Page 1

CMYK HARIAN UMUM www.koran-lampung.com

ALAMAT REDAKSI/ USAHA/IKLAN : Jl. Bumi Manti IV No. 113, Gg. Wartawan, Kampung Baru, Kedaton, Bandarlampung Telp: (0721)7691023 Fax: (0721) 7691024

Bersama Membangun Lampung

Edisi: 0577 Tahun Keempat | JUMAT, 23 OKTOBER 2012

Q Pepesan Kosong

Waspadai Banjir Menjelang musim penghujan masyarakat Bandarlampung, khususnya yang berada di pinggiran way (sungai-red) mulai dihantui banjir. Wajar saja hal ini terjadi, belakangan ini Bandarlampung sudah manjadi langganan tetap banjir, bahkan kondisi ini juga terjadi di sejumlah jalan protokol. Pada tahun-tahun lalu, hampir 20 persen wilayah Bandarlampung tergenag air. Belum tahu pasti penyebab kota Tapis Juanda Hipni Berseri ini menjadi langganan banjir, apakah kondisi drainase buruk, atau banyak bukit resapan air yang sudah berubah fungsi menjadi perumahan elit. Sudah waktunya pemkot membenahi kondisi ini sebelum terlanjur parah. “Mat hati-hati kalau pada malam hari turun hujan, jangan terlalu lelap tidur,” kata Mang Buloh kepada Mat Lubin. “Emang kenapa Mang,” tanya Mat Lubin. “Sekarang ini memasuki musim penghujan, biasanya kita-kita yang tinggal di pinggiransungai menjadi target utama keganasan banjir banding. Seperti yang terjadi pada tahun lalu,” jelas Mang Buloh. “Betul Mang, bukan Cuma kita, di sejumlah jalan protokol juga tergenang air. Bahkan banjir banding ini juga menimbulkan kerugian masyarakat yang sangat besar. Tidak jarang harta benda ikut kanyut terbawa arus banjir,” kata Mat Lubin. Kekhawatiran kedua warga pingiran ini tentunya sangat beralasan, betapa tidak sejak lima tahun terakhir ini Bandarlampung sudah menjadi anggota tetap banjir setelah Jakarta. Hampir di sepanjang way yang ada di Bandarlampung meluap ketika hujan turun dnegan deras. Bahkan banjir ini kerab menelan korban jiwa. “Jadi kalau hujan mulai turun dengan deras kita-kita harus gimana dong Mang,” tanya Mat Lubin. “Secepatnya kita harus siap-siap menyelamatkan harta benda kita, yang lebih penting pastikan keluarga kita dalam keadaan aman,” jelas Mang Buloh. “Kalau itu bukan solusi Mang,” jelas Mat Lubin “Jadi gimana dong,” tanya Mang Buloh “Yang lebih aman, kalau hujan turun dengan deras dan rumah kita kebanjiran kita ngungsi aja ke kantor DPRD. Kantor DPRD kan rumah rakyat, jadi kita berhak untuk menempatinya,” kata Mat Lubin dengan nada canda.

Hari Ini, TNBBS Turunkan 200 Perambah Hutan LAMBAR, KL TNBBS Wilayah II Liwa, Kamis (22/11) berencana akan menggelar operasi penurunan 200 perambah hutan yang kerap merambah hutan di Kecamatan Lumbok Seminung, Kabupaten Lampung Barat. Diperkirakan TNBBS akan menurunkan 100 personil Polhut yang dibantu Balai Konservasi Sumber Daya Alam Provinsi Lampung. “ Operasi akan berlangsung selama lima hari, dan berdasarkan data TNBBS Wilayah II Liwa, jumlah perambah yang akan diturunkan mulai besok, Kamis (22/11) sebanyak 200 perambah, data tersebut juga mencatat juga bahwa para perambah semua berasal dari luar Lambar. Sebelumnya juga telah dilakukan sosialisasi yang dilaksanakan di Lumbok Seminung sekitar satu bulan yang lalu, yang diikuti oleh sekitar 100 orang perambah hutan TNBBS di Lumbok Seminung, “ kata Kepala Bidang TNBBS Wilayah II Liwa, Edi Susanto, Rabu (21/11). Dia mengatakan, pihaknya

akan menertibkan perambah yang ada disana, dan untuk bangunan yang ada di wilayah TNBBS akan dibongkar. Sehingga tidak ada lagi perambah yang naik setelah operasi penurunan dilaksanakan, setelah penertiban tersebut, pihaknya akan terus mensiagakan sebanyak 10 personel dalam setiap lingkungan. Dia menambahkan menurut rencana akan dilaksanakan hingga akhir tahun, hal itu dilaksanakan sebagai bentuk antisipasi dan dengan harapan dapat meminimalisasi perambah kembali naik setelah dilaksanakan operasi penurunan. (Iyo/WH)

Pohon Tumbang, Jalan Gajah Mada Macet

Profil Pemimpin Muda Siap Membawa Perubahan Masyarakat Bandarlampung TELUKBETUNG SELATAN, KL Pemimpin muda membawa perubahan masyarakat Bandarlampung, Pemimpin ini adalah Muswir. A.Md. Pria kelahiran Kota Bandarlampung, 5 November 1972 dikenal sebagai pengusaha yang konsen di bidang politik. Kiprahnya didunia politik dimulai saat menjadi simpatisan Partai Amanat Nasional (PAN) Kecamatan Teluk Betung Selatan Tahun 1999. Karirnya memuncak saat memperjuangkan Partai berlambangkan Matahari Terbit untuk dikenal dari berbagai kalangan masyarakat, Muswir AMd bersama-rekan-rekannya di Kecamatan Telukbetung Selatan pada tahun 1999. Dengan kesederhanaan, komitmen, serta moralitas agama.yang tinggi, dan pandai dalam pergaulan. Ia sangat merakyat dan tidak pernah memilah milah dalam berhubungan dengan setiap orang, karena partai itu sesungguhnya membutuhkan dukungan rakyat banyak. Sehingga Pria ini diberikan amanah sebagai Ketua DPC PAN Kecamatan Telukbetung Selatan (TbS) tahun 2009. Wajar Suami Sherly Yurita, kini berkiprah di dunia politik, mengabdi pada partai berlambang matahari terbit, tidak diragukan lagi, buktinya setia dan menampung aspirasi masyarakat hingga menjabat sebagai anggota DPRD Kota Bandarlampung. Dalam badan DPRD Kota Bandarlampung, Muswir juga anggota dari komisi D mewakili fraksi Partai Amanat Nasional. Komisi ini mengurusi bidang Sosial. Bermafaat untuk orang banyak, itulah motto hidupnya. Beliau juga menjabat Sekretaris PAN Kota Bandarlampung. Beliau dikenal sebagai pribadi yang tegas menanamkan bahwa pejabat publik seharusnya lepas dari kepartaian dan menjadi milik rakyat. Ia telah mengabdi jiwa dan raganya demi kepentingan masyarakat banyak, yang mendasari pengabdiannya ini adalah rasa kebersamaan yang didukung oleh masyarakat. Bapak empat anak itu juga mengatakan, strategi menuju 2 digit ditubuh partai berlambang matahari terbit, berharap selalu konsolidasi sesama pengurus. Dan selalu melakukan perbuatan-perbuatan untuk kepentingan orang banyak, tanpa ada perbuatan yang dilaksanakan, itu bohong. Apa yang kita cita-citakan dua digit itu tercapai. Beliau selalu mengatakan langkah-langkahnya yaitu dengan melakukan perbuatan-perbuatan konkrit yang terasa oleh masyarakat baik itu dengan kegiatan sosial maupun kebaktian. Dan kita selalu menjaga kesolidan hingga nampak kesolidan itu bersama pengurus partai. (wah)

PENERBIT: CV CIPTA GRAFIKA LAMPUNG Harga Eceran: Rp3.000,-/Eks 12 Halaman

KORAN LAMPUNG/ JUANDA

POHON TUMBANG Akibat pohon tumbang, sepanjang Jalan Gajah Mada, Bandarlampung macet. Meski tidak menelan korban,sebuah mobil mini bus sempat tertimpa pohon dan seorang pengendara sepeda motor terjatuh dan mengalami luka ringan, Kamis (23/11).

BANDARLAMPUNG, KL Tidak kuat menahan terpaan angin, sebuah pohon besar di Jalan Gajah Mada, Tanjung Agung, Bandarlampung, Kamis (23/11) tumbang. Akibat kejadian itu, sebuah mobil mini bus ikut tertimpa pohon dan seorang pengemudi motor sempat terjatuh dan mengalami luka ringan. Untuk menghindari terjadinya kemacetan masyarakat sekitat turut membantu membersihkan ranting pohon. “Awalnya ada angin ken-

cang sekitar 5 menit, mungkin batang pohon ini sudah ada yang rapuh sehingga tidak kuat menahan terpaan angin kencang. Kami kaget Mas, suaranya seperti bom,” kata salah seorang karyawan rumah makan yang ada di sekitar TKP. Kejadian itu sempat menimbulkan kemacetan di sepanjang Jalan Gajah Mada, bahkan kendaraan yang melalui jalan tersebut terpaksa memotong arah untuk menghindari macet. (JJ/JJ/O1)

BBM Solar Langka, SPBU Dipenuhi Antrian Kendaraan BANDARLAMPUNG, KL Sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Bandarlampung, Jumat (23/11) mengalami kelangkaan Bahan Bakar MInyak (BBM) solar. Akibatnya terjadi antrian kendaraan yang menggunakan bahan bakar solar di sejumlah SPBU. Belum diketahui penyebab terjadinya kelangkaan BBM solar ini. “Belum tahu Mas, saya petugas yang baru aplus dari

petugas malam,” kata salah seorang petugas SPBU Sumur Waru, Jalan By Pass SoekarnoHatta, Bandarlampung, ketika ditanya terkait kekosongan BBM solar. Berdasarkan pantaun Koran Lampung di sejumlah SPBU, kelangkaan BBM solar ini hamper menyeluruh di wilayah Bandarlampung. Setidaknya SPBU yang berada di Jalan SoekarnoHatta mengalami kekosongan BBM solar. Empat SPBU itu

yakni, SPBU Waygubak, SPBU Sumur Waru, Kali Balok, SPBU Sukarame dan SPBU Wayhalim. Kekosongan BBM solar memicu keluhan dari sejumlah sopir mobil yang menggunakan BBM solar, khususnya mobil truk lintas daerah.“Waduh Mas.. kami ini sudah mengantri sejak jam 4 subuh, tapi sampai sekarang belum juga ada solar. Belum ada kejelasan dari pihak SPBU,” kata salah seorang sopir mobil box. (JJ/JJ/O)

KORAN LAMPUNG/JUANDA

BMM LANGKA Sejumlah SPBU di Bandarlampung mengalami kekosongan BBM Solar, akibatnya terjadi antrian kendaraan di sejumlah SPBU. Tampak antrian kendaraan di SPBU Sumur Waru, Kali Balok, Bandarlampung, sejak pukul 4.00 pagi, Kamis (23/11).

UBL Gelar Seminar Naional PLN “Keukeh” Sudah Komunikasi Sosial Pembangunan Setor PPJ 2012 Rp43 M BANDARLAMPUNG, KL Universitas Bandar Lampung (UBL) menggelar Seminar Nasional Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik di Auditorium Pascasarjana UBL, Rabu (21/ 11). Seminar tersebut dihadiri ratusan partisipan dari berbagai instansi mulai dari pemerintah daerah se- Provinsi Lampung, akademisi, praktisi hingga mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Lampung. Rektor UBL, Ir. M. Yusuf Sulfarano Barusman, MBA dalam sambutannya mengatakan, kegagalan Indonesia dalam merespon reformasi yang terjadi saat ini dalam berbagai bidang mulai dari sosial, teknologi, hingga ekonomi. ‘’ Saat ini kita dihadapkan pada dinamika sosial global yang dinamis dari segi ekonomi dan teknologi. Perubahan sosial sangat cepat terjadi dinega-

ra kita maupun negara. Dan kita gagal meresponnya,’’ papar Rektor. Rektor juga menyatakan adanya gejala politik yang muncul dalam permasalahan di Lampung yang baru-baru ini terjadi. Banyak masyarakat yang masih belum sadar terhadap kesadaran hukum dita-

mbah dengan tidak tegasnya penegakan hukum di Indonesia. ‘’Saya berharap dengan seminar ini yang bertajuk Komunikasi Sosial dan Pembanguan bisa membuka khasanah berfikir kita untuk bisa bersikap dalam beragam dinamika,’’ ungkapnya. (WH)

BANDARLAMPUNG, KL Pihak Perusahaan Listrik Negara (PLN) Cabang Tanjungkarang, secara tegas menyatakan, pernyataan BPK terkait adanya selisih setoran pajak penerangan jalan (PPJ) yang diterima Dispenda Kota Bandarlampung sebesar Rp 6 miliar adalah benar. “ Sisa saldo sebesar Rp 6 miliar di tahun 2011 tersebut, pihaknya menyetorkannya ke Dispenda kota Bandarlampung pada tahun 2012,” kata Asisten Manejer PLN Cabang Tanjungkarang, Supono, saat dihubungi via telepon, Selasa (20/11). Dikatakannya, sisa saldo sebesar Rp 6 miliar tersebut yang disetorkan di tahun 2012 bukan termasuk setoran PPJ untuk bulan januari 2012. “Setoran Rp 6 miliar tersebut merupakan sisa saldo di tahun 2011 yang dibayarkan di tahun 2012, bukan termasuk setoran PPJ untuk bulan Januari 2012,dan kalau setoran untuk bulan Januari pihakn-

ya sudah menyetorkannya setiap tanggal 20 bulan berjalan,” kata Supono. Dia mengatakan, saldo PPJ per 31 Desember 2011 senilai Rp 43.766.078.686,- dan sudah diterima di kas daerah sebesar Rp 37.551.145.206,-. Sedangkan sisanya senilai Rp 6.213.896.980,- disetorkan ke kas daerah di tahun 2012. Supono menjelaskan, pernyataannya terhadap tim BPK mengenai setoran PPJ ke Dispenda kota Bandar Lampung itu sudah benar. “Apa yang saya jelaskan terhadap tim audit BPK itulah yang sebenarnya dengan tidak dibuatbuat,” jelasnya. Untuk diketahui, penerimaan PPJ TA 2011 yang disetorkan di tahun 2012 senilai Rp 6.213.896.980,-, jumlahahnya berbeda dengan data piutang PPJ yang disajikan dalam laporan keuangan TA 2011, senilai Rp 2.296.735.395,- sehingga terdapat selisih kurang catat senilai Rp 3.917.161.585,-. (Mron/JJ/Din/O)

CMYK

edisi 23 november 2012  

koranlampung

Advertisement