Page 1

Koran Rakyat SURAT KABAR SUMATERA SELATAN

EDISI :

Mengungkap Fakta Bijak Berkata

15- 30 Mei 2019 | Tahun VI | No. 042 Penerbit : PT. Intermedia Sindang Perkasa

Harga Rp. 4.000 Berlangganan Rp. 20.000 / Bulan

www.koranrakyat.co.id

PBB Melejit, Warga Menjerit DPRD Minta Pemko Kaji Ulang Palembang (KR) - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kota Palembang meminta Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang menunda kenaikan tarif Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) yang melebihi batas wajar dan tak rasional. Apalgi sampai empat dan lima kali lipat. ‘’Seharusnya sebelum kebijakan itu dibuat dan diberlakukan, dikaji secara seksama dengan mempertimbangkan berbagai aspek. Terutama tingkat kemampuan masyarakat,’’ ujar Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kota Palembang, Darmawan, kepada wartawan usai menghad-

Ketua DPRD Palembang, Darmawan dan suasana kantor BPPD Palembang

iri peringatan Hari Jadi Pemprov Sumsel, di DPRD Sumsel, Rabu (15/05/2019).

.Menurut Darmawan kenaikan tarif PBB yang sangat drastis hingga ratusan persen

tersebut dinilai menambah beban hidup masyarakat. ‘’Saya dengar memang banyak yang protes saat ini. Mereka merasa penetapan PBB dengan angka yang berlipat-lipat dari nilai bias ayang merek abayar, sangat tidak adil,’’ ujarnya. Terkait masalah ini dalam waktu dekat DPRD akan mengundang pejabat terkait, seperti Dispenda Kota Palembang, bahkan jika perlu Sekda juga kita undang, untuk dilakukan uEvaluasi Dengar Pendapat (EDP) agar diketahui apa dasarnya kenaikan iuran PBB yang mencapai ratusan persen. “Mestinya harus sharing dengan kita dulu karena DPR merupakan tempat mengadunya masyarakat. Apalagi saat bersambung ke hal 11

Jialyka Maharani, Eva Susanti, Amaliah dan Arniza Nilawati Melenggang Ke Senayan

Palembang ((KR) Jialyka Maharani, wanita berusia 22 tahun melangkah mulus ke Senayan, setelah berhasil menempati posisi suara terbanyak ketiga DPD RI di Sumsel dengan meraih 337.954 suara dan ia berpeluang melenggang ke DPD RI. Posisi teratas diduduki Eva Susanti dengan raihan 344.143 suara, posisi kedua ditempati Amaliah yang memperoleh

Jialyka Maharani

Amaliah

Eva Susanti

342.098 suara dan posisi keempat didapatkan Arniza Nilawati

Arniza Nilawati

dengan 298.189 suara. Keempat Calon Dewan Per-

wakilan Daerah (DPD) RI Periode 2019-2024 tersebut berpeluang dilantik karena memperoleh suara tertinggi. Eva Susanti merupakan menantu anggota DPR RI Partai Golkar Kahar Muzakkir dan istri anggota DPR RI Partai Demokrat Wahyu Sanjaya, ia meraih suara DPD RI tertinggi bersambung ke hal 11

Herman Deru Terima Penghargaan Presiden Sumsel masuk kategori perencanaan dan pencapaian terbaik tingkat provinsi se-Indonesia JAKARTA (KR) - Untuk kesekian kalinya di bawah kepemimpinan Gubernur H.Herman Deru, Provinsi Sumatera Selatan mendapatkan apresiasi dari pemerintah pusat berupa Penghargaan Pembangunan Daerah (P2D) Tahun 2019 dalam

kategori Perencanaan dan Pencapaian Terbaik Tingkat Provinsi. Penghargaan Pembangunan Daerah (P2D) tersebut diserahkan langsung oleh Presiden RI, Ir Joko Widodo kepada Gubernur Sumsel H.Herman Deru disela-sela pembukaan Musyawarah Perencanaan Pembangunan Nasional (Musrenbangnas) 2019 di Ballroom Hotel Shangri-La, Jakarta Pusat, Kamis bersambung ke hal 11

DPRD Sumsel Gelar Paripurna Istimewa Peringati Hari Jadi Pemprov Sumsel ke-73

PALEMBANG - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sumatera Selatan, Rabu (15/5) pagi, menggelar Rapat Paripurna Istimewa ke XXVIII, dalam rangka Peringatan Hari Jadi Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) ke-73 tahun 2019. Rapat Paripurna berlangsung di ruang sidang paripurna DPRD Provinsi Sumsel di Palembang, dipimpin langsung Ketua DPRD Provinsi Sumsel M.A Gantada, didampingi para Wakil Ketua. Rapat Paripurna DPRD Sumsel kali ini dihadiri Gubernur Sumsel H. Herman Deru, Wakil Gubernur Ir H. Mawardi Yahya, Sekda Provinsi Sumsel H. Nasrun Umar, Forkompimda Sumatera Selatan, Ketua TP PKK Sumsel Hj Febrita Lustia, Wakil Ketua TP PKK Hj. Fauziah. Bupati dan Walikota, unsur pimpinan DPRD Kabupaten/ kota di Sumsel. Selain itu nampak hadir sejumlah pejabat dari kementerian dan Anggota DPR RI dan DPD RI asal Sumatera Selatan. Diantaranya, Staf Ahli Bidang Ekonomi dan Pembangunan Kementerian Dalam Negeri, Staf Ahli Bidang Ekonomi Kreatif Kementerian Pemuda dan Olahraga, serta para undangan penting lainnya. Ketua DPRD Provinsi Sumsel M.A Gantada saat memimpin rapat istimewa menyampaikan ucapan terimakasih dan penghargaan untuk Gubernur dan Wakil Gubernur, para Bupati dan Walikota serta para mantan Gubernur Sumatera Selatan, kalangan tokoh masyarakat, akademisi,

Ketua DPRD Sumsel M.A. Gantada dan Gubernur

Pimpinan DPRD Sumsel, Gubernur dan Wakil Gubernur Sumsel saat pembukaan paripurna istimewa

ilmuan dan LSM dan insan pers yang telah berpartisipasi dalam memajukan Sumsel. “Berbagai program kegiatan telah dilakukan untuk percepatan pembangunan dan telah dicapai secara bertahap ditandai dengan pengakuan internasional maupun nasional,” ucap Gantada. Dikesenpatan ini M.A. Gantada juga membacakan secara sekilas sejarah lahirnya Provinsi Sumsel diantara sesuai Perda Nomor 5 Tahun

2007 tanggal 21 Maret 2007 sebagai hari jadi Pemprov Sumsel. “Sebagai daerah yang kaya dengan Sumber Daya Alam. Banyak perubahan yang telah dicapai provinsi ini. Ditandai dengan keberhasilan yang telah dicapai,” tandasnya. Selanjutnya, Gubernur Sumsel Herman Deru dalam kesempatan ini mengajak seluruh unsur Pemerintah Provinsi, Kabupaten/kota

Unsur Forkopimda Provinsi Sumsel yang hadir

serta masyarakat Sumsel untuk introsfeksi diri terkait dengan apa yang telah, sedang dan akan diperbuat dalam mewujudkan tercapainya kesejahteraan masyarakat. Bahkan dia meminta pada HUT Pemprov. Sumsel dimasa mendatang lebih semarak diisi dengan sejumlah agenda yang lebih memberikan makna, tidak hanya sebatas agenda serimonial. “Ini akan menjadi eval-

uasi bagi kita. Saya ingin kedepan hari jadi Pemprov. Sumsel lebih semarak dengan melibatkan masyarakat. Hari ini kita memperingati hari jadi Sumsel ke 73, syukur kita ucapkan karena momen ini bertepatan dengan bulan puasa,” tegas Herman Deru. Menurut Gubernur, momentum hari jadi Provinsi Sumsel yang ditetapkan melalui Perda Nomor 5 Tahun 2007 tanggal 21 Maret

Angggota DPR-RI dan DPD Dapil Sumsel

2007, mengingatkan kembali masyarakat Sumsel akan kebesaran dan kejayaan kerajaan Sriwijaya yang diharapkan dapat memberikan energi untuk membawa provinsi ini Maju dan Unggul dimasa datang. “Misi dan visi Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) 20052025. Yakni Sumsel Unggul dan Terdepan tahun 2025. Visi RPJPD tersebut diturunkan dalam Rencana

Gubernur memberikan sambutan

Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) tahun 2019-2023 dengan Visi “Sumsel Maju untuk Semua,” tambahnya. Dia merinci untuk tahun 2019 akan difokuskan dalam pencapaian 16 sasaran meliputi majunya ekonomi kerakyatan, investasi, industri dan perdagangan, pertanian rakyat dan kedaulatan pangan. Majunya kesejahteraan rakyat, akses energi, kesehatan, pendidikan, pembangunan responsive gender, pelayanan publik, pembangunan yang transparan, aparatur profesional dan berintegritas. Majunya kualitas lingkungan hidup, infrastruktur dan konektivitas, stabilitas keamanan, seni, budaya dan pariwisata serta majunya pemuda dan olahraga. “Enam belas sasaran tersebut merupakan sasaran tahun pertama dalam masa kepemimpinan saya dan pak Mawardi Yahya yang tentu tidak dapat dicapai tanpa ada kerjasama dan dukungan dari seluruh masyarakat, Bupati dan Walikota serta pemangku kepentingan lainnya,” tambahnya. Lebih lanjut Herman Deru memaparkan berkat kerjasama yang baik seluruh pelaku pembangunan salama ini, kinerja pembangunan Sumsel tetap terjaga dengan baik. Dengan capaian makro Provinsi Sumsel dicerminkan dengan beberapa indikator antara lain Ekonomi Provinsi Sumsel triwulan satu tahun 2019 tumbuh sebesar 5,68 persen. Tingkat pengangguran juga menurun. ** (Advertorial)


2

Koran Rakyat

OPINI

Edisi : 15 - 30 Mei 2019

Editorial

Merindukan Ulama Penyejuk Umat PERAN ulama sejatinya tidak hanya menjaga agama dan umat, tetapi juga mempunyai tanggung jawab besar untuk menjaga keutuhan bangsa dan negara. Tanggung jawab ulama dituntut jauh lebih besar lagi di saat Ramadan datang setelah pemilu. Setelah pemilu suasana politik masih saja memanas karena saling klaim kemenangan tanpa sabar menunggu keputusan resmi dari Komisi Pemilihan Umum (KPU) pada 22 Mei. Suasana kian memanas karena para elite politik tidak mampu menjaga lisan yang terkesan berpotensi menyulut bara konflik horizontal. Pemikiran para ulama sangat dibutuhkan dalam kondisi bangsa saat ini. Pemikiran itu hendaknya menjadi pelita yang menuntun langkah membangun Indonesia sebagai bangsa yang jauh lebih bermartabat dan berbudaya. Dalam perspektif itulah publik mengapresiasi Rapat Pleno Komisi Fatwa MUI yang menyerukan untuk menghormati lembaga negara yang diberikan tugas dan kewenangan oleh konstitusi, memercayakan kepada lembaga yang memiliki kewenangan dan kompetensi untuk menjalankan tugas secara baik terkait dengan proses pemilu hingga tuntas. Seruan Komisi Fatwa MUI sangat relevan dan ampuh untuk menangkis tudingan sepihak bahwa telah terjadi berbagai kecurangan dan kejahatan yang bersifat terstruktur, sistematis, dan masif dalam proses penyelenggaraan Pemilu 2019. Apalagi jika tudingan itu disertai tuntutan untuk mendiskualifikasi pasangan tertentu. Terus terang, beruntung Indonesia memiliki ulama-ulama yang konsisten dan konsekuen terhadap kebangsaan. Mereka merupakan guru bangsa yang tanpa lelah mendampingi masyarakat dengan keilmuan. Selalu memberikan nasihat bijak untuk merawat persatuan dalam perbedaan. Nasihat bijak itu dihasilkan dari multaqo (pertemuan) alim ulama, habaib, dan cendekiawan muslim seluruh Indonesia di Jakarta, pekan lalu. Para ulama menyerukan pentingnya keutuhan bangsa dan negara dalam bingkai kesatuan. Hendaknya itu tidak boleh rusak karena perbedaan pilihan politik dalam pesta demokrasi. Umat harus menjunjung sikap demokratis dan keadaban agar keutuhan bangsa dan negara semakin kuat. Perbedaan pilihan politik ialah keniscayaan sehingga bukan alasan untuk saling memusuhi. Mestinya perbedaan pilihan politik hanya ada sebelum masuk bilik suara. Begitu keluar dari bilik suara, semua kembali bersatu dan bersaudara. Ajakan kembali bersatu hendaknya terus dikumandangkan selama Ramadan. Karena itulah, sangat tepat ajakan Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Haedar Nashir agar jangan menggunakan masjid tempat kemudaratan dalam arti menyebarkan kebencian, permusuhan, hilangnya rasa damai, dan menimbulkan masalah dalam kehidupan. Peran ulama dan tokoh agama lainnya tercatat dengan tinta emas dalam lintas sejarah bangsa ini. Mereka berperan penting, sangat penting dalam merebut kemerdekaan, merumuskan format negara, mengisi kemerdekaan, dan menjaga keutuhan bangsa hingga kini. Bangsa ini sangat merindukan kehadiran ulama yang menyejukkan, yang menyatukan, bukan membelah masyarakat berdasarkan pilihan politik dalam pemilu. Ulama yang membawa gerakan politik profetik-etik, bukan politik profan, menerobos moral dan etika. Elok nian bila ulama menjadi anutan masyarakat yang dapat menjadi modal dalam mengikat tenunan persaudaraan baik persaudaraan beragama maupun persaudaraan berbangsa. Apalagi selama Ramadan, ulama hendaknya bersama-sama masyarakat memerangi ujaran kebencian, menjauhi fitnah, dan hoaks. Masyarakat dituntun untuk tekun dan konsisten berada di jalan adab kesantunan. Sudah saatnya ulama membimbing, mengasuh, dan mengayomi umat untuk bersama-sama menyayangi Indonesia. Ketidakpuasan terhadap pemilu harus disampaikan dengan cara yang damai, bijak, dan melalui jalur hukum sesuai konstitusi. Peran ulama sangat strategis setelah pemilu, apalagi di masa Ramadan, untuk merajut kembali tenun kemajemukan yang terkoyak untuk kepentingan politik. Masyarakat merindukan kehadiran ulama yang lisannya menyejukkan dan perbuatannya patut diteladani. (mi)

SURAT KABAR SUMATERA SELATAN

Koran Rakyat Mengungkap Fakta Bijak Berkata

Penerbit : PT. Intermedia Sindang Perkasa (Akte Perusahaan : No.01 Tgl. 1 Juli 2014 Notaris Agustin Barbara, SH) Pengesahan Menkum HAM Nomor: AHU-16595.40.10.2014 Pemimpin Umum : H. Helmy Marsindang (KWU No:221-WU/DP/VI/2017) Pemimpin Perusahaan : M.G. Cindarbumi Pemimpin Redaksi / Penanggungjawab: Dahri Maulana (WU 12659-LPDS/WU/DP/III/2018) Marketing & Sirkulasi : Firdaus Iklan/Advertorial: Mulyadi Reporter: Ridho Agung Pratama, M.Israhadi (Muaradua - OKU Selatan), Sudirman (Kec. Bd.Agung, Mekakau Ilir, BPR, Waras) Alamat Redaksi, Iklan & Sirkulasi : Jln. Brigjen HM. Dhani Effendie Blok 47 No.5 Palembang 30135 Telp. (0711) 313333 - 366555 - 364555 email: redaksi.koranrakyat@yahoo.co.id website: www.koranrakyat.co.id Rekening: Bank J Trust Indonesia Cabang Palembang Jl. Kebumen Darat No.834 16 Ilir Palembang No.rek: 32010001978764-002 A/n: PT. Intermedia Sindang Perkasa Percetakan: PT. Sumsel Media Grafika Jl. Jl. Alamsyah Ratu Prawira Negara No.120 (Isi diluar tanggungjawab percetakan) Wartawan Koran Rakyat dilengkapi identitas dan tidak diperkenankan meminta uang atau materi dengan cara melawan hukum untuk kepentingan pribadi.

TARIF IKLAN 1. ADVETORIAL / PARIWARA FC 1 Halaman BW 1 Halaman FC ½ Halaman BW ½ Halaman 2. BANNER / PENYULUHAN FC/dpn 6 cm x 7 kolom/Edisi FC/dlm 6 cm x 7 kolom/Edisi BW/dlm 6 cm x 7 kolom/Edisi 3. INFORIAL / SOCIETY FC 1 Halaman BW 1 Halaman FC ½ Halaman BW ½ Halaman

Rp 13.000.000 Rp 10.000.000 Rp 9.000.000 Rp 8.000.000 Rp 2.500.000 Rp 2.000.000 Rp 1.750.000 Rp12.000.000 Rp10.000.000 Rp 8.000.000 Rp 7.000.000

Kontak Pemesanan Advertorial/Iklan 081270011121

Menampik Kuasa Kerongkongan Penulis: Arif Susanto PROPAGANDA kebohongan beserta seruan kebencian yang membahana selama dan seusai Pemilu 2019 terus menebar kecurigaan sesama warga, pemilahan sarkastis, serta ancaman keterbelahan sosial. Tanpa alasan memadai, ajakan people power bahkan menggemakan ketidakpercayaan dan permusuhan terhadap kekuasaan sah negara. Politik begitu teruk oleh hasrat ingin menang sendiri. Minus kehendak baik, seruan dan ajakan tersebut menegaskan kuasanya kerongkongan. Mengasah kepercayaan silang menjadi kemendesakan setelah kontestasi politik yang melelahkan, agar hasutan sistematis tidak bersegera merampas kesadaran kebangsaan kita. Dengan kepercayaan silang itulah kita dapat mengandalkan satu sama lain dalam spirit kegotongroyongan. Tribalisme politik Politik nasional tampak rongseng belum kunjung berkesudahan. Pada tataran elite maupun massa, banyak orang tetap suka mencomel dan lekas marah tersebab ketidaksamaan pandangan politik, bahkan seusai pemilu. Perbedaan-perbedaan begitu mudah memicu perseteruan, sedangkan jembatan pertemuan begitu sulit untuk diperantarai. Solidaritas terancam benam. Di tengah meruapnya syak wasangka, bukan perkara enteng untuk membangun niat baik berdialog dan menemukan kesepahaman. Beralas hasrat kuasa, dinding-dinding egosentrisme begitu tebal menghalangi komunikasi dan terus merentangkan jarak sosial dalam suatu polarisasi diametrikal. Kepercayaan silang meranggas, terancam luruh oleh gairah dominasi. Dalam suatu sikap percaya, tulis Paul Faulkner (2017), seseorang menyandarkan keyakinannya pada keandalan orang lain. Kehendak baik merupakan hal pokok karena memercayai orang lain berarti memiliki pandangan optimistik terhadap diri dan segenap motif mereka. Manakala seseorang sulit dipercaya, lanjut Faulkner, ketidakandalan mereka

menimbulkan problem praktis dalam kerja sama. Sebagai suatu tindakan bersama, politik terang menuntut kepercayaan silang di antara warga negara. Kepercayaan silang diperlukan bukan sekadar untuk membangun suatu solidaritas kewarganegaraan, yang dengan itu kebangsaan menjadi kukuh, melainkan ia juga menjadi kebutuhan bagi pengembangan politik deliberatif, yang dengan itu masalah bersama dapat diselesaikan. Bagian dari mekanisme deliberasi, pemilu menyediakan secara kompetitif pilihan-pilihan kandidat berikut alternatif kebijakan bagi publik pemilih. Tanpa memencilkan mereka yang berlainan pilihan, kampanye cerdas kandidat kiranya bersesuaian dengan pencermatan kritis pemilih. Hasilnya sepatutnya ialah suatu pilihan rasional sekaligus absah, yang didukung kepercayaan terbesar. Sayangnya, pemilu terakhir cenderung memudarkan kepercayaan silang. Politik kebencian berbasis identitas, yang diuarkan lewat sejumlah propaganda kebohongan, berperan menebarkan pesimisme dan amarah. Dengan pilihan politiknya, orang dipaksa untuk menampik

gagasan persatuan dalam keberagaman. Pertalian kepentingan dibentuk dalam kerangka sempit tribalisme politik. Mengekspresikan fanatisisme, tribalisme politik mengeksploitasi terbatasnya kecerdasan politik massa. Alih-alih kepercayaan, kebencian menyediakan daya picu yang menyulut gairah dominasi dan memadamkan suluh kooperasi. Di dalamnya, elite mengonstruksi politik sebagai suatu zero sum game, dengan kemenangan pihak sendiri berarti kekalahan mutlak pihak lain. Kepercayaan silang Pada 1940, Soekarno mengkritik tajam propaganda kebohongan Hitler, yang digambarkannya telah ‘merampas Jerman dengan ia punya kerongkongan’. Kerja kerongkongan yang sistematis tersebut mampu menggerakkan massa minim kesadaran. Namun, terang Soekarno, ia hanya memabukkan dan menyilaukan; bukan mendidik dan menanamkan keyakinan. Membangunkan perasaan-perasaan paling rendah rakyat jelata, propaganda kebohongan dikemas dalam selubung subjektivitas yang menyentuh sentimen politik. Disebarkannya ilusi

tentang superioritas identitas sendiri dengan mencampakkan yang berbeda sebagai yang harus dibenci sekaligus ditaklukkan. Kepalsuan kuasa kerongkongan itu, sedemikian rupa, merenggut keinsafan massa. Dalam politik nasional kontemporer, seruan tentang perseteruan berkelanjutan, bahkan ajakan people power, meraja di tengah absennya keinsafan tentang jalan politik Indonesia. Landasan Indonesia sebagai suatu negara gotong royong telah dibentangkan para pendiri negara. Kolektivitas Indonesia dibangun sebagai suatu masyarakat politik modern yang bebas, setara, solider, dan terbuka. Hasrat kuasa nyaris tanpa kendali, kendati begitu, berusaha membenamkan keberiringan tersebut. Ketika relasi-relasi dibangun semata dalam kerangka kompetisi dan keinginan untuk menang sendiri, masyarakat menjadi sulit percaya satu sama lain. Saat politik kegotongroyongan digantikan persaingan tanpa kepercayaan, tidak mudah menemukan kawan yang dapat diandalkan. Menggugah kepercayaan silang menjadi kemendesakkan bagi tindakan kolektif politik. Fakta bahwa mas-

alah-masalah kebangsaan mustahil untuk diselesaikan sendiri semestinya menerbitkan semangat untuk merangkul ketimbang untuk memukul. Pembangunan solidaritas kebangsaan inklusif dapat meyakinkan kelompok berlainan bahwa kesatuan sosial merupakan hajat bersama. Minus kehendak baik, kontestasi tanpa akhir hanya akan menjadikan pemenangnya sebagai arang dan sang pecundang serupa abu. Seusai pemilu dibutuhkan suatu perspektif baru kekitaan demi melampaui segala pandangan sempit tribalisme politik. Inilah suatu perluasan cakrawala yang memberi kesadaran dan keyakinan bersama bahwa kita dapat menuai kekuatan dari persatuan Indonesia. Tanpa menenggelamkan perbedaan dan persaingan, politik Indonesia dapat berkembang lebih sehat oleh kepercayaan silang. Lebih lanjut, kepercayaan silang perlu untuk terus dipererat agar simpul kebangsaan tidak

Analis politik Exposit Strategic Pegiat Lingkaran Jakarta

Takwa Sebagai Output Puasa Penulis: Hatim Gazali RAMADAN telah bersama kita. Puasa sedang kita jalankan. Pilpres dan pileg pun sudah usai. Namun, ujaran kebencian dan hoaks masih saja merajalela. Sepertinya, mereka ini tidak sedang berpuasa. Jika pun berpuasa, tentu hanya menahan haus dan lapar, sebagaimana yang disabdakan Nabi, banyak orang yang berpuasa yang tidak mendapatkan apa-apa dari puasanya, kecuali haus dan lapar. Sebenarnya, melalui ibadah puasa kita diajarkan menghentikan sejenak rutinitas keduniawian, melepaskan diri dari kemelekatan duniawi. Puasa ini merupakan ajaran purba yang juga berlaku kepada umat-umat sebelum Nabi Muhammad. Siti Maryam pun berpuasa dengan cara tidak berbicara, Nabi Daud dan Nabi Musa pun berpuasa. Karena itulah, ajaran puasa ini dapat dengan mudah dijumpai dalam agama-agama lain. Untuk memperingati hari raya Yom Kippur, umat Yahudi melaksanakan puasa 25 jam. Umat Kristiani pun melaksanakan puasa 40 hari yang umumnya dilakukan Rabu Abu sampai Jumat Agung, dengan cara berpantang terhadap ketergantungan duniawi. Begitu pula dengan agama-agama lain. Sekalipun berbeda teknis dan waktu puasa, tujuan dari puasa adalah sama, yakni menajamkan rohani, mendekatkan diri kepada Tuhan. Sehingga cita-cita sebagai manusia yang bertakwa dan suci dapat terwujud

melalui ibadah puasa ini. Iman sebagai kontrol diri Begitu pula dengan puasa umat Islam. Allah berfirman dalam surah Al-Baqarah ayat 183, “Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kalian agar kamu bertakwa”. Jika mencermati ayat ini, jelas puasa hanya diperuntukkan kepada mereka yang beriman. Tentu, yang tak beriman tak akan memercayainya sehingga tidak melaksanakan puasa. Hanya karena kekuatan imanlah, seseorang rela tidak makan-minum dan berhubungan seks di siang hari. Orang yang beriman yakin walaupun tanpa ada yang mengontrolnya, niscaya dia akan melakukan perintah itu dengan sepenuh hati. Dalam dunia kerja, keberimanan seperti ini tentu sangat penting, karena sekalipun tanpa kontrol, seseorang dapat menjalankan kerjanya dengan sungguh-sungguh. Dalam konteks penyebaran ujaran kebencian, sekalipun tidak diatur dalam UU, seseorang tentu tidak akan menyebarkan kebencian karena iman yang bersemayam di hatinya. Dengan iman yang dimiliki, untuk mencapai derajat takwa, umat Islam diperintahkan untuk berpuasa. Secara fikih, berpuasa berarti menahan segala hal yang membatalkan puasa mulai dari terbitnya fajar sampai terbenam matahari. Hal-hal yang membatalkan puasa itu adalah makan, minum dan berhubungan seks, tiga kebutuhan dasar manusia.

Hal itu mengajarkan kita untuk tidak selalu memuaskan nafsu fisik-ragawi. Nafsu, menurut Al-Ghazali dalam buku Ihya Ulumuddin, harus diatur dan dikendalikan agar nafsu itu mengarah kepada kebaikan, melalui jalan riyadhah dan puasa. Jika terhadap kebutuhan dasar manusia saja harus diatur dan dikendalikan, apalagi terhadap hal-hal yang jelas dilarang oleh Allah, seperti menggunjing, menebar hoaks, dan kebencian. Tingkatan puasa Karena itulah, bagi kalangan sufi, berpuasa bukan sekadar menahan nafsu biologis, tetapi juga disertai dengan serangkaian ibadah, riyadhah, dan pemusatan pikiran yang hanya tertuju kepada Allah. Bagi sufi, bukanlah orang yang berpuasa jika hanya menahan haus dan lapar. Dalam konteks ini, Al-Ghazali mengklasifikasikan orang berpuasa ke dalam tiga tingkatan. Pertama, puasa orang pada um-

umnya (shaum al-‘amm), yaitu menahan diri dari makan, minum dan berhubungan suami istri. Jenis puasa ini hanya menggugurkan kewajiban puasa. Kedua, puasa orang khash (orang-orang khusus/ elite), yakni mengendalikan seluruh anggota tubuh untuk tidak melakukan perbuatan maksiat. Bagi kelompok ini, melakukan dosa kecil apalagi besar akan membatalkan puasa. Prinsipnya, tidak disebut berpuasa bagi mereka yang melakukan dosa, seperti berbohong dan menebar fitnah. Ketiga, puasa orang khawash al-khawash (orangorang superkhusus/elite), yaitu menjaga hati dari keinginan duniawi, mengarahkan hati untuk selalu berzikir (ingat) kepada Allah secara totalitas. Setiap saat hatinya selalu ingat kepada Allah, sekalipun ia mengerjakan hal-hal duniawi semuanya diperuntukkan semata untuk Allah. Ouput takwa Untuk meyakinkan umat

Islam betapa puasa ialah media mendekatkan diri kepada Allah, melatih spiritualitas, melepas kemelekatan duniawi, Allah pun dalam ayat itu menyinggung, puasa ini sudah menjadi tradisi orangorang (baca: Nabi) terdahulu. Sehingga, melalui ibadah puasa, umat Nabi Muhammad terhubungan dengan tradisi-tradisi umat sebelumnya, karena puasa ini dalam ilmu Ushul fiqh dikategorikan sebagai syar’u man qablana (syariat sebelum era Nabi Muhammad). Dengan melaksanakan puasa tingkat yang ketiga, khawash al-khawash, output yang bisa diraih umat Islam adalah takwa. Ketakwaan di sini tentu derajat kualitatif manusia di hadapan Tuhan yang terefleksi kehidupan sehari-hari. Al-Quran memberikan indikator kebertakwaan seseorang, sebagaimana yang termaktub dalam surah Ali Imron surat 124-135, yaitu, kepeduliaan sosial baik baik dalam keadaan lapang maupun sempit, mampu menahan amarah dan memaafkan orang lain, dan selalu bertobat atas segala kesalahan yang telah diperbuat. Kiranya, melalui puasa ini kita diharapkan menjadi hamba yang disebutkan dalam Alquran alladzina yadzkuruunallah qiyaman wa qu’udan wa ‘ala junubihim wa yatafakkaruuna fi khalqi al-samawati wa al-ardl, mereka yang selalu mengingat Allah dalam keadaan berdiri, duduk, tidur dan memikirkan tentang kejadian langit dan bumi. (QS.3: 191). Semoga! Dosen Universitas Sampoerna, Aktif di Rabithah Ma’ahid Islamiyah PBNU


Koran Rakyat

PALEMBANG EMAS

Edisi : 15 - 30 Mei 2019

Pemkot Gelar Operasi Pasar, Stabilkan Harga Bahan Pangan Palembang (KR) Pemerintah Kota Palembang terus berupaya menjaga stabilitas harga bahan pangan di pasar selama Ramadan. Kepala Dinas Perdagangan Hardayani mengatakan, pihaknya terus melakukan pemantauan di sejumlah pasar, serta mengimbau pedagang agar tetap menjual bahan pangan dengan harga eceran. Selain itu, pihaknya juga menggelar operasi di pasar. “Operasi pasar cukup menekan tingginya harga di pasaran. Alhamdulillah pantauan terakhir seperti harga bawang putih jadi Rp 50 ribu per kg,” kata Hardayani, dalam Diskusi Wong Kito bertajuk Stabilitas Harga Pangan dan Makanan Sehat di Kota Palembang, di Taman POM IX, Senin (13/5/2019). Angka ini diakui Hardayani dinilai masih wajar dan saat ini harga sembako sudah berangsur turun. “Kita meminta kepala pasar agar mengimbau pedagang supaya tidak menjual sembako di atas HET (Harga Eceran Tertinggi),” ujarnya.

Kepala Bidang Serlok BBPOM Palembang, Teddy Wirawan, mengatakan, untuk mengurangi kerugian bahan pangan banyak produsen yang menempuh cara-cara terlarang. Antara lain dengan menggunakan formalin. “Formalin ini untuk menjaga agar tahu tetap awet. Kita akan terus menyelidiki produsen tahu di Palembang. Sudah ada beberapa yang kami temukan, di antaranya sudah ada 5 pelaku yang kami bawa ke pengadilan, ini akibat penggunaan bahan berbahaya,” kata Teddy. Ia juga menyampaikan, terkait pedagang atau produsen makanan yang terdeteksi menggunakan formalin, akan ditindak tegas. “Bagi produsen kita akan memberikan sanksi tegas berupa penutupan usaha dan bisa juga sanksi hukum yang kami berikan.” Untuk pedagang, kata Teddy, pihaknya akan melakukan pembinaan. Tapi, jika diketahui ada keterlibatan pedagang dalam menggunakan formalin, yang bersangkutan juga bisa dikenakan sanksi hukum. (hms)

Ratu Dewa Sampaikan Pesan Moral di Ponpes Al-Malul Khair

Palembang (KR) Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Palembang, Ratu Dewa menyampaikan tiga pesan moral dalam kegiatan pesantren ramadhan yang diadakan oleh Pondok Pesantren Al-Malul Khair yang beralamat di Jalan Lunjuk Jaya, Kecamatan Ilir Barat Satu, Kelurahan Lorok Pakjo, Palembang, Minggu (12/5/2019). Pertama dikatakan Ratu Dewa, membangun karakter, yaitu karakter akhlakul karimah dan karakter kinerja, dalam bulan suci ramadan ini sebagai bentuk peningkatan ketakwaan. “Membangun karakter kinerja, contoh dimana Pemerintah Kota Palembang telah membuat program gotong royong, nah ini kinerjanya, dan akhlaknya adalah program gerakan subuh berjamaah,” kata Dewa disela

pesantren ramadan dengan tema Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia Back to Pesantren. Kedua, membangun kompetensi, dirinya berharap mahasiswa bisa membangun kompetensi, baik kompetensi berfikir kritis, idealisme dan membangun kolaborasi antar mahasiswa. “Iya pemuda harus berprofesional sesuai dengan kemampuan yang dimiliki,” tuturnya lagi. Dan karakter terakhir yang dikatakan Dewa, mahasiswa harus mampu membangun literasi. Pada dasarnya literasi untuk meningkatkan kemampuan para mahasiswa. “Terakhir saya ingin para mahasiswa mambangun literasi, baik literasi informasi dan literasi teknologi agar mahasiswa ada keterbukaan wawasan dalam segala hal,” harapnya. (hms)

Pemkot Masih Berharap Tambahan Jargas Kota Palembang (KR) Pemerintah Kota Palembang masih berharap ada tambahan jaringan gas rumah tangga untuk memenuhi kebutuhan masyarakat yang belum tersentuh pembangunan gas kota. Harpan itu terungkap dalam pertemuan pejabat Pemkot dengan Direktorat Perencanaan dan Pembangunan Infrastruktur Migas, Direktorat Jenderal Migas, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Kamis (9/5/2019). Kunjungan itu dipimpin Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kota Palembang Sulaiman Amin, mewakili Sekda Palembang Ratu Dewa. Para camat di Palembang juga hadir di pertemuan ini. Kunjungan para pejabat Pemkot Palembang itu diterima Direktur Perencanaan dan Pembangunan Infrastruktur Migas, Alimuddin Baso dan jajaran. Sulaiman dalam pemaparannya mengatakan bahwa pemerintah kota mengusulkan penambahan jargas bagi warga Palembang. “Kita minta dukungan dari Kementerian, karena jargas ini sangat dibutuhkan masyarakat Palembang,” ujar Sulaiman. Ia menerangkan, sebelumnya, Pemerintah Kota

Palembang mendapat bantuan pembangunan jaringan gas rumah tangga dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) RI. Bantuan itu untuk 6.034 Sambungan Rumah (SR) di lima kecamatan. Yakni Kecamatan Sematang Borang, Kecamatan Sako, Kecamatan Seberang Ulu Satu, Kecamatan Seberang Ulu Dua, dan Kecamatan Jakabaring. Sebelumnya, pada tahun 2009, Kementerian ESDM sudah menggulirkan bantuan pembangunan jargas sebanyak 3.311 SR, lalu pada tahun 2018 sebanyak 4.315 SR. “Di 2019 sampai dengan 2023 target kita 534 sambungan rumah. Tentunya ini butuh bantuan dari pemerintah pusat,” kata Sulaiman, didampingi Kepala Bagian Administrasi Pembangunan Setda Kota Palembang, Zuryati. Selain bersinergi dengan pemerintah pusat soal kegiatan pembangunan di 2019, Sulaiman menambahkan, mereka juga mengusulkan agar 18 kecamatan bisa mendapatkan sambungan jargas secara merata. Ata spermintaan ini pejabat direktorat Migas Kementerian ESDM, mengatakan siap membahas permintaan tersebut, agar dapat segera direalisasikan. (hms)

3

Hasil Musrenbangnas Menjadi Fokus Harnojoyo Jakarta (KR) - Wali Kota Palembang Harnojoyo menghadiri pembukaan Musyawarah Perencanaan Pembangunan Nasional (Musrenbangnas) 2019. Acara itu secara resmi dibuka oleh Presiden RI Joko Widodo, di Ballroom Hotel Shang-rila, Jakarta, Kamis (9/5/2019). Hadir di acara Musrenbangnas ini, Sekretaris Daerah Kota Palembang Ratu Dewa, serta mayoritas kepala organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kota Palembang. Wali Kota Harnojoyo dan seluruh kepala daerah di Indonesia, di acara itu juga mendengarkan arahan dari Presiden RI Joko Widodo. “Ada tiga hal yang jadi fokus Presiden. Pertama, tentang infrastruktur perkotaan yang terkoneksi dengan sentral-sentral produksi,” kata Harnojoyo, diwawancarai usai acara. Fokus kedua adalah reformasi birokrasi. “Tidak ada sistem perizinan yang berbelit-belit. Investor yang masuk jangan dipersulit. Ini selama ini kita rasakan. Kita mau bangun insenerator. Sampah sangat bermasalah. Sampai sekarang belum selesai. Karena memang sangat rumit birokrasinya,” kata Harnojoyo. Fokus ketiga, kata Harnojoyo, adalah sumber daya manusia yang baik dan berkualitas. “Semua harus ada beasiswa. Kita sudah memfokuskan terkait SDM ini, bahwa pegawai dan pelajar yang berprestasi akan kita beasiswakan. Ini juga jadi prioritas kita.” Harnojoyo juga sepakat dengan pernyataan Presiden

terkait perizinan. “Saya senang dengan pernyataan pak Presiden. Mana-mana perizinan yang lambat akan saya pangkas. Bila perlu, jika ada investor ke Palembang, silahkan berinvestasi dulu, izin menyusul.” Selain memberikan pengarahan, Presiden Jokowi di acara itu juga meluncurkan visi Indonesia tahun 2045. Presiden berharap, di tahun itu Indonesia sudah menjadi salah satu negara dengan ekonomi terbesar di dunia. “Kita memiliki peluang besar untuk menjadi negara ekonomi terkuat kelima di dunia, dan bisa masuk empat besar ekonomi terbesar di dunia,” sebut Presiden. Ia meminta dukungan dari pemerintah daerah di Indonesia untuk bersama-sama mewujudkan hal tersebut. “Tetapi untuk masuk ke sana juga tidak mudah banyak tantangan yang harus kita selesaikan,” ujar Presiden. Sementara itu, Kepala

Bappeda dan Litbang Kota Palembang, Ir Harrey Hadi, mengatakan, Musrenbangnas ini adalah puncak dari kegiatan perencanaan pembangunan setelah sebelumnya dilaksanakan Musrenbang tingkat kelurahan, kecamatan, desa, kabupaten, kota dan provinsi di masing-masing daerah di Indonesia. “Dalam Musrenbangnas tentu akan terlihat kesesuaian perencanaan dari tingkat atas ke tingkat bawah. Bagaimana kebijakan pusat disinkronkan dengan kebijakan pemerintah daerah,” ujar Harrey, diwawancarai di acara Musrenbangnas. Ia menyebutkan, dalam Musrenbangnas ini, Wali Kota Paembang Harnojoyo bersama seluruh kepala daerah mendengarkan arahan-arahan makro dari Presiden dan para menteri. “Setelah itu akan disesuaikan kembali dengan kebijakan pemerintah daerah.

Sinkronisasi dan sinergitas pemerintah pusat dan daerah,” kata Harrey. Terkait program Pemerintah Kota Palembang, ia mengatakan, titik tekannya pada pembangunan 2020, yakni infrastruktur yang merata dan berkeadilan. Dan ini, kata Harrey, sejalan dengan tema yang diusung pemerintah pusat pada Musrenbangnas kali ini. “Tinggal lagi kita mensinergikan mana yang Jadi tanggung jawab pemerintah kabupaten, kota, dan mana yang jadi tanggung jawab pemerintah nasional. Pendanaan yang nasional melalui APBN, dana alokasi khusus dan dana lainnya. Program yang kita usulkan adalah program strategis yang didanai APBN,” Harrey menerangkan. Program strategis itu, misalnya program pembangunan jalan, penanganan sampah, penataan kawasan kumuh, pariwisata sungai dalam program

Sekanak-Lambidaro. Secara umum, kata Harrey, Pemkot Palembang mengusulkan perencanaan program bidang pendidikan, kesehatan, pekerjaan umum, Ketenagakerjaan, pertanian. Termasuk dua program unggulan Wali Kota Palembang Harnojoyo, yakni program gotong royong dan shalat subuh berjamaah. “Dua program ini jadi indikator kinerja utama dalam RPJMD Palembang 20182023, yang tertuang dalam Perda Nomor 3 Tahun 2019. Masuk dalam aspek lingkungan dan pemberdayaan masyarakat, juga program pembinaan mental dan kerohanian.” Harrey optimistis usulan program pembangunan Pemkot Palembang pada Musrenbangnas ini akan diakomodir pemerintah pusat. “Usulan program kita realistis dan jadi kewenangan pemerintah nasional, selain program prioritas pemerintah daerah.”katanya. (red)

Absensi Subuh Pecahkan Rekor MURI, DPRD Berikan Apresiasi Palembang (KR) Aplikasi Si Abuh memecahkan rekor kategori aplikasi absensi subuh pertama di dunia untuk Aparatur Sipil Negara (ASN). Sertifikat rekor MURI diserahkan langsung kepada Walikota Palembang H Harnojoyo dan Sekretaris Daerah Kota Palembang Drs Ratu Dewa MSi, Rabu (1/5/2019), bersamaan dengan launching aplikasi Si Abuh di Masjid Agung Palembang. Perwakilan Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) Andre Purwantono mengaku, pihaknya mengapresiasi terobosan baru aplikasi absensi sholat Subuh pertama untuk Aparatur Sipil Negara dan masyarakat tersebut. Dengan adanya absensi ini diharapkan semakin memotivasi seluruh umat untuk giat melaksanakan sholat Subuh berjamaah. Menanggapi keberhasilan Kota Palembang meraih rekor MURI, Walikota Palembang H Harnojoyo berharap, pelaksanaan sub-

uh berjemaah dapat ramai layaknya pelaksanaan sholat Idul Fitri. Dijelaskannya, gerakan Subuh berjemaah telah dilaksanakan Pemerintah Kota Palembang sejak lebih dari 4 tahun lalu. “Tidak ada lagi yang mengatakan ini program pencitraan. Saat ini bagaimana upaya kita bersama untuk menjadikan program ini sebagai tonggak dalam menggerakan perekonomian umat,” ujarnya. Untuk aplikasi Si Abuh sendiri setidaknya telah diunduh lebih dari 42 ribu warga Palembang. Menurut Walikota, jumlah tersebut merupakan capaian yang luar biasa. Dirinya berharap, subuh berjemaah yang sudah tertuang dalam Peraturan Walikota Palembang dapat

memberikan efek positif yang meluas di masyarakat. “Namun jangan sampai kita Sholat Subuh dikarenakan adanya Perwali. Hendaknya melaksanakan sholat subuh berdasarkan niat untuk sama-sama melaksanakan kewajiban serta bersama-sama menjadi motor penggerak kemajuan umat,” ujarnya. Dijelaskannya, berdasarkan survei sebanyak 97 persen masyarakat Kota Palembang suka terhadap program Subuh berjemaah yang dilak-

sanakan Pemerintah Kota Palembang. Oleh karena itu dirinya menegaskan agar para pegawai selaku penggerak Subuh berjemaah agar lebih baik dalam pelaksanaan kewajiban umat Islam tersebut. “Melalui aplikasi ini kita berharap 10 persen saja dari perputaran uang di Palembang didapatkan umat, maka Insha Allah konsep pembangunan ekonomi umat akan dapat diraih. Dan bila masih ada pejabat di Palembang khususnya eselon II yang

main-main terhadap gerakan subuh berjemaah ini, tunggu tanggal mainnya,” tegas Harnojoyo. Sementara itu, Kabag Kesra Setda Kota Palembang DR H Riza Pahlevi MA menjelaskan, gerakan subuh berjemaah bertujuan memperkuat perekonomian umat. Untuk mencapai tujuan tersebut dibangunlah sebuah sistem salah satunya melalui aplikasi Si Abuh. Melalui konten yang dimiliki aplikasi ini, dirinya yakin upaya menguatkan perekonomian umat akan dapat terwujud. “Kita mulai dari pagi ini, semoga kita bersama bisa mewujudkan dan menggerakan ekonomi umat,” ujarnya. Keberhasilan Walikota Palembang ini juga mendapat apresiasi dari DPRD. Hal ini diutarakan Wakil Ketua DPRD Kota Palembang Ir Sri Wahyuni saat mempimpin rapat Paripurna ke-9 masa persidangan I DPRD Kota Palembang, Senin (6/4) lalu. (red)

17 Camat Belajar Proses Penanggulangan Sampah Palembang (KR) Wakil Walikota Palembang Fitrianti Agustinda, Selasa (14/5/2019), kembali berkunjung ke Kecamatan Kalidoni. Kedatangan orang nomor dua di Kota Palembang ini, tidak hanya didampingi dinas terkait saja, melainkan mengandeng 17 camat untuk belajar langsung cara pengelolalahan sampah kepada Camat Kalidoni Ari Wijaya. “Kita ketahui dalam satu hari semua sampah yang masuk di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) hampir 1.300 ton, semua yang masuk di TPA ini tanpa dikelola lagi sehingga penumpukan terus terjadi dan menggunung,” kata Fitri. Di Kalidoni ini, kata Fitri memiliki suatu kelebihan

dijika dibandingkan dengan kecamatan yang lain, sistem instalansi pengelolaan sampah berbasis masyarakat yang sudah terbentuk mampu mengurai sampah yang ada, bahkan mampu menjadi nilai ekonomis, setelah dikelola dengan teknologi yang dikembangkan pihak kecamatan bersama masyarakat setempat. “Maka dari itu alangkah baiknya setiap sampah yang ada di kecamatan masing-masing agar bisa dikelolah dan mengurangi sampah yang ada di TPA,”jelasnya. Ditempat pengelolaan sampah itu juga, terlihat Fitri meembuka ruang diskusi dengan camat. “Ya untuk tempatnya sendiri Kalidoni memiliki la-

han 500 Meter persegi untuk dimanfaatkan tempat pengelolaan sampah. Kedepan kami akan mencari lahan yang dimiliki oleh Pemkot untuk digunakan sebagai tempat pembuangan sementara yang akan kita manfaat-

kan sebagai Bank sampah,” ungkapnya. Sementara itu, Camat Kalidoni Ari Wijaya mengatakan, jika mesin yang digunakan untuk meleburkan sampah miliki ada dua yaitu fungsinya sebagai pencaca

dan menghancurkannya sehingga bisa diuraikan sesuai jenis sampah yang ada. “Tadi sudah dijelaskan permasalah dan pertanyaan yang di ungkapkan camat lain yaitu, mengenai masalah sumber daya manusia (SDM), kami hanya memberdayakan kurang lebih 2 orang untuk memilah-milah sampah yang datang kemudian dikelolah sampai masuk ke dalam mesin pencaca. Ini baru tahap proses pembelajaran namun secara langsung bisa menghasilkan sesuatu dari sampah tersebut, minimal setiap kecamatan harus bisa mengolah sampah yang ada di wilayah mereka sehingga bisa mengurangi volume yang ada di TPA,”tutupnya. (hms)


4

Koran Rakyat

SUMSEL GEMILANG

Edisi : 15 - 30 Mei 2019

Gubernur Himbau Kepala Daerah Upayakan Insentif Bagi Dokter Internsip Palembang (KR) - Gubernur Sumsel Herman Deru menghimbau kepala daerah baik walikota maupun bupati mulai mikirkan upaya pemberian insentif bagi peserta Program Internsip Dokter Indonesia (PIDI) yang ditempatkan di Provinsi Sumsel. Hal itu dikatakannya saat menghadiri Pemulangan PIDI angkatan II periode Mei Tahun 2018 sekaligus pembukaan pembekalan PIDI angkatan II periode Mei Tahun 2019 Provinsi Sumsel di Hotel The Zuri, Senin (13/5) sore. Saat ini menurut Gubernur Sumsel Herman Deru pihaknya memulangkan sebanyak 45 dokter peserta PIDI yang sudah selesai bertugas sementara di tiga kabupaten kota yakni Kabupaten Banyuasin, Kabupaten OKI dan Kota Lubuk Linggau. Dan Pemprov Sumsel melalui Dinkes juga kembali menerima sebanyak 41 peserta PIDI untuk kembali ditempatkan di tiga kabupaten tersebut. “Kalau dilihat yang dipulangkan dan diterima ini memang tidak sebanding ya. Tapi aturannya memang

sudah sudah seperti itu. Makanya bagi kepala daerah yang kebetukan menjadi wahana tempat penempatan para dokter ini saya harap betul bisa memberikan perhatian khusus. Paling utama adalah soal keamanannya, kedua tempat tinggalnya dan yang ketiga kalau memang ada kelebihan APBD bisa dimanage insentifnya untuk peserta ini. Kalaupun tidak ada ajak perusahaan sekitar untuk memberikan perhatian berupa CSR,” himbaunya. Lebih jauh Peraih Penghargaan Muslim Choice Award itu mengatakan program internsip bukan sekedar mengembangkan ilmu tapi juga sebagai bentuk pelayanan kepada masyarakat. Karena itu khusus bagi peserta yang baru akan ditempatkan ia berpesan untuk menjaga mental sebaik-baiknya. Selama 8 bulan para peserta ini akan ditempatkan di beberapa rumah sakit dan 4 bulan berikutnga di lapangan apakah itu RS, Puskesmas atau bahkan Puskesmas Pembantu (Pustu). “Karena itu belajarla mengenali karakter masyarakat setempat, baik itu budayanya, bahkan bahasa, karena ini penting dalam upaya memberikan sentuhan langsung ke mereka. Sedapat mungkin saya ingin kalian bisa mencegah agar mereka yang sehat tidak menjadi sakit. Nah untuk itu kalian harus bergaul dengan tokoh

Tenaga Kerja Informal Sumsel Masih Butuh Pelatihan Palembang (KR) Gubernur Sumatera Selatan H. Herman Deru menilai tenaga kerja informal di daerah ini masih membutuhkan pelatihan untuk mendapatkan keterampilan yang lebih. Agar dapat bersaing di tengah derasnya persaingan didunia kerja dewasa ini. Hal tersebut diungkapkan Gubernur H. Herman Deru disela-sela meninjau pelatihan Tenaga Kerja Konstruksi (TKK) yang digelar dalam rangka Peringatan hari jadi Provinsi Sumatera Selatan ke-73 Tahun 2019, bertempat di Dinas Perumahan dan Permukiman Prov Sumsel, Selasa (14/5) siang. Dengan didampingi Kepala Dinas Perumahan dan Permukiman Prov. Sumsel, Basyaruddin Akhmad. Gubernur menegaskan pelatihan bagi tenaga kerja informal merupakan salah satu tidak lanjut dari Visi dan Misi Pemerintah Provinsi Sumsel dalam meningkatkan SDM. “Kita tahu tenaga kerja disektor informal masih di atas 50 persen yang didominasi tamatan SD. Karena itu kita punya target tenaga kerja informal di Sumsel harus bisa memenuhi pangsa pas-

ar kerja baik nasional dan Internasional paling tidak di kawasan ASEAN,” tegasnya. Lebih lanjut Herman Deru memberikan apresiasi digelarnya pelatihan tenaga sektor informal sepertinya halnya tukang bangunan. “Tujuannya agar mereka mendapatkan sertifikasi untuk dapat bersaing,” tambahnya. Mantan Bupati OKU Timur ini meminta kalangan pelatih untuk menilai secara objektif agar mereka yang lulus dalam pelatihan pembangunan konstruksi ini betul-betul tenaga yang terampil termasuk dalam hal kerapian dan sejenisnya. Sementara itu Kepala Dinas Perumahan dan Pemukiman Prov. Sumsel, Basyaruddin Akhmad menegaskan dalam pelatihan Tenaga Kerja Konstruksi kali ini diikuti 210 orang. Adapun tujuan dari pelatihan agar para pekerja bangunan mendapatkan keterampilan sehingga mudah diserap dalam dunia kerja. “Harapan kita mereka yang mengikuti pelatihan ini akan mendapatkan sertifikasi. Dan mereka gampang mendapatkan pekerjaan,” tandasnya. (hms)

HD Buka Intermediate Training Kader HMI Tingkat Nasional Palembang (KR) Gubernur Sumatera Selatan H. Herman Deru membuka Pelatihan Kader II (Intermediate Training) Tingkat Nasional yang digelar Himpunan Mahasiswi Islam (HMI) Cabang Palembang dengan bertempat di Aula Kembang Dadar Gedung Bandiklat Provinsi Sumsel, Senin (13/5). Adapun tema Pelatihan Kader II (Intermediate Training) Tingkat Nasional Himpunan Mahasiswi Islam (HMI) Cabang Palembang kali ini “Terbinanya Kaser HMI yang Mempunyai Kemampuan Intelektual untuk Memetakan Peradaban Memformulasikan Gagasan dalam lingkup Organisasi”. Dalam arahannya Gubernur Sumsel H. Herman Deru dalam mengucapkan terimakasih dan kehormatan bagi Sumsel bisa menjadi tuan rumah Pelatihan Kader II (Intermediate Training) Tingkat Nasional tahun 2019. “Saya ingin Kepala

Baban Diklat untuk mengurus adik-adik ini. Apalagi ini bulan ramadhan layaknya kita berbagi karena mereka datang dari luar provinsi,” ucap Herman Deru mengawali sambutannya. Mantan Bupati OKU Timur dua periode ini juga mengharapkan para kader HMI kedepan dapat memberikan masukan yang positif bagi pemerintah dengan cara yang baik dan sopan. “HMI harus up todate. Demopun tidak harus panas-panasan turun kejalan. Kalau bisa demo dengan cara kekinian atau melalui media online,” tegas Herman Deru. Herman Deru menambahkan banyak kader HMI yang dapat dijadikan contoh dan menjadi motivasi bagi anggota HMI lainnya. Diantaranya Akbar Tanjung yang merupakan tokoh nasional dan untuk Sumsel Ketua KAHMI Sumsel Joncik Muhammad kini menjabat Bupati Empat Lawang. (hms)

masyarakat baik itu RT, Kades, bahkan ibu-ibu Posyandu,” jelasnya. Ia juga tak lupa berpesan, dari para dokter ini ikut membantu pemerintah menanggulangi ancaman bahaya narkoba di kalangan pemuda yang semakin mengerikan saat ini. Caranya dengan mengedukasi dan mensosialisasikan bahaya narkoba di kalangan komunitas anak muda di kabupaten dan kota tempat mereka ditempatkan. Sementara itu Menkes RI diwakili Staf Ahli Menteri Kesehatan Bidang Hukum

Kesehatan dr Kuwat Sri Hudoyo mengatakan tujuan PIDI inj adalah proses pemantapan muti profesi dokter untuk menerapkan kompetensi yang diperoleh selama oendidikan dalam rangka pemahiran dan pemandirian untuk menjadikan dokter profesional. “ Dasar pelaksanaan adalah UU Pendidikan Kedokteran Nomor 20 Tahun 2013 yang mengharuskan program profesi sokter dilanjut dengan program internsip,” jelasnya. Internsip sendiri merupakan program pemahiran dan

pemandirian dokter yang merupakan bagian dari program penempatan wajib sementara paling lama satu tahun di wahana rumah sakit dan puskesmas. “Haraoan kami program ini dapat disienergikan dengan kegiatan nasional lainnga. Sehingga pemberantasan penyakit menular lebih efektif dan agar dokter masuk dalam semua situasi pelayanan kesehatan,” paparnya. Di tempat yang sama Kepala Dinas Kesehatan Dra Lesty Nurainy Apt.M.Kes mengatakan, selain Pemulangan PIDI angkatan II

periode Mei Tahun 2018 sekaligus pembukaan pembekalan PIDI angkatan II periode Mei Tahun 2019 Provinsi Sumsel, pada kesempatan itu Ia juga mengundang tenaga keseharan Program Nusantara. Mereka ini baru selesai masa penga diannya selama dua tahun di daerah terpencil di provinsi Sumsel yang berjumlah 14 orang. Adapun penempatan tenaga kesehatan Nusantara ini adalah sebagai salah satu upaya pemenuhan kebutuhan tenaga kesehatan di Puskesmas di daerah terpencil, perbatasan dan kepulauan

sehingga dapat menjamin kelangsungan pelayanan kesehatan. Adapun mengenai program PIDI dikatakan Lesty punya target tersendiri. Yakni peserta dapat memahamikebijakan PIDI dengan baik, terkoordinasinya pelaksànaan PIDI di Sumsel, serta peserta dapat mengetahui faktor pendukung dan penghambat untuk memperbaiki pelaksanaan PIDI kedepan. “Hari ini di Sumsel akan memulangkan 45 dokter internsip yang semula ditempatkan di Kota Lubuk Linggau sebanyak 13 orang, Kabupaten Banyuasin 15 orang dan OKI 17 orang. Kita juga akan menerima (memberangkatkan) 41 dokter lagi,” jelasnya. ke-41 dokter internsip tersebut akan ditempatkan di beberapa wahana masing-masing yakni RSUD Banyuasin dan PKM Pangkalan Balai 18 orang, RS AR Bunda Kota Lubuk Linggau dan PKM Perumnas 18 orang serta RSUD Kayu Agung dan Puskesmas Tugu Mulyo 5 orang. Selain Gubernur Sumsel tampak hadir dalam kegiatan tersebut yakni Duta Anti Narkoba Milenial Ratu Tenny Leriva Herman Deru, Ketua Komite Wahana Komite Internsip Dokter Indonesia Pusat dr. Zainoel Arifin M.Kes, serta Dekan Fakultas Kedokteran Unsri yang diwakili oleh Pembantu Dekan II Dr. dr Irfannuddin. (hms)

Pecahkan Rekor MURI, Menulis Surat untuk Gubernur Palembang (KR) Sumatera Selatan kembali berhasil pecahkan rekor Musium Rekor dunia- Indonesia (MURI) dalam lomba menulis surat kepada Gubernur oleh siswa terbanyak tingkat SMP/MTS dan SMA/ SMK/MA sederajat dengan peserta terbanyak 149.408 siswa-siswi se- Provinsi Sumsel. Rekor MURI tersebut diterima langsung Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) H. Herman Deru saat menghadiri secara langsung lomba menulis surat kepada Gubernur oleh siswa terbanyak tingkat SMP/MTS dan SMA/SMK/ MA sederajat, bertempat di Griya Agung Palembang, Senin (13/5).

Gubernur dengan didampingi Kapolda Provinsi Sumsel Irjen Pol Zulkarnain Adinegara dan Pangdam II Sriwijaya Mayjen TNI Irwan, memberikan apresiasi pada Sumeks Group yang telah menginisiasi lomba menulis untuk Gubernur yang melibatkan149.408 siswa-siswi se- Provinsi Sumsel. Yang ikut serta dalam menyampaikan pengiriman surat terbanyak melalui kertas koran. Setelah mengikuti sejumlah rangkaian seleksi didapati 80 pemenang yang berhak menerima sejumlah hadiah uang tunai dan studi wawasan kebangsaan. “Melalui surat siswa dapat mencurahkan apa kata hati, diperintahkan ke

tangan untuk menulisnya disinilah cerdiknya Sumeks Group ini membangkitkan semangat siswa untuk mengungkapkan sesuatu. Tidak ada gunanya cerdas kalau tidak berani mengungkapkan,” tuturnya. Dikatakan Herman Deru, warga Sumsel mempunyai nilai lebih didalam menyelanggarakan acara-acara demokrasi yang terbuka termasuk pula menulis surat merupkan bentuk demokrasi. “Keberanian punya nilai j 50 persen untuk keberhasilan. Jadi modal untuk berhasil juga harus berani. Kita latih untuk berani mengungkapkan,” tambahnya. Herman Deru mengaku sangat mendukung

pendidikan gratis yang berkeadilan, dimana memiliki mutu dan kualitas yang sama. “Kita setuju sekolah tidak berbayar, namun kita juga harus cerdik membuat klaster-klaster pendidikan. Mutu dan kualitas yang terbaik, Terimakasih untuk para guru yang telah berjasa memberikan pembinaan untuk mencerdaskan anak bangsa,” pungkasnya. Untuk diketahui 80 pemenang lomba menulis untuk Gubernur kali ini masing-masing dengan rincian 10 Pemenang Utama tingkat SMP/MTs, 10 Pemenang Utama tingkat SMA/SMK/ MA dengan hadiah Studi Wawasan Kebangsaan.

Kemudian, 10 Pemenang Kedua tingkat SMP/MTs, 10 Pemenang Kedua tingkat SMA/SMK/MA masing-masing pemenang berupa uang tunai dari Bank SumselBabel sebesar Rp 2.500.000 (Dua Juta Lima Ratus Ribu Rupiah) Lalu, 10 Pemenang Ketiga tingkat SMP/MTs, 10 Pemenang Ketiga tingkat SMA/ SMK/MA dengan hadiah dengan masing-masing uang tunai sebesar Rp 500.000 (Lima Ratus Ribu Rupiah) Diambil juga. 10 Pemenang Ketiga tingkat SMP/MTs, 10 Pemenang Ketiga tingkat SMA/SMK/ MA dengan hadiah masing-masing mendapat bingkisan. (hms)

Herman Deru Minta BPK Edukasi Semua OPD di Sumsel Palembang (KR) Terkait adanya sejumlah konsep temuan dari Pemeriksaan Laporan Keuangan Pemprov Sumsel tahun anggaran 2018 oleh BPK, Gubernur Sumsel Herman Deru meminta segera dilakukan edukasi ke OPD-OPD di lingkungan Pemprov Sumsel. Hal itu dimaksudkan agar temuan serupa tidak terjadi di masa kepemimpinannya. Pernyataan tersebut diungkapkannya saat menghadiri Exit Meeting Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK) Perwakilan Provinsi Sumatera Selatan terhadap Hasil Pemeriksaan Laporan

Keuangan Pemprov. Sumsel, di ruang Rapat Bina Praja, Jumat (10/5) sore. ‘’Saya bukan mau mencari siapa yang salah. Tapi saya ingin ini dibenahi. Bila perlu kedepan ada bimbinan teknis atau edukasi dari BPK. Untuk apa? agar tidak salah kedepannya,” jelas Herman Deru. Terkait kedatangan rombongan BPK dalam exit meeting ini, Ia mengaku sangat terbantu. Ia bahkan ingin di masa awal kepemimpinannya sebagai Gubernur Sumsel (sejak 1 Oktober 2018), laporan keuangan segera dibenahi. “Sumsel ini ibarat kapal

besar, asetnya sangat banyak. Untuk itu bantu saya, saya ingin ini benar sejak awal,” tambahnya. Kepada Perwakilan BPK Sumsel yang hadir, iapun mengucapkan terimakasih karena sudah menyelenggarakan pemeriksaan yang memakan waktu hingga 40 hari lamanya. “Tadi sudah dijelaskan oleh pak Inoki. Saya sampaikan juga bahwa saya sangat serius mengurusi soal aset ini. Karena harus diakui banyak aset milik Sumsel ini masih belum dikembalikan. Secara kasat mata ini bisa dilihat,” jelasnya.

Adapun kedatangan perwakilan BPK ini menurutnya menjadi angin segar tersendiri baginya. Sebab pengusutan aset yang nilainya mencapai triliunan akan semakin mudah. “ Kita sudah bentuk satgas pengusutan aset. Tugasnya banyak termasuk menelusuri kewajiban-kewajiban BOT dan lainnya,” jelas Herman Deru. Sementara itu Perwakilan BPK RI Sumsel Antonio Inoki yang mewakili Kepala Perwakilan BPK RI Sumsel memaparkan bahwa sebagai pengendali teknis kedatangan mereka ini dalam rangka agenda pemba-

hasan temuan pemeriksaan yang sudah ditanggapi masing-masing OPD. “Secara garis besar kami akan sampaikan terkait konsep temuan pemeriksaan. Bahwa jumlah keseluruhan dan sudah ditanggapi ada puluhan konsep temuan pemeriksaan,” jelasnya. Kepada Gubernur Sumsel Antonio Inoki juga meminta agar keberadaan dan aset yang terdaftar lebih diperhatikan. Jangan sampai aset yang terdaftar tersebut tidak ada keberadaannya karena akan membingungkan penghitungan laporan keuangan. (hms)

Pemprov Terima Donasi 300 Buku “The Power Of Etiquette” Palembang (KR) Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) mendapat Sumbangan sebanyak 300 Buku “The Power Of Etiquette” dari Lembaga Pendidikan CARISSA, donasi buku diterima langsung oleh Gubernur Sumsel H. Herman Deru dan disaksikan langsung oleh Menteri Perhubungan Republik Indonesia Budi Karya Sumadi di Griya Agung Palembang, Jumat (10/5) malam. Buku-buku tersebut nantinya akan didistribusikan ke seluruh Ruang Publik, Perpustakaan Sekolah dan Perpustakaan Universitas yang ada di Provinsi Sumsel. Gubernur Sumsel H. Herman Deru dikesempatan tersebut menuturkan, Buku “The Power Of Etiquette” diyakini akan memberikan efek positif bagi pembaca dalam mengaktuliasikan

tatakrama dan etika yang baik dengan sesama. Dia juga mencontohkan sebagai seorang pemimpin untuk urusan etiket sudah tertanam sejak dari awal bahkan semenjak kecil sehingga dengan faktor etiket ini juga diantaranya yang membawanya menjadi seperti saat ini yakni Gubernur Sumsel. “Manajamen penyampaian harus benar, sebab etiket tidak hanya bermanfaat bagi diri tapi bagi suku, bangsa dan negara. Walaupun tidak berlaku disemua tempat namun harus ada penyesuaian. Yang terpenting memiliki cara atau sikap yang dibarengi dengan body language,” imbuhnya. Sebagai Gubernur Herman Deru berjanji akan menyebarkan Buku “The Power Of Etiquette” tersebut, dengan harapan masyarakat Sumsel tetap terkenal den-

gan caranya. “Terimakasih telah menjadikan pemikiran banyak orang menjadi ringkas seperti ini, minimal seluruh pegawai Pemda harus punya buku ini,” ungkapnya Dia juga mengaku senang dan menyampaikan ucapan terima kasih, Lebih jauh dikatakan Herman Deru, Etiket harus dimulai dari organisasi terkecil yakni pada

keluarga. “Mudah-mudahan apa yang ibu Sri Rahayu Suroso lakukan, Insya Allah akan betul-betul bermanfaat untuk kita semua,” tambahnya Sementara Menteri Perhubungan Republik Indonesia Budi Karya Sumadi menambahkan, etiket adalah roh dari emotional quotient (kecerdasan emosional) dimana akan memberikan

peran lebih banyak dari keberhasilan setiap individu. “Jadi bagaimana kita memilih satu tutur kata, sikap, dan bahasa tubuh secara tidak langsung terpatri dalam orangyang ada disekitar kita” tuturnya Dikatakan Menhub, Presiden Republik Indonesia Joko Widodo menginginkan perubahan sumber daya manusia yang lebih baik lagi. Oleh sebab itu pula menurutnya, etiket dan IQ akan memotivasi setiap individu untuk berbuat lebih baik. “Etiket ini benar-benar penting dan InsyaAllah, Allah juga meridhoi kalau kita melakukannya dengan baik. Terimakasih Pak Gubernur yang telah memberikan respon sangat baik, semoga buku ini memberikan arti bagi kita semua,” tambahnya. (hms)


Koran Rakyat

EKBIS - INFRASTRUKTUR

Edisi : 15 - 30 Mei 2019

Jalur Mudik di Jalinsum OKU Mulai Diperbaiki Baturaja (KR) Jalur mudik di Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) wilayah Kabupaten Ogan Komering Ulu, Sumatera Selatan mulai diperbaiki oleh petugas dari Kementerian Pekerjaan Umum RI menjelang lebaran tahun ini. “Kami mulai menyiapkan jalur mudik di wilayah Kabupaten OKU khususnya Jalinsum yang menghubungkan provinsi di Pulau Sumatera,” kata salah seorang petugas dari Kementerian Perkejaan Umum (PU) RI, Triono di Baturaja, Kamis. Dia menjelaskan, salah satu persiapan yang dilakukan adalah perbaikan sebagian dari kerusakan jalan di wilayah setempat seperti menambal lubang di ruas jalan. “Termasuk gundukan bergelombang pada jalan yang dihancurkan menggunakan alat berat guna diperbaiki kembali,” katanya.

Menurut dia, lubang dan gundukan tersebut nanti akan dibuat petak kecil kemudian diisi kembali dengan aspal atau tambah sulam agar arus mudik kendaraan kembali lancar. “Semua jalan yang berlubang atau rusak akan kami perbaiki mulai dari ditambal agar tidak menyusahkan pengguna jalan,” ungkapnya. Menurut dia, perbaikan tersebut dilakukan mengingat masih cukup banyak pemudik yang melewati Jalinsum menuju kabupaten lainnya di luar Pulau Sumatera. “Meskipun jalan tol Bakauheni Palembang mulai aktif tahun ini, diperkirakan masih cukup banyak pemudik yang akan melewati Jalinsum karena banyak kabupaten dan provinsi yang tidak dapat dicapai jika melewati tol Lampung Palembang,” ujarnya. (*)

Jalinsum Ruas OKU mulai ramai arus mudik

Mensos berikan Modal Usaha Penyandang Disabilitas

Jakarta (KR) Menteri Sosial Agus Gumiwang Kartasasmita menjanjikan modal usaha bagi penyandang disabilitas lulusan Balai Besar Rehabilitasi Vokasional Penyandang Disabilitas yang ingin mandiri. “Saya akan persiapkan satu kebijakan, yang nanti lulus, kalau ada yang ingin membuka usaha sendiri kami akan siapkan modalnya,” katanya usai meninjau Balai Besar Rehabilitasi Vokasional Penyandang Disabilitas (BBRVPD) di Cibinong, Rabu. Dia mengatakan modal usaha bisa diberikan untuk kegiatan Usaha Ekonomi Produktif (UEP) dengan nilai Rp5 juta per unit usaha dan Kelompok Usaha Bersama (Kube) dengan besaran Rp20 juta per kelompok. “Dananya tidak perlu dari APBN. Kita ingin ke depan banyak wirausahawan yang lahir dari sini, dan saya yakin teman-teman tidak akan kalah,” katanya.

Menteri Sosial didampingi Direktur Jenderal Rehabilitasi Sosial Edi Suharto, Sekretaris Jenderal Kementerian Sosial Hartono Laras dan pejabat kementerian yang lain meninjau BBRVPD di Cibinong untuk melihat langsung fasilitas latihan keterampilan bagi para penyandang disabilitas. Di sana, 120 penyandang disabilitas dididik dan dilatih keterampilan menjahit, komputer, desain grafis dan percetakan, elektro, pekerjaan logam serta otomotif selama enam bulan. Selain melatih di balai, BBRVPD juga melakukan penjangkauan ke luar balai dan melatih 250 orang penyandang disabilitas. Pelatihan keterampilan, menurut Agus, ditujukan untuk meningkatkan kemampuan para penyandang disabilitas agar mereka bisa mandiri.Kementerian Sosial sudah memberikan bantuan asistensi kepada 22.500 penyandang disabilitas pada 2019. (ant)

Kabupaten OKU Dapat Tambahan 61 Orang Calhaj

5

Pemkab OKU Fasilitasi Pemasaran Produk Kuliner Selama Ramadhan Batunraja (KR) - Pemerintah Kabupaten OKU melalui Dinas Koperasi dan UKM memfasilitasi kegiatan pengembangan sarana pemasaran produk kuliner selama bulan suci Ramadhan 1440 H. Hal itu dikatakan Kadin Koperasi dan UKM OKU Ir Joni Amran MM kepada SRIPO Senin (06/05/2019), pada pembukaan Pasar Bedug yang dipusatkan sepanjang jalan Gajah Mada Baturaja. Pasar Bedug ini dibuka secara resmi oleh Bupati OKU Drs H Kuryana Azis. Mengutip sripoku.com Pembukaan pasar bedug ditandai dengan pengguntingan pita di pintu masuk pasar bedug oleh Ketua TP PKK OKU dan Hj Badiar Dewi Kuryana, Kapolres OKU AKBP Dra Ni Ketut Widayana Sulandari dan Ketua Persit Chandra Kirana Cabang XXXVIII Dim 0403 OKU Ny Ika Agung Widodo. Ketua DWP OKU Ny Susmadiana Tarmizi, Tampak hadir, Dandim 0403/OKU Letkol Arm Agung Widodo SSos, Sekda OKU DR Drs H Achmad Tarmizin SE MT Msi MH, Kapolres OKU AKBP Dra Ni Ketut Widayana Sulandari. Kemudian Ketua DPRD OKU Zaplin Ipani SE, Kajari OKU Bayu Pramesti SH MH, Pemimpin Cabang bank Sumsel Babel Baturaja Dhanis Faisal, Kepala Perum Bulog Sub Divre OKU Deni Laksana Putra dan Ketua

DWP OKU Hj Susmadiana Tarmizi SPd SMn Msi dan Ketua DWP Unit Koperasi dan UKM Ny Lusi Vera Susanti Joni Amran. Dalam laporannya Joni Amran mengatakan, Ramadhan kali ini pemerintah menyiapkan 40 tenda UMKM secara gratis yang ditempati 200 pedagang kuliner. Setiap bulan Ramadhan Pemkab OKU melalui Dinas Kopersi dan UKM memfasilitasi pedagang untuk berjualan makanan pembuka puasa dan lauk pauk santap sahur. Menurut Joni, tujuan dibukanya pasar bedug ini dalam rangka menyambut dan memeriahkan bulan Suci

Ramdahan 1440 H/2019 M di Kabupaten OKU, memberikan kesempatan dan peluang kepada usaha kecil mikro yang bergerak dibidang pangan, untuk meningkatkan pendapatan dalam memenuhi kebutuhan keluarganya. Dan memberikan kemudahan bagi masyarakat untuk mendapatkan dan memenuhi kebutuhan berbuka puasa dan sahur yang menunya tersedia di Pasar Bedug. Menumbuh kembangkan usaha kecil mikro (UMKM) ampu berkembang dalam upaya memperluas lapangan kerja dan peningkatan ekonomi masyarakat. Kuliner Ramadhan yang

dipusatkan di Jalan Gadjah Mada samping Kantor DPRD OKU ini merupakan tempat yang sangat setrategis dan mudah dijangkau dari seluruh penjuru Kota Baturaja. Dengan terkonsentrasinya pedagang takzil sehingga memudahkan pembeli untuk mencari menu kesukaannya. Sedangkan Bupati OKU Drs H Kuryana Azis saat membuka Pasar Bedug mengatakan pasar bedug ini juga dapat memperluas lapangan kerja dan peninmgkatan ekonimi masyarakat yang menajdi salah satu indicator keberhasilan pembangunan. Melalui kegiatan ini Pemerintah akan terus menggelorakan semangat mas-

yarakat terutama pelaku usaha mikro kecil dan menegah untuk menjadi wira usaha baru. Untuk itu perlu dilakukan berbagai upaya yang dapat mendorong terbukanya lapangan kerja baru. Salah satunya dengan cara memberdayakan UMKM sebagai kekuatan ekonomi local yang harus terus menerus diperhatikan pemerintah Kabupaten OKU. Dikesempatan itu diberikan bantuan paket sembako kepada anak panti Asuhan An-Nur, As-Syifa dan Mustika. Bantuan berupa 50 paket sembako dari Bulog OKU dan 30 paket dair Bank Sumsel Bebal Baturajayang diserahkan oleh Bupati OKU Drs H kuryana Azis. (red)

Diresmikan Gubernur, Dinas PUBM Gelar Pasar Murah Palembang (KR) Dalam rangka bulan suci Ramadhan 1440 Hijriah sekaligus memperingati HUT Provinsi Sumsel ke73, Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga (PUBM) mengadakan Pasar Murah Ramadhan dan Bazaar Produk di halaman Dinas PU Bina Marga Senin (13/5) pagi. Kegiatan ini dibuka langsung oleh Gubernur Sumsel Herman Deru didampingi Ketua TP PKK Sumsel, Hj Febrita Lustia Deru. Pasar Murah Ramadhan dan Bazaar produk yang diselenggarakan oleh Dinas PUBM ini diikuti oleh 58 stand peserta. Di antaranya Perum Bulog, Alfamart, PT Sinar Sosro, PT. Indofood, PT. Wilmar, serta puluhan UKM yang menjual aneka produk makanan, pakaian dan kebutuhan rumah tangga lainnya. Dalam sambutannya, Gubernur Sumsel Herman Deru mengapresiasi pasar murah PUBM ini sebagai sebuah ide kreatif yang pa-

tut dicontoh oleh dinas-dinas lainnya. “Sebuah ide kreatif lahir lagi di halaman PU Bina Marga. Kemeriahan sederhana di sela-sela kesibukan kita ini memang kita butuhkan karena kita butuh berinteraksi antar instansi. Kegiatan ini bukan hanya sekedar

penyelenggaran tapi juga ibadah,” tuturnya. Dikatakannya, kreatifitas-kreatifitas seperti ini harus tetap ada meski bulan ramadhan. Selain memudahkan masyarakat juga dapat mengikat silaturahmi antar dinas yang jumlahnya ribuan orang.

“ Masyarakat dan para pegawai inikan sama-sama butuh untuk memenuhi ketersediaan menghadapi lebaran. Maka saya mengapresiasi kerja dinas-dinas ini terutama gabungan dinas yang membuat bazaar seperti ini,” tambahnya. Pada kesempatan itu

Herman Deru tak lupa mengingatkan, karena bazaar tersebut bersifat sementara Ia meminta harga yang ditawarkan menggunakan harga dasar sehingga berbeda dengan harga pasar. Gubernur Sumatera Selatan itu juga berterima kasih kepada Darma Wanita yang sudah membantu kegiatan ini. Sehingga para pegawai khususnya ibu-ibu tidak repot lagi berbelanja memenuhi kwbutuhan berbuka puasa. Sementara itu sejumlah kebutuhan dijual dalam bazaar tersebut. Misalnya Bulog akan menjual beras medium dan premium, gula pasir, minyak, daging kerbau beku serta paket sembako. Banyaknya peserta yang ikut membuat pengunjung yang rata-rata pegawai ikut memadati arena bazaar. “ Ini untuk memeriahkan bulan suci Ramadhan serta memperingati ulang tahun Provinsi Sumsel. Kegiatan ini berfungsi untuk membantu pegawai” ujar Kepala Dinas PUBM H.Darma Budi. (hms)

Mura Jadi Percontohan Pengembangan Kakao di Sumsel Baturaja (KR) Kabupaten Ogan Komering Ulu, Sumatera Selatan, mendapat kuota tambahan sebanyak 61 orang calon haji yang akan diberangkatkan ke Tanah Suci Mekah tahun ini. “JCH OKU yang dijadwalkan akan berangkat haji tahun ini bertambah 61 orang sehingga totalnya berjumlah 444 orang dari sebelumnya 383 calon,” kata Kasubag TU Kantor Kementerian Agama (Kankemenag) Ogan Komering Ulu (OKU) Fachrul Amin di Baturaja, Selasa. Penambahan puluhan calon haji ini terdiri atas jemaah lansia, pendamping dan jemaah cadangan yang sebelumnya sudah melakukan pelunasan Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) di bank penerima setoran. “61 orang calon yang masuk kuota haji tambahan semuanya sudah melunasi BPIH,” ujarnya. Sebanyak 61 calon tambahan tersebut berasal dari

enam kecamatan yang ada di Kabupaten OKU meliputi Kecamatan Baturaja Timur sebanyak 11 orang, Lubuk Raja empat orang dan Peninjauan tiga orang. “Kemudian Kecamatan Sinar Peninjauan sebanyak lima orang, Baturaja Barat empat orang dan satu jemaah berasal dari Kecamatan Lengkiti,” ujarnya. Keberangkatan ratusan calon haji asal Kabupaten OKU ini, lanjut dia, nantinya terbagi dalam delapan rombongan yang akan diberangkatkan ke Tanah Suci guna menjalankan ibadah haji. “Masing-masing rombongan terdiri atas 45 orang,” ujarnya. Dia mengimbau seluruh jemaah agar mempersiapkan diri serta menjaga kesehatan sebelum diberangkatkan dan selama menjalankan ibadah haji di Tanah Suci Mekah. “Para JCH diharapkan tetap menjaga kesehatan agar lebih khusuk selama menjalankan ibadah haji,” ujarnya. (ant)

Musi Rawas (KR) Kabupaten Musi Rawas luar biasa kaya dengan aneka budaya, kearifan lokal yang tetap terjaga serta hasil bumi yang melimpah. Ditambah dengan semangat inovasi dan kreatifitas warganya menjadikan Kabupaten yang berusia ke 76 tahun ini menjadi salah satu daerah diperhitungkan di Sumatera Selatan. Dalam kunjungan kerja Gubernur H. Herman Deru dan ketua TP PKK sumsel Hj. Febrita Lustia selama dua hari di Musirawas kemarin lalu. Menyempatkan waktunya melihat dari dekat Pembibitan coklat di desa Bamasco Kecamatan Tuah Negeri Kabupaten Musi Rawas. Khusus pengembangan tanaman coklat di desa Bamasco. Gubernur berharap kedepan Musirawas dapat dijadikan sebagai daerah percontohan bagi Kabupaten/kota lainya di Sumsel yang topografinya sama dengan Mura untuk dikembangkan sebagai sentra tanaman kakao atau coklat. Yang jika digarap dengan serius, lanjut Gubernur akan mampu meningkatkan pendapatan petani karena harganya nyaris

tidak mengalami fluktuatif sebagai mana yang terjadi pada komodisi karet dan sejenisnya. “Saya minta pada Dinas Perkebunan Provonsi untuk menjadikan Musi Rawas ini sebagai model percontohan bagi daerah lainnya di Sumsel dalam hal pengembangan tanaman coklat,” tegas Herman Deru. Lebih lanjut Gubernur menambahkan, selain tanaman kakao tanaman lada perdu juga menjadi tanaman alternatif yang dimungkinkan akan dapat memberikan keuntungan bagi petani.

“Saya kira Bupati Musirawas ini orang yang cerdas. Bisa membaca peluang. Dan ini patut dicontoh bagi daerah lainnya,” lanjut Gubernur. Sementara itu Bupati Musirawas H. Hendra Gunawan mengungkapkan selain ditanam dilahan perkebunan milik rakyat. Tanaman kakao juga dijadikan tanaman pekarangan. “Sebelumnya masyarakat kita tergantung dengan hasil tanaman karet. Namun sekarang kita anjurkan warga menanam coklat. Bukan saja dilahan perkebunan namun juga di pekarangan rumah,”

tegas Hendra Gunawan. Usai meninjau pusat pembibitan coklat Gubernur didampingi ketua TP PKK Hj Febrita Lustia berkunjung ke Coklat Drflo Bamasco Chocolat yang merupakan rumah produksi pengolahan biji kakao menjadi produk olahan coklat dengan kualitas ekspor yang letaknya tidak jauh dari pusat pembibitan coklat di desa Bamasco Kecamatan Tuah Negeri. Ditempat ini Herman Deru dan rombongan melihat dari dekat proses produksi coklat konsumsi sebelum dijual kepasaran. Bahkan

mantan Bupati OKU timur dua periode ini peraktek langsung mengemas coklat konsumsi untuk dijual ke pasaran. Dirumah produksi coklat ini Gubernur berjanji tahun ini juga Pemprov akan memberikan bantuan berupa mesin produksi berskala modern melalui Dinas Prindustrian dan Perdagangan (Disprindag) Provinsi. Namun dengan syarat kedepannya rumah coklat ini dapat memberdayakan masyarakat setempat agar terlibat langsung dalam aktivitas produksinya. “Kedepan kita harapkan rumah coklat ini mampu meningkatkan produksinya. Masyarakat sekitar juga kita minta dilibatkan langsung dalam proses produksinya,” harap Gubernur. Terkait dengan pemasaran hasil produksi selain secara online juga dilakukan secara konvensional, bahkan ada yang dieskpor ke Singapura. Karena itu dia meminta pihak perbankkan diajaknya untuk peduli dengan keberadaan industri kerajinan rakyat, UKM dan UMKM sehingga dapat terus berkembang dalam memajukan sektor ekonomi kreatif masyarakat. (hms)


6

Koran Rakyat

SYIAR RAMADHAN

Edisi : 15 - 30 Mei l 2019

Bupati dan Wabup OKUS Silaturahmi Bersama Masyarakat Desa Sebaja Muaradua (KR) - Bupati OKU Selatan Popo Ali M., B.Com. bersama Wakil Bupati OKU Selatan Sholehien Abuasir, SP.,M.Si. hadir langsung pada Safari Ramadan 1440 H di Desa Sebaja Kecamatan Sungai Are yang digelar oleh Pemerintah Kabupaten OKU Selatan melalui Bagian Kesra, senin sore (13/05).

Safari ramadan ini merupakan wadah silaturahmi antara masyarakat dan Pemkab yang diisi dengan kegiatan Berbuka bersama, shalat magrib, shalat isya dan tarawih, selanjutnya mendengarkan tausiyah singkat dari Ustadz Syarifudin di Masjid Al Hidayah Desa Sebaja Kecamatan Sungai Are. Dalam sambutan Alimin Fahri selaku Kepala Desa Sebaja, mengucapkan rasa terima kasihnya kepada segenap jajaran dan terkhusus kepada Bupati dan Wakil Bupati yang telah melaksanakan safari ramadan di Desa Sebaja. Mewakili masyarakat Desa Sebaja, Kepala Desa juga menyampaikan rasa bangganya, karena silaturahmi ini bagian dari kepedulian pemerintah terhadap masyarakat mengingat jarak yang ditempuh cukup jauh. Bupati OKU Selatan dalam sambutannya menyampaikan, bahwasannya tujuan dari digelarnya safari ramadan ini bukan hanya sekedar menjalankan ibadah secara bersama-sama, tapi kegiatan ini lebih untuk memupuk tali persaudaraan dan silaturahmi. “Agar silaturahmi tetap terjaga dengan erat, dan den-

gan terjalinnya silaturahmi yang erat, tentunya akan membawa manfaat baik bagi pemerintah maupun bagi masyarakat. Sehingga apa yang akan direncanakan kedepan dapat terlaksana sesuai dengan apa yang diharapkan oleh masyarakat,”ungkap Bupati. Bupati juga sangat mengapresiasi Desa Sebaja yang mempunyai arti Semende, Bali dan Jawa. Yang mana desa ini mempunyai tiga suku yang berbeda bahasa dan agama, akan tetapi Desa Sebaja ini sangat damai, kompak, saling menghormati, menjunjung tinggi persatuan baik norma agama maupun budaya. “Meskipun Desa Sebaja ini termasuk Desa yang baru, namun kedepan akan disejajarkan seperti desa-desa yang lain, baik itu dari pembangunan bahkan keberhasilan. Dan apa-apa yang selalu jadi permasalahan di desa ini akan segera diselesaikan,” tambahnya. Dalam kesempatan ini juga, Baznas OKU Selatan memberikan bantuan beru-

pa sembako yang diberikan langsung kepada masyarakat yang membutuhkan. Untuk mendukung dan meningkatkan kegiatan keagamaan, Tahun 2019

ini terdapat enam masjid di Kecamatan Sungai are yang mendapatkan dana hibah dari Pemerintah OKU Selatan. Dana hibah ini akan disalurkan langsung melalui

Rekening masing-masing Masjid. Usai melaksanakan safari ramadan, Bupati bersama Wakil dan rombongan yang terdiri dari Para FKPD, Asisten, Ketua TP PKK, Ibu Wakil Bupati, Para Kepala OPD, dan Camat setempat. Mengunjungi keluarga Almarhum Halim MS yang merupakan Kepala Desa Ujan Mas Kecamatan Sungai Are, Almarhum yang berusia 50 tahun ini meninggal dunia pada Minggu 12 Mei 2019 Pukul 14.15 Wib di Desa Ujan Mas. (hms)

Safari Ramadan ke Ulu Danau, Wabup OKUS Santuni Anak Yatim Muaradua (KR) - Pelaksanaan kegiatan Safari Ramadan 1440 H yang digelar oleh Pemerintah Kabupaten OKU Selatan di Desa Ulu Danau Kecamatan Sindang Danau pada Selasa (15/5/2019) malam dihadiri langsung oleh Wakil Bupati OKU Selatan Sholehien Abuasir, SP., M.Si. Bertempat di Masjid Al Hidayah Desa Ulu Danau, turut hadir dalam kesempatan ini Para FKPD, Para Asisten, Para Kepala OPD, Ibu Devi Sholehien, Baznas OKU Selatan, dan maayarakat Desa Ulu Danau. Safari ramadan ini merupakan wadah silaturahmi antara masyarakat dan Pemkab yang diisi dengan kegiatan Berbuka bersama, shalat magrib, shalat isya dan tarawih berjamaah. Dalam sambutannya Camat Sidang Danau atas nama masyarakat Sindang Danau mengucapkan rasa terimakasihnya atas kehadiran Wakil Bupati OKU Selatan beserta rombongan yang mana dapat hadir ditengah masyarakat untuk bersilaturahmi langsung bersama masyarakat Sindang Danau. Dalam kesempatan ini Camat Sidang Danau juga menyampaikan, bahwasannya Kecamatan Sindang Danau ini telah meraih prestasi Qori mengaji terbaik yang mendapatkan medali berupa satu perak dan dua perunggu. Dalam kesempatan ini juga, Camat mengucapakan Terimakasih kepada Pemkab OKU Selatan yang akan memberikan bantuan baik berupa pembangunan fasil-

Herman Deru: Jadikan Ramadhan Moment Memperbaiki Keimanan PALEMBANG - Gubernur Sumsel H.Herman Deru secara resmi membuka kegiatan Safari dan Pengajian Ramadhan Pemprov Sumsel Tahun 1440 Hijriah di Griya Agung, Minggu (5/5) malam. Di hadapan ribuan jamaah yang hadir, Herman Deru berpesan agar menjadikan bulan suci Ramadhan sebagai moment memperbaiki keimanan dan ketakwaan. “ Harapan saya bulan Ramadhan ini bukan hanya menjadi wahana intropeksi diri tapi lebih dari itu manfaatkan moment ini untuk memperbaiki keimanan dan ketakwaan,” tegasnya. Dikatakan Herman Deru, tarawih di Griya Agung ini adalah yang perdana sejak ia dilantik menjadi Gubernur Sumsel 1 Oktober 2018 lalu. Ia mengaku sangat bersyukur dan takjub sekaligus bangga karena moment Ramadhan ini menjadi ibadah yang menyatukan semua masyarakat dari berbagai kalangan dan golongan. “Insya Allah kita sahur malam ini.Karena tadi sudah sidang isbat dari berbagai titik untuk melihat hilal. Semoga ibadah puasa kita kali ini dapat semakin mempererat ukhwuah Islamiyah yang ada antara umat, ulama dan umaroh,” tambahnya. Seperti sudah menjadi tradisi di Griya Agung lanjut Herman Deru akan diadakan Safari Ramadan dengan tambahan jemaah dari pengajian dari Majlis Taklim dan Anak Yatim dari Ketua TP PKK Sumsel Hj Febrita Lustia Herman Deru. Mengingat jarak antar kabupaten yang sangat jauh, Ia berinisiatif membagi safari Ramadan ini dengan sistem zonasi. Namun karena keterbatasan waktu Ia tetap meminta para oemimpin daerah khususnya TNI dan Polri serta Kejaksaan dan lainnya untuk mengirim utusan mengikuti Safari ini. Kepada jajarannya di lingkungan Pemerintah Provinsi Sumsel, Herman Deru juga mengingatkan agar bulan puasa tidak dijadikan alasan untuk tidak produktif dalam bekerja. Terlebih saat ini adalah waktunya anggaran dan masa lelang dilakukan. “Kita harus tetap maksimal memberikan layanan. Apalagi ini dimulainya anggaran masa lelang. Jangan

sampai masyarakat bertanya-tanya terutama soal perbaikan jalan. Kepada pihak terkait juga saya minta secara bersama kita dapat pikirkan jalur mudik yang akan dilalui pemudik. Karena jalan tol dari Lampung makin dekat,” jelasnya. Menurut HD jalur-jalur alternatif (jalur provinsi) makin harus dipercepat pengerjaannya dalam pelaksanaan Ramadhan nanti sehingga secepatnya dapat digunakan. Selain itu iapun tak lupa meminta semua pihak mengawasi gejolak harga. Sehingga jangan sampai karena Ramadhan semua kebutuhan menjadi langka. “ Masyarakat juga kita himbau jangan berlebihan belanja karena harga stabil. Kita sudah cek di Bulog dan sebagainya semua aman,” jelasnya. Sementara itu, Ketua Panitia Safari Ramadan yang juga Plt Karo Kesra Provinsi Sumsek, Permana mengatakan Safari ini akan digelar selama 14 hari mulai 5-28 Mei mendatang. Dimana puncaknya Safari akan digelar di kawasan Jakabaring Sport City (JSC). Safari ini sendiri menurutnya diisi dengan serabfjaian kegiatan yakni Shalat Isya, Tarawih, Witir dan Ceramah Agama. “ Untuk yang di Griya Agung ini jamaah diikuti OPD secara bergiliran,” jelasnya. Sementara itu Penceramah Ustad Drs.H Fadholi dalam tausiyahnya mengingatkan agar jemaah Safari Ramadan ini melakukan intropeksi dan memperbaiki amal ibadah. Karena menurutnya kematian datang tanpa kenal waktu. “Boleh jadikan ini sebagai saat yang tepat untuk evalusi. Apakah dulu banyak berbuat yang jelek, segera perbaiki. Karena tiap tahun kematian jita semakin dekat,” tegasnya. Tarawih kali ini menjadi lebih istimewa karena sejumlah pejabat Sumsel ikut hadir di antaranya Pangdam II Sriwijaya, Kapolda Sumsel, Sekda Sumsel, serta Walikota Palembang periode 1993-2003 yang tak lain merupakan orang tua (mertua) Gubernur Sumsel yakni H.Husni. Adapun Shalat Isya dan Tarawih dipimpin oleh imam Abdullah Assegaf. (*)

Tarawih di PT Palembang, Wagub Ungkap Sumsel Kondusif

itas kesehatan maupun keagamaan. Juga diharapkan kepada masyarakat desa untuk dapat membangun desa secara bersama-sama. Wakil Bupati OKU Selatan dalam kesempatan ini sangat berterimakasih kepada masyarakat Sindang Danau yang telah menyambut baik kedatangan para jajaran Pemerintah Kabupaten OKU Selatan beserta rombongan. “Mudah-mudahan silaturahmi ini memang sengaja untuk memupuk kebersamaan dan menjalin erat tali

persaudaraan,” ungkapnya. Wabup juga menyam-

paikan, bahwasannya Badan Amil Zakat Nasional (Ba-

znas) OKU Selatan selalu ikut berkontribusi selama empat tahun di Kabupaten OKU Selatan. Baznas OKU Selatan juga setiap tahun memberikan bantuan untuk masyarakat yang kurang mampu dan anak yatim piatu. Tidak hanya itu, Bagian Kesra Setda OKU Selatan juga memberikan lima bantuan di tempat ibadah di Kabupaten OKU Selatan, salah satunya di Kecamatan Sidang Danau. Dalam kesempatan ini Wakil Bupati OKU Selatan secara simbolis memberikan bantuan kepada anak-anak yatim piatu dan bantuan masjid kepada masing-masing pengurus masjid. “Semoga apa yang telah diberikan, meskipun tidak seberapa tapi bisa dimanfaatkan dengan baik,” sambung Wabup. Usai pemberian bantuan, kegiatan Safari Ramadan di Kecamatan Sindang Danau ini, diisi dengan tausiyah singkat dari Kh. Imam Sarbini dari Kabupaten OKU Selatan. (hms)

Palembang (KR) Wakil Gubernur Sumsel H. Mawardi Yahya melaksanakan sholat Isya dan tarawih berjamaah di Ruang Pertemuan Pengadilan Tinggi Palembang, pada malam kesembilan (9) bulan suci ramadhan 1440 hijriah atau bertepatan dengan, Senin (13/5). Ikut dalam rombongan Wagub, Kapolda Sumsel Irjen Pol Zulkarnain Adinegara, Kasdam II/Sriwijaya Brigjen TNI Syafrizal, Wakajati Hari Setiono, Kepala Pengadilan Tinggi Agama Endang Ali Ma’Sum, Tokoh Masyarakat H. Halim. “Alhamdulilah sudah seharusnya kita bersyukur kita sudah menginjak malam kesembilan pada bulan suci ramadhan,” tegas Mawardi mengawali sambutannya. Wagub menegaskan, kekhusukan menjalankan ibadah puasa sanga terasa terlebih pasca Pemilu 2019. Dimana wilayah Sumsel tetap aman dan sejuk tidak ada terjadi konflik. “Sholat isya dan tawarih berjamaah ini sangat penting selain meningkatkan keimanan dan ketaqwaan. Kegiatan seperti ini untuk

mempererat tali silaturahmi diantara kita,” tambahnya. Lebih lanjut Ir Mawardi Yahya menambahkan, Pemprov. Sumsel senantiasa membuka kesempatan yang seluas luasnya untuk kalangan investor untuk menanamkan investasinya di Sumsel dalam rangka percepatan pembangunan. “Kami yakin Insya Allah melalui silaturahmi ini mudah-mudahan kita mendapatkan lindungan begitu juga Provinsi Sumsel mendapatkan keberkahan dari Allah,” tandasnya. Sementara itu, Ketua Pengadilan Tinggi Palembang Aji Soedarmaji menyampaikan terima kasih kepada Wagub Sumsel Mawardi Yahya beserta Forkompimda Sumsel yang telah hadir untuk melaksanakan sholat isya dan tarawih berjamaah. “Kami marasa terhormat dan sekaligus mengucapkan terima kasih kepada Wagub dan para Forkopimda, kegiatan ini merupakan untuk mempererat tali silaturahmi dan meningkatkan keimanan dan ketaqwaan kita,” ujarnya. (hms)

Wagub Sumsel H Mawardi Yahya


Koran Rakyat

NASIONAL

Edisi : 15 - 30 Mei 2019

Kasus Makar, Eggi dan Kivlan Zen Diperiksa Polisi Jakarta (KR) Mantan Kepala Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat Mayjen TNI (Purn), Kivlan Zen mendatangi Polda Metro Jaya, Kamis (16/5). Kedatangannya sebagai saksi dalam kasus dugaan makar yang menjerat Eggi Sudjana. “Sebagai saksi saja, saksi kasusnya laporannya Bang Eggi Sudjana,” kata kuasa hukum Kivlan Zen, Pitra Romadoni Nasution di Mapolda Metro Jaya, Kamis (16/5). Pitra juga menyebut, Kivlan selalu kooperatif dan menghormati proses hukum yang berlaku. Saat ini, kliennya masih berada di ruang penyidik Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Metro Jaya. Kivlan, kata dia, sedang dimintai keterangan sebagai saksi. “Saya rasa cukup itu saja ya teman-teman. Karena enggak elok juga membahas perkara yang sedang berjalan ya,” ucap Pitra sambil berjalan meninggalkan gedung Ditreskrimum. Seperti diketahui, Eggi ditetapkan sebagai tersangka

dugaan makar terkait seruan people power. Polisi menyebut memiliki bukti permulaan yang cukup untuk menaikkan status Eggi dari saksi menjadi tersangka. Hal itu didapatkan setelah pemeriksaan saksi-saksi hingga barang bukti. Eggi pun ditahan di rumah tahanan (rutan) Polda Metro Jaya, Selasa (14/5). Ia ditahan sekitar pukul 23.00 WIB. Pasal yang disangkakan adalah Pasal 107 KUHP dan/ atau Pasal 110 KUHP jo Pasal 87 KUHP dan/atau Pasal 14 Ayat 1 dan Ayat 2 dan/atau Pasal 15 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1946 tentang Peraturan Hukum Pidana. Dengan ancaman hukuman penjara seumur hidup. Setelah ditetapkan sebagai tersangka, Eggi Sudjana mengajukan gugatan praperadilan ke Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Jumat (10/5) melalui kuasa hukumnya, Pitra Romadoni Nasution. Pitra mengatakan, kliennya merasa kecewa terhadap Polda Metro Jaya yang terlalu cepat menetapkan tersangka. (rep)

Kivlan Zen ketika memenuhi panggilan Polda Metro Jaya

DPR Targetkan Lima RUU Selesai Sebelum Akhir Juli Jakarta (KR) Ketua DPR RI Bambang Soesatyo (Bamsoet) menegaskan bahwa lembaganya menargetkan lima rancangan undang-undang (RUU) selesai hingga Masa Sidang V DPR RI. Masa sidang tersebut akan berakhir pada tanggal 25 Juli 2019. “Berdasarkan hasil rapat koordinasi antara pimpinan DPR, pimpinan komisi DPR, pimpinan Pansus DPR RI, dan Pimpinan Legislasi DPR RI, kami optimistis lima RUU tersebut bisa diselesaikan pada masa sidang ini,” kata Bamsoet, dalam keterangan tertulis, di Jakarta, Rabu. Lima RUU tersebut ialah RUU Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP), RUU Jabatan Hakim, RUU Pemasyarakatan, RUU

Karantina Hewan, Ikan dan Tumbuhan, serta RUU Ekonomi Kreatif. Menurut Bamsoet, dalam rapat konsultasi pimpinan DPR dengan para ketua pansus dan panja RUU dan ketua-ketua komisi di ruang rapat pimpinan DPR di Kompleks Parlemen, Jakarta, pada masa sidang berikutnya yang akan dimulai bulan Agustus hingga September 2019. Bamsoet berharap pada periode itu ada empat RUU yang bisa diselesaikan, yaitu RUU Mahkamah Konstitusi, RUU Sistem Budi Daya Pertanian Berkelanjutan, RUU Perkoperasian serta RUU Sistem Nasional Ilmu Pengetahuan dan Teknologi. Dia menginginkan agar RUU KUHP bisa diselesaikan pada masa sidang ini. (*)

Bawaslu: KPU Langgar Tata Cara dan Prosedur Input Situng Jakarta (KR) - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) menyatakan Komisi Pemilihan Umum (KPU) terbukti melanggar tata cara dan prosedur penginputan data di sistem informasi penghitungan suara (Situng). Bawaslu memerintahkan KPU untuk memperbaiki tata cara dan prosedur dalam input data dalam Situng. “Menyatakan KPU terbukti secara sah melanggar tata cara dan prosedur dalam input data sistem informasi penghitungan suara atau Situng,” ujar Ketua Bawaslu, Abhan, di Ruang Sidang Bawaslu, Thamrin, Jakarta Pusat, Kamis (16/5). Pada kesimpulan putusan atas laporan dugaan pelanggaran administratif pemilu No. 07/LP/PP/ADM/ RI/00.00/V/2019 itu disebutkan, KPU berkewajiban untuk memastikan data yang dimasukan dalam Situng adalah data yang valid, telah terverifikasi, dan dapat dipertanggungjawabkan kepada publik. Sehingga, KPU tidak menimbulkan keresahan di dalam masyarakat. “KPU memastikan kepada masyarakat bahwa KPU telah menjalankan pemilu secara transparan, independen, imparsial, dan berkeadilan,” ujar anggota Bawaslu, Ratna Dewi Pettalolo. Bawaslu juga berkesimpulan, keberadaan Situng hendaknya dipertahankan. Situng digunakan sebagai

Ketua Bawaslu Abhan (kiri) bersama Anggota Bawaslu Ratna Dewi Pettalolo (kanan)

instrumen yang digunakan KPU dalam menjamin keterbukaan dan akses informasi dalam penyelanggaran pemilu bagi masyarakat. Sebelumnya, Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno melaporkan dua kasus dugaan kecurangan kepada Bawaslu. Keduanya yakni soal Situng KPU dan soal lembaga hitung cepat (quick count). Laporan ini dilakukan setelah BPN menemukan dugaan pelanggaran administrasi dalam memasukkan data Situng KPU. Menurut BPN, kesalahan memasukkan data hasil scan formulir C1 itu mengarah kepada kecurangan yang merugikan paslon Prabowo-Sandiaga Uno. Belum Terima

Jakarta (KR) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengingatkan adanya aturan untuk tidak melantik para caleg terpilih yang tak memberikan laporan harta kekayaan penyelenggara negara (LHKPN). Kewajinan lapor harta kekayaan calon legislatif terpilih merujuk dua peraturan KPU. Keduanya, yakni Pasal 37 Peraturan KPU No 20 tahun 2018 tentang Pencalonan Anggota DPR, DPRD Provinsi dan DPRD Kabupaten/ Kota. Selain itu, Pasal 84A Peraturan KPU Nomor 21 tahun 2018 tentang Perubahan

(KIK) Arya Sinulingga di Posko Cemara, Menteng, Jakarta Pusat pasa Kamis (16/5). Menurut Arya, pemaparan data secara terbuka di KPU akan sekaligus menjelaskan klaim kecurangan yang disebut-sebut oleh BPN. Dia mengatakan, pembuktian data di KPU akan menjadi solusi terbaik mengatasi polemik terkait dugaan kecurangan. Politikus partai Perindo itu mengungkapkan, pembedahan data form C1 di KPU sangat pas dilakukan agar jika ditemukan kesalahan dapat langsung dikonfirmasi dengan data milik KPU.

Pemerintah Kabupaten Muratara

DINAS PENDIDIKAN

atas Peraturan KPU Nomor 14 tahun 2018 tentang Pencalonan Perseorangan Peserta Pemilihan Umum Anggota DPD. Juru Bicara KPK, Febri Diansyah, mengatakan peraturan tersebut menetapkan bahwa calon terpilih harus menyerahkan tanda terima LHKPN dalam jangka waktu 7 hari setelah dikeluarkannya putusan KPU mengenai penetapan calon terpilih. “Jika calon terpilih tidak menyerahkan tanda terima LHKPN, maka KPU tidak akan mencantumkan nama yang bersangkutan dalam pengajuan nama calon

Dia mengatakan, pemaparan data dari masing-masing kubu selanjutkan akan bisa diambil kesimlulan segera terkait hasil pemilihan presiden. Arya mengungkapkan, pleno tingkat nasional yang digelar pada 20 sampai 22 Mei itu merupakan waktu tepat bagi kedua kubu untuk bersama-sama memaparkan data masing-masing. TKN, kata Arya, tidak akan keberatan melayani pencocokan data di kantor KPU serta bakal menyiapkan seluruh komponen data yang diperlukan. (rep)

Pemerintah Kabupaten Muratara

DINAS PENDIDIKAN

Mengucapkan

Mengucapkan

Selamat & Sukses

Selamat & Sikses

Atas Pelaksanaan Pembukaan STQH ke XXV Tingkat Provunsi Sumsel di Kabupaten Muratara

Atas Dilantiknya

H. Zainal Arifin Daud Sebagai PJ. Sekda Muratara Oleh Bupati Muratara

H. Syarief Hidayat, Rabu 02/01/2019)

Sukamto, M.Pd. ( Kadis )

Sementara itu KPU mengaku belum menerima salinan putusan Bawaslu yang menyatakan lembaga itu terbukti melanggar tata cara dan prosedur penginputan data di Situng. Karena itu, KPU belum memberikan banyak komentar atas putusan itu. “Setelah saya terima salinan putusan, saya kasih komentar,” kata Ketua KPU Arief Budiman di Kantor KPU, Jakarta, Kamis (16/5). Arief menyatakan, KPU akan mengikuti instruksi Bawaslu mempertahankan Situng. Selain itu, ia akan mengecek ihwal apa saja hal yang dianggap kurang pas oleh Bawaslu sesuai hasil putusan. “Bagian mana yang harus diperbaiki. Ada yang kurang pas mohon diperbaiki, tapi sistemnya tetap ber-

jalan,” ujar Arief. Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) menyatakan, Komisi Pemilihan Umum (KPU) terbukti melanggar tata cara dan prosedur penginputan data di sistem informasi penghitungan suara (Situng). Bawaslu memerintahkan KPU untuk memperbaiki tata cara dan prosedur dalam input data dalam situng. “Menyatakan KPU terbukti secara sah melanggar tata cara dan prosedur dalam input data sistem informasi penghitungan suara atau situng,” ujar Ketua Bawaslu, Abhan, di Ruang Sidang Bawaslu, Thamrin, Jakarta Pusat, Kamis (16/5). Pada kesimpulan putusan atas laporan dugaan pelanggaran administratif pemilu No. 07/LP/PP/ADM/

RI/00.00/V/2019 itu disebutkan, KPU berkewajiban untuk memastikan data yang dimasukan dalam situng adalah data valid, telah terverifikasi, dan dapat dipertanggungjawabkan kepada publik. Sehingga, KPU tidak menimbulkan keresahan di dalam masyarakat. “KPU memastikan kepada masyarakat bahwa KPU telah menjalankan pemilu secara transparan, independen, imparsial, dan berkeadilan,” ujar anggota Bawaslu, Ratna Dewi Pettalolo. Bawaslu juga berkesimpulan, keberadaan situng hendaknya dipertahankan. Situng digunakan sebagai instrumen yang digunakan KPU dalam menjamin keterbukaan dan akses informasi dalam penyelanggaran pemilu bagi masyarakat. (red)

KPK Ingatkan tak Lantik Caleg tak Lapor LHKPN

Jubir TKN Tantang 02 di Pleno KPU Jakarta (KR) Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma’ruf Amin menantang Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno untuk saling membuka data pengitungan manual di Komisi Pemilihan Umum (KPU). Tantangan diberikan menyusul pernyataan kecurangan yang dilontarkan BPN terkait dengan penghitungan pemilu. “Saya tantang 02 di pleno KPU, kalau enggak berani mereka pengecut,” kata Juru Bicara TKN Koalisi Indonesia Kerja

7

Ratnawati, M.Pd. ( Plt. Kadis )

terpilih yang akan dilantik kepada Presiden, Kementerian yang menyelenggarakan urusan pemerintahan di bidang dalam negeri dan Gubernur,” ujar Febri di Gedung KPK Jakarta, Kamis (16/5). Febri mengatakan KPK memberikan waktu sepekan kepada para caleg terpilih untuk melapor yakni pada Rabu (22/5) hingga Rabu (29/5). “Sehubungan dengan berakhirnya masa 7 hari setelah tanggal 22 Mei 2019 dan cuti bersama Hari Raya Idul Fitri, maka pelayanan pendaftaran LHKPN berakhir pada tanggal 29 Mei 2019, sehingga setelah itu KPK tidak me-

layani sampai dengan 9 Juni 2019,” tambahnya. Karena itu, sambung Febri, agar tidak menghambat proses pelantikan, calon terpilih atau yang kemungkinan besar terpilih diimbau untuk segera melaporkan LHKPN dan melengkapi persyaratan yang ditentukan. Mengacu ke data wajib lapor LHKPN saat ini untuk sektor legislatif ini, maka total anggota DPR, DPD dan DPRD terpilih yang akan dilayani berjumlah sekitar 15.445 orang Penyelenggara Negara. Namun, karena otoritas pengumuman caleg terpilih

ada pada KPU, maka jumlah dan nama yang wajib melaporkan LHKPN sampai dengan 29 Juni 2019 ini mengacu pada data pengumuman KPU tersebut. “KPK menegaskan, sebagai bentuk dukungan terhadap perwujudan Pemilu dan Politik yang berintegritas, dari sisi Pencegahan KPK akan memaksimalkan pelayanan pelaporan LHKPN ini dan telah mempersiapkan sistem yang kuat untuk menampungnya. Pelaporan secara elektronik dapat dilakukan darimana saja, dan jauh lebih mudah,” tegas Febri. (rep)

Selamat dan Sukses Atas Dilantiknya

Teddy Meilwansyah, SSTP, MM Sebagai Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten OKU

SMP Negeri 7 Kabupaten OKU

SD Negeri 56 Kabupaten OKU

Mauladi Yurmansyah, Spd. MM Kepala Sekolah

Edi John Hendrie, S.Pd Kepala Sekolah

SD Negeri 1 Kabupaten OKU

SD Negeri 62 Kabupaten OKU

Sakdiah, S.Pd. M.Si Kepala Sekolah

Tita Indraini, S.Pd. SD Kepala Sekolah

SD Negeri 23 Kabupaten OKU Mariana, SPd Kepala Sekolah

Biro Koran Rakyat Kabupaten OKU


8

Koran Rakyat

BERITA DAERAH

Edisi : 15 - 30 Mei 2019

Pemkab Muara Enim akan Gelar Festival Anak Yatim MUARA ENIM | Koran Rakyat – Dalam rangka suksesnya kegiatan Festival Anak Yatim dan Dhuafa, yang merupakan Festival ke-6 dari 25 rangkaian Colorful Muara Enim Festival Tahun 2019. Pemkab Muara Enim melalui Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman melaksanakan Rapat Persiapan Pelaksanaan Festival Anak Yatim dan Dhuafa, bertempat di Ruang Rapat Serasan Sekundang Muara Enim, Jumat (10/05/2019). Rapat yang dipimpin oleh Wakil Bupati Muara Enim H Juarsah SH didampingi Asisten Pemerintahan dan Kesra, Kepala Dinas Perumahan dan Pemukiman, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga dan Plt Kepala Dinas Pariwisata. Serta dihadiri unsur Muspida.

Wabup H Juarsah SH saat memimpin rapat persiapan Festival Anak Yatim dan Dhuafa

“Festival Anak Yatim dan Dhuafa merupakan salah satu dari berbagai bentuk kepedulian kita untuk memuliakan mereka. Serta untuk mempererat tali silaturahmi antara kaum muslimin dan muslimat,” tutur Juarsah. Mudah-mudahan, kata Juarsah, dengan hasil rapat pada hari ini yang telah

Cegah Karhutbunla, Koramil SP. Padang Lakukan Patroli Kayuagung (KR) Komando Distrik Militer (Kodim) 0402/OKI melalui Komando Rayon Militer (Koramil) 402-03/SP Padang melaksanakan kegiatan Patroli Karhutbunla lintas perairan bersama Masyarakat Peduli Api (MPA) dan Manggala Agni di seputaran wilayah Desa Jejawi Kecamatan Jejawi, Kabupaten Ogan Komering Ilir. Kegiatan patroli yang dilaksanakan pada Senin (6/5/2019) siang itu dipimpin langsung oleh Komandan Koramil (Danramil) 402-03/ SP Padang, Kapten Inf Piyatno dan diikuti oleh beberapa anggota Babinsa Koramil SP Padang. Menurut Kapten Inf Piyatno, kegiatan patroli ini bertujuan untuk pencegahan kebakaran hutan dan lahan, mengingat saat ini sudah memasuki musim kemarau. “Saat ini sudah masuk musim kemarau, dan sangat

rentan dengan kebakaran hutan dan lahan. Patroli ini juga selain melakukan pengecekan terhadap ada tidaknya titik api, juga sekaligus ajang kita bersosialisasi serta memberikan imbauan kepada masyarakat terhadap bahaya yang dapat ditimbulkan oleh kebakaran hutan dan lahan,” ungkapnya. Lanjut Danramil 402-03/ SP Padang, dirinya mengajak seluruh masyarakat agar peduli terhadap bahaya yang ditimbulkan oleh kebakaran hutan dan lahan, selain dapat mengakibatkan gangguan saluran pernafasan, hal tersebut juga dapat menggangu aktifitas sehari-hari. “Saya berharap masyarakat dapat lebih peduli terhadap bahaya kebakaran hutan. Selain mengganggu aktivitas keseharian, hal itu juga dapat berakibat pada kesehatan, terutama saluran pernafasan”, tandasnya. (penrem)

disepakati bersama, Festival Anak Yatim dan Dhuafa nanti akan sukses sesuai dengan apa yang direncanakan “Dan kita harapkan, semoga langkah-langkah kita untuk menyukseskan Festival ini akan mendapatkan ridho dari Allah SWT,” pungkas Juarsah. Sementara itu, Kepala Dinas Perumahan dan Ka-

wasan Pemukiman selaku Ketua Panitia Festival, Ir H Yani Herianto MM mengatakan, rencana pelaksanaan Festival akan dilaksanakan pada minggu ke-3 bulan Mei tepatnya tanggal 21 Mei 2019 berlokasi di di Masjid Jami’ PTBA Tanjung Enim Kecamatan Lawang Kidul. Yani menerangkan, bentuk Festival yang akan dilak-

sanakan, Lomba Da’i Cilik, Lomba Marawis, Lomba Puitisasi Al-Quran dan Lomba Hapalan Surat Pendek. “Serta dimeriahkan juga dengan Lomba Mewarnai dan Menggambar Se-Kecamatan Lawang Kidul, Game, Puzzle serta akan ada juga Bazar Islami. dilanjutkan dengan berbuka Puasa bersama,” pungkas Yani. (der)

Kukuhkan Petugas P2UKD dan P2UKK Se-OKU Raya OKU Timur (KR) Gubernur Sumatera Selatan H. Herman Deru melakukan safari Ramadhan 1440 Hijriah di Martapura Kabupaten OKU Timur, Sabtu (11/5) malam. Safari Ramadhan Gubernur kali ini diisi dengan sejumlah agenda diantaranya diawali dengan buka puasa bersama dan sholat magrib berjemaah bertempat di rumah dinas Bupati OKU Timur. Selanjutnya dilakukan sholat isya dan tarawih berjemaah bertempat di masjid Sabilul Mutaqin Desa Kota Baru Selatan Kecamatan Martapura. Usai sholat tarawih berjemaah dilanjutkan dengan pengukuhan secara simbolis Petugas Penghubung Urusan Keagamaan Desa (P2UKD) dan Petugas Penghubung Urusan Keagamaan Kelurahan (P2UKK) se-Kabupaten OKU Timur, OKU dan OKU Selatan dengan jumlah sebanyak 1000 orang. Dikesempatan ini juga Gubernur dan Ketua TP PKK Sumsel menyerahkan santunan bagi anak yatim piatu dan bantuan untuk

pembangunan masjid Sabilul Mutaqin Martapura berupa bantuan AC. Dalam arahannya Gubernur Sumsel H. Herman Deru mengucapkan syukur karena tidak ada yang berubah. Silaturahminya dengan warga OKU Timur tetap terjaga antara dirinya dengan alim ulama, tokoh agama, tokoh masyarakat, unsur pemerintahan dan masyarakat OKU Timur. Dia juga memberikan apresiasi pada Bupati OKU Timur yang telah membangun masjid Sabilul Mutaqin. “Sebenarnya pendirian masjid ini sudah saya 10 tahun dicita-citakan saat masih menjabat bupati. Dulu rencanaya bangun Islamic Center. Lebaran nanti masjid ini bisa dimanfaatkan oleh pemudik. Nanti saya minta poskonya di masjid ini,” tegas Gubernur. Gubernur mengharapkan P2UKD di Sumsel ini bukan saja untuk muslim tapi petugasnya juga non muslim. Tugasnya multi fungsi seperti membina umat, penyuluh agama, mengambil peran sebagai P3N, serta penggagas rumah tahfidz. (hms)

Wagub Pastikan Jalan Putus Lubuk Keliat Segera Dipulihkan Ogan Ilir (KR) Usai mendapat informasi jalan putus akibat longsor diterjang air Sungai Ogan di Desa Lubuk Keliat, Kecamatan Lubuk Keliat Kabupaten Ogan Ilir (OI), Selasa (14/5) pagi, Wakil Gubernur Sumsel H.Mawardi Yahya langsung meluncur ke lokasi. Meski mendapati kerusakan cukup parah, Mawardi memastikan akses jalan utama masyarakat ini paling lambat sepekan sudah bisa kembali dilalui. “Paling lama seminggu jalan ini harus sudah bisa dilewati mobil dan kendaraan lainnya. Bukan hanya itu seluruh lobang-lobang dalam yang ada di sepanjang jalan ini juga saya minta diatasi. Makanya Dinas PU, kontraktor dan PPTK hari ini kita bawa semua meninjau langsung ke lokasi,” tegas mantan Bupati Kabupaten Ogan Ilir (OI) Dijelaskan Mawardi perbaikan termasuk relokasi jalan ini sebenarnya sudah masuk dalam anggaran tahun 2019. Waktu itu sekitar 3 bulan lalu Ia bahkan sudah

pernah meninjau ke lokasi namun kerusakan jalan yang terjadi tidak terlalu parah. Karena itu Ia menghimbau dinas teknis dan PPTK segera menyesuaikan lagi perencanaan yang telah dibuat. Untuk antisipasi darurat Mawardi meminta Dinas PU Bina Marga segera melakukan relokasi perluasan ke sisi jalan

5-6 meter. Dengan ditimbun tanah dan crocos sepanjang 100 meter, jalan darurat ini diharapkannya dapat selesai dan bisa dilewati. “Saya kira ini tidak terlalu sulit. Tapi mungkin perlu revisi ulang perencanaan dan pelaksanaan berbeda. Serta tidak sesuai dengan kontrak dengan di lapangan,”

tambahnya. Menurut Mawardi musibah ini tak dapat diduga, karena itu sejumlah antisipasi terus dilakukan. Terlebih akses jalan tersebut menjadi jalan utama bagi masyarakat dan para pemudik Lebaran Idul Fitri 1440 Hijriah. “ Selain di titik ini masih ada sekitar 2 km ruas jalan

lagi yang juga mulai terkikis oleh arus sungai. Ini kita antisipasi juga agar jangan sampai mengganggu lalu lintas karena jalan inikan padat baik angkutan barang bahan pokok mauoun lainnya,” jelasnya. Sementara itu Kabid Pengembangan Jaringan dan Jalan Dinas PU Bina Marga, Ridwan mengatakan jalan ini merupakan penghubung dari Ogan Ilir ke Baturaja. Namun jalan terkikis akibat derasnya arus sungai menyebabkan jalan sebagian besar longsor sehingga putus tak bisa dilintasi kendaraan. “Kejadiannya Subuh (Senin/14/5). Makanya ini kita lebarkan ke sisi sebelahnya milik warga. Sekitar 6 meteran, sekarang kita kerahkan dulu alatnya. Lokasinya tidak jauh sekitar 2 km dari lokasi kejadian” tambahnya. Dikatakan Ridwan sebenarnya perencanaan relokasi jalan yang ada titik longsor seperti jni sudah masuk pada 2020. Namun meski masih tahun depan secara berkala pihaknya juga tetap melakuka perbaikan jalan. (hms)

Tim Serasi Mabesad RI Tinjau Lahan Rawa Banyuasin

Tim Koramil SP Padang mengunakan speedboth patroli Karhutla

Koramil Muara Kuang Gelar Sosialisasi Karhutbunlah Ogan Ilir (KR) Komando Distrik Militer (Kodim) 0402/OKI melalui Komando Rayon Militer (Koramil) 402-05/ Muara Kuang menggelar Sosialisasi Karhutbunla di Kelurahan Muara Kuang, Kecamatan Muara Kuang, Kabupaten Ogan Ilir (OI), Jum’at (10/5/2019). Kegiatan yang dipimpin langsung oleh Komandan Koramil (Danramil) 402-05/ Muara Kuang, Kapten Inf S. Simanjuntak diikuti anggota Babinsa dan Masyarakat Peduli Api (MPA) Kelurahan Muara Kuang. Danramil Muara Kuang, Kapten Inf S.Simanjuntak dalam kegiatan tersebut mengatakan, bahwa kegiatan ini adalah kegiatan yang rutin dilaksanakan, mengingat saat ini sudah memasuki musim kemarau. “Ini kita lakukan terus menerus karena saat ini sudah memasuki musim kemarau di wilayah OI dan sangat rentan terjadi kebakaran hutan dan lahan,” ungkap Danramil. Lanjut Danramil, masyarakat sangat antusias mengikuti kegiatan tersebut. “Dampak negatif dari kebakaran hutan dan lahan adalah timbulnya penyakit

Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) dan berlanjut kena penyakit paru-paru, kemudian mata menjadi berlinang-linang /pedih tidak jelas melihat. Kondisi udara menjadi tidak sehat,” jelas Kapten Simanjuntak. Dirinya berharap masyarakat dapat menerima solusi yang ditawarkan yaitu apabila membuka lahan jangan dengan membakar dan apabila membakar dilakukan dengan cara menumpukan sampah pada satu tempat sedikit demi sedikit sehingga dapat dengan mudah dilakukan pengawasan, dan apabila terjadi kebakaran dapat segera diatasi. “Saya berharap masukan ini dapat diterima masyarakat, semoga kedepannya tidak ada lagi kebakaran hutan dan lahan atau paling tidak dapat kita minimalisir kejadian tersebut,” tandasnya. Ditambahkan, masalah kebakaran hutan lahan, saat ini tidka hanya menjadi perhatian pemerintah lokal dan nasional, tapi juga sudah menjadi perhatian internasional, karena dampak asap yang ditimbulkan, sangat besar terutama terhadap kesehatan. (penrem)

Banyuasin (KR) Komandan Kodim 0430/ Banyuasin Letkol Arh Alfian Amran, S.T., M.T. bersama Kepala Dinas Pertanian (Kadistan) Kabupaten Banyuasin Bpk Jaenudin dampingi Tim Serasi (Selamatkan Rawa Sejahterahkan Petani) dari Mabes Angkatan Darat dan Kementerian Pertanian RI yang dipimpin oleh Brigjen TNI Steverly. C.P. di wilayah Banyuasin. Kedatangan Tim Serasi dari Mabesad dan Kementerian Pertanian RI di Desa Telang Makmur Kecamatan Muara Telang Kabupaten.Banyuasin pada Sabtu (11/5/2019) siang tersebut dalam rangka dalam rangka meninjau lokasi optimalisasi lahan rawa di wilayah Sumatera Selatan khususnya di

Kabupaten Banyuasin. Rombongan tim Serasi lainnya yaitu Kolonel Inf Boni Christian Pardede, S.E., Kolonel Inf Heldi Wira, Kolonel Arh Imade Kusuma dan Ir..Indah Megawati dari Kementan RI serta didampingi pejabat dari Kodam II/Swj Pabandya Wanwil Sterdam II/Swj dan Pasi Wanwil Ster Korem 044/Gapo, Dandim 0430/Banyuasin Letkol Arh Alfian Amran, S.T., M.T., Danramil 430-02/Sungsang Kapten Czi Muhammad Rusli beserta para babinsa, Bpk Ivantria (Kadistan Prov. Sumsel), Kadistan Kab. Banyuasin Bpk Jainudin dan Kades Telang Rejo Bpk Hendri. Dalam kegiatan tersebut Dandim 0430/Banyuasin Letkol Arh Alfian Amran,

Pemerintah Kabupaten Muratara

Tim Mabesad saat meninjau lahan rawa Banyuasin

S.T., M.T. mengatakan Tim Serasi ini datang ke Banyuasin dalam rangka meninjau lahan rawa yang akan di jadikan percontohan lahan Serasi guna mendukung pro-

gram swasembada pangan pemerintah. “Kodim 0430/Banyuasin siap membantu dan bekerjasama mengoptimalkan lahan pertanian, Danramil

Pemerintah Kabupaten Muratara

dan Babinsa pendampingan kegiatan dilapangan dimana yang wilayahnya masuk program kegiatan Serasi beserta Penyuluh Pertanian, Poktan dan Gapoktan”, terang Dandim. Sementara itu, Ketua Tim Serasi Mabesad Brigjen TNI Steverly. C.P. dalam penjelasan mengatakan “Bahwa kami dating untuk melihat langsung lahan rawa yang akan dikembangkan menjadi lahan pertanian, dan akan memberikan masukan dan penjelasan serta melaporkan ke pimpinan terkait hasil tinjauan ini, dan mudah-mudahan ini dapat terlaksana dengan baik sehingga dapat mensejahterakan masyarakat di wilayah Banyuasin ini khususnya,” terangnya. (penrem)

Pemerintah Kabupaten Muratara

DINAS PENDIDIKAN

DINAS PENDIDIKAN

DINAS PENDIDIKAN

Mengucapkan

Mengucapkan

Mengucapkan

Selamat 3 Tahun Kepemimpinan H. Syarief Hidayat & H. Devi Suhartoni

Selamat Menunaikan

Selamat 3 Tahun Kepemimpinan H. Hendra Gunawan & Hj. Suwarti

Ibdah Puasa 1440 Hijriah - 2019 Masehi

Sebagai Bupati - Wakil Bupati Kabupaten Muratara

Kita Tingkatkan Takwa dan Ukhuwah Menuju Jiwa yang Fitri

Ratnawati, M.Pd. ( Plt. Kadis )

Sukamto, M.Pd. ( Kadis )

Sebagai Bupati - Wakil Bupati Kabupaten Musi Rawas Ratnawati, M.Pd. ( Plt. Kadis )


Koran Rakyat

BERITA DAERAH

Edisi : 15 - 30 Mei 2019

9

Pemkab Mura Terima Penghargaan Kabupaten Terbaik II Tahun 2019 Musi Rawas KR - Pemerintah Kabupaten Musi Rawas kembali menuai Prestasi. Bertempat di Hotel Santika Premiere Bandara Palembang, Rabu (24/04/2019) Gubernur Sumatera Selatan H Herman Deru menyerahkan Penghargaan pembangunan daerah terbaik tahun 2019. Musi Rawas dinilai sebagai Kabupaten Terbaik II dalam perencanaan dan pencapaian pembangunan daerah. Penghargaan diterima langsung oleh Bupati Musi Rawas H Hendra Gunawan. Diterimanya penghargaan ini, Karena Kabupaten Musi Rawas telah berhasil dalm melaksanakan perencanaan pembangunan secara konsisten dengan visi Musi

Rawas Sempurna secara berjenjang dan telah dinilai berhasil melaksanakan perencanaan tersebut dengan pencapaian pembangunan yang signifikan.

Seperti Usia harapan hidup (UHH) Kabupaten Musi Rawas meningkat dari 67,34 pada tahun 2017 menjadi 67,59 pada tahun 2018. Harapan Lama sekolah (HLS)

meningkat dari 11,74 menjadi 11,99. Rata rata lama Sekokah (RLS) meningkat dari 7,18 menjadi 7,38. Selanjutnya, Pengeluaran perkapita meningkat

dari 9,218 juta menjadi 9,562 juta. Sehingga Indek Pembangunan Manusia (IPM) meningkat Dari 65,31 menjadi 66, 18. Dengan kenaikan several 1,33. Dengan banyak-

nya capaian ini, tentu berpengaruh pada naiknya tingkat kesejahteraan masyarakat kabupaten Musi Rawas Bupati Musi Rawas H Hendra Gunawan yang did-

ampingi Kepala Bappeda kabupaten Mura Dr Nanti Kasih mengungkapkan, Kebanggannya atas diraihnya penghargaan ini, Dan pihaknya menargetkan untuk tahun selanjutnya dapat meraih prestasi yang lebih tinggi lagi yakni peringkat pertama. Untuk itu, Kami akan terus memaksimalkan potensi SDM dan SDA yang ada di Kabupaten Musi Rawas untuk terus memacu dengan semangat AK5 dapat meraih prestasi yang lebih baik di tahun berikutnya,” ujar Bupati. Lebih lanjut Bupati Menjelaskan, Penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi dari Pemerintah Provinsi Sumsel ataa keberhasilan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat berdasarkan indikator dan penilaian setiap sektor. Dengan diterimanya penghargaan ini, tentu kualitas kehidupan masyarakat lebih baik dan sejahtera,” ungkap Bupati. (Aldi)

Pemkab Mura Gelar Coffee Morning dengan Pers bertugas di Kabupayen musi rawas dan jajaran pejabat di Kabupaten Musi Rawas, dihadiri langsung oleh Bupati Musi Rawas H Hendra Gunawan. Bupati musi rawas H Hendra Gunawan dalam sambutannya mengatakan, Dirinya selaku kepala daerah memberikan apresiasi kepada Bagian Humas Setda Mura karena telah menyelenggarakan kegiatan ini sebagai langkah awal dalam menjalin kemitraan antara Pemkab Mura dengan Jurnalis untuk secara bersama membangun daerah. Bupati Musi Rawas, Hendra

Musi Rawas (KR) Guna mensinergikan program pembangunan dan menjalin silaturahmi dengan Insan Pers, Pemerintah Kabupaten Musi Rawas menggelar pertemuan yang dibalut dengan “coffee morning” bersama jurnalis yang dilaksanakan di Pendopoan Kabupaten Musi Rawas, mengadakan acara Coffee Morning , Jum’at (26/04/2019). Acara ngopi pagi yang digagas oleh sekretariat daerah bagian Humas Kabupaten Musi Rawas ini dihadiri oleh puluhan insan pers yang

Gunawan, juga merasa merasa bahagia bisa berkumpul dengan para wartawan yang bertugas di Kabupaten Musi Rawas dan dirinya berharap agar kegiatan ini dapat dilaksanakan secara kontinyu sebagai media transformasi informasi program dan pembangunan yang telah dilaksanakan. Dikatakan Bupati, acara Coffee Morning sebenarnya merupakan dari rangkaian kegiatan Hari Pers Nasional (HPN) yang puncaknya secara Nasional dilaksanakan pada Februari lalu dan dipadukan dalam rangkaian HUT Mura yang ke 76 yang jatuh pada

Mengucapkan

Selamat Hari Jadi Kabupaten Musi Rawas Ke - 76 ( 20 April 1943 - 20 April 2019 )

Selamat Hari Pendidikan Nasional 2 Mei 2019

Dinas PU CKTR-P Musi Rawas

BKPSDM Kab. Musi Rawas

Ristanti Wahyudi ST, MT (Kepala Dinas)

H. Rudi Irawan, S.Sos. MM. ( Kadis )

DISPORA Kab. Musi Rawas

BAPPEDA Kab. Musi Rawas

H. Herianto, S.IP. M.Si ( Kadis )

Dr. Ir. Nanti kasih, MT ( Kaban )

DISBUDPAR Kab. Musi Rawas

DINAS KESEHATAN Kab. Musi Rawas

Dinas PU CKTR-P Musi Rawas

BKPSDM Kab. Musi Rawas

Ristanti Wahyudi ST, MT (Kepala Dinas)

H. Rudi Irawan, S.Sos. MM. ( Kadis )

DISPORA Kab. Musi Rawas

BAPPEDA Kab. Musi Rawas

H. Herianto, S.IP. M.Si ( Kadis )

Dr. Ir. Nanti kasih, MT ( Kaban )

Dinas Pertanian & Peternakan Kab.Musi Rawas

Dinas Pendidikan Kab.Musi Rawas Irwan Evendi, M.Pd (Plt.Kepala Dinas)

Tohirin, SP (Plt.Kepala Dinas)

DINAS KESEHATAN Kab. Musi Rawas

DISBUDPAR Kab. Musi Rawas

Drg. Hj. Mifta Hulummi, M.Kes ( Kadis )

Amrullah, ST. MT ( Kadis )

BPP & Retribusi Kab Musi Rawas

Dinas PPPA Kab. Musi Rawas

Drg. Hj. Mifta Hulummi, M.Kes ( Kadis )

H. Dian Candra, M.Si ( Kaban )

Ahmad Zulkarnain ( Kadis)

BPP & Retribusi Kab Musi Rawas

Dinas PPPA Kab. Musi Rawas

INSPEKTORAT Kab.Muratara

H. Dian Candra, M.Si ( Kaban )

Dinas Pendidikan Kab.Muratara

Ahmad Zulkarnain ( Kadis)

BKD Kab Muratara

BAPPEDA Kab Muratara

Amrullah, ST. MT ( Kadis )

H. Duman Fachsyal, SE.MM ( Kadis )

Erwin Syarief, ST, MT ( Kaban )

DPRD KABUPATEN MUSI RAWAS UTARA Efriansyah, S.Sos ( Ketua)

Hendri ( Wakil Ketua I)

H.A. Suhadak ( Wakil Ketua II)

Drs. H. Saidi, SH. MH. ( Plt. Sekwan )

BKD Kab Muratara H. Duman Fachsyal, SE.MM ( Kadis )

H. Muzakir Mahmud , SH.MSi

Ir. H. Ismun Yahya ( Wakil Ketua II)

SEKRETARIAT DPRD KABUPATEN MUSI RAWAS Amir Hamzah, HK ( Sekwan )

Amri Aziz Drs. Hadi Wijaya, MM H.A. Novandi.F, SE, M.Si ( Kabag Persidangan ) ( Kabag Umum ) ( Kabag Keuangan )

BAPPEDA Kab Muratara Erwin Syarief, ST, MT ( Kaban )

DPRD KABUPATEN MUSI RAWAS UTARA Efriansyah, S.Sos ( Ketua)

DPRD KABUPATEN MUSI RAWAS Yudi Pratama, SH ( Ketua )

Romsul Panani, S.IP (Inspektur)

Sukamto, M.Pd (Kepala Dinas)

Hendri ( Wakil Ketua I)

H.A. Suhadak ( Wakil Ketua II)

Drs. H. Saidi, SH. MH. ( Plt. Sekwan )

DPRD KABUPATEN MUSI RAWAS Yudi Pratama, SH ( Ketua )

H. Muzakir Mahmud , SH.MSi

Ir. H. Ismun Yahya ( Wakil Ketua II)

SEKRETARIAT DPRD KABUPATEN MUSI RAWAS Amir Hamzah, HK ( Sekwan )

Amri Aziz Drs. Hadi Wijaya, MM H.A. Novandi.F, SE, M.Si ( Kabag Persidangan ) ( Kabag Umum ) ( Kabag Keuangan )


10

Koran Rakyat

RAGAM BERITA

Edisi : 15 - 30 Mei 2019

Gubernur Sumsel H Herman Deru Buka STQH Tingkat Provinsi Sumsel Ke-XXV Muratara (KR),- Seleksi Tilawatil Qur’an dan Hadist ( STQH ) keXXV Tingkat Provinsi Sumatera selatan ( Sumsel ) tahun 2019 di buka langsung oleh Gubernur Sumatera selatan H Herman Deru di lapangan silampari Muara Rupit Kabupaten Muratara kamis malam (25/04/19) Pk.21.00 Wib. Pembukaan STQH Tingkat Provinsi Sumatera selatan ke-XXV ini di hadiri oleh Pangdam ll Sriwijaya, Waka polda Sumsel, Gubernur Sumatera Selatan H Herman Deru, Bupati Musirawas H Hendra Gunawan, Walikota Lubuk linggau H SN Prana Putra sohe, Bupati Muratara HM Syarif Hidayat, Waka Polres Musirawas, Ketua DPRD Muratara, Ketua LPTQ, Ketua Tim Penggerak Pkk Muratara, TP Pkk Lubuklinggau, Gow Kabupaten Muratara, OPD Sekabupaten Muratara, Serta tamu undangan baik dari dalam wilayah Kabupaten

Muratara maupun Kabupaten/kota lainnya. Pembukaan STQH malam ini Langsung Dilantik dewan-dewan hakim STQH oleh Gubernur Sumatera selatan H Herman Deru. Pembukaan STQH di tandai dengan pemukulan beduk sebagai simbol di buka nya STQH ke- XXV Tingkat Provinsi Sumatera selatan di Kabupaten Muratara. Bupati Musirawas Utara HM Syarif Hidayat dalam sanbutannya mengatakan, Atas nama Masyarakat Muratara saya mengucapkan Terima Kasih Kepada bapak Gubernur Sumatera selatan

H Herman Deru yang telah menunjuk Kabupaten Muratara sebagai tuan rumah STQH ke- XXV Tingkat Provinsi Sumatera selatan. “ Peserta STQH Ke-XXV Tingkat Provinsi Sumatera selatan ini diikuti Perwakilan dari 17 Kabupaten/kota Seprovinsi Sumatera selatan yang terdiri dari official dan peserta berjumlah sebanyak 510 orang. Alhamdulillah peserta yang mengikuti lomba ini dalam keadaan sehat wal’ afiat,” jelas Bupati. Sementara itu ditempat yang sama Gubernur Sumatera selatan H Herman Deru dalam sambutannya

mengatalan, Saya berikan A Plus untuk Bupati Kabupaten Muratara beserta jajaran nya yang mana pembukaan

STQH Tingkat Provinsi Sumatera selatan ke- XXV ini berlangsung sukses dan sangat meriah.

“ Seleksi Tilawatil Qur’an dan Hadist ( STQH ) ini merupakan kegiatan yang telah mentradisi dan melekat da-

lam struktur Masyarakat dan bangsa kita,” ungkap Gubernur. Lanjut Gubernur mengatakan, Mengingat even keagamaan ini Selain menjadi media dakwah dan syiar agama, Juga telah menjadi dorongan pembangunan serta pembentukan karakter Masyarakat di daerah kita, Disamping itu juga kegiatan STQH ini juga menjadi forum Silaturrahmi yang terkandung nilai-nilai Tersendiri dalam memperkuat rasa Persaudaraan serta ikatan kebersamaan,” ujar Gubernur. Ditambahkannya, STQH ini juga di arahkan kepada upaya menunjukan kecintaan dan kegairahan Masyarakat dalam belajar dan memahami al-qur’an. Kegiatan ini juga bisa menjadi tolak ukur dinamika aktivitas pembinaan seni baca alqur’an. “ Dirinya Mengajak Masyarakat untuk selalu menjaga persatuan dan kesatuan,” pinta Gubernur. Diakhir sambutannya, Gubernur mengharapkan untuk kafilah yang mengikuti lomba ini senantiasa menjalankan tugas dengan sportifitas, menjunjung tinggi kejujuran dan keadilan,” ajak Gubernur. ( Adv - Aldi )

Drs. EC Priscodesi Resmi Menjabat Sekda Definitip Musi Rawas (KR) Dua kali menjabat sebagai Plt Sekretaris Daerah kabupaten musi rawas, Akhirnya Drs EC Priscodesi resmi menjabat Sekretaris Daerah (Sekda) Defenitif Kabupaten Musi Rawas. Pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan tersebut secara langsung oleh Bupati Musi Rawas H Hendra Gunawan di pendopoan Rumah Dinas Bupati Musi Rawas, Kamis (02/05 ) Bupati Musi Rawas H Hendra Gunawan dalam sambutannya mengatakan, penetapan seseorang pada suatu jabatan pada hakekatnya merupakan wujud keper-

cayaan dan pengakuan terhadap kredibilitas seseorang untuk menduduki jabatan tersebut. Kepercayaan dan pengakuan itu merupakan suatu kehormatan yang mengandung kewajiban tugas dan tanggung jawab. “Oleh karenanya, Kewajiban harus ditunaikan, Harus dipikul dan Harus dilaksanakan,” ungkap Bupati. Lanjut bupati mengatakan, Jabatan Sekda mempunyai peran yang sangat penting, Karena berkewajiban membantu kepala daerah dalam menyusun kebijakan serta membina hubungan kerja dengan dinas, Lembaga teknis dan Unit pelaksana lainn-

ya, Oleh karena itu, Dengan fungsi yang demikian merupakan motor penggerak organisasi Pemerintah Daerah. “ Citra Pemerintah Kabupaten Musi Rawas akan sangat banyak ditentukan oleh Sekretaris Daerah dalam melaksanakan tugasnya,” jelas Bupati Lanjut bupati menbahkan, Untuk itu saya minta kepada Saudara dapat menghayati peran dan fungsiny tersebut, Sehingga dalamn pelaksanaan tugas dapat memberikan konstribusi untuk lebih mendinamisasikan organisasi Pemerintah Kabupaten Musi Rawas,” pinta Bupati. ( Aldi )

MARHABAN YA RAMADHAN

Selamat Menunaikan

Ibadah Puasa 1440 Hijriah - 2019 Masehi

Sucikan Hati Bersihkan Diri Dinas PU CKTR-P Musi Rawas

BKPSDM Kab. Musi Rawas

Ristanti Wahyudi ST, MT (Kepala Dinas)

H. Rudi Irawan, S.Sos. MM. ( Kadis )

DISPORA Kab. Musi Rawas

BAPPEDA Kab. Musi Rawas

H. Herianto, S.IP. M.Si ( Kadis )

Dr. Ir. Nanti kasih, MT ( Kaban )

DISBUDPAR Kab. Musi Rawas

DINAS KESEHATAN Kab. Musi Rawas Drg. Hj. Mifta Hulummi, M.Kes ( Kadis )

Amrullah, ST. MT ( Kadis ) Pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan Sekda Musi Rawas

Herman Deru Hadiri Peringatan Hari Jadi Kabupaten Musi Rawas Ke-76 Musi Rawas (KR) Sidang istimewa DPRD Musi Rawas (Mura) dengan agenda Memperingati Hari jadi Kabupaten Musi Rawae Ke - 76 mengambil tema “ Dengan Semangat AK 5 Persatuan dan Gotong Royong Kita Wujudkan Musi Rawas Sempurna Menuju Sumsel Maju Untuk Semua “ berlangsung dengan sukses dan lancar. Paripurna ini dipimpin oleh Ketua DPRD kqbupaten Mura, Yudi Fratama, SH dihadiri 30 anggota DPRD Mura, Selasa (30/4/2019). Gubernur Sumsel, Ir H Herman Deru dalam pidatonya mengatakan, Dirinya berharap paripurna ini menjadi wadah untuk mengevaluasi hasil kinerja pemerintah dan menjadi semangat baru untuk menjalankan pemerintahan ke depannya. Sementara itu, Bupati Mura, Ir H Hendra Gunawan, mengu-

capkan terima kasih kepada para undangan atas kehadirannya. ‘’Perlu diketahui 17 April 2019 lalu  kita sudah melaksanakan pesta demokrasi sehingga konsentrasi kita arahkan agar pesta demokrasi dapat berjalan dengan lancar. Maka perayaan atau paripurna istimewa dengan agenda HUT Kabupaten Mura ini dilaksanakan baru hari, Selasa (30/4/2019),” ungkap Bupati. Lanjut Bupati mengatakan, Kurang lebih 76 tahun Kabupaten Mura berdiri. Hampir kurang lebih 58 tahun, ibukota kabupaten Mura di Lubuklinggau. Hampir 18 tahun kami pindah berdiri di Kecamatan Muara Beliti. Kalau kita lihat proses pemekaran di Provinsi Sumsel dari enam kabupaten  yang dimekar, satu- satunya daerah induk yang keluar dari anaknya adalah Kabupaten Mura sehingga sekarang kabupaten Mura tinggal ibunya saja.

“Inilah bentuk kecintaan orang tua untuk anaknya. Dan sekarang Kota Lubuklinggau menjadi kota kedua terbesar di Provinsi Sumsel,” jelas Bupati Di akhir kegiatan peringatan puncak Hut Mura Ke - 76 diwarnai dengan pemotongan nasi tumpeng oleh Gubernur Sumsel, Ir H Herman Deru didampingi Bupati Mura, Ir H Hendra Gunawan. Hadir dalam acara tersebut Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel), Ir H Herman Deru, Ketua TP PKK Provinsi Sumsel, Danrem 044 Gapo, Sekjen Ombudsman RI, Kajati Sumsel, Anggota DPR RI dan anggota DPRD Provinsi Sumsel, Kakanwil DPM Sumsel, Walikota Prabumulih, Bupati Empat Lawang, Bupati Muratara, Wakil Walikota Lubuklinggau, Wakil Bupati OKU, Kapolres Mura, Dandim Mura, Kajari Lubuklinggau, Mura dan Muratara. ( Aldi )

BPP & Retribusi Kab Musi Rawas

Dinas PPPA Kab. Musi Rawas

H. Dian Candra, M.Si ( Kaban )

Ahmad Zulkarnain ( Kadis)

BKD Kab Muratara

BAPPEDA Kab Muratara

H. Duman Fachsyal, SE.MM ( Kadis )

Erwin Syarief, ST, MT ( Kaban )

DPRD KABUPATEN MUSI RAWAS UTARA Efriansyah, S.Sos ( Ketua)

Hendri ( Wakil Ketua I)

H.A. Suhadak ( Wakil Ketua II)

Drs. H. Saidi, SH. MH. ( Plt. Sekwan )

DPRD KABUPATEN MUSI RAWAS Yudi Pratama, SH ( Ketua )

H. Muzakir Mahmud , SH.MSi

Ir. H. Ismun Yahya ( Wakil Ketua II)

SEKRETARIAT DPRD KABUPATEN MUSI RAWAS Amir Hamzah, HK ( Sekwan )

Amri Aziz Drs. Hadi Wijaya, MM H.A. Novandi.F, SE, M.Si ( Kabag Persidangan ) ( Kabag Umum ) ( Kabag Keuangan )


Koran Rakyat

RAGAM - SAMBUNGAN

Edisi : 15 - 30 Mei 2019

33 BUMN Siapkan Tiket Mudik Gratis Kapal Pelni Jakarta (KR) - Sebanyak 33 BUMN bersinergi dengan PT Pelni (Persero) untuk menyiapkan 35.505 tiket gratis bagi masyarakat dalam program Mudik Bareng BUMN 2019. Kepala Kesekretariatan Perusahaan PT Pelni (Persero) Yahya Kuncoro dalam keterangannya di Jakarta, Rabu, mengatakan penyelenggaraan Mudik Bareng BUMN 2019 dengan kapal Pelni tahun ini merupakan tahun kedua yang melibatkan 24 BUMN. “BUMN telah memesan dan mendanai pembelian tiket kapal Pelni untuk dibagikan kepada masyarakat,” katanya. Tahun lalu, Pelni mengangkut 19.850 peserta yang dibiayai oleh 24 BUMN dan tahun ini menjadi 35.505 tiket. “Tahun 2019 ini jumlah BUMN yang menggunakan kapal Pelni bertambah dari 24 menjadi 33 BUMN, tiket bertambah sekitar 15.000,” kata Yahya. Program Kementerian BUMN yang dilaksanakan BUMN-BUMN ini akan memberangkatkan pemudik dari beberapa kota, di antaranya dari Batam-Belawan dengan KM Kelud pada Senin (27/5/2019), yang didanai Jiwasraya, Pega-

daian, dan Jasindo. Lalu, keberangkatan Rabu (29/5) dari Pos Indonesia, Askrindo, Jasa Raharja, Pelindo 1 dan Askrindo. Jumat (31/5-2019) dari Inalum dan Pelindo 1 terakhir Minggu (2/6- 2019) dari Pelindo 1. Keberangkatan dari Tanjung Priok-Batam/Tanjungbalai Karimun dari Brantas Abipraya, Timah dan Pelindo 2 akan berangkat Minggu (26/5). Tanjung Priok- Makasar

dari Taspen, Perum Jamkrindo. Tanjung Priok-Ternate dari Antam. Tanjung Priok-Surabaya dari Pelindo 2, Jasa Raharja, PLN akan berangkat Rabu (29/5) dengan KM. Dorolonda. Pemberangkatan berikutnya Jumat (31/5) dari Tanjung Priok-Makasar dari Indoesia RE. Tanjung Priok-Surabaya dari Indonesia RE, Bahana, Danareksa, dan Perum Airnav dengan KM. Gunung Dempo.

Terakhir, Inalum juga menyiapkan 170 tiket gratis dari Tanjung Priok-Sorong-Jayapura berangkat pada Senin (3/6) dengan KM. Ciremai. Selanjutnya dari Tanjung Priok-Surabaya pemberangkatan Jumat (31/5) dengan dengan KM. Gunung Dempo dari Taspen, Jasa Raharja (Persero), PLN, Pelindo 2 dan Perum Jamkrindo serta 50 tiket Tanjung Priok-Ternate dari Antam. Pemberangkatan dari

Pontianak-Surabaya dengan KM. Bukit Raya, Senin (27/5) dari PLN dan RNI. Kumai-Semarang Minggu (26/5) dari Bank BRI, RNI dan Perum Jamkrindo. Kumai-Semarang, Senin (3/6) dengan KM. Kelimutu dari Pelindo 3 . Sampit-Semarang Kamis (30/5) dengan KM. Egon dari Jasa Raharja. Sampit-Semarang Jumat (31/5) dengan KM. Leuser dari Askrindo, Pelindo 3 dan dari Perum Jamkrindo. Sampit-Surabaya Sabtu (1/6) dengan KM. Kelimutu dari Pelindo 3 dan Perum Jamkrindo. Balikpapan-Makasar Senin (27/5) dengan KM. Umsini dari Bank BRI. Balikpapan-Makasar Selasa (28/5) dengan KM. Lambelu dari Pupuk Indonesia. Balikpapan-Surabaya Kamis (30/5) dengan KM. Labobar dari Angkasapura I, Pupuk Indonesia, dan Surveyor Indonesia Balikpapan-Makasar. Bontang- Awarange dengan KM. Binaiya Selasa (21/5) dan Sabtu (25/5) dari Pupuk Indonsia dan Batulicin-Surabaya Rabu (29/5) dengan KM. Binaiya dari Pelindo 3. Makasar-Surabaya Senin (27/5) dengan KM. Dobonsolo dari Angkasapura I dan Semen Indonesia. Makasar-Baubau, Rabu (29/5) dengan KM. Lambelu dari Pertamina. Makasar-Baubau Jumat (31/5) dengan KM. Dorolonda dari Pertamina, Jasa Ra-

Jialyka Maharani ....................................................................................... ................................................ di Kabupaten Ogan Komering Ulu dengan 22.935 suara. Sedangkan Jialyka Maharani tidak lain putri Bupati Ogan Ilir (OI) Ilyas Panji Alam yang lahir pada 20 September 1997, meski terbilang baru terjun ke dunia politik namun kansnya sudah cukup besar. Adapun Amaliah, merupakan seorang dokter dan

PBB Melejit

diketahui masih keponakan Wakil Gubernur Sumsel saat ini Mawardi Yahya, ia meraih suara terbanyaknya di Kabupaten Ogan Komering Ilir dengan 38.065 suara. Di posisi keempat, Arniza Nilawati, dikenal sebagai seorang akademisi di Universitas Muhammadiyah Palembang (UMP) dan sempat menjabat Kepala Admin-

istrasi dan Keuangan Umum RS Muhammadiyah. Sementara petahana DPD RI Sumsel Asmawati, harus puas berada di posisi kelima dengan meraih 233.596 suara. Petahana lainnya, Abdul Aziz berada di peringkat kelima dengan 202.782 suara dan Siska Marleni di posisi kesebelas dengan 118.716 suara.

Sedangkan petahana DPD RI Percha Leanpuri sedikit berbeda nasib, ia berpeluang besar menjadi Anggota DPR RI dari Partai Nasdem setelah memperoleh 124.042 suara di dapil dua Sumatera Selatan. Komisioner KPU Sumsel Divisi Hukum dan Pengawasan, Hepriyadi, mengatakan, hasil rekapitulasi

Sambungan dari hal.1

suara akan dibawa langsung ke KPU RI untuk dilakukan rekapitulasi di tingkat nasional. “Penetapan calon terpilih akan ditetapkan serentak pada 22 Mei, bagi yang merasa keberatan dengan hasil rekapitulasi suara bisa melalui upaya hukum ke Mahkamah Konstitusi,” demikian Hepriyadi. (ant)

.................................................................................................. ................................................ Sambungan dari hal.1

ini dampaknya ada di kita, disaat Pemkot Palembang memberikan kebijakan yang tidak pro ke rakyat, pasti rakyat curhatnya ke dewan,” jelasnya. Ketua DPRD Kota Palembang juga mengatakan, pada dasarnya pihaknya mendukung adanya kenaikan pajak, hanya saja sifatnya harus rasional, kalau yang dilakukan pihak Pemkot Palembang saat ini sifatnya emosional. “Boleh naik, mungkin pertahunnya hanya beberapa persen saja, terus 1 atau 2 tahun kemudian naik lagi beberapa persen, tapi harus disosialisasikan dulu ke masyarakat. Ini saja kan belum ada sosialisasi ke masyarakat,” kata Darmawan. Diakui Darmawan, pihaknya memang pernah berkomunikasi dengan Dispenda Kota Palembang terhadap kenaikan iuran PBB beberapa bulan lalu, namun baru sebatas wacana. “Dulunya baru sebatas wacana saja, karena kajian-kajian dan persentase kenaikan iuran PBB saja belum diberikan ke DPR, tiba-tiba mereka langsung action. Ini sangat disesalkan. Kebijakan-kebijakan yang tidak pro rakyat yang sangat drastis seperti ini dinilai sangat memberatkan rakyat,” tambahnya. Darmawan juga menilai, Ketua RT yang merupakan perpanjangan tangan dari pemerintah yang ditugaskan untuk mensosialisasikan dan menagih iuran PBB ke masyarakat saja pasti keberatan, meskipun nantinya akan diberikan reward kepada Ketua RT yang berhasil menghimpun iuran PBB. “Ketua RT saja pasti ngeri-ngeri sedap karena Ketua RT yang juga merupakan wajib pajak pasti merasa keberatan dengan kenaikan yang signifikan ini. Saya berharap masyarakat Palembang agar bersabar, kami akan EDP dengan pihak ter-

kait secepatnya,” terangnya. Ada yang naik 400% Sejak beberapa hari belakangan ini, warga kota Palembang banyak mengeluhkan dengan adanya kenaikan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) yang diklaim naik hingga puluhan kali lipat. Akibatnya, banyak warga yang mendatangi Kantor Badan Pengelola Pajak Daerah (BPPD) Kota Palembang yang terletak di Jalan Merdeka. Dari pantauan media ini, sejak sepekan terakhir ruangan konsultasi PBB yang terletak di lantai dasar tampak ramai. Warga secara bergantian masuk untuk berkonsultasi kepada petugas yang ada. Mereka datang ingin menayakan ihkwal kenaikan nilai PBB yang tiba-tiba saja melambung tinggi. Seorang warga Makrayu Jalan Tanjung Burung IB II Palembang mengaku kesal dengan kenaikan PBB ini. Ia datang berserta suami menanyakan kepada petugas kenapa naik. “Kami nanyo, lah dijelasi ada penyesuaian. Tapi kami masih tetap mengajukan keberatan karena tak terima pak,” ujar wanita yang mengaku bernama Yuniar ini. Yuniar mengaku tahun lalu sebelum mengalami kenaikan ia hanya membayar Rp 138 ribu menjadi hampir Rp 400 ribu. “Walaupun kecik tapi kami ini masyarakat tidak mampu pak, Kerja cuma buruh,” ujarnya. Hal yang sama juga diungkapkan salah seroang warga Dempo yang mengaku syok melihat kwitansi PBB yang membengkak puluhan kali lipat. “Kaget nian biasa bayar Rp 900 ribuan ini menjadi Rp 4 juta kurang 25 ribu. Siapa yang dak syok, naik hampir 400%, nak bayar pakek apo,” ujar wanita paruh baya yang tak bersedia namanya dicatat. Ia mengaku kenaikan ini sangat tidak wajar, apalagi posisi rumahn-

ya masuk dalam lorong yang sempit. Seorang petugas BPPD, membenarkan jika banyak warga yang telah datang untuk berkonsultasi mengenai kenaikan PBB. Kata dia, kenaikan pembayaran PBB kota Palembang tahun 2019 dikarenakan ada penyesuaian Nilai Jual Objek Pajak (NJOP) tanah mendekati harga pasar wajar. “NJOP tanah di kota Palembang ini masih jauh dari harga tanah di pasaran. Karena itu penyesuaian ini adalah bagian dari untuk meningkatkan pendapatan daerah dari sektor PBB sekaligus menaikkan harga pasaran tanah di kota Palembang,” ujarnya. Menurutnya, sejak tahun 2008 NJOP Kota Palembang tidak pernah disesuaikan. “Tahun 2008 sampai 2014 tidak ada kenaikan. Lalu tahun 2015 sampai 2018 ada penyesuaian tapi tak semua hanya ada dikawasan tertentu saja seperti dikawasan besar dan industri,” jelas pejabat ini. “Nah ditahun ini kita ada penyesuaian merata diseluruh kota Palembang sesuai dengan UU nomor 28 tahun 2009 tentang pajak daerah dan retribusi daerah dan juga Perda nomor 2 tahun 2018 tentang pajak daerah,” ungkap dia. Dia menjelaskan penyesuaian harga tanah di kota Palembang bersifat parsial atau tidak sporadis demi menyesuaikan dengan kemampuan masyarakat. “Penyesuaian NJOP tanah tertinggi berada di kawasan ekonomis dan perdagangan serta objek pajak khusus,” jelas dia. Seperti yang dikeluhkan warga jalan Dwikora II kecamatan Ilir Barat 1 kota Palembang. Warga terkejut bukan kepalang, saat mengetahui tagihan pajak bumi dan bangunan (PBB) di tahun 2019 mengalami kenaikan yang fantastis.

Meskipun kenaikan dirasa tidak merata di setiap rumah, namun jumlah kenaikan bahkan ada yang mencapai hingga 400 persen. Seperti yang dirasa Asmir, salah satu warga Dwikora II. Dia merasa sangat heran dengan kenaikan PBB yang harus dibayarnya. Dari semula hanya sebesar Rp.500 ribu kini naik menjadi Rp.2 juta. “Naiknya luar biasa, nggak wajar kalau seperti itu,” ungkapnya mengutip Tribunsumsel.com, Senin (13/5/2019). Asmir juga mempertanyakan tidak adanya perbedaan PBB antara pemilik rumah yang tinggal di komplek dan di perumahan biasa. “Masak rumah yang di lokasi sering banjir sama kenaikannya dengan yang tinggal di komplek. Mereka tidak kebanjiran, beda dengan kami. Itu bagaimana penghitungannya,” kata dia. Hal senada juga dikatakan Darlis, ketua RT. 010, jalan Dwikora II kecamatan Ilir Barat 1 kota Palembang. Darlis mengungkapkan keluhan warganya terhadap kenaikan PBB yang dirasa begitu memberatkan. “Bahkan ada warga saya, namanya Sukian Tunggah. Dari biasanya dia bayar Rp.340 ribu jadi Rp.3.2 juta,” ungkapnya. Tanpa Pemberitahuan Darlis mengatakan kenaikan PBB terjadi tanpa adanya pemberitahuan atau sosialisasi ke masyarakat. Dia juga sudah menanyakan perihal PBB yang naik pada pihak kelurahan. “Tapi dari pihak kelurahan kasih saran supaya langsung mengajukan keberatan ke dispenda kota. Sepertinya juga ada warga yang yang akan kesana,” ungkapnya . Darlis mengatakan kenaikan PBB dengan nilai yang fantastis tersebut dirasa begitu memberatkan masyarakat. “Seperti warga saya

yang mayoritas pensiunan. Jadi kenaikan yang sangat tinggi ini sudah pasti sangat memberatkan warga,”ucap dia. Sementara itu Badan Pengelola Pajak Daerah (BPPD) Kota Palembang mengaku telah melakukan sosialisasi terkait kenaikan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) di tahun ini. Namun, sosialisasi ini hanya terbatas yakni lurah, camat dan koordinator PBB. “Kalau untuk sosialisasi ini sudah kita lakukan sebelum pembagian surat pemberitahuan pajak terhutang (SPPT). Memang terbatas hanya camat, lurah dan koordinator PBB ini,” ujar Kabid Pajak Bumi dan Bangunan, Khairul Anwar melalui Kasubdit Pajak Bumi dan Bangunan, Apriadi, sebagaiaman dilansir tribunsumsel. com, Senin (13/5/2019). Melalui sosialisasi kepada lurah, camat dan koordinator PBB inilah harusnya bisa sampai ke masyarakat melalui RT saat membagikan SPPT Pajak Bumi dan Bangunan tahunan ini. Dikatakan kenaikan PBB ini berdasarkan zona atau kawasan tempat tinggal warga. Di kota Palembang ada sebanyak 3000 kode zona nilai tanah. Kode zona tersebutlah yang membuat perbedaan NJOP tanah tersebut. “Zona juga fungsinya untuk memetakan wilayah bumi dan bangunan yang ada di kecamatan, kelurahan masing-masing. Seperti, zona terendah yakni Sematang Borang, Gandus, Kertapati, Jakabaring kenaikan 20 ribu per meter. Paling tinggi dikawasan Sudirman kenaikan dari Rp 6,1 juta permeter menjadi Rp 15 juta per meter. Khairul mengatakan BPPD juga menerima masyarakat yang mengeluhkan kenaikan ini. ‘’Kita terbuka sekali, jika ingin mengajukan keberatan silakan.” jelas dia. (red)

11

Ribuan Pgawai Tidak Tetap di Muba Bakal Terima THR Sekayu (KR) Sebanyak 11.000 pegawai tidak tetap di Musi Banyuasin, Sumatera Selatan bakal mendapatkan Tunjangan Hari Raya pada Lebaran 2019. Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) Mirwan Susanto di Sekayu, Kamis, mengatakan, dana Rp6 miliar bersumber dari APBD sudah disiapkan untuk pembayaran Tunjangan Hari Raya (THR) tersebut. “Seperti halnya ASN, pegawai tidak tetap juga bakal menerima THR paling lambat tanggal 24 Mei 2019,” kata dia. Ia mengatakan, keputusan pemkab ini merupakan kebijakan Bupati Alex Noerdin yang sudah disetujui oleh DPRD setempat. Pemberian THR untuk pegawai tidak tetap ini sudah dianggarkan dan dituangkan dalam Peraturan Kepala Daerah (perkada). “Saat ini tinggal menunggu nomor perkada tersebut, kemungkinan sebelum tang-

gal 23 Mei nanti gaji dan THR PTT Muba akan diberikan sekaligus,” kata dia. Jika peraturan tersebut sudah diregister oleh Pemprov Sumsel maka secara otomatis pencairannya sudah bisa dilakukan oleh Pemkab Muba. Menteri Keuangan Sri Mulyani, Rabu (15/5), menegaskan pencairan dana tunjangan hari raya (THR) dan Gaji ke-13 tidak akan molor. Revisi Peraturan Pemerintah (PP) yang menjadi payung hukum pencairan dana tersebut segera selesai paling lama dua hari ke depan. Aturan yang direvisi oleh pemerintah adalah PP Nomor 35 Tahun 2019 tentang Gaji ke-13, dan PP Nomor 36 Tahun 2019 mengenai THR. Sebelumnya Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo meminta perubahan pada pasal 10 ayat 2 di masing-masing PP tersebut. Permohonan Mendagri ini tertuang dalam surat Menteri Dalam Negeri tanggal 13 Mei 2019 bernomor 188.31/3746/ SJ. (ant)

Baznas Sumsel Targetkan Terima zakat Rp4,8 miliar Palembang (KR) Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Sumatera Selatan pada 2019 ini menargetkan penerimaan zakat dari masyarakat muslim di 17 kabupaten dan kota dalam wilayah provinsi setempat sekitar Rp4,8 miliar. “Target tersebut diharapkan sebagian besar bisa dipenuhi pada momentum Bulan Suci Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri 1440 Hijriah ini,” kata Ketua Baznas Sumsel, Najib Haitami di Palembang, Kamis. Target tersebut optimistis bisa dicapai karena pada tahun lalu penerimaan zakat bisa dicapai sekitar Rp4 miliar. Untuk mencapai target tersebut pihaknya berupaya menggalakkan sosialisasi kepada masyarakat agar menyalurkan zakatnya kepada lembaga resmi seperti Baznas. Selain itu pihaknya juga berupaya menyosialisasikan pengelolaan zakat kepada pengurus masjid untuk mendorong mereka lebih baik dalam pengelolaan zakat. Penerimaan dan pengelolaan zakat dari ummat muslim yang memiliki kemampuan secara ekonomi perlu

terus ditingkatkan sehingga bisa dimanfaatkan dengan baik dan disalurkan kepada orang yang tepat atau berhak menerimanya. Untuk mengelola zakat dengan baik, pengurus masjid diharapkan bisa menyusun data siapa saja mustahik atau orang yang berhak menerima zakat dan yang berpotensi membayar zakat (muzakki). Dengan adanya data tersebut, potensi penerimaan zakat setiap tahunnya dapat ditingkatkan dan penyalurannya bisa semakin luas. Dia menjelaskan, zakat tidak hanya sekedar ibadah yang wajib dikerjakan oleh ummat muslim yang memiliki kemampuan ekonomi, tetapi ada manfaat yang terkandung di dalamnya. Beberapa manfaat zakat yakni menambah ketaatan kepada Allah SWT. Menghilangkan kotoran sesuai surat At-Taubah yang artinya “Ambillah zakat dari sebagian harta mereka, dengan zakat itu kamu membersihkan dan mensucikan mereka”, dan sabda Nabi Muhammad SAW “Sesungguhnya zakat ini hanyalah kotoran manusia”. (ant)

Herman Deru .......... (9/5). Usai menerima penghargaan tersebut Gubernur Sumsel H. Herman Deru mengucapkan syukur dan terima kasih atas apresiasi yang telah diberikan pemerintah pusat pada Provinsi Sumatera Selatan yang dipimpinnya itu. Sehingga Sumsel dinilai berhasil dalam membangun daerah dan layak mendapatkan penghargaan bidang Pembangunan Daerah (P2D) 2019 dengan kategori Perencanaan dan Pencapaian Terbaik Tingkat Provinsi. “Alhamdulillah, Provinsi Sumatera Selatan kembali diperhitungkan ditingkat Nasional. Penghargaan yang kita terima ini tidak lain merupakan hasil dari kerja keras bersama antara Pemerintah Provinsi Sumsel dengan Pemerintah Kabupaten/ kota yang tetap komitmen dalam meningkatkan kualitas pembangunan disegala sektor termasuk kualitas hidup serta kualitas SDM,” tegas Herman Deru. Lebih lanjut Herman Deru mengingatkan jajaran dan kalangan Kepala Daerah di Sumsel untuk tetap sinergi dengan pemerintah pusat dan pemerintah provinsi dalam meningkatkan kualitas pembangunan diberbagai bidang baik fisik maupun non fisik. “Kekuatan kita ada pada kinerja dan kemitraan. Karena itu kita jaga kekompakan dan kerjasama dalam meningkatkan kualitas pembangunan di Sumatera Sela-

Sambungan dari hal.1

tan,” tandasnya. Sementara itu Presiden RI, Ir Joko Widodo dalam pidatonya saat pembukaan Musyawarah Perencanaan Pembangunan Nasional (Musrenbangnas) 2019 tersebut menegaskan, Indonesia diprediksi masuk empat besar ekonomi dunia pada tahun 2045. Namun untuk mewujudkan hal tersebut lanjut Presiden tidak mudah dan memerlukan kesiapan sejak dini. “Kita memiliki peluang besar untuk menjadi negara ekonomi terkuat. Bisa masuk lima atau empat besar ekonomi terkuat dunia di 2045. Tetapi untuk masuk ke sana juga tidak mudah. Banyak tantangan yang harus kita selesaikan dan hadapi,” ujar Presiden Joko Widodo. Menurut Presiden, setidaknya ada tiga hal pokok yang mendesak harus diselesaikan bangsa Indonesia yaitu pembangunan infrastruktur yang merata, reformasi struktural untuk peningkatan daya saing, dan pembangunan sumber daya manusia. “Banyak negara yang terjebak kepada _middle income trap_ karena tidak bisa menyelesaikan persoalan besar yang ada di negaranya. Oleh sebab itu, kita harus bisa menyelesaikan persoalan-persoalan yang ada dan yang akan kita hadapi menuju 2045, 100 tahun Indonesia merdeka,” ucapnya sembari mengajak seluruh pihak untuk tidak terjebak pada rutinitas dan menumbuhkan semangat perubahan. (hms)


Koran Rakyat

ADVERTORIAL & SOCIETY Edisi : 15 -- 30 Mei 2019

Mengungkap Fakta Bijak Berkata

12

Gubernur Sumsel Sebut PR Utama Pengurus Baru FKUB Adalah Kerukunan

PALEMBANG - Gubernur Sumsel H.Herman Deru melantik Ketua dan Pengurus Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Provinsi Sumsel periode 2016-2021, Sabtu (4/5) malam di Griya Agung. Kepada pengurus baru ini Herman Deru menekankan kerukunan umat harus menjadi prioritas utama. Setelah itu barulah soal kesejahteraan. Kerukunan itu menurutnya harus dijaga dulu dalam internal masing-masing agama barulah kemudian keluar. “PR nya (pengurus baru) adalah kerukunan, kerukunan, kerukunan.

Memang kuncinya ada dua kerukunan dan kesejahteraan tapi menurut saya kerukunan adalah hal yang paling utama dan penting,” tegasnya diwawancarai usai pelantikan. Dikatakannya Provinsi Sumsel sebenarnya tidak ada bakat konflik, namun demikian tetap harus waspada menjaga kerukunan itu dengan garda terdepan yakni FKUB. Forum ini dinilainya bisa menjadi alat pendeteksi kondisi keumatan yang ada. Mengenai kepengurusan baru ini, Iapun yakin merupakan orang-orang pilihan dan handal menyikapi semua kondisi di Sumsel. Ia juga tak

lupa mengucapkan terimakasih kepada semua pengurus karena masih peduli dan mau diberi jabatan ini. “ FKUB adalah jabatan pengabdian karena mereka tidak pernah tanya honor berapa. Saya terima kasih sekali mereka ini masih mau. FKUB ini bagi saya prioritas karena fungsinya seperti jantung. Bagaimana masyarakat mau nyaman kalau tidak ada kerukunan. Makanya bagi saya ini penting sekali,” tambahnya. Tantangan yang harus dihadapi pengurus saat ini pun diakuinya tidak mudah. Terlebih masyarakat Sumsel ini sangat heterogen. Dengan

segala perbedaan yang ada melalui FKUB ia menginginkan Sumsel tetap bersatu, rukun dan damai. “ Intinya saya ingin kalau senang kita komunikasi. Ada masalah pun kita harus tetap komunikasi. Karena bagi saya tidak ada yang lebih berharga daripada kerukunan “ tandasnya. Sementara itu Ketua FKUB Sumsel yang baru dilantik K.H Mal’an Abdullah, menjelaskan bahwa pelantikan ini adalah amanah bagi dirinya dan semua pengurus yang dilantik. Ia memaparkan bahwa pesan dasar forum ini adalah kerukunan dan kesejahter-

aan. Kedua hal itu menurutnya bukan hanya harus sejalan tapi senapas agar tercipta kerukunan yang otentik dan sejati. “ Jadi kerukunannya bukan hanya di permukaan saja melainkan memang terjadi dalam kehidupan masyarakat sosial kita,” jelasnya. Kerukunan juga dikatakannya sebagai kunci membangun peradaban. Karena itu jika Indonesia khususnya Sumsel ingin maju dan beradap, kerukunan harus diutamakan. Plt Kepala Badan Kesbangpol Sumsel Fitriana S.Sos MS.i mengatakan melalui pelantikan ini di-

harapkan terjadi peningkatan kualitas kehidupan beragama di Sumsel untuk membangun karakter kehidupan sosial yang agamis menuju “Sumsel Maju untuk Semua”. Usai dilantik para pengurus baru ini langsung melakukan deklarasi kerukunan FKUB. Gubernur juga berkesempatan memberikan bantuan kendaraan operasional untuk menunjang kegiatan para pengurus FKUB yang baru. Pelantikan ini dihadiri sejumlah pejabat di antaranya Kapolda Sumsel Irjen Pol Zulkarnain Adinegara, Wakil Ketua DPRD Sumsel

Kartika Sandra Desi, Ketua MUI Sumsel, Plt Kepala Badan Kesbangpol Provinsi Sumsel Fitriana, S.Sos M.Si serta Sekda Kota Palembang Ratu Dewa. Untuk diketahui Pengurus baru yang dilantik masing-masing yakni Ketua Dewan Penasehat Wakil Gubernur Sumsel, Wakil Ketua Kakemenag, dan Sekretaris Kepala Badan Kesbangpol. Kemudian Ketua FKUB K.H Mal’an Abdullah, Wakil Ketua I Syafitri Irwan, Wakil Ketua II Drs Marjohan, Sekretaris Syarnubi Som, dan Bendahara H.Sukirman.(*) Advertorial

Profile for dahri maulana

Koran Rakyat Edisi Mei 2019  

Koran Rakyat Edisi Mei 2019  

Advertisement