Issuu on Google+

SELASA 14 JUNI

1

TAHUN 2011

Segera Tempati Rumdin

Remaja Cium Bumper Truk

Kritik Ketua Komisi I DPRD terkait lebih dari 50 persen rumah dinas (rumdin) camat tidak ditempati ternyata cukup manjur. Sejumlah camat langsung merespons dan menyatakan siap menempati rumdin dalam waktu dekat ini.

Kecelakaan lalu-lintas terjadi di simpang tiga Jalan Raya Basuki Rahmat, Situbondo, Minggu dini hari kemarin (12/6). Dua remaja pengendara motor terkapar di atas aspal setelah sepeda motor yang mereka tumpangi mencium bumper truk trailer.

Baca Radar Genteng halaman 31

Baca Radar Situbondo halaman 40

HUT RABA

Sepuluh Peserta Bisa Tensi Penis TEGALDLIMO - Ada yang spesial dalam bakti sosial (baksos) di SMA Favorit NU, Kecamatan Tegaldlimo, hari Minggu mendatang (19/6). Baksos dalam memperingati 12 tahun Radar Banyuwangi itu tak hanya diisi pengobatan gratis dan khitanan masal. Panitia bersama tim dokter dari Rumah Sakit Nahdlatul Ulama (RS NU) Banyuwangi dan tim Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Banyuwangi akan memberi layanan terbaik. Yang paling heboh, sepuluh peserta pengobatan tersebut bakal memperoleh kesempatan pemeriksaan tensi penis secara gratis dari Direktur RSNU dr. H. Taufiq Hidayat, Sp.And., M.Kes. Peserta akan diperiksa secara tertutup dengan alat canggih yang baru didatangkan dari Jepang. Selanjutnya, tensi darah pada penis akan langsung diketahui. Aliran darah dari jantung ke penis dan sebaliknya juga bisa terekam. ‘’Alat ini bisa membantu mendiagnosis alat vital laki-laki. Sehingga selain bisa diketahui apa gangguannya, alat ini juga bisa mengetahui jenis pengobatan yang harus dilakukan,” kata Taufiq. Dia menuturkan, alat tersebut belum pernah dicoba sejak tiba dari Negeri Samurai n  Baca Peserta...Hal 7

TERANCAM: Para pekerja langsung menutup toko dan warung milik Meti di Desa Lugonto, Kecamatan Rogojampi, Banyuwangi, siang kemarin.

GALIH COKRO/RaBa

Teror Bom Guncang Rogojampi Garasi Rumah Pernah Dibakar ROGOJAMPI - Ancaman teror muncul di Desa Lugonto, Kecamatan Rogojampi, Banyuwangi, pagi kemarin (13/6). Toko kue milik pasangan Gianto Suparlan, 51, dan Julia Sulamik alias Meti, 35, di tepi jalan raya jurusan Banyuwangi-Jember itu diancam akan diledakkan menggunakan bom oleh orang tak dikenal.

SUE GER POJOK

..

Suka Belah Duren AROMA dan legitnya buah durian memang menggoda. Gladis Maharani termasuk penggemar buah musiman tersebut. Di setiap musim durian, anak keempat dari lima bersaudara itu selalu melahap buah berduri itu. Kulit buah itu penuh duri, bukan halangan bagi dara yang tinggal di Jalan Singosari 17 itu untuk menikmati lezatnya durian. Anak pasangan Dwi Priyono dan Ponia itu sanggup menghabiskan lebih dari satu buah durian sekali makan. Kegemarannya menyantap durian tanpa saingan. Maklum dalam keluarganya, dia satu-satunya penggemar buah tersebut. Ayah dan semua saudaranya tidak suka buah durian. Aroma yang tajam membuat sebagian besar anggota keluarganya ogah menyantap buah itu. Hal itu tentu memberikan keuntungan tersendiri bagi alumnus SMA Muhammadiyah 1 Banyuwangi itu. “Dalam sehari aku bisa tiga kali belah duren (durian),” akunya. Dia juga tidak membutuhkan bantuan orang lain untuk membuka buah itu. Cukup diinjak, dibuka kulitnya, lalu diambil buahnya. “Rasanya mantap,” ujar mahasiswa semester II jurusan manajemen informatika itu. (nic/bay)

http://www.radarbanyuwangi.co.id

Ancaman pengeboman itu disampaikan orang yang tidak dikenal melalui pesan singkat short message service (SMS) pada telepon seluler (ponsel) milik Meti. Pelaku tercatat tiga kali mengirim pesan bernada ancaman. “Tiga kali mengirim SMS, waktunya kira-kira berjarak satu jam,” jelas Meti n  Baca Teror...Hal 7

SMS: Salah satu pesan singkat berisi ancaman bom yang diterima Meti.

GALIH COKRO/RaBa

Tersangka SS Ngaku Wartawan Parkir Becak Ditertibkan GAMBIRAN - Dua pengedar narkoba jenis sabu-sabu (SS) diringkus polisi kemarin (13/6). Tersangka pengedar SS itu adalah Suyanto bin Suwarno Hadi, 40, warga Dusun Krajan, Desa/Kecamatan Gambiran. Satu tersangka lain, Asnawi, 53, asal Dusun Klontang, Desa Gendoh, Kecamatan Sempu. Petugas sengaja mencegat kedua tersangka yang sedang naik motor di jalan Dusun Glowong, Desa Wringinagung, Kecamatan Gambiran, sekitar pukul 11.30. “Dari Suyanto, kita menemukan sabu seberat 0,22 gram,” cetus Kasatnarkoba Polres Banyuwangi, AKP Watiyo. Menurut Watiyo, pihaknya juga menemukan sejumlah barang bukti (BB) lain n  Baca Tersangka...Hal 7

GALIH COKRO/RaBa

SEDOT: Suyanto dan Asnawi diamankan di Mapolres Banyuwangi kemarin.

BANYUWANGI - Semrawutnya arus lalu-lintas di sepanjang Jalan Susuit Tubun dan Pasar Banyuwangi rupanya membuat aparat gerah. Menindaklanjuti keluhan pengguna jalan, petugas Satlantas Polres Banyuwangi dibantu Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) melakukan penertiban di ruas jalan tersebut pagi kemarin (13/6). Mulai pukul 07.00 petugas merangsek ke jalan tersebut. Tidak hanya pedagang di bahu jalan yang menjadi sasaran penertiban, pengemudi becak

dan pengguna kendaraan roda dua juga tidak luput dari target petugas. Sikap dan pendekatan persuasif petugas membuat pedagang dan tukang becak tidak terlalu bereaksi. Pedagang dengan rela hati membongkar sendiri lapak dagangan yang berada di bahu jalan. Para pengemudi becak dan pengendara motor juga memindahkan kendaraanya tanpa paksaan. Tempat parkir yang selama ini semrawut ditata dan dipusatkan di sisi utara pasar n  Baca Parkir...Hal 7

Melihat Kerja Petugas Ship Traffic Control (STC) Pelabuhan Ketapang

HT Jadi Istri Kedua, Sering Dirayu Perwira Mengatur lalu-lintas feri di Pelabuhan ASDP Ketapang ternyata tidak mudah. Itulah yang dirasakan Poniman, 43, warga Perum GGM Blok OP 12, Kelurahan Klatak, Kecamatan Kalipuro. Dia merasa memiliki tanggung jawab besar sebagai koordinator Ship Traffic Control (STC). Bagaimana kerjanya? NIKLAAS ANDRIES, Kalipuro

L ANGIT di sekitar Pelabuhan Ketapang cukup cerah siang itu. Angin dan gelombang yang cu-

kup kuat tidak membuat lalu-lintas penyeberangan di ujung timur Pulau Jawa itu terganggu. Hilir-mudik feri yang melayari Selat Bali tetap bongkar-muat dengan aman. Di balik kesibukan di atas kapal tersebut, kondisi yang tidak kalah sibuk juga terjadi di ruang STC Pelabuhan Ketapang. Di dalam ruangan di lantai tiga itu, riuh suara dari handy talky (HT) dan telepon menjadi pengganti bising mesin dan suara bel kapal. Di dalam ruang tersebut, pemandangan birunya peGALIH COKRO/RaBa rairan Selat Bali terhampar PANTAU FERI: Poniman di menara STC Pelabuhan Ketapang. di depan mata. Masuk dan keluar kapal dari pelabuhan terlihat gitu jelas dan terasa sangat dekat. petugas STC itu seakan tidak perMeski pemandangan tampak nah berkedip n jelas dari ruangan itu. Bahkan,  Baca HT Jadi...Hal 7 Pelabuhan Gilimanuk tampak be- berjalan normal, mata Poniman,

Teror bom guncang wilayah Rogojampi Pesan singkat yang bikin repot banyak orang

Tersangka pengedar sabusabu mengaku jadi wartawan Coba dites, bisa nggak ya nulis berita kasusnya sendiri?

GALIH COKRO/RaBa

email: radarbwi@gmail.com/radarbwi@yahoo.com


2

Selasa 14 Juni 2011

CERMIN DIRI

Lelang Proyek Lambat, Pembangunan Tersendat PEMERINTAH Kabupaten Banyuwangi dan Situbondo hingga kini belum menyelesaikan proses lelang proyek pembangunan tahun 2011. Padahal, kebutuhan akan pembangunan mendesak. Seperti banyaknya jalan-jalan umum yang rusak, penambahan lampu penerangan, hingga pembangunan fasilitas umum. Tak ayal, akibat belum dilaksanakannya proses lelang oleh dinas pekerjaan umum, maka pembangunan pun tersendat. Kondisi ini tentu saja menambah daftar panjang penderitaan penggunan jalan raya akibat belum dibenahinya aspal yang rusak. Keterlambatan proses lelang tersebut diduga akibat banyaknya kepentingan yang bermain. Tak bisa dipungkiri, kedekatan peran anggota dewan, bupati, pejabat, hingga kontraktor yang royal, amat mempengaruhi pemenang lelang. Berhasil tidaknya pengusaha kontraktor dalam mengikuti tahapan lelang, amat ditentukan dari koneksi yang mereka miliki. Belum lagi adanya proyek titipan dari sang penguasa kepada tim sukses, kolega pejabat, keluarga, bahkan para pejabat itu sendiri, akan memperpanjang proses lelang. Betulkah lambatnya proses lelang dikarenakan hal tersebut di atas? Bisa iya, bisa juga tidak. Yang pasti, keterlambatan tahapan lelang akan sangat mempengaruhi dimulainya pembangunan fasilitas umum. Rakyat sebagai pemilik fasilitas umum akan sangat dirugikan dengan tidak dimulainya pembangunan terhadap hak miliknya. Padahal, dana pajak sudah mereka setorkan sejak awal 2011 silam. Setiap hari masyarakat masih dibebani pungutan jasa parkir, pungutan bagi pedagang pasar, hingga pembayaran PPN dari penggunaan telekomunikasi dan pembelian barang elektronik, dan lain-lain. Karena itu, tahap lelang proyek harus segera dilaksanakan. Agar proses pembangunan segera bisa dimulai. Sehingga masyarakat pun bisa menikmati fasilitas yang memang menjadi hak mereka dan pengguna jalan raya pun bisa melaju dengan mulus di jalanan yang tak berlubang lagi. (*)

Koalisi Pelangi 6 Parpol Mati Suri SITUBONDO - Koalisi Pelangi partai-partai politik (parpol) pemilik kursi di DPRD Situbondo mati suri. Sejak dibentuk 21 Maret lalu, tak ada langkah berarti yang dilakukan. Bahkan, sekadar launching yang semula dijadwalkan digelar besar-besaran hingga kini tak jelas. Zainuri Ghazali, kader DPC Partai Demokrat (PD), yang diberi mandat menangani koalisi itu mempertanyakan eksistensi dan keseriusan ketua dan sekretaris dalam menghidupkan Koalisi Pelangi. “Sekian lama menunggu, saya kira siapa pun jenuh. Pastikan saja, apa mau diteruskan ataukah dibubarkan saja,” ungkapnya kepada RaBa kemarin. Koalisi Pelangi beranggota seluruh parpol pemilik kursi di DPRD, kecuali Partai Persatuan Pembangunan (PPP) dan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB). Koalisi Pelangi terdiri atas Partai Kebangkitan Nasional Ulama (PKNU), Partai Demokrat, Partai Golkar, Partai Hanura, Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), dan Partai Amanat Nasional (PAN). Ketuanya adalah Masrur Syam (Lora Malung) dari PKNU

ISTIMEWA

TAK BERLANJUT: Petinggi enam parpol berkumpul di Hotel Manyar, Banyuwangi, untuk menandatangani nota kesepakatan koalisi Maret lalu.

dan kursi sekretaris diduduki Agus Rejeki (Partai Golkar). Kata Zainuri, bukan tanpa alasan jika dirinya mempertanyakan kelanjutan Koalisi Pelangi. Pasalnya, kader PD di tingkat PAC menunggu aksi

Motor Gadai Dirampas Leasing

ADA APA LAGI

SITUBONDO - Kasus penipuan dengan modus menggadaikan kendaraan kreditan tampaknya masih ampuh untuk memperdaya korban. Seperti yang dialami Muhammad Kholik, 30, warga Dusun Karang Tengah, Desa/Kecamatan Bungatan. Pria itu menjadi korban penipuan

Koalisi Pelangi yang kini bagai hilang ditelan bumi itu. “Saya sebagai orang yang diberi mandat merasa malu,” imbuhnya. Pria asal Jangkar itu mengaku sudah bertanya langsung kepada Bupati Dadang Wigiar-

dengan modus gadai sepeda motor. Sekitar Mei 2010 lalu Kholik menerima gadai dengan jaminan sepeda motor Yamaha Mio milik Abdul Mukti, 40, juga warga Desa/Kecamatan Bungatan. Sepeda motor bernopol DK 6248 IN tersebut digadaikan seharga Rp 5,5 juta. Saat itu, Abdul Mukti berjanji akan melunasi pinjamannya dalam waktu setahun. Korban bersedia setelah diyakinkan Abdul Mukti bahwa sepeda motornya itu hampir lunas. Bahkan, kepada korban, Abdul Mukti mengatakan bahwa saat membeli sepeda motor matic itu secara kredit, dia menggunakan uang muka sebesar Rp 9 juta. Tidak

to tentang nasib Koalisi Pelangi. Bupati berjanji segera menanyakan kepada ketua koalisi, dan menyarankan segera mengambil langkah. Bupati pun, kata Zainuri, mengakui bahwa sampai saat ini

hanya itu, agar calon korban semakin yakin, pelaku mengaku tidak pernah menunggak cicilan kredit setiap bulan. Tetapi ternyata, baru delapan bulan sepeda motor itu berada di tangan Kholik, tiba-tiba datang beberapa debt collector salah satu lembaga pembiayaan kredit (leasing) hendak menyita sepeda motor tersebut. Alasannya, Abdul Mukti menunggak cicilan selama sembilan bulan. Merasa dirugikan, korban memutuskan melaporkan kejadian yang menimpanya itu kepada polisi. Dia mendatangi Sentra Pelayanan Kepolisian (SPK) Polres Situbondo untuk mengadukan penipuan yang dialaminya.

belum merasakan hasil koalisi terutama dalam mendukung kepentingan pemerintah untuk masyarakat. “Ya saya bilang, bagaimana bisa merasakan jika komposisi saja belum disusun,” imbuhnya. (pri/aif)

Kepala Sub Bagian Hubungan Masyarakat (Kasubbag Humas) Polres Situbondo, Iptu Mardjuki, membenarkan pihaknya telah menerima laporan penipuan tersebut. Menurut Mardjuki, pihaknya akan segera memanggil terlapor untuk dimintai keterangan. Pada kesempatan yang sama, Mardjuki mengimbau warga agar lebih berhati-hati saat akan menerima barang sebagai jaminan gadai. “Sebaiknya penerima gadai mengecek barang yang akan dijaminkan. Bila perlu datangi diler untuk memastikan apakah kendaraan yang akan digadaikan itu sudah lunas ataukah belum,” imbaunya. (sgt/aif)

Wisma Rengganis Juga untuk Umum

AGUS BAIHAQI/RaBa

WARGA PEKALONGAN: Mayat Sardono disimpan di ruang mayat RSUD Blambangan.

ABK Pencari Ikan Tewas BANYUWANGI - Nasib nahas menimpa Sardono, 54. Salah seorang anak buah kapal (ABK) layar motor Anugerah Indah A itu tewas ketika tengah mencari ikan di sekitar perairan Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB), Jumat (10/6) malam lalu. Sardono yang tinggal di Desa Wonokerto Kulon, Kecamatan Wonokerto, Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah itu jenazahnya tiba di Pelabuhan Tanjungwangi, Kabupaten Banyuwangi, sekitar pukul 04.00, kemarin. Selanjutnya mayatnya dikirim ke RSUD Blambangan. Informasi yang berhasil dikumpulkan koran ini menyebutkan, KLM Anugerah Indah A berangkat dari Pelabuhan Tanjungwangi menuju perairan Lombok, pada Kamis pagi (9/6). Jumat petang, sekitar pukul 19.00, Sardono sempat memancing. Tapi, ini tidak lama dan naik ke ruang TV yang ada di bagian atas. “Nonton TV sampai malam,” ujar Ahok, 29, agen sekaligus pengelola KLM Anugerah Indah A. Saat nonton TV itu, jelas Ahok, korban ini tiba-tiba ambruk dan kejang-kejang. Selanjutnya, korban tidak bergerak dan meninggal. Karena ada satu ABK yang meninggal, nakhoda kapal Dulhadi, 65, asal Desa Mbebel, Kecamatan Wiradesa, Pekalongan, memutuskan untuk kembali ke Banyuwangi. Setiba di pelabuhan Tanjungwangi, jenazah korban langsung dilarikan ke kamar mayat RSUD Blambangan guna divisum. Ahok bersama sejumlah ABK kapal, turut serta mendampingi Polisi yang ikut membawa korban ke RSUD Blambangan. “Saya sudah menghubungi keluarga korban, pihak keluarga meminta tidak diotopsi,” tegas Ahok ditemui di kamar mayat RSUD Blambangan. Kapolsek Kesatuan Pelaksana Pengamanan Pelabuhan (KPPP) Tanjungwangi AKP Jumadi mengaku masih belum tahu kepastian penyebab tewasnya korban. Sebab, keluarga korban menolak dilakukan otopsi. “Kebetulan ABK kapal itu banyak keluarganya, mereka sepakat korban tidak perlu otopsi,” jelas Jumadi. Jumadi membenarkan korban tewas mendadak saat melihat televisi. Korban diduga meninggal karena perawatan di atas kapal yang sangat terbatas. Apalagi, lokasi kapal juga jauh dari pelabuhan. “Kalau darah yang keluar dari hidung dan mulut, mungkin karena kondisi cuaca,” ungkapnya sambil menyebut kalau jenazah korban akan segera dikirim ke rumah duka di Pekalongan, Jawa Tengah. (abi/aif)

SITUBONDO - Wisma Rengganis tidak hanya menampung para pejabat pemerintah. Tak ubahnya tempat penginapan pada umumnya, fasilitas milik Pemkab Situbondo ini juga melayani masyarakat umum yang ingin mendapatkanfasilitaspenginapan. Sebab itulah, Kepala Dinas Pengelolaan Kekayaan Daerah (DPKD) Pemkab Situbondo, Tri Cahya, keberatan jika wisma di Jalan WR. Supratman tersebut dinilai hanya bisa diakses pejabat. Apalagi disebut sebagai tempat untuk melakukan praktik mesum.

“Saya kira tak beralasan penyebutan semacam itu tanpa fakta mendasar dan dapat dipertanggungjawabkan. Kalau ada insiden yang terjadi pada tamu, tentu itu di luar tanggung jawab pengelola,” jelas Tri Cahya melalui telepon seluler kemarin malam. Menurut perempuan yang sedang mengikuti Diklatpim di Surabaya itu, Wisma Daerah Rengganis dibangun tidak hanya dikhususkan untuk pejabat. Di luar itu, juga disewakan kepada umum dengan tujuan menambah kontribusi PAD. “Siapa pun bisa mengakses, tidak spe-

sifik pejabat,” imbuhnya. Ditambahkannya, Wisma Rengganis memiliki tarif resmi. Itu terpampang di meja resepsionis. “Tidak sembarangan menetapkan tarif. Ada SK bupatinya,” terang perempuan berkaca mata itu. Diberitakan sebelumnya, ada insiden kecil di Wisma Rengganis Rabu malam (9/6) lalu. Seorang suami meminta bantuan polisi mendatangi tempat penginapan itu. Dia curiga istrinya yang seorang PNS sedang bersama PIL (Pria Idaman Lain) di wisma tersebut. (pri/aif)

EDY SUPRIYONO/RaBa

MILIK PEMKAB:Wisma Rengganis di JalanWR. Supratman, Situbondo.

Banyak Intervensi, Lelang Proyek Lamban SITUBONDO - Lambannya pelaksanaan pembangunan infrastruktur di Situbondo mulai mendapat sorotan. Salah satu alasan munculnya suara “sumbang” itu adalah karena sampai pertengahan tahun 2011 ini, pengumuman paket pekerjaan yang melekat pada sejumlah Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) belum dilakukan. Salah satu pihak yang santer menyuarakan hal itu adalah Ketua Komisi A DPRD Situbondo, Syaiful Bahri. Politikus asal Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu menuding, ada beberapa faktor penyebab yang

melatarbelakangi mengapa pemerintah kabupaten (pemkab) tidak segera mengumumkan paket proyek di Situbondo, di antaranya masalah ketidaksiapan eksekutif melaksanakan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 54 Tahun 2010 tentang pengadaan barang/jasa pemerintah. Selain itu, Syaiful juga menuding ada banyak campur tangan oknum-oknum di luar pemkab dalam lelang proyek tersebut. Akibatnya, pembangunan infrastruktur di Kota Santri semakin terhambat. Syaiful mengatakan, banyak sinyal yang mengindikasikan

adanya campur tangan pihakpihak di luar eksekutif dalam proses lelang proyek tersebut. Contohnya, ada oknum yang mengatasnamakan orang dekat bupati atau tokoh penting

meminta jatah proyek kepada panitia lelang. “Mari kita singkirkan kepentingan pribadi dan golongan demi kepentingan masyarakat. Biarkan eksekutif menjalankan

tugasnya. Jangan selalu merecoki kerja bupati. Mari kita dukung beliau (Bupati Dadang Wigiarto, Red) melakukan yang terbaik demi kemajuan Situbondo,” papar Syaiful. (sgt/aif)

Pemimpin Redaksi: Elly Irwan Suryanto. Redaktur Pelaksana: Rahman Bayu Saksono. Redaktur: Syaifuddin Mahmud, Ali Sodiqin. Staf Redaksi: AF Ichsan Rasyid, Agus Baihaqi, Abdul Aziz, Niklaas Andries, (Banyuwangi), Edy Supriyono, Sigit Hariyadi (Situbondo). Fotografer: Galih Cokro Buwono. Editor Bahasa: Minhajul Qowim. Lay Out/Grafis: Khoirul Muklis, Cahya Heriyanto, Mohammad Isnaeni Wardan Iklan: Sidrotul Muntaha, Tomy Sila, Yusroh Abdillah. Administrasi Iklan: Yetty Maya Purwosari. Desain Iklan: RodyaYuliani. Keuangan: Citra Puji Rahayu. Kasir: Anissa Windyah Sari. Pemasaran/Event: Gerda Sukarno Prayudha, Iwan Setiono, Benny Siswanto, Samsuri (Situbondo). Penerbit: PT Banyuwangi MENDORONG PERUBAHAN DAN PEMBARUAN Intermedia Pers. SIUPP:1538/SK/Menpen/SIUPP/1999. Direktur: Samsudin Adlawi. General Manager: A. Choliq Baya. Alamat Redaksi/Iklan: Jl. Yos Sudarso 89 C Banyuwangi,Telp: (0333) 412224-416647 Fax Redaksi: 0333-416647, Fax Iklan/Pemasaran: (0333) 415153, Biro Genteng: Jalan Raya Jember nomor 47 Genteng, Telp : (0333) 845860. Biro Situbondo: Jl. Merak nomor 92 Situbondo, Telp : (0338) 677058. Email: radarbwi@jawapos.co.id, radarbwi@yahoo.com, radarbwi@gmail.com. Rekening: Giro Bank Mandiri Nomor Rekening 1430002019030. Surabaya: Yamin Hamid, Graha Pena Lt .15, Jl Ahmad Yani 88 Telp. (031) 8202259 Fax. (031) 8295473. Jakarta: Gunawan, Jl Raya Kebayoran Lama 17, Telp (021) 5349311-5, Fax. (021) 5349207. Tarif Iklan Display: hitam putih Rp 18.000/mmk, berwarna depan Rp 30.000/mmk, berwarna belakang Rp 27.500/mmk, Iklan Baris Umum: Rp. 30.000/baris, Lowongan: Rp 45.000/baris, Sosial: Rp 12.000/mmk. Percetakan: Temprina Media Grafika, Jl Imam Bonjol 129 Jember Telp (0331) 320300.  Wartawan Radar Banyuwangi dilarang menerima uang maupun barang dari sumber berita.

 Wartawan Radar Banyuwangi dibekali dengan kartu pers yang dikenakan selama bertugas.



Materi iklan/advertorial di luar tanggung jawab Radar Banyuwangi


3

Selasa 14 Juni 2011

Camat Genteng Langsung Selamatan

Pancoran Ramai Pelajar ROGOJAMPI - Memasuki musim liburan sekolah, tempat wisata Pancoran di Desa Karangbendo, Kecamatan Rogojampi, dipenuhi pengunjung. Rata-rata pengunjungnya adalah anak-anak sekolah mulai Taman Kanak-Kanak (TK) sampai SMA. Bahkan, ada juga pengunjung yang datang dari luar Banyuwangi. Tak ayal, suasana parkiran yang biasanya lengang, kini dipadati motor, mobil, dan bus. Eko Pambudi, pengunjung wisata Pancoran mengakui, suasananya benar-benar alami. Hal itu bisa dilihat ketika masuk area kolam renang. “Kita harus menuruni jalan yang berkelok-kelok dengan kanan-kiri bebatuan yang tertata rapi, serta pohonpohon besar yang asri,” pujinya. Pengelola wisata Pancoran H. Irul mengakui, musim liburan ini ada peningkatan pengunjung. Rata-rata pelajar didampingi gurunya. “Tetapi, ada juga pengunjung yang datang bersama keluarganya,” jelas Irul di sela-sela membantu anak-anak TK menaiki kereta naga. (ikl/*/irw)

Segera Tempati Rumah Dinas

THOMY SILA / RaBa

PERMAINAN BARU: Anak-anak ceria menikmati permainan baru di wisata Pancoran kemarin.

Belasan Kayu Jati Tak Bertuan

PILKADES BANGOREJO

Ditemukan Saat Operasi Gabungan

ISTIMEWA

ANTRE: Para pemilih akan memasuki tempat pemungutan suara di balai Desa Sukorejo, Kecamatan Bangorejo.

Samsudin Kades Sukorejo BANGOREJO - Samsudin akhirnya terpilih sebagai kepala Desa (Kades) Sukorejo, Kecamatan Bangorejo, Minggu (12/6). Dia berhasil mengalahkan satu-satunya rival-nya, Alfiah. Jumlah daftar pemilih tetap (DPT) mencapai 6040 orang. Namun, pemilih yang menggunakan hak suaranya dalam pemilihan kades (pilkades) itu tidak sampai 4000. “Tapi rata-rata dalam pilkades, pemilihnya memang segitu (lebih sedikit dari separoh jumlah DPT),” ungkap Camat Bangorejo Nur Hadi kepada RaBa kemarin. Proses pemungutan suara berakhir pada pukul 13.00. Panitia langsung melanjutkan dengan penghitungan suara. Akhirnya, Samsudin diketahui sebagai pemenang. “Penghitungan berakhir sekitar pukul 15.30,” tutur Nur. Sekadar diketahui, selama tujuh bulan, Desa Sukorejo tidak memiliki kades definitif. Dengan terpilihnya Samsudin, posisi kades yang ditinggal lengser Bohari tujuh bulan lalu bakal segera terisi. “Selama tujuh bulan Desa Sukorejo dipimpin pejabat kades,” kata Nur. (azi/irw)

S I L I R A G U N G - Operasi gabungan Polisi Hutan Mobil (Polhutmob) dan Polsek Siliragung menemukan 18 batang kayu jati ilegal kemarin. Belasan kayu tak bertuan itu tergeletak di Dusun Sumber Urip, Desa Barurejo, Kecamatan Siliragung. Kemarin, belum diketahui siapa pemilik kayu tersebut. Saat ditemukan, kayu itu menumpuk di pekarangan kosong. Berdasarkan pengecekan petugas, tumpukan kayu ilegal tersebut diduga berasal dari Petak 34 RPH Karangharjo, BKPH Genteng, KPH Banyuwangi Selatan. “Kayu hutan tersebut sekarang kami amankan di TPK (tempat penitipan kayu) Banyuwangi Selatan,” kata Komandan Regu (Danru) Sugito kepada RaBa kemarin (13/6). Selain memburu para penambang emas liar di wilayah Petak 79, tegas Sugito, belakangan ini pihaknya juga gencar melakukan operasi illegal logging. Ditegas-

GENTENG - Pernyataan anggota DPRD Banyuwangi yang membeber fakta bahwa lebih dari 50 persen rumah dinas (rumdin) camat tidak dihuni langsung ditanggapi. Bahkan, sejumlah camat sigap merespons. Salah satunya camat Genteng yang baru, Zen Kostolani. Dia menyatakan segera pindah ke rumdin. Ditemui di ruang kerjanya kemarin (13/6), Zen menegaskan akan memboyong keluarganya ke rumdin. Namun, masih memilih waktu yang tepat. “Kata orang Jawa menunggu hari yang tepat,’’ cetusnya. Bukan hanya itu alasannya. Zen mengaku baru beberapa hari menjadi camat Genteng. Sebelumnya, dia menjabat sebagai camat Gambiran. Terhitung sejak 1 Juni 2011, Zen menggantikan posisi yang ditinggal camat Genteng sebelumnya, Nuril Falah. Sejatinya, lanjut Zen, jarak tempuh rumah pribadinya dengan Kantor Kecamatan Genteng tidak terlalu jauh. Bahkan, bisa ditempuh hanya dalam bebera-

pa menit. Pasalnya, rumah Zen berada di Dusun Cangaan, Desa Genteng Wetan, Kecamatan Genteng. “Rumah saya dekat dengan sini (kantor kecamatan, Red) hanya 4 menit,’’ ungkapnya. Zen mengaku akan menempati rumdin agar bisa memberikan pelayanan yang prima kepada masyarakat. Itu juga dia dilakukan saat menjabat camat Gambiran. “Saya sudah mengundang semua staf, pegawai kecamatan, dan tetangga, karena nanti malam (tadi malam, Red) saya akan selamatan pindah ke sini,’’ tuturnya. Sementara itu, Camat Sempu Lukman Hakim belum berhasil dikonfirmasi. Saat RaBa menemuinya di kantornya, Lukman sedang ada urusan dinas di Kota Banyuwangi. Namun, Sekretaris Kecamatan Sempu Sunarto menegaskan bahwa selama ini camatnya sudah menempati rumdin. “Bapak Camat sejak pindah menempati dan tidur di sini,’’ ungkap Hartono kemarin. Diakuinya, pihaknya sudah membuat surat kepada Bupati Abdullah Azwar Anas bahwa camatnya selama ini menempati rumdin. (ton/irw)

ABDUL AZIZ/RaBa

TAK BERTUAN: Danru Sugito menunjukkan tumpukan kayu ilegal.

kannya, di tengah gencarnya operasi penambang liar, pihaknya tidak ingin lengah terhadap illegal logging. “Semua bentuk perbuatan pelanggaran di wilayah Perhutani sebisa mungkin kami tekan,” tekadnya. Meski belum berhasil me-

nemukan pencuri kayu terseb u t , p i h a k n ya t i d a k a k a n berputus asa. Setiap saat, pihaknya bakal menggelar operasi gabungan dengan pihak terkait. “Kita tidak ingin illegal logging marak di wilayah kami,” tegasnya. (azi/irw)

ALI NURFATONI/RaBa

KOSONG: Rumah dinas camat Genteng yang belum ditempati terlihat sepi kemarin (13/6).


4

Selasa 14 Juni 2011

Semua HP Cross Standar Eropa SAAT ini, Cross Moblie Phone Indonesia menawarkan berbagai tipe dan model handphone yang sesuai dengan kebutuhan konsumen. Seperti Cross CB 96T (Games Phone). Handphone Cross CB 96T ini dilengkapi dengan Dual GSM, T V 2.4” QVGA LCD, Game PAD, fasilitas Java & Wap/e-buddy/GPRS/MMS/ WAP dan free T-Flash 4GB. Selain itu, Cross CB 96T suaranya sangat jernih karena menggunakan Yamaha Chip Sound dan juga terdapat terdapat ribuan games. Sehingga memudahkan pemilihan games yang sesuai dengan keinginan. Bukan hanya games yang yang ada dalam Cross CB 96T akan tetapi mempunyai

kelebihan lainnya. Seperti modem, radio, MP3, MP4, kamera 1.3 MP, webcam, bluetooth, mobile banking dan masih banyak kelebihan lainnya dari Cross CB 96 T. Ada pula handphone Cross CB 99T (3 cards in one) dengan tiga kartu dalam satu handphone (dual G SM + CDMA), TV, model, webcam, mobile banking, bluetooth, USB, kamera 1.3 MP dan acces Java & Wap, e-buddy dan

kelebihan lainnya sebagai handphone berpenampilan elegan dan simple dengan tiga kartu. Cross CB 99T sangat membantu berkomunikasi yang efektif bagi para proISTIMEWA fesional dengan kelengkapan fitur-fitur yang ada di dalamnya. Semua tipe dari handphone Cross merupakan produk yang tersertifikasi CE (conformite europene) yang berarti bahwa semua produk Cross telah memenuhi standar Eropa. Baik dari segi produksi maupun kualitas. Untuk dapat mengetahui fitur dan kelengkapan dari produk Cross, dapat dilihat di www. crossmobilephone.com. (*)

BANYUWANGI

BANYUWANGI

BANYUWANGI

•PELUANG USAHA•

•TANAH L 425M2•

•PROMO DAIHATSU•

•RMH KOS-KOSAN•

CENTRALCosmetik, Vitality & Accesories www.aliefshop.blogspot. com Hp.081999247557/082144998838

DIJUAL TANAH luas 425 m2, bentuk bagus (nganthong), SHM, lokasi Karangrejo Banyuwangi, Harga 100jt Nego, Hub 081 755 1017, 081 35358 1017. BU Cpt!!! Tanpa Perantara

MILIKIXenia VVT-i UM10Jt, Terios UM 17Jt, Gran Max UM 7Jt, Luxio Disc 15Jt. Sirion Bng 0%. Bs Kredit 5Th + Hadiah Menarik. Hub Sgr HADI 0333.7728.456/ 0815.5970.5555/081.233.432.555

DJL Cpt RmhKos2an, 9Kt, 1Dpr, 2Km Fas; PLN, PDAM, Jl Gn Arjuno Dkt Skolah, Kntr, Hrg 170Jt Nego H. 08113509792

•TANAH L 600M2 •

•PRIMA MOBIL•

BANYUWANGI

DJL Tanah Cepat Jl Raya Kembiritan Genteng Seluas 600M2 (SHM) 250Jt 082143223366

CRV’09, Avanza 05,07, Xenia 05,07, Kjg Lgx 97,02, Inova 05 (Solar Bensin) Panther 99,00,03 Taruna 02,04, Adventura 97, Pu Zebra 05,06 PU T120SS 09, PU L300 09, PU Futura 09. Cash/Kredit DP 10% Bunga Murah Hub: 0811301676/0333-411655

DJL Rmh Jl Kertanegara/Baluk Bgn 76M2 Tanah 200M2 Blkg Bs Dtingkat. Lsg Bs Ditempati Hrg Nego TP. Hub 081-803-587-755

•KESEHATAN• CENTRALCosmetik, Vitality & Accesories www.aliefshop.blogspot. com Hp.081999247557/082144998838

•INVESTASI• INVESTASI&Tab.,Dptkan profit 24%/ thn, Bs Diambil Swaktu-waktu & Tnp Jatuh Tempo. (modal+profit) Legal. Hub 087755501166

•TOUR & TRAVEL• PT. MAS WANGI, rute LMJG-JMBR-BWIDPS & Paket.Nymn, AC. Dpn SPBU Mangir. Ph: 0333 7700661 www.baliratugroup.com

•TANAH KAPLING• DJL 2 Tnh Kapling Gandeng SHM, L. 10x40M2, Hrg NEGO. Dan1 Tnh Kapling.Lok Pinggir Jln L. 10x20 M2 Harga NEGO, SHM, Cck u/ Investasi, lok.JL.Sutawijaya (Dpn Prm Istana Brawijaya). TP. Hub; 0333-8930348.

•RESTORAN TEPI PANTAI• DIKONTRAKKAN Restoran tepi pantai lok di Ds Ketapang Bwi. L 300m2 kaps 15 meja. Hub 08179678080

•RUMAH KHITAN• H. BAMBANG S. Ahli Sunat Laser utk Sgl umur dr Bayi hg Dws,D/a: Complek ruko Jl. Kepiting 5 A sobo Bwi Telp. 0333-422950.

•TERIMA KOST PUTRI• LOKASI Jl Brawijaya Gang Garuda No 38 Banyuwangi. Belakang dr. Didit Specialis Jantung. Hubungi 085691143558

•PERTOKOAN•

•KARAOKE•

PT ROSANA paket murah start Juanda, Thailand (BKK+PTTY) 4H/3M Rp 4,5 jt. Jkt 3H/2M Rp 3 jt. Hub081357098501(Berto)

•MENDUT REGENCY• DIJUAL Rumah di Mendut Regency Blok L 25 Letak Pojok Jl. Kembar harga nego Hub. 081331335868/7758898

•MENDUT REGENCY• DJL Rumah Bekas Berkualitas Di Pe r u m a h a n M e n d u t R e g e n c y Banyuwangi. Hub 081-934876969

•DIJUAL SEGERA•

•SUKOWIDI•

•SALESMAN•

L 300 Stesen Adiputro, Abu-abu Metalik, Original Th 2000, Kondisi Baik. Harga 70Jt Nego. Hub: 081934884336

DJL Cepat Rumah, SHM Lt 148,LB135,Jl Yos Sudarso 144 Sukowidi Bwi.Hrg Rp 250juta Nego. Hub Ihsan 081575072177

DBTH Salesman P/L, Min SMA Py Motor Mau Krj Keras. Krm Ke Arjuna Jl Argopuro 15 Bwi

•JL KEPITING• DJLRmh & Tnh L 825M2, SHM. Baik Utk Toko & Bengkel. Jl Kepiting Dekat Jembatan Menghadap Ketimur Hub 087865173063

•CHECHER & ADMIN• DCR Checker Gudang Wanita berpglmn Min SMU dan ADMIN Penjualan berpglmn bs komputer. Kirim lmrn ke Jl. Yos Suadrso No 40 Bwi. (Gudang Semen 3 Roda Indocement)

BANYUWANGI •STNK• HILANG STNK Nopol P 3665 XC an Moh Rovii Sumbergondo Rt 06/00 Tulungrejo

•DS KAPURAN• DIJUALRumah Luas Tanah 400M2, Luas Bangunan 160M2. Alamat Jl Raya Situbondo Gang Tomang Ds Kapuran Hub: Hp 081390751953

HILANG STNK Nopol P 3870 ZA an Agus Budiono Krajan Kedayunan Kabat Bwi

BANYUWANGI

•TOUR & TRAVEL•

•KERTANEGARA•

BANYUWANGI

DIJUAL Pertokoan 2 Stand Di Yos Cafe, SHM, Pinggir Jl Raya Yosomulyo, Jajag. Hub: 082132761858

JUAL Karaoke Hyundai Bs 5000 Lagu Bs dtmbh lagu baru, Speaker PSB Amerika, Suara berkelas.0333-7722222

•PRIMA MOBIL• R-STOCK(NewCar) T-Avanza, Inova, Yaris Daihatsu Xenia, Terios,Luxio,Honda(All New) Jazz, Crv Freed, Mits PU L300, P U T 1 2 0 s s, S u z u k i A P V A r e n a , APVLuxury, Swift, Nissan G-Livina, March. Cash/Kredit Hadiah Lgs Tv/Lemari Es Hub: 085258665239/0333411655

SITUBONDO

•PELATIHAN WIRAUSAHA• IKUTI Pel. Wirausaha 3bln yg Membantu mulai dr Memilih Jenis Usaha smpe m n d p t m d l & p a n g s a p a s a r. H u b 03337742121

HILANG STNK Nopol P 6743 YG an Taufan Kurniawan Jl Serayu 17 Rt 1/1 Panderejo HILANG STNK Nopol P 4473 EQ an Endro Subagyo, SE Dsn Olean Situbondo HLG STNK Nopol P 3295 ED an Joyo Basuki Jl Wr. Supratman Gg 3 Rt 01/03 Patokan

•KURSUSAN•

HLG STNK Nopol P 6758 WG an Edi Budiono Gunungsari Rt 03/02 Bangorejo

KURSUS Desain Grafis & Percetakan, Corel Draw, Offsit, Sablon Segala Media. Call 082 143.22.33.66 (845582)

HLG STNK Nopol P1064 VB an Sahada Ikan Cucut Kp Mandar Banyuwangi

BANYUWANGI

SURABAYA •TOKO KIMIA• TOKO KIMIA,DISTRIBUTOR: Bahan Fiber Glass, Pasta Sablon,Semir Ban, Lycal, DLL. Jl.Ngagel Jy Sltn 95, SBY. 03160317007

BANYUWANGI

•ALAT KARAOKE•

•KONTRAK/SEWA•

JUAL Speaker JBL Wharfedale. BMB. Semua asli. Power 3canel 800 watt.semua Khusus Karaoke. Hub03337722222

DIKONTRAKKAN/Disewakan Rumah Ruko , di Jl. Letjen Sutoyo No. 42 Tukang Kayu Hub. 08123487638

(09-1606)

(04-2306)

(12-1706)

(15-26/03)

> BWI: DIJUAL Suzuki S50 Futura th 2003 abu-abu mtl hrg 65 jt nego brg istw , Bisa cash/kredit hub (0333) 631526 – 635176, 0811351148

> BWI: DIJUAL Opel Blazer Tahun 1996, Silver, Siap Pakai. Pajak Panjang. Harga nego. Hub: 081336504436

> BWI: DIJUAL Taft GT 4x4 Tahun 1992 Abu-abu Metalik, P 1754 VH Harga 72Ht Hub: 0333-842388, 081249766039

> BWI: DIJUAL Cpt, LT 261M2, LB 7x29M. 5 Kt, 2Km, Dpr, Rk, Rt, Rmk, T.Ibadah. Pam, Pln 900W, Tlp. Kond Rampung 60-65%Segera Hub: 081353148822

(09-1606)

(09-1606)

(09-1606)

(09-1606)

> BWI: DI JUAL Honda Civic SRY GM th 1992 hijau tua mtl hrg 62,5 jt nego brg istw, Bisa cash/kredit hub (0333) 631526 – 635176 , 0811351148

> BWI: DIJUAL MTS Kuda VB 5W GLS th 2001 merah tua mtl hrg 82,5 jt nego brg istw Bisa , Kash/kredit hub (0333) 631526 – 635176 , 0811351148

> BWI: DIJUAL Daihatsu Gren Max (pick-up) S40RP TMREJJ HL biru mtl 70 jt nego brg istw, Bisa cash/kredit hub (0333) 631526 – 635176 , 0811351148

> BWI: DIJUAL Isuzu panther TBR 541 LV25 th 2000 biru tua mtl 95 jt nego brg istw , Bisa cash/kredit hub (0333) 631526 – 635176, 0811351148


5

BALJEBOL

Selasa 14 Juni 2011

BALI

LUMAJANG

Bentuk Tim Evaluasi SKPD PEMERINTAH Kabupaten Lumajang membentuk tim monitoring evaluasi dan penataan kelembagaan. Itu dilakukan untuk penataan kembali kelembagaan dan peningkatan kinerja SKPD di Lingkungan Pemkab Lumajang. Kabag Organisasi Pemkab Lumajang Budi Kamulyan mengatakan, tim sudah dibentuk beberapa waktu lalu. Koordinasi pun sudah mulai dilakukan. Dalam pekan, tim diharapkan sudah bisa bekerja. “Pertengahan Juni kita harapkan tim sudah turun,” ungkapnya. Budi mengelak pembentukan tim tersebut dilakukan karena kinerja sejumlah SKPD dianggap tidak efektif. Menurutnya, pihaknya belum bisa mengatakan sebuah SKPD efektif karena belum turun ke lapangan. “Kita masih belum data yang valid karena kita belum turun ke lapangan,” imbuhnya. Namun, terang dia, berdasarkan evaluasi provinsi dan kementerian dalam negeri, ada SKPD yang harus kembali kepada induknya. Dia mencontohkan Kantor Pariwisata Seni dan Budaya. Andai kantor tersebut efektif, maka akan ditingkatkan menjadi dinas. Namun, jika tidak efektif, maka harus menyatu dengan instasi lain. “Itu hanya contoh,” kata pria yang menjadi ketua pelaksana tim tersebut. Disinggung lebih jauh mengenai kemungkinan peleburan sejumlah SKPD, Budi mengatakan kemungkinannya tetap ada. Namun, kecil sekali itu dilakukan. “Ada kemungkinan, tapi sangat kecil,” ungkapnya. (wan/sh/jpnn)

JEMBER

BONDOWOSO

LUMAJANG

Rektor Unibo Menghilang Saat Pihak Yayasan Masuki Kampus

DOK.RADAR JEMBER/JPNN

Hernanik

BONDOWOSO - Ketua Yayasan Pendidikan Gotong Royong (YPGR) Akte 18, Suprihanto, bersama para anggota lainnya, memasuki kampus Universitas Bondowoso (Unibo), Senin pagi kemarin. Mereka ingin menemui Hernanik, yang saat ini sebagai rektor Unibo. Suprihanto berniat untuk menyelesaikan konflik yang cukup lama berlangsung itu. Apalagi, Suprihanto memegang mandat dari dirjen dikti.

Namun, Hernanik tidak berada di kampus Unibo. ”Saya ke sini untuk bertemu Bu Hernanik. Tetapi, yang bersangkutan menghilang. Malah kami hanya ditemui oleh Pembantu Rektor tiga,” katanya. Padahal, kata Suprihanto, dia ingin menjelaskan kepada rektor dan para mahasiswa Unibo bahwa Hernanik dan dua dosen DPK (dosen oerbantuan kopertis) sudah ditarik oleh Kopertis Wilayah VII. ”Tetapi kenapa kok masih tetap ngotot nggandoli Unibo,” imbunya. Selain itu, Suprihanto prihatin dengan deadline dari dirjen dikti

yang ingin membubarkan Unibo pada 17 Juni mendatang. “Sehingga, kami kasihan dengan nasib mahasiswa dan Unibo. Jika tidak segera menyelesaikan konflik, maka Unibo akan ditutup,” jelasnya. Namun, sore pukul 15.00, mahasiswa Unibo mengadakan audensi dengan mengundang yayasan akte 18 dan rektor Hernanik. Namun, Hernanik tetap tidak mau mendatangi acara tersebut.”Hernanik hanya diwakili oleh Sujono” katanya. Karusan saja, Suprihadi, sebagai Ketua Badan Pekerja YPGR Akte 18, menyesalkan sikap Her-

nanik yang tidak diajak berdialog dengan yayasan YPGR Akte 18. ”Selain itu, Hernanik tetap membangkang terkait surat penarikan dari Kopertis wilayah VII,” katanya. Padahal, sudah jelas Hernanik dan dua dosen lainnya, sudah ditarik dari Unibo. ”Kenapa harus berada di Unibo. Padahal, konsekuensinya atau dampak dari semua ini, akan membuat dirjen dikti akan membubarkan Unibo pada 17 Juni ini,” katanya. Oleh sebab itu, Supriadi menyerahkan semuanya kepada mahasiswa Unibo untuk memikirkan nasibnya. (eko/ido/sh/jpnn)

DENPASAR

SMK RSBI Minim Peminat MINIMNYA peminat Tes Potensi Akademik (TPA) membuat dua SMK Rintisan Sekolah Berstandar Internasional (RSBI) harus membuka tahap II. Hal itu diungkapkan oleh Kabid Pendidikan Menengah Disdikpora Denpasar, Wayan Suparta usai pengumuman TPA SMK, Senin (13/6), kemarin. Menurut Suparta, beberapa kursi jurusan pada dua SMK tersebut masih belum terpenuhi. Dijelaskan, SMK N 3 Denpasar salah satu sekolah RSBI yang mengumumkan TPA kemarin baru mendapatkan 135 siswa dari 416 kursi yang disiapkan. Sehingga, masih kurang 63 siswa di sekolah tersebut. Menurut Wakasek Kesiswaan SMK 3 Denpasar, Dewa Ketut Wartawan, ada beberapa jurusan yang masih kurang, seperti tata boga, tata busana dan tata kecantikan. “Tata kecantikan ada jurusan, tata rambut dan tata kulit. Kedua jurusan ini masih kurang, sehingga kita akan adakan TPA gelombang II,” jelasnya. Dari empat jurusan yang ada di SMK itu, hanya ada satu program studi yang sudah terpenuhi. Yaitu program Akomodasi Perhotelan. Sedangkan program kecantikan, yang terdiri dari tata rambut dan tata kulit masih banyak kekurangan siswa. Dari 32 siswa yang diperlukan, tata rambut masih kekurangan 19 siswa dan kulit masih kurang 7 siswa. “Tata boga baru terisi 126, masih kurang lagi 18,” jelasnya.(wan/yes/jpnn)

ADRIAN SUWANTO/RADAR BALI

PROTES: Warga Kesiman, Kertalangu, Denpasar, melakukan aksi demo menolak relokasi SLB C di gedung DPRD Bali kemarin.

JEMBER

Didemo Warga, Relokasi SLB Dibatalkan

JUMAI/RADAR JEMBER/JPNN

HANGUS: Mobil pikap milik Hasan yang ludes terbakar di depan SPBU Jambearum, Kecamatan Puger, siang kemarin.

Habis Isi BBM, Pikap Terbakar USAI mengisi bahan bakar di SPBU Desa Jambearum, Kecamatan Puger, kendaraan pikap Nopol P 8786 RF terbakar sekitar pukul 10.00. Kendaraan keluaran tahun 1980 tersebut dikemudikan H Hasan, 55, warga Darungan, Desa Jambearum, Kecamatan Puger. Untungnya, tak ada korban dalam peristiwa tersebut. Saat bagian depan terbakar tepat saat mobil berada di pintu keluar SPBU Jambearum, Hasan masih sempat membuka pintu kanan kendaraan. Namun tak banyak yang bisa diperbuat. Api terus membara dan satu jam kemudian telah menghanguskan mobilnya yang masih mulus. Mobil yang terbakar dan tinggal bagian kerangkanya saja ini, biasanya digunakan Hasan pergi ke sawah. Menurut Hasan, saat kebakaran terjadi, dirinya baru saja mengisi bensin dua jerigen untuk mesin disel. Saat itu, dia mengisi bensin dalam dua jerigen dengan nominal Rp 600 ribu. “Sedangkan siasanya Rp 100 ribu bensin diisikan ke dalam tangki mobil,” katanya. Nah, usai mengisi bensin itulah, mobilnya dilalap api. Tak heran saat ditemui di rumahnya, Hasan mengaku masih shock. “Begitu mobil terbakar, saya langsung membuka pintu dan lari,” ujarnya. Hingga terdengar suara ledakan di bagian tangki mobil. Selanjutnya, api mulai menjalar ke bagian kabin mobil depan. (jum/wnp/jpnn)

DENPASAR - Pembahasan masalah SLB mestinya berlangsung Senin kemarin di DPRD Bali, batal. Pasalnya, para calon peserta rapat langsung menemui para pendemo dari masyarakat Kesiman, Kertalangu, Denpasar. Dan, tanpa ada pemaparan atau pembahasan apa pun, Wakil Ketua DPRD Bali Ketut Suwandhi langsung mengatakan kalau proyek sudah positif dibatalkan. Pertemuan ini sendiri sedianya digelar di DPRD Bali sekitar pukul 10.00 Wita. Tapi pihak yang akan melakukan pembahasan, melakukan pertemuan dulu di ruang Ketua DPRD Bali Cok Ratmadi. Entah apa yang disepakati, semua keluar langsung tanpa melaku-

kan pembahasan di lantai III sesuai dengan yang direncanakan. Saat itu juga sekitar seratusan orang masyarakat Kesiman, Kertalangu, menggeruduk DPRD Bali. Mereka membentangkan spanduk penolakan relokasi SLB C Lumintang ke bekas Balitek, dengan tulisan “Kami menolak relokasi SLB C, bukan berarti kami tidak sayang dengan anak-anak cacat. Dan jangan salahkan Wali Kota kami, karena ini murni aspirasi masyarakat Kesiman” Warga Kertalangu langsung diterima oleh Ketua DPRD Bali Cok Ratmadi didampingi Wakil Ketua Ketut Suwandhi. Ada juga Wakil Ketua DPRD Bali IB Sukarta, anggota IB Udiyana, Utami

Suryadi, Hening Puspitarini dan lainnya. Termasuk Wali Kota Denpasar Rai Mantra, Sekkot Rai Iswara hingga Kadisdikpora Bali IB Anom. Warga diterima di Wantilan DPRD Bali. Yang mengejutkan, Ketut Suwandhi yang memandu penerimaan pendemo itu langsung menyampaikan, jika DPRD Bali sudah memastikan kalau proyek relokasi SLB ke bekas Balitek dibatalkan. “Saya tegaskan proyek relokasi SLB sudah dibatalkan. Kami pastikan itu. Masyarakat jangan lagi khawatir, kami mengikuti keinginan masyarakat. Karena saya ada di sini atas pilihan masyarakat,” ujar Suwandhi disambut tepuk tangan.

Setelah itu, Cok Rat juga menyampaikan sikap sama. Dilanjutkan dengan Kepala Desa Kesiman Kertalangu IB Bima Putra, yang mengatakan penolakan SLB karena lokasi bekas Balitek memang tidak layak, karena di pinggir sungai. “Kami menolak bukan kami tidak sayang dengan anak cacat, tapi karena lokasinya memang tidak layak,” kilahnya. Setelah itu masyarakat bubar setelah makan bersama dengan Wali Kota Denpasar Rai Mantra. Rai Mantra sendiri ketika diwawancarai memilih jurus tutup mulup. “Jangan saya ditanya, ini ada salah satu masyarakat tahu perjalanan SLB,” kilahnya. (art/yes/jpnn)

Cuaca Membaik, Nelayan Melaut

JUMAI/RADAR JEMBER/JPNN

CARI IKAN: Ratusan jukung dan perahu milik nelayan Puger mulai melaut setelah beberapa hari terakhir ombak dan angin besar kondisinya mulai normal.

JEMBER – Ini kesempatan bagi para nelayan mencari ikan sebanyak-banyaknya. Ini menyusul kondisi laut Puger yang mulai bersahabat. Ombak yang tidak terlalu besar, membuat para nelayan bersuka hati melaut. Ini pula yang terlihat di sekitar laut Puger dalam beberapa hari terakhir. Hampir setiap hari, ratusan perahu dan jukung milik nelayan Puger berlayar. Apalagi, ombak dan angin kencang dalam waktu empat hari ini mulai normal. Meski begitu, hendaknya para nelayan berhati-hati saat memutuskan melaut. Pasalnya,

kondisi cuaca bisa saja berubah sewaktu-waktu. ”Bulan Juni hingga September, biasanya ombak besar-besarnya. Meskipun ombak kelihatannya normal, suatu saat ombak bisa muncul dengan besar,” kata Mathori, warga sekitar Plawangan Pancer, Puger. Apa yang diutarakan Mathori ini bukan tanpa alasan jelas. Apalagi, empat hari sebelumnya, ada jukung milik nelayan Puger yang terbalik di Plawangan setelah dihantam ombak besar. Meski begitu, masih banyak pula nelayan yang nekat melaut. Kondisi ombak yang tidak

terlalu besar ini, memang hal yang berharga bagi para nelayan. Sehingga, banyak nelayan yang tak mau menyia-yiakan kesempatan untuk melaut. Apalagi, sebelumnya, masa-masa sulit dihadapi nelayan karena ombak cukup besar sampaisampai menelan korban jiwa. Pantauan koran ini di sekitar pantai Puger, kondisi ombak memang terlihat kecil. Hanya sesekali ombak terlihat datang agak besar. Nah, ketika ombak Plawangan tak terlalu besar, para nelayan langsung tancap gas berangkat menembus Plawangan yang seringkali memakan korban jiwa ini. (jum/wnp/jpnn)

Alpha Nugroho, Pecinta Lingkungan yang Abadikan Gumuk Lewat Jepretan Kamera

Minimnya Informasi tentang Gumuk Makin Pompa Semangat Keunikan dan keindahan gumuk yang kini banyak diekploitasi pemiliknya, ternyata telah menggerakkan tekat Alpha Nugroho, seorang fotografer yang juga pecinta lingkungan untuk turut melestarikan. Lewat jepretan kamera hasil bidikannya, dia berusaha untuk menyelamatkan gumuk agar tidak punah. NUR FITRIANA, Jember GUMUK, sebuah gundukan menyerupai bukit tapi memiliki keunikan tersendiri. Bentang alam yang unik ini menarik minat Alpha Nugroho, seorang aktivis pecinta lingkungan yang mulai menggandrungi fotografi sejak masa kuliah. Awalnya, lulusan Fakultas Pertanian Universitas Jember (Unej) ini hanya

sekedar memotret gumuk yang menurutnya memiliki sebuah keunikan bentang alam. Namun, setelah dia melakukan pencarian di sebuah situs internet, ia tak menemukan satupun informasi mengenai gumuk. ”Satu hal yang terpikir olehku ketika itu, ini kayaknya kalau gumuk dilestarikan dan dilindungi asyik nih,” ujarnya. Namun sekali lagi ia berpikir lebih dalam, apa yang menjadi keunikan gumuk sehingga harus dilindungi? Meru Betiri, misalnya, memiliki keanekaragaman hayati yang luar biasa dan memang layak untuk dilindungi. Lalu apa keistimewaan gumuk? Tak ada referensi lengkap yang bisa didapatkannya selain sebuah buku yang mengulas tentang geologi yang didapat dari dosennya. Buku itu ditulis oleh orang Belanda. Sayangnya, di dalam buku setebal ratusan halaman itu, hanya setengah halaman yang mengulas tentang gumuk. Di situ disebutkan, gumuk adalah bentukan vulkanik yang terbuang bersama lelehan lava dari letusan

gunung berapi. Itulah yang membedakan gumuk dengan bukit. Tanah yang dimiliki gumuk di sekitarnya pun memiliki tekstur yang poriporinya cukup besar sehingga mudah menyerap air. Meski hanya sebagian kecil yang diulas dari gumuk, ia justru semakin terpompa untuk mencari tahu tentang gumuk untuk menyampaikan bahwa gumuk adalah bentang alam yang memiliki keunikan dan harusnya dilindungi karena fungsinya yang menahan angin serta sebagai tempat penyimpan air jika curah hujan cukup tinggi. Pikiran Alpha mulai liar. Keinginannya untuk memiliki global positioning system (GPS) dan DSLR kian menguat. Untuk menyampaiARIMACS WILANDER/RADAR JEMBER/JPNN kan pada masyarakat tentang pen- ABADIKAN KEINDAHAN GUMUK: Alpha Nugroho berusaha mengingatkan tingnya gumuk, ia harus melakukan pentingnya gumuk melalui jepretan kamera. sesuatu. Karena dia menyukai fotografi, ia pun bergerak dengan hobi- nyampaikannya ke teman-teman Laki-laki yang juga tergabung terdekat bahwa kita, punya gumuk. dalam komunitas fotografi 3 Kerinya itu sebagai media sosialisasi. ”Kalau menyampaikan ke masya- Sebuah bentang alam unik yang ting ini mengaku ingin melakukan rakat rasanya terlalu muluk-muluk tidak semua negara bisa memi- perjuangan konservasi melalui foto. ya, tapi paling tidak, saya bisa me- likinya,” katanya. Fotografi itu tidak hanya ajang nar-

sis yang menguatkan eksistensi pribadi. Ia yakin, foto juga bisa berbicara dengan lugas tentang keindahan alam butuh penjagaan di tengah situasi yang tak berpihak seperti saat ini. Ia sadar bahwa perjuangan konservasi tak pernah bisa dilakukan dengan satu atau dua orang. Atau juga satu atau dua tahun. Sebab, butuh sinergitas yang menyeluruh dari masyarakat umum, pemerintah, dan juga para akademisi. ”Kalau di Amerika bentang alam tanpa kehidupan seperti dead valley saja bisa menjadi taman nasional, kenapa Gumuk tidak bisa menjadi taman nasional yang harus dilindungi juga,” ujarnya bersemangat. Baginya, keinginan masyarakat untuk mengekploitasi gumuk karena motif ekonomi sebenarnya bisa dituntaskan dengan penelitian para akademisi. Bahwa sebenarnya banyak manfaat gumuk yang bisa dimanfaatkan tanpa harus diekspolitasi habis-habisan. Motif-motif ekonomi itu haruslah menjadi PR bersama untuk diselesaikan. (jpnn)


6

Selasa 14 Juni 2011

Market Share Semester Pertama Capai 46 Persen Truk Mitsubishi Dongkrak Penjualan

TOHA/RaBa

TREN MEMBAIK: Mitsubishi Pajero mengambil bagian kesuksesan MBM dalam membukukan prestasi di awal semester pertama.

BANYUWANGI–PT Mayangsari Berlian Motor (MBM) -diler resmi Mitsubishi Banyuwangi— berhasil membukukan penjualan positif pada semester pertama di tahun 2011. Penjualan itu didongkrak dari tipe colt diesel truk super speed FE 74 sebesar 40 persen. Di tipe pick up, MBM juga berhasil meningkatkan penjualan sekitar 60 persen. “Untuk pick up tipe L300 dan T120SS masing-masing menyumbangkan 30 persen,” ungkap Branch Manager PT MBM Banyuwangi Soponyono saat ditemui RaBa di kantornya, kemarin (13/6). Pria yang akrab dipanggil Yono itu mengatakan, jika

dibandingkan tahun lalu, pertumbuhan sales Mitsubishi meningkat 30 persen. Bahkan diakui, semester pertama di tahun 2011 ini, pihaknya over target. Ditambahkan, untuk penguasaan pasar (market share) Mitsubishi masih unggul dari kompetitor. Mulai Januari hingga April 2011, penjualan semua tipe Mitsubishi berhasil menguasai market share sebesar 46 persen. “Sedangkan di bulan April, market share yang diraih sebesar 45 persen,” sebutnya. Yono mengakui, pasar Banyuwangi Selatan masih didominasi penjualan Mitsubishi. Ada dua wilayah yang memberikan kontribusi besar. Wilayah Kecamatan Rogojampi menyokong 10 persen dan Purwoharjo 9 persen. Sedangkan Banyuwangi Kota hanya

menyumbangkan 8 persen. “Dulu Muncar nomor satu. Tetapi saat musim paceklik ikan ini, Muncar hanya memberi kontribusi 5 persen,” bebernya seraya menyatakan optimistis penjualan akhir Desember akan meningkat seiring panen raya jeruk. Pria asal Rogojampi itu mengakui, brand image Mitsubishi sudah begitu kuat di benak konsumen. “Keunggulan kendaraan niaga Mitsubishi memberikan keuntungan bagi penggunanya, yaitu kualitas fungsi dasar truk yang terbukti handal, brand image yang kuat, serta kenyamanan, dan purna jual yang kompetitif,” paparnya. Varian truk produksi Mitsubishi juga terus berkembang. Tentunya, perkembangannya sesuai kebutuhan dan permintaan pasar di Indonesia.(ikl/*/irw)

Rumput Laut Terpacu Dolar

AIR MINERAL

Permintaan Pasar Ekspor Meningkat

YUSROH/RaBa

LAYAK MINUM: Leo Budianto sedang mengemas air minum dengan mesin filter Equafresh.

Targetkan Produksi 100 Galon Tiap Hari SITUBONDO-Seiring perkembangan zaman, kesadaran masyarakat terhadap kebutuhan dan pola hidup sehat, makin tinggi. Salah satunya kebutuhan air bersih dan sehat. Apalagi, volume terbesar dalam tubuh adalah air, yang mencapai 70 persen. Jangan heran, bila lambat laun kebutuhan manusia terhadap air sehat dan bermutu semakin besar. Equafresh merupakan salah satu air mineral, yang diambil dari sumber mata air pegunungan Argopuro. Hasil uji laboratoriun terhadap kandungan air, yang dikantongi pada tahun 2011 oleh Depkes dan Baristan Indag Surabaya menunjukkan bahwa tingkat kandungan TDS (Total Padatan Terlarut) dalam air rendah. Capaian rata-rata tingkat TDS dalam airnya 53. Angka tersebut menunjukkan bahwa sumber air yang didapat layak, karena air yang bersih dan layak dikonsumsi manusia, setidaknya memiliki TDS di bawah angka 100. Tidak hanya itu, Equafresh juga diproses dengan rangkaian teknologi terpadu, berupa proses filtrasi ultraviolet dan ozonisasi. Selain itu, satu proses lagi, yakni bioresunisasi, yang berfungsi sebagai penjernihan air. Rangkaian proses yang dilalui tersebut membuat air dari Equafresh menjadi air yang bebas bakteri, bersih, dan menyehatkan untuk dikonsumsi tubuh. Walhasil, depo air mineral Equafresh yang dimulai Leo Budianto, 60, asal Situbondo itu membuahkan banyak pelanggan. Bahkan, depo air mineral yang dimulai sejak Mei 2011, itu ditargetkan bisa meraih 100 galon air tiap hari. Untuk lebih menarik minat pelanggan, khusus di bulan Juni ini, masyarakat bisa menikmati potongan harga hingga 50 persen. “Silakan datang di depo kami di Jalan Argopuro 7B Situbondo, telepon 08113517841, untuk memulai hidup sehat”, kata Leo, pemilik depo air mineral Equafresh.(ikl/*/irw)

PANARUKAN - Harga rumput laut kering mengalami penurunan beberapa bulan terakhir. Meski demikian, membudidayakan tanaman yang satu itu masih cukup prospektif. Pasalnya, permintaan pasar terus membengkak. H. Ramli Ghazali, pengusaha rumput laut di Kecamatan Panarukan mengungkapkan, berapa pun banyaknya stok rumput laut yang ada saat ini selalu tersedot pasar di Surabaya dan Jakarta. “Yang saya terima ini rumput laut dari Banyuwangi, Madura, dan sejumlah kepulauan di Madura,” ungkapnya kepada RaBa kemarin. Meski permintaan terus meningkat, lanjut dia, harga rumput laut kering beberapa bulan terakhir anjlok. Dari semula Rp 13 ribu per kilogram (kg)

menjadi Rp 11 ribu. “Kemungkinan besar terpengaruh dolar karena rumput laut diekspor ke luar negeri,” terang Ramli. Sementara itu, di kalangan petani rumput laut, gangguan lumut menjadi ancaman serius. Jika dibiarkan, rumput laut tak bisa besar dan rontok. Ujungujungnya petani akan mengalami kerugian. “Kalau mau dijual harus dibersihkan dulu. Kalau tidak dibersihkan tidak laku. Punya saya 17 kg dikembalikan karena ada lumutnya,” terang Musahra, petani rumput laut di Kecamatan Wongsorejo, Banyuwangi, kepada RaBa. Pria yang akrab dipanggil Pak Momo itu mengakui, cuaca saat ini sebenarnya sangat mendukung budi daya rumput laut. Kini banyak warga di desanya tertarik membudidayakan rumput laut. “Budi daya menjadi salah satu alternatif pekerjaan bagi masyarakat karena sangat membantu

EDY SUPRIYONO/RaBa

KERINGKAN: Permintaan rumput laut meningkat meski tak diikuti kestabilan harga.

perekonomian,” cetusnya. Dalam dua hari, Momo mampu memanen 1,7 ton rumput laut basah. Dia

memiliki 1.200 persegi lahan di laut. “Harga rumput laut basah Rp 1.100 per kg,” sebutnya. (pri/irw)

Permintaan Melonjak, Harga Kain Seragam Naik

THOMY SILA/RaBa

PILIH KAIN : Orang tua murid berbelanja seragam bagi anaknya di Toko Indo Kain, kemarin (13/6).

ROGOJAMPI–Menjelang tahun ajaran baru, permintaan kain seragam sekolah meningkat. Bulan lalu, rata-rata pedagang kain hanya menjual beberapa lembar kain per hari. Namun, selama Juni ini kenaikan permintaan kain seragam sekolah cukup signifikan. Nah, untuk antisipasi melonjaknya permintaan kain seragam, beberapa toko kain sudah order lebih dulu ke pabrik. Salah satunya Toko Indo Kain, yang stannya berada di dalam

Pasar Rogojampi. Rudi, pemilik Toko Indo Kain mengakui, permintaan kain seragam sekolah sejak pertengahan Mei hingga Juni meningkat dibanding bulan sebelumnya. “Harga kain juga ada kenaikan sedikit,” ungkap Rudi, kemarin (13/6). Untuk menyiasati pembeli tidak kaget dengan adanya kenaikan harga kain, biasanya Rudi memberitahu lebih dahulu. “Rata-rata mereka mengerti, setelah kami jelaskan,” katanya.

Rudi menandaskan, dengan adanya kenaikan harga, pihaknya menjamin kualitas kain yang terbaik. “Kami biasanya pesan ke pabrik terlebih dahulu. Harapannya bisa menekan harga seminim mungkin,” cetusnya. Yang pasti, lanjut dia, pihaknya tidak mau menambahi beban orang tua yang berbelanja seragam anaknya di tokonya. “Masalah harga kain, silakan kalau mau dibandingkan,” ujarnya.(ikl/*/irw)


Selasa 14 Juni 2011

7

BERITA UTAMA HALAMAN SAMBUNGAN

Merasa Tak Punya Musuh n TEROR... Sambungan dari Hal 1

Isu bom yang menimpa pengusaha kue asal Dusun Kebalen Kidul, Desa Lemahbang Dewo, Kecamatan Rogojampi, itu sempat membuat warga di sekitar toko kue di Desa Lugonto itu heboh. Arus lalu-lintas di jalan raya Rogojampi juga sempat tersendat. Antrean kendaraan bermotor juga cukup panjang hingga mencapai dua kilometer. Beberapa petugas Polsek Rogojampi dan Polres Banyuwangi sempat menyisir lokasi di sekitar toko. Petugas dengan perlahan lengkap membuka rolling door toko kue tersebut, tapi tidak ditemukan tanda-tanda mencurigakan. “Kita berani membuka toko karena tidak ditemukan jejak orang pernah masuk,” ujar Kanitreskrim Polsek Rogojampi Ipda Winardi. Setelah berhasil membuka satu pintu, beberapa anggota polisi segera memeriksa toko kue itu dengan metal detector. Seluruh isi toko tidak lepas dari pemeriksaan. Tetapi nyatanya,

bom yang diisukan akan segera meledak itu ternyata tidak ada. “Semua barang yang ada di toko juga sudah kita periksa, dan bom itu ternyata tidak ada,” jelas Ipda Winardi. Saat ditemui wartawan koran ini, Gianto dan Meti mengakui baru tahu ada SMS ancaman bom itu sekitar pukul 07.00. Pagi itu, Meti membuka ponsel miliknya. “Saya lihat sudah ada tiga SMS berisi ancaman bom dari nomor yang sama,” cetusnya. Meti menjelaskan, berdasarkan data waktu pengiriman, SMS itu kali pertama dikirim sekitar pukul 04.00. Sekitar satu jam kemudian, peneror kembali mengirimkan pesan singkat. SMS yang terakhir dikirim sekitar pukul 06.00. Dari tiga kali SMS itu, ternyata isinya tidak sama. ‘’Tetapi semua berisi ancaman bom,” ujarnya. Dalam SMS yang pertama tertulis, ada bom d toko u coba buka aja, kamu buka toko mu pasti booom H H H H, Ingat jaga anakmu ya jangan ditinggal. SMS yang kedua tertulis, meti siap-siap meletus bomnya, buka toko ancur semua,

aku gak main2 tinggal nyuruh anak buahku aja. Ingat depan rumahmu kebakaran, tapi cuma peringatan, kalau aku gak main-main. “SMS yang ketiga cukup singkat, hanya hitungan waktu,” jelasnya. Gianto dan Meti mulanya kurang mempedulikan SMS yang dikirim orang yang tidak dikenal tersebut. Tetapi, saat mereka akan membuka took pada pukul 08.00, mereka sempat ragu dan takut. “Lalu kita lapor ke polsek, oleh polisi diminta tidak dibuka dulu,” katanya. Dengan mimik serius, pasangan itu mengaku lega karena ancaman bom di tokonya itu tidak terbukti. Setelah polisi melakukan penyisiran, bom tersebut ternyata tidak ada. “Syukur bomnya tidak ada,” paparnya Sementara itu, teror bom yang menimpa pasangan suami istri (pasutri) Gianto dan Meti itu bukan yang kali pertama. Tiga hari sebelumnya, mereka juga mendapatkan terror, yakni garasi rumahnya dibakar. Tidak diketahui siapa orang yang telah membakar garasi

rumah korban. Tetapi, pelakunya diduga tidak jauh dengan pengirim SMS ancaman itu. “Teror pertama dan SMS bom, pelakunya diduga sama,” ujar Kanitreskrim Polsek Rogojampi, Ipda Winardi. Menurut Ipda Winardi, dugaan itu diperkuat dengan isi SMS yang kedua. Dalam SMS ditulis, pengirim sempat menyebut kebakaran yang menimpa rumah korban tiga hari sebelumnya. “Membaca isi SMS itu, sangat kuat ada keterkaitan pelaku,” katanya. Gianto dan Meti mengatakan, rumahnya dibakar orang tidak dikenal tiga hari sebelum ancaman bom itu. “Yang pertama tahu malah para tetangga sekitar pukul 03.30. Kami dibangunkan setelah api mulai membakar garasi,” terang Gianto. Saat bangun, Gianto dan Meti melihat api sudah membesar. Bahkan, api itu juga sudah membakar sejumlah jajan yang diproduksi. “Untungnya ada warga yang tahu. Kalau tidak, api bisa membakar seisi rumah,” sebut Meti. Pasutri itu sebenarnya tidak

Menolak Akui Miliki SS ... n TERSANGKA... Sambungan dari Hal 1

Barang yang diamankan, antara lain tiga pipet kaca, dua potongan sedotan, dan dua korek api gas. Bukti lain adalah satu bendel kertas kuning, satu buah potongan selang, satu buah bumbu kompor, dan satu buah

bong. Tidak ketinggalan, ponsel milik tersangka juga diamankan polisi. “Motor yang digunakan kedua tersangka juga kita sita sebagai BB,” katanya. Terungkapnya dua kawanan pengedar SS itu bermula dari hasil penyelidikan anggota satresnarkoba. Keduanya sudah lama dicurigai sebagai penge-

dar narkoba. “Kita dapat informasi bahwa kedua tersangka akan jualan, jadi langsung kita cegat,” ujar Watiyo. Dalam keterangannya kepada polisi, Suyanto mengaku SS seberat 0,22 gram yang dia bawa itu berasal dari Asnawi. Temannya itu meminta barang haram tersebut dijualkan. “Saya oleh

Asnawi disuruh menjualkan,” kata Suyanto kepada polisi. Pengakuan Suyanto itu dibantah Asnawi. Pria yang mengaku bekerja sebagai wartawan itu membantah menyuruh Suyanto menjualkan SS. “Dalam pengakuannya, Asnawi juga tidak mengakui bahwa SS itu miliknya,” jelas Watiyo. (abi/bay)

Akan Evaluasi Setiap Hari ... n PARKIR... Sambungan dari Hal 1

Kendaraan roda empat juga tidak boleh berhenti semaunya di pasar tersebut. Mereka harus memarkir kendaraannya di jalur yang sudah ditentukan. Kasatlantas Polres Banyuwangi AKP Lukman Cahyono menyebut penertiban itu bagian dari Operasi Simpatik Semeru 2011 yang kini sedang digalakkan. Pasar Banyuwangi dan jalan Susuit Tubun menjadi target lantaran banyak masyarakat yang mengeluhkan lokasi tersebut. Apalagi di pagi hari, kemacetan dan hilir-mudik kendaraan sangat meresahkan pengguna jalan. Tidak hanya becak, kendaraan bermotor dan para pedagang juga menjadi penyumbang semrawutnya lalu-lintas di kawasan tersebut. “Kita ingin lalu-lintas di sana tertib. Minimal parkir becak dan motor terlihat rapi,” ujar AKP Lukman. Kasatlantas menegaskan, penertiban akan terus dievaluasi setiap hari. Itu diharapkan dapat dilakukan secara berkesinambungan. Kenyamanan dan keamanan pengguna jalan menjadi prioritas penertiban itu. (nic/bay)

Sambungan dari Hal 8

Bagi yang belum mendaftar, masih ada pendaftaran mahasiswa baru, gelombang kedua dan ketiga. Tahun ini, Unars menargetkan 1.250 calon mahasiswa baru. “Terpaksa kita batasi sampai di angka itu karena minimnya sarana-prasaran yang ada,” imbuhnya. Meski demikian, Unars akan terus mengembangkan sayap untuk merespons tingginya kebutuhan masyarakat terhadap pendidikan perguruan

meski kami mengalami kerugian sekitar Rp 500 ribu,” ujarnya. Meti tidak mengira garasi rumahnya yang dibakar itu bagian dari teror terhadap keluarganya. Sebab, tiga hari kemu-

dian ternyata ada SMS yang berisi ancaman bahwa tokonya sudah dipasangi bom dan akan diledakkan. “Selama ini kami merasa tidak pernah punya musuh,” kata Gianto. (abi/bay)

Gratis KB Implan dan Spiral ... n PESERTA... Sambungan dari Hal 1

Di Jawa Timur, baru ada dua orang pemilik alat semacam itu. Salah satunya akan dicoba untuk kali pertama dalam kegiatan khitanan masal dan pengobatan gratis Minggu besok. ‘’Jadi spesial buat HUT RaBa. Tapi dalam pengobatan besok, mungkin hanya untuk sepuluh orang dulu. Satu orang rata-rata pemeriksaannya 30 menit,” kata suami dr. Andriyani itu. Selain bisa menikmati pemeriksaan tensi penis, peserta juga bakal dimanjakan dengan hadirnya enam dokter spesialis dan dua dokter umum. Para dokter yang hadir adalah dr. H. Taufiq Hidayat, Sp.And., M.Kes., dr. H. Ali Mansyur, Sp.B., dr. Hj. Indah Reviati, Sp.PD., dr. Hj. Sri Rejeki, Sp.A., dr. Haris Wibawanto, Sp.OG., dr. Andar, Sp.S., dan dua dokter umum, yaitu dr. Mizan Fahmi dan dr.Tiniwati. Selain oleh para dokter, para peserta juga akan dilayani secara profesional oleh para bidan yang tergabung dalam IBI Banyuwangi. Para ibu-ibu bisa memperoleh perawatan tentang kandungan. Selain itu, panitia juga memberikan layanan gratis untuk pemasangan alat kontrasepsi implan dan spiral. ‘’Untuk itu, segera daftarkan diri

ABDUL AZIZ/RaBa

CANGGIH: Dokter Taufiq Hidayat menunjukkan alat pengukur tensi penis di ruang kerjanya kemarin.

Anda. Kesempatan baik ini hanya ada di khitanan masal dan baksos pengobatan gratis dalam rangka HUT ke-12 RaBa di SMA NU Favorit Tegaldlimo,” ujar Abdul Aziz, anggota panitia khitanan masal dan baksos. (azi/bay)

Harganya Relatif Mahal n WAJIB... Sambungan dari Hal 8

Diberitakan kemarin, Dispendik kembali menjadi sorotan. Itu karena guru yang lulus sertifikasi diwajibkan membeli laptop. Harganya relatif mahal,

berkisar Rp 8 juta lebih. Yang membuat mereka resah, kewajiban membeli laptop itu berlaku bagi semua guru yang lulus sertifikasi. Punya atau tidak punya, mereka wajib membeli komputer jinjing itu. Kepala Dispendik Fathurach-

man membantah kabar adanya paksaan membeli laptop itu. Sebab, sejak awal guru dibebaskan membeli laptop sesuai keinginannya. Kelebihan laptop yang dikredit guru ke koperasi adalah dilengkapi program untuk kepentingan sertifikasi. (pri/aif)

Bodi Depan Tabrak Besi Pengaman n MOTOR... Sambungan dari Hal 8

Tidak hanya itu, beberapa bagian tubuhnya, seperti dagu dan paha kanan, juga terluka. Kasatlantas Polres Situbondo, AKP Yusuf Suryadi, membenarkan telah terjadi kecelakaan yang merenggut satu jiwa tersebut. “Kasus kecelakaan ini masih kami selidiki. Dugaan sementara sepeda motor melaju dengan kecepatan tinggi hingga haluan terlalu ke kanan,” ujarnya.

Informasi yang berhasil dikumpulkan Radar Banyuwangi (RaBa) menyebutkan, tabrakan itu terjadi lepas tengah malam, yakni sekitar pukul 01.15. Saat itu, kuda besi yang dikemudikan Deni meluncur dengan kecepatan tinggi dari arah selatan. Sesampai di pertigaan Jalan Raya Basuki Rahmat, Deni bermaksud membelokkan kendaraannya ke arah barat. Tetapi, kendaraan yang terlalu kencang itu menyulit-

kan pengemudi hingga haluan terlalu ke kanan. Tragisnya, di saat bersamaan, dari arah berlawanan, meluncur truk trailer yang dikendarai Djapar. Akibatnya sudah bisa ditebak, benturan kedua kendaraan itu tidak terelakkan. Bodi depan sepeda motor itu menabrak besi pengaman truk sebelah kiri. “Kendaraan yang terlibat tabrakan sudah kami amankan di Mapolres Situbondo untuk penyelidikan,” pungkas kasatlantas. (sgt/aif)

Jaga Nama Baik Sekolah n TIGA... Sambungan dari Hal 40

GALIH COKRO/RaBa

MENGGOTONG: Petugas bersama warga merapikan parkir becak di Pasar Banyuwangi pagi kemarin.

Gelar Acara Mangrove Action n GELOMBANG...

mempedulikan pembakaran garasi tersebut. Sebab, keduanya menduga pelakunya hanya orang iseng atau orang gila. “Saya juga tidak lapor polisi. Saya anggap tidak masalah,

tinggi. Dalam waktu dekat, Unars berencana akan membuka kampus dua yang berada di jalan tembus Sumberkolak. Diakui, jumlah calon mahasiswa di masa pendaftaran gelombang pertama yang mencapai 594 orang merupakan salah satu indikator kian tingginya minat dan kepercayaan masyarakat terhadap pelaksanaan pendidikan yang diselenggarakan Unars. Tahun sebelumnya, tidak sedahsyat itu. Hingga pendaftaran gelombang ketiga, sekitar 800 pendaftar. Kian tingginya minat dan ke-

percayaan masyarakat terhadap Unars itu, kata Endang tidak datang begitu saja. Unars bisa diterima masyarakat karena banyak prestasi yang telah diraih dan memberikan kontribusi nyata kepada masyarakat. Di 2011 ini, Unars mendapatkan anugerah kampus unggulan kategori peneliti dan pengabdian masyarakat dari DIKTI. Selain itu, dalam rangkaian acara Dies Natalis ke-30, Unars menggelar mangrove in action. Kegiatan ini sebagai bentuk kepedulian terhadap penyelamatan lingkungan yang melibatkan

pelajar, mahasiswa hingga LSM untuk menanam mangrove dipantai Desa Pelayan. “Bagi yang ingin terlibat aktif bisa bergabung dengan kita dating ke Kampus Unars 18 Juni pukul 14.30,” kata perempuan berjilbab itu. Ditambahkan, sebagai wujud terima kasih kepada masyarakat, dalam rangkaian Dies Natalis ke-30, pada 16–18 Juni mendatang, Unars mengundang masyarakat untuk hadir dalam Open House Unars. Kegiatan ini juga dimeriahkan kegiatan pameran foto maupun lukisan. (pri/aif)

Siswa tersebut kini mempersiapkan diri mewakili Situbondo maju ke tingkat Provinsi Jawa timur di ajang serupa. “Prestasi lainya di bidang akademik maupun non akademik masih banyak,” terangnya. Untuk membuktikan potensi dan keberhasilan prestasi non akademik, dalam acara Pentas seni dan perpisahan, malam kemarin, para siswa dan siswi mulai TKK, SDK dan SMPK menunjukkan kebolehan di hadapan para tamu. Mulai tokoh agama, Dinas Pendidikan

Sambungan dari Hal 1

Dengan alat komunikasi HT di tangan, dia terus memantau kapal yang akan merapat dan pergi dari tiga dermaga bongkarmuat. “Tugas saya utamanya mengatur kapal yang merapat dan keluar dermaga,” kata lelaki yang aktif sebagai pengurus IPSI Banyuwangi itu. Tugas yang dijalankan Poniman tampak sepele. Namun, siapa sangka di tangannyalah ribuan nyawa pengguna jasa kapal penyeberangan dipertaruhkan. Komunikasi intensif harus dia jalani dengan nakhoda dan perwira kapal selama 12 jam. Pentingnya komunikasi membuat Poniman nyaris tidak bisa beranjak dari kursi dan alat komunikasi HT. Laporan kondisi penyeberangan menjadi beban kerjanya yang harus dilaporkan secara berkala. Belum tuntas yang satu itu, dia harus mengawasi peredaran kapal lain lewat pesawat HT. Tidak hanya kapal yang beroperasi di Pe-

labuhan Ketapang. Poniman juga memantau kapal di pelabuhan Landing Craft Machine (LCM). Total ada 24 kapal yang harus diamati di penyeberangan Jawa-Bali. Pentingnya komunikasi, membuat HT serasa sebagai istri kedua bagi Poniman. Ketika dia berada di kamar mandi sekalipun, Poniman harus terus berkomunikasi dengan perwira kapal. Apalagi, saat terjadi kejadian luar biasa menyangkut keselamatan kapal dan penumpang, seperti kapal kandas. Selain mengamati, dia juga harus memimpin proses evakuasi kapal nahas itu. Beban kerja Poniman pun dipastikan bertambah. Tidak cukup satu jam atau dua jam waktu kerja tambahannya, kerjanya baru dinyatakan usai saat kapal yang kandas dinyatakan aman dan bisa berlayar kembali. Saat bekerja, Poniman dituntut jeli dan tahan banting. Sebab, dia sering mendapat rayuan perwira kapal. Godaan yang sering kali diterimanya adalah agar kapal yang

dikemudikannya diizinkan merapat lebih dahulu di pelabuhan. Alasan cuaca buruk, seperti ombak besar, sering menjadi alibi para perwira kapal untuk mendapatkan perhatian Poniman. Namun bukan Poniman bila terbuai rayuan perwira kapal. Pengalamannya sebagai petugas STC membuat pihak kapal harus berpikir dua kali untuk melancarkan rayuan. “Tapi itu nggak bisa. Kapal kalau sudah waktunya bongkar-muat, ya harus merapat. Kalau bukan waktu dan gilirannya, tentu tidak akan saya izinkan,” tegas dedengkot perguruan silat Panca Sakti itu. Sikap tegas Poniman itu tidak jarang membuat “pengemudi” kapal ngomel. Namun, mantan mualim itu meyakini bahwa di dalam tugasnya ada tanggung jawab yang besar. Dia juga tidak segansegan menindak kapal-kapal yang curang dalam bongkar-muat. Sanksi yang diberikan adalah dengan cara menunda kapal yang akan merapat atau berangkat berlayar dari pelabuhan. (bay)

mendukung terselenggaranya acara. Harapannya, kekompakan yang telah dibangun selama ini dapat dipertahankan dan ditingkatkan. Sehingga, ketiga sekolah dapat membawa nama baik Kabupaten Situbondo baik di tingkat provinsi maupun nasional. Rudi berharap para siswasiswi tiga sekolah yang telah lulus dapat melanjutkan ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi. Dengan naiknya tingkat pendidikan mereka diharapkan bisa lebih giat berprestasi dan berkiprah. “Jangan lupa jaga nama baik sekolah ini,” harapnya. (pri/adv)

MARI KEMBALI KE ALAM

Masuk Kamar Mandi Tetap Komunikasi n HT JADI... ...

dan para wali murid. Aksi mereka mampu menghibur para undangan maupun hadirin. Bermacam-macam atraksi ditampilkan. mulai fashion show, tari-tarian, musik, bina fokalia maupun kesenian-kesenian tradisional lainnya. “Ini juga sebagai salah satu bentuk melestarikan budaya yang selama ini sudah mulai luntur. Ada juga drama dengan menggunakan Bahasa Inggris,” imbuh Rudi. Atas nama ketiga sekolah, Rudi mengucapkan banyak terima kasih kepada semua pihak. Mulai panitia, wali murid, dewan guru serta para pimpinan Dispendik yang telah ikut

“Sudah 1 tahun ini, persendian saya sering terasa sakit dan nyeri,” ujar Supriyati. Menurutnya, faktor usia yang sudah 44 tahun dan terlalu banyak makan jeroan yang menyebabkan ia menderita keluhan tersebut. Untunglah dari suaminya, ia kemudian mengetahui tentang manfaat Gentong Mas dan tertarik untuk mencoba. Hasilnya... “Dalam waktu 3 bulan setelah minum, manfaatnya sudah saya rasakan, rasa sakit sekarang sudah jauh berkurang. Gentong Mas memang pilihan yang tepat untuk mengatasi keluhan saya.” Jelas wanita yang akrab disapa-Sup itu. Mahalnya pengobatan konvensional serta ketakutan terhadap efek samping yang ditimbulkan oleh obat ini, menjadikan masya-

rakat banyak beralih ke pengobatan herbal. Alhasil, obat herbal pun menjadi tumpuan harapan bagi pasien dengan berbagai keluhan penyakit. Di berbagai negara, hal ini dikenal sebagai “gelombang hijau baru” atau new green wave. Gerakan ini berupaya menggunakan kembali bahanbahan yang didapat dari alam. Setelah merasakan manfaatnya, kini wanita yang berdomisili di Lumajang, Jawa Timur tersebut dapat menjalani aktifitasnya sebagai Kepala sekolah Taman kanak-kanak dengan lancar. Ia pun ingin sekali membagi pengalaman baiknya itu dengan orang lain, “Mudah-mudahan pengalaman saya ini dapat bermanfaat untuk orang lain, jika ada yang alami, kenapa harus pilih yang kimia?” Pungkasnya. Meracik suatu ramuan memerlukan pengetahuan, pengalaman dan keterampilan tinggi. Tidak semua komposisi yang sama jika dicampur akan menghasilkan manfaat yang sama. Kualitas bahan baku, perbandingan komposisi dari masing-masing komponen serta pengolahan yang benar akan menentukan hasil kualitas manfaatnya. Kini, hadir Gentong Mas, minuman herbal dengan kandungan vitamin dan nutrisi bermutu. Bahan utama Gentong Mas yaitu Gula Aren dan Nigella Sativa (Habbatussauda) terbukti

memiliki banyak manfaat. Thiamin dalam Gentong Mas dapat memperkuat sistem syaraf dan otot. Saponin yang terdapat di dalam Habbatussauda memiliki fungsi seperti kortikosteroid yang dapat berfungsi untuk mempertahankan diri dari perubahan lingkungan, gangguan tidur, dan dapat menghilangkan stress. Gula Aren selain rasanya manis dan lezat, juga mengandung banyak nutrisi yang dibutuhkan tubuh, diantaranya adalah Riboflavin yang membantu pembentukan antibodi, energi, memperbaiki kerusakan sel saat proses produksi energi, dan memperbaiki jaringan sistem pencernaan. Sementara Habbatussauda dapat meningkatkan kekebalan tubuh. Habbatussauda pun berfungsi untuk menetralkan racun dalam tubuh yang dapat dikeluarkan dikeluarkan melalui kotoran, urine dan keringat. Manfaat yang hebat bagi kesehatan dan rasa yang lezat membuat semakin banyak masyarakat mengkonsumsi Gentong Mas. Untuk informasi lebih lanjut silahkan kunjungi www.gentongmas.com. Bagi Anda yang membutuhkan Gentong Mas bisa didapatkan di apotek/ toko obat terdekat atau hubungi: 085234398441. Banyuwangi: 085234398441 Depkes:P- IRT. 812. 3205. 01. 114


8

Jawa Pos-nya Kota Santri

Selasa 14 Juni 2011

Wajib Laptop Bergulir ke DPRD

PENDIDIKAN

EDY SUPRIYONO/RaBa

KEPALA SDK: Rudi Afiyanto (kiri) bersama Kepala TKK dan SMPK dalam acara perpisahan dan pentas seni, malam kemarin.

Tiga Sekolah Gelar Pentas Seni SITUBONDO – TK Katolik Santo Theresia, SD Katolik Fransiskus Xaverius dan SMP Katolik Santo Elias mengadakan acara istimewa, malam kemarin. Tiga lembaga pendidikan yang berkantor di Jalan Mawar itu menghelat malam pentas seni yang sekaligus di kemas acara perpisahan. Acara semacam itu selama ini belum pernah dilakukan. Kali ini, ketiganya sepakat menggelar acara bersama-sama dengan mengambil tema ‘Maju Bersama, Bersatulah Kita’. “Ini untuk menunjukkan kebersamaan. Sehingga, ke depan akan semakin terjalin dan meningkat. Dengan begitu, lembaga pendidikan yang kita kelola akan makin maju,” ujar Kepala SDK Fransiskus Xaverius, Rudi Afiyanto. Kata Rudi, pencapaian prestasi akademik maupun non akademik di TK Katolik Santo Theresia, SD Katolik Fransiskus Xaverius dan SMP Katolik Santo Elias selama ini sudah baik. Meski demikian, ke depan harus terus ditingkatkan dengan prestasi yang lebih membanggakan. “Tentunya ini perlu kerja keras semua pihak,” terang Rudi. Prestasi yang baru-baru ini telah dicapai SD Katolik Fransiskus Xaverius adalah juara Pertama Pelajar Teladan Putri tingkat kabupaten 2011 n  Baca Tiga...Hal 39

MAK NYUS..

Cepat Bisa Beradaptasi MUTASI menjadi bagian yang tak terpisahkan di lingkungan kerja pegawai negeri sipil (PNS). Itu juga dirasakan Anna Kusuma, staf di Bagian g dan Mutasi Badan Kepegap g Pengembangan erah (BKD). waian Daerah ekitar lima bulan Sudah sekitar dia harus ngantorr di SKPD di Jalan Madura itu. Sea, perempuan belumnya, n 21 Desember kelahiran 1983 itu bertugas di baum yang berkangian hukum retariat Pemkab tor di Sekretariat do, Jalan PB. Situbondo, n. Sudirman. ugasnya di “Dulu tugasnya erundangbidang perundangan, misundangan, nyusun alnya menyusun eraturan perda (peraturan an kepudaerah) dan ati. Sekatusan bupati. usii mutasi, rang ngurusi atan, dan kepangkatan, n,” terang pensiunan, ng jaksa anak sulung u. Asih SH itu. enAnna mengaku tak terlalu lamaa dalam uaikan diri menyesuaikan ugas barunya dengan tugas EDY SUPRIYONO/RaBa tersebut. Sebab, tidak terlalu jauh berbeda. “Kalau dulu ruang lingkupnya lembaga, sekarang lebih kepada person,” jelentrehnya. Perempuan yang fasih berbahasa Inggris itu mengaku punya cara sendiri untuk menghilangkan kejenuhan setelah melaksanakan tugas. Bersama keluarga, dia biasanya pergi bertamasya saat akhir pekan. “Kebetulan saya memang memiliki hobi travelling,” imbuhnya. Anna mengaku hampir semua objek wisata ternama di Tanah Air sudah didatangi. Dia ingin suatu saat bisa bertamasya ke luar negeri. (pri/aif)

baking orang kuat. Pasalnya, sudah bisa dipastikan kebijakan semacam itu akan banyak mengundang pro-kontra. “Jika orang di Dispendik berani, pasti dirinya merasa SITUBONDO - Sejumlah pe- aman karena dilindungi orang jabat di lingkungan Dinas Pen- kuat itu. Orang kuat itu bisa didikan (Dispendik) Situbondo saja pejabat di lingkungan yang terkait sertifikasi guru pemkab, bisa juga oknum aparat penegak hutampaknya harus kum,” pungkas pria siap-siap dipangasal Desa Kalibagor, gil anggota DPRD. Situbondo, itu. Sebab, Forum SilaMeski demikian, turahmi Masyarakat dia sangat menyayPendidikan (FSMP) angkan pejabat di memilih mengadulingkungan Dispenkan persoalan lapdik yang ikut mentop yang wajib digambil keuntungan beli guru tersebut melalui program kepada wakil rakyat. EDY S/RaBa tersebut. Sehingga, Sayonara Ketua FSMP, Sugprogram yang seiono Eksantoso mengungkapkan, sebenarnya kema- benarnya hanya demi kepentrin anggota DPRD di Komisi IV ingan segelintir orang itu dapat sudah siap menerima pengad- terlaksana dengan sistematis. “Jadi, apa yang terjadi sudah uan masalah laptop. Hanya saja, tiba-tiba ada acara di internal tak ubahnya sindikat yang DPRD yang harus didahulu- sistematis. Makanya, cara-cara kan. “Akhirnya kita tunda be- seperti ini tak bisa dibiarkan. sok (hari ini, Red),” ungkapnya Guru seharusnya bersatu melawan kekuatan semacam ini,” kepada RaBa kemarin. Menurut dia, melalui DPRD kata bapak dua anak itu. Dari penelusuran LSM Radar, dia akan mendesak agar kewajiban membeli laptop tersebut Sayonara mengaku meragukan dibatalkan. Atau, minimal ke niat orang di Dispendik benardepan tak perlu dilanjutkan benar ingin membantu guru lagi. “Yang diuntungkan hanya yang lulus sertifikasi. Apalagi, segelintir orang, guru lebih koperasi yang memfasilitasi menjadi objek eksploitasi,” kredit laptop tersebut diketuai salah satu pejabat di lingkuntandas Sugiono. Sementara itu, Ketua LSM gan Dispendik. “Kita dapat informasi, sejumGerakan Peduli Aspirasi Rakyat (Radar), Sayonara, menyangsi- lah guru masih harus mengisi kan orang di Dispendik berani pernyataan dan tetek-bengek semewajibkan guru yang lulus belum mendapatkan laptop. kal lipat dari harga sertifikasi membeli laptop Harganya dua kali teran Sayonara n t a n p a a d a di pasaran,” terang

Sayonara Tengarai Ada Beking Kuat

EDY SUPRIYONO/RaBa

SELEKSI MAHASISWA BARU: Suasana ujian tulis di Kampus Unars Situbondo, kemarin.

Gelombang Pertama Tembus 549 Pendaftar SITUBONDO – Universitas Abdurachman Saleh (Unars) Situbondo kian mendapat tempat dan kepercayaan dari masyarakat. Ini dibuktikan dengan terus membeludaknya jumlah mahasiswa yang mendaftar di perguruan tinggi yang beralamat di Jalan PB Sudirman tersebut. Tahun ini, untuk pendaftaran gelombang per-

tama saja penerimaan mahasiswa baru sudah tembus 549 pendaftar. Kemarin mereka mengikuti tes seleksi penerimaan mahasiswa baru di Kampus Unars. “Pendaftaran gelombang pertama sejak 11 Juni lalu,” terang Pembantu Rektor tiga Unars, Endang Suhesti n  Baca Gelombang...Hal g 7

 Baca Wajib...Hal 7

Motor Vs Truk, 1 Tewas PANJI - Kecelakaan lalu-lintas (laka lantas) terjadi di kawasan simpang tiga Jalan Raya Basuki Rahmat, Kelurahan Mimbaan, Kecamatan Panji, Minggu dini hari (12/6). Kejadian nahas itu mengakibatkan dua remaja pengendara sepeda motor bernomor polisi (nopol) P 3059 EN menjadi korban. Dua anak muda itu terkapar di atas aspal setelah sepeda motor yang mereka tumpangi mencium bumper truk trailer bernopol E 9755 A. Truk tersebut dikemudikan Djapar, 47, warga Tambakrigadung Tikung, RT 02/RW 1, Lamongan. Akibat luka berat yang diderita, penge-

mudi sepeda motor, Deni Hadi Darmawan, 19, meregang nyawa. Remaja asal Jalan Seroja, Kelurahan Dawuhan, Kecamatan Situbondo, itu mengembuskan napas terakhir saat dilarikan ke Rumah Sakit (RS) dr. Abdoer Rahem, Situbondo. Deni menderita luka parah di bagian perut dan selangka paha kiri robek. Nasib sedikit lebih baik dialami Mohammad Solikin, 18, warga Jalan Merak, Kelurahan Patokan, Situbondo. Pemuda yang saat kejadian dibonceng Deni itu lolos dari maut meskipun dia menderita luka berat di bagian perut n  Baca Motor...Hal 7

BARANG BUKTI: Truk trailer yang terlibat tabrakan diamankan di halaman belakang Polres Situbondo kemarin (13/6).

SIGIT HARIYADI/RaBa


Radar Banyuwangi 14 Juni 2011