Issuu on Google+

CMYK

SENIN 15 AGUSTUS

29

TAHUN 2011

Pedagang Kaki Lima Menolak Relokasi

CATATAN

Oleh: SAMSUDIN ADLAWI

Sang Penantang INI cerita tentang dua penantang di bulan Ramadan. Penantang pertama orangnya sangat idealis. Panggil saja namanya Fulan. Apa pun ilmu yang diperolehnya, dengan sekuat daya, selalu dia ejawantahkan dalam kehidupan sehari-hari. Contohnya, soal menolong sesama. Bagi Fulan, sesama itu tidaklah bermakna sempit, yakni orang-orang yang seagama. Melainkan sesama dalam arti yang lebih luas: sesama manusia, tidak pandang apa agamanya, etnisnya, warna bendera partainya, dan status sosialnya. Bahkan, lebih dari itu. Konteksnya sampai menjangkau semua makhluk Tuhan. Prinsip hidup itu sudah lama diimani Fulan. Maka, ketika ada imbauan para pemilik rumah makan agar memberi kelambu di depannya agar tidak tampak menyolok ketika ada orang makan di dalamnya, Fulan memilih tidak menggubris imbauan itu ■

Dapat Surat Teguran untuk Segera Pindah

 Baca Sang...Hal 39

PT. PLN (PERSERO) DITRIBUSI JAWA TIMUR UNIT PELAYANAN & JARINGAN BANYUWANGI KOTA

PEMADAMAN LISTRIK Sehubungan dengan adanya Pemeliharaan jaringan SUTM 20KV, dengan ini diberitahukan bahwa akan dilaksanakan pemadaman tenaga listrik sewaktu-waktu dilokasi saudara, pada: Hari : SENIN Tanggal : 15 Agustus 2011 Jam : 07.00 WIB s/d 14.00 WIB Daerah yang padam: Ds. Grogol, Ds Langsring, Ds Delik, Ds, Jambesari. Demi keamanan, bilamana pelanggan memanfaatkan Genset (Pembangkit sendiri), agar pembangkit tersebut terpisah dengan sistem jaringan PLN dan apabila kegiatan tersebut telah selesai, maka aliran tenaga listrik sewaktu-waktu akan dinyalakan kembali. Demikian disampaikan dan atas kegiatan tersebut diatas, kami mohon ma’af serta agar menjadikan maklum

ADA APA LAGI

Anak Penjaga Kebun Disambar Sepur KABAT - Nasib tragis menimpa Riska, 13. Bocah asal Linkungan Lorek, Kelurahan Gombengsari, Kecamatan Kalipuro, Banyuwangi ini tewas dengan kondisi mengenaskan setelah disambar sepur di sekitar lintasan kereta api (KA) di Dusun Kabat Mantren, Desa/Kecamatan Kabat pagi kemarin (14/8). Saat kejadian, korban tengah ikut Mispia, 39, ibu kandungnya yang bekerja sebagai penjaga bibit pohon sengon di sekitar Pasar Kabat Mantren. “Tempat pembenihan bibit pohon sengon itu lokasinya dekat dengan lintasan rel KA,” jelas Kapolsek Kabat AKP Bakin. Tragedi kecelakaan itu terjadi sekitar pukul 08.30. Seperti biasa, korban bermain sendirian di sekitar lintasan rel KA. Sedangkan ibunya, sibuk mengurus bibit pohon. “Korban memang bermain di sekitar rel tersebut setiap hari,” ujar Kapolsek Bakin ■

GALIH COKRO/RaBA

KONTES: Salah satu robot melaju pada lintasan di Aula Untag Banyuwangi kemarin.

Adu Cepat Puluhan Robot BANYUWANGI – Puluhan robot meramaikan kontes Robotika Line Tracer Analog 2011 di aula Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Banyuwangi kemarin (14/8). Peserta dari lomba tersebut berasal dari kalangan pelajar SMP, SMA, dan SMK. Sebanyak 83 tim pelajar bersaing untuk menjadi yang terbaik dalam lomba tersebut. Dari puluhan tim peserta tersebut, panitia membatasi setiap tim beranggota maksimal tiga orang. Mereka membuat robot mungil yang bisa melaju di jalur yang ditetapkan. Jalurnya tidak hanya lurus, tetapi juga

berkelok dan penuh liku. Siapa yang paling cepat dan tepat menuju sasaran, dialah robot yang paling hebat. Ketua Panitia kontes Robotika Line Tracer Analog 2011, Anggunusa Nilatama mengatakan, lomba tersebut diawali dengan materi pembekalan di SMK Pradana beberapa waktu lalu. Dari materi pembekalan awal itulah, panitia bisa menyeleksi siapa saja yang layak untuk menjadi peserta lomba robot tersebut. “Sebelumnya kita adakan pengenalan dulu,” ujar mahasiswa semester tiga itu ■  Baca Adu...Hal 39

SIBUK: Pekerja mengolah uburubur di dekat Pelabuhan Muncar kemarin. Mereka memisahkan bagian kaki dan kepala ubur-ubur tersebut.

 Baca Anak...Hal 39

PERIZINAN

BANYUWANGI – Para pedagang kaki lima (PKL) di sepanjang jalan A Yani Banyuwangi menolak untuk pindah. Mereka meminta agar relokasi PKL tidak dilakukan di bulan Ramadan. Koordinator PKL Jalan A Yani, Suroyo mengatakan, para PKL sepakat menolak sesuai dengan rapat yang berlangsung di kantor Kecamatan Banyuwangi beberapa bulan lalu. Dia juga mengakui, para PKL telah mendapat surat teguran bernomor 350/429.060.2011. Dijelaskan, surat tertanggal 10 Agustus 2011 itu menegaskan agar para PKL segera membongkar tempat mereka jualan di tepi jalan. Penyampaian surat itu, lanjut Suroyo, terkesan

GILANG GUPTA/RaBa

Kalau memang harus pindah, mbok ya jangan pas bulan puasa.” Suroyo PKL di Jalan A Yani

mendadak mengingat tidak ada pembicaraan terlebih dahulu ■

 Baca Pedagang...Hal 39

Warga Labanasem Warning Truk Batu KABAT – Aksi penutupan jalan untuk memprotes dump truk pengangkut batu semakin meluas. Pekan lalu, warga Dusun Bodean, Desa/Kecamatan Kabat, memblokade jalan kampungnya sehingga truk tidak bisa masuk tambang galian batu rejeng. Kali ini, giliran warga Desa Labanasem, Kecamatan Kabat yang melakukan

protes senada. Jika warga Dusun Bodean yang menutup jalan dengan memasang tumpukan batu, warga Desa Labanasem hanya membuat papan pengumuman di pertigaan Desa Pakistaji. Dalam pengumuman itu, warga melarang truk pengangkut batu lewat jalur tersebut ■  Baca Warga...Hal 39

ALI NURFATONI/RaBa

Panen Ubur-Ubur, Dikirim ke Korea MUNCAR – Meski dilanda paceklik ikan berkepanjangan lebih dari dua tahun, warga pesisir Muncar bisa sedikit bernapas lega. Sebab hampir dua pekan terakhir, para nelayan panen ubur-ubur yang bermunculan di perairan Muncar dan sekitarnya. Tidak tanggung-tanggung, nelayan bisa mendapatkan ubur-ubur tersebut hingga delapan ton sehari.

Dengan tangkapan sebanyak itu, banyak tenaga kerja yang bisa diserap. ‘’Ada sekitar dua ratus karyawan yang mengolah uburubur di sini. Itu lain dengan kuli pengangkut,’’ ujar Kholik, koordinator nelayan Muncar di lokasi pengolahan ubur-ubur kemarin (14/8). Menurut Kholik, pengolahan ubur-ubur tersebut membutuhkan proses beberapa hari. Awalnya,

mereka harus memisahkan antara kaki dan topinya. Setelah itu, baru dibekukan dengan adonan garam dan tawas. Setelah itu, mereka harus menunggu sampai beberapa hari agar ubur-ubur olahan bisa dikirim. ‘’Butuh empat hari untuk membekukan ubur-ubur, setelah itu bisa dikirim ke luar negeri,’’ jelas warga Desa Kedungrejo itu ■  Baca Panen...Hal 39

Tetembangan Geredoan Juara Pekan Seni Pelajar Jatim

Sempat Ragu, Tak Semua Personel Bisa Menari GALIH COKRO/RaBa

DIBIDIK SATPOL: Tower seluler di Jalan KH Agus Salim Banyuwangi kemarin.

Minta PLN Putus Pasokan BANYUWANGI – Langkah Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) segera membongkar enam tower tidak berizin, langsung mendapat dukungan DPRD Banyuwangi. Komisi I DPRD Banyuwangi malah minta pada PT PLN untuk segera memutus pasokan listrik pada 43 tower seluler yang belum berizin. Sebab dari 43 tower illegal tersebut, sebagian ditengarai masih beroperasi. Bila jaringan listriknya diputus, maka tower itu tidak akan bisa berfungsi. “Kita akan hearing (dengar pendapat) dengan pihak PLN untuk memutus jaringan listrik ke tower tersebut,” ujar Ketua Komisi I DPRD Banyuwangi, Made Bagus Sudarmaja ■  Baca Minta...Hal 39

http://www.radarbanyuwangi.co.id

Satu lagi kelompok anak muda yang mengharumkan nama Banyuwangi di tingkat provinsi. Kelompok pelajar SMAN 1 Banyuwangi berhasil meraih gelar juara Pekan Seni Pelajar (PSP) Jawa Timur yang dihelat di Probolinggo. GILANG GUPTA, Banyuwangi

GEREDOAN merupakan sebuah tradisi yang sampai masih dilestarikan diadakan di Desa Macan Putih, untuk memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW. Selain itu, deredoan juga merupakan ajang mencari jodoh bagi masyarakat setempat. Sisi yang kedua itulah, yang membuat tradisi tersebut

menjadi unik. Kesenian geredoan tersebut kemudian diaplikasikan lagi dalam bentuk lain untuk ditampilkan di ajang PSP Jatim. Tim yang terdiri dari lima pelajar itu menggabungan seni tari, musik, menyanyi, dan drama. Dan hasilnya, juara pertama dapat diraih oleh wakil Banyuwangi di ajang PSP Jawa Timur yang digelar pada 23 Juni 2011 itu. Tetembangan dengan tema geredoan tersebut menyisihkan penampilan kontingen dari kabupaten/kota lainnya. Terbukti, aplaus penonton memadati SMAN 4 Probolinggo, tempat digelarnya pekan seni pelajar tersebut. Tetembangan yang dibawakan Fahmi Candra, Divista Putri, dan Siska Ainur tersebut pada awalnya tidak serta merta langsung bisa dikuasai. Butuh perjuangan ekstra untuk menampilkan tetembangan dengan tema geredoan tersebut.

Nelayan Muncar panen ubur-ubur

Tak ada ikan, uburubur pun jadi

PKL di Jalan A Yani menolak relokasi

Mumpung belum digusur, kejar setoran Lebaran dulu

GALIH COKRO/RaBa

MUDA: Divista Putri, Fahmi Candra, dan Siska Ainur di Pendapa Kabupaten.

“Apalagi tidak semua dari kita memiliki basic menari,” kata Candra. Kesulitan menggabungkan tiga

unsur seni itu merupakan kendala yang besar ■  Baca Sempat...Hal 39

email: radarbwi@gmail.com/radarbwi@yahoo.com


30

Senin 15 Agustus 2011

CERMIN DIRI

Semoga Bukan Sirkuit Retorika SUDAH cukup lama publik Bumi Blambangan tak disuguhi berita maraknya aksi balap liar. Namun pada Sabtu dini hari kemarin (13/8) warga kembali dibuat gerak oleh aksi adu cepat naik motor di jalan umum tersebut. Kali ini, Polsek Muncar menggerebek para pembalap liar di jalan raya Desa Sumber Beras, Kecamatan Muncar, Sabtu pukul 02.00 dini hari kemarin. Petugas berhasil mengamankan dua tersangka yang terlibat balap liar yang disertai perjudian tersebut. Tersangka adalah dua orang pemuda asal Kecamatan Purwoharjo. Satu orang bertindak sebagai kasir, satu lagi berperan sebagai mekanik motor balap. Dalam penggerebekan tersebut, polisi juga menyita sejumlah kendaraan di lokasi kejadian. Kendaraan yang diamankan ada enam unit. Dua di antaranya tidak dilengkapi nomor polisi (nopol), yakni Suzuki Satria dan Yamaha Vega R. Empat motor lain masih dilengkapi nopol, yaitu dua Suzuki Satria bernopol P 4478 YK dan DK 7579 EH, Yamaha Jupiter MX bernopol P 4542 YR, dan Yamaha Mio DK 8113 BK. Selain sejumlah kendaraan tersebut, polisi juga menyita uang tunai Rp 300 ribu, tiga buah ponsel, dan sebelas unit peralatan bengkel. Sebuah tas punggung milik tersangka juga diamankan. Mereka beradu cepat dengan kuda besi melalui trek lurus sejauh 300 meter. Meski begitu, aksi tersebut sangat membahayakan keselamatan sang pembalap. Penonton aksi balap liar yang disertai judi itu juga tak kalah riskan. Karena jalur tersebut tidak dilengkapi pembatas yang mampu melindungi penonton. Yang lebih penting lagi, aksi tersebut sangat membahayakan para pemakai jalan. Warga yang tak berdosa bisa ikut terancam keselamatannya. Karena problem balap liar ini harus segera direduksi dan bila perlu diarahkan hingga berbuah prestasi. Untuk mencapai hal tersebut, membangun sebuah sirkuit balap adalah harga mati. Namun setelah sekian lama ditunggu, belum ada perkembangan yang signifikan terkait rencana keberadaan sirkuit balap di Bumi Blambangan. Akankah sirkuit balap itu hanya jadi retorika belaka. Kita tunggu saja, semoga solusi ini tetap bisa terwujud. (*)

Guru Asing Menyimak hingga Tuntas Peserta Road Show Jurnalistik Membeludak SINGOJURUH – Suasana puasa tak menghalangi minat siswa SMAN Darussholah Singojuruh untuk mengikuti road show Jurnalistik. Sebanyak 166 siswa sekolah itu mengikuti pelatihan yang digeber di aula eks UPTD Pendidikan Kecamatan Singojuruh Sabtu kemarin (13/8). Ratusan siswa tersebut mengikuti rangkaian acara hingga tuntas. Tidak ketinggalan, Cody Snow, salah satu guru asing yang bertugas di sekolah itu ikut menghadiri diklat jurnalistik tersebut. Bahkan, guru mata pelajaran Bahasa Inggris asal Amerika Serikat itu terus menyimak materi pelatihan hingga tuntas. Kepala SMAN Darussholah, Yaseni mengatakan, acara diklat kerja bersama Radar Banyuwangi (RaBa) sudah pernah dilakukan sebelumnya. Tahun lalu, peserta road show jurnalistik hanya 40 siswa. ‘’Tahun ini pesertanya mencapai 166 siswa. Ini akan jadi agenda rutin di sekolah kami setiap tahun,’’ ujarnya. Yaseni mengatakan, kegiatan pelatihan jurnalistik ini merupakan kegiatan positif. Sebagai tindak lanjut, dia ingin siswa peserta diklat bisa lebih memanfaatkan fasilitas majalah dinding (madding) yang sudah ada. ‘’Selama ini pemanfaatannya masih kurang. Setelah ini, harus ada inspirasi dan langkah untuk menggiatkan mading,’’ tegasnya.

GERDA SUKARNO/RaBa

GURU BAHASA INGGRIS: Cody Snow didampingi layouter RaBa ikut memberikan komentar seputar teknik me-layout koran.

Sementara itu, acara pelatihan jurnalistik tersebut juga mengundang perhatian Camat Singojuruh, Nanik Machrufi SP MSi. Secara khusus, Camat

Nanik sempat memberikan dorongan moral kepada para siswa SMAN Darussholah. ‘’Jurnalisme memiliki arti yang sangat besar. Dengan belajar jur-

nalistik, saya harap siswa bisa lebih berani mengungkapkan ide dan pendapat melalui redaksi yang dibuat,’’ ujarnya saat menutup diklat siang itu. (bay) ADVERTORIAL

Safari Ramadan Bersama PT Indo Multi Niaga Undang Warga, Buka Bersama di Pondok Pesantren Miftahul Hidayah

FOTO-FOTO: ABDUL AZIZ

LESEHAN: Suasana Safari Ramadan di serambi Masjid Al Huda, lingkungan PP. Miftahul Hidayah.

SAMBUTAN: Kades Sumbermulyo, Kecamatan Pesanggaran, Subali, saat memberi kata sambutan.

HIKMAH RAMADAN: KH. Affandi menyampikan ceramah agama dan akan ditayangkan di JTV Banyuwangi.

PESANGGARAN - Bulan suci Ramadan dimanfaatkan oleh PT.Indo Multi Niaga (IMN) untuk terus meningkatkan tali silaturahmi dengan masyarakat Banyuwangi, khususnya dengan warga Kecamatan Siliragung dan Pesanggaran. Sabtu kemarin (13/8), bekerjasama dengan JTV Banyuwangi dan Radar Genteng, PT IMN menggelar safari Ramadan. Kegiatan ini ditempatkan di Pondok Pesantren Miftahul Hidayah Desa Sumbermulyo, Kecamatan Pesanggaran asuhan KH. Zuhri, KH., Affandi dan KH. Sarban Sayyudi. Kegiatan yang dimulai sejak pukul 16.00 tersebut dipusatkan di serambi Masjid Al Huda dan dihadiri ratusan warga sekitar baik muslimin maupun muslimat. Hadir juga Kepala Desa Sumbermulyo Subali Dalam kesempatan tersebut, Kades Sumbermulyo, Subali, menyambut baik kegiatan safari Ramadan yang dilakukan oleh PT IMN bekerjasama dengan JTV Banyuwangi dan Radar Genteng, tersebut. Sebagai kades, pihaknya juga merasa senang karena menjadi salah satu lokasi yang ditempati safari Ramadan. ‘’Un-

tuk itu saya mengucapkan banyak terimakasih kepada PT IMN., JTV Banyuwangi dan Radar Genteng,” ujar Kades Subali. Hal sama juga disampaikan Supervisor dari PT IMN., Musmin. Dia mengatakan, bahwa sebagai bagian dari masyarakat pesanggaran, PT IMN sudah selayaknya terus meningkat kan silaturrahmi dengan warga sekitar. Dalam kesempatan tersebut, Musmin juga menyebutkan bahwa selama ini PT IMN sudah menjalankan program untuk masyarakat Banyuwangi khususnya Pesanggaran dan Siliragung. Berbagai program yang dijalankan melalui Community Development (Comdev) tersebut meliputi pendidikan, ekonomi serta pemberdayaan masyarakat. Program ini, lanjut Musmin, sudah berlangsung selama beberapa tahun dan sampai sekarang masih terus berjalan. ‘’Nah, dalam kesempatan ini pula, kami ingin minta masukan dari bapak dan ibu sekalian, agar program ini ke depan tetap berjalan secara lebih baik lagi,” harapnya. Sementara itu, kegiatan safari Ramadan diisi ceramah agama oleh KH. Affandi. Dalam ceramahnya, Kiai Affandi mengajak umat Islam untuk terus meningkatkan amal ibadah di bulan puasa. Selain itu, Kiai Affandi juga menjelaskan bahwa safari Ramadan juga sesuai dengan pe-

rintah Rasulullah Muhammad SAW. ‘’Apalagi dengan memberi buka puasa kepada masyarakat seperti sekarang ini,” ujarnya. Kiai Affandi juga menjelaskan, bahwa bulan Ramadan juga berarti hijrah. Yaitu berpindah dari perbuatan sebelumnya yang kurang baik menjadi baik. ‘’Yang juga tidak

kalah pentingnya, di bulan suci Ramadan ini marilah kita selalu memperbanyak membaca Alquran,” pungkasnya. Sekadar tahu, kegiatan safari Ramadan diakhiri dengan buka puasa bersama dengan masyarakat lalu dilanjutkan dengan salat magrib berjamaah. (azi/adv/aif)

USAI ACARA: Kabiro Radar Genteng Abdul Aziz (tiga dari kiri) foto bersama dengan jajaran pengurus PP. Miftahul Hidayah, PT IMN dan kru JTV.

BUKA: Kru JTV Banyuwangi dan Radar Genteng berbuka bersama di dalem pengasuh PP Mitahul Hidayah.

SILATURRAHIM: Supervisor Comdev PT IMN Musmin juga memberi kata sambutannya mewakili perusahaan. DENGAR PENGAJIAN: Para ibu-ibu warga sekitar pesantren juga ikut menghadiri safari Ramadan di PP Miftahul Hidayah.

BERBAGI: Ibu-ibu sesaat menjelang buka puasa.

Pemimpin Redaksi: Elly Irwan Suryanto. Redaktur Pelaksana: Rahman Bayu Saksono. Redaktur: Syaifuddin Mahmud, Ali Sodiqin. Staf Redaksi: AF Ichsan Rasyid, Agus Baihaqi, Abdul Aziz, Niklaas Andries, Ali Nurfatoni (Banyuwangi), Edy Supriyono, Sigit Hariyadi (Situbondo). Fotografer: Galih Cokro Buwono. Editor Bahasa: Minhajul Qowim. Lay Out/Grafis: Khoirul Muklis, Cahya Heriyanto, Mohammad Isnaeni Wardan Iklan: Sidrotul Muntaha, Tomy Sila, Yusroh Abdillah. Administrasi Iklan: Yetty Maya Purwosari. Desain Iklan: RodyaYuliani. Keuangan: Citra Puji Rahayu. Kasir: Anissa Windyah Sari. Pemasaran/Event: Gerda Sukarno Prayudha, Iwan Setiono, Benny Siswanto, Samsuri (Situbondo). Penerbit: MENDORONG PERUBAHAN DAN PEMBARUAN PT Banyuwangi Intermedia Pers. SIUPP:1538/SK/Menpen/SIUPP/1999. Direktur: Samsudin Adlawi. General Manager: A. Choliq Baya. Alamat Redaksi/Iklan: Jl.Yos Sudarso 89 C Banyuwangi,Telp: (0333) 412224-416647 Fax Redaksi: 0333416647, Fax Iklan/Pemasaran: (0333) 415153, Biro Genteng: Jalan Raya Jember nomor 47 Genteng, Telp : (0333) 845860. Biro Situbondo: Jl. Wijaya Kusuma No. 60 Situbondo, Telp : (0338) 671982. Email: radarbwi@jawapos.co.id, radarbwi@yahoo.com, radarbwi@gmail.com. Rekening: Giro Bank Mandiri Nomor Rekening 1430002019030. Surabaya: Yamin Hamid, Graha Pena Lt .15, Jl Ahmad Yani 88 Telp. (031) 8202259 Fax. (031) 8295473. Jakarta: Gunawan, Jl Raya Kebayoran Lama 17, Telp (021) 5349311-5, Fax. (021) 5349207. Tarif Iklan Display: hitam putih Rp 18.000/mmk, berwarna depan Rp 30.000/mmk, berwarna belakang Rp 27.500/mmk, Iklan Baris Umum: Rp. 30.000/baris, Lowongan: Rp 45.000/baris, Sosial: Rp 12.000/mmk. Percetakan: Temprina Media Grafika, Jl Imam Bonjol 129 Jember Telp (0331) 320300.  Wartawan Radar Banyuwangi dilarang menerima uang maupun barang dari sumber berita.

 Wartawan Radar Banyuwangi dibekali dengan kartu pers yang dikenakan selama bertugas.



Materi iklan/advertorial di luar tanggung jawab Radar Banyuwangi


cmyk

31

Senin 15 Agustus 2011

Korban Tenggelam Belum Ketemu

ADA APA LAGI

Dua Hari, Tim SAR Sisir Pantai Pulau Merah

ALI NURFATONI/RaBa

KREATIF: Motor skuter dirakit beroda lima melintas di Jalan Raya Jember Desa Sraten, Kecamatan Cluring kemarin.

Skuter Modifikasi Grandong CLURING–Kendaraan rakitan semakin marak di Banyuwangi. Tak hanya mobil rakitan yang biasa disebut grandong, yang berseliweran di jalan raya. Tetapi kini sepeda motor pun dirakit menjadi kendaraan angkutan barang yang fungsional. Seperti skuter Vespa ini. Pemiliknya sengaja memodifikasinya menjadi kendaraan angkutan barang. Tidak hanya dilengkapi empat roda, tetapi malah lima roda sekaligus. Dengan begitu, motor yang tadinya hanya bisa membonceng satu orang, kini bisa ditambah angkutan buah krai. (ton/irw)

INFRASTRUKTUR

PESANGGARAN-Tubuh Huda Hidayat, 19, korban tenggelam di Pantai Pulau Merah, Desa Sumberagung, Kecamatan Pesanggaran, belum ditemukan hingga kemarin (14/8). Padahal, upaya pencarian sejak dua hari lalu (13/8) terus dilakukan oleh tim search and rescue (SAR) gabungan TNI AL, Pol Air, dan Polsek Pesanggaran. Penyisiran terus dilakukan petugas gabungan di sepanjang pantai selatan itu. Namun, belum ada tanda-tanda keberadaan tubuh warga Dusun Sidomulyo, Desa Sumberejo, Kecamatan Ambulu, Kabupaten Jember itu.

Kapolsek Pesanggaran AKP Supriyadi melalui Kasi Humas Aiptu Lipur mengakui, upaya pencarian terhadap tubuh Huda terus dilakukan secara maksimal. Bahkan untuk kepentingan tersebut, petugas membentuk tim pencari yang terdiri dari gabungan TNI AL, Polisi Air, dan Polsek Pesanggaran. “Tim SAR gabungan mulai kemarin (dua hari lalu, Red) terus melakukan upaya pencarian,” katanya kepada RaBa, kemarin. Hanya saja, lanjut Lipur, memasuki hari kedua dan ketiga, pencarian tidak lagi dilakukan lewat pantauan udara. Bantuan pesawat helikopter milik PT Indo Multi Niga (IMN) su-

dah dihentikan. Sebab, berdasarkan pantauan udara selama seharian tidak ditemukan tubuh Huda. “Jadi, sekarang yang dilakukan hanya penyisiran ke pantai-pantai oleh tim SAR,” terangnya. Memasuki hari ketiga kemarin, untuk sementara petugas gabungan menghentikan penyisiran ke tepi dan tengah laut. Sebab, sejak kemarin pagi, ombak kurang bersahabat. “Ombaknya sangat besar, sehingga tidak mungkin dilakukan penyisiran, Namun, kami semua tetap siaga di tepi pantai,” timpal Kepala Pol Air Pancer Gde Eka kepada RaBa, kemarin. Seperti diberitakan sebelumnya, dua wisatawan, Adrianus, 17, dan Huda Hidayat,

19, warga Dusun Sidomulyo, Desa Sumberejo, Kecamatan Ambulu, Jember, mandi di Pantai Pulau Merah. Keduanya sempat tersapu ombak, lalu tenggelam di laut. Mereka terseret arus palung, yang selama ini memang sering memakan korban di lokasi teluk atau palung Pulau Merah. Adrianus bernasib mujur, karena bisa berenang dan diselamatkan Rajimin, seorang penjaga pantai. Mahasiswa Stikes Banyuwangi itu berhasil dievakuasi ke tepi pantai dalam kondisi lemas. Sedangkan, Huda tidak terlihat lagi. Meski sudah disisir dari udara dengan pesawat helikopter milik IMN, perusahaan eksplorasi tambang emas di Pulau Merah, keberadaan Huda tetap tak terpantau. (azi/irw)

MELANGGAR JALUR LARANGAN: Kendaraan besar, seperti bus dan truk, masih sering melintas di jalan tengah Pasar Rogojampi.

FOTO-FOTO: ALI NURFATONI/RaBa

Nekat Menerobos Jalur Larangan Tengah Kota

ABDUL AZIZ/RaBa

DIASPAL: Jalan berlubang di Desa Sumbermulyo, Pesanggaran mulai diperbaiki, kemarin.

Jalan Pesanggaran Diperbaiki

ROGOJAMPI - Meski sudah dilakukan operasi penertiban lalu-lintas oleh Satuan Lalu-Lintas (Satlantas) Polres Banyuwangi, tapi tertib berkendara masih sulit ditaati. Terutama, oleh kendaraan besar semacam truk dan bus angkutan umum. Jalur kota yang semestinya benar-benar tertib lalu-lintas, ternyata banyak pengendara yang melanggar. Seperti yang sering tampak di jalan raya Pasar Rogojampi. Sejumlah kendaraan besar tetap menerobos jalur utama di Kecamatan Rogojampi tersebut. Padahal, jelas-jelas dipasang tanda larangan masuk untuk bus, truk, dan angkutan muatan penum-

PESANGGARAN-Warga Pesanggaran kini punya harapan baru. Karena, jalan rusak dan berlubang yang selama ini mengganggu perjalanan warga, mulai diperbaiki. Seperti yang terlihat di jalan berlubang Desa Sumbermulyo, Kecamatan Pesanggaran. Sejak beberapa hari lalu, jalan rusak parah tersebut mulai diperbaiki. Rencananya, perbaikan jalan itu juga akan merambah ke beberapa lokasi lain di Kecamatan Pesanggaran. “Saya kebetulan dapat garapan di sini, tapi jalan-jalan lain (di Pesanggaran) sekarang juga sama-sama sedang diperbaiki,” ungkap Samsul, mandor proyek yang mengerjakan perbaikan jalan tersebut, kemarin siang. (azi/irw) ADVERTORIAL

LAROS ECo Peduli Kaum Dhuafa BANYUWANGI–Memasuki pertengahan bulan suci Ramadan 1432 H, LAROS Entrepreneur Community (LAROS ECo) mengadakan kegiatan bakti sosial bagi-bagi sembako kepada kaum duafa. Dalam acara tersebut, LAROS Eco menggandeng RV Accessories, yang ada di Jalan Kolonel Sugiono Kelurahan Kertosari. Kemarin, ratusan kaum dhuafa dan fakir miskin yang ada di pinggir-pinggir jalan di Kota Banyuwangi menerima paket sembako. Ke giatan itu merupakan bentuk komitmen komunitas pengusaha Banyuwangi untuk menyambung silaturahmi, ikut peduli, dan membagi kebersamaan dengan masyarakat. Sekaligus bisa ikut membantu meringankan beban kaum dhuafa dalam menghadapi bulan suci Ramadan dan hari raya Idul Fitri. Toto Sulistiyo, ketua komunitas LAROS ECo mengatakan, pembagian sembako itu merupakan bentuk kepedulian kepada lingkungan sekitar. “Kami sadar bahwa keberadaan kami di sini

THOMY SILA/RaBa

FOTO BARENG: Anggota komunitas LAROS ECo berkumpul di RV Cell sebelum bagi-bagi sembako.

tidak bisa lepas dari lingkungan ini,” ujarnya kemarin. Menurut Toto, menjaga kebersamaan dan rasa berbagi pada kaum yang kurang mampu itu penting. Pihaknya ingin ikut meringankan

beban kaum dhuafa dengan cara membagi 200 paket sembako. “Acara sosial ini juga bisa memperkenalkan komunitas LAROS ECo kepada masyarakat Banyuwangi, karena baru tiga bulan

terbentuk,” imbuhnya. Toto berharap, komunitas itu bisa menjadi inspirasi bagi orang lain. “Agar mengingatkan orang untuk lebih suka jadi wirausaha ketimbang pengawai,” pungkasnya. (ikl/irw)

pang umum (MPU). Namun, anehnya masih banyak kendaraan besar yang nyelonong di jalan yang padat itu. Terutama, dari arah selatan ke utara. Padahal, di simpang empat sebelah utara Pasar Rogojampi ada pos satlantas. Kendaraan mokong itu makin banyak terlihat pada sore hari. Sebab, di saat-saat demikian di pos satlantas sering tidak ada petugas jaga. Tak ayal, bus dan truk bebas melintas di jalan padat tersebut. Jangan heran bila arus lalu-lintas sering terganggu dan mengalami kemacetan. Ditambah hilir mudik orang yang ngabuburit. Bagaimana ini? Kapan ditertibkan? (ton/irw)


32

PENDIDIKAN

Stikes Gembleng Mahasiswa dengan EQ BANYUWANGI – Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (Stikes) Banyuwangi menggembleng mahasiswa barunya dengan Pondok Ramadan. Selama empat pekan, mereka akan dibekali ilmu kecerdasan emosi, Emotional Question (EQ). Ketua Stikes Banyuwangi H. Soekardjo mengatakan, EQ memegang peranan penting dalam kesuksesan seseorang, bahkan jauh lebih tinggi dari IQ. Namun faktor ini belakangan kurang diperhatikan. Padahal lingkungan tempat bersosialisasi adalah salah satu bentuk pembinaan EQ. Belakangan ini bahkan tidak hanya anak-anak yang kecerdasan emosinya kurang terbina dengan baik, tapi juga orang dewasa. Berbagai latar belakang muncul pada masalah pengelolaan EQ orang dewasa. Misalnya banyaknya masalah yang harus dihadapi. “Untuk itulah Pondok Ramadan In

ISTIMEWA

KAJIAN: Ketua Stikes H. Soekardjo dan narasumber beserta mahasiswa Stikes dalam acara Ramadan In Campus.

Campus ini kami selenggarakan. Sebab, selama menuntut ilmu di Stikes nanti diperlukan perilaku yang stabil dan disiplin,” kata Soekardjo. Seperti tahun-tahun sebel-

umnya, Ramadan In Campus (RIC) yang diadakan di Kampus tiga Stikes Banyuwangi itu diisi dengan berbagai acara keagamaan. Misalnya Buka puasa bersama, salat tarawih,

ceramah ilmiah, kajian fajar, dan musabaqoh. Serta kegiatan khusus yang meliputi ruqyah syariyah, hijamah (bekam), pemutaran film Islami, dan sahur bersama. (ikl/als)

Senin 15 Agustus 2011

Direktur Desy Education Raih Penghargaan dari Mendiknas Juga Diundang Presiden SBY untuk Hadiri Peringatan Proklamasi BANYUWANGI – Pengakuan atas prestasi Desy Education dalam mengembangkan lembaga Pendidikan Bahasa Inggris terus mendapat apresiasi. Kali ini, Desy Education mewakili Jawa Timur meraih juara terbaik di bidang Bahasa Inggris, kategori LKP, non Vokasional dengan skala nasional dan internasional. Sebuah prestasi paling bergengsi yang pernah diraih oleh Desy Education. Sebagai imbalannya meriah prestasi kinclong, Direktur Desy Education Handoyo Saputro M. MPd mendapat undangan bergensi dari Mendiknas ke Istana Presiden untuk menghadiri berbagai acara. Selama tiga hari, mulai tanggal 15-18 Agustus 2011, Handoyo undangan beberapa undangan. Yaitu undangan dari Mendiknas RI sekaligus menerima penghargaan se-

DOK.RaBa

Handoyo Saputro

bagai kursus terbaik tingkat nasional tahun 2011. Tidak itu saja, tanggal 17 Agustus 2011,

Handoyo mendapat undangan untuk hadir di Upacara HUT RI di Istana Merdeka. Keesokan harinya, Handoyo menghadiri undangan ramah tamah dengan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Prestasi membanggakan yang diraih Desy Education tidak mudah. Berbagai penghargaan sudah pernah diterimanya. Bahkan, tropi serta dana pembinaan dari Mendiknas untuk studi banding ke Australia juga sudah dikantongi. “Saya hanya bisa berkata syukur alhamdulillah. Mudah-mudahan perjuangan Desy Education dalam mengembangkan sumber daya manusia dalam bidang bahasa Inggris terus maju. Oleh karena itu, kami mohon dukungannya,” kata Handoyo kemarin. (ikl/als)

>MITSUBISHI< DIJUAL PU L300 TH 2004 PJK KIR BARU, HARGA 75JT CEPAT DAPAT. HUB 08179678080

>TOYOTA< KIJANG INOVA G TAHUN 2007 BENSIN, LIGHT GREEN BRG ISTW HARGA NEGO HUB. 08179622454 TARIF IKLAN B.O.T Rp. 75.000, 2x muat, Rp. 125.000, 6x muat, Rp. 180.000, 10x muat. Maksimal dua baris. Hubungi: Radar Banyuwangi Jalan Yos Sudarso 89-C Banyuwangi Telp./Fax. (0333) 412224/415153

(06-17/08)

(06-17/08)

> BWI: DIJUAL Rumah SHM. Lt. 178 M2. Klatak Kalipuro Bwi Harga 150jt Nego. Hub. PT. BPR Wilis Putra Utama BWI (0333) 424044

> BWI: DIJUAL rumah SHM. Lt. 84 M2. Perum GGM II No. 7 RT ¼ Klatak Kalipuro Harga 50jt Nego. Hub. PT. BPR Wilis Putra Utama BWI (0333) 424044

(13-20/08)

(09-16/08)

> BWI: DIJUAL Daihatsu Gren Max (pickup) S40IRP TMREJJ HC biru mtl th 2008 hrg 72,5 jt nego brg istw, Bisa cash/kredit hub (0333) 631526 – 635176 , 0811351148

> BWI: DIJUAL Avanza 1500ccTh 2008 Hitam KM Sedikit, Xenia Li Sporty 2008 Aqua Blue Jrg Pkai Dijual Salah Satu. An Sdr Tgn 1,Sgt Istw. 081336528447-085649767535

(13-20/08)

(13-20/08)

> BWI: DIJUAL mts kuda VB5W GLS th 2001 merah tua mtl hrg 83,5 jt nego brg istw, Bisa cash/kredit hub (0333) 631526 – 635176 , 0811351148

> BWI: DIJUAL Toyota Avanza 1.3G F60IRM GMMF JJ th 2010 hitam mtl hrg 147,5 jt nego brg istw Bisa , Kash/kredit hub (0333) 631526 – 635176 , 0811351148

(13-20/08)

(13-20/08)

> BWI: DIJUAL Toyota kijang Innova diesel th 2006 silver gren hrg 152,5 jt nego brg istw , Bisa cash/kredit hub (0333) 631526 – 635176, 0811351148

> BWI: DIJUAL Suzuki Carry Th 2000 biru mtl hrg 48,5 jt nego brg istw , Bisa cash/kredit hub (0333) 631526 – 635176, 0811351148

(03-17/08)

(29/07-12/08)

> BWI: BARU! Isuzu Elf 125ps Makin Dissuka Paket DO 10Jt-an, Angs 6,1Jt Proses Cepat, Mudah & Pasti Untung Hubungi FAHMI 081-336345678

> BWI: ISUZU Panther LS, Lebaran Ready Stock Dp Mulai 120%, Bunga Murah Proses Cepat Tanpa Survey Hubungi Sekarang Jga. Fahmi 081 336345678 Dijamin Murah & Puas


37

Senin 15 Agustus 2011

Pengurus Persewangi Ngemis APBD ngi sudah mengirimkan surat resmi ke eksekutif dan legislatif agar dibantu untuk mendapat kucuran dana. Total anggaran BANYUWANGI – Keperca- yang diminta lumayan besar. yaan diri pengurus teras Per- Persewangi mengajukan bansewangi agar tim kebanggaan tuan pendanaan Rp 4 miliar masyarakat Banyuwangi bisa kepada pemerintah kabupaten. Pengajuan dana itu dibenartampil di kompetisi profesional cukup tinggi. Selain kan oleh ketua Persewangi Nanang Nur Ahterus mempersiapmadi saat dikonkan pengurusan firmasi koran ini badan hukum tim beberapa waktu berjuluk Laskar lalu. Dia mengaku Blambangan tersesudah berkonsulbut, pengurus pun tasi kepada KONI diam-diam mulai dan bertemu demenggali sumber ngan sekretaris pendanaan untuk daerah, dan mengimengikuti kompetisi rimkan surat dukumusim mendatang. DOK/RaBa Namun, bukan Nanang Nur Ahmadi ngan kepada fraksifraksi di DPRD. pihak investor Nanang beralasan, bantuan maupun kalangan pengusaha yang dirangkul oleh pengurus APBD untuk Persewangi Persewangi pimpinan Nanang masih dimungkinkan. Sebab, Nur Ahmadi. Diam-diam, pe- larangan penggunaan APBD tinggi Persewangi sudah me- lewat Permendagri baru efektif lakukan lobi intensif ke KONI berlaku pada tahun 2012 Banyuwangi, eksekutif, hingga mendatang. “Jadi, kita masih legislatif. Targetnya, Persewa- punya peluang untuk mengi diharapkan dapat menda- nerima bantuan dari APBD,” pat kucuran dana dari APBD katanya. Dihubungi terpisah, Ketua 2011 lewat pengajuan perubahan anggaran keuangan (PAK). KONI dan juga Wakil Bupati Tidak main-main, Persewa- Banyuwangi Yusuf Widyatmo-

Untuk Tampil di Kompetisi Level II

ko membenarkan adanya konsultasi dari Persewangi terkait persoalan pendanaan. Lalu, bagaimana sikap KONI?. “Kita serahkan semuanya kepada bupati,” ujarnya. Namun, pengajuan dana dari Persewangi itu, rupanya disoal sejumlah fraksi di DPRD. Di antaranya Julies Setyo Puji Rahayu yang mempertanyakan cara yang dipakai pengurus Persewangi untuk meminta bantuan dana. “Mereka harus belajar dulu tata cara berorganisasi,” sergah anggota Fraksi Partai Golkar itu. Julies menyebut, seharusnya bukan Persewangi yang mengajukan dana. Bila itu menyangkut APBD, seharusnya PSSI yang mengajukan. Nyatanya, saat ini kepengurusan PSSI belum definitif alias masih dipegang oleh pejabat sementara. Sebab, kelak aliran dana masuknya ke rekening PSSI. Alhasil Julies pun belum berani bersikap atas pemintaan yang diajukan kepada fraksinya tersebut. “Bila diloloskan memang beresiko. Tidak hanya eksekutif, tetapi legislatifnya juga rawan kena masalah hukum di kemudian hari,” sergahnya. (nic/als)

GALIH COKRO/RaBa

MASIH MINTA UANG RAKYAT: Gelandang Persewangi Rony Nurdiansah usai mencetak gol ke gawang Persewon Wondama dalam kompetisi Divisi I musim lalu. Pengurus Persewangi masih berusaha mendapatkan kucuran dana dari APBD melalui PAK 2011.

ADVERTORIAL PENDIDIKAN

RSUD Genteng Apel Gerakan Green and Clean GENTENG - Gerakan Banyuwangi Green and Clean yang dicanangkan Bupati Banyuwangi H. Abdullah Azwar Anas, M. Si. beberapa waktu lalu terus ditindaklanjuti oleh jajaran di bawahnya. Lusa kemarin (13/08) Direktur RSUD Genteng, dr. H. Nanang Sugianto, MMRS., memimpin apel launching Green and Clean di halaman RSUD Genteng. Kegiatan itu diikuti oleh semua karyawan dan karyawati rumah sakit milik pemerintah tersebut. Dalam apel tersebut, secara simbolis juga dilakukan penyerahan bunga dari Kabag TU H. Johni Hariyanto, S.Pd kepada

Direktur RSUD Genteng Nanang Sugianto. Selain itu, secara simbolis pula juga diserahkan bunga dari Direktur RSUD Genteng, dr.H. Nanang Sugianto MMRS., kepada perwakilan karyawan untuk ditanam dan dirawat sendiri di ruangannya masing-masing. ‘’Istilahnya one man one tree atau gerakan satu orang satu pohon sesuai arahan dari bapak bupati,” kata Direktur RSUD Genteng Nanang Sugianto. Nanang menuturkan, dalam apel launching greean and clean lusa kemarin, terkumpul 500 pot plus bunga dan 150 pohon palem ekor tupai. ‘’Semuanya sudah ditanam di halaman depan rumah sakit sampai ke belakang,” sebutnya. Nanang menyebutkan, secara periodik pihaknya selaku direktur RSUD Genteng akan

BANYUWANGI

SITUBONDO

Terkumpul 500 Pot dan Bunga, Serta 150 Pohon Palem Ekor Tupai

ABDUL AZIS/RaBa

KOMPAK: Seluruh karyawan dan karyawati RSUD Genteng mengikuti apel Green and Clean.

ONE MAN ONE TREE: Direktur RSUD Genteng dr. H. Nanang Sugianto, MMRS menyerahkan kepada perwakilan karyawan.

terus memantau jalannya gerakan green and clean di wilayah tugasnya tersebut. Bahkan dokter berpenampilan sederhana itu akan melakukan pe-

nilaian terhadap masing-masing ruangan. ‘’Bagi yang nilainya baik, akan ada reward. Begitu juga sebaliknya,” pungkasnya. (azi/adv)

ABDUL AZIS/RaBa

SIMBOLIS: Kabag TU H. Johni Hariyanto ANK S.Pd menyerahkan bunga kepada Direktur RSUD dr. H. Nanang Sugianto, MMRS.

ABDUL AZIS/RaBa

SITUBONDO

SITUBONDO

•TANAH 8000M2•

•RUMAH KOS-KOSAN•

•DAIHATSU•

•TANAH - MOBIL•

DIJUAL Tanah 8.000m2 Di Olehsari, SHM, Tepi Jalan Aspal, Hrg 400Jt NEGO. Hub: 087755723445

DJL Cpt BU, Dbwh Hrg Psar! Rmh Kos-2an 11Kmr, LT 374M2, Lb 196M2, SHM, Jl Brnts 45 Dkt UNEJ H 475Jt Hub: 081336237001

DJL Charade Cx 87,Wrn Silver Kond Bgs (DK) Hub 085232120359 Hrg 23Jt NEGO

DJL Tanah SHM L 271M2 Jl Melati VI/9, 90Jt/Rmh+Toko GPM A14, Panther 91, 43Jt, Trm Carter Avanza;08123463642

•DIJUAL CEPAT•

JEMBER

LOKASI Wisata Pantai Di Desa Ketapang Bwi Dg Fasilitas Rumah Tinggal, Rmh Walet & Restaurant Hub: 08179678080

•JUAL/KONTRAK•

•SAWAH•

DJL /Kontrak Rmh BTN Mastrip DD/17 Jember Ada Garansi 5Kt +1Km Dkt UNEJ Hub 08155209191 Tanpa Perantara

DJUAL Sawah Dlm Kota, SHM 1Ha 400Jt Nego Hub: (0333)424368

•READY STOCK• NEW Jazz MMC, CRV, Freed DP 10Jt + Lucky Dip All Color. Ready Stock Info 082131080096

•GENTENG BETON• PERUSBumi Indah Jl Semeru No 111 Stbd Telp. (0338) 671950 JUAL MURAH

BANYUWANGI

•COUNTER HP•

BANYUWANGI

•TOYOTA•

GEBYAR Hadiah Bulanan DAMAI MMC Dapatkan Hadiah Menarik Setiap Pembelian HP & Accesoris Yg Diundi Tiap Bln.

•TANAH DIJUAL•

•OPER KONTRAK•

BANYUWANGI

LUAS 2480M2 Lokasi Pakis Jalio, SHM, Berminat Serius Hub: 0877-55723445

RUMAH 3Kmtdr, 3 Km Mnd, Perum Graha Blambangan Blok A6 Hub:08122114228

DIJUAL Phanter Grand Royal’96 Biru, Plat L. Kijang Inova E Bensin '06 Silver Plat DK Hub. 085648819475

•SAWAH•

•PROPERTY•

DJUAL Sawah Dlm Kota, SHM, 4500M2, Dpn Perumahan 170Jt Nego Hub: 081346293265

PERUMAHAN Brawijaya Asri Blok B-5.Jl Kerta negara Bwi. Tipe 36/216 Renovasi. Hub 08123254317

•TANAH L 250M2• JUALTnh L 250M2 Lok Karetan Purwoharjo L 3730M2 Lok Tegalsari L 195M, Lok Karetan Purwoharjo Hub: Moh Saidi 082140677155

•TANAH KAPLING• DJL 2 Tnh Kapling Gandeng SHM, L. 10x40M2, Hrg NEGO. Dan1 Tnh Kapling.Lok Pinggir Jln L. 10x20 M2 Harga NEGO, SHM, Cck u/ Investasi, lok.JL.Sutawijaya (Dpn Prm Istana Brawijaya). TP. Hub; 03338930348.

•PROPERTY• DIBANGUN 4Unit Ruko 2Lt (DIJUAL) Lok Jl Agussalim (Blkg Untag) Bwi Hub Anugerah Fotocopy Tlp.081233669969

•DIJUAL CEPAT• RMH Jl Adi Sucipto 63 Dpn Kntr Golkar & Togamas, Strategis, Pusat Kantor Hub: 081336450163 (A. Rofik)

•RUMAH 800M2• DJL Rmh 800M2+ Internet, 8 Kompt + Servr, Dkt Sekolah, Strategis, Omset Bagus Hub: 081999406655/0333-636785

•RUMAH TIPE 45•

BANYUWANGI •PELUANG BISNIS•

DJLRmh Murah Tipe 45 L 127M2 Perum Pakis Jalio Blok H-3 Jl Sutawijaya Bwi Hub: 081332260776 (Yuning)

WWW.program5milyar.com/?id=chocolate Saatnya Uang Bkrj u/ Anda.Buktikan!

•PELUANG USAHA• USAHA Smpgn 1-9Jt/Bln, Cck Utk PNS/ Swasta, Salon, Ibu RT, Medis, Mhsw Hub 087862292646 / 081805454504

•STAR BOX•

GEBYAR Discount Xenia 4Jt, Terios 4Jt, Luxio 15Jt, GM MB 7Jt, GM PU 9Jt/DP 5Jtan, Brhadiah Uang 1M, 8Terios, 18 Xenia Diundi Agustus Hub: TOPAN 081 331928140/085859493336

DIJUAL / Disewakan Mesin Karaoke + Koleksi Lagu + 35.000. Berminat!! Hub: Jl Jendral Sudirman 199 Bwi Telp. (0333) 421678

•PRIMA MOBIL•

TELAH Dibuka Wrg”ENA’ Yo” Jl Ltjn Sutoyo Dpn Lap Futsal Scudeto Blkg SD Brawijaya. Sedia Lontong Mie, Mie Ayam, Nasi Bakmoy, Es Rainbow, Dll.

RDY Xenia05,06,07.Avanza05,06,07.Kjg LGX03.Inova05,(dsl, bnsin), Panther99, 00,03. CRV09.Zebra07. Taruna04. Advntr97.Cart0 4,PUL300'09, PUFUT'09. PU Zebra06. H 0811301676,0333411655

SITUBONDO • RUKO L 490M2• DIJUAL Toko + Rmh L +490M2 Lok Strategis Jl A Yani 106A Situbondo

•KULINER•

•PIA GLENMORE•

•PRIMA MOBIL•

CAB Bwi Jl A. Yani 98 Telp. (0333) 421496 JBR Jl PB Sudirman 4 Telp. (0331) 427313

RDY New Car.Avanza,Inova, Yaris, Xenia, Terios,PUGrandMax,Honda All New Jazz MMC,All New CRV,Nissan,G-Livina, Juke,March,Fortuner,APV,Swift ,Splash, PUT120SS. H. 0811301676, 0333411655

BEBEK Presto Glenmore (samping BRI) Hub: 08123451923 Ada Ayam Kampung, Gurami, Udang Dll. Maknyus Buka 08.00-23.00

•JIMNY• DJL Jimny Htm Th 90 Modif Variasi AC DVD Plat (P) Hub: 087875505157 Hrg 40Jt Nego

BANYUWANGI

•PELUANG BISNIS• PART Time Dengan Income 800rb Perminggu Bs Online/Dilakukan Di Rmh Hub: 085749352335/087755594711

•GEBYAR DISCOUNT DAIHATSU•

•STNK-BPKB• HLG STNK Nopol P6213 YH an Syamsul Arifin Jl Kapten Ilyas Rw 01/01 Singonegaran HLG STNK Nopol P5964 VA an Hakim S,Pd Jl Musi 63 D Rt 04/01 Penganjuran HLG STNK Nopol P5191 YQ an Masitah Benel Rt 01/01 Licin Bwi

•KULINER•


38

04.04

Senin 15 Agustus 2011

04.14

11.29

14.50

17.25

18.35

Dari Ibnu Umar, Rasulullah bersabda: Aku diperintahkan untuk memerangi manusia hingga mereka bersaksi bahwa tidak ada Ilah selain Allah dan bahwa Muhammad adalah Rasulullah, menegakkan shalat, menunaikan zakat. Jika mereka melakukan hal itu maka darah dan harta mereka akan dilindungi kecuali dengan hak Islam dan perhitungan mereka ada pada Allah Subhanahu wata’ala. (HR Bukhori dan Muslim)

Besar Zakat

Penerima Zakat

Menurut para ulama sesuai penafsiran terhadap hadits adalah sebesar satu sha' (1 sha'=4 mud, 1 mud=675 gr) atau kira-kira setara dengan 3,5 liter atau 2.7 kg makanan pokok (beras, kurma, gandum, aqith) atau yang biasa dikonsumsi di daerah bersangkutan. (Mazhab Syafi'i dan Maliki)

1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8.

Orang fakir Orang miskin Pengurus zakat Orang baru memeluk Agama Islam Orang yang memerdekakan budak Orang yang memiliki banyak hutang Berjuang di jalan Allah Ibnu sabil

Komputer

Alas Kaki Berkualitas di Celline’s Collection BANYUWANGI – Butuh sandal dan sepatu murah, namun berkualitas? Bila itu yang dibutuhkan saat ini, maka Celine’s Collection bisa menjadi jawabannya. Gerai yang beralamat di Jalan Jenderal Sudirman Banyuwangi itu siap menjawab kebutuhan akan mode sandal dan sepatu. Dengan koleksi tidak terbatas, Celine’s Collection menyediakan ragam dan corak sepatu dan sandal untuk semua kalangan. Baik selain sepatu untuk kalangan dewasa pria maupun wanita. Di sini, juga menyediakan sepatu dan sandal untuk anak-anak. Sepatu dan sandal yang tersedia pun dapat dipilih sesuai dengan merek dan tipe yang diinginkan. Dijamin semua yang disajikan memiliki kualitas prima. Ditunjang dengan keramahan pegawai khas Celline’s Collection, membuat suasana belanja semakin menyenangkan. Pengunjung dapat memilih waktu berkunjung sesuai keinginan. Siang maupun malam, Celline’s Collection siap memberikan pelayanan terbaik dengan sandal dan sepatu berkualitas prima. (nic/als)

GALIH COKRO/RaBa

RAMAH: Semua model dan koleksi sepatu dan salah ada di Celline’s Collection.

Diskon 50 Persen untuk Manula THOHA/RaBa

TERJANGKAU: Harga laptop dan komputer di SIC dijamin paling murah.

Proses Cepat dan Mudah BANYUWANGI – SIC Computer tempatnya komputer dan laptop berkualitas. Outlet milik Jaenuri itu selalu hadir dengan model dan perangkat terbaru. Semuanya tersaji secara lengkap dengan kualitas nomor satu. SIC Computer yang beralamat di Jalan Pajajaran 42 Banyuwangi juga menyediakan ragam komputer atau laptop segala merek dengan harga terjangkau. Bagi yang ingin memiliki komputer dapat mendapatkannya secara cash maupun kredit. Dijamin proses berlangsung cepat dan murah. Alhasil, SIC Computer bersahabat dengan mereka yang memiliki uang pas-pasan. Tidak usah malu dan ragu, segera datang dan buktikan sendiri di SIC Computer. Dengan pelayanan terbaik, di sini menjamin harga yang ditawarkan paling murah. Harga komputer atau laptop yang ditawarkan pun cukup bervariasi. Mulai harga Rp 2,2 jutaan, komputer idaman sudah bisa dalam genggaman dalam waktu singkat. Disamping itu SIC Computer hadir dengan ragam pernak-pernik komputer yang lengkap. Spare part komputer, speaker, tinta, hingga aksesoris lainnya tersedia di sini. (nic/als)

ROGOJAMPI - Penumpang khusus pelajar/mahasiswa, TNI, Polri serta para manula, yang membeli tiket travel Ramayana Pulang-Pergi, dapat menghemat biaya sampai dengan Rp. 10 ribu serta diskon hingga 50 persen. Ini merupakan inovasi jasa layanan Travel Ramayana Duta Wisata. General Manager Ramayana Duta Wisata Sony Sundoyo me-

ngatakan, selama tujuh tahun Ramayana Duta Wisata berdiri di tengah-tengah masyarakat Banyuwangi dan sekitarnya. Mulai dari masyarakat pedesaan sampai masyarakat kota. “Kami sadar bahwa kebutuhan seluruh lapisan masyarakat kian hari akan terus meningkat dengan jasa transportasi yang kami sediakan. Kami berharap segala kebutuhan

dan rutinitas semua lapisan masyarakat Banyuwangi dan sekitarnya akan berjalan sesuai dengan yang di harapkan dan kami selalu melayani dengan layanan hati,” kata Sony. (ikl/als) TAMPIL BEDA: Armada Ramayana travel dilengkapi berbagai fasilitas yang membuat penumpang merasa nyaman. THOMY/RaBa

Diskon Sepatu-Sandal di Bang Hasyim BANYUWANGI – Bicara soal sandal dan sepatu serta kenyamanan, Swalayan Bang Hasyim bisa jadi jujukan untuk berbelanja. Swalayan yang ada di Jalan Temuguruh 42 Kecamatan Genteng ini menawarkan aneka macam pilihan model sandal dan sepatu baik untuk orang dewasa, anak-anak. Semuanya bisa menjadi pilihan saat

Souvenir

melakukan silaturahmi. Saat ini, banyak ragam model sandal yang tidak kalah modis dari sepatu. Hingga saat ini, permintaan sepatu dan sandal di swalayan Bang Hasyim terus meningkat. ”Untuk urusan model dan koleksi, swalayan Bang Hasyim Genteng memberikan banyak pilihan,” kata Habib Hasyim, pemilik swalayan. (ikl/als)

GALIH COKRO/RaBa

PERNAK-PERNIK: Aneka aksesoris kunci tersedia dengan berbagai macam model di Cantik Butik.

Gantungan Kunci Cantik Butik THOHA/RaBa

KEBANGGAAN: Salah satu keunggulan EFOD.

Mug dengan Gambar Sendiri

BANYUWANGI – Koleksi Cantik Butik terus bertambah. Selain menyediakan ragam corak dan mode pakaian, butik ini juga tampil dengan menyediakan ragam pernak-pernik mode. Selain dompet yang menjadi ciri khas tempat ini, Cantik Butik itu juga menampilkan aneka ragam pernak-pernik-

nya seperti gantungan kunci dengan ragam bentuk dan karakter. Selain bentuk gantungan kunci umumnya, di sini juga menyediakan gantungan kunci boneka. Di samping itu juga ada jepit rambut, bros, dan sebagainya. Soal harga tidak perlu khawatir. Semua barang mulai pakaian,

dompet, hingga aneka macam akseris ditawarkan dengan harga bersahabat. Stoknya pun tidak terbatas. Pengunjung dapat memilih corak dan aksesoris sesuai keinginan dan kebutuhan. Dijamin tampilan aksesoris dari Cantik Butik dapat menunjang penampilan. (nic/als)

BANYUWANGI - Meski baru, namun produksi souvenir yang dibuat oleh EFOD sudah memiliki pelanggan. Misalnya, Perbankan, rumah sakit, dan instansi perusahaan lain. Kecepatan souvenir EFOD dalam memasarkan produksinya, karena souvenir yang ditawarkan pada umumnya sulit untuk dipesan di Banyuwangi. Sehingga pemesan harus jauh-jauh pergi ke luar kota. Namun sekarang, EFOD telah hadir memenuhi berbagai souvenir yang terbuat dari berbagai bahan. Misalnya, souvenir dari mug, pin, kaos, poster keramik, asbak, piring. Ada juga dari bahan mouspad, puzzle, ganci, dll. Souvenir ini bisa diisi dengan berbagai gambar. Jika anda memiliki desain sendiri maka EFOD akan melayani. Maka jadilah souvenir dari mug dengan gambar pesanan anda. Cukup cantikkan? Pemesanan bisa dilakukan di Ruko Karibia Centre B-3, Jalan Jaksa Agung Suprapto Banyuwangi (timur Stadion Diponegoro). Telpon 0333-417992. (ikl/aif )

THOMY SILA/RaBa

MURAH: Seorang pembeli sedang memperhatikan koleksi sepatusandal di Bang Hasyim.

RV Cell Dokternya HP BANYUWANGI – Tidak ada rotan akar pun jadi. Tidak punya handphone baru, yang bekas juga bolehlah. Tapi bukan sembarang handphone yang ditawarkan. Kualitasnya prima dengan harga yang kompetitif. Bila itu yang dibutuhkan, datang saja ke RV Cell. Selain menyediakan handphone baru bergaransi, outlet yang berada di Jalan Kolonel Sugiono 100 Kertosari ini juga menyediakan ragam dan merek handphone berkualitas. BISA SERVIS: RV Cell juga menyediakan jasa servis HP segala merk. GALIH COKRO/RaBa

Selain handphone, RV Cell juga menyediakan jasa servis dengan ragam persoalan handphone. Baterai handphone soak, masalah dengan power, hingga handphone mati bisa ditangani disini. RV Cell hadir sebagai dokternya handphone di Banyuwangi. Owner RV Cell Heriyanto siap membantu keluhan para pengguna HP. Didukung teknisi dan spare part lengkap, segala keluhan alat komunikasi ini bisa diatasi. “Disini siap melayani servis segala merek HP,” tandas Heriyanto. (nic/als)


Senin 15 Agustus 2011

BERITA UTAMA

39

HALAMAN SAMBUNGAN

Tidak Dilakukan saat Ramadan ... ■ PEDAGANG... Sambungan dari Hal 29

“Kalau memang harus pindah, mbok ya jangan pas bulan puasa,” ujarnya. Rencananya, para PKL tersebut akan direlokasi ke Jalan Letjen Sutoyo. Proses relokasi PKL di ruas jalur protokol itu meniru kebijakan yang sukses diterapkan di kota Solo. Di kota berjulu Truly of Java tersebut, para PKL terpusat di jalan-jalan tertentu. Menurut Suroyo, Ba-

nyuwangi tidak bisa disamakan dengan kota Solo. “Banyuwangi itu ramainya hanya di jalan poros tengah,” ujarnya. Dengan rencana relokasi tersebut, Suroyo menyatakan tidak setuju. Alasannya, jalan yang menjadi tempat relokasi adalah jalan mati. Kondisi jalan tersebut tidak terlalu ramai. “Kita para pedagang bisa membaca situasi, mana tempat yang strategis untuk berjualan, mana yang tidak,” jelasnya. Menurut Suroyo, rencana

relokasi itu sudah pernah disosialisasikan oleh Pemkab Banyuwangi. Acara tersebut juga dihadiri Bupati Abdullah Azwar Anas. Hasilnya, seluruh PKL yang hadir menolak relokasi. “Pada waktu itu, kita menolak dan disuruh lanjut. Tapi, kenapa sekarang malah ditegur?” sesalnya. Sementara itu, Suroyo mewakili para PKL jalan A Yani berharap relokasi PKL tersebut tidak terealisasi. Jika memang harus terjadi, tempat yang

baru harus lebih strategis dari tempat yang lama. “Kalau alasannya penertiban, buat saja rombong kita seragam,” tandas Suroyo. Sementara itu, Bupati Abdullah Azwar Anas mengatakan, relokasi PKL tidak akan diadakan pada bulan puasa. “Kita akan temukan jalan tengah untuk masalah relokasi itu,” ujar Anas usai acara penyerahan santunan di Pendapa Sabha Swagata Blambangan Sabtu petang kemarin (13/8). (mg-1/bay)

Jangan-Jangan Mereka Orang Gila ■ SANG... Sambungan dari Hal 29

Dia tetap membiarkan warungnya terbuka seperti sebelum dan sesudah bulan puasa. Fulan menegaskan, dirinya sangat menghormati shaimin alias orang yang sedang berpuasa. Tapi, menurut ilmu yang dipelajari Fulan saat nyatri dulu, puasa itu rahasia antara manusia dengan Allah SWT. Orang yang mengaku sedang berpuasa bisa makan di mana saja secara sembunyi-sembunyi –yang menurut mereka tidak diketahui oleh orang lain, tapi apakah dia bisa sembunyi dari penglihatan Allah Yang Maha-melihat. Tidak. Jadi, menghormati orang yang berpuasa tidak ada hubungannya warung buka, bukan. Sebaliknya, warung yang buka sekaligus menjadi tempat menguji kesabaran mereka yang sedang berpuasa. Fulan punya cara lain menghormati shaimin. Dia memilih tetap membuka warungnya tapi dengan menerapkan aturan ketat. Dia masih ingat betul pelajaran di pesantren dulu tentang orang-orang yang di-makfu (keringanan) boleh tidak berpuasa Ramadan. Antara lain, para musafir (orang-orang yang sedang bepergian atau dalam perjalanan) dan wanita yang sedang datang bulan, dan orang sakit. Mereka boleh tidak puasa tapi harus membayar ‘utangnya’ itu di luar Ramadan. Juga anak-anak yang belum aqil balig dan orang yang akalnya tidak genap alias gila. Siapa pun yang masuk ke warung Fulan harus bersedia menjalani interogasi ketat. Mereka langsung ditanya agamanya apa.

Jawaban untuk pertanyaan pertama ini tidak cukup dengan mulut, tapi juga harus diperkuat dengan KTP atau identitas lain yang masih berlaku. Bagi yang menjawab beragama non Islam langsung bisa pesan menu yang disukai. Sebaliknya, bagi yang mengaku Islam harus menjawab pertanyaan kedua, yakni di mana tempat tinggalnya (jawaban ini masih harus dicocokkan dengan kartu identitas yang dibawa). Kalau ternyata yang bersangkutan berasal dari luar kota (minimal 100 km jauhnya!) maka ia langsung disilakan memesan makanan yang diinginkan. Kalau interogasi semua tamu laki-laki dilakukan sendiri oleh Fulan, tidak bagi tamu perempuan. Kan tidak mungkin Fulan menyuruh calon pembeli perempuan yang mengaku sedang datang bulan untuk menunjukkan bukti seperti apa ‘bulannya’, he he…. Khusus menangani yang satu itu, dia sudah menunjuk satu staf khusus pula. Perempuan juga tentunya. Sedangkan mereka yang tinggalnya dalam kota jangan sekalisekali mencoba marung di warung Fulan pada siang hari. Bukan hanya penolakan yang akan diterimanya, tapi dampratan seperti ini, ‘’Sehat begini tidak puasa. Masak mau puasa saja harus menunggu saat akan dioperasi. Memangnya Tuhanmu sudah berganti dokter, apa?’’ Begitulah Fulan, sang penantang pertama. Bagaimana dengan penantang yang kedua? Sebut saja nama penantang kedua itu Jahlon. Dia memiliki badan yang atletis. Selama Ramadan tidak sering bepergian. Kalaupun pergi paling banter ke kota tetangga dan tidak jauh-jauh amat jarak perjalanannya. Namun, tampaknya Jahlon

termasuk orang yang tidak pandai bersyukur. Ramadan sudah berjalan setengah bulan, tapi belum sehari pun dia lewati dengan berpuasa. Sudah begitu, dia sering tepergok sedang menyantap makanan, menyeruput minuman, dan mengepulkan asap rokoknya di tempat terbuka. Bukannya kikuk dilihat orang, Jahlon malah kelihatan bangga bisa menunjukkan ketidakpuasaannya kepada khalayak. Seolaholah dia sedang menantang siapa pun yang sedang berpuasa dan bahkan Tuhan, ‘’Lihat nih, aku sedang tidak menaati perintah berpuasa. Tidak berdampak apaapa, bukan?’’ Betapa masih banyak kita temui orangorang seperti Jahlon saat ini. Di rumah makan, di jalanan, bahkan dalam kendaraan umum. Beberapa kali ketika naik kereta, saya mendapati orang yang makan dan merokok seenaknya. Sudah makan dan merokok seenaknya, mereka juga cuek. Tidak bilang persis atau minta maaf kepada orang yang duduk di sebelahnya atau depannya karena telah makan atau merokok. Padahal, orang yang ada di sekitarnya itu sedang berpuasa. Melihat pemandangan seperti itu, saya hanya bisa bergumam dalam hati: Benarkah mereka itu musafir. Benarkah mereka sedang sakit sehingga tidak kuat puasa. Kalau sakit kok makan sembarang. Kalau sakit kok merokok. Ah, jangan-jangan mereka itu orang gila. Sebab, salah satu sebab orang terbebas dari kewajiban puasa Ramadan adalah gila! Pasti Anda bisa memilih mana penantang yang sejati… (udi@jawapos.co.id)

Sehari Mampu Mengolah 8 Ton ■ PANEN... Sambungan dari Hal 29

Kholik mengatakan, bertonton ubur-ubur tersebut akan dikirim ke Korea Selatan. Sedangkan perusahaan pengekspor ubur-ubur tersebut berasal dari Jakarta. ‘’Kalau yang mengirim adalah perusahaan Wijaya yang beralamat di Jakarta,’’ katanya. Dia menambahkan, uburubur tersebut sedianya akan dijadikan obat kecantikan. ‘’Di sana katanya diolah dan dijadikan sebagai kosmetik,’’

jelasnya. Sementara itu, Sudarsono salah satu nakhoda kapal nelayan mengatakan, ubur-ubur kebanyakan diburu oleh nelayan yang menggunakan perahu fiberglass. ‘’Satu perahu fiber bisa mengangkut 1 hingga 1,5 ton sekali berangkat. Sedangkan untuk perahu compreng maksimal muat 5 ton ubur-ubur,’’ katanya. Dalam sehari, mereka bisa melaut sampai dua kali. Sudarsono mengakui, lokasi tangkapan ubur-ubur tidak jauh dari garis pantai. ‘’Kira-kira butuh

waktu tiga jam untuk sampai tempat ubur-ubur,’’ terang warga Dusun Kalimati, Desa Kedungrejo itu. Sementara itu, musim uburubur bisa berlangsung selama dua sampai tiga bulan ke depan. Dengan catatan, cuaca terus panas dan gelombang laut tidak begitu besar. Saat panen ubur-ubur seperti ini, yang diuntungkan tidak hanya nelayan. Banyak kalangan yang lain yang terkena dampaknya. ‘’Juga tertampung ratusan pekerja untuk mengolah uburubur di tempat pengolahan.

Belum lagi para kuli bongkar lokasi pembongkaran,’’ terang Sudarsono. Berkah juga dirasakan para kuli pengangkut di pelabuhan. Mereka bisa mendapatkan imbalan Rp 1.500 untuk mengangkut peti ubur-ubur dari perahu sampai di lokasi pengolahan. Setiap kotak tersebut memiliki bobot sekitar setengah kuintal. Padahal, jarak antara perahu dengan lokasi pengolahan hanya sekitar 20 meter. ‘’Dua orang mengangkut itu dibayar Rp 3 ribu,’’ jelas Sudarsono. (ton/bay)

Blokir Jalan Bodean Berlanjut ■ WARGA... Sambungan dari Hal 29

“Jalannya banyak yang rusak akibat truk muatan batu,” cetus Sholeh, warga Desa Labanasem. Sholeh mengakui, jalan

beraspal di pertigaan Desa Pakistaji masih terlihat bagus. Tapi, kondisi ini berbeda bila melihat jalan yang ada di Desa Labanasem. “Jalannya sudah banyak yang rusak, kalau dilewati truk yang mengangkut batu. Jalan ini akan semakin

rusak,” cetusnya. Jalan di Desa Labanasem ini termasuk jalur terobosan menuju lokasi penambangan batu di Dusun Kejoyo, Desa Tambong, Kecamatan Kabat. Selama ini, puluhan truk tersebut sering melintas di jalan Dusun

Bodean menuju tambang batu Kejoyo. Namun setelah aksi penutupan jalan Bodean, truk sering melewati jalan di Labanasem. “Jalan di Dusun Bodean sampai saat ini masih diblokir warga,” cetus Kapolsek Kabat AKP Bakin.(abi/bay)

Langsung Action Pekan Ini ■ MINTA... Sambungan dari Hal 29

Menurut Bagus, Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas telah mengirim surat pada pimpinan PLN Banyuwangi. Surat isinya meminta PLN untuk memutus dan tidak melayani jaringan listrik pada semua tower yang tidak berizin. “Hearing akan kita laksanakan Minggu ini,” kata anggota Fraksi PDIP tersebut. Bagus mengaku mendukung

sikap tegas Satpol PP yang akan membongkar enam tower ilegal. Pihaknya berharap, pembongkaran ini bukan hanya pada enam tower itu saja, tapi semua tower yang tidak memiliki izin. “Yang sekarang sedang membangun juga harus dihentikan,” tegasnya. Menurut Bagus, para pemilik tower yang tidak berizin itu tidak memiliki iktikad yang baik pada daerah. Meski sudah diberi surat pemberitahuan hingga surat peringatan, ternyata

mereka ini juga tidak pernah mau menggubrisnya hingga kini. “Kalau diundang juga tidak mau datang,” katanya. Para pemilik tower seluler itu, kata Bagus, sepertinya juga sudah mencairkan dana untuk keperluan pembangunan tower, termasuk dana untuk mengurus perizinan. Tapi, sebut dia, oleh pihak pemenang tender sepertinya juga tidak diurus. “Tanpa ada izin, mereka langsung membangun tower,” katanya. Sementara itu, Kepala Satpol

PP Banyuwangi Choiril Ustadi Yudiwanto saat dikonfirmasi menyatakan, rencana pembongkaran enam tower ini akan dilakukan secepatnya. “Rencananya Minggu ini sudah akan kita bongkar, terutama enam tower itu,” ujarnya. Ditanya desakan ketua komisi I DPRD agar semua tower yang tidak berizin dihentikan pengoperasiannya, Ustadi menyebut kalau sebagian sudah tidak beroperasi. “Akan langsung kita bongkar saja,” terangnya. (abi/bay)

Diundang Buka Bersama Bupati ... ■ SEMPAT... Sambungan dari Hal 29

Namun berkat latihan dan kemauan yang kuat, para siswa yang mayoritas duduk di bangku XI SMAN 1 Banyuwangi itu berhasil memberikan yang terbaik. Kesulitan pertama dapat dilalui, bukan berarti jalan juara dengan mudah bisa diraih. Masih ada kendala yang menghadang, bersaing dengan kontingen seni

kabupaten/kota lainnya. “Sebenarnya mereka (peserta dari daerah lain) tidak jelek, tapi kita yang bagus,” ujar Candra. Dan akhirnya, pada hari yang sudah ditentukan, tetembangan yang mereka tampilkan dinyatakan sebagai pemenang oleh dewan juri. Perjuangan yang melelahkan tersebut akhirnya terbayar lunas. “Senang pastinya,” ujar Candra. Dari prestasi itulah, mereka mendapat undangan untuk menghadiri acara buka

bersama Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas di Pendapa Sabha Swagata Blambangan Sabtu sore kemarin (13/8). Acara tersebut sengaja mengundang para siswa berprestasi sebagai reward dari Pemkab. Apalagi, di acara tersebut rencananya akan diluncurkan buku yang memuat nama-nama siswa yang berprestasi. “Menang saja sudah seneng, apalagi dapat penghargaan,” kata Candra. (bay)

Satu Tim Maksimal Tiga Orang ■ ADU... Sambungan dari Hal 29

Dia menambahkan, kontes robot tersebut sudah menjadi agenda rutin Keluarga Pelajar Mahasiswa Banyuwangi di Surabaya (KPMBS). Tahun sebelumnya, KPMBS sudah menggelar kompetisi basket. Namun karena bertepatan

dengan bulan puasa, lomba basket itu diganti dengan kontes robot. “Kita ganti dengan lomba robot,” imbuhnya. Anggunusa mengakui, KPMBS adalah organisasi berbasis pengabdian masyarakat. Anggotanya tidak hanya kalangan mahasiswa, tetapi juga para pelajar asal Banyuwangi yang menuntut ilmu di Surabaya.

Dia mengatakan, dengan digelarnya lomba Robotika Line Tracer Analog 2011, diharapkan para pelajar Banyuwangi bisa memperoleh ilmu sekaligus pengalaman di bidang teknologi. “Semoga dengan adanya acara ini bisa bermanfaat bagi kalangan pelajar di Banyuwangi,” ujar Anggunusa. (mg-1/bay)

Tidak Menyadari KA Datang ... ■ ANAK... Sambungan dari Hal 29

Saat bermain di sekitar rel, diduga korban tidak tahu ada KA Pandanwangi jurusan Banyuwangi-Jember yang akan melintas. Meski masinis sudah beberapa kali memberi kode klakson, tapi korban tak menyadari karena dia penyandang tuna wicara. “Dari keterangan ke-

luarga, pendengaran korban juga kurang normal,” jelasnya. Karena tidak mendengar ada KA yang akan melintas, Riska tetap berada di sekitar rel. Hingga akhirnya, tubuh korban terpelanting setelah disambar salah satu gerbong KA. “Sepur sempat berhenti dan membawa korban, kemudian korban diturunkan di pos di jalan menuju Dusun Bodean, Desa Kabat,” terang

Kapolsek Bakin. Ketika diturunkan dari gerbong KA itu, kata Kapolsek, korban sebenarnya masih bernyawa. Tapi saat warga akan membawanya ke RSI Fatimah Banyuwangi, korban sudah mengembuskan napas terakhirnya. “Korban meninggal saat akan dibawa ke rumah sakit,” sebut kapolsek saat ditemui di RSI Fatimah kemarin. (abi/bay)

Sudah Sesuai Juknis Operasional ■ PNPM... Sambungan dari Hal 40

Lebih lanjut mantan Ketua Panwascam Besuki itu mengungkapkan, dana PNPM yang diterima Situbondo tidak kecil. Sehingga, perlu upaya ekstra dan kebersamaan untuk mengawasinya agar benar-benar sesuai harapan. “Tiap kecamatan mendapatkan alokasi dana sekitar Rp 3 miliar,” ungkap Rudi. Kepala Badan Pemberda-

yaan Masyarakat dan Perempuan (BPMP), Junaedi membantah keras jika ada pihakpihak yang menghembuskan dana PNPM 2011 yang diterima Pemkab sampai Rp 1 triliun. “Itu informasi menyesatkan. Sangat tidak benar,” tegasnya. Dikatakan, pada 2011 Pemkab Situbondo menerima dana PNPM sebesar Rp 26.785.075.000. Dana itu dikelola langsung oleh desa, mulai dari perencanaan, pelaksa-

naan hingga pengawasan. “Jadi sudah dilakukan berdasarkan petunjuk teknis (juknis) operasional,” imbuhnya. Junaedi meminta LSM Awas untuk menyebutkan secara detil desa mana yang dimaksud. Sebab, dari hasil pemantauan yang dilakukannya, sejumlah desa sudah memasangan papan pengumuman PNPM. “Jadi disebutkan saja, nanti akan kita tindaklanjuti,” kata mantan Kabag Perlengkapan itu. (pri/aif)

Sebagian Besar Berbahasa Jawa ■ PENGEMIS... Sambungan dari Hal 40

Mereka biasanya juga membawa anak kecil agar orang yang melihat kian berempati, Yang menarik, sebagian besar pengemis itu berbahasa Jawa dan usinya masih muda. Itu merupakan bukti, jika pengemis itu bukan orang Situbondo dan pekerjaan yang cukup

menjanjikan bagi sekelompok orang. “Makanya, berarti ada semacam urban kalangan pengemis dari luar ke Situbondo, kalau dibiarkan, maka akan semakian besar,” terangnya. Masyarakat memang dibuat dilematis saat berhadapan dengan pengemis. Sebab, satu sisi rasa kemanusiaannya digugah, sementara di sisi lain kedermawanannya bisa men-

jadi pintu bagi orang untuk terus bermalas-malasan. Jainur mengaku setuju memberi pengemis yang sudah tua renta atau mereka yang memang tak mampu bekerja. Namun kenyataan di lapangan banyak perempuan-perempuan usia produktif yang menjadi peminta-minta. Bahkan mereka mengeksploitasi anak-anak untuk menjadi pengemis. (pri/aif)

Tidak Mungkin Ada SK Ganda ■ PASTIKAN... Sambungan dari Hal 40

“Yang legal yang diakui oleh DPD maupun DPP sudah jelas DPC Gerindra kepengurusan Pak Suroso,” tegasnya. Kata dia, DPC Gerindra kepemimpinan Suroso menerima SK resmi dari DPP. Supriyatno mengaku juga menyimpan SK kepengurusan Suroso. “Jadi, beliau (Pak Suroso) diberi SK oleh DPP, kemudian saya serahkan kepada Pak Suroso sebagai ketua DPC,” ungkapnya.

Kepastian Suroso sebagai Ketua DPC Gerindra Situbondo yang sah, kata Supriyatno, sudah disampaikan melalui surat kepada Bupati Situbondo. Surat juga ditembuskan kepada Dandim, Kapolres dan Ketua KPU Situbondo. “Jadi sudah jelas siapa yang sah dan yang tidak. SK itu dari DPP, saya tinggal memberikan saja,” ujarnya. Supriyatno menegaskan tidak ada SK selain SK kepengurusan Suroso. Sebab, tidak mungkin ada dobel SK di waktu yang bersamaan. “Kalau masih ada yang mengaku-ngaku, itu SK palsu,” tandasnya. (pri/aif)

Luka-Luka Dapat Rp 10 Juta ■ SANTUNAN... Sambungan dari Hal 40

Hadi menjelaskan, selama periode tersebut, jumlah korban kecelakaan meninggal dunia yang mendapatkan santuan JS mencapai 82 orang. “Jumlah santunan kematian terhadap korban kecelakaan lalulintas sebesar 25 juta rupiah. Jumlah

ini sesuai dengan UndangUndang (UU) Nomor 34 Tahun 1964 tentang Dana Kecelakaan Lalulintas Jalan,” jelasnya. Masih menurut Hadi, jika korban meninggal dunia di rumah sakit, jumlah santunan yang dibagikan bisa membengkak. Sebab, JS juga harus menanggung biaya perawatan korban tersebut, maksimal

sebesar Rp 10 juta. Sementara itu, korban lakalantas yang mengalami lukaluka berhak menerima santunan JS yang jumlahnya bervariasi, tergantungan tingkat cidera yang dia derita. “Jumlah maksimal santunan untuk korban laka-lantas yang mengalami luka-luka sebesar Rp 10 juta,” pungkas Hadi. (sgt/aif)

KOLESTEROL NORMAL, BADAN SEMAKIN SEGAR Kenyamanan Maskyiah (46 thn) terganggu ketika 2 tahun lalu dirinya mengetahui bahwa kadar kolesterol di tubuhnya sudah di atas normal. Setelah mencapai usia 20, memang kadar kolesterol alami mulai bangkit. Maka, tidak mengherankan jika ia yang memiliki tekanan darah tinggi dan terbiasa mengkonsumsi makanan enak memiliki masalah dengan kolesterol. “Sudah 2 tahun terakhir ini kolesterol saya tinggi. Rasanya benar-benar tidak enak, bagian belakang kepala sering terasa sakit.” Terang ibu rumah tangga tersebut. Setiap orang memiliki kolesterol di dalam darahnya, di mana 80% diproduksi oleh tubuh sendiri dan 20% berasal dari makanan. Kolesterol yang diproduksi terdiri atas 2 jenis yaitu kolesterol baik (HDL) dan kolesterol jahat (LDL). Tubuh kita sebetulnya akan menghasilkan sendiri kolesterol yang kita perlukan. Tetapi, karena produk hewani yang kita konsumsi, menyebabkan banyak orang memiliki kelebihan kolesterol. Selain itu, kurang olahraga dan bergerak, disinyalir dapat menjadi salah satu pemicu seseorang mengalami masalah dengan kolesterolnya. Tak tinggal diam, ia terus berupaya mengatasi keluhannya tersebut, tapi belum ada perubahan. Namun, saat ditemui di kediamannya di Rogojampi, Banyuwangi, Jawa Timur, Maskyiah tampak sehat dan segar. Maskiyah pun membagi rahasianya dengan kami, “Sekitar 1 bulan yang lalu, saya mulai minum Gentong Mas. Alhamdulillah sekarang kondisi saya sudah sehat, kadar kolesterol sudah turun, badan jadi semakin segar dan pusing berkurang.” Ungkap Maskiyah dengan bahagia.

Karena telah membuktikan manfaatnya, kini ia ingin membagi pengalaman sehatnya dengan Anda, “Mudah-mudahan pengalaman yang saya rasakan ini bermanfaat bagi Anda.” Harap ibu 1 orang anak tersebut. Gentong Mas adalah minuman herbal alami yang terbuat dari Gula Aren dan Nigella Sativa (Habbatussauda) yang aman dikonsumsi dan terbukti sangat bermanfaat bagi kesehatan. Gula Aren banyak mengandung nutrisi yang dibutuhkan tubuh. Niacin pada Gula Aren meningkatkan fungsi kerja otak dan menurunkan kadar kolesterol LDL (kolesterol jahat). Sementara Ascorbis Acid memiliki fungsi menghancurkan radikal bebas. Sementara itu, Omega 3 dan 6 dalam Habbatussauda efektif menurunkan LDL dan menaikkan HDL (kolesterol baik). Habbatusauda pun berfungsi menjaga kekebalan tubuh dan menetralkan racun dalam tubuh melalui kotoran, urine dan keringat. Untuk mendapatkan hasil yang lebih baik dan lebih cepat, pola hidup sehat seperti olahraga teratur, mengurangi makanan yang tinggi lemak jenuhnya dan makanan yang dimasak dengan minyak sawit. Manfaat bagi kesehatan dan kelezatan rasanya membuat semakin banyak masyarakat yang mengkonsumsi Gentong Mas. Untuk informasi lebih lanjut silahkan kunjungi www.gentongmas.com. Bagi Anda yang membutuhkan Gentong Mas bisa didapatkan di apotek/toko obat terdekat atau hubungi: 085 234 398 441. Banyuwangi: 085 234 398 441. Situbondo : 082143391646 Depkes:P-IRT.812.3205.01.114


CMYK

40

Jawa Pos-nya Kota Santri

EKONOMI BISNIS

PNPM Rp 26 M Tak Transparan Anggaran Cair 40 Persen, Belum Ada Papan Informasi

SIGIT HARIYADI/RaBa

HIDANGAN BERBUKA: Sejak awal Bulan Ramadan permintaan blewah selalu tinggi.

Sehari Raup Rp 600 Ribu SITUBONDO – Bulan Ramadan tampaknya juga membawa berkah tersendiri bagi para penjual buah blewah. Bagaimana tidak, karena sensasi rasanya yang begitu segar, buah yang biasa dihidangkan dalam bentuk “es blewah” ini sangat digemari konsumen. Bahkan, tidak sedikit pedagang yang mampu meraup omzet penjualan hampir menyentuh angka jutaan rupiah per hari. Seperti diutarakan oleh Ny. Vina, 27, penjual blewah yang mangkal di Jalan PB Sudirman, Kecamatan Situbondo. Menurutnya, setiap hari, dia bisa menjual blewah hingga ratusan butir. “Jika ditimbang, beratnya bisa mencapai dua sampai tiga kuintal,” ujarnya. Vina mengungkapkan, saat ini, harga blewah di tingkat pedagang sebesar Rp 2.000 per kilogram (kg). “Harga blewah relatif murah. Maklum, walaupun permintaan sangat banyak, stoknya juga melimpah.” jelasnya. Berdasar perhitungan kasar, omzet penjualan blewah yang berhasil Vina rih setiap hari berkisar antara Rp 400 ribu hingga Rp 600 ribu. “Jumlah itu belum termasuk hasil penjualan beberapa jenis buah yang lain, seperti semangka dan melon,” tandas Vina. Sementara itu, Vina mengaku mendapat pasokan blewah dari para petani di wilayah Kecamatan Panarukan. “karena stok sangat banyak, kemungkinan saya akan tetap berjualan sampai H-1 Lebaran mendatang,” ujar wanita asal Desa Tenggir Barat, Kecamatan Panji, tersebut. (sgt/aif)

Senin 15 Agustus 2011

SITUBONDO – Pelaksanaan Program Nasional Penanggulangan Kemiskinan (PNPM) Kabupaten Situbondo menuai sorotan tajam. Pasalnya, desa-desa yang menerima program yang dikerjakan secara swadaya tersebut dinilai tidak transparan. Ketidaktransparan tersebut bisa dilihat dari banyaknya desa-desa penerima PNPM yang tidak memasang papan pengumuman. Padahal, pencairan dana proyek PNPM kini sudah mencapai 40 persen. Koordinator Aliansi Pengawas Situbondo

(Awas) Rudi Bagas mengungpria asal Besuki itu. kapkan, seharusnya 15 hari seRudi khawatir, tidak terpasbelum kegiatan dilaksanakan, angnya papan pengumuman pelaksana PNPM sudah harus itu disengaja. Ini untuk memimemasang papan pengumunimalisasi pengawasan langman. Papan itu berisi informasi sung atau tidak langsung dari seputar PNPM mulai siapa yang masyarakat. Sehingga, jika ada melaksanakan, besaran dana, niatan untuk main-main akan volume kegiatan hingga batas sangat mudah dilakukan. “Jadi akhir pengerjaan. Pemkab jangan tinggal diam “Kalau ingin bukti, silakan dengan keadaan ini. Jangan DOK.RaBa Pemkab bisa mengecek ke desamlempem seperti kerupuk Rudi Bagas desa penerima PNPM di wilayah masuk angin,” pungkasnya. barat. Mulai dari Pasir Putih ke barat, SebaMenurut Rudi, keberadaan papan pengian besar belum memasang papan pengu- gumuman itu tak bisa disepelekan. Sebab, muman. Ini awal yang sangat buruk,” terang akan sangat mendukung terhadap ter-

SIGIT HARIYADI/RaBa

HISTERIS: Keluarga korban laka-lantas shock saat berada di sekitar kamar janazah RS Elizabeth pertengahan Maret 2011.

SITUBONDO – Tingginya angka kecelakaan lalu-lintas (laka-lantas) di wilayah Situbondo berbanding lurus dengan jumlah santunan Jasa Raharja (JS) kematian yang dibagikan kepada korban kecelakaan tersebut. Bayangkan saja, sejak awal Januari sampai Juli 2011, jumlah santunan kematian yang dibayarkan kepada para korban laka-lantas mencapai Rp 2,05 miliar. “Itu belum termasuk korban laka-lantas yang hanya menderita luka-luka,” ujar Hadi Wijoyo, petugas Jasa Raharja pada Sistem Administrasi Manunggal Satu Atap (Samsat) Situbondo n

 Baca PNPM...Hal 39

Hadirkan 20 Nara Sumber

JASA RAHARJA

Santunan Kematian Mencapai Rp 2 Miliar

ciptanya pelaksanaan PNPM yang sesuai harapan. Dengan terpasanganya papan pengumuman, kata dia, merupakan pintu awal bagi masyarakat untuk melakukan pengawasan. Dengan tidak ada papan informasi, maka masyarakat akan sangat buta terhadap pelaksanaan PNPM yang ada di desanya. Potensi untuk dipermainkan pun sangat besar. “Jadi dengan tidak ada papan informasi, akan menutup akses awal segala elemen masyarakat, mulai dari LSM, media massa hingga warga secara umum untuk ikut memantau pelaksanaan PNPM,” paparnya n

EDY SUPRIYONO/RaBa

MASIH MUDA: Sembari menggendong anak kecil, seorang pengemis beroperasi di perempatan lampu merah Alun-alun Situbondo. Mendekati Lebaran, jumlah pengemis di Situbondo terus bertambah.

SITUBONDO – Pelaksanaan Pesantren Ramadan di Masjid Al-Kautsar SMAN 2 (Smada) Situbondo terasa istimewa, kemarin. Pasalnya, kegiatan ini dibuka Kepala Dinas Pendidikan, Fathurrachman. Istimewanya lagi, kegiatan ini untuk menyukseskan pilot project gerakan taqwa (gertaq) yang dicanangkan Pemkab Situbondo. Untuk menyukseskan kegiatan tersebut, Kepala Sekolah Smada Endang Wiji Lestari menggandeng MUI Situbondo. “Kita sangat mendukung kegiatan Pesantren Ramadan SMAN 2 Situbondo. Kita harapkan nanti bisa dicontoh sekolah–sekolah lainnya,” terang Kadispendik Fathurachman saat membuka acara. Kegiatan seperti ini tidak hanya dilaksanakan di kalangan tingkat SLTA. Tapi juga dilanjutkan di tingkat SMP dan SD. “Kalau perlu nanti ada MoU atau kerja sama tertulis antara MUI dengan Dinas pendidikan Kabupaten Situbondo untuk menyukseskan kegiatan semacam ini,” imbuh Fathurachman. Untuk membentuk manusia berbudi pekerti luhur, beraqlak mulia dan berilmu agama, tidak cukup hanya dengan pelajaran agama di sekolah. Makanya, ada bimbingan semacam pesantren kilat dan gertaq. Meski demikian, harus ada keseimbangam antara lahir dan batin untuk menggapainya. Menurut Kadispendik, jika program gertaq berkelanjutan hingga ke tingkat SD, maka generasi penerus bangsa akan menjadi insan bertaqwa dan berbudi pe-

kerti luhur. Sehingga, Situbondo yang dijuluki kota Santri akan maju. “Tidak ada lagi pejabat lagi yang korupsi,” tandasnya. Kepala SMAN 2 Situbondo Endang Wiji Lestari menambahkan, kegiatan Pesantren Ramadan untuk menyambut pencanangan gertaq. Selain itu sebagai upaya meningkatkan ketaqwaan siswa dan siswi di sekolahnya. “Harapannya, siswa SMAN 2 Situbondo menjadi orang berguna bagi nusa dan bangsa. Setelah lulus nanti ada bekal agama yang kuat, berahlaq mulia dalam kehidupan masyarakat,” terangnya. Pelaksanaan Pesantren Ramadan juga tak lepas dari visi SMAN 2 Situbondo. Selama ini, setiap hari Jumat, siswa melaksanakan salat Jumat di masjid sekolah. Termasuk, melaksanakan salat duhur pada jam istirahat. Selain itu, tiap malam Jumat manis siswa melaksanakan istighotsah bersama. “Mereka juga beramal suka rela,” imbuh Endang. Yang menarik, Pesantren Ramadan kali ini menghadirkan 20 nara sumber dari luar kota Situbondo. Semuanya merupakan dosen di sejumlah perguruan tinggi. Selama dua hari mereka membimbing 87 peserta yang terdiri dari 12 guru, 27 anggota OSIS, 27 ketua kelas, dan 21 koordinator ekstra kurikuler Karismada (Kajian Agama Islam di SMAN 2 Situbondo). Hadir juga pada acara tersebut, Ketua MUI Situbondo KH Syaiful Muhyi, Camat Situbondo Samad, serta jajaran guru SMAN 2 Situbondo. (pri/adv/aif)

Pengemis Eksploitasi Anak-anak SITUBONDO – Keberadaan pengemis di Kota Santri kian meresahkan. Semakin hari jumlahnya kian meningkat. Dinas Sosial diminta tegas menangani maraknya pengemis ini. Jainur Ridho, Ketua LSM Satu Kedaulatan untuk Rakyat (Sa-

kera) mengungkapkan, jika tak ada penanganan serius, maka tidak mustahil Situbondo yang berjuluk Kota Santri akan menjadi Kota Pengemis. “Karena Situbondo akan menjadi kota yang menjanjikan bagi pengemis,” ungkapnya.

Menurut bapak tiga anak itu, saat ini saja pertumbuhan pengemis di Kota Santri kian pesat. Banyak pengemis wajahwajah baru yang mangkal di tempat-tempat strategis untuk meminta-minta n  Baca Pengemis...Hal 39

 Baca Santunan...Hal 39

SYAMSURI/RaBa

KOMPAK: Kadispendik Fathurrachman, Ketua MUI Syaiful Muhyi, Kepala Sekolah SMAN 2 Situbondo Ending Wiji Lestari berpose besama paserta Pesantren Ramadan. ADVERTORIAL

Maxxigard Kaca Film Dengan Fungsi Maksimal

EDY SUPRIYONO/RaBa

KONSOLIDASI: Ketua DPD Gerindra Jatim Supriyatno (kopiah hitam putih) diapit Ketua Gerindra Situbondo, Suroso dan Bendahara, Zuhri Nirwana bersama sejumlah pengurus lainnya.

Pastikan DPC Gerindra Suroso Yang Sah Gerindra Jatim Safari Ramadan di Situbondo SITUBONDO - Dewan Pengurus Cabang Gerakan Indonesia Raya (DPC Gerindra) Situbondo mendapat tamu istimewa, kemarin. Partai politik yang berkantor di Jalan Kenanga itu menerima kunjungan Ketua DPD Gerindra Jatim Ir. H. Supriyatno. Kedatangan Wakil Ketua Komisi IX DPR RI itu dalam rangka safari Ramadan di Situbondo. Turut mendampingi Supriyatno adalah Ketua Fraksi Partai Gerindra DPRD Jatim, Cucuk Sunaryo dan Ketua

Organisasi Keanggotaan dan Kaderisasi Aris Sugiartono serta delapan pengurus DPD Gerindra Jatim lainnya. Mereka disambut Ketua DPC Gerindra Situbondo Suroso, Sekretaris, Jainur Ridho, Bendahara Ahmad Zuhri Nirwana serta jajaran pengurus lainnya di tingkat DPC maupun PAC. “Ini momentum tepat bagi DPC Gerindra Situbondo untuk kian merapatkan barisan guna membesarkan partai,” kata Zuhri Nirwana. Ketua DPD Gerindra Jatim Supriyatno mengungkapkan, safari Ramadan sengaja digelar untuk melakukan silaturahmi internal antara pe ngurus DPD dan DPC . “Mumpung ini hari baik, kiti

mengkonsolidasikan diri kepada DPC-DPC Jatim. Sekaligus kita melihat DPC dari dekat,” jelasnya. Dengan cara semacam itu, pihaknya bisa melihat langsung kapasitas mesin partai Gerindra di tiap kabupaten/ kota. DPD bisa melihat seberapa jauh pengurus DPC bisa berbuat untuk masyarakat. “Dalam konteks Ramadan inilah hal-hal yang baik bisa kita bina,” imbuhnya. Disinggung mengenai kepengurusan DPC Gerindra Situbondo, Supriyatno mengaku sudah tidak ada yang perlu diperdebatkan. Sebab, semua sudah tahu mana pengurus legal dan ilegal n  Baca pastikan...Hal 39

LEBARAN sudah di depan mata, liburan panjang menanti. Waktunya untuk perjalanan mudik atau tamasya. Oleh karena itu mobil perlu kita persiapkan sejak sekarang. Baik mesin maupun aksesoris pendukung lainnya. Aguung Variasi Mobil adalah tujuan yang tepat untuk segala keperluan mobil anda untuk persiapan liburan. Karena Aguung Variasi Mobil adalah pusat otomotif terlengkap dan terbesar di Banyuwangi dan sekitarnya. Di Aguung Variasi tersedia berbagai jenis dan merk audio visual mobil, alarm, bemper, parfum, oli berbagai merk, balancing spooring, salon mobil, kaca film dan lain-lain. Kaca film saat ini sudah merupakan kebutuhan pokok mobil, hal ini disebabkan kaca film mempunyai tiga fungsi penting untuk kita berkendara, yaitu kenyamanan, keamanan dan penampilan. Maxxigard satu merk baru yang lagi best seller di kota-kota besar (Jakarta, Suraba-

ya, Medan, Malang dan lain-lain) dapat dijadikan pilihan utama karena memenuhi ketiga kriteria diatas. Maxxigard akan memberi kenyamanan saat anda berkendara, karena berkemampuan menolak sinar infra red (penyebab panas) dan silau sampai 92%, sinar ultra violet penyebab kanker kulit dan gangguan mata sampai 99%. Dari factor keamanan, Maxxigard tipe tertentu akan mengahalangi pandangan dari luar ke dalam mobil, tapi pandangan dari dalam keluar lebih jernih. Sehingga melindungi privasi kita saat berkendara, juga melindungi barang-barang bawaan kita, seperti handphone, laptop, perhiasan dan lain-lain. Fungsi yang terakhir adalah penampilan. Apabila mobil anda kaca film nya sudah rusak (pudar, mengelupas), berwarna mencolok (biru, hijau, putih cer min), atau tanpa kaca film, maka penampilan mobil akan kelihatan kusam, murahan, atau kotor. Maxxigard menyediakan berbagai tipe, warna dan kegelapan.

Tipe Maxxi Force berwarna silver natural, memberi kesan mewah dan eksklusif. Karena warna silver nya lebih bersifat natural sehingga cocok untuk semua jenis dan warna mobil. Tipe Maxxi Black berwarna hitam solid pekat, yang akan memberi nuansa sangar pada penampilan mobil. Dan satu tipe special Black Metal, berwarna hitam reflektif, hitamnya memberi kesan sangar tapi unsur reflektifnya akan memberi kesan mewah. Tipe ini sangat special dan eksklusif karena hanya Maxxigard yang punya tipe ini. Pastikan Maxxigard menemani anda, agar mudik liburan anda nyaman, aman dan penuh percaya diri. Mintalah kartu garansi jaminan lima tahun, dan stiker untuk menjamin keaslian produk dan keperluan complain di kemudian hari. Selain kaca film, salon mobil jg sangat perlu untuk membuat liburan anda semakin percaya diri. Aguung Variasi menyediakan Selain produk kaca film, Aguung variasi juga menerima pengerjaan audio dan variasi mobil, spooring, balancing, tap oli, pasang dan servis AC. Yang terbaru adalah menerima salon mobil. Baik itu exterior, seperti poles body, paint protection, poles kaca, salon mesin, chasis, wax/wetlook. Sedangkan untuk interior, Aguung Variasi juga menggarap full clean interior. Menggunakan berbagai merk terkenal, dan dikerjakan oleh tenaga profesional dan berpengalaman. Kunjungi segera Aguung Variasi Mobil di jl A. Yani no 84 telepon 0333 413226 Banyuwangi. Hari minggu dan libur buka. (ikl)


Radar Banyuwangi 15 Agustus 2011