Issuu on Google+

Menkopolhukam Djoko Suyanto Bantah Soal Seputar Issu Kudeta Presiden

website : www.korannusantara.com email : red_korannusantara @yahoo.com

Djoko Suyanto

Simak Hal : 12

Harga : Rp. 2.500,- ( Jawa ) - Rp. 3.000,- ( Luar Jawa )

KORAN NUSANTARA - Edisi : 057 / Tahun III/ Kamis, 24 - 30 Maret 2011.

Komisi X DPR RI Soroti Biaya Kuliah Yang Kian Mahal

Rawan Dikorupsi, Mendiknas Hentikan RSBI

Mendiknas M. Nuh

Simak hal : 6

BPOM : Masih Banyak Bahan Berbahaya Dalam Makanan Jajanan Anak

Simak hal : 5

Akbar Zulfakar

Lurah dan Camat Akan Bisa Menikmati Indahnya Singapura dan Malaysia

Simak hal : 5

Simak hal : 2

Hallo Nusantara

S. Wanto, Pemimpin Umum / Pemimpin Redaksi

RSBI Timbulkan Kecemburuan Sosial RSBI Kesenjangan Dunia Pendidikan Antara Si Kaya Dan Si Miskin. Rintisan Sekolah Berstandar Internasional (RSBI) yang digadanggadangkan pemerintah masih menuai polemik. Salah satunya, labelisasi RSBI ditengarai menim bulkan kecemburuan sosial di tengah masya rakat. Faktanya, masyarakat yang bisa menikmati sekolah dengan predikat RSBI hanya kelompok masyarakat tertentu saja. Kebanyakan RSBI hanya bisa dinikmati oleh anakanak yang ekonomi orang

tuanya mapan alias anak orang kaya. Seorang siswa yang bisa menikmati pen didikan di RSBI tidak dilihat berdasarkan kemampuan akademik semata, namun juga berdasarkan kemam puan membayar biaya yang telah ditetapkan sekolah. Bila ini yang terjadi, maka hal ini pertanda lonceng kema tian untuk dunia pendidikan kita. Dalam dunia pendidikan sebenarnya tidak perlu ada labelisasi, karena hal itu hanya akan meng-kotak kotakkan anak bangsa yang sebenarnya mempunyai hak Bersambung ke hal : 11

Konsep RSBI Dinilai Lemah dan Tak Memiliki Rujukan Akademis

Siswa siswi RSBI

Surabaya – KN Rencana Kementerian Pendidikan Nasional (Kemen diknas) mengevaluasi Rintisan Sekolah Bertaraf Internasional (RSBI) bersama DPR dinilai langkah yang mubazir. Sebab, konsep RSBI dinilai lemah dan tak memiliki rujukan akademis. “Evaluasi itu tidak ada Bersambung ke hal : 11

Swis Open : Merah Putih Kandas Total Tidak ada gelar yang diperoleh akan Indonesia di turnamen Swiss Open Grand Prix Gold tahun ini. Seluruh wakil “Merah Putih” yang tersisa rontok di babak empat besar. Simon Santoso dan pasangan putri Meiliana Jauhari/Greysia Polii sudah masuk kotak lebih dahulu.

Simon

Sosialisasi LCKA : Pemerintah Kota Surabaya bekerjasama dengan Polrestabes Surabaya menggelar Sosialisasi Lomba Ciptakan Kampung Aman (LCKA) Sesi II di Graha Sawunggaling, Selasa (22/3). Tampak Walikota Tri Rismaharini, Kasat Binmas Polrestabes AKBP Sri Setyo Rahayu dan Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Coki Manurung serta diikuti ratusan pejabat Pemkot dan anggota Polri jajaran Polrestabes Surabaya memukul kentongan menandai sosialisasi Lomba Cipta Kampung Aman. Tujuan utama LCKA ini adalah agar Surabaya tertib dan aman , sehingga pembangunan di kota Surabaya dapat berjalan lancar selanjutnya tercipta lingkunganyang bersih dan aman. (red)

Di Pemkot Surabaya Tiada Hari Tanpa Salah Tingkah !

Mencuatnya Rumor Pejabat Mau Mundur Rame-Rame Terus Berkembang Ditahun pertama kepemimpinan Walikota Tri Rismaharini diprediksikan bakal mengalami goncangan seri kedua yang lebih dahsyat dibanding pemakdzulan dari anggota DPRD Surabaya beberapa waktu lalu, yang akhirnya bisa dilaluinya walau dengan proses tertatih-tatih. Surabaya – KN Goncangan part kedua tersebut berupa “krisis kepe mimpinan” di masing-masing SKPD (Satuan Kerja perangkat Daerah). Kabarnya banyak yang akan mengundurkan diri dari jabatanya secara beramairamai akibat tidak merasa nya man dengan gaya kepemim pinan walikotanya. Sementara pejabat yang dijadikan sebagai penggantinya juga dikabarkan akan menolak duduk di sing gasana pimpinan SKPD tersebut Setidaknya suara yang santer mencuat ke permukaan

di jajaran birokrat terbasah di negeri ini, sejumlah pejabat yang akan mengundurkan diri diantaranya Sekkota Sukamto Hadi dan Asisten Pembangu nan Muhlasudin yang terkena kasus gratiftkasi, Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Pendapatan Daerah Suhar toyo, Kepala Badan Lingku ngan Hidup Togar Silaban, Ke pala Disperindag Endang Caturahwani dan Kepala Badan pengawas Imam Su gondo. Mereka mundur de ngan alasan minta pensiun dini dan pindah ke Pemprov atau pemerintah pusat agar ker

dikabarkan bakal mundur dari jabatanya. Namun pengun duran diri para Dirut BUMD Pemkot tersebut apakah akan diikuti oleh para direktur yang

lainnya, hingga sekarang belum ada rumor yang pasti. Hanya saja mereka mundur juga Bersambung ke hal : 11

Proyek Laboratorium Multi Education Dinas Pendidikan Surabaya Tidak Transparan dan Terancam Muspro Surabaya – KN Proyek pengadaan laboratorium Multi Education (Multimedia) untuk 43 Sekolah Dasar (SD) di lima wilaya Surabaya oleh Dinas Pendidikan Kota Surabaya terancam muspro. Proyek puluhan miliar dari dana APBD 2010 yang seharusnya bisa diman faatkan oleh siswa SD yang mendapat bantuan Laboratorium Multimedia itu mulai Lab Multimedia di salah satu SDN di kawasan Margorejo

Bersambung ke hal : 11

Tips, Hindari Penyesalan Seumur Hidup Bro !!!

Simak hal : 10

Salam funtastic, selamat pagi, selamat siang atau selamat sore atau selamat malam bagi para pembaca sekalian. Hidup ini terasa indah saat saya dapat menerima dan mensyukuri apapun yang saya miliki dan kejadian apapun yang menimpa hidup saya. Bagaimana dengan anda? Apakah anda merasa hidup ini indah ?

Kabarnya Lurah dan Camat di Surabaya bakal dimanjakan oleh Pemkot. bagi mereka yang kinerjanya dinilai berprestasi akan diberi hadiah nglencer ke luar negeri, mereka akan bisa menikmati indahnya Singapura dan Malaysia dengan gratis-tis-tiiis. * Wah enak banget, rupanya Pemkot kebingungan menghabiskan APBD 2011 yang mencapai Rp 3 triliun lebih itu, sehingga Lurah dan Camat yang diaqnggap berprestasi akan dibiayai APBD untuk jalan-jalan ke luar negeri. Rupanya selama ini tidak ada kinerja Lurah dan Camat yang berprestasi yaa, ya jelaslah karena tidak ada hadiahnyaaaa.........e-e-e-eeeee?

janya lebih nyaman. Sedangkan Direktur jajaran Perusahaan Daerah, Dirut PDAM Ir.Selim dan Dirut PD Pasar Surya Sutjipto juga

Ilustrasi STRESSS Berat

Hmmmmm menarik apa yang menjadi jawaban anda….Ada sebuah survei di sebuah rumah sakit yang merawat orang orang yang lanjut usia. Para orang tua

lanjut usia tersebut diberikan suatu pertanyaan sebagai berikut: “Apa yang membuat mereka menyesal semasa hidupnya?” Dari hasil survei ditemu

kan kurang lebih 90% memberikan jawaban: Mere ka menyesal karena tidak melakukan sesuatu yang mereka tahu seharusnya dilakukan. Misal: seharusnya menyelesaikan S2, tetapi mereka menunda-nunda. Ingin memulai bisnis, tetapi ditunda karena terlalu bersambung hal : 11


SURABAYA

KORAN NUSANTARA - Edisi : 057 / Tahun III/ Kamis, 24 - 30 Maret 2011.

Anggaran Kunker DPRD Surabaya Meningkat, Jadwal Ngelencer Padat Surabaya - KN Intensitas kegiatan kun jungan kerja (Kunker) DPRD Surabaya, selalu dilakukan antara Kamis hingga Minggu. Artinya, anggota dewan itu hanya efektif ngantor pada Senin sampai Rabu saja. Apalagi jika dewan usai menggelar rapat paripurna, sudah pasti gedung wakil rakyat di Jl Yos Sudarso itu ko song karena anggota dewanya tak berada di kantornya. Apalagi pada 2011 ini, angga ran untuk kunker dewan lebih besar dari tahun 2010. Peningkatan anggaran kungker dewan ini disampai kan Kepala Bagian Informasi dan Protokoler Sekretariat DPRD Surabaya Siti Cholifah, untuk biaya kunker dewan pada 2011 dianggarkan sebe sar Rp 38 miliar. “Untuk intensitas kegia tannya, tak jauh beda dengan 2010. Naiknya anggaran kunker ini karena ada kenaikan pada uang makan serta uang saku DPRD,” jelas Siti. Namun Siti mengatakan, kenaikan anggaran itu sudah

diatur dalam Perwali 22/2011 tentang Biaya Perjalanan Dinas bagi Pimpinan dan Anggota DPRD Surabaya. Pada 2010, uang makan dan uang saku pimpinan dan anggota dewan besarannya sama, masing-masing Rp 300 ribu. Berdasarkan Perwali yang baru, jumlah nominal uang saku maupun uang makan pimpinan dan anggota dewan dibedakan. Uang makan untuk pimpinan DPRD sebesar Rp 450 ribu per hari dan uang saku Rp 500 ribu per hari. Sedangkan untuk uang makan anggota Rp 350 ribu per hari serta uang saku Rp 500 ribu per hari. Khusus biaya ang kutan selama kunker bagi pimpinan maupun anggota besarannya sama, yakni Rp 750 ribu per hari. Sementara Plt Sekretaris DPRD Surabaya Hari Sulis tyowati mengatakan, pelak sanaan kunker itu tak bisa ditentukan jumlahnya. Kunker yang dilakukan menyesuaikan kebutuhan. (wd)

Kebijakan Pemkot Tarik Uang Sewa Rusun Rapelan Langgar Perda

Hearing warga rusunawa Tanah Merah dengan komisi D DPRD Surabaya

Tahun 2013 Surabaya Bebas Dari Kemacetan

Musyafak Rauf Merasa Sering Ditilap

Musyafak Rouf

Surabaya – KN Musyafak Rauf merasa sering ditilap dalam beberapa langkah strategis di dewan. Meski menjadi Wakil Ketua DPRD Surabaya ternyata dia tidak pernah dilibatkan dalam menentukan keputusan stra tegis. Termasuk keinginan Partai Demokrat yang merotasi ja batan Ketua Fraksi Demo krat (FPD) DPRD Surabaya seka lipun, Ketua PKB Surabaya itu tidak pernah diajak bicara. “Saya ini tidak tahu apa-apa. Suratnya seperti apa saja saya nggak tahu,” ujar Musyafak Rouf menanggapi tudingan pimpinan dewan dianggap menjegal pergantian ketua FPD seperti yangd diinginkan Partai Demokrat. Ia mengatakan selama menjabat sebagai wakil ketua dewan tidak pernah menge tahui surat masuk untuk unsur pimpinan dewan. Padahal, se harusnya, semua unsur pimpi nan dewan harus mengetahui adanya surat masuk, seperti yang akan dibahas di badan musyawarah (bamus). “Aku loh mek oleh foto kopian berita, mek nerima

proposal bantuan dari yaya san atau panti asuhan. (Saya hanya mendapatkan foto copy berita, hanya menerima pro posal bantuan dari ya yasan atau panti asuhan),” katanya di ruang kerjanya, Senin (21/ 3/2011). Seharusnya kata mantan Ketua DPRD Surabaya ini, segala surat-surat untuk unsur pimpinan dewan, harus ditem buskan kepada empat pimpi nan yang ada. “Termasuk ka lau ada surat dari DPC Partai Demokrat (pengajuan pergan tian ketua fraksi) kan saya dikirimi foto copy, sehingga bisa saya pelajari,” jelasnya. Ketua DPRD Surabaya Wisnu Wardhana saat dikonfir masi melalui telepon tentang pergantian ketua FPD tidak tersambung. Wakil Ketua DPRD yang lain, Wisnu Sakti Buana, juga tidak ada di ruang kerjanya. Dikonfirmasi melalui ponsel maupun SMS, tidak ada jawaban. Sedangkan, Wakil Ketua DPRD dari PKS, Ahmad Su yanto, saat dikonfirmasi menga kui telah mendapatkan kabar pergantian usulan ketua FPD. Namun, dirinya menye rahkan per gantian itu ke pimpinan de wan. “Kita hormati internal me reka. Saya berharap ada solusi terbaik dan diselesaikan de ngan cara yang terbaik,” ujar Suyanto. Partai Demokrat telah me mutuskan Rusli Yusuf meng gantikan Irwanto Limantoro se bagai ketua FPD. Namun rapat paripurna untuk membahas usulan Demokrat itu tidak jelas kapan diputus kan oleh dewan. (irw)

Halaman : 02

Kemacetan di sudut jalan Surabaya

Surabaya - KN Ini mungkin kabar baik bagi warga Surabaya. Pemkot Surabaya sesumbar akan mam pu mengatasi kemacetan di Surabaya ini pada 2013. Ini tentunya setelah beberapa infrastruktur jalan yang men jadi pendukung program tersebut terbangun. Saat ini, memang ada be berapa bagian infrastruktur jalan yang sudah dikerjakan pemkot. Pemkot melalui kajiannya tak mau membuat

penumpukan arus lalu lintas di tengah kota. Pemkot berkeingi nan menyebar atau memecah arus lalu lintas yang sudah ada. Selama ini, penumpukan yang ada di tengah kota, bakal diperparah dengan rencana pemerintah pusat yang berniat membangun tol tengah kota. Namun pemkot tetap ber sikukuh menolaknya dengan alasan sudah tak ada lagi outlet dan inlet jalan tersebut. Upaya yang sudah dilakukan untuk mengurai arus lalu lintas di

tengah kota adalah dengan membangun infrastruktur jalan seperti MERR, jalan lingkar luar barat, lingkar tengah barah, frontage road, lingkar tengah timur dan lingkar luar timur. Upaya itu diharapkan mam pu mengatasi permasalah arus lalu lintas yang ada. Selain jalan, pemkot juga sedang memikirkan penataan lain, yakni menyediakan transpor tasi massal. Namun untuk penataan ini, nampaknya ma sih harus menunggu adanya infrastruktur jalan. “Jika infrastruktur jalan nya sudah terbangun, maka akan mudah menentukan transportasi massal apa yang cocok untuk Surabaya. Kalau belum terbangun, penentuan nya akan sia-sia. Saat ini studynya sudah berjalan, paling lambat 2013 masalah kemacetan Surabaya sudah bisa diatasi,” papar Tri Rismaharini Wali Kota Surabaya kepada pers. (silo)

Surabaya - KN Dalam pembahasan masa lah tarif Rumah Susun Sewa Sederhana (Rusunawa) Tanah Merah dan Randu yang dipersoalkan warganya karena kebijakan merapel uang sewa nya, diketahui jika kebijakan itu tak sesuai perda. Dalam aturan itu, disebut kan jika pembayaran uang sewa Rusunawa dilakukan tiap bulan sekali, bukan dirapel selama enam bulan ke depan. Dalam Perda 59/2010 tentang Tarif Sewa Rusunawa Wono rejo, Penjaringansari II, Randu, Tanah Merah Tahap I, Tanah Merah Tahap II dan Penja ringansari Tahap II di Kota Surabaya, disebutkan jika pada pasal 4 ayat (1) dengan tegas menyebutkan aturan tersebut. Sementara kebijakan UPTD Rusunawa Tanah Merah dan Randu, memberlakukan uang sewa rusun sebesar Rp 185 ribu per bulan itu harus dibayar enam bulan ke depan. Padahal, Perda 59/2010 itu diberlakukan sejak Nopember 2010. Tapi kenapa pihak UPTD justru memberlakukan tarif rapel. Begitu juga terkait masalah tarifnya, warga yang kebanya kan bekas gusuran tanah stren kali itu, sangat berat. War ga minta tarif itu diturunkan. Karena warga penghuni rusun itu banyak yang belum men dapatkan pekerjaan tetap. Apa lagi jika diharuskan untuk mem bayar uang sewa selama enam bulan sekaligus. “Sebanyak 75 persen penghuni Rusunawa Randu adalah warga gusuran stren kali, kami minta tarif sewa

diturunkan dulu. Bukan masalah cicilannya besar atau tidak,” ujar Yudi, salah satu perwakilan warga kepada Komisi A DPRD Surabaya, Senin (21/3). Tuntutan yang sama juga disampaikan perwakilan peng huni Rusunawa Tanah Merah, Efendi. Menurutnya, meskipun sekarang ini semua sarana dan prasana hampir seluruhnya terpenuhi, warga tetap merasa keberatan jika harus membayar uang sewa selama enam bulan sekaligus. Belum lagi warga harus membayar tarif listrik dan air yang juga harus dirapel enam bulan. Menyikapi tuntutan warga, Kepala Bidang Pembangunan, Dinas Pengelolaan Tanah dan Bangunan Kota Surabaya Agus Supriyo mengaku, akan melaporkan keinginan peng huni rusun kepada pimpinan. Namun terkait tarif, sebenarnya sudah sesuai dengan Perda 2/ 2010 dan Perwali 59/2010. Hanya masalah rapel itu saja yang menyalahi aturan. “Jika ada permintaan menurunkan tarif, pemkot tak bisa serta merta mengabulkannya. Sebab sudah ada aturan pasti tentang penentuan tarif sewa rusun,” kata Agus Supriyo. Anggota Komisi A DPRD Surabaya Adies Kadir menga takan, sebaiknya Pemkot tidak terpaku pada aturan per undang-undangan yang be rlaku. Jangan sampai perda atau Perwali yang mengatur tarif sewa reklame ini tidak berbuntut seperti Perwali reklame beberapa waktu yang lalu. (wd)

Lurah dan Camat Di Surabaya Akan Bisa Menikmati Indahnya Singapura dan Malaysia

Pemkot Surabaya Belum Merespon Gerakan Earth Hour

Wawan Some

Surabaya – KN Berbeda dengan pihak swasta, instansi Pemerintah justru belum memberikan respon terhadap gerakan Earth Hour. Hingga seminggu menjelang Earth Hour26 Maret 2011 mendatang instansi pemerintah khususnya di Surabaya belum menyatakan komitmennya untuk mematikan lampu dan alat alat elektronik selama 1 jam. Wawan Some, Koordina tor komunitas Nol Sampah sekaligus penggerak Earth Hour di Surabaya mengatakan ia memang mengajak pemerin tah kota untuk berpartisipasi dalam gerakan tersebut. Na mun, sampai sekarang belum ada jawaban. “ Kita inginnya ruang publik milik Pemerintah juga ikut mematikan lampu dan alat alat elektronik. Tapi,belum ada jawaban,” Kata wawan kepada pers, Minggu (20/03). Sementara pihak swasta lebih dulu memberikan konfir masinya untuk mendukung gerakan Earth Hour. Beberapa

diantaranya Hotel Sheraton yang memang rutin mematikan lampu setiap tahun Earth Hour digelar. Selain itu ada juga Hotel Majapahit yang mendaftar secara online untuk berpartisipasi, demikian pula Grand City Surabaya dan Terminal Peti Kemas. Sedang kan, sejumlah perusahaan lainnya masih menunggu konfirmasi. Pada 2011 ini animo atas gerakan Earth Hour sangat positif. Tetapi dia mengakui keterlibatan Pemerintah kota masih sangat kurang. Bisa jadi, ini dikarenakan publikasi yang kurang atau juga dari Pemerintah yang belum sepenuhnya paham. Padahal

menurut data PLN Jawa Timur penyerapan energi terbesar di Jawa Timur ada di Surabaya, Sidoarjo, Gresik, dan Mojokerto, meskipun jumlah nya masih di bawah Jakarta. Lebih lanjut Wawan menjelaskan Earth Hour 2011 ini bukan hanya mematikan lampu dan alat elektronik tapi juga bagaimana agar gerakan ini menjadi gaya hidup. Berangkat dari hal-hal yang sederhana seperti mengelola sampah, menggunakan tas kain dan bukan tas kresek, menghemat air, mencabut stop kontak dan mengendarai sepeda jika bepergian dalam jarak dekat untuk mengurangi gas emisi. (silo)

Jajaran Polsek Pabean-Cantian, selasa ( 22/3), menggelar operasi ranmor serta mengantisipasi banyaknya teror bom yang lagi marak di Surabaya. Operasi yang berlangsung di wilayah Pabean Cantian ini juga bertujuan menekan angka kecelakaan dan tindak kejahatan di wilayah polsek PabeanCantian. (irw)

Ilustrasi nglencer pejabat

Surabaya - KN Untuk bisa ngelencer ke luar negeri, Camat dan lurah di Surabaya bakal berlombalomba untuk meraih prestasi atas kinerjanya. Untuk prestasi itu, Pemkot Surabaya justru akan memanjakan pejabat tersebut. Atas prestasinya pula, lurah dan camat itu bakal bisa menikmati udara berbeda, indahnya kota di luar negeri. Hadiah ngelencer ke luar negeri itulah yang kini di siapkan Pemkot untuk para pejabatnya. Sementara bagi camat dan lurah yang tak berprestasi, tak akan mendapatkan apa-apa, alias tak mendapatkan punish ment atau hukuman. Tentu saja dimanjakannya para pejabat di tingkat terbawah ini, berpenga ruh dengan penggunaan anggaran APBD. Seharusnya, seorang abdi negara memang dituntut baik dalam menjalankan kinerjanya. Sebab merekalah yang berhu bungan langsung dengan ma syarakat atas layanan publik yang dijalankannya. Bukan malah dimanjakan dengan cara diberangkatkan untuk jalan-

jalan ke luar negeri. Pemberang katan sebagai hadiah ini, kabarnya bakal digilir untuk seluruh lurah dan camat. Artinya, jika pemberangkatan itu bergiliran, sama saja bukan atas prestasinya, melainkan untuk menyamaratakan me nginjakan kaki di tanah tanah di luar negeri. Kepala Bagian Pemerinta han Surabaya Irvan Widyanto mengakui, jika Pemkot memiliki program tersebut. Menurut mantan Camat Rungkut ini, tak semua camat dan lurah akan berangkat bersamaan, semua tergantung prestasinya. Sa yangnya, kriteria penilaian prestasi itu tak jelas. Menurut Irvan, prestasi camat dan lurah itu bisa diukur dari prestasinya meraih juara atas penyeleng garaan Lomba Cipta Kampung Aman. Prestasi lainnya adalah keberhasilan para pejabat dalam memberdayakan masya rakatnya. “Tapi berapa jumlah yang saat ini diberangkatkan, saya tak tahu. Keberangkatan itu diatur oleh Bagian Kerjasama. Mereka akan berangkat ke Singapura dan Malaysia,” ungkap Irvan. (wd)


SURABAYA

KORAN NUSANTARA - Edisi : 057 / Tahun III/ Kamis, 24 - 30 Maret 2011.

Polisi Akan Selidiki Hilangnya 3 Ekor Anakan Komodo KBS

Halaman : 03

Pemberantasan Calo Bungurasih Tetap Prioritas Meski dipastikan tidak ada penambahan personil dijajaran UPTD Terminal Purabaya, Bungurasih Sidoarjo, tetapi pemberantasan praktek-praktek percaloan dilingkungan terminal Purabaya, tetap menjadi prioritas.

Satwa komodo di Kebun Binatang Surabaya

Surabaya – KN Hilangnya tiga ekor anak komodo koleksi Kebun Binatang Surabaya (KBS) yang misterius sejak akhir Februari lalu akan diusut. Polisi menganggap kasus tersebut cukup serius. “Meski bukan laporan resmi tetapi kami menang gapinya dengan serius,” kata Wakasat Reskrim Polrestabes Surabaya, Kompol Sudami ran, saat dihubungi wartawan, Selasa (22/3). Menurut Sudamiran, Tim Pengelola Sementara KBS telah bertemu dengan Kapol restabes Surabaya Kombes pol Coki Manurung. Dalam audiensi tersebut, pengelola KBS menerangkan hal ihwal tentang satwa komodo di KBS mulai dari penangkarannya hingga menjadi satwa yang paling sukses ditangkarkan di KBS..

Sudamiran menambahkan, pengelola KBS akhirnya men ceritakan bahwa sejak akhir Februari 2011 lalu ada 3 anakan komodo yang hilang. Polisi tetap akan melakukan penye lidikan untuk mengeta hui misteri dibalik hilangnya 3 anakan komodo itu. “Kalau sudah ada hasilnya, nanti lah kita beritahu,” tandas Sudamiran. Seperti diberitakan sebe lumnya, Tiga ekor Komodo koleksi Kebun Binatang Surabaya (KBS) hilang mis terius. Hingga kini belum diketahui sebab hilangnya anakan komodo berumur 1 tahun itu. Hilangnya tiga anakan Komodo terjadi pada 28 Februari 2011. Dan Ketua Tim Pengelola Sementara KBS Toni Sumampau mengaku telah melaporkan kejadian ini ke Polrestabes Surabaya. (anto)

Pelindo III Mentahkan Tudingan Monopoli Bongkar Muat di Tanjung Perak

Surabaya – KN May Ronald, Kepala UPTD Terminal Purabaya, menegaskan Soal pelaksanaan pemberantasan praktek-prak tek percaloan dilingkungan terminal Purabaya. “Sampai saat ini, kami masih belum menerima pem beritahuan terkait dengan pe nambahan personil dijajaran operasional UPTD Terminal Purabaya. Dengan demikian, untuk pelaksanaan penertiban dan pemberntasan calo, kami harus mengoptimalkan per sonil yang ada,” terangnya.

Beberapa waktu sebelum nya, minimnya jumlah personil dijajaran operasionalisasi ter minal Purabaya sempat dijadi kan alasan ketika masyarakat menyoroti maraknya praktek percaloan dilingkungan ter minal Purabaya. Namun dengan ditambah nya fasilitas kamera pemantau disejumlah sudut terminal, minimnya jumlah personil tidak lagi relevan dijadikan alasan untuk tidak melaksanakan penertian dan menciptakan lingkungan terminal yang nyaman bagi masyarakat.

Sudut terminal Bungurasih

“Personil kami memang jumlahnya tidak sebesar dan sebanyak perkiraan masyara kat. Minimnya jumlah personil kami akhirnya sangat terbantu dengan kehadrian perangkat

Ilustrasi : penjara narkoba

Surabaya - KN Rumah Tahanan (Rutan) Medaeng Surabaya menyata kan dari jumlah tahanan se banyak 1.737 orang, sekitar 40 % adalah tahanan kasus narkoba. “Kasus narko ba di

Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya

Pelindo III Tanjung Perak. Sedangkan PBM yang berdiri sendiri adalah PT BJTI, PT TPS dan PBM Kalimas dengan anggota 13 PBM. “Para pengunjuk rasa sebenarnya tidak bisa meng atasnamakan forum PBM karena sebagian besar atau lebih dari 80 % tetap aktif,” tambah Didiek. PBM yang tidak ter gabung dalam konsorsium, kata Didiek, sebenarnya sudah berulang kali diberi kesempatan hingga 16 Pe bruari 2011 untuk bergabung. Namun, tawaran tersebut tidak mendapat respon. Atas dasar tersebut, maka semua PBM yang tergabung dalam konsorsium PBM di Tanjung Perak mendukung kebijakan Pelindo III dalam pelaksanaan UU no17 tahun 2008 dan PP 61 tahun 2009 tentang pelayaran. “Siapa bilang PBM yang tak bergabung dalam konsor sium tidak bisa bekerja. Mereka tetap bisa beraktivitas dengan koordinasi Badan Usaha Pelabuhan (BUP) Pelindo Tanjung Perak,” tandas Didiek. (red)

sebagai prioritas. Sehingga, minimnya jumlah personil diharapkan tidak memberikan kendala pada upaya-upaya untuk pemberantasan calo diterminal Purabaya. (ms)

40 % Penghuni Medaeng Adalah Tahanan Kasus Narkoba

rutan kelas 1 Surabaya itu boleh dibilang memang paling tinggi dibandingkan dengan kasus lainnya seperti pencurian, cu ras, dan kriminal lainnya,” ujar Kepala Rutan

Medaeng, Abdul Wahid, di Surabaya, Senin (21/3). Wahid mengatakan, bebe rapa waktu terakhir ini di Sura baya, kasus narkoba semakin merajalela. Bahkan, pengguna nya hampir merata dari ber bagai kalangan. “Ada dokter, pengacara, bahkan dosen. Tapi, kebanyakan penggunanya ada lah laki-laki,” katanya. Menurut Wahid, para peng guna narkoba ini diakibatakan adanya salah pergaulan di lingkungannya. Dari penga kuan sementara para pengguna memakai barang haram itu di karenakan terpengaruh pergau lan temannya. Karena itu, masyarakat ,maupun keluarga harus selektif dalam memilih lingkungan pergaulan. Dia menuturkan, ada banyak jenis narkoba yang bia

Tambah Daya Gratis Bagi Pelanggan 450 VA - 900 VA Surabaya - KN PT Pelindo III menolak dikatakan memonopoli aktivi tas bongkar muat di Pela buhan Tanjung Perak seperti yang dituduhkan. Pelindo III juga menegaskan tidak pernah mendirikan konsorsium Perusahaan Bongkar Muat (PBM). “Yang membuat konsor sium adalah PBM sendiri. Saya tegaskan lagi, Pelindo III tidak pernah membuat konsorsium PBM,” kata General Manager PT Pelindo Tanjung Perak, Didiek Harijanto, kepada wartawan di kantor Pelindo III Tanjung Perak, Jalan Perak Timur, Senin (21/3/2011). Dijelaskan Didiek, di Pelabuhan Tanjung Perak terdapat 98 PBM yang ter daftar dalam Asosiasi Perusa haan Bongkar Muat indonesia (APBMI). Dari jumlah itu, 70 diantaranya tergabung dalam konsorsium. Rinciannya, konsorsium Jaskotama beranggotakan 18 PBM, konsorsium Jastek 10 PBM, konsorsium MTKU 10 PBM, konsorsium NKSI 12 PBM dan konsorsium NPTI 5 PBM. Kelima konsorsium ini langsung bermitra dengan

pelengkap seperti kamera pemantau,” tambahnya. Lebih lanjut dikatakan, untuk pelaksanaan peberanta san percaloan, pihaknya tetap menjadikan program tersebut

Ilustrasi Token Listrik

Surabaya - KN Ini adalah gebrakan positif dari PT PLN (Persero) Distribusi JAwa Timur. Bagi pelanggan PLN dengan daya

450 VA dan 900 VA. Sebab, perusahaan pelat merah itu memberikan tambah daya gratis bagi pelanggan yang naik daya ke 1300 VA atau 2200 VA. Menurut General Manager PT PLN (Persero) Distribusi Jawa Timur Hariyanto WS, data pemakaian listrik pelanggan setiap bulan, terlihat banyak pelangga 450 VA dan 900 VA yang pemakaian listriknya tinggi. “Tambah daya gratis kami lakukan mengingat pemakaian listrik untuk pelanggan 450 VA

dan 900 VA cukup tinggi. Apalagi banyak rumah tangga yang membutuhkan tambah daya seiring banyaknya tawaran alat elektronik baru,” katanya pada wartawan di kantor PT PLN (Persero) Dis Jatim, Kamis (10/3/2011). Rinciannya, untuk pelang gan 450 VA hanya dikenai biaya pemasangan Rp 340.500. Sementara pelanggan 900 VA dengan biaya Rp 678.000 dan yang paling besar 2200 VA dengn biaya Rp 1.650.000. (bud)

Diusir Wisnu Wardana dari Ruang Sidang paripurna, Masteng lapor Ke Plt Ketua DPC Setelah diusir Ketua DPRD Surabaya Wisnu Wargana, diluar ruang sidang Yunianto Wahyudi alias Masteng menjelaskan jika ke datangannya ke sidang paripurna DPRD Surabaya sebagai masyarakat dan pengurus partai Surabaya – KN Dia ingin melihat persida ngan itu untuk meng-cross check-an laporan arogansi Wishnu Wardhana. “Saya sebagai masyarakat berhak juga melihat atau mengikuti sidang paripurna terbuka ini. Berdasarkan laporan yang masuk, kadang Ketua DPRD Surabaya ini otoriter, maunya menang sendiri dan mengatur semuanya. Padahal DPRD ini lembaga terhormat, wakil rakyat yang terdiri dari be

berapa partai,” tandas Masteng. Namun saat pertama hadir di ruang sidang DPRD Sura baya itu, Masteng malah di tanya tentang kapasitasnya. Tentu saja dia tak mau menja wab lantaran dia tak memiliki kapasitas apapun dalam paripurna DPRD Surabaya. “Saya hanya tinggal duduk saja. Tapi kenapa saya yang ditanya bersama Fatkhul Hadi, padahal banyak masyarakat lain yang hadir, tapi tak diusir,”

kata Masteng. Masteng yang didampingi Fatkhul Hadi alias Panjul sangat menyayangkan sikap Wishnu Wardhana yang mengusir dirinya, apalagi kader sesama Partai Demokrat. “Sikap politik ketua DPRD itu tak jelas. Saya sebagai struktur partai, akan melapor kannya ke Plt Ketua DPC Partai Demokrat Surabaya (Gondo Radityo Gambiro, red). Saya sebelum hadir ke sidang ini juga melapor ke Plt bahwa kami berinisiatif hadir untuk melihat perkembangan di DPRD Surabaya,” papar Masteng, yang kini menjabat Bersambung ke hal : 11

sanya digunakan. Tapi, biasa nya penggunaan lewat jarum suntik paling berbahaya. Se bab, terjangkitnya virus HIV dan AIDS itu paling mudah menular lewat jarum suntik atau seks bebas. Lebih lanjut Wahid menga takan, pihaknya terus ber upaya melakukan pencegahan peredaran narkoba di Rutan nya. Salah satunya adalah dengan melakukan pemerik saan secara intern terhadap petugas-petugas di Rutan. Selain itu pihaknya juga melakukan penindakan tegas apabila menemukan ada anak buahnya yang terindikasi ter libat dalam peredaran narkoba. “Kita tindak tegas, apabila ada indikasi sekecil apapun maka kita segera bertindak. Misalnya dengan lang

sung menarik menjadi staf apabila ada petugas jaga yang terindikasi terlibat dalam peredaran,” ujarnya. Langkah antisipasi secara dini ini kata Wahid lebih efektif dari pada harus menunggu pembuktian. Sebab, biasanya pembuktian tersebut di dapat setelah anak buahnya melang kah lebih lanjut. “Apabila saya mendengar indikasi se dikit saja bahwa ada petugas yang bermain narkoba maka saya segera memanggil dan menasehati yang bersang kutan terlibat. Setelah itu saya pindahkan dia dibagian staf. Alhamdulilah sejauh ini semua menjadi sadar, sebab bermain-main dengan narkoba memang tidak ada gunanya, hanya merugikan,” katanya. (ms).

Awal April Pencairan Dana Bos Ditarget Tuntas

Surabaya - KN Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur, Harun, memastikan Pencairan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) senilai Rp 1,9 Triliun untuk 38 Kabupaten dan Kota di Jawa Timur ditargetkan rampung hingga awal April 2011. “Kita harapkan awal April sudah tidak ada masalah lagi,” ujar Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur, Harun kepada wartawan di kantornya, Jalan Genteng Kali, Surabaya, Selasa (22/3/2011). Sebelumnya Harun ke pada wartawan mengungkap kan bahwa baru ada 18 kabupaten dan kota yang telah mencairkan. Namun dalam jumpa pers, ia menyatakan hing ga hari ini, sebanyak 26 kabu paten dan kota yang sudah mencairkan bantaun dari

pemerintah pusat itu. Dan dana yang sudah dicairkan untuk 26 kabupaten itu sekitar lebih dari Rp 1 triliun, tambahnya. Dan daerah-daerah yang belum akan melakukan pencairan secepatnya. “Mung kin antara 2-3 daerah dalam minggu ini sudah tidak ada masalah dan dapat mencair kan,” tuturnya. Harun mengakui, banyak daerah yang terlambat mela kukan pencairan dana BOS. Pasalnya mekanisme pencairan dana BOS untuk tahun ini langsung dari pemerintah pusat ditransfer ke kas daerah dan masing-masing sekolah harus mengajukan Rencana Kegiatan Anggaran (RKA). Sedangkan dengan tahun sebelumnya bantuan dari pemerintah pusat melalui pemerintah provinsi Jawa Timur. (sus)


KORAN NUSANTARA - Edisi : 057 / Tahun III/ Kamis, 24 - 30 Maret 2011.

Sebanyak 4.945 Jiwa PMKS di Jatim Berstatus Janda Kepala Bidang Pengem bangan Usaha Kesejahteraan Sosial Dinas Sosial Jatim, Jumadi Ramelan, Senin (21/3) mengatakan, dari jumlah populasi Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS) di Jatim, sebanyak 7.991 jiwa berstatus menikah atau pernah menikah, sementara yang belum menikah mencapai 922 jiwa dan nonstatus 655 jiwa. Surabaya – KN Jamhadi menjelaskan, PMKS di Jatim tersebut sebagian berstatus janda. Data Dinas Sosial Jatim menyebutkan, PMKS yang berstatus janda sebanyak 4.945 jiwa. Sementara PMKS yang berstatus duda hanya mencapai 1.011 jiwa dari total populasi PMKS yang mencapai 8.404.817 jiwa pada tahun 2010. Rendahnya kualitas pen didikan juga menjadi pemicu mereka sebagai PMKS. Dari total populasi, diantaranya sebanyak 7.827 jiwa PMKS tidak lulus SD, dan 682 jiwa tidak pernah mengenyam pendidikan. Meski demikian, diantara mereka juga ada yang pernah mengenyam pendidi kan di perguruan tinggi sebanyak 24 jiwa. Dikatakannya, penanga nan masalah penyelengga raan pelayanan kesejahteraan sosial tidak hanya dapat dilakukan secara sinergis dan berkesinambungan, tetapi juga diperoleh kontribusi nyata dari seluruh unsur terkait, seperti Organisasi Sosial kemasyarakatan (Or sos), Panti Sosial Masyarakat, Potensi dan Sumber Kesejah teraan Sosial (PSKS), ter masuk Karang Taruna, Pekerja Sosial Masyarakat (PSM), serta dunia usaha dalam hal mengatasi PMKS dan kemis kinan. “Masalah sosial adalah masalah kita semua. Per masalahan sosial harus di hadapi bersama. Oleh karena nya, sangat positif jika antara Pemerintah Pusat, Provinsi dan Kabupaten/Kota menya makan persepsi dalam pena nganan masalah PMKS,” ujarnya. Sebagaimana diketahui, Agar jumlah PMKS tidak

makin bertambah atau meningkat, Pemprov Jatim akan melakukan penanganan PMKS dengan skala prioritas. Selama tahun 2011 ini pena nganan PMKS akan diprioritas kan pada kegiatan penanganan PMKS jalanan. Berkurangnya jumlah PMKS tersebut di anggap sebagai indikasi ke berhasilan kegiatan penanga nan permasalahan sosial dari 28 jenis PMKS. PMKS jalanan, meliputi gelandangan, anak jalanan, pengemis, dan wanita tuna susila (WTS). Selama tahun 2011 Dinsos menjadikan 30 Unit Pelaksana Teknis (UPT) atau panti dalam menerima penyan dang masalah sosial dengan menerapkan kebijakan bersifat multi layanan. Jika sebelumnya UPT hanya menerima PMKS sesuai dengan jenis penanga nannya, maka dengan kebi jakan tersebut semua jenis PMKS akan diterimanya, meski bersifat sementara. Selain itu, Dinas Sosial Jatim juga akan semakin rutin melakukan razia PMKS pada sejumlah titik di Kota Surabaya. Sengaja Surabaya dijadikan pilot project penanganan PMKS karena di kota ini banyak ditemui anak jalanan, gepeng, hingga pengemis. Penanganan PMKS juga dengan terus meningkatkan peran Potensi Sumber Kese jahteraan Sosial (PSKS). PSKS akan terbagi dalam enam kelompok, masing-masing meliputi Pekerja Sosial Masya rakat (PSM) sebanyak 27.142 jiwa, wanita pemimpin kesejah teraan sosial 22.153 jiwa, organisasi sosial (Orsos) 7.144 jiwa, Karang Taruna 23.567 jiwa, dunia usaha yang melakukan usaha kesejahteraan sosial 4.120 jiwa, dan wahana kesejahteraan sosial berbasis masyarakat 90.191 jiwa. (yok)

Tekan Kemiskinan, Pakde Karwo Sulap Petani Jadi Seller Pemprov Jatim terus melakukan perang terhadap tengkulak di tingkatan petani. Salah satunya dengan membuka pintu seluas-luasnya bagi petani untuk menjual langsung hasil pertanian mereka di pasar lelang di Pasar Induk Puspa Agro.

Petani dengan hasil panen tanamannya

Surabaya - KN Perang tengkulak itu didengungkan Gubenur Jatim, Soekarwo, saat temu bisnis antara Jatim dengan Pemprov Sulsel, Kalsel dan Kaltim di Pasar Induk Puspa Agro, Selasa (22/3/2011). Melalui temu bisnis itu diharapkan petani mampu membangun jaringan penjualan langsung. Salah satu fasilitasnya ada di Puspa Agro berupa pasar lelang yang mempertemukan langsung petani dengan pembeli dari luar pulau maupun luar negeri. “Di sini petani bisa men jadi seller, sehingga tak lagi dibayang-bayangi oleh teng kulak yang selama ini membeli dengan harga rendah. Dan ini mampu memutus mata rantai tata niaga yang selama ini cukup panjang karena harus

melalui tengkulak,” jelas Soekarwo. Dampaknya, katanya, akan mampu memberikan nilai jual yang lebih tinggi pada petani. Dengan begitu petani bisa meningkatkan taraf hidup mereka. Dan kemiskinan di Jatim pun menjadi semakin berkurang. Bahkan tahun lalu dari penurunan 32,42 persen kemiskinan di Indonesia disumbang sebagian besar dari Jatim. “Dan ini merupakan perbai kan ekonomi di tingkatan petani Jatim. Dengan pasar lelang ini bisa ditingkatkan lagi. Apalagi Jatim sudah punya hubungan kerja sama bisnis dengan 23 provinsi di Tanah Air dan sejumlah negara tetangga seperti Thailand dan Singapura,” tandasnya. (fit)

J A WA TIMUR

Halaman : 04

Gubernur Jatim Soekarwo Himbau Pers Tetap Kritis Dalam Menginformasikan Kebijakan Pemerintah

Gubernur Jawa Timur Soekarwo

Surabaya –KN Dalam rangka memeringati Hari Pers Nasional (HPN) dan HUT Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) ke-65, Guber nur Jatim soekarwo menghim bau agar pers bisa tetap kritis dalam menginformasikan

berbagai kebijakan pemerintah. “Banyak kebijakan, seperti dari aspek ekonomi yang kini terus berkembang baik di Jatim,” ujarnya saat di Gedung Negara Grahadi, Jumat (18/3) malam. Sementara itu, Ketua Umum Partai Demokrat, Anas

Urabaningrum menilai, pers merupakan salah satu instru men demokrasi disamping politisi yang juga menjadi bagian dari proses demokrasi. “Dengan adanya insan pers yang kritis dan politisi yang bisa bertugas dengan baik, maka demokrasi Indonesia tentu bakal menjadi lebih kuat,” katanya. Menurut Anas, dengan modal demokrasi yang mer deka itu, maka Indonesia bisa dikatakan tidak layak disebut sebagai negara gagal, karena harus menjadi negara yang berhasil dan tangguh. Dalam kesempatan ter sebut, Ketua PWI Jatim, Dhimam Abror Djuraid menga takan, sebagai tradisi dalam rangakaian HPN, PWI mem berikan penghargaan dari berbagai kategori. “Pemberian

Gus Ipul Minta Pengemudi Taxi dan Bus Pariwisata Promosikan Wisata Jatim

Wagub Jatim Saifullah Yusuf

Surabaya - KN Wakil Gubernur Jatim Drs H Saifullah Yusuf atau yang akrab dipanggil dengan sebu tan Gus Ipul meminta kepada seluruh pengemudi taksi dan pengemudi bus pariwisata di Jatim agar selalu mempromosi kan lokasi-lokasi keberadaan tempat wisata di Jatim. Gus Ipul usai membuka Pembinaan Pengemudi Taksi dan Bus Pariwisata Angkatan I 2011, di Hotel Bumi Surabaya, Selasa (22/3) mengatakan, pem binaan seperti ini diharapkan ada kontribusi yang lebih besar dari para sopir taksi dan bus bagi perkembangan dunia pariwisata di Jatim. “Kita ingin mereka mau menjadi ujung tombak, dalam hal ini membantu untuk mem promosi dunia kepariwisataan di Jatim. Saya kira, semuanya akan terbantu mulai dari para turisnya, pemerintah dan ma syarakat,” ujarnya. Untuk tata caranya, kata wagub, bisa dilakukan dengan

berbagai hal. Di antaranya, penyebaran informasi melalui buku pariwisata yang disiap kan di setiap taksi dan bus pariwisata, adanya pamflet di sejumlah tempat dan di ma sing-masing taksi dan bus, dan berkomunikasi secara lang sung dengan penumpang dengan mempromosikan lo kasi-lokasi wisata yang layak didatangi. Mengenai akan ada inter moda lain yang melayani pe numpang di Bandara Juanda Surabaya, selain taksi ban dara, kata Gus Ipul, hal itu tidak menjadi masalah yang serius apabila dikoordinasikan de ngan stakeholder terkait. Selain itu, keberadaan moda baru yang akan melayani di bandara tidak akan meng ganggu keberadaan taksi di Juanda. “Jadi begini, jumlah pe numpang di bandara setiap tahunnya meningkat terus. Cuma persoalannya sekarang ini peningkatan penumpang

ini bisa diatur regulasinya, baik penumpang yang naik taksi lancar begitu juga penumpang yang ingin naik bus lancar pula. Ini yang lagi dicari caranya,” paparnya.. Dia menjelaskan, perkiraan sebelumnya jumlah penum pang di Bandara Juanda sekitar 6-7 juta orang, tapi saat ini justru meningkat tajam dari perkiraan, yakni sekitar 12 juta orang Jadi mengenai jumlah penumpang itu sebenarnya meningkat terus, tentunya akan ada pembagian pelaya nan transportasi. Tentunya, kata Gus Ipul, mewujudlkan intermoda ini semua perlu adanya koordi nasi dengan semua pihak te rkait. “Semuanya sudah dikoordinasikan dan tidak ada masalah. Karena sudah ada pertemuan stakeholder ter kait,” katanya. Kepala Dinas Perhubu ngan dan Lalu Lintas Ang kutan Jalan (Dishub dan LLAJ) Provinsi Jatim Ir Wahid Wahyudi MT mengatakan, bus yang akan dijadikan pilot projet atau percontohan sejum lah 23 bus untuk intermoda. Sedangkan jumlah keseluru han taksi di Jatim mencapai 7 ribu unit. Saat ini, kata Wahid, telah dilakukan pembinaan kepada 300 pengemudi taksi dan bus pariwisata yang berasal dari Surabaya, Malang Raya, ang kutan wisata kab/kota di Jatim. “Setiap tahunnya, kami melakukan pembinaan untuk pengemudi umum. ” ujarnya. (irw)

Antisipasi Penipuan Berkedok Bantuan Blog Grand, Kanwil Kemenag Sebar Edaran Untuk mengantisipasi penipuan berkedok dana Blog Grand (bantuan sosial), Kantor Kementerian Agama Jawa Timur kini menyebar surat edaran proses pengajuan bantuan ke Kemenag Kabupaten/Kota. Kepala Humas Kanwil Kemenag Jatim Fatkhul Arif saat dikonfirmasi, Selasa (22/3), menjelaskan, dengan mengetahui surat edaran ini, masyarakat menjadi tidak mudah untuk dibohongi. “Karena minimnya informasi, masyarakat jadi mudah terjebak. Harapannya dengan edaran ini masyarakat tidak akan tertipu dengan bantuan,”katanya. Surabaya – KN Mekanisme untuk mendapatkan dana bantuan Blog Grand, masyarakat harus membuat surat pengajuan ban

tuan terlebih dahulu dengan rekomendasi dari Kemenag Kabupaten/Kota. Rekomen dasi ini sebagai media pemerintah untuk memferifi

kasi fasilitas umum yang diajukan. Dengan metode ini, maka fasilitas masyarakat yang dikucuri bantuan dapat dibuat skala prioritas dengan mem perhatikan kelayakan men dapat bantuan. “Karena dananya terbatas, jadi harus diferifikasi supaya dapat diketahui layak atau tidaknya mendapat bantuan,” jelasnya. Lebih lanjut dia mengata Bersambung ke hal : 7

penghargaan ini telah dilaku kan setiap tahunnya, khusus nya penghargaan bagi karya jurnalistik wartawan Jatim,” katanya. Menurutya, tokoh yang mendapatkan penghargaan ini merupakan wujud apresiasi PWI dalam memberikan terobo san dan pengabdian pada bangsa dan masyarakat dari ber bagai bidang. Adapun kategori penganugerahan diberikan pada tokoh nasional, Jatim, olah raga, dan wartawan dari ber bagai kategori. Untuk kategori tokoh nasional diberikan pada Menpora Andi Alfian Malara ngeng, mantan Wapres Yusuf Kalla, Dirut PT PLN Dahlan Iskan, dan Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum. Dari kategori tokoh Jatim diberikan pada Gubernur Jatim Soekarwo, Rektor ITS Priyo Suprobo, politisi Partai Golkar Sahat Tua Simanjuntak, dan Ketua Dewan Kesenian Jatim Ahmad Fauzi. Untuk kategori kinerja perusahaan diberikan pada Bank Jatim, Semen Gresik, dam PT PJB Jatim. Pemghar gaan khusus diberikan pada Soetojo Soekomihadjo sebagai Bapak Radio Jatim dan kategori pengabdian jurnalistik pada Subagio PH dari Harian Pelita, serta Moechtar dari Panjebar Semangat.

Pemberian penghargaan dari Seksi Wartawan Olahraga PWI 2010 diberikan pada Pranoto sebagai atlet putra terbaik, Priscillia Gunawan se bagai atlet putri terbaik, Kar yono sebagai pelatih olahraga terbaik, John MatulessyAbdul Aziz sebagai atlet beregu terbaik, HM Mislan sebagai Lifetime Achievment Award. Selain itu, Harijanto Tjondrokusumo, Anton Abdul lah, Armando Van Kempen, H Ali Badri Zaini, Lalu Sadeli, dan Janta Wiwaha sebagai tokoh olahraga Jatim. Penghar gaan khusus diberikan pada dua pemain timnas sepak bola, Irfan Bachdim dan Ahmad Bustomi, serta atlet muda nasional cabor catur, Wahyuni Dwi Darma. Untuk penghargaan karya tulis jurnalistik diraih oleh Aan Haryono dari Harian Seputar Indonesia dengan judul Meng gapai Pendidikan di Meja Judi dan karya foto jurnalistik terbaik diberikan pada Erik Siswanto dari LKBN Antara dengan judul Aku Bisa. Se dangkan karya tulis jurnalistik olahraga terbaik diraih oleh Wetly Al Jufri dari Harian Memorandum dengan judul Gus Ipul pilih Wagub atau Koni Jatim. (rif)

Bahas Raperda PSDA Komisi D DPRD Jatim Minta Tenggang Waktu Komisi D DPRD Jatim meminta tenggang waktu dalam menyelesaikan pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Pengelolaan Sumber Daya Air (PSDA) dengan melaporkan kembali pada rapat paripurna laporan pimpinan Komisi pembahasan ke tahap ke II, Senin (11/4), mendatang. Surabaya – KN Juru Bicara Komisi D (Bidang Pembangunan) DPRD Jatim Irwan Setiawan, di Sura baya, Selasa (22/3), mengata kan, ada beberapa pertimba ngan untuk melakukan teng gang waktu ini. Pertama, dalam rangka memenuhi proses pembahasan yang di dalamnya dibutuhkan konsultasi publik atau publik hearing Komisi D telah menjadwalkan perte muan dengan stakeholder para SKPD PU Pengairan Kabupa ten/Kota se-Jatim, Jasa Tirta, LSM dan sebagainya. Kedua, sebagai tindak lanjut pertemuan dengan nara sumber Perguruan Tinggi Negeri (PTN) Jatim, masih mengkoordinasikan kembali dengan tiga PTN di Jatim, yakni Universitas Brawijaya (Unibraw) Malang, Institut Teknologi Sepuluh November Surabaya (ITS), dan Univer sitas Airlangga (Unair) Sura baya. Pertimbangan ketiga, berdasarkan koordinasi de ngan pihak eksekutif, menung gu hasil usulan konkret dari Pemerintah Provinsi Jatim. Raperda ini ke depan nantinya, kata Irwan, benarbenar deskriptif, implementatif, lebih bersifat teknis, mempu nyai nilai yuridis yang mengi kat sesuai dengan kondisi dan kebutuhan Jatim saat ini dan masa yang akan datang seperti yang diharapkan Gubernur Jatim dan semua elemen serta masyarakat. Irwan Setiawan menjelas kan, Komisi D yang diberikan mandat agar menyelesaikan pembahasan raperda PSDA dapat memahami berbagai masukan fraksifraksi atas res pon terhadap nota penjelasan komisi pembahas dan pen dapat Gubernur Jatim di antara nya, Fraksi PDIP menyampai kan agar proses pembahasan

Raperda ini harus memaksimal kan proses dialog dengan rakyat atau konsultasi publik dengan berbagai stakeholder, sehingga tidak menjadi Raper da yang sektoral. Sedangkan masukan dari Fraksi PKB, menurut Irwan, mendukung agar pengaturan dalam Raperda PSDA mem punyai kekhususan sebagai kearifan lokal Jatim. sementara, Fraksi Demokrat, menyampai kan hal senada dengan mem berikan catatan kritis agar susunan substansia Raperda PSDA yang masih kurang harus disempurnakan dalam pembahasan berikutnya. Selain itu, Fraksi Partai Golkar juga meminta kepada Komisi pembahas agar hendak nya tidak sekedar melakukan pengulangan pasal yang di dasarkan pada regulasi diatasnya, dan melakukan inovasi dengan memperhati kan kepentingan daerah atau lokal serta penyusunan Raperda PSDA hendaknya dilakukan secara efektif dalam bahasa yang sederhana. “Pendapat dari fraksi lainnya telah menjadi per timbangan Komisi D guna untuk menyempurnakan pem bahasan Raperda PSDA,” tambahnya. Lebih lanjut Irwan me ngatakan, menyangkut hal secara teknis, Komisi D telah melakukan berbagai langkah koordinasi dengan berbagai instansi dan pihak terkait di dalam rangka memenuhi harapan itu. Namun demikian, pihak nya memahami sepenuhnya bahwa proses pembahasan Raperda PSDA ini masih membutuhkan ruang dan waktu yang lebih memadai agar dapat menghasilkan per samaan persepsi bagi para stakeholder (pemangku kepen tingan. (rif)


website : www.korannusantara.com email : red_korannusantara @yahoo.com

Halaman : 5 - NUSANTARA

Edisi : 057 / Tahun III/ Kamis, 24 - 30 Maret 2011.

Pemimpin Partai Harus Menindak Tegas Kadernya Yang Melakukan Tindakan Tercela Termasuk Korupsi

Mohammad Sobari

Jakarta –KN Menurut Budayawan Mohammad Sobari, kader parpol yang melakukan per buatan tercela jangan dibiar kan apalagi dibela, kalau tidak sama saja partai tersebut menjadi kelompok liar. Setiap kali kader partai politik (parpol) melakukan perbuatan yang tercela termasuk korupsi, pemimpin partai harus mene gur dan menindaknya secara tegas. “Kalau seorang kader parpol terindikasi melakukan tindak korupsi atau telah berada dibalik terali penjara

namun masih memimpin partai atau sebagai Kepala Daerah, hal ini sungguh tidak wajar jika parpol tidak memberinya tindakan tegas,” ujar Budaya wan Mohammad Sobari saat menjadi pembicara dalam dialog interaktif di ruang presentasi DPD Jakarta, Jumat pekan lalu. Sobari mengatakan, sangat wajar kalau publik marah dan melakukan unjuk rasa ter hadap pemimpin yang tidak menjalankan amanah yang di berikan kepada mereka. “Sungguh sangat ironis, kalau partai tidak melakukan tindakan apa-apa terhadap kadernya yang melakukan penyimpangan visa partainya, kalau perlu diberhentikan,” katanya. Anggota DPD RI M Afnan Hadikusumo mengatakan, hal terpenting dilakukan bagi pemimpin, baik eksekutif maupun legislatif yakni harus mampu menjadi contoh yang baik, jangan sebaliknya melakukan penyelewengan tapi merasa bersih dan tidak bersalah.(udi/bip)

Presiden :

Ketentraman Kita Telah

Terganggun dan Dinodai

Presiden Susilo Bambang Yudhoyono

Jakarta – KN Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mengemukakan, kedamaian dan ketentraman bangsa dan negara Indonesia telah ternodai oleh aksi sejum lah pihak yang tidak bertang gung jawab. “Dalam beberapa hari belakangan ini, kedamaian dan ketentraman yang kita jaga telah dinodai oleh mereka yang tak bertanggung jawab,” katanya saat memberikan sambutan pada Hari Raya

Di Jatim Akan Dibangun 6.000 Rumah Super Murah

Komisi X DPR RI Soroti Biaya Kuliah yang Kian Mahal Jakarta - KN DPR RI menilai perlu dilakukan pengawasan terha dap perguruan tinggi negeri (PTN) dalam menetapkan uang kuliah, yang saat ini dinilai sangat tinggi. “Kalau perlu besarnya uang kuliah diseragamkan dengan melakukan kesepaka tan antara pemerintah sebagai regulator dengan PTN se bagai operator, serta orang tua mahasiswa selaku pengguna jasa PTN tersebut,” kata Anggota Komisi X DPR Akbar Zulfakar di DPR RI Jakarta, Sabtu (19/3). Menurutnya, jumlah uang kuliah yang berbedabeda diantara sesama PTN merupakan hal yang tidak sewajarnya karena dengan alasan otonomi PTN cende rung seenaknya menetapkan uang kuliah. Akibatnya, secara psikogis banyak calon mahasiswa ragu memasuki PTN, karena biaya kuliah tidak terjangkau oleh kebanyakan orang tua mahasiswa. Resiko ini menyebabkan banyak potensi bangsa yang mestinya mendapat pendidi kan layak menjadi kesulitan untuk melanjutkan kuliah ke PTN, karena tidak mampu membayar. Padahal dalam UU PTN diisyaratkan agar men cari sedikitnya 20 persen jumlah mahasiswa dari keluar ga tidak mampu secara biaya, tapi memiliki kemampuan belajar yang cukup tinggi, ucapnya. Akbar Zulfakar mengata kan, peluang ini hendaknya dibuka seluas-luasnya, sebab PTN sepenuhnya berkewaji ban mencerdaskan generasi bangsa terutama mereka yang memiliki kemampuan dari segi prestasi.

“Jangan sampai tujuan PTN untuk pelayanan men cerdaskan bangsa beralih menjadi industri pendidikan, yang hanya bisa diakses oleh orang kaya dengan alasan menaikkan mutu namun sangat mempengaruhi biaya kuliah,” katanya. “Kita tidak ingin ada warga negara yang kesulitan melanjutkan pendidikan ha nya karena biaya yang sangat tingi, sehingga terkesan mempersulit orang mendaftar kan diri masuk ke PTN, karena negara sudah mengalokasikan anggaran untuk PTN sekitar Rp 28 triliun atau 51 persen dari anggaran Diknas,” tambahnya. Untuk itu dia berharap agar pemberian anggaran pada PTN tujuannya adalah untuk mempermudah akses pendidikan tinggi bagi ma syarakat tidak mampu. “Jangan sampai target PTN itu hanya sekedar menghabiskan anggaran yang begitu besar namun tidak tepat sasaran,” katanya. Menurutnya, semesti nya setelah sekian tahun merdeka, pendidikan tidak lagi mahal seperti saat ini, tetapi harus gratis atau minimal murah dan terjangkau oleh semua lapisan masyarakat Indonesia. “Komisi X DPR sedang intensif membahas RUU pendidikan tinggi dan dalam Panja tersebut kami sedang memperjuangkan secara maksimal agar terhadap minimal 20 persen bagi calon mahasiswa tidak mampu mendapatkan fasilitas kuliah secara gratis atau bebas uang kuliah,” ujarnya. (red)

Pemerintah berencana membangun 6.000 unit rumah ‘super murah’ di Jawa Timur. Rumah ini nantinya akan dijual seharga Rp20-25 juta. Jumlah cicilan yang dijanjikan Rp 160-220 ribu per bulan. Jakarta – KN Hal tersebut disampai kan Menteri Perumahan Rakyat Suharso Monoarfa usai rapat dengan Komisi V DPR, di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu lalu. “Target tahun ini 100 ribu, yang bankable 50 ribu dan yang non bankable 50 ribu. Ada yang Rp 5-10 juta untuk petani penggarap, buruh harian dan nelayan.

Sementara wirausaha mikro dan pekerja kontrak harga nya Rp 20-25 juta dengan cicilan Rp 160-220 ribu per bulan atau 15% dari penghasilan,” tutur Suharso. Suharso menegaskan, rumah murah ini memiliki tipe 36 sesuai aturan perundangundangan yang berlaku soal ukuran minimum rumah. Sampai saat ini, ujar Suharso, Jawa Timur sudah

menyiapkan lahan untuk pembangunan 6.000 unit rumah murah di tahun ini. Kota-kotanya di Surabaya, Malang, dan Mojokerto. “Harga rumah seperti itu dengan lahan yang tersedia makin mungkin, bahkan untuk ukuran 36 meter persergi. Saya pastikan 6.000 unit tahun ini. Ini hanya 1 daerah dan masih 1 kota. Nanti ada lagi di kabupaten lain. Di tempat ini terbesar, di tempat lain tidak ada yang sebesar itu,” papar Suharso. (and)

KPK Sebaiknya Tangani Semua Kasus Korupsi

Fachri Hamzah

Jakarta - KN Wakil Ketua Fraksi PKS Fachri Hamzah mengusulkan agar semua kasus korupsi ditangani sepenuhnya oleh KPK. Hal ini untuk menghindari dualisme rezim penegak hukum

yang menangani pidana korupsi. "Perubahan Undangundang KPK, kalau mau KPK ambil semua korupsi dari lembaga lain, jangan ada lagi di kepolisian dan jaksa. Agar negara tak punya dua sikap di hadapan hukum, kalau dituntut jaksa ringan, kalau yang nuntut KPK berat," pinta Fachri di Gedung DPR RI, Rabu (23/3/ 2011). Politisi PKS ini memberi perbandingan di negara lain tidak ada dualisme dalam penanganan kasus korupsi. "Karena itu menghindari

dualisme hal-hal krusial ada di perubahan UU KPK, agar negara tidak boleh ada dua penuntut," ujarnya. Menurut Fachri, integrasi sistem penegakan hukum ini lebih penting dari persoalan lemah atau tidaknya lembaga yang menangani. Ia juga mengajukan alternatif lain agar KPK hanya hanya berwenang melakukan penyidikan. "Atau diberikan hak penyidikan saja. Penuntutan ditiadakan seperti negara lain. KPK kita terlalu kuat, memang ada hak penuntutan," ujarnya. (and)

Nyepi Tahun Baru Saka 1933 di Jakarta, Senin malam. Presiden mengemukakan, rangkaian aksi teror yang dikemas dalam buku yang dipaketkan ini telah membuat masyarakat resah dan saling mencurigai. Ia menandaskan masyara kat tidak boleh dibiarkan takut sehingga aparat keamanan harus sece patnya menangkap pelakunya. “Kita tidak boleh membiar kan negeri kita menjadi tanah petualangan, kemurkaan dari

tangan-tangan yang tidak bertanggung jawab,” tegasnya. Presiden juga mengajak umat Hindu agar terus me ningkatkan pengendalian diri agar ketenangan dan keda maian bisa tercipta di Tanah Air. “Ajakan ini juga berlaku bagi seluruh umat beragama di Indonesia,” katanya pada acara yang dihadiri pula oleh banyak pejabat teras, diantaranya Wapres Boediono, Ketua MPR Taufiq Kiemas dan Ketua DPD Irman Gusman. (and)

BPOM : Masih Banyak Bahan Berbahaya dalam Makanan Jajan Anak

Jakarta –KN Badan Pengawa Obat dan Makanan (BPOM) berupaya bekerja sama dengan para produsen dan juga Kemen terian Pendidikan Nasional, dalam hal ini Dinas Pendidikan untuk melakukan pembinaan kepada produsen dalam mengawasi jajanan anak di sekolah. “Kita sudah melakukan pembinaan kepada produsen dan juga bekerja sama dengan sekolah. Bersama Diknas kita membuat kantin sehat, namun jangkauannya baru 308 dari jumlah Sekolah Dasar di seluruh Indonesia,” ujar Ketua BPOM Kustianah di Jakarta, Jumat (18/3). Pengawasan pangan

khususnya jajanan anak sekolah juga menjadi program prioritas BPOM tahun 2011. Sebab masih banyak bahan berbahaya dalam makanan terutama jajanan anak”Sekitar 40 persen jajanan anak masih menggunakan zat-zat ber bahaya yang dilarang seperti formalin dan boraks, kalaupun ada yang sesuai itupun belum memenuhi standar,” terangnya. Kustantinah mengakui, untuk mengawasi penggunaan bahan pangan berbahaya dalam makanan, kosmetik dan penambahan bahan kimia dalam obat tradisional, BPOM tidak dapat berperan sebagai single player saja. Pengawasan obat dan makanan akan efektif apabila seluruh komponen dalam hal ini pemerintah, pemangku kepentingan masyarakat mela kukan perannya masing-ma sing. Di samping itu, duku ngan legislasi, regulasi sangat penting untuk kepastian hu kum dalam pengawasan obat dan makanan,” tandasnya. (and)

Presiden Buka Dialog Pertahanan Internasional Jakarta - KN Presiden Susilo Bambang Yudhoyono hadir memberi sambutan pada acara Jakarta International Defense Dia logue (JIDD) di Balai Sidang Jakarta, Rabu (23/3). Acara diselenggarakan oleh Univer sitas Pertahanan, Kementerian Pertahanan. JIDD bertema ‘Strengthe ning Security and Stability’ dihadiri oleh perwakilan dari 40 negara yang melibatkan men teri pertahanan serta panglima angkatan bersenjata dari be berapa negara, dan perwakilan NATO. Dialog menghadirkan 50 orang pembicara internasio nal yang diikuti oleh 1.300 perserta dari luar negeri. Negara peserta diwakili 8 menteri, 10 panglima angkatan bersenjata, dan 9 wakil menteri. Negara-negara tersebut adalah Australia, Belgia, Brazil, Canada, Republik Czech, Pe rancis, Jerman, India, Italia, Jepang, Belanda, Amerika Serikat, Inggris, Rusia, Slo vakia, Serbia, Jepang, dan negera-negara Asia lainnya. Timor Leste diwakili oleh Perdana Menteri Kay Rala Xanana Gusmao yang merang

kap menteri pertahanan. Pejabat negara lain yang hadir adalah Deputi PM Singapura Teo Chee Hean, Menteri Kea manan Internasional Kerajaan Inggris Gerald Howarth. Beberapa tamu kehormatan di antaranya asisten Sekjen Diplomasi Publik NATO Stefanie Babst dan perwakilan Operasi Perdamaian PBB Alain Le Roy. Menurut Kapus Komuni kasi Publik Kemhan, Brigjen I Wayan Medhio, JIDD ber tujuan mempertemukan para pemimpin, perwira militer, akademisi, dan pembuat kebijakan dari seluruh wilayah Asia Pasifik dan sekitarnya untuk memperkuat harmoni sasi prioritas keamanan dan strategi serta dialog dan keterlibatan antara pasukan pertahanan yang sangat penting bagi stabilitas masa depan wilayah Asia Pasifik. Selain itu, JIDD juga bermaksud mempromosikan kerja sama antar pemerintah guna menghadapi berbagai ancaman dan permasalahan keamanan baik di kawasan regional maupun internasional. (Kominfo - Yr/rm)


KORAN NUSANTARA - Edisi : 057 / Tahun III/ Kamis, 24 - 30 Maret 2011.

Pembaca Kita BCA Krian Mengecewakan Kemaren lusa (Rabu, 09 Maret 2011) saya sedang antri untuk membuka rekening baru di BCA Cabang Krian. Setelah lama antri, tiba-tiba ada seorang wanita keturunan nyelonong ke depan tanpa mau antri. Parahnya lagi kok ya di layani sama CS. Setelah ditegur dia kok malah bilang “ini layanan prioritas”. Ehhh, padahal tadi dia juga ngambil nomor antrian. Mungkin lagi keburu, dia kok seenaknya nyelonong minta didahulukan. Ini jelas pelanggaran etika !!! mohon pihak manajemen BCA tegakkan kedisiplinan layanan kepada semua nasabah tanpa pandang bulu. Terima Kasih. Widia di Wringin Anom Gresik

DAFTAR HARGA IKLAN Halaman Full Colour ( Warna ) 1 1/2 1/4 1/8 1/16

halaman halaman halaman halaman halaman

: : : : :

Rp. 15.000.000,Rp. 8.000.000,Rp. 4.000.000,Rp. 2.500.000,Rp. 1.500.000,-

Halaman Black White ( Hitam Putih ) 1 1/2 1/4 1/8 1/16

halaman halaman halaman halaman halaman

: : : : :

Rp. 10.000.000,Rp. 6.000.000,Rp. 3.500.000,Rp. 2.000.000,Rp. 1.000.000,-

Iklan hal. kuping cover atas Rp. Iklan hal. kaki cover bawah Rp.

: 2.000.000,: 1.000.000,-

PENGUMUMAN Redaksi Surat Kabar Umum

Tidak pernah mengeluarkan surat yang menggunakan kertas dengan kop surat koran Koran Nusantara selain : 1. Surat Tugas yang diberikan kepada instansi-instansi 2. Surat Penawaran Iklan Apabila ada orang yang menggunakan kertas kop surat Koran Nusantara selain keperluan di atas, bukan tanggung jawab redaksi. Demikian pemberitahuan kami. Terima kasih. Redaksi

LO W O N GAN WARTAWAN Dicari ........... Wartawan daerah dengan penempatan seluruh area Jawa Timur . Kualifikasi : - Pendidikan min S1 - Diutamakan punya pengalaman Jurnalistik - Jujur, ulet dan loyalitas tinggi pada profesinya. Kirim Lamaran ke :

Redaksi Koran Nusantara TEC Building, Lt. 1 - Kav. 28, Jl. Tunjungan No. 5 - 7, Surabaya email : red_korannusantara@yahoo.com SEMUA ANGGOTA REDAKSI DAN WARTAWAN KORAN NUSANTARA DIBEKALI DENGAN KARTU IDENTITAS DAN NAMANYA TERCANTUM DALAM BOX REDAKSI

SUSUNAN REDAKSI

Redaksi : TEC Building, Lt. 1 - Kav. 28, Jl. Tunjungan No. 5 - 7, Surabaya. Telp. 031 604 32 567

Koran Nusantara Bukan hanya Jepang yang guncang kena gempa pada Jumat (11/3) pekan lalu, tetapi juga ada “gempa” bagi Indonesia. Guncangan di Jepang akibat gempa bumi berkekuatan 8,9 skala Richter (SR) diikuti gelombang air pasang laut (tsunami), Musi bah yang memporakporan dakan sebagian Negeri Sakura itu mencatat angka kematian diperkirakan mencapai belasan ribu warga. Adapun “gempa” di Indonesia akibat pemberitaan dua media Australia, The Age (TA) dan The Sidney Morning Herald (TSMH), yang me nyiarkan berita mengenai Pre siden Susilo Bambang Yudho yono (SBY), istri dan keluar ganya menyalahgunakan kekuasaan (Abuse of Power). Tuduhan yang amat serius ialah intervensi SBY di bidang hukum. Salah satunya perintah penghentian investigasi kasus korupsi politikus Taufik Kiemas, suami Presiden RI periode 2001-2004 Megawati Soekarnoputri, yang kini berkedudukan sebagai Ketua MPR RI. Menghadapi tuduhan serius itu wajar jika Presiden SBY bereaksi secara serius pula. Malah, seperti diberita kan luas oleh media massa, Ibu Negara Hj. Ani Susilo Bam bang Yudhoyono sampai tidak tahan untuk menangis saat diberitakan ikut dalam penya lahgunaan kekuasaan bersama suaminya. Kita pun menganggap tuduhan dua media Australia tersebut merusak reputasi Presiden SBY yang sejak awal mencanangkan pemerintahan bersih, anti-korupsi dan intervensi. Keberhasilan SBY terpilih dua kali untuk menjadi Presiden jelas karena tekadnya dipercayai rakyat akan dilak

OPINI

Halaman : 06

Wikileaks, The Age dan Presiden SBY * Oleh : Ilham Bintang Dewan Kehormatan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat

mang segera di tanggapi semua pihak tadi. Pihak AS menyampaikan penyesalan dalam konferensi pers di Jakarta. Dubes AS di Indonesia, Scott Marciel mengata kan, “Kami me ngungkapkan pe nyesalan terdalam kepada Presiden Yudhoyono dan warga Indonesia karena publi kasi dari kawat-kawat diplomatik sangat tidak bertanggung sanakan secara konsisten. Justru itulah yang dirontokkan TA dan TSMH. Siapa yang tak geram? Protes pun dilancarkan kepada pihak-pihak yang terkait dengan pemberitaan tersebut. Pertama, pihak Kedu taan Besar Amerika Serikat (Kedubes AS) di Jakarta. Sinyalemen penya lahgunaan kekuasaan itu me mang bersum ber dari mereka, berdasar kawat diplomatik ke Washington, yang berhasil disadap, kemu dian dibocorkan melalalui laman (situs Internet) Wiki Leaks. Pihak kedua, kepada pihak TA dan TSMH yang men jadikan dokumen itu sebagai bahan berita. Protes itu me

jawab.” Ia menam bahkan, secara umum kawat-kawat diplomatik mengandung informasi yang apa adanya dan sering kali masih mentah. Juga kerap tidak lengkap dan belum terbukti kebenaran nya. Adapun TA dan TSMH lang sung memuat sang gahan Presiden SBY pada penerbitan edisi cetak pada Sabtu, 12 Maret 2011. Selesaikah persoalan? Tidak. Penyesalan Dubes AS dan pemuatan sanggahan TA dan TSMH tidak menjawab substansi masalah. Dengan kata lain, tidak membantah tuduhan serius kepada Pre siden SBY dan keluarga nya. Sumber berita dua media Australia itu adalah Wiki

Leaks, situs yang menyadap kawat-kawat diplomatik dari Kedubes AS seluruh dunia untuk dilaporkan ke Washing ton. Pernyataan Dubes AS tidak membantah kawat seperti itu pernah dibuat. Hanya disebutkan secara umum “kerap kawat-kawat seperti itu” mengandung informasi apa adanya dan seringkali masih mentah yang juga karena tidak lengkap dan belum terbukti kebenarannya. Pertanyaan mendasar ke dalam golongan manakah kawatkawat diplomatik tentang Presiden SBY itu? Media TA dan TSMH jelas salah, menyalahi prinsip kerja jurnalistik secara uni versal yang dikenal dengan istilah cover bothsides. Media itu tidak memberi ruang klarifikasi kepada pihak-pihak yang dituduh/dirugikan, dalam pemberitaannya, dalam hal ini Presiden SBY dan keluarganya. Bahkan, tidak tampak usahanya dua media itu menghubungi pihak terkait sebelum berita itu disiarkan. Jelas berita itu jenis berita “tubruk lari”, walau telah memberikan ruang bagi Presiden SBY untuk memberi sanggahan atau hak jawab nya. Menteri Luar Negeri RI, Marty Natalegawa, harus mengerahkan kemampuan diplomatiknya untuk menun

tut kepada Dubes AS dan pimpinan dua media Australia itu untuk memberi bantahan secara spesifik. Misalnya, kawat-kawat diplomatik khusus mengenai Presiden SBY yang mereka buat adalah rumor belaka. Dan, pengakuan itu harus dimuat oleh dua media Australia tersebut. Itulah sanggahan efektif yang bisa diharapkan meredam “gempa” informasi di Tanah Air. Jika tidak, maka kawatkawat diplomatik mengenai Presiden SBY adalah sebuah kebenaran bagi mereka, meski kita menganggapnya tidak. Benar atau tidak WikiLeaks yang dikutipnya, TA dan TSMH tetap menyalahi kaidah jurnalistik secara universal. Tetapi, pelanggaran itu tidak otomatis dapat diartikan sebagai apa yang disajikan WikiLeaks adalah isapan jempol belaka. Dokumen WikiLeaks dengan pemberitaan media TA dan TSMH adalah dua hal berbeda. Herannya, kebanya kan media pers di Indonesia menganggap itu satu hal, sehingga kasus tersebut tidak menjadi topik nasional. Inilah yang diributkan warga di ranah media jejaring sosial twitter (twitterland) yang mengang gap pers kita kurang jeli, dan penakut untuk ungkapkan kebenaran. (*)

Rawan Dikorupsi, Mendiknas Hentikan RSBI Desakan penghentian sekolah bertitel Rintisan Sekolah Berstandar Internasional (RSBI) terus berkembang. Pemicunya, karena sekolah-sekolah RSBI seenaknya menarik biaya tinggi ke orangtua siswa. Dengan uang melimpah, sekolah ini rawan penyelewengan. Untuk sementara, kemunculan RSBI baru ditangguhkan.

Jakarta - KN Kebiasaan sekolah RSBI menarik biaya sekolah tinggi ke wali murid selama ini memang legal. Upaya ini ‘dihalalkan’, diatur dalam Permendiknas Nomor 78 Tahun 2009 tentang Penyelenggaraan Sekolah Bertaraf Internasional pada Jenjang Pendidikan Dasar dan Menengah. Dalam pasal 16 dijelaskan, penerimaan siswa baru dilak sanakan berdasarkan persyara tan di antaranya, kesediaan membayar pungutan untuk menutupi kekuranganbiaya di atas standar pembiayaan pen didikan. Kecuali bagi peserta siswa dari orangtua tak mampu. Celakanya, hasil survei Pusat Penelitian dan Kebijakan (Puslitjak) Balitbang Kemen terian Pendidikan Nasional (Kemendiknas) menyebutkan, landasan itu membuat sekolah RSBI seolah-olah bebas me nentukan besaran SPP. Kepala Puslitjak Hendarman menye butkan, pihaknya sudah

mensurvei secara acak 130 sekolah RSBI mulai SD hingga SMA dan SMK. Jumlah itu mewakili sekitar 1.350 total RSBI di Indonesia. Hasilnya, biaya pendidikan di RSBI bisa dipatok mulai Rp 400 ribu hingga Rp 20 juta per bulan. “Inilah yang tidak benar,’’ katanya, Senin lalu. Hendarman menyayangkan sekolah RSBI yang hanya mengedepankan aspek finan sial ketika menerima siswa baru. Sementara aspek kualitas keilmuan siswa dikesamping kan. Akibatnya, siswa-siswa yang bisa sekolah di sekolahan RSBI hanya anak-anak orang berduit saja, padahal hak belajar siswa anak orang miskin dan anak orang kaya sama. Di dalam Permendiknas yang mengatur tentang berdirinya RSBI itu, sejatinya banyak pasal yang mengatur tentang standar kualitas keilmuan calon siswa. Tapi oleh pihak sekolah aturan ini banyak dikesampingkan. Hendarman menjelaskan,

Mendiknas M. Nuh

hampir seluruh RSBI di Indo nesia memiliki uang cukup banyak dari orangtua dan anggaran pemerintah khusus RSBI. Tapi hampir separuhnya dihabiskan untuk pembangu nan fisik. Pos pengeluaran ini rawan penyelewangan atau korupsi. Sedang untuk peningkatan keilmuan atau kualitas akademik siswa, hanya berkisar 19 persen. “Padahal kualitas siswa jadi patokan utama berjalannya RSBI jadi SBI,’’ ujarnya. Evaluasi minus dari RSBI lainnya adalah, ketentuan kuota 20 persen untuk siswa miskin belum terpenuhi. Dari 130 RSBI yang disurvei, ratarata baru menampung siswa miskin 14 persen untuk SMA dan SMK. Sedang untuk SMP dan SD, persentase siswa miskin masih 10 persen.

Sementara untuk kualitas guru di sekolah RSBI yang dituntut bisa menguasai bahasa Inggris, menurut Hendarman, 60 persen guru di sekolah RSBI kemampuannya rata-rata masih menengah ke bawah. Dari sekian banyak evaluasi minus ini, yang paling mencolok adalah setelah lebih dari lima tahun berjalan, Kemendiknas mencatat belum ada RSBI yang naik tingkat jadi SBI. “Fenomena ini indikator jelas jika RSBI jalan di tempat,’’ terangnya. Dari hasil survei ini, Hendarman merekomen dasikan ke Mendiknas M Nuh untuk sementara menghenti kan kemunculan RSBI baru. Upaya ini dilakukan hingga ada perbaikan Permendiknas tentang pembentukan RSBI. “Kami tegaskan, pasal yang membebaskan menarik uang itu harus dihapus,’’ tandas nya. Usulan ini juga diamini Plt Dirjen Menejemen Pendidikan Dasar dan Menengah (Men dikdasmen) Kemendiknas Suyanto. Menurutnya, tahun ini memang tak dibuka lagi pengajuan untuk dapat label RSBI. Selama ini memang ada kekurangan dalam penerapan RSBI. Di antaranya peran

Kepala Sekolah dan Kepala Dinas Pendidikan. Di beberapa provinsi banyak kepala se kolah dan kepala dinas yang be nar-benar ingin menjalan kan RSBI sesuai aturan tapi di jegal di tengah jalan oleh Kepala Daerah. Bentuknya adalah, mereka dimutasi ke sekolah lain. Semen tara bagi Kepala Sekolah dan Kepala Dinas Pendidikan yang mau disetir, jabatannya aman. “Ini tak benar. Kami menemu kan banyak kasus di Jawa Timur,’’ katanya. Tapi dia tak mau namanama daerah itu disebutkan. Kentalnya upaya mengebiri Kepala Sekolah RSBI sekaligus Kepala Dinas Pendidikan yang ingin berkembang ini, didasari kekhawatiran popularitas Ke pala Daerah akan kalah. Untuk kejadian ini, Suyanto mengata kan, akan menjatuhkan sanksi finansial. Yaitu, menghentikan kucuran bantuan dana Block Grant RSBI ke sekolah yang bersangkutan. Suyanto mengatakan, tiap tahun rata-rata sekolah RSBI menerima Rp 300 juta. Dana ini murni digunakan untuk pe ngembangan kualitas akademik siswa. Di bagian lain, Indone sia Corruption Watch (ICW) mengharapkan pemerintah lebih agresif memantau sekolah RSBI. (red)

Penerbit : PT Cahaya Sejahtera Hidup. Komisaris : Didik Kuswindaryanto, SH Pemimpin Umum / Pemimpin Redaksi : S. Wanto. Dewan Redaksi : S. Wanto, Nobon, Ali Musyaffak, Aryadi Haris, Wahyu, Windi, Agus, Hadi Pranoto, SH, Dentuman Djati, SH, Didik Kuswindaryanto, SH. Redaktur : M. Said Staf Redaksi : Sukma, M. Yusuf, Budi Setiawan, Yani Elbanis, Yoyok, Ali Mahfud. Koresponden : Misbhakul, Ria Sovi Revianti, Fitri Rahmadania, Alfan Ridho, Sekretaris Redaksi /Perusahaan : Dietha Nawangsari, SE. Fotografer : Susilo Herphan. Manager Iklan : Widia. Penasehat Hukum : Hadi Pranoto, SH, Dentuman Djati, SH, Didik Kuswindaryanto, SH, Pemasaran : Nono. Sirkulasi / Distribusi : Jayus. Biro Daerah : (Sidoarjo) : H. Kartiman Afandi, Budi S, (Malang) : M. Zuhri, (Gresik) : Irwan Junaidi, (Kediri - Tulungagung) : Zainul Fuad, (Biro Matraman : Ngawi) : Imam Sampurno (Ka Biro), Warsono, (Kab. Madiun) : Kuncoro, (Kota Madiun) : Trias, (Magetan) : Siswanto, (Bali) : Patahul Bari, (Ponorogo) : Eka Ananta, (Bojonegoro - Tuban) : Nur Hidayat, Sutrisno, Hery Cahyono (Banyuwangi) : Muji Astuti, (Siitubondo) : Ari Maulana, (Jember) : Kristadi, (Lumajang) : Wiro S, (Bondowoso) : Yudi, (Semarang) : Eling Sasomo, (Pati - Kudus) : Sanusi, (Jakarta) : Yudi Kasturi, Dedek, (Bandung) : Andri Himawan. Percetakan : Surabaya Pagi (isi diluar tanggung jawab percetakan), (Alamat Redaksi) : TEC Building, LT. 1- Kav. 28, Jl. Tunjungan 5 - 7, Surabaya. Telp. (031) 604 32 567. Email : red_korannusantara@yahoo.com. Rekening : BNI Pemuda No. 0171162921 an. S. Wanto - BCA Tunjungan No. 0140256765 an. S. Wanto.


EKBIS

KORAN NUSANTARA - Edisi : 057 / Tahun III/ Kamis, 24 - 30 Maret 2011.

Semen Gresik Alokasikan Dana 120 Miliar Untuk Peduli Lingkungan

Gedung Utama Semen Gresik

Surabaya - KN Mampu melipat gandakan keuntungan, yang biasanya hanya Rp 500 juta menjadi Rp 3 Triliun lebih, membuat PT Semen Gresik pun semakin memperbesar bantuan untuk bina lingkungan. Tahun ini bantuan yang digelontorkan sebesar Rp 120 miliar. Dana bina lingkungan ini akan dibagikan untuk tiga program besar PT Semen Gresik, yakni Program Pengem bangan Pendidikan, Program Pemberdayaan Ekonomi Ma syarakat dan Penghijauan. Khusus untuk pendidikan diberikan dalam bentuk bea siswa, sedangkan untuk pem berdayaan ekonomi masyara kat, tim PT Semen Gresik sengaja turun langsung ke lapangan untuk melakukan pe nyaluran dana bergulir untuk modal usaha dan juga langsung melakukan pengawa san dan pembinaan bagi UMKM yang mendapatkan bantuan modal dari PT Semen Gresik. “Tahun lalu kami hanya mengucurkan dana Rp 93 miliar, kami harap penamba han dana ini mampu meng giatkan

sendi pereokomian warga Jatim,” jelas Faf Adi samsul, Kepala Divisi Penge lolaan Sosial dan Lingkungan Korporasi PT Semen Gresik, Minggu (20/3/2011). PT Semen Gresik juga lebih mengutamakan pembe rian bantuan dana modal untuk UMKM yang ada di Gresik dan Tuban yang meru pakan kawasan dekat pabrik PT Semen Gresik. Apalagi kedua daerah merupakan dae rah tandus yang warganya sulit untuk bercocok tanam, sedangkan tak semua warga bisa direkrut menjadi tenaga kerja di PT Semen Gresik. “Salah satu caranya ada lah dengan mengarahkan mereka merintis usaha mikro dan kecil. Dengan begitu taraf hidup mereka akan terangkat dengan sendirinya,” katanya. Kini dari 8.500 UMKM binaan di Jatim, omset total nya sudah mencapai Rp 1 triliun. Diharapkan bantuan modal dan pembinaan usaha ini bisa menggenjot angka pertumbuhan ekonomi di Jatim sehingga mampu men jadi daerah yang lebih makmur di sektor perekonomian rakyatnya. “Dengan model pelatihan hingga cara marketing yang membuat para pelaku UMKM lebih mandiri. Targetnya 5 tahun ke depan UMKM yang ada di sekitar pabrik kami sudah menjadi perusahaan UMKM yang mapan,” tandasnya. (ms)

Akhirnya Pemerintah Perketat Impor Makanan dari Jepang Jakarta - KN Pemerintah memperketat pengawasan impor makanan asal Jepang guna memastikan keamanan produk dari kemung kinan adanya kontaminasi radiasi nuklir. Kebijakan pengetatan ditempuh menyu sul terjadinya kerusakan reaktor nuklir di Fukushima, Jepang,akibat gempa. Menteri Perdagangan (Mendag) Mari Elka Pangestu mengatakan, seperti halnya negara-negara lain, Indonesia mempunyai standar baku dalam proses pemeriksaan bahan pangan yang masuk ke Indonesia dari negara mana pun, termasuk makanan segar seperti daging,susu dan sayuran. ”Termasuk yang dari Jepang itu harus memenuhi apa yang disebut sertificate of analysis. Dari sertifikasi itu akan kelihatan komponen ada atau tidaknya komponen yang tidak dibolehkan, termasuk radiasi,” ujar Mari seusai mendoakan korban tsunami Jepang dan menandatangani Buku Belasungkawa di kantor Kedutaan Besar Jepang di Jakarta. Untuk urusan pangan, ungkap Mari,lembaga yang berwenang melakukan pemerik saan sertificate of analysis adalah Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM). Menurutnya, BPOM harus melakukan pemeriksaan lebih ketat terhadap pangan impor asal Jepang,khususnya yang tiba di Indonesia setelah 11 Maret lalu. ”Tapi saya yakin Peme rintah Jepang telah mengambil langkah pengamanan seperti apa yang mereka lakukan dengan produk susu dan sayuran,”ujarnya. Pernyataan Mari diamini Duta Besar Jepang untuk Indonesia Kojiro Shio jiri.Menurutnya, Pemerintah

Mari Elka Pangestu

Jepang sangat memperhatikan aspek kesehatan dan keama nan bahan pangan masyara kat yang saat ini menjadi sorotan banyak pihak. ”Maka kami juga harus memastikan keamanan pangan yang kami ekspor,” tegasnya. Kendati sejumlah negara seperti Singapura telah mengambil langkah penghen tian sementara impor makanan asal Jepang, Mendag menegas kan Indonesia tidak akan mengambil tindakan serupa. ”Kita tidak akan menye top impor, tetapi apa yang akan kita lakukan adalah meningkat kan pengawasan dengan sertificate of analysis tadi. Dari hasil sertifikasi itu akan kelihatan apakah ada kontami nasi atau tidak?” tandasnya. Mari menambahkan,impor bahan pangan segar dari Jepang relatif tidak banyak. Menurut dia, persentase impor lebih banyak pangan olahan (process goods) yang kemungkinan kontaminasinya juga lebih kecil. Untuk itu, Mendag mengimbau masyara kat jangan terlalu khawatir karena pengawasan sudah sangat ketat. Pada kesempatan yang sama,Menteri Luar Negeri Marty Natalegawa juga me nyampaikan belasungkawa dan rasa duka cita mendalam atas bencana gempa bumi dan tsunami yang melanda rakyat Jepang. Pemerintah, lanjut Marty, juga memperhatikan dengan seksama upaya Pemerintah Jepang dalam mengatasi ancaman radiasi nuklirnya. (and)

Halaman : 07

Pupuk Organik Mmepunyai Nilai Ekonomi yang Sangat Tinggi han pupuk adalah 1 ton per hektare, maka kebutuhan pupuk di Jatim mencapai 1,7 juta ton per hektare per masa tanam. Biasanya 1 ton per hektare itu komposisinya 50% pupuk organik dan 50% pupuk kimia. Pupuk Organik

Artinya, pasar pupuk organik bisa mencapai 850.000 ton per hektare per masa tanam,” ujar Adik Dwi Pu tranto salah satu pengusaha produsen pupuk , di Surabaya, Senin (14/3). Dua faktor yang menjadi penunjang bisnis adalah besarnya pasar dan bahan baku yang melimpah. “Pasarnya besar karena lahan pertanian di negeri

Surabaya - KN Peluang bisnis para pro dusen pupuk organik di Jatim semakin cerah. Pupuk organik mempunyai nilai ekonomis yang sangat tinggi. Di Jatim, dengan luas lahan pertanian yang mencapai 1,7 juta hektare, kebutuhan akan pupuk sangat besar. “Dengan asumsi kebutu

ini sangat luas,” kata Adik. Adapun bahan baku pupuk organik yang dikembangkan nya adalah kotoran ayam, kotoran sapi, dan limbah pabrik tebu. Untuk bisa menghasilkan pupuk organik 1.500 ton membutuhkan kotoran ayam, kotoran sapi, dan limbah tebu masing-masing 500 ton. Biaya bahan baku tersebut sangat murah. Kotoran sapi, misalnya, hanya Rp 200 per kilogram. “Kami mengambil bahan baku ini dari sapi miliki warga dan peternakan ayam di sekitar Lumajang. Jadi bisnis ini sangat cerah, karena bahan bakunya juga mudah didapat,” katanya. Ia menjelaskan harga jual pupuk organik tersebut jauh lebih murah dibanding pupuk

Pengusaha Jatim Dukung Kebijakan BI yang Mengatur Publikasi SDBK Para pengusaha Jawa Timur mendukung kebijakan Bank Indonesia (BI) yang mengatur publikasi Suku Bunga Dasar Kredit (SBDK). Dunia usaha berharap kebijakan itu bisa mengoreksi suku bunga kredit. “Kalau bank berani terbuka soal SBDK, kita ingin bunga kredit bisa turun. Dugaan kartel penetapan bunga kredit bisa dihilangkan,” ujar Wakil Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Jatim Deddy Suhajadi di Surabaya, Selasa (22/3). Surabaya -KN Deddy mengatakan, de ngan penurunan suku bunga kredit, otomatis kinerja dunia usaha bisa semakin mantap. “Dunia usaha kita bisa meningkatkan daya saingnya di tengah terjangan produk impor,” jelasnya. Ia menambahkan, kebija kan BI soal SBDK itu, juga positif dari sisi perbankan karena mendorong transpa ransi dan kompetisi yang sehat. Kebijakan pengaturan publikasi SBDK yang dikeluarkan BI akhir Desember 2010 dan efektif akhir Maret 2011 bertujuan meningkatkan transparansi mengenai karak teristik produk perbankan, termasuk manfaat, biaya, dan risikonya untuk memberikan kejelasan kepada nasabah dan meningkatkan good governan

ce serta mendorong persai ngan yang sehat dalam industri perbankan melalui terciptanya disiplin pasar yang lebih baik. Sebelumnya, Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI) Muliaman Darmansyah Hadad dalam kesempatan di Surabaya mengatakan saat ini pihaknya mulai melakukan ujicoba transparansi dalam pengumu man SBDK. Untuk tahap awal, peraturan baru ini akan diterapkan pada bank yang memiliki aset lebih dari Rp 10 triliun. Ia mengatakan, ke depan seluruh bank berapa pun aset yang dimiliki, harus bisa memberikan transparansi keuangan maupun pelayanan kepada masyarakat. Saat ini tercatat ada 44 bank yang memiliki aset di atas Rp 10 triliun. Bank-bank ini yang nantinya akan menjadi proyek

Antisipasi ..... Sambungan dari hal : 4 kan, selanjutnya dana bantuan Blog Grand yang telah disetujui oleh pemerintah tidak diinformasikan oleh perora ngan, baik melalui telpon maupun datang langsung. Tetapi persetujuan tersebut berupa surat resmi dari institusi yang dilampiri surat keputusan (SK) dari Kemenag pusat. “Kalau ada yang me nelpon jangan percaya, karena pemberitahuannya tidak melalui telpon, melainkan melalui surat yang ada SK – nya dari pusat,” ungkapnya. Selain itu, pemerintah tidak menarik uang apapun dalam proses pencairan dana Blog Grand tersebut. “Tidak ada uang apapun, seratus persen gratis. Karena bantuan ini untuk bangunan fisik fasilitas seperti masjid dan madarasah,” jelasnya. Pihak penerima bantuan hanya diwajibkan membuat

surat pernyataan untuk membuat surat pertanggung jawaban (SPJ) dengan sebenarbenarnya. Karena SPJ ini, akan diperiksa oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Modus dari penipuan ini, lanjut Fatkhul, biasanya melalui telpon. Orang yang menelpon mengatasnamakan Kakanwil yang menginformasikan kepada pengurus masjid atau madrasah telah mendapat bantuan dari pemerintah. Untuk mendapat kan bantuan tersebut, pe nelpon meminta supaya masyarakat menyetor sejumlah uang sebagai dana administrasi. Dengan modus seperti ini, pihaknya mengimbau masyara kat supaya tidak percaya jika mendapatkan telpon dari orang yang tidak dikenal. Selain itu, masyarakat juga diharapkan lebih kritis dalam menerima informasi. “Kalau tidak merasa mengajukan bantuan, masyara

percontohan transparansi SDBK. Dikatakan Muliaman, kebijakan ini diberlakukan untuk memberikan jaminan SBDK yang stabil bagi UMKM tetapi juga bisa men dorong terciptanya kestabilan perekonomian. Mengenai kesiapan bank dalam menghadapi peraturan baru ini BI mengaku sudah memberikan pelatihan khusus untuk bank-bank yang masuk tahap awal ini. Sedikitnya sudah ada 10 bank yang sudah mendapatkan pelatihan dan bulan ini sudah mulai menerap kan transparansi SBDK itu. Di Jatim, Bank Pembangunan Daerah Jatim (Bank Jatim) akan menjadi satu-satunya bank asli Jatim yang menjalai proyek percontohan transparansi keuangan oleh BI. (rif)

kat jangan percaya kalau mendapat bantuan. Ini karena, mekanisme bantuan ini harus mengajukan terlebih dahulu ke pemerintah,” katanya. Terkait maraknya penipuan ini, Kanwil belum mengarah untuk melaporkan kepada polisi. Ini karena, belum ada korban yang dirugikan secara materi. Fokus antisipasi yang dilakukan saat ini dengan melakukan sosialisasi kepada masyarakat dengan membuat surat edaran. “Karena belum ada yang menjadi korban, kita tidak bisa melaporkan ke polisi. Selama ini yang ada hanya, masyarakat datang ke Kanwil untuk mengkorfirmasi dengan telpon dari seseorang yang mengaku Kakanwil saja,” katanya. Tetapi apabila ada ma syarakat yang melapor men jadi korban penipuan dengan menyetorkan sejumlah uang. Kanwil segera akan bekerja sama dengan Polda Jatim untuk membekuk jaringan penipuan tersebut. (ms)

kimia yang berkisar Rp3.000 per kilogram. Meski harganya lebih murah, tak serta-merta petani menyerap pupuk organik dalam jumlah banyak. Sebab, lahan pertanian saat ini sudah banyak terpengaruh oleh pupuk kimia. Sehingga, penghentian pemakaian pupuk kimia tak bisa langsung diterapkan. “Kandungan harga idealnya 5%, tapi saat ini di Jawa bisa 2% ke bawah. Itu akibat dampak pemakaian pupuk kimia dan itu tak bisa

langsung dihentikan karena akan mempengaruhi kinerja lahan pertanian,” ujarnya. Produk pupuk organik yang dihasilkan oleh para produsen pupuk organik di Jatim ini juga masuk dalam skema subsidi pemerintah dengan harga Rp 700 per kilogram. Biaya produksi pupuk organik sendiri sekitar Rp 900 per kilogram. Pupuk organik yang dihasilkan Adik dipasok ke PT Petrokimia Gresik dan dipasarkan dengan merek Petroganik. (ms)

Kadin : BI Harus Tegas Soal Bank Asing Jakarta - KN Kamar Dagang dan Industri (Kadin) berpendapat bahwa Bank Indonesia (BI) harus memiliki ketegasan agar bank asing tidak mudah mem buka cabang di Indonesia. Hariyadi B. Sukamdani, Wakil Ketua Kadin bidang Kebijakan Publik, Fiskal dan Moneter menilai saat ini, BI ter lalu longgar terhadap kehen dak bank asing yang bereks pansi di Indonesia. Imbasnya, hal tersebut dapat meredam pertumbuhan industri perban kan di Indonesia. “BI terlalu mudah memberi kan izin bagi bank asing, padahal perbankan kita tidak diperlakukan sama di luar negeri,” ujar Hariyadi, Selasa (22/3). Kadin mensinyalir bank asing semakin gencar melirik bank syariah untuk diakuisisi. Pasalnya tahun lalu, industri

Hariyadi B. Sukamdani

tersebut mengalami pertum buhan yang cukup signifikan yakni 40%. Ia menjelaskan, saat ini bank asing yang mulai masuk pelan-pelan ke industri perban kan seperti masuk ke Unit Usaha Syariah (UUS) terlebih dahulu. “Bahkan ada yang su dah mengajukan untuk me miliki UUS secara penuh di bank-bank kecil,” ujarnya tan pa mau menunjuk bank asing mana saja yang berniat me minang unit syariah bank. (red)

Subsidi BBM Akan Dihapus

Dalam jangka panjang, tidak ada pilihan bagi Indonesia selain menghapus penerapan subsidi bahan bakar minyak. Penerapan subsidi langsung pada harga bahan bakar minyak seperti yang selama ini dilakukan bukan kebijakan yang sehat.

Jakarta - KN Demikian semangat dalam Rancangan Peraturan Presiden tentang Kebijakan Energi Nasional, sebagaimana disam paikan Juru Bicara Wakil Presiden Yopie Hidayat, Selasa (22/3/2011) di Kantor Wakil Presiden. Rancangan perpres itu saat ini tengah dibahas Dewan Energi Nasional (DEN). Masih diperlukan beberapa pertemuan lagi untuk mematangkan per pres itu sebelum ditandata ngani Presiden. Kemarin, para anggota DEN menghadap Wapres Boe diono untuk melaporkan per kembangan terakhir pembaha san perpres yang tidak ubah nya cetak biru pembangunan sektor energi nasional itu. Para anggota DEN datang bersama Ketua Harian DEN Darwin Zahedy Saleh. Dalam struktur DEN, Presiden dan Wapres masing-masing duduk sebagai ketua dan wakil ketua. ”Jadi, perpres itu menun tun bagaimana menciptakan

bauran energi yang tidak memerlukan subsidi. Dalam jangka panjang, subsidi lang sung pada harga seperti selama ini memang tidak sehat,” ujar Yopie. Secara umum, menurut Yopie, semangat yang juga terkandung dalam Rancangan Perpres tentang Kebijakan Energi Nasional adalah bagai mana Indonesia mengurangi ketergantungan terhadap ener gi dari bahan bakar fosil pada 2050. Untuk itu, ada sejumlah opsi yang akan dipakai Indo nesia guna mewujudkan ren cana itu. ”Kita akan meman faatkan energi baru terbarukan. Kita akan memanfaatkan energi geotermal dan air,” ujar Yopie. Dalam jumpa pers seusai rapat, Darwin menjelaskan, perpres nantinya mengatur persentase bauran masingmasing energi. Persentase pemakaian minyak bumi akan terus berkurang hingga tahun 2050, sedangkan persentase pemakaian gas relatif tidak jauh berbeda. (irw)


HUKUM - KRIMINAL

KORAN NUSANTARA - Edisi : 057 / Tahun III/ Kamis, 24 - 30 Maret 2011.

Menkumham Tak Berani Pecat Dirjen Pas UNDANG-UNDANG GRATIFIKASI KETENTUAN/PERATURAN GRATIFIKASI Pengertian Gratifikasi menurut penjelasan Pasal 12B UU No. 20 Tahun 2001 Pemberian dalam arti luas, yakni meliputi pemberian uang, barang, rabat (discount), komisi, pinjaman tanpa bunga, tiket perjalanan, fasilitas penginapan, perjalanan wisata, pengobatan cuma-cuma, dan fasilitas lainnya. * Gratifikasi tersebut baik yang diterima di dalam negeri maupun di luar negeri dan yang dilakukan dengan menggunakan sarana elektronik atau tanpa sarana elektronik. * Pengecualian Undang-Undang No. 20 Tahun 2001 Pasal 12 C ayat (1) : Ketentuan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 12B ayat (1) tidak berlaku, jika penerima melaporkan gratifikasi yang diterimanya kepada Komisi Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi. Peraturan yang mengatur Gratifikasi adalah: Pasal 12B ayat (1) UU No.31/1999 jo UU No. 20/2001, berbunyi Setiap gratifikasi kepada pegawai negeri atau penyelenggara negara dianggap pemberian suap, apabila berhubungan dengan jabatannya dan berlawanan dengan kewajiban atau tugasnya, Pasal 12C ayat (1) UU No.31/1999 jo UU No. 20/2001, berbunyi Ketentuan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 12B Ayat (1) tidak berlaku, jika penerima melaporkan gratifikasi yang diterimanya kepada KPK Penjelasan aturan Hukum Pasal 12 UU No. 20/2001 Didenda dengan pidana penjara Pidana penjara seumur hidup atau penjara paling singkat 4 tahun dan paling lama 20 tahun dan pidana denda paling sedikit Rp 200 juta dan paling banyak Rp 1 miliar. seumur hidup atau penjara paling singkat 4 tahun dan paling lama 20 tahun dan pidana denda paling sedikit Rp 200 juta dan paling banyak Rp 1 miliar: 1. pegawai negeri atau penyelenggara negara yang menerima hadiah atau janji, padahal diketahui atau patut diduga hadiah atau janji tersebut diberikan untuk menggerakkan agar melakukan atau tidak melakukan sesuatu dalam jabatannya, yang bertentangan dengan kewajibannya. 2. pegawai negeri atau penyelenggara negara yang dengan maksud menguntungkan diri sendiri atau orang lain secara melawan hukum, atau dengan menyalahgunakan kekuasaannya memaksa seseorang memberikan sesuatu, membayar, atau menerima bayaran dengan potongan, atau untuk mengerjakan sesuatu bagi dirinya sendiri;

Antisipasi Tindak Kriminal, Polres Tanjung Perak Pasang 13 CCTV Surabaya-KN Guna untuk mengantisi pasi dan memantau kemacetan dan tindak kriminalitas di wilayah hukum Polres Tanjung Perak, Surabaya. Polisi pasang 13 Closed Circuit Television (CCTV) untuk memantau keamanan. Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak AKBP Yuda Gustawan, usai acara Pe resmian Tanjung Perak Trafic Manejemen Center (TPTMC) di Polres Tanjung Perak, Selasa (22/3) mengatakan, dipasang nya CCTV di beberapa titik wilayahnya untuk mewaspa dai sistem ketertiban keama nan serta mewaspadai aksi teror yang kian marak. “Pelabuhan Tanjung Perak adalah pintu masuk utama semua barang dan manusia ke Jawa Timur melalui laut. Maka tidak sedikit barang yang harus kami waspadai agar tidak kecolongan,” tandasnya. Ia menjelaskan, Tanjung Perak merupakan Pelabuhan Internasional yang menghu bungkan antar negara dan Pelabuhan Intersulir yang menghubungkan antar pulau. Selain itu, ditengah hiruk pikuk aktivitas pelabuhan bukan tidak mungkin memunculkan sejumlah ancaman. Untuk saat ini yang paling besar adalah ancaman terhadap kecelakaan lalulintas. “Saat razia di Gapura Surya dan Pelabuhan Ujung kami sering menemukan senjata rakitan dan senjata

tajam. Untuk bom, sampai hari ini belum ada dan mudahmudahan tidak ada,” tuturnya. Lebih lanjut Yuda Gustawa mengatakan, Pelabuhan Tan jung Perak ini sudah dipasang delapan CCTV di beberapa terminal untuk memantau ke luar masuknya barang. Yakni, di terminal Pelabuhan Jamrud, Mira, Berlian dan Kalimas. Sedangkan lima titik lainnya dipasang untuk memantau kondisi jalan-jalan protokol di wilayah Pelabuhan Tanjung Perak. “TPTMC ini merupakan tindak lanjut dari RTMC. Tapi TPTMC khusus untuk me mantau keluar masuknya ba rang dan penumpang, maka akan juga memasang empat CCTV tambahan yang akan dipantau langsung dan ada dibawah kendali polsek ja jaran, yaitu Polsek Semampir dan Polsek Pabean Cantikan,” terangnya. Sementara itu Dirlantas Polda Jatim, Kombes Pol Sam Budigusdian mengatakan, TPTMC yang dimiliki di Sura baya merupakan TMC pertama kali di Indonesia untuk kate gori Polres Pelabuhan. “Ini sa ngat bagus dan luar biasa. Pol res Pelabuhan Tanjung Perak merupakan yang pertama kali dilengkapi TMC. Totalnya saat ini sudah ada 11 TMC yang ada di tingkat Polres se-Jatim. Ke depannya, kami harap semua polres sudah dileng kapi TMC,” katanya. (irw)

Menkumham Patrialis Akbar

Jakarta – KN Menteri Hukum dan HAM Patrialis Akbar tak menyalah kan Dirjen Pemasyarakatan Untung Sugiono atas berbagai kejahatan dan pelanggaran yang terjadi di lembaga pemasyarakatan. “Persoalan di tengahtengah bangsa banyak, pen jahat semakin banyak, bukan salah Dirjennya, pengawa sannya sudah ada tapi tetap saja susah. Penjahatnya semakin pandai,” kilah Patrialis saat ditemui di gedung DPR, Selasa (22/3/2011). Menurutnya, meski ba nyak terjadi pelanggaran di lapas, tidak sampai harus

memecat Dirjen Pemasyara katan. “Tidak perlu (dipecat) karena sebenarnya pengawa sannya sudah jalan,” kilahnya lagi. Sebagaimana diberita kan, berbagai kasus mencuat di lembaga pemasyarakatan. Terakhir, Kalapas Narkotika Nusakambangan Marwan Adli ditangkap Badan Narkotika Nasional (BNN) terkait narkoba, Selasa (8/3/2011). Marwan Adli bersama petugas lapas lainnya diduga menerima aliran dana dari Hartoni, narapidana narkoba di LP Nusakambangan. Dana dari Hartoni diduga uang hasil penjualan narkotika. (and)

Peneror Bom Pizza Hut Ternyatana Arek Cilik Surabaya – KN Misteri teror bom di Gerai Pizza Hut Manyar Kertoarjo yang sempat membuat panik banyak orang terungkap su dah. Pelakunya berhasil di deteksi oleh polisi, eh.... ternyata bocah berumur 12 tahun. Karena masih anakanak, polisi tidak menahannya. Pelaku yang menelepon akan meledakkan Pizza Hut itu yakni AN (12) yang duduk di bangku sekolah dasar kelas V di kawasan Surabaya Timur. “Kita melakukan deteksi sinyal. Dan posisinya diketa hui, tapi setelah kita datang ke lokasi tersebut ternyata pela kunya hanya seorang anak

kelas V SD,” kata Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya, AKBP Anom Wibowo, Selasa (22/3/2011). Anom menambahkan, dari keterangan AN yang mengakui jika dirinya yang menelepon dan meneror dilakukan tidak ada maksud lain. “Setelah kita mintai keterangan dengan didampingi ibunya, AN me ngaku hanya iseng,” imbuh nya. Akibat pelakunya masih dibawah umur, maka pihak kepolisian tidak melakukan penahanan. Tapi mewajibkan bagi AN untuk lapor ke Polrestabes Surabaya setiap Senin dan Kamis.

Seperti diberitakan sebe lumnya, gerai Pizza Hut di Jalan Manyar Kertoarjo mendapat ancaman melalui telepon jika ada bom yang akan meledak, Rabu malam (16/ 3/2011). Tim Gegana Polda Jatim yang mendapat laporan lang sung melakukan penyisiran di lokasi tiap sudut gerai ter masuk di bagian gudang dan halaman. Bahkan pasukan Brimob dengan senjata laras panjang memblokir jalan yang menuju ke Pizza Hut atau arah Kertajaya Indah. Penutupan jalan itu masih berlangsung hingga pukul 23.45 WIB. (bud)

Mabes Polri Bantah AKBP ES Pengawal Keluarga Cendana

Komjen Pol Ito Sumardi

Tersangka narkoba

Jakarta – KN Kepala Badan Reserse Kriminal Markas Besar Kepolisian Negara RI (Kaba reskrim Mabes Polri) Komisaris Jenderal Pol. Ito Sumardi, di Jakarta, Senin, membantah bahwa oknum berinisial AKBP ES pengawal dari keluarga Cendana. AKBP ES tertangkap ber sama salah seorang anggota keluarga Jalan Cendana Jakarta —sebutan bagi keluarga Presiden RI periode 1966-1998 HM Soeharto— berinisial PA saat mengonsumsi narkotika dan bahan obat berbahaya (narkoba) jenis sabu pada Jumat (18/3). “Bukan penga wal,” kata Ito, mengenai status AKBP ES. Selain itu, ia mengemu kakan, belum diketahui juga apakah ES adalah pemain baru atau lama dalam penyalah gunaan narkoba.

ES saat ini masih diperiksa di Kepolisian Daerah Metro politan Jakarta Raya (Polda Metro Jaya), dan pelanggaran nya berat sebagai anggota Polri dapat dipecat kalau terbukti, kata Ito. “Selain pidana, dikenakan juga disiplin kode etik,” katanya. ES, GN dan PA ditangkap polisi saat menggunakan

shabu di Hotel MHR, Jumat (18/3), dan polisi menyita barang bukti sabu seberat 0,88 gram saat menangkap mereka. Penangkapan pengguna narkoba tersebut berawal saat petugas menciduk JS di Plaza Semanggi, Jakarta Selatan, Kamis (17/3), dengan barang bukti sabu seberat 0,54 gram. JS mengaku mendapatkan barang haram tersebut, dari pelaku lainnya, GN, yang diduga sebagai bandar shabu. Berdasarkan keterangan JS, polisi mengembangkan jaringan narkoba berinisial GN yang memasok barang kepada JS. Akhirnya, petugas me nangkap GN saat mengguna kan sabu bersama polisi berinisial ES dan PA dengan barang bukti peralatan sabu dan 0,88 gram sabu. (and)

Halaman : 08

Polda Jatim Siagakan Pasukan Khusus Anti Teror

Pasukan anti teror Polda Jatim

Maraknya teror bom dengan modus baru akhir-akhir ini membuat Kepolisian Daerah (Polda) Jatim menyiagakan pasukan atau tim khusus anti teror di seluruh jajarannya. Yaitu Intel, Densus 88, dan tim gegana disiagakan untuk mengamankan teritoial Jawa Timur. Surabaya - KN Kapolda Jatim, Irjen Pol Untung S Radjab saat ditemui di Mapolda Jatim, (18/3). sore mengatakan, untuk pengama nan pihaknya sudah menurun kan jajaran khusus.”Intel sudah keluar semua, kita juga siagakan Densus 88 (anti teror). Selain itu, tim Gegana (penjinak bom) juga kita siapkan untuk antisipasi di lapangan,’ ujar Kapolda. Terkait dengan maraknya ancaman Bom akhir-akhir ini, Irjen Pol Untung S Radjab mengatakan, bom yang terjadi hanya informasi salah dan tidak benar. Ia juga meminta pada masyarakat untuk tidak panik. Pasalnya, menghadapi teror dengan kepanikan tidak akan menyelesaikan persoa lan.’Kita minta masyarakat tidak panik. kalau kita panik, maka tujuan teror itu akan berhasil,’ tegas Kapolda Irjen Untung S Radjab. Berbagai bentuk teror akhir-akhir ini diangap sebagai dinamika yang dapat dialami dinegara manapun. Untuk me nangani teror tersebut, orang nomor satu di Polda Jatim ini kembali menegaskan, bahwa masyarakat harus memperca

yakan pada ahlinya.’Untuk itu, semua elemen masyarakat harus saling membantu. “Tidak perlu panik, dinamika semacam ini sudah ada yang menanga ninya,’ tuturnya. Sebelumnya, bom buku ditujukan kepada tokoh Jaringan Islam Liberal (JIL) Ulil Abshar Abdalla, Kalakhar Badan Narkotika Nasional (BNN) Komjen Gories Mere, serta Ketua Umum Partai Patriot Japto S Soerjosoe marno. Bom buku untuk Ulil meledak sebelum Gegana datang. 6 orang terluka dalam peristiwa tersebut. Bahkan salah satu korbannya adalah Kasat Reskrim Polres Jakarta Timur Kompol Dodi Rahmawan yang harus kehilangan satu tangannya Kemudian teror merebak mengancam Surabaya, yaitu di gedung perkantoran Graha SA di Jl Raya Gubeng 19-21, Surabaya yang menerima ancaman bom melalui pesan singkat (SMS), Jumat (18/03). Sebelum itu ancaman bom juga ditujukan ke restoran cepat saji Pizza Hut Jl Manyar Kertoarjo, Surabaya pada Rabu (16/03). (anto)

Apes, Oknum Satpol PP Rungkut Digerebek Saat Selingkuhi Buruh Pabrik Oknum Satpol PP Keca matan ini. Sidik (31), yang ter catat sebagai warga Wonoayu gang KUD Medokan Ayu Kecama tan Rungkut di grebek saat berselingkuh ria dengan buruh pabrik.

Surabaya – KN Dia digerebek saat berse lingkuh dan melakukan hubu ngan suami istri dengan wanita idaman lain (WIL) bernama Suhartiningsih (26) istri Mudrik. Keduanya digerebek petugas dari Polsek Wonokro mo bersama warga Medokan Kampung. “Awalnya keduanya dibawa ke Polsek Wonokro mo. Namun berhubung TKP selingkuhnya ikut wilayah hukum Polsek Tegalsari, lalu dilimpahkan ke Polsek Tegalsari,” ujar Kanit Reskrim Polsek Wonokromo, AKP Loedi Subagyo, Minggu (20/ 3/2011). Loedi menceritakan awal mula sebelum terjadi pengge rebekan dua anak manusia yang sedang dimabuk cinta ini. Ceritanya, M. Sidik sudah sebulan ini berdinas di Satpol PP Kecamatan Rungkut. Sebelumnya berdinas sebagai staf honorer di Kelurahan Medokan Ayu. “Keterangan yang kita kumpulkan Sidik dan Suhar tiningsih sudah menjalin hubungan gelap tersebut cu kup lama. Sedangkan Suhar tiningsih yang memiliki satu

anak itu sudah 3 bulan ini pisah ranjang dengan suami Mu drik,” jelas Loedi. Menurut Loedi, terbong karnya kisah asmara gelap ini berawal dari kecurigaan suami Suhartiningsih. Yang kemu dian menyuruh orang untuk membuntuti kemana pun istrinya pergi. “Ternyata kemarin ketika pulang kerja, Suhartiningsih dijemput oleh Sidik dengan naik motor. Lantas sejoli tersebut meluncur ke Hotel Dahlia di kawasan Jl Dinoyo. Selanjutnya orang suruhan Mudrik itu menghubungi Mudrik dan menyampaikan kalau istrinya check in dengan Sidik di hotel tersebut. Kemudian menelpon anggota saya (Polsek Wonokromo) untuk menggerebek istrinya,” jelasnya. Kini kasusnya ditangani Polsek Tegalsari, saat ini juga sudah memeriksa saksi. “Kami sudah melakukan visum ter hadap Suhartiningsih dan ter bukti. Kami menjerat terlapor dengan pasal 284 KUHP tentang tuduhan perzinahan,” kata Kanit Reskrim Polsek Tegalsari, Iptu Hengki Kris tanto. (irw)


DAERAH

KORAN NUSANTARA - Edisi : 057 / Tahun III/ Kamis, 24 - 30 Maret 2011.

Halaman : 09

Sekkota Kediri Akhirnya (terpaksa) Pilih Mundur

Izin Eksplorasi PertaminaPetroChina Masih Ngendon

Karena merasa tidak difungsikan, Sekretaris Kota (Sekkota) Idrus Ahmad terpaksa memilih mundur dari jabatannya Sekkota. Idrus Ahmad adalah pejabat hasil penempatan oleh Pemerintah Provinsi Jawa Timur memilih mengundurkan diri, setelah merasa tak difungsikan sesuai dengan jabatan yang didudukinya. Wakil Walikota Kediri Abdullah Abubakar, dikonfirmasi mengenai kabar mundurnya Idrus dari jabatan Sekkota turut membenarkan. Menurutnya, Idrus mundur karena merasa tak difungsikan sesuai dengan jabatannya, serta besarnya tekanan dalam menjalankan tugas di Kota Kediri. Tuban – KN Izin untuk mengeksploi tasi sumur minyak di Desa Pandanwangi, Kecamatan Soko, Kabupaten Tuban belum juga menemui titik terang. Padahal izin yang diajukan Joint Operating Body Pertamina PetroChina Est Java (JOB PPEJ) tersebut telah diajukan sejak tahun 2007. Demikian disampaikan Field Admin Superintendent Joint Operating Body Pertamina PetroChina East Java (JOB PPEJ), A Bashith Syarwani di Tuban, Minggu (20/3/2011). “Kami sudah berkali-kali meminta agar Pemkab Tuban mengeluarkan izin, toh jika ijin keluar keuntungannya juga tidak hanya milik JOB PPEJ, tapi juga bisa dinikmati masyarakat dan Pemkab Tuban,” katanya. Dengan mengeksploitasi sumur di Pandanwangi, akan memberikan tambahan pro duksi JOB PPEJ. Selain itu, bisa menambah masukan ke kas pemkab Tuban dari sisi bagi hasil migas. Saat ini, JOB PPEJ hanya mengandalkan sumur migas Sukowati di wilayah Kecamatan Kota, Kabupaten Bojonegoro yang tiap harinya hanya mampu

memproduksi 41.000 barel minyak. “Kalau sumur di Pandan wangi bisa kita ekploitasi, juga memberikan nilai tambah bagi Kabupaten Tuban maupun warga sekitar sumur,” ungkap nya. Syarwani menambahkan, untuk memproduksi 1 sumur migas dibutuhkan biaya sebesar 12 juta US$. Selain itu, ada juga biaya lain yang harus dibayarkan untuk memba ngun sebuah sumur migas. “Belum lagi soal pem bebasan lahan atau pun cost sosial lainnya,” tambahnya JOB PPEJ berharap dengan bupati dan wakil bupati yang baru nanti izin lokasi sumur di Pandang wangi segera keluar. “Kalau sudah kita ekplor tahapan selanjutnya yakni proses produksi. Namun, akan kita lihat apakah efesien atau tidak,” tandasnya. Selain masalah izin lokasi yang alot, izin penggalian pipa yang akan dialiri hasil produksi JOB PPEJ di wilayah Palang, Kabupaten Tuban juga agak sulit. “Tapi, alhamdulillah untuk izin penggalian pipa sudah tidak ada masalah,” kata Syarwani. (hid)

Kediri - KN “Pengajuan (surat pengun duran diri) secara tertulis saya belum tahu, tapi secara lisan memang beliau sudah mengata kan kepada saya,” kata Abdul lah Abubakar, Minggu (20/3/ 2011). Abdullah juga mengaku kaget dan sangat menyayang kan mundurnya Idrus dari jabatan Sekkota. Pejabat yang merupakan mantan staf ahli Gubernur Soekarwo tersebut

dianggap sudah memunculkan banyak perubahan pada biro krasi Kota Kediri. “Beliau pejabat yang baik, sangat disayangkan kalau akhirnya harus mundur,” lanjutnya. Informasi yang berkem bang di lapangan menyebut kan, kekecewaan Idrus yang membuatnya memilih mundur salah satunya terkait mutasi pejabat yang akhir Januari lalu bergulir di lingkungan Pemkot Kediri. Sebagai Ketua Badan

Idrus Ahmad

Pertimbangan Pangkat dan Jabatan (Baperjakat), Idrus menandatangani persetujuan 55 pejabat untuk dimutasi, namun dalam pelaksanaannya membengkak jadi 128 pejabat. Kabar yang beredar, sejumlah pejabat siluman ikut dimutasi atas dasar desakan anggota DPRD kepada walikota.

Hingga saat ini, Idrus be lum bisa dikonfirmasi menge nai kabar penguduran dirinya dari jabatan Sekkota Kediri. Sementara Ketua DPRD Kota Kediri Wara S Renny Pramana, menyikapi kabar pengunduran diri Idrus dari jabatan Sekkota juga menyampaikan penyesa lan yang mendalam. Meski

Menjamurnya Minimarket Kembali Jadi Sorotan pasar lokal,” kata Wakil Ketua DPRD Kabupaten Malang, Sanusi, Kamis (17/3/2011).

Gagal Berangkatkan Calhaj, Biro Perjalanan Akan Dipolisikan

Gerai Alfa Mart

Malang – KN Menjamurnya keberadaan minimarket di sekitar pasar tradisional banyak dikeluhkan pedagang. Melihat itu, DPRD Kabupaten Malang mendesak

pemerintah daerah mengatur pendirian pasar modern di wilayahnya. “Pasar modern harus diatur, jangan sampai kebe radaan mereka mematikan

Menurutnya, pasar tradi sional selama ini menjadi lahan pangan bagi masyarakat lokal, serta menjadi peluang peker jaan bagi masyarakat sekitar. “Jika keberadaan mereka terancam, bagaimana nasib mereka,” ujar politisi PKB ini. Sementara, Asisten I Pem kab Malang, Nurman Ramdan syah membantah pemerintah daerah tak mengatur keberada an pasar modern. Karena perda bakal menjadi payung hukum, telah digulirkan ke pada anggota dewan. “Perda nya sudah kita buat, sekarang masih dibahas di DPRD,” jelasnya terpisah.

Dia mengaku, keberadaan pasar modern atau minimarket sudah diinventarisir dinas terkait. Dan selama ini belum ditemukan masalah terkait pendirian tempat usaha itu. Sebelumnya, adanya per da yang mengatur keberadaan pasar modern, lanjut Nurman, Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 12 Tahun 2008 tentang pasar modern menjadi payung hukum sementara. “Tujuan kami dalam perda itu, agar tidak mematikan pasar lokal. Dan selama ini kebera daan pasar modern tak meng ganggu pedagang pasar tradi sional,” bebernya. Dia ber harap, perda segera bisa diter bitkan, agar keberadaan pasar modern dapat tertata. (nul)

Polda Jatim Usut Dugaan Ijasah Palsu Bupati Madiun

Ilustrasi : Calon jama’ah haji

Pengelola perjalanan haji PT Aqobah Wisata terancam akan dipolisikan terkait kegagalan memberangkatkan 18 calon jemaah haji ke tanah suci (SM 14/12). Upaya seperti itu akan benar-benar dilakukan seandainya mereka tidak segera mengembalikan ongkos perjalanan yang besarnya bervariasi antara Rp 55 juta hingga Rp 90 juta. Dana tersebut diperlukan dalam waktu dekat ini untuk pendaftaran haji tahun depan.

Kasus dugaan ijasah palsu milik Muhtarom Bupati Madiun yang dilaporkan tim Forum Komunikasi Antar Lembaga Swadaya (ForKAS) Jawa Timur, mulai diusut. Beberapa petugas Sat Intelkam dan Sat Reskrim Polda Jawa Timur secara bergantian telah diterjukan ke Kabupaten Madiun guna melakukan penyelidikan kasus tersebu

Kudus – KN Salah seorang calon haji yang gagal berangkat, Sutri sno, menyatakan pihaknya memang belum akan me langkah ke proses hukum untuk menyelesaikan masalah itu. Hanya saja, bila kelom poknya tidak segera dapat menerima dana yang sudah disetor, tidak menutup ke mungkinan akan dilakukan langkah tersebut. Menurutnya, pihak pe ngelola dianggap tidak kon sekuen soal penyelesaian pembayaran dana yang telah disetor. Pasalnya, saat pen daftaran calon haji diminta untuk sesegera mungkin mem bayar kewajibannya serta secara tunai. “Namun saat ada masalah seperti ini, mereka justru menunda-nunda penye lesaiannya,” tandasnya.

(19/3) giliran dua personil dari Unit IV Reskrim Polda Jawa Timur yang turun ke KPUD setempat. Pada sekitar pukul 10.30 WIB, keduanya terlihat memasuki kantor KPUD dan selanjutnya ditemui oleh Ketua dan 3 orang anggota KPUD Madiun, yaitu Anwar Sholeh Azarkoni, Wahyudi, Mahfud Daroini dan Heru Kuncah yono. Sayangnya, wartawan tidak bisa mengikuti secara langsung apa yang dibicarakan di ruangan KPUD setempat. Namun dari luar ruangan, me reka tampak terlibat pembica raan serius menyang kut seputar masalah ijasah yang dikeluarkan SDN Katawang, Kadeni, Slamet Daroini bin Imam Mukti dan Slamet Daroini bin Imam Madjid. Setelah mendapatkan sejumlah keterangan, sekitar pukul 13.12 WIB, dua personil Reskrim Polda Jatim tersebut keluar dari ruangan KPUD. Namun ketika dikonfirmasi,

Awalnya, pengelola ber janji akan membayar secara penuh ongkos haji pada 8 Desember lalu. Setelah itu, mereka meminta agar penye lesian pembayaran diundur hingga akhir Desember. Hanya saja, pada periode tersebut pihaknya hanya dijanjikan 50 persen saja dari total yang dikeluarkan. Sedangkan penye lenggara saat itu hanya me nyerahkan 700 US Dolar. Pada akhir Januari, segala sesuatunya akan dituntaskan. Terpisah, pihak penge lola telah menjanjikan akan menyerahkan aset kepada para calon haji. Seandainya hal tersebut dianggap belum cukup, aset pribadi pengelola dijanjikan juga akan diberikan. (ling)

Bupati Madiun

Madiun – KN Selain melakukan pul data di lapangan dengan menemui sejumlah saksi-saksi yang mengetahui seputar ijasah Muhtarom, tim Polda juga mendatangi kantor KPUD Kabupaten Madiun di Jl Suhud Nosingo, Kota Madiun, untuk meminta keterangan ketua dan anggota KPUD setempat. Pantauan dilapa ngan, dua personil Sat Intel kam Polda Jatim datang ke KPUD pada Jumat (18/3) sebelum sholat Jumat. Sesuai buku tamu KPUD Madiun, dua personil tersebut diketahui langsung ditemui oleh Ketua KPUD Kab Madiun Anwar Sholeh Azarkoni dan 4 anggota KPUD lainnya, yakni, Wahyudi, Mahfud Daroini, Heru Kuncahyono dan Har jono. Selanjutnya, pada Sabtu

keduanya enggan memberikan keterangan yang kongkrit. Mereka hanya mengakui, jika dirinya dari Polda Jatim. “Ya, kami dari anggota Polda Jatim. Tadi habis dari lapangan langsung ke kantor KPUD, ya cuma mampir saja nggak ada apa-apa,” terang nya memasuki mobil yang terparkir dihalaman kantor KPUD. Secara terpisah, Ketua KPUD Kabupaten Madiun Anwar Sholeh Azarkoni saat dikonfirmasi wartawan membe narkan, jika selama dua hari ada empat personil tim dari Polda Jatim yang datang menemuinya secara bergiliran. “Kedatangan mereka untuk meminta klarifikasi tentang mekanisme dan tahapan Pemi lukada. Kalau dugaan soal ijazah palsu, mereka (tim polda, red), sudah mengkalirifikasi nya sendiri ke pihak berkom peten. Setelah itu terus ngobrol biasa,” ujarnya. Diketahui sebelumnya, kasus ijasah SD/MTsN/MA

milik Muhtarom diduga palsu terkuak, setelah tim ForKAS Jatim yang dikomandani H Jusuf Notorahardjo menyerah kan berkas laporan nomor ForKAS/K/1/2011 ke Kemen terian Dalam Negeri, Depa rtemen Pendidikan, Departe man Agama, Mabes Polri dan Polda Jatim. Laporan ke Mabes Polri tanggal 27 Januari dan tanggal 30 Januari diterima oleh Kasub Bag Ops Bareskrim Mabes Polri AKBP Beny dengan nomor Register: 721.83.43. Tim ForKAS mengungkap ada 19 titik kejanggalan ijazah Muhtarom. Mulai dari tanggal dan tahun pengeluaran ijazah, tanggal/bulan kelahiran yang dicoret, stempel ijazah SD oval, nomor ijazah SD cetakan tidak jelas, pengesahan ijazah SD dikeluarkan 31 Desember, cap tiga jari tidak menyentuh foto, jumlah nilai ijazah, sampai foto, tulisan dan ejaan ijazah MTsN, dan perbedaan nama antara ijazah SD dengan MTs, dan MA, perbedaan tahun kelahiran SD dan MTsN. Daftar nilai ijazah MTsN dalam hal nilai, jumlahnya salah karena seharusnya 152, namun tertulis 158. Foto MA, serta foto bukan terbaru tanpa cap tiga jari. (red).

demikian wanita yang juga tercatat sebagai Ketua DPC PDIP tersebut menganggap wa jar alasan yang dijadikan dasar pengunduran diri, karena me ngetahui secara persis tekanan yang didapatkan Sekkota. “Waktu pelantikan Direktur PDAM saya sempat bertemu beliau, auranya memang sudah berbeda saar pertama datang Oktober kemarin. Beliau seper tinya sangat tertekan,” ungkap Renny. Sedangkan Walikota Sam sul Ashar, dikonfirmasi menge nai hal yang sama dengan tegas menyampaikan bantahan. Wali kota yang juga seorang dokter tersebut mengaku belum me nerima pengunduran diri Idrus, baik secara lisan atau tertulis. “Kalau memang mau mundur, pasti beliau sudah berbicara dengan saya. Sampai sekarang itu belum ada,” bantahnya tegas. (zuh)

Ancam Pasar Tradisional, Situbondo Larang Minimarket Baru

Minimarket

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Situbondo mengintruksikan kepada Kantor Pelayanan Perizinan Terpadu (KPPT), untuk tidak mengeluarkan izin terhadap pembangunan minimarket Situbondo – KN Pelarangan itu dilakukan, mengingat keberadaan minimar ket di Situbondo sudah diang gap menjamur, dan berimbas terhadap keberadaan pasar tradisional di kota santri. Hal itu diungkapkan Wakil Bupati Situbondo, Rahmat, Jumat (18/3/2011). Walaupun saat ini belum ada Peraturan Daerah (Perda) yang mengatur, Pemkab melalui KPPT akan selektif untuk memberikan izin pembangunan minimarket baru. Ada beberapa alasan yang dikemukakan Rahmat, terkait penekanan jumlah minimarket di Situ bondo, salah satunya teran camnya keberadaan pasar tradisional, lantaran mulai kurang digandrungi konsu men. Padahal, masih banyak masyarakat yang menggan tungkan hidup di sejumlah pasar tradisional. “Sementara ini masih berupa instruksi terkait penekanan jumlah minimarket ini, yang jelas tujuan kami ingin menyelamatkan kebera daan pasar tradisional akibat banyaknya minimarket,” terang Rahmat. Seperti diketahui, kebera daan minimarket di Situbondo sudah mulai menjamah se jumlah daerah pelosok, ter masuk komplek perumahan yang biasanya menjadi lahan mencari uang bagi sejumlah pedagang sembako keliling, kini sudah mulai terganggu lan taran di komplek perumahan juga didirikan minimarket. (nur)


KORAN NUSANTARA - Edisi : 057 / Tahun III/ Kamis, 24 - 30 Maret 2011.

SM Britama Rebut Juara NBL 2011

OLAH RAGA

Halaman : 10

Swiss Open GP Gold

Merah Putih Kandas Basel – KN Tidak ada gelar yang diperoleh akan Indonesia di turnamen Swiss Open Grand Prix Gold tahun ini. Seluruh wakil “Merah Putih” yang tersisa rontok di babak empat besar. Simon Santoso dan pasangan putri Meiliana Jauhari/Greysia Polii sudah masuk kotak lebih dahulu. Kini dua ganda lainnya yang menjadi wakil terakhir turut mengikuti jejak rekannya. Dalam pertandingan yang berakhir Minggu (20/3/2011) dinihari WIB, ganda campuran Tantowi Ahmad/Lilyana Natsir ditaklukkan Nathan Robertson/Jenny Wallwork straight set. Dalam waktu sekitar setengah jam Tantowi/Lilyana menyerah 1221, 20-22 dari pasangan Inggris itu. Kans Indonesia resmi tertutup usai ganda putra juga menerima kekalahan. Alvent Yulianto yang berpasangan dengan Hendra Aprida Gunawan harus mengakui ke unggulan Jung Jae Sung/Lee Yong Dae. Pasangan Korea Selatan ini tidak sulit meredam perlawanan Alvent/Hendra. Dalam laga berdurasi 33 menit, ganda Indonesia ini disingkirkan dengan skor akhir 21-12, 21-15. (red)

The winner 2011 Satria Muda Britama Jakarta

Satria Muda Britama Jakarta mengukuhkan diri sebagai tim basket terbaik di Tanah Air, setelah menjuarai kompetisi Liga Basket Nasional (NBL) Indonesia 2011, Minggu malam. Pada laga final di DBL Arena Surabaya, Faisal Julius Achmad dan kawan-kawan mengubur impian tuan rumah Nuvo CLS Knights dengan skor telak 67-50. Kemenangan ini menjadi bukti dominasi SM Britama yang lima kali mengungguli CLS Knights dalam enam pertemuan kedua tim sepanjang musim ini, termasuk dua laga di turnamen pramusim NBL. Surabaya – KN Gelar juara ini menjadi yang kelima beruntun diraih SM Britama, setelah empat gelar sebelumnya direbut saat kompetisi basket profesional ini masih bernama Liga Basket Indonesia (IBL). Tuan rumah CLS Knights sebenarnya tampil agresif di laga final dan sempat unggul 16-13 pada kuarter pertama. Namun, SM Britama mulai bangkit pada kuarter kedua dan menunjukkan kelas nya sebagai tim juara. Tamba han 22 angka di kuarter ini membawa SM Britama memb alikkan keadaan menjadi 35-29. Keunggulan ini terus di pertahankan tim asuhan Fictor Gideon Roring pada kuarter ketiga menjadi 52-42, kendati CLS masih berupaya mengejar defisit poin lewat aksi Rach mad Febri Utomo. Tertinggal 10 angka, CLS belum mau menyerah dan ber upaya mengejar di kuarter terakhir. Namun, tembakan yang buruk dari pemain-pemain CLS dan ketatnya pertahanan

SM Britama, membuat sera ngan mereka sering gagal. SM Britama tetap bermain tenang dan melebarkan jarak melalui tembakan Faisal Julius Achmad dan “center” Rony Gunawan untuk menutup pertandingan dengan 67-50. Amin Prihantono mence tak 12 poin dari tembakan tiga angka dari total 16 angka yang disumbangkan untuk SM Bri tama. Sementara Christiano Ronaldo Sitepu dan Youbel Sondakh masing-masing mem berikan tambahan 13 dan 12 poin. Dari kubu CLS Knights, hanya Rachmad Febri Utomo yang mampu membukukan poin tertinggi dengan 18 ang ka, sedangkan pemain lainnya tidak mampu mencetak poin di atas 10. Sementara itu pada laga perebutan tempat ketiga yang digelar sebelum laga final, Pelita Jaya Esia Jakarta berhasil mengalahkan Dell Aspac Jakarta dengan skor tipis 62-61. (fitri/ria)

Karate: Harapan Tinggi Nomor Kata

Simon

Chris John Belum Teken Kontrak Semarang – KN Saat ini petinju dengan julukan The Dragon tersebut sedang menjalani latihan di Sasana Mirah Boxing Camp milik Zaenal Thayeb (mantan promotornya) di Banyuwangi, Jawa Timur, setelah sebelum nya berlatih di Sasana Herry‘s Gym Perth, Australia. Chris John dan tim dijad walkan berangkat ke Jakarta sepekan sebelum pertarungan perebutan gelar tersebut ber langsung sehingga latihan di Banyuwangi ini dilakukan selama sekitar tiga pekan. Ketika ditanya gaya ber tarung yang akan dilaku kan saat berada di atas ring, petinju yang sudah 13 kali memper tahankan gelarnya tersebut, mengatakan, dirinya tetap akan menggunakan gaya nya sendiri, yaitu “counter fighter”. “Saya akan lebih menekan dan menyerang lawan saya, apalagi jangkauan pukulan dan badannya lebih tinggi di bandingkan lawannya,” kata petinju asal Kabupaten Banjar negara, Jateng. Menurut dia, dirinya belum tahu persis data statistik dari petinju asal Kalimantan Barat (Daud Yordan), tetapi

Chris John bersama penantangnya Daud Yordan

Pemegang gelar Super Champion kelas bulu WBA, Chris John, belum menandatangani kontrak pertarungan menghadapi penantangnya Daud “Cino” Yordan di Jakarta, 17 April 2011. “Belum ada penandatanganan kontrak dan itu mungkin akan dilakukan saat saya menjalani persiapan pertarungan di Jakarta mendatang,” kata Chris John ketika dihubungi dari Semarang, Selasa. kemungkinan dirinya lebih panjang jangkauan pukulan dan tubuhnya. “Saya akan memakai gaya saya bertarung sendiri untuk menekan dan menyerang lawan,” kata petinju yang terakhir kali mempertahankan gelarnya dengan menang angka mutlak atas petinju Argentina, Fernando Saucedo di Jakarta, 5 Desember 2010. Ketika ditanya calon lawan nya petinju dengan rekor ber

tarung 44 kali menang (22 di antaranya dengan KO) dan dua kali seri tersebut mengata kan, dirinya tidak mau ber komentar soal lawannya. Dua kali seri yang didapat ayah dari Maria Luna Ferisha dan Maria Rosa Christiani tersebut adalah saat bertarung melawan Jose Cheo Rojas (Venezuela) di Tenggarong, Kalimantan Timur, dan Rocky Juarez di Amerika Serikat. (red)

Atlet Karatedo Indonesia

Jakarta - KN Cabang karate, yang menjadi salah satu andalan tuan rumah di SEA Games 2011, diagendakan menjalani uji coba ke Italia pada 14-28 Maret untuk mengikuti kompetisi Italy Open. Usai dari benua Eropa, para karateka nasional juga akan dikirimkan beruji coba ke Cina. Rencananya, para atlet juga akan dikirim berlatih di Jepang. Di SEAG mendatang, nomor kata (seni) tetap menjadi andalan untuk mengulangi prestasi di Laos 2009 dengan dua emas melalui kata putra perseorangan dan tim kata putra. “Saya merasa sudah sangat siap untuk tampil di SEAG, baik di nomor kata perseorangan dan kata beregu. Kami hanya mengharapkan untuk bisa memberikan yang terbaik bagi Indonesia di negeri sendiri,” ujar Faisal. Faisal pun akan tetap turun di nomor perseorangan karena ia merupakan peraih emas di Laos 2009 dan perunggu Asian Games Guangzhou 2010 di nomor yang sama.

Di nomor beregu, Faisal tetap tampil bersama skuad peraih emas dua tahun lalu, Fidelys Lolobua dan Aswar. Kekompakan trio ini pun tak perlu diragukan lagi karena Fidelys dkk. telah bersama sejak 2006 dan mereka telah sarat pengalaman tanding di berbagai ajang. “Kami mengharapkan bisa menghadapi para pemain dunia pada kompetisi di Italia itu,” tutur Faisal. Harapan tersebut bukan tanpa alasan karena menjajal kemampuan dengan para pemain hebat tentu saja akan mematangkan kualitas dan mental tanding para karateka nasional. Apalagi lawan terberat Indonesia di kelas kata hanya Vietnam dan Malaysia. Oleh sebab itu, persiapan yang tinggal menyisakan waktu kurang dari sepuluh bulan ini wajib digunakan sebaik mungkin. "Kami akan tampil maksimal di Italia karena pesertanya hampir berasal dari seluruh dunia. Semoga kami bisa mencapai final," tutur Faisal. (red)

Koordinasi Panitia Daerah & Panitia Pusat SEA Games XXVI Masih Minim Palembang – KN Persiapan pelaksanaan acara pembukaan dan penutu pan SEA Games XXVI ter nyata sampai kini masih belum jelas. Ini adalah imbas dari minimnya koordinasi antara panitia daerah dan panitia pusat. Hal itu terungkap dalam rapat koordinasi panitia Deputi bidang IV SEA Games XXVI, di ruang rapat Bina Praja Pemprov Sumsel, Jalan Kapten A. Rivai, Palembang, Senin (21/03/2011). Rapat itu sendiri dipimpin Ketua Deputi IV Yusri Effendi Ibrahim dan wakilnya, Brigjen TNI Harry Purdianto. Salah satu masalah yang ada, seperti disampaikan Ketua Bidang Gelar Budaya M Jhonson, saat ini ada 10 permasalahan yang masih ditemui pihaknya. Seperti belum ditetapkannya jenis tarian yang akan dipentaskan, termasuk sumber dananya. “Koreografer untuk jenis tarian massal pada waktu acara pembukaan penutupan belum

ditunjuk, mulai dari rekrutmen penari, penetapan jumlah penari dan jenis tarian masal, serta jenis kostum serta jadwal latihan,” kata M Jhonson. Ia berharap agar koor dinasi antara panitia Deputi IV Sumsel dan Deputi IV pusat harus dapat berjalan sinkron sehingga tidak terjadi tumpang tindih program kerja. “Kami juga menekankan di sini, agar panitia pusat harus mengerti dan menghargai program yang sudah disusun panita daerah, sehingga tak terjadi tumpang tindih,” ujarnya. Untuk merealisasikan program kerja bidang gelar budaya Deputi IV, pihaknya mengajukan estimasi anggaran Rp7 miliar. (red)

KPPN Laporkan Pelanggaran PSSI kepada Menpora Komite Penyelamat Persepakbolaan Nasional (KPPN), Selasa, 22 Maret pagi mendatangi kantor Kementrian Pemuda dan Olah raga. Tujuan kedatangan itu untuk melaporkan adanya pelanggaran yang dilakukan PSSI jelang Kongres Pemilihan Ketua Umum PSSI.

“Semakin di Depan” : Ben Spies beraksi dengan motor tim barunya, Yamaha, yang masih memajangkan slogan Indonesia “Semakin di Depan”. Di sesi pembuka ini Spies menempati urutan keenam. (red)

Jakarta - KN "Kami datang untuk ber temu Menpora selaku pemerin tah untuk melaporkan adanya sejumlah indikasi-indikasi pe langgaran yang telah dilaku kan PSSI menjelang kongres mendatang," jelas Ketua KPPN, Syahrial Damopoli. Beberapa indikasi yang tercium oleh KPPN yakni ada nya sebagian pemilik suara di daerah yang belum menerima undangan kongres serta PSSI telah mendaftarkan calon ketua umum mereka padahal waktu pendaftaran calon Ketua Umum belum dibuka. Keputusan KPPN untuk melaporkan pelanggaran PSSI itu karena mereka telah dijan jikan oleh pemerintah untuk terus mengawasi proses men jelang hingga berlangsunng nya kongres Pemilihan Ketua

Umum PSSI nanti. "Kami berharap pemerin tah bisa memenuhi janjinya untuk menyelidiki pelanggaran ini dan kalau bisa mereka (PSSI) diberikan kartu merah," tambah Syahrial. Setelah menyerahkan ber kas laporan kepada Kemenpora yang diterima Sekretaris Men teri Pemuda dan Olahraga, Wafid Muharam, selanjutnya KPPN akan menunggu hasil rapat Menpora untuk menindak lanjuti laporan tersebut. Kongres Pemilihan Ketua Umum akan diadakan pada 29 April sementara pendaftaran calon ketum baru akan dibuka pada awal April mendatang dan selanjutnya pengumunan calon ketua Umum baru akan diumumkan pada 12 Maret setelah melakukan tahap-tahap seleksi terlebih dahulu. (ms)


KORAN NUSANTARA - Edisi : 057 / Tahun III/ Kamis, 24 - 30 Maret 2011.

SAMBUNGAN

Hallo Nusantara RSBI ...

Di Pemkot .....

Sambungan dari hal : 1

Sambungan dari hal : 1

yang sama tidak membedakan siswa anak orang kaya maupun siswa anag orang miskin dalam mengenyam pendidikan. Dalam dunia pendidikan, yang perlu ditekankan adalah standarisasi pendidikan nasional dengan mengacu pada tujuan dasar bernegara dan tujuan filosofis pendidikan. “Bangsa ini harus me miliki standar pendidikan nasional sendiri untuk mencapai tujuan didirikannya negara kita tercinta ini. Standar ini juga harus mengakomodasi kearifan lokal yang kita miliki, meski bisa diperkaya dari negara-negara lain. Disadari atau tidak, sebenarnya sistem SBI dan non SBI merupakan wadah pendidikan yang diperuntuk kan bagi ‘Si Kaya’ dan ‘Si Miskin’. Jurang pemisah antara mereka semakin menyolok dalam wilayah pendidikan. Siapa pun yang mempunyai duit besar, dipastikan mampu masuk Sekolah Berstandar Internasio nal (SBI). Ditambah lagi dengan selalu ada pagu (daya tampung siswa) yang di sediakan untuk siswa hasil ‘lobi’ khusus dengan pihak sekolah. Seperti apa yang biasa disebut banyak orang kapi talisme, nuansa itu kini telah menyentuh wilayah pendi dikan nasional. Munculnya dikotomi sekolah berstandar internasional (SBI) dan sekolah biasa merupakan

pengejawantahan semangat kapitalis dalam dunia pendidikan. Tidak dipungkiri, akan muncul kelas-kelas sosial sebagai bias ‘penerapan’ ide kapitalis dalam dunia pendi dikan. Kelas sosial karena sistem pendidikan yang berbasis duit tebal dan menge nyampingkan kecerdasan siswa. Contoh sederhana, jika di kota Anda ada sekolah berSBI atau minimal masih Rintisan Sekolah Berstandar Internasional (RSBI) yang bersebelahan dengan sekolah biasa, Anda pasti menyak sikan fenomena memprihatin kan. Betapa kesenjangan sosial kelihatan sangat nyata dan menjadi pemandangan lumrah. Halaman parkir sekolah ber-SBI dipastikan penuh dengan mobil dan seluruh siswanya masuk sekolah dengan menenteng laptop. Sebuah ikon kaum kaya (baca; borjuis) di abad 21 ini. Sebaliknya, di sekolah biasa, para siswa diantar dengan sepeda motor, sepeda ontel naik angkutan kota, bahkan jalan kaki. Jarang sekali yang menenteng laptop atau membawa ponsel pun seharga ratusan ribu. Kesen jangan kenyataan ini meru pakan pengejawantahan gaga san kapitalisme dalam dunia pendidikan. Dalam sistem pendidikan nasional, kecerdasan bisa dicapai apabila ditunjang oleh fasilitas lengkap (berteknologi

tinggi). Dengan teknologi yang memadai, maka proses belajar akan berlangsung dengan baik. Logika seperti inilah yang menjadi landasan kegiatan belajar-mengajar dalam sistem pendidikan kita. Lantas bagaimana dengan siswa yang tidak mampu ‘membeli’ segala fasilitas mahal tersebut? Semestinya konsep RSBI dan Non RSBI ditinjau ulang. Sesuai amanat UUD 1945 bahwa setiap warga negara berhak mendapat pengajaran. Pemerataan pendidikan harus dirasakan oleh seluruh masya rakat Indonesia. Namun kenyataannya, dalam sistem pendidikan kita mereka siswa anak orang yang berduit akan menikmati fasilitas pendidikan mewah. Sedangkan siswa anak orang yang beduit pas-pasan kurang beruntung dan hanya bisa menikmati sekolah biasa dengan fasilitas subsidi seadanya. Siapa pun tentu tidak ingin menjadi miskin, dalam konteks pendidikan kemis kinan menjadi penghalang untuk meraih kesempatan memperoleh pendidikan layak. Padahal kesempatan berseko lah yang layak dijamin dalam undang-undang, kaya dan miskin harus memperoleh kesempatan yang sama dalam belajar. Dengan kata lain, masuknya anasir kapitalisme dalam dunia pendidikan mem buat sistem pendidikan nasio nal berseberangan dengan konsep ideal UUD 1945.***

Tips ..... Sambungan dari hal : 1 banyak pertimbangan dan tidak mau ambil risiko. Ingin membahagiakan orang yang dicintai, tetapi tidak melaku kan sesuatu sampai akhirnya orang yang dicintai tersebut sudah meninggal. Mark Twain berkata keba nyakan orang setelah 20 ta hun ke depan kecewa dengan sesuatu yang tidak mereka lakukan. Orang gagal adalah orang yang hanya selalu ber mimpi dan menunda melaku kan sesuatu untuk mencapai mimpi. So bagaimana dengan anda: apakah anda termasuk orang yang hanya bermimpi atau orang yang selalu bertindak? Ada beberapa hal yang perlu kita ketahui dan lakukan. Marilah kita lihat di bawah ini: Pertama, Selalu Belajar. Seorang pemain bola basket terkenal bernama Grant Hill memberikan pernyataan selama tidak ada pertandingan dengan berkata: “Saya tidak dapat berhenti latihan meski

pun hanya 1 hari, karena de ngan berhenti 1 hari, saya me rasa keahlian saya berkurang”. Bill Gates mengatakan: “I really had a lot of dreams when I was kid, and I think a great deal of that grew out of the act that I had a chance to read a lot”. Dikatakan: “saya memiliki banyak mimpi saat kecil, dan bersyukur sekali per tumbuhan itu datang karena saya memiliki kesempatan untuk membaca banyak hal”. Kedua, Sadar di tahap kehidupan yang mana. Ada 7 tahap dalam kehi dupan ini, coba pilih di tahap manakah anda berada saat ini. Tahap pertama: Lahir, kedua: fisik tumbuh menjadi dewasa, ketiga: belajar/sekolah/kuliah/ kursus, keempat: Berkeluarga /menikah/memiliki anak, kelima: Berkarya menghasil kan penghasilan, keenam: Tua – sakit sakitan – rentan, ketujuh: meninggal dunia. Jika anda sudah di tahap kelima, maka anda tinggal memiliki 2

Konsep ..... Sambungan dari hal : 1 gunanya. Konsep RSBI saja sudah salah, lalu apanya yang akan dievaluasi,” tegas Ketua Harian Pelaksana Ikatan Keluarga Universitas Negeri Surabaya (Unesa) Dr. Soer yanto melalui siaran pers, Senin (21/3). Menurutnya, perguruan tinggi pencetak guru di Indonesia itu justru lebih mampu UNESA. “InsyaAllah UNESA mampu membuat konsep sekolah yang lebih baik daripada RSBI,” tandas Dr. Soeryanto, yang juga dosen di Unesa ini. Sebagai perguruan Tinggi terbesar di Indonesia Timur, Unesa memiliki sumber daya terbaik dalam bidang pen didikan. Selain itu, UNESA juga memiliki hampir semua fa silitas penunjang yang me mungkinkan terciptanya se buah konsep sekolah bermutu

melebihi RSBI yang dianggap tidak karuan juntrungnya itu. “Kami belum diberi kesempatan saja. Jika dana ratusan miliar, bahkan tril yunan dari APBN dan APBD yang dikucurkan untuk RSBI yang tak jelas itu disisihkan sebagian saja untuk membuat konsep sekolah model de ngan kualitas mendunia, tentu kami bisa,” katanya. Menanggapi keinginan DPRD Surabaya yang ngotot akan mendirikan 12 RSBI lagi, Soeryanto menilai keinginan tersebut sebagai akibat ke tidakpahaman terhadap kon sep RSBI yang amburadul yang disusun tanpa riset akademis. “Mereka tak pa ham. Kalau paham, mungkin mereka akan membubarkan RSBI,” tegasnya. Selain mahal, sekolah rintisan mestinya hanya men

tahap dalam hidup yaitu : tua dan akhirnya meninggal dunia. Sadarlah ! Ketiga, Terimalah apa yang tidak dapat diubah. John C. Maxwell menga takan: “Kita terlalu sering men coba memilih dan mengatur halhal yang tidak dapat kita kendalikan, tetapi kita terlalu jarang memilih dan mengatur hal hal yang dapat kita kendalikan, yaitu sikap hidup kita”. Hematlah energi dengan menghentikan pergumulan sesuatu yang tidak dapat di ubah. Menerima kenyataan akan menghentikan kepedihan anda. Jangan pernah meng kuatirkan apapun yang di luar kuasa anda untuk dapat anda ubah. Berhentilah upaya me ngubah orang lain, ubahlah diri anda dengan meminta kekuatan Tuhan: sikap anda, kepriba dian, kebiasaan buruk, peker jaan anda, pernikahan, keremu kan hati. Serahkanlah hidupmu kepada Tuhan dan bertindak lah ! pasti akan ada perubahan. jadi contoh atau prototype saja. “Janjinya sebagai sekolah rintisan, mestinya jadi prototype (contoh) dulu kemu dian dievaluasi,” kata Soer yanto saat dikonfirmasi warta wan, Senin (21/3). Menurutnya banyak kon sep RSBI yang tidak jelas. Di antaranya adalah penggunaan bahasa Inggris sebagai bahasa pengantar. Semestinya penggu naan Bahasa Indonesia yang baik dan benar yang menjadi acuan kesehariannya. “Kalau memang ingin meningkatkan kualitas proses belajar dan mengajar, kenapa mesti dipaksakan mengguna kan Bahasa Inggris sebagai bahasa pengantar. Lagipula, harga sekolah di RSBI harus nya terjangkau untuk rakyat,” katanya dengan nada me nyesalkan. Begitupula konsep berbasis Information Technology (IT) di RSBI juga disoroti. Konsep itu otomatis akan mengurangi peran guru. (fit/dev)

dengan alasan yang sama, yakni akibat kurang bisa menyesuaikan dengan gaya kepemimpinan Walikotanya. Secara umum, info yang beredar ketidak cocokan gaya kepemimpinan mereka dengan Watikota tersebut berkaitan dengan pola kepemimpinan “pencitraan” yang diterapkan oleh Walikota Risma. Padahal pola pencitraan itu kadang ada bagusnya untuk dirinya, tapi banyak susahnya untuk orang lain, semisal “kamu boleh salah tapi saya harus tetap baik dimata rakyat surabaya”, Pada hal di pemerintahan tersebut sudah ada stradar program, tugas pokok dan fungsii serta etikanya. Kalau semuanya diukur dengan agar citranya baik, maka untuk meneutupi citra tersebut harus bersusah payah, bahkan menabrak

hukumpun mungkin boleh dilakukan. “Ini yang kami tidak bisa mengikuti style atau gaya Bu Walikota’” kata salah seorang diantaranya yang tak mau disebutkan namanya kepada Koran ini. Selain itu yang paling menyakitkan, ada indikasi “pembersihan” kubu BDH, padahal sebagai birokrat tersebut bukanlah loyal ke pada orang per-orang Waliko tanya, melainkan harus loyal kepada pemerintah dan masya rakat. Namun info lain yang ber kembang, para pejabat yang berniat mundur tersebut berbeda-beda alasannya dan latar belakang persoalannya. Diantara alasan mereka, ada yang disebabkan karena merasa tidak mendapatkan dukungan moril ketika ditimpa

Halaman : 11

musibah kasus dugaan penyim pangan yang berakhir dengan kasus korupsi, namun ada yang disebabkan karena komunikasi tidak jalan dengan Walikotanya tanpa alasan yang jelas, tapi ada pula yang masalah pribadi dan etika dikaitkan dengan persoalan pekerjaan dan jabatan, serta ada pula karena tekanan yang berat dengan ancaman jabatan dilengser. Namun secara general diduga ada yang error dalam melakukan komunikasi, sehing ga para pimpinan SKPD saat ini sepertinya serba salah ting kah, akibatnya tidak ada kenya manan dalam menjalan kan pekerjaan sebagai birokrat. Belum lagi diduga terlampau dominannya factor External sebagai penentu kebijakan Walikota, sehingga menekan

bawahan. Diduga para pemangku jabatan itu seakan menjadi tidak pernah tenang dalam menjalankan pekerjaan. Sementara dari jajaran BUMD disebutkan, mereka mau mun dur karena sulitnya melakukan komunikasi untuk mendapat kan persetujuan atas keglatan pengembangan BUMD yang dipimpinaya, sehingga dapat menimbulkan kevakuman program kerja. Jika ini dibiarkan berlarut, maka para direksi yang akan terkena getahnya, disebabkan seakan tidak memiliki kemajuan dalam menjalankan perusa haan, apalagi di PD Pasar Surya sudah terbuka lebar di media massa tentang perbedaan pendapatnya dengan Walikota soal pesangon direksi lama.

yang intinya untuk mendapat penjelasan 43 SD mana saja di lima wilayah Surabaya yang mendapat bantuan Laborato rium Multi Education tersebut. Tapi hasilnya juga tetap tidak transparan dan terkesan di pingpong. Sebab, Kadiknas Sahudi, Rabu (23/3), menurun kan surat dari KN itu dikembali kan kepada PPKM Eko Prastyoningsih. Kemudian ketika dihubu ngi melalui telepon selulernya, Eko juga terkesan masih tetap tidak transparan dan tidak mau memberikan penjelasan ten tang 43 SD yang diberi ban tuan proyek pengadaan Labo ratorium tersebut. Dalam memberikan jawaban melalui telepon, Eko mengaku tidak hafal SD mana saja. Aneh, dia selaku PPKM tidak hafal dengan barang pengadaan yang ditanganinya. “Saya tidak di kantor, lagi ada acara di luar. Wah saya tidak tahu persis dan tidak hafal SD mana saja yang mendapat bantuan Laborato rium Multimedia itu, yang saya ingat hanya SD di Surabaya Timur, yaitu SDN Klampis Asem I,”katanya, Rabu(23/3), kemarin. Ini yang menimbulkan dugaan tidak transparan, padahal selaku PPKM, yang menentukan pemenang lelang dan menandatangi kontrak dengan kontraktor pemenang lelang juga dirinya. Ketika disinggung belum bisa diguna kan Laboratorium di salah satu SD di Surabaya Selatan karena belum ada penamba han daya listriknya. Eko mengaku bahwa soal pemasa ngan listrik di SDN yang mendapat Laboratorium Multi Education itu anggaranya ikut di anggaran Sekretaris Dinas. “Penambahan daya atau pemasangan sambungan lis trik itu anggaranya bukan ikut di bidang saya, tapi anggara nya ikut di Sekretaris Dinas,” tuturnya. Setelah mendapat jawaban

yang kurang akurat dan terkesan tidak transparan, Koran Nusantara kembali mendatangi SDN di kawasan Surabaya Selatan yang sebelumnya pernah ditelusuri, rabu (23/3), siang. Ternyata Laboratorium bantuan dari proyek Dinas pendidikan itu juga belum bisa digunakan alias masih mangkrak, karena belum ada aliran listriknya. Salah seorang petugas di SDN tersebut ketika ditemui di ruang laboratorium mengata kan, sampai sekarang Labo ratorium Multimedia yang sudah ada sejak akhir Desem ber 2010 lalu itu diakuinya belum bisa digunakan. Petugas yang diketahui bernama Bayu itu menam bahkan, sat ini pihak sekolah masih menunggu pemasangan aliran listrik bantuan dari Pemkot. Karena untuk bias digunakan, laboratorium tersebut membutuhkan daya listrik sekitar 10.000 watt. Sementara listrik di SDN tersebut saat ini hanya 2.200 watt. Diduga proyek belasan miliar Dinas Pendidikan ini tidak direncanakan dengan ma tang, melainkan hanya menge jar penyerapan anggaran saja. Ini terbukti, karena pengadaan laboratorium tidak disertakan pengadaan penambahan daya atau pemasangan aliran listrik yang memadai. Kurang transparannya Dinas Pendidikan terkait proyek tersebut menimbulkan tanda tanya, apakah labora torium tersebut sesuai dengan spefikasi tehnik atau tidak. Namun, tanda tanya tersebut tidak diketahui secara pasti apakah proyek pengadaan Laboratorium Multi Education (= Multimedia) yang dibiayai dana APBD 2010 belasan miliar ini sesuai spesifikasi teknis atau tidak. Karena yang berwenang melakukan penye lidikan adalah aparat penegak hukum, yakni polisi dan jaksa. (red)

Sementara di dalam ruang sidang, Rusli Yusuf calon ketua Fraksi Demokrat DPRD Surabaya sempat protes. Dia membahas kader Demokrat yang diusir dari ruang sidang paripurna. Tak hanya Rusli,

Junaedi yang juga Sekretaris Fraksi Demokrat, ikut protes. Namun protes keduanya tak digubris Wishnu, sidang pun dilanjutkan dengan mengesah kan tiga Raperda di Kota Surabaya. (wd)

(red)

Proyek ..... Sambungan dari hal : 1 Januari 2011, hingga saat ini ternyata diketahui belum juga digunakan. Pekerjaan laboratorium Multi Education tersebut dibiayai dengan dana APBD tahun anggaran 2010. Proyek dibagi beberapa wilayah, yakni Surabaya Selatan, Surabaya Pusat, Surabaya Barat, Sura baya Utara dan Surabaya Timur. Dana yang digunakan mencapai sekitar Rp 15 miliar lebih. Untuk wilayah Surabaya Utara, dana yang dikucurkan sebesar Rp 3,5 miliar, Surabaya Timur Rp 3,5 miliar, Surabaya Selatan Rp 3,9 miliar, Surabaya Pusat Rp 1,3 miliar, Surabaya Barat Rp 1,9 miliar, dan SMP Negeri potensi unggulan Rp 2, miliar. Berdasarkan dokumen lelang yang diperoleh Koran Nusantara, jangka waktu penyelesaian pekerjaan selama 60 hari kalender atau sekitar dua bulan, terhitung sejak Juli 2010, tetapi realisasinya baru kelar pada bulan Desember 2010. Namun hingga Maret 2011 ini belum ada tanda-tanda bisa laboratorium tersebut digunakan oleh sekolah penerima. Padahal, pengumuman pemenang lelang sudah dilakukan sekitar Agustus hingga September 2010. Artinya, jika mengacu pada 60 hari kalender seharusnya proyek tersebut sudah dise rahkan oleh rekanan pada bu lan Oktober 2010, dan Januari 201 langsung bisa digunakan. Tapi fakta di lapangan tidak demikian. Dari hasil penelusuran yang dilakukan Koran Nusantara di sebuah SD Negeri di wilayah Surabaya Selatan yang menerima bantuan proyek ini, ternyata pihak sekolah mengaku belum bisa menggunakan laborato rium tersebut karena belum ada penambahan daya listrik. Menurut salah satu Kepala Se kolah SD di wilayah Surabaya

Selatan tersebut, Laboratorium belum bisa dimanfaatkan oleh siswanya karena laboratorium itu memerlukan listrik sekitar 10 ribu watt. “Belum kami gunakan, sebab daya listriknya tidak mendukung,” ujar seorang Kepala Sekolah yang mewantiwanti namanya tidak dikoran kan ini. Dia kemudian menun jukkan 41 unit komputer yang diletakkan di salah satu ruangan SDN tersebut. Bahkan dia mengaku mendapat pesan dari pejabat di lingkungan Diknas Sura baya agar tidak menjawab apaapa kalau ada wartawan, petugas dari Kejaksaan atau dari kepolisian sekalipun. “Saya Cuma dipeseni, bilang saja tidak tahu,” tambahnya saat menemui KN beberapa waktu lalu. Sekolah Penerima Tidak diketahui Jelas Bukan hanya penggunaan laboratorium saja yang belum jelas, sekolah penerima penga daan Laboratorium Multi Education ini juga tidak jelas. Pihak Dinas Pendidikan Sura baya juga terkesan kurang transparan mengenai nama sekolah penerima proyek ini. Hal ini terbukti ketika Koran Nusantara mengkonfir masi ke Bagian Pendidikan Dasar Dinas Pendidikan Sura baya. Kabid Pendas Diknas Surabaya selaku PPKM Dra Eko Praseyoningsih juga enggan memberikan penjela san saat ditanya SD mana saja yang mendapat bantuan proyek pengadan Laborato rium tersebut. “Kalau mau konfirmasi soal itu, sebaiknya anda harus membuat surat permohonan yang ditujukan ke Kepala Dinas Pendidikan, karena pak Sahudi yang punya kewenangan memberikan data itu,” kata Eko dikantornya, Kamis (17/3), pekan lalu. Kedengaranya aneh, na mun KN mencoba mengirim surat kepada Kadiknas Sahudi

Diusir ..... Sambungan dari hal : 3 Sekretaris Majelis Pertimba ngan Daerah DPD Partai Demokrat Jatim ini. Terkait sikap Wishnu tersebut, menurut Masteng sangat berkaitan dengan karakter dan kepemimpinan

seseorang. Menurut dia, tanggungjawab kader Partai Demokrat besar dan berat. Jika ada kader atau pimpinan partai itu memiliki citra seperti Wishnu, maka pengurus akan lebih mementingkan partainya.

Hubungi : 08523 101 5577


www.korannusantara.com KORAN NUSANTARA - Edisi : 057 / Tahun III/ Kamis, 24 - 30 Maret 2011.

Menkopolhukam Bantah Soal Seputar Issu Kudeta Presiden Sebelumnya, Al Jazeera, Jakarta - KN Sejumlah purnawirawan menurunkan laporan ekslusif 'purnawirawan Jenderal dituding berada di tentang balik aksi penye rangan ber jenderal senior' yang secara r a h a s i a latar belakang mendukung k o n f l i k kelompok Islam keagamaan garis keras dalam yang terjadi usaha menum belakangan bangkan kekua ini. Tujuannya saan Presiden untuk untuk Susilo Bambang menyudutikan Djoko Suyanto Yudhoyono. Presiden Termasuk, S u s i l o merancang Bambang Yudhoyono. Diharapkan SBY penyerangan 1.500 orang di makin lemah dan mudah Cikeusik, Pandeglang, Banten yang menewaskan tiga jemaah dikudeta. Kabar ini merebak be Ahmadiyah secara tragis. berapa hari belakangan. Men Diduga kuat, kata Al Jazeera, teri Koordinator Politik Hukum penyerangan ini sistematis. "Jenderal ini menggu dan Keamanan, Djoko Suyanto mengaku sudah mendengar isu nakan grup garis keras untuk kudeta ini. "Saya sudah tahu menggulingkan Presiden Yu dari seminggu-sepuluh hari dhoyono, karena mereka me yang lalu," kata Djoko, usai nganggap SBY terlalu lemah pem bukan JIDD, di Jakarta dan terlalu reformis," demikian Conven tion Center, Rabu 23 laporan koresponden Al Jazeera, Step Vassen dalam Maret 2011. Isu kudeta ini jadi ramai rekaman Al Jazeera yang setelah diberitakan oleh Al ditayangkan Selasa 22 Maret Jazeera. Para purnawirawan itu, 2011 malam. Dalam laporannya itu, Al begitu bunyi berita itu, memakai kelompok garis keras guna Jazeera mewawancarai bebe merubuhkan SBY. "Aya-aya rapa orang termasuk Ketua wae, kita kan sudah mengem Umum Gerakan Reformis Islam bangkan demokrasi di negara (GARIS) Haji Chep Hernawan. "Para pensiunan jenderal ini," kata dia. Menurut Djoko, tahapan demokrasi sudah diten sudah muak dengan SBY. Mere tukan dan hal itu sudah diatur ka juga menganggap SBY ga gal. Karena itu, para purnawi dalam undang-undang. Djoko menambahkan pem rawan ini mengangkat isu lain beritaan tersebut tidak terlam seperti pelarangan Ahmadi pau menganggu kinerja peme yah," kata dia. Ditambahkan rintahan, Dia juga mengatakan, Chep, para mantan jenderal tidak ada langkah tertentu yang memberi dukungan, teruskan diambil pemerintah meng jihad. Namun revolusi itu harus damai. (red) hadapi rumor itu.

Halaman : 12

Prajurit Pasmar-1 Peringati HUT ke 10 Seluruh prajurit jajaran Pasmar-1 melaksanakan Hari Ulang Tahunnya yang ke 10 tahun 2011 dilapangan Apel Trian Sutedi Senaputra Karangpilang Surabaya dengan mengambil tema “Dengan Spirit Of The Winner Kita Bangun Karakter Prajurit Pasmar-1”.

Pada awal acara ini dilaksanakan Apel Khusus oleh Komandan Pasmar-1 Brigadir Jenderal TNI (Mar) A. Faridz Washington de ngan dilanjutkan pembe rian santunan pendidikan kepada anak Yatim Piatu oleh Ketua Korcab Pasmar-1 Gabungan Jalasenasteri Korps Marinir Ny. A.Faridz Washington, setelah itu di lanjutkan lom ba membuat nasi Tumpeng antar Satlak Pasmar-1, lomba merangkai bunga ibuibu Jalasenasteri dan lomba memasak antar Komandan Satlak Pasmar-1. Pada perlombaan mem buat nasi tumpeng dime nangkan oleh Lettu Mar Heri CZ. beserta istri dari Yon roket-1 Mar dengan mene

Yonroket-1 Mar dengan me nerima uang pembinaan sebesar Rp.3.000.000,-, lomba menembak senapan beregu antar Satlak yang dimenangkan oleh Yonang mor-1 Mar dengan menerima uang pembinaan sebesar Rp.2.000.000,-, Lomba menembak pistol executive beregu antar Satlak yang dimenangkan oleh Yonhowitzer-1 Mar dengan menerima uang pembinaan sebesar Rp. 2.000.000,-, lomba menem bak senapan perorangan antar Satlak yang dimenang kan oleh Praka Mar Tri Wiyoto dari Yonif-3 Mar dengan menerima uang pembinaan sebesar Rp. 1.000.000,-,

rima uang pembinaan sebesar Rp.1.000.000,-. Selama acara ini di meriahkan oleh Grup Band yang ada dijajaran Pasmar1, dan pada acara pemoto ngan tumpeng diberikan kepada anggota Jalase nasteri termuda se Pasmar1 Ny. Widarto dari Menart1 Mar.

Pangdam V/ Brawijaya Janjikan Berprestasi Sebagai Anggota TNI

KODAM V/BRW (23/ 3),- Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Gatot Nur mantyo menjamin peker jaan kepada atlet ber prestasi sebagai anggota TNI. Janji itu disampaikan saat menerima rombongan KONI Jatim ketika ber kunjung ke kantor Pang dam V/Brawijaya, Selasa (22/3). Tentu saja untuk menjadi TNI, Kodam V/ Brawijaya sudah memper siapkan persyaratan yang harus dipenuhi. Salah satu persyaratan itu adalah usia maksimal 22 tahun dan tinggi badan sesuai aturan yang ada. Untuk persya ratan lain tidak disebut. Atlet berprestasi ratarata memiliki kondisi fisik, kecerdasan dan mental

yang bagus, itu alasan kami membuka kesem patan bagi atlet ber prestasi sebagai anggota TNI. Tentu saja atlet tersebut harus memenuhi persyaratan yang sudah kita siapkan, jelas orang nomor satu di Kodam V/ Brawijaya ini. Pernyataan Pang dam ini ini tidak lepas dari keluhan yang disampai kan KONI Jatim. Dimana KONI Jatim menyampai kan sulitnya menyalurkan atlet berprestasi menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS). Kegagalan itu mem buat KADIN Jatim turun tangan dan berusaha memberikan pekerjaan kepada atlet berprestasi. Tidak banyak program yang disampaikan Pang dam, menyangkut pro gram atlet yang sudah tertampung sebagai TNI. Tetapi dia akan memberi kan kemudahan khusus nya kepada atlet tersebut untuk tetap berlatih. Tetapi jangan lupa, pengabdian sebagai anggota TNI harus dijalankan, jika tidak ada kegiatan latihan atau pertandingan, tegasnya. (red)

Perwira Marinir

rima uang pembinaan se besar Rp.3.000.000, lomba merangkai bunga dime nangkan oleh Ibu-ibu Jala senasteri dari Yonif-1 Mar dengan menerima uang pembinaan sebesar Rp. 3.000.000 serta untuk lomba memasak antar Komandan Satuan dimenangkan oleh Danyonangmor-1 Mar Mayor Mar Heri Darsono. Serta pada kesempatan ini diberikan pemberihan hadiah yang beberapa waktu yang lalu telah dilaksanakan beberapa perlombaan dian taranya dalam lomba Voly Putra antar Satlak yang dimenangkan oleh Yonran ratfib-1 Mar dengan mene rima uang pembinaan sebe sar Rp.2.000.000,-, lomba Voly Putri antar Satlak yang dimenangkan oleh Yonang mor-1 Mar dengan menerima uang pembinaan sebesar Rp.2.000.000,Lomba Tenis Putri antar Satlak yang dimenangkan oleh Kima Brigif-1 Mar dengan mener ima uang pembinaan sebe sar Rp.3.000.000,-, lomba Parade Band antar Satlak yang dimenangkan oleh

Lomba menembak pistol executive per orangan antar Satlak yang dimenang kan oleh Mayor Mar Ainur Rofiq dari Yonhowitzer-1 Mar dengan menerima uang pembinaan sebesar Rp. 1.000.000,-, lomba menem bak pistol Duel Mucth perorangan antar Satlak yang dimenangkan oleh Mayor Mar Nasrudin dari Yontankfib-1 Mar dengan menerima uang pembinaan sebesar Rp.1.000.000,-, lomba menembak pistol Executive beregu antar mako kolak Pasmar-1 yang dimenangkan Menart-1Mar dengan menerima uang pembinaan sebesar Rp. 2.000.000,-, Lomba menembak pis tol Executive per orangan antar mako kolak Pasmar-1 yang dimenang kan oleh Mayor Mar Agus Widodo dari Denma Pasmar-1 dengan menerima uang pembinaan sebesar Rp.1.000.000,-, lomba menembak pistol Duel Mucth perorangan antar mako kolak Pasmar-1 yang dimenangkan oleh Kolonel Mar Ichwan Dargianto dari Menart-1 Mar dengan mene

Pada amanat Koman dan Korps Marinir Mayor Jenderal TNI (Mar) M. Alfan Baharudin yang dibacakan Komandan Pasmar-1 me ngatakan berkenaan dengan peringatan HUT Pasmar-1 yang ke 10 ini, kepada segenap prajurit Pasmar-1 dimanapun berada dan bertugas saya selaku Komandan Korps Marinir mewakili seluruh jajaran Korps Marinir mengucapkan selamat ulang tahun, dengan diiringi doa dan harapan semoga dalam pengabdiannya kepada Bangsa dan Negara selalu mendapatkan Ridho, bimbingan dan perlindungan dari Allah SWT. Pasmar-1 adalah meru pakan Komando pelaksana utama Korps Marinir yang mengemban tugas pokok “Membina kemampuan dan menyiapkan kekuatan tempur unsure-unsurnya dalam melaksanakan opera si pendaratan amfibi, operasi pertahanan pangka lan TNI Angkatan Laut, operasi pertahanan pantai di pulau-pulau strategis serta

tugas-tugas operasi lain nya”. Mengacu pada tu gas pokok tersebut, Pasmar-1 dalam usianya yang ke 10 telah mampu membina prajuritnya untuk mencapai kemampuan profesi tugas serta mampu mengemban tugas dan tanggung jawab yang diberikan, dengan keberhasilan yang telah ditunjukkan. Sebagaimana kita ketahui bersama bahwa sampai dengan saat ini telah banyak yang diperbuat oleh Pasmar-1 dalam pengabdian nya kepada Bangsa dan Negara, Pasmar-1 senan tiasa hadir dalam setiap penugasan operasi, tentu nya dengan berbagai ke berhasilan disetiap pelaksa naan tugas, baik tugas operasi militer untuk perang maupun operasi militer selain perang, oleh karena itu sebagai prajurit Pasmar1 harus selalu menghayati tugas pokoknya seraya menengok kembali keberha silan yang telah dicapai dengan kekurangan-keku rangan yang dimiliki sebagai bahan evaluasi dalam mempersiapkan diri untuk menghadapi tugas-tugas yang diembannya, dengan demikian saya yakin ke depan prajurit Pasmar-1 akan menjadi semakin dewasa dan professional dalam setiap penugasan nya, perlu disadari oleh seluruh jajaran Pasmar-1 bahwa berbagai keberhasi lan yang diperoleh selama ini, hendaknya tidak menjadi kan kalian Sombong, lupa diri dan tinggi hati serta membusungkan dada se cara berlebihan, namun jadikanlah sebagai monivator pembangkit semangat bagi upaya peningkatan prestasi yang lebih baik lagi, oleh karena itu sebagai modal dasar menuju pengabdian yang sejati kita harus senantiasa berpedoman dan mengamalkan secara kon sisten Sapta Marga, Sum pah Prajurit, Delapan Wajib TNI dan Trisila TNI Angkatan Laut.”Ujarnya. Lebih lanjut Komandan Korps Marinir mengatakan dengan sedikitnya penuga san yang tergelar saat ini, kekuatan mayoritas Pas mar-1 berada dibasis, untuk itu manfaatkan kesempatan ini untuk meningkatkan serta menajamkan pembina an dengan lebih menginten sifkan latihan secara mak simal, mulai dari tingkat perorangan sampai dengan tingkat satuan Batalyon, sehingga kemampuan pro fesi dan mentalitas Prajurit Pasmar-1 yang membang gakan, akan tetap terbina dan terpelihara, oleh karena itu pada kesempatan ini saya

atas nama pribadi dan seluruh jajaran Korps Marinir menyampaikan terima kasih dan penghargaan yang tinggi kepada Komandan Pasmar1 beserta jajaran Pasmar-1 atas segala Loyalitas dan Dedikasi dalam pengabdian demi kejayaan Korps Marinir, dengan selalu ber upaya menjaga nama baik serta turut memberikan kontribusi yang positif ke pada masyarakat secara nyata. Pada akhir amanatnya Komandan Korps Marinir menyampaikan beberapa hal untuk dipedomani dalam pelaksanaan tugas, Per tama. Tingkatkan terus keimanan serta ketaqwaan kepada Allah SWT, agar kita semua menjadi prajurit yang bermoral, berakhlaq dan memiliki budi pekerti yang baik. Kedua. Tingkatkan profesionalisme dan kesia psiagaan Satuan untuk mengantisipasi segala ke mungkinan yang akan terjadi demi tetap tegaknya keu tuhan dan kedaulatan NKRI. Ketiga. Pegang teguh jati diri Prajurit Korps Marinir sebagai Prajurit pejuang Matra Laut, secara konsis ten dengan mendahulukan kepentingan Bangsa dan Negara diatas kepentingan lainnya dengan tetap ber pedoman kepada Sapta Marga, Sumpah Prajurit dan 8 Wajib TNI. Keempat. Jadilah prajurit-prajurit Korps Marinir yang professional dan bermoral, yang mampu memenangkan setiap per tempuran dengan meme gang teguh Disiplin, men junjung tinggi Hukum, menghormati Hak Asasi Manusia, serta memelihara kecintaan Rakyat kepada Korps Marinir. Kelima. Bina dan tingkatkan terus soli ditas serta solidaritas antar sesame prajurit Korps Marinir maupun dengan jajaran TNI / Polri, serta berperilakulah sebagai prajurit pengayom rakyat dimanapun berada dan bertugas. Keenam. Kem bangkan kesadaran pribadi untuk mampu menjaga diri agar tidak mudah terjerumus pada kegiatan dan tindakan negative dalam pergaulan sehari-hari, yang akan mencoreng nama baik Korps dan akan menghancurkan masa depan kalian sendiri. Hadir dalam acara HUT tersebut Kepala Staf Pas mar-1 Kolonel Marinir F. Saud Tamba Tua, Danlan mar Sby Kolonel Marinir Yuliandar TD, para Asisten Kaspasmar-1, Komandan Kolak/Satlak Pasmar-1 serta para pejabat lainnya dijajaran Pasmar-1. (Pen Pasmar-1)


Koran Nusantara Edisi 60