Issuu on Google+

KORAN

BERLANGGANAN HUBUNGI : 024-7607143, 70378799, 0856.4163.7777

Rabu, 15 Januari 2014

Selingkuhi Istri Teman,

BONYOK DIGEBUKI

Polisi: Salim Stres, Bukan Sakit Jantung SEMARANG - Baru beberapa jam menempati ruang tahanan Direktorat Tahanan dan Barang Bukti (Diit Tahti) Polda Jateng,

sakit jantung yang diidap Bupati Rembang, M Salim kambuh. Hal itu membuat petugas kepolisian segera melarikan

tersangka dugaan kasus korupsi senilai Rp 4,12 miliar tersebut ke RS Bhayangkara Semarang, Senin Baca Polisi : Salim...hal 11

Kekayaan Bupati Salim Masyarakat Rembang Bersyukur Salim Ditahan Diduga Mencapai Triliunan SEMARANG – Langkah Polda Jawa Tengah menahan Bupati Rembang, Muhammad Salim diapresasi sebagian masyarakat Rembang. Sebagian massa itu yakin bahwa Salim telah bersalah terkait kasus penyertaan

REMBANG - Menyusul ditahannya Bupati Rembang HM Moch Salim oleh tim penyidik Polda Jateng Senin (13/1), mendapat tanggapan beragam dari kalangan masyarakat setempat. Sebagian dari warga mengaku mendukung dengan langkah tegas Polda meski terlambat.

Baca Masyarakat...hal 11

Baca kekayaan Bupati..hal 11

Saksi Benarkan Dana Masuk Rekening Tunda Kuliah Demi Karier Musik Rektor Unsoed Gilang Nanda Raharja

MENJADI bintang terkenal dan menjadi panutan semua orang merupakan impian yang serasa tak mustahil bagi Gilang Nanda Raharja. Remaja kelahiran Klaten 19 tahun silam dengan talenta mengagumkan di bidang musik itu rela menghentikan

Baca Tunda Kuliah....hal 11

SEMARANG – Mantan Rektor Unsoed Purwokerto, Prof Edi Yuwono, dan kawan-kawan kembali bersidang di Pengadilan Tipikor Semarang, Senin (13/1). Di hadapan para terdakwa, anak buah mereka saat menjabat di Unsoed bersaksi untuknya. Ada tiga saksi yang dihadirkan Jaksa Penuntut Umum Kejaksaan negeri Purwokerto di hadapan majelis hakim yang diketuai hakim Erintuah Damanik itu. Saksi itu adalah  Baca Saksi Benarkan...hal 11

GROB O GAN-Ketahuan selingkuh dengan istri teman, seorang laki-laki babak belur dimassa. Pelaku akhirnya digelandang ke rumah Kepala Dusun Perdikan, Desa Getasrejo, Kecamatan Grobogan. Pria nahas yang nekat itu bernama Sukardi, warga Desa Depok, Kecamatan Toroh,

Boyamin : KONI Jateng Telikung Aturan  Baca Selingkuhi...hal 11

Tersangka saat digelandang ke rumah Kepala Dusun. foto: dwi/barometer

SEMARANG-Kritikan terhadap KONI Jateng sepertinya tak pernah ada hentinya. Setelah beberapa praktisi hukum, LSM Anti Korupsi, seperti KP2KKN dan ICW, kini tak mau ketinggalan Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI) Jateng juga menyorot tajam kinerja KONI Jateng.

BAHKAN MAKI menilai penunjukkan Hartono sebagai Plt Ketua Umum KONI Jateng sarat kepentingan, dari beberapa orang yang memegang kendali di sana. Menurut Koordinator Maki, Boyamin Saiman, dengan dalih apapun, pengangkatan Hartono menyalahi aturan dan menyalahi mekanisme yang berlaku sesuai AD/ART KONI Jateng. Mereka bisa saja ngomong bahwa pengangkatan Hartono sudah melalui rapat pengurus inti dan kemudian telah dilaporkan ke pengcab olah raga yang menjadi anggota KONI Jateng. Namun cara itu sesuai AD/ART KONI Jateng tetap saja salah. Sah-sah saja mereka berargumentasi bahwa penunjukkan Hartono  Baca Boyamin: Koni Jateng...hal 11

Maling Gondol Motor Saat Wisnu Pingsan Akibat Congyang Wisnu saat melapor di SPKT Polrestabes Semarang, Selasa (14/01). Foto: Fais/Barometer

SEMARANG - Lantaran mabuk “tinggi” usai menenggak minuman keras (miras) di lokalisasi Gambilangu (GBL) Mangkang, seorang pemuda langsung pingsan saat terjatuh saat berkendara. Sehingga, pemuda bernama Wisnu

Jebol Ternit Studio, Pencuri Gondol Gitar Elektrik

SALATIGA – ‘JO Music’ yang berada di Jalan Osamaliko No.45 Kalicacing, Sidomukti, Salatiga menjadi korban pencurian yang dilakukan orang yang belum diketahuinya.  Baca Jebol Ternit...hal 11

Suami Istri Digendam, Rp 12 Juta Melayang SEMARANG - Berniat menengok anaknya di Temanggung, pasangan suami istri (pasutri) dari tanah rantau Kalimantan malah bernasib sial. Keduanya diduga menjadi korban

Hidayat (25) tersebut pun tak berdaya saat pelaku pencurian menggondol sepeda motor miliknya.  Baca Maling Gondol...hal 11

Julia Perez

Menangis dan Curhat Ingin Tunda Pernikahan JULIA Perez belum bisa menghilangkan kesedihan atas wafatnya sang ayah, Angkasa Jaya. Karena itu, Jupe belum berniat melangsungkan pernikahan dengan Gaston Castano dalam waktu dekat.  Baca Menangis...hal ..hal 11

Baca Suami Istri...hal 11

Penipu Beraksi Pakai Modus Tagihan Bank SALATIGA – Baru tiga hari terjadi penipuan dengan modus transfer uang dan memakan korbannya, kini terulang penipuan tersebut. Kali ini korbannya, Didin Sulissetyowati (19) warga Jalan Kalibodri No 201 A Kutowinangun, Tingkir,

Ujian Calon Detektif SEORANG polisi menguji 3 orang yang mengikuti pelatihan untuk menjadi detektif yakni Bejo, Drugul dan Sardot. Untuk menguji kemampuan mereka dalam mengenali tersangka, ia

Baca Ujian Calon ...hal 11

Baca Penipu Beraksi...hal 11

DICARI AGEN HUBUNGI : 024 - 7618922 LAYOUT : SOEPRIE

email : koran.barometer@gmail.com


2

BAROMETER Rabu, 15 Januari 2014

Gugat Pemecatan, DPP Ancam Copot SEMARANG- Dewan Pimpinan Partai (DPP) Partai Demokrat mengancam sanksi tegas terhadap kader partai yang hendak melakukan gugatan terhadap keputusan pemecatan terhadap beberapa Ketua DPC di Jateng beberapa waktu lalu. Anggota Divisi Pembinaan Organisasi DPP Partai Demokrat, Sahat Saragih menegaskan ancaman bagi kader yang tidak mematuhi keputusan DPP adalah sanksi pemecatan dari kader Partai Demokrat. Meski begitu, secara prosedur pihak DPP mempersilahkan bagi siapa saja yang ingin menggugat pasca keputusan tersebut. “Ya silakan DPP digugat. Tapi akan

ada sanksi bagi kader, yakni dicopot dari anggota partai, “ tandas Sahat kepada Barometer, kemarin. Pemecatan kepada kader yang membangkang kepada partai tersebut akan berlaku bagi siapa saja yang memang tidak mematuhi keputusan DPP. Teknisnya, kartu keanggotaan partai akan ditarik kembali. “Kartu anggota partainya (KTA) akan diambil kembali,

“ tegasnya. Ditambahkan Sahat, pemecatan terhadap lima Ketua DPC Demokrat di Kabupaten Kota tersebut diambil berdasarkan pertimbangan yang matang oleh DPP dan DPD yang sebelumnya telah melihat kinerja masing-masing. “Artinya itu kebijakan strategis partai, agar kedepan DPP punya hasil yang baik, “ jelasnya. Sementara itu, Ketua Dewan Pengurus Daerah (DPD) Partai Demokrat Jateng, Sukawi Sutarip menjelaskan, pemecatan itu sudah sesuai prosedur yang ada. Karena, di kepartaian tidak ada otonomi daerah, dan otomatis yang berkuasa adalah DPP. Dengan adanya aturan

tersebut, DPD pun tidak bisa berbuat banyak atas kebijakan pengurus pusat tersebut. Apalagi, pemecatan itu juga sudah memunculkan Pelaksana tugas (Plt) di DPC setempat. “Jadi mekanismenya (pemecatan ketua DPC-red) sudah betul. Saya sebenarnya tidak setuju, tapi begitu tahu kalau sudah ada surat keputusan DPP, maka ya harus melaksanakannya,” jelas mantan Wali Kota Semarang itu. Pihaknya mengajak kader Demokrat dari DPD, DPC, maupun ranting untuk mematuhi keputusan DPP. Kader boleh saja menyoroti pemecatan apabila masih dalam tahapan rencana dan belum diambil keputusan. Namun,

ketika sudah ada surat, mereka harus melaksanakannya. Ia sendiri tidak mengetahui keputusan yang diambil DPP. “Saya baru tahu setelah ada surat tembusan ke DPD. Kalau sudah ada surat keputusan, maka tidak boleh ada kata-kata ini tidak prosedural,” jelasnya. Sukawi juga mengklarifikasi yang diberhentikan hanya empat orang, yakni Ketua DPC Demokrat Kabupaten Purbalingga Muhammad Ikhsan Rakmatulloh, Ketua DPC Demokrat Kabupaten Batang Mochamad Rochim, Ketua DPC Kabupaten Semarang Wibowo Agung Sanyoto, dan Ketua DPC Demokrat Kota Salatiga Iwan Setyo Purbowo. Adapun, Ketua DPC Demokrat

Kabupaten Purworejo M Abdullah tidak masuk bagian yang dipecat. “Dari surat tembusan yang saya terima hanya empat orang yang diberhentikan. Setahu saya yang merupakan saudara dari Wakil Ketua DPP Partai Demokrat Agus Hermanto dan diangkat menjadi Plt Ketua Demokrat hanya satu orang di Kabupaten Semarang. Itu pun sebelumnya menjabat sebagai sekretaris DPC,” jelasnya. Hal ini bertolak belakang dengan pernyataan Muhammad Ikhsan cs yang merupakan korban pemecatan sebagai Ketua DPC tersebut. Ikhsan cs menyebutkan ada lima ketua DPC yang dipecat, termasuk dari Purworejo. Sebagian Plt

ketua yang ditunjuk juga saudara Agus Hermanto. Sukawi membenarkan surat keputusan pemecatan ditandatangani Ketua Harian Partai Demokrat Syarif Hasan dan Sekretaris Jenderal Partai Demokrat Edhie Baskoro Yudhoyono atau yang akrab disebut Ibas. Ini sudah menjadi keputusan bersama karena SBY sebagai presiden tidak mau disibukan urusan partai. “Sudah diputuskan di kongres partai baru-baru ini, maka dibentuklah ketua harian. Pak SBY tandatangan saat mengajukan caleg DPR dan caleg jadi ke KPU, mengusulkan calon presiden dan wakilnya, dan kepala daerah,” tandasnya. (roy/b3)

Dua PNS Pemprov Gugat Lelang Jabatan Buat Pergub, Pedoman Survei KHL Disosialisasikan

SEMARANG- Pedoman survei kebutuhan hidup layak (KHL) yang saat ini masih disosialisasikan oleh Dinas Tenaga Kerja Transmigrasi dan Kependudukan (Disnakertransduk) Jateng untuk bisa dikritisi oleh elemen terkait. Pelaksana tugas (Plt) Kepala Disnakertransduk Jateng, Wika Bintang mengatakan, pedoman survei KHL adalah bagian awal dari penyusunan pergub tentang UMK Jateng. Oleh karenanya berbagai elemen seperti buruh, dan Apindo diharapkan mampu memberikan masukan, pendapat dan kritik mengenai hal tersebut sebagai bahan evaluasi. Karena hasil survei KHL Januari dan Februari akan menjadi tes bagaimana efektivitas pedoman survei itu. “Evaluasi Januari akan diterapkan dalam survei Februari. Lalu kita lihat, apakah sudah bisa diaplikasikan. Kalau sudah berarti Maret sudah bisa kita usulkan sebagai pergub,” kata Wika kepada wartawan, Selasa (14/1). Pedoman survei KHL sendiri, jelas Wika disusun Dewan Pengupahan Provinsi yang didalamnya terdapat unsur pemerintah, pengusaha, dan buruh. Penyusunan melalui tiga kali pembahasan, yakni di Kota Semarang, Kota Salatiga, dan Kota Surakarta. Mulai 26 Desember. Dijelaskannya, pedoman survei KHL itu berisi spesifikasi komponen KHL, waktu dan tempat survei serta prosedur pelaksanaan survei. Diharapkan, seluruh dewan pengupahan daerah akan memiliki acuan bersama dalam melaksanakan survei sehingga tidak timbul perselisihan seperti sebelumnya. “Misalnya sabun itu ada ketentuannya cair atau padat, merek apa, belinya dimana dan kapan dibelinya. Semua ada acuannya,” jelas Wika. Jika pedoman survei KHL itu sudah tidak ada masalah di seluruh Kabupaten/Kota di Jateng, maka pergub sendiri akan segera diterbitkan. Pergub nantinya akan memuat substansi lebih komplit terkait mekanisme penetapan UMK. Seluruh elemen akan diundang untuk berembug terkait mekanisme itu. Apakah menggunakan survei KHL rata-rata atau KHL Desember ditambah pertimbangan produktifitas pekerja dan inflasi tahun berikutnya. “Formula harus disepakati dulu, jangan bicara angka. Kami ingin penentuan UMK di Jateng bisa kondusif, tidak berdarah-darah seperti tahun lalu,” jelas Wika. Sebelumnya, terkait survei KHL ini, Gubernur Jateng Ganjar Pranowo dalam menentukan UMK memang telah mengusulkan mekanisme survei KHL dan indeks survei. Buruh pun sebelumnya meminta indeks KHL itu dilegalkan dalam bentuk peraturan daerah. Menurut Ganjar, dengan perda upah itu akan meminimalkan kontroversi UMK yang selalu berlangsung setiap tahunnya. Terpisah, Anggota Komisi E DPRD Jateng Muh Zen Adv meminta, pedoman survei itu disosialisasikan secara serius oleh Disnakertransduk Jateng agar masukan dan kritik bisa terserap maksimal. Sebab akar persoalan dari pro kontra UMK setiap tahunnya adalah KHL. Selain itu, menurut Zen, unsur buruh yang dilibatkan dalam hal pedoman survei itupun harus merepresentasikan seluruh elemen. “Kalau bisa bikin hearing, semua elemen buruh dan pengusaha diundang. Pedoman survei ini harus disepakati sejak awal, karena akarnya di sini,” katanya. (roy/b3)

Ratusan Umat Tri Dharma Upacara Tolak Bala SEMARANG - Ratusan umat Tri Dharma di Kota Semarang mengikuti ritual “Poo Un” atau upacara tolak bala yang berlangsung di Kelenteng Budi Luhur Sakti Semarang, Selasa (14/1). Para umat tampak silih berganti berdatangan ke kelenteng itu dan bersembahyang di depan altar sebelum mengikuti ritual yang biasanya dilakukan menjelang perayaan Tahun Baru Imlek 2565. Ketua Yayasan Budi Luhur Sakti Soegiarto mengatakan berbagai persiapan untuk ritual “Poo Un” telah dilakukan, termasuk pembuatan replika kapal naga yang akan dibakar pada upacara itu. Ia menjelaskan upacara tolak bala itu dilakukan pada tanggal 14 penanggalan Imlek 2564 yang disebut dengan Cap Jie Gwe atau biasanya dua minggu sebelum perayaan tahun baru Imlek. “Memang ada beberapa shio atau ‘jiong’ yang bertentangan pada tahun baru Imlek depan (Imlek 2565) yang merupakan Tahun Kuda, yakni shio kuda, tikus, naga, anjing, macan, dan kera,” katanya. Mereka yang memiliki shio yang bertentangan dengan tahun kuda, kata dia, diharapkan bisa melakukan upacara “Poo Un” untuk menghindarkan dari berbagai macam gangguan yang mungkin datang. Untuk mengikuti ritual itu, kata dia, umat hendaknya membawa enam butir telur ayam mentah, daging babi yang dipotong sesuai umur, segenggam kacang hijau, kedelai kuning, dan beras putih. “Prosesi doa juga dilengkapi sepasang lilin merah, teh liau, teh kering, dan sebagainya. Kalau mungkin dari umat tidak siap (persyaratan prosesi) pihak kelenteng menyediakan,” kata Soegiarto. Menjelang puncak upacara “Poo Un”, tampak para umat menyiapkan replika kapal naga yang dipasang di depan kelenteng itu dengan menghadap ke arah Utara, sebelum membakar replika kapal tersebut. Replika kapal naga yang terbuat dari kertas marmer berukuran 6x1,5 meter dengan ujung berbentuk kepala naga itu dibakar tepat pada pukul 15.00, sebagai simbol penghantar penolak bala.(ant/b3) Layout :Abdus S

AKSES JALAN SUDAH BAGUS : Akses jalan ke sentra pengasapan ikan Bandarharjo sudah baik setelah dilakukan normalisasi Kali Asin yang merupakan proyek perbaikan drainase di Semarang bawah, kemarin. Sebalumnya akses jalan di sentra pengasapan ikan Bandarharjo sering terendam air rob Kali Asin sehingga mengakibatkan terganggunya proses pengasapan dan pendistribusian ikan. CUN CAHYA/BAROMETER

SEMARANG- Dinilai tak objektif, dua pegawai negeri sipil (PNS) Pemprov Jateng mengajukan gugatan terhadap hasil lelang jabatan eselon III dan IV. Keduanya adalah PNS dari Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang serta Dinas Pemuda dan Olahraga (Dinpora) Jateng. Gugatan terhadap hasil promosi terbuka di era Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo tersebut salah satunya disampaikan oleh seorang PNS Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang melalui surat yang ditujukan kepada Pelaksana tugas (Plt) Sekretaris Daerah (Sekda) Pemprov Jateng, Gubernur Jatang, KP2KKN Jateng, dan beberapa pihak lain pada Selasa (13/1) lalu. Isinya adalah menggugat dasar penilaian dalam proses fit and proper test yang dilakukan oleh Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang beberapa waktu lalu. PNS yang tidak mau disebutkan namanya itu menilai ada kejanggalan dalam penilaian dan pertanyaan yang disampaikan penguji atau narasumber fit and proper test, antara lain oleh yakni Ir. Sigit Krido dan Ir. Prihastoto yang juga Sekretaris Dinas setempat. Dijelaskannya, kejanggalan tersebut diantaranya adalah pertanyaan Prihastoto yang tidak sesuai konteks makalah yakni tentang latar belakang, permasalahan, pembahasan masalah, kesimpulan, dan saran. Prihastoto justru menanyakan dua hal saja yakni, tentang pengangkatan calon pegawai negeri sipil (CPNS) dari provinsi atau kementerian dan dari seksi apa. ”Prihastoto hanya memberikan dua pertanyaan saja, dan saya tidak bisa menjawab satu pertanyaan kemudian dinyatakan tidak lolos, “jelasnya. PNS tersebut juga mempertanyakan tentang apakah standar kelulusan haruslah peserta mampu menjawab semua pertanyaan, sedangkan standar prosedur operasional (SOP) tidak dicantumkan. “Apakah yang lolos itu harus bisa menjawab semua pertanyaan narasumber. Seharusnya ada standar prosedur operasional [SOP] sebagai dasar penilaian,” tandasnya. Dengan adanya kejanggalan proses tersebut, pihaknya memohon supaya Gubernur Jateng melakukan klarifikasi pelaksanaan lelang jabatan di Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang. ”Ini sebagai pembelajaran di lingkungan birokrasi, semoga tidak terjadi dinasti-dinasti di Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang,” harapnya. Sementara itu, Kepala Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang Jateng, Maladiyanto,

ketika akan dikonfirmasi masalah tersebut belum bersedia memberikan jawaban. Sebelumnya, PNS Dinpora Jateng bernama Djoni Siswanto juga mengugat hasil lelang jabatan tersebut, karena hasil fit and proper test dinilai tidak objektif. Dia mencontohkan empat PNS yang mengikuti lelang jabatan eseleon III masing-masing Kuncoro, Wuryanto, Adeliu, dan Heri yang dekat dengan Kepala Dinas Dispora lolos. ”Sebelum pengumuman, temanteman Dispora sudah membicarakan kedekatan empat orang itu dengan dinas pasti akan lolos, ternyata benar mereka lolos,” ungkap dia. Tak berhenti di situ, Djoni yang sebelumnya berani menggugat Ganjar terkait pengangkatan Kepala Dinpora beberapa waktu lalu itu, bahkan mendesak Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo untuk membentuk tim investigasi terhadap adanya indikasi nepotisme lelang jabatan tersebut. “Seharusnya Pak Ganjar (Gubernur Jateng) segera membentuk tim investigasi agar bisa mengetahui kebenarannya,” jelas dia kepada wartawan, kemarin. Djoni bahkan menilai, pada prosesnya, pejabat yang bisa masuk talent pool di satuan kerja perangkat daerah (SKPD) hanya pegawai yang punya kedekatan dengan Kepala Dinas. Karena menurutnya, talent pool itu merupakan kandidat PNS yang memiliki bakat dan mendapatkan prioritas dalam mengisi kekosongan jabatan. Terpisah Pakar Politik Universitas Wahid Hasyim (Unwahas) Semarang, Joko Prihatmoko menilai, protes yang dilakukan pejabat pemprov karena tidak puas dengan regulasi lelang jabatan adalah menjadi sesuatu yang wajar. Mengingat, sistem dan konsepsi lelang sendiri sangatlah lemah. “Artinya lemah di sini seperti halnya transparansi yang tak jelas, jadwal antar SKPD juga nggak sama dan tak prediktible. Jadi tak ada bedanya dengan proses perekrutan sebelumnya, “ jelasnya. Ia mencontohkan, lemahnya sistem itu seperti halnya pelaksanaannya yang dilakukan oleh Badan Kepegawaian Daerah (BKD), serta teknis pelaksanaan yang hanya ada perbedaan membuat makalah dan wawancara. Menurutnya, protes-protes serta gugatan terhadap hasil lelang tidak akan terjadi, jika pelaksana lelang jabatan sendiri diampu oleh lembaga independent seperti halnya perguruan tinggi (PT) dan lai-lain. (roy/b3)

<Muncul Gerakan Anti Sampah Politik<

Komitmen Pemda Dipertanyakan SEMARANG- Komitmen Pemerintah Daerah (Pemda) dalam menertibkan pelanggaran alat peraga kampanye dipertanyakan. Mandulnya komitmen pemda itu kemudian memunculkan gerakan anti sampah politik yang akan melakukan pembersihan terhadap alat peraga tersebut. Gerakan tersebut muncul di beberapa daerah seperti Kota Semarang, Kudus, Pati dan Surakarta yang dimotori oleh penggerak sosial media seperti twitter, facebook dan blogger. Tentunya gerakan itu sebagai bentuk protes masyarakat akan lemahnya pemerintah daerah dalam mengawal ketertiban atribut ilegal yang tidak sesuai dengan peraturan KPU. Dikatakan Adamuda, salah satu pentolan Komunitas Sosial Media Semarang, melalui akunakun sosial media tersebut anak-anak muda dari berbagai daerah aktif berhubungan. Mereka menjadikan gerakan

anti sampah politik sebagai topik bersama untuk menekan pemangku kepentingan supaya serius membersihkan baliho caleg ilegal. “Sampai saat ini masih sebatas itu gerakannya, tapi kalau keterlaluan, bisa saja teman-teman turun langsung ke jalan mencopoti peraga kampanye ilegal itu,” tandasnya kepada wartawan, kemarin. Ide tersebut, jelas dia, terinspirasi dari gerakan yang sama di Jogjakarta yang memprotes tentang indahnya Kota Yogya dikotori oleh spanduk dan baliho ilegal. Sedangkan pemerintah daerah seolah menutup mata melihat fenomena tersebut. Sedangkan, jika melihat regulasi aturannnya, pemda punya andil besar dalam menetibkan atribut kampanye yang memang dialarang oleh KPU tersebut. Picu Konflik Terpisah, Koordinator Divisi Pengawasan dan Humas Badan

Pengawas Pemilu (Bawaslu) Jateng, Teguh Purnomo menyampaikan, fenomena munculnya gerakan anti sampah politik dipicu karena lemahnya Pemda dalam melakukan ketegasan terhadap atribut ilegal di daerahnya. Teguh pun menilai gerakan tersebut muncul sebagai bentuk partisipasi warga dalam mengawal pesta demokrasi. Akan tetapi, jelas dia, gerakan ini berpotensi memicu konflik horisontal karena akan mendapat halangan dari simpatisan caleg atau partai politik. Sejauh ini regulasi pun hanya mengatur kewenangan penertiban alat peraga kampanye pada pemerintah daerah melalui satuan polisi pamong praja (Satpol PP). “Bahkan Panwaslu pun tidak bisa turun sendiri. Maka saya mengimbau teman-teman muda untuk tidak gegabah,” katanya. Terlebih, gerakan pemuda ini merupakan warning

bagi pemerintah daerah. Jika anak-anak muda ini benarbenar bergerak dan kemudian terjadi konflik, tanggung jawab terbesar ada pada pemerintah daerah. Teguh menandaskan, Bawaslu mengancam akan mempublikasikan nama-nama kepala daerah yang tidak responsif ini jika tak kunjung ada perubahan terhadap ketertiban alat peraga ini. Ia mengiventarisir, hingga detik ini masih banyak kepala daerah di beberapa Kabupaten Kota di Jateng yang tidak responsif terhadap rekomendasi Panwaslu terkait penertiban alat peraga. “Hal ini bukan dikarenakan keterbatasan anggaran atau alasan teknis lain, melainkan disengaja karena kepentingan politis. Seperti di Kota Semarang ini, hanya ada Peraturan Walikota tentang zonasi. Tapi tidak mengatur tim gabungan sebagai penegak perwal. Seharusnya kan ada, jadi kalau Satpol PP

tidak bergerak, tim gabungan ini bisa bertindak,” jelasnya. Senada, Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jateng Joko Purnomo mengatakan, keterbatasan biaya yang dinyatakan oleh pemerintah daerah terkait penertiban alat peraga kampanye yang melanggar merupakan alasan yang tidak tepat. Karena hal itu berbeda jauh saat pemda melakukan menertibkan pedagang kaki lima atau bangunan liar, satpol PP tak pernah bicara anggaran. “Jangan dijadikan alasan. Kalau menertibkan pasar, PKL, PSK, anak jalanan kan tidak pernah sambat biaya,” tegasnya. Joko mengakui, beberapa kali mendapatkan laporan terkait keterbatasan dana pemda dalam menertibkan alat peraga tersebut. Namun menurutnya, penertiban alat peraga adalah tugas satpol PP dan pemerintah daerah wajib menyediakan anggaran yang dibutuhkan. (roy/b3) email : koran.barometer@gmail.com


SOBO KAMPOENG

3

Rabu, 15 Januari 2014

Kelurahan Sekayu

Edi, Ketua RT 2 RW 1 Kelurahan Sekayu

Cinta Sekayu MENJADI Ketua RT berawal dari desakan masyarakat. Warga memintanya menjadi Ketua RT di wilayah tempat tinggalnya. Edi yang waktu itu memegang jabatan sebagai Seksi Pembangunan dalam pemerintahan RT 2 RW 1 merasa jabatan tersebut tidak layak diembannya. Ia merasa belum cakap menempati posisi itu, namun warga sangat percaya padanya. Hingga pada bulan Januari tahun lalu, Edi kemudian menjadi Ketua RT. Kini, setahun setelah pemerintahannya, Edi mengungkapkan bahwa menjadi seorang Ketua RT memang sebuah amanat yang tidak mudah. “Jadi Ketua RT itu yang paling utama harus sabar, harus mau mendengarkan. Karena, biasa jadi tempat mengeluh warga. Dari soal saluran yang mampet, bahkan soal sampah seorang warga yang kecampuran dengan tetangganya, itu biasa diadukan pada RT,” ungkapnya. Ia menyadari betul bahwa posisinya sebagai Ketua RT merupakan kepanjangan tangan dari lurah sehingga sebisa mungkin ia menempatkan dirinya harus menjadi penjembatan yang baik. Mengenai keaktifan warga, Edi sudah berulang kali mengajak warga supaya aktif berperan serta dalam setiap kegiatan, termasuk forumforum RT/RW. “Kalau ada kumpul-kumpul membahas apa, saya maunya warga pada datang. Jadi, biar informasi tersebar secara merata. Nanti, kalau ada kebijakan baru, ada yang tidak tahu, kemudian terjadi miskomunikasi, ini juga tidak mengenakan,” tambahnya. Itu dilakukannya demi rasa cintanya pada kampung kelahirannya Kampung Sekayu, sebuah kampung yang merupakan kampung asli Kota Semarang. “Kampung ini dahulu kuat sekali nuansa Islamnya. Tengok saja Masjid Sekayu. Keberadaanya jauh lebih dulu dibanding Masjid Agung Demak. Namun sayang, sekarang suasana tersebut sudah berkurang,” ujarnya. Meski begitu, dengan menjadi Ketua RT, secara struktural lebih dekat dengan warga. Ia berupaya sebaik mungkin untuk membantu memaksimalkan fungsi pemerintahan dan juga berpihak pada warga. Itu dilakukan demi rasa cintanya pada Kampung Sekayu. (han/b7)

Untuk warga, kecamatan, kelurahan, RT, RW, PKK, Kegiatan Masjid dan lain-lain yang menggelar kegiatan masyarakat dan ingin dipublikasikan. Silahkan hubungi kami di nomor 085741378638 / 081229077775 / 024-7607143

Pembangunan Kampung Harus Diserahkan Warga

SEKAYU – Program Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) saat ini dipersiapkan di tiap-tiap kelurahan. Berbagai hal menyangkut pembangunan kelurahan diperhitungkan secara matang oleh masyarakat. Kelurahan Sekayu, beberapa waktu terakhir ini, tengah sibuk berkoordinasi melakukan rembugan ke tingkat RT/ RW untuk membahas perencanaan pembangunan yang momennya setahun sekali tersebut. Lurah Sekayu Agus Priharwanto mengatakan, setelah semua data perencanaan dari seluruh RT terkumpul, maka barulah dilakukan Musrenbang tingkat kelurahan. “Untuk sekarang ini, kami masih menginstruksi pada para Ketua RT/ RW untuk melakukan Musrenbang tingkat RT/ RW. Kalau tingkat kelurahan, kami agendakan pada tanggal 23 Januari mendatang,” ungkap Agus. Agus menambahkan, setelah data perencanaan pembangunan kelurahan sudah disepakati bersama, maka barulah perencanaan pembangunan 2015 bisa disampaikan pada tingkat kecamatan. Untuk hal yang bersifat pembangunan terhadap kemajuan fisik ini, Agus berharap, Musrenbang dapat memberikan

kemajuan bagi kampungnya. Yono, Ketua RT 6 RW 1 Kelurahan Sekayu, berharap pelaksanaan realisasi pembangunan tahun ini tidak seperti tahun lalu. Ia juga berharap penyerahan kewenangan untuk pembangunan tidak diberikan kepada pihak ketiga. “Kami menghargai niat baik pemerintah. Namun yang kami inginkan adalah agar pelaksanaan langsung saja diserahkan kepada warga dan tidak pada pihak ketiga,” ungkapnya. Yono menjelaskan, pada pembangunan yang lalu, saluran yang dibuat oleh pihak yang ditunjuk oleh kecamatan memiliki hasil yang tidak baik. Dari beberapa keluhan warga, penutup saluran yang dibuat selama kurang lebih dua minggu tersebut sudah retak-retak. Hal ini berbeda dengan penutup saluran yang dibuat oleh warga sendiri. Yono berharap sekali kebijakan ini nantinya dapat berubah seperti tiga tahun sebelumnya dimana kewenangan untuk pembangunan diserahkan saja kepada warga. Menurut dia warga lebih tahu persis kebutuhan pembangunan seperti apa yang ingin dipenuhi. Untuk perencanaan tahun ini, ia dan warga sepakat melakukan pavingisasi beberapa ruas jalan di wilayahnya yang masih

Kata Mereka... Edi, Ketua RT 2 RW 1

Niat pihak kecamatan untuk menunjuk pihak ketiga sebagai pelaksana adalah hal yang baik. Mungkin agar warga tak perlu direpotkan dan hanya tinggal menikmati hasilnya. “Namun perlu diketahui, banyak warga mengeluh hasil pengerjaannya sehingga lebih baik pengerjaan dilakukan sendiri oleh warga,” ungkapnya. (han/b7)

Yono, Ketua RT 6 RW1

Dalam pembangunan, warga harus dilibatkan. Warga memang senang sekali mendapat bantuan dari pemerintah dalam hal pembangunan untuk perbaikan fisik kampung. “Tapi kalau bisa, warga dilibatkan. Seperti yang terjadi pada beberapa tahun lalu,” jelasnya. (han/b7)

ANDA TELAT BULAN

Solusi cepat, aman, tanpa evek samping & baik untuk kesehatan 2 - 3 jam dijamin LANCAR 100%

Hub : Mbak Pitta Call/ SMS : 085763125554, 087775550488 GARANSI SAMPAI TUNTAS !!!

belum rata. Harapan itu juga disampaikan oleh Edi, Ketua RT 2 RW 1, supaya pembangunan

diserahkan kepada warga. “Untuk tahun ini, saya di wilayah RT 2 berharap pengaspalan di kawasan pintu masuk gang.

Sekarang ini masih padat sekali menjadi tempat parkir bagi pengunjung Mal,” ujarnya. (han/b7)

Cuma Satu Masjid Pandean NAMA sebuah masjid umumnya menggunakan kata dari Bahasa Arab. Perhatikan saja, nama-nama masjid pasti tidak jauh-jauh dari Attaqwa, Al-ikhlas, Al-muttaqin, Al-hikmah, Al-huda. Tujuannya mungkin supaya semakin terasa kuat nafas Islaminya. Tapi hal ini sama sekali tidak berlaku pada sebuah masjid di Kawasan Kampung Pandean Taman Harjo Kelurahan Kebonagung. Masjid di kampung tersebut sejak awal mula terbangun hingga sekarang ini namanya tetap tak berubah yaitu menggunakan nama kampung tersebut. Masjid Pandean Taman Harjo atau untuk mempermudah warga lebih suka menyebutnya Masjid Pandean. Pernah seorang anggota pengurus masjid mengusulkan pergantian nama, namun hal itu tak berhasil karena warga tak menginginkan nama itu diotak-atik. Masjid tersebut pertama kali dibangun pada tahun 1968. Abu Hanifah, Ketua Ta’mir Masjid Pandean menceritakan awal mula berdirinya Masjid tersebut. Masjid tersebut sengaja dibangun untuk menggugah warga sekitar supaya ingat bahwa hidup juga perlu beragama. Di samping beraktifitas, manusia juga harus mengingat Tuhan yaitu dengan beribadah. “Pembangunan masjid memang prosesnya terjadi bertahun-tahun. Lalu hingga tahun 1975, barulah masjid ini selesai dibangun. Masjid ini kemudian kami perbaiki menjadi dua lantai,” ungkap Abu.

Masjid tersebut saat ini terasa besar sekali manfaatnya karena banyak dimanfaatkan untuk keperluan masyarakat. Masjid Pandean bahkan menjadi titik pusat kegiatan dari empat RT di Kelurahan Kebonagung yaitu RT 3, RT 4, RT 5 dan RT 6. Ab d u l Wa hab, t o ko h masyarakat kampung tersebut, mengaku setuju nama Masjid Pandean tidak berubah. Alasannya, biar nama ‘Pandean’ menjadi ikon. “Boleh saja nama Pandean ada dimana-mana. Di Kendal ada, di Demak ada, di Semarang ada juga Pandean Lamper, tapi Masjid Pandean Cuma ada ada di Pandean Taman Harjo,” kata bangga. Ia mengaku, meski masyarakat yang hidup di sekitarnya merupakan masyarakat heterogen, namun kehidupan yang terjadi terbilang berjalan harmonis. Begitu pula soal

masalah menjalankan tata cara beribadah. “Misalnya saja ketika saya menjadi imam dalam menjalankan shalat. Saya tidak menggunakan doa qunut ketika shalat subuh. Namun, para makmum tetap dapat menerima dan tidak terjadi gejolak. Ini semua kami jalankan karena kami samasama menghargai apa yang kami yakini,” jelasnya. Di samping itu, Abdul Wahab juga mengapresiasi ketekunan masyarakat dalam menjalankan ibadah. Masjid tersebut memberikan atmosfer yang menyebabkan warga menjadi tekun beribadah. Hal ini terbukti paling tidak jumlah jama’ah sholat selalu terisi paling tidak 2 shaf dalam sholat 5 waktu. Masjid Pandean, bahkan, kian penuh ketika tiba waktu sholat maghrib dan isya. (han/b7)

Pengobatan Alternatif Spesial ALAT VITAL Ditangani langsung oleh

Bp. H. Abdul Haris BESAR PANJANG KUAT & TAHAN LAMA

Langsung Jadi Ditempat

ANDALAN DIGITAL PRINTING

Pusat MMT Murah dan Berkwalitas

PROMO CALEG 11.500 Jl. Gatot Subroto No. 19 Semarang

Hub : 024 70592049 024 7627850

Layout : soepri’e

Alamat : Jl. Pahlawan 1 No. 108 Desa Kebondalem - Kendal

HP : 081.227.441.777


BAROMETER Rabu, 15 Januari 2014

Antisipasi Banjir, Perlu Lima Pompa Besar PEKALONGAN – Pemkot Pekalongan masih memerlukan tambahan lima pompa besar untuk mengatasi luapan banjir dan rob saat musim hujan. Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kota Pekalongan Marsudi, Selasa, mengatakan bahwa saat ini, pemkot telah memiliki empat pomba besar yang ditempat-

kan di Kecamatan Pekalongan utara. Namun, kata dia, karena wilayah yang menjadi langganan banjir dan rob cukup banyak maka pemkot masih menbutuhkan pompa besar untuk mengatasi sejumlah daerah yang menjadi langganan banjir. “Selama ini, daerah ban-

jir, antara lain masih didominasi di Kelurahan Panjang Wetan, Pabean, dan Kandang Panjang. Akan tetapi dengan keterbatasan pompa besar maka wilayah banjir masih terjadi dibeberapa tempat lainnya,” katanya. Ia mengatakan dalam waktu dekat, pemkot akan mendapat bantuan seban-

yak dua pompa besar dari Provinsi Jawa Tengah, yang nantinya akan ditempatkan di wilayah Kali sipucung. “Adapun beberapa pompa besar lainnya akan ditempatkan di wilayah Pabean, Pasir Sari, serta Bandengan yang merupakan daerah langanan rob dan banjir,” katanya. Ia mengatakan untuk

menambah sebanyak lima pompa air itu, pemkot membutuhkan anggaran yang diperkirakan mencapai miliaran rupiah. “Satu unit pompa saja dibutuhkan anggaran sekitar Rp3,5 miliar. Oleh karena itu, untuk pengadaan pompa besar akan dilakukan bertahap,” katanya. (ant/b7)

Dikeluhkan, Penjualan Pupuk Dipolitisasi

Sukijah, seorang janda petani Warga Siman Sendanganung Kaliori, sedang memupuk tanaman padi. Meski harga pupuk mahal, namun dia tetap berusaha mendapatkan pupuk urea. BAROMETER/yon

REMBANG – Sejumlah petani di wilayah Rembang mengeluhkan pihak tertentu yang mempolitisasi kelangkaan pupuk khususnya jenis urea. Setiap membeli pupuk b e r s u b s i d i d i b e b e ra p a pengecer, selalu disertai intimidasi agar memilih calon tertentu pada pemilihan legislatif (pileg) 9 April mendatang. Oleh karena itu, mereka minta agar pihak terkait segera menertibkan masalah ini sehingga tidak menimbulkan keresahan di kalangan petani. “Saya heran, apa hubungan antara caleg atau partai tertentu dengan pupuk bersubsidi. Jika mereka memang mempolitisir kelangkaan pupuk, mestinya harga pupuk

dijual lebih murah. Misalnya, pupuk urea bersubsidi yang harganya Rp 95.000 per sack dengan berat 50 kg dijual dengan harga Rp 70.000 dan pembeli atau petani di arahkan untuk memilih calon tertentu, itu baru membantu. Tetapi jika harganya sama, itu namanya bohong,” tutur Pardam, seorang petani di Desa Waru Rembang Kota, kemarin (1/1). Dari pantauan Barometer kemarin, selain mengeluhkan adanya politisasi pupuk, sebagian petani di Rembang

juga terkesan panik. Ini seiring dengan sulitnya pupuk bersubsidi sehingga mereka mengaitkn dengan strategi pemerintah yang akan menaikkan harga pupuk. Padahal, saat ini petani Rembang tengah pada posisi sangat membutuhkan pupuk. “Karena di Rembang sulit mendapat pupuk, saya terpaksa membeli pupuk urea di wilayah Pati, meski harganya mencapai Rp 120.000 per sack,” tutur petani asal Desa Maguan Kaliori yang enggan disebut namanya. Ketua Komisi Pengawasan Pupuk dan Pestisida (P3) Kabupaten Rembang H Hamzah Fatoni SH didampingi sejumlah pejabat terkait dan Haryanto, supervisor PT Petro Kimia Gresik kepada wartawan,

Senin (13/1), menegaskan, siapapun tidak diperbolehkan mempolitisasi gejolak pupuk. Ini karena masalah pupuk sudah ada mekanismenya sendiri. “Terpenting lagi, ketersediaan pupuk bersubsidi di Rembang aman. Artinya, tidak ada kekurangan,” tandas Hamzah Fatoni. Hamzah yang juga Sekda Rembang itu menegaskan, jika dalam satu minggu terakhir ada sebagian petani yang mengalami kesulitan mendapatkan pupuk, ini semata-mata hanya karena para petani melakukan pemupukan tahap pertama secara bersamasama. Ini terbukti daya serap pupuk hingga 10 Januai telah mencapai 2.345 ton. “Begitu ada gejolak pu-

puk, kami langsung melakukan koordinasi dengan produsen yakni supervisor PT Petro Kimia Gresik Pak Haryanto agar segera di lakukan pasokan tambahan, meski SK Bupai belum turun,” ujar Hamzah sembari mengakui bahwa jatah pupuk Rembang musim tanam 2014 mengalami sedikit penurunan. Pada 2013, mendapat jatah 19.000 ton tahun ini hanya mendapat 16.578 ton. Namun jika terjadi gejolak, baik pemkab Rembang maupun produksen siap melakukan pasokan secara cepat. Prinsipnya, petani tdak boleh mengalami kesulitan mendapat pupuk Ini karena terkait dengan strategi pemerintah dalam pengadaan pangan secara nasional. (yon/b7)

49 Kades Terpilih Dilantik PATI – Sebanyak 49 kepala desa terpilih di Kabupaten Pati, Senin, dilantik dan diambil sumpahnya oleh Bupati Pati Haryanto. Pelantikan dihadiri ratusan masyarakat dari 49 desa yang terdiri dari panitia Pemilihan Kepala Desa (Pilkades), Ketua BPD, penjabat kades, tokoh masyarakat, tokoh agama, Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkominda) dan keluarga kades terpilih. Sebanyak 49 kades terpilih tersebut, telah melalui proses Pilkades di desa masing-masing yang berlangsung pada bulan Desember 2013. “Kami berharap, kades terpilih bisa menjalankan tugas pelayanan kepada masyarakat dengan sebaik-baiknya,” kata Bupati Pati, Haryanto ditemui usai pelantikan 49 kepala desa terpilih di Pendopo Kabupaten Pati, Senin. Ia berharap masing-masing kepala desa, segera menyesuaikan diri dan merangkul semua elemen masyarakat. Setelah dilantik, kata dia, semua orang yang ada di desa tersebut merupakan rakyatnya sehingga tidak ada lagi istilah kubu atau lawan. Kades terpilih yang yang baru menjabat atau belum memiliki pengalaman sebagai kades, diminta agar lebih berhati-hati dalam menyelesaikan permasalahan lama yang biasanya muncul kembali. Menurut dia kades yang baru dilantik juga perlu dibekali pemahaman soal aturan sehingga dalam bertugas tidak terjadi permasalahan. Apalagi, lanjut dia, masing-masing desa pada tahun ini bakal menerima bantuan dana dari pusat antara Rp500 juta hingga Rp1 miliar. Untuk itu, masing-masing kepala desa harus memiliki pemahaman soal Undang-Undang Desa. “Setiap hendak mengusulkan program kerja harus dimusyawarahkan terlebih dahulu dan harus sesuai mekanisme serta aturan yang ada,” ujarnya. Pada kesempatan tersebut, Haryanto juga mengingatkan kades terpilih untuk tidak mudah terpengaruh dengan pihak lain dalam menyelesaikan permasalahan. “Jangan sampai, fakta kebenaran yang dimiliki oleh kubu yang kalah justru diabaikan, sedangkan pendukungnya yang ternyata tidak benar justru dibela,” ujarnya. Nantinya, kata dia, semua kades terpilih, termasuk petahana tetap akan mengikuti pelatihan khusus untuk mempersiapkan mereka dalam memimpin desanya selama enam tahun ke depan. Sebanyak 49 kades yang dilantik, tersebar dari 14 kecamatan, yakni Kecamatan Cluwan, Sukolilo, Pati, Gabus, Margorejo, Trangkil, Batangan, Jaken, Tayu, Jakenan, Winong, Dukuhseti, Margoyoso, dan Tambakromo. (ant/b7)

Empat Penjudi Remi Ditangkap

Wali Kota Semarang

KAMMI Harus Kritis & Konstruktif

SEMARANG – Hendrar Prihadi, Wali Kota Semarang, meminta Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) untuk tetap bersikap kritis dan konstruktif dalam proses pembangunan Kota Semarang yang lebih baik. Hal itu disampaikannya dalam acara annual reLayout : Reza AW

port ‘Kontribusi KAMMI dalam Pembangunan Kota Semarang’ yang diselenggarakan oleh PD KAMMI Kota Semarang yang dilaksanakan di Balai Diklat Agama Kemenag Jateng, Minggu (12/1). Hendi, sapaan akrabnya, mengaku sangat mengapre-

siasi kegiatan KAMMI selama ini yang ikut membangun Kota Semarang dengan memberikan sumbangsih pemikiran, gagasan bahkan kontrol terhadap pelaksanaan pembangunan yang disampaikan secara santun disertai solusi yang konstruktif semata-mata didasari kecintaan

kepada Kota Semarang. Ditambahkannya, setiap perubahan di berbagai belahan dunia, selalu menempatkan mahasiswa sebagai sumber energi, pelaku dan pendukung utama. “Tentu ini tidak lepas dari sifat mendasar yang dimiliki mahasiswa yaitu idealis, dinamis, kreatif, dan anti kemapanan serta gelisah terhadap ketidakberesan. Sifat–sifat ini tidak boleh meredup, namun diimplementasikan secara positif dengan tetap mengedepankan iklim kondusif Kota Semarang,” harapnya, dalam rilis yang diterima Barometer, kemarin. Dalam acara tersebut, KAMMI menghadirkan beberapa siswa Sekolah Luar Biasa (SLB). Tak disangka, Hendi terharu ketika menghampiri anak lumpuh layuh yang duduk di kursi roda. Dirinya tak kuasa menahan air mata ketika, salah satu siswa, Jamaludin Cahya mengulurkan tangannya yang mungil mengajaknya bersalaman. Dibalik keterbatasannya sebagai anak, ternyata Jamaludin menyimpan

talenta yang luar biasa karena siswa SLB berusia 14 tahun itu ternyata mempunyai kemampuan luar biasa di bidang desain grafis. Bahkan, Jamaludin telah mendapatkan penghargaan tingkat nasional bersama temannya Kharisma penyandang autis pemegang rekor Muri, Dika dan Bahul Choir, penyandang tuna grahita bersama pengasuhnya Kepala SLB Negeri Semarang Ciptono. Menurut Hendi kehadiran anak-anak berkebutuhan khusus tersebut menginspirasi masyarakat bahwa dibalik keterbatasan yang dimiliki ternyata mereka mempunyai potensi luar biasa yang tidak kalah dengan orang yang normal. “Dan mereka mampu menggali kemampuan yang dimiliki melalui usaha yang luar biasa, dan tidak mengenal lelah dan putus asa. Semangat inilah yang harus kita miliki yaitu mengubah diri kita untuk menjadi lebih baik dari yang sudah baik,” katanya haru. (b7)

REMBANG – Arena judi kartu remi di Desa Babagan Kecamatan Lasem Rembang, Senin (13/1) sekira pukul 01.00 dini hari, digrebek anggota Reskrim Polres Rembang. Empat orang tersangka dibekuk. Mereka masing-masing Ali Setiawan (33), Heru Sulistyono (37), Feri Supriawan (29) dan Arif Hartanto (21), semua Warga Desa Babagan Lasem. Selain itu, petugas juga menyita barang bukti berupa enam set kartu remi dan uang tunai Rp 622 .000. Semula anggota Unit I Reskrim Polres Rembang menggelar patroli dan menerima laporan adanya tindak pidana perjudian. Mereka kemudian mengadakan pengintaian. Setelah itu, arena judi itu digrebeg. Tidak ada perlawanan dalam penyergapan itu. Kasubag Humas Polres Rembang AKP Mohammad Mansyur mengatakan judi menjadi fokus perhatian aparat kepolisian guna mengurangi angka penyakit masyarakat. Ia berharap, kalau punya uang, sebaiknya masyarakat menggunakannya untuk mencukupi kebutuhan keluarga. Mansyur menambahkan, sampai Senin siang, keempat tersangka masih menjalani pemeriksaan. Menurut dia apapun bentuk judi tetap akan diproses sesuai aturan hukum yang berlaku. Ia meminta kepedulian masyarakat untuk melapor kepada polisi, apabila di lingkungan sekitar tempat tinggal menjumpai adanya perjudian. (yon/b7)


AKIL SEMBUNYIKAN UANG

DI RUANG KARAOKE JAKARTA- Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi Mahfud MD tidak menyangka apabila suksesornya di MK, Akil Mochtar, menyimpan uang dugaan suap di dinding ruang karaoke keluarga di rumah dinas Widya Chandra, Jakarta Selatan.

Keluarga Korban Sebut Panjul Pembunuh Bayaran D E N PA S A R - Pihak keluarga Dewa Ayu Agung Diah Cahyani yang menjadi korban pembunuhan pada 2010 menyebut Wayan Budi alias Panjul sebagai pembunuh bayaran. “Saya sempat menemui dia (Panjul) di Rumah Tahanan Negara di Jembrana dan mengaku dijanjikan uang Rp 50 juta apabila membunuh anak saya,” kata Dewa Gede Suparta, ayah almarhumah Dewa Ayu, di Denpasar, Selasa. Dia menuturkan bahwa Panjul baru menerima uang sebesar Rp 200 ribu dari Rp 50 juta yang dijanjikan oleh seseorang yang menyuruh membunuh mahasiswi STIKES Bali itu. Pengakuan tersebut, kata dia, telah dituangkan dalam surat pernyataan tertanggal 2 Oktober 2013 di Rumah Tahanan Negara, Jembrana. Ia menyimpulkan bahwa pengakuan Panjul semakin menguatkan keyakinannya bahwa ada pelaku lain atau aktor intelektual yang mendalangi pembunuhan terhadap anaknya Dewa Gede bahkan menyebut ada tiga nama lain yang diduga ikut berperan dalam kasus tragis itu. Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Bangli itu menambahkan bahwa pihaknya telah melampirkan surat pernyataan terpidana seumur hidup itu yang dinilai sebagai bukti baru ke dalam laporannya untuk membongkar kembali kasus pembunuhan yang sempat menggegerkan masyarakat Bali tiga tahun lalu itu. Dia mengaku telah mengirim surat tersebut ke sejumlah instansi mulai jajaran Polda Bali, Polresta Denpasar, Komisi Kepolisian Nasional, Komnas Hak Asasi Manusia, dan Ombudsman di Jakarta tertanggal 14 Oktober 2013. Keluarga Cahyani sebelumnya mempertanyakan perkembangan terkait penyidikan dengan dibukanya kembali kasus pembunuhan itu. Penyidik Satuan Reserse Kriminal Polresta Denpasar yang menangani kasus tersebut kini masih menindaklanjuti penyidikan. Namun Kepala Satuan Reserse Kriminal Polresta Denpasar, Komisaris Benny Murjayanto, menyatakan belum memeriksa Panjul karena menunggu izin dari Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Provinsi Bali. (ant/b2)

“Saya ditanya penyidik tentang tahu-tidaknya mengenai ruang karaoke, saya jawab tahu. Pertanyaan di KPK gitu-gitu aja tentang kenal tidak dengan Akil. Tapi yang membuat saya terkejut dari informasi penyidik adalah uang-uang milik Akil disimpan di tembok,” katanya setelah diperiksa di kantor KPK, Jakarta, Senin (13/1) malam. Mahfud yang diperiksa sebagai saksi untuk Akil itu mengibaratkan Akil seperti Presiden Tunisia terguling,

Zine Alabidine Ben Ali. “Dia sudah seperti mantan Presiden Tunisia Ben Ali yang menyimpan uangnya di lemari perpustakaan. Saya juga kurang tahu dengan mata uang yang disimpan Akil di dinding ruang karaoke di sana,” katanya. Guru Besar Universitas Islam Indonesia (UII) Yogyakarta itu mengaku tidak tahumenahu tentang jumlah uang Akil secara pasti. “Saya tidak tahu jumlahnya. Saya hanya cukup tahu kalau jumlahnya lebih dari

Rp100 miliar dan tidak ingin tahu lagi,” kata Mahfud. Saat menjabat ketua MK, masih menurut Mahfud, dirinyalah yang membangun ruang karaoke keluarga di rumah dinasnya dulu. Akil Mochtar sendiri ditangkap oleh KPK di rumah dinasnya Widya Chandra, Jakarta Selatan. Perumahan yang terletak berdekatan dengan Gedung LIPI (Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia) itu dihuni sejumlah menteri dan pejabat tinggi negara. (ant/b2)

Atthiyah: Mas Anas Tirakat di Rutan KPK JAKARTA - Atthiyah Laila menjenguk suaminya, Anas Urbaningrum, yang menjadi tahanan Komisi Pemberantasan Korupsi sejak Jumat (10/1) di Rumah Tahanan Jakarta Timur Kelas 1 Cabang KPK untuk 20 hari pertamanya. “Mas Anas masih tirakat, sehat, kuat dan tabah (di dalam sel),” kata Atthiyah di kantor KPK, Jakarta, Selasa. Atthiyah sendiri merupakan salah satu dari pihak keluarga yang tidak merelakan

suaminya mengonsumsi makanan yang disediakan KPK untuk para tahanannya. Alasannya adalah faktor keselamatan yang juga sempat diutarakan oleh kerabat lainnya seperti adik Anas, Anna Luthfie. Ia menganggap insiden pelemparan telur ke kepala mantan ketua umum Partai Demokrat itu merupakan preseden buruk bagi keselamatan tahanan KPK meski telah dijaga oleh personel Brigade Mobil Polisi.

Atthiyah mengunjungi suaminya pada Selasa atau bertepatan dengan libur nasional hari Maulid Nabi Muhammad. Sebelumnya, Juru Bicara KPK Johan Budi mengatakan keluarga Anas boleh mengunjungi pendiri organisasi Perhimpunan Pergerakan Indonesia (PPI) meski bertepatan dengan hari libur nasional. Akan tetapi, yang bersangkutan harus mendapatkan ijin dari Kepala Rutan KPK terlebih dahulu. (ant/b2)

Tenggak Bir Oplosan Arak, Tiga Pria Tewas SINGARAJA- Tiga warga Desa Munduk, Kabupaten Buleleng, Bali, tewas akibat menenggak minuman keras, Selasa dini hari, sedangkan 34 lainnya sampai sekarang masih menjalani perawatan secara intensif di rumah sakit umum daerah setempat. “Kasus ini sedang kami selidiki,” kata Kepala Kepolisian Sektor Banjar, Ajun Komisaris Made Sanjaya. Ia menyebutkan bahwa Nyoman Rudi Alan (39), karyawan hotel di desa itu, nyawanya tak tertolong di RS Parama Sidhi, Singaraja, Kabupaten Buleleng, beberapa saat setelah pesta minuman keras di Desa Munduk. Sementara itu, Gede Suta Arjawa (39) dan Made Dwi Adnyana (45) tewas di RS Shanti Graha, Seririt, Kabupaten Buleleng, pukul 03.00 Wita. Mereka sebelum menggelar pesta minuman keras oplosan bersama 34 rekannya. Minuman keras jenis bir dicampur dengan arak bali yang dibeli dari I Komang Duta Arthawan (38),

warga Desa Munduk. Pesta minuman keras itu digelar mulai pukul 02.00 Wita di rumah warga. Satu jam berselang, di antara peserta pesta bergelimpangan. Pihak keluarga yang mengetahui kejadian itu segera membawa korban ke rumah sakit. “Penjual miras dan istrinya yang sama-sama tinggal satu desa dengan para korban masih kami mintai keterangan,” kata Made Sanjaya. Komag Duta mengaku mem-

beli arak bali dari Komang Sugita di Desa Bestala, Kecamatan Seririt. Polisi juga mengamankan 700 liter arak, puluhan batang pipa paralon, kompor gas, dan sejumlah barang lain yang diduga untuk memproduksi minuman keras di rumah Komang Duta. “Sebagian barang bukti akan kami bawa ke Labfor guna mengetahui komposisi dan kandungan yang diduga menjadi penyebab tewasnya tiga orang itu,” kata Made Sanjaya. (ant/b2)

Airin Pasrah, Suaminya Dituntut Pasal Pencucian Uang JAKARTA - Adik ipar Gubernur Banten Ratu Atut Chosiyah, Airin Rachmi Diany yang merupakan Wali Kota Tangerang Selatan menghormati keputusan Komisi Pemberantasan Korupsi yang menambah sangkaan terhadap suaminya Tubagus Chaeri Wardana (Wawan) dengan jeratan pasal Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU). “Kami akan menghormati keputusan dan proses hukum itu,” katanya di Kantor KPK, Jakarta, Selasa. Airin menganggap kasus yang membelit keluarganya sebagai cobaan. “Intinya adalah jabatan, harta, ujian dan cobaan itu datangnya dari dan milik Allah. Kita juga hanya bisa minta kepada Allah. Mohon doanya saja,” kata walikota Tangerang Selatan itu.

K P K m e nya ngka ka n Wawan dengan Pasal 3 dan atau Pasal 4 UU Nomor 8 Tahun 2010 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang atau TPPU juncto Pasal 55 ayat 1 Ke-1 KUHP. Sebelumnya, Wawan ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan suap terhadap mantan Ketua Mahkamah Konstitusi Akil Mochtar yang menangani sengketa Pilkada Lebak, Banten dan korupsi pengadaan alat-alat kesehatan di Provinsi Banten. Sangkaan kepada Wawan terkait TPPU dianggap cukup karena KPK telah menemukan dua alat bukti. Jeratan terkait TPPU itu merupakan salah satu pengembangan penyidikan oleh KPK terhadap Wawan. (ant/b2)

Inilah Upaya Merekayasa Cuaca Tangani Banjir AKHIRNYA teknologi modifikasi cuaca (TMC) untuk antisipasi banjir dilakukan setelah ada pernyataan siaga darurat banjir oleh Gubernur DKI Jakarta pada Senin (13/1). Banjir yang menggenangi 42 kelurahan di Jakarta dan 5.547 pengungsi pada Minggu (12/1) menjadi pertimbangan keluarnya siaga darurat. Selain itu juga antisipasi puncak hujan pada JanuariMaret 2014 nanti. Berdasarkan rata-rata hujan di Jakarta selama 100 tahun puncak hujan terjadi selama Januari hingga Maret. Presiden, Susilo Bambang Yudhoyono, telah memerintahkan Kepala BNPB untuk terus memberikan pendampingan kepada Gubernur DKI Jakarta dalam penanganan banjir Pada Senin pukul 15.00 Wib. BNPB mengoordinasikan potensi nasional untuk memberikan bantuan kepada Pemda DKI Jakarta. “Pengungsi harus dipenuhi kebutuhan dasarnya. Kelompok rentan yaitu balita, ibu hamil, lansia, dan penderita cacat harus mendapatkan prioritas. Manfaatkan fasilitas yang ada untuk melayani pengungsi,” kata Sutopo Purwo Nugroho Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB, kemarin.

LAYOUT : REZA AW

Dalam penanganan banjir Jakarta adalah tiga operasi, yaitu penanganan sungai, penanganan pengungsi, dan pengendalian cuaca melalui teknologi modifikasi cuaca (TMC). TMC untuk antisipasi banjir Jakarta adalah salah satu pilihan jangka pendek. TMC diperlukan mengingat bagian bawah, yaitu pengendali banjir di daratan seperti kondisi sungai, permukiman yang berada di dalam dan bantaran sungai, tata ruang dan sebagainya masih belum memadai dibandingkan kebutuhannya. “Saat hujan berintensitas tinggi. Apalagi durasinya lama, sudah pasti banjir di beberapa tempat,” katanya. Jakarta punya 62 titik rawan genangan. Hampir 85 persen hujan menjadi aliran permukaan karena masifnya kawasan terbangunnya. Saat ini hanya sekitar 9 persen dari luas Jakarta yang berupa kawasan hijau. Kebutuhan idealnya 30 persen agar daya tampung dan daya dukung lingkungan mampu menyeimbangkan hidroorolaogisnya. Jika sungai dan drainase sudah baik, tidak perlu TMC. Apa itu TMC? TMC adalah usaha campur tangan manusia dalam pengelolaan

sumberdaya air di atmosfer untuk menambah dan/atau mengurangi intensitas curah hujan pada daerah suatu untuk meminimalkan bencana dengan memanfaatkan parameter cuaca. Intinya TMC adalah merekayasa cuaca untuk mendistribusikan hujan. “Untuk antisipasi banjir Jakarta, ada 2 strategi yaitu mempercepat hujan dan menghambat pertumbuhan awan. Pertama, adalah mempercepat hujan dikenal dengan mekanisme proses lompatan (jumping process),” katanya.

Ini dilakukan terhadap awan-awan di daerah upwind (yang akan memasuki Jakarta) sehingga dijatuhkan di luar Jakarta yang tidak rawan banjir seperti di Laut Jawa, Selat Sunda atau lainnya. Awan-awan berpotensi hujan di daerah di luar Jakarta disemai dengan bahan garam (NaCl) yang memiliki sifat menyerap butir-butir air di awan sehingga terjadi hujan. Untuk itu digunakan satu pesawat Hercules C-130 TNI yang sekali terbang mampu membawa 8 ton garam dari Lanud Halim Perdanaku-

sumah. Dua pesawat Casa 212-200 dioperasikan dari Lapangan Terbang Atang Sanjaya Bogor. Sekali terbang pesawat Casa membawa 1 ton garam. Dalam sehari penerbangan disesuaikan dengan kondisi cuaca yang ada. Saat ini penaburan bahan semai di dalam pesawat dilakukan dengan peralatan mekanis seeding. Tidak menggunakan manual lagi karena untuk antisipasi korosi pesawat terbang. Metode kedua adalah dengan menempatkan 24 Ground Based Generator (GBG) dan

Ground Particle Generator (GPG) di beberapa tempat di Jakarta. Alat ini mengeluarkan gas dan partikel-partikel bahan semai berupa butiran garam yang sangat halus ke dalam awan yang baru tumbuh. “Bahan ini akan menyerap uap air dan membentuk butir-butir halus yang berlaku sebagai pesaing bagi butir-butir awan yang ada. Metode ini akan menghambat pertumbuhan awan (competition mechanism) sehingga hujannya tidak besar intensitasnya,” BNPB mengkoordinir BPPT, BPBD DKI Jakarta, Kemen PU dan BMKG dalam pelaksanaan TMC. Total biaya Rp 20 miliar, dimana untuk operasional pesawat terbang, pengadaan bahan semai, pembuatan mekanisasi seeding, tenaga ahli dan teknis dan sebagainya. BNPB siap untuk menanggung semua dana tersebut yang diambilkan dari dana siap pakai BNPB. “Pemda DKI masih kesulitan untuk sharing karena APBD masih belum ada persetujuan DPRD dan masih memerlukan waktu yang panjang,” imbuhnya. Targetnya hujan di Jakarta turun 35 persen dari hujan normalnya. Biaya Rp 20 miliar ini sangat kecil jika dibanding-

kan dengan dampak kerusakan dan kerugian akibat banjir di Jakarta. Sebagai gambaran, kerugian dan kerusakan banjir di Jakarta pada tahun 2007 sebesar Rp 3,8 triliun sedangkan banjir Januari 2013 lalu menyebabkan kerugian dan kerusakan Rp 7 triliun. Kerugian dan kerusakan tersebut meliputi perumahan dan permukiman, infrastruktur, ekonomi, sosial budaya, dan lintas sektor. Untuk mendukung operasional dikerahkan 2 radar cuaca. Saat ini sudah diproduksi 42 ton NaCl dan bahan lainnya. Tidak ada dampak lingkungan dari TMC, baik kualitas air hujan maupun berkurangnya pasokan air. Kondisi tanah Jakarta sudah jenuh air pada musim penghujan dan hanya mengurangi potensi hujannya. Bahan yang digunakan adalah NaCl yang tidak akan mencemari air hujan. BNPB dan BPPT telah berpengalaman melakukan TMC untuk antisipasi banjir, di antaranya pengamanan SEA GAMES di Palembang (2011), PON di Riau (2012), Pekan Olahraga Negara-Negara OKI (2013), antisipasi banjir Jakarta Januari-Februari 2013, dan antisipasi banjir lahar dingin di Merapi 2013. (b2)

email : koran.barometer@


6

BAROMETER RABU, 15 Januari 2014

Bagaimana menurut Anda Berikan Komentar yang menyangkut Kota Semarang tanpa tendensi. ke No Hp 08122924012 / 082265888168.

LISTRIK DI POS PARKIR KARIADI DIGUNAKAN MASAK AIR- Pak Direktur RS Kariadi, saya hanya mau menginformasikan saja, bahwa di depan pos ada seorang pengemudi taxi yang selalu mengambil listrik di pos karcis untuk masak air minum, namanya Rozi. Saya mau tanya sama Pak Direktur RS dr Kariadi, apa kasus seperti itu diperbolehkan? Padahal ada satpamnya, saya menduga kalau satpamnya juga dibuatkan minuman kale. Mohon ditindak tegas kalau perlu dilaporkan saja ke Polwiltabes karena banyak yang tidak senang. Dan saya juga mohon kepada Satpol PP di depan pos juga banyak orang yang jualan tolong ditertibkan biar bersih. Terima kasih. (+6282221354xxx) JALAN CEMARA RAYA BANYUMANIK BOLONG HANYA DIURUG?- Pak Wali Kota Semarang saya mohon agar Jalan Cemara Banyumanik, penambalannya diaspal jangan hanya diurug. Hingga saat ini yang pojok pas tikungan babar blas belum diperbaiki. Mohon diperbaiki pak. Terima kasih. (+6281901182xxx) TOLONG DONG POLSEK BANYUMANIK TERTIBKAN PARKIR DI BAKMI JOWO- Kita berjualan memang bolehboleh saja, namun juga harus memikirkan lahan parkirnya. Lihat saja ada dua warung bakmi jowo di Jalan Cemara Raya Banyumanik para pembelinya parkir seenaknya, kanan-kiri. Yang lebih menjengkelkan di situ juga ada show room jual beli mobil parkir mobil sak senangnya sendiri. Kalau ada kendaraan yang mau lewat susah hanya tengah saja yang kosong, padahal jalan umum. Dan ini sudah berlangsung lama namun Polsek Banyumanik gak ada tindakan, biar pun dikasih informasi melalui rubrik keluh kesah. (+6281328803xxx) ANAK KECIL NAIK MOTOR SEKARANG INI SANGAT BERANI- Mudahnya mendapatkan motor baru maka banyak sekali anak kecil yang naik motor. Saya hanya berharap kepada orang tuanya mengawasi dan polisi untuk menjaga keamanan. Sangat parah sekali mereka ngebut dan tidak tahu tata tertib lalu lintas. (+6281326613xxx) HARI LIBUR PUN SEMARANG MACET- Apa memang perekonomian di negara kita sudah mapan orang-orangnya, maka banyak kendaraan bersliweran di jalan raya? Lihat saja sekarang ini Kota Semarang ada libur satu hari saja, jalannya macet. Lebih parah lagi kalau malam minggu. (+6285641688xxx)

Te l e p o n P e n t i n g No 1

Instansi

Nomor

Ambulan

118, 8413476 8313416

2

Ambulan Kecelakaan,

3

Bandara A Yani

7608735

4

Dinas Kebakaran

113, 7607076, 7605871, 7616867

5

Polsek Semarang Barat

7604153

6

Polsek Semarang Selatan

8315123

7

Polsek Semarang Tengah

3545175

8

Polsek Semarang Timur

6716191

9

Polsek Semarang Utara

3545162

10

Poltabes Semarang

8444444

11

Pelayanan PDAM

8315514

12

RS. Jiwa Pusat Semarang

6722564

13

RSUP Dr. Kariadi

8413476

14

Stasiun KA Tawang

3544544

15

Terminal Bus Terboyo

6581924, 6581921

16

Informasi Jalan Tol Gayamsari

6724169

17

Informasi Jalan Tol Muktiharjo

3566320

18

Informasi Jalan Tol Tembalang

7479197

19

Pariwisata

3515451, 8318021

20

Kantor SAR Semarang

3580027

21

Pengaduan & Informasi PLN

290123, 3547651 s/d 3547655

22

Pengaduan Gangguan Telepon

117

23

PMI Semarang

3541237

Khusus OPINI dan Surat Pembaca Naskah di kirim ke :

opini.barometer@gmail.com

Jalan Pamularsih Raya No. 101 Semarang Komisaris Pemimpin Perusahaan Pemimpin Umum Pemimpin Redaksi Layout : Reza AW

: : : :

Henky Suwarno Herman Nugroho Filipus CD Takhrodjie SA

Mewujudkan Sekolah Ramah Anak

SE KOL AH Ramah Anak (SRA) selama ini belum ada orang yang tahu. SRA adalah salah satu komponen dalam program Kota/Kabupaten Layak Anak (KLA). Suatu kota/kabupaten berpotensi mendapatkan penghargaan dari pemerintah jika di kota/kabupaten tersebut penyelenggaraan pendidikan di sekolah-sekolah berjalan dengan penuh keramahan (child friendlyschool). Semarang termasuk salah satu kota yang belum mendapatkan penghargaan dari Kementerian Negara Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PP & PA). Pertanyaannya, apakah SRA telah berjalan di Semarang dan umumnya di Jawa Tengah? Karena selama ini yang diketahui hanya Homeschooling, sekolah luar biasa (SLB), atau sekolah untuk anak autis. Sekolah harus ramah anak, mendewasakan jiwa labi dan mencerdaskan manusia bodoh. Saat ini banyak guru tidak mengetahui epistemologi sekolah. Padahal, mereka adalah penentu kemajuan pendidikan. Kata sekolah berasal dari bahasa latin skhole, scola, scolae, schola yang berarti “waktu luang”. Permasalahannya telah terjadi distorsi dalam pemahaman makna waktu luang itu. Waktu luang diartikan sebagai santai setelah beraktivitas apa pun; bisa baca koran, ngerumpi, nonton TV, jalan-jalan, ngobrol bersama keluarga, dan berbagai aktivitas rutin. Krishnamurti (1981) menyatakan, waktu luang itu adalah masa senggang. Sedang senggang sendiri ialah suasana batin yang memiliki waktu tak terbatas untuk mengamati, apa yang terjadi di sekelilingnya, dan apa yang berlangsung dalam dirinya

sendiri, mempunyai waktu senggang untuk mendengarkan, dan melihat dengan jelas. Senggang berarti ada kebebasan, senggang bermakna batin merasa tenang, tidak ada motif, dan karena itu tidak ada arah. Inilah senggang, dan hanya dalam keadaan inilah batin mungkin belajar, tidak hanya sains, sejarah, matematik, tetapi juga dirinya sendiri. Inilah pengertian sekolah sesungguhnya. Sekolah bukan hanya tempat untuk memperoleh pengetahuan atau informasi sebanyak-banyaknya, tapi jauh lebih penting dari semua itu adalah sebagai wadah bagi guru dan siswa untuk sama-sama belajar, sama-sama mengamati apa yang terjadi di seklilingnya dan terlebih lagi pengamatan terhadap diri masing-masing. Semua itu harus terjadi pada saat batin tenang dan itulah makna senggang sesungguhnya. Belajar dapat berlangsung dengan sempurna pada saat batin tenang tanpa tekanan. Hakikat SRA Pendidikan atau SRA merupakan pendidikan yang mengedepankan kasih sayang, bukan kekerasan, mengedepankan pujian bukan umpatan, mengedepankan asah, asih, dan asuh, bukan intimidasi atau tekanan. SRA adalah sekolah yang secara sadar berupaya menjamin dan memenuhi hakhak anak dalam setiap aspek kehidupan secara terencana dan bertanggung jawab. Prinsip utama adalah non diskriminasi kepentingan, hak hidup, serta penghargaan terhadap anak. Sebaliknya, sekolah dapat disebut tidak ramah pada anak, jika suasana tida kondusif, anak merasa tertekan selama berada di sekolah, karena model pendekatan yang diterapkan dalam kegiatan

Oleh:

Ahmad Muslih Peneliti Muda di Lembaga Pusat Penelitian Pendidikan (LP3) IAIN Walisongo Semarang

belajar (KBM) lebih dominan dalam bentuk tekanan, ancaman, bentakan, dan hukuman. Ada beberapa ciri SRA. Pertama, sikap guru terhadap anak. Profil guru dapat dilihat dari cara mereka berhadapan dengan anak. Apakah guru menempatkan dirinya sebagai sahabat bagi anak atau sebaliknya. Jika sebagai sahabat anak, guru harus dapat menunjukkan perilaku adil terhadap semua anak tanpa memandang status sosial maupun keadaan fisik anak, baik anak normal maupun berkebutuhan khusus. Guru juga harus menghormati hak-hak anak, misalnya hak anak untuk menyatakan pendapat yang berbeda dengan gurunya; memperlihatkan kasih sayang terhadap semua anak, dan menerapkan norma-norma agama dan budaya yang berlaku. Kedua, metode pembelajaran. Dalam proses belajar-mengajar, guru mestilah mengemas metode pembelajaran yang membuat anak ter-

tarik dan merasa enjoy dalam mengikuti rasa cemas, atau takut. Situasi belajar seperti ini akan membuat anak lebih kreatif. Situasi ini menjadi indikator bagi seorang anak apakah ia merasa aman dan nyaman berada di sekolah tersebut. Ketiga, SRA lebih menekankan segala kegiatan berpusat pada anak. Guru berperan sebagai sahabat bagi anak; membantu hambatan dan kesulitan yang dihadapi anak. Guru juga berperan sebagai motivator dan fasilitator bagi anak, bukan semata-mata orang yang memegang otoritas penuh dalam kelas. Tugas guru adalah menerapkan metode belajar inovatif dan variatif dengan didukung media pembelajaran yang membantu daya serap anak, memotivasi anak belajar berpartisipasi dan kooperatif guna mengembangkan kompetensi belajar learning by doing. Mengutamakan Perlindungan Anak Banyak pihak yang tidak setuju bahkan menuding UU RI No 23 tentang Perlindungan Anak (PA) sebagai biang keladi semakin beraninya anak-anak memprotes tenaga pendidik yang menghukumnya dengan pukulan “mendidik”. Banyak juga yang mendukung bahwa model pembelajaran tempo doeloe yang menghukum murid untuk penegakan disiplin justru sekarang ini berhasil menjadi “orang” seperti menduduki jabatan publik, legislator, hakim, bahkan pengusaha sukses. Mereka yang tidak mendapatkan pendidikan “keras” di sekolahnya justru lebih banyak menjadi “sampah” masyarakat. Benarkah demikian? Bukankah setiap anak memiliki tantangannya sendiri sesuai zamannya? Apakah orangtua yang kini men-

yaksikan anak-anaknya hidup dengan HP android, iPad, gadget dan akses informasi yang demikian terbuka bisa menghentikan anaknya tidak hidup dengan benda-benda canggih Itu? Lalu, bagaimana guru-guru kita menghadapi anak-anak yang demikian di sekolah? Haruskah juga dengan penuh tekanan, ancaman, dan hukuman? Seiring dengan pergantian musim dan perubahan zaman, pendekatan pembelajaran dan interaksi semua elemen di lingkungan sekolah juga harus mengalami perubahan. Dengan prinsip “membantu” anak agar bisa mengembangkan potensinya secara optimal, maka pendidikan atau sekolah ramah anak menjadi pilihan yang harus dilakukan. Mengapa? Karena SRA adalah pendidikan yang mengedepankan beberapa hal. Pertama, rasa riang, yaitu anak selalu merasa senang dalam melakukan kegiatan, tidak bosan, dan tidak jemu. Ke d u a, a na k m e ra sa aman dan sehat di sekolah, karena lingkungan sekolah memberikan jaminan keselamatan dan kesehatan pada anak baik yang bersifat fisik, psikis, maupun sosial. Ketiga, sekolah menjadi tempat yang menarik bagi anak karena kondisi yang diciptakan demikian dinamis sehingga menumbuhkan minat bagi anak mengembangkan potensinya secara optimal. Keempat, adanya partisipasi aktif yang ditunjukkan oleh anak, pendidik, tenaga kependidikan, dan masyarakat; aman, sehat, menarik, efektif, menghormati hak anak, saling asah, asih, asuh, nyaman, aspiratif, dan komunikatif.(b3)

Kodam IV/Diponegoro Peduli Sampah SAMPAH Kata yang akan membuat pikiran langsung berasosiasi dengan barang yang tak berguna dan harus dibuang. Sampah juga sering jadi permasalahan jika tidak ditangani dengan baik. Namun sampah dapat juga menbjadi barang bermanfaat dan berharga jika dikelola dengan baik. masalah sampah ini ternyata mendapat perhatian khusus dari Kodam IV/Diponegoro

dalam waktu dekat ini Kodam IV/Diponegoro akan memiliki instalasi bank sampah di Batalyon Arhanudse-15 dan Yonif 400 Raider. Kodam IV/ Diponegorolah yang nantinya akan membeli sampahsampah yang dikumpulkan oleh masyarakat dan dipilahpilah mana yang bisa didaur ulang tergantung jenisnya, ada yang berasal dari rumah tangga, sampah industri, sampah dari pasar, sampah dari ru-

mah sakit, sampah pertanian, perkebunan dan peternakan serta sampah dari institusi/ kantor. Semua sampah bisa dikelompokkan sendiri sehingga memiliki nilai ekonomi. Dengan adanya bank sampah yang dipelopori Ko da m I V /D i p o n e g o ro d i harapkan akan membantu masyarakat mengatasi masalah sampah. Jangan ada lagi orang yang membuang sampah sembarangan karena

nantinya sampah akan dikelola dengan baik sehingga menghasilkan nilai ekonomi yang lebih. Masyarakat hendaknya juga sudah mulai sadar untuk bisa menata lingkungannya masing-masing supaya bersih dan sehat. Ma r i k i t a d u ku n g b a n k sampah yang sudah dipelopori oleh Kodam IV/Diponegoro ini dengan baik , s emakin banyak yang kita s etorkan semakin banyak nilainya dan

a k a n s e ma k i n b e r s i h p u l a lingkungan kita dari tumpukan sampah yang tidak pada tempatnya. Kebersihan lingkungan sangat penting dalam kehidupan kita seperti slogan yang kita kenal” Kebersihan adalah bagian dari Iman. Bambang Subiyakto Jalan Jangli No 59 RT 001/ RW 0 0 2 K e l u ra h a n Ja t i n galeh, Kecamatan Candisari

Redaktur Pelaksana: Abdul Mughis. Koordinator Liputan: Abdul Mughis, Redaktur : Hery Priyono, Ariel Noviandri, Isheru Pratikno, Budi Hartono. Sekretaris Redaksi: Ariyati Pulungan. Reporter : Nawang Andriyani, Nazar Nurdin, Dwi Royanto, Fais Urhanul Hilal, Issatul Hani’ah, Wara Merdekawati, Abas Efendi, Novanto Kris Prabowo Pengembangan Bisnis : Dio Hermansyah. Fotographer : Cun Cahya. Layout : Supriyadi (Koordinator), Abdus Salam, Wareh Adi Setiawan, Reza Abdurahman Widjaya. Iklan : Iin Yuniasih, Cici Rizki, S Khafsah Septiani, Sheila L Giza, Keuangan : Ciptaning Andriani, Ika Puspitasari, Pemasaran : Manager : Mohammad Arif, Akhmad Zainuddin, Rhiza Aditya. Sirkulasi : Achmad Iskandar, Agus Wahyudi, Angga, Anton, Rudi. Pati : Gatot. Kudus : Eko . Umum : Dwi Mustopa, Imam. Alamat Redaksi : Jalan Pamularsih No. 101 Semarang, phone (024) 7603227, 7607143. Email Redaksi : koran.barometer@gmail.com. Facebook : Koran Barometer. Twitter : @koranbarometer. ePaper : issuu.com/koranbarometer. email : koran.barometer@gmail.com


7

BAROMETER Rabu, 15 Januari 2014

Usai Main Bola, Rio Kelelep di Embung SUKOHARJO – Maksud hati ingin menikmati hari libur bersama teman-temannya, namun ternyata malah berubah menjadi bencana. Selasa (14/1) kemarin, Rio Wibowo (12) Warga Sumberagung RT 01/06 Celep, ditemukan tewas tenggelam dalam embung Desa Celep Kecamatan Nguter. Menurut informasi yang dihimpun koran ini menyebutkan, Selasa pagi, Rio ber-

sama 11 orang temannya bermain-main di lapangan dekat embung Celep. Usai bermain bola, mereka memuutuskan untuk berenang bersama. Saat mereka asyik berenang, tiba-tiba korban berteriak minta tolong sambil tangannya melambai-lambai. Kontan teman-temannya kaget dan cemas, mereka berusaha menolong, namun tidak bisa.

Kemudian mereka minta tolong pada Karmiyo (56) yang kebetulan berada tak jauh dari lokasi kejadian. Mendengar kabar ada anak tenggelam, warga mulai berdatangan dan berusaha mencari korban ke dalam embung yang diketahui berkedalaman sekitar 2,5 meter dengan luas 70 x 70 meter. Petugas dari Polsek dan Koramil Nguter juga merapat ke lokasi kejadian. Selang

beberapa saat korban berhasil ditemukan dalam keadaan meninggal. Segera korban dilakukan otopsi oleh dr Supardali dari puskesmas Nguter. “Menurut keterangan dokter, tidak ditemukan tanda tanda kekerasan. Selanjutnya korban diserahkan pada pihak keluarga untuk dimakamkan sebagaimana layaknya,” ungkap Kapolsek Nguter AKP Priyono. (wat/b7)

KPU Coret 339 Pemilih Ganda YOGYAKARTA – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Yogyakarta kembali mencoret pemilih ganda dari Daftar Pemilih Tetap Pemilu Legislatif 2014, sebanyak 339 nama yang disebabkan data ganda antar kota dan kabupaten lain di Indonesia. “Penyelenggara pemilu di wilayah sudah melakukan verifikasi faktual dengan mendatangi 339 pemilih tersebut dan seluruhnya bisa ditemui. Mereka menyatakan akan memilih di kota dan

kabupaten lain di luar Yogyakarta sehingga nama mereka pun dihapus dari daftar pemilih Kota Yogyakarta,” kata Anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Yogyakarta Nurhayati, Selasa.

Pencoretan ratusan pemilih ganda antar kota dan kabupaten tersebut menyebabkan daftar pemilih tetap (DPT) Kota Yogyakarta pun terkoreksi dari 304.906 pemilih menjadi 304.567 pemilih. KPU Kota Yogyakarta akan melakukan rapat pleno untuk penetapan daftar pemilih terbaru tersebut pada akhir pekan bersama dengan KPU DIY, Panwaslu Kota Yogyakarta, partai politik dan Panitia Pemilihan Kecama-

tan (PPK). “Saat ini, kami sedang menyiapkan berita acara perubahan jumlah pemilih dalam daftar pemilih tetap,” katanya. Nurhayati menambahkan jumlah data pemilih ganda antar kota dan kabupaten lain di Indonesia yang masuk dalam DPT Kota Yogyakarta berdasarkan masukan dari KPU RI tercatat sebanyak 2.924 pemilih. Selain 339 pemilih yang

menyatakan akan memilih di kota atau kabupaten lain di luar Yogyakarta, KPU Kota Yogyakarta juga menetapkan sebanyak 1.957 pemilih yang menyatakan akan menggunakan hak pilihnya di Kota Yogyakarta. “Pemilih tersebut sudah dikonfirmasi dan semuanya menyatakan akan menggunakan hak pilihnya di Kota Yogyakarta. Mereka tidak akan dicoret dari DPT Kota Yogyakarta,” katanya.

Sedangkan 628 pemilih lainnya yang belum dapat ditemui secara langsung dan tidak bisa diambil pernyataan dari tetangga sekitar tempat tinggalnya akan dikembalikan ke KPU RI. “Biasanya mereka adalah mahasiswa penghuni asrama yang sudah lulus dan kembali ke kota asalnya. Untuk pemilih yang tidak dapat dikonfirmasi ini, kami serahkan penanganannya ke KPU RI,” katanya. (ant/b7)

Rekanan Proyek Pasar Soekarno Siap Gugat Pemkab SUKOHARJO – PT Amp u h S e ja ht e ra, re k a na n proyek pembangunan Pasar Ir Soekarno, mengaku siap m e n g g u gat Pe m k ab Su koharjo. Gugatan tersebut berkaitan dengan permasalahan kekurangan pembayaran proyek sebesar Rp 6,4 milliar. Pernyataan tersebut disampaikan oleh Kepala Divisi Teknik PT Ampuh Sejahtera Ajiyono kepada wartawan di kantor cabang PT Ampuh di Sukoharjo. “Kami sudah menyiapkan gugatan pada Pemkab Sukoharjo. Jika hingga akhir Januari

2014 Pemkab Sukoharjo urung menyelesaikan permasalahan kekurangan pembayaran proyek Pasar Ir Soekarno, kami akan menempuh jalur hukum,” ungkap Ajiyono, Selasa (14/1). Pemberian tenggang waktu kepada Pemkab Sukoharjo hingga akhir bulan ini tersebut, dilakukan sebagai langkah terakhir yang ditempuh PT Ampuh Sejahtera menyusul telah dilayangkannya somasi kedua kepada Pemkab Sukoharjo pada 18 Desember 2013 lalu. Aji menambahkan selama ini pihaknya telah

memberikan keleluasaan waktu kepada Pemkab Sukoharjo untuk segera menyelesaikan pembayaran. Namun hingga satu tahun, upaya itu belum juga menuai hasil. Kerugian waktu dan materi yang ditanggung PT Ampuh sudah cukup besar. Pemkab Sukoharjo sendiri baru melakukan pembayaran kepada PT Ampuh Sejahtera sebesar 80% dari nilai kontrak Rp 24,5 milliar. Sementara, menurut PT Ampuh Sejahtera, pembangunan Pasar Ir Soekarno dengan kondisi

saat ini sudah sesuai kontrak. Artinya, Pemkab Sukoharjo juga harus menyelesaikan pembayaran 100%, sebelum melanjutkan pembangunannya lagi. Seperti diketahui, proyek Pasar Ir Soekarno dimulai pada 2012 silam dan sedianya selesai pada 25 Desember 2012. Namun ternyata, sampai Januari 2014, proyek yang bernilai Rp 24 milyar lebih tersebut mangkrak, terbengkalai bahkan beberapa diantaranya sudah mengalami kerusakan hingga tidak bisa dimanfaatkan. (wat/b7)

Hanura Selewengkan Dana Banpol

UNGARAN – Dugaan penyelewengan dana bantuan partai politik dari sumber dana APBD Kabupaten Semarang untuk Partai Hanura Kabupaten Semarang, yang dilakukan pengurus DPC Partai Hanura, akhirnya mencuat. Bahkan, sejumlah Pimpinan Anak Cabang (PAC) Hanura (pengu-

rus kecamatan) di Kabupaten Semarang bakal melaporkan kasus dugaan penyelewengan ini ke Polres Semarang. Ketua PAC Partai Hanura Kecamatan Bandungan Is Suparmin menyatakan sejumlah PAC merasa jengkel dan geram setelah mendengar ada kejanggalan dari penggunaan dana bantuan parpol (Banpol) dari Kantor Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) yang diterimakan kepada Partai Hanura. “Kami menduga ada penyelewengan dana banpol sebesar Rp 177.364.139 dan banpol itu mulai tahun ang-

garan 2010 hingga tahun 2012. Selama ini tidak pernah ada kegiatan pembekalan kader dan pendidikan politik, namun dalam laporannya dua kegiatan itu dilaporkan. Ini bentuk penyelewengan para pengurus DPC Partai Hanura, kami dari PAC tidak akan tinggal diam,” tandas Is Suparmin. Bahkan, para pengurus PAC juga telah melakukan kroscek ke Kantor Kesbangpol Kabupaten Semarang. Selain itu, tandatangan para pengurus PAC yang dicantumkan dalam laporan pertanggungjawaban tersebut diduga telah

dipalsukan. Tandatangan tersebut menjadi salah satu dasar laporan pertanggungjawaban yang disampaikan ke Kantor Kesbangpol Kabupaten Semarang. “Melihat kejanggalan dan dugaan penyelewengan dana banpol yang dilakukan pengurus DPC Partai Hanura Kabupaten Semarang ini, akhirnya kami dari pengurus PAC melaporkannya ke DPD Jateng serta DPP Partai Hanura di Jakarta. Hingga kini, belum ada respon akan laporan tersebut, kami akan terus mengejarnya,” tandas Is Suparmin. (her/b7)

Nelayan Pantai Selatan Waspadai Ombak Tinggi BANTUL – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bantul DIY mengingatkan kalangan nelayan pantai selatan wilayah setempat untuk mewaspadai gelombang tinggi saat melaut. “Saat ini gelombang pantai selatan tergolong tinggi berkisar antara 2,5 meter sampai tiga meter, sangat tidak bersahabat untuk aktifitas nelayan,” kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bantul Dwi Daryanto, Selasa. Oleh sebab itu, kata dia pihaknya meminta kalangan nelayan untuk waspadai bahaya gelombang pantai untuk menghindari hal-hal

Layout : Wareh Adi S

yang tidak diinginkan karena normalnya ketinggian gelombang pantai selatan kurang dari dua meter. “Kewaspadaan terhadap gelombang tinggi terus kami infokan melalui teman-teman SAR, namun demikian keputusan untuk melaut tetap ada pada nelayan sendiri, karena biasanya nelayan mempunyai ilmu ‘titen’,” katanya. Menurut dia gelombang tinggi yang melanda kawasan pantai selatan Bantul tersebut karena dampak adanya badai tropis di Australia, diperkirakan fenomena alam tersebut akan berlangsung hingga Februari bersamaan dengan berakhirnya musim hujan. “Ini karena dampak

badai tropis Australia yang berakibat pada ketinggian gelombang pantai selatan, yang terkena dampaknya adalah para nelayan, bahkan informasi dari BMKG fenomena ini hingga Februari, dan puncaknya sekarang,” katanya. Menurut dia, selain kewaspadaan nelayan terhadap gelombang tinggi, pihaknya juga minta warga mewaspadai hujan deras yang disertai angin kencang karena potensi bencana tersebut masih mungkin terjadi dalam beberapa pekan ke depan. “Masyarakat bisa mengantisipasi kerusakan atau korban jiwa dengan memangkas pohon yang akarnya sudah

keropos, harapan kami warga dengan kesadaran sendiri menebang, agar tidak roboh saat ada angin kencang,” katanya. Kewaspadaan terhadap angin kencang itu disampaikan mengingat hujan deras disertai angin kencang yang terjadi pada Minggu (12/1) lalu telah mengakibatkan puluhan pohon tumbang hingga menimpa rumahr umah milik penduduk setempat. “Data asesmen kami setidaknya ada 51 rumah warga rusak karena tertimpa pohon yang roboh akibat angin kencang, sebagian besar kerusakan pada bagian genteng,” katanya. (ant/b7)


BAROMETER Rabu, 15 Januari 2014

Mahasiswa Buat 29 Film Cerpen Mendikbud: Kurikulum 2013 Berlanjut

JAKARTA - Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Mohammad Nuh memastikan pelaksanaan kurikulum 2013 masih berlanjut, meskipun dirinya tidak lagi memimpin kementerian tersebut. “Pemerintahan ini (Kabinet Indonesia Bersatu II) akan berakhir 20 Oktober mendatang. Namun anggaran untuk 2015 disusun pada pemerintahan ini, jadi saya pastikan kurikulum ini masih berlangsung,” ujar Mendikbud dalam konferensi pers di Universitas Terbuka Pondok Cabe, Tangerang Selatan, Banten, Selasa. Dia menambahkan. kurikulum 2013 akan tetap berjalan, meskipun Menteri Pendidikan dan Kebudayaan telah berganti. “Yang bisa menjaga kelanjutan adalah kepastian intelektual atau rasionalitas kurikulum. Kalau kurikulumnya rasional, maka akan lebih mudah bisa diterima,” kata dia, Nuh yakin menteri yang selanjutnya bisa menerima kurikulum yang menekankan kreativitas murid. Beberapa alasan pentingnya kurikulum 2013 adalah antisipasi kebutuhan kompetensi masa depan, penataan dan penyempurnaan alur fikir dan pengembangan kurikulum, menata kewenangan di tingkat satuan pendidikan, penyempurnaan materi yang harus diajarkan dan mengacu pada keahlian. Penerapan kurikulum 2013, lanjut dia, pada tahun ini diterapkan pada kelas 1,2,4 dan 5 untuk sekolah dasar. Pada 2015 akan diterapkan untuk seluruh kelas. (ant/b5)

Ujian Semester Ekspresi Lisan

SEMARANG – Puluhan mahasiswa Unnes jurusan Bahasa Indonesia nampak tegang sekaligus terhibur saat film-film hasil kerja keras mereka diputar. Sebanyak 29 film tersebut diangkat dari cerpen karya mahasiswa dan beberapa mengambil dari pengarang lain. Dosen pembimbing mahasiswa, Muhammad Burhanuddin mengatakan pembuatan cerpen menjadi sebuah film pendek dimaksudkan agar cerpen lebih memasyarakat. Cerpen yang bisa dibuat film harus mengandung konflik sosial, pemeran atau tokoh minimal tiga, dan alur ceritanya menarik. Dari tiga judul yang diajukan mahasiswa, hanya satu terbaik yang bisa difilmkan. ”Ada 29 tampilan cerpen yang difilmkan oleh mahasiswa. Durasi setiap film tidak boleh lebih dari 10-20 menit. Penulis cerpen ada yang dari mahasiswa, tetapi ada juga adaptasi dari cerpen yang sudah ada. Waktu pembuatan hanya dua bulan,” ungkapnya disela pemutaran film, Selasa (14/1). Menurutnya, untuk cerpen yang sifatnya ungkapan perasaan tidak dianjurkan diangkat menjadi sebuah film. Pementasan sendiri berlangsung selama dua hari, 14-15 Januari dan diikuti oleh lima rombongan belajar. Judul-judul yang ditampilkan seperti Lara, Bahagia Itu Sederhana, Gegoh, Dia Kakakku, Hamil Limah yang Kelimah, dan lainnya.

NIKMATI FILM : Mahasiswa FBS Unnes menikmati film-film dari adaptasi cerita pendek yang dubuat mahasiswa semester III jurusan Bahasa Indonesia. (Foto: Nawang Andriyani/Barometer)

”Ini sebagai ujian mata kuliah ekspresi lisan Bahasa Indonesia. Nanti ada juga musikalisasi puisi sebagai puncak dari ujian ini. Sekilas, hampir 80 persen apa yang kami harapkan sudah ada di filmfilm itu. Hanya saja beberapa perlu diperbaiki seperti konflik tidak tampak, jalan cerita tidak sesuai, dan lainnya,” lanjutnya.

Jebak Orang Pro dus er Film p endek berjudul Alecia, Puji Setiyono mengatakan latar belakang pemilihan cerpen karya Sungging Raga karena ceritanya membuat orang terjebak. Dalam film tersebut diceritakan sosok Alecia yang sengaja menunda kematian sang ibu dengan cara

menyibukkan malaikat pencabut nyawa. ”Alecia sengaja bunuh diri agar malaikat tadi sibuk mengurusi dirinya. Tapi nyatanya, malaikat yang datang malah mengatakan kesembuhan sang ibu berkat doa yang dipanjatkan sang anak. Dengan ending seperti itu, pembaca termasuk kami menjadi terjebak,” jelasnya.

Saat pembuatan film, Puji dan keempat rekannya yang lain mengaku terkendala faktor cuaca dan tugas-tugas kuliah lainya. Setting tempat ia mengambil tempat kos-kosan rekannya dan melibatkan empat tokoh yakni ibu, Alecia, malaikat, dan dokter. ”Kami hanya menggunakan satu kamera untuk membuat film ini,” katanya. (naw/b5)

SMC Tlogorejo Sosialisasikan Bahaya Miom

BERI TUMPENG : Rektor Prof Sudharto (kiri) memberikan potongan tumpeng kepada Kepala UPT Perpustakaan Dra Wahyu Praptini (kanan) saat peresmian fasilitas difabel. (Foto: Nawang Andriyani/Barometer)

Perpus Undip Fasilitasi Difabel

SEMARANG – UPT Perpustakaan Undip yang berlokasi di kompleks Gedung Widya Puraya semakin lengkap dengan fasilitas khusus bagi mahasiswa difabel yang menempuh studi di Undip. Hal itu merupakan komitmen Undip sebagai universitas yang terbuka untuk semua. “Memberikan fasilitas kepada mahasiswa difabel merupakan rencana Undip sejak lama. Tidak hanya di perpustakaan, tapi jalan di lingkup Fakultas juga akan kami buat untuk mereka. Ini adalah komitmen Undip sebagai universitas terbuka bagi siapa saja yang ingin menuntut ilmu,” ungkap Rektor Undip Prof Sudharto P Hadi usai peresmian Hall dan akses jalan bagi difabel. Fasilitas yang diberikan adalah jalan tangga khusus yang langsung menuju hall perpustakaan. Menurut Rektor, selama ini sering kali mahasiswa difabel tidak mampu mengakses layanan di kampus karena keterbatasan. Oleh karena itu,

Undip perlu ikut bertanggung jawab memberikan hak bagi para penyandang difabel untuk memperoleh kesempatan yang sama. “Kampus Undip bisa dimanfaatkan oleh semua kalangan dalam rangka mengembangkan budaya akademik dan pengembangan keilmuan. Koleksi 140.000 judul buku fiksi atau pun nonfiksi yang ada di Perpus Undip itu untuk dinikmati. Bagi mahasiswa, perpus juga berlangganan dengan berbagai laman jurnal internasional,” ujarnya. Jurnal Internasional Kepala UPT Perpustakaan, Dra Wahyu Praptini mengatakan ada enam jurnal intermasional yang menjadi langganan Undip. Di antaranya Oxford Journal, American Society of Civil Engineer (ASCE), IEEE Computer Society, Cambrigde Journals, Emerald Journal, dan Science Direct. Sedangkan untuk

e-book, Undip berlangganan dengan Springer, Global Professional Publishing, dan American Management Association (AMA). Jurnal dan e-book tersebut dapat diakses mahasiswa sebagai refrensi tugas akhir, skripsi, penelitian, atau lainnya. Wahyu mengatakan, untuk mengakses e-journal dan e-book mahasiswa dapat mengaksesnya melalui laman digilib.undip.ac.id dan journal.undip.ac.id. Undip juga menyediakan ruangan khusus untuk buku-buku tertentu seperti The World Bank, karya ilmiah, dan buku tandon. “Perpus Undip juga memberikan fasilitas pelatihan bagi mahasiswa seperti pemulisan jurnal ilmiah online dan kewirausahaan. Mahasiswa lain yang memiliki kartu Sakti atau Jasapusperti juga dapat mengakses dan memanfaatkan perpus Undip. Kami juga menyediakan wokstasion untuk penelusuran buku secara otomatis,” katanya. (naw/b5)

SEMARANG – SMC Tlogorejo pada hari Sabtu, 15 Januari nanti akan menggelar seminar kesehatan wanita dengan tema ”Miom dan Bahayanya”. Seminar tersebut gratis untuk siapa pun dan akan berlangsung di ruang tunggu Amarylis lantai lima. Humas SMC Tlogorejo, Alber t mengatakan Miom merupakan salah satu jenis tumor yang harus diwaspadai oleh masyarakat, terutama wanita. Tidak seperti kista, Miom merupakan tumor jinak yang umumnya ditemui di rahim. Namun, Miom tetap berbahaya bagi tubuh dan beberapa sumber menjadikannya sebagai biang mandul. ”Karena bahayanya tadi, maka SMC Tlogorejo merasa perlu menyosialisasikannya kepada masyarakat. Mengenai bagaimana gejalanya, apa penyebabnya, dan bagaimana penanganannya semua akan dijelaskan dalam seminar tersebut. Kami berharap banyak masyarakat yang akan hadir,” ungkapnya, Selasa (14/1). Tema Miom sendiri belum banyak pihak yang mengekspos, sehingga kebanyakan masyarakat masih asing dengan istilah Miom. Untuk itu, pemeriksaan perlu dilakukan agar penyakit tersebut lebih dini dideteksi sehingga penanganannya jauh lebih mudah. Menurut berbagai sumber, gejala miom dapat diketahui melalui siklus haid. Bagi masyarakat yang ingin mengikuti seminar, dapat menghubungi humas melalui line telepon 0248452912 atau

DIPADATI PESERTA : Beberapa seminar kesehatan yang diadakan SMC Tlogorejo selalu dipadati warga peserta. (Foto: Nawang Andriyani/Barometer)

08112791949. Masyarakat diharapkan segera mungkin mendaftar karena tempat yang terbatas. Albert menambahkan, peserta seminar tidak dipungut biaya sepeser pun. ”Ini adalah program rutin dari SMC Tlogorejo. Tidak hanya masalah kanker atau tumor, tetapi berbagai informasi penting terkait kesehatan juga sering kami adakan. Pembicara dari seminar biasanya dokter ahli dari SMC,

namun beberapa kali kami juga mengundang dokter asing,” ujarnya. A l b e r t b e r h a r a p, d a r i seminar yang dilakukan SMC Tlogorejo dapat mendorong masyarakat agar lebih menerapkan pola hidup sehat. Masyarakat menjadi lebih tahu bagaimana gejala dan pengobatan yang sesuai dengan penyakitnya. Terlebih di musim penghujan, tubuh lebih rentan terkena penyakit. (naw/b5)

Delapan Prodi S-2 UNS Kembali ke FKIP SOLO - Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Negeri Sebelas Maret (UNS) Solo mulai Januari 2014 menarik kembali dan menggabungkan delapan program studi S-2 yang semula dikelola Program Pascasarjana. Delapan program tersebut sekarang berada di FKIP bergabung bersama dengan tiga program studi S-3, kata Dekan Layout : Wareh Adi S

FKIP UNS Prof Dr Furqon Hidayatullah kepada wartawan di Solo, Senin. Ia mengatakan, penggabungan tersebut dilakukan dengan menimbang bahwa masing-masing dari delapan prodi tersebut monodisiplin, sehingga lebih tepat berada di fakultas. “Dengan kembalinya delapan prodi ke fakultas bisa dipastikan nantinya lebih berkembang,” katanya.

Kedelapan prodi S-2 yang ditarik terdiri atas Pendidikan Sejarah, PKLH, Pendidikan Bahasa Indonesia, Pendidikan Bahasa Inggris, Pendidikan Matematika, Pendidikan Sains, Teknologi Pendidikan dan Pendidikan Ekonomi. Sedangkan tiga program S-3 ialah Ilmu Pendidikan, Bahasa dan IPA. Kembalinya delapan prodi S-2 berdasar pada Keputusan Rektor No 24/

UN27/PP/2014 tertanggal 2 Januari 2014. Mengenai tenaga pengajar, Furqon mengatakan semuanya itu tidak ada masalah, karena dosen-dosen yang mengajar itu sebagian besar juga dari FKIP. “Masalah dosen atau tenaga pengajar kami siap dan bahkan nanti akan bisa lebih bagus lagi karena dosen yang mengajar itu sebagian besar juga dari FKIP,” kata Furqon. (ant/b5)

GEDUNG FKIP UNS: Gedung FKIP UNS ini akan menjadi sarana perkulihan delapan prodi S2 yang digabung lagi ke FKIP. (Foto: dok)


EKONOMI

BAROMETER Rabu, 15 Januari 2014

Pernak Pernik Imlek Mulai Diburu SEMARANG - Hari Raya Imlek merupakan momen spesial bagi yang merayakannya. Berbagai persiapan dilakukan guna merayakan Imlek, dari menghias rumah, membuat kue, hingga berburu pernakpernik imlek. Tak heran, para produsen pernakpernik Imlek selalu memanfaatkan momen ini untuk mendulang keuntungan. Seperti halnya konter pernak pernik Imlek yang berada dipusat perbelanjaan Mal Ciputra Semarang, mengalami peningkatan omzet 10 persen dibandingkan tahun lalu. Hal ini seperti yang diungkapkan salah satu karyawan konter, Rizki. Menurut Rizki, meskipun baru berjalan dua hari, jumlah pembeli pernak pernik cukup banyak. Produk yang banyak di cari pembeli biasanya adalah lampion, hiasan dinding serta makanan kecil yang terbuat dari coklat yang di bungkus menyerupai batangan emas. “Sejauh ini, pernak-pernik Imlek dibuat lebih lengkap dan penjualannya pun diprediksi akan meningkat dibanding tahun lalu,” ujarnya. Untuk menarik minat pembeli, konter pernak pernik Imlek ini sengaja memberikan diskon hingga 20 persen walaupun baru dua hari dibuka. Diskon tersebut untuk semua barang yang bernilai diatas Rp 1 juta, seperti lampion set dan guci. Konter Chinesse New Year Gift penjual pernak pernik Imlek ini sendiri letaknya berada di lantai dasar Mal Ciputra yang dibuka sejak Sabtu (11/1) lalu hingga awal February mendatang. Rizki mengungkapkan, biasanya pada Sabtu dan Minggu atau menjelang hari pelaksanaan Imlek H-7, selalu ramai dipadati pembeli yang sebagian besar dari dalam Kota Semarang. Tetapi banyak juga pembeli yang datang berasal dari luar Kota Semarang, seperti dari Ungaran, Kudus dan Rembang yang membeli pernak pernik Imlek untuk menghiasi rumahnya masing masing. (wbs/b6)

MUSIM PENGHUJAN NELAYAN SULIT DAPAT IKAN : Nelayan Tambaklorok Semarang pulang melaut lebih awal karena ombak tinggi, kemarin. Musim penghujan disertai angin tahun ini, membuat sejumlah nelayan di Tambaklorok Semarang kesulitan mendapat ikan sehingga pasokan ikan berkurang dan pendapatan mereka menurun. CUN CAHYA/BAROMETER

Jelang Imlek Harga Telur Melonjak Naik SEMARANG – Meskipun perayaan hari raya Imlek masih setengah bulan lagi, tetapi ini berdampak pada naiknya harga telur di pasar tradisional, dimana harga telur sekarang mencapai Rp 18.500 per kilonya. Menurut salah satu pedagang telur di Pasar Johar Semarang, Kenaikan harga telur ini merupakan hal yang biasa terjadi, apalagi jelang hari-hari besar keagamaan seperti saat sekarang ini. Tri (45) salah satu pedagang telur Pasar Johar Semarang menegaskan, Kenaikan harga telur sudah terjadi sejak Desember

2013 dimana harga telur berkisar Rp 11-12 ribu per kilonya dan terus mengalami kenaikan secara bertahap hingga kini. “Ini baru beberapa hari naik lagi, ya wajar karena memang biasanya di momen-momen tertentu telur selalu mengalami kenaikan. Seperti saat ini kan waktunya Imlek dan Cap Go Meh,

Makan Siang Murah ala @Hom MUGAS - Hotel @Hom Semarang kembali menyajikan Urban Lunch. Hanya dengan merogoh kocek Rp 35 ribu nett/pax, pengunjung bisa menikmati lebih dari 10 varian menu. “Ada juga tambahan menu seperti sukiyaki, mie ayam, shabushabu, bakso, serta aneka pasta yang dimasak secara live atas permintaan tamu,” kata Sales Marketing Manager @Hom Semarang, Lidia Piliang. Bagi yang sedang diet, Hotel di Jalan Pandanaran 119 ini menawarkan nasi merah, atau nasi uduk khas Jakarta yang lebih dikenal dengan nasi gurih. Tersedia juga nasi jagung yang semakin langka ditemukan belakangan ini.

ALAT BERAT

YNC RENTAL FORKLIFT KAP 3-7 Tondan Jasa angkut flat Bed tronton. Mast 3-5M. Melayani harian&bulanan. Hrg bersaing.Unit bgs&tdk mengecewakan. Hub: 024-707 04752/085 641 513 808

BANK

Kiki

URUSAN UANG BEREESS!! 5 menit langsung cair. Jaminan BPKB Montor+Mobil+Sertifikat. Mudah,Cepat,Aman. Bunga 1%Tanpa survey HUB:024-70648864. BUKTIKAN!!!

iin

Kmu bth dana u/ nebus pinjaman ke bank jmn BPKB/mbl/srtfkt(di acc di bank) tnp jmn(ada ush di rmh Sdh jln 2th,smg).krdt Honda/Yamaha tnp surve(rmh kontrak bs) krdt HP,emas,dll.mdh & cpt jmn ijazah SLTA/Srt nkh+KK(Asli) u/ krywti pabrik di ungaran.Dtg ke Kanguru Raya no 24 (024-7055 9301/081 325 036 298) Kiki

KURANG DANA utk beli motor/mbl second?/bth dana tunai utk kebthn mendesak? Simas solusi anda! Jaminan hny BPKB Motor mulai Th 1995, mobil mulai 1989.024 740 410 83.081.901.092.164 iin

NSC FINANCE, JAMINKAN BPKB ANDA, TANPA POTONGAN, 1 JAM CAIR. DIBUTUHKAN SEGERA: KARYAWAN/KARYAWATI, PEND MIN SMP, PUNYA KENDARAAN. FASILITAS GAJI UMR, INSENTIVE, KOMISI. HUB: 024-70648864/085866395953 GMK

Butuh dana cepat tanpa potongn adm dan lgsng cair.hub 085712036000

GMK

Butuh Dana Cepat, jaminkn BPKB/ Serifikat, proses cpt tdk ribet tanpa survey. Hubungi : 085 842 311 893/ 082 221 457 902 Kiki

ANDA BUTUH DANA? Proses cepat. Langsung cair. Jaminan BPKB/SERTIFIKAT.Hub : KSP WIJAYA KUSUMA SEJAHTERA.Jl Lampersari 10 (0248415902) iin

BTH DANA CPT jaminan BPKB mtr,plafon tinggi,angsuran ringan,bunga ringan,bns 1x angsuran,mtr di asuransi,tnp pot admin dan bisa TO.Hub : 085740975339/02470677906 Kiki

Layout: Abdus S

“Karena kelangkaan dan kecintaan terhadap kuliner tradisional, maka kami coba hadirkan menu nasi jagung dalam Urban Lunch ini. Lidia menjelaskan, menu makan siang yang dihidangkan secara buffet atau prasmanan ini selalu berganti setiap harinya. Kuliner yang tidak biasanya, seperti tumis daun genjer dan jengkol, brongkos daging, dan pepes ikan pedo masih menjadi favorit dan menjadi incaran tamu-tamu. “Urban Lunch ini diharapkan bisa memberikan pilihan lain di kala makan siang selama bulan Januari hingga Juni. Paket ini cocok untuk ibu-ibu arisan, kumpulan pegawai kantor, atau komunitas lainnya,” pungkas Lidia. (jie/b6)

iin

PERMATA STEEL “ Promo Thn Baru” Canopy besi & stenlis hrg 125-235 Rb.Luar kota hrg sama,pgr,trails,balc on,cpt,mrh,rapi,berkualitas&dijamin&g aransi.T (024) 703 78 118

Iin

Spesial baja ringan&gypsum melyni:psng baru/kuda-kuda kayu+palfon kropos rayab gnti galvalum.Luar Kota hrg ttp.Terpasang mulai hrg 90rb/m2.hub: 024 70999 798

iin

Spesial baja ringan&gypsum melyni:psng baru/kuda-kuda kayu+palfon kropos rayab gnti galvalum.Luar Kota hrg ttp.Terpasang mulai hrg 90rb/m2.hub: 024 70999 798

iin

NAYLA ALUMINIUM,menerima : pembuatan kanopi, pagar, stainless, folding gate, rolingdoor,kusen, aluminium kaca,baja ringan dll. Hub : 024-70725888 iin

Ada Stock Folding Gate & Roling door. Mau yg bekas/baru tersedia.Tempat kami juga menerima pesanan.Harga bersaing & dijamin memuaskan barang kami. Hub : 024-70578925

BIRO JASA

iin

MURAH URUS: SIUP.TDP.NPWP. CV.PT.KOPERASI.IMB.HO.IJIN PARIWISATA.HAK MERK.SBU.SIUJK. ARDIN.IJIN APOTIK.IJIN MINUMAN BERALKOHOL.HUB:O2470688701 Kiki

KONSULTAN PAJAK: Anda pny ush, Npwp, CV, PT, Apotek,Tk kelontong, Tk besi, Kontraktor, Laundry, Jasa Dll Binggung/kesulitan mau lap Pjk eSPTPpn, Pph Final, SPT thnan hr ini Hub:085866446904/02470420742.

HANDPHONE

IIN

MOBILE COM spare-parts accessoris HP sedia LCD & Touch Screen HP cina, alat, service HP, Sarung Tablet, Battery, PowerBank, Mulai dr 50rb-an dll Jl. Gajah Raya No 68 smg, 024-672 4841

iin

RSX Jasa Pengiriman Barang Darat, Laut dan jasa pindahan rumah SMG Imam bonjol No 111 : 0243517769 02470612612 - 085 333 333 878 Kudus Jl Jendral Sudirman No 13: 02913325787 - 085 333 333 858

JASA ARSITEK

Kiki

Desain nggambar rumah,kantor 20Rb/m²,renov,bangun baru, Standart 1,8Jt/m²,menengah 2,2Jt/m²,mewah m u l a i 2 , 5 J t / m ² Te l p : I r. J o k o S . 081.642.533.15 iin

JASA BANGUNAN

PT.SPA PERENCANA + PELAKSANA utk mbangun perumk gemplak asri dekat puskesmas lumut Kota Salatiga bisa KPR 20Th DP 10JT. Hubungi: 081.227.164.500 Iin

Bangun Rumah Baru, Gudang,Renovasi,desain gambar 2/3D. Buat renc biaya(RAB),analisa.Hitung struktur gedung.Hubungi: 085 875 922 687/081 322 207 004/024 709 484 12 kiki

JUAL/RUMAH KONTRAK

Perum Taman Asri Gunung Pati Tipe 36/120 Hrg 250Jt-an,free PPN,BPHTB,blk nama,AJB,HM Lokasi strategis&nyaman. Bns TVLED 29 Inci+parabola. Dpn kantor kec Gunung Pati.Hub:085.740.760.799/0 24.7088.3740

JUAL TANAH

iin

JUAL RUMAH + Tokonya (Omset +/-2jt/hr) Jl. Kelapa Gading Raya 279, Plamongan Indah-Smg. Serius Hub : 024 6710009, 085725694616 afsa

Dijual tanah tanpa perantara tanah HM ±330 m² Dijalan Ampel Gading(belakang Perum Sekar Gading) Gunungpati.Hubungi:081.901.555.123

iin

Dijual tanah tanpa perantara tanah HM ±330 m² Dijalan Ampel Gading(belakang Perum Sekar Gading) Gunungpati.Hubungi:081.901.555.123

Statistik (BPS) Jateng, Jam Jam Zamachsyari, membenarkan soal naiknya harga telur yang terjadi hampir setiap bulannya ini. Hal ini disebabkan karena telur merupakan salah satu komoditi penyumbang terjadinya peningkatan inflasi hingga sebesar 7,99 persen di Jateng. Dilain tempat, kenaikan harga telur tidak hanya terjadi di pasar pasar tradisional saja, seperti halnya di pasar modern atau swalayan, harga telur juga mengalami kenaikan harga, bahkan lebih tinggi, dimana per kilonya mencapai harga Rp 20-22 ribu per kilonya. (wbs/b6)

Penduduk Miskin Jateng Turun <Komiditi Makanan Penyumbang Garis Kemiskinan< SEMARANG - Jumlah penduduk miskin di Provinsi Jateng pada 2012 turun. Perhitungan Badan Pusat Statistik (BPS) pada September 2012 sebesar 4,863 juta orang (14,98 persen) yang berkurang 113,96 ribu orang dibandingkan dengan penduduk miskin pada Maret 2012 yang berjumlah 4,977 juta orang (15,34 persen). “Selama Maret–September 2012, penduduk miskin di perkotaan berkurang 54,61 ribu orang, yaitu dari 2.001,12 ribu pada Maret 2012 menjadi 1.946,51 ribu pada September 2012. Sementara di pedesaan berkurang 59,35 ribu, dari 2.976,25 ribu pada Maret 2012, menjadi 2.916,90 ribu pada Sep-

JASA PENGIRIMAN

BAHAN BANGUNAN

JUAL GENTENG MANTILI, beton,paving,macam macam genteng bekas. Jl. Kembang Arum No 247 mranggen. Hub : 024.7020.2800/081.575.968.177

jadi pasti naik,” katanya. Kenaikan harga telur ditingkat pedagang eceran, kata Tri, sebenarnya hanya mengikuti harga pasar, dimana harga telur ditingkat agen yang biasa jadi tempat kulakan pedagang biasanya sudah naik dulu. Naiknya harga telur ini membuat banyak pedagang tidak berani berspekulasi dengan cara menyetok barang, lantaran tidak mau rugi apabila harga telur sewaktu waktu turun drastis. Stok yang ada digunakan untuk melayani permintaan pelanggan tetap saja. Terpisah, Kepala Bidang Statistik Distribusi Badan Pusat

IIN

TERBUKTI Tanah atau rumah cepat TERJUAL atas izin Allah! Dg bacaan Manaqib Islami di pimpin oleh Seorang Hafidz (hafal Qur’an 30 juz).Hub : 0896 2850 8473

Afsa

JUAL MOTOR

JUAL VIAR baru roda 3 ready stock potongan, uang muka angsuran 3x,stnk 1 hr. Hubungi: Alfa Motor 024-70439484 / 085640065517

KOROSERI

iin

Jasa Perbaikan Mobil box alumunium kebocoran tmbah tinggi+tmbh pintu samping.Melayani pembuatan box baru. Bengkel Amanah. Hp : 0813 9391 2719/0819 0288 3495

KOMPUTER

iin

Dibeli lebih tinggi Lx 300/800 LQ 2180 monitor dan komputer passbook IBM telp : 70110472 Sedia juga obat bioterra, untuk segala penyakit.

KURSUS

iin

Sekolah Tata Busana Yogko PH.02450206412 teknik jahit,rok,blus,gaun,c elana,kemeja, border,kebaya,straples, polamodel,jas,draping,desain,garmen.

iin

LAIN-LAIN Konsultan Spiritual is lami AA Yani: Nikah Siri, Rukyah, Solusi segera problem secara islami HUbungi:083.866.819.728/081.329.344.460 iin

Promo A3+ CTS 150 gr mulai 2250 Laminasi mulai 1900 per lembar A3 Sumber Bahagia Printing, Jl Imam Bonjol 80 Telp : 024 358.5967 *dicetak dgn konica minolta* Kiki

Cetak MMT Murah Berkualitas Rp mulai 12rb per meter bahan 280gr Sumber Bahagia Printing, Jl Imam Bonjol 80 Telp : 024 358.5967 Buka dr jam 08.00-21.00 *dicetak dgn konica minolta* kiki

*JASA CTK KALENDER per set 275Rb mesin 58.Hub: 081 229 075 110.Bnyak nego. *Telah Buka Ayam bakar salju pertama di Demak.Hrga terjangkau.Hub: 085.741.883.009/0291 685 144 Ke SINAR ILMU JAYA

IIN

Membek cup Pencalonan Pilpres, Pilgub,Pilkada,membuckup mslh pidana maupun perdata,mahar kesepakatan,BI’IDZNILLAH solusi utk anda.Hub:081225066283 iin

tember 2012,” kata Kabid Statistik Sosial BPS Jateng, Erisman. Peranan komoditi makanan terhadap garis kemiskinan masih jauh lebih besar dibandingkan peranan komoditi bukan makanan (perumahan, sandang, pendidikan, dan kesehatan). Pada September 2012 sumbangan garis kemiskinan makanan terhadap garis kemiskinan sebesar 73,10 persen tidak jauh berbeda dengan Maret 2012 yang sebesar 73,00 persen. Sedangkan komoditi makanan yang berpengaruh besar terhadap nilai garis kemiskinan baik di daerah perkotaan maupun pedesaan September 2012 adalah beras, rokok kretek filter, dan tempe.

LOWONGAN

Butuh pembantu rumah tangga/baby sitter/perawat orang tua/sakit Gaji 1.500rb3Jt.Jl. Bukit Dahlia 8 No 214 Bukit Sendang Mulyo SMG Hub : (024) 6725192/76 741846/087.83222.1323/085.713.281.607 iin

PBRK Jamu/Garmen/Tepung/Plastik Butuh 350 Staf&Produksi/SMP-S1/1840TH GP. 1,2Jt-2,5Jt/Bln+Mess+U/ makan+Jamsostek. Hub/SMS DT DR 085728052899 P. Wiji (Pengalaman tidak diutamakan) iin

GRTS utk pemberangkatan tng perkebunan klp sawit klmantan Dpt beras,mess/barak,jamsostek dpt uang saku,bs bw keluarga Persyaratan:usia 18-45 th,fc ktp kk.Hub : 085799273167

Iin

PERUSAHAAN di SMG bth byk pria&wnta u/ 10 cab peneptn,17 Th-pensiunan SMP,SMU/K, S1 utk s p v, k e u , r e c p , s e c u r i t y, a d m i n , h r d &umum. 2-3JT. full&parttime non/pengalaman. sms Biodata:0878.3238.2079 iin

LOWONGAN kerja bisa bawa pulang kerja di rumah bisa buat sampingan gaji 140/hari+7Juta/bulan Hubungi: Pak Tomi, telp : 081 390 900 121

kiki

Bth cpt wnt umur max 25Th cady golf, SPG, Waiter Solaria,u Jkt,Srby dan Bali. Gaji 3-5 Jt. Asuransi kesehatan,grts Pelatihan 1 Bln.Hub: (024) 70321 259/0877 3144 1086. Tdk SMS Kiki

Langsung Kerja Kapal/pelaut PT.KZA menempatkan u/ kerja di kpal kargo&tanker dg jbatan juru mudi, juru minyak,juru masak.Syrt min lls SMP umur 17Th.Yg berminat Hub: PT.KZA Jl. Satria Barat II/H 312 SMG Poncol. 024-351 2582

IIN

AUSTRALIA butuh 150 TKI. Satu bulan terbang , biaya potong gaji. Hubungi 085.742.321.449

IIN

KERJA SAMPINGAN di bawa pulang usia bebas, upah tinggi. Langsung kerja #minat SMS RIRI# 085 764 219 269.

Arif

Dbutuhkan segera tenaga muda berprestasi dengan qualifikasi sbg berikut: 1.pria/wanita usia max 40 thn.2. Pndidikn min smp.3.mau bekerja scra team.4.gaji di atas umr.hub mb alvi 085641472670 GMK

YAYASAN KARUNIA KASIH Siap Menerima & Menyalurkan Tenaga Perawat Lansia & Baby Sister Bayi/ Anak T:70576108 Admin Terjangkau

MOBIL DISEWAKAN

MAY

Mangga Rent Car : 70205250/081 741 787 83. Avanza+sopir : 325/12Jam, Innova diesel+sopir:375/12 jam

MOBIL

Iin

Toyota Paket Avanza DP 40 Jtan proses cpt syarat diambil,angsr/ DP ringan,agya cepat dapat I n o v a , r u s h , f o r t u n e r, y a r i s , e t i o s . B a m b a n g N a s m o co.085.640.240.693/024.7038.3441

iin

Suzuki Mobil Hujan Hadiah & discon Cash/kredit,DP Ringan Proses Cepat, PU DP 7 Jt’an, APV 20 Jt’an,R3 23 Jt’an,Swift 32 Jt’an,Wagon R 17 Jt’an. Hubungi : Bagus 085640174171/ 024-70606818. Iin

Program akhir thn Nasmoco,bli unit Toyota dptkan Bns langs BB/Android & dapatkn Diskon menarik,bunga ringaN,angsrngn.Avanza ckp dgn DP 20JT an bs kredit smp 5 Th. Info: Aziz 0811 2775 168/024 705 33 996. Pin BB 2B06ECED

iin

TOYOTA BIG DISKON Unit 2013. Avanza, Etios, Inova, Fortuner. Hub: Bambang Nasmoco 02470383441/085640240693

PENDIDIKAN

Iin

KULIAH Singkat jalur khusus cepat menyandang gelar S:1, 2, 3. Terakreditasi BAN-PT.T :085-219-091-852 EDI kiki

ANDA KESULITAN MENYELESAIKAN KULIAH? SELESAIKAN di kampus kami. S-1 Manajemen/Akuntansi Regristrasi sekarang, wisuda 2014.Info : (024) 7060 600

Kiki

PENGOBATAN

HERBAL PENGHANCUR LEMAK nrmlkan kolestrol & obesitas brshkan lemak di usus bbskan anda dr perut buncit,langsingkan bdn stlh mlhrkan, 300rb + memutihkan wjh. Hub : 08226565557. Saya buktinya !!!! iin

Komoditi bukan makanan yang berpengaruh besar terhadap garis kemiskinan di daerah perkotaan adalah biaya perumahan dan pendidikan. Sedangkan di daerah perdesaan adalah biaya perumahan. “Indeks Kedalaman Kemiskinan naik dari 2,272 pada Maret 2012 menjadi 2,388 pada September 2012. Demikian pula indeks keparahan kemiskinan naik dari 0,529 menjadi 0,568 pada periode yang sama,” katanya. Hal ini mengindikasikan bahwa rata-rata pengeluaran penduduk miskin cenderung semakin menjauhi garis kemiskinan dan ketimpangan pengeluaran penduduk miskin juga semakin melebar. (lam/b6)

PELUANG USAHA

Ingin Punya Dealer Motor Viar! Jadi Mitra Sejati, Penghasilan Tinggi Hub:024-70439484

RUMAH MAKAN

MAY

Sedia nasi box mulai dr 5000(rames+telur/ayam naget/kakap/ naget ayam) 7000(rames+rending daging/babat gongso/bandeng presto) 15rb(rames+ayam ¼ ekor+kremes) cocok u/ hantaran/acara lainnya. Hub: Warung Sehat. Jl. Thamrin 8 0822 6565 557

SEWA MOBIL

IIN

P U T R A J AYA T R A N S s e w a m o b i l + d r i v e r. A l l n e w x e n i a / avanza,grand new innova,fortuner,p ajero,camry,alphard,velfire.Hub: 02470205747

MESIN

IIN

JUAL MESIN BUBUT, mesin pecah batu,tekuk plat, lodre. Kanguru Selatan III/5 Semarang. 024670.8340/085.226.901.268.Bisa Kredit 1-3 tahun.

iin


Ronaldo Gondol Ballon d’Or Lagi

BAROMETER Rabu, 15 Januari 2014

ZURICH - Penyerang Portugal dan Real Madrid Cristiano Ronaldo dinobatkan sebagai pemain terbaik dunia untuk kedua kalinya pada Senin, mencegah rival beratnya Lionel Messi memenangi penghargaan tersebut untuk kelima kalinya secara berturut-turut. Pemain Argentina Messi, yang dihantam beberapa masalah cedera di Barcelona pada akhir tahun, dan pemain Prancis Franck Ribery dari Bay-

ern Munich merupakan dua kandidat lain untuk penghargaan tersebut, yang secara resmi dikenal sebagai FIFA Ballon d’Or. “Terima kasih untuk semuanya, rekan-rekan setim saya, tim nasional, dan keluarga saya, untuk semua orang yang ada di sini. Eusebio dan Mandela sangat penting bagi saya, saya tidak dapat berbicara,” kata Ronaldo yang emosional pada upacara pemberian penghargaan itu. Jupp Heynckes, yang seka-

rang sudah pensiun, dinobatkan sebagai pelatih terbaik untuk pertama kalinya setelah Bayern Munich yang diasuhnya memenangi tiga gelar utama sekaligus dalam semusim, yakni Liga Champions, Liga Jerman, dan Piala Jerman. Ronaldo juga menjadi pemain terbaik dunia pada 2008, sebelum Messi memulai laju empat kali memenangi penghargaan tersebut secara beruntun. Pada 2010 dan 2011, peng-

hargaan tersebut digabung dengan penghargaan Ballon d’Or yang sebelumnya diselenggarakan oleh majalah France Football. Meski Ronaldo tidak memenangi gelar-gelar utama pada musim lalu, ia tidak dapat dihentikan untuk terus mencetak gol. Pemain 28 tahun itu telah mencetak 20 gol di Liga Spanyol musim ini untuk Real Madrid, dan menorehkan sembilan gol di fase grup Liga Champions. (ant/b5)

PSIS Buru Striker Haus Gol

Soler Ingin Bawa PSIS Promosi ISL

MENYATU: Pemain gelandang, Gipsi Alaita (rompi) mulai menyatu bersama tim PSIS. (Foto: Alkomari/Barometer)

SEMARANG - Kedatangan striker asal Argentina, Fernando Soler di Stadion Jatidiri Semarang, Selasa (14/1) sore, cukup menyedot perhatian penonton. Penonton yang hadir ingin melihat secara langsung Soler di tengah lapangan. Dalam latihan permainan lapangan penuh kemarin, teriakan-teriakan terucap dari penonton yang hadir di tribun utama Jatidiri. Beberapa kali penonton memberikan support kepada Soler untuk mencetak gol. Namun sayang dalam latihan kemarin Soler tidak mencetak gol, satu-satunya gol dicetak oleh hari Nur lewat sundulan kepala. “Sore ini saya memang hanya sekedar fisik saja, pelatih juga nggak mengharuskan saya bikin gol,” kata pemain dengan tinggi badan 1.79 meter ini. Pemain kelahiran Buenos Aires ini kemarin dimainkan dalam satu tim yang dirancang untuk menjadi tim utama PSIS. Soler diduetkan dengan Hari Nur dan terkadang Gipsi juga menusuk ke depan guna menemani Soler. Ketika ditanya alasannya memilih PSIS, Soler yang musim lalu sempat menjadi salah satu striker tersubur di kompetisi IPL menuturkan sebelum datang ke Semarang ia bertanya terlebih dahulu dengan pengurus PSIS. “Saya tanya pengurus, pengurus maunya apa di kompetisi Divisi Utama. Kalau ingin lolos (ISL) saya mau datang, kalau tidak ya saya akan milih klub lain,” terangnya. Mantan pemain Persebaya IPL ini mengaku tidak mempermasalahkan bermain di kompetisi ISL maupun Divisi Utama. Baginya dua kompetisi itu tidak

berbeda jauh kualitasnya. “Ndak masalah Divisi Utama atau ISL, itu hanya sedikit bedanya,” imbuhnya. Tidak hanya siap mengantarkan Mahesa Jenar promosi ke ISL tahun depan, Soler juga siap menularkan ilmu sepakbolanya dengan para pemain muda di PSIS. “Saya lihat kualitas pemain tadi, saya bisa bantu semuanya,” tegasnya. Karir internasional Soler dimulai ketika ia bergabung dengan klub sepak bola asal Korea Utara, Jeju United, pada 2002. Semenjak masa ini, karir sepak bola Soler boleh dibilang seperti berkelana di dunia. Hanya setahun (2003) bergabung kembali dengan klub di negaranya, Gimnasia y Esgrima (CU), Soler menerima tawaran Persipura Jayapura, pada 2004. Pada tahun yang sama, pemain yang sering memakai nomer punggung 9 ini kembali ke negaranya dan bergabung dengan klub Sportivo Desamparados. Memasuki musim 2005, Soler kembali ke Indonesia dan bermain untuk klub Persibom. Pada 2006, ia kembali membela klub negaranya, Altetico Temperley dan Gimnasia y Esgrima de Jujuy. Setahun berikutnya, penyerang yang cukup ditakuti pemain bertahan lawan ini berpindah ke klub Platenese, sebelum akhirnya bergabung kembali membela Altetico hingga 2008. Pada 2009 - 2010, Gaston Soler kembali memutuskan untuk pindah dari Altetico dan bergabung dengan klub Peres Zeledon. Memasuki tahun 2011, Soler kembali ke Indonesia dan bermain untuk klub Real Mataram. Pada 2012, Soler Persis Solo, dan kemudian bermain bersama Persebaya Surabaya. (kom/b5)

SEMARANG - Agar tim ditakuti lawan, lini depan harus diisi oleh pemain-pemain yang haus gol. Itu pulalah yang kini sedang dikerjakan jajaran manajemen PSIS untuk berburu striker yang tajam terhadap gawang lawan. Keseriusan manajemen Laskar Mahesa Jenar itu setidaknya sudah terbuktidengan hadirnya striker asal Argentina, Fernando Soler. Mantan pemain Persebaya IPL ini Selasa (14/1) sore kemarin sudah ikut latihan bersama pemain lain di Stadion Jatidiri Semarang. “Ini hasil komunikasi jangka panjang kita dengan Soler, dan hari ini dia sudah ikut latihan. Besok akan dilihat oleh pelatih, ka-

lau pelatih merekomendasikan maka mau nggak mau negoisasi kita soal harga harus deal,” ujar General Manager PSIS Khairul Anwar seusai melihat latihan di Stadion Jatidiri Semarang, kemarin. Setelah melihat uji coba perdana pekan lalu, sepertinya manajemen sudah tidak sabar untuk mendatangkan pemain asing yang berkualitas. Begitu juga pemain lokal tambahan yang juga akan mencari yang sudah teruji kemampuannya. “Yang jelas kita akan mencari striker yang terbaik di levelnya, pemain yang datang harus mampu mengangkat performa tim secara keseluruhan,” terangnya. Fernando Soler bukan pemain baru di persepakbolaan tanah air. Ia pernah membela Persebaya satu setengah musim dengan mengemas 36 gol, kemudian bersama Persis Solo hanya lima pertandingan

menghasilkan dua gol. Pelatih PSIS Eko Riyadi mengatakan, pada hari pertama bergabung kemarin memang Soler masih terlihat kecapekan. Sehingga dalam latihan kemarin hanya mengembalikan fisiknya saja. “Sekilas pegangan bolanya bagus, tapi kan saya harus melihat lagi besok,” katanya. Selain Soler, beberapa pemain baru kemarin akan ikut latihan PSIS diantaranya Rico Fernando (stoper) dan beberapa gelandang seperti M Fadli mantan pemain PSM, Imam Rohmawan, dan Nanang Hermawan. Pemain baru tersebut rencananya akan bergabung pada Kamis atau Jumat besok. Dan guna melihat kemampuan pemainpemain baru itu akan dilihat dalam uji coba yang akan dijadwalkan lagi pada Jumat (17/1) mendatang. (kom/b5)

Takut Lari, Persijap Kontrak 15 Pemain SEMARANG - Manajemen Persijap sepertinya tak mau berlama-lama untuk mengontrak pemain yang sudah direkomendasikan pelatih. Agar tidak lari ke tim lain, 15 pemain sudah dikontrak oleh manajemen. “Rencana kita memang kontrak pemain akan kita lakukan semua setelah pulang dari menjalani turnamen pra musim dari Bandung dan Cilacap, namun biar pemain juga nyaman kontrak kita lakukan sebelum berangkat kemarin,” kata GM Persijap M Said Basamalah kepada Koran Barometer, Selasa (14/1). Basamalah mengatakan, pemain yang sudah dikontrak ada sebanyak 15 orang. Di mana dari jumlah tersebut di antaranya

Evaldo Silva, Anam Sahrul, Christian Lenglolo dan lainnya. “Dari berkali-kali latihan dan uji coba, pelatih sudah mengantongi kerangka tim. Sehingga siapa-siapa saja pemain yang akan dipakai sudah jelas, sehingga yang negoisasi harganya sudah deal langsung dikontrak,” terangnya. Dalam turnamen pra musim Inter Island Cup (IIC) 2014 di Bandung, kerangka tim yang ditampilkan sudah mrupakan 80% kerangka tim yang akan dipakai dalam mengarungi kompetisi ISL awal Februari mendatang. Dalam laga perdana melawan Pelita Bandung Raya (PBR) kemarin, Persijap ber-

main imbang dengan skor 1-1. Di mana gol Laskar Kalinyamat dicetak oleh Evaldo Silva. Meski begitu, Persijap masih akan menari tambahan pemain guna memperkuat lini belakang dan lini tengah. “Kita tambah untuk yang gelandang dan belakang, kalau depan sudah oke, nggak perlu cari lagi,” tandasnya. (kom/b5)

Arsenal Rebut Kembali Puncak Klasemen BIRMINGHAM - “The Gunners” Arsenal kembali ke puncak klasemen kompetisi sepakbola Liga Utama Inggris berkat dua gol dari Jack Wilshere dan Oliver Giroud yang terjadi hanya dalam 60 detik saat mengalahkan tuan rumah Aston Villa 2-1, Senin (Selasa WIB). Satu-satunya gol balasan bagi tuan rumah dicetak Christian Benteke pada menit ke-76 dan bagi Benteke, gol tersebut adalah yang pertama dari 13 pertandingan. Bagi tim asuhan pelatih Arsene Wenger itu, kemenan-

Layout : Wareh Adi S

gan tersebut adalah untuk keempat kalinya secara beruntun. Sebaliknya Aston Villa memperpanjang nasib buruk di kandang sendiri karena gagal meraih satu pun kemenangan dari lima pertandingan terakhir. Dengan kemenangan itu, persaingan untuk meraih gelar juara semakin memanas karena Arsenal unggul satu angka atas Manchester City dan dua angka atas Chelsea. Penyerang asal Perancis Giroud, yang kembali ber-

main setelah pulih dari sakit dan cedera, meraih peluang pertama bagi Arsenal melalui sundulan pada awal pertandingan. Arsenal yang lebih menguasai bola akhirnya mencetak gol pertama pada menit ke-34 melalui aksi pemain tengah tim nasional Inggris Wilshere yang menaklukkan kiper Brad Guzan. Selang satu menit kemudian, Wilshere berhasil memanfaatkan kesalahan Delph dan memberikan bola kepada

Giroud untuk mencetak gol kedua Arsenal. Gara-gara kecerobohan pemain belakang Arsenal dalam menjaga lawan, Aston Villa berhasil mencetak gol balasan pada menit ke-76 melalui sundulan Benteke yang memanfaatkan umpan silang Lowton. Usai pertandingan, pelatih Arsenal Arsene Wenger menyatakan puas dengan semangat yang telah diperlihatkan pemainnya saat menghadapi tuan rumah Aston Villa yang tampil penuh motivasi, terutama pada menit-menit terakhir. (ant/b5)


Sambungan

BAROMETER Rabu, 15 Januari 2014

Tunda Kuliah....................................................... studinya demi menempuh karier. Tukang gebuk drum di grup band Goodmorning Everyone (GME) tersebut telah menancapkan citacitanya “merumput” dalam belantika musik Indonesia. “Iya, ini kuliahnya dipending dulu demi karier. Orang tua mendukung. Butuh totalitas,” cetusnya. Skill mumpuni berkat ketekunan dan kerja kerasnya pernah menggoreskan nama Gilang di Museum Rekor Indonesia (Muri) sebagai drumer termuda pada 1999. “Saat itu usia saya lima tahun. Penobatannya di Barbeque, Matahari Plaza tahun 1999,” ungkap putra pasangan Andreas Budi dan Gabriella Yostanti tersebut.

Dengan usia yang masih sangat muda saat itu, Gilang pernah bermasalah dengan ukuran drum yang terlalu besar semasa kecilnya. “Setelan drumnya kan untuk orang dewasa, jadi kalau mukul simpal saya sambil berdiri,” tukasnya sembari tertawa. Perkembangan bakatnya yang begitu memukau, Gilang pernah juga mengharumkan nama Indonesia dalam Festival Drummer Asian Beat 2007. Dalam ajang bergengsi di Malaysia tersebut, Gilang menyahut predikat sebagai Best Performent. “Best perform itu usia 15 tahun. Saya suka ‘ngedrum’ sejak usia tiga tahun,” timpal alumnus SMA 11 Semarang dan SMP 08 Semarang itu. Sejak bergabung bersama band

dari hal 1

GME sekira satu setengah tahun lalu, remaja berparas rupawan itu mengaku ingin lebih mengembangkan karya. Selain itu, sebagai bagian dari sebuah grup musik, Gilang yang juga pernah menjadi pesonil grup band The Ring, Eleven dan Gilang Rock Band itu mengaku ingin lebih mengkoordinir diri. “Saya memilih bergabung ke band, minimal untuk pendidikan karakter saya,” imbuh remaja yang tinggal di Sambiroto, Tembalang ini. Geliat Gilang, sebagai bagian dari Kota Atlas, ia pun bermimpi untuk memajukan musik dari para musisi asal Semarang. Sehingga bisa dikenal masyarakat luas baik Nasional maupun internasional. (fuh/b2)

Maling Gondol....................................................... Warga Jalan Karangjangkang RT 05 RW 04, Ngemplak Simongan, Semarang Barat itu akhirnya melaporkan kejadian itu ke Mapolrestabes Semarang, Selasa (14/01). Saat ditemui wartawan, Wisnu mengatakan, kejadian itu dialaminya di Jalan Raya Mangkang, tepatnya depan SMK Texmaco, Minggu (12/01) sekira pukul 00.15. “Malam Minggu (Sabtu, 11-01 malam-red) saya sama tiga teman saya karaokean di GBL. Mabuk Chivas sama Congyang. Saat itu mau pulang,” terangnya. Saking banyaknya minum, pemuda yang bekerja sebagai helper di bagian droper gudang Mie Burung Dara, Kaligawe, Semarang itu tak

mampu mengendalikan laju Yamaha Mio 2010, hitam, H 3185 AW. “Saya sudah ‘kenthip’, saya naik motor saja pelan banget. Jatuhnya bagaimana saya tidak ingat. Yang pasti siku tangan kiri saya bengkak,” imbuhnya. Keadaan itu pun tak disia-siakan komplotan pencuri. Para pelaku pun dengan mudah mengambil alih sepeda motor tersebut. Bahkan, dompet dan handphone milik Wisnu juga turut digasak. Dompet tersebut terdapat KTP, SIM C, HP dan STNK. Ternyata, Wisnu benar-benar tak sadar. Pemuda berpenghasilan Rp 1,5 juta per bulan itu baru terbangun sekira pukul 03.00. “Saya sadar sudah di tepi jalan, itu pukul 03.00. Saya

dari hal 1

bingung, motor saya kok tidak ada. Padahal itu motor pinjam. Dompet dan HP saya juga hilang,” kesahnya. Ternyata sebelumnya, Wisnu juga pernah mengalami kejadian yang sama. Berawal dari mabuk miras kemudian tak sadar sehingga sepeda motornya digondol maling. “Dulu juga pernah. Saya mabuk di Jembatan Kaligarang. Tahu-tahu sampai di Jagalan. Motor saya hilang,” timpal Wisnu yang mengaku tidak akan mabuk lagi. Kasus pencurian tersebut telah tercatat sesuai laporan nomor: LP/B/79/I/2014/Jtg/Restabes. Guna penelusuran lebih lanjut, kasus tersebut ditangani Sat Reskrim Polrestabes Semarang. (fuh/b2)

Penipu Beraksi................................................... Salatiga. Korban harus kehilangan uang miliknya dalam tabungan BNI sebesar Rp 987.000. Keterangan yang dihimpun menyebutkan, kejadian ini dialami korban Minggu (12/1) lalu sekitar pukul 11.00 WIB di ATM BNI Jalan DR Muwardi Salatiga. Awalnya, korban mendapatkan SMS dalam HP nya dari nomor 081297466662 dan mengaku bernama Rudi Hartono. Pelaku ini meminta korban untuk mentransfer uang Rp.987.200 ke nomor rekening 0322424254 atas nama Rudi Hartono itu. Dalam keterangannya, uang itu untuk membayar angsuran pinjaman bank yang belum dibayarkan.

Pelapor lalu mentransfer melalui mesin ATM yang ada di halaman RS ‘Dr Asmir’ Salatiga. Setelah itu, korban mendatangi Bank BRI Unit Ahmad Yani Salatiga untuk mengklarifikasi hal ini. “Saat saya tanyakan ke BRI Unit Jalan Ahmad Yani ternyata dari pihak bank tidak meminta pembayaran angsuran lewat ditransfer. Seketika itu, korban merasa lemas dan kebingungan. Lalu, korban menelpon nomor yang dikirimkan pelaku, ternyata sudah tidak dapat dihubungi lagi. Sadar menjadi korban penipuan, akhirnya korban mendatangi Mapolsek Tingkir melaporkan

dari hal 1

kasus yang menimpanya,” salah satu karyawan BRI Ahmad Yani, Edy Pramono, kemarin. Kap ols ek Tingkir Komp ol Wawan P SH ketika dikonfirmasi membenarkan akan adanya laporan tersebut. Kini petugas masih melakukan penyelidikan. Pihaknya juga menghimbau kepada masyarakat agar waspada jika menerima SMS yang menyebutkan penerima SMS itu menerima hadiah. “Petugas kini masih melakukan penyelidikan dan kasus semacam ini telah berkali-kali memakan korban hendaknya masyarakat selalu waspada dan hati-hati,” tandasnya. (her/b2)

Boyamin : Koni Jateng............................................. sudah benar menurut versi mereka. Tapi yang jelas pengangkatan Hartono sangat berbau kepentingan, karena berani menerabas aturan yang berlaku. “Hartono bisa saja ngomong pengangkatannya sudah sesuai aturan, tapi sadar tidak dia, bahwa argumentasinya sangat lemah dan dibuat-buat. Jika benar bahwa pengangkatannya sudah melalui rapat pengurus inti, kemudian dilaporkan ke pengcab-pengcab, itu sama saja Hartono dan kroninya telah menelikung AD-ART KONI Jateng sendiri,” kata Boyamin Saiman, ketika dihubungi di Jakarta, kemarin. Boyamin juga menjelaskan, bahwa aturan yang benar dalam penunjukkan Plt ketua umum ada beberap tahapan. Di antaranya, Tutuk Kurniawan sebagai ketua umum, harus meletakkan jabatannya dulu, meski hanya untuk sementara. Itupun harus dilakukan di hadapan rapat anggota yang melibatkan seluruh pemilik suara, seperti para pengurus cabang olah raga dan yang lainnya. Setelah itu disetujui pemilik suara, berikutnya Tutuk harus meminta kepada pemilik suara untuk menunjuk Plt Ketua umum. Jika nama Plt sudah disepakati, seterusnya, nama ini harus segera dilaporkan ke KONI Pusat. Tapi yang terjadi, mereka baru membuat laporan tentang pengangangkatan Plt Hartono ke KONI Pusat, setelah mendapat kritikan tajam dari berbagai pihak. “Ini benarbenar menggelikan. Kalau tidak ada kepentingan jelas tidak mungkin. Mereka tidak akan mungkin berani menerabas aturan dan menelikung AD-ART jika tidak ada apaapanya,”papar Boyamin Saiman tegas. Dampak Hukum Boyamin juga mengingatkan,

bahwa kesepakatan tidak lazim dalam pengangkatan Hartono bisa berdampak hukum. Apalagi di tengerai, ada aliran dana dari KONI Jateng yang peruntukannnya tidak jelas. Seperti misal, diduga adanya aliran dana KONI Jateng ke klub sepak bola milik anggota dewan. Jika itu benar, maka penyimpangan ini layak diungkap. Juga ada dugaan penyimpangan anggaran untuk perjalanan dinas pengurus ke luar negeri. Andaikata ini juga benar, maka kejaksaan, kepolisian maupun KPK wajib meminta penjelasan pada Tutuk Kurniawan maupun Hartono. Bukan itu saja, tandas Boyamin, penegak hukum wajib pula untuk meminta keterangan pada sejumlah pengurus yang terlibat di dalamnya. Termasuk mereka yang sudah menggunakan anggaran untuk kepentingan tugas yang tidak legal. Karena semua produk kebijakan Hartono sebagai Plt tidak sah akibat dari pengangkatannya yang tidak sesuai mekanisme aturan yang berlaku. “Segala kebijakan yang dilakukan Hartono cacat hukum. Termasuk kebijakan pengelolaan anggaran,”tuturnya. Disinggung adanya sejumlah pejabat Dispora Jateng yang juga menjadi pengurus vital di KONI Jateng, Boyamin dengan tegas mengatakan, bahwa itu benar-benar gila. Mereka harus dilaporkan ke Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo. Sebab aturannya sudah jelas bahwa pejabat publik tidak boleh merangkap jabatan di organisasi yang mendapat dana dari negara. “Undang-undang yang mengatur itu jelas. Jika benar ada pejabat dispora yang menjadi pengurus KONI Jateng, maka pejabat itu harus mundur dari PNS. Biar nanti saya cek kebenarannya, dan jika itu benar saya siap melaporkan ke Gubernur Jateng,”papar Boyamin.

Bukan itu saja, bahkan Boyamin berjanji akan meminta Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) untuk segera mengaudit keuangan KONI Jateng, mengingat selama ini KONI Jateng mendapat aliran dana dari Pemrov Jateng miliaran rupiah, tapi laporan keuangannya kurang transparan. “Saya akan pantau terus, jika kelak diindikasikan ada penyimpangan, pihaknya tidak akan segansegan untuk mendorong kejaksaan, kepolisian atau pun KPK untuk masuk memproses hukum. Apalagi Hartono sebagai Plt secara legalitas tidak punya kewenangan untuk mengeluarkan kebijakan strategis, termasuk kebijakan pengelolaan keuangan KONI,”tegas Boyamin. Jika ada yang mengatakan bahwa tanpa adanya Plt ketua umum, tidak ada yang bertanggung jawab untuk menandatangani kebijakan pengelolaan keuangan, itu anggapan yang bodoh dan keliru. Karena mestinya yang punya anggapan ini tahu, bahwa Plt itu tidak boleh mengeluarkan kebijakan strategis. Justru jika kebijakan strategis itu lolos ke luar, maka patut dipertanyakan motivasinya. Di sisi lain, Boyamin juga mempertanyakan adanya pengurus yang rangkap jabatan, sebagai ketua umum pengcab olah raga dan pengurus inti KONI Jateng. Menurutnya rangkap jabatan ini jelas ada apaapanya. Tanpa maksud tertentu, tidak mungkin, karena mereka sebenarnya tahu bahwa AD/ART KONI Jateng melarang rangkap jabatan, karena dapat menimbulkukan konflik kepentingan. Begitu juga dengan adanya bendahara KONI Jateng yang konon merupakan istri pengurus teras organisasi olah raga tersebut. Jika itu benar, KONI Jateng benarbenar mengabaikan kelaziman berorganiasi.(dhr)

Menangis................................................................ “Aku penginnya diundur. Karena aku belum siap untuk acara kebahagiaan ini. Aku masih sedih,” kata Jupe sambil menahan tangis seusai ziarah di makam ayahnya di TPU Kober Kalisari, Cijantung, Jakarta Timur. Jupe mengungkap

kalau ia berusaha tersenyum untuk menutupi kesedihan ketika melangsungkan lamaran, 4 Desember 2013. Padahal aktris “Gending Sriwijaya” itu sebenarnya tak siap untuk menikah. “Kayak kemaren lamaran, aku

liki satu telinga!” Polisi : “Apa yang terjadi dengan kalian berdua? Tentu saja hanya satu mata dan satu telinga karena gambarnya menghadap ke samping! Apakah itu jawaban terbaik yang bisa kalian berikan?!!” Sangat frustrasi pada saat ini, ia menunjukkan gambar ke orang ketiga dan dengan suara yang sangat datar bertanya. Ini adalah tersangka Anda, bagaimana Anda mengenalinya? Tolong dipikir dulu sebelum memberi saya jawaban yang bodoh” Sardot : “Hmmm... tersangka memakai lensa kontak” Polisi penguji itu terkejut dan tidak dapat berkata-kata karena ia malah benar-benar juga tidak tahu jika tersangka memakai lensa kontak atau tidak.

rumah itu. Saat api mulai mengamuk di sekelilingnya, Terry mendapatkan kembali kesadarannya. “Pertama kali ketika saya menyadari bahwa saya tidak dapat menyelamatkan Penny, saya merangkak menuju ke hutan di belakang rumah. Rumah yang terdekat berada sekitar 365 meter jauhnya. Itu adalah rumah keluarga Tommy dan Helen Gaston. Saya tahu jika saya mati saat itu, bisa jadi para pelaku akan melarikan diri. Seseorang harus memberitahu siapa yang telah melakukan semua ini,” ungkap Terry. “Yang saya ingat hanyalah mendengar suara ketukan di pintu. Saya membuka pintu dan berkata, “Terry, apa yang terjadi?” Dan pertanyaan saya yang pertama adalah bagaimana den-

dari hal 1

Polisi : “Nah, itu jawaban yang menarik... Tunggu di sini selama beberapa menit sementara saya memeriksa berkasnya dan saya akan kembali kepada Anda” Dia meninggalkan ruangan dan pergi ke kantornya, memeriksa file tersangka dalam komputer, dan kembali dengan senyum berseri-seri di wajahnya. Polisi : “Wow! Aku tidak percaya itu ... itu benar! Tersangka sebenarnya memakai lensa kontak. Good work! Bagaimana kau bisa membuat pengamatan yang tajam seperti itu?” Sardot : “Itu mudah. Dia tidak bisa memakai kacamata biasa karena ia hanya memiliki satu mata dan satu telinga” Polisi : ??????????? podo koplake. Wkwkwkwkw. (*)

Demi Sang Pacar.................................................. Salah seorang tetangga Terry menghubungi layanan darurat 911. Tapi malam itu, Terry kehilangan semua yang ia mliki. Di pagi dini hari, saat Terry dan Penny beranjak tidur di rumah mereka di daerah pedesaan dekat Emory, Texas, dua orang pria memasuki rumah mereka dan mulai menembak. “Saya mengalami beberapa rentetan peluru di atas lengan dan bahu saya. Dan peluru itu juga telah meledakkan telinga kiri saya. Tembakan itu akan selalu menjadi tembakan yang meledakkan saya di tempat tidur,” kisah Terry. Para penyusup itu membunuh Penny dan kedua putra mereka, Matthew dan Tyler, dengan tembakan senjata mereka. Mereka menembak Terry sebanyak lima kali, lalu membakar

dari hal 1

nggak bisa pura-pura tersenyum di atas kehilangan papa aku. Aku berusaha bahagiain masyarakat Indonesia, tapi aku nggak bisa nipu diri aku kalo aku sebenarnya nggak siap untuk acara itu,” pungkasnya. (*/wowkeren)

Ujian Calon.......................................................... menunjukkan orang pertama gambar selama 5 detik dan kemudian menyembunyikan gambar itu. Polisi : “Ini adalah tersangka Anda, bagaimana Anda mengenalinya?” Bejo : “Itu mudah, kita akan menangkapnya cepat karena ia hanya memiliki satu mata!” Polisi : “Wah, bukan itu! Itu karena saya menunjukkan gambar tampak sampingnya” Sedikit bingung dengan respon konyol ini, ia menunjukkan gambar selama 5 detik kepada orang kedua dan bertanya kepadanya. Ini adalah tersangka Anda, bagaimana Anda mengenalinya?” Drugul : “Ha! Dia akan terlalu mudah untuk ditangkap karena ia hanya memi-

dari hal 1

dari hal 12

gan Penny dan anak-anak? Dan Terry hanya mengatakan mereka semua telah mati,” kisah Tommy Gaston mengenang tragedi pada dinihari itu. Pria muda yang menembaki Terry dan keluarganya malam itu adalah Charlie Wilkinson, mantan pacar dari putri Terry yang berusia 16 tahun, Erin. Setelah Terry dibawa ke rumah sakit setempat, Terry baru mengetahui bahwa Erin masih hidup. “Saat saya mendengar bahwa Erin masih hidup, saya kembali mendapatkan sebuah pengharapan bahwa mungkin dia membutuhkan saya dan saya pun membutuhkannya. Mungkin bersama-sama kami dapat mencari tahu apa yang sebenarnya terjadi, apa yang salah dan kenapa semua ini bisa terjadi,” ungkap Terry. (bersambung)

11

Polisi : Salim...................................................................................... (13/01) pukul 21.00. Penasihan hukum M Salim, Edi Haryanto, mengatakan saat di ruang tahanan, kliennya mengalami sesak nafas yang diduga merupakan akibat dari penyakit jantung yang diidap orang nomor satu di Rembang tersebut. “Sakita jantung beliau kumat, sehingga dilarikan ke rumah sakit,” terangnya saat dihubungi wartawan, Selasa (14/01). Menurut Edy, pada September 2013, M Salim sempat berobat ke Singapura untuk pasang ring jantung. Namun saat penahanan, Senin (13/01) sekira pukul 14.30, pihak dokter dari kepolisian men-

yatakan M Salim sehat dan dapat ditahan. “Saat diperiksa dokter polisi, sudah disampaikan bahwan beliau (Salim-red) punya medical record soal jantung. Tapi ternyata saat itu dinyatakan sehat. Ini malah kambuh,” jelasnya. Atas insiden itu, lanjut Edi, beban penyidik Polda Jateng akan lebih besar. Sehingga seharusnya, pelimpahan kepada jaksa penuntut umum Kejaksaan Tinggi Jawa Tengah harus segera dilakukan. “Seharusnya, langsung dilimpahkan saja, tidak perlu ditahan,” katanya. Selain itu, surat penangguhan

penahanan Salim kepada penyidik Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Jateng akan dilayangkan, Rabu (15/1). “Besok, surat pengajuan penangguhan penahanan sampai di meja penyidik,” tandasnya. Sementara itu, Kepala Bidang Humas Polda Jateng, Kombes Pol Alloysius Liliek Darmanto mengatakan, tahanan atas nama M Salim memang dirawat di RS Bhayangkara. Tetapi, pemicunya bukan kelainan jantung, melainkan stres. “Itu bukan penyakit jantungnya kambuh, tetapi karena stres. Saya sudah tanya ahlinya di rumah sakit,” ungkapnya.

Suami Istri........................................................................................... penipuan bermodus hipnotis atau gendam oleh tiga orang tak dikenal. Alhasil, uang tunai hasil keringat mereka senilai Rp 12 juta pun raib. Pasutri yang meratapi nasibnya itu adalah Slamet Riyanto (34) dan Wiwik Budiyati (28), warga Watukodok, Keblukan, Kaloran, Temanggung. Saat melapor di Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polrestabes Semarang, kedua korban memaparkan, kejadian pada Senin (13/01) itu bermula saat mereka baru saja mendarat di Bandara Ahmad Yani Semarang, sekira pukul 13.30. “Kami dari Sampit, Kalimantan, mau pulang nengok anak di Temanggung,” ungkap Wiwik kepada wartawan, kemarin. Saat itulah, Wiwik dan suaminya tiba-tiba dihampiri seorang pria tak dikenal yang mengaku juga dari daerah Temanggung, tepatnya Parakan.

Usai berjabat tangan, pelaku dengan perangai baik itu pun memanfaatkan kedekatan geografis antara dia dan korban. Hal baik berupa tumpangan pun ditawarkan. Akhirnya kedua korban setuju untuk bersama-sama menuju Temanggung. Tak berselang lama, di tengah perbincangan hangat nan ringan, korban pun dihampiri mobil Avanza hitam yang diduga merupakan komplotan pelaku. “Kami dihampiri mobil, Avanza, hitam. Katanya mobil itu mobil dia (pelaku-red), lalu kami dipersilahkan masuk,” ujar Wiwik. Mobil tersebut akhirnya berhenti di SPBU Jalan Jendral Sudirman. Di lokasi itulah, satu orang yang diduga komplotan pelaku masuk. “Jadi mereka jumlahnya ada tiga orang. Saya ingat, setiap ketemu, masing-masing pelaku selalu salaman,” timpal Wiwik. Saat di dalam mobil itulah para

pelaku melakukan aksinya. Sambil terus mengajak ngobrol, pelaku akhirnya meminta uang kepada korban. Diduga sudah dalam pengaruh hipnotis, korban (Slamet) pun tak berdaya. Dengan ringan ia menyerahkan uang total Rp 12 juta yang disimpan dalam celana dalamnya. “Seingat saya mereka meminta uang dengan alasan untuk membeli emas. Nanti setelah sampai di Temanggung uang itu akan dikembalikan,” kata Slamet. Ternyata, perkataan itu hanyalah pengecoh yang mampu terekam dalam alam bawah sadar Slamet saja. Pasalnya ia pun tak berdaya saat diturunkan di daerah Jalan Dr Cipto Semarang. Sementara Wiwik diturunkan di lokasi berbeda, yakni di kawasan Simpanglima Semarang. Para korban mengaku mengetahui, jika yang dialaminya adalah aksi hipnotis. Namun mereka tidak bisa berbuat apa-apa. Jangankan

“Bahkan pelaku sempat mencium Nur, namun ditolak,” katanya. Sholikin saat itu sedang membajak di sawah. Ia mengaku tidak tenang saat bekerja, lalu memutuskan pulang dengan mengajak dua temannya. Saat itu, ia mendadak kaget karena melihat ada sebuah sepeda motor di teras rumah. Sementara pintu terkunci, Sholikin kemudian

mendobrak pintu dan mendapati pelaku berduaan dengan istrinya dalam posisi telanjang. Tanpa basa-basi, Sholikin bersama kedua teman langsung menghajar pelaku hingga pelaku babak belur. Warga lainnya yang melihat kemudian menghentikan amuk massa dan memawa pelaku menuju rumah Kepala Desa dengan cara diarak.

studio ini. Diketahui ada pencurian setelah saya membuka studio esok harinya dan dalam ruangan sudah acak-acakan,” terang Yuliarso (31), pemilik ‘JO Music’ ketika ditemui di rumahnya Jalan Jalan Abdul Amin No 355 Pengilon, Mangunsari, Sidomukti, Salatiga, kemarin. Ditambahkan, pelaku berhasil masuk studio music dengan cara menjebol eternity dan keluar dengan mencongkel pintu utama.

Barang-barang yang dibawa kabur adalah 5 buah stik Wyrales PS merk SONY, 1 buah monitor merk Accer, 1 buah gitar elektrik merk Yamaha dan total kerugian mencapai Rp 4 juta. Kasus ini langsung dilaporkan ke Polres Salatiga. Kasat Reskrim Polres Salatiga AKP Andie Prasetyo mengatakan, setelah mendapatkan laporan, sejumlah petugas langsung mendatangi lokasi kejadian dan

Semua masuk dalam BLU,” katanya. Eko juga menceritakan ihwal pencairan uang itu. Menurutnya, telah datang kepadanya, Bendahara penerimaan, Atik Kurniari membawa memo untuk mencairkan dana sebesar Rp 3,1 miliar. Saat didesak jaksa, darimana memo itu, Eko mengatakan Memo berasal dari Rektor Unsoed. “Memonya dari pak Rektor, untuk minta dicairkan dana sebesar 3,1 Miliar. Pada tahun 2011, dana hanya dicairkan sekali. Setelah itu dana sudah masuk ke DIPA,” katanya. Dalam kesaksian Atik Kurniati, pada sidang sebelumnya (6/1) membenarkan bahwa dirinya mendapatkan memo dari Rektor untuk mengambil uang. Uang dari Antam sendiri, kata Atik masuk Ke Unsoed melalui pos dana lain-lain. “Pemasukan masuk dana rekening rektor. Untuk dana Antam masuk

ke rekening BNI,” kata Atik saat itu. Dalam perkara ini, ada tiga terdakwa. Yakni Prof Edi Yuwono, Budi Rustomo, P.hD selaku mantan pembantu rektor IV dan Winarto Hadi sebagai mantan Kepala UPT Percetakan. Ketiganya, diduga bermain dalam kasus korupsi pada dana Coorporate Social Responsibility (CSR) PT Aneka tambang (Antam) Persero. Yakni dengan memalsukan penerima bantuan. Sedianya, bantuan itu diperuntukkan untuk pemberdayaan masyakat melalui pengembangan Perikanan, Peternakan, dan Pertanian terpadu di bekas tambangpasir besi di Pantai Ketawang Desa Munggangsari Kecamatan Grabag Kabupaten Purworejo. Bantuan CSR itu dikelola oleh Tim 9 atau yang biasa dikenal dengan Walisongo di bawah penanggungjawab Prof Edy. Sementara Budi Rustomo sebagai koordinator

hanan. Jika lewat dari batas waktu ini dan belum ditahan maka warga ancam akan melakukan aksi. Sekretaris Komite Penyidikan Pemberantasan Korupsi Kolusi dan Nepotisme, Eko Haryanto mengatakan penahanan Salim sebagai bukti komitmen Polda Jateng. “Kapolda pernah berjanji untuk tahan M. Salim. Janji itu utang kepada masyarakat Rembang,” timpal Eko. Terpisah, pakar hukum pidana Universitas Negeri Semarang, Ali Masyhar berharap agar kasus Salim segera dilimpahkan ke penuntutan. Dengan begitu, tugas polda menjadi lebih ringan dan tidak selalu terbebani. “Agar jaksa bisa segera melaksanakan tugasnya dalam menyusun dakwaan,” kata Ali.

Baginya, pelimpahan tahap dua harus segera dilaksanakan dengan catatan alat bukti dalam kasus ini sudah mencukupi. “Itu catatan dari Kejati yang harus diperhatikan,” tambahnya. “Jika tidak kuat, nanti akan jadi pertaruhan saat pembuktian dalam persidangan di pengadilan,” sarannya. Bupati Rembang ditahan sejak Senin (13/1) usai diperiksa selama kurang lebih 5 jam. Dia ditahan di Mapolda Jateng. Saat penahanan, Dia dipastikan dalam kondisi sehat sehingga memungkinkan untuk ditahan. Untuk diketahui, Salim terlilit kasus penyertaan modal APBD Rembang kepada PT Rembang Bangkit Sejahtera Jaya (RBSJ) 2006.

pertambangan, peternakan maupun perkapalan, terkadang membuat heran masyarakat. Termasuk memperkirakan nilai kekayaan Salim sekarang, yang konon mencapai triliunan rupiah. Kalau kemudian Salim terseret ke hotel prodeo, Sutejo menganggap rasa penasaran sudah terjawab. Menurutnya penyidik perlu menelusuri lebih jauh asal usul perkembangan harta Bupati, untuk memastikan ada tidaknya pencucian uang atau pengalihan hasil korupsi untuk memperkaya diri sendiri maupun kelompoknya. Bupati Rembang, Moch Salim, belum lama ini sempat menggelar jumpa pers. Ia meminta jangan selalu menyorot kasus korupsi dan minta wartawan berimbang ketika memberitakan. Bupati juga membantah keras melakukan korupsi ditubuh PT RBSJ seperti yang dituduhkan. Justru menurutnya keberadaan perusahaan, telah menguntungkan daerah. Salah satunya melalui stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di pinggir jalur Pantura Desa Tireman. Soal kekayaan, Salim tidak pernah menyinggung. Namun dalam sebuah sesi wawancara, pernah melontarkan kali-

mat “saya kan kaya”, usai dikonfirmasi mengenai kepemilikan tanahnya di sekitar calon lokasi pabrik PT Semen Indonesia di kecamatan Gunem. Edi Haryanto, penasehat hukum Moch. Salim berharap masyarakat mengedepankan asas praduga tidak bersalah. Akan lebih baik jika berkas pemeriksaan segera dilimpahkan ke Kejaksaan Tinggi dan cepat masuk persidangan, agar posisi Bupati bisa terang benderang, dimana letak kesalahannya. Sementara itu, kalangan DPRD Rembang meminta agar pemerintah kabupaten mengambil langkah-langkah proporional sesuai perundangan, supaya birokrasi pemerintahan tetap berjalan, meski Bupati Rembang, Moch. Salim ditahan Polda Jawa Tengah. Anggota Komisi A Bidang Pemerintahan DPRD, Gatot Paeran mengatakan, karena sifatnya mendadak, maka wakil bupati, Abdul Hafidz untuk sementara bisa memegang kendali pemerintahan. Soal apakah nantinya DPRD akan menggelar sidang paripurna untuk memberhentikan Bupati, politisi Partai Golkar asal Kragan tersebut enggan memprediksi, karena harus

dari hal 1

PT RBSJ merupakan asset usaha milik Pemkab Rembang yang mengelola beberapa unit usaha. Di antaranya unit industri, peternakan, perkebunan, perikanan, dan pariwisata. Termasuk pembukaan unit stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU). Selain Salim, Polda juga menetapkan Direktur PT RBSJ Siswadi dan Kepala Bagian Perekonomian Kabupaten Rembang Waluyo. sebagai tersangka. Pemkab Rembang dalam penyertaan menggelontorkan dana Rp 35 miliar kepada RBSJ dari total anggaran 50 miliar. Berdasar hasil perhitungan kerugian negara Badan Pemeriksa Keuangan, ditemukan penyimpangan sebesar Rp 4,12 miliar. [nzr/b2]

Kekayaan Bupati...................................................................................... Sebagian lain, menyerahkan sepeunuhnya kepada aparat penegak hukum dan yang lain menyatakan bahwa sudah sewajarnya jika Salim ditahan, karena Polda menahan pasti memiliki alat bukti kuat menyangkut sangkaan korupsi Rp 4,12 miliar dari dana penyertaan modal APBD I di PT Rembang Bangkit Sejatera Jaya (RBSJ). Feri, seorang tukang becak mengaku jarang mengikuti perkembangan kasus tersebut, tapi beberapa kali mengetahui dari pemberitaan media massa. Dia mengaku fokus mencari penumpang, agar dapur keluarga tetap ngebul. Ia berpendapat kalau memang melanggar, aparat penegak hukum harus mengadili sesuai kesalahan bupati. Jangan sampai ada perbedaan perlakuan, dibandingkan ketika rakyat kecil tersandung masalah hukum. Feri hanya berujar singkat, semoga pemimpin Rembang mendapatkan ganti lebih baik. Hal senada diungkapkan warga lain, Sutejo. Sosok Bupati M Salim selama ini juga dikenal sebagai pengusaha yang merambah ke berbagai bidang, mulai pengolahan ikan, pertambakan, kebun tebu,

dari hal 1

proyek, dan Winarto Hadi membantu urus percetakan. Total bantuan CSR adalah Rp 5,8 miliar. Diduga, telah terjadi penyelewengan dana senilai Rp 2,154 Miliar dari beberapa program CSR yang tidak terealisasi. Salah satunya adalah pembangunan pos kamling, pembuatan kandang sapi, pembuatan kamar mandi umum yang urung dikerjakan. Kerugian dihidung oleh auditor Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Jawa Tengah. Ketiganya didakwa dengan dakwaan yang disusun secara subsidaritas. Primair pasal 2 ayat 1 jo pasal 18 UU Nomor 31 tahun 1999 sebagaimana diubah dan diganti menjadi UU Nomor 20 tahun 2001 jo pasal 55 ayat 1-ke-1 jo pasal 64 ayat 1 KUHP. Subsider kesatu, Pasal 3 dan Subsider kedua Pasal 9 UU yang sama. [nzr/b2]

Masyarakat........................................................................................ modal dalam kasus korupsi APBD tahun 2006-2007 senilai Rp 4,12 miliar. “Masyarakat Rembang mengucap syukur atas penahanan M. Salim. Syukurlah, akhirnya Salim bisa tahan,” ujar Koordinator Lespem Rembang, Bambang Wahyu Widodo. Bambang menambahkan, Polda Jateng telah menepati janji untuk menahan orang nomor satu di Rembang itu. M. Salim. sendiri sudah menyandang status tersangka sejak 2010 sudah lama ditunggu masyarakat akan kepastian hukumnya. S etidaknya, menur ut dia, masyarakat di Rembang ingin mengetahui kelanjutan kasus tersebut. Bahkan, sebelum ditahan masyarakat setempat memberi deadline atau batas waktu pena-

dari hal 1

melakukan olah TKP. Petugas juga mengambil sidik jari dilokasi kejadian untuk bahan penyelidikan dan meminta keterangan sejumlah saksi. “Kini petugas masih melakukan penyelidikan dan meminta keterangan sejumlah saksi. Dari barang-barang yang disikatnya, diduga pelakunya lebih dari dua orang,” tandas AKP Andie Prasetyo, kemarin. (her/b2)

Saksi Benarkan...................................................................................... Pembantu Rektor II Unsoed, Dr. Eko Hariyanto, Kepala Biro Administrasi Umum dan Keuangan, Agus Nugroho dan Tunggul Tri Atmojo, salah satu pejabat di Unsoed. Dalam kesaksiannya, Eko yang menjabat wakil rektor untuk urusan keuangan, kepegawaian dan pengembangan sumber daya manusia itu mengatakan Unsoed telah bekerjasama dengan PT Antam Persero, dirinya mengetahui sejak lihat kontrak kerjasama itu. “Iya ada, saya tahu saat lihat kontrak. Juga saat pencairan. Saya bertindak sebagai otoritasator,” kata Eko yang menjadi PR II sejak Juni 2010 ini. Dia membenarkan ada proses pencairan uang dari PT Antam yang masuk ke rekening Unsoed. uang itu masuk dalam sistem Badan Layanan Umum (BLU). “Kalau proses pencairan uang iya ada masuk, tapi pengelolaan bukan dari kami.

dari hal 1

S e m e n t a ra i t u m e n u r u t pelaku, ia merasa dijebak oleh pasangan suami istri tersebut, karena ia datang ke rumah Sholikin atas permintaaan istrinya melalui telpon. Pelaku besama pasangan suami istri dan sepeda motor pelaku dibawa ke kantor Polsek Grobogan untuk pemeriksaan lebih lanjut. (dwi/b2)

Jebol Ternit......................................................................................... Aksi itu terjadi Senin (13/1) kemarin. Diduga, aksinya itu dilakukan para pelaku pada malam hari, saat keadaan studio musik itu sepi. Akibat pencurian ini, ‘JO Music’ menderita kerugian sebesar Rp 4 juta. “Sehari-harinya rumah yang saya gunakan untuk studio musik ini tidak pernah ditempati. Karena setelah latihan selesai, saya pulang ke rumah di Pengilon tidak jauh dari

dari hal 1

berteriak, menolak perintah pelaku pun tak berdaya. “Saya kemudian lapor polisi, istri saya juga. Akhirnya kami diantarkan ke Polrestabes Semarang,” ujar Slamet. Kasus penipuan tersebut sudah diterima oleh Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polrestabes Semarang. “Uang Rp 12 juta itu bukan uang kami. Tapi titipan dari tetangga untuk keluarga di Temanggung,” sesalnya. Kanit III SPKT Polrestabes Semarang, AKP Baihaqi mengatakan, saat melapor, kedua korban masih tampak belum sadar benar. “Kedua korban seperti masih terpengaruh hipnotis. Tapi berhasil mencatat plat nomor mobil yang digunakan pelaku. Yakni Avanza Hitam N 1745 GL,” terangnya. Penanganan kasus tersebut, kemudian dilimpahkan ke Satuan Reskrim Polrestabes Semarang, guna pengusutan selanjutnya. (fuh/b2)

Selingkuhi......................................................................................... Grobogan, Jawa Tengah. Ia terlibat asmara dengan Nur Syafa’ah, istri Sholikin. Menurut Sholikin, Sukardi yang merupakan teman sejak kecil. Ia sering datang ke rumahnya dan mengobrol dengan istrinya. Pelaku secara terang terangan mengaku jatuh cinta dengan Nur dan diketahui berencana mengajak selingkuh di luar rumah.

dari hal 1

Terkait jangka waktu perawatan tersebut, Liliek mengatakan, pihaknya belum mengetahui. Pasalnya hal itu disesuaikan dengan kondisi yang bersangkutan. “Untuk sampai kapan kami belum tahu. Yang pasti apabila sudah tidak lagi ada keluhan mengenai stres akan segera dikembalikan ke tahanan,” tegasnya. Sebagaimana diketahui, Salim ditahan pada Senin (13/01). Sementara penahannya dilakukan setelah tenggang waktu izin penahanan dari Presiden habis. Yakni 30 hari sejak penyidik mengirimkan permohonan penahanan pada 13 Desember 2013. (fuh/b2)

dari hal 1

menunggu perkembangan. Ketua DPRD Rembang Ir H Sunarto ketika dihubungi Barometer via telepon kemarin (14/1), tidak mau berkomentar banyak. Dia mengaku belum tahu persis, bagaimana mekanisme aturan, manakala seorang bupati ditahan. Urusan pemerintahan, biar menjadi tanggung jawab eksekutif. “Menurut saya jangan buruburu dalam mengambil langkah strategis di pemerintahan, karena harus menganut asas praduga tidak bersalah. Apalagi bupati baru ditahan Senin sore,” ujar politisi Partai demokrat itu. Ia menambahkan, Berdasarkan Pasal 29 Undang Undang tentang Pemerintahan Daerah, disebutkan seorang kepala daerah dapat diberhentikan, karena berakhir masa jabatannya, berhalangan tetap secara berturut turut selama enam bulan, melanggar sumpah janji, tidak melaksanakan kewajiban kepala daerah dan melanggar larangan bagi kepala daerah. Pemberhentian diberitahukan oleh pimpinan DPRD untuk diputuskan dalam rapat paripurna dan diusulkan oleh pimpinan DPRD. (yon/b2) email : koran.barometer@gmail.com


Rabu, 15 Januari 2014

<Penantian Panjang GME<

Launching Album Self Titled

GAJAH MUNGKUR – Bagi semua band, menghasilkan lagu adalah sebuah keharusan. Karena melalui lagu, band tersebut dapat diukur kapasitas dan kualitas mereka. Namun dalam prosesnya sebuah band memang tak selalu mulus untuk menghasilkan karya. Meski demikian, kebanyakan band selalu bersungguh-sungguh dalam berkarya. Seperti yang dilakukan Good Morning Everyone (GME), salah satu band asal Semarang yang sudah tembus mencapai pasar nasional. Kabarnya band ini memiliki kontrak dengan label besar di Jakarta. Meski demikian setelah enam tahun berkiprah

di jagad musik nasional, GME baru merilis satu album. “Kami merasa senang dengan adanya album pertama ini. Album dengan tajuk “Self Titled” ini dapat menjadi salah satu prestasi kami setelah enam tahun mencoba eksis di blantika musik. Selama ini kami selalu mengupayakan kulaitas yang bagus pada tiap single yang kami buat,” tukas Yuli, gitaris GME. Sementara itu H. Arif Sampurno, orang tua salah satu personel menyatakan kebanggaan dirinya terha-

dap GME yang sudah bekerja keras selama enam tahun terakhir. “Saya sebagai orang tua selalu mendukung apa yang anak-anak ini lakukan selama kegiatan mereka positif. Saya tidak menduga kalau mereka bisa sampai sejauh ini dalam berkiprah,” tuturnya. Yuli (gitar), Ichsan (vokal), Rocky (bass), Gilang (drum), Erwin (keyboard), dan Daniel (gitar) adalah personel yang selama dua tahun terakhir mengisi formasi band GME. Menurut Yuli, formasi ini adalah formasi yang sudah memiliki kapasitas masingmasing dalam membentuk karakter band. Ketika ditemui dalam acara launching album mereka,

Selasa (14/1) siang di Vina House Semarang, GME menyatakan kegembiraan yang mendalam mengingat album ini merupakan sebuah karya yang sudah dinantikan selama enam tahun. Rencananya setelah melakukan launching, GME akan melakukan tur promo album ke Bandung. Dalam selebrasi launching album GME yang dilangsungkan Rabu (15/1) sore di Buck Store Semarang. Para personel merencanakan kalau nanti setiap tamu undangan akan diberi album GME secara gratis. “Selain itu kami juga menyebarkan album ini ke beberapa distro di Semarang secara gratis pula,” terang Icshan. (nov/b6)

Good Morning Everyone menyanyikan beberapa lagu mereka dalam acara launching album pertama mereka “Self Titled”, Selasa (14/1) di Vina House Semarang. (NOVANTO KRIS PRABOWO/BAROMETER)

Ceritaku Rumahku Teater Gema

Perayaan Pertama Setelah 24 Tahun Lahir SEMARANG - Teater Gema IKIP PGRI Semarang menggelar perayaan ulang tahunnya yang ke-24, Senin (13/1). Perayaan tersebut menjadi cukup berkesan karena acara itu adalah yang pertama kalinya diadakan secara terbuka dalam bentuk selebrasi. Acara tersebut digelar di Balairung IKIP PGRI Semarang Acara perayaan ulang tahun ini berlangsung Minggu (12/1) dengan acara puncak pemotongan tumpeng tepat tengah malam. Acara itu dimeriahkan dengan pertunjukkan musik akustik, performing art, musikalisasi puisi, tari kontemporer, dan monolog oleh anggota teater. Selain itu, digelar juga pameran foto dokumentasi tiap-tiap angkatan. Terlihat beberapa orang hilir mudik menyimak beberapa foto yang terpampang dalam pameran tersebut. Tak hanya itu, acara juga diramaikan dengan pertunjukkan teater dari berbagai angkatan Teater Gema. “Proses dengan karya dari kami selalu dipersiapkan dengan maksimal, apalagi ini perayaan ulang tahun Teater Gema yang pertama kalinya, kami ingin memberikan suatu dobrakan tentang karya-karya perjuangan Teater Gema,” kata Frizka salah satu anggota Teater Gema sekaligus pengisi acara tersebut. Senada dengan hal tersebut, Aulia selaku ketua Teater Gema menyatakan kegembiraannya atas terselenggaranya acara tersebut. “Perayaan ulang tahun Teater Gema dengan tema Ceritaku Rumahku, berlangsung meriah dan mendobrak saudara-saudara untuk mengkreasikan karya yang dimilikinya,” tutur Aulia. Konsep perayaan ulang tahun Teater Gema ini berkenaan dengan karya-karya yang diciptakan oleh Teater Gema dan merupakan cerita bagi mereka di rumahnya, yaitu sanggar tercinta. Dengan konsep menggunakan kardus bekas yang dirancang sedemikian rupa, hingga tercipta konsep panggung meriah dan unik. (nov/b6)

Sebuah pertunjukkan dari salah seorang anggota teater Gema dalam acara ulang tahun ke-24 teater Gema di Balairung IKIP PGRI Semarang. (foto dok)

Demi Sang Pacar ..... (1)

Tanggal 1 Maret 2008 akan selalu menjadi hari yang menancap dalam ingatan Terry Caffey untuk selamalamanya. “Pada pukul 3 dinihari, saya dan Penny (istri Terry, red) terbangun oleh suara gagang pintu yang menghantam alat pengering di ruang laundry yang berada di samping kamar kami. Dalam waktu sekejap, tembakan mulai meletus. Itu adalah suara terkeras yang pernah Anda bayangkan,” ungkap Terry saat memulai kesaksiannya. <Baca, Demi Sang.....(11) Layout: Abdus S

Upacara Poo Un atau Tolak Bala di Kelenteng Budi Luhur Sakti Kapal naga dari kertas minyak dibakar sebagai simbol penghantar penghilang tolak bala dalam upacara Poo Un atau Tolak Bala di Kelenteng Cin Te Miao atau Budi Luhur Sakti Jalan Lingkar Tanjung Mas Semarang, kemarin. Upacara tersebut dilakukan sebagai tolak bala bagi warga Tionghoa yang memiliki sio Kuda, Tikus, Naga, Anjing, Macan, dan Kera yang dilaksanakan satu tahun sekali jelang tahun baru China. CUN CAHYA/BAROMETER

Semarang Toys Fair

Ajang Kreatif yang Dikesampingkan

SEMARANG TENGAH – Bagi banyak orang, mainan anak-anak masih saja menarik untuk digeluti. Bahkan banyak orang dewasa masih saja tergiur dengan permainan-permainan yang sebetulnya lebih cocok untuk anak-anak. Di zaman yang serba cepat ini, jenis permainanpun sudah banyak mengalami perubahan. Seperti yang digelar dalam acara Semarang Toys Fair 2014 di Auditorium RRI Semarang, Minggu-Selasa (12-14/1). Berbagai macam permainan modern dipamerkan dalam gelaran tersebut. Tak hanya itu, berbagai macam lomba juga disajikan untuk turut memeriahkan suasana acara. Adit selaku koordinator pameran mengatakan kalau pameran itu dibuat untuk mengajak

komunitas-komunitas hobi dan mainan untuk semakin berani menunjukkan diri mereka. “Sasaran kami adalah terciptanya kepercayaan diri dari komunitas agar ke depan mereka bisa lebih maju lagi,” tukasnya. Tak hanya itu, Adit menambahkan, dengan tema “Guyub Sak Lawase” dirinya menginginkan adanya tali silaturahmi yang semakin kuat antar komunitas. “Jadi tak hanya berdiri pada satu lini saja melainkan kita bisa membaur dalam komunitas meskipun berbeda kegemaran,” imbuhnya. Pameran yang digelar selama tiga hari itu menuai banyak sekali sambutan. Apresiasi masyarakat dinilai sangat bagus terhadap gelaran tersebut, terbukti selama 3 hari jumlah pengunjung mencapai lebih dari 2000 orang. “Belum lagi peserta yang mengikuti lomba dan pameran yang mencapai 500 peserta,” imbuh Adit. Namun Adit menyayangkan kalau pihak pemerintah masih saja melirik sebelah mata terhadap acara tersebut. Apalagi, Toys Aliance sebagai wadah utama komunitas toys telah secara rutin menggelar pameran dua kali setahun. “Harusnya kalau pemerintah jeli mereka bisa memasukkan acara semacam ini ke dalam agenda mereka,” tuturnya. Adit mengaku untuk mengadakan acara serupa pihaknya harus menggalang dana secara kolektif dari masing-masing komunitas. “Kadang ada sponsor yang tidak mau mendukung karena mereka menganggap acara kami tidak memiliki nilai jual, padahal kita bisa lihat sendiri hasilnya selama tiga hari terakhir,” pungkasnya. (nov/b6)


KORAN BAROMETER EDISI RABU 15 JANUARI 2014