Issuu on Google+

Edisi No.269 | Tahun Ke-XIII WWW.KORANTRANSAKSI.COM

Senin, 20 Mei - 2 Juni 2013 Terbit setiap hari SENIN Harga Rp. 5.000 Luar Pulau Jawa Tambah Ongkos Kirim

PENERBIT: BINA INTERAKSI EKONOMI PERS

SK/MENPEN/1496/SIUPP/JAKARTA 22 JULI 1999

44 Triliun Aset Tanah Milik Pemprov DKI Jakarta Raib?

Kepala Kantor Wilayah BPN Provinsi Jawa Barat Bandung : Roli Irawan

Setiap Anggaran Harus Sesuai Kegiatan & Jelas Laporannya Bandung, Koran Trans,- Dalam rangka monitoring, evaluasi dan pemantapan Program Pertanahan dan tindak lanjut Instruksi Kepala Badan Pertanahan Nasional Republik Indonesia Nomor 1 /Ins/II/2013, Kepala Kantor Wilayah BPN Provinsi Jawa Barat, Roli FOTO | HER Irawan mengatakan, Ir. Embun Sari, M.Si., Kepala setiap anggaran haKantor Pertanahan Kota Bekasi rus sesuai dengan volume kegiatan, baik kegiatan Larasita, Prona, UKM dan kegiatan rutin sehari-hari. “Jangan sampai terjadi pemborosan anggaran,” tegas Roli, salah satu pejabat BPN yang dikenal sukses memimpin di berbagai Kantor Pertanahan Kota, Kabupaten, dan Kantor Wilayah BPN Provinsi, yang juga tercatat sukses memimpin sebagai Kepala Kantor Wilayah BPN Provinsi di wilayah Indonesia Bagian Timur, setahun silam. Kesuksesan itu diraih Roli sejalan dengan pengalamannya. “Saya berangkat dari bawahan. Tidak mengeglundung begitu saja. Memang saya bekerja secara serius dan keras,” katanya kepada Koran Transaksi, di ruang kerjanya, belum lama ini. ŠŠŠ Bersambung hal 7 ...

PP Baru, Ditjen Imigrasi Hanya Urus Izin Tinggal Jakarta, Trans Terbitnya Peraturan Imigrasi baru yang ditandatangani Presiden Susilo Bambang Yudhoyono pada 16 April lalu, dikhawatirkan membuka jalan bagi terpidana kasus narkoba Schapelle Corby untuk bebas. Pasalnya, PP itu tidak mewajibkan FOTO | IST warga negara asing Schapelle Corby (WNA) yang tersangkut hukum untuk memiliki izin tinggal. Dalam PP disebut pengecualian untuk orang asing yang sedang menjalani proses pemeriksaan, penuntutan, pidana penjara di kejaksaan atau lembaga pemasyarakatan. Pihak imigrasi yang bekaitan dengan izin tinggal mengaku hanya mengurusi sebatas perizinan tinggal. “Siapa subyek (WNA terhukum) yang diberikan cuti mengunjungi keluarga, asimilasi atau pembebasan bersyarat itu kewenangan Kementerian Hukum dan HAM. Sedangkan pengawasan ada di Ditjen Lembaga Pemasyarakatan,” ujar Kepala Bagian Humas dan Tata Usaha Ditjen Imigrasi Heryanto, di Jakarta, Kamis (16/5).

FOTO | IST

Pasangan Joko WIdodo (Jokowi) - Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), usai dilantik menjadi Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta periode 2012-2017.

Jokowi-Ahok segera mengevaluasi dan mengamankan tanah-tanah Pemprov DKI Jakarta yang telah dibebaskan.

Jakarta, Trans - Menurunnya secara drastis nilai asset Tanah Pemprov DKI Jakarta sebesar Rp.44 triliun pada neraca tahun 2011 menjadi tanda tanya besar bagi Ketua Nasional

Corruption Watch (NCW) Drs Syaiful Nazar. Nilai aset Pemprov DKI Jakarta yang pada tahun 2010 dinilai sebesar Rp.324 triliun dan menurun menjadi hanya Rp.280 triliun pada tahun 2011.

Aset Tetap Berdasarkan Neraca

2008

2009

2010

2011

1. Tanah

325,128,448,839,881

323,403,241,902,733

324,425,352,369,781

280,270,515,025,054

(1,725,206,937,148)

1,022,110,467,048

(44,154,837,344,727)

789,628,585,455

836,875,205,034

A. Bertambah/Berkurang B. Pengadaan Tanah

Gubernur DKI & Walikota Bekasi Dukung Lomba Fotografi 2013 Bekasi, Trans - Lomba Fotografi yang diselenggarakan PT Tanah Merah Production bertema “Bersih Bersama TPA Bantar Gebang” didukung Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo dan Walikota Bekasi, H Rahmat Effendi. Dukungan Walikota Bekasi, dinyatakan dengan surat bernomor: 426/ 1421-KSI/V/2013, tanggal 10 Mei 2013. Sedangkan dukungan Gubernur DKI Joko Widodo, didesposisikan kepada Dinas Pariwisata dan Budaya DKI Jakarta, tanggal 3 Mei 2013.

ŠŠŠ Bersambung hal 7 ...

ŠŠŠ Bersambung hal 7 ...

KPK Belum Temukan Bukti Kuat? Wartawan Dilarang Memfoto gan bank saja. Diskriminasi! Peraturan Presiden No 54 tahun 2010 seperti tidak berlaku bagi Mr Ten Percent. Banyak yang menunggu kejatuhan rejimnya, tetapi banyak juga yang menjaga kelanggengannya. Mungkin karena sudah merasakan manisnya persahabatan. Tidak rasionalnya anggaran Pengadaan Alat Peraga Pendidikan untuk SMAN-U MH Tham-

ŠŠŠ Bersambung hal 7 ...

Pembatasan Elpiji Subsidi

D

Dugaan Mark Up Puluhan Miliar Pengadaan Alper SMAN-U MH.Thamrin

Jakarta, Trans - Selain masalah dugaan mark up dalam Pengadaan Alat Peraga pendidikan SMAN –U MH Thamrin sebesar Rp 44 miliar , siapa sebenarnya Mr Ten Percent yang menetapkan pengusaha kecil dilarang ikut lelang di Dinas Pendidikan DKI Jakarta, kecuali memilki saldo uang di bank sebesar Rp 10 persen dari HPS lelang. Pengusaha besar cukup dukun-

Penyebab menurunnya nilai aset tanah DKI Jakarta tersebut haruslah menjadi wacana dan evaluasi bagi gubernur dan wakil gubernur terpilih Jokowi–Ahok, karena nilainya bukanlah sedikit. Nilai aset tanah tersebut seharusnya setiap tahun meningkat karena setiap tahun Pemprov DKI Jakarta membebaskan tanah. Berdasarkan data NCW, pada tahun 2010 dan 2011 Pemprov DKI Jakarta telah membebaskan tanah lebih kurang sebesar Rp.1,8 triliun, yang seharusnya menambah nilai aset tanah. Tetapi yang terjadi malah menurun secara drastis senilai Rp.44 trilun. Padahal, dari tahun 2009 sampai tahun 2010 terjadi kenaikan nilai aset sebesar Rp.1 triliun lebih, yakni sebebear 323 triliun menjadi 324 triliun. Lalu, turun drastis pada tahun 2011 menjadi 280 trliun. Turunnya nilai aset tanah tersebut, menurut Daniel sebagai Wakil Sekjen NCW, sebagaimana data resmi yang dikeluarkan oleh Pemprov DKI Jakarta disebabkan beberapa hal. Di antaranya, lahan fasilitas umum yang tidak disediakan pengembang, tetapi sudah tercatat sebagai aset pemprov. “Hilang atau raibnya tanah Pemprov DKI Jakarta didgua kuat karena terjadi mark up atau fiktifnya pembebasan-pembebasan tanah pada tahun-tahun sebelumnya. Kemudian salah dalam menilai kewajaran harga tanah, sehingga pada akhir tahun 2011 aset tanah DKI Jakarta dinilai jauh lebih kecil dari tahun 2010,” ujar Daniel.

rin yang telah menelan biaya sebesar Rp 44 miliar hanya untuk satu sekolah yang siswanya tidak lebih dari 200 siswa menimbulkan kecurigaan bagi Daniel sebagai seorang jurnalis yang juga sebagai ketua umum GIAT (Gerakan Indonesia Adil dan Transparan) dan wakil Sekjen NCW (Nasional Corruption Watch) telah mendatangi sekolah tersebut untuk memfoto agar dapat mengetahui secara persis apa FOTO | DOC

Kadisik DKI Jakarta Taufik Yudi (kiri) dan Kabid Sarpras Didi Sugandhi.

ŠŠŠ Bersambung hal 7 ...

ulloh, Kakung, dan Bang Trans benar-be nar kecewa soal gas elpiji kemasan 3 kg dan 12 kg kembali menghilang di pasaran. Apalagi hal itu terjadi tidak hanya di Jabodetabek, tapi juga di sejumlah daerah. “Kepentingan rakyat kecil memang selalu dipinggirkan,” kata Dulloh bersungut-sungut. Langkanya stok elpiji memang bukanlah kali ini saja terjadi. Awal bulan lalu tabung gas elpiji 12 kg juga langka di sejumlah daerah, menyusul rencana pemerintah menaikkan harga pada bulan Mei ini. Saat itu beredar informasi bahwa gas elpiji ukuran 12 kilogram bakal naik dari harga Rp78.000 menjadi Rp98.000. Meskipun kenaikan tidak terjadi, tetapi kelangkaan barang di pasaran mengakibatkan kenaikan harga dan merugikan konsumen. Kenaikan harga tidak saja pada gas elpiji 12 kg, tetapi menerpa gas elpiji subsidi kemasan 3 kg. Pada kondisi normal harga gas elpiji 3 kg yang hanya Rp13.500 per tabung, melonjak menjadi Rp16.000, bahkan di beberapa daerah mencapai Rp26.000. ŠŠŠ Bersambung hal 7 ...

ILUSTRASI | IST

WARTAWAN KORAN TRANSAKSI DALAM MELAKSANAKAN TUGAS LIPUTAN DILAPANGAN WAJIB BERPAKAIAN ATRIBUT KORAN TRANS, DIBEKALI IDENTITAS ID CARD. TUGAS LIPUTANNYA TERCANTUM PADA BOKS REDAKSI, DILUAR ITU REDAKSI TIDAK BERTANGGUNG JAWAB. JIKA ANDA MERASA DIRUGIKAN LAPORKAN SEGERA KEPADA PIHAK KEPOLISIAN-RI TERDEKAT


HALAMAN 2

KORAN TRANSAKSI THN 13

TRANS HUKUM

NO.269. ‰ TH XIII SENIN, 20 MEI - 2 JUNI 2013

Usai Menjalani Pemeriksaan | Kasudin Pemakaman Jakut Akan Masuk Penjara Jakarta, Trans - Bak artis dadakan. Begitulah Kasudin Pemakaman Jakarta Utara, Hj Marfuah, yang kini semakin ramai dibicarakan. Namun, ketenaran yang disandangnya, bisa dikategorikan ibarat telur di ujung tanduk, karena hukuman penjara siap menanti kehadirannya. Kasudin Pemakaman Jakarta Utara, Hj Marfuah, rupanya terkait dengan kasus dugaan penyelewengan uang negara senilai miliaran

rupiah pada tahun 2012, melalui proyek penataaan dan penanaman rumput, pemagaran serta pembuatan jalan itu, yang ternyata banyak sekali ditemukan kejanggalan. Ketika diperiksa di kantor Kejaksaan Negeri Jakarta Utara, Kasudin Pemakaman, Hj Marfuah tidak bisa menunjukkan data-data seputar proyek yang dilaksanakan pada tahun 2012 yang lalu. Baik data lelang, maupun data-data kontrak.

Selain itu, Kasudin Pemakaman Jakarta Utara, Hj Marfuah juga tidak mau menjelaskan prosedur (mekanisme) seputar lelang serta namanama pemenang proyek tersebut. Saat surat panggilan pertama diberikan, Kasudin Pemakaman Jakarta Utara, Hj Marfuah datang memenuhi panggilan penyidik. Namun, saat surat panggilan kedua hingga surat panggilan ketiga diberikan, dia malah mengutus ora-

ng yang merupakan suruhannya. Dalam kasus ini, ternyata ada salah seorang pengurus Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) yang berusaha untuk melakukan negosiasi, agar berkas perkara yang ada di sudin pemakaman itu tidak dilanjutkan. Apabila permintaanya itu tidak dituruti, maka pengurus Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) itu, akan melakukan demo. Namun, tim penyidik dari Kejaksaan Negeri Jakarta Utara, tidak

takut digertak. Malahan, tim penyidik itu berencana akan menjebloskan Kasudin Pemakaman Jakarta Utara, Hj Marfuah ke dalam penjara. Kasie Intel Kejaksaan Negeri Jakarta Utara, Atang Pujiyanto, SH. MH, membenarkan bahwa dia bersama dengan anggotanya memang benar telah melakukan pemeriksaan terhadap Kasudin Pemakaman Jakarta utara. Karena bukti dan data-data seputar proyek penataan dan penan-

aman rumput, pemagaran serta pembuatan jalan pada tahun 2012 itu tidak bisa ditunjukkan, maka status saksi yang ditujukan kepada Hj Marfuah itu pun, akan berubah menjadi tersangka. “Saksi yang melaporkan seputar adanya indikasi penyelewengan uang negara itu, juga sudah kita periksa,” Kasie Intel Kejaksaan Negeri Jakarta Utara, Atang Pujiyanto, SH. MH kepada Koran Transaksi. | Aston

WN British Menipu Miliaran Rupiah Setelah menerima uang senilai Rp.20 miliar, Andreas Kabbadias menyerahkan 1 batang logam seberat 1 kg dari 15 batang kepada Yoshitomo. Ternyata tidak mengandung kadar emas! Bekasi, Trans - Terdakwa Andreas Kabbadias (76) berkebangsaan British diadili di Pengadilan Negeri Bekasi dengan tuduhan pasal berlapis. Dalam dakwaan Jaksa Penuntut Umum, Ahmad Nurhidayat SH dari Kejati Bandung dan Ravendra,SH dari Kejari Bekasi, disebutkan bahwa terdakwa Andreas Kabbadias ditangkap polisi di rumahnya, tanggal 31 Desember 2011, di rumahnya Rafles Hills S.7 No.6 Kelurahan Jatikarya, Kecamatan Jatisampurna, Bekasi. Penangkapan itu berawal dari laporan Yoshitomo Fukunaga, yang merasa ditipu oleh terdakwa Andreas senilai Rp. 20 miliar. Terjadinya kasus tersebut, bermula dari pembicaraan antara terdakwa Andreas dengan Yoshitomo soal jual beli emas batangan. Dengan rangkaian kata-kata bohong dan rayuan Andreas mengatakan bahwa satu batang emas berat 1 kg seharga USD.54.000. Karena tergiur dengan katakata Andreas, maka saksi korban Yoshitomo memesan sebanyak 15 batang emas, dan terdakwa minta uang pembayaran secara bertahap. Pembayaran dilakukan Yoshitomo yakni bulan Agustus 2011 tiga tahap sejumlah Rp.70 juta, bulan September empat tahap, 60.000 JPY, 4.500 USD, 2000 USD dan 1000 USD.

Pada bulan Oktober 2011, tujuh tahap ditransfer dari HSBC Hongkong ke BCA Indonesia a/n Felisa Candrakirana yakni, 50.000 USD, 10.000 USD, 20.000 USD dan 10.000 USD dan tunai 12.000 uSD, 3000 USD, 1.330.000 HKD. Setelah menerima uang senilai Rp.20 miliar, lalu terdakwa menyerahkan 1 batang logam kepada Yoshitomo seberat 1 kg dari 15 batang yang dijanjikan seberat 15 kg. Logam tersebut ternyata tidak mengandung kadar emas, dan terdakwa tidak mengembalikan uang milik saksi korban Yoshitomo. Bukan hanya tindak penipuan yang dilakukan oleh terdakwa Andreas. Dari hasil penggeledahan pihak kepolisian di rumahnya ditemukan barang bukti berupa 4 kardus berisi 160 batang kuningan sari ukuran 13x5 cm, 11 batang kuningan sari ukuran 7x4 cm dan 7 batang ukuran 13x5 cm, 5 lembar uang dolar Singapura pecahan 50, 200 lembar uang dolar The United States pecahan 100.000 dolar berikut sertificat dan 1 box warna hijau berisi 986 lembar uang dolar The United States pecahan 1.000.000 dolar berikut srtificat. Berdasarkan Labkrim Mabes Polri No.Lab 696/DUF/2012 tanggal 9 April 2012 disimpulkan bahwa uang dolar pecahan 100.000 United States of Amerika seri gambar Wilson Emisi tahun 1934, semua mata uang tersebut palsu. Lab PT Antam Tbk No.867/SKHA/0112CD008/2012 tanggal 14 Februari 2012, juga menyimpulkan bahwa logam batangan adalah logam kuningan yang tidak mengandung kadar emas. Oleh karena perbuatannya, terdakwa Andreas dijerat pasal berlapis yakni pasal 378 KUHP, pasal 383 ayat (1) dan (2) KUHP, pasal 244 dan 245 KUHP. Perkara tersebut disidangkan oleh Majelis Hakim, M Ali Tarigan, dengan anggotanya Surung Simanjuntak dan Lince Anna Purba. Usai pembacaan dakwaan, penasihat hukum terdakwa Andreas, Lamsihar Rumahorbo, SH tidak mengajukan eksepsi atas dakwaan Jaksa. | Lora

Saksi Pelaku Pembunuhan Dihadirkan Ke Persidangan

FOTO | ASTON

Saksi Teti Melati Siahaan, Nur Kholifah dan Syarifah saat memberikan keterangan.

Jakarta, Trans - Sidang lanjutan kasus pembunuhan atas nama terdakwa Jeffery Gultom alias Berdikari Gultom, kini mulai memasuki babak yang baru. Dari tiga saksi yang berhasil dihadirkan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) Yadi SH, ada salah satu saksi yang merupakan kakak kandung terdakwa itu sendiri. Modus pembunuhan yang dilakukan oleh terdakwa Jeffery Gultom ini, berawal saat dirinya membaca pesan singkat (SMS) yang

ada di dalam hand-phone (HP) milik kekasihnya. Merasa dibakar cemburu, Anton (korban) yang baru saja pulang dari rumah saudaranya pun langsung ditikam dengan menggunakan pisau belati. Bahkan, ketika sang korban sudah terjatuh, terdakwa Jeffrey Gultom, masih saja menikamkan pisaunya dengan wajah yang beringas. Setelah melihat korbanya sudah tidak berdaya lagi, terdakwa Jeffery Gultom langsung melarikan diri. Selasa, 7 Mei 2013, pukul 13.30

wib, saksi Teti Melati Siahaan yang merupakan istri korban itu mengatakan bahwa terdakwa Jeffery Gultom diadili karena telah melakukan pembunuhan terhadap suaminya. Saksi Teti Melati juga mengatakan sebelum kejadian naas itu terjadi, ia bersama dengan suaminya (korban) memang baru pulang dari daerah Depok. Setelah sampai di depan rumah, terdakwa Jeffrey Gultom datang secara tiba-tiba. Seketika itu juga, suaminya langsung ditikam

dengan menggunakan pisau belati. Begitu melihat suaminya (korban) berlumuran darah, saksi Teti Melati berusaha meminta pertolongan. “Hingga kasus ini disidangkan, pihak keluarga terdakwa tidak ada yang datang untuk meminta maaf,” ujarnya. Sedangkan menurut keterangan saksi Nur Kholifah, ketika sedang menjaga warung, ia melihat ada seorang anak kecil yang datang untuk membeli es krim. Tidak lama kemudian, ia mendengar ada suara kegaduhan. Setelah mendapat informasi, saksi Nur Kholifah baru menyadari bahwa di kampungnya itu telah terjadi pembunuhan. Sementara itu, menurut saksi Syarifah yang tak lain merupakan kakak kandung terdakwa itu mengatakan, bahwa ia tidak tahu kalau adiknya itu punya masalah dengan si korban. Namun, ketika adiknya itu pulang, ia memang melihat adiknya keluar sambil menggenggam pisau belati. Ketika ditanyakan, adiknya itu pun menjawab, “Pinjam sebentar, kak”. Tidak lama kemudian, saksi Syarifah pun mendengar kalau adiknya itu baru saja melakukan pembunuhan. Saksi Syarifah juga mengatakan, sebelum kasus ini terjadi, adiknya itu memang sudah pernah diperiksa dalam kasus yang lain. Hakim Ketua Harsono SH MH yang didampingi hakim anggota Supriyanto, SH. MH dan Syifa’urosidin, SH. MH mengatakan, untuk mendengarkan keterangan saksi-saksi yang lainnya, sidang akan dibuka dan dilanjutkan kembali setelah 1 minggu kedepan. | Aston

Berbelit-belit Dalam Memberikan Keterangan,

Pasutri Pengedar Narkotika Dituntut 12 Tahun Penjara Jakarta, Trans - Semenjak dihadapkan ke persidangan, terdakwa Andre Syamsul Maliq dan terdakwa Maudy Syamsul Maliq yang merupakan pasangan suami-istri (pasutri) bersama dengan terdakwa Benny Joerianto, yang diadili di Pengadilan Negeri Jakarta Utara, terkait kepemilikan narkotika ini, terkesan menyembunyikan sesuatu. Ketika saksi penangkap dihadirkan, ketiga terdakwa itu mengakui perbuatannya. Namun, saat diperiksa oleh Majelis Hakim, ketiga terdakwa itu malah membantah dan saling menutupi kesalahannya. Pada sidang yang sebelumnya, saksi Jimmy Tobing dan saksi Wawan Dody Irawan yang merupakan anggota polisi dari Satuan Narkotika Polda Metro Jaya (PMJ) mengatakan bahwa melakukan penagkapan terhadap terdakwa Andre Syamsul Maliq, Maudy Syamsul Maliq dan terdakwa Benny Joerianto, orang yang pertama kali ditangkap adalah terdakwa Andre Syamsul Maliq di Mall Emporium, Penjaringan, Jakarta

Utara. Ketika digeledah, dari dalam tas milik terdakwa itu ditemukan 1 bungkus plastik klip berisikan shabu-shabu, pil ekstacy dan uang tunai senilai Rp.1,5 juta yang diduga sebagai hasil penjualan narkotika. Saat itu, menurut pengakuan terdakwa Andre Syamsul Maliq, selain dirinya, terdakwa Maudy Syamsul Maliq dan terdakwa Benny Joerianto juga berada di lokasi yang sama. Begitu hendak ditangkap, kedua saksi itu melihat terdakwa Benny Joerianto menjatuhkan sesuatu. Setelah diselidiki, barang yang dibuang itu ternyata shabu-shabu yang dibungkus dengan menggunakan uang pecahan senilai Rp.5.000. Selain itu, dari dalam kamar Apartement Robinson milik terdakwa Maudy Syamsul Maliq juga ditemukan 25 bungkus plastik klip berisikan shabushabu dan 28 butir pil ekstacy yang disembunyikan di dalam koper. Di hadapan Majelis hakim, terdakwa Andre Syamsul Ma-

Jaksa Rolando Rotonga, SH saat membacakan tuntutan.

FOTO | ASTON

liq mengatakan, bahwa benar ia ditangkap karena kedapatan memiliki narkotika. Namun, uang tunai senilai Rp.1,5 juta yang didapat dari dalam tasnya itu, bukanlah merupakan hasil penjualan narkotika. Sebelum ditangkap polisi, ia bersama dengan terdakwa Maudy Syam-

sul Maliq dan terdakwa Benny Joerianto memang pernah ,mengkonsumsi narkotika secara bersamaan. Menurut keterangan terdakwa Maudy Syamsul Maliq mengatakan, bahwa shabu-shabu dan pil ekstacy yang didapat dari dalam tas kopernya itu, ren-

canaya memang hendak dibuang. Pasalnya, ia bersama dengan terdakwa Andre Syamsul Maliq (suaminya) itu, akan memasuki Apartement yang baru. Namun, sebelum narkotika itu dibuang, ia malah ditangkap polisi. Sementara itu, menurut ke-

terangan terdakwa Benny Joerianto mengatakan, bahwa tujuannya datang ke Mall Emporium hanya untuk membahas masalah Apartement saja. Pasalnya, apartement yang ditempati oleh terdakwa Andre Syamsul Maliq dan terdakwa Maudy Syamsul Maliq itu, akan segera berakhir. Terkait dengan barangbukti berupa narkotika yang dibungkus dengan uang pecahan senilai Rp.5.000 itu, sama sekali tidak benar. Rabu, 8 Mei 2013, pukul 14.15 wib, Jaksa Penuntut Umum (JPU) Rolando Rotonga, SH mengatakan bahwa perbuatan terdakwa Andre Syamsul Maliq dan terdakwa Maudy Syamsul Maliq telah terbukti bersalah dan melanggar Pasal 114 ayat (2) UURI No.35 Tahun 2009 dan Pasal 112 ayat (2) UURI No.35 Tahun 2009 tentang narkotika. JPU juga menuntut, agar kedua terdakwa dijatuhi hukuman pidana masing-masing selama 12 tahun penjara dikurangi selama berada didalam tahanan. Membayar denda sebe-

sar Rp.800.000.000. Apabila denda tersebut tidak bisa dibayar, maka ke-2 terdakwa harus menggantinya dengan hukuman kurungan selama 6 bulan. Sementara itu, perbuatan terdakwa Benny Joerianto dinyatakan telah terbukti bersalah dan Melanggar Pasal 112 ayat (2) UURI No.35 Tahun 2009 tentang narkotika. Dan menuntut, agar terdakwa dijatuhi hukuman pidana selama 6 tahun penjara dikurangi selama terdakwa berada didalam tahanan. Selain hukuman pidana tersebut, terdakwa Benny Joerianto juga dijatuhi denda sebesar Rp.800.000.000. Jika denda tersebut tidak bisa dibayar, maka terdakwa harus menggantinya dengan hukuman kurungan selama 6 bulan. Hakim ketua DR Lilik Mulyadi, SH. MH yang didampingi hakim anggota Supriyanto, SH. MH dan Syifa’urosidin, SH. MH mengatakan untuk mendengarkan surat pembelaan (Pledoi) dari ke-3 terdakwa, sidang akan dilanjutkan kembali setelah 2 minggu ke depan. | Aston

Dewan Penasehat: Mayjend TNI (Purn) H Syamsu Djalal SH, Mayjend TNI (Purn) H Asril H Tanjung, Brigjend TNI (Pur) Indra Yudono, Drs H Muslim Kasim Ak MM, Rekson Sitorus SH, Drs H Sofyan Abdurrachman, Alam P Simamora SH MH, H Ismail Ibrahim SH, Fafinaldi SH MH, Idris Koto, Mbah Abdullah, Yeye Suteja, Rudy Suwandi; Penasehat Hukum: Aristo Muranda SH, Alfan Effendi SH, Hendry Halim SH, Aman Simamora SH MH; Pemimpin Umum: Syaiful Nazar; Pemimpin Perusahaan: Helfita Afianthy; Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: Ali Rahmat Siregar; Wakil Pemimpin Perusahaan : Elman Sihombing; Wakil Pemimpin Umum: C Herry SL; Redaktur Pelaksana: Lorayati Debataraja; Dewan Redaksi: Syaiful Nazar, M Rechan RR, Elman Sihombing, C Herry SL, Ali Rahmat Siregar, Harris Fadhillah Abbas; Suwin, Wongso, Art Direktur: Rofiq; Sekretaris Redaksi: Intan Gunasari; Sirkulasi dan Periklanan: Saskia Maulida, Joni Lubis; Redaktur Senior: Drs Syamsul Bachri SH; Daniel Saputra Htb SE, Redaktur Eksekutif: Onangego Chandra Maruhawa, Roni Pandapotan, Iwan Koto, Yulianti Rahmi Purnamawati ST, F Safan Akom BA, Meidi MM,Iwan Koto, Ongen Geser, T Maemun, Drs Lendi agustinus, T Jamal Oteng, Firman Kelana, Budi Rotoliu SE, Sesilia Ciby SH, Kaharudin Taslim, Sukun Tjohan, Satiri, Romanus Ramang, Nasan.

Penerbit: Bina Interaksi Ekonomi Pers SK/MENPEN/1496/SIUPP/Jakarta 22 Juli 1999;

Penempatan Tugas Liputan Wartawan: Sekretariat Negara-RI: Syaiful Nazar; KPK: Syaiful Nazar, C Herry SL; Kemenkumham: Elman Sihombing, Onangego Chandra Maruhawa; Mabes POLRI: Syaiful Nazar, C Herry SL; Kemenkeu: Martin Luther; ESDM: Martin Luther, Rechan R, M Zikri; Kemenhub - Pelindo:.... Kemenakertrans/BNP2TKI: Syaki Chevalier; Kemendiknas: Meidi Mulya; Kemendagri : --; Ditjen Bea & Cukai: Tumonggo T Lubis; Seni & Budaya: Suryati; Fotografer: Aboot; Staf Redaksi: Bonggar Simamora, H. Roosman, Aston Darwin SP, Freddy Fatinasa Maruhawa, Gaus Kaisuku, Muhammad Fadhiludin, Ilham Ramdhani; Tumonggo Tua Lubis. Kontributor: Hartono, S Hadiyanto, Bachtiar, Dede Ardian, Mahmudin. Wartawan Profesional Tunjukan Jati Diri Pemberitahuan Kepada Seluruh Kepala Perwakilan/Biro KORAN TRANSAKSI, nama dan wilayah tugas liputan WARTAWAN tercantum pada boks halaman masing-masing. Harap maklum, Terima Kasih.

Alamat Redaksi: Jl. Teratai 3 Blok i 3/23 Taman Modern, Pulogebang, Cakung, Jakarta Timur 13960; Telepon: (021) 46822277 – 46836848; Fax: (021) 46824807; Rekening Bank Mandiri KCP Bekasi 125.00.0569340.3 a/n Drs. Syaiful Nazar; NPWP: 01.917.755.9-407-000; Kode Seri Faktur Pajak: EFCXV - 407; E-mail: korantransaksi@yahoo.co.id; www.korantransaksi.com; Percetakan: PT. Temprina Media Grafika Tambun (Jawa Pos Group) (Isi diluar tanggung jawab percetakan)


HALAMAN 3

KORAN TRANSAKSI THN 13

TRANS JABOTABEK

NO. 269. ‰ TH XIII SENIN, 20 MEI - 2 JUNI 2013

Derita & Masalah Pembebasan Tanah Cagar Buah Condet Banyak tanah warga yang berada di dalam cagar belum dibayar, tetapi tanahnya sudah dipagar. Jakarta, Trans - Mencoba menelusri dugaan korupsi pada Sudin Pertanian dan Kehutanan Jakarta Timur tahun anggaran 2011, Ketua Umum Gerakan Indonesia Adil dan Transparan, Daniel Saputra, yang juga Wakil Sekjen Nasional Coruption Watch, malah mendapat curhat dari Yakub, salah satu tokoh masyarakat Condet, Kelurahan Balekambang. Curhat Yakub ini terkait dengan operasi senyap dalam pembebasan tanah untuk Cagar buah Condet. “Saat pembebasan tanah terasa sangat tidak transparan. Tidak ada sosialisasi dari pihak

FOTO | DNL

Rakyat kecil memang selalu tertindas, sangat sulit mendapatkan keadilan yang hakiki. Hidupnya tidak beda dengan jaman penjajahan. Hanya sekarang yang menjajah adalah bangsa sendiri.

Kelurahan dan Kecamatan, sehingga tidak diketahui harga persis yang diberikan Pemkot Jakarta Timur,” tuturnya. Menurut Yakub, pembebasan dilaksanakan oleh pihak ketiga dengan harga Rp 100 ribu hingga 150 ribu saja, dengan ala-

san tanah ini untuk Negara. Warga yang mayoritasnya dari etnis asli Jakarta tersebut, akhirnya menerima. Padahal, berdasarkan pemberitaan pihak Sudin saat akan membebaskan harga tanah mereka sesuai NJOP, yakni 400 ribu

Danrem Lantik Pengurus Forkam Bogor Bogor, Trans - Komandan Komando Resor Militer (Danrem) 061 Suryakencana, Kolonel Inf. Agus Rohman, lantik pengurus Forum Komunikasi Antar Masyarakat (Forkam) Bogor. Saat melantik dirinya berpesan,acara ini jangan hanya seremonial belaka, tapi tonggak untuk membantu bangsa dan negara ini. Sekecil apapun peranan yang kita lakukan, itu adalah bagian darikontribusi kita kepada negara. Pelantikan dilakukan di Aula Korem 061/SK, Bogor, Rabu (8/5). “Forkam adalah ormas di bidang sosial komunikasi sehingga Forkam diharapkan berkontribusi memberikan informasi mengenai bencana, gangguan ketertiban dan keamanan, kemacetan dan lain-lain. Kita bertekad menjungjung tinggi demokrasi dan menjaga keutuhan NKRI. Saya berharap masalah kondusifitas keamanan dan ketertiban, dengan adanya Forkam gejala-gejala gangguan bisa cepatter informasikan kepada kami karena melalui jaringan ini komunikasi dianggap lebih efektif,” jelasnya. Ia menambahkan, dengan komunikasi kita akan lebih mendorong terciptanya kodusifitas di wilayah Kabupaten dan Kota Bogor. Forkam juga diharapkan terlibat pada kegiatan-kegiatan TNI seperti bakti sosial, Ten-

tara Manunggal Membangun Desa, dan kegiatan-kegiatan kemasyarakatan lainnya. Artinya ikut membesarkan nama baik TNI, ini adalah sejarah maka saya akan terus mengingatnya semoga forkam terus berkembang dan besar dan memberikan manfaat kepada masyarakat. Sementara ketua Forkam Bogor, TB.Ruhyani menjelaskan, Forkam berdiri untuk menciptakan kondusifitas di wilayah Bogor baik kota maupun kabupaten. Forkam dibiayai oleh dirinya sendiri artinya Forkam adalah organisasi mandiri. “Perlu digarisbawahi, Forkam tidak bicara teknis penanggulangan bencana atau masalah lainnya tapi lebih fokus pada komunikasi dan informasinya. Yakni bagaimana menyebarluaskan informasi secara cepat dan efektif mengenai gejala-gejala yang ada di masyarakat. Saya berharap forkam bisa memberikan kontribusi positif kepada masyarakat bangsa dan negara”, jelasnya. Pelantikan tersebut dihadiri Komandan Komando Distrik Militer (Dandim) Kota dan Kabupaten Bogor, Perwakilan pemerintah Kota dan Kabupaten Bogor, Organisasi massa, Organisasi pemuda. Usai dilantik seluruh anggota melakukan ramah tamah dengan anggota TNI serta undangan lainnya. | Dasukiharun

hingga Rp 500 ribu. Namun, warga saat itu bingung karena tidak adanya sosialisasi, terutama pihak kelurahan sangat tertutup. “Konpensai pohon salak, dukuh dan lainya tidak pernah diterima warga,” bebernya. Sampai saat ini Pembebasan

Tanah Cagar Buah Condet masih menyisakan banyak masalah. Banyak tanah warga yang berada di dalam cagar belum dibayar, tetapi tanahnya sudah dipagar. “Tanah yang sudah dibebaskan, malah tidak dipagar,” kata Yakub. Yakub sendiri menolak tanahnya dipagar karena pembayarannya belum dilunasi oleh pihak Sudin. “Kalau memang tanah ini tujuan untuk pelestarian cagar buah condet dan mekanisme pelaksanannya sesuai aturan, saya akan mengalah dan melepasnya. Tapi, sampai saat ini tidak ada penjelasan dari pihak Pemkot Jakarta Timur,” katanya. Masih menjadi tanda tanya besar mengapa belum seluruhnya tanah warga dibebaskan. Apakah dikarenakan ketidakcocokan dalam masalah harga tanah atau memang anggaran sudah raib dikorupsi? Pastinya, pembangunan Cagar Buah Condet masih menyisakan derita dan masalah yang harus segera diselesaikan. | Dnl

Inspirasi Bagi Masyarakat Indonesia SCTV Kembali Gelar Ajang Liputan 6 Award 2013 Jakarta, Trans - SCTV kembali menggelar ajang penghargaan Liputan 6 Award. Penghargaan tersebut, tercatat sudah keempat kalinya digelar. Untuk tahun ini, Liputan 6 Award mengambil tema “Ispirasi Istimewa Indonesia” yang puncak acaranya akan digelar dan disiarkan langsung SCTV pada 23 Mei 2013 mendatang. Menurut Direktur Program dan Produksi SCTV, Harsiwi Achmad, dalam konfrensi pers di Gedung SCTV Tower, Senayan, Jakarta, Kamis (16/5), ajang ini merupakan wujud apresiasi media untuk orang-orang yang telah menginspirasi dan menjadi tauladan bagi masyarakat Indonesia. “Ini adalah wujud Inspirasi bagi masyarakat indonesia yang mampu menjadi contoh yang baik. Melalui hasil karyanya atau tindakan yang mereka lakukan terhadap bangsa ini,” terang Harsiwi. Lebih lanjut Harsiwi mengatakan bahwa ajang Liputan 6 ini akan dibagi dalam lima kategori dan melalui program penghargaan ini dirinya berharap makin banyak insan-insan Indonesia yang dengan tulus membantu dan menginspirasi masyarakat. “Liputan 6 Award ini akan dibagi dalam lima kategori meliputi Kategori Inovasi, Kategori Kemanusiaan, Kategori Lingku-

FOTO | IST

Harsiwi Achmad.

ngan Hidup, Kategori Pemberdayaan Masyarakat dan Kategori Pendidikan,” lanjutnya. Dijelaskan pula dalam ajang ini disaring kandidat terbaik dari masing-masing bidang dan proses penilaiannya sendiri sangat rumit. “Untuk menjadi kandidat, ada beberapa tahapan-tahapan penilaian dari itu terpilihlah 24 kandidat yang akan menerima lima kategori penghargaan Liputan 6 Award tersebut,” tuturnya. Dalam acara puncaknya, Ajang Liputan 6 Award akan dimeriahkan artis-artis terkenal seperti Indah Dewi Pertiwi, Syahrini, Five Minute dan beberapa artis lainnya. | Suryati

FOTO | SURYATI

Menteri Koperasi dan UKM Syarief Hasan didampingi Ketua Umum Kowani Dewi Motik dan Meneg Perempuan dan Anak Linda Agum Gumelar saat membuka Kowani Fair 2013.

Kaum Perempuan Berperan Besar Pada Bisnis Produk Handycraf Jakarta, Trans - Produk handycraf (kerajinan tangan) Indonesia sudah banyak yang mendunia. Dari mulai batik tulis, tas, sepatu dan produk fesyen lainnya. Menariknya, sebagian besar produk kerajinan tangan itu hasil kerja perempuan. Menurut Ketua Umum Kowani Dr Dewi Motik, merambahnya produk handycraf dalam negeri tak lepas dari peran pengusaha perempuan. Karena itu, Dewi mengajak agar pengusaha perempuan Indonesia terus meningkatkan inovasinya untuk menghasilkan lebih banyak produkproduk kerajinan tangan yang lebih bermutu dan berkualitas internasional. “Potensi pasar dunia yang sudah terbuka lebar merupakan peluang yang sangat bagus untuk meningkatkan usaha,” kata Dewi disela pembukaan Kowani Fair yang diikuti 140 stand UKM di Smes’co Hall. Senada dengan Dewi, Menteri Koperasi dan UKM Syarief Hasan mengakui kaum perempuan berperan besar pada bisnis produk handycraf. Karena produk yang banyak dihasilkan oleh UKM tersebut memiliki karakteristik yang unik, yakni harus dikerjakan dengan telaten, ulet, dan penuh inovasi. Data Kementerian Koperasi dan UKM, dari 50 juta pelaku usaha kecil dan menengah, lebih dari separuhnya dilakukan dan dimiliki oleh kaum perempuan. “Ini luar biasa. Perempuan ternyata memiliki andil besar dalam membangun perekonomian bangsa,” papar Menteri. Ke depan, Menteri berharap agar pengusaha perempuan lebih bisa mengoptimalkan pasar dalam negeri yang cukup besar. Dengan jumlah penduduk mencapai 245 juta, ini tentu merupakan pasar yang tidak boleh diabaikan. “Negara lain berebut pasar kita. Karena negara Indonesia merupakan pasar terbesar ke-4 dunia. Jadi mari kita optimalkan peluang ini sebaik mungkin,” lanjut Menteri. Pada kegiatan Kowani Fair, bergabung pula standstand perwakilan IWAPI (Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia). Menurut Ketua Umum IWAPI Nita Judi, pameran produk menjadi ajang yang strategis bagi pengusaha perempuan untuk memperluas jaringan usaha dan pemasaran. | Inung/d

W ART AW AN PROFESIONAL ARTA TUNJUK AN JA TI DIRI TUNJUKAN JATI Biro Kota dan Kabupaten Bogor : Dasuki Harun Biro Kota Bekasi : Geoffrey, Muchtar Biro Kabupaten Bekasi : Kaslim Kusyairi, Andri, Indah Widaningsih, Nunu Erlangga.

7 Miliar Lebih Anggaran Sudin Pertanian & Kehutanan Jakarta Barat Dikorup? Jakarta, Trans - Bungkamnnya pihak yang bertanggungjawab akan pelaksanaan anggaran di Sudin Pertanian dan Kehutanan Jakarta Barat, semakin menguatkan dugaan bahwa raibnya anggaran tahun 2011 sekitar Rp.7 milyar dicairkan dengan materi fiktif dan dikantongi oleh oknum-oknum pejabat Sudin. Gerakan Indonesia Adil dan Transparan (GIAT) meminta pihak kejaksaan segera memeriksa kasus ini. Ir Bambang A Wisanggeni yang sampai pertengahan tahun 2012 menjabat sebagai Kepala Sudin Pertanian dan Kehutanan Jakarta Barat, ternyata masih tetap bungkam terkait masalah itu. Arena itu, GIAT meminta Gubernur dan Wakil Gubernur, Jokowi dan Ahok, serius mengevaluasi latar belakang pejabat-pejabat yang masa lalunya terindikasi kuat melakukan korupsi, agar ke depan penggunaan anggaran mencapai sasaran sebagaimana janjijanji dalam kampanyenya. Mantan Kasudin Pertanian dan Kehutanan Jakarta Barat Ir A Bambang Wisanggeni yang sekarang menjabat sebagai Kasudin Pertanian dan Kehutanan Jakarta Timur memang hanya bungkam dan terkesan tidak membantah tudingan ketika diduga kuat telah melakukan penggelapan anggaran atau merealisasikan anggaran dengan materi fiktif sebesar Rp.7 milyar lebih atas 2 mata anggaran pembangunan Hutan Kota

Rawa Buaya dan Pembangunan Sentra Flora Semanan Tahun 2011. Dugaan penggelapan itu mulai mengemuka atas temuan GIAT. Berdasarkan hasil penelitian data dan ke lokasi pembangunan, ditemukan 2 mata anggaran direlisasikan melebihi HPS lelangnya dan jelas telah terjadi pelanggaran Peraturan Presiden No 54 tahun 2010 tentang Pedoaman Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah. Pada realisasi anggaran Hutan kota Rawa Buaya yang pertama kali dilelang dengan HPS lelang sebesar Rp.11,7 miliar di LPSE Pemprov DKI Jakarta, Bagian Lelang Non Elektronik. Berdasarkan data penyerapan anggaran, realisasi anggaran sebesar Rp. 13,89 miliar, sehingga terjadi kelebihan angggaran sebesar Rp.2,1 miliar lebih. Sedangkan untuk mengkamuflase agar seolah olah sisa anggaran tersebut dilaksanakan dengan mekanisme ketentuan yang berlaku, Sudin Pertanianan dan Kehutanan Jakarta Barat mengumumkan lelang kelebihan anggaran tersebut di ujung akhir tahun, yakni pada tanggal 21 Oktober 2011. Anehnya, pengumuman lelang tersebut tidak memuat harga penawaran dan pemenang lelang alias lelang tidak sah. Tetapi berdasarkan data dan laporan anggaran terserap. Hasil pengecekan GIAT ke Kelurahan Rawa Buaya yang lu-

FOTO | DNL

Kondisi kios sudah mulai banyak yg mulai mengalami ke rusakan lokasi tidak strategis sehingga tidak diminati oleh pedagang dan konsumen.

asnya sekitar 1,1 tidak terlihat adanya keistimewaan bangunan fisik yang telah menelan biaya Rp.13 miliar lebih tersebut. Sebab, hanya ada 1 mushola berukuran kecil, 1 kantor kecil, 2 jembatan kecil, 1 kolam dikelilingi batu bersusun, 400 meter pagar, dan landscape dengan konblok yang diperkirakan tidak akan menelan biaya lebih dari Rp.10 miliar. Sangat disayangkan, kelebihan anggaran masih saja dibancak dan direalisasikan sebesar Rp.2,1 miliar yang lelangnya bermasalah dan tidak jelas peruntukkanya. Tidak bisa dipahami kebijakan Kasudin saat itu, yang membangun Hutan Kota di dalam area pemukiman sempit, tidak ada jalan akses masuk kendaraan, dan menanam pepohonan dengan jarak antar pohon tidak lebih dari 1 meter per-

segi di atas lahan yang dilalui jalur SUTET, sehingga menimbulkan sangkaan pula bahwa pembebasan tanah tersebut telah dibebaskan PLN. Dugaan pembancakan anggaran dengan realisasi anggaran dengan materi fiktif juga terjadi pada anggaran Pembangunan Sentra Flora Semanan (lanjutan) yang dilelang pertama kali di www.pengadaan.jakarta.go.id dan LPSE DKI Jakarta pada tanggal 08 Juni 2011, dengan HPS Rp. 4.849.879.313,-. Namun, pada realisasi anggaran sebesar Rp 9.721.960.085. Artinya, terjadi selisih lebih besar Rp 5 miliar lebih, apabila panitia lelang/ULP menetapkan pemenang sekitar 96% dari HPS lelang. Kemudian, diujung akhir tahun anggaran, tanggal 13 Oktober 2011, panitia lelang

mengumumkan Pembangunan Sentra Flora Semanan (lanjutan) pada LPSE DKI Jakarta (lelang elektronik) dengan HPS Rp4.851.282.362. Namun, tidak diumumkan/tidak ada harga penawaran, harga dan perusahaan pemenang lelang. Diduga kuat pengumuman lelang tersebut hanya rekayasa belaka. Sisa anggaran Rp 5 miliar lebih tersebut direalisasikan dengan materi fiktif, karena tidak ada pemenang lelang. Selain itu, yang dibangun hanya sekitar 35 kios di tahun 2011, lalu ditutupi dengan anggaran 2012, yakni Pembangunan Sarana dan Prasarana Sentra Flora Semanan (kios). Lelangnya diumumkan pada tanggal 01 Mei 2012, dan dimenangkan oleh PT. Trea Magnum Widyadana, dengan harga penawaran pemenang Rp. 6.311.250.000,-. Pembangunan Sentra Flora Semanan tahun 2011 dilelang dengan HPS lelang sebesar Rp 4.849.879.313,- tetapi realisasi anggarannya sebesar Rp 9. 721.960.085. Jadi, terdapat selisih lebih besar sebanyak Rp. 4.872.080.772, yang tidak diketahui peruntukkanya. Pada tahun 2011 tersebut hanya dibangun kios sebanyak 35 unit. Luasnya perkios hanya sekitar 35 m2 atau sekitar Rp 130 juta/Rp 4 juta M-2 perunitnya. Harga ini sudah terlalu mahal, mengingat kios dengan atap terbuat dari kanopi berbahan plat plastik tipis, lantai dari konblok, dan hanya ada

satu ruang plus kamar mandi. Lantas, pada tahun 2012 Sudin Pertanian Dan Kehutanan Jakarta Barat Kembali merealisasikan pembangunan untuk kios SENTRA FLORA SEMANAN yang lelangnya diumumkan pada tanggal 01 Mei 2012 dimenangkan oleh PT.Trea Magnum Widyadana dengan harga penawaran pemenang Rp. 6.311.250.000, total pembangunan kios dan rumah bibit tahun 2011 dan 2012 adalah sebanyak 42 kios yang terdiri dari 12 tempat pembibitan, 1 ruang counter bersama dan 39 kios pedagang. Pada tahun anggaran 2012 Sudin Pertanian dan Kehutanan Jakarta Barat melaskanakan lelang pembangunan kantor, yang dimenangkan oleh PT Wahyu Adi Guna, dengan nilai harga penawaran Rp 4.984.525.000,00 dari HPS lelang Rp 5.119.272.000,-. Luas kantor sekitar 300 M-2 atau sekitar Rp 16 juta per M-2. “Kami duga kuat dimark-up. Bangunan tanpa konstruksi bertingkat tersebut sangat mahal dibanding dengan bangunan bangunan seperti rehabilitasi total sekolah di Dinas Pendidikan DKI Jakarta, yang rata rata hanya menelan biaya Rp 5 juta per meter persegi, dengan konstruksi tiang pancang, beton bertulang dan berlantai kramik,” ungkap Daniel. Sampai kini kios-kios tersebut terlantar, tidak berpenghuni, tidak diminati konsumen.

Sebab, lokasi tidak berada di tepi jalan melainkan berada di dalam. Kini, bahkan sudah mulai banyak mengalami kerusakan, terutama pada atapnya yang terbuat dari plastik yang sangat tipis. “Dalam pembangunan ini bukan saja terjadi pemborosan, tetapi jelas sudah kuatnya ada unsure korupsi dalam pelaksanan fisik dan anggarannya,” tandas Daniel. Dialokasikan kemanakah sisa anggaran sekitar Rp.7 miliar tersebut? Karena, tidak ada pemenang lelang dan pelaksanaannya diduga kuat telah dikantongi oleh oknum pejabat terkait dengan mencairkannnya berdasarkan SPJ fiktif. Menurut Daniel, tidaklah mungkin panitia lelang saat itu memenagkan perusahaan yang penawarannya melebihi dari HPS lelang, bahkan sampai 200% dari HPS. Sampai saat ini Wuri sebagai kasubag TU Sudin Pertanian dan Kehutanan Jakarta Barat, yang dikonfirmasi Gerakan Indonesia Adil dan Transparan (GIAT) melalui surat, tidak pernah memberi tanggapan. Sedangkan mantan Kasudin Ir A Bambang Wisanggeni selaku penanggung jawab anggaran yang sejak pertengahan tahun 2012 dimutasi ke Sudin Pertanian dan Kehutanan Jakarta Timur, terkesan tertutup dan melempar tanggungjawab ke pihak Sudin Pertanian dan Kehutanan Jakarta Barat. | Dnl


HALAMAN 4

KORAN TRANSAKSI THN 13

TRANS JABOTABEK

NO.269. ‰ TH XIII SENIN, 20 MEI - 2 JUNI 2013

Masalah Poligami Menjadi PR Besar Kantor Kemenag Kabupaten Bekasi Bekasi, Trans - Sebagai abdi negara dan masyarakat, sudah sepatutnya semua Pegawai Negeri Sipil (PNS) bekerja dan berkarya sesuai dengan peraturan dan perundang-undangan yang berlaku. Aturan ini menjadi pedoman dan tuntutan bagi setiap PNS dalam melaksanakan tugas-tugas pelayanan masyarakat sebagai subyek yang dilayani oleh PNS. Dari sekian banyak aturan yang diberlakukan kepada setiap PNS adalah poligami. Peraturan Pemerintah (PP) No

45/1990 yang mengatur tentang poligami bagi PNS sangat jelas mengatur tentang persyaratan-persyaratan yang tidak mudah bagi seorang PNS yang hendak berpoligami. PNS boleh berpoligami mempunyai isteri lebih dari satu jika mendapat izin dari pejabat yang berwenang sesuai persyaratan yang diatur dalam PP No. 10/1983 jo PP No. 45/ 1990. Misalnya, adanya syaratsyarat administrasi yang menyulitkan, seperti harus ada izin pejabat, surat keterangan penghasilan, ijin istri pertama, dan sebagainya Hal

ini memang didesain sedemikian rupa supaya seorang PNS tidak berpoligami. Pemerintah dalam hal ini Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bekasi, tampaknya perlu segera menyelesaikan pekerjaan rumah (PR) yang besar terkait kebiasaan buruk para pejabatnya yang sudah tertangkap tangan berpoligami. Kementerian berlabel agama yang seharusnya menjadi contoh bagi lembaga-lembaga lain ini jangan membiarkan apalagi mencontohkan kepada lembaga lain.

Kebiasaan buruk sebagian besar para pejabat yang melawan hukum ini dilakukan secara terus-menerus tanpa pernah dikenai sanksi yang tegas dari kemenag pusat, apalagi kantor kemenag daerah, antara lain oleh H. Abdul Hayy (Mantan Kepala Depag Bekasi), H. Darip (Pejabat Kepala Seksi Bimas Islam), H. Shobirin (Pejabat Kepala Seksi Haji Kemenag Kab. Bekasi), H. Ubaidillah (Pejabat Kepala Seksi Pontren), Kepala-kepala madrasah negeri-swasta, Kepala-Kepala KUA, dan sederet nama-nama lain-

nya dari mantan pejabat, pejabat dan non pejabat di Kementerian Agama Kab. Bekasi. Dalam tinjauan psikologi, pejabat yang berpoligami memiliki kecenderungan yang kuat untuk berperilaku “abuse of power” (penyalahgunaan kekuasaan), dan sekaligus menurunkan tingkat keseriusan pada pekerjaannya. Penelitian ini juga menyebutkan adanya unsur kuat “abuse of power”, didasarkan pada sikap mencari-cari keuntungan dan dana yang tidak halal untuk membiayai pola hidup

poligami tersebut. Faktanya lagi, lumayan banyak juga pejabat pemerintah tidak fokus pada pekerjaannya, cuma karena disibukkan dengan urusan birahi, termasuk poligami yang katanya sunnah. Dan, poligami seperti yang dipahami sekarang ini, mengawini wanita-wanita muda berjidat licin, malah sebenarnya bisa dimasukkan dalam kategori ‘selingkuh legal’, karena ensensi poligami yang dibolehkan tidak seperti itu. | Ars

Masyarakat Muara Gembong Menagih Janji Bupati Bekasi FOTO | MUCHTAR

Anak-anak pemulung sedang membersihkan gelas dan botol aqua

Potret Nyata Kehidupan Si Miskin

Bekasi, Trans - Terlahir dari keluarga kurang berada. Tanpa orang tua, karena sakit dan meninggal. Hidup sebagai pemulung adalah bukan tujuan dan cita-cita setiap orang tentunya. Tapi itulah hidup yang harus dijalani beberapa orang dan terhitung cukup banyak. Belum lagi harga BBM dinaikkan. Pertanyaannya sudahkah kenaikan BBM menghitung keberadaan si miskin? Apakah kenaikan BBM tidak akan menambah jumlah orang miskin? | Muchtar Q

Hutang 1 Juta, Sopir Dewan Dilaporkan Ke Polisi Bekasi, Trans Malang benar nasib Rb, sopir anggota dewan ini. Sudah kerja belum dibayar dan sering dimaki oleh sang dewan, tapi karena hutang Rp. 1 juta dirinya dilaporkan pula ke kantor polisi. Kejadiannya bermula dari adanya kebuRb korban hutang 1 juta yang tuhan keluarga. Gaji dilaporkan kepolisi. yang diterima Rb dari sang dewan baru Rp.1 juta. Sementara kebutuhan rumah tangganya sangat mendesak tanpa bisa ditunda. Akhirnya dengan berat hati Rb meminjam uang pada Ibunda sang dewan sejumlah Rp. 1 juta. Suatu hari, tutur Rb, Pak Dewan pulang kunjungan kerja ke daerah dan meminta dirinya untuk menjemputnya di bandara Soekarno Hatta. Saat perjalanan pulang dari bandara, ada beberapa SMS masuk ke Pak Dewan dari anak buahnya. “Saya dianggap yang telah membocorkan bahwa beliau hari ini pulang, sehingga membuatnya marah. Kalau punya mulut jangan ember,” begitu salah satu kata makiannya Pak Dewan seperti ditirukan Rb. “Banyak lagi katakata lainnya yang tidak layak saya ungkap,” imbuhnya. Tidak ingin rebut, Rb hanya diam. Namun didiamkan makian yang diterimanya makin parah. “Saya putuskan dalam hati akan berhenti, apalagi begitu sampai di rumah Pak Dewan langsung naik ke atas tanpa basa-basi pada saya. Besoknya saya tidak datang kerja dan di-SMS dengan kalimat yang kurang layak,” ungkapnya. Namun, yang membuat Rb kaget bukan kepalang, datang adik Pak dewan yang bernama Mr ke rumahnya. Dia dengan seenaknya membawa Rb ke kantor polisi. “Di depan petugas saya ceritakan seadanya tentang hutang saya kepada Ibunda Pak Dewan. Petugas hanya menyarankan untuk bermusyawarah saja. Esoknya, saya tahu kalau Mr disuruh kakaknya yang dewan untuk melaporkan saya ke polisi. Begitulah cara seorang dewan pada orang yang sudah mengabdi untuk dirinya,” pungkas Rb. | Muchtar Q

Kondisi air sungai Kali Cikarang yang tercemar limbah cair pabrik sudah diketahui oleh Bupati Bekasi, dan pernah berjanji akan menelusuri permasalahannya. Bekasi, Trans - Jernih, bersih kembali seperti sediakala, bisa dipergunakan untuk mandi, minum, mencuci pakaian, menyiram kebun, dan untuk mengairi areal persawahan. Kondisi seperti inilah yang diharapkan masyarakat terhadap keberadaan sungai Kali Cikarang. Masyarakat yang mempersoalkan kondisi sungai Kali Cikarang saat ini adalah masyarakat Kampung Penombo RT.002/RW.007, Desa Pantai Harapan Jaya Kecamatan Muara

Masyarakat Muara Gembong.

Gembong, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat. Sebab, sungai itu sekarang jangankan untuk mandi, minum, mencuci pakaian, untuk menyiram tanaman saja sudah tidak bisa lagi. Kalau dipergunakan air tersebut, tanaman akan layu dan akan mati. Belum lama ini, sekelompok masyarakat berkumpul di sebuah

FOTO | ILUSTRASI

rumah salah satu tokoh masyarakat Kampung Penombo RT.002/RW.007. Mereka membicarakan air sungai Kali Cikarang yang tercemar air limbah pabrik. “Air sungai Kali Cikarang yang tercemari limbah cair pabrik ini sudah diketahui oleh ibu Bupati Bekasi sewaktu beliau berkunjung dan bersilahturahmi

ke warga mayarakat Kampung Penombo,” ujar Aam, salah satu warga kepada Koran Transaksi. Secara tidak sengaja, kata Aam, bupati melihat langsung keadaan air sungai Kali Cikarang yang hitam kelam. Saat itu ada salah satu warga yang spontan bertanya langsung ke ibu bupati, “Ibu bupati, kenapa sih sungai

ini dibuat pembuangan limbah cair pabrik.” Saat itu, kata Aam, bupati berjanji akan menelusuri asal limbah lewat dinas terkait, untuk memastikan pabrik yang membuang limbah dan jenis limbah yang dibuang—apa limbah pasar atau limbah rumah sakit. “Namun, janji ibu bupati itu tidak jelas. Ibu bupati tidak menepati janji. Buktinya sampai sekarang ini air sungai tetap hitam kelam dan tidak bisa dipergunakan,” ujar Aam. Belum lama ini, Aam mengaku bahwa dirinya bersama warga mempertanyakan hal itu kepada kepala desa setempat. “Pak kades menjawab habis bagaimana? Emangnya air sungai udah begitu. Saya tidak bisa berbuat apa apa,” ujarnya. Aam bersama masyarakat lainnya berharap agar bupati agar dapat melaksanakan yang pernah dijanjikannya sewaktu kampanye pemilihan bupati. “Saat ibu bupati bersilahturahmi ke desa kami, beliau juga berjanji akan mengabulkan permohonan warga masyarakatnya,” ujarnya. | Kaslim

Derita Udin

Bertahun-Tahun Melawan Penyakit, Setelah Sembuh Meteor Menghampiri Bekasi, Trans - Udin Syafrudin terbaring di lantai tanah beralaskan karpet plastik serta tikar daun pandan kering yang dianyam, untuk melawan penyakit yang dideritanya cukup lama. Sudah bertahun tahun ia ingin berobat ke rumah sakit, namun jumlah uangnya tidak mencukupi. Di antara tetangganya, rupanya ada yang peduli. Udin pun dibawa ke Rumah Sakit Daerah (RSUD) Cibitung Bekasi. Sayang, setelah tiba di RSUD ditolak dengan alasan ruangan penuh. Dengan hati yang kecewa, Udin berbalik arah menuju Rumah Sakit Medi Rosa. Di rumah sakit ini, ia diterima dengan baik dan dirawat sampai sembuh, hingga Udin akhirnya dibawa pulang ke rumahnya. Ketika ditemui wartawan Koran Transaksi di rumahnya, Udin mengisahkan kronologis deritanya, dengan jelas dan gamlang. “Di rumah, saya tidak banyak aktifitas. Hanya keluar masuk rumah, karena fisik tidak

mendukung. Belum seratus persen sembuh,” tuturnya. Karena merasa suntuk, Udin keluar rumah kurang lebih sejauh 200 meter. “Nongkrong di warung Bapak Marwan bersama teman-temannya, sambil bermain gitar untuk menghibur diri,” ucapnya. Menjelang tengah malam, Udin merasakan perutnya mulas. Teman-temannya terus bermain gitar, sementara Udin keluar dari kumpulan temannya ingin mem-

buang hajat. Biasanya Udin melakukannya di sungai, tapi saat itu dia ke tengah persawahan. Setelah buang hajat, Udin melintas di perkebunan. Baru beberapa langkah, ia tiba tiba melihat pancarkan sinar yang begitu terang bagaikan meteor jatuh di hadapannya. Mengkilap, dan bercahaya merah. Udin terkejut, kemudian melompat dan berlari. “Mahluk tersebut menghampiri, namun

saya tidak bisa lari. Diam di tempat,” katanya seraya mengaku mendengar teriakan mahluk tersebut, “Hai manusia jangan takut, jangan lari, saya tuh baik.” Udin pun bertanya kepada mahluk itu. “Kenapa kamu menghampiri saya.” Mahluk itu menjawab, “Saya ingin dirawat sama kamu. Ajaklah saya pulang. “Ya, sudah. Saya mau merawat kamu, tapi saya tidak bisa ngurusin atau merawat, dan ngasih makan, karena saya orang susah, orang engga punya, engga kuat memenuhi permintaan persyaratan kamu.” “Iya, bawa saja saya pulang ke rumah kamu. Saya nggak minta apa apa kok. Tangkap saya, tutup mata saya pakai bahan laon hitam agar tidak memancar mata saya.” Setibanya di rumah, Udin memberitahukan yang dialami dan dibawanya kepada orang tuanya. “Mak, lihat nih saya bawa apa? “Mana, Din! Duh tuh mahluk apa?”

“Din engga tahu, Mak. Kata orang sih mahluk Jenglot.” “Jenglot gituh. Mana mungkin, Din. Tuh Jenglot? Entar mahluk gaib lagi.” “Bukan, Ma. Dia bisa ngomong.” “Saya minta dibuktiin,” kata orang tuanya. Begitu dibuktikan, mahluk itu dibawa Udin ke kamarnya. Setelah itu, ia tertidur, namun gelisah. Tidak bisa tidur pulas. Ternyata, kata Udin, kegelisahannya dibuat oleh mahluk itu. “Berapa jam kemudian, menjelang pukul 07.00 pagi, dia bicara dan minta dimandikan dengan air minyak duyung dan kembang tujuh rupa. Lalu, saya berangkat beli kebutuhan dia, saya mandiin pukul 09.00 pagi,” kata Udin. Setelah dimandikan, Jenglot itu bicara, “Silakan saya diperlihatkan kepada orang. Ternyata di luar rumah sudah banyak orang yang mau minta buat berobat dan penglaris sambil membawa botol air aqua,” pungkasnya. | Kaslim

Jalan Rusak, Warga Ajak Boikot Bayar Pajak Bekasi, Trans - Kondisi jalan di Kota Bekasi sangat parah, terutama jalan Raya Wibawamukti (Jalan Raya Komsen – red) tepatnya di depan pusat perbelanjaan Giant Jatiasih. Jalan Raya Cikunir Ujung bahkan selalu digenangi air kotor dan sudah banyak menyebabkan kecelakaan, dan memakan korban nyawa manusia, serta sering mengundang emosi warga. Warga pun berdemo dan turun ke jalan. Warga yang didominasi oleh warga Perumahan Sakura Regency, memasang tiga spanduk di depan Giant berukuran sekitar 3 m X 1 m, dengan tulisan berwarna merah yang mengajak masyarakat un-

tuk tidak membayar pajak. Alasannya, percuma bayar pajak kalau jalan tetap rusak. Ketika diterima Kasie Trantib Kecamatan Jatiasih, warga meminta agar Jalan Raya Wibawamukti diperbaiki. Mengenai lahan tersebut masih bersengketa, agar segera diselesaikan oleh Pemerintah Kota Bekasi. Sebab, menurut warga, jalan itu adalah sarana vital dan menjadi akses satu-satunya untuk warga, baik untuk berangkat maupun pulang beraktifitas, serta akses utama untuk bisa masuk ke Tol JORR Jatiasih. Membiarkan jalan tetap rusak, dianggap suatu kejahatan kemanusiaan. Dari penulusuran Koran

FOTO | MUCHTAR

M. Novian Pohan mantra MP Kec. Jatiasih

Transaksi didapat informasi bahwa lokasi yang belum bisa dibangun seluas lebih kurang 930 M2 sedang dalam proses pengadilan, karena adanya

sengketa oleh para pihak yang mengklaim itu adalah miliknya, yaitu pihak Rony Tendean dan Anda Taruan. Camat Jatiasih yang hendak dikonfirmasi tidak ada di tempat, namun M Novian Pohan memastikan tahun anggaran 2013 jalan itu akan diperbaiki, dan lokasi yang bersengketa akan diselesaikan. “Pemerintah pun menyadari bahwa jalan ini sangat vital kegunaannya, membiarkan permasalahan lebih lama akan membuahkan hasil yang lebih buruk. Tapi, jalan yang ada ini tidak bisa diperbaiki sebagian-sebagian. Kalau harus dicor, ya harus keseluruhan dan jalan dialihkan ke lokasi yang masih bersengketa atau

sebaliknya,” urainya. M Novian Pohan membenarkan bahwa lokasi dimaksud masih dalam sengketa antara para pihak, yaitu Rony Tendean dan Anda Taruan. Pada tahun 2006 pengadilan mengabulkan dan memenangkan Anda Taruan. Kemudian Rony Tendean mengajukan banding dan pengadilan mengabulkan dan memenangkan Rony Tendean. Namun, anda Taruan mengajukan bantahan dan kini kasusnya masih di pengadilan. “Kami sudah berupaya mendamaikan diantara para pihak, dan setelah dipertemukan untuk damai, disepakati bahwa tiem negoisator dari Bimaspol dan Babinsa Jatiasih, tetapi

Spanduk ajakan boikot bayar pajak oleh warga.

kesepakatannya ditolak pengadilan. Namun, apabila yang kita lakukan tidak mendapatkan hasil seperti yang kita harapkan, maka eksekusi tetap akan kita

laksanakan. Lokasi dimaksud tetap kita bangun, biarlah proses pengadilan tetap berjalan “ jelasnya. | Muchtar Q


HALAMAN 5

KORAN TRANSAKSI THN 13

TRANS JABOTABEK

NO. 269. ‰ TH XIII SENIN, 20 MEI - 2 JUNI 2013

Bunda Ratu Perjuangkan Jalan Raya Cikunir Ujung Bekasi, Trans - Demo warga yang mengajak warga lainnya untuk memboikot atau tidak membayar pajak, karena jalan yang hancur dan rusak parah, menggugah hati anggota Fraksi Partai Demokrat yang bertugas di Komisi Pembangunan DPRD Kota Bekasi, yang memang dikenal dekat dengan rakyat di daerah pemilihannya (dapil), untuk angkat bicara. Dia adalah Bunda Ratu yang menyikapi lebih luas, tidak hanya berfokus pada lahan Jalan Wibawamukti yang rusak

parah, tapi juga jalan Raya Cikunir yang dipenuhi oleh pabrik-pabrik beton, namun jalannya rusak sangat parah. Bunda Ratu langsung melakukan komunikasi dengan pihak Dinas Pekerjaan Umum begitu mendengar aksi demo warga yang mengajak boikot bayar pajak. “Saya akan telusuri dan cari tahu lebih mendalam mengenai kedua jalan ini, apakah sudah termuat dalam APBD tahun anggaran 2013 ini atau belum. Karena kalau belum ada dan warga memboikot bayar pajak, tentu

FOTO | MUCHTAR

Jalan Raya Cikunir Ujung yang rusak parah, insert Bunda Ratu.

sangat berbahaya untuk PAD Kota Bekasi yang sampai saat ini sangat bergantung pada pajak. Jalan yang baik adalah salah-satu hak warga yang harus di penuhi, disamping hak-hak lainnya seperti yang diatur dalam undang-undang,” ujarnya. Untuk Jalan Wibawamukti, ta Lanjut Bunda Ratu, dirinya telah mendapat keterangan bahwa lokasi itu masih dalam proses pengadilan, karena adanya sengketa oleh para pihak, yaitu antara Anda Taruan dan Rony Tendean, sehingga

pembangunannya belum bisa dilaksanakan, meski anggaran sudah disiapkan. “Adapun Jalan Raya Cikunir Ujung akan saya perjuangkan supaya dalam waktu dekat bisa bagus. Saya juga akan cari tahu mengenai jin-ijin yang sudah ada, sejauh mana kesanggupan para pengusaha dalam perawatan jalan. Apakah saat pemberian ijin pembangunan pabrik-pabrik beton tersebut telah sesuai dengan peraturanperaturan yang berlaku,” terang Bunda Ratu. Selain itu, apakah saat pem-

Miliki Aset Di Lahan Waduk Pluit

Jokowi Tindak Tegas Jakpro PT Jakpro telah menggadaikan tanah di area Waduk Pluit, dan membangun lapangan futsal di area bantaran waduk tersebut. Jakarta, Trans - PT Jakarta Propertindo (Jakpro) yang merupakan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, hingga kini belum merespons keluhan Gubernur Joko Widodo, terkait okupasi lahan di Waduk Pluit. Seharusnya Jakpro memberi contoh kepada warga Waduk Pulit untuk membongkar sendiri bangunannya. “Kalau Jakpro saja tidak menggubris keluhan gubernur bagaimana dengan warga. Jakpro seharusnya bisa jadi contoh untuk terlebih dulu membongkar bangunan yang dikelola mereka, di bantaran Waduk Pluit,” ujar pengamat perkotaan dari Universitas Trisakti Jakarta, Nirwono Joga di Jakarta, Minggu (19/5). Dia menegaskan, Waduk Pluit harus segera direvitalisasi. Permukiman warga dan bangu-

FOTO | IST

Sejumlah anak bermain disekitar pemukiman kawasan Waduk Pluit, Jakarta Utara.

nan milik Jakpro harus segera dibongkar tanpa pandang bulu. Fungsi Waduk Pluit, kata Nirwono, sangat besar dalam pengendalian banjir di Pantai Utara Jakarta. Pinggiran waduk itu juga nantinya akan berfunsgi debagai ruang terbuka hijau. “Dengan dibongkarnya bangunan di bantaran waduk Pluit

maka lokasi kawasan kumuh di Jakarta akan berkurang. Dampak revitalisasi waduk itu sangat besar bagi warga Jakarta secara keseluruhan,” tuturnya. Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) mengakui, bahwa BUMD DKI memiliki properti di Waduk Pluit. Ia menegaskan tindakan yang dilaku-

kan oleh BUMD itu tidak bisa dibenarkan. “Yang tidak benar itu sebenarnya bukan cuma warga. Jakpro yang punya kita itu juga enggak bener, mereka punya properti di sana. Saya ngomong apa adanya ini,” tegasnya. Jokowi menjelaskan, bahwa PT Jakpro telah menggadaikan

tanah di area Waduk Pluit. Selain itu, mereka juga telah membangun lapangan futsal di area bantaran Waduk Pluit. “Saya akan tindak tegas pihak PT Jakpro atas masalah ini. Kita juga akan menyita aset-aset PT Jakpro di Waduk Pluit,” tegasnya. | C Hery SL

Ketua RT/RW Tidak Bisa Seenaknya Jalankan Tugas Jakarta, Trans - Asisten Sekretaris Daerah (Sekda) DKI bidang Pemerintahan Sylviana Murni menegaskan Ketua Rukun Tetangga dan Rukun Warga (RT/RW) bersama pengurusnya tidak bisa menjalankan tugas melayani masyarakat seenaknya saja. Untuk mengantisipasi penyalahgunaan wewenang pelayanan masyarakat tingkat RT/ RW, Sylviana telah mendapatkan instruksi dari Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama untuk membuat aturan pen-

gaturan tugas RT/RW. Aturan tersebut, mulai dari pemiihan ketua RT/RW atas dasar musyawarah warga di wilayah masing-masing hingga pelaksanaan tugasnya. Salah satu di dalamnya, Pemprov DKI dapat memberhentikan Ketua RT/RW bila kinerja tidak baik dalam melayani warganya. “Aturannya lagi digarap sekarang. Dengan adanya aturan baru ini, artinya Ketua RT/ RW tidak bisa semau-maunya, tidak bisa seenaknya saja dalam menjalankan tugasnya,” ujar

Sylviana, Sabtu (18/5). Peraturan baru yang sedang digarap akan berdasarkan Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) No. 5 tahun 2007 tentang Pedoman Penataan Lembaga Kemasyarakatan. Dalam pasal 15, RT/RW dalam melaksanakan tugas mempunyai fungsi antara lain melakukan pendataan kependudukan dan pelayanan administrasi pemerintahan lainnya. Lalu, pemeliharaan keamanan, ketertiban dan kerukunan hidup antar warga, pembuatan

gagasan dalam pelaksanaan pembangunan dengan mengembangkan aspirasi dan swadaya murni masyarakat, dan penggerak swadaya gotong royong dan partisipasi masyarakat di wilayahnya. “Itu sudah ada dalam peraturan Permendagri. Lagi pula, kita kan telah memberikan dana operasional kepada RT/RW. Jadi pastinya harus sesuai dong dengan apa yang diberikan, harus bertanggung jawab,” ujarnya. Dana operasional yang diberikan kepada pengurus RT

dasar putusan Peninjauan Kembali kasus sengketa lahan ini pada 2012. Dalam putusan PK itu, Mahkamah Agung menyatakan lahan tersebut bertatus quo. “PK pada 2012, putusannya adalah NO. Artinya tidak ada putusan yang menetapkan lahan ini milik A, B atau C,” jelas pria yang sudah 32 tahun tinggal di pemukiman ini. Mukhlis berharap, dalam pertemuan pada Senin (20/5) mendatang, ada keputusan yang dapat menenangkan hati warga. Diharapkan, pemerintah dapat bersikap netral terkait sengketa lahan ini. “Kami diajak menghadap ke pemerintah provinsi. Kami berharap bisa ketemu gubernur atau wakil gubernur,” katanya. Sebelumnya, aksi blokir jalan yang dilakukan oleh ratusan warga berakhir sekitar pukul 09.30 WIB. Aksi ini dipicu rencana PT Griya Cipta Karisma untuk menggusur warga yang disebut akan dilakukan pada Sabtu (18/5) pagi. PT GCK mengklaim memiliki lahan yang dihuni oleh warga yang sebagian besar pengrajin besi tua tersebut. | Firman K

| Firman K Ilustrasi penilangan pengemudi oleh polisi.

Warga Akan Tetap Pertahankan Lahan Di Buaran Jakarta, Trans - Jalan I Gusti Ngurah Rai, tepatnya di sekitar Halte Busway Buaran, telah dibuka kembali oleh ratusan warga Buaran I RT 08/12, Kelurahan Klender, Kecamatan Duren Sawit Jakarta Timur, yang sebelumnya memblokade jalan tersebut selama lebih dari dua jam sejak sekitar pukul 07.30 WIB. “Kami menghargai dan menghormati Kapolres Jakarta Timur, Kombes Mulyadi yang menjamin tidak ada penertiban hari ini. Maka kami membuka akses jalan dari fly over Buaran, hingga putaran arah depan Kantor PMI yang sebelumnya kami blokade,” kata salah satu tokoh masyarakat Buaran, Haji Mukhlis (34). Menurut Mukhlis, aksi blokir yang dilakukan warga karena ada selentingan kabar akan adanya eksekusi lahan yang dilakukan oleh PT Graha Cipta Karisma (PT GCK). Meski dijamin tidak akan ada penertiban hari ini, Mukhlis menegaskan warga akan tetap berupaya mempertahankan rumah-rumah yang sudah ditinggali puluhan tahun, jika PT GCK melalui Satpol PP kembali berencana menertibkan rumah-rumah mereka. Hal itu, menurut Mukhlis ber-

sejak tahun 2012 sebesar Rp 650.000 per bulan dan RW sebesar Rp 800.000. Untuk tahun 2013 ini, dana operasional RT/RW dinaikkan untuk lebih meningkatkan pelayanan yang menjangkau warganya. Dalam APBD 2013, dana operasional yang dianggarkan untuk RT sebesar Rp 975.000 per bulan, untuk RW sebesar Rp 1.200.000 per bulan dan dana untuk Lembaga Masyarakat Kelurahan sebesar Rp 1.500.000 per bulan.

FOTO | IST

13 Hari Operasi Simpatik, Polisi Tilang 10.810 Kendaraan Jakarta, Trans - Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya, menilang 10.810 dan menegur 28.261 pengemudi kendaraan bermotor, dalam 13 hari Operasi Simpatik Jaya 2013. Kepala Sub Direktorat Penegakan Hukum Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya, AKBP Hindarsono, mengatakan selama 13 hari Operasi Simpatik, mulai dari tanggal 7 Mei sampai 19 Mei 2013, pihaknya telah menilang serta memberi teguran ribuan pengemudi kendaraan bermotor di Jalan. “Tilang sebanyak 10.810 pengendara. Sedangkan teguran secara lisan 16.654 dan tertulis 11.607, totalnya 28.261 teguran,” ujar Hindarsono, Minggu (19/5). Dikatakan Hindarsono, dalam melaksana-

kan operasi, pihaknya juga menyita 3.811 Surat Izin Mengemudi (SIM), 6.826 Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) serta 34 STUK. “Sedangkan kendaraan bermotor yang disita sebanyak 126 kendaraan roda dua dan 13 kendaraan roda empat,” tambahnya. Dia menjelaskan, jumlah kendaraan bermotor yang melakukan pelanggaran sebanyak 10.810 kendaraan. Angka tertinggi pelaku pelanggaran, masih didominasi pengendara sepeda motor. “Jumlah kendaraan bermotor yang melakukan pelanggaran terdiri dari, 245 Bus, Mikrolet 1.115, Metro Mini 220, Taksi 524, Kendaraan Barang 643, Kendaraan Pribadi 1.257, dan Sepeda Motor 6.806,” tandasnya. | Suryati

berian ijin, DPRD dilibatkan atau tidak. “Kalau dilibatkan maka akan kami cari tahu kesanggupan perusahaan untuk perawatan jalannya, kalau itu ada maka pengusaha dapat langsung kami panggil (DPRD - red) untuk dapat bertanggng jawab dan memperbaiki jalan yang rusak. Namun apabila ternyata DPRD tidak dilibatkan, maka kami (DPRD - red) akan tekan eksekutif supaya pengusaha bertanggung jawab atas jalan yang rusak akibat aktifitas kendaraannya,” pungkasnya. | Muchtar Q

Reformasi Birokasi Belum Sentuh Dishub

Dishub Jaktim Sarat Pungli Bekasi, Trans – Kegencaran Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo melakukan pembenahan birokasi di wilayahnya dan tidak segan untuk mengambil kebijakan tegas bagi mereka yang melakukan kesalahan, rupanya belum menyentuh tempat pengujian kendaraan bermotor Dinas Perhubungan Jakarta Timur, yang ada di Ujung Menteng. Di tempat itu, sejak pintu masuk jelas tertulis pengumuman pada spanduk bertuliskan “Dilarang Berhubungan Dengan Calo.” Nyatanya, para calo bergentayangan dan berkeliaran dengan jumlah jauh melebihi jumlah pegawai dan para pembayar pajak yang ada. Permasalahannya adalah ada juga pungutan yang jumlahnya cukup besar, apalagi setelah diakumulasi dengan jumlah kendaraan yang masuk. Di depan kasir telah ditempel pengumuman yang berisi Perda No. 3 Tahun 2012 yang mengatur besarnya jumlah retribusi atau uang yang harus ditarik dari setiap kendaraan yang diuji kelayakannya. Pengemumuman dimaksud berbunyi, “Berdasarkan Peraturan Daerah Provinsi DKI Jakarta No. 3 Tahun 2012 tentang Retribusi Daerah, Pusat Pengujian Kendaraan Bermotor Dinas Perhubunga DKI Jakarta, menginpormasikan tentang retribusi kendaraan bermotor yang harus dipungut sebagai berikut: Mobil b arang dan kendaraan khusus (kereta tempelan/ gandengan) sebesar Rp 87.000,00 / 6 bulan, kendaraan jenis bajay Rp 73.000,00 / 6 bulan, mobil penumpang umum Rp 63.000,00 / 6 bulan “. Namun pada pelaksanaanya, petugas yang berpakaian seragam lengkap mengutif uang jauh lebih besar dari ketentuan (lebih dari dua kali lipat). Dengan segala alas an, petugas berbisik kepada para pembayar retribusi, seolah banyak terdapat kesalahan-kesalahan. Padahal, terkesan mengada-ada saja, namun harus membayar denda ini dan itu. Yang unik, mereka seolah tidak takut ketahuan, meski sudah dibilang yang dikenakan pungli itu dari media atau wartawan, pungutan tetap dilaksanakan. | Muchtar Q

Arifin Ilham Pimpin Zikir Di Mak odim Makodim Cibinong, Trans - Menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) Komando Daerah Militer (Kodam) III Siliwangi Ke67, Komando Distrik Militer (Kodim) 0621 Surya Kencana gelar Zikir Akbar, di halaman Markas Kodim, Cibinong, Rabu (15/5). Zikir akbar ini langsung dipimpin ustad kondang Arifin Ilham sekaligus memberikan tausiyah. Dandim 0621/SK, Lekol.Inf.Anwar, mengatakan acara ini dilaksanakan dalam rangka rangkaian HUT Kodam III/ Siliwangi mulai dari tanggal 6 Mei. Mudah-mudahan apa yang kita lakukan ini bermanfaat. Dan menjadi umat yang dicintai Allah SWT. “Dalam rangka HUT Kodam III Siliwangi ini, Kodim 0621/SK senantiasa melaksanakan serangkaian kegiatan, beberapa diantaranya sudah kami lakukan yakni bakti sosial TNI untuk masyarat seperti donor darah dan yang lainnya. Kemudian kita juga akan melaksanakan kegiatan KB geratis untuk masyarakat di Kecamatan Ciomas. Sementara kegiatan ini adalah bukti syukur kita sebagai umat islam kepada Allah SWT atas nikmat-Nya”, terang Dandim. Kepala Staf Korem 061/SK Letkol.Fery Sudianto, Komandan Korem memberikan apresiasi yang amat baik pada pelaksanaan kegiatan ini. Pada 20 Mei mendatang adalah HUT Kodam, seluruh jajaran di bawah komando Kodam III, senantiasa melaksanakan rangkaian kegiatan. “Kodim mampu menjabarkan tugas-tugas dari atasan, banyak kegiatan yang bermanfaat untuk masyarakat. Khusus kegiatan zikir ini adalah ucapan syukur kami kepada allah SWT atan nikmat yang diberikan kepada kitam. Diharapkan kegiatan ini dapat meningkatkan keimanan kita sebagai prajurit. Bagaimanapun sebagai umat Islam keta harus memiliki iman dan takwa kepada Tuhan dalam melaksanakan tugas-tugas kita”, ujarnya. Selanjutnya Arifin Ilham dalam tausiyahnya, mengatakan, setiap umat muslim patut berskur dan berzikir kepada Allah SWT, atas nikmat-NYA yang telah diberikan. Selain itu, sebagai umat kita wajib meningkatkan kadar keimanan dan ketakwaan kita. “Sebagai prajurit TNI, sebagai umat Islam, keimanan dan ketakwaan sangatlah penting dalam melaksanakan tugas sehari-hari”, papar Arifin Ilham. Sebagai prajurit juga kita wajib menegakan zikir, sebagai tanda syukur kita. Dengan demikian kita bisa menjadi prajurit yang bertakwa kepada Allah, mengabdi untuk bangsa dan negara, berbakti untuk masyarakat”, papar Arifin. HUT Kodam III/Siliwangi Ke-67 Tahun 2013 ini bertemakan, “Dengan Semangat Esa Hilang Dua Terbilang, Prajurit Siliwangi Terus Bertekad Meningkatkan Kualitas Pengabdian Kepada Masyarakt Jawa Barat dan Banten”. Kegiatan ini dihadiri Kapolres, Kajari, Danpom, Perwakilan Korem, Kodam, Lanud ATS, Babinsa sewilayah Kabupaten Bogor, Veteran TNI, Camat Cibinong, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, Keluarga Besar Makodim dan Polres Bogor. | Dasukiharun


TRANS EKONOMI

HALAMAN 6

KORAN TRANSAKSI THN 13

NO.269. ‰ TH XIII SENIN, 20 MEI - 2 JUNI 2013

83% Pelabuhan Perikanan Tak Punya Syahbandar Jakarta, Trans - Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) mencatat, banyak pelabuhan perikanan di Indonesia tidak memiliki syahbandar. Kondisi tersebut dinilai menjadi penyebab maraknya penangkapan ikan secara ilegal. Perlu diketahui, syahbandar adalah kepala pelabuhan perikanan yang diatur oleh undang-undang. Sharif Cicip Sutarjo mengatakan,

83% dari dari 816 pelabuhan perikanan tidak memiliki syahbandar. “Saat ini kami baru punya 138 syahbandar atau kurang dari 20% dari jumlah pelabuhan yang ada,” ujarnya saat pelantikan syahbandar di kantornya, Jumat (17/5). Menurut Cicip keberadaan syahbandar sangat penting, karena mereka bertanggung jawab dalam mengeluarkan administrasi kapal pe-

FOTO | ILUSTRASI

Sapi.

sendiri,” jelas Cicip. Di tempat yang sama, Cicip bersama EE Mangindaan, Menteri Perhubungan melantik 51 syahbandar baru. Pengangkatan ini berada dalam kewenangan Kemenhub, karena Kemenhub memberikan supervisi mengenai aspek pemahaman keselamatan navigasi. Sedangkan untuk teknis administrasi dan operasional dibawah

KKP. EE Mangindaan bilang, pihaknya terus meningkatkan kerjasama untuk menambah para syahbandar tersebut. “Targetnya ke depan dapat melantik sampai 100 syahbandar,” katanya. Cicip menargetkan angka itu tercapai pada 2015. Dia berharap kerja sama dengan Kementerian Perhubungan (Kemenhub) dapat ditingkatkan. “Kerja sama ini dilaku-

kan agar kami bisa mendapatkan sumber daya syahbandar yang lebih banyak dalam waktu yang cepat,” Cicip menjelaskan. Mangindaan berjanji akan mempersiapkan tenaga-tenaga syahbandar yang lebih banyak. Target 816 personel itu diperkirakan dapat bertambah lagi mengingat potensi pelabuhan perikanan yang diperkirakan juga akan berkembang. | SN

Sebagian Pegawai Korupsi

Australia Diminta R ealisasikan In asi Sapi Invvest estasi Jakarta, Trans - Kelangkaan daging sapi yang cenderung berulang di negeri ini mendorong Pemerintah ‘merayu’ negara tetangga untuk melakukan investasi peternakan sapi di sini. Dan negara yang dipilih Indonesia untuk berinvestasi peternakan adalah Australia. Alasannya selain dekat secara geografis, daging sapi impor juga banyak berasal dari negeri Kanguru itu. “Investasi pembibitan sapi di Indonesia akan sangat menguntungkan, mengingat konsumsi daging masyarakat Indonesia masih sangat rendah, hanya 2,2 kilogram per kapita per tahun. Kami sangat menunggu realisasi dari investasi yang sudah dijanjikan,” ujar Suswono, Menteri Pertanian, Jum’at (17/5). Jumlah konsumsi per kapita akan meningkat, hal itu seiring dengan meningkatnya perekonomian masyarakat Indonesia. Dengan begitu Australia tidak akan tergantung dengan kuota impor. Sebaliknya Indonesia juga tidak bergantung pada negara lain untuk memenuhi kebutuhan daging di dalam negeri. Oleh karena itu, kesepakatan yang telah dilakukan Indonesia dan Australia beberapa waktu lalu diharapkan dapat direalisasikan lewat investasi dan kerja sama mengenai peternakan sapi di Indonesia. “Kedatangan delegasi menteri dari dua negara bagian Australia untuk mengajak Indonesia meningkatkan kerja sama dalam bidang peternakan sapi, selain itu membicarakan mengenai kerja sama dalam bidang riset dan teknologi pembibitan sapi,” ujarnya dilansir inilah. Sebelumnya pertemuan tersebut Australia diwakilkan oleh Willem Westra Van Holthe, Menteri Industri Utama dan Perikanan negara bagian Northern Teritory serta John Mcveight, Menteri pertanian, Perikanan, dan kehutanan negara Queensland. Suswono mengatakan, Australia sangat tertarik untuk berinvestasi pembibitan sapi di Nusa Tenggara Timur (NTT) dan Papua Barat. “Indonesia nanti menyiapkan infrastruktur di NTT dan Papua Barat, kita berharap dari Australia Khususnya tiga wilayah bagian yaitu Northern, Western dan Queensland segera merealisasikan investasi tersebut,” ujarnya saat ditemui Jumat (17/5). Di Australia sendiri sudah terbentuk forum minister antar negara bagian guna memperkuat kerjasama investasi di wilayah Indonesia timur ini. Namun, Suswono belum bisa menyebutkan nilai investasi yang akan masuk. Namun setidaknya hingga kini sudah ada tujuh perusahaan Australia yang sudah menyatakan minatnya. “Belum ada nilainya berapa, yang jelas ketika kami berkunjung ke Darwin pada 2011 lalu. Ada tujuh perusahaan yang menyatakan ketertarikan berinvestasi,” jelasnya. Menurut Suswono, yang menjadi hambatan sekaligus tantangan bagi pemerintah adalah tersedianya infrastruktur yang memadai terutama mengenai ketersediaan air yang akan mengaliri ladang-ladang peternakan jika rencana investasi tersebut terealisasi. Biaya pemeliharaan dan distribusi menjadi faktor harga daging sapi melambung tinggi dalam beberapa bulan terakhir. “Sapi - sapi Australia dan Selandia Baru sangat efisien, Mereka tidak pernah diberi makan, karena digembalakan. Sementara sapi kita itu dipelihara secara intesif jadi membutuhkan biaya,” ujarnya. Selain itu masalah pengangkutan daging dan distribusi sapi di Indonesia juga masih sulit dan sangat mempengaruhi harga. Apalagi biaya pengangkutan daging sapi dari Indonesia Timur ke Jakarta masih mahal. | Firman K

nangkap dan pengangkut ikan. Dia juga bilang, syahbandar juga berperan menjaga keselamatan pelayaran. Menurut Cicip, adanya syahbandar di pelabuhan, akan memudahkan pemilik kapal ikan mengurus segala hal yang berkaitan dengan administrasinya sebelum berlayar. “Sebab syahbandar dapat menerbitkan surat izin berlayar

Kemenkeu Tetap Lanjutkan Remunerasi Pelaku korupsi tidak lebih banyak dari yang jujur. Beri gaji yang memadai bagi pegawai yang jujur. Bandung, Trans - Kementerian Keuangan (Kemenkeu) menegaskan menolak usulan penghapusan remunerasi dengan alasan pegawai Kemenkeu kerap melakukan tindak korupsi. Pegawai memiliki remunerasi dinilai penting karena banyak pertanyaan: kenapa setelah ada remunerasi masih ada korupsi? Kalau begitu remunerasi gagal atau tidak efektik?

FOTO | IST

Sekretaris Jenderal Kemenkeu, Kiagus Ahmad Baddarudin.

“Alasan dipertahankan remunerasi, adalah karena masih banyaknya pegawai Kemenkeu yang bersih, sehingga kelayakan

remunerasi tetap dipertahankan. Yang melakukan korupsi tidak lebih banyak dari yang jujur,” ujar Sekretaris Jenderal Kemenkeu,

Kiagus Ahmad Baddarudin saat pemaparan Lembaga Dana Pengelola Pendidikan di Bandung, Sabtu (18/5).

Kredit UMKM Di Jatim Rendah Surabaya, Trans - Minat usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) di Jawa Timur untuk memanfaatkan kredit yang ditawarkan perbankan masih minim. Dari total penyaluran kredit yang disiapkan sebesar Rp240 triliun, baru terserap sekitar Rp70 triliun atau 30 persen. “Mereka (UMKM, red) banyak yang enggan (ambil pinjaman, red). Padahal, kami sudah membuka ‘pintu’ seluas-luasnya,” tutur Ketua Badan Musyawarah Perbankan Daerah (BMPD) Jatim, Mohammad Ishak, Jumat (17/5) yang ditemui wartawan usai konferensi pers pameran potensi UMKM Jawa Timur di Perpustakaan BI Surabaya, Jumat (17/5). Diakui, tingkat pertumbuhan UMKM dalam penyerapan kredit perbankan, tahun ini baru mencapai kisaran 11,3%. Meski ada peningkatan dibanding setahun sebelumnya, namun penyaluran kredit umum masih jauh diatas UMKM yang mencapai 27%. “Tapi kalau dibanding tahun-tahun sebelumnya, trennya terus naik dan masih terbilang tinggi,” tuturnya. Berdasar data yang ada, kenaikan kredit UMKM tersebut terlihat dari capaian penyaluran kredit tahun 2011 yang berada dikisaran 9%. Angka ini juga terus bergerak naik di tahun 2012 yang mencapai besaran 9,93% angka kredit bagi UMKM. Sementara tahun ini kisaran 11,3%. Ia mengakui, minimnya serapan dana perbankan pada sektor UMKM mengakibatkan merosotnya pertumbuhan usaha kecil tersebut. Padahal, masih banyak UMKM yang harus dibantu secara finansial

Sebenarnya UMKM sudah visible, tapi tidak bankable. Itu yang harus dibantu agar UMKM bisa menjadi besar.

dengan kucuran kredit modal perbankan. Mohamad Ishak mengatakan UMKM di Jawa Timur butuh aksesibilitas ke sumber-sumber pembiayaan secara luas. Lewat ajang pameran potensi UMKM kreatif yang digelar mulai 22-26 Mei 2013 di Surabaya, Ishak berharap ada sinergi yang saling memperkuat kemitraan antara perbankan dengan UMKM. Ia menargetkan sedikitnya 150 pelaku UMKM akan ambil bagian dalam pameran UMKM kreatif tersebut. Melalui pameran ini, katanya, UMKM dapat melakukan perluasan jaringan pemasaran ke pembeli langsung, baik skala ritel maupun grosir. “Sebenarnya UMKM sudah visible, tapi tidak bankable. Itu yang harus dibantu agar UMKM bisa menjadi besar,” sambung Kepala Kantor Wilayah BNI Surabaya, Dasuki Amsir terpisah. Sementara Deputi Kepala Perwakilan BI Wilayah IV, Soekowardo-

jo, menilai kendati penyerapan kredit di bawah penyaluran kredit korporasi besar, hal itu masih bagus. “Bisa tumbuh 11 persen itu bagus karena kita membandingkan dengan pertumbuhan ekonomi yang 6 persen. Kalau dibandingkan ke korporasi besar seolah-olah rendah,” katanya. Soekowardojo mengatakan ada ketakutan dari pelaku UMKM untuk meminjam modal ke perbankan. Ia mendesak kepada 81 bank umum dan 363 BPR yang beroperasi di Jawa Timur untuk mengalokasikan 20 persen dari penyaluran kreditnya ke sektor UMKM. Menurut BI, UMKM adalah pilar penting bagi perekonomian nasional dan daerah. Namun, ada kelemahan di pelaku UMKM terkait cash flow yang cenderung tidak sehat. Akibatnya, kredit seret (NPL) UMKM cukup tinggi, rata-rata 4 persen. Soekowardojo mengatakan, fokus penjualan produk UMKM di dalam negeri ini yang berdampak kuat dari imbas krisis global. Selain itu, kontribusi UMKM ke produk domestik regional bruto Jawa Timur mencapai lebih dari 50 persen. Ia mengakui masih banyak UMKM yang belum bisa mendapat akses kredit perbankan karena tidak semua lembaga keuangan fokus pada pembiayaan UMKM. “Ini menyangkut agunan, persyaratan yang berbelit, bunga yang tinggi. Misalkan ada anak sakit, yang tadinya untuk bayar cicilan dialihkan ke anaknya. Memang butuh edukasi dan sosialisasi terus menerus,” kata pria yang juga menjabat Kepala BI Wilayah IV itu. | Fauzi

Menurut Kiagus, remunerasi merupakan prasyarat aparatur bersih dan bertanggungjawab, sehingga diberikan kompensasi remunerasi pada tingkat hidup layak. “Kalau ada yang korupsi itu mental orangnya. Jangan lupa masih banyak filosofi bukan semata uang, tapi beri gaji yang memadai bagi yang jujur,” ucapnya. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggelar operasi tangkap tangan (OTT) oknum pegawai pajak di wilayah DKI Jakarta, pada Rabu (15/5). Tangkap tangan tersebut berkaitan dengan dugaan suap dari oknum wajib pajak ke pegawai pajak. Informasi dihimpun, pengintaian petugas KPK tersebut dilakukan sejak Selasa kemarin. | Arso/Fiq

4 Bulan, 50 UKM Masuk Ritel Jakarta, Trans - Kementerian Perdagangan (Kemendag) mengakui masih banyak kelemahan yang dimiliki oleh usaha kecil menengah (UKM) sehingga masih sedikit yang berhasil menembus untuk menjadi pemasok ke gerai ritel modern. “Di tahun 2012, dari 4.772 UKM yang kami fasilitasi 18% di antaranya yang telah menjadi pemasok tetap ritel modern ,” ujar Sri Agustina, Dirjen Perdagangan Dalam Negeri Kemendag, Kamis (17/5). Dia mengakui bahwa peritel modern sangat berhatihati menjalin kemitraan dengan para UKM. “Karena jika ada pelanggan yang komplain terhadap produk tersebut maka yang dirugikan ritelnya bukan UKM,” jelasnya. Adapun program yang dirancang oleh Kemendag untuk para UKM membuka sentra UKM di ritel modern tersebut seperti Carrefour dengan “Pojok Rakyat” dan Hypermart dengan “Bazaar UKM”. Menurut Sri program tersebut sesuai dengan Permendag No 53 tahun 2008. Sri menjelaskan sedikitnya persentase keberhasilan para UKM tersebut disebabkan karena ada beberapa kendala dan kelemahan yang dihadapi. Di antaranya meliputi : - Kendala terkait keberlanjutan barang yang di suplai dan kemasan. Khusus kemasan dapat menggunakan private label. - Manajemen keuangan UKM sangat lemah karena masih menggabungkan antara keuangan keluarga dan perusahaan - Ritel modern menganggap produk UKM cenderung mahal dibanding produk sejenis. Penyebabnya karena bahan baku UKM diperoleh dalam skala kecil. Yang menggembirakan, kata Kemendag, sepanjang awal tahun 2013 ini ada tambahan puluhan usaha kecil menengah (UKM) yang berhasil menyuplai gerai ritel modern di Indonesia. “Dalam 4 bulan terakhir (Januari April) ada 50 UKM yang masuk menjadi pemasok gerai ritel,” ujar Sri Agustina. Menurut Sri, tambahan sejumlah UKM tersebut menambah daftar UKM yang berhasil masuk menjadi suplier industri ritel. Dia bilang data akhir tahun 2012 ada sekitar 850 UKM yang sudah menjadi pemasok gerai ritel modern. | Fiq

Dibajak, Industri Musik Rugi Rp 4,5 T/Tahun Jakarta, Trans - Menteri Perdagangan Gita Wirjawan mengatakan bahwa potensi kerugian industri musik Indonesia akibat pembajakan mencapai Rp 4,5 triliun per tahun. “Jika nilai konsumsi musik per orang sebesar Rp 20.000 per tahun, nilai potensi konsumsi musik mencapai Rp 5 triliun per tahun. Namun, yang bisa dinikmati oleh para musisi tersebut hanya sepuluh persen,” kata Gita saat jumpa pers seusai menemui puluhan musikus di Kementerian Perdagangan, Jakarta, Jumat. Gita mengatakan, pendapatan para musikus yang hanya sepuluh persen dari potensi

sebesar Rp 5 triliun tersebut dirasakan tidak adil. Oleh karena itu, pihaknya dan beberapa instansi terkait akan terus memerangi pembajakan yang terjadi di Indonesia. “Saya dan beberapa lembaga lain memiliki tanggung jawab untuk melakukan sosialisasi agar aktivitas pembajakan bisa berhenti dan tentunya tidak ada lagi konsumen yang membeli keping CD bajakan,” ujarnya. Gita meyakini, pertumbuhan ekonomi di Indonesia tentu akan mendorong daya beli masyarakat terhadap CD asli yang legal. Menurut dia, akibat pembajakan tersebut, sesungguh-

nya bukan hanya musisi yang dirugikan, melainkan juga berakibat langsung terhadap penerimaan pajak negara. Pajaknya tidak bisa digelontorkan untuk pembangunan. Ia mengimbau para konsumen untuk tidak lagi membeli CD atau DVD yang tidak sesuai ketentuan karena akan menghancurkan industri hiburan yang bernilai ekonomi tinggi dan juga akan memiskinkan ketahanan budaya dalam negeri. “Kami ingin mengajak masyarakat luas untuk bisa lebih memberikan penghargaan bagi karya seni para artis dan pekerja seni Indonesia dengan membeli CD atau DVD yang asli,” tukasnya.

Mendag mengakui tidak mudah mengubah perilaku masyarakat agar menjadi konsumen yang hanya mau membeli CD atau DVD asli. “Indonesia bisa menjadi salah satu raksasa dalam industri hiburan global mengingat nilai ekonominya sangat tinggi. Namun, ini semua tak akan terwujud bila konsumen Indonesia memilih membeli produk-produk hiburan yang tidak sesuai dengan ketentuan,” ujar Gita. Untuk itu, pihaknya akan melakukan langkah-langkah riil memberantas pembajakan. Langkah awal mensosialisasikan ke lembaga lain di pemerintahan dan pelaku kepentingan di in-

dustri musik. Menteri yang juga pecinta musik itu bahkan bersedia menjadi duta pemberantas pembajakan. Ia tak ragu mensosialisasikan bahaya pembajakan pada siapapun juga. “Saya juga punya tanggung jawab untuk itu di Kemendagri,” lanjutnya. Dirjen HAKI Ahmad Ramli menambahkan, pihaknya mengupayakan guide line soal kontrak para musisi agar tercapai keadilan. Selain itu, ia juga berencana membuat cmo (lembaga kolektor) nasional untuk menghimpun royalti para musisi. Ia bahkan sudah bertemu pihak Karya Cipta Indonesia (KCI) dan Wahana Musik Indonesia (WAMI) untuk mewujudkan

rencana itu. “Nantinya akan ada satu lembaga nasional. Di bawahnya, ada lembaga-lembaga yang sudah eksis. Holding itu yang akan mengelola dengan baik, bisa diaudit akuntabilitasnya,” ujar Ramli. Gita juga menawarkan solusi lain untuk menekan pembajakan. “Semua musisi dikasih pin. Sehingga mereka punya akses langsung terhadap penjualan CD,” ujar Ikang Fauzi saat ditemui di tempat yang sama. Ikang menyambut baik solusi yang ditawarkan oleh Gita. “Efektif. Karena bisa terdeteksi, teregistrasi. Punya pin masing-masing musisi. Nggak

perlu asosiasi lagi. Ini sesuai ketentuan, pemerintah jadi watch dog regulator. Tapi bisnis industri itu sendiri harus sehat,” ungkapnya. Tapi, Ikang juga mengingatkan tak hanya dari pemerintah yang harusnya berkerja. Masyarakat pun diminta untuk lebih meningkatkan kesadarannya tentang pembajakan. “Nah, itu masyarakat perlu diedukasi. Jadi seandainya kita watch dop kita ajak kerja sama. Nanti kita lakukan step by step sistem kita ubah, pertama sistem harus diubah. Banyak penyimpangan yang terjadi, makannya sistemnya harus benar,” harapnya. | Suryati


SAMBUNGAN

HALAMAN 7

KORAN TRANSAKSI THN 13

NO. 269. ‰ TH XIII SENIN, 20 MEI - 2 JUNI 2013

BPN: Tanah Hambalang Milik Kemenpora Jakarta, Trans - Kasus dugaan korupsi proyek pembangunan pusat olahraga Hambalang, Bogor, Jawa Barat, yang melibatkan tersangka Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Andi Alfian Mallarangeng terus diselidiki Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Tekateki kepemilikan status tanah Hambalang itu kini sudah diperjelas. Badan Pertanahan Nasional (BPN) menyatakan tanah Hambalang milik Kemenpora. “Tanahnya sudah sah, atas nama Kemenpora,” kata Direktur Pengaturan dan Pengadaan Tanah Pemerintah BPN M. Noor Marzuki usai Seminar Pencurian Aset Negara di Jakarta, Kamis (9/5/2013). Ia menuturkan keluarnya sertifikat itu sudah sesuai dengan mekanisme yang ada di BPN. Yakni, melalui tahapan penelitian, aspek yuridis dan aspek fisik di lapangan sudah dilakukan. Kedua aspek itu di-

lakukan setelah penelitian seksama secara berjenjang dari kantor kabupaten, wilayah, BPN Pusat. “Setelah diikuti, fakta-faktanya terpenuhi, kita proses,” imbuh Noor. Ia menuturkan selain telah merubah nama menjadi milik Kemenpora, bentuk nyata dari sahnya tanah itu adalah dengan tercatatnya sertifikat tanah di BPN Bogor. Sebagai badan milik negara yang berbadan hukum, BPN bersedia untuk dipanggil sewaktu-waktu oleh KPK untuk membuktikan hal tersebut terkait kasus Hambalang yang masih diproses. “Sebagai badan pemerintah kan harus bertanggung jawab pada yang sudah dikerjakan, sesuai aturan. Artinya, jika produk kita mau dilakukan penelitian, kita tidak keberatan, kita negara hukum, apa yang kita lakukan akan kita bertanggung jawab,” pungkas Noor.

FOTO | ILUSTRASI

Ketua NCW DKI Jakarta, C Herry SL meyakini BPN siap memberikan data hambalang ke KPK.

Siap Berikan Data Dalam pengamatan Ketua Nasional Corruption Watch (NCW) DKI Jakarta, C Herry Sl, sejauh ini BPN hanya mengikuti perkembangan proses penyidikan kasus Hambalang yang

telah menetapkan beberapa orang tersangka. Jika KPK meminta data tanah Hambalang, C Herry Sl meyakini pihak BPN siap memberikan kepada KPK. Karena, kasus Hambalang saat ini sudah

masuk proses penyidikan. “Dari informasi yang kita terima BPN telah menyerahkan data tanah tersebut ke KPK,” ungkapnya. Seperti diberitakan sebelumnya, kasus dugaan korupsi proyek pembangunan Hambalang sudah menetapkan tiga orang sebagai tersangka. Mereka adalah Mantan Menteri Pemuda dan Olahrga Andi Alfian Mallarangeng (AAM), mantan Kepala Biro Rumah Tangga Kemenpora Deddy Kusdinar (DK) serta Ketua Kerjasama Operasi Hambalang Adhi-Wika, Teuku Bagus Muhammad Noor (TBMN). Ketiganya adalah tiga orang tersangka yang menyalahgunakan wewenang hingga menimbulkan kerugian negara dan menguntungkan pihak lain. Hasil audit investigatif Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), total kerugian negara dari kasus Hambalang mencapai Rp243 miliar. | C Herry SL

Se tiap Angg ar an Harus Sesuai KKegiat egiat an & Jelas Lapor ann Setiap Anggar aran egiatan Laporann annyy a ................................. Jadi, kalau ada bawahan yang tidak melaksanakan tupoksinya dengan baik, Roli Irawan pun akan menindaknya secara tegas, dan akan diberikan sanksi. “Tentunya, apabila ada bawahan yang nakal, terlebih dahulu akan saya tegur dengan baik-baik. Tapi, kalau masih bandel, dengan terpaksa akan saya tindak sesuai peraturan yang berlaku,” ujar Roli. Ketegasan tersebut tampaknya benar-benar dipatuhi bawahannya. Seperti pengakuan Kepala Kantor Pertanahan Kota Bekasi Ir. Embun Sari M.Si., yang selama ini dikenal memaknai Reforma Agraria se-

bagai momentum utama di wilayah kerjanya. Embun Sari bersama jajarannya terus meningkatkan pelayanan prima kepada setiap masyarakat pemohon yang mengajukan sertifikasi tanah, yakni ditangani secara cepat dan sesuai prosedur, jenis, dan waktu penyelesaian pelayanan yang ditentukan, serta langsung selesai. Di antara kegiatan yang dilakukan oleh Kantor Pertanahan Kota Bekasi, Pelayanan Satu Hari Selesai (One day Service – Red), sebanyak 7 pelayanan kepada masyarakat. Kepala Kantor Pertanahan Kota Bekasi, Embun Sari,

mengatakan, program satu hari selesai (One day Servive) itu telah dilounching dan pertama kali dilakukan di wilayah kerjanya. “Adapun 7 pelayanan tersebut antara lain adalah, Pengecekan Sertifikat, Peningkatan Hak, Proses Penghapusan Hak Tanggungan (Roya), Pendaftaran Hak Milik berdasar surat keputusan, Surat Keterangan Pendaftaran Tanah (SKPT), Pencatatan Blokir dan Pencatatan Sipfa,” terangnya. Setelah uji coba diberlakukan, Embun Sari berharap masyarakat lebih cepat mengurus surat pertanahan. Pihaknya telah melakukan uji coba dari tanggal 18 hingga 25 Maret 2013

lalu. “Pada uji coba itu, BPN dapat melayani 500 pemohon setiap hari. Padahal, sebelumnya hanya 150 – 200 pemohon. Dalam evaluasi uji coba BPN dapat menyelesaikan 20 ribu perijinan,” ungkap Embun Sari. Dengan banyaknya masyarakat yang harus dilayani dalam program tersebut, menurut Embun Sari, kesiapan tenaga dan perangkat menjadi prioritas. Karena itu, pihaknya telah menambah pegawai di bagian pelayanan yang sebelumnya 110 orang menjadi 150 orang, walaupun idealnya 200 orang. “Ya dengan penambahan yang memang kurang ideal itu, kita berharap pelayanan dalam

program tersebut dapat berjalan sesuai keinginan,” kata Embun Sari, penuh semangat. Bagi Embun Sari, pelayanan di bidang pertanahan yang dilaksanakan oleh Badan Pertanahan Nasional Republik Indonesia (BPN RI) harus mencerminkan pelayanan yang cepat, murah, mudah dan transparan. “Dengan begitu, masyarakat mendapatkan kepuasan dalam pelayanan yang diberikan oleh BPN RI,” katanya kepada Koran Transaksi, ketika melakukan kontrol dengan berkeliling ke setiap ruangan Kasi, Kasubsi, dan staf, meski sudah diluar jam kerja. | C Herry SL

KPK Belum TTemukan emukan Bukti KKuat? uat? .......................................................................... isi 4 laboratorium tersebut telah dihalangi halangi oleh Kepala Sekolah MH Thamrin Wieke S dengan alasan tidak diperbolehkan oleh Pihak Dinas Pendidikan semakin menguatkan dugaan akan adanya mark up tidak wajar dalam pengadaan tersebut, yang mana anggaran sebesar Rp 44 miliar pada tahun 2010 yang telah dialokasikan untuk

untuk software lab bahasa dan kabell kabell konektor tidak akan menelan biaya sebesar itu, pada anggaran Kementrian Pendidikan 1 lab bahasa untuk tingkat SMA anggaran sebesar 500 juta sudah dapat dilaksanakan untuk 1 ruang yang berisi 20 siswa lengkap dengan segalanya, lalu apa yang membuat Lab Bahasa SMAN-U MH Thamrin hingga sepuluh lipat

Jenis Pengadaan Laboratorium

Jml

Realisasi

Sekolah Unggulan M.H Thamrin

Unit

Anggaran Disdik DKI JKT

1. Pengadaan Alat Peraga

11,276,064,979

2. Pengadaan Alat Alat Laboratorium Biologi

1-2R

7,185,828,092

3. Pengadaan Alat Alat Laboratorium Fisika

1-2R

9,311,425,230

4. Pengadaan Alat Alat Laboratorium Kimia

1-2R

7,574,419,165

5. Pengadaan Alat Alat Laboratorium Bahasa 2-2R

5,714,165,000

6. Pengadaan Buku/Kepustakaan Total Realisasi Anggaran

Daniel mencontohkan untuk pengadaan Lab bahasa hanya untuk 1 unit, Dinas Pendidikan telah mengeluarkan biaya sebesar Rp 5,7 miliar, padahal isi lab tersebutt ketika kami sempat initp hanya berisikan sebanyak 22 unit personal computer plus meja dan speaker telinga , papan tulis elektronik yang taksiran harga pasarnya tidak akan menelan total biaya lebih dari 600 hingga 700 juta ,lalu selebihya sebesar 5 miliar diperuntukan buat apa saja,

1 LT

3,031,705,000 44,093,607,466

lebih mahal daripada Lab Bahasa umumnya ,hal ini yang seharusnya menjadi evaluasi bersama,begutu juga dengan Lab Kimia,Fisika dan Biologinya yang telah menelan biaya masing masing Rp 7,5 miliar,9,3 miliar dan 7,1 miliar, yang mana pada Lab Biologi hanya Mikroskop Digital yang berharga tinggi yang harga dipasarannnya sekitar 25 hingga 30 juta perunitnya,sedangkan peralatan lainnnya seperti carta dan anantomi tubuh semua

sama harganya dipasaran, sedangkan untuk pengadaan buku kepustakaan yang telah menelan biaya 3 miliar lebih tidak ditemukan adanya keistimewan luar biasa sehingga menelan biaya hingga 3 miliar lebih,hasil pencermatan hanya ada buku sekitar 2000 buah, 12 rak buku yang diperkirakan tidak akan menelan biaya lebih dari 400 hingga 500 juta saja, setelah adanya 4 laboratorium yang dikatakan sebagai Alat Peraga Pendidikan lalu masih ada anggaran Rp 11 miliar lebih untuk Pengadaan Alat Peraga yang spesifikasinya barang alat peraganya tidak jelas yang diduga sebagaian fiktif karena peralatan sudah tercover dengan 5 item anggaran tersebut . Dibandingkan dengan alokasi untuk anggaran Kementrian Penddikan yang sudah diangkat 3 s/d 4 kali lipat dari biasanya dugaan telah terjadi mark up tidak wajar sekitar 40 miliar :

Pihak Dinas Pendidikan sendiri atas apa yang telah dikritisi oleh GIAT telah menyampaikan tanggapan secara normatif bahwa Pengadaan Alat Peraga untuk SMA- U Thamrin untuk siswa yang berintelegensi tinggi yang mana dibutuhkan peralatan yang berkualitas tinggi pula dan pengadaan tersebut sudah melalui pemeriksaan inspektorat tanpa menyebutkan institusi BPK yang diartikan belum pernah diperiksa BPK, sementara itu beberapa supplier Alat peraga/Alat Laboratorium yang biasa memasok alat Peraga di lingkunagan kementrian pendidikan yakni AC dan R yang dimintai tanggapanya mengenai besarnya anggaran tersebut hanya bertanya anggaran 44 miliar tersebut untuk berapa sekolah dan ketika dikatakan hanya untuk satu sekolah unggulan, yang

berisi 200 siswa hanya terperangah dan hanya dapat menyatakan biasanya anggaran sebesar tersebut biasanya untuk 1 kabupaten dan untuk puluhan SD,SMP dan SMA dan walaupun sekolah tersebut adalah unggulan tidak akan menelan biaya yang sangat jauh berbeda dengan sekolah bukan unggulan katanya langsung menutup hpnya karena kesal ditanya berulang ulang. Menurut Daniel yang telah menyampaikan hal tersebut kepada KPK, telah mendapat tanggapan melalui surat dari KPK dengan nomor R-1334/4to-43/04/2013 tanggal 19 April 2013 bahwa KPK belum dapat menindaklanjutinya dikarenakan belum adanya alat bukti yang kuat akan adanya tindak Pidana Korupsi yang dapat diartikan secara harfiah bahwa dalam isi surat bukan berarti tidak

Jenis Pengadaan Laboratorium

Jml

Realisasi

Anggaran

%

Sekolah Unggulan M.H Thamrin

Unit

Anggaran

dgn 3 RAB

MARK UP

Disdik DKI

KEMDIKNAS

????

JKT 1. Pengadaan Alat Peraga

11,276,064,979

700,000,000

10,576,064,979

1611%

2. Pengadaan Alat Alat Laboratorium Bilogi

1-2R

7,185,828,092

700,000,000

6,485,828,092

1027%

3. Pengadaan Alat Alat Laboratorium Fisika

1-2R

9,311,425,230

700,000,000

8,611,425,230

1330%

4. Pengadaan Alat Alat Laboratorium Kimia

1-2R

7,574,419,165

700,000,000

6,874,419,165

1082%

5. Pengadaan Alat Alat Laboratorium Bahasa 2-2R

5,714,165,000

500,000,000

5,214,165,000

1143%

3,031,705,000

250,000,000

2,781,705,000

1213%

44,093,607,466

3,550,000,000 40,543,607,466

6. Pengadaan Buku/Kepustakaan TOTAL REALISASI ANGGARAN

1 LT

adanya tindak pidana korupsi, kami berharap KPK terus menindaklanjutinya dan kami juga akan terus berupaya semaksimal mungkin agar kasus dugaan mark up ini dapat menjadi terang benderang, bila memang tidak terjadi mark up mengapa harus ditutup tutupi dengan melarang wartawan untuk mempotonya karena sesungguhnya isi laboratorium tersebut bukan termasuk rahasia Negara atau rahasia keemanan negara , Jokowi Ahok harusnya mengevaluasi pejabat Dinas Pendidikan yang tidak rasional dalam menyusun atau menggunakan anggaran sebaiknya jangan dipeliahara, karena cendrung akan berbuat hal yang sama kedepannnya,” katanya mengakhiri. | Daniel -Tim

FOTO | IST

Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo dan Walikota Bekasi, H Rahmat Effendi.

Guber nur DKI & W alik Gubernur Walik alikoo t a ....... Dukungan Joko Widodo itu juga dilakukan dengan pemberian trophy sesuai permohonan PT Tanah Merah Production senilai Rp 5 juta. Lomba dan Pameran Fotografi 2013 diselenggarakan di Blue Plaza – Bekasi Timur, Kota Bekasi, Jawa Barat, Rabu – Jumat (3,4, dan 5 Juli 2013): untuk Pameran Fotografi dan Penjurian Foto 3 Terbaik. Dan, hari Minggu (7 Juli 2013): Pameran Fotografi dan Pengumuman Pemenang. Kegiatan ini dilaksanakan untuk menyediakan wadah bagi pecinta fotografi mengekspresikan jiwa seni dan kreatifitasnya melalui karya foto, serta meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya kebersihan, peduli lingkungan hidup, dan menjaga keindahan kota- kota besar seperti Provinsi DKI Jakarta umumnya dan Bekasi Khususnya. Sebagaimana dikatakan Ketua Nasional Corruption Watch (NCW) DKI Jakarta, C Herry SL, yang juga sebagai pendukung Lomba dan Pameran Fotografi tersebut, bahwa kegiatan itu juga dimaksudkan untuk menumbuhkan kecintaan dan kepedulian masyarakat terhadap lingkungan hidup melalui karya fotografi. “Perhatian dan kepedulian terhadap lingkungan sekitar merupakan embrio bagi tumbuhnya rasa cinta terhadap lingkungan hidup yang lebih luas dan kesadaran untuk berbagi manfaat lingkungan hidup dengan generasi yang akan datang,” ujar C Herry SL, yang akrab disapa Cak Hery itu. Perlu diketahui lomba tersebut diselenggarakan dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia yang jatuh pada tanggal 5 Juni 2013. Tanah Merah Production melaksanakannya bekerja sama dengan media partner Koran Transaksi, Reaksi Bekasi dan Radar Bekasi. “Ini sebagai upaya mengenalkan arti penting menjaga lingkungan bagi kehidupan manusia, dalam hal ini khususnya pada para pecinta fotografi dan masyarakat luas pada umumnya,” ujar Cak Heri. Kesadaran seperti penting, kata Cak Heri, karena terbukti perusahaan berstatus BUMD milik Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, yakni PT Jakarta Propertindo (Jakpro), masih dinilai kurang mengindahkan arti penting lingkungan hidup di Waduk Pluit, yang sekarang ini heboh pemberitaaannya. “Ini jelas ada hubungan dengan masalah kolusi dan korupsi, karena PT Jakpro telah menggadaikan tanah di area Waduk Pluit, dan membangun lapangan futsal di area bantaran waduk tersebu. Aset-aset PT Jakpro di Waduk Pluit itu harus disita. Semoga loma fotogtafi ini bias berjalan sukses sebagai direncanakan panitia,” harapnya. | Rofik

PP Baru, Ditjen Imigrasi ......... Menurutnya, mengapa WNA terkait kasus hukum diberikan hak tersebut hanya pihak Ditjen Lembaga Pemasyarakatan yang mengetahui, termasuk apa saja syarat yang harus dipenuhi sehingga diberikan cuti, asimilasi, dan pembebasan bersyarat. Sementara surat keterangan terhadap pemberian cuti, asimilasi, hingga pembebasan bersyarat tersebut dikatakan Heryanto sesuai dengan Pasal 48 angka 5 yang tertera dalam peraturan resmi. “Imigrasi hanya sebatas perizinan. Memang UU mengatur itu. WNA yang menjalani masa tahanan di kejaksaan dan pengadilan tidak wajib memiliki izin tinggal. Di luar itu, kewenangan institusi lain,” tutupnya. | Chandra/Elman Sihombing

4 4 TTrr iliun Ase anah Milik ..... Asett TTanah Karena itu, NCW berharap agar Jokowi-Ahok segera mengevaluasi dan mengamankan tanah-tanah Pemprov DKI Jakarta yang telah dibebaskan, agar tidak raib lagi. Banyak tanah-tanah yang telah dibebaskan oleh dinas-dinas, namum belum dilakukan pengamanan, khususnya tanah-tanah yang telah dibebaskan Dinas Pertamanan dapat segera dibangun untuk ruang terbuka hijau dan taman interaktif. Daniel mencatat puluhan tanah yang telah dibebaskan belum juga digunakan sebagaimana mestinya. “Ini bisa menjadi rawan diserobot dan bisa raib,” katanya. | SN/DNL

Pembatasan Elpiji Subsidi ...... Bedanya kelangkaan saat itu terjadi akibat dampak psikologis akan adanya kenaikan harga. Sedangkan pada saat ini, menipisnya stok elpiji akibat diterapkannya pengendalian alokasi distribusi. “Sekarang Pertamina mengatakan ada pengendalian, tapi kenyataannya nanti akan ada pembatasan alokasi gas elpiji 3 kg,” kata Dulloh lagi. “Katanya sih, Pertamina sudah khawatir kuotanya habis di tengah jalan. Pembatasan inipun untuk mencegah agar dana APBN tidak banyak tersedot untuk subsidi elpiji,” potong Kakung. “Dulu rakyat kecil enggan menggunakan gas elpiji 3 kg, pemerintah mebujuk-bujuk. Setelah rakyat kecil mau menggunakan—meskipun sering tabung gasnya meleduk, sekarang mau dibatasi. Kenyataan seperti ini sudah saya duga sejak ada kebijakan mengalihkan penggunaan minyak tanah ke gas elpiji,” tukas Dulloh berapi-api. Bang Trans hanya terdiam. Dia tidak mau bicara, karena khawatir Dulloh semakin tinggi emosinya. Pembatasan alokasi elpiji 3 kg berdampak meningkatnya harga jual di pasaran, katanya dalam hati. Hatinya seperti teriris, karena dia menduga hak rakyat kecil mendapat subsidi akan tersingkir karena haknya direbut orang kaya yang memborong gas kemasan 3 kg itu, akibat langkanya tabung 12 kg. “Upaya Pertamina melakukan pembatasan alokasi gas 3 kg harus dihentikan,” suara Dulloh semakin keras. Akhirnya, Bang Trans pun berkomentar, “membatasi alokasi gas elpiji 3 kg tak ubahnya mengurangi hak rakyat miskin memperoleh subsidi, apalagi kebijakan pembatasan bukan menjadi kewenangan Pertamina.” | Ali Rahmat Siregar


NO. 269 ‰ TH XIII SENIN, 20 MEI - 2 JUNI 2013

8

LOVE IN PARIS

Trend Baru Dunia Sinetron Indonesia

J

Menyedot 150 ribu penonton dalam dua hari pertama.

P

enonton film nasional pada genre tertentu seakan tidak peduli dengan ‘kekuatan’ film Iron Man 3. Terbukti, dua hari penayangannya di bioskop, film Cinta Brontosaurus diklaim telah menyedot 150 ribu penonton di hampir 200 layar bioskop. Kesuksesan film Cinta Brontosaurus (CB) yang menyedot 150 ribu penonton di dua hari pertama merupakan prestasi bagi film nasional bergenre drama-komedi. Itu tidak lepas dari faktor popularitas Raditya Dika yang memiliki fans cukup luas. Kekuatan film CB juga dipengaruhi faktor ‘elektabilitas’ para pemainnya seperti Raditya Dika dan Soleh Solehun. Kedua komedian ini memiliki followers besar di jejaring sosial Facebook dan Twitter. Tentu hal itu bukan satu-satunya penentu. Jumlah followers dan ramainya ‘kicauan’ tentang film tertentu di jejaring sosial bukan indikator resmi loyalitas penonton. Apalagi, film ‘manusia besi’ itu sudah dua pekan beredar, sehingga akhirnya ada peluang bagi CB. Sinopsis Dika (Raditya Dika) adalah seorang penulis

yang baru saja putus cinta dengan Nina (Pamela Bowie), pacarnya setelah sekian lama. Semenjak putus cinta ini, dia percaya bahwa cinta bisa kadaluarsa. Kosasih (Soleh Solihun), agen naskah Dika, mencoba untuk membuat Dika yakin terhadap cinta kembali, seperti Kosasih yakin dengan istrinyanya Wanda (Tyas Mirasih). Usaha ini, membawa Dika ke dalam serangkaian perkenalan absurd Namun, cinta bisa datang tanpa persiapan. Seperti saat Dika bertemu dengan Jessica (Eriska Rein), seorang perempuan yang jalan pikirannya sama anehnya dengan Dika. Semakin Dika kenal dengan Jessica, semakin dia bertanya: apa benar cinta bisa kadaluarsa? Di sisi yang lain, Mr. Soe Lim (Ronny P. Tjandra), menawarkan untuk memfilmkan buku Dika, yang berjudul Cinta Brontosaurus. Tertarik, Dika berusaha untuk menulis skrip film tersebut. Masalah mulai timbul ketika di tengah jalan, Mr. Soe Lim mencoba untuk mengubah naskah asli Dika menjadi film horror yang sedang laku Film ini adalah perjalanan Dika untuk memahami cinta, yang justru dia dapatkan dari pengalamannya bersama Jessica, teman, dan keluarganya sendiri Apakah cinta yang masih tersisa dalam hidup kita, masih cinta monyet yang unyu, atau seperti yang Dika alami: Cinta Brontosaurus yang penuh ragu-ragu? | Suryati

ika selama ini citra sinetron Indonesia dianggap buruk oleh sebagian orang, LOVE IN PARIS termasuk patut diperhitungkan dan akan tetap menjadi icon program pilihan pemirsa SCTV. Sinetron yang satu ini dianggap telah membawa sebuah trend baru dunia sinetron Indonesia ke sebuah era baru di mana penggarapan sinetron pun tidak kalah dengan penggarapan film layar lebar. Itulah persembahan, Screenplay Productions: Program TV Terfavorit SCTV Award 2012, yang berjudul LOVE IN PARIS Season 2, dan menghiasi layar kaca sejak 13 Mei 2013. Ditayangkan setiap hari, pukul 19.30 WIB, LOVE IN PARIS Season 2 akan hadir memanjakan pemirsa SCTV dengan cerita yang tidak kalah seru, mengharu biru dan penuh cinta. Menariknya, rasa penasaran penonton sinetron ‘Love In Paris’ akan segera terobati dengan tayangnya ‘Love In Paris Season 2’. Sinetron yang dibintangi Dimas Anggara, Rio Dewanto, Michelle Ziudith, Surya Saputra dan lain-lain akan memanjakan mata penonton dengan keindahan kota mode itu. Sutradara ‘Love in Paris’ season 2, Vemmy Sagita menjanjikan cerita romantis yang dibumbui drama dengan latar belakang romantisme kota Paris. Tidak seperti ‘Love In Paris’ sebelumnya, scene di Paris sedikit, tapi di musim kedua ini, akan ada scene Paris dalam setiap episodenya. “Season pertama itu kami cuma syuting dua minggu di Paris. Nah, untuk season kedua ini kami di sana

lebih dari dua bulan,” papar Vemmy Sagita, yang juga sutradara ‘Love in Paris’ season 1, saat jumpa pers di SCTV Tower, Senayan City, Jakarta, Selasa (7/5). Pada ‘Love in Paris’ season 2 juga memiliki lebih kaya drama dan konflik, sehingga ceritanya lebih menarik untuk diikuti. “Season kedua ini, love storynya banyak, tapi sedih-sedihnya lebih banyak lagi,” tegasnya. LOVE IN PARIS Season 2 berkisah tentang hidup Yasmin yang tak lagi sama seperti dulu. Paris pun tak seindah dulu baginya, karena Yasmin harus membayar pilihannya dengan nyawa orang yang dicintainya. Jika Yasmin memilih Reno, dia akan kehilangan Rafa, begitu pula sebaliknya. Dan Yasmin harus menjatuhkan pilihan yang akhirnya membawa dia merasakan penyesalan tanpa batas. Reno hidup dengan jantung

baru. Dan sebuah janji yang pernah dia ucapkan pada Yasmin untuk membawanya kembali ke Paris melihat sunset di Eiffel, ditepatinya. Sayangnya Yasmin terlanjur hidup dalam rasa bersalah. Sementara Andin dan Aqila menjauhinya. Yasmin semakin terluka ketika dia harusnya merasa bahagia mengetahui rahasia besar siapa saudara kembarnya, justru ia diminta sang Ayah berjanji untuk tidak membuka rahasia itu. Namun luka di hati Yasmin sedikit terobati saat ia di Paris berkenalan dan akhirnya bersahabat dengan seorang gadis bernama Paris Karenina. Sayangnya Yasmin tidak tahu kalau Paris pun memiliki keterkaitan dengan Reno. Siapakah Paris sebenarnya dan apa hubungannya dengan Reno? Lalu siapa Fero Salvatore yang mengubah hidup Yasmin dan Aqila menjadi bagai pusaran mimpi buruk? | Suryati

Drama Wayang “Sumpah Abimanyu” Menuju Opera Terbaik Dunia

I

ndonesia berkepentingan menjaga dan melestarikan beragam seni budaya, agar terus dapat dinikmati oleh generasi berikutnya, sehingga perlu adanya serangkaian kebijakan serta upaya yang terencana, komprehensif, dan terintegrasi dari semua elemen. “Melestarikan seni budaya bangsa, khususnya seni tradisional Indonesia, bukan semata-mata menjadi kepentingan dan tanggungjawab pemerintah. Tetapi juga kewajiban semua lapisan masyarakat. Termasuk para senimannya,” kata Ketua Umum Himpunan Seni Budaya Bangsa Indonesia (HISBI), Dr. Ir. Erman Suparno, MBA, MSi kepada para wartawan di kantornya, di Jakarta, Kamis (25/4). Komentar Ketua Umum HISBI itu, terkait dengan pementasan The Indonesian Opera Drama Wayang Swargaloka di bawah binaannya. Membawakan lakon”Sumpah Abimanyu” (The 13th Day of Barathayuda), yang akan digelar di Gedung Kesenian Jakarta (GKJ), Selasa 30 April 2013 pukul 20.00 WIB. Opera Wayang “Sumpah Abimanyu” sebelumnya sukses dipentaskan dan sempat membuat terharu sekitar 1000 orang penonton, di Taman Budaya Yogyakarta, 22 Desember 2012 lalu. The Indonesian Opera Drama Wayang Swargaloka, adalah sebuah penyajian seni tradisional dalam kemasan baru. Perpaduan wayang orang, wayang kulit, seni musik, seni rupa dan teater modern, yang didukung oleh 150 seniman dan disajikan dalam bahasa Indonesia. Pentas yang digelar pada Selasa (30/4), menghadirkan para bintang panggung dari Jakarta, Yogyakarta, dan Surakarta. Diantaranya; Dewi Sulastri (Dewi Utari), Ali Marsudi (Abimanyu), Agus Prasetyo (Resi Bisma), Eny Sulistyowati (Srikandi), Ida Riyani (Sembodro), Siti Maryuni (Kunti), Koko Sudarmaji (Resi Durna), Achmad Dipoyono (Gatotkaca), Irwan Riyadi (Basukarna), Bathara (Sumitra), dan puluhan pemain pendukung lainnya. Didukung para penari dan pemusik alumnus perguruan tinggi seni, yang memiliki reputasi dan prestasi dunia. Mencontoh Totalitas Kabuki Erman Suparno, mengambil contoh totalitas seniman Kabuki (kesenian tradisi Jepang yang mengedepankan unsur musik atau lagu, tarian dan akting). “Jepang itu negera maju dan modern. Meski demikian mereka tetap menjaga

kelestarian, keutuhan budaya tradisinya. Totalitas para seniman Kabuki itu bisa menjadi acuan bagi kita. Meski Jepang sudah canggih, tapi tetap melestarikan budaya tradisionalnya hingga usianya empat ratus tahun lebih,” ujar mantan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabinet Indonesia Bersatu ini. Bila dibanding Jepang, kata Erman, khasanah seni dan budaya Indonesia justru lebih kaya. “Bangsa kita ini lebih dari 300 kelompok etnik. Ada lebih dari 1.340 suku. Potensi ini yang menjadikan bangsa ini sangat kaya dengan keragaman budaya bila dibanding bangsa manapun. Bila potensi ini mampu kita eksplor secara maksimal maka akan mejadi kekuatan kultural bagi bangsa ini,” paparnya. Sebagai generator HISBI, bagi Erman, menjadi keharusan mendukung berbagai upaya para seniman, termasuk apa yang sudah dilakukan oleh para seniman yang tergabung di Swargaloka Art and Culture Foundation. “Swargaloka selama ini dinilai berhasil menggiatkan seni tradisi dengan berbagai strateginya. Upaya kreatif yang terus membuka cakrawala pemikiran kita. Menyajikan seni tradisionil dengan kemasan baru kolosal dan spektakuler. Memadukan wayang orang, wayang kulit, seni musik, seni rupa, teater modern, dengan sentuhan multimedia, dan memakai pengantar bahasa Indonesia,” ujar salah satu Pembina Swargaloka Art and Culture Foundation, yang juga Dosen di beberapa universitas ini. Untuk mendukung gerakan kebudayaan ini, The Indonesian Opera Drama Wayang Swargaloka, juga sempat melibatkan beberapa artis penyanyi, aktor, aktris film, dan komedian. Diantaranya Sruti Respati, Inul Daratista, Endah Laras, Ageng Kiwi, Ray Sahetapy, Pong Hardjatmo, Eddie Adelia, Yaty Surachman, Didi Nini Thowok,

Marwoto, dan para artis lainnya. Ringkasan Cerita Sumpah Abimanyu Abimanyu ksatria muda terdidik sebagai prajurit sejati. Masa kecil hidup penuh penderitaan. Namun langkahnya pasti karena berbekal ‘Laku Brata’ (mengikuti kehendak Tuhan). Perseteruan Pandawa dan Kurawa yang tak kunjung berakhir menjadi catatan dalam benak Abimanyu. Kenapa harus Utari putri Wiratha yang menjadi pilihanmu Abimanyu? Itulah rahasia cinta Abimanyu. Atau mungkin Pandawa telah sepakat dalam satu jawaban karena melihat Kurawa mempunyai bala tentara yang luar biasa besar. Meski pilihan itu memakan korban Kala Bendana raksasa jujur dari Pringgandani. Ia menilai bahwa saat ini; di negeri ini banyak Ksatria, wakil rakyat dan para menteri yang menjadi harapan rakyat, namun tidak berani jujur lagi. “Ya..., jujur itu berat! Tetapi harus aku lakukan,” ungkap Kala Bendana lirih. Akhirnya Abimanyu mengangkat Gendewa karena Bharatayuda telah terjadi. Meski hari itu bukan saat yang tepat Abimanyu ke medan laga. Namun sebagai kesatria sejati ia harus memutuskan untuk maju. Abimanyu mengerti jika dia harus berhadapan dengan Durna, Karna, Duryudana, Adipati Sindu, dan para senopati besar Kurawa lainnya. Tekadnya sudah bulat menyelamatkan Prabu Puntadewa dari kepungan musuh. Gelar Cakra Byuha telah mengepung Abimanyu yang terlepas dari pengawalan prajurit Pandawa dan sendirian menghadapi kepungan para Prajurit Kurawa. Apa yang akan terjadi dengan Abimanyu? Saksikan pergelarannya di Gedung Kesenian Jakarta (GKJ), Selasa 30 April 2013 pukul 20.00 WIB mendatang. | Suryati


9

NO. 269 ‰ TH XIII SENIN, 20 MEI - 2 JUNI 2013

KORAN TRANSAKSI

Atletico Madrid Juara Piala Raja

Momen Terbaik Falcao

A

tletico Madrid sukses menggon dol gelar Piala Raja usai men galahkan rival sekota, Real Madrid. Bagi Radamel Falcao itu merupakan momen terindah dalam karirnya. Los Rojiblancos (julukan Atletico) berhasil merusak mimpi Madrid untuk meraih satu trofi tersisa di musim ini. Tim

besutan Diego Simeone menang 2-1 dari El Real pada final Piala Raja di Stadion Santiago Bernabeu, Sabtu (18/5/2013) dini hari WIB. Di pertandingan tersebut, Madrid sempat unggul terlebih dahulu berkat gol yang dicetak oleh

Munchen tak menganggap remeh Dortmund, kendati di atas kertas lebih dijagokan tampil sebagai pemenang.

B

ayern Munchen gagal meraih trofi Liga Champions kendati dua kali menembus babak final dalam tiga musim belakangan. Untuk itu, musim ini diniai sebagai saat yang tepat bagi Munchen untuk meraihnya. Dalam tiga musim belakangan, Munchen dua kali menjejaki partai final Liga Champions. Namun, dua kali The Bavarians menuai kekalahan, yakni melawan Inter Milan pada 2010 dan Chelsea musim lalu. Musim ini, Munchen berhasil kembali menjejaki partai final. FC Holywood sukses menghempaskan Barcelona dengan agregat telak 7-0 pada babak semifinal. Bayern Munchen berhadapan melawan Borussia Dortmund di final Liga Champions, di Stadion Wembley, London, Inggris pada 25 Mei nanti. Sedangkan, Dortmund melaju ke final usai

menyingkirkan Real Madrid dengan agregat 4-3. Andai berhasil memenangkannya, maka mimpi Munchen meraih treble kian terbuka lebar. “Kami ingin menghindari kekalahan ketiga di final Liga Champions dengan cara apa pun,” ujar CEO Bayerny Munchen, Karl-Heinz Rummenigge. “Kami pantas memenangkan trofi ini. Tim sudah berusaha keras dalam lima musim belakangan,” sambungnya. Namun, The Bavarians mewaspadai kejutan Dortmund di pertandingan nanti. Seperti dikatakan mantan pelatih Ottmar Hitzfeld, meminta The Bavarians mewaspadai kejutan Dortmund di pertandingan nanti. “Dortmund dan Munchen adalah tim yang pernah saya besut. Saya rasa Munchen lebih dijagokan tampil sebagai pemenang di laga nanti. Tapi, Kedua tim selevel. Dortmund beberapa kali menang melawan Munchen dalam tiga musim terakhir,” ujarnya. Munchen musim ini memang berpeluang meraih treble. Usai memastikan gelar Bundesliga, The Bavarians juga berpeluang meraih trofi Piala Jerman dan Liga Champions. Namun, Hitzfeld meminta Munchen tak menganggap remeh Dortmund, kendati di atas kertas lebih dijagokan tampil sebagai pemenang. “Satu tim melangkah ke final setelah dua kali gagal di

Di Balik Hobi Koleksi Gitar Rooney Manchester - Wayne Rooney ternyata juga gemar menikmati petikan gitar. Ia juga gemar mengoleksi gitar bertandatangan musisi ternama. Pemuda kelahiran Liverpool ini, bahkan kerap mengirimkan sebuah gitar kepada sejumlah musisi di Inggris dan meminta tanda tangan mereka. Terkini, Rooney mengirim sebuah gitar akustik merek Martin kepada gitaris solo yang tengah tenar di Inggris, yakni musisi Ben Howard, untuk ditandatangani. Dia juga mengirimkan gitar kepada gitaris The Beatles, Paul McCartney, musisi Oasis, dan Noel Gallagher. Uniknya, meskipun Ben dikenal sebagai fans sejati Liverpool, ia merespon permintaan penyerang berusia 27 tahun itu dengan ramah. Ia kirimkan kembali gitar tersebut dalam keadaan utuh, dengan tanda tangannya pada gitar tersebut. Bicara soal koleksi gitar Rooney, apa yang dilakukan Ben amat berbeda dengan apa yang

dilakukan Noel Gallagher enam tahun lalu. Kala itu, Coleen, sekarang menjadi istri Rooney, ingin memberikan kejutan ulang tahun untuk Rooney berupa gitar bertandatangan Noel. Coleen pun mengirimkan sebuah gitar Gibson Les Paul kepada Noel, seorang fan sejati Manchester City. Front man Oasis tersebut memang mengembalikan gitar tersebut lengkap dengan tanda tangannya. Namun tidak hanya itu, ia lebih dulu mengecat gitar tersebut dengan warna biru muda seperti warna kebanggaan City serta menuliskan lirik Blue Moon,

‘lagu kebangsaan’ Manchester City, di atasnya. Tak hanya itu, saat mengirimkan gitar tersebut, Noel menuliskan pesan ‘selamat ulang tahun Spongebob’. Tak lama setelah itu, Rooney berhasil mencetak gol kemenangan MU ke gawang City. Roo pun membalas Noel dengan cara mengirimkan foto selebrasi golnya lengkap dengan tandatangan. Noel tak mau kalah, ia kirimkan kembali foto tersebut kepada Roo, dengan menempelkan stiker Spongebob menutupi wajah Rooney. | Fq

Sepatu Terakhir Beckham DAVID Beckham akan resmi pensiun dari sepak bola usai laga Paris Saint-Germain (PSG) kontra Brest beberapa jam lagi. Becks akan menggunakan sepatu khusus di laga terakhirnya tersebut. Beberapa hari lalu, mantan jebolan akademi Manchester United itu memutuskan gantung sepatu dari dunia sepak bola di usianya yang ke-38. Pesepakbola kelahiran 2 Mei 1975 itu sudah berkecimpung di duni profesional sepak bola selama 20 tahun. Beckham bermain di lima klub selama kariernya, yakni Manchester United, Real Madrid, AC Milan, LA Galaxy dan PSG.

Kecuali Milan, ayah empat anak tersebut sukses meraih gelar juara Liga. Untuk merayakan hari istimewa ini, keluarga Beckham secara khusus datang ke Paris untuk menyaksikan langsung mantan kapten Timnas Inggris itu di Stadion Parc des Princes. Kabarnya, pelatih PSG, Carlo Ancelotti, akan memberikan ban

kapten kepadanya. Di laga tersebut, Beckham akan menggunakan sepatu khusus. Sepatu khusus itu berwana kombinasi merah, putih dan biru, warna yang mewakili bendera Inggris. Di sepatunya juga tertulis empat nama anaknya, Romeo, Brooklyn, Cruz dan Harper. Selain itu, ada juga nomor punggung yang pernah ia kenanakan, yakni 7, 23 dan 32. “Ini momen istimewa untuk saya dan saya bahagia adidas memberikan sebuah sepatu khusus. Bermain di luar negeri telah memberikan saya gairah bermain sepak bola,” katanya, seperti dinukil dari Daily Mail. | Fiq

Cristiano Ronaldo di menit ke-14. Tapi Atletico berhasil menyamakan kedudukan berkat gol Diego Costa, menit ke-39. Skor 1-1 bertahan hingga 90 menit. Laga dilanjutkan dengan babak tambahan. Gol yang ditunggu oleh tim besutan Diego Simeone pun akhirnya muncul di meniy ke-98. Tandukan pemain tengah Miranda berhasil merobek gawang Madrid yang dikawal Diego Lopez. Rona kebahagian jelas terlihat di wajah para

final. Sementara, tim lainnya hanya ingin memenangkan laga,” tandasnya. Trofi Yang Hilang Partai final Liga Champions antara Bayern Munchen melawan Borussia Dortmund adalah partai final ketiga Munchen dalam empat musim belakangan. Phillip Lahm, Kapten Bayern Munchen tercatat sebagai pemain yang paling ingin memenangkan pertandingan itu. Memulai debut pada musim 2003/2004, pemain berusia 29 tahun itu telah mengoleksi lima gelar Bundesliga, empat gelar Piala Jerman, dan dua gelar Piala Super Jerman. Namun, Lahm belum pernah sekalipun merasakan gelar di Kompetisi Eropa. Lahm sebenarnya memiliki kesempatan memenangkan trofi Liga Champions musim lalu. Namun, Munchen dikandaskan Chelsea lewat adu penalti di partai puncak.”Ini layaknya trofi yang hilang. Saya sangat ingin memenangkannya. Tetapi, tetap saja tak ada kepastian seberapa banyak pun Anda menginjak partai final,” ungkap Lahm dilansir Soccerway. | Ars

pemain Atletico, khususnya Falcao. Pasalnya, terakhir kali mereka menjuarai Piala Raja pada musim 1995-96. “Ini perasaan yang sungguh menakjubkan. Kemenangan ini terasa mengagumkan. Kami harus menghayati kemenangan ini,” ujar Falcao, dikutip dari Goal. “Menang di Piala Raja merupakan momen terbaik saya, bakhan paling spesial di dalam karirku. Kami bisa meraih gelar ini berkat arahan pelatih (Simeone),” sambung pemain timnas Kolombia tersebut. | Ars


TRANS BANTEN

HALAMAN 10

KORAN TRANSAKSI THN 13

NO.269. ‰ TH XIII SENIN, 20 MEI - 2 JUNI 2013

Penyerapan Naker Didominasi Lulusan SD, Pengangguran 552.895 Orang Serang, Trans - Jumlah pengangguran terbuka di Provinsi Banten hingga Februari 2013 mencapai 552.895 orang. Dibandingkan dengan periode yang sama pada Februari 2012 yang mencapai 579.677 orang, terjadi penurunan sebanyak 26.782 orang. Demikian diungkapkan Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Banten Syech Suhaemi, saat menyampaikan keterangan pers, pekan lalu. “Penduduk yang menganggur mengalami penurunan sebanyak 26.782 orang menjadi 552.895 orang

pada Februari 2013. Penurunan jumlah penduduk yang menganggur terlihat pula pada tingkat pengangguran terbuka (TPT) yang turun dari 10,74 persen (Februari 2012) menjadi 10,10 persen pada Februari 2013,” ucapnya. Suhaimi menuturkan, pada bulan Februari 2013, peningkatan jumlah penduduk yang aktif secara ekonomi cukup signifikan, tercatat jumlah angkatan kerja mencapai 5.475.876 orang atau naik sebesar 77.232 orang dibanding keadaan bulan yang sama pada 2012. Menurut dia, meskipun jumlah

POLITIK

KPU Kota Tangerang Coret 4 Bacaleg dari DCS Pileg 2014 Tangerang, Trans - Empat Bakal Calon Legislatif (Bacaleg) Kota Tangerang, dinyatakan gagal maju dalam bursa Pemilu Legislatif (Pileg) 2014 mendatang. Keempat Bacaleg tersebut, gagal lolos dalam verivikasi Komisi Pemilihan Umum (KPU) KOta Tangerang, karena berusia kurang dari 21 tahun alias kurang umur untuk menjadi Bacaleg. Ketua Komisi Pemilihan Umum Daerah KPU Kota Tangerang, Syafri Elain mengatakan, keempat Bacaleg yang gagal tersebut adalah, Yuyun Yuningsih dari PDI-P serta M. Syaiful, Varhana, dan Lis Suprianti berasal dari Partai Gerindra. “Mereka usianya masih di bawah 21 tahun. Meskipun usianya hanya kurang 2 atau 3 bulan, namun tetap saja kurang. Jadi, secara otomatis Bacaleg tersebut tidak bisa mengikuti tahapan selanjutnya,” terang Syafril, (8/5). Lebih jauh Syafril menjelaskan, bila yang gagal adalah Bacaleg perempuan, maka partai harus menggantinya kembali dengan perempuan. Hal itu agar 30 persen keterwakilan perempuan tetap bisa dijaga, tidak berubah. Dari hasil verifikasi yang dilakukan KPU Kota Tangerang terungkap, bahwa seluruh DCS yang diajukan oleh 12 Parpol peserta Pemilu 2014, tidak ada yang memenuhi syarat secara utuh. Untuk itu, Syafril memberikan kesempatan para Bacaleg merevisi dan melengkapi kembali seluruh item yang harus dikumpulkan. | Yus

50 Persen Bacaleg Terancam TMS

Rangkasbitung, Trans - Sekitar 50 persen dari 484 lebih bakal calon anggota legislatif (bacaleg) tingkat Kabupaten pada pemilihan legislatif 2014, terancam tidak memenuhi syarat (TMS). Sebagian besar bacaleg yang terancam TMS, umumnya di tahapan persyararan, seperti perbedaan nama bacaleg di KTP dengan Ijazah, dan nama bacaleg di ijazah tidak sama dengan akte kelahiran. “Kesalahan nama sangat fatal, dan berkas kita akan dikembalikan untuk diperbaiki. Jika yang akan dijadikan acuan nama di ijazah, maka nama di KTP harus dirubah, begitu juga sebaliknya,”kata Ishak Newton, anggota KPU Lebak, Rabu (8/5). Menurut Ishak, sampai saat ini KPU masih melakukan pemeriksaan terhadap berkas bacaleg. Tahapan penyerahan berkas, pengembalian berkas, dan perbaikan itu sudah terjadwal di KPU. Sementara itu, anggota Panwas Lebak, Ace Sumirsa Ali menyarakan panwas akan melakukan tugasnya baik itu tugas pengawasan pemilukada maupun pileg. Bukan saja pengawasan bentuk pelanggaran, panwas juga akan mengawal berkas para calon pemilukada maupun pileg. “Kita berharap dua agenda, pemilukada dan pileg berjalan baik, dan jauh dari bentuk pelanggaran,”katanya. | Yus

angkatan kerja bertambah, tetapi dalam satu tahun terakhir terjadi penurunan tingkat partisipasi angkatan kerja(TPAK) sebesar 0,74 persen poin, yaitu dari 69,36 persen menjadi 68,62 persen pada Februari 2013. Ia mengungkapkan, pada periode Februari 2012-Februari 2013, jumlah penduduk yang terserap dalam dunia kerja juga naik sebesar 104.014 orang menjadi sebesar 4.922.981 orang pada Februari 2013. Suhaimi juga menuturkan, penyerapan tenaga kerja masih didominasi oleh sektor perdagangan

yang menyerap 1.243.486 orang atau di atas 25 persen penduduk yang bekerja (25,26 persen) disusul kemudian sektor industri yang menyerap pekerja sebanyak 1.029.989 orang (20,92 persen). Selama periode Februari 2012Februari 2013, kata dia, jumlah penduduk yang bekerja pada sektor pertanian dan jasa kemasyarakatan dan perorangan mengalami penurunan. Dilihat dari latar belakang pendidikan, ungkap Suhaimi, penyerapan tenaga kerja hingga Februari 2013 masih didominasi penduduk

bekerja berpendidikan rendah, yaitu SD ke bawah 2.046.420 orang (41,57 persen) dan sekolah menengah atas (SMA)sebanyak 953.142 orang (16,70 persen). Adapun penduduk bekerja berpendidikan tinggi, hanya sebanyak 654.494 orang mencakup 146.461 orang (2,98 persen) berpendidikan diploma dan sebanyak 508.033 orang (10,32 persen) berpendidikan universitas. Ia mengungkapkan, perbaikan kualitas pekerja ditunjukkan oleh kecenderungan menurunnya pen-

Soal Perbudakan Buruh

DPD RI Nilai Kendali Pemkab Tangerang Lemah Pemkab Tangerang hanya diminta memberikan sanksi administrasi tegas kepada Lurah Lebak Wangi, Mursan. Tangerang, Trans - Wakil Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD RI) La Ode Ida menilai, munculnya kasus perbudakan buruh pabrik kuali atau wajan aluminium di Kampung Bayur Opak, Desa Lebak Wangi, Kecamatan Sepatan Timur, Kabupaten Tangerang, Banten, lantaran lemahnya sistem kendali terhadap wilayah, serta masyarakat yang dilakukan pemerintah kabupaten (pemkab) hingga ke jajarannya di tingkat desa. “Kejadian itu telah mengagetkan kita semua. Ini peristiwa paling dahsyat, yakni perbudakan di negeri sendiri. Disayangkan tindakan tak manusiawi sehebat itu sampai tidak diketahui pemerintah setempat. Ada yang lemah dalam sistem kendali masyarakat yang dilakukan pe-

merintahan di sini,” ungkapnya, saat berdialog dengan Muspida di Kantor Bupati Tangerang, di Tigaraksa, Selasa (7/5) lalu. Selain itu, menurut La Ode, kejadian tersebut juga membuktikan lemahnya sistem kontrol terhadap industri ilegal di wilayah itu. Padahal, imbuhnya, produk perusahaan tak berizin itu sudah beredar di pasaran, dan tentu juga telah dikonsumsi masyarakat. “Dari 5.700 industri yang legal ada di wilayah ini, apakah di luar itu juga dilakukan pengawasan?” katanya. Lebih Lanjut, Laode Ida mendesak Pemkab Tangerang agar bertindak tegas terhadap aparat di bawahnya yang terlibat dalam kasus perbudakan di Jalan Raya Bayur Opak, RT 03 RW 06, Kampung Bayur Opak, Desa Lebak Wangi, Kecamatan Sepatan, Kabupaten Tangerang, Banten. “Kami minta Pemkab Tangerang memberikan sanksi administrasi secara tegas kepada Lurah Lebak Wangi, Mursan yang terindikasi terlibat dalam kasus perbudakan tersebut,” kata Laode Ida saat kunjungan kerja ke lokasi terjadinya perbudakan itu, Selasa (7/5) lalu. Anggota DPD RI asal Banten, Ahmad Subadri, menyebut-

kan, kasus perbudakan tersebut telah memberi sinyal agar Pemkab Tangerang melalui dinas terkait segera meningkatkan pengawasan hubungan kerja industrial di wilayahnya. Kendati muncul kasus Lebak Wangi, namun dia mengingatkan, kejadian itu jangan sampai mengabaikan kegiatan industri berskala usaha kecil dan menegah (UKM) yang tumbuh subur di wilayah tersebut. Badri, sapaan pria asal Tigaraksa Tangerang ini, berjanji pasca adanya putusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang memberi hak legeslasi penuh pada DPD RI, pihaknya akan meminta pemerintah pusat melalui Badan Kepegawaian Nasional (BKN) untuk memenuhi tenaga pengawas industri di Tangerang. “Tenaga pengawas industri harus ditambah. Ini juga penting untuk menutup senjanganya ratio dengan banyaknya jumlah industri yang harus diawasi,” ujarnya. Pasca terkuaknya kasus perbudakan di wilayahnya, Sekretaris Daerah Kabupaten Tangerang, Iskandar Mirsyad mengaku telah merespon kasus itu dengan cepat. Menurutnya, Pemkab Tangerang telah mengambil langkah-langkah penanganan, yakni meminta agar ca-

mat, dan lurah/kepala desa di wilayahnya mengadakan inventarisasi. “Terkait masalah itu, kami mengintruksikan kepada jajaran pemerintahan di wilayah, untuk melakukan inventarisasi. Jangan sampai aparatur pemerintahan di tingkat tersebut tidak mengetahui kondisi daerahnya,” katanya. Menurut Iskandar, langkah itu dilakukan agar sistem kendali masyarakat dapat berjalan cepat dan dapat memberikan informasi maupun data secara benar. Sehingga keberadaan kegiatan yang dilakukan anggota masyarakat seperti pada kasus penyekapan buruh, sejak dini dapat dilakukan pencegahan, dan penindakan. Iskandar menambahkan, secara makro pemkab telah melakukan sistem kendali industri melalui Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi. Namun atas adanya peristiwa itu juga, pemkab akan memperketat pengawasan industri dengan optimalisasi fungsi camat dan lurah/kades di wilayahnya. Mirsad menyebutkan, selain mengambil langkah tersebut di atas, pemkab melakukan pendalaman jika aparaturnya ada yang terlibat dalam kasus pabrik kuali di Kecamatan Sepatan

WARTAWAN PROFESIONAL TUNJUKAN JATI DIRI Perwakilan Provinsi Banten : Yusvin M Karuyan

Timur itu. “Kalau ada aparat yang terlibat, kami akan lakukan investigasi mengenai keterlibatannya itu. Jika terbukti, pasti kami tindak tegas,” tandasnya. Saat dikonfirmasi, Kepala Polres Tangerang Kabupaten, Komisaris Besar Bambang Priyo Andogo mengatakan, pihaknya sudah memeriksa 50 saksi. Ke50 saksi tersebut di antaranya para korban, tetangga sekitar, dan pihak terkait. Terkait dugaan ketelibatan dua aparat A dan J, Bambang mengaku, pihaknya masih mendalami dan akan bekerjasama dengan propam dan instansi terkait. Bambang juga mengungkapkan, kasus “perbudakan” pabrik kuali tersebut lama terbongkar karena pelaku sangat rapi menutupinya. “Kami tidak diajari ilmu seperti dukun,” ujarnya, saat mendampingi perwakilan DPD ke pabrik kuali di Sepatan Timur. Menurut dia, industri rumahan itu telah bergerak sekitar setahun. Sementara kasus dugaan penyiksaan dan kekerasan terhadap buruh terjadi sekitar 23 bulan terakhir. Meski tempat kejadian perkara berada di Kabupaten Tangerang, kasus itu pertama kali ditangani Polres Lampung Utara. | Yus

180 Anak Putus Sek olah Diber ikan Sekolah Diberikan Pelatihan

99 Persen Bacaleg Belum Penuhi Syarat

Cilegon, Trans - Di Cilegon, 99 persen bakal calon legislatif (bacaleg) yang telah menyerahkan berkas kelengkapan, dinyatakan belum lengkap dan wajib melakukan perbaikan. Demikian dikatakan Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Cilegon, Syaeful Bahri. “Bacaleg harus melakukan perbaikan dikarenakan berkas yang telah kami terima banyak yang tidak memenuhi item yang telah ditetapkan oleh KPU,” kata Ketua KPU Kota Cilegon, Banten, Syaiful Bahri, saat penyampaian hasil verifikasi bacaleg Kota Cilegon, Rabu (8/5) lalu. Dalam pengumuman raport bacaleg yang laksanakan di Media Center KPU Cilegon tersebut, Ketua KPU mengungkapkan, mereka yang dinyatakan berkasnya tidak lengkap tersebut tidak serta merta dinyatakan gugur, melainkan masih diberi kesempatan untuk memenuhi berkas yang kurang. Lebih lanjut Syaiful Bahri mengatakan, bahwa upaya perbaikan ini bisa dilakukan mulai hari ini (Kamis 9/5 red) tanggal 9 hingga 22 Mei 2013 mendatang. Dan dari 340 bakal caleg yang telah diserahkan oleh 12 partai politik ke KPU, selain wajib melakukan perbaikan, ada di antara mereka yang dinyatakan tidak bisa melakukan perbaikan atau dinyatakan gugur, karena faktor usia yang belum memenuhi syarat. Untuk diketahui, KPU telah menetapkan bahwa selama masa perbaikan atau pemenuhan berkas persyaratan ini, partai politik boleh melakukan bongkar pasang atau pergantian bakal caleg. Namun, hal itu bukanlah hal yang wajib karena yang paling penting untuk dilakukan dalam masa perbaikan adalah melengkapi berkas-berkas kelengkapan bakal caleg yang menjadi catatan dari KPU. | Yus

duduk bekerja berpendidikan rendah (SMP ke bawah) dan meningkatnya penduduk bekerja berpendidikan tinggi. Dalam setahun terakhir, ungkap dia, penduduk bekerja berpendidikan rendah menurun dari 2.942.072 orang (61,05 persen) pada Februari 2012 menjadi 2.862.762 orang (58,15 persen) pada Februari 2013. Sementara penduduk bekerja berpendidikan tinggi universitas meningkat dari 354.754 orang (7,36 persen) pada Februari 2012 menjadi 508.033 orang (10,32 persen) pada Februari 2013. | Yus

Danrem 064/MY Kolonel Inf Dedy Kusmayadi saat memberikan pengarahan kepada anggota Kodim.

FOTO | YUS

Cilegon Diharapkan Tidak Alami Konflik Luar Biasa Cilegon, Trans - Tentara Nasional Indonesia (TNI) adalah simbol benteng pertahanan Negara Republik Indonesia. Untuk itu, diharapkan setiap prajurit harus terjun langsung ke masyarakat. Seluruh jajaran prajurit khususnya Kodim 0623 Cilegon pun harus terjun langsung ke masyarakat dan peka terhadap permasalahan yang berada di masyarakat, sehingga konflik yang akan terjadi tidak ada Semua prajurit TNI yang berada di wilayah Banten harus memiliki kemampuan yang handal dan berada di tengah tengah masyarakat, sehingga keberadaanya dicintai oleh masyarakat tersebut. “Kami juga berharap di Cile-

gon tidak ada konflik yang luar biasa. Sebanyak 320 orang prajurit yang berada di Wilayah Kodim Cilegon harus benar-benar dapat berkomunikasi dengan masyarakat,” tutur ujar Danrem 064 Maulana Yusuf, Kolonel Inf Dedy Kusmayadi saat melakukan kunjungan dan pengarahan di Komando Distrik Militer (Kodim) 0623 Cilegon, Senin (7/ 5) lalu. Dedy menjelaskan, bahwa satuan Kodim merupakan satuan teritorial, namun demikian pada hakekatnya merupakan kekuatan inti dalam membela dan mempertahankan NKRI. Oleh karena itu harus tetap siap siaga dengan cara melaksanakan latihan secara

terukur untuk mencapai target. Satuan tingkat teritorial juga harus tetap waspada terhadap perkembangan situasi yang ada di wilayahnya yang dapat mengganggu stabilitas. “Oleh karena itu, kita sebagai prajurit hendaknya harus responsif terhadap permasalahan yang ada dan timbul di wilayah kita dengan cara membantu menyelesaikan masalah yang ada,” pungkas Dedy. Dalam kesempatan itu hadir Walikota Cilegon H.Tb Iman Ariyadi, Kapolres Cilegon AKBP Defrian Donimando beserta tamu undangan lainnya. | Yus

Pandeglang, Trans - Dinas Sosial, Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Dinsosnakertrans) Kabupaten Pandeglang, akan memberikan pelatihan dan pembinaan kepada 180 anak yang putus sekolah dari keluarga yang tidak mampu. Kepala Dinsosnakertrans Kabupaten Pandeglang, Drs H Anwar Fauzan MM, menyatakan, program itu merupakan bantuan dari Kementerian Tenaga Kerja (Kemenaker) bekerjasama dengan Kementerian Pendidikan Nasional (Kemendiknas) dan Kementerian Agama (Kemenag) RI. “Program penunjang pelayanan anak itu dimaksudkan untuk menunjang program keluarga harapan (PKH) dari Kementerian Sosial (Kemensos) RI. Untuk kali ini sebanyak 180 anak yang akan mendapatkan program penunjang anak putus sekolah ini dari TN-PKH,” ujar Anwar Fauzan, Rabu (8/5). Untuk tim pendamping, ujarnya, sudah ditentukan sebanyak 16 orang. Sedangkan materi pelatihan yang akan diberikan selama 1 bulan diantaranya memotivasi anak untuk tetap bisa mengenyam pendidikan. “Nantinya anak yang diberikan pelatihan itu akan dikembalikan kepada sekolah. Saat ini kami masih dalam tahap persiapan pelaksanaan program itu,”ungkapnya. Menurutnya, pelaksanaan kegiatan itu akan dilakukan setelah adanya penanda tanganan nota kesefahaman (MoU) antara Dinas Pendidikan (Dindik) dan Kantor Kementerian Agama (Kemenag) setempat. “Program ini untuk mendukung program Wajar Pendidikan Dasar (Wardikdas) 9 tahun. Untuk penerima PKH, tahun 2013 terjadi penambahan dari semula 20 kecamatan menjadi 26 Kecamatan,” ujarnya. Ditambahkannya, bantuan PKH yang diberikan untuk pendidikan dan kesehatan yaitu untuk anak SD sejumlah Rp 400ribu, SMP Rp 800ribu dan ibu hamil sebesar Rp 800 ribu. “Penyerahan bantuan dilakukan melalui Pos Giro yang diterima langsung oleh penerima PKH yang totalnya setiap Kepala Keluarga (KK) sebesar Rp 2.200.000,- dan diberikan 4 bulan sekali.” ujarnya. | Yus


HALAMAN 11

KORAN TRANSAKSI THN 13

TRANS JABAR

Di Jabar, Ujian Nasional Sekolah Dasar Lancar Untuk mengerjakan pencetakan soal dan lembar jawaban soal tiga juta eksempar hanya membutuhkan waktu sekitar 2 minggu. Bandung, Trans - Ujian Nasonal (UN) tingkat sekolah dasar di Jawa Barat yang dilaksanakan tiga hari mulai 6 Mei 2013 lalu berjalan lancar. Kelancaran UN tersebut tidak terlepas dari matangnya persiapan yang melibatkan semua stakeholder terutama dari sisi pengadaan soal dan lembar jawaban soal oleh perusahaan percetakan Tidak seperti saat UN tingkat SMA sederajat dan SMP sederajat yang terkesan karut marut akibat banyaknya terjadi keterlambatan soal. UN tingkat SD berjalan lancar, karena semua lembar soal tiba pada sekolah-sekolah pelaksana ujian tepat waktu. Hal tersebut tidak terlepas dari keprofesionalan perusahaan pengada soal dan lembar jawaban soal. “Alhamdulillah, semua berjalan lancar. Berkat kerjasama semua pihak terutama pengawasan dan pengarahan dari pejabat Disdik Jabar, soal dan lembar jawaban soal dapat kami selesaikan tepat waktu. Tidak ada keterlambatan dalam pengi-

rimananya, bahkan ada beberapa daerah dari 26 titik bongkar di seluruh kabupaten/kota di Jabar yang tiba lebih dulu dari waktu yang ditargetkan,” kata Muhyidin Matias, Direktur PT Karya Kita saat ditemui di kantornya di kawasan By pas, Bandung, belum lama ini. Seperti diketaui, PT Karya Kita adalah pelaksana tunggal pengadaan soal dan lembar jawaban soal untuk UN tingkat SD di Jawa Barat. Perusahaan yang cukup ternama di Bandung ini telah dipercaya untuk kedua kalinya. Karena pada tahun 2012 lalu, PT Karya Kita juga melaksanakan pengadaan soal dan lembar jawaban soal tingkat sekolah dasar di Jawa Barat. Bahkan tahun 2012 lalu, selain mengerjakan soal untuk UN tingkat SD di provinsi Lampung, PT Karya Kita juga selaku pelaksana pencetakan soal untuk tingkat SMA sederajat di Jabar pada tahun 2010. “Benar, selain mengerjakan soal UN tingkat SD di Lampung pada 2012, kita juga dipercaya untuk mencetak soal UN tingkat SMA di Jabar tahun 2010. Waktu itu pelaksanaannya masih dikelola oleh provinsi,” ujar Muhyidin yang akrab dipanggil Dindi ini. Dijelaskannya, untuk mengerjakan pencetakan soal dan lembar jawaban soal sekira tiga juta eksempar itu, pihaknya hanya membutuhkan waktu sekitar 2 minggu. Cepatnya waktu penyelesaian cetak, menurutnya, selain pihaknya sudah berpengalaman kerena sudah beberapa kali mengerjakan hal yang sama, juga tidak terlepas dengan adanya bantuan teknis

Muhyidin Matias.

FOTO | ARSO

dari pihak Disdik Jabar. “Yah pihak Disdik, terutama pak Yesa Kabid Pendas, banyak bantu kita soal teknis di lapangan.” ungkapnya. Selain itu, urai Dindin, kelancaran prosessing pencetakan karena berdasarkan pengalaman, maka pihaknya pada saat pencetakan sudah memploting dan memahami dulu apa yang mau dicetak dan cetaknya seperti apa. Teknisnya bagaimana pun, tim nya sudah sangat memahaminya berdasarkan pengalaman-pengalaman sebelumnya. Selain itu, kelancaran dalam hal pengiriman karena PT Karya Kita juga memiliki perusahaan ekspedisi sendiri. Sehingga closing dead pengiriman pada tanggal 2-3 Mei 2013 dapat terpenuhi secara tepat. “Pokoknya, dalam hal pencetakan soal UN ini kita ekstra ketat. Baik jadwal pekerjaannya maupun dari sisi keamanannya. Karena kita pahami benar bahwa barang cetakan ini merupakan dokumen negara yang ha-

rus aman, cepat dan tepat. Sehingga tim kita ekstra hati-hati baik dalam pengerjaannya, kualitasnya maupun scurity printing-nya,” ujar Dindi yang sudah sepuluh tahun lebih merintis karier sebagai profesional di PT Karya Kita. Tidak ada keluhan Sementara itu, dari hasil pantauan lapangan selain lancar dalam hal ketepatan waktu, juga tidak ada keluhan dari para siswa peserta ujian terkait kualitas cetakan seperti kertas buram, tipis dan bolong. Sehingga sampai saat ini tidak ada keluhan yang muncul baik langsung maupun melalui media-media. Semuanya berjalan lancar, adem alias diam dan merasa puas. Surasdi Arso, salah seorang pemerhati masalah pendidikan di Bandung membenarkan kelancaran ujian nasional SD tahun ini. Menurutnya kelancaran tersebut tidak terlepas dari kelancaran dan ketepatan distribusi soal ke tangan pengguna (peserta) ujian. Selain itu kualitas barang cetakkannya yang sudah memenuhi standar dan berkualitas tinggi. “Benar, sejauh ini tidak ada yang mengeluh terkait pelaksanaan UN tingkat SD di Jabar. Tidak seperti UN tingkat SMP dan SMA sebelumnya. Semua bicara, semua mengeluh baik masalah keterlambatan waktu tibanya soal maupun kualitas barang cetaknya. Ada yang bolong, buram, kertas tipis dan lain sebagainya,” tandas pemerhati yang juga aktivis pemuda yang sehari-harinya sering mangkal di Kantor Disdik Jabar ini. | Arso/Iwan Bsk

2013 Infrastruktur Jalan dan Jembatan Di Jawa Barat, Akan Semakin Mantap Bandung, Trans - Dengan signifikannya anggaran yang di kucurkan, untuk pembangunan dan pemeliharaan jalan dan jembatan diseluruh wilayah propinsi Jawa Barat. Baik yang berasal dari alokasi anggaran APBN maupun APBD Propinsi/Kabupaten dan Kota. Seyogianya tentu akan dapat mempermantap seluruh ruas jalan yang ada di Tataran Sunda ini. Baik di Jabar bagian utara/ selatan dan pantura. Percepatan pertumbuhan ekonomi antara Jabar bagian Selatan dan Utara tentu akan berimbang. Dengan keseluruhan anggaran tersebut dan cukup be-

sar jumlahnya, diharapkan semua kegiatan akan berjalan lancar, selesai tepat waktu. Mengingat Idul Fitri yang tidak beberapa bulan lagi dan sebentar lagi akan memasuki bulan suci Ramadhan. Sehingga kemantapan dan kemulusan berbagai ruas jalan dan jembatan di Jawa Barat, tentunya akan menjadi tumpuan harapan bagi seluruh lapisan masyarakat pengguna jalan raya. Agar arus lalu lintas bisa lancar dan aman. Demikian pula pada seluruh ruas jalan yang menjadi jalan alternatif, hendaknya sedari dini, perlu mendapat perhatian serius bagi seluruh jajaran ke PU an, dalam

pelaksanaan kegiatannya. Sekali gus untuk mengurai beberapa titik titik yang rawan macet dan memperlancar arus mudik lebaran. “Seandainya semua kegiatan dilapangan sesuai dengan program, dan kualitas pelaksanaan pekerjaan baik, tentunya apa yang menjadi harapan bagi semua lapisan masyarakat pengguna jalan, untuk menikmati kelancaran dalam berlalu lintas insyaallah akan terwujud,”ujar Arso pemerhati Infrastruktur jalan dan jembatan. Lebih jauh Arso menambahkan, “Dengan besarnya anggaran pusat yang dikucurkan untuk Jabar Selatan/Pantura dan Metropolitan Bandung, mudah mudahan

akan sangat berarti bagi masyarakat Jabar dalam meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan masyarakat. Demikian pula pada kegiatan ruas jalan propinsi yang menjadi kewenangan Dinas Bina Marga Propinsi Jawa Barat dibawah kepemimpinan Guntoro, yang terbagi dalam 6 wilayah. Mulai dari wilayah, BPJ 1,dibawah kepemimpinan Yongga, BPJ 2 Herianto, BPJ 3 Kostawan, BPJ 4 Agus Salim, BPJ 5 Wawan Rusmawan dan BPJ 6 oleh Bambang. Kesemua kegiatan pembangunan/pemeliharaan jalan dan jembatan di 6 BPJ tersebut tentunya akan sangat berarti bagi pembangunan diberbagai sektor. | Iwan Bsk

H Bustamam, Pengusaha Rumah Makan “Sederhana” Masakkan Padang Bandung, Trans - Berangkat dengan membaca Bissmillahirohmanirrohim (Allah Yang Maha Pengasih dan Penyayang) serta bermodalkan tekun, jujur, tulus, sabar dan ikhlas, H. Bustamam sebagai salah satu anak bangsa, kelahiran Lubuak Jantan, Batusangkar, Sumatera Barat, berangkat melangkahkan kaki untuk pergi merantau meninggalkan kampung halaman. Awalnya ketika memulai merintis usaha, banyak sekali suka dan dukanya. Jatuh bangun dan berbagai tantangan di saat menjalankan usaha yang dialami. Cobaan datang silih berganti. Namun, semuanya itu tetap dilalui dan dijalani dengan semangat perjuangan hidup oleh H. Bustamam—yang akrab dipanggil H Tamam, dengan kerja keras dan penuh kesabaran. Pergi merantau mulai dari Indragiri, Jambi, Palembang sampai ke Jakarta dengan bekal nawaitu yang sangat mulia, demi untuk merubah nasib, serta tekad untuk menyenangkan anak dan isteri. H. Tamam yang dikenal

murah senyum dan sosial ini, senantiasa menekuni usahanya dengan tanpa kenal lelah. Terus dan terus bekerja keras. “Bak pepatah orang Minang, dibalik pendakian tentu ada penurunan, dibalik kesusahan tentu ada pula kesenangan”. Allahu Akbar, Allah Maha Besar. Sang isteri tercinta Hj. Fatimah pun dengan kesetiaannya selalu mendampingi H. Tamam walaupun dalam keadaan bagaimanapun baik dalam susah maupun senang. “Namun kehidupan rumah tangga dan usaha tetap kami jalankan berdua. Ibarat pepatah orang Minang, “Jan takuik jo ombak gadang.” Jadi sebesar apapun ombak dilautan, namun biduak tatap kami kayuah baduo, dalam mengarungi kehidupan ini. Agar sampai ketujuan,” ucap Hj. Fatimah yang diiyakan oleh H.Tamam sambil menganggukkan kepalanya, mengenang masa lalunya. Saat berbincang bincang dengan “Transaksi” dirumahnya di bilangan Ciledug, perbatasan Jakarta dan Tanggerang, beberapa

waktu yang lalu. Alhamdulilah, kerja keras selama ini,ada berkahnya, kini kami mulai memetik atau menuai hasilnya kata, H. Tamam Dan Hj. Fatimah sambil mengucapkan syukur allhamdulilah. Rumah makan masakkan Padang dengan labell “Sederhana”, kini telah berdiri megah dan indah dimana mana, diberbagai kota kota besar di tanah air, seperti Jakarta, Bandung, Ciamis, Cirebon, Jogya, Semarang, Surabaya, Palembang, Jambi, Makasar, Medan, Pakanbaru, Batam, Bukittinggi, Padang dan lain lainnya. Bahkan kini sudah mulai merambah keluar negeri. Dengan arsitektur yang arsitekturnya unik dan spesifik, rumah gadang Minangkabau. Rumah makan milik urang awak ini, seakan turut menancapkan kemampuan anak negeri dalam dunia usaha, serta sekaligus memperindah kota kota besar di nusantara. Bangunan rumah makan yang terlihat indah/asri tentunya akan menjadi kesan tersendiri bagi yang singgah

di rumah makan Sederhana. Ditambah lagi penataan ruangannya yang begitu asri, tersedianya mushola tempat beribadah, lingkungan yang bersih, pelayanan prima, penuh dengan keramahan dan santun seakan menambah pesona tersendiri. Semuanya itu membuat kesan betah dan nyaman bagi pengunjung, untuk beristirahat makan, dirumah makan H. Bustamam ini. Rumah makan Sederhana secara khusus,menyediakan beraneka ragam masakkan spesifik Minang dengan cita rasa yang khas, dan mengundang selera makan. Baik bagi orang Indonesia maupun Mancanegara. “Apalagi seperti diera globalisasi saat ini, yang melaju deras dengan persaingan yang sangat kompetitif terutama di bidang kuliner. Dibutuhkan rasa dan pelayanan yang sangat prima terhadap konsumen, karena konsumen itu adalah raja,” ujar H. Tamam mengakhiri bincang bincangnya. | Iwan Bsk

NO. 269. ‰ TH XIII SENIN, 20 MEI - 2 JUNI 2013

Seluruh Kantor BPN Di Jawa Barat Terus Meningkatkan Pelayanan Bandung, Trans - Seluruh jajaran Kanwil BPN Popinsi Jawa Barat dan 26 kantor Badan Pertanahan Nasional Kabupaten/Kota se Jawa Barat, terus menerus tingkatkan pelayanan, baik melalui Prona/ Larasita dan lain lainnya. Tujuannya, agar masyarakat dapat terbantu dan mendapatkan kemudahan disaat proses, mengurus tanah miliknya. “Semuanya itu sudah tugas BPN dalam rangka memberikan yang terbaik dan pelayanan prima kepada masya- Kantor Wilayah BPN Jabar rakat,” ujar Kakanwil BPN Jasekaligus meribar. ngankan biaya. Sekarang Karena tidak masyarakat perlu lagi menyang terpencil geluarkan transdan jauh, dapat port lagi. Jadi dilayani depetugas dari ngan layanan BPN lah yang Larasita. Seakan mendatanhingga dapat gi kelokasi mamenghemat syarakat tersewaktu masyabut. rakat tersebut Rolli Kakanwil BPN Jabar Demikian

FOTO | IWAN

pula pelayanan Prona, yang sangat membantu bagi masyarakat yang tidak mampu, karena masyarakat tidak perlu mengeluarkan biaya lagi. Disamping memberikan pelayanan prima, semua petugas BPN diseluruh wilayah Jawa Barat, dibawah kepemimpinan H. Rolli senantiasa melayani masyarakat dengan penuh senyum dan santun. | Iwan Bsk

Terkait Kasus Pungutan liar

Kepsek Pancawati II Harus Dikenakan Sanksi Jabatan Karawang, Trans - Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kab. Karawang diminta bertindak terhadap kepala sekolah Pancawati II, Kecamatan Klari. Pasalnya, dia telah berani meminta sumbangan kepada orangtua siswa tanpa ada musyawarah dengan komite sekolah dan Disdikpora Kabupaten Karawang. “Sangat tepat kepala sekolah SDN Pancawti II yang mempunyai sebanyak 995 siswa/siswi agar dikenakan sanksi jabatan dengan Disdikpora Kabupaten Karawang,” Lokasi SDN Pancawati II. ujar Akhmad Muslim ketua umum Balad Karawang kepa- bangku sekolah mulai dari da Koran Transaksi di kan- kelas I – kelas VI harus memtornya, Kamis pekan lalu. bayar Rp.100.000/siswa, pemMenurut Akhmad, kepala belian computer Rp.50.000,-/ tersebut telah melanggar UUD siswa. RI Tahun 1945 pasal 31 ayat Selain itu, siswa diwajibkan (4). “Sekolah dibiayai oleh membeli buku lembar kerja negara, pungutan liar tidak sekolah (LKS) yang dijual bedibenarkan. Negara sudah likan di sekolah persemester, 1 memprioritaskan anggaran paket Rp.80.000,-/siswa. Belum pendidikan, lagi setiap mensekurang-kujelang penerirangnya 20% maan siswa baru dari APBN, (PSB), siswa APBD Propinsi yang diterima di Jawa Barat dan SDN Pancawati APBD KabuII diwajibkan paten Karamembeli pakaian wang. Untuk seragam merah mendukung putih, termasuk program wajib rompi senilai belajar pendidiRp.80.000,-/ kan dasar 9 siswa, ditambah tahun, juga sudengan pembedah dibiayai Kabid Dikdas, Dawan lian pakaian olah dengan dana Kusnadi. raga kaos dan bantuan operat r a n i n g sional sekolah (BOS),” tegas Rp.80.000 ,-/siswa. Akhmad Muslim. Kepala Disdikpora KabuKemudian kepala sekolah paten Karawang Drs. Agus SuSDN Pancawati II diduga priatman, melalui Kabid Pendidukung Unit Pelaksana Tek- didikan Dasar (Dikdas) SD, nis Dinas (UPTD) PAUD, SD, SMP, Dawan Kusnadi, ketika Kecamatan Klari, sehingga be- dikonfirmasi Koran Transaksi, rani memungut sumbangan Selasa pekan lalu, mengatakan tanpa musyawarah dengan or- bahwa tidak boleh sekolah SD angtua siswa dan komite meminta sumbangan kepada sekolah, serta tanpa ada pem- orang tua siswa. beritahuan ke Disdikpora “Sekolah sudah ditangguKabupaten Karawang. langi oleh dana BOS. Kalau meDalam hal ini jelas orang mang ada yang berani, segera tua siswa sangat keberatan. laporkan ke Disdikpora KaraBanyak yang harus dibayar. Di wang. Kami akan panggil yang antaranya, untuk pembelian bersangkutan dan diproses

FOTO | BUDI

secara hokum. Kalau kepsek tetap bersikukuh, terpaksa kami kenakan sangsi pemberhentian dari jabatan kepsek melalui proses di Inspektorat Bawasda Kabupaten Karawang,” katanya. Kepsek SDN Pancawati II, Suwangsih S.Pd, ketika hendak dikonfirmasi, Senin pekan lalu, tidak ada di tempat. Anehnya, Wahyu selaku petugas TU SDN Pancawati II kepada Koran Transaksi malah membantah di sekolah itu ada kasus pemungutan untuk bantuan bangunan musolah senilai Rp.50.000,-/siswa. “Itu tidak benar, hanya fitnah,” katanya. Namun, ketika didesak, dia membenarkan bahwa siswa di SDN Pancawati II dipungut uang sebesar Rp.50.000,-/ siswa. Wahyu memastikan hal itu telah diketahui oleh Ketua UPTD, PAUD. Kepala UPTD Paud, SD Kecamtan Klari Drs H Nana Mulyana M.Pd ketika diminta keterangan di kantornya, Rabu pekan lalu, membenarkan adanya pungli di SDN Pancawati II. “SDN Pancawati II termasuk sekolah favorit. Kalau orang tua siswa tidak mendukung, bagaimana mau maju. Maka dari itu Disdikpora jangan seenaknya berbicara kepada wartawan atau LSM. Sekolah saat sangat prihatin, sedangkan dana BOS yang diterima tidak menjamin menutupi kebutuhan sekolah,” ujarnya. | Budi Saputra


TRANS JABAR

HALAMAN 12

KORAN TRANSAKSI THN 13

NO.269. ‰ TH XIII SENIN, 20 MEI - 2 JUNI 2013

Bupati Lantik 208 Kepsek TK & SD Bandung, Trans - Sebanyak 208 jabatan kepala sekolah (kepsek) tingkat sekolah dasar (SD) dan 11 kepsek taman kanak-kanak (TK) di Kabupaten Bandung diisi oleh pejabat baru. Pergeseran dan pengisian jabatan kepala sekolah kali ini merupakan yang terbesar sepanjang tahun 2013. Para kepala sekolah baru bersama 4 orang penilik, dan 28 orang pengawas yang secara resmi men-

duduki jabatan barunya tersebut setelah dilantik oleh Bupati Bandung, Dadang M. Naser di Gedung Mobh. Toha Soreang, Jumat (17/5). Pengisian jabatan kepala sekolah baru ini terjadi setelah ada beberapa jabatan yang kosong karena pejabat sebelumnya memasuki masa pensiun. Pada kesempatan itu, Bupati Dadang M. Naser mengatakan, bahwa proses rotasi adalah suatu pro-

PENDIDIKAN

Jalan Rusak Mulai Diperbaiki Bandung, Trans - Kepala Dinas Bina Marga dan Pengairan (DBMP) Kota Bandung, Iming Ahmad menyatakan, jalan rusak di Kota Bandung mulai diperbaiki. Untuk tahap pertama jalan yang diperbaiki adalah Jln. A. Yani, Pahlawan, Dirgantara, Elang Raya, Sukahaji, dan Bumi Asih Raya. Iming menegaskan, agar tidak mengganggu arus lalu lintas, pengerjaan jalan akan dilakukan pada malam hari. “Mohon maaf kalau mingguminggu ini pengguna jalan terganggu karena ada aktivitas pembangunan jalan. Ya, kami minta masyarakat pun membantu kelancarannya,” ujar Iming kepada wartawan di Gedung DPRD Kota Bandung, Jln. Aceh (17/5). Ia juga berharap cuaca mendukung sehingga perbaikan jalan bisa berjalan lancar. “Untuk menimalisasi kemacetan, biasanya pengerjaan dilakukan dari malam hingga pagi hari. Surat koordinasi dengan kepolisian sudah ada,” terangnya. Namun, diakui Iming untuk pengerjaan jalan ini tidak dibarengi pengerjaan drainase. Dari 110 paket perbaikan jalan, hanya satu proyek jalan yang diperbaiki dengan proyek pengerjaan drainasenya. “Dari 110 paket yang sudah siap, hanya Jalan Ahmad Yani yang segera dinormalisasi drainasenya. Untuk perbaikan jalan ini sekarang sudah dilakukan pengukuran volume dan penandaan titik nama, namun untuk drainase belum,” ungkapnya. Sementara itu, dalam layanan pengadaan secara elektronik Pemkot Bandung, telah dibuka lelang bagi 50 paket normalisasi saluran atau drainase. Di antaranya, Rancabolong Kec. Gedebage, Jln. Puskesmas Cempaka Arum, Jln. Terusan. Buahbatu, dan Jln. Cihampelas. Pengerjaan normalisasi saluran selalu dipaketkan dengan perbaikan trotoar dan peningkatan jalan. Namun sebaliknya, perbaikan jalan yang dilelang hanya sebagian kecil yang disertai normalisasi drainase. Menanggapi perbaikan jalan yang dibarengi normalisasi drainase di titik tersebut, Ketua Komisi C DPRD kota Bandung Entang Suryaman mengatakan, DBMP memiliki prioritas pada dua bidang pengerjaan tersebut. “DBMP tentu lebih tahu kondisi jalan dan saluran. Kami harap, DBMP bisa menjamin kondisi drainase sudah sangat baik sesudah perbaikan jalan dikerjakan,” tandasnya. Menurut Entang, anggaran perbaikan jalan lebih tinggi daripada pengerjaan derainase. Anggaran untuk jalan mencapai Rp 300. “Kalau tidak juga ada perbaikan jalan dibarengi drainase maka yang perlu dievaluasi adalah DBMP, sebagai pihak yang bertanggung jawab. Karena kalau drainase tidak kunjung dinormalisasi, maka akan jadi penyebab banjir cileuncang,” katanya. | Arso/ Iwan Bsk

Organda Keberatan Harga BBM Naik Bandung, Trans - Ketua DPC Organda Kabupaten Bandung, Hilman Sukirman menyatakan keberatannya jika pemerintah pusat jadi menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM). Masyarakatlah yang akan paling terpukul dengan kenaikan harga BBM. “Sekalipun pengusaha bisa menutupi kenaikan harga BBM dengan melakukan penyesuaian tarif, tetap saja tidak akan tertutupi. Sebenarnya masyarakatlah yang paling merasakan, karena harus membayar ongkos lebih mahal tanpa dapat mencari penggantinya,” kata Hilman Sukirman di Cangkuang, Sabtu (18/5). Ditegaskan, sikap Organda tetap sama seperti saat pemerintah berencana menaikkan harga BBM sebelumnya, yaitu BBM bagi angkutan umum mendapat perlakuan khusus atau tidak naik. Bila kenaikan harga BBM disamakan, bisa membuat pengusaha angkutan umum terpuruk. Saat ini saja, dari 4.000-an angkutan umum yang terdata di Organda, hanya 2.500-an yang beroperasi. | Arso

WARTAWAN PROFESIONAL TUNJUKAN JATI DIRI Perwakilan Jawa Barat : Surasdi Arso (Kep Perw), Syahirwan S. Kota Bandung : M Rechan RR, Elvin Yos, Novianto Kabupaten Karawang : Budi Saputra Kabupaten Garut : Chrystian

ses yang alami dan pasti akan selalu terjadi. Hal ini menunjukkan adanya dinamisasi atau perubahan. “Namun, tentunya kita berharap perubahan atau dinamisasi ini bisa memberikan kontribusi yang signifikan terhadap kemajuan. Bukan perubahan yang malah membuat keadaan menjadi semakin buruk. Saya berharap melalui rotasi ini kualitas pendidikan kita bisa semakin baik,” kata Bupati Dadang M. Na-

ser. Diingatkannya bahwa pengangkatan seorang kepala sekolah, penilik, serta pengawas merupakan penilaian dan kepercayaan dari atasan yang didasarkan pada kompetensi, pendidikan, dan pengalaman yang dimiliki. Serta tidak bisa dilepaskan dari pertimbangan objektif lainnya. Menurutnya, pengangkatan pegawai negeri sipil (PNS) dalam suatu

jabatan tertentu haruslah dilaksanakan berdasarkan prinsip profesionalisme sesuai dengan kompetensi, prestasi kerja, dan jenjang pangkat yang ditetapkan. Misalnya sesuai dengan UU Nomor 8/1974 tentang Pokok-pokok Kepegawaian. “Apabila ditelusuri dari penjelasan undang-undang tersebut, dijelaskan bahwa persyaratan objektif lainnya antara lain disiplin kerja, kesetiaan, pengabdian, pengala-

man, kerja sama, dan dapat dipercaya,” tegasnya. Bupati berpesan kepada pejabat yang baru dilantik untuk dapat melakukan berbagai terobosan dan inovasi di dalam melaksanakan tugasnya. “Lakukan pekerjaan dengan penuh kesungguhan, optimalkan segala kemampuan, dan ikhlas dalam melaksanakan tugas,” pesannya. | Arso

Masyarakat Karawang Terima Raskin Di Lumbung Padi Kota Industri Ribuan hektar lahan pertanian teknis alihfungsi menjadi perkantoran, pergudangan dan perumahan. Karawang, Trans - Kabupaten Karawang yang mempunyai 30 kantor kecamatan, 309 desa/kelurahan, memiliki posisi sangat strategis untuk berbagai kegiatan bisnis. Masyarakat multi etnis dengan keyakinan agama berbeda, hidup berdampingan secara guyub dan tukun, serta saling menghomati dengan toleransi sosial yang tinggi. Ikatan persaudaraan pun sangat kuat, paham terhadap perbedaan, sehingga terhindar dari konflik etnis maupun agama. Alam Karawang yang kaya dan subur, dihuni masyarakat petani, buruh tani, petani ikan tambak, nelayan, paderep, pedagang yang hidup rukun sejahtera. Petaninya mayoritas mempunyai leuit (lumbung) untuk menyimpan hasil panen padi maupun palawija. Sementara hutan di Selatan Karawang multifungsi dan meru-

pakan hanifestasi ruangan terbuka hijau bagi penyeimbang ekologis polusi udara, menyimpan dan menahan air hujan, tidak terbuang langsung ke kalaut. Sungai-sungai yang ada airnya bersih dan jernih, serta kaya akan biota sungai, berperan multifungsi, mengairi lahan pertanian teknis, palawija kolam maupun tambak ikan. Banyak masyarakat menggunakannya sebagai air minum, cuci dan mandi. Lahan pertanian luas dan subur, masyarakatnya makmur, tersohor dengan julukan Karawang Kota Lumbung Padi. Hutan mangrove tumbuh subur lebat dan hijau di sepanjang pantai utara Karawang melindungi tambak ikan, menaham abrasi dari terjangan ombak. Seiring dengan perkembangan zaman, Karawang mengalami perubahan seiring dengan adanya kebijakan pemerintah pusat untuk membangun kawasan maupun zona industri diluar batas konskuensi logis. Hal itu berdampak langsung terhadap masyarakat Karawang. Ribuan hektar lahan pertanian teknis alihfungsi menjadi perkantoran, pergudangan dan perumahan. Ribuan petani kehilangan mata pencaharaian, ribuan buruh tani

FOTO | BUDI

Ketua Umum Maskar Karawang Supardi Nugraha (kiri) dan Agus Safutra, Humas Maskar Karawang.

kehilangan pekerjaan, tidak terserap kerja di industri, menjadi pengangguran, menambah jumlah penerima raskin didalam lumbung padi di kota industri. Namun, saat ini 4.000 hektar lahan hutan lindung alihfungsi menjadi kawasan maupun zona industry. Terganggulah ekosistem penyeimbang ekologis dari kegiatan industri yang banyak menyumbang pencemaran lingkungan hidup dan polusi udara. Temperatur udara pun menjadi panas, gersang, kotor, bau mengganggu kesehatan. Hilangnya sumber air bersih pada musim panas, membuat sung-

Santri Dukung Jabar Kondusif Bandung, Trans - Terciptanya situasi kamtibmas yang kondusif di wilayah Jawa Barat serta budaya keselamatan berlalu lintas. Mendapat dukungan dari ribuan santri mitra Polri se-Jawa Barat. Sebab, langkah yang dilakukan pihak kepolisian tidak akan berhasil tanpa dukungan dari seluruh lapisan masyarakat. Para santri pun membacakan ikrar bersama. Mereka berharap, langkah itu akan diikuti oleh masyarakat lainnya sehingga tujuan yang diinginkan bisa tercapai. Ikrar santri mitra Polri se-Jawa Barat itu disampaikan dalam kegiatan silaturahmi, tausiah, zikir, dan doa bersama polisi dengan masyarakat santri se-Jawa Barat, di Mapolda Jabar, Jln. Soekarno-Hatta, Kota Bandung, Sabtu (18/5). Kegiatan merupakan bentuk implementasi Polisi Sahabat Rakyat (PSR) guna mendukung budaya keselamatan berlalu lintas, lancarnya pemilukada di Jawa Barat tahun 2013 dan pencegahan terorisme dalam rangka terciptanya situasi kamtibmas yang kondusif di wilayah Jawa Barat. Dalam kegiatan yang diikuti oleh ratusan santri mitra Polri se-Jawa Barat dan perwakilan anggota Polda Jabar serta jajaran polres/polrestabes itu, dihadiri Kapolda Jabar Irjen Pol. Tubagus Anis Angkawijaya beserta Forum Komunikasi Pemerintah Daerah Jawa Barat, Wakapolda Jabar Brigjen Pol. Rycko Amelza Dahniel, serta para pejabat utama Polda Jabar. Acara juga diisi tausiah dari K.H. Abdullah Gymnastiar serta zikir dan doa bersama yang dipimpin oleh Ustaz Arifin Ilham. Kapolda Jabar, Irjen Pol. Tubagus Anis Angkawijaya menyatakan apresiasinya atas dukungan yang diberikan santri mitra Polri se-Jawa Barat. Dukungan itu, katanya, menambah kekuatan Polda Jabar dalam upaya menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif. Anis menambahkan, selain wujud rasa syukur serta implementasi keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT, inti kegiatan juga menjalin persatuan dan kesatuan, serta silaturahmi di antara umat Islam, khususnya antara ulama dan umara di Jawa Ba-

ai dan rawa sedimensi, akibatnya daya tampung air menyusut, kekeringan pada musim panas, kebanjiran dan longsor pada musim hujan. Air sungai tercemar limbah industri, khususnya sungai Citarum, sungai terbesar di Karawang yang berbatasan dengan Kabupaten Bekasi. Sungai ini tercermar berat akibat limbah industry. Dampak langsung terhadap masyarakat, ribuan masyarakat kehilangan manfaat sungai Citarum tidak bisa lagi baik untuk mandi maupun cuci, banyak juga yang kehilangan mata pencaharian. Masalah ini terjadi semenjak

adanya kawasan maupun zona industri di selatan Karawang, belum tersentuh oleh perhatian pemerintah maupun DPRD sampai sekarang ini. Kinerja BPLHD (Badan Pengelolaan Lingkungan Hidup Daerah) dinilai kurang disiplin dalam melakukan pengawasan pencemaran lingkungan hidup, bahkan dikategorikan kehilangan tupoksinya. Supardi Nugaraha dari organisasi masyarakat (ormas) Paguyuban Masyarakat Karawang (Maskar), ketika dikonfirmasi Koran Transaksi di kantornya, Sabtu (18/05), mengatakan bahwa tidak optimalnya kinerja BPLHD sebagai akibat kurangnya pegawai yang sesuai kompetensinya, kurangnya tenaga pengawas lingkungan hidup. Selain itu, tidak ada laboratorium dan tenaga ahlinya (analisis) yang sesuai kebutuhan dan sangat dibutuhkan untuk membuktikan secara ilmiah sebagai dasar kekuatan bukti-bukti pencemaran air, tanah maupun udara di wilayah Kabupaten Karawang. “Maka dari itu Pemerintah Kabupaten Karawang diminta segera menangani adanya pencemaran limbah B3 yang dibuang ke sungai Citarum,” tegas Supardi. | Budi Saputra

Penanggulangan Terorisme Perlu Peran Kepala Daerah

rat. “Lafaz-lafaz zikir, selawat, dan doa yang kita panjatkan, semoga diridai Allah SWT serta setiap upaya, langkah, dan komitmen kita, khususnya dalam mewujudkan situasi kamtibmas yang aman, damai, dan kondusif di Jawa Barat ini dikabulkan-Nya,” papar Anis. Teroris Situasi umum kamtibmas di wilayah Jawa Barat, kata Anis, saat ini sudah cukup aman dan kondusif. Akan tetapi dalam skala tertentu masih diwarnai berbagai gangguan seperti terjadinya kecelakaan lalu lintas menonjol di beberapa wilayah yang mengakibatkan timbulnya korban jiwa. Beberapa kecelakaan di antaranya terjadi di Gekbrong Cianjur yang menewaskan 17 orang, di Ciloto Bogor 17 orang meninggal, 8 orang tewas di Nyalindung Sumedang, 4 di Tasikmalaya, dan 5 di Tol Padaleunyi. “Di samping itu, di wilayah Jawa Barat juga masih terjadi konflik sosial, serta adanya aktivitas teroris yang telah diungkap oleh Polri beberapa waktu yang lalu,” katanya. Oleh karena itu, kapolda mengajak semua lapisan masyarakat untuk sama-sama menjaga situasi kamtibmas yang kondusif. Di antaranya dengan menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas dan membudayakan keselamatan berlalu lintas sebagai kebutuhan. Selain itu, memiliki kesadaran dan kepedulian dalam menjaga keamanan, sehingga dapat terciptanya situasi kamtibmas yang kondusif, terutama menjelang pelaksanaan pilkada di Kabupaten Bandung Barat dan Kota Bandung, serta pemilu tahun 2014. Dalam kesempatan itu, Anis juga meminta bantuan dari alim ulama di Jawa Barat. Ia berharap setiap dakwah yang disampaikan memberikan nuansa menyejukkan serta menyampaikan pentingnya menjaga keamanan bersama. “Terutama dalam mengikis pemahaman terorisme dan radikalisme, serta meluruskan makna jihad sesuai tuntunan Alquran, ihdinashshiroatol mustaqim dan sunah Nabi Muhammad SAW,” tandasnya. | Iwan Bsk

Purwakarta, Trans - Deputi Bidang Pencegahan, Perlindungan dan Deradikalisme Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Mayjen TNI Agus Suryabakti mengatakan, otonomi daerah telah menjadikan kepala daerah disibukan oleh banyak urusan sehingga kurang memperhatikan masalah radikalisme dan terorisme yang ada di daerahnya. “Inilah yang jadi masalah. Dengan adanya otonomi daerah, kepala daerah ini banyak sekali kerjaannya, padahal ada inpres yang baru ditekan presiden yang menekankan peran serta kepala daerah dalam penanggulangan teroris,” ujarnya kepada wartawan seusai membuka acara pemberdayaan santri dalam penanggulangan terorisme di Komplek Mesjid AnNuriyah, Yayasan Akasyah, di Desa Selaawi, Kec. Pasawahan, Kab. Purwakarta, Sabtu (18/5/ 2013). Dalam inpres No. 2 Tahun 2013 tentang penanganan ganguan keamanan dalam negeri

FOTO | IST

Agus Suryabakti, Deputi Bidang Pencegahan, Perlindungan dan Deradikalisme BNPT Mayjen TNI.

itu presiden antara lain menginstruksikan para gubernur, bupati dan walikota sebagai Ketua Tim Terpadu Tingkat Daerah untuk menyusun rencana aksi terpadu di daerahnya dengan berpedoman pada rencana aksi terpadu nasional, mengkoordinasikan pelaksanaan peningkatan efektivitas penanganan gangguan keamanan di daerahnya, segera memberikan penjelasan kepada publik

mengenai terjadinya gangguan keamanan di daerahnya, serta melaporkan pelaksanaannya kepada Menko Polhukam. “Kita harapkan berangkat daridaerah-daerah,” ujarnya. Agus menegaskan, Indonesia itu sangat luas sehingga tanpa kerjasama dengan daerah-daerah akan sulit memberantas terorisme. “Maka kita sangat berharap sekali adanya peran daeri daerah-daerah ini. Karena selain ada tim terpadu, juga kita berdayakan masyarakat dengan membentuk forum koordinasi pencegahan terorisme yang melibatkan para tokoh masyarakat, akademisi, para santri, pelajar, dan mahasiswa. Juga kita libatkan ormas pemuda dan perempuan,” ujarnya. Katanya, dari hasil penelitian. Jawa Barat termasuk salah satu daerah tempat beroperasi teroris, Banten, Jawa Tengah, dan Sulawesi. “Tapi bukan berti daerah-daerah lainnya tidak kita waspadai, sama kita waspadai juga,” pungkasnya. | Iwan Bsk

Cheska Tawarkan Kelola Sampah Bandung, Trans - Republik Cheska menawarkan kerja sama pengelolaan sampah pada Pemprov Jabar melalui Menteri Lingkungan Hidup Rep. Cheska, Thomas Chalupa saat bertemu Gubernur Jabar, Ahmad Heryawan di Gedung Sate, Jln. Diponegoro Bandung, Jumat (17/5). Menurut Heryawan, Cheska sebagai negara yang terlebih dulu mengelola lingkungan dengan baik, pihaknya menyambut baik tawaran tersebut. “Kita sambut baik tawaran itu. Meski persampahan ini awalnya urusan wajib kabupaten/kota dan leading sectornya ada di kabupaten/kota,” ungkapnya. Dikatakan, Rep. Cheska

sudah membawa konsep teknologi serta masterplan dalam kerja sama tersebut dan yang pasti berkaitan dengan bidang eknonomi dan teknologi di bidang pengelolaan sampah. Tapi, hal ini baru sebatas penawaran. Diakuinya, pengelolaan sampai memerlukan investasi yang cukup besar dan pengelolaan sampah di Rep. Cheska berbeda dengan di Indonesia, khususnya Jabar. Di Rep. Cheska pendapatan masyarakatnya sudah tinggi sehingga mereka bersedia membayar retribusi sampah. “Di sinilah bedanya dengan kita di mana pengelolaan sampah murni di APBD dan APBN. Paling kalaupun ada

bayar sampah, di lingkungan masing-masing,” ujarnya. Heryawan juga menerima kunjungan Duta Besar Singapura untuk Indonesia, Anil Kumar Nayar. Kunjungan ini untuk menanyakan kondisi Jawa Barat. Terlebih, tahun ini sering disebut banyak pihak sebagai tahun politik bagi Indonesia. “Kepada dubes tadi saya pastikan Jawa Barat dan Indonesia kondisinya aman dan kondusif, meski kemarin banyak ditangkap terduga teroris dan tahun ini disebut-sebut sebagai tahun politik,” kata Heryawan yang sebaliknya menilai 2013 ini bukanlah tahun politik. | Arso


TRANS JATIM

HALAMAN 13

KORAN TRANSAKSI THN 13

NO. 269. ‰ TH XIII SENIN, 20 MEI - 2 JUNI 2013

Perbaikan Jalan Nasional | Jatim Kecipratan Rp 1,2 Triliun Surabaya, Trans - Pemerintah harus ekstra keras memantau kerusakan jalan-jalan nasional di Jawa Timur, pasalnya kementerian pekerjaan umum telah mengalokasikan dana sebesar Rp 1,2 triliun untuk pemeliharaan, pembangunan, dan peningkatan struktur jaringan jalan nasional sepanjang 2.000 km. Dana tersebut merupakan bagian dari total Rp 3,6 triliun untuk perbaikan dan perawatan jalan sepanjang 3.569 kilometer (km). Untuk Ja-

tim, dana tersebut terbilang kecil dibandingkan dengan provinsi lain seperti Jawa Tengah yang mendapatkan alokasi dana perbaikan jalan sebesar Rp 2,1 triliun untuk jalan nasional sepanjang 1.200 KM. Sementara Jogjakarta mendapatkan alokasi Rp 400 miliar untuk jalan sepanjang 369 km. Kepala Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional V, Masrianto mengatakan, alokasi untuk Jawa Timur lebih kecil dikarenakan disesuaikan

dengan kondisi jalan dan kerawanan akan ketahanan jalan itu sendiri. “Jalan pantura di Jawa Tengah menanggung beban yang berat karena dilalui kendaraan besar, sehingga dana perbaikan dan pembangunan jalannya juga lebih besar, ditambah perbaikan untuk jalan lintas tengah dan selatan Jawa Tengah,” ujarnya di Surabaya, Jumat (17/5). Dari dana itu, pemerintah provinsi Jawa Timur merencanakan untuk

10 macam kegiatan dari total jalan sepanjang 2.107,26 km dan jembatan nasional, diantaranya pemeliharaan rutin jalan sepanjang 1.823,72 km, pemeliharaan rutin jembatan sepanjang 15.334,80 m, pemeliharaan berkala jalan sepanjang 61,67 km, pemeliharaan berkala jembatan sepanjang 390 m, pergantian jembatan 135 m, pelebaran jalan sepanjang 143,13 km, pembangunan jalan baru sepanjang 10 km, pembangunan jembatan baru sepanjang 403,86 m

dan pembangunan Fly Over/underpass sepanjang 352 m. “Kita berharap dana sebesar itu bisa terserap semua untuk jalanan nasional, sehingga tidak ada lagi kondisi jalan yang bolong-bolong atau rusak,” terangnya. Di sisi lain, PT Jasa Marga juga telah mengalokasikan dana sebesar Rp 8 triliun untuk proyek empat jalan tol di Jawa Timur. Proyek itu meliputi jalan tol Gempol-Pandaan yang saat ini proses pembangunannya sudah

Pembangunan Lapangan Terbang Di Kabupaten Blitar Tertunda Angan-angan Pemkab Blitar segera miliki lapangan terbang gagal. Padahal, penyusunan master plan sudah dilelang, tinggal menunggu penetapan pemenang. Blitar, Trans - Angan-angan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Blitar gagal untuk memiliki lapangan terbang komersial yang berlokasi di wilayah Kecamatan Ponggok, dengan rencana menempati areal milik TNI-AU seluas 32 hektar dan lahan milik warga sebanyak 75 KK. Untuk pembangunan lapangan terbang di Kecamatan Ponggok itu, sampai sat ini Lanud

Gubernur Jatim saat dikonfirmasi Wartawan.

FOTO | FAUZI

Iswahyudi Madiun selaku pemilik atau penguasa kawasan udara belum memberikan ijin kepada Pemprov Jatim maupun Pemkab Blitar. Ironisnya, Pemkab Blitar telah mengalokasikan dana dari APBD Kabupaten Blitar tahun 2013 sebesar Rp.668 juta untuk Paket Pekerjaan Jasa Konsultasi Penelitian (Penyusunan Masterplan Bandar Udara Kab Blitar). Paket tersebut sudah dilelang di LPSE Kabupaten Blitar. Sesuai jadwal, tanggal 18 Mei,

sudah sampai pada tahap Evaluasi Teknis, tanggal 20 Mei Pemberitahuan/Pengumuman Peringkat Teknis. Paket Penyusunan Masterplan Lapter tersebut diikuti oleh 25 peserta. Gagalnya pembangunan lapangan terbang yang dilakukan pada tahun 2013 ini, menurut Gubernur Jatim H. Soekarwo di sela-sela acara Bulan Bakti Gotong Royong, karena pihak Lanud Iswahyudi masih keberatan. “Pemprov Jatim sampai saat

ini masih melakukan pendekatan kepada Dan Lanud Iswahyudi,” ujar Pakde Karwo, panggilan akrab gubernur. Pihak Lanud Iswahyudi beralasan bahwa lahan seluas 32 ha milik TNI AU yang rencananya akan dijadikan kawasan lapangan terbang komersil oleh Pemerintah Provinsi Jawa Timur dan Pemkab Blitar tersebut merupakan area pelatihan tempur yang harus steril dari aktifitas sipil. “Hingga saat ini belum ada

kesepakatan resmi antara Pemprov Jatim dan Pemkab Blitar dengan TNI- AU mengenai penggunaan lahan tersebut, meskipun informasi sebelumnya TNI AU telah menyetujui pemanfaatan lahan tersebut dengan sistem pinjam pakai,” ujarnya. Dimungkinkan rencana pembangunan lapangan terbang yang digagas Pemkab Blitar sejak tahun 2012 itu akan ditunda sampai mendapatkan ijin resmi dari TNI AU. Untuk di Blitar, pengendalian administrasi lokasi calon lapangan terbang di bawah kewenangan Lanud Abdurrahman Saleh Malang. Namun wilayah udaranya sebagai kawasan pesawat tempur di bawah kewenangan Lanud Iswahyudi. Pihak Iswahyudi masih mengkaji jarak aman lapangan terbang dengan kawasan tempur. Jika nantinya memang dinilai mengganggu keamanan nasional, tentunya tidak akan dilanjutkan. “Kami berharap penundaan. Kalau enggak bisa tahun ini, ya bisa tahun depan,” jelas Gubernur Jatim. | Fauzy

Didemo GPI, Pakde KarwoTerlihat Grogi Blitar, Trans - Masih teringat jelas di benak masyarakat tentang hilangnya Gunung Kelud dari pangkuaan Kabupaten Blitar pasca terbitkannya SK 188/ 133/KPTS/013/2012 yang dikeluarkan oleh Gubernur Jawa Timur H Soekarwo, Februari 2012 lalu. Ya, peristiwa tersebut masih jelas dalam ingatan warga masyarakat dan seluruh lapisan masyarakat Kabupaten Blitar. Bahkan, tidak pernah dilupakan sampai kapanpun tentang lepasnya gunung yang konon menurut cerita para sesepuh ditunggui oleh makhluk gaib bernama Lembu Suro itu. Keberadaan Gunung Kelud tidak bisa dipisahkan dari kehidupan masyarakat secara turun-temurun. Gunung Kelud merupakan simbol dari Kabupaten Blitar. Mengingat begitu berartinya Gunung Kelud bagi masyarakat Kabupaten Blitar, kedatangan Gubernur Jawa Timur yang akrab disapa Pakde Karwo ke Kabupaten Blitar Rabu 15/05 dalam rangka membuka Pencanangan Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM) X, tidak disia-siakan oleh lapisan

masyarakat Kabupaten Blitar. LSM Gerakan Pembaharuan Indonesia (GPI) dan Massa Bledug Kelud, yang dikenal sangat getol berjuang pasca keluarnya SK 188, agar Gunung Kelud kembali ke pangkuan Bumi Bung Karno, Kabupaten Blitar. GPI dengan ratusan massa Bledug Kelud beberapa waktu lalu, juga telah berangkat ke Mendagri. Dalam sambutan pencanangan BBGRM, Gubernur Jatim H Soekarwo memang menyinggung tentang sengketa Gunung Kelud antara Kabupaten Blitar dengan Kabupaten Kediri. Dia mengajak agar masyarakat Kabupaten Blitar mengedepankan budaya musyawarah dan mufakat. Pakde Karwo menegaskan status Gunung Kelud kembali ke nol. Dia mengharapkan kepada Bupati Blitar, Wakil Bupati dan Ketua DPRD, setelah tanggal 20 Mei, agar mengajak delegasi masyarakat Kabupaten Blitar untuk bertemu dengan dirinya di Surabaya. “Minum kopi sambil rokokan daripada disini tidak bagus karena udaranya panas,” ujar Pakde Karwo. Dikonfirmasi wartawan soal

masalah Gunung Kelud, saat meninjau stand–stand pameran di lokasi pencanangan BBGRM, Pakde Karwo mengatakan, jauh sebelum keputusan PTUN disampaikan, saat proses mediasi perselisihan batas Gunung Kelud masih ditangani pemerintah propinsi, Gubernur Jawa Timur sudah menetapkan bahwa kawasan Gunung itu berada pada posisi status quo. “Nanti secara resmi, saya akan mengirimkan surat kepada Bupati Kediri untuk secepatnya melepaskan pengelolaan kawasan Gunung Kelud yang dijadikan sebagai objek wisata, karena masih dalam sengketa,” katanya. Untuk itu, menurut gubernur, pemerintah propinsi akan kembali memfasilitasi Kabupaten Blitar dan Kabupaten Kediri untuk menyelesaikan perselisihan batas kawasan Gunung Kelud, untuk menghindari gesekan antara kedua pemerintah daerah. Menanggapi pernyataan yang dilontarkan Pakde Karwo, Joko Prasetyo selaku Ketua GPI yang ditemui oleh Koran Transaksi di sekitar lokasi pencanangan BBGRM X, mengatakan bahwa Pakde Karwo mengetahui

bahwa masyarakat Kabupaten Blitar tidak terima atau marah dengan Keputusan Gubernur yang dituangkan dalam SK.188/ 133/KPTS/013/2012 pada bulan Februari 2012 lalu. “Secara otomatis keberadaan SK 188/133/KPTS/013/2012 tersebut sangat menguntungkan pihak Kabupaten Kediri, sehingga Kabupaten Kediri hingga sekarang sangat leluasa membangun sarana dan prasana wisata di kawasan Gunung Kelud,” ujarnya. Perlu diketahui, GPI dan Massa Bledug Kelud tidak bisa menyampaikan orasi dan bertatap muka secara langsung dengan Gubernur Jawa Timur Soekarwo, karena dihalau oleh aparat keamanan, agar tidak bias memasuki lokasi acara BBGRM. Joko menegaskan, GPI menuntut agar Gubernur Jatim Soekarwo mencabut atau membatalkan SK 188 tersebut dengan SK baru. Sebab, SK 188 yang dibuat Gubernur Jatim secara hukum ketatanegaraan masih mempunyai kekuatan hokum. “Gubernur Jatim jangan hanya asal ngomong doing. Kalau kasus sengketa Gunung Kelud kembali ke nol lagi, tanpa mau

mencabut SK 188 itu. Kami minta gubernur memberikan apa yang menjadi hak warga Kabupaten Blitar. Bahwa Gunung Kelud milik Kabupaten Blitar bukan Kabupaten Kediri,” teriak Joko. Jika tuntutan itu tidak dipenuhi, kata Joko, pihaknya akan menggugat Pemkab Kediri tentang penggunaan anggaran untuk pembangunan insfasrtruktur di kawasan Gunung Kelud. “Anggaran itu diberikan oleh Pemprov Jatim kepada Pemkab Kediri. Sesuai aturan, itu sudah menyalahi,” tegasnya. Wakil Bupati Blitar H. Rijanto, MM ketika dikonfirmasi Koran Transaksi (17/05) tentang pernyataan Gubernur Jawa Timur terkait masalah sengketa Gunung Kelud, mengatakan bahwa pihak Pemkab Blitar sementara ini masih menunggu kabar dari Pemerintah Provinsi Jatwa Timur. “Kapan Gubernur Jatim bisa menerima delegasi dari Kabupaten Blitar. Tapi setelah tanggal 20 Mei seperti yang dijanjikan oleh Bapak Gubernur belum ada kabar dari Pemprov Jatim. Baru Pemkab Blitar yang akan menanyakan kepada Bapak Gubernur,” kata H Rijanto MM, sambil memasuki mobil dinasnya. | Fauzy

Pemkab Blitar Naikkan Beberapa Tarif Restribusi Jasa Usaha Blitar, Trans – Tahun 2013 ini, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) menaikkan beberapa tarif restribusi daerah, seperti restribusi pemakaian kios terminal Wlingi dan terminal Brongkos, restribusi tempat rekreasi dan olahraga kawasan wisata Olak-Alen Kec. Selorejo, dan tarif restribusi penjualan produksi usaha daerah untuk jenis ikan nila. Kenaikan beberap tariff tersebut sesuai dengan Peraturan Bupati Blitar No. 23 Tahun 2013, tanggal 15 April, tentang Perubahan Atas Tarif Retribusi Jasa Usaha. Ada pun pertimbangan dari peraturan ini dilakukan berdasarkan hasil evaluasi dan peninjauan dari berbagai sektor, juga memperhatikan indeks harga, serta perkembangan perekonomian dan target pendapatan

H. Ismuni Kadispenda Kabupaten Blitar.

Kabupaten Blitar Tahun 2013. Misalnya, penerapan kenaikan tarif retribusi portal masuk kawasan Olak-Alen Kecamatan

FOTO | FAUZI

Selorejo akan mulai diberlakukan bulan Mei 203. Seperti diungkapkan Kepala Dinas Pendapatan Kab. Blitar H. Ismu-

ni, setelah melalui proses pembahasan dan diajukan ke Bupati, maka Peraturan Bupati Blitar yang salah satunya mengatur kenaikan tarif retribusi Olak-Alen tersebut sudah dapat diberlakukan. “Kenaikan retribusi portal masuk kawasan Olak-Alen ini hanya untuk kendaraan roda empat saja, yakni sebelumnya Rp 1.000 menjadi Rp 2.000. Ini pun hanya berlaku untuk kendaraan dari arah Blitar, sedangkan retribusi portal masuk kendaraan dari arah Kabupaten Malang dikelola oleh Perum Jasa Tirta, yang juga memberlakukan tarif sama,” ujarnya. Namun, H Ismuni mengatakan bahwa penerapan kenaikan tarif itu tergantung kepada SKPD yang berkaitan langsung dengan penarikan retribusi di

kawasan wisata, yaitu Dinas Pemuda Olah Raga Kebudayaan dan Pariwisata (Porbudpar). “Selain retribusi portal masuk kawasan wisata Olak-Alen, Perbub No. 23 Tahun 2013, juga mengatur tentang retribusi terminal yang ditangani Dinas Perhubungan Kominfo, dan retribusi hasil perikanan yang ditangani oleh Dinas Perikanan dan Kelautan,” ungkap Ismuni Kepala Dinas Pemuda Olah Raga Kebudayaan dan Pariwisata, Suwandito, ketika dikonfirmasi oleh Koran Transaksi (15/05), mengatakan bahwa pihaknya akan melakukan kordinasi dengan pihak terkait, termasuk juga dengan anak buahnya yang selama bertugas menarik restribusi di Kawasan Wisata Olak-Alen dan yang pasti pada bulan Mei 2013 ini. | FAUZY

berjaan 99,03 persen, Gempol-Pasuruan 82%, Surabaya-Mojokerto 61% dan relokasi Porong-Gempol masih menyisakan Kejapanan - Gempol sudah mencapai 87%. “Beberapa ruas memang terkendala pembebasan lahan, kami berharap dapat diselesaikan sesuai dengan jadwal yang direncanakan,” jelas Direktur Pengembangan Usaha Jasa Marga, Abdul Hadi, Jumat (17/5). | Fauzi

Gubernur Jatim, Sukarwo:

Hidupkan Sikap Gotong-Royong

FOTO | FAUZI

Gubernur Jatim Soekarwo.

Blitar, Trans – Dalam upaya membangkitkan kembali semangat gotong-goyong di tengah masyarakat yang kini tengah memudar, Gubernur Jawa Timur DR Sukarwo mencanangkan Bulan Bhakti Gotong-Royong Masyarakat X dan Hari Kesatuan Gerak PKK ke 41. Kegiatan akbar yang dihadiri oleh Bupati dan Walikota bersama Ketua Tim Penggerak PKK Kab/Kota seJawa Timur serta jajaran Muspida Kabupaten Blitar, beserta tokoh masyarakat tersebut, dipusatkan di Kecamatan Kanigoro Kabupaten Blitar, Rabu (15 Mei 2013). Dalam acara yang mengambil tema “Bangkitkan Semangat Gotong Royong Gerakan Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga Menuju Masyarakat Mandiri dan Sejahtera” itu, Gubernur Jawa Timur DR Sukarwo mengatakan bahwa membangkitkan kembali semangat gotongroyong itu sangat penting, karena sikap gotong-royong merupakan budaya masyarakat Jawa Timur khususnya dan masyarakat Indonesia pada umumnya. Gubernur mencontohkan, beberapa hal yang dilupakan dalam konsep pedesaan. “Dahulu, kepala Desa sebagai ketua adat setiap bulan Suro mengadaan rapat yang namanya udar gelung, untuk membicarakan bagaimana caranya membangun desa. Konsep musyawarah menjadi bagian dari keputusan pada waktu itu,” ujar Gubernur Jatim yang akrab disapa Pakde Karwo itu. Kepala desa, kata Pakde Kawo, bisa mengundang rakyatnya memakai sarana kentongan sebagai isyarat. Salah memukul kentongan bisa menjadi bencana. Jika kentongan dipukul titir lima kali, ada rojopati dipukul empat kali-empat kali pertanda ada orang gantung diri. Jika dipukul berturut-turut berulang kali sebagai tanda masyarakat untuk berkumpul, karena ada hal penting yang harus disampaikan. “Ini sebagai simbolik yang dilakukan oleh orang pada waktu itu. Simbolik-simbolik itu merupakan kearifan lokal. Rapat yang dinamakan udar gelung itu dimusyawarahkan untuk mencari mufakat. Di pondok-pondok pesantren di gandok kiri dan kanan masjid, digunakan tempat musyawarah untuk membicarakan masalah sosial, agama dan sebagainya. Jadi, musyawarah untuk mufakat. Pemimpin mengambil kebijaksanaan melalui musyawarah bukan melalaui suara terbanyak. Musyawarah mufakat merupakan sari pati gotong-royong. “Ini nilai, ini pemikiran filsafat, ini pemikiran tasauf, maka ada yang namanya gugur gunung, ada gotong-royong. Dulu membangun rumah itu gotong-royong, kerja bakti. Mengapa hal ini penting bagi kita semua, karena jati diri gotong-royong adalah filsafat dari kemanusiaan yang adil dan beradab, menghargai harkat dan martabat bangsa. Semua memakai konsep kekeluargaan, maka Pancasila sebagai sikap dasar dengan Bhineka Tunggal Ika,” katanya. Hal senada disampaikan oleh Bupati Blitar H. Herry Noegroho, SE, MH, bahwa semangat gotong-royong harus dibangkitkan kembali, karena sikap gotong-royong merupakan simbol kebersamaan dalam hidup dan bermasyarakat. “Dengan sikap kebersamaan menyelesaikan masalah bisa diselesaikan melalui jalan musyawarah, tidak harus melalui gontok-gontokan, dan gegeran. Dengan ini kami cetuskan semboyan “Segoro”, dengan semangat gotong-royong kita bangun Blitar dengan melaui musyawarah gotong-royong,” kata Bupati Blitar. Pencanangan Bulan Bhakti Gotong-Royong X dan Hari Kesatuan Gerak PKK ke 41 tingkat Provinsi Jawa Timur yang dipusatkan di Kabupaten Blitar juga ditandai dengan pemukulan kentongan oleh Gubernur Jawa Timur DR Sukarwo yang didampingi oleh Bupati Blitar H Herry Noegroho SE MH. Pembacaan ikrar gotong-royong yang dibacakan oleh para pemuda lintas, agama, profesi, sosial dan budaya dengan judul “Segoro” yang diterjemahkan sebagai simbol semangat gorong-royong. Sebagai pemuncak rangkaian kegiatan pencanangan BBGRM Provinsi Jawa Timur di Kabupaten Blitar, digelar pameran akbar produk ungulan Kabupaten Blitar selama lima hari, 15 hingga 19 Mei 2013 di area calon pusat Pemerintahan Kabupaten Blitar di Kecamatan Kanigoro. | Fauzy

WARTAWAN PROFESIONAL TUNJUKAN JATI DIRI Provinsi Sumatera Selatan : Tabrani (Kepala), Nas H (Wakil). Biro Blitar : Fauzy Effendy


TRANS SUMBAR

HALAMAN 14

KORAN TRANSAKSI THN 13

NO.269. ‰ TH XIII SENIN, 20 MEI - 2 JUNI 2013

Jeffrie Geovanie-Kapitra Ampera Masuk Tim IJP-JOSS FOTO | SH

Ketua Forikan tebar 2 ribu ekar benih Ikan Nila di kolam ikan Tk Pembina.

Forikan Agam Tebarkan 2 Ribu Benih Ikan Nila Di Tk Pembina

Rosiana Silalahi, Nurul Arifin, Mutia Hafid, Yudi Chrisnandi, Fadli Zon dan Budiman Sudjatmiko bisa dihadirkan di Kota Pariaman.

Agam, Trans - Untuk sukseskan Gerakan Agam Menyemai di Kabupaten Agam, Ketua Forikan Ny Yennovita menyebarkan 2 ribu benih ikan nila di kolam TK (Taman Kanak-kanak) Pembina I Lubuk Basung. Setelah melakukan Sosialisasi Gemar Makan Ikan kepada murid TK dan Kelompok Bermain Pembina, Ny Yennovita menyerahkan dan tebarkan 2 ribu benih ikan nila ke kolam Tk Pembina I Lubuk Basung, ungkap Ketua Forikan Agam Ny.Yennovita Indra Catri, Rabu (15/5). Ny Yennovita menambahkan, banyakkya mengkonsumsi ikan, selain memakannya agar tubuh sehat dan kuat peliharalah ikan di kolam ini dengan baik agar berguna nanti untuk para murid dan guru di TK. Pembina ini. Ny.Yennovita mengingatkan, untuk selalu merawat, membersihkan kolam ikan ini dan jangan lupa pelihara dan rawat ikan ini dengan memberinya makan pada waktunya. Ny.Yennovita berharap bantuan ikan ini bisa membantu para murid untuk membiasakan merawat ikan, mengkonsumsi ikan, sehingga nantinya kita bisa menciptakan generasi penerus yang sehat dan berotak pintar. Sementara itu Kepala Sekolah TK. Pembina I Lubuk Basung Wid Dafrines, sangat bangga dan senang sekali ditunjuk oleh ketua Forikan Agam untuk menyelenggarakan sosialisasi dan. “Kami juga mendapatkan bantuan benih ikan nila, semoga apa yang dilakukan Ketua Forikan ini berguna dan bermanfaat untuk anak didiknya di masa yang akan datang,” ujarnya. | SH/Uci

Pariaman, Trans - Indra J Piliang dan Jose Rizal (IJP-JOSS) menjadi pasangan pertama calon Walikota dan Wakil Walikota Pariaman yang mendaftarkan diri ke KPU (11 Mei 2013). Pasangan ini pun telah merilis sejumlah tokoh yang tergabung dalam Tim Kampanye mereka. Ditemui di Posko Pemenangan, di Jawi-Jawi Pariaman, IJPJOSS menyatakan sejumlah nama yang berkiprah di tingkat nasional telah bergabung. Diantaranya Andrinof A Chaniago (Dosen UI, Pengamat Kebijakan Publik), Fahira Idris (Pengusaha, Aktivis Perempuan) dan Efendi Ghozali (dosen UI, pakar Komunikasi Politik). Selain sejumlah nama tersebut, yang mengejutkan, masuknya nama Jeffrie Geovanie

Promosi Produk Kerajinan Agam Melaju

Agam, Trans - Saat ini banyak isu yang berjalan di tengah masyarakat. Para pejabat kehumasan pemerintah pun diminta untuk menyajikan berita informasi yang berimbang ke tegah publik, memanfaatkan perkembangan tekonologi. “Informasi itu harus sampai cepat, efektif dan berimbang, serta berkualitas,” Ketua Bakohumas Republik Indonesia Freddy H.Tulung, saat membuka Bimbingan Teknis (Bimtek) Bakohumas 2013 di Aula The Hills Bukittinggi Hotel Convention, Selasa (7/5). Menurutnya, selain 5W+1H, berita atau informasi yang disampaikan oleh Humas Pemerintah itu harus mengandung 3 E + 1 N (Educating , Empowering, Enlightening, Nasionalis) yaitu harus mengandung unsur-unsur pencerahan, bermanfaat dan mengandung pendidikan. “Dulu ada jurang pemisah antara pembuat berita dan penikmat berita sehingga informasi berita itu kurang menyambung dan tidak sampai sasaran, saat ini dengan kecanggihan teknolgi informasi tidak ada pemisahan lagi, sehingga infor-

Agam, Trans - Untuk mempromosikan potensi dan peluang produk, pengrajin Kabupaten Agam melaju ke dua event, yakni Batam Expo dan Pekan Raya Jakarta (PRJ). Pengrajin yang akan berangkat ke Batam Expo seperti pengrajin perak dan sulaman. Merekan akan diberangkatkan pada tanggal 30 Mei sampai 3 Juni tahun 2013. Sedangkan di berangkatkan ke PRJ tanggal 6 Juni sampai 7 Juli 2013 adalah pengrajin sulaman, bordir, makanan, dan anyaman. “Produk pengrajin Kabupaten Agam sudah dikenal di daerah lain, maka kami akan terus berikan dukungan pada pengrajin untuk ditingkatkan lagi kualitas produknya,” kata Kabid UMKM Dinas Koperindag Agam Syafrizal, S.Sos, Senin (13/5). Disamping itu, pihaknya juga akan berikan pembinaan, seperti menambah potensi, pelatihan, dan pelelangan produk. “Saya berharap pengrajin yang lainnya juga bisa melaju ke daerah lain untuk melakukan promosi produk, yang sudah dikembangkannya di Kabupaten Agam ini,” ujarnya. | SH/Uci

W ART A WAN PROFESIONAL ARTA TUNJUK AN JA TI DIRI TUNJUKAN JATI Perwakilan Sumatera Barat : Amir Husin Koto (Kepala Perwakilan), Bastani Nazar, Syahrul Hamidi Koto, Sudirman Dt. Rky Endah

FOTO | BAS

Indra J Piliang dan Jose Rizal (IJP-JOSS) menjadi pasangan pertama calon Walikota dan Wakil Walikota Pariaman yang mendaftarkan diri ke KPU (11 Mei 2013).

dan Kapitra Ampera dalam Tim Kampanye IJP-JOSS. Sebagaimana diketahui, Jeffrie Geovanie dan Kapitra Ampera merupakan calon Gubernur Sumbar 2005 yang saling berlawanan kala itu. “Nah, untuk IJPJOSS kali ini, mereka bersatu” tutur Indra Jaya Piliang tersenyum didampingi wakilnya, Jose Rizal. Menurut IJP, dirinya

terus menjalin komunikasi dengan kedua tokoh tersebut, “Tidak kali ini saja. Jeffrie itu sahabat suka duka saya, kalau Uda Kapitra itu kakak ambo, acap beri nasehat.” Jeffrie Geovanie adalah seorang pengusaha dan politikus. Saat ini menjadi calon anggota DPD RI. Sebelumnya sempat duduk di DPR RI melalui Partai

Golkar. Sedangkan H. Kapitra Ampera SH, MH terus menggeluti dunia hukum. Ia juga merupakan pengacara kondang yang juga akrab di kalangan artis. “Mereka semua duduk di Dewan Pakar Tim Kampanye kami” ujar Jose Rizal menambahkan. “Sedangkan ketua Tim Kampanye kami adalah Bapak Drs. Asril R. Alhamdulillah, beliau

bersedia dan siap untuk memimpin tim, kami berdua langsung datang ke kediaman beliau beberapa hari lalu.” Drs. Asril R merupakan pensiunan PNS yang juga merupakan Pamong Senior. Jabatan terakhirnya adalah Kepala Dinas Catatan Sipil dan Kependudukan Kota Pariaman. Asril R juga pernah menjabat sebagai Camat Pariaman Tengah, Kabag Kesejahteraan Sosial, dan Kepala Badan Kepegawaian. Sebagai wakil ketua adalah Zulbahri SH, praktisi hukum yang berkiprah di Kota Pariaman. “Saat ini sejumlah tokoh yang juga sahabat saya seperti Rosiana Silalahi, Nurul Arifin, Mutia Hafid, Yudi Chrisnandi, Fadli Zon dan Budiman Sudjatmiko Insya Allah juga bisa dihadirkan di Kota Pariaman.” “Kita buat dialog. Sedang dicarikan jadwal dan temanya,” ungkap IJP yang juga Ketua Badan Litbang Golkar pusat ini. “Bahkan saya sedang mengupayakan guru saya, Bapak Jusuf Kalla juga bersedia datang ke Pariaman, doakan saja,” kata Ketua Alumni SMA 2 Pariaman ini sembari kembali tersenyum optimis. | Bas

Informasi Humas Pemerintah Harus Mengandung 3E + 1N masi berita itu sampai ke sasaran yang diinginkan,” jelasnya. Pejabat kehumasan harus mampu menjembatani dan mengisi kekosonggan sebuah berita atau informasi yang sedang berkembang. Jadi, ada cover berita atau berita berimbang, sehingga publik atau masyarakat bisa memahami dengan baik. “Jadi setiap kehumasan masing-masing daerah harus mempunyai media online sebagai media informasi pemerintah daerah yang berisikan berita atau informasi tentang perkembangan pembangunan daerah tersebut,” ujarnya. Freddy berharap dengan dilaksanakannya bimtek ini, seluruh pejabat kehumasan daerah ikut berperan dan bertanggungjawab dalam menyediakan informasi yang berimbang ke dalam media di runag publik dalam menyebarkan informasi perkembangan daerahnya. Sebelumnya, Drs Hendra Purnama MS selaku Ketua Panitia Penyelenggara melaporkan, peserta berjumlah 75 peserta dari Humas seluruh Indonesia, bimtek berlangsung selama dua hari mulai tanggal 7

sampai 8 Mei 2013 di The Hills Bukittinggi Hotel Convention, Sementara itu, Kabag Humas Kabupaten Agam, Monisfar, S.Sos mengatakan, sangat menyambut baik bimtek ini diadakan, sehingga yang idealnya mengikuti bimtek ini hanya satu orang, panitia Bakohumas memfasilitasi peserta dari Kabupaten Agam sebanyak dua orang, yakni Kabag Humas sendiri dan staf Subag Pemberitaan dan Media Massa, yaitu Reporter Media Center Andre Wijaya. Hal itu dilakukan, guna meningkatkan sumber daya manusia di kehumasan sendiri dalam menulis dan mempublikasikan berita ataupun informasi sekaligus penghargaan itu Agam Media Center (AMC) sebagai Media Onlinenya Pemerintah Kabupaten Agam. Humas Pemkab Agam melalui AMC diharapkan akan menyajikan informasi dan berita tentang pembangunan daerah sesuai yang dipaparkan dalam bimtek ini serta mengembangkannya di Kabupaten Agam yaitu menambahkan 3E+1N.

Raskin Lancar, Keluarga Miskin Terbantu Agam, Trans - Pendistribusian beras untuk keluarga miskin di Kabupaten Agam, Sumatera Barat, selama ini lancar tanpa kendala berarti, baik dari segi kualitas, kuantitas serta ketepatan waktu pendistribusian. Kepala Bagian Perekonomian di Sekretariat Daerah Pemkab Agam Hendri G mengatakan, sejauh ini tidak ditemukan keluhan dari rumah tangga sasaran penerima manfaat (RTSPM) terhadap pelayanan Raskin di 16 kecamatan. “Dari segi pemberdayaan masyarakat, penerima raskin di Agam, dapat terlihat bahwa Program Raskin dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi masyarakat,” katanya. Ia mengatakan, jumlah raskin yang dibagikan untuk satu tahun mencapai total sebanyak 4.722.300 kg pada tahun 2013 dan pendistribusi raskin sesuai permintaan yang telah ditentukan. “Pendistribusian ini merupakan keberhasilan dari upaya Tim Penanggulangan Kemiskinan Kabupaten Agam,” tambahnya Pada kesempatan itu, pembagian raskin semua berjalan lancar baik uang setoran pengganti harga raskin di 16 kecamatan yang dibagikan lancar sesuai jadwal, dan kualitasnya lebih baik sesuai harapan.

| SH/Uci

| SH/Uci

BIS Sekolah Untuk Pariaman Oleh Indra Jaya Piliang, Ketua Umum Alumni SMA 2 Pariaman

S

alah satu masalah yang muncul di Kota Pariaman adalah banyaknya orang tua murid yang mengeluh soal kendaraan bagi anak-anak mereka yang sekolah. Jarak sekolah dengan rumah lumayan jauh, terutama akibat tidak semuanya bisa dicapai lewat jalur angkutan umum. Orang tua akhirnya memilih untuk mengantarkan anaknya, bagi yang punya kendaraan. Yang lainnya, menyewakan ojek untuk sampai ke sekolah. Namun, ada masalah yang lebih besar, yakni orang tua terpaksa membelikan anak-anaknya sepeda motor. Tidak jarang terjadi pertengkaran antara anak dan orang tua. Demi menyekolahkan anak-anaknya, orang tua mengalah. Bisa dibayangkan berapa ongkos yang harus dikeluarkan untuk biaya bahan bakar, perawatan, belum asuransi kecelakaan. Beberapa kali saya datang ke rumah sakit di Kota Pariaman, untuk menjenguk korban kecelakaan lalu lintas. Bahkan, saya juga menghadiri pemakaman seorang anak

sekolah yang meninggal karena kecelakaan. Keberadaan sepeda motor membawa aktivitas lanjutan, dari sekadar jalan-jalan di pantai Pariaman atau ke wilayah lain, sampai trek-trekan di malam hari. Calon Wakil Walikota saya, Jose Rizal, ketika menjadi Kepala Satpol Polisi Pamongpraja, beberapa kali menangkap anak-anak sekolah. Hal ini terkait dengan Peraturan Daerah Kota Pariaman menyangkut penyakit masyarakat. Salah satunya pacaran di tempat sepi. Ada orang tua yang meminta agar anak-anaknya dibina oleh Satpol PP, karena sudah “capek” memberi peringatan. Saya tentu menyadari bahwa anak-anak sekolah adalah teenager dalam artian masa pertumbuhan. Dari anak-anak, remaja, menjelang dewasa. Asmara adalah bagian dari dinamika anak-anak muda. Kita hanya perlu melakukan edukasi tentang pacaran yang sehat. Bagaimanapun, seorang anak sekolah bukanlah mesin yang wajib diisi penuh dengan seluruh ilmu pengetahuan, lalu menjadi asosial. Hal ini justru akan memicu krisis identitas yang lain. Per-

gaulan di kalangan anak-anak sekolah adalah bagian dari pembentukan karakter diri. *** Dari paparan persoalan di atas, pasangan IJP-JOSS memprogramkan satu solusi, yakni menyediakan bis sekolah untuk anak-anak sekolah, termasuk guru kelas. Dengan bis sekolah, anak-anak sekolah memiliki kesempatan untuk saling mengenal, sejak pergi ke sekolah sampai pulang sekolah. Mereka berada di dalam bis yang sama, bisa saling becanda. Intinya, mereka tetap bisa saling berkomunikasi, naksir atau apapun, tetapi di dalam kendaraan yang memang berfungsi mengantarkan mereka ke sekolah dan memulangkan ke rumah. Dengan bis sekolah, orang tua tidak lagi perlu khawatir tentang anak-anaknya. Minimal untuk mengantar dan menjemput, sesuai dengan jadwal bis sekolah. Mereka dijemput di lokasi-lokasi yang sudah ditentukan, sesuai dengan jalur bis sekolah, lalu di antarkan ke tempat yang sama. Sopir dilatih untuk mengenali masing-masing anak sekolah yang diba-

wanya, serta menjadi akrab dengan orang tua sang murid. Grup-grup pergi dan pulang sekolah terbentuk, dengan cara itu mereka saling tolong menolong kalau ada kesulitan. Anak-anak sekolah itu juga akan saling mengingatkan. Keuntungan geografis Kota Pariaman adalah tidak terlalu besar untuk ukuran sebuah daerah. Apalagi, hampir semua jalannya bagus menuju lokasi sekolah. Jangan bayangkan bis sekolah adalah bis tingkat seperti dulu pernah ada di Jakarta. Bis sekolah bisa saja hanya mobil seperti angkutan kota, tetapi diberi nama bis sekolah. Bis yang benar-benar terjangkau dengan APBD Kota Pariaman. Bis yang juga bisa masuk ke jalan-jalan kecil di seantero Kota Pariaman. Tentu perlu perhitungan lagi, berapa jumlah sekolah yang ada di Kota Pariaman dan berapa bis sekolah yang perlu disediakan. Apakah semua sekolah akan diberikan bis sekolah? Ini perlu pengkajian lebih lanjut, terutama dari sisi ketersediaan anggaran. Tapi, kami berkomitmen, minimal menyediakan satu bis sekolah

untuk satu sekolah tingkat menengah atas. Bagaimanapun, sebuah kebijakan perlu latihan dan latihan dalam melaksanakan. Jangan sampai nanti justru jadi kendala baru di masyarakat. *** Kami tentu menyadari bahwa sebuah kebijakan atau program tidak menyenangkan semua pihak. Contohnya adalah para pengojek. Penghasilan para pengojek yang biasa mengantar dan menjemput anakanak sekolah tentu akan berkurang. Tapi kami yakin bahwa bagi pengojek yang punya anak di sekolah, justru akan membantu mereka juga. Jadi, ada yang rugi, tetapi ada juga yang untung, kalau dilihat dari sisi ekonomi. Di sinilah letak pentingnya program ini, yakni memberikan nilai manfaat yang lebih besar kepada masyarakat yang anakanaknya sekolah. Apapun profesi orang tuanya. Dengan program ini, keselamatan pelajar lebih bisa dijamin, mereka tak kehujanan, begitu juga kepastian bahwa mereka benar-benar pergi ke sekolah dan pulang ke rumah menurut jam yang diten-

tukan. Anggaran biaya lebih bisa ditekan. Kenyamanan juga bisa ditingkatkan. Kelelahan anak-anak sekolah bisa ditekan, karena mereka tidak mengendarai kendaraan sendiri atau membonceng. Sekolah pada prinsipnya tanggung-jawab banyak pihak. Bersekolah juga membutuhkan biaya mahal. Kota Pariaman sama sekali tidak memiliki sumberdaya alam yang bisa dijadikan sebagai sumber mata pencaharian. Dengan pendidikan, sumber daya manusialah yang ditingkatkan kualitas dan kuantitasnya. Kami yakin, anakanak Pariaman bisa bersaing dan memiliki kemampuan otak yang baik. Rata-rata anak-anak sekolah yang memakan ikan dan tinggal di pesisir, memiliki kelincahan tersendiri. Nilai tambah inilah yang perlu terus dipupuk dan dikembangkan. Pihak lain di luar pemerin-

tah juga bisa menyumbangkan bis-bis sekolah. Misalnya, pihak swasta atau kalangan pengusaha. Begitu juga perusahaan-perusahaan, baik milik pemerintah atau swasta. Begitu juga lembaga-lembaga bantuan pendidikan dari dalam dan luar negeri. Yang lain adalah pihak alumni sekolah, termasuk orang tua murid dengan cara badoncek. Saya yakin, apabila mutu sekolah meningkat, orang tua kalangan murid yang kaya bersedia menyumbang ke sekolah, termasuk gotong royong menyediakan bis sekolah untuk anak-anaknya. Tentu bis sekolah ini tidak hanya dipakai untuk kegiatan antar-jemput murid dan guru. Bis sekolah bisa digunakan untuk liburan sekolah, arisan sekolah, menjenguk anak-anak sekolah yang sakit, atau bahkan juga menghadiri pelepasan alumni sekolah yang melanjutkan ke gerbang pendidikan yang tinggi. Dengan manajemen yang baik, bis sekolah bisa jadi akan memberikan nilai manfaat yang lebih besar, dari hanya sekadar mengurangi biaya orang tua murid. Iko Jaleh Piaman!


TRANS SUMBAR

HALAMAN 15

KORAN TRANSAKSI THN 13

NO. 269. ‰ TH XIII SENIN, 20 MEI - 2 JUNI 2013

DPRD Tanah Datar Kunker Ke Agam ‘Belajar’ Sistem Pemerintah Nagari Agam, Trans - Komisi I Anggota DPRD Kabupaten Tanah Datar melakukan kunjungan kerja ke DPRD Kabupaten Agam, Selasa (14/ 5), untuk berdialog tentang Perda Sistem Pemerintahan Nagari serta Sistem Pendidikan yang ada di Kabupaten Agam. Hal itu diungkapkan oleh Humas DPRD Kabupaten Agam Syafrianto, Rabu (15/5). Syafrianto mengatakan, Keda-

tangan Anggota Komisis I DPRD Kabupaten Tanah Datar disambut Lazuardi Erman Wakil Ketua DPRD Kabupaten Agam beserta dengan Anggota DPRD. Lazuardi memperkenalkan bahwa anggota DPRD Kabupaten Agam berjumlah 40 orang dengan empat komisi dan enam fraksi-fraksi, ada juga anggota banggar serta ada badan kehormatan. Dikatakan, perda pemerintahan

nagari mengacu pada perda provinsi tentang pemerintahan nagari, kembali kenagari merupakan kewenangan yang ada dikecamatan atau kabupaten diberikan sepenuhnya kenagari sesuai dengan prosedur yang sudah diatur. Untuk pemerintahan nagari yang ada di Kabupaten Tanah Datar hampir sama dengan pemerintahan nagari yang ada di Kabupaten Agam, cuman ada beberapa aspek yang

pelaksanaannya berbeda dengan Kabupaten Tanah Datar. Dia menambahkan, untuk masalah pendidikan yang ada di Kabupaten Agam, untuk sementara ini masih dalam pemebenahan karena agam tahun 2009 yang lalau dilanda gempa sehingga banyak sarana sekolah yang perlu diperbaiki, sampai saat ini sudah banyak yang sudah diperbaiki baik itu melalui dana DAK maupun dana APBD.

Anggota DPRD Tanah Datar menanyakan apakah di Kabupaten Agam sampai sekarang ini ada pemekaran nagari. A Wazid Dt Indo Mangkuto menyampaikan di Kabupaten Tanah Datar ada beberapa nagari yang terjadi gejolak ingin melakukan pemekaran, itu dikarenakan nagari terlalu luas dan pengen maju. Untuk masalah perekonomian di daerah perbatasan antara Kabupaten Agam dengan Kabupaten Tanah Da-

RSUD Lubuk Basung Kekurangan Stok Darah

tar, kata Sasmita Syafwan, merupakan tanggung jawab bersama, sumber kehidupan masyarakat bertani. Wakil Ketua DPRD Kabupaten Agam menyampaikan untuk pemekaran sebuah nagari sampai sekarang di Kabupaten Agam belum ada akan tetapi pemekaran kecamatan yang mengakibatkan beberapa nagari harus berpisah dari kecamaan induk, seperti Kecamatan Malalak. | SH/Uci

PENDIDIKAN

Perlu kepedulian masyarakat dan Pemerintah Kabupaten untuk melakukan donor darah. Agam, Trans - RSUD Lubuk Basung masih mengalami kekurangan stok darah, diakibatkan kesadaran masyarakat untuk mendonor masih kurang. Karena itu, perlu adanya sosialisasi, baik kepada masyarakat maupun setiap SKPD di selingkaran Kabupaten Agam, agar tersedia kebutuhan darah yang cukup. “RSUD Lubuk Basung ini masih kekurangan stok darah,” ujar Direktur RSUD Lubuk Basung, Hendri Rusdian, saat memperingati Hari Perawat Sedunia ke-39, di halaman Kantor RSUD Lubuk Basung, Senin (13/5). Acara tersebut, dihadiri oleh Asisten III Administrasi Bagian Umum Kabupaten Agam, Direktur RSUD, Panitia Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI), dan sejumlah perawat di RSUD Lubuk Basung. “RSUD Lubuk Basung ini mempunyai stok darah sebanyak 25 sampai 30 kantong perbulannya, sedangkan stok darah yang dibutuhkan sebanyak 60 sampai 70 kantong. Jadi, di sini kita tidak memiliki darah yang stand by,” katanya. Asisten III Bagian Umum Mulyadi, SH, saat membuka acara tersebut, mengatakan bahwa sebenarnya melakukan donor darah tersebut, banyak keuntungannya. “Selain orang lain bisa terbantu, sirkulasi darah kita juga bertukar. Jadi, marilah kita sama-sama, baik masyarakat, maupun pemerintah, untuk peduli donor darah,” himbaunya. | SH/Uci

Kabupaten Agama

Pengadaan Barang Akhir April 2013 Ter ealisasi 20,79 % erealisasi Agam, Trans - Bagian Pengendalian Administrasi Program (PAP) Sekretariat Daerah Kabupaten Agam, Sumatera Barat, terus mengoptimalkan kegiatan pembangunan fisik non fisik, agar selesai sesuai jadwal. Sampai akhir 30 April 2013 telah realisasikan 20,79 persen pengadaan barang/jasa. “Dari rencana realisaEndri Melson, M.Si, Kabag si 25 persen dari target inAdministrasi Pembangunan duk pada akhir April, terjadi penurunan standar ukuran sebanyak 4,21 persen,” kata Edrimelson Kepala Bagian PAP Kabupaten Agam, Kamis (16/ 5). Persentase tersebut diperoleh dari laporan masing-masing SKPD yang melaksanakan kegiatan fisik maupun non fisik, untuk itu pihaknya menyarankan kepada SKPD Kabupaten Agam dapat memperhatikan jadwal induk dan mempedomani acuan rencana pengadaan sesuai dengan aturanya. Dia menjelaskan, saat ini telah dilakukan proses pelelangan barang dan jasa fisik maupun non fisik sampai akhir April 2013 mencapai 138 paket. Dimana, tambah dia, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Agam sangat peduli menjalankan program pembangunan yang lebih baik dan memberi mamfaat besar bagi masyarakat. Untuk itu, pekerjaan program kegiatan barang dan jasa agar lebih teliti dan cermat dalam administrasi dan dapat dipertanggungjawaban dengan memperhatikan pengendalian internal secara berkala. “Perhatikan regulasi yang ada dengan melakukan rapat evaluasi di SKPD secara berkala,” imbuhnya Diharapkan program kegiatan barang dan jasa yang dilakukan ini dapat selesai sesuai dengan target dan tuntas pada tahun anggaran. | SH/Uci

FOTO | SH

Disdikpora Agam Fasilitasi Guru Yang Belum Sertifikasi Ikut UKG di GOR Rang Agam Padangbaru Lubuk Basung.

Disdikpora Agam Fasilitasi Guru Ikut UKG

“Indahnya Ranah Minang” Padang, Trans - Kalau diamatamati di sabalik Sumatera Barat, Ranah Minang benar-benar indah dan menarik. Banyak sekali terdapat objek objek wisata yang sangat menjajikan. Baik objek wisata alam maupun sejarah.Tidak kalah menariknya dengan objek-objek wisata yang ada didaerah lainnya. Mulai dari Darmasraya, Sijunjuang, Sawahlunto, Solok, Tanah Datar, Padang Panjang, Bukittinggi/ Agam, Payakumbuah, Pasaman, Pasaman Barat, Pariaman, Padang dan Pesisr Selatan. Indak saketek banyaknyo objek wisata nan rancak rancak dan mengagumkan.Semuanya itu sa-

ngat berpotensi untuk mensejahterakan masyarakat dan meningkatkat PAD Propinsi/Kabupaten/Kota. Namun untuk itu tentu perlu pemikiran pemikiran yang cerdas dan orang yang ahli dibidang itu, guna menggali potensi itu secara profesional dan seoptimal mungkin. Mungkin dengan semangat kebersamaan seluruh Urang Awak, baik yang berada dikampung halaman maupun yang berada diperantauan, mudah mudahan akan ada solusinya. Supaya pada gilirannya nanti Sumatera Barat akan menjadi salah satu daerah tujuan wisata yang diminati oleh para

turis lokal dan mancanegara. Apalagi sekarang guna percepatan pembangunan disemua sektor,di Sumatera Barat, menurut Suprapto Kadis Prasarana Jalan Dan Jembatan Pemda Propinsi Sumatera Barat, seluruh infrastruktur jalan dan jembatan diwilayah Sumatera Barat, baik ruas jalan Nasional/ Propinsi/ Kabupaten dan Kota telah mendapat perhatian khusus oleh pemerintah, baik oleh pusat maupun daerah. Mudah madahan sajo dengan mantapnya insfrastruktur jalan dan jembatan di Ranah Miinang, kampuang awak tantu akan batambah maju kedepannya. | Iwan Bsk

Pemkab Agam Intensifkan Pembinaan Damiu Agam, Trans - Pelaku usaha yang bergerak di bidang pengelolaan air minum untuk keperluan masyarakat semakin marak, ditandai dengan semakin menjamurnya Depot Air Minum Isi Ulang (DAMIU) di berbagai tempa. “Dalam satu rukun warga terdapat beberapa depot air minum yang siap melayani konsumennya,” ujar Kadis Koperindag melalui Kabid. Pasar Khairul Koto, Rabu (15/5) di Lubuk Basung. Menurut Khairul Koto, demi menjaga kesehatan dan kualitas derajat kesehatan masyarakat, diperlukan adanya suatu usaha dan kebijakan pemerintah daerah. “Mengingat pertumbuhan DAMIU yang mengalami peningkatan secara signifikan, apalagi bisnis air minum isi ulang merupakan peluang bisnis tetap bisa survive (bertahan) di masa

mendatang. Sementara, Kasi Perlindungan Konsumen Bidang Perdagangan Dinas Koperindag Agam, Adrinal, menyampaikan bahwa pada saat ini di Kabupaten Agam terdapat lebih dari 225 DAMIU yang sama sekali belum memiliki izin, terdiri dari 191 DAMIU berada di wilayah Barat dan selebihnya di wilayah Timur. Dari jumlah tersebut, baru 33 DAMIU saat ini sedang dalam proses pengurusan izin. Ia menghimbau kepada masyarakat untuk berhati-hati dan bijak dalam memperhatikan kualitas air minum, termasuk alat yang digunakan masuk kategori steril atau tidak. Menindaklanjuti hal tersebut, Pemkab. Agam melalui Dinas Kesehatan melakukan pembinaan dan sosialisasi tentang peraturan pengelolaan air minum isi ulang ter-

hadap pelaku usaha. Menurutnya, persyaratan untuk memperoleh izin mendirikan DAMIU cukup seleksi, antara lain : sumber air yang digunakan pelaku usaha harus diuji kelayakan dan uji labor kimia oleh Petugas Puskesmas setempat yang memperoleh tugas khusus, adanya Sertifikat Layak Hygiene Sanitasi Depot Air Minum yang berlaku selama 6 bulan. Selanjutnya, memiliki Surat Izin Industri Perdagangan (SIUP) dan Tanda Daftar Industri (TDI) dari Kantor Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu (KPMPT) setelah dilaksanakan survey oleh Tim Pemkab Agam dan direkomendasi oleh Dinas Koperindag. Termasuk Surat Keterangan Tempat Usaha (SKTU) diperoleh dari Camat, imbuh Adrinal. | SH/Uci

Satukan Tekad & Keinginan Bangun Nagari Bersama Agam, Trans - Kecamatan Canduang memfasilitasi penyelenggaraan musyawarawah besar (Mubes) Tigo Nagari untuk membangun Kecamatan Canduang, dengan memyatukan tekad dan keinginan membangun kecamatan secara bersama-sama. “Kecamatan Canduang memfasilitasi Mubes Tigo Nagari untuk membangun Kecamatan Canduang bersama dengan meletakkan Banagari sebagai landasan,” ungkap Camat Canduang Indra, S.Sos, M.Ap Dt. Baradai, Selasa (14/5).

Hal ini dibuktikan dengan telah diadakan persiapan mulai Jumat (10/5) oleh seluruh ninik mamak, tokoh masyarakat, seluruh satuan kerja perangkat daerah (SKPD) yang ada di wilayah Kecamatan Canduang, sebagai panitia pelaksana mubes tersebut. Mubes Tigo Nagari ini diadakan selama dua hari, 24 dan 25 Mei. Sedangkan yang akan mengikuti Mubes tersebut anak nagari maupun perantauan dan direncanakan dibuka oleh Bupati Agam dan dilaksanakan di Balai

FOTO | SH

Camat Canduang Indra, S.Sos, M.AP Dt. Baradai

Adat Lasi di Komplek Kantor Camat Canduang. Mubes ini sebagai perwujudan dari peran serta anak nagari terutama yang ada di perantauan dalam membangun nagari dengan sumbangan pikiran maupun materil. Pada hari pertama Mubes Jumat (24/5) akan diadakan acara pentas anak nagari canduang, yang nanti akan anak Nagari Canduang mementaskan kesenian anak Nagari Canduang. Pada hari kedua Mubes Sabtu (25/5) akan digelar Mubes

Tigo Nagari yang akan membicarakan satu tekad untuk membangun Nagari dan semua permasalahan serta solusinya. Indra berharap pelaksana Mubes ini bisa berjalan dengan lancar dan menghasilkan keputusan bersama membangun Kecamatan Canduang dalam satu tekad dan satu keinginan untuk kedepannya, sehingga apapun permasalahan di Kecamatan Canduang bisa diselesaikan bersama dan Canduang akan semakin maju bersama. | SH/Uci

Agam, Trans - Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Agam, menfasilitasi pelaksanaan Uji Kompentensi Guru (UKG) tahun 2013. Kegiatan ini diperuntukan bagi yang belum memiliki sertifikat pendidik. “Sosialisasi Uji Kompentensi Guru UKG tersebut, dilaksanakan di dua tempat di Agam, dimana kita akan ujicoba perangkat tempat pelaksanaan tahap I dan II,” kata Kepala Disdikpora Agam Fauzir, Rabu (15/5). Dia menjelaskan, pelaksana UKG oleh Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan (LPMP) Propinsi Sumatera Barat, pada tahap awal akan diadakan Sosialisasi UKG di dua tempat berbeda dengan rincian, untuk Agam Barat di Gor Rang Agam pada 15 Mei 2013 untuk gelombang I yang pesertanya berasal dari kecamatan Lubukbasung, dan Kecamatan Ampek Nagari, “Untuk gelombang II peserta berasal dari Kecamatan Tanjung Raya,Tanjung Mutiara dan Kecamatan Palembayan,” katanya. Tambah dia, untuk daerah Agam Timur dilaksanakan di SMA 1 Ampek Angkek pada tanggal 18 Mei 2013, dimana untuk gelombang I yang pesertanya berasal dari Kecamatan Ampek Angkek, Banuhampu, Baso, Candung, IV Koto, Sungai Pua. “Untuk gelombang II yang pesertanya dari Kecamatan Kamang Magek, Malalak, Matur, Palupuh dan Kecamatan Tilatang Kamang,” jelasnya. Pada kesempatan itu, untuk pelaksanaan Uji Kompetensi Guru tahun 2013 ini, bakal dilaksanakan pada 28 Mei sampai 8 Juni 2013 nanti, dimana pihaknya menfaslitasi tempat dan menghadirkan peserta sosialisasi diwilayah setempat. Diharapkan pada Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pendidikan TK/SD dan LS kecamatan serta kepala SMP/ SMA/SMK se Kabupaten Agam, untuk dapat menginformasikan pada guru yang telah terdaftar untuk mengikuti kegiatan UKG tersebut. | SH/Uci

Disdikpora Agam Latih 200 Penggelola Dana BOS Agam, Trans - Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Agam latih para pengelola dan pengguna dana BOS (Bantuan Operasional Sekolah) yang ada di Kabupaten Agam. “Dari Kuota untuk Kabupaten Agam akan dilatih 200 pengelola Dana BOS untuk SD(Sekolah Dasar) dan SLTP (Sekolah Lanjutan Tingkat Pertama) se-Kabupaten Agam,” ungkap Kepala Disdikpora Agam Drs.Fauzir, Kamis (16/5). Dari 200 pengelola tersebut, 176 dari SD dan 24 dari SMP yang akan mengikuti Bimte (Bimbingan Teknis) BOS untuk Tahun 2013 yang akan dilaksanakan Sabtu (18/5) mendatang di Gedung Sdn 63 Surabayo Lubuk Basung. Para peserta masing-masing diwajibkan membawa perlengkapan seperti, Laptop, Modem untuk akses internet dan Lampiran BOS K-1, K-2, K-7 dan K-7a. Fauzir berharap kepada seluruh peserta untuk hadir tepat waktu, membawa peralatan yang diinginkan sehingga kedepannya para pengelola pemakai dana BOS di Kabupaten Agam bisa melaksanakan dengan baik sesuai aturan yang ada. | SH/Uci



Koran Transaksi Edisi 269