Issuu on Google+

KAMIS 11 AGUSTUS

1

TAHUN 2011

Minta Legalkan Tambang Rakyat PESANGGARAN - Ratusan massa dari Kecamatan Siliragung dan Pesanggaran melakukan unjuk rasa ke kantor PT. Indo Multi Niaga (IMN) di Jalan Pulau Merah, Desa Sumberagung, Kecamatan Pesanggaran, siang kemarin (10/8). Massa yang diperkirakan berjumlah 600 sampai 700 orang tersebut datang ke kantor PT. IMN dengan naik kendaraan roda dua, kendaraan roda empat, termasuk truk. Begitu sampai di dekat kantor PT. IMN, para pendemo langsung menggelar orasi menggunakan sound system

di atas truk. Dalam orasinya, perwakilan warga yang kebanyakan para penambang emas tradisional t e r s e b u t m e m i nt a agar PT. IMN bersedia bekerja sama dengan masyarakat Kecamatan Pesanggaran dan Siliragung. Salah satu caranya, memberikan pendampingan terhadap para penambang agar DPRD dan Pemkab Banyuwangi segera memben-

tuk ikatan tambang masyarakat atau perkumpulan lain sejenis. ‘’Ini sebagai bukti partisipasi PT. IMN terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat Pesanggaran dan sekitarnya,” ujar seorang orator. Puas melakukan orasi di tepi Jalan Raya Desa Pancer, beberapa perwakilan warga diperkenankan masuk kantor PT. IMN. Perwakilan pendemo itu duduk satu meja untuk berdialog bersama aparat dan PT. IMN. Selain perwakilan pendemo, pertemuan tersebut ju ga d i ha d i r i Manajer Area

PT. IMN Refaisal Ahmadin, Manajer Comdev Pramono, Wakapolres Banyuwangi Kompol Heru Prasetyo, dan Komandan Brimob Datasemen B, Kompol Basya. Hadir pula Kepala Kantor Perizinan (KPP) Banyuwangi Abdul Kadir, Kepala Bakesbanglinmaspol Banyuwangi Abdullah, perwakilan Bappeda dan Lingkungan Hidup, serta perwakilan KPH Perhutani Banyuwangi Selatan. Dalam dialog tersebut, perwakilan warga yang diketuai Sukarnianto me nyampaikan empat tuntutan. Yang pertama, warga meminta pen dampingan pengurusan izin tambang rakyat. Yang kedua adalah mendesak PT. IMN meminta kapolres Banyuwangi menarik pasukan Brimob Polda Jatim n Baca Minta...Hal 7

ABDUL AZIZ/RaBa

UNJUK RASA: Polisi mengamankan aksi unjuk rasa ratusan warga di depan kantor PT. IMN, Jalan Pulau Merah, Desa Sumberagung, Kecamatan Pesanggaran, Banyuwangi, siang kemarin.

BGC

Tunda One Man One Tree BANYUWANGI - Pencanangan gerakan tanam pohon one man one tree di Pemkab Banyuwangi ditunda. Sedianya, acara tersebut akan berlangsung kemarin (10/8). Namun, karena Bupati Abdullah Azwar Anas masih berada di Jakarta, acara dalam rangka program Banyuwangi Green and Clean itu ditunda. Kabag Humas Pemkab, Arief Seti yawan mengatakan, Bupati Anas ada acara mendadak di Kedutaan Besar Amerika Serikat di Jakarta. Selepas menunaikan ibadah umrah dari Tanah Suci Makkah, Bupati Anas tidak langsung pulang ke Banyuwangi. Menurut Arief, sepulang dari Makkah, sedianya bupati akan langsung pulang ke Banyuwangi. Namun, karena masih ada acara di Kedubes AS, launching gerakan tanam pohon one man one tree ditunda sehari. “Acara di Kedutaan AS tidak bisa diwakili, dan harus Pak Bupati sendiri yang datang,” jelas Arief n Baca Tunda...Hal 7

ADA APA LAGI

Empat Saksi Kompak Absen

Diusulkan Masuk Peta Wisata WTO JAKARTA - Meski sudah go international, objek wisata kawah Ijen ternyata belum masuk peta World Tourism Organization (WTO) Perserikatan BangsaBangsa (PBB). Untuk memaksimalkan kunjungan wisata ke objek wisata tersebut, Bupati Abdullah Azwar Anas mengusulkan Ijen masuk peta wisata WTO. Surat permohonan itu disampaikan langsung Bupati Anas sendiri kepada Direktorat Jenderal (Dirjen) Pengembangan Destinasi Pariwisata Kementerian Kebudayaan dan Pariwisata kemarin (10/8). Awalnya, Bupati Anas mengira kawah Ijen sudah masuk peta WTO. Namun, setelah dilacak di Kementerian Kebudayaan dan Pariwisata, ternyata wisata kaldera tersebut belum masuk peta WTO. Mengetahui hal itu, orang nomor satu di jajaran Pemkab Banyuwangi itu langsung bergerak sendiri untuk menemui Dirjen Pengembangan Destinasi Pariwisata. “Dari banyak kriteria, Ijen sudah layak masuk peta WTO,” ujar Bupati Anas kemarin (10/8). Menurut Anas, beberapa objek wisata di Indonesia, seperti pusat wisata Wakatobi, sudah resmi masuk peta wisata WTO n Baca Diusulkan...Hal 7

BAYU SAKSONO/RaBa

KALDERA: Penambang memikul belerang sambil berjalan meniti tebing kawah Gunung Ijen beberapa waktu lalu.

BANYUWANGI - Sidang lanjutan kasus pembunuhan keluarga Rosan yang sedianya digelar di Pengadilan Negeri (PN) Banyuwangi kemarin (10/8) terpaksa ditunda. Gara-garanya, empat saksi yang dijadwalkan hadir, yakni Indrawan Wahyu Hidayat, Suprapto, Miswan, dan Herman Setiawan, ternyata kompak tidak hadir. Padahal, kedua terdakwa, yakni Haidori Setyawan dan Andi Aziz, sudah dihadirkan di PN Banyuwangi. Menurut Jaksa Penuntut Umum (JPU) Djoko Susanto, pihak pengadilan sudah melayangkan surat panggilan saksi nomor 43 dan 44 dalam kasus pembunuhan tersebut. Namun, semua saksi ternyata tidak hadir di pengadilan kemarin. Miswan dan Herman tidak memberikan alasan yang jelas atas ketidakhadirannya. Sementara itu, Indrawan dan Suprapto, tidak hadir dengan alasan mendapat surat perintah (SP) tugas ke Tumpang Pitu, Kecamatan Pesanggaran, kemarin. “Keduanya adalah anggota Polri,” imbuh Djoko. Djoko menambahkan, sidang akan digelar pada Kamis pekan depan (18/8). Agenda sidang

GALIH COKRO/RaBa

TERDAKWA: Andi Aziz dan Haidori di PN Banyuwangi.

pekan depan adalah pemeriksaan para saksi. “Sidang ditunda minggu depan,” ujarnya. Pada sidang pekan lalu, ada empat saksi yang diperiksa, salah satunya Neli Tri Kusuma, 36, yang juga istri tersangka Haidori n Baca Empat...Hal 7

Melihat Bisnis Koran Bekas Mustofa dari Desa Gintangan ROBIN FEBRIANTO FOR RaBa

DIKATROL: Petugas melepas dua patung ular berkepala Gatotkaca di depan kantor Pemkab Selasa malam kemarin (9/8).

Lepas Maskot Ular Berkepala Gatotkaca BEBERAPA petugas melepas maskot Banyuwangi, yakni ular berkepala Gatotkaca di atas papan nama kantor Pemkab Banyuwangi Selasa malam kemarin (9/8). Informasi yang dikumpulkan wartawan koran ini, papan nama kantor Bupati Banyuwangi tersebut akan direnovasi. Sekadar diketahui, papan nama dengan hiasan patung dua ular berkepala Gatotkaca itu sudah ada sejak era kepemimpinan Bupati H.T. Purnomo Sidik belasan tahun lalu. Atas pelepasan maskot tersebut, Taufik Wr Hidayat, budayawan muda Banyuwangi, mengatakan bahwa sebaiknya pemerintah tidak perlu sibuk mengurusi hal-hal yang demikian. Menurutnya, masih banyak hal yang perlu dipikirkan, seperti pemberdayaan pengangguran dan pengentasan kemiskinan n Baca Lepas...Hal 7 http://www.radarbanyuwangi.co.id

Sehari Mampu Edarkan 1,5 Kuintal Mustofa, 46, warga Dusun Kedung Baru, Desa Gintangan, Kecamatan Rogojampi, tergolong sukses menekuni bisnis barunya. Dari bisnis mengumpulkan koran bekas, dia mampu mengangkat ekonomi keluarga. ALI NURFATONI, Rogojampi TERAS sebuah rumah di Dusun Kedung Baru, Desa Gintangan, dipenuhi tumpukan kertas. Ternyata, tumpukan kertas milik Mustofa, 46, itu adalah tumpukan koran Jawa Pos–Radar Banyuwangi. Siang itu, lelaki tersebut sedang sibuk menimbang koran bekas. Sementara itu, putrinya yang bernama

ALI NURFATONI/RaBa

TELATEN: Mustofa dan Dewi menimbang koran di teras rumahnya di Desa Gintangan, Kecamatan Rogojampi.

Dewi Maisaroh, 18, telaten menata dan melipat koran. Pelipatan itu membuat koran bekas tersebut rapi.

Mustofa mengaku koran tersebut didapat dari para pengepul barang bekas. Sebagian lagi koran bekas

yang didapat dari agen koran. Dia menyebut, koran yang mayoritas Radar Banyuwangi itu mudah didapat. Pasalnya, sudah tidak asing bahwa pelanggan Radar Banyuwangi paling banyak. ‘’Kan sudah terkenal, jadi mudah didapat,’’ ujarnya. Awalnya Mustofa mengaku hanya mencari barang bekas alias rongsokan. Dalam sehari penghasilannya tergolong pas-pasan. Menurutnya, aroma bau dan kotor rongsokan cukup menganggu. Lantaran sudah 3,5 tahun sebagai pencari rongsokan, dia paham betul dengan jenis barang-barang rongsokan. Selain beragam bahan dari plastik dan besi, ternyata banyak barang rongsokan yang terkesan bersih. Salah satunya adalah koran bekas n

Warga demo minta tambang emas rakyat dilegalkan Terinspirasi kasus Sumbawa Barat rupanya

Tower tak berizin segera dibongkar Memangnya sudah punya ongkos bongkar?

Baca Sehari...Hal 7 email: radarbwi@gmail.com/radarbwi@yahoo.com


2

Kamis 11 Agustus 2011

Tower Tak Berizin Segera Dibongkar

CERMIN DIRI

Persewangi oh Persewangi KETUA Persewangi Nanang Nur Ahmadi harus menanggung keputusannya memilih Djohar Arifin sebagai ketua PSSI pusat. Sebab, pengurus baru di bawah kepemimpinan Djohar Arifin telah membuat keputusan yang membuat klub-klub meradang. Yakni mewajibkan klubklub yang ingin bermain di Liga Profesional membayar deposit sebesar Rp 2 miliar untuk level 2 dan Rp 5 miliar untuk level 1. Tentu, keputusan ini membuat klub-klub yang selama ini menyusu kepada APBD kelimpungan. Tak terkecuali Persewangi. Klub yang kini dipimpin Nanang Nur Ahmadi yang dipilih secara diam-diam oleh sejumlah orang yang mengklaim pengurus klub internal sebelum kongres PSSI di Solo 9 Juli lalu, terancam tidak akan ikut kompetisi musim depan. Mengapa? Sebab, Persewangi hampir pasti tidak akan bisa membayar deposit minimal Rp 2 miliar. Apalagi, sungguh tidak mungkin juga Nanang dan teman-temannya sesama pengurus Persewangi mau mengeluarkan uang pribadinya untuk membiayai keikutsertaan Persewangi. Bahkan, sangat tidak mungkin juga klub sekelas Persewangi akan mendapatkan bantuan dana dari sponsor melebihi angka Rp 2 miliar. Kita memang tidak boleh begitu saja pesimistis terhadap kepengurusan Nanang Nur Ahmadi. Tetapi sikap optimistis juga terasa tidak mungkin. Sebab, musim depan, Persewangi tidak boleh lagi mendapat kucuran dana dari APBD. Sebab, tim tersebut sudah berstatus tim promosi Divisi Utama alias musim depan sudah wajib menjadi klub profesional. Sementara, sesuai peraturan mendagri, dana APBD hanya boleh digunakan untuk pembinaan pemain usia dini. Yang mengejutkan, PSSI pusat pimpinan Djohar Arifin yang dipilih oleh Persewangi pimpinan Nanang juga meniadakan Liga Amatir. Artinya, kompetisi Divisi III, II, dan I sudah tidak ada lagi. Sehingga, seandainya Persewangi tidak bisa bermain di Liga Profesional, Persewangi juga tidak bisa bermain di Liga Amatir. Karena Liga tersebut juga sudah ditiadakan. Lantas, akan bermain dalam kompetisi mana Persewangi? Jika memang tidak bisa memperjuangkan ikut Liga Profesional, maka Persewangi pimpinan Nanang tak ubahnya klub-klub tarkam. Karena itu, Larosmania harus bersiapsiap untuk melihat Persewangi musim depan bermain di kampung-kampung dan dari desa ke desa. (*)

Satu Tower Dianggarkan Rp 15 Juta

AGENDA KOTA

Pengurus Muhammadiyah Muncar Safari Ramadan

ABDUL AZIZ/RaBa

PIMPINAN Cabang Muhammadiyah Muncar menggelar Safari Ramadan. Acara yang dimulai 5 Agustus 2011 ini diisi para mubaligh dan dimulai pukul 16.00 – 17.30. Jadwal Safari Ramadan ini sebagai berikut: Jumat (5/8) di Musala/ Masjid, Ranting Kumendung oleh Ust. HM. Ghufron, Lc. Selasa (9/8) di Masjid Al-Muttaqin, Ranting Tambakrejo, mubalig KH. Thoha Munthaha. Sabtu (13/8) Musala AlHidayah, Ranting Sumberberas, mubalig KH. Isa Anshori. Rabu (17/8) Masjid Mujahidin, Ranting Tembokrejo, mubalig Drs Syuhadak As’ari, MPd. Sedangkan Minggu (21/ 8) di Masjid At-Taqwa, Ranting Tapanrejo mubalig oleh H. Abd Mun’im, SH. Sementara hari Kamis (25/8) di Masjid Al-Huda, Ranting Kedungrejo dengan mubaligh Ust. Karyono. “Kami sangat senang, jika jamaah hadir di majelis pengajian ini. Sebab, informasi ini kami sampaikan juga sebagai undangan,” kata Drs Pujianto, MPd, Ketua PC Muhammadiyah Muncar. (ikl)

TELEPON PENTING DI BANYUWANGI RSUD Blambangan RS Yasmin RS Islam Fatimah Pelayanan Gangguan PDAM Unit Tranfusi Darah PMI Pelayanan Gangguan PLN Pelabuhan Penyeberangan Ketapang Terminal Bus Sritanjung ketapang Terminal Bus Brawijaya Stasiun KA Karangasem Stasiun KA Banyuwangi Baru Polisi Pemadam Kebakaran Ambulans

: : : : : : : : : : : : : :

421118 423118 425559 421525 423212 424207 424308 510635 424438 424306 510396 110, 116, 410110 113 118

SIDAK TOWER BODONG: Ketua Komisi I DPRD Banyuwangi, Bagus Sudarmaja (kanan), saat sidak di lokasi tower Desa Setail, Kecamatan Genteng, kemarin

GENTENG – Persoalan tower ilegal tampaknya benar-benar menjadi perhatian serius bagi pemerintah kabupaten Banyuwangi maupun DPRD. Kemarin, sejumlah tower bodong (tak mengantongi izin operasional) kembali ditemukan oleh Komisi I DPRD bersama Kepala Kantor Pelayanan Perizinan dan Humas Pemkab Banyuwangi. Kali ini, tower bodong itu berlokasi di Dusun Jalen, Desa Setail, Kecamatan Sempu. Tower tersebut diketahui sudah berdiri sejak 2010 lalu di lahan warga setempat. ‘’Ini adalah salah satu dari 43 tower tak berizin yang kita temukan di lapangan,” kata Kepala Kantor Pelayanan dan Perizinan Banyuwangi, Abdul Kadir di sela-sela melakukan sidak kemarin sore. Kadir menuturkan, banyaknya tower yang berdiri dan beroperasi meski tak mengantongi izin dari pihak terkait tersebut, merupakan bentuk arogansi dari pihak tertentu. ‘’Ini kan sama halnya dengan menginjak-injak Pemkab Banyuwangi, aturan yang ada nggak ditaati tapi mereka sudah berdiri,” kata Kadir. Ketua Komisi I DPRD Banyu-

wangi, I Bagus Sudarmaja, mengatakan bahwa pendirian tower bodong harus ditindak tegas dengan cara melakukan pembongkaran atau penghentian operasional. Untuk kepentingan tersebut, eksekutif dan legislatif sudah sepakat akan mengalokasikan anggaran dalam PAK (perubahan anggaran keuangan). ‘’Untuk pembongkaran satu tower, kita akan anggarkan 15 juta,” sebutnya. Sementara itu, Kasi Penyidikan dan Penindakan Satuan Polisi Pamong Praja, Ripai menegaskan, bahwa pemilik tower di Dusun Jalen tersebut sudah diberi peringatan sebanyak tiga kali. ‘’Nah tiga kali ini nggak ada tanggapan, berarti akan ada tindakan,” tandasnya. Selain di Jalen, sejumlah tower lain di beberapa Kecamatan di Banyuwangi yang bodong juga sudah diberi peringatan. ‘’Belum ada yang memberi respons, makanya begitu nanti anggarannnya sudah didok DPRD maka segera ada tindakan,” tandasnya lagi. Selain melakukan sidak di Desa Setail, rombongan Komisi I DPRD, KPP, Satpol PP, dan Humas Pemkab Banyuwangi, juga melakukan sidak di sejumlah tower lain, seperti di Gambiran dan Cluring. ‘’Sidak ini adalah tindaklanjut dari temuan kita sebelumnya,” kata Kadir. (azi/aif)

Dua Lokalisasi Masih Beroperasi BESUKI – Koordinator pelaksana ketertiban kabupaten (Kopeltibkab) dinilai setengah hati dalam menutup tempat pelacuran yang ada di Situbondo pada bulan Ramadan ini. Pasalnya, hanya dua titik yang benar-benar diberi perhatian. Padahal, tempat prostitusi di Situbondo bukan hanya di tiga tempat itu. Di wilayah barat, sedikitnya dua tempat maksiat tetap dibiarkan beroperasi. Ini disampaikan, Koordinator Aliansi Pengawas Situbondo (Awas), Rudi Bagas. “Kita melakukan pemantauan ada dua tempat prostitusi di wilayah barat yang sampai saat ini masih leluasa menjalankan bisnisnya. Masih banyak perempuan pekerja seks di sana. Yakni di Nyiuran dan Rajawali,” ungkapnya kepada RaBa, kemarin. Dua tempat itu, kata dia, sudah diketahui oleh publik. Kopeltibkab pun mahfum. Sebab, dalam setiap pelaksanaan operasi mendadak, dua tempat itu tak luput dari sa-

saran. “Tapi kenapa pada bulan Ramadan seperti ini dibiarkan,” tandas Rudi. Sehingga, jangan heran jika pria hidung belang masih leluasa menyalurkan nafsu birahinya di dua tempat yang ada di Kecamatan Banyuglugur itu. Masyarakat sekitar sebenarnya cukup resah dengan keadaan yang sangat bertentangan dengan nilai-nilai Ramadan itu. Kata Rudi, dua tempat yang dijaga 24 jam oleh Kopeltibkab hanya di eks lokalisasi Gunung S a m p a n (GS) di Desa Kotakan dan Bandengan di Panarukan. Sementara yang lain hanya diserahkan kepada Muspika masing-masing untuk mengatasinya. “Seharusnya dua tempat itu juga dijaga, sehingga benarbenar tak ada kesempatan bagi siapapun untuk mengotori kesucian bulan puasa. Makanya kita sangat menyayangkan langkah Kopeltibkab yang masih setengah-setengah ini,” pungkas pria asal Besuki tersebut. (pri/aif)

MEMBUSUK: Mayat Wahid Hasyim dimasukkan dalam lemari di kamar mayat RSUD Blambangan.

ISTIMEWA

ABK Tewas Dihantam Ombak KALIPURO – Nahas menimpa Wahid Hasyim, 26. Anak buah kapal (ABK) KM Infinity itu tewas mengenaskan setelah perahu kecil yang ditumpangi dihempas ombak di perairan Samudera Hindia. Warga Desa Sugih Waras, Pemalang, Jawa Tengah itupun tewas di lokasi kejadian. Diperoleh keterangan, peristiwa tragis yang menimpa Wahid terjadi pukul 09.00, Senin (8/8) kemarin. Kala itu, awak KM infinity selesai menangkap ikan menggunakan jaring. Wahid bertugas mengumpulkan jaring dan pelampungnya. Untuk pekerjaan ini, korban menggunakan perahu kecil.

Begitu semua jaring dan pelampung terkumpul, korban berusaha merapat ke KM Infinty. Dari sinilah petaka terjadi. Ketika Wahid hendak mendekati kapal ikan, datanglah ombak besar menghantam perahu kecil tersebut. Tak pelak, perahu tersebut terhempas ke KM Infinity. Sejumlah ABK berusaha menolong. Sayang, upaya pertolongan tidak membuahkan hasil. Korban akhirnya menemui ajalnya. Untuk kepentingan penyidikan, selanjutnya, kapal ikan tersebut merapat ke pelabuhan terdekat, yakni Pelabuhan Tanjung Wangi. Butuh waktu dua hari untuk bisa sampai di

(04-11/08)

(04-11/08)

(04-11/08)

(04-11/08)

(04-11/08)

(09-16/08)

> BWI: DIJUAL Toyota kijang Innova diesel th 2006 silver gren hrg 153 jt nego brg istw , Bisa cash/kredit hub (0333) 631526 – 635176, 0811351148

> BWI: DIJUAL Toyota kijang KF 82 super th 2001 biru mtl hrg 122,5 jt nego brg istw , Bisa cash/kredit hub (0333) 631526 – 635176, 0811351148

> BWI: DIJUAL mts kuda VB5W GLS th 2001 merah tua mtl hrg 85 jt nego brg istw, Bisa cash/kredit hub (0333) 631526 – 635176 , 0811351148

> BWI: DIJUAL Mts T120ss pu 1.5 FD (pickup) th 2009 hitam KNZI hrg 72,5jt nego brg istw Bisa , Kash/kredit hub (0333) 631526 – 635176 , 0811351148

> BWI: DIJUAL Sedan Honda Civic SR4 GM Th 1992 Hijau Tua Mtl Hrg 57,5 jt Nego Brg Istw, Bisa cash/kredit hub (0333) 631526 – 635176 , 0811351148

>BWI: DIJUAL Avanza 1500ccTh 2008 Hitam KM Sedikit, Xenia Li Sporty 2008 Aqua Blue Jrg Pkai Dijual Salah Satu. An Sdr Tgn 1,Sgt Istw. 081336528447-085649767535

Tanjung Wangi. Sampai di Banyuwangi, jasad Wahid Hasyim langsung dibawa ke kamar mayat RSUD Blambangan untuk dimintakan visum et repertum. “Kami masih menunggu kedatangan keluarga korban dari Pemalang, Jawa Tengah,” kata Kapolsek KPPP Tanjung Wangi AKP Jumadi. Lebih lanjut Jumadi menjelaskan, penyebab kematian korban semata benturan keras di bagian kepala. Kepastian ini didasarkan dari keterangan nakhkoda kapal dan sejumlah ABK lainnya. “Kepala korban terbentur badan kapal hingga pecah dan menyebabkan korban tewas,’’ tandas Jumadi. (aif)

(03-17/08)

(29/07-12/08)

(03-10/08)

(03-10/08)

(04-11/08)

(06-17/08)

(06-17/08)

> BWI: BARU! Isuzu Elf 125ps Makin Dissuka Paket DO 10Jt-an, Angs 6,1Jt Proses Cepat, Mudah & Pasti Untung Hubungi FAHMI 081336345678

> BWI: ISUZU Panther LS, Lebaran Ready Stock Dp Mulai 120%, Bunga Murah Proses Cepat Tanpa Survey Hubungi Sekarang Jga. Fahmi 081 336345678 Dijamin Murah & Puas

> BWI: DIJUAL Honda City IDSI tahun 2004, Hitam metalik, Brg Istimewa, siap pakai, pajak panjang, harga nego. TP hub. 08785-233-8984 atau 0888-0365-7531.

> BWI: DIJUAL Isuzu Panther New Hi Grade Th 2000, Silver Plat (P) Barang Istimewa Harga 100Jt Hub: 081336045858

> BWI: DIJUAL Avanza 2007 type G silver tgn prtama plat L brang istw siap pakai hrg nego Hub 0333-398903, 081358030303

> BWI: DIJUAL rumah SHM. Lt. 84 M2. Perum GGM II No. 7 RT ¼ Klatak Kalipuro Harga 50jt Nego. Hub. PT. BPR Wilis Putra Utama BWI (0333) 424044

> BWI: DIJUAL Rumah SHM. Lt. 178 M2. Klatak Kalipuro Bwi Harga 150jt Nego. Hub. PT. BPR Wilis Putra Utama BWI (0333) 424044

Pemimpin Redaksi: Elly Irwan Suryanto. Redaktur Pelaksana: Rahman Bayu Saksono. Redaktur: Syaifuddin Mahmud, Ali Sodiqin. Staf Redaksi: AF Ichsan Rasyid, Agus Baihaqi, Abdul Aziz, Niklaas Andries, Ali Nurfatoni (Banyuwangi), Edy Supriyono, Sigit Hariyadi (Situbondo). Fotografer: Galih Cokro Buwono. Editor Bahasa: Minhajul Qowim. Lay Out/Grafis: Khoirul Muklis, Cahya Heriyanto, Mohammad Isnaeni Wardan Iklan: Sidrotul Muntaha, Tomy Sila, Yusroh Abdillah. Administrasi Iklan: Yetty Maya Purwosari. Desain Iklan: RodyaYuliani. Keuangan: Citra Puji Rahayu. Kasir: Anissa Windyah Sari. Pemasaran/Event: Gerda Sukarno Prayudha, Iwan Setiono, Benny Siswanto, Samsuri (Situbondo). Penerbit: MENDORONG PERUBAHAN DAN PEMBARUAN PT Banyuwangi Intermedia Pers. SIUPP:1538/SK/Menpen/SIUPP/1999. Direktur: Samsudin Adlawi. General Manager: A. Choliq Baya. Alamat Redaksi/Iklan: Jl.Yos Sudarso 89 C Banyuwangi,Telp: (0333) 412224-416647 Fax Redaksi: 0333416647, Fax Iklan/Pemasaran: (0333) 415153, Biro Genteng: Jalan Raya Jember nomor 47 Genteng, Telp : (0333) 845860. Biro Situbondo: Jl. Wijaya Kusuma No. 60 Situbondo, Telp : (0338) 671982. Email: radarbwi@jawapos.co.id, radarbwi@yahoo.com, radarbwi@gmail.com. Rekening: Giro Bank Mandiri Nomor Rekening 1430002019030. Surabaya: Yamin Hamid, Graha Pena Lt .15, Jl Ahmad Yani 88 Telp. (031) 8202259 Fax. (031) 8295473. Jakarta: Gunawan, Jl Raya Kebayoran Lama 17, Telp (021) 5349311-5, Fax. (021) 5349207. Tarif Iklan Display: hitam putih Rp 18.000/mmk, berwarna depan Rp 30.000/mmk, berwarna belakang Rp 27.500/mmk, Iklan Baris Umum: Rp. 30.000/baris, Lowongan: Rp 45.000/baris, Sosial: Rp 12.000/mmk. Percetakan: Temprina Media Grafika, Jl Imam Bonjol 129 Jember Telp (0331) 320300.  Wartawan Radar Banyuwangi dilarang menerima uang maupun barang dari sumber berita.

 Wartawan Radar Banyuwangi dibekali dengan kartu pers yang dikenakan selama bertugas.



Materi iklan/advertorial di luar tanggung jawab Radar Banyuwangi


3

Kamis 11 Agustus 2011

Tenggelam, Siswi SD Tewas

GILANG GUPTA/RaBa

SIDAK:Petugas Disperindagkop memeriksa mamin kemasan di Supermarket Fresh Rogojampi, kemarin (10/8).

Temukan Mamin Tak Berizin ROGOJAMPI-Sidak (inspeksi mendadak) terhadap makanan-minuman (mamin) kedaluwarsa kembali digelar Dinas Perindustrian, Perdagangan, dan Koperasi (Disperindagkop) Banyuwangi, kemarin (10/8). Kali ini, sasaran sidak adalah pertokoan di wilayah Kecamatan Rogojampi. Dalam pengawasan peredaran barang dan jasa menghadapi hari raya Idul Fitri itu, petugas menemukan beberapa kaleng kemasan mamin yang rusak. Bahkan, ada yang sudah berkarat. Seperti temuan di Su-

permarket Fresh Rogojampi. Petugas menemukan kaleng produk tepung Custard yang sudah rusak. Ditemukan juga makanan yang tidak berlabel retribusi atau tak berizin. Makanan itu adalah kue sato. Banyak juga ditemukan mamin dengan izin yang salah. Seperti makanan yang dalam kemasannya mencantumkan izin makanan. Namun, isinya adalah serbuk jamu. “Izin dan isinya tidak sesuai,” ungkap Kepala Bidang Perdagangan Disperindagkop Yoppy Bayu Irawan kepada RaBa.

Dalam sidak kemarin juga ditemukan kesalahan informasi yang dicantumkan dalam kemasan minuman. Di kemasan minuman Sari Jahe Merah dicantumkan khasiat. Padahal, menurut aturan, tidak diperbolehkan. “Yang ada khasiatnya itu produk jamu,” terang Yoppy. Kata Yoppy, sidak itu adalah sidak lanjutan dari sidak awal bulan puasa lalu. Namun, kali ini difokuskan di kecamatan-kecamatan. Seperti Kecamatan Rogojampi, Srono, dan Muncar. Target sidak adalah toko-toko penjual parsel. “Sidak kali ini sedikit

berbeda, karena melibatkan Komisi II DPRD,” imbuhnya. Sementara itu, Suhandi, perwakilan Supermarket Fresh menjelaskan bahwa mamin yang tidak berizin itu sengaja dijual. Alasannya, pihaknya mengikuti isi surat edaran dari Bupati Banyuwangi, untuk mempermudah industri kecil memasarkan produknya. Nah, yang dimaksud Suhandi dengan industri kecil itu adalah produk-produk mamin yang tidak berizin. “Kalau memang harus diambil, ya nggak apaapa,” ujarnya. (mg-1/irw)

CLURING - Nasib nahas menimpa Mega Nur Ajizah, 11. Siswi sekolah dasar (SD) kelas V itu tewas tenggelam di sungai Dusun Genting, Desa Sraten, Kecamatan Cluring, pukul 13.00 kemarin (10/8). Awal mulanya, warga Dusun Gedangan, Desa/Kecamatan Srono, itu belajar kelompok bersama dua temannya di dekat sungai. Usai belajar, mereka mandi di sungai tersebut. Tak diduga, ternyata sungai itu cukup dalam. Saat asyik berendam, mereka tergelincir dan tenggelam di sungai yang dalam. Dua siswi berhasil selamat. Namun, nasib korban yang tidak bisa berenang berakhir tragis. Mega harus kehilangan nyawa. Tak ayal, peristiwa itu mengundang perhatian puluhan warga yang mencoba menolong korban. Mereka melihat jenazah Mega mengapung di air. Awalnya, warga sempat ragu mengevakuasi tubuh anak kecil itu. Pasalnya, harus menunggu polisi datang ke tempat kejadian perkara (TKP). Tetapi, akhirnya diputuskan segera mengevakuasi tubuh korban yang tidak tampak mengalami lebam itu. Warga memanfaatkan bambu sebagai alat bantu menarik tubuh korban ke tepi. Hingga akhirnya, korban berhasil diangkat ke tepi sungai. Warga sempat membalikkan kepala

korban ke bawah. Tujuannya, agar air keluar dari mulut korban. Sayangnya, nyawa korban tetap tidak bisa diselamatkan. “Meninggalnya korban diduga karena tidak bisa berenang,’’ jelas Kapolsek Cluring AKP Agung

ALI NURFATONI/RaBa

CUKUP DALAM: Seorang warga menunjukkan lokasi tenggelamnya Mega di sungai Dusun Genting, Desa Sraten, Cluring, kemarin.

Forum Koperasi Soroti KSU Bima Sejahtera

CEKETER..

Masalah Kepergian Bendahara Dianggap Tidak Tepat Waktu

ALI NURFATONI/RaBa

DISEL: Sutrisno, 42, diapit dua polisi di Mapolsek Cluring.

Jual Enam Itik Tetangga CLURING - Sutrisno, 32, nekat menjual itik milik tetangganya. Tak ayal, warga Dusun Simbar, RT/RW 05, Desa Tampo, Kecamatan Cluring, itu kini harus mendekam di tahanan Mapolsek Cluring. Sebenarnya tersangka mempunyai puluhan ekor itik yang diternak di rumahnya. Tiba-tiba ada orang datang ke rumahnya membeli itik. Setelah sepakat harganya, orang itu dijanjikan bisa mengambil itik keesokan hari. Nah, akal bulus Sutrisno muncul. Tak ingin itiknya berkurang, pria itu menggasak itik tetangganya, Bejo, 70. Tanpa sepengetahuan Bejo, tersangka mencuri enam ekor di kandang tetangganya itu. Saat itu Bejo tengah berada di sawah. Peristiwa itu terjadi Sabtu siang (6/8). Korban mengetahui enam ekor itiknya hilang pada pukul 16.00 saat hendak memberi pakan. Bejo pun melapor ke Mapolsek Cluring. Tak lama kemudian, anggota polsek menangkap Sutrisno di rumahnya. “Kami menangkap tersangka di rumahnya karena tersangka menjual itik milik tetangga,’’ terang Kanithumas Polsek Cluring Aiptu Eko Laksono kemarin (10/8). Lantaran perbuatannya, Sutrisno melanggar Pasal 362 KUHP. “Tersangka diancam hukuman kurungan lima tahun penjara,’’ ungkap Eko mewakili Kapolsek AKP Agung Setyo Budi. (ton/irw)

GAMBIRAN - Kepergian Sumari, bendahara Koperasi Serba Usaha (KSU) Bima Sejahtera, Dusun Dam Telu, Desa Kedung Gebang, Kecamatan Tegaldlimo, mengundang perhatian berbagai pihak untuk angkat bicara. Salah satunya, pengurus Forum Usaha Simpan Pinjam Koperasi Unit Desa, Koperasi Simpan Usaha, dan Koperasi Bank Perkreditan Rakyat Banyuwangi. Dalam pertemuan di kantor KUD Tri Karya, Dusun Glowong, Desa Wringin Agung, Kecamatan Gambiran, kemarin (10/8), sejumlah pengurus forum tersebut menyikapi masalah itu dengan kepala dingin. Disimpulkan bahwa sebenarnya perginya bendahara itu tidak ada indikasi membawa sejumlah uang milik koperasi. Hanya saja, perginya bendahara keluar daerah itu tidak tepat waktu. “Seandainya bendahara itu pergi tidak bulan-bulan ini, pasti tidak akan ada masalah,’’ tegas Subari, ketua forum tersebut.

ALI NURFATONI/RaBa

KIRI KE KANAN: Sutikno, Subari, Suyanto, Made Suratman, dan Suyitno, bertemu di KUD Tri Karya Gambiran kemarin (10/8).

Subari mengungkapkan, saat ini masyarakat sedang mengalami krisis, karena sering gagal panen dan sekolah masuk tahun ajaran baru. Ditambah lagi, menjelang Lebaran. Dengan waktu yang nyaris bersamaan, maka mayoritas warga mempunyai kebutuhan yang meningkat. “Masyarakat

ADVERTORIAL BISNIS

Telkomsel Resmikan GeraiHALO Tunjungan Plaza KOMITMEN Telkomsel untuk selalu memberikan kemudahan dan peningkatan pelayanan serta kenyamanan bagi seluruh pelanggannya, dibuktikan dengan diresmikannya kantor pelayanan GeraiHALO Tunjungan Plaza II Lantai 2 No 1-2 di Mall Tunjungan Jl. Basuki Rahmat No. 8-12 Surabaya. GeraiHALO Tunjungan Plaza sebagai perpanjangan fungsi dari GraPARI Surabaya, mulai beroperasi Rabu (9/8) lalu. Di gerai itu, kemudahan pelayanan diberikan kepada masyarakat Kota Surabaya agar pelanggan makin nyaman dalam berkomunikasi. GeraiHALO ke-7 di Kota Surabaya dan ke-35 di Jawa Timur yang dikelola CV Suryaphone itu dihadirkan secara khusus oleh Telkomsel, untuk melayani pelanggan dengan memperhatikan faktor-faktor kedekatan, kemudahan, dan kenyamanan pelanggan. Seperti halnya di GeraiHALO lainnya, masyarakat dan pelanggan yang datang ke gerai Tunjungan Plaza akan mendapatkan

Setyo Budi melalui Kanithumas Aiptu Eko Laksono sesaat usai kejadian. Usai kejadian, jenazah Mega disemayamkan di rumah duka. Korban dimakamkan di pemakaman umum desa setempat. (ton/irw)

layanan satu atap (one stop services) layaknya di GraPARI. Pelanggan bisa mendapatkan layanan mulai dari informasi umum, penanganan keluhan, aplikasi dan pembayaran tagihan kartuHALO, penjualan kartu dan isi pulsa, balik nama, sampai open blokir. Jam operasional GeraiHALO Tunjungan Plaza sama dengan jam operasional Mall TP, sehingga saat hari minggu dan hari Libur tetap buka. VP Area Jawa Bali Gilang Prasetya berharap, keberadaan geraiHALO Tunjungan Plaza semakin memberikan kenyamanan serta kemudahan bagi pelanggan maupun calon pelanggan Lokasi GeraiHALO Tunjungan Plaza yang berada di salah satu mall terbesar di Surabaya tentunya akan memberi kemudahan bagi pelanggan, untuk

mendapatkan layanan yang lebih dekat, selain ke GraPARI. GeraiHALO Tunjungan Plaza ini merupakan wujud dari komitmen Telkomsel, untuk terus meningkatkan pelayanan seiring dengan pertumbuhan pelanggan Surabaya, yang saat ini berkembang pesat. Mulyadi Hadi Broto, owner CV. Suryaphone mengatakan, saat ini pihaknya juga menyelenggarakan program lucky draw khusus menyambut pembukaan geraiHALO Tunjungan Plaza. Setiap pembelian produk modem broadband akan mendapatkan kupon undian berhadiah langsung berupa kupon diskon antara Rp25 ribu hingga Rp100 ribu. Kupon diskon tersebut dapat dibelanjakan produk yang ada di geraiHALO Tunjungan Plaza atau sebagai diskon pembayaran kartuHALO. Sesetiap pelanggan yang membayar kartuHALO minimal Rp 500 ribu akan mendapatkan diskon langsung Rp 50 ribu untuk pro-

duk HP Pins dan produk broadband modem.Untuk Program hadiah langsung potongan diskon Rp 50 ribu, untuk pembayaran kartuHALO minimal Rp 500 ribu. Program itu hanya berlaku untuk 10 orang pertama. Periode program Lucky Draw berlangsung mulai tanggal 9-12 Agustus 2011. Saat ini, titik pelayanan tersebar di beberapa lokasi di Surabaya, antara lain graPARI Pemuda, graPARI Bukit Darmo, dan graPARI Graha Pena. Ada juga GeraiHALO WTC, GeraiHALO Plaza Marina , GeraiHALO Rungkut, GeraiHalo Wiyung, Gerai HALO Mulyosari, dan GeraiHALO Perak. Terakhir, GeraiHALO Tunjungan Plaza yang baru diresmikan. Jaringan terluas berkualitas siap mendukung kenyamanan berinternet dan berkomunikasi bagi pelanggan. Jumlahnya lebih dari 39.000 base transceiver station (BTS). Termasuk di antaranya 8.600 Node B (BTS 3G), di seluruh Nusantara untuk memaksimalkan komunikasi.(ikl/irw)

sekarang sedang mengeluh, otomatis mereka sangat membutuhkan biaya tambahan,’’ cetusnya. Dia mengaku, bisa dimaklumi kalau masyarakat benar-benar membutuhkan biaya lebih besar dari biasa. “Sebelumsebelumnya tidak ada masalah,’’ tegasnya. Ketua KUD Tri Karya H. Suyanto ber-

harap, kejadian tersebut tidak didramatisasi sedemikian rupa. Sebab, sejumlah koperasi di Banyuwangi akan terkena imbas. Dia meminta masyarakat tidak terkecoh isu-isu tak sedap mengenai koperasi. “Kami ingin masyarakat tidak menaruh sikap miring terhadap koperasi hanya karena dugaan yang salah,’’ pintanya. Sementara itu, menurut Suyitno, ketua Dewan Koperasi Indonesia (Dekopindo) Banyuwangi, persoalan koperasi tidak bisa dilihat hanya dari satu sisi. Sistem penataan koperasi di Banyuwangi juga harus dicermati. Sebab, menjamurnya koperasi berdampak kurang sehat, apalagi jarak antarkoperasi kadang sangat berdekatan. “Di sini saja, satu RW (rukun warga) ada empat koperasi. Ini sebagai contoh. Di daerah lain juga pasti banyak,’’ ungkapnya. Suyitno mendesak agar pemerintah mengevaluasi penataan koperasi yang baru berdiri. Sebab, bisa jadi mereka masih berpedoman pada Undang-Undang Koperasi Tahun 1999. Padahal, badan hukum yang baru juga harus ditegakkan. “Kami meminta dinas terkait meninjau ulang penataan dan permohonan koperasi baru,’’ desaknya. (ton/irw)


4

PENDIDIKAN

Kamis 11 Agustus 2011

Puspa Blambangan Tampil di Istana BANYUWANGI - Tim kesenian PPST Puspa Blambangan dari SDN Kepatihan Banyuwangi patut berbangga dengan prestasi yang telah diraih selama ini. Setelah meraih prestasi di tingkat ka-

bupaten dan provinsi Jatim, akhirnya PPST Puspa Blambangan diundang untuk mengisi acara pada Hari Ulang Tahun Republik Indonesia ke66 di Istana Negara Jakarta, 17 Agustus mendatang.

Kepala Sekolah SDN Kepatihan Banyuwangi Drs. Sumadi M.Pd mengatakan, pemberdayaan kegiatan pembinaan seni tradisional memupuk implementasi dalam ranga melestarikan budaya bangsa dan

GLADI RESIK: Penampilan tim kesenian SDN Kepatihan yang tergabung dalam Puspa Blambangan melakukan latihan di Aula Rempeg Jogopati kemarin.

memperkokoh ketahanan budaya bangsa. Pelajar di sekolahnya mempunyai peran yang aktif dalam upaya untuk mengembangkan bakat, minat, kreativitas dalam rangka pengembangan dan pelestarian budaya bangsa. ”SDN Kepatihan merupakan sekolah yang berbasis budaya,’’ jelas Sumadi.

Sementara itu, dalam gladi resik kemarin, ditampilkan tetembangan lagu-lagu daerah Banyuwangi dan gamelan jawa. Penampilan kesenian tersebut mampu memukau para hadirin yang memadati Aula Rempeg Jogopati, termasuk Wakil Bupati Banyuwangi Yusuf Widiyatmoko dan

Kepala Dinas Pendidikan Banyuwangi Sulistiyono. “Mewakili Banyuwangi dan Jatim untuk diundang ke Istana Negara merupakan kebanggaan tersendiri bagi kami. Semoga ke depan, siswa SDN Kepatihan mampu mempertahankan prestasi ini,” ujar Sumadi bangga. (adv/als)

BANYUWANGI

SITUBONDO

SITUBONDO

•PELUANG BISNIS•

•RUMAH KOS-KOSAN•

•READY STOCK•

DJL Cpt BU, Dbwh Hrg Psar! Rmh Kos-2an 11Kmr, LT 374M2, Lb 196M2, SHM, Jl Brnts 45 Dkt UNEJ H 475Jt Hub: 081336237001

NEW Jazz MMC, CRV, Freed DP 10Jt + Lucky Dip All Color. Ready Stock Info 082131080096

JEMBER

BANYUWANGI

WWW.program5milyar.com/?id=chocolate Saatnya Uang Bkrj u/ Anda.Buktikan!

•PELUANG BISNIS• PART Time Dengan Income 800rb Perminggu Bs Online/Dilakukan Di Rmh Hub: 085749352335/087755594711

•PELUANG USAHA• USAHA Smpgn 1-9Jt/Bln, Cck Utk PNS/ Swasta, Salon, Ibu RT, Medis, Mhsw Hub 087862292646 / 081805454504

•JUAL/KONTRAK•

•GEBYAR DISCOUNT DAIHATSU•

DJL /Kontrak Rmh BTN Mastrip DD/17 Jember Ada Garansi 5Kt +1Km Dkt UNEJ Hub 08155209191 Tanpa Perantara

GEBYAR Discount Xenia 4Jt, Terios 4Jt, Luxio 15Jt, GM MB 7Jt, GM PU 9Jt/DP 5Jtan, Brhadiah Uang 1M, 8Terios, 18 Xenia Diundi Agustus Hub: TOPAN 081 331928140/085859493336

BANYUWANGI

IWAN SETIONO/RaBa

BANYUWANGI •SAWAH•

•OPER KONTRAK•

•PRIMA MOBIL•

RUMAH 3Kmtdr, 3 Km Mnd, Perum Graha Blambangan Blok A6 Hub:08122114228

RDY Xenia05,06,07.Avanza05,06,07.Kjg LGX03.Inova05,(dsl, bnsin), Panther99, 00,03. CRV09.Zebra07. Taruna04. Advntr97.Cart0 4,PUL300'09, PUFUT'09. PU Zebra06. H 0811301676,0333411655

•PROPERTY• PERUMAHAN Brawijaya Asri Blok B-5.Jl Kerta negara Bwi. Tipe 36/216 Renovasi. Hub 08123254317

DJUAL Sawah Dlm Kota, SHM 1Ha 400Jt Nego Hub: (0333)424368

•PROPERTY•

•TANAH DIJUAL•

DIBANGUN 4Unit Ruko 2Lt (DIJUAL) Lok Jl Agussalim (Blkg Untag) Bwi Hub Anugerah Fotocopy Tlp.081233669969

LUAS 2480M2 Lokasi Pakis Jalio, SHM, Berminat Serius Hub: 0877-55723445

•SAWAH• DJUAL Sawah Dlm Kota, SHM, 4500M2, Dpn Perumahan 170Jt Nego Hub: 081346293265

•TANAH L 250M2• JUALTnh L 250M2 Lok Karetan Purwoharjo L 3730M2 Lok Tegalsari L 195M, Lok Karetan Purwoharjo Hub: Moh Saidi 082140677155

•TANAH KAPLING• DJL 2 Tnh Kapling Gandeng SHM, L. 10x40M2, Hrg NEGO. Dan1 Tnh Kapling.Lok Pinggir Jln L. 10x20 M2 Harga NEGO, SHM, Cck u/ Investasi, lok.JL.Sutawijaya (Dpn Prm Istana Brawijaya). TP. Hub; 03338930348.

•DIJUAL CEPAT• RMH Jl Adi Sucipto 63 Dpn Kntr Golkar & Togamas, Strategis, Pusat Kantor Hub: 081336450163 (A. Rofik)

•PRIMA MOBIL• RDY New Car.Avanza,Inova, Yaris, Xenia, Terios,PUGrandMax,Honda All New Jazz MMC,All New CRV,Nissan,G-Livina, Juke,March,Fortuner,APV,Swift ,Splash, PUT120SS. H. 0811301676, 0333411655

•RUMAH TIPE 45•

>MAZDA< DIJUAL MOBIL MAZDA TH 88 TYPE 626 CAPELA FULL AUDIO WARNA SILVER HRG 24JT NEGO HUB: 081-233676902

>TOYOTA< KIJANG INOVA G TAHUN 2007 BENSIN, LIGHT GREEN BRG ISTW HARGA NEGO HUB. 08179622454 TARIF IKLAN B.O.T Rp. 75.000, 2x muat, Rp. 125.000, 6x muat, Rp. 180.000, 10x muat. Maksimal dua baris. Hubungi: Radar Banyuwangi Jalan Yos Sudarso 89-C Banyuwangi Telp./Fax. (0333) 412224/415153

ttd. DIREKSI

SITUBONDO •GENTENG BETON• PERUSBumi Indah Jl Semeru No 111 Stbd Telp. (0338) 671950 JUAL MURAH

BANYUWANGI BANYUWANGI •STNK-BPKB• HLG SIM C+STNK Nopol P3425 ZB an Choirul Anam Krajan I Rt 04/04 Bangsring

•RUMAH JL RONGGOWUNI•

HLG STNK Nopol P 5780 XH an Dela Awerli Dsn Krajan Rt 02/13 Tembokrejo Muncar

DJLRmh L200M2,Lok Jl Ronggowuni 36 Kebalenan SMP2 Tanpa Perantara Hub: 085-236396077

HLGSTNKNopolP4305VHanNusaWardhana Jl Semangka 99 Karanganyar Rt 02/02

•STAR BOX• DIJUAL / Disewakan Mesin Karaoke + Koleksi Lagu + 35.000. Berminat!! Hub: Jl Jendral Sudirman 199 Bwi Telp. (0333) 421678

•KULINER• TELAH Dibuka Wrg”ENA’ Yo” Jl Ltjn Sutoyo Dpn Lap Futsal Scudeto Blkg SD Brawijaya. Sedia Lontong Mie, Mie Ayam, Nasi Bakmoy, Es Rainbow, Dll.

•PIA GLENMORE• CAB Bwi Jl A. Yani 98 Telp. (0333) 421496 JBR Jl PB Sudirman 4 Telp. (0331) 427313

SITUBONDO

• RUKO L 490M2•

•WWW.ZHIBOND.COM• TELAH HADIR Jasa Pembuatan Website & Toko Online Professional Murah Berkualitas Hub Sekarang Juga 081336237001

BANYUWANGI

Demikian utk menjadi perhatian

•COUNTER HP•

DIJUAL Toko + Rmh L +490M2 Lok Strategis Jl A Yani 106A Situbondo

BANYUWANGI

Jl. PB SUDIRMAN 159 Bwi ( Utara kantor lama )

GEBYAR Hadiah Bulanan DAMAI MMC Dapatkan Hadiah Menarik Setiap Pembelian HP & Accesoris Yg Diundi Tiap Bln.

•RUMAH L160/65•

SITUBONDO

Dengan adanya renovasi gedung,sementara kantor akan pindah ke alamat baru :

•JIMNY•

DJLRmh Murah Tipe 45 L 127M2 Perum Pakis Jalio Blok H-3 Jl Sutawijaya Bwi Hub: 081332260776 (Yuning)

DJL Rmh Jl Adi Sucipto Lt/Lb 160/65 2Kt 2Km, Mushola, 2200W, Telp, Pompa Air Keramik Full. H 325Jt Nego TP Hub EKO 08882721945

Diberitahukan keseluruh nasabah

PT. BPR WILIS PUTRA UTAMA BANYUWANGI :

DJL Jimny Htm Th 90 Modif Variasi AC DVD Plat (P) Hub: 087875505157 Hrg 40Jt Nego

•RUMAH 800M2• DJL Rmh 800M2+ Internet, 8 Kompt + Servr, Dkt Sekolah, Strategis, Omset Bagus Hub: 081999406655/0333-636785

PENGUMUMAN

BANYUWANGI

•KULINER• BEBEK Presto Glenmore (samping BRI) Hub: 08123451923 Ada Ayam Kampung, Gurami, Udang Dll. Maknyus Buka 08.00-23.00

•PT MAS WANGI• PAGI 07.00&sore19.00,LMJG-JBR-BWIDPS &Paket.Dpn SPBU Mangir. T:03337700661www.balitugroup.com

•RUKO STENDO•

•KULKAS TOSHIBA•

•TADIKA PURI•

•KAYU & SENG•

DISEWAKAN Ruko Stendo Jl Kol Sugiyono No3 Kel Tukangkayu Bwi Hub: (0333) 413996 -081934820314

JUAL Kulkas Toshiba Impor Bks 90%baru. Tp Hybrid Guard Intrg Tch Infred 2Pnt Hrg 50% Baru Hub 081233255678 Edy

DBIMBING Slm 4Bln Jd Guru Paud Proff, Job Trning. Dftr100rb Lgs Msk. Hub Jl MH Thmrin 48Bwi T.085236095152,10-14WIB

DIJUAL Kayu Bekas, Kayu Kalimantan Uk 15x60m & Seng Kondisi Masih Bagus Hub: 081-336656064


5

BALJEBOL

Kamis 11 Agustus 2011

BALI

JEMBER

BONDOWOSO

LUMAJANG

BONDOWOSO

TKW Dikabarkan Dimutilasi KABAR adanya TKW asal Bondowoso bernama Suramlah, 35, yang tewas di mutilasi di Selangor Malaysia (3/8) direspons disnakertrans setempat. Mereka langsung mengecek kebenaran kabar dari media online tersebut, dengan melihat buku daftar resmi atau registrasi namanama TKW asal Bondowoso yang bekerja di Malaysia. Kepala Disnakertrans Bondowoso Kukuh Triyatmoko mengatakan, Suramlah tidak tercatat dalam buku registrasi Disnakertrans Bondowoso. ”TKW yang kabarnya asal Desa Sukowono, Kecamatan Pujer, itu tidak ada di buku registrasi kami,” katanya. Menurut dia, memang ada TKW asal warga Desa Sukowono, Kecamatan Pujer, namun bukan Suramlah melainkan Nur Indah Sari yang berangkat bekerja ke Malaysia pada Juni 2008. ”Nur Indah Sari adalah TKW yang bekerja di sektor formal sebagai operator di sebuah perusahaan di Malaysia,” jelasnya. Karena itu, Kukuh memperkirakan, kabar adanya TKW Bondowoso yang tewas ini berangkat bekerja ke Malaysia secara ilegal. Sehingga, meski berangkat bekerja ke Malaysia menggunakan KTP Bondowoso, namun dia tidak tercatat resmi di dinakertrans setempat. ”Bisa jadi Suramlah berangkat secara ilegal dibantu mafia TKI, tanpa ada rekomendasi Disnakertrans Bondowoso. Kalau TKW legal asal Bondowoso, pasti rekomendasi pembuatan paspor dari sini dan terdaftar di buku registrasi,’” terangnya. Dari sejumlah media online dikabarkan, pada 3 Agustus lalu, petugas kebersihan di Lantai 5 Apartemen Astaria Taman Kosas Ampang Selangor Malaysia ditemukan jasad Suramlah. Jazad tubuh korban kabarnya dimutilasi 15 bagian dan dimasukkan dalam 6 plastik besar. Tak jauh dari potongan tubuh korban, ditemukan jasad anak laki-laki utuh yang diperkirakan berumur 5 tahun yang tak lain anak korban dari suami warga Sabah. (ido/c1/wah/jpnn)

ARIMACS WILANDER/RADAR JEMBER/JPNN

INTERNETAN SEPUASNYA: Sambil menunggu waktu berbuka puasa, banyak mahasiswa yang memanfaatkan fasilitas wifi gratis untuk browsing internet.

Manfaatkan Fasilitas Wifi saat Ngabuburit

JEMBER

RANGGA/RADAR JEMBER/JPNN

SEMANGAT: Para pedagang menjemur tembakau rajangan yang harganya mulai merangkak naik.

Tembakau Rajang Naik RUSAKNYA puluhan hektare tembakau rajang di pusat tembakau di Desa Sumbersuko, Jember, ternyata tidak selamanya berdampak buruk. Pasalnya, para pedagang mengaku harga tembakau rajang tersebut melonjak di pasaran sehingga membuat para pedagang mendapatkan untung berlipat. Seperti diungkapkan Rofik, pedagang tembakau asal Desa/Kecamatan Sumbersuko kemarin. Dia mengaku, harga tembakau mengalami kenaikan yang cukup signifikan. “Naik hampir 60 persen,” ujarnya. Dirinya mencontohkan untuk tembakau rajang yang biasa harganya dari Rp 25.000 menjadi Rp 35.000 hingga Rp 40.000 per kilogramnya. Sementara untuk tembakau lokal, dari Rp 35.000 menjadi Rp 50.000 per kilogramnya. “Kalau harga segini sudah untung bagi petani dan pedagang,” ujarnya. Oleh karena itu, dirinya mengaku senang dengan kenaikan harga tersebut. Namun, jelas dia, dirinya juga sedikit kesulitan mendapatkan tembakau mentah untuk diolah. Pasalnya, tembakau di Sumbersuko banyak yang tidak bisa berkembang dan kualitasnya memang menjadi agak menurun. Oleh karena itu, untuk menutupi produksi tersebut pihaknya pun harus mengambil barang dari luar Sumbersuko. “Sebagian kami ambil dari Pasirian,” ujarnya. Sementara untuk pemasaran, dia tidak terlalu kesulitan karena ada juragan yang selalu mengambil kepada dirinya setiap hari. Biasanya, kata dia, tembakau miliknya dijual di seluruh Lumajang. Sementara itu, untuk bahan baku lain, tidak terlalu mengalami kendala. Hanya saja, kenaikan harga gula juga sedikit banyak memengaruhi usahanya. “Pasalnya, gula menjadi campuran tembakau juga naik,” jelasnya. Jadi, gula yang halus ditaburkan dalam rajangan tembakau biar tembakau tersebut memiliki harum yang khas. Setiap ton tembakau basah, lanjut dia, biasaya memerlukan gula sebanyak 15 kg. Sementara itu, dengan kenaikan tersebut paling tidak pihaknya bisa mempekerjakan sekitar 10 tetangganya untuk membantu merajang serta menjemur tembakau miliknya tersebut. (ram/c1/sh/jpnn)

JEMBER – Tersedianya beberapa area yang menyediakan fasilitas nirkabel, wifi ternyata dimanfaatkan para mahasiswa untuk tempat nongkrong sambil menunggu waktu berbuka puasa. Selain tak mengeluarkan biaya, berselancar di dunia maya mampu menghalau rasa lapar dan haus saat menjalankan ibadah puasa. Saking asyiknya, tak terasa bedug Magrib tiba-tiba saja sudah menjelang. “Kalau diam di kos kan laparnya jadi terasa. Tapi kalau sambi main internet begini kan jadi lupa. Apal-

agi bisa browsing sepuasnya tanpa bayar dan bisa chatting dengan teman-teman lama,” ujar Farah Nafisa, mahasiswi Fakultas Ekonomi Universitas Jember. Menurut dia, liburan kuliah pasca UAS membuat tempat kosnya jauh lebih sepi dibandingkan puasa tahun lalu. Meski ada juga yang masih mengikuti program semester pendek, namun tetap saja dia merasa kesepian bila harus menghabiskan waktu di kos saat menunggu waktu berbuka puasa. Senada, Arif Hidayatullah, mahasiswa

Fakultas Pertanian Universitas Jember yang mengaku lebih suka berselancar menggunakan net book dibandingkan berdiam diri di kos untuk menunggu waktu berbuka. Lagi pula, lanjut dia, menggunakan fasilitas wifi di kampus tidak membutuhkan biaya. Meski kadang harus menunggu lama karena akses wifi yang terlalu lama, ia dan kawan-kawannya tetap bersabar dan menikmati fasilitas kampus yang hanya bisa digunakan dengan memasukkan nomor induk mahasiswa tersebut. (fit/c1/wnp/jpnn)

Tuna Netra Ditolak Kuliah JEMBER – Perlakuan diskriminasi IKIP PGRI Jember, Fakultas Ilmu Pendidikan Program studi Pendidikan Luar Biasa patut dipertanyakan. Dinka Yuliani, penderita tuna netra alumnus SMAN 5 Jember ditolak kuliah di lembaga pendidikan tersebut. Padahal, semangat Dinka menempuh pendidikan tinggi cukup besar dan dia sempat meraih ranking enam pada Unas 2010-2011. Sayangnya, keinginan gadis yang bermimpi bisa kuliah dan menjadi guru ini terpaksa harus terhambat tahun ini. Ini setelah pihak Fakultas Ilmu Pendidikan Program studi Pendidikan Luar Biasa IKIP PGRI, secara tegas menolaknya sebagai calon mahasiswa. “Saya awalnya tidak ditemui wakil IKIP dengan alasan pihak PLB IKIP PGRI tidak

ada di tempat. Tapi setelah menunggu selama dua minggu, saya ditolak dengan alasan minim fasilitas,” ujarnya. Menurut Dinka, alasan ini tidak jelas karena ia tak meminta kuliah eksklusif. Lagi pula pihak IKIP PGRI tak bisa menjelaskan fasilitas apa yang dimaksud, sehingga ia akhirnya ditolak kuliah di sana. Setelah terkatung-katung selama beberapa minggu, hasil yang didapat justru sangat mengecewakan. Penolakan ini sempat membuat Dinka pupus harapan untuk mengenyam pendidikan lebih tinggi. “Kecewa sih, tapi memang orang sering tidak adil pada kami,” ujarnya singkat. Rahman, guru pendamping Dinka menegaskan, dirinya juga sangat kecewa dengan sikap diskriminasi IKIP PGRI dalam menerima mahasiswa yang hen-

dak kuliah. Dikatakan, penolakan ini didasari keputusan Rektor IKIP PGRI. “Saya langsung menemui Dekan dan Kepala Prodi PLB. Mereka berkata hal ini merupakan keputusan rektor yang tidak bisa diganggu gugat,” ujarnya. Rahman sendiri sudah menjelaskan bahwa Dinka anak yang pandai dan mampu bersaing dengan anak lainnya. Namun alasan ini tetap ditolak oleh pihak IKIP PGRI. Saat dikonfirmasi, kata dia, IKIP PGRI

membenarkan penolakan tersebut karena alasan minimnya fasilitas dan ketiadaan guru privat untuk membantu Dinka. Arifin, Rektor IKIP PGRI menjelaskan, ia tak ingin Dinka kelak kecewa saat kuliah di IKIP PGRI. “Saya nggak mau nanti kami (IKIP PGRI) tak bisa memberikan siswa yang dimaksud pendidikan terbaik,” ujarnya. Anehnya, Rektor Arifin mengaku baru tahu permasalahan Dinka pada Rabu (10/8) kemarin. Padahal, menurut pengakuan Dinka, ia ditolak karena keputusan Rektor sejak seminggu lalu. Keanehan ini, menurut Rahman, merupakan bentuk cuci tangan IKIP PGRI terhadap diskriminasi yang dialami Dinka. “Ya itu biasa. Sepertinya pihak IKIP ingin cari selamat,” ujarnya. (mg-7/wnp/jpnn)

BBM Masih Dijamin Aman LUMAJANG—Kelangkaan BBM (bahan bakar minyak) yang beberapa waktu lalu sepat menjadi momok di Lumajang dijamin tidak terjadi selama Ramadan. Jaminan tersebut disampaikan oleh Kabag Ekonomi Pemkab Lumajang, Nurul Huda. Nurul mengaku, bahwa Pertamina sudah mencukupi kebutuhan BBM selama Ramadan ini. Pihaknya, juga terus memantau ketersediaan BBM selama Ramadan. “Kita pantau terus,” jelasnya. Nurul mengaku, sudah berkoordinasi dengan Pertamina untuk mengantisi-

pasi stok BBM selama Ramadan. Selain itu, Nurul juga mengaku bahwa tidak ada kenaikan harga BBM selama Ramadan ini. “Tidak ada info kalau BBM bakal naik,” imbhunya. Kelangkaan BBM di Lumajang beberapa waktu lalu memang sempat menimbulkan rumor bahwa BBM bakal naik. Kelangkaan BBM tersebut sempat dikeluhakn oleh pengelola SPBU. Sebab, pasokan BBM sempat tersendat, sehingga penjualan tidak lancar. Ansori, pengelola SPBU Bagusari mengaku merugi gara-gara pasoakan terlambat tersebut.

Tidak hanya rugi secara materiil, secar psikis, SPBU-nya jug merugi. Sebab, muncul image kepada konsumen bahwa SPBU tidak kuat untuk kulakan. “Padahal, uang kita sudah masuk terlebih dahulu,” imbuhnya. Karena sudah dipastikan BBM aman selama Ramadan, Nurul meminta kepada masyarakat agar tidak malakukan aksi beli yang berlebihan terhadap BBM. Nyetok BBM, kata dia dikhawatirkan akan menyebabkan kepanikan di masyarakat. “Masyarakat dilarang menimbun BBM,” tegasnya. (wan/sh/jpnn)

RADAR JEMBER/JPNN

MELIMPAH: Pedagang eceran menjual bensin dekat SPBU.

Fahriza Nur Erowati, Siswi SD Teladan se-Jawa Timur

Temukan Alat Sederhana Pendeteksi Gempa Bumi Fahriza Nur Erowati, siswi SDN Jember Lor 3 Jember berhasil mengharumkan nama Jember di tingkat Jawa Timur. Berkat alat pendeteksi gempa bumi rancangannya, Fahriza terpilih menjadi siswi teladan Jawa Timur 2011. NARTO, Jember TANGAN Fahriza Nur Erowati, tampak cekatan memeragakan alat pendeteksi gempa yang diciptakannya. Berkat keahlian menciptakan sekaligus merangkai alat deteksi gempa sederhana, Fahriza terpilih menjadi siswi teladan Jawa Timur. Fahriza berhasil menyingkirkan 36 pelajar dari 36 kabupaten/kota di Jatim. Putri pasangan Sidik Anggoro dan Desy Sri Andayani dinobatkan sebagai siswi teladan SD Jatim 2011, saat menjadi juara I siswi teladan pro-

vinsi Jatim yang digelar 14-15 Juli 2011 di Hotel Tretes View, Pandaan, Pasuruan. Fahriza berhasil meraih nilai tertinggi 78,60, mengalahkan Elvira Nur Cholida dari Kota Batu dengan nilai 77,80 dan Melliyuma Miyoze dari Kabupaten Bojonegoro dengan nilai 77,50. Meski kalau dipikir-pikir, alat yang diciptakan Fahriza itu sangat sederhana. Bahannya juga sederhana, bisa ditemukan di lingkungan sekitar kita. Hanya menggunakan peralatan bekas, sudah bisa digunakan untuk peringatan dini terjadinya gempa. Yaitu berupa sumber listrik dari accu, kemudian kabel listrik, terminal, bandul, dan pralon serta kayu sebagai tiang dan batalan alat. Termasuk bel yang berasal dari bel sepeda motor. ”Yang merakit saya sendiri,” ujarnya sambil mencoba membunyikan alat pendeteksi gempa sederhana. ”Bahan berasal dari bahan bekas semua,” kata Eny Sri Lestari, guru pembimbing Fahriza saat mengikuti lomba siswi teladan Jatim. Mulai dari ide, rancangan hingga perakitan

HERU PUTRANTO/RADAR JEMBER/JPNN

PAKAI BAHAN BEKAS: Fahriza Nur Erowati, siswi SDN Jember Lor 3 saat memeragakan alat sederhana pendeteksi gempa bumi rakitannya.

dilakukan sendiri oleh Fahriza. Dalam waktu tiga jam, Fahriza berhasil merangkai alat pendeteksi gempa sederhana dengan sempurna. Selain kemampuannya merakit pendeteksi gempa sederhana itu,

Fahriza juga unggul dalam berbagai tes tulis. Mulai dari mata pelajaran Matematika, IPA, IPS, PKN, Bahasa Indonesia, dan Bahasa Inggris. ”Soalnya mudah. Saya bisa mengerjakan semua,” kata Fahriza.

Soal-soal tes tulis mirip dengan soal latihan yang dikerjakannya selama persiapan mengikuti lomba Meski optimistis, gelombang keraguan mampir juga dalam diri Fahriza. Banyaknya siswi yang berasal dari sekolah-sekolah di kota besar seperti Surabaya, Malang dan Sidoarjo, menjadi alasannya. ”Lihat pesaing awalnya, saya grogi,” katanya. Setelah yakin bisa mengerjakan semua soal, barulah gelombang keraguan memudar dan berganti rasa optimistis. Usai mengikuti tes tulis, penghobi renang ini masih harus mengikuti tes wawancara. Dalam tes ini, Fahriza tak mengalami kendala berarti. Para juri melakukan wawancara di ruang tertutup. Dan semua pertanyaan juri berhasil dia jawab dengan baik. Meski, dia sempat agak kelelahan setelah menunggu berjam-jam untuk mendapat giliran diwawancara. Fahriza baru menyelesaikan wawancaranya pada pukul 22.30. Tahap demi tahap penjurian terus diikuti Fahriza. Tak hanya bidang keterampilan dan akademik, dia juga

dituntut menunjukkan kemampuan dalam bidang seni. Yakni, menyanyikan lagi wajib dengan fasih. Setiap siswi memang diwajibkan menyanyi salah satu lagu nasional. Untuk yang satu ini, Fahriza memilih lagu Ku Lihat Ibu Pertiwi. Berhasil meraih prestasi di ajang Siswi Teladan Jawa Timur, ternyata tidak memerlukan jurus khusus. Fahriza belajar seperti biasanya. ”Saya kalau belajar biasa-biasa saja. Saya lebih suka belajar pada pagi hari,” katanya. Hanya, Fahriza selalu belajar dengan rutin. Selain itu juga belajar pada malam hari. Sedangkan untuk menambah latihan, dia ikut les belajar di luar sekolah. Sejak awal, Fahriza memang berprestasi di SDN Jember Lor 3. Mulai dari kelas satu sampai kelas lima, dia selalu masuk sepuluh besar peraih nilai tertinggi. Bahkan, sejak kelas IV, dia sering juara kelas. Karena itu, Fahriza dipercaya sekolah untuk ikut lomba siswi teladan. Mulai dari tingkat kecamatan, kabupaten, hingga provinsi. (jpnn)


CMYK

6

Kamis 11 Agustus 2011

Tas Celine’s Diskon Hingga 20 Persen

04.06 04.15 11.29 14.51 17.25 18.35

Etalase

BANYUWANGI – Selain menyediakan sepatu, sandal, Celine’s Collection juga memperkaya koleksinya. Yang terbaru adalah koleksi tas. Beragam tas cantik ada di tempat ini. Desainnya yang anggun dan warna yang mencolok menghiasi etalase Celine’s Collection. Tas ini cocok sekali untuk perempuan-perempuan aktif yang anggun. Bisa dipakai ke kantor maupun acara semi formal. Kualitas semi super dengan kulit sintetis berkualitas, dan dusty bag. Tersedia dalam beberapa warna, warna cream, hijau muda, kuning, abu-abu. Tas menjadi salah satu benda penting bagi wanita, untuk menyimpan benda-benda bawaan, melengkapi penampilan, sampai menaikkan prestise seseorang. Namun, tas bukanlah sekedar tas yang menjadi aksesoris pelengkap saja. Kare-

YUSROH/RaBa

SAJIAN BARU: Black forest bertemakan lebaran. Tersedia berbagai aneka macam rasa buah.

Roti Khas Kota Santri SITUBONDO - Black forest 2 adalah salah satu kue yang dipaket dengan aneka hiasan dan rasa buah yang bertema lebaran. Roti ini dijual dengan harga Rp. 150.000 per kemasan di Rumah Roti, Jalan Raya Basuki Rahmat, Komplek Ruko No 2. Pasar Buah, Kecamatan Panji, Situbondo. Potongan harga akan diberikan jika langsung membeli empat kemasan. “Kue black forest ini cocok sebagai hadiah bingkisan atau parsel lebaran. Cukup menarik karena tersedia dengan beragam rasa buah, jeruk, anggur, kiwi, cherry, juga strawbery. Banyak di kota-kota lain yang khusus kue jenis black forest ini yang selalu menjadi pilihan terbanyak,” ujar Stevanus, pemilik Rumah Roti. (ikl/als)

KOLEKSI LENGKAP: Cantik Butik juga menyediakan aneka baju muslim.

Komputer

Cantik Bergamis Saat Lebaran

THOHA/RaBa

PROSES CEPAT: Komputer dan laptop di SIC Computer bisa didapat dengan cara kredit.

Laptop Murah Hanya di SIC BANYUWANGI – Butuh komputer atau laptop? Atau, aksesoris lainnya seperti printer, earphone, tinta, dan sebagainya yang berkaitan dengan komputer? Jawabannya tentu saja ada di SIC Computer yang beralamat di Jalan Pajajaran 42 Banyuwangi. Harga komputer atau laptop yang ditawarkan pun cukup bervariasi. Mulai Rp 2,2 jutaan, komputer idaman sudah bisa dalam genggaman. Bukan itu saja, SIC Computer juga hadir pernak-pernik komputer yang lengkap. (nic/als)

Mebel

GALIH COKRO/RaBa

SAMBUT LEBARAN: Beragam tas modern dijual dengan harga terjangkau di Celline’s Collection.

na tas benar-benar bermanfaat bagi Anda untuk mempermudah anda dalam beraktivitas. Koleksi ini bisa Anda beli dengan harga terjangkau di

Celine’s Collection di Jalan PB Sudirman 174 Banyuwangi. Diskon 10 hingga 20 persen diberikan khusus selama bulan Ramadan ini. (ikl/als)

Demand Kursi Tamu Bang Hasyim Meningkat THOHA/RaBa

BANYUWANGI – Selain menjual beraneka macam busana casual, Cantik Butik juga menyediakan koleksi baju gamis dengan berbagai corak warna pilihan. Gamis merupakan jenis busana muslim yang menjadi favorit wanita muslim sehari-hari. Jika bosan dengan koleksi gamis muslimah anda, gamis koleksi Cantik Butik ini bisa dilirik untuk membuat penampilan Anda semakin terlihat cantik. Gamis bermacam corak yang cantik tersebut tentunya dengan model yang tetap syar’i. “Kami menyediakan mulai dari warna-warna yang cerah hingga yang gelap,” ujar pemilik Cantik Butik, Suprafti. Gamis mus-

limah koleksi cantik butik ini bisa menemani aktivitas Anda saat berlebaran hingga acara formal seperti menghadiri pernikahan. Mengenai bahan kain batiknya, Suprafti mengatakan menjamin jika bahan kainnya merupakan kain batik berkualitas tinggi. Untuk penyuka kaos, Cantik Butik juga menyediakannya secara khusus. Beragam kaos santai tersedia di tempat ini dengan berbagai merek ternama. Di antaranya JFashion, Elegant, Zone, dan Bara. “Barang di sini impor dan jenisnya tidak banyak. Masa Ramadan ini kami memberikan diskon harga 10 hingga 50 persen,” ujar Suprafti. (ikl/als)

GENTENG – Memasuki bulan puasa ke 10 hari, bisnis industri furnitur modern dan furnitur ukiran asli Jepara mulai terdongkrak. Momen seperti Lebaran biasanya pesanan (demand) yang masuk mengalami peningkatan melebihi 100 persen. Salah satu mebel yang sukses mendapat pesanan adalah swalayan Bang Hasyim yang ada di lantai satu di Jalan Temuguruh No 42 Kecamatan Genteng. Pemiliknya, Habib Hasyim bin Alwi bin Ali Al-Haddar menjelaskan, kenaikan permintaan sudah mulai terasa sejak beberapa hari sebelum bulan puasa tiba. “Waktu itu permintaan sudah meningkat kira-kira 40 persen,” katanya. Menurutnya, produk mebeler modern dan juga mebeler ukiran Jepara, Jawa Tengah, ini

THOMY SILA / RaBa

PILIH BARANG: Pembeli sedang menentukan furnitur yang akan beli.

memang sangat diminati warga selama Ramadan hingga Lebaran mendatang. Produk mebeler ini ada beberapa macam. Mulai dari kursi santai, kursi makan, kursi tamu, rak hingga lemari. ”Untuk saat ini permintaan tertinggi masih pada kursi tamu dengan kisaran

harga Rp1 juta hingga Rp2 juta per set,” cetus Habib Hasyim. Mengenai harga, dia mengaku menjual barang-barang tersebut sangat murah. Apalagi sekarang program cuci gudang untuk barang-barang mebeler. Pembelian juga bisa dengan cara cash atau kredit.. (ikl/als)

Taxi Bandara dari Ramayana ROGOJAMPI – Selain memberikan jasa travel antar kota, kini PT. Ramayana Duta Wisata juga mengenalkan armada jasa antar jemput dari rumah menuju bandara Rogojampi. Taxi dengan agrometer dan shuttel comuter dengan fasilitas free wifi, print agrometer, TV + DVD entertaiment, magazine serta pembaya-

rannya bisa melalui kartu kredit ATM Mandiri, itu menjadi salah satu keunggulan Ramayana. General Manager Ramayana Duta Wisata Sony Sundoyo mengatakan, pengenalan armada baru taxi bandara ini diharapkan bisa membantu mempermudah layanan jasa antar jemput di Banyuwangi. Khususnya

BARU: Taxi bandara Rogojampi siap mengantar anda dari rumah menuju bandara.

tujuan antar jemput bandara Rogojampi dan stasiun Kereta Api Rogojampi. “Untuk harga relatif. Kami memberi diskon 10 persen untuk jurusan Banyuwangi-Bandara, Banyuwangi-Stasiun. Untuk reservasi bisa melalui telepon 0333 7770791 – 8951388 atau Via SMS 081249008778,” papar Sony. (ikl/als) THOMY SILA/RaBa

Puasa dan Resiko Penyakit Kanker YUSROH/RaBa

KUALITAS TINGGI: Berbagai macam stok sofa yang tersedia di Mebel Putra Arjuna.

Aneka Sofa di Putra Arjuna SITUBONDO - Di mebel Putra Arjuna Situbondo, tersedia aneka stok produk sofa besar dengan ukuran rata-rata 2,5 x 3 m, dengan jumlah tempat duduk 6 orang. Begitu pun dengan aneka bahan yang dipakai. Kebanyakan sofa-sofa besar tersebut terbuat dari bahan kulit, oscar, atau kain. Harga macam-macam sofa yang tersedia di mebel Putra Arjuna dibandrol mulai dari Rp. 1,8 juta hingga Rp. 8 juta. Kesemua produk itu tentu dengan kualitas terjamin. Semua harga dibandrol dengan harga terjangkau oleh semua kalangan. (ikl/als)

APA jadinya bila dalam tubuh terdapat sel yang aktivitasnya di luar kendali? Sehingga, pertumbuhan jaringannya tidak selaras, sangat cepat, dan mengganggu aktivitas pertumbuhan jaringan lainnya. Itulah yang terjadi dalam tubuh penderita penyakit kanker. Tentu saja yang dimaksudkan disini bukan penyakit kantong kering. Sebelumnya, perlu dibedakan antara tumor dan kanker. Istilah tumor tidak sama dengan kanker. Tumor adalah istilah umum untuk setiap benjolan tidak normal. Tumor sifatnya bisa jinak dan bisa

ganas. Sedangkan kanker adalah tumor yang bersifat ganas. Untuk menghubungkan antara puasa dengan penyakit kanker, mari menyimak beberapa faktor resiko terjadinya penyakit kanker. Faktor resiko tersebut adalah sebagai berikut: 1. Umur. Pada umumnya, usia yang semakin tua meningkatkan resiko terjadinya penyakit kanker. Meskipun tidak menutup kemungkinan dapat terjadi pada usia muda dan anak-anak. 2. Tembakau. Paparan terhadap asap rokok meningkatkan resiko terjadinya penyakit kanker.

OLEH

dr. Radhi Bakarman, SpB

3. Sinar matahari. Paparan terhadap sinar matahari yang berlebihan meningkatkan resiko terjadinya penyakit kanker. Khususnya kanker pada kulit. 4. Zat kimia. Paparan terhadap zat kimia. Baik yang dikonsumsi secara sengaja maupun polutan, meningkatkan resiko terjadinya penyakit kanker. 5. Infeksi virus dan bakteri. Paparan terhadap virus dan bakteri tertentu meningkatkan resiko terjadinya penyakit kanker. 6. Diet. Pola makan yang tidak seimbang meningkatkan resiko terjadinya penyakit kanker.

7. Kegemukan. Berat badan berlebih meningkatkan resiko terjadinya penyakit kanker. 8. Stres dan kurang gerak. Gaya hidup dengan stres yang tinggi dan kurang olahraga meningkatkan resiko terjadinya penyakit kanker. 9. Alkohol. Paparan terhadap minuman beralkohol meningkatkan resiko terjadinya penyakit kanker hati. 10. Hormon. Keberadaan hormon abnormal dalam tubuh meningkatkan resiko terjadinya kanker. 11. Riwayat keluarga n  Baca Puasa...Hal 35


7

Kamis 11 Agustus 2011 HALAMAN SAMBUNGAN

Diminta Lebih Gencar Sosialisasi n MINTA... Sambungan dari Hal 1

‘’Selain itu, kami juga meminta agar PT. IMN lebih transparan kepada masyarakat dalam melaksanakan eksplorasi,” tandas Sukarnianto. Transparansi tersebut penting dilakukan demi menghindari kesan negatif. Sebab, selama ini di mata masyarakat seolah-olah core drill atau sample material hasil penge-

boran terkesan diproduksi dan bukan untuk kepentingan penelitian. ‘’Karena itu, kami mohon sosialisasi terhadap masyarakat ditingkatkan agar tidak ada dugaan negatif dari masyarakat,” ujar Sukarnianto. Menanggapi hal tersebut, Wakpolres Kompol Heru Prasetyo yang bertindak sebagai moderator langsung memberi kesempatan kepada Pramono dari PT. IMN untuk memberikan penjelasan.

Mengenai pendampingan untuk mempertemukan dengan jajaran Pemkab Banyuwangi, IMN mengaku sudah melakukan itu dengan cara mengundang kepala KPP, Bakesbanglinmaspol, dan sejumlah pihak terkait. ‘’Hal itu sudah kami lakukan. Sekarang Bapak-Bapak sudah bisa bertemu langsung dengan pihak terkait yang dimaksud. Di sini sudah ada kepala KPP dan kepala Bakesbang,” ujar

Pramono. Mengenai penarikan pasukan Brimob Polda Jatim, PT. IMN mengaku tidak punya kapasitas tersebut. Sebab, persoalan tersebut menjadi kewenangan pihak keamanan. Terkait sosialisasi segala aktivitas PT. IMN kepada masyarakat, Pramono siap melakukan. ‘’Selama ini sebenarnya kami sudah sering melakukan sosialisasi. Namun, kalau memang dimintai lagi, kami akan

Habib dan Siwan Belum Ditangkap n EMPAT... Sambungan dari Hal 1

Saksi kedua adalah Sunarto, 51, penjual bensin eceran di Desa Kluncing, Kecamatan Licin. Saksi berikutnya adalah para pedagang welijo asal desa Kluncing, yakni I’in Mutmainah, 31, dan Ali Lukman, 34. Dalam sidang tersebu terungkap, Neli mengaku suaminya pamit pergi bersama tersangka Habib saat malam kejadian. Tetapi, Haidori tidak menjelaskan kepada istrinya apa tujuannya pergi bersama Habib yang hingga kini masih buron itu. “Hal tersebut biasa dilakukan, makanya saya tidak curiga,” ujarnya.

Neli mengakui, Haidori memang sering berkunjung ke rumah Habib. Menurutnya, Habib adalah guru spiritual Haidori. Selain hubungan guru dan murid, Haidori juga sering berurusan bisnis dengan Habib. Selain Habib, Neli juga mengaku mengenal tersangka Siwan yang hingga kini juga masih buron. Dalam kasus pembunuhan keluarga Rosan, Siwan diduga berperan sebagai eksekutor. “Setahu saya, mereka berbisnis jual-beli tanah,” ujar Neli. Sementara itu, saksi lain adalah warga di sekitar lokasi kejadian pembakaran mobil keluarga Rosan. Mereka adalah penjual bensin, dan dua peda-

gang welijo yang pertama kali melihat mobil terbakar. Seperti pernah diberitakan, pembunuhan tragis terjadi di kawasan sepi tepi jalan Desa Kluncing, Kecamatan Licin, Banyuwangi, sekitar pukul 02.00 beberapa bulan lalu (3/4). Satu keluarga yang terdiri atas bapak, ibu, dan anak, diduga dibunuh dengan keji, kemudian dibakar di dalam mobil. Korban yang meninggal secara mengenaskan tersebut adalah keluarga Rosan, 43, warga Dusun Dadapan, Desa Karangsari, Kecamatan Sempu, Banyuwangi. Selain Rosan, mayat yang hangus dan menumpuk di dalam mobil sisi belakang itu adalah istri Rosan,

yakni Jamilah, 37, dan anak mereka yang masih berumur 14 tahun, Dery Pradana. Berdasarkan pengakuan terdakwa Haidori, korban diajak salat berjamaah oleh Habib. Saat mereka salat, Siwan meng habisi pasutri itu dengan cara dipukul kepalanya menggunakan kapak bagian belakang. Anak korban, Dery, diajak keluar untuk beli pulsa dan telur oleh terdakwa Andi Aziz. Begitu masuk rumah, remaja itu dijerat menggunakan kabel magic jar oleh Siwan. Selanjutnya, mayat ketiga korban dibawa ke lokasi pembuangan di Desa Kluncing dan mobilnya dibakar. (mg-1/bay)

Bisa Pesan Lewat SMS dan Telepon n SEHARI... Sambungan dari Hal 1

Sejak saat itu, pikirannya berubah. Setelah dipikir lebih jernih, dia pun banting setir. Apalagi, koran bekas lebih efisien dan mudah didapat. Namun, pertanyaannya adalah akan digunakan untuk apa koran bekas itu? Nah, akhirnya muncul ide bisnis yang lebih menguntungkan dengan menjual koran bekas. Dia membidik para pedagang nasi. Sebab, pedagang nasi pasti banyak menggunakan koran bekas untuk membungkus dagangannya. Biasanya kertas koran berfungsi sebagai lapis kedua pembungkus nasi. Lapisan pertama biasanya daun pisang. Ada kenikmatan tersendiri saat makan nasi bungkus. Sambil makan nasi, kita bisa membaca koran edisi lama. Mustofa sangat optimistis usaha barunya itu akan sukses dan lancar. Berdasarkan penilaiannya selama beberapa tahun terakhir, banyak pedagang nasi yang sudah mulai kehabisan daun pisang untuk bungkus nasi. Ditambah lagi, orang yang mencari daun pisang sudah jarang. Di pasar, daun pisang semakin jarang ditemukan.

Dengan minimnya daun pisang, koran bekas akan semakin banyak dicari. Selain itu, ukuran kertas koran juga lebih lebar daripada daun pisang. Harga koran bekas juga terjangkau. ‘’Ya saya lihat godong (daun) sudah mulai tidak ada yang menjual. Saya menjual koran bekas ini sebagai alternatif,’’ jelas bapak dua anak itu. Ternyata prediksi itu tidak meleset. Setelah menggeluti bisnis koran bekas, Mustofa mengaku banyak memiliki pelanggan. Mayoritas pelanggan adalah kalangan pemilik warung nasi. Saking banyaknya pelanggan yang order, terkadang dia kewalahan. ‘’Ada pelanggan saya yang pesan 1,5 kuintal sekali ambil,’’ ujar suami Marsilah, 44, itu. Dia menjual koran bekas seharga Rp 2500 per kilogram. Harga tersebut menurutnya sudah tergolong standar dan terjangkau. Tak heran, sejauh ini pelanggan terus bertambah. ‘’Langganan saya silih berganti pesan, jadi saya setiap hari keliling,’’ ujarnya. Mustofa memiliki pelanggan di beberapa kecamatan di kawasan Banyuwangi Selatan. Mereka tersebar di Kecamatan Muncar, Srono, dan Rogojampi. ‘’Daerah itu paling banyak yang pesan koran bekas,’’ jelasnya.

Agar usahanya terus berkembang, keluarga Mustofa berencana merekrut pekerja baru. Itu dilakukan agar pekerjaannya dapat dikerjakan secara maksimal. ‘’Kalau nanti punya pekerja baru, kan enak kalau punya daerah sendiri-sendiri,’’ katanya. Luasnya jaringan pelanggan koran bekas itu merupakan buah kerja keras yang cukup lama. Awalnya, Mustofa harus keliling dari warung ke warung untuk menawarkan koran bekas. Pada perkembangan selanjutnya, penawaran itu lebih efisien dengan metode sampel. Setelah tahu contoh barangnya, dia minta nomor ponsel. Setelah itu, pelanggan bisa pesan koran bekas melalui layanan pesan singkat (SMS) atau langsung telepon. Dia jelaskan kepada para calon pelanggan bahwa koran yang ditawarkan merupakan koran pilihan. Koran bekas tersebut dijamin tidak kotor karena sudah disortir. ‘’Yang kotor langsung dibuang,’’ jelasnya. Alhasil, modal kerja yang awalnya hanya Rp 100 ribu kini sudah beromzet cukup besar. Berkat kerja kerasnya, kini Mustofa sudah bisa memiliki sejumlah kendaraan. “Dulu modal cuma Rp 100 ribu. Sampai sekarang sudah bisa beli sepeda motor,’’ ujarnya bangga. (bay)

Kuota 32 Truk untuk Sekali Giling n SOPIR... Sambungan dari Hal 8

“Tadi (kemarin) malam sudah ada solusinya. Hanya masalah miss komunikasi sopir truk dan kontraktor angkutan,” terangnya. Menurut dia, penyebab tertahannya sejumlah truk tebu asal Benculuk, Banyuwangi, karena mereka datang melebihi kuota yang telah ditentukan.

Sehingga, PG harus memending hingga malam berikutnya. Diakuinya, ada perbedaan kuota untuk tebu asal Banyuwangi dari musim giling sebelumnya. Sebelumnya, sehari bisa 40 hingga 50 truk, kali ini dibatasi 32 truk. “Tiap periode giling, kuota masing-masing wilayah dievaluasi. Saat ini dari Benculuk, Banyuwangi, 32 truk dalam sehari,” papar Juli.

Penurunan kuota itu setelah PG Asembagus mengevaluasi perkembangan yang ada. Sisa tebu di Banyuwangi saat ini cukup dengan kuota tebu 32 truk sekali giling. Nah, jika Banyuwangi datang hingga melebihi 32 truk, maka harus digiling malam berikutnya. “Makanya saya sarankan agar sopir tak terlalu lama menunggu, silakan ditunggu di rumahnya

sendiri atau di rumah kontraktornya jika memang sudah tahu giliran. Jangan menunggu di PG,” sarannya. Jika seperti itu, kata Juli, maka sopir tidak terlalu lama menunggu. Uang makan juga bisa dihemat. “Mereka menyadari itu, bahkan ada yang menyatakan akan menyampaikan itu kepada rekanan angkutan truk,” ungkapnya. (pri/aif)

Sehari Bisa Menjual 25-30 Kg n PERMINTAAN... Sambungan dari Hal 8

Kurma Mesir, misalnya. Masyarakat bisa mendapatkan satu kilogram buah dengan tekstur yang cenderung basah berwarna coklat itu seharga Rp 25 ribu. Harga kurma Madinah sedikit lebih mahal. Buah berwarna kehitaman dengan tekstur daging agak kering dan agak

panjang itu dibanderol seharga Rp 35 ribu per kg. Selain dua jenis buah kurma tersebut, para pedagang di Pasar Baru Mimbaan juga me nawarkan beberapa jenis kurma lain. Salah satunya adalah Kurma Lulu. Oleh beberapa pedagang, kurma yang satu ini dicap sebagai yang termahal. Tidak tanggung-tanggung, un tuk mendapatkan sekilo

kurma lulu, konsumen harus merogoh kocek sebesar Rp 40 ribu. “Harganya memang mahal. Sebab, rasanya sangat manis, dan tekstur buahnya sangat halus,” ujar Santi, 43, seorang pedagang lain. Kabar baiknya, konsumen juga bisa mendapatkan kurma dengan harga yang relatif murah. Salah satu jenis kurma dengan harga terjangkau adalah kurma Amir. Bande-

rolnya Rp 18 ribu per kg. “Kulit buah kurma Amir agak tebal, dan buahnya kecil-kecil,” papar Santi. Sampai kemarin, Sukiyem mengaku bisa menjual 25 sampai 30 kg kurma setiap hari. “Biasanya permintaan kurma akan terus melonjak sejak hari ke sepuluh bulan Ramadan sampai dua hari menjelang Idul Fitri,” pungkasnya. (sgt/aif )

Tidak Ada Lowongan Satpol PP n DIJANJIKAN... Sambungan dari Hal 8

Uniknya, di kantor yang beralamat di Jalan PB. Sudirman tersebut, Yonky dan Wacik dipertemukan dengan petugas Satpol PP yang bernama Jupri. Namun, menurut Wacik, orang yang mengaku bernama Jupri

itu bukan Jupri yang benarbenar personel Satpol PP. “Bukan Pak Jupri yang ini. Orang yang menjanjikan pekerjaan kepada cucu saya kulitnya lebih hitam dibanding Pak Jupri yang ini,” terang Wacik. Kepala Seksi (Kasi) Operasional, Pengawasan, Penyidikan, dan Penindakan (Opswas-

dikdak) Satpol PP Situbondo, Usman, membenarkan adanya satu orang yang telah tertipu oleh oknum yang mengaku petugas Satpol PP. “Padahal, di kantor kami (Satpol PP) saat ini tidak ada lowongan pekerjaan,” jelasnya. Agar kejadian serupa tidak menimpa korban selanjutnya,

Usman mengimbau warga agar tidak mudah percaya kepada orang-orang yang menjanjikan pekerjaan di salah satu instansi dengan cara meminta uang pelicin. Pria berkumis itu juga berjanji akan menyelidiki kasus tersebut. “Cepat atau lambat, pelaku akan saya tangkap,” tegasnya. (sgt/aif)

penuhi itu,” tandasnya. Mendengar jawaban tersebut, perwakilan warga menanggapi. Salah satunya adalah Warasto. Dia meminta agar PT. IMN memberi kesempatan kepada warga untuk berbagi lahan. Warasto menjelaskan, warga Kecamatan Pesanggaran dan Siliragung ingin bisa menambang lagi di Gunung Tumpang Pitu. Selain itu, warga juga meminta agar PT. IMN bersedia melakukan pendampingan sampai pemerintah mengeluarkan izin pertambangan rakyat. ‘’Nah, sambil nunggu izin diproses, kami mohon diperkenankan menambang lagi,” pintanya. Menanggapi hal tersebut, Pramono mewakili PT. IMN

mengaku tidak memiliki kapasitas untuk memberi kesempatan kepada warga melakukan penambangan di Gunung Tumpang Pitu. Sebab, lokasi yang ditambang warga itu masuk kawasan Perhutani. “Mengenai pendampingan, kalau yang dimaksud adalah pendampingan pengurusan sampai izin tambang rakyat turun, mohon maaf. Kami jelas tidak bisa karena kami bukan biro jasa,” pungkasnya. Setelah cukup lama berdebat dan menganggap tuntutan warga dan jawaban PT. IMN sudah jelas, Wakapolres Heru langsung menutup dialog. Perwakilan warga yang dipimpin Sukarnianto langsung keluar menemui massa. Mer-

eka menjelaskan hasil pertemuan dengan pihak PT. IMN. ‘’Kami sudah menyampaikan apa yang diinginkan masyarakat. Jawabannya adalah harus taat hukum. Kalau mau menambang emas ada prosedur izin yang harus dilalui,” ujar Sukarnianto dan beberapa rekannya secara bergantian melalui pengeras suara. Mendengar penjelasan tersebut, ratusan massa terlihat kecewa. Mereka menolak bubar dan tetap meminta agar segera diberi kesempatan menambang lagi. Namun, setelah diberi penjelasan oleh masingmasing korlap dibantu aparat Polsek Pesanggaran, akhirnya massa bisa menerima dan membubarkan diri. (azi/bay)

Bisa Meningkatkan Kunjungan Turis n DIUSULKAN... Sambungan dari Hal 1

Sementara itu, hingga kini kawah Ijen belum masuk peta wisata PBB. Oleh karena itu, usulan Pemkab Banyuwangi tersebut disambut baik Dirjen Pengembangan Destinasi Pariwisata. Dalam waktu dekat, Kemen-

terian Kebudayaan dan Pariwisata akan mengusulkan kawah Ijen masuk peta wisata WTO. Bupati Anas mengaku optimistis jika kawah Ijen masuk peta wisata WTO, jumlah kunjungan wisatawan akan semakin meningkat. Jika Ijen masuk peta wisata WTO, ada banyak keuntungan yang akan didapat. Salah

satu keuntungan nyata adalah memudahkan calon wisatawan mendapatkan informasi tentang objek wisata kawah Ijen. Saat ini, Ijen sudah banyak dikenal masyarakat internasional. “Dengan masuk di peta wisata WTO, masyarakat internasional diharapkan lebih banyak lagi yang mengenal Ijen,” tambahnya. (afi/bay)

Ada Acara di Kedubes AS n TUNDA... Sambungan dari Hal 1

Seperti diberitakan sebelumnya, Bupati Anas mengeluarkan instruksi kepada semua pegawai pemkab untuk

menanam pohon. Setiap pegawai harus membawa satu pot tanaman dalam pencanangan gerakan tanam pohon one man one tree tersebut. Tidak hanya menanam po-

hon, bupati juga mewajibkan semua pegawai pemkab merawat tanaman tersebut. Setiap pot harus diberi nama pemilik, dan pemiliknya harus memberi pupuk organik setiap bulan. (afi/bay)

Jangan Malah Ngurusi Berhala n LEPAS... Sambungan dari Hal 1

“Pengangguran dan orang miskin harus dibuang ke laut apakah diberdayakan? Jangan malah ngusuri berhala,” ungkap pria yang juga menjabat sebagai ketua Ansor Kota tersebut.

Hal senada juga disampaikan budayawan Banyuwangi lain, Fatah Yasin. Ditemui usai salat tarawih tadi malam, pria yang akrab disapa Kang Fatah tersebut mengatakan, mengganti maskot boleh-boleh saja asalkan ada dasar yang kuat. Misalnya, ular berkepala Gatotkaca diganti ma-

can putih. Sebab, macan putih adalah maskot daerah ini sejak zaman Prabu Tawang Alun. Tetapi, kalau sekadar ngurusi maskot terus, kapan ngurusi rakyat. “Jangan mau diperdaya orang-orang yang macak jadi budayawan. Luput semua,” pungkasnya. (mg-2/bay)

Kanker Terkait Gaya Hidup n PUASA... Sambungan dari Hal 6

Jika ada anggota keluarga yang terkait dalam garis keturunan menderita penyakit kanker, maka akan meningkatkan resiko terjadinya penyakit kanker). Tampaklah bahwa, dari sebelas faktor resiko yang dideteksi tersebut, enam diantaranya terkait erat dengan gaya hidup (tembakau, zat kimia, diet,

kegemukan, stres dan kurang gerak, serta alkohol). Sedangkan dalam bulan Ramadan ini, manusia dilatih untuk memperbaiki gaya hidupnya. Khususnya pada pola makan dan pengendalian diri. Bulan Ramadan merupakan bulan tempat berlatih dan membangun kebiasaan yang baik terkait dengan pola makan, dari sisi kualitas (memperbanyak makanan dan minuman sehat, tinggi serat, alami dan bebas/

minimal dari zat kimia), dari sisi kuantitas (secukupnya dan tidak berlebihan). Bulan Ramadan sekaligus momen untuk menguatkan kesehatan jiwa, melalui latihan dalam memperbaiki kualitas pengendalian diri untuk melakukan relasi yang baik dengan diri dan lingkungan. *) Penulis adalah Direktur Medis RS. Yasmin & Dokter Spesialis Bedah

ARYONO SUDAH MEMBUKTIKAN MANFAAT PEGOBATAN YANG ALAMI “Sudah 1 tahun saya minum Gentong Mas, sekarang tekanan darah saya sudah normal, selain itu badan jadi hangat, jarang pusing, vitalitas pun bagus.” Ungkap Aryono. 1 tahun yang lalu, pria berusia 50 tahun ini menderita hipertensi yang seringkali membuat aktifitasnya menjadi tidak nyaman, “Kalau tekanan darah saya tinggi, saya sering merasa pusing, mau beraktifitas jadi tidak nyaman...” keluh ayah 2 orang anak tersebut menceritakan tentang sakit yang dulu sering dialaminya. Hipertensi (hypertension) adalah suatu keadaan di mana seseorang mengalami peningkatan tekanan darah di atas normal yang ditunjukkan oleh angka systolic (bagian atas) dan diastolic (angka bawah) pada pemeriksaan tensi darah. Nilai normal tekanan darah seseorang secara umum adalah 120/80 mmHg. Dalam aktifitas sehari-hari, tekanan darah bervariasi tetapi masih dalam kisaran normal. Tetapi secara umum, angka pemeriksaan tekanan darah menurun saat tidur dan meningkat di waktu beraktifitas atau berolahraga. Tertarik dengan pengobatan yang alami, pensiunan PNS ini pun mencoba mengkonsumsi Gentong Mas, “Sepengetahuan saya pengobatan herbal itu bagus karena terbuat dari bahan-bahan yang alami, karenanya begitu saya tahu tentang Gentong Mas, saya tertarik untuk mencobanya.” Terangnya menceritakan perkenalannya dengan Gentong Mas. Kini, setelah merasakan manfaatnya, Aryono dapat menjalani masa pensiunnya dengan nyaman.

Ia pun tak segan-segan untuk membagi pengalaman baiknya tersebut dengan orang lain, “Sekarang bukan hanya saya yang minum Gentong Mas, ibu saya juga ikut minum, dan sudah merasakan manfaatnya. Mudah-mudahan pengalaman yang saya alami ini dapat bermanfaat bagi orang lain.” Harap warga Kel. Jember Kidul, Kec. Kaliwates, Jember, Jawa Timur tersebut. Gentong Mas merupakan minuman herbal dengan bahan baku utama Gula Aren dan Nigella Sativa (Habbatussauda) yang terbukti memiliki banyak manfaat bagi kesehatan, salah satunya adalah untuk menormalisir tekanan darah. Habbatussauda dalam Gentong Mas bermanfaat untuk memelihara pembuluh darah dari endapan lemak dan pengapuran. Sementara Kayu Manis yang juga dikandung dalam Gentong Mas berfungsi sebagai penormal tekanan darah. Sedangkan Gula Aren selain rasanya manis dan lezat juga bermanfaat menurunkan penyerapan lemak. Untuk hasil maksimal, terapkan pola hidup sehat seperti menjalani diet rendah garam, kolesterol, dan lemak jenuh, stop konsumsi makanan dan minuman beralkohol, hindari stress, olahraga teratur, dll. Manfaat yang hebat bagi kesehatan dan rasa yang lezat membuat semakin banyak masyarakat mengkonsumsi Gentong Mas. Untuk informasi lebih lanjut silahkan kunjungi www.gentongmas.com. Bagi Anda yang membutuhkan Gentong Mas bisa didapatkan di apotek/ toko obat terdekat atau hubungi: 085234398441. Banyuwangi:085234398441. Situbondo : 082143391646 Depkes:P-IRT.812.3205.01.114


8

Jawa Pos-nya Kota Santri

APA POLEH

Diimingi Jadi Satpol PP, Rp 1 Juta Melayang SITUBONDO - Ini peringatan bagi warga agar tidak mudah percaya kepada seseorang yang memberikan iming-iming pekerjaan. Bisa jadi itu hanya akal-akalan orang yang tidak bertanggung jawab. Seperti dialami Yonky Alexander, 26, warga Desa Klatakan, Kecamatan Kendit. Lantaran tergiur imingiming dipekerjakan sebagai anggota Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Situbondo, pemuda yang satu ini menderita kerugian materi sebesar Rp 1 juta. Awalnya, dia didatangi seseorang yang mengaku bernama Jupri. Kepada Yonky, orang yang juga mengaku sebagai salah satu anggota Satpol PP itu mengatakan bahwa Satpol PP Situbondo sedang membutuhkan personel baru untuk mengisi beberapa pos yang kosong. Mendengar perkataan Jupri, Yonky yang tengah mencari pekerjaan pun tergiur. Oleh Jupri, dia disuruh menyetor fotokopi ijazah sekolah dasar (SD) sampai sekolah menengah atas (SMA). Tidak hanya itu, Yonky juga diminta uang “peliSIGIT HARIYADI/RaBa TERTIPU:Yonky Alexander saat cin” sebesar Rp 1 juta. berada di halaman kantor Satpol “Oleh orang yang mePP Situbondo kemarin (10/8). ngaku Jupri tersebut, cucu saya disuruh menghadap ke kantor Satpol PP pada tanggal 10 Agustus, dan langsung diterima sebagai pegawai baru. Tetapi, kenyataannya saat kami datang, orang bernama Jupri itu tidak berada di sini,” ujar Wacik, 51, kakek Yonky, saat menemani cucunya ke kantor Satpol PP kemarin (10/8) ■

Kamis 11 Agustus 2011

Sopir Truk Tebu Boikot PG Antre 2 Hari, Tak Kunjung Masuk Penggilingan ASEMBAGUS - Sopir truk pengangkut tebu asal Banyuwangi memprotes manajemen Pabrik Gula (PG) Asembagus Selasa malam (9/8) kemarin. Mereka merasa dianaktirikan karena harus antre berhari-hari untuk masuk ke penggilingan. Padahal, ada sejumlah truk yang diduga mengangkut tebu milik orang ”dalam” tanpa harus antre terlalu lama. Sementara itu, tebu dari Banyuwangi harus antre hingga dua hari. Persoalan inilah yang membuat para sopir asal Banyuwangi emosinya kian tersulut. Lantaran kesal, mereka memilih melakukan boikot. Meski dipanggil agar truknya segera

masuk lokasi penimbangan dan penggilingan, mereka menolak. Para sopir memilih menemui pihak manejemen PG Asembagus. “Kita saat itu ada sekitar 50 sopir dari Banyuwangi. Namun, hanya perwakilan yang menemui pihak PG. Kita menuntut agar ada perlakuan yang sama terhadap sopir truk pengangkut tebu dari Banyuwangi,” terang Hilmi, salah seorang sopir. Apa yang dilakukan para sopir itu merupakan puncak kekesalan. Antrean lama sebelum masuk ke penggilingan itu sangat menyiksa sopir truk. “Kita rugi tenaga, waktu, biaya juga membengkak,” tandasnya. Koordinator tebang PG Asembagus Juli Prianto mengatakan, sudah tak ada masalah terkait antrean giling tebu ■ Baca Sopir...Hal 7

EDY SUPRIYONO/RaBa

DI PG ASEMBAGUS BERMASALAH: Puluhan truk pengangkut tebu antre di lahan parkir Pabrik Gula (PG) Olean menunggu giliran kemarin.

Permintaan Kurma Terus Meningkat

Baca Dijanjikan...Hal 7

GAJI GURU

FSMP Pastikan Ada Keterlibatan Orang Dinas KAPONGAN - Komisi IV DPRD Situbondo memberikan perhatian serius terhadap persoalan SDN 1 Gebangan (bukan SDN 1 Juglangan sebagaimana diberitakan kemarin). Kemarin (10/8), komisi yang membidangi pendidikan itu mendatangi lembaga pendidikan di Kecamatan Kapongan tersebut. Sayang, saat sampai di SDN 1 Gebangan sudah tidak ada orang. Murid dan guru sudah pulang. “Kita sebenarnya ingin melakukan klarifikasi langsung bagaimana yang sebenarnya,” terang Ketua Komisi IV DPRD Situbondo, Hasanah Tahir. Menurut dia, pihaknya sudah bertemu langsung Kepala Dinas Pendidikan Fathurachman untuk melakukan klarifikasi sekaligus mendesak agar permasalahan tersebut secepatnya diselesaikan. “Jangan sampai hari raya mereka masih belum menerima gaji secara utuh,” ungkap politisi dari PPP tersebut. Sementara itu, Ketua LSM Forum Solidaritas Masyarakat PenDOK/RaBa didikan (FSMP), Sugiono, menilai Hasanah Tahir masalah di SDN 1 Gebangan tak bisa dianggap sepele. Sebab, dirinya mencium ada gelagat pemanfaatan pensiunnya guru untuk keuntungan pribadi. “Saya yakin ada orang dinas yang ngampung kemudian diatasnamakan Hartatik, guru yang pensiun di SDN 1 Gebangan. Makanya, Dinas Pendidikan jangan hanya menyelesaikan yang penting terbayar utuh, tapi kenapa itu bisa terjadi,” pungkas pria yang mengajar di SMAN 2 itu. Kejanggalan itu, lanjut Sugiono, bisa dilihat dari masih utuhnya gaji Hartatik. Padahal, seharusnya tinggal 75 persen. Gaji dia seharusnya juga sudah tidak tercantum di SDN 1 Gebangan. “Makanya kalau tak ada keterlibatan orang dalam, itu tak mungkin bisa terjadi,” tandas Sugiono. Diberitakan kemarin, sudah dua bulan ini sepuluh guru plus seorang pesuruh di SDN 1 Gebangan, Kecamatan Kapongan, tidak menerima gaji bulanan. Bahkan, menghadapi hari raya Idul Fitri, dapur rumah tangga mereka terancam tidak mengepul. Hal itu terjadi akibat ada guru yang sudah pensiun di SDN 1 Gebangan memiliki tanggungan besar kepada bank. Sehingga, seluruh gaji guru, kepala sekolah, dan pesuruh, digunakan untuk mengangsur tanggungan tersebut. (pri/aif)

SIGIT HARIYADI/RaBa

PANJI - Memasuki hari ke sebelas puasa Ramadan, permintaan kurma terus meningkat. Buah yang rasanya manis dari Timur Tengah itu diburu sebagai buah berbuka puasa umat Islam. Meski harganya cukup mahal, minat masyarakat mengonsumsi kurma terus meningkat dalam sepuluh hari terakhir. Belasan pedagang di Pasar Baru Mimbaan, Kecamatan Panji, rata-rata bisa menjual puluhan kilogram (kg) kurma setiap hari. Permintaan kurma diprediksi akan terus meningkat hingga H-2 Idul Fitri. Seperti diungkapkan Sukiyem, 41, salah seorang penjual kurma di Pasar tradisional tersebut. Menurutnya, dari berbagai jenis kurma yang dia jajakan, semua jenis diminati pembeli. “Harga masing-masing jenis kurma bervariasi. Masyarakat bisa memilih tergantung selera masing-masing,” ujarnya kemarin (10/8) ■ Baca Permintaan...Hal 7

STOK MELIMPAH: Meski harganya cukup mahal, permintaan kurma di pasar Mimbaan Baru tetap diminati konsumen.

Tua-Tua Mesum di Warung Remang SITUBONDO - Bulan Ramadan ternyata tidak menyurutkan langkah priawanita yang bukan muhrimnya untuk berbuat mesum. Saat sebagian besar

umat muslim khusyuk menjalankan ibadah puasa, mereka malah asyik berduaan di kamar sewaan sebuah warung remang-remang, Desa Kotakan, Keca-

SIGIT HARIYADI/RaBa

MALU: HR dan HT (kanan) bersama dua PSK saat berada di markas Satpol PP.

matan Situbondo, kemarin siang (10/8). Dua insan yang dimabuk asmara itu belakangan diketahui bukan asli penduduk Situbondo, melainkan warga kota tetangga, yakni Bondowoso. Mereka adalah HR, 43; pria asal Desa Ta’al, Kecamatan Tapen; dan HT, 32, warga Desa Blimbing, Kecamatan Klabang. Mereka diciduk petugas Satpol PP saat berkencan. Begitu ditangkap, keduanya langsung digiring ke markas Satpol PP untuk didata dan diberi pembinaan. Di hadapan petugas, HT memberikan keterangan yang cukup mencengangkan. Betapa tidak, janda yang sejak setahun lalu ditinggal mati suaminya itu ternyata baru beberapa hari lalu mengenal HR. “Saya langsung kepincut saat pertama kali bertemu dia,” ujarnya malu-malu. Awalnya, HR yang sehari-hari bekerja sebagai buruh kupas tebu itu numpang minum di rumah HT, karena kehausan saat bekerja di dekat rumah HT. Entah setan apa yang menggelayuti pikiran mereka berdua, pertemuan singkat itu berlanjut dengan janji kencan.

Singkat kata, siang kemarin HR dan HT rela menempuh perjalanan sejauh puluhan kilometer (km) menuju warung remang-remang di Desa Kotakan, Situbondo, sekadar menuntaskan hasrat seksual mereka. Namun sayang, sebelum sempat “perang-perangan”, keduanya keburu terjaring razia yang dilakukan aparat Satpol PP. “Saya belum sempat melakukannya (hubungan intim, Red),” kilah HR. Dalam razia kali ini, petugas juga berhasil menjaring dua pekerja seks komersial (PSK) yang sedang mangkal di tempat pelacuran. Dua PSK asal Jember itu diringkus tidak jauh dari lokasi penangkapan HR dan HT. “Semua warga yang terjaring akan kami data dan kami beri pembinaan. Sebelum meninggalkan kantor Satpol PP, mereka juga diwajibkan membuat surat pernyataan tidak akan mengulangi perbuatannya,” terang Kepala Seksi (Kasi) Operasional, Pengawasan, Penyidikan, dan Penindakan (Opswasdikdak) Satpol PP Situbondo, Usman. (sgt/aif)

Mengunjungi Eks Lokalisasi Gunung Sampan di Bulan Ramadan

Siang Tampak Lengang, Malam Terasa Gemerlap Siapa bilang eks lokalisasi Gunung Sampan (GS) tutup selama bulan Ramadan. Ternyata, pada malam hari, sebagian wisma masih nekat buka praktik seperti biasa. Tak heran, para pekerja seks komersial (PSK) berani menanggung risiko jika sewaktu-waktu ada razia dadakan. SIGIT HARIYADI, Situbondo SIANG itu, suasana di eks lokalisasi Gunung Sampan (SG) tampak lengang. Pintu puluhan wisma yang berdiri berjejer di kawasan itu tampak terkunci rapat. Meski ada segelintir rumah yang membuka pintu, yang tampak dari luar hanya seorang wanita paro baya atau lelaki yang tidak lain adalah si pemilik rumah. Begitu juga di malam hari, pada pukul 19.00 sampai sekitar pukul 23.30, jangan harap Anda akan menemui satu orang PSK pun yang duduk manis di ruang tamu wisma

mereka masing-masing. Orasng awam pasti mengira eks tempat pelacuran terbesar di Situbondo itu sudah benar-benar steril dari praktik esek-esek. Tetapi, jika ditelusuri lebih lanjut, ternyata di tempat itu masih ada belasan kupu-kupu malam yang siap memberikan pelayanan kepada lelaki hidung belang. Tentu saja, bisnis kenikmatan tersebut dilakukan dengan sangat rapi dan tertutup, untuk menghindari razia yang dilakukan aparat. Hal itu bisa dimaklumi. Sebab, sejak sekitar pukul 20.30 sampai menjelang tengah malam, beberapa personel tim Kopeltibkab melakukan penjagaan dengan ketat. “Petugas biasanya datang pukul 20.30. Mereka mengakhiri penjagaannya sekitar pukul 23.30,” ujar sumber koran ini yang tidak mau disebut namanya. Namun, begitu petugas meninggalkan kawasan itu, para PSK kembali menjalankan praktik seperti pada hari-hari biasa. Dengan pakaian yang serba mini dan make-up berwarna cerah, mereka mulai berani pasang tampang menggoda di ruang tamu wisma masing-masing.

SIGIT HARIYADI/RaBa

SEPI PENGUNJUNG: Suasana GS pada siang hari sangat bertolak belakang dengan kondisi tengah malam hingga menjelang dini hari.

Lampu wisma yang sebelumnya telah dipadamkan, kembali dihidupkan. Satu-satunya perbedaan dengan hari-hari biasa adalah, pada bulan Ramadan, tidak ada satu wisma pun yang memutar musik melalui perangkat audio yang biasanya selalu dipenuhi dentuman musik dangdut.

Wartawan koran ini berhasil menggali keterangan dari seorang PSK bernama Endelina, 23, (nama samaran). Menurutnya, dia dan belasan temannya yang lain memang sengaja membuka praktik mulai pukul 00.00 sampai pukul 03.00. “Siang hari kami tidur. Malamnya baru kerja,” ujarnya.

Wanita muda yang mengaku berasal dari Jember, itu mengungkapkan, pada bulan Ramadan, dia dan rekan-rekannya sesama PSK mengalami penurunan pendapatan hingga sekitar 70 persen. “Maklum, selain jam kerja yang cenderung singkat. Kami juga baru bekerja tengah malam, jadi para pelanggan cukup enggan main-main ke sini (eks lokalisasi GS),” jelasnya. Sebenarnya Endelina merasa waswas. Dia khawatir, sewaktu-waktu petugas jaga yang sudah pulang, tiba-tiba kembali ke GS dan melakukan razia. Namun, karena desakan kebutuhan yang sangat besar, terutama saat menjelang lebaran, dia memilih nekat menjajakan diri. Ironisnya, sebagai seorang PSK, Endelina menyadari bahwa pekerjaan yang dia jalani sangat bertentangan dengan ajaran agamanya. Untuk itu, dia berusaha meraup Rahmat Tuhan pada bulan suci umat muslim kali ini. “Siang saya tetap berpuasa kok. Dengan begitu, saya berharap bisa meminimalisasi seluruh dosa yang telah saya perbuat,” pungkasnya. (aif)


Radar Banyuwangi 11 Agustus 2011