Issuu on Google+

Aspirasi Nurani Rakyat Indonesia

www.tribunekompas.co.cc

SENIN, 18 JULI 2011

Diduga Ada Kursi Haram di DPRD Depok By: Tommy Jakarta -Tribunkompas

Nazaruddin Mundur dari Demokrat By: Tommy. H Jakarta-Tribunkompas “Sekarang sudah tidak penting Nazaruddin mau mengundurkan diri, yang penting sekarang buktikan semua tuduhantuduhannya”

Dari jumlah 50 kursi yang ada di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Depok, periode 20092014 diduga ada anggota dewan yang menduduki kursi haram. Salah seorang anggota DPRD Kota Depok dari daerah pemilihan (Dapil) Cimanggis, telah “bermain” dengan petugas Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Cimanggis dan Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Depok. Dari hasil investigasi yang dilakukan Tribunkompas didapat informasi, hasil rekapan perolehan suara yang telah diplenokan ditingkat kecamatan dimanipulasi petugas PPK atas pesanan calon anggota bersangkutan, sehingga yang bersangkutan dapat melenggang ke gedung dewan dan akhirnya turut dilantik menjadi anggota dewan yang terhormat. “Sebetulnya kecurangan calon anggota dewan yang bekerja sama dengan petugas PPK Cimanggis tersebut sudah saya laporkan namun tidak direspon,” kata sumber tersebut kepada Tribunkompas, Kamis 14/7. Diungkapkan, semula perolehan suara hasil penghitungan pemungutan suara dari beberapa tempat pemungutan suara (TPS), dirinyalah yang memperoleh suara untuk dapat menjadi anggota legeslatif dari Dapil Cimanggis. Namun rekap hasil penghitungan suara yang telah diplenokan ditingkat kecamatan, ketika hendak dikirim ke KPUD, rekapan tersebut diganti dan perolehan suara yang di dapat berubah, dialihkan ke calon lain, yang sekarang telah menjadi anggota dewan yang terhormat. “Saya sangat kecewa dan merasa dizolimi, saya tetap menuntut apa yang menjadi hak saya,” kata sumber tersebut nampak kecewa sekali, mengetahui ternyata KPUD Kota Depok sebagai lembaga yang seharusnya profesional telah mengkhianati sumpahnya. Sementara itu Nusantara Coruption Watch (NCW), menyoroti masalah tersebut sebagai tindak pidana yang bisa diperkarakan. “Itu bisa dituntut karena sudah bekerja sama memalsukan data, baik calonnya, petugasnya dari tingkat kecamatan sampai ke KPUD Depok, harusnya Kepolisian proaktif dong,” kata SM. Lubis, ketua koordinator [ NCW.[

Buron Komisi Pemberantasan Korupsi, Muhammad Nazaruddin, memutuskan meninggalkan Partai Demokrat. "Saya mulai besok, hari Senin, menyatakan mundur dari DPR dan Partai Demokrat," kata Nazaruddin lewat pesan pendek kemarin. Menurut mantan Bendahara Umum Demokrat ini, sebenarnya keinginan mundur dari partai dan Dewan Perwakilan Rakyat sudah disampaikannya kepada Ketua Dewan Pembina Demokrat yang juga Presiden RI, Susilo Bambang Yudhoyono, pada 23 Mei pagi silam di kediaman pribadi Yudhoyono di Puri Cikeas, Bogor, Jawa Barat. "Waktu itu saya dipanggil di Cikeas, pagi," ujar buron yang sempat kabur ke Singapura dan kini telah hengkang dari negeri jiran itu. Nazaruddin menerangkan, niatnya mundur itu dipicu oleh keputusan partai untuk mencopotnya dari posisi bendahara umum. Ia berpendapat, keputusan partai itu tanpa dilandasi dasar yang jelas, "Dan melanggar AD/ART partai." Namun Nazaruddin tak menjelaskan kapan surat pengunduran dirinya akan diserahkan kepada pengurus partai. Demikian pesan pendek seperti dikutip Tempo. Keputusan penting itu diputuskan Nazaruddin menjelang Rapat Koordinasi Nasional Demokrat pada akhir bulan ini,

yang salah satu agendanya menjatuhkan sanksi kepada anggota yang melanggar hukum. "Sanksi yang tegas, nyata, bahkan sanksi hukum," kata Yudhoyono pada Senin malam pekan lalu. Namun ia tak menyebutkan siapa yang akan ditindak berikut sanksinya. Dewan Kehormatan Demokrat mengumumkan rekomendasi pencopotan jabatan bendahara umum pada 23 Mei malam di kantor pusat partai. Nazaruddin dinilai melanggar etika karena berupaya menyuap petinggi Mahkamah Konstitusi dan dicurigai terlibat tindak pidana. Kala itu ia disebut-sebut terlibat penyuapan Sekretaris Menteri Pemuda dan Olahraga, Wafid Muharam, sebesar Rp 3,2 miliar terkait dengan proyek pembangunan wisma atlet SEA Games

di Palembang. Pada malam itu juga, menurut Direktorat Jenderal Imigrasi Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia, Nazaruddin terbang ke Singapura bersama istrinya, Neneng Sri Wahyuni, menumpang pesawat Garuda dari Bandar Udara Soekarno-Hatta. Sebelumnya, dia sempat sowan kepada Wakil Ketua Dewan Pembina Demokrat yang juga Ketua DPR, Marzuki Alie, di gedung DPR. Beberapa hari kemudian, baru pengurus pusat menerbitkan surat keputusan pencopotan. Anggota Dewan Pembina Demokrat, Ahmad Mubarok, tak mau menanggapi pernyataan mundur Nazaruddin. "Itu tak bisa dipercaya," katanya kemarin. Adapun Ketua Divisi Pemberantasan Korupsi Demokrat Didi

Irawadi menilai tak ada gunanya koleganya itu mundur dari partai. "Yang penting, buktikan semua tuduhan dia," tutur Didi. Sebelumnya, Nazaruddin melemparkan tuduhan korupsi kepada sejumlah petinggi partai, termasuk menuding Ketua Umum Anas Urbaingrum kecipratan duit proyek. Wakil Sekretaris Jenderal Demokrat Saan Mustofa mengungkapkan partainya telah memberikan dua surat peringatan kepada Nazaruddin via asistennya, tapi tak ditanggapi. Surat peringatan berisi perintah agar memenuhi panggilan KPK. "Peringatan ketiga akan menyusul pekan depan," ucapnya akhir pekan lalu. Menurut dia, sanksi akan diputuskan sebelum rapat [ koordinasi.[

BNN Sita 250 Ribu Butir Ekstasi dari Belanda By: Anto Jakarta-Tribunkompas Badan Narkotika Nasional (BNN) menyita 250 ribu butir ekstasi asal Belanda dalam penggerebekan di sebuah rumah di Sentul, Bogor, Jawa Barat. "Ini kualitas bagus, tapi jenisnya harus kami uji lab terlebih dulu," kata Direktur Narkotika Alami BNN Brigadir Jenderal Benny Mamoto di Sentul kemarin. Dalam penggerebekan di Bukit Golf Hijau, Jalan Bukit Mutiara Nomor 22 Sentul City, Desa Cijayanti, Kecamatan Babakan Madang, Bogor, Jumat sore lalu itu, petugas BNN menangkap seorang distributor utama ekstasi, Suradi Halim alias Beong, 49 tahun. Tersangka sempat melarikan diri, tapi akhirnya menyerah

setelah petugas melepaskan tembakan peringatan. "Dia menyembunyikan ekstasi dalam sebuah mixer kue di garasi," kata Benny. Ekstasi tersebut, Benny menambahkan, diselundupkan ke Indonesia melalui jalur Batam dan masuk ke Jakarta melalui Pelabuhan Tanjung Priok. Dari Tanjung Priok, ekstasi dibawa menggunakan sebuah mobil boks ke Sentul. Modus pengirimannya bervariasi. "Dari Belanda

via perusahaan ekspedisi," kata tersangka Suradi. Sindikat ini terbongkar setelah polisi menangkap tiga tersangka, yakni U, M, dan S. Mereka adalah sopir dan kernet yang mengambil paket ekstasi di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara. Selain menyita 250 ribu pil ekstasi berwarna merah, abu-abu, dan pink, petugas menyita sebuah mobil Honda Accord berpelat nomor B-1999-MO dan sebuah mixer kue. "Ini bukan pabrik, tapi hanya tempat distribusi," tutur Benny. Dia mengatakan, saat ditangkap, tersangka belum sempat membuka paket ekstasi itu. Tersangka enggan mengatakan berapa nilai ekstasi tersebut. Namun, menurut Benny, sebutir pil ekstasi jenis itu dihargai Rp 100 ribu lebih di pasaran. Petugas BNN juga menangkap dua

distributor ekstasi, yakni W, 27 tahun, dan C, 35 tahun. W ditangkap di Jakarta, sedangkan C ditangkap di Sentul. "Keduanya adalah distributor lanjutan," ujar Benny. Kasus terbaru adalah terungkapnya pengendalian jaringan sindikat narkoba internasional di LP Cipinang pada Kamis lalu. BNN menangkap enam tersangka, salah satunya warga Nigeria, dengan barang bukti 103 gram heroin. Menurut juru bicara BNN, Sumirat Dwiyanto, dari enam kasus itu, BNN menyita 5 kilogram sabu dan heroin, lebih dari 2.000 butir pil Inex dan Happy Five, serta uang Rp 2 miliar. "Ini data khusus yang diungkap BNN, tidak bekerja sama dengan polisi," kata Sumirat [ kemarin.[

“Salah Satu Bentuk Kepedulian Artha Graha Terhadap Masyarakat Dalam Bhakti Sosial Soal Kemiskinan, Kesehatan Dan Lingkungan Hidup Yang Dipersembahkan Untuk Rakyat Indonesia”

BAD TRACK RECORD

BAD TRACK RECORD

“Tidak Ada Niatan NU Berbuat Onar” By: W. Aplasi Jakarta -Tribunkompas Ormas Nahdlatul Ulama (NU) menegaskan komitmennya untuk menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). NU selalu mendukung program pemerintah yang pro kepada rakyat. "NU tidaK pernah berbuat onar, apalagi memberontak," kata Ketua Umum PB NU, Said Aqil Siradj saat peringatan hari lahir NU ke-85 di

Jakarta, Minggu 17 Juli 2011. NU, kata dia, selalu menjaga NKRI yang berdasarkan Pancasila. Segenap jajaran NU mulai dari tingkat nasional sampai pedesaan, senantiasa memelihara ajaran islam ahlu sunnah wal jamaah dan menjaga keutuhan negara Indonesia. "Tak ada niatan NU untuk merubah dasar negara," tambah Said Aqil. Menurut Said Aqil, NU yang menggunakan paradigma moderat, seimbang, dan toleran sanagat men-

dukung keberagaman dalam berbangsa. "Indonesia bukan negara agama, bukan negara etnik, tapi negara kebangsaan," kata dia. Said Aqil mengatakan, peranan ulama dan NU adalah sebagai penopang peradaban, meggerakkan akhlak mulia, memperkuat budaya, memajukan eksistensi umat manusia. "Semuanya itu kita lakukan dalam pangkuan Negara Kesatuan Republik In[ donesia," kata Said Aqil.[


02

Redaksional

SENIN, 18 JULI 2011

www.tribunekompas.co.cc

OPINI PINI-ONN TAJUK AJUK Apakah Korupsi Penyakit Masa Lalu? Mari kita mencoba merenungkan masalah yang selama ini selalu menjadi persoalan yang tak pernah kunjung selesai di negara republik tercinta kita ini. Perselingkuhan dalam menata keuangan di pemerintahan, baik di pusat maupun di pemerintahan daerah, dari era orde lama hingga sekarang seperti tidak ada obatnya. Berbagai element masyarakat dengan julukan pakar-pun, bahkan seringkali mengadakan dan mengedepankan teorinya dalam memberantas penyakit yang di sebut korupsi tersebut. Namun walhasil, bukannya sembuh tapi malah semakin merajalela. Rasa malu sudah dikesampingkan, bahkan ada yang berujar, “jangankan yang halal yang haram saja susah”, Subhanaallah..! Mungkinkah hal ini ada kaitannya dengan masa lalu bangsa ini? Bisa ya bisa juga tidak, namun yang jelas sepertinya penyakit yang satu ini susah sekali untuk diberantas/diobati. Jika hal ini menyangkut masa lalu bangsa maka juga ada kaitannya dengan mental individu. Karena biar bagaimanapun sebagai bangsa yang pernah dijajah selama ratusan tahun oleh penjajah jelas berpengaruh besar terhadap mental seseorang. Dan kaitannya dengan penyakit korupsi, kita ini adalah keturunan yang berkaitan dengan gen (keturunan), dari orang-orang yang pada waktu itu mendapat perlakuan dan tekanan penjajah selama 300 (tiga ratus) tahun, yang secara manusiawi dan psikologis membuat seseorang bersikap dan berperilaku, yang di ibaratkan seperti wujud “katak”, yaitu berjongkok yang berarti suka menyembah atau yes man, kemudian kaki depannya yang menyiku kita artikan suka menyikut kiri kanan (pada teman, saudara maupun rivalnya) dan terakhir barangkali kaki belakangnya diartikan suka menginjak yang di bawahnya (menekan dan mengintervensi). Jadi bentuk katak tersebut berarti, suka menghamba, suka menyikut dan suka menginjak (bayangkan posisi katak hidup). Sementara itu para pakar kedokteran, menyebutkan faktor keturunan sangat besar pengaruhnya dalam kehidupan manusia?, jadi artinya penyakit ini bakal susah untuk dihilangkan atau di obati, kecuali adanya akhir zaman dan berganti generasi baru yang benar-benar baru, itupun jika Tuhan berkehendak untuk menciptakan lagi yang namanya umat dan adanya bumi beserta isinya, setelah akhir zaman nanti?. Dan pada akhirnya kita hanya dapat berpasrah dan segera menyadari segala kesalahan perilaku dari segala yang sudah di suratkan dalam KitabKitab yang telah diturunkan Tuhan untuk umat manusia, yang dilarang dan di haruskan agar selamat di dunia dan Akhirat nantinya. Untuk pembaca, tulisan ini barangkal hanya sekedar memberi masukan untuk bahan perenungan tanpa bermaksud merendahkan derajat manusia Indonesia pada khususnya, apalagi menyamakan [ dengan katak, tidak.[

Dua Potret Politik M. Alfan Alfian

Mungkin gara-gara pulang ke Jakarta, dari Ankara via Istanbul dan Bangkok, dua tokoh menyembul dalam pusat perhatian saya pekan ini. Keduanya tokoh politik, dan karenanya tulisan ini menyangkut suatu peristiwa dan emosi politik. Kedua tokoh yang saya maksud adalah Recep Tayyip Erdogan, Perdana Menteri Turki, dan Yingluck Shinawatra, Perdana Menteri baru Thailand . Saya mengamati perkembangan politik pasca-pemilu di Turki dan tentu saja bersentuhan dengan bacaan dan perbincangan tentang Erdogan yang partainya, AK Party tengah memerintah untuk ketiga kalinya sejak 2002. Tetapi di Bangkok, Thailand, petugas pengantar transit saya di Bandara Svarnabhumi, telah memicu diskusi ringan soal kharisma Thaksin Shinawatra. Ia mengaku pendukung sang politisi, mantan perdana menteri pelarian itu. “Thaksin itu merakyat, dan kebijakannya membela kami,” katanya, “terlepas dari kontroversi yang menyertainya”. Bahkan ia yakin setelah pemilu, Thaksin akan bisa kembali ke tanah airnya. Dan ketika partainya Yingluck Shinawatra, adik perempuan Thaksin menang dengan memperoleh dukungan suara yang setara dengan kursi lebih dari lima puluh persen, harapan loyalis Thaksin tentu semakin melambung. Terlepas dari kekurangan masingmasing, Erdogan dan Shinawatra sedang di puncak kharismanya sekarang. Keduanya adalah ikon politik yang fenomenal. Kharisma Erdogan, tak sebatas pencitraan, tetapi saya melihat lebih karena faktor kepandaian menjaga harapan publik. Sementara kharisma Shinawatra, sudah sampai pada level “pejah gesang”. Banyak pengikut politiknya yang fanatik. Para pendukung Thaksin dikenal militan –bahkan galak. Nah, Yingluck Shinawatra, sebagai semacam titisan Thaksin, eksistensinya, sangat ditentukan oleh aura politik proThaksin. Tapi bagaimana dengan faktor tentara? Bagaimana dengan faktor raja? Penjemput saya di Bandara Svarnabhumi

itu dengan yakin mengatakan, bahwa faktor utama yang menentukan politik negerinya adalah saya, rakyat. Ia mengingatkan bahwa Thailand adalah negeri demokrasi.*** “Coba tanya ke sopir taxi di sini, sebab mereka lebih jujur apa adanya dalam menilai pemimpinnya,” kata seorang kolega di Ankara, Turki. Maksudnya, supaya saya nanya soal bagaimana pandangan umum masyarakat biasa tentang Perdana Menteri Recep Tayyip Erdogan. Ia setengah memberikan jawabannya bahwa hampir semuanya pasti akan mengapresiasi positif. Mengapa? Kepemimpinan Erdogan dipandang mampu membangkitkan ekonomi dan harga diri orang Turki. Saya sendiri tidak bisa mengeceknya satu per satu pada sopir-sopir taxi yang saya tumpangi, mengingat, tidak selalu saya naik taxi di sana. Tapi, koran Zaman yang pro-pemerintah, memberi kesan bahwa Erdogan memang kharismatik laiknya super-star. Sebuah kolom di koran itu, memuji-muji tampilan Erdogan sebagai pemimpin yang kharismatik, dengan detil-detil ciri-ciri fisikal yang sempurna: penampilannya, caranya berpidato alias retorikanya, dan tetek bengek lainnya yang menunjukkan bahwa Erdogan punya wibawa dan kharisma. Di atas semua itu adalah keberanian dan gebrakan-gebrakan politiknya yang dipandang kalangan Sekuleris-Kemalis, kontroversial. Para kolomnis koran itu, sering mengulas tentang pemerintahan AK Party yang mentransformasikan Turki kepada situasi politik Pos-Kemalis. Tetapi, kritik terhadap gaya dan kebijakan kepemimpinannya juga tak kurang-kurang. Saya menjumpai banyak buku dalam Bahasa Turki yang isinya khusus mengkritiknya. Bahkan ada yang sampulnya, Erdogan berkumis Hitler. Rata-rata buku itu mengulas bahwa ia pemimpin yang otoriter, tak paham substansi demokrasi, Islamis yang punya agenda tersembunyi, hingga ancaman bagi perdamaian Timur Tengah –karena sikapnya yang “anti-Israel”. Beberapa tabloid komik, juga biasa mengkarikaturkannya sedemikian rupa – dengan gambar yang lucu-lucu. Bagi

M. Alfan Alfian musuh-musuh politiknya, Erdogan sering dicap cenderung totalitarian, bahkan ada yang menggamnbarkan seperti Sultan Turki Utsmani pada masa lalu. Cap itu, dikaitkan dengan bagaimana rezim AK Party, memproses hukum kasus Ergenekon dan Balyoz (Sledgehammer) yang dituduh telah melakukan serangkaian upaya untuk menjatuhkan pemerintahan melalui kudeta. Ekses dari kasus itu adalah, proses hukum kepada semua elemen (apakah tentara yang aktif maupun yang sudah pensiun, wartawan, akademisi dan sebagainya) yang oleh pihak kejaksaan dipandang terlibat, sehingga memunculkan isu kebebasan sipil dan pers. Politik tak begitu semarak di Turki, kecuali di koran-koran atau debat di televisi-televisi. Begitulah kesan saya, dalam mengamati dinamika politik Turki pasca-Pemilu 2011 yang dimenangkan AK Party dengan hampir 50% perolehan dukungan suara. Sehari-hari, politik tak tampak, kecuali kesibukan masyarakat beraktivitas. Seorang mahasiswa di Ankara mengaku mencoblos AK Party pada pemilu lalu, walaupun ia kurang begitu suka dengan partai itu. Ketika saya tanya lebih lanjut, mengapa, ia enggan menjelaskan. Tapi, kesan yang saya tangkap, ia ingin pragmatis saja: memilih yang memerintah (incumbent). *** Kontinuitas dan perubahan adalah halhal yang biasa mengemuka dalam penjelasan para pakar politik. Kalau pihak

incumbent menang, maka yang dominan adalah kontinuitas alias keseinambungan. Kalau incumbent kalah, maka yang dominan adalah perubahan alias changes. Politik berlanjut di Turki dan berubah di Thailand. Dua negeri itu sama-sama pernah mengalami kudeta militer berkalikali itu. Militer sebagai kekuatan politik masih relevan di Thailand, tetapi, kelihatannya sudah tak demikian lagi di Turki. Pola kudeta militer zaman Thaksin, dipicu oleh alasan pemerintahan yang dipandang korup –bukan pada isu ideologis seperti Turki. Militer Thailand ambilalih pemerintahan, “serestu raja”, dan seperti pola Turki, pemilu dilakukan lagi pasca-kudeta. Kudeta masih mungkin bisa terjadi lagi di kedua negeri itu, walaupun peluangnya semakin mengecil, terutama di Turki –yang pasca-pemilu ini tengah merancang konstitusi baru standar Eropa. Kepada saya, seorang pakar dari Institute of Strategic Thinking, di Ankara, memperkirakan di internal militer sendiri yang menghendaki kudeta di Turki tinggal duapuluh persen. Yang delapan puluh persen tidak menghendaki. Bagi saya, persoalannya adalah bukan angka prosentase peluangnya, tetapi kemungkinan untuk kudeta masih ada – walaupun jalan kudeta sudah sangat tidak populer. Di Thailand, diberitakan Jenderal Prawit Wongsuwon memberikan pernyataan standar saja bahwa dirinya telah berbicara dengan para pemimpin militer, untuk membiarkan para politikus menyelesaikannya persoalan-persoalan mereka, dimana militer tak akan terlibat. Tapi, bisa saja suatu saat militer “terpaksa” berurusan lagi dalam soal-soal politik yang krusial di sana. Karenanya, reputasi dan prestasi kerja pemerintahan baru pasca-pemilu di Thailand, sangat penting dalam konteks sejarah masa depan politik negeri Gajah Putih itu. Apakah Yingluck, punya kecakapan sebagai pemimpin politik negerinya? Itulah pertanyaannya. Politik memang bukan monopoli aktivis pergerakan. Latarbelakang Yingluck adalah [ profesional dan pebisnis.[

Facebook, SMS & Surat Pembaca Jangan Urus Masalah Politik Terus Dong Rame masalah resufle dan penggantian menteri di kabinet oleh partasi-partai politik sepertinya sudah tidak ingat lagi kalau rakyat sangat tidak simapti dengan drama serial yang sudah sering dipertontonkan oleh pemerintah dan lembaga-lembaga terkaitnya. Dimana-mana rakyat kesusahan dengan berbagai musibah kok malah pemerintah ribut soal ganti menteri dan lainnya. Ini dagelan apalagi?

Wahono -- Jakarta.

Jika tak mau melayani jangan jadi PNS Ini memang memilukan. Jika menurut peraturan maka aparat pemerintah adalah abdi masyarakat dan masyarakat adalah yang harus dilayani

alias tuan. Tapi kenyataannya pelayan itu sering dan suka membohongi tuannya. Sebagai penerima amanat, sudah seharusnya jika pemerintah tahu diri, namun jika keberatan dengan posisinya, ya.., silahkan mencari posisi di luar pemerintahan. Misal, sebagai wiraswasta, pengusaha, Dll. Pada intinya jika masih betah sebagai pegawai pemerintah, silahkan berperilaku sehat segalanya. Malu dengan segala fasilitas yang diterima dan dipakai bung.., itu juga jika masih ada rasa malu, tentunya. HMD -- Jakarta

Bongkar kasus korupsi Semoga kasus korupsi bisa segera dituntaskan. Saya rakyat miskin benarbenar prihatin dengan ketidak pekaan pemerintah. Harga sembako melambung membuat kami menjerit tapi jeritan kami tidak pernah didengar. Ampun dah..! Kapan pemerintah mengerti ? Tohar. Depok II

Bagi-bagi proyek di Pejalan Kaki Pemkot sudah tradisi Juga Punya Hak? Dinas-Dinas Di Pemkot Depok yang mengadakan lelang proyek, kebanyakan hanya formalitas saja. Menurut pengamatan saya, para panitia lelang jauh-jauh hari sudah di pesan oleh para pemborong yang notabene sudah saling kenal akrab, bahkan uang fee untuk panitia yang cukup lumayan menggiurkan, tidak jarang juga sudah diminta panitia atau diberikan oleh si pemborong. “Tidak masalah uang fee kita kasih dulu, yang penting pekerjaannya di kasihkan ke kita,” ujar salah seorang pemborong yang tidak ingin disebutkan namanya. Dengan fenomena seperti ini, maka tidak berlebihan jika lelang yang diadakan hanya formalitas untuk syarat mengikuti peraturan pemerintah. Slmt -- Depok

Saya tidak maniak dengan siapapun yang menjadi pemimpin. Cuma tolong di ingat bahwa kami para pejalan kaki juga mempunyai hak di jalan raya, namun fasilitas untuk kami tidak tersentuh sama sekali? yang dibangun dan dibaguskan selalu fasilitas kendaraan.Selama ini warga miskin akan disentuh jika diperlukan. Lupian -- Jakarta Bidik Pantau Tribune Kompasonline

Pendiri: RM. Otto Arnanto. Diterbitkan: PT. Arya Lingga Manik Dewan Pembina: H. Ronny Bratawijaya, H.Rintis Yanto, Made Prabawa Lingga. Penasehat Hukum : Arman. S.H, Bernhard. S.H, Judika Pangaribuan. S.H. Rudi Hernawan. SH Pemimpin Umum: H. Danar, Pemimpin Redaksi: RM. Totok Hariyanto. Wkl. Pemimpin Redaksi: Yosias Christoffel Siegers. Pemimpin Perusahaan: Jaiyah Djahalim. Tata Usaha: E. Retnaningsih. Sekretaris Redaksi: Dessy Pujiarti. Redaktur: Bayu. A, Tommy. H, Herryansyah. Koordinator Liputan: Nurdiansyah, Fahmiyanto. Fothografer: Hendry. S, Ratno. Tata Letak/Design: Gorby Cs. Marketing/Iklan: Robyanto (kepala), Teguh Nurdiansyah, Asmawi. Staf Redaksi: M. Sodik, Dwi Darwin, M. Alex, Syamsi, Samdardi, Parman, Wahyu Hidayat, Bogor: Hasibuan, Yusuf. F, Tangerang: Warsito, Bekasi: Kamaruddin, Sukabumi Kab./Kota: Rudi Hernawan (Ka. Biro), Hairullah, Nurhamli, Irpan Sopyan. S, Cianjur: D. Hendrayana. Purwakarta: Endang R. A. Pantura: Suroyo (Roy), Bandung: Toni Supriadi, Semarang: Bambang Riyanto, Solo/Wonogiri: Wiwik Budipriyanto, Surabaya: Soewardi, Yogyakarta: Astri, Bali: Putu Sumada, Siti Nieroah, Banten/Serang: Untung Haliyana, Perwakilan NAD: Leo.S (Kepala), Fitriani, Jefri Pie. Alamat Redaksi: Gedung Autoparts (Ramanda) Lt.3 Jln. Margonda Raya No.20 Kota Depok, Selatan Jakarta.Indonesia. Telp/Fax: 021- 77218057- 33731758 E-mail: koran_tribunekompas@yahoo.co.id / korantribunenews@gmail.com Facebook: tribunekompase@yahoo.co.id Website: www.tribunekompas.co.cc Nomor Rekening: BCA 8690824044, Bukopin 4204000359. “Setiap wartawan dan karyawan Surat Kabar Tribunekompas dalam melaksanakan tugas selalu dibekali surat tugas/kartu pengenal serta namanya tercantum dalam Box Redaksi, selain nama tersebut di atas bukan merupakan wartawan/karyawan Surat Kabar Tribunkompas, jika ada yang mengaku-aku dimohon menghubungi redaksi atau pihak berwajib”


03

Nasional News

SENIN, 18 JULI 2011

POJOK TRIBUNE www.tribunekompas.co.cc

Loyalitas Ganda, Kinerja Jadi Buruk By: Anto Jakarta-Tribunkompas Pengamat Politik Universitas Indonesia, Arbi Sanit, mengatakan kinerja pemerintahan yang buruk dengan capaian kurang dari 50 persen bisa menjadi catatan buruk bagi pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan Wakil Presiden Boediono. "Rombak kabinet jika menteri tak bisa diperintah," kata Arbi Sanit, Ahad, 10 Juli 2011. Menurut Arbi, kinerja menteri yang buruk disebabkan mereka memiliki loyalitas ganda, yaitu kepada presiden dan kepada partai politik. Nah sayangnya, loyalitas kepada partai itu lebih tinggi dibandingkan kepada presiden. "Mereka lebih memilih melayani kepentingan golongannya dibanding melayani rakyat," kata Arbi.Dengan begitu, masalah ini menimbulkan ketidakadilan. Soal pertumbuhan ekonomi yang digembar-gemborkan pemerintah sebagai keberhasilan, ia mengatakan hal itu bukan prestasi pemerintah, namun prestasi pengusaha. Meski pertumbuhan tinggi, ia mengatakan masih banyak rakyat yang kekurangan. Arbi juga mengatakan bahwa masalah yang dihadapi bangsa ini memang rumit dan sudah masuk pada sistem yang bobrok dan tidak pas. Misalnya, sistem presidensial dengan multipartai, struktur elite politik yang tidak jelas, penjaringan kader partai yang tidak jelas, dan orientasi partai yang lebih pada kekuasaan. "Ini semua harus dibenahi, tidak bisa hanya merombak kabinet saja, tidak bisa instan," kata Arbi. Sebelumnya, Kepala Unit Kerja Presiden Bidang Pengawasan dan Pengendalian Pembangunan (UKP4), Kuntoro Mangkusubroto, mengakui separuh menteri Kabinet Indonesia Bersatu II kurang rajin menjalankan program pemerintah yang telah ditetapkan. Akibatnya, sejumlah target pemerintah tidak tercapai. Menurutnya, capaian yang buruk ini merata di tiga sektor kementerian, tapi dia enggan memerincinya. "Pemerintahan berjalan, tapi beberapa menteri kurang rajin," kata Kuntoro usai Rapat Kabinet Paripurna di Kantor Presiden, kemari.Dalam pembukaan sidang, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menyinggung kinerja para menterinya yang capaiannya kurang dari 50 persen. Ia meminta penjelasan Kuntoro terkait kinerja kementerian. SBY ingin mengetahui di mana masalahnya, di mana berhentinya, dan mengapa program pemerintah itu bisa terhenti . "Karena saya sudah dapatkan laporannya kurang dari 50 persen capaian dari yang Saudara laksanakan," kata Presiden. SBY mengkhawatirkan sebagian menteri sudah melupakan Instruksi Presiden dan tidak diimplementasikan dengan baik. Menurut Presiden, hal ini penting dalam melanjutkan pelaksanaan program yang [ belum terlaksana dengan baik.[

LOWONGAN ANDA PUNYA PENGALAMAN DI BIDANG JURNALISTIK SILAHKAN BERGABUNG BERSAMA KAMI BAWA LAMARAN / CV ANDA KE ALAMAT REDAKSI GD. AUTOPARTS (RAMANDA) LT.3 JALAN MARGONDA RAYA NO 20 KOTA DEPOK TLP. 021-77218057, 33731758

Prita: Jika Saya Dipenjara Jangan Sampai Anak-anak Tahu By: Warto Tangerang-Tribunkompas Kini, menjelang eksekusi, Prita sudah memiliki putra ketiga, yaitu Muhammad Syarif Fawghon Nugroho yang 21 Juli 2011 nanti genap berusia 1 tahun. Putra sulungnya, Khairan, yang kini berusia 5 tahun akan masuk taman kanak-kanak B dan Ranarya, 3 tahun, akan masuk playgroup. Prita Mulyasari saat ini hanya bisa pasrah menunggu eksekusi Kejaksaan Negeri Tangerang yang akan menjebloskannya ke penjara setelah Mahkamah Agung mengabulkan memori kasasi Jaksa Penuntut Umum atas perkara pidana pencemaran nama baik Rumah Sakit Omni. "Kalaupun saya nanti dipenjara, jangan sampai ketiga anak saya tahu," kata Prita kepada Tempo, Ahad, 10 Juli 2011. Sambil terisak, Prita menuturkan sejak awal masalahnya dengan RS Omni yang kemudian memenjarakannya selama 23 hari di Lembaga Pemasyarakatan Wanita Tangerang pada 13 Mei 2009-3 Juni 2009 setelah ditetapkan sebagai tersangka, kedua anaknya (Khairan Ananta Nugroho, Ranaria Puandita yang saat itu masih berusia 3 tahun dan 1,6 bulan) sama sekali tidak tahu jika ibunya sedang bermasalah dengan hukum dan berada di dalam penjara. "Kalau dulu, ketika mereka bertanya di mana bundanya, diberitahukan sedang bekerja atau keluar kota," kata wanita yang tinggal di di Jalan Kucica Blok JG 8 Nomor 3, Bintaro, Pondok Aren, Tangerang Selatan ini. Kini, menjelang eksekusi, Prita sudah memiliki putra ketiga, yaitu Muhammad Syarif Fawghon Nugroho yang 21 Juli 2011 nanti genap berusia 1 tahun. Putra sulungnya, Khairan, yang kini berusia 5 tahun akan

masuk taman kanak-kanak B dan Ranarya, 3 tahun, akan masuk playgroup. "Saya dan suami (Andri Nugroho) sudah sepakat, hal terburuk apa pun yang terjadi dengan saya, yaitu di penjara lagi, anak-anak tidak boleh tahu," kata Prita terisak menahan tangis. Menurut Prita, ketiga anaknya tersebut tak perlu tahu masalah terberat yang dialami orang tuanya. "Biar mereka tumbuh dan berkembang, karena hal ini tidak baik untuk perkembangan dan psikologi mereka," kata Prita. Hanya, Prita tidak bisa membayangkan kalau harus berpisah lama dengan tiga buah hatinya, khususnya putra bungsunya yang masih sangat kecil. "Ya Allah, mudah-mudahan ada keadilan bagi saya, anak-anak saya, dan keluarga saya, semoga kami tidak berpisah lagi," kata Prita sambil menangis tersedu-sedu. Kepala Kejaksaan Negeri Tangerang Chaerul Amir mengatakan jika jadi dieksekusi, Prita Mulyasari akan menjalani sisa masa tahanannya. Dalam perkara pidana pencemaran nama baik Rumah Sakit Omni, Prita sempat ditahan 23 hari. "Jika nanti eksekusi dilakukan, Prita hanya menjalani sisa dari masa tahanannya," kata Chaerul Amir saat dihubungi Tribunkompas Online, kemarin. Menurut Chaerul, jika

sebelumnya Prita pernah ditahan selama proses hukum tersebut berjalan, maka masa tahanan itu akan dihitung sehingga pada tahanan selanjutnya Prita hanya menjalani sisanya. "Jika sebelumnya dia di tahanan 20 hari, ya masa tahanannya yang 6 bulan sesuai tuntutan jaksa dikurangi 20 hari," kata Chaerul. Namun, ketika ditanya kepastian apakah penahanan Prita tersebut sudah final, Chaerul mengatakan hal itu belum tentu terjadi. Sebab, pihaknya masih menunggu salinan putusan resmi Mahkamah Agung yang mengabulkan kasasi Jaksa Penuntut Umum atas putusan Pengadilan Negeri Tangerang yang memvonis bebas Prita Mulyasari dalam perkara pidana pencemaran nama baik Rumah Sakit Omni. Dari salinan putusan MA tersebut, kata Chaerul, akan diketahui apakah MA mengabulkan semua memori kasasi jaksa

atau hanya sebagian. "Jika MA mengabulkan semua memori kasasi jaksa yang isinya menuntut terdakwa 6 bulan penjara, maka eksekusi akan segera dilakukan setelah kami menerima salinan putusan tersebut, artinya Prita akan langsung ditahan," kata Chaerul. Mahkamah Agung mengabulkan kasasi jaksa atas putusan Pengadilan Negeri Tangerang yang memvonis bebas Prita Mulyasari. Putusan tersebut terdaftar dengan nomor register 822 K/ PID.SUS/2010. Dalam situs resminya, MA menya-takan vonis diputus pada 30 Juni 2011 oleh Ketua Majelis Hakim Zaharuddin Utama; 2 hakim anggota, Salman Luthan dan Imam Harjadi; serta panitera pengganti, Tety Setiawati Siti Rochmat. Putusan dibuat berdasarkan surat pengajuan kasasi bernomor W29.U4/55/HN.01.11/III/2010 yang [ masuk ke MA pada 12 April lalu.[

Pencarian 6 Anggota BIN yang Hilang Dilanjutkan By: Soewardi Kediri-Tribunkompas Pencarian enam anggota Badan Intelijen Negara (BIN) yang hilang di Perairan Masni, Manokwari, Papua Barat, hari ini terus dilanjutkan. “Upaya pencarian akan terus dilaksanakan. Kita fokus pada beberapa titik,” kata Kepala Kepolisian Resor Manokwari, AKBP Agustinus Supriyanto, Minggu, 10 Juli 2011. Tim gabungan yang menyusuri lokasi tempat hilangnya Kapal Motor (KM) Sinar Pagi itu terdiri dari TNI Angkatan Laut, personel Polres Manokwari, Angkatan Darat, Brimob Pilda Papua, dan tim SAR. Pencarian hingga kemarin telah

melebar kurang lebih 5 mil dari lokasi kejadian. Sebelumnya, kapal nelayan yang mengangkut 12 penumpang tersebut hilang pada Selasa, 5 Juli 2011 pekan lalu dan baru diketahui Kamis, 7 Juli 2011. Dari belasan penumpang yang berniat

pergi memancing di Pantai Mansaburi itu, ikut pula enam anggota BIN. Kapal mereka diduga disapu gelombang tinggi dan terbalik. Korban selamat dari kecelakaan itu adalah Vicky Kendi, 14 tahun, yang masih dirawat di RS Angkatan Laut Manokwari. Ia ditolong warga dan kemudian melaporkan insiden itu ke Polair Manokwari. Atas laporan tersebut, kepolisian langsung mengambil langkah cepat mencari para korban bersama Kapal Sinar Pagi yang hilang di Perairan Sidey pada

Selasa lalu sekitar pukul 15.00 WIT. Sementara itu, Komandan Distrik Militer 1703 Manokwari Letnan Kolonel (Inf) Purmanto membantah adanya operasi khusus intelijen di sekitar Distrik Masni. “Tidak benar ada operasi, kan ada warga sipil juga yang ikut,” ujarnya. Enam anggota BIN yang hilang itu, di antaranya Andri Winarta, Bayu Kumilang, Prim Sulikron, Hana Siwaan, Gion Sembiring, dan Sohibun 20 tahun, anggota Batalion Infantri 752/ Vraja Yudha Sakti (VYS) Manokwari yang diperbantukan bersama sejumlah anggota BIN Manokwari. Sementara itu, warga sipil yang belum ditemukan, yakni, Wasidi, 43 tahun, ayah dari Sohibun, Slamet Rosidi (46), Romli (28), Dedi (18), dan Mr. X (driver Sinar [ Pagi).[

“Tarif Iklan Promosi Tribunkompas” Pemasangan Iklan dapat menghubungi Telp/Fax: 021 - 77218057 - 33731758. Harga belum termasuk PPN 10%. Harga Per - mmk dan Pembayaran iklan tunai dimuka

DISPLAY DISPLAY FC HALAMAN MUKA PerMMK Lipatan Atas Lipatan Bawah Rp. 100.000,Rp. 50.000,FC HALAMAN BLKG/MMK: Rp. 30.000,FC HALAMAN DALAM PerMMK Politik, Departemen & BUMN Rp. 20.000,Umum, Komersial Rp. 25.000,BW HALAMAN DALAM PerMMK Politik, Departemen & BUMN Rp. 15.000,Umum, Komersial Rp. 20.000,-

ADVERTORIAL

DUKA CITA

FC HALAMAN DALAM Politik, Departemen & BUMN Rp. 20.000,Umum Komersial Rp. 15.000,-

FC HALAMAN DALAM Rp. 15.000,BW HALAMAN DALAM Rp. 15.000,-

BW HALAMAN DALAM Politik, Departemen & BUMN Rp. 20.000,Umum, Komersial Rp.15.000,CORPORATE FC HALAMAN DALAM Rp. 20.000,BW HALAMAN DALAM 10.000,-

Rp.

KOLOM Max 1 kol x 100mmk

Rp. 10.000,-

BARIS Min 3 baris max 5 baris Rp. 5.000,-


04

Parlement News

SENIN, 18 JULI 2011

POJOK TRIBUNE www.tribunekompas.co.cc

Benny: Salut, Tempo Berhasil Mengkonfirmasi Nazaruddin

Kantor Perusahaan Bekas Milik Anas Kusam By: Anton Jakarta-Tribunkompas Bangunan rumah kantor bernomor B-06 di Plaza 3 Pondok Indah, Jakarta Selatan, itu tampak kusam. Bercat putih, bangunan itu bahkan terlihat tak terawat seperti tetangga di kanan dan kirinya. Tak ada kesan bahwa perusahaan yang menempati bangunan ini begitu sentosa dengan piutang kepada PT Adhi Karya, sebuah badan usaha milik negara, yang mencapai Rp 64,49 miliar sejak tiga tahun lalu. Nama PT Dutasari Citralaras, perusahaan itu, tiba-tiba menyeruak di tengah ribut soal mafia proyek yang melibatkan petinggi Partai Demokrat. Berdasarkan dokumen yang dimiliki Tempo, istri Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum, Athiyyah Laila, menjadi komisaris di perusahaan itu. Sedangkan direktur utama dijabat Machfud Suroso, seperti diberitakan Tempo, kemarin 16/7. Seperti di sebutkan, ketika Tempo mendatangi rumah kantor itu pada Rabu lalu, seorang resepsionis mengatakan Machfud sedang ke luar kantor. Ia memper-silakan Tempo menunggu. Tak sampai satu menit kemudian, seorang laki-laki berpakaian safari biru tua menghampiri, menanyakan identitas Tempo dan untuk kepentingan apa mencari Machfud. Saat dijawab bahwa Tempo sudah membuat janji dengan Machfud, lelaki bernama Roy itu sempat terdiam. Ia kemudian menjawab bahwa kantor tersebut adalah perusahaan perkapalan dan tak ada yang bernama Machfud. Menurut Roy, yang mengaku pegawai PT Duta, bos perusahaannya adalah Andi Hermansyah. Ia pun meminta Tempo keluar dari kantor itu atau ia akan memaksa. "Pak Andi di luar kota. Mohon sekarang tinggalkan kantor ini," ujarnya dengan nada [ tinggi.[

By: Anton Jakarta-Tribunkompas Soal ancaman yang ditebarkannya kepada media, Benny mengelak. Ia mengatakan apa yang diucapkannya beberapa waktu lalu bukan berupa ancaman. "Saya hanya mengingatkan kalau media menyebarkan kabar yang belum tentu itu dari Nazaruddin, maka bisa diancam pidana," kilah Benny Ketua Departemen Hukum DPP Partai Demokrat Benny K. Harman mengaku 'angkat topi' atas konfirmasi terhadap kebenaran tudingan korupsi yang selama ini dilayangkan Muhammad Nazaruddin kepada sejumlah kader partainya. "Kalau kemarin Tempo mengatakan sudah mengkonfirmasi bahwa itu dari Nazaruddin, kita salut sama Tempo," kata Benny dalam diskusi bertajuk "Ada Apa dengan Demokrasi dan Media Massa" di Gedung DPD RI, Jumat, 15 Juli 2011. Bekas Bendahara Umum Partai Demokrat, M. Nazaruddin, menebar tudingan kepada rekan-rekannya terkait kasus Wisma Atlet SEA Games XXVI di Jakabaring, Palembang yang menjeratnya. Ia menyebut nama Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum, Menteri Pemuda dan Olahraga dari Partai Demokrat Andi Malarangeng, anggota Komisi Olahraga DPR dari Fraksi Partai Demokrat Angelina Sondakh, serta Wakil Ketua Badan Anggaran DPR RI dari Fraksi Partai Demokrat Mirwan Amir, sebagai orang-

orang yang bermain dalam kasus itu. Nazaruddin menuding mereka menerima sejumlah uang dari proyek itu. Tudingan ini ditebarkan Nazaruddin melalui BlackBerry Mesengger yang diterima sejumlah media. Benny mengaku sempat meragukan keaslian pesan Nazaruddin. Ia bahkan mengancam mempidanakan media yang menyebarluaskan pesan BlackBerry Mesengger kepada publik dengan tuduhan menyebarkan berita bohong.

Ternyata Tempo pekan lalu berhasil menghubungi Nazaruddin yang mengaku tengah berada di Singapura. Benny mengaku salut dengan Tempo. Ia mengatakan bahwa yang dipermasalahkannya adalah pesan itu kemudian tersebar kepada seluruh media. "Kalau media lain mengambil pesan itu dari media lain, misalnya Koran Tempo, tempointeraktif.com, atau Majalah Tempo, seharusnya secara fair mengatakan 'seperti diberitakan Tempo'," kata

Benny. Soal ancaman yang ditebarkannya kepada media, Benny mengelak. Ia mengatakan apa yang diucapkannya beberapa waktu lalu bukan berupa ancaman. "Saya hanya mengingatkan kalau media menyebarkan kabar yang belum tentu itu dari Nazaruddin, maka bisa diancam pidana," kilah Benny. Ia menyayangkan media yang tak melakukan konfirmasi apakah pesan itu benar berasal dari Nazaruddin ataupun [ mengambil bahan dari media lain.[

By: Jefry IKLAN PROMOSI DAN LOWONGAN KERJA DIGITAL Makassar-Tribunkompas

VACUM VACUMPEMBESAR PEMBESAR

ARABIAN OIL VEGYMUNGIL MUNGIL ARABIAN OIL++ VEGY

1X POMPA LANGSUNG BESAR DAN PANJANG (20-22CM), KUAT DAN TAHAN TERBUKTI 1X POMPA LANGSUNG BESARLAMA DAN PANJANG PERMANEN, MENGOBATI LEMAH (20-22CM), KUAT DAN TAHAN LAMA SYAHWAT, TERBUKTI IMPOTENSI DAN EJAKULASI DINI PERMANEN, MENGOBATI LEMAH SYAHWAT, IMPOTENSI EJAKULASI DINI 100% AMAN DAN TANPA EFEK SAMPING 100% AMAN TANPA EFEK SAMPING

PIL BIRU USA NO.1 DIJAMIN 100% ASLI ORIGINAL BERGARANSI 4 BUTIR Rp.200 Rb – 1 BOTOL Rp.900 Rb. PERANGSANG WANITA REAKSI SPONTAN - CIALIS LEVITRA - NANGEN - CHONG HUA - PROCOMIL SPRAY FATLOS PELANGSING SUPER -AMBEIEN 1 PAKET KAPSUL+OLES -PEMUTIH WAJAH DAN BADAN -PENINGGI BADAN SUPER -PENGGEMUK BADAN SUPER -PENGHILANG BEKAS LUKA -DLL

Rp. 250 Rb. Rp. 150 Rb. Rp. 180 Rb. Rp. 145 Rb. Rp. 150 Rb.

Djohar Selamat Hari PersDiharapkan Nasional Mampu HPN ke 65 Hilangkan “Semoga tetap profesional dan Independent”

Ketergantungan Klub da Kepolisian Sektor Metro Pademangan Kom.Pol. HARLEY H. SILALAHI, S.Ik, M.Si Kapolsek

ALAT BANTU P/W - PENY IKAT PINGGANG GETAR - PENY TEMPEL GETAR GOYANG - VEGY GETAR GOYANG SUARA - VEGY GETAR BULU - BONEKA FULL BODY MADONA - PENY MAJU MUNDUR GETAR - PENY MUTIARA GETAR - PENY MANUAL SILIKON - VEGY MANUAL

Rp. 330 Rb. Rp. 320 Rb. Rp. 300 Rb. Rp. 250 Rb. Rp. 900 Rb. Rp. 330 Rb. Rp. 330 Rb. Rp. 150 Rb. Rp. 150 Rb.

AJONG ALAMAT: PUSAT ONDERDIL AUTOPARTS (RAMANDA), JL. MARGONDA RAYA NO. 20, KOTA DEPOK. Telp: (021) 9932-3114 HP: 0813 9052-9489

(ANTAR GRATIS)

STOP PRESS

Untuk Pemasangan Iklan Promosi di koran harian elektronik ”Tribunkompas” Hubungi Telp. 021 - 77218057 - 33731758

Pasang Iklannya Dapatkan Pahalanya ... 10% Dari Iklan Yang Anda Pasang Disumbangkan Untuk “Biaya Pendidikan Anak Yatim Piatu”


05

Botabek News

SENIN, 18 JULI 2011

POJOK TRIBUNE www.tribunekompas.co.cc

Nanti, Asyiknya Bertatap Muka di Facebook

Inilah si "Pembunuh" Usamah bin Laden

By: Anto. H London -Tribunkompas

By: Anto. H London - Tribunkompas.

Anda punya akun di Facebook? Jika ya, sebentar lagi Anda bisa berhubungan dengan teman, saudara, atau orang tercinta secara face-to-face alias tatap muka. Ya, bekerja sama dengan Skype, Facebook kini menawarkan fitur yang baru dan menarik, yakni video calling. Bos Facebook, Mark Zuckerberg, dalam jumpa pers di California pada akhir pekan lalu, mengatakan para programmer di perusahaannya sudah bekerja keras untuk mempersiapkan peluncuran fitur baru ini. "Kami sangat sibuk dalam enam bulan terakhir ini. Hari ini merupakan awal dari apa yang kami sebut Musim Peluncuran 2011," kata Zuckerberg. "Dalam beberapa pekan Anda bisa bersenang-senang dengan fitur ini." Nantinya, pemilik akun di Facebook bisa melakukan panggilan video melalui jaringan Skype tanpa harus mendaftar atau menginstal apa pun. Semua sudah dibereskan oleh Facebook. "Video chat sebetulnya sudah ada sejak dulu, tapi orang jarang memakainya," ucap Philip Su, penanggung jawab fitur baru ini di Facebook. Menurut Su, terkadang orang malas melakukan set-up jika terlalu rumit. Selain itu, perbedaan perangkat dengan lawan bicara menjadi kendala. "Dalam beberapa pekan, fitur ini bisa dipakai. Anda tidak perlu meninggalkan laman chatting yang sedang dibuka, ikon untuk video call sudah tersedia di bagian atasnya," Su menuturkan. Facebook memang selalu sangat berhati-hati dalam menyajikan fitur baru. Ini tak lain lantaran jumlah penggunanya yang terus membengkak dan kini sudah mencapai 750 juta pengguna. Video calling dibangun dari fitur yang telah ada sebelumnya dengan sedikit perubahan. Jika ingin pindah ke

Hampir semua pejabat yang terlibat dalam perburuan Usamah dirahasiakan identitasnya karena khawatir akan keselamatan mereka. John merupakan orang pertama yang mengungkapkan bahwa mereka memiliki petunjuk untuk menemukan Usamah Identitas pejabat Badan Pusat Intelijen (CIA) yang bertanggung-jawab memburu dan menewaskan Usamah bin Ladin diperkirakan terungkap hanya karena pejabat itu memakai dasi warna kuning yang mencolok. Pejabat yang dikenal dengan sebutan John adalah analis CIA yang tugasnya memburu pentolan AlQaidah, Usamah bin Ladin. Nama lengkap pejabat tersebut masih dirahasiakan. Namun, seorang pemburu mata-mata di Internet yakin ia berhasil mengidentifikasi pejabat itu dari foto-foto Gedung Putih, termasuk foto para pejabat senior Amerika Serikat sedang "nonton bareng" penggerebekan di tempat persembunyian Usamah. Pekan lalu, CIA mengatakan kepada sejumlah wartawan dari kantor berita AP bahwa John berada di ruangan tersebut saat "nonton bareng" penggerebekan tempat persembunyian Usamah. Namun, John tidak terlihat dalam foto itu. "Pemburu mata-mata" John Young mempelajari foto itu dan mengidentifikasi seorang pria tinggi dengan dasi kuning

yang berdiri di luar frame saat para pejabat nonton bareng. John Young kemudian memeriksa lagi foto lainnya dan menemukan sosok pejabat yang memakai dasi kuning tersebut secara jelas. Menurut berita AP, dua hari setelah kematian Usamah, John menemani Kepala CIA Leon Panetta ke Capitol Hill untuk bersaksi di depan Komite Intelijen Senat mengenai operasi penggerebekan persembunyian Usamah. Young mencari sebuah foto ketika

Panetta keluar dari rapat dengan Senat pada 3 Mei. Pada foto tersebut terlihat jelas pria yang menggunakan dasi kuning. Hampir semua pejabat yang terlibat dalam perburuan Usamah dirahasiakan identitasnya karena khawatir akan keselamatan mereka. John merupakan orang pertama yang mengungkapkan bahwa mereka memiliki petunjuk untuk menemukan Usamah. John memeriksa berbagai petunjuk yang akhirnya berujung pada tempat per-sembunyian Usamah di

Abbottabad, Pakistan. Ia merupakan salah satu orang yang memberi informasi kepada Presiden Amerika Serikat Barack Obama bahwa Usamah kemungkinan bersembunyi di tempat itu. CIA mengatakan mereka tidak mengizinkan John berbicara kepada wartawan. Associated Press setuju atas permintaan CIA untuk tidak mempublikasikan nama lengkap John dan merahasiakan data pribadinya agar John [ tidak menjadi target balas dendam.[

mode video calling saat chatting, tinggal klik ikon kecil berbentuk kamera. Ada cara lain untuk melakukan video call, yakni, dari laman profil teman, klik tombol Call yang terletak sebelah fitur Message dan Poke. Fitur video call itu didukung oleh

Skype dan Anda tak perlu membuat akun di situs ini. Akibatnya, nama Anda atau lawan bicara tidak terpampang. Ini karena identitas Facebook terenkripsi ketika masuk jaringan Skype. Untuk menggunakan fitur video chat ini, pemilik akun Facebook harus terlebih

dulu menginstal plug-in, tapi tak perlu menginstal Skype. Plug-in tersebut bergantung pada perambah dan sistem operasi yang digunakan. Video calling Facebook ini sudah terbukti berjalan dengan Firefox, Google Chrome, Internet Explorer, dan Safari di Windows atau

Mac OS X. Banyak yang memprediksi video call merupakan fitur potensial di Facebook dan ada kemungkinan akan sangat populer ketika sudah diluncurkan nanti. Apalagi jumlah pengguna Facebook mencapai sekitar 750 juta orang di seluruh [ dunia.[

IKLAN PROMOSI DAN LOWONGAN KERJA DIGITAL VACUM VACUMPEMBESAR PEMBESAR ARABIAN ARABIAN OIL OIL++ VEGY VEGYMUNGIL MUNGIL 1X POMPA LANGSUNG BESAR DAN PANJANG (20-22CM), KUAT DAN TAHAN TERBUKTI 1X POMPA LANGSUNG BESARLAMA DAN PANJANG PERMANEN, MENGOBATI LEMAH (20-22CM), KUAT DAN TAHAN LAMA SYAHWAT, TERBUKTI IMPOTENSI DAN EJAKULASI DINI PERMANEN, MENGOBATI LEMAH SYAHWAT, IMPOTENSI EJAKULASI DINI 100% AMAN DAN TANPA EFEK SAMPING 100% AMAN TANPA EFEK SAMPING

PIL BIRU USA NO.1 DIJAMIN 100% ASLI ORIGINAL BERGARANSI 4 BUTIR Rp.200 Rb – 1 BOTOL Rp.900 Rb. PERANGSANG WANITA REAKSI SPONTAN - CIALIS LEVITRA - NANGEN - CHONG HUA - PROCOMIL SPRAY FATLOS PELANGSING SUPER -AMBEIEN 1 PAKET KAPSUL+OLES -PEMUTIH WAJAH DAN BADAN -PENINGGI BADAN SUPER -PENGGEMUK BADAN SUPER -PENGHILANG BEKAS LUKA -DLL

Rp. 250 Rb. Rp. 150 Rb. Rp. 180 Rb. Rp. 145 Rb. Rp. 150 Rb.

Selamat Hari Pers Nasional HPN ke 65 “Semoga tetap profesional dan Independent”

Kepolisian Sektor Metro Pademangan Kom.Pol. HARLEY H. SILALAHI, S.Ik, M.Si Kapolsek

ALAT BANTU P/W - PENY IKAT PINGGANG GETAR - PENY TEMPEL GETAR GOYANG - VEGY GETAR GOYANG SUARA - VEGY GETAR BULU - BONEKA FULL BODY MADONA - PENY MAJU MUNDUR GETAR - PENY MUTIARA GETAR - PENY MANUAL SILIKON - VEGY MANUAL

Rp. 330 Rb. Rp. 320 Rb. Rp. 300 Rb. Rp. 250 Rb. Rp. 900 Rb. Rp. 330 Rb. Rp. 330 Rb. Rp. 150 Rb. Rp. 150 Rb.

AJONG ALAMAT: PUSAT ONDERDIL AUTOPARTS (RAMANDA), JL. MARGONDA RAYA NO. 20, KOTA DEPOK. Telp: (021) 9932-3114 HP: 0813 9052-9489

(ANTAR GRATIS)

STOP PRESS

Untuk Pemasangan Iklan Promosi di koran harian elektronik ”Tribunkompas” Hubungi Telp. 021 - 77218057 - 33731758


06

Otda News

SENIN, 18 JULI 2011

POJOK TRIBUNE www.tribunekompas.co.cc

DPD PAN Wonogiri Targetkan 8 kursi Tahun 2014 By: Wiwik Priyanto Wonogiri-Tribunkompas

Wisatawan Keluhkan Bau Pesing Malioboro By: Astri Yogyakarta-Tribunkompas Jalan Malioboro tiap hari dilalui lebih dari 300 andong. Akan tetapi, baru 290-an andong yang dipasang penampung kotoran dan air kencing

Dewan Pimpinan Cabang Partai Amanat Nasional Kabupaten Wonogiri fokus untuk menambah perolehan suara. Hal itu akan dilakukan melalui dua pendekatan. Melalui rekrutmen dan pembinaan kader, serta pendekatan sukses program pembangunan Kabupaten Wonogiri. Hal itu disampaikan oleh Ketua DPD PAN Wonogiri Sunarmin saat pembubaran panitia pelantikan DPD PAN se-Soloraya di rumah makan Glinding, Sendang, Wonogiri, Minggu 17/7. Acara itu diikuti oleh perwakilan DPD PAN se-Soloraya. Dijelaskan, dari sisi perekrutan dan pembinaan akan dilalukan salah satunya lewat program Musyawarah Cabang di 25 kecamatan. Serta Musyawarah Ranting di 294 desa/ kelurahan. “Pelatihan dan perekrutan kader dilakukan kepada semua pengurus dan kader. Semua tokoh masyarakat yang potensial diberbagai bidang juga terbuka untuk bergabung. Muscab dan Musran kami jadwalkan setelah Lebaran. Dan selesai di akhir tahun ini,” jelasnya. Sementara dari pendekatan pembangunan kabupaten dikatakan, DPD PAN bertekad memajukan dan membangun Kabupaten Wonogiri. Dengan menempuh pendekatan program yang berorientasi pada turut mensukseskan program pemerintah dan menjaga kebersamaan dengan semua elemen yang ada. Baik elemen politik maupun masyakarat umum. “Konsekuensi dari PAN Wonogiri sebagai partai pengusung Bupati dan Wakil Bupati terpilih, maka berkewajiban untuk mengawal, mendo-rong, dan berperan aktif secara langsung dalam mendukung pembangunan di Wonogiri. Sehingga perekonomian berkem-bang dan sebagai hasilnya menciptakan lapangan pekerjaan. Dan DPD PAN menyadari, suksesnya PAN karena peran dan kebersamaan dari semua elemen yang ada,” terang Sunarmin kepada Tri[ bunkompas.[

Pengungsi Letusan Gunung Lokon Capai 5.205 Orang By: Jefry Manado-Tribunkompas

Letusan Gunung Lokon yang terus terjadi hingga Minggu pagi, 17 Juli 2011, membuat jumlah pengungsi yang ditampung di kamp pengungsi yang tersebar di beberapa sekolah di Kota Tomohon, Sulawesi Utara, melonjak. Berdasarkan data yang berhasil dirangkum Tribunkompas, jumlah pengungsi di kamp pengungsian telah mencapai angka 5.205 orang yang ditampung di 4 gedung sekolah, masingmasing SMK Kristen, SMA Kristen, SMA Binsus, dan SMP Talete. Awalnya para pengungsi yang sudah dievakuasi sejak Selasa, 12 Juli 2011, sempat kembali ke rumah masing-masing di Kelurahan Kinilow 1, Kinilow, dan Kakaskasen 1 pada Sabtu, 16 Juli 2011. Namun, setelah letusan yang kembali terjadi pada Minggu, sekitar pukul 10.00 WITA, akhirnya masyarakat harus [ kembali ke kamp pengungsian.[

Bau pesing di sepanjang Jalan Malioboro semakin merebak saat musim kemarau seperti sekarang ini sebab air kencing kuda dari andong yang mangkal maupun melintas di jalan utama pariwisata itu tidak terguyur hujan. Bau pesing yang merebak itu dikeluhkan wisatawan maupun pedagang kaki lima karena berdekatan dengan lokasi jualan mereka. "Jalan dan tempat mangkal andong, kan, sangat berdekatan dengan tempat pedagang kaki lima berjualan, jadi kami juga sering membersihkan," kata Ketua Paguyuban Pedagang Kaki Lima Malioboro Tri Dharma, Paul Zulkarnain, Jumat, 15 Juli 2011. Tidak hanya bau pesing dari kuda penarik andong itu yang menyergap hidung, namun limbah basah milik para pedagang juga sering menggenang. Akibatnya, ketidaknyamanan wisatawan atau para pedagang semakin bertambah. Paul menyatakan, para pedagang kaki lima terganggu dengan bau pesing itu. Bahkan, wisatawan yang akan membeli di lokasi yang berbau pesing menghindar dan pindah ke lokasi lain. Kawasan yang paling pesing terutama di Jalan Malioboro di sisi barat. Di kawasan itu, bau pesing kencing kuda sangat menyengat hidung. Bahkan, bekas-bekas kencing kuda itu membekas di jalanan aspal itu.

Akibatnya, banyak wisatawan yang menghindari kawasan ini. "Lebih nyaman kalau beli di pedagang kaki lima yang tidak bau pesing," kata K. Lailia, 20 tahun, wisatawan asal Pekalongan, Jawa Tengah. Pemerintah Kota Yogyakarta sebenarnya sudah berusaha menghilangkan bau pesing itu. Tiap hari, Unit Pelaksana Teknis (UPT) Malioboro menyemprot jalur ini

dengan air bercampur karbol. "Awalnya kami lakukan penyemprotan pada malam hari, tetapi karena tidak kelihatan bekas kencing kuda, maka sekarang kami lakukan pada pagi hari," kata Syarif Teguh, Kepala Unit Pelaksana Teknis Malioboro. Selain membersihkan jalan yang ada bekas kencing kuda, mereka juga membersihkan limbah cair dari para pedagang yang berjualan di malam hari.

Memang bau pesing sempat hilang, namun karena setiap hari jalur ini dilalui andong dan dikencingi kuda, tetap saja kalau siang dan sore bau pesing. Jalan Malioboro tiap hari dilalui lebih dari 300 andong. Akan tetapi, baru 290an andong yang dipasang penampung kotoran dan air kencing. Popok kuda ini pun hanya bisa menampung tinja padat, sedangkan air [ kecing tetap saja tumpah di jalan.[

Operator Pelabuhan Merak Jamin Arus Mudik Terkendali By: Warto Alam Cilegon-Tribunkompas PT Angkutan Sungai Danau dan Penyeberangan (ASDP) Indonesia Ferry Cabang Utama Merak menjamin arus mudik dan arus balik Idul Fitri 2011 di Pelabuhan Merak akan terkendali. Karena 33 kapal yang ada akan dioptimalkan untuk menyeberangkan para pemudik baik dari Pelabuhan Merak mau pun dari Pelabuhan Bakauheni. Manager Operasional PT ASDP Indonesia Ferry Cabang Utama Merak Zailis Anas mengatakan saat musim mudik lebaran biasanya yang akan banyak adalah kendaraan pribadi dan kendaraan roda dua. Sehingga kapal yang ada, akan bisa menampung lebih banyak kendaraan. “Truk yang akan melakukan penyeberangan itu jumlahnya sedikit. Jadi arus mudik akan bisa terkendali sebab kendaraannya kecil-kecil,” terang Zailis Anas, Minggu, 17 Juli 2011. Menurut Zailis, saat ini PT ASDP Indonesia Ferry Cabang Utama Merak sudah merencanakan untuk menyiapkan kondisi kapal yang bisa beroperasi

melayani penyeberangan di Pelabuhan Merak. “Kami akan siasati, kapal yang belum docking itu akan diatur apakah diundurkan setelah lebaran atau dimajukan saat ini,” ujarnya. Upaya yang dilakukan ini, kata Zailis, agar pada saat memasuki musim mudik lebaran kapal-kapal yang ada bisa dikerahkan secara keseluruhan. “Yang

pasti kapal akan kita siapkan dan dioptimalkan,” katanya. Sementara itu, antrean truk di sepanjang jalan menuju Pelabuhan Merak Kota Cilegon, Banten, hingga saat ini masih terjadi hingga Jalan Cikuasa Atas, Kota Cilegon, atau sepanjang 5 kilometer dari Pelabuhan Merak. Antrean truk di Pelabuhan Merak ini sudah terjadi lebih

dari dua pekan. Tidak ada upaya khusus yang dilakukan PT ASDP Indonesia Ferry Cabang Utama Merak untuk mengurai antrean truk yang terjadi. Namun PT ASDP Indonesia Ferry Cabang Utama Merak mengoperasikan 25 kapal Roll on - Roll of (ro-ro) untuk mengatasi antrean ribuan truk tersebut. “Hari ini kami mengoperasikan sebanyak 25 kapal roro,” kata Zailis. Zailis menyatakan telah optimal memberikan pelayanan bagi konsumennya. Untuk itu, dia berharap masyarakat pengguna jasa pelabuhan bisa memahaminya. “Pengoperasian kapal roro yang ada saat ini diharapkan mampu mengurangi antrean ribuan truk di dalam maupun luar Pelabuhan Merak,” katanya. Sementara itu petugas PT Marga Mandala Sakti (MMS) Septo mengatakan, antrean truk yang akan melakukan penyeberangan dari Merak ke Bakauheni sudah tidak terjadi di dalam Tol Tangerang - Merak. "Sudah seharian ini tidak ada antrean, kendaraan bisa langsung ke Tol Merak dari Jakarta," [ katanya.[

Operator Pelabuhan Merak Jamin Arus Mudik Terkendali By: Anto. H Jakarta-Tribunkompas Gubernur Sumatra Selatan Alex Noerdin mengatakan, tidak ada satupun pimpinan di negeri ini dapat lepas dari jerat hukum bila terbukti berbuat salah termasuk dirinya. “Apalah artinya seorang gubernur, tidak satupun yang bisa lepas dari jerat hokum” kata Alex di Palembang, Sabtu 16 Juli 2011. Penjelasan Alex disampaikan di hadapan Pimpinan Media Massa di Palembang terkait pemberitaan kasus suap di Wisma Atlet. Alex mempersilakan media masa untuk terus memberitakan kasus yang menyeret nama dirinya itu namun dengan harapan agar

media masa juga terus mengabarkan perkembangan persiapan SEA Games di Palembang. Dihadapan seluruh pimpinan media itupula Alex sempat berkeluh bahwa pemberitaan dalam sepekan terakhir sempat membuat dirinya merasa dibunuh karakternya. P adahal menurut Alex, bila disimak lebih lengkap materi dakwaaan Jaksa tidak satupun yang menyebut dirinya menerima atau meminta komisi dari PT. Duta Graha Indah. Menurut Alex sepanjang pemahamannya, Jaksa hanya menyebut terdapat agenda internal PT Duta Graha Indonesia untuk membagi komisi ke sejumlah orang termasuk dirinya. “Kami

sama-sama cermati isi dakwaan, hanya ada kespakatan di internal mereka. Jadi uang itu belum dibagikan” Kata Alex dengan penuh semangat. Alex juga me-mastikan akan terus mengikuti perkem-bangan kasus ini hingga tuntas agar terlihat kebenaran yang sesung-guhnya. Sementara itu menyangkut dugaan keterlibatan sejumlah staffnya di dinas pekerjaan umum atau PU. Ciptakarya Alex enggan untuk berkomentar lebih jauh. “Soal mereka (Staff), baiknya saya tidak komentar. Yang jelas saya bangga pada mereka yang telah bekerja keras [ demi suksesnya Sea games.” kata Alex.[


Depok City Walikota Depok H.Nur Mahmudi Isma’il

Ket. DPRD Depok H.Rintis Yanto

SENIN, 18 JULI 2011

07

POJOK TRIBUNE www.tribunekompas.co.cc

Posyandu Nusa Indah II Wakili Depok di Tingkat Provinsi By: Dody.D Depok-Tribunkompas

Sidang Tindak Pidana Ringan (TIPIRING) Pelanggar Perda Kota Depok By: Irpan. S Sukabumi-Tribunkompas Komite Sekolah sejatinya merupakan wajah orang tua siswa di sekolah. Dengan demikian, penentuan nilai DSP yang ditetapkan melalui rapat dengan orang tua siswa baru, sebaiknya tidak memberatkan orang tua

Pos pelayanan terpadu (Posyandu) Nusa Indah II RW 11 yang terletak di Jl. Tiga Putra Kel. Meruyung Kecamatan Limo akan mewakili Kota Depok dalam lomba Posyandu & lomba kader Posyandu tingkat Provinsi Jawa Barat. Lurah Meruyung Anis Fatoni, S.Pd, menjelaskan bahwa penilaian posyandu dan kader posyandu dilakukan secara berjenjang dari tingkat kelurahan, kecamatan dan kota. “Juara tingkat kota diajukan untuk menjadi peserta dalam penilaian tingkat Propinsi Jawa Barat. Untuk tahun 2011 ini, setelah melalui proses seleksi yang ketat akhirnya Posyandu dan Kader Posyandu Nusa Indah II terpilih mewakili Kota Depok untuk maju ke tingkat Provinsi. Posyandu Nusa Indah II berhasil menjadi juara tingkat Kota dengan menyisihkan 972 posyandu dan 8.065 kader posyandu se-Kota Depok” ujar Anis. Mengawali sambutan, H. M Idris Abdul Shomad mengucapkan selamat datang kepada Tim Penilai Lomba Posyandu dan Kader Posyandu Tingkat Provinsi Jawa Barat Tahun 2011 serta menyambut baik terselenggaranya lomba ini. “Lomba ini merupakan bentuk evaluasi untuk meningkatkan kualitas Posyandu beserta para kadernya dalam memberikan pelayanan kesehatan dasar kepada warga, khususnya kepada para ibu, balita, dan lansia. Prestasi ini, tentunya menjadi kebanggaan bagi Kelurahan Meruyung dan Kami berharap dengan adanya lomba ini, akan lebih memotivasi seluruh kader Posyandu, bukan hanya di Kelurahan Meruyung saja tetapi untuk para kader Posyandu yang ada di Kota Depok sehingga dapat lebih baik lagi” harap orang kedua di Kota Depok. Ketua Tim penilai Posyandu Provinsi Jawa Barat Dr. Nana Suhana menginformasikan, lomba Posyandu dan Kader Posyandu merupakan kegiatan rutin yang dilakukan setiap tahun. “Tujuan dari lomba ini, selain untuk memotivasi para kader, juga untuk mengevaluasi hasil kegiatan Posyandu. Penilaian Posyandu dan Kader Posyandu dilakukan secara berjenjang dari tingkat kelurahan, kecamatan dan kota. Juara Tingkat Kota diajukan untuk menjadi peserta dalam penilaian Tingkat Provinsi Jawa Barat, yang nantinya akan mewakili Provinsi dalam lomba tingkat Nasional. Semoga hasil penilaian dapat menghasilkan hasil yang optimal, sehingga Posyandu Nusa Indah 2 dapat meraih prestasi di tingkat nasional” ungkap Nana. Acara yang berakhir dengan pemeriksaan data administrasi dan wawancara dihadiri oleh Ketua Tim Penilai Posyandu dan Kader Posyandu Provinsi Jawa Barat, para Kepala OPD se-Kota Depok, Camat se-Kota Depok, Lurah se-Kecamatan Limo, Ketua TP PKK Kota Depok, TP PKK Kecamatan dan TP PKK Kelurahan se-Kecamatan [ Limo.[

Pelanggar Peraturan Daerah di jalan Margonda Raya, Dewi Sartika dan Jalan Kartini, Kota Depok, kemarin pukul 10 pagi ini di Aula Lantai 1, gedung Balaikota Depok, telah di sidang Tipiring. Sidang TIPIRING (Tindak Pidana Ringan) Pelanggar Peraturan Daerah Kota Depok, dari hasil sidak Satuan Polisi Pamong Praja(Satpol PP) yang di laksanakan beberapa jam sebelumnya di sepanjang jalan Margonda Raya, jalan Kartini dan jalan Dewi Sartika. Dari hasil sidak yang menyangkut peraturan daerah tentang perijinan dan ketertiban umum tersebut, terjaring 32 PKL (Pedagang Kaki Lima) dan 3 bangunan yang tak berijin yang harus melapor dan sidang langsung di gedung Balaikota tersebut. Untuk pelanggar perijinan, selain pemilik harus denda sejumlah uang seperti yang telah ditetapkan dalam persidangan oleh Hakim Ketua, Nenny Yulianny,SH,MKn dari Pengadilan Negeri Kota Depok, pemilik bangunan tersebut juga harus membongkar sendiri bangunannya seperti bangunan toko sepatu di jalan Margonda. Dan untuk pelanggar perijinan di sebuah perumahan, pengembang harus

membayar denda juga harus segera mengurus perijinan bangunannya di Kantor BPPT Kota Depok. Sedangkan satu pemilik gedung kontrakan yang tidak hadir di sidang ini selanjutnya akan di tindak lanjuti oleh pihak kejaksaan. Pelanggar peraturan ketertiban umum seperti PKL yang berjualan di trotoar misalnya, hanya di berikan pengarahan oleh Hakim Ketua dan perjanjian untuk tidak melanggar kembali, sesudah itu barang dagangannya di kembalikan kepada mereka, namun jika terbukti melanggar kembali, maka tidak segan-

segan Satpol PP akan menyita barang dagangannya supaya ada efek jera, ujar Lutfi Fauzi selaku Kabid Penegakan Peraturan, Satpol PP ini. Kegiatan sidak ini merupakan program Satpol PP yang di lakukan setiap tahun dan di bulan Nopember akan dilaksanakan kembali untuk evaluasi, supaya Margonda dan jalan-jalan protokol lainnya di Depok bebas dari pelanggaranpelanggaran. Dan program ini bekerjasama dengan Pengadilan Negeri, Kejaksaan dan Kepolisian, ujar Lutfi lagi. Kami berharap pelanggar bisa memahami

bahwa di kota Depok ini sudah banyak Perda menyangkut Hak dan Kewajiban yang memiliki kekuatan hukum dan bisa mempidanakan pelakunya. Sehingga bagi pelanggaran perijinan mereka bisa segera mengurus perijinannya di Kantor BPPT dan untuk pelanggar ketertiban umum yang sifatnya situasional, agar jangan lagi melanggar aturan misalnya berjualan di pinggir jalan yang menyita trotoar jalan, menyeberang jalan tidak pada tempatnya, menginjak taman-taman umum yang di pelihara, dan [ lain sebagainya.[

Walikota Ikuti Eksebisi Bulu Tangkis Wakil Walikota Depok Amal “Tibute to Hadibowo” Meninjau Kegiatan P2WKSS By: Dody. D Depok-Tribunkompas Bertempat di Gelangang Olahraga, Area Gedung Manggala Wana Bhakti, Walikota Depok Nur Mahmudi Isma`il mengikuti eksebisi bulutangkis. Acara tersebut diadakan dalam rangka mengenang pebulutangkis Alm.Hadibowo. Acara Tribute to Hadibowo diikuti pula oleh sejumlah atlet bulutangkis nasional diantaranya: Ricky Subagja, Susi Susanti, Hastomo Arbi, Icuk Sugiarto, Liem Swie King , Ivana Lie, dua Menteri Kehutanan. Selain menyumbangkan sejumlah uang ,Nur Mahmudi Isma`il juga ikut bermain, berpasangan dengan Sigit berhasil mengalahkan mantan Menteri Pertanian, Anton Apriyono yang berpasangan dengan Ricki Subagja dengan skor 30-25. Seusai bermain Walikota Depok memberi tanggapan tentang acara amal tersebut, beliau berkata” Acara ini

diadakan untuk menunjukkan kepedulian pejabat dan para atlet kepada Alm.Hadibowo . Tidak hanya mengikuti eksebisi bulutangkis tetapi karena Kita benarbenar merasa kehilangan seorang Hadibowo. Harapan Saya dari hasil inisiatif panitia mengadakan acara ini semoga dapat menumbuhkan kesetiakawanan “. “Mengenai Alasan mengapa Saya diundang dalam acara ini , karena pada saat Saya menjabat sebagai Menteri Kehutanan dan Perkebunan , dahulu gedung ini merupakan sebuah restoran, yang kemudian diusulkan menjadi Gelanggang Olahraga. Hingga kini Gelanggang Olahraga ini dimanfaatkan sebagai tempat berkumpul dan bero-lahraga oleh para Pejabat”. “Semoga kegiatan positif yang terlahir dari tempat ini dapat terus berlanjut “ tutur [ walikota.[

Tim Pembebasan Terpadu TolCijago Depok Akan Eksekusi Lahan Warga Besok. By: Tommy Depok-Tribunkompas

“Kami tetap akan mempertahankan lahan kami,” kata Agus Muslim dan Widodo, yang mendatangi dan meminta Pemerintah Kota Depok dalam hal ini perlindungan, bantuan advokasi LSM Tim Pembebasan Terpadu (TPT) jalan tol KAPOK. Cijago, akan melakukan eksekusi lahanSementara itu kordinator LSM lahan yang telah dibebaskan oleh KAPOK, menyatakan agar pemkot pemerintah. Tindakan tersebut mengacu Depok menunda eksekusi lahan Tol pada surat Kementrian Pekerjaan Umum Cijago, segmen pertama, karena seperti PU/DIRJEN PU TPT CIJAGO No. diungkapkan para warga, mereka akan UM 01.03/TPT/CIJAGO/15011.01. menghadang petugas jika eksekusi tetap tanggal 16 Juli 2011. dilaksanakan. Pelaksaan eksekusi tersebut, seperti “Warga untuk saat ini belum bersedia dilaporkan LSM KAPOK Depok, akan dieksekusi lahannya,hal itu diungkapkan dilaksanakan pada hari Selasa 19/07 warga yang datang ke Sekretariat 2011. Namun para warga dengan KAPOK, semalam mereka diwakili tujuh Walikota Depok Nur Mahmudi Isma’il bersama para pebuluberbagai pertimbangan menyatakan tidak orang dan siap menghadang,” jelas Kasno, tangkis nasional, seperti Susi Susanti dkk. [ setuju jika lahannya dieksekusi. kordinator KAPOK Kota Depok.[

By: Dody. D Depok-Tribunkompas

Wakil Walikota Depok, H.M Idris Abdul Shomad berkunjung ke Duren Seribu untuk meninjau jalannya kegiatan P2WKSS yang bertempat di Pos Paud Cempaka RW 08 Kel. Duren Seribu, Kota Depok. Menindak lanjuti himbauan orang nomor satu di Kota Depok beberapa waktu lalu, kini penanaman pohon cabe dilaksanakan oleh warga Kelurahan Duren Seribu Kecamatan Bojongsari pada akhirpekan lalu. Penanaman cabe dilaksanakan dalam kegiatan Peningkatan Peran Wanita menuju Keluarga Sehat Sejahtera (P2WKSS), yang dihadiri oleh Ketua TP PKK Kota Depok Hj. Nur Azizah Tamhid, Camat Bojongsari, Ketua TP PKK Kec. Bojongsari dan para Kader TP PKK Kelurahan Duren Seribu. Sebelum melaksanakan Jum’at Keliling di Masjid Ibadurrahman Kecamatan Sawangan, H. M Idris Abdul Shomad bertandang ke Duren Seribu untuk meninjau jalannya kegiatan P2WKSS yang bertempat di Pos Paud Cempaka RW 08 Kel. Duren Seribu. Program kerja yang telah dilaksanakan oleh PKK Duren Seribu adalah membuat hantaran untuk pengantin, potong rambut, membuat kue, dan menjahit pakaian wanita. Dalam kegiatan tersebut,

juga dilaksanakan optimalisasi pekarangan rumah untuk lahan berkebun. “Kita harus optimalkan lahan yang ada untuk menanam, mari bersama-sama kita menanam cabe, sayuran, dan tanaman hias agar pekarangan rumah kita bermanfaat dan menjadi indah” ajak Ketua TP PKK Kota Depok. Dalam kegiatan itu, dibagikan pula 6 bibit cabe kepada setiap KK di Kelurahan Duren Seribu. Senada, orang kedua di Kota Belimbing juga menganjurkan kepada warga untuk memanfaatkan lahan yang ada. “Setelah kita memiliki tanaman, kita bisa memetik hasilnya untuk dinikmati bersama keluarga. Jangan lupa untuk membuat lubang biopori dan memilah sampah, dimulai dari rumah masingmasing sehingga kita bisa memanfaatkan sampah tersebut untuk pupuk tanaman kita. Ayo kita galakkan bersama gerakan Depok memilah sampah sehingga bersih [ dan hijau” tutup Wakil Walikota.[


T h e

Obsesion News

12 SENIN, 18 JULI 2011

www.tribunekompas.co.cc Andi Nurpati Ngotot Tak Tahu Surat itu Palsu By: Anto. H Jakarta-Tribunkompas

Belasan jam di ruang penyidik, Andi Nurpati akhirnya keluar dari Gedung Bareskrim Mabes Polri, Jumat 15 Juli 2011, 23.30 WIB. Bekas anggota Komisi Pemilihan Umum mengaku dicecar 17 pertanyaan, berkisar soal amar putusan Mahkamah Konstitusi yang dimohonkan penjelasannya kepada MK. Terutama soal keberadaan surat Mahkamah Konstitusi bernomor 112, 113 pada tanggal 14 Agustus 2009. “ Saya tidak tahu kalau surat itu palsu” kata Andi Nurpati di Gedung Bareskrim, usai pemeriksaaan dirinya. “ Bukan hanya saya, seluruh anggota kpu tidak tahu kalau surat itu palsu” Politikus Partai Demokrat ini beralasan, KPU baru tahu kalau surat itu palsu setelah Mahkamah Konstitusi memberikan surat yang dikeluarkan 16 September 2009. Sebagaimana diberitakan, pihak MK mengadukan ke Bareskrim Polri pada 12 Februari 2010, tentang adanya dugaan surat palsu yang dipakai KPU dalam menetukan pemilik kursi anggota DPR untuk Daerah Pemilihan I Sulsel, pada Agustus 2009. Sebelum terungkap oleh MK, rapat pleno KPU tersebut sempat memutuskan bahwa pemenang kursi DPR untuk dapil itu adalah calon legislator dari Partai Hanura, Dewie Yasin Limpo. MK mencurigai banyak pihak yang terlibat dalam kasus ini, seperti mantan hakim konstitusi Arsyad Sanusi, Neshawati (putri Arsyad), Cakra (putra Arsyad), Masyhuri Hasan, Dewi Yasin Limpo dan Andi Nurpati yang disebutsebut memimpin rapat pleno KPU saat itu. Namun, kasus yang baru diselidiki kepolisian pada Mei 2011 ini, hanya sebatas menetapkan dan menahan seorang pelaku, yakni mantan juru panggil MK, Mashuri Hasan, pada 1 Juli 2011. Dia diduga menjadi salah seorang dari kelompok pembuat surat palsu MK. Mashuri adalah satu sekian banyak orang yang masuk dalam kategori kepolisian sebagai pelaku pembuat, pengguna dan pemberi perintah surat palsu MK. Menurut Andi, ia diperiksa sebagai saksi dalam kasus pemalsuan putusan MK dengan tersangka Mashuri Hasan. Namun dalam pemeriksaan hari ini, Andi menyebut tidak ada konfrontasi dengan eks Hakim Arsyad Sanusi atau [ pun Mashuri.[

Beginilah Cara Elite Partai 'Bermain' di Proyek Kementerian BUMN By: Anto. H Jakarta-Tribunkompas Mantan Menteri BUMN Sofyan Djalil membenarkan upaya anggota partai politik ini. Tapi, ia menyatakan bahwa untuk melobi tak harus mampir ke Kementerian BUMN. "Lewat telepon," Praktek politikus yang juga elite partai politik bermain dalam proyek-proyek Badan Usaha Milik Negara bukan hal baru di negeri ini. Namun, bagaimana cara para politikus itu bermain dalam proyekproyek di Kementerian BUMN itu? Eks Sekretaris Menteri Negara Badan Usaha Milik Negara Said Didu menuturkan bahwa banyak modus dilakukan oleh para politikus itu. Dari bertandang ke kantor kementerian untuk menawarkan proyek hingga upaya menempatkan orang di jajaran direksi. "Mereka biasanya mulai ingin menempatkan orang sebagai direksi di BUMN," kata Said Kamis, 14 Juli 2011 malam. "Lobi awalnya, biasanya mengenalkan oknum calon direksi tersebut pada pejabat-pejabat kementerian." Dalam ingatan Said, dari sekitar 700 posisi direksi BUMN, ada 850 usulan direksi. "Sebanyak 80 persen dari usulan partai politik," kata Said. Sedangkan jumlah institusi sebanyak 141 BUMN. Perusahaan BUMN yang paling diincar oleh partai politik biasanya adalah PT Pertamina, PT PLN, bank, PTP, dan pabrik pupuk. BUMN-BUMN ini dianggap paling 'basah'. Lalu, para anggota partai politik itu juga kerap membawa rekanan mereka ke kementerian. Tujuannya untuk memuluskan bisnis rekanannya tersebut. "Tolong dibantulah," kata Said menirukan para anggota partai politik tersebut. Mantan Menteri BUMN Sofyan Djalil membenarkan upaya anggota partai politik ini. Tapi, ia menyatakan bahwa untuk melobi tak harus mampir ke Kementerian BUMN. "Lewat telepon," katanya. Atas upaya mencari lahan bisnis oleh anggota partai politik ini, Kementerian BUMN akhirnya mengeluarkan

Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 45 tahun 2005 tentang pendirian, pengurusan, pengawasan, dan pembubaran BUMN. "Bahwa seluruh karyawan dan direksi BUMN tidak boleh terlibat partai politik," ujar Said. Tapi, ternyata, kata Said, masih ada beberapa direksi BUMN yang nakal sehingga terpaksa dipecat. "Karena kita tahu good corporate governance-nya jelek" ujarnya. "Tidak obyektif, terlalu melayani partai politik dan memasukkan aspek non-korporasi dalam pengambilan keputusan." Sofyan pun membenarkan hal ini. "Saya ngomong terus terang. Kalau cari tikungan kiri-kanan, selama saya menteri, tidak akan ada kariernya," ujar Sofyan menimpali. Sebab, direksi yang ditunggangi partai politik, menurut Sofyan, bisa diintervensi. Direksi BUMN dengan tipe seperti ini, kata Sofyan, tidak akan dipromosikan.

BantuanHukum

Sementara itu, soal nilai proyek yang ditawarkan dan diminati oleh anggota partai politik ini tidak bisa disebut oleh Said maupun Sofyan. Sebab, proyek itu ditangani oleh BUMN, bukan oleh kementerian. Salah satu pejabat di Kementerian BUMN yang menjadi sumber Tempo bahkan menyebutkan bahwa lobi politik bahkan tak jarang dilakukan pimpinan partai politik itu sendiri. "Partai penguasa memang," kata sang sumber. Bahkan, sumber tersebut juga menya-

takan bahwa Menteri BUMN saat ini, Mustafa Abubakar, pernah mengingatkan Said Didu tentang sikap anggota DPR. "Kau tidak disukai orang DPR," kata Mustafa kepada Said seperti ditirukan oleh sang sumber. Said saat itu dianggap menghalanghalangi jalur bisnis partai politik di Kementerian BUMN. Selanjutnya, baik Said maupun Sofyan menolak berkomentar tentang kiner[ ja dari Kementerian BUMN saat ini.[

Menteri Djoko: Presiden Belum Bicara Reshuffle By: Tommy. Jakarta-Tribunkompas Dalam beberapa bulan lagi, usia Kabinet Indonesia Bersatu Jilid II pada Pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono bakal berumur dua tahun. Meski begitu, kabar perombakan kabinet kembali berhembus menyusul laporan kinerja kementerian yang jeblok. Meski begitu, Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan Djoko Suyanto menangkis kabar itu. Menurut Djoko, belum ada rencana Presiden SBY untuk merombak kabinet. Presiden SBY, kata Djoko, belum bicara soal hal itu. "Sampai sekarang presiden belum pernah bicara tentang bagaimana mau meresufle kabinetnya," kata Djoko usai rapat kabinet di Istana Kepresidenan, Jumat 15 Juli 2011. Djoko menegaskan, perombakan kabinet adalah hak prerogatif Presiden. Djoko mengaku belum pernah diminta masukan karena Menteri Koordinator hanya pembantu presiden. "Nanti kalau sudah sampai waktunya kan pasti, paling tidak dengan Wakil Presiden Boediono, Presiden akan meminta pertimbangan. Tapi sampai sekarang saya belum tahu," katanya. Perombakan itu, kata dia, jika

dilakukan tentu akan mempertimbangkan kinerja menteri terkait. "Tentu penilaian beliau sesuai indikatorindikator yang sudah disampaikan," katanya. Padahal, Unit Kerja Presiden telah menyatakan bahwa capaian 50 persen kurang itu bukan kinerja kementerian. Namun, hal itu hanya pelaksanaaan arahan presiden dan bukan menjadi penilaian final pelaksanaan kinerja. Juru Bicara Presiden, Julian Aldrin Pasha mengatakan pihaknya baru mendengar soal isu reshuffle dari media. "Silakan ditanya kepada sumbersumbernya, bukan juru bicara," kata dia Ia juga menolak kabar pergantian menteri koordinator kesejaheraan Agung Laksono. "Belum ada informasi yang bisa saya sampaikan yang langsung dari [ Presiden," katanya.[

“Pasang Iklannya Dapatkan Pahalanya ... 10% Dari Iklan YangHIV/AIDS Anda Pasang Disumbangkan Untuk Biaya Pendidikan Anak Yatim Piatu”


e-paper tribunkompas