Issuu on Google+

EDISI L/ I/ SEPTEMBER 2012

www.kotawisatanews.com

Bisa Rugi Rp127 Juta KOT AB ATU OTA BA Batu Post WAR GA Kota Batu akan mengalami kerugian sekitar ARGA Rp 127 juta, jika surat suara Pilkada dipaksakan cetak mulai awal September 2012 ini. Kerugian tersebut dialami jika DPC PDIP sebagai pengusung bakal calon Eddy Rumpoko dan Punjul Santoso, memenangkan gugatan PTUN atau KPU Kota Batu melakukan sidang pleno ulang dengan mengubah keputusan ER-PS (Eddy Rumpoko-Punjul Santoso) lolos sebagai calon. Kerugian itu berdasarkan nilai penawaran terendah dari rekanan yang dinyatakan sebagai pemenang lelang pengadaan surat suara. Rekanan tersebut adalah PT Betawimas Cemerlang berkedudukan di Jalan Garuda Kemayoran Jakarta Pusat. Rekanan pimpinan Ir Taufan L ini memberikan tawaran terendah dari harga yang sudah dipatok KPU Kota Batu sebesar Rp 322,8 juta. Sedangkan pemenang kedua atau nilai penawaran sedikit di atas PT Betawimas adalah PT Barutama Kudus.

Andai ER Lolos, Nomor Empat KOT AB ATU OTA BA Batu Post A P AKAH PA DPC PDI-P, P A N , Demokrat, PKS, PNI Marhaien, Partai Patriot, PKPB gabungan pemilik 15 kursi perwakilan di Gedung DPRD Kota Batu, akan menjadi penonton dalam Pilkada tahun ini ? Atau sebaliknya, koalisi partai plus dukungan Partai Gerindra, PDS itu bisa melenggang mengusung pasangan Eddy Rumpoko-Punjul Santoso

ke pentas coblosan 2 Oktober nanti. Jawabnya tergantung hasil pleno KPU Pusat dan putusan hakim PTUN Surabaya. Perkembangan terkini yang ost edisi 5/9 dirilis Malang P Po Gr oup Batu P ost (Gr Group Po st), Bagyo Prasasti Prasetyo, Priyanto dan Supriyanto masing-masing Ketua dan anggota KPU Kota Batu, Senin hingga Selasa lalu baru saja konsultasi dengan KPU Pusat. Bahan yang didiskusikan, tak lain temuan bukti baru berupa surat keterangan yang dibuat Ki Abdullah Kepala SMP Taman Siswa, Surabaya, yang diduga palsu. Surat bernomor 045/ABD/ TD/VII/2012 tertanggal 12 Juli 2012 itulah, yang digunakan dasar KPU Kota Batu,

melempar Eddy Rumpoko dari penetapan daftar pasangan calon walikota/wakil walikota. Padahal Ki Abdullah, terhitung 8 Juli 2012 sudah tak punya kewenangan menerbitkan surat keterangan atas nama SMP Taman Siswa Surabaya, lantaran posisinya sudah diberhentikan. Ironisnya empat hari setelah masa jabatannya berakhir, dia malah membuat surat yang nomor suratnya diembelembeli ABD, sebuah penomeran tak lazim yang bisa diartikan dari kepanjangan dari nama Abdullah. “Prinsipnya kami harus menindaklanjuti temuan baru seperti itu. Kami tidak bisa berbuat atau memutuskan sesuatu, karena itu harus kami konsultasikan ke KPU Provinsi maupun Pusat,” tegas Bagyo. Dari pertemuan itu, Komisioner KPU Kota Batu mendapatkan jawaban jika KPU Pusat segera menggelar pleno. “Pihak KPU Pusat hanya menyatakan, segera melakukan pleno terkait temuan fakta baru bakal calon

Bersambung Ke Hal 11

(Eddy Rumpoko),’’’tambahnya. Bukti baru itu pun, juga bakal dijadikan barang bukti dalam persidangan PTUN Surabaya atas gugatan DPC PDIP terhadap KPU Kota

HORMATI Apapun Putusan PTUN KOT AB ATU OTA BA Batu Post PARA pimpinan ormas di Kota Batu, berharap situasi tetap kondusif ketika tahapan Pilkada berlangsung seperti sekarang ini. Mereka mengimbau, semua pihak menggunakan rel sesuai perundang-undangan Gus Siraj yang berlaku sehingga kota ini akan selamat dan tidak terjadi apa-apa. Ketua PCNU Kota Batu, Hazim Sirajudin mengatakan Pilkada Kota Batu harus terlaksana. Masalahnya, lewat proses demokrasi rakyat itu sangat menentukan roda pemerintahan yang dibutuhkan warga kota ini. Jika Pilkada gagal atau terganggu, maka masyarakat malah rugi. ‘’Kalau semua langkah mengacu pada rel yakni perundang-undangan, saya kira akan selamat. Pilkada Kota Batu bisa terlaksana dengan baik, dan hasilnya sangat ditunggu-tunggu oleh masyarakat,’’ tegas Hazim Sirajuddin kepada Batu Post. Jika sekarang ada proses Pengadilan Tata Usaha Negara Surabaya, kata dia,’jalan itu termasuk prosedur yang harus dilalui oleh berbagai pihak. Ketika Pengadilan nanti menjatuhkan putusan, juga harus dihormati sekaligus dilaksanakan dan semua pihak harus legowo. Begitu juga ketika KPU Kota Batu sebagai penyelenggara Pilkada yang melakukan konsultasi ke KPU Provinsi dan KPU Pusat, juga merupakan mekanisme. Apapun hasil konsultasi tersebut, setidaknya bisa dilaksanakan karena sudah dilalui sesuai dengan aturan. Bersambung Ke Hal 11

Batu, yang sidangnya masih berlangsung. Selain itu, persidangan juga akan menguji tarik ulur PKPU nomor 6 tahun 2011 pasal 9 ayat 2 huruf d, dengan ayat 5 pasal tersebut yang dipergunakan verifikasi persyaratan tanda kelulusan pendidikan ER sapaan Eddy Rumpoko. Andai hasil pleno KPU Pusat merekomendasikan KPU Kota Batu untuk menggelar pleno memperbarui keputusannya sekaligus perintah menyertakan ER-Punjul Santoso dalam bursa kandidat Pilkada, plus hakim PTUN mengabulkan gugatan PDIP, lantas apakah nomor urut para calon akan diundi ulang ? Komponen masyarakat Kota Batu, H Uddy Syaifuddin, SH menilai tak perlu undian ulang lantaran bisa menghambat tahapaan Pilkada. ’’Lebih praktis mengikuti undian sebelumnya, yakni Majid-Kustomo tetap nomor urut (1), SuhadiSuyitno nomor urut (2) dan Gunawan-Sundjojo (3), serta ER-Punjul mengikuti urutan berikutnya, yakni nomor urut (4),’’papar Uddy yang juga Ketua PHRI Kota Batu ini. Sebaliknya, Andre Dewanto Ketua KPU Provinsi Jatim berpandangan beda. ‘’Semua ada mekanismenya. Bisa saja KPU Pusat juga memberikan penjelasan mengenai langkahlangkah, yang diambil terkait keputusan pleno. Sebaiknya tunggu sajalah keputusan tertulis dari KPU pusat itu,’’ ujar Andre yang dihubungi via ponselnya. Andre menambahkan, keputusan KPU Pusat melalui pleno itu biasanya memang tidak langsung diberikan kepada KPU Kota Batu, namun melalui KPU Provinsi. KPU Pusat akan menerangkan hasil-hasil pleno, yang kemudian memerintahkan KPU Provinsi untuk melakukan supervisi kepada KPU Kabupaten/Kota. Bersambung Ke Hal 11

NASIONALISME DI DUSUN TERPENCIL, LEMAH PUTIH- SUMBER BRANTAS

Ibu Rumah Tangga pun Tak Malu Ikuti Tarik Tambang

SIRHAN SAHRI/BATU POST

MERIAH : Warga Dusun Lemah Putih, berjibaku mengikuti tarik tambang memperingati HUT ke 67 RI, insert Sunkoto Ketua RW 01 Sumber Brantas. RIUH teriakan dan tepuk tangan mewarnai kompetisi tarik tambang yang digelar oleh warga Dusun Lemah Putih Desa Sumber Brantas. Nasionalisme warga tercermin dari tingginya

animo mengikuti kompetisi dalam rangka memeriahkan HUT RI ke 67 tersebut. Mereka mengangkat tarik tambang, salah satu permainan tradisonal yang nyaris punah untuk

dilombakan. Warga Lemah Putih mayoritas petani itu sengaja datang lebih awal ke ladang masingmasing agar bisa berpartisipasi dalam lomba. Selama nyaris

seminggu, yakni tanggal 3 - 8 September 2012 lapangan dusun telah disulap menjadi ajang kompetisi. Ibu-ibu, bapakbapak, tua muda bersatu tak kenal sekat, tujuan mereka adalah menyukseskan lomba. Ketika peluit ditiup, kedua tim yang saling berhadapan itu langsung menarik seutas tambang dengan kencang. Di barisan depan, seorang pria memberi aba-aba, sedangkan empat orang lainnya bertarung melawan kekuatan musuh. Adu kekuatan itu mencerminkan kerja tim dan persatuan dalam mempertahankan wilayah. “Ayo pak, tarik terus, awas kalau kalah enggak usah pulang,” teriak Waginah dalam bahasa jawa memberi semangat kepada suaminya Tugino. Yang diteriaki hanya tersenyum kecut, urat muka dan tangannya mengencang lantaran mengeluarkan seluruh tenaga. Di sisi lain, tetangganya kontan terbahak mendengar teriakan Waginah tersebut. Sebagian melontarkan candaan,

yang makin membuat Tugino berkobar menarik tambang tersebut. “Oyi lek kalah ga diwenehi jatah,” celetuk seorang warga disambut tawa dan tepuk tangan membahana. Pendek kata, segala masalah warga Lemah Putih dibuang jauh-jauh ketika datang di arena perlombaan. Mereka hanya membawa keceriaan, membawa masa kanak-kanak ketika hari kemerdekaan menjadi momen yang paling ditunggu. Pada perlombaan tersebut, pemenang akan menjadi artis sesaat di dusun pegunungan tersebut. Tarik tambang yang kini jarang ditemui di kota-kota besar tak sekadar permainan yang hanya mengandalkan otot saja. Melainkan perpaduan antara kekuatan dan kerjasama sehingga selalu saja digemari masyarakat. Permainan seperti ini hanya bisa ditemukan pada perayaan hari Kemerdekaan Republik Indonesia saja. Bersambung Ke Hal 11


2 EDISI L/ I / SEPTEMBER 2012

HABIBIE N. MUHAMMAD/BATU POST

VERIFIKASI : Sejumlah parpol terus berdatangan ke KPUD Kota Batu untuk melakukan verifikasi parpol, kemarin.

PARPOL MULAI BALAPAN VERIFIKASI KE KPU

Forkominda Jatim Back up Anggaran Pilkada KOT AB ATU OTA BA Batu Post

lantaran hingga saat ini belum dilakukan pencairan dana tahap II. “Kalau dana tahap II tidak dicairkan, maka Forkominda (Forum Komunikasi Pimpinan KPPS dan TPS terancam tidak mendapatkan Daerah) Provinsi Jawa Timur, bersiap dana,” ujar Supri- sapaan akrabnya. mengawal pelaksanaan pemilukada Kota Batu Dana yang ada saat ini hanya cukup untuk 2012. Hal itu ditegaskan September, sedangkan kebuForkominda saat menggelar tuhan bulan Oktober juga rapat bersama KPU kota ini besar. Antara lain dana untuk di Surabaya, kemarin. Pihak pembayaran honor KPPS KPU yang hadir diwakili serta sumbangan pendirian Supriyanto dan Prianto. TPS, yang diperkirakan Menurut Supriyanto, mencapai Rp 1,5 miliar. Forkominda menaruh atensi Terkait dana tahap II, tersendiri atas berlangsungkomisioner segera meminta nya Pemilukada Kota Batu. sekretaris KPU untuk Dalam rapat itu ditegaskan, menyusun laporan. bahwa forum itu akan ikut “Soal aturan 30 persen baru cawe-cawe agar pemilukada dicairkan, sebenarnya aturan tetap berjalan sesuai harapan. dari Pemkot karena tidak ada Termasuk urusan keamanan, dalam Permendagri 44 2007 anggaran dan tenaga staf akan maupun Pemderdagri 59 mendapatkan pantauan dari 2009,” imbuh dia. Forkominda. Dengan adanya aturan “Forkominda akan ikut internal Pemkot tersebut, Supriyanto cawe-cawe, sebab Pemilumaka fungsi controlling kada Batu ini adalah awal dari bisa dilakukan oleh kedua rangkaian pemilukada di kota/ kabupaten lain belah pihak. Sehingga tanggung jawab termasuk Pilgub,” tegas Supriyanto. mengenai dana hibah tidak melekat kepada Dukungan Forkominda terhadap KPU saja, namun juga melekat kepada Pemilukada Kota Batu, menur ut Pemkot Batu. Aturan itu menegaskan, Supriyanto tidak sampai kepada intervensi bahwa ada tanggung jawab bersama terkait surat keputusan KPU. Agar pemilukada dengan pemakaian dana hibah.”Kendala berjalan lancar, Forkominda akan seperti ini, juga kita sampaikan kepada melakukan pendekatan kepada semua Forkominda, makanya mereka akan cawe(ar y/l yo) pihak. Termasuk dari sisi ang garan, cawe,” katanya.(ar (ary/l y/ly

Rata-Rata BELUM Sertakan KTA KOT AB ATU OTA BA Batu Post Beberapa hari ini, KPU Kota Batu mulai sibuk menangani verifikasi parpol peserta pemilu legilatif 2014. Setelah Partai Nasdem dan Gerindra, giliran empat parpol daftar ulang ke KPU setempat, Rabu (5/9). Yakni, Partai Bulan Bintang (PBB), Partai Damai Sejahtera (PDS), Partai Demokrat dan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP). Verifikasi parpol. dikawal oleh Komisioner KPU Rochani beserta staf yang baru saja dikembalikan oleh Pemkot Batu. Pendaftaran pertama dilakukan oleh Partai Bulan Bintang dihadiri jajaran pengurus partai. Salah satunya kakak kandung pejuang HAM almarhum Munir, yakni Mufid Thalib yang datang bersama Ketua DPC PBB Kota Batu M Fajar.

“Persyaratan kami tinggal Kartu Tanda Anggota (KTA) saja, paling sedikit 1000 atau 1/1000, target kami malah lebih kok,” tegas M Fajar. Persoalan KTA tak hanya menjadi problem bagi PBB saja, sebab parpol yang mendaftar hari itu juga belum melampirkan KTA. Namun, Ketua DPC Demokrat Kota Norma Nengsih menegaskan, KTA kader-kadernya akan terkumpul dalam waktu dekat. Pihaknya tinggal melampirkan surat pernyataan anggota, sesuai dengan aturan internal dari partai. “ Kami tidak ada masalah dengan KTA, karena tinggal melampirkan surat pernyataan saja karena itu syarat internal dari partai,” aku perempuan berjilbab itu. Soal keterwakilan perempuan sendiri, Demokrat terbilang cukup bagus lantaran nyaris mencapai 30 persen. Sehingga Demokrat yakin

bakal lolos verifikasi parpol 2014 maupun verifikasi faktual di tingkat kota. Yang perlu dilengkapi oleh Demokrat adalah SK untuk Pengurus Anak Cabang (PAC). ”Kami optimis bisa lolos, semua syarat bisa kami lengkapi nanti,” tandasnya. Sementara untuk PDI-P, pendaftaran ulang dilakukan oleh Sekretaris DPC Wito Argo sendirian tanpa dikawal kaderkader partai. Hal ini berbeda dengan PBB dan Partai Demokrat, yang menyertakan seluruh pengurus dan sejumlah PAC. Menurut Wito Argo, pihaknya hanya tinggal menyetorkan KTA kepada KPUD untuk melengkapi persyaratan. “Kami tinggal setor KTA saja, kali ini belum pakai yang elektronik karena belum dikirim dari pusat,” aku Wito kepada Malang Post.(ary/lyo)

Berpelukan Setelah Sebulan Tak di KPU KOT AB ATU OTA BA Batu Post HUBUNGAN Pemkot dengan KPU Kota Batu, terlihat mulai membaik dengan ‘balik kandang’nya 14 orang staf lembaga penyelenggara Pilkada itu setelah sempat ditarik Pemkot selama sebulan. Para komisioner pun mulai sumringah, karena bisa ngebut

menjalankan tahapan Pilkada maupun verifikasi parpol peserta pemilihan legislatif tahun 2013. Para staf itupun langsung menempati ruang dan mejanya masingmasing, yang sempat ditinggalkan selama sebulan. Sebelum menampati posisi awal, mereka juga sempat bersalaman, berpelukan dengan para staf KPU lainnya. “ Mulai tadi ( Rabu/5/9) pagi,

mereka kembali ke sini (kantor KPU). Tadi para staf sudah saling jabat tangan, bahkan ada yang berpelukan karena selama sebulan tidak sekantor,” terang Supriyanto, salah satu komisioner Kota Batu kepada Malang Post, kemarin. Alumnus UM ini benar-benar merasa lega, karena tenaga dan pikiran 14 staf itu sangat dibutuhkan. Dengan

HABIBIE/BATU POST

BALIK KANDANG: Sejumlah PNS, kembali ngantor di KPU Kota Batu setelah ditarik Pemkot.

baliknya mereka, hal itu berarti Pemkot sangat respon untuk mensukseskan agenda tahapan Pilkada dan Pileg. Apalagi KPU Kota Batu, juga sudah mengirim surat kepada walikota tentang permintaan kembali para PNS itu. Pihaknya pun sudah siap ngebut, untuk persiapan tahapan Pilkada dan Pileg. Para staf sudah tahu pekerjaan masing-masing, sehingga

langkah gerak cepat bisa dilakukan bersama. Tahapan yang dilakukan staf tersebut, tentunya masalah administrasi. Jika staf baru yang bekerja, sudah pasti akan mulai lagi dari nol sehingga tahapan akan rawan tidak selesai. ‘’Seperti jadwal tahapan Pilkada, coblosan dilakukan 2 Oktober nanti sehingga waktu kurang satu bulan. Persiapan harus ngebut agar

semua sukses,’’ tegas mantan aktivis GMNI Kota Malang ini. Seperti diberitakan Malang Post, Pemkot menarik semua staf PNS yang berada di KPU Kota Batu. Kondisi tersebut tentu membuat KPU kelabakan, lalu meminta bantuan kepada KPU Provinsi dan KPU Pusat untuk menyediakan tenaga selain surat ke walikota untuk mengembalikan 14 feb/l yo) staf tersebut. (feb/l feb/ly


3 EDISI L / I / SEPTEMBER 2012

SMPN I BATU BINA SISWA BERKARAKTER DAN BERBAKAT

Drs Barokah Santoso Med

KOT AB ATU OTA BA BATU POST Guna mendukung pembinaan siswa berkarakter yang terintergrasi dan menjadi salah satu sekolah yang di tunjuk oleh Kementrian Pendidikan Provinsi untuk menjalankan pendidikan Berkarakter, SMPN 1 Kota Batu telah mendirikan Kantin Kejujuran. Tujuannya adalah mengembangkan nilai kejujuran setiap siswa sebagai landasan untuk menjadi siswa yang berkarakter. Kantin Kejujuran ini pun sudah berjalan setahun ini. Kantin kejujuran merupakan salah satu tempat bagi para siswa untuk berbelanja untuk memenuhi kebutuhan para siswa, baik itu alat alat tulis maupun makanan ringan. Sistem pembelian di kantin ini sangat berbeda denga kantin sekolah yang sudah ada. Menariknya di Kantin Kejujuran ini setiap

barang diberi harga sehingga para siswa dapat mengambil, membayar serta mengambil uang kembaliannya sendiri tanpa ada penjaga yang mengawasinya. Ketika ditanyakan langsung Batu Post (Malang Post Group), siapa yang mengawasi Kantin Kejujuran ini ? Dengan singkat Drs Barokah Santoso Med Kepala SMPN 1 Batu mengatakan, “yang mengawasi kantin kejujuran adalah si pembeli dengan Tuhan,” jawabnya singkat. Kantin kejujuran yang berdiri sejak September 2011 lalu ini memang tidak ada yang menjaga. Letaknya berada di halaman sekolah. Sementara itu di tempat yang sama Julaikha SPd selaku penanggung jawab Kantin Kejujuran ketika ditanya soal omzet mengatakan, “Alhamdulillah kantin ini omzetnya semakin lama semakin berkembang. Terbukti dengan banyaknya

para siswa yang mengunjungi kantin ini,’’ jelas ibu guru yang membawahi budaya dan lingkungan ini. Di Kota Batu sendiri selain di SMPN 1, Kantin Kejujuran ini juga ada di beberapa sekolah yaitu di SMAN 1 Batu dan SMPN 4 Batu. Ini karena Kantin Kejujuran ini merupakan anjuran dari Kemendiknas Provinsi. Sekolah yang terletak di kawasan Jalan Agus Salim ini rencananya juga akan mencanangkan Program Sabtu Kreasi. Tujuannya memberi kesempatan bagi para siswa yang mempunyai bakat dalam seni. Baik itu seni music, tari, baca puisi dan lainnya. Rencananya kegiatan ini akan di adakan setiap hari Sabtu yang akan diikuti 3-4 kelas, yaitu siswa kelas 7,8 dan 9. “Dengan adanya Kegiatan Sabtu Kreasi ini kami hanya ingin memberikan kesempatan para siswa dari berbagai kelas dapat menyalurkan bakatnya melalui program ini,’’ jelas Budi Prasetyo Waka Kurikullum SMPN 1 Batu. Sementara itu Kepala SMPN 1 Batu Drs.Barokah Santoso Med menambahkan. ‘’Program Sabttu Kreasi adalah sebagai penyeimbang bakat sosial bagi para anak didik kami yang nanti mereka dapat mengembangkan diri,” jelasnya. Sabtu Kreasi ini direncanakan akan berlangsung hingga semester tiba sehingga nantinya para siswa akan mendapatkan berbagai hadiah (i an/l im) sebagai bentuk penghargaan.(i (ian/l an/lim)


4 EDISI L / I / SEPTEMBER 2012

MINUMAN SEHAT, SARI MENGKUDU

KOT AB ATU OTA BA BATU POST Bachrul Ulum warga Jl. Diponegoro Sisir Kota Wisata Batu Jawa Timur berhasil memproduksi Sari Mengkudu. Minuman sehat itu diberi label Centra Industri Agro (CIA) yang sebelumnya dikembangkan oleh ibu-ibu PKK. Pemasaran mereka dari mulut ke mulut dengan memberikan sample kepada sejumlah kolega. Baru-baru ini pemasaran meluas termasuk penjualan kendati dalam skala industri rumah tangga. CENTRAL INDUSTRI AGRO yang bergerak di bidang minuman sari buah Mengkudu dan Pepeno kemudian memasarkan produknya melalui internet. Produk itu bisa dilihat pada alamat http:/ /centralindustriagro.wordpress.com. Bisnis itu dijalankan setelah mengkaji manfaat morinda citrifolia, yang lebih dikenal dengan Buah Mengkudu atau Buah Pace. Buah ini dikenal secara turun temurun sebagai obat untuk berbagai macam penyakit, diantaranya : menghilangkan rasa sakit, menyembuhkan luka, gangguan pencernaan, tekanan darah tinggi, menambah nafsu makan, masalah haid, dan lain-lain. Kalau kebetulan di lingkungan rumah Anda banyak pohon mengkudu, mengapa tidak mencoba mengkonsumsi buah mengkudu segar? Berikut ada beberapa resep sehat dengan buah mengkudu yang bisa Anda coba. Resep pertama. Buah mengkudu muda dibuat jus dengan cara diblender bersama air masak secukupnya. Untuk penam-

bah rasa, bisa dibubuhi sedikit madu. Diminum 30 menit sebelum sarapan. Berkhasiat untuk membersihkan endapan lemak darah, sehingga dapat menyembuhkan aterosklerosis dan stroke, serta mencegah serangan jantung Dapat membatasi penyerapan lemak, konsumsi dan pembentukan lemak di dalam tubuh, sehingga dapat membantu program pelangsingan. Selain itu dapat menurunkan tekanan darah tinggi dan meredakan pikiran tegang dan stress, gelisah dan rasa tak nyaman. Resep kedua. Buah mengkudu matang dihaluskan, campur dengan rimpang lempuyang parut, dan beberapa sendok makan air masak. Peras kemudian diminum Berkhasiat untuk mengobati sakit kuning karena peradangan hati, radang ginjal, dan radang limpa karena serangan malaria Membantu membuang cairan empedu dan kolesterol berlebihan. Menyembuhkan radang saluran kencing, yang disebut anyang-anyangan (kencing sedikit-sedikit dan terasa nyeri). Resep ketiga. Buah mengkudu matang yang telah dihaluskan dicampur dengan rimpang lengkuas parut, dan beberapa sendok makan air panas. Peras, lalu diminum. Untuk penambah rasa, bisa dibubuhi madu atau gula batu. Berkhasiat untuk menurunkan demam karena flu dan masuk angin, terutama pada anak-anak, mengobati radang tenggorokan dan radang amandel. Khasiat Buah Mengkudu diantaranya, menstabilkan tekanan darah dan aras kolestrol – otot jantung, gangguan dalam tubuh – kencing manis, sakit kepala, gin-

MENYEHATKAN: Buah mengkudu memiliki berbagai macam manfaat untuk kesehatan, buah ini berhasil diproduksi Arek Mbatu dalam bentuk minuman segar.

jal, buah pinggang, pundi kencing, pundi hempedu dan tiroid, mencegah pertumbuhan sel kanser dan tumor, untuk sistem pernafasan – resdung, asthma, bronkitis, hingus meleleh, batuk, sakit tekak, batuk kering, kolera dan bayi yang demam selsema dan gangguan penghadaman – perut kembung, ulcer, gastrik, cirit-beret, muntah-muntah, tidak–hadam, buasir, keracunan makanan dan masih banyak lagi. Terdapat sekitar 80 spesies tanaman yang termasuk dalam genus Morinda. Menurut H.B. Guppy, ilmuwan Inggris yang mempelajari Mengkudu sekitar tahun 1900, kira-kira 60 persen dari 80 spesies Morinda tumbuh di pulau-pulau besar maupun kecil, di antaranya Indonesia, Malaysia dan pulau-pulau yang terletak di Lautan India dan Lautan Pasifik. Hanya sekitar 20 spesies Morinda yang mempunyai nilai ekonomis, antara lain: Morinda bracteata, Morinda officinalis, Morinda fructus, Morinda tinctoria dan Morinda citrifolia. Morinda citrifolia adalah jenis yang paling populer, sehingga sering disebut sebagai “Queen of The Morinda”. Spesies ini mempunyai nama tersendiri di setiap negara, antara lain Noni di Hawaii, Nonu atau Nono di Tahiti, Cheese Fruit di Australia, Mengkudu, Pace di Indonesia dan Malaysia. Filum: Angiospermae, Sub filum: Dycotiledones, Divisi: Lignosae, Famili: Rubiaceae, Genus: Morinda, Spesies: citrifolia. Nama ilmiah: Morinda citrifolia. Botani Mengkudu Mengkudu termasuk tumbuhan keluarga kopi-kopian (Rubiaceae), yang pada mulanya berasal dari wilayah daratan Asia

Tenggara dan kemudian menyebar sampai ke Cina, India, Filipina, Hawaii, Tahiti, Afrika, Australia, Karibia, Haiti, Fiji, Florida dan Kuba. Mengkudu berasal dari Asia Tenggara. Pada tahun 100 SM, penduduk Asia Tenggara bermigrasi dan mendarat di kepulauan Polinesia, mereka hanya membawa tanaman dan hewan yang dianggap penting untuk hidup di tempat baru. Tanaman-tanaman tersebut memiliki banyak kegunaan, antara lain untuk bahan pakaian, bangunan, makanan dan obat-obatan, lima jenis tanaman pangan bangsa Polinesia yaitu talas, sukun, pisang, ubi rambat, dan tebu. Mengkudu yang dalam bahasa setempat disebut “Noni” adalah salah satu jenis tanaman obat penting yang turut dibawa. Bangsa Polinesia memanfaatkan “Noni” untuk mengobati berbagai jenis penyakit, diantaranya: tumor, luka, penyakit kulit, gangguan pernapasan (termasuk asma), demam dan penyakit usia lanjut. Pengetahuan tentang pengobatan menggunakan Mengkudu diwariskan dari generasi ke generasi melalui nyanyian dan cerita rakyat. Tabib Polinesia, yang disebut Kahuna adalah orang memegang peranan panting dalam dunia pengobatan tradisional bangsa Polinesia dan selalu menggunakan Mengkudu dalam resep pengobatannya. Laporan-laporan tentang khasiat tanaman Mengkudu juga terdapat pada tulisan-tulisan kuno yang dibuat kira-kira 2000 tahun yang lalu, yaitu pada masa pemerintahan Dinasti Han di Cina. Bahkan juga dimuat dalam cerita-cerita pe-

wayangan yang ditulis pada masa pemerintahan raja-raja di pulau Jawa ratusan tahun yang lalu. Perkembangan industri tekstil di Eropa mendorong pencarian bahan-bahan pewarna alami sampai ke wilayah-wilayah kolonisasi, karena pada masa itu pewarna sintetis belum ditemukan. Pada tahun 1849, para peneliti Eropa menemukan zat pewarna alami yang berasal dari akar Mengkudu, dan kemudian diberi nama “Morindone” dan “Morindin”. Dari hasil penemuan inilah, nama “Morinda” diturunkan. ZA T ANTI KANKER (D AMZAT (DAMNACANTHAL) D ALAM BU AH DALAM BUAH MENGK UDU MENGKUDU UDU.. Orang-orang Eropa mengetahui khasiat Mengkudu sekitar tahun 1800, yang diawali dengan pendaratan Kapten Cook dan para awaknya di Kepulauan Hawaii (tahun 1778). Kedatangan mereka turut membawa penyakit-penyakit baru, antara lain gonorrhea, sipilis, TBC, kolera, influenza, pneumonia yang dengan cepat mewabah ke seluruh wilayah Hawaii dan mengakibatkan kematian ribuan penduduk. Bahkan pengobatan tradisional masyarakat setempat tidak sanggup melawan penyakit-penyakit tersebut. Para peneliti Eropa yang datang kemudian melakukan pencarian dan penelitian tentang sejarah dan kebudayaan bangsa Polinesia, termasuk sistem pengobatan tradisionalnya. Dan pada tahun 1860, pengobatan alamiah menggunakan Mengkudu mulai tercatat dalam literatur-literatur Barat. (dari berbagai sumber/i an/ar y) an/ary) sumber/ian/ar


5 EDISI L / II / SEPTEMBER 2012

BERA GAM keripik dari berbagai bahan baku, bisa dijumpai BERAGAM sekaligus didapatkan di Kota Wisata Batu. Namun bila keripik dari bahan kulit singkong, sulit diperoleh. Padahal, kulit ubi singkong bisa dimanfaatkan untuk olahan lauk pauk maupun keripik. Rasanya pun tidak kalah renyah dan gurih, dibandingkan dengan gorengan singkongnya. Kulit singkong sendiri, memiliki kandungan karbohidrat tinggi yang dapat digunakan sebagai sumber energi dan bisa pula dikonsumsi oleh manusia. Persentase jumlah limbah kulit bagian luar, sebesar 0,5-2% dari berat total singkong segar. Pembuatan keripik kulit singkong, juga mudah dan praktis. Kulit yang telah dikupas, kemudian dibersihkan dan dicuci hingga bersih. Setelah itu dimasak ( dikukus) hingga berwarna kecoklatan. Kemudian, kulit singkong yang baru dimasak itu dicuci kembali, lantas direndam dengan air garam plus campuran penyedap rasa sesuai selera. Merendam kulit singkong, biasanya antara dua hingga tiga hari dengan air rendaman diganti tiap harinya. Setelah bumbu meresap, kemudian dikeringkan di bawah terik matahari. Butuh dua hari dalam proses pengeringan, sebelum keripik kulit singkong digoreng. Kulit singkong yang sudah digoreng, rasanya mirip seperti keripik paru ataupun keripik ubi singkongnya. Selain gurih dan renyah, rasa pahit yang dihasilkan dari getah singkong juga hilang akibat proses rendaman selama 3 hari. Penggorengan kulit singkong menjadi keripik, juga bisa menggunakan tepung singkong atau mocaf (modified cassava flour). Produksi tanaman singkong di Kota Batu, banyak terdapat di kawasan Kecamatan Junrejo. Panenan ubian ini, biasanya dijual kepada tengkulak untuk bahan tepung, dan kulitnya dimanfaatkan sebagai pakan ternak. Nah, bila petani pingin punya tambahan penghasilan dari modal kecil, jauh lebih baik memanfaatkan limbah kulit singkong itu untuk keripik, sekaligus bisa dijadikan makanan ringan khas wilayah itu dengan kemasan menarik untuk oleh-oleh wisatawan. ‘’ Semua keluarga di desa-desa bisa memperdayakan olahan ini, dengan harapan masing-masing anggota keluarga punya penghasilan,’’ujar Didik Gatot Subroto, yang selama ini instensif mendorong bangkitnya usaha kecil. Warga Dusun Rekesan, Desa Bulukerto, Kecamatan Bumiaji, itu menambahkan, bila pasangan suami istri punya tiga orang anak yang usianya sudah cukup membantu orangtua, bisa berbagai tugas dalam bisnis keripik singkong itu. Artinya, sang ayah kebagian mencari bahan kulit singkong. Kemudian bagian mengola diserahkan sang ibu, lalu si anak perempuan ditugasi bagian pengemasan, dan anak laki-lagi bertanggung jawab soal pemasaran. ‘’ Bila ini semua bisa dilakukan, maka seisi rumah bisa mendapatkan tambahan penghasilan uang untuk keluarga dari produksi keripik kulit singkong yang tak memerlukan modal besar itu,’’papar pria yang akrab disapa DGS ini. ( berbagai sumber)


6 EDISI L / I / SEPTEMBER 2012

FESTIVAL KAMPUNG CEMPLUK

AGENDA KAMPUNG CEMPLUK 2012 6S ept ember 2012 : Sept eptember WININ MAULIDYA SAFFANAH/ BATU POST

FESTIVAL SENI: Beragam aktifitas kesenian yang digelar di Kampung Cempluk ini menarik minat wisatawan luar negeri. Ini menunjukkan semangat kegotong royongan warga di Dusun Sumberejo Desa Kalisongo Kecamatan Dau

7S ept ember 2012: Sept eptember - Kelompok Bermain KBKB - Teater Pelangi Universitas Negeri Malang (UM) - Perkusi Guntur Wulung

KALISONGO DAU BATU P OST POST Kampung Cempluk bagaikan oase kebudayaan di tengah modernitas masyarakat. Kampung ini bermimpi menjadi kampung budaya kelima di Indonesia. Dengan dana swadaya masyarakat tanpa melibatkan sponsor dan birokrasi, kampung ini menggelar festival seni yang digelar sudah kali ketiga. Segala aktivitas seni di Kampung Cempluk merupakan gambaran semangat kegotongroyongan empat RT di RW 2 Dusun Sumberejo Desa Kalisongo Kecamatan Dau Kabupaten Malang. Mayoritas warga Kampung Cempluk warga prianya menjadi pekerja bangunan, dan wanita mayoritas adalah buruh rokok. Pendidikan tinggi bukanlah patokan untuk menjadikan seni dan budaya sebagai modal pelestari seni dan budaya. Jika siang hari, suasana Kampung Cempluk seperti kampung yang mati. Hanya ada anak kecil dan warga usia lanjut usia. Hampir tidak ada aktivitas yang terlihat di ruas-ruas jalan kampung. Baru pada sore hari, seusai warga bekerja, kampung ini ramai dengan aktivitas berlatih seni. Kampung Cempluk memulai aktivitasnya secara sederhana, bermodalkan apa yang mereka miliki. Membuat barongsai misalnya, warga memanfaatkan banner bekas, serbuk kayu bekas proyek, bekas bohlam lampu, dan patungan membeli kulit kambing sebagai kepala barongsai. Mereka memberi nama ‘Singa Liar’ pada hasil kreasinya ini. Warga pun aktif berlatih memainkan kesenian yang diadaptasi dari budaya masyarakat Tiong Hoa ini. Perkusi yang digunakan-

- Campur Sari Kampung Cempluk - Terbang Jidor Bapak-Bapak Al Amin

8S ept ember 2012 Sept eptember

:

- Main tapi Bukan Main-main bersama Slamet Abdul Syukur - Orkes Dangdut Kampung Cempluk 9S ept ember 2012 : Sept eptember - Jaranan Turonggo Joyo Mulyo - Pagelaran Tari Sanggar Trowulan

pun berbahan drum bekas air yang dimodifikasi menjadi musik yang kreatif. Beragam kesenian yang berkembang antara lain: karawitan, campur sari, orkes melayu, perkusi, pencak silat, dan jaran kepang. Semua kesenian berkembang dengan majemuk, tumbuh bersama dinamika kehidupan masyarakat. Tak heran dengan keunikan yang dimiliki Kampung Cempluk, ada komunitas film yang menjadikan Kampung Cempluk sebagai latar cerita dan lokasi pengambilan gambar. Warga pun juga dilibatkan dalam pembuatan film ini. Film bertajuk Jumprit Singit itu akan diikutkan festival film pendek. Penggiat seni dari berbagai komunitas juga hadir dalam gelaran seni yang digelar selama 12 hari ini. Bahkan, panitia sempat kewalahan menghadapi antusiasme pengisi acara. Bukan hanya dari kalangan seniman, pelajar dan mahasiswa juga tak kalah antusias. Para pengisi acara tak memungut biaya sepeser pun. Ka-

mpung Cempluk menjadi jawaban kebutuhan mereka dalam berkesenian. Bahkan, pada Festival Kampung Cempluk kali ini menarik minat musisi asal Hongaria Helga Sedly untuk mengisi acara. Sineas asal luar negeri pun tak mau kalah memutar film hasil karyanya di Festival Kampung Cempluk. Pengunjung Festival Kampung bukan hanya berasal dari Malang Raya, wisatawan asing pun juga berdatangan ingin menikmati malam di Kampung Cempluk. Setiap malamnya, suasana temaram terlihat di sepanjang jalan Kampung Cempluk. Jalan kampung yang biasanya cukup terang dengan lampu listrik ini diganti dengan lampu cempluk jika acara akan dimulai. Suasana ini menambah kenyamanan pengunjung yang hadir. Gelaran yang dimulai sejak 29 Agustus hingga 9 September 2012 ini menampilkan hiburan yang bervariasi dengan suasana kampung yang dirindukan masyarakat. (winin maul idy a sa ffanah/abdul hal im) maulidy idya saffanah/abdul halim)


7 EDISI L / II / SEPTEMBER 2012

Lele Saus Padang Bahan: Resep dasar lele Bawang merah Bawang putih Cabe merah Cabe rawit Tomat Serai Jeruk limau Kemangi

1 porsi 15 siung 10 siung 15 buah 25 buah 5 buah 4 batang 3 buah 1 genggam

Car a membuat: ara 1. Haluskan bawang merah, bawang putih, cabe merah dan cabe rawit. 2. Tumis bumbu halus lalu tambahkan tomat yang sudah dipotong dadu, serai dan air jeruk limau. 3. Setelah harum, tambahkan daun jeruk, serai dan kemangi. Angkat dan sisihkan. 4. Buat resep dasar lele, lalu goreng hingga matang. 5. Letakkan lele di atas piring saji, siram dengan bumbu tumis. 6. Sajikan selagi panas bersama nasi putih.

Lele Fillet Sweet n Spicy Mayo Bahan: Resep dasar lele 1 porsi Tepung terigu 200 gram Air 50 ml Ketumbar 1 sdt Bawang putih cincang 6 siung Garam dan merica secukupnya Bahan saus may o: mayo: Mayonais Chili saus Tomato saus Lemon juice Simple syrup

100 ml 50 ml 20 ml 2 sdt 4 sdt

Car a membuat: ara 1. Sebelum membuat resep dasar lele, terlebih dahulu fillet dagingnya. 2. Bumbi dengan bumbu dasar, sisihkan hingga bumbu meresap. 3. Bagi dua tepung terigu. Satu bagian bumbu dengan bawang putih, ketumbar, garam dan merica lalu beri air. 4. Lumuri daging lele dengan tepung kering, lalu celupkan di tepung basah. 5. Goreng hingga daging matang, sisihkan. 6. Buat saus mayo dengan mencampurkan semua bahan saus. 7. Penyajian: letakkan lele di atas piring saji, lalu siram dengan saus mayo. 8. Dapat dinikmati dengan kentang goreng atau nasi putih.

Resep Dasar Lele Bahan : Lele Bawang putih Ketumbar Garam dan merica

2 ekor 5 siung 1 sdt secukupnya

Car a membuat : ara - Cincang halus bawang putih, tam bahkan dengan ketumbar, garam dan merica. - Sayat badan lele, lalu lumuri dengan bumbu bawang halus. - Biarkan selama 10 menit atau hingga bumbu meresap. - Lele siap diolah.

○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○

B

Lele Bakar Rempah

Bahan: Resep dasar lele Bawang merah Bawang putih Cabe merah Cabe rawit Kecap manis Cengkeh Kayu manis Peka Serai Jahe

1 porsi 150 gram 80 gram 70 gram 10 gram 15 ml 6 biji 7 cm 2 biji 3 batang 7 cm

Car a membuat: ara 1. Haluskan bawang merah, putih, cabe merah besar, cabe rawit dan jahe. 2. Tumis bumbu halus, lalu tambahkan kecap manis, cengkeh, kayu manis, pekak dan serai. 3. Setelah matang, angkat sisihkan. 4. Buat resep dasar lele, lalu goreng lele hingga matang. 5. Lumuri lele dengan bumbu halus hingga merata, lalu bakar sebentar atau sampai bumbu melekat. 6. Sajikan dengan nasi hangat dan sambal hijau.

OS AN dengan olahan lele yang biasa-biasa OSAN saja? Atau ingin mencari tantangan masakan pedas yang berbeda dari biasanya? Jika iya, aneka olahan lele yang ditawarkan oleh Warung Borobudur bisa menjadi alternatif. Lele termasuk salah satu lauk yang cukup populer di Indonesia. Biasanya menu yang satu ini diolah dengan cara digoreng, lalu disantap dengan nasi putih hangat, sambal tomat atau terasi dan lalapan segar. Tidak hanya warung kaki lima yang menawarkan olahan lele seperti ini, tetapi juga resto besar. Di Warung Borobudur, lele disajikan dalam beragam hidangan yang berbeda. Tempat makan yang terletak di pusat kuliner Pulosari Kota Malang ini menawarkan delapan jenis olahan lele. Tidak hanya masakan bergaya nusantara, tetapi ikan berkumis ini juga diolah menjadi hidangan Oriental dan Eropa. Owner Warung Borobudur, Iwan Samsul Meiyanto mengatakan, lele termasuk jenis ikan yang mudah diolah. Sayangnya tidak banyak orang yang mau mengeksplor ikan air tawar yang satu ini. Berbekal kemampuan dan pengalamannya di dunia kuliner, Iwan pun menyulap lele dalam berbagai gaya. “Hampir semua orang suka makan lele. Tapi selama ini hidangan lele yang disantap monoton, yakni pecel lele atau lele penyet. Setelah saya berkesperimen di dapur, ternyata ketemu ide untuk menyulap lele menjadi olahan yang berbeda,” beber Iwan pada Batu Post (Malang Post Group). Dari kelompok nusantara, warung ini menyajikan menu Lele Goreng Penyet, manggut dan Lele Saus Padang. Ketiga menu bergaya Indonesia ini kental dengan rasa pedas. Menurut Iwan, salah satu identitas masakan Indonesia yang wajib diangkat adalah rasa pedas. Karena itu ia sengaja menampilkan rasa dominan pedas di tiga menu ini selain rasa gurih, manis dan sedikit asam. “Rasa pedas Lele Goreng Penyet ditampilkan pada sambalnya. Sedangkan Lele Saus Padang dan Manggut Lele pada bumbunya,” sambung lulusan Pariwisata Unmer Malang ini. Di kelompok masakan Eropa diwakili oleh Lele Goreng Fillet Sweet n Spicy Mayo. Pada sajian ini, Iwan mem-fillet daging ikan lele lalu menggorengnya dengan tepung yang sudah dibumbui terlebih dahulu. Agar mudah mem-fillet≠-nya, Iwan memilih ikan lele ukuran besar yang memiliki lebih banyak daging. “Jika biasanya lele yang digunakan beratnya sekitar 150-200 gram, khusus untuk menu yang satu ini menggunakan lele seberat 300-350 gram. Duri lele yang tertata rapi memudahkan proses fillet-nya,” terang Iwan. Sementara itu di barisan masakan oriental, Warung Borobudur menyajikan dua menu andalannya, yakni Lele Goreng Fillet Asam Manis dan Lele Goreng Fillet Lada Hitam. Semua menu yang ditawarkan di warung ini disajikan bersama nasi putih hangat dan lalapan segar. (N oer Adinda Zaeni/ (Noer Abdul H al im) Hal alim)


8 EDISI L / I / SEPTEMBER 2012 KALI MATI : View puncak Mahameru yang megah terlihat jelas dari Sabana Kalimati.

LUMAJANG Batu P ost Po Berpetualang ke Gunung Semeru menjadi pilihan menarik untuk memanfaatkan musim panas tahun ini. Rentang bulan Juli √ September awal, cuaca relatif bersahabat tanpa guyuran air hujan yang kadang kala merepotkan. Mendaki gunung pada bulan itu bakal menjadi perjalanan mengasyikan menantang udara panas dan dingin, tak terkecuali di Gunung Semeru. Gunung yang memiliki ketinggian 3676 meter diatas pemukaan laut (mdpl) ini merupakan atap pulau Jawa. Semeru memiliki puncak gunung yang diberi nama Mahameru. Diatap pulau Jawa itu juga terdapat sebuah kawah besar bernama Jongging Saloka. Pada bulan Juli hingga September, biasanya hawa di pegunungan khususnya kawasan Bromo – Tengger–– Semeru (TNBTS) udara malam bakal terasa lebih dingin. Sedangkan siang hari, matahari bakal menyengat kulit sehingga kadangkala menimbulkan kebakaran hutan. Menariknya, langit akan tampak lebih cerah dan nampak sangat indah ketika dipotret. Gunung Semeru yang memiliki puncak Mahameru, selama ini disebut sebagai puncak para dewa. Disana terdapat dua arca kembar terletak di sebuah puncak gunung bernama Arcopodo. Meskipun memiliki medan menantang, atap pulau Jawa ini masih menjadi magnet bagi para pendaki dari berbagai belahan dunia. Waktu yang ideal mendaki Semeru adalah pada bulan seperti ini, biasanya udara bisa minus nol derajat. Tak jarang, butiran kristal es akan muncul di permukaan Ranu Kumbolo. Namun lantaran musim kemarau, maka musuh utama dalam pendakian bulan ini adalah panas matahari. Gunung Semeru bisa ditempuh dengan jalur transportasi darat, utamanya dengan kereta api. Pendaki dari kawasan Jakarta biasanya transit di Stasiun Kota Baru kemudian mencarter angkot ke Tumpang. Dari Tumpang mereka biasa menaiki jeep menuju Ranu Pani posko pendakian Semeru. Di kalangan pendaki, kendaraan yang kerap digunakan untuk menjangkau titik awal pendakian adalah truk atau jeep milik Cak Nu. Warga Tumpang ini, selalu ke Ranu Pani setiap hari lantaran kendaraannya dipakai untuk mengangkut sayur mayur dan keperluan warga Ranu Pani. Pendakian menuju atap pulau Jawa ini ditempuh dari Desa Ranu Pani yang masuk wilayah administratif Lumajang. Perjalanan butuh waktu sekitar tiga sampai empat jam untuk sampai

ke Ranu Kumbolo. Danau ini merupakan tempat perhentian favorit para pendaki sebelum melanjutkan perjalanan ke Kali Mati. Idealnya untuk mendaki Semeru dibutuhkan waktu tiga hari dua malam. Yakni semalam di Ranu Kumbolo, lalu semalam di Kalimati langsung ke puncak. Kemudian dari Kalimati langsung turun ke Malang. Namun, kebanyakan akan memilih masa pendakian paling singkat tiga hari empat malam. Tentu saja yang paling nikmat ketika berada di Semeru adalah saat bermalam di Ranu Kumbolo. Kebanyakan pendaki setelah sukses dalam misi Summit attack ke Mahameru. Mereka akan merayakan keberhasilannya di Ranu Kumbolo dengan bersantai dan memasak. Danau berketinggian 2.400 Mdpl ini memiliki legenda tersendiri. Di Ranu Kumbolo terdapat prasasti dengan tulisan ‘Ling deva mpu Kameswara tirthayatra’ peninggalan masa kerajaan Kadiri (1182). Tulisan itu menjadi penanda perjalanan suci mpu Kameswara dalam tirthayatra (ziarah suci) ke Gunung Semeru. Kameswara adalah raja di kerajaan Kadiri namun disebut juga bahwa deva dan mpu adalah tokoh spiritual bukan raja. Perjalanan selanjutnya menuju Mahameru akan melewati sebuah tanjakan bernama tanjakan cinta. Konon, sepasang kekasih yang berjalan tanpa henti dan tanpa menoleh ke danau bakal menjadi suami istri. Kisah ini ini dipercaya kalangan pendaki, namun menaklukkan tanjakan cinta sendiri bukanlah sebuah hal yang mudah. Berhasil melewati tanjakan cinta maka pendaki bakal melahap sabana nan luas yang diberi nama Oro-oro ombo. Siap-siap saja berjumpa dengan kijang ataupun hewan pada rumput lainnya dan kebakaran. Sebab, pada musim kemarau, rumput-rumput kering di sabana ini kerap terbakar akibat gesekan angin. Melahap Oro-oro ombo, perjalanan selanjutnya akan menuju kea rah Gunung Kepolo melewati hutan yang menanjak perlahan. Setelah berhasil menaklukkan hutan pinus, perjalanan sampai di Cemoro Kandang. Disini merupakan sabana yang dipenuhi pohon edelweiss, dengan pemandangan atap Semeru yang mengebulkan asap putih. Perlu diingat, untuk menuju ke Kalimati, sebaiknya membawa air yang cukup untuk perjalanan. Sebab, setiba di Kalimati, air baru bisa diambil ke sebuah sumber bernama sumber mani. Jaraknya cukup jauh, perlu berjalan kaki 30 menit dan sebaiknya jangan terlalu malam kalau tak ingin bertemu macan.

INDAH : Ranu Kumbolo danau indah yang menjadi daya tarik pendaki untuk datang ke Gunung Semeru.

Ada pendaki yang gemar membangun tenda di Kalimati kemudian summit attack dan adapula yang berkemah di Arcapada. Puncak arcapada menjadi perhentian terakhir sebelum memasuki batas vegetasi. Resiko berkemah di arcapada adalah membawa beban berat menaiki tanjakan bersudut 80 derajat. Tantangan sesungguhnya adalah ketika melewati batas vegetasi, karena disini sudah banyak pendaki yang terkubur pasir. Dulu ada sebuah pohon cemara yang menjadi penanda, namun belakangan pohon itu sudah tumbang. Pendaki yang tersesat kebanyakan salah mengambil jalur hingga terjebak ke blank 75, sebuah jurang yang sangat curam. Kalau mampu bertahan dengan menyisir batas vegetasi, maka kita bisa menjumpai arca peninggalan masa lampau. Dua arca bernama arcapada ini masih tersimpan pada jalur rahasia yang bisa ditempuh dari jalur baru. Ketika kita sampai dibatas vegetasi sebaiknya menyisir ke timur melewati blank 75 untuk sampai di arca tersebut. Dari Arcapada (jalur baru) jika ingin ke Mahameru membutuhkan waktu sekitar tiga sampai empat jam. Sesungguhnya ini merupakan perjalanan yang sangat melelahkan baik fisik maupun psikis. Summit attack dari Kalimati biasanya dimulai pukul 00.00 sedangkan dari Arcapada pukul 02.00 dinihari. Ketika lancar, maka selepas subuh bakal tiba di Mahameru untuk menunggu sunrise. Sebaiknya jangan terlalu lama menikmati Mahameru, lantaran idealnya pukul 09.00 sudah kembali ke basecamp Kalimati atau Arcapada. Gas beracun dari kawah Jonggring saloka biasanya akan bertiup ke arah puncak selepas pukul 09.00. Soe Hok Gie tokoh pergerakan Indonesia meninggal di puncak akibat menghirup udara beracun. Di Mahameru, hal yang tak bisa dilewatkan adalah melihat deari dekat letusan dari kawah Jonggring Saloka. Letusan itu bakal menyerupai cendawan raksasa disertai dentuman kecil dan batu-batu yang jatuh. Dari Mahameru, puncak abadi para dewa, pulau Madura dan laut selatan akan terlihat sangat jelas. Yang penting untuk diingat ketika mendaki gunung adalah “Jangan mengambil apapun kecuali foto, jangan membunuh apapun kecuali waktu dan jangan meninggalkan apapun kecuali jejak kaki”. Kebanyakan pendaki akan tergoda untuk mengambil edelweiss maupun benda lain untuk kenangkenangan. Jika satu pendaki berpikiran seperti itu, kemudian seribu pendaki berpikiran sama, maka (Bagus lunas sudah keindahan Gunung Semeru.(Bagus Ar y Wicaksono/Samsul iy ono) Ary icaksono/Samsuliy iyono)

RUTE RUTE D ARI MALANG KE GUNUNG SEMER U: DARI SEMERU 1 Malang - Tumpang : 18 km selama 45 menit kendaraan. 2 Tumpang - Gubugklakah ( Pos Pendaftaran ) : 12 km selama 45 menit kendaraan. 3 Gubugklakah - Ranu Pane ( Base Camp ) : 17 km selama 90 menit kendaraan atau 4 jam jalan kaki 4 Ranu Pane - Watu Rejeng : 7 km selama 1,5 jam jalan kaki 5 Watu Rejeng - Ranu kumbolo : 6 km selama 1,5 jam jalan kaki 6 Ranu Kumbolo - Oro oro Ombo selama 1 jam jalan kaki 7 Oro - oro Ombo - Cemoro Kandang selama 1 jam jalan kaki 8 Cemoro Kandang - Kalimati selama 1 jam jalan kaki 9 Kalimati - Arcopodo : 1 km selama 1 jam jalan kaki 10 Arcopodo - Puncak Semeru : 1,32 km selama 3 jam jalan kaki RUTE D ARI LUMAJ ANG KE GUNUNG SEMER U: DARI LUMAJANG SEMERU 1 Lumajang - Senduro : 25 km selama 1 jam kendaraan 2 Senduro - Burno : 14 km selama 50 menit kendaraan 3 Burno - Ranu pane ( 2.200 Mdpl ) : 29 km selama 3 jam kendaraan 4 Ranu Pane - Watu Rejeng : 7 km selama 1,5 jam jalan kaki 5 Watu Rejeng - Ranu Kumbolo ( 2.400 Mdpl ) : 6 km selama 1,5 jam jalan kaki 6 Ranu Kumbolo - Kalimati ( 2.700 Mdpl ) : 11,5 km selama 3 jam jalan kaki 7 Kalimati - Arcopodo ( 2.900 Mdpl ) : 1 km selama 1 jam jalan kaki 8 Arcopodo - Puncak Semeru ( 3.676 Mdpl ) : 1,32 km selama 3 jam jalan kaki. (b agai su mb (beerb rba sumb mbeer)


9 EDISI L / II / SEPTEMBER 2012

Habibie N. Muhammad/Batu Post

PENDIRI : Makam Mbah Mas, salah satu pendiri kampung Besul yang menjadi tokoh pepunden di Kelurahan Temas Kota Batu.

L

EGEND A Kelurahan Temas tak lepas dari peran Den Mas Mas’ud EGENDA Djaelani yang disebut Mbah Mas serta Mbah Banter. Mbah Mas di makamkan di RT 5 RW 6 Dusun Besul Kelurahan Temas sampai saat ini dijaga oleh masyarakat. Mbesul sendiri dari kata Ngembese Nyusul atau merembes belakangan dan kini berkembang sebagai Kelurahan Temas. Makam Mbah Mas kini dijaga oleh jurukunci bernama Hardjo Supi’i pria asal Blitar yang tinggal di Mbesul sejak 1966. Meski berstatus pendatang, Supi’i terlanjut disayang oleh sosok gaib penunggu makam tersebut. Perkenalannya didahului ketika masih muda dulu pernah diputar bagai gasing ketika lewat sekitar makam. “Sejak saat itu saya dipercaya sebagai juru kunci, pernah suatu ketika pohon cemara dim aka dibersihkan, orang kampung kesurupan, lalu saya dipanggil dan dimarahi oleh gaib itu,” cerita Hardjo Supi’i kepada Batu Post. Melalui cerita yang telah ditulis dalam sebuah buku, sang juru kunci bercerita bahwa sebelum kedatangan Mbah Bener terlebih dulu didatangi oleh Nyai Sendang Tuwo. Kedatangan Mbah Bener juga didahului oleh Den Mas Mas’ud Jaelani yang kemudian sekarang lebih dikenal dengan nama “MBAH MAS”. “Makam Mbah Mas ini selalu didatangi orang yang ingin mencari pangkat dan jabatan, tapi kalau malam jumat legi, penunggunya justru pergi,” jelasnya. Nama Temas sendiri diambil dari kata “Temen Maskitani”, ada juga yang menyebut “Masito Temen” yang berarti Sejujurnya dan Nyembadani (bisa membuktikan semua ucapannya). Dari kata “Temen Maskitani” disingkat menjadi “TEMAS” dan saat ini lebih dikenal dengan Kelurahan Temas yang terdiri dari 11 Rukun Warga (RW) dan 60 Rukun Tetangga (RT). Menurut cerita Kadi Antono dalam buku mengenai profil Kelurahan Temas dijelaskan bahwa Temas yang sekarang sudah menjadi Kelurahan Temas ternyata banyak menyimpan sejarah dan legenda. Dapat dibuktikan dengan adanya sejarah tentang Temas Krajan yang ditulis di buku “Babad Tanah Jawi”. Menurut buku Babad Tanah Jawi halaman 74 menjelaskan bahwa Negara Jelangga atau Kediri sangat cepat terpecah menjadi bagian-bagian karena pada saat itu Negara jelangga dibagikan kepada para putra raja yang berkuasa untuk menjadi kerajaan-kerajaan baru salah satunya adalah kerajaan Tumapel

atau Singosari dan kerajaan Kurawan. Dijelaskan kembali pada buku Babad Tanah Jawi halaman 79 bahwa di Tumapel pada tahun 1200-an ada pembesar yang bernama Tunggul Ametung dibawah kekuasaan Prabu Dandang Gendis atau Prabu Kertajaya raja dari kerajaan Kediri. Prabu Dandang Gendis memiliki pangkat yang sama dengan Tunggul Ametung. Pada tahun 1222 raja Tunggul Ametung terpaksa tersingkir oleh Ken Arok dari kerajaan dengan cara membunuh Raja Tunggul Ametung dan juga menakhlukan beberapa kerajaan bawahan Jenggolo. Disebutkan lagi dalam Buku Babad Tanah Jawi halaman 85 bahwa kota raja kemudian dipindahkan ke Tumapel dan dijadikan sebagai kedhaton Krajan (pusat pemerintahan) di kerajaan Tumapel yang sekarang kita kenal dengan nama Temas Krajan. Jelas sudah bahwa di Temas Krajan dahulu berdiri sebuah kerajaan kemudian ibukotanya berpindah dan diberi nama Singosari dan “Temas Krajan” masih dijadikan kedhaton oleh Ken Arok. Pada halaman 86 diterangkan bahwa Ken Arok mengumumkan bahwa Singosari/Tumapel sudah lepas dari pemerintahan Kediri. Pada tahun 1222 kerajaan Kediri dilanda perang sehingga pasukan Kediri beserta sang Raja melarikan diri ke pertapaan. Bukti lain bahwa dusun Temas Krajan adalah bekas sebuah kerajaan Tumapel yaitu ditemukannya berbagai peninggalan bersejarah pada tahun 1980 antara lain ditemukannya batu bata yang berukuran besar melebihi ukuran batu bata pada jaman sekarang yang tertata seperti bentuk bangunan gapura atau tembok yang tinggi di sekitar Pesarean Mbah Bener. Juga ditemukan di salah satu rumah warga tepatnya di rumah Kusnanto RT 6 RW 4 temas krajan sebuah batu menyerupai candi kecil atau prasasti. Sayangnya peninggalan –peninggalan sejarah tersebut sudah musnah karena di ambil oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab. sedangkan, Mbah Bener adalah laskar perang Pangeran Diponegoro yang hengkang ke wilayah Jawa Timur pada masa perang Diponegoro sekitar tahun 1825-1830 M. Ketika itu para pasukan Pangeran Diponegoro ada beberapa orang sebagai ulama terkenal diantaranya adalah mbah Wastu (mbah Batu) atau Abu Ghonaim yang memiliki anak buah salah satunya adalah Raden Mas (Bagus Ar y Wicaksono) Wiryo Kusumo dan memiliki julukan Singojoyo.(Bagus Ary


10 EDISI L / I / SEPTEMBER 2012

ARKA LEFDA PRIANDANA

BATU ost Po Batu P Arka Lefda Priandana, pemain sepak bola usia 15 asal Desa Sumberbrantas Kota Batu akhirnya terpilih dalam Indonesian All Star Team Challenge by AC Milan Junior Camp 2012. Anak petani pasangan Sudarto dan Nunik Harnanik ini siap terbang ke Milan Italia, pertengahan September ini untuk mengikuti turnamen Intesa Sanpaolo. Pemain SSB Blue Eagle, anggota kompetisi internal Pengcab PSSI Kota Batu ini terpilih bersama 18 pemain muda asal Indonesia yang berangkat ke Milan. Mereka telah menjalani seleksi tingkat kota hingga seleksi yang terakhir di Jakarta, 2 Juli lalu. Sebelum masuk dalam tim, Arka bersama 17 pemain lainya sudah menyisihkan ribuan pemain dari seluruh Indonesia. Mereka sebelumnya mengikuti seleksi pada beberapa kota yang ditunjuk, seperti Batu, Bandung, Semarang,

Medan, Palembang, Pekanbaru, Makassar, Bali, Balikpapan dan Jakarta. ‘’Sebanyak 50 pemain yang lolos seleksi pada masing-masing kota itu dikumpulkan di Jakarta. Kami diseleksi lagi selama seminggu dan ada 18 pemain yang diambil,’’ kata Arka. Menjelang keberangkatan ke Negara Eropa itu, Arka semakin rajin berlatih bersama pelatihnya, Wijil Basuki. Dia bersama SSB Blue Eagle melakukan latihan rutin selama tiga kali seminggu. Latihan itu belum cukup karena dia harus berlatih fisik sendiri di rumah. Alumnus SMPN 5 Batu ini menyadari perjuangan dia bersama pemain satu timnya sangat berat dalam turnamen yang digelar oleh salah satu klub raksasa Eropa, AC Milan ini. Indonesia harus bersaing dengan 30 negara seluruh dunia dan kini memiliki status juara bertahan. Negara-negara peserta turnamen itu pasti tidak memandang Indonesia sebelah mata karena ke-

berhasilan menjadi juara turnamen dua tahun lalu. Beban yang disandang oleh Arka dan kawankawan cukup berat karena harus bisa mempertahankan gelar. ‘’Selain persiapan teknis, Arka juga melakukan persiapan doa. Dia semakin rajin ibadah dan selalu berdoa agar bisa sukses dalam turnamen ini,’’ tegas Sudarto, ayah Arka. Di klub asalnya, Blue Eagle, Arka merupakan pemain memiliki bakat sejak lama. Dia pintar menyerap setiap materi yang diberikan dalam latihan maupun pertandingan. Arka juga memiliki sosok pemimpin dengan mengayomi teman-temanya sehingga cocok menjadi kapten. Dia bergabung dalam SSB Blue Eagle semenjak kelas 5 SD. Selama di SSB, prestasinya cukup lumayan karena berpengalaman dengan membawa tim menjadi

juara berbagai turnamen di Malang Raya maupun Jatim. Diapun terus berlatih sehingga bakat yang ada terus muncul. ‘’Saya berharap Arka menjadi pemain yang bagus dalam turnamen ini. Selebihnya, dia nanti juga menjadi pemain professional yang handal,’’ tegas Wijil. Sementara itu Zainul Arifin KR, Sekretaris Pengcab PSSI Kota Batu cukup bangga dengan kesuksesan Arka lolos dalam Indonesia All Star dan terbang ke Milan. Dia menjadi satu-satunya pemain muda asal Batu yang saat ini sedang meretas prestasi internasional. ‘’Semoga dia sukses di sana (Italia). Kami saat ini masih membantu mengurus administrasinya, termasuk Paspor untuk persyaratan keberangkatan ke luar negeri,’’ tegas Zinung, sapaan/feb) an akrabnya. (i (ian/feb)

18 Pemain Pertamina Indonesia All Star Team by AC Milan Camp 2012

Sirhan/Kota Wisata

DUNIA : Arka Bersama orang tua, saudara serta aksinya mengolah si kulit bundar

1. Risky Arya (Palembang) 2. Fauzan Adzima (Balikpapan) 3. Roby Andika (Palembang) 4. Arka Lefda (Batu) 5. M. Rabdi (Balikpapan) 6. Erlangga Wardana (Makassar) 7. Ary Rezky (Jakarta) 8. M. Ridwan Maldini (Malang) 9. Handika Bhayangkara (Makassar) 10. M. Ananda (Balikpapan) 11. Andi Abdul Aziz (Makassar) 12. Ilham Bagas (Palembang) 13. Wahyudi (Balikpapan) 14. M. Akbar (Makassar) 15. M. Sadam (Jakarta) 16. Aldini Data Pratama (Balikpapan) 17. M. Krisna Setiawan (Malang) 18. Arie Sandy (Makassar)


11 EDISI L/ I / SEPTEMBER 2012

IBU RUMAH TANGGA PUN TAK MALU IKUTI TARIK TAMBANG Sambungan dari Halaman 1

Permainan lain yang biasa diselenggarakan pada hari kemerdekaan juga bisa dijumpai di RW 01 Dusun Lemah Putih Desa Sumber Brantas Kota Batu tersebut. Warga mengadakan berbagai kegiatan lomba dalam rangka memperingati hari Kemerdekaan Republik Indonesia yang Ke 67. Kepanitiaan dihandle anak-anak muda yang tergabung dalam karang taruna dusun itu. Untuk Lomba tarik tambang di dusun itu diikuti sebanyak 22 tim pria dan enam tim putri yang terdiri dari gabungan ibuibu. Pihak panitia telah menyediakan hadiah total sebesar satu juta rupiah bagi tim pria. Hadiah akan diberikan untuk dua pemenang, juara satu mendapat hadiah sebesar Rp 600 ribu, sedangkan untuk juara dua mendapatkan Rp 400 ribu rupiah. Sedangkan pemenang putri hadiahnya akan ditentukan sendiri oleh Sunkoto selaku Ketua RW 01 Dusun Lemah Putih Sumber Brantas Batu. Yang jelas, hingar bingar dalam perlombaan menjadi hadiah yang sangat berarti bagi masyarakat. Untuk

sejenak, masalah perekonomian maupun masalah keluarga hilang dan melebur dalam kebersamaan, semangat kemerdekaan. Ketika di singgung apa saja saja yang dilombakan guna merayakan HUT RI ke 67, Sugiyanto selaku ketua panitia membeberkan kepada Batu Post. Menurut dia, selain lomba tarik tambang pihaknya kami juga mengadakan lomba makan kerupuk, mengambil uang dalam labuh serta mengambil belut dalam lumpur. “Wah meriah sekali, ini merupakan semangat nasionalisme warga dusun,” paparnya singkat. Di tempat yang sama Sunkoto selaku Ketua RW mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan agenda tahunan selain untuk memperingati HUT RI kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan tali persaudaraan antar warga. Tarik tambang merupakan lomba utama karena melibatkan tim dan warga dalam jumlah banyak. “Untuk kegiatan lomba tarik tambang diadakan pada hari kedua dan nantinya akan berakhir pada H-1 dari puncak

acara kegiatan yang jatuh pada hari Sabtu besok,” terangnya. Untuk puncak acara rencananya pihak panitia akan menggelar berbagai pentas seni seperti jaran kepang dan penampilan band karang taruna. Pada malam itu juga bakal diberikan hadiah bagi para juara. Pihak panitia akan mengundang Kepala Desa Suliono beserta stafnya serta para pemuka agama maupun para sesepuh dari masyarakat Desa Sumber Brantas. Terselenggaranya kegiatan lomba di dusun ini selain didukung penuh oleh bapak Ketua RW juga di dukung oleh HC Putra dan para sesepuh yang tergabung dalam kelompok yang dinamakan ABG. “Saya berharap ke depannya kegiatan lomba tarik tambang ini menjadi salah satu daya tarik wisatawan agar mau datang ke desa kami. Ke depan pesertanya bukan hanya dari wilayah kami saja tetapi desa lainnya dapat berpartisipasi pada ajang ini,” harap Sunkoto yang juga sebagai dewan Penasehat dalam kegiatan HUT (sirhan RI Dusun Lemah Putih ini.(sirhan sahri/sir/ar y) sahri/sir/ary)

BISA RUGI RP127 JUTA Sambungan dari Halaman 1

Rekanan pengadaan surat suara pimpinan Anang Widodo ini memberikan tawaran 156,9 dalam lelang yang dilakukan melalui LPSE (Layanan Pengadaan Sistem Elektronik) Pemkot Batu ini. Meski sudah memiliki pemenang lelang, rekanan tampaknya masih berani melakukan pencetakan surat suara. Proses persidangan gugatan DPC PDIP terhadap KPU Kota Batu di PTUN Surabaya, sekaligus rencana pleno komisioner lembaga penyelenggara Pilkada kota ini, menjadi pertimbangan molornya pencetakan surat suara sarana coblosan, 2 Oktober mendatang. Awal pekan ini, belum ada kepastian kapan logistik utama Pilkada itu dicetak dengan gambar tiga pasangan calon Walikota/Wakil Walikota Batu, Abdul Majid - Kutomo, M Suhadi - H Suyitno dan H Gunawan Wirutomo - H Sundjojo. Supriyanto, Komisioner KPU Kota Batu membenarkan jika surat suara belum dicetak. Pihaknya juga belum mengetahui kapan pelaksanaan pencetakan surat suara

dilakukan, mengingat waktu coblosan juga semakin mepet. ‘’Belum. Hingga sekarang (kemarin) belum ada jadwal konkrit kapan surat suara dicetak.’Jika pencetakan sudah dilakukan, pasti ada pemberitahuan kepada sekretaris KPU. Kami juga mendapat pemberitahuan dari sekretaris KPU, bahwa surat suara belum dicetak’’ tegas Supriyanto. Pria yang berdomisili di Jalan Panderman, Kelurahan Sisir, Kota Batu, ini menambahkan, bahwa jumlah surat suara yang harus dicetak sebanyak 102,5 persen dari Daftar Pemilih Tetap (DPT) atau sebanyak 147 ribu lembar. Jumlah tersebut sesuai dengan DPT Kecamatan Batu sebanyak 68.426, Kecamatan Bumiaji 43.043 dan Junrejo sebanyak 35.322 hak pilih. Masalah pencetakan surat suara tersebut, dikatakan juga masih dikonsultasikan dengan KPU Pusat, dengan lampiran datadata situasi yang terjadi di Kota Batu. Melihat data-data itu, KPU Pusat juga akan memberikan keputusan akan menunda

tahapan maupun masih menunggu hasil putusan PTUN. Sementara berdasarkan pengumuman lelang tender pencetakan surat suara yang dibuat KPU Kota Batu tertanggal 9 Agustus 2012, pemenang lelang I adalah PT Betawimas Cemerlang berkedudukan di Jalan Garuda Kemayoran Jakarta Pusat. Sedangkan pemenang kedua, adalah PT Barutama Jalan AKBP Agil Kusumadya Kudus Jawa Tengah. ‘’Lelang pengadaan barang dan jasa, dilakukan melalui sistem LPSE yang dilakukan oleh Pemkot Batu,’’ tegas alumnus UM ini. Bagi KPU memang dilematis. Masalahnya, bila surat suara dicetak lebih dulu dengan mengabaikan putusan gugatan di PTUN maupun pleno KPU, maka andai pada akhirnya PTUN mengabulkan gugatan DPC PDIP dan KPU Pusat memerintahkan KPU kota ini untuk pleno, sudah barang tentu surat suara yang terlanjur dicetak menggunakan yo) APBD bakal tidak bisa dipakai. (feb/l (feb/ly

HORMATI APAPUN PUTUSAN PTUN

PETA WISATA ≈KORAN WISATA

Sambungan dari Halaman 1

www.koranwisatabatu.com

Bagi pimpinan ormas besar sekelas NU, kata dia, semua pihak harus berpikir demi kesejahteraan umat dalam proses Pilkada seperti ini. Menurutnya, keberadaan parpol dan pasangan calon, merupakan sarana menuju kesejahteraan umat. ‘’Setiap parpol, tentu memiliki tata cara tersendiri dan aturan itu berbeda satu dengan yang lain. Agar perbedaan tersebut tidak berbuah menjadi benturan satu sama lain, makanya ada mekamisme atau Undang-Undang yang mengatur,’’ tegas Gus Siradj- sapaan akrabnya. Abdul Rohman, Ketua Pengurus Daerah Pemuda Muhammadiyah Kota Batu menjelaskan, proses Pilkada Kota Batu seperti sekarang ini merupakan proses pendewasaan berpolitik warga. Proses pendewasaan itu, tak lain bagaimana warga menyikapi setiap perbedaan maupun mekanisme yang dilalui dalam setiap permasalahan. ‘’Menghormati proses itu sangat penting, ketimbang melakukan sikap-sikap yang tidak baik. Mari kita hormati semua proses Pilkada Kota Batu. Kalau sekarang ada sidang di PTUN atau kegiatan lain, kesemuanya feb/l yo) merupakan mekanisme,’’ pungkas Rohman. (feb/l feb/ly

ANDAI ER LOLOS, NOMOR EMPAT

Suryana Kopi Luwak Lampung

RESTO BU ATIK & CAFE Jl. Imam Bonjol No. 29,

Sambungan dari Halaman 1

‘’Dan kami sendiri hingga sekarang (Rabu, 5/9) masih menunggu karena belum menerima hasil pleno dari KPU Pusat, yang nantinya menjadi dasar melakukan supervisi ke KPU Kota Batu,’’ tegas Andre. Menurut mantan anggota KPU Kabupaten Malang ini, KPU Pusat pasti memberikan keputusan tertulis terkait masalah seperti itu. Itu karena keputusan dari KPU Pusat, mengandung implikasi hukum yang ikut berpengaruh kepada calon-calon lain dalam yo) Pilkada Kota Batu. (feb/l (feb/ly

Dapur Sandwich Jl. Diponegoro No. 139

Villa Batu Permai Kav. B4-6, Jalan Raya Beji

TARIF IKLAN : Iklan Baris Rp 20.000,-/baris (minimal 2 baris), Iklan Dagang/Umum : Warna: Rp 33.000,-/mmk, Hitam putih Rp 27.000,- mmk, Iklan Duka Cita/Sosial Rp 20.000,-/mmk (hitam putih) Rp 25.000 (warna), Iklan Hal 1 & Kreative tambah 100% , Advertorial Warna Rp. 25.000/mmk, Hitam putih Rp 17. 000/mmk, tambah PPn 10%. RESIDENCE

HOTEL

KULINER

KULINER

TOUR & TRAVEL

D’EBENEZER RESIDENCE Jl. Raya Beji Batu Best Inves *Buy 2 Get 1 Free* Modern Living *Limited Unit & Promo* Call: Josias 085733748505

GRAND PUJON VIEW Hotel Resort, Jalan Rajekwesi Pujon Malang 0341-524649

RM KERTASARI Jalan Raya Dieng 4 Bendo Batu 0341-592929

DE DAUNAN (Rumah Kebun) Jl. Trunojoyo No. 2 Junrejo Batu Telp. (0341) 594466

BAKSO BAROCKAH Jl. Diponegoro Batu menyajikan aneka juice buah segar melon, nanas, sirsat, mangga, pepino jeruk dan susu segar STMJ yogurt milk shake plus minuman panas dingin pasti puas.

GENDIS BATIK Menyediakan Batik khas kota Batu. Bahan tulis, sutra dan cap. satuan dan partai besar. Jalan Bromo 7B Batu. Telp. 0341-5140957

MANDIRI tour and travel tiket pesawat kapal laut online travel segala jurusan`reservasi hotel`office`jl diponegoro 10 batu Telp. (0341) 610 2557

WISATA SELECTA Jalan Raya Selecta Batu (www.selectawisata.com) 0341-592369 KALIWATU RAFTING Jalan raya Pandanrejo 1 Bumiaji Batu 0341-594175 HOTEL ARINIMART & PENGINAPAN Jl. Raya Tlekung No. 4A( Sebelah Utara) RS. BAPTIS Batu - jatim ((0341) 8621425, 085855306517

OLEH-OLEH ISTANA oleh-oleh dan cenderamata Brawijaya, Jalan Diponegoro (POJA-Kota Batu) 0341-7792790 KULINER WARUNG SEMERU 30 (IGA BAKAR, AYAM BAKAR & BEBEK GORENG (DELIVERY, 0341-3190522, 593833 Jl. Semeru No. 30 (Belakang Plaza Batu)

WARUNG NASI SIDIK Terima pesanan : nasi kotak, kue bsah, prasmananm Jl. KH Agus Salim 47A Telp. 0341-591540 Batu Malang MILK STORY Jl. Panglima Sudirman 84 Aneka olahan susu sapi Telp. 0341-9926029

RUMAH HANDUK Menyediakan handuk dengan berbagai bentuk dan ukuran menerima pembuatan hantaran, Melayani juga partai dan eceran ALamat : Jl. A. Yani 12 Batu Telp. (0341) 2908269 SURYANA KOPI LUWAK LAMPUNG (Alunalun Batu) Jl. Munif No. 03 Telp. (0341) 591306, 5353971, www.suryana.asia

TOUR & TRAVEL PASANG IKLAN usaha kuliner di www.malangfood.com murah hub. 087 859990536 JASA DESIGN dan pelaksana interior rumah, kantor, hotel meliputi karpet, gorden, vitras, spending, wallpaper vertikal & horizontal blind dll. hub. 0341-7767200 MALANG POST Jl. Sriwijaya 1-9 Malang Telp. (0341) 340081-2


12 EDISI L /II / SEPTEMBER 2012

www.kotawisatanews.com

Akankah Eco Green Park Karya Akhir di Batu ?

Haqqul Yakin dengan Jatim Park JATIM Park Grup hentikan investasi di Kota Batu? Saat mendengar kabar itu, saya justru sedang ‘jualan’’kota wisata ini di Jogja, Bandung lalu ke Batam. Saya pilih Jogja karena memang di kota ini berkumpul teman-teman FOSIPA Indonesia yang selama ini memang intens Uddy Syaifuddin juga mengunjungi Kota Batu dengan grup-grup wisatanya. Jatim Park Grup, adalah salah satu daya tarik wisata untuk mereka jual ke konsumen, di samping tempat-tempat wisata lainnya. Di saat kota lain berusaha ‘mengejar’ Batu, kota ini justru akan menghadapi keterbatasan obyek wisata. Ini sangat disayangkan. Saya tetap akan berusaha untuk kontak-kontak dengan teman-teman di Jatim Park, sambil juga berusaha untuk mengajak, atau setidaknya menawarkan pada teman-teman lainnya, untuk berinvestasi di Batu. Pertengahan bulan ni, saya dan beberapa teman, akan kembali ke Bandung untuk kepentingan ini. Mudah-mudahan ada hasilnya. Wisata ke Kota Batu, sangat sesuai dengan program wisata yang mereka susun dan selalu menempati posisi utama dalam market jualan mereka, dan ketika mereka juga mendengar kabar tentang dihentikannya investasi oleh Jatim Park Grup, mereka pun sangat sayangkan. Tapi saya yakinkan, bahwa Kota Wisata Batu tetap akan selalu tumbuh dan berkembang dalam kepariwisataan di Indonesia sembari saya berharap agar Jatim Park juga tetap ikut mengembangkan investasinya di kota ini. Jika mendalihkan dengan infrastruktur, saya haqqul yakin, bukan menjadi alasan utama. Kalau macet, padat serta lalulintas ramai, memangya. Tapi bukan menjadi hambatan utama. Menuju ke Batu, jauh lebih nyaman dan mulus jalannya dibanding ke pantai Baron, Gunung Kidul misalnya. Tapi seseorang berwisata, sungguh lebih perhatian kepada tempat wisatanya, bukan pada bagaimana cara menuju ke tempat wisata itu. Keyakinan saya, justru Jatim Park tengah mempersiapkan sebuah perencanaan besar yang lebih terintegrasi dengan sentra utama tetap di Kota Wisata Batu. Mereka pasti telah mempelajari ini semua, sangatlah naÔf jika investasi yang besar tidak dimaksimalkan lebih besar lagi setelah menghitung betapa bahwa investasi yang telah mereka tanam sebelumnya harus lebih maksimal. Alasan non teknis, memang tercium aroma itu. Bagaimana pun, Jatim Park, juga teman-teman yang memiliki tempat hiburan/pendidikan, adalah magnet dalam perspektif pengembangan kepariwisataan kotaBatu. Kabar penghentian investasiitu ‘berdekatan’’dengan adanya sengketa pilkada juga diungkitkannya kembali pajak kurang bayar. Saya sangat memahami jika mereka tidak mau membayar sisa pajak kurang bayarnya karena system yang digunakan pada waktu itu model taksasi/penetapan. System penetapan dalam aturan UU 28/2009 sesungguhnya memang masih dimungkinkan dengan alasan-alasan tertentu. Sayangnya, hal tersebut justru tidak dilakukan secara benar sehingga menimbulkan masalah di kemudian hari dan justru menjadi komoditas non teknis dalam percaturan tata pemerintahan di kota ini. Namun, sesungguhnya kabar penghentian investasi ini sudah pernah diungkapkan Management Jatim Park dalam sebuah hearing dengan anggota DPRD Kota Batu, meski masih berupa ‘keinginan’ setelah melihat bahwa ternyata masih banyak yang ‘mencibir’ keberadaan Jatim Park. Yang katanya ‘pengemplang’ pajaklah, merusaklingkunganlah dan sebagainya. Sedang apa yang telah mereka perbuat untuk membantu menyediakan lapangan kerja, mengatasi pengangguran, menjadikan kota Batu jauh lebih bisa berdaya dalam pengembangan kepariwisataan, seolah dihilangkan begitu saja. Untuk itulah, saya sangatberharap agar nggak perlu melakukan moratorium pengembangan pariwisata di kota ini sebab track record Jatim Park Grup sudah sangatlah jelas dan benar-benar on the is adalah K etua PHRI K ota Batu) track. (penul (penulis Ketua Kota FOTO-FOTO: HABIBIE N MUHAMMAD/ BATU POST


KWB-50