Page 1

KORAN

Semarang Ranking Satu Peredaran Narkoba

SEMARANG - Polda Jateng terus berupaya memerangi peredaran narkoba di wilayah hukumnya. Peredaran terbesar di wilayah Jawa Tengah diketahui terdapat di tiga kota yakni Semarang, Surakarta dan Purworejo. Selain itu, kota lain yang menjadi sasaran kedua yakni, Jepara, Pati, Pekalongan, Banyumas dan Cilacap. Baca Semarang Ranking...hal 11

BERLANGGANAN HUBUNGI : 024 - 7607143, 085641637777

Sabtu, 16 November 2013 Rina

Nose

Belum Setahun Nikah, Sudah Cerai KABAR mengejutkan datang dari komedian Rina Nose. Salah satu sinden “Opera Van Java” ini ternyata sudah bercerai dengan suaminya, Ridwan Federani Anwar, sejak 17 Juli 2013. Kabar ini dipastikan oleh juru bicara Pengadilan Agama Jakarta Timur, Drs. H. Muhyiddin.

Polda Bentuk Tim Khusus Buru Napi Kabur SEMARANG - Kaburnya Ahmad Yusuf (41) narapidana lapas Batu Nusa Kambangan membuat Polda Jateng turun tangan. Tim khusus Polda Jateng diterjunkan untuk membantu pencarian napi yang diketahui kabur pada Kamis (14/11) petang. Warga Kramat, Senen, Jakarta Pusat tersebut merupakan terpidana kasus pembunuhan dengan hukuman 20 tahun penjara. Kabid Humas Polda Jateng AKBP A Liliek Darmanto mengatakan, dalam pencarian Ahmad Yusuf, tim Polda Jateng bekerjasama dengan jajaran Polres Cilacap.

Baca Belum Setahun.....hal 11

Baca Polda Bentuk..hal 11

CV Tensindo Diduga Manipulasi Pajak SEMARANG – DPRD Kota Semarang meminta Pemkot mengkaji ulang izin dan laporan kegiatan operasional perusahaan produsen elektronik dan perlengkapan olahraga CV Tensindo. Karena patut diduga, perusahaan tersebut memanipulasi pajak. Baca CV Tensindo.....hal 11

Jadi Calo Bansos, Ja’far Dihukum 1,5 Tahun

Sekda Bocorkan Hibah

SAM POO KONG? Uang Negara Rp 14,5 Miliar Disalahgunakan

“Dana Bansos maupun Hibah tidak boleh diterima secara terus menerus. Jika bantuan Hibah lolos, berarti Sekda dan Gubernur harus bertanggungjawab.” SEMARANG – Pegiat anti korupsi dari The Jateng Institut, Sukarman mencatat beberapa keganjilan terkait pemberian dana hibah Pemprov kepada Yayasan Sam Poo Kong. Salah satu keganjilan itu adalah adanya bantuan hibah yang tidak boleh diterima secara terus menerus. Selain itu, pemberian harus dilakukan secara selektif dengan pertimbangan

Ja’far Nashir saat sidang putusan di Pengadilan Tipikor Semarang. Ia dihukum 1,5 tahun dan denda Rp 50 juta (2 bulan). Foto: NZR

SEMARANG – Pengadilan Tipikor Semarang menghukum salah satu kaki tangan M Riza Kurniawan terkait penyelewengan dana Bantuan Sosial (Bansos) Pemprov Jawa Tengah tahun 2008. Kaki tangan Riza adalah Muhammad Ja’far Nashir.

Baca Sekda Bocorkan..hal 11

 Baca Jadi Calo...hal 11

SAKSI MANGKIR, SIDANG ASURANSI FIKTIF DITUNDA SEMARANG – Majelis Hakim Pengadilan Tipikor Semarang terpaksa menunda sidang lanjutan kasus korupsi asuransi fiktif dengan terdakwa lima anggota DPRD Kota Semarang periode 1999-2004, Jumat (15/11) Baca Saksi Mangkir...hal 11

Pengusaha “Proyek” Jalan Jepara Ditahan

APES, ISENG BANTING DOMINO DITANGKAP POLISI

Supriyadi digelandang petugas untuk mencari tersangka lain. foto slc/BAROMETER

Hendak Balas Dendam Bawa Parang Dicokok Polisi SEMARANG - Seorang pekerja bangunan ditangkap polisi lantaran membawa ratusan pil obat penenang. Selain itu, tersangka juga membawa dua buah senjata

tajam yang rencananya untuk melakukan balas dendam terhadap seseorang. Tim patroli Polsek Gayamsari berhasil  Baca Hendak Balas...hal 11

Suparman (The Jateng Institute)

Mujiono dan Ngari ditangkap Polisi saat bermain judi domino. foto NENDRA/BAROMETER

SEMARANG - Meski paham betul bahwa berjudi merupakan tindakan melanggar hukum, dua pria paruh baya ini tetap nekat melakoninya. Dasar apes. Sudah kalah judi, keduanya Baca Apes, Iseng.....hal 11

SEMARANG – Penyidik Kejaksaan Tinggi Jawa Tengah menahan salah satu pengusaha konstruksi (bangunan) di Jepara, Sandy Nugroho. Baca Pengusaha....hal 11

Pengalaman Pertama Sopir Taxi Fesa Kurniawan W.

K�n���y� K��p��

M E M B AWA t i m n y a menjadi juara dalam invitasi futsal antar pelajar SMA se- Jateng sekaligus menjadi pemain terbaik dan top skor dengan torehan sembilan gol, membuat Fesa Kurniawan Wicaksana tidak menyangka sebelumnya akan meraih gelar lengkap tersebut. Bahkan sebelum turnamen berlangsung remaja yang kini duduk di SMA N 2 Ungaran itu tidak mematok

Fesa Kurniawan Wicaksana. foto : AFRI/BAROMETER

 Baca Kuncinya...hal 11

SETELAH berjalan sekian lama, penumpang menepuk pundak sopir taksi yang bernama Sardot, untuk menanyakan sesuatu. Reaksinya sungguh tak terduga. Sardot begitu terkejutnya sampai tak sengaja menginjak gas lebih dalam dan hampir saja menabrak mobil lain. Baca Pengalaman..hal 11

Polisi Sulit Lacak Penipuan Online SEMARANG - Maraknya penipuan modus jual beli online seharusnya membuat masyarakat waspada. Pasalnya, kepolisian juga kesulitan mengungkap kasus tersebut. Para pelaku kejahatan menjadi sulit terlacak lantaran kuat dugaan menggunakan identitas palsu. Baca Polisi Sulit...hal 11

PUDAK PAYUNG SEMARANG Hanya dengan 450 Jutaan Anda dapat memiliki Ruko 2 Lantai Jl. BUMIREJO RAYA

500Jt Harga k 50jt ac Cash PBROMO i pa u sam berlak es 2013 31 D

Kontak Person: CHANDRA 08157687878 PIN BB 2AECD600

Baca Keluarga...hal 11 LAYOUT : SOEPRIE

email : koran.barometer@gmail.com


2

BAROMETER Sabtu, 16 November 2013

AKAN DIBUAT PERGUB

Nominal UMK 2014 Final SEMARANG- Gubernur Jateng Ganjar Pranowo telah final menentukan UMK Jateng 2014. Pihaknya juga akan membuat peraturan gubernur (pergub) tentang UMK Jateng setelah mendapatkan persetujuan dari kalangan pimpinan DPRD. Ganjar mengatakan, kesepakatan besaran kenaikan UMK masing-masing kabupaten kota rata-rata 16, 6 persen. Namun untuk angka nominal kabupaten yang UMK nya tertinggi atau pun terendah masih akan diumumkan pada tanggal 20 November mendatang. “Dari DPRD memahami seluruh yang kita sampaikan dan menyerahkan kepada gubernur dan akan membuat pergub tentang UMK ini, “ jelas Ganjar kepada wartawan usai pertemuan dengan pimpinan DPRD Jateng di Gedung Berlian, Jumat (15/11). Terkait dengan beberapa daerah yang kesepakatan nominal yang diajukan kepada Gubernur masih dibawah kebutuhan hidup layak (KHL), Ganjar mengatakan, telah memberikan arahan tentang standar KHL kepada masingmasing Bupati Walikota untuk bagaimana caranya KHL 100 persen. Namun, karena nominal itu telah disepakati oleh pihak Dewan Pengupahan di masing-masing daerah, maka KHL yang belum 100 persen di 12 daerah tersebut tidak bisa dirubah. “Mereka bilang, pak kami sudah sepakat, jadi nggak bisa dirubah. Maka teori stabilitas politiknya harus kita pakai, tapi kita telah beri masukan ‘apa sebaiknya yang tinggi tidak terlalu tinggi agar tidak menimbulkan kecemburuan’ , “ jelas Politisi PDI Perjuangan itu. Angka itu, kata Ganjar, serta permasalahan regulasi formula UMK sendiri dibahas dalam forum yang juga dihadiri oleh kalangan buruh dan DPRD dan Apindo di Wisma Perdamaian Selasa (12/11) malam lalu . Di dalamnya dibahas secara detail bagaimana mekanisme survei kebutuhan hidup layak (KHL) dan indeks survey yang menjadi acuan. “Kalau indeks sama dan metode sama kan oke. Misalnya sabun itu yang disurvei yang jenisnya padat atau cair, padat itu yang merek apa,” kata dia. Terpisah Plt Ketua DPRD Jateng, Rukma Setyabudi mengatakan, permasalahann UMK sendiri sebetulnya sudah menjadi komitmen Bupati dan walikota serta dewan pengupahan di masing-masing daerah. Gubernur sendiri dalam regulasinya sebenarnya hanya mengamini serta memfasilitasi hal tersebut. Namun, dalam pertemuan tersebut, pihanya mengusulkan bahwa dalam penentuan UMK ini jangan sampai mengorbankan salah satu pihak yang sama-sama dibutuhkan. “Seperti adanya kerugian dari pengusaha, atau mungkin terjadinya PHK buruh dan lain sebagainya, “ jelas Rukma. Ia mengatakan, terkait UMK ini dari 35 kabupaten kota ini ada beberapa kabupaten yang UMK nya di bawah angka Rp1 juta rupiah.Namun Rukma enggan menjelaskan terlebih dahulu mana saja beberapa daerah yang dibawah Rp1 juta tersebut. “Masih ada kira-kira tujuh sampai sembilan kabupaten yang di bawah Rp 1 juta, namun yang lain di atas itu. Tapi kata Pak Gub intinya adalah komitmen daerah serta dewan pengupahan di masing-masing daerah tersebut, “ pungkas Rukma. [roy/b3]

JALAN AGUS SALIM REMUK: Pengendara bermotor yang melewati Jalan Agus Salim, depan Pasar Johar Semarang rusak. Perbaikan jalan tersebut sudah sering dilakukan tetapi tidak berselang lama jalan tersebut remuk kembali. Perbaikannya sepertinya ledha-ledhe. NENDRA/BAROMETER

Seleksi KPID Diduga Curang SEMARANG- Belasan mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Peduli Penyiaran Jawa Tengah melakukan aksi protes di depan gedung Gubernuran. Mereka memprotes proses seleksi Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Jateng yang diduga terindikasi kecurangan.

Massa yang datang dari gabungan mahasiswa perguruan tinggi di Semarang itu melakukan aksinya dengan membawa selebaran serta spanduk yang bertuliskan ‘Selamatkan KPID’. Selain itu mereka juga meneriakkan berbagai tuntutan tentang nihilnya pencermatan terhadap berbgai tahapan maupun persyaratan yang diwajib-

kan dalam perekrutan jajaran komisioner baru di KPID Jateng. Koordinator Aksi, Rohman mengatakan, dengan beberapa pertimbangan meskinya proses seleksi KPID dilakukan dengan fair. Artinya masyarakat harus tahu tahapan serta bagaimana seleksi yang profesional. Namun, hal itu baginya tidak pernah dirasakan karena proses

Layout :Abdus S

ini. Hal itu, kata Rahman, terindikasi dari kriteria dan latar belakang pendidikan anggota tim seleksi yang harus dikaji ulang oleh Komisi A. “Karena berdasarkan regulasi yang berjalan telah melanggar UU Penyiaran, “ tandas dia. Diketahui, sesuai keputusan Gubernur Jateng Nomor 487.23/230/2010 maka masa jabatan anggota KPID Jateng periode 2010-2013 akan berakhir pada 23 Desember 2013 medatang. Sebelumnya sempat beredar rumor yang beredar di masyarakat menyangkut independensi timsel KPID Jateng dalam melaksanakan tugasnya.

Namun hal itu telah ditepis oleh beberapa kalangan DPRD Jateng dan tim seleksi. Berdasarkan informasi yang dihimpun timsel KPID Jateng sudah mengantongi 14 nama calon anggota yang lolos seleksi awal dan diajukan ke Komisi A DPRD Jateng. Regulasi selanjutnya, Komisi A akan melakukan ‘fit and proper test’ terhadap 14 calon anggota KPID Jateng yang dinyatakan lolos seleksi. Setelah itu, ke-14 nama tersebut akan diujicobakan ke publik melalui berbagai media selama kurang lebih satu minggu untuk mendapat masukan dari masyarakat. [roy/b3]

VISIT JATENG GAGAL

Pedagang Miras Harus Animo Masyarakat Berwisata Turun Punya SIUP-MB

Gubernur Ingin Kartu Petani dan Nelayan Satu Sistem SEMARANG - Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menginginkan kartu petani dan kartu nelayan terintegrasi dalam satu sistem sehingga penggunaannya dapat lebih optimal. “Oleh karena saya masih mau mengonsolidasikan kartu nelayan, kartu petani kebun, dan kartu petani biar satu sistem,” katanya di Semarang, Jumat (15/11). Ia mengemukakan saat ini kartu nelayan siap diuji coba di wilayah Provinsi Jateng dalam waktu dekat. “Saat ini kartu nelayan sedang dalam tahap pematangan agar begitu dilaunching sudah siap semuanya,” ujar politisi PDI Perjuangan itu. Kartu nelayan yang dibuat dan dikerjakan Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia, kata Ganjar, ada dua macam yakni kartu nelayan tangkap dan kartu nelayan perikanan darat. Menurut Ganjar, kartu nelayan yang segera diuji coba tersebut dapat meng-cover apa yang menjadi kebutuhan para nelayan, dimulai dari distribusi solar yang tepat sasaran. “Selebihnya saya minta mereka mengkaji mungkin ‘gak’ kita jamin asuransi kecelakaan dan kematian bagi nelayan agar nelayan saat melaut itu merasa ‘secure’ atau aman dalam bekerja,” kata mantan Wakil Ketua Komisi II DPR RI itu. Ganjar mengungkapkan, berbeda dengan kartu nelayan yang siap diuji coba, kartu petani masih dalam tahap klasifikasi. “Kita mulai dari perluasan lahan, siapa yang berhak, baru kita buatkan yang seperti ini,” ujarnya. Pemberian kartu petani ber tujuan untuk menjamin kepastian para petani mendapatkan pupuk dari pemerintah, sedangkan kartu nelayan untuk menjamin nelayan memperoleh bahan bakar minyak jenis solar agar bisa melaut. (ant/b3)

rekruitmen sendiri dilakukan oleh tim seleksi yang tak jelas. “Publik menyangsikan dan mempertanyakan terhadap indikasi-indikasi pelanggaran UU penyiaran, “ jelas dia di sela aksi di depan Gubernuran, Jumat (15/11). Selain itu mereka menuntut agar proses seleksi KPID dilakukan sesuai UU Penyiaran No. 32 tahun 2002 di mana KPID dibentuk untuk mewujudkan penyiaran serta informasi yang sehat. Massa pun mendesak kepada Komisi A DPRD Jateng untuk melakukan langkah-langkah penyelamatan dan pengawasan. Terhadap proses seleksi KPID

SEMARANG- Geliat Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo menjadikan tahun 2014 menjadi tahun infrastruktur dinilai harus diimbangi perhatian infrastruktur terhadap sejumlah jalan objek wisata di Jateng. Pasalnya, dengan kegagalan program Visit Jateng tahun ini menjadi PR besar bagi pemerintah provinsi di sektor pariwisata, utamanya adalah akses jalan yang memprihatinkan di sejumlah objek wisata di Jawa Tengah. Anggota Komisi B DPRD Jateng, Istadjib mengatakan, kondisi memprihatinkan pariwisata di Jateng harus menjadi evaluasi gubenur. Saat Pemprov Jateng menggelar program Visit Jateng Year, justru animo masyarakat untuk mengunjungi sejumlah objek wisata di Jateng

menurun, baik wisatawan domestik maupun wisatawan manca negara. Menurut Istajib, Visit Jateng 2013 sudah mendekati pertengahan November, tetapi belum menunjukkan keberhasilan yang diinginkan. “Kami memiliki data justru kunjungan wisatawan manca negara maupun domestik mengalami penurunan yang berarti. Pihaknya minta agar Gubernur Ganjar Pranowo segera melakukan kajian untuk menemukan penyebab turunnya jumlah kunjungan wisatawan di Jateng,” tegas Istajib kepada wartawan di Semarang, Kamis (14/11). Politisi PPP itu berharap destinasi wisata di Jawa Tengah yang menjadi unggulan agar mendapat perhatian serius penataannya, demikian pula rencana untuk

membangun destinasi wisata baru (Jateng Park) di Penggaron Kabupaten Semarang agar segera diwujudkan dengan perencanaan yang matang dan cermat. Belum lagi masalah infrastruktur pariwisata yang tidak optimal diperhatikan pemerintah. Terutama Kabupaten Kota. Ia menghimbau, dengan gencarnya politik anggaran 2014 untuk alokasi infrastruktur, maka harus banyak dialokasikan kepada infrastruktur jalan dan jembatan di daerah-daerah pariwisata. “Kenapa Pemda nggak maksimal, karena persoalan ini tak lepas dari kebijakan kabupaten kota. Kalau ini tahun infrastruktur haruslah ada alokasi khusus untuk infrastruktur pariwisata, contohnya di Bandungan, “ terang dia. Kepala Dinas Pariwisata Jateng, Prasetyo Aribowo mencatat target wisatawan Jateng memang masih jauh dari harapan. Tetapi pihaknya akan serius mencari terobosan di dua event terakhir, yaitu; Borobudur Carnival dan Festival Film Indonesia (FFI). “Target kita 25 juta untuk wisatawan nusantara, tapi pada semester I baru masuk 11,5 juta wisatawan, “ jelasnya baru-baru ini. Diketahui, kegagalan program Visit Jateng Years yang diselenggarakan oleh Dinas Pariwisata (Disparta) Prov Jateng memicu sorotan dari berbagai kalangan. Sehingga Gubernur Jateng secara bertahap melakukan dialog pariwisata di Wisma Perdamaian untuk melakukan rumusan pengembangan sektor yang sebenarnya bagus buat Jateng. [roy/b3]

SEMARANG – Pedagang minuman beralkohol atau pedagang minuman keras, harus mengantongi Surat Izin Usaha Pedagang Minuman Beralkohol (Siup-MB) jika ingin usahanya tidak bermasalah. Hal itu diungkapkan Koordinator Pengawas Barang Beredar dan Jasa Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Dinperindag) Jawa Tengah Nina Veronika di sela-sela kegiatan inspeksi lapangan atas dua gudang minuman beralkohol di Kota Semarang, kemarin. Inspeksi sendiri sebagai bentuk riil pengawasan atas potensi penyalahgunaan peredaran miras, berikut sasarannya penjualan minuman beralkohol golongan B dan C. “Pengawasan dilakukan di dua distributor minol yang ada di Kota Semarang. Langkah ini bertujuan untuk mengawasi sasaran penjualan minol oleh distributor,” jelas Nina. Ditambahkannya, pengawasan tertuju pada peredaran minol golongan B dan C yang masuk kategori kandungan alkohol sampai 20 persen dan 40 persen. Sesuai peraturan, dua minol dengan kadar alkohol tinggi hanya boleh dijual di hotel berbintang 3 ke atas. “Aturan ini berbeda halnya untuk minol golongan A dengan kandungan alkohol sampai 5 persen. Golongan ini dapat dijual bebas di pasaran,” kata dia. Nina mengintruksikan kepada distributor maupun agen untuk tidak menjual minol berkadar alkohol tinggi di pinggiran. “Selain mengawasi sasaran penjualannya PPBJ juga memeriksa kelengkapan dokumen perizinan distributor untuk distributor minol. Golongan B dan C harus memiliki surat izin usaha pedagang minuman beralkohol,” tegasnya. Pengawasan barang beredar tersebut dilakukan atas dasar permendag nomor 43/m-dag/per/9/ 2009/ tentang ketentuan pengadaan pengedaran penjualan pengawasan dan pengedalian minol. “Peraturan ini selanjutnya diubah menjadi permendag 53/m-dag/per/12/2010,” tukas Nina. Minol dengan kadar akohol di bawah 5 % atau kategori A, diperbolehkan dijual di toko maupun warung. Sedang, golongan B dan C dengan kadar aohol diatas 20 %, hanya diperbolehkan di jual di hotel maupun café sebagai fasilitas tamu yang menginap. Sementara itu Umiyati, salah satu distributor minol mengaku, pengawasan Disperindag Provinsi sebagai bentuk pengingat agar distributor tidak menjual secara sembarangan. “Kita anggap ini hal positif. Dengan pengawasan ini membuat kita tidak menjual secara sembarang. Selain itu, peradaran minol tidak disalah gunakan,” ungkapnya. [abe/b3]

8 Pemda Lamban Respon Zona Kampanye SEMARANG- Belum beresnya penentuan zona kampanye di beberapa daerah terindikasi dari lambannya pemerintah daerah dalam bekerja sama dengan KPU Kabupaten Kota. Di antara beberapa daerah yang lamban bekerja sama dengan KPU Kabupaten untuk menentukan zona kampanye ini antara l a i n , Kabupaten Batang, Kabupaten Bebes, Kabupaten Magelang, Ka-

bupaten Temanggung, Kota Magelang, Kota Pekalongan, Kota Semarang dan Kota Tegal. Koordinator Divisi Pengawasan dan Humas Bawaslu Jateng Teguh Purnomo mengatakan berdasarkan Peraturan Komisi Pemilihan Umum Nomor 15 tahun 2013 tentang Pedoman Pelaksanaan kampanye Pemilihan Umum Anggota DPR, DPD dan DPRD yang telah disosialisasikan selama tiga bulan ternyata tak direspon dengan baik oleh ke delapan Pemda tersebut. “Selain itu penyelenggara Pemiu dalam hal ini KPU juga tidak bisa berkoordinasi dengan baik dengan Pemda setempat, “ tandas dia. Teguh juga menambahkan bahwa pihaknya telah menginstruksikan Panwaslu kabupaten/ kota se- Jawa Tengah untuk mengawal, mendorong dan membantu

mencari solusi atas kesulitan KPU kabupaten/kota yang belum dapat menentukan zona pemasangan alat peraga di wilayahnya. Bawaslu Jawa Tengah juga akan menginventarisir kemacetan pembentukan zona kampanye itu terletak di KPU nya atau di pemerintah daerahnya, sehingga pengawas Pemilu nantinya dapat menerbitkan rekomendasi yang tepat atas permasalahan tersebut. “Terkait zonasi ini harusnya sudah dapat diberlakukan efektif 1 bulan setelah diundangkannya PKPU No.15 tahun 2013 pada 27 Agustus 2013, namun ternyata sampai molor 3 bulan, sehingga mempersulit proses penegakan hukum dan menimbulkan ketidakpastian hukum bagi peserta Pemilu yaitu parrtai politik dan perseorangan calon anggota DPD yang akan memasang alat peraga kampannye,” tegas mantan

Ketua KPU Kebumen itu. DPT Belum Beres Selain terkait zona pemasangan alat peraga kampanye yang belum beres, Bawaslu Jateng juga mengindetifikasi beberapa permasalahan yang terkait dengan daftar pemilih tetap yang disyahkan KPU Kabupaten/kota yang ketiga kalinya yaitu tertanggal 1 Nopember 2013. Bawaslu Jateng mencatat bahwa sampai saat ini, setengah bulan setelah KPU Kabupaten/ kota mengesahkan daftar pemilih di daerahnya, masih ada 7 KPU kabupaten/kota yang belum memberikan soft copy DPT ke Panwaslu kabupaten/kota yaitu Kabupaten Banyumas, Kabupaten Batang, Kabupaten Boyolali, Kabupaten Jepara, Kabupaten Kudus, Kabupaten Purworejo dan Kabupaten Semarang. “Bagaimana mungkin penga-

was dapat melakukan pengecekan, apakah rekomendasinya sudah di akomodir atau belum, karena soft copy DPT-nya aja belum diberikan pada jajaran kami”, tegas dia. Bahkan Teguh merasa heran, karena ternyata ada satu kabupaten yaitu Kabupaten Banyumas yang pengawasnya sudah bersurat tiga kali kepada KPU Kabupaten Banyumas meminta soft copy DPT sebagai bahan pengawasan, ternyata belum dikasih. Terhadap masukan inventarisasi permasalahan DPT di Jateng yang banyaknya mencapai 838.816 itupun belum diketahui sudah dapat diselesaikan oleh KPU Provinsi Jateng atau belum, karena soft copy by name DPT Provinsi Jawa Tengah yang direkap tanggal November 2013 Bawaslu Jateng juga belum mendapatkannya. [roy/b3] email : koran.barometer@gmail.com


SOBO KAMPOENG

3

Sabtu, 16 November 2013

KELURAHAN KEBONAGUNG

Terapkan Budaya Bersih

KEBONAGUNG – Kelurahan Kebonagung mulai menerapkan budaya bersih setelah beberapa waktu lalu mendapatkan materi dalam sosialisasi budaya bersih. Sosialisasi tersebut berisi ajakan kepada masyarakat agar terbangun kesadarannya menjaga kebersihan lingkungan untuk menyambut Polder Banger sebagai program Pemkot dalam mengatasi permasalahan banjir di Semarang Timur. Lurah Kebonagung Agung Dwiyanto telah melakukan upaya mengajak masyarakat supaya ‘gerah’ dengan kondisi lingkungan kotor. Diakuinya, sejak sosialisasi berlangsung, warga mulai tergerak untuk menjaga baik-baik saluran-saluran di sekitar tempat tinggalnya. “Kalau saya keliling dan melihat sekitar kawasan Kebonagung, di saluransaluran itu memang masih ada sampah. Tapi sampahnya itu sudah sampah lama dan tidak saya temukan sampah baru. Paling tidak dengan begitu, sudah menunjukan bahwa masyarakat sudah ada niatan dari hatinya untuk tidak asal buang di saluran air,” ungkap Agung. Penanganan untuk sampah-sampah di saluran tersebut ke depannya akan dilakukan dengan melakukan pengangkatan. Yaitu dengan memasukannya sebagai aktifitas dalam kerja bakti. Masyarakat Kebonagung sudah dihimbau untuk melakukan kerja bakti secara bergantian pada masing-masing RW. “Di Kebonagung memiliki 4 RW. Mulai hari Minggu pertama hingga hari Minggu ke empat tiap bulannya sudah digilir RW mana yang harus melaksana-

Untuk warga, kecamatan, kelurahan, RT, RW, PKK, Kegiatan Masjid dan lain-lain yang menggelar kegiatan masyarakat dan ingin dipublikasikan. Silahkan hubungi kami di nomor 085741378638 081229077775 / 024-7607143

KUKUH SUDARMANTO CAMAT BANYUMANIK

Resep Kerja Keras Itu, Cukup Istirahat

kan kerjabakti,” tambah Agung. Seperti yang tampak pada hari Minggu lalu, serentak warga melakukan bersih-bersih. KSM (Kelompok Swadaya Masyarakat) bersama warga melakukan pembersihan di jalan protokol tepatnya di Jalan Dr. Cipto dan Jalan MT. Haryono. Kebonagung juga melakukan upaya untuk mempercantik pemandangan di jalanjalan protokol. Misalnya pengecetan kanstin, pot dan tong sampah. Juga dengan melakukan penghijauan berupa penanaman pohon di tepi jalan protokol. Jumlah tong sampah di jalan protokol juga telah dilakukan penambahan. Setiap seratus meter dapat ditemui tong sampah untuk mempermudah warga melakukan pembuangan. “Dalam sosialisasi budaya bersih itu, mulai muncul keluhan warga. Musim penghujan begini , warga mulai mengeluhkan titik-titik rawan banjir yaitu di sekitar Bubakan. Mereka menghendaki genangan lancar. Meskipun sudah dibuat saluran baru oleh PSDA beberapa tahun lalu, namun ini SMP 6 hingga Progo masih ada genangan. Warga minta dilakukan pengerukan. Ya, nantinya akan kami tindaklanjuti dengan merangkul dinas yang bersangkutan,” katanya. Perihal penanganan sampah, memang Kelurahan Kebonagung sudah berencana membuat bank sampah. Hanya saja kurangnya lahan masih menjadi permasalahan. Terlebih ke-empat RW di Kebonagung terbilang padat penduduk dan tak memiliki lahan kosong. (han/b7)

AKTIVITAS yang tinggi membuat kita harus selalu menjaga kesehatan agar tidak cepat drop. Seperti yang dilakukan Camat Banyumanik Kukuh Sudarmanto yang menjaga kebugaran agar tetap fit. “Sebenarnya sederhana saja, sesibuksibuknya bekerja harus menyempatkan untuk tidur. Cukup istirahat itu kuncinya,” ungkapnya, saat ditemui di ruang kerjanya. Kukuh mengaku selalu menyempatkan diri untuk tidur meski hanya beberapa jam saja. Ini dilakukan agar badan selalu tampak fresh dan tidak mudah drop kesehatannya. “Kadang hanya tidur 6 jam saja, bahkan pernah hanya 4 jam tidur,” ujarnya. Dikatakan, pernah dirinya hanya tidur selama dua jam saja. Maklum saja, sebagai pemangku wilayah Kecamatan Banyumanik, seringkali mendapat undangan kegiatan warga pada malam hari, seperti syukuran apitan, rapat pertemuan warga, hingga jika ada terjadi masalah di masyarakat. “Beberapa hari yang lalu saja, dalam semalam ada dua undangan, acara HUT Pramuka dilanjut pertemuan kerukunan umat beragama yang dilakukan di Balai Kelurahan Tinjomoyo. Saya selalu menyempatkan diri untuk hadir kalau diundang, biar warganya senang kalau Camatnya datang,” jelasnya. Kukuh mengatakan, meskipun aktivitas padat tetapi harus menyempatkan diri untuk istirahat. “Setidaknya tidur sebentar, ini dilakukan agar tubuh bisa istirahat dulu setelah seharian bekerja. selain itu juga, mengkonsumsi makanan bergizi ,” pungkasnya. (war/b7)

Kata Mereka... Mashadi, Warga kebonagung

Karsono, Seklur Kebonagung

LINGKUNGAN yang bersih akan memberikan kebaikan kepada masyarakat. Sosialisasi budaya bersih yang dilakukan beberapa waktu lalu mulai membangun kepedulian masyarakat untuk memperhatikan kebersihan lingkungan. “Kerja bakti yang diberlakukan perlu mendapat respon baik dan dilakukan secara rutin. Hal ini demi kebaikan warga. Lagipula, pastinya tidak menyenangkan jika wilayah kelurahan yang kita tempat mendapat predikat sebagai kelurahan yang tidak bersih,” katanya. (han/b7)

MELAKUKAN kerja bakti dengan warga tentu menjadi hal yang menyenangkan. Di samping hubungan tetap terjaga, kerja bakti juga merupakan langkah kecil untuk membangkitkan semangat warga supaya menjaga lingkungan. “Kalau sudah dilakukan bersama-sama sambil ngobrol dan guyonan, ngecat, nanam pohon, motong rumput, pokoknya yang kotor-kotor jadi asyik-asyik saja. Ini perlu ditingkatkan biar warga, dari tingkat yang paling kecil yaitu kelurahan, menjadi tergugah dan terbiasa dengan lingkungan bersih. Sehingga, kalau kotor sedikit, mereka jadi tidak tahan dan punya niatan untuk bersih-bersih,” ucapnya. (han/b7)

Kampung gendero Bandarharjo

P�r� P���ua� B�n��r� �� S�m��-��m�� B���k��

BANDARHARJO – Tebalnya asap kendaraan yang lalu lalang, ditambah kondisi jalan yang rusak, itulah yang menjadi pemandangan sehari-hari Jalan Bandarharjo Selatan. Di sepanjang jalan itu juga terdapat deretan gedung tua peninggalan Belanda yang sudah tidak terpakai. Bangunan itu pun nyaris runtuh karena tidak terawat. Pada 1945 silam, kawasan itu masih berupa semak belukar diantara gedunggedung milik Belanda. Meski bangsa Indonesia telah memproklamirkan kemerdekaannya, namun penjajah Belanda belum benar-benar pergi dan masih berniat merebut tanah jajahannya kembali. Aksi penyerbuan kepada warga Indonesia masih dilakukan. Akibatnya, tidak semua warga di Kota Semarang secara terang-terangan berani merayakan kemerdekaan di kampungnya, termasuk warga di salah satu wilayah di Semarang Utara yang dikenal dengan nama Kampung Gendero. Ketua RW 11 Sugeng Asono mengatakan kampungnya diberi nama Gendero karena pada awal masa kemerdekaan menjadi tempat pejuang membuat bendera merah putih. Menurut dia pada masa itu, meski sudah merdeka, tetapi warga tidak berani terang-terangan membuat apalagi memasang bendera merah putih. Ia juga mengatakan, berdasarkan cerita dari para sesepuh, saat itu warga membuat gubuk di balik semak-semak dan pepohonan sebagai tempat untuk Layout : soepri’e

membuat bendera. Mereka harus sembunyi agar tidak diketahui oleh Belanda. “Katanya, bendera dibuat banyak untuk disebarkan ke daerah-daerah lain,” ungkapnya. Selain gubuk untuk membuat bendera, kata dia, warga juga mulai berani membuat rumah tinggal diantara semak belukar tersebut. Mereka tidak terangterangan karena ketatnya peraturan

Belanda yang tidak boleh mendirikan bangunan di pinggir jalan maupun di belakang gudang miliknya. “Kebetulan, semak belukar itu terdapat di sekitar gudang milik Belanda. Karena semak-semaknya tinggi, jadi kalau ada warga yang bangun rumah tidak terlihat,” lanjutnya. Secara gotong royong, tiap malamnya warga membangun rumah. Satu per satu berdiri rumah hingga akhirnya berdiri

belasan rumah di dalam semak belukar tersebut menjadi sebuah perkampungan dan Gendero dipilih sebagai namanya. Dikatakannya pula, dulunya Kampung Gendero ini hanya sekitar 15 rumah saja. Namun, setelah Belanda meninggalkan Indonesia, barulah menjadi sebuah perkampungan ‘muncul’ hingga saat ini. “Setelah tahun 90, wilayah ini menjadi RW 11 dengan 4 wilayah RT. Namun karena ada pemekaran wilayah, menjadi 6 RT,” jelasnya. Di tengah perkembangannya, Kampung Gendero terus berkembang. Mayoritas warga pun tidak ada yang menjadi pengangguran. Selain menjadi karyawan pabrik, warga juga memiliki usaha kecil. “Kebanyakan wirausaha, namun banyak juga warga yang boro. Mereka bekerja di Pasar Johar atau di Pelabuhan,” pungkasnya. (war/b7)


BAROMETER Sabtu, 16 November 2013

Jalur Jakarta-Semarang Lumpuh

Rel Licin, Kereta Anjlok

BATANG – Kecelakaan kereta api kembali terjadi di jalur pantura alas roban ­Kabupaten Batang, Jum’at (15/11). Sebuah kereta ­barang sarat muatan terpakasa tidak bisa ­melanjutkan perjalananya lantaran ­keluar dari jalur. Akibatnya, jalur kereta dari Jakarta menuju Semarang atau sebaliknya lumpuh. Kejadian anjloknya kereta ba-

rang yang membawa 12 rangkaian gerbong sarat muatan itu terjadi di jalur tikungan Mbuntusari Desa Sidorejo

Kecamatan Gringsing Kabupaten Batang. Hingga saat ini, belum diketahui secara pasti pe-

nyebab anjloknya kereta api bermuatan semen dengan masinis Subarijan yang melaju dari Jakarta menuju Surabaya. Namun, dugaan sementara kereta keluar jalur akibat lintasan rel kereta yang licin akibatdiguyur hujan. ‘’Penyebabnya apa saya kurang tahu mas, tiba-tiba saja kereta keluar jalur,’’ ujar

Antisipasi Molornya Proses APBD, Desk RKA Dibentuk KU D U S – B u p a t i Ku d u s Musthofa menjelaskan pembentukan Desk Rencana Kerja Anggaran (RKA) untuk memudahkan proses penyusunan APBD Kudus 2014 agar tidak molor sehingga rencana pembangunan di daerah juga tidak terganggu. “Dengan dibentuknya Desk RKA, diharapkan proses penyusunan APBD Kudus tahun 2014 lebih lancar dan permasalahan bisa diselesaikan segera,” ujarnya menanggapi pembentukan Desk RKA pada Tahun Anggaran 2013, Jumat. Selain itu, kata dia, proses penyusunan APBD tahun mendatang diharapkan juga bisa tepat waktu. Gagasan tersebut, kata dia, merupakan upaya pemkab memberikan ruang kepada pegawai yang bertugas menyusun RKA dalam berkonsultasi langsung dengan atasan maupun pihak terkait, karena semua SKPD juga hadir. “Bahkan, Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) juga hadir dan ikut mendampingi mereka yang sedang menyusun RKA, karena Desk RKA terdiri atas TAPD,” ujarnya.

Menurut dia pemimpin tidak hanya memberikan perintah tapi juga harus memberi teladan dan mau mendampingi mereka selama penyusunan RKA. “Kehadiran mereka juga tidak hanya sekadar menunggui proses penyusunan RKA. Akan tetapi, mereka juga membuka konsultasi, terutama ketika tim penyusun RKA menemui hal-hal yang dinilai kurang paham agar bisa diselesaikan dengan be-

nar,” ujarnya. Kesempatan tersebut, katanya, dimanfaatkan pula untuk memonitor pegawai yang dinilai berkualitas sehingga ke depan bisa dipersiapkan untuk mengisi posisi jabatan tertentu. Kepala Dinas Pendapatan dan Pengelolaan Keuangan Daerah (DPPKD) Kudus Eko Djumartono mengatakan TAPD terdiri atas Sekda Kudus sebagai ketua, sedangkan wakil ketua terdiri atas Asisten I, II, dan III, serta DPPKD dan Bappeda sebagai sekretaris. Anggotanya terdiri atas Bagian Pengendalian Pembangunan, Bagian Hukum, Bagian Kesra, dan Bagian Perekonomian. Tim penyusun RKA, kata dia, dari masing-masing unit kerja paling rendah. Awalnya, kata dia, tempat penyusunan RKA dipusatkan di ruang ruang rapat Sekda Kudus, kemudian dipindah ke ruang rapat DPPKD karena lebih luas. RKA tersebut, kata dia, sebagai bahan untuk penyusunan rancangan APBD 2014. “Kami memperkirakan, proses penyusunan RKA tersebut bisa selesai Sabtu (16/11),” ujarnya. (ant/b7)

Subarijan. Sementara itu, menurut Nur Haji, warga sekitar lokasi yang melihat kejadian, mengatakan kejadian berawal saat kereta melaju di perlintasan tikungan pinggir Pantai Jodoh Gringsing. Tiba-tiba, roda kereta barang dengan nomor loko CC 2061371 ini berjalan keluar dari jalur

perlintasan kereta dan sempat terseret tanpa melintasi bantalan rel kurang lebih 200 meter. ‘’Saat kereta melaju di pinggir pantai, tiba-tiba terdengar suara keras dan kereta terlihat keluar jalur sejauh kurang lebih 200 meter,’’ katanya. Akibat dari kejadian ini,

baja yang merupakan landasan kereta putus selebar 5 centimeter dan baja pengikat rel ke bantalan terlepas. Rangkaian gerbong sendiri langsung di evakuasi menuju stasiun Pelabuhan. Sementara lokomotif masih terlihat dilokasi karena menunggu alat berat dari Semarang. (fer/b7)

Kejari Periksa 116 Kepala Sekolah

< Diduga Tilep Dana BOS 2010-2011 PEKALONGAN – Kejaksaan Negeri Kabupaten Pekalongan memeriksa 116 kepala sekolah karena diduga telah melakukan penyelewengan terhadap dana bantuan sosial 2010 dan 2011. Kepala Seksi Pidana Khusus Kejaksaan Negeri Kabupaten Pekalongan Agung Kusumayasa, Kamis, mengatakan bahwa sebanyak 116 penerima bantuan sosial tersebut terdiri atas 67 kepala sekolah yang berada di bawah naungan kementerian agama, tempat pendidikan Alquran (TPQ), dan pimpinan pondok pesantren. “Sedangkan yang lain, sebanyak 49

kepala sekolah pendidikan anak usia dini (PAUD), SD, SMP, dan SMK,” katanya. Ia mengatakan bansos tersebut digunakan untuk perlengkapan alat laboratorium, rehab berat pembangunan gedung hingga pembelian alat peraga pendidikan tetapi dalam aplikasinya tidak sesuai aturan. “Ada 116 penerima bansos tahun 2010 dan 2011 ini yang sedang menjalani pemeriksaan di kejari,” katanya. Ia mengatakan pengajuan proposal dari penerima bantuan sosial tersebut, diajukan langsung ke dinas terkait di Propinsi Jawa

Tengah dan ada yang bekerja sama dengan lembaga atau organisasi tertentu. “Namun karena diduga menyalahi aturan yang ada maka mereka kami periksa. Setelah pemeriksaan ini selesai, hasilnya kami laporkan langsung ke Kejaksaan Tinggi Semarang,” katanya. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Pekalongan Umaedi mengatakan sejak awal pemkab sudah mengingatkan pada para kepala sekolah agar berhati-hati dalam penggunaan bantuan sosial itu. “Setiap bantuan sosial yang diterima maka harus dipertanggungjawabkan dengan benar. Dari awal sudah saya ingatkan, jika ‘bermain api’ maka segala risiko ditanggung sendiri,” katanya. (ant/b7)

Disambar Petir, Satu Tewas Dua Luka

< Saat Perbaikan Jalan Kampung

REMBANG – Satu orang tewas dan dua lainnya menderita luka bakar ringan serta shock akibat sambaran petir di Desa Maguan Kecamatan Kaliori Rembang, Jum’at siang (15/11). Korban tewas adalah Mukib (53), Warga Desa Maguan, sedangkan seorang luka adalah Supari (60). Korban ini sempat menjalani perawatan di instalasi gawat darurat (IGD) RSUD dr Sutrasno Rembang karena menderita luka bakar ringan dan shock. Satu warga lainnya sempat di larikan ke Puskesmas Kaliori, namun karena hanya mengalami luka bakar ringan, korban langsung diperbolehkan pulang. Informasi di tempat kejadian perkara (TKP) menyebutkan, delapan orang warga Desa Maguan tengah sibuk bekerja memperbaiki Layout : Reza AW

jalan kampung dengan membuat jalan rabat beton. Saat itu cuaca mendung pekat, tiba-tiba terdengar bunyi petir menggelegar, membuat delapan pekerja tergeletak. Suasana di lokasi kejadian menjadi kacau dan hiruk-pikuk karena ada seorang pekerja, Mukib, warga setempat meninggal dunia seketika akibat luka bakar di sekujur tubuhnya. Satu pekerja dibawa ke Puskesmas Kaliori, namun langsung boleh pulang karena hanya menderita luka bakar ringan. Satu, bernama Supari, dilarikan ke RSU dr Sutrasno Rembang karena langsung pingsan. Sebenarnya, korban hanya menderita luka bakar ringan, namun karena mengalami shock berat, akhirnya Supari harus menjalani rawat inap. Kapolsek Kaliori AKP Budi

Suryanto membenarkan kejadian tersebut. Dari keterangan warga, kejadian itu memang diluar perkiraan dan berlangsung sangat cepat. Sehingga, warga yang saat itu tengah sibuk bekerja tidak sempat menyelamatkan diri ke tempat teduh. Meski demikian, ia menghimbau, masyarakat lebih waspada ketika cuaca buruk. Untuk mengantisipasi jatuhnya korban jiwa, ia menyarankan, jangan berlindung di bawah pohon, terutama saat hujan deras disertai petir. Budi Suryanto menambahkan pihaknya menggelar olah TKP, sekaligus mengecek kondisi jasad korban. Setelah dipastikan tidak ada unsur unsur kekerasan, jenazah Mukib selanjutnya dimakamkan di pemakaman umum Desa Maguan. (yon/b7) email : koran.barometer@gmail.com


BAROMETER Sabtu, 16 November 2013

Polda Bantah Biarkan Kericuhan MK Jakarta - Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombespol Rikwanto membantah anggota polisi yang ada di Mahkamah Konstitusi (MK) melakukan pembiaran saat kericuhan dalam sidang sengketa Pemilihan Gubernur Maluku terjadi. “Polisi sudah menjalankan tugas sesuai prosedur tetap. Ada hal-hal taktis dan teknis yang dilakukan polisi saat menangani kericuhan,” kata Kombespol Rikwanto di Jakarta, Jumat. Rikwanto mengatakan saat kericuhan itu terjadi ada sejumlah anggota polisi

yang mengamankan gedung MK, tetapi tidak di dalam ruang sidang. Saat sidang berlangsung, polisi memang tidak boleh ada di dalam ruangan. Polisi baru masuk ke dalam ruang sidang ketika diminta oleh hakim konstitusi saat kericuhan itu terjadi. Begitu polisi masuk ke ruang sidang, maka tindakan pertama yang dilakukan adalah merelokasi sasaran amuk massa, yaitu para hakim konstitusi dan saksi-saksi termohon. “Setelah merelokasi baru polisi yang ada melakukan lokalisasi supaya kericu-

han tidak meluas. Setelah datang personel bantuan, baru polisi berupaya menangkap orang-orang yang diduga melakukan perusakan,” tuturnya. Rikwanto mengatakan polisi memang melakukan pengamanan di gedung MK setiap hari, tetapi dalam jumlah yang terbatas. Ketika kericuhan itu berlangsung, personel yang sedang berjaga di depan Istana Presiden dikerahkan untuk membantu mengamankan dan menangkap pelaku perusakan. “Jadi bukan polisi membiarkan kericu-

han itu terjadi. Tapi ada hal-hal teknis dan taktis yang dilakukan. Kalau saat kerIcuhan berlangsung polisi langsung bersikap keras, bisa terjadi tawuran massal yang dikhawatirkan menyebabkan korban,” jelasnya. Rikwanto mengatakan strategi itu juga diterapkan apabila polisi mengamankan kejadian kericuhan dan kerusuhan lainnya. Karena itu, polisi seringkali dituding melakukan pembiaran, padahal ada strategi yang sedang dijalankan. Menyusul kericuhan di dalam ruang sidang, Rikwanto mengatakan Polri, MK

Tersangka Century, Budi Mulya Ditahan JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi, Jumat, menahan Budi Mulya, tersangka kasus dugaan korupsi pemberian fasilitas ­pendanaan jangka pendek dan penetapan Bank Century sebagai bank gagal berdampak sistemik, di Rumah Tahanan Negara Kelas I Jakarta Timur cabang KPK. “Saya percaya ini bagian dari kewenangan dan pertimbangan KPK,” kata Budi Mulya, saat keluar usai pemeriksaan, di Gedung KPK, Jakarta, Jumat. “Nanti kita lihat prosesnya. Kita percayakan saja kepada proses hukum dan saya percaya semua akan terselesaikan sesuai proses hukum yang benar,” tambahnya. Budi Mulya ditahan setelah diperiksa untuk pertama kalinya sebagai tersangka setelah mantan Deputi Bidang IV Pengelolaan Devisa Bank Indonesia itu ditetapkan sebagai tersangka pada November 2012. Ia keluar dari Gedung KPK

pukul 16.00 WIB mengenakan batik berwarna cokelat yang dibalut jaket tahanan KPK berwarna oranye. Ia menjalani pemeriksaan hampir enam jam dengan dicecar sekitar 12 pertanyaan oleh penyidik KPK. Budi Mulya dikenai pasal penyalahgunaan kewenangan dari pasal 3 Undang-undang No 31 tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana diubah pada UU No 20 tahun 2001 tentang perbuatan menguntungkan diri sendiri. Selain Budi Mulya, Siti Fajriah adalah orang yang dianggap dapat dimintai pertanggung-

jawaban hukum namun hingga kini pemeriksaan perkara SIti masih mengambang karena yang bersangkutan sakit parah sehingga dianggap tidak dapat menjalani proses hukum. Bank Century mendapatkan dana talangan hingga Rp6,7 triliun pada 2008 meski pada awalnya tidak memenuhi syarat karena tidak memenuhi kriteria karena rasio kecukupan modal (CAR) yang hanya 2,02 persen padahal berdasarkan aturan batas CAR untuk mendapatkan FPJP adalah 8 persen. Audit Badan Pemeriksa Keuangan atas Century menyimpulkan adanya ketidaktegasan Bank Indonesia terhadap bank milik Robert Tantular tersebut karena diduga mengubah peraturan yang dibuat sendiri agar Century bisa mendapat FPJP yaitu mengubah Peraturan Bank Indonesia (BPI) No 10/26/PBI/2008 mengenai persyaratan pemberian FPJP dari semula dengan CAR 8 persen menjadi CAR positif. (ant/b2)

dan Kementerian Koordinator Politik, Hukum dan Keamanan akan merumuskan pengamanan yang memungkinkan anggota polisi ada di dalam ruang sidang. “Kalau ada polisi di ruang sidang, maka setiap ada potensi kericuhan anggota akan siap mengamankan. Pengunjung yang masuk ke dalam ruang sidang juga perlu disortir,” tuturnya. (ant/b2)

Pembunuhan Kapster Asal Pati Direka Ulang Pati- Kepolisian Resor Pati, Jawa Tengah, Jumat, melakukan reka ulang pembunuhan kapster bernama Winarsih (24) di tempat karaoke Mellenium untuk menggambarkan kronologis kejadian itu. Kepala Polres Pati AKBP Bakharuddin Muhammad Syah melalui Kasat Reskrim Polres Pati, AKP Fiki Novian Ardiansyah, di Pati, Jumat, mengatakan dalam reka ulang tersebut terdapat sekitar 40 adegan yang diperagakan para pelaku dalam menghilangkan nyawa korbannya. Reka ulang, katanya, dilakukan mulai dari lokasi tempat korban bertemu dengan pelaku di tempat karaoke Millenium hingga tempat pembuangan mayat korban. Dalam proses reka ulang tersebut, pelaku juga berupaya memberikan obat racikan berupa obat miksagrip yang dicampurkan dengan minuman korban. Hanya saja, obat yang dicampurkan ke dalam minuman korban tersebut, tidak menimbulkan reaksi sesuai keinginan para tersangka. Ia menjelaskan oleh karena tidak sabar menunggu terlalu lama, kedua tersangka memilih untuk menghabisi korban dengan mencekik dan menginjak dada korban, saat berkaraoke di Ruang Dahlia tempat karaoke Millenium. Selain rekonstruksi di lokasi karaoke Millenium, kedua tersangka juga melakukan reka ulang adegan pembuangan mayat korban di Jalan Lingkar Selatan Pati di Dukuh Nggaras, Desa Sugihrejo, Kecamatan Pati Kota. Pada adegan tersebut, kedua tersangka menunjukkan upayanya menghilangkan barang bukti, dengan membuang pelat nomor sepeda motor korban yang digunakan untuk mengangkut korban. Apabila berita acara pemeriksaan sudah lengkap, katanya, kepolisian segera melimpahkan perkara itu ke Kejaksaan Negeri Kudus. “Kami memperkirakan, pekan depan berkas perkara kasus pembunuhan tersebut sudah bisa dilimpahkan,” ujarnya. Kedua pelaku penganiayaan hingga mengakibatkan korban meninggal, yakni Arief Setiyawan, warga Desa Gabus, Kecamatan Gabus, Pati yang bekerja sebagai karyawan Pabrik Gula Trangkil dan Susanto (40), warga Desa Wirun, Kecamatan Winong, Pati. Pembunuhan terhadap kapster Salon Cindy terjadi pada Rabu (30/10) di tempat karaoke Millenium di Kecamatan Pati Kota, kemudian mayatnya ditemukan warga pada keesokan harinya di Jalan Lingkar Selatan Pati. (ant/b2)

Budi Mulya Bungkam Sebut Keterlibatan Nama Lain JAKARTA - Tersangka kasus Century Budi Mulya melalui pengacaranya Luhut Pangaribuan masih enggan menyebut nama lain yang turut bertanggung jawab dalam pemberian fasilitas pendanaan jangka pendek (FPJP) dan penetapan Bank Century sebagai bank gagal berdampak sistemik. “Keputusan (FPJP) ditentukan Bank Indonesia sebagai lembaga. Kewenangan dan tanggung jawab Bank Indonesia berdasarkan undang-undang yang berlaku untuk mengimplementasikan ‘lender of last resort’, jadi pada Bank Indo-

nesia-nya, pada lembaganya, menurut undang-undang. Itu yang dijelaskan (Budi Mulya),” kata Luhut di Gedung KPK, Jakarta, Jumat. Luhut menyebut bahwa lembaga Bank Indonesia yang memiliki kewenangan dan tanggung jawab terdiri dari banyak individu. “Itu institusi banyak orang, apakah seluruh orang, apa dua orang, apa satu orang kan tergantung faktanya. Pemeriksaan itu belum ada fakta itu,” ujar Luhut. Atas pernyataannya tersebut, Luhut kembali dikonfir-

masi bahwa artinya tidak hanya Budi Mulya yang bertanggung jawab. Namun lagi-lagi, Luhut memberikan jawaban yang mengambang. “Saya tidak bilang begitu (soal bukan hanya BM yang bertanggung jawab). Tapi institusi Bank Indonesia diberikan kewenangan dan tanggung jawab untuk itu, tapi apakah institusi secara keseluruhan atau individu-individu. Saya kira itu akan dijawab dalam proses penyidikan,” ucapnya. Bank Century mendapatkan dana talangan hingga Rp6,7 triliun pada 2008 meski pada

awalnya tidak memenuhi syarat karena tidak memenuhi kriteria karena rasio kecukupan modal (CAR) yang hanya 2,02 persen padahal berdasarkan aturan batas CAR untuk mendapatkan FPJP adalah 8 persen. Menurut Luhut berdasarkan keterangan dari Budi Mulya bahwa FPJP dibicarakan dalam institusi Bank Indonesia termasuk didalam rapat dewan gubernur karena proses pengambilan keputusan berdasarkan dari rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia yang saat itu dilakukan rutin setiap minggu dan bulan. “Itu mau dicari apakah di

mingguan, apakah di bulanan dan deputi siapa. Yang disebut kan baru dua yaitu Budi Mulya dan bu Siti Fajriyah, dia kan sakit. Sampai hari ini (yang dinilai bertanggung jawab) dua ini karena pak Budi Mulya soal moneter dan devisa, bu Siti Fajriah soal pengawasan bank,” jelas Luhut. “Jadi barangkali KPK melihat bahwa ini soal tanggung jawab deputi di bidang moneter (Budi) dan pengawasan bank (Siti). Kalau lihat dari apa yang diperiksa dan ditetapkan sebagai tersangka,” tambahnya. Luhut menegaskan bahwa

hingga saat ini Budi Mulya belum menyebutkan nama lain yang terkait perkara tersebut kepadanya. “Dia belum pernah membicarakan tentang itu,” kata Luhut. Pada rapat Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) 20-21 November 2008, yang dibentuk berdasarkan Peraturan Pengganti Undang-Undang (Perpu) No 4 Tahun 2008 pada 15 Oktober 2008 oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, Sri Mulyani juga berperan sebagai Ketua merangkap anggota dan Boediono sebagai anggota. Dari

rapat KSSK ditetapkan bahwa Ban Century sebagai bank gagal berdampak sistemik. Audit Badan Pemeriksa Keuangan atas Century menyimpulkan adanya ketidaktegasan Bank Indonesia terhadap bank milik Robert Tantular tersebut karena diduga mengubah peraturan yang dibuat sendiri agar Century bisa mendapat FPJP yaitu mengubah Peraturan Bank Indonesia (BPI) No 10/26/PBI/2008 mengenai persyaratan pemberian FPJP dari semula dengan CAR 8 persen menjadi CAR positif. (ant/b2)

PENYEMBUHAN ALTERNATIF Bu MARIA/ Nyi MARIAM KASIM ABDILLAH Menyembuhkansegalapenyakit LAHIR dan GHOIB Menyediakan SYARAT-SYARAT: - Pengasihan - Kewibawaan - Dagang - dll Hub: Hp : 08577.3144.90272/ 0821.353.07944/ 085.8766.52228 Jl. Dworowati 5 RT.5/RW.8 Krobokan Semarang Barat

ANDA TELAT BULAN

ANDALAN

Solusi cepat, aman, tanpa evek samping & baik untuk kesehatan 2 - 3 jam dijamin LANCAR 100%

DIGITAL PRINTING

Hub : Mbak EMMA

Call/ SMS : 085.728.490.111

GARANSI SAMPAI TUNTAS !!!

Pusat MMT Murah dan Berkwalitas

Butuh Dana

CEPAT

?

- PLAFON TINGGI - SYARAT MUDAH - LANGSUNG CAIR Jaminan BPKB Motor - Mobil Anda

HUB : 3152B630 (024) 70 45 58 59 0812 2907 6636 LAYOUT : REZA AW

Pengobatan Alternatif Spesial ALAT VITAL Ditangani langsung oleh

Bp. H. Abdul Haris BESAR PANJANG KUAT & TAHAN LAMA

Langsung Jadi Ditempat Alamat : Jl. Pahlawan 1 No. 108 Desa Kebondalem - Kendal

HP : 081.227.441.777

HOTLINE SERVICE

PROMO CALEG 11.500 Jl. Gatot Subroto No. 19 Semarang

Hub : 024 70592049 024 7627850

024 76580991 024 70678090

RUMAH PENYEMBUHAN Menyembuhkan Diabetes, Asma, Liver, Kanker, Rematik, Nyeri Bahu, Leher, Bronkhitis. dll Jl. Wahyu Asri Utara BB 18, Perumahan Wahyu Utomo. Telp. (0888 5439 176)

BIAYA SUKARELA

24 Jam

085641375735 082133515033 email : koran.barometer@


6

BAROMETER Sabtu, 16 November 2013

Bagaimana menurut Anda Berikan Komentar yang menyangkut Kota Semarang tanpa tendensi. ke No Hp 082265888168/ 08122924012.

KOTA SEMARANG REMUK - Saya Lihat Kota tetangga, seperti Solo, Yogja, Magelang, Demak, Kudus, Jepara apalagi. Bersih, rapi, ramah, sejuk. Lihat Kota Semarang jalan gronjal-gronjal, kaki lima di jalan raya, masyarakatnya baru tatapan mata langsung ditantang, orang mabuk di pinggir jalan banyak, parkiran semrawut, jek berhenti sebentar di parkiri apa motor ga boleh berhenti!!! Padahal berhentinya ya ga turun motor lho. Lho nak ga mau bayar parkir yo koyok wong pelit. Piye jal. Mbo ya pak Gubernur Baru ( Ganjar ) bisa memperbaiki Kota Semarang dan kelakuan masyarakatnya. (085842722xxx)

Sisi Gelap Dunia Hukum

KARAOKE LIAR DIBIARKAN - Lihat di wilayah Mberok Kota lama. Banyak sekarang Warung Karaoke di biarkan. PK nya juga mangkal di pinggir jalan. Tu PK sekalian PSK, wong di jak ngamar mau kog. Apa di Semarang gak dilarang pelacuran po!!! Kayak di Los Anggles. (085842722xxx) MENGGANGGU - penjual ikan-ikan di Jalan Kartini Pasar Burung sangat mengganggu sekali. Buang airnya di jalan. Jalan pada rusak, setiap hari pasti ada yang jatuh menghindari kubangan air di jalan yang rusak. Mohon di survei dan ditindaklanjuti Pak Wali Kota dan Pemkot. (083862616xxx) P E N G A N G KU T T R U K TA N A H ­ ERUMAHAN DI DEPAN SMK GRAFIKA P MENGGANGGU- Mohon aparat polisi atau Satpol PP bertindak tegas tergadap truk pengangkut tanah perumahan di depan SMK Grafika Banyumanik. Sudah tidak dikasih terpal, jalannya ugal-ugalan serta tanahnya berceceran di jalan. Mohon Polsek Banyumanik menindak tegas dong atau aparat Kelurahan. Satu perumahan dan satu lagu ruko Syailendra menempatkan tandon air di aliran sungai. Piye jal pak lurah? (08122924xxx) JALAN TLOGOMULYO SERING ­MACETPak Wali Kota Semarang, Jalan Tlogomulyo Raya, dari arah Jalan Wolter Monginsidi sampai SMP 34 sering macet paga jam-jam berangkat dan pulang sekolah. Tolong diperbelar, makasih. (+6281228742xxx)

Oleh:

Tajussyarofi Ketua HMI Badko Jateng-DIY, Mahasiswa Pascasarjana Undip Semarang

Laksana ­bulan, setiap orang ­selalu mempunyai sisi gelap yang tidak pernah ia ­tunjukkan.

Te l e p o n P e n t i n g No

Instansi

Nomor

1

Ambulan

118, 8413476

2

Ambulan Kecelakaan,

8313416

3

Bandara A Yani

7608735

4

Dinas Kebakaran

113, 7607076, 7605871, 7616867

5

Polsek Semarang Barat

7604153

6

Polsek Semarang Selatan

8315123

7

Polsek Semarang Tengah

3545175

8

Polsek Semarang Timur

6716191

9

Polsek Semarang Utara

3545162

10

Poltabes Semarang

8444444

11

Pelayanan PDAM

8315514

12

RS. Jiwa Pusat Semarang

6722564

13

RSUP Dr. Kariadi

8413476

Sebuah sisi yang jika tidak dikendalikan akan merubah seseorang berhati malaikat menjadi iblis yang mematikan. Seorang atlet, artis, politikus, bahkan pemuka agama yang tersohor sekali pun, akhirnya dihancurkan rasa haus akan harta, ketenaran dan kekuasaan. Begitu juga dengan mereka yang terkenal dengan sebutan pendekar anti korupsi. Ketidakberdayaan mereka da¬lam menahan rasa haus akan harta dan ketenaran, menyebabkan sampai de¬tik ini perang melawan korupsi hanya akan menjadi gurauan menarik bagi se¬tiap anak bangsa, korupsi tetap saja men¬jadi jalan tiada berujung, seakan selalu diwariskan dari generasi ke generasi. Menyadari kecenderungan adanya sisi gelap, berusaha untuk tidak mem¬bantah, tetapi tetap mengendalikannya akan mempermudah para pendekar anti korupsi dalam mencapai tu-jua¬n¬nya. Negara yang diberi label “sarang ko¬ruptor” tidak akan pernah terdengar lagi ketika semua menyadari bahwa dalam dirinya pasti bersemayam bibit-bibit koruptor. Sedangkan Pendekar yang menggembar-gemborkan bahwa mereka adalah golongan putih, suci, tanpa sisi gelap, merupakan golongan yang paling mudah terjerumus dalam lubang kelam dunia korupsi.

Sisi Gelap

Penegak hukum seperti Hakim, Polisi, Jaksa, KPK, dan Pengacara adalah ujung tombak dalam pem¬berantasan korupsi di Indonesia. Akan tetapi yang dijadikan tombak keba-nya¬kan terkadang menusuk Rakyat dari be¬la¬kang. Sudah menjadi rahasia umum ketika ada Polisi dengan rekening miliaran, Jaksa penjual dakwaan, sam¬pai pada Hakim yang tertangkap tangan menerima sogokan. Tidak sedikit orang mengatakan, bahwa untuk menjadi Polisi, Jaksa atau pun Hakim seseorang harus se¬dia¬kan uang ratusan juta. Pada akh-

irnya yang menjadi penegak hukum hanyalah para penyogok dan koruptor saja. Sedangkan mereka yang jujur didepak di tahap perseleksian. Jika semua itu memang b e n a r, m a k a b a g a i m a n a mung¬¬kin menjadi penegak hukum antikorupsi apabila memulai semuanya de¬ngan melakukan Korupsi, Kolusi dan Nepotisme. Sebagai lembaga yang diharapkan mewakili rakyat dalam menjalankan kedaulatan. Dengan fungsi anggaran, legislasi dan pengawasan, DPR diha¬rap¬kan membentuk Peraturan Perundangun¬dangan yang kuat dalam pem¬be¬rantasan Korupsi, membentuk Panja-Pan¬ja untuk memberantas Korupsi, me¬ngawasi kinerja penegak hukum bahkan me¬milih penegak hukum yang ber¬kualitas. Na m u n h a r a p a n h a n ya men¬jadi hayalan ketika banyak ang¬gota DPR yang menjadi pe-rampok uang negara. Bagaimana mungkin mem¬ben¬tuk Pe¬run¬dangundangan yang kuat dalam pemberantasan Korupsi, ketika masih banyak anggota DPR yang mem¬per¬jual¬belikan pasal-pa¬sal. Panja Century dan Mafia Pajak Se¬perti dijadikan gertakan po¬litik be¬laka, demi tetap bertahan di sing¬ga¬sana ke¬kua¬saan. Ter¬pilihnya Pim¬¬pinan KPK, Polri, Hakim Agung dan Pe-negak hu¬kum lain¬nya, tidak bisa di¬pas¬tikan ter¬le¬pas dari Intrik-Intrik politik ko¬¬tor dan ke-pentingan para ko¬ruptor.

Sisi Gelap LSM

Jika selama ini kita men¬dengar LSM dengan ke¬pe¬dulian sosialnya, sangat me¬men-tingkan ke¬pen¬ti¬ngan rak¬yat lemah. Sisi gelap dari keberadaan si¬lu¬man-siluman yang ber¬kedok LSM di bumi Pertiwi perlu juga di¬sam¬paikan. Dengan ke¬dok pejuang de¬mok¬¬rasi, trans¬pa¬ran¬si, HAM, serta anti korupsi me¬reka me¬ng¬kelabuhi rakyat. Pot¬ret ribuan si mis¬kin di¬per¬jualbelikan un¬tuk men¬¬¬da¬pat

ku¬cu¬ran dana dari do¬na¬tur. Se¬hingga men¬jadikan yang miskin tetap miskin dan aktivis LSM ber¬man¬dian degan uang, disamping mendapat pujian atas “keder¬ma-wa¬nan¬nya” ke¬pada simiskin. Tidak jarang dibicarakan ada LSM yang memeras pemerintah ataupun pengusaha dengan data yang dimiliki, ada pula LSM yang mendapat kucuran dana dari perusahaan asing dan bahkan dibiayai untuk kepentingan Asing. Paling menghinakan ketika aktivis LSM mencari-cari sensasi, mengadakan pembohongan Publik, menjadikan rakyat miskin dan anti korupsi sebagai langkah untuk mendapatkan po¬pu¬laritas. Pemberantasan korupsi yang di¬per-juangkan LSM takkan berarti apa-apa ketika aktivis LSM melarikan tujuan mereka kepada uang, po¬pu¬la¬ri¬tas, dan ketenaran.

Sisi Gelap Mahasiswa dan Rakyat

Mahasiswa adalah go¬lo¬ngan yang paling Idealis dalam pem¬be¬ran¬tasan korupsi. Mereka dikenal Pawang De¬mok¬rasi, rela turun ke jalan dalam aksi me¬negakkan pilar de¬mok¬rasi yang anti korupsi, dengan semangat dan lantang¬nya berkoar-koar di Ins¬tansi-instansi pe¬merintah. Namun sangat ironis ketika dilihat sisi gelap prilaku mahasiswa, ke¬ba¬nya¬kan mereka tidak lebih dari seorang Ko¬ruptor. Mulai dari mencontek, titip absen, bolos, menipu bahkan hampir semua prilaku koruptor dikerjakan oleh ma¬hasiswa. Walau pun perbuatan itu ha¬nya hal kecil dan sepele namun ketika te¬lah menjadi kebiasaan pastilah prila¬ku Koruptor akan mendarah daging di tubuh mahasiswa. Jika direnungkan siapa sebenarnya yang memperlambat pemberantasan Korupsi di negara ini, maka rakyat adalah monster yang paling berta¬ng¬gung jawab terhadap prilaku Korupsi. Rak¬yat mungkin berfikir, bahwa me¬re¬ka yang paling dirugikan bila terja-

di tin¬dak pidana korupsi. Tapi tidak sadar bah¬wa merekalah penyebabkan korupsi sebenarnya. Tidak akan ada hakim yang me¬nerima sogokan tanpa ada ma¬sya¬rakat peyogok, tidak akan ada polisi ataupun jaksa berkelakuan bagaikan anjing tanpa ada masyarakat yang menyumpal mulut mereka dengan uang. Tidak akan ada anggota DPR penjual pasal, tanpa ada masyarakat yang membayar. Bahkan tidak akan ada anggota DPR yang korupsi tanpa ada rakyat yang dengan uang Rp 50 ribu rela memilih koruptor. Betapa banyak pr ilaku ko¬ruptor diperbuat para pendekar anti korupsi negri ini, baik pe¬negak hukum maupun rakyat je¬lata, dari sikaya sampai simis¬kin. Besar ke¬cil¬nya uang yang dikorupsi tergantung situasi, waktu dan ke¬sem¬pa¬tan dimiliki. Jika Sang Pe¬nguasa me¬lakukan korupsi, uang¬nya pastilah lebih besar di¬ban¬dingkan si¬miskin yang korupsi. Jika yang kuat mencuri har¬ta ne¬gara maka yang lemah men¬¬curi sandal jepit dan biji ka¬kao, kedua duanya samasama pen¬curi tapi bedanya ha¬nya¬lah kesempatan men¬jadi pencuri yang lebih be¬sar. Jika si¬miskin atau sile¬mah diberi ke¬kuasaan, m a k a t i d a k a d a ja m i n a n me¬reka tidak akan men¬curi harta ne¬gara. D e¬ngan me¬nya¬dar i bah¬wa tubuh ini mempunyai sisi gelap berupa nafsu koruptor, tidak be¬ru¬saha mem¬ban¬tah, te¬tapi te¬tap me¬ngen¬dalikannya akan mem¬per¬mu¬dah kita dalam mem¬be-rantas korupsi. Pemberantasan korupsi bukanlah mus¬tahil ketika setiap orang berusaha mengubah dirinya sendiri, mencegah diri sendiri agar tidak menjadi koruptor jauh lebih penting dari pada mengurus para tersangka koruptor. Mengubah teman, keluarga, masyarakat bahkan negara ini hanya akan menjadi omong kosong, ketika tidak diawali dengan megubah diri sendiri. (b3)

Surat Pembaca

Truk dan Bus Gunakan Jalur Roda Dua Khusus OPINI dan Surat Pembaca Naskah di kirim ke :

opini.barometer@gmail.com

Jalan Pamularsih Raya No. 101 Semarang Komisaris Pemimpin Perusahaan Pemimpin Umum Pemimpin Redaksi Layout : Reza AW

: : : :

Henky Suwarno Herman Nugroho Filipus CD Takhrodjie SA

Sungguh ironis jalan di Kota Semarang. Bagaimana tidak, semua jalur perjalanan dengan jam-jam tertentu sudah macet total. Kota Semarang dengan status kota Ibu kota Provinsi Jawa Tengah, bukan seperti Kota Jakarta yang megapolitan. Di Jakarta dianggap semua berkumandang dengan kemacetan. Namun, Semarang apakah layak disebut kota macet? Tentu

jawaban ini tak perlu dijawab jika masing-masing pihak yang menggunakan jalan raya sadar akan kepatuhan berlalu lintas. Ketidakpatutan kerapkali terjadi saling serobot antarpengguna jalan. Pemakai roda dua menggunakan jalur bus/truk yang sudah disediakan. Sebaliknya, bus dan truk yang tidak berhak menggunakan jalur roda dua nekad menobos jalur tersebut. Jika

roda dua bisa menyela di antara jalanan, namun jalur roda dua jika dilewati roda empat atau delapan akan terasa tidak enak. Di Jalan Terboyo, kerapkali kejadian tersebut terjadi. Banyak truk, metromini, bus kecil hingga bus besar angkutan jarak jauh memilih jalur lambat. padahal, bus dan lainnya sudah disediakan jalur lebar di tengah. Pengguna jalan lain pun merasa keteteran jika harus melawan

atau melewati truk dan bus tersebut. Selain pada satu sisi, pengendara roda dua tidak mau sabar menggunakan jalan. banyak dari mereka di Jalan Terboyo melangar ketentuan yang diatur. Di sana jelas tidak boleh motor lewat jalan ini, namun itu hanya peringatan, banyak yang melanggar. Beda, jika ada polisi lalu lintas di sana, kondisi berubah menjadi semula.

Nah, kami tidak saling menyalahkan antarsesama pengguna jalan. Namun, akan lebih enak dan nyaman jika menggunakan jalur yang sudah ditentukan petugas. Petugas juga akan senang jika masyarakat kita tertib. jika sudah demikian, Niscaya Semarang tidak akan mengalami kemacetan. Kusnadi Warga Sayung

Redaktur Pelaksana: Razki Hazkia, Ariel Noviandri, Isheru Pratikno, Respati Jenar, Budi Hartono. Sekretaris Redaksi : Ariyati Pulungan. Reporter : Nawang Andriyani, Nazar Nurdin, Dwi Royanto, Fais Urhanul Hilal, Issatul Hani’ah, Afri Rismoko, Abbas Efendy, Wara Merdekawati. Fotographer : Prabowo. Layout : Supriyadi ­(coordinator), Abdus Salam, Wareh Adi Setiawan, Reza Abdurahman Widjaya. Grafis : Frenkyjo. Iklan : Iin Yuniasih, Cici, Rambo Angelina, PT. Ganesha Media Kreasindo (Jl. Padepokan Ganesha 1 Blok C 5 Semarang) Keuangan : Ciptaning Andriani, Ika Puspitasari, Pemasaran/Sirkulasi : Manager : Arif, Akhmad Zainuddin, Rhiza Aditya, Achmad Iskandar, Agus Wahyudi, Dwi. Demak : Fajar. ­Pati : Gatot. Kudus : Eko . Umum : Dwi Mustopa, Imam. Alamat Redaksi : Jalan Pamularsih No. 101 Semarang, phone (024) 7603227, 7607143. Redaksi : koran.barometer@gmail.com. Facebook : Koran Barometer. Twitter : @koranbarometer email : koran.barometer@gmail.com


7

BAROMETER Sabtu, 16 November 2013

Pelanggaran Atribut Kampanye Makin Marak YOGYAKARTA – Panitia Pengawas Pemilu Kota Yogyakarta menyatakan temuan pelanggaran pemasangan alat peraga kampanye yang menyalahi aturan semakin marak sehingga perlu ditertibkan.

Kegiatan BPBD Goes to Kecamatan. bpbd.sukoharjokab.go.id

Hadapi Cuaca Ekstrim, BPBD Ajukan Tambahan Logistik SUKOHARJO – Menghadapi cuaca ektrim yang terjadi akhir-akhir ini, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sukoharjo mengajukan tambahan bantuan logistik ke BPBD Provinsi maupun BNPB Pusat. Pengajuan tambahan logistik tersebut sebagai antisipasi kurangnya logistik saat terjadi bencana. Kepala BPBD Kabupaten Sukoharjo Suprapto mengatakan setiap kali terjadi bencana pihaknya langsung mengkondisikan areal atau TKP bencana dan mengirim logistik sesuai yang dibutuhkan. Meskipun saat ini stok logistik di BPBD dipastikan aman, namun

pihaknya mengajukan tambahan sebagai antisipasi. “Stok logistik saat ini masih aman. Namun, sebagai antisipasi menghadapi cuaca seperti ini, kita akan segera menyiapkan kebutuhan logistik dengan menambah melalui permohonan tambahan ke BPBD Provinsi maupun BNPB,” ucapnya. Selain penambahan logistik, kata dia, dalam waktu dekat pihaknya akan mencairkan dana tak terduga, guna memberikan bantuan kepada korban bencana sesuai kerugian yang di alami. Untuk saat ini, BPBD masih melakukan akumulasi data bencana yang terjadi

dalam kurun waktu beberapa minggu terakhir ini. Rekapitulasi kerusakan dan kerugian yang dialami diperlukan untuk persyaratan pemberian bantuan stimulan dari Pemkab Sukoharjo, yang sumber dananya dari dana tak terduga dalam APBD Kabupaten Sukoharjo. “Kita rekap, akumulasi data beberapa minggu ini. Pemberian bantuan stimulan besarannya sesuai nilai kerugian. Untuk yang rumah roboh itu Rp 5 juta. Kerusakan ringan ya disesuaikan. Ada estimasinya. Namun, untuk dana tak terduga, kita prediksi cukup sampai akhir tahun anggaran ini,” terangnya. (wat/b7)

Gerindra Kota Magelang

Hindari Golput, Caleg Harus Cermati DPT MAGELANG – Partai Gerindra Kota Magelang menginstruksikan para calon anggota legislatif daerah setempat untuk mencermati daftar pemilih tetap guna mendorong masyarakat berperan secara aktif dalam Pemilihan Umum 2014. “Sudah kami instruksikan kepada caleg untuk aktif mencermati DPT, bukan hanya untuk menjaga konstituen agar tidak kehilangan hak pilihnya, tetapi juga untuk kepentingan secara luas agar masyarakat bisa terlibat dalam pemilu nanti,” kata Ketua DPC Partai Gerindra Kota Magelang Tatang Jatmiko, Jumat. Pihaknya mengharapkan hasil kerja mereka dalam mencermati DPT dilaporkan kepada DPC partai politik itu pada akhir November 2013 untuk selanjutnya disampaikan kepada komisi pemilihan umum setempat. Selain peran para caleg, katanya, jajaran kepengurusan partai juga mendapat tugas yang sama, yakni mencermati DPT. “Sampai kepengurusan di tingkat ranting, juga mencermati DPT. Mesin partai kami gerakkan untuk mencermati DPT. Mereka kami pandang lebih memahami

warga di sekitarnya dan tempat pemungutan suara, sehingga pimpinan ranting tepat untuk menjalankan tugas mencermati DPT,” katanya. Pihaknya juga mewaspadai kemungkinan nama-nama warga secara “siluman” yang masuk DPT untuk Pemilu 2014 di Kota Magelang. Ia menjelaskan bahwa Partai Gerinda menghendaki Pemi- l u 2014 berlangsung secara jujur dan adil dengan keterlibatan masyarakat secara optimal dalam menyukseskan pesta demokrasi mendatang. “Jadi pencermatan terhadap DPT oleh jajaran partai kami, bukan sekadar mencermati kader dan simpatisan Gerindra, tetapi juga untuk masyarakat yang akan memilih partai manapun, supaya tidak kehilangan hak pilihnya,” katanya. Secara lisan, katanya,

jajaran pengurus cabang telah mendapat informasi dari sejumlah kader dan caleg terkait dengan warga setempat yang meninggal dunia dan pindah domisili, namun masih tercantum dalam DPT. “Karena masih secara lisan, belum kami tuangkan dalam berita acara untuk kami laporkan ke KPU,” katanya. Berdasarkan data KPU Kota Magelang yang diterima Partai Gerinda setempat, jumlah warga setempat yang masuk DPT sebanyak 93.019 orang yang terdiri atas laki-laki 44.612 orang dan perempuan 48.407 orang. Jumlah tempat pemungutan suara sebanyak 264 tempat tersebar di 17 kelurahan dan tiga kecamatan. (ant/b7)

“Kami sudah menjadwalkan rapat koordinasi dengan Dinas Ketertiban untuk membahas penegakan pelanggaran alat peraga kampanye yang menyalahi aturan. Jumlahnya sudah semakin banyak bila dibanding rekomendasi pertama yang pernah kami sampaikan ke Dinas Ketertiban beberapa waktu lalu,” kata Ketua Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kota Yogyakarta Agus Triyatno, Jumat. Menurut dia data pelanggaran pemasangan alat peraga kampanye di 21 titik sebagaimana rekomendasi awal Panitia Pengawas Pemilu Kota Yogyakarta baru berasal dari temuan pelanggaran di jalan-jalan utama kota. Temuan tersebut, lanjut dia sudah semakin banyak karena Panitia Pengawas Kecamatan dan Petugas Pemilu Lapangan (PPL) juga sudah memasukkan temuan pelanggaran yang berada di jalan-jalan kampung d a n ga ng gang. P e l anggaran terbanyak berada di Kecamatan Te g a l r e j o dan Gondokusuman, sedangkan pelanggaran paling sedikit terjadi di Kecamatan Jetis. Bentuk pelanggaran yang cukup banyak ditemui adalah pemasangan alat peraga berbentuk stiker oleh calon anggota legislatif yang ditempel di tiang listrik dan fasilitas umum lainnya. Selain itu, juga pelang-

garan jumlah dan lokasi pemasangan yang tidak mengikuti aturan yang sudah ditetapkan dalam Peraturan Wali Kota Yogyakarta Nomor 67 Tahun 2013 tentang Pemasangan Alat Peraga Kampanye. “Kami berharap, dalam pertemuan dengan Dinas Ketertiban mendatang ada langkah penertiban yang bisa dilakukan. Kami pun siap jika diminta untuk mendampingi saat penertiban,” katanya. Sementara itu, Kepala Bidang Pengendalian dan Operasi Dinas Ketertiban Kota Yogyakarta Totok Suryonoto mengatakan, akan merumuskan bersama dengan Panitia Pengawas Pemilu Kota Yogyakarta mengenai bentuk pelanggaran dan penindakan yang harus dilakukan. “Apakah harus penertiban, atau sekadar pemberitahuan untuk segera memperbaiki kesalahan pemasangannya,” katanya. Jika memang harus ditertibkan atau dieksekusi, lanjut dia, maka Dinas Ketertiban akan memberi tahu partai politik yang bersangkutan terlebih dahulu. (ant/b7)

Ribuan NIK Invalid Mulai Terkoreksi YO GYAKARTA – Ribuan pemilih dalam daftar pemilih tetap dengan nomor induk kependudukan invalid mulai terkoreksi setelah Komisi Pemilihan Umum di masing-masing kabupaten/kota melakukan upaya verifikasi. “Misalnya saja dari Kabupaten Bantul, sudah ada sekitar 5.000 pemilih dengan nomor induk kependudukan (NIK) invalid yang sudah terkoreksi. Saat ini, proses terus berjalan di masing-masing kabupaten/kota,” kata Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) DIY Hamdan Kurniawan di Yogyakarta, Kamis. Berdasarkan data dari KPU DIY, jumlah pemiluh dengan NIK invalid di daerah tersebut tercatat sebanyak 31.000 lebih. Menurut dia KPU di masingmasing kabupate/kota sudah melakukan berbagai upaya untuk mengoreksi NIK invalid www.kpud-diyprov.go.id

Layout : Wareh Adi S

tersebut dengan berkoordinasi dengan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil baru menerjukan Panitia Pemungutan Suara (PPS) ke wilayah atau menerjukan PPS ke wilayah baru kemudian berkoordinasi dengan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil. “Penyisiran pemilih dengan NIK invalid akan terus dilakukan. Hal yang harus dilakukan adalah dengan melakukan verifikasi faktual, tidak hanya verifikasi berkas saja,” paparnya. Hamdan menambahkan, dalam proses verifikasi faktual seluruh petugas di lapangan telah diminta untuk melakukan upaya semaksimal mungkin. “Jika nanti masih ada pemilih tanpa NIK karena warga yang bersangkutan benar-benar tidak memiliki identitas, maka petugas diminta membuat berita acara verifikasi,” ucapnya.

Di dalam berita acara tersebut harus disebutkan secara jelas penyebab warga tidak memiliki NIK, namun pemilih tersebut bukan pemilih fiktif. “Untuk meyakinkan bahwa pemilih yang dimaksud bukan pemilih fiktif, maka diperlukan verifikasi di lapangan. Itu yang penting dilakukan,” tuturnya. Jika dalam verifikasi tersebut masih ditemukan warga yang tidak berhak memilih namun tercatat dalam daftar pemilih tetap, maka petugas bisa mencoretnya. “Kami berupaya maksimal agar daftar pemilih tetap untuk Pemilu 2014 lebih baik,” tukasnya. Hasil verifikasi di lapangan dari masing-masinf KPU kabupaten/kota sudah harus diserahkan ke KPU DIY pada akhir November dan pada 2 Desember akan diserahkan ke Jakarta. KPU RI akan merekapitulasi data pada 4 Desember. (ant/b7)


BAROMETER Sabtu, 16 November 2013

Mahasiswa Undip Temukan Alat Deteksi Kanker Serviks

FOTO BERSAMA : Rektor Undip Prof Soedharto foto bersama dengan mahasiswa peneliti Undip. (doc)

SEMARANG – Mahasiswa Fakultas Teknik Jurusan Sistem Komputer Undip, Budi Setyawan dan Muhammad Yusuf Efendi berhasil menemukan sebuah alat yang dapat mendeteksi kanker serviks. Alat yang dinamai Servicantor (Servical Cancer Detektor) ini juga berhasil meraih emas pada Pimnas ke-25 di Universitas Mataram. Budi menjelaskan, dalam membuat Servicantor ada dua perangkat yang digunakan. Diantaranya, kamera digital khusus mikroskop dan sistem aplikasi komputer. Kamera digital diletakkan di leher mikroskop dan digunakan sebagai pengganti lensa okuler. Kamera khusus ini berfungsi mendeteksi jaringan untuk diubah menjadi citra digital. Setelah penerjemahan citra digital selesai, informasi tersebut akan sampai ke aplikasi komputer untuk dikategorikan. Ada beberapa pengkategorian, yakni normal, mengalami kelainan, atau sudah masuk ke tahapan kanker, baik stadium 1, 2, atau 3. Budi dan rekannya melakukan

pencobaan terhadap 80 jenis jaringan mukosa serviks, dan hasilnya 77 sampel terdeteksi dengan tepat. ”Alat ini tidak perlu menggunakan jasa dokter spesialis untuk mengambil jaringan mukosa serviks yang letaknya sekitar 5 cm di dalam alat kelamin wanita. Tetapi tidak juga bisa dilakukan orang awam, karena ditakutkan malah membuat luka di tempat lain. Jadi kami anjurkan dokter atau bidan berpengalaman,” ungkapnya yang melakukan penelitian sejak 5 bulan lalu. Spatula Untuk mengambil jaringan mukosa serviks, digunakan spatula yang di ujungnya terdapat semacam bulu halus. Bulu tersebut kemudian seperti dioleskan dan jika jaringannya sudah terambil langsung dipindah ke preparat. Biaya pembuatan Servicantor terbilang cukup murah, hanya Rp 3-4 juta. Kelebihan lain alat ini adalah dapat digunakan hingga daerah terpencil dan di semua jenis komputer. ”Kanker serviks selama ini dikenal sulit dideteksi karena letaknya yang tidak terli-

hat. Kebanyakan wanita yang menderita kanker serviks, terdeteksi saat stadium lanjut. Padahal kalau sudah seperti itu, kecil kemungkinan bisa diobati dan lebih banyak berujung pada kematian. Kalau ingin periksa deteksi dinipun, biayanya mahal,” ujarnya. Oleh sebab itu, Budi berharap dengan temuannya itu, dapat membantu wanita melakukan deteksi secara rutin kesehatan serviks (rahim) dengan biaya murah. Sehingga jika ada kelainan dapat langsung diobati untuk memperkecil risiko kematian. Ia dan rekannya terus melakukan pengujian citra-citra digital kanker serviks yang didapat. ”Kami baru melatih aplikasi dengan 120 jenis citra jenis normal, peradangan, kanker stadium 1, dan lainya. Kedepan, terus akan kami lakukan penyempurnaan dengan menambah jenis citra agar lebih luas pengujiannya. Selain itu, Servicator menjadi alat yang dipercaya dunia kesehatan dalam deteksi kanker serviks,” katanya. (naw/b5)

Gebrakan Kurikulum 2013

UN Bisa Dilaksanakan di Kelas 2 ”Yang Penting Tanpa Ada Pungutan” Disdik Tak Dilarang Jam Tambahan

N BUKAN MOMOK : Dengan perubahan sistem, UN diharapkan tak jadi momok kelulusan siswa. (NAWANG ANDRIYANI/BAROMETER)

SEMARANG – Implementasi kurikulum 2013 membawa sejumlah gebrakan-gebrakan besar di dunia pendidikan. Setelah penghapusan UN untuk SD, beberapa waktu lalu, sekarang muncul kabar jika pelaksanaan UN di SMP dan SMA/SMK dilakukan saat siswa berada di kelas 2. Hal tersebut diungkapkan anggota Badan Standarisasi Nasional Pendidikan (BSNP), Prof Eddy Wibowo, baru-baru ini. Menurutnya, meskipun masih sebatas wacana namun pelaksanaan UN di kelas 2 sangat mungkin terjadi. ”Jadi nantinya untuk tingkat SMP, UN dilaksanakan saat dibangku kelas VIII. Sedangkan SMA dan SMK dilaksanakan saat siswa duduk di kelas XI. Namun ini masih belum dibahas

secara matang. Sedangkan untuk SD, kami tidak tidak membuat program,” ungkapnya yang juga guru besar Unnes tersebut. Namun, sebelum mengikuti UN di kelas 2, siswa harus memenuhi beberapa syarat. Di antaranya menyelesaikan seluruh program pendidikan, mendapatkan penilaian baik terkait akhlak dan kepribadian, dinyatakan lulus ujian sekolah, dan lulus ujian nasional. Dengan begitu, siswa yang belum memenuhi persyaratan tadi belum diperkenankan mengikuti UN. Implementasi wacana ini pun, akan mengubah rencana pembelajaran guru yang sebelumnya tertata selama tiga tahun. Untuk itu, BNPN dan Kemendikbud masih akan membahasnya secara khusus. ”UN yang dilaksanakan di kelas 2 bertujuan mempermudah guru memetakan kemampuan siswa. Siswa yang dinyatakan lulus, hasilnya dapat disimpan sebagai syarat kelulusan di akhir pembelajaran. Sedangkan yang gagal, diberi kesempatan

melalui pembelajaran remidial. Mungkin masih tetap bisa mengikuti UN lagi di tahun berikutnya,” ujarnya. Dengan sistem tersebut, membuat siswa memiliki kesempatan dua kali memenuhi syarat kelulusan. Selain itu, mengurangi jumlah peserta program paket dan menghilangkan stigma jika tak lulus UN adalah akhir dari dari segalanya. Saat ini, BSNP masih melakukan evaluasi kekurangan dan kelebihan kurikulum 2013. Eddy juga menjelaskan sesuai PP No.32 Tahun 2013 Tentang Standar Nasional Pendidikan, mulai tahun depan BNPN tidak memprogramkan UN SD. Penjaminan mutu dapat dilakukan dengan ujian bersama yang diselenggarakan Pemerintak Kota/Kabupaten dan Provinsi masing-masing. “Dengan ujian bersama, maka penilaianya tidak dilakukan oleh guru itu sendiri, tetapi lebih luas. Hasilnya juga dapat dipakai melanjutkan ke jenjang berikutnya,” katanya. (naw/b5)

Anggaran Pendidikan 2014 Dipatok 20,02% SOLO - Anggaran pendidikan pada APBN 2014 ditetapkan sebesar Rp 368.899,1 miliar atau 20,02 persen dari total belanja negara yang mencapai Rp1.842.495,3 miliar, kata Kepala Subdirektorat Penyusunan Anggaran Belanja Negara Direktorat Penyusunan APBN, Agung Widiadi. Agung Widiadi pada Forum Group Discussion Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara di Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo, Jumat, anggaran pendidikan itu terdiri atas alokasi anggaran pendidikan melalui belanja pemerintah pusat sebesar Rp 130.279,6 miliar. Kemudian, kata dia, alokasi anggaran pendidikan melalui transfer ke daerah sebesar Rp

Layout : Wareh Adi S

238.619,5 miliar. Dikatakandia, kebijakan pembangunan pendiidikan 2014 diarahkan untuk men-

dukung peningkatan kualitas wajib belajar pendidikan dasar sembilan tahun yang merata. Kemudian, peningkatan

akses, kualitas dan relevansi pendidikan menengah-universitas, peningkatan akses kualitas relevansi dan daya saing pendidikan tinggi, serta peningkatan profesionalisme dan pemerataan distribusi guru dan tenaga kependidikan. Peningkatan akses dan kualitas pendidikan anak usia dini (PAUD), pendidikan nonformal dan pendidikan informal, peningkatan kualitas pendidikan agama dan keagamaan. Selain itu, untuk pemantapan pelaksanaan sistem pendidikan nasional, peningkatan efisiensi dan efektivitas manajemen pelayanan pendidikan, serta pengutan tata kelola pendidikan dan peningkatan pendidikan karakter. (ant/b5)

Kewajiban guru mengajar per minggu sebanyak 24 jam. (doc)

SEMARANG – Dinas Pendidikan Kota Semarang tak pernah melarang adanya jam tambahan untuk memberikan penguatan terhadap beberapa mata pelajaran tertentu. Namun, Disdik menegaskan adanya jam tambahan tak bisa dijadikan alat untuk menarik iuran dari siswa. ”Untuk penguatan atau tambahan pelajaran, bisa dilakukan dengan memasukkannya ke program sekolah. Boleh pagi atau sore, atau dua-duanya. Yang tidak boleh adalah memberikan tambahan, tetapi juga ada tarikannya. Itu jelas dilarang,” ungkap Kepala Dinas Pendidikan, Bunyamin, baru-baru ini. Pernyataan yang sama juga disampaikan Kepala Pendidikan Dasar Menengah (Disdakmen), Taufik Hidayat, Jumat (15/11). Menurutnya, Disdik tidak pernah melarang adanya jam tambahan pelajaran karena merupakan kewenangan masing-masing sekolah. Biasanya sekolah mengadakan jam tambahan karena permintaan dari orang tua. ”Jam tambahan bergantung dari sekolah masing-masing. Kalau sekolah sudah merasa cukup, jam tambahan boleh saja tidak ada. Tapi kan biasanya orang tua yang meminta adanya jam tambahan kepada sekolah. Yang penting tanpa ada pungutan,” lanjutnya. Pungutan tersebut dilarang, karena menurut PP Nomor 17 Tahun 2010 tentang Pengelolaan dan Penyelenggara Pendidikan, di dalamnya dengan jelas menyebutkan tugas pokok guru. Di antaranya merencanakan pembelajaran, melaksanakan pembelajaran, melakukan evaluasi, melakukan analisis hasil ulangan, melakukan program perbaikan dan pengayaan yang kesemuanya sudah digaji oleh negara. Sedangkan dalam PP yang sama pasal 181 dan 198 ayat (2) terang-terangan menyebut bahwa, Pendidikan dan Tenaga Kependidikan, baik perorangan ataupun kolektif dilarang memungut biaya bimbingan belajar atau les dari peserta didik atau orang tua wali di

satuan pendidikan. Tak Diberi Honor Kepala Sekolah SMPN 5, Suharto mengatakan dengan aturan tersebut guru tidak lagi diberi honor tambahan untuk jam tambahan. ”Sebenarnya sepanjang guru benarbenar memanfaatkan 40 menit per satu jam pelajaran, guru tak perlu lagi memberikan tambahan. Yang terjadi, selama ini orang tua ketakutan kalau tidak ada tambahan disebut berbahaya. Sekarang pun sudah banyak orang tua yang menanyakan kapan ada tambahan,” ungkapnya. Menurutnya, pihak sekolah SMPN 5 selalu melakukan sosialisasi kepada orang tua jika tak ada masalah tanpa adanya tambahan pelajaran. Namun, orang tua beralasan tanpa bantuan guru anak tidak akan disiplin dalam belajar. Oleh karena itu, pada tahun sebelumnya sekolah memberikan jam tambahan pagi selama 50 menit dan tambahan siang 60 menit. ”Sebenarnya kami rencanakan akan memulai tambahan pelajaran awal November lalu. Tapi karena ada beberapa hal, mungkin baru minggu depan dimulai. Memang kami tidak memberikan honor kepada guru, cuma kami tidak tega membiarkan guru begitu saja. Oleh karena itu, kami berikan makan siang yang danya berasal dari sumbangan sukarela orang tua,” katanya. Saat ditanya apakah Dinas Pendidikan memberikan izin pelaksanaan jam tambahan belajar, Suharto menjawab jika Dinas hanya berpesan singkat dan dikembalikan ke sekolah masingmasing untuk mengartikan. ”Dinas bilang jam tambahan sudah ada di tugas pokok dan fungsi (Tupoksi) guru,” ujarnya. Sebelumnya, masalah jam tambahan ini mencuat setelah beberapa sekolah memberikan surat edaran pemberhentian tambahan jam pelajaran. Hal ini membuat sebagian besar orang tua gelisah. (naw/b5)


EKONOMI

BAROMETER Sabtu, 16 November 2013

Pertumbuhan Ekonomi 2014 Ditargetkan Turun SOLO - Pertumbuhan ekonomi Indonesia pada tahun 2014 ditargetkan mencapai enam persen atau menurun jika dibandingkan tahun 2013 yang dipatok 6,3 persen dengan realisasi per 25 Oktober 2013 mencapai 5,9 persen. Target tahun 2014 di antaranya dipengaruhi oleh pertumbuhan ekonomi dunia yang kurang baik, seperti di Amerika Serikat, kata Kepala Subdirektorat Penyusunan Anggaran Belanja Negara Direktorat Penyusunan APBN, Agung Widiadi, dalam Forum Group Discussion Anggaran Pendapatan

dan Belanja Negara di Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo, Jumat (15/11). Ia mengatakan pertumbuhan ekonomi tersebut dengan asumsi inflasi 5,5 persen, tingkat bunga SPN tiga bulan 5,5 persen nilai tukar rupiah untuk dolar AS dipatok sebesar Rp 10.500. Selain itu harga minyak mentah Indonesia 105 dolar AS per barel, “lifting” minyak 870 ribu barel per hari dan lifting gas 1.240.000 barel setara minyak per hari. Dengan pertumbuhan ekonomi tersebut dari tingkat

pengangguran pada APBN tahun 2013 yang dipatok antara 5,8-6,1 persen untuk tahun anggaran 2014 menjadi 5,7-5,9 persen dan angka kemiskinan tahun 2013 9,5-10,5 persen menjadi 9,0-10,5 persen. Mengenai kebijakan penerimaan perpajakan tahun 2014, Agung mengatakan penghaslian berbasis sektor dengan fokus utama pada pertambangaqn, perkebunan, properti, dan perdagangan. Penyempurnaan sistem administrasi perpajakan untuk meningkatkan kepatuhan wajib pajak,

penyempurnaan peraturan perpajakan untuk lebih memberikan kepastian hukum serta perlakuan yang adil dan wajar. Ekstensifikasi wajib pajak (WP) orang pribadi berpendapatan tinggi dan menengah, optimalisasi data hasil sesnsus pajak nasional dan pengutan penegakaaqn hukum bagi penggelapan pajak. Ia mengatakan dalam hal ini juga mengantisipasi pemberian konsesi tarif bea masuk nol persen terhadap impor bahan baku terkait kebijakan FTA, ekstensifikasi barang kena cukai,

penyesuaian tarif cukai rokok dan mengarahkan kebijakan bea keluar untuk mendukung nihilirisasi. Acara tersebut juga menampilkan pembicara Kepala Seksi Penyusunan Angaran Belanja Prioritas dan Konsolidasi Belanja Pemerintah Pusat Adi Nugroho, Kepala Seksi Penyusunan Anggaran Belanja Subsidi Waskito Prayogi, dan Lydia Kurujawati Christyana, Kepala Bidang Pembina Akuntansi dan Pelaporan, Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan Negara Provinsi Jateng. (b6/ant)

Hotel Oak Tree Resmi Beroperasi

Nuansa Baru Menginap di Lembah GAJAH MUNGKUR – Satu lagi hotel baru di Semarang dengan ciri dan tentunya lokasi yang sangat menjanjikan untuk bersantai di Kota Semarang. Hotel Oak Tree Emerald Semarang adalah hotel kedua persembahan dari operator Kagum Hotels setelah sukses dengan Oak Tree Urban di Jakarta. Oak Tree memiliki 172 kamar dengan varian tipe kamar Deluxe, Executive, Suite, dan President Suite yang dilengkapi dengan fasilitas dan sarana pendukung canggih untuk dapat meningkatkan kenyamanan para pengunjung saat beristirahat di hotel yang berada di Jalan Palm Papandayan, Gajah Mungkur Semarang ini. “Hotel ini memiliki keunikan tersendiri karena lokasinya yang berada di lembah di daerah Papandayan, Semarang. daerah tersebut dapat menyajikan view perbukitan dan Kota Semarang dari dalam kamar hotel. Untuk itu kami juga menyebutnya sebagai The Hidden Paradise,” ungkap Djarot Waskita, General Manager Hotel Oak Tree. Selain kamar hotel, Oak Tree juga menyediakan ballroom dengan kapasitas 800 orang. Selain itu terdapat kolam renang yang dekat dengan pemandangan lembah dan bukit. Ada pula 8 meeting room dan satu chapel wedding untuk melangsungkan pernikahan. “Lokasinya yang hanya sekira sepuluh menit dari bandara Ahmad Yani dan mudah akses ke pusat kota namun berada di salah satu wilayah perbukitan yang asri dan nyaman di Semarang akan menjadikan Oak Tree Emerald Hotel sebagai salah satu tempat menginap yang strategis, nyaman, dan ” imbuh Djarot. (nov/b6)

MUSIM PENGHUJAN PENJUAL JAS HUJAN DAN PAYUNG LARIS : Pembeli sedang memilih jas hujan di Pasar Johar Semarang, kemarin. Memasuki musim penghujan, pendapatan penjual jas hujan naik hingga 60 persen lebih, dengan harga satu pasang jas hujan yang berbahan plastik tipis dijual Rp35 hingga Rp50 ribu, sedangkan yang terbuat dari bahan tebal dipatok antara Rp75 ribu hingga Rp120 ribu.NENDRA/BAROMETER

PLN Bentuk Timsus Elit

900 Anggota Tim Siap Mati Pertaruhkan Nyawa SEMARANG - Dalam memenuhi upaya kebutuhan masyarakat maka membutuhkan pasokan listrik yang stabil dan handal serta tidak padam. Oleh karena itu, PT PLN (Persero) membentuk tim khusus berjumlah sekitar 900 orang yang siap mati demi menjaga agar pasokan listrik yang mengalir ke rumah-rumah pelanggan tidak terputus sehingga tidak menggangu aktivitas masyarakat.

Suasana area kolam renang yang dekat sekali dengan lembah yang nyaman. (NOVANTO KRIS PRABOWO/BAROMETER)

GADAI

BANK

URUSAN UANG BEREESS!! 5 menit langsung cair. Jaminan BPKB Montor+Mobil+Sertifikat. Mudah,Cepat,Aman. Bunga 1%Tanpa survey HUB:024-70648864. BUKTIKAN!!! iin

PD BPR BKK KOTA SEMARANG, kredit mrh bunga 1%, dr plafon 3JT smp 4M, jaminan BPKB/ Sertifikat, proses cepat. Hub : Rangga 024.70147.194, 085.712.025.36, 0822.232.22.918 iin

Butuh dana ? jaminan BPKB mobil/ kredit mobil? Bbs beli mobil dmn saja,mulai thn 1988. Proses cpt&bunga ringan!!Sinarmas Multifinance Solusi anda! Hub:024.740.410.83/081901092164 iin

Butuh dana cepat??jaminan BPKB MOTOR. Proses cepat dpt hadiah Hub: 089 855 61334/ 024- 7079 9424

GMK

Solusi permasalahan KK&KTA. Pusing diteror Dept Colector, stress angkt telp bank. Kami siap bntu dg solusi:byr sesuai kemampuan dgn stop bunga 0% disc tagihan 30-60%Proses legal, Hub:Angel 024.705.96001/085.6433.59271 iin

Anda bth dana cpt jmn srtfkt,BPKB mbl 95,mtr 03(di acc di bank dg dana prongan max 3bl) Tnp jmn ush sdh jln 2th bngunan permanen(smg) krdt Hp,Emas dll,krdt mtr honda, Yamaha,tnp srve UM 2JT(rmh kontrk jg bsa/smg) ke kanguru Raya 24 02470559301/081325036298

BAHAN BANGUNAN

kiki

JUAL GENTENG MANTILI, beton,paving,macam macam genteng bekas. Jl. Kembang Arum No 247 mranggen. Hub : 024.7020.2800/081.575.968.177

BIRO JASA

iin

ESTI LULUR Terima panggilan lulur dan facial. Pasti anda puas. Hub: Esti 08122513424 Jl. TegalsariTimur VIII/156 RT 02/RW 07 Semarang GMK

KONSULTAN PAJAK: anda punya usaha SIUP, PDP, NPWP, CV, PT, PKP, dll. Bingung / kesulitan buat lap.pajak ESPTPPN, PPh final, SPT tahunan. Hub: 0858 6644 6904/024-7042 0742 iin

RIZKY TRANS MOVERS. Spesialis jasa pindahan rmh/ktr-sewa pickup & truk-jasa krm brg-mobil se-ind. Dengan harga yg terjangkau & ekonomis.Hub: 024-703 647 87/762 89 79 (24 jam) iin

Layout: Abdus S

Tim khusus itu disebut Tim Pekerjaan Dalam Keadaan Bertegangan (PDKB). “Ya, mereka melakukan pekerjaan berisiko sangat tinggi. Sebab, PDKB erat hubungannya dengan saluran udara listrik dan bekerja dalam ketinggian mencapai puluhan meter dari permukaan tanah,” ujar Eddy Denastiadi Erningpraja, Direktur SDM dan Umum PT PLN (Persero).

GADAI : MOBIL, MOTOR, LAPTOP, emas, iphone, camera SLR : LANGSUNG CAIR, aman, taksiran tinggi Free antar jemput layanan 24 jam, hadiah langsung Hub: Ridwan 0244017.0953, 085.726.812.753, 0811.272.0908

JASA BANGUNAN

kiki

PT. SPA PERENCANA + PELAKSANA utk mbangun perumn gemplak asri dekat puskesmas lumut Kota salatiga bisa KPR 20Th DP 10 JT.Hubungi : 081.227.164.500 iin

JASA PENGIRIMAN

RSX Jasa Pengiriman Barang Darat, Laut dan jasa pindahan rumah SMG Imam bonjol No 111 : 0243517769 02470612612 - 085 333 333 878 Kudus Jl Jendral Sudirman No 13: 02913325787 - 085 333 333 858

JASA ARSITEK

Kiki

Desain nggambar rumah,kantor 20Rb/m²,renov,bangun baru, Standart 1,8Jt/m²,menengah 2,2Jt/m²,mewah m u l a i 2 , 5 J t / m ² Te l p : I r. J o k o S . 081.642.533.15 iin

JUAL TANAH

Dijual tanah tanpa perantara tanah HM ±330 m² Dijalan Ampel Gading(belakang Perum Sekar Gading) Gunungpati.Hubungi:081.901.555.123

JUAL/RUMAH KONTRAK

iin

Perum Taman Asri Gunung Pati Tipe 36/120 Hrg 250Jt-an,free PPN,BPHTB,blk nama,AJB,HM Lokasi strategis&nyaman. Bns TVLED 29 Inci+parabola. Dpn kantor kec Gunung Pati.Hub:085.74 0.760.799/024.7088.3740 iin

Inden:Rumah di banyumanik K30/601 35 Jt,36/721 75Jt,45/110 300Jt,50/110 325Jt 60/135 375Jt,65/135 400Jt,70/135 425Jt, KSB/M2 850rb-2,5Jt, CP:740.44 0.51/7044.2806/7036.9676 kiki

DI JUAL TOKO SEMBAKO, langsung lanjutkan usaha, lokasi strategis dan ramai di puguh Dekat wisata gonoharjo boja. HM LT:256m² LB: 240, 850 JT Hubungi: 024-7088.2768

KONTAK JODOH

kiki

Anda single, siap menikah, intelek ? Mencari pasangan hidup yang realistis/ serasi,non perklenikan kontak om oen, 024.70127150.

KEHILANGAN

iin

TELAH HILANG STNK Sepeda Motor Honda Revo warna hitam Th 2010 No pol : H3629TN. No Sin:JBC1E1E1635635.An: Ahmad Munawi HS. Hub: Heri 089.668.358.289 Iin

Dikatakan Eddy, Indonesia telah memiliki tim PDKB SUTM (Saluran Udara Tegangan Menengah), SUTT (Saluran udara Tegangan Tinggi), SUTET (Saluran Udara Tegangan Ekstra Tinggi) dan bahkan telah berkembang muncul sebuah tim baru. Yakni, tim PDKB GI (Gardu Induk) dan GITET (Gardu Induk Tegangan Ekstra Tinggi). “Untuk melaksanakan

LAIN-LAIN

PERSILATAN TENAGA DALAM RAGA JATI mnerima anggota baru. pndaftaran dtempat ltihan lapangan Dpn SMP 5 JL.Sultan Agung SMG. Hari minggu malam senin jam 20.00 sd slesai.CP:P.Fredy 085.642.827.655 & 081.575.286.368 gmk

Konsultan Spiritual islami AA Yani: Nikah Siri, Rukyah, Solusi segera problem secara islami HUbungi:083.866.819.728/081.329.344.460

iin

SIUP NPWP TDP TDR PT CV UD NPWP SIUP TDP HO IMB PAJAK & AKTE HUB: 024-7026.7302 & 085.701.5727.29 gmk

GALERI BATIK & BUTIK HARMONI. Tersedia bermacam² baju batik,bs di dpt di show room Kami Jl CANDI TEMBAGA UTARA 1 NO 903 sd 904 PERUM PASADENA SMG.OUTLET KAMI TIAP HR JUMAT DPN KNT PEMDA SMG.Buka Pagi Hub Bu Utami 081.225.681.30 pin BB 2708E205 gmk

ANDA BTH MEDIATOR/LOBBYING yg prof&akses luas/mbntu menyelesaikan sgl prmslhan?/ Bth COLLECTOR yg tnggh,tegas&tdk mgenal kompromi? Kamilah Mitra trpcy yg tpt u/ anda. Info lynan “Dion Agency”. Hub: (024) 9119 8089, 0823 2854 8889/ 0878 5580 8889 iin

KI SABDO siap membntu menyelesaikan mslh.Hutang piutang yg menumpuk,karier, ush,jual beli tanah/ mobil,pagar rmh/took/pabrikpenyakit medis non medis, dll. Hub: 081 227 886 411/0878 1277 1833 Iin

Sewa: AC, Genset, Blower, dan perlengkapan tenda. Hubungi: 024 7084 7493/085.879.829.688/081-325279-077 Kiki

Promo A3+ CTS 150 gr mulai 2250 Laminasi mulai 1900 per lembar A3 Sumber Bahagia Printing, Jl Imam Bonjol 80 Telp : 024 358.5967 *dicetak dgn konica minolta* Kiki

Cetak MMT Murah Berkualitas Rp mulai 12rb per meter bahan 280gr Sumber Bahagia Printing, Jl Imam Bonjol 80 Telp : 024 358.5967 Buka dr jam 08.0021.00 *dicetak dgn konica minolta* kiki

Dibeli tabung gas,sisa matrial bangunan dan barang-barang anda apa saja, kami hargai layak pantas Bukan harga loak, Hub : 7002.5975/085.741.800.576

LOWONGAN

kiki

Kerja Di Rumah Ngelem Benang Teh, bhn disediakan oleh perusahaan. 1 box = 70Rb, 50Box=3,5Jt. 100 Box= 7Jt. Ada Bonus bulanan 50 s/d 600 Rb. Hub : Ibu Ani (SMS) 081.792.236.81 iin

pekerjaan ini tentunya Tim PDKB memiliki moto yaitu safety, safety, safety. Sehingga, PDKB merupakan tim elit PLN,” tambahnya. Di dalam perkembangannya, pemeliharaan peralatan listrik sudah tidak dimungkinkan dalam keadaan offline atau listrik padam. Karena itu, peran PDKB sangat vital dimana tim PDKB melakukan pekerjaan pemeliharaan peralatan listrik seperti penggantian isolator dan lain-lain dalam keadaan online atau bertegangan. “Inilah mengapa pekerjaan ini disebut beresiko tinggi. Memang tak tanggung-tanggung karena nyawa menjadi taruhannya,” terangnya. Selain itu, PLN memiliki sekitar 90 regu PDKB di seluruh Indonesia dengan jumlah petugas sekitar 900 orang. Tim

Butuh pembantu rumah tangga/ baby sitter/perawat orang tua/sakit Gaji 1.500rb-3Jt.Jl. Bukit Dahlia 8 No 214 Bukit Sendang Mulyo SMG Hub : (024) 6725192/76741846/087.83222.1323/0 85.713.281.607 iin

PBRK Jamu/Garmen/Tepung/Plastik Butuh 350 Staf&Produksi/SMP-S1/1840TH GP. 1,2Jt-2,5Jt/Bln+Mess+U/ makan+Jamsostek. Hub/SMS DT DR 085728052899 P. Wiji (Pengalaman tidak diutamakan) iin

GRTS utk pemberangkatan tng perkebunan klp sawit klmantan Dpt beras,mess/barak,jamsostek dpt uang saku,bs bw keluarga Persyaratan:usia 18-45 th,fc ktp kk.Hub : 085799273167 Iin

Langsung kerja kapal/pelaut PT. KZA menempatkan u/ krj di kpl kargo&tanker dg jbtn juru mudi,juru minyak,juru masak,syrt min lls smp umur 17th. Yg berminat Hub : PT. KZA jl. Satria Barat II/ H 312 Smg Poncol 024-3512582

PDKB dituntut untuk memiliki kompetensi yang tinggi dan selalu bekerja dengan mematuhi standard operation procedure (SOP). Pasalnya, kegagalan nol koma sekian persen dapat mengakibatkan kecelakaan fatal yang dapat menyebabkan kematian terhadap personil PDKB. “Oleh karena itu, patutlah kita menyebut para personil PDKB sebagai pejuang zaman sekarang. Berkat mereka pasokan listrik yang mengalir ke rumah-rumah pelanggan tidak terputus sehingga tidak menggangu aktivitas,” akunya. Sementara menurut salah satu anggota PDKB, Rifzkiyanika, menuturkan, acara ini merupakan rutin tiap tahun dan diikuti seluruh Indonesia dalam rangka mempererat erat kekeluargaan PDKB.

LOWONGAN kerja bisa bawa pulang kerja di rumah bisa buat sampingan gaji 140/hari+7Juta/bulan Hubungi: Pak Tomi, telp : 081 390 900 121

MAKANAN

kiki

STEAKOE KAMOE SOEKA AKOE SOEKA buka jam 11.00-22.00 teman santai anak2 Muda keluarga & org2 bisnis. HARGA TERJANGKAU & FREE WIFI. Datang ke JL.Mentri Supeno No 13A SMG.Hub: Bram 081.904.383.100 gmk

Hanya Rp 4000 dpt nikmati Soto Ayam Kampung Bp Dewo Jl Sriwijaya No 67 SMG cab Jl Kertanegara H 39 SMG buka jam 06.30 pagi.Terima pesanan:085848810763 GMK

CATERING IBU MENOK.Terima pesanan nasi tumpeng, berbagai macam masakan & snack u/ acara syukuran, ultah, hajatan, perkawinan dll.Pasti puas. Harga terjangkau. Hub: Bu Nok 024-91013677, 085290889944 Jomblang Barat III/604 Semarang

Iin

iin

ISTANA BEBEK.bebek bakar bumbu rempah,aneka olahan bebek.Bebek bakar madu rica bebek,garang asem,bebek lada hitam,Nasi goreng bebek.HRGA TERJANGKAU TRIMA PESAN ANTAR. Hub: Jl Fatmawati 37 Smg.Telp:024-704.343.70 & Jl. Veteran 10 Smg. Telp:024-70500229

DICARI PRT/BB sitter untuk kerja di Jakarta,wanita 18Th s/d 35Th, gaji 1,5jt s/d 4Jt, langsung kerja gratis tanpa potongan, segera hubungi Bp.Anto 081.931.957.731

iin

PJTKI RESMI butuh cepat TKW tujuan Singapore, Malaysia, Taiwan, HKG, Abudhabi,/ Timur tengah, ex/ non gratis, dapat uang saku 3 Juta, usia 21-37th. Berminat Hub sgr : 081.225.068.788 kik

BTH Tenaga Krj Helper Non peng utk Pengbrn Mnyk di Dwell Oil Australi, Aramco AEF, Arab Saudi. Gj USD 2000-USD 2500. Biaya bs Ptng Gj, Hub : PT. BMS 081296946166 H. Rommy kik

Dicari TKW 16-35Th di ddk BBY STR di Jkt 1,5Bln smp dpt srtipkt langs di slurkn krj di Jkt/ Smrg Gji 2Jt-3Jt/Bln&PRT 16-43Th gji 1Jt1,5Jt/Bln (JKT) 800Rb-1Jt(smg) sms 0877 3106 5370 iin

PT.MS PERUSAHAAN farmasi (obat) 7 kesehatan smg bth 99 karywn/ti utk kantor& konsultan kesehatan, umur 17 – 47 Th, smp-S1. Call/sms data diri ke:Bp Akhmad 0877.316.99070 iin

iin

Hyundai Accen 07 Biru istimwa No.Baru, bisa pnjm KTP, Velg Racing, AC, tape, Cenlock, Pwstering, 53 9JT Nego.Hubungi : (024) 7026.2827/0858.6685.2001 kiki

Anda ingin menjual mobil segala kondisi. Hubungi: 024-7065.8998. Segera datang dengan Senyum langsung kontan

iin

PROMO NOVEMBER !!! beli mobil Toyota pasti untung, dptkn Avanza ckp dg DP 20Jt an, berkesempatan mendptkn Toyota Alphard. Info : Aziz nasmoco Gombel 0811.2775.168 Pin BB 74DAF287 iin

gmk

RM. Padang Ampera Cinto. Jl. Lemah Abang no 3 Bandungan. 200m dri SPBU arah Bandungan. Pesanan hub 081548111511

PERUSAHAAN di SMG bth byk pria&wnta u/ 10 cab peneptn,17 Th-pensiunan SMP,SMU/K, S1 utk s p v, k e u , r e c p , s e c u r i t y, a d m i n , h r d &umum. 2-3JT. full&parttime non/pengalaman. sms Biodata:0878.3238.2079

Promosi SUZUKI Mobil, DP mulai 9JT’an & disc s/d 40JT cash/ kredit. Ertiga READY dpt free service s/d 70000 km & LED TV. Wagon R bs indent Skrg.Info: BAGUS ARI (024-7060.6818/085.640.174.141/ 081.228.018.986

Nawang

gmk

UNYIEL CAKE N BAKERY ada di JL Ketileng Raya 24 Ruko PSIS.Tlp 024.673.5361 Jl Sompok Br 84B Tlp:024.831.2717 plaza mtahari simpang 5 LT II (smping escalator) Tlp 085.728.255.880. Pesan antar Hub: 024.673.5361

gmk

RUMAH KERIPIK menjual aneka keripik buah, tempe malang, jamur tiram, belut, bekicot, cakar ayam Dll. Ada peluang jadi agen. Hub: 085.229.705.135/088.274.380.600 (sms)/www.rumahkeripik.com Iin

MAKAN SIANG HMT & SPR IRIT. nasi rames 4rb grts es cincau, es teh mns & teh . Menu lgkp:mangt, Pecel urp,lele,ayam,gurami,garang asm,sup,galantine.Warung sehat Jl. MH.Thamrin 8 dpn pntu grbg kntr Pertamina 0822.6565.5557

MOBIL

iin

SUZUKI PROGM DP MRH PICKUP DP 9JT CCL 2,4JT,ERTIGA DP 32JTAN,APV AREMA DP 18JT CCL 3,6JT SWIFT DP 36JT CCL 4JT,NEW SPLASH DP 16JT CCL 3,5JT,MEGA CAR RXDP 19JT CCL2,5JT.READY STOK HUB:NUR SOLIKIN 081.3266.736.48/085.86 6.388.759/0877.321.68.444/024.705.312.09 iin

Toyota Paket Avanza DP 40 Jtan proses cpt syarat diambil,angsr/DP ringan,agya Inova,rush,fortuner,yaris,etios.Bambang Nasmoco.085.640.240.693/024.7038.3441 iin

“Kalau PDKB ini memang personel khusus sehingga dalam acara ini dapat berbagi pengalaman dan pekerjaan terkait kendala-kendala yang sering ditemui di lapangan baik sisi konstruksi maupun lainnya,” terang tenaga distribusi Jakarta Raya dan Tangerang. Rifzki menambahkan, pasukan khusus PDKB ini dibagi dua kelompok. Menurut dia, kelompok pertama melakukan pekerjaan dalam keadaan tegangan 20.000 volt, sementara kelompok kedua menyelesaikan pekerjaan dengan tegangan tinggi yaitu saluran udara tegangan tinggi yang mencapai 150.000 volt. “Jika ada tim PDKB, pemadaman listrik bisa dihindari dan masyarakat tetap bisa mendapat aliran listrik,” pungkasnya. (lam/b6)

PENGOBATAN

Thabib Ibu Sobirin mengobati segala macam penyakit Fisik & Non Fisik.Hub Jl. Sidoluhur III No 7.Telp 024-6722739 Tlogosari SMG gmk

Pngbtn specialis impoten,lmh syhwat,ED,mnmbh ukuran alt vital bsr pjg,jantung,ginjal, Terapi baby sehat cerdas,dll.Hub Jeng Peni (024)70021514/081.3266.14119. Jl Palang No 40 Candi Kenari Sari Sisingamangaraja SMG kiki

ANAK Anda Berkebutuhan khusus?Rehabilitasi early solusinya. Menyediakan terapi berkuda. Hub: 0821.3468.1864/024.707.92800 (jam kerja) iin

Nyantai dan rilex yukk call Fellice 087 731 655 946 Pasti Puaass

kiki

PELUANG USAHA Dicari atau dibeli, jangan buang Minyak goreng bekas atau jelantah, Sayang....., Saya siap terima beli. Hubungi: 081228832826/081 567675966/081901266459 Kiki

PEDULI LAHAN KRITIS, berkebun jati Solomon 6 tahun PANENBATANG BULAT LURUS 9 meter, diameter 30 cm, hemat lahan (jarak 2m x 2m). Pemesanan Bibit Hubungi : 0852 9292 5859

DIJUAL CEPAT HONDA PRESTIGE ‘89, Plat H Kondisi baik, harga nego. Hub: 087831066333

kiki

Peluang Bisnis murah meriah hasil melimpah modal Rp 750rb. Gabung sekarang 085.726.975.800 Nawang

MOTOR

Kredit murah motor baru & butuh dana jaminan :Sertifikat HM,BPKB,Ijazah(karyawan) Hub: S w a m i t r a Te m b a l a n g . Te l p : 0 2 4 709.8630/7475971,sugi 702.402.24,sigit 7080.8604. Agung 024-703.000.172 kiki

Motor HONDA tetap No. 1 Segera dapatkan kemudahan untuk memilikinya. DP & angsuran NEGO. Hub: 70198282 & 085292278282

PENDIDIKAN

iin

KULIAH PROGRAM SPECIAL sgr lulus/wisuda 1) S1: S.E, S.H, S.Kom, S.Pd/i, S.T 2) S2: MM, M.Si,M.Pd/i, M.T, M.H. 3) S3: Legal, Dikti, BAN. Biaya bisa angsur. Hub: Drs. Freddy Reza, Phone : 081.316.304.560/ 0821.2598.9333 Rambu

KULIAH Singkat jalur khusus cepat menyandang gelar S:1, 2, 3. Terakreditasi BAN-PT.T :085-219-091852 EDI kiki


Timnas Kroasia Diiming-imingi Bonus Besar

BAROMETER Sabtu, 16 November 2013

ZAGREB – Tim Nasional Kroasia memapaki babak kualifikasi lebih bersemangat. Pasalnya, negaranya memberikan iming-imingi hadiah yang besar jika mereka mampu melenggang putaran final Piala Dunia 2014 yang digelar di Brazil. Tak tanggung-tanggung, Kroasia menjanjikan bonus sebesar 500.000 euro atau sekitar 674.000 dolar AS. Demikian diungkapkan Federasi Sepakbola Kroasia (HNS), Kamis (14/11).

Kroasia harus melalui babak play-off dua-leg melawan Eslandia untuk memperebutkan satu tiket ke Brazil itu tahun depan. Pertandingan pertemuan (leg) pertama digelar di Reykjavik pada Jumat dengan laga leg kedua di Zagreb pada Selasa mendatang. ”Hadiah atau bonus tersebut akan dibagikan ke para pemain,” kata jurubicara HNS, Tomislav Pacak. Tim Kroasia, negara bekas Repulbik Yugoslavia,

menduduki posisi kedua pada klasemen Grup A, namun dengan poin jauh di bawah Belgia, setelah mereka hanya meraih satu poin dari empat laga terakhir mereka, sehingga mereka harus melewati babak play-off. Ha s i l t e r b a i k m e re k a di Piala Dunia adalah saat mereka mencapai tempat ketiga pada 1998 di Prancis, namun mereka gagal meraihnya kembali pada Piala Dunia 2010 di Afrika Selatan. (ant/b5)

Seleksi PSIS Tahap II

3 PS Ditunggu Hari Ini SEMARANG – Tiga perkumpulan sepakbola (PS) belum juga mengirimkan delegasinya untuk melalui proses seleksi pemain PSIS Semarang. Ketiganya, yakni PS Unnes, PS Untag, dan PS Indomaret. Padahal seleksi pemain gelombang kedua telah dimulai pada Kamis, (15/11).

Koordinator klub Pengcab PSSI Kota Semarang, Rudi Wijaya yang membantu dalam ajang seleksi ini tetap akan menunggu. Terlebih ini merupakan kesempatan bagi pemain klub Kota Semarang untuk menunjukkan performanya dalam ajang seleksi tersebut. ‘’Intinya pelatih sendiri tetap menunggu untuk beberapa klub yang belum mengirim pemain. Apalagi ini kesempatan yang baik untuk pemain klub Kota Semarang. Namun batas terakhir pengiriman pemain terakhir akan kita tunggu sampai hari ini, Sabtu (16/11),” kata Rudi Wijaya, Jumat (15/11). Seperti dike-

tahui masih ada tiga klub anggota Pengcab Kota Semarang yang belum mengirim. Klub ini antara lain PS Unnes, Untag, dan PS Indomaret. Dua dari tiga tim ini, yaitu PS Unnes dan PS Untag mungkin masih disibukkan adanya ujian di kampus masing-masing. Sementara itu Pelatih Caretaker PSIS Eko Riyadi menyatakan, dari pemain yang sudah lolos seleksi tahap awal akan disaring lagi pada hari Senin (18/11) mendatang. ”Kita mencoba mengambil pemain-pemain yang terbaik dari setiap gelombang, dari situ akan kita kerucutkan lagi sampai benar-benar menemukan pemain yang layak untuk kami s e ra h k a n

kepada manajemen, untuk diseleksi pada tahap kedua,” tandasnya. Eko berharap pada seleksi gelombang berikutnya, bisa menemukan pemain yang benar-benar memenuhi kriteria yang diinginkan. Yakni memiliki skill, kecepatan, pola permainan yang baik, dan tentunya memiliki postur tubuh yang ideal yang selevel dengan pemain Divisi Utama. ”Kita masih menyisakan sejumlah pemain yang belum kita seleksi, dan akan kita seleksi pada gelombang berikutnya bersamaan dengan hasil seleksi sebelumnya,” katanya. (vda/ b5)

Finansial Klub Jadi Syarat Mutlak SEMARANG - Ketua Umum PSSI Pusat, Djohar Arifin Husin menegaskan faktor finansial yang sehat menjadi persyaratan mutlak bagi kontestan yang akan diverifikasi untuk lolos ke Indonesia Super League (ISL) musim depan. ”Finansial menjadi hal paling utama dalam verifikasi, karena finansial tim akan menentukan masa depan tim itu sendiri,” katanya, di Kantor PSSI Jateng usai menyaksikan pertandingan Final Liga Pendidikan Indonesia (LPI) di stadion Citarum, baru-baru ini. Oleh karena itu Djohar berharap, setiap tim yang akan diverifikasi diminta untuk jujur dan tahu diri dalam laporan keuangan serta jangan memaksakan diri, karena nanti akan bisa menjadi masalah ke depannya. Terutama akan berdampak bagi kesejahteraan pemain. ”Tidak cukup tim hanya melunasi gaji pemain musim ini. Namun klub harus memiliki dana untuk mengarungi satu musim kompetisi mendatang. Untuk batasan minimal dana tiap klub belum kita tentukan,” ujarnya. Dalam kesempatan tersebut Djohar menyatakan, semua proses verifikasi akan dilakukan secara adil dan bisa dipertanggungjawabkan. Tim yang nantinya tidak lolos bisa mempertanyakan masalah, kenapa tidak diloloskan. ”Semua nanti pakai skor, tidak pakai perasaan, apa dasar tidak masuk akan bisa dilihat, “ tegasnya. (vda/b5)

Kejurnas Panjat Tebing

Indra Sjafri Tolak Uji Coba JAKARTA – Pelatih Timnas U-19, Indra Sjafri menolak tawaran uji coba selama pemusatan latihan tahap pertama. Alasannya, dia tidak ingin uji coba nanti justru akan menganggu programnya dalam meningkatkan kondisi fisik para pemain. “Saya akan menolak. Dibayar berapa pun saya tidak mau. Karena saat ini masih dalam tahap fase general atau persiapan umum untuk peningkatan kondisi fisik. Jadi, saya menolak,” ujar Indra saat ditemui di Jakarta, Jumat (15/11). Peningkatan fisik memang menjadi target utama selama pemusatan latihan tahap pertama yang telah dimulai sejak 9 November hingga 9 Januari mendatang. Indra ingin kondisi fisik anak didiknya lebih baik dari sebelumnya. Namun di tengah pemusatan latihan tersebut, Indra mengakui ada beberapa tawaran uji coba yang dating dan dia dengan tegas menolak. Menurut Indra, laga uji coba baru bisa dilakukan di pemusatan latihan tahap kedua dan ketiga. “Belum saatnya anak-anak berujicoba. Kalau ada yang memaksa, saya siap bunuh-bunuhan. Karena ada waktunya nanti untuk ujicoba,” kata pelatih berusia 50 tahun itu. Setelah melewati pemusatan latihan tahap pertama hingga Januari 2014, tim ‘Merah Putih’ akan melanjutkan di fase

Layout : Wareh Adi S

spesifik dan prakompetisi. Salah satu programnya adalah menggelar banyak laga ujicoba baik di luar ataupun dalam negeri. Mental Asisten Pelatih Timnas, Guntur Cahyo Utomo, menambahkan selain peningkatan fisik, Evan Dimas dkk juga digenjot metalnya supaya tidak mudah drop kala bertandingan. “Kami sedang fokus di physical training. Tetapi aspek mental juga membuat mereka bergairah dalam kondisi berat seperti ini. Makanya kami juga

memberikan stimulus mental kepada mereka. Agar mereka tidak cepat drop,” ujar Guntur. Stimulus mental tersebut, lanjut dia, adalah dengan memberikan semangat dan motivasi. Guntur menilai, pelatihan mental ini nantinya juga akan berguna bagi para pemain di luar pertandingan. “Stimulus memberikan sebuah imajinasi waktu ke depan. Bahwa mereka latihan saat ini untuk waktu mendatang dan untuk masa depan mereka juga. Karena saat ini kami betul-betul dalam dua bulan melahap menu latihan yang berat,” ujarnya. (b5)

Jateng Lampaui Target

SEMARANG - Tim panjat tebing Jateng akhirnya menjadi juara umum Kejurnas Panjat Tebing, yang digelar di Kompleks Jatidiri Semarang. Tim tuan rumah menggondol delapan emas, enam perak dan tiga perunggu dari 19 nomor yang dipertandingkan pada kejuaraan yang digelar 9-15 November tersebut. Diperingkat kedua diraih oleh tim DKI Jakarta yang mengumpulkan tiga emas, delapan perak dan lima perunggu. Sementara ditempat ketiga, ditempati tim Jatim, dengan tiga emas, tiga perak dan lima perunggu. Ketua Pengprov FPTI Jateng, Iik Suryati Azizah manyatakan, sangat puas dengan hasil yang dicapai tim Jateng. Sebenarnya pihaknya hanya menargetkan enam medali emas dalam kejuaraan kali ini. ”Raihan delapan emas melebihi target. Prestasi para atlet sangat memuaskan. Selain sukses sebagai tuan rumah juga mampu meraih juara umum,” ujarnya. Diakuinya, dalam kejurnas tersebut untuk melihat sejuah mana kemampuan atlet-atlet Jateng dan juga sebagai persia-

FOTO BERSAMA : Tim Boulder perorangan putra Jateng yang terdiri dari Sutrisno (tengah), Solikhin (kanan) dan Tonny Mamiri (kiri) berfoto bersama dengan Ketua Pengprov FPTI Jateng, Iik Suryati Azizah di Arena Panjat Tebing GOR Jatidiri, Jumat (15/11). (AFRI RISMOKO/BAROMETER).

pan menghadapi PON Jabar. Namun begitu saat ini pihaknya ingin agar segera KONI Jateng melakukan pelatda agar atlet bisa segera bisa fokus. ”Hasil ini akan kita evaluasi secara menyeluruh, kekurangan dan kelebihan akan dievaluasi, untuk persiapan. Ya semoga Pelatda segera dijadwalkan KONI Jateng,” katanya. Adapun raihan medali emas Jateng diporoleh pada nomor terakhir, yakni Boulder tim campuran dengan tim yang berisi Solikhin, Erna Cahyanti dan Harini. Sementara perak diraih oleh Bali sedangkan perunggu disabet DKI Jakarta. Sementara itu Ketua Panitia Gustadi Auratno mengatakan,

kontingen tuan rumah Jateng yang dimotori dua atlet pelatnas, Tomi Mamiri dan Santi Welianti unggul di nomor lead tim putri, speed WR perorangan putri, speed tim WR putri, speed tim WR campuran, boulder perorangan putra, boulder tim putri, dan speed track perorangan putri. ”Atlet-atlet Jateng sangat cukup mendominasi hampir di semua nomor yang dipertandingkan,” katanya. Ditambahkan Gustadi, pada kejurnas tahun ini, sebanyak 181 atlet dari 20 provinsi ikut ambil bagian untuk memperebutkan 57 medali. Tahun depan, kejurnas bakal berlangsung di Aceh. (vda/b5)


Sambungan

BAROMETER Sabtu, 16 November 2013

11

Sekda Bocorkan................................................................................................................................................................................... banyak pihak. Jika keganjilan tersebut dilakukan, pemberian dana hibah melanggar Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 32 Tahun 2011 tentang Pedoman Pemberian Hibah dan Bantuan Sosial Bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah. “Bantuan Sosial (Bansos) maupun Dana Hibah tidak boleh diterima secara terus menerus sesuai ketentuan umum pasal 15 Permendagri Nomor 32 Tahun 2011. Jika bantuan Hibah lolos berarti Sekretaris Daerah (Sekda) dan Gubernur harus bertanggungjawab sebagai kuasa pengguna anggaran,” kata Sukarman, Direktur

Riset dan Kebijakan Publik The Jateng Institute, saat ditemui di Kantornya, kemarin. Tanggung Jawab Sekda itu dilihat dari pola atau mekanisme penyaluran dana hibah kepada penerima dana hibah. Ketika terjadi bantuan bocor, berarti pihak Sekda dicap bertindak lalai. “Kalau sekarang terjadi kebocoran Sekda harus bertanggungjawab. Jika Sekda tidak tahu berarti pengawasannya lemah, dan mengapa kalau tahu sengaja dibiarkan,” sambung Karman. Untuk itu, pihaknya meminta kepada penyidik Kejati untuk se-

rius menangani kasus ini. The Institut sendiri telah melakuan investigasi pada 150 kasus pemberian dana hibah dari pemerintah. Hasilnya, banyak penyaluran dana yang tidak sesuai dengan Permendagri. “Pemberian dana bantuan semestinya harus melalui mekanisme yang jelas. Misalnya, pemberian pada suatu ormas itu sudah tercatat di Kesbangponlinmas atau tidak. Kalau ormas tidak tercatat di Kesbang, tapi diberi bantuan itu berarti fiktif,” lanjutnya lagi. Sampai saat ini, Kejati baru menetapkan satu tersangka, Tutuk Kurniawan selaku kuasa penerima dana

Kuncinya............................................................. target apapun. Ia bersama rekan-rekannya yang tergabung dalam Tim futsal PM+ tidak lebih ingin meramaikan turnamen tersebut. Apalagi timnya sering berlatih untuk mengikuti sebuah kejuaraan dan prestasi dalam event ini adalah yang terbaik selama beberapa kali mengikuti kompetisi futsal yang ada di Semarang. “Saya tidak mematok target apap-

un dalam turnamen ini. Yang penting mengutamakan kerjasama dengan tim dan bermain kompak,” papar remaja kelahiran 13, Februari 1997 itu. Dalam usianya yang relatif masih muda , Fesa bertekad terus menempa skil dan fisiknya dalam olahraga yang cukup populer ini. Adapun dia juga memperkuat tim futsal SMA N 2 Ungaran dalam beberapa event.

dari hal 1

“Ya saya ingin terus meningkatkan kualitas permainan futsal saya kepada level yang lebih tinggi,” imbuhnya. Lebih lanjut dirinya juga bercita-cita untuk bisa menjadi skuad tim Kota Semarang bahkan Jateng di masa mendatang. Namun saat ini ia menerangkan akan berusaha menyeimbangkan antara studi dan olahraga futsal untuk meraih prestasi. (vda/b2)

Pengalaman........................................................... Akhirnya ia bisa menguasai kemudi dan menghentikan mobilnya di pinggir jalan. Sardot : “Tolong, jangan sekali-sekali melakukan itu lagi,” kata Sardot dengan wajah pucat dan menahan marah. Penumpang : “Maaf, saya tidak

bermaksud mengejutkan. Saya tidak mengira kalau menyentuh pundak saja bisa begitu mengejutkan Bapak.” Sardot : “Persoalannya begini, ini hari pertama saya jadi sopir taksi. Bapak juga merupakan pe-

dari hal 1

numpang pertama” Penumpang : “Oh begitu. Trus kok bisa kaget begitu?” Sardot : “Sebelumnya saya adalah sopir mobil jenazah” Penumpang : ????????? (mlongo nyobek-nyobek jok mobil). (*)

Polisi Sulit.............................................................. Acap kali masyarakat menjadi korban, yakni uang pembelian sudah dikirimkan, namun barang yang diinginkan tak didapatkan. Kasat Reskrim Polrestabes Semarang AKBP Wika Hardianto mengatakan, meski sejuh ini belum ada yang terungkap, pihaknya terus berupaya dan penanganan kasus tersebut terus dilakukan. “Semua laporan masyarakat tentu kami tindak lanjuti. Penyelidikan terus kami lakukan,” terangnya saat dihubungi Barometer, Jum’at (15/11). Dikatakan, para pelaku kejahatan melalui dunia maya biasanya menggunakan identitas palsu. Seperti nama, alamat, nomor HP, bahkan nomor rekening bank. “Nama, bisa saja tidak sebenarnya. Telepon bisa saja sekali pakai langsung dibuang. Kalau rekening bank, itu benar ada, tapi orangnya kan bisa orang lain. Tapi nanti kalau sudah ketangkap bisa kami paparkan,” imbuhnya.

Sehingga, lanjut Wika, masyarakat harus lebih berhati-hati dan jangan mudah tergiur dengan harga murah maupun diskon. “Masyarakat harus hati-hati, jangan mudah tergiur, jangan mudah percaya,” jelasnya. Wika menjelaskan, kemudahan yang didapati dalam jual beli melalui dunia maya sebaiknya tak membuat masyarakat terlena. Dia mencontohkan, misalnya barang seharga Rp 6 juta, tapi di sebuah situs ditawarkan dengan harga miring. “Masak hanya dengan telepon, langsung kirim uang. Tidak melihat dulu kondisi barangnya bagaimana,” tandasnya. Penipuan dengan modus tersebut, baru saja dialami Nova Admandala (19) warga Duwet RT 02 RW06, Tegalrejo, Wirosari, Grobogan. Bermaksud membeli sebuah laptop merk Alienware melalui situs berniaga.com, ia kehilangan uang Rp 4,5 juta. Sesuai laporan nomor :

dari hal 1

LP/B/1922/XI/2013/Jtg/restabes, penipuan tersebut diduga dilakukan oleh orang bernama Alex Centro dengan nomor rekening Bank Permata 899212201197343. Pengiriman uang dilakukan di ATM BRI SPBU Bangetayu, Rabu (13/11) sekira pukul 16.34. “Katanya setelah uang ditransfer, barang akan dikirim. Tapi sampai sekarang tidak ada,” ungkapnya saat melapor di Mapolrestabes Semarang, Jum’at (15/11). Hal senada juga dialami Fajar Agus Widodo (19) warga Jalan Manggis VII/ 45 RT 06 RW 03, Lamper Lor, Sermarang Selatan. Berniat membeli I Phone melalui situs Tokobagus. com, uang senilai Rp 2,050 Juta raib. Terlapor mengaku bernama Indra dengan nomor telepon 08984906870 dan Reknening BRI 085696734738 atas nama Jenny Herawati. Kedua kasus tersebut masih dalam penyelidikan Satuan Reskrim Polrestabes Semarang. (fuh/b2)

Apes, Iseng............................................................. pun harus rela mendekam di sel tahanan Polsek Gajahmungkur. Mereka adalah Mujiono alias Kampret (51), warga Trangkil RT 02 RW 02, Sukorejo, Gunungpati dan Ngari (41) warga Jalan Menoreh I/48, RT 04 RW 05, Sampangan, Gajahmungkur. Keduanya diringkus petugas saat “mbanting” kartu jenis Domino di belakang warung makan “Pak Banteng” Jalan Gunung Talang, Bendan Duwur, Gajahmungkur, Rabu (14/11) sekira pukul 12.00. Saat gelar perkara pada Jum’at (15/11), tersangka Mujiono mengatakan, perjudian itu dilakukannya lantaran iseng. “Saya hanya iseng. Awalnya cuma beli bensin, lalu lihat ada orang main. Terus ikut,” terang pria yang sehari-hari bekerja sebagai tukang tambal ban tersebut. Pria beristri empat itu mengaku perjudian menggunakan kartu Domino tersebut dilakukan oleh

empat orang. Namun dua orang lainnya berhasil melarikan diri saat digerebek polisi. “Ada lagi dua orang, mereka lari. Saya ndak lari, makanya ketangkap,” ungkap pria berpendidikan terakhir kelas 5 SD tersebut. Dengan taruhan uang antara Rp 1 ribu hingga Rp 5 ribu, perjudian tersebut dilakukan dengan cara seorang bandar membagikan dua lembar kartu domino. Pemenang yang berhak atas uang taruhan ditentukan dengan nilai kartu. “Kalau kartunya lebih tinggi menang. Kalau ndak ya kalah. Saat itu saya kalah,” timpal Mujiono yang menyesali perbuatannya dan ingin bertaubat itu. Tersangka Ngari menambahkan, dalam permainan itu, bandar ditentukan secara bergiliran. “Mainnya yang jadi bandar giliran, muter. Saya juga kalah,” jelas pria yang sehari-hari bekerja sebagai sopir angkot itu. Sementara itu, Kapolsek Gajah-

dari hal 1

mungkur Kompol Eva Guna Pandia mengatakan, praktik perjudian di daerah tersebut memang sering dilakukan. Bahkan berulang kali upaya penindakan dilakukan. “Dari laporan masyarakat kemudian kami lakukan penindakan. Pernah kita gerebek tapi tidak ada, kemudian begitu ada laporan lagi langsung kita tindak dan kita amankan dua tersangka,” paparnya. Dari tangan tersangka, petugas berhasil mengamankan tiga set kartu domino serta uang tunai 40 ribu. Pandian mengungkapkan, pihaknya akan terus memerangi praktik perjudian yang menjangkit di kalangan masyarakat. “Kami kembangkan lagi, termasuk dua pelaku lain yang melarikan diri,” tegasnya. Saat ini, kedua pelaku diamankan di sel tahanan Polsek Gajahmungkur. Jeratan pasal yang dikenakan yakni Pasal 303 KUHP, dengan hukuman maksimal 10 tahun penjara. (fuh/b2)

Belum Setahun........................................................ “Nama tersebut memang mengajukan perceraian pada PA Jakarta Timur, dengan suaminya itu Ridwan Federani Anwar. Tanggal 17 Juli 2013 tergugat tidak hadir. Jadi putusnya verstek tanpa tergugat. Setelah diberi waktu 14 hari, tergugat tidak mengajukan banding, maka mereka dinyatakan resmi bercerai,”

ungkap Muhyiddin di Pengadilan Agama Jakarta Timur, Kelapa Dua Wetan, Ciracas, Kamis (14/11). Keluarga juga membenarkan perceraian Rina dari Ridwan. Namun, mereka mengaku tidak mengetahui alasan Rina mengajukan gugatan. “Wah, saya nggak tahu kena-

Polda Bentuk.................................................... “Kami turunkan tim khusus untuk membantu pencarian napi yang melarikan diri,” terangnya kepada wartawan di Mapolda Jateng, Jum’at (15/11). Liliek mengungkapkan, upaya pencarian tersebut, di antaranya mengepung setiap daerah perbatasan. Selain itu pembentukan pengamanan juga diberlakukan di setiap daerah tetangga. “Ada beberapa ring pengamanan, mulai dari keluar-masuk Kabupaten Cilacap, hingga daerah sekitarnya,” jelasnya. Diketahui, napi bernama Ahmad Yusuf (41) warga Kelurahan Kramat Kecamatan Senen, Jakarta Pusat kabur pada Kamis (14/11) petang. Terpisah, Kepala Kanwil Kemenkumham Jawa Tengah, Rinto Hakim, membenarkan terkait ka-

burnya Ahmad Yusuf. Menurutnya, saat ini sejumlah pihak masih berusaha melakukan pencarian. Sementara itu, Kepala Divisi Pemasyarakatan Kanwil Kemenkumham Jawa Tengah, Hermawan Yunianto mengatakan, Ahmad Yusuf termasuk napi yang sudah memasuki masa medium. Terpidana 20 tahun tersebut sudah menjalani hukuman 12 tahun atau lebih dari setengah pidananya. “Ahmad kabur saat menjalani penugasan luar lapas, yakni pada saat membuang sampah. Dia sudah dalam asimilasi dan sudah bisa mengurus pembebasan bersyarat (PB),” ungkap Hermawan. Dikatakan, sejak diketahui kabur pada Kamis (14/11), pihaknya sudah menemukan seragam napi yang dikenakan Yusuf di belakang Lapas Batu. “Kami berharap, pelari-

gmu dapat menolong putriku”. 19 Februari, dokter melakukan pemeriksaan sumsum tulang belakang Ajili. Untungnya, sumsum tulang belakangnya sangat cocok bagi Monika Sang dokter berkata dengan antusias : “ I n i s u a t u k e a j a i b a n ! ” 22 Februari 2003, sekian lama harapan masyarakat luas akhirnya terkabulkan. Monika menerima sumsum tulang belakang Ajili, dan pada akhirnya Monika telah melewati masa kritis. Satu minggu kemudian, Monika boleh keluar RS dengan sehat walafiat. Martha dan suami memaafkan Ajili sepenuhnya, dan secara khusus mengundang Ajili dan Dr. Adely datang ke rumah mereka untuk merayakannya. Tapi hari itu Ajili tidak hadir, ia memohon Dr. Adely

dari hal 1

annya belum jauh dari Lapas,” imbuhnya. Petugas Jaga Bakal Diperiksa Terkait kaburnya Ahmad Yusuf, Hermawan berujar, bahwa hal itu terjadi lantaran kelalaian petugas. “Regu petugas jaga pada saat insiden kaburnya Ahmad Yusuf akan diperiksa. Untuk sanksi akan menyesuaikan dengan tingkat kesalahan,” jelasnya. Namun terkait keterlibatan pihaknya dalam pemeriksaan itu, Hermawan belum bisa memastikan. Menurutnya, hal itu harus disesuaikan dengan prosedur. Yakni pihak Lapas Batu terlebih dahulu melakukan pemeriksaan. “Jika dibutuhkan kami siap untuk memeriksa. Tapi jika tidak, kami akan tetap memantau sejauh mana pemeriksaannya,” tegas Hermawan. (fuh/b2)

Ayah.................................................................. Ajili baru saja memangkas rambutnya, saat ia melihat Martha, langkah kakinya terasa sangatlah berat, raut wajahnya memucat. Martha dan suaminya melangkah maju, dan mereka bersama-sama saling menjabat tangan masing-masing, sesaat ketiga orang tersebut diam tanpa suara menahan kepedihan, sebelum akhirnya air mata mereka bersama-sama mengalir. Beberapa waktu kemudian, dengan suara serak Ajili berkata : “Maaf… mohon maafkan aku!” Kalimat ini telah terpendam dalam hatiku selama 10 tahun. Hari ini akhirnya aku mendapat kesempatan untuk mengatakannya langsung kepadamu. Martha menjawab : “Terima kasih kau dapat muncul. Semoga Tuhan memb erkati, s ehingga sumsum tulang belakan-

dari hal 1

panya tapi kalau berpisah iya sudah beberapa bulan lalu. Karena menyangkut hal pribadi nanti saya tanyakan lagi,” ujar Abi, sepupu Rina. Rina dan Ridwan menikah 12 Desember 2012 di pulau dewata, Bali. Pada 13 Mei, sidang perceraian dimulai dan diresmikan 17 Juli 2013. (*/wowkeren.com)

dari hal 12

membawa suratnya bagi mereka. Dalam suratnya ia menyatakan penyesalan dan rasa malunya berkata :”Aku tak ingin kembali mengganggu kehidupan tenang kalian. Aku berharap Monika berbahagia selalu hidup dan tumbuh dewasa bersama kalian. Bila kalian menghadapi kesulitan bagaimanapun, harap hubungi aku, aku akan berusaha sekuat tenaga untuk membantu kalian”. Saat ini juga, aku sangat berterima kasih pada Monika, dari dalam lubuk hatiku terdalam, dialah yang memberiku kesempatan untuk menebus dosa. Dialah yang membuatku dapat memiliki kehidupan yang benarbenar bahagia di saparoh usiaku selanjutnya. Ini adalah hadiah yang ia berikan padaku! (*/Italia post/ habis)

hibah. Pemberian Rp 14,5 miliar untuk tahun 2011 dan 2012 dinilai telah disalahgunakan. Tutuk dalam hal ini dianggap telah menyalahgunakan bantuan hibah tidak sesuai Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD), membuat laporan pertanggungjawaban dana hibah fiktif dan mengguna-

kan dana hibah untuk kepentingan pribadi senilai Rp 3,5 miliar. Namun, bos Taxi Atlas itu mengelak dari tuduhan. Saat ditemui di kantornya di Jalan Telaga Bodas No 1 Semarang, Tutuk menilai kasus yang menjeratnya itu sebagai persoalan adminstrasi.

“Tidak ada kerugian atau penyelewengan, ini murni kesalahan administrasi saja dan ada urusan politik,” ujar Tutuk. Berdasarkan pemeriksaan Badan pemeriksa Keuangan (BPK) RI perwakilan Jawa Tengah ditemukan adanya tiga jenis pekerjaan yang tidak

Saksi Mangkir.......................................................................................... kemarin. Penundaan terjadi lantaran saksi kunci Hamas Ghani yang juga mantan pimpinan DPRD Kota Semarang periode 1999-2004 tidak hadir dalam persidangan. Hamas Ghani sendiri saat ini menjadi narapidana di LP Sukamiskin Bandung Jawa Barat, atas kasus serupa. “Karena saksi tidak hadir, maka sidang kami nyatakan ditutup. Sidang akan dilanjutkan kembali minggu depan dengan agenda mendengarkan saksi-saksi kembali. Tolong kepada jaksa penuntut umum untuk menghadirkan saksi dalam sidang berikutnya,” kata Hakim Ketua Majelis Sidang Erentuah Damanik sembari mengetok palu tanda penutupan sidang didampingi hakim anggota Noor Edyono dan Kalimatul Jumro. Sriyono, Djunaedi, AY Sujiyanto, Purnomo Bambang Nugroho, dan Elfi Zuhroh duduk sebagai pesakitan di Pengadilan Tipikor lantaran didakwa menerima dana asuransi fiktif tahun 2003 APBD Kota Semarang masing-masing sebesar Rp 38.400.000. Penerimaan itu dinilai bersalah lantaran tidak ada polic asuransinya. Mereka didakwa menerima pembayaran premi asuransi jiwa

anggota dewan yang tidak memiliki dasar atau ketentuannya. Dan mereka didakwa turut mengakibatkan kerugian keuangan negara sebesar Rp 1,836 miliar. Kasus ini bermula ketika 45 anggota DPRD Kota Semarang periode 1999-2004 biaya asuransi jiwa sebesar Rp 1,836 miliar pada APBD 2002. Ada lima perusahaan asuransi yang menjadi penyedia jasa asuransi tersebut. Yakni AJB Bumi Putra sebanyak 16 orang, Prudentia Insurance satu orang, PT Astra CMG Life satu orang, PT Asuransi Jiwaswaraya 27 orang dan PT Pasaraya Life Insurance 45 orang anggota. Dari kelima perusahaan itu, hanya PT Pasaraya Life Insurance yang tidak ada polic-nya. Dana asuransi 45 anggota dewan yang tidak ada polic asuransinya itu cair ke tangan Hamas Ghany selaku pimpinan DPRD dan langsung dibagi-bagikan ke 45 anggota DPRD Kota Semarang periode 1999-2004 masing-masing Rp 38.400.000. 45 anggota dewan tersebut, Ismoyo Subroto, Santoso Hutomo, Tugiran Kusumo, Soegiarto, Otok Riyanto, Mamik Ma’ruf, Soehadi Slamet, Purwono Bambang Nugroho, Sriyono, Agustina Wilujeng

Pramestuti, Suprihadi, Siyam Sutopo, Adhi Khuntoro, Tri Djoko Haryanto, Edhi Santoso, Herman Yoostam, Tohir Sandirjo, S Munasir, Sugiono AP, Murdoko, Samsudin BA, Zaenudin Buchori, Fajar Hidayati, Hamas Ghany, Sukir Yunani, Achmad Munif, HJ Siji Markamah, Agus Pamungkas, Heru Widyatmoko, Hindarto Handoyo, Humam Mukti Aziz, Shonhadji Zaenurie, Elvy Zuhroh, Noordjihad Revolusianto, Idris Imron, Fatchur Rahman, Sujiyanto, Rudi Soehardjo, Bambang Suprayogie, Leonardus Andhi Saryono, Letkol Laut Drs Soekamto, Letkol Art Muhadi Yoseph, Letkol Art Drs Eddy Priyanto, Letkol CHK Murniati SH, dan Letkol Polisi F Jawadi Heri Suprapto. Lima nama terakhir merupakan anggota DPRD dari utusan golongan (TNI dan Polri). Hakim sendiri sudah memvonis bersalah Ismoyo Subroto, Hamas Ghany dan Humam Mukti Aziz selaku pimpinan dewan. Sementara Mahkamah Agung membebaskan Fatchur Rahman, Santoso Hutomo, Agustina Wilujeng Pramestuti, Thohir Sandirdjo, Shonhadji Zaenurie dan Hindarto Handoyo sebagaimana putusan MA No 2078.K/Pid.Sus/2009. Ke enamnya mengajukan Kasasi atas putusan

lain). Dja’far disebut hakim sebagai kepanjangan tangan dari Riza. Riza juga dipandang hakim sebagai aktor intelektual pengeluaran dana Bansos. Sebabnya, Riza adalah angota DPRD Jateng yang mempunyai wewenang dalam aturan serta mempunyai akses besar untuk ke arah penyimpangan. “Tedakwa terbukti sebagai pelaku turut serta. Terdakwa sengaja menjadi perantara untuk jadi pihak pemotongan. Sehingga, alasan uang dipotong untuk diserahkan ke masjid lain yang belum menerima bantuan patut dikesampingkan,” sambung Ifa yang didampingi dua hakim anggota Noor Ediyono dan Kalimatul Jumro. Pembacaan putusan sempat terhenti sejenak, lantaran salah satu hakim anggota menerima telpon. Hakim lainnya hanya tersenyum. Begitu halnya dengan jaksa dan pengunjung sidang. Dja’far atas perintah Riza diminta untuk menyunat dana bansos keagamaan untuk pembangunan 18 masjid di Kabupaten Magelang. Tiap masjid diberi bantuan sosial oleh

Pemprov Jateng senilai Rp 100 juta. Tiap proposal dipotong sebesar 6070 persen atau sekitar Rp 60-70 juta. Dia bersama Imam selaku orang kepercayaan Riza mengumpulkan para pengurus ta’mir masjid di rumah terdakwa dan menarik bantuan yang telah cair. 18 pengurus ta’mir masjid pun bersedia hadir dan menyerahkan uang potongan. Penyunatan uang berlanjut hingga mencapai jumlah Rp 1,152 Miliar. 18 Masjid penerima bantuan adalah Masjid al-Amin, masjid al-Falah, masjid al-Hikmah, masjid al-Huda, masjid Al-Mujahirin, masjid al-Mujahidin, masjid al-Muttaqin, masjid at-Taqwa, masjid al-Istiqomah, masjid Nurul Huda, masjid Sabilul Muttaqin, masjid az-Zauqi, dan masjid Fathul Hidayat. Semua masjid tersebar di Kecamatan Sumbung, Kecamatan Mertoyudan, Banyuageng, Secang, Prampelan, Salam, Windusari, Muntilan, Mungkid, Srumbung, Kaliangkrik. Duit bansos cair dengan Surat Keputusan Gubernur Jawa Tengah pertanggal 26 September 2008. 18 proposal yang cair dengan masing

dijualnya kepada sejumlah orang yang sudah memesan melalui SMS. “Sebungkus trihex berisi 10 butir, saya jual sepuluh ribu. Sedangkan dextro perbungkus berisi 15 butir saya jual 10 ribu,” ujar Supriyadi. Sementara, dua buah senjata tajam jenis parang dan samurai, tersangka sembunyikan di dalam

bodi motornya. Rencananya, senjata tajam tersebut ia bawa untuk mencari seseorang yang bermasalah dengannya. “Saya mau cari orang, mau balas dendam,” kata Supriyadi. Kapolsek Gayamsari, Kompol Juara Silalahi, mengatakan tersangka diringkus saat kedapatan membawa senjata tajam di Jalan

dari hal 1

diberi bantuan Rp 100 juta, hingga berjumlah total mencapai Rp 1,8 Miliar. Tanggal 16 Oktober 2008, Riza meminta Imam untuk menagih pantia ta’mir masjid. Setelah mengetahui aksinya disidik Kejaksaan, terdakwa bersama Riza dan Imam mengembalikan sebagian uang yang disunatnya. Mereka tercatat mengembalikan dana hingga Rp 1,025 miliar, dan masih kurang Rp 127 juta. Kerugian Rp 127 juta inilah yang dihitung sebagai kerugian negara. Meski begitu, terdakwa tidak diwajibkan untuk membayar biaya pengganti kerugian negara. Pasalnya, dalam fakta dan bukti di persidangan tidak ada aliran dana yang digunakan untuk dirinya sendiri. Atas putusan ini, baik terdakwa maupun jaksa Kejari Mungkid masih belum menyatakan sikap. Kedua belah pihak menempuh upaya pikirpikir. Putusan sendiri lebih rendah 2,5 tahu dari tuntutan jaksa yakni 4 tahun dan denda Rp 200 juta atau setara dua bulan kurungan. [nzr/b2]

Hendak Balas...................................................................................... membekuk Supriyadi (25) warga Sembungharjo, Genuk Semarang pada Jumat (15/11) dinihari di Jalan Medoho, Gayamsari Semarang. Tersangka kedapatan membawa ratusan pil jenis trihex dan destro siap jual dan dua bilah senjata tajam. Menurut keterangan tersangka, ratusan pil tersebut akan

dari hal 1

Pengadilan Tinggi Semarang No. 36/Pid/2009/PT.Smg tertanggal 12 Maret 2009. Dalam putusan Pengadilan Tinggi Semarang, ke enamnya dijatuhi pidana masing-masing satu tahun penjara dan denda Rp 50 juta rupiah Ke enamnya dibebaskan MA berdasarkan kesaksian Hamas Ghany selaku pimpinan DPRD, jika ke enam terdakwa tidak ada sangkut pautnya dengan masalah pencairan perusahaan asuransi dan proses pencairannya. Ke enam terdakwa yang juga anggota Komisi C DPRD Kota Semarang periode 1999-2004, tidak terlibat proses pengajuan hingga terbayarnya premi asuransi jiwa Pasar Raya Life berdasarkan kesaksian Drs Suhadi Ramli. “Putusan MA inilah yang akan kami jadikan sebagai dasar agar klien kami (Sriyono dkk), bebas dari segala tuntutan. Apalagi mereka adalah hanya sebagai anggota yang menerima dana. Dan dana itu sudah dikembalikan lima tahun yang lalu ke pemerintah. Pak Djunaedi saja tidak terdaftar dalam 45 anggota dewan penerimanya,” terang penasehat hukum Sriyono dkk, Kairul Anwar. [abe/b2]

Jadi Calo............................................................................................. Hakim menghukum atas perbuatannnya selama satu tahun dan enam bulan penjara. Dia terbukti menjadi pihak perantara atau calo dalam penyaluran bansos dari beberapa pengurus Masjid/Musholla yang mendapatkan dana pos pemerintah tersebut. Terdakwa hadir memakai seragam batik coklat lengkap dengan aksesoris celananya. Menggunakan peci, Ja’far tampak merasa pasrah. Pandangan matanya selama sidang selalu mengarah ke lantai. “Menyatakan terdakwa secara sah dan meyakinkan bersalah turut serta melakukan korupsi sebagai dakwaan subsider,” ujar ketua majelis hakim, Ifa Sudewi, Kamis (13/11) sore. Dja’far bersalah melanggar pasal 3 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah dan diganti menjadi UU Nomor 20 Tahun 2001 jo pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP. Selain itu, terdakwa diwajibkan untuk membayar denda Rp 50 juta atau subsider dua bulan kurungan. Hakim menyatakan terdakwa bersama-sama dengan Riza Kurniawan dan Imam Santoso (terpidana

dari hal 1

selesai pada pembangunan Sam Poo Kong. Tiga pekerjaan fisik yang belum kelar adalah gedung gapura, pengecatan gedung, dan pembangunan pendopo. Harusnya tiga pekerjaan tersebut dilaksanakan dengan dana Rp 8,75 miliar, namun kenyataannya baru senilai Rp 1,6 miliar. [nzr/b2]

dari hal 1

Medoho, Gayamsari Semarang. Setelah digeledah, petugas menemukan ratusan pil koplo yang disembunyikan di saku celana tersangka. “Ada lima tersangka lain yang masih kami kejar,” Kata Kapolsek. Hingga kini, kasus ini masih dalam penyelidikan Polsek Gayamsari. (slc/b2)

Semarang Ranking.................................................................................

dari hal 1

Pengusaha.........................................................................................

dari hal 1

Hal itu dikatakan Dir Res Narkoba Polda Jateng, Kombes Pol John Turman Panjaitan saat ditemui wartawan di Mapolda Jateng, Jum’at (15/11). “Untuk sabu, terbesar pertama di daerah Semarang, Surakarta dan Purworejo. Kedua di daerah timur, Jepara, Pati. Barat, Banyumas, Cilacap. Kalau Pekalongan biasanya transaksi jenis ganja,” terangnya. Lanjut John, baru-baru ini, pihaknya berhasil menangkap tiga pengedar sabu asal Boyolali dan Surakarta. Seorang pelaku, Regian (20) warga Surakarta, ditangkap saat akan melakukan transaksi di daerah Pasar Kliwon, Surakarta, Rabu (13/11) sekitar pukul 20.00.

Penahanan Sandi dilakukan pada Kamis (14/11) petang terkait kasus dugaan korupsi pemeliharaan sarana dan prasarana Dinas Bina Marga, Pengairan, Energi dan Sumber Daya Mineral (MP ESDM) Jepara tahun 2009-2010. Kepala Seksi Penerangan Hukum Kejati Jateng, mengatakan penahanan Sandi dilakukan untuk mempercepat proses penyidikan perkara. Sandi selanjutnya akan dititipkan di Lapas Kedungpane dalam status titipan kejaksaan. “ Yang bersangkutan telah ditetapkan sebagai tersangka sejak

“Regian ditangkap bersama kekasihnya, Cacing (nama samaran) saat menunggu pelanggannya,” terang John kepada wartawan di Mapolda Jateng, Jum’at (15/11). Barang bukti yang berhasil diamankan yakni satu paket sabu-sabu seberat sekira satu gram. Tersangka diketahui sudah melakukan transaksi sebanyak 4 kali. Dari hasil pemeriksaan sementara, lanjut John, Regian memperoleh paket tersebut dari seorang berinisial D. “Modus pemesanannya melalui pesan singkat SMS,” timpalnya. Pada hari yang sama, petugas juga mengamankan dua tersangka yakni Wawan (37) dan Wisnu (33) keduanya warga Boyolali. Diaman-

21 Oktober 2013. Kemarin sudah dilakukan penahanan di lapas,” ungkap Eko Suwarni, kemarin. Penahanan Sandy dilakukan sesuai ketentuan KUHAP yakni 20 hari. Jika dirasa belum cukup, penyidik bisa menambah masa perpanjangan masa penahanan. “Yang bersangkutan (Sandy-red) akan ditahan dalam 20 hari ke depan utnuk keperluan penyidikan. Jika belum selesai, penyidikan akan diperpanjang,” sambungnya. Proyek pemeliharaan jalan di dinas terkait dalam perkara ini ada

kan satu paket sabu-sabu seberat kurang lebih 1 gram. John berujar, penangkapan tersebut bermula dari petugas yang menerima laporan adanya pergerakan Wawan saat hendak melakukan transaksi. Pembelinya adalah seseorang yang diketahui rekan tersangka Wisnu. Dalam pengembangan, dua tersangka tersebut diketahui membeli sabu dari bandar berinisial K, yang hingga saat ini masih dalam pengejaran. “Paket kecil yang berisi kurang lebih 1 gram itu dibeli dengan cara patungan. Wawan Rp 500 ribu dan Wisnu Rp 200 ribu. Modus pemesanan juga dilakukan melalui pesan singkat,” terang John.

dalam dua tahun anggaran. Tahun 2009 dianggarkan pemeliharaan jalan dan jembatan di 87 titik dengan dana Rp 9 miliar. Tahun berikutnya, 2010 ditujukan pada 57 titik dengan anggaran Rp 8 miliar. Jenis pekerjaannya adalah penambalan dan penghalusan jalan serta perbaikan gorong-gorong pada jembatan. Namun, dalam kenyataanya seluruh pekerjaan diduga tidak dilakukan oleh perusahaan pemenang konstruksi yang memenangkan lelang. Proses lelang diduga tidak tidak dilakukan. Sementara 15 perusahaan

Dua tersangka diketahui memang sering membeli barang dari K. Karena mereka merupakan tetangga yang tinggal di Gagaksipat, Ngemplak, Boyolali. Kendati barang bukti yang diamankan tergolong kecil, tegas John, pihaknya akan terus mengembangkan kasus tersebut hingga meringkus bandarnya. Terkait barang bukti berupa dua paket sabu yang diamankan langsung dikirim ke Laboratorium Forensik (Labfor). “Langsung kami kirim ke Labfor. Di sana diperiksa menggunakan timbangan hampa udara. Untuk para tersangka dijerat dengan Pasal 127 dan Pasal 114 tentang Narkotika,” pungkasnya. (fuh/b2)

yang namanya tertera dalam daftar pelaksana proyek merupakan hasil penunjukan langsung oleh Kepala BMP ESDM Edy Sutoyo. Penunjukan itu dibuat seolah-olah merupakan hasil lelang. Dalam sidang di Pengadilan Tipikor terungkap, perusahaanperusahaan tersebut tidak pernah menandatangani kontrak. Kontrak ditandatangani oleh pihak lain. Dalam kasus ini, perusahaan milik Sandy Nugroho turut menerima aliran dana sebesar Rp 163 juta, padahal tidak mengerjakan proyektersebut. [nzr/b2]

CV Tensindo............................................................................................ Hal ini disampaikan Sekretaris Komisi D DPRD Kota Semarang Fajar Adi Pamungkas di sela-sela menerima belasan pekerja CV Tensindo yang mengadu lantaran dua bulan tidak digaji. Dugaan manipulasi pajak sebagaimana dilakukan perusahaan yang beralamat di Jalan Kaligawe KM 5 Genuk Semarang itu terindikasi dari upaya pelimpahan pengelolaan dari Tensindo ke CV Tjipta Sari dan saat ini dikelola CV Taman Sari. “Justru kami menyoroti adanya dugaan manipulasi pajak yang dilakukan CV Tensindo. Indikasi tersebut terlihat dari pengalihan pengelolaan perusahaan. Pemkot harus mengkaji izin dan laporan kegiatan operasional CV Tensindo. Coba kita tunggu hasil investigasi Disnakertrans dulu. Lalu kita kaji dan bila perlu kta turun lapangan,” terang Fajar kepada Barometer,

kemarin. Komisi D mencium aroma ketidakberesan dalam pengelolaan perusahaan peninggalan Tjipto Siswojo ini. Salah satunya adalah soal perizinan dari pemkot, pemenuhan kewajiban perpajakan, dan status karyawan. Terkait dengan belum terbayarnya gaji 118 karyawan CV Tensindo, Komisi D meminta Disnakertrans Kota Semarang untuk menjadi mediator para pekerja dalam menuntut haknya. “Selain gaji, status karyawan juga harus diperjelas karena katanya status karyawan tidak ada yang jelas semua. Kalau memang karyawan PT Taman Sari harus dibuktikan dengan slip gaji atau ID card. Demikian juga sebaliknya jika mereka karyawan PT Tjahja Sari. Jangan sampai pemkot tidak mengetahui operasional perusahaan sehingga bisa menim-

bulkan dugaan penggelapan pajak,” ujar Fajar. “Hari ini (kemarin, red) tim mediator sudah mulai bekerja dan akan memanggil para pihak untuk dimintai keterangan,” terang Kepala Disnakertrans Gunawan Saptogiri, kemarin. Sebelumnya, belasan pekerja CV Tensindo mendatangi DPRD Kota Semarang. Mereka meminta anggota dewan memfasilitasi tuntutan pekerja terhadap produsen elektronik dan perlengkapan olah raga itu. Darius Bimantoro, salah satu perwakilan pekerja CV Tensindo mengaku, perusahaannya sudah dua bulan ini tidak memenuhi kewajibannya membayar gaji para pekerja. Begitu pun status pekerjaan yang kemudian semakin tidak jelas. Meski begitu, para pekerja tidak langsung berhenti bekerja walau

dari hal 1

selama dua bulan belum dipenuhi haknya. Namun saat ini, kondisi perusahaan semakin tidak jelas lantaran perusahaan tutup karena produksi terhenti. “Kami menyadari bahwa tandatanda kehancuran perusahaan yang jadi sandaran ekonomi keluarga kami ini dimulai dari munculnya perselisihan internal di dalam perusahaan. Semula Tensindo dikelola oleh CV Tjipta Sari yang kemudian sekarang beralih ke CV Taman Sari. Tetapi kami mohon, jangan kami para pekerja yang dikorbankan,” terang Darius. Para pekerja, tambahnya, butuh kejelasan status selain kejelasan pembayaran hak gaji pekerja selama September dan Oktober 2013 yang belum terpenuhi. Para pekerja sangat berharap, baik DPRD maupun Disnakertrans Kota Semarang menjembatani tuntutan tersebut. [abe/b2] email : koran.barometer@gmail.com


12

BAROMETER Sabtu, 16 November 2013

Beragam busana rancangan desainer Jateng yang tergabung dalam APPMI di peragakan dalam Fashion Show “Tradition Revolution” di Hotel Gumaya, Kamis (14/11) malam. (ISSATUL HANI’AH/BAROMETER)

Beat Box Community Of Semarang pada saat pentas dalam salah satu acara di Semarang. (foto dok)

Beat Box Community Of Semarang

Rekatkan Persahabatan dengan “Perang” SEMARANG – Siapa yang tahu seni beat box ? beat box adalah sebuah kesenian yang menghasilkan bunyi-bunyi ritmis, instrument musik, ketukan drum, atau bunyi-bunyi lainnya dengan menggunakan mulut. Kesenian ini merupakan adaptasi dari tradisi afrika yang berkembang pada tahun 90-an. Di Semarang juga ada komunitas yang gemar dengan kesenian beat box ini. Adalah Beat Box Community Of Semarang (BCOS) yang terbentuk pada 2011 lalu. Awalnya adalah Boleng, Leon, Ihsan, Iboy, dan Kayis yang memprakarsai terbentuknya komunitas tersebut. Kini jumlah anggota BCOS terdapat lebih dari 20 anggota. Mereka biasa menggelar latihan di Taman KB setiap minggunya. Pada saat berkumpul, biasanya mereka membahas tentang perkembangan musik beat box di dunia. Mereka juga sering mengikuti beberapa acara yang digelar di Semarang. “Tujuan kami adalah untuk memperkenalkan musik beat box di Kota Semarang. kami sangat terbuka pada siapa saja yang mau bergabung. Tak perlu keahlian khusus karena kami tidak mementingkan hal itu. Yang kami utamakan adalah semangat persahabatan melalui kesenian,” ungkap Boleng. Kadang BCOS menggelar acara dan melibatkan komunitas lainnya untuk ikut bergabung. Dalam acara tersebut biasanya diadakan tradisi beat box batlte yaitu semacam kolaborasi berdasarkan improvisasi dan spontanitas. Hal ini dilakukan dengan tujuan meningkatkan ikatan persahabatan. (nov/b6)

Fashion Jateng Berpotensi Go-Internasional

SEMARANG TENGAH - Geliat dunia fashion di Jateng sekarang ini harus diapresiasi. Hal ini ditunjukan dengan munculnya desainer-desainer asal Jateng dengan karyanya yang patut diperhitungkan untuk bersaing dengan para desainer dalam skala yang lebih luas. Asosiasi Perancang dan Pengusaha Mode Indonesia (APPMI) daerah Jateng menyelenggarakan peragaan busana (fashion show) bertema “Tradition Revolution, Fashion Tendance 2014”, Kamis (14/11) Malam di Hotel Gumaya. Jenni An, pengurus APPMI pusat menginginkan jika para desainer Jateng sangat mungkin untuk nantinya eksis di

kancah fashion nasional bahkan internasional. Ia mengatakan busana para desainer Jateng sangat dipengaruhi dengan cita-rasa tradisional sehingga dapat pula untuk memperkenalkan kebudayaan asli Indonesia. “Saya berharap kawankawan desainer dari Jateng tetap selalu berkaya. Karena sangat mungkin sekali busana-

busana ini bersaing dengan para desainer kelas dunia,” ungkapnya. Empat kategori yang diusung dalam peragaan busana malam itu. Yaitu demotic yang mengacu pada kebanggaan akar berbudaya yang dipadukan dengan gaya modern, cardiomind yang mana inovasi dari sunia kesehatan berupa kecenderungan warna-warna bersih dan cerah, kemudian sagacity yang terinspirasi penggunaan warna-warna alam dan logam, lalu asylum yaitu ekspresi seni untuk mewarnai kehidupan dengan warnawarna ekspresif cerah, gelap dengan kesan remaja. 16 desainer menghadirkan tren mode busana 2014 malam

itu. Angela Chung, salah satu desainer malam itu membuka mata pengunjung dengan busana-busana bertema Monokromatiknya. Busana-busana miliknya berisi delapan busana koktail hitam putih. “Busana-busana saya terinsprasi imajinasi saya kepada sosok Quorra, seorang pahlawan wanita dalam film fiksi ilmiah, Tron; Legacy. Menampilkan wanita dibalut busana ketat namun terlihat elegan dan futuristik,” ungkapnya. Busana milik Angela Chung bermain-main dengan warna solid hitam-putih dengan potongan geometris dan panel ilusi. Mode tersebut memberikan kesan cool serta elegan,

simpel dan siap beraksi terhadap tantangan. Angela mengatakan jika tahun mendatang busananya akan ditampilkan dalam Hong Kong Fashion Week Fall/Winter 2014 pada bulan Januari. Salah satu pengunjung yang datang malam itu, Ria mengaku kagum dengan hasil karya ke-16 desainer yang ditampilkan malam itu. “Menarik sekali karena ternyata baju-baju yang dihasilkan para perancang Jateng sekarang ini semakin bagus. Berani menampilkan mode busana yang berbeda dan modern namun tidak meninggalkan unsur tradisional misalnya tadi dipadukan dengan batik,” pujinya. (han/b6)

JAFF Hadirkan 80 Film Asia JAKARTA - Jogja-NETPAC Asian Film Festival (JAFF) akan menghadirkan 80 film panjang maupun pendek dari berbagai negara Asia, yang mayoritas adalah film nasional. Damar Ardi, progammer JAFF, menyatakan, film Indonesia yang akan dalam JAFF ke-8 ini antara lain What They Don’t Talk About When They Talk About Love, Rocket Rain, Cita-Citaku Setinggi Tanah, Ambilkan Bulan, dan Man Dove. Secara keseluruhan, sebanyak 37 film panjang dan 43 film pendek dari Asia akan diputar di acara ini. “Ada juga kompetisi, 13 film panjang dan 12 film pendek,” katanya saat menggelar jumpa pers, Jumat (15/11) sore. JAFF adalah festival yang mengangkat tema sosial seputar Asia. Pertama kali diadakan pada 2006 lalu, JAFF mengangkat tema Jogja Bangkit karena festival itu hadir setelah kota tersebut mengalami gempa bumi. Ifa Isfansyah, sutradara dan Managing Director JAFF, mengatakan tahun ini mereka mengangkat tema membarui Asia. “Mencari makna baru Asia. Beberapa tahun belakangan, banyak film Asia yang mendapat tempat di festival film dunia,” kata dia. Festival ini akan diadakan di Taman Budaya Yogyakarta, Lembaga Indonesia Prancis, dan beberapa kampung di Yogyakarta pada 29 November-7 Desember 2013. Festival tersebut akan dibuka oleh film Hanyut karya sutradara U Wei (Malaysia) dan ditutup dengan Cold Eyes dari Cho Ui Seok dan Kom Byung Seo (Korea Selatan). Sedikit berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, panitia memberlakukan sistem donasi bagi penonton yang datang ke JAFF. Tahun lalu, JAFF dihadiri sekitar 10.000 orang. “Kami ingin beri pengalaman, khususnya di Jogja, film bukan hanya yang ada di arus utama di bioskop. Film Asia juga banyak. Ingin membentuk budaya menonton,” kata dia. (b6/ant)

Pesantren Bluesy

Sisipkan Dakwah Pada Musik Blues SEMARANG – Siapa sangka kalau musik blues bukan hanya musik untuk didengarkan secara santai. Bagi band yang satu ini musik blues digunakan sebagai alat penyampai pesan. Tak hanya itu mereka juga menggunakan musik blues sebagai media dakwah atau pengingat sesama kepada sang pencipta. “Lirik lagu yang kami buat

selalu berujung pada hal-hal yang bersifat religi. Meski demikian kami tetap memasukkan unsur blues sebagai inti musik kami. Dengan demikian setiap orang yang mendengar akan menemukan nuansa religi melalui musik Blues,” ujar Unang, pendiri band dengan nama Pesantren Bluesy. Kata Unang, Pesantren Blue-

sy didirikan pada 11 Mei 2011. Unang bermain dengan dibantu oleh beberapa temannya. Kemudian Unang bertemu dengan teman yang mau diajak untuk gabung ke dalam band karena adanya kesamaan yaitu samasama menyukai musik blues. Adalah Unang Widjanarko (vokal, gitar), Ronald (drumm), dan Hido (bass) yang meng-

gawangi band ini. Meski terbilang masih muda, namun Pesantren Bluesy bisa dibilang cukup aktif dalam berkarya. Buktinya mereka sudah memiliki banyak lagu yang sering mereka mainkan pada saat manggung. Beberapa lagu yang sering mereka bawakan yaitu lagu berjudul ”Bidadari”, ”Sholawat

Blues”, ”Islam”, ”Dzikir”, ”Koruptor”, ”Jangan Menangis Lagi”, ”Bukan Dusta”, ”Blues on My Finger”, dan ”My Baby Blues”. Beberapa lagu diantaranya adalah lagu andalan yang berisi ajakan untuk ingat kepada sang pencipta. (nov/b6) Pesantren Bluesy saat manggung di suatu acara. (foto dok)

Semarang Female Photografer

Siap Saingan Dengan Fotografer Pria AYAH ........(7) Mereka berpendapat : “Barangkali ia pernah melakukan tindak pidana, namun saat ini ia seorang pahlawan!” 10 Februari, kedua pasangan Martha dan suami memohon untuk dapat ber temu muka langsung dengan Ajili. Awalnya Ajili tak berani untuk menemui mereka, namun pada permohonan ketiga Mar tha, ia pun menyetujui hal ini. 18 Februari, dalam ruang tertutup dan dirahasiakan di RS, Martha bertemu langsung dengan Ajili.

Layout: Abdus S

Salah satu kegiatan Semarang Female Photografer (Sefep) saat menggelar acara hunting foto. (foto dok)

SEMARANG – Fotografi kini marak sebagai salah satu gaya hidup manusia modern. Keberadaannya kini sudah bukan lagi menjadi konsumsi bagi laki-laki saja namun sudah sangat banyak wanita yang menjadi fotografer bagus. Hal tersebut dibuktikan dengan terbentuknya komunitas Semarang Female Photografer (Sefep). Komunitas ini didirikan dengan tujuan untuk mewadahi para wanita yang hobi dengan fotografi. Awalnya, Sefep dimulai dengan empat orang saja yaitu, Mita, Anita, Diah Nikwati dan Aisyah. Na-

mun kini Sefep memiliki lebih dari 35 fotografer wanita yang menjadi anggota. “Di dalam Sefep masingmasing anggota memiliki ketertarikan yang berbeda. Ada yang suka foto lanskap, model, jalanan, gedung, dan lain-lain. Menurut saya hal itu malah bagus karena dapat memperkaya skill Sefep secara keseluruhan. Jadi kalau pas ada yang minta tolong foto ini itu kami sudah punya orangnya,” tukas Anita ketua Sefep. Sebagai komunitas perempuan yang tertarik dengan fotografi, Sefep mempunyai

visi dan misi yaitu memajukan serta meningkatkan kemampuan perempuan di bidang fotografi yang selama ini didominasi kaum laki-laki. Mereka juga memiliki slogan “yes we are female and we love fotography”. Nama Sefep cukup memiliki taring dalam kancah fotografi Semarang. Selain itu Sefep adalah salah satu dari dua komunitas perempuan pecinta fotografi di Indonesia. Beberapa kali Sefep diajak untuk menjadi tim dokumentasi dalam acara-acara bergengsi baik di kelas lokal maupun Nasional. (nov/b6)

koran barometer 16 november 2013  
Read more
Read more
Similar to
Popular now
Just for you