Issuu on Google+

KORAN

Baru Saja Ditahan

Tersangka Asuransi Fiktif Minta Penangguhan

SEMARANG – Wakil Ketua DPRD Kota Semarang, Djunaedi bersama anggota DPRD Kota, AY Sujianto mengajukan penangguhan penahanan kepada majelis hakim Pengadilan Tipikor Semarang, Rabu (6/11). Baca Tersangka...hal 11

BERLANGGANAN HUBUNGI : 024 - 7607143, 085641637777

Kamis, 7 November 2013

Mafia Solar, Kuras SPBU Pakai Truk

SEMARANG - Seorang pria yang diduga jadi mafia pembobol pombensin berhasil kabur dari sergapan polisi. Polisi berhasil mengamankan satu unit truk bak kayu H 1449 KG dan seorang kernet yang saat ini telah ditetapkan sebagai tersangka penimbun bahan bakar minyak (BBM) jenis solar. Pada truk bak warna kuning tertutup terpal biru tersebut terdapat tangki bahan bakar berkapasitas 5000 liter. Tangki besar tersebut dihubungkan dengan tangki truk menggunakan selang dan pompa.

Baca Mafia Solar.....hal 11

Negro Sefni

Dulu Anak Bandel PAHIT dahulu manis kemudian. Mungkin kalimat tersebut adalah peribahasa yang tepat bagi sosok yang satu ini. Dia adalah seseorang yang memiliki mental kuat  Baca Dulu Anak...hal 11

Petugas memriksa barang bukti, truk penimbun solar, Kombes Pol Djohartono memintai keterangan Maliki, kernet truk penimbun solar, Rabu (06/11). foto: Fais Urhanul Hilal/Barometer

POLISI GANTUNG

KASUS BOS?? “Kasus dana BOS belum pernah diselesaikan. Mumpung pejabat baru, seharusnya juga punya semangat baru memberantas korupsi. Jangan sampai digantung atau dipetieskan.”

Megan Young, Miss World 2013

SEMARANG - Kasus dugaan korupsi dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) Sekolah Dasar (SD) yang ditangani Polrestabes Semarang men-

Jatuh saat Kunjungi Panti Asuhan

guap begitu saja. Sejak diproses pada 2012 silam, hingga November 2013 ini belum ada perkembangan berarti. Baca Polisi Gantung..hal 11

Polisi Dituding Lakukan Pembohongan Publik

KECELAKAAN cukup serius mewarnai kunjungan Megan Young, Miss World 2013, ke salah satu panti asuhan di Haiti, akhir Oktober lalu. Megan bersama Julia Morley, CEO Miss World, dan sekitar 20 anak-anak jatuh setelah lantai yang mereka pijak tiba-tiba runtuh.

Kasus

Baca Jatuh Saat.....hal 11

Ketua DPC Gerindra Solo

SEMARANG – Kuasa hukum Aris Nuryanto (32), Ketua Dewan Pengurus Cabang (DPC) Gerindra Solo, Warsito Sanyoto menuding pihak kepolisian telah melakukan pembohongan publik lewat media massa. Pembohongan itu dilakukan lantaran informasi yang diberikan kepada media terkait kliennya tidak sesuai fakta yang terjadi.  Baca Polisi Dituding...hal 11

Supervisor Tilep Uang Nasabah

Asyik Pacaran di Hotel, Ditangkap Polisi SEMARANG - Tim Resmob Polrestabes Semarang berhasil meringkus tersangka penggelapan uang milik nasabah PT G4S senilai Rp 74 juta. Pelaku ternyata Budi Santoso (39), seorang supervisor perusahaan yang bergerak di bidang jasa transportasi uang tunai dan

barang berharga tersebut. Warga Cinde, Candisari, Gajahmungkur itu berhasil diringkus bersama kekasihnya di sebuah hotel di Pacet, Mojokerto, Jawa Timur, Minggu (03/11) pagi. Budi mengaku uang senilai Rp 74 juta itu merupakan milik seorang nasabah yang Baca Asyik Pacaran....hal 11

Budi Santosa (39) warga jalan Cinde Selatan RT 5 RW 8, Jomblang, Candisari, supervisor perusahaan jasa keamanan pengiriman uang, dimintai keterangan. foto: NENDRA/BAROMETER

Terlibat Tabrakan, Avanza H 9192 Kabur Pemuda Tak Berhelm Kritis SEMARANG--Sebuah mobil jenis Avanza warna silver bernomor polisi H 9192 kabur setelah menabrak pengendara di depan Bank BNI Jalan Pamularsih, tadi malam. Akibatnya, seorang pemuda yang belum diketahui identitasnya mengalami kritis. Pemuda tersebut mengalami luka parah di bagian kepala. Kecelakaan tersebut terjadi sekitar pukul 20.30. Saat itu, pemuda tersebut melaju kencang dari arah barat mengendarai motor Satria F warna merah K 6029 UZ, tanpa mengenakan helm. Celakanya, mobil Avanza yang semula dari arah timur atau jalur selatan, hendak putar balik. Diduga, tidak waspada. Avanza tersebut berputar cukup kencang dan menabrak pengendara dari arah barat.

Kisah Sang Preman DI sebuah tempat kamar mandi umum di dekat terminal, Sardot si preman pasar ribut kehilangan kolornya. Tanpa mengenakan baju apalagi handuk Sardot langsung keluar dan teriak teriak. Baca Kisah...hal 11

Memiliki Sabu, Eko Dituntut 5 Tahun

Korban kecelakaan di jalan Pamularsih tadi malam saat dievakuasi petugas ke RS. foto: barometer

Polisi Selidiki Brimob Gadungan

SEMARANG – Wajah Eko Yulianto tampak pasrah ketika didudukkan di kursi pesakitan Pengadilan Negeri Semarang, Rabu (11/6). Di Pengadilan, Dia didakwa telah memiliki narkoba jenis sabu-sabu tanpa hak. Dia pun mengakui perbuatannya dan menyesali perbuatannya. Eko adalah warga Sambirejo Gayamsari Semarang. Bersama dengan Glen Rizard Tulaseket warga Lamper

SEMARANG - Kepolisian terus menelisik kasus penganiayaan yang diduga dilakukan oleh oknum Brigadir Mobile (Brimob) di depan gang Jalan Sendoyo V, Bugangan Semarang Timur. Oknum tersebut bertindak arogan dengan menghajar Erik Wibowo (19) warga setempat hingga babak belur.

Baca Memiliki Sabu...hal 11

 Baca Polisi Selidiki...hal 11

LAYOUT : SOEPRIE

Baca Terlibat Tabrakan....hal 11

Penjual Kopi Dibacok Rampok Emas dan Uang Rp 15 Juta Dibawa Kabur REMBANG - Aksi perampokan disertai pembacokan terjadi di sebuah warung kopi di Dusun Tuder, Desa Wonokerto, Sale, Rembang, Rabu (6/11) sekitar pukul 01.30 dinihari. Korbannya dua orang, yakni Lasini, pemilik warung kopi warga Desa Wonokerto dan seorang pramusaji kopi, Nurlaila warga Desa Ngujuran, Bulu, Tuban, Jawa Timur.

Lasini menderita luka bacok di bagian pergelangan tangan, bahkan jari kelingking putus, sedangkan karyawannya terluka pada bagian punggung, karena berusaha melawan perampok. Pelaku yang diperkirakan berjumlah lima orang itu, membawa kabur perhiasan milik korban, senilai Rp 15 Baca Penjual Kopi...hal 11 email : koran.barometer@gmail.com


2

BAROMETER Kamis, 7 November 2013

Janji Gubernur Jateng

Tahun Infrastruktur, Hanya Wacana

SEMARANG – Janji Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo membuat Jawa Tengah di tahun 2014 sebagai tahun infrastruktur rupanya hanya sebatas janji dan wacana belaka. Pasalnya sejak dilantik pada bulan Agustus lalu Ganjar selalu menjanjikan alokasi dana infrastruktur Rp1, 5 triliun ternyata pada kenyataannya rancangan anggaran dan pendapatan belanja daerah (RAPBD) Jateng 2014 berkata lain. Gubernur hanya mengajukan anggaran untuk infrastruktur sebesar Rp 1,255 triliun. Hal itu bisa dilihat dari alokasi dana infrastruktur yang dibahas dalam rapat paripurna DPRD Jateng,

di mana dibahas RAPBD Jateng 2014. Pada rapat yang tidak dihadiri Ganjar langsung itu dapat dilihat bahwa untuk sektor pembangunan Ganjar hanya mengajukan anggaran sebesar Rp 1,255 triliun untuk infrastruktur 2014. Itu pun di alokasikan untuk tiga satuan kerja perangkat daerah (SKPD), yaitu Dinas Bina Marga, Dinas Cipta Karya, Dinas Pengelolaan Sumber Daya Alam (PSDA). Beberapa anggota Komi-

si D DPRD Jateng yang membidangi masalah pembangunan pun usai rapat paripurna selesai langsung mengungkapkan kekecewaan mereka melihat ketidakkonsistenan Ganjar dengan menjanjikan infrastruktur 2014 sebesar Rp1, 5 triliun. Salah satunya anggota Komisi D DPRD Jateng, Hadi Santoso. Ia menerangkan, bahwa anggaran Rp 1,255 triliun yang diajukan Gubernur itu juga tidak murni untuk belanja langsung (khusus infrastruktur), akan tetapi juga termasuk anggaran untuk belanja tidak langsung atau untuk gaji para karyawan di tiga SKPD tersebut. Padahal sebelumnya,

Ganjar mengatakan bahwa anggaran infrastruktur akan dialokasikan murni untuk belanja langsung. “Dari anggaran Rp 1. 155 triliun itu, untuk belanja langsung di-

anggarkan sebesar Rp 1,0797 triliun dan untuk belanja tidak langsung sebesar Rp 176,56 miliar, “ terangnya. Melihat RAPBD yang ada, kata dia, angka yang diajukan masih jauh dari besaran yang selama ini dilontarkan oleh Gubernur yaitu sebesar Rp 1,5 triliun. “Gubernur nampak tidak memiliki etikat untuk alokasi anggaran pembangunan infrastruktur sebesar Rp 1,5 triliun. Jika Gubernur memiliki iktikat untuk alokasi angagran sebesar Rp 1,5 triliun, seharusnya dalam RAPBD angka tersebut sudah Nampak, “ tandas dia. Senada, anggota Komisi D DPRD Jateng Abdul Aziz

mengaku kecewa dengan ketidakkonsistenan Ganjar dalam berkoar perihal dana infrastruktur. Apalagi sebelumnya, Ganjar pernah memberikan bola panas kepada Komisi D DPRD dengan tantangan memberi alokasi dana infrastruktur 2014 lebih besar dari Rp 1, 5 triliun. Saat itu ungkapan Ganjar adalah “Kalau dewan siap saya (Ganjar -red) maunya Rp 2 triliun,” kata dia. Ia mengimbau kepada Gubernurnur untuk bersedia untuk duduk bersama Komisi D guna membahas alokasi anggaran infrastruktur agar sesuai dengan yang selama ini diwacanakan Gubernur, yaitu Rp 1,5 triliun.

“Untuk itu kami tegaskan Gubernur harus mau duduk bersama dengan Komisi D guna membahas alokasi anggaran infrastruktur agar bisa mencapai Rp 1,5 triliun,” tandas dia. Terpisah, Wakil Gubernur Jateng Heru Sudjatmoko mengatakan, usulan nominal infrastruktur yang diserahkan ia katakana baru tahap awal. Menurutnya, nilanya memang tidak mencapai Rp1,5 triliun di dalam RAPBD murni 2014 ini. “Nanti setelah berjalan akan ada RAPBD perubahan dan kita usulkan untuk anggaran pembangunan infrastruktur, “ pungkas Heru. [roy/b3]

Apindo Ingin UMK Naik 10 Persen SEMARANG- Asosiasi Pedagang Indonesia (Apindo) Jateng mengaku keberatan jika Upah Minimium Kota (UMK) di Jateng mengalami kenaikan di atas 10 persen dari UMK tahun sebelumnya. Ketua DPD Apindo Jateng, Frans Kongi mengatakan, pihaknya saat ini mengalami kesulitan untuk memutuskan perihal permasakahan UMK dari unsur pengusaha. Menurutnya, usulanusulan yang disuarakan sejumlah serikat pekerja di beberapa daerah dengan nominal Rp3 juta-Rp5 juta tidak realistis. “Makanya kami meminta kepada para serikat pekerja untuk realistis lah. Realistis menurut kami adalah berdasarkan peraturan perundangan yaitu berdasarkan survei KHL (Kebutuhan Hidup Layak-red) dari bulan Januari sampai bulan Desember, “ kata dia kepada wartawan di Semarang, Rabu (6/11). Ia mengatakan, untuk angka nominal sendiri di masing-masing kabupaten/kota akan berbeda dan tidak bisa disamaratakan. Apalagi melihat dari kebutuhan dan kemampuan perusahaan yang berbeda pula di masing-masing daerah. “Untuk nominalnya kami belum bisa menghitung, namun kalau dari Apindo menginginkan ya maksimal kenaikannya 10 persen dari angka UMK tahun sebelumnya, “ jelas dia. Berkomentar tentang permintaan buruh yang menginginkan KHL di bulan Desember, ia mengaku hal itu keluar dari ketentuan, mengingat survey KHL sendiri dalam aturannya dimulai sejak bulan Januari sampai Desember. Frans mengatakan bahwa dirinya tidak menyetujui tentang adanya anggapan upah murah seperti yang lontarkan oleh buruh. Bahkan, kata dia, anggapan upah murah tersebut tidak berdasar. Mengingat masyarakat sendiri berada di Indonesia dan tidak berada di daerah lain seperti amerika dll. “Upah murah itu kriterianya apa? Jadi maaf kalau kami dari Apindo ini tidak menyetujui adanya anggapan upah murah,” katanya. Selain itu, Apindo menginginkan bahwa penentuan UMK sendiri diadakan setiap tiga tahun sekali. Hal itu dikarenakan, jika penentuan UMK diadakan setahun sekali akan mengakibatkan pergolakan yang terjadi akibat tuntutan kenaikan upah kepada pengusaha secara terus menerus. “Tiga tahun itu dengan syarat melihat inflasi pada tahun tersebut. Artinya sesuai inflasi dari lembaga yang terpercaya, “ tandasnya. Tak hanya itu, Frans menandaskan kalau dalam penentuan UMK ini pihaknya tidak mau didasarkan pada urusan politik di daerah. Seperti halnya yang terjadi di daerah lain yaitu Jawa Barat, Jawa Timur dan DKI Jakarta. Dengan adanya urusan politis itu, menurutnya justru akan semakin memberatkan pengusaha dalam melakukan aktivitas perdagangan. “Maksudnya politis begini, Jokowi di Jakarta sebelumnya UMK- nya berapa Rp 220.000 dan menurut survei saya wa ktu i tu a d a l a h nilainya Rp 1.700,00. dan apa yang terjadi coba, banyak pengusaha yang memilih pindah, dan pengangguran di manamana, “ terang dia. [roy/b3]

RTH SAMPANGAN HAMPIR JADI. Warga bermain di taman Ruang Terbuka Hijau (RTH) Sampangan,Semarang. Pembangunannya memasuki tahap fisik dan ditargetkan selesai pada awal Desember akhir tahun ini. Taman ini nantinya bisa digunakan warga sebagai taman bermain dan berolahraga. (NENDRA/BAROMETER)

10 Kabupaten “Sunat” Dana Sertifikasi Guru SEMARANG- Komite Penyelidikan Pemberantasan Korupsi dan Kolusi dan Nepotisme (KP2KKN) Jateng melansir sebanyak 10 kabupaten yang mengalami kasus penyunatan dana sertifikasi guru sejak tahun 2010 hingga tahun 2013. Dari data KP2KKN, kesepuluh daerah tersebut antara lain; Kabupaten Boyolali, Klaten, Jepara, Sragen, Karanganyar, Sukoharjo, Wonogiri, Semarang, Purworejo dan Batang. Koordinator KP2KKN, Eko Haryanto mengatakan, dari berbagai kasus yang terjadi rata-rata mempunyai modus yang sama yaitu modus penyelewengan dana tunjangan sertifikasi yang bersumber dari APBN dalam hal ini Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) itu biasanya dilakukan dengan terlambat membayarkan atau membayarkan tetapi dengan jumlah yang tidak seharusnya atau kurang. “Modusnya pasti jelas, jadi yang terlambat membayar itu karena dana yang disimpan di bank dan jumlahnya cukup besar. Motifnya adalah agar pihak pengelola dapat mengambil bunga dari dana tersebut,” tandas Eko kepada Barometer di Kantornya, Rabu (6/11).

Selain itu, kata dia, kasus pungli dana sertifikasi guru di daerah yang ditransfer langsung ke kas daerah (APBD) ini jarang disentuh oleh aparat penegak hukum. Karena proses pengawasannya dilakukan oleh Itjen Kemdikbud dan juga Badan Pengaudit Keuangan Pusat (BPKP). “Selama alokasi dana itu pada tahun yang belum selesai atau sedang berlangsung maka ditangani oleh Itjen, akan tetapi kalau tahun itu habis, seperti kasus pungli tahun 2010,2011 dan 2012, maka BPKP harus turun tangan, “ terang dia. Dari berbagai kasus yang

terjadi di Jawa Tengah, pihaknya bahkan menyayangkan proses penangan yang justru dihentikan tanpa alasan yang logis oleh pihak penyidik kepolisian setempat, seperti kasus pungli dana sertrifikasi yang terjadi di Kabupaten Sukoharjo tahun 2010 lalu. Pihaknya minta kepada BPKP untuk memantau tentang dana sertifikasi guru yang dari tahun ketahun selalu bermasalah terjadi pungutan liar dalam proses pencairannya. Selain itu, dirinya menyarankan kepada guru untuk berani bersuara jika merasa diberlakukan tidak adil. Karena, sertifikasi merupakan hak guru. “Bukan hanya berlaku serifikasi guru di dinas pendidikan saja, akan tetapi guru-guru MI/MTS yang bernaung di Kementerian Agama dan Depag juga. Seharusnya guru teriak, kalau dalam praktiknya mengalami kondisi serupa,” imbuhnya. Selanjutnya, dengan adanya berbagai kasus penyunatan dana sertifikasi yang dari tahun ke tahun terus terjadi, Eko meminta agar aparat penegak hukum di daerah dan aparat Kejaksaan Negeri di daerah untuk pro aktif dalam menyikapi kasus tersebut. [roy/b3]

Kasus Dana Sertifikasi Guru Belum Cair di Jateng Daerah/ Kabupaten/ Kota

Modus/ Kasus

1. Kabupaten Boyolali

Alami keterlambatan Dana dari pusat

2. Kabupaten Klaten

Ada praktik pungli dalam penerbitan SK sertifikasi guru (Rp400 ribu/ orang)

3. Kab. Jepara

Tunjangan sertifikasi guru terlambat pada 2012 dan baru dicairkan pada bulan Jan-Juni 2013

4. Kab. Sragen

Kalangan guru di sragen meresahkan 2 bulan tunjangan sertifikasi tahun 2012 belum dicairkan (mengendap di kas daerah sebesar Rp 18 Miliar untuk 5.162 guru)

5. Kab. Karang Anyar

Pungli sertifikasi dilaporkan ke KP2KKN Jateng tahun 2012

6. Kab. Sukoharjo

Kasus Penyunatan tunjangan sertifikasi guru tahun 2010

7. Kab. Wonogiri

Sertifikasi untuk guru agama di pungut Rp 225.000/orang.

8. Kab. Semarang

Pemberian tunjangan sertifikasi guru tahun 2010 diwarnai pungli Rp100 ribu/orang

9. Kab. Purworejo

Dana sertifikasi dipotong Rp225 ribu/orang dari seharusnya diterima Rp1,5 jt/orang

10. Kab. Batang

Pungli sertifikasi guru agama dengan modus sama Sumber: KP2KKN

Tes Dirut Bank Jateng Sulit SEMARANG- Dimulainya kembali penjaringan calon Direktur Utama (Dirut) Bank Jateng menjadikan calon umum bisa mendaftarkan kembali secara bebas. Namun, untuk mendaftarkan diri sebagai calon Dirut Bank milik Pemprov tersebut tidaklah mudah alias butuh syarat yang rumit. Hal itu dikatakan oleh Komisaris baru Bank Jateng, Sri Puryono yang baru dilantik sebagai Komisaris Bank Jateng beberapa waktu lalu. Pria yang juga menjabat sebagai PelaksanaTugas Sekretaris Daerah itu mengaku kesulitan saat dirinya

mengikuti serangkain fit and proper test dari Bank Indonesia (BI) saat sebelumnya dicalonkan sebagai Komisaris Bank plat merah tersebut. “Tesnya itu sangat ketat. Kalau kandidat direksi itu misalnya tidak lulus, maka kandidat itu akan kembali lagi ke Dekom (Dewan Komisaris-red),” jelas Sri usai menghadiri rapat paripurna DPRD Jateng di gedung Berlian, Rabu (6/11). Selain itu, kata dia, persyaratan administrasi yang harus dipenuhi kandidat direktur utama Bank Jateng pun tidaklah mudah. Seperti harus berpen-

didikan minimal S1, pernah menjabat eksekutif bank minimal 5 tahun, memiliki sertifikat manajemen risiko pada level 5, dan pernah ikut Sekolah staf dan pimpinan bank (Sespibank). Namun Sri menyampaikan untuk menentukan nasib Bank milik BUMD tersebut, pihaknya selaku tim komite remunerasi dan nominasi (Koreno) yang bertugas menjaring semua pendaftar serta dipilih 10 calon untuk diajukan ke BI itu sangat membuka kepada masyarakat untuk mendaftarkan diri. Pendaftaran sediri dimulai Rabu-Jumat (6-8/11) mendatang. “Sete-

lah itu akan dilakukan Verifikasi. Verifikasi berlangsung selama 3 hari mulai yaitu mulai Senin 11 November hingga Rabu 13 November mendatang, “ katanya. Dia menjamin, pihaknya bersama tim Koreno akan melakukan penjaringan dan seleksi yang transparan dan akuntabel. Dan tidak dialkukan seperti sebelumnya yang terkesan tertutup “Jadi tidak ada lagi istilah itu titipan gubernur, dan juga tidak memandang Si A, B, dan C siapa. Yang memenuhi syarat serta lolos fit and proper tes bakal terpilih,” kata dia. Sebelumnya, Komisaris

Bank Jateng, Imam Ghozali menyebutkan, sudah ada 25 kandidat Direktur Utama Bank Jateng per 31 Oktober 2013. Terdapat 16 calon internal berasal dari 12 kandidat yang berasal dari kepala divisi, 3 di antaranya direksi dan 1 jabatan dari bawah kepala divisi. “Dari 25 orang yang memenuhi semua persyaratan dari BI sekitar 12 orang. Sedangkan dari eksternal ada empat orang yang belum mendapatkan manajemen risiko level 5. Apakah nanti BI bisa dinego urusan administrasinya saya nggak tahu,” kata dia. [roy/b3]

Ketua DPD Apindo Jateng, Frans Kongi (DWI ROYANTO/ BAROMETER) Layout :Abdus S

email : koran.barometer@gmail.com


SOBO KAMPOENG Kamis, 7 November 2013

3

Pedagang Pasar Parmi, Kasie Pembangunan Bulusan

Jadi PNS & Ibu RUmah Tangga

MENDAYUNG DIPENSIUNKAN

BULUSAN – Mengurus keluarga dan anak-anak menjadi prioritas utama Parmi, Kasie Pembangunan Kelurahan Bulusan Kecamatan Tembalang. Hobinya mendayung pun terpaksa off sementara untuk bisa fokus terhadap keluarga. “Sementara ini sudah nggak dayung lagi, ngurus keluarga saja. Apalagi untuk anak-anak, kasihan kalau ditinggalkan terus,” ujarnya. Parmi mengatakan sebelumnya dirinya pernah mengikuti berbagai kejuaran mendayung. Bahkan, perempuan berambut panjang ini pun pernah masuk dalam tim Dayung yang bertanding saat PON. “Pernah jadi atlet dayung. Menurut saya mendayung itu mengasyikkan dan termasuk olahraga yang membutuhkan kekompakan tim dan kekuatan fisik,” lanjutnya. Selain pernah mengikuti berbagai pertandingan dayung, Parmi bergabung dalam Persatuan Olahraga Dayung Indonesia (PODSI). “Sekarang fokus ke keluarga dulu. Bagi waktu antara kerjaan dan keluarga,” ujarnya. Parmi mengaku tidak kesulitan dalam membagi waktu antara pekerjaan dengan mengurus rumah tangganya. “Sepulang kerja bisa langsung mengurus rumah, malamnya menemani anak belajar. Sabtu dan Minggu jadi waktu khusus untuk keluarga,” ungkapnya. Terkait pekerjaannya sebagai Kasie Pembangunan, Parmi mengaku, tidak begitu banyak pembangunan yang diusulkan oleh kelurahan. Karena, wilayah Bulusan bukan daerah yang tertinggal. “Alhamdulilah pekerjaan lancar, apalagi sini kan bukan daerah tertinggal. Dengan adanya BKM dan bantuan Pamsimas sudah banyak membantu,” pungkasnya. (war/b7)

Sambut Pengerukan Saluran Air Jalan Tambra DADAPSARI – Sebanyak 22 pedagang di Pasar Purwogondho di wilayah Kelurahan Dadapsari selama seminggu harus libur berjualan. Pasalnya, saluran di sepanjang Jalan Tambra Kelurahan Dadapsari harus mengalami pengerukan sebagai upaya antisipasi menyambut datangnya musim penghujan. Para pedagang yang berjualan di atas saluran air itu pun mengaku dengan sukarela akan mengosongkan dan membongkar lapaknya. LURAH Dadapsari Nuryanto bersama Camat Semarang Utara mengaku sudah selama beberapa hari terakhir melakukan pendekatan dan komunikasi dengan para warga terkait adanya rencana pengerukan tersebut. “Ketika jalan santai, peninjauan lapangan, di forum-forum RW, selalu saya sampaikan supaya warga dengan rela hati membiarkan saluran di Jalan Tambra ini dikeruk dulu. Paling tidak selama seminggu dikeruk, lalu nantinya juga akan dilakukan peninggian. Ini demi kebaikan bersama supaya di sini tidak lagi terjadi banjir yang parah seperti yang sudah-sudah. Lagipula, jika banjir datang, tentunya hal itu menggangu kegiatan berjualan sehingga harus ditindak secepatnya dan hal itu tak akan terjadi tanpa dukungan dari para pedagang,” jelas Nuryanto. Peninggian pada saluran akan dilakukan sebesar 60 cm. Nuryanto sudah menyampaikan kepada para pedagang setidaknya sejak seminggu sebelum pengerukan. Mengingat Senin (4/11) sudah dilakukan pengerukan, paling tidak seminggu sebelumnya para pedagang sudah harus menepati janji mereka. Nuryanto mengapresiasi respon positif yang diberikan para pedagang. Mereka menyambut baik instruksi darinya agar mengosongkan lahan tempat berdagang di atas saluran. Mereka menyadari perlunya upaya pengerukan karena kondisi saluran di bawah mereka mengalami penyumbatan akibat sedimentasi dan sampah yang membludak. “Begu (back hoe) dari PSDA

Kata Mereka... Suminah, Pedagang Makanan BERJALAN di Pasar Purwogondho sudah delapan tahun dilakoninya. Program pengerukan yang dilakukan pihak Kelurahan dan Kecamatan harus didukung, meskipun harus libur jualan paling tidak selama seminggu. “Ini untuk kebaikan bersama. Aliran di saluran sini memang tidak lancar dan banyak sekali tersumbat sampah. Jadi, kalau mau dinaikan dan ditinggikan kami sangat menghargai, yang penting kami sebelumnya sudah diberitahu. Jadi, kami bisa siap-siap. Paling tidak pada hari Minggu, semua barang dagangan saya sudah saya rapikan. Biar hari Senin, proses pengerukan sudah bisa dilakukan,” ungkapnya. (han/b7)

Ngatiyem, Pedagang Kerupuk ROB dan banjir memang harus diseselesaikan. Paling tidak, ada upaya meminimalisir meskipun belum dapat diselesaikan secara tuntas. Jika musim penghujan, akibat rob dan banjir, aktifitas jual-beli terganggu. “Pak Lurah dan Pak Camat sudah bilang kalau barang-barang dagangan paling tidak sampai hari Senin. Kami setuju saja karena hal ini demi kebaikan pedagang juga. Yang penting, begitu selesai kami tetap dapat berjualan di sini seperti sebelumnya,” katanya. (han/b7)

Kampung Buah Dingin & Rujak Ala Miroto MIROTO – Semarang yang berhawa panas, membuat banyak orang mencari sesuatu yang segar. Keberadaan pedagang buah dingin dan rujak yang ada di setiap sisi jalan pun selalu menarik minat sejumlah orang untuk mampir. Mereka adalah pedagang yang menggunakan gerobak warna kuning dan biru, menawarkan aneka buah segar dan rujak. Bertempat di wilayah RT 05 RW 01 Kelurahan Miroto Kecamatan Semarang Tengah, mulai pukul 06.00 terlihat kesibukan para pedagang rujak yang menyiapkan dagangannya. Pedagang buah dingin dan rujak ini secara turun temurun berjualan di Kota Semarang. Ada sekitar lima rumah kos-kosan di RT 05 RW 01 Kelurahan Miroto yang menjadi tempat tinggal mereka. Salah satunya Ujang (45), yang terlihat sibuk mengupas sekaligus memotong buah-buahan yang telah dia beli di Pasar Johar tadi pagi. Ujang mengatakan seluruh pedagang rujak di Semarang merupakan warga Kuningan Jawa Barat. Mereka hijrah ke Semarang untuk mengadu nasib. “Awalnya saya diajak saudara jualan disini. Pedagang rujak disini dari satu keLayout : soepri’e

camatan yakni Kecamatan Cidahu Kuningan,” ungkapnya. Dengan modal awal Rp 300.000 setiap harinya, Ujang membeli buah-buahan yang diperlukan. Seperti semangka, melon, timun, nanas, nangka, jambu air, dan bengkoang. Sepulang dari pasar, mereka membersihkan buah-buahan dan menatanya di gerobak khas berwarna kuning dan biru.

Dia mengatakan semua pedagang buah dingin ini memang sengaja gerobaknya warna kuning karena sebagai ciri atau penanda kalau mereka berasal dari Kuningan. Meskipun tempat tinggalnya bersama, tetapi bekerja secara individu dalam hal meracik bumbu rujaknya. “Meski bareng-bareng motong buahnya sama buat bumbu, tapi ini kita kerjakan

untuk dagangan sendiri-sendiri,” katanya. Pria yang memiliki dua putra ini mengatakan, meskipun ada sekitar 60 pedagang buah dingin disini, tetapi tidak pernah ada masalah mengenai tempat berjualan. Karena masing-masing sudah memiliki wilayah sendiri. “Tidak ada penentuan lokasi berjualan, tetapi sampai saat ini tidak pernah ada masalah. Ada yang berjualan di Mal Ciputra atau yang keliling,” ungkapnya yang mangkal di Tower HSBC Kawasan Simpang Lima Semarang ini. Sadar karena merupakan warga pendatang, Ujang, beserta teman-teman yang lainnya juga ikut menjaga kebersihan tempat dia tinggal. Salah satunya, sampah dari kulit buah-buahan yang sudah dikupas, diberikan ke ternak sapi yang berada di Gunungpati. “Sampahnya, daripada menumpuk kita berikan ke peternak sapi di Gunungpati. Biasanya dibarter susu sapi,” ujarnya. Sementara itu, Lurah Miroto Sri Ananingsih mengatakan, melihat potensi yang ada di wilayahnya ini, dirinya ingin membuat paguyuban pedagang buah din- g i n agar lebih terkoordinir. (war/b7)

akan segera tiba Senin. Jika nantinya pengerukan telah selesai, saluran diharapkan akan berjalan lancar. Para pedagang silakan membangun lapak lagi. Namun saya minta kepada para pedagang yang merupakan Warga Kelurahan Dadapsari ini supaya nanti sebisa mungkin membangun tempat jualan rapi. Jadi, biar tetap sedap dipandang mata,” tegasnya. Pasar Purwogondho memang memiliki peranan penting bagi hajat hidup tiga kelurahan di wilayah Kecamatan Semarang Utara yaitu Kelurahan Dadapsari, Kuningan dan Purwosari. Pengerukan akan dilakukan setahap demi setahap. Sementara, Djaka Sukawijana, Camat Semarang Utara, mengatakan pada tahun lalu telah dilakukan pengerukan saluran. Dan pada tahun ini akan dilakukan hal serupa yaitu saluran di Jalan Kakap hingga Jalan Tambra Dadapsari. “Kami sangat mengapresiasi karena Semarang Utara mendapat prioritas dalam penanganan rob dan banjir. Sehingga yang perlu dilakukan adalah bagaimana pendekatan kepada warga khususnya para pedagang ini, ” ungkapnya. Djaka menuturkan Dadapsari sendiri memang terbilang parah dengan masalah banjirnya. Wilayah ini paling tidak membutuhkan waktu hingga tiga hari untuk menunggu surutnya genangan air banjir mengingat telah banyak saluran yang mampet. Dengan dilakukannya pengerukan secara berkala tiap tahunnya, ia yakin betul, waktu surutnya air banjir dapat diubah dari tiga hari menjadi tiga jam. (han/b7)


BAROMETER Kamis, 7 November 2013

Alamat Ganda, Panwaslu Gagal Klarifikasi Komisioner DEMAK – Panitia Pengawas Pemilihan Umum (Panwaslu) Kabupaten Demak gagal meminta klarifikasi terhadap Eko Yuniarto yang saat ini menjadi anggota KPU Kudus terkait dugaan alamat ganda. Menurut Ketua Panwaslu Demak Khoirul Saleh, Rabu, Eko Yuniarto yang sebelumnya anggota Panitia Penyelenggara Kecamatan (PPK) Sayung Demak memang diundang Panwaslu Demak untuk dimintai klarifikasinya pada Senin (4/11). Akan tetapi, kata dia, Eko tidak hadir dan tidak ada pem-

beritahuan terkait panggilan Panwaslu Demak. Upaya Panwaslu Demak meminta klarifikasi soal dugaan alamat ganda, katanya, bertujuan untuk menyelesaikan permasalahan tersebut, karena dia saat ini menjadi anggota KPU Kudus. Ia mengatakan surat pemanggilan terhadap Eko dilayangkan oleh Panwaslu Demak pada Sabtu (2/11). Surat tersebut, katanya, dialamatkan sesuai dengan KTP Kabupaten Demak yang dimiliki Eko yakni di Desa Surodadi Kecamatan Sayung Kabupaten Demak.

Rencananya, kata dia, Panwaslu Demak akan kembali melayangkan surat pemanggilan kedua terhadap Eko Yuniarto. “Harapannya, dia bersedia memenuhi panggilan klarifikasi agar permasalahan tersebut ada kejelasan dan kepastian sehingga cepat selesai,” ujarnya. Berdasarkan keterangan dari Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Demak, katanya, Eko memiliki KTP Demak yang berlaku mulai 2008 hingga 1 September 2013. Sedangkan surat pengunduran dirinya sebagai PPK Sayung, kata dia,

­ enerima P ­Bansos ­Diperiksa ­Kejaksaan

sekitar 27 September 2013. Pemberitaan sebelumnya, satu dari lima anggota KPU Kudus yang terpilih untuk masa jabatan 2013-2018 yang bernama Eko Yuniarto diduga mendaftar di KPU Provinsi dan KPU Kudus dengan alamat berbeda. Di antaranya, beralamatkan Desa Surodadi, Kecamatan Sayung, Kabupaten Demak ketika mendaftar KPU Jateng, sedangkan alamat yang digunakan saat mendaftar sebagai anggota KPU Kudus yakni Desa Gondangmanis Kecamatan Bae Kudus. (ant/b7)

REMBANG – Kejaksaan Negeri ­Rembang, mulai Senin (4/10), memanggil para ­penerima bantuan sosial (Bansos) dari ­anggaran Pemprov Jateng 2010 karena diduga terjadi penyimpangan. Anggaran Bansos ­se-Jateng 2010 itu mencapai Rp 26 miliar. Untuk Kabupaten Rembang, jumlah penerimanya sebanyak 150 kelompok yang tersebar di sejumlah kecamatan. Paling banyak berada di Kecamatan Lasem, Bulu, dan Kecamatan Sarang. Mereka rata-rata berasal dari kalangan pondok pesantren, mushola, takmir masjid, dan

pengurus Muslimat NU. Ada yang hanya menerima dana Bansos Rp 3,5 juta untuk membeli rebana dan jumlah paling besar sekitar Rp 50 juta untuk kegia-

Bupati Kendal Jalani Tes Narkoba

KENDAL – Puluhan PNS Kabupaten Kendal menjalani tes urin yang dilakukan secara mendadak rabu (06/11)siang di ruang OR. Sejumlah PNS yang

saat itu sedang mengikuti rapat POK, sontak kaget dan panik. Pasalnya, undangan awalnya hanya rapat namun berubah menjadi tes urin narkoba. Para

pejabat ini nampak bingung dan kaget, karena usai mengisi daftar hadir rapat kordinasi diminta menuju ruang terpisah dan diberi wadah untuk menampung

urine. Para pejabat juga tidak menyangka dan tidak menduga karena Badan Narkotika Nasional BNN Kabupaten Kendal tidak memberitahu akan dilaksanakan tes urin tersebut. Suasana acara yang semula hanya rapat dinas Bupati Kendal dengan pejabat eselon 2 dan eselon 4 berubah menjadi ramai ketika Badan Nasional Narkotika Kabupaten Kendal mengumumkan akan melakukan tes narkoba kepada pejabat-pejabat yang hadir dalam rapat dinas tersebut. Satu-persatu pejabat yang rencananya akan mendengarkan pengarahan dan rapat koordinasi dengan Bupati Kendal digiring menuju ruangan yang sudah disiapkan. Selain pejabat dilingkungan pemkab Kendal, bupati beserta wakil bupati juga ikut tes urine. Menurut Widya Kandi Susanti, Bupati Kendal, pihaknya akan menindak pejabat yang terbukti menyalahgunakan narkoba. Namun demikian, pejabat yang bersangkutan tidak lantas dipecat, hanya direhabilitasi. “Hasil dari tes ini nanti akan dilaporkan kepada saya. Jika ada pejabat yang positif, saya setuju jika pengguna narkoba menjalani rehabilitasi, bukan ditahan karena bukan pengedar,” kata Widya Kandi Susanti. Menurut Teguh Budi Santoso, Kepala BNN Kabupaten Kendal, tes urin ini untuk men-

jamin pejabat di lingkungan pemkab kendal bersih dari penyalahgunaan narkoba. “Ancaman penggunaan narkoba bisa kapan saja dan siapa saja, tingkat peredaran narkoba di Kendal juga masih tinggi. Tes urine ini memang dilaksanakan secara mendadak dan akan dilakukan secara berkala tanpa pemberitahuan,” kata Teguh Budi. Tes urine yang dilakukan BNN Kabupaten Kendal secara mendadak ternyata tidak membuat kaget beberapa pejabat eselon 3 salah satunya Camat Kaliwungu Selatan Toni. Ia mengaku tidak merasa kaget atau panik karena memang bukan pengguna. “Ngapain harus kaget dan panik jika setiap pejabat yang disini tidak mengunakan narkoba. Saya rasa langkah seperti ini harus rutin dilakukan agar masyarakat Kendal bebas narkoba,” katanya. Tes urin dikalangan pejabat Kendal dilakukan karena diduga banyak pejabat yang mengkonsumi narkoba. Tes urin dilakukan dengan menggunakan tes pack yang bisa langsung diketahui hasilnya. Namun, pihak BNNK Kendal akan melaporkan secara tertulis kepada bupati untuk ditindak lanjuti. Jumlah pejabat eselon 4 hingga eselon 2 yang dites mencapai 60 orang yang terdiri dari camat, kepala bagian dan kepala dinas. (ynk/ b7)

tan pembangunan fisik. Kajari Rembang Sudirman Syarif melalui Kepala Seksi Pidana Khusus (Kasi Pidsus) Ali Mukhtar mengatakan pemeriksaan ditikberatkan apakah penerima benar-benar memperoleh dana Bansos tersebut sesuai plafon anggaran, terjadi pemotongan atau tidak, atau bahkan penerimanya palsu alias fiktif. Sampai Senin siang, pihaknya baru menemukan satu kelompok penerima Bansos fiktif.

Kasus Bansos APBD Jateng ini ditangani Kejaksaan Tinggi Jateng. Menurut Ali Mukhtar pihaknya sebatas membantu pemeriksaan saksi penerima bantuan. Kalau sudah selesai, baru dilaporkan kepada Kejaksaan Tinggi. “Waktu pemeriksaan dibatasi selama dua minggu. Karena jumlah saksinya cukup banyak, bisa saja penyidik akan minta tambahan waktu,” terang Ali. Menjawab wartawan, apakah penerima dana Bansos akan ikut terseret proses hukum , Ali Mukhtar berpendapat, tergantung proses penyidikan di tingkat Kejaksaan Tinggi Jateng. Tetapi kemungkinan besar tidak sampai menyentuh penerima, sementara terfokus pada tersangka yang diduga menjadi otak pelaku penyimpangan dana tersebut. (yon/b7)

Pilwalkot Tegal

Ikmal-Edi Ajukan ­Gugatan ke MK TEGAL – Tim sukses pasangan calon Wali Kota Tegal, Ikmal Jaya-Edi Suripno, telah melayangkan gugatan ke Mahkamah Konstitusi terkait dugaan politik uang pada pemilihan kepala daerah dan wakil daerah setempat, 27 Oktober 2013. Ketua Tim Sukses Pasangan Calon Wali Kota Tegal, Ikmal-Edi, Sutari, Rabu, mengatakan bahwa timnya akan menempuh jalur hukum dengan mengacu pada aturan yang berlaku terkait adanya praktik politik uang yang dilakukan salah satu pasangan calon wali kota saat Pilkada Kota Tegal. “Hari ini (Rabu, red.) kami layangkan surat gugatan ke MK. Hal ini kami lakukan sebagai upaya mencari keadilan karena dalam pelaksanaan pilkada terjadi kasus politik uang. Masalah data tentang dugaan praktik politik uang juga sudah kami siapkan,” katanya. Sekretaris pemenangan pasangan Wali Kota Tegal terpilih, Siti Masitha-Nursholeh, Supriyadi mengatakan bahwa Siti Mashita-Nursholeh yang diusung dari Partai Golongan Karya ini tidak mempermasalahkan tim sukses pasangan calon wali kota lain yang akan mengajukan gugatan pilkada ke MK. Kemenangan pasangan Siti MashitaNursholeh pada Pilkada Kota Tegal, kata dia, murni pilihan masyarakat dan tidak ada praktik politik uang yang seperti dituduhkan oleh tim sukses pasangan calon wali kota lain. “Kemenangan pasangan Siti Masitha-Nursholeh karena karisma dan diterima oleh masyarakat Kota Tegal. Mereka memilih calon wali kota perempuan dengan pertimbangan Siti Masitha-Nursholeh membawa perubahan Kota Tegal yang lebih baik lagi,” katanya. Sementara itu, Ketua Komisi Pemilihan Umum Kota Tegal, Saifudin Zuhri mengatakan sesuai aturan penyampaian terhadap perselisihan hasil pilkada telah dijadwalkan pada 3-7 November 2013. “Silakan saja diajukan. Adapun masalah penyelesaian perselisihan pilkada di tingkat Mahkamah Konstitusi mulai 8-29 November 2013,” katanya. (ant/b7)

Kasus Ikan Bandeng Mati

Petambak Siap Lawan Pembuang Limbah REMBANG – Para petambak dari sejumlah desa di Kecamatan Kaliori Rembang siap menggalang kekuatan untuk bergerak bersama sama, mencari solusi bagaimana caranya menghadapi keterpurukan sektor perikanan tambak. Masalah tersebut diduga karena pencemaran air laut semakin parah, lantaran pembuangan limbah pabrik pengolahan ikan. Anggota DPRD Kabupaten

Layout : Reza AW

Rembang asal Desa Tasikharjo Kaliori Imam Zarkasyi mengatakan petambak mulai dari Desa Banyudono, Purworejo, Tasikharjo, Dresi Kulon hingga Kaliori harus bersatu. Tambak setiap kemarau berfungsi untuk membuat garam dan ketika menjelang penghujan, ditebari ikan bandeng atau udang. Kalau kualitas bahan baku air laut kian buruk, maka ribuan orang yang menggantungkan

tambak sebagai sumber ekonomi akan terkena imbasnya. “Koordinasi antar desa mulai dijalin, apakah nantinya akan menggelar aksi demo atau sebatas audiensi dengan pihak terkait, hal ini masih kami bicarakan. Sebelum melangkah, yang penting mengetahui penyebabnya dulu,” kata Imam Zarkasi. Imam yang juga Ketua DPD II PAN Kabupaten Rembang

itu mengatakan pihaknya juga mengambil sampel air saluran tambak untuk dibawa ke kantor Badan Lingkungan Hidup (BLH) Kabupaten Rembang. Jika tidak ditindaklanjuti, petambak siap menguji sampel air secara swadaya ke laboratorium di Semarang. Wahur, salah satu petambak Warga Desa Tasikharjo, mensinyalir penyebab matinya ribuan ekor bandeng dan

udang di sepanjang saluran tambak, Senin pagi, karena limbah pabrik mengandung bahan kimia berbahaya. Selain air yang mengalir sangat keruh, baunya juga menyengat. “Bisa jadi, limbah berasal dari pabrik di pinggir pantai antara Desa Banyudono sampai Purworejo, Kaliori. Limbah kemudian mengalir ke arah barat karena terbawa ombak angin timuran,” tutur Wahur.

Wahur menambahkan dugaan pencemaran air laut pesisir pantai utara Kaliori terdengar sejak lama. Beberapa waktu lalu, kata dia, BLH pernah menguji sampel air tapi kenyataannya sampai sekarang belum pernah diumumkan kepada masyarakat secara terbuka. Menurut dia pabrik yang membandel terusterusan membuang limbah ke laut tanpa pemrosesan,

segera dilaporkan ke polisi saja. Apalagi, tindakan semacam itu sudah merupakan kejahatan lingkungan. Kepala BLH Kabupaten Rembang Purwadi Samsi menyatakan pihaknya sebatas melakukan pembinaan. Begitu ketahuan melanggar, kata Samsi, pengelola pabrik diberi peringatan untuk mematuhi aturan. Tidak ada rencana membawa masalah tersebut ke jalur hukum. (yon/b7)

email : koran.barometer@gmail.com


BAROMETER Kamis, 7 November 2013

Polisi Tangkap Perakit Bom Solo- Kepolisian Resor Kota Surakarta ­mengamankan dua orang yang diduga memiliki bahan peledak untuk merakit bom di kawasan Monumen 45 Banjarsari, Solo, Rabu dini hari.

Dua orang yang dicurigai memiliki bahan untuk merakit bom tersebut yakni berinisial Rd (19) Warga Mlopoharjo, Wonogiri, dan Ea (32) warga Mojo Kulon, Sragen, kini sedang menjalani pemeriksaan oleh tim penyidik di Markas Polresta Surakarta. Menurut Kepala Polresta Surakarta AKBP Iriansyah, pihaknya mengamankan dua orang tersebut dalam operasi penyakit

Tempat Perakitan ­Senjata Api Digerebek Sleman- Kepolisian Resor Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, mengungkap dan menangkap perakit dan pemilik senjata api. “Satu tersangka sebagai perakit dan pemilik senpi laras panjang yang kami tangkap atas nama Andi Kurniawan (33),” kata Kasat Reskrim Polres Sleman AKP Heru Muslimin, di Sleman, Rabu Menurut dia, tersangka ditangkap di Dusun Nginggring, Desa Girikerto, Kecamatan Turi, Sleman, pada Senin (4/11). “Dari hasil penangkapan tersebut, kemudian hari ini (Rabu) kami melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) di rumahnya,” kata dia. Ia mengatakan, dari tangan tersangka pihaknya menyita satu pucuk senjata laras panjang dengan panjang sekitar 60 centimeter. “Kami juga menyita barang bukti lain berupa 80 butir amunisi dengan kaliber 7,6 militer,” kata dia. Heru mengatakan, hingga saat ini pihaknya belum bisa memastikan keterkaitan temuan itu terhadap kasus penembakan lainnya. “Dalam pemeriksaan sementara tersangka mengaku merakit senjata api untuk tujuan berburu binatang,” kata dia. Ia mengatakan, tersangka juga mengaku baru pertama kali melakukan perakitan senjata api. “Kami masih melakukan penyelidikan terhadap asal muasal bahan untuk merakit senjata api. Rabu (6/11) dilakukan olah TKP untuk mendapatkan tambahan barang bukti dalam perakitan senjata api,” kata dia. Saat dilakukan penggerebekan, kata dia, tersangka sempat mengelak atas kepemilikan senjata api. Tetapi polisi kemudian melakukan penggerebekan di dalam rumah tersangka berukuran sekitar panjang delapan meter dan lebar lima meter. “Kami temukan senjata api laras panjang itu di dalam kamar yang tersimpan di sela-sela almari. Kami menemukan 80 butir amunisi di dalam sebuah tas berwarna biru,” kata dia. (ant/b2)

masyarakat yang dilakukan oleh tim gabungan di kawasan Monumen 45 Banjarsari Solo, sekitar pukul 02.00 WIB. Petugas melintas di kawasan Monumen 45, Banjarsari, Solo, mencurigai dua orang yang berada di bawah pohon dengan membakar sampah. Petugas langsung mendekati dan melakukan penggeledahan terhadap kedua orang itu. Polisi pertama menemukan satu pucuk senapan angin laras pendek warna hitam yang disim-

pan di dalam tas milik salah satu pelaku. Tetapi, petugas langsung melakukan penggeledahan tas milik kedua orang itu. “Kamil menemukan sebanyak 26 jenis barang diduga sebagai bahan peledak, karena tiga unsur di antaranya, yakni penyedot oksigen (oksidator), penyerap Oksigen (redaktor) dan sumber api, dalam tas milik kedua pelaku,” kata Kapolreta yang didampingi Kasat Reskrim Kompol Rudi Hartono. Menurut dia, penemuan barang bukti yang memenuhi unsur pokok dalam perakitan sebuah bahan peledak tersebut, kedua pelaku langsung diamankan untuk penyelidikan lebih lanjut. “Kedua pelaku kini sudah ditetapkan sebagai tersangka dan dijerat pasal 1 Undang Undang Darurat No 12/1951 tentang Tindak Pidana Tanpa Hak Menyimpan

Amunisi, dengan ancaman hukuman kurungan penjara maksimal 20 tahun,” katanya. Pada hasil penyelidikan sementara, kedua tersangka mengaku di dekat kawasan Monumen 45 Banjarsari, hendak memasak mi rebus. Namun, pihak kepolisian tidak dapat dikelabuhi oleh kedua tersangka, karena keduanya mencurigakan, dan dikuatkan dengan sejumlah barang bukti yang ditemukan. Barang bukti yang ditemukan oleh petugas dari tangan kedua tersangka antara lain tiga buah sedotan diisi bahan korek api, sebuah detonator, tiga bungkus urea (kalium pospat), tiga batang kaporit dan satu lainnya sudah dihaluskan. Kemudian satu plastik arang, sebuah batu, satu lembar kertas pehalus kaporit, empat plastik isi

gula pasir, dua botol berisi alkohol 70 persen ukuran 100 mililiter, lima korek api batang, dan satu korek api gas. Selain itu, polisi juga menyita barang berupa satu kantong kecil “backing powder”, satu panci berisi campuran untuk membuat bom asap, dua shampo rambut, satu dus kecil paper klip, empat kasing berbentuk tabung dari kardus, sebuah gunting pisau kater, satu gulung tisu warna putih. Kemudian kardus untuk membuat kasing, enam buah sedotan dan satu sendok makan, satu pucuk senapan angin laras pendek merek Bramsta, tiga plastik kecil berisi peluru senapan angin minimalis ukuran 4,5 mili, sebuah sepeda motor Yamaha Mio Nopol AD 4601 MU, dua dompet , dua telepon seluler, dan dua tas hitam milik pelaku. (ant/b2)

KPK Geledah Kantor di Menara Imperium Jakarta- Komisi Pemberantasan Korupsi kembali melakukan penggeledahan di kantor PT Surya Parna Niaga yang terletak di Menara Imperium Jakarta terkait kasus dugaan korupsi di Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas. “Bahwa benar ada penggeledahan untuk kasus SKK Migas,” kata Wakil Ketua KPK, Bambang Widjojanto saat dihubungi dari Jakarta, Rabu malam. Penggeledahan, lanjut Bambang, berlangsung sejak siang hari untuk mencari bukti-bukti tambahan terkait

kasus suap di lingkungan SKK Migas. Kantor PT Surya Parna Niaga diketahui merupakan perusahaan yang kerap menjadi rekanan SKK Migas sejak masih bernama BP Migas. Direktur Utama perusahaan tersebut, Artha Merish Simbolon, telah dicegah oleh KPK untuk tidak bepergian ke luar negeri sejak Agustus lalu. KPK menetapkan mantan kepala SKK Migas Rudi Rubiandini sebagai tersangka dalam kasus ini berdasarkan operasi tangkap tangan (OTT) pada 13 Agustus 2013 malam bersama dengan barang bukti

400 ribu dolar AS yang diberikan oleh Komisaris PT Kernel Oil Private Limited Simon Gunawan Tanjaya melalui pelatih golf Rudi, Deviardi yang juga sudah ditangkap KPK. Pemberian tersebut diduga merupakan pemberian kedua, sedangkan pemberian pertama dilakukan sebelum Lebaran dengan uang sejumlah 300 ribu dolar AS. KPK selanjutnya menggeledah sejumlah tempat terkait kasus tersebut yaitu ruang Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian ESDM dan menyita uang 200 ribu dolar AS,

Mahfud MD: Jangan Tanggung Selesaikan Kasus MK Temanggung- Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi periode 2008-2013 Mahfud MD meminta agar jangan tanggungtanggung menyelesaikan kasus di tubuh Mahkamah Konstitusi. Mahfud di Temanggung, Rabu, mengatakan, Akil Mochtar sudah diproses, tampaknya semua akan dibuka sampai meluas. Hal tersebut dia sampaikan sebelum menjadi pembicara pada Refleksi Hari Jadi ke-179 Kabupaten Temanggung, di Pendopo Pengayoman Temanggung. “Saya kira bagus, mumpung saat ini momentum MK. Tidak boleh kasus MK itu diselesaikan secara tanggung. Jika ada yang disembunyikan, suatu saat akan meledak lagi,” katanya. Menurut dia, lebih baik dibersihkan sekarang, kemudian jatuhi hukuman yang berat, karena ini merupakan penegak hukum dan yang lain juga disisir agar tidak terjadi lagi di masa mendatang. Menyinggung ketua MK yang baru, dia menyampaikan, telah terpilih secara sah dan harus dihormati. “Soal kapasitasnya mari lihat sama-sama, sedangkan soal keabsahannya sudah final,” katanya. Ditanya kasus suapmenyuap di MK apakah telah berlangsung sejak dulu sudah ada, dia mengatakan tidak ada. “Zaman saya dulu tidak ada. Kalau kemudian ditemukan, supaya diingat dulu pun pernah diperiksa sampai KPK, tetapi tidak pernah ditemukan,” katanya. (ant/b2)

selanjutnya di rumah Rudi di Jalan Brawijaya disita uang senilai 127 ribu dollar Singapura, 90 ribu dolar AS dan motor berkapasitas mesin besar merek BMW. Dalam pengembangannya KPK juga menemukan uang 350 ribu dolar AS di kotak penyimpanan milik Rudi di Bank Mandiri, 60 ribu dolar Singapura, 2 ribu dolar AS dan juga emas kepingan dengan nilai 180 gram dari brankas milik Rudi di kantornya di gedung SKK Migas. Rudi Rubiandini dan Deviardi sebagai penerima suap disangkakan pasal 12 huruf a

dan b atau pasal 5 ayat 2 atau pasal 11 UU No 31 tahun 1999 sebagaimana diubah UU No. 20 tahun 2001 tentang Tindak Pidana Korupsi jo pasal 55 ayat 1 ke 1 KUHP. Sedangkan pemberi suap, Simon Tandjaya, dari perusahaan Kernel Oil diduga melanggar pasal 5 ayat 1 huruf a dan b atau pasal 13 UU No. 31 tahun 1999 sebagaimana diubah UU No. 20 tahun 2001 tentang Tindak Pidana Korupsi jo pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP. Simon Tandjaya sudah masuk dalam tahap penuntutan mulai disidang Kamis (7/11) besok. (ant/b2)

Mahfud Suroso Jadi ­Tersangka Hambalang Jakarta- Komisi Pemberantasan Korupsi menetapkan Direktur Utama PT Dutasari Citralaras Mahfud Suroso sebagai tersangka baru kasus dugaan korupsi pembangunan proyek Pusat Pendidikan, Pelatihan, dan Sekolah Olahraga Nasional di Bukit Hambalang, Bogor, Jawa Barat. “MS (Mahfud Suroso) selaku direktur utama PT Dutasari diduga melanggar pasal 2 ayat 1 atau pasal 3 UU No 31 tahun 1999 sebagaimana diubah UU No 20 tahun 2001. MS juga disangkakan pasal 55 ayat 1 ke 1 KUHP,” kata Juru Bicara KPK Johan Budi SP, di Gedung KPK, di Jakarta, Rabu malam. Menurut Johan, Mahfud ditetapkan sebagai tersangka setelah penyidik KPK melakukan proses pengembangan penyidikan terhadap terhadap kasus dugaan tindak pidana korupsi dalam pengadaan sarana dan prasarana olahraga di Hambalang. Ia mengatakan berdasarkan gelar perkara pada 3 November lalu, penyidik mendapatkan dua alat bukti yang cukup untuk menetapkan MS sebagai tersangka. “Setelah mengembangkan proses penyidikan, KPK menemukan dua alat bukti yang cukup. Sejak tanggal 4 November, KPK menerbitkan surat perintah penyidikan (sprindik) terhadap MS,” ungkapnya. Sebelumnya Mahfud telah dicegah bepergian ke luar negeri oleh Direktorat Jenderal Imigrasi selama enam bulan sejak 27 April 2012 dan sudah habis masa berlakunya. Mahfud telah beberapa kali diperiksa penyidik KPK berkaitan dengan posisi Dutasari sebagai subkontraktor Adhi Karya dalam proyek Hambalang senilai Rp1,2 triliun. Audit BPK mengungkapkan bahwa Mahfud Suroso selaku Direktur Utama PT Dutasari Citralaras menerima uang muka sebesar Rp63,3 miliar yang tidak seharusnya diterima. Temuan aliran dana ini diduga terkait dengan pernyataan mantan Bendahara Umum Partai Demokrat Muhammad Nazaruddin yang mengatakan PT Dutasari Citralaras berperan dalam menampung fee proyek Hambalang yang selanjutnya dialokasikan ke Menteri Pemuda dan Olahraga Andi Mallarangeng, Ketua Umum DPP Partai Demokrat, Anas Urbaningrum dan DPR. Pada pertengahan tahun lalu Nazaruddin sempat menyatakan Mahfud juga berperan mengatur pengadaan proyek dengan PT Wijaya Karya dan PT Adhi Karya. PT Dutasari Citralaras merupakan salah satu perusahaan yang menjadi subkontraktor pengerjaan proyek Hambalang, sebagian sahamnya dimiliki Mahfud Suroso dan Munadi Herlambang sedangkan hingga 2008, istri Anas Urbaningrum yaitu Athiyyah Laila juga menjadi komisaris di perusahaan tersebut. BPK telah menetapkan kerugian karena proyek Hambalang senilai Rp463,66 miliar. (ant/b2)

ANDALAN DIGITAL PRINTING

Pusat MMT Murah dan Berkwalitas

Butuh Dana

CEPAT

?

- PLAFON TINGGI - SYARAT MUDAH - LANGSUNG CAIR Jaminan BPKB Motor - Mobil Anda

HUB : 3152B630 (024) 70 45 58 59 0812 2907 6636 layout : Reza aw

Pengobatan Alternatif Spesial ALAT VITAL Ditangani langsung oleh

Bp. H. Abdul Haris besar panjang kuat & tahan lama

Langsung Jadi Ditempat Alamat : Jl. Pahlawan 1 No. 108 Desa Kebondalem - Kendal

HP : 081.227.441.777

PROMO CALEG 11.500 Jl. Gatot Subroto No. 19 Semarang

Hub : 024 70592049 024 7627850

RUMAH PENYEMBUHAN Menyembuhkan Diabetes, Asma, Liver, Kanker, Rematik, Nyeri Bahu, Leher, Bronkhitis. dll Jl. Wahyu Asri Utara BB 18, Perumahan Wahyu Utomo. Telp. (0888 5439 176)

BIAYA SUKARELA

ANDA TELAT BULAN

Solusi cepat, aman, tanpa evek samping & baik untuk kesehatan 2 - 3 jam dijamin LANCAR 100%

Hub : Mbak EMMA

Call/ SMS : 085.728.490.111

GARANSI SAMPAI TUNTAS !!!

HOTLINE SERVICE

024 76580991 024 70678090

24 Jam

085641375735 082133515033 email : koran.barometer@


6

BAROMETER Kamis, 7 November 2013

Bagaimana menurut Anda Berikan Komentar yang menyangkut Kota Semarang tanpa tendensi. ke No Hp 082265888168/ 08122924012.

KAPAN PASAR MRANGGEN DIBA­ NGUN PAK GANJAR?- Yth Bapak Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo kapan Pasar Mranggen dibangun? Jalan depan pasar macet dan pasar sudah kumuh. Tak tunggu pak jenengan bangun pasar untuk meningkatkan taraf hidup warga kecil. (089685066xxx) GEDUNG TBRS KOTOR- Semarang memang terkenal dengan gaya bisa membangun namun tidak bisa merawat. Contoh Terminal Terboyo, GOR Jatidiri. Dua bangunan yang dulunya megah sekarang sangat mengenaskan. Sebagai Ibukota Provinsi Jawa Tengah malu dong sama daerah. Kini gedung TBRD yang megah saja kotornya minta ampun, apa menunggu roboh baru dibersihkan? (081227163xxx)

Menanti Caleg Antikorupsi

PDAM SEMARANG BARAT KACAUPDAM Semarang Barat mengecewakan pelanggan. Ada pipa bocor di Jalan Taman Borobudur Timur VII dilaporkan sudah 10 kali tidak digubris. Apa kalau pekerjaan perbaikan pipa mereka para karayawan malas? Namun kalau pasang baru mungkin cepat karena tarifnya selangit dan ada duitnya. (0249164xxx) DINAS SOSIAL KAPAN OPERASI GEPENG- Dinas Sosial kapan melakukan operasi terhadap terhdap pengemis dan gelandangan. Contohnya ya tak kasih info lampu bangjo Sukun Banyumanik, lampu Tol ADA Banyumanik, lampu tol Krapyak, Jalan Pahlawan, Jalan Gajah Mada (perempatan Depok-Kranggan). Kalau hal ini dibiarkan saja nantinya akan berkembang. Di Jakarta ngamen topeng monyet sudah disapu bersih, di sini jogetan jaran kepang sudah tidak ada. Kapan Semarang niru Jakarta, pemimpinnya dari partai yang sama lho. (087836005xxx) JALAN UMUM TIRU JALAN TOL DISAPU- Sebetulnya jalan umum sepanjang Semarang-Solo itu bisa bersih kalau Pemprov bisa meniru jalan tol yang tiap pagi disapu terus. Hanya saja yang disapu jalan kota, itu saja hanya sebagian. Bila hal ini diterapkan selain bisa meminimalisir angka kecelakaan di jalan. Seperti ada tumpahan minyak solar atau oli. Namun hal ini apa bisa dilakukan ya? Ujungujungnya tidak ada biaya untuk menggaji karyawan. Lihat saja para penyapu jalan di Semarang gajinya di bawah UMR. Betu kan Pak Wali?- (08122924xxx)

Te l e p o n P e n t i n g No

Instansi

Nomor

1

Ambulan

118, 8413476

2

Ambulan Kecelakaan,

8313416

3

Bandara A Yani

7608735

4

Dinas Kebakaran

113, 7607076, 7605871, 7616867

5

Polsek Semarang Barat

7604153

6

Polsek Semarang Selatan

8315123

7

Polsek Semarang Tengah

3545175

8

Polsek Semarang Timur

6716191

9

Polsek Semarang Utara

3545162

10

Poltabes Semarang

8444444

11

Pelayanan PDAM

8315514

12

RS. Jiwa Pusat Semarang

6722564

13

RSUP Dr. Kariadi

8413476

14

Stasiun KA Tawang

3544544

15

Terminal Bus Terboyo

6581924, 6581921

16

Informasi Jalan Tol Gayamsari

6724169

17

Informasi Jalan Tol Muktiharjo

3566320 7479197

18

Informasi Jalan Tol Tembalang

19

Pariwisata

3515451, 8318021

20

Kantor SAR Semarang

3580027

21

Pengaduan & Informasi PLN

290123, 3547651 s/d 3547655

22

Pengaduan Gangguan Telepon

117

23

PMI Semarang

3541237

Khusus OPINI dan Surat Pembaca Naskah di kirim ke :

opini.barometer@gmail.com

Jalan Pamularsih Raya No. 101 Semarang Komisaris Pemimpin Perusahaan Pemimpin Umum Pemimpin Redaksi Layout : Reza AW

: : : :

Henky Suwarno Herman Nugroho Filipus CD Takhrodjie SA

ada yang mendekati pejabat negara, kepala daerah, pengusaha, juga mantan aktivis. Semua upaya dilakukan dengan tujuan utama meraup suara terbanyak pada pemilu mendatang.

Wajah Politik

Oleh:

Ahmad Muslih Peneliti Muda di Lembaga Pusat Penelitian Pendidikan (LP3) IAIN Walisongo Semarang

Adakah calon ­anggota legislatif (caleg) ­antikorupsi? Yang b ­ ersih, jujur, asketis, dan tanpa ­kebohongan. itahun 2013 ini, di tahun politik ini, menjadi dan momentum pembenahan parpol. Tahun di saat proses Pemilihan Umum (Pemilu) 2014 dimulai, sekarang seluruh partai politik sibuk menyiapkan dan menjaring caleg. Daftar bakal caleg itu harus sudah diserahkan ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) maksimal April 2013. Legislator tersebut akan memperebutkan 560 kursi DPR, 2.137 kursi DPRD Provinsi, dan belasan ribu kursi DPRD Kota/Kabupaten. Beragam cara dilakukan partai politik untuk menggaet caleg. Ada yang mendekati artis-artis terkenal,

Tahapan penentuan caleg ini adalah masa yang krusial bagi partai. Karena wajah caleg setidaknya akan menggambarkan wajah partai politik tersebut. Apakah caleg yang diajukan menggambarkan komitmen partai untuk menuntaskan agenda reformasi atau tidak. Sebab, caleg adalah calon anggota DPR dan DPRD, yakni di pundak merekalah rakyat menitipkan amanat untuk menjadi bagian dari pengelola negara ini demi kemakmuran rakyat. Secara hukum, syarat untuk menjadi caleg telah ditentukan dalam Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2012 tentang Pemilihan Umum Anggota DPR, DPD, dan DPRD (UU Pemilu). Di dalam pasal 51 dijelaskan bahwa caleg minimal berumur 21 tahun, sehat jasmani dan rohani, berpendidikan paling rendah tamat sekolah menengah atas, serta setia kepada Pancasila, UUD 1945, dan cita-cita Proklamasi. Kemudian ada larangan rangkap jabatan, yakni seorang caleg harus bersedia untuk tidak rangkap jabatan sebagai pejabat negara lainnya, direksi atau komisaris pada badan usaha milik negara/daerah. Mereka juga harus bersedia tidak berpraktik sebagai akuntan publik, advokat/pengacara, notaris, pejabat pembuat akta tanah, atau tidak melakukan pekerjaan penyedia barang dan jasa yang berhubungan dengan keuangan negara, serta pekerjaan lain yang dapat menimbulkan konflik kepentingan dengan tugas,

wewenang, serta hak sebagai anggota DPR dan DPRD. Satu hal yang baru dalam UU Pemilu ini adalah bahwa seorang kepala daerah, wakil kepala daerah, pegawai negeri, anggota TNI dan polisi, serta direksi dan komisaris BUMN/D harus mundur dari jabatannya jika ingin mengajukan diri sebagai calon legislator. Pengunduran diri tersebut bersifat permanen, tidak dapat ditarik kembali. Selanjutnya, caleg haruslah mereka yang tidak pernah dijatuhi pidana penjara berdasarkan putusan pengadilan yang telah mempunyai kekuatan hukum tetap karena melakukan tindak pidana yang diancam dengan pidana penjara lima tahun atau lebih. Ketentuan UU Pemilu tersebut memang telah memberikan rambu-rambu dalam penentuan caleg. Namun persyaratan tersebut masih sangat normatif dan belum cukup. Rakyat membutuhkan sesuatu yang lebih dari itu. Rakyat membutuhkan caleg yang berkualitas, berintegritas, dan antikorupsi! Kenapa? Karena salah satu masalah utama yang dihadapi oleh lembaga perwakilan rakyat dan partai politik saat ini adalah minimnya integritas dan maraknya korupsi. Lihat saja pemberitaan media, hampir setiap hari ada berita perihal keterlibatan para anggota Dewan dalam kasus korupsi. Data Pusat Kajian Antikorupsi Fakultas Hukum UGM menunjukkan bahwa terdapat sekitar 59 kader partai politik yang terjerat kasus korupsi selama 2012. Angka itu di luar nama-nama yang sering disebut-sebut terlibat suatu kasus. Boleh jadi angkanya lebih besar karena sifat korupsi politik itu adalah berjemaah. Melibatkan banyak pihak, baik yang ada di legislatif, eksekutif,

maupun pengusaha. Mayoritas mereka terlibat permainan mafia anggaran dan korupsi proyek yang didanai APBN dan APBD. Sebut saja beberapa contoh kasus, seperti korupsi proyek Hambalang, pengadaan AlQuran, penyelenggaraan PON, dan lain sebagainya. Berbagai kasus korupsi politikus itu membuktikan bahwa ada yang salah pada pola rekrutmen dan pembinaan kader partai politik. Bahkan terkesan parpol asal-asalan dalam merekrut kader. Yang diutamakan adalah uang dan popularitas tanpa memikirkan integritas. Hal ini diperparah oleh sikap parpol yang acuh tak acuh pada mentalitas kadernya dan cenderung mendorong mereka berbuat koruptif untuk mendanai partai. Akibatnya, parpol gagal membuktikan diri sebagai pilar demokrasi. Sebaliknya, menjadi pilar korupsi. Parpol seharusnya mulai sadar bahwa tingkat kepercayaan masyarakat saat ini berada di titik nadir. Masyarakat sudah semakin kritis. Masyarakat akan berpikir ulang untuk menaruh kepercayaan kepada partai yang dinilai kerap menyalahgunakan wewenang. Karena itu, parpol harus segera berbenah memperbaiki diri. Tidak ada pilihan lain bagi parpol, selain menegaskan komitmennya terhadap pemberantasan korupsi.

Komitmen ­Antikorupsi

Mo m e n t u m re k r u t m e n caleg harus dijadikan sebagai ajang pembuktian komitmen antikorupsi parpol. Caranya sederhana, parpol harus teliti dalam melihat rekam jejak para caleg. Parpol harus berani menolak caleg yang terlibat korupsi atau disebut-sebut terindikasi

terlibat suatu kasus korupsi. Seleksi caleg harus dilakukan secara terbuka dan demokratis. Setiap parpol harus membuka diri dalam proses pemilihan caleg. Uji publik dan masukan masyarakat harus dipertimbangkan. Hal ini dilakukan untuk menghindari proses pencalonan anggota legislatif dengan politik uang. Jangan sampai ada transaksional. Kemudian, syarat lain yang bisa diterapkan adalah laporan harta kekayaan. Sebagai calon pejabat publik, caleg harus bersedia melaporkan harta kekayaannya. Hal ini diwajibkan oleh UU Nomor 28 Tahun 1999 tentang Penyelenggaraan Negara yang Bebas dan Bersih dari Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme. Dalam pasal 5 poin 2 dan 3 ditegaskan bahwa setiap penyelenggara negara wajib melaporkan dan mengumumkan kekayaan sebelum dan setelah menjabat, serta bersedia diperiksa kekayaannya sebelum, selama, dan setelah menjabat. Laporan harta kekayaan ini dapat digunakan sebagai instrumen pencegahan dan pengontrol agar politikus tidak korupsi. Terakhir, penting untuk membuat semacam pakta integritas dan kesediaan mengundurkan diri dari keanggotaan DPR dan DPRD jika menjadi tersangka korupsi. Sebab, kita tidak ingin ada lagi kejadian di mana ada anggota DPR yang sudah dihukum tapi masih tercatat sebagai anggota DPR dan masih menikmati gaji yang tinggi setiap bulan. Komitmen yang sama harus diusung oleh partai politik, yakni akan memecat setiap kadernya yang menjadi tersangka korupsi. Dengan demikian, kita masih bisa berharap Pemilu 2014 melahirkan politikus antikorupsi dan askestis.(b3)

Surat Pembaca

Kapan Dinas Sosial dan Satpol PP Operasi Gepeng? Keberadaannya sudah sangat meresahkan para gelandangan dan pengemis (Gepeng) serta para pengamen. Ada kebijakan yang pernah dilontarkan pemerintah waktu beberapa waktu lalu. Barang siapa memberikan uang atau apa kepada pengemis atau gelandangan akan dikenakan sanksi hukuman. Baik berupa denda atau kurungan. Namun hal itu, tidak manjur juga kebijakan tersebut. Kita memberi uang receh bukanlah malah meninabobokan para pengemis yang ada di

jalan raya atau bangjo itu malas bekerja. Namun, karena ingin beramal dengan memberi uang receh yang tidak seberapa itu. Namanya pengemis bukan hanya dominasi di negara berkembang seperti Indonesia, negara maju juga ada seperti di Amerika Serikat. Hanya saja pengemis di sana benar-benar diperhatikan oleh pemerintah. Mereka mendapatkan kartu kupon yang bisa ditukar untuk makan siang. Sebetulnya UUD tercantum isinya, pengemis dan gelandangan menjadi tanggung jawab

negara. Namun semuanya itu hanya pepesan kosong. Kalau negara benar-benar menerapkan, saya kira tidak ada gelandangan yang ada di jalanjalan. Sekarang ini banyak sekali orang gila dan pengemis. Bahkan dominasinya bukan hanya kaum manula tetapi yang masa kerja (masih muda, red) banyak berkeliaran di jalan-jalan. Dengan cara mencari uang yang cepat atau instan ya mengemislah. Untuk itu, maka keberadaan Dinas Sosial sekarang ini harus kita pertanyakan. Apa kinerjanya mereka.

Dan yang satu lagi Satpol PP yang tugasnya menertibkan Trantib. Kedua instansi pemerintah tersebut sekarang ini bagaikan “macan ompong”. Sebaiknya para gelandangan dan pengemis setelah ditangkap, dan dinbawa ke panti. Mereka juga harus mendapatkan hidup yang layak. Bukan malah sebaliknya pagi ini dilakukan operasi, malamnya dilepaskan lagi. Ini sama saja bukan mengatasi masalah tanpa masalah. Malah sebaliknya mengatasi masalah dan menyebabkan masalah

baru lagi. Untuk itu, kita tuntut kenierja Dinas Sosial dan Satpol PP supaya menegakkan peraturan kalau mereka berkeliaran di jalan-jalan selain membuat kota jadi kumuh, juga imej masyarakat yang kebetulan lewat di Semarang akan menilai Semarang banyak gelandangan. Kita tunggu kiprahnya Wali Kota kita yang baru saja dilantik dan Gubernurnya. Budi Hartono Banyumanik, Semarang.

Redaktur Pelaksana: Razki Hazkia, Ariel Noviandri, Isheru Pratikno, Respati Jenar, Budi Hartono. Sekretaris Redaksi : Ariyati Pulungan. Reporter : Nawang Andriyani, Nazar Nurdin, Dwi Royanto, Fais Urhanul Hilal, Issatul Hani’ah, Afri Rismoko, Abbas Efendy, Wara Merdekawati. Fotographer : Prabowo. Layout : Supriyadi ­(coordinator), Abdus Salam, Wareh Adi Setiawan, Reza Abdurahman Widjaya. Grafis : Frenkyjo. Iklan : Iin Yuniasih, Cici, Rambo Angelina, PT. Ganesha Media Kreasindo (Jl. Padepokan Ganesha 1 Blok C 5 Semarang) Keuangan : Ciptaning Andriani, Ika Puspitasari, Pemasaran/Sirkulasi : Manager : Arif, Akhmad Zainuddin, Rhiza Aditya, Achmad Iskandar, Agus Wahyudi, Dwi. Demak : Fajar. ­Pati : Gatot. Kudus : Eko . Umum : Dwi Mustopa, Imam. Alamat Redaksi : Jalan Pamularsih No. 101 Semarang, phone (024) 7603227, 7607143. Redaksi : koran.barometer@gmail.com. Facebook : Koran Barometer. Twitter : @koranbarometer email : koran.barometer@gmail.com


7

BAROMETER Kamis, 7 November 2013

Diterjang Angin, Pasar Soekarno Ambrol

BAROMETER/wat

SUKOHARJO – Dalam beberapa hari terakhir ini, sejumlah wilayah di Sukoharjo terkena dampak angin ribut. Terhitung sejak seminggu kemarin angin kencang sudah memporak porandakan sejumlah lokasi. Rabu (6/11) kemarin, giliran angin meluluhlantakkan bangunan pasar Soekarno, baik itu bangunan proyek pasar yang mangkrak maupun pasar darurat. Hujan disertai angin turun sekitar pukul 14.30, langsung memporakporandakan bangunan lapak-lapak pedagang pasar darurat. Kontan para pedagang pun panik berusaha menyelamatkan barang dagangannya ada juga yang lari menyelamatkan dirinya. “Hujan turun dengan angin langsung menerbangkan atap seng dan barang dagangan pedagang. Cuma sekitar 15 menit saja tapi karena

anginnya kuat maka langsung porak poranda,”ungkap Ujang pedagang jam di Pasar darurat, Rabu sore kemarin. Dijelaskan Ujang, sudah seminggu ini angin kencang turun di sekitar pasar, jadi sudah seminggu ini pula pedagang dirundung was-was setiap kali hujan datang. Dari pantauan Barometer, kondisi pasar darurat sangat memprihatinkan. Sejumlah atap hilang, kain terpal yang digunakan sebagai peneduh juga terkoyak-koyak. Barang dagangan pedagang pun juga mosak masik. Usai hujan angin reda, nampak kesibukan para bakul pasar yang sibuk membereskan barang dagangannya. “Kejadian terparah ya sekarang ini, atap seng beterbangan. Jadi seperti rumah kumuh. Kami minta pemerintah peduli dan segera memperbaikinya. Kondisi pasar sudah tidak layak bagi

pedagang,” ungkap Jumarno, pedagang pasar darurat. Yang mengejutkan pula, saat hujan angin melanca sekitar pasar, bangunan proyek pasar Soekarno yang mangkrak ikut ambrol. Diketahui saat hujan angin menerjang, bangunan proyek bagian atap selatan timur bangunan ambrol. Sisi atap yang terbuat dari asbes tersebut ambrol. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut, karena bangunan mangkrak tersebut masih diberi batas pagar proyek. Proyek Pasar Kota Soekarno sendiri seharusnya dijadwalkan rampung pada Desember 2012 silam. Namun, karena diduga ada penyelewengan atau kisruh, hingga menjelang akhir 2013 ini proyek pasar senilai Rp 24 milyar lebih tersebut mangkrak dan belum bisa dimanfaatkan.(wat/b7)

Tak Miliki Izin, Tower Telekomunikasi Dibongkar Paksa

YOGYAKARTA – Dinas Ketertiban Kota Yogyakarta kembali membongkar paksa menara telekomunikasi untuk keempat kalinya pada 2013, kali ini berlokasi di Jalan Sorosutan nomor 25 Kecamatan Umbulharjo Yogyakarta. “Sama seperti pembongkaran paksa untuk tiga menara telekomunikasi lainnya, menara telekomunikasi di Sorosutan dibongkar karena tidak memiliki izin usaha dan izin mendirikan bangun bangunan,” kata Kepala Seksi Operasi Dinas Ketertiban Kota Yogyakarta Bayu Laksmono, di sela-sela pembongkaran paksa di Sorosutan Yogyakarta, Rabu. Menara telekomunikasi setinggi sekitar 10 meter tersebut berdiri pada atap bangunan rumah tinggal berlantai tiga yang berada di tepi jalan. Sama seperti proses pembongkaran sebelumnya, Dinas Ketertiban Kota Yogyakarta melibatkan pihak ketiga untuk melakukan pembongkaran. Pemilik menara kemudian membayar biaya bongkar ke pihak ketiga apabila ingin memperoleh kembali bagian dari menara yang telah dibongkar. “Pemilik menara telekomunikasi yang kali ini dibongkar juga sama dengan pemilik tiga menara

telekomunikasi lain yang telah dibongkar sebelumnya yaitu PT Protelindo,” tuturnya. Setelah dilakukan pembongkaran di Sorosutan, Dinas Ketertiban Kota Yogyakarta juga berencana melakukan pembongkaran paksa menara telekomunikasi di Bumijo. “Surat peringatan ketiga sudah dilayangkan. Pemilik memiliki waktu satu pekan untuk membongkar sendiri. Jika tidak dibongkar, maka pekan depan akan dilakukan pembongkaran paksa,” tukasnya. Selain akan melakukan pembongkaran paksa terhadap menara telekomunikasi tidak berizin, Dinas Ketertiban Kota Yogyakarta sedang melakukan pendataan terhadap menara telekomunikasi lain yang diperkirakan melanggar aturan. “Kami sudah melakukan pendataan terhadap menara telekomunikasi dengan ketinggian lebih dari enam meter. Namun kami belum bisa memastikan, apakah menara tersebut melanggar atau tidak,” ujarnya.

Dinas Ketertiban Kota Yogyakarta masih berusaha mencari tahu pemilik dari masing-masing menara telekomunikasi tersebut untuk dilakukan klarifikasi. Acuan yang digunakan oleh Dinas Ketertiban Kota Yogyakarta adalah Peraturan Wali Kota Yogyakarta Nomor 61 Tahun 2011 tentang Pemanfaatan Menara Telekomunikasi. Berdasarkan peraturan tersebut, setelah 2011 sudah tidak diperbolehkan membangun menara telekomunikasi baru di Kota Yogyakarta. “Data yang kami peroleh akan kami cocokkan dengan data dari Dinas Perizinan,” katanya. Sementara itu, pemilik bangu na n Wa r i s a m e ngat a k a n , pemilik menara telekomunikasi membayar sewa bangunan sebesar Rp150 juta selama lima tahun. “Sewa sudah dibayar di muka secara tunai. Menara telekomunikasi tersebut sudah berdiri selama sekitar enam bulan,” katanya. (ant/b7)

Dikeluhkan, Bau Limbah Pabrik Tapioka WONOGIRI – Sebanyak 8 Dusun di Desa Ngadirojo Kidul mengeluhkan bau limbah sebuah pabrik tepung tapioka, PT Arena Agro Andalan, yang berada di Dusun Dawung Ngadirojo Kidul. Bau yang tak sedap itu disebutkan telah muncul sejak beroperasinya pabrik pada Bulan September yang lalu. Kedelapan dusun tersebut yakni Dusun Ngrangkok, Dusun Niru Kulon, Dusun Niru Etan, Dusun Blimbing, Dusun Mundu, Dusun Brubuh, Dusun Bulusulur dan sebagian Dusun Kaliampo. Warga sekitar pabrik yang merupakan komunitas jejaring sosial di dunia maya memposting keluhan-keluhannya seputar bau yang ditimbulkan oleh pabrik tersebut. Atas keluhan itu, seorang tokoh masyarakat, Anding Sukiman berinisiatif menyampaikannya pada pihak perusahaan dan eksekutif Wonogiri. Kepala Desa Ngadirojo Kidul Kardiman, saat ditemui warta-

wan di ruang kerjanya Rabu (6/11), mengungkapkan ikhwal keluhan masyarakat terhadap limbah pabrik tepung tapioka di wilayahnya, dirinya telah menyarankan kepada pihak perusahaan untuk segera menindaklanjuti keluhan itu dengan melakukan penghijaun di sekitar limbah. “Bau limbah itu muncul sejak pabrik mulai produksi pada September yang lalu. Pihak pabrik sendiri juga sudah bertemu dengan saya selaku Kades, pada intinya memberitahukan soal bau limbah itu, “katanya. Atas itikad baik perusahaan, lanjut Kades Kardiman, kami menyarankan agar di sekitaran pabrik ditanami tumbuhan semisal Angsana, Johar maupun Trembesi yang bertujuan untuk penyerapan zat karbon yang ditimbulkan dari limbah itu. Sementara itu di lokasi pabrik, Kepala Scurity sekaligus tim Pengendali Limbah PT Arena Agro

Andalan,Sutarmo, menjelaskan dirinya mewakili perusahaan sudah mendengar adanya keluhan warga di sejumlah dusun sekitar. “Pabrik ini kan baru. Jadi, memang kami akui pengolahan limbahnya belum maksimal, itupun terganggu dengan datangnya musim hujan. Rencananya nanti, untuk mengatasi bau ini kami akan tanami sekitar area limbah dengan pohon-pohon penyerap karbon seperti Johar,” katanya. Dalam pengolahan limbah, ia mengatakan, masih memerlukan proses pembiakan mikroba untuk menghilangkan bau dimana mikroba berfungsi sebagai pengurai limbah. “Kira-kira 6 sampai 8 bulan baru bisa (red, terbentuk mikroba). Yang jelas, kita tetap berupaya agar limbah ini tidak mengganggu lingkungan sekitar. Kedepan, lokasi sekitaran pabrik akan kita hijaukan agar penyerapan zat karbon lebih optimal,” tandasnya. (hud/b7)

Ratusan PNS Ikuti Lokakarya Penilaian Kinerja MAGELANG – Sebanyak 180 PNS di lingkungan Pemkot Magelang mengikuti lokakarya tentang penilaian kinerja kepegawaian sesuai aturan baru yang akan diterapkan mulai 2014. “Mereka yang ikut lokakarya ini, para pengelola kepegawaian di masingmasing satuan kerja perangkat daerah, karena mereka nantinya yang akan berperan melaksanakan penilaian prestasi kerja PNS sesuai aturan baru, mulai tahun depan,” kata Kepala Badan Kepegawaian Daerah Kota Magelang Sri Rohmiati, Rabu. Ia menjelaskan mereka harus mampu mengedepankan objektivitas saat memberikan penilaian kinerja berdasarkan prestasi kerja dan sistem karir. Mereka, katanya, dalam melaksanakan tugas harus sesuai dengan Peraturan Pemerintah Nomor 46 tahun 2011 ten-

“Mulai tahun depan, PP Nomor 46 Tahun 2011, mulai diberlakukan. Penilaiannya berbeda dengan sebelumnya. Penilaian kinerja dibagi dua komponen, yakni sasaran kerja pengawai dengan bobot 60 persen dan aspek perilaku 40 persen,” katanya. Ia mengatakan penilaian berdasarkan dua komponen itu, dilakukan secara seimbang. Ia mengharapkan dengan berdasarkan aturan baru itu, para pegawai bisa menerapkan acuan dan aturan kerja sesuai dengan kompetensi masing-masing. “Nantinya penilaian pegawai akan berbasis kinerja, akan terlihat mana yang benar-benar bekerja dana mana yang kurang optimal dalam menyumbang pemikirannya. Jika ingin berprestasi, tunjukan kinerja yang bagus,” katanya. (ant/b7)

3.625 Pemilih dalam DPT Masih Bermasalah BOYOLALI – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Boyolali, dari hasil tahapan perbaikan daftar pemilih tetap (DPT) telah menemukan sebanyak 3.625 pemilih di wilayah ini, yang masih bermasalah. Ketua KPU Boyolali Siswadi Sapto Harjono, Rabu, mengatakan pihak terus melakukan tahapan perbaikan mengenai DPT Boyolali, hasil rekomendasi temuan-temuan yang bermasalah oleh Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) setempat. Menurut Siswadi Sapto Harjono hal tersebut juga berdasarkan surat edaran nomor 762/Bawaslu/X/2013, tertanggal 23 Oktober yang disampaikan KPU pusat ke bawah termasuk wilyah Boyolali. Pihaknya diberikan waktu selama 30 hari untuk melakukan mengecekan perbaikan DPT dan hasil penemuannya se-

Layout : Wareh Adi S

tang Penilaian Prestasi Kerja PNS. Sekretaris Daerah Pemkot Magelang Sugiharto saat membuka lokakarya itu di Prambanan Hall Hotel Puri Asri Kota Magelang, mengemukakan pentingnya kemampuan pegawai dalam merencanakan program kerja secara matang pada awal tahun kegiatan. Selain itu, katanya, program kerja mereka harus tepat sasaran dan terukur. Ia mengatakan bahwa penilaian kinerja PNS tidak hanya formalitas, namun mengedepankan aspek kualitas dan objektivitas terhadap yang bersangkutan. Penilaian pelaksanaan pekerjaan yang merujuk kepada PP Nomor 10 Tahun 1979, katanya, saat ini sudah dianggap tidak sesuai dengan perkembangan zaman dan dinamika iklim kerja yang antara lain menuntut transparansi.

banyak 3.625 pemilih yang bermasalah. Menurut dia jumlah DPT hasil temuan yang bermasalah tersebut terdiri dari pemilih tidak terdapat nomor induk kependudukan (NIK) dan belum memiliki nomor induk kartu keluarga (NIKK). Sementara untuk permasalah lain seperti pemilih ganda, meninggal, di bawah umur yang masih masuk ke DPT sudah dilakukan perbaikan, ucapnya. “Kami sudah melakukan pembenahan, dan temuan DPT yang harus diperbaiki soal NIK dan NIKK,” kata Siswadi. Namun, KPU sudah melakukan koordinasi dengan pihak Dinas Kependudukan, dan Cacatan Sipil (Dispenducapil) Boyolali guna melakukan perbaikan pemilih yang belum memiliki NIk dan NIKK. “Kami akan dibantu Dispendukcapil menerbitkan NIK dan NIKK.

Hal ini, dengan cara kita mengirimkan data identitas pemilih baik nama dan alamatnya,” tuturnya. Kendati demikian, pihaknya berharap dapat menyelesaikan temuan DPT yang bermasalah selama waktu yang telah ditetapkan 30 hari ke depan. Ia menjelaskan KPU telah menerima DPT terbaru yang telah dilakukan perbaikan untuk Kabupaten Boyolali sebanyak 795.520 pemilih. “DPT jumlah itu, terdiri dari 393.984 pemilih jenis kelamin laki-laki dan 401.536 pemilih perempuan,” ujarnya. Menyinggung soal pemilih pemula yang belum masuk DPT, kata dia, hal tersebut akan menjadi kebijakan KPu Jateng untuk memberikan undangan khusus menggunakan hak suaranya pada Pileg 2014. (ant/b7)


BAROMETER Kamis, 7 November 2013

Sekolah Waspadai Siswa Rawan Miskin

SEMARANG – Menentukan besaran beaya kebutuhan sekolah yang disusun dalam Rencana Anggaran Pendapatan Belanja Sekolah (RAPBS) tidaklah mudah. Setiap SMA/ SMK harus memprediksi berapa jumlah siswa miskin, rawan miskin, dan mampu. Siswa rawan miskin ini yang terus diwaspadai perkembangannya. Pengategorian tersebut, selain untuk perumusan RAPBS, juga digunakan sebagai acuan apakah siswa diperkenankan memberikan sumbangan GTT/PTT atau tidak. Karena siswa yang miskin sama sekali tidak diminta sumbangan bantuan operasional GTT/PTT. Kepala Dinas Pendidikan, Bunyamin, mengatakan sekolah tak boleh menolak akses pelayanan pendidikan ke anak. ”Nasib orang kan kita tidak tahu. Makanya sekolah sebelumnya melakukan

survei mana siswa yang mampu, rawan miskin, dan miskin. Jadi jika sewaktuwaktu ada perubahan data, sekolah langsung siap dengan anggaranya. Disdik juga akan mengajukan jumlah perubahan pada rancangan APBD selanjutnya,” ungkapnya, Rabu (6/11). Menurutnya, jika siswa rawan miskin berubah status menjadi miskin, maka segala pembeayaan yang dikeluarkan siswa akan langsung dihentikan. Misalnya, seperti memberikan ban-

Puskesmas Ujung Tombak Kesehatan Masyarakat

JAKARTA - Wakil Presiden Boediono menilai keberadaan Puskemas sebenarnya sudah cukup, sehingga tidak ada alasan pelayanan kesehatan kepada masyarakat terhambat. “Kalau dari laporan dan di atas kertas keberadaan Puskesmas banyak sekali, dan harusnya bisa menjadi ujung tombak bagi kesehatan masyarakat,” kata Wapres Boediono saat menerima 20 Pencerah Nusantara angkatan pertama di Kantor Wapres Jakarta, Rabu. Hadir dalam acara itu Utusan Khusus Presiden untuk Tujuan Pembangunan Milenium (MDG’s) Nila F Moeloek, serta 20 dari 30 Pencerah Nusantara angkatan pertama yang bertugas di daerah terpencil seperti di Mentawai (Sumatera Barat), Berau (Kaltim), Tosari (Jatim), Karawang (Jabar). Menurut Boediono, Puskesmas sebenarnya merupakan ujung tombak bagi masyarakat untuk memperoleh layanan kesehatan. Dikatakan, kalau selama ini ada keluhan Puskesmas tidak bisa beroperasi secara optimal, maka ada yang salah kepada pihak yang berwenang dan tentu harus diperbaiki. Boediono mengakui distribusi dokter di Puskesmas masih belum merata, karena banyak dokter yang berada di daerah yang “enak”, sementara di daerah “tidak enak” jarang ditemui tenaga medis. Dokter Stephanie, salah seorang peserta Pencerah Nusantara saat menceritakan pengalaman tugas selama setahun, mengatakan budaya serta pengetahuan masyarakat di pedalaman mengenai kesehatan memang sangat minim. “Mereka justru lebih banyak menggunakan jasa dukun saat persalinan dibanding tenaga medis,” katanya. Dikatakan, faktor geografis yang sulit dan sarana transportasi sulit merupakan salah satu kendala lain yang menyebabkan masyarakat di pedalaman tidak pernah menggunakan jasa tenaga medis untuk memeriksakan kesehatan. “Saya pikir perlu upaya pemerintah pusat dan daerah mensosialisasikan kesehatan kepada masyarakat di pedalaman,” katanya. (ant/b5)

Kotawaringin Timur Data Calon Peserta JKN

SAMPIT - Dinas Kesehatan Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah melakukan pendataan terhadap masyarakat yang akan menjadi calon peserta Jaminan Kesehatan Nasional. “Kami belum bisa memastikan berapa banyak masyarakat yang akan menjadi peserta JKN karena masih melakukan pendataan,” kata Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kotim, Faisal Novendra Cahyanto di Sampit, Rabu. Pendataannya terkait akan berubah atau berpindahnya sejumlah layanan kesehatan masyarakat, seperti Jaminan Kesehatan Daerah (Jemkesda) dan program Proteksi Kesehatan Kotim (Prosehati) dengan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) mulai 1 Januari 2014. Masyarakat Kotim yang saat ini menjadi peserta atau penerima Jamkesda dan peserta Prosehati belum tentu menerima JKN. Jumlah penerima JKN nanti akan disesuaikan dengan kemampuan anggaran yang dimiliki pemerintah daerah. Penerima atau peserta JKN akan diprioritaskan pada masyarakat yang rentan menderita penyakit berat dan membutuhkan biaya tinggi dalam pengobatannya, kata Faisal. Dia mengatakan, dengan program JKN ini otomatis menjadi peserta JKN adalah pegawai negeri sipil (PNS), TNI/Polri. Mereka peserta Jaminan Kesehatan Nasional (Jamkesmas) dan masyarakat pemegang kartu Jaminan Sosial Tenaga Kerja (Jamsostek). “Kami menargetkan pendataan masyarakat akan selesai sebelum 1 Januari 2014,” katanya. Anggota DPRD Kotim, Otjim Supriatna menyatakan menyambut baik kehadiran program JKN yang nantinya di kelola oleh BPJS. “Saya berharap kehadiran BPJS dapat menyempurnakan layanan kesehatan yang sudah ada dan BPJS juga jangan sampai sama dengan jaminan kesehatan sebelumnya,” ucapnya. (ant/b5)

Layout : Wareh Adi S

tuan operasional untuk gaji GTT/PTT. Kemudian siswa tadi akan diajukan untuk menerima BSM (Bantuan Siswa Miskin) dari pemerintah. ”Pengajuan BSM digunakan untuk membantu siswa miskin di luar BOS. Besar BSM Rp 1,2 juta per siswa per tahun, dan langsung dikirimkan ke rekening siswa. Bisa digunakan untuk uang saku, beli seragam, buku tulis, dan lainnya. Sekolah harus melaporkan berapa jumlah siswa yang berhak menerima BSM,” ujarnya. Sementara itu, Kepala Sekolah SMKN 7, Felix Yuniarto, mengaku hampir separuh siswanya adalah siswa rawan miskin. Penentuannya didasarkan pada hasil survei dan beberapa surat pendukung. Menurutnya, data siswa miskin dari awal penerimaan siswa baru sampai sekarang terus

berubah. ”Ada yang kemarin tidak miskin sekarang menjadi miskin. Ada juga yang kepingin miskin dengan minta surat keterangan RT/RW. Semua kami akomodir dan layani. Karena untuk siswa miskin tidak boleh dikenakan biaya sama sekali. Tapi kami memang harus waspada dengan jumlah rawan miskin tersebut,” katanya. Kewaspadaan Felix, yakni dalam penganggaran beaya kebutuhan sekolah. Semakin banyak siswa miskin maka biaya operasional sekolah juga semakin bengkak. Oleh karena itu, ia mengingatkan jika pendidikan tidak hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi juga masyarakat. ”Kalau datanya berubah, kami akan lakukan pengajuan kembali ke dinas,” ujarnya. (naw/b5)

Pustakawan Harus Ikuti Permintaan Pasar

SEMARANG – Banyaknya permintaan kebutuhan informasi yang bersumber dari buku membuat peran pustakawan juga harus berkembang mengikuti pasar. Seorang pustakawan, tak boleh hanya memiliki kemampuan menemukan buku, tetapi juga harus memberikan informasi penting lainnya. Drs Sobari MSi selaku Kabid Dokumentasi Pusat Dokumentasi dan Informasi Ilmiah (PDII) – LIPI, mengatakan pustakawan nantinya di era globalisasi

dituntut memiliki pengetahuan, ketrampilan, dan kemampuan. Tidak hanya dalam menemukan apa yang dicari orang, tetapi juga dalam menyimpan, pengorganisasian dan penyebaran informasi. ”Seorang pustakawan juga harus bisa melakukan pengorganisasian buku. Misalnya bagaimana menyimpan, bagaimana buku tersebut tetap ada, bagaimana orang tak mencari buku terlalu lama, dan lainnya,” ungkapnya saat

menjadi pembicara di seminar Kompetensi Pengelolaan Informasi, di Gedung Prof Sudharto Undip, Rabu (6/11). Menurutnya, sudah banyak perpustakaan yang menggunakan teknologi untuk menemukan lokasi buku. Teknologi tersebut harus bisa dimanfaatkan semaksimal mungkin, atau mengembangkannya menjadi lebih canggih. Misalnya dengan memberikan rangkuman isi buku atau memberikan penawaran buku lain yang juga bisa

dijadikan referensi. Di era globalisasi seperti sekarang, pemanfaatan e-library akan sangat tinggi. Sebagian besar perguruan tinggi memberikan fasilitas tersebut guna memenuhi kebutuhan perkuliahan mahasiswa. Namun terkadang, e-library tak selengkap perpustakaan pada umumnya. ”E-lebrary memiliki keterbatasan penyimpanan data. Makanya sebagian orang memilih langsung datang ke perpustakaan,” ujarnya. Sementara itu Eko Tjahyono, pendiri Perpustakaan Anak Bangsa mengatakan sebuah perpustakaan tak harus mewah dengan banyak aturan birokrasi. Perpustakaan harus bisa menjadi pelepas dahaga masyarakat di semua kalangan yang haus akan informasi. Terutama mereka yang ada di daerah pinggiran atau kaum menengah kebawah. ”Kami selalu kembali ke tujuan utama dibukanya perpustakaan, yakni untuk membantu program pemerintah dalam memberantas buta huruf. Selain itu, meningkatkan wawasan bagi masyarakat di pedesaan dan minat baca di lingkungan masyarakat. Sehingga kami tidak perlu memberikan aturan ketat bagi peminjam,” katanya. Ia juga tidak setuju dengan anggapan banyak orang jika minat baca orang Indonesia rendah. Menurutnya, masyarakat sebenarnya senang membaca, hanya saja tidak ada fasilitas untuk itu. Jika ingin pergi ke perpustakaan, sederet aturan diberikan dan terkesan perpustakaan hanya miliki pelajar atau kaum berada. ”Pegawai perpustakaan selalu kami ajarkan untuk bersikap ramah. Mengajak siapa pun membaca, tanpa dipungut biaya, dan ramah. Buktinya Perpustakaan Anak Bangsa selalu ramai dikunjungi baik oleh anak jalanan, warga sekitar, dan lainya. Yang mereka butuhkan kesempatan,” ujarnya. (naw/b5)

Mahasiswa Malaysia Dipameri Tari Pendet SURABAYA - Para mahasiswa Universitas Narotama (Unnar) Surabaya memamerkan Tarian Pendet yang diisukan sempat diklaim Malaysia itu, kepada 44 mahasiswa Universiti Sains Islam Malaysia (USIM) dalam “Silang Budaya” (Cultural Exchange) di universitas setempat, Selasa. “Kami ingin menunjukkan Tarian Pendet kepada mereka agar tahu tarian pemujaan umat Hindu di Bali itu yang sebenarnya,” kata Kepala Kerja Sama Internasional Unnar, Ani Wulandari di sela penyambutan mahasiswa yang didampingi Ketua Unit Kebudayaan USIM Ismail Ahmed itu. Selain Tarian Pendet Bali, para mahasiswa Unnar juga mempersembahkan Tarian Jejer (Banyuwangi), Remo (Surabaya), dan Reog Ponorogo, bahkan “Goyang Caesar” juga sempat mengundang puluhan mahasiswa USIM untuk joget bersama. Tidak hanya itu, kedatangan puluhan mahasiswa yang melawat ke Surabaya dan sekitarnya pada 2-7 November tersebut, juga disambut atlet panahan dan silat “Tetada Kalimasada” yang merupakan mahasiswa Unnar yang mendapat beasiswa karena prestasi di tingkat nasional dan internasional. Dalam “Silang Budaya” itu, puluhan mahasiswa USIM juga menampilkan Tarian Piring, Dikir Barat, Zapin, dan Joget Lambak. Umumnya tarian itu dilakukan dengan duduk, kecuali Zapin dan Joget Lambak yang sempat mengundang mahasiswa dan sivitas akademika Unnar joget bersama. “Kami mengutamakan lawatan budaya, karena budaya itu merupakan medium yang paling mudah untuk menumbuhkan keakraban. Selain itu,

budaya itu merupakan medium yang bisa dinikmati siapa saja,” kata Ketua Unit Kebudayaan USIM, Ismail Ahmed. Sementara itu, salah satu mahasiswa USIM, Nurul Umira, mengaku senang bertandang ke Surabaya. “Saye kagum banyak teman di sini yang ramah dan bise sharing kebudayaan,” katanya dengan logat Melayu yang kental.

Ia mengaku ada beberapa budaya di Malaysia yang mirip dengan Indonesia karena bangsa serumpun. “Reog Ponorogo hampir sama ya dengan Barong di Malaysie,” kata mahasiswa ekonomi USIM yang mengaku baru tahu tentang Reog itu. Lawatan USIM ke Surabaya pada 2-7 November 2013 antara lain ke Mu-

seum Kapal Selam, Galer Seni ‘House of Sampoerna’, Makam Wali Songo Sunan Ampel, Panti Asuhan Muhammadiyah Kenjeran Surabaya, Jembatan Suramadu, Masjid Cheng Ho, Universitas dr Soetomo, Pusat Kerajinan Tanggulangin Sidoarjo, Masjid Nasional Al Akbar Surabaya, Tugu Pahlawan, dan Unnar. (ant/b5)


Pengangguran Naik 0,39 Persen

EKONOMI

SEMARANG - Berdasarkan data BPS jumlah angkatan kerja di Jateng Agustus 2013 mencapai 16,99 juta orang, berkurang sekitar 108 ribu orang dibanding angkatan kerja Agustus 2012 sebesar 17,09 juta orang, dan bertambah 77 ribu juta orang jika dibanding Februari 2013 yang sebesar 16,91 juta orang. Menurut Kasi Statistik Kependudukan BPS Jateng, Minatusaniya, tingkat penggangguran terbuka (TPT) di

BAROMETER Kamis, 7 November 2013

Jateng pada Agustus 2013 mencapi 6,02 persen. Hal tersebut berarti mengalami peningkatan sebesar 0,39 persen poin dibanding TPT Agustus 2012 dengan nilai TPT sebesar 5,63 persen dan jika dibandingkan dengan Februari 2013 juga mengalami peningkatan sebesar 0,45 persen poin dengan nilai TPT sebesar 5,57 persen. “Yang masuk TPT disini adalah angka yang menunjukkan banyaknya pengang-

guran, terhadap 100 penduduk yang masuk kategori angkata kerja,” ujar Mimin. Setahun terakhir (Agustus 2012-Agustus 2013), semua sektor mengalami penurunan jumlah pekerja, yaitu sektor pertanian yang mengalami penurunan jumlah pekerja sebesar 138 ribu orang (2,27 persen). Sementara sektor industri jumlah pekerjanya berkurang sebesar 253 ribu orang (7.68 persen), sektor konstruksi

jumlah pekerjanya berkurang sebesar 256 ribu orang (21,25 persen) dan sektor lainnya yaitu sektor pertambangan dan penggalian, sektor listrik, gas dan air minum jumlah pekerjanya berkurang 31 ribu orang (26,01 persen). “Sektor pertanian, perdagangan, industri dan sektor jasa secara berurutan menjadi penampung terbesar tenaga kerja sebesar 87,75 persen pada bulan Agustus 2013,” terangnya. (lam/b6)

Garuda Buka Rute Semarang-Denpasar Borobudur selalu Menyimpan Kenangan

TANJUNG EMAS - Pelabuhan Tanjung Emas Kota Semarang kembali menjadi tempat berlabuhnya kapal pesiar, Rabu (6/11). Kali ini adalah kapal pesiar Caledonia Sky Nassau yang memiliki spesifikasi panjang 90,6 meter, bobot 4200 GT serta berkapasitas penumpang 114 orang dan crew kapal sebanyak 80 orang. Kapal pesiar dengan golongan small ship ini dilengkapi dengan sejumlah fasilitas layaknya hotel berbintang lima sehingga para penumpang dimanjakan dan menikmati perjalanan. Kapal yang dinahkodai oleh Johannes Mateboer (38) ini bersandar di Pelabuhan Tanjung Emas pukul 06.35 WIB dengan membawa 100 orang penumpang dan 60 crew kapal. Para turis mulai turun dari kapal pukul 07.20 WIB disambut dengan alunan musik barat, campursari dan tradisional karawitan. Selain itu, terdapat stan-stan kerajinan tangan yang menjual souvenir khas Jateng yang dilengkapi juga stand money changer. Dalam kesempatan itu, Kapten Kapal Peter Fielding (35), mengatakan untuk tahun 2013 ini mereka berencana berkunjung kembali ke Pelabuhan Tanjung Emas sebanyak tiga kali kunjungan. “Itu sudah sesuai jadwal dan turisnya dari berbagai negara,” ujarnya. Sementara menurut salah satu wisatawan mancanegera (wisman) asal Inggris, Stewart (47), mengatakan sebelumnya mereka telah mampir di Alor, Lombok, Kalimantan dan Cirebon. “Sekarang saya mau ke Candi Borobudur karena Candi Borobudur dibangun atas kreativitas yang jenius. Saya mau lihat candi itu sekarang,” terang warga London Utara tersebut. Stewart menambahkan, Candi Borobudur merupakan candi ajaib di Indonesia. Menurut dia, bangunan kuno ini menyimpan banyak sejarah yang bernilai tinggi. “Saya sudah tiga kali ke Candi Borobudur. Tapi, candi ini selalu menyimpan kenangan,” akunya. Merapat di Tanjung Emas Terpisah, kepala Humas PT Pelindo III, Edi Priyanto, mengatakan, persinggahan wisatawan mancanegara melalui Pelabuhan Tanjung Emas hingga kini ada sebanyak 8.755 turis dengan menggunakan 12 unit kapal pesiar. Adapun wisatawan terbanyak adalah mengunjungi Pulau Bali melalui Pelabuhan Benoa sebanyak 21.968 turis dengan menggunakan 23 kapal pesiar. Disusul ke Pulau Lombok via Pelabuhan Lembar sebanyak 15.867 turis dengan menggunakan 16 kapal pesiar. “Jadi, total jumlah wisman melalui beberapa pelabuhan di wilayah kerja Pelindo III sampai dengan semester 1 tahun 2013 ini telah tercatat sebanyak 50.622 orang,” terangnya. Lebih jauh dia menambahkan, saat ini Pelindo III tengah menyiapkan Pelabuhan Benoa sebagai turn around port bagi kapal pesiar di Indonesia. “Salah satu bagian penting untuk mewujudkan turn around port bagi Pelabuhan Benoa yaitu dengan telah terealisasinya pembangunan jalan tol,” pungkasnya. (lam/b6)

BANK

BUTUH DANA CEPAT jaminan BPKB minimal tahun 2003, Terima bersih, 1Jam Cair & dapatkan hadiah langsung Hub: BAGUS 085725958099 Gmk

BUTUH DANA CEPAT jaminan BPKB minimal tahun 2003, Terima bersih, 1Jam Cair & dapatkan hadiah langsung hub: ANGGORO 085727511467 Gmk

BUTUH DANA CEPAT jaminan BPKB minimal tahun 2003, Terima bersih, 1Jam Cair & dapatkan hadiah langsung hub: USWATUN 085640097694 Gmk

NSC FINANCE JAMINAN BPKB TANPA POTONGAN 1 JAM CAIR MIN KEND 2003 HUB: YUNI HP: 085878268880 atau 024-70565043 Gmk

URUSAN UANG BEREESS!! 5 menit langsung cair. Jaminan BPKB Montor+Mobil+Sertifikat. Mudah,Cepat,Aman. Bunga 1%Tanpa survey HUB:024-70648864. BUKTIKAN!!! iin

PD BKK KOTA SEMARANG, kredit mrh bunga 15, dr plafon 3JT smp 4M, jaminan BPKB/ Sertifikat, proses cepat. Hub : Rangga 024.70147.194, 085.712.025.36, 0822.232.22.918 iin

Anda bth dana talangan jmn:srtfkt,bpkp mbl 95,mtr 03(di acc di Bank/KOP) tnp jmn (ada usaha) sdh jln 2th. B . p e r m a n e n / s m g . k r d t m t r, t n p surve(cpt n mdah,krdt HP,emas dll. 024-7055.9301/085.727.114.120,ke Kanguru Raya 24 kiki

Butuh dana ? jaminan BPKB mobil/ kredit mobil? Bbs beli mobil dmn saja,mulai thn 1988. Proses cpt&bunga ringan!!Sinarmas Multifinance Solusi anda! Hub:024.740.410.83/081901092164 iin

Butuh dana cepat??jaminan BPKB MOTOR. Proses cepat dpt hadiah Hub: 089 855 61334/ 024- 7079 9424

BAHAN BANGUNAN

GMK

JUAL GENTENG MANTILI, beton,paving,macam macam genteng bekas. Jl. Kembang Arum No 247 mranggen. Hub : 024.7020.2800/081.575.968.177

BARANG BEKAS

iin

Membeli barang2 bekas/rosok segala mcm AC,Besi Tua,Dinamo,mobil/Montor Dongkrok, Bungkaran Rumah,dll. Hub:024.702.061.87/085.290.531.019

BIRO JASA

Iin

ESTI LULUR Terima panggilan lulur dan facial. Pasti anda puas. Hub: Esti 08122513424 Jl. TegalsariTimur VIII/156 RT 02/RW 07 Semarang GMK

KONSULTAN PAJAK: anda punya usaha SIUP, PDP, NPWP, CV, PT, PKP, dll. Bingung / kesulitan buat lap.pajak ESPTPPN, PPh final, SPT tahunan. Hub: 0858 6644 6904/024-7042 0742

ELEKTRONIK

iin]

Dibeli electronic rusak/mati(com puter,Hp,Keyboard,TV,Kulkas,dll) Jl.Jati Raya blok I no 1 Banyumanik. Ph:024.7015.0544/089.955.724.94 #butuh STM elektronik syarat:Kristen Angel

Layout: Abdus S

SEMARANG BARAT – Garuda Indonesia mulai 6 November secara resmi membukan rute penerbangan Semarang – Denpasar pulang pergi. Dengan dibukanya rute baru ini, harapannya semakin mempermudah akses masyarakat dalam menjalankan bisnis atau hanya sekedar berlibur. Penerbangan Semarang – Denpasar dilayani setiap hari dengan jadwal keberangkatan pukul 12.45 WIB menggunakan pesawat GA447. Sedangkan penerbangan dari Denpasar – Semarang diberangkatkan pukul 11.50 WITA dengan pesawat GA446. Pesawat jenis Bombardier

LEMARI PENGERING PAKAIAN O Smart kering 100% kurang dari 1 Jam cocok utk Laundry/rumah tangga 650 watt(normal)-950 watt(Turbo) Rp 2,7JT(Baru) Hub: 081.845.611.5 Iin

JOSE CCTV jual grosir & retail berbagai macam merk tersedia kualitas terjamin.Hub:024-3515.754/dating langsung ke jalan MT.Haryono No 582 Semarang

GADAI

Kiki

GADAI : MOBIL, MOTOR, LAPTOP, emas, iphone, camera SLR : LANGSUNG CAIR, aman, taksiran tinggi Free antar jemput layanan 24 jam, hadiah langsung Hub: Ridwan 0244017.0953, 085.726.812.753, 0811.272.0908

JASA BANGUNAN

kiki

PT. SPA PERENCANA + PELAKSANA utk mbangun perumn gemplak asri dekat puskesmas lumut Kota salatiga bisa KPR 20Th DP 10 JT.Hubungi : 081.227.164.500 iin

JASA SERVICE

Servis,perbaikan,tukar tambah,semua barang barang anda. Hubungi :Bp. Handoko 024.706.019.58/085.727. 2622.58/0888.249.8567 www.contohreklamesemarang.com Iin

JASA PENGIRIMAN

RSX Jasa Pengiriman Barang Darat, Laut dan jasa pindahan rumah SMG Imam bonjol No 111 : 0243517769 02470612612 - 085 333 333 878 Kudus Jl Jendral Sudirman No 13: 02913325787 - 085 333 333 858 Kiki

JASA ARSITEK Desain nggambar rumah,kantor 20Rb/m²,renov,bangun baru, Standart 1,8Jt/m²,menengah 2,2Jt/ m²,mewah mulai 2,5Jt/m² Telp:Ir. Joko S. 081.642.533.15 JUAL/RUMAH KONTRAK

iin

Perum Taman Asri Gunung Pati Tipe 36/120 Hrg 250Jt-an,free PPN,BPHTB,blk nama,AJB,HM Lokasi strategis&nyaman. Bns TVLED 29 Inci+parabola. Dpn kantor kec Gunung Pati.Hub:085.74 0.760.799/024.7088.3740 iin

Dijual Rumah SHM 2LT/3KT/2KM,telp,pdam 400JT Nego,daerah Klipang Pesona Asri II Blok D-29 Sendang Mulyo Tembalang,SMG. Hub 08156506143(Bp Masril) Angel

Inden:Rumah di banyumanik K30/601 35 Jt,36/721 75Jt,45/110 300Jt,50/110 325Jt 60/135 375Jt,65/135 400Jt,70/135 425Jt, KSB/M2 850rb-2,5Jt, CP:740.44 0.51/7044.2806/7036.9676 kiki

DI JUAL TOKO SEMBAKO, langsung lanjutkan usaha, lokasi strategis dan ramai di puguh Dekat wisata gonoharjo boja. HM LT:256m² LB: 240, 850 JT Hubungi: 024-7088.2768

KONTAK JODOH

kiki

Anda single, siap menikah, intelek ? Mencari pasangan hidup yang realistis/ serasi,non perklenikan kontak om oen, 024.70127150. iin

CRJ 1000 NexGen yang digunakan Garuda Indonesia di rute tersebut mampu menampung 96 kursi penumpang, terdiri dari 12 kelas bisnis dan 84 kelas ekonomi. VP Region 3 Garuda Indonesia, Ari Suryanta, mengatakan harga tiket kelas ekonomi Rp 550 ribu per orang.

LAIN-LAIN

Sedia aneka produk pembersih curah berkualitas sabun cuci piring,deterjen,softener Karbol,parfum laundry,dll. Cari yg murah cari yg mahal semua ada.Jl. MT.Haryono 290 Semarang 024-3552112/7067.3780 Kiki

PERSILATAN TENAGA DALAM RAGA JATI mnerima anggota baru. pndaftaran dtempat ltihan lapangan Dpn SMP 5 JL.Sultan Agung SMG. Hari minggu malam senin jam 20.00 sd slesai.CP:P.Fredy 085.642.827.655 & 081.575.286.368 gmk

Konsultan Spiritual islami AA Yani: Nikah Siri, Rukyah, Solusi segera problem secara islami HUbungi:083.866.819.728/081.329.344.460

iin

BATIK TULIS IBU SYARIF jualsegalajenis batik tulis. Terimapesananseragam. Hargapengerajin. Alamat Jl. SRIWIJAYA GENUK BARU No 105 RT 05/RW 06 Semarang HP: 081227779779 PIN BB 3293987C gmk

Grosir Grosir Grosir jilbab partai dan eceran dijamin murah.Hub Ifa collection 024-7020.7265/ 085.712.088.485 pin BB 276B8794 gmk

SIUP NPWP TDP TDR PT CV UD NPWP SIUP TDP HO IMB PAJAK & AKTE HUB: 024-7026.7302 & 085.701.5727.29 gmk

GALERI BATIK & BUTIK HARMONI. Tersedia bermacam² baju batik,bs di dpt di show room Kami Jl CANDI TEMBAGA UTARA 1 NO 903 sd 904 PERUM PASADENA SMG.OUTLET KAMI TIAP HR JUMAT DPN KNT PEMDA SMG.Buka Pagi Hub Bu Utami 081.225.681.30 pin BB 2708E205

LOWONGAN

gmk

Kerja Di Rumah Ngelem Benang Teh, bhn disediakan oleh perusahaan. 1 box = 70Rb, 50Box=3,5Jt. 100 Box= 7Jt. Ada Bonus bulanan 50 s/d 600 Rb. Hub : Ibu Ani (SMS) 081.792.236.81

Dengan pembukaan rute baru tersebut, maka saat ini Garuda melayani penerbangan ke Semarang sebanyak 11 kali. Para pengguna jasa, juga lebih mudah mendapatkan akses dari Denpasar menuju kota besar lainya. “Harga tiket per orang untuk kelas ekonomi hanya Rp 550 ribu sekali terbang. Dari Denpasar pengguna jasa juga bisa melanjutkan penerbangannya, misal ke wilayah Timur Indonesia. Bisa juga ke kota-kota di Australia, Jepang, Korea dan Hongkong, tanpa harus melalui Jakarta,” ungkapnya. Sebelumnya, Garuda Indonesia telah melayani jadwal penerbangan Semarang

PT.BLUE GAZ IND, bth krywn L/P syarat min SMS/sdrjt,D3,S1 Pny mtr simC,GJ 4,8JT/Bln+bns lainnya,mess. Krm lmrn PT. BLUE GAZ IND JL.Mjpahit No 400 Palebon SMG.Up Bp.Agus Hendra(081.909.801.966/082.115.719.978) iin

BUTUH SEGERA:TERAPIS REFLEKSI pria/wanita,dilatih/berpengalaman Hubungi:024.355.6772/Welcome. Jln gajah Mada 110 SMG.Untuk penempatan Kota Semarang/Solo Kiki

PBRK Jamu/Garmen/Tepung/Plastik Butuh 350 Staf&Produksi/SMP-S1/1840TH GP. 1,2Jt-2,5Jt/Bln+Mess+U/ makan+Jamsostek. Hub/SMS DT DR 085728052899 P. Wiji (Pengalaman tidak diutamakan) iin

GRTS utk pemberangkatan tng perkebunan klp sawit klmantan Dpt beras,mess/barak,jamsostek dpt uang saku,bs bw keluarga Persyaratan:usia 18-45 th,fc ktp kk.Hub : 085799273167 Iin

Langsung kerja kapal/pelaut PT. KZA menempatkan u/ krj di kpl kargo&tanker dg jbtn juru mudi,juru minyak,juru masak,syrt min lls smp umur 17th. Yg berminat Hub : PT. KZA jl. Satria Barat II/ H 312 Smg Poncol 024-3512582 Iin

PERUSAHAAN di SMG bth byk pria&wnta u/ 20 cab peneptn,17 Thpensiunan Smp-sarjana smua jrsan.u/ kpl cab spv,keu,recp,security,admin,hrd u m u m p e n g h a s i l a n 2 - 3 J T. P e n galaman/non.full/parttime.sms dt dr:0857.4062.7689 iin

DICARI PRT/BB sitter untuk kerja di Jakarta,wanita 18Th s/d 35Th, gaji 1,5jt s/d 4Jt, langsung kerja gratis tanpa potongan, segera hubungi Bp.Anto 081.931.957.731 iin

PJTKI RESMI butuh cepat TKW tujuan Singapore, Malaysia, Taiwan, HKG, Abudhabi,/ Timur tengah, ex/non gratis, dapat uang saku 3 Juta, usia 21-37th. Berminat Hub sgr : 081.225.068.788 kik

iin

BUTUH P/W 18-50Th siap kerja!! SMP,SMA PENSIUNAN lngsg/ttap, u/ adm,rcpsnis,keuangan,hrd,spv Inc 2-3Jt sms dt dr 085.740.532.316

Angel

BTH Tenaga Krj Helper Non peng utk Pengbrn Mnyk di Dwell Oil Australi, Aramco AEF, Arab Saudi. Gj USD 2000-USD 2500. Biaya bs Ptng Gj, Hub : PT. BMS 081296946166 H. Rommy

Butuh Segera!!Tentor mata pelajaran mat/inggris untuk daerah Tanah Mas syrt:D3/S1 dbdang mat&inggris,pny kend.sendiri, menguasai materi pengajaran.Lamaran Hub: 085.626.775.72 Peluang bsr jd pramugari/a,staff maskapai penerbangan/bandara,ikuti diklat 3bln lsg magang angkatan 26.Min lls SLTA,sgr Hub AIA:024-760.9125 tmpat terbatas Angel

Butuh pembantu rumah tangga/ baby sitter/perawat orang tua/sakit Gaji 1.500rb-3Jt.Jl. Bukit Dahlia 8 No 214 Bukit Sendang Mulyo SMG Hub : (024) 6725192/76741846/087.83222.1 323/085.713.281.607 iin

PJTKI Resmi,cr TKW-TKI formal/ nonformal tjuan Malaysia,singa pura,Taiwan,hongkong,eropa,pros es mudah-cepat-aman (TKW ada uang saku) untuk info: Mas Dimas 081.901.277.177/085.7999.49923 kiki

kiki

MAKANAN

kiki

STEAKOE KAMOE SOEKA AKOE SOEKA buka jam 11.00-22.00 teman santai anak2 Muda keluarga & org2 bisnis. HARGA TERJANGKAU & FREE WIFI. Datang ke JL.Mentri Supeno No 13A SMG.Hub: Bram 081.904.383.100 gmk

WM SOTO SOLO Uenaaaak Tenan... JL. GAJAH RAYA 54 Telp. 02491086366 BUKA JAM 06:00 sampai 22:00 SEDIA ANEKA MASAKAN & MENERIMA PESANAN HUBUNGI IBU NUR gmk

– Jakarta sebanyak sembilan penerbangan dan Semarang – Surabaya sebanyak satu kali penerbangan setiap hari. Dengan penambahan rute ini, Ari berharap dapat menjawab kebutuhan masyarakat akan jasa penerbangan menuju berbagai kota penting di Indonesia. Selain pembukaan rute baru, Garuda Indonesia juga menambah frekwensi penerbangan ke beberapa rute. Diantaranya Denpasar – Kupang dan Jakarta – Bengkulu. Penerbangan yang sebelumnya hanya satu kali, kini menjadi dua kali setiap harinya. Pengembangan jaringan juga terus dilakukan, seperti pem-

NASI GANDUL PAK HARY HP: 08164254522 Telp: 8443064 Buka jam 10.00 sd 22.00 Jl. Sriwijaya no 67 Semarang MENERIMA PESANAN gmk

NASI AYAM 5758 BUKA JAM 10:00 - 22:00 Jl. Plamongan Indah Semarang TERIMA PESANAN Hub. 02470801857 gmk

Hanya Rp 4000 dpt nikmati Soto Ayam Kampung Bp Dewo Jl Sriwijaya No 67 SMG cab Jl Kertanegara H 39 SMG buka jam 06.30 pagi.Terima pesanan:085848810763 GMK

CATERING IBU MENOK.Terima pesanan nasi tumpeng, berbagai macam masakan & snack u/ acara syukuran, ultah, hajatan, perkawinan dll.Pasti puas. Harga terjangkau. Hub: Bu Nok 024-91013677, 085290889944 Jomblang Barat III/604 Semarang

gmk

RM. Padang Ampera Cinto. Jl. Lemah Abang no 3 Bandungan. 200m dri SPBU arah Bandungan. Pesanan hub 081548111511

Promosi SUZUKI Mobil, DP mulai 9JT’an & disc s/d 40JT cash/ kredit. Ertiga READY dpt free service s/d 70000 km & LED TV. Wagon R bs indent Skrg.Info: BAGUS ARI (024-7060.6818/085.640.174.141/ 081.228.018.986

Iin

MAKAN SIANG HMT & SPR IRIT. nasi rames 4rb grts es cincau, es teh mns & teh . Menu lgkp:mangt, Pecel urp,lele,ayam,gurami,garang asm,sup,galantine.Warung sehat Jl. MH.Thamrin 8 dpn pntu grbg kntr Pertamina 0822.6565.5557

MOBIL

iin

SUZUKI pusat 70780650 Promo DP Ringan mulai 12Jt, Kredit s/d 5Th Bunga murah,pelayanan terbaik,ready stock Pu,Ertiga,Swift,Gk acc uang kembali 100%.BUKTIKAN…OKI 085.640.744.332 iin

SUZUKI PROGM DP MRH PICKUP DP 9JT CCL 2,4JT,ERTIGA DP 32JTAN,APV AREMA DP 18JT CCL 3,6JT SWIFT DP 36JT CCL 4JT,NEW SPLASH DP 16JT CCL 3,5JT,MEGA CAR RXDP 19JT CCL2,5JT.READY STOK HUB:NUR SOLIKIN 081.3266.736.48/085.86 6.388.759/0877.321.68.444/024.705.312.09 iin

Toyota Paket Avanza DP 40 Jtan proses cpt syarat diambil,angsr/DP ringan,agya I n o v a , r u s h , f o r t u n e r, y a r i s , e t i o s . B a m b a n g N a s m o co.085.640.240.693/024.7038.3441 iin

Iin

kiki

Hendry Fun&fresh massase.dgn transfer energy positif alam U/ Pria & wanita.Hp: 083842166373 pin BB 3219330F

Anda ingin menjual mobil segala kondisi. Hubungi: 024-7065.8998. Segera datang dengan Senyum langsung kontan

iin

PROMO NOVEMBER !!! beli mobil Toyota pasti untung, dptkn Avanza ckp dg DP 20Jt an, berkesempatan mendptkn Toyota Alphard. Info : Aziz nasmoco Gombel 0811.2775.168 Pin BB 2B06ECED iin

kiki

PROPERTY PELUANG USAHA

iin

Kursus Pijat refleksi dan capek, ber ijazah.Biaya 150Rb. Hub : Mas Agung 081.575.074.811. DIJAMIN SAMPAI BISA iin

Dicari atau dibeli, jangan buang Minyak goreng bekas atau jelantah, Sayang....., Saya siap terima beli. Hubungi: 081228832826/0815676759 66/081901266459 Kiki

PEDULI LAHAN KRITIS, berkebun jati Solomon 6 tahun PANEN-BATANG BULAT LURUS 9 meter, diameter 30 cm, hemat lahan (jarak 2m x 2m). Pemesanan Bibit Hubungi : 0852 9292 5859 kiki

Peluang Bisnis murah meriah hasil melimpah modal Rp 750rb. Gabung sekarang 085.726.975.800

gmk

gmk

Pelet keris Semar mesem langsung bisa dibuktikan 550Rb. Hubungi 081.225.066.283

iin

Hyundai Accen 07 Biru istimwa No.Baru, bisa pnjm KTP, Velg Racing, AC, tape, Cenlock, Pwstering, 53 9JT Nego.Hubungi : (024) 7026.2827/0858.6685.2001

Nawang

RUMAH KERIPIK menjual aneka keripik buah, tempe malang, jamur tiram, belut, bekicot, cakar ayam Dll. Ada peluang jadi agen. Hub: 085.229.705.135/088.274.380.600 (sms)/www.rumahkeripik.com

Gubernur Jateng Ganjar Pranowo menerima replika pesawat Garuda Indonesia dari GM Garuda Indonesia kantor cabang Semarang Husein Sjarif dalam acara pembukaan rute baru jalur penerbangan Semarang – Denpasar, Rabu (6/11). (NAWANG ANDRIYANI/ BAROMETER)

Pngbtn specialis impoten,lmh syhwat,ED,mnmbh ukuran alt vital bsr pjg,jantung,ginjal, Terapi baby sehat cerdas,dll.Hub Jeng Peni (024)70021514/081.3266.14119. Jl Palang No 40 Candi Kenari Sari Sisingamangaraja SMG

ISTANA BEBEK.bebek bakar bumbu rempah,aneka olahan bebek.Bebek bakar madu rica bebek,garang asem,bebek lada hitam,Nasi goreng bebek.HRGA TERJANGKAU TRIMA PESAN ANTAR. Hub: Jl Fatmawati 37 Smg.Telp:024-704.343.70 & Jl. Veteran 10 Smg. Telp:024-70500229 UNYIEL CAKE N BAKERY ada di JL Ketileng Raya 24 Ruko PSIS.Tlp 024.673.5361 Jl Sompok Br 84B Tlp:024.831.2717 plaza mtahari simpang 5 LT II (smping escalator) Tlp 085.728.255.880. Pesan antar Hub: 024.673.5361

bukaan rute baru dari Denpasar yang akan diresmikan 2 Desember mendatang. “Kami telah mengoperasikan sebanyak 22 rute penerbangan domestik dan internasional. Untu k m e m e nu h i p e rmintaan pengguna jasa, kami juga menambah sebanyak 20 pesawat dan akan ada pengadaan baru sebanyak 25 pesawat lagi,” lanjutnya. (naw/b6)

HONDA PRESTIGE ‘89, Plat H Kondisi baik, harga nego. Hub: 087831066333

PERUMAHAN

PERUM GRIYA SIRANDA ASRI Mijen. Rumah mewah harga murah, udara sejuk bebas banjir lokasi mijen.Hubungi : 0857.407.23969/024.7033.8217 iin

MOTOR

Kredit murah motor baru & butuh dana jaminan :Sertifikat HM,BPKB,Ijazah(karyawan) Hub: S w a m i t r a Te m b a l a n g . Te l p : 0 2 4 709.8630/7475971,sugi 702.402.24,sigit 7080.8604. Agung 024-703.000.172 kiki

Motor HONDA tetap No. 1 Segera dapatkan kemudahan untuk memilikinya. DP & angsuran NEGO. Hub: 70198282 & 085292278282

PENDIDIKAN

iin

KULIAH PROGRAM SPECIAL sgr lulus/wisuda 1) S1: S.E, S.H, S.Kom, S.Pd/i, S.T 2) S2: MM, M.Si,M.Pd/i, M.T, M.H. 3) S3: Legal, Dikti, BAN. Biaya bisa angsur. Hub: Drs. Freddy Reza, Phone : 081.316.304.560/ 0821.2598.9333

PENGOBATAN

Nawang

Rambu

Thabib Ibu Sobirin mengobati segala macam penyakit Fisik & Non Fisik.Hub Jl. Sidoluhur III No 7.Telp 024-6722739 Tlogosari SMG gmk

PIJAT CAPAI untuk DEWASA & ANAK-ANAK juga LULUR Hub: Bu KASIYEM. Jl. Jomblang Perbalan RT 05/RW 10 Kel. Candisari HP: 081325247036 gmk


Indonesia Satu Grup dengan Myanmar

BAROMETER Kamis, 7 November 2013

JAKARTA - Timnas Indonesia U-23 yang ditukangi Rahmad Darmawan berdasarkan hasil drawing cabang sepakbola SEA Games 2013 di Naypyitaw Myanmar, Rabu, berada satu grup dengan tuan rumah Myanmar. Seperti yang dilansir di situs resmi AFF, Timnas Garuda Muda ini tergabung di Grup B dan akan bertanding di Youth Trainning Center, Thuwunna, Yangon. Selain bersama tuan rumah Myanmar, Oktovianus Maniani dan kawan-kawan ber-

gabung dengan Timor Leste, Thailand dan Kamboja. Sedangkan Grup A berdasarkan hasil drawing dihuni oleh Malaysia, Laos, Brunei Darussalam dan Singapura. Grup A akan menjalani pertandingan di Zeyar Thiri Football Stadium, Naypyitaw. Adapun pertandingan akan dimulai 7 Desember. Timnas Indonesia U-23 hingga saat ini digembleng dalam pemusatan latihan di Yogyakarta. Selain menjalankan program yang telah ada, Manahati Leskusen dan kawan-kawan juga melakukan beberapa pertandin-

gan uji coba. Uji coba yang telah dilakukan Timnas Garuda Muda ini di antaranya adalah menghadapi Timor Leste yang berakhir 0-0, menang atas Lampung Selection 2-1 dan kalah dari Persibat Batang, 1-2. Rencananya Fandi Eko Utomo dan kawan-kawan masih dijadwalkan untuk menjalani beberapa pertandingan internasional yang di antaranya menghadapi dua klub lokal Hongkong yaitu Citizen AA dan Sun Pegasus. Selama menjalani pelatnas dan uji coba, pelatih Rahmad Darmawan dihadapkan dengan minimnya striker haus gol. Guna menyiasati kondisi itu, pelatih

asal Lampung ini memberikan tugas khusus pada pemain ge-

landang serang untuk ditarik ke depan menjadi striker. (ant/b5)

Seleksi Pemain PSIS

25 PS Harus Kirim Delegasi Terbaik SEMARANG - Koordinator 25 perkumpulan sepakbola (PS), Rudi Wijaya mengatakan pihaknya sangat merespon positif proses seleksi pemain PSIS Semarang yang akan digelar, Senin (11/11) pekan depan. Dia yakin 25 klub anggota PSIS akan memberikan dukungan yang luar biasa. ”Ya, kami sempat resah beberapa pekan lalu perkembangan PSIS yang terkesan jalan di tempat. Tapi harapan kami tercipta usai penunjukan Pak Kairul Anwar sebagai manajer caretaker, itu adalah

awal yang baik,” paparnya. Untuk proses seleksi sendiri dia akan memberikan form pendaftaran dari pihak klub dan diserahkan kepada 25 perkumpulan sepakbola (PS). Kemudian klub-klub tersebut menunjuk lima delegasi yang akan diikutkan dalam proses perekrutan pemain lokal. ”Setelah itu form tersebut dikembalikan ke Pengcab PSSI Kota maupun kantor sekretariat PSIS Semarang paling lambat hari Sabtu, (9/11),” ujarnya. Dia mengapresiasi hubungan harmonis antara PSIS dan 25 perkumpulan sepakbola (PS). Seleksi pemain adalah hal yang ditunggu-tunggu bagi klub anggota Pengcab. ”Proses seleksi adalah muara dari pembinaan sepak bola di Kota Semarang. Untuk itu dirinya berharap tiap perwakilan PS harus mengirimkan wakil terbaiknya,” paparnya. “Saya mungkin juga akan menunda kompetisi divisi satu dan dua Pengcab PSSI Kota Semarang akan ditunda demi mendukung program seleksi

pemain PSIS,” sambungnya. Sementara itu Sekum PSIS Semarang, Setyo Agung Nugroho mengatakan PSIS tidak bisa dipisahkan dengan 25 klub anggota. Ia berharap keduanya terus bersinergi. Selain itu Agung mengungkapkan seleksi tahun ini berbeda dari tahun sebelumnya yang memiliki waktu persiapan yang agak panjang. ”Dengan waktu sekitar satu bulan untuk melakukan seleksi semoga mendapatkan hasil yang terbaik. Para pemain seleksi akan diberi waktu dua hari untuk menunjukkan kemampuannya kepada pelatih,” kata pria yang berprofesi sebagai pengusaha itu. Agung menjelaskan untuk urusan teknis akan diserahkan seluruhnya kepada pelatih. Sedangkan untuk anggaran melakukan proses perekrutan pemain pihaknya tidak mengalami masalah. ”Dengan proses seleksi ini bisa menghemat waktu sembari menunggu terbentuknya manajemen

Andi Darussalam Mundur Tangani PSIS Slot Dua Staf Pelatih Terisi

SEMARANG - Manajer caretaker PSIS Semarang, Kairul Anwar akhirnya menunjuk pelatih kiper Budi Cipto dan pelatih teknik Dwi Satiawan untuk mendampingi Eko Riyadi dalam seleksi pemain lokal PSIS Semarang. Kedua nama tersebut tidaklah asing. Budi Cipto musim lalu adalah pelatih kiper PSIS

Semarang, sedangkan Dwi Satiawan adalah eks asisten pelatih tim sepakbola PON Jateng 2012 yang berhasil mengantarkan Fauzan Fajri dkk meraih medali perunggu. Dengan pertimbangan tersebut, Kairul Anwar dan pengurus menunjuk keduanya yang dinilai memiliki jam terbang tinggi sebagai pelatih. Keduanya diharapkan mampu melihat potensi yang ada pada pemain lokal Semarang yang tergabung dalam 25 perkumpulan sepakbola (PS), baik yang berlaga pada divisi satu maupun divisi dua Pengcab PSSI Kota Semarang. ”Ya atas pertimbangan tersebut bersama kesepakatan pengurus dan Eko Riyadi kami tunjuk keduanya dalam proses perekrutan pemain lokal,” papar Kairul Anwar saat ditemui di kantor PSIS Semarang, Rabu (6/11). Sementara itu terkait proses seleksi pihaknya akan bekoordinadi dengan Pengcab PSSI Kota Semarang. Untuk teknis pelaksanaan seleksi, ia menyerahkan sepenuhnya kepada tim pelatih. Yang jelas pihaknya tidak akan menerima pemain ”titipan”. ”Untuk batasan umur saya yakin para klub-klub lokal sudah tahu kriteria pemain yang akan bermain pada Divisi Utama,” katanya. (vda/b5)

Berlian Rajawali Gagal ke Fase Grup SEMARANG - Berlian Rajawali Semarang gagal lolos fase grup setelah bermain imbang dengan skor kaca mata melawan tim tuan rumah Persab Brebes pada leg kedua grup B kompetisi Divisi III Nasional, di Stadion Karang Birahi, Rabu (6/11). Skuad arahan M. Dhofir kalah head to head dengan klub berjuluk Kuda Putih tersebut. Pasalnya dalam pertemuan pertama Berlian Rajawali ditahan imbang dengan skor 1-1 di Stadion Jatidiri, Sabtu (2/11). Pelatih Berlian Rajawali FC, M Dhofir mengaku kecewa dengan permainan Maulana Siswanto dkk. Finishing touch menjadi pokok krusial permasalahan

Layout : Wareh Adi S

anak asuhnya. ”Padahal selama 90 menit para pemain terus melakukan serangan ke pertahanan lawan. Namun selama itu tidak ada gol tercipta yang membuat pemain frustasi,” paparnya. Dhofir menilai sebenarnya permainan pasukannya sesuai dengan strategi dan instruksi yang diberikan kepada para pemain. Namun Dewi Fortuna nampaknya belum berpihak kepada timnya. ‘’Kami hanya kurang beruntung saja. Mohon maaf bagi masyarakat Semarang, tim ini tidak lolos ke babak berikutnya,’’ tutupnya. (vda/b5)

S E M ARANG - Sekum PSIS Semarang, Setyo Agung Nugroho memaparkan Andi Darussalam Tabussala mundur untuk menangani klub berjuluk Laskar Mahesa Jenar musim depan. Pihaknya mengaku tidak terlalu banyak berharap dengan mantan petinggi PT Liga Indonesia tersebut. ”Pak Andi Darussalam sudah pamit untuk mundur menangani PSIS. Mungkin karena kondisi kesehatan beliau yang harus cuci darah tiga kali seminggu. Kini pengurus fokus untuk mencari investor untuk mendanai klub mengarungi musim kompetisi 2013/2014 mendatang,” ujarnya. Agung memaparkan untuk target lolos ke Super Liga musim depan PSIS Semarnag membutuhkan dana Rp 7,5 miliar sampai Rp 10 miliar. Namun yang berhak membuat Rencana Anggaran Belanja (RAB) adalah manajemen. ”Tentunya manajemen dibentuk

dulu nantinya, kemudian RAB diserahkan kepada investor. Namun itu semua sesuai dengan kemampuan investor,” imbuhnya. Sementara itu Manajer Caretaker PSIS Semarang, Kairul Anwar mengatakan saat ini pihaknya sudah tidak ada komunikasi dengan PT Setia Bina Nusa selaku salah satu anak perusahaan Ancora sebagai penyandang dana klub musim lalu. ”Seharusnya PT SBN memberikan perintah untuk melakukan seleksi pemain. Namun mereka (PT SBN) sama sekali tidak pernah menghubungi kami lagi, seharusnya pada saat ini investor bertanggung jawab untuk mempersiapkan tim menghadapi musim berikutnya,” papar pria yang berprofesi sebagai pengacara itu. (vda/b5)

Juventus Gagal Tundukkan Real Madrid TURIN - Juventus gagal memanfaatkan kesempatan sebagai tuan rumah ketika menjamu Real Madrid di lanjutan Liga Champion Grup B, Rabu (6/10). Kedua tim berbagi angka setelah bermain imbang 2-2, di Juventus Stadium. Dengan hasil ini, Juve belum sekali pun meraih kemenangan di Liga Champions musim ini. Mereka baru mengumpulkan tiga poin dari tiga hasil imbang di empat per tandingan yang sudah dimainkan. Raupan satu poin ini sekaligus menempatkan Juve di dasar klasemen Grup B. Pasalnya, di saat yang bersamaan, Copenhagen meraih kemenangan atas Galatasaray dan kedua tim itu punya jumlah poin empat. Juve sempat unggul lebih dulu atas Real Madrid lewat penalti Arturo Vidal di babak pertama. Hadiah penalti di menit 42 ini diberikan wasit Howard Webb, menyusul pelanggaran yang dilakukan

CURI BOLA : Pemain termahal Real Madrid, Gareth Bale mampu mencuri bol dari pemain belakang Juve sebelum melesakkan menjadi gol. (Foto: Getty Image)

Raphael Varane terhadap Paul Pogba. Namun akibat blunder barisan pertahanan Juve, striker andalan Real Madrid, Cristiano Ronald, mampu mencuri gol untuk menyamakan kedudukan 1-1. Bahkan, klub raksasa asal Spanyol ini giliran memimpin lewat sepakan pemain termahal mereka, Gareth Bale.

Juve kemudian terhindar dari kekalahan setelah Fernando Llorente mencetak gol penyeimbang di menit ke-65. Skor 2-2 menjadi hasil akhir dari pertandingan ini. Meski Juve gagal menang, Buffon tak kecewa. Kapten Juve itu juga memuji lini depan pasukan Carlo Ancelotti yang disebutnya luar biasa. “Kehilangan poin melawan tim besar seperti Real Madrid bukan hal yang memalukan. Mereka punya kualitas individu yang luar biasa, striker yang hebat, dan setiap saat mereka mendkati gawang, Anda bisa merasakan tekanannya meningkat,” ucap Buffon di situs resmi UEFA. Buffon mengakui dengan perolehan poin Juve saat ini, tiga angka, sangat memberatkan bagi timnya untuk lolos ke babak selanjutnya. “Sekarang ini tidak akan mudah untuk kami. Tapi kami akan melakukan apa yang kami bisa untuk lolos,” kata Buffon. (b5)


Sambungan

BAROMETER Kamis, 7 November 2013

Terlibat Tabrakan............................................. Akibatnya terjadi benturan keras hingga menyebabkan pengendara tersebut terpental. Bahkan pemuda tersebut hingga masuk kolong mobil yang terparkir di depan kantor BNI. Kontan, kejadian itu membuat

warga sekitar berhamburan ke lokasi kejadian. Sementara korban bersimbah darah. Sayangnya, kepolisian yang telah mendapat laporan warga terlambat di lokasi kejadian. Sejumlah petugas yang tiba

Tersangka............................................................ Pengajuan pembantaran tersebut dilakukan lantaran keduanya tersangkut kasus Asuransi Fiktif DPRD Kota Semarang 1999-2004. Alasan lain, pembantaran kedua legislator lantaran masih aktif sebagai anggota dewan Periode 2009-2014. Selain penangguhan mendapatkan jamiman dari Pimpinan DPRD Kota Semarang. Hal itu disampaikan kepada wartawan melalui penasihat hukumnya Agoeng Oetoyo di sela-sela sidang lanjutan di Pengadilan Tipikor, kemarin. “Kami tidak ajukan untuk lima terdakwa, tapi hanya untuk dua (Sujianto dan Djunaedi) terdakwa saja. Karena keduanya masih memiliki tanggungan pekerjaan di Dewan. Kami ajukan untuk penangguhan, atau paling tidak agar dikabulkan pengalihan penahanan menjadi tahanan kota,” ujar Agoeng. Dua legislator ini bersama tiga terdakwa lainnya, yakni mantan anggota DPRD Kota 1999-2004. Ketiganya adalah Sriyono, Elvi Zuhroh dan Purwono Bambang Nugroho.

“Selain ada jaminan dari pimpinan dewan, juga ada jaminan dari pimpinan partai. Djunaedi dari DPD PAN Kota Semarang dan Sujianto dari DPD PPP Kota Semarang,” tambah Agoeng. Menanggapi hal itu, Ketua Majelis Hakim Erentuah Damanik menyatakan akan memusyawarahkannya dengan dua hakim anggota terlebih dahulu. Erintuah mengaku tidak bisa memutuskan sendiri, karena segala sesuatu yang berhubungan dengan perkara harus dirumuskan dengan anggota majelis lain. Dalam sidang kemarin, beberapa anggota mantan anggota dewan 1999-2004 diperiksa. Yakni Tohir Sandirjo, Sri Munasir, Sugiyanto AP dan Siti Markamah. Pada keterangannya, mereka mengaku tidak tahu menahu soal proses penganggaran asuransi oleh pimpinan dewan senilai Rp 1,836 miliar. “Prosesnya seperti apa kami tidak tahu,” ujar Tohir. Dia hanya mengetahui jelang masa akhir jabatan,

untuk menjalani operasi selama 5,5 jam karena patah tulang pinggul yang dialaminya. Beruntung, anak-anak lain dan Megan hanya menderita luka-luka ringan seperti lecet dan memar. Megan sendiri masih merasa syok dengan insiden tersebut. Namun kejadian ini tidak menyurutkan keinginannya untuk bisa kembali bekerja. Ia justru semakin sadar bahwa ada banyak anak yatim pi-

“Penyidik yang dulu dipanggil, apa kendalanya. Dibuka kembali,” timpalnya. Penanganan kasus korupsi dana BOS, lanjut Eko, belum sampai ke ranah penyidikan. Karena polisi belum menetapkan tersangka. “Belum penyidikan, karena belum ada tersangka. Minta audit BPK juga belum. Memanggil seluruh kepala sekolah, itu juga belum,” ungkapnya. Seharusnya, sambung Eko, tugas kepolisian menyelesaikan penanganan perkara sampai pelimpahan ke kejaksaan. “Harus dituntaskan sampai Tipikor. Jika memang benar tidak terbukti, silakan diterbitkan SP3.” tandasnya. Ditegaskan, bahwa kasus dugaan korupsi dana BOS tersebut berbentuk penyalahgunaan pejabat sekolah melalui buku LKS. “Dana BOS kan untuk operasional, bukan untuk diperjualbelikan. Penyelewengan itu pelakunya kepala sekolah dan bendaharanya,” tegas Eko. Perjalanan kasus tersebut, terakhir hanya sampai pemeriksaan sebanyak 16 Kepala UPTD di 16 kecamatan di Kota Semarang diperiksa. Hingga Jum’at, 25 Januari 2013 lalu, baru 4 kepala sekolah diperiksa oleh penyidik Unit III Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Satuan Reserse Kriminal (Sat Reskrim) Polrestabes Semarang. Sejumlah Kepala Sekolah SDN tersebut diperiksa untuk klarifikasi tentang pengadaan buku dari dana Bos. Elan Subilan saat itu mengaku telah menemukan indikator dalam penyelewengan dana BOS tersebut. Disebutnya, pemeriksaan dalam kasus dugaan penyelewengan dana BOS ini masih panjang. Pihaknya menya-

Sardot dengan nada kesal sambil megang golok, semua orang ketakutan lalu satu persatu dari mereka beranjak pergi, yang tertinggal hanya Sarkem. Dengan tubuh gemetar sambil menggigit jarinya dan tatapannya tidak lepas dari sosok Sardot yang berdiri tegak di hadapanya,

nangan ini merupakan satu titik permulaan saya untuk menjadi seorang isteri yang solehah. Selalu mendengar nasihat dia dan sentiasa mendukung apa yang dia lakukan. Ya Allah, Ya Tuhanku betapa bersyukurnya saya kerana telah memberikan karunia seorang lelaki yang soleh dan tabah. Allah sangat mencintai diri ini dengan memberikan karunia ini. Disini aku sedang belajar untuk menjadi dewasa dan siap untuk mendampingimu kelak. Walaupun resah dan putus asa kadangkala menguasai diri, tetapi kau ungkap semuanya dengan kelembutanmu dan nasihatmu. Kadangkala juga aku tertanya

dari hal 1

Sarkem mencoba bertanya. Sarkem : ”Emangnya ada kejadian apa sebulan yang lalu disini??” Sardot : ”Eike pulang ga’ pake kolor cyiin. Rempong duweh sumpehh” sambil nyolek pipi Sarkem. Sarkem : %#/@{;$¡§. Hahahaha. (*)

Cinta.................................................................. Banyak yang heran, hanya kenal beberapa saat, saya langsung menyetujui lamaran dia. Tunangan bukan alasan untuk kita berdua-duaan, bermesramesraan dan sebagainya. Alhamdullilah menerima dia adalah karena ketulusan seorang lelaki yang betul-betul mencari seorang isteri. Nampak di sinar matanya dia bersungguh mencari seorang isteri dan bukanlah seorang “wanita” yang dipimpin kesana kemari. Saya memperbaiki diri saya dari masa ke masa karena kadangkala perangai dan sikap saya yang agak melampaui. Tetapi saya juga masih belajar dan proses pertu-

dari hal 1

takan akan memeriksa sejumlah pihak yang dimungkinkan terlibat dalam kasus tersebut. Bahkan termasuk Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Semarang Bunyamin telah diperiksa sebagai saksi. Kepolisian juga menyatakan akan memeriksa semua yang dimungkinkan terlibat, di antaranya pihak yang membikin MoU (Memorandum of Understanding) ataupun pihak yang mengerjakan. Dalam pencairan dana BOS diduga terjadi praktik pemakaian anggaran negara yang tidak sesuai peraturan. Kasus yang ditemukan, sejumlah sekolah menggunakan dana BOS tersebut untuk mencetak Lembar Kerja Siswa (LKS). Hal tersebut seharusnya tidak diperbolehkan. Diduga, adanya dana BOS untuk mencetak LKS tersebut merupakan modus penyelewengan hingga mengarah kepada tindak pidana korupsi. Kepolisian mengklasifikasikan hal tersebut sebagai kejahatan komparasi. Elan sempat menyebut kasus penyelewengan dana BOS mempunyai rentetan panjang. Sehingga dimungkinkan terjadi korupsi berjama’ah. Artinya tidak dilakukan oleh satu orang. “Kejahatan ini halus, modusnya sistematis dan pelakunya orang pinter-pinter. Di hadapan penyidik, tidak penting pengakuannya bagaimana, akan tetapi yang berbicara adalah barang bukti. Jadi, tidak mengaku tidak apa-apa,” kata Elan kala itu. Kasat Reskrim Polrestabes Semarang AKBP Wika Hardiyanto saat dikonfirmasi melalui telepon belum berkenan menjawab. SMS dari wartawan Barometer juga tidak dibalas. (fuh/b2)

Kisah.................................................................... Orang orang yang mandi langsung kaget and ketakutan. Sardot :”Woyyyy!!! Siapa yang ambil kolor gue???” Suasana menjadi hening, orang orang tidak ada yang berani menjawab. Sardot : ”Jangan macam macam ya sama gua, lu semua ga’ mau kan kejadian sebulan yang lalu terulang lagi??” Bentak

dari hal 1

atu di Haiti yang tinggal di tempat tidak layak. “Kami berharap agar Julia dan Jonathan bisa cepat sembuh. Kejadian ini benar-benar membuka mataku dan menyadarkan kalau ada banyak pekerjaan yang harus segera dilakukan di Haiti. Aku ingin segera kembali bekerja dan memastikan hal ini tidak akan terulang lagi,” ujarnya. (*/wowkeren.com)

Polisi Gantung....................................................... Padahal, sedikitnya 16 Kepala UPTD di 16 Kecamatan di Kota Semarang dan sejumlah kepada sekolah SD di Kota Semarang telah diperiksa sebagai saksi. Pejabat kepolisian saat itu, Kapolrestabes Kombes Pol Elan Subilan dan Kasat Reskrim AKBP Harryo Sugihhartono berjanji akan menuntaskan kasus BOS tersebut. Bahkan, usai diperiksanya 16 Kepala UPTD, kepolisian berencana akan memanggil seluruh Kepala SD di Kota Semarang. Waktu itu, baru dilakukan pemeriksaan terhadap empat Kepala SD saja. Tentunya hal itu tak membuat pejabat baru, Kombes Pol Djihartono sebagai Kapolrestabes dan AKBP Wika Hardiyanto sebagai Kasat Reskrim untuk tidak menindaklanjuti penyelidikan sebelumnya. Hingga saat ini Polrestabes Semarang terkesan melupakan kasus tersebut. Proses hukumnya menggantung sehingga tidak jelas penyelesaiannya. Kordinator KP2KKN Eko Hariyanto memaparkan, kasus tersebut belum pernah diselesaikan. Mumpung pejabat baru, semangat baru memberantas korupsi, kasus itu harus tetap berjalan, jangan sampai digantung atau dipetieskan. “Kapolrestabes baru, Kasat Reskrim baru harus disupport dan dikawal dalam penanganan korupsi. Kalau dulu saya bilang Polrestabes Semarang nol prestasi untuk korupsi, sekarang bisa kami apresiasi,” terangnya saat dihubungi Barometer, Rabu (06/11). Sehingga, lanjut Eko, keberanian Kapolrestabes dipertanyakan untuk menginventarisir datadata penanganan kasus BOS yang macet. Penyidik harus dipanggil, data dibuka kembali dan harus diselesaikan.

dari hal 1

tepatnya Maret 2003 para anggota dewan dipanggil ke ruangan Wakil Ketua Dewan, Hamas Ghani. Keperluannya untuk menerima pencairan dana premi asuransi senilai Rp 38 juta. “Namun uang yang kami terima hanya Rp 36 juta saja, sisanya saya tidak mengetahui dipergunakan untuk apa,” akuinya. Kelima terdakwa itu didakwa dengan pasal yang disusun secara alternatif. Yakni primer pasal 2 ayat (1) dan subsidair Pasal 3. Dakwaan lain, para terdakwa dijerat dengan dakwaan subsider kedua pasal 12 huruf b, subsidair Pasal 5 ayat (2) dan lebih subsidair Pasal 11. Subsider ketiga Pasal 8 Jo Pasal 18 dan Subsider Keempat Pasal 12 B ayat (2) Jo Pasal 12 C. Semua pasal tersebut dijadikan merujuk pada Undangundang (UU) nomor 31 tahun 1999 sebagai telah ditambahkan dalam UU Nomor 20 tahun 2001 tentang pembrantasan korupsi. Jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP. (nzr/b2)

Jatuh Saat............................................................. Anak-anak ini tengah menyapa Megan di ruang kelas di lantai dua saat kejadian. Suara bergemuruh tiba-tiba terdengar dan lantai runtuh ke bawah. Mereka pun jatuh dari ketinggian 8 sampai 10 kaki (sekitar 2,5 sampai 3 meter). Julia dan salah seorang anak bernama Jonathan mengalami patah tulang yang cukup parah akibat kecelakaan ini. Julia bahkan harus dilarikan ke rumah sakit di Miami

dari hal 1

di lokasi kejadian terkesan lambat melakukan penanganan. Sehingga korban dibiarkan dalam kondisi luka bersimbah darah. Namun akhirnya korban dievakuasi dan dibawa ke RSUP Dr Kariadi. (b2)

dari hal 12

kenapa Allah selalu menguji aku tepat pada hati ini? Kini ku tahu jawabannya. Allah juga tahu dimana tempat paling tepat agar aku sentiasa mengingat-Nya dan sekaligus kembali mencintai-Nya. Ujian demi ujian, dugaan demi dugaan membuat aku lebih teguh dan kuat, yang akan membuat kau pasti bangga memilikiku suatu hari kelak. Aku yakin Allah juga mencintaimu sebagaimana Dia mencintai diriku, aku yakin Allah sedang melatih dirimu menjadi seorang mujahid yang teguh dan kuat yang pasti akan membuatkan aku juga merasa bangga memilikimu suatu hari nanti Insyaallah. (*/ana/ zoncinta.com)

11

Dulu Anak.......................................................................................... demi meraih harapan dan citacitanya. Kini hidupnya sudah mapan dan mampu menjadi tulang punggung keluarga. Negro Sefni adalah seorang pekerja yang tak mengenal lelah. Baginya pekerjaan adalah sesuatu yang harus dicintai dan dari situ dia akan mendapatkan berkah yang berlimpah. Namun posisinya saat ini sebagai seorang Direktur Utama Operasional dan Human Development di BabyFace Club Semarang tidaklah mudah meraihnya. Lahir Di Ende Flores Nusa Tenggara Timur Negro adalah anak bungsu dari enam bersaudara, menjadikannya sebagai anak yang disayangi oleh Keluarga. Namun seperti anak-anak pada umumnya Negro semasa kecil adalah anak yang bandel, namun sifat Nyedulurnya membuat Negro

mendapatkan banyak teman. Negro mengatakan kalau dirinya dulu lebih sering bermain di pantai. Namun karena pernah tergulung ombak hingga nyaris tewas, Negro akhirnya mengurungkan niat untuk kembali lagi bermain dengan ombak. “Dulu kami sering main Surfing tanpa papan masuk ke dalam ombak, dan itu nyaris menewaskan saya,” terang Negro. Pria kelahiran 2 September 1978 ini mengaku sudah memulai untuk bekerja pada saat menjadi mahasiswa di Sekolah Tinggi Bahasa Asing di Malang. Dia menjadi sales dari pintu ke pintu yang menjual alat rumah tangga. Selain itu dia juga membuat vokal group dan “ngamen” dari pintupintu rumah hingga café. “Dulu prinsip saya adalah orang tua hanya membiayai

kuliah saja. Sementara untuk bertahan hidup saya harus berusaha sendiri dan itu yang menjadikan mental saya kuat. Saya dulu tak mengira jika akan menjadi seperti sekarang. Saya adalah orang yang mencintai apa yang dilakukan, dan melakukan hal tersebut dengan cinta,” tukas Negro. Awal mula terjun pada bisnis hiburan Negro tidak langsung menduduki posisi empuk. Dia memulai dengan menjadi Bar helper di Hugos Malang pada tahun 2000. Kemudian pada tahun 2003 dia pindah ke Hugos Jogja dengan menjadi Openning Team dan Supervisor Club selama tiga tahun. Tak mau berhenti di situ Negro kemudian melanjutkan karirnya dengan pindah ke Semarang pada tahun 2006 untuk menduduki posisi Manager di

Hugos Semarang. Setelah dua tahun Negro memutuskan untuk pindah ke Foreplay Club di Surabaya selama dua tahun. Pada tahun 2011 Negro kembali ke Semarang dan menjabat sebagai Direktur Utama Operasional and Human Development di BabyFace Club Semarang. Negro mengatakan kalau bekerja dalam dunia hiburan itu bukanlah batu loncatan melainkan sebuah jenjang yang akan dibangun hingga karir terakhir. Pengidola Bob Marley ini menginginkan agar Seamrang bisa meningkatkan potensi wisatanya. Bagi Negro Kota Seamrang memiliki potensi luar biasa yang belum tentu dimiliki oleh Kota Lain. Kelak Negro menginginkan untuk menjadi seorang konsultan di bidang bisnis hiburan. (nov/ b2)

Asyik Pacaran.......................................................................................... sedianya hendak dikirimkan ke sebuah bank. “Uang itu akan dikirimkan ke bank, langsung saya bawa,” ungkapnya di Mapolrestabes Semarang, Rabu (06/11). Karyawan yang sudah 11 tahun bekerja itu nekat menggondol uang tersebut untuk memenuhi kebutuhan bersama pacarnya. Diantaranya membeli sepeda motor Honda Vario dan laptop. “Uangnya untuk beli barang-barang sama pacar saya. Motor dan Laptop. Pacar saya

warga Semarang,” terang bapak tiga anak tersebut. Kasat Reskrim Polrestabes Semarang AKBP Wika Hardianto mengatakan, penangkapan tersangka bermula dari adanya laporan penggelapan dari pihak PT G4S pada Senin 28 Oktober 2013. “Kami dapat laporan dari PT G4S, kemudian kami selidiki, anggota bergerak. Akhirnya tertangkap,” terangnya kepada wartawan. Penangkapan tersebut dilakukan oleh petugas Tindak Pidana Tertentu (Tipiter) dan

Reserse Mobile (Resmob) Sat Reskrim Polrestabes Semarang. “Ditelusuri, ternyata dia (tersangka-red) bersama pacarnya di sebuah hotel di Mojokerto. Tersangka ini dulunya scurity sekarang supervisor,” imbuhnya. Wika menjelaskan, uang yang digondol pelaku merupakan milik nasabah yang menggunakan jasa PT G4S. “Uang itu harusnya disetorkan ke bank, tapi tidak disetorkan, malah dibawa lari. Sisa uangnya sekira Rp 27 juta lebih,” tandasnya.

Kawannya, Glen juga tidak nampak bersidang bersama dirinya. Artinya, berkas dirinya dan Glen terpisah. Dalam persidangan, Eko mengaku menyesal. Penyesalan terlanjur itu tidak lantas bisa menghapus tuntutan pemidanaan yang dilakukan. Jaksa Susilowati dari Kejaksaan Negeri Semarang tetap menun-

tut yang bersangkutan dengan pidana penjara lima tahun. “Menjatuhkan denda kepada terdakwa Eko Yulianto Rp 800 juta atau setara satu bulan kurungan,” kata Susilowati membacakan tuntutan di hadapan hakim ketua Sukadi. Eko dinilai telah melanggar pasal 112 UU Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika.

terdengar. HP nya sendiri sempat dihubungi sang isteri sebanyak 20 kali lebih, ingin meminta pertolongan. “Saya tidak mendengar, karena sedang tidur. Baru tahu ada perampokan setelah di bangunkan warga,” tutur Sudarmaji. Lasini, korban pembacokan

mengemukakan, saat itu menutup warung, tepat tengah malam. Baru sebentar tidur, tiba-tiba diancam oleh para pelaku, untuk menyerahkan barang-barang berharga. Hingga Rabu siang, kedua korban masih menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit dr R Sutrasno Rembang.

Pasal dakwaan juga diklaim tidak dijelaskan secara rinci, hanya penggelapan. Bahwa antara terdakwa dan korban sudah berjanji secara tertulis di antara kedua belah pihak di atas notaris. Uang Rp 9,7 miliar yang dalam kasus ini adalah berkaitan dengan pengurusan kasus yang dialami sedang korban. “Terdakwa memfasilitasi agunan kredit, Gunawan mengajukan kredit Rp 5 miliar. Jumlah inilah yang dibayarkan Aris ke korban dan sudah diteken kesepakatan. Korban menyuruh terdakwa untuk melakukan suap. Hal itu dilakukan korban karena terkait pengemplangan pajak senilai Rp 20 miliar, semestinya korban Gunawan yang terlebih dulu disidangkan,” timpalnya. Lebih lanjut, kliennya juga sudah bertanggungjawab untuk mengembalikan uang korban dengan cara mengasur. Perjanjian hutang-piutang itu masih terlaksana dan belum dicabut. Terdakwa mengklaim telah lima kali mengasur ke korban secara langsung. Total angsuran yang dibayarkan adalah Rp 375 juta pada bulan Maret 2008. “Penyicilan telah dilakukan sebelum kasus ini diungkap. Harusnya ini berubah men-

jadi yurisdiksi perdata. Terdakwa juga dikorbankan, karena ia bukan pelaku tunggal. Polisi tidak menangkap dan menjerat pelaku lain. Korban Gunawan menyuruh melakukan penyuapan. Terdakwa juga tidak menikmati sendiri aliran duitnya. Gunawan kepingin agar kasus yang menjeratnya dihentikan dan tidak sampai P21,” pungkasnya. Jaksa Kejaksaan Negeri Semarang, Andriyanto Budi Santoso menuding Aris telah melakukan penggelapan pada kasus tersebut. Bahwa pada tahun 2008 ketika korban Gunawan memiliki masalah pajak di kantornya, PT Rabrindo Pratama, di Boja, Kendal yang dilaporkan petugas pajak di kepolisian. Atas hal itu, korban meminta bantuan hukum dan menunjuk advokat Saksono Yudiantoro dan partner di Srondol Kulon, Banyumanik sebagai kuasa hukumnya. Pada 2010, saksi Saksono mengenalkan korban kepada salah satu anggotanya, terdakwa Aris Nuryanto. Oleh saksi, terdakwa dianggap mampu menangani masalah korban di Kantor Jenderal Penyidikan dan Intelejen Kanwil Pajak Jateng dan Ditreskrimsus Polda Jateng.

surat perintah,” jelasnya. Lajutnya, terlebih pelaku adalah anggota atau hanya orang “ngaku-ngaku” yang pasti tindakan tersebut akan diproses pidana. “Kita cek benar ndak dia itu. Tapi yang jelas itu pidana,” tegasnya. S eb e l u m nya, s e o ra n g

pria yang mengaku anggota Brigade Mobile (Brimob) di kepolisian berbuat arogan. Pria dengan kaos bertuliskan Brimob tersebut menghajar warga. Kejadian di depan gang Jalan Sendoyo V, Bugangan Semarang Timur, Selasa (05/11) dinihari itu terpicu lantaran

beli solar di SPBU. Setiap kali melakukan pengisian, yakni senilai Rp 400 ribu. Solar yang terisi ke dalam tangki truk kemudian disedot menggunakan pompa ke dalam tangki berkapasitas 5.000 liter yang terletak di dalam bak. Untuk menyamarkan aksi, bak truk ditutup terpal dan selang yang menghubungkan ke tanki ditutupi sebuah kain. “Saya baru bekerja 2 minggu. Biasanya, kami membeli solar Rp 400 ribu di setiap SPBU,” terangnya. Usai solar didapat, kemudian solar tersebut disetorkan ke sejumlah bengkel-bengkel. “Saya dapat imbalan Rp 50

ribu,” jelasnya. Kapolrestabes Semarang Kombes Pol Djihartono mengatakan, penyitaan dan penangkapan kernet dilakukan menyusul adanya laporan dari masyarakat. “Dari laporan masyarakat, kita tindak lanjuti,” ungkapnya. Truk pasir yang dimodifikasi dengan tangki tersebut, terbukti menyalahgunakan pengangkutan dengan cara menimbun bahan bakar subsidi pemerintah tanpa izin. Hal itu melanggar UU Nomor 2 Tahun 2001 tentang Minyak dan Gas Bumi (Migas). “Solar tersebut digunakan untuk apa, itu masih kami selidiki,” terangnya.

dari hal 1

pria terduga Brimob tersebut melakukan penodongan dengan meminta sejumlah uang dan minta dibelikan minuman keras (congyang). “Kaos yang dipakainya (terlapor-red) ada lambangnya Brimob,” terang Erik saat melapor ke polisi, kemarin. (fuh/ b2)

Mafia Solar........................................................................................... Truk tersebut diamankan tim Polrestabes Semarang sadi SPBU Tambakaji, tepatnya di Jalan Randugarut, Semarang, Rabu (06/11) sekira pukul 08.00. Seorang tersangka berhasil diamankan, yakni Maliki (27) seorang kernet truk, sementara sopir truk yang diketahui bernama Dwi berhasil meloloskan diri. “Kami baru tiga kali mengisi solar. Di Puri Anjasmoro, Ngaliyan dan Tambakaji,” akunya di Mapolrestabes Semarang, Rabu (06/11). Warga Seworan, RT 04 RW 01 Ketoyan, Wonosegoro, Boyolali itu memaparkan, truk tersebut digunakan untuk mem-

dari hal 1

Te r d a k w a A r i s , t a n p a sepengetahuan saksi Saksono bertemu dan menjanjikan bisa menangani masalah korban. Kepada korban, ia mengaku memiliki kenalan seorang pejabat di kantor jenderal pajak, Kejagung dan anggota DPR RI. Ia berjanji bisa menghentikan kasus korban agar tidak sampai ke persidangan. Atas bujuk rayu itu, korban percaya dan menuruti kehendak terdakwa. Korban menyerahkan sejumlah uang ke terdakwa, untuk memproses kasusnya. Secara bertahap, uang diserahkan baik langsung, maupun melalui cek dan transfer. Total uang yang diberikan mencapai Rp 9,7 miliar. Mengenai hal itu, terdakwa Aris Nuryanto juga meminta korban tidak menyampaikan hal itu ke saksi Saksono. Untuk pembayaran honor ke saksi Saksono, selaku kuasa hukum, terdakwa berjanji akan memberikannya. Kendati sudah menyerahkan uang Rp 9,7 miliar, kasus korban Gunawan masih tetap berjalan. Di Polda Jateng, Gunawan ditahan. Merasa ditipu, korban lalu melaporkan terdakwa ke Polrestabes Semarang dan kini disidang. [nzr/b2]

Polisi Selidiki...................................................................................... Kapolrestabes Semarang Kombes Pol Djihartono mengatakan, pihaknya masih mendalami kebenaran anggota yang mengaku Brimob tersebut. “Kebenaran mengaku anggota masih kami dalami. Kalau anggota, wajib menunjukkan identitas kartu anggota dan

dari hal 1

Kapolsek Sale, AKP Isnaeni membenarkan peristiwa tersebut. Pihaknya bekerja sama dengan Polres Rembang terus melakukan penyelidikan. Menurut informasi, korban mengenali mereka. Saat ini polisi masih mengejar tersangka. (yon/b2)

Polisi Dituding................................................................................... Tudingan itu disampaikannya dalam sidang perkara Aris Nuryanto di Pengadilan Negeri Semarang, Rabu Sore (11/6). Di depan Majelis hakim yang diketuai Mujahri itu, Warsito menilai pihak kepolisian telah membentuk opini publik yang tidak benar, tendensius dan memutarbalikkan fakta. “Apa yang disampaikan polisi tidak sesuai fakta sebenarnya,” kata Warsito membela Aris. Aris sendiri adalah Ketua DPC Gerindra Solo. Selain sebagai ketua, ia juga berprofesi sebagai pengacara. Ia dituding melakukan tindak pidana penggelapan dan penipuan terhadap rekan bisnisnya Gunawan Hadi Surya senilai Rp 9,7 miliar. Gunawan adalah pemilik perkebunan karet di Boja, Kendal. Aris dijerat dengan pasal penipuan, yakni Pasal 378 dan pasal 372 KUHP. Dua pasal itu merujuk pada Pasal 64 (1) KUHP. Dikatakannya, dakwaan yang menjerat Aris tidak menjelaskan secara rinci soal uang Rp 9,7 miliar yang diduga digelapkan kliennya. Apakah uang digunakan sendiri atau untuk orang lain. Pihaknya bersikukuh bahwa perkara Aris murni masalah perdata.

dari hal 1

Eko pun meminta hakim untuk meringankan tuntutan yang dituduhkan kepadanya. “Iya benar, makai sabu. Kami mohon keringanan yang mulia,” kata Eko membacakan pembelaan untuk dirinya sendiri secara lisan. Hakim Sukadi pun menuda sidang hingga sepekan (13/11) untuk mendengarkan amar putusan. (nzr/b2)

Penjual Kopi............................................................................................ juta. Kini kasus tersebut sedang di usut serius jajaran Polres Rembang. Suami Lasini, Sudarmaji menuturkan, saat kejadian, dirinya tidur di rumah. Sedangkan posisi warung kopi agak jauh dari permukiman penduduk, sehingga kalau korban berteriak teriak, kemungkinan sulit

dari hal 1

Sejumlah barang bukti yang berhasil diamankan diantaranya uang tunai Rp 27.250.000, sepeda motor Honda Vario, dan sebuah laptop. Pasal yang dikenakan, lanjut Wika yakni Pasal 372 KUHP. “Pasalnya penggelapan. Untuk pacarnya sudah kami periksa sebagai saksi,” pungkasnya. Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, Budi kini mendekam di sel tahanan Polrestabes Semarang untuk proses hukum selanjutnya. (fuh/b2)

Memiliki Sabu.................................................................................... Krajan Semarang, Dia diciduk jajaran satuan unit narkoba Polrestabes Semarang pada Agustus 2013. Dari tangan keduanya, polisi saat itu mengamankan uang tunai Rp 450 ribu, satu buah handphone dan shabu seberat 0,6 gram. Di Persidangan, Eko hadir sendirian tanpa didampingi kuasa hukum.

dari hal 1

dari hal 1

Dalam penindakan tersebut, polisi hanya berhasil mengamankan kernet truk, sementara sopirnya melarikan diri “Tersangka ini kan disuruh. Yang penting siapa orang di balik mereka itu,” ujarnya. Terkait adanya kejadian tersebut, Djihartono berujar, hal itu merupakan input untuk melakukan pengawasan. “Kami juga berharap, pihak SPBU paham, kalau ada kendaraan yang mengisi bbm melebihi kapasitas, harus dipertanyakan,” tandasnya. Saat ini truk bermuatan solar tersebut diamankan di Mapolrestabes Semarang. (fuh/ b2) email : koran.barometer@gmail.com


Majelis Adat Sasak Kembangkan Tarian Tradisi Lombok

12

BAROMETER Kamis, 7 November 2013

MATARAM - Majelis Adat Sasak (MAS) tengah mengembangkan tari topeng 22 jenis karakter yang lahir di era 1930-an dan sempat hilang dari peredaran tarian tradisional di Pulau Lombok, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB). “Ternyata ada Tari Topeng yang lahir era 1930-an di Sembalun, kaki Gunung Rinjani. Uniknya tarian itu menampilkan 22 jenis karakter yang dimainkan oleh maestro yang sudah berusia 80 tahun tapi masih lentur dan gemulai,” kata Ketua Harian MAS, Bayu Windya, Selasa (5/11). Ia mengatakan, Tari Topeng khas Suku Sasak (suku di Pulau Lombok) itu

menganut pakem “prak menaq” (ketokohan panutan dalam perwayangan). Sebanyak 22 jenis karakter yang ditampilkan dalam Tari Topeng itu mencirikan 22 tokoh panutan berlainan karakter yang pernah ada dalam kehidupan masyarakat adat Sasak. “Misalnya karakter Jayang Rana, Umar Maya, Maktal, Selandir, dan karakter lainnya, yang satu persatu dimunculkan dalam Tari Topeng ala Sasak itu,” ujarnya. Uniknya lagi, lanjut Bayu, Tari Topeng Sasak itu sejauh ini hanya dimainkan oleh lima orang penari tetapi mampu

menampilkan 22 jenis karakter tokoh panutan. Menurut Bayu, Tari Topeng ala Sasak itu khas atau berbeda dengan tari topeng lainnya yang ada di Pulau Jawa dan daerah lainnya di Indonesia. Karena itu, MAS selaku lembaga adat Sasak berupaya melestarikan Tari Topeng itu dengan menampilkannya pada berbagai even budaya dan pariwisata, baik skala lokal, nasional maupun internasional. “Kami coba tampilkan tarian ini di Taman Ismail Marzuki di Jakarta, Gedung Balai Sarbini, dan lokasi strategis lainnya di level nasional. Direncanakan dalam tahun ini,” ujarnya. (b6/ant)

Devi Masfiyatus Saadah

Semarang Blues Community saat kumpul bareng dalam suatu acara gelaran mereka. (foto dok)

Semarang Blues Community

Kualitas Tua Semangat Tetap Muda SEMARANG - Musik blues adalah salah satu genre musik yang selalu dekat dengan ungkapan-ungkapan emosional pekerja. Konon katanya pada akhir abad ke-19 musik ini berkembang dengan sangat pesat karena mewakili aspirasi para pekerja yang merasa lelah dengan sistem kerja yang tidak benar. Hingga kini musik blues lebih dikenal dikalangan orang dewasa dan orang tua karena memang pada masa tahun 70-an musik ini menjadi trendsetter anak muda. Karena kondisi sekarang yang seperti ini, musik blues dianggap sebagai salah satu musik yang memiliki kelas tersendiri di skena musik Indonesia. Namun ternyata musik Blues juga menghampiri telinga anak muda, meski tidak semua anak muda mau menerima musik tersebut. Adalah Semarang Blues Community (SBC) yang mulai terbentuk pada 14 Juli 2010 lalu. Komunitas ini adalah wadah yang menampung pecinta musik blues di Kota Semarang. “Kami hanya ingin agar musik blues ini mendapatkan tempat dan berkat kerja keras teman-teman di SBC, kini SBC menjadi salah satu komunitas yang diinginkan dalam perkembangan musik Semarang. Contohnya kami diundang dalam beberapa acara komunitas di Semarang,” ungkap Ronald salah satu koordinator SBC. Anggota SBC berjumlah lebih dari 500 anggota namun yangi aktif dalam forum dan mengikuti acara reguler tiap dua minggu sekali berkisar sekira 50 orang saja. “Bagi kami, jumlah tersebut sudah lebih dari cukup. Karena kami tidak mementingkan kuantitas. Tapi lebih dari itu, kami ingin agar masyarakat mendapatkan suguhan berkualitas,” imbuh Ronald. Ronald menambahkan kalau tujuan dari SBC ini sendiri adalah untuk menjadi wadah dan ajang berlatih sesama anggota. Untuk bertukar wacana mengenai perkembangan musik di dunia. Ronald menginginkan agar SBC kelak bisa menjadi salah satu wadah yang berpengaruh di Semarang. (nov/b6)

Jakarta Biennale 2013 Menyorot Seni Tata Ruang Kota JAKARTA - Sebanyak 52 seniman dari 18 negara memeriksa ulang dan mengkritisi tata ruang kota melalui karya mereka dalam ajang seni rupa kontemporer internasional 15th Jakarta Biennale 2013. “Kami ingin memeriksa ulang posisi dan praktik artistik warga dalam menyiasati keterbatasan, ketidakstabilan, masalah, ancaman, potensi maupun kesempatan yang dihadapi di ruang kota,” kata Direktur Artistik Jakarta Biennale 2013 Hafiz Rancajale di Taman Ismail Marzuki (TIM), Rabu (6/11). Perhelatan seni rupa dua tahunan yang akan berlangsung 9-30 November mendatang itu, menurut dia, juga mengidentifikasi masyarakat dalam mensiasati ruang kota secara alami atau organik. “Bahkan beberapa justru tumbuh secara mengejutkan serta membentuk struktur dan pola tersendiri dan akhirnya berperan dalam kehidupan kota,” tambahnya. Tahun ini penyelenggara Jakarta Biennale memilih tema “Siasat”, kata serapan dari Bahasa Arab yang bermakna politik namun bisa diartikan secara luas sebagai taktik maupun akal untuk mencapai suatu tujuan. Karya seni kontemporer seniman Indonesia dan mancanegara akan tampil bersama proyek-proyek artistik yang melibatkan warga kota, komunitas seni rupa, aktivis serta kelompok seniman di ruang parkir bawah tanah Teater Jakarta TIM, Museum Seni Rupa dan Keramik, lembaga budaya serta ruang publik di Jakarta. Seniman mancanegara yang akan mendukung Jakarta Biennale ke-15 itu antara lain berasal dari Singapura, Filipina, Prancis, Belanda, Kanada, Australia, Palestina, Jerman, Kolombia, Palestina, Korea Selatan, China, dan Kenya. (b6/ant)

CINTA ......(3)

“Kamu sudi gak kalau jadi isteri saya, jadi ibu untuk anak-anak saya?,” tanyanya dengan muka merah. Saya terkejut dengan lamaran dia dan berkata. “Saya setuju,” jawab saya tersenyum malu. Rekan-rekan saya terkejut mendengar pembicaraan saya kalau akan bertunangan dengan dia pada hari raya nanti. Diluaran pun sempat ramai membicarakannya, karena kami belum mengenal lebih jauh siapa dia.

Layout: Abdus S

Si Bunga Liar dari Rembang SEMARANG – Puisi adalah karya sastra yang cukup kompleks. Kepadatan makna yang terkandung di dalam puisi menjadikannya salah satu karya sastra yang cukup diminati di Indonesia. Namun siapa yang sanggup membawakannya dengan apik karena tak semua pencipta puisi dapat membacakan puisinya dengan baik. Devi Masfiyatus Saadah adalah penyair yang dapat membacakan puisinya atau puisi penyair lain dengan sangat mengena. Bunga Liar, adalah nama penanya saat didepan panggung. Dan dirinya sendiri sudah sering membacakan puisi ditiap acara sastra di Semarang maupun di luar kota. Keindahannya memilih nada membuat para penonton takjub melihat aksinya. Devi mengatakan kalau saat ini dirinya masih mengurungkan niat untuk melakukan pembacaan puisi karena kondisi dirinya yang tengah mengandung anak pertamanya. Sang suami, Musyafak yang

juga seorang penyair meminta kepada Devi agar beristirahat dulu mengingat kondisinya. “Saya sekarang lagi istirahat tapi tetap mencari informasi tentang perkembangan sastra di Semarang. Sedari dulu saya memang suka sastra, di rumah sekarang saya lebih sering baca buku saja. Meskipun ada keinginan untuk tampil tapi saya harus mengurangi kegiatan saya sementara ini,” ungkap Devi. Wanita kelahiran Rembang, 12 April 1990 ini sudah memiliki banyak karya puisi yang diciptakannya. Namun belum memiliki keinginan untuk mengumpulkannya dalam sebuah antologi puisi. “Saya tidak mau terburuburu untuk soal itu. Saya yakin suatu saat pasti akan terkabul,” terang Devi. (nov/b6)

Devi Masfiyatus Saadah atau Bunga Liar pada saat membacakan puisi dalam sebuah acara peluncuran buku puisi sastrawan Bojonegoro. (NOVANTO KRIS PRABOWO/BAROMETER)

Sting dan Paul Simon Yuanisa Meistha akan Tur Bersama Idamkan Jadi Model Sejak Kecil

JAKARTA - Sting dan Paul Simon berencana mengadakan tur bersama bertajuk “On Stage Together” pada bulan Februari dan Maret tahun depan. Promotor konser Live Nation Global Touring pada Selasa (5/11) lalu mengumumkan bahwa Sting dan Simon akan bermain sendiri dengan band mereka saat tur “On Stage Together” yang rencananya dimulai 8 Februari di Houston, Amerika Serikat, lalu bergabung untuk bermain bersama. “Sebagai individu artis, Paul dan Sting punya sejarah yang berbeda dan unik, dan saya kira tantangan bagi kedua penulis lagu produktif ini akan mempersempit pilihan lagu,” kata Arthur Fogel, ketua panitia musik global dan presiden tur global Live Nation, dalam siaran pers yang dikutip laman LA Times. Tur “On Stage Together” dijadwalkan berlangsung hingga 16 Maret 2014 itu menyambangi beberapa kota di Amerika Serikat dan Kanada. Sebagai teman selama bertahun-tahun, kolaborasi Paul dan Sting dalam tur sangat cocok. Pada setiap pertunjukan, penonton akan disuguhi pengalaman unik dari dua musisi inovatif ini, d e m i k i a n tu lisan di laman resmi Paul Simon. Gordon M a t t h e w Thomas Sumner atau Sting adalah musisi dan penulis lagu Inggris dikenal sebagai penulis lagu utama dan vokalis band rock The

Police dan solo karirnya. Ia dikenal dengan beragam gaya musik dengan unsur-unsur jazz, reggae, klasik dan worldbeat. Musisi Amerika Paul Simon meraih sukses secara komersial setelah menjadi bagian dari duo Simon & Garfunkel yang dibentuk tahun 1964 bersama rekan musisinya Art Garfunkel. Selama karirnya, Paul Simon telah menerima banyak penghargaan termasuk 12 Grammy Awards. Anggota The Songwriters Hall of Fame itu mendapat penghargaan Grammy Lifetime Achievement Award tahun 2003. (b6/ant)

SEMARANG – Satu lagi model Semarang yang tak kalah hebatnya dengan modelmodel lain. Parasnya menarik dengan postur tubuh 160 centimeter dan berat 43 kilogram, membuatnya sangat meyakinkan setiap mata lelaki untuk tidak berhenti memandanginya barang sedetik saja. Namanya Yuanisa Mesitha atau lebih akrab disapa dengan nama Yuan. Sebagai seorang model, Yuan selalu menginginkan hasil yang maksimal. Maka dari itu dia selalu berusaha sebaik mungkin untuk melakukan pose yang natural dan dapat memberikan inspirasi bagi mata kamera. Gadis kelahiran Semarang 13 Mei 1991 ini memang menginginkan untuk menjadi seorang model. Menurut pengakuannya, sejak kecil dia sudah sering melihat dunia modelling dari layar televisi dan majalah. Sejak saat itulah dia ingin agar bisa menjadi model profesional. “Sejak SD saya sudah melihat majalah-majalah yang banyak menyinggung soal model. Selain itu saya juga sering menyaksikan di televisi tentang fashion show dan acara-acara lain yang mengungkap modelling. Saya sudah sangat tertarik waktu itu dan ingin mewujudkannya sekarang meski baru terbilang hobi,” ungkap Yuan. Mahasiswi Undip angkatan tahun 2009 ini sudah sering mengikuti acara-acara fashion show di Semarang. Dirinya juga sudah beberapa kali keluar Kota Semarang untuk urusan modelling. Walau begitu, Yuan mengaku dirinya saat ini masih konsentrasi penuh untuk menyelesaikan studinya di Undip dan belum mau melangkah jauh di dunia model. Hal tersebut dilakukannya lantaran kuliah dikampus dirasa masih menjadi tanggung jawabnya kepada kedua orang tuanya. “Yang jelas sekarang ini masih tetap ingin menyelesaikan studi dulu karena itu adalah tanggung jawab. Soal modelling itu kan bisa dilakukan sambil jalan, dan bukan hal yang

utama sekarang ini,” ujarnya tegas. (nov/b6)


koran barometer 7 nov 2013