Page 1

Edisi No.276 | Tahun Ke-XIII WWW.KORANTRANSAKSI.COM

Senin, 23 September - 6 Oktober 2013 Terbit setiap hari SENIN Harga Rp. 5.000 Luar Pulau Jawa Tambah Ongkos Kirim

PENERBIT: BINA INTERAKSI EKONOMI PERS

Ditjen Bea Cukai Harus Diperkuat Jakarta, Trans Untuk mendukung upaya pemberantasan penyelundupan narkoba, Direktorat Jenderal Bea Cukai harus diperkuat teknologi dan sumber daya manusia yang memadai. Pasalnya, penyelundup semakin lihai, terkadang memancing pihak berwajib deFOTO | IST ngan cara ‘menyerahAnggota Komisi XI kan’ satu penyelunMelchias Marcus Mekeng dupnya, namun jika ada celah mereka meloloskan dua sampai tiga penyelundupnya. “Kita tahu dari media, penangkapan terhadap penyelundup narkoba masih terjadi terus. Apakah Ditjen Bea Cukai tidak memiliki alat yang lebih efektif? Di airport memang banyak terlihat petugas bea cukai dan intel-intel yang memantau penyelundup narkoba ini. Tapi jangan hanya mengandalkan insting,” jelas Melchi saat RDP dengan Dirjen Pajak, Dirjen Bea Cukai, dan Dirjen Kekayaan Negara di ruang rapat Komisi XI, Gedung Nusantara I, Selasa pekan lalu Politikus Golkar ini mempertanyakan, apakah tidak ada alat yang sudah bisa men-detect dan memberikan sinyal kalau ada penyelundup narkoba? “Supaya masalah narkoba di bangsa kita ini tidak menjadi masalah yang besar,” tambah politikus dari Dapil NTT I itu. ŠŠŠ Bersambung hal 7 ...

11 Imigran Dideportasi, 110 Orang Tunggu Giliran Jakarta, Trans - Kantor Imigrasi Kelas I Kendari kembali mendeportasi sebelas imigran gelap asal Iran melalui jalur udara Bandara Haluoleo menuju Jakarta, Kamis (19/9), untuk ditampung di kantor Imigrasi Pusat dan siap diberangkatkan ke negara asalnya. Tersisa 110 orang lagi yang masih berada di beberapa tempat penampungan yang ada di Kota Kendari. Belum ada kepastian pemberangkatan gelombang berikutnya, tapi akan dilakukan upaya pemindahan ke Rudinim atau tempat penampungan yang ada di provinsi lain. Hendiartono, Kepala Kantor Imigrasi Kendari mengatakan, upaya deportasi tersebut mendapatkan pengawalan ketat dari beberapa anggotanya bekerjasama dengan aparat dari Polda Sultra, untuk mengawasi perjalanannya dari kota menuju bandara hingga telah dipastikan keberangkatan para imigran tersebut meninggalkan bandara. Setelah tiba di Jakarta akan dilakukan pendataan dan diberangkatkan langsung kenegaranya melalui Bandar Udara Internasional Soekarno, Jakarta. “Kami sering melakukan sosialisasi supaya diurungkan niatnya untuk melanjutkan tujuan mereka yang kebanyakan ke Australia, tapi tidak semudah itu, maka difikirkan untuk dikembalikan saja ke negaranya,” katanya. Ditambahkannya, bahwa sebenarnya mereka enggan untuk kembali ke negaranya yang mungkin dikarena faktor konflik atau kebanyakan dari mereka telah diblacklist, tetapi tak ada cara lain apabila kesehariannya hanya terkatung-katung di Kendari. ŠŠŠ Bersambung hal 7 ...

SK/MENPEN/1496/SIUPP/JAKARTA 22 JULI 1999

Alumni AIM Jadi Penjaga Loket

Para pejabat Kemenkum HAM tengah mengerjakan tes dengan metode CAT dipandu sejumlah pegawai BKN (berdiri).

Computer Assisted Test (CAT) yang dimanfaatkan Kementerian Hukum dan HAM untuk menempatkan pegawai, memberi kesan adanya tumpang tindih dengan tujuan pembentukan Akademi Imigrasi (AIM).

2000. AIM bertujuan mencetak kader pimpinan di lingkungan Ditjen Imigrasi dan Kementerian Hukum dan HAM masa depan. Lulusannya atau alumni AIM ditempatkan di seluruh kantor imigrasi di Indonesia atau di perwakilan imigrasi di luar negeri. Namun, berdasarkan pantauan Koran Transaksi alum alumni AIM ternyata banyak ditempattkan di loket-loket pelayanan. “Hal tentu tidak sejalan dengan tujuan proses pendidikan di AIM, yang melaksanakan tiga

bagian pendidikan, yaitu pengajaran, pelatihan, dan pengasuhan,” ujar Elman Sihombing, pengamat keimigrasian, di Jakarta, Sabtu pekan lalu. Lebih jauh, Elman mengingatkan bahwa pengajaran di AlM adalah upaya pendidikan yang berbentuk kuliah, ceramah dan instruksi di kelas dengan tujuan untuk memperoleh, memperdalam dan memperluas ilmu dan pengetahuan akademis dalam pembentukan kepribadian taruna AIM, dengan titik berat pada aspek kecerdasan dan kemampuan in-

NCW Segera Bongkar Kasus Korupsi Di Kabupaten Bekasi

BPN

Jakarta, Trans – Akademi Imigrasi (AIM) adalah pendidikan kedinasan yang setara DIII di bawah Kementerian Hukum

dan HAM RI. AIM didirikan pada tahun 1962, dan sempat terhenti selama 23 tahun, kemudian difungsikan kembali pada tahun

Bekasi, Trans – Ketua Umum LSM Nasinal Corruption Watch (NCW), Drs Syaiful Nazar mengingatkan agar Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi tidak menggunakan alasan keterbatasan anggaran yang dialokasikan dari Anggaran Pendapatan Belanja daerah (APBD), sehingga belum bisa melakukan perbaikan terhadap jembatan-jembatan yang rusak didaerah ini. “Pemkab Bekasi sendiri mencatat sekira 20 persen jembatan yang ada di Kabupaten Bekasi rusak. Alasan keterbatasan anggaran tidak pantas

dikedepankan. Justru mereka harus menggunakan anggaran semaksimal mungkin, jangan sampai terjadi mark up dalam penentuan nilai proyek yang akan dilaksanakan. NCW akan membongkar masalah ini secepat mungkin, sekarang data-datanya sedang dilengkapi,” ujar Syaiful, di Bekasi, Sabtu pekan lalu. Syaiful mengemukan, dirinya sangat prihatin dengan jembatan yang hampir 20 persen dalam kondisi rusak parah. Seperti dikatakan Kabid Bina Marga dan Pengelolaan SumDrs Syaiful Nazar

FOTO | DOC

FOTO | IST

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM DKI Jakarta, Drs. Irsyad Bustaman, Bc.IP, M.Si, membuka Rapat Koordinasi Majelis Pengawas Wilayah Notaris dan Majelis Pengawas Daerah Notaris Se-DKI Jakarta Tahun 2013.

dan Penguatan Kelembagaan. Tujuan acara ini adalah untuk mencari titik temu dari berbagai masalah, hambatan dan tantangan yang ada dalam kelembagaan Majelis Pengawas Notaris. Tiga isu utama tersebut terkait juga dengan peran Majelis Pengawas Notaris dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat (pengaduan tentang perilaku dan etika notaris), dan kepada notaris itu sendiri. Banyaknya pengaduan dari masyarakat tentang penyelewengan jabatan sebagai notaris dan juga optimalisasi peran dan tugas Majelis Pengawas Notaris juga

Computer Assisted Test Karena banyaknya alumni AIM yang ditempatkan sebagai penjaga loket, Elman pun mengatakan dengan tegas tidak sependapat dengan Sekretaris Jenderal Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkum HAM) Bambang Rantam Sarwanto. Bambang mengatakan bahwa Computer Assisted Test (CAT) yang dikembangkan Badan Kepegawaian Negara (BKN) merupaŠŠŠ Bersambung hal 7 ...

KANTOR PERTANAHAN KABUPATEN BEKASI JEMPUT BOLA

ŠŠŠ Bersambung hal 7 ...

Pembahasan Tiga Isu Utama Pada Rakor MPN Tahun 2013 Jakarta, Trans -- Rapat Koordinasi Majelis Pengawas Pusat Notaris tahun 2013 yang diselenggarakan di Hotel Harris Bandung pada 23 September 2013 akan membahas tiga isu utama, dengan melibatkan seluruh Majelis Pengawas Wilayah Notaris dan Majelis Pengawas Daerah Notaris. Dalam acara yang menghadirkan pembicara dari Kepolisian RI, Kejaksaan Agung dan dari Mahkamah Agung, materi yang diangkat terdapat dalam Daftar Inventaris masalah (DIM). Tiga isu utama yang dibahas itu adalah bidang Pembinaan dan Pengawasan, Bidang Pemeriksaan

FOTO | IST

telektual. Sedangkan pelatihan bertujuan membentuk taruna agar memiliki kemampuan dan penguasaan pengetahuan tentang keimigrasian, dengan dilandasi kepribadian dan kepemimpinan yang tangguh, dengan titik berat pada aspek keterampilan yang mengacu pada profesionalisme. Kemudian, pengasuhan bertujuan membentuk taruna agar memiliki kemampuan dalam menghayati dan mengamalkan nilainilai budaya serta menguasai pengetahuan akademis dengan kepribadian dan kepemimpinan yang tangguh, dengan titik berat pada aspek mental kejuangan. “Masa alumni AIM banyak ditempatkan di loket-loket pelayanan. Ini tidak benar, dan pasti ada sistem yang yang salah dalam penempatan pegawai di Kementerian Hukum dan HAM,” tandas Elman. Padahal, kata Elman, boleh dikatakan sebenarnya saat menjadi siswa AIM saja mereka sudah menjadi pegawai keimigrasian yang kerjanya sekolah. Sebab, status para taruna AIM memang bukan mahasiswa, tapi sudah menjadi CPNS.

menjadi persoalan yang akan coba diangkat. Sebagai ketua panitia rakor adalah Winanto Wiryomartani, anggota Majelis Pengawas Pusat Notaris dari unsur akademisi. Dari Rapat Koordiansi Majelis Pengawas Notaris 2013 ini, diharapkan ada beberapa rekomendasi cerdas dan dapat memperkuat peran dan posisi Majelis Pengawas Notaris kepada Menteri Hukum dan HAM, dan para pengambil kebijakan yang terkait dalam bidang dan tugas Majelis Pengawas Notaris. ŠŠŠ Bersambung hal 7 ...

Drs Dirwan Dachri Kepala BPN Kabupaten Bekasi

Sosialisasi program Larasita akan dilaksanakan oleh Kantor Pertanahan Kabupaten Bekasi hingga menyentuh masyarakat bawah, agar tidak menjadi korban tengkulak. Bekasi, Trans - Program Larasita adalah bentuk pelayanan jemput bola dengan fasilitas mobil Larasita yang bertugas keliling sudah dilengkapi dengan alat canggih. Petugas pada mobil Larasita bisa berkomunikasi langsung dengan petugas. Di di Kantor Pertanahan Kabupaten Bekasi, bahkan dilakukan secara face to face melalui layar monitor. ŠŠŠ Bersambung hal 7 ...

WARTAWAN KORAN TRANSAKSI DALAM MELAKSANAKAN TUGAS LIPUTAN DILAPANGAN WAJIB BERPAKAIAN ATRIBUT KORAN TRANS, DIBEKALI IDENTITAS ID CARD. TUGAS LIPUTANNYA TERCANTUM PADA BOKS REDAKSI, DILUAR ITU REDAKSI TIDAK BERTANGGUNG JAWAB. JIKA ANDA MERASA DIRUGIKAN LAPORKAN SEGERA KEPADA PIHAK KEPOLISIAN-RI TERDEKAT


TRANS HUKUM

HALAMAN 2

KORAN TRANSAKSI THN 13

NO.276. ‰ TH XIII SENIN, 23 SEPT - 6 OKT 2013

WN British Divonis 2 Tahun Penjara, Terdakwa Banding Bekasi, Trans - Terdakwa Andreas Kabbadias (76) warga negara British akhirnya divonis selama 2 (dua) tahun penjara oleh Majelis Hakim, M.Ali Tarigan, Surung Simanjuntak dan Lince Anna Purba di Pengadilan Negeri Bekasi minggu lalu. Atas putusan tersebut Terdakwa Andreas Kabadias langsung mengajukan banding melalui pengacaranya Sangap Sidauruk, SH. Dalam amar putusan hakim bahwa terdakwa Andreas terbukti secara syah dan menyakinkan melakukan penipuan sesuai pasal 378 KUHP, terhadap rekan bisnisnya Yoshitomo Fukunaga. Disebutkan dalam pertimbangannya bahwa Andreas mengakui perbuatannya ketika keterangan BAP korban Yoshitomo dibacakan dihadapan per-

sidangan. Sedangkan barang bukti berupa logam batangan dan sertifikat uang dikembalikan kepada terdakwa Andreas. Putusan tersebut sama dengan tuntutan Jaksa Penuntut Umum Ahmad Nurhidayat,SH dari Kejati Bandung dan Ravendra,SH dari Kejari Bekasi menuntut terdakwa Andreas selama 2 (dua) tahun penjara. Terdakwa Andreas Kabbadias ditangkap polisi di rumahnya tanggal 31 Desember 2011 Rafles Hills S.7 No.6 Kelurahan Jatikarya Kecamatan Jatisampurna Bekasi. Berdasarkan laporan korban Yoshitomo Fukunaga yang merasa ditipu terdakwa sebesar Rp. 20 miliar. Bermula adanya pembicaraan

Setelah terdakwa menerima uang senilai Rp.20 miliar lalu menyerahkan 1 batang logam kepada Yoshitomo seberat 1 kg dari 15 batang yang dijanjikan seberat 15 kg. Bahkan ternyata sama sekali tidak mengandung kadar emas dan terdakwa tidak mengembalikan uang milik saksi korban Yoshitomo. Ternyata bukan hanya tindak penipuan yang dilakukan oleh terdakwa Andreas terbukti dari hasil penggeledahan pihak kepolisian dirumahnya ditemukan barang bukti berupa, 4 kardus berisi 160 batang kuningan sari ukuran 13x5 cm, 11 batang kuningan sari ukuran 7x4 cm dan 7 batang ukuran 13x5 cm, 5 lembar uang dolar Singapura pecahan 50, 200 lembar uang dolar The United States pecahan 100.000 dolar berikut sertifi-

cat dan 1 box warna hijau berisi 986 lembar uang dolar The United States pecahan 1.000.000 dolar berikut srtificat. Berdasarkan Labkrim Mabes Polri No.Lab 696/DUF/2012 tanggal 9 April 2012 disimpulkan bahwa uang dolar pecahan 100.000 United States of Amerika seri gambar Wilson Emisi tahun 1934 semua mata uang tersebut palsu. Dan Lab PT.Antam Tbk No.867/ SKHA/0112CD008/2012 tanggal 14 Februari 2012 disimpulkan bahwa logam batangan adalah logam kuningan yang tidak mengandung kadar emas. Usai pembacaan putusan kuasa hukum Andreas, Sangap Sidauruk, SH mengatakan bahwa putusan hakim sumir yang mana disebutkan bahwa terdakwa mengakui meneri-

ma uang Rp.30 juta dari Yoshitomo dalam keterangan korban di BAP yang dibacakan dipersidangan. Anehnya semenjak perkara digelar dipengadilan pelapor tidak pernah datang ke persidangan sehingga hakim hanya membaca keterangan BAP korban. Bahkan saksi yang diperiksa di persidangan tidak disumpah, kata Sangap. Sangap juga mengatakan bahwa pihaknya akan mempertanyakan cara penyusunan dakwaan Jaksa, karena labkrim Mabes Polri menyatakan bahwa uang tersebut bukan palsu. Sementara jaksa masih memaksakan pasal 244 dan 245 KUHP. Hal ini dianggapnya bahwa jaksa tidak profesional dalam membuat dakwaan hingga menimbulkan ketidakadilan bagi kliennya. | Lora

Mantan Residivis Pelaku Penipuan Divonis Bebas

VONIS

Vonis Pasangan Suami-Istri Pelaku Penipuan Ditunda Jakarta, Trans - Terdakwa Husin Tartanah bersama dengan terdakwa Mina Fransiska yang merupakan pasangan suami/istri (pasutri), yang diadili terkait dengan kasus penipuan, tidak bisa berbuat apa-apa saat di hadapkan di kursi panas Pengadilan Negeri Jakarta Utara sebagai pesakitan. Pasangan suami istri itu melakukan penipuan dengan modus yang diawali saat PT Jaya Inti Perkasa milik kedua terdakwa itu berhasil menerima barang berupa peralatan AC dari pihak PT Saekindo Sakti yang beralamat di Jalan Bukit Gading, Kelapa Gading, Jakarta Utara, sebanyak 6.400 pcs. Karena PT Jaya Inti Perkasa sudah dianggap sebagai langganan (member), maka cara pembayarannya pun bisa dilakukan dengan menggunakan Bilyet Giro (BG). Namun, ketika pihak PT Saekindo Sakti hendak melakukan pencairan (kliring), ternyata Bilyet Giro (BG) Bank BCA dengan nomor BF- 464878 atas nama Husin Tartanah senilai Rp. 78.164.000 yang diserahkan oleh terdakwa Mina Fransiska itu ditolak. Rupanya, tanda-tangan yang tertera dalam Bilyet Giro (BG) tersebut, sudah berganti orang. Merasa dikecewakan, Otman Guntur (korban) selaku pemilik PT Saekindo Sakti pun melakukan penagihan pembayaran kepada terdakwa Mina Fransiska. Tanpa merasa bersalah, terdakwa Mina Fransiska malah mengatakan bahwa pembayaran itu merupakan tanggung-jawab terdakwa Husin Tartanah (suaminya). Anehnya lagi, ketika hal itu ditanyakan, terdakwa Husin Tartanah pun berdalih bahwa dirinya sama sekali tidak tahu-menahu soal pemesanan barang yang dilakukan oleh terdakwa Mina Fransiska (istrinya). Padahal, barang-barang berupa peralatan AC yang telah dipesan itu, sudah laku terjual. Selidik punya selidik, ternyata usaha jual/beli AC, Suplay perlengkapan dan pemasangan AC yang dikelolah oleh pasangan suami/istri (terdakwa) itu, hanya merupakan tameng (kedok) untuk memperdayai orang lain saja. Buktinya, akibat perbuatan pasangan suami/istri (terdakwa) itu, Otman Guntur (korban) selaku pemilik dari PT Saekindo Sakti, terpaksa harus mengalami kerugian hinga sebesar Rp. 133.472.000. Di hadapan Majelis hakim, terdakwa Mina Fransiska mengatakan sejak resmi menikah pada 1992 dengan terdakwa Husin Tartanah, ia mengaku memang ikut membantu usaha suaminya. Pada saat itu, ia hanya ditugaskan untuk mengurusi bagian keuangan saja. Setelah 3 tahun kemudian, ia pun tidak lagi tinggal serumah dengan terdakwa Husin Tartanah (suaminya) alias sudah bercerai. Sementara itu, menurut keterangan terdakwa Husin Tartanah selaku pemilik PT Jaya Inti Perkasa, ia tidak pernah tahu, apalagi melakukan pemesanan barang berupa peralatan AC kepada pihak PT Saekindo Sakti. Jaksa Penuntut Umum (JPU) Pramana Syamsul Iqbal SH mengatakan bahwa perbuatan terdakwa Husin Tartanah dan terdakwa Mina Fransiska telah terbukti bersalah dan melanggar Pasal 378 KUHP jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP tentang penipuan. Terdakwa Husin Tartanah dituntut agar dijatuhi hukuman pidana selama 5 bulan penjara. Sedangkan untuk terdakwa Mina Fransiska dijatuhi tuntutan pidana selama 10 bulan penjara. Namu, Rabu (18 September 2013) sidang yang beragendakan untuk pembacaan putusan itu pun terpaksa ditunda. Pasalnya, Jaksa Penuntut Umum (JPU) sedang berhalangan. Hakim ketua Puji Astuti Handayani SH MH yang didampingi hakim anggota Sulistiyono SH MH dan Zainuri SH MH, mengatakan bahwa sidang akan dilanjutkan kembali setelah 1 minggu kedepan. | Aston

antara Andreas dengan Yoshitomo soal jual beli emas batangan . Dengan rayuan Andreas mengatakan bahwa Satu batang emas berat 1 kg seharga USD.54.000. Korban Yoshitomo tergiur dengan bisnis itu dan memesan sebanyak 15 batang emas dan disepakati untuk pembayaran barang secara bertahap. Kemudian pembayaran dilakukan Yoshitomo yakni bulan Agustus 2011 tiga tahap sejumlah Rp.70 juta, bulan September empat tahap, 60.000 JPY, 4.500 USD, 2000 USD dan 1000 USD.Dan bulan Oktober 2011, tujuh tahap ditransfer dari HSBC Hongkong ke BCA Indonesia a/n Felisa Candrakirana yakni, 50.000 USD, 10.000 USD, 20.000 USD dan 10.000 USD dan tunai 12.000 uSD, 3000 USD, 1.330.000 HKD.

Terdakwa Lie Winarto Soediono divonis bebas di Pengadilan Negeri Jakarta Utara, padahal dengan kasus yang sama dia pernah dijatuhi hukuman penjara selama 3 tahun di Pengadilan Negeri Jakarta Barat. Jakarta, Trans - Aneh bin ajaib! Begitulah kalimat yang diucapkan keluarga korban kasus penipuan saat mendengarkan vonis bebas yang dibacakan oleh majelis hakim Pengadilan Negeri Jakarta Utara, yang dipimpin Mangapul Girsang SH MH, didampingi hakim anggota Eko Susanto SH MH, dan Purwanto SH MH. Terdakwa Lie Winarto Soediono, yang mantan residivis dengan kasus yang sama, malah divonis bebas. Terdakwa Lie Winarto Soediono pun tampak tersenyum dengan sumringah. Seketika itu juga dia langsung maju untuk memberikan salam kepada majelis hakim. Di pihak lain, Untung Sentosa (korban) bersama dengan

anggota keluarganya, di luar persidangan, mengatakan bahwa vonis yang dibacakan oleh majelis hakim di luar batas kewajaran alias tidak masuk akal. Selain dirinya sendiri, menurut Sentosa sudah banyak orang (korban) yang mengalami kerugian hingga mencapai ratusan juta. Merasa tidak puas dengan putusan majelis hakim tersebut, Untung Sentosa (korban) bersama dengan anggota keluarganya itu pun berniat akan melaporkannya ke Mahkamah Agung (MA) dan ke Komisi Yudisial (KY). “Kalau memang demikian kasus penipuan yang ditangani oleh majelis hakim yang lainnya, juga seharusnya dijadikan kasus perdata saja,” ucapnya dengan nada yang kesal. Modus penipuan yang dilakukan oleh terdakwa Lie Winarto Soediono ini, memang tergolong unik. Hanya dengan berbekal Bilyet Giro (BG), cek giro dari salah satu bank serta memberi janji keuntungan sebesar 3,5 % setiap bulan, dia pun berhasil memperdayai korbannya. Tidak tanggung-tanggung, Untung Sentosa (korban) yang sudah termakan buaian manisnya mentransfser uang sebesar Rp.220.059.963 secara bertahap melalui rekening milik terdakwa Lie Winarto Soediono. Namun, begitu Untung Sentosa (korban) hendak melakukan pencairan (kliring) di Bank BCA

Sunrise Garden, Jembatan Dua, Pejagalan, Penjaringan, Jakarta Utara atas nama Brata Kamal dengan nomor AR- 223276 senilai Rp.42.500.000 dan nomor AR100.000.000, ternyata ditolak oleh pihak bank. Alasannya, saldo tidak mencukupi dan sudah dinyatakan hilang. Bahkan, dua lembar Bilyet Giro (BG) Bank Permata D’ Best Kelapa Gading, Jakarta utara atas nama Arya Tantra Wijaya senilai Rp.22.000.000 dan dua lembar cek Bank Mandiri KK Jakarta Pejagalan senilai Rp. 50.750.000, sudah ditutup oleh pihak bank. Sebelum kasus ini disidangkan, terdakwa Lie Winarto Soediono sudah pernah diadili di kantor Pengadilan Negeri Jakarta Barat dalam kasus yang sama dan dijatuhi hukuman pidana selama 3 tahun penjara. Namun, begitu kasus ini disidangkan di Pengadilan Negeri Jakarta Utara, Majelis hakim yang menangani perkara tersebut, malah menyatakan bahwa perbuatan yang dilakukan oleh terdakwa Lie Winarto Soediono sama sekali tidak terbukti bersalah. Padahal, dalam sidang yang sebelumnya, terdakwa Lie Winarto Soediono sudah mengakui bahwa perbuatan yang dilakukannya itu, bukanlah semata-mata untuk mencari keuntungan pribadi. Hal itu terpaksa dilakukan, karena dirinya sedang membutuhkan biaya untuk modal usaha.

Jaksa Penuntut Umum (JPU) Ristu Dermawan SH mengatakan bahwa perbuatan terdakwa Lie Winarto Soediono telah terbukti bersalah melakukan tindak pidana secara melawan hukum, dengan memakai nama palsu atau martabat palsu, dengan tipu muslihat, ataupun serangkaian kebohongan, menggerakkan orang lain untuk menyerahkan barang ataupun sesuatu kepada dirinya, atau memberi hutang maupun menghapuskan piutang. Dengan demikian terdakwa melakukan penipuan seperti yang tertuang dalam Pasal 378 KUHP, sehingga dituntut agar dijatuhi hukuman pidana selama 3,6 tahun penjara dikurangi selama terdakwa berada di dalam tahanan, dan terdakwa agar tetap ditahan. Senin (9 September 2013) pukul 13.30 Wib, dalam musyawarah majelis hakim yang dipimpin oleh Mangapul Girsang SH MH, yang didampingi hakim anggota Eko Susanto SH MH dan Purwanto SH MH, mengatakan bahwa perbuatan yang dilakukan oleh terdakwa Lie Winarto Soediono bukanlah merupakan perbuatan penipuan. Melainkan, hanya perbuatan ingkar janji semata. Kasus yang sedang dialami oleh terdakwa Lie Winarto Soediono itu, merupakan perkara perdata. Karena tidak terbukti bersalah melakukan tindak pidana penipuan seperti yang dituduhkan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU),

majelis hakim itu pun akhirnya sepakat untuk memberikan vonis bebas, serta Memerintahkan kepada Jaksa Penuntut Umum (JPU), agar terdakwa Lie Winarto Soediono segera dibebaskan dari Rumah Tahanan Negara (Rutan) serta membebankan biaya perkara kepada negara. Majelis hakim juga mengatakan agar barang-bukti segera dikembalikan kepada Untung Sentosa (korban), yakni berupa Bilyet Giro (BG) Bank BCA Sunrise Garden dengan nomor AR- 223276 tanggal 30-9-2010 senilai Rp. 42.500.000, dan Bilyet Giro (BG) Bank BCA Sunrise Garden dengan nomor AR- 223277 tanggal 31-102010 senilai Rp. 100.000.000 atas nama Brata Kamal. Selain itu, Bilyet Giro (BG) Bank Permata D’Best Kelapa Gading dengan nomor 070717 senilai Rp. 12.000.000 dan Bilyet Giro (BG) Bank Permata D’Best Kelapa Gading dengan nomor 026447 senilai Rp. 10.000.000 atas nama Tantra Wijaya berikut dengan 2 lembar cek Bank Mandiri dengan nomor EW- 324345 tanggal 10-112010 senilai Rp. 24.500.000, dan nomor EW- 324346 tanggal 14-112010 senilai Rp. 26.250.000, serta 1 lembar Surat Keterangan Penolakan (SKP) dari pihak Bank. Begitu mendengarkan hasil musyawarah dari Majelis hakim, Jaksa Penuntut Umum (JPU) Ristu Dermawan, SH langsung mengatakan, “pikir-pikir...” | Aston

Dituding Ikut Menggelapkan Barang Milik Perusahaan

Anggota Polisi Dihadapkan Ke Persidangan Jakarta, Trans - Tugas sebagai anggota polisi yang diamanatkan kepada Rusli Setiawan alias Rusli bin Muhammad Awi, ternyata tidak bisa dijalankan dengan baik. Ya, hanya karena ingin mendapatkan keuntungan semata, ia nekad dan ikut serta menggelapkan barang milik sebuah perusahaan. Akibat perbuatannya, ia pun dihadapkan di persidangan dengan status sebagai terdakwa. Penggelapan barang milik perusahaan yang dilakukan oleh terdakwa Rusli Setiawan alias Rusli bin Muhammad Awi ini, berawal saat dirinya menerima telepon dari terdakwa Wasimin Samikarto. Dalam inti pembicaraannya, terdakwa Wasimim Samikarto pun menawarkan barang berupa besi scrup milik PT Master Steel kepada terdakwa Rusli Setiawan alias Rusli bin Muhammad Awi. Seketika itu juga, terdakwa Rusli Setiawan alias Rusli bin Muhammad

PENERBIT: Bina Interaksi Ekonomi Pers SK/MENPEN/1496/SIUPP/Jakarta 22 Juli 1999; ALAMAT REDAKSI: Jl. Teratai 3 Blok i 3/23 Taman Modern, Pulogebang, Cakung, Jakarta Timur 13960; Telepon: (021) 46836848; Fax: (021) 46824807; Rekening Bank Mandiri KCP Bekasi 125.00.0569340.3 a/n Drs. Syaiful Nazar; NPWP: 01.917.755.9407-000; Kode Seri Faktur Pajak: EFCXV - 407; E-mail: korantransaksi@yahoo.co.id; www.korantransaksi.com; Percetakan: PT. Temprina Media Grafika Tambun (Jawa Pos Group) (Isi diluar tanggung jawab percetakan)

Awi langsung mengatakan setuju. Selanjutnya, terdakwa Rusli Setiawan alias Rusli bin Muhammad Awi itupun, menghubungi saudara Mastur (DPO). Padahal, barang yang sedang dimuat dari UTC 1, Tanjung Priuk itu, seharusnya diantarkan kepihak PT Master Steel yang berada di daerah Pulo Gadung. Namun, atas bujukan dan iming-iming uang sebesar Rp.2.300.000 seperti yang dijanjikan oleh Saipul (DPO), terdakwa Sanusi bin Said dan terdakwa Suryadi bin Sanudin yang juga diadili dalam berkas terpisah, malah membawa barang milik PT Master Steel tersebut ke PT Mempawa Dipta yang berlokasi di Jalan Tugu, Koja, Jakarta Utara. Begitu sampai dilokasi, terdakwa Rusli Setiawan alias Rusli bin Muhammad Awi langsung melakukan pendekatan (koordi-

Pihak perusahaan PT Master Steel mengalami kerugian sebesar Rp.39.920.000,nasi) dengan saksi Eko Handoyo untuk melakukan pembongkaran. Selanjutnya, barang milik PT Master Steel itu pun dimasukkan kedalam mobil Fuso. Akibat perbuatan terdakwa Rusli Setiawan alias Rusli bin Muhammad Awi, pihak perusahaan PT Master Steel mengalami kerugian sebesar Rp.39.920.000. Jaksa Penuntut Umum (JPU) Rolando Ritonga SH mengatakan

bahwa perbuatan terdakwa Rusli Setiawan alias Rusli bin Muhammad Awi telah terbukti bersalah dan melanggar Pasal 372 KUHP, Pasal 56 KUHP, Pasal 53 ayat (1) ke-1 KUHP tentang penggelapan dan Pasal 480 ayat (1) tentang penadahan yang diancam dengan hukuman pidana selama 4 tahun penjara. Begitu mendengarkan isi surat dakwaan yang dituduhkan kepada terdakwa Rusli Setiawan alias Rusli bin Muhammad Awi (kliennya), Samsuddin SH dan Selamat Tambunan SH yang ditunjuk sebagai penasehat hukum terdakwa, mengatakan bahwa mereka akan mengajukan nota keberatan (eksepsi). Selasa (17 September 2013), dalam inti surat/nota keberatan (eksepsi) yang dibacakan oleh penasehat hukum terdakwa, mengatakan bahwa surat dakwaan yang dibacakan Jaksa Penuntut

Umum (JPU) tidak sesuai dengan fakta dan hasil penyelidikan yang dilakukan oleh aparat kepolisian Polres Metro Jakarta Utara. Oleh karena itu, surat dakwaan yang dibacakan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) dinilai batal demi hukum. Setelah mendengarkan isi surat keberatan (Eksepsi) dari penasehat hukum terdakwa tersebut, Jaksa Penuntut Umum (JPU) Rolando Ritonga SH langsung mengatakan bahwa ia akan mengajukan tanggapannya secara tertulis. Hakim ketua Richard Silalahi, SH, MH yang didampingi hakim anggota Sucipto SH, MH dan Henry Tarigan SH, Mhum, mengatakan bahwa untuk mendengarkan tanggapan dari Jaksa Penuntut Umum (JPU), maka sidang akan dibuka dan dilanjutkan kembali setelah 1 minggu kedepan. | Aston

Dewan Penasehat: Mayjend TNI (Purn) H Syamsu Djalal SH, MH, Mayjend TNI (Purn) H Asril H Tanjung SIp, Brigjend TNI (Pur) Indra Yudono, Drs H Muslim Kasim Ak MM, Rekson Sitorus SH, Drs H Sofyan Abdurrachman, Alam P Simamora SH MH, H Ismail Ibrahim SH, Fafinaldi SH MH, Mbah Abdullah, Yeye Suteja, Rudy Suwandi; Penasehat Hukum: Aristo Muranda SH, Alfan Effendi SH, Hendry Halim SH, Aman Simamora SH MH; Pemimpin Umum: Syaiful Nazar; Pemimpin Perusahaan: M Rechan RR, SDs; Pemimpin Redaksi/ Penanggung Jawab: Ali Rahmat Siregar; Wakil Pemimpin Umum: C Herry SL; Wakil Pemimpin Perusahaan : Elman Sihombing; Redaktur Pelaksana: Lorayati Debataraja; Dewan Redaksi: Syaiful Nazar, M Rechan RR, Elman Sihombing, C Herry SL, Ali Rahmat Siregar, Harris Fadhillah Abbas; Suwin, Wongso, Art Direktur: Rofiq; Sekretaris Redaksi: Intan Gunasari; Sirkulasi dan Periklanan: Saskia Maulida Redaktur Senior: Drs Syamsul Bachri SH; Daniel Saputra Htb SE, Redaktur Eksekutif: Onangego Chandra Maruhawa, Roni Pandapotan, Iwan Koto, Yulianti Rahmi Purnamawati ST, F Safan Akom BA, Meidi MM,Iwan Koto, Ongen Geser, T Maemun, Drs Lendi Agustinus, T Jamal Oteng, Firman Kelana, Budi Rotoliu SE, Sesilia Ciby SH, Kaharudin Taslim, Sukun Tjohan, Satiri, Romanus Ramang, Nasan. Penempatan Tugas Liputan Wartawan: Sekretariat Negara-RI: Syaiful Nazar; KPK: Syaiful Nazar, C Herry SL; Kemenkumham: Elman Sihombing, Onangego Chandra Maruhawa; Mabes POLRI: Syaiful Nazar, C Herry SL; Kemenkeu: M Rehan ESDM: Rechan R, M Zikri; Kemenhub - Pelindo:.... Kemenakertrans/BNP2TKI: Syaki Chevalier; Kemendiknas: Meidi Mulya; Kemendagri : --; Ditjen Bea & Cukai: ----- Seni & Budaya: Suryati; Fotografer: Aboot; Staf Redaksi: Bonggar Simamora, H. Roosman, Aston Darwin SP, Freddy Fatinasa Maruhawa, Gaus Kaisuku, Muhammad Fadhiludin, Ilham Ramdhani; Tumonggo Tua Lubis. Kontributor: Hartono, S Hadiyanto, Bachtiar, Dede Ardian, Mahmudin. Wartawan Profesional Tunjukan Jati Diri Pemberitahuan Kepada Seluruh Kepala Perwakilan/Biro KORAN TRANSAKSI, nama dan wilayah tugas liputan WARTAWAN tercantum pada boks halaman masing-masing. Harap maklum, Terima Kasih.


HALAMAN 3

KORAN TRANSAKSI THN 13

TRANS JABOTABEK

NO. 276. ‰ TH XIII SENIN, 23 SEPT - 6 OKT 2013

Sertijab KUA Kecamatan Jatiasih | KUA Tidak Hanya Layani Pernikahan Bekasi, Trans - Kepala KUA yang menjabat berjalan sekitar 16 bulan itu dan baru saja menyelesaikan pembangunan aula digantikan oleh kepala KUA yang baru. Penggantian jabatan itu hanya berpindah dari KUA Kecamatan Bekasi Utara ke KUA Kecamatan Jatiasih, Kota Bekasi, Jawa Barat. Serah terima jabatan (Sertijab) pun telah dilaksanakan dengan khidmat, dengan dihadiri oleh Kepala Kantor Kementerian Agama

Kota Bekasi, unsur pimpinan Muspika Kecamatan Jatiasih, ketua MUI Kota Bekasi, segenap tokoh agama dan tokoh masyarakat jatiasih. H Adum HM MM selaku kepala KUA Jatiasih yang lama dan digantikan oleh H Madinah HL MM, tampaknya tidak menunjukkan kekecewaan dalam acara sertijab tersebut. “Buat saya sebagai PNS dan abdi negara dari kementrian agama, dimanapun saya ditugaskan senantiasa siap. Soal

pembangunan aula yang baru saja saya selesaikan itu adalah bagian dari tugas. Saya berharap agar pimpinan yang baru terus merawat, melengkapi segala kekurangan-kekurangan yang belum sempat saya selesaikan, demi pelayanan yang lebih baik lagi bagi umat,” harapnya. Sedang H Madinah HL MM selaku kepala KUA baru menyatakan kesiapannya untuk melayani masyarakat dengan sebaik-baiknya

dalam segala hal. “Bukan hanya doa, tetapi juga administrasi maupun ukhuwah Islamiah. Termasuk menyiapkan segala perlengkapan kantor yang belum ada dan perlengkapan pernikahan yang akan dilakukan di aula kantor,” Seluruh program yang sudah dilakukan oleh pimpinan terdahulu, kata H Madinah, siap akan dilanjutkannya semaksimal mungkin. “Saya juga akan melakukan pembinaan

kepada para petugas untuk menghindari atau meminimalisir segala kesalahan yang akan berimplikasi terhadap masalah hukum nantinya, demi pelayanan prima terhadap masyarakat,” tuturnya. Sedangkan Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Bekasi, H Abdul Rosyid, dalam sambutannya mengatakan bahwa KUA bukan hanya melayani dan mencatatkan masalah pernikahan, tetapi banyak

Perusahan Coran Beton Didemo, Pengecoran Jalan Dilaksanakan Karena mengharapkan adanya perbaikan jalan, sampai bermimpi warga masyarakat Kampung Cijambe Desa Rido Galih, Kec. Cibarusah, Kabupaten Bekasi. Bekasi, Trans – Samin telah bertahun-tahun mengharapkan adanya perbaikan jalan di lingkungannya. Warga Kampung Cijambe RT.002/004 Desa Rido Galih, Kecamatan Cibarusah, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, ini bahkan merasa dirinya sudah seperti bermimpi di siang hari bolong. Letaknya daerah tempat tinggal Samin memang berbatasan dengan daerah Kabupaten Cianjur. Kesan yang dirasakannya, masing-masing pemerintah daerah saling mengandalkan untuk memperbaiki jalan itu. Akhirnya, perbaikan jalan yang diharapkannya terwujud juga. Proyek tersebut dikerjakan oleh pihak ketiga, CV Catur Rangga.

FOTO | KASLIM

Warga Kampung Cijambe Desa Rido Galih, Kec. Cibarusah, Kabupaten Bekasi, sangat antusiuas membantu para pekerja perbaikan jalan.

Hari pertama kerja baru pemasangan batu kapur serta pemasangan batu beskos, dan pemasangan papan begesting. Warga Kampung Cijambe sangat antusias membantu pekerjaan iotu, bahkan langsung di pimpin oleh Ketua Dusun 02 Mamad, dan didamping oleh Marta selaku Ketua RW.04. Setelah pekerjaan itu selesai, warga dan para pekerja perbaikan

jalan lingkungan, serta pengawas Ibu Enen, Neang, dan konsultan Didi menunggu datangnya kendaraan mobil molen. Semua setia menunggu dari mulai terbenamnya matahari, larut malam, hingga pagi hari. Mobil molen tersebut tidak kunjung datang, bahkan sampai satu minggu tidak datang juga. Menunggu sampai hari kedelapan warga Kampung Cijambe

rupanya sudah tidak sabar. Di hari kedelapan, warga pun berbondong-bondong, dengan didampingi ketua dusun dan ketua RW mendatangi Kantor PT Intan Beton, perusahaan pembuat coran beton. Mereka ingin mempertanyakan, kenapa beton tidak dikirim, padahal dana sudah diberikan sebelum pekerjaan dimulai. Sesampainya di kantor peru-

sahaan tersebut, ketua dusun dan warga, menunmpahkan segala kekecewaannya. Mereka marahmarah. “Pulangin ajah uang yang sudah masuk. Saya kan udah bayar, kenapa tidak dikirim,” ujar kepala dusun berteriak. Kepala dusun dan warga kemudian mencari salah satu pegawai perusahaan yang menerima uang, yakni Ibu Lili, namun tidak ditemukan di lokasi perusahaan itu. Akhirnya, Ibu Fitri, salah satu perwakilan dari PT Intan Beton, menemui warga dan kepala dusun. Pengiriman mobil molen dilaksanakan. Begitu mobil molen bergerak menuju ke lokasi pengecoran, para warga mengiringi dari belakang. Namun, kepala dusun, ketua RW masih menunggu di kantor PT Intan Beton, karena khawatir pengirimannya tidak maksimal. Setibanya mobil molen di lokasi, para warga bertepuk tangan dan bergembira. “Triak urang hentu sulit dei jualan awi, ampel jeng enteu ngendong dei anak urang lamun balik gawe peting teh ti yundai sareng ti cilengsi. Ayena jalanna tos hade, walaupun mengerjakan kegiatan perbaikan jalan lingkungan keadaan hujan rintik rintik, kami (warga) tetap antusias mendampingi para pekerja,” tutur seorang warga. | Kaslim

Jambore Di Desa Sukahurip

Pramuka Menciptakan Kader Bangsa Memiliki Kepedulian & Kemandirian Bekasi, Trans - Gerakan Pramuka sebagai gerakan kepanduan praja muda karana mempunyai tugas pokok untuk menyelenggarakan pendidikan kepramukaan bagi kaum muda Indonesia, dalam menumbuhkan kesadaran bersama sama membangun negeri ini. “Hal itu sesuai dengan misi gerakan pramuka, yaitu mengembangkan program program yang dapat menyelesaikan masalahmasalah generasi muda dan kemasyarakatan, sehingga gerakan pramuka dapat menjadi kader bangsa yang memiliki kepedulian dan kemandirian,” ujar Jamaludin Malik SPd, Ketua Panitia Jambore Gerakan Pramuka Kwartir Ranting (Kwaran) Kecamatan Sukatani, di areal pertanahan Tata Kota Desa Kampung Pulo Kukun, Desa Su-

kahurip, Kecamatan Sukatani, Kabupaten Bekasi – Jawa Barat.Propinsi Jawa Barat, yang luasnya kurang lebih satu hektar Jamaludin Malik, yang juga Kepala Desa Sukahurip itu berharap kepada Pemerintahan Kecamatan Sukatani dan Pemerintahan Kabupaten Bekasi, agar jambore ini dijadikan kegiatan rutin setiap tahun. “Tentunya diselenggarakan di desa kami. Sebab, di Kecamatan Sukatani sudah tidak ada lagi lahan yang dapat dijadikan untuk kegiatan jambore,” ungkapnya. Jadi, lanjut Jamaludin Malik, pemerintahan daerah diharapkan dapat menunjang fasilitasnya seperti sarana air bersih, MCKA, serta sarana lainnya. “Di sini, untuk kegiatan pramuka belum rata, dan masih ber-tela dan banyak kobak

Jambore Di Desa Sukahurip.

FOTO | KASLIM

yang harus diurug, serta pemasangan Tembok Penahan Tanah (TPT) supaya lahan yang ada tidak habis tergerus air hujan atau longsor, abrasi, dan di-tepas oleh para petani yang sedang mencangkul perbatasan lahan sawahnya,” ujarnya. Kegiatan Jambore Gerakan

Pramuka Kwartir Ranting (Kwaran) Kecamatan Sukatani berlangsung sejak tanggal 13 September 2013 hingga tanggal 15 September 2013. Jambore dalam rangka HUT Pramuka Ke-52 tahun ini tertinggal satu bulan lebih, karena HUT Pramuka tanggal 14 Agus-

tus 2013 bertepatan dengan bulan suci Ramadhan. Tampak hadir dalam jambore tersebut Tripida Kecamatan Sukatani, Kepala Desa Sukahurip, Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Sukahurip, UPTD Pendidikan, UPTD Kesehatan, Kwartir Cabang (Kwarcab), Kwartir Kecamatan, Kwaran Pembina Pramuka, serta para peserta pramuka yang ada di Kecamatan Sukatani, yakni (Sekolah Dasar (SD) sampai Sekolah Lanjut Tingkat Atas (SLTA) yang berjumlah 132 pangkal dari 65 Gugus Depan). Tingkat SDN/SDS, SDI/MIN/ MI yang berjumlah 38 sekolah. SMPN/SMPI MTSN/MTS berjumlah 16 sekolah, dan SMAN/ SMAS, MA, dan SMK yang berjumlah 11 sekolah. | Kaslim

fungsi lainnya seperti menangani masalah kerukunan umat dan antar umat beragama, pencatatan akte hibah, dan bimbingan pelayan haji. “Namun hal yang paling penting adalah lakukan segala sesuatu sesuai aturan yang berlaku dan senantiasa berkoordinasi dengan aparatur pemerintahan lainnya dengan sebaik-baiknya demi pelayanan prima terhadap masyarakat,” ujarnya tegas. | Muchtar Q

HUKUM

Surat Tuntutan Pelaku Penipuan Gagal Dibacakan Jakarta, Trans - Surat tuntutan yang hendak dibacakan rupanya belum selesai, sehingga sidang lanjutan kasus penipuan dilakukan oleh terdakwa Ernawati SE itu kepada korban Drs Suseno Djahri, yang penah ditugaskan di Kantor Kedutaan Besar (Dubes) Bangkok, kembali ditunda di Pengadilan Negeri Jakarta Utara. Adapun modus penipuan yang dilakukan oleh terdakwa Ernawati SE i berawal saat dirinya berhasil membelikan 1 unit apartement untuk Drs Suseno Djahri (korban) yang berlokasi di daerah Tanah Abang, Jakarta Pusat. Tidak lama kemudian, terdakwa Ernawati SE menjumpai Drs Suseno Djahri (korban), yang saat itu sedang ditugaskan di kantor Kedutaan Besar (Dubes) Bangkok, Thailand, untuk meminjam modal usaha sebesar Rp.350.000.000. Karena sedang tidak mempunyai uang dalam bentuk rupiah, Drs Suseno Djahri (korban) berjanji akan memberikan bantuan modal tersebut dalam bentuk dollar. Drs Suseno Djahri dengan terdakwa Ernawati SE masih mempunyai hubungan keluarga. Namun, dalam sidang sebelumnya, terdakwa Ernawati SE mengatakan bahwa dirinya sama sekali tidak pernah menerima uang maupun pinjaman modal usaha dari Drs Suseno Djahri (korban). Namun, dia mengaku bahwa setiap kali ada pertemuan di hotel maupun di tempat khusus yang lainnya, dirinya sering diberikan uang. Karena, antara dirinya dengan Drs Suseno Djahri (korban), sudah lama menjalin hubungan asmara (affair). Terdakwa Ernawati SE juga mengungkapkan bahwa Drs Suseno Djahri (korban) juga pernah mengatakan agar dirinya mau dan segera bercerai dengan suaminya. Bahkan, karena hubungan asmara (perselingkuhan) dengan Drs Suseno Djahri itu diketahui oleh suaminya, maka biduk rumah tangganya pun kini diambang kehancuran. Kamis (19 Setember 2013), Jaksa Penuntut Umum (JPU) Ireine R Korengkeng SE SH MH mengatakan bahwa surat tuntutan yang ditujukan kepada terdakwa Ernawati, SE itu, ternyata belum bisa dibacakan. Oleh karena itu, ia memohon agar diberikan waktu selama 1 minggu. Atas permintaan dari Jaksa Penuntut Umum (JPU) tersebut, hakim ketua Mangapul Girsang SH MH yang didampingi hakim anggota Eko Susanto SH MH dan Raden Anton Widyo Priyono SH MH, akhirnya sepakat dan akan melanjutkan jalannya persidangan setelah 1 minggu ke depan. | Aston

W ART AW AN PROFESIONAL ARTA TUNJUK AN JA TI DIRI TUNJUKAN JATI Biro Kota Bekasi : Geoffrey, Muchtar Biro Kabupaten Bekasi : Kaslim Kusyairi, Indah Widaningsih, Nunu Erlangga.

Kasus Kepemilikan Narkotika

Penasehat Hukum Terdakwa Minta Hadirkan Saksi Mahkota Jakarta, Trans - Sidang lanjutan kasus kepemilikan narkotika atas nama terdakwa Zainuddin Taqwa, di Pengadilan Negeri Jakarta Utara, kembali memanas. Usai berdebat dengan Jaksa Penuntut Umum (JPU), kini penasehat hukum terdakwa kembali berdebat dengan saksi penangkap. Pasalnya, keterangan yang diberikan oleh saksi penangkap itu, dinilai tidak sesuai dengan keterangan anggota timnya sendiri. Perlu diketahui, bahwa penangkapan yang dilakukan oleh anggota polisi dari Badan Narkotika Nasional (BNN) terhadap terdakwa Zainuddin Taqwa, berawal setelah tersangka Asri Wijaya berhasil ditangkap di sekitar toilet Area Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) yang berlokasi di Asrama Haji, Pondok Gede, Jakarta Timur. Dari dalam tas milik tersangka Asri Wijaya ditemukan pil ekstacy sebanyak 9 butir. Usai digeledah, menurut

pengakuan tersangka Asri Wijaya, dirinya hanya disuruh oleh temannya yang saat itu sedang menginap di Hotel Cempaka Baru, Koja, Jakarta Utara untuk mengambilkan narkotika tersebut. Berbekal informasi yang diberikan oleh tersangka Asri Wijaya, anggota polisi dari Badan Narkotika Nasional (BNN) itu pun langsung menuju ke lokasi. Setelah sampai, terdakwa Zainuddin Taqwa yang sedang beristirahat di Hotel Cempaka Baru, Kamar No. 229, Koja, Jakarta Utara itu pun ditangkap. Ketika digeledah, dari badan (tubuh) terdakwa Zainuddin Taqwa, sama sekali tidak ditemukan narkotika. Namun, dari atas meja kamar hotel tersebut ditemukan narkotika jenis sabu-sabu seberat 0,004 gram. Detik itu juga, tersangka Asri Wijaya dan terdakwa Zainuddin Taqwa berikut dengan barang-buktinya dibawa ke Markas Besar (Mabes) Polri untuk diperiksa.

Berdasarkan hasil pemeriksaan tim laboratoris Badan Narkotika Nasional (BNN), hasil test urine untuk terdakwa Zainuddin Taqwa dinyatakan negatif. Sedangkan untuk tersangka Asri Wijaya, hasilnya dinyatakan positif. Namun, status penahanan terhadap terdakwa Zainuddin Taqwa, masih saja tetap dilakukan. Di hadapan majelis hakim, saksi Suhardi yang merupakan anggota polisi dari Badan Narkotika Nasional (BNN) mengatakan, bahwa ia kenal dengan terdakwa Zainuddin Taqwa pada saat melakukan penangkapan saja. Saksi Suhardi mengatakan, pada 9 April 2013 yang lalu, ia bersama dengan anggota tim yang lainnya, mendapatkan informasi bahwa di sekitar Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) yang berlokasi di Asrama Haji, Pondok Gede, Jakarta Timur akan diadakan transaksi narkotika secara besar-besaran. Begitu melihat gerak-gerik seorang lelaki yang baru saja

keluar dari dalam toilet SPBU tersebut, mereka pun langsung melakukan penangkapan. Ketika digeledah, dari dalam tas tas seorang lelaki yang diketahui bernama Asri Wijaya, memang ditemukan 9 butir pil ekstacy. Ketika itu, tersangka Asri Wijaya mengaku, dirinya hanya disuruh oleh temannya yang sedang menginap di Hotel Cempaka Baru, Koja, Jakarta Utara untuk mengambilkan narkotika tersebut. Selanjutnya, saksi Suhardi bersama dengan anggota timnya itu pun langsung pergi ke lokasi. Setibanya di Hotel Cempaka Baru, Koja, Jakarta Utara, dari tangan terdakwa Zainuddin Taqwa ditemukan narkotika jenis sabusabu seberat 0,04 gram. Saksi Suhardi juga mengatakan, hasil yang dilakukan oleh tim laboratoris Badan Narkotika Nasional (BNN) menyimpulkan bahwa test urine untuk terdakwa Zainuddin Taqwa dinyatakan positif. Sedangkan untuk tersangaka Asri Wijaya dinyatakan negatif.

Begitu mendengarkan keterangan dari Saksi Suhardi, Jonri Simanjuntak SH dan Sammaruddin Manulang SH yang ditunjuk sebagai penasehat hukum terdakwa mengajukan pertanyaan, “Saudara saksi, apakah boleh seorang anggota polisi melakukan penangkapan diluar batas wilayah kerjanya sendiri?” Dengan enteng, saksi Suhardi pun menjawab, “Boleh”. Penasehat Hukum terdakwa itu pun kembali untuk melanjutkan pertanyaannya, “Saudara saksi, bagaimana mungkin saudara bisa mengatakan bahwa hasil test urine yang ditujukan kepada terdakwa Zainuddin Taqwa itu positif?” Saksi Suhardi pun menjawab, “berdasarkan informasi dari pihak penyidik.” Sementara itu, menurut keterangan saksi Monang yang juga merupakan anggota polisi dari Badan Narkotika Nasional (BNN), sebelum penangkapan terhadap terdakwa Zainuddin Taqwa dilakukan, mereka ter-

lebih dahulu berhasil menangkap tersangka Asri Wijaya disekitar Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) yang berlokasi di Asrama Haji, Pondok Gede, Jakarta Timur. Saat digeledah, dari dalam tas milik tersangka Asri Wijaya ditemukan 9 butir pil ekstacy. Saksi Monang juga mengatakan, ketika mereka sudah sampai di Hotel Cempaka Baru, Kamar No.229, narkotika jenis sabu-sabu itu memang sudah ada terletak di atas meja. Setelah diperiksa di laboratorium Mabes Polri, hasil test urine untuk terdakwa Zainuddin Taqwa dinyatakan negatif. Sedangkan untuk tersangka Asri Wijaya, hasilnya dinyatakan positif. Saksi Monang menambahkan bahwa pihaknya memang sengaja melepaskan tersangka Asri Wijaya. Setelah mendengarkan keterangan dari saksi Monang, penasehat hukum terdakwa itu menilai bahwa ada sesuatu yang terkesan disembunyikan oleh kedua saksi tersebut saat

melakukan penangkapan terhadap terdakwa (kliennya). Oleh karena itu, penasehat hukum menghimbau agar majelis hakim yang memeriksa perkara bisa menghadirkan saksi mahkota, agar kronologis seputar penangkapan terhadap terdakwa (kliennya) bisa terungkap dengan jelas. Rabu, 18 September 2013, pukul 13.00 wib, ternyata Jaksa Penuntut Umum (JPU) Wahyu Oktaviandi SH belum bisa menghadirkan saksi mahkota tersebut ke persidangan. Dia memohon agar majelis hakim, berkenan untuk memberikan waktu. Atas permintaan Jaksa Penuntut Umum (JPU) tersebut, hakim ketua Sucipto SH MH yang didampingi hakim anggota Richard Silalahi SH MH dan Henry Tarigan SH. Mhum, mengatakan bahwa sidang yang beragendakan untuk mendengarkan keterangan saksi mahkota akan dibuka dan dilanjutkan kembali setelah 1 muinggu ke depan. | Aston


HALAMAN 4

KORAN TRANSAKSI THN 13

TRANS JABOTABEK

NO.276. ‰ TH XIII SENIN, 23 SEPT - 6 OKT 2013

Transportasi Umum Jakarta Akan Bikin Iri Pengguna Mobil Pribadi Jakarta, Trans - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta berjanji akan mengeluarkan berbagai jurus untuk melawan kebijakan mobil murah. Salah satunya akan memanjakan pengguna kendaraan umum, sehingga membuat iri pengguna kendaraan pribadi. Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama mengatakan salah satu cara menangkal kebijakan mobil murah yang dikhawatirkan akan memperparah kemacetan lalu lintas di Jakarta, adalah dengan

memberikan transportasi massal yang enak, nyaman, cepat, dan murah bagi warga Ibu Kota. “Saya enggak tahu secara pasti berapa penambahan volume kendaraan bermotor di Jakarta. Tapi yang penting transportasi massalnya enak dan nyaman. Kalau di dalam busnya nyaman, orang Jakarta nyaman, tiap 10 menit bus ada, nanti orang yang macet di jalan karena naik mobil pribadi akan iri sama pengguna bus umum,” kata Basuki di Balai Kota

DKI, Jakarta, Rabu (18/9). Rencana membuat iri pengguna kendaraan pribadi, menurut mantan Bupati Belitung Timur ini sudah dmulai dengan membangun koridor busway 13 dengan rute CiledugWarung Buncit. Jalur koridor 13 akan dibuat layang atau elevated dan dikhususkan untuk bus Transjakarta. Tidak boleh dilalui kendaraan pribadi. “Jalur itu tidak ada untuk mobil, hanya untuk jalur bus. Nanti kan

lama-lama kamu juga iri kan. Naik mobil macet, naek bus enak, kosong dan lewat tanpa macet. Pasti akhirnya kamu putuskan meninggalkan mobil,” ujarnya. Apalagi, ke depannya pemilik kendaraan mobil pribadi harus membayar pajak kendaraan yang cukup mahal. Belum lagi penerapan jalan berbayar elektronik atau electronic road pricing (ERP) dengan tarif tinggi sekitar Rp 100.000 sekali jalan. Penerapan ERP ini lebih men-

guntungkan Pemprov DKI Jakarta. Pasalnya, Pemprov akan mendapatkan pemasukan dari pembayaran ERP. Misalnya, ada 500 ribu mobil yang masuk ke Jakarta melalui ERP, dengan tarif Rp 100.000, maka Pemprov DKI akan mendapatkan pemasukan Rp 50 miliar per hari. “Itu satu hari loh kita bisa dapat Rp 50 miliar. Saya bisa buat naik bus gratis seluruh Jakarta, kalau ERP jalan. Kalau orang mau belagu kan, naik mobil murah tapi harus tahan

bayar ERP Rp 100.000 sekali lewat. Bayar aja sekali jalan Rp 200.000 atau enam juta sekalian. Nah duitnya kita kasihkan untuk bus gratis saja. Jadi orang merasa tidak mau naik mobil, ya naik kendaraan umum,” paparnya. Karena itu, Pemprov DKI akan menambah jumlah angkutan umum di Jakarta mencapai 3 ribu unit pada tahun depan. Sehingga, warga bisa terlayani dengan jumlah bus umum yang semakin banyak tersebut. | Rechan

Inspektorat Bekasi Selidiki Pemalsuan Data 400 CPNS

PENDIDIKAN

Team Penilai Lomba Sekolah Sehat (LSS) Wilayah II Provinsi Jawa Barat

Dugaan sementara ada keterlibatan ‘orang dalam’ pada pemalsuan dokumen persyaratan CPNS Kategori II ini. FOTO | GF

Istri wakil walikota Bekasi (Tengah), Kepala Dinas Pendidikan Dr. H. Encu Permana, Kabis Kesos Kota Bekasi H. Achmad Yani, S.Pd, M.Si, Kabid Dikdas Dr. H. Inayatullah, Siti Sundari, S.Pd, M.Si sebagai Kepala Sekolah dari SDN Duren Jaya XIV.

Bekasi, Trans - SDN Duren Jaya XIV Kelurahan Duren Jaya, Kecamatan Bekasi Timur meraih Juara I Lomba Sekolah Sehat se-Kota Bekasi. Prestasi ini diraih berdasarkan penilaian yang diberikan oleh Team Penilai dari Provinsi Jawa Barat sebanyak lima orang, yakni dari Dinas Pendidikan, Dinas Kesehatan, Biro Yansos Setda Jabar, dan Kementerian Agama. Saat Tim Peniali dari Provinsi Jawa Barat tiba langsung disambut meriah oleh siswa dan siswi SDN Duren Jaya XIV, dengan menampilkan beberapa atraksi kesenian seperti jaipong dan lainnya. Usai melakukan penilaian, Team Penilai disambut lagi dengan kemeriahan orgen tunggal dan paduan suara dari siswa-siswi SDN Duren Jaya XIV.Menurut Siti Sundari, S.Pd, M.Si sebagai Kepala Sekolah dari SDN Duren Jaya XIV bahwa sekolahnya tersebut sudah menang di tingkat Kota Bekasi sebagai Juara 1 dan sekarang penilaian untuk wilayah II Provinsi Jawa Barat, di antaranya Kabupaten Bekasi, Kabupaten Karawang, Kabupaten Purwakarta, dan Subang. Siti Sundari pun optimis sekolahnya akan masuk ke tingkat berikutnya. Optimisme yang sama juga disampaikan oleh Ketua Team Penilai H. Sapro Sopy SH M.Si BKPP wilayah II Provinsi Jawa Barat. “Apabila SDN Duren Jaya XIV menang akan masuk tingkat Provinsi Jawa Barat yang terdiri dari 26 Kabupaten/Kota, yaitu wilayah IV. SDN Duren Jaya XIV cukup baik ditinjau dari keseluruhan kriteria seperti Trias UKS yaitu pendidikan kesehatan, pelayanan kesehatan di lingkungan sekolah sehat,” ujarnya. Acara itu dihadiri oleh Istri H. Achmad Sayikhu Wakil Walikota Bekasi, Kepala Dinas Pendidikan Kora Bekasi Dr. H. Encu Hermana, MM, Kabid Dikdas Dr. H. Inayatullah, Kabis Kesos Kota Bekasi H. Achmad Yani, S.Pd, M.Si, Kepala Dinas Kesehatan Kota Bekasi dr. Hj. Anne, M.SE, Camat Bekasi Timur Lukman Hakim, S.Ip, M.Si, Lurah Duren Jaya Rusli, SE, M.Si, Ketua Kwartir Ranting Kecamatan Bekasi Timur dan Sekaligus Anggota DPRD Kota Bekasi Ronny Hermawan, Seluruh Kepala Sekolah se-Bekasi Timur, RW dan RT setempat dan Ibu PKK. | Geoffrey

Bekasi, Trans – Dugaan kasus pemalsuan data 400 calon

Pegawai Negeri Sipil (CPNS) kategori II di Pemerintahan Kota Bekasi, Jawa Barat, kini menjadi sorotan. Banyak pihak-pihak yang diduga ikut bermain dalam pemalsuan data ini, termasuk di antaranya ‘orang dalam. Kini, Tim Inspektorat Kota Bekasi, Jawa Barat, tengah mengusut dugaan kasus pemalsuan data 400 calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) kategori II di wilayah setempat. “Kami telah membentuk tim investigas khusus unutk menangani dugaan kasus ini,” ujar Kepala Inspektorat Kota Bekasi, Cucu Syamsudin, di Bekasi, Sab-

tu (21/9). Menurutnya, sesuai laporan Komite Guru Bekasi (KGB) disebutkan pelaku pemalsuan dokumen yang mencapai 400 orang tersebut dengan tujuan mempercepat proses pengangkatan menjadi PNS. “Dugaan sementara ada keterlibatan ‘orang dalam’ pada pemalsuan dokumen persyaratan CPNS Kategori II ini,” katanya. Menurutnya, tim investigasi itu terdiri dari perwakilan Inspektorat, Badan Kepegawaian Daerah (BKD), dan seluruh perwakilan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD).

“Temuan calon PNS fiktif ini menyebar di semua SKPD. Sehingga kita libatkan pewakilan SKPD. Meskipun dari data awal, yang paling banyak dugaan pemalsuan adalah di Dinas Pendidikan,” ujarnya. Pembina KGB, Rahmatullah, mengatakan dari hasil investigasi yang dilakukan oleh timnya ditemukan sekitar 400 nama fiktif calon PNS katagori II dari 4.431 nama yang diajukan oleh Pemkot Bekasi. Kategori fiktif yang dimaksud adalah pemalsuan masa kerja, dan orang yang bersangkutan memang tidak ada. “Keba-

Pemprov DKI Diminta Bijak Sikapi Keluhan PKL Kota Tua Jakarta, Trans - Penataan pedagang kaki lima (PKL) di sekitar kawasan wisata Museum Fatahillah, Kota Tua, Jakarta Barat yang dilakukan Pemprov DKI Jakarta hingga kini masih menyisakan persoalan. Pasalnya, banyak PKL yang sudah berjualan cukup lama di kawasan Kota Tua justru tidak tertampung. Pedagang yang tidak tertampung ini mencoba mengadukan nasibnya kepada Fraksi PDI Perjuangan DPRD DKI Jakarta. Budi Prawira, Koordinator Paguyuban Pedagang Museum Fatahillah, mengatakan, sebenarnya pedagang mendukung upaya penataan yang dilakukan Pemprov DKI Jakarta. “Kami sepakat data yang ditata sebanyak 260 tenda. Namun ternyata, kebanyakan mereka bukan pedagang. Kami sejak diberikan izin, berjumlah 700 pedagang,” ujar Budi, usai audiensi dengan Fraksi PDI Perjuangan, di Gedung DPRD DKI, Selasa (17/9). Budi mengungkapkan, saat Pemprov DKI Jakarta akan memberikan bantuan tenda berukuran 3x3 meter, pedagang awalnya menyambut positif. “Tapi, kenyataannya ukuran tendanya bukan 3x3. Bahkan, banyak pedagang yang tidak kami kenal. Dan pengurus koperasinya juga

bukan pedagang,” keluhnya. Seharusnya, kata Budi, penataan PKL di Kota Tua itu mensejahterakan pedagang. Tapi yang terjadi di lapangan justru sebaliknya. “Kita sudah mengadukan surat penolakan, tapi tetap saja kondisinya tidak berubah. Seakan-akan keluhan pedagang tidak direspon Pemprov DKI,” bebernya. Menanggapi keluhan pedagang, Wakil Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD DKI, Boy Bernadi Sadikin, mempertanyakan Pemprov DKI

Lomba Gugus Tingkat Kota Bekasi Tahun 2013 SDN Duren Jaya XIV Gugus III Mewakili Kecamatan Bekasi Timur Bekasi, Trans - SDN Duren Jaya XIV dari wilayah Gugus III diputuskan untuk mewakili Kecamatan Bekasi Timur dalam Lomba Gugus Tahun 2013 Tingkat Kota Bekasi. Sekolah ini juga baru saja meraih prestasi membanggakan, yakni Juara 1 Lomba Sekolah Sehat Tingkat Kota Bekasi. “SDN Duren Jaya XIV layak untuk ikut dalam lomba mewakili gugus lainFOTO | GF Pembina Gugus dan ketua Gugus, kepala sekolah nya untuk dan tim penilai tingkat Kota Bekasi. Tingkat Kota Bekasi,” ujar gugus juga Suwilah S.Pd), 2. SDN Duren Kepala ditunjang Jaya V (Kepala Sekolah: RidSekolah d e n g a n wan Fauzi, S.Pd), 3. SDN DuS D N SDN Im- ren Jaya VI (Kepala Sekolah: Duren bas lain Nurhayati S.Pd), 4. SDN Duren J a y a y a n g Jaya VII (Kepala Sekolah: Amar XIV, Siti mempu- S.Pd), 5. SDN Duren Jaya XI Sundari nyai po- (Kepala Sekolah: Tatang SaS.Pd M.Si, tensi baik. marna S.Pd), 6. SDN Duren Jaya yang juga Sebagai pe- XII (Kepala Sekolah: Nurhasan Ketua Gugus nunjang atau S.Pd M.Si), 7. SDN Duren Jaya III, kepada KoSD Imbasnya XIII (Kepala Sekolah: Mamah ran Transaksi, ada delapan S.Pd), 8. SD Cendrawasih (KeSiti Sundari SPd, MSi belum lama ini. SDN, yakni 1. pala Sekolah Hj Aisyah S.Pd), kepala sekolah SDN Duren Jaya XIV (kanan) Siti Sundari SDN Duren dan SD Ananda (Kepala S.Pd M.Si men- bersama Kepala Sekolah Jaya IV (Kepa- Sekolah): Munpringatun S.Pd). SDN VI Nurhayati SPd. jelaskan lomba la Sekolah: Hj Pusat kegiatannya dilak-

Duduki Lahan K osong, Kosong, 179 Anggota Ormas Diamankan

FOTO | IST

PKL Kota tua.

sanakan di SDN Duren Jaya XIV. Sedangkan Team Penilai Tingkat Kota Bekasi adalah H. Sugiono, M.M.Pd, H. Suwarna, S.Ag, H. Junanry,S.Pd. Menurut keterangan H. Sugiono, M.Pd dan Drs H. Chaidir Wadjdi—yang juga sebagai Pembina Gugus dan untuk sementara menggantikan K.a UPTD Dinas Pendidikan Bekasi Timur H. Ade Abdullah M.MPd karena sedang menjalani pendidikan di Bandung, bahwa kriteria dalam penilaiaan Lomba Gugus Tingkat Kota Bekasi adalah Managemen Gugus Sekolah (MGS), Kegiatan Belajar mengajar (KBM), Sarana dan Prasarana, serta Peran Partisipasi Masyarakat. Salah satu sekolah imbas yang ikut dinilai untuk menunjang gugus tersebut adalah SDN Duren Jaya VI. “Kebetulan sekolah kami (SDN Duren Jaya VI) baru saja mengikuti Akreditasi, dan mendapat Akriditasi A, dengan nilai 93,” ungkap Nurhayati, S.Pd, Kepala SDN Duren Jaya. | Geoffrey

nyakan adalah memalsukan masa kerja di bawah tahun 2005, sehingga bisa memenuhi syarat pemberkasan. Padahal setelah kita telusuri, mereka rata-rata bekerja di atas 2006,” katanya. Pihaknya berencana melaporkan data tersebut ke Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara (Kempan) untuk ditindaklanjuti. “Lolosnya data fiktif ini karena keteledoran BKD. Hal ini akan menciptakan celah terjadinya titip-menitip peserta, terutama mereka yang memiliki hubungan khusus dengan para pejabat Pemkot Bekasi,” kata Cucu. | Bonggar

mengapa tidak mengakomodir sebagian besar pedagang lama yang tergabung dalam paguyuban. “Jangan sampai timbul kesan ada pihak-pihak yang bermain dalam penataan PKL,” ujarnya. Boy mengharapkan Pemprov DKI Jakarta bersikap lebih arif dan bijak dalam penataan PKL di kawasan Kota Tua. “Pemprov DKI harus lebih arif dan bijak mendengarkan keluhan pedagang yang tergabung dalam paguyuban,” pintanya. | Aston

Jakarta, Trans - Sebanyak 179 anggota organisasi kemasyarakatan (ormas) Banten diamankan petugas Tim Pemburu Preman Polres Jakarta Barat di kawasan Kedoya Pilar, Kelurahan Kedoya Selatan, Kecamatan Kebonjeruk, Jakarta Barat. Mereka Diamankan petugas, karena selain berusaha menduduki lahan kosong juga membawa senjata tajam hingga meresahkan warga sekitar. “Tindakan mengamankan ke-179 anggota ormas tersebut kami lakukan karena berusaha untuk mengamankan lahan kosong di wilayah tersebut,” ujar AKP M Marbun, Kanit Krimum Polres Metro Jakarta Barat, Sabtu (21/9). Selain mengamankan 179 anggota ormas, pihaknya juga mengamankan sebanyak tujuh orang anggota ormas yang kedapatan membawa senjata tajam berupa parang, samurai dan pedang. “Dari total jumlah tersebut, sebanyak tujuh orang kami amankan karena membawa senjata tajam. Saat ini semuanya sedang kami lakukan pemeriksaan di Polres Jakarta Barat,” jelasnya. Syamsul (45) warga setempat menuturkan, ditangkapnya para anggota ormas terkait perebutan penguasaan lahan kosong di lokasi tersebut yang selama ini dikuasai oleh sekelompok pemuda dari daerah Indonesia Timur. “Kejadiannya sekitar pukul 09.00. Ormas yang jumlahnya ratusan tersebut tiba-tiba datang menyerang belasan kelompok pemuda Indonesia Timur yang selama ini menguasai lahan tersebut. Karena tidak seimbang belasan pemuda tersebut melarikan diri hingga lahan tersebut dikuasai ormas Banten. Tapi, tidak lama polisi datang dan langsung mengamankan ratusan anggota ormas Banten tersebut ke polres,” tandas Syamsul. | Her

Halal Bihalal & HUT RI Ke-68

Kebersamaan Itu Indah Bekasi, Trans - Malam puncak Halal Bihalal yang dirangkai dengan memperingati HUT RI ke-68 di laksanakan di lingkungan RT 01/012, Kelurahan Duren Jaya, Kecamatan Bekasi Timur, 7 September 2013. Acara berlangsung dengan sangat meriah. “Kita mengambil tema ‘Kebersamaan dalam MemperjuaFOTO | GF ngkan Kemrdekaan’. KebersaPanitia HUT RI dan Halal bi Halal, Karang Taruna RT 01 bersama ketua RT. maan itu indah, kita semua bisa merdeka. Dengan persatuan diri dari Karang Taruna RT 01 Acara berlangsung sangat dan kesatuan itulah dan Ibu PKK RT 01, merakyat, karena panitia meyang disebut kewarga RT 01. nampilkan lomba joget, dengan bersamaan “ T e r i m a menyewa gerobak dangdut kedan dengan kasih juga liling, yang dihadiri seluruh kebersak e p a d a warga RT 01 dan ketua RW 12 maan pula para do- Iskandar. Namun, sangat disaysegala senatur ya- angkan Lurah Duren Jaya Rusli suatu dang telah SE MSi tidak dapat hadir berpat dilakikut ber- hubung ada acara di tempat sanakan,” partisipa- yang lain. ujar Tommy, si, sehingDalam acara tersebut dibagiketua panitia ga malam kan hadiah untuk berbagai pelaksana. puncak di macam perlombaan, seperti lomSedangkan RT 01 terlaksa- ba makan kerupuk, dan kelereng Ketua RT 01 Geofna dengan baik. yang dilaksanakan untuk anak, frey, dalam kata sam- Ketua RT 01, Geoffrey Mari kita pertah- dan perlombaan untuk orang butannya mengu- mengikuti lomba joget. ankan kebersa- dewasa. Ada juga selain itu ada capkan banyak terima maan ini,” ujar ke- juga pembagian door price unkasih kepada panitia yang ter- tua RT 01. tuk warga. | Geoffrey


HALAMAN 5

KORAN TRANSAKSI THN 13

TRANS JABOTABEK

NO. 276. ‰ TH XIII SENIN, 23 SEPT - 6 OKT 2013

RT & RW Diminta Pantau Pelajar Yang Berkeliaran Tengah Malam Jakarta, Trans - Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki ‘Ahok’ Tjahaja Purnama menegaskan untuk mengantisipasi maraknya para pelajar yang berkeliaran tengah malam, pengurus Rukun Tetangga (RT) dan Rukun Warga (RW) diminta melakukan pengawasan. Salah satunya dengan melakukan kontrol pada remaja yang keluar malam di lingkungannya.

“Lebih baik RT atau RW-nya yang mengontrol lingkungannya. Kalau ada anak pelajar keluar tengah malam ke jalan raya, petugas pengamanan lingkungan harus tanya kepada anak pelajar itu,” kata Ahok di Balai Kota DKI, Jakarta, Kamis (12/9). Mantan Bupati Belitung Timur ini menilai RT dan RW belum efektif menangani permasalahan sosial di

lingkungan. Terbukti, masih adanya ditemukan oknum pengurus RT dan RW yang melakukan jual sewa lapak dan pungutan parkir liar. “Tidak semua efektif. Malah ada oknum RT atau RW yang melakukan hal-hal yang tidak benar seperti jual sewa lapak dan pungutan parkir liar,” ujarnya. Karena itu, Ahok mengharapkan

lurah dan camat bisa lebih turun ke bawah lagi untuk memantau RT dan RW di wilayahnya masing-masing. Bila menemukan pengurus RT atau RW yang tidak bagus, lurah dan camat harus berani untuk mencopot mereka dari jabatannya. “Kalau bisa penjarakan juga, kalau misalnya ada yang sewain tanah negara dan sebagainya. Tapi

seperti itu harus dilakukan secara bertahap, harus disiapkan semuanya. Kalau tidak begitu, tidak akan beres-beres,” tuturnya. Menurutnya pengawasan mandiri harus diterapkan sebab tidak bisa seluruhnya mengandalkan personel Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) DKI. Keterbatasan jumlah Satpol PP yang hanya mencapai

Kontraktor Pembangunan GOR Koja Dievaluasi Ketika dilakukan pengecoran, ada kesalahan fatal saat menyelesaikan pembangunan tangga, sehingga peristiwa ambruknya tangga tersebut terjadi dan melukai enam pekerjanya. Jakarta, Trans - Paska ambruknya bangunan Gelanggang Olahraga Remaja (GOR) Koja beberapa waktu lalu, Dinas Olahraga dan Pemuda (Disorda) Bangunan Gelanggang Olahraga DKI Jakarta akan mengevaluasi kinerja kontraktor pelaksana Kok bisa terjadi hal seperti itu. proyek tersebut. Pihak kontrak- Artinya, kerjaan anda bagaimator juga diminta na terhadap proyek bertanggungini?,” ujar Rationo, jawab menyeleMinggu (22/9). saikan proyek seDikatakan Ranilai Rp 22 miliar tiono, pihaknya tersebut, dengan tetap akan mengcatatan hasil pegunakan jasa konkerjaan yang lebtrkator tersebut ih baik. lantaran perusaKepala Disorhaan itu merupada DKI Jakarta, kan pemenang leRationo menulang tender pemturkan, saat ini, bangunan GOR kasus tersebut Kepala Disorda DKI Koja. Namun, piJakarta, Rationo masih dalam haknya akan mempenyelidikan pihak kepolisian. inta jaminan agar peristiwa seruMeski begitu, pihaknya tetap pa tidak terulang. melakukan evaluasi internal terRationo juga mengklaim, penhadap kontrkator. “Kita akan gawasan yang dilakukan terevaluasi pelaksana proyeknya. hadap proyek pembangunan

FOTO | IST

Remaja (GOR) Koja yang ambruk, belum lama ini.

GOR Koja sudah sesuai standard operating procedure (SOP). “Pengawasannya ada dari konsultan perencana, konsultan pengawasan, dari Suku Dinas Perumahan DKI dan dari Disorda DKI. Itu rutin dilakukan,” ucapnya. Diakui Ratiyono, saat dilakukan pengecoran, ada kesalahan fatal saat menyelesaikan pembangunan tangga sehingga peristiwa ambruknya tangga tersebut terjadi dan melukai enam pekerjanya. “Saat pengecoran terjadi kesalahan fatal. Tapi ini bukanlah kecelakaan yang disengaja,” kilahnya. Seperti diketahui GOR Kecamatan Koja yang dalam proses pembangunan, tiba-tiba ambruk pada bagian tangga Kamis (19/ 9) lalu, sekitar pukul 17.30. Se-

banyak enam pekerjanya terpaksa dilarikan ke rumah sakit lantaran tertimpa bangunan ambruk. Kadisorda DKI Akan Diperiksa Paska ambruknya Gelanggang Olahraga Remaja (GOR), Koja, Jakarta Utara, di Jl Balai Rakyat, Kelurahan Tugu Selatan, polisi masih melakukan penyelidikan penyebab ambruknya tangga utama bangunan tersebut. Setelah sebelumnya empat orang dari pihak pelaksana proyek diperiksa, selanjutnya penyidik akan memanggil Kepala Dinas Olahraga dan Pemuda (Disorda) DKI Jakarta, Ratiyono. Kapolres Metro Jakarta Utara, Kombes M Iqbal, menjamin pihaknya akan menyelesaikan

kasus ini sampai tuntas. Hingga kemarin polisi sudah meminta keterangan dari empat orang saksi. Mereka adalah pimpinan proyek berinisial MI (36) dan wakil pimpinan proyek HS (50), serta dua pekerja bangunan Mus (35) dan Om (35). Selain mereka, katanya, belum ada yang dimintai keterangan lagi. Iqbal menambahkan, pihaknya juga sudah menyiapkan pemanggilan terhadap pihak pemprov sebagai pemilik proyek. Namun demikian, ia tidak merinci secara pasti kapan waktu pemeriksaan itu dilakukan. “Iya (Kadisorda) akan kita panggil juga,” katanya, Sabtu (21/9). Menurutnya, pemanggilan dilakukan untuk melengkapi keterangan terkait penyebab robohnya tangga utama yang mengakibatkan enam pekerja tertimpa dan terkurung puing bangunan. Pemeriksaan nanti untuk menyelidiki kemungkinan adanya unsur kelalaian. Kemungkinan tersebut termasuk kelalaian terkait komposisi coran, hingga mengakibatkan bangunan tersebut ambruk. Selain itu, katanya, pihaknya juga masih menunggu hasil pemeriksaan Puslabfor Mabes Polri yang sebelumnya sudah melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP). Setelah hasil keluar, nantinya akan dicocokkan dengan keterangan para saksi. Sedangkan hasil pemeriksaan sementara, penyebab kecelakaan karena kesalahan saat pembetonan tangga utama yang menghubungkan lantai satu dan lantai dua. “Sampai saat ini belum ada yang ditetapkan menjadi tersangka,” jelasnya. | Rechan/Firman K

PKL Akan Dibuatkan Kios Khusus di Jl Sudir manThamr in Sudirmanman-Thamr Thamrin Jakarta, Trans - Sejak lama Jl Jenderal Sudirman dan Jl MH Thamrin dikenal sebagai pusat perkantoran dan bisnis yang menjadi urat nadi perekonomian ibu kota. Namun, di bawah pemerintahan Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo, kawasan itu akan dijadikan lebih humanis, tidak hanya bagi pelaku bisnis besar. Tapi juga bagi para pelaku usaha kecil seperti pedagang kaki lima (PKL). FOTO | IST Wakil Gubernur DKI Basuki T Purnama Jakarta, Basuki T Purnama mengatakan, saat ini lingkungan dan pergaulan di DKI Jakarta kurang humanis, hal itu lantaran banyaknya pagar-pagar tinggi di berbagai gedung. Untuk itu, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta merencanakan akan melakukan pemugaran pagar pemisah di antara gedung-gedung pencakar langit itu. Daerah pertama yang akan dimulai dan dijadikan contoh adalah di sekitar Jl Jenderal Sudirman dan Jl MH Thamrin. Selain itu, untuk menambah keakraban, akan dibangun pula kios pedagang kaki lima (PKL) 24 jam di kawasan tersebut. “Rencananya, ada kios khusus di Sudirman yang buka 24 jam, ada tempat duduknya pula. Itu yang kita lakukan agar interaksi antar manusianya bagus,” ujar Basuki, saat menyampaikan kuliah umum di SMA Kanisius, Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (21/9). Menurut mantan Bupati Belitung Timur itu, nantinya di setiap kios dan sudut gedung akan dipasangi CCTV. Hal itu dilakukan agar tidak ada orang yang berbuat hal yang tidak diinginkan. “Jadi bisa dibedakan mana yang duduk-duduk atau pacaran,” ujarnya. Ditambahkan Basuki, pihaknya juga akan melakukan pengawasan terhadap pedagang kaki lima dan akan melakukan tindakan tegas apabila pedagang tersebut tidak bisa menjaga kebersihan dan menyebabkan kekumuhan. “Kios kecil khusus PKL yang bersih dan tertata, apabila buang minyak sisa penggorengan sembarangan, kita tindak. Kalau buang sampah sembarangan, kita tindak. Tidak nurut, kita depak,” tegasnya. Namun, untuk kapan realisasi pemugaran dan pembangunan kios tersebut, Basuki tidak mengatakan secara spesifik lantaran hal itu baru diwacanakan dan masih dalam tahap pengkajian. “Belum tahu, masih dikaji,” tandasnya. I Rechan

7.000 orang saja tidak akan mampu menjaga sekitar tujuh juta orang di jalan raya. “Kita tidak mungkin menggunakan sistem pager ayu terus. Kita mau jaga berapa? Mau jaga tujuh juta orang di jalan? Tidak mungkin. Makanya harus ditegakkan hukum, kalau melanggar harus ada sanksinya,” ungkap Ahok. | Firman K

TRANSPORTASI

FOTO | IST

Petugas gabungan dari Suku Dinas Perhubungan dan Satlantas Jakarta Pusat melakukan penertiban parkir kendaraan liar di badan jalan dan trotoar di bawah jalan layang Roxy, Jakarta, Selasa (17/9).

Dishub DKI Tindak Langsung Pelanggar Parkir Liar Jakarta, Trans - Dinas Perhubungan DKI Jakarta menyatakan akan langsung menindak para pengguna kendaraan bermotor yang parkir di badan-badan jalan di seluruh wilayah ibu kota. “Parkir liar di badan jalan oleh kendaraan roda dua dan roda empat di Jakarta kini makin marak, sehingga berdampak pada arus lalu lintas yang menjadi terhambat dan juga merugikan pengguna jalan lainnya,” kata Kepala Dishub DKI Udar Pristono di Jakarta, Kamis (19/9). Oleh karena itu, menurut Pristono, keberadaan parkir liar di badan jalan harus dihilangkan dan pihaknya akan melakukan penindakan langsung terhadap para pelanggar parkir. “Bagi para pengguna kendaraan yang parkir di badan jalan, terutama di jalan yang terdapat rambu-rambu lalu lintas, baik rambu Dilarang Parkir (P Coret) maupun rambu Dilarang Berhenti (S Coret), maka akan kita lakukan penindakan,” ujar Pristono. Dia menuturkan penindakan tersebut, di antaranya ditilang oleh polisi lalu lintas (polantas) dan kendaraan akan diangkut atau diderek untuk dipindahkan ke tempat lain. “Jenis penindakan lainnya, yaitu kita akan menggembok atau merantai ban kendaraan, mengempiskan ban kendaraan serta mencabut pentil ban kendaraan yang parkir di badan-badan jalan,” tutur Pristono. Untuk kendaraan yang di cabut pentil bannya, lanjut dia, maka pentilnya akan diamankan di kantor Dishub atau Suku Dinas (Sudin) Perhubungan di lima wilayah ibukota. “Setelah pentil ban dicabut, selanjutnya kita akan menempel stiker pemberitahuan yang menyebutkan bahwa pentil ban kendaraan tersebut telah dicabut dan disimpan oleh Dishub DKI,” kata Pristono. Pristono mengungkapkan bagi para pemilik kendaraan yang pentil bannya telah dicabut dapat menghubungi kantor-kantor Dishub atau Sudin Perhubungan Wilayah untuk mengambil pentilnya. “Tindakan ini diharapkan dapat memberikan efek jera bagi pengguna kendaraan yang sering parkir di badan jalan dan melanggar rambu-rambu yang sudah ada. Sehingga, pelanggar merasa lelah mendorong-dorong kendaraannya, dan ke depannya akan berfikir untuk tidak lagi memarkirkan kendaraanya di badan jalan,” tambah Pristono. Dishub DKI menghimbau kepada para pengguna jalan agar dapat menyesuaikan pengaturan lalu lintas yang ditetapkan, mematuhi rambu-rambu lalu lintas dan petunjuk petugas di lapangan serta mengutamakan keselamatan di jalan. | Ankela Bare Simamora

Pajak Kendaraan Bermotor di Jawa Barat Akan Naik

Saluran Penghubung Di Tambora Dipenuhi Sampah Jakarta, Trans - Warga yang bermukim di RW 07 Kelurahan Jembatan Lima, Kecamatan Tambora mendesak Sudin Kebersihan Jakarta Barat untuk segera mengeruk sampah di saluran penghubung yang menghubungkan Kali Cibubur dengan Kali Krendang. Terlebih, sudah hampir sepuluh tahun saluran penghubung itu tidak berfungsi lantaran dipenuhi sampah. Saluran selebar 4 meter itu kini kondisinya dipenuhi sampah hampir sepenjang 5 meter. Alhasil, saat hujan deras, saluran itu kerap meluap hingga merendam hunian warga. “Ini sudah berlangsung selama 10 tahun. Kami sudah bosan mengadukannya, tapi hingga kini tak kunjung ada realisasinya dari instansi terkait,” ujar seorang warga setempat, Jumat (20/9). Lurah Jembatan Lima, Jumadi

mengatakan, pihaknya terkendala oleh peralatan yang terbatas untuk melakukan pembersihan saluran tersebut. Hal tersebut, juga diperparah oleh rendahnya tingkat kesadaran warga yang masih membuang sampah ke dalam saluran penghubung terrsebut. “Kami pernah mengangkat sampah menggunakan tiga truk besar dari saluran itu,” katanya. Pihaknya, kata Jumadi, juga sudah berkoordinasi dengan Sudin Kebersihan dan Sudin PU Tata Air untuk segera mengangkut sampah tersebut. “Sebab, jika terus dibiarkan kami khawatir akan terjadi banjir atau menimbulkan benih penyakit,” tandasnya. Kepala UPK Pesisir dan Pantai Dinas Kebersihan DKI Jakarta, Budi Karya menambahkan, pembersihan sampah di saluran air dimuali dari hulu hingga hilir.

Pengerahan perahu dimulai pada 16 Oktober mendatang dengan mengerahkan 20 unit terlebih dahulu. Adapun pembersihan sampah tersebut dilakukan secara bertahap dan sudah dimulai sejak awal September. “Karena luas dan banyaknya saluran air di Jakarta, maka kami menanganinya tidak secara manual, tapi menggunakan alat memadai. Seperti penyediaan 25 perahu,” kata Budi Karya. Selain perahu, pihaknya juga juga menyiapkan 39 truk guna mengangkut sampah dari air tersebut. “Kalau semuanya sudah bersih, pada 2014 tentu tinggal perawatannya saja. Kami berharap semua lapisan masyarakat mau menjaga lingkungan bersama. Tanpa ada partisipasi masyarakat, Dinas Kebersihan tidak bisa menjaga kebersihan ibu kota secara maksimal,” tandasnya. | Her

Bekasi, Trans - Siap-siap mengeluarkan uang ekstra bagi Anda pemilik kendaraan bermotor di Jawa Barat. Pasalnya akan ada penyesuaian tarif pajak bagi pemilik kendaraan bermotor di Kabupaten/Kota Bekasi dan kotakota di Jawa Barat mulai Senin, 23 September 2013 nanti. “Bukan kenaikan, tetapi penyesuaian saja,” ujar Kepala Cabang Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda) Provinsi Jawa Barat Wilayah Kota Bekasi, Asep Herman Wijaya, Sabtu (21/9). Dia menyebutkan, penyesuaian tarif pajak itu berkenaan dengan Penetapan Surat Gubernur Jawa Barat Nomor 54 Tahun 2013 tentang Penghitungan Dasar Pengenaan Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Bea Balik Bama Kendaraan Bermotor (BBNKB). “Nantinya ada yang naik dan ada yang turun serta tetap,” ujar Asep Herman. Semua itu sudah dituangkan dalam buku Nilai Jual Kendaraan (NJK) yang dikeluarkan Kemendagri. Kenaikan itu sendiri diperkirakan kurang dari 10 persen dan ini berlaku bagi kendaraan yang keluaran baru. “Perhitunganya sudah memakai sistem komputerisasi. Jadi untuk besaran kenaikan dan turun pajak belum dapat dijelaskan,” ujarnya. Beberapa wajib pajak (WP) mengaku kecewa dengan rencana ini, seperti Tommy. Dia masih belum tahu komponen apa yang naik dan apa saja yang tidak naik. Dia menuturkan boleh saja naik, tetapi dalam pengurusan di Samsat di Jalan Ahmad Yani Kota Bekasi, bisa lebih nyaman. “Parkir saja tidak ada. Terus, pajak 2010 sudah naik, kemudian 2012 ada pajak progresif, “ keluh Tommy. | Bonggar


TRANS EKONOMI

HALAMAN 6

KORAN TRANSAKSI THN 13

NO.276. ‰ TH XIII SENIN, 23 SEPT - 6 OKT 2013

Indonesia Akan Menjadi Penyumbang Defisit BBM Terbesar di Asia Jakarta, Trans - Di tengah-tengah pro dan kontra mengenai mobil murah dan membengkaknya konsumsi energi, Indonesia diprediksi akan menjadi pendorong utama defisit bahan bakar minyak (BBM) di wilayah Asia pada tahun 2018. Demikian disampaikan dalam hasil penelitian lembaga riset energi Wood Mackenzie, Kamis (19/9). “Dari tahun 2012 hingga 2018, defisit BBM Indonesia akan naik dari 340.000 barel per hari (bph) menjadi

420.000 bph,” ujar Sushant Gupta, kepala riset hilir Wood Mackenzie Asia Pasific. Sebagai perbandingan, AS dan Meksiko, yang saat ini menjadi konsumen terbesar BBM di dunia, diprediksi akan mencapai defisit hanya 60.000 bph dari 560.000 bph. Setelah tahun 2018, kedua negara tersebut diperkirakan akan mencatat surplus. “Pada tahun 2018, Asia Pasifik akan bergeser dari surplus 55.000

bph di tahun 2012 menjadi defisit 118.000 bph, didorong terutama oleh Indonesia,” ujar Gupta. “Indonesia akan menjadi penyumbang utama defisit dan akan memainkan peranan penting sebagai penentu harga minyak dunia -sebuah peran yang dipegang oleh AS dalam 10 tahun terakhir,” tambahnya. Indonesia sendiri saat ini sudah mencapai angka defisit terbesar sepanjang sejarah. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat secara ku-

mulatif dari Januari hingga Juli neraca perdagangan defisit US$ 5,65 miliar akibat impor migas Juli 2013 yang naik 17 persen menjadi $4,14 miliar dari bulan sebelumnya. Menurut riset tersebut, pertumbuhan ekonomi Indonesia, bertambahnya jumlah kendaraan, dan subsidi pemerintah akan menjadi faktor utama penyebab bengkaknya konsumsi BBM. “Konsumsi BBM akan menunjukkan pertumbuhan yang sangat pesat dalam periode 2012-

2018 akibat meningkatnya penjualan mobil,” ujar Gupta. “Pertumbuhan penjualan mobil diperkirakan sebesar 7 persen per tahun selama periode 2012-2018, dan rasio kepemilikan mobil akan naik dari 45 (mobil): 1.000 orang menjadi 60: 1.000,” tambahnya. Indonesia juga akan menjadi sasaran ekspor BBM negara-negara Eropa dan AS karena mereka harus membuang surplus mereka ke negara lain.

Menteri Koordinator Perekonomian Hatta Rajasa mengatakan untuk mengatasi masalah ini, pemerintah akan membangun dua kilang minyak. “Kami perkirakan konsumsi energi akan tumbuh 6-8 persen per tahun, jadi kita harus menambah kapasitas,” ujarnya. Salah satu kilang tersebut akan didanai oleh APBN, sedangkan sebuah kilang lagi akan dikerjakan oleh Pertamina bersama dengan Aramco dari Arab Saudi. | NAY

Perlu Solusi Terbaik Mobil Murah

Sri Mulyani Berikan Solusi Benahi Defisit Tr ansak si Ber jalan RI ansaksi Berjalan Bali, Trans - Pemerintah telah mengeluarkan paket kebijakan untuk antisipasi memburuknya perekonomian global. Mantan Menteri Keuangan Indonesia yang saat ini menjabat Direktur Bank Dunia Sri Mulyani menilai persoalan Indonesia saat ini adalah ekspor yang terbatas pada komoditas. Ini FOTO | IST yang menjadi penyebab Sri Mulyani utama terjadinya defisit transaksi berjalan. “Dari sisi neraca pembayaran atau entah itu transaksi berjalan dari sisi ekspor kita kan terbatas pada komoditas,” ungkapnya di sela-sela agenda Apec Finance Minister Meeting di Nusa Dua, Bali, Jumat (20/9). Menurutnya, jika ingin meningkatkan ekspor dan memperbaiki defisit transaksi berjalan, maka pemerintah harus menaikkan daya saing produk dan perluasan sektor industri. “Kalau kita ingin naikkan daya saing dan diversifikasi ekspor kemampuan perluas industri sangat penting. Itu menentukan kebijakan di sektor hulu atau kebijakan fasilitasi infrastruktur dan pendanaan,” jelasnya. Ia mengingatkan pemerintah dalam hal impor barangbarang yang bersifat konsumsi. “Kalau dari sisi komposisi impor walaupun kita sebagian katakan untuk memenuhi suplai, sebetulnya impor bahan baku itu mempengaruhi produktivitas konsumsi, tapi untuk impor barang konsumsi perlu diperhatikan,” ujarnya. Kebijakan struktural yang harus dilakukan pemerintah adalah fokus pada produktifitas, infrastruktur, iklim investasi, reformasi birokrasi, dan kepastian hukum. “Kebijakan struktural adalah kebijakan yang bisa perhatikan produktivitas, terpengaruh infrastruktur, iklim investasi, Indonesia selalu bilang reformasi birokrasi, perbaikan aturan, kepastian aturan, kecepatan pembuatan kebijakan itu sangat penting, simplifikasi dari sisi urusan pusat dan daerah jadi faktor yg pengaruhi kondisi investasi di Indonesia dan pengaruhi produktivitas dan daya saing kita,” kata Sri Mulyani. | Zik

Muhaimin Iskandar Janji Cegah Buruh Di-PHK

Keberadaan mobil murah harus memenuhi kriteria untuk mengurangi penggunaan bahan bakar minyak. Semarang, Trans - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Hatta Rajasa mengatakan perlu ada solusi terbaik untuk semua pihak dalam penerapan kebijakan pemerintah terkait mobil murah ramah lingkungan atau “low cost green car (LCGC)”. “Masukan-masukan dari masyarakat itu bagus untuk didengarkan supaya dapat dicarikan solusi terbaik agar tidak menguras devisa dan dapat mengurangi kemacetan lalu lintas,” katanya di Semarang, Jumat pekan lalu.

FOTO | IST

Pegiat lingkungan yang tergabung dalam “Forum Solo Hijau” membawa poster bertuliskan “STOP EMISI” dalam aksi damai di Gladak, Solo, Jateng, Jumat (20/9). Dalam kaitan dengan aksi Forum Solo Hijau, Menko Perekonomian Hatta Rajasa telah memberi pengarahan tentang kriteria peluncuran Low Cost Green Car atau (LCGC—mobil murah ramah lingkungan), yakni, mengurangi penggunaan BBM, dan mengurangi emisi karbon.

Hal tersebut disampaikan Hatta saat transit di Bandara In-

ternasional Ahmad Yani Semarang, sebelum melakukan kunju-

ngan kerja ke Kota Pekalongan, Provinsi Jateng, untuk mengha-

diri seminar praktik kebijakan inovatif guna mempercepat dan memperluas pembangunan ekonomi di daerah otonom. Menurut Hatta, ada tiga hal penting yang harus dilakukan terkait dengan kebijakan pemerintah tentang mobil murah ramah lingkungan. “Keberadaan mobil murah itu betul-betul memenuhi kriteria untuk mengurangi penggunaan bahan bakar minyak kita, mengurangi efek gas rumah kaca, dan mengikuti ‘road map’ mobil nasional,” ujarnya didampingi Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo. Ia menjelaskan, komponen mobil nasional harus terus meningkat hingga 100 persen, dan tidak tergantung terus dengan impor. “Kita juga harus mengupayakan ini menjadi orientasinya pada ekspor karena, kita bersaing dengan Thailand yang berbasis produksi untuk ekspor,” kata politisi Partai Amanat Nasional itu. | Fiq

Indonesia Usulkan Prioritas Pembangunan Infrastruktur Nusa Dua, Trans - Pemerintah Indonesia mengusulkan untuk memprioritaskan pembangunan infrastruktur sebagai salah satu upaya meningkatkan pertumbuhan ekonomi di kawasan Asia Pasifik. “Usulan Indonesia untuk terus memprioritaskan pembangunan di bidang infrastruktur,” kata Wakil Menteri Keuangan Mahendra Siregar di sela-sela pertemuan Tingkat Menteri Keuangan Kerja Sama Ekonomi Negara Asia Pasifik (APEC) di Nusa Dua, Bali, Jumat pekan lalu.

Menurut dia, selain prioritas pembangunan infrastruktur, pemberian fasilitas kredit perdagangan juga perlu ditingkatkan meskipun banyak bank berskala internasional kesulitan dalam likuiditas. “Perdagangan dan investasi merupakan hal yang penting untuk pertumbuhan ekonomi,” ucapnya. Dia menjelaskan bahwa disamping mendorong gagasan untuk memperbaiki inklusi keuangan untuk memberikan akses besar kepada pengusaha kecil, keterlibatan yang lebih maksimal di sektor usaha kecil

dan menengah juga perlu terus dilakukan. “Itu untuk jangka menengah agar bagaimana kita bisa tetap mempertahankan momentum pertumbuhan ekonomi,” jelasnya. Kondisi ekonomi global menjadi salah satu tema yang mendapat sorotan dari para delegasi dari 21 negara APEC dan sejumlah badan keuangan dunia lain di antaranya Bank Dunia, Asian Development Bank, dan Badan Moneter Internasional (IMF). Sementara itu Direktur Pelak-

sana Bank Dunia, Sri Mulyani Indrawati mengungkapkan bahwa kondisi ekonomi global saat ini bergerak pada fase baru dimana ekonomi negara maju sedang menguat, meskipun tidak sekuat yang diharapkan sebelumnya. “Pertumbuhan negara berkembang melambat, termasuk negara-negara di kawasan Asia Pasifik,” katanya. Bank Dunia mencatat, negara-negara berkembang dan pasar potensil di dalam APEC diprediksi mampu berkontribusi hampir 50 persen terhadap pertumbu-

han ekonomi dunia. Sedangkan pendapatan domestik (GDP) secara global, diproyeksikan meningkat sekitar 2,4 persen pada tahun 2013 dan bertahap menguat hingga sekitar 3,2 persen hingga 3,5 persen pada tahun 2014 dan 2015. “Di negara ekonomi maju, pertumbuhan saat ini pulih karena kebijakan akomodatif. Pertumbuhan pendapatan domestik berubah positif di Eropa, menguat di Amerika Serikat dan sisanya tetap sehat di Jepang,” ucap mantan Menteri Keuangan RI 2005-2010 itu. | SAS

IKNB Syariah Diminta Persiapkan Diri Hadapi Pasar Bebas Asean

FOTO | IST

Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi Muhaimin Iskandar.

Jakarta, Trans - Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi (menakertrans) Muhaimin Iskandar berjanji akan menjembatani buruh dengan perusahaan-perusahaan agar jangan sampai terjadi pemutusan hubungan kerja (PHK). Hal tersebut dilakukan antara lain sebagai bagian instruksi Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). “Pasti kita akan jembatani seluruh perusahaan supaya tidak ada PHK,” kata Muhaimin di kompleks kepresidenan, Jakarta, Senin (16/9). Sementara tuntutan buruh selama ini kata dia selain soal upah adalah mengenai outsourcing. Namun hal tersebut sudah diatur dalam peraturan menteri dan hal itu kata dia tetap akan dijalankan. “Ini kan memang proses ya,” kata dia lagi. | Syaki C

Jakarta, Trans – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengingatkan agar industri keuangan non bank (IKNB) syariah, seperti asuransi syariah, multifinance syariah, dan lain-lain untuk mempersiapkan diri menghadapi Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) pada 2015. Pasalnya, jika tidak menganggapnya serius, IKNB syariah nasional akan kalah diserbu pihak asing. Direktur IKNB Syariah OJK Mochammad Muchlasin mengatakan, saat ini ‘ancaman’ terbesar untuk pasar keuangan syariah nasional yaitu berasal dari Malaysia, Brunei Darussalam, dan Singapura. Pasalnya, ketiga negara tersebut telah memiliki industri keuangan syariah yang telah berkembang pesat. “Penduduk Indonesia ada 250 juta orang, rasanya terlalu

menggiurkan kalau tidak dimasuki oleh mereka. Apalagi, mayoritas pasar kita di mikro, jadi ada tantangan bagi industri untuk mempersiapkan diri,” kata Muchlasin dalam Dialog Tantangan Lembaga Keuangan Syariah Menghadapi Pasar Bersama ASEAN 2015 di Jakarta, Kamis (19/8). Dia mengatakan, sebenarnya IKNB syariah maupun bank syariah nasional memiliki potensi untuk masuk ke pasar luar negeri jika MEA mulai diterapkan. Langkah itu telah dicoba oleh Bank Muamalat dan diharapkan ada bank syariah lain, bahkan asuransi syariah yang bisa mengikuti jejaknya. Namun, dia tidak memungkiri, kendati terdapat kemudahan regulasi untuk ekspansi IKNB syariah di Malaysia dan Singapura, contohnya, banyak

FOTO | ILUSTRASI

Bank Syariah.

hal-hal tidak tertulis yang cenderung menyulitkan. Sebab itu, menurut Muchlasin, sangat perlu untuk industri nasional mempersiapkan diri dan menjaga pasarnya di dalam negeri. “Tentunya sebisa mungkin kami tidak

segampang itu membiarkan mereka (asing) masuk,” imbuh dia. Untuk memperkuat IKNB syariah domestik, lanjutnya, OJK telah mengeluarkan aturan bagi asuransi untuk syariah untuk meningkatkan modalnya menja-

di Rp 50 miliar untuk perusahaan terbatas (PT) full fledge dan Rp 25 miliar untuk unit usaha syariah (UUS) milik asuransi konvensional. OJK juga telah mengeluarkan aturan rasio solvabilitas (risk based capital/RBC) asuransi syariah. Menurut dia, jika perusahaan asuransi syariah lokal kuat dan sehat, maka akan lebih siap untuk bersaing dengan pihak asing. Tidak hanya dari sisi perusahaan, OJK mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) asuransi syariah. “Sekarang standar kompetensi asuransi syariah sudah ada, termasuk konvensional. Yang belum ada itu lembaga untuk sertifikasi profesinya. Kami masih membahasnya dengan asosiasi,” ujar Muchlasin. | Fiq

Tapering Ditunda, Persiapan Pasar Harus Lebih Baik

FOTO | IST

Gubernur Bank Indonesia Agus Martowardojo (tengah) didampingi Deputi Gubernur BI Hendar (kanan) dan Ronald Waas (kiri) memaparkan kebijakan moneter BI terkait stabilitas ekonomi Indonesia, Jakarta.

Jakarta, Trans – Kendati bank sentral Amerika Serikat (AS) atau The Federal Reserve (The Fed) memutuskan untuk menunda pengurangan stimulus moneter (tapering off), Bank Indonesia (BI) tetap melihat pasar harus mempersiapkan diri lebih baik. Pasalnya, ke depannya stimulus moneter tetap akan dikurangi oleh The Fed. Gubernur BI Agus Martowardojo mengatakan, The Fed telah mengkomunikasikan bahwa tapering off akan dilakukan secara bertahap dan memakan waktu yang cukup. Sebab itu, BI menghormati keputusan tersebut untuk tetap melakukan stimulus moneter.

“Indonesia maupun negara berkembang (emerging market) lainnya harus selalu mempersiapkan diri bahwa stimulus akan berkurang. Itu akan berpengaruh terhadap negara-negara di dunia, termasuk Indonesia,” kata Agus ketika ditemui di kompleks perkantoran BI, Jakarta, Jumat (20/9). Menurut Agus, langkah reformasi struktural di dalam negeri juga tidak dapat ditunda, karena lanskap ekonomi dunia bakal berubah. Secara bertahap, kata dia, ekonomi di negara maju akan pulih dan membaik, sedangkan ekonomi di negara berkembang seiring berjalannya waktu akan cukup tertekan. “Ini perlu kita waspa-

dai dengan baik dan kita tetap harus lihat ke depan,” tukas dia. Reformasi struktural yang dimaksudkannya yaitu di aspek moneter, fiskal, dan koordinasinya. Begitu pula dengan reformasi di sisi sektor riil seperti infrastruktur, perburuhan, perizinan, koordinasi pusat dan daerah, serta perbaikan iklim investasi khususnya ekspor. “Kita harus memperbaiki masalah investasi untuk menyediakan lapangan kerja dan meningkatkan ekspor. Jadi, perlu dibangun industri hulu, karena selama ini jika terjadi pertumbuhan ekonomi di Indonesia, ternyata itu membuat impor membengkak,” jelas Agus.

Agus mengungkapkan, terdapat kemungkinan bahwa tingkat bunga di negara maju juga akan meningkat, sehingga akan berdampak pada negara berkembang. Hal itu terutama bagi negara yang memiliki neraca pembayaran yang kurang sehat akan mendapat tekanan lebih tinggi. Di sisi BI sendiri, tegasnya, persiapan telah dilakukan sejak 1,5 tahun yang lalu, karena selama 4 tahun Indonesia menikmati era dana murah akibat melimpahnya likuiditas dari negara-negara maju yang masuk ke emerging market. Ketika stimulus dari negara maju tersebut dihentikan, maka trennya akan berubah. | Fiq


HALAMAN 7

KORAN TRANSAKSI THN 13

SAMBUNGAN

Kantor Pertanahan Kabupaten Bekasi Jemput ...

FOTO | C HERRY SL

Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kab.Bekasi, Dirwan Dachri (kiri) ikut melayani sertifikasi tanah gratis untuk masyarakat di Karang Satria, Kabupaten Bekasi, Kamis (19/9). BPN Kabupaten Bekasi memberikan pelayanan rutin sertifikasi tanah berupa Roya, perubahan hak HGB menjadi hak milik, Peralihan hak, pemecahan, pendaftaran tanah pertama kali, dan pengecekan. BPN menargetkan 10 ribu setifikasi.

Ya, Kantor Pertanahan Kabupaten Bekasi, seperti dikatakan Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Bekasi H Dirwan A Dachri, memang terus berupaya meningkatkan sertifikat lahan di Kabupaten Bekasi, termasuk dengan program Layanan Rakyat Sertifikasi Tanah (Larasita). “Larasita itu layanan rakyat sertifikat tanah. Kita jemput bola ke lapangan. Ini kita manfatkan karena ini termonitor. Ini kantor berjalan. Semua layanan ada di dalamnya. Mau balik nama, mau peningkatan hak, mau buat sertifikat, catat waris,” ujar H Dirwan A Dachri kepada warga Desa Sukamanah, Kecamatan Sukatani saat memberikan sosialisasi program Larasita, belum lama ini. Untuk catat waris, jelas Dirwan, harus ada keterangan waris dari Kepala desa/lurah dan camat serta dua orang saksi. Tidak usah ke pengadilan, karena itu keputusan Mahkamah Agung. “Kalau surat keterangan hilang, buat laporan hilang dulu ke Polsek. Kalau ada kwitansi belum dibuatkan akte, buat dulu akte jual beli ke Camat dengan surat pengantar dari Kepala Desa/Lurah. Kebetulan di sini ada Pak Camat,” terang Dirwan sambil menganggu-

kan kepalanya kepada Camat Sukatani, Suhardja. Bagi warga yang mau menghibahkan tanahnya kepada anaknya, hendaknya jangan kwitansi saja karena menyangkut hak. Kalau hak itu kita alihkan, ada perdatanya, ada administrasinya dan ada pidananya. Kalau kita punya tanah, punya empat saudara, satu tidak setuju, tidak jadi. “Empatempatnya harus memberikan persetujuan. Begitu juga pengalihan hak karena semua ahli waris punya hak disitu,” tandasnya. Pria asal Enrekang Sulawesi Selatan yang baru sekitar tiga bulan menduduki jabatan sebagai Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Bekasi ini, juga menggandeng pihak Bank Rakyat Indonesia (BRI) Kabupaten Bekasi untuk azas pemanfaatan asset reform (sertifikat) atas tanah agar warga yang punya asaha kecil menengah, bisa meminjam dana usaha ke BRI, sehingga tidak menjadi korban rentenir. Menurut mantan Kepala Kantor Badan Pertanahan Nasional(BPN) Kabupaten Serang ini, pihaknya menggandeng BRI dalam sosialisasi sertifikasi agar pelayanan kepada masyarakat tidak hanya sampai

pemberian tanda bukti hak atas tanah saja. Namun, dilanjutkan dengan memberikan fasilitas untuk membuka akses penerima manfaat terhadap modal(akses reform). Bagi masyarakat yang punya usaha dan mau minjam modal usaha ke BRI,BPN menjamin pembuatan sertifikat dengan catatan tidak bermasalah, tidak dalam sengketa batas dengan tetangga, tidak dalam sengketa waris, tidak dalam sita jaminan dan bukan tanah kas desa. “Soal besaran pinjaman ,tergantung kebijakan pihak BRI yang menyesuaikan modal usaha yang diperlukan,kami hanya sebagai penjamin penyelesaian

Kecamatan Muara Gembong. Belum lagi, jembatan milik Provinsi Jawa Barat dan Dirjen Pengairan di Kabupaten Bekasi dalam kondisi rusak berat. Pada APBD 2013 ini perbaikan sudah dilakukan terhadap 70 jembatan, dengan alokasi anggaran yang sudah terserap

Bagikan Tanah dan Setifikat Gratis Terkait dengan upaya untuk modal pengembangan usaha itu, lebih konkrit Kantor Pertanahan Kabupaten Bekasi berencana membagikan tanah dan sertifikat gratis kepada ratusan masyarakat kecil. “BPN punya program peningkatan usaha kecil-menengah (UKM). Kami akan laksanakan sebagai upaya mengembangkan perekonomian masyarakat,” kata Kepala BPN Kabupaten Bekasi Dirwan A Dachri, saat menyosialisasikan program tersebut kepada masyarakat di sela-sela pelaksanaan one day service, pelayanan sertifikat tanah jemput bola, di Desa Sukamanah. Dirwan menuturkan, untuk menyukseskan program pemberdayaan UKM, pihaknya sudah bekerja sama dengan Bank Rakyat Indonesia (BRI). Menurut Dirwan, lahan dan sertifikat yang akan dibagikan diprioritaskan untuk masyarakat berpenghasilan rendah. Pihaknya menargetkan bisa mendistribusikan lahan kepada 100

Kepala BPN Kabupaten Bekasi sedang memberikan penjelasan kepada masyarakat.

N CW Seg er orupsi Di .............. Seger eraa Bongkar Kasus KKorupsi ber Daya Air (DBMPSDA) Kabupaten Bekasi Iman Nugraha, angka tersebut diperoleh dari total jembatan milik Kabupaten sebanyak 430 jembatan. Kondisi jembatan rusak itu terdapat di seluruh wilayah di Kabupaten Bekasi. Misalnya, jembatan yang ada di wilayah

sertifikat,” katanya. Sosialisasi sertifikasi reformasi birokrasi yang dilaksanakan oleh Kantor Pertanahan Kabupaten Bekasi ini akan dilanjutkan ke sejumlah desa yang masyarakatnya awam hukum dan berpenghasilan rendah. “Kita akan sentuh masyarakat bawah, agar mereka tahu akan hak atas tanahnya, dan bisa memanfaatkan asset reformnya (sertifikatnya) untuk modal usaha, sehingga tidak menjadi korban tengkulak,” tandasnya.

sebesar Rp19 miliar. “Kami menduga penggunaan anggaran di sisi ada yang mengundang pertanyaan. Dan, masih banyak lagi kasus-kasu lain yang perlu segera dilaporkan NCW ke Kejaksaan Negeri kabupaten Bekasi,” ujarnya. Di sisi lain, Syaiful menyam-

paikan apresiasi tinggi kepada Tim Satgas Kejaksaan Negeri Cikarang yang sukses menciduk Hendrianto bin Hermanto alias Vicky Prasetyo mantan tunangan pedangdut Zaskia Gotik di Hotel Santika, TMII, Jakarta Timur, Jumat (6/9) lalu. Vicky yang ditangkap sekitar pukul 16.00 WIB itu masuk dalam daftar pencarian orang (DPO). Vicky terbukti bersalah

bidang usaha dengan masingmasing mencapai 200 meter. Lahan dan sertifikat yang dibagikan nanti bisa langsung dijaminkan ke BRI untuk mendapatkan modal usaha. “Selama ini, masyarakat kesulitan mendapatkan pinjaman. Dengan program ini, mereka tidak keluar biaya, tetapi mendapatkan pinjaman. Kita harapkan masyarakat tidak lagi meminjam dana ke tengkulak dan rentenir,” harapnya. Selain itu, lanjut Dirwan, pihaknya akan bekerja sama dengan Pemda Kabupaten Bekasi. “Kalau nanti masyarakat terbebani dengan pajak tanah, kita ingin meminta pemerintah meringankan pungutannya,” imbuhnya. Sales Manager BRI Cikarang Bidang Asuransi Emansyah berjanji akan melayani pelaku UKM yang akan menjaminkan sertifikat tanah. “Kita siap memudahkan pemberian modal,” imbuhnya. Salah seorang warga, Iin, berharap program kerakyatan BPN berjalan. Menanggapi program Kantor Pertanahan Kabupaten Bekasi, pengamat pernahanan nasional, C Herry SL, yang juga salah seorang pendidi LSM Nasional Corruption Watch (NCW) mengatakan bahwa program tersebut bisa meluruskan pandangan sebagian masyarakat selama ini, yang menilai BPN hanya mengurusi masalah tanah. Pihaknya juga membukakan akses dalam mengembangkan pengelolaan lahan. Menurutnya, banyak masyarakat berharap bisa mendapatkan kemudahan mendapatkan modal. Saya juga berharap program jemput bola one day service terus dilaksanakan, agar masyarakat bisa mengurus sertifikat tanah dengan murah dan cepat,” ujar pengamat yang akrab disapa Cak Hery itu. Rencana pemberian bantuan modal, imbuh Cak Hery, tentunya akan sangat bermanfaat bagi masyarakat. Apalagi, selama ini masyarakat miskin kerap kesulitan mendapatkan pinjaman dana lantaran tak dapat menjaminkan harta bendanya. “Semoga rencana pembagian lahan dan modal ini dapat terealisasi,” pungkasnya. | C Herry SL

melakukan tindak pidana menggunakan surat palsu atau yang dipalsukan seolah-olah surat itu asli terhadap sebidang tanah seluas 2.594 meter per segi dengan kisaran Rp1 miliar. “Kita mendukung Kejaksaan Negeri Kabupaten Bekasi lebih proaktif untuk mengungkap sejumlah kasus-kasus korupsi di lingkungan Kabupaten Bekasi,” pungkasnya. | SN

Cabuli Bocah, Terancam 5 Tahun Penjara Cilegon, Trans - Menjanjikan uang Rp5000 dan makanan ringan, tersangka Ali Ahmanudin (30) berhasil melakukan pencabulan sebanyak belasan kali terhadap seorang bocah, sebut saja Melati (7), warga Keluharan Ciwedus, Kecamatan Cilegon, Kota Cilegon. Guna mempertanggungjawabkan perbuatannya, kini pelaku harus merasakan dinginnya tidur di salah satu ruang tahanan Polres Cilegon. Dan jika terbukti, pelaku terancam pasal 82 tahun 2002 Undangundang Nomor 23 tentang Perlindungan Anak dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara. Informasi berhasil dihimpun, pencabulan yang dilakukan tersangka terhadap korbannya, yakni sejak bulan Januari hingga bulan September 2013. Pelaku melakukan aksi bejatnya disebuah rumah kosong di Komplek Bukit Baja Sejahtera (BBS) III, Blok E nomor 7 Rt 02/ 09 Kelurahan Ciwedus, Kecamatan Cilegon. Sebelum melakukan aksi bejatnya, pelaku terlebih dahulu memberikan sejumlah uang dan makanan kepada korbannya. Korban yang merupakan teman sepermainan anak pelaku, diketahui setelah korban melaporkan perbuatan bejat Ali Ahmanudin kepada kedua orangtuanya.

FOTO ILUSTRASI

Pelaku, Ali Ahmanudin mengakui telah melakukannya perbuatan asusila terhadap anak dibawah umur tersebut sebanyak 15 kali. Perbuatan tersebut dilakukannya akibat tidak bisa menahan nafsu birahi, karena istrinya baru saja melahirkan. “Korban sering main kerumah saya. Sebelum melakukan perbuatan itu dirumah kosong, saya kasih permen, makanan dan uang Rp 5.000,” kata Ali ayah dari 1 orang anak yang juga bekerja sebagai buruh serabutan, Kamis (12/9). Wakapolres Cilegon, Kompol Tris Supriyadi mengatakan, hingga saat ini kepolisian masih melakukan pemeriksaan terhadap korban, pelaku maupun saksi-saksi. Tersangka melakukan aksinya dengan cara membujuk rayu korban, sehingga korban terperdaya oleh tersangka, dan hingga akhirnya tersangka mencabuli korban. “Pelaku melakukan aksinya disebuah

rumah kosong,” ujar Wakapolres. Menurut Wakapolres, meski pelaku mengakui hanya melakukan pada satu korban, pihak kepolisian masih menduga ada korban lainnya. Oleh sebab itu, pihaknya masih akan mendalami kasus tersebut. “Pemeriksaan masih kita lakukan, apakah 15 kali ini hanya 1 orang atau masih ada korban lain,”ujar Tris. Sementara itu, seorang anak berusia 14 tahun, Bunga (bukan nama sebenarnya), warga Pasir Babakan, Kelurahan Muara Ciujung Timur, Rangkasbitung, Lebak harus menanggung malu setelah diperkosa lima pelajar Sekolah Menengah Atas (SMA) di Rangkasbitung secara bergiliran. Kini, dari kelima oknum pelajar itu diduga pemerkosa, empat di antaranya masing-masing AZ, DM, Kd (15), dan RD (16) telah diamankan aparat Polres Lebak. Sementara seorang lainnya, UB masih dalam pengeja-

ran aparat polisi. Menurut Bunga saat ditemui di rumah pamannya, Jumat (13/9), kejadian memilukan yang dialaminya bermula terjadi ketika dirinya menerima pesan melalui layanan pesan singkat (SMS) dari tersangka AZ. SMS itu berisikan pesan bahwa AZ akan mengembalikan topi milik Bunga yang dipinjamnya. Mendapat pesan tersebut, beberapa menit kemudian Bunga menemui tersangka di depan Pengadilan Negeri (PN) Rangkasbitung. Saat bertemu dan mengembalikan topi, tersangka AZ mengajak Bunga pergi ke kosannya. Tanpa menaruh curiga, Bunga pun langsung naik sepeda motor yang dikendarai AZ menuju kosannya. “Sampai di kosan, ada empat temannya AZ. Tidak merasa curiga mereka akan melakukan hal itu, saya pun masuk ke kosan AZ. Namun, baru beberapa menit kemudian AZ memaksa saya agar melayani nafsu bejatnya. Saya tidak bisa berontak maupun lari, karena tidak mampu melawan. Setelah AZ memperkosa saya, dalam kondisi lemas dan tidak berdaya kemudian keempat teman AZ, melakukan hal yang sama secara bergantian,” ungkap Bunga. Di tempat yang sama,

Adang Sutisna paman korban menambahkan, pihaknya mengetahui ponakannya telah diperkosa oleh kelima orang berinisial tersebut ketika Bunga sampai ke rumah diantar salah seorang temannya. “Mendengar pengakuan dari Bunga, kami langsung melaporkannya ke Mapolres Lebak,” ujarnya. Adang berharap, kejadian yang telah menimpa ponakannya diproses hukum. “Selain itu, kami juga berharap, seorang tersangka yang hingga kini belum diamankan dan masih dalam pengejaran aparat polisi, bisa segera ditangkap. Terus terang, atas kejadian itu Bunga sampai sekarang masih dalam kondisi depresi,” ujarnya. Kasat Reskrim Polres Lebak, AKP Wiwin Setiawan membenarkan, saat ini kasus tersebut sedang ditangani pihaknya dan telah berhasil mengamankan empat dari lima tersangka yang diduga memperkosa Bunga. “Satu tersangka yang juga masih di bawah umur, masih dalam pengejaran. Pasal yang dikenakan kepada empat tersangka, adalah pasal 81 dan pasal 82 Undang-undang No. 23 Tahun 2002 tentang perlindungan anak dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara,” katanya. | Yus

NO. 276. ‰ TH XIII SENIN, 23 SEPT - 6 OKT 2013

Alumni AIM Jadi Penjaga ....... kan metode tes berbasis komputer yang tepat guna menempatkan pegawai berdasarkan sistem meritokrasi (prestasi). “CAT telah terbukti secara meyakinkan dalam aspek obyektivitas dan transparansi pelaksanaan tes bagi para pesertanya. Hal ini antara lain terbukti dengan pemanfaatan CAT untuk tes Calon Taruna Akademi Ilmu Pemasyarakatan (AKIP,) dan Akademi Imigrasi (AIM) yang dilaksanakan pada April dan Mei yang lalu,” ujar Bambang saat pelaksanaan tes karakteristik pribadi di lantai 2 gedung CAT BKN Pusat Jakarta, Senin (15/7). Dalam konteks ini, Kementerian Hukum dan HAM kembali menggandeng BKN dalam proses promosi dan mutasi bagi para pejabat eselon II dan eselon III dilingkungan Kemenkum HAM melalui kegiatan tes karakteristik pribadi. Hasil tes yang diikuti oleh 160 peserta ini merupakan salah aspek pertimbangan bagi Badan Pertimbangan Jabatan dan Kepangkatan (Baperjakat) Kemenkum HAM. Elman ternyata berpendapat lain. “Kalau harus menggunakan metode CAT, berarti tumpang tindih dengan pembentukan AIM yang ditetapkan dalam Keputusan Menteri Hukum dan Perundang-Undangan Republik Indonesia Nomor:M.08-DL.01-05 tahun 2000 tentang Pedoman Pengajaran, Pelatihan dan Pengasuhan pada Akademi Imigrasi,” ujarnya. Padahal, tambah Elman, lulusan AIM yang telah di wisuda akan mendapat Brevet Pejabat Imigrasi (PI), dan langsung mengikuti Pendidikan Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) di Pusat Pendidikan Reserse dan Kriminal Polri di Cisarua, Bogor. “Percuma, masa alumni AIM ditempatkan sebagai penjaga loket,” pungkasnya. | Elman Sihombing/SN

Pembahasan Tiga Isu Utama .. Rapat Koordiansi Majelis Pengawas Notaris 2013 ini disebutkan merupakan lanjutan dari rapat Koordinasi majelis pengawas Pusat Notaris tahun 2010. Hal yang membedakan adalah rapat koordinasi ini juga akan melibatkan seluruh Majelis Pengawas Wilayah Notaris dan Majelis Pengawas Daerah Notaris. Namun, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM DKI Jakarta, Drs. Irsyad Bustaman, Bc.IP, M.Si, telah membuka Rapat Koordinasi Majelis Pengawas Wilayah Notaris dan Majelis Pengawas Daerah Notaris Se-DKI Jakarta Tahun 2013, di Hotel Maharani Jakarta Selatan, Selasa (19 Maret 2013) pukul 09.15 Wib. Pembukaan Dihadiri oleh para Pejabat Struktural Eselon II dan III Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM DKI Jakarta, Wakil Ketua,Sekretaris dan Anggota Majelis Pengawas Wilayah Notaris, Ketua,Wakil Ketua dan Sekretaris dan Anggota Majelis Pengawas Daerah Notaris Se-DKI Jakarta. Di sela-sela acara rapat, Kepala Kantor Wilayah menyampaikan kepada Majelis Pengawas Wilayah Notaris dan Majelis Pengawas Daerah Notaris mengingat era saat ini kita dituntut untuk bekerja dalam bentuk nilai-nilai yang dikenal dengan istilah KIRAP, antara lain agar mjelis bekerja untuk kepentingan masyarakat; majelis bekerja dengan Integritas; majelis bekerja secara responsif; majelis bekerja dengan akuntabel; dan majelis bekerja secara profesional. Melalui Forum rapat koordinasi itu, Kepala Kantor Wilayah berharap tercipta persamaan persepsi dalam menyusun Standar Operasional Prosedur (SOP) bagi Majelis Pengawas Wilayah Notaris dan Majelis Pengawas Daerah Notaris di DKI Jakarta, yang mengacu kepada Undang-Undang Jabatan Notaris dan Peraturan pelaksanaannya, termasuk mendorong agar Majelis Pengawas Pusat Notaris menghasilkan Surat Edaran yang dapat melengkapi peraturan yang ada. | Elman Sihombing

Ditjen Bea Cukai Harus .......... Ia menyesalkan, hanya karena narkoba, Indonesia harus membuat Badan Narkotika Nasional (BNN), yang justru ini malah semakin membebani keuangan negara. “Jika pengawasan di pintu masuk dan semua lini ini diperketat oleh man power dan teknologinya, saya yakin bisa lebih mengurangi. Narkoba masuk masih cukup banyak. Saya harap Ditjen Bea Cukai menjadi salah satu pintu untuk mencegah ini. Kita tidak boleh hanya mengandalkan polisi dan BNN. Bea Cukai harus diperkuat,” tegas Melchi. Setujui Anggaran Komisi XI menyetujui pagu anggaran Ditjen Bea dan Cukai sebesar Rp 2,8 triliun. Anggaran terbesar akan digunakan untuk belanja barang sebesar Rp 1,32 triliun. Selain itu, pagu anggaran juga digunakan untuk belanja pegawai sebesar Rp 557 miliar dan Rp 606 miliar untuk belanja modal. Pagu anggaran sebesar Rp 2,8 triliun ini sudah termasuk usulan penambahan anggaran sebesar Rp 320 miliar. Persetujuan anggaran ini kemudian diketok palu oleh Wakil Ketua Komisi XI Harry Azhar Azis. Sebelumnya, Dirjen Bea dan Cukai Agung Kuswandono menjelaskan bahwa belanja barang akan digunakan untuk pengadaan kapal patroli dan alat pendeteksi. Sedangkan, usulan penambahan anggaran akan digunakan untuk pengadaan sarana dan prasarana dan modal pembangunan. | SN

11 Imigran Dideportasi ........... Sebelum diberangkatkan imigran gelap tersebut diwajibkan terlebih dahulu melengkapi dokumen dan tiket pemberangkatannya. Sedangkan untuk biaya pemberangkatan dari Kendari menuju Jakarta dibantu oleh lembaga antar negara, yaitu Organisation for Migration (IOM) dan bantuan pendanaan donatur dari Australia. Sedangkan untuk kembali ke negara asal, kata Hendiartono, pemerintah tidak punya cukup dana untuk memulangkan semua warga negaranya. “Akhirnya dengan swadaya mereka sendiri, mungkin punya sisa-sisa dana dan ada juga yang minta dikirimkan oleh keluarganya,” ungkapnya. Mengenai Imigran gelap yang masih bertahan di Kendari secepatnya akan dilakukan pemindahan ke daerah lain untuk sementara waktu berhubung untuk melakukan deportasi masih berjalan alot dan menunggu kepastian dari pusat. Diungkapkannya, bahwa selang sepuluh bulan terakhir, Sultra telah digempur sebanyak 800 ribu-an WNA. Jumlahnya telah mengalami pengurangan karena sebagian besar telah dideportasi, dipindahkan dan bahkan sebagian lainnya ada juga yang melarikan diri. Untuk saat ini terkhusus untuk warga Iran, meskipun telah dipulangkan ke negara asalnya, mereka tidak akan bisa kembali lagi ke Indonesia karena mulai sejak satu Agustus lalu telah diakomodir oleh pusat bekerjasama dengan kementrian menghapus kebijakan kemudahan untuk memasuki wilayah Indonesia terkecuali yang punya urusan penting. “Kebijakannya diperketat karena mereka rata-rata susah diatur dan terkesan mau mengatur kita, jadi mulai dari Duta Indonesia yang ada di luar negeri apabila memberi kemudahan masuk negara kita akan di beri sanksi,” katanya. | Chandra


NO. 276 ‰ TH XIII SENIN, 23 SEPT - 6 OKT 2013

8

Tika ‘T2’ dan Lee ‘Hitz’ Berduet

P

P

esta musik tahunan Java Soulnation Festival (JSF) 2013 akan diselenggara kan kembali untuk ke 6 kalinya. Berbeda dengan tahun-tahun sebel umnya, JSF kali ini tanpa ‘special

show’. Alhasil, semua orang yang datang ke festival tersebut bisa menyaksikan semua penampilan musisi dari dalam dan luar negeri secara keseluruhan tanpa adanya tambahan biaya. Pihak penyelenggara Java Festival Production melalui Direktur Utamanya, Dewi Gontha menjelaskan alasannya. “Pertimbangannya adalah kami ingin memberi kesempatan ke lebih banyak penonton untuk datang dan menyaksikan semua pertunjukan sehingga baik penonton dan artis bisa menikmati keseluruhan festival kali ini,” ujar Dewi dalam rilis yang diterima detikHOT, Selasa (17 September 2013). Menghapus kategori ‘special show’, JSF pun akan menampilkan konsep yang berbeda. Nantinya akan ada penggabungan musik lintas generasi yang disebut ‘evolusi top musik untuk tujuh dekade’. “Namanama tersebut akan tampil di special music project dengan konsep evolusi top musik untuk tujuh dekade, yang akan mempresentasikan musik dari tahun 50-an hingga tahun 2010,” sambung Dewi. Artis luar negeri yang akan tampil JSF di antaranya Macy Gray, Far East Movement dan Karmin. Sedangkan dari negeri sendiri ada Matthew Sayersz, Neurotic, Payung Teduh, Project POP, Raisa, Rock N Roll Mafia, Souljah, Tangga hingga Tulus. Selain itu nantinya juga akan ada L.A. Lights Music Project yang menjadi sajian spesial dalam festival ini. | Suryati

roduk perkawinan grup vocal ‘T2’ dengan boyband ‘HiTZ’ siap meramaikan industri musik Tanah Air. Tika Ramlan dan Lee Jeong Hoon berduet lewat lagu ‘Tuk Buatku Kembali’. Single itu sebelumnya pernah dilantunkan oleh pesinetron Intan Ayu. Pengerjaan ulang lagu itu sepenuhnya ditangani oleh DJ Soemantri. “Di tengah-tengah semua orang bikin dangdut, kita bikin yang beda. Kebetulan saya menemukan lagu simpenan, akhirnya mungkin emang udah jodohnya, kurang lebih begitu. Terlebih lagi mereka juga ingin mengerjakan single solo mereka,” ujar Rahayu Kertawiguna selaku pimpinan label rekaman Nagaswara saat ditemui di B&B Bite Beer NEO Hotel Melawai, Jakarta Selatan, Rabu (18 September 2013). Tika pun mengisahkan pengalamannya berduet dengan Lee. “Duet sama Lee termasuk gampang-gampang susah. Lee anaknya baik, tapi susahnya komunikasi. Dia nggak begitu banyak ngomong, awalnya nggak banyak ngomong, tapi sekarang udah lebih baik,” kata rekan duet Tiwi ‘T2’ itu. Pria asal Korea Selatan itu pun menimpalinya. “Ini pertama kali saya duet sama Tika. Tika lebih aktif, jadi saya cepat dekat sama Tika. Saya juga belajar bahasa sama dia,” tuturnya. Rahayu juga yakin dengan duet baru di labelnya bisa mengalahkan duet yang sebelumnya seperti Andhika Pratama-Ussy Sulistiowati dan Nicky Tirta-Vanessa Angel. Senada dengan Rahayu, Tika dan Lee cukup optimis dengan duet mereka. “Saya berharap sukses berduet, tapi mau fokus bersama dan ubah imej. Penilaian fans dan masyarakat baik, saya bersyukur,” harap Lee. “Saya jujur yakin sama mereka, karena mereka cantik dan ganteng. Mereka benar-benar pengen jadi penyanyi. Semoga Tuhan memberkati,” tandas Rahayu. | Suryati

Girls’ Generation Tebar Inspirasi

K

elompok penyanyi putri asal Korea Selatan So Nyeo Shi Dae (SNSD) atau Girls’ Generation bukan hanya dianggap berhasil menghibur kala tampil manggung di Mata Elang International Stadium, Ancol, Jakarta Utara, Sabtu (14/9) lalu. Kesembilan cewek penghibur asuhan S.M. Entertainment itu juga berhasil menebar inspirasi kepada penonton aksi hiburan mereka. Adalah aktris sinetron dan presenter cilik Amel Carla, yang mengaku terinspirasi membuat girl band sendiri seusai menonton konser Girls’ Generation itu.

“Pengin sih bikin girl band tapi tidak sebanyak SNSD, kan di Indonesia sudah ada; Cherry Belle. Kalau Amel punya girl band tidak akan sembilan orang,” kata Amel. Perempuan belia bernama panjang Amalia Nuril Aqmarina yang mengaku sengaja mengubah jadwal bekerjanya hanya demi menonton konser Girls’ Generation itu menyatakan sangat puas menonton konser Girls’ Generation itu. “Malam ini seru, mereka nyanyi banyak, kostumnya cantikcantik, dan mereka omong pakai Bahasa Indonesia,” kata Amel. Malam itu Amel tidak datang sendirian, dia menonton bersama

kedua orang tua dan kakakkakaknya. Amel mengaku sudah lama menyukai girl band itu. “Aku ngefans sudah lama, sejak SM Town pertama kali ke Indonesia apalagi kakak aku yang cowok senang banget dengan SNSD,” kata Amel. Meski demikian Amel merasa kecewa karena lagu favoritnya Love & Girls tidak dinyanyikan oleh para idolanya malam itu. “Tidak apa-apa, yang penting malam ini mereka perform bagus banget, aku paling suka Taeyon karena dia cantik banget dan paling ramah,” katanya. | Suryati

INFINITE Suk ses Ny an yikan lagu Indonesia Sukses Nyan anyikan

T

ak hanya berulang kali menyapa para penggemarn ya dengan bahasa Indonesia, boyband asal Korea Selatan, INFINITE juga ternyata telah menyiapkan kejutan spesial untuk para penggemarnya pada konser ‘One Great Step’ di Mata Elang Internasional Stadium, Ancol, Jakarta Utara, belum lama ini. Dalam kesempatan tersebut, para personel Infinite yakni Sunggyu, Dongwoo, Woohyun, Hoya, Sungyeol, L, dan Sungjong

sukses menyanyikan sebuah lagu milik anak-anak Indonesia yang bertajuk ‘Pelangi-pelangi’. Alhasil, begitu mendengar lantunan tersebut, para fans pun langsung bersorak gembira dan membantu mereka bernyanyi hingga lagu selesai. Di saat pertunjukan nyaris berakhir, para penonton pun kembali dilarutkan dalam kegembiraan yang dibawa INFINITE ke Tanah Air. Kali ini, lewat sebuah kue ulang tahun yang dihiasi

angka 23, fans diajak untuk merayakan ulang tahun Sungyeol yang kebetulan jatuh pada 27 Agustus 2013 lalu. Puncaknya, setelah menyanyikan lagu ‘Happy Birthday to You’ bersama-sama, Sungyeol langsung mencoreng wajah Sungjong dengan kue hingga akhirnya terjadi ‘perang’ yang sangat seru. Melihat hal ini, raut kegembiraan di wajah para fans pun terlihat semakin bersinar. | Suryati


NO. 276 ‰ TH XIII SENIN, 23 SEPT - 6 OKT 2013

9

KORAN TRANSAKSI

Kota Tua pada sore hari.

Pemerintah harus memperhatikan kelangsungan hidup para PKL yang berjuang demi menghidupi keluargannya.

Sosok Para Pejuang Malam Kota Tua Jakarta

Sosok pejuang malam yang membuat boneka tari sebagai hiburan masyarakat. Liputan : Rechan Nazar

LIPUTAN KHUSUS TRANS MALAM : Rechan Nazar, Nofal, Ankela Bare Simamora, M. Fatahilah Jenar

K

ota tua atau museum Fatahilah merupakan salah satu tempat objek wisata yang banyak dikunjungi oleh masyarakat Jakarta. Berbagai macam kalangan selalu datang sekedar untuk bersantai menikmati

suasana kota tua, baik bersama keluarga maupun pasangan. Banyak masyarakat menganggap bahwa Kota Tua menjadi objek wisata yang murah untuk dikunjungi, sehingga tidak perlu merogoh kocek terlalu dalam untuk dapat melihat bangunan tua yang menjadi bangunan yang bersejarah. Berbagai macam jajanan dan hiburan banyak disajikan di sekitaran museum, mulai sore hari sampai malam mereka menjajahkan barang dagangannya dengan maksud untuk mencukupi kebutuhan sehari-hari. Selain itu, ada juga yang menghibur para pengunjung dengan membuat boneka tari yang dibuat dengan mengguanakan tali dan digerakan sesuai dengan irama musik dangdut yang merupakan musik rakyat yang tidak asing lagi untuk didengar oleh telinga masyarakat. Mereka semua merupakan sosok pejuang malam yang mencoba mengadu nasib demi keluarga yang menanti di rumah. Apapun akan

Babeh Jupri.

dilakoninya demi mencukupi kebutuhan keluarga ujar babeh jupri selaku pedagang kerak telor saat ditanya trans malam mengenai kegiatannya sehari-hari di sekitaran halaman museum. “Kerasnya ibu kota membuat saya harus tetap menjadi pejuang bagi keluarga,” ujar seorang pedagang kaki lima (PKL) yang kini usianya sudah 53 tahun. Namun, kekhawatiran timbul di balik benak sosok pejuang malam ini, karena penertiban PKL yang terjadi mau tidak mau harus membuat babeh jupri harus kembali mencari tempat lagi untuk menjual kerak telor yang merupakan mata pencarian utama guna menghidupi kelima cucunya yang sudah lama dititpkan kepadanya. Sedab, kedua anaknya merantau mengadu nasib di luar Pulau Jawa guna memperbaiki kondisi perekonomian keluarganya. Tindakan pemerintah memang sangat tepat dalam menertibkan kawasan museum dari para PKL

Boneka tari yang dimainkan.

yang selalu membuat lingkungan museum terlihat kumuh, karena sampah yang bertebaran dimanamana. Namun di balik itu semua pemerintah juga harus memperhatikan kelangsungan hidup para pkl tersebut yang berjuang demi

FOTO-FOTO | RECHAN

menghidupkan keluargannya. Mereka tidak akan membuat kotor lingkungan museum bila pemerintah mau memberikan tempat yang layak dan menghimbau agar selalu menjaga kebersihan disekitaran lingkuangan museum baik kepada para wisatawan maupun para PKL.

Istilah Lampu Taman Di Pusat Ibu Kota Liputan : Rechan Nazar

F

enomena istilah Lampu Taman menghiasi indahnya suasana malam di pusat ibu kota Jakarta semakin terlihat jelas dari kacamata dunia gemerlap. Jakarta merupakan kota yang sangat menjanjikan untuk mendapatkan pundi-pundi rupiah yang tentunya sangat didambakan bagi para pendatang. Hal ini merupakan kenyataan yang tidak bisa dipungkiri lagi, yang ditandai semakin banyak pendantang setiap tahunnya. Tentunya berbagai macam cara dapat dilakukan untuk dapat bertahan di tengah kerasnya kehidupan ibu kota. Namun, banyak istilah yang terdapat di balik hiruk pikuk malamnya ibu kota, salah satunya istilah Lampu Taman. Istilah lampu taman adalah sosok wanita cantik yang berdan-

dan sangat seksi yang biasa dijumpai pada malam hari. Istilah itu sendiri terdengar sangat nyeleneh dan membingungkan, karena bagi masrakat awam istilah tersebut terdengar sangat asing di telinga. Entah darimana istilah itu didapat, namun menurut M salah satu penikmat dunia malam “Lampu Taman merupakan panggilan bagi para wanita yang bisa memuaskan kebutuhan biologis bagi para lakilaki petualang yang senang akan gaya hidup free seks” Menurut pengakuanya kepada Tim Trans Malam, Lampu Taman dapat dicari di setiap club malam di seputaran kota Jakarta. Mereka dapat melayani tanpa harus melibatkan orang ketiga, karena proses negosiasi langsung berhadapan atau face to face. Hal ini tentu sangat menjanjikan, karena selain kebutuhan tersalurkan uang

yang didapat pun utuh tanpa harus mengalami potongan. Hal ini bukan hal yang baru untuk didengar, karena banyak faktor yang menyebabkan mereka harus melakukan hal tersebut. Kebutuhan hidup yang semakin meningkat, penghasilan yang kurang, kekecawaan terhadap pasangan, menjadikan mereka harus menjalakan profesi tambahan yang dapat menghasilkan banyak uang. Bukan hanya dari kalangan pekerja saja, banyak juga kalangan mahasiswi dan pelajar yang berpikir pendek hanya dengan bermodalkan make up, baju yang seksi. Mereka dapat mendapatkan rupiah yang berlimpah setelah masuk dan berkenalan dengan para laki-laki petualang cinta. Fenomena istilah lampu taman menghiasi indahnya suasana malam di pusat ibu kota Jakarta semakin

terlihat jelas dari kacamata dunia gemerlap, karena banyaknya tempat hiburan dimana-mana yang dapat dijadikan akses proses negosiasi antar penjual jasa dan petualang cinta. Tempat-tempat yang banyak terdapat Lampu Taman bukan hanya lokasi club malam saja, di cafe atau beer house di bilangan selatan dan pusat kota Jakarta pun bisa dijadikan tempat proses negosiasi. Tentunya fenomena ini sangatlah miris untuk didengar, namun pada kenyataanya moral para penerus bangsa ini sudah sangat harus diperhatikan. Peran serta orang tua dan pemerintah sangat dibutuhkan, mengingat Indonesia kini merupakan salah satu Negara yang masyarakatnya banyak mengidap penyakit kelamin, dan HIV AIDS terbanyak.


TRANS BANTEN

HALAMAN 10

KORAN TRANSAKSI THN 13

NO.276. ‰ TH XIII SENIN, 23 SEPT - 6 OKT 2013

Sesuai SK Mendagri, Wahidin Halim Resmi Berhenti Serang, Trans - Surat Keputusan (SK) pemberhentian Wali Kota Tangerang, Wahidin Halim dari Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Gamawan Fauzi, sudah turun. SK Mendagri tersebut langsung diberikan ke Pemkot Tangerang, Jumat (13/9). “Jumat (13/9) pagi sudah turun dan langsung diambil staf di Biro Pemerintahan,” kata Asda I Pemprov Banten, Asmudji saat dikonfirmasi, Jumat (13/9). Ia menyatakan, setelah diambil

SK Pemberhentian Wahidin Halim dari jabatan Wali Kota Tangerang langsung diberikan ke Pemkot Tangerang. “Silakan secara jelas hubungi Biro Pemerintahan,” ungkapnya. Sementara itu, Kepala Bidang (Kabid) Otonomi Daerah Biro Pemerintahan Provinsi Banten, Hedi Utomo membenarkan, SK pemberhentian Wali Kota Tangerang, Wahidin Halim sudah turun dari Mendagri dengan nomor 131.366630 tahun 2013 tentang pengesah-

Dana BLSM Diduga Disele wengkan Diselew Pandeglang, Trans - Dana Bantuan Langsung Sementara Masyarakat (BLSM) di Desa Cikuya, Kecamatan Sukaresmi, Kabupaten Pandeglang, Banten, diduga diselewengkan oleh oknum aparat desa. Bantuan sosial konpensasi dampak kenaikan Bahan Bakar Minyak (BBM) dari pemerintah pusat itu, tidak diserahkan kepada sekitar 23 orang warga penerima, melainkan dinikmati oleh oknum desa. “Pada tahap pertama pencairan, ada sekitar 33 warga pemilik kartu penerima dana BLSM yang tidak menerima dana itu, karena memang kartu itu tidak diserahkan atau dibagikan oleh oknum pihak desa ke warga penerima. Anehnya, dana itu tetap bisa dicairkan oleh pihak desa, dan uangnya diduga digunakan untuk keperluan pribadi oknum aparat desa tersebut,” kata salah seorang tokoh pemuda Desa Cikuya, Saniman, Jumat (13/9). Saniman mengatakan, dugaan ketidakberesan pencairan dana BLSM itu terungkap setelah adanya keganjilan-keganjilan dalam proses pencairan. Dimana, ada terdapat nama-nama warga penerima, tetapi setelah ditelusuri faktanya ternyata warga pemilik kartu itu tidak menerima dana langsung tunai itu, dan masalah ini sempat mencuat di wilayah setempat. “Awalnya warga tidak ada yang berani bersuara, tetapi karena ulah oknum desa itu kelewatan maka warga yang merasa dirugikan mulai berani berbicara,” katanya. Ironisnya lagi lanjutnya, pada pencairan tahap ke dua oknum desa itu kembali berupaya akan membodohi warga, dengan tidak membagikan kartu dana BLSM tersebut. Namun, setelah adanya desakan-desakan, akhirnya kartu itu diserahkan kepada warga, termasuk dana yang sebelumnya di gelapkan di kembalikan lagi kepada warga penerima. “Karena saat ini sudah ada pencairan tahap dua, maka uang yang diserahkan kepada warga doble, yaitu Rp 600.000,” katanya. Menurut dia, terlepas dana BLSM itu sudah dikembalikan lagi kepada warga. Namun, dalam kasus ini oknum desa dinilai sudah ada upaya atau niat yang melawan hukum atau sudah masuk dalam unsur penggelapan dan penyalahgunaan wewenang, sehingga perbuatannya itu jelas melanggar hukum. “Ironisnya, tindakan itu diduga dilakukan secara massif, karena melibatkan beberapa pihak, baik pihak aparatur setingkat RT dan lainnya,” katanya. Ia mendesak, pihak terkait segera menindaklanjuti permasalahan ini, sebab kasus ini sudah jelas-jelas terindikasi adanya upaya penyalahgunaan wewenang dan penggelapan, terlepas pihak desa saat ini sudah mengembalikan dana BLSM itu kepada warga penerima. Kasus ini harus ditindaklanjuti, agar ada efek jera, sebab apapun dalihnya ini sudah masuk dalam unsur tindakan melawan hukum,” tegasnya. Sementara ketika di konfirmasi, pihak Desa Cikuya hingga Sabtu (14/9), masih sulit untuk dimintai konfirmasi. | Guntur/Yus

WARTAWAN PROFESIONAL TUNJUKAN JATI DIRI Perwakilan Provinsi Banten: Yusvin M Karuyan

an pemberhentian Wali Kota Tangerang. Menurut dia, dalam SK tersebut berisi tiga poin, yakni pada poin pertama memutuskan dan menetapkan dengan hormat pemberhentian Wahidin Halim dari jabatannya sebagai Wali Kota Tangerang periode 2008-2013, dan Mendagri mengucapkan terima kasih atas jasa-jasanya yang telah melaksanakan tugasnya selama menjadi Wali Kota Tangerang. Sementara poin kedua, kata Hedi,

Mendagri mengusulkan Arief R Wismansyah yang semula menjabat Wakil Wali Kota Tangerang untuk melaksanakan tugasnya sebagai Wali Kota Tangerang hingga menunggu keputusan yang lebih lanjut. Ia menjelaskan, SK Mendagri ini berlaku sejak diterbitkannya surat penetapan tersebut tertanggal 12 September 2013.”Jadi, Mendagri tidak menunjuk Pak Arief sebagai pelaksana tugas (plt), tapi langsung menjadi wali kota,” katanya. Kasubag Fasilitas Administrasi

Kepala Daerah dan DPRD pada Biro Pemerintahan, Aria Santana menambahkan, SK dari Mendagri tersebut sudah diserahkan Pemprov Banten kepada Pemkot Tangerang. “Berhubung ini masalahnya urgen, suratnya sudah kami berikan langsung kepada Pak Wakil Wali Kota Tangerang, dan Plt Sekot Tangerang,” katanya. Ia menjelaskan, surat resmi pengunduran diri Wahidin Halim Nomor 131.2/3068-DPRD/2013 tertanggal 29 Juli berisi tentang pengajuan usul

pemberhentian Wahidin Halim sebagai Wali Kota Tangerang diterima Pemprov Banten pada Agustus 2013. Wahidin Halim mengajukan pengunduran diri karena namanya masuk dalam daftar calon tetap (DCT) anggota DPR dari Partai Demokrat. Ia sempat mengajukan pengunduran diri dari DCT, namun Partai Demokrat tidak bersedia memproses pengunduran diri kadernya tersebut. Oleh karena itu, Wahidin terpaksa harus mundur dari jabatannya sebagai kepala daerah. | Guntur/Yus

BPK Himbau Pemprov Banten Maksimalkan Transaksi Perbankan Dengan sistem perbankan memungkinkan seluruh transaksi pemerintah terlacak dan terdokumentasi. Serang, Trans – Gubernur Banten Hj Ratu Atut Chosiyah menerima Kunjungan kerja Ketua Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK RI) Hadi Poernomo dalam rangka penghimbauan pengunaan Non-Cash Transactions (NCT) di dalam pengadaan barang dan jasa di lingkungan Pemerintahan Provinsi Banten, di pendopo Gubernur Banten Kawasan pemerintahan Provinsi Banten (KP3B), Kota Serang . Ketua BPK Hadi Poernomo saat melakukan kunjungan kerja Kamis (12/9) lalu, menghimbau Pemerintah Provinsi Banten untuk memaksimalkan sistem perbankan pada transaksi pengadaan barang dan jasa. Dengan menggunakan

FOTO | YUS

Gubernur Banten Hj Ratu Atut Chosiyah (kanan) berbincang dengan Ketua BPK RI Hadi Poernomo.

sistem perbankan, kata Hadi, setiap transaksi bisa dilakukan secara non-tunai. “Dengan begitu, BPK meyakini Pemerintah Provinsi Banten dapat menekan peluang terjadinya korupsi dalam pengadaan barang dan jasa. Selain itu juga meningkatkan transparansi dan akuntabilitas penggunaan uang negara,” jelas Hadi. Sistem perbankan, kata Hadi, memungkinkan seluruh transaksi

pemerintah terlacak dan terdokumentasi. “Transparansi yang seperti itu yang kemudian bisa meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah dalam mengelola keuangan negara. Ujungnya memang menjadi pelayanan publik yang lebih maksimal dalam mencapai tujuan sebesarbesarnya kesejahteraan rakyat,” ujarnya. Sementara Gubernur Banten menyatakan sudah menjadi kewa-

jiban pemerintah daerah untuk menjalakan imbauan BPK tentang penggunaan NCT dalam pengadaan barang dan jasa. “Tentunya itu sudah menjadi kewajiban kami untuk mengimplementasikan imbauan BPK,” kata Gubernur. Sejauh ini, kata Gubernur, upaya preventif yang dilakukan pemerintah Provinsi Banten di bidang pengadaan barang/jasa adalah melaksanakan e-procurement atau pengadaan secara elektronik mela-

Atut Chosiyah Mendapat Penghargaan Sabuk Hitam Pandeglang, Trans - Gubernur Banten Ratu Atut Chosiyah mendapat penghargaan sabuk hitam dari Pengurus Besar Taekwondo Indonesia (PBTI). Penghargaan tersebut diberikan pada acara pendidikan dan pelatihan (diklat) wasit nasional XII yang digelar di Badan Diklat Provinsi Banten, Kamis (12/9) lalu. Dalam sambutannya, Ketua Harian PBTI Jahari mengungkapkan, penghargaan sabuk hitam tersebut sengaja diberikan kepada Gubernur Banten karena dinilai sebagai kepala daerah yang konsen atas perkembangan dan pengembangan taekwondo. Dalam rilis yang diterima dari Humas Pemprov Banten, Jahari menambahkan, meskipun belum genap berusia 13 tahun, taekwondo Banten mampu berprestasi baik di tingkat nasional maupun internasional. Untuk itu pihaknya juga sengaja menjadikan Banten sebagai tuan rumah dalam gelaran pendidikan bagi wasit nasional. Diharapkan,

| Guntur/Yus

DPRD Kab. Serang Anggarkan Rp4 ntuk KPU Rp411 7 Jut Jutaa UUntuk

FOTO | YUS

Gubernur Atut ketika menerima sabuk hitam.

prestasi atlet taekwondo Banten mampu berprestasi lebih baik lagi pada kesempatan mendatang. Sementara itu, Gubernur Banten, Ratu Atut Chosiyah, mengaku bangga dengan penghargaan yang diberikan oleh PBTI. Akan tetapi dengan penghargaan tersebut, lanjut Gubernur, juga menjadi tantangan tersendiri untuk berlatih olahraga taekwondo. “Ini sangat berat ya bagi Ibu, karena Ibu langsung mendapatkan

lui website yang dilaksanakan oleh layanan pengadaan secara elektronik (LPSE) Provinsi Banten Selain itu, untuk mengurangi peluang terjadinya penyimpangan pada pengadaan barang dan jasa, Pemerintah Provinsi Banten melakukan transaksi pembayaran kepada pihak ketiga melalui mekanisme perbankan. Kedua cara ini, kata Gubernur, dapat menghindarkan pertemuan secara langsung antara panitia dengan peserta pengadaan serta mengurangi terjadinya transaksi secara tunai “Ketua BPK telah memberikan solusi bahwa pada kontrak antara pemerintah daerah melalui SKPD dengan perusahaan yang mendapatkan pekerjaan melalui pelelangan, agar dicantumkan satu pasal tambahan. Ini merupakan langkah maju. Insya Allah akan kita tindaklanjuti untuk mengikuti imbauan yang disampaikan ketua BPK RI,” katanya. Untuk selanjutnya, Gubernur mengatakan bersama Sekretaris Daerah akan mensosialisasikan imbauan BPK kepada seluruh SKPD.

penghargaan sabuk hitam tanpa ada jenjang latihan sebelumnya. Makanya Ibu minta kepada pengurus KONI maupun Pengprov Taekwondo Banten untuk mengajarkan kepada Ibu,” kata Atut. Kegiatan pendidikan dan pelatihan wasit nasional XII ini dihadiri oleh seluruh perwakilan pengurus provinsi (pengprov) PBTI yang tersebar di 28 provinsi yang dijadwalkan akan berlangsung pada 1215 September. | Guntur/Yus

Serang, Trans - DPRD Kabupaten Serang mengalokasikan Rp417 juta untuk biaya transportasi Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) dan pembuatan media centre Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Serang. Anggaran tersebut dialokasikan pada APBD Perubahan 2013. Ketua DPRD Kabupaten Serang Fahmi Hakim mengungkapkan, sebelumnya PPK meminta DPRD memberikan anggaran ke KPU Kabupaten Serang untuk menambah kebutuhan biaya transportasi PPK, karena biaya transportasi dari APBN berkurang. “Kemudian kami (DPRD) koordinasi dengan KPU, agar mereka mengajukan anggaran tersebut. Saat itu, KPU mengajukan Rp417 juta. Usulan tersebut kemudian disetujui DPRD,” katanya, Jumat (13/9). Fahmi mengatakan, anggaran tersebut untuk meningkatkan kinerja dan pelayanan ke-

pada masyarakat. “Anggaran itu untuk mobilitas keseluruhan kinerja PPK, KPU dan pihak terkait lainnya,” tuturnya. Ketua KPU Kabupaten Serang A. Lutfi Nuriman mengatakan, anggaran tersebut untuk pembuatan media centre KPU, pengadaan laptop, infocus , mebeler, sosialisasi, seperti spanduk dan menambah kebutuhan biaya transportasi PPK dan anggaran untuk PPK Lebak Wangi (kecamatan baru). “Pusat memang sudah menganggarkan, tetapi terbatas. Untuk itu kami mengajukan penambahan anggaran ke pemkab,” ungkapnya. Selain mengusulkan anggaran tambahan untuk transportasi PPK, kata dia, KPU juga mengajukan anggaran untuk rehab kantor KPU. “Untuk rehab kantor, kami akan mengajukan, karena ada beberapa atap yang bocor,” katanya. | Guntur/Yus

Pemkab Lebak Adukan KPU Banten Ke DKPP Rangkasbitung, Trans Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lebak secara resmi melaporkan Komisi Pemilihan Umum KPU Provinsi Banten ke Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) RI, terkait dugaan penyimpangan administratif penetapan panitia seleksi (pansel) anggota KPU Lebak periode 2013-2018. Sekretaris Daerah (Sekda) Lebak, Dede Jaelani, didampingi Asisten Daerah Bidang Pemerintahan (Asda I) Setda Lebak Robert Chandra, menyatakan, bunyi surat yang diserahkan langsung ke ketua DKPP Jimly Asshiddiqie itu, sama dengan surat permohonan peninjuan kembali penetapan tim seleksi calon anggota KPU Lebak, yang dilayangkan Bupati Lebak ke KPU Provinsi Banten pada 3 September 2013. “Kami telah melayangkan surat permohonan peninjuan

kembali penetapan pansel anggota KPU Lebak ke DKPP dan diterima langsung oleh frof Jimly,” ujar Sekda Lebak, Jum’at (13/9). Menurut Dede, alasan Pemkab Lebak meminta KPU Provinsi Banten melakukan peninjuan kembali terhadap anggota Pansel KPU Lebak yang telah ditetapkan itu, didasarkan pada hasil pengkajian UU no 15/2001 juncto UU no 8/ 2012 serta peraturan KPU no 2 tahun 2013, berdasarkan peraturan KPU no 2/2013 tentang seleksi anggota KPU Provinsi dan KPU Kabupaten/kota, poin ke 8 yang menjelaskan unsur akademisi adalah tenaga pendidik yang bekerja di perguruan tinggi, atau tenaga pendidik yang bekerja di lembaga pendidikan setingkat SLTA, jika tidak ada tenaga pendidik yang bekerja di perguruan tinggi. “Saat ini anggota Pansel

KPU Lebak terdapat seorang Guru SMPN Cikulur, SMAN Bojongmanik dan pengawas madrasah tanpa didukung oleh persayatan yang memadai sebagai amanat pasal 9 dan 10 PKPU no 2/2013,” ujar Robert. Robert menegaskan, pada dasarnya Pemkab Lebak sangat menghargai independensi penyelenggara pemilu beserta seluruh kewenangan yang dimilikinya sesuai peraturan perundang-undangan. Selain itu, timsel calon anggota KPU Lebak merupakan wadah strategis untuk membantu penyelanggara pemilu dalam proses penjaringan unsur akademisi, profesional dan masyarakat sehingga mampu menjamin implementasi 11 azas pedoman seleksi sebagaiamana amanat pasal 2 PKPU no 2/2013. “Pemkab Lebak sangat berkepentingan untuk menjaga kondusifitas daerah yang telah

terjaga secara baik, dan senantiasa berupaya memberikan dukungan serta fasilitasi kepada penyelenggara pemilu secara berkeadilan, transfaran dan akuntabel,” papar Mantan Kepala Badan Perencanaan Daerah (Bappeda). Robert menambahkan, saat ini di Kabupaten Lebak banyak terdapat perguruan tinggi. Seperti STKIP Setia Budhi Rangkasbitung, La Tansa Masiro serta sejumlah perguruan tinggi lainnya. “Karena itu, bila ada tenaga guru yang mengajar di setingkat SMA masuk pansel calon anggota KPU, sama dengan telah melanggar peraturan KPU no 2/2013 tentang seleksi anggota KPU Provinsi dan KPU Kab/Lebak poin ke 8. Kami yakin, DKPP RI masih memegang teguh 11 azas pedoman seleksi sebagaimana amanat pasal 2 PKPU no 13/2013 serta mampu menjaga kredabilitas, dan

intregitas,” imbuhnya. Siapkan Pengacara Sementara itu Komisi Pemilihan Umum (KPU) Lebak telah menyiapkan pengacara untuk menghadapi permohonan gugatan pasangan calon nomor 2, H. Amir Hamzah-H. Kasmin (HAK) atas hasil Pemilukada Lebak 2013 yang menetapkan pasangan nomor 3, Hj. Iti Octavia Jayabaya - H. Ade Sumardi (IDE) sebagai bupati-wakil bupati terpilih. “KPU sudah menyiapkan pengacara, meski sampai sekarang permohonan gugatan dari HAK belum mendapat registrasi dari MK. Tentu, KPU siap menghadapi gugatan tersebut,” ujar anggota KPU Lebak, CR. Nurdin, Jum’at (13/9). Terkait materi gugatan pemilukada yang disampaikan HAK, kata CR. Nurdin, sampai sekarang belum diketahuinya. Nurdin mengaku, Rabu (11/9),

dirinya diutus ke MK, dan sempat menanyakan ke panitra tentang materi gugatannya. Akan tetapi, pihak panitra belum memberitahukannya, dan hanya menyatakan berkas gugatan sudah masuk, namun belum diregistrasi Salah seorang anggota tim IDE Centre, Junaedi Ibnu Jatra mengatakan, pihaknya sudah pasti menyiapkan pengacara. Bukan saja pengacara, sebagai tim pemenangan pasasngan IDE yang sudah ditetapkan bupatiwakil bupati terpilih, tentu menyiapkan temuan-temuan, dan pelanggaran pasangan HAK. “Kami juga punya data, dokumen pelanggaran-pelanggaran dilakukan pasangan HAK. Dokumen dan bukti-bukti pelanggaran akan kami beberkan nanti di MK. Kami pun telah menyiapkan materi-materi untuk menghadapi gugatan tersebut,” katanya.

Sementara itu, Wakil Ketua Tim Pasangan HAK, Endang Lukman Hakim mengaku, sampai sekarang sudah menyerahkan segalanya kepada pengacara. Baik materi gugatan, dan siapa tergugatnya. Semua itu, sudah dikuasakan kepada pengacara, termasuk backup data, dan bukti. Guna memperlancar proses gugatan, dan membantu kelancaran penghadiran saksi, kata Endang Lukman Hakim, semua saksi HAK telah dikarantina di suatu tempat. “Untuk saksi telah kami lindungi di suatu tempat (agar terjamin keamanannya). Tentang pengacaranya, saya dan tim tidak tahu, dan masalah itu yang mengetahui hanya Pak Amir Hamzah. Mungkin, kami akan tahu hal itu saat sidang pertama. Insya Allah akan saya sampaikan kepada para wartawan,” katanya. | Guntur/Yus


HALAMAN 11

KORAN TRANSAKSI THN 13

TRANS JABAR

NO. 276. ‰ TH XIII SENIN, 23 SEPT - 6 OKT 2013

Bupati Karawang Minta Jajaran Dishub Lakukan Evaluasi Karawang, Trans - Kinerja pelayanan transportasi yang prima sangat diharapkan oleh seluruh lapisan masyarakat. Semakin baik kinerja pelayanan transportasi, maka keinginan masyarakat akan transportasi yang tertib, lancar, selamat, aman, nyaman, dan terjangkau akan dapat terpenuhi. Demikian dikatakan Bupati H. Ade Swara saat memberikan Pidato didepan peserta Apel HKN yang dipadukan dengan Hari Perhubungan Nasional Tk Kab Karawang Tahun 2013 di Plaza Pemda Karawang, Selasa (17/9). Pada tahun ini Pemerintah Kabupaten Karawang melalui Dinas Perhubungan Komunikasi dan Infor-

matika Kab Karawang memperingati hari Perhubungan Nasional tersebut, peringatan ini mengambil tema “Melalui Peringatan Hari Perhubungan Nasional Tahun 2013, Kita Tingkatkan Pembangunan Sektor Transportasi untuk Memajukan Kesejahteraan Rakyat,”. “Memaknai tema ini tentunya kita baik di jajaran pemerintah daerah maupun jajaran dinas perhubungan komunikasi dan informatika harus mengevaluasi kembali sejauh mana pembangunan sektor transportasi memberikan kontribusi positif dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujar bupati. Lebih lanjut Bupati menghimbau kepada seluruh jajaran Dinas Per-

FOTO | BS

Peringatan Hari Perhubungan Nasional Tahun 2013.

hubungan Komunikasi dan Informatika agar melakukan evaluasi dan

inovasi dalam beberapa hal. Di antaranya, melakukan sosialisasi, pe-

LSM & Ormas Yang Bertikai Sepakat Damai Bentrok LSM GMBI dan Ormas BPPKB merupakan pendewasaan organisasi agar lebih baik dan bermanfaat bagi seluruh masyarkat. Karawang, Trans - Upaya rekonsiliasi yang di lakukan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karawang bersama Musyawarah Pimpinan Daerah (Muspida), Ketua LSM GMBI dan Ketua ormas BPPKB Banten yang bentrok beberapa pekan lalu akhirnya sepakat berdamai. Kesepakatan ini diwujudkan melalui penandatangan kesepakatan damai di ruang rapat Bupati Karawang. Penandatangan kesepakatan damai tersebut dilakukan perwakilan dari kedua kelompok dan disaksikan Bupati Karawang, Ade Swara, Kapolres Karawang, Tubagus Ade Hidayat, Kepala Kejaksaan Negeri Karawang, Ketua DPRD Karawang, Kepala Pengadilan Negeri dan Danyon 305 yang tergabung dalam Tim Terpadu penanganan gangguan keamanan dalam negeri Kab Karawang yang sudah terbentuk sejak awal tahun lalu. Bupati Karawang, Ade Swara menyatakan jika kedua belah pihak sudah sepakat untuk berkomitmen menjaga kondusifitas Karawang. “Mereka sudah berdamai dan kedepan tidak boleh terulang kembali kejadian yang sama,” ujarnya. Dikatakan, ke depan semua organisasi masyarakat dan LSM harus bisa menjaga kondusifitas Karawang. Sebab, keamanan dan kenyamanan Karawang bukan hanya peran dari Pemerintah tapi juga semua pihak yang berada di karawang. “Kami juga akan lebih mengintensifkan pembinaan ke-

BERITA KEHILANGAN Kehilangan STNK 1 STNK sepeda motor Honda REVO NF11B1D M/T, Nopol Z 2504 ET, Tahun Pembuatan dan Perakitan 2010, No.Rangka MHIJBC123AK100545, No.Mesin JBCIE2105696. No.BPKB H07488899 An. UCU HIDAYAT d/ a. Kp. Cibuntut RT 07 RW 05 Sukamanah Kecamatan Malambong Kabupaten Garut.

ngawasan, serta evaluasi terhadap penyelenggaraan transportasi di kabupaten Karawang, khususnya di sektor keselamatan lalu lintas dan kelayakan kendaraan bermotor, mengingat tingkat kecelakaan yang disebabkan oleh kendaraan yang tidak laik jalan semakin meningkat. Selanjutnya, segera melakukan pembenahan terhadap sarana dan prasarana transportasi yang ada saat ini, terutama rambu-rambu dan terminal angkutan, sehingga dapat tertata dengan baik, terutama dari segi kebersihan, keindahan, keamanan, kenyamanan dan estetika. terlebih terminal sebagai tempat yang akan disinggahi oleh para penumpang, baik penumpang domestik maupun

antar kota antar provinsi. Evaluasi berikutnya, meningkatkan kualitas dan kompetensi sumber daya aparatur, tidak hanya dari segi kemampuan dan keahlian teknis semata, melainkan juga dari segi kedisiplinan, moralitas, serta etika dan budaya kerja aparatur, guna mengakselerasi proses pembangunan di sektor tranportasi daerah. Terakhir, untuk melakukan berbagai terobosan dalam upaya mengoptimalkan pendapatan asli daerah sesuai kewenangan yang ada terutama dari sektor perparkiran, pengujian kendaraan dan sarana telekomunikasi, dengan terus memperhatikan prinsip akuntabilitas dan tertib administrasi. | BS

Serap Angkatan Kerja

Disnakertrans Karawang Gelar Bursa Kerja 2013 Kegiatan Bursa Kerja/Job Fair 2013, Rabu (11/ 9/2013).

FOTO | BS

FOTO | BS

Penandatangan kesepakatan damai di ruang rapat Bupati Karawang.

pada LSM dan Ormas,” katanya. Menurut bupati, LSM dan Ormas itu terkesan kurang menyadari kekuatan mereka untuk bisa mengkondusifkan Karawang. “Intinya mereka sepakat untuk berdamai dan tidak terjadi kejadian yang sama. Jika terjadi lagi maka penegak hokum harus berperan aktif untuk menertibkan mereka,” katanya. Kepala Kejaksaan Negeri Karawang juga menilai pertemuan itu menemukan hasil positif dan perlu intens dilakukan. “Mudahmudahan tidak ada lagi LSM-LSM yang tersulut dan terprovokasi yang bisa memicu kerusuhan. Harapan kita bersama agar selalu menjaga Kabupaten Karawang tetap kondusif,” ujarnya. Ketua Pengadilan Negeri Karawang pun bersukur. “Ketua tim dalam hal ini Bupati bisa mempersatukan kita untuk menangani gangguan keamanan dalam negeri yang juga memang kita tergabung dalam tim terpadu, sehingga terjalin sinergitas yang hasil akhirnya tercipta kondusif,” ujarnya. Dia mengatakan, semua telah dicantumkan dalam UU No 17 Tahun 2013 tentang Ormas, yang

di dalamnya menjelaskan LSM perlu memberikan keamanan dan ketertiban kepada masyarakat dimana pun keberadaannya. “Perlu dan harus mampu memberikan kontribusi, kepada ketua juga harus tunjukan integritas,” tegasnya. Sedangkan Ketua DPRD menekankan agar OPD Kesbangpol bisa membina LSM. “Jangan sampai terjadi kita kumpul bersalaman damai, tapi nanti terjadi konflik lagi. Kepada ketua-ketua LSM agar jangan membudayakan bentrok bila terjadi salah paham,” ujarnya mengingatkan. Kapolres : saya ucapkan terimakasih kepada LSM sudah komitmen apa yang akan dilaksanakan. Ya, kesepakatan ini harus dijaga. Seperti dikatakan Kapolres, masing-masing LSM yang mengalami korban. Namun, proses laporan kepolisian tetap dilanjutkan. “Kita berempati kepada korban, kalo kita cermati kejadian kemarin ada 1 hal yang perlu kita benahi, misal ada LSM ada kepentingan pribadi jangan mengatasnamakan bendera LSM,” ujarnya. Sedangkan Dandim 0604

mengingatkan agar fokus pada tujuan perdamaian lahir batin, jangan mencari persoalan baru. “Menjaga kondusifitas tanggung jawab kita bersama, karena damai itu indah,” tegasnya. Sementara itu, Ketua GMBI Distrik Karawang, Muhamad Sayegi Dewa mengakui jika kejadian beberapa waktu lalu merupakan kesalahan dari seluruh ketua, karena kurang bisa mengkordinir anggotanya. Oleh sebab itu seluruh anggotanya kedepan akan dibina agar bisa lebih baik lagi. “Kita sudah berkomitmen untuk menjaga kondusifitas Karawang,” tegasnya. Menurutnya, kejadian beberapa waktu lalu merupakan pendewasaan organisasi agar kedepan bisa lebih baik dan bermanfaat bagi seluruh masyarkat. “Kami juga minta agar seluruh anggota GMBI jangan mudah terpropokasi,” katanya. Senada, Ketua BPPKB Banten, Rahmat Safaat menyatakan jika pihaknya sudah mengambil hikmah dari kejadian beberapa waktu lalu. “Kita siap untuk menjaga kondusifitas Karawang,” singkatnya. | BS

Karawang, Trans - Sebagai salah satu upaya untuk meningkatkan efektifitas penyerapan angkatan kerja, Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Karawang menggelar kegiatan Bursa Kerja/Job Fair 2013, Rabu (11/9). Kegiatan yang berlangsung di halaman kantor dinas tersebut, dipadati oleh para pencari kerja. Sedikitnya 50 perusahaan nasional. Maklum, 28 perusahaan yang berlokasi di Kabupaten Karawang turut berpartisipasi dalam bursa kerja tersebut. Termasuk diantaranya adalah penerbangan nasional, Garuda Indonesia, dan perusahaan otomotif Astra Motor, dan berbagai perusahaan besar lainnya. Dalam kesempatan tersebut, Bupati Karawang, H. Ade Swara sebagaimana disampaikan melalui Plt. Sekretaris Daerah Kabupaten Karawang, Drs. Teddy Rusfendi Sutisna, pembangunan nasional, tidak terlepas dari pembangunan bidang Ketenagakerjaan. “Untuk itu, kegiatan ini merupakan peluang sekaligus harus dijadikan motivasi bagi para pencari kerja, khususnya di Kabupaten Karawang untuk mau dan mampu meningkatkan kapasitas keilmuan maupun keahliannya, karena dengan adanya kegiatan ini terbukanya kesempatan luas bagi para masyarakat pencari kerja,” ujarnya. Lebih lanjut Bupati mengatakan, dalam realita yang ada, jumlah lowongan kerja yang demikian terbatas belum sepenuhnya mampu menampung seluruh calon tenaga kerja setiap tahunnya. Oleh karena itu, saya mengharapkan kepada masyarakat pencari kerja untuk memanfaatkan momentum ini dengan sebaik-baiknya. Kegiatan ini sangat bermanfaat baik sebagai ajang untuk memberikan pelayanan dan informasi lowongan kerja maupun sebagai pelaksana pemasaran, penyaluran dan penempatan tenaga kerja. Selain itu, lanjut Bupati, job fair juga merupakan salah satu komponen penting, karena bursa kerja menjadi lembaga yang berperan dalam mengoptimalkan penyaluran tenaga kerja dan sumber informasi un-

tuk pencari kerja. Bursa kerja ini terbukti mampu memberikan kontribusi siginifikan bagi akselerasi pembangunan bidang ketenagakerjaan di Kabupaten Karawang. Di sisi lain, dalam upaya menjamin penyelenggaraan urusan ketenagakerjaan di Kabupaten Karawang, sejak tahun 2011 lalu Kabupaten Karawang telah memiliki perda nomor 1 tahun 2011 tentang “ketenagakerjaan”. “Untuk itu, saya berharap agar keberadaan perda tersebut dapat dijadikan sebagai pedoman dalam setiap penyelenggaraan ketenagakerjaan di Kabupaten Karawang,” ujarnya. Kepala Disnaker Provinsi Jawa Barat, Hening Widiatmoko, mengatakan bahwa pihaknya mengapresiasi Kabupaten Karawang yang telah turut melibatkan jajaran Disnaker Provinsi Jawa Barat dalam penyelenggaraan bursa kerja ini, terlebih bursa kerja ini dipadati oleh para pencari kerja. “Karawang sendiri saat ini telah masuk dalam konsep megapolitan dimana ke depan akan terdapat peluang kerja yang semakin besar,” imbuhnya, seraya menambahkan oleh Keputusan Presiden telah mengamanatkan perusahaan di Indonesia wajib melaporkan adanya lowongan kerja Sementara itu, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Karawang, Ramon Wibawa Laksana menambahkan bahwa selain bursa kerja, pada kesempatan ini pihak Disnakertrans turut menyelenggarakan Pelatihan berbasis kompetensi yang bertujuan untuk meningkatkan skill (keterampilan) peserta pelatihan sehingga dapat memiliki kompetensi untuk menjadi tenaga kerja siap pakai serta bersaing di dunia pasar kerja. Pelaksanaan kegiatan pelatihan berbasis kompetensi tersebut, lanjut Ramon dilaksanakan selama 240 jam pelatihan yang dimulai sejak tanggal 2 September 2013 sampai dengan 7 Oktober 2013 sebanyak 14 paket latihan, diantaranya kejuruan administrasi perkantoran, kejuruan menjahit garment, kejuruan mobil bensin, kejuruan sepeda motor, kejuruan mesin bubut dll. | BS

WARTAWAN PROFESIONAL TUNJUKAN JATI DIRI Perwakilan Jawa Barat : Surasdi Arso (Kep Perw), Syahirwan S. Kota Bandung : M Rechan RR, Elvin Yos, Novianto Kabupaten Karawang : Budi Saputra Kabupaten Garut : Chrystian

BUPATI KARAWANG PERINGATI HARI JADI KE 380

Dipandu Kesenian Pagelaran 38 Dalang Wayang Kolosal Karawang, Trans - Pada malam hari saat hari puncak peringatan HUT ke 380 Kab Karawang, Bupati Ade Swara membuka pagelaran Wayang kulit bersama 38 dalang. Pagelaran wayang ini di laksanakan di Lapangan Karangpawitan Kec Karawang Barat Sabtu pekan lalu. Dalam sambutannya, Bupati Ade Swara mengatakan bahwa sudah banyak rangkaian acara yang mengakomodir kegemaran masyarakat seperti catur, mancing, dan malam ini wayang. Itu semua disajikan oleh Pemkab Karawang untuk sarana hiburan masyarakat dalam rangka memeriahkan HUT ke-380 Kabupaten Karawang. Pada kesempatan itu Bupati Ade Swara menyampaikan beberapa informasi pembangunan, di antaranya Jembatan Alun-alun telah selesai dibangun sebagai upaya antisipasi pengurai kemacetan. Kemudian

Bupati Ade Swara membuka pagelaran Wayang kulit bersama 38 dalang.

FOTO | BS

Karawang juga berencana membangun jembatan di Telukjambe dan mohon doa semoga bisa segera usai dengan cepat. Balik lagi mengenai acara wayang, bupati meyakini bahwa wayang akan terus eksis di dunia kesenian. “Saya ucapkan terima kasih kepada para dalang yang juga disebut seniman, karena mereka telah melestari-

kan asset seni budaya nasional,” ujarnya. Usai sambutan Bupati Kaawang memberikan gunungan wayang kepada dalang sebagai tanda dimulainya pagelaran wayang dengan tajuk “Pagelaran Wayang Golek Kolosal 38 Dalang Hayat Suya Wangsa Bharata.” Bupati pun berbaur dengan ribuan masyarakat. | BS


TRANS JABAR

HALAMAN 12

KORAN TRANSAKSI THN 13

NO.276. ‰ TH XIII SENIN, 23 SEPT - 6 OKT 2013

Lahan Untuk Korban Banjir “Dirampas” Warga Lain Bandung, Trans - Tanah seluas 10 hektare di Kampung Neglasari RW 10 dan RW 11 Kel.Manggahang yang disiapkan Pemkab Bandung untuk korban banjir warga Kampung Cieunteung, Kelurahan/Kecamatan Baleendah, sudah beralih peruntukannya. Kini, hanya sebagian kecil korban banjir yang mendiami tanah milik Pemkab Bandung tersebut. Berdasarkan data dari Bagian Aset Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Bandung, dari luas keseluruhan 10 hektare, sekitar 5,5 hektare di antaranya sudah ditempati 572 bangunan rumah. Hampir sebagian besar warga yang mendirikan bangunan bukan eks warga

Cieunteung. Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bandung, Triska Hendriawan mendesak Pemkab Bandung untuk mengembalikan fungsi tanah di Neglasari, ke peruntukannya semula sebagai tempat relokasi korban banjir. Keberadaan bangunan milik warga bukan korban banjir, dinilai telah menyimpang dari kesepakatan dengan DPRD Kabupaten Bandung. “Proses pengadaan tanah itu dibahas bersama dengan dewan. Tanah itu disiapkan pemerintah daerah sebagai lahan relokasi bagi warga korban banjir di Cieunteung, bukan digunakan untuk warga lain. Dewan berharap tanah itu dikembali-

Penat aan TTaman aman enataan Gandeng Pihak K Keetig tigaa Bandung, Trans - Untuk menuju ‘Bandung Juara’, Wali Kota Bandung, Ridwan Kamil tak hanya mengandalkan anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD), tetapi juga bantuan dana dari pihak ketiga, salah satunya untuk penataan taman yang ada di Kota Bandung. Dari 600 taman yang ada, 30 taman di antaranya akan dijadikan taman tematik. “Prinsipnya Bandung Juara tanpa mengandalkan APBD. Selama bisa dibantu dari dana pihak ketiga, saya akan kejar,” ujar Ridwan di Jln. Anggrek, Sabtu (21/9). Selama peluang dari pihak ketiga ini ada, maka pembangunan kota bisa dibantu dana dari pihak ketiga. “Mimpi saya, 25 persen dapat kita kejar dari nonAPBD,” ungkap Ridwan. Dana non-APBD ini, lanjutnya, bisa digunakan untuk pengelolaan taman. Di Kota Bandung ada 600 taman, dan 30 di antaranya akan dijadikan taman tematik. Seperti taman fotografi yang ada di Jln. Anggrek yang diresmikan pada Sabtu (21/9) oleh Wali Kota Bandung, Ridwan Kamil. Taman ini menjadi taman tematik dengan menggunakan dana CSR (corporate social responsibility) Danamon. “Danamon ini contoh yang akan saya ajak kerja sama. Ini kerja sama segitiga, pemerintah urusan perizinannya, pihak ketiga yang mendanai, dan komunitas yang menjaga dan mengaktifkan taman,” ujar Ridwan. Dengan adanya taman tematik fotografi, katanya, nantinya di Bandung bila ada pameran foto tidak hanya di galeri, tapi juga bisa menggunakan taman ini. Ke depan di taman ini akan penuh dengan agenda mingguan. “Sehingga, ciri khas Kota Bandung yang nyaman, hijau, dan kreatif itu bisa terwujud jika orang berinteraksinya tidak hanya di ruangan, tapi juga banyak di taman-taman,” tandas Ridwan. Selain Taman Cempaka yang kini menjadi taman tematik fotografi, ke depan bakal ada Taman Persib di Taman PPI. Di sana, bakal ada patung legenda-legenda Persib. Pemkot akan kerja sama dengan Viking dan bobotoh untuk menentukan. “Di sana akan ada patung 8-10 legenda persib dan sejarahnya yang akan dipajang. Kita sudah bekerja sama dengan Viking dan bobotoh untuk memilih beberapa pemain legendaris Persib yang akan dijadikan patung,” tandanya Sedikitnya, bakal ada 30 taman tematik di Kota Bandung seperti taman lansia, taman jurnalistik, taman fotografi, taman dinosaurus, taman superhero, taman lampion, dan taman jomblo. Sehingga tiap minggu, warga Bandung bisa melakukan kegiatan di tamantaman ini. “Tiga puluh yang baru ketemu temanya,” ujar Ridwan. Taman-taman di Kota Bandung ini nantinya akan dilengkapi wifi dan pos penjagaan. Untuk wifi ini, pemkot telah bekerja sama dengan PT Telkom. “Tamantaman kota, masjid, dan gereja dikasih wifi. Sehingga, Kota Bandung terkoneksi secara internet di mana pun kita berada,” terangnya. Selain itu, di tiap taman pun akan ada satu pos yang isinya perpustakaan kecil dan toilet. Pos ini nantinya akan dijaga satu orang penjaga, yang diberi gaji bulanan sehingga penjagaan bisa sampai malam hari. “Saat ini posnya lagi didesain. Di sana ada perpustakaan kecil, ada toilet, dan ada yang jaganya,” tandasnya. Untuk taman-taman yang saat ini dipagari, perlahan akan dikurangi. Begitu pun dengan taman yang gelap, akan dilengkapi lampu-lampu sehingga tidak jadi taman yang tidak semestinya. Kemudian di balai kota mulai minggu depan bakal ada kecapi suling setiap Senin. Selain melestarikan seni dan budaya, juga bisa memberikan dampak pada senimannya dari sisi ekonomi. | Elvin Yos

kan ke peruntukannya semula sebagai tempat tinggal baru korban banjir. Faktanya sampai sekarang, masih banyak warga Cieunteung yang memilih bertahan di daerah banjir, lalu bagaimana jika suatu saat mereka akhirnya bersedia ke Manggahang, sedangkan tanah di sana sudah dihuni warga lain,” papar Triska. Ditambahkanya, proses relokasi pada tahun 2005 tidak jelas regulasinya, apakah hibah, hak guna bangunan, atau hak guna pakai. “Kebanyakan warga Cieunteung yang sudah direlokasi ke Manggahang akhirnya memilih kembali ke tempat asalnya. Alasannya pun enggak jelas, padahal tempat yang

disiapkan Pemkab Bandung itu aman dari banjir,” ujarnya. Ditemui secara terpisah, Kepala Bagian Aset Dadang Husni membenarkan bahwa 572 kepala keluarga (KK) yang mendiami RW 10 dan 11, tidak seluruhnya warga korban banjir. Bangunan yang berdiri di atas lahan milik Pemkab Bandung ini ada yang sudah permanen, semi permanen, dan berdiri pula sekolah dasar. “Terus terang saya tidak tahu sejarah pasti, kenapa masyarakat di luar korban banjir bisa mendirikan bangunan di atas lahan milik pemerintah,” kata Dadang. Untuk menyelamatkan aset tersebut, Pemkab Bandung tengah memproses sertifikasi tanah ter se-

but. Pemkab Bandung pun membebankan sewa tanah kepada warga yang mendirikan bangunan rata-rata sebesar Rp 150.000/KK/tahun. Lebih jauh dijelaskannya, pemberlakukan sewa tanah sebagai bentuk ikatan antara pemilik tanah, dalam hal ini Pemkab Bandung, dengan warga selaku pihak penyewa. Ikatan sewa aset ini sudah sesuai dengan Permendagri No. 17 Tahun 2007 tentang Pedoman Teknis Pengelolaan Barang Milik Daerah. “Tanpa ikatan sewa bisa menjadi temuan BPK RI. Dengan adanya ikatan ini pula bisa memberikan kontribusi bagi kas daerah sekitar Rp 100 juta,” ujarnya. Sebagian warga yang mendiami

tanah milik Pemkab Bandung sudah mengajukan peningkatan status. Mereka ingin memiliki tanah tersebut dengan cara ruilslag. Keinginan warga itu pernah disampaikan pada tahun 2011. “Bisa saja tanah itu diruilslag dengan tanah lain milik warga, sedangkan kalau dijual harus melalui proses lelang,” kata Dadang. Sementara itu, Ketua RW 20 Kampung Cieunteung, Jaja mengakui sebagian warga yang direlokasi ke Manggahang kembali ke Cieunteung. Warga yang bertahan di Manggahang bukan penduduk Cieunteung asli, tapi orang yang menyewa atau kontrak rumah. | Novianto

Kota Bandung Tolak Mobil Murah Pemkot Bandung saat sedang berusaha mengurangi penggunaan kendaraan pribadi, dan sedang merancang angkutan massal. Bandung, Trans - Wali Kota Bandung, Ridwan Kamil menolak mobil murah ramah lingkungan atau low cost green car (LCGC) masuk Kota Bandung, karena bakal menambah parah kemacetan. Menurutnya, kebijakan tersebut tidak sesuai dengan semangat yang sedang digelorakan Pemkot Bandung untuk mengatasi permasalahan kemacetan yang saat ini sudah sangat semrawut. Mobil murah muncul menyusul keluarnya Peraturan Pemerintah No. 41 Tahun 2013 tentang Insentif Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPnBM) bagi produksi mobil ramah lingkungan. Intinya, peraturan ini menghapuskan pajak penjualan untuk mobil yang berkapasitas mesin maksimal 1.200 cc dengan konsumsi bahan bakar 1 liter untuk jarak tempuh minimal 20 kilometer. Mobil yang memenuhi klas-

FOTO | IST

Wali Kota Bandung, Ridwan Kamil didampingi Wakil Wali Kota, Oded M. Danial memantau salah satu ruangan di kantor Dinas Pelayanan Pajak Pemkot Bandung, Jln. Wastukancana, Rabu (18/9).

ifikasi itu adalah mobil murah atau LGCC. Kota Bandung yang mempunyai masalah serius dengan kemacetan lalu lintas, merasa keberatan dengan keluarnya kebijakan tersebut. Termasuk rencana Menteri Perindustrian, M.S. Hidayat yang akan membagi mobil murah ini secara merata ke seluruh daerah. “Saya tidak akan menerima dan tidak setuju dengan kebijakan mobil murah ini untuk di Kota Bandung,” ujar Wali Kota Bandung yang juga akrab disapa Emil kepada wartawan, saat melakukan inspeksi di Dinas Pelayanan Pajak (Disyanjak) Kota Bandung, Rabu (18/9). Emil mengungkapkan, saat ini kendaraan di Kota Bandung

sudah sangat banyak. Sehingga kemacetan menjadi pemandangan biasa yang terjadi setiap hari. Kemacetan akan semakin parah ketika libur, karena kendaraan wisatawan yang masuk ke Kota Bandung cukup banyak. “Kebijakan mobil murah ini akan menambah kemacetan di Kota Bandung, semakin parah. Justru saat ini, kami sedang akan mengantisipasi kemacetan, sama seperti yang dilakukan Gubernur DKI Jakarta, Jokowi,” katanya. Karena tidak cocok di Kota Bandung, maka Emil menyarankan mobil murah disebar di daerah-daerah lain yang tidak memiliki masalah dengan kemacetan lalu lintas. Ia menyebut, daerahdaearh di Pulau Kalimantan sangat cocok untuk kebijakan ini.

“Lebih baik ke daerah lain saja. Untuk Bandung sudah tidak bisa menerima lagi. Seperti di Pulau Kalimantan, menurut saya kebijakan tersebut bisa dilakukan,” jelasnya. Saat ini, tambah Emil, Pemkot Bandung justru sedang berusaha mengurangi penggunaan kendaraan pribadi dan sedang merancang angkutan massal atau kendaraan umum untuk melayani warga. Salah satunya monorel yang akan menjadi prioritas Pemkot Bandung dalam melayani kebutuhan transportasi, sekaligus mengurangi kemacetan lalu lintas. “Kita sedang mempersiapkan untuk membangun monorel sehingga bisa mengatasi masalah kemacetan,” tambahnya.

Selain itu, Pemkot Bandung juga akan mencoba mengubah paradigma warga supaya lebih memilih menggunakan kendaraan umum dibandingkan kendaraan pribadi. “Kita akan bekerja keras untuk mengubah mindset warga Kota Bandung sehingga lebih memilih kendaraan umum,” katanya. Di tempat terpisah, Kasat Lantas Polrestabes Bandung, AKBP Yully Kurniawan mengakui, jika mobil murah masuk Kota Bandung, maka akan ada peningkatan volume kendaraan di jalanan. Saat ini saja, setiap weekend sekitar 20 ribu - 25 ribu kendaraan masuk dari luar kota. Namun Yully mengatakan, kebijakan mobil murah merupakan kebijakan pemerintah pusat. Polrestabes Bandung sama sekali tidak bisa berbuat banyak. “Itu ‘kan kewenangan pemerintah pusat. Kita tidak bisa berbuat banyak. Polrestabes Bandung hanya sebatas pelaksanaan di lapangan,” ujarnya. Pelaksanaan di lapangan, katanya, terkait pengaturan arus lalu lintas. Namun Polrestabes Bandung juga tidak bisa membatasi kendaraan yang masuk ke Kota Bandung. Hal itu masih perlu dibicarakan dengan pemerintah daerah. “Kendaraan masuk itu daftarnya di polda. Kita hanya pelaksana di lapangan. Soal pembatasan, kita juga tidak memiliki kewenangan,” tuturnya. | Arso

PDAM Stop Pasokan Ke 5 Kecamatan Bandung, Trans - Sebanyak 18.000 pelanggan PDAM Tirta Raharja Kabupaten Bandung tidak mendapat pasokan air bersih selama dua hari berturut-turut, yakni sejak Rabu (25/9) hingga Kamis (26/9). PDAM terpaksa menghentikan suplai air ke pelanggan yang berada di lima kecamatan, yaitu Soreang, Katapang, Cangkuang, Banjaran, dan Baleendah. “Dengan berat hati, suplai air bersih dihentikan sementara waktu. Kami paham betul di tengah musim kemarau seperti sekarang tentunya keputusan ini sangat tidak populis, tapi langkah ini terpaksa dilakukan,” kata Kepala Bagian Humas dan Hukum PDAM Tirta Raharja, Dadang Supriadi di Soreang, Jumat (20/ 9). Dijelaskannya, dihentikannya suplai air bersih ke 18.000 sambu-

ngan langganan (SL) tidak bisa dilepaskan dari terhentinya pasokan air baku dari PLTA Cikalong, Desa Lumajang, Kec. Pangalengan. PT Indonesia Power (IP) selaku pengelola PLTA Cikalong melakukan pemeliharaan rutin dengan cara menguras air dari turbin. Ini berpengaruh terhadap suplai air ke PDAM Tirta Raharja. PDAM menerima surat pemberitahuan pemeliharaan rutin dari PT IP, Kamis (19/9). Pemeliharaan rutin harus dilakukan untuk menjaga pasokan listrik ke sejumlah daerah di Pulau Jawa. “Pemeliharaan rutin ini berlangsung selama dua hari mulai Selasa (24/9) sampai Rabu (25/9). Untuk memelihara turbin, berarti air yang ada di sana harus dikuras terlebih dulu. Dampaknya terasa langsung oleh PDAM yang menggunakan air PLTA Cikalong sebagai sumber air

Dengan berat hati, suplai air bersih dihentikan sementara waktu.

Dadang Supriadi, Kabag Humas dan Hukum PDAM Tirta Raharja

baku utama untuk memenuhi kebutuhan pelanggan di lima kecamatan,” tuturnya. Pemeliharaan rutin ini baru akan terasa dampaknya oleh 18.000 pelanggan pada Rabu dan Kamis. Saat pelaksanaan pemeliharaan dimulai Selasa, PDAM Tirta Raharja masih memiliki cadangan air sebanyak 3.000 m3

yang berada di reservoir Sukamaju. Cadangan air ini cukup untuk menyuplai kebutuhan air selama delapan jam berturut-turut. Ia berharap, kegiatan pemeliharaan rutin ini tepat waktu, yakni tidak sampai melebihi dua hari. Apabila molor lebih dari dua hari, berarti pasokan air ke pelanggan juga bisa lebih lama lagi. Oleh karenanya, warga diimbau untuk menampung air mulai dari Jumat ini (kemarin, red). Sehingga ketika dilakukan penghentian pasokan, sudah tersedia cadangan. “Mudah-mudahan pelaksanaan pemeliharaan beres Rabu atau Kamis, sehingga suplai air sudah kembali normal Jumat pagi,” katanya. Diakuinya, pasokan air bersih ke pelanggan di Soreang dan sekitarnya sangat bergantung pada sumber air baku dari PLTA Cikalong (Sungai Cisangkuy). Sehing-

ga ketika debit air Situ Cileunca yang menjadi sumber air ke Cisangkuy menurun, berpengaruh besar terhadap layanan air bersih. “Permasalahan ini sudah lama menjadi bahan pemikiran kami, salah satu solusinya perlu mencari sumber air baku baru. Kita coba memasang pompa di Cisangkuy yang memiliki kapasitas 50 liter/detik, sehingga diharapkan bisa memecahkan persoalan yang terjadi selama ini,” papar Dadang. Lebih jauh diungkapknya, penambahan sumber air baku dirasa sangat mendesak. Sumber air baku yang sudah dilakukan pengkajian terletak di Desa Cibeureum, Kec. Kertasari yang memiliki lima mata air, yaitu mata air Kosasih, Cibeulah, Ciakar, Ciburial, dan Karang Anyar. | Syahirwan

Pelepasan Jamaah Calon Haji Asal Karawang Karawang, Trans - Pemberangkatan pertama jamaah calon haji asal Kabupaten Karawang pada musim haji tahun 1434 Hijriah / 2013 Masehi secara resmi dilaksanakan. Pemberangkatan 488 jamaah calon haji yang tergabung dalam kloter 2-JKS secara resmi dilepas oleh Plt. Asisten Pembangunan / Asisten Pemerintahan Setda Kabupaten Karawang, H. Endang Soemantri, SH, bertempat di Plaza Pemda Karawang, Selasa pekan lalu. Dalam kesempatan tersebut, Bupati Karawang, H. Ade Swara, sebagaimana yang disampaikan oleh Endang Soemantri, mendoakan kepada para jamaah calon haji asal Kabupaten Karawang untuk senantiasa

berada dalam lindungan Allah SWT. “Dengan demikian mereka dapat melaksanakan ibadah haji dengan tenang, khusyu, dan mampu menghayati setiap hikmah yang terkandung dalam rukun, dan sunnah ibadah haji,” ujarnya. Bupati juga berharap kepada para jamaah calon haji yang telah tiba di tanah suci agar tidak lupa turut mendo’akan Kabupaten Karawang agar senantiasa menjadi daerah yang dapat mensejahterakan masyarakatnya. “Insya Allah dengan iringan do’a dari para jemaah sekalian, Kabupaten Karawang akan dapat menjadi daerah yang baldatun thoyibatun warrobun ghofur,” jelasnya. Di sisi lain, Bupati Ade

FOTO | BS

Plt. Asisten Pembangunan/Asisten Pemerintahan Setda Kabupaten Karawang, H. Endang Soemantri, SH melepas secara resmi pemberangkatan 488 jamaah calon haji.

Swara pun turut mengapresiasi segenap petugas urusan haji yang berada di Kantor Kementerian Agama Kab. Karawang

maupun instansi dan lembaga terkait lainnya yang telah memberikan pelayanan prima dalam mendukung suksesnya penye-

lenggaraan operasional haji do Kabupaten Karawang. “Semoga bhakti dan amal ibadah saudara akan mendapatkan berkah dari Allah SWT,” ujarnya. Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Agama Kab. Karawang, H. Eddy Yusuf menjelaskan bahwa jumlah jamaah calon haji Kabupaten Karawang berdasarkan kuota penyesuaian sebanyak 1.714 orang. Calon jamaah haji yang menunda keberangkatan tahun ini karena sakit dan alasan lain sebanyak 18 orang. Sedangkan calon jamaah haji yang mutasi masuk sebanyak 6 orang, calon jamaah haji yang mutasi keluar sebanyak 2 orang. “Sehingga jamaah yang siap berangkat mencapai 1.702 orang,” imbuhnya.

Sedangkan kloter yang siap diberangkatkan dan dilepas pada pagi ini sebanyak 448 orang yang terdiri 442 jamaah calon haji (203 laki-laki dan 239 perempuan), serta petugas kloter sebanyak 6 orang, yang terdiri dari TPHI 1 orang, TPIHI 1 orang, TKHI 3 orang, dan TPHD Provinsi 1 orang. “Adapun Kloter 2-JKS merupakan kloter pertama yang kita berangkatkan dari Kab. Karawang dan merupakan pemberangkatan ke-2 (dua) pada gelombang ke-1,” jelasnya. Para jamaah tersebut, lanjut Eddy, akan berangkat ke Bandara Halim Perdana Kusuma pada hari Rabu, 11 September 2013 pukul 08.00 WIB, dan diterbangkan ke tanah suci pada hari

Rabu tanggal 11 September 203 pukul 11.00 WIB dengan menggunakan Saudi Arabia Airline. “Adapun rencana kepulangan ke tanah air pada hari Senin, tanggal 21 Oktober 2013,” imbuhnya. Di sisi lain, Eddy juga mengemukakan bahwa pendaftar calon jamaah haji untuk tahun 2014 dan tahun selanjutnya yang menunggu antrian porsi di siskohat sampai dengan Hari Senin tanggal 9 Septmber 2013 telah mencapai 19.393 orang. “Untuk itu, kami tetap menghimbau kepada seluruh masyarakat Karawang yang ingin menunaikan ibadah haji agar segera mendaftarkan diri di Kantor Kementerian Agama Kab. Karawang,” imbuhnya. | BS


HALAMAN 13

KORAN TRANSAKSI THN 13

TRANS REGIONAL

NO. 276. ‰ TH XIII SENIN, 23 SEPT - 6 OKT 2013

Syukuran Hari Jadi Ke-23 Desa Lestari | Memupuk Persaudaraan Di Antara Masyarakat Luwu Timur, Trans - Mari kita bangun kebersamaan, persatuan dan kesatuan serta bersihkan diri dari sifat-sifat tercela untuk menuju masyarakat yang aman, tenteram dan sejahtera. Demikian terpangpang pada acara syukuran Hari Jadi Desa Lestari ke-23, Sabtu (21 September 2013) lalu. Dalam syukuran Hari Jadi Desa Lestari, Kecamatan Tomoni, Luwu Timur – Sulawesi Selatan itu, budaya yang merupakan salah satu jati diri bangsa Indonesia itu, benarbenar diperrtunjukkan masyarakat setempat. Disaksikan Wakil Bupati Luwu Timur, Camat Tomoni dan segenap kepala desa se- Rante Ma-

rio, mayarakat datang berbondongbondong, dan bergotong-royong untuk menyukseskan acara tersebut. Berbagai macam kegiatan dilaksanakan, mulai dari tarik tambang, panjat pinang, jaran kepang, dan lomba nasi tumpeng. Hingga larut malam, masyrakat masih dihibur kebudayaan tanah Jawa, yakni wayang kulit. Desa Lestari memang memiliki sejarah tersendiri. Seperti sambutan yang disampaikan Kepala BPD, Desa Lestari adalah salah satu dari 13 desa di wilayah Kecamatan Tomoni, Kabupaten Luwu Timur, yang terbentuk berdasarkan SK Bupati

FOTO | JOSEP

Wakil Bupati Luwu Timur, Ir. H Thoriq Husler.

Luwu Timur No.442/PEMDES/1990. “Desa Mulya Sri, Kecamatan

Mangkutana, Kab. Luwu Timur dimekarkan menjadi dua desa. Ketika Desa Lestari pada tanggal 11 Desember 1990 dibentuk, statusnya masih desa persiapan. Pada tahun 1992 Kecamatan Mangkutana dimekarkan menjadi Kecamatan Tomoni, hingga pejalanan silih berganti. Lalu, pada tanggal 2 April 2009 sampai 2015, Bapak Nahman Sp menjadi Bapak Desa Lestari. Sampai acara syukuran kita rayakan di Desa Lestari ini,” papar ketua BPD itu. Menariknya, Bapak Desa Lestari Nahman Sp juga menyampaikan hal yang membanggakan pada acara syukuran itu. “Kita patut ber-

syukur, sebab Desa Lestari diberikan kepercayaan penuh dari Kabupaten Luwu Timur untuk mengikuti Lomba Gotong Royong tahun 2014 mendatang. Nah, berjalanyan acara ini berkat kerja keras aparat pemerintah dibantu para donatur-donatur, serta masyarakat Desa Lestari secara bergotong royong. Semoga dalam lomba gotong royong nanti, kita bisa kembali menunjukkan kerja keras seperti ini,” ujar Nahman Sp. Semangat gotong-royong dan kentalnya persaudaraan yang ditunjukkan masyarakat, rupanya mendapat perhatian tersendiri dari Wakil Bupati Luwu Timur, H Ir Thoriq Husler, saat menghadiri aca-

Masa Transisi Sekarang Ini Rawan Disintegrasi Jiwa nasionalisme, menciptakan SDM yang berkualitas, serta masyarakat yang disiplin merupakan tiga syarat yang harus diaplikasikan dalam proses pembangunan. Blitar, Trans – Masa transisi seperti sekarang ini rawan menimbulkan disintegrasi, dan perpecahan bangsa. Namun, ancaman ini bisa dilawan atau dikikis dengan solidaritas yang tinggi serta terus memupuk kekompakan. Ancaman tersebut tentu tidak bisa anggap enteng, mengingat yang menyampaikan pernyataan itu adalah Ketua Umum Persatuan Purnawirawan Warakawuri TNI, Polri (Pepabri), Jend TNI (Purn) Agum Gumelar, pada acara resepsi HUT Pepabri ke-54 di Pendopo Ronggo Hadinegoro Kab Blitar, Kamis (12/9/ 2013). Pada acara resepsi HUT Pepabri ke-54 di Kabupaten Blitar

FOTO | FAUZI

Jend TNI (Purn) Agum Gumelar, pada acara resepsi HUT Pepabri ke-54 di Pendopo Ronggo Hadinegoro Kab Blitar, Kamis (12/9).

tahun ini, Ketua Umum Pepabri, Agum Gumelar, menyerahkan tumpeng dan tali asih kepada mantan pejuang PETA. Tidak itu saja, sesuai dengan SK Pepabri 032/033/VII/2013 tentang penganugrahan tanda penghargaan Purnawirawan Satya Lencana kepada 748 orang, dengan rincian 410 Satya Lencana 5 tahun dan 338 orang Satya Lencana 10 tahun. Bupati Blitar H Herry Nugroho juga menerima kenangkenangan dari pejuang PETA Blitar.

Semangat Nasionalisme Namun, menurut mantan Ketua KONI Pusat (2003-2007) itu, selama TNI dan Polri kompak, solid, bersatu, tidak ada gangguan untuk keutuhan NKRI. “Jadi, semua elemen harus meniru Bung Karno yang memiliki semangat nasionalisme tinggi,” tegasnya. Agum Gumelar juga berpesan, agar bangsa Indonesia tidak mudah dipecah belah. Setiap permasalahan harus dicari solusi yang baik dan elegan. “Ini semata-mata untuk menuju Indonesia

DPRD Kabupaten Blitar Sahkan APDB PPerubahan erubahan TTahun ahun 20 13 2013 Blitar, Trans - Setelah melalui pembahasan yang cukup panjang di tingkat Badan Anggaran DPRD Kabupaten Blitar, akhirnya Ranperda (Rancangan Peraturan Daerah) APBD Perubahan Kabupaten Blitar Tahun 2013 disahkan dalam Rapat Paripurna DPRD, Kamis (19 September 2013) di Ruang Rapat Paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kab Blitar. Rapat Paripurna tersebut dipimpin oleh Ketua DPRD Kabupaten Blitar Guntur Wahono SE, didampingi oleh Wakil Ketua DPRD—masing-masing Ir Edi Masna Nurochman MM, H Abdul Munib S.Ip, dan Dra Ec Suswati MM MH. Sebelum menyetujui Ranperda APBD Perubahan tahun 2013, lebih dulu diawali dengan Laporan Hasil Pembahasan Ranperda oleh Badan Anggaran DPRD Kabupaten Blitar terhadap APBD Perubahan tahun 2013. Laporan tersebut disampaikan oleh H.Ahmad Tamim selaku juru bicara Badan Anggaran DPRD Kabupaten Blitar. Dalam laporannya, Badan Anggaran meminta eksekutif/birokrasi untuk bisa melakukan efisiensi dan penghematan anggaran, karena belanja pegawai masih tinggi. Kekuatan APBD Kabupaten Blitar Tahun 2013 setelah perubahan menjadi sekitar Rp.1,717 triliun atau mengalami penambahan sekitar Rp.2,6 milyar. Sementara untuk pendapatan jika sebelum perubahan Rp. 1,576 triliun setelah perubahan bertambah Rp. 2,6 milyar menjadi Rp.1,578 triliun. Untuk belanja dari Rp.1,714 triliun menjadi Rp.1,717 triliun. Setelah juru bicara Banggar DPRD H.Ahmad Tamim selesai membacakan laporan hasil pembahasan, pimpinan sidang Ketua DPRD Guntur Wahono SE menawarkan pada para anggota

FOTO | FAUZI

Sidang Paripurna DPRD Kab Blitar

dewan yang hadir dalam Rapat Paripurna untuk dimintakan persetujuan. Ternyata, semua anggota DPRD Kabupaten Blitar yang hadir pada rapat paripurna menyetujui Ranperda APBD Perubahan 2013 ditetapkan, dengan ditandai dengan ketokan palu oleh pimpinan sidang paripurna DPRD Guntur Wahono SE. Ranperda APBD Perubahan menjadi Perda untuk selanjutnya akan dikonsultasikan ke Pemerintah Provinsi jawa Timur. Sedangkan Bupati Blitar Heri Nugroho saat dikonfirmasi setelah acara Rapat Paripurna DPRD Kab Blitar, mengatakan bahwa pihaknya selaku Bupati berharap setelah APBD Perubahan 2013 ditetapkan/disahkan oleh Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Blitar dan selambat-lambatnya 3 hari, setelah disahkan harus sudah dikirim ke Pemerintah Provinsi Jawa Timur. “Tujuannya, supaya segera dievaluasi dan selanjutnya dari hasil evalusi yang dilakukan oleh Pemerintah Provinsi, dalam hal ini Gubernur Jatim, segera dilakukan penyempurnaan Ditargetkan pada awal Oktober 2013 ini APBD Perubahan 2013 sudah bisa segera dilaksanakan oleh masing-masing SKPD,” ujar Herry Noegroho. | Fauzy

yang terbuka dan sejahtera dengan spirit reformasi,” ungkap Agum Gumelar. Jiwa nasionalisme, menciptakan SDM yang berkulalitas, serta masyarakat yang disiplin, menurut ketua Umum Pepabri itu, merupakan tiga syarat yang harus diaplikasikan dalam proses pembangunan. Dan, bangsa yang besar adalah bangsa yang bisa menciptakan pembangunan di semua lini. “Ini mengingat, persaingan semakin ketat,” ungkapnya, Wakil Ketua Wantimpus, Ari Sadewo pun mengingatkan agar

Pekan Depan Tim Wali Ajukan Gugatan Pilkada Ke MK

tetap dijaga kekompakan TNI dan Polri, purnawirawan TNI dan Polri, untuk terus mengawal perjalanan bangsa. Itu sebanya, tema peringatan HUT Pepabri ke54 adalah “Kobarkan Terus Nilainilai Juang 45 “Situasi seperti sekarang baik bidang politik sosial dan budaya, apalagi menjelang pesta demokrasi memilih wakil rakyat dan presiden kali ini, tepat rasanya jika moment pada HUT Ke 54 kali ini Pepabri berjuang menjaga keutuhan negara dan bangsa, bukan golongan. Kita harus tetap megawal Pancasila dan UUD 1945,” ujarnya. Adanya pemikiran seperti, Kabupate Blitar sebagai tempat Peringatan HUT Pepabri ke-54, karena memang dalam catatan sejarah bahwa di Kabupaten Blitar pernah terjadi Pemberontakan PETA, 14 Februari 1945, yang dipimpin oleh Supriyadi. Pemberontakan PETA itu mengingatkan anak bangsa untuk mengilhami betapa gigihnya pejuang PETA pada saat itu, untuk merebut kemerdekaan. Bahkan, tempat dilahirkannya dan dimakamkan Sang Proklamator, yang juga Presiden Pertama RI, Ir. Soekarno, adalah di Blitar. Tokoh ini dikenal memiliki jiwa nasionalisme tinggi, dan harus menjadi panutan. Nilai juang pantang menyerah, nasionalisme inilah yang ingin terangkat dan terus dikobarkan rakyat Indonesia. | Fauzy

FOTO | FAUZI

Pelantikan mengambil sumpah jabatan dan pelantikan di Pendopo Agung Ronggo Hadinegoro, Rabu (4/9).

dan mutasi sebelumnya,” ujarnya saat memberikan kata sambutan.Karena itu, bupati berpesan agar pejabat yang baru dilantik bisa mengemban amanah, tugas dan tanggung jawab dengan baik, sehingga jabatan yang baru akan menciptakan kemajuan Kabupaten Blitar ke arah lebih baik dari yang sekarang ini. “Profesionalitas, disiplin, loyalitas dan integritas sebagai abdi negara juga harus lebih ditingkatkan. Jika dalam mutasi dan promosi kali ini masih ada yang tidak berkenan diharapkan mengambil hikmahnya. Justru harus bersiap untuk bekerja dengan sungguh-sungguh, tanggungjawab dan mangabdi seoptimal mungkin yang dilandasi dengan rasa ikhlas dan penuh kesabaran,” tegasnya. Dari mutasi dan promosi itu diketahui bahwa Eselon II-b mendapatkan promosi

| Josep SM

HUKUM

Pemkab Blitar Lakukan Promosi & Mutasi Pejabat Blitar, Trans - Sekitar 249 pejabat struktural eselon II, III, IV dan V serta jabatan fungsional guru dengan tugas tambahan sebagai Kepala SMA/SMK/ SMP, Penilik dan Pengawas Sekolah di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Blitar, mengambil sumpah jabatan dan pelantikan mengambil sumpah jabatan dan pelantikan di Pendopo Agung Ronggo Hadinegoro, Rabu (4/9). Pengambilan sumpah jabatan dan pelantikan itu dipimpin langsung oleh Bupati Blitar, H Herry Noegroho. Promosi dan mutasi pejabat eselon ini dilaksanakan berdasarkan SK Bupati Blitar Nomor 820/165/409.205/2013 tentang pengangkatan dalam Jabatan Struktural tanggal 3 September 2013, 820/ 166/409.205/2013 tentang pengangkatan/ pemindahan pejabat fnusional guru dan tugas tambahans ebagai Kepala SMP/SMA/SMK Negeri, 820/167/409.205/ 2013 tentang pengangkatan promosi/ pengangkatan dalam jabatan fungsional pengawas dan 820/168/ 409.205/2013 tentang pertama kali pengangkatan kembali dalam jabatan fungsional penilik. Bupati menegaskan, mutasi kali merupakan moment untuk mengisi kekosongan jabatan sekaligus sebagai evaluasi terhadap promosi

ra tersebut. “Pupuk terus persaudaraan di antara masyarakat. Amanlah Luwu Timur,” ujar pejabat yang sangat menyadari bahwa Kabupaten Luwu Timur sebagai daerah yang memiliki multi etnis, dan merupakan cerminan daerah yang kaya akan budaya dari berbagai suku. Wakil bupati juga mengajak seluruh hadirin untuk meningkatkan masyarakat yang bermartabat menuju kerukunan dan perdamaian di segala bidang, sehingga ketentraman akan tercipta secara kondusif . “Hal-hal tersebut jika dijalankan benar, maka akan terhindar dari perbuatan tercela,” pungkasnya.

sebanyak 3 orang, III-a berjumlah 13 orang, III-b total 32 orang, IV-a 87 orang, IV-b 55 orang; dan Eselon V-a 7 berjumlah 7 orang. Sedangkan pejabat fungsional Kepala Sekolah 11 orang, Pengawas 31 orang, penilik 10 orang. Sementara beberapa pejabat struktural yang menempati posisi baru antara lain; Ir. Ulfie Zufiqar Zuaza menjabat Kepala Kantor Ketahanan Pangan, Achmad Budi Hartawan menjabat Kepala Bagian perekonomian, samsul Ma’arif menjabat Kepala bagian Kesra, Khusna Lindarti menjabat Asisten Ekonomi dan Pembangunan, Mahin Abdullah sebagai Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan SDM, Ir Indra Gunawan Staf Ahli Bidang Ekonomi, Hari Margono Camat Doko, Darmadi Camat Kademangan, Agus Santoso Camat Ponggok, Rustin Trisetyo Budi Camat Wates. | Fauzy

SERANG- Trans - Tim pemenangan calon Walikota dan Wakil Walikota Serang Wahyudin Djahidi dan Iif Fariudin (Wali) mengaku sudah mengantongi sejumlah bukti dan saksi sebagai bahan gugatan hasil Pilkada Kota Serang ke Mahkamah Konstitusi (MK). Rencananya gugatan akan dilayangkan Senin (16/9). Sebelumnya, hasil rekapitulasi penghitungan suara di tingkat KPU Kota Serang memutuskan pasangan Tb Haerul Jaman - Sulhi sebagai pemenang Pilkada Kota Serang. Dede Supriadi, Sekretaris Tim Pemenangan Wali mengatakan, berkas-berkas yang diperlukan untuk gugatan ke MK sudah dibuat. Bukti-bukti dan saksi-saksi juga sudah disiapkan. Hanya saja ia masih merahasiakan bukti-bukti dan saksi-saksi itu dengan alasan keamanan dan kerahasiaan. Ia juga yakin bukti-bukti dan saksi-saksi akan bisa menggoalkan gugatan Wali ke MK. “Bukti-bukti masih kita rahasiakan. Sementara saksi-saksi sudah kita siapkan 25 orang dan cadangannya 10 orang,”kata Dede saat dihubungi wartawan Koran Transaksi melalui telepon, Sabtu (14/9). Dede menyatakan nama saksi-saksi dijaga untuk melindungi mereka dari kemungkinan intimidasi atau godaan uang yang dilakukan lawan politik. Ia mengklaim bukti-bukti dan saksi-saksi yang dimiliki sudah dapat membuktikan bahwa kecurangan yang dilakukan petahanan adalah sesuatu yang terstruktur, sistematis, dan massif sehingga gugatan yang dilayangkan akan memiliki kekuatan. “Pada saatnya nanti saksi-saksi ini akan kita karantina dan kita minta penjagaan dari kepolisian untuk melindungi mereka dari kemungkinan intimidasi,” ujarnya. Sementara itu, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Serang menetapkan daftar pemilih tetap (DPT) Pemilu 2014 melalui rapat pleno di Resto Dwiza, Kecamatan Cipocok Jaya, Kota Serang, Jumat (13/9). Dari catatan sistem informasi data pemilih (Sidalih) KPU Kota Serang, jumlah daftar pemilih sementara (DPS) pada tahap I tercatat sebanyak 497.557 warga. Sementara pada daftar pemilih sementara hasil perbaikan (DPSHP) tercatat sebanyak 473.569 pemilih. Setelah dilakukan pemutakhiran data, KPU Kota Serang akhirnya menetapkan 461.709 warga yang masuk dalam DPT Pemilu 2014 di Kota Serang. Jumlah pemilih ini akan tersebar di 1.262 tempat pemungutan suara (TPS) di Kota Serang. Jumlah DPT untuk Pemilu 2014 ini melonjak sebanyak 44.586 pemilih bila dibandingkan dengan DPT saat Pilkada Kota Serang yang baru saja berlangsung. Pada Pilkada Kota Serang, jumlah pemilih tercatat sebanyak 417.123 warga. “Ada peraturan yang berbeda antara pilkada dan pemilihan legislatif. Apabila pada pilkada pemilih harus penduduk Kota Serang minimal yang ber-KTP Kota Serang sekurang-kurangnya selama enam bulan sebelum pelaksanaan Pilkada,” terang Heri Wahidin, Pokja Pemutakhiran Data Pemilih KPU Kota Serang. Sementara untuk Pileg, kata Heri, pemilih tidak harus ber-KTP Kota Serang. “Mahasiswa atau pegawai yang tidak memiliki KTP Serang dapat menggunakan hak pilihnya di Kota Serang asal calon pemilih menginformasikan kepada panitia pemungutan suara (PPS) tempat asal untuk menghapus nama yang bersangkutan. Hal ini untuk menghindari pemilih ganda,” jelas Heri. | Guntur/Yus

Hati-Hati Dengan Peredaran Uang Palsu Pangkalpinang, Trans - Masyarakat dihimbau agar berhati-hati dengan peredaran uang palsu, khususnya warga kota Pangkalpinang. Pasalnya aparat kepolisian baru-baru ini mendapatkan uang palsu sebanyak Rp. 2,4 juta dengan pecahan 50.000 sebanyak 48 lembar. Kasus ini sedang dalam penanganan pihak kepolisisan. “Benar, kita dapatkan uang palsu sebanyak 48 lembar uang pecahan 50.000. Totalnya ada Rp.2,4 juta. Sekarang sudah kita amankan dan masih dalam penaganan pihak kita. Masyarakat diimbau agar berhati-hati dalam melakukan transaksi belanja. Perhatikan dengan seksama uang yang dijadikan alat transaksi,” ujar Kabag Ops Polres Pangkapniang Kompol Arifin kepada wartawan, Senin (16/9). Penemuan uang palsu tersebut bermula dari seorang pemilik salah satu café yang berada di Pasir Padi. Dia mendapatkan uang tersebut berada di kasirnya. Temuan ini kemudian dilaporkannya ke pihak kepolisian Polsek Bukit Intan, Jumat (13/9) lalu. Polsek Buki Intan selanjutnya melimpahkan temuan ini ke Polres Pangkalpinang. “Sejauh ini kita sudah periksa secara fisik, banyak sekali yang memperkuat dugaan bahwa memang temuan tersebut adalah uang palsu. Mulai dari tekstur kertas yang berbeda, warnanya seperti pudar. Kemudian, tidak ada benang pengaman pada kertas uang tersebut. Dan apabila diterawangpun, gambar yang muncul tidak terlalu jelas apa,” ujar Arifin. | Rita


TRANS REGIONAL

HALAMAN 14

KORAN TRANSAKSI THN 13

NO.276. ‰ TH XIII SENIN, 23 SEPT - 6 OKT 2013

Kades Adakan ‘Lelang’ Jabatan | Patut Diacungi Dua Jempol Luwu Timur, Trans – Untuk mewujudkan azas transparansi, Syarifuddin S selaku Kepala Desa Rante Mario, Kabupaten Luwu Timur – Sulawesi Selatan, mengadakan lelang jabatan kaur dan bendahara desa, meskipun dirinya belum genap 100 hari menjalankan tugas sebagai kepala desa. Bahkan, walau belum genap 100 hari melaksanakan tugas sebagai Kepala Desa Rante Mario, Syarifuddin sudah menjalankan dua ‘hak prerogatif’. Namun, pelaksanaannya tidak bertentangan dengan aturan, kaedah, dan norma hukum, serta sejalan dengan visi-misi yang diusungnya saat pencalonan kepala desa. Ya, gebrakan Kades Rante Ma-

rio ini memang layak mendapat acungan dua jempol. Pada tanggal 10 September 2013 lalu, Syarifuddin membuat pengumuman lowongan, yang diumumkan secara tertulis, yakni lowongan penerimaan bakal calon Kepala Urusan dan Bendahara Desa Rante Mario. Pengumuman ini dipasang di papan pengumuman kantor desa tersebut. Bagi masyarakat yang berminat melamar menjadi karyawan pemerintahan desa segera mendaftar. Namun , para pendaftar tidak boleh memiliki status jabatan rangkap dalam pemerintahan desa. Sementara pemerintahan berjalan, inovasi dan pola pikir Syarifuddin sebagai kepala desa dalam

HUKUM

19,4 Ton Tin Slag Bercampur Besi Bekas Diamankan Pangkal Pinang, Trans - Aparat Kepolisian Pangkalpinang telah mengamankan tin slag yang dibawa sebuah truk Mitsubishi Fuso bertuliskan CV Lut Putra Solder dengan nomor polisi G 1988 GF, Rabu (11/9) lalu. Truk tersebut yang sempat diinapkan di Sekwas Pangkalbalam, telah dipindahkan ke Mapolres Pangkalpinang. Kasus ini hingga kini masih dalam penanganan Sat Reskrim Polres Pangkalpinang. Pengamanan terhadap truk tersebut bermula dari pemeriksaan yang dilakukan oleh pihak kepolisian Sekwas Pangkalbalam. Truk yang dikendarai oleh Tr da Dw pun tak luput dari pemeriksaan. “Aparat kepolisian pun melakukan pemeriksaan terhadap muatan mobil yang akan dibawa ke luar (melalui pelabuhan Red.),’’ ujar Kabag Ops Polres Pangkalpinang, Kompol AB Arifin kepada wartawan, Senin (16/9). Awalnya, truk truk tersebut berisi barangbarang bekas berupa besi rongsokan dan seng. Ternyata, di bagian lapisan bawahnya terdapat beberapa karung yang berisi tin slag. Aparat pun memeriksa manifest barang-barang tersebut. Karena tidak sesuai dengan peruntukannya, maka mobil tersebut diamankan pihak kepolisian. “Modusnya dengan memuat bak truk tersebut dengan barang bekas. Tapi, saat kita periksa bagian bawahnya, ternyata kita temukan tin slag tersebut. Kalau dari manifestnya, harusnya besi–besi bekas saja. Makanya, kita langsung amankan kendaraan tersebut berikut supir dan supir cadangannya,” terang Kabag Ops. Dari hasil pemeriksaan terhadap para supir, total muatannya seberat 19,4 ton. Rencananya, muatan truk tersebut akan dibawa ke Tegal, Jawa Tengah. ’’Kita belum tahu muatan bersih dari tin slagnya, tapi dari keterangan supirnya, totalnya baik tin slag sama barang bekas tersebut semuanya 19,4 ton. Saat ini kedua supir kita periksa sebagai saksi,” kata Arifin. Penyidik dari Sat Reskrim Polres Pangkalpinang sudah membawa sample tin slag tersebut ke laboratorium milik PT Timah. Tujuannya, untuk mengetahui kandungan dari timah yang ada di dalamnya. Karena tidak menutup kemungkinan, kandungan mineral timahnya masih sangat banyak. Sedangkan untuk pemilik barang tersebut masih dalam penyelidikan. “Barusan samplenya sudah dibawa ke PT Timah untuk diperiksa. Hasilnya belum bisa didapatkan sekarang. Kalau dari keterangan supirnya kan itu tin slag. Cuma kita ingin tahu kandungan timahnya sampai dimana. Untuk pemiliknya masih kita selidiki dulu. Kalau pengakuan supirnya, mereka hanya bertugas mengantarkan saja,’’ kata Arifin. | Rita

WARTAWAN PROFESIONAL TUNJUKAN JATI DIRI Provinsi Sumatera Selatan: Nas H Kota Pagar Alam : Mirwansyah Biro Blitar : Fauzy Effendy Biro Kota Batam : Afrizal Syahputra Kabupaten Luwu Timur : Tabah Yosep Bangka Belitung : Rita Monica

mengambil kebijakan selalu mengedepankan payung hukum, yang sesuai dengan Peraturan Daerah No.19 Tahun 2006, Pasal 54, yang pada intinya menyebutkan bahwa kebijakan diumumkan secara demokrasi. Budaya asal tunjuk untuk menjadi aparat desa pun tidak berlaku lagi. Hal ini memang sesuai dengan visi–misi Syarifuddin saat mencalonkan diri sebagai kepala desa beberapa waktu lalu, yakni visi-misi yang tertuang dalam makalah dan ditanda tangani pada tanggal 04 Juni 2013. Visinya berbunyi akan meningkatkan kualitas penyelenggaraan pemerintah desa menuju pemberdayaan masyarakat yang maju, mandiri, dan bermartabat.

Sedangkan untuk mencapai progaram kerja ke depan dirangkum dalam misi, yakni meningkatkan kualitas penyelenggaraan pemerintah desa menjadi pemerintah yang bersih, bertanggung jawab, dan tranparans. Visi-misi itu, menurut Ketua LSM Peduli Apirasi Demokrasi Indonesia- Bersatu (PADI-B) wilayah Luwu Timur, Tabah Yosep SM, menjadi acuan Kades Rante Mario sebagai garda terdepan. Yosep, yang juga mantan Ketua Panitia Pemilihan Pencalonan Pelaksanaan Desa (P4D) Desa Rante Mario, mengatakan bahwa reformasi aparat desa yang dilakukan Syarifuddin di jajarannya patut

dibanggakan. “Sukses untuk Bapak Kades Rante Mario. Ke depan jangan segan dan ragu dalam mengambil sikap. Maju demi suksesnya Desa Rante Mario enam tahun ke depan,” ujarnya. Dia juga mengingatkan, dari kepemimpinan kepala desa terdahulu, masih banyak PR-PR yang belum terselesaikan. Untuk itu, beberapa kaur yang masih berada di pemerintahan kepemimpinan terdahulu dan masih mendududuki jabatan di Pemerintahan Desa Rante Mario perlu direformasi sesegera mungkin. “Silahkan pimpinan dari Pemerintah Kabupaten Luwu Timur, khususnya Camat dan Kabag Pe-

merintahan , untuk memonitoring kegiatan di Desa Rante Mario. Anggaran APBDes tahun anggaran 2012 dan APBDes 2013 harus diaudit,” ujar Yosep, yang sudah dua tahun tinggal di Desa Rante Mario. Apalagi, lanjut Yosep, Pemerintahan Kabupaten Luwu Timur sudah mendapatkan penghargaan terbaik dua kali berturut-turut dari BPK RI Perwakilan Sulawesi Selatan, yaitu meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP),yakni laporan keuangan terbaik “Bupati H Hatta Marakarma juga sudah melakukan penandatanganan Fakta Integritas. yaitu penyelenggaraan pemerintah yang baik dan bersih dari korupsi,” tegasnya. | Josep SM

Warga NU Dihimbau Tidak Golput Pimpinan NU tidak dapat mengerahkan pilihan anggotanya pada satu partai saja, namun partai warga NU adalah PKB. Batam, Trans - Seluruh calon anggota legeslatif (caleg) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kepulauan Riau (Kepri) dihimbau merapatkan barisan untuk memenangkan pemilihan umum (Pemilu) yang akan dilaksanakan pada tahun 2014. Sementara seluruh warga NU diminta tidak golput. Himbauan tersebut tentunya sangat penting, mengingat yang menyampaikannya adalah Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), Prof DR KH Said Aqil Siradj MA, pada acara Silahturahmi Ketua Umum PBNU bersama Pengurus DPC PKB dan Caleg PKB Batam, di Hotel PIH Batam, Rabu (11 September 2013). Ketua Umum PBNU itu, dalam kata sambutannya, mengajak seluruh kader NU tidak golput dalam pemilihan umum. Namun, lanjut Said Aqil Siradj, pimpinan NU tidak dapat mengerahkan pilihan anggotanya pada satu partai saja.

FOTO | RIZAL

Foto bersama Caleg PKB dengan Ketua Umum PBNU.

“Cuma harus diingat kalau yang lang dari muka bumi ini. “Insya dari NU, ya PKB partainya. Selu- Allah PKB pasti menang dan disruh warga NU maupun simpatisan enangi masyarakat,” ujarnya sedalam pemilihan legislatif raya memberikan restu untuk jangan sampai golput. para caleg PKB berBagaimana pun juga juang pada Pemihasil Pemilihan lu Legislatif Legislatif 2014 nanti. nanti merupakan Di tempat proses pendiditerpisah, Ketkan demokrasi. ua DPC PKB Walaupun masih Kota Batam M banyak kekuranJefri K SE dengan, tapi harus gan penuh sekita jalani,” tegasmangat meyatanya. kan bahwa sudah Dalam akhir sambuseharusnya warga Ketua DPC PKB Kota tannya, Said Aqil Siradj, Batam M Jefri S SE NU mendukung mengingatkan agar PKB untuk meBatam hijau dan tidak boleh hi- menangkan Pemilu Legislatif

langgaran lalu lintas , penggunaan helm SNI, manfaat menyalakan lampu disiang hari, rambu lalu lintas, faktor penyebab kecelakaan lalu lintas. “Saat sosialisasi sebelumnya di SMP, SMA, dan AMK, kita juga tampilkan dalam slide foto korban kecelakaan lalu lintas. Tujuannya, supaya siswa timbul rasa mawas diri untuk lebih berhati-hati berkendaraan di jalan raya,’’ kata Rizky Adi Saputro seizin Kapolres AKBP Candra S. Kumara kepada Koran Transaksi, usai acara penyuluhannya. Selain itu, diperkanalkan pula rambu-rambu lalu lintas supaya pelajar mengerti akan tanda rambu lalu lintas dan termasuk persyaratan dalam memberikan SIM. ’’Kita juga memberikan contoh bagaimana tes praktek berkendaraan roda dua,” imbuh Rizky. Dalam kegiatan “Police Goes to

| Rizal

Polres Kirim SPDP Kasus Sodomi

Satlantas Blusukan Ke Sekolah Belitung Timur, Trans - Polres Beltim melalui Satlantas melakukan sosialisasi tertib lalu linta pada sejumlah sekolah di Kabupaten Belitung Timur, mulai dari TK dan SD, yakni berupa kegiatan Polisi Sahabat Anak (Polsanak). Termasuk tingkat SMP dan SMA/SMK sederajat tak luput dari aksi bertajuk “Police Goes to School.’’ Dalam Police Goes to School yang berlangsung di SMP Negeri 6 Mangar, sebanyak 106 siswasiswi kelas VII, VIII dan XI, nampak antusias mengikuti jalannya acara sosialisasi. Materi berupa Undang-Undang Nomor 22 tahun 2009 tentang Lalu Lintas ini, disampaikan langsung oleh Kasatlantas Beltim Iptu Rizky Adi Saputro didampingi anggotanya. Dalam kesempatan tersebut, Kasatlantas memaparkan jenis pe-

2014, karena PKB didirikan oleh tokoh-tokoh dan kyai dari NU. “Perlu diingat bahwa NU itu mempunyai AD/RT yang sama dengan PKB. Saatnya sekarang warga NU berbuat untuk PKB dalam memenangkan Pemilu Legeslatif 2014,” ujarnya. Jefri mengungkapkan bahwa DPC PKB Kota Batam menargetkan bahwa PKB meraih tujuh kursi di DPRR Kota Batam pada Pemilu Legeslatif 2014. “Warga NU seharusnya mendukung PKB untuk meraih terget tersebut. Setelah Pemilu 2014, tuntutlah PKB agar berbuat untuk NU, sesuai dengan apa yang disampaikan oleh Ketua Umum PBNU Bapak Said Aqil Siradj,” pungkasnya.

Soal Simbol NU Namun, ketika melakukan silaturrahmi di Kota Batam itu, Ketua Umum PBNU, Said Aqil Siradj, tidak menjelaskan apakah warga NU boleh menggunakan simbol NU untuk kepentingan kampanye. Pasalnya, Ketua PB NU ini pada Pilkada Gubernur dan Wakil Gubernur yang digelar pada 29 Agustus 2013 itu, mewanti-wanti agar NU tidak dibawa-bawa dalam kampanye. Akhirnya, Khofifah Indar Parawansa-Herman Suryadi Sumawiredja yang diusung oleh PKB berhasil dikalahkan pasangan Soekarwo-Saifullah Yusuf yang diusung Partai Demokrat. “Saya ingatkan, jangan menggunakan simbol Nahdlatul Ulama untuk kepentingan kampanye,” kata Said di Gedung Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur, Surabaya, Kamis 22 Agustus 2013 lalu. Provinsi Jawa Timur warganya memang didominasi oleh warga NU. Itu pula yang membuat para kandidat memperebutkan suara massa NU dalam setiap pilkada di daerah ini. Ada 4 pasangan calon yang bakal dipilih rakyat Jatim dalam pesta demokrasi mereka. Nomor urut 1 yakni incumbent Soekarwo-Saifullah Yusuf, nomor urut 2 Eggi Sudjana-Muhammad Sihat, nomor urut 3 Bambang Dwi Hartono-Said Abdullah, dan nomor urut 4 Khofifah Indar Parawansa-Herman Suryadi Sumawiredja.

School, lanjut Rizky, pihaknya lebih banyak memberikan pemahaman tertib berlalu lintas, terutama rambu lalu lintas. Sebab masih banyak warga masyarakat yang belum mengerti rambu lalu lintas. Bahkan saat pembuatan SIM, kata dia, dari kalangan pegawai pemerintah daerah, masih ada yang belum tahu dengan arti tanda rambu lalu lintas. “Sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 22 tahun 2009, khususnya para pelajar SMP dan SMA/SMK sederajat dilarang bawa motor ke sekolah. Karena apa, sebagai syarat pembuatan SIM harus berumur 18 tahun. Otomatis mereka tak punya SIM, belum lihai mengendarai sepeda motor dan rawan terjadinya lakalantas,’’ pungkas Rizky. | Rita

Tanjungpandan, Trans - Surat Perintah Dimulainya Penyelidikan (SPDP) kasus pencabuan yang dilakukan Mamat (44), oknum pelatih sepak bola di Kabupaten Belitung, telah dikirim pihak Polres Belitung kepada Kejaksaan Negeri Tanjungpandan, Senin (16/9). Mamat yang juga tercatat sebagai honorer guru olahraga di sebuah sekolah dasar dan merupakan warga Jalan Air Ketekok, Tanjungpandan, diduga melakukan pencabulan terhadap anak latihnya di klub sepak bola Bina Praja sejak tahun 2008 lalu. Kasat Reskrim Polres Belitung AKP Jimmy Kurniawan SIK melalui Kanit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA), Briptu Lartha—seizin Kapolres Belitung Bobby P. Marpaung, mengatakan bahwa pihaknya telah menyelesaikan Beriya Acara Pemeriksaan (BAP) ketiga korban sodomi yang

dilakukan Mamat. Ketiga korban pencabulan lain Er (13), Jf (13), dan Ai (10) yang merupakan anak latih Mamat di klub sepakbola, Sejauh ini untuk BAP korban sudah selesai semua dan kita dikirimkan ke Kejaksaan Negeri Tanjungpandan,” ujarnya. Menurut Lartha, pihaknya juga telah memanggil saksi korban yang melapor ke Mapolres. “Dua saksi lainnya merupakan rekan ketiga korban, diantaranya Rg (13), dan Ox (13) yang sempat ditelanjangi tersangka, namun belum dilakukan pencabulan,’’ kata Lartha Sementara Kasi Pidum Kejaksaan Negeri Tanjungpandan, Dody Witjaksono membenarkan telah diterimanya SPDP yang dikirimkan Polres Belitung. Pihaknya akan segera menindak lanjuti hal tersebut. “Suratnya sudah kami terima, baru hari ini surat itu kita terima,’’ ujar Dody. | Rita

Rizal Meninggal Di Meja Warkop Tajungpandan, Trans Pagi hari (16/9/2013) sekitar pelabuhan Perikanan tanjungpandan, dikejutkan dengan penemuan pria yang tidak bernyawa pada sebuah warung. Pria yang dari KTP pada dompetnya dengan nama Rizal (55) ini ditemukan terbujur kaku oleh pemilik warung saat hendak membuka tempat usaha warung kopinya. Berdasarkan data di KTP, Rizal adalah warga kelahiran Madura beralamatkan di dusun Finis, RT, 06/03, Desa Hu,u, Kec Hu,u Kabupaten Dompu, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB). Pria ini pertama kali ditemukan oleh Upek (38) pemilik warung kopi tersebut, yang

juga warga jalan Pak Tahau Desa Air Saga, Kecamatan Tanjungpandan sekitar pukul 06.00 Wib. Upek yang biasa disapa Rabani ini melihat Rizak dalam posisi terbaring seperti tidur di atas meja. Lalu ia berniat membangunkan Rizal, namun tidak juga bangun hingga disadari pria tersebut sudah tidak bernyawa. Rabani kemudian kaget dan binggung, lalu memberitahukan kejadian pagi itu kepada satpam kantor PPN Tanjungpandan hingga kemudia ke Polsek tanjungpandan dan Polres Belitung. Pria malang tersebut saat terlihat pertama kali oleh Rabani dalam posisi tidur menyamping

ke kanan mengenakan celana panjang warna coklat, baju abuabu motif garis. Sementara setelah polisi tiba, dari saku pakaian korban ditemukan dompet berisi KTP, kertas catatan nomor teleppon, uang kertas senilai 99 ribu. Setelah memastikan Rizal tidak lagi bernyawa, polisi langsung membawa ke RSUD Kabupaten Belitung dan melakukan pemeriksaan. Kaur Dokkes Polres Belitung dr Franky Sihombing dalam pengecekan terhadap jenazah Rizal tidak menemukan luka-luka tanda kekerasan pada tubuhnya. Rizal meninggal dalam keadaan mulut terbuka dan diperkirakan tidak lagi bernya-

wa sejak 3 jam sebelum ditemukan. Dari anus jenazah juga mengeluarkan kotoran dan alat vitalnya mengeluarkan air mani. “Tanda-tanda kekerasan tidak ada, hasil pemeriksaaan kita korban mengalami sakit paruparu, sakit kronis, anemis, dan itu terlihat dari mata korban. Yang pasti kemungkinan besar jantung dan korban adalah perokok berat,” kata dr.Frangky didampingi dr Yudi. Informasi lainnya, pada malam sebelum Rizal meninggal dunia, masyarakat sekitar PPN Tanjungpandan sudah mengetahui keberadaan Rizal dan memang Rizal hendak bermalam di seputaran kawasan PPN. Ada juga masyarakat yang merasa

kasihan dan sempat memberikannya bubur ayam. Salah satu kenalan Rizal yakni La Hasimo (45), warga Jalan Sudirman, Desa Baru, Manggar, Kabupaten Belitung Timur, sempat dihubungi kepolisian. La Hasimo sempat bingung karena disebutkan nama korban adalah Rizal. Namun, saat melihat fotonya baru disadari pria tersebut adalah orang yang selama ini ia kenal dengan panggilan Taufil dan baru sekitar 4 bulan di Belitung. Menurut La Hasimo, Rizal sudah berniat pulang ke Kepulauan Seribu untuk menemui orang tuanya. Dia ke Belitung hanya sekedar singgah. Sebelumnya, Rizal berada di NTB dan

pernah di penjara, hingga akhirnya setelah bebas ikut temannya bernama Yoyok ke Belitung. “Tujuannya memang ingin ke Pulau Seribu. Aku baru bertemu dengannya satu kali,” ungkap La Hasimo. Dikebumikan di Belitung Kepolisian pun berusaha menghubungi keluarga korban dengan menelpon salah satu nomor yang ada di catatan yang terselip di dompet korban. Salah satu nama yang berhasil dihubungi adalah Tahirin di Madura. Polisi menanyakan jenazah Rizal apakah akan dijemput keluarga korban atau dikuburkan di Belitung saja. Setelah pihak keluarga ber-

diskusi akhirnya diserahkan peakaman jenazah Rizal kepada pihak kepolisian karena keluarga almarhum tidak memiliki biaya untuk menjemputnya. Akhirnya polisi melakukan pemakaman dengan dibantu kelompok masyarakat Madura yang ada di Kabupaten Belitung. Jenazah Rizal diserahkan pihak kepolisian melalui Kanit Ident Sat Reskrim Polres Belitung Bripka Heriyadi kepada Hendra Pramono dan Een yang mewakili dari keluarga besar Madura di Belitung. “Kita siap membantu Almarhum Taufik (Rizal), bahkan meskipun bukan dari masyarakat Madura,” kata Een. | Rita


HALAMAN 15

KORAN TRANSAKSI THN 13

TRANS SUMBAR

NO. 276. ‰ TH XIII SENIN, 23 SEPT - 6 OKT 2013 429 CJH Agam Ikuti Manasik Gabungan

429 CJH Agam Dibagi Dua Kloter Keberangkatan Agam, Trans - Sebanyak 429 orang Calon Jamaah Haji (CJH) Kabupaten Agam dibagi menjadi dua kloter keberangkatan ke Mekah. “Kita akan memberangkatkan Calon Jamaah Haji Kabupaten Agam terbagi dua kloter keberangkatan,” kata Kepala Staf Penyelenggara Haji

dan Umrah Gabungan Kabupaten Agam Asra Faber, Jumat(13/9). Dia menjelaskan, Ini berdasarkan manifes keberangkatan dan kondisi pesawat sekarang yaitu kloter penuh (kloter 12) termasuk gelombang ke dua sebanyak 369 orang ditambah 5 orang petugas pen-

damping dengan total sebanyak 374 orang. “Sebelum berangkat, kloter ini akan menuju ke asrama haji pada Minggu (29/9) sekaligus untuk persiapan keberangkatan ke Mekah,” terangnya. Selain itu, sisanya diberangkatkan untuk kloter 16

sebanyak 63 orang akan berangkat masuk asrama haji pada Jumat (4/10) nanti. “Kloter ini bergabung dengan calon jamaah haji 50 kota dan Padang,”jelasnya. Pada kesempatan itu, dia mengingatkan bagi calon Jamaah Haji yang belum diberi suntik maningitis untuk segera

bersuntik ke rumah sakit atau puskesmas yang telah ditunjuk oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Agam. “Ini dilakukan untuk memastikan bahwa para calon haji tersebut memenuhi syarat kesehatan untuk menjalankan ibadah haji nanti,” imbuhnya. | Uci

FOTO | UCI

PA, KPA, PPK & PPTK Harus Berpedoman SE Bupati Agam Ketua LKKS Ny.Vita Indra Catri beri sambutan acara penyerahan Bantuan Beasiswa di Aula Kantor Camat Ampek Angkek.

LKKS Agam Serahkan Bantuan Beasiswa Agam, Trans - Dinas Sosial, Tenaga Kerja dan Transmigrasi melalui Lembaga Koordinasi Kesejahteraan Sosial (LKKS) Kabupaten Agam menyerahkan bantuan beasiswa berprestasi bagi anak kurang mampu di Kecamatan Ampek Angkek dan Candung. Bertempat di Aula kantor Camat Ampek Angkek, Kamis (12/9/13). Bantuan tersebut diserahkan oleh Ketua LKKS Kabupaten Agam Ny. Vita Indra Catri yang didampingi Kasi Pemberdayaan dan Kelembagaan Sosial Masyarakat Dinas Sosial Kab. Agam, Zulfi Ernawati, SST. Ketua LKKS Kabupaten Agam kepada wartawan mengatakan, bantuan beasiswa tersebut merupakan salah satu bentuk reward yang diberikan kepada anak kurang mampu berprestasi. “Program ini sudah merupakan agenda tahunan kami dalam membantu pendidikan anak kurang mampu yang berprestasi,” ujarnya. Dana yang diberikan LKKS tersebut berasal dari APBD Kabupaten Agam sebanyak 400 juta. Terkait dengan itu, dari jumlah kedua kecamatan yang dibantu sebanyak 115 orang dengan rincian Ampek Angkek 55 dan Candung 60 orang. Menurutnya, anak yang dapat bantuan beasiswa itu adalah tingkat SMA dan Perguruan Tinggi. Untuk SMA mendapatkan 400 ribu, sedangkan Perguruan Tinggi sebesar 500 ribu. Ia menambahkan, kegiatan rutin yang dilaksanakan LKKS setiap tahun ini akan diberikan di I6 kecamatan yang ada di Kabupaten Agam. Namun, bantuan kali ini merupakan yang pertama. “Besok akan dilanjutkan di dua kecamatan lagi, yakni Kecamatan Tilatang Kamang, dan Kamang Magek. Begitu seterusnya,” ujarnya. Lebih jauh dijelaskannya, bantuan yang dilakukan LKKS Kabupaten Agam ini tidak hanya diberikan kepada anak berprestasi yang kurang mampu saja, melainkan kepada anak yatim untuk lima orang per kecamatan. Ny. Vita berharap, bantuan yang diberikan terhadap anak kurang mampu yang berprestasi ini bisa digunakan sesuai dengan keperluan pendidikan atau kebutuhan sekolah. Selain itu bantuan juga bisa menjadi motifasi untuk meningkatkan prestasi di sekolah, serta sebagai ikatan tali kasih dari Lembaga Koordinasi Kesejahteraan sosial. Dengan diberikannya bantuan tersebut, Agus (22) salah seorang mahasiswa di perguruan tinggi di Kota Padang mengucapkan terima kasih atas bantuan beasiswa yang diberikan oleh LKKS. “Apalagi, langsung diberikan oleh Ketua LKKS. Ini menjadi kesan tersendiri bagi kami semua,” ujarnya seraya mengatakan bantuan akan digunakan untuk membeli perlengkapan pendidikan. | Uci

Tig ok o Hangus Tigaa PPeetak TTok oko Dilalap Si Jago Merah Agam, Trans – Si jago merah kembali mengamuk di Kabupaten Agam. Kamis (12/9), toko tiga pintu milik Syafrizal yang merupakan salah seorang anggota DPRD Kabupaten Agam, di Padang Koto Gadang, Nagari Salareh Aia, Kecamatan Palembayan, habis dilalap api. Penyebab kebakaran masih diselidiki oleh pihak Kepolisian Resort Agam. Kebakaran ini menghabiskan seluruh isi gudang, seperti peralatan pertanian dan perkebunan. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Menurut Syafrizal, saat kebakaran tidak ada isi gudang yang bisa diselamatkan. Pasalnya, api merambat begitu cepat karena angin saat itu cukup kuat. “Kerugian yang saya alami untuk peralatan yang habis terbakar saja mencapai Rp 600 juta. Belum lagi kerugian tiga pintu ruko yang terbakar, diprediksi total kerugian saya mencapai Rp 900 juta,” ujar Syafrizal. Api baru berhasil dipadamkan setelah dua unit armada pemadam kebakaran dari BPBD Agam tiba ke lokasi kejadian. Pihak pemadam sedikit terlambat tiba ke lokasi karena jarak yang jauh, ditambah kondisi jalan yang sangat sempit, sehingga memperlambat laju armada Damkar Dari data BPBD Agam, sejak Januari hingga September 2013 telah terjadi 80 kasus kebakaran dengan total kerugian mencapai Rp 3,5 miliar. Dari kasus-kasus tersebut, kebakaran disebabkan dari kelalaian penghuni rumah sendiri. Masyarakat dihimbau agar lebih teliti dan hati-hati ketika meninggalkan rumah. Pastikan rumah dalam keadaan aman, baik itu kompor ataupun lampu dan stop kontak yang sedang menyala. | Uci

Setiap pelanggaran dikenakan sanksi daftar hitam sesuai aturan tentang petunjuk teknis operasional yang dilakukan oleh penyedia barang jasa dan penerbit jaminan. Agam, Trans - Bupati Agam himbau seluruh Pengguna Anggaran (PA), Kuasa Pengguna Anggaran (KPA), Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) dan Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) se-Kabupaten Agam melaksanakan Surat Edaran (SE)

tentang Percepatan Pelaksanaan Pekerjaan Konstruksi dan Pengadaan Barang Jasa 2013. “Penetapan Perubahan Anggaran 2013 lalu mengevaluasi kembali jadwal pelaksanaan program kegiatan serta petunjuk operasional masing-masing kegiatan, agar program kegiatan tersebut dapat dilaksanakan sesuai dengan batas waktu pencairan dana yang telah ditetapkan,” ujar Endrimelson, Kepala Bagian Administrasi Pembangunan Sekretariat Daerah Kabupaten Agam terkait Surat Edaran Bupati Agam Nomor 051/241/BAP/ 2013, Jumat (13/9). Endrimelson menegaskan, masing-masing PA, KPA, PPK dan PPTK se-Kabupaten Agam harus berpedoman kepada Surat Edaran tersebut. Karena itu, perlu ditingkatkan koordinasi dan komunikasi baik internal SKPD maupun pihak-pihak terkait di luar SKPD seperti penyedia barang jasa, tim teknis, panitia

FOTO | IST

Kabap PAP Sekda Agam Endrimelson.

penerima hasil pekerjaan dan timtim, yang diperlukan dalam pengelolaan kegiatan secara teratur serta lebih intensif. Selanjutnya melakukan upaya percepatan dalam melaksanakan pengadaan barang jasa, khususnya pekerjaan konstruksi, dengan tetap memperhatikan mutu pekerjaan sesuai dengan persyaratan yang tercantum

dalam kontrak. Lalu, menyiasiati kondisi curah hujan yang terjadi sehingga keterlambatan pekerjaan sesuai dengan kontrak yang ditetapkan. Peran konsultan perencana dan konsultan pengawas juga harus dimaksimalkan untuk mendapatkan hasil pekerjaan yang lebih baik. “Awasi dengan ketat pelaksanaan pekerjaan di lapangan, termasuk kinerja konsultan pengawas sehingga material, bahan dan alat yang dipakai sesuai dengan spesifikasi teknis yang telah ditetapkan dalam kontrak,” ujar Endrimelson. Endrimelson juga meminta agar diberikan tindakan tegas berupa sanksi atau denda atas keterlambatan sesuai dengan ketentuan kepada penyedia barang jasa yang lalai dalam memenuhi kewajiban sesuai dengan ketentuan kontrak. “Setiap pelanggaran dikenakan sanksi daftar hitam sesuai

aturan tentang petunjuk teknis operasional yang dilakukan oleh penyedia barang jasa dan penerbit jaminan agar dilakukan sesuai dengan ketentuan aturan yang berlaku,” ujarnya. Terakhir, Endrimelson meminta agar diteliti kelengkapan, kesesuaian dan keabsahan semua administrasi pelaksanaan kontrak yang diajukan oleh penyedia barang jasa sebelum proses pencairan dana dilakukan untuk menghindari kesalahan administrasi yang menyebabkan terlambatnya proses pencairan dana bagi penyedia barang jasa, mendokumentasikan seluruh administrasi pelaksanaan kegiatan dan pengadaan barang jasa dengan sesuai ketentuan yang berlaku. Endrimelson berharap kepada seluruh kepala Satuan Perangkat Kerja Daerah (SKPD) se-Kabupaten Agam untuk mempedomani dan melaksanakan surat edaran tersebut dengan baik. | Uci

Inovasi Kopi Kawa Daun Tanah Datar, Trans - Pariz Ade Putra ST, Pemuda Pelopor dari Kabupaten Tanah Datar kini tengah menekuni sebuah inovasi salah satu minuman tradisional masyarakat Luhak Nan Tuo, yaitu Kopi Kawa Daun. Minuman Kopi Kawa Daun ini merupakan sebuah warisan dari leluhur masyarakat Tanah Datar secara turun temurun, semenjak zaman penjajahan Belanda tempo dulu. Di samping untuk menghangatkan badan, Kopi Kawa Daun minuman yang terbuat dari daun kopi ini, menurut uji lab seafast center atau penelitian Tehnologi Pangan IPB Bogor, juga bermanfaat untuk mengurangi resiko penyakit, kanker, tumor, kolestrol

dan diabetes. Berangkat dari Cinta kampung halaman, Cinta Negri, Cinta Tanah Datar, Pariz Ade Putra,ST, bersama sahabatnya Selvin Andika ZM ST. Setelah sama sama menyelesaikan studinya di ITB Bandung, mere-

ka sepakat untuk mendirikan sebuah usaha yang bisa menciptakan lapangan kerja di kampung halamanya Batusangkar. Memang Ironis sekali, biasanya lulusan ITB Bandung pasti banyak perusahaan-perusahaan lokal atau manca negara

yang akan bersedia menerima, untuk dijadikan sebagai tenaga ahlinya, demikian pula pada instansi pemerintah. Namun, tidak demikian bagi Pariz dan Selvin. Duo Anak Nagari Cerdas dari Tanah Datar ini lebih memilih untuk terjun di dunia wirausaha. Subhanallah, nawaitu anak ketiga dari pasangan Ade Yasmin dan Naina Hanif pemilik Toko Mas Garuda di Batusangkar ini, patut diacungan jempol, dan diharapkan akan menjadi sebuah motivasi bagi anak nagari anak nagari di Ranah Minang, khususnya di Luhak Nan Tuo Tanah Datar, Batusangkar. Seiring dengan sebuah kiprah yang dikibarkan duo jebolan ITB

BPLH Agam Himbau Sekolah Memiliki Bank Sampah Agam, Trans – Badan Pengelola Lingkungan Hidup (BPLH) Kabupaten Agam, Sumatera Barat, menghimbau sekolah-sekolah tersebar di 16 kecamatan agar dapat memiliki bank sampah. “Kita harapkan sekolah di wilayah Agam sudah memiliki bank sampah. ini dilakukan karena program itu mampu menekan volume sampah yang ada di wilayah setempat,” kata Kepala BPLH Kabupaten Agam, Aswirman, Kamis(11/9). Menurutnya, selain mampu menekan penumpukan sampah diwilayah perkotaan juga dapat meningkatkan penilaian Adipura tahap satu nanti, dimana keberadaan bank

sampah juga mampu menghasilkan nilai ekonomi yang cukup tinggi perlu bekerjasama dengan istansi terkait guna mensosialisasikannya. Kalau dilihat secara mendalam, memang sudah ada masyarakat yang telah memberdayakannya dan mengumpulkan sampah yang mempunyai nilai ekonomis ini, selain itu, baru beberapa sekolah saja yang memiliki bank sampah ini tetapi masih belum maksimal. “Jika benar-benar diberdayakan secara optimal bank sampah mampu menghasilkan pemasukan secara ekonomis,” imbuhnya. Dia menambahkan kerja bank sampah sangat sederhana. Masing-

masing sekolah yang memiliki bank sampah akan menyediakan tiga tempat pembuangan dan pemisahan sampah organik, plastik dan kertas. “Keberadaan bank sampah ini penting, untuk menekan jumlah sampah dari sekolah setempat. Sekaligus memberikan pemasukan tambahan untuk untuk sekolah kalau itu dikelola secara berkelanjutan,” tegasnya. Dari pantauan dilapangan, memang ada beberapa sekolah yang telah memiliki dan melakukan penyimpanan serta ada yang telah di daur ulang, salah satunya SD 63 Surobayo, SMP 3 Lubukbasung dan SMA 2 Lubukbasung yang memiliki bank sampah. | Uci

Pameran Gebyar Pendidikan Sumbar

Stand Agam Terbaik Pertama Agam, Trans - Stand Pameran Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Agam keluar sebagai stand terbaik pertama dalam Gebyar Pendidikan Provinsi Sumatera Barat (sumbar), yang dipusatkan di halaman Disdik Provinsi Sumbar di Kota Padang. Menurut Pimpinan Kontingen Gebyar Pendidikan 2013 Kabupaten Agam Drs. Eriswandi MM, dalam kegiatan yang berlangsung pada tanggal 9 sampai 12 September 2013 itu, stand pameran Gebyar Pendidikan dari Kabupaten Agam menampilkan produk SMK. Selain itu, diisi dengan hasil keterampilan warga belajar program paket kesetaraan dan life-

skills dari Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) se-Kabupaten Agam, yang didampingi Kasi Kesetaraan Nashendri Sementara peringkat kedua dan ketiga diraih oleh stand pameran Kota Sawahlunto, dan Pasaman Barat. Para pemenang mendapat trophy dan hadiah serta piagam penghargaan yang diserahkan kepala dinas pendidikan provinsi Sumatera Barat diwakili Kepala Pustekomdik Gatot Santoso, MM. Sementara itu dibagian lomba kontingen Agam meraih juara dua lomba pembuatan media pembelajaran Berbasis Tekhnologi. Tingkat SD diraih oleh Fadli, M.Pd, juara perta-

ma tingkat SMP direbut oleh Yetti Yulia, M.Pd. Sedangkan tingkat SMA memperoleh juara dua atas nama Budi Hermawan, M.Pd, ungkap Eriswandi. Sementara itu Kepala Disdikpora Agam, Drs. Fauzir saat dimintakan keterangan secara terpisah menyambut baik hasil yang diperoleh Agam saat kegiatan gebyar pendidikan tingkat Sumbar. Gebyar itu semacam jambore produk pendidikan secara fisik maupun secara lahiriyah. Kita ucapkan selamat dan sukses buat kontingen Agam. Tahun sebelumnya Agam juga memperoleh nilai yang sama dalam gebyar pendidikan Sumbar, kata Fauzir. | Uci

ini, kini Pemda Tanah Datar dan Pemda Propinsi Sumatera Barat tengah memberikan apresiasi terhadap kreatifitas Duo Anak Mudo Luhak Nan Tuo ini, dengan memberikan penghargaan sebagai Pemuda Pelopor dari Sumatera Barat. Bahkan, akan mewakili Sumatera Barat pada tingkat Nasional nanti. Pada akhir tahun 2012, bersama istri Gubernur Sumatera barat ibu Nevi Irwan Prayitno, Pariz Ade Putra,ST dan Selvin Andika ZM ST turut mengisi acara Indonesia Food Festifal di Kuala Lumpur. “Ini adalah sebuah inovasi yang sangat menjanjikan serta membanggakan Tanah Datar,” ucap Shadiq Pasadigoe Bupati Tanah Datar. | Iwan Bsk

Pemerintah Kecamatan Palupuh Gelar Wirid Pengajian Agam, Trans - Untuk menambah ilmu pengetahuan dan menjalin silahturahmi antar sesama, Pemerintah Kecamatan Palupuh menggelar Wirid Pengajian bersama yang berlansung khitmat dan lancar, Jum’at (13/9) Hadir pada wirid tersebut, jajaran Korpri Kecamatan, Majelis Taklim Kapolsek, Koramil dan Walinagari dan sebagai penceraman Ustad Junaidi, SAg bertempat di Masjid Jami’ Al Irsyad Palupuh. Pada wirid pengajian ini para ustad yang didatangkan untuk memberikan siraman rohani banyak mengupas tentang nilai-nilai kehidupan sehari-hari. Termasuk dalam hal pelaksanaan ibadah. Penceramah Ustad Junaidi, SAg, menyampaikan, banyak tanda tanda orang sukses terdapat dalam surat Al Haj 203, untuk itu, jelas dia, bagi orang beriman tahu dengan yang gaib serta mendirikan sholat guna mencegah dari perbuatan keji dan mungkar, karna orang orang itulah yang masuk sorga. “Keutamaan sholat adalah kewajiban bagi seorang muslim. Dengan sholat, seorang muslim akan merasa tenang dalam kehidupannya,” jelasnya. Camat Palupuh Syahrul Hamidi menyampaikan, kegiatan wirid ini secara rutin dilakukan oleh seluruh anggota jajaran Korpri, Majelis Taklim, dan Walinagari untuk menjalin silaturahmi antar sesama. Selain itu, kegiatan wirid pengajian yang dilaksanakan sebagai upaya kecamatan dalam rangka menambah wawasan dan ilmu pengetahuan agama bagi jajarannya. “Mari kita sukseskan Thaharah masjid dan Wc bersih di kantor, Masjid, Mushola sebagaimana program inovasi cerdas bupati Agam,” imbuhnya. | Uci

W ART AW AN PROFESIONAL ARTA TUNJUK AN JA TI DIRI TUNJUKAN JATI Perwakilan Sumatera Barat : Amir Husin Koto Syahrul Hamidi Koto,


16

NO. 276 ‰ TH XIII Senin, 23 Sept - 6 Okt 2013

KORAN TRANSAKSI

PABLO AIMAR BERGABUNG DENGAN KLUB MALAYSIA

K

lub asal Malaysia, Johor Darul Takzim, berhasil mendatangkan bintang gaek asal Argentina, Pablo Aimar, dengan status bebas transfer. Mereka siap memperkenalkannya ke publik dalam waktu dekat.

Sempat muncul rumor bahwa CR7 akan tergusur dari posisi penendang bebas utama Los Blancos.

E

ks gelandang El Real, Jose Maria Gutierrez Hernadez alias Guti, yang kini bekerja di akademi Los Blancos meyakini bahwa duet yang dimiliki eks klubnya saat ini, Cristiano Ronaldo dan Gareth Bale, masih lebih baik dari duet anyar Barca, Lionel Messi dan Neymar. “Ronaldo dan Bale atau Messi dan Neymar? Ronaldo dan Bale bagi saya. Mereka mampu memberikan lebih banyak pilihan di pertandingan ketika rencana awal menemui kebuntuan.” ujar Guti sebagaimana dikutip Marca. Pria yang membela Madrid di periode 1995-2010 itu juga menyebut Bale pantas dibeli dengan bandrol mahal senilai 100 juta euro. “Tidak banyak pemain yang dijual dengan harga tersebut. Bale merupakan yang terbaik dan kami senang ia memutuskan bergabung dengan Real Madrid.” imbuhnya. Bale bergabung ke Madrid di penghujung ditutupnya bursa transfer awal musim dari Tottenham Hotspur dengan nilai transfer diduga mencapai 100 juta Euro (1,7

Beberapa waktu lalu, Aimar sempat mengisyaratkan ingin kembali ke Argentina dan bermain di klub lokal setelah kontraknya habis bersama Benfica akhir musim lalu. Namun, pemain berusia 34 tahun itu justru berlabuh di Johor

dan mencoba tantangan baru di Liga Super Malaysia. Seperti diberitakan Sky Sports, Aimar dan Johor Darul Takzim sudah mencapai kata sepakat dan akan diperkenalkan kepada publik di Stadion Larkin,

triliun Rupiah). Meskipun demikian, pelatih Carlo Ancelotti masih menjamin posisi Cristiano Ronaldo sebagai penendang utama. Kehadiran Gareth Bale, justru memperkaya pengambil tendangan bebas di Real Madrid. Saat masih di Spurs, pemain berkebangsaan Wales ini merupakan eksekutor utama ketika mendapatkan sepak bebas. Hal itu sempat memunculkan rumor bahwa CR7 akan tergusur dari posisi penendang bebas utama Los Blancos. Menurut Ancelotti, Ronaldo memiliki kualitas yang sangat bagus ketika mengambil tendangan bebas. “Maka, dia menjadi penendang utama. Bale terkadang bisa mengambilnya. Juga, Angel Di Maria. Tendangan bebas di depan kotak penalti, Ronaldo menjadi penendang utama, diikuti oleh dua pemain itu,” ,” tegas Ancelotti. Don Carlo juga tak lupa memuji profesionalisme pemain asal Portugal itu saat sesi latihan. Menurutnya, CR7 adalah panutan terbaik bagi penggawa muda El Merengues. “Ronaldo adalah profesional yang hebat dengan konsentrasi tinggi pada saat latihan,” ujarnya. Ronaldo selalu bekerja keras untuk sembuh ketika cedera dan terus melakukannya usai sembuh. “Ronaldo adalah panutan bagi para penggawa Madrid lainnya, terutama bagi para pemain muda. Dia memiliki kualitas hebat dan sangat profesional,” pungkasnya. | Fiq

TAKTIK BARCELONA DIKRITIK, MARTINO BERI JAWABAN

M

eski berhasil menang telak 4-0 atas Ajax Amsterdam, banyak pihak mengkritik taktik memainkan bola panjang yang diterapkan Gerardo Martino. Apa tanggapannya? Dalam laga penyisihan Liga Champions Grup H, Lionel Messi menjadi pahlawan dengan mencetak hatrik dan satu gol lagi disarangkan Gerard Pique. Namun, kemenangan telak tersebut tetap menimbulkan kritikan. Di era Pep Guardiola, Barcelona selalu memainkan gaya tiki taka dengan bola-bola pendek cepat dari kaki ke kaki. Musim ini, Martino sedikit mengubah gaya tersebut dengan sesekali melakukan bola-bola panjang dari lini

belakang langsung ke depan. “Saya mengerti fans tidak menyukai penampilan kami di babak pertama dan merasa tidak puas. Tapi mereka harusnya puas jika melihat penampilan kami di babak kedua,” ujarnya.

Martino menambahkan, tujuan utamanya adalah membawa Barcelona meraih kesuksesan seperti tahun-tahun sebelumnya. Namun, pelatih asal Argentina itu menegaskan takkan selalu mengandalkan tiki taka. “Kami tak ingin merubah gaya permainan Barcelona, tapi saya pernah melihat Rafael Marquez (mantan bek Barcelona) melakukan umpan panjang lima tahun lalu,” katanya. Menurut Martino, dengan sedikit menambahkan alternatif gaya bermain bukan berarti mengubah cara bermain secara keseluruhan. “Penampilan Barcelona di babak pertama memang tidak mengesankan, tapi setidaknya semua berubah di babak kedua,” pungkasnya. | Fiq

Sabtu (14/9/2013) waktu setempat. Johor Darul Takzim memang memiliki ambisi besar untuk menjuarai Liga Super Malaysia. Selain Aimar, mereka juga mendatangkan mantan pelatih Atletico Madrid dan

Valencia, Cesar Fernandez Jimenez dan mantan pemain Spanyol U-21, Braulio. Dengan amunisi tersebut, Presiden Johor Darul Takzim, Tunku Mahkota Johor Tunku Ismail Sultan Ibrahim, memasang target tinggi, yakni meraih treble winners. Musim lalu, Johor mengakhiri musim di posisi tiga di bawah Lions XII dan Selangor. | Fiq

Higuain ‘P en ang Jahat ‘Pen enyyer erang Jahat’’

P

elatih AC Milan, Massimiliano Allegri, meminta pasukannya mewaspadai ancaman bomber andalan Napoli, Gonzalo Higuain. Allegri menyebutnya sebagai penyerang jahat. AC Milan bertemu lawan kuat di pekan kelima Seri A musim 2013/2014. Pasukan Rossoneri menjamu Napoli di Stadion San Siro, Senin (23/9/2013) dinihari WIB. Menjelang bergulirnya laga nanti, Allegri meminta pasukannya mewaspadai para penyerang tim asal Kota Naples tersebut, terutama Higuain. “Napoli memiliki para penyerang hebat. Higuain adalah penyerang jahat. Bahkan ketika sepertinya dia tak tampak dalam pertandingan, dia tetap berbahaya,” ungkap Allegri dilansir Goal. “Marek Hamsik telah membuktikan diri sebagai salah satu yang terbaik di Eropa. Sementara, Jose Callejon pemain internasional dengan kualitas tinggi,” ujarnya. Meski mengakui bahwa Napoli adalah lawan yang tangguh, pelatih asal Italia itu bertekad membawa timnya meraih kemenangan untuk merangsek ke papan atas klasemen. “Ini akan jadi pertandingan yang bagus. Napoli menjadi favorit karena mereka meraih sembilan angka dari tiga kemenangan. Kami baru meraih empat poin. Tapi, kami dapat mengembalikan poin kami yang telah hilang,” tegas Allegri. Pertandingan bakal seimbang. Mereka akan memberi kmi sedikit ruang. Kami juga harus tampil bagus dan melakukan hal yang sama. “Kami harus mewaspadai serangan balik mereka. Kami bertekad menembus tiga besar,” pungkasnya. | Nr

FALCAO TAK SABAR LEWATI THIAGO SILVA AS Monaco bersua Paris Saint-Germain (PSG) pada laga lanjutan Liga Prancis. Bomber andalan Monaco, Radamel Falcao, mengaku tak sabar berhadapan melawan Thiago Silva. Senin (22/9) dinihari WIB, AS Monaco melakoni laga bigmatch bertandang ke s markas PSG, Stadion Parc De gan din tan per a pad s, Prince m lanjutan Liga Prancis. Sebelu ber bom pertandingan dimuali, andalan Radamel Falcao tak an sabar berhadapan satu law va, Sil o iag satu dengan Th salah satu bek terbaik dunia saat ini. “Semua pemain pasti akan mempertahankan klubnya dan n. mencoba meraih kemenanga

Jika saya bisa memberi patkontribusi agar kami menda itu hal ka ma l, kan hasil maksima kap ung ” us, akan sangat bag Falcao. Kedua klub saling menghormati, sama halnya dengan arpemain. “Saya selalu mengh ba nco gai para pemain dan me us belajar dari mereka. Saya fok va, Sil o menghadapi Thiag salah satu bek terbaik dunia G,” dan pemain penting bagi PS . kan bah ia menam AS Monaco saat ini en bercokol di puncak klasem an ung Liga Prancis dengan tab din tan 13 angka dari lima per ntit gan. Sementara, PSG mengu isih sel gan den di posisi ketiga dua angka.

| Fiq

Koran transaksi edisi 276  

Koran Transaksi Edisi 276

Read more
Read more
Similar to
Popular now
Just for you