Page 1

JUM’AT

Kunjungi Website kami di

www.kupastuntas.co.id

18 Oktober 2013

Telp. 0721-773331, E-MAIL: omabapa@yahoo.com

HARGA ECERAN Rp 3.000/EKS

Herman H.N Wali Kota Bandarlampung  KUPAS TUNTAS.DOK

Rusuh kembali terjadi di Kampung Suka Jawa, Kecamatan Bumi Ratu Nuban, Kabupaten Lampung Tengah (Lamteng). Puluhan orang tak dikenal menyerang secara membabi buta, Kamis (17/10), sekitar pukul 13.30 WIB. Lampung Tengah (Kupas Tuntas) SUASANA damai Kampung Suka Jawa terusik lagi. Puluhan orang tak dikenal merangsek masuk wilayah itu. Massa bersenjata parang, kayu dan batu, merusak Gedung Sekolah Darul Arofah. Akibatnya, kaca jendela hancur berantakan. Kotib, tukang kebun sekolah menjelaskan, aksi perusakan terjadi saat siswa Darul Arofah sedang libur. “Sebenarnya sejak Rabu (16/10) gedung sekolah ini dirusak,” kata Kotib, Kamis (17/10).

Foto: Towo/Kupas Tuntas

 Baca Serangan Hal 11

JAGA-JAGA - PULUHAN personel Kepolisian tampak berjaga jaga di depan Sekolah Darul Arofah di Kampung Suka Jawa, Kecamatan Bumi Ratu Nuban, Lampung Tengah, yang dirusak puluhan orang tak dikenal, Kamis (17/10).

Perakit Senpi di Perumnas Way Halim Jaringan Teroris

Sepenggal Dusta engungkapan skandal suap Mahkamah Konstitusi (MK) ternyata belum bisa menjadi ‘warning’ penegakan supremasi hukum di negeri ini, termasuk di Provinsi Lampung. Masih ada kesan ‘tebang pilih’ untuk menahan dan tidak menahan tersangka korupsi. Padahal, Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Lampung, Momock Bambang Samiarso pernah berjanji akan memenjarakan  Baca

Sepenggal Hal 11

Hidup Usai Vonis Mati KUPAS TUNTAS–USAI dieksekusi mati, narapidana ini hidup lagi. Aneh, memang. Kasus yang baru kali pertama di dunia itu, terjadi di tiang gantungan Penjara Bojnourd, Iran, Rabu  Baca

Hidup Hal 11

Bandarlampung (Kupas Tuntas) ADA indikasi, PMP (33) pelaku perakit senjata api (senpi) yang berhasil dibongkar jajaran Polresta Bandarlampung di Jalan Tanggamus Raya Perumnas Way Halim, Minggu (13/10) lalu, merupakan jaringan teroris. Bukti ke arah itu diketahui dari sepucuk surat jihadis yang telah ditanda

tangani tersangka PMP. Diduga pula, PMP tidak hanya mahir merakit senpi. Tapi juga piawai merangkai bahan peledak. Hanya saja saat penggerebekan tidak ditemukan peralatan bom atau sejenisnya, kecuali alat pembuat senpi dan uang palsu (upal). Kabid Humas Polda Lampung, AKBP Sulistyaningsih mengatakan, Polda Lampung sudah berkoordinasi dengan Mabes Polri terkait sinyalir jaringan

besar (teroris) tersebut. Namun, sejauh ini Sulis belum bersedia membeber detil tersangka PMP sebenarnya. "Yang pasti kita sudah koordinasi dengan Mabes Polri,” elak Sulis, Kamis (17/10). Dijelaskan, beberapa temuan barang bukti hasil penggerebekan tengah dilakukan pendalaman dan pengembangan. Aparat juga masih mencari tahu sudah berapa lama rumah industri senpi beroperasi, serta kemana saja distribusi senpi.

Ada Standar Ganda Penahanan Tersangka Korupsi Bandarlampung (Kupas Tuntas) SEPANJANG 2013 Kejaksaan Tinggi (Kejati) Lampung telah memenjarakan 11 tersangka korupsi, dan ‘mengecualikan’ lebih dari lima tersangka lain. Kasatmata Akademisi Unila Dr Budiono, penahanan dan penge-

cualian merupakan bentuk penerapan standar ganda oleh Kejati Lampung. Seharusnya, kata dia, penyidik Kejaksaan memberlakukan persamaan hak kepada para tersangka korupsi. ”Kalau yang satunya ditahan, yang lainnya juga harus ditahan. Jangan ada perbedaan perlakuan,” kata Budiono melalui telepon, Kamis (17/10).

Sebagaimana diketahui, ada beberapa kasus dugaan korupsi yang ditangani Kejati Lampung, dimana para tersangka tidak ditahan. Di belahan lain, para tersangka korupsi sudah dijebloskan ke balik jeruji besi. Mereka yang beruntung tidak dirutan-kan, adalah tersangka kasus  Baca Ada Hal 11

Andi Mallarangeng Resmi Ditahan KPK Bandarlampung (Kupas Tuntas) SETELAH beberapa jam diperiksa, akhirnya Komisi Pemberantasan

Korupsi (KPK) menahan mantan Menpora Andi Mallarangeng. KPK memastikan mantan Juru Bicara Kepresidenan itu terlibat kasus korupsi Hambalang. Diwawancarai sejumlah wartawan

saat hendak menuju Rutan KPK, Andi Mallarangeng menyatakan menerima upaya hukum lembaga pemberantasan korupsi tersebut. Dia berharap,  Baca Andi Hal 11

Keberadaan PMP, menurut Sulis, masih terus diburu. Tidak menutup kemungkinan tersangka masih berada di Lampung, atau memang sudah melarikan diri ke Pulau Jawa. Kabid Humas juga belum bisa memastikan, apakah tersangka pelaku merupakan pelarian dari daerah lain yang memanfaatkan kelengahan warga Perumnas Way Halim Bandarlampung.  Baca Perakit Hal 11

Kompak Urus Anak KUPAS TUNTAS SEPERTI kehidupan berumah tangga pada umumnya, Bunga Citra Lestari (BCL) juga sering berdebat dengan sang s u a m i , Ashraf Sinclair. Namun, dia b e r us a h a terlihat kompak di  Baca

Kompak Hal 11

Bunga Citra Lestari

Kepala BPLH: PT BAS Tidak Miliki Izin Lingkungan Kepala Badan Pengelolaan Lingkungan Hidup (BPLH) Kota Bandarlampung, Rejab menyatakan, PT Bukit Alam Surya (BAS) belum memiliki izin lingkungan dan pematangan lahan. Kok bisa beroperasi?

Bandarlampung (Kupas Tuntas) BUKIT Camang sejatinya sudah lama dikelola oleh PT Bukit Alam Surya (BAS). Sejak awal penggerusan puncak bukit hingga pembangunan real estate dan villa, juga ditangani perusahaan itu. Lantas, bagaimana mungkin tanpa ada izin lingkungan dan pematangan lahan perusahaan ini bisa beroperasi? Kepala Badan Pengelolaan Lingkungan Hidup (BPLH) Kota Bandarlampung, Rejab membenarkan ketiadaan izin lingkungan dan pematangan lahan tersebut.

"Dimasa pemerintahan Walikota Bandarlampung Herman HN, tidak pernah dikeluarkan izin lingkungan dan pematangan lahan. Termasuk untuk PT BAS," kata Rejab, Kamis (17/10). Bahkan sejak 2013 Pemkot Bandarlampung mengeluarkan himbauan, dilarang ada kegiatan pembangunan di kawasan perbukitan. “Termasuk pengerukan bukit. Itu dilarang,” jelasnya. BPLH, jelas dia, sudah memasang papan peringatan larangan menggerus kawasan bukit di Bukit Camang. “Tapi nyatanya masih saja digerus," keluh dia. Semua larangan yang disampaikan BPLH tersebut, jelasnya, diatur dalam

Peraturan Daerah (Perda). Rejab lupa nomor perda yang dia sebutkan itu. “Yang jelas, sudah ada perdanya,” tambah dia pula. Menurutnya, dulu kawasan perbukitan di sana (Bukit Camang), dijaga petugas Satpol PP agar tidak dirusak. “Sekarang saya kurang tau, apa masih dijaga atau tidak," katanya. Terpisah, Kabid Pengendalaian Sumber Daya Air (SDA) pada Dinas PU Kota Bandarlampung, Iwan Gunawan mengatakan, untuk mencegah longsor kawasan lereng Bukit Camang akan dibu Baca

Kepala Hal 11


2

Jum’at, 18 Oktober 2013

Pemimpin Umum/ Pemimpin Perusahaan : Donald Harris Sihotang. Pemimpin Redaksi/ Penanggungjawab : Suparman. Redaktur Pelaksana : Redaktur : Zainal Hidayat, S Sanjaya, Dadang Saputra Asred: Suhaili Liputan Bandar Lampung : Harry Pandapotan, Reftoni, Oscar, Herwanda Pratama, Bong Bongan, Arsadi Saputra Metro : Johan (Ka.Biro). Lampung Timur : K. Naenggolan (Kabiro). Lampung Selatan : Sodugaon Sinaga (Ka.Biro), Desi Habibi. Pesawaran : Agung Prayogi (Ka. Biro). Tanggamus : Sunaryo, S.Pd (Ka.Biro), Yusuf. Pringsewu : Tutor Manalu. Lampung Barat : Dafri Danuwarsa (Ka. Biro), Adi Suwiknyo. Lampung Tengah : Towo Lampung Utara : Suhaimi Toni (Ka. Biro), Jhon. Mesuji : Fiter (Ka.Biro). Tulang Bawang : Erwin (Ka. Biro), Joni. Tulang Bawang Barat : Kadarsyah (Kabiro), Ari Irawan. Way Kanan : -.

BANDARLAMPUNG

Biro Lampung Barat : Jl. Flamboyan - Way Mengaku, Liwa, Telp. (0728) 21486, Hp. 0821 8048 2777/085840220277 Biro Lampung Utara : Jl. Garuda Gg. Peltu Bahudin No. 14, Kotabumi Telp. 0812 7222 2330 Biro Pesawaran : Jl.Ahmad Yani - Bernung, Gedongtataan Telp. 0813 5016 8031 Biro Tanggamus : Jl. Bendungan Kusa no.49 Kusa, Kotaagung Telp.0852 6958 9933 Biro Lampung Timur dan Metro : Jl. Kamboja Lk.1 Rt04/Rw05 Kel. Banjar Agung 14/1 Kec.Metro Barat. Metro - HP 081369200053, 081364672541 Biro Tulangbawang : Telp. (0726) 21764, 0813 6909 0504 Biro Lampung Selatan :-

PENEMUAN MAYAT WARGA RT 02 Lingkungan 2, Kelurahan Keteguhan Kecamatan Telukbetung Timur Bandarlampung, Kamis (17/10), dihebohkan dengan penemuan Hadijah (45), warga Kota Karang Kecamatan Telukbetung Timur.

Koordinator Dokumentasi: M. Manurung Pracetak : Tri Firdaus (Kepala), Triadi, Saifi, Yuliansyah, Widya Firmadana Korektor : Meria Santi. Sekretaris Redaksi : Kabag. Keuangan : Kustia Staf Administrasi : Linda Rosmala D Perwakilan Jakarta : Erwin Kurai Manager Marketing : Istiqomah Staff Marketing : Rodiah Pemasaran : Gunawan (Kepala), Eka Wijaya, Marozi, Armiji, Hendra, Andika

Wartawan Kupas Tuntas disertai tanda pengenal dan dilarang meminta atau menerima imbalan dalam bentuk apapun yang berkaitan dengan tugas jurnalisnya Alamat Redaksi : Jl. Turi Raya Gang Printis Kecamatan Tanjung Senang Bandarlampung. Telp. 0721 - 773331 Fax 0721-773028, E-MAIL: omabapa@yahoo.com, ktedisi@yahoo.co.id, Website : www.kupastuntas.co.id Rekening Bank : Bank Lampung. Cabang Utama. No. Rek. 3800304097944. Bank Mandiri 114-00-0666470-3, Bank BCA 0200-883-608, Atas Nama : Donald Harris Sihotang. Penerbit : PT Yobel Irene Media Percetakan: PT Lampung Inter Media Isi Diluar Tanggung Jawab Percetakan

Penipu Aspal Curah Divonis Bebas

Foto: Manurung/Kupas Tuntas

Kajati : Tuntaskan Kasus Alkes Sejumlah perkara korupsi yang ditangani Kejaksaan Tinggi Lampung hingga saat ini belum juga tuntas. Bandarlampung (Kupas Tuntas) KEPALA Kejaksaan Tinggi (Kejati) Lampung, Momock Bambang S menegaskan, tidak akan menghentikan

Foto: Toni/Kupas Tuntas

BANDARLAMPUNG - KETUA Majelis Hakim Pengadilan Negeri Kelas 1A Tanjungkarang, FX Supriadi memvonis bebas Iwan Harianto bin Hadi Utomo (29) warga kebenaran RT 002/04 Desa Kebenaran Kecamatan, Mandiraja, Kabupaten Banjarnegara, Cilacap. "Perbuatan terdakwa melakukan penipuan masuk dalam ranah perdata dan bukan merupakan tindak pidana, sehingga sebagai hakim pidana tidak berwenang memberi putusan dan terdakwa divonis bebas," ujar Ketua Majelis Hakim, FX Supriadi, Kamis (17/10) Sebelumnya, Jaksa Penuntut Umum (JPU) Suprianti menuntut terdakwa Iwan Harianto selama 2 tahun 8 bulan, karena melakukan tindak pidana penipuan pasal 378 KUHP. Supriadi mengatakan, kasus ini berawal pada 24 Juni 2012, bertempat di rumah saksi Jundril Asmy warga Jagabaya, kecamatan Sukabumi Bandarlampung. Saksi Asmy menghubungi terdakwa Iwan yang mengaku sebagai suplier aspal dan meminta 300 drum aspal jenis ISSO, atas permintaan tersebut terdakwa menyanggupi dan mengaku memiliki 700 drum aspal jenis ISSO. Dan harga yang disepakati adalah Rp 1.250.000/drum sampai di lokasi, yaitu Bandarlampung. Lalu, saksi mengirim uang muka Rp 50 juta ke rekening milik Iwan. Namun lima hari ditunggu, barang belum juga sampai dan saksi kembali menghubungi Iwan. Iwan kemudian mengatakan akan mengirim barangnya jika pembayaran untuk 300 drum sudah dilunasi. Saksi mentransfer kembali uang Rp 332.500.000. Sehingga total uang yang sudah disetor ke rekening terdakwa Rp382.500.000. setelah uang lunas, bukan aspal merk ISSO yang dikirim, tapi Aspal Curah yang diikemas dalam drum ISSO. Atas perbuatan tersebut, saksi mengalami kerugian sebesar Rp 257.500.000 dan uangnya telah dipergunakan terdakwa. Menurut Supriadi, agar masuk dalam sidang perdata harus dibebaskan dari sidang pidana. (Toni)

Pemilik 5,6 Kg Ganja Divonis 5 Tahun Bui BANDAR LAMPUNG - MUSTOPA Bin R. Muhamad (54) warga Jl Merpati LK 1 no 23 Kelurahan Penengahan Kecamatan Tanjungkarang Pusat, Bandarlampung, mendengarkan dakwaan dari Jaksa Penuntut Umum (JPU) Nurmalina Hadjar atas kasus kepemilikan narkotika seberat 5,6 kg Ganja dalam sidang dakwaan yang digelar di Pengadilan Negeri kelas IA Tanjungkarang, Kamis (17/10). Terungkap dalam persidangan yang dipimpin Majelis Hakim, Nursiah Sianipar, kasus ini terjadi pada Senin (15/6) pukul 16:00 WIB, Davit (DPO) menghubungi Mustopa dan memesan 6 paket besar ganja kering dengan harga 1 paketnya Rp1.600.000, kemudian pukul 17:00 WIB, terdakwa bertemu Davit di POM Bensin daerah Natar untuk menyerahkan uang pembayaran ganja tersebut. Lalu, pada (17/6) terdakwa ditangkap oleh saksi Yudi dan saksi Suntoro anggota kepolisian Polda Lampung di rumah terdakwa. Dan bersama terdakwa ditemukan 6 paket besar ganja kering dan 1 paket sedang sabu-sabu. Perbuatan terdakwa diancam pidana pasal 112 ayat (1) UU RI No 35 Tahun 2009 tentang narkotika, dengan masa tahanan 5 tahun. (Toni)

tan Kadinkes Kota Bandarlampung, Wirman sarat kepentingan. “Saya sudah koordinasi dengan Pak Kajati, secara tegas beliau mengatakan tidak akan menghentikan perkara-perkara yang belum tuntas. Salah satunya pengadaan alkes RSUD itu, sepanjang ada bukti dan keterangan saksi yang mengarah pada satu tindak pidana maka perkara tersebut akan dilanjutkan, " tegas Momock, melalui Ka-

sipenkum Kejati Lampung, Kamis (17/10). Keterangan Heru ini, membantah, jika perkara dugaan korupsi yang diduga melibatkan mantan Kepala Dinas Kesehatan Kota Bandarlampung, dr.Wirman yang ditetapkan sebagai tersangka pengadaan alkes untuk puskesmas sebandarlampung, senilai Rp 9,9 Miliar mandek. “Perkara itu tidak mandek, masih dalam penyidikan, nama tersangka juga telah dikantongi tapi me-

mang belum secara resmi ditetapkan menunggu konfrontir saksi-saksi termasuk beberapa orang yang diduga bertanggung jawab. Kami juga tetap mengedepankan asas praduga tidak bersalah," kata dia. Dikatakan Heru, setiap penanganan kasus korupsi, tidak akan tebang pilih dalam penegakan hukum. "Kami sudah periksa 18 orang saksi dan kami tidak akan tebang pilih dalam penegakan hukum,”kata dia. (Oscar)

JPU Hadirkan Dua Saksi Terkait Kasus Aming Bandarlampung (Kupas Tuntas)

MENDENGARKAN - Terdakwa Iwan Harianto terlihat lemas sewaktu mendengarkan putusan Majelis Hakim FX Supriadi, yang ternyata terdakwa di vonis bebas.

perkara tersebut, dan akan segera menuntaskannya. Penegasan itu disampaikan Kasi Penerangan Hukum (Penkum) Kejati Lampung setelah berkoordinasi dengan Kajati dalam menyikapi perkara pengadaan alat kesehatan RSUD A Dadi Tjokrodipo senilai Rp15 miliar tahun 2012 yang masuk angin. Salah seorang penyidik pidana khusus, mengaku perkara tersebut akan dihentikan mengingat perkara yang menyeret nama man-

JAKSA Penuntut Umum (JPU) Tri Wahyu Pratekta kembali menghadirkan dua orang saksi dalam sidang lanjutan terhadap terdakwa Mintardi Halim alias Aming (50), warga Jalan ikan Paus nomor 7 Kelurahan Talang Telukbetung Selatan Bandarlampung, di Pengadilan Negeri Kelas 1A Tanjungkarang, Kamis (17/10). Dua orang saksi itu, yakni Wahyono dari pihak BPN Lampung dan Rosdiana, karyawan PT Wayhalim Permai. Saksi Rosdiana mengatakan, seluruh surat-surat masuk yang membutuhkan

stempel harus melalui saksi atas keperdataan atas tanah. "Kemudian jika ada surat yang butuh stempel saya ditelpon oleh pimpinan, dan ada 3 lembar yang saksi beri stempel atas permintaan terdakwa yaitu pada rangkap hal 1,2, dan 3 saja," tuturnya, saat memberikan keterangan di depan majelis Hakim yang dipimpin FX Supriyadi, Kamis (17/10). Terkait barang bukti dalam sidang yang menyatakan ada 2 rangkap, saksi membenarkan ITK 1 adalah yang saksi bubuhkan ketika terdakwa datang kepadanya. Kemudian menurutnya, paraf sudah ada pada saat memberi stempel dan halaman terakhir sudah ditan-

datangani. "Saat itu terdakwa minta cap karena terdakwa mau ke BPN, serta pengecapan dilakukan di kantor PT Wayhalim Permai Bandarlampung dan Saya tidak membaca seluruhnya," kata dia. Dalam dakwaannya JPU menjelaskan, Aming selaku Direktur PT Hasil Karya Kita Bersama (HKKB) tanggal 23 juli 2009 melakukan perikatan dengan PT Way Halim Permai mengenai pelepasan Hak Keperdataan dari PT Way Halim Permai kepada PT HKKB terhadap tanah ex sertifikat Hak Guna Bangunan yang berdiri di atas tanah negara,yakni : HGB 38/KD Desa Jagabaya luas 80.200 M2,jatuh tempo 19/09/2001.

Selanjutnya, HGB 39/KD Desa Jagabaya luas 10.000 M2 jatuh tempo 19/09/ 2001,HGB 40/KD Desa Jagabaya luas 10.000 M2 jatuh tempo 19/09/2001. Seluruhnya dengan harga Rp.16.500. 000.000 (enam belas miliar lima ratus juta rupiah) dan tertuang dalam surat pernyataan pelepasan hak keperdataan atas tanah tertanggal 23 juli 2009 yang dibuat rangkap dua. Dalam dakwaan pertama, terdakwa dijerat pasal 263 (1) KUHP karena telah membuat secara palsu atau memalsukan surat pernyataan pelepasan hak keperdataan atas tanah tertanggal 23 Juli 2009 dan kemudian menggunakan surat tersebut sebagai

Tukang Ojek Nyambi Jual Sabu

dasar permohonan penerbitan sertifikat Hak Guna Bangunan (HGB) baru atas nama PT HKKB untuk lahan seluas 10,2 ha yang berlokasi di Jagabaya (dahulu hutan kota). Sedangkan dalam dakwaan kedua, Aming didakwa pasal 263 (2) karena dengan sengaja memperkuat surat palsu atau yang dipalsukan itu seolah-olah surat itu asli dan tidak dipalsukan dan apabila dapat pemakaianya dapat menimbulkan sesuatu kerugian. Aming memalsukan surat pernyataan pelepasan hak keperdataan atas tanah tersebut sebagai dasar permohonan penerbitan sertifikat HGB baru atas nama PT HKKB. (Toni)

Dendam, Nando Bakar Mobil Satria Bandar Lampung (Kupas Tuntas)

Foto: Oscar/Kupas Tuntas

LESU - Andy Maulana (26) warga Jalan Haji Sauri kedamaian, Tanjungkarang Pusat Bandarlampung yang ditangkap satuan narkoba polresta Bandarlampung tertunduk lesu saat diwawancarai awak media di ruang kasat narkoba Polresta Bandarlampung, Kamis (17/10).

Bandarlampung (Kupas Tuntas) SATUAN narkoba Polresta Bandarlampung meringkus tersangka pengedar Narkotika sebanyak dua paket sabu-sabu. Tersangka bernama Andy Maulana (26) warga Jalan Haji Sauri kedamaian, Tanjungkarang Pusat Bandarlampung. Kasat Narkoba Polresta Bandarlampung Kompol Sunaryoto mengatakan, penangkapan tersangka Andy berdasarkan informasi dari masyarakat. Dari hasil penggeledahan petugas, ditemukan plastik bening berisi dua paket sabu. "Andy berhasil diringkus saat petugas memancing ter-

sangka, dengan bertransaksi narkoba. Tersangka diringkus saat berada di halaman parkir hotel Markopolo, Rabu (16/10) pukul 21.00 Wib, berikut barang bukti dua paket sabu,"tegas Sunaryoto, Kamis (17/10). Sunaryoto menuturkan, tersangka berprofesi sebagai tukang ojek yang biasa mangkal disalah satu tempat hiburan malam di Bandarlampung, ia juga nyambi mengedarkan narkotika jenis sabu. "Tersangka mendapatkan barang haram tersebut dari seorang lelaki yang bernama Temi (40) warga Kupang Teba kini masih buron (DPO),"kata Sunaryoto. Sementara menurut pengakuan Andy Maulana, ia hanya menjalankan tugas sebagai

kurir narkoba. Awalnya karena terpaksa dan dipaksa oleh Temi, sementara Temi dapat sabu dari seseorang kerap dipanggil Bebek, warga Sukaraja dekat studio 21. Dari mengantarkan sabu tersebut Andy mengaku mendapat uang 400 ribu rupiah, sedangkan kali kedua ini ia tidak mendapat uang tapi tertangkap polisi di hotel Markopolo. Dimana ia mendapatkan uang sebagai kurir 200 ribu rupiah Akibat dari perbuatannya tersangka akan dijerat dengan Pasal 114 (1) sub Pasal 112 (1) UU RI No. 35 tahun 2009 tentang narkotika, dengan ancaman hukuman pidana penjara paling singkat Lima tahun dan paling lama 20 tahun penjara,"pungkasnya. (Oscar)

Pelaku pembakaran mobil avanza warna hitam BE 2378 CJ beserta 1 unit sepeda motor dinas merk suzuki milik Ahmad Satria (19) warga Jalan Garuda blok E12 No.54 Beringin Raya Kemiling Bandar Lampung berhasil ditangkap Polresta Bandar Lampung di tempat kerjanya di Jalan Jendral Sudirman Bandar Lampung, Sabtu (12/10). Kasat Reskrim Polresta Bandarlampung, Kompol Dery Agung Wijaya, mengatakan, bahwa penangkapan pelaku, berdasarkan laporan korban, kemudian tim olah TKP dan identifikasi Polresta Bandar Lampung mendatangi TKP dan menemukan barang bukti berupa 1 buah derigen di depan mobil korban dan sisasisa bahan bakar bensin yang terbakar di depan rumah korban. "Berdasarkan hasil temuan tersebut, petugas melakukan penyelidikan dari hasilnya diketahui tersangka tersebut adalah Fra alias Nando (19) warga Segala Mider Tanjungkarang Barat Bandar Lampung, yang merupakan rekan anak korban,"kata Dery, Kamis (17/10). Dery, menjelaskan, tersangka Nando diamankan di tempat kerjanya di Jalan Jendral sudirman Bandar Lampung, pada Sabtu (12/10). Dari hasil pemeriksaan, kata Dery, tersangka mengaku melakukan pembakaran tersebut seorang diri, karena sakit hati dan dendam terhadap korban Ahmad Satria yang merupakan orang tua rekannya. "Menurut tersangka, korban pernah berkata menyinggung dan menyakiti hatinya,"ujar perwira menengah ini. Tersangka Nando dijerat pasal 187 KUHP tentang tindak pidana dengan sengaja menimbulkan kebakaran dengan ancaman pidana penjara 12 tahun penjara. (Oscar)


BANDARLAMPUNG Jum’at, 18 Oktober 2013

Pussbik: Apa Kabar Raperda Pesisir! BANDARLAMPUNG DIREKTUR Eksekutif Pusat Strategi Kebijakan Publ ik (Puss bik ) L am pung, Ar yanto Yusuf mendesak agar draf pesisir yang diperbaiki Bagian Hukum Kota Bandarlampung segera diselesaikan tahun ini. M enur ut dia , pem ba -

has a n r a p er da i t u m e rupahkan bagian dari renca na prolegda DPRD dan dibiayai APBD, artinya setiap raperda yang sudah direncanakan harus selesai pada tahun tersebut. A r ya nt o m enga t a ka n, keberadaan Perda Pesisir juga berdampak baik pada

pemda dan warga karena a da das a r huk um y ang jel as dalam program penataan wilayah pesisir. "Jika raperda ini tidak selesai sesuai target prolegda maka Dewan tidak m ak s i ma l menj al a nka n fungsi legislasinya," ujar Aryanto, Kamis (17/10).

Disinggung apahkah ini menjadi tidak keseriusan, Aryanto mengatakan, jika t ar get R anca nga n Pera t ur a n D a er a h (r ap er da ) t ida k s esua i wa kt unya , maka Raperda Pesisir bukan prioritas legislasi. Sebelumnya Ketua Pansus Raperda Pesisir, Ferry

Pri s a l Par i nus a m enga takan, hingga saat ini belum selesai menunggu dari Bagian Hukum Kota. Bahkan Ka bag Hukum K o ta Wan A bdur a cha m m enegas k an, ti dak bis a m em a s ti k an i tu sel esa i t a hun ini , s t a f ny a la gi bekerja. (Bong)

3

Gusti Mego Bantah Langgar Permendagri BANDARLAMPUNG - DIREKTUR Utama (Dirut) PDAM Way Rilau Bandarlampung A.Z.P. Gusti Mego membantah, jabatannya sebagai dirut melanggar Peraturan Daerah (Perda) No:11/2003 dan Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) No:2/2007 tentang Organisasi dan Kepegawaian. Menurutnya, tidak ada poin dalam perda maupun Permendagri yang dilanggar. Sebab, baik dalam perda maupun Permendagri, tidak ada satu pun pasal yang menyatakan jabatan yang diembannya tidak memenuhi persyaratan. "Dalam perda Nomor: 11 tahun 2003, tidak ada satu pun pasal yang menyatakan saya tidak memenuhi persyaratan," kata Gusti Mego, usai melakukan Workshop Kerjasama Pemerintah dan Badan Usaha dalam Pengembangan Sistem Penyediaan Air Minum (KPS SPAM) Kota Bandarlampung, Kamis (17/10), di Novotel. Dia mengatakan, pengangkatan dirinya menjadi dirut PDAM pada 2011 mengacu pada perda dimaksud. Dalam perda itu, kata dia, tidak disebutkan terkait batasan usia direksi pengangkatan PDAM. Terkait poin yang diatur dalam Permendagri, kata Mego, berlaku jika perda tidak lagi berlaku. Dalam artian, perda Nomor: 11 2003 itu sifatnya lex specialis. Sedangkan Permendagri hanya general specialis. "Yang perlu diketahui, yang specialis itu mengalahkan generalis. Sepanjang yang specialis itu belum dicabut, jadi generalis statusnya masih di bawah specialis. Coba dibaca secara jelas isi perda itu, supaya tidak salah mengartikan," ungkapnya. Mego menjelaskan, perda baru yang akan disahkan tersebut sejatinya merupakan usulan dari PDAM. "Perda usulan kami itu mengacu pada Permendagri 2007 pasal 53. Jadi poin perda baru akan berlaku bagi pejabat (dirut) yang baru nanti, kalau yang lama itu sampai habis masa jabatannya," katanya. Dia mengatakan, terkait pasangan suami istri (pasutri) akan tetap menjadi karyawan PDAM yang tertuang dalam perda baru nanti, itu berlaku untuk ke depan. "Artinya, kalau yang sudah ada (pasutri) itu tidak masalah. Kalau untuk ke depan setelah perda disahkan, baru tidak diperbolehkan," ujarnya. Sebelumnya, Pansus PDAM Way Rilau meminta kepada semua pihak termasuk Pemkot Bandarlampung untuk mematuhi perda jika nantinya disahkan. Utamanya soal aturan batas usia jabatan direksi PDAM yang menjadi salah satu poin dalam perda tersebut. Sebagaimana diketahui, jabatan Dirut PDAM yang diemban A.Z.P. Gusti Mego cacat hukum lantaran melanggar Permendagri No: 2/2007 tentang Organisasi dan Kepegawaian Perusahaan Daerah Air Minum. Dalam Permendagri tersebut jelas diatur, usia dirut PDAM maksimal 50 tahun, sedangkan pada saat diangkat menjadi dirut pada 2011, usia Gusti Mego telah memasuki 55 tahun. (wanda)

Foto : Manurung/Kupas Tuntas

POHON TUMBANG - AKIBAT diguyur hujan, pohon yang berada di Jalan Diponegoro Bandarlampung, Kamis (17/10), tumbang ke bahu jalan sehingga menimbulkan kemacetan lalulintas. Menurut pantauan, tak ada korban dalam kejadian tersebut.

Sabtu Malam Car Free Night Sukses menggelar Car Free Day di tiap Minggu pagi, Pemerintah Kota (Pemkot) Bandarlampung kembali menggelar Car Free Night, yang akan dimulai, Sabtu (19/10) malam. Bandarlampung (Kupas Tuntas) SEKRETARIS Kota (Sekkot) Bandarlampung Badri Tamam mengatakan, Car Free Night akan digelar di sepanjang Jalan Ahmad Yani, Tanjungkarang Pusat. "Kita akan menutup se-

panjang Jalan Ahmad Yani, mulai dari Tugu Adipura hingga Tugu Sai Batin," ujar Badri, Kamis(18/10). Penutupan jalan tersebut dimulai pukul 17.00 WIB sampai 04.00 WIB. "Pada kanan – kiri, sepanjang Jalan Ahmad Yani akan kita pasang tenda, yang diisi oleh persatuan pedagang kaki lima (PKL), baik pedagang makanan, aksesoris, maupun pakaian," ungkapnya. Kaitan dengan rencana itu, Badri mengaku sudah melakukan komunikasi dengan Polresta Bandarlampung. "Pengalihan dan penutupan jalan Ahmad Yani sudah kita koordinasikan dengan pihak Polresta Bandarlampung. Un-

tuk warga yang dari arah Teluk Betung dan Pahoman, akan kita arahkan melewati Jalan MH Tamrin, sedangkan warga yang dari Jalan Raden Intan, akan kita arahkan melewati Jalan S.Parman," paparnya. Selain ramai pedagang makanan dan pakaian, kawasan Car Free Night, lanjut dia, juga akan diisi hiburan bandband lokal, untuk menghibur masyarakat. “Ini sebagai bentuk dukungan dalam rangka tahun kunjungan wisata," tambahnya. Mengenai pengamanan dan kebersihan di kawasan Car Free Night, kata Badri, Pemkot akan menurunkan tim dari Polisi Pamong Praja

(Pol.PP) serta Dinas Kebersihan dan Pertamanan (Disbertam), agar daerah tersebut selalu bersih dan aman. Badri menegaskan, digelarnya Car Free Night sebagai bentuk dukungan untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi di Kota Tapis Berseri. Dimintai komentarnya, Ketua DPRD Bandarlampung Budiman AS, menyatakan, mendukung kegiatan car free night selama hal tersebut menyangkut kepentingan masyarakat Bandarlampung. Menurut Budiman, Bandarlampung masih kurang tempat-tempat hiburan yang murah, dan terjangkau bagi semua kalangan. "Saya rasa

Bandarlampung memang perlu ada car free night layaknya kota-kota besar seperti Jakarta, Bandung dan lainnya. Supaya kota kita ini menjadi lebih hidup di malam hari," ujar Budiman, melalui telepon. Namun, ia meminta pengelolaan car free night dilakukan dengan baik. Terutama untuk jalur-jalur pengalihan, agar tidak menimbulkan kemacetan selama kegiatan itu berlangsung. "Begitupun dengan kebersihan dan keamanannya. Sehingga, tujuan car free night sebagai tempat hiburan maupun kawasan kuliner di Bandarlampung bisa tercapai," pungkas legislator Demokrat ini. (Wanda)

Lomba Lubang Biopori Pencegah Banjir Bandarlampung (Kupas Tuntas)

Foto : Manurung/Kupas Tuntas

GENANGAN AIR - PEMBONGKARAN saluran drainase di depan Pasar Tugu Bandarlampung membuat air meluap hingga ke lahan parkir pasar, seperti yang terjadi Kamis (17/10).

Ramayana Tempat Mangkal Anak Ngelem Bandarlampung (Kupas Tuntas) PETUGAS Badan Polisi Pamong Praja (Ba.Pol PP) Bandarlampung merazia enam anak jalanan (anjal) yang kedapatan sedang menghisap lem, di seputaran Pasar Swalayan Ramayana. Penangkapan anjal tersebut dilakukan tim razia sekitar Rabu (16/10), pukul 16.30 WIB. Mereka yang terjaring terdiri lima pria dan satu wanita. Provos Penertiban Umum (Tibum) Pol PP Bandarlampung Rahadian Yamin mengungkapkan, kawasan Ramayana sering dijadikan tempat nongkrong anakanak yang ngelem. “Mereka sering tertangkap,” ujarnya. Dia mengatakan, penangkapan itu dilakukan lantaran keenam remaja tanggung tersebut sedang menggunakan lem Aibon yang bisa memabukan.

"Kami melakukan razia sekitar pukul 16.30 WIB. Dan pada saat kami datangi, mereka sedang ada yang tidur dan duduk-duduk sambil ngelem," kata Rahadian, Kamis (17/10). Rahadian mengatakan, keenam remaja tersebut akan diberikan pembinaan, agar tidak mengulangi perbuatannya di kemudian hari. Ia mengatakan razia yang dilakukan, merupakan kegiatan rutin dengan sasaran anjal, anak punk, pengemis, serta PSK. Putra, salah satu anjal yang turut digelandang ke kantor Ba Pol PP mengungkapkan, dirinya sudah dua minggu ini menggunakan lem Aibon untuk menenangkan diri dari berbagai permasalahan yang melilitnya. Remaja tanggung yang mengaku tinggal di Rawa Bengkel, Bandarlampung tersebut mengakui, selain sebagai obat penenang, menghisap lem juga bisa menahan lapar.

Apalagi, kata dia, pekerjaannya sehari-hari hanya serabutan dan tidak menetap. Jadi, tidak ada penghasilan tetap untuk memenuhi kebutuhan hidup, terutama untuk urusan perut. "Ngelem bisa untuk nahan lapar juga Pak. Kerja saya kan ngerongsok, kadang jual koran. Jadi penghasilan saya nggak tetap," ujarnya. Dia mengatakan, da lam sehari dirinya bisa menghabiskan satu kaleng kecil lem Aibon untuk mabuk-mabukan. Darman, anjal lainnya asal Gunung Balak mengakui, dalam satu hari dirinya bisa menghabiskan dua kaleng lem. "Kalau saya bisa dua kaleng sehari. Ya, buat nenangin diri dan nahan lapar aja Mas," kata Dar man sambil berurai air mata, seolah mengakui kesalahan yang diper buat.(Wanda)

GUNA mencega h banj i r da n k ek er i nga n, Wa l i k o t a B a nda r l a m p ung Herman HN menginstruksikan Badan Pengelolaan Lingkungan Hidup (BPLH) setempat menggelar lom ba pembuatan lubang biopor i di seti ap Rukun Tetangga (RT). Kalau biopori sudah berfungsi, masyarakat tidak akan kekurangan air jika musim kemarau, dan tidak akan banjir kalau musim hujan, seperti di Way Gu-

bak, Way Laga dan Kaliawi, ujar Herman HN saat ditemui usai membuka pela tihan da n s osi al isa si pembuat an l uba ng r es a pa n bio por i y ang dila k sanakan BPLH, di Gedung PKK Bandarlampung, Kamis (17/10). "Ya a kan kami lomba ka n, RT mana s aja ya ng pa ling bany ak membuat lubang biopori. Tapi lubang bi opo ri nya ja nga n asa las ala n, bua t y ang bi sa menyerap air dengan ba ik," ungkapnya. Untuk juri dalam lomba biopori itu, kata Herman HN, pihaknya akan beker-

ja sam a dengan tim ahli seperti dari Unila, BPPLH Kota Bandarlampung, provinsi, dan LSM yang mengerti biopori. "Sosi ali sas i mengenai bi opo ri sudah berj ala n. Ter bukti saat i ni Pem kot Bandarlampung sudah memiliki sekitar 500 ribu lubang biopori, dan tiap tahun juga p em kot m engangga rk an da na R p1 miliar dari APBD. Ini semua agar masyarakat Bandar lampung tidak kekeringan ketik a k ema rau da n k ebanjiran ketika musim hujan," katanya. Sementa ra itu K epa la

BPPL H Kota Bandarla mpung Rej ab mengat aka n, dalam sosialisasi itu diikuti sekit ar 300 or ang ya ng bera sal dari seluruh k elurahan. Untuk pelatihan biopori tersebut, pihaknya sudah melak uka n dal am kur un dua tahun ini. " P es er t a p el a t i h a n , kami kasih alat satu untuk pelubangnya, kalau untuk t ut upny a k am i s edi a ka n banyak. Yang jelas kalau l uba ng bi op o ri di t ar get k a n s eb a n y a k -b a n y a k nya, minimal tahun ini 500 r i bu l ub a n g, " p ung k a s nya. (wanda)


4

Jum’at, 18 Oktober 2013

EKONOMI Produksi Tembakau Turun

Pertamina Qurban 13 Sapi BANDAR LAMPUNG – PT Pertamina Panjang pada Hari Raya Idul Adha 1434 Hijriah yang jatuh pada 15 Oktober 2013 lalu, menyumbangkan 13 ekor sapi dan 12 ekor Kambing. Dengan demikian hewan qurban Pertamina mencapai 25 ekor. Menurut Kepala Cabang Pertamina Panjang, Verie Lumintang, sebanyak 11 sapi disembelih di lokasi terminal BBM Panjang, usai sholat ied Selasa (15/10). Dari 11 ekor tersebut kata dia, menghasilkan 1.055 kantong daging qurban. “Untuk 11 ekor kami potong diterminal BBM Panjang, setelah sholat ied,” jelasnya, Kamis (17/10). Sementara lanjut dia, dua ekor sapi lainnya, disumbangkan ke Polres Bandarlampung dan pemerintah provinsi Lampung. “Dua ekornya kami berikan ke Polres Bandarlampung dan Pemprov lampung,” tegasnya. Disinggung mengenai 12 ekor kambing lainnya, Verie mengaku, berikan ke Masjid-Masjid yang berada disekitar Pertamina Panjang. “Untuk 12 ekor kambing kambi berikan ke masjid disekitar Pertamina Panjang,” jelas dia. Pemberian hewab qurban ini ucapnya, adalah sebagai bentuk kepedulian perusahaan yang dipimpinnya terhadap masyarakat disekitar. Dan hal itu, sudah menjadi agenda rutin tahunan bertepatan dengan hari raya qurban. “Semoga niat berqurban itu dapat meningkatkan ketaqwaan kepada Allah SWT," ujarnya. (Edu)

Bulog Incar Impor Gula JAKARTA - DIREKTUR Utama Perum Badan urusan logistic (Bulog), Sutarto Alimoeso mengatakan pihaknya menunggu penugasan pemerintah untuk mengimpor gula. Permohonan ini dikatakan sudah lama diajukan oleh Bulog. "Kami ajukan terutama untuk daerah-daerah perbatasan," ujarnya saat menghadiri Rapat Koordinasi Pangan, Rabu (16/10). Berdasarkan pantauan Bulog, banyak daerah yang memang tidak menghasilkan gula. Bulog pun menawarkan diri untuk memenuhi kebutuhan di daerah tersebut. Namun Bulog tidak akan bergerak melakukan impor sebelum izin diberikan. Total kebutuhan gula nasional secara umum mencapai sekitar 5 juta ton per tahun. "Secara keseluruhan harus dihitung lagi, dirinci untuk mamin berapa, konsumsi berapa," katanya. (Rpb)

BEI Bidik Transaksi Harian

Ito Warsito

JAKARTA - BURSA Efek Indonesia (BEI) memproyeksikan rata-rata nilai transaksi harian saham 2014 mencapai Rp7 triliun dengan jumlah hari bursa sebanyak 244 hari. Direktur Utama BEI Ito Warsito mengungkapkan bahwa ratarata volume transaksi harian Surat Berharga Negara (SBN) yang dilaporkan melalui CentraLized Trading Paltform Value Added Service (CTP VAS) diproyeksika n menca-

pai Rp4,03 milyar. "Sementara itu, rata-rata volume transaksi harian obligasi korporasi mencapai Rp1,7 miliar," jelas Ito di Hotel Ritz Carlton, Kamis (17/10). Dengan begitu, asumsi keuangan tahun depan, BEI diproyeksikan memperoleh pendapatan usaha bersih sebesar Rp653,54 miliar yang berasal dari pendapatan usaha sebesar Rp706,53 miliar dikurangi dengan biaya tahunan sebagai setoran atas penerimaan negara bukan pajak (PNPB) sebesar Rp 52,99 miliar. Sedangkan perolehan pendapatan lain-lain ditaksir mencapai Rp 93,65 miliar sehingga nilai total pendapatan BEI tahun depan sebesar Rp 747,19 miliar. Selain itu, diproyeksikan biaya usaha BEI sebesar Rp620,34 miliar sehingga laba sebelum pajak menjadi Rp126,85 miliar. (Oz)

Foto: Suhaili/Kupas Tuntas

SIBUK - SALAH seorang karyawan di sebuah supermarket terlihat sedang sibuk melakukan pekerjaannya. Dalam momentum Iduladha sejumlah pusat perbelanjaan berlomba-lomba memberikan promo diskon dan harga spesial.

UKM Terkendala Pemasaran Kepala Bidang Perdagangan pada Dinas Koperasi dan Perdagangan (Diskoperindag) Kota Bandarlampung, Firman, mengatakan bahwa selama ini Usaha Kecil dan Menengah (UKM) mengalami kendala dalam hal pemasaran produk terutama untuk sampai kepasar nasional atau internasional. Bandarlampung (Kupas Tuntas) UNTUK itu kata dia, pihaknya senantiasa membe-

rikan pembinaan baik yang bersifat workshop ataupun pembinaan-pembinaan lainnya. Disisi lain, pihaknya juga berusaha membantu mempromosikan produk yang di hasilkan oleh UKM seperti mengikutsertakan hasil kerajinan atau produk UKM ke ajang pameran baik skala nasional ataupun internasional. “Selain pem binaan kita juga membantu UKM dalam mempromosikan produknya dalam gelaran pameran atau sej enisnya. Baik skala nasional maupun internasional,” kata dia, Kamis (17/10). Dengan begitu lanjut Herman, diharapkan produk atau hasil kerajinan UKM dapat dikenal oleh masyarakat nasional bahkan internasional. “Pada saat

kita mengikutsertakan produk UKM dalam sebuah pameran atau kegiatan lainnya kita semua yang berkaitan dengan produk tersebut harus kami ketahui sebab, kita akan memberikan penjelasan secara rinci mengenai produk itu. Termasuk cara untuk memperoleh dan dimana saja tempatnya,” jelasnya. Sementara itu, Kabid UKM Diskoperindag Kota Bandarlampung, Guntari, menambahkan, bahwa selain dalam bentuk pembinaan, pelatihan dan promosi, pihaknya juga memberikan suntikan modal kepada UKM. “Kita juga membantu UKM dengan memberikan suntikan modal atau lebih dikenal dengan penguatan modal usaha,

melalui program dana Ekonomi Kerakyatan (Ekor),” terangnya. Namun, tegas Guntari, khusus untuk dana Ekor, hanya diperuntukan bagi unit usaha yang termasuk dalam kategori kecil dan mikro. Sementara untuk menengah tidak. “Tidak semua unit usaha bisa memanfaatkan pinjaman dana Ekor sebab dana Ekor hanya diperuntukkan bagi usaha kecil dan mikro,” tandasnya. Disinggung mengenai jumlah UKM yang ada di Bandarlampung, Guntari menjelaskan ada sekitar 36 ribu lebih baik kategori kecil, mikro dan menengah. “Semua UKM yang ada di Bandarlampung ini mencapai 36 ribu lebih,” tegasnya. (Suhaili)

Puluhan Ribu Wajib Pajak Akan Disensus Bandarlampung (Kupas Tuntas) SESUAI dengan peraturan menteri keuangan no.49/ PMK.03/2011 tanggal 12 September 2011 maka Kantor Wilayah (Kanwil) Dirjen Pajak Bengkulu dan Lampung beserta sembilan Kantor Pelayanan Pajak (KPP), terhitung sejak 1 Oktober sampai dengan 30 November 2013 akan mengadakan sensus pajak nasional. Demikian disampaikan, Herman Saidi Adam, Kepala Bidang Penyuluhan Pela-

yanan dan Hubungan Masyarakat Direktorat Jendral (Dirjen) Pajak Kantor Wilayah Bengkulu dan Lampung, Kamis (17/10). Menurut Herman, dalam kegiatan ini, sekitar 32 ribu wajib pajak akan disensus oleh 90 petugas yang didampingi aparat desa. “Di Lampung ini ada 9 KPP. Masingmasing KPP akan menyensus 4000 wajib pajak. Jadi ditotal jumlahnya mencapai 32 ribu wajib pajak yang akan kita sensus,” jelasnya. Sasaran yang akan disensus pada tahun ini kata dia meliputi orang pribadi dan

badan yang berada di lokasi sentra ekonomi, perumahan mewah, dan objek potensial. “Tujuan dari Sesus Pajak Nasional ini adalah untuk perluasan basis pajak, peningkatan penerimaan pajak, peningkatan jumlah penerima SPT tahunan, pemuktahiran data wajib pajak, dan pencarian tunggakan pajak,” papar Herman. Setiap petugas resmi dari Dirjen Pajak lanjutnya, akan dilengkapi dengan surat tugas dan tanda pengenal petugas sensus pajak nasional. “Apabila petugas tidak dapat menunjukkan kedua hal tersebut ma-

ka masyarakat dapat mengabaikan atau segera melaporkan ke KPP terdekat,” ujarnya. Dia berharap kiranya masyarakat dapat mengetahui dan menerima petugas yang berkunjung serta membantu kelancaran kerja para petugas. Disamping itu, tambahnya, diperlukan juga dukungan dari semua pihak termasuk kelurahan/desa demi suksesnya SPN 2013. “Kita mengharapkan dukungan semua pihak, tidak hanya masyarakat tetapi juga pihak-pihak terkait seperti kelurahan atau aparatur desa lainnya,” harapnya. (Suhaili)

SURABAYA - PRODUKTIVITAS tembakau pada akhir tahun ini diperkirakan akan mengalami penurunan. Hal tersebut, dipicu musim kemarau basah yang melanda di sebagian besar wilayah di Indonesia. Ketua Umum Asosiasi Petani Tembakau Indonesia (APTI) Abdus Setiawan mengatakan, diperkirakan tembakau akan turun menjadi 120 ribu ton. Padahal, tahun lalu, produksi tembakau mencapai 200 ribu ton. "Tahun ini memang menjadi tahun yang suram bagi petani tembakau karena terjadi penurunan produksi. Tahun depan kami berharap bisa naik kembali," kata Abdus usai Rapat Tahunan International Tobacco Growers Association (TIGA) di Surabaya, Kamis (17/10). Dia menjelaskan, secara nasional dengan produksi sebesar itu masih kurang dibanding dengan kebutuhan industri. Kebutuhan tembakau untuk nasional mencapai 300 ribu ton per tahun. Nah, untuk memenuhi kebutuhan tersebut terpaksa harus impor sekitar 100 ribu ton. Saat ini, produksi petani untuk tembakau Virginia 24 ribu ton. Meski demikian, angka tersebut meningkat dibanding tahun lalu. "Kebutuhan tembakau jenis Virginia meningkat. Hal itu berdasarkan produksi rokok Mild diperkirakan mencapai 1 miliar batang. Setidaknya, untuk satu batang rokok mild membutuhkan satu gram tembakau Virginia," ujarnya. Dia berharap, dengan meningkatkannya permintaan tembakau Virginia, maka petani harus menanam tembakau jenis ini. Sehingga, untuk memenuhi kebutuhan industri tidak perlu mengandalkan impor. Di Indonesia ada sejumlah daerah yang memproduksi tembakau Virginia yakni, Blitar, Bojonegoro, Madura dan juga Nusa Tenggara Timur (NTB). Sementara untuk lahan tembakau, secara nasional mencapai 160 ribu hektare. Untuk Jawa Timur sendiri terdapat 22 kabupaten yang menjadi lahan tembakau. Di antaranya, Ngawi, Banyuwangi, Pacitan, Jember, Bojonegoro, Madura, Lumajang dan Blitar. Di luar Jawa Timur, terdapat Nusa Tenggara Timur, Bali, Jambi, Lampung, Sumatera Selatan (Sumsel) dan Sumatera Utara. "Sementara dari total produksi nasional, sebanyak 60 persen disumbang dari Jatim,"

tukasnya. (Rpb)

Tanaman Pangan Saingi Hortikultura KOR BAN KECE LAKAA N LA LU LINTAS YA NG D IJAM IN OLEH JASA RAHAR JA A DALA H : 1. Setiap penumpang kendaraan bermotor umum di darat, Laut maupun udara yang mengalami ke ce la ka an selama dalam perjalanan (UU. No. 33 Tahun 1964 tentang Dana Pertanggungan Wajib Kecelakaan Penumpang) 2. Setiap orang yang menjadi korban akibat ditabrak oleh kendaraan bermotor atau tabrakan s es am a kendaraan bermotor (UU. No. 34 Tahun 1964 tentang Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan) SYARAT PEN GURU SAN SAN TUNA N JA SA R AHAR JA Dokumen Dasar : 1. Formulir Pengajuan Santunan 2. Keterangan Kesehatan Korban Akibat Kecelakaan 3. Keterangan Singkat Kejadian Kecelakaan (Laporan Polisi) DOK UMEN PENDU KUNG LAINN YA (KO RBAN MENIN GGAL DUNIA ) : 1. KTP korban / ahli waris korban 2. Kartu Keluarga 3. Surat Nikah (bagi yang sudah menikah) 4. Keterangan Ahli Waris DOK UMEN PEN DUKU NG LAINN YA (KORB AN LUKA-LUKA ) : 1. Kuitansi biaya perawatan /pengobatan yang asli dan sah dari Rumah Sakit/ Dokter yang merawat korban dan pembelian obat dari Apotik (resep dokter). 2. KTP korban atau Identitas korban yang masih berlaku 3. Surat Rujukan, apabila korban pindah rawat ke Rumah Sakit lain. ALAM AT KANTO R JASA R AHARJA YANG DAPAT DIHUB UNGI 1. Jl. Wolter Monginsidi No. 220A Telukbetung – Bandar Lampung, Telp. 0721-487522 2. Jl. A.H. Nasution No. 108 Metro, Telp. 0725-45770 LAYANA N PT JAS A RA HARJA (P ERS ERO) DAPAT D IAKS ES M ELALUI

Jakarta (Kupas Tuntas) PERKEMBANGAN tanaman hortikultura dalam 25 tahun terakhir lebih tinggi dari tanaman pangan. Pertumbuhan ini didorong oleh konsumsi dan perubahan pola konsumsi. Ketua I Asosiasi Bunga Indonesia, Deddy Hadinata mengatakan pertumbuhan paling tinggi terjadi pada produk bernilai tinggi seperti sayur hidroponik dan bunga subtropis. Pada 19901995, konsumsi buah perorang mencapai 30 sampai 35 kilogram per tahun, pada 2000-2009 sekitar 40 hingga

45 kilogram per tahun dan pada 2010-2013 mencapai 50-55 kilogram per tahun. "Perubahan pola konsumsi misalnya seperti konsumsi lewat supermarket dan horeka meningkat, terutama di pasar tradisional menurun, terutama di lokasi urban," ujarnya, Kamis (17/10). Direktur Perbenihan Hortikultura Kementerian Pertanian, Sri Wijayanti Yusuf mengatakan pada 2011 total produksi buah dan sayur Indonesia masing-masing mencapai 18,82 juta ton dan 10,10 juta ton. Produksi buah Indonesia merupakan yang tertinggi di Asia Tenggara. Sementara produksi sayuran ter-

tinggi di Asia Tenggara dipegang Vietnam dengan 10,3 juta ton. Pada 2012, ekspor buah Indonesia 232 ribu ton, sayur 200 ribu ton, tanaman obat 4.600 ton, dan florikultura 10 ribu ton. Sementara itu impor buah Indonesia 914 ribu ton, sayur 1,26 juta ton, tanaman obat 30 ribu ton dan florikultura 16 ribu ton. "Kalau industri hortikultura Indonesia diam saja, maka jumlah impor bisa semakin meningkat," ucapnya. Pemerintah, kata Sri, terus berupaya dalam mengembangkan industri hortikultura tanah air diantaranya melalui aspek penganggaran. (Rpb)


POLITIK

Jum’at, 18 Oktober 2013

5

Kesalahan DPT Tubarat Bisa Dipidana Tulangbawang Barat (Kupas Tuntas)

Foto : ist

SILATURAHMI - BERTEPATAN dengan malam takbiran Idul Adha 1434H, Muhammad Ridho Ficardo bersilaturahmi dengan sejumlah Pengurus BEM dan Mahasiswa Fakultas Teknik Universitas Lampung, di Begadang Resto, Bandarlampung.

UU Amanatkan Pilgub Kocok Ulang Jika Pilgub Lampung digelar setelah Pileg 2014, otomatis parpol peserta pemilu akan berhadapan dengan UU No 12/2003 tentang Pemilihan Umum Anggota DPR, DPD, dan DPRD. Potensi besar kocok ulang? Bandarlampung (Kupas Tuntas) HASIL Pileg 2014 secara tidak langsung akan mengubah jumlah kursi parpol di parlemen. Semisal Partai Demokrat (PD) yang selama lima tahun ini menguasai DPRD dengan 14 kursi. Bisa saja jumlah kursi PD berkurang atau bertambah banyak, tergantung hasil pileg nanti. Akan halnya PDIP 11 kursi, Golkar 10 kursi, PKS 7 kursi dan PAN 7 kursi. Masingmasing parpol bisa memperoleh kursi lebih, atau malah berkurang.

Nah, terkait pengurangan jumlah kursi inilah yang akan menjadi persoalan baru bagi lima peserta Pilgub Lampung. Terutama jika pilgub digelar pascapileg, April 2014 nanti. Sejauh ini, masing-masing parpol peserta pemilu memang tidak mempermasalahkan. Mereka mengaku konsisten memberikan dukungan kepada Cagub Lampung yang sudah direkomendasikan. Lalu, bagaimana jika hasil pileg tidak menggembirakan hingga perolehan kursi di DPRD Lampung jeblok? Anggota DPRD Lampung dari PAN, Ahmad Bastari menyatakan, partainya tetap optimis mengusung pasangan Cagub-Cawagub Herman HN dan Zainudin Hasan, meski pilgub mundur hingga 2015. “PAN tidak akan kocok ulang rekomendasi calon,” kata Bastari, Kamis (17/10). Disinggung soal perubahan dukungan suara jika kursi PAN di DPRD Lampung berkurang pascapileg 2014, Bastari tidak bersedia mengomentari. “Pastikan dulu jadwal pilgubnya, kapan. Apakah sebe-

Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda) Kabupaten Tulangbawang Barat (Tubarat) kembali melakukan terobosan, dalam rangka memaksimalkan potensi dari sektor pajak, untuk memacu pendapatan daerah. Tulangbawang Barat (Kupas Tuntas) SETELAH sukses dalam Pendaerahan PBB-P2, kali ini Dispenda kembali menggali potensi sumber pendapatan yang ada di Tubarat. Diantaranya, dari Pajak Sarang Burung Walet, Pajak Pungutan Bea Perolehan Hak Atas Tanah dan Bangungan, Pajak Air Tanah dan Retribusi Pengendalian Menara Telekomunikasi. Kepala Dispenda Tubarat, Drs. Khairul Amri, mengatakan, Pemda Tubarat memiki dasar hukum untuk menarik pajak dari empat objek pajak tersebut, yang tertuang dalam Undang-Undang (UU), Peraturan Pemerintah (PP), Peraturan Daerah (Perda), dan Peraturan Bupati (Perbup) Tubarat. "UU Nomor 28 tahun 2009 tentang pajak dan retribusi daerah (Lembaran Negara RI tahun 2009 nomor 130, tambahan Lembaran Negara RI nomor 5049),"kata dia, Kamis (17/10). Dasar hukum lain, lanjutnya, mengacu dalam beberapa PP yakni, PP No.53/ 2000, tentang penyelenggaraan telekomunikasi (Lembaran Negara RI tahun 2000 nomor 107, Lembaran Negara RI nomor 3980), PP No. 38/2007, tentang pembagian urusan pemerintah antara pemerintah, pemerintah daerah provinsi dan pemerintah daerah kabupaten/kota (Lembaran Negara RI nomor 4737), PP nomor 39 tahun 2007 tentang pengelolaan uang Negara/Daerah (Lembaran Negara RI tahun 2007 nomor 83, tambahan Lembaran Negara RI nomor 4741), PP No. 69/2010, tentang tata cara pemberian dan pemanfaatan insentif pemungutan pajak daerah dan retribusi daerah (Lembaran Negara RI tahun 2010 nomor

119, tambahan Lembaran Negara RI nomor 5161), dan PP No. 91/2010, tentang jenis pajak yang dibayar berdasarkan penetapan kepala daerah atau dibayar sendiri wajib pajak (Lembaran Negara RI tahun 2010 nomor 153, tambahan Lembaran Negara RI nomor 5179),"tuturnya. Selain itu, kata Khairul, beberapa Perda dan Perbup Kabupaten Tubarat juga mendukung hal tersebut. Yakni, Perda No. 1/2012, tentang pajak Daerah (Lembaran Daerah Kabupaten Tubarat tahun 2011 nomor 1, tambahan Lembaran Daerah Kabupaten Tubarat nomor 16), Perda No.4/ 2012, tentang retribusi jasa umum, Perbup No. 17/2012, tentang persyaratan, mekanisme dan prosedur tetap pemungutan pajak sarang burung walet, Perbup No. 18/ 2012, tentang sistem dan prosedur pemungutan bea perolehan hak atas tanah dan bangunan Kabupaten Tubarat, serta Perbup No. 13/2013, tentang Juklak Perda No. 04/ 2012, tentang jasa umum jenis retribusi pengendalian menara telkomunikasi di Kabupaten Tubarat. Prosedur pelaksanaannya, urai dia, berdasarkan UU No. 28/2009, tentang pajak dan retribusi daerah. Pajak daerah adalah kontribusi wajib pajak kepada daerah yang terutang oleh orang pribadi atau badan yang bersifat memaksa berdasarkan UU dengan tidak mendapatkan imbalan secara langsung dan digunakan untuk keperluan daerah bagi sebesar-besarnya kemakmuran rakyat. Jenis pajak yang dapat dipungut oleh daerah, kata Khairul, baik Kabupaten/Kota melalui Dispenda dan telah ditetapkan dengan Perda. "Pajak Hotel, Pajak Restoran, Pajak Hiburan, Pajak Reklame, Pajak Penerangan Jalan, Pajak Mineral bukan logam dan batuan, Pajak Parkir,

lum pileg atau sesudah pileg, baru kami bisa mengambil keputusan,” kilahnya. PAN optimis pada Pileg 2014 akan mendulang suara lebih. Bahkan, parpol berlambang matahari ini yakin mampu menduduki 12 kursi di DPRD Lampung. "Kalau sudah 12 kursi, berarti tinggal sedikit lagi tambahannya untuk bisa mengusung calon gubernur," kata dia. Bastari membenarkan, adanya perubahan peraturan perundang undangan, parpol atau koalisi porpol harus memiliki 14-15 kursi untuk mengusung satu pasangan calon. “Bila tidak sampai satu kursi penuh, harus koalisi dengan partai lain. Ini yang membuat sedikit dilemma, karna bila di bawah 10 kursi, kami (PAN) perlu banyak dukungan suara,” ujarnya. Terpisah, Watoni Nurdin, Anggota DPRD Lampung dari PDIP menuturkan, akan tetap mengusung Cagub-Cawagub yang sudah direkomendasikan DPP. Yakni, Berlian Tihang dan Mukhlis Basri, meski jumlah perolehan kursi di DPRD ber-

Pajak Air Tanah, Pajak Sarang Burung Walet, PBB-P2, dan Bea Perolehan Hak Atas Tanah,"jelas Khairul Amri panjang lebar. Sedangkan, retribusi daerah, jelasnya, adalah pungutan daerah sebagai pembayaran atas jasa atau pemberi izin tertentu yang khusus disediakan dan atau diberikan oleh Pemda untuk kepentingan orang pribadi atau badan. Objeknya, sambung dia, ada tiga yakni, retribusi jasa umum, retribusi jasa usaha, dan retribusi jasa tertentu. Untuk retribusi jasa umum yakni, Pelayanan kesehatan, pelayanan kesampahan/kebersihan, penggantian biaya cetak KTP dan akta catatan sipil, pelayanan pemakaman dan pengabuan mayat, pelayanan parkir di tepi jalan umum, pelayanan pasar, pengujian kendaraan bermotor, pemeriksaan alat pemadam kebakaran, penggantian biaya cetak peta, penyediaan atau penyedot kakus, pengolahan limbah cair, pelayanan tersa/tera ulang, pelayanan pendidikan, dan pengendalian menara telekomunikasi. Untuk retribusi jasa usaha, jelasnya lagi, terdiri dari, pemakaian kekayaan daerah, pasar grosir dan pertokoan, tempat pelelangan, terminal, tempat khusus parkir, tempat penginapan/pesanggrahan/villa, rumah potong hewan, pelayanan kepelabuhan, tempat rekreasi dan olahraga, penyebrangan di air, dan penjualan produksi usaha daerah. "Retribusi perizinan tertentu seperti, Izin mendirikan bangunan, izin tempat penjualan minuman beralkohol, izin gangguan, izin trayek dan izin usaha perikanan,"cetusnya. Dijelaskannya, Prosedur pelaksanaan pungutan pajak Sarang Burung Walet adalah setiap orang pribadi atau badan yang mempunyai usaha sarang walet dipungut pajak oleh Bupati melalui Dispenda. Kemudian, sesuai tupoksinya Dispenda ditetapkan sebagai unit kerja yang melaksanakan penelitian administrasi dan penelitian teknis

kurang. Sebab, dalam proses mengusung dan mendukung pasangan calon kepala daerah, kata dia, PDIP berkoalisi dengan PKB, PPP serta beberapa partai non parlemen. Soal kocok ulang calon, Watoni menyerahkan sepenuhnya kepada DPP PDIP. "Sebenarnya, kalau kita merujuk Undang Undang Dasar 1945, DPRD-lah yang memilih kepala daerah dan wakilnya. Kan sudah jelas aturannya," ucap dia. Ismet Roni, Anggota DPRD Lampung dari Fraksi Golkar, juga enggan mengomentari bakal terjadinya pengurangan kursi di DPRD pascapileg 2014. “Target kami ke depan, Caleg Golkar mampu menguasi 30 persen dari 85 kursi DPRD yang tersedia,” kata Ismet. Sekjen DPD I Partai Golkar Lampung itu tidak bersedia mengandai-andai, jika perolehan kursi Golkar di DPRD terjadi penurunan. "Kita jangan buru-buru dong pilgub batal digelar. Yang pasti, kita menunggu langkah selanjutnya KPU," elak dia. (Bong)

PANITIA Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kabupaten Tulangbawang Barat (Tubarat) akan memperkarakan KPUD, jika saja lembaga penyelenggara pemilu itu tidak segera membenahi kesa lahan DPT. Dari 197.688 DPT Tubarat, Panwaslu menemukan ratusan pemilih ganda. Akan tetapi KPUD sudah menetapkan DPT tersebut, tanpa mengi ndahkan laporan yang disampaikan lembaga pengawas pemilu. Cecep Ramdani, Ketua Panwaslu Tubarat mengatakan, sebelum niatnya menggugat KPUD Tubarat, Panwaslu masih melakukan pencermatan DPT terlebih dahulu. “Pencermatan DPT adalah upaya memaksi-

malkan hak pilih masyarakat. Panwaslu Tubarat tidak ingin ada indikasi penggelembungan suara. Sebab, titik rawan kesa lahan DPT adalah adanya manipulasi data dan unsur kelalaian jajaran KPUD hingga tingkat bawah," kata Cecep, Kamis (17/10). Menurutnya, berdasarkan pencermatan yang dilakukan lembaganya beberapa waktu lalu, kesa lahan DPT rentan terjadi pada nama pemilih ganda, pemilih belum cukup umur, anggota TNI/POLRI yang terdata, pemilih meninggal, serta pemilih diluar negeri. "Setelah penetapan DPT kemarin, kita masih menunggu petunjuk dari Bawaslu Provinsi Lampung. Jika sekiranya masih ditemukan kesalahan, maka akan kami tindak lanjuti," ujarnya. Cecep menjelaskan, kesalahan DPT masuk pelanggaran Undang Undang

8/2012 tentang Pemilihan Umum (Pemilu). Pada Pasal 294 disebutkan, setiap anggota KPU sampai tingkat PPS yang tidak menindaklanjuti temuan Panwaslu sampai dengan tingkat Pengawas Pemilu Lapangan (PPL) dalam penyusunan DPT, dapat dipidanakan. "Jadi, mengenai DPT ini tidak main-main. Harus benar-benar didata dengan benar karena ini menyangkut hak pilih seseorang," tegasnya. Panwaslu Tubarat meyakini masih ada kesalahan DPT di daerah tersebut. "Salah satu contoh, kita merekomendasikan ada nya pemilih ganda sebanyak 3.946 pemilih. Ternyata pada penetapan DPT ter akhir kemarin, hanya berkurang 474 pemilih dari jumlah keseluruhan temuan. Ini artinya masih ada kemungkinan kesa lahan DPT," jelasnya. (Irawan)

Pedoman Kampanye Belum Disosialisasikan Mesuji (Kupas Tuntas) HINGGA kini KPUD Mesuji belum menyosialisasikan pedoman kampanye sebagaimana diamanatkan Peraturan KPU (PKPU) 15/2013 tentang perubahan atas PKPU Nomor 1/2013 tentang Pedoman Pelaksanaan Kampanye Pemilu Caleg DPR, DPD dan DPRD. Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kabupaten Mesuji mendesak agar KPUD menyebar luaskan tata cara kampanye tersebut, khususnya kepada Caleg DPRD. “Tahapan ini harus disosialisasikan karena sudah diamanatkan KPU Pusat,” kata Ketua Panwas-

lu Mesuji, Ali, Kamis (17/10). Sosialisasi bukan hanya pedoman kampanye, kata dia, tetapi pemasangan alat peraga juga perlu diberitahukan. “Seharusnya, KPUD sudah koordinasi dengan Pemda Mesuji untuk menetapkan zona pemasangan alat peraga kampanye,” ujar dia. Dalam kaitan ini, menurut Ali, Panwaslu hanya sebatas melaporkan kepada KPUD terkait pelanggaran yang telah dilakukan oleh calon maupun partai politik. Selanjutnya, kata dia, KPUD yang bisa mengambil tindakan. Berkenaan dengan pelanggaran, Ali merinci, sudah banyak pemasangan alat peraga kampanye caleg yang melanggar ketentuan dan kesepakatan.

“Alat peraga kampanye kan tidak bisa dipasang di tempat ibadah, rumah sakit atau tempat-tempat pelayanan umum lainnya, termasuk gedung milik pemerintah,” kata dia. Larangan sama juga diberlakukan di lembaga pendidikan atau gedung sekolah, jalan protokol, jalan bebas hambatan dan prasarana publik seperti taman dan pepohonan. "Tetapi yang kita lihat, banyak ditemukan pelanggaran itu," terangnya. Soal zonasi pemasangan baleho atau papan reklame kampanye, dijelaskannya, hanya dibolehkan satu desa/kelurahan untuk satu parpol. Jika lebih, berarti melanggar. (Fiter)

Drs. Khairul Amri Kadispenda Tubarat dalam rangka pemungutan pajaknya sesuai dengan persyaratan, mekanisme dan prosedur yang ada. Pribadi atau badan yang melakukan pengambilan atau mengusahakannya disebut wajib pajak sarang burung walet. Pengambilan dan pengusahaan sarang burung walet disebut objek pajak sarang burung walet. Wajib pajaknya harus melaporkan usahanya kepada Dispenda paling lambat 30 hari sebelum kegiatan usahanya dimulai untuk dikukuhkan menjadi pengusaha kena pajak. “Tarif pajak sarang burung walet ditetapkan sebesar 10 persen dari nilai jual. Pembayaran pajaknya harus dilakukan dan disetorkan lunas oleh wajib pajak,"katanya. Pajak pungutan Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB), kata dia, prosedur pemungutannya, wajib pajak adalah orang pribadi atau badan, meliputi

pembayaran pajak, potongan pajak dan pemungut pajak yang mempunyai hak dan kewajiban perpajakan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan perpajakan daerah. "Wajib pajak mengurus Akta Pemindahan Hak atas tanah dan/atau bangunan melalui Pejabat Pembuat Akta Tanah (PPAT) atau pejabat lelang sesuai peraturan perundangan. Wajib pajak menghitung dan mengisi surat setoran pajak daerah BPHTB yang disiapkan oleh PPAT. Besaran nilai perolehan objek pajak tidak kena pajak ditetapkan sebesar Rp60 juta. Tarif BPHTB paling tinggi 5 persen,"tandas Khairul. Sementara, untuk Pajak Air Tanah, objek pajak adalah pengambilan dan/atau pemanfaatan air tanah. "Subjek pajak air tanah adalah orang pribadi atau badan yang melakukan pengambilan atau pemanfaatan air tanah. Nilai

perolehan air dinyatakan dalam rupiah yang dihitung dengan mempertimbangkan berbagai faktor yakni jenis sumber air, lokasi, tujuan pengambilan dan pemanfaatan air, kualitas air, tingkat kerusakan lingkungan, harga air baku tanah, dan keberadaan sumber alternativ. Tarif Pajak Air Tanah ditetapkan sebesar 10 persen,"imbuhnya. Kemudian, prosedur Retribusi Pengendalian Menara Telekomunikasi adalah tarif retribusi ditetapkan paling tinggi sebesar 2 persen dari Nilai Jual Objek Pajak (NJOP) berdasarkan parameter. "Persebaran menara, penempatan menara, penggunaan menara dan kepadatan penduduk, itulah poin-poin yang diperhatikan dalan penetapan NJOP menara telekomunikasi. Kemudian prosedur lain yakni, pungutan pajak tidak dapat diborongkan, retribusi yang terutang harus dilakukan secara tunai dan

lunas sekaligus, pembayarannya harus dilunasi paling lambat 15 hari sejak 30 hari diterbitkan Surat Keterangan Retribusi Daerah (SKRD), pembayaran dilakukan di Kas Daerah atau tempat lain yang ditunjukan sesuai waktu yang ditentukan dengan menggunakan SKRD, kemudian setelah pembayaran wajib retribusi akan mendapatkan Surat Setoran Retribusi Daerah,"ulasnya. Khairul Amri berharap, pada pajak dan retribusi dapat berjalan lancar dan aman sehingga menambah Pendapatan Asli Daerah (PAD). "Ini tentunya membutuhkan kesadaran semua pihak, sebab di Tubarat potensi dan objek itulah yang sedang di sosialisasikan. Harapan saya semua pihak, baik masyarakat, perusahaan, badan usaha dan yang lainnya sadar akan pentingnya membayar pajak dan retribusi tersebut,”tutupnya.(*)


6

Jum’at, 18 Oktober 2013

WARTA DAERAH

Eks Kantor DAS Tuba Terbengkalai LAMPUNG UTARA - SUDAH tujuh tahun terakhir, Kantor Penghijauan Daerah Aliran Sungai (DAS) Tulangbawang yeng terletak berdampingan dengan Kantor Dinas Pertanian dan Peternakan (Distanak) Kabupaten Lampung Utara (Lampura) tidak terurus alias terbengkalai. Saat ini, kondisi gedung yang berukuran sekitar 5x10 Meter itu sangat memprihatinkan. Hampir seluruh bagian bangunan sudah dalam kondisi rusak parah. Dinding kantor sudah mengalami retak-retak, atap bocor, plapon lapuk dimakan usia. Mirisnya, gedung itupun berada persis ditepi jurang. Kemudian, pada bagian belakang bangunan sudah miring kearah jurang. Jika tidak segera dilakukan perbaikan, sewaktu-waktu gedung itu pun terancam ambruk. Menurut Syaiful Anwar (45), seorang Staf Distanak Lampura, gedung tersebut merupakan eks Kantor Penghijauan DAS Tulangbawang yang ditinggal pergi begitu saja oleh pengguna kantor sejak tujuh tahun lalu. “Sebelumnya, pernah dipakai menjadi Kantor Dinas Perikanan Lampura sekitar empat tahun lalu. Namun, kini sudah tidak ada yang memakainya lagi sehingga kondisinya tidak terawat,” kata Syaiful, Kamis (17/10). Dikatakan, salah satu bidang di Distanak juga pernah menumpang sementara digedung tersebut, saat kantor Distanak Lampura direhab sekitar dua tahun lalu. "Terakhir, pada bagian belakang kantor itu sempat dimanfaatkan menjadi kantin. Tapi karena kerusakannya semakin parah, maka saat ini kantin pun sudah berpindah tempat. Sekarang tempat itu benarbenar terbengkalai dan tidak berpenghuni lagi,” imbuhnya. Terpisah, Kabid Asset pada Dinas Pendapatan,Pengelolaan Keuangan dan Asset Lampura Yulius Wirawan saat dikofirmasi mengatakan, pihaknya belum mendapatkan laporan atau penyerahan dari penggunaan gedung tersebut. ”Nanti akan saya cek dulu, apakah sudah terdata atau belum,” ujar Yulius. Menurutnya, jika gedung tersebut merupakan asset daerah Lampura tentu ada di dalam data asset. “Kemungkinan gedung tersebut memang milik pemerintah provinsi,” terangnya. (Jon/Suhaimi)

PELAKU BEGAL DIBEKUK - JAJARAN Polsek Terbanggi Besar, Kabupaten Lampung Tengah berhasil memburu dua spesialis pelaku begal yang kerap beraksi Jalan Lintas Tengah Sumatera, Rabu (16/10) malam. Kedua tersangka sudah sembilan kali melakukan aksinya. Foto: Towo/Kupas Tuntas

Jajaran Buru Sergap (Buser) Polsek Terbanggi Besar, Kabupaten LampungTengah (Lamteng) berhasil membekuk dua tersangka spesialis pencurian dengan kekerasan (Begal) di Jalan LintasTengah (Lalinteng) Sumatera Kecamatan Terbanggi Besar. Lampung Tengah (Kupas Tuntas) KEDUA pelaku diketahui sudah sembilan kali menyatroni para korbannya.

Kapolsek Terbanggi Besar Komisaris Rahmadi Asbi mengatakan, kedua pelaku yang ditangkap adalah Komarudin alias Idin warga Terbanggi Besar, dan Sofian warga Yukum Jaya. Mereka dibekuk dari pengembangan kasus tersangka Joni Idward dan Egi Hermansah yang lebih dulu ditahan. Dijelaskan, para pelaku merupakan komplotan yang kerap melakukan aksi begal terhadap para pengendara yang melintas di Jalinteng Terbanggi Besar. Modus yang digunakan pelaku adalah dengan bersembunyi dan kemudian men-

cegat korban yang melintas. “Korban terakhir mencegat truk yang dikemudikan Sumanto di sekitar Betan Subing pada Rabu (16/10) malam. Setelah kendaraan berhenti, korban langsung dibacok pelaku. Kemudian mereka mengambil uang dan handphone milik korban. Setelah itu, korban melapor dan langsung kita kejar dan berhasil menangkap Joni dan Egi,” kata Kapolsek, Kamis (17/10). Berdasarkan pengembangan, polisi berhasil menangkap Komarudin yang diketahui berada di Way Kanan. “Dari informasi yang

didapat, Komarudin bersembunyi di Way Kanan tepatnya di parbik singkong. Setelah kita telusuri, ter nyata betul. Lalu kita tangkap," jelasnya. Polisi juga berhasil menemukan nama Sofian yang juga ikut terlibat. Tim buser kemudian meringkus Sofian di Yukum Jaya. “Para pelaku ini pemain lama yang sudah menjadi target kita. Bahkan dalam melaksanakan aksinya, mereka ini juga tidak segan-segan untuk melukai atau melumpuhkan kor bannya lebih dulu,” tukas Asbi. Saat ini, kedua pelaku telah diamankan di Ma -

KKP Lampura Tekan Konsumsi Beras Foto: Jons/Kupas Tuntas

KANTOR TERBENGKALAI - EKS Kantor Penghijauan Daerah Aliran Sungai (DAS) Sungai Tulangbawang yang berdampingan dengan Kantor Dinas Pertanian dan Peternakan Kabupaten Lampung Utara (Lampura) kini dalam kondisi terbengkalai. Foto dibidik di lokasi Kamis (17/10).

Camat Lantik Pjs Kakon PRINGSEWU - CAMAT Pagelaran, Kabupaten Pringsewu Maskur melantik Penjabat Sementara (Pjs) Kepala Pekon Gumukrejo Rohiman di kantor Camat setempat, Kamis (17/10). Camat Pagelaran Maskur dalam sambutannya mengatakan, pelantikan Pjs Kepala Pekon Gumukrejo Rohiman dilakukan mengingat jabatannya sudah habis dan yang bersangkutan tidak akan maju kembali menjadi kepala pekon. "Beliau tidak akan mencalonkan kembali, sehingga kami mengangkatnya menjadi Pjs kepala pekon melalui musyawarah dan disetujui BHP. Rohiman bertugas sampai terpilihnya kepala pekon definitif. Pelantikan Pjs kakon ini mengacu pada Perbup Pringsewu Nomor 10 Tahun 2012. Saya berharap Pjs kakon bisa melaksanakan tugasnya dengan baik, terutama menyelenggarakan pemilihan kepala pekon dengan obyektif dan adil," ungkapnya. Ia menambahkan, selama menjabat Pjs kepala pekon harus bisa melakukan pembenahan dan sekaligus meningkatkan penerimaan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB). "Tunjukan kalau bisa melaksanakan tugas sampai tanggal 23 Oktober 2013 mendatang saat pilkakon digelar serentak. Tidak lupa, Pjs kakon harus bisa menjaga kondusifitas di wilayahnya. Kita juga akan dilakukan pembekalan kepada para calon kepala pekon, panitia, saksi dan sekaligus penandatangan MoU damai dalam rangka pelaksanaan pilkakon," pungkasnya. (Manalu)

Lampung Utara (Kupas Tuntas) KANTOR Ketahanan Pangan (KKP) Kabupaten Lampung Utara (Lampura) saat ini tengah melakukan survei Pola Pangan Harapan (PPH). Hal itu dilakukan untuk memenuhi target satu persen pengurangan konsumsi beras dalam satu tahun. Demikian dikatakan Kasubag Tata Usaha KKP Lampura Jonismon didampingi stafnya M Merdi, Kamis (17/10). Menurut Jonismon, survei tersebut dilak?ukan untuk

menghitung rata-rata konsumsi berbagai bahan makanan per orang setiap kali makan. “Tujuannya menurunkan satu persen konsumsi beras guna meningkatkan surplus beras nasional 10.000 ton pertahun,” ungkapnya. Diterangkan, pengembangan pola pangan harapan dilakukan dengan memanfaatkan pangan lokal serta untuk menekan tingkat ketergantungan konsumsi masyarakat setempat terhadap beras. “Konsumsi beras dapat digantikan dengan lebih

memperbanyak mengonsumsi umbi-umbian, diantaranya ubi kayu, ketela pohon, ubi jalar, talas dan ganyong (sejenis ubi kayu),” ujarnya seraya menjelaskan meski mengkonsumsi umbiumbian tidak akan mengurangi karbohidrat yang dibutuhkan manusia. Dikatakan, KKP akan terus melakukan sosialisasi terhadap penganekaragaman pangan melalui pemanfaatan lahan pekarangan rumah untuk ditanam sayuran dan buah-buahan. "Selain beraneka ragam, tentu ada nilai ekonomis

yang diperoleh dari masyarakat tentang pemanfaatan lahan pekarangan," terangnya. Diakui, sampai saat ini, tingkat konsumsi beras masih cukup tinggi baik ditingkat nasional maupun di daerah di Indonesia. ”Oleh karena itu kita akan terus melakukan sosialisasi kepada masyarakat. Tujuan sosialisasi ini untuk optimal i sa s i ? p ela k s a na a n p engur angan ko nsumsi beras yang dilakukan secara t er p a du, ber kel anj uta n dan diarahkan menuju tahap kemandirian," pungkasnya. (Jon/Suhaimi)

BUKA PELATIHAN - WAKIL Bupati Pringsewu Handitya Narapati SZP memberikan sambutan sekaligus membuka pelatihan kewirausahaan bagi PNS yang akan memasuki masa purnabhakti di Kampus STIE Muhammadiyah Pringsewu, Kamis (17/10). Foto: Humas Pringsewu

Lamtim Santai Songsong Adipura LAMPUNG TIMUR - PEMKAB Lampung Timur terkesan santai menghadapi penilaian Piala Adipura yang akan digelar pada Bulan November 2013 mendatang. Bahkan, Dinas Pertamanan dan Pasar Kabupaten Lampung Timur (Lamtim) belum memiliki persiapan untuk menghadapi penilaian adipura tersebut. Kabid Kebersihan pada Dinas Pertamanan dan Pasar Lamtim Jarot mengatakan, sampai saat ini pihaknya belum memiliki persiapan untuk menghadapi penilaian tahap 1 Adipura pada bulan November mendatang. "Sampai sekarang saya belum mendapatkan surat pemberitahuan dari Bupati Lamtim ataupun Pemkab Lamtim terkait persiapan untuk penilaian Adipura tersebut. Jadi kami belum ada persiapan menjelang penilaian Adipura itu. Kami juga belum merapatkan apa yang akan kami persiapkan nantinya. Selain itu, saya juga belum mengetahui kapan akan diadakan penilaian tahap 1 Adipura," terangnya, Kamis (17/10). Dikatakan, ia siap menjalankan program untuk menghadapi penilaian Adipura setelah mendapatkan surat pemberitahuan dari Bupati. "Kami siap saja jika telah ada surat pemberitahuan resmi dari Bupati. Tapi, sampai kini perintah itu belum ada," ujarnya. Diketahui, Bupati Lamtim Erwin Arifin saat ini sedang melaksanakan ibadah haji dengan menjadi pendamping jamaah haji asal Kabupaten Lamtim. (Nainggolan)

PNS Pringsewu Dibekali Pelatihan Kewirausahaan Pringsewu (Kupas Tuntas) SEJUM LAH Pega wa i Negeri Sipil (PNS) di lingkup Pem kab Pr ingsewu ya ng seger a m em asuki purnabhakti dibeka li pela tihan kewira usa haa n. Tujuannya, para PNS tersebut di har apk an tet ap bi sa ber kar ya mes kip un sudah tidak bertugas lagi. Kegiatan yang digagas D ewan Pengur us K or p r i Kabupaten Pringsewu itu di gel a r di K a mp us STIE Muhammadiyah Pringsewu yang dibuka oleh Wakil B up a t i Pr i ngs ewu H a n ditya Narapati SZP, Kamis (17/10). Da lam sa mbuta nny a, Ha ndi tya Na ra pat i m engata kan kegi ata n p ela -

tihan kewirausahaan bagi anggota Korp ri terutama yang akan memasuki masa purnabhakti, dipandang perlu guna mendukung kel angsungan k ehidupan para PNS di masa pensiun. Sehingga, nantinya pa ra anggota Korpri yang telah memas uki ma sa pensi un masih memiliki aktivitas dan kegiatan positif yang dapat menopang atau menunjang kelangsungan kehi dup annya sendir i dan keluarganya. "Kegiatan ini diharapkan menjadi bekal bagi para anggota Korpri yang telah memasuki masa purnabhakti untuk mengembangkan usaha-usaha di luar rutinitas yang telah dijalani sebagai abdi negara," jelas Handitya. Ia m enga t ak a n, l o ya -

l it a s a nggo t a K o r pr i se bagai abdi negara dan abdi m as y a ra k at t et a p ha rus didahuluk an, dis a mp ing senantiasa meningkatkan p engeta huan dan p em a haman dalam penyelenggar aan pemerintahan sesuai prinsip-prinsip good go ver nance ya ng di duk ung o l eh p eni ngk a ta n budaya kerja yang efektif, efes i en, da n pr o f es i o na l dal a m m el ay a ni k epen tingan masyarakat. "PNS ya ng menjela ng ma sa pur nabhak ti har us diberikan bekal keterampi lan us aha agar tidak muncul ' post power syndr om e' ata u sem acam gangguan kestabilan emosi, akibat berhentinya aktivitas rutin. Kegiatan semacam ini perlu didukung sehingga diharapk an da -

pat meningkatkan pengetahuan dan keterampilan berwi rausaha bagi PNS setelah pensiun sekaligus untuk m ena mba h penghasilan," ujarnya. Wa bup berhar ap, p eserta pelatihan benar-bena r m em anf aat ka n k esempa ta n t er sebut dan menggal i p enget ahuan praktis yang nantinya berguna untuk mengembangkan usaha dan keterampilannya. Sehingga para pegawai yang akan memasuki mas a p ur na bha k t i m em p u nyai persiapan yang lebih ba ik terutam a persi ap an dalam mengisi waktu luang serta dapat ber dam pak secara ekonomi untuk m eni ngk a t k a n k es ej a hteraan setelah tidak menjadi pegawai. (Manalu)

polsek Terbanggi Besar untuk penyidikan dan pengembangan lebih lanjut. Mereka dibidik Pasal 365 KUHP dengan anca man kurungan sembilan tahun penjara. Dalam pemeriksaan, Komarudin dan Sofian mengaku telah lebih dari satu kali melakukan aksi curas di Jalinteng Terbanggi Besar. “Dari hasil interogasi kita, tersangka Komarudin mengaku sudah empat kali melakukan aksi curas di wilayah Terbanggi Besar. Sedangkan Sofian mengaku sudah sembilan kali,” lanjut Kapolsek. (Towo)

Walikota Klaim RTH Capai 40 Persen METRO - WALIKOTA Metro Lukman Hakim menyakini saat ini Ruang Terbuka Hijau (RTH) yang tersedia di wilayah Kota Metro sudah melebihi kuota yang ditetapkan nasional sebesar 30 persen. Lukman mengklaim RTH di Kota Metro sudah mencapai 40 persen lebih. Hal itu bisa dibuktikan dengan kondisi wilayah Kota Metro yang terasa asri dan sejuk. "Saya rasa dari ketentuan nasional yang mewajibkan 30 persen wilayah harus menjadi ruang terbuka hijau sudah kita lampaui. Bahkan, saya yakin RTH kita sudah mencapai 40 persen lebih. Oleh karenanya, kita harus mempertahankannya. Sebab, dengan adany a for um ko munit as hijau di Kota Metro pelesta ri an lingk ungan dapat berjalan lebih baik lagi," kata Walikota, Kamis (17/10). Menurut Lukman, Kota Metro juga telah memiliki Taman Ki Hajar Dewantara sebagai taman penghijauan yang bisa digunakan untuk masyarakat bersantai yang terletak di Kampung Metro Timur. "Ini merupakan fasilitas publik yang pembangunannya dibantu oleh Kementerian PU. Taman ini nantinya akan membuat menjadi satu tempat pula sebagai pelestarian lingkungan," ujarnya. Walikota menuturkan, kepedeluian pemerintah daerah terhadap lingkungan sudah dilakukan sejak dini. Hal itu dibuktikan dengan terpilihnya Kota Metro menjadi 10 kota/kabupaten terhijau di Indonesia. "Kita memang mampu meraih 10 besar kota/kabupaten terhijau se-Indonesia. Tetapi itu hanya menjadi motifasi saja. Karena sesungguhnya pelestarian lingkungan perlu dilakukan untuk kelangsungan hidup di wilayah kita, dan Lampung pada umumnya," ungkapnya. (Han)


WARTA DAERAH

Jum’at, 18 Oktober 2013

7

Remaja Tewas Terlindas Truk Tronton Lampung Selatan (Kupas Tuntas)

Foto: Erwin/Kupas Tuntas

POTONG HEWAN QURBAN - BUPATI Tulangbawang Hanan A Razak didampingi Direktur RSUD Menggala Feby Levarina menyaksikan pemotongan hewan qurban di halaman RSUD setempat, Kamis (17/10).

SEORANG remaja yang mengendarai motor Mio tewas di lokasi kejadian setelah kendaraannya disenggol truk colt diesel saat melintas di Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) KM 36/ 37 Desa Talang Baru, Kecamatan Sidomulyo, Lampung Selatan (Lamsel), Rabu (16/ 10) pukul 18.00 WIB. Remaja yang meninggal

diketahui bernama Ari Setiawan (20) warga Dusun Tegal Sari Desa Wonomarto, Kecamatan Kotabumi Utara, Lampung Utara (Lampura). Menurut Kasat Lantas Polres Lamsel AKP M. Budi, kecelakaan bermula saat sepeda motor Mio nomor polisi (Nopol) A 1864 LT yang dikemudikan korban melaju dari arah Bandarlampung menuju Ba kauheni dengan kecepatan tinggi. Setibanya di Tempat Ke-

jadian Perkara (TKP), korban yang bermaksud mendahului kendaraan truk tronton Nopol B 9979 UEI. Namun, saat bersamaan dari arah berlawanan melaju truk coltdiesel nopol BE 9830 EU yang langsung menyenggol kendaraan korban. "Saat korban jatuh, kendaraan truk tronton yang brada di belakang langsung melindas tubuh korban. Seketika korban meninggal di lokasi kejadian dengan kondisi kepala hancur," te-

rangnya, kemarin. Selain itu, korban juga mengalami patah tulang pada bagian pinggang, luka pada tangan dan kaki serta luka pada bagian tubuh lainnya. Korban sempat dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. Bob Bazar Kalianda untuk divisum. "Saat ini jenazah korban masih ada di ruang jenazah RSUD dr Bob Bazar menunggu kerabatnya datang dari Lampung Utara," ungkapnya.

Dikatakan, saat ini dua truk dan satu unit motor milik korban masih diamankan oleh Satuan Polisi Lalu Lintas (Satlantas) Pos Kota dalam untuk dijadikan barang bukti dan proses lebih lanjut. "Selain kendaraan truk, pengemudinya pun sedang kami periksa. Kami juga menghimbau pengguna jalan dapat lebih peka dan berhati-hati saat mengemudikan kendaraan, khususnya saat melintasi Jalinsum," ujarnya. (Habibi/Edu)

Sujadi Terbuka Dikritik PRINGSEWU - BUPATI Pringsewu Sujadi mengakui masih banyak kekurangan yang dialami Kabupaten Pringsewu. Sehingga, pihaknya belum bisa berbuat banyak untuk memajukan wilayah Pringsewu. Hal itu diungkapkan Sujadi saat menerima kunjungan pengurusn PWI Perwakilan Pringsewu di rumahnya di Pekon Gemaripah, Kecamatan Pagelaran, Kamis (17/10). Turut hadir mendampingi Bupati, Asisten III Bidang Kesejahteraan Rakyat Djohan, dan Kabag Humas dan Protokol Yanuar. "Pringsewu masih banyak kekurangan. Misalnya saja kantor masih pakai kantor kecamatan. Dengan keterbatasan ini, mari kita saling bahu membahu untuk sama-sama membahas serta memecahkan berbagi persoalan guna terwujudnya kemajuan di Pringsewu," kata Sujadi. Menurut Bupati, keberadaan Pers sangat dibutuhkan. "Melalui Pers, informasi atau kritikan dan saran-saran bisa masuk ke pemerintah melalui media. Dan sebaliknya informasi dari pemerintah ke masyarakat bisa terjangkau melalui pers. Mari kita tingkatkan silahturahmi sehingga akan semakin akrab dan bisa saling tukar informasi dalam meningkatkan pembangunan di Bumi Jejama Secancanan," ungkapnya. Pada kesempatan itu, Ketua PWI Perwakilan Pringsewu Andreas Andoyo meminta Pemkab Pringsewu untuk lebih memperhatikan para siswa yang berprestasi di Kabupaten Pringsewu dengan memberikan bea siswa. (Manalu)

DKPP Tabur 1 Juta Benih Ikan MESUJI - DINAS Kelautan Perikanan dan Perternakan (DKPP) Kabupaten Mesuji menargetkan menabur satu juta benih ikan di seluruh perairan dan kolam milik masyarakat se-Mesuji pada tahun 2013. Menurut Kepala DKPP Mesuji Sri Purwanti melalui Kabid Perikanan Irnando Sobetra, penaburan benih ikan bertujuan untuk meningkatkan populasi ikan yang nantinya bisa berdampak pada peningkatan kesejahteraan masyarakat setempat. "Jenis-jenis ikan yang ditabur adalah ikan lele sangkuring, nila, patin, dan bandeng. Yang sudah ditaburi benih ikan ada enam kecamatan, yakni Kecamatan Wayserdang, Simpang Pematang, Pancajaya, Tanjungraya, Mesuji Timur dan Rawajitu Utara. Saat ini tinggal Kecamatan Mesuji yang belum ditaburi benih ikan karena masih menunggu kolamnya jadi," kata Sri, Kamis (17/10). Sri menjelaskan, untuk mengejar target satu juta benih ikan tersebut, pihaknya mengfasilitasi kelompok pembudidaya ikan untuk bisa membuat benih ikan sendiri. "Kita hanya memberi benih indukannya saja ke kelompok pembudidaya ikan (Pokdakan). Benih ikan sudah kita kasih kepada dua pokdakan sebagai Unit Pembenihan Rakyat (UPR) di Kecamatan Wayserdang dan Mesuji Timur serta Balai Benih Ikan (BBI) di Desa Brabasan Kecamatan Tanjungraya," ujarnya. (Fiter)

Foto: Adi/Kupas Tuntas

TES PSIKOLOGI - SEJUMLAH anggota Polres Lampung Barat mengikuti tes psikologi penguasaan senjata api yang digelar di Aula Mapolres setempat, Kamis (17/10).

165 Polisi Tes Psikologi Senpi Polres Lampung Barat menggelar tes psikologi penguasaan senjata api yang diikuti 165 anggota Polri dari semua kepangkatan baik dari Polres maupun Polsek di Aula Mapolres setempat, Kamis (17/10). Lampung Barat (Kupas Tuntas) TIM pelaksana tes dilakukan o leh petugas da ri

Polda Lampung yaitu Briptu Penda Bejo, Brigpol Irman Darma dan Briptu Yogi Junjungan. Kasubbag Humas Polres Lampung Barat Iptu S. Siregar mendampingi Kapolres A KBP Ek o Widianto mengatakan, tes psikologi bagi anggota Polri dilak sanakan dalam rangka untuk m enentuka n a pak ah yang bersangkutan dinyatakan layak atau tidak untuk memiliki dan menguasai senjata api. "Hal itu dilakukan untuk m enghindar i ter ja di ny a

p eny a la hguna a n s enp i oleh anggota kepolisian," kata Siregar, kemarin. Si regar mengata ka n, tes psikologi penguasaan senj ata a pi yang dii kuti aparat kepolisian meninda kl anj ut i i nst ruksi K a polda Lampung. "Biasanya tes psikologi senpi ini dilakukan rutin minimal dua ka li da lam setahun. Sehingga bisa diketahui kondisi kejiwaan masing-masi ng apa rat . B agi ya ng meragukan tentu akan dihindari untuk memegang senja ta ap i untuk meng-

hindari adanya penyalahgunaan," ungkapnya. Di tam bahka n, unt uk anggota Polri yang dinyatakan lulus maka berhak diber ikan senjata api seba gai sa rana p endukung da lam melak sanaka n t ugasnya. Kemudian mereka yang tidak lulus harus menunggu selama enam bulan untuk da pat kem bali mengi kuti tes ps il oko gi penguasaan senpi. "Untuk tes psikologi susulan biasanya langsung dilakukan oleh Polda Lampung," terangnya.

Tes dilaksanakan tidak hanya diikuti bagi mereka ya ng bel um perna h m enguasai senpi, tetapi juga anggota yang sudah per nah memiliki senpi yang masa pengua saannya sudah habis. " B agi ya ng ma s a p enguasaan senpi sudah habi s da pa t mengi kut i t es kembali. Jika tidak, maka s enpi y a ng dip ega ngny a dapat ditarik kembali. Sebab l am a kep emi l i ka n senp i ha ny a berl a k u s el am a s at u ta hun," pungkasnya. (Adi/Dapri)

Dana GSMK Tahap II Dikucurkan Tulangbawang (Kupas Tuntas)

Foto: Yusuf/Kupas Tuntas

JALAN RUSAK - KERUSAKAN di ruas jalan Merdeka Pasar Kota Agung, Tanggamus semakin parah akibat tidak adanya saluran drainase. Akibatnya badan jalan terus tergerus oleh air. Hingga kini belum ada perbaikan dari pemda. Foto dibidik di lokasi Kamis (17/10).

Pol PP Gusur PKL di Sidomulyo Lampung Selatan (Kupas Tuntas) SATUAN Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kecamatan Sidomulyo, Lampung Selatan (Lamsel) akan bertindak tegas untuk menertibkan para Pedagang Kaki Lima (PKL) yang sering berjualan menggunakan bahu jalan di wilayah kecamatan setempat. Sikap tegas itu dilakukan menyusul surat peringatan kedua yang diabaikan para PKL. Kasi Trantib Kecamatan Sidomulyo Zulbasri mengatakan, surat peringatan dengan Nomor : 511.3/48/VI.04/ 2013 berisi larangan berjualan dibahu jalan. Menindaklanjuti surat peringatan itu, ia akan menindak tegas para PKL yang masih berjualan dengan mendirikan bangunan baik permanen maupun non permanen disepanjang kanan kiri

bahu jalan raya Sidomulyo (Jalan Slamet Riyadi, red) mulai dari simpang Kotadalam sampai perbatasan Kecamatan Candipuro. "Upaya ini kami lakukan selain untuk memberikan kenyamanan dan menata keindahan Kecamatan Sidomulyo, juga guna meminimalisir terjadinya kecelakaan lalu lintas (Lakalantas) yang sering terjadi di wilayah setempat. Sebab, sejak merebaknya PKL yang berjualan di bahu jalan, lakalantas kerap dialami pengguna jalan," kata Zulbasri pada Kupas Tuntas, Kamis (17/10). Dijelaskan, saat ini jumlah PKL yang berjualan menggunakan bahu jalan di wilayah setempat mencapai puluhan orang. Ia juga menghimbau para pedagang yang menggunakan gerobak dorong yang sering mangkal di depan pagar kantor milik pemerintah mau-

pun tempat pendidikan untuk segera meninggalkan tempat tersebut. "Setelah surat ini kami edarkan akan diberi waktu sampai 19 Oktober 2013 untuk membereskan barang dagangannya. Apabila tidak diindahkan maka kami akan tertibkan secara paksa bersama tim gabungan dari aparat kecamatan dan Pemkab Lamsel," tegasnya. Ditambahkan, keberadaan para PKL mengakibatkan terjadinya penyempitan jalan raya oleh kendaraan yang sering parkir di sembarang tempat. "Sebenarnya kita tidak melarang masyarakat berjualan di wilayah Kecamatan Sidomulyo, hanya saja saat berjualan jangan mempersempit jalan raya. Karena, hal itu bisa memicu terjadinya kecelakaan," pungkasnya. (Habibi/Edu)

BADAN Pemberdayaan Masyarakat Pemerintahan Kampung (BPMPK) Kabupaten Tulangbawang (Tuba) segera mengucurkan dana program Gerakan Serentak Membangun Kampung (GSMK) tahap II kepada 12 Kampung dari 151 kam pung/kelurahan yang mendapatkan program tersebut. Berkas pengajuan dana sudah disampaikan kepada Bupati Tulangbawang Hanan A Razak untuk mendapat persetujuan. Kepala BPMPK Tuba Hamami Ria mengatakan, dari 151 kampung se-Kabupaten

Tulangbawang yang menerima program GSMK sudah ada 12 kampung yang telah mengajukan pencairan dana tahap II. Kampung itu adalah Kampung Gedung Rejo Sakti, Gedung Harapan, Panca Tunggal Jaya, Karya Makmur, Wonorejo, Gedung Asri, Pasar Batang, Suka Makmur, Sumber Sari, Meraksa Aji, Sukarame, Bina Bumi dan Kampung Bangun Rejo. "Saat ini berkas pengajuanya sudah sampai ke Pak Bupati Tulangbawang, tinggal menunggu persetujuannya," kata Hamami. Selain itu lanjut Hamami, sudah ada 53 kampung yang telah mengajukan permohonan pencairan dana tahap II

yang kini masih diproses oleh BPMPK. "Kita ke-53 kampung lainnya segera akan diajukan kepada Bupati Tulangbawang agar lebih cepat pencairan dana tahap keduanya," ungkapnya. Diakui, pengajuan pencairan dana tahap II memang berbeda dengan pengajuan tahap awal. Jika tahap awal cukup dengan proposal, maka pada proses pencairan tahap II perlu dilampirkan surat pertanggungjawaban dana tahap awal yang telah dihabiskan kepada BPMPK. �Memang sudah banyak kampung yang telah mengajukan pencairan dana tahap II, tetapi banyak juga yang kita kembalikan karena tidak me-

menuhi persyaratan dan harus diperbaiki dulu," ujarnya. Hamami menghimbau, bagi kampung yang pengerjaan fisiknya telah mencapai 50 persen segera mengajukan pencairan dana tahap II mengingat waktu yang tersedia tinggal 2 bulan lagi. "Sekarang kampung yang telah mengajukan pencairan dana tahap II GSMK baru sekitar 40-50 persen. Saya berharap bagi kam pung yang belum mengajukan pencairan dana tahap II agar dapat segera mengajukannya. Jangan menunggu satu kecamatan dulu selesai baru diajukan,� sarannya.(Joni/Win)

DPRD Terima Laporan Kecurangan Pilkakon Tanggamus (Kupas Tuntas) KOMISI A DPRD Tanggamus menerima pengaduan dugaan kecurangan dalam pelaksanaan pemilihan kepala pekon (Pilkakon) Kampung Baru kecamatan Pematangsawa dan Tanjung Anom, Kecamatan Kota Agung Timur. Kecurangan yang dilaporkan berkaitan dengan indikasi terjadinya politik uang (Money Politic) yang dilakukan oleh salah satu calon. Menurut Ketua Komisi A Budi Hartawan, permasalahan pilkakon Kampung Baru adanya dugaan money politic yang melibatkan salah satu calon. Pilkakon yang digelar pada 27 Agustus 2013

lalu diikuti tiga calon, yakni nomor urut 1 Satibi, nomor urut 2 Hendra dan nomor urut 3 Mopriyadi. "Untuk pilkakon Kampung Baru ini, ada dua calon yang menggugat agar calon nomor urut 3 Mopriyadi yang menjadi pemenang didiskualifikasi lantaran diduga melakukan politik uang. Ini diketahui setelah adanya surat pernyataan dari si penerima uang dan pemberi uang," kata Budi, Kamis (17/10). Dikatakan, Komisi A Telah merekomendasikan agar digelar rapat internal ditingkat pekon yang melibatkan BHP, Panitia dan pihak terkait untuk memutuskan masalah yang muncul. "Saya pribadi setuju jika calon nomor urut 3 dinyatakan gugur, karena telah

terbukti melakukan praktek politik uang. Buktinya berdasarkan pengakuan dari saksi peyuap dan penerima. Ditambah adanya pernyataan dari calon siap didiskualifikasi kalau terbukti melalukan politik uang," terangnya. Budi melanjutkan, sengketa pilkakon Tanjung Anom muncul setelah saksi dari tiga calon tidak bersedia menandatangani berita acara dengan dalih pilkakon yang digelar 9 September 2013 lalu itu dinilai cacat hukum. Dalam Pilkakon itu, calon nomor 1 Kendayanto meraih 139 suara, calon nomor 2 Sumardi 543 suara, calon nomor 3 Supar 124 dan calon nomor 4 Sudibyo memperoleh 286 suara. "Pilkakon Tanjung Anom

digugat oleh ketiga calon lantaran menganggap pelaksanaan pilkakon cacat hukum. Penyebabnya, masa tugas BHP sudah habis saat dilakukan penjaringan calon, dan banyaknya suara yang tidak sah (434 suara). Sesuai hasil pertemuan dengan pihak-pihak terkait, diputuskan proses pelaksanaan pilkakon Tanjung Anom sudah sesuai prosedur sehingga tidak ada alasan untuk menunda pelantikan kakon terpilih," paparnya. Hal senada dikatakan Plt Kabag Tapem Pemkab Tanggamus Riza Maulana yang mengatakan pelaksanaan Pilkakon Tanjung Anom sudah sesuai prosedur. Bahkan, pihaknya sudah membuat draft SK pelantikan bagi kakon terpilih. (Yusuf/Naryo)


8

Jum’at, 18 Oktober 2013

STMIK Qurban 4 Ekor Sapi PRINGSEWU – PADA hari raya qurban 1434 Hijriah, Yayasan STMIK Pringsewu, mengurbankan empat ekor sapi untuk dibagikan kepada warga sekitar dan masyarakat kurang mampu. Pemotongan hewan Qurban tersebut dilaksanakan dihalaman kampus setempat yang berada di kelurahan Pringsewu Barat kabupaten Pringsewu, Kamis (17/10). Wakil Ketua III STMIK Pringsewu, Nur Aminudin yang mendampingi Ketua Yayasan STMIK Pringsewu Fauji, pemotongan hewan qurban merupakan agenda rutin yang dilakukan oleh pihak kampus STMIK, pada setiap hari raya Idul Adha. "Kita berbagi dengan masyarakat sekitar kampus dan masyarakat yang kurang mampu sebagai salah satu bentuk wujud kepedulian Yayasan STMIK Pringsewu," jelasnya. Nur berharap, melalui pembagian Qurban tersebut bisa bermanfaat bagi yang menerimanya. " jangan dilihat dari nilainya, tapi keiklasan STMIK untuk berbagi, mudahmudahan untuk Idul Adha tahun depan kami bisa memberikan daging Qurban kepada masyarakat dengan jumlah lebih banyak lagi,” tutupnya singkat. (Manalu)

SMPN 06 Bangun Lab Bahasa TULANGBAWANG BARAT - NAMPAKNYA realisasi Dana Alokasi Khusus (DAK) bidang pendidikan yang disalurkan oleh Dinas Pendidikan (Disdik) Tulangbawang Barat (Tubarat) mendapat tanggapan positif dari pihak sekolahan. Bahkan, semua sekolahan penerima DAK tersebut saat ini sudah memulai melakukan pembangunan, seperti halnya yang dilakukan oleh Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 06 Tulangbawang Tengah yang terletak di Kampung Tirta Kencana, Kecamatan Tulangbawang Tengah, Kabupaten Tulangbawang Barat (Tubarat). SMPN 06 tersebut mendapatkan kucuran DAK senilai Rp209 juta untuk membangun Laboratorium Bahasa. Berikut disampaikan oleh Joko Suarno, S,pd. Kepala SMPN 06 Tulangbawang Tengah saat dijumpai di Kantor Disdik Tubarat. "Pembangunan yang dananya bersumber dari DAK di sekolahan kami sudah dimulai dari awal bulan Oktober ini, tentunya sejak dana tahap awal dicairkan," kata dia, Kamis (17/10). Menurutnya, sekolahan yang ia pimpin tersebut memang membutuhkan sarana atau prasarana tersebut. Sebab, Laboratorium Bahasa adalah fasilitas sekolahan yang di idam-idamkan oleh para anak didiknya. "Kami memang membutuhkan Laboratorium Bahasa, artinya Disdik Tubarat memang menyatakan sekolahan kami itu layak mendapatkannya sehingga yang diberikan oleh pemerintah untuk keberlangsungan pendidikan tepat sasaran dan dapat kami pergunakan sesuai ketentuan yang ada," tambah Joko. Joko mengakui, pada proses pembangunan Laboratorium tersebut, dirinya tidak sendiri. Sebab, sekolah tersebut memiliki komite sekolah yang difungsikan. "Sebelum pembangunan kami memang membentuk Panitia Pembangunan Sekolah (PPS) yang diambil dari komite. Selain hal itu memang diharuskan pada proses DAK, komite di sekolahan kami memang selalu aktif dan juga semua pihak turut memantau proses pembangunan Laboratorium itu," ujarnya. Ditambahkan Joko, pihaknya melakukan pembangunan tersebut sesuai dengan Petunjuk pelaksanaan (Juklak) dan Petunjuk teknis (Juknis) serta sesuai dalam Rencana Anggaran Belanja (Rab) agar anantinya tidak bermasalah."Niat kami membangun sekolahan agar para siswa nyaman dalam keberlangsungan belajar mengajar, apalagi didukung oleh fasilitas pendidikan yang terpenuhi. Dengan demikian, mutu pendidikan di Tubarat ini pada umumnya akan semakin membaik dan berdayasaing,"imbuh Joko. Dijelaskan Joko, pihaknya melakukan pembangunan tersebut secara transparan. Artinya, dirinya siap menerima keritikan dan saran yang sifatnya membangun dari semua pihak demi menghasilkan pembangunan yang baik."Kami open, siapapun bisa melihat, memantau dan mengawasi. Jika terdapat keselipan kami dalam penyelenggaran pembangunan itu, kamipun siap ditegur, silahkan kawan-kawan baik dari media massa, lembaga, maupun masyarakat untuk memantaunya," tukasnya. (Irawan)

PENDIDIKAN

Siswa Bolos Terancam Sanksi Siswa bolos pada jam sekolah sebenarnya bukanlah hal baru dalam dunia pendidikan. Kondisi ini, masih terus terjadi hingga saat ini. Bahkan, kian marak. Bandarlampung (Kupas Tuntas) UNTUK mengatasi persoalan tersebut banyak cara dilakukan oleh pihak sekolah. Seperti halnya yang dilakukan SMA Muhammadiyah 2 Bandarlampung, yang dengan tegas akan membe-

rikan sanksi berat kepada siswanya apabila kedapatan bolos saat jam pelajaran masih berlangsung. Kepala Sekolah SMA Muhammadiyah 2 Bandarlampung, Hj. Iswani mengatakan pihaknya akan memberikan sanksi tegas kepada seluruh anak didiknya yang ketahuan bolos. "Ya, kita akan berikan sanksi tegas kepada siapa saja anak didik kita yang bolos. Itu kami lakukan untuk membuat efek jera sehingga tidak mengulangi perbuatan tersebut,” jelasnya, Kamis (17/10). Kalau kedapatan bolos kata dia, maka pihaknya akan memanggil orangtua siswa atau walimurid. Se-

telah itu, dibuatkan perjanjian tertulis agar tidak mengulangi perbuatannya. Apabila anak tersebut tetap mengulangi kesalahan yang sama maka terpaksa siswa tersebut akan dikeluarkan dari sekolah. Dengan adanya sanksi tegas ini jelas Iswani, diharapkan para siswa dan siswi tidak terpengaruh temantemannya untuk bolos sekolah. "Ya, kita berikan sanksi tegas terhadap siswa yang bolos agar memberikan efek jera kepada siswa tersebut ataupun siswa lainnya. Sebelumnya ada step bye step atau tahapannya. Ada beberapa faktor yang mempengaruhi siswa itu bolos

yakni, guru yang mengajar tidak ada dikelas, siswa tersebut kurang simpatik dengan guru ataupun pengaruh dari lingkungan rumah/keluarganya yang dibawa ke lingkungan sekolah," ujarnya. lebih lanjut dia menjelaskan bahwa tahapan dalam memberikan sanksi tegas itu seperti, pemanggilan orangtua siswa dan kita lihat kesalahan dari siswa itu sendiri atau dari absensinya yang meliputi absensi maupun tingkat kebolosannya. "Ya, kita akan panggil orangtuanya kesekolah. Lanjutnya, kesalahan yang dibuat anak itu dari berapa alfanya maupun tingkat bolosnya, karena kita tahu jam

terakhir ada/tidaknya siswa tersebut. Karena setiap anak yang bolos itu guru akan lapor ke guru Bimbingan Konseling (BK)," jelasnya. Adapun, di SMA Muh 2 Bandarlampung ini dalam mengurangi tingkat kebolosan dari anak didiknya memberikan jam pelajaran tambahan dimana disekolah yang mengedepankan keagamaan ini memiliki kelas favorit. "Pihak sekolah memberikan pelajaran tambahan (Bimbel) kepada siswanya, adapun siswa yang mendapatkan bimbel ini yang berada dikelas 10, 11, 12 masing-masing satu kelas. Ya, Alhamdulilah sudah berjalan dengan baik," pungkasnya. (Harry)

TEKEN MoU PEMERINTAH Kota (Pemkot) Metro menjalin kerjasama dengan Universitas Lampung (Unila) dengan tujuan mempercepat terwujudnya visi Kota Pendidikan bagi Kota Metro. Nampak Walikota Metro, Lukman Hakim menandatangani Nota kesepahaman (MoU) antara Pemkot dan Unila, Kamis (17/10). Foto: Johan/Kupas Tuntas

Kerjasama Pemerintah Kota Metro-Unila Berlanjut Metro (Kupas Tuntas) PEMERINTAH Kota (Pemkot) Metro dan Universitas Lampung (Unila) melanjutkan kerjasama yang telah terjalin selama lima tahun sebelumnya. Kerjasama sendiri masih bersifat umum untuk disegala hal. Dengan adanya Nota kesepahaman (MoU) antara Pemkot dan Unila akan dapat mempercepat terwujudnya visi Kota Pendidikan bagi Kota Metro. "Ini adalah perpanjangan kerjasama yang menyang-

kut berbagai program. Kerjasama ini sebenarnya sudah kita lakukan 5 tahun sebelumnya dan habis pada tahun ini. Karena melihat sisi positifnya kerjasama tersebut maka kita melakukan perpanjangan kerjasama untuk lima tahun kedepan," ujar Lukman Hakim, Kamis (17/10). Dikatakan, bahwa tidak mudah untuk mewujudkan sebuah kota menjadi kota pendidikan. Bahkan, Jogjakarta telah dicanangkan sebagai Kota Pendidikan sebelum kemerdekaan Indonesia. "Jogjakarta saja memiliki visi Kota Pendidikan sebelum kemerdekaan. Karena-

nya, kita yang belum lama memiliki visi untuk menjadikan Metro sebagai Kota Pendidikan tentunya harus memiliki kerjasama dengan civitas akademika untuk mewujudkannya. Oleh karenanya kita memilih Unila untuk membantu dalam mewujudkan visi tersebut. Sebab, kita menilai Unila yang memiliki SDM yang lebih unggul," ujarnya. Untuk diketahui, kerjasama ini mencakup berbagai bidang seperti pendidikan, pertanian, pemerintahan dan sumber daya manusia. Unila bisa menggunakan tempattempat di Metro untuk ke-

pentingan penelitian. Ia mencontohkan, FKIP bisa menggunakan sekolahsekolah di Metro untuk laboratorium penelitian pendidikan. Kemudian, program studi kedokteran dapat melakukan kerjasama dengan RSUD Ahmad Yani. "Supaya kerjasama menjadi implementatif, ke depan diharapkan semua jurusan di Unila bisa melakukan penelitian di seluruh satuan kerja (satker) pemkot. Unila bahkan telah memiliki kampus dua di Kota Metro. Walaupun baru, khusus bagi program studi pendidikan guru sekolah dasar (PGSD). Oleh

karenanya, kedepan setelah PGSD tidak menutup kemungkinan akan dirintis berdirinya kampus untuk program magister pendidikan di Kota Metro," tandas Lukman. Sementara itu, Rektor Unila Sugeng P Harianto mengungkapkan kerjasama ini penting, apalagi ke depan FKIP harus memiliki lab school. "FKIP ke depan juga harus didukung dengan asrama. Sebab, untuk PGSD yang ada di Metro juga harus dilengkapi dengan asrama. Sehingga, pemkot dan Unila bekerjasama untuk merealisasikan hal ini,"terangnya. (Han)

Pascasarjana IAIN Gelar Kuliah Umum Bandarlampung (Kupas Tuntas)

Foto: Harry/ Kupas Tuntas

KULIAH UMUM - PASCASARJANA IAIN melaksanakan kuliah umum di halaman gedung pascasarjana setempat. Tampak dalam foto Dirjen Pendis Kemenag RI beserta Rektor IAIN sedang memberikan kuliah umum, Kamis (17/10).

INSTITUTE Agama Islam Negeri (IAIN) Raden Intan Lampung mengadakan Kuliah umum yang diikuti ratusan mahasiswa baik dari program magister (S2) maupun program doktor (S3) serta program pascasarjana (PPs) IAIN tahun ajaran 2013/ 2014. Adapun dalam kegiatan kuliah umum tersebut dihadiri oleh Dirjen Pendidikan Islam (Pendis) Kementerian Agama (Kemenag) RI serta Rektor IAIN dan mahasiswa serta dosen, yang dilaksanakan di halaman gedung pascasarjana IAIN yang berada di Jalan Zainal Abidin Pagara-

lam Labuhan Ratu. Dirjen Pendis Kemenag RI, Prof. Dr. H. Nursyam M.Si mengatakan, dalam melakukan ataupun melaksanakan pengembangan keilmuan islam yang multi disipliner ini dibutuhkan usaha yang serius dan terus menerus sesuai dengan kebutuhan maupun perkembangan zaman, dengan demikian pengembangan ilmu keislaman murni dan terapannya pun jangan dilupakan. "Memang diharuskan ada usaha yang serius dan terus menerus dalam melakukan pengembangan keilmuan islam multidisipliner ini. Sesuai ataupun searah dengan kebutuhan yang sesuai dengan perkembangan zamannya. Serta dalam pengembangan

ilmu keislaman murni dan terapan juga tidak boleh dilupakan," katanya, Kamis (17/10). Jika ini dapat dilaksanakan kata dia, maka kelak dikemudian hari pengembangan ilmu keislaman yang memiliki kewibawaan akan terjadi di dalam kerangka ini, seluruh energi baik dana, tenaga maupun pikiran harus dicurahkan secara mendasar untuk melakukan kajian, riset dan diskusi didalam kerangka pengembangan ilmu keislaman dan juga institusinya yang berwibawa dan berdaya guna," jelasnya. Ditempat yang sama, Rektor IAIN Raden Intan Lampung, Prof. Dr. H. Moh. Mukri M. Ag mengatakan, kuliah umum ini laksanakan bersama dengan program mag-

ister (S2), Program Doktor (S3) dan juga, program pascasarjana (PPs) IAIN Raden Intan Lampung pada tahun ajaran 2013/2014. "Ya kita adakan kuliah umum bersama S1, S2 dan program pascasarjana. Tema yang kita ambil yakni, Peran Pascasarjana Dalam Implementasi Islam Ahnatan LI ALAlamin di Nusantara," ujarnya. Dalam program magister (S2) sebanyak 908 orang dan, program doktor (S3) sebanyak 163 orang yang ada di pascasarjana IAIN ini. Tambahnya, untuk izin operasionalnya sendiri program S2 telah berdiri sejak tahun 2001 yang dikeluarkan izin melalui Menteri Agama (Menag) serta, untuk S3 nya sendiri berdiri sejak tahun 2012. (Harry)

Keadilan Belum Berpihak Pada Rakyat Kecil UBL Rencanakan Konferensi Internasional Keempat Bandarlampung (Kupas Tuntas) PUSAT Kajian Kebijakan Publik dan HAM (PKKPHAM) Universitas Lampung (Unila) menyebutkan keadilan belum sepenuhnya berpihak kepada rakyat miskin kendati sudah ada undang-undang yang memberi akses kepada warga tak mampu mendapatkan bantuan hukum cuma-cuma. Ketua PKKPHAM, Dr. Tisnanta mengatakan, perlu adanya upaya dan kerja keras bagi semua pihak untuk mendorong bangsa Indonesia dapat menjalankan penegakan hukum secara utuh

dalam mewujudkan keadilan bagi semua orang tanpa perkecualian. “Penegakan hukum seringkali timpang bagi warga miskin, dan lebih kuat berpihak kepada mereka yang dekat dengan kekuasaan dan uang,” katanya, Kamis (17/10). Dirinya menambahkan, keadilan hukum bagi semua orang masih harus terus diperjuangkan oleh bangsa Indonesia. Prinsip “rule of law”, sesungguhnya tidak diciptakan untuk mendekatkan keadilan substansi seperti yang diidealkan. Namun sesungguhnya dalam kemunculannya adalah untuk menopang sistem ekonomi ka-

pitalistik, disitulah letak urgensinya. Konteks kemunculan “rule of law” dan keadilan hukum dalam perspektif pembangunan hukum dipengaruhi oleh kekuatan global. "Ya, keadilan hukum bagi masyarakat harus terus diperjuangkan oleh bangsa Indonesia ini," ujarnya. Walau sebelum UndangUndang Bantuan Hukum lahir, sudah ada juga bantuan hukum pada setiap institusi penegak hukum, tapi sifatnya masih parsial. Kelahiran UU Bantuan Hukum adalah wujud implementasi perlindungan hak konstitusional setiap warga negara, walau diakui belum maksimal. (Harry)

Bandarlampung (Kupas Tuntas) SETELAH sukses menyelenggarakan konferensi internasional sebanyak tiga kali yakni pada Juni 2012, awal tahun 2013, Agustus 2013 lalu. Kini Universitas Bandar Lampung (UBL) berencana melakukan konferensi internasional untuk kali keempat. Rektor UBL, Dr. Ir. M. Yusuf Sulfarano Barusman, M.B.A., mengungkapkan penyelenggaraan konferensi internasional ini sebagai bukti eksistensi UBL di kancah dunia. Pasalnya UBL rencananya akan segera menyelenggarakan kembali konferensi

internasional untuk yang keempat kalinya yakni International Conference on Law and Governance (ICon-LBG 2013) yang dihelat oleh Fakultas Hukum, Fakultas Ekonomi serta Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) UBL pada 22 hingga 24 Oktober 2013 mendatang. “Konferensi internasional ini dapat menjadi jembatan bagi para akademisi untuk terlibat langsung dalam sharing keilmuan. Apalagi konferensi ini bertaraf internasional yang melibatkan akademisi dari dalam dan luar negeri yang berkompeten di bidangnya,” katanya, Kamis (17/10). Dirinya menambahkan,

dalam perhelatan akbar ini makalah terbaik yang dipresentasikan akan diterbitkan dalam Jurnal Internasional. Seperti makalah terbaik dari ICETD baik pertama maupun kedua yang dihelat Fakultas Ilmu Komputer (FIK) dan Fakultas Teknik UBL telah dipilih dan diterbitkan dalam International Journal of Science and Technology (IJEST) yang dapat diakses melalui Google Scholar dan Scopus. Sedangkan makalah terbaik dalam ICEL yang dihelat Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) UBL diterbitkan dalam International Journal on Education (IJED). Sementara itu, Manager

Marketing dan Humas UBL, Ir. Indriati Agustina Gultom, M.M menambahkan, dalam konferensi intenasional keempat kalinya ini, UBL akan melibatkan Utrecht University dan Maastrich University, Netherland yang telah meresmikan Memorandum of Understanding (MoU) atau kesepakatan kerjasama dengan UBL beberapa waktu lalu. Selain itu, partisipan dalam Icon-LBG ini diantaranya berasal dari IIUM Malaysia, Kulliyyah of Economic and Management Science, Malaysia, Prastya Mulya Bussiness School University, Indonesia, Sebelas Maret University, Indonesia. (Harry)


Jum’at, 18 Oktober 2013

BIRO JASA AGKUTAN BARANG J A S A A N G K U TA N , M e n e r i m a J a s a a ng k u t a n B a r a n g , P i c k U p dll. 24 Jam . Hubungi: 08 52 79503106

PENGISIAN RACUN API CV C A H AY A ABADI,, m enju a l br bga i a pa r+ pe ngi s i a n u l a n g . J l . Yo s S u d a r s o N o . 1 3 8 C ( D p n B u d i Wa h a n a Motor) Hub. 07217520099/ 081278001238

PIJAT INDONESIA Pijat Indonesia, maha berkah Allah, spesialis urat kjpt,dll, sdh trbukti s k t p g g 1 0 th, 3 x p i j i t s m b h , t t l , s a wa h b r e b e s J l . Yu d i s t i r o G g . Wa r u B D L . H u b . 085769153424

DEPOT AIR MINUM DEPO BANYU BUMI, isi u la ng a ir minum higienis, siap antar ke alamat anda. Jl. Pulau Panggung No.44, p e r u m n a s Wa y k a n d i s . H p . 085758562526 D EP OT SA RI B U MI isi ulan g a ir m inu m hyginies dija m in kejernihannya air asli dari su mber ma t a air p egu nu nga n terdaftar di Depkes. Siap an tar Alam at. Hubu ngi: 085 26 9725829/ 085208559718. Alamat: Jl. Pulau Damar P e r u m Wa y K a n d i s N o . 2 3 6 (Samping Pasar Perum Ka nd is)

BAJA RINGAN Psng baja ringan, hrg mulai 139rb/m, siap luar kota, bs renovasi rumah & kantor. Hub. 0812 79518796

SUMUR BOR RR BOR, menerima pembu a t a n su m u r bo r m e sin, se r vic e p om pa air ber ga r an si. Hub : 08127 1445154-08137 9 3 83 9 8 3

MAKANAN M I E PA N G S I T B A N G K A ANU GRAH, Menyediaka n: Mie B2, lengkap dengan j er o a nn ya h a r ga t e r ja n gka u & kualitas ter ja min. Alama t: Jl. R.E Mar ta di na ta N o . 1 0 ( D e p a n y a y a s a n To lon g men olong) . Hp. 0812 791 265 01

ALAT SADAP KARET Sedia Alat-alat : Sadap Karet dan Pembeku Getah K a r e t . H u b : C V. P U T R A DYNAR : 081272764439 085669720347

GIGI “ E L O K D E N TA L ” A h l i g i g i , pasang kawat gigi (behel) dll. Alamat: Jl.Z.A. Pagar alam No.29/27 (sebe lum Gang Ratu, depan MM UBL). Tlp.08565 5248793, 08789 9285005

LOWONGAN B ut uh Ce pa t P RT , B a b y Sitter, Pega wai toko dan Restoran Untuk Jakarta dan Batam. Gaji 1 juta s/d 3 juta. Langsung Kerja. Hub : 081225085900

MUSIK Sinarta Musik perni kahan, Saurmatua, Orgen Tu n g g a l , Pe s t a B o n a t a o n , Dalam dan Luar Kota. Hubungin segera : 085216105475. Drs. Edison E. Sinurat. Adi Musik Jl/bl tkr tmbh : i5 ( 4) i4( 5 ) i3 ( 6) PA5 0 (7 ) PA8 0 , PA 5 00 , P SR9 00 , KN1400, 2400,2600, WK 1800, CTK 811, X50, BETA3, Blazer, Cora, CS800, DOD, CS1200, PY8CH, PV16CH Hub : 268983 atau 0813 69139529 Promo Diskon Khusus Slm Lampung Fair. K L AT E N MU S I K , m e l a yani: video shooting, music per nikahan, orgen tunggal, dll. Jl. Ikan Te n g g ir i 1 3 8 Pe sa wa h a n , Telu k B e tu n g S e la t an . Hp . 085279995240

MUSIC LAMSADA L am sa d a Gr oup Mela yani : vi dio shooting, musik perni kahan, saurmatua, orgen tung gal, pesta bonataon, dalam dan luar kota. Hubungi segera : M. Simbolon. Hp. 081 2790 8328 / Tlp.0721-471104

ALUMUNIUM Indah Interior/ Alumu nium menger jaka n kusen, alu mu nium, inter ior & service sofa. Jln Hayam Wuruk. B. Lampung 0813 69114756

KOLAM C V. L a m p u n g P o o l k o l a m r ena ng specia l p em bu a ta n kolam renang atau w a t e r b o o m , w w w. l a m p u n g p o o l . m u l t i p l y. c o m H u b : 0 8 1 3 69144878, Pin BB 21810105.

PAKAIAN S T R E E T S H O P, M e n j u a l m e r chandise band-band local d a n l u a r : T- S h ir t lo c a l bra nd la m pu ng, jaket , a cces sories, poster, pierching, m e n e r i m a p e s a n a n T- S h i r t , j aket kela s. Ra ma ya n base m ent. Ala ma t: Jl.Ra den I n t a n Ta n j u n g k a r a n g . H p . 0 8 1 5 41387799/ 081977 909747. Fb: krisp u nkro ck@ya hoo.com, BB: 28 55 a 18 4 Boys Don't Cry "Shop" jual beli j ersey foot ba ll go/p i, ba t u c in c in ( d a lam d a n lu a r negeri). "terima pesanan juga boleh". Ala mat : Jl.Pula u Bacan gang Al-Iman 1 No.14, kode pos 35132. Hp: 085208666474/ 081541025504. Pin: 277bc83c G R O S I R PA K A I A N S & M , cbng t a sikma la ya m enj ua l ane ka pa kaian pr ia, w anit a & anak2, sepe rti Batik, Gamis, koko, m ukena, j ilba b, d ll. To k o 1 : J l . K a r t i n i G a n g I d r u s n o .2 T JK - B DL ( s am p in g ma ll k ar t ini) . Tok o II : Pa sa r J a t i m u l y o ( S a mp i n g C h a m a r t ) La msel. Tlp : 08 127 94 54 36 7/ 08 57 68 47 675 1 (NO SMS) ka mi yan g ter murah di Lampu ng. C H I B U H IR , B r a n d o f S u m a t r a . Ava ila ble T- S h ir t , hat, ju mper , Sh oes, ba g. A lama t: Jl.Rajabasa Raya No.14 Perumnas Way Halim, B a n d a r la m p u n g. H p : 0 8 5 3 6 8 2 2 2 3 6 0 , T w i t t e r : @ C h i b u h ir I n s t a g r a m : C H I B U H IR

U N IT E D S PO RT , m en j u a l jersey all club, jersey retro, jersey kids, jersey n e g a r a , j u m p e r b a b y, t a s bola, j a cket , j am beke r bo la , accessor ies, dll. Alamat : Jl.Z.A. Pagaralam (dpn kntor pos UBL). Tlp: 082183478885/ 0721-8013688. Pin BB: 27cb2399

TIMBANGAN J E M B ATA N T I M B A N G : 2 0 ton 4,8m x 2,4 m = 42jt, 30 ton 6m x 3m = 65jt, 40 ton 7,5m x 3m = 77jt, 50 ton 9m x 3m = 102jt, 60 ton, 12m x 3,2m = 148jt, 081272501234, 081274105090

PERCETAKAN Percetakan Prameswari terima cetak banner, spanduk foto, cepat bisa dit u nggu . C et a k u nda nga n gratis banner foto. Gedung baru di PajaresukPr ingsewu. Hub : (0721) 2170, 0813 69016767

JUAL BELI ELEKTRONIK C V. F a j a r M a s J u a l B e l i B a r u d a n B e k a s T V, P a r a b o l a , L D , C D , T a p e , d l l . J l . Yo s Sudar so No. 40 4, Pa njang S e la t a n Te lp . 0 7 2 1 - 3 4 1 5 8 4 7575004.

ELEKTRONIK PENJUALAN CCTV KJS Spesial CCTV & Security System SPY C a mer a , Gp s, t r a cker , ala m system dll,murah, ber ku alita s & ber gar a nsi; jl.RA.KARTINI no 52, 0721257209/081279131444.

AC FAJAR TEKNIK, Mener ima Service AC, Stea m A C, Bo ng kar P asa ng , Jua l Beli AC Baru dan Second, Jual Spa r e p a r t , D ll . Hu b : 0 7 2 1 7 7 2 4 5 9 – 0 85 2 0 8 54 6 24 3 – 08 5 76 4 12 6 16 6 M e n y e w a k a n , M is t y C o o l, A c , P e ra la ta n Pe st a, Kat e r in g, D l l. H u b . 0 8 5 7 6 9 9 6 6 9 4 7 – 0 8 1 2 7 27 72 82 8 C V. P R A T A M A TEKNIK SERVICE AC, CUCI A C , J U A L S PA R E PA R T A C , BON GKAR PAS ANG D AN JUAL BELI AC BARU DAN SECOND.HUB : 0721 472180 – 0721.7913799 – 0821 2542 7103 AJ Armina Jaya Spesialis AC. Rental Misty Cool / Kipas uap, AC Floor stand ing, AC Comforta ble, Service AC, Steam AC. Hub : 0821 8448 8809 AC ….A C….AC, perba ika n, penju alan, service rental sgla m e r k & j e n is. Hu b A n u g r a h teknik Ma ndiri Tlp.07 21 7 52 20 3 7/ 7 1 99 15 5 Winda AC Ser v ice r en ta l AC , m ist ycool D an P enju a lana n AC ba ru atau second, hubungi 0852 79542465/ 257556/08127921648/7174866 minggu buka.

KOLAM RENANG C V. L a m p u n g P o o l k o l a m r ena ng specia l p em bu a ta n kolam renang atau water b o o m , w w w. l a m p u n g p o o l . m u l t i p l y. c o m H u b : 0 8 1 3 6 9 1 4 4878, Pin BB 272969BF

BENGKEL LAS BENGKEL LAS K A R YA MANDIRI menerima pes anan: pagar, teralis, tangga putar, tower, railing t a n g g a , d a n C a n o p y. A l a m a t : Jl. Sin ga No .55 Kedat on, Ban darlampung. Hp. 0853 6766 0262/ 0853 6766 0252

KONVEKSI Penjahit : Bintang Virgo Meneri ma Pesanan: Seragam Kantor , Seragam Karyawan, JasSfri Bla zer, Dll.Jl. Hayam Wuruk No. 106, Keb. Jeruk, Tj. Karang Ti mur, Bandar lampung Tlp. 081369199918.

PANEL CV I de Kr ea s in d o, me n e r im a p e k e r j a a n p a n e l , A C P, Fu rnitu re Int er ior , d ll. J l. K e l u r a ha n R T. 0 2 L K I I G u n u n g M a s t u r K e l . P e r wa t a , Te l u k B e tung Timur, Ban d arlam p ung. Hp. 0 81 27 20 31 11 5

DUPLIKAT KUNCI DODI KUNCI melayani segala jenis pembuat an duplika t kunci mobil, motor, kunci r um a h, dll. A la m at : J l . Yo s S u d a r s o d a p a n P O M Sukaraja Hp. 081369975615/ 081957053316

D I J U A L V I O S TA H U N 2 0 0 7 , M AT I C , P L AT B , T I P E G , HI TA M KM 6 5 RB , E L E K T R IK S TA RT E R , H A R G A 1 3 0 JT NEGO, HUBUNGI 0813 1800 5866

9

MAKANAN Mie Siantar, mener i ma p esanan J l. Rat u D iba la u No.1 3 8 Ta n jung Seneng Hub. 0721 9018800

POWER STEERING Srvce psg power steering semua jenis mobil. Hub. Awing Motor Jl.ZAPA Alm. No 46. 0 89631633 102/ 085269566067.

JUAL BELI MOBIL VW Kodok, Thn '74 mulus (ist i me wa ) hub. 08 12 -7 92 15060/0823-7923-4189 no SMS

SANGGAR BUNGA LYD I A FLO RI ST m en e rima pesanan bunga papan, sewa/ lepas un tuk pernikahan, sukses, duka cita, ucapan sela mat dll. Alamat: Depan SMU Arjuna Enggal. Hubungi: 0821 8168 4111

KULIAH CEPAT Kesempatan Kuliah Cepat berba gai program studi un tuk D3,S1 & S2. Ter a kr e dit a si, l ega l & resmi serta ikut wisuda. Informasi le bih lanjut Hub. 0812 7243 2244 (tdk mlyni sms)

FOTO COPY P o l i m F C ( C V. H C J ) J l . P . M .No o r B laik B/1 0 T.krn g Jual Mesin Foto copy Merk Canon berbagai Ty pe & s pare pa rt Tr komplit, rental, teknisi, purna jual Garansi Service 0721-7443777 atau 08137967 1777. C V. B a n d a r D i g i t a l C o p i e r , mulai usaha anda dengan mesin f otocopy berkualitas didukung layanan teknisi terpercaya. Canon IR 3045/ 3 32 0 /5 .0 0 0/ 10 2 2 r ekond isi ex.Singapore (Bergaransi) harga mulai 8 jt-an. Tlp. (0721) 2822977 Bambu Kuning square Lantai 1 no.37- 38

PERLENGKAPAN HP THUNG SHING CELL, JUAL BELI HP BARU (SECOND, SERVICE (BERGARANSI) ACESSORIES. Alamat: Jl.Ki.Maja No.11 (Depan P u s k e s Wa y H a l i m P e r m a i ) Wa y H a l i m , B D L . H p : 0 8 5 2 7998 4466

ROTI ROTI SARRI, Enak, Nikmat dan Lezat. Alamat: Jl.Kari mun Jawa, Sukarame. Hp. 0878 9921 0988

MEBEL INDAH MEBEL FURNI TU RE pengrajin Kayu, mene rima pesanan mebel set ru mah, set kantor, finis hing cat duco, melamin, HPL, Pinil, dll. Alamat: J l.Telu k Ra ta i kel. Kot a Karang, Teluk betung Barat. Tlp. (0721) 9013739 Hp. 0821 83565756 MEBEL SIGER JATI (SJ) inspirasi seni ukir kediaman rumah anda. C a sh d a n C r e d it . Wo r k shop: Jl. Ryacudu Perum Korpri Blok B6/18 Suka rame, Ba ndarlamp ung. Hp . 081 2 7 91 5 8 00 9. Cabang: Jl. Pangeran Tirtayasa No.4 5 (depan MM Rossana) Sukabu mi, Bandarla mpung. Hp. 0812 8500 0175

TANAH T N H K AV L I N G p r m h n & kavling pusat pert okoan depan kantor gubernur baru (br hdpn langsu ng denga n k a n t o r g u b e r n u r. . . . ! c a s h & kr edit. CV Pa tok Em as. Hub 08137 9193 637/082373356888 Dijual Kavlingan padang cermin SHM 6,5 Jt, cred it DP 1Jt, Angsuran 250 x 40 bln. Info: Is 08 16 323 81 93 0/ 70 36 63 D IJUAL TAN AH D I JL. P ERUM POLRI GG.SA NOMAN RAJAB ASA, LS: 1400 M 2 , SHM, A.N SENDIRI. HUB. SUMAR SONO 07217325504 TP

D ij u a l t a na h ka v l in g a n D ek a t Kantor Baru Guber nur Lampung, u k u r a n 1 0 x 2 2 = 2 2 0 M 2 H a r ga Tu nai Hanya Rp.2 0 Jt terima AJB. Lokasi desa Margo Mulyo Kec.Jati agung Kab.Lam se l... Ja n ga n sa m p a i t e la t u nt u k Inve stasi K ota Bar u ....M inat hub. H.Buc hari 08 127261 009/ 08218554 0500. Jual, tnh+ rumah. 1500M, di jua l Jl. Soeka r no Ha tt a (Sa mping Gedun g bag as ra ya) hu b. 0 8 1 2 - 7 2 7 7 -6 6 9 0 Diju al ta na h lua s 32 0m. Ala ma t: Jl.Tu ri Raya , Tanjung seneng. Hp: 0852 69619266

Anda ingin berkebun sing ko ng d an sawit dg systm bg hsl???? hub. "PT MITRA A M A N A H TA N I " t l p . 0 7 2 1 7 0 4 - 5 8 5 . C P. 0 8 5 7 6 9 5 0 0 3 7 3 / 0 8 1 3 -7 9 0 9 -7 1 1 7 /0 8 9 6 -5 7 8 9 -8 4 1 5

RUMAH DIJUAL 1 UNIT RUMAH PERMANENT LT 112, LB 6 0 , S H M , I M B. A L A M AT: JL. IMAM BONJOL GANG DAMAI NO.49, K E M I L I N G . H A RG A 1 6 8 J T, N E G O . M I N AT H U B U N GI : 085269 781246/ 07219003786


10

Gianluigi Buffon

"Sebelum bergabung bersama Juve pada 2001, saya hampir saja pergi ke Barcelona. Ayah saya menyarankan Juventus," ungkap Buffon.

Jum’at, 18 Oktober 2013

KUPASTUNTAS -KESEMPURNAAN AS Roma di Seri A akan mendapatkan ujian serius pada akhir pekan ini. Giallorossi akan ditantang tim yang saat ini menghuni posisi kedua, Napoli. Di bawah komando pelatih baru Rudi Garcia, Roma memang mengawali musim ini dengan sangat baik. Mereka selalu meraih poin penuh pada tujuh pertandingan awal. Puncak klasemen pun mereka kuasai. Kedahsyatan Roma juga terlihat dari statistik mereka pada tujuh laga awal. Francesco Totti dkk. menjadi tim paling produktif dengan torehan 20 gol. Yang paling dekat dengan mereka adalah Napoli yang sudah membuat 18 gol. Selain produktif, Roma juga sangat tangguh ketika bertahan. Mereka baru kebobolan sebiji gol, lebih baik daripada Napoli yang kebobolan empat gol. Roma dan Napoli, yang berselisih dua poin di klasemen Seri A, akan beradu kekuatan di Olimpico, Sabtu (19/10) dinihari Wib. Laga ini akan menjadi laga paling panas di giornata 8. Selain menjadi tuan rumah, Roma juga punya keuntungan tambahan menjelang laga kontra Napoli. Karena tidak berkompetisi di Eropa, mereka bisa mencurahkan seluruh fokusnya untuk laga tersebut. Sebaliknya, Napoli harus memikirkan laga Liga Champions melawan Marseille pada tengah pekan depan. Tapi, Roma juga tak terlalu superior tiap menjamu Napoli. Pada lima pertandingan terakhir di Olimpico, mereka menang dua kali, imbang dua kali, dan kalah sekali. Laga itu juga akan menjadi ajang adu hebat antara Totti dan Marek Hamsik. Dua pemain tersebut memang sedang bagus-bagusnya pada awal musim ini. Totti menjadi motor Roma dengan sumbangan tiga gol dan enam assist, sementara Hamsik adalah andalan Napoli dengan torehan lima gol. Roma vs Napoli bukan satu-satunya big match di giornata 8. Di Artemio Franchi, Fiorentina akan menunggu kedatangan juara dua musim terakhir, Juventus. Fiorentina saat ini menghuni posisi keenam klasemen dengan raihan 12 poin. Sementara itu, Juve bercokol di urutan ketiga dengan

Newcastle United Siap Balas Dendam KUPAS TUNTAS -LIVERPOOL berpeluang menyerobot puncak klasemen setidaknya dalam empat jam ketika mereka menghadapi tuan rumah Newcastle United pada Sabtu (19/10) pukul 18.45 Wib. Barulah kemudian Arsenal, Chelsea, dan Everton mengejar peruntungan ketika masing-masing bersua Norwich City, Cardiff, dan Hull City. Manchester United yang ada di peringkat sembilan harus menjamu Southampton yang sedang on fire. Laga maut pasukan David Moyes sedianya akan ditayangkan oleh Indosiar sejak pukul 21.00 Wib. Tentu bukan hal menyenangkan andai sang juara bertahan tersendat lagi. Sementara, laga yang ditayangkan SCTV pada Minggu (20/10) adalah Aston Villa vs Tottenham Hotspur. Pertandingan tersebut akan menjadi ajang balas dendam bagi tuan rumah Newcastle, hal ini mengingat hasil yang didapatkan pada pertemuan terakhir kedua tim pada 27/4/13, dimana saat itu Newcastle dipermalukan dihadapan publik sendiri dengan skor telak 0-6 oleh tamunya Liverpool. Di atas kertas Liverpool memang lebih diunggulkan, ini terlihat dari 5 pertemuan terakhir Liverpool berhasil memenangkan 3 pertandingan, 1 kali bermain imbang dan mengalami 1 kekalahan kontra Newcastle United.. Liverpool saat ini tampil apik di awal musim dengan duduk di peringkat kedua Liga Primer Inggris dengan raihan 16 point. Sebaliknya, Newcastle tampil inkonsisten dengan menempati urutan ke-11 dengan mengumpulkan 10 point. Oleh karena itu, salah satu pemain Newcastle, Vurnon Anita pun berharap kenangan buruk di musim lalu itu memotivasi The Magpies untuk menaklukkan pasukan Brendan Rodgers. Bagaimanakah hasil pertandingan Liga Primer Inggris yang mempertemukan Newcastle United vs Liverpool dipertandingan kali ini, mampukah Newcastle sebagai tuan rumah meraih kemenangan atau bahkan sebaliknya tim tamu Liverpool yang akan menang. (Bol)

jumlah poin 19. La Viola bisa memanfaatkan terpecahnya fokus Juve, yang akan bertandang ke markas Real Madrid di ajang Liga Champions, tengah pekan depan. Tapi, mereka punya rekor yang buruk tiap kali bertemu Bianconeri di kandang sendiri. Terakhir kali Fiorentina menang ketika menjamu Juve adalah pada Desember 1998. Setelah itu, mereka delapan kali seri dan empat kali kalah di semua ajang. Pada pertandingan lainnya, Inter Milan yang baru saja resmi dibeli Erick Thohir akan mengunjungi markas Torino. Ini adalah kesempatan bagus bagi Nerazzurri untuk bangkit setelah pada dua laga sebelumnya ditahan Cagliari 1-1 dan dipermalukan Roma 0-3. Milan akan menjamu tim kuda hitam Udinese di San Siro. Rossoneri wajib meraih poin penuh kalau tak ingin makin tercecer dalam persaingan. Mereka sekarang menempati posisi ke-12 dengan delapan poin, tertinggal 13 poin dari Roma. Baik Roma maupun Napoli hingga matchday ketujuh belum pernah terkalahkan. Namun, Il Lupi, julukan Roma, lebih beruntung dengan selalu meraih kemenangan dan bertengger di puncak klasemen dengan torehan 21 poin. Namun, Napoli siap menggeser posisi Roma. Napoli berada di urutan kedua dan hanya terpaut dua poin dari Roma. Seandainya mampu meraih poin maksimal di kandang Il Lupi, maka Napoli akan menggeser Roma di posisi capolista. Namun, jika Roma yang tampil sebagai pemenang maka skuat Rudi Garcia ini kian mengkukuhkan posisinya di puncak klasemen sementara. Mantan gelandang Roma sekaligus pelatih Timnas Italia U-21, Luigi ‘Gigi’ Di Biagio, memprediksi duel antara Roma dan Napoli akan mempertemukan dua tim yang sama-sama memiliki kekuatan di lini tengah. “Saya mengharapkan pertandingan yang bagus. Mereka dua tim yang memainkan sepak bola dengan baik,” ujar Di Biagio kepada Radio Mana Mana Sport, dilansir Football Italia, Rabu (16/10/2013).(Tik)

Ingin Turun di Phillip Island Australia

Stefan Bradl

KUPASTUNTAS - PEBALAP LCR Honda yang tengah cedera, Stefan Bradl bertekad turun di sesi latihan pertama MotoGP Australia hari Jumat (18/10) mendatang. Pebalap Jerman ini mengalami kecelakaan hebat di sesi latihan bebas keempat MotoGP Malaysia akhir pekan lalu. Akibatnya, ia mendapat cedera engkel kanan. Meski begitu, Bradl sukses menjalani operasi di Kuala Lumpur pada hari yang sama. Hari Rabu (16/10) pagi, Bradl bahkan sudah tiba di Melbourne, Australia. Pada hari Kamis (17/10) ia dijadwalkan menjalani pemeriksaan medis di Medical Centre Sirkuit Phillip Island. "Saya sangat ingin mencoba me-

ngendarai motor kami di sesi latihan, untuk melihat seberapa sakitnya cedera ini. Saya tak akan melakukan hal-hal bodoh. Jika terlalu menyakitkan, maka saya akan absen. Tak masuk akal bila saya balapan hanya demi finis ke15," ujarnya. Juara dunia Moto2 2011 inipun memprediksi dirinya akan kesulitan menghadapi tikungan ke kanan. "Saya rasa saya akan mengalami masalah di tikungan ke kenan, karena itu berarti saya harus bergerak dengan kaki kanan. Bagaimanapun keputusan untuk melakukan operasi akhir pekan lalu sangat tepat," pungkas Bradl. (AFP)

Tulangbawang Barat Kirim 183 Atlet ke Porprov KUPASTUNTAS - PEMERINTAH Kabupaten (Pemkab) Tulangbawang Barat (Tubarat) siap mengirimkan 183 atlet dari 11 cabang olahraga ke Pekan Olagraga Provinsi (Porprov) VII Lampung, yang akan berlangsung di Lampung Selatan (Lamsel), pada 15-22 Desember. Menurut Kabid Pemuda dan Olahraga pada Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Pemuda dan Olahraga (Disparbudpora) setempat Sudarman, Kamis (17/10), selain atlet, mereka juga menyertakan 49 pendamping dari masing-masing cabor dan 14 pengurus KONI.

"Kami hanya mengikuti 11 cabor, karate, balap motor, catur, sepakbola, bola voli, voli pasir, atletik, bulutangkis, taekwondo, pencak silat, dan basket," ujar Sudarman, di ruang kerjanya. Dia mengatakan, untuk karate mengirimkan 25 atlet dan 5 pendamping, balap motor (2 atlet) dengan 5 pendamping, catur (5 atlet) dan 2 pendamping, sepakbola 22 pemain dan 5 pendamping, bola voli dan voli pasir 32 pemain dan 7 pendamping. Kemudian bulutangkis 7 atlet dan 5 pendamping, taekwondo 15 atlet dan 5 pendamping, pencak silat 21 atlet dengan 5

pendamping, basket 24 pemain dan 5 pendamping, dan atletik 30 atlet dengan 5 pendamping. "Pendamping sudah termasuk manajer, pelatih, dan ofisial," katanya. Saat ini, kata dia, seluruh pengcab sibuk mempersiapkan atlet masing-masing. "Mereka sudah mulai melakukan pemusatan latihan karena waktu pelaksanaan Porprov sudah semakin dekat," ujar Sudarman. Sementara, lanjut dia, pihaknya juga fokus melakukan persiapan."Kami akan mempersiapkan seragam kontingen. Dan yang jelas, biaya nanti juga ditanggung Pemkab

Tubarat, mulai dari penginapan saat berada di sana, konsumsi, transportasi, hingga dokumentasi," ulasnya. Ia berharap dalam Porprov tersebut, kontingen Tubarat tampil maksimal dan dapat membawa nama baik Bumi Ragem Sai Mangi Wawai."Mudah-mudahan bisa membawa pulang piala. Untuk itu, masingmasing atlet harus berlatih dengan sungguh-sungguh dan maksimal. Selain itu, kami juga mengharapkan doa dan dukungan dari seluruh masyarakat di Tubarat," tuturnya. (Irawan)

Adil Rami Dipinjam AC Milan KUPASTUNTAS - ADIL Rami, bek tengah Valencia, akan dipinjamkan ke AC Milan pada bursa transfer musim dingin Januari 2014 mendatang. Ada opsi bagi klub Serie-Atersebut untuk memiliki Rami sepenuhnya pada akhir musim. Adil Rami menjalani hari-hari yang tidak menyenangkan di Mestalla. Masalahnya apa lagi kalau bukan keberaniannya mengkritik pelatih Miroslav Djukic secara terbuka. Di awal musim, Valencia memang tidak tampil meyakinkan dan sempat mengalami empat kekalahan beruntun. Sikap Rami yang tidak loyal ini membuat presiden Amadeo Salvo menegaskan, sang pria Prancis tidak akan pernah berhak bermain lagi untuk Valencia. Selain itu, klub juga menghukum pria berusia 27 tahun dengan potongan gaji selama seminggu. Keputusan klub yang ‘menghentikan sementara’ karier sepakbola Rami ini, kemudian berujung pada kepindahannya ke San Siro. Adil Rami saat ini sudah berlatih dengan Rossoneri. Namun, ia tidak berhak tampil untuk klub Liga Italia tersebut hingga Januari tahun depan ketika jendela transfer kembali dibuka. Sebelum berkarier di Valencia, bek kelahiran Bastia ini berlaga di Liga Prancis. Mentas dari Frejus, yang juga menjadi klub masa kecilnya, Rami digaet oleh Lille dan tampil selama lima tahun untuk klub tersebut. Di kubu Mestalla, ia sudah tampil dalam 74 pertandingan dan mencetak 5 gol. Musim ini, sejak ledakan emosinya kepada Miroslav Djukic, otomatis Rami belum pernah sekali pun tampil untuk Valencia. (Rtr)


& Sambungan Jum’at, 18 Oktober 2013

11

Adik Tidak Tahu Olga Dimintai Uang oleh KPI KUPAS TUNTAS – OLGA Syahputra sempat mengadu kepada Indro "Warkop", dia pernah dimintai sejumlah uang oleh oknum Komisi Penyiaran Indonesia (KPI). Namun, hal tersebut tidak diketahui keluarganya. Billy, adik kandung Olga, me-

ngaku, tidak pernah mengetahui sang kakak dimintai sejumlah uang oleh oknum KPI. "Enggak tahu itu, kalau masalah itu. Enggak ngerti juga," kilah Billy usai membawakan acara Dahsyat di Studio RCTI, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Kamis (17/10).

Andi kasusnya bisa segera tuntas. "Saya terima ini sebagai sebuah proses untuk mempercepat penuntasan kasus," kata Andi saat keluar dari Gedung KPK, Kamis (17/10). Andi keluar sekitar pukul 16.00 WIB. Dia memakai baju batik yang dilapisi rompi tahanan KPK warna oranye. Andi diperiksa selama kurang lebih enam jam, terhitung sejak sekitar pukul 10.00 WIB. "Harapan saya segera bisa dibawa ke pengadilan yang adil, sehingga kebenaran bisa terungkap. Yang salah salah, yang benar ya benar. Terimakasih," ujar Andi sambil berjalan menuju

Dari Hal 1

mobil tahanan. Pemeriksaan terhadap Andi Mallarangeng, sebenarnya sudah untuk kesekian kalinya diupayakan KPK. Isu tentang penahananya pun sudah sering kali merebak, namun KPK tidak juga mengisolasi. Termasuk saat pemeriksaan Selasa (15/10) lalu. Andi sudah menyiapkan koper pakaian jika ingin ditahan, namun KPK belum melaksanakannya. Barulah pada Kamis (17/10) Andi benar-benar ditahan. "Koper sudah saya siapkan," kata Andi pula. Kuasa hukum Andi, Harry Ponto memastikan kliennya sudah menyiapkan diri untuk ditahan

Sepenggal tersangka korupsi yang belum mengembalikan kerugian negara. Janji berbau warning itu ternyata belum ditepati. Masih ada tersangka korupsi yang dikecualikan. Mereka tidak ditahan, meski tidak mengembalikan ke-

rugian negara. Masyarakat –termasuk media massa- menunggu action ini dijalankan. Sayangnya, hampir satu bulan janji terucap, kata-kata itu berlalu bak sepenggal dusta. Pengamat hukum pun dibuat

bulkan kecemburuan,” ujar dia. Ketika jaksa tidak menerapkan hal yang sama terhadap kasus korupsi, maka akan memunculkan penilaian di masyarakat seakanakan ada permainan kotor (uang) hingga terjadi tebang pilih. “Dalam KUHAP, untuk menahan seseorang itu sudah jelas diatur. Jika seorang pelaku korupsi maupun tindak pidana apa saja yang ancamannya di atas lima tahun, wajib ditahan,” tegas dia. Penahanan diperlukan, untuk mempermudah proses penyidikan. ”Nah, dalam penanganan kasus korupsi, ada yang ditahan dan ada yang tidak ditahan. Untuk menerapan ini harus dilakukan standar sama. Jangan tebang pilih,” ungkapnya. Menjawab itu, Kasipenkum Kejati Lampung Heru Wijadtmiko menjelaskan, standar atau barometer penahanan seorang tersangka, pada dasarnya ada di ranah penyidik. “Dalam setiap pemeriksaan dari tingkat saksi hingga pemeriksaan tersangka, penyidik dapat menilai. ditahan atau tidaknya. Itu kewenangan penyidik,” kata dia. Heru menolak Kejati Lampung disebut-sebut menerapkan standar ganda penahanan tersangka korupsi. Sebab, ujarnya, semua keputusan yang diambil telah melalui pertimbangan tim penyidik. “Kalau sudah ditetapkan sebagai tersangka, tapi tidak ditahan, penyidiklah yang menilai secara subjektif terhadap perkara itu,” katanya. Disinggung soal keberadaan tersangka korupsi PT PPI atas nama Ahmad Marzuki yang hingga kini tidak diketahui rimbanya,

Heru menyatakan, warga Sukarame yang pernah menjabat sebagai Direktur PT PPI Subcabang Telukbetung itu belum bisa disebut menghilang. “Belum bisa dibilang melarikan diri, karena baru ditetapkan oleh penyidik sebagai tersangka. Sedangkan surat penahanan belum dikeluarkan. Yang bersangkutan tidak dapat diperiksa, dan sekarang masih dalam upaya pencarian,” kilahnya. Bungkam Asisten Pidana Khusus (Aspidsus) Kejati Lampung, Bambang Gunawan justeru bungkam saat ditanya mengenai alasan lembaganya tidak menahan mantan Kepala Dinas Pendidikan Lamteng, Kohar Ayub dan Udin (rekanan) yang terlibat korupsi DAK bidang Pendidikan 2010/2011. Padahal, keduanya sudah ditetapkan sebagai tersangka, dimana perkara ini nilai kegiatannya cukup besar, yakni mencapai Rp61 miliar. “Silahkan hubungi Penkum (Penerangan Hukum). Saya tidak bisa jelaskan," elak Bambang. Persoalan ini sempat menjadi perbincangan di kalangan wartawan, mengingat sebelumnya Kepala Kejati (Kajati) Lampung, Momock Bambang Samiarso pernah berjanji akan menahan para tersangka korupsi yang tidak mengembalikan kerugian negara. Atas janji itu pula, LBH Bandarlampung mendesak Kajati Momock agar segera menahan mantan Kepala Dinas Pendidikan Lamteng, Kohar Ayub dan Udin (rekanan). Alasannya, kedua tersangka belum mengembalikan kerugian negara Rp8 miliar. (Oscar) Dari Hal 1

diketahui berdasarkan informasi masyarakat. "Memang, rumah itu ditempati oleh PMP sudah sejak lama. Tersangka juga diduga telah melakukan penipuan dan penggelapan mobil rental," kata Deri. Sebelum digerebek, rumah sudah diintai terlebih dahulu. Namun pada saat eksekusi, tersangka PMP melarikan diri. "Di dalam kamar kita menemukan uang palsu sebanyak Rp205 juta, delapan buah kayu senjata laras panjang, 17 gagang untuk senjata genggam laras pendek, satu buah pahatan, tiga

Hidup (9/10) lalu. Dia adalah Alireza M. Sebagaimana dilansir news.com.au, Kamis (17/10), terpidana dihukum gantung karena terlibat kasus narkoba. Prosesi eksekusi berlangsung seperti biasa. Sekitar 12 menit di tiang gantungan, Alireza dinyatakan telah meninggal dunia. Jasad terpidana pun dibawa ke kamar mayat oleh otoritas se-

‘jengah’ setiap kali ditanya perihal ini. Terutama untuk penanganan perkara korupsi. Sebagian besar tersangka yang ditahan hanya lapis bawah saja. Sedangkan di tingkat pemangku kebijakan bisa dihitung jari. (*) Dari Hal 1

Perakit ”Kami belum bisa menyimpulkan, karena pelakunya belum tertangkap. Semua masih dikembangkan,” katanya. Sebelumnya, Minggu (13/10), Polresta Bandarlampung berhasil mengungkap tempat pembuatan senpi rakitan di Perumnas Way Halim. Informasi dari warga sekitar, tersangka PMP menempati rumah sewa di lokasi itu sejak awal tahun 2013 lalu. Kasat Reskrim Polresta Bandarlampung, Kompol Deri Agung Wijaya menjelaskan, pengungkapan lokasi perakitan senpi

KPK sejak dulu. "Dari dulu siap ditahan," tegas Harry. Andi tampak santai mengenakan setelan batik merah biru dan celana hitam panjang. Andi tiba di KPK sekitar pukul 10.05 WIB. Andi menjalani pemeriksaan lanjutan dari minggu lalu. Ia datang ditemani tim pengacaranya, Luhut Pangaribuan, Ifdal Kasim, dan Harry Ponto. "Setiap kali saya dipanggil KPK slalu siap untuk datang, hadir pada waktunya karena saya ingin agar persoalan ini bisa cepat selesai, segera bisa dituntaskan," ujar Andi lagi. (*) Dari Hal 1

Ada korupsi pembangunan Jalur Lintas Pantai Timur (Jalinpantim) senilai Rp52 miliar. Ada tiga orang yang sudah dijadikan sebagai tersangka, masing-masing MN, H dan Y. Anehnya, ketiganya tidak pernah diisolasi. Bahkan, untuk menyebut nama lengkap para tersangka pun Kejati Lampung terkesan takut. Perkara DAK bidang Pendidikan di Kabupaten Lampung Tengah senilai Rp61 miliar pun setali tiga uang. Dua orang sudah ditetapkan sebagai tersangka, yakni Kohar Ayub dan Udin. Lagilagi mereka tidak ditahan. Menariknya, satu tersangka atas nama Ahmad Marzuki yang dituding terlibat korupsi PT Perusahaan Perdagangan Indonesia (PPI), menghilang setelah ditetapkan sebagai tersangka. Berdasarkan catatan, selama 2013 Kejati telah menahan 11 tersangka korupi, Antara lain, empat tersangka kasus Cetak Sawah Mesuji, empat tersangka PT PPI, satu tersangka Tunjangan Sertifikasi Guru di Lampung Utara dan dua tersangka korupsi Alat Kesehatan (Alkes). Jika dilihat dari nilai kerugian Negara yang ditimbulkan, korupsi DAK Lamteng cukup besar dibandingkan Cetak sawah Mesuji. Menanggapi ini, Dr Budiono menyatakan, semestinya tidak ada yang diistimewakan dalam penahanan tersangka korupsi. Baik yang melibatkan masyarakat maupun pejabat. “Kalau memang perkaranya berbeda, tapi itu kasus korupsi, bisa diterapkan perlakuan yang sama. Jangan nantinya menim-

Setelah melakukan konfirmasi, KPI membantah ada pihaknya yang meminta sejumlah uang kepada Olga. Bahkan, KPI meminta bukti jika memang ada oknum yang dengan sengaja memeras presenter Dahsyat tersebut. (Viv)

plastik kayu berbentuk peluru, satu buah alat pres, satu buah gergaji besi,” jelasnya. Bukti lain yang ditemukan, satu kota berwarna hijau tempat alat pembuat uang palsu, satu printer, satu pucuk senjata api laras panjang, enam galon berisi cairan warna putih, serta tiga kotak alat pembuat senjata api. Ditemukan juga satu kotak berisi alat pembuat softgun, empat laras penjang senjata softgub, satu kunci inggris, satu set alat pengecet, satu pucuk senjata laras panjang berburu lengkap dengan tasnya. (Oscar) Dari Hal 1

tempat. Keesokan harinya, ketika pihak keluarga datang untuk mengambil jasad Alireza, mereka dikejutkan oleh adanya keanehan. Ternyata Alireza masih bernapas. Keluarganya segera melarikan ke rumah sakit. Tidak ada penjelasan lebih lanjut mengapa hal semacam ini bisa terjadi. Namun yang jelas, Alireza kini tengah menjalani perawatan

medis di rumah sakit dengan penjagaan ketat aparat. Saat ini, terpidana tengah menunggu eksekusi mati yang kedua. Belum diketahui kapan jadwal eksekusi dilaksanakan. "Vonis yang dijatuhkan adalah hukuman mati, dan vonis tersebut akan segera dilakukan saat kondisinya kembali membaik," ucap pejabat kehakiman Iran. (*)

Rossa

Minta Yoyo Menikah Lagi KUPAS TUNTAS - MUSISI Yoyo 'Padi' mengaku sudah punya kekasih setelah bercerai dengan penyanyi Rossa. Bahkan Rossa sempat menyarankannya untuk menikah lagi. "Kalau guyonan nyuruh nikah sih pernah, gitu saja. Tapi nggak serius," ungkap Yoyo, di Studio RCTI, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Kamis (17/10).

Drummer band 'Padi' ini rupanya masih menikmati statusnya sebagai duda. Meski sudah punya calon, Yoyo masih enjoy menikmati hidupnya sekarang. "Pacar ada, tapi sampai saat ini masih enjoy seperti saat ini," kata pemilik nama asli Surendro Prasetyo ini. Sampai saat ini pria asal Surabaya, Jawa Timur ini masih fokus

Serangan Bukan hanya jendela kaca yang rusak. Tapi pagar tembok sekolah pun dirubuhkan. “Kita tidak tahu berapa jumlah orang itu. tadi (kemarin) siang, massa datang lagi merusak jendela kaca lain,” jelasnya. Pihak sekolah tidak ada yang mengetahui peristiwa ini. Kotib pun tidak melihat apakah hanya sekolah ini saja, atau ada rumah warga yang ikut dirusak massa. Wakapolres Lamteng, Kompol Edhi belum bisa memastikan pelaku perusakan berasal dari warga mana. Namun Polres Lamteng menyimpulkan, pelaku adalah warga Kampung Gunung Sugih Baru, Kecamatan Tegineneng, Kabupaten Pesawaran. “Ini baru dugaan sementara. Sejumlah saksi mengatakan penyerang berjumlah dua puluhan orang,” terang Edhi, Kamis (17/10). Untuk memastikan praduga tersebut, Reskrim Polres Lamteng diterjunkan ke lapangan. Bahkan sejumlah personel dikerahkan untuk menjaga aksi perusakan susulan. "Kita masih selidiki. Sudah ditempatkan beberapa personel Polisi di sekitar sekolah untuk jaga-jaga," kata dia. Kecolongan Serangan mendadak yang terjadi selama dua hari berturutturut, mengindikasikan bahwa Kepolisian maupun masyarakat Kampung Suka Jawa ‘kecolongan’.

Dari Hal 1

Masing-masing pihak fokus pada seremoni perdamaian lintas tokoh. Sementara di lapisan bawah tidak tercover. Kampung Suka Jawa yang sebagian besar dihuni oleh masyarakat Pandeglang (Banten) dan Jawa Timur, tidak mengetahui adanya serangan tersebut. Menariknya, aksi susulan terjadi bersamaan saat aparat gabungan Polres Lamteng dan Polres Lampung Selatan (Lamsel) menyisir para penyerang bersenjata api di Kampung Gunung Sugih Baru, Tegineneng, Pesawaran. Tindakan ini dilakukan, mengingat para penyerang Kampung Suka Jawa yang merusak tujuh rumah warga, tiga sepeda motor, dan melukai empat orang, Selasa (15/10) lalu, sebagian besar membawa senjata api (senpi). Kepolisian menduga, senjata mematikan itu produksi rakitan alias senpira. Hanya saja, jajaran Polda Lampung belum bisa memastikan senpira dirakit di Tegineneng atau empat daerah produsen lainnya, Way Kanan, Mesuji, Lampura dan Lamtim. Maraknya kepemilikan senpira memang sempat membuat gerah Kepolisian. Beberapa waktu lalu, tim gabungan TNI/Polri diterjunkan ke Kabupaten Mesuji untuk operasi besar-besaran kepemilikan senpira. Hasilnya, hingga

Kompak depan sang buah hati. Dia mengungkapkan, ingin membesarkan anaknya dengan cara aman dan nyaman. Dengan keterbatasan waktu, dan berada dalam profesi sama, cukup meng_hambat mereka berumah tangga dan mengurus anak. "Kita sebisa mungkin harus

kini belum diketahui. Berkenaan dengan aksi koboi para penyerang Kampung Suka Jawa beberapa waktu lalu, Kabid Humas Polda Lampung AKBP Sulistyaningsih mengaku belum bisa menyimpulkan. Sebab, Kepolisian masih memburu pelaku penembakan. ”Anggota masih di lapangan semua. Pelaku penembakan masih dalam pengembangan dan pengejaran,” jelas Sulis. Razia kepemilikan senpi illegal, menurut Sulis, akan terus digiatkan. Pihak Polres sudah diberi kewenangan untuk meningkatkan intensitas patroli. “Kegiatan ini tidak akan berhenti. Kan sudah ada perintah langsung dari Pak Kapolda untuk memberantas maraknya kejahatan dengan senpi,” jelas kabid. Di Kabupaten Lampura, tim gabungan Polres dan Kodim 0412 Lampura, Kamis (17/10), menggiatkan razia kepemilikan senpira. Kapolres Lampura, AKBP Helmy Santika mengingatkan kepada masyarakat agar menyerahkan senjata api yang masih mereka miliki untuk didata. Jika sampai batas waktu satu minggu ke depan senpi tidak juga diserahkan, kata Kapolres, Kepolisian akan menindak tegas. “Sanksinya hukuman berat,” kata Helmy. (Towo/Suhaimi/Oscar) Dari Hal 1

kompak, kita punya satu tujuan membesarkan Noah dengan cara yang aman dan nyaman. Keterbatasan waktu kita berdua, apalagi kita di bidang yang sama," ungkap BCL ditemui di Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis (17/10). Meski tak dapat menghindari perdebatan, dia dan Ashraf beru-

Kepala at kan s aluran dr ainas e dan pintu air. Terutama di sekitar sunga i, sehingga s alura n i tu nantinya bisa menahan aliran air hujan. “Kalau untuk pem buatan pintu air, akan dibangun di Kampung Kerawang. Mungkin akan dikerjakan awal 2014,” katanya. Sementara itu, untuk ketiga kalinya wartawan Kupas Tuntas belum berhasil mewawancarai pihak PT Bukit Alam Surya, untuk menyikapi pemberitaan ini.

membesarkan anak semata wayangnya, Rizky Langit Ramadhan, bersama Rossa. Bahkan ia belum punya target untuk mengakhiri status dudanya. "Nggak ada target. Hanya Tuhan yang tahu. Kita jalani saja. Masih enjoy begini. Yang penting saya masih bisa luangkan waktu untuk anak," katanya. (Ok)

saha menutupi pertentangan di hadapan sang buah hati. Pasalnya, dia ingin terlihat harmonis di depan Noah. "Walau punya pertentangan, pasti ada perbedaan, tapi itu terjadi tanpa Noah mengetahui, di depan dia kita kompak. Itu yang kita terapkan ke Noah," tutup dia. (Ok) Dari Hal 1

Diminta Sabar Walikota Bandarlampung Herman HN minta kepada warga Kelurahan Bumi Raya Kecamatan Bumiwaras bersabar, menyikapi rekondisi yang akan dilaksanakan Pemkot Bandarlampung. "Semua butuh proses, tidak serta merta langsung dibuat, karena proyek ini butuh anggaran besar," kata walikota, Kamis (17/10). Pernyataan itu disampaikan, berkenaan dengan keluhan para korban tanah longsor yang me-

ngaku belum mendapat bantuan perbaikan rumah dari pemda setempat. “Pemkot sudah memberikan bantuan setiap rumah yang hancur Rp50 juta. Tapi warga juga harus bersabar,” kata Herman HN. Walikota menjelaskan beberapa jenis bantuan yang sudah diberikan. Diantaranya alat sekolah dan bahan bangunan. “Sudah kami berikan. Mungkin saja masih didata oleh Dinas Sosial. Sabar saja," imbuhnya. (Wanda)


JUM’AT 18 Oktober 2013 Telp. 0721-773331, E-MAIL: omabapa@yahoo.com

HARGA ECERAN Rp 3.000/EKS

Tes Kesehatan Gagal, Alzier Minta KPU Tegas KUPASTUNTAS - TES kesehatan pasangan Bakal calon Gubernur Lampung, gagal dilaksanakan. Imbasnya, Hajat Pilgub 2013, bisa dipastikan ikut gagal. Dimintai komentarnya, Bakal Calon Gubernur yang diusung Partai Golkar dan Hanura, M. Alzier Dianis Thabranie menegaskan, seharusnya tahapan tes kesehatan calon jangan dihambat. Sebab, mengacu pada undang-undang Pilkada, 6 bulan sebelum berakhirnya masa jabatan gubernur (Aktif), sudah harus digelar pemilihan kepala daerah. "Itukan jelas amanat UU, semua

Foto : Ist

DITAHAN - MANTAN Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Andi Mallarangeng resmi ditahan KPK, Kamis (17/10), atas tuduhan korupsi Hambalang. Tampak, mantan Juru Bicara Kepresidenan itu diwawancarai sejumlah wartawan ketika hendak menuju mobil tahanan.

Aneh! Jembatan Timbang Nol Pungli Ratusan unit truk pertambangan setiap harinya lolos uji tonase jembatan timbang. Akan tetapi, Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Lampung mengklaim tidak ada pungli. Bandarlampung (Kupas Tuntas) SUASANA rapat dengar pendapat Dishub Lampung bersama Komisi IV DPRD Lampung, Kamis (17/10) diwarnai kecurigaan. Benarkah tidak ada pungli di jembatan timbang? Dalam penjelasannya di depan anggota dewan, kadishub Lampung Albar Hasan Tanjung menjamin tidak ada pungli di tiga titik jembatan timbang, Mesuji, Kalianda dan Blambangan Umpu. "Sepeser pun kami tidak menerima uang kas dari jembatan. Itu hanya ulah oknum. Kami juga tidak bisa menindak karena sudah ditetapkan perda. Kami tidak bisa ikut campur. Pemda terkait

yang menindak lanjuti," kata Albar. Berkaitan dengan pungli jembatan timbang yang hingga kini banyak dikeluhkan supir truk, menurut dia, pihak dishub sudah menjalin kerja sama dengan Polda Lampung dan Korem 043 Gatam Lampung. "Saya juga sudah minta kepada masyarakat yang melihat jika ada pungli, harus ditangkap," katanya. Forum rapat dengar pendapat dijadikan lobi oleh kadis, menyikapi minimnya anggaran di instansi itu. padahal, kata Albar, kegiatan Dishub Lampung cukup banyak. “Aggaran minim menjadi kendala Dishub Lampung menggiatkan razia,” ujarnya. Menyikapi pernyataan Kadishub, Imer Darius, Sekretaris Komisi IV DPRD Lampung mengatakan, kadis mesti membuat laporan data jenis kendaraan yang melewati jembatan agar diketahui realisasi kas daerah yang masuk ke instansinya. “Bila perlu kita pasangkan CCTV untuk mengawasi. Makanya kami minta data untuk bahan evaluasi," katanya. Komang Koheri, Ketua Komisi IV

DPRD justeru tidak percaya dengan pernyataan kadishub tersebut. Komang berjanji, Komisi IV akan meninjau lokasi jembatan timbang. Sebab, maraknya pungli di lokasi itu banyak dikeluhkan masyarakat. “Kadis bisa menyurati polisi bila memang ada pungli, karena fungsi kami hanya mengawasi,” tegas Komang. Sementara itu, sejumlah laporan yang masuk ke DPRD Lampung, menyebutkan bahwa truk pertambangan dengan tonase di atas 30 ton setiap harinya lolos uji jembatan timbang. Pengamat transportasi Lampung merinci, lebih dari 300 unit truk muatan batubara masuk Lampung setiap harinya. Persoalan ini pula yang membuat kondisi jalan cepat rusak. Dishub Lampung menerapkan sanksi denda Rp30.000 hingga Rp500.000 per unit kendaraan yang kedapatan over kapasitas. Dengan nilai denda besar, mungkinkah tidak ada kas daerahnya? Sedangkan target Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang masuk ke kas Departemen Pehubungan RI tahun 2013 ini mencapai Rp3,8 miliar. (Bong)

pihak harus taat pada aturan itu. Termasuk KPUD Lampung, harus tegas, ini demi kepentingan bersama, bila perlu kita (calon) patungan." Kata Alzier Dianis Thabranie, kepada Kupastuntas.co.id, Kamis (17/10) siang. Alzier kembali menegaskan sikapnya, sebagai salah satu Bacagub, ia berharap agar pelaksanaan pilgub tetap digelar tahun ini. "Inikan masih ada waktu, nanti kalau pilgub tidak digelar tahun ini, maka bisa dipastikan Lampung dipimpin pelaksana tugas (Plt). Saya tidak setuju, kasihan Lampung dipimpin plt," tegasnya. (Nang)

PLN Kelimpungan Atasi Krisis Listrik Bandarlampung (Kupas Tuntas) PT PLN Lampung kelimpungan mengatasi krisis listrik yang terjadi sejak dua bulan terakhir. Informasinya, mesin boiler bekas yang dibeli PLTU Unit IV Tarahan dari Jerman jebol. Namun, hingga Kamis (17/10) sore, belum diperoleh konfirmasi dari pihak PT PLN wilayah Lampung menyikapi informasi tersebut. Secara umum, krisis listrik memang terjadi di wilayah Sumatera. Termasuk Provinsi Lampung. Untuk mengatasinya, PLN mendatangkan genset berkapasitas 150 megawatt (MW) dari Singapura dan Timur Tengah (Timteng). "Genset-genset tersebut kita sewa, total kapasitas genset yang disewa sebesar 150 megawatt," kata Direktur Utama PLN Nur Pamudji, Kamis (17/10). Menurut Nur Pamudji, genset didatangkan dari Singapura dan Timur Tengah, karena ada pihak ketiga yang menyewakan genset-genset tersebut.Namun Nur menambahkan, genset yang disewa sebesar 150 MW ini belum dapat menjamin krisis listrik di Sumatera berakhir. "Kalau mau aman, tentu harus ada cadangan listrik lebih, kalau sekarang dengan tambahan 150 MW dari genset yang disewa, pasokan listriknya paspasan, kita masih was-was, untuk itu perlu ada tambahan cadangan lagi," jelasnya. "Untuk tambahan cadangan listrik di Sumatera tersebut, kita akan sewa lagi

Nur Pamudji Direktur Utama PLN

genset 160 MW. Berapa jumlahnya biaya sewanya tanya ke Pak Adyana Direktur Operasi Sumatera, Jawa dan Bali, beliau yang tahu," ucapnya. Terpisah, Adyana mengungkapkan, untuk sewa genset tambahan 160 MW masih dalam proses kontrak. "Betul (sewa tambahan genset 160 MW lagi) yang 150 MW sudah diteken kontraknya, yang 160 MW masih proses kontrak sehingga belum tahu biaya sewanya. Berapa sewanya itu dilaksanakan oleh Unit PLN Palembang Sumatera Selatan.Saya tidak punya angkanya," kata Adyana. (*)

Pusat Tutup Kran Dinasti Politik Bandarlampung (Kupas Tuntas) SEHARI setelah Gubernur Lampung Sjachroedin ZP mengeluarkan statemen dinasti politik tidak ada masalah, Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Gamawan Fauzi justeru berencana menutup peluang penciptaan trah politik turunan tersebut. “Pemerintah Pusat akan menutup peluang politisi membangun dinasti keluarga dalam kancah politik. Hal itu akan dilakukan dengan membatasi keluarga pejabat mencalonkan diri dalam pemilu kepala daerah (pilkada),” kata Gamawan, Kamis (17/10). Bak gayung bersambut, seluruh fraksi di DPR RI pun sepakat mencegah adanya

praktik politik dinasti. “Semua fraksi sepakat menolak dinasti politik. Tapi model pencegahan yang diusulkan pemerintah harus dikaji ulang,” kata Panitia Kerja Rancangan Undang Undang (RUU) Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Komisi II DPR RI, Arif Wibowo, Kamis (17/10). Untuk mencegah politik dinasti, dalam Pasal 12 Huruf (p) RUU Pilkada yang disusun pemerintah disebutkan, calon gubernur tidak boleh memiliki ikatan perkawinan, garis keturunan lurus ke atas, ke bawah, dan ke samping dengan gubernur, kecuali ada selang waktu minimal satu tahun. Sementara dalam Pasal 70 Huruf (p) disebutkan, calon bupati tidak mempunyai ikatan perkawinan, garis keturunan lurus ke atas, ke bawah, dan ke samping dengan

gubernur dan bupati/wali kota, kecuali ada selang waktu minimal satu masa jabatan. ”Kami mengusulkan jalan tengah, antara mencegah politik dinasti yang cenderung menyeleweng dan jaminan terhadap hak politik warga Negara,” kata Arif. Dia mencontohkan, memperberat syarat pencalonan agar tak muncul calon karbitan dari keluarga kepala daerah. “Kepala daerah juga harus mundur jika ada kerabatnya ikut pilkada,” ujar dia. Sementara itu, anggota komisi II DPR RI Malik Haramain membenarkan semua fraksi telah menyetujui larangan penerapan politik dinasti. "Meski RUU belum diputus, tapi semua fraksi sudah setuju. Jadi politik dinasti sudah pasti diatur UU pilkada," kata Malik pula. Dia mengatakan, dalam pasal di RUU

pilkada nanti akan diatur calon kepala daerah tidak memiliki ikatan perkawinan, garis keturunan lurus ke atas, ke bawah dan ke samping dengan kepala daerah tersebut kecuali dengan usulan selang waktu lima tahun. Sebelumnya, pada pasal 12 huruf p RUU pilkada, selang waktu yang diatur untuk tingkatan gubernur adalah minimal satu tahun, sedangkan untuk tingkatan bupati/walikota diatur selang waktu satu masa jabatan. "Itu semua sudah disepakati semua fraksi dan pemerintah untuk diatur dalam RUU pilkada," ujarnya. Dalam larangan dinasti politik di RUU pilkada nanti, lanjut Malik, tetap menjadi pertimbangan hakhak warga sipil dalam berpolitik. Malik mengatakan, untuk tingkat kabupaten/kota, terdapat usulan juga

tidak ada selang waktu dalam pemilihan calon wali kota/bupati yang memiliki hubungan darah dengan pimpinan sebelumnya, namun dengan syarat berbeda wilayah kepemimpinan. Wacana politik dinasti ini mencuat setelah KPK menangkap Tubagus Chaeri Wardhana alias Wawan yang merupakan adik Gubernur Banten, Ratu Atut Choisyah dalam kasus suap Ketua MK non aktif Akil Mochtar. Anggota keluarga Ratu Atut juga menempati jabatan strategis di pemerintahan dan DPRD Provinsi Banten, dan diduga menimbulkan benturan kepentingan. Dinasti politik, disinyalir juga muncul di Provinsi Lampung. Beberapa anggota keluarga Gubernur menempati posisi strategis sebagai kepala daerah, wakil kepala daerah, anggota DPD, Anggota DPRD. (ant)


Edisi 18 oktober 2013  
Advertisement
Read more
Read more
Similar to
Popular now
Just for you