Page 1

NILAI TUKAR RUPIAH Mata Uang Kurs Dollar Australia 10,028.69 Dollar Brunei 7,791.94 Yuan China 1,527.74 Dollar Hongkong 1,237.43 Yen Jepang 10,610.42 Ringgit Malaysia 3,141.78 Riyal Saudi Arabia 2,558.46 Dollar Singapura 7,791.94 Dollar US 9,595.00

EMAS

KARET

Rp. 537.000,-

Lump : Rp. 7.800,Slab Tebal : Rp. 9.850,Slab Tipis : Rp. 13.650,-

KAKAO

KOPI

KOPRA

TBS

Rp. 47.500,-

Rp. 15.500,-

Rp. 15.500,-

Rp. 3.800,-

Rp. 700,-

Plembang Sepanjang 2012 Ada 183 Kasus Gizi Buruk ..dari 781.148 anak di Sumsel sekitar 0.02 persennya atau 183 alami gizi buruk. ....

Sumber :

DEPT. PERTANIAN HARGA RATA-RATA PASAR SUMSEL

LADA HITAM

HARGA PROMOSI

Lokak SARO

Rp.1000

Cengki Dibunuh, Pria Dihujami 14 lobang

Warga kawasan Jalan Sulaiman Amin kembali digemparkan dengan penemuan sosok mayat pria tanpa identitas (Mr X), Jumat (25/1/2013) pukul 09.30.......

Baca 3

TERBIT SETIAP HARI

Rp.1.500/Luar PALEMBANG

INFROMASI LIPUTAN

Kring

Baca 12

HOTLINE 0711

3267123

(Harga Normal+ONGKOS KIRIM) SABTU 26 JANUARI 2013Rp 2.500 | Nomor 117| TAHUN I | 12 HALAMAN

Serahkan Berkas dan Bukti Baru

Sri Maya Curhat Sama Kapolda Sumsel PALEMBANG, KORAN LOKAK - Demi mencari keadilan yang tak kunjung datang, Sri Maya, selaku istri Walikota Palembang Ir Eddy Santana Putra MT yang belum resmi diceraikan secara agama, terus mencari suaka. Setelah menemui Presiden SBY dan Mahkamah Konstitusi (MK).

CALON

BUPATI BANYUASIN

Sri Maya (berkerudung pink) bersama kuasa hukumnya usai menghadap Kapolda Sumsel, Jumat (25/1/2013) didampingi oleh kuasa hukumnya, Ifhatul Ifa SH dan Risa Malida SH

2013-2018

H. ASKOLANI, SH, MH.

Kini Sri Maya bertanda ke markas besar Polda Sumsel, Jumat (25/1) sekitar pukul 15.30 WIB. Dengan mata berkaca-kaca turun dari mobil Honda City nopol BG 111 RI dan membawa berkas pengaduanya, Sri Maya Edi Santana didampingi oleh kuasa hukumnya, If hatul Ifa SH dan Risa Malida SH menemui Kapolda Sumsel Irjend Pol Drs H Iskandar Hasan SH MH di Mapolda Sumsel. Sri Maya yang mengenakan pakaian gamis warna merah muda dan kerudung berwarna Merah Muda saat disapa wartawan hanya bisa tersenyum lembut dan langsung masuk ke ruangan Kapolda, sambil berkata nanti wawancara setelah selesai, harapnya kepada semua wartawan Sumsel media cetak dan media elektronik yang ada di

Mapolda Sumsel. Kedatangannya menemui jendral bintang dua ini untuk menyerahkan bukti dan bekas-bekas baru yang diminta penyidik dahulu yang akan diserahkannya langsung ke penyidik Polda dan Kapolda Sumsel, terkait laporan sebelumnya yang pernah diajukannya ke Unit PPA (Perlindungan Perempuan dan Anak) Ditreskrimum Polda Sumsel. Dengan langkah semangat dan penuh harapan, kedatangan Srimaya pun, langsung disambut langsung oleh jendrel bintang dua ini dan jajaran anggota Mapolda Sumsel. Sambil mengucapkan permisi kepada Provost Polda yang berjaga di ruangan lantai I Kapolda. Sri Maya didampingi oleh kuasa hukumnya, langsung diantar anggota Provost ke Baca 11

Terkini

FOTO KORAN LOKAK/ DON

Warteg Numpuk di Jalan Kol. Atmo

SFC Full Team Hadapi Mitra Kukar Yakin..!

PALEMBANG, KORAN LOKAK - Skuad Sriwijaya FC dipastikan bisa tampil full team dengan mengandalkan seluruh pemain pilarnya, pada saat menghadapi gempuran tuan

Lebih

PDI Perjuangan

a Sejahter

Mohon Do’a Restunya

Untuk Membangun Banyuasin CV. MEGAH SENTOSA

rumah Mitra Kukar di Stadion Aji Imbut Tenggarong Kaltim hari ini pukul 19.00 live ANTV. Pelatih Kepala SFC, Kas Hartadi mengakui bahwa saat ini kondisi timnya

Sampah Ngambur di Kecamatan Baca 3 Kalidoni 2 Hari Langit Kota Pagaralam Hitam Baca 4 Pekat Jembatan Bukit Selabu Mendesak Diperbaiki Baca 5

dalam keadaan siap tempur, baik secara fisik maupun mental tidak ada kendala berarti. Begitupun kekhawatiran pihaknya atas kondisi kiper senior Ferry Rotinsulu yang cedera lutut Baca 11

BILLBOARD NEON BOX NEON SIGN 2 SPANDUK / UMBUL2 UMBUL2 HURUF TIMBUL ALUMINIUM COMPOSITE

DIGITAL PRINTING CUTTING STICKER

Komis II DPRD Lahat Dukung Tambang Rakyat LAHAT, KORAN LOKAK Ketua Komisi II DPRD Lahat, Niko Fransisko,SH mengaku sangat mendukung adanya Tambang Rakyat di Merapi. Namun harus legal mining, bukannya ilegal mining dan

tetap melalui kelompok koperasi. “Hendaknya masyarakat jangan dijadikan penonton saja. Kami sebagai wakil rakyat sangat merespon adanya Tambang Rakyat. Karena dengan adanya

tambang rakyat, masyarakat bisa menikmati hasil untuk mensejahterakan rakyat serta bisa berpenghasilan tinggi untuk meningkatkan taraf ekonomi dan bisa membatu biaya sekolah mereka,” ujar Niko Baca 11

Baca 2

Kashartadi

lokakers on fesbuk

hal 2

Dapatkan... Disetiap

R

Gerai TIKI Terdekat

www.tiki-online.com

Informasi Berlangganan & Pasang Iklan Koran Lokak dapat di TIKI

Hanya Satu Titipan Kilat

"Keluarga Besar Asosiasi Tambang Rakyat Daerah

(ASTRADA) Kabupaten Lahat Turut berduka cita atas wafatnya Ibunda mertua Bupati Lahat H. Saifudin Aswari Rivai.SE. ASTRADA

Semoga arwahnya diterima disisi Allah" Penasehat: Drs.H.Susno Duadji.SH.MSc | Ketua Umum Sumsel :Herman Efendi.SE |Ketua Merapi Area :Iskandar.SH | Sekretaris :Yandri

Drs. H. Dalton Iswandi, MM (HDI) Kandidat Wakil Bupati Banyuasin

"Maju Bersama Meneruskan Pembangunan Banyuasin"

BERSAMA INDEPENDEN Pak De Slamet Calon BUPATI BANYUASIN

Syamsuri H. A. J Calon WAKIL BUPATI BANYUASIN

MENUJU PERUBAHAN BANYUASIN www.koranlokak.com

Facebook : koranlokak

twiter : koranlokak

email : redaksi @ koranlokak.com


4

KABAR DAERAH

SMK Negeri I Prabumulih Gelar Maulid Nabi SAW PRABUMULIH, KORAN LOKAK - Peringat Hari Kelahiran Rasulallah SAW yang dikenal sebagai Maulid Nabi Muhammad SAW 1434 Hijriah, diperingati meriah oleh kalangan siswasiswi dan pengajar di SMK Negeri 1 Prabumulih. Kegiatan yang berlangsung di Halaman SMK Negeri 1 Prabumulih, jumat (25/1) menghadirkan Ustadz Isharuddin dari Lampung. Dalam tausiahnya, Ustadz Isharuddin mengajak agar selalu berdzikir, belajar dan berdoa.”Mudah-mudahan, jika kita sering dzikir, berdoa dan belajar akan diberikan kemudahan oleh Allah SWT. Serta menjadikan Rasulallah SAW teladan dalam setiap kegiatan kita sehari-hari,”ungkap Isharuddin. Ia juga menyatakan, bahwa dengan rajin berdzikir, berdoa dan belajar, mudah-mudahan para siswa dapat melalui ujian sekolah dan ujian nasional dengan baik, dan lulus dengan nilai yang memuaskan. Hadir dalam Peringatan Maulid Nabi SAW ini, Ketua Majelis Ulama Indonesia Kota Prabumulih, H Ali Aman SAg, Dewan Guru SMK Negeri 1 Prabumulih dan seluruh siswa-siswi SMK Negeri 1 Prabumulih Kepala SMK Negeri 1 Prabumulih, Sonsuarli MPd, melalui Drs Ahmad Sumanto yang ditemui disela-sela acara menyatakan agar para siswa-siswi di lingkungan SMK Negeri 1 Prabumulih dapat lebih meningkatkan intropeksi diri.”Harapan kami, melalui peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW ini menjadi momentum mengenal sosok sang Nabi, menjadikan teladan Rasulallah dalam kehidupan sehari-hari. Kemudian agar semua, baik siswa dan para pengajar, dapat meningkatkan intropeksi diri, bisa membedakan mana yang benar dan yang salah,”ujar Ahmad Sumanto. Selanjutnya, kegiatan seperti ini akan terus diadakan di SMK Negeri 1 Prabumulih.”Insya Allah, kita akan adakan peringatan hari-hari besar Islam di tahun-tahun mendatang, agar semua siswa dan pengajar di lingkungan SMK Negeri 1 ini, mendapat pengetahuan dan pelajaran berguna yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari,”tutup Ahmad Sumanto. bambang

Drainase Kelurahan Sungai Lilin Mampet SUNGAI LILIN, KORAN LOKAK - Pesatnya pembangunan roda perekonomian di wilayah kecamatan Sungai Lilin membuat masyarakat mulai membangun ruko guna melancarkan pusat perdagangan,namun dalam membuat bangunan tersebut tanpa memberhatikan saluran parit( dranase), sehingga dari mesjid Agung sampai sungai dawas dari keluranan Sungai lilin Kecamatan Sungai Lilin Kabupaten Muba mengalami pendangkalan dan manpet akibat saluran air terlalu kecil.sepanjang lebih kurang 2 KM. Berdasarkan imformasi yang di dapat dari Datuk tokoh masyarakat Minang kemarin (25/1), bahwa pembangunan di Sungai Lilin maju dengan pesat, sejak tahun 2005 ruko sudah berdiri dengan pesat, dari itulah saluran dranase atau paret mengalami penyumbatan, sehingga air menggenangi kantor kelurahan, , pemukiman masyarakat yang ada di Rt.14,15,34.2,3.4 mengalami kebanjiran. kalau hujan terus menerus dalam beberapa hari ini. Sunardi menambahkan, pada istansi terkait dalam hal ini dinaas PU.CK dapat melakukan rehabilitasi dranase dan membangunkan secara permanen dengan kedalaman 2 meter dan lebar 3 meter, supaya saluran dranase tersebut tidak terjadi mampet lagi yang berakibat banjir. H. sapril selaku tokoh masyarakat dan ketua LPM kelurahan Sungai lilin, mengharapkan pada pihak kelurahan dan Dinas PU. Cipta karya agar dapat mengatasi dampak dari banjir akibat dranase mampet, air tidak mengalir. Jadi banyaknya genangan air dan sampah menumpuk akan menjadi endemis nyamuk demam berdarah .” sebelum terjangkit penyakit demam berdarah, supaya pihak pemerintah kabupaten dapat memperbaiki dranaser ini, jangan sampai masyarakat jadi korban baru ada tindakan,” ucapnya. Sedangkan Drs Iskandar syarianto MH ,Camat Sungai Lilin mengatakan, bahwa untuk perbaikan dranase secara tekhis PU.Cipta karya yang membangun, tapi melebarkan dan perbaikan dranase sudah sulit, karena kondisi jalan negara ada pelebaran dan mempersempit dranase yang ada, aliran air semakin kecil. Untuk jangka panjang salah satunya mengatasi dranase tidak terjadi mampet membuat Box Kaper memjebol jalan negara yang tembus kesungai Buyut yang masih alami. Menghindari banjir. “ ini tidak terlepas partisipasi masyarakat dalam membangun ruko dapat memperhatikan saluran dranase dalam membangun ruko terlebih dulu, dan juga masyarakat jangan membuang sampah sembarangan di dalam saluran airatau Dranase, kalau ini dapat di mengerti oleh masyarakat tidak akan terjadi endemis nyamuk demam heri berdarah,” jelasnya.

Sebaiknya Anda Tau Olahraga Tenis Meja Atau Ping Pong Berasal dari Negara ? Sejarah tenis meja sendiri berawal di Inggris. Situs pongworld menyebutkan bahwa ping pong dimulai sebagai hobi sosial di Inggris yang mencuat akhir 1800an. Meja makan dan bola yang terbuat dari gabus menjadi perangkat pertama yang digunakan. Boleh jadi mereka menyebut permainan itu sebagai gossima, flim-flam, atau ping pong.

Resensi Film Operation Wedding Sutradara : Monty Tiwa I Produser : Chand Parwez Servia, Fiaz Servia I Pemain : Yuki Kato, Adipati Dolken, Kimberly Ryder, Bucek, Nino Fernandez, Sylvia Fully R, Christ Laurent, Junior Liem, Dahlia Poland, Joe P. Project, Inggrid Widjanarko, Ence Bagus, Emmie Lemu, Desta, Cecep Reza, Epy Kusnandar, Temon, Mongol Stres "Operation Wedding" mengisahkan tentang Windi (Yuki Kato) putri bontot favorit Laksamana Angkatan Laut Kardi (Bucek). Windi paling kuat menahan nafas di dalam air, dan selalu lebih unggul dari 3 kakak perempuannya Vera (Dahlia Poland), Lira (Kimberly Ryder) dan Tara (Sylvia Fully), yang kesemuanya dididik gaya militer oleh Kardi sendirian. Kardi menutupi keberadaan istrinya dari Windi. Tara, si sulung selalu cemburu dan marah pada Windi, berulangkali mencoba untuk 'membuang' Windi. Menyadari ini, Kardi memutuskan untuk berhenti dari karirnya agar waktunya penuh untuk membesarkan 4 putrinya.

26 JANUARI 2013 | NOMOR 117

2 Hari Langit Kota Pagaralam Hitam Pekat # BPBD siaga Bencana Lonsor dan Banjir PAGARALAM, KORAN LOKAK-Tingginya curah hujan 2 hari ini membuat sebagian warga Kota Pagaralam lebih waspada terhadap bencana. Bahkan kebanyakan warga khawatir melihat langit hitam yang pekat. Kepala Badan Penanggulangan Bencanan Daerah (BPBD) Kota Pagaralam,melalui sekretarisnya Heri Mulyono SSTP mengatakan, dengan tingginya curah hujan selama dua hari ini, pihaknya sejak awal Januari lalu sudah memetakan daerah dan lokasi di Kota Pagaralam yang menurut penelitian pihaknya ra can terhadap bencana banjir maupun tanah longsor. Seperti yang diungkapkan Heri. Ada beberapa titik di Kota Pagaralam yang memerlukan perhatian khusus karena daerah tersebut memiliki topograpi yang berbukit serta rawan longsor,seperti di daerah Kelurahan Bumi Agung dan Kerinjing Kecamataan Dempo Utara dimana daerah tersebut banyak terdapat bukit-bukit dan letaknya berdekatan dengan permukiman ma syarakat,dan di aerha tersebut banyak masyarakat

yang melakukan aktipitas kesehariannya yaitu berkebun di lereng-lereng bukit ,sehingga bila terjadi curah hujan yang tinggi di kwatirkan areal perkebunan dan permukiman masyarakat rawan longsor “Kita sudah memetakan titik-titik di kota pagaralam yang rawan bencana longsor, seperti daerha bumi agung yang topograpi berbukit dan banyak masyarakat yang melakukan aktivitas baik itu berkebun maupun mambaut permukiman di lereng-lereng bukit, sehingga kami memantau dan mewaspadai titik-titik tersebut untuk mengantisipasi terjadinya bencana longsor bila curah hujan tinggi,” ujar Heri. Kemudian menurut Heri, pihaknya sejak lama sudah menghimbau kepada masyarakat untuk tidak membuat permukiman dan lahan per-

tanian maupun perkebunan di lereng-lereng bukit,agar apabila terjadi bencana longsor tidak akan menelan korban jiwa. “Kami sudah menghimbau kepada masyarakat yntuk tidak membuat rumah, maupun lading atau kebun di lereng-lereng bukit,supaya apabila yerjadi longsor tidak sampai menelan korban jiwa,” tambah Heri. Badan Penaggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Pagaralam kini sudah mengantisipasi apabila terjadi bencana di Kota Pagaralam, dengan terus memantau daerahdaerah rawan bencana dan menerjunkan personelnya ke daerah-daerah tersebut. “Kita siap menerjunkan personel kita apabila terjadi bencana longsor maupun banjir pada musim penghujan ini,karena kita sudah di latih dan di lengkapi dengan per-

IdaNov Unggul Dipenghitungan Tingkat PPK PAGARALAM, KORAN LOKAK - Hasil pleno rekapitulasi perolehan suara tingkat kecamatan, pasangan nomor urut 2, Hj Ida FitriatiNovirza (Idanov) masih tetap unggul dengan perolehan suara 16.936 suara. Sementara di posisi kedua masih tetap diduduki pasangan calon nomor urut 8 H Sofyan Jamal–Alpian (Sopan) dengan perolehan suara 16.360. Sedangkan diposisi ketiga bertengger pasangan nomor urut 9 Hj Septiana Zuraida–Bambang Hermanto (A-bang) dengan perolehan suara 14.920 suara. Pasangan IdaNov unggul didua kecematan yaitu Kecamatan Pagaralam Utara dengan perolehan suara 5.173. Kemudian Kecamatan

Dempo Selatan sebanyak 1.879. Sementara pasangan Sopan unggul Kecamatan Pagaralam Selatan 6.259 suara dan Kecamatan Dempo Utara 3.798 suara. Sedangkan pasangan A-Bang hanya unggul di Kecamatan Dempo Tengan dengan perolehan suara 1.810 suara. Data yang dihimpun Koran Lokak, Jumat (25/1/2013), perolehan suara kesembilan pasangan calon masih dipegang pasangan nomor urut 2 Hj Ida Fitriati-Novirza dengan perolehan suara 16.936. Disusul pasangan nomor urut 8 H Sofyan Djamal-Alpian Maskoni 16.360. Pasangan nomor urut 9 Hj Septiana ZuraidaBambang Hermanto 14.920. Kemudian pasangan nomor 1

H Suharindi-Hariadi 11.478. Sedangkan pasangan nomor urut 5 H Sukadi DuadjiMusridi Muis 8.094, pasangan nomor urut 3 H Muchtar Effendi-Kusaimi Yatip 5.468, pasangan nomor urut 6 H A Fachri-Dwikora SatraNegara 2.619, pasangan nomor urut 7 H Arudji Kartawinata-Rasidi Burhanan 1.304 dan pasangan nomor urut 4 Hj Rita Liesmiati-Taba Iskandar 1.274. Informasi yang berhasil dihimpun, setelah dilakukan pleno ditingkat PPK, kotak suara dan hasil rekap akan di kirim ke KPU Kota Pagaralam dengan pengawalan ketat dari anggota Polres, Brimob Polda dan Anggota Kodim 0405 Lahat. taufik

TP PKK OI Gelar Mualid Nabi INDRLAYA, KORAN LOKAK - Pengajian Al-Hidayah setiap bulan merupakan kegiatan rutinitas sekaligus dalam moment peringatan Maulid Nabi Muhammad 1433 yang di lakukan di setiap kecamatan oleh Tim Penggerak PKK Kabupaten Ogan Ilir (OI). Kali ini giliran Kecamatan Rambang Kuang yang bertempat di Masjid AtTaqwa Desa Lubuk Tunggal. Acara tersbut di hadiri Ketua dan anggota TP PKK OI, Hj Fauziah Mawardi, Darma Wanita OI, TP PKK Kecamatan Rambang Kuang, Lubuk Keliat, Muara Kuang, TP PKK desa Lubuk Tunggal, Kades, Camat Rambang Kuang, Lubuk Keliat, Kapospol Rambang Kuang, anggota pengajian AlHidayah, serta tokoh masyarakat. Kepala Desa Lubuk Tunggal, Haryata Kosarni, dalam sambutanya mengatakan , selamat datang kepada Ketua TP PKK OI, Hj Fauziah Mawardi beserta rombongan, dan mohon dimaklumi bila dalam penyambutan masih banyak kekurangan dan saya bersyukur. Karena kedatangan rombongan dari

Tim Penggerak PKK Kabupaten Ogan Ilir berfose bersama

kabupaten merupakan merupakan suatu kehormatan apalagi Desa Lubuk Tunggal ini merupakan desa yang sangat jauh dari kabupaten. Ketua Pengerak PKK OI Hj Fauziah Mawardi, mengatakan pengajian AlHidayah ini telah eksis sejak awal kepemimpinan Bupati OI, Mawardi Yahya, pada 2005 lalu, dan melalui pengajian Al-Hidayah yang dimotori TP PKK OI ini diharapkan dapat mempererat jalinan silaturrahmi uk huwah islamiah antar sesame. “Alhamdulillah apr esiasi dan antusiasme anggota pengajian Al-Hidayah amatlah tinggi, tercermin pada setiap pengajian selalu dihadiri anggota dan masyarakat yang memenuhi

tempat,” katanya. Ia menambahkan, melalui momen peringatan Maulid Nabi Muhammad 1433 H, diharapkan kita dapat menteladani uswah Nabi dan mengaplikasikannya dalam kehidupan nyata sehari-hari. Sementara Camat Rambang Kuang, Islah Corie, MSi,didampingi Ketua TP PKK Kecamatan Rambang Kuang, Ani Faridah Islah, ST, mengatakan bahwa kegiatan dan program yang digelar Ketua TP PKKOI, Hj Fauziah Mawardi, SPd dalam mempererat ukhuwah dan sepatutnya mendapat dukungan maksimal demi pembangunan mental dan spiritual keagamaan masyarakat bumi caram seguguk ini. sandi

alatan standar untuk membantu korban bencana apabila hal itu terjadi,”tandas Heri. Pantuan Koran Lokak, ada beberapa titik dan daerah di Kota Pagaralam yang rawan bencana longsor maupun banjir. Daerah tersebut meliputi seluruh wilaya di Kecamatan Dempo Tengah dan Utara Kota Pagaralam, karena daerah tersebut mayoritas berda di daerah perbukitan dan mem punyai topograpi lereng-lereng yang cukup terjal, dan kemudian banyak masyarakat di kedua kecamatan tersebut melaukakn aktivitas keseharian di perbukitan maupun lereng-lereng untuk berkebun maupaun berladang karena mayoritas pe kerjaan warga di dua kecamatan tersebut adalah petani ladang dan kebun. Seperti yang diungkapkan Sumanto, salah satu ewarga Kelurahan Bumi Agung Kecamatan Dempo Tengah Kota Pagaralam yang pekerjaan sehari-harinya adalah petani kopi. Dia mengungkapkan bahwa banyak warga di dusun-

nya membuat kebun kopi di lereng-lereng bukit di sekitar derah tersebut yang apabial di tempu dengan jalan kaki memakan waktu sekitar dua jam perjalanan dan itupun perjalanan menanjak karena kebunnya berada di daerah yang cukup tinggi,dan bukan hanya dia yang berkebun di atas bukit tersebut ada banyak warga yang membuat kebun atau ladang yang sama, akibatnya banyak bukit yang dulunya merupakan hutan kini berubah menjadi areal perkebunan,sehingga apabila terjadi hujan yang deras dia dan kawan-kawanya kwatir akan terjadi bencana longsor seperti yang pernah dialaminya beberapa tahun yang lalu. “Sebenarnya saya masih trauma setap kali hujan deras takut longsor,seperti yang pernah kita alami beberapa tahun yang lalu,tapi karena saya dan keluarga mengantungkan hidup dari berkebun kopi di bukit ini,terpaksa saya harus bertahan sembari tetap waspada apabial terjadi bencana,”ujar Sumanto. taufik

Kapolres OI :

Warga Desa Betung I Melanggar Hukum

Perundingan bersama warga

OGAN ILIR, KORAN LOKAK - Terkait masih didudukinya lahan tebu PTPN VII Cinta Manis di Rayon VI Abdeling 21 Petak 145 seluas 2 hektare oleh puluhan warga Desa Betung I sejak seminggu yang lalu, POLRES Ogan Ilir (OI) bersama PEMKAB OI Assisten I H Herman turun kelokasi dan menghimbau kepada seluruh warga untuk meninggalkan lahan yang diduduki karena telah berstatus melanggar hukum. Hal ini dikatakan langsung oleh Kapolres OI AKBP Deni Dharmapala kepada sekitar 50 lebih warga yang menduduki lahan,menurutnya status warga yang telah berani menduduki, merusak dan berusaha mengambil lahan ini merupakan pelanggaran hukum dan diharapkan untuk menghentikan kegiatan tersebut. "Walaupun warga telah melanggar hukum, kami akan menghentikan proses hukum ini jika warga mau menghentikan kegiatan ini dan pulang kerumah masingmasing,"jelas Deni. Deni menambahkan jika warga merasa mempunyai hak atas lahan ini silakan melaporkannya ke Polres dengan membuktikan suratsuratnya,"kami selaku penegak hukum mempunyai tanggung jawab untuk memproses siapapun yg melanggar hukum, maka dari itu seluruh warga diharapkan meninggalkan lokasi karena telah melanggar hukum,tapi apabila warga memang merasa mempunyai hak atas lahan ini kami akan

mengidentifikasi warga yang bersedia untuk diperiksa tapi kalau tidak mau silahkan pulang"tegasnya kepada seluruh warga jum'at (25/1) kemarin. Assisten I H Herman dalam kesempatannya juga mengharapkan kepada warga untuk bersikap kooperatif,karena status warga telah melanggar hukum,"kami selaku pemerintah daerah siap mendukung warga dengan memberikan haknya, namun caranya tidak seperti ini, semua ada prosedur dan nanti kita akan fasilitasi,"harap Herman. Namun puluhan warga yang masih bersikeras menduduki lahan tetap enggan untuk didata, Menurut seorang warga Desa Betung I Hendra mengatakan dirinya dan warga lain bersedia didata asalkan lahan PTPN VII Cinta Manis diukur ulang sebab selama ini lahan warga tidak tau menahu langsung diserobot dan diduduki PTPN VII Cinta Manis. "kami tetap menduduki lahan ini karena ini merupakan lahan kami yang telah diserobot berpuluhpuluh tahun yang lalu,kami minta lahan ini diukur ulang biar tahu batasnya sampai mana kepunyaan PTPN VII Cinta Manis,"tegas Hendra dan seluruh warga yg merasa tanahnya dicaplok PTPN VII Cinta Manis. Perundingan antara warga dan kepolisian berlangsung alot,warga tetap enggan meninggalkan lahan kecuali lahan tersebut dikembalikan kepada warga. frd

Puluhan Kepsek SD Belum Standarisasi INDERALAYA, KORAN LOKAK - Dinas Pendidikan Kabupaten Ogan Ilir mencatat dari 160 kepala sekolah (Kepsek) tingkat Sekolah Dasar (SD) yang ada di Kabupaten Ogan Ilir (OI), setidaknya sekitar 50% kepsek tersebut belum memenuhi standarisasi normatif kepsek yang ditetapkan Dinas Pendidikan (Disdik) OI. Akibat belum terpenuhinya standarisasi itu berpotensi mempengaruhi kualitas anak didik. "Khusus kepsek tingkat SD sampai saat ini belum memenuhi standarisasi. Ya, hanya 50% kepsek yang baru memenuhi standar yang ditetapkan,"kata Kepala Disdik Ogan Ilir Sidarta melalui Kabid TK/SD Disdik OI,

Faturozi, kemarin. Saat ini, ujar Fathurrozi, kuantitas guru yang ada di Ogan Ilir mencapai 4.334 orang dengan rincian diantaranya guru TK atau sederajat ada sebanyak 53orang, SD/Madrasah Iftidayah sebanyak 257orang, SMP/MTS sebanyak 784orang, SMA/MA sebanyak 474orang dengan asumsi jumlah kepsek seluruh tingkatan mencapai 376orang. Dia menambahkan bahwa syarat normatif untuk menjadi kepsek diantaranya berpendidikan DIII atau setara DIV bahkan Strata 1, dan memiliki pengalaman bertugas 6 tahun, mengikuti tes calon kepsek (cakep), mengikuti diklat cakep selama 50hr yang diselenggarakan oleh Diknas.

Setelah itu, lanjut dia, apabila calon kepsek dinyatakan lulus dan memenuhi persyaratan diatas, maka pihaknya akan mengusulkan ke Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk selanjutnya diproses. "Jika semua dipenuhi, tinggal menunggu hasil keputusan untuk dilantik. Jika salah satu tidak terpenuhi, otomatis gagal mengikuti untuk menjadi kepsek,"ujarnya. Dia mengaku kepsek tingkat SD yang belum memenuhi standarisasi itu tersebar disejumlah desa pelosok meliputi Kecamatan Pemulutan Selatan, Kecamatan Muarakuang,Kecamatan Rambang Kuang, dan

Kecamatan Rantau Alai. Dia menjelasan alasan tidak terpenuhinya standarisasi kepsek di daerah pelosok diakibatkan kurangnya fasilitas infrastruktur seperti jalan dan lainnya. "Kalau di daerah terisolir otomatis gradenya diturunkan. Memang perlu upaya untuk meningkatkan kualitas antara lain dengan menyuruh kepsek sekolah lagi melalui biaya beasiswa, pelatihan dan sebagainya,"jelasnya. Untuk memaksimalkan kinerja kepsek, kata dia, pihaknya telah menyiagakan pengawas. Khusus tingkat TK/SD sebanyak 80 orang, sekolah menengah sebanyak 27 orang. Pegawas ini bertugas membantu kepala dinas untuk mengawasi dan

menilai kinerja kepsek, maupun guru. Sementara itu, anggota DPRD Ogan Ilir Eko Agus Sugianto menambahkan pihaknya meminta Disdik Ogan Ilir untuk terus berupaya maksimal untuk lebih meningkatkan standarisasi khususnya kepsek tingkat SD melalui pemberian beasiswa melanjutkan ke jenjang yang lebih tinggi. "Jika kualifikasi kepsek belum terpenuhi, bisa saja dapat berimbas terhadap mutu atau kualitas anak didik. Setiap tahunkan Disidik menyekolahkan setiap guru maupun kepsek melanjutkan ke jenjang yang lebih tinggi,"kata Ketua Komisi IV Bidang Pendidikan DPRD Ogan Ilir. frd


26 JANUARI 2013 | NOMOR 117

5

KABAR DAERAH

Jembatan Bukit Selabu Mendesak Diperbaiki

Kolam Retensi Kian Dirindukan Warga

SEKAYU, KORAN LOKAK – Warga Dusun II Desa Bukit Selabu Kecamatan Batanghari Leko Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) mengkhawatirkan jembatan berlantai kayu yang menghubungkan Dusun I dan Dusun II akan ambruk, lantaran kondisi jembatan tersebut sudah banyak mengalami kerusakan, sehingga warga yang melintas sangat berhati-hati. Pantauan Koran ini, Jumat (25/1), tampak jelas kondisi jembatan yang sangat memprihatinkan sudah banyak mengalami kerusakan, lantai kayu jembatan dengan sepanjang lima meter tersebut banyak yang berlobang , serta tiang penyanggah sudah berkarat dan keropos, selain itu pagar jembatan sudah bergoyang jika dipegang, ditambah dengan penerangan yang sangat minim di sekitar jembatan tersebut Menurut salah satu warga sekitar, Wawan ( 37) menga-

takan, kondisi serupa sudah terjadi sekitar lima tahun terakhir. Padahal jembatan tersebut sangat ber guna dikhawatirkan jembatan akan ambruk dan membahayakan keselamatan warga yang sedang melintas diatasnya. “Keberadaan jembata tersebut sangat penting , kita sering melakukan perbaikan kecil namun karena banyak angkutan bertonase berat yang melintas membuat jembatan rentan mengalami kerusakan, selain itu tidak lampu yang menerangi disekitar

Kolam retensi FOTO KORAN LOKAK/ HERI

Tampak Jembatan Bukit Selabu yang kondisinya kian memrihatinkan dan segera butuh perbaikan.

jembatan hal ini sangat membahayakan bagi warga datangan yang melintas dijembatan tersebut,” ujar Wawan. Lanjut Wawan, dirinya berharap agar pemkab Muba segera memberikan solusi, karena bagi warga Desa Bukit Selabu keberadaan jembatan tersebut sangat berguna sebgai akses utama penghubung

antar dua dusun. Sementara menurut Kepala Desa Bukit Selabu, Subiyanto mengatakan, pihaknya bersama warga desa sering melakukan perbaikan pada jembatan tersebut, namun itu hanya sebatas perawatan kecil, antara lain mengganti lantai kayu yang mengalami kerusakan. “Kita tidak menerima ang-

garan untuk perbaikan jembatan tersebut, untuk perbaikan yang sering kita lakukan menggunakan Alokasi Dana Desa (ADD), namun hanya sebatas perbaikan kecil, kita sudah mengusulkan kepada Pemkab Muba dan dinas terkait untuk membangunkan jembatan permanen,” pungkasnya. heri

Pembinaan Anjal Di Lahat Belum Maksimal Beberapa anjal lagi hisap lem aibon di pusat kota Lahat

FOTO KORAN LOKAK/ IDHAM

Rambang Kuang Gelar MAD PNPM MP

FOTO KORAN LOKAK/ SANDI

Suasana sosialisasi PNPM

INDRALAYA, KORAN LOKAK - Kecamatan Rambang Kuang Kabupaten Ogan Ilir (OI), menggelar Musyawarah Antar Desa (MAD) sosialisasi dan MAD prioritas unggulan PNPM MP. Acara bertempat di Kecamatan Rambang kuang (OI) dan dihadiri pengurus pos kabupaten PNPM OI, Camat, FK, BKAD, Kades, Ketua ormas dan perwakilan masyarakat dari 13 desa seKecamatan Rambang Kuang, Camat Rambang Kuang, Islah Qorie sebagai Fasilitator mengatakan, bahwa PNPM MP ini merupakan program sangat

positif yang diberdayakan oleh pemerintah dari masyarakat untuk kemeslahatan masyarakat. “Meski pada tahun ini anggaran dana dikuncurkan untuk PNPM tidak mencukupi, namun bagi desa yang belum dapat akan kita usahakan opsi lain dari berbagai penjuru demi memicu dan memacu pembangunan setipa desa di Kecamaatan Rambang Kuang,” ujar Camat optomis. Dahri menambahakan, apresiasi kegiatan hari ini sanagat positif terlebih lagi dari apresiasi masyarakat desa didalam Kecamatan

Rambang Kuang. “Kita akan tetap mencari cela untuk meningkatkan dana Rp900 juta pada tahun 2014 dan akan menjadi diatas 1 milyar kedepannya,” harapnya. Sedangkan Imam, pelaksanaan PNPM MP 2014 mengatakan, berdasarkan perengkingan adalah sebagai berikut Desa Sunur, Tj Bulan,Tambang Ramabang, Suka Nati, Kayu Arah, Tanjung Miring, Ulak Segara, Lubuk Tunggal, Kuang Dalam Barat, Kuang Dalam Timur, Beringin Dalam, Ibul Dalam. sandi

LAHAT, KORAN LOKAK Keberadaan Anak Jalanan (Anjal) kerap menghiasi kota kota besar tak terkecuali di Kabupaten Lahat. Dibeberap titik seperti halnya di kawasan simpang empat, Lahat dan kawasan pertokan kerap ditemukan sejumlah Anjal yang meminta minta kepada pengguna jalan atau pengunjung toko. Tak jarang, keberadaannya membuat warga resah. Kepala Dinas Sosial (Kadinkessos) Lahat, Drs Harinus MM tidak menapik adanya anjal yang berkeliaran khusunya di pusat kota Lahat. Kendati demikian, terang Harinus keberadaan warga yang kurang beruntung tersebut saat ini menjadi dilema tersendiri terlebih sejak di terapkannya otonomi daerah, sehingga menyulitkan bagi Pemkab Lahat untuk melakukan pembinaan secara khusus. “Ya, memang di lahat sendiri ada Anjal yang kerap berkeliaran. Setidaknya dalam pantauan Dinsos 15 Anjal kerap meminta meminta terutam kepada warga saat akan berbelanja di pasar,”terangnya. Diakui Harinus, pihaknya kesulitan untuk melakukan pembinaan kepada Anjal yang kerap berkeliaran tersebut. Pasalnya, Pemkab Lahat sendiri memiliki

keterbatasan Sumber Daya Manusia (SDM) untuk menangani para Anjal yang berkeliaran tersebut. Tak hanya itu, Pemkab Lahat juga terbentur tidak adanya prasarana seperti panti asuhan, rumah singgah dan sejenisnya. “Sejak otonomi daerah ini semuanya dikembalikan ke Daerah termasuk pembinaan Anjal. Nah, kita sendiri kita tidak memiliki sarana dan prasarana untuk melakukan pembinaan tersebut,”kata Harinus. Sejauh ini, kata dia pihaknya sendiri telah berupaya semaksimal mungkin untuk melakukan pembinaan seperti melakuka razia, pemberian arahan hingga surat pernyataan agar anjal tersebut tidak lagi berkeliaran. Namun, ujarnya hal tersebut tidak pernah diindahkan. Harinus mensinyalir, Anjal yang kerap meminta minta di pasar tersebut tampaknya sudah menjadi mata pencaharian sehingga sulit untuk dihentikan. “Sebenarnya kita bisa mengirim ke Kota palembang. Namun, Anjal yang ada tersebut harus ada penanggungjawab dari keluaga sehingga bisa diterima di penampungan tersebut. Nah, sejauh ini kita sulit untuk mencari siap penanggungjawabnya sementara, Anjal yang di pasaran tersebut kebanyakan Bukan warga Lahat, melainkan warga datangan. Makanya, sering terjadinya limpah melimpah antar kabupaten,”sesal Harinus. Idham

Rehab Eks Gedung Kantor KUA Lahat Disoal LAHAT, KORAN LOKAK Pembangunan bekas kantor KUA Lahat yang sekarang direhab menjadi Kantor Kepala Depag Lahat dengan dana APBN tahun 2012 senilai hampir Rp570 juta yang masih tahap pelaksanaan pembangunan disoal. Pantuan Koran Lokak pada Jumat (25/1/2013) rehab tersebut masih dalam tahap penyelesaian pembanguna. Para pekerja terlihat sedang melakukan mlester dinding dan kondisi pengerjaan sudah mencapai 85 persen. Sedangkan pemasangan keramik dan plafon belum dikerjakan. Pembangunan

gedung berlantai dua tingkat ini masih dalam tahap penyelesaian oleh pihak kontraktor. Kepala Departemen Agama Kabupaten Lahat, Winharta saat dikonfirmasi usai salat Jumat di ruang kerjanya, mengatakan dirinya baru menjabat dua bulan jadi permasalahan soal pembangunan gedung eks KUA Lahat yang direhab menjadi kantor kepala Depag Lahat tidak mengetahui persis. “Namun yang jelas tanyakan sama Pak Ramlan, penggati saya sekarang, beliau menjadi Kandepag Pagaralam.Sebab waktu itu dia yang mengerti soal pembangunan gedung kantor

Depag untuk masalah pembangunan gedung sekarang dalam tahap penyelesaian. Coba tanya sama Amirsidi PU Cipta Kkarya Lahat, dia tahu semua masalah ini,” ujarnya. Sedangkan soal pemborongnya, kata Winharta, berasal dari Jakarta dan seharusnya tanggal 27 Desember 2012 sudah habis massa pekerjaannya. “Namun ada perpanjangan waktu pelaksanaan empat puluh hari kedepan jatuh pada tanggal 20 Februari 2013, "tegasnya Sementara Mantan Kandepag Lahat, Drs H Ramlan saat dihubungi melalui ponselnya di nomor

Rehab Eks Gedung Kantor KUA Lahat

0813673305XXX, ia mengakui usulan awal pertama pembangunan gedung eks KUA Lahat untuk kantor Kepala Depag diusulkan sekitar Rp800 juta. Namun hanya bisa terpenuhi

heri

FOTO KORAN LOKAK/ BAMBANG

dari LPSE Rp570 juta. Ditanya soal siapa PPTKnya, Ramlan mengaku tidak tahu. “Tanyakan langsung kepada Kandepag yang baru, "imbuhnya. Bambang,Md

FOTO KORAN LOKAK/ IDHAM

LAHAT, KORAN LOKAK - Kendati kini masih dalam tahap pembangunan, pembuatan kolam retensi oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lahat, di lahan seluas sekitar dua hektar milik Makodim 0405 Lahat, yang berada di kawasan Lapangan Seganti Setungguan (Ek MTQ) Lahat, sudah dinanti nanti warga. Tampaknya, kolam tersebut akan menjadi tempat favorit warga untuk sekedar bersantai bersama keluarga atau mengisi waktu untuk memancing. Hasanudin (31) warga Kelurahan Bandar Agung, mengungkapkan sangat mendukung dan senang atas terobosan yang dilakukan Bupati Lahat H Saifudin Aswari Riva'i SE, yang akan membuat kolam retensi. Menurutnya, dengan pembangunan tersebut khususnya warga Kota Lahat akan memiliki tempat rekreasi dengan jarak yang dekat. “Ya, kita sangat senang dengan pembangunan tersebut. Dengan adanya kolam retensi ini apalagi akan dilengkapi dengan fasilitas jogging trek tentu akan ada falitsa bersantai bagi warga. Harus kita akui, saat ini di Lahat sendiri masih minim wisata kota,”kata Hasanudin. Senada, Masayu (25) warga Senabing Kota Lahat. Ia mengatakan, jika bias Pemkab dapat segera menyelesaikan pembangunan kolam retensi tersebut karena selain untuk tempat rekreasi juga dapat dijadikan sebagai salah satu tolak ukur keberhasilan pembangunan dikabupaten Lahat dalam kurun waktu Lima tahun terakhir. Daripada sebelumnya seperti tak terawat dan bahkan kerap dijadikan lokasi pembuangan sampah lebih baik dibangun seperti ini. “Dengan dibuat kolam retensi selain bisa menjadi tempat bersantai keluarga akan menambah keindahan kawasan di lapangan MTQ Lahat,”harapnya. Sebelumnya, Bupati Lahat H Saifudin Aswari Riva'i SE mengungkapkan selain akan menjadi kolam retensi, pembangunan tersebut dijadikan sebagai taman kota dan kawasan rekreasi khususnya bagi warga Kota Lahat. Lebih dari itu, dengan dimanfaatkannya lahan tersebut akan menjadikan kota Lahat semakin menarik. “Nantinya, warga Lahat bisa memanfaatkan kolam ini untuk bersantai sambil memancing. Kolam ini juga akan menjadi resapan air,”pungkasnya. Idham

BKD dan Diklat Lahat Pertanyakan Putusan Menpan

FOTO KORAN LOKAK/ IDHAM

Kepala BKD dan Diklat Kabupaten Lahat, Nasrun Aswari SE MM

LAHAT, KORAN LOKAK - Kepala Badan Kepegawaian Daerah Pendidikan dan Pelatihan (BKD dan Diklat) Kabupaten Lahat Nasrun Aswari SE MM melalui Kepala Bidang (Kabid) Formasi, Pengadaan dan Pemberhentian M Sunardi SE Msi mengatakan, pihaknya mempertanyakan surat putusan yang dikirimkan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan dan RB) perihal 146 tenaga honorer kategori 1 yang dinyatakan tidak masuk dalam nominatif. “Kita (BKD dan Diklat Lahat, red) sebelumnya telah berkonsultasi dengan Kabid Formasi Kemenpan dan RB Supardiana pada Jum’at (18/1), ada beberapa hal yang dipertanyakan dari hasil tersebut, dimana, dari 361 tenaga honorer K1 yang diusulkan 146 tidak masuk dalam daftar nominatif,” katanya,. Nah, hal ini berdasarkan surat Bupati Lahat No 800/1307/BKD.D/2012, tertanggal 27 Desember 2012, perihal mohon tambahan alokasi formasi tenaga honorer K1 dan sanggahan atas verifikasi dan validasi ulang sebanyak 136 orang. “Sehubungan dengan surat Menpan dan RB No FH/122/M.PAN-RB/11/2012, tertanggal 30 November 2012 tentang tambahan alokasi formasi CPNS 2012 dari tenaga honorer. Berdasarkan surat tersebut Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Lahat mendapatkan tambahan alokasi formasi CPNS sejumlah 305 formasi,” ungkap M Sunardi. M Sunardi menjelaskan, sebelumnya Pemda Kabupaten Lahat telah menerima daftar nominatif tenaga honorer K1 yang memenuhi kriteria berdasarkan hasil verifikasi dan validasi tertanggal 22 Maret 2012. “Dimana telah kami terima di Kantor Regional VII BKN Palembang, pada 4 April 2012, dimana, untuk Kabupaten Lahat terdapat 316 tenaga honorer yang masuk daftar nominatif yang memenuhi kriteria,” ulasnya lugas. Ia menambahkan, untuk itulah, BKD dan Diklat Lahat mempertanyakan 10 tenaga honorer yang tidak keluar pada daftar nominatif, hanya 305 yang masuk, dan sampai detik ini belum ada jawaban, untuk itu, masalah ini akan dibahas dirapat pimpinan guna dicarikan solusi yang akan diambil. “Selanjutnya, 136 lagi dinyatakan belum memenuhi kriteria, dikarenakan sumber pembiayaan atas honorarium melalui komponen belanja barang dan jasa, hasil rapat pada 19 Desember 2012,” jelas M Sunardi. Padahal, sambung M Sunardi, dari tahun anggaran 2005 dalam penyusunan APBD masih mengacu kepada keputusan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) No 29/2002, tertanggal 10 Juni 2002, dimana, honorarium atau gaji tenaga honorer tersebut masuk dalam rekening belanja dan jasa. “Baru pada 2007 dalam penyusunan APBD mengacu kepada peraturan Kemendagri No 13/2006, tertanggal 15 Mei 2006. Dimana honorarium/gaji tenaga honorer masuk dalam rekening belanja langsung, semua yang kita sampaikan kepada Kemenpan RB sesuai dengan aturan, dan ternyata akan di bawa pada rapat pimpinan, agar dapat dibahas dan segera didapatkan formulasi bagi itu semua,” tukas M Sunardi. Idham


Lain lagi yang dialami pamanku, Mang Diding. Malam itu, ia lewat di jalan Belitung. Dipinggir jalan yang sepi itu hanya ada tukang bandrek. Mang Diding kemudian membeli bandrek. Namun minuman k has Sunda yang biasanya hangat itu, ternyata terasa sedingin es di lidah paman. Anehnya, minuman yang terbuat dari jahe itu bersambung ..

SFC Full Team Hadapi .... terus mengalami perkembangan positif. "Ferry kemungkinan sudah sembuh dan siap kita mainkan. Begitupun dengan Hilton Moreira yang pada sesi latihan kemarin (23/1/2013) sedikit tertarik otot betis kirinya, juga tidak terlalu parah dan menyatakan siap jika diturunkan," katanya. Menurut Kashartadi, kekalahan pertama yang dialami Sriwijaya FC (SFC) dari Persisam Samarinda Minggu (20/1) lalu, masih menjadi ingatan publik sepak bola Sumsel. Bukan soal skor atau partai tandang, namun lebih kepada skema permainan yang nyaris tak berjalan. Padahal, jika merujuk dari materi pemain yang dimiliki Laskar Wong Kito musim ini, kekuatan SFC tidak terlalu jauh berbeda dengan kekuatan yang dimiliki beberapa kompetitor lainnya. Tapi, ketika sang nakhoda menurunkan pemain yang dinilai layak menjadi starter, Ponaryo Astaman dan kawan-kawan seperti tak bisa berbuat banyak di kandang Elang Borneojulukan Persisam. Hadirnya tenaga baru seperti Ramdhani Lestaluhu dan Hilton Moreira, belum cukup ritme serangan Wong Kito jadi meningkat. Justru salah satu gol yang tercipta SFC datang dari pergerakan pemain penggantiTantan Dzalikha, yang kemudian dikonversikan Boakay Eddy Foday menjadi gol. Tantan yang sedang on fire dan telah membuktikan di empat pertandingan sebelumnya saat dipercaya sebagai starter, tetap memberikan penampilan maksimal untuk SFC. Sekalipun dirinya kembali diparkir dan sang nakhoda lebih memilih Ramdhani. Sementara pada barisan lini pertahanan, selain

sambungan 1

memiliki Diogo Santos, Abdul Rahman, Taufik Kasrun dan Mahyadi Panggabean, SFC pun memiliki pilar belakang senior Fandy Mochtar yang bisa diberdayakan membantu serangan. Sayangnya, selama 90 menit bermain di Stadion Segiri, mantan pemain Persisam tersebut hanya duduk manis di bench. Menghadapi Mitra Kukar nanti, pelatih kepala SFC Kas Hartadi dituntut untuk tidak tergantung pada tenaga penghuni starting eleven. Tapi masih ada stok pemain lagi yang mungkin bisa lebih maksimal. "Antara Tantan dan Ramdhani memiliki kelebihan yang berbeda. Tantan seorang striker tapi bisa di pasang di sektor sayap dan dia pemain yang kuat dan ngotot. Kalau Ramdhani, dia memang seorang pemain sayap, drible bolanya juga bagus," jelas Kas Hartadi. Hanya saja, pelatih yang telah memberikan gelar Liga Indonesia untuk SFC pada musim 2012 lalu ini enggan mengatakan, akan memilih siapa yang akan dipasangnya saat main tandang di Kutai Kartanegara nanti. "Sampai hari ini saya terus memantapkan, siapa-siapa pemain yang akan diturunkan. Saya juga tidak bisa menentukan sekarang, apakah pemain itu bisa dipasang atau tidak," tandas Kas. Sementara Direktur Teknik PT Sriwijaya Optimis Mandiri (SOM), Hendri Zainuddin, menuturkan, semua pemain harus lebih bekerja keras untuk mendapatkan poin di kandang Mitra Kukar. "Semua (pemain) sudah berbeda dan memang mereka baru bersama SFC. Tapi sebagai pemain, saya pikir mereka bisa dengan cepat bagaimana menjadikan tim itu padu," tuturnya. vivabola

kumpuli untuk anak aku masuk TK," katanya Sementara itu, Dir Ditres Narkoba Polda Sumsel Kombes Pol H Teguh Prayitno membenarkan dari hasil laporan warga, "Anggota langsung melakukan penyelidikan, didapati sabu, kedua tersangka tersebut PS langsung diamankan ke Polda. Tersangka diancam UU Pasal 112 ayat I, dengan ancaman hukum 4 tahun penjara," tandasnya. gun

Komisi II DPRD Lahat ... dibincangi Koran Lokak di ruang kerjanya, Jumat (25/1/2013). Niko menambahkan, selama ini masyarakat hanya menikmati debu batubara saja. “Kiranya kalau ada yang menghimpun melalui Astrada (Asosiasi Tambang Rakyat Daerah) agar nantinya bisa direkrut warga setempat yang memiliki lahan diwilayah pemilik IUP untuk diajak kemitraan kerjasama masyarakat menambang hasilnya dijual ke pihak pemilik IUP," jelasnya. Hal senada juga dikatakan Algun, Anggota DPRD Lahat dari daerah pemilihan (dapil) 2 (Kecamatan Merapi Selatan, Barat dan Timur). “Saya sebagai wakli rakyat sangat merespon sekali adanya Tambang Rakyat di Merapi, apalagi banyak tambang diwilayah Merapi

Singadengkane Kelurahan Bukit Besar Kecamatan Ilir Barat (IB) I, Karsono (42) warga Jalan Pangeran Ayin Kelurahan Kenten Laut Palembang dan Ibrahim yang juga berlamat di Kota Palembang. Sedangkan satu korban lagi belum di ketahui identitasnya. Ketiga warga Palembang ini ditemukan tewas dalam kondisi mulut berbusa di dalam tenda. Belum diketahui penyebab pasti apa keracunan atau motif lainnya. Kini jenazah ketiganya dibawa ke RSUD Besemah Kota Pagaralam. Menurut Keterangan Purwanto, keempat korban di temukan sekitar pukul 09 WIB di bawah tenda tempat mereka bekerja dalam kondisi mulut mengeluarkan busa. Saat itu belum di ketahui apa penyebab keempat korban mengalami hal tersebut.

bapak Kapolda mensupport positif dengan memerintahkan kasus ini untuk dinaikan. Dengan buktinya Pak Edi Santana pernah berbicara di media Online dan media cetak yang berstement meman gbelum menikah pada tahun 2005 yang lalu dengan Sri Maya," ujarnya kepada Wartawan. Selain itu, Ia selaku kuasa hukum Sri Maya dalam waktu dekat ini akan mensomasi salah satu media online dan surat cetak itu, terkait pemberitaan ini, yang ada di kota Palembang. " Saat ini laporan itu masih dalam proses ke laporkan ke Dewan Pers," bebernya. Sementara itu, Sri Maya pun saat diwawancarai

Solusi untuk mengetahui penyakit dan penyembuhannya Oleh Ustadz : R.M Umar Abdur Rachman.Z.A Dengan petunjuk dari kitab Abu Ma'syar Al-Palaki Kitab Tajulmuluk, Kitab mujarrobatul kubro, Kitab Asrarul hukamaa' dan kitab-kitab Hikmah karangan para Ulama Ahlus Sunnah Wal Jama'ah Insya Allah kami dapat mengetahui penyakit Anda dengan memakai metode Ilmu Hisab (Ilmu Hitung) dan hari ketika Anda datang ketempat kami , dengan Abjad huruf Arab dapat diketahui dengan jelas Apakah penyakit Anda dari gangguan Jin. Apakah dari kiriman manusia (Santet) dan Apakah penyakit Anda cobaan dari Allah SWT. Jika Anda yakin, percayakanlah kepada kami. Kami siap membantu untuk penyembuhan penyakit yang Anda derita. Ingatlah setiap penyakit ada obatnya. Nabi SAW bersabda : Allah tidak menurunkan penyakit, kecuali Dia pula yang menurunkan obatnya. (HR. Bukhori : hal 335 Shf 536) Insya Allah kami juga dapat membantu, Menyatukan pasangan suami istri yang tidak harmonis, perselingkuhan, memindahkan gangguan makhluk halus dari rumah Anda, pagar badan, cincin untuk pengasihan, minyak untuk pengasihan, penglaris dagangan dll.. Catatan : pastikan Anda datang ketempat kami. Hubungi kami terlebih dahulu keHp. 0813 679 55 227. maaf tidak melayani sms

Alamat : Pasar Lemabang Jl. Dahri Sembayu 2 Ilir Gotong Royong. Jl. Kemudi II Rt. 07 Rw. 03 No. 954 Sungai Buah Palembang nuh

mengatakan, ia berharap keadilan dan kebenaran datang padanya." Saya berdoa saja mudah mudahan keadilan berpihak kepada saya," harapnya sambil mata berkunang-kunang agar masalah ini bisa naik. Ditambahkan, Sri Maya, ia juga berharap kasus ini terus disuport oleh Kapolda dan media." Selama ini saya hanya terus bersemangat untuk mencari keadilan, kapan keadilan itu datang," katanya. Sementara itu, Kapolda Sumsel Irjend Pol Drs H Iskandar Hasan SH MH melalui Kabid Humas Polda Sumsel, AKBP R Djarod Padakova membenarkan bahwa Sri Maya hari ini,

sambungan 12

Mendapati kondisi tersebut beberapa orang yang juga pekerja proyek Lapter segerah melarikan korban ke rumah RSUD Besemah untuk mendapat perawatan medis. “Kita menemukan kondisi ke empat korban sudah terbujur di dalam tenda dan dari mulutnya mengeluarkan busa, dan segera kita bawa ke rumah sakit untuk mendapat perawatan medis,” ujar Purwanto. Menurut keterangan Purwanto, keempat korban tersebut adalah pekerja subkontraktor yang bekerja untuk merawat dan membasmi rumput di areal pembangunan lapangan terbang Atung Bungsu. “Mereka adalah pekerja dari Subkontraktor,yang bertugas merawat rumput di areal pembangunan Lapter,”ujar Purwanto. tauf ik

Menurun : 1. Penyakit Kanker Leher Rahim 2. Sel Darah Putih Yang Menguat 3. Sakit Kepala Sebelah 5. Kekurangan Cairan Tubuh 6. Tekanan Mental

7. Alat Kontrasepsi 8. Gabungan Beberapa Penyakit 10.Jenis Penyakit Mata 11. Penggemukan 15.Penyakit Karena Nyamuk 17.Efilepsi

Mendatar : 4. Infeksi Karena Karat 5. Demam Berdarah Dengue (singkat) 9. Gatal-gatal Pada Kulit 12.Penyebab Telat Makan 13.Suhu Badan Meningkat 14.Sesak Nafas 16.Kesulitan Tidur 18.Tubercolosis (singkat) 19.Jenis Penyakit Hidung

sambungan 12

“Sipderman” Truk ditangkap Kertapati terper gok petugas Buser Polsekta Kertapati pimpinan Aiptu Susilo usai beraksi mencuri beras di salah satu truk yang melintas di Jalan Soekarno Hatta, Rabu(23/11) pukul 21.30Wib. Awal penangkapan itu bermula dari laporan masyarakat melalui SMS online Kapolda yang menginformasikan di lokasi sering terjadi pencurian terutama di dalam truk. Sejumlah truk melintas di lokasi, namun setelah sampai, ternyata barangbarang k hususnya yang ada di bak belakang sudah berkurang. Petugas Polsekta Kertapati lalu mengecek kebenaran laporan dan menyisir sejumlah titik di wilayah hukum Kertapati. "Beberapa hari kemarin petugas siang-malam sudah berupaya menyisir lokasi, hasilnya dua orang tersangka berhasil kita amankan," kata Kapolsek Kertapati AKP Sukri A Rivai S Sos SH

melalui Kanit Resk rim Kanit Resk rim Ipda Sohar Asnawi. Menurut Kanit, awalnya petugas curiga dengan gerakgerik ke dua pelaku menggunakan sepeda motor membawa beras, saat diperiksa ternyata benar pelaku sudah menaiki bak belakang salah satu truk di kawasan jalan Sukarno Hatta dekat terminal. "Tersangka ditangkap di simpang TPA, Karyajaya, dari pemeriksaan petugas pelaku mengaku jika dia mencuri beras itu di kawasan Jalan Soekarno Hatta dan kasusnya segera di limpahkan ke wilayah hukum bersangkutan," terang Sohar. Terkait barang bukti, Sohar mengatakan dua karung beras merek Daun Tomat seberat 40 Kg sudah diamankan petugas, sementara tiga orang pelaku lainnya masih dalam kejaran petugas. Sementara, ke dua pelaku saat diamankan mengatakan jika dirinya beraksi dengan tiga orang lainya yang

berhasil kabur, Je, Ju dan Ma. Mereka berhasil membawa empat karung beras. "Kami wong limo, aku bagian beset terpal truk itu pakai pisau dan saat ku lihat ada beras lalu kami ambil, aku bawak duo karung sisonyo empat karung kawan galo," kata tersangka Muzamil. Menurut PHL Dinas Kebersihan ini, dirinya nekat mencuri beras itu karena ikut-ikutan teman-temanya yang lain. "Kalu aku baru sekali ini la, itu jugo karena baru pulang dari rumah kawan di Demang, pisau yang untuk aku buka terpal itu ilang karena nyampak di jalan," kata bujangan ini. Sedangkan Rangga megakui jika masuk ke dalam bak belakang truk dan dari belakang dan membongkar beras bersama temanya yang lain. Namun, tersangka berdalih sudah sering beraksi di lokasi kejadian. Aji/ Gun

sambungan 1

Serahkan Berkas dan Bukti Baru, Sri Maya Curhat Sama Kapolda ruangan Kapolda. Hampir satu jam setengah Sri Maya Curhat dengan Kapolda. Iapun langsung keluar dari ruangan Kapolda. Terlihat terasa puas unek-uneknya yang telah tersampaikan langsung dengan jendral bintang dua ini. Kemudian, Sri Maya pun dengan kuasa hukum langsung menemui wartawan yang sedang duduk diluar menunggunya. Sementara If hatul Ifa SH dan Risa Malida SH saat diwawancara mengatakan, ibu Sri Maya datang ke Mapolda Sumsel, bertujuan untuk menyerah langsung berkas dan bukti ke Kapolda Sumsel yang dulu diminta penyidik." Saat kami bertemu Kapolda langsung

sambungan 1

belum ada untuk mensejahterakan rakyat, bahkan masyarakat hanya menikmati debu batubara,” kata Agun. Algun juga menghimbau, secepatnya pihak pemerintah daerah segara mendukung adanya tambang rakyat untuk mensejahterakan masyarakat, namun tentunya tetap mengikuti aturan yang jelas jangan melawan hukum karena tambang rakyat sudah diatur dalam undang-undang Minerba,” jelasnya. Lebih lanjut, sambung Algun, bagi penambang rakyat harus mematuhi aturan perundangan yang ada. “Masyarakat bisa mengusulkan kepada Bupati untuk diberikan wilayah Ijin Tambang Rakyat dan pihak Pemda akan memperdakan tambang rakyat melalui proses sesuai aturan "pungkasnya. Bambang,M D/Idham

Tigo Wong Plembang ....

Tema : Jenis Penyakit

Jumat (25/1) telah menghadap Kapolda Sumsel untuk menyerah bukti baru. "Laporan Sri Maya dari bulanJuli 2012 yang lalu telah kita tangani, namun dikarenakan bukti belum mencukupi maka pada bulan Sepetember kita hentian," ungkapnya. Ditambahkannya, dengan bukti yang baru akan dilaksanakan gelar perkara dan akan dilakukan penyidikan." Kalau memang alat bukti yang diserahnya tersebut menjadi bukti yang syah sesuai Pasal 184 KUP, maka proses bisa meningkat menjadi penyidikan, dalam waktu dekat akan digelar perkara," tandasnya. gun

PENYEMBUHAN IKHLAS SEJATI Ijin Kejari No. B-1135 / F.6.10.2 / dsp.5 / 08 / 2009

Langsung dengan ANANDA

BAHAR

Insya Allah dapat membantu Anda ....... Di bidang penyakit ataupun permasalahan anda Dengan izin Allah SWT Jl. Kh. Wahid Hasyim Lr.sepupu Rt.39 No.2022 Kel. 3-4 Ulu Darat Kec. SU I Kertapati ANANDA BAHAR Hp. 0813 73332074 , 087716848444

Yai Beck

Dj, Nangcik

Cek Zenal

Cek Jeanny

Cek Hamdi

Ngatimin

Cek Ulfa

Dj. Nona

Dj. Rj

Cek Mat

Cek Adon

Cek Fadly

Cek Pooja

Man Itam

C” Ahmad

Cek Rose

Fanspage: Ramona Fm / FB : Raden Mohamad Nangcek / TW : @fmramona

Jangan Kemano-mano Mantap be 105,8 Ramona Fm

Direktur

KABAR GEMBIRA !!! KLINIK PENGOBATAN TRADISIONAL

INDONESIA - YPKM - RI AHLI PENYAKIT KRONIS ACUPRESURE PISCOMATIS REFLEXIOLOGY THERAPY TANPA OPERASI DAN INJEKSI

BAPAK RIDWAN A. MAJID

HP. 0813 - 67566082

BUKA TIAP HARI PUKUL : 08.30 S/D 18.00 WIB

INGAT !! PENGOBATAN ADALAH SARANA UNTUK MENUJU MANUSIA SEHAT Ingat tidak ada penyakit yang tidak bisa disembuhkan kecuali malas berusaha & berobat untuk keluhan yang dirasakan selama ini METODE ini langsung ada penyebab penyakit asal mulanya keluhan yang dirasakan anda. Semoga dengan selembar brosur ini menjadi petunjuk yang tepat untuk menuju ke alam yang sehat (lahir batin). Pengalaman kami terbukti penyakit sembuh dan

PENYAKIT YANG DAPAT KAMI OBATI : Lemah Syahwat TBC Ejakulasi Dini / Mani Encer Spilis / Raja Singa Hermia / Turun Berok Kuning Kanker Prostad Mandul Kanker Rahim / Kandungan Kanker Payudara Kronis/Lambung Keputihan (Petkay) Kista / Mandul Terlambat datang Bulan Bekas Operasi yang sakit Telinga bernanah (Bisuler)

Kanker / Tumor Sakit dada / Batuk Kencing Manis Kencing Tidak Lancar Kencing Batu usus Buntu (Apendik) Sakit Pinggang (Nier) Lever / Tipes Rematik (encok) Asthma / Sesak nafas Asam Urat Paru-paru basah Pengapurah Tulang Susah tidur Darah Tinggi / Rendah Maagh Lumpuh karena strok Ambein (Wasir) Jantung Berdebar Amandel/Polip/Sinusitis Pilek Menahun Jantung Koroner Migran/Sakit Kepala Kolestrol Tinggi Belum punya keturunan Gatal-gatal/Eksim/Sawan Katarak KHUSUS BAGI YANG BELUM PUNYA KETURUNAN DALAM JANGKA WAKTU 44 HARI MASA PENGOBATAN INSYA ALLAH BERHASIL. USIA MAKSIMAL 45 TAHUN BAGI WANITA

Jangan biarkan diri anda ketergantungan obat atau alat bantu jenis apapun yang bisa merusak organ vital anda. Jangan biarkan penyakit anda bertambah parah segera hubungi pengobatan kami

Alamat Praktek Menetap : Jl. D.I Panjaitan Lrg. Kartini No. 1713 Rt.33 Rw. X Kel. Tangga Takat Plaju Palembang

Hubungi : BAPAK RIDWAN A. MAJID HP. 0813 - 67566082

Jl. D.I Panjaitan Masjid Al-Mawardi

Showroom Mobil Trikurnia

Denah lokasi TEMPAT PRAKTEK

YANG MEMBAWA BROSUR INI MENDAPAT DISCOUNT BIAYA PENGOBATAN 10%

INGAT !! SIMPAN BROSUR INI BILA DIPERLUKAN MUDAH DICARI

Tetapi saat melihat ke belakang, ayah terkejut, karena becak itu tak ada pengemudinya. Ayah langsung turun dari becak dan lari lintang pukang. Anehnya, ayah bukan lari menuju barat ke rumah, tetapi kabur ke arah timur, dan kemudian sampai di daerah Ujungberung. Persis di tempatku tergolek. Tentu saja, ayah pingsan akibat kelelahan.

Pengakuan tersangka Asep dihadapan petugas, barang haram tersebut di dapatnya dari M warga Talang Buluh, dirinya membeli barang haram tersebut seharga 800ribu." Aku beli 800 ribu lalu aku pecah menjadi 7 paket kecil, dalam satu paket aku jual 150 ribu pak," ungkapnya. Sambung bapak Tiga anak ini, dirinya menjual sabu baru 4 bulan belakangan ini. " Aku untung jual sabu dikit pak, kalo abis hanya untung 250 ribu, uangnya pun aku

sambungan 12

Lrg. Kartini

oleh: Tarlin Sukandar

Nak Mudike Plisi,....

Jawaban Edisi 112

Mahasiswa Diganggu Setan Korod (#3)

11

SAMBUNGAN & MISTERI

INGAT !! SIMPAN BROSUR INI BILA DIPERLUKAN MUDAH DICARI

26 JANUARI 2013 | NOMOR 117

PALEMBANG DISINI LOKAK KITO


12

LOKAK SARO

Maling Tau Rego, Komputer Alat Berat Digondol MUARA ENIM, KORAN LOKAK - Maling saat ini semakin pintar dan professional. Hanya dengan mencuri komputer sebuah alat berat, Ayung (63) warga Bekasi Barat, harus menderita kerugian ratusan juta rupiah, di Jalan SMB II depan Rumah Makan Multi Minang Muara Enim, Kamis (24/1) sekitar pukul 03.30. Informasi yang dihimpun, aksi pencurian dilaporkan korban dengan tanda bukti lapor LP/B -76/I/2013/Sumsel/Res Muara Enim, tertanggal 24 Januari 2013. A wal mula kejadian tersebut berawal ketika alat berat diparkir di lokasi kejadian karena baru selesai melakukan pekerjaan pembersihan lahan. Diduga pelaku melakukan pencurian ketika hari sedang hujan dan para pekerja sedang tidur lelap sehingga aksi mereka berjalan mulus. Dan kejadian tersebut baru diketahui oleh salah seorang operator atau pekerja bernama Musi ketika akan bekerja di pagi harinya. Ketika membuka pintu alat berat tersebut, ia kaget sebab isi peralatan computer yang merupakan otak alat berat tersebut sudah hilang. Iapun langsung melaporkan kejadian tersebut ke rekan-rekannya dan keamanan setempat. Dan ketika mereka mengecek bersama-sama ternyata benar computer alat berat tersebut sudah hilang. Kemudian mereka melapor ke pemilik alat berat Ayung, serta melapor ke Mapolres Muara enim. Ketika dikonfirmasi ke Kapolres Muara enim AKBP Drs Mohamad Aris melalui Kasatreskrim AKP Maruli P ardede dan Kasubag Humas Polres Muara enim Aiptu Yarmi kemaren, membenarkan adanya laporan tersebut. Akibat aksi pencuri tersebut, korban dirugikan sekitar Rp 300 juta. Saat ini, pihaknya telah melakukan olah TKP dan melakukan penyelidikan. marshal

Nak Mudike Plisi, Jual Sabu Buat Anak Sekolah

26 JANUARI 2013 | NOMOR 117

Cengki Dibunuh, Pria Dihujami 14 Lobang PALEMBANG, KORAN LOKAK - Warga kawasan Jalan Sulaiman Amin kembali digemparkan dengan penemuan sosok mayat pria tanpa identitas (Mr X), Jumat (25/1/2013) pukul 09.30. Mr X tersebut ditemukan warga dipinggir Jalan Sulaiman Amin (Talang Buruk) tepatnya dikawasan simpang Momea, Rt 23 Talang Buruk terkapar di pinggir jalan. Saat ditemukan Mr X tersebut dalam keadaan terlungkup dengan jeratan tali dan luka tusuk sebanyak 14 lubang, 2 lubang didada kanan dan 12 lubang di punggung. Mayat saat ditemukan memakai baju kemeja hitam dan celana dasar hitam, dengan ciriciri tinggi sekitar 155 cm. Ciriciri khususnya Mrx berambut pendek memakai cin cin bermata biru dijari tengah tangan sebelah kirinya dan memakai sepatu kulit warna putih. "Melihat ada mayat yang terkapar dipinggir jalan, kita langsung melapor ke polisi,"

ungkap salah satu saksi yang namanya tak mau disebutkan. Kapolsek Sukarami Kompol Imam Tarmudi melalui Kanit Reskrim, Iptu Hanys B Pamungkas, membenarkan adanya menemuan mayat tersebut. Saat mendapatkan laporan dirinya dan anggota langsung mendatangi TKP, untuk melakukan olah TKP." Setelah dilakukan olah TKP, mayat diduga mayat sudah meninggal 24 jam yang lalu, mayat ini merupakan korban pembunuhan,"kata saat ditemui diforensik RSMH Palembang. Ditambahkannya, mayat saat ditemukan memakai baju kemeja hitam dan celana dasar hitam, dengan ciri-ciri tinggi sekitar 155 cm dan berambut pendek lurus

Jenazah pria tanpa identitas yang tewas di Simpang Momea Sukarami.

"Jika ada warga kehilang keluarganya yang memiliki ciri-ciri yang sama, silakan langsung hubungin polsek Sukarame atau langsung ke Forensik RSMH Palembang," tandasnya.

Duit Katek,

FOTO KORAN LOKAK/ GUN

Tersangka Asep saat diintrogasi Dir Narkoba P olda Sumsel, Jumat (24/1).

PALEMBANG, KORAN LOKAK - Rata-rata orang yang bergelut di dunai narkoba pandai berkilah atau berbohong. Alasa jual sabu untuk memasukan anaknya ke sekolah TK , Asep (26) warga Komplek Griya Sukajadi Blok F No I Kelurahan Sukajadi Kecamatan Talang Kelapa Kabupaten Banyuasin, terpaksa digiring anggota Ditres Narkoba P olda Sumsel, Jumat (25/1/2013) pukul 10.30. Penangkapan ini pun dilakukan atas laporan warga setempat, karena ulah Asep yang sering meresahkan warga setempat, sering melakukan transaksi narkoba. Mendapati laporan tersebut, anggota Ditres Narkoba tidak tinggal diam, dipimpin langsung oleh Subdit II kanit III Akp Jonhson Nadapdap langsung mengikuti gerak -gerik tersangka Asep. Saat tersangka berada di rumah teman bernama Ap warga Perumahan Darma Kelurahan Tanah Mas Kecamatam Talang Telapa Kab Banyuasin, petugas langsung melakukan penangkapan. Ketika hendak tangkap tersangka mencoba membuangkan barang bukti, tapi oleh kesigapan petugas, barang bukti yang dibuang tersangka di belakang rumah teman dapat dilihat petugas. Dari tangan Asep, kotak rokok yang dibuangnya, petugas menemukan 7 paket sabu pahe (paket hemat) seharga 800 ribu. Mendapati sabu tersebut tersangka pun tidak bisa mengelak lagi, dengan muka tertunjuk iapun langsung digiring petugas ke Polda Sumsel. Baca 11

Ada Cewek Anggota Geng Pembobol Rumah

tusuk korban ini, dijerat dulu memakai tali. Meningalnya korban diduga sudah 24 jam, karena sudah ada belatungbelatung kecil di sekitar luka tusuk yang dialami korban," tandasnya Gun

Pasal Jando Anak Duo, Satpam Diaduke Ke Plisi

Kawan Ngajak Maling, LAJU PALEMBANG, KORAN LOKAK - Sebagai anak muda tak memegang duit seperak pun perasaannya pasti serba salah. Kata mendiang Gusdur dulu, jangankan mundur, maju pun susah. Nah beginilah nasib dialami David Zulpikar (22), warga Jalan SH Wardoyo, Lorong Paria, RT 06, Kelurahan 7 Ulu, Kecamatan Seberang Ulu (SU) I. Saat lagi nongk rong di dekat rumah, ia pun tak berpikir dua kali ketika ditawari ajakan maling oleh temannya, Jp. Nasib tambah apes, temannya lolos, ia ditangkap Unit Resk rim Polsekta SU I, pimpinan Iptu Iwan Gunawan. Itu lantaran dirinya mencuri di rumah H Paul, yang berada disekitaran Kelurahan 5 Ulu Palembang. Sedangkan Davit diitangkap pada Senin (21/1) sekitar pukul 17.00 WIB, saat sedang bermain bola di kawasan 7 Ulu. Sedangkan aksi pencuria yang dilakukan Davit terjadi pada Desember 2012 sekitar pukul 00.30 WIB. Dari situlah, tersangka berhasil mencuri satu unit Hp Blackberry dan uang tunai

Sementara itu, Dr Ramli Bachsin SpF, dokter forensik yang melakukan visum terhadap Mr X mengatakan, Mr X diduga tewas tak wajar, karena dilihat dari luka tusuk dan jerat tali leher. "Sebelum di

FOTO KORAN LOKAK/ GUN

FOTO KORAN LOKAK/GUNTUR

Robani (37) saat melaporkan oknum Satpam PT.Sunan Ruber Kertapati Palembang ke SPKT Polresta Palembang.

Tersangka David Zulfikar yang merupakan specialis pembobol rumah, ketika diamankan di Polsek Seberang Ulu (SU) I.

Rp400 ribu. "Aku congkel jendela makek kayu. Kayu itu memang ado di sebelah rumah itu, Pak. Aku maling sebelumnyo idak direncanake, kareno lagi lewat ado kawan aku ngasih ide. Duit katik pulo, jadi langsung bae aku panjat. Dapat duit Rp400 ribu dan satu Hp BB pak. Duitnyo untuk makan bae, dan bayar hutang," aku David yang juga Resedivis Narkoba ini. Kapolresta Palembang,

Kombes Pol Sabaruddin Ginting MSi, melalui Kapolsekta SU I Kompol M Hadiwijaya ST, didampinggi Iptu Iwan Gunawan membenarkan, telah menangkap pelaku pencurian. "Kita telah tangkap pelaku pencurian ini, kita akan melakukan pengembangan, dan untuk pelaku ini, kita akan kenakan pasal 363 KUHP, dengan ancaman diatas tiga tahun penjara," tegas Hadiwijaya. aji/gun

Tigo Wong Plembang Tewas Mulut Bebui

PALEMBANG, KORAN LOKAK - Diduga cemburu melihat janda anak dua kecengannya main ke rumah tetangga, Sayuti (52) satpam PT Sunan Luber Kertapati Palembang seenaknya main ancam pisau. Akibat ulahnya yang sok jagoan, oknum satpam tersebut dilaporkan ke SPKT Polresta Palembang, Jumat (25/1). Pelapornya, Robani (37) warga Keramasan Rt 01/01 Kecamatan Kertapati Palembang. Menurut pelapor, kejadian pengancaman tersebut terjadi Kamis (20/12/2012). Namun tengah dalu kemarin, Jum’at (25/1/2013) sekitar pukul 01.00 WIB entah kenapa rumahnya didatangi polisi. Robani menduga ini buntut dari ulah oknum satpam

yang cemburu terhadapnya. "Saat itu aku lagi kumpul dengan anak bini di rumah. Lalu datanglah Iis (27) janda beranak dua, tetanggo yang sudah biaso maen k erumah. Nah, pas dio ngetok pintu ku buka, kuliat dibelakang Iis ado Sayuti yang langsung nyuruh aku keluar. Katonyo, kesini kau sambil nunjuk ke pisau di tanganya,” ujar Robani. Lantaran tidak tahu apa salahnya, Robani langsung bertanya. “Kau dak usah ngurusi gawe wong,” kata Robani menirukan omongan Sayuti yang turut disaksikan warga sekitar. Kapolresta Palembang, Kombes Pol Sabaruddin Ginting MSi melalui Kasat Resk rim Kompol Djoko Julianto SH SIk, saat dikonfirmasi membenarkan pihaknya telah menerima laporan korban. aji/gun

“Spiderman” Truk Ditangkap

Komplotan tersangka diamankan di Polresta Palembang.

FOTO KORAN LOKAK/ AJI

PALEMBANG, KORAN LOKAK - Berbekal petunjuk ponsel yang tertinggal tak jauh dari TKP, Tia (19), salah satu komplotan pembobol rumah kosong, akhirnya berhasil dibekuk petugas. Gadis muda ini diciduk petugas Kanit Ranmor Iptu Robeth, di rumahnya Jalan DI Panjaitan Gang Lama Kelurahan Bagus Kuning Kecamatan Plaju, Kamis (24/1/2013) pukul 19.00. Petugas mendapatkan barang bukti berupa satu unit ponsel BlackBerry (BB) dan kamera digital. Sebelumnya petugas terlebih dulu membekuk tersangka Yuri (28) yang merupakan gembong dari komplotan pembobol rumah. “Sumpah nian, aku baru sekali ikut (bobol rumah),” ujar T ia ketika menjalani pemeriksaan petugas penyidik, Jumat (25/1/2013). Dalam setiap kali beraksi bobol rumah, T ia berperan untuk mengetuk pintu rumah yang menjadi target. Tersangka Tia terlibat dalam aksi bobol rumah di kawasan Jl Jenderal Sudirman samping Hotel Cendana Jumat (11/1) pukul 13.00. gun/aji

Jenazah ketiga pekerja lapter saat disemayamkan di RSUD Besemah

PAGARALAM, KORAN LOKAK - Tiga warga Palembang yang mencari sesuap nasi di Pagaralam dengan berkerja membasmi rumput di lapangan terbang

Mijit Lemak Gila

LOKAK ANGKA KEBERUNTUNGAN

3 1 9 5 Kepala : 4 7 8 6 Ekor : 25 47 Angka Wajib : 87 65 45 Colok Bebas : 6 5 Sabtu, 26 Januari 2013

mon

OTAK Mat Lokak tak pernah berhenti memikirkan apa lagi lokak untuk di kemudian hari. Kali ini ia pura-pura menjadi dukun pijat yang bisa menyembuhkan berbagai penyakit. Nah apa lagi gawe mamat kito sikok ini? Yuk ikuti terus ceritanya. Politisi sering sekali mengingatkan pemerintah, jangan tebang pilih dalam penegakan hukum. Rupanya, politik semacam itu juga diadopsi oleh kalangan dukun, setidaknya oleh Mat Lokak. Siapa saja boleh pijat padanya, meski ia bukan tukang pijat. Tapi saat kontrol, nanti dulu. Pasien wanita yang tua keriput, sekali pijat dan bayar, selesai. Tapi yang

FOTO KORAN LOKAK/AJI Y.K PUTRA

(Lapter) Atung Bungsu di Kelurahan Atung Bungsu Kecamatan Dempo Tengah Kota Pagaralam tewas barengan. Ketiganya bernama Dodi

Iskandar (47) Atung Bungsu di Kelurahan Atung Bungsu Kecamatan Dempo Tengah Kota Pagaralam Warga Jalan Yusuf

muda dan cantik, ditambah seksi pula, wowww…..selalu ditelateni. Hampir setiap hari dikontrol, dengan alasan untuk diketahui perkembangannya. Nah Mat Lokak sekarang ini punya profesi baru, yakni jadi dukun pijat, meski matanya normal-normal saja. Karena kenormalan matanya itu pula, dia jadi tahu dan bisa membedakan mana barang bagus dan mulus. Sebagai lelaki normal, tentu saja Mat Lokak pendulumnya langsung jadi tidak normal! Entah kenapa beberapa pasien yang datang kepadanya, baik salah urat, keseleo atau kecelakaan, sembuh jika dipijatnya. Alkisah, Mat Lokak belakangan ini memiliki sejumlah pasien wanita di

kampungnya. Kang Vandu Vil hanya 2-3 kali urut, sudah tak pernah dikontrol lagi akibat keseleo kebanyakan mancing. Namun Ny. Sri yang masih muda dan cantik pula, sedikitnya seminggu 4 kali selalu dikontrol. Paling aneh, aksi kontrol pasien itu hanya dilakukan manakala Ridwan suami Sri tak di rumah. Kalau kebetulan suami ada, ngontrolnya cepat dan segera beranjak. Tapi jika Ridwan tak di rumah, Mat Lokak bisa berjamjam singgah di rumah Sri. Perilaku aneh dukun pijat ini akhirnya menjadi pokok pembahasan warga rumah susun. Kenapa Kang Vandu Vil tak pernah dikontrol, sedang Ny. Sri dikerepi (dipersering)? Setelah dipikir lama dan

Muzamil (20) dan Rangga (18) tersangka bajing loncat, yang mencuri beras dari truk yang melintas di Jalan Soekarno-Hatta, saat berada di P olsekta Kertapati

PALEMBANG, KORAN LOKAK- Jika di film animasi ada pemeran Spiderman yang beraksi dengan memanjat

Baca 11

dinding gedung, berbeda dengan Muzamil (20) dan Rangga(18) warga Jalan TPA II, Kelurahan Karya Jaya, Baca 11

diselidiki, bisa ditarik benang merah bahwa Mat Lokak berbuat itu lantaran pasien Sri masih muda. Kang Vandu Vil jelas dipijit-pijit hanya ketemu tulang. Kalau Ny. Sri yang tebel dagingnya dan anget badannya, jelas sangat menggugah selera. Dengan keputusan seperti itu, warga lalu menasihati Ridwan, agar meningkatkan kewaspadaan nasionalnya atas diri dukun palsu Mat Lokak. Kalau perlu ditanyakan sekalian, kenapa sebagai tukang pijit melakukan standar ganda dalam terapi pengobatan? “Kalau dukun pijat profesional, nggak mandang tua nggak mandang muda, semua dikontrol jangan pilih-pilih. Sesuai dengan petunjuk,

beberapa hari lalu dia tak kerja, melainkan nyanggong gerak gerik Mat Lokak dari rumah tetangga. Nah, saat melihat rumah Ridwan sepi, dukun pijat itu lalu masuk dan menemui Sri. Lima belas menit kemudian, diam-diam Ridwan masuk dalam rumah. Betapa dia tidak marah melihat adegan itu. Dalam kondisi telentang, meski pakaian lengkap, tapi bagian dada Sri selalu “ditelateni” terus dan tidak ke mana-mana. Kontan saja Mat Lokak dilabrak, dan dimaki-maki. Kalau saja tak dicegah warga, mungkin terjadi sudah perkelahian antara hidup dan mati. Siang itu juga Mat Lokak langsung kabur. “Banyak pulok gawe Mat..!! (**)

Edisi 26 Januari 2013  

Edisi 26 Januari 2013

Read more
Read more
Similar to
Popular now
Just for you