Page 1

Berlangganan & Keluhan Pelanggan Hubungi: 0852 0855 3166

Email kupastuntas7@gmail.com

WWW.KUPASTUNTAS.CO

Rp4000 | JUMAT, 16 AGUSTUS 2019

Khamami Dituntut 8 Tahun Penjara  Hak Politik Dicabut 4 Tahun  Bayar Uang Pengganti Rp300 Juta Jaksa Penuntut Umum (JPU) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menuntut Bupati Mesuji nonaktif Khamami, dengan hukuman 8 tahun penjara dan mencabut hak politiknya selama 4 tahun. Tuntutan Khamami paling berat dibandingkan dua terdakwa lainnya.

Bandar Lampung (Kupas Tuntas) WAWAN Yunarwanto mengatakan, Khamami juga dijatuhi membayar denda sebesar Rp300 juta atau subsidair 5 bulan kurungan. Selain itu, Khamami diminta membayar uang pengganti sebesar Rp300 juta. Wawan melanjutkan, apabila uang pengganti tidak dibayar dalam

kurun waktu satu bulan setelah putusan berkekuatan tetap, maka jaksa dapat merampas harta terdakwa untuk menggantikan uang pengganti tersebut. Apabila harta tersebut tidak mencukupi, maka akan diganti dengan pidana penjara selama 2 tahun. “Untuk pidana tambahan kepada Khamami berupa pencabutan hak untuk dipilih dalam jabatan publik selama 4 tahun, itu diberlakukan setelah selesai menjalani pidana pokoknya,” kata JPU KPK Wawan Yunarwanto saat membacakan surat tuntutan kepada tiga orang terdakwa dalam kasus korupsi fee proyek di Dinas Pekerjaan

DENGARKAN TUNTUTAN - BUPATI Mesuji nonaktif Khamami sedang mendengarkan pembacaan surat tuntatan oleh JPU KPK WawanYunarwantodi PengadilanTipikorTanjung Karang,Kamis(15/8).

Foto: Ricardo/Kupas Tuntas

Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kabupaten Mesuji di Pengadilan Negeri Tipikor Tanjung Karang, Kamis (15/8). Sebelumnya, Wawan Suhendra

selaku mantan Sekretaris Dinas PUPR Mesuji hanya dituntut dengan pidana penjara selama 5 tahun dan >> Baca

Khamami Hal 9

KPK Ajukan Kasasi Kasus Zainudin Hasan

BNNP Lampung Sita 7 Kg Sabu Asal Aceh  Akan Diedarkan ke Sejumlah Lapas di Bandar Lampung  Pemesan Kantongi Keuntungan Capai Rp1,9 Miliar Bandar Lampung (Kupas Tuntas) BADAN Narkotika Nasional Provinsi Lampung (BNNP) Lam-

pung membongkar penyelundupan sabu seberat 7 kilogram (Kg) yang dipasok dari Aceh. Jefri Susandi selaku pemesan sabu berencana mengedarkan sabu itu ke sejumlah lapas di Bandar Lampung.

Kepala BNN Provinsi Lampung, Brigjen Pol Ery Nursatari menjelaskan sabu dipesan Jefri Susandi, warga Kabupaten Pandeglang, >> Baca

EKSPOSE - KEPALA BNNP Lampung Brigjen Pol Ery Nursatari (kiri) sedang menunjukan sabu seberat 7 Kg yang disita dari jaringan Jefri Susandi dan para tersangka saat menggelar ekspose di kantor BNNP Lampung, Kamis (15/8). Foto: Ricardo/Kupas Tuntas

BANDAR LAMPUNG - PIMPINAN Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memerintahkan Jaksa Penuntut Umum ( JPU) untuk mengajukan kasasi ke Mahkamah Agung, terhadap kasus tindak korupsi yang menjerat Bupati Lampung Selatan nonaktif Zainudin Hasan. Perintah itu turun ke tim JPU yang diketuai Wawan Yunarwanto, pasca relaas dikirimkan oleh Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan (Jaksel) ke KPK pada Selasa (13/8) lalu. "Relaas dari PN Jaksel kami terima tiga hari lalu (Selasa). Kami diskusi dengan pimpinan, dan diminta untuk ajukan kasasi," ujar Wawan Yunarwanto saat ditemui di PN Tanjung Karang, Kamis (15/8). Wawan mengatakan, pihaknya sudah mengajukan kasasi melalui PN Tanjung Karang. Namun, materi kasasi yang diajukan belum disiapkan."Kita baru menyatakan kasasi saja. (Materi) Belum kita siapkan. Kita baru mendaftarkan saja," ungkapnya. Wawan mengatakan poin dari kasasi yang diajukan itu tidak jauh berbeda dengan apa yang sudah dilakukan saat mengajukan banding ke Pengadilan Tinggi Tanjung Karang. "Kurang lebih sama. Inti dari kasasi sama (dengan materi banding). Nanti akan kita tuangkan lagi di memori kasasi," ujarnya. Wawan juga tidak membantah saat ditanya kemungkinan nama Ketua MPR RI Zulkifli Hasan akan dimasukkan ke dalam materi kasasi. "Intinya

BNNP Hal 9

>> Baca

KPK Hal 9

Ditagih Pajak Parkir Bandara, PT HMA Pilih Mundur Bandar Lampung (Kupas Tuntas) PT Hesadiwanto Mandiri Air (HMA) memilih mundur sebagai pengelola parkir di Bandara Radin Inten II terhitung sejak 14 Agustus 2019. PT HAM merasa tidak sanggup membayar pajak parkir sebesar 30 persen seperti yang diminta Pemkab Lamsel.

Heri Suliyanto selaku pengelola PT HMA mengatakan pihaknya keberatan jika harus membayar pajak parkir sebesar 30 persen dari PNBP, sesuai permintaan dari Pemkab Lampung Selatan (Lamsel). Menurut mantan Asisten II Pemprov Lampung ini, omzet parkir hanya sebesar Rp13juta-Rp15 juta per hari. Dan paling tinggi pendapatan parkir sebulan Rp450 juta. Dari pendapatan itu, kata dia,

sebesar Rp350 disetor ke Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP), dan sisanya Rp100 juta membayar gaji untuk 42 karyawan. "Kami mereasa keberatan. Rugi terus, masak harus nombok terus. Saya mau menjadi wajib pajak, tapi kondisinya kan minus terus, jadi apa yang mau saya bayarkan. Dah mundur saja lah," kata Heri Suliyanto di Kantor Unit Penyelenggara Bandar Udara (UPBU) Radin Inten II Natar,

Lampung Selatan, Kamis (15/8). Ditanya tunggakan pajak parkir yang belum dibayar PT HMA sejak tahun 2018 ke Pemkab Lamsel, Heri menyatakan berniat mengajukan keberatan kepada bupati Lampung Selatan. "Nanti kita uraikan dalam surat pernyataan keberatan, orang kita ini >> Baca

Ditagih Hal 9

Heri Suliyanto

Ruwa Jurai

Bung Kupas ...

KemanaAnggaran 630 Kendaraan Dinas di Lambar Menunggak Bayar Pajak Sekda: Sudah Dianggarkan di Setiap OPD PajakRandis? KANTOR Sistem Administrasi Manunggal Satu Atap (Samsat) Lampung Barat merilis ada Zainal Hidayat, SH 630 kendaraan dinas (Randis) milik Pemkab Lampung Barat (Lambar) yang ternyata menunggak bayar pajak. Anehnya, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Lambar, Akmal Abdul Nasri menyebutkan bahwa dana untuk pembayaran pajak sudah dianggarkan di masing-masing Organisasi Perangkat Daerah (OPD) pemilik randis. Pertanyaan pun muncul, lalu kemana larinya dana yang sudah dialokasikan untuk membayar pajak randisrandis itu? Apakah mungkin kepala OPD berani memainkan anggaran yang jelas-jelas untuk membayar pajak randis tersebut? Tentu saja masih perlu ditelusuri lebih dalam, untuk mengungkap penyebab ratusan randis belum dibayar pajaknya. Kalau memang anggaran pajak randis sudah dialokasikan oleh Pemkab Lambar, kepala OPD harus mempertanggungjawabkan peruntukan dana tersebut. Jangan sampai dana itu disalahgunakan untuk >> Baca

Kemana Hal 9

Ada 630 kendaraan dinas (Randis) milik Pemkab Lampung Barat (Lambar) hingga kini menunggak bayar pajak. Padahal, menurut Sekda Lambar Akmal Abdul Nasri, pajak randis sudah dianggarkan di masing-masing Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Lampung Barat (Kupas Tuntas) KEPALA Kantor Sistem Administrasi Manunggal Satu Atap (Samsat) Lambar, David Zuljahri menjelaskan 630 randis yang menunggak bayar pajak itu terdiri dari kendaraan roda dua, roda tiga dan roda empat. David menyebutkan, untuk kendaraan dinas roda dua dan roda tiga yang belum membayar pajak sebanyak

534 unit dan kendaraan roda 4 sebanyak 96 unit. Menyikapi hal itu, lanjut David, pihaknya sudah berkirim surat ke Bupati Lambar untuk menginventarisir kendaraan dinas yang masih menunggak pajak tersebut. "Kita punya data, namun kita juga minta data ke Pemda. Karena ada kendaraan Lambar yang telah dihibahkan ke Pesibar, supaya tidak ada tumpang tindih. Kita mau mencocokkan data itu," jelas David, Kamis (15/8).

Foto: Iwan/Kupas Tuntas

BERI KETERANGAN - KEPALA Samsat Lambar David Zuljahri (kanan) didampingi anggota Satlantas Polres Lambar memberi keterangan terkait jumlah randis yang menunggak bayar pajak, Kamis (15/8).

Menurut David, pihaknya ingin bersinergi dengan Pemda, karena ada pergantian SK penomoran kendaraan yakni Perkab Kapolri No. 14 Tahun 2018 tentang peno-

moran kembali masing-masing jenis kendaraan. "Sebagai contoh minibus yang memiliki nopol dengan >> Baca

630 Hal 9


2

Jumat, 16 Agustus 2019

BANDAR LAMPUNG

Arinal Ajak Caleg Terpilih Wujudkan Lampung Berjaya

Gubernur Lampung, Arinal Djunaidi, mengajak anggota DPRD Provinsi terpilih periode 2019-2024 terpilih untuk bersama-sama mewujudkan Rakyat Lampung Berjaya.

Bandar Lampung (Kupas Tuntas) HAL itu diungkapakn Gubernur Arinal pada acara penyampaian berkas calon anggota DPRD Provinsi Lampung terpilih dalam Pemilu tahun 2019, di Gedung Pusiban Kantor Pemprov setempat, Kamis (15/8). “Saya mengajak para anggota DPRD Provinsi Lampung terpilih periode 2019-2024, untuk bersinergi dengan Pemprov Lampung, guna bersama-sama mewujudkan Rakyat Lampung Berjaya,� kata Arinal. Arinal juga meminta kepada anggota dewan yang

Foto: Ist

FOTO BERSAMA - GUBERNUR Lampung, Arinal Djunaidi, berfoto bersama dengan Ketua KPU Lampung, Nanang Trenggono dan para caleg terpilih, di Gedung Pusiban Kantor Pemprov setempat, Kamis (15/8).

baru untuk bisa menyesuaikan dengan calon yang akan menjabat dua periode atau yang telah berpengalaman dalam kursi legislatif.

Sebab, menurut Arinal, ia ingin dapat mempercepat kinerja kemitraan antara legislatif dengan eksekutif untuk peningkatan penyelenggaraan pemerintah daerah. Apa lagi, kata Arinal, perumusan APBD tahun anggaran 2020 sudah menanti. "Terimakasih kepada anggota DPRD periode 2014-2019, bagi yang tidak duduk kembali, semoga pengabdiannya menjadi amal ibadah. Dan yang terpilih kembali, saya berharap bisa bekerjasama sebagai mitra dalam penyelenggaraan pemerintah daerah. Yang baru bisa menyesuaikan agar lebih cepat karena APBD 2020 sudah menanti," ucap Arinal.

Selain itu, Arinal juga mengajak kepada Sekretariat DPRD Lampung untuk bersama-sama mengawal proses penetapan hingga pelantikan calon anggota legislatif terpilih periode 2019-2024, sehingga pelantikan dapat berjalan sesuai waktunya. "Tugas kami mengusulkan calon terpilih ini ke Kemendagri (Kementerian Dalam Negeri). Perlu dikawal agar bisa lebih cepat. Dengan harapan Sekwan bisa membantu supaya jangan sampai berkasnya mampir ke manamana, yang akibatnya pelantikan tidak sesuai dengan waktu yang kita harapkan yakni 2 September 2019," tukasnya. (Erik)


Jumat, 16 Agustus 2019

BANDAR LAMPUNG

3

Wali Kota: Jaga dan Rawat Hasil TMMD Kegiatan TNI Manunggal Masuk Desa (TMMD) Imbangan di Kampung Sinar Harapan, Kelurahan Rajabasa Raya, Kecamatan Rajabasa, Bandar Lampung, telah selesai dilaksanakan dan resmi ditutup oleh Wali Kota Bandar Lampung, Herman H.N, Kamis (15/8). Bandar Lampung (Kupas Tuntas) USAI penutupan TMMD Imbangan, Herman H.N meminta kepada warga untuk menjaga hasil karya bakti dari TNI tersebut. “Jangan sampai apa yang telah diperbaiki dan dibangun, tidak dirawat. Kita harus tunjukkan kebersamaan dengan TNI,” ungkapnya.

Sebab, kata Herman, pembangunan fisik maupun nonfisik di Kota Bandar Lampung ini, akan bagus jika ada kebersamaan antara pemerintah dengan aparat keamanan serta masyarakat. “Saya mengapresiasi Kodim 0410/KBL yang telah menyelesaikan TMMD Imbangan ini dengan baik dan tepat pada waktunya,” ujarnya. Sementara itu di lokasi

yang sama, Dandim 0410/KBL, Letkol Arm Wahyu Jatmiko, mengatakan, kegiatan TMMD ini memiliki dua sasaran, yakni pembangunan fisik dan nonfisik. Untuk pembangunan fisik, kata dia, sudah selesai 100 persen, seperti pengaspalan jalan 690 meter, pembuatan talud 320 meter, gorong-gorong tiga unit, poskamling tiga unit, sumur bor dan bedah rumah dua unit. “Kalau untuk pembangunan nonfisik, kita memberikan wawasan kebangsaan, penyuluhan narkoba, kader wisata, pertanian, peternakan, perikanan, pelatihan UMKM, kredit lunak dan bela negara. Kami juga melakukan kegiatan,

pembagian sembako, sunatan massal, pengobatan gratis dan pertandingan olahraga, se muanya berjalan dengan lancar," ujarnya. Kodim 0410/KBL, kata Wahyu, berencana melakukan sasaran lanjutan, seperti pemanfaatan lahan kosong, penanaman pohon jambu madu 500 batang, sayuran, pemasangan lorong hijau dengan daun cincau dan pembuatan pagar. "Kita berharap kegiatan ini tidak berhenti sampai di sini saja. Kami ingin mengajak warga untuk mengembangkan daerah ini menjadi kampung agrowisata yang dapat dikenal masyarakat luas," harapnya. (Sule)

Foto: Sule/Kupas Tuntas

BERIKAN KUNCI - WALI Kota Bandar Lampung, Herman H.N, mdmberikan kunci kepada warga yang mendapat bedah rumah dalam rangka kegiatan TMMD di Rajabasa, Kamis (15/8).

PERISTIWA

Truk Pengangkut Pasir Terguling BANDAR LAMPUNG - KECELAKAAN tunggal terjadi di Jalan Pramuka, Kemiling, Bandar Lampung, Kamis (15/8) pagi. Dump truck pengangkut pasir terguling, akibat tak kuat menanjak. Tak ada korban jiwa dalam kecelakaan tersebut, namun arus lalu lintas sempat mengalami kemacetan di jalur satu arah. Menurut keterangan saksi mata di lokasi kejadian, Adi, dump truck bernomor polisi BE 9868 BU yang dikendarai oleh Candra Ali Sandi, warga Bumi Ratu Nuban, Lampung Tengah ini, melaju dari arah bawah (Rajabasa) menuju atas arah (Kemiling). “Pas di jalan yang agak nanjak, truck itu nggak kuat. Terus truknya mundur hingga menabrak pembatas jalan, dan akhirnya terguling,” kata Adi. Sementara itu, sang kernet truk, Udin, mengatakan, pasir tersebut hendak dibawa ke daerah Sumber Rejo, Kecamatan Kemiling dari Pesawaran. Namun, saat melintas di Jalan Pramuka, truck tidak kuat menanjak. “Saya sempat turun untuk mengganjal, tapi nggak sempat, karena gak ketahan. Akhirnya saya minta pengendara yang berada di belakang truk untuk segera menyingkir agar tidak tertabrak," ungkapnya. Sementara sang sopir truk, Candra, enggan dimintai keterangannya. (Sule) TERGULING - SATU unit dump truck pengangkut pasir terguling di jalan Pramuka, Kemiling, Bandar Lampung karena tidak kuat menanjak, Kamis (15/8). Foto: Sule/Kupas Tuntas

Kasus Penipuan

Polisi Telusuri Sindikat “Calo” di RS Urip Sumoharjo Bandar Lampung (Kupas Tuntas) SATRESKRIM Polresta Bandar Lampung masih mendalami kasus dugaan penipuan dan penggelapan rekrutmen tenaga kerja di Rumah Sakit (RS) Urip Sumoharjo. Kepala Satuan (Kasat) Reskrim Polresta Bandar Lampung, Kompol Rossef Effendi, mengatakan, bahwa saat ini kasus yang dilaporkan oleh puluhan korban ke Mapolresta Bandar Lampung pada Rabu (14/8) lalu, masih diselidiki. “Masih kami dalami. Lihat nanti ya perkembangannya,” kata Rossef, Kamis (15/8). Rossef mengaku, dalam penyelidikan tersebut masih mencari rekam jejak Yuli yang dilaporkan oleh para korban. Namun, suami dan anak Yuli sudah diperiksa pasca korban melapor, akan tetapi diperbolehkan pulang

setelah dimintai keterangannya. “Belum ada unsur keterlibatan mereka (suami dan anak Yuli),” ujar Rossef. Sementara itu Yuli sendiri sampai saat ini belum diketahui keberadaannya. Pasalnya, para korban sempat menyambangi kediaman Yuli dan hanya mendapati anak dan suaminya saja. “Nggak tahu Yuli itu kemana. Kemarin itu kami datangi rumahnya di daerah Jalan DR Harun, Tanjungkarang Timur, tapi yang ada hanya suami dan anaknya saja. Dan mereka (suami dan anak Yuli) hari itu juga diperiksa polisi,” kata salah satu korban SG, Kamis (15/8). Dikatakan SG, bahwa hingga hari ini (kemarin), Yuli tidak bisa dihubungi melalui ponselnya. “Kalau Yuli nggak bisa dikontak lagi. Bahkan suaminya saja nggak tahu di mana keberadaan istrinya itu. Kalau Desta masih bisa (dihubungi), malah masih kerja disana (Salah satu pegawai di RS Urip

Sumoharjo),” ungkapnya. Diketahui pada Rabu (14/8) siang lalu, puluhan orang menggeruduk ke Mapolresta Bandar Lampung. Mereka melaporkan Yuli atas tuduhan penipuan dan penggelapan dengan modus bisa memuluskan masuk kerja di RS Urip Sumoharjo dan RSU Airan Raya, Lampung Selatan. Berdasarkan informasi, bahwa yang menjadi korban penipuan oleh Yuli diperkirakan mencapai ratusan orang. Di mana, korban dimintai sejumlah uang agar bisa masuk kerja di Rumah Sakit. Uang yang dimintai tersebut bervariasi dari Rp3 jutaan hingga Rp10 juta. Namun, setelah uang diterima terduga pelaku Yuli, pekerjaan tersebut tidak ada yang didapat oleh para korban. “Saya sudah menyerahkan uang sebesar Rp8,5 juta pada bulan Februari 2019 lalu, dan dijanjikan untuk bekerja sebagai perawat di RS Urip Sumoharjo,” ungkap MY (33), warga Labuhan Ratu.

“Saya kenal Yuli dari Pak Zainal (Mantan Security Departemen Agama). Ibu Yuli itu lah yang menjadi semacam calo, untuk memasukkan kita lewat Ibu Desta yang bekerja di bagian Lab Rumah Sakit Urip Sumoharjo,” terangnya. Sementara korban VA mengaku sudah memberikan yang sebesar Rp3,5 juta dan dijanjikan masuk di bagian gizi. Sedangkan korban Y telah menyerahkan uang sebesar Rp10 juta untuk di bagian administrasi. “Saya udah serahin uang Rp10 juta pada bulan Juli lalu, tapi sampai sekarang nggak ada kejelasan, bahkan saya sempat di tes urine di rumah Ibu Yuli, pake kantong kresek, dibawah sama Bu Desta, ada 35 orang, tapi kami dapat informasi, kalau urine kami dibuang,” ujarnya. Hingga berita ini diturunkan belum ada keterangan resmi dari pihak RS Urip Sumoharjo dan RSU Airan Raya, Lampung Selatan. (Oscar)

Politik Uang Jadi PR Bawaslu Jelang Pilkada 2020 Bandar Lampung (Kupas Tuntas) BADAN Pengawas Pemilu (Bawaslu) menyebutkan tren politik uang selama kampanye di Pemilu 2019, masih mendominasi. Dengan demikian, hal itu masih menjadi salah pekerjaan rumah (PR) Bawaslu pada Pilkada 2020 mendatang. Anggota Bawaslu Lampung bidang Pengawasan, Iscardo P. Panggar, mengungkapkan, bahwa dalam tahapan kampanye pada pemilu lalu, permasalahan klasik, seperti politik uang dan intimidasi masih mendominasi. “Terlihat faktanya pada Pemilu 2019, permasalahan klasik ini (Politik uang dan Intimidasi) masih terus terjadi dan menjadi titik fokus, terutama dalam tahapan masa kampanye, karena menjadi tahapan yang paling panjang,” kata Iscardo saat ekspose hasil pengawa-

san pemilu di Hotel Sheraton, Kamis (15/8). Iscardo menuturkan, selain persoalan politik uang dan intimidasi, pelanggaran yang paling banyak dilakukan peserta pemilu pada proses pemilu 2019 lalu, yakni pemasangan Alat Peraga Kampanye (APK) yang tidak sesuai dengan zonasi, yaitu berjumlah 30.176 “Seperti di Bandar Lampung begitu banyak baliho. Seperti hari ini (kemarin) dilepas, besok dipasang lagi. Kemudian pemasangan APK di pohon kemudian dipaku. Tapi untuk kasus ini semua wilayah Lampung juga banyak terjadi," jelasnya. Selain itu, lanjutnya, pelanggaran dalam tahapan kampanye lainnya, seperti pertemuan terbatas ataupun kampanye terbuka yang tidak memiliki Surat Tanda Terima Pemberitahuan (STTP) dari kepolisian sebanyak 139 pelanggaran. Kemudian kampanye bentuk lain yang tidak diperboleh-

kan sebanyak 181 temuan, seperti pengajian yang dijadikan kampanye. Sedangkan untuk keterlibatan Aparatur Sipil Negara (ASN) saat kampanye hanya 10 orang yang ditemukan dalam laporan. Sementara keterlibatan pegawai BUMN, BUMD, tidak lebih dari lima laporan dan temuan. “Saya berharap hal seperti dapat lebih tekankan lagi sehingga pada pilkada 2020 mendatang tidak ada lagi pelanggaran serupa," harapnya. Sementara itu, Ketua Bawaslu Lampung, Fatikhatul Khoiriyah, menambahkan, sedikitnya terdapat 135 pelanggaran yang ditanganinya, dengan rincian laporan 57 dan temuan 78. Khoir sapaan akrab Fatikhatul Khoiriyah, menerangkan, selama proses pemilu 2019, pihaknya telah melakukan penanganan pelanggaran di Provinsi Lampung sebanyak 66 temuan dan 62 laporan dengan

total 128 temuan dan laporan. “Jadi total keseluruhan itu ada 128 temuan dan laporan yang ditangani oleh Bawaslu Provinsi Lampung untuk di masing-masing kabupaten, di antaranya Pringsewu dan Pesisir Barat," jelasnya. Untuk kabupaten/kota yang paling banyak menangani pelanggaran, kata Khoir, adalah Bandar Lampung dan Lampung Tengah, disusul Tulang Bawang. “Dari semua tahapan penyelenggaraan pemilu, tentu berbeda kalau kita melihat data pilgub (pemilihan gubernur). Karena dinamika pilgub dengan pemilu ini secara pribadi, saya merasakan ini di provinsi, itu tidak ada penanganan pelanggaran. Yang ada hanya laporan yang disampaikan oleh masyarakat kepada Bawaslu baik di tingkat provinsi dan kabupaten/kota. Dan provinsi pun hanya ada laporan satu atau dua saja dari masyarakat," pungkasnya. (Sule)

EKONOMI

Bank Lampung Adakan Lelang BANDAR LAMPUNG - BANK Lampung akan melakukan lelang terhadap beberapa aset non produktifnya. Mulai dari tanah bangunan, kendaraan roda empat hingga lift. “Alasannya dilelangnya (aset) karena memang non produktif dan tidak dipergunakan lagi untuk operasional Bank Lampung," kata Kepala Divisi Komunikasi Bank Lampung, Harry Budiarjo didampingi Mahdi, Kepala Divisi Umum, Kamis (15/8). Aset milik Bank Lampung yang akan dilelang, antara lain tanah, bangunan di Metro (eks mess Bank Lampung). Kemudian di Lampung Selatan aset yang akan dilelang yaitu eks kantor Bank Lampung yang berada di Pasar Kalianda dan mess Bank Lampung di Kalianda tepatnya tanah dan bangunan di Kaliurang Kalianda. "Selain tanah dan bangunan, aset lain yang akan dilelang adalah 11 unit kendaraan roda empat jenis minibus. Yaitu Kijang Kapsul tiga unit tahun 2002, tiga unit kijang Innova tahun 2006 dan tahun 2007 sebanyak lima unit. Plus satu unit lift,” jelasnya. Bagi masyarakat yang berminat dan ingin melihat aset-aset yang akan dilelang, bisa melihatnya diwebsite resmi Bank Lampung (www.Banklampung.co.id). "Selain di website juga akan dipasang di billboard Bank Lampung atau datang ke Divisi Umum Bank Lampung," terang Harry. Untuk jadwal lelang akan ditentukan kemudian oleh KPKNL dan langsung diumumkan secaara resmi di media cetak. (Rls)

POLITIK

Versi Rakata, Popularitas Nanang Tertinggi BANDAR LAMPUNG - BERDASAR survei Rakata Institute, Nanang Ermanto, punya kans besar memenangkan Pilkada Lampung Selatan. Hal itu didukung dengan popularitas yang mencapai 82,40% dan kepuasan masyarakat terhadap kinerja Nanang. Survei tersebut dilakukan sejak 1-5 Agustus dengan melibatkan sekitar 1.000 responden. Sementara di urutan kedua disusul oleh mantan wakil Bupati Lamsel, Eky Setyanto 50,10 persen, dan Anggota DPRD Lampung Tony Eka Chandra 43,10 persen. Selain popularitas, untuk kinerja angka Nanang lebih dari 50 persen. Yakni 62,2 persen masyarakat merasa puas dengan kinerja Nanang. Sementara 21,1 persen tidak puas. “Survei dilakukan di semua kecamatan yang ada di Kabupaten Lampung Selatan, dengan metode sampling dan selama lima hari kami memastikan turun atau tidaknya petugas survei,” kata Peneliti Rakata Institute, Yuli Harmoko di D’MC Coffe, Telukbetung, Kamis (15/8). Untuk elektabilitas, kata Yuli, Nanang juga memiliki nilai tertinggi. Yakni 28,1 persen diikuti Toni 6,60 persen. “Dari hasil perhitungan, hanya dua orang ini yang angkanya lebih dari 50 persen, dengan swing voter 40 persen,” ujarnya. Dikatakan Yuli bahwa dari hasil survey saat ini yang menjadi aspirasi masyarakat di Lampung Selatan berupa permasalahan seperti infrastruktur jalan. Ia menambahkan, sedangkan tingkat keinginan masyarakat untuk pergantian Bupati di Lampung Selatan, 47,2 persen tidak menginginkan bupati baru, dan 29,7 menyatakan mau, serta 23 persen tidak menjawab. “Artinya, dengan hasil data-data yang diperoleh dari lapangan dapat disimpulkan saat ini kandidat yang terkuat Lampung Selatan masih dipegang oleh Nanang Hermanto,” tegasnya. (Sri)

Foto: Sri/Kupas Tuntas

EKSPOSE PEMILU - BAWASLU Lampung menggelar ekspose hasil pemilu 2019 di Hotel Sheraton, Bandar Lampung, Kamis (15/8).


4

Jumat, 16 Agustus 2019

Direktur Utama : Donald Harris Sihotang. Direktur: Rospita Uli Sitorus. Pemimpin Redaksi/ Penanggungjawab : Zainal Hidayat. Pemimpin Perusahaan: Suhaili. Wakil Pemimpin Perusahaan: Zainal Hidayat. Tim Ombudsman: Al Hajar Syahyan, S.H, M.H Korwil : Redaktur Pelaksana : Herwanda Pratama. Redaktur : Oscar. Asred: Liputan Bandar Lampung : Oscar, Herwanda Pratama, Erik Handoko, Sulaiman, Ricardo. Metro : Johansyah (Ka. Biro). Lampung Timur : Sigit. Lampung Selatan : Sodugaon Sinaga (Ka. Biro), Dirsah Dwi Natalia. Lampung Tengah: Sutowo. Pesawaran : Zainal Hidayat (Ka. Biro), Reza Utama. Tanggamus : Sunaryo, S.Pd (Ka. Biro), Sayuti. Pringsewu: TutorManalu. PesisirBarat: Nova.

PRINGSEWU - LAMBAR - PESIBAR - MESUJI

LampungBarat: Satoris M. Baki (Ka. Biro), Iwan. LampungUtara: Arnolds Sitorus (Ka. Biro), Sarnubi. TulangBawang: Erwin(Ka.Biro). TulangBawangBarat: Kadarsyah(Ka.Biro),AriIrawan. WayKanan: Fito Aliesetiady (Ka. Biro), Sandi Indra. Mesuji: Gusti. Pracetak: DamarSinggihWicaksono(Ka. Pracetak),Rozaedi,HaykalMN. SekretarisRedaksi: Reni Susilawati ManagerKeuangan: LindaRosmalaDewi. StafKeuangan: Andi. ManagerMarketing: Pjs. H.M Hutagalung. Sekretaris Marketing : PutriAndini. Staf Marketing : Dwi Puspita Sari. PemimpinRedaksi Kupastuntas.co : Pjs.TampanFernando. StafOnline: Mitha(Koordinator),Widya Firmadana,SigitPamungkas, BudimanLuky,CandraMurti Ayuningtyas,IsmadiyahWulandari. Pemasaran: Marozi,Hendra,Dodi, Sigit Darmaji, Andi Romula, Andika. Security: AndreasSyafryanto. BagianUmum: Yusuf.

Banyak Hotel dan Rumah Makan Gunakan Gas Elpiji Subsidi Dinas Koperasi UKM Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) kabupaten Lampung Barat (Lambar) menemukan adanya hotel dan rumah makan yang menggunakan gas elpiji bersubsidi ukuran 3Kg. Padahal jelas, tabung Gas ukuran 3Kg hanya diperuntukkan bagi masyarakat miskin saja. Lampung Barat (Kupas Tuntas) KABID perdagangan pada Diskoperinsag setempat, Sri Hartati mengatakan, hampir semua rumah ma kan dan hotel yang ada di kecamatan Balik bukit menggunakan Gas Elpiji ukuran 3Kg. Hal itu pihaknya temukan saatenggelar Sidak di sejumlah warung, pasar, hotel

dan rumah makan dibeberapa kecamatan di Lambar. “Terkait adanya dugaan pengecer nakal, yang menjual tabung gas LPG 3Kg hingga mencapai Rp. 27000 pertabung, kita melakukan sidak ke beberapa tempat di kecamatan Balik Bukit, Sukau, Batu Brak, dan Way Tenong, selain melakukan sidak kita juga melakukan Operasi Pasar (OP),” kta Sri melalui sambungan celluler-

nya, Kamis (15/08). “Meskipun hingga hari kedua ini tim kita belum menemukan adanya pengecer yang menjual tabung gas LPG ukuran 3Kg melebihi harga yang direkomendasikan, akan tetapi kita menemukan hampir semua rumah makan yang ada kecamatan Balik Bukit masih menggunakan gas bersubsidi ukuran 3Kg, selain rumah makan ada juga beberapa hotel,” tambah Sri. Terkait hal tersebut jelas Sri, pihaknya sudah memberikan himbauan agar pihak rumah makan dan hotel tersebut tidak menggunakan gas bersubsidi lgi, karena yang berhak hanya masyarakat miskin saja. Jadi bukan untuk pengusaha, karena

jika dibiarkan akan berdampak pada kurangnya stok sehingga penjual akan menjual dengan harga tinggi, mengingat terutama rumah makan penggunaannya mencapai hingga 100 tabung lebih perbulannya. “Jika pihak rumah makan dan hotel kedapatan kembali, kita akan mengambil tindakan tegas berupa sanksi. Dan sanksinya bukan hanya terhadap mereka saja melainkan terhadap agen yang menyuplai pengusaha. Kita juga sudah berkoordinasi dengan pihak pertamina agar sama-sama mengawasi agen sehingga agen tersebut akan kita beri sanksi Blacklist jika mengulanginya,” pungkas Sri. (Iwan)

Peran Masyarakat Dibutuhkan Dalam Pelaksanaan TMMD

Wartawan Kupas Tuntas disertai tanda pengenal dan dilarang meminta atau menerima imbalan dalam bentuk apapun yang berkaitan dengan tugas jurnalisnya. Alamat Redaksi : Jl. Turi Raya Gang Printis Kecamatan Tanjung Senang Bandarlampung. Telp: 0721 - 773331 Fax 0721-773028, E-MAIL:redaksi_kupastuntas@yahoo.co.id, kupastuntas7@gmail.com, Website : www.kupastuntas.co Rekening Bank : Bank Lampung. Cabang Utama. No. Rek. 3800304097944. Bank Mandiri 114-00-0666470-3, Bank BCA 0200-883608, Atas Nama : Donald Harris Sihotang. Penerbit : PT Yobel Irene Media. Percetakan : PT Masa Kini Mandiri - Jl. Soekarno Hatta No.108, Rajabasa, Bandar Lampung, Indonesia. Telp: 0721-783593. Isi Diluar Tanggung Jawab Percetakan.

Ratusan Petani di Gadingrejo Bakal Gelar Upacara di Sungai Pringsewu (Kupas Tuntas) PADA umumnya saat menjelang peringatan HUT RI, warga di sibukkan dengan berbagai persiapan mulai dari memasang bendera merah putih, umbul umbul, mengecat gapura hingga persiapan berbagai macam perlombaan. Namun tidak demikian dengan warga di Pekon Bulukarto, Kecamatan Gadingrejo, Kabupaten Pringsewu. Dalam menyambut HUT RI kali ini justru mereka mempersiapkan diri untuk menggelar upacara di kali bulog yang saat ini kering total. Ketua Kelompok Tani Makmur Pekon Bulukarto Doni Febriantoko menjelaskan, peringatan HUT RI ke 74 yang jatuh pada hari Sabtu (17/8) akan digelar upacara pengibaran bendera merah putih di tengah kali bulog (dekat jembatan bulog) yang akan dihadiri sekitar 200 petani. "Ada 7 Kelompok Tani dan

3 KWT yang masing masing akan mengirinkan perwakilan 20 orang," ujar Doni, Kamis (15/8). Menurut dia, segala persiapan telah dilakukan semenjak seminggu terakhir seperti memasang tiang bendera dan latihan petugas pengibar bendera merah putih. "Kami juga melakukan kegiatan bersih bersih sungai yakni mengangkut sampah yang berceceran di kali bulog," paparnya. Dikatakan Doni, alasan petani memilih kali bulog sebagai tempat upacara, adalah untuk meme riah kan HUT RI sekaligus untuk bersih bersih sungai. Kendati demikian para petani khususnya di sekitar bendungan way gatal dan bantaran kali bulog me rasa khawatir atas kemarau yang terjadi saat ini karena tanaman padi mereka terancam gagal pa nen (puso). "Petani juga mengharapkan ada solusi terbaik dalam menghadapi musim kemarau yang berkepanjangan ini," tan dasnya. (Manalu)

PELETAKAN BATU PERTAMA - BUPATI Lambar, Parosil Mabsus melakukan peletakan batu pertama TMMD di Pekon Bandar Agung Kecamatan Bandar Negeri Suoh, Kabupaten setempat, Kamis (15/8). Insert - Bupati Lambar Parosil Mabsus wakil Bupati Mad hasnurin, Dandim 0422 Lambar Letkol kav Adri nurcahyo, Kapolres Lambar AKBP Doni Wahyudi saling mengenggam tangan usai peletakan batu pertama TMMD. Foto : Iwan/Kupas Tuntas

Lampung Barat (Kupas Tuntas) BUPATI Lampung Barat (Lambar) Parosil Mabsus melakukan peletakan batu pertama Tentara Manunggal Masuk Desa (TMMD) di Pekon (Desa) Bandar Agung Kecamatan Bandar Negeri Suoh (BNS) kabupaten setempat, Kamis (15/08). TMMD ke 106 ini terdiri dari pembangunan jembatan, pelebaran jalan, pem-

buatan gorong gorong, kegiatan penyuluhan dan pelayanan. Selain bupati turut hadir dalam kegiatan tersebut wakil Bupati, Mad hasnurin, Dandim 0422 Lambar Letkol kav Adri nurcahyo, Kapolres Lambar AKBP Doni Wahyudi, Asissten dan Staf Ahli, Kepala OPD, Ketua persit, Camat, Peratin, dan lainnya. Dalam kata sambutannya, Parosil berharap program TMMD ini dapat maksimal dan masyarakat harus turut berpartisipasi karena partisipasi

peratin, LHP, dan masyarakat sangat dibutuhkan untuk menjalankan program ini. “Pembangunan akan optimal dan bermanfaat jika kebijakan dapat bersinergi dengan baik, tetapi pembangunan juga harus berimbang dan merata untuk seluruh masyarakat. Jadi masyarakat dan apartur pekon harus turut berpartisipasi,” kata Parosil. Hal senada juga disampaikan Dandim 0422 Lambar Letkol Kav Adri Nurcahyo,

selain meminta dukungan bupati, dirinya juga meminta dukungan dari seluruh lapisan masyarakat dalam menjalankan TMMD tersebut. “Kami akan melakukan pembangunan jembatan sepanjang 36 meter dengan lebar 2 meter dan tinggi 7 meter, harapannya jembatan ini dapat dimanfaatkan oleh masyarakat. Kami sangat berterimakasih atas partisipasi masyarakat disini dalam mendukung program kami,” singkatnya. (Iwan)

Pembangunan Samsat Mall Terkendala Lahan Lampung Barat (Kupas Tuntas) WACANA pembangunan kantor Sistem Administrasi Manunggal Satu Atap (Samsat) dan Kantor Pelayanan Pajak Daerah (KPPD) di kabupaten Lampung Barat (Lambar) hingga saat ini masih terkendala lahan. Pasalnya, hingga saat ini belum adanya persiapan

khusus dan masih belum memilik tanah yang dapat digunakan untuk pembangunan gedung ini. Kepala Samsat Lambar, David Zuljahri mengatakan, bahwa pihaknya kapanpun siap membangun gedung Samsat yang megah atau Samsat Mall, dengan catatan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lambar menyiapkan dan menghibahkan lahan untuk lokasinya.

“Kami berharap Pemkab hibahkan lahan, dan kami berjanji akan membangunkan Samsat 2 lantai yang megah atau Samsat Mall, jadi nanti ada gabungan, minimarketnya ada, kantin, mesin ATM, dan pasilitas lainnya,” kata David. Dijelaskan David, kenapa pihaknya tidak membeli lahan sendiri karena di kabupaten lain semua hibah dari Pemkab. Artinya pi-

haknya yang membuatkan, tugas Pemkab hanya tanggung lahan, dan yang jelas lanjutnya, pembangunnan gedung nya bukan menggunakan anggaran Pemda. “Saya sudah 6 tahun lebih di Lambar, saya ingin Lambar lebih maju dari kabupaten lainnya, masa iya Pesisir barat yang lahir dari kita (Lambar) kantor Samsatnya jauh lebih megah dari yang kita miliki,” tegas David. (Iwan)

Kirimkan Surat Pengajuan Permintaan Lahan Lampung Barat (Kupas Tuntas)

Foto : Manalu/Kupas Tuntas

LATIHAN UPACARA - PETANI dan warga di Pekon Bulukarto, Kecamatan Gadingrejo, Kabupaten Pringsewu sedang melakukan latihan upacara HUT RI, di sungai Bulog, Kamis (15/8).

MENANGGAPAI wacana pembangunan kantor Sistem Administrasi Ma nunggal Satu Atap (Samsat) dan Kantor Pelayanan Pajak Daerah (KPPD) yang di siasati Samsat setempat, kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) kabupaten Lambar Okmal, meminta agar pihak Samsat segera membuatkan surat yang ditu -

jukan kepada pemerintah daerah untuk segera di bahas. “Kalau Pemda sudah siap, tapi samsat nya be lum pernah mengajukan permintaan lahan. Jadi kita sarankan agar Samsat buat surat ke Pemda lalu kita bahas lebih lanjut bagaimana baiknya dan be rapa luas tanah yang di perlukan,” kata Okmal, Kamis (15/8). Ditanya apakah untuk lokasinya sudah disiapkan, Okmal mengaku belum bi-

sa memastikan lokasinya dimana. “Makanya mau kita bahas dulu dengan Samsat termasuk berapa luas lahan yang diperlukan karena tanah yang dibe lakang kantor Samsat saat ini sudah ada dan itu milik Pemkab, jadi kita tunggu usulan dari mereka dulu,” singkat Okmal. Diberitakan sebelumnya, Pihak samsat ingin membangun gedung baru berlantai dua dan bernuansa Mall namun masih terkendala lahan, sehingga pihak

Samsat sangat berharap Pemkab Lambar bisa menghibahkan tanah untuk lokasi pembangunan gedung Samsat tersebut. “Kami berharap Pem kab Lambar hibahkan lahan, dan kami berjanji akan membangunkan gedung Samsat 2 lantai yang megah atau Samsat Mall, jadi nanti ada gabungan, ada minimarketnya, kantin, mesin ATM, dan fa silitas lainnya,” kata kepala Samsat Lambar, David Zuljahri. (Iwan)


Jumat, 16 Agustus 2019

PESAWARAN - METRO - TUBA - TUBABA

5

Meriahkan HUT RI, Ratusan Napi Lapas Metro Pecahkan Rekor MURI Metro (Kupas Tuntas) GUNA memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) Republik Indonesia (RI) ke 74, Ratusan narapidana Lapas Kelas II A Kota Metro turut serta memecahkan rekor Museum Rekor Indonesia (MURI) Dunia untuk kategori Tarian Kolosal. Kepala Lapas Kelas IIA Metro Ismono menyampaikan, sebanyak 100 warga binaan dan 25 petugas Lapas setempat ikut serta mengisi kemerdekaan dengan pemecahan rekor Muri tari kolosal bertema Indonesia Bekerja Indonesia Jaya. "Hari ini sebanyak 200.000 petugas dan warga binaan lapas dan rutan diseluruh Indonesia turut serta dalan pemecahan rekor MURI Tarian Kolosal Indonesia Bekerja Indonesia Jaya, yang terpusat di lapas kelas I

TK dan PAUD Ikuti Akreditasi Pesawaran (Kupas Tuntas) UNTUK meningkatkan kualitas mutu pendidikan setingkat Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) di Kabupaten Pesawaran, Badan Akreditasi Nasional (BAN) PAUD melakukan akreditasi terhadap lembaga PAUD yang ada di Pesawaran. Hal ini diungkapkan oleh tim Asesor BAN PAUD Budi, saat melakukan penilaian di TK dan PAUD Annida di Desa Sungai Langka, Kecamatan Gedong Tataan, Kamis (15/8). “Tujuan dari dilakukannya akreditasi ini adalah secara umum untuk meningkatkan kualitas mutu pendidikan PAUD yang ada di Kabupaten Pesawaran,” ungkapnya. Menurutnya, ada beberapa tahap yang dilakukan pada penilaian akreditasi tersebut. “Kita lakukan penilaian secara dua tahap yaitu visitasi baik itu kelayakan sarana dan prasarana serta kurikulum pendidikannya, dan

Tanggerang. Untuk di Lapas Kelas II A Kota Metro ini diikuti sebanyak 100 orang narapidana dan 25 petugas," ucapnya, Kamis (15/8). Dalam pemecahan rekor tersebut, dari ratusan orang warga binaan dan petugas di Lapas Metro yang mengikuti Muri, terdapat setengah diantaranya adalah terpidana kasus narkoba. "Ini campuran narapidana yang kita ikutkan, disini ada napi kasus narkoba, kriminal, dan juga kasus lainnya. Untuk napi dengan kasus penyalahgunaan narkoba ada 50 orang, kasus pencurian 15 orang, dan 35 orang sisanya merupakan narapidana kasus lain," kata Kalapas. Diketahui, pemecahan rekor MURI yang diikuti ratusan ribu peserta tersebut dilakukan diseluruh Lapas dan Rutan di Indonesia dengan metode penghitungan melalui telekomfren. (Han) yang kedua proses validasi atau verifikasi kelengkapan administrasi,” ujarnya. Ditambahkannya, sebelum melakukan penilaian akreditasi, lembaga PAUD akan mengirim file dokumen kepada BAN PAUD. “Jadi sebelum dilakukan penilaian, lembaga PAUD yang akan kita nilai akan mengirim file dokumennya melalui HSDPA, sebagai bahan penilaian kita, nanti kita lihat sesuai atau tidak, baru kemudian keluar hasil penilaian akreditasinya,” tambahnya. Ia pun menerangkan bahwa, untuk dilakukan penilaian Akreditasi, PAUD harus terlebih teregristasi. “Ada standar untuk dilakukan akreditasi, setidaknya memenuhi standar minimal kelayakan sesuai dengan buku 10 yang sudah diketahui masing-masing PAUD,” terangnya. Sementara itu, Kepala TK dan PAUD Annida Intan Kesuma Jati menuturkan bahwa, pihaknya telah berupaya memenuhi standar kelayakan yang telah ditetapkan BAN PAUD. “Tentunya kami selaku pengelola menyambut baik adanya akreditasi ini, sebab, bisa menjadi koreksi kami apa hal yang kurang dan perlu diperbaiki untuk mencapai standar yang telah ditetapkan oleh Badan Akreditasi Nasional, sehingga kualitas mutu pendidikan yang kita berikan bisa maksimal,” tuturnya. (Reza)

Foto : Han/Kupas Tuntas

TARI KOLOSAL - RATUSAN narapidana Lapas Kelas IIA Kota Metro turut serta memecahkan rekor Muri untuk kategori Tarian Kolosal, di halaman Lapas setempat, Kamis (15/8).

Dendi Kenalkan Wisata Pesawaran Kepada Mahasiswa Malaysia Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona kenalkan wisata Kabupaten Pesawaran kepada Mahasiswa Universitas Pemuda Malaysia (UPM).

Pesawaran (Kupas Tuntas) “KITA disini sengaja mengundang mereka untuk mengenalkan sejumlah Destinasi wisata yang ada di Provinsi Lampung, khususnya, Kabupaten Pesawaran,” ungkapnya, saat menghadiri Acara silahturahmi dan jamuan makan siang Bupati

Pesawaran dengan mahasiswa pertukaran antara Mahasiswa Universitas Pemuda Malaysia (UPM) dan Universitas Malahayati, di Villa Gardenia Sukajaya Lempasing, Kecamatan Teluk Pandan, Kamis (15/8). Menurutnya, kegiatan itu dilakukan sebagai bentuk mempromosikan pa riwi sata Pesawaran. “Tadi selain kita berdiskusi biasa, mereka juga banyak yang berfoto selfie, lalu di share dimedia sosial, nah ten tunya itu kita harapkan bisa berdampak untuk menarik minat wisatawan luar ne geri,” ujarnya. Ditambahkannya, pada kegiatan itu juga dilakukan

pengenalan adat dan budaya dari masing-masing asal mereka. “Selain itu, kita juga ingin mengenalkan sedikit adat dan budaya Lampung kepada mereka, agar bisa menambah wawasan mereka, begitupun mereka mengenalkan kebiasaan positif yang diterapkan di Malaysia sana,” tambahnya. Ia pun menginginkan adanya kegiatan ini bisa berdampak positif bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat. “Ya, mereka semua ini berasal dari program keperawatan kalau istilah di Indonesia, dan kita ketahui masyarakat kita ini masih banyak masalah ter-

kait dengan pola hidup bersih dan sehatnya, makanya tadi saya minta mereka juga bercerita sedikit terkait ilmu yang mereka pelajari terkait penanganan PHBS ini,” tukasnya. Selain itu ia menerangkan, adanya kegiatan ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas SDM. “Mereka ini kan nanti kalau lulus akan menjadi tenaga ke sehatan, pastinya akan menemui berbagai macam karakter orang, dengan begini diharapkan mampu menjadi khasanah ilmu bagi mahasiswa kita, dalam menjalankan tugas nan tinya ketika sudah lulus,” tutupnya. (Reza)

Tim PKK Canangkan Kurangi Sampah Plastik Tulangbawang Barat (Kupas Tuntas) KEGIATAN perlombaan Tim Penggerak PKK Kabupaten Tulangbawang Barat (Tubaba) dalam rangka Peringatan HUT Kemerdekaan RI ke-74 tahun 2019, di halaman Rumah Dinas (Rumdis) Bupati Tubaba, Kelurah Panaragan Jaya Kecaatan Tulangbawang Tengah,, Kamis (15/8). Pada pembukaan kegiatan tersebut, Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Tubaba Hj. Kornelia Umar menyampaikan, kegiatan Foto : Irawan/Kupas Tuntas

FOTO BERSAMA - BUPATI Tubaba Umar Ahmad, didampingi Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Tubaba Hj. Kornelia Umar hadir dikegiatan lomba PKK dalam rangka HUT RI, di halaman Rumdis Bupati, Kamis (15/8).

lom ba dalam rangka peringatan HUT Kemerdekaan RI ke 74 yang diselenggarakan oleh Tim Penggerak PKK Kabupaten Tubaba mengimbau kepada warga untuk beralih dari penggunaan minuman kemasan ke penggunaan tumbler (botol minuman), hal ini dilakukan sebagai solusi meminima lisir sampah plastik. “Mari, kita memaknai Kemerdekaan Republik Indonesia ini dengan mengu-

rangi Sampah Plastik dengan cara menggunakan wadah minuman Tumbler yang juga sangat efektif untuk kesehatan,”kata Kornelia dalam sambutannya. Tim pengegerak PKK Kabupaten Tubaba juga membagikan botol minum kepada seluruh pengurus PKK mulai dari tingkat Kabupaten, kecamatan dan desa. “Diketahui bersama bahwa sampah plastik ti dak dapat diuraikan meski banyak yang sudah me manfaatkan menjadi ba rang daur ulang, oleh ka rena itu ada baiknya ditekan penggunaan botol plastik dengan membawa botol air sendiri di setiap kegiatan,”ujarnya. Instruksi tersebut, sambung Kornelia, merupakan anjuran dalam rangka membantu pemerintah menggalakkan program pengurangan sampah plastik yang masih menjadi PR (pekerjaan rumah) besar hingga saat ini. “Dengan kesadaran membawa botol minum, selain menghemat anggaran juga

menerapkan gaya hidup yang sehat dan baik,”tegas dia. Berbagai Perlombaan yang dihelat pada peringatan HUT RI di kalangan pegawai dilingkup Pemda Tubaba seperti, lomba joged balon berpasangan, lomba tarik tambang, lomba makan kerupuk, lomba bakiak, lomba balap karung, dan lomba memasukan paku ke dalam botol. “Tujuan kegiatan lomba tersebut adalah salah satu bentuk partisipasi dalam rangka memeriahkan peringatan hari kemerdekaan RI Ke-74 di lingkup warga masyarakat dan Pemerintah Daerah Tubaba,”tuturnya. Lagi-lagi, Kornelia juga berharap semoga dalam memperingati Hari Kemerdekaan RI Ke-74 di lingkup masyarakat dan Pemerintah Daerah dapat bisa mengurangi minuman kemasan plastik.” Dan tentunya berdampak pada pe ngu rangan sampah plastik, supaya bisa menerapkan gaya hidup sehat dan baik,”pungkasnya. (Irawan)


6

Jumat, 16 Agustus 2019

LAMPUNG UTARA

473 Napi di Lampura Dapat Remisi Ada 473 narapidana (napi) di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas II B Kotabumi dan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Kotabumi yang bakal menerima remisi, pada Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan RI ke-74. Lampung Utara (Kupas Tuntas) NAPI yang mendapat remisi atau pengurangan hukuman terdiri dari 169 orang di Rutan Kelas IIB Kotabumi, dan 304 orang warga binaan di Lapas kelas IIA Kotabumi. Kepala Rumah Tahanan Negara Kelas IIB Kotabumi, Denial Arief menjelaskan napi yang diusulkan mendapat remisi sebenarnya se-

banyak 361 orang, namun yang disetujui remisinya hanya 169 orang. Hal itu berdasarkan surat Direktur Jenderal Pemasyarakatan Nomor: PAS-3.UM. 01.01-90 tanggal 11 Juni 2019. Sementara Kepala Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Kotabumi, Tetra Destorie mengatakan sebanyak 304 nara pidana di lembaganya akan menerima remisi pada peringatan HUT RI ke-74. Tetra Destorie didampingi Kepala Pengamanan Lembaga Pemasyarakatan (KPLP) Yudha dan Kasubsi Registrasi Aditya Warman menerangkan, dari 423 warga binaan lapas yang diusulkan, yang disetujui sebanyak 304 napi.

“Dari 304 jumlah napi yang menerima remisi ini berasal dari kasus tindak pidana korupsi (Tipikor), narkoba dan tindak pidana umum lainnya,” ujarnya, kemarin. Ia menambahkan, dari 304 napi yang mendapatkan remisi, terdapat enam nara pidana yang dinyatakan langsung bebas. Hal ini karenakan napi yang diusulkan mendapatkan remisi ini dianggap memiliki kelakuan baik selama menjalani hukuman atau pembinaan di Lapas Kotabumi. “Yang kami usulkan sebanyak 304 napi, sebagian sudah ada surat keputusannya sedangkan sebagiannya lagi sedang proses,” ujarnya. (TL)

KRIMINAL

Sopir Pemakai Sabu Ditangkap LAMPUNG UTARA - UNIT Reskrim Polsek Bukit Kemuning menangkap pemakai sekaligus pengedar sabu bernama Agung Arinto, Selasa (13/8). Agung sehari-hari berprofesi sebagai sopir. Warga Desa Sukamenanti, Kecamatan Bukit Kemuning, Kabupaten Lampung Utara ini ditangkap di Jalan Klones Desa Suka Menanti, Kecamatan Bukit Kemuning. Dari tangan tersangka, polisi menyita barang bukti dua paket kecil sabu, satu bungkus rokok Gudang Garam Surya 16 dan satu unit HP TrawBerry Warna Biru. Kapolsek Bukit Kemuning Kompol Ery Hafri, mewakili Kapolres Lampung Utara AKBP Budiman Sulaksono menjelaskan pelaku merupakan target oprasi (TO) anggota Polsek Bukit Kemuning. “Kami dapat informasi pelaku melintas di Jalan Klones Desa Suka Menanti. Setelah memastikan target operasi, anggota dipimpin Panit 1 Reskrim langsung mengamankan pelaku dengan barang bukti yng diletakan di dalam bungkus rokok Gudang Garam Surya 16 yang berada ditangan sebelah kiri pelaku” kata Kapolsek, kemarin. Ia menambahkan, dari hasil pengembangan dan penyidikan Unit Reskrim diketahui pengedar barang haram tersebut berasal dari pengedar Erwin Septian (28) warga Kelurahan Bukit Kemuning, Kecamatan Bukit Kemuning. ”Setelah berhasil mengamankan pelaku pemakai sabu, kemudian melakukan pengembangan terhadap pengedarnya dan berhasil mengamankan pelaku berikut barang bukti satu Unit HP Nokia Tipe G 300 Warna Gold di rumahnya,” imbuhnya. Ia menambahkanb, kedua pelaku kini diamankan di Mapolsek Bukit Kemuning guna dilakukan peyidikan lebih lanjut. (RB)

Polisi Ringkus Pelaku Curat

Foto: Ist

PELAKU CURAT DIRINGKUS - UNIT Reskrim Polsek Sungkai Selatan meringkus Muhammad Erlangga Saputra (22), warga Barak Umbul Semarang Desa Negara Tulang Bawang, Kecamatan Bunga Mayang, Lampung Utara, Selasa (13/8). Tersangka adalah pelaku pencurian dengan pemberatan (curat) yang selama ini terkenal licin.

LAMPUNG UTARA - UNIT Reskrim Polsek Sungkai Selatan meringkus Muhammad Erlangga Saputra (22), warga Barak Umbul Semarang Desa Negara Tulang Bawang, Kecamatan Bunga Mayang, Lampung Utara. Tersangka adalah pelaku pencurian dengan pemberatan (curat) yang selama ini terkenal licin. Pelaku diringkus pada Selasa (13/8) sekitar pukul 22.00 WIB. Ia terlibat aksi curat dengan korban Megi Hariadi, warga warga Desa Negara Tulang Bawang. Kapolsek Sungkai Selatan Kompol Yaya Karyadi, mewakili Kapolres Lampung Utara AKBP Budiman Sulaksono menjelaskan pelaku bersama dua rekannya masuk kedalam rumah korban dengan cara mendongkel jendela. Para pelaku mengambil barang milik korban berupa uang tunai Rp2.000.000, 1 unit Hp merek Xiomi warna gold, 1 buah tas kulit warna coklat, 1 buah tas pinggang dan 1 lembar STNK mobil BE 8913 KV. "Pelaku ini terkenal licin, saat dilakukan penangkapan pelaku mencoba melarikan diri. Karena kesigapan anggota akhirnya pelaku dapat diringkus tanpa ada perlawan. Pelaku juga merupakan tahanan Lapas Tanjung Raja Kabupaten Ogan Ilir, Sumsel dalam kasus curanmor yang melarikan diri," jelas Kapolsek, kemarin. Dari tangan pelaku, polisi menyita 1 buah tas kulit warna coklat, 1 lembar STNK mobil BE 8913 KV milik korban, 1 buah celana levis warna biru dan 1 buah baju kaos warna abu abu silver. Pelaku dan barang bukti sudah dilimpahkan ke Polres Lampung Utara untuk proses lebih lanjut. "Untuk pelaku kita jerat dengan Pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan ancaman hukuman maksimal tujuh tahun penjara," pungkasnya. (Rls)

LAMPUNG TIMUR

Bupati Zaiful: Pramuka Harus Mampu Mengembangkan Diri Lampung Timur (Kupas Tuntas) BUPATI Lampung Timur sekaligus Ketua Majelis Pembimbing Cabang (Kamabicab) Gerakan Pramuka Lampung Timur, Zaiful Bokhari menghadiri acara perkemahan di Lapangan Braja Gemilang, Kecamatan Braja Selebah, Rabu (14/8) malam. Dalam sambutannya, Zaiful berharap pramuka bisa terus eksis dan memiliki kemampuan untuk mengembangkan diri dan mengadopsi perkembangan zaman. "Di era reformasi dan globalisasi sekarang ini, Pramuka sebagai pendidikan kawah

candra di muka bagi pemuda diharapkan mempunyai eksistensi dan kemampuan untuk mengembangkan diri dan mengadopsi perkembangan zaman. Serta mampu melakukan koordinasi dengan lembaga-lembaga lain untuk bersama-sama berperan aktif dalam membawa generasi muda ke arah kemajuan diberbagai bidang," jelas Zaiful. Lebih lanjut Zaiful mengatakan, sebagai organisasi yang bergerak dibidang kepemudaan, Pramuka juga harus memiliki kewaspadaan terhadap berbagai ancaman yang dapat merongrong Negara Kesatuan Republik Indonesia. Zaiful berpesan, para pemuda dapat meningkatkan

jiwa kepramukaan agar menjadi pemuda yang mempu nyai kewaspadaan. "Melalui perkemahan Pramuka ini saya minta kepada adik-adik untuk terus meningkatkan jiwa kepramukaan, sehingga menjadi pemuda yang mempunyai kewaspadaan terhadap segala bentuk perpecahan bangsa. Terus tingkatkan sikap patriotisme dan nasionalisme, yang bisa didapat dari pembinaan-pembinaan yang senantiasa dilakukan oleh gerakan Pramuka,” paparnya. Pada kesempatan ini, Bupati Zaiful menyalakan langsung api unggun. Acara semakin meriah dengan digelar pentas seni tradisional seperti tari Melinting dan tari Jaipong. (Adv)

PKHS Siapkan Ratusan Bak Air di TNWK

Foto: Agus/Kupas Tuntas

SIAPKAN BAK BERISI AIR - MITRA TNWK dari PKHS menempatkan ratusan bak berisi air dalam TNWK, agar satwa liar tidak kekurangan pasokan air bersih, kemarin.

Lampung Timur (Kupas Tuntas) PENYELAMATAN dan Konservasi Harimau Sumatera (PKHS) menyiapkan ratusan bak air di dalam hutan Taman Nasional Way Kambas (TNWK) Lampung Timur. Bak air itu

diletakan di sejumlah titik rawa yang mulai kering. Menurut Koordinator PKHS M Nur Wahid, penempatan ratusan bak air didalam TNWK untuk mengantisipasi agar satwa liar tidak kekurangan air. Pasalnya, saat ini sejumlah rawa di TNWK sudah mengering.

“Rawa-rawa kecil yang selama ini menjadi sumber air bagi satwa liar seperti Kancil, Menjangan, Babi, Napo, Tapir, Beruang, Harimau dan hewan liar lainnya, mulai mongering. Maka kami PKHS sebagai mitra TNWK membantu menyiapkan air bagi satwa liar,” kata Wahid, kemarin. Ia mengatakan, sedikitnya sudah ada sekitar 300 bak berisi air yang sudah ditempatkan sejumlah titik rawa yang kering. “Bak-bak itu dibagi dalam enam titik di Seksi I,” ujarnya. Ia menambahkan, setiap satu titik diletakan 50 ember berisi air. Air itu dipasok oleh tim PKHS menggunakan drum yang dibawa masuk ke TNWK. “Mitra TNWK akan terus melakukan patroli di setiap rawa yang ada bak air, guna memastikan air terus tersedia. Fungsi dari air bersih tersebut digunakan oleh satwa untuk minum dan mandi," imbuhnya. (Agus)

Foto: Ist

NYALAKAN API UNGGUN - BUPATI Lampung Timur sekaligus Ketua Majelis Pembimbing Cabang (Kamabicab) Gerakan Pramuka Lampung Timur, Zaiful Bokhari menyalakan api unggun saat menghadiri acara perkemahan di Lapangan Braja Gemilang, Kecamatan Braja Selebah, Rabu (14/8) malam.

Gajah Milo Tanduk Pawang Hingga Masuk Rumah Sakit Seekor gajah di Pusat Latihan Gajah (PLG) Taman Nasional Way Kambas (TNWK) Lampung Timur tanduk seorang pawang bernama Prawoto, Kamis (15/8). Akibatnya, sang pawang harus dirawat di Rumah Sakit Urip Sumoharjo, Bandar Lampung. Lampung Timur (Kupas Tuntas) HUMAS Balai TNWK Sukatmoko saat dihubungi membenarkan bahwa Prawoto mengalami luka pada kaki dan dada setelah ditanduk gajah peliharaannya, Rabu (14/8) sore. Hal itu terjadi saat Par-

woto memberikan pakan di kandang gajah. Prawoto merupakan Mahot (pawang) senior yang sudah lama memegang gajah jinak bernama Milo, belum diketahui pasti penyebab kenapa gajah jantan itu menanduk majikannya. Biasanya, gajah yang melakukan penyerangan karena sedang

mengalami birahi tinggi. "Untung saja gading gajah dalam kondisi tumpul, kalau kondisi runcing bisa tembus pada tubuh pawang tersebut," kata Sukatmoko, kemarin. Ia menambahkan, sampai kini belum bisa memastikan tandukan gajah tersebut mengakibatkan patah tulang atau tidak. “Ini menjadi perhatian untuk pawang agar lebih hatihati dalam menangani gajah, meskipun gajah tersebut pegangan setiap harinya. Dan perlu diketahui resiko seorang Mahot binatang bertubuh tambun sangat besar," imbuhnya. (Agus)


Jumat, 16 Agustus 2019

LAMPUNG TENGAH

Buka Bimtek KUBE

Loekman: Jangan Modal Habis, Usaha Tak Jalan

Tunjangan Guru Hononer Belum Dibayar Lampung Tengah (Kupas Tuntas)

Foto: Towo/Kupas Tuntas

HADIRI BIMTEK - BUPATI Lamteng Loekman Djoyosoemarto menghadiri bimbingan teknis (Bimtek) yang diikuti penerima bantuan Kelompok Usaha Bersama (KUBE) di Aula BMT Assafiyah Kota Gajah, Kamis (15/8).

Bupati Lampung Tengah (Lamteng), Loekman Djoyosoemarto membuka bimbingan teknis (Bimtek) yang diikuti penerima bantuan Kelompok Usaha Bersama (KUBE) di Aula BMT Assafiyah Kota Gajah, Kamis (15/8). Lampung Tengah (Kupas Tuntas) DALAM arahannya, Loekman minta para penerima bantuan KUBE agar serius dalam mengelola usaha. Bupati berpesan, jangan sampai penerima hanya mendapatkan bantuan modal, namun tidak bisa jalan sesuai yang diharapkan. “Saya minta para pen-

damping agar serius memperhatikan para kelompok yang mendapatkan bantuan modal ini. Awasi terus apa yang pas untuk usahanya. Jangan sampai modal habis, namun usaha tidak jalan,” tegas Loekman. Masih kata Loekman, bantuan KUBE dari Kementerian Sosial bertujuan untuk memberdayakan kelompok masyarakat miskin. Salah satunya, dengan cara pem-

berian modal usaha kepada kelompok masyarakat. Ia berharap, para peserta bimtek nantinya dapat memahami cara pengelolaan bantuan, agar bisa berkembang dan tahu tata cara pertanggungjawaban dan pelaporan keuangan yang baik dan benar sesuai ketentuan yang berlaku. Selain itu, lanjut Loekman, bantuan dapat terealisasi dengan lancar tanpa ada hambatan, serta dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Ia menambahkan, pemberdayaan masyarakat amat penting untuk mengatasi ketidakmampuan masyarakat akibat keter-

batasan akses modal dan kurangnya pengetahuan dan keterampilan. Sementara Kepala Dinas Sosial Lamteng, Zulfikar Iwan menambahkan bantuan KUBE murni dari APBN diberikan kepada 50 kelompok yang tersebar di lima kecamatan. “Setiap Kelompok mendapatkan bantuan dana sebesar Rp20 juta. Dana langsung ditransfer melalui rekening masing-masing kelompok. Saat ini beberapa usaha yang sudah berjalan melalui bantuan ini seperti pengemukan sapi, ternak kambing, jual bensin eceran dan usaha lain,” pungkasnya. (Towo)

TUNJANGAN guru honorer selama 6 bulan belum dibayarkan. Hal itu terungkap dalam pertemuan Bupati Lampung Tengah (Lamteng) Loekman Djoyosoemarto dengan 400 guru di SDN 1 Padang Ratu, Rabu (14/8). Dalam pertemuan itu, seorang guru honorer SMPN 1 Padang Ratu, Siti Nurjanah memberanikan diri menanyakan langsung perihal tunjangan itu kepada Loekman. "Mohon maaf Pak, kami ingin menanyakan sekaligus memohon penjelasan lang-

7

sung dari Bapak Bupati, terkait belum atau tidak kunjung dibayarkannya tunjangan tenaga honorer di SMP Negeri 1 Padang Ratu. Masalahnya ini sudah memasuki bulan keenam tapi belum ada kejelasan,” kata Siti dihadapan Loekman. Menurut Siti, pihaknya ingin mendengar langsung kejelasan terkait macetnya hak guru honorer. “Awalnya, kami berniat mempertanyakan hal ini kepada kepala sekolah, tapi kami merasa tidak sanggup," ungkapnya. Menanggapi hal itu, Loekman langsung menanyakan kepada Sekretaris Dinas Pendidikan Lampung Tengah Sariman, yang ikut hadir dalam acara tersebut. "Pak Sekretaris Dinas Pendidikan tolong ini ditindaklanjuti, cari tahu dimana hak mereka ini macet. Coba lakukan urut kacang agar semuanya jelas. Mereka merupakan sosok yang dengan ikhlas mengabdi untuk mencerdaskan anak-anak kita," tegas Loekman. Menyikapi hal itu, Sariman selaku Sekretaris Dinas Pendidikan Lampung Tengah menyatakan bulan depan hak tersebut sudah dibayarkan. (Towo)

KRIMINAL

Polantas Bekuk Pelaku Jambret LAMPUNG TENGAH - SEORANG polisi lalu lintas Polres Lampung Tengah (Lamteng) membekuk pelaku jambret, saat hendak melarikan diri usai melakukan aksinya, Kamis (15/8). Pelaku bernama Efendi menjambret tas milik Nurhasanah (32), warga kampung Indra Putra Subing, Kecamatan Terbanggi Besar saat hendak berangkat kerja di Jalan Ahmad Yani Bandar Jaya. Penjambretan dilakukan saat korban melintas di depan Puskesmas setempat. "Ada dua orang lelaki diatas motor Beat warna hitam, salah satunya menarik tas korban," jelas Kapoksek Terbanggi Besar AKP Riky Ganjar Gumilar, kemarin. Sempat terjadi tarik menarik, karena Nurhasanah berusaha mempertahankan tas miliknya. "Nurhasanah terjatuh, dan seorang pelaku terjatuh dari motor, namun tas korban berhasil dibawa kabur oleh pelaku lainnya," jelasnya. Saat itulah korban menjerit minta tolong, lalu warga dan polisi yang mendengar teriakan tersebut berhamburan mengejar para pelaku. "Seorang pelaku berhasil ditangkap, dan satunya berhasil kabur," pungkasnya. Saat ini pelaku diamankan di Mapolsek Terbanggi Besar untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. (Towo)

LAMPUNG SELATAN

Pemkab Giat Sosialisasikan Program Perpusru Lampung Selatan (Kupas Tuntas) PEMKAB Lampung Selatan melalui Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah akan menggiatkan sosialisasi program Perpustakaan Seru (Perpusru) dan Perpustakaan Desa (Perpusdes), yang belakangan mulai redup. Program Perpusru dan Perpusdes sempat booming pada dua-tiga tahun lalu. Bahkan, saat itu bupati sempat beberapa kali mengancam mencopot camat, yang tidak dapat membangun perpustakaan di setiap desa. Keberadaan Perpusru dan Perpusdes diharapka n dapat meningkatkan SDM di tengah era globalisasi. Ironisnya, kini keberadaan Perpusru Daerah Krakatau di lantai dasar Masjid Agung Kalianda, juga terpantau mulai sepi dikunjungi warga. Menyikapi hal tersebut, Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah Lampung Selatan, Qorilnilwan menegaskan pihaknya akan kembali menggaungkan program tersebut. "Memang sejak 2018 mereka kita lepas, karena memang (perpustakaan desa

dan Perpusru) sudah bisa berjalan mandiri," kata Qorilnilwan, Kamis (15/8). Ia menyatakan, telah menyiapkan beberapa kegiatan untuk membangkitkan Perpusru dan Perpustakaan Desa tersebut. Kegiatan itu adalah membuat database klasifikasi/ kategori perpustakaan desa, guna melakukan pemetaan. "Pemetaan akan kita lakukan di 260 desa/kelurahan. Sehingga nantinya bisa dijadikan bahan pembinaan dan pendampingan supaya lebih terukur. Target kita, klasifikasi itu tahun ini selesai dan harapannya semua perpustakaan dapat maju dan mandiri. Sehingga dapat merangsang masyarakat (pelajar) untuk meningkatkan minat baca," jelas Qorilnilwan. Ia mengakui, tingkat minat membaca masyarakat di Kabupaten Lampung Selatan khususnya bagi kalangan remaja masih terbilang sangat rendah. Hal itu bisa dilihat dari kunjungan masyarakat ke perpustakaan. Ditambahkan, tidak mudah meningkatan minat membaca. Namun, pihaknya akan terus melakukan berbagai upaya mendorong minat baca masyarakat. (Dirsah/Edu)

Kembangkan UKM, Dinas Koperasi Gandeng Perbankan

Foto: Dirsah/Kupas Tuntas

BERI KETERANGAN - KEPALA Dinas Koperasi dan UKM Lampung Selatan I Ketut Sukerta memberi keterangan terkait temu mitra untuk mengembangkan sektor UKM, kemarin.

Guna mengembangkan usaha kecil dan menengah (UKM), Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Lampung Selatan akan melaksanakan kegiatan temu mitra dengan menggandeng unsur perbankan dan pelaku usaha. Lampung Selatan (Kupas Tuntas)

Foto: Dirsah/Kupas Tuntas

GAUNGKAN PROGRAM PERPUSRU - KEPALA Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah Lampung Selatan Qorilnilwan berjanji mensosialisasikan program Perpusru dan Perpusdes untuk meningkatkan minat baca masyarakat, kemarin.

KEPALA Dinas Koperasi dan UKM Lampung Se la tan, I Ketut Sukerta men jelaskan kegiatan temu mitra ditujukan untuk mengembangkan sektor UKM, khususnya sisi permodalan dan market. Pasalnya, ke dua hal itu yang menjadi kendala utama.

"Kami akan carikan solusi agar UKM dapat berkembang. Contoh kalau ada permasalahan permodalan, kan ada KUR (Kredit Usaha Rakyat) dan KUMI (Kredit Usaha Mikro). Ini nanti yang kita akan bahas," kata dia, Kamis (15/8). Ia mengaku, minimnya permodalan dan sulitnya melakukan pemasaran atau market menjadi kendala utama dalam mengembang-

kan sektor UKM di Lampung Selatan. Untuk itu, kata dia, dibutuhkan inovasi agar UKM dapat berbicara banyak di kancah nasional bahkan internasional. "Harapan kita, hasil dari temu mitra dapat merumuskan solusi yang bisa membantu mengembangkan UKM. Ya minimal dapat membuka link-link market atau pemasaran. Seperti, UKM abon lele di kecamatan Palas, yang sudah mengekspor hasil usahanya ke luar negeri," ujarnya. Menurut Ketut. keberadaan Jalan Tol Trans Sumatera ( JTTS) bakal menguntungkan para pelaku

UKM. Pasalnya, keberadaan tol dapat memperlancar pengiriman barang. "Justru itu ( JTTS) menguntungkan. Contohnya, kalau pelaku usaha mau mengirim barang ke Aceh bisa lebih cepat. Dan juga, hasil produksi bisa juga dipasarkan melalui rest area," kata Ketut. Ia menambahkan, pihaknya juga akan mendorong pemasaran berbasis online. Saat ini, pihaknya sedang mempersiapkan perangkatnya. "Kalau kualitas dan kuatintassudah baik, kita "go" ke arah market berbasis online," tandasnya. (Dirsah/Edu)


8

Jumat, 16 Agustus 2019

WAY KANAN

Sambut HUT RI, PBSI Adakan Turnamen Bulutangkis Way Kanan (Kupas Tuntas) KETUA Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) Way Kanan melalui Sekretaris Hermansyah membuka turnamen bulutangkis dalam rangka menyemarakkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-74 Republik Indonesia (RI). Pembukaan turnamen yang diselenggarakan di gedung Islamic center Kecamatan Blambanganumpu, Kabupaten Way Kanan, berlangsung meriah, Kamis (15/8). Hermansyah menyampaikan terima kasih atas diselenggarakannya turnamen bulutangkis ini dan memberikan motivasi kepada para pemuda untuk terus menjaga kerukunan dan membangun. “Turnamen bulutangkis ini bertujuan untuk menyemarakkan HUT Republik Indone-

sia ke 74 dan mencari bibitbibit unggul sehingga nantinya mudah-mudahan bisa masuk ke jenjang yang lebih tinggi,” terangnya. Sementara itu, Ketua Panitia Kegiatan, Akuntar mengatakan, diadakannya turnamen bulutangkis ini banyak sekali manfaatnya, diantaranya adalah sebagai sarana membentengi anakanak muda dari kegiatankegiatan negatif. “Serta, menjadikan olahraga sebagai kegiatan yang positif serta dapat menciptakan kerukunkan pada seluruh masyarakat. Kami juga berharap agar Pemkab Waykanan dapat lebih memperhatikan atlet dan fasilitas olahraga, agar dapat memajukan dunia olahraga di Way Kanan,”ucapnya. Diketahui dalam kegiatan tersebut diikuti oleh 12 Tim, masing masing tim berisikan 5-6 atlet bulutangkis. (Sandi)

KEAMANAN

Babinsa Koramil Latih Linmas WAY KANAN - GUNA Meningkatkan Disiplin, Sertu Syamsul Ahmad Babinsa Koramil 427-05/Banjit Kodim 0427/WK memberikan pelatihan PBB kepada Linmas di Kampung Argo Mulyo, Kecamatan Banjit, Kabupaten Way Kanan, Kamis (15/8). Dandim 0427/Way Kanan Letkol. Czi. Komara, melalui anggota Babinsa Koramil 427-05/Banjit Sertu Syamsul Ahmad, menjelaskan bahwasannya kedisiplinan adalah modal pokok dalam keberhasilan melaksanakan tugas ataupun kegiatan, baik itu kegiatan pribadi maupun kegiatan dalam pekerjaan, tanpa kedisiplinan pekerjaan yang dilakukan hasilnya tidak akan bisa maksimal. "Untuk memupuk rasa kebersamaan, persaudaraan dan keamanan, Linmas merupakan bagian dari masyarakat yang harus bisa memberi contoh bagi masyarakat lainnya dalam penanaman disiplin dan semangat Bela Negara, itulah tujuan dilaksanakannya kegiatan pelatihan PBB tersebut," ucapnya. Pada kesempatan itu pula, Sertu Syamsul Ahmad mengajarkan PBB dengan metode praktek langsung berupa gerakan ditempat yang diikuti oleh anggota Linmas Kampung Argo Mulyo. (Rl)

Foto : Sandi/Kupas Tuntas

BERI SAMBUTAN - SEKRETARIS PBSI Way KananHermansyah memberikan sambutan saat membuka turnamen bulutangkis dalam rangka menyemarakkan HUT RI ke-74, di gedung Islamic center, Kamis (15/8).

Kampung Bumi Baru Optimis Jadi Kampung Sehat Tim verifikasi Kabupaten sehat mengunjungi kampung Bumi Baru, Kecamatan Blambangan Umpu, yang merupakan salah satu Kampung sehat di Kabupaten Way Kanan, Kamis (15/8).

Way Kanan (Kupas Tuntas) KUNJUNGAN ini didampingi oleh Kepala Bappeda Way Kanan Rudi Joko Kurnianto, dan Kepala Dinas Kesehatan setempat, Anang Risgiyanto, serta unsur Musyawarah Pimpinan Kecamatan (Muspika) Blambangan Umpu. Kepala Kampung Bumi Baru, Chandra mengatakan, pihaknya berkomitmen untuk

menjadikan kampung Bumi Baru sebagai Kampung sehat. Komitmen ini, diantaranya, tidak membuang sampah sembarang, dan memelihara tanaman obat-obatan serta sayuran di pekarangan halaman rumah. “Hal ini semata-mata karena kami ingin mensukseskan Kabupaten Way Kanan menjadi Kabupaten yang sehat,”ujarnya. Sementara itu, Kepala Dinkes Way Kanan, Anang Risgianto, menjelaskan, Way

Kanan adalah kabupaten ke empat setelah Kabupaten Pringsewu, Tulang Bawang Barat dan Kabupaten Pesisir Barat yangn lolos verifikasi lapangan oleh tim verifikasi KKS pusat. Hal ini setelah dilakukan verifikasi dokumen terhadap 202 usulan Kabupaten/Kota dari 165 Kabupaten/Kota di 29 Provinsi. "Harapan kami, Way Kanan dapat meraih predikat Kabupaten sehat dan mohon agar masyarakat turut mendukung," ujarnya.(Sandi)

TANGGAMUS

Polsek Tangkap 2 Pencuri Motor Tanggamus (Kupas Tuntas)

Foto : Sayuti/Kupas Tuntas

SERAHKAN BIBIT MANGROVE - WAKIL Bupati Tanggamus, AM Syafi'i menyerahkan bibit mangrove kepada masyarakat Pekon Kiluan Negeri, untuk ditanam di lokasi wisata Kiluan, Kamis (15/8).

Pertenakan Ayam di Gisting Diduga Cemari Lingkungan Warga Blok 24 Pekon Gisting Atas, Kecamatan Gisting, Kabupaten Tanggamus, mengeluhkan peternakan ayam yang berada di pemukiman warga, karena diduga mencemari lingkungan. Tanggamus (Kupas Tuntas) SEJAK keberadaanya setahun yang lalu, peternakan ayam petelur (layer) ini sudah ditentang warga, karena dikhawatirkan akan mencemari lingkungan, seperti bau tak sedap, dan mengundang banyak lalat yang akan membawa penyakit bagi warga sekitar.

“Dari awal keberadaannya, kandang ayam ini tidak disetujui warga. Sebab letaknya di permukiman warga. Dan saya sudah tanya sama aparat pekon, ternyata keberadaan pe ternakan ini tidak ada ijinnya,” kata Ning (47), warga sekitar peternakan ayam, diamini sejumlah warga lainnya, Kamis (15/8). Menurut warga, bau menyengat dari peternakan

ayam tersebut sangat mengganggu dan membuat warga resah. Karena bersamaan dengan itu, lingkungan sekitar juga banyak lalat, yang masuk hingga ke dalam rumah warga. Karena jarak rumah warga dengan kandang peternakam ayam sangat dekat. “Lingkungan jadi bau, banyak lalat yang ber ter bangan sampai masuk rumah. Apalagi kalau musim penghujan, bau dan lalatnya semakin menjadi,” kata warga lainnya. Warga pun mendesak agar peternakan ayam tersebut ditutup. “Kami minta

peternakan ayam ini ditutup. Karena keberadaannya membuat lingkungan tercemar dan membuat resah warga,” kata Yatno, warga lainnya. Warga menuding, keberadaan peternakan ayam itu berdampak lingkungan yang merugikan warga. Karena pemilik peternakan mengabaikan masalah lingkungan, seperti pencemaran lingkungan seperti polusi udara (bau), banyaknya lalat yang berkeliaran di kandang dan lingkungan sekitarnya serta ketakutan warga akan virus Avian Influenza atau flu burung (H5N1). (Sayuti)

DUA tersangka pencurian sepeda motor Honda Revo Nopol BE 8721 CD milik Wagiman warga Pekon Batu Patah Kecamatan Kelumbayan, Tanggamus berhasil diamankan polisi dibantu warga, Rabu (14/8) pagi. Kedua tersangka merupakan warga Kabupaten Pesawaran bernama Edi Supriyadi (23), warga Desa Bunut Sebrang Kecamatan Way Ratai dan Santari (20), warga Desa Babakan Loa Kecamatan Kedondong. Penangkapan kedua tersangka tergolong dramatis, pasalnya warga bahu membahu membantu pihak Polsek Limau Polres Tanggamus guna mengepung pelarian keduanya usai mencuri motor tersebut. Kasat Reskrim Polres Tanggamus AKP Edi Qorinas, SH mengatakan, kedua pelaku ditangkap dalam pengejaran saat melintas di Jalan Raya Pekon Lengkukai Kecamatan Kelumbayan Barat, Tanggamus. "Pelaku diamankan anggota Pos Pol Kelumbayan Barat sekitar 10 KM dari TKP awal pencurian sekitar pukul 03.30 Wib," kata AKP Edi Qorinas mewakili Plh. Kapolres Tanggamus, AKBP Joko Bintoro, Rabu (14/8) malam. AKP Edi Qorinas menjelaskan, kronologis kejadian, berdasarkan keterangan saksi-saksi, kedua tersangka melakukan pencurian dengan pemberatan (Curat) se-

peda motor korban yang diletakan di teras samping rumah saksi Irawan pada Rabu (14/8) sekitar pukul 03.00 WIB. Pasalnya saksi Irawan, sekitar pukul 02.30 Wib masih berbincang-bincang bersama orang tuanya bernama Sartam diteras rumah, lantas masuk ke dalam rumah tersebut. Kemudian sekitar pukul 03.00 Wib, saksi Irawan dan Sartam mendengar suara sepeda motor, sontak keduanya kaget sehingga memeriksa keluar rumah ternyata sepeda motor korban telah raib. "Menyadari sepeda motor milik korban dicuri, kemudian saksi bersama warga melakukan pengejaran dan menghubungi korban, selanjutnya korban meneruskan ke Polsubsektor Kelumbayan guna menutup jalur pelarian," jelasnya. Ditambahkan Kasat, dalam penangkapan tersebut turut diamankan sepeda motor Honda Revo BE 8721 CD milik korban dan sepeda motor Honda Revo warna hitam list merah BE 6647 UF milik para tersangka berikut kunci kontak sebagai alat yang digunakan membobol motor korban. "Dalam perkara tersebut juga diamankan BPKB sepeda motor Honda Revo BE 8721 CD yang diserahkan pada saat korban melaporkan pencurian tersebut," imbuhnya. Saat ini kedua tersangka dan barang bukti diamankan di Polsek Limau Polres Tanggamus guna proses penyidikan lebih lanjut. "Atas perbuatannya, tersangka dijerat pasal 363 KUHPidana, ancaman maksimal 7 tahun penjara," pungkasnya. Sementara kedua tersangka dalam keteranganya mengakui semua perbuatannya, dimana menurut salah seorangnya yakni Edi Supriyadi bertugas membawa kabur motor dan Santari menghidupkan motor menggunakan kunci kontak motor yang dipakainya. (Sayuti)


Jumat, 16 Agustus 2019

SAMBUNGAN

Moeldoko: MenPAN-RB Sudah Buat Formulasi Struktur Kementerian JAKARTA - PRESIDEN Jokowi akan menyesuaikan struktur kabinet di periode keduanya. Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko menyebut, pemerintah sudah menyusun formulasinya. Moeldolo menjelaskan, penyesuaian struktur kabinet

dilakukan karena menyesuaikan kondisi perekonomian serta visi Presiden ke depannya. Sehingga, akan ada perubahan struktur kabinet. "Kan selalu beliau sampaikan bahwa terjadinya CAD (current account deficit/ defisit transaksi berjalan) di

Khamami ... denda Rp 200 juta atau subsidair 3 bulan kurungan. Kemudian terhadap terdakwa Taufik Hidayat selaku adik Khamami, dituntut dengan pidana penjara selama 6 tahun dengan denda sebesar Rp100 juta subsidair 2 bulan kurungan. Ketiga terdakwa disebut JPU, telah melanggar hukum karena melakukan tindak pidana korupsi (tipikor) sesuai dengan ketentuan yang tercantum Pasal 11 dan 12 a UU No 31 tahun 1999 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi sebagaimana dijelaskan UU No 31 Tahun 1999 Juncto Pasal 55 ayat 1 KUHP Juncto Pasal 65 ayat 1 KUHP. Wawan Yunarwato mengatakan, ketiga terdakwa tidak mendukung program pemerintah dalam memberantas tindakan yang berbau Kolusi Korupsi dan Nepotisme (KKN).

"Khamami sebagai kepala daerah dan Wawan Suhendra yang merupakan ASN harusnya aktif dan ikut mencegah praktik KKN, namun tidak dilakukannya. Namun justru ikut dalam praktik tersebut," ujar Wawan Yunarwanto dihadapan majelis hakim yang dipimpin Siti Insirah. Wawan juga menyatakan bahwa Khamami selalu menyangkal perbuatannya. "Khamami tidak berterus terang mengakui perbuatannya," ungkap Wawan. Menanggapi tuntutan itu, ketiga terdakwa kompak akan membacakan nota pembelaan diri pada sidang berikutnya. Menurut Khamami, dirinya tidak sepenuhnya terbukti melakukan korupsi seperti yang dipaparkan KPK. Yang dimaksud Khamami adalah terkait uang Rp200 juta yang bersumber dari Dinas PUPR Bidang Sumber Daya Air.

"Saya tidak menerima uang Rp 200 juta. Itu tidak benar. Uang itu baru akan diserahkan ke saya tapi tidak jadi. Karena ada perintah Najmul Fikri kepada Wa wan, agar uang yang sumbernya dari Sumber Daya Air itu dipegang dulu. Dan uang itu disita sama KPK. Jadi saya tidak ada terima itu," ujar Khamami. Menurut Khamami, hal itu nantinya akan disampaikan saat membacakan nota pembelaan. "Iya. Tapi nanti kita lihat saja di persidangan berikutnya," imbuhnya. Sementara itu, Wawan Suhendra berharap majelis hakim dapat memberikan keputusan yang adil. "Nanti saya akan sampaikan pada sidang berikutnya. Saya harap majelis hakim bisa memberikan hukuman seadilnya dan meringankan vonis terhadap saya," ujarnya. (Ricardo) Dari Hal 1

harap tenaga kerja tak menjadi imbas dari pengunduran perusahaan itu. "PT HMA sudah sangat bagus menyerap tenaga kerja di wilayah ini, nah saya harus mengemas itu supaya tenaga kerja tidak jadi pengangguran gara-gara hal ini. Ini yang harus kita kemas strateginya," ungkapnya. Meski surat resmi pengunduran PT HMA telah diterima pada 14 Agustus 2019, dia berharap diberikan kesempatan untuk menyiapkan pengalihannya. "Maka kasih lah kami waktu, kan tidak mungkin PT HMA mengajukan pengunduran, saya langsung operasi, chaos nanti di lapangan. Saya juga harus bilang saya sudah bikin pokja (kelompok kerja) khusus untuk itu, supaya soft jalannya. Target 1 September 2019 sudah running, butuh waktu satu sampai dua pekan untuk prepair," imbuhnya. Terkait tunggakan pajak parkir yang menjadi tanggung jawab PT HMA, Asep berharap pemerintah perlu fleksibilitas, namun tetap ada data dukung yang harus dipertanggungjawabkan dan dikompromikan bersama PT HMA. Di bagian lain, Kepala Badan Pengelola Pajak dan Retribusi Daerah (BPPRD) Kabupaten Lampung Selatan, Badruzzaman menyebutkan tunggakan pajak parkir PT HMA mencapai Rp105 juta per bulan sejak ber-

Kemana ... peruntukan yang lain. Inspektorat setempat harus mulai melakukan pemeriksaan, untuk memastikan kemana larinya anggaran untuk membayar pajak randis itu. Sayangnya, Samsat Lambar belum bisa menghitung berapa jumlah nominal dana yang tertunggak dari ratusan randis. Samsat masih mengumpulkan data apakah randis-randis itu masih beroperasi atau sudah dihibahkan ke Pemkab Pesisir Barat atau sudah rusak. Hal itu perlu dipastikan, agar bisa diketahui secara riil berapa randis yang sebenarnya masih layak pakai. Samsat memang harus segera berkoordinasi dengan

bidang perdagangan itu maka presiden selalu berbicara soal investasi dan eksport. Kedua dari sisi pembangunan SDM. Pendekatan-pendekatan itulah yang menjadi pemikiran. Sehingga ada mungkin ada perubahan struktur," ujar Moeldoko, Kamis (15/8). (Dtc) Dari Hal 1

Ditagih ... terbuka," ujar Heri. Heri mengungkapkan, pihaknya juga baru tahu ada rekomendasi terkait kewajiban perusahaannya yang harus membayar pajak parkir sebesar 30 persen dari PNBP. Ia mengaku selama ini tidak ada sosialisasi dari Pemda Lamsel terkait hal itu. "Kan baru-baru ini Pemda Lamsel mengulik pajak parkir. Bukan dari 2018. Dari awal saat mereka (Pemda) datang ke kita, saya sudah menyarankan petugas dari Dispenda untuk mengkomunikasikan ke pihak Bandara, dari pendapatan yang disetor ke PNBP itu berapa dan yang akan menjadi PAD berapa. Kalau Bandara setuju tinggal silahkan, tapi tidak mau," paparnya. Menanggapi pengunduran PT HMA itu, Kepala UPBU Radin Inten II, Asep Kosasih Samapta mengatakan kedepan pihaknya akan mencoba mengelola parkir di bandara secara mandiri. "Ini risiko kami, kami harus membuat strategi sendiri supaya pelayanan tetap berjalan. Jadi kami ambilalih dalam waktu dekat. Pengambilalihan kan perlu perencanaan yang matang, kami sudah buat tim khusus yang membidangi aplikasi, operasi, SDM, keuangan, semuanya harus satu tim. Jadi ada tim khusus internal bandara," jelas Asep. Tim khusus itu, lanjut Asep, akan diisi oleh para tenaga kerja yang sebelumnya telah bekerja di PT HMA. Ia ber-

KPK ...

operasi pada tahun 2018 lalu. "Kalau asumsi kita tunggakan pajak PT HMA Rp105 juta per bulan, kemarin kita sudah membuat tagihan untuk Juli 2019. Rp 105 juta itu kita ambil 30 persen dari setoran mereka ke PNBP sebesar Rp350 juta. Padahal kalau diambil dari seluruh pendapatan mereka bisa lebih dari Rp 105 juta," jelas Badruzzaman. Untuk menagih tunggakan pajak parkir itu, pihaknya masih akan berkonsultasi dengan beberapa instansi seperti Badan Pemeriksa Keuangan dan Inspektorat. Jika secara aturan tunggakan pajak itu harus ditagih, maka pihaknya akan menagih tunggakan pajak parkir terhitung sejak PT HMA mulai beroperasi pada 2018. "Sudah dari awal saya tegur, kalau memang niatnya baik, tidak runyam seperti ini. Masa kita sudah 18 kali bersurat tidak selesai-selesai. Kalau saya bilang mereka (PT HMA) ini tidak patuh pada aturan," tegasnya. Apalagi, lanjut dia, potensi pajak parkir bandara sudah menjadi proyeksi target PAD Pemkab Lamsel, karena dianggap pendapatannya sangat besar. Meskipun target itu masih meleset dari perencanaan. "Mudah-mudahan kalau memang mundur, mundur beneran. Walaupun sudah menyerahkan surat resmi pengunduran ke UPBU, tapi kita belum memegang buktinya," tandasnya. (Erik) Dari Hal 1

Pemkab Lambar, untuk menginventarisir kendaraan dinas yang menunggak pajak tersebut. Jangan sampai, anggaran pajak randis yang sudah dialokasikan justru menjadi mainan oleh oknumoknum pejabat. Jangan sampai pula uang Pemda yang semestinya untuk membayar pajak randis, justru masuk kantong pribadi oknum pejabat. Janji Sekda Kabupaten Lambar Akmal Abdul Nasri yang akan memberikan sanksi tegas kepada pejabat yang tidak membayar pajak randis padahal sudah dianggarkan, patut diapresiasi. Sehingga, bisa memberikan shock therapy bagi pejabat-pejabat lain agar tidak melakukan hal serupa.

Jika terbukti telah memainkan anggaran pajak randis, oknum pejabat tersebut sebaiknya tidak diberikan fasilitas randis lagi. Yang bersangkutan juga diharuskan mengembalikan dana pajak randis yang sudah dipakainya. Jika tidak, maka kasusnya harus dibawa ke ranah hukum. Menilep pajak randis tentu sebuah perbuatan yang tidak bisa ditoleransi. Sudah diberikan fasilitas, anggaran untuk membayar pajak randis pun masih dimanfaatkan untuk kepentingan pribadi. Harus ada tindakan tegas, agar kedepan pejabat lain tidak mengulangi perbuatan serupa. (**)

kita kembali kepada tuntutan kita di awal. Terkait keterlibatan Zulkifli Hasan, itu sudah kita uraikan di tuntutan awal tapi tidak diterima oleh hakim," terangnya. Sebelumnya, Anggota JPU KPK Subari Kurniawan menyebutkan majelis hakim yang diketuai Mien Trisnawaty dianggap telah menghilangkan unsur tindak pidana gratifikasi Zainudin Hasan. JPU KPK saat itu melihat ada kerancuan dalam keputusan hakim. "Kami melihat ada sedikit kerancuan. Putusan ini sebenarnya tidak merugikan. Cuma konstruksi hukumnya janggal," ujar Subari. Kejanggalan yang dimaksud Subari terkait adanya aliran uang yang masuk ke Zainudin Hasan melalui rekening milik Gatoet Soeseno sebesar Rp3,1 miliar yang berasal dari PT Baramega Citra Mulia Persada dan PT Johnlin. Zainudin juga menerima aliran uang lainnya melalui rekening nama Sudarman yang berasal dari PT Estari Cipta Persada sebesar Rp4 miliar. PT Baramega Citra Mulia

Dari Hal 1

berdiri karena adanya pemberian izin pengelolaan hutan oleh Menteri Kehutanan Zulkifli Hasan pada tahun 2010 silam. Zainudin diberi izin mengelola kawasan hutan untuk kegiatan eksploitasi batu bara serta sarana penunjangnya seluas 490,56 hektare pada kawasan hutan produksi terbatas di Kabupaten Kota Baru, Kalimantan Selatan. Subari Kurniawan menyatakan penerimaan uang miliaran rupiah itu berlangsung sejak 2010 hingga Zainudin Hasan menjabat sebagai bupati atau penyelenggara negara. Aliran uang yang diterima Zainudin Hasan disebut jaksa dalam dakwaannya sebagai tindak pidana gratifikasi dan melanggar pasal 12 B Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi. "Tapi pidana gratifikasi tidak bunyi dalam putusan hakim. Ini lucu," kata Subari. Hakim, kata Subari malah melihat tindak pidana gratifikasi Zainudin Hasan hanya terbukti ketika Zainudin Ha-

BNNP ... Banten. Jefri adalah salah satu anggota jaringan internasional dalam peredaran sabu itu. Ia memesan sabu dari Provinsi Aceh melalui Zawil Qiram dan Silman, warga Kota Lhokseumawe. Rencananya, Jefri Susandi akan mengedarkan sabu itu ke sejumlah orang termasuk ke narapidana yang ada di dalam lembaga pemasyarakatan (Lapas), menggunakan bantuan Ade Irwan, warga Kecamatan Teluk Betung, Bandar Lampung. Ery Nursatari menerangkan, selama menjalani bisnis itu, Jefri Susandi mengalihkan keuntungannya untuk membeli perhiasan, kendaraan serta surat-surat berharga. Jika ditotal nilai keuntungan yang didapatnya sudah mencapai Rp1,9 miliar. Menurut Ery, pihaknya sedang melakukan pendalaman lebih jauh terhadap tindak tanduk Jefri Susandi dalam memperdagangkan sabu ke dalam lapas. Sebelumnya, Jefri Susandi pernah mendekam di dalam penjara LP Way Hui selama 6 tahun dengan kasus yang sama pada 2008 silam. "Itu sedang dalam pendalaman tim kita. Yang jelas, dari hasil pemeriksaan kita, dia (Jefri Susandi) ini sudah beberapa kali menyuplai sabu ke Bandar Lampung," kata Brigjen Pol Ery Nursatari saat mengekspos kasus tersebut di kantornya, Kamis (15/8). Ery Nursatary juga memaparkan kronologis penangkapan komplotan Jefri Susandi itu. Awalnya, petugas BNNP Lampung menangkap Ade Irwan, Zawil Qiram dan Silman di Desa Hajimena, Kecamatan Natar, Lampung Selatan, Jumat (9/8) sekitar pukul 23.45 WIB. Ketiganya

san menerima uang Rp200 juta dari Kadis Pendidikan Lampung Selatan, Thomas Amirico. Menanggapi hal ini, Juru Bicara PN Tanjungkarang yang saat itu dijabat oleh Manshur mengatakan penerimaan aliran uang dari perusahaan boneka milik Zainudin Hasan terjadi ketika Zainudin Hasan tidak menjabat sebagai Bupati. Ia menjelaskan, unsur gratifikasi yang sah secara hukum adalah ketika seseorang itu sudah menjadi penyelenggara negara. “Itu lah yang menurut hukum adalah sebagai penerima suap (gratifikasi). Jadi dia belum pada jabatannya sebagai bupati. Jadi dia belum terikat dengan jabatan bupatinya itu,” ungkapnya.Dia menegaskan bahwa poin putusan tersebut adalah hasil musyawarah majelis hakim. “Itu hasil musyawarah kami,” terangnya. Diketahui, Zainudin Hasan divonis dengan hukuman 12 tahun penjara oleh majelis hakim Pengadilan Tipikor Tanjung Karang. Vonis itu jauh lebih ringan dari tuntutan JPU yang menuntut selama 15 tahun penjara. (Ricardo) Dari Hal 1

ditangkap sesaat akan melakukan transaksi. Dalam penangkapan itu diamankan barang bukti berupa sabu yang dikemas dalam bungkus teh Cina warna merah dengan total tujuh kantong. Zawil Qiram dan Silman singgah di lokasi tersebut dengan menggunakan mobil Mitsubishi Pajero Sport. Saat akan diamankan, Silman melawan petugas dan diputuskan untuk diberikan tindakan tegas dengan cara menembak kakinya. Setelah itu, tiga tim BNNP Lampung yang terlibat dalam operasi ini melakukan penyelidikan, hingga mengetahui peran dan melacak keberadaan dari Jefri Susandi. Tim pun bergegas menuju Provinsi Banten dan berhasil mengamankan Jefri Susandi yang saat itu sedang memakai sarung. "Ternyata ada Jefri di balik peredaran ini. Kita kejar dan temukan dia saat hendak shalat subuh. Saya sedikit heran juga lihat dia ini. Selama di sel sini, dia ini rajin ibadah sembari punya bisnis haram," ujar Ery. Jefri Susandi juga terpaksa dilumpuhkan dengan timah panas, karena berniat melarikan diri saat akan dibawa ke Lampung. Saat itu, Jefri sempat berpura-pura minta izin kepada petugas untuk buang air kecil. "Jadi ada dua orang yang kita lumpuhkan dengan timah panas," imbuhnya. Berdasarkan hasil pemeriksaan, Zawil Qiram dan Silman disebut Ery akan menerima upah Rp100 juta jika berhasil membawa sabu tersebut ke Lampung. Silman juga disebutnya sudah tiga kali melakukan aksi yang sama. Pertama, Silman menyuplai sabu ke Provinsi Jambi seberat 2 kilogram dan Pekan Baru seberat 4

630 ... awal urut angka 2 akan diganti menjadi angka 1. Maka kami mengimbau pemegang randis melakukan registrasi ulang. Kita juga mengimbau agar setiap OPD yang memiliki randis tersebut untuk membayar tunggakan pajak," terangnya. Ditanya nilai nominal tunggakan pajak randis tersebut, David menyatakan belum bisa memberikan data secara detail. “Kalau nominal estimasi belum bisa dibaca sistem. Karena bisa saja ada kendaraaan yang sudah dihibah, rusak berat dan lainlain. Kalau pada akhir tahun nanti mungkin sudah bisa,” imbuhnya. Dimintai tanggapannya, Sekretaris Daerah (Sekda)

9

kilogram serta terakhir ke Lampung membawa 7 kilogram. Ery menambahkan, pihaknya juga turut menyita buku tabungan dan kartu ATM dari bank yang berbeda. Seluruh harta yang diperoleh Jefri bisa dijerat dengan TPPU. Dalam aksinya, Jefri selalu memakai modus operasi menyamarkan identitasnya "Jadi kita sita semua itu. Ada juga 22 surat berharga, 7 surat kwitansi jual beli mobil. Modus dia untuk cuci uang hasil bisnis dengan menyamarkan identitas," terangnya. Masih kata Ery, Jefri selaku pemesan sabu akan dijerat dengan UU No. 8 Tahun 2010 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU). Tidak hanya itu, Jefri bersama tiga tersangka lainnya juga akan dijerat dengan pasal 132 ayat (1) pasal 114 ayat (2), 112 ayat (2) UU No.35 tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman pidana maksimal hukuman mati. Sementara Jefri Susandi mengaku pernah menetap di Kota Bandar Lampung dan bekerja di salah satu diskotik. Selama 6 tahun di penjara, dia belajar dan masuk dalam lingkaran pengedar sabu jaringan internasional hingga mampu memiliki kaki tangan di dalam LP. "Dulu kerja di New Dwipa, di sana jadi waiter. Mulai bisnis ini sejak 2016 lalu. Tahu beginian waktu saya di dalam penjara. Sekolahnya waktu di dalam penjara. Iya (punya jaringan di dalam LP)," tuturnya. Silman dan Zawil Qiram pun mengaku baru menerima upah senilai Rp5 juta dari pemberi perintah untuk membawa sabu itu ke Lampung. Keduanya kompak mengatakan tidak mengenal identitas pemberi perintah tersebut. (Ricardo) Dari Hal 1

Kabupaten Lambar, Akmal Abdul Nasri mengungkapkan bahwa dana untuk pembayaran pajak sudah dianggarkan di masing-masing Organisasi Perangkat Daerah (OPD) pemilik randis. "Nanti akan kita kroscek dulu kendaraan mana saja yang sudah dan belumnya, apakah memang karena belum jatuh waktu tempo atau masih dalam proses atau memang karena kendaraan tua yang sudah rusak berat dan tidak terpakai. Bisa juga mungkin kendaraan yang sudah dilelang dan dihibahkan ke Kabupaten Pesisir Barat," jelasnya. Akmal menegaskan, segera memerintahkan bagian

keuangan untuk mendata dan mengecek kembali untuk menyesuaikan data randis yang lama dan data baru. Jika terbukti ada yang tidak membayar pajak padahal sudah dianggarkan di OPD, lanjut dia, bisa diberikan sanksi sesuai aturan yang ada. "Jika sudah menunggak itu resiko pemilik Randis, yang jelas sudah di anggarkan dan itu resiko dia jika sudah telat. Untuk menindaklnjutinya nanti akan dilihat aturan mainnya seperti apa, apakah berupa sanksi teguran atau apa nanti kita tinjau kembali. Sekali lagi jika memang Randis tersebut masih ada dan terpakai harus dibayarkan," pungkasnya. (Iwan)


10

Jumat, 16 Agustus 2019

SELEBRITI

Ria Ricis Nyaris Bunuh Diri Gegara Video Pamit YouTuber Ria Ricis ternyata sempat depresi karena di-bully akibat video pamit yang dibuatnya beberapa waktu lalu. Dia bahkan sampai berniat untuk bunuh diri lantaran masalah tersebut. KUPAS TUNTAS JAKARTA - HAL itu diceritakan Ria Ricis lewat video terbaru yang diunggah ke akun YouTube miliknya. Di sana, adik Oki Setiana Dewi itu membeberkan kesedihan yang dihadapi hingga muncul niat mengakhiri hidup. "Hal bodoh terjadi malam itu, bersamaan dengan segala masalah yang aku pendam,

Anaknya Dibully, Fairuz A Rafiq Masuk Rumah Sakit

SEWA TEMPAT ACARA BAGAS RAYA LAMPUNG menyewa- kan tempat untuk acara : a. Pesta pernikahan Adat/Nasional, b. Resepsi pernikahan, c.Perayaan Ulang Tahun/Khitanan, d. Seminar/ Reuni/Loka Karya, e. Perayaan Hari Raya, f. Dan acara – acara lainnya. Jl. Soekarno Hatta Way Dadi, Sukarame Bandar Lampung, tlp 0721 782223, 3541919. Fax 0721 785229. Untuk info lengkap hub. Lim Sriyani 081279165253

KOLAM CV. LAMPUNG POOL kolam renang special pembuatan kolam renang atau waterboom, www. lampungpool .multi ply.com Hub: 0813 69144878, Pin BB : 21810105. PERLENGKAPAN LAB "ANIMO CHEMICAL & LAB": men jual bahan kimia industri dan labora torium, serta menj ual perlengkapan safety. hrga terjangkau jln pemuda 126 depan chandra. Hub: 08127289997.

tersebut bermula dari pengakuan Sonny Septian yang menyebut anak Fairuz, Faaz di-bully di sekolah. Faaz yang merupakan hasil pernikahan Fairuz dengan Galih Ginanjar itu dirundung lantaran orang tuanya terlibat kasus 'ikan asin'. Hatinya tambah teriris saat mengetahui Barbie Kumalasari justru mengeluarkan komentar miring terkait kasus anak Fairuz tersebut. Dia menilai pembully-an itu terjadi merupakan risiko dari kasus Fairuz dan Galih Ginanjar yang semakin santer terdengar. Tidak hanya itu, Barbie juga merasa kejadian itu adalah dampak pihak Fairuz yang menolak berdamai dengan Galih Ginanjar.

JASA KAMI melayani jasa penyusunan dokumen UKL, UPL, Pelaporan Semesteran Implementasi UKL, UPL. Hubungi CV. Abadi Konsultan. Tlp (0725) 42128 atau Bapak Kelik 0823 06533871.

KOST-KOSAN KOST-KOSTAN hrian/minggu/ Bln, Fas: AC, TV, Kmr mandi didalam, Parkir Luas & Aman. Hub. 0853 8456 5777. Jln. P.Antasari No. 171 B.Lampung, Hrg Mulai 100rb/ Hari. TERIMA KOS/KONTRAKAN, P/ W, bln/thn, termasuk air, lok. dkt pertokoan &Jln Protokol, Fas : Air S.bor grtis, KM dalam, Lstrik Pulsa, Dapur, Tmpt Jemuran Msng�, Prkir Luas & Aman. Hub: PONDOK AIMAR JL.Raja Ratu, No.10, Lab. Ratu. CO Pemilik : 0853 8019 4555 / 0822 8037 6456 / 0853 6961 3489.

mohon ampun. Astagfirullahal adzim. Ya Allah ternyata engkau sayang kepadaku," tutup Ria Ricis. Seperti diketahui, Ria Ricis belum lama ini membuat video pamit di akun YouTube miliknya. Dalam video itu, dia mengaku bakal meninggalkan aktivitas sebagai YouTuber untuk beberapa waktu. Namun dua hari setelah video itu dirilis, Ria Ricis justru kembali lagi membuat konten. Alhasil dirinya dihujat oleh netizen di media sosial. Banyak netizen yang menuding Ria Ricis melakukan drama demi memperbanyak views di YouTube. (Jpnn)

Hotman Paris Merasa Nama Baiknya Dicemarkan Farhat Abbas di Medsos

Ria Ricis

KUPAS TUNTAS JAKARTA - AKTRIS Fairuz A Rafiq kembali harus melewati cobaan. Di tengah kasus 'ikan asin' yang membuat anaknya dibully, kini dirinya justru jatuh sakit. Hal tersebut diketahui lewat akun Instagram Story milik Fairuz, yang mengupload foto tengah terbaring di rumah sakit dengan kondisi tangan diinfus. Dalam video, terlihat juga putri Fairuz yang masih balita. Anaknya itu tampak mendekatinya yang terbaring di rumah sakit. Namun sayang, istri Sonny Septian itu tidak menyebutkan sakit yang tengah diderita. Sampai saat ini Fairuz maupun keluarga juga belum bisa dimintai keterangan. Sementara itu, Fairuz A Rafiq baru-baru ini masih terlibat perseteruan dengan Barbie Kumalasari. Hal

aku menangis hingga tersungkur di kamar seorang diri. Dan terus bertanya, kalau tuhan sayang, kenapa dia enggak ambil nyawaku sekalian?," kata Ria Ricis. "Kenapa lewat hujatan satu Indonesia, negara aku sendiri? Lalu untuk apa aku hidup? Di saat aku lemah, aku gagal, dan tidak ada satu orang pun yang percaya sama aku. Maaf aku bodoh," sambungnya. Pada momen tersebut,

perempuan 24 tahun itu mengaku sudah berniat bunuh diri. Ria Ricis mengambil sebuah benda tajam dengan kondisi berlinang air mata. "Sambil menangis aku berdiri ke arah meja rias dan mengambil benda tajam. Apalagi tujuannya kalau enggak untuk mengakhiri hidupku. Dengan tangan yang gemetar dan mata yang semakin bengkak, aku arahkan benda tajam tersebut ke tubuhku," cerita Ricis. Beruntung sesaat kemudian Ria Ricis masih bisa mengendalikan diri. Dia tersadar lantas mengurungkan niat bunuh diri. "Aku istigfar sebanyak mungkin sambil

Fairuz

Sehingga pemberitaan semakin luas dan menjadi konsumsi semua orang, termasuk anak-anak. "Ya, risiko lah, namanya anak-anak pasti seperti itu kan. Makin viral beritanya, pasti psikis anak juga kena. Makanya dari awal aku sempat bilang kasihan anak, tapi mediasinya enggak direspons. Ya, sudah," ucap Barbie Kumalasari di Polda Metro Jaya, Selasa (13/8). (Jpnn)

KOPERASI KOPERASI SIMPAN PINJAM MAK MUR MANDIRI. Anda Seorang karyawan PT butuh uang mendadak? Segera hubungi kami!! Syarat lengkap langsung Cair!! 1. SK Karyawan (Tetap/Kotrak), 2. Kartu Jamsostek + Saldo jamsostek. 3. Buku tabungan gaji+ATM. 4. Ijazah Terakhir+Slip Gaji. 5. Fotocopy KTP dan KK. Jl Raya Hajumena, No.28 Natar, Lamsel (Samping Yamaha). 07215613282.

KUPAS TUNTAS JAKARTA - KABID Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono membenarkan kabar yang menyebutkan Advokat Hotman Paris telah melaporkan Advokat Farhat Abbas dan Andar Situmorang. Argo mengatakan, laporan ini dibuat Hotman pada Rabu (14/8) pada pukul 22.29 WIB. Menurut rangkuman laporan polisi yang dikirimkan Argo kepada Kompas.com, Hotman akhirnya melapor karena merasa namanya dicemarkan melalui konten-konten yang diunggah para terlapor di media sosialnya. "Pelapor selaku korban menerangkan bahwa kejadian bermula pada saat pelapor melihat postingan yang diunggah oleh terlapor melalui media elektronik diantaranya akun gosip instagram, YouTube, dan beberapa media elektronik lainnya. Terkait Konten Porno Yang didalam positingan

SANGGAR BUNGA TERIMA PESANAN BUNGA PAPAN UCAPAN KECIL MAUPUN BESAR, SEDIAPARTAI BESAR. HUB: 0852 7971 4488.

HOTEL HOTEL LUSYJln.Diponegoro Nomor186Bandarlampung100-200 Ribu. Free Wifi. Hubungi : 0721-471020

MUSIK JUAL RUMAH RUMAH Dijual Cepat , Jl Raya Pagelaran No 369, Kab Pringsewu, pinggir jalan besar sebelum pasar, Lt. 2000 m Lb. 300 m, siap huni, bisa usaha, halaman luas, 2,2 M. Hub pemilik 085269692909,081272193361,0811919121

RUMAH KONTRAKAN DIKONTRAKKAN Perum Palem Asri Way Kandis 1, 2, 3 Kemiling, Labuhan Dalam, Kedamaian, Tirtayasa, Kali anda, Metro, Natar. Hub No Tlp Kantor (0721)486313/ Bapak Boy : 085269222797/Bapak Ari : 085208466595.

SINARTA Musik perni kahan, Saur matua, Orgen Tunggal, Pesta Bonataon, Dalam dan Luar Kota. Hubungin segera: 085216105475. Drs. Edison E. Sinurat.

JUAL BELI LOGAM MORA Jaya, jual beli logam, besi tua dll. Alamat: jln soekarno hatta, srengsem samping sop janda. Hubungi : 081379933788 PENGISIAN RACUN API CAHAYA ABADI, men jual berbagai apar+ pengisian ulang. Jl. Yos Sudarso 138 C (Dpn RS BudiMedika) Hb. 0851 07520099/081278001238

tersebut terlapor berbicara/ menuduh pelapor sebagai pengacara porno yang menyebarkan video porno melalui akun instagram pelapor, dan terlapor juga mengatakan pada beberapa akun gosip bahwa yang melakukan hubungan sex di video adalah pelapor dan sekertarisnya. Pelapor dinyatakan sebagai tersangka atas video tersebut dan juga tersebar screenshoot video porno ke publik yang bermuatan asusila dan pornografi, atas kejadian tersebut korban merasa dicemarkan nama baiknya, selanjutnya pelapor mendatangi spkt polda metro jaya untuk

KOPERASI KOPERASI SIMPAN PINJAM MAK MUR MANDIRI. Anda seorang Karya wan PT butuh uang mendadak? segera hubungi kami !! Syarat Lengkap Langsung Cair...!!! 1. SK Karyawan (Tetap/Kontrak) 2. Kartu jamsostek + Saldo Jamsostek 3. Buku Tabungan Gaji + ATM 4. Ijazah Terakhir + Slip Gaji 5. Foto Copy KTP dan KK. Jl. Soe karno Hatta No. 52 D Suka bumi Indah, Ban darlampung. Telp : 0721-709216/ 081398800360 KOPERASI SIMPAN PINJAM MAK MUR MANDIRI. Anda seorang Karya wan PT butuh uang mendadak? segera hubungi kami !! Syarat Lengkap Langsung Cair...!!! 1. SK Karyawan (Tetap/Kontrak) 2. Kartu jamsostek + Saldo Jamsostek 3. Buku Tabungan Gaji + ATM 4. Ijazah Terakhir + Slip Gaji 5. Foto Copy KTP dan KK. Jalan Yos Sudarso, No.71A, Bumi Waras, Telukbetung. Telp: (0721) 5605056, HP: 0813 21214893.

Hotman Paris Hutapea

membuat laporan polisi." demikian isi uraian laporan Hotman, Kamis (15/8). Menurut Argo, Hotman melaporkan Farhat dan Andar dengan tuduhan fitnah dan pencemaran nama baik melalui media elektronik dan atau mendistribusikan informasi elektronik yang bermuatan asusila. (Kps)


PARIWARA

Jumat, 16 Agustus 2019

11


Berlangganan & Keluhan Pelanggan Hubungi: 0852 0855 3166

WWW.KUPASTUNTAS.CO

Email kupastuntas7@gmail.com

Rp4000 | JUMAT, 16 AGUSTUS 2019

Profile for Kupas Tuntas

Surat Kabar Harian Kupas Tuntas Edisi Jumat, 16 Agustus 2019  

Surat Kabar Harian Kupas Tuntas Edisi Jumat, 16 Agustus 2019

Surat Kabar Harian Kupas Tuntas Edisi Jumat, 16 Agustus 2019  

Surat Kabar Harian Kupas Tuntas Edisi Jumat, 16 Agustus 2019

Advertisement