Issuu on Google+

EDISI XLVIII/ III/ AGUSTUS 2012

Group

www.kotawisatanews.com

MENUJU BATU 1: pasangan Calon Walikota Abdul MajidKustomo, SuhadiSuyitno dan Gunawan Wirutomo

CALON WALIK OT A WALIKOT OTA GALAK GAMPIL KE WAR GA WARGA KOT AB ATU OTA BA Batu Post KEGIATAN Wali Kota Batu Eddy Rumpoko, tidak banyak perubahan dalam perayaan Idul Fitri kali ini. Orang nomor satu di lingkungan Pemkot ini,

bersama para Kepala SKPD dan Forum Koordinator Pimpinan Daerah (Forkompimda), tetap menjalankan Salat Ied di Masjid Agung An Nuur Kota Batu, 1 Syawal. ‘’Kegiatan tidak banyak berubah seperti tahun lalu. Jadi, saya bersama para Kepala SKPD dan Forkompimda akan melaksanakan Salat Ied bersama warga di Masjid An Nuur,’’ ungkap Eddy Rumpoko kepada Batu Post (Malang Post Group). Karena kewajiban Halal bi Halal dalam suasana Idul Fitri, Wakil Ketua DPD PDIP Jatim, ini juga menggelar open house di rumah dinasnya Jalan

Panglima Sudirman usai Salat Ied. Warga kota ini, bisa datang untuk mengucapkan selamat hari raya sekaligus saling memaafkan. ER- sapaan akrabnya, harus menggelar dua kali open house. Yakni untuk warga dan para tokoh masyarakat, dilanjutkan untuk para pegawai di lingkungan Pemkot yang dilakukan pada hari pertama masuk kerja yakni Kamis (23/8) pagi. Sebaliknya, Calon Walikota dan Wakil Walikota Batu, Abdul Majid (MK) Kustomo tidak secara khusus menggelar open house di kediamannya masing-masing. Keduanya tetap

merayakan hari kemenangan itu dengan suasana yang mengalir seperti tahun-tahun sebelumnya. ‘’Saya dan Pak Kustomo akan mengalir saja dalam merayakan Idul Fitri. Ya tidak perlu gelar open house, namun kami yang harus mendatangi teman, sanak saudara, teman dan siapa saja,’’ ungkap Abdul Majid. Kegiatan Idul Fitri, katanya, tidak harus dilakukan bersama-sama dengan Kustomo. Dia sudah memiliki rencana untuk melakukan Salat Ied di Desa Gunungsari Kecamatan Bumiaji. Sedangkan Kustomo bisa Salat Ied di

kampungnya sendiri, Desa Bulukerto, Kecamatan Bumiaji atau tempat lain. Setelah sama-sama melaksanakan Salat Ied, Mudin Temas ini kembali ke rumahnya di Temas untuk sungkem kepada orangtua, keluarga, sanak famili maupun tetangga dan teman-teman. Dalam berlebaran, dia sengaja akan menghabiskan waktu di tempat tinggalnya. Itu karena, kebanyakan keluarga dan teman juga tinggal di kelurahan itu sehingga mereka pasti akan pilih mengawali silaturrahmi di lingkungan sendiri.

Soal Pilkada, kata dia, pihaknya juga tidak memiliki beban secara serius dan menyerahkan sepenuhnya kepada warga kota ini. Warga Kota Batu tentu sudah mengenal sosok Majid sebagai seorang mudin. Kondisi perekonomian, pekerjaan hingga keluarganya pun sudah diketahui warga Batu. ‘’Semua terserah kepada warga Kota Batu. Jika mereka menginginkan pemimpin separti saya, ya monggo. Jika mereka juga memilih pemimpin dengan ciri yang lain, juga silakan. Bersambung Ke Hal 11

Siap-Siap Bergerak ke PTUN

ADDIN/BATU POST

CEK : Petugas PMK Kota Batu ketika sidak pengecekan alat pemadam kebakaran di Batos, Rabu (15/8).

KOT AB ATU OTA BA Batu Post

Lebaran Awas Kebakaran KOT AB ATU OTA BA Batu Post KOTA BATU harus bisa terbebas dari bahaya kebakaran, saat Idul Fitri kali ini. Sebagai antisipasi bahaya kebakaran tersebut, UPT PMK Kota Apel ini, melakukan sidak di sejumlah objek dan pusat perekonomian yang ada di kota ini, (15/8). Sidak itu dilakukan, untuk mengetahui kesiapan alat apakah bisa digunakan untuk menanggulangi bahaya kebakaran sejak dini. Batos menjadi salah satu tujuan sidak,

Syarendra Adhitama/Batu Post

DUKUNGAN: Pendukung Eddy Rumpoko, ketika menggelar aksi di Kantor KPU Batu Selasa (14/8) lalu.

Bersambung Ke Hal 11

DIPASTIKAN sidang gugatan Eddy Rumpoko Di PTUN Surabaya dengan termohon KPU Kota Batu, baru digelar selepas lebaran ini. Namun demikian, warga sudah tak sabar menantikan uji materi kasus pencoretan ER dari tahapan pencalonan Pilkada oleh KPU itu. Sebagian warga menyatakan sudah siap eksodus ke gedung PTUN, untuk mengikuti secara langsung jalannya persidangan. ‘’Kami pasti siap datang ke Surabaya, untuk menyaksikan langsung gugatan Pak Eddy Rumpoko atas Keputusan KPU yang tidak meloloskannya sebagai calon. Kami juga siap membawa spanduk atau pamflet,’’ ungkap Suroso, salah seorang tokoh masyarakat Desa

Mojorejo Kecamatan Junrejo. Ketua Ranting PDIP Kelurahan Sisir Kecamatan Batu, Muhajir juga menyatakan kesiapannya. ’’Yang bakal ikut ke Surabaya sudah terorganisir, tinggal menunggu waktu kapan sidang itu dimulai. Kami siap membanjiri gedung PTUN sekalipun nantinya sidang digelar dua kali seminggu,’’’ujar Muhajir. Menurut Suroso, kedatangan mereka ke PTUN memiliki dua misi. Pertama memberikan dukungan agar para kuasa hukum ER maupun PDIP semakin bersemangat memperjuangkan kandidat yang dicintai warga kota ini. Sedangkan misi kedua, supaya para hakim yang memeriksa materi gugatan, bisa memutuskan perkara tanpa terpengaruh kekuatan dari luar. Bersambung Ke Hal 11

DITEKAN DAN DIBURU, ANGGOTA KPU TAK GOYAH

Dievakuasi Polisi, Tetap Terima Telepon Demonstran

BAGUS ARY WICAKSONO/BATU POST

TENANG : Komisioner KPUD Kota Batu mendapatkan bunga mawar dari demonstran pendukung Eddy Rumpoko Selasa (14/8) lalu.

KOMISIONER KP KPU U Kota Batu, benar-benar mendapat tekanan yang bertubi-tubi dari kubu Eddy Rumpoko paska pencoretan sang incumbent. Mereka berlima, yakni Bagyo Prasasti Prasetyo, Prianto, Supriyanto, Ashar Chilmi serta Rochani bergeming. Kelimanya pun tetap menandatangani berita acara, yang meloloskan tiga

pasangan calon itu dengan sikap tenang dan tak reaktif. Sejak pencoretan incumbent diumumkan, Gedung KPU berubah menjadi medan orasi para pendukung ER. Tak kenal lelah, mereka datang dari berbagai penjuru untuk menunjukkan dukungan kepada sang walikota. Berkali-kali, massa dari berbagai kelompok, partai, aliansi bahkan organisasi kemasyarakatan

turun ke kantor lembaga penyelenggara Pilkada itu. Mereka meneriakkan protes, bahkan sampai memplesetkan akronim KPU menjadi berbagai macam kata-kata. Puncaknya, akronim itu bermunculan dalam demonstrasi terakhir yang digelar pada tahapan pengundian nomor urut pasangan calon. Hari Selasa (14/8) lalu, merupakan

hari kedua paling panjang dan menguras energi setelah rapat pleno penetapan calon. Betapa tidak, selain menggelar pengundian nomor urut, mereka (komisioner) harus menghadapi ‘serbuan’’DPRD Kota Batu. Mereka harus berargumen dalam hearing mengenai anggaran Pilkada tahap kedua, yang terpaksa ditunda pencairannya.

Belum habis lelah mengikuti hearing, kelima anggota KPU ini masih harus bertemu dengan perwakilan pengunjuk rasa. Tengok saja, jalan raya di depan halaman gedung KPU, telah bertengger berbagai macam kalimat dari akronim KPU. Misalnya Kerja Purna Uang, Kau Penipu Ulung, Kau Perjual Belikan Undang-undang, Bersambung Ke Hal 11

Bersambung Ke Hal 11


2 EDISI XLVIII / III / AGUSTUS 2012

KIAT SMPN 1 KOTA BATU PUPUK KEIMANAN

KOT AB ATU OTA BA BATU POST

Sirhan Sahri/Batu Post

TEKUN : Para siswa SMPN 1 Batu, Ωsedang mengikutiΩkegiatan Pondok Ramadan sejak 2 √ 11 Agustus lalu.

PELAKSANAAN Pondok Ramadan di SMPN 1 Kota Batu, ditutup dengan peringatan Nuzulul Qur’an plus ceramah agama oleh KH Ali Rohim Zam-Zamin. Agenda tahunan setiap bulan puasa ini, dihelat 2 hingga 11 Agustus diikuti 688 siswa baik itu muslim maupun non muslim. Pondok Ramadan kali ini, mengambil tema ‘Kita Tingkatkan Keimanan dan Taqwa’, agar para siswa dapat mempertebal keimanan mereka. Drs Barokah Santoso M.Ed Kepala SMPN 1 Kota Batu mengatakan, kegiatan Pondok Ramadan memang diwajibkan kepada selu-

ruh siswa baik itu muslim maupun non muslim. “Khusus non muslim, materi diberikan oleh para guru agamanya masing masing sesuai dengan agama yang dianut,” jelas Okasapaan akrab Barokah Santoso. Oka menambahkan, selama Pondok Ramadan para siswa diberikan berbagai materi tentang keagamaan. Mulai dari salat, tadarusan dan kaidah-kaidah ilmu Agama Islam, yang kesemuanya dibimbing oleh para guru-guru sekolah favorit ini. “Kami berharap, dengan adanya Pondok Ramadan para siswa dapat lebih bertaqwa lagi kepada Allah SWT. Sehingga nanti mereka dapat mengaplikasikan ilmu yang didapat dalam kehidupan sehari-

hari seperti Ukhuwah Islamiah dan Watoniah,” harapnya. Eko Purnomo, SPd Pembina Kesiswaan mengatakan, untuk tahun ini SMPN 1 Kota Batu menerima 196 siswa regular yang dibagi menjadi tujuh kelas. Dan setiap kelasnya, akan diisi maksimal 30 siswa. Selain kelas regular, sekolah ini juga menerima satu kelas olahraga yang akan diisi 26 siswa. “Kelas olahraga ini, terdiri dari mereka yang berprestasi dalam bidang olahraga,” ujar Eko. SMPN 1 Batu sendiri, sejak tahun 2010 ditunjuk oleh Direktorat SMP Dirjen Dikdas dan Kemendikbud menjadi salah satu penyelenggara kelas olahraga. Yaitu kelas yang hanya terdiri dari para

siswa yang berprestasi, baik itu akademik maupun di bidang semua cabang olahraga. Terdapat enam cabor, yang menjadi prioritas sekolah ini. “Yakni cabor tenis meja, renang, karate, catur, bulutangkis, dan atltek,” katanya. Untuk itu pihak sekolah, kini tengah bekerja sama dengan berbagai instasi pemerintah seperti Dispora, KONI maupun Diknas. Tidak heran bila SMPN 1 Kota Batu, telah banyak menghasilkan atlet yang berprestasi. “Untuk masuk kelas olahraga, ada beberapa kriteria. Selain berprestasi dalam bidang olahraga, juga berprestasi dalam akademik sejak sekolah dasar dengan nilai ujian nasional minimal angka an/sir/ar y) 6,5,” tandasnya. (i (ian/sir/ar an/sir/ary)

MADRASAH DINIYAH AR-ROIHAN

LA WANG LAW BATU POST

Sirhan Sahri/Batu Post

BERBAGI : Salah satu santri ketika berbagi kasih dengan memberikan zakat kepada yang berhak.

MADRASAH Diniyah(TPQ Plus) AR-Roihan Lawang, Jumat (10/8) sore mengadakan kegiatan peduli kasih kepada para kaum duafa. Kegiatan berbagi ini dalam bentuk pemberian zakat fitrah di lingkungan warga Desa Sumbersuko, Kecamatan Lawang. Dalam kesempatan itu pihak sekolah telah menyiapkan 50 paket zakat fitrah. Zakat tersebut dibagikan langsung oleh para santri kelima Rukun Tetangga Desa Sumbersuko. Laily Qomariah selaku Kepala Madin AR-Roihan ketika di temui Batu Post mengatakan, kegiatan ini merupakan pembelajaran para santri. Supaya mereka dapat menambah rasa kepeduliannya terhadap sesama. Dalam kegiatan pembagian zakat kali ini diikuti para santri yang terdiri dari

kelas pemula dan kelas enam. Sekitar 100 santri diajak berkeliling kelima RT itu untuk membagikan zakat dari pintu ke pintu. Mereka didampingi para ustadz dan ustadzah yang merupakan pembimbing di madrasah ini. “Untuk zakat yang diberikam kali ini adalah beras sebanyak 2,5 kg dan beberapa mie instan yang diberikan langsung oleh para santri secara bergantian,” ujar Laily. Sementara itu salah satu penerima zakat fitrah Sri Mujiati (59 tahun) mengaku sangat bersyukur dengan adanya kegiatan itu. Perempuan yang juga seorang janda itu menerima zakat dengan mata berbinar. “Saya terharu dengan pemberian zakat ini dan saya mengucapkan banyak banyak terima kasih. Semoga Allah membalas kebaikannya,” ungkapnya. Selesai kegiatan pembagian zakat para santri berkumpul di halaman madrasah untuk mengikuti rangka-

ian kegiatan lainnya. Yaitu berupa games tentang keagamaan yang menyangkut puasa dan salat terawih. Games dalam bentuk pertanyaan dan santri yang dapat menjawab akan mendapatkan hadiah dari pihak sekolah. Pada kesempatan itu juga pihak sekolah juga memberikan piala berbagai lomba yang diadakan selama kegiatan pondok Ramadan. Mulai dari lomba mewarnai, kaligrafi, lomba takjil, hafalan surat pendek, patrol dan lomba lainnya. Pondok ramadan yang diadakan Madrasah Diniyah AR-Roihan ini dimulai pada tanggal 24 Juli lalu. Pondok Ramadan akan berakhir tanggal 11 Agustus yang di tutup dengan buka puasa bersama. Termasuk juga kegiatan iktikaf ke Masjid Jami Kota Malang dan Masjid Sunan Ampel Surabaya. Para santri akan bermalam den-

gan pesertanya hanya 15 santri pria yang berasal Kajian Islam Ramaja (KIR). Adapun untuk iktikaf di Masjid Sunan Ampel Surabaya telah dilaksanakan pada tanggal 13 Agustus lalu. Madrasah Ibtidayah AR-Roihan merupakan bagian dari pendidkan formal yang juga memperdalam tentang ilmu agama Islam. Santri kelas empat dan kelas lima diberi kesempatan mengikuti kegiatan pondok pesantren yang ditempatkan di Ponpes AN-Nur Singosari. Kegiatan itu berlangsung selama dua hari. Tujuannya agar para siswa dapat menanamkan nilai-nilai Islam dan kemandirian. “Saya harapkan dengan adanya kegiatan pada bulan suci ini para santri dapat terbuka wawasannya dan tidak terpaku pada kondisi nyaman di rumah,” tandas Laily (i an/sir/ar y) Qomariyah.(i (ian/sir/ar an/sir/ary)


3 EDISI XLVIII/ III / AGUSTUS 2012

Kostum Majid - Kustomo Ala Jokowi KOT AB ATU OTA BA BATU POST BANYAK jalan menuju Roma. Itulah kiasan yang dipopulerkan Rhoma Irama untuk memacu sebuah tujuan. Dan agar makin dikenal sekaligus diingat oleh masya-

rakat Kota Batu, pasangan nomor urut 1 Pilkada, Abdul Majid (MK) Kustomo, pilih mengenakan kemeja kotak-kotak. Baju khas yang mirip kemeja kebanggaan Cagub DKI Jakarta Jokowi ini, mulai mereka kenakan dalam sosialisasi Pilkada bersama Panwaslu Kota Batu,

Rabu (15/8). Tampilan keduanya memang tampak menonjol, dibandingkan para pendukungnya yang mengenakan kemeja warna putih. Baik Majid maupun Kustomo, sengaja memilih kemeja kotak-kotak dengan paduan celana hitam ketika menyambut anggota Pan-

Syarendra Adhitama/Batu Post

MIRIP JOKOWI : Pasangan nomor urut 1 (satu) Abdul Majid - Kustomo (MK) mengenakan pakaian kotak-kotak mirip Jokowi Cagub DKI Jakarta.

waslu. Beberapa kali, baju kebesaran itu disindir bernada gurauan oleh anggota Panwas, yang datang ke kediaman Abdul Majid. “Memakai baju kotak-kotak ini, kalau dipakai dan diberi nomor nanti juga termasuk atribut pilkada,” gurau Ketua Panwaslu Kota Batu Abdul Rochim. Majid sendiri tersenyum lebar, dia tampak nyaman mengenakan baju yang dipilih untuk dirinya itu. Begitupun dengan Kustomo, beberapa kali Ketua Gapoktan Kota Batu, itu terlihat membetulkan lipatan kemejanya. Kemeja itu, kata

Kustomo berbeda dengan milik Jokowi yang berwarna merah, karena pasangan MK memakai warna ungu. “Kami pakai warna ungu, namun yang penting adalah arti dari kotak-kotak itu sendiri, bukan warnanya,” ungkap Kustomo kepada Malang Post. Simbol kotak-kotak, kata Kustomo melambangkan masyarakat kota ini yang terdiri dari berbagai golongan. Masyarakat dengan berbagai agama menyatu di Kota Batu, dan selama ini hidup rukun dan damai. Dengan memakai kemeja itu, berarti pasangan MK te-

lah mewakili keberagaman masyarakat di kota dingin ini. “Kemeja ini harganya tak sampai Rp 100 ribu, sementara kami pakai dulu, nanti pendukung ya beli sendiri,” imbuhnya. Apakah kemeja itu bakal dijual untuk mendukung dana kampanye ? Kustomo mengakui belum terpikir ke arah situ. Namun andaikan kemeja itu dikehendaki rakyat, cukup mudah membelinya karena tersedia di pasar-pasar. Ketika baju itu disukai, Kustomo yakin malah bakal menjadi penghasilan tersendi(ar y/l yo) ri bagi para pedagang.(ar (ary/l y/ly


4 EDISI XLVIII/ III / AGUSTUS 2012

MASIH SMP TAPI PRESTASI SEGUDANG

KOT AB ATU OTA BA Batu P ost Po MERAIH berbagai prestasi tidak harus menunggu usia dewasa. Meski masih SMP namun sudah sarat akan prestasi. Hal inilah yang ditunjukkan Yofin Yola Paranita. Gadis yang kini duduk di kelas IX SMP Negeri 1 Batu ini, memiliki segudang prestasi dalam hal olahraga karate. Hingga tahun ini saja, dia sudah mendapatkan puluhan medali sejak berkiprah di dunia karate tahun 2008 lalu. Kepada Batu Post, Yofin, panggilan akrabnya memaparkan, keinginannya untuk belajar karate dimulai sejak duduk di bangku SD. “Saya dulu sekolah di SDN Tlogomas 1 Malang,” tuturnya. Saking tekunnya berlatih, mulailah dia mengikuti berbagai kejuaraan ketika menginjak kelas 4 SD. “Kali pertama, saya bisa meraih medali perak di kelas pemula,” lanjut anak kedua pasangan Eko Sugiarti dan Sri Suyanti itu. Setelah meraih hasil awal yang menurutnya sangat spektaluler, mulailah olahraga keras ini makin dipelajarinya. Terbukti, setiap kali mengikuti kejuaraan, gadis yang lahir di Malang, 4 Mei 1998 ini selalu mendapatkan juara. Baik juara pertama, dua atau tiga.

Diakuinya, salah satu gerakan karate yang bisa mengangkat namanya bisa seperti sekarang adalah gerakan Haray, yakni teknik semacam menjegal kaki lawan. “Saya sangat senang ketika menggunakan teknik ini untuk mengalahkan lawan-lawan saya,” ungkap penyuka makanan bakso ini. Yang menarik, Yofin yang juga menyukai olahraga sepakbola itu, berharap suatu saat akan bisa bergabung menjadi karateka nasional. Sebab itu, setiap hari pun, Yofin selalu berlatih di depan kantor Dispora Kota Batu. Tidak heran pula, dengan kemampuannya beladiri ini, dia memimpikan bisa menjadi anggota Korps Wanita Angkatan Darat (Kowad). “Saya ingin sekali menjadi anggota Kowad. Sepertinya gagah,” kata pemain layang-layang handal tersebut. Kemampuan berkiprah Yofin di dunia karate, juga diakui pelatihnya, Jessy. Dia cukup banyak memuji anak didiknya ini, sebagai karateka yang tidak gampang menyerah dalam menyerap ilmu yang diberikannya. “Dia suka berlatih sendiri. Saya salut karena anaknya memiliki kecakapan yang tinggi, daya ingatnya juga kuat, memiliki loyalitas tinggi dan mau berbagi dengan temannya,” papar Jessy. Namun, di sisi lain, sebagai seorang anak yang masih remaja, Jessy pun juga maklum kalau terkadang Yofin enggan berlatih bila mood an/l im) untuk berolahraga karatenya tidak muncul. (i (ian/l an/lim)

Prestasi dari Tahun ke Tahun Tahun 2008 1. Juara 3 Komite Kelas -30 kg Pemula Putri Kejurnas Terbuka Piala Gubenur di Jombang Jawa Timur 2. Juara 2 Komite Kelas 30 kg Pemula Putri Kejurnas Marinir Open Surabaya jawa Timur Tahun 2009 1. Juara 3 Komite Kelas -30 kg Pemula Putri Piala Dandenpom V Malang 2. Juara 3 Komite Kelas -35 kg Pemula Putri Piala Wali Kota Kediri Tahun 2010 1. Juara 1 kelas -48 kg Komite Putri POPDA VIII Nganjuk Jawa Timur 2. Juara 1 Pekan Olahraga Sekota Batu 3. Juara 3 Pekan Olahraga Sekota Batu 4. Juara 1 Komite Kelas -40 kg Pemula II Putri Bali Open Turnament 5. Juara 3 Jutjitsho Khusin Ryu Putri Bali Open Turnament 6. Juara 3 Kota Perorangan Pemula II Putri Bali Open Turnamen 7. Juara 1 Komite Perorangan Putri kelas-40 kg Pemula Piala Gubenur V Jombang 8. Best of The Best Komite Pemula Putri Piala Gubenur Jatim V di Jombang

Yofin Yola Paranita

Tahun 2011 1. Juara 3 Perorangan Kota Putri Pemula II Kejurnas Forki Batu 2. Juara 1 Olimpiade Olahraga Siswa Nasional 3. Juara 1 Kata Perorangan Putri Pemula Kejurnas IPB Karate 4. Juara 1 Komite Kelas +35 Kg Putri Pemula Piala IPB Karate Cup III 5. Juara I Komite -47 Kg Putri Kader Kejurnas Piala Kapolres Nganjuk 6. Juara 3 kata Perorangan Kader Putri Kejurnas Piala Kapolres Nganjuk 7. Juara 1 Komite Kelas -50 Kg Putri PorProv Jatim 8. Juara 3 Komite Perorangan kader kelas -47 Kg Piala Gubenur Jatim 9. Juara 3 kata Beregu kader Kejuaraan Antarpelajar Kota Malang 10. Juara 1 Komite Kader Putri kelas -47 Kejuaraan Khosin Ryu Cup Tahun 2012 1. Juara 2 Komite -47 kader Putri Kejurnas Marinir Open 2. Juara 1 Kata Perorangan Kader Putri Kejurnas Malang Open 3. Juara 3 Komite -54 Kg Kader Putri Kejurnas Malang Open 4. Juara 2 Komite bebas Putri SMP Olimpiade Olahraga Nasional 5. Juara 1 Komite -47 kg kader Putri Olimpiade Olahraga Nasional 6. Juara 1 Komite Kader kelas-47 Kg Putri Kejurnas Karate Cup UNY Yogyakarta 7. Juara 2 Perorangan Kader Putri Kejurnas Karate Cup UNY Yogyakarta

MALANG POST SIUPP No: 369/SK MENPEN/SIUPP/1998 Tanggal 17 Juli 1998 Penerbit: PT. Malang Pos Cemerlang Rekening BCA KCP Gatot Subroto no. 400.310.35 98 ALAMAT REDAKSI / SIRKULASI / IKLAN Jl Sriwijaya 1-9 Malang, Telepon (0341) 340081-2, Fax (0341-369503). BIRO BATU Jalan Diran 1B Telp: (0341) 592967 Batu. PERWAKILAN JAKARTA Gedung Graha Pena Lt VI, Jl. Kebayoran Lama No. 12, Telp/Faks 021-53699683 (Hendra)

ISTIMEWA/BATU POST

JUARA : Yofin Yola Paranita saat menerima medali kemenangan.

PEMBINA PEMBINA: Dahlan Iskan, KOMISARIS UTAMA UTAMA: Indra Slamet Santoso, KOMISARIS KOMISARIS: Hj Dewanti Rumpoko, DIREKTUR UTAMA UTAMA: H Imawan Mashuri, DIREKTUR DIREKTUR: Juniarno D Purwanto General Manajer: Sudarno Seman, Pemimpin Umum Grup: Husnun N Djuraid, Pemimpin Redaksi: Sunavip Ra Indrata, Manajer Pemasaran: Edi Iswanto, Manajer Precetak: Yudi Armadioka Redaktur Pelaksana: Sri Nugroho, Koordinator Liputan Liputan: Sumarga Nurtantyo, Redaktur: Mahmudi Muchid, Dewi Yuhana, Anita D Retnowati, Buari, Shuvia Rahma. Asisten Redaktur: Noer Adinda Zaeni, Muhaimin, Lailatul Rosida, Bagus Ary Wicaksono Staf Redaksi: Hary Santoso, Febri Setyawan, Ira Ravika, Vandri Battu, Sigit Rokhmad, Poy Heri P, Agung Priyo, Dyah Ayu Pitaloka, Tommy Yuda P, Yudistira Satya WW, Dian Ayu Antika H. Fotografer: Habibie N Muhammad, Syarendra Adhitama, Guest Gesang Information & Technologi : JI Junaedi (koordinator), Nyono Juari Pracetak: Slamet Prayitno (koordinator), Kurdiyanto, Susilo, Achmad Muzamil, Rahmawati Fatimah, Eko Abdi Hasyim, Arif Syaifurrahman, Siti Nurchasanah Iklan: H Iswanto, Ismadi, Rendiyantok Sapto P, Zainal Arifin, Tri Ayu Prasetya N, Imam Wahyudi Sirkulasi: Wiyono (koordinator), Sirhan Sahri, Ronny, Hendro, Moch Suadi, Lutfi, Yunindra, Pengembangan Usaha: Taufikur Rahman (koordinator), Sinyo Suwignyo, Huda Umum dan Keuangan: Laily Junaida (koordinator), Syafiudin (Akunting), Nur Towilir (Iklan), Reni SP (Sirkulasi), Siti Muzayanah, Sujono, Bambang TL. KOTA WISATA : Pemimpin Redaksi: Abdul Halim, Pemimpin Usaha: Samsuliono KAMA : Pemimpin Redaksi: Jon Soeparijono, Pemimpin Usaha: Patmono Wartawan Malang Post dilengkapi tanda pengenal dan tidak diperkenankan menerima atau meminta uang dan barang apa pun dari narasumber. Redaksi Menerima Artikel atau Opini. Panjang naskah artikel tidak lebih dari satu halaman dan tidak mengandung SARA. Kirim bersama Flash Disk/CD ke Malang Post, Jl Sriwijaya 1-9 Malang, Telp (0341) 340081-340082 atau lewat e-mail:redaksi@malang-post.com, Website: www.malang-post.com


5 EDISI XLVIII/ III / AGUSTUS 2012

WAR GA muslim di Negeri Cina, ternyata memiliki perpaduan ARGA unik dalam merayakan Lebaran Idul Fitri. Dan kemasannya pun, tak bisa dilepaskan dari akar budaya nenek moyang mereka, yang akulturasinya antara budaya Cina dan Islam. Hal itu terlihat sekali pada tiga perayaan besar terpenting bagi umat Islam di China. Yakni, Idul Fitri, Idul Adha dan Maulid Nabi Muhammad SAW. Perayaan Idul Fitri misalnya, umat Muslim Cina juga melakukan salat bersama di sebuah masjid atau area yang luas. Setelah itu bersilaturrahmi dengan jamaah lainnya, tetangga, keluarga dan saudara layaknya di negeri ini. Kemudian menggelar makan bersama di rumah. Selebihnya, waktu banyak dimanfaatkan berkumpul bersama keluarga, sanak saudara sembari bernyanyi dan menari bersama. Bahkan, mereka juga mengadakan upacara khusus untuk mengenang penduduk Muslim pada masa Dinasti Qing. Tradisi perayaan lebaran di daerah Xinjiang, juga mempunyai keunikan tersendiri. Misalnya, para lelaki mengenakan jas dan kopiah putih, sedangkan kaum perempuan memakai baju muslim khas Cina dengan kerudung setengah tertutup. Agama Islam masuk ke Cina sekitar abad ke-10. Sama halnya seperti di Indonesia, dilakukan oleh para saudagar dari Arab dan Persia melalui jalur perdagangan darat dan laut yang disebut Jalan Sutera. Orang Cina yang kali pertama memeluk Islam adalah dari suku Hui Chi. Sejak saat itu, pemeluk Islam di Cina kian bertambah banyak. Ketika Dinasti Song bertahta, umat Muslim telah menguasai industri ekspor dan impor. Bahkan, pada periode itu jabatan direktur jenderal pelayaran secara konsisten dijabat orang muslim. Islam telah berevolusi menjadi agama terbesar kedua di Cina. Populasi Muslim di negeri ini, diperkirakan terus naik dan hingga kini terdapat sekitar 35 juta orang. Agama Islam di Cina berkembang dengan pesat, meski negara itu menganut paham komunis. Setengah dari Muslim Cina berasal dari kelompok etnis Hui. Sisanya berasal dari kelompok etnis yang berbeda di wilayah barat laut Cina, Xinjiang dan Ningxia. Warisan kekayaannya dapat ditelusuri sejak para utusan muslim dan pedagang dari Persia menyebarkan agama ke wilayah ini, antara tahun 630 Masehi dan 751 Masehi, selama Dinasti Tang. Akulturasi tersebut, tak hanya terjadi di Negeri Tirai Bambu, tetapi juga pada Cina Muslim di Indonesia. Saat perayaan Idul Fitri, sebagian Cina Muslim selain menghidangkan masakan khas lebaran masyarakat Indonesia, juga menyelipkan sajian khas China seperti Lontong Cap Gomeh dan Ayam Panggang Sam Qiok. Minumnya, sekoteng. Ayam panggang Sam Qiok mirip opor ayam, hanya saja santannya berwarna kecokelatan karena diberi kecap manis. Buday aS ungk em Budaya Sungk ungkem Dalam budaya Jawa, seseorang sungkem kepada orang yang lebih tua, merupakan suatu perbuatan yang terpuji. Sungkem bukannya simbol kerendahan derajat, melainkan justru menunjukkan perilaku utama. Tujuan sungkem, pertama adalah sebagai lambang penghormatan, dan kedua, sebagai permohonan maaf, atau nyuwun ngapura. Istilah ngapura tampaknya berasal dari bahasa Arab ghafura. Para ulama di Jawa, tampaknya ingin benar mewujudkan tujuan puasa Ramadan. Selain untuk meningkatkan iman dan takwa, juga mengharapkan agar dosa-dosanya di waktu yang lampau diampuni oleh Allah SWT. Seseorang yang merasa berdosa kepada Allah SWT, bisa langsung mohon pengampunan kepada-Nya. Tetapi, apakah semua dosanya bisa terhapus jika dia masih bersalah kepada orang lain, yang dia belum minta maaf kepada mereka? Nah, di sinilah para ulama mempunyai ide, bahwa di hari lebaran

Bahan-bahan:

LONTONG: 600 gr beras cuci bersih. 3 lembar daun pandan beberapa lembar daun pisang untuk membungkus lontong OPOR: 1000 ml santan sedang 1 ekor ayam, dipotong 12 1 potong lengkuas di geprek 2 lembar daun salam 1 ruas kunyit kira kira 2 cm, di belah 3 buah belimbing wuluh/belimbing sayur, di belah 2 1 sdm garam 1 sdt gula, pengganti vetsin bumbu halus: 3 siung bawang putih 2 butir bawang merah 1 sdt ketumbar 3 butir kemiri SAMBAL GORENG AMPELA ATI 10 pasang ampela ati, di rebus, sampai ampela empuk 5 buah cabai merah besar, iris serong halus 1 potong lengkuas di geprek 2 lembar daun salam 500 ml santan sedang 3 siung bawang putih iris halus

3 butir bawang merah iris halus 1 sdm ebi, di hancurkan 1 sdt garam 1/2 sdt gula pengganti vetsin BUMBU ABING 1/2 butir kelapa setengah tua di sangrai kering bersama 2 lembar daun jeruk tumbuk sampai keluar minyaknya, sisihkan. 5 butir telur rebus 5 potong tahu goreng, potong jadi 2 2 sdm gula jawa di serut 1 sdt garam 200 cc santan kental 1/2 sdt asam jawa, dicairkan dengan sedikit air 3 lembar daun jeruk KELAPA KUKUS 1/2 butir kelapa setengah tua 1/4 sdt garam 4 lembar daun jeruk di iris halus BUBUK KEDELE 250 gr kedele putih 2 potong kencur ukuran 2 cm 2 lembar daun jeruk 2 sdm gula pasir 1/2 sdt garam

itu antara seorang dengan yang lain perlu saling memaafkan kesalahan masingmasing, yang kemudian dilaksanakan secara kolektif dalam bentuk halal bihalal. Jadi, disebut hari lebaran karena puasa telah lebar (selesai), dan dosa-dosanya telah lebur (terhapus). Dari uraian di muka dapat dimengerti, bahwa tradisi lebaran berikut halal bihalal merupakan perpaduan antara unsur budaya Jawa dan budaya Islam. Sejar ah H alal bi H alal ejarah Halal Halal Sejarah asal mula halal bihalal ada beberapa versi. Menurut sebuah sumber yang dekat dengan Keraton Surakarta, bahwa tradisi halal bihalal mula-mula dirintis oleh KGPAA Mangkunegara I, yang terkenal dengan sebutan Pangeran Sambernyawa. Dalam rangka menghemat waktu, tenaga, pikiran, dan biaya, maka setelah Salat Idul Fitri diadakan pertemuan antara raja dengan para punggawa dan prajurit secara serentak di balai istana. Semua punggawa dan prajurit, dengan tertib melakukan sungkem kepada raja dan permaisuri. Apa yang dilakukan oleh Pangeran Sambernyawa itu, kemudian ditiru oleh organisasi-organisasi Islam, dengan istilah halal bihalal. Kemudian instansi-instansi pemerintah/swasta juga mengadakan halal bihalal, yang pesertanya meliputi warga masyarakat dari berbagai pemeluk agama. Sampai pada tahap ini, halal bihalal telah berfungsi sebagai media pertemuan dari segenap warga masyarakat. Dan dengan adanya acara saling memaafkan, maka hubungan antarmasyarakat menjadi lebih akrab dan penuh kekeluargaan. Karena halal bihalal mempunyai efek yang positif bagi kerukunan dan keakraban warga masyarakat, maka tradisi halal bihalal perlu dilestarikan dan dikembangkan. Lebih-lebih pada akhir-akhir ini, sering terjadi konflik sosial yang disebabkan karena pertentangan kepentingan. Makna IIdul dul F itri Fitri Ada tiga pengertian tentang Idul Fitri. Di kalangan ulama ada yang mengartikan Idul Fitri dengan kembali kepada kesucian. Artinya setelah selama bulan Ramadan umat Islam melatih diri menyucikan jasmani dan rohaninya, dan dengan harapan pula dosa-dosanya diampuni oleh Allah SWT, maka memasuki hari lebaran mereka telah menjadi suci lahir dan batin. Ada yang mengartikan Idul Fitri dengan kembali kepada fitrah, atau naluri religius. Hal ini sesuai dengan Alquran Surat Al-Baqarah ayat 183, bahwa tujuan puasa agar orang yang melakukannya, menjadi orang yang takwa atau meningkat kualitas religiusitasnya. Ada pula yang mengartikan Idul Fitri, dengan kembali kepada keadaan di mana umat Islam diperbolehkan lagi makan dan minum siang hari seperti biasa. Di kalangan ahli bahasa Arab, pengertian ketiga itu dianggap yang paling tepat. Dari ketiga makna tersebut dapat disimpulkan bahwa dalam memasuki Idul Fitri umat Islam diharapkan mencapai kesucian lahir batin dan meningkat kualitas religiusitasnya. Salah satu ciri manusia religius adalah memiliki kepedulian terhadap nasib kaum yang sengsara. Dalam Surat Al-Ma’un ayat 1 -3 disebutkan, adalah dusta belaka kalau ada orang mengaku beragama tetapi tidak mempedulikan nasib anak yatim. Penyebutan anak yatim dalam ayat ini, merupakan representasi dari kaum yang sengsara. Dari uraian di muka dapat disimpulkan, bahwa Idul Fitri merupakan puncak dari suatu metode pendidikan mental, yang berlangsung selama satu bulan untuk mewujudkan profil manusia yang suci lahir batin, memiliki kualitas keberagamaan yang tinggi, dan memelihara hubungan sosial yang harmonis. ( lyo/berbagai sumber)


6 EDISI XLVIII / III / AGUSTUS 2012

CANGAR, PEMANDIAN AIR HANGAT

SUMBER BRANT AS BRANTA BATU POST Suhu air di pemandian air panas Cangar, Desa Sumber Brantas, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu dirasakan kian menurun. Salah satu indikator menurunnya suhu panas air Cangar, tak lain dari pengetesan tingkat kemasakan telur ayam. Beberapa tahun lalu, air panas di sumber tersebut mampu mematangkan telur yang direndam, dan kini walaupun telor direndam cukup lama, hasilnya tetap tak masak. Samiyono, Koordinator Lapangan Pemandian Air Panas Cangar, mengungkapkan hal itu. Staf dari Taman Hutan Rakyat Raden Soerjo, yang berkantor di Kota Malang ini membenarkan bila beberapa tahun belakangan air panas Cangar tak bisa dimanfaatkan untuk memasak telur.”Memang belum ada penelitian resmi, tapi dulu airnya bisa untuk mematangkan telur, sekarang tidak bisa,” ujar pria asal Mojokerto ini. Secara kasat mata, turunnya suhu panas air itu juga bisa dilihat pada aliran kecil di dekat jalan masuk. Jauh sebelumnya aliran itu mengeluarkan kepulan uap cukup tebal, dan bila airnya dipegang tangan pun terasa terbakar. Kini, uang itu hampir menghilang dan bocah pun sudah berani merendamkan kedua kak-

inya di aliran mirip sungai kecil itu. Obyek wisata Cangar, berada di bawah Gunung Welirang dan dikepung hutan Gunung Arjuno serta Anjasmoro. Bagi wisatawan, Cangar memang surga untuk memanjakan tubuh setelah penat dengan kehidupan modern. Menjeburkan tubuh di air Cangar, bisa menghilangkan kepenatan, pegal dan linulinu tulang. Tak heran begitu musim libur tiba, kolam rendam di taman hutan rakyat itu berubah bak mangkok dawet. Tumpukan manusia berbaur menjadi satu yang sama-sama menghangatkan tubuh. Sebagian besar pengunjung percaya bahwa air panas itu memiliki daya penyembuh, baik itu gatal-gatal maupun keluhan penyakit tulang. “Rata-rata pada hari biasa, jumlah pengunjung 300 sampai 500 orang. Sedangkan hari libur mencapai 2000 orang,” terang Yono- sapaan akrabnya. Kata dia, puncak kedatangan pengunjung terjadi pada tahun baru, tepatnya pada 1 Januari yang mencapai 5000 orang. Sesuai Perda, pengunjung lokal dikenai tiket masuk Rp 3000/orang, sedangkan wisatawan mancanegara Rp 20 ribu per orang. Namun, patokan harga itu justru tak berlaku pada turis mancanegara yang kebanyakan ogah membayar berbeda.

“Banyak turis yang balik kanan begitu dikenai harga sebesar itu, kebanyakan guide juga tidak mau, sehingga mereka akhirnya memakai tarif masuk untuk wisatawan nusantara,” imbuh Yono. Dia memahami benar kenapa turis asing enggan membayar sesuai perda, sebab mereka tak mendapat fasilitas. Meski harga tiket lebih mahal, turis asing tetap mendapat perlakuan sama. Mereka berendam di kolam yang sama, serta tidak mendapat fasilitas tambahan seperti handuk dan sebagainya.” Ya memang fasilitasnya tidak ada, mungkin itu alasan turis asing enggan membayar sesuai ketentuan Perda,” katanya. Luas areal wisata di pemandian air panas Cangar, mencapai delapan hektare dan memiliki empat kolam. Tiga berupa kolam rendam berada di sektor timur, dan satu kolam renang di sektor barat. Selain terdapat kolam, di tempat itu juga memiliki tempat duduk mengelilingi kolam. Tempat duduk itu, sebagian ditempati oleh pedagang pedagang ketan hitam untuk penghangat. Jika pengunjung melimpah, maka harus rela mengantri ketika hendak mandi maupun ganti pakaian. Setelah selesai berendam, pengunjung bisa menikmati jogging track serta Goa (Bagus Ar y Wicaksono /l im Jepang.(Bagus Ary icaksono/l /lim im))

Syarendra Adhitama/Batu Post

RAMAI : Pemandian Air Panas Cangar, pada hari libur selalu dipenuhi pengunjung dari sejumlah Kota di Jawa Timur.


7 EDISI XLVIII/ III / AGUSTUS 2012 FOTO: GUEST GESANG & WAHYU INDRA PRATANU/BATU POST

KOT A MALANG OTA BATU POST Penggemar sajian berbahan iga dan buntut sapi dari hari ke hari semakin bertambah. Tak hanya golongan orang dewasa saja yang menjadikan menu ini sebagai favorit, tetapi juga gerombolan anak muda.Mereka tergoda dengan kelezatan olahan iga dan buntut karena memiliki rasa yang lebih gurih dibandingkan dengan daging murni. Apalagi posisi daging pada bagian iga dan buntut yang menempel di sela-sela tulang. Ada kenikmatan tersendiri ketika menyantap hidangan ini. Hmm... Bagi para juru masak, iga dan buntut termasuk bahan masakan favorit. Sebab kedua bahan tersebut mampu diolah dengan menggunakan bermacam-macam bumbu. Jika awalnya iga dan buntut banyak dimasak dengan style masakan western, kini hampir semua bumbu di seluruh dunia bisa diaplikasikan pada bahan ini. Warung Sop Buntut Candi Borobudur adalah salah satu tempat makan yang mengolah iga dan buntut dengan banyak variasi. Selain memasak kedua bahan tersebut dengan bumbu ala barat, tempat makan milik Iwan Samsul ini juga memanfaatkan bumbu tradisional khas nusantara, Chinese serta Timur Tengah. “Keistimewaan yang dimiliki oleh iga dan buntut terletak pada pengolahannya. Dua bahan yang diambil dari sapi ini bisa diolah menjadi beragam jenis masakan

serta karakter yang berbeda. Mulai dari masakan ala barat hingga masakan khas Timur Tengah,� ungkap Iwan. Dari bahan dan macam-macam bumbu, Iwan mengaku bisa berkreasi hingga menghasilkan 13 jenis masakan yang berbeda. Sebanyak delapan masakan menggunakan buntut sebagai bahan dasar, sedangkan sisanya adalah olahan yang menggunakan iga. Olahan buntut di antaranya buntut bakar dan buntut saos tausi, sementara olahan iga di antaranya iga bakar rempah dan iga goreng penyet. Iwan melanjutkan, olahan iga dan buntut khas western cenderung memiliki rasa yang lebih sederhana karena bumbubumbu yang digunakan lebih sedikit. Berbeda dengan olahan iga dan buntut khas tradisional nusantara dan Timur Tengah. Keduanya menggunakan lebih banyak jenis bumbu, sehingga rasanya

pun jadi lebih mantab dan menantang. “Khusus pada olahan iga dan buntut khas Timur Tengah, saya banyak memanfaatkan rempah-rempah. Rasa iga dan buntut khas Timur Tengah ini banyak disukai oleh masyarakat Malang karena dapat membuat badan menjadi hangat setelah memakannya,� sambung pria yang pernah bekerja di Grand Hyatt Surabaya, Qatar dan Dubai ini. Jika penasaran dengan rasa iga bakar khas Timur Tengah, tak ada salahnya Anda memesan menu bernama iga bakar rempah di resto yang terletak di kompleks kuliner Pulosari Kota Malang. Menu yang satu ini tersedia dalam dua ukuran berbeda, yakni porsi standar dan satu lagi adalah porsi jumbo. Sekali mencicipi, dijamin bakal kecanduan. Apalagi ada sambal hijau yang menemani menu yang satu ini saat im) disantap. (noer adinda zaeni/l zaeni/lim)


8 EDISI XLVIII / III / AGUSTUS 2012

MASJID AGUNG SEMARANG DIHIASI PAYUNG HIDROLIS

SEMARANG BATU POST MASJID Agung Semarang, merupakan salah satu masjid terindah di Indonesia. Masjid dengan arsitektur indah ini, mulai dibangun pada tahun 2001 dan selesai tahun 2006. Kompleksnya terdiri dari bangunan utama seluas 7.669 m2, dengan halaman seluas 7500 m2. Masjid ini terletak di Jalan Gajah Raya, Desa Sambirejo, Kecamatan Gayamsari, Kota Semarang. Hebatnya lagi, masjid yang diresmikan Presiden SBY ditandai tandatangan prasasti dari batu alam yang sengaja diambilkan dari lereng Gunung Merapi ini mampu menampung jamaah 15.000. Selain sebagai tempat ibadah, Majis Agung Jawa Tengah juga jadi obyek wisata relegius, pusat pendidikan serta pusat aktivitas syiar Islam. Dengan berkunjung ke masjid ini, siapapun dapat melihat keunikan arsitekturnya yang merupakan perpaduan antara arsitektur Jawa, Roma dan Arab. Ar sit ektur J awa Arsit sitektur Jawa terlihat pada beberapa bagian. Misalnya bagian dasar tiang masjid yang bermo-

tif batik seperti tumpal, untu walang, kawung, sit ektur Timur dan parang-parangan. Ciri ar arsit sitektur Tenga engah (Arab), terliat pada dinding masjid berhiaskan kaligrafi. Selain itu, di halaman majis dilengkapi 6 payung hidrolik raksasa yang dapat membuka sekaligus menutup secara otomatis yang merupakan adopsi arsitektur bangunan Masjid Nabawi Kota Madinah. Masjid ini juga sit ektur R oma sedikit dipengaruhi gaya ar arsit sitektur Roma yang bisa dilihat pada desain interior, dan lapisan warna pada sudut-sudut bangunan. Selain bangunan utama yang luas dan indah, ada bangunan pendukung lainnya. Di antaranya, auditorium di sisi sayap kanan masjid yang dapat menampung sekitar 2.000 orang. Auditorium ini biasanya difungsikan untuk acara pameran, pernikahan dan kegiatan-kegiatan lainnya. Sayap kiri masjid, dilengkapi perpustakaan dan ruang perkantoran yang disewakan untuk umum. Halaman utama yang terdapat 6 payung hidrolik, juga dapat menampung jamaah sebanyak 10.000 orang. Keistimewaan lain Masjid Agung menawan a Asmaul H usna (Al Husini, berupa Menar enara Husna na Tower) setinggi 99 meter. Menara yang dapat dilihat dari radius 5 Km ini, terletak di pojok barat daya masjid. Menara tersebut melambangkan kebesaran dan kemahakuasaan Allah SWT. Di puncak menara dilengkapi teropong pandang. Sehingga dari tempat ini, pengunjung bisa

menikmati udara yang segar sambil melihat indahnya Kota Semarang sekaligus kapal-kapal yang berlalu-lalang di pelabuhan Tanjung Emas. Mau melihat Al Qur’an raksasa ? juga ada di masjid ini, hasil karya tulisan tangan H Hayatuddin penulis kaligrafi dari Universitas Sains dan Ilmu Al-Qur‘an Wonosobo, Jawa Tengah. Tak hanya itu, ada juga replika beduk raksasa yang dibuat oleh para santri P esantren Alfalah Mangunsari, Jatilawang, Banyumas, Jawa Barat. awa Tengah, terDi area Masjid Agung J Jawa dapat berbagai macam fasilitas seperti perpustakaan, auditorium, penginapan, ruang akad nikah, pemandu wisata, museum kebudayaan Islam, cafe muslim, kios-kios cenderamata, buah-buahan, dan lain-lain. Selain itu, ada juga berbagai macam sarana hiburan seperti air mancur, arena bermain anak-anak, dan kereta kelinci yang dapat mengantarkan pengunjung berputar mengelilingi kompleks masjid. Bagi pengunjung yang ingin melihat pea mandangan Kota Semarang melalui Menar enara Asmaul H usna Husna usna, cukup berinfaq Rp 3.000 per orang. Bagi yang ingin menggunakan teropong di menara, cukup membayar Rp 500 per menit. Tak mengherankan, setiap liburan masjid ini banyak dikunjungi wisatawan dari berbagai daerah termasuk turis mancanegara. ( l yo/berbagai sumber)


9 EDISI XLVIII/ III / AGUSTUS 2012

Bagus Ary Wicaksono/Batu Post

SITUS KARUMAN KERAJAAN KANJURUHAN

Didiami

Ken Arok Untuk

Berguru Judi PAD A abad 8, kawasan PADA Dinoyo termasuk Tlogomas menjadi bagian dari kerajaan Kanjuruhan yang dipimpin Raja Gajayana. Kawasan Tlogomas sendiri dulu bernama Karuman, hal ini ditandai dengan keberadaan sebuah situs yang terletak di Gang 8 Tlogomas. Situs tersebut berada di bibir Sungai Brantas dan memiliki sejumlah sumber air artesis. Sungguh, jika kembali ke masa lampau, kawasan Karuman adalah surga bagi warga kerajaan saat itu. Berada di atas bibir Sungai Brantas, warga Karuman dimanjakan dengan limpahan air bersih. Sampai saat ini air dari sumber Karuman masih terjaga namun telah dibeli oleh Pengelola Taman Rekreasi Tlogomas. Situs Karuman sendiri berjarak sekitar 50 meter dari sumber air utama yang kini telah dimiliki Taman Rekreasi tersebut. Masyarakat kala itu sangat menghormati sumber air

ARTESIS : Sumber air Karuman yang dipercaya menjadi lokasi menyepi Ken Arok, diyakini memiliki terowongan tembus Candi Badut.

sebagai sumber kehidupan, sehingga didirikan situs Karuman. Terdapat arca Lembu Nandi dan Lingga sebagai lambang kesuburan dan penghormatan kepada Dewa. Dari salah sumber sejarah, prasasti wuradung, zaman Mpu Sindok (929-947) menyebutkan bahwa ada gugusan kayangan di Kanuruhan (seiring waktu, nama Kanjuruhan berubah menjadi Kanuruhan). Di yakini bahwa candi yang dimaksud adalah situs Karuman yang kini masih berada di Tlogomas. Di areal tersebut juga terdapat beberapa makam dan salah satunya diyakni warga Tlogomas sebagai makam Mbah Aruman. Menurut Ketua RW 5 Sugiono (58 tahun), di kawasan itu juga melekat cerita mengenai Ken Arok. Raja Singhasari pertama ini dipercaya bermukim di tempat itu untuk berguru ilmu judi. “Ken Arok berguru kepada Mbah Aruman, sehingga kalau

main judi menang,” ungkapnya. Tak heran hingga kini, situs itu juga menjadi tempat jujugan para penombok togel untuk mencari inspirasi. Kata Sugiono, masa jaya situs itu adalah ketika jaman SDSB, bahkan orang-orang sampai mengantre untuk mencari wangsit. Sugiono pernah beberapa kali mendapatkan nomor jitu sehingga mendapatkan uang cukup banyak. “Zaman SDSB dulu sampai antre-antre, saya pernah dikasih gambaran Kates, juga kereta, pas bermalam di situs tiba-tiba seperti hendak ditabrak kereta api,” urainya. Di situs itu juga terdapat makam juru kunci lainyanya seperti Mbah Wongso. Mbah Sayibah yang masih terawat. Setiap malam 17 Agustus warga juga mengadakan selamatan di tempat itu untuk bangsa. Dulu, seringkali dilakukan tayuban namun pada perkembangannya sudah tak pernah lagi dihelat. ( bagus ar y wicaksono/l im) ary wicaksono/lim)

ANDINI : Arca Lembu Andini di Situs Karuman Gang 8 Kelurahan Tlogomas Kota Malang sudah kehilangan sebagian muka.

GANTUNG : Jembatan gantung yang membelah sungai Brantas menjadi penghubung warga Tlogomas dan Saxophone.


10 EDISI XLVIII/ III / AGUSTUS 2012


11 EDISI XLVIII/ III/ AGUSTUS 2012

LEBARAN AWAS KEBAKARAN

ER TETAP OPEN HOUSE

Sambungan dari Halaman 1 yang dilakukan UPT PMK Kota Batu. Pada pusat perbelanjaan terbesar ini di kota dingin ini, PMK mengecek peralatan pemadam kebakaran apakah sudah sesuai standart ataukah belum. Perlengkapan itu antara lain, peralatan instalasi, alat pemadam kebakaran ringan (APAR), springkle (penyiram), smoke detector, hydrant otomatis. ‘’Untuk sementara, kami mendapati peralatan pemadam kebakaran di Batos sudah memadahi. Sebut saja lokasi ini

Sambungan dari Halaman 1 memiliki hydrant sebanyak 15 unit, dengan posisi delapan unit di bagian dalam ruangan, dan sebanyak tujuh unit berada di luar,’’ terang Santoso Wardoyo, Kepala UPT PMK Kota Batu Rabu (15/8). Pihaknya juga mengecek, satu per satu peralatan pusat perbelanjaan terbaru di Kota Batu ini. Peralatan tersebut juga masih berfungsi dengan baik, sehingga bisa digunakan sebagai antisipasi pemadaman awal. ‘’Lokasi seperti ini, instalasi PMK sangat diperlukan demi kenyamanan dan

keselamatan pengunjung,’’ tegasnya. Menurutnya, hydrant atau inslasi pemadam kebakaran untuk gedung sekelas Batos sudah harus otomatis. Artinya, kran hydrant harus bisa membuka dan menyemprotkan air secara otomatis, dengan suhu tertentu atau adanya potensi api. Dijelaskan pula, suasana Idul Fitri merupakan waktu rawan terjadi kebakaran. Masalahnya, pada masa tersebut banyak penggunaan peralatan listrik atau masak overload, sehingga tingkat panas

menjadi luar biasa. Sebagai salah satu contoh, dapur Hotel Grand Palm sempat terbakar pada malam takbiran Idul Fitri tahun lalu. Untuk masyarakat umum, kata dia, mereka harus memperhatikan keamanan sebelum meninggalkan rumah. Ketika meninggalkan rumah, mereka layak memadamkan listrik maupun tabung gas. Alat listrik yang menancap pada kulkas, TV dan peralatan elektronik lain, harus dicabut untuk rumah yang feb/l yo) ditinggalkan lumayan lama.(feb/l feb/ly

SIAP-SIAP BERGERAK KE PTUN

TAK MA U SHO W OF F OR CE MAU SHOW FOR ORCE

Sambungan dari Halaman 1 ’’Rencana kehadiran temanteman ke Surabaya itu, atas kehendak mereka sendiri dan kami kesulitan membendung. Ya biarlah sepanjang tertib tak mengganggu jalannya persidangan dan tetap menjaga ketertiban umum, sekaligus menimba ilmu di PTUN,’’’papar Muhajir. Upaya warga Kota Batu sendiri, dalam mendukung ER maju dalam Pilkada tahun ini memang belum berakhir. Setelah

penggalangan tanda tangan di kain spanduk dan aksi unjuk rasa di Kantor DPRD maupun KPU Kota Batu, mereka juga siap-siap menggalang tanda tangan kembali. ‘’Kami terus melakukan penggalangan tanda tangan, sebelum pelaksanaan persidangan di PTUN itu. Penggalangan tanda tangan bisa dilakukan lewat spanduk dan juga pada kertas,’’’tambah Suroso. Menurutnya, hasil tandatangan

tersebut tidak hanya diberikan kepada KPU dan kuasa hukum ER. Namun juga majelis hakim sebagai bentuk keinginan mayoritas warga kota ini untuk dipertimbangkan hakim dalam memutuskan ER tetap layak masuk sebagai calon walikota. Ketua KPU Kota Batu, Bagyo Prasasti Prasetyo menjelaskan, pihaknya sangat menghargai aspirasi masyarakat Kota Batu. Aksi yang dilakukan warga untuk

mendukung ER tetap menjadi walikota, juga telah dilaporkan kepada KPU Provinsi dan Pusat. ‘’Kami sangat menghargai aspirasi warga. Karena itu, kami juga melaporkan aspirasi tersebut kepada KPU’Jatim dan Pusat. Karena apapun keputusan KPU Provinsi atau pusat dalam melakukan supervisi kepada KPU Kota Batu, kami harus melaksanakan,’’ tegas feb/l yo) Bagyo.(feb/l feb/ly

DIEVAKUASI POLISI, TETAP TERIMA TELEPON DEMONTRANS Sambungan dari Halaman 1 Koplo Pengglek Uedan dan masih banyak lagi. Ada juga karikatur bergambar anggota KPU, namun sudah diberi nama plesetan. Hujatan tak hanya melalui tulisan, bahkan dalam orasi berkali-kali nama Bagyo Cs disebut tanpa tedeng aling-aling. Mereka menelanjangi anggota KPU yang dianggap membuat keputusan keliru, karena mencoret ER. Anggota KPU pun diburu, tak hanya di kantornya, namun juga massa mendatangi gedung dewan ketika proses hearing berlangsung. Beberapa tokoh Kota Batu seperti Kayat Hariyanto, Elfis Refualu dan beberapa orang lain bergantian melakukan orasi. Mereka sangat mengecam tindakan KPU yang dianggap dholim kepada warga kota ini. “KPU mendapat anggaran Rp 7,5 M dari APBD Kota Batu, untuk melaksanakan Pilkada secara profesional dan jurdil. Namun malah disetir oleh cukong dengan dalih duit untuk mengebiri hak-hak warga

memilih pemimpin yang dicintai,” tegas Kayat salah satu orator. Teriakan itu terlontar cukup keras, karena demonstran memasang sound system yang kerap dipakai untuk acara sunatan. Tak heran, meski berada di dalam gedung dewan, suara-suara demonstran masih terdengar nyaring. Tak cukup dengan teriakan, mereka juga memberikan mawar kepada anggota KPUD. Sebagai bentuk tekanan, demonstran juga memberikan mawar lebih dari satu kepada anggota KPU tertentu. Rochani, hari itu mendapat tiga mawar. Begitu juga dengan Bagyo Prasasti yang berada dalam ruang rapat. Meski tekanan datang bertubi, anggota KPU tetap berusaha melempar senyum. Bahkan, Prianto salah satu anggota KPU yang tampak paling tenang sempat melihat proses demonstrasi melalui balkon gedung dewan. Saat rapat hendak dimulai, dia baru beringsut menuju

Mereka tentu sudah mengetahui sosok masing-masing calon pemimpinya sebelum dipilih. Yang penting semuanya harus demi kebaikan Kota Batu,’’ tegas Ketua Paguyuban Mudin Kota Batu yang tinggal di Jalan Wukir-Temas ini. Calon Walikota Suhadi, akan mengikuti irama lebaran halnya tahuntahun sebelumnya. Yakni, tetap menerima tamu walaupun tak menyediakan waktu secara khusus. Namun biasanya tamu datang mengalir pada malam hari. Selebihnya, digunakan Suhadi bersilahturrahmi dan galak gampil ke rumah warga.

ruangan untuk membahas anggaran. Sementara polisi, berjaga kian rapat ketika proses hearing tersebut hampir selesai, agar kejadian buruk tak sampai terjadi. Sejauh ini, demonstran sangat kooperatif, mereka beraksi tanpa melanggar koridor. Sekeras dan selantang suara diteriakkan, tapi aksi fisik dan pencederaan hukum tak sampai dilakukan. Kendati demikian, polisi langsung berjaga usai hearing selesai. Mereka mengawal komisioner ke ruang Sekwan DPRD. Cukup lama anggota KPU berada di ruangan tersebut, sampai situasi dianggap terkendali. Berikutnya, lima anggota KPU ini dievakuasi polisi berpakaian preman menuju Polres Malang. “Maaf ya, jangan masuk dulu nanti saja. Maaf ini prosedur, nanti kalau ada apa-apa bagaimana,” larang seorang aparat ketika Batu Post hendak masuk ruangan evakuasi. Ketua KPU Bagyo Prasasti Prasetyo sendiri, mengaku tidak

merasa ngeri dengan aksi demonstrasi itu. Dia bahkan sempat menerima telepon dari demonstran, ketika dievakuasi polisi melalui jalur belakang. Menurut demonstran yang menelepon, meski anggota KPU lewat pintu utama tetap aman dan tidak akan terjadi apa-apa. “Evakuasi itu wajar, karena merupakan protap dari Polisi. Kami tidak ada masalah, malah ketika dievakuasi saya menerima telpon dari demonstran, katanya kenapa lewat belakang, lewat depan saja tidak apa-apa,” ungkap Bagyo sambil tersenyum. Benar saja, sesaat tiba di gedung KPUD, Bagyo malah menerima perwakilan demonstran yang memberikan berbagai tanda tangan dukungan kepada ER. Pria ini tetap terlihat tenang, dan menjawab pertanyaan dengan cukup gamblang. Perwakilan massa, Sutiyo warga Desa Beji meminta agar KPU merenungkan kembali perihal bagus ar y pencoretan ER. ((bagus ary wicaksono/samsul iy ono) wicaksono/samsuliy iyono)

Lalu bagaimana dengan Calon Walikota Gunawan Wirutomo? Tradisi nyekar leluhur, merupakan kebiasaan yang tidak bisa ditinggalkan oleh calon nomor urut 3 ini. Gunawan menjelaskan, ayahnya dimakamkan TPU Kelurahan Sisir Kota Batu. Sedangkan sang ibu dimakamkan di TPU Samaan, Kota Malang. Dia pun harus nyekar ke makam kedua orangtuanya itu, menjelang perayaan Idul Fitri. ‘’Bapak saya asli Kelurahan Sisir, dan Beliau meninggal dan dimakamkan di TPU Sisir. Sebelum lebaran, sudah ada orang yang membersihkan makam almarhum orang tua saya, dan saya pasti nyekar. Sedangkan makam ibu terpisah dengan Ayah karena berada di TPU Samaan, Kota Malang,’’ tegas Gunawan Wirutomo kepada Batu Post (Malang Post Group). Mantan Dirut PKT Bontang ini menambahkan, dia bisa melaksanakan Salat Ied di masjid atau lokasi manapun pada hari pertama Idul Fitri nanti. Itu karena dia hanya seorang jamaah, sehingga sesuka hati memilih masjid

atau tempat lain untk melaksanakan Salat Ied. ‘’Beda dengan Pak Sundjojo, kalau beliau adalah seorang ustadz dan punya undangan untuk mengisi ceramah pada pelaksanaan Salat Ied nanti. Kalau saya ini hanya seorang jamaah biasa, sehingga bebas memilih lokasi salat,’’ tambah pria yang tinggal di kawasan Junrejo Kota Batu ini. Menurutnya, dia juga tidak akan menggelar open house yang bisa mendatangkan warga dengan jumlah besar ke rumahnya. Jika hal itu dilakukan, dia malah terkesan melaksanakan show of force dan dianggap malah memberikan kesan jelek di mata masyarakat. Dia lebih memilih akan datang kepada warga. Namun sebelumnya, dia akan silaturrahmi kepada saudara-saudara, sebelum datang ke rumah temantemanya. ‘’Saudara orang’tua juga banyak di Kota Batu dan Malang. Jadi kami harus datang ke rumah mereka, untuk bersilaturrahmi dalam perayaan Idul Fitri nanti. Ketika orang tua sudah tidak ada, maka saudara dari orang tua wajib dihormati. Dan kami juga wajib menjaga silaturrahmi,’’ tegas bapak dua anak ini. Soal Pilkada, dia sangat optimis bisa menang dalam pemungutan suara, 2 Oktober nanti. Nomor urut tiga yang didapat dalam pelaksanaan undian di KPU, memberikan filosofi tersendiri. Nomor tiga merupakan nomor terbanyak sehingga dia optimis mampu merebut suara terbanyak dan jadi walikota. ‘’ Kami maju untuk siap menang. Kalau tidak optimis, ya lebih baik tidur saja tidak usah mencalonkan. Kami harus optimis bisa mendapatkan suara terbanyak, sesuai dengan nomor urut terbanyak dalam undian,’’’pungkas feb/l yo) Gunawan. (feb/l feb/ly

PETA WISATA ≈KORAN WISATA BATU∆ www.koranwisatabatu.com

Suryana Kopi Luwak Lampung Jl. Munif 3 Alun-alun Batu Dapur Sandwich Jl. Diponegoro No. 139 (0341) 4494617

RESTO BU ATIK & CAFE Jl. Imam Bonjol No. 29, Kota Wisata Batu Telp. (0341) 592007

Villa Batu Permai Kav. B4-6, Jalan Raya Beji 110 Beji, Batu Telp. 0341-511000, 512000, 7051919 Fax :0341-512567

TARIF IKLAN : Iklan Baris Rp 20.000,-/baris (minimal 2 baris), Iklan Dagang/Umum : Warna: Rp 33.000,-/mmk, Hitam putih Rp 27.000,- mmk, Iklan Duka Cita/Sosial Rp 20.000,-/mmk (hitam putih) Rp 25.000 (warna), Iklan Hal 1 & Kreative tambah 100% , Advertorial Warna Rp. 25.000/mmk, Hitam putih Rp 17. 000/mmk, tambah PPn 10%. RESIDENCE

HOTEL

KULINER

KULINER

TOUR & TRAVEL

D’EBENEZER RESIDENCE Jl. Raya Beji Batu Best Inves *Buy 2 Get 1 Free* Modern Living *Limited Unit & Promo* Call: Josias 085733748505

GRAND PUJON VIEW Hotel Resort, Jalan Rajekwesi Pujon Malang 0341-524649

RM KERTASARI Jalan Raya Dieng 4 Bendo Batu 0341-592929

DE DAUNAN (Rumah Kebun) Jl. Trunojoyo No. 2 Junrejo Batu Telp. (0341) 594466

BAKSO BAROCKAH Jl. Diponegoro Batu menyajikan aneka juice buah segar melon, nanas, sirsat, mangga, pepino jeruk dan susu segar STMJ yogurt milk shake plus minuman panas dingin pasti puas.

GENDIS BATIK Menyediakan Batik khas kota Batu. Bahan tulis, sutra dan cap. satuan dan partai besar. Jalan Bromo 7B Batu. Telp. 0341-5140957

MANDIRI tour and travel tiket pesawat kapal laut online travel segala jurusan`reservasi hotel`office`jl diponegoro 10 batu Telp. (0341) 610 2557

WISATA SELECTA Jalan Raya Selecta Batu (www.selectawisata.com) 0341-592369 KALIWATU RAFTING Jalan raya Pandanrejo 1 Bumiaji Batu 0341-594175 HOTEL ARINIMART & PENGINAPAN Jl. Raya Tlekung No. 4A( Sebelah Utara) RS. BAPTIS Batu - jatim ((0341) 8621425, 085855306517

OLEH-OLEH ISTANA oleh-oleh dan cenderamata Brawijaya, Jalan Diponegoro (POJA-Kota Batu) 0341-7792790 KULINER WARUNG SEMERU 30 (IGA BAKAR, AYAM BAKAR & BEBEK GORENG (DELIVERY, 0341-3190522, 593833 Jl. Semeru No. 30 (Belakang Plaza Batu)

WARUNG NASI SIDIK Terima pesanan : nasi kotak, kue bsah, prasmananm Jl. KH Agus Salim 47A Telp. 0341-591540 Batu Malang MILK STORY Jl. Panglima Sudirman 84 Aneka olahan susu sapi Telp. 0341-9926029

RUMAH HANDUK Menyediakan handuk dengan berbagai bentuk dan ukuran menerima pembuatan hantaran, Melayani juga partai dan eceran ALamat : Jl. A. Yani 12 Batu Telp. (0341) 2908269 SURYANA KOPI LUWAK LAMPUNG (Alunalun Batu) Jl. Munif No. 03 Telp. (0341) 591306, 5353971, www.suryana.asia

TOUR & TRAVEL PASANG IKLAN usaha kuliner di www.malangfood.com murah hub. 087 859990536 JASA DESIGN dan pelaksana interior rumah, kantor, hotel meliputi karpet, gorden, vitras, spending, wallpaper vertikal & horizontal blind dll. hub. 0341-7767200 MALANG POST Jl. Sriwijaya 1-9 Malang Telp. (0341) 340081-2


12 EDISI XLVIII/ III / AGUSTUS 2012

www.kotawisatanews.com

Mohon Mohon Maaf Maaf Lahir Lahir dan dan Batin Batin

Mohon Maaf Lahir dan Batin


KWB-48