Page 1

KAMIS 18 AGUSTUS

29

TAHUN 2011

Rumah Juragan Sembako Ludes

Banyak Peserta Semaput

GALIH COKRO/RaBa

SIGAP: Siswa menggendong rekannya yang pingsan.

BANYUWANGI - Upacara peringatan Detik-Detik Proklamasi Kemerdekaan RI di lapangan Taman Blambangn berlangsung lancar kemarin (17/8). Meski begitu, upacara tersebut diwarnai oleh beberapa peserta upacara yang pingsan. Para peserta pingsan karena tidak kuat menahan panas. Apalagi, mereka juga tengah menjalankan ibadah puasa. Awalnya, pelaksanaan upacara bendera berjalan lancar dan tertib. Namun, beberapa menit sebelum detik-detik peringatan proklamasi kemerdekaan dimulai, ada peserta upacara yang semaput. Dengan sigap, petugas medis langsung menggotongnya ke luar lapangan. Tidak lama setelah upacara peringatan proklamasi dimulai, peserta upacara yang semaput bertambah banyak. Hingga upacara selesai, tercatat lebih dari delapan peserta pingsan. Selain pingsan, ada beberapa peserta upacara yang melepaskan diri dari barisan. Mereka berteduh di pohon sekitar lapangan upacara karena merasa tidak kuat. Sementara itu, para peserta upacara yang ambruk kembali sadar setelah mendapat pertolongan petugas medis. Namun, meski telah sadar, mereka tidak ikut melanjutkan upacara karena kondisi tubuhnya sudah tak memungkinkan. Sebagian besar langsung istirahat di tempat yang disediakan petugas. Menurut Dokter Purwanto dari Dinas Kesehatan Banyuwangi, pingsan yang dialami para peserta upacara tersebut disebut syncope. Itu merupakan pingsan karena tak tahan dengan panas matahari. “Akibat panas, oksigen di otak menjadi berkurang,” jelasnya. Hanya barisan TNI dan Polri yang tetap kokoh dan utuh hingga upacara tuntas. Sementara itu, di barisan lain banyak dijumpai peserta yang keluar barisan karena tidak kuat menahan panas. Upacara agustusan ini adalah yang pertama bagi Bupati Anas sejak dilantik akhir tahun lalu. Dalam upacara tersebut,

Kerugian Ditaksir Rp 400 Juta KALIBARU - Kebakaran hebat terjadi di rumah dan toko (ruko) juragan sembako, Hj. Jumilah, di Dusun Krajan, Desa Kalibaru Manis, Kecamatan Kalibaru, Banyuwangi, Selasa malam kemarin (16/8). Akibat amuk si jago merah yang terjadi sekitar pukul 19.00 tersebut, hampir semua barang sembako milik perempuan berumur 65 tahun itu ludes. Begitu juga dengan atap bangunan, habis dilalap si jago merah.

Informasi yang diperoleh wartawan koran ini menyebutkan, kebakaran hebat tersebut bermula ketika seorang anak juragan sembako itu, Sugiarto, 31, memindah bensin dari jeriken ke botol. Saat mengisi bensin, salah satu botol tibatiba pecah. Saat itu juga Sugiarto berusaha membersihkan pecahan botol sekaligus membersihkan ceceran bensin di lantai dengan posisi jongkok. Ketika sedang membersihkan ceceran bensin tersebut, mendadak korek api yang ada di saku baju Sugiarto jatuh ke lantai n Baca Rumah...Hal 39

GALIH COKRO/RaBa

TAK KUAT: Guru menggotong peserta upacara yang pingsan di lapangan Taman Blambangan, Banyuwangi, kemarin.

yang bertindak sebagai pembaca teks proklamasi adalah Ketua DPRD Banyuwangi, Hermanto. Tiga anggota paskibra yang didapuk sebagai pengibar bendera dalam upacara yang hikmat tersebut adalah Bintang Permana (siswa SMAN 1 Giri), Bill Clinton (siswa SMAN 1 Banyuwangi), dan Luristya Nur Mahfud (siswa SMAN 1 Rogojampi). (mg-1/bay)

PT. PLN (PERSERO) DITRIBUSI JAWA TIMUR

ABDUL AZIZ/RaBa

MERAH: Kobaran api melahap rumah Hj. Jumilah di Desa Kalibaru Manis, Kecamatan Kalibaru, Selasa malam kemarin.

UNIT PELAYANAN & JARINGAN BANYUWANGI KOTA

PEMADAMAN LISTRIK Sehubungan dengan adanya Pemeliharaan jaringan SUTM 20KV, dengan ini diberitahukan bahwa akan dilaksanakan pemadaman tenaga listrik sewaktu-waktu dilokasi saudara, pada: Hari : KAMIS Tanggal : 18 Agustus 2011 Jam : 07.00 WIB s/d 14.00 WIB Daerah yang padam: Ds. Kalipuro, Ds Wangkal, Ds. Papring, Ds. Bulusan, Ds Ketapang. Demi keamanan, bilamana pelanggan memanfaatkan Genset (Pembangkit sendiri), agar pembangkit tersebut terpisah dengan sistem jaringan PLN dan apabila kegiatan tersebut telah selesai, maka aliran tenaga listrik sewaktu-waktu akan dinyalakan kembali. Demikian disampaikan dan atas kegiatan tersebut diatas, kami mohon ma’af serta agar menjadikan maklum.

TAHANAN TITIPAN: Terdakwa kasus korupsi logistik pemilu yang juga mantan Wabup Yusuf Nuris (oranye) menyambut rombongan bupati dan muspida di Lapas Banyuwangi siang kemarin.

BGC

Warga Diserukan Bikin Resapan BANYUWANGI - Sukses mencanangkan gerakan tanam pohon one man one tree, Bupati Abdullah Azwar Anas mencanangkan gerakan pembuatan resapan air. Dalam pencanangan itu, Bupati Anas, Wakil Bupati Yusuf Widyatmoko, dan Sekkab Sukandi, menggali sumur resapan dengan ukuran 1 x 1 meter persegi di halaman depan kantor Pemkab Banyuwangi n Baca Warga...Hal 39

PENYEBERANGAN

GALIH COKRO/RaBa

Yang Langsung Bebas 33 Napi BANYUWANGI - Sebanyak 313 penghuni Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Banyuwangi mendapatkan remisi kemarin (17/8). Tiga puluh tiga narapidana (napi) di antaranya bisa langsung bebas. Penyerahan remisi tersebut diberikan Bupati Abdullah Azwar Anas secara simbolis kepada peng huni lapas. Sebanyak 172 penghuni lapas mendapat remisi

satu bulan. Napi yang mendapat remisi dua bulan sebanyak 80 orang. Napi yang mendapatkan remisi tiga bulan sejumlah 39 orang. “Mereka yang berkelakuan baik selama di Lapas diusulkan mendapat remisi,” ujar Kepala Lapas Banyuwangi, Krismono. Remisi terbesar yang diberikan penghuni lapas adalah enam bulan n

Jumlah Penerima Remisi di Lapas Banyuwangi 6 bulan 5 bulan 4 bulan 3 bulan 2 bulan 1 bulan

: 1 napi : 1 napi : 20 napi : 39 napi : 80 napi : 172 napi

Baca Yang...Hal 39

Merpati Air Jajaki Bandara Rogojampi BANYUWANGI - Kabar baik bagi masyarakat Banyuwangi. Rencananya, maskapai penerbangan umum yang akan beroperasi di Bandara Rogojampi akan bertambah. Selama ini, baru ada satu ma skapai yang membuka rute umum di bandara yang berlokasi di Desa Blimbingsari, Kecamatan Rogojampi, itu yakni S k y Av i a t i o n . Pi hak Sky sudah mengoperasikan pesawat Fokker-50 dengan kapasitas 50 seat (tempat duduk). Rute yang dilalui adalah Surabaya-Banyuwangi pulang pergi. Namun, pesawat Fokker milik Sky Aviation tersebut tak bisa melayani penumpang di Bandara Rogojampi setiap hari. Dalam sepekan, pesawat tersebut hanya beroperasi tiga hari.

Dalam waktu dekat, besar kemungkinan Sky Aviation tak lagi menjadi pemain tunggal di bandara kebanggaan warga Bumi Blambangan tersebut. Bupati Abdullah Azwar Anas mengatakan, maskapai nasional, yakni Merpati Air, besar kemungkinan akan membuka rute penerbangan komersial di Banyuwangi. Kedatangan mas kapai yang sudah lama malang-melintang di dunia penerbangan nasional itu diharapkan akan meramaikan lalu-lintas penerbangan di Bumi Blambangan. Bukan tidak mungkin Bandara Blimbingsari menjadi bandara besar seperti di kota-kota besar di Indonesia. Sebab, letak Banyuwangi cukup strategis n Baca Merpati...Hal 39

Jeritan Petani ketika Harga Tomat Mendadak Anjlok

Beberapa Karung Tomat Dibuang di Jalan GALIH COKRO/RaBa

DIGARAP: Dua loket baru khusus sepeda motor di Pelabuhan Ketapang kemarin.

Tambah Loket Sepeda Motor KALIPURO - Jelang angkutan mudik Idul Fitri 2011, PT. Indonesia Ferry (IF) Ketapang melakukan penataan pelayanan. Selama angkutan Lebaran mendatang, pengelola penyeberangan akan membuka loket baru khusus untuk kendaraan roda dua. Semula, sepeda motor hanya dilayani di satu loket. Pada angkutan Lebaran nanti, loket kendaraan roda dua akan ditambah menjadi dua n Baca Tambah...Hal 39 http://www.radarbanyuwangi.co.id

Harga komoditas tomat anjlok sejak beberapa pekan lalu. Satu kilogram tomat hanya laku Rp 300. Lantaran kecewa, petani nekat membuang tomat di tepi jalan. ALI NURFATONI, Srono BENTUK dan warna tomat sangat menyegarkan. Warnanya oranye dan sedikit kemerahan dengan permukaan yang mengkilap. Buah tersebut bermanfaat besar bagi tubuh karena mengandung vitamin A dan C. Namun, besarnya manfaat buah tersebut tak bisa membuat bahagia petani yang menanam. Sebab, sudah beberapa pekan terakhir harga tomat tak kunjung naik. Bahkan,

ALI NURFATONI/RaBa

KECEWA: Musliman menggeletakkan tomat miliknya di tepi jalan Dusun Melik, Desa Parijatah Wetan, Kecamatan Srono, kemarin.

harga tomat merah merosot jauh di bawah harga standar. Pekan lalu, harga tanaman yang

butuh waktu tiga bulan untuk panen tersebut hanya berkisar Rp 800 per kilogram. Harga tersebut

merupakan harga eceran yang berlaku di pasar. Tentu saja harga beli dari para petani jauh di bawah harga eceran di pasar. Pedagang biasanya membeli tomat dari para petani hanya Rp 300 per kilogram. Harga yang sangat murah tersebut membuat sejumlah petani tomat menjerit. Tidak hanya itu, akibat harga tersebut, sejumlah petani tomat merasa kesal. Salah satunya dirasakan Musliman, warga Dusun Melik, Desa Parijatah Wetan, Kecamatan Srono. Musliman membuang empat karung tomat miliknya di tepi jalan. ‘’Harganya cuma segitu, jadi para pedagang juga sulit menjualnya. Padahal kan sangat murah sekali,’’ katanya dengan nada heran n

Maskapai Merpati Air jajaki Bandara Rogojampi Ingat, merpati tak pernah ingkar janji

Dapat remisi, 33 napi langsung bebas Ingat, Pasal 303 tentang judi. Jangan bermain angka.

Baca Beberapa...Hal 39 email: radarbwi@gmail.com/radarbwi@yahoo.com


30

Kamis 18 Agustus 2011

LEGISLATIF

THR Suatu Keharusan SITUBONDO - Pernyataan kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Situbondo, Faridhorrahman, yang mewajibkan perusahaan membayar tunjangan hari raya (THR) kepada para pekerja maksimal H-7 Idul Fitri mendapat dukungan penuh kalangan dewan. Ketua Komisi IV DPRD Situbondo, Hasanah Tahir mengungkapkan, pemberian THR kepada buruh dan karyawan merupakan suatu keharusan seperti yang diamanatkan Peraturan Menteri Tenaga Kerja (Permenaker) RI Nomor: 4/Men/1994. Bahkan, Hasanah mengimbau segenap karyawan yang tidak memperoleh THR agar melapor kepada anggota dewan. “Tenaga kerja, buruh, atau apa pun namanya, sangat berhak menerima THR. Tentu besar THR tidak seragam, disesuaikan masa kerja tenaga kerja yang bersangkutan,” tegasnya kemarin (17/8). Tidak hanya itu, politikus perempuan asal Partai Persatuan Pembangunan (PPP) itu juga mendesak pihak eksekutif memberikan punishment kepada perusahaan yang tidak memberikan THR. Diberitakan sebelumnya, Disnakertrans Situbondo telah mengirimkan surat imbauan agar seluruh perusahaan membayar tunjangan hari raya (THR) kepada para pekerja maksimal H-7 Idul Fitri. Seperti diutarakan Kepala Disnakertrans, Faridhorrahman. Menurutnya, surat imbauan tentang batas waktu pembayaran THR itu telah sesuai amanat Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Menakertrans) melalui surat edaran bernomor: 6/Men/8/2011. Selain itu, imbauan tersebut juga disesuaikan dengan Peraturan Menteri Tenaga Kerja (Permenaker) RI Nomor: 4/Men/1994, yakni batas pembayaran THR bagi perusahaan paling lambat tujuh hari sebelum Lebaran. “Kami sudah mengirim surat imbauan kepada seluruh perusahaan agar membayar THR maksimal tujuh hari sebelum Lebaran,” ujarnya. (sgt/aif)

TELEPON PENTING DI BANYUWANGI RSUD Blambangan RS Yasmin RS Islam Fatimah Pelayanan Gangguan PDAM Unit Tranfusi Darah PMI Pelayanan Gangguan PLN Pelabuhan Penyeberangan Ketapang Terminal Bus Sritanjung ketapang Terminal Bus Brawijaya Stasiun KA Karangasem Stasiun KA Banyuwangi Baru Polisi Pemadam Kebakaran Ambulans

: : : : : : : : : : : : : :

421118 423118 425559 421525 423212 424207 424308 510635 424438 424306 510396 110, 116, 410110 113 118

Kenakan Kostum Perjuangan PENAMPILAN petugas Satuan Administrasi Manunggal Satu Atap (Samsat) Banyuwangi terlihat berbeda dari biasanya. Mereka tampil necis dengan kostum ala masa perjuangan. Kegiatan ini dilakukan sebagai bentuk penghormatan serta untuk mengenang jasa para pahlawan yang telah gugur lebih dulu. Kostum perjuangan itu juga bermakna menjunjung tinggi nilai kemerdekaan. (aif)

GALIH COKRO/RaBa

648 THLP Diangkat Jadi PNS SITUBONDO – Peringatan hari kemerdekaan RI ke-66 kemarin membawa berkah bagi sejumlah tenaga harian lepas lepas (THLP) yang sudah diangkat menjadi CPNS di lingkungan Pemkab Situbondo. Demikian juga CPNS yang masuk dari jalur umum. Sebanyak 648 CPNS kemarin menerima SK pengangkatan PNS dari Bupati. Penyerahan SK pengangkatan dilakukan Wabup Rachmad dalam upacara peringatan HUT RI ke 66 yang ditem-

patkan di halaman belakang kantor Sekretariat Pemkab Situbondo. Secara simbolis SK pengangkatan diserahkan kepada sejumlah CPNS. “Kita harapkan pemberian SK pengangkatan ini akan menjadi pelecut untuk kian meningkatkan kinerja, terutama dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat,” harap Wabup Rachmad. Kepala Badan Kepegawain Daerah (BKD) Lutfi mengungkapkan, mereka yang menerima SK pengangkatan CPNS

kemarin merupakan THLP dan formasi PNS 2009 dengan rincian golongan I 42 orang; golongan II 397 orang; dan golongan III 209 orang. Pemberian SK tersebut berdasarkan SK Bupati nomor 821.1/3616/431.304/2011. Dasarnya PP no 09/2003 tentang wewenang, pengangkatan, pemindahan dan pemberhentian PNS. (pri/aif) SIMBOLIS: Wabup Rachmad memberikan SK pengangkatan PNS, kemarin. EDY SUPRIYONO/RaBa

Lebih Dekat dengan Abu Zairi, Anggota DPRD dari PKNU

Berbuat Maksimal dengan Kepercayaan Masyarakat

Abu Zairi

SITUBONDO - Menjadi anggota DPRD berarti sudah siap untuk menerima segala macam bentuk pengaduan dari masyarakat. Maklum, di mata publik, anggota DPRD difahami sebagai profesi yang memiliki kemampuan menyelesaikan atau sekadar memberikan jalan keluar terhadap segala permasalahan yang mereka hadapi. Salah satu anggota DPRD yang sudah lengket dengan keadaan itu adalah Abu Zairi. Wakil rakyat dari Partai Kebangkitan Nasional Ulama (PKNU) itu sudah tak terhitung menerima dan menangani pengaduan masyarakat. Bahkan, persoalan yang mungkin tak pernah dialami oleh anggota DPRD lainnya. Politisi asal Arjasa itu pernah memfasilitasi penyerahan diri seorang pria yang masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) Polres Situbondo. Pria itu diamankan di gedung DPRD sebelum akhirnya di jemput oleh polisi. “Dia (pria yang masuk DPO) merasa aman saja sehingga minta bantuan saya. Aman dalam artian saat ditangkap tidak dianiaya, demikian pula saat di rutan. Alhamdulillah dia sekarang sudah bisa beradaptasi dan menjalani hukumannya dengan tenang,” terangnya kepada RaBa, kemarin. Abu Zairi merasa beruntung bisa mendapatkan kepercayaan yang besar dari masyarakat, utamanya dari daerah pemilihan (dapil)-nya. Sehingga, dia mampu kian memaksimalkan fungsi dan perannya sebagai anggota DPRD. Tidak semua wakil rakyat bisa melakukan seperti itu. Dengan kepercayaan masyarakat itu, Abu Zairi juga bisa lebih leluasa mengabdikan diri langsung terjun memperjuangkan kepentingan masyarakat kecil. “Bagi saya ini konsekwensi sekaligus anugerah sebagai wakil rakyat, makanya harus dijalani dengan ikhlas. Saya kira itu juga sebagai wujud syukur dan pertanggungjawaban sosial,” terang bapak dua anak itu. Abu Zairi juga seringkali menerima pengaduan tentang kekecewaan masyarakat tentang pelayanan SKPD (satuan kerja perangkat daerah) di lingkungan Pemkab Situbondo. Terutama di bidang kesehatan. “Pernah sekali ada orang miskin sakit parah di bawa ke rumah, ya kita lanjutkan ke rumah sakit,” kenangnya. Yang paling menarik adalah setiap kali ada konstituennya kena tilang karena melanggar peraturan lalu lintas. Biasanya, mereka langsung menghubungi Abu Zairi untuk mengurusinya. “Jadi di mata masyarakat, anggota DPRD itu dianggap bisa segala-galanya. Saya pikir itu positif dari pada dianggap tak tahu apa-apa,” selorohnya. (pri/aif)

MEMFASILITASI URUS SIM: Abu Zairi (kanan) bersama anggota pelayanan SIM Komunitas Polres Situbondo di Pondok Pesantren Wali Songo, Mimbaan, Panji.

EDY SUPRIYONO/RABA

Fasilitasi SIM Komunitas Santri BELUM lama ini Abu Zairi memfasilitasi pelayanan SIM kolektif di Pesantren Wali Songo, kelurahan Mimbaan, Kecamatan Panji. Ratusan santri mengikuti kegiatan untuk mendapatkan Surat Izin Mengemudi (SIM) C. Pria asal Sumenep, Madura itu mengungkapkan, dirinya sengaja mengusahakan kegiatan itu agar para santri yang diasuh KHR. Mohammad Kholil itu bisa mendapatkan SIM C. “Secara tak langsung kita sudah menanamkan kesadaran tertib berlalu lintas, dan pentingnya taat aturan dalam hidup berbangsa dan bernegara,” ungkap Abu Zairi. Menurut dia, apa yang dilakukan itu berangkat dari kenyataan bagi kalangan tertentu mendapatkan SIM tidaklah mudah. Masyarakat dihadapkan dengan berbagai keadaan,

mulai tidak baiknya citra polisi hingga persepsi menakutkan polisi. Belum lagi, mahalnya biaya yang harus dikeluarkan karena melalui calo. Salah satunya terjadi di kalangan pesantren. Apalagi, tidak jarang saat kecelakaan, santri terungkap tak memiliki SIM. “Akhirnya kita berkoordinasi dengan pihak pelayanan SIM Polres Situbondo. Agar pelayanan SIM Komunitas masuk ke pesantren. Akhirnya, santri tak perlu datang ke Polres. Tes tulis maupun praktik di pesantren,” ungkapnya. Kata dia, sebanyak 300 santri mengikuti kegiatan itu. Namun hanya 70 orang yang dinyatakan lolos. Itu menunjukkan bahwa tidak ada KKN dalam pelaksanaan itu meski ditempatkan di pesantren. Santri yang masih belum lolos bisa mengulang di kesempatan

yang lain. “Yang terpenting kita sudah mengusahakan dan mempermudah terjadinya kebaikan,” imbuhnya. Sebab itulah, dirinya juga akan mengusahakan membawa pelayanan SIM Komunitas itu ke tempat-tempat lain. Sehingga, masyarakat mudah untuk mendapatkan salah satu persyaratan dalam berkendaraan tersebut. Ini juga membantu kepolisian agar masya-

rakat bisa tertib berlalu lintas. Menurut suami Dra. Kartini itu, semua orang sebenarnya banyak kesempatan untuk berbuat dan memanfaatkan diri untuk orang lain. “Tidak perlu melakukan hal-hal yang besar, yang terpenting apa yang kita lakukan sangat dibutuhkan masyarakat. Tak jarang itu adalah hal-hal remeh, namun bagi rakyat kecil sangat berarti,” paparnya. (pri/aif)

Biodata Nama Alamat Tempat/TGl Lahir Istri Anak Pendidikan Organisasi

: : : : :

Drs H Abu Zairi Dusun Wirakrama, Desa/Kec Arjasa Sumenep, 14 April 1963 Dra Kartini Guntur Rizal Hidayah Mir’adudzikra : Sarjana (S1) : KNPI, Ketua DPAC PKNU Arjasa, pengurus DPC PKNU Situbondo.

Pemimpin Redaksi: Elly Irwan Suryanto. Redaktur Pelaksana: Rahman Bayu Saksono. Redaktur: Syaifuddin Mahmud, Ali Sodiqin. Staf Redaksi: AF Ichsan Rasyid, Agus Baihaqi, Abdul Aziz, Niklaas Andries, Ali Nurfatoni (Banyuwangi), Edy Supriyono, Sigit Hariyadi (Situbondo). Fotografer: Galih Cokro Buwono. Editor Bahasa: Minhajul Qowim. Lay Out/Grafis: Khoirul Muklis, Cahya Heriyanto, Mohammad Isnaeni Wardan Iklan: Sidrotul Muntaha, Tomy Sila, Yusroh Abdillah. Administrasi Iklan: Yetty Maya Purwosari. Desain Iklan: RodyaYuliani. Keuangan: Citra Puji Rahayu. Kasir: Anissa Windyah Sari. Pemasaran/Event: Gerda Sukarno Prayudha, Iwan Setiono, Benny Siswanto, Samsuri (Situbondo). Penerbit: MENDORONG PERUBAHAN DAN PEMBARUAN PT Banyuwangi Intermedia Pers. SIUPP:1538/SK/Menpen/SIUPP/1999. Direktur: Samsudin Adlawi. General Manager: A. Choliq Baya. Alamat Redaksi/Iklan: Jl.Yos Sudarso 89 C Banyuwangi,Telp: (0333) 412224-416647 Fax Redaksi: 0333416647, Fax Iklan/Pemasaran: (0333) 415153, Biro Genteng: Jalan Raya Jember nomor 47 Genteng, Telp : (0333) 845860. Biro Situbondo: Jl. Wijaya Kusuma No. 60 Situbondo, Telp : (0338) 671982. Email: radarbwi@jawapos.co.id, radarbwi@yahoo.com, radarbwi@gmail.com. Rekening: Giro Bank Mandiri Nomor Rekening 1430002019030. Surabaya: Yamin Hamid, Graha Pena Lt .15, Jl Ahmad Yani 88 Telp. (031) 8202259 Fax. (031) 8295473. Jakarta: Gunawan, Jl Raya Kebayoran Lama 17, Telp (021) 5349311-5, Fax. (021) 5349207. Tarif Iklan Display: hitam putih Rp 18.000/mmk, berwarna depan Rp 30.000/mmk, berwarna belakang Rp 27.500/mmk, Iklan Baris Umum: Rp. 30.000/baris, Lowongan: Rp 45.000/baris, Sosial: Rp 12.000/mmk. Percetakan: Temprina Media Grafika, Jl Imam Bonjol 129 Jember Telp (0331) 320300.  Wartawan Radar Banyuwangi dilarang menerima uang maupun barang dari sumber berita.

 Wartawan Radar Banyuwangi dibekali dengan kartu pers yang dikenakan selama bertugas.



Materi iklan/advertorial di luar tanggung jawab Radar Banyuwangi


CMYK

31

Kamis 18 Agustus 2011

BAGAIMANA INI

Hanya Temukan Celana Upaya Pencarian Korban Tenggelam Terus Dilakukan

SAR: Helikopter sewaan yang biasa dipakai PT IMN sempat diterjunkan untuk mencari korban tenggelam di Pulau Merah, Kecamatan Pesanggaran. ALI NURFATONI/RaBa

TAK TERAWAT : Tugu peringatan jasa Pak Kusno di Dusun Gunungsari, Desa/Kecamatan Bangorejo kemarin.

PESANGGARAN - Setelah sempat menghentikan pencarian korban tenggelam di Pantai Pulau Merah, Desa Sumberagung, Kecamatan Pesanggaran, tim gabungan kembali melakukan penyisiran di kawasan tersebut kemarin (17/8). Sayang, meski sudah mencari di semua titik di Pulau Merah, tubuh korban Huda Hidayat, 19, warga Kecamatan Ambulu, Kabupaten Jember, belum juga ditemukan. Tim gabungan TNI AL, Polsek Pesanggaran dan Polisi Air Pancer hanya menemukan celana korban yang dipakai berenang di Pulau Merah ■

Baca Hanya...Hal 39

Tugu Pejuang Kurang Terawat BANGOREJO – Nasib tugu peringatan perjuangan kemerdekaan di Dusun Gunungsari, Desa/Kecamatan Bangorejo tampak tak terawat kemarin (17/8). Lokasi sekitar tugu peringatan jasa untuk Pak Kusno tersebut tampak kotor. Tugu berbentuk bambu runcing tersebut kini kondisinya semakin mengenaskan. Keadaan tersebut sudah berlangsung cukup lama. Namun hingga kini, belum ada kepedulian dari instansi terkait. Sekadar diketahui, perjuangan Pak Kusno sebagai pejuang sudah tidak bisa terbantahkan lagi. Sebab, saat era penjajahan Belanda, Pak Kusno benar-benar berjuang berhadapan langsung dengan penjajah. Hingga akhirnya, dia meninggal akibat ditembak oleh penjajah. Lokasi pertempuran sengit itu persis di tugu tersebut berdiri. “Di situlah Pak Kusno ditembak Belanda. Tugu itu dibangun untuk mengenang jasa beliau,” ujar Irul, warga Desa Jajag, Kecamatan Gambiran. Sementara itu, tugu tersebut dibangun untuk mengenang sosok pejuang Pak Kusno. Tetapi kondisinya kini sungguh mengenaskan. Tak jauh dari tugu tersebut, terdapat bekas pos gerilya Pak Kusno dan kawan-kawan. Lokasinya sekitar seratus meter dari tugu tersebut. Papan nama pos gerilya itu dipasang sejak 2 Mei 1984 silam. Namun hingga kini, papan nama tersebut tak pernah dirawat. Bagaimana ini? (ton/bay)

ABDUL AZIZ/RaBa

Motor Pelajar Seruduk Mobil Pikap GENTENG – Seorang siswi SMAN 2 Genteng mengalami kecelakaan di jalan raya Maron, Desa Genteng Kulon, Kecamatan Genteng selasa kemarin (16/8). Motor Yamaha Jupiter Z nopol P 2686 VT yang dikendarai pelajar tersebut menabrak mobil Isuzu Panther pikap. Akibat tabrakan tersebut, siswi tersebut mengalami luka di bagian kaki dan tangannya. Begitu terjadi benturan keras, siswi berseragam itu menangis histeris. Suara tangisan siswi yang tinggal di Dusun Jalen, Desa Setail, Kecamatan Genteng itu mengundang perhatian pengguna jalan yang sedang melintas. Sementara itu, bodi samping mobil Isuzu Panther pikap nopol P 8915 VE juga ringsek setelah

diseruduk motor siswi tersebut. Tabrakan itu bermula saat motor Yamaha Jupiter itu melaju dari arah selatan. Ketika berada di jalan raya lapangan Maron Genteng, tiba-tiba mobil Panther pikap itu belok arah ke kanan. Karena jaraknya sudah terlalu dekat, benturan dua kendaraan tersebut tidak bisa terelakkan. ‘’Beruntung, pengendara sepeda motor memakai helm standar. Kalau tidak, mungkin tidak selamat seperti ini,’’ ujar Basuki, salah satu warga di lokasi kejadian. Tanpa menunggu lama, anggota satuan lalu lintas Polsek Genteng terjun ke tempat kejadian. Saat itu juga, dua kendaraan langsung dievakuasi menuju pos lantas polsek setempat. (ton/bay)

ALI NURFATONI/RaBa

PEROT : Motor Jupiter Z diangkut mobil polisi di jalan raya Maron, Desa Genteng Kulon, Kecamatan Genteng Selasa kemarin (16/8).


KOMUNIKASI BISNIS

32

Kamis 18 Agustus 2011

Tim Voli Merpati Dadapan Juara I Kejuaraan Bola Voli HUT RI ke-66 Kecamatan Kabat

BTR FOR RaBa

PEDULI: Anggota BTR memberikan bantuan kepada warga yang kurang mampu kemarin lusa.

BTR Baksos Ramadan di Paspan GLAGAH - Kepedulian Banyuwangi Tiger Rider terhadap warga yang kurang mampu layak diacungi jempol. Dalam bulan Ramadan yang penuh barokah ini, seluruh anggota BTR Banyuwangi hadir dalam bakti sosial di Desa Paspan Kecamatan Glagah. Bakti sosial dipusatkan di Masjid Baitul Muttaqin Dusun Sukosari, Desa Paspan, Kecamatan Glagah, tersebut juga dihadiri takmir masjid beserta siswa Pondok Pesantren Mambaul Falah. Hadir juga warga yang kurang mampu yang ada di lingkungan Desa Paspan. Sebelum memberikan bingkisan berupa paket sembako, terlebih dahulu mereka mendengarkan siraman ro-

hani dari anggota takmir masjid. Dalam khotbahnya menekankan betapa pentingnya amalan dalam bulan Ramadan. Apalagi untuk kaum yang kurang mampu. ”Kegiatan ini rutin diadakan BTR dalam

JEMBER

BANYUWANGI

bulan Ramadan,’’ kata Tito, Ketua BTR Banyuwangi. Tito menambahkan, bakti sosial sengaja diadakan di daerah terpencil. Karena di daerah tersebut masih banyak warga yang kurang mampu.

Sehingga keberadaan mereka layak diperhatikan. ”Semoga bantuan ini bermanfaat dan dapat digunakan sebagaimana mestinya,’’ pungkas Tito. (adv)

KABAT - Tim bola voli putri Merpati, Desa Dadapan, Kecamatan Kabat, menjadi juara pertama dalam lomba bola voli yang digelar beberapa waktu lalu di lapangan belakang Kantor Kecamatan Kabat. Lomba dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia ke-66 tersebut diikuti tim voli dari seluruh desa yang ada di Kecamatan Kabat. Dalam babak penyisihan, tim putri Merpati berhasil mengalahkan tim dari Desa Kabat. Kemudian mengalahkan tim dari Desa Pendarungan dan akhirnya memasuki babak final melawan tim dari Desa Kalirejo. Dalam babak final tersebut, tim Merpati mampu menghempaskan tim tetangga tersebut dengan skor 3-1. ” Alhamdulilah, kerja keras teman-teman menghasilkan prestasi yang mem-

>TOYOTA< KIJANG INOVA G TAHUN 2007 BENSIN, LIGHT GREEN BRG ISTW HARGA NEGO HUB. 08179622454 TARIF IKLAN B.O.T Rp. 75.000, 2x muat, Rp. 125.000, 6x muat, Rp. 180.000, 10x muat. Maksimal dua baris. Hubungi: Radar Banyuwangi Jalan Yos Sudarso 89-C Banyuwangi Telp./Fax. (0333) 412224/415153

BANYUWANGI

SITUBONDO

SITUBONDO

•PELUANG BISNIS•

•SAWAH TEPI JALAN•

•DAIHATSU•

•TANAH - MOBIL•

WWW.program5milyar.com/?id=chocolate Saatnya Uang Bkrj u/ Anda.Buktikan!

DJL Sawah L 8500m2 SHM lok bts kota Ds Bakungan tp Jln aspal. 450Jt. 081234535857

DJL Charade Cx 87,Wrn Silver Kond Bgs (DK) Hub 085232120359 Hrg 23Jt NEGO

DJL Tanah SHM L 271M2 Jl Melati VI/9, 90Jt/Rmh+Toko GPM A14, Panther 91, 43Jt, Trm Carter Avanza;08123463642

•PERU PURI BRAWIJAYA•

•OPER KONTRAK•

•PELUANG BISNIS•

•TANAH 8000M2•

•READY STOCK•

PART Time Dengan Income 800rb Perminggu Bs Online/Dilakukan Di Rmh Hub: 085749352335/087755594711

DIJUAL Tanah 8.000m2 Di Olehsari, SHM, Tepi Jalan Aspal, Hrg 400Jt NEGO. Hub: 087755723445

NEW Jazz MMC, CRV, Freed DP 10Jt + Lucky Dip All Color. Ready Stock Info 082131080096

PERUSBumi Indah Jl Semeru No 111 Stbd Telp. (0338) 671950 JUAL MURAH

•PELUANG USAHA•

•SAWAH•

BANYUWANGI

BANYUWANGI

USAHA Smpgn 1-9Jt/Bln, Cck Utk PNS/ Swasta, Salon, Ibu RT, Medis, Mhsw Hub 087862292646 / 081805454504

DJUAL Sawah Dlm Kota, SHM 1Ha 400Jt Nego Hub: (0333)424368

RUMAH 3Kmtdr, 3 Km Mnd, Perum Graha Blambangan Blok A6 Hub:08122114228

BANYUWANGI

•PROPERTY•

•STNK-BPKB•

DIBANGUN 4Unit Ruko 2Lt (DIJUAL) Lok Jl Agussalim (Blkg Untag) Bwi Hub Anugerah Fotocopy Tlp.081233669969

HLG STNKNopol P 2108 WJ an Ali Murtado Dsn Mojoroto Rt 04/03 Tegalsari

•DIJUAL CEPAT• RMH Jl Adi Sucipto 63 Dpn Kntr Golkar & Togamas, Strategis, Pusat Kantor Hub: 081336450163 (A. Rofik)

•RUMAH 800M2• DJL Rmh 800M2+ Internet, 8 Kompt + Servr, Dkt Sekolah, Strategis, Omset Bagus Hub: 081999406655/0333-636785

•RUMAH TIPE 45• DJLRmh Murah Tipe 45 L 127M2 Perum Pakis Jalio Blok H-3 Jl Sutawijaya Bwi Hub: 081332260776 (Yuning)

•TANAH DIJUAL• LUAS 2480M2 Lokasi Pakis Jalio, SHM, Berminat Serius Hub: 0877-55723445

•PROPERTY• PERUMAHAN Brawijaya Asri Blok B-5.Jl Kerta negara Bwi. Tipe 36/216 Renovasi. Hub 08123254317

bat AKP Bakin beserta Danramil Kabat Jaenuri menyerahkan tropi kepada para juara. ”Dirgahayu Republik Indonesia ke 66. Dan selamat kepada para juara,’’ kata Heny Setyorini, Camat Kabat. (adv)

>MITSUBISHI<

•JUAL/KONTRAK•

DJL Cepat Rmh Siap Huni DiPerum Puri Brawijaya Blok B No1. Sertifikat Hak Milik Hub: 081231130245

banggakan,’’ kata Hariono, ketua Merpati Dadapan. Penyerahan tropi juara dilakukan setelah upacara detik-detik proklamasi selesai. Camat Kabat Heni Setyorini yang didampingi Kapolsek Ka-

DIJUAL PU L300 TH 2004 PJK KIR BARU, HARGA 75JT CEPAT DAPAT. HUB 08179678080

DJL /Kontrak Rmh BTN Mastrip DD/17 Jember Ada Garansi 5Kt +1Km Dkt UNEJ Hub 08155209191 Tanpa Perantara

BANYUWANGI

IWAN SETIONO/RaBa

BANGGA: (Dari kiri) Kapolsek Kabat AKP Bakin, Camat Kabat Heni Setyorini, Hariono, dan Danramil Kabat Jaenuri.

HLG STNK Nopol P 2773 WJ an Sumarwan Sdmulyo Rt 02/07 Sepanjang Glenmore HLG STNKNopol P 2289 EL an: Moh. Holees Tolak Kel Mimbaan RT.17/04 STB HLG STNKNopol P 6660 EO an: Kurnianingsih Tribungan Panarukan STB HLG STNKNopol P4469 TI an Djurkoni Sayuwiwit 27 Rt 1/3 Temenggungan

•STAR BOX• DIJUAL / Disewakan Mesin Karaoke + Koleksi Lagu + 35.000. Berminat!! Hub: Jl Jendral Sudirman 199 Bwi Telp. (0333) 421678

•SAWAH•

•TOYOTA• DIJUAL Kijang Inova E Bensin '06 Silver Plat DK Hub. 085648819475

•TANAH L 250M2•

•GEBYAR DISCOUNT DAIHATSU•

JUALTnh L 250M2 Lok Karetan Purwoharjo L 3730M2 Lok Tegalsari L 195M, Lok Karetan Purwoharjo Hub: Moh Saidi 082140677155

GEBYAR Discount Xenia 4Jt, Terios 4Jt, Luxio 15Jt, GM MB 7Jt, GM PU 9Jt/DP 5Jtan, Brhadiah Uang 1M, 8Terios, 18 Xenia Diundi Agustus Hub: TOPAN 081 331928140/085859493336

•TANAH KAPLING•

•KULINER• TELAH Dibuka Wrg”ENA’ Yo” Jl Ltjn Sutoyo Dpn Lap Futsal Scudeto Blkg SD Brawijaya. Sedia Lontong Mie, Mie Ayam, Nasi Bakmoy, Es Rainbow, Dll.

•PIA GLENMORE• CAB Bwi Jl A. Yani 98 Telp. (0333) 421496 JBR Jl PB Sudirman 4 Telp. (0331) 427313

•PRIMA MOBIL•

•KULINER•

RDY Xenia05,06,07.Avanza05,06,07.Kjg LGX03.Inova05,(dsl, bnsin), Panther99, 00,03. CRV09.Zebra07. Taruna04. Advntr97.Cart0 4,PUL300'09, PUFUT'09. PU Zebra06. H 0811301676,0333411655

BEBEK Presto Glenmore (samping BRI) Hub: 08123451923 Ada Ayam Kampung, Gurami, Udang Dll. Maknyus Buka 08.00-23.00

•PRIMA MOBIL•

HLG STNKNopol P2289 EL an H. Moh Holes Tolak Kel Mimbaan Rt 17/04 Stb HLG STNKNopol P6660 EO an Kurnianingsih Dsn Tribungan Panarukan

•L300• DIJUAL L300 Th 2000, warna abu-abu metalik.Original,Kondisi baik. Hrg Rp 65jt Nego. Hub 081934884336

DJUAL Sawah Dlm Kota, SHM, 4500M2, Dpn Perumahan 170Jt Nego Hub: 081346293265

DJL 2 Tnh Kapling Gandeng SHM, L. 10x40M2, Hrg NEGO. Dan1 Tnh Kapling.Lok Pinggir Jln L. 10x20 M2 Harga NEGO, SHM, Cck u/ Investasi, lok.JL.Sutawijaya (Dpn Prm Istana Brawijaya). TP. Hub; 03338930348.

•GENTENG BETON•

SITUBONDO • RUKO L 490M2• DIJUAL Toko + Rmh L +490M2 Lok Strategis Jl A Yani 106A Situbondo

RDY New Car.Avanza,Inova, Yaris, Xenia, Terios,PUGrandMax,Honda All New Jazz MMC,All New CRV,Nissan,G-Livina, Juke,March,Fortuner,APV,Swift ,Splash, PUT120SS. H. 0811301676, 0333411655

•JIMNY• DJL Jimny Htm Th 90 Modif Variasi AC DVD Plat (P) Hub: 087875505157 Hrg 40Jt Nego

BANYUWANGI •ARSITEK• PODOMORO Grup Melayani Jasa Arsitek Untuk Rumah Kantor Gudang Gbr IMb Dll Hub: 082141840559.Murah Berkualitas (17-24/08)

> BWI: DJL Kijang LGX Solar Th 2000 Akhir. Silver, Velg Racing, Full Variasi, Kondisi Terawat, Brg Istimewa. Hrg 125 Jt Nego. Hub: 08121732210 / 081216299993

(13-20/08)

(13-20/08)

(13-20/08)

(13-20/08)

(13-20/08)

(16-2308)

(16-2308)

> BWI: DIJUAL Daihatsu Gren Max (pickup) S40IRP TMREJJ HC biru mtl th 2008 hrg 72,5 jt nego brg istw, Bisa cash/kredit hub (0333) 631526 – 635176 , 0811351148

> BWI: DIJUAL mts kuda VB5W GLS th 2001 merah tua mtl hrg 83,5 jt nego brg istw, Bisa cash/kredit hub (0333) 631526 – 635176 , 0811351148

> BWI: DIJUAL Toyota Avanza 1.3G F60IRM GMMF JJ th 2010 hitam mtl hrg 147,5 jt nego brg istw Bisa , Kash/kredit hub (0333) 631526 – 635176 , 0811351148

> BWI: DIJUAL Toyota kijang Innova diesel th 2006 silver gren hrg 152,5 jt nego brg istw , Bisa cash/kredit hub (0333) 631526 – 635176, 0811351148

> BWI: DIJUAL Suzuki Carry Th 2000 biru mtl hrg 48,5 jt nego brg istw , Bisa cash/kredit hub (0333) 631526 – 635176, 0811351148

> BWI: "CHEVROLET DI GIANT BWI 15-24 AGT " NEW SPARK CITY CAR 1.2 L, 4 Cyl Sporty, Mewah, BBM IRIT, Kredit Murah, STOCK READY HUB : 081.332.620.369

> BWI: "CHEVROLET DI GIANT BWI 15-25 AGT" CAPTIVA SUV 2,0 L MT/AT TANGGUH, ELEGANT, 7 SEAT, Diese/Bensin, Kredit Murah, Stock Ready HUB : 081.330.9370.30


Salat lima waktu, Jumat ke Jumat berikutnya dan Ramadan ke Ramadan berikutnya adalah penghapus dosa di antara keduanya, apabila dijauhi dosa-dosa besar. HR. Muslim

Kamis 18 Agustus 2011

37

Pernik Ramadan

KEBERSAMAAN: Murid dan guru melaksanakan salat berjamaah.

Bagikan Zakat Fitrah Secara Door to Door

FOTO-FOTO: GERDA/RaBa

BERBAGI: Keluarga besar SDN 1 Lateng membagikan takjil gratis kepada pengguna jalan yang melintas di depan SDN 1 Lateng kemarin sore.

Berebut Hikmah Ramadan Bersama SDN 1 Lateng

Bangkitkan Kepedulian Sosial AHLAN wa sahlan. Kalimat sambutan itulah yang sering kita dengar dan ucapkan yang artinya selamat datang. Meski lazim diucapkan oleh orang Arab ketika ada tamu yang datang, namun kalimat tersebut seolah sudah menjadi bagian dari sambutan untuk masyarakat di Banyuwangi, khususnya kaum muslim. Tidak terkecuali untuk menyatakan sambutan atas datangnya bulan Ramadan. Keberadaannya kemudian disambunga dengan kalimat marhaban. Kehadirannya disambut gembira oleh siapapun. Walaupun setiap orang harus berpuasa dan menahan hawa nafsunya, mereka tetap melakukannya. Di malam hari, setiap muslim melaksanakan tarawih. Dini hari mereka juga melaksanakan sahur. Demikianlah setiap muslim menantikan bulan Ramadan. Dengan pelipatgandaan pahala yang diberikan oleh Allah SWT, Ramadan selalu dinanti. Ini menandakan bahwa bulan Ramadan merupakan bulan yang sangat dinantikan oleh setiap pribadi muslim. Semangat itulah yang juga dirasakan keluarga besar SDN 1 Lateng Banyuwangi. Menyambut dan mengisi momentum bulan Ramadan tahun ini, sekolah yang berada di Jalan Basuki Rahmat itu menggelar sejumlah kegiatan dalam tajuk Pondok Ramadan. Kegiatan tersebut, di antaranya tadarus, salat tarawih berjamaah, buka puasa bersama, pembagian takjil, dan pembagian zakat fitrah. Semua kegiatan amaliah keluarga besar SDN 1 Lateng ini dilaksanakan mulai 15 Agustus dan berakhir 23 Agustus mendatang.

PEMBAGIAN zakat fitrah menjadi kegiatan penutup dari rangkaian Pondok Ramadan yang dilaksanakan SDN 1 Lateng. Kegiatan ini sendiri akan dilaksanakan pada 23 Agustus mendatang. Meski masih satu pekan lagi, kegiatan sebagai wujud penyucian diri ini mampu menarik antusiasme keluarga besar sekolah ini. Mereka pun berlomba-lomba mengumpulkan zakat yang dikumpulkan amil zakat sekolah ini. Selanjutnya, zakat yang terkumpul akan dibagikan kepada mereka yang berhak. Dan, SDN 1 Lateng membidik kalangan anak yatim dan keluarga miskin sebagai prioritas pembagian zakat mereka. Kepala Sekolah SDN 1 Lateng Setyaningsih mengatakan zakat yang terkumpul di sekolah akan disalurkan kepada anak yatim dan keluarga miskin. Tidak jauh-jauh keluarga miskin di sekitar lingkungan sekolah akan menjadi target operasi pembagian zakat tahun ini. Untuk melatih kepekaan sosial siswanya, Setyaningsih merencanakan pembagian zakat akan dilaksanakan secara langsung. Mereka akan memberikan zakat kepada yang berhak dari pintu ke pintu. “Kita tidak pakai kupon, tapi door to door,” katanya. (nic/als)

BAGIAN DAPUR: Guru dan komite sekolah menyiapkan takjil dan hidangan untuk berbuka puasa.

Terima Kasih Komite Sekolah dan Wali Murid DENGARKAN TAUSIAH: Komite, guru, pengawas dan Muspika berkumpul bersama.

TADARUS: Siswi SDN 1 Lateng membaca ayat Alquran secara bergantian.

Pembagian takjil gratis yang dilaksanakan oleh siswa SDN 1 Lateng ini, misalnya. Kegiatan yang dilaksanakan di depan sekolah ini mendapat sambutan hangat dari masyarakat. Masyarakat sekitar sekolah dan pengendara kendaraan bermotor yang melintas menjadi target pembagian takjil disambut cukup antusias. Ribuan takjil yang disediakan ludes

dalam beberapa menit saja. Pondok Ramadan ini sendiri akan diikuti 1300 siswa yang terdaftar di SDN 1 Lateng. Mereka akan dibagi dalam beberapa kelompok sesuai dengan level kegiatan peserta dalam kategori C hingga B. Kepala Sekolah SDN 1 Lateng Setyaningsih mengatakan puasa dan menahan diri akan menumbuhkan kelembutan jiwa, penyeimbangan hawa nafsu, serta pendekatan diri kepada Allah SWT. Di samping itu puasa juga erat kaitannya dengan pengendalian terhadap nafsu dan syahwat yang tadinya halal menjadi haram di siang Ramadan. Secara logika, jika yang halal saja

seorang mukmin mampu mengendalikannya, lebih-lebih lagi yang haram. Alangkah pakemnya rem iman orang mukmin itu, dan inilah modal besar menghadapi kehidupan yang penuh dengan kemaksiatan ini. Dengan menahan makan minum, maka akan terasa lezatnya makan minum itu, serta menimbulkan empati ikut merasakan betapa banyak orang sakit yang tidak bisa makan minum. Atau orang yang memang tidak bisa makan minum karena miskin. “Di sini Allah ingin membangkitkan kesadaran sosial dan kepedulian terhadap sesama melalui ibadah puasa,” terangnya. (nic/als)

Grup Hadrah Tampil di Resepsi HUT RI

PEMBUKAAN: Kelompok Hadrah SDN 1 Lateng tampil di Pendapa Shaba Swagata Blambangan Banyuwangi.

KEGIATAN Pondok Ramadan yang digelar SDN 1 Lateng Banyuwangi dipastikan semakin lengkap. Selain materi kegiatan yang disusun memuat ajaran nilai religius bagi siswanya, kegembiraan lain juga terpancar dari keberadaan grup hadrah sekolah yang berada di jantung kota Banyuwangi itu. Momentum Ramadan yang bertepatan dengan hari jadi Republik Indonesia ke-66 membawa hikmah bagi sekolah pimpinan Setyaningsih ini. Salah satunya dengan

penampilan grup hadrah SDN 1 Lateng dalam resepsi malam peringatan Ulang Tahun RI yang jatuh pada 17 Agustus di Pendapa Shaba Swagatha Blambangan semalam. Kepala Sekolah SDN Lateng Setyaningsih mengatakan grup hadrah yang dibawah bendera sekolahnya sudah mempersiapkan lama untuk tampil menghibur di malam resepsi kemerdekaan RI. “Mereka sudah berlatih keras untuk bisa tampil maksimal,” katanya. Dipercayanya grup hadrah sekolah ini sekaligus menjadi

bukti bahwa kerja keras siswa selama ini dalam berlatih tidak sia-sia. Bermodal tekad dan kemauan, mereka bisa menunjukkan kemampuannya di hadapan khalayak luas. Apalagi, didukung pengalaman tampil di even tingkat provinsi, grup hadrah ini malah mampu tampil dan menyabet predikat sebagai runner up hadrah tingkat propvinsi kategori sekolah dasar di Surabaya. “Ini sebuah kebanggaan dan tentunya prestasi tersendiri bagi sekolah,” ujar Setyaningsih. (nic/als)

KEGIATAN Pondok Ramadan yang digelar SDN 1 Lateng Banyuwangi berjalan sukses dan khidmat. Ribuan siswa sekolah ini dengan antusias mengikuti rangkaian demi rangkaian kegiatan yang telah disusun. Kondisi ini pun mendapat respon dan apresiasi dari pihak sekolah. Kepala Sekolah Setyaningsih menghaturkan banyak terima kasih kepada keluarga besar SDN 1 Lateng dan komite sekolah atas terselenggaranya kegiatan Pondok Ramadan ini. Dia menyebut mustahil acara dan kegiatan yang disusun untuk mengisi bulan Ramadan ini bisa terlaksana tanpa dukungan dari wali murid dan semua komponen sekolah di dalamnya. Dalam kesempatan tersebut, Setyaningsih juga mengucapkan selamat menjalankan ibadah puasa dan mohon maaf lahir batin. Segala bentuk pengorbanan dan dedikasi yang diperlihatkan oleh keluarga besar SDN 1 Lateng diharapkannya mendapat balasan dari Allah SWT. “Semoga amal ibadah diterima Allah SWT,” pintanya. Setyaningsih menandaskan, dukungan wali murid dan keluarga besar SDN 1 Lateng serta komite sekolah sangat besar pengaruhnya. Terutama menyangkut kelancaran dan kesuksesan agenda yang disusun bersama sekolah. Dia berharap ke depan kegiatan data berjalan lebih menarik dan berwarna. (nic/als)

DITINJAU: Kasi Monev Kecamatan Banyuwangi Adnan Kohar memantau langsung pelaksanaan kegiatan Ramadan.


CMYK

Barang siapa tidak meninggalkan ucapan dusta dan berbuat jahat (padahal dia puasa), maka Allah tidak butuh ia meninggalkan makan dan minum.

38

04.03

HR. Bukhari

04.13

11.28

14.49

17.25

Kamis 18 Agustus 2011

18.35

Misi Sosial

TAWAKKAL: Karyawan dan undangan melakukan salat berjamaah.

Santunan Peserta Jamsostek PROGRAM jaminan sosial merupakan salah satu tangung jawab dan kewajiban negara untuk memberikan perlindungan sosial ekonomi kepada masyarakat. Dalam hal ini kewajiban negara ini dilaksanakan oleh PT Jaminan Sosial Tenaga Kerja (Jamsostek). Program jaminan sosial yang dikembangkan adalah berdasarkan funded social security. Yakni jaminan sosial yang didanai oleh peserta dan masih terbatas pada masyarakat pekerja di sektor formal. Dalam kiprahnya sampai saat ini, PT Jamsostek (Persero) memberikan perlindungan terhadap empat program. Yang mencakup Program Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK), Jaminan Kematian (JKM), Jaminan Hari Tua (JHT), dan Jaminan Pemeliharaan Kesehatan (JPK) bagi seluruh tenaga kerja dan keluarganya. Dengan penyelenggaraan yang semakin maju, program Jamsostek tidak hanya bermanfaat kepada pekerja dan pengusaha. Lebih dari itu diharapkan berperan aktif dalam meningkatkan pertumbuhan perekonomian bagi kesejahteraan masyarakat dan perkembangan masa depan bangsa. Sebagai pengemban misi sosial tersebut, PT Jamsostek (Persero) berkeinginan menjadi lembaga jaminan sosial tenaga kerja terpercaya yang unggul dalam pelayanan dan memberikan manfaat optimal bagi seluruh peserta dan keluarganya. Hal ini menumbuhkan misi sebagai badan penyelenggara jaminan sosial tenaga kerja yang memenuhi perlindungan dasar bagi tenaga kerja serta menjadi mitra terpercaya bagi tenaga kerja, pengusahan, dan negara. Bertalian dengan semangat tersebut, PT Jamsostek (Persero) Cabang Banyuwangi menyambut bulan suci Ramadan 1432 Hijriyah dan HUT Kemerdekaan RI ke-66 menggelar santunan klaim kematian dan kecelakaan kerja kepada delapan ahli waris dan dua peserta Jamsotek yang mengalami cacat dan sakit. Total santunan yang disalurkan mencapai Rp 221.607.872,14. Prosesi penyerahan dilaksanakan dalam rangkaian kegiatan yang dilaksanakan di kantor cabang PT Jamsostek (Persero) Banyuwangi Jalan Jaksa Agung Suprapto 49 Banyuwangi sore kemarin. Turut hadir dalam kegiatan ini diantaranya Kepala Cabang PT Jamsostek (Persero) Banyuwangi Budi Santoso berikut karyawan, Kadinsosnakertrans Iskandar Aziz, dan puluhan anak yatim piatu. (nic/als)

TALI ASIH: Kabid Pemasaran, Tri Candra Kurnia, menyerahkan santunan kepada anak yatim peserta Jamsostek.

Lebih Dekat dengan Mitra Pemberian santunan tersebut juga disimulasikan dengan beberapa kegiatan. Di antaranya buka puasa bersama, salat wajib dan tarawih berjamaah, dan ceramah agama oleh Ustad Mohamad Ihsan. “Sesuai moto perusahaan sebagai pelindung pekerja dan mitra pengusaha. Kami ingin lebih mendekatkan diri kepada mereka,” ujar Budi Santoso Kepala Cabang PT Jamsostek (Persero) Banyuwangi. Dalam kesempatan tersebut, juga turut diisi dengan penyerahan santunan dari PT Jamsostek (Persero) Banyuwangi kepada 15 anak yatim piatu. Mereka bukan anak yatim biasa. Sebab keberadaan mereka merupakan bagian dari peserta program Jamsostek yang telah meninggal dunia. Sebagai program publik, kegiatan ini merupakan wujud tanggung jawab dan amanah peserta di dalam pengelolaan iuran dana peserta. Diharapkan, di kemudian hari dapat memberikan manfaat bagi peserta dan keluarganya dalam memperoleh kepastian hak. Yakni santunan dan manfaat pelayanan. Di antara manfaat yang diperoleh tersebut resiko kecelakaan, sakit, hari tua, dan meninggal dunia. Dan, sudah menjadi kewajiban PT Jamsostek (Persero) Banyuwangi untuk memberikan hak peserta terlebih lagi di bulan suci Ramadan seperti saat ini. (nic/als)

JAMUAN: Undangan menikmati hidangan buka bersama yang disediakan Jamsostek.

FOTO-FOTO : GERDA/RaBa

BERSAMA: Peserta Jamsostek penerima bantuan jaminan hari tua dan kecelakaan bersama jajran pimpinan.

PT Jamsostek (Persero) Cabang Banyuwangi

Salurkan Santunan Rp 4,8 M KOMITMEN PT Jamsostek (Persero) dalam memenuhi kewajibannya memenuhi hak peserta layak diacungi jempol. Sampai dengan semester I tahun 2011 ini, PT Jamsostek (Persero) Cabang Banyuwangi telah menyalurkan santunan sebesar Rp 4.844.279.604,00, dengan total kasus 40.260 perkara. Pembayaran klaim peserta yang telah disalurkan oleh PT Jamsostek (Persero) Banyuwangi tersebut terdiri dari Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) sebanyak 22 kasus dengan nominal santunan Rp 557.520.227,99. Disusul kemudian Jaminan Kematian (JK) dengan 97 kasus sebesar Rp 1.633.300.000,00. Selanjutnya, ada Jaminan Pemeliharaan Kesehatan (JPK) sebanyak 37.698 kasus dengan nilai santunan Rp 1.562.534.110,62. Dan, jaminan Hari Tua (JHT) dengan 2.253 kasus dengan nominal santunan Rp 1.060.925.265,39. Total ada 40.260 kasus dengan nilai santunan secara keseluruhan mencapai Rp 4.844.279.604,00. Kepala Cabang PT Jamsostek (Persero) Banyuwangi Budi Santoso berharap di tahun 2011 ini kepersertaan program perlindungan jaminan sosial tenaga kerja akan terus mengalami peningkatan. Sektor jasa keuangan di bidang perbankan

Nama 1. Misra 2. Budi Suciono 3. Edi Suprihadi 4. M Holili 5. Busairi 6. Supandri 7. Boesaha

JAMINAN KEMATIAN (JK) Perusahaan JHT Kecap Serba Guna Stb 4.230.800,72 PDAM Situbondo 20.900.296,11 Adhiguna Putera 1.286.417,91 Blambangan Foodpackers 7.430.505,05 Perhutani KPH Bwi Utara setengah paket Warisan Eurindo 19.384.209,60 Dinar Aru Lestari 676.049,73

T OT A L

Nama 1. Asnawi 2. Saeriyanto 3. Marji

53.908.279,12

Perusahaan Surya Adikulama Abadi Surya Adkulama Abadi Sami Jaya

JK 12.000.000,00 12.000.000,00 12.000.000,00 12.000.000,00 12.000.000,00 12.000.000,00 12.000.000,00

Total 16.230.810,00 32.900.300,00 13.286.420,00 19.430.510,00 12.000.000,00 31.384.210,00 12.676.210,00

84.000.000,00‘

137.908.300,00

JAMINAN KECELAKAAN KERJA Keterangan JKK Meninggal 54.815.098,97 Sakit 5.932.333,17 Cacat 16.600.000,00

JHT 6.352.140,00 -

Total 61.167.238,97 5.932.333,17 16.600.000,00

77.347.432,14

6.352.140,00

83.699.572,14

T OT A L

dan non perbankan diharapkan menjadi leader bagi pemupukan kesadaran dan kepedulian pemberi kerja. Apalagi mengingat resiko yang menimpa pekerja bisa terjadi kapan dan di manapun. Dalam dunia kerja, pekerja merupakan aset perusahaan. Alhasil untuk menghindari beban pembiayaan resiko kerja yang dikeluarkan pengusaha, maka kepersertaan Jamsostek menjadi wajib.

Di samping itu, perkembangan Jamsostek saat ini tidak hanya dirasakan oleh sektor formal saja. Sektor informal seperti tukang ojek, tukang becak, pedagang asongan, pedagang pasar, nelayan dan masih banyak lainnya telah menjadi peserta Jamsostek. “Manfaat Jamsostek rupanya terus dirasakan manfaatnya oleh masyarakat terutama kalangan pekerja,” ujar Budi Santoso. (nic/als)

Siapkan Program Tambahan DALAM operasionalnya, PT Jamsostek (Persero) mencakup empat program dalam melayani pesertanya. Keempat program itu adalah Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK), Jaminan Kematian (JKM), Jaminan Hari Tua (JHT) dan Jaminan Pemeliharaan Kesehatan (JPK) bagi seluruh tenaga kerja dan keluarganya. Di samping empat program tersebut, PT Jamsostek (Persero) juga memiliki sederet program tambahan. Di antaranya program perumahan. Program ini memungkinkan peserta Jamsostek untuk memiliki perumahan dengan kredit pemilikan rumah Jamsostek (KPRJ).

Peserta program ini dapat memperoleh pinjaman uang muka perumahan (PUMP-KB) senilai Rp 20 juta dengan bunga 6 persen per tahun. Di samping itu, tersedia juga pinjaman uang renovasi rumah (PPR-KB) dengan nominal Rp 30 juta dengan bunga 6% pertahunnya. Program berikutnya yang juga bisa dinikmati peserta Jamsostek adalah program kemitraan. Program ini diwujudkan dengan dua model bentuk. Yaitu pinjaman modal kerja dan pinjaman koperasi karyawan. Di samping dua program tersebut, PT Jamsostek (Persero) juga memiliki dua manfaat tam-

bahan lain berupa bantuan bidang kesehatan dan pendidikan. Bantuan bidang kesehatan dapat diwujudkan dalam program trauma center dan mobil ambulans, peralatan medis, serta pelayanan kesehatan cuma-cuma. Untuk bidang pendidikan direalisasikan berupa beasiswa untuk satu tahun untuk SD dan menengah pertama serta menengah atas hingga perguruan tinggi. Nominal bantuan berkisar Rp 1,8 juta hingga Rp 2,4 juta. Di samping itu, juga dapat diwujudkan dengan bantuan pelatihan tenaga kerja untuk alih profesi. (nic/als)

SIRAMAN ROHANI: Uztad Ihsan memberikan ceramah agama didampingi pimpinan Jamsostek.

Puasa Aman Bagi Ibu Hamil BULAN Ramadan merupakan saat yang sangat dinantikan oleh seluruh umat Islam. Tapi sering memunculkan kekhawatiran pada ibu hamil apakah aman bagi dia dan bayinya bila berpuasa? Beberapa pertimbangan mengenai aman atau tidaknya seorang wanita hamil berpuasa antara lain: Pertama, yang perlu kita ketahui apakah manfaat puasa untuk kesehatan badan? Kajian-kajian ilmiah telah membuktikan bahwa puasa tidak menyebabkan malnutrisi atau gangguan asupan kalori. Itu karena tidak ada pembatasan jumlah dan jenis-jenis makanan yang diperlukan pada saat sahur maupun berbuka puasa. Yang kedua, puasa dilakukan dengan rasa ikhlas. Bukan paksaan. Hal ini ternyata mempengaruhi hipotalamus manusia. Sebagai perbandingan pada orang yang melakukan diet ketat untuk mengurangi berat badan, pusat lipostat di hipotalamus akan mengkompensasi keadaan ini dengan menambah kembali berat badan pada saat program diet

dihentikan. Berbeda deibadah puasa tidak menOLEH ngan penurunan berat jadi kendala. Beberapa badan yang dilakukan ahli berpendapat bahwa secara bertahap. Dengan keringanan yang diberikan pengontrolan sendiri dan Allah SWT tidak mengpenurunan berat badan hendaki kerusakan bagi secara bertahap dengan siapa pun, apalagi bayi yang cara mengubah kebiasaan ada di dalam kandungan. atau perilaku makan seSehingga hal ini meruperti pada bulan Ramapakan suatu kemudahan. dan, hal ini tidak menyeFirman Allah dalam dababkan hal-hal yang melam surat Al-Baqarah rugikan. Malah diharap(2):184 “….dan bagi oraHj. Sundari, kan dapat menyebabkan ng-orang yang tidak saperubahan permanen nggup melakukannya, APP, M.Kes. yang menguntungkan. maka ia wajib membayar Meskipun Muslimah fidyah, yaitu memberi yang sedang hamil maupun menyusui makan satu orang miskin…” Pada ayat tidak diwajibkan menjalankan puasa, di atas disebutkan bahwa orang-orang tapi bukan hal yang mudah untuk yang tidak sanggup berpuasa wajib memdisikapi. Kehamilan bukan merupakan bayar fidyah sebagai pengganti puasanya. kelainan atau penyakit. Kehamilan Dalam Kitab Tafsir Ibnu Katsir ada merupakan kondisi fisiologis yang penjelasan dari para sahabat bahwa dapat dialami oleh setiap wanita. Jadi yang dikategorikan sebagai orangapabila tidak ada masalah kesehatan orang yang tidak sanggup berpuasa pada ibu maupun pada janin, maka adalah wanita hamil dan menyusui bila

mereka takut diri dan bayinya akan mengalami bahaya. Oleh karena itu, untuk menjaga keselamatan fisik wanita hamil dan menyusui, mereka dibenarkan tidak berpuasa. Sebaiknya, dengan pertimbangan segala kondisi, wanita hamil pada tri semester (tiga bulan) pertama boleh tidak menjalankan ibadah puasa karena pada tri semester pertama terjadi organogenesis (pembentukan bagian-bagian organ janin, termasuk otak) dan biasanya pada tri semester pertama sering terjadi gangguan mual dan muntah. Sehingga asupan cairan dan kalori bisa terganggu. Bila usia kehamilan mencapai tri semester kedua dan ketiga (bulan ke empat sampai dengan sembilan), seorang wanita hamil dapat berpuasa dengan catatan bahwa kesehatan dirinya dan bayinya dalam kondisi yang baik dan puasa dilakukan sebaiknya setelah berkonsultasi dengan bidan, dokter, atau dokter ahli kebidanan dan kandungan yang menangani dan melakukan pengawasan ■  Baca Puasa...Hal 39


39

Kamis 18 Agustus 2011 HALAMAN SAMBUNGAN

Kaki dan Tangan juga Terbakar n RUMAH... Sambungan dari Hal 29

Dari sini kejadian itu bermula. Tanpa di sadari, korek api yang

jatuh ke lantai tersebut meledak dan mengeluarkan api. Tanpa lama, api yang keluar dari korek tersebut langsung menjalar ke bensin di dalam

botol dan jeriken. Api pun langsung membesar dan melalap rumah. Sugiarto yang berusaha memadamkan api dengan pen-

tungan kayu ikut menjadi korban. Kobaran api membakar kaki dan tangannya, sehingga malam itu juga dia langsung dilarikan ke Rumah Sakit Nah-

Dimulai dari Hal yang Kecil n WARGA... Sambungan dari Hal 29

Pencanangan itu dilakukan Bupati Anas usai melakukan rapat evaluasi penyaluran kredit usaha rakyat (KUR) dan penanggulangan kemiskinan. Pembuatan resapan air tersebut merupakan bagian dari program Banyuwangi Green and Glean. “Gerakan ini diharapkan menjadi budaya baru bagi masyarakat Banyuwangi,” Ujar Bupati Anas. Hidup bersih, lanjut Bupati Anas, bisa dijadikan budaya di dalam kehidupan ma-

syarakat. Sebab, semua orang pasti senang dengan kebersihan. Untuk menyerukan gerakan ini, harus dimulai dari perasaan senang terhadap sesuatu, yaitu senang dengan kebersihan. “Semua masyarakat pasti senang dengan kebersihan,” ujar Bupati Anas. Dalam sambutannya, Bupati Anas mengatakan bahwa gerakan itu diciptakan dalam rangka menyerap air hujan agar tidak mengakibatkan genangan yang mengganggu. Selain itu, air hujan tersebut juga bermanfaat untuk kelangsungan hidup tumbuhan. Sumur resapan dengan uku-

ran 1x1 meter persegi bisa menampung ribuan kubik air jika masyarakat Banyuwangi membudayakan hal itu. “Hal yang sederhana itu bisa memberikan dampak yang dahsyat,” Imbuh Bupati Anas. Bupati Anas juga menjelaskan, jika masyarakat Banyuwangi mengaplikasikan gerakan ini di rumah masing-masing, bisa dibayangkan berapa kubik air hujan yang bisa diserap ke dalam tanah setiap tahun. Itu bisa menyelamatkan bumi. “Kita mulai semua dari yang paling kecil, tidak sertamerta mengubah segalanya,” ujar Bupati Anas. (afi/mg-1/bay)

Bongkar Loket di Gilimanuk n TAMBAH... Sambungan dari Hal 29

“Di Ketapang dua loket, dan di Gilimanuk empat loket baru,” ujar Kacab PT. IF Ketapang, Supriyanto. Penambahan empat loket di Pelabuhan Gilimanuk itu guna mengantisipasi membeludaknya arus mudik jelang Lebaran. Selain menambah loket baru, kata Supriyanto, pihaknya juga akan membongkar loket milik Pemkab Jembrana di Pelabuhan Gilimanuk. Loket milik Pemkab Jembrana tersebut sering crowded pada hari biasa. Apalagi, di hari-hari ramai seperti Lebaran. “Mobil pengguna jasa sering bersenggolan. Kita ajukan permohonan pembongkaran ke Pemkab Jembrana,” katanya. Beberapa hari lalu surat persetujuan dari Bupati Jembrana, I Putu Artha, sudah turun.

Pada angkutan mudik mendatang, loket di Pelabuhan Gilimanuk tersebut sudah bersih. Selain penataan infrastruktur, PT. IF Ketapang juga melakukan perubahan pelayanan kesehatan. Pada Lebaran tahun lalu, PT. IF melaksanakan pelayanan kesehatan satu atap. Tahun ini, kata Supriyanto, kebijakan pelayanan kesehatan satu atap ditiadakan. Pada angkutan Lebaran, baik arus mudik maupun balik, akan disediakan beberapa pos kesehatan. Selain posko Kesehatan Pelabuhan, juga ada beberapa pos lain yang memberikan pelayanan yang sama. PT. Jamsostek, PT. Astek, dan Dinas Kesehatan (Dinkes) Banyuwangi, juga akan mendirikan posko kesehatan yang akan beroperasi 24 jam nonstop selama angkutan Lebaran dan arus balik. “Kita ubah dalam rangka memberikan pelayanan maksimal pada

masyarakat,” ujarnya. Beberapa waktu lalu, kata Supriyanto, Dirjen Perhubungan Darat mewanti-wanti agar menyiapkan pelayanan kesehatan secara maksimal. Oleh karena itu, pelayanan kesehatan satu atap ditiadakan. Pada puncak arus mudik dan arus balik nanti, beber Supriyanto, tidak akan diberlakukan jam sandar kapal di dermaga seperti hari-hari normal. Jika penumpang membeludak, pihak pelabuhan akan memberlakukan kebijakan kapal penuh langsung berangkat. Kebijakan itu tentu harus selalu dikoordinasikan Pelabuhan Ketapang dan Gilimanuk. Itu harus dilakukan agar tidak ada kapal mengapung di tengah laut terlalu lama gara-gara menunggu bersandar. “Gilimanuk berangkat, Ketapang juga harus berangkat. Sebaliknya begitu,” tandasnya. (afi/bay)

Siapa Saja Boleh Mengambil n BEBERAPA... Sambungan dari Hal 29

Musliman mengira, para pedagang yang biasa order kepadanya masih memiliki banyak stok tomat. Dengan demikian, pedagang tak mau membeli tomat lagi. Padahal, tomat tak bisa bertahan begitu

lama. Akibatnya, tomat para petani akan membusuk. Hal itu membuat petani dan pedagang sama-sama mumet. ‘’Sekarang ini petani dan pedagang sama saja. Sama-sama susah, karena tomat gak laku,’’ katanya. Petani pun banyak yang frustasi atas keadaan tersebut. Musliman tanpa ragu

membuang tomat miliknya di tepi jalan. Dengan membuang tomat di tepi jalan, dia berharap para pengguna jalan mengetahui. Dengan begitu, siapa saja yang membutuhkan tomat dipersilakan ambil sendiri. ‘’Saya taruh di situ biar kalau ada orang yang mau bisa langsung ambil, tidak usah

bayar,’’ ujarnya. Musliman mengaku hanya bisa pasrah menghadapi keadaan tersebut. Dia tetap berharap pemerintah segera menangani masalah tersebut. ‘’Ya minta harga stabil. Biasanya harga tomat Rp 8 ribu per kilogram, sekarang kok cuma segitu,’’ pungkasnya. (bay)

Keluarga Hanya Bisa Pasrah n HANYA... Sambungan dari Hal 31

Setelah dikroscek kepada rekan Huda yang selamat, yaitu Adrianus, 17, ternyata celana warna hitam bermotif merah itu memang benar milik korban. ‘’Korban selamat (Adrianus, Red) membenarkan kalau celana tersebut milik korban (Huda, Red),” kata Komandan Unit Polisi Air di Pancer, Bripka Gede Eka kemarin. Eka menuturkan, upaya pencarian terhadap Huda masih terus dilakukan oleh tim gabungan hingga sore kemarin. Meski begitu, upaya tersebut memang belum membuahkan hasil. Gede Eka juga menyebutkan, bahwa keluarga Huda yang sebelumnya menunggu di Pesanggaran selama beberapa hari, akhirnya memilih pulang kemarin. ‘’Sepertinya keluarga sudah pasrah, dan berpesan kalau anaknya ditemukan minta segera dikabari,” pungkasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, dua wisatawan yakni Adrianus, 17 dan Huda Hidayat, 19, warga Dusun Sidomulyo, Desa Sumberejo, Kecamatan Ambulu, Jember tenggelam saat bermain di Pantai Pulau Merah. Kejadian tersebut bermula ketika mereka sedang asyik bermain foto di tepi pantai yang banyak karangnya. Selang beberapa menit kemudian, keduanya ingin mandi dan berenang di laut. Nah saat itulah petaka menimpa. Tanpa disadari, ombak laut yang terlihat tenang tersebut ternyata menghanyutkan. Keduanya terseret arus palung yang selama ini memang sering memakan korban di teluk Pulau Merah tersebut. Begitu terseret arus palung, Adrianus masih bernasib mujur. Dia berenang sekuat tenaga dan ditemukan Rajimin, seorang penjaga pantai Rajimin. Seketika itu juga, Adrianus langsung mendapat pertolongan. Begitu berhasil ditolong, Adrianus yang berstatus sebagai mahasiswa Stikes

Banyuwangi itu langsung dibawa ke tepi pantai dengan kondisi lemas. Sementara itu, nasib Huda Hidayat justru tidak jelas. Saat dilakukan pencarian, tubuhnya sudah tak terlihat lagi di lokasi awal tenggelam. Untuk membantu mencari Huda Hidayat, pesawat heli sewan yang biasa digunakan PT Indo Multi Niaga (IMN) juga diterjunkan untuk memantau dari udara. Sayang, setelah dilakukan pencarian melalui udara dengan heli selama beberapa jam, Huda Hidayat belum juga ditemukan. Ditemui di sebuah rumah warga tempatnya beristirahat, Adrianus mengatakan, awalnya mereka hanya ingin bermain di pantai dan mengabadikan keindahan Pulau Merah dengan kamera. Usai memotret, mereka memang ingin mandi ke pantai. ‘’Pada saat mandi, tiba-tiba arus datang menyeret dan tanpa terasa kami sudah berada di tengah,” ujar Adrianus setelah diselamatkan keamanan pantai warga waktu itu. (azi/bay)

dlatul Ulama di Kecamatan Kalibaru. Sementara itu, sang istri, Suprapti, dan seorang kakaknya, Mistinah, yang saat kejadian berada di dalam rumah langsung lari keluar menyelamatkan diri. ‘’Sehingga kejadian itu tidak menyebabkan korban jiwa. Saat kejadian, Bu Haji Jumilah sepertinya sedang tarawih,” kata Kapolsek Ka-

Sambungan dari Hal 38

Lalu bagaimanakah sebaiknya cara aman seorang wanita hamil yang ingin berpuasa? Yang terpenting adalah berkonsultasi dengan dokter ahli kebidanan dan kandungan atau petugas kesehatan yang berkompeten. Tentunya setelah mengetahui riwayat kesehatan dan kehamilan yang pastinya akan berbeda dan sangat spesifik untuk tiap-tiap wanita hamil, juga bagaimana kondisi janin di dalam kandungannya. Apabila ditemukan adanya penyulit lain seperti diabetes, hipertensi, atau kelainan sistem pencernaan, ibu sebaiknya tidak menjalankan ibadah puasa. Demikian juga apabila diketahui terdapat gangguan pertumbuhan janin, sebaiknya ibu tidak melaksanakan ibadah puasa. Bagi wanita hamil yang

menjalankan puasa, prinsip bahwa yang harus masuk adalah nutrisi yang baik harus dipertahankan. Diet pada masa ini sangat diperlukan untuk menunjang kebutuhan nutrisi yang optimal bagi seorang ibu dan bayinya. Penting juga untuk diingat bahwasanya selama kehamilan kenaikan berat badan ibu dapat menjadi penentuan kecukupan gizi. Walaupun tidak langsung berkaitan dengan berat badan janin yang dilahirkan akan tetapi biasanya seorang ibu hamil yang sehat dapat mengalami kenaikan berat badan selama kehamilan sebesar 8-15 Kg yang bervariasi menurut pola individual tergantung pada berat badan sebelumya, ras, usia dan pola makan. Ibu hamil sebenarnya aman untuk melaksanakan ibadah puasa apabila kondisi kesehatan menunjang yaitu memiliki status kesehatan yang baik dan

kehamilannya tanpa resiko. Lebih utama menyesuaikan pola makan dengan waktu dan cara makan. Pemenuhan kebutuhan asupan gizi pada ibu hamil sebaiknya dilakukan secara bertahap. Prinsipnya makan sedikit-sedikit tetapi sering lebih diutamakan dibandingkan makan besar sekaligus. Selain itu perlu diperhatikan perubahan umum yang terjadi dalam kehamilan seperti bertambahnya berat badan yang sebagian besarnya terdiri dari cairan maka nilai

Hb dalam darah bisa menurun karena terjadi pengenceran. Selain itu peningkatan kadar beberapa hormon dalam tubuh yang penting untuk mempertahankan serta membantu proses tumbuh kembang dalam kehamilan itu sendiri juga berpengaruh pada fungsi tubuh ibu. Hal ini bukanlah suatu yang memberatkan karena kehamilan adalah proses yang normal. *) Penulis adalah Kasi Yankesdas Dinkes Banyuwangi

kasi. Secara perlahan, kobaran api mulai bisa dikurangi. Sekitar satu jam kemudian, kobaran api berhasil dipadamkan. Kapolsek menuturkan, belum diketahui berapa kerugian akibat kejadian tersebut. Hanya saja perkiraan sementara mencapai Rp 400 juta. ‘’Taksiran sementara segitu, kalu pastinya belum tahu,” ujarnya. (azi/bay)

Lapas Sudah Over Populasi n YANG... Sambungan dari Hal 29

Penghuni lapas yang mendapat remisi terbesar hanya satu orang. Begitu juga yang mendapat remisi lima bulan, hanya satu orang. Sementara itu, dalam acara kemarin, Krismono menyampaikan bahwa Lapas Banyuwangi sudah over capacity. Kapasitas Lapas Banyuwangi

adalah 260 orang. Namun, saat ini lapas dihuni 934 napi dan tahanan titipan. “Kondisinya sudah over 300 persen,” imbuh Krismono. Selain itu, Krismono menyatakan bahwa Lapas Banyuwangi merupakan lembaga pendidikan dan rumah budaya. Napi dibekali keterampilan membuat kerajinan, bengkel, dan seni kaligrafi. Produk-

produk yang dihasilkan bisa menarik hati masyarakat umum. “Sebagian sudah dipasarkan secara umum,” imbuh Krismono. Sementara itu, rombongan bupati juga meninjau pameran produk hasil karya penghuni lapas. Bahkan, rombongan bupati memborong produk kerajinan berupa tutup gelas. “Saya terkesan dengan kondisi lapas,” ujar Anas. (mg-1/bay)

Perubahan Tak Perlu Tergesa n MERPATI... Sambungan dari Hal 29

Selain itu, kondisi alam dan wisata di Banyuwangi juga sangat potensial untuk menarik pengunjung dari luar daerah. Itu nanti akan mendongkrak arus penerbangan. Menurut Anas, Merpati saat

ini masih dalam proses pembukaan rute penerbangan ke Banyuwangi. Besar kemungkinan rutenya adalah SurabayaBanyuwangi. “Perubahan itu tidak harus tergesa-gesa,” ujar Anas usai upacara Detik-Detik Proklamasi Kemerdekaan RI di Taman Blambangan kemarin (17/8). Selain itu, kesepakatan

Pemkab Banyuwangi dan Direktorat Jenderal Perhubungan Udara tentang pengoperasian dan pengembangan Bandara Rogojampi beberapa waktu lalu juga telah deal. Hal itu menunjukkan keseriusan pemkab untuk merealisasikan Banyuwangi memiliki bandara yang besar. (mg-1/bay)

Bupati Bisa Jatuhkan Punishment n SALAH... Sambungan dari Hal 40

Dikonfirmasi wartawan koran ini, Hasanah menuturkan, kekeliruan penghitungan kenaikan gaji guru sebesar sepuluh persen itu merupakan keteledoran tenaga yang menyusun perencanaan di Dispendik. “Saya sebagai ketua Komisi IV, yang sekaligus sebagai anggota Badan Anggaran DPRD, sebenarnya tidak menerima jika anggaran-anggaran tersebut dikepras. Namun, karena

kekurangan anggaran itu tidak bisa diganti dengan pengalihan anggaran pada dinas yang lain, maka pemotongan anggaran belanja langsung pada Dispendik tersebut adalah suatu keniscayaan,” sesalnya. Hasanah mempertanyakan kinerja oknum-oknum perencana anggaran pada Dispendik. Sebab, pada tahun 2010 yang lalu, Dinas yang satu ini malah mengalami kelebihan anggaran yang besarnya sekitar Rp 4 miliar. “Padahal, jika dana sebesar itu akan sangat bermanfaat dika dialokasikan

untu membantu siswa miskin dan peningkatan mutu guru. Namun, tahun ini malah terjadi yang sebaliknya,” papar politikus asal Partai Persatuan Pembangunan (PPP) tersebut. Buruknya kinerja Dispendik tersebut, memaksa DPRD menuntut perbaikan kinerja oknum-oknum pegawai pada Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) yang satu ini. “Bupati bisa memberikan punishment kepada oknumoknum pegawai yang berkinerja buruk tersebut,” pungkasnya. (sgt/aif)

Ada Pemeriksaan Kesehatan Gratis n DIDOMINASI... Sambungan dari Hal 40

Sebab, pergaulan bebas sudah begitu memprihatinkan. “Minimal dengan ini kita bisa memberikan bimbingan agama,” imbuhnya. Dengan semua itu, diharapkan akan menjadi salah satu pendukung untuk mencip-

takan siswa-siswi SMPN 1 Situbondo yang berahlak mulia, berbudi pekerti luhur dan memiliki bekal agama kuat. “Para siswa kita ajak lebih mendekatkan diri dan bertaqwa kepada Allah, tentu dengan banyak caranya, salah satunya yang kita lakukan ini,” paparnya. Dikatakan, dialog interaktif

SMPN 1 Situbondo bekerja sama dengan radio Bhasa FM. Selanjutnya, kegiatan diteruskan dengan shalat magrib berjamaah dan buka bersama. “Sebelum acara puncak, kita juga mengadakan lomba display dan pemeriksaan kesehatan gratis,” ungkap koordinator bidang humas, M. Ismail AY. (pri/adv/aif)

KINI GIGIH BISA MAIN BOLA TANPA TERGANGGU SESAK NAFAS

Kehamilan Sesuatu yang Normal n PUASA...

libaru, AKP Suwanto Barri, melalui Kanitreskrim Aiptu Abdul Karim. Satu jam berlalu, kobaran api yang membakar ruko milik Hj. Jumilah belum bisa dipadamkan. Upaya ratusan warga memadamkan api dengan air juga tidak membuahkan hasil. Baru sekitar pukul 20.30 mobil pemadam kebakaran dari unit Kecamatan Genteng tiba di lo-

Sudah 5 tahun lamanya Gigih Cahya Pamungkas menderita sesak nafas, selama itu pula orang tuanya berupaya melakukan berbagai pengobatan untuk mengatasi sesak nafas yang diderita oleh anak laki-laki berusia 10 tahun tersebut. Namun usahanya pun membuahkan hasil. Sesak nafas atau asma adalah suatu keadaan di mana saluran nafas mengalami penyempitan karena hiperak tifitas terhadap rangsangan tertentu, yang menyebabkan peradangan. penyempitan ini bersifat sementara. Pada penderita asma, penyempitan saluran pernafasan merupakan respon terhadap rangsangan yang pada paru-paru normal tidak akan mempengaruhi saluran pernafasan. Penyempitan

ini dapat dipicu oleh berbagai rangsangan, seperti serbuk sari, debu, bulu binatang, asap, udara dingin dan olahraga. “Nafas saya sering terasa sesak saat tidur, makannya kalau tidur saya suka nungging. Selain itu saya juga jadi jarang bermain sepak bola dengan teman-teman,” keluh murid Sekolah Dasar tersebut. Sekitar 7 bulan yang lalu, anak laki-laki yang gemar bermain sepak bola itu rutin minum Gentong Mas, minuman herbal dengan bahan utama Gula Aren dan Nigella Sativa (Habbatussauda) memang terbukti memiliki banyak manfaat untuk kesehatan. Baru minum 3 kotak, ia sudah bisa merasakan manfaatnya. “Setelah minum Gentong Mas secara teratur, sekarang nafas saya jadi plong, bisa tidur dengan nyenyak, aktifitas sekolah lancar dan bisa bermain bola lebih sering dengan teman-teman.” Tutur warga Blambangan Muncar, Banyuwangi, Jawa Timur tersebut dengan ceria. Habbatussauda dalam Gentong Mas berperan sebagai anti histamin. Histamin adalah sebuah zat yang dilepaskan oleh jaringan tubuh yang memberikan reaksi alergi seperti pada asma bronchial. Habbatussauda dapat mengisolasi ditymoquinone, yang berdampak positif terhadap penderita asma bronchial.

Selain itu, Habbatussauda mengandung 15 macam asam amino penyusun isi protein termasuk di dalamnya 9 asam amino esensial. Dengan demikian, mengkonsumsi Habbatussauda dapat meningkatkan daya tahan tubuh sehingga penderita asma tidak mudah terkena serangan. Selain rasanya manis dan lezat, Gula Aren banyak mengandung nutrisi yang dibutuhkan tubuh. Sementara sifat kimia dari Kayu Manis ialah hangat, pedas, wangi, dan sedikit manis sangat baik untuk mengatasi asma. Meski demikian, untuk mendapatkan hasil yang baik, dianjurkan untuk berolahraga terutama renang dan jangan terlalu lama berada dalam lingkungan yang banyak zat polutif (debu, tungau, asap rokok dan asap motor). Dengan aturan penggunaan yang tepat, manfaat bagi kesehatan dan kelezatan rasanya membuat semakin banyak masyarakat yang mengkonsumsi Gentong Mas. Untuk informasi lebih lanjut silahkan kunjungi www.gentongmas.com. Bagi Anda yang membutuhkan Gentong Mas bisa didapatkan di apotek/ toko obat terdekat atau hubungi:085 234 398 441. Banyuwangi: 085 234 398 441. Situbondo : 082143391646 D e p k e s : P IRT.812.3205.01.114


CMYK

40

Jawa Pos-nya Kota Santri

Kamis 18 Agustus 2011

Salah Hitung Gaji, Dispendik Minus Rp 4 M Salah Hitung Kenaikan Gaji - Dispendik kekurangan anggaran Rp 4 M. - Akibatnya Dispendik harus mengepras beberapa pos anggaran belanja langsung. Beberapa pos yang dikepras: - Bantuan siswa miskin untuk SMA/SMK dan Madrasah Diniyah. - Anggaran untuk peningkatan mutu guru yang tergabung dalam MGMP juga dipotong. - Anggaran peningkatan mutu kepala sekolah dipotong. - Anggaran untuk penuntasan buta aksara harus diminimalisasi.

Akibat Ketelodoran Perencana Anggaran SITUBONDO – Pengesahan Kebijakan Umum Anggaran Plafon Perencanaan Anggaran Sementara (KUA PPAS), Rencana Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (PAPBD) tahun 2011 diwarnai temuan yang cukup mencengangkan. Dinas Pendidikan (Dispendik) Situbondo mengalami kesalahan penghitungan kenaikan gaji guru

selama semester pertama 2011. Akibatnya, instansi ini mengalami kekurangan anggaran sekitar Rp 4 miliar. Akibatnya, pada semester ke dua tahun ini, Dispendik harus mengepras beberapa pos anggaran belanja langsung yang sebenarnya sangat penting untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Kota Santri. Beberapa pos anggaran yang dimaksud antara lain, bantuan siswa miskin bagi siswa tingkat SMK/SMK dan bantuan Madrasah Diniyah. Tidak hanya itu, anggaran untuk

Kekeliruan ini akibat keteledoran tenaga yang menyusun perencanaan di Dispendik.

Hasanah Tahir Ketua Komisi IV DPRD Situbondo

peningkatan mutu guru yang tergabung dalam Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) juga harus dipotong. Begitu pula dengan anggaran untuk meningkatkan mutu kepala sekolah. Yang tidak kalah menyedihkan, akibat kekeliruan penghitungan tersebut, anggaran untuk penuntasan buta aksara juga harus diminimalisasi serta beberapa pos anggaran yang lain. Hal itu diungkapkan oleh Ketua Komisi IV DPRD Situbondo, Hasanah Tahir ■

Baca Salah...Hal 39

HUT RI

Terpidana Korupsi Tak Dapat Remisi SITUBONDO - Peringatan HUT Kemerdekaan RI ke-66 disambut suka-cita 85 narapidana (napi) yang menjalani hukuman di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas II B, Situbondo. Pasalnya, di hari “sakral” bagi bangsa Indonesia itu, mereka mendapatkan pengurangan masa hukuman (remisi) yang berkisar antara satu sampai dua bulan. Yang lebih menggembirakan, 21 napi langsung bebas setelah menerima remisi kemarin. “Mereka yang langsung bebas didominasi narapidana yang terjerat kasus pencurian, penganiayaan, dan penipuan. Ada juga yang tersandung kasus kecelakaan lalu-lintas (laka-lantas),” ujar Yuli Hartono, kepala Rutan Situbondo. Kepada sejumlah wartawan, Yuli mengungkapkan, tidak seorang pun terpidana kasus korupsi yang mendapat remisi. “Sebab, mereka belum menjalani sepertiga masa tahanan,” imbuhnya. Sekadar diketahui, saat ini Rutan Situbondo menampung 257 tahanan dan napi yang terjerat berbagai kasus kriminal. Ada yang terjerat kasus korupsi, pencurian, penganiayaan, perjudian, dan narkoba. Berdasar Surat Keputusan (SK) Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Menkumham) RI Nomor W10-2038PK.01.01.20. Tahun 2011, 85 napi dari 257 napi tersebut berhak mendapat remisi umum dalam rangka HUT kemerdekaan RI tahun ini, karena berkelakuan baik selama menjalani masa kurungan. Sementara itu, upacara pemberian remisi yang berlangsung di aula Rutan Situbondo dilaksanakan tepat setelah upacara peringatan HUT kemerdekaan yang berlangsung di Alun-Alun Kota Situbondo. Upacara tersebut dihadiri Wakil Bupati Rachmad dan sejumlah pejabat muspida. Dalam sambutannya, wabup mengimbau agar napi yang akan menghirup udara bebas tidak mengulangi perbuatannya. “Setelah keluar dari tahanan, jangan sampai berbuat sesuatu yang bisa menjerumuskan Anda ke sel penjara untuk yang kesekian kali,” imbau Rachmad. (sgt/aif)

BIKIN TRENYUH: Bupati Dadang Wigiarto berjalan di depan pejabat muspida. Meski kondisi kesehatannya belum pulih benar, Dadang tetap menghadiri upacara HUT kemerdekaan RI di AlunAlun Situbondo kemarin.

EDY SUPRIYONO/RaBa

Jadi Irup, Bupati Pakai Kruk

NUZULUL QURAN SIGIT HARIYADI/RaBa

MENGIGAU: Keluarga korban histeris mengetahui Suyudi kesurupan.

Seorang Siswa Kesurupan

SYAMSURI/ RaBa

TERTIB: Siswa SMPN 1 Situbondo memperingati Nuzulul Quran dan berbuka bersama di musala setempat, Selasa (16/8), kemarin.

Didominasi Pertanyaan Hukumnya Pacaran SITUBONDO – SMPN 1 Situbondo tidak melewatkan peristiwa turunnya kitab suci Alquran yang jatuh pada 17 Ramadan. Sekolah yang dipimpin Ibnu Hajar itu memperingati Nuzulul Quran, Selasa (16/8), kemarin. Kegiatan yang ditempatkan di halaman SMPN 1 Situbondo ini juga diisi dengan ceramah agama oleh mubalig kondang, KH. Mansyur Syarif. Materi yang disampaikan tentang “Fenomena Kenakalan Remaja Akibat Longgarnya Pengawasan Orang Tua”. Dalam tausiyahnya, dia juga menjelaskan keistimewaan bulan Ramadan. Salah satunya adalah diturunkannya Alquran yang berfungsi sebagai pedoman dan tuntutan bagi manusia. Usai pemberian tausiyah, ada dialog interaktif antara siswa dengan Mansyur Syarif. Pihak sekolah sengaja merangsang para siswa agar bisa aktif dalam pelaksanaan dialog interaktif. Siswa yang berhasil memberikan pertanyaan bagus dan banyak pendukungnya, diberi hadiah. “Siswa paling banyak mendukung pertanyaan hukum orang berpacaran,” kata koordinator bidang kesiswaan, A. Syafi’i. Kata dia, di bulan Ramadan siswa SMPN 1 Situbondo diajak berlomba-lomba mendapatkan pahala. Sebab, di dalamnya penuh dengan berkah, rahmad dan ampunan Allah. “Salah satunya kita wujudkan dalam bentuk memperingati Nuzulul Quran,” imbuhnya. Kepala SMPN 1 Situbondo H Ibnu Hajar mengungkapkan, peringatan Nuzulul Quran sengaja dikemas dengan dialog interaktif untuk memberikan pemahaman kepada siswa terkait fenomena kenakalan remaja ■ Baca Didominasi...Hal 39

SEMENTARA itu, rangkaian upacara bendera dalam rangka HUT Kemerdekaan RI ke-66 di lapangan Kecamatan Kapongan, diwarnai sempat terusik. Sebab, seorang siswa mendadak kesurupan saat menyaksikan musik tradisional yang dibawakan oleh rekan-rekannya. Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 08.30, itu sempat membuat geger para peserta upacara. Beruntung, korban yang belakangan diketahui bernama Achmad Suyudi, salah seorang siswa SMA Negeri 1 Kapongan, itu kesurupan beberapa saat setelah upacara bendera selesai. Informasi yang berhasil dikumpulkan wartawan koran ini menyebutkan, korban mengalami kesurupan saat mendengarkan alunan musik tradisional yang dibawakan kalangan pelajar di Lapangan Kapongan, sesaat setelah upacara bendera berakhir. Menurut salah seorang guru SMA Negeri 1 Kapongan, kemungkinan korban mengalami kesurupan karena sedang menjalankan tirakat tertentu.

“Sehari-hari dia memang sering berpuasa, kemungkinan dia sedang menjalankan tirakat tertentu, sehingga dia kesurupan saat mendengar musik gamelan,” ujarnya sambil mewanti-wanti namanya tidak dikorankan. Korban lantas dievakuasi ke Mapolsek Kapongan, yang berlokasi tidak jauh dari lapangan tempat pelaksanaan upacara. Beruntung, kesurupan tidak menjalar kepada para peserta upacara yang lain. “Awalnya korban terlihat sehat. Saat mendengarkan musik tradisional, tiba-tiba korban terjatuh. Setelah dicek, ternyata jatuhnya bukan karena fisik. Menurut teman-temannya, dia (Suyudi) kesurupan,” ujar Kapolsek Panarukan, AKP M. Subakri. Sementara itu, begitu mendengar Suyudi kesurupan, keluarganya langsung mendatangi Mapolsek Kapongan. Bahkan, ibu korban tampak histeris saat melihat Suyudi ngoceh tidak karuan. Beberapa saat berselang, korban tersadar setelah menenggak air mineral. (sgt/aif)

SITUBONDO - Cedera akibat kecelakaan trail yang diderita Bupati Dadang Wigiarto tampaknya belum sembuh benar. Namun, orang nomor satu di Pemkab Situbondo itu tetap memaksakan diri hadir dalam detik-detik peringatan kemerdekaan RI di Alun-Alun Situbondo. Dadang belum bisa berjalan sempurna. Agar bisa berjalan, dia masih harus dibantu kruk (alat bantu jalan). Kehadiran Dadang menjadi perhatian semua orang yang menghadiri acara tahunan setiap tanggal 17 Agustus itu. Sejumlah pejabat mengaku trenyuh saat melihat kondisi bupati. Namun, mereka begitu mengapresiasi semangat bupati

yang tetap menghadiri upacara peringatan 17 Agustus tersebut. “Semoga cepat sembuh,” kata seorang pejabat muspida. Hingga kemarin lutut bupati masih dibalut kain agar tulang mangkuk lututnya kembali ke posisi semula. Itu bisa dilihat dari celana sebelah kanannya yang membengkak tepat di bagian lutut. Sesekali bupati membetulkan posisinya. Sementara itu, panitia peringatan 17 Agustus tampaknya sudah mempersiapkan sarana bagi bupati selaku inspektur upacara (Irup). Lantaran kondisi bupati seperti itu, posisi Irup tak lagi di tengah lapangan. Tujuannya, agar bupati tak perlu jauh-jauh berjalan ke tengah.

Irup diletakkan di peringgitan alun-alun. Di tempat yang baru saja selesai di rehab itu, ada podium yang sudah disiapkan untuk bupati. Tidak itu saja, untuk menuju podium tersebut sudah ada jalan khusus yang didesain sesuai kondisi kesehatan bupati saat ini. Jalan itu dilengkapi tempat pegangan tangan. Nah, begitu bupati lepas dari kruknya, dia bisa langsung memfungsikan pegangan itu menuju podium. Usai upacara, bupati langsung kembali ke pendapa. Sejumlah acara lanjutan yang berkaitan dengan peringatan HUT RI diwakilkan kepada Wabup Rachmad, termasuk penyerahan remisi di Rutan. (pri/aif)

Radar Banyuwangi 18 Agustus 2011  

Radar Banyuwangi

Read more
Read more
Similar to
Popular now
Just for you