Page 8

KORAN JAKARTA

8

SPORT

Jumat 19 JUNI 2009

Kim Jong-hun (Pelatih Korut) REUTERS/JO YONG-HAK

Korut Ulangi Sejarah 1966 RIYADH – Korea Utara menjadi negara Asia terakhir yang meraih tiket lolos langsung ke Piala Dunia 2010 di Afrika Selatan. Keberhasilan ini diraih setelah menahan imbang Arab Saudi tanpa gol di King Fahd International Stadium, Riyadh, Kamis (18/6) dini hari WIB. Dengan koleksi satu poin, Korut unggul selisih gol dari Arab Saudi di klasemen akhir Grup B. Dengan demikian, mereka berhasil meraih tiket otomatis, sedangkan Arab Saudi akan berebut melalui jalur playoff. “Sejak awal kami harus melakoni partai berat menghadapi Arab Saudi, terutama cuaca panas dan perjalanan dari Korea cukup jauh. Beruntung kami percaya para pemain mampu meraih tiket ke Afrika Selatan,” kata pelatih Korut Kim Jong-hun seperti dilansir situs resmi FIFA. Meski begitu, Jong-hun mencoba mencari celah untuk meredam skuad Jose Peseiro dengan memonitor seluruh pemain melalui rekaman video. “Kami berjuang luar biasa keras untuk lolos ke Piala Dunia. Saya berterima kasih atas performa luar biasa pemain,” puji Jong-hun. Lolos langsung ke putaran final menjadi sejarah baru untuk Korut sejak 1966. Ini pertama kalinya bagi “saudara kandung”Korea Selatan ini sukses bersaing dengan negaranegara Asia lainnya. Sejarah penampilan perdana Korut ketika 1966 terbilang sukses. Korut menjadi negara Asia pertama yang berhasil lolos ke perempat final sejak Piala Dunia digelar pertama kalinya pada 1930. Portugal menyingkirkan mereka dengan skor 5-3. Prestasi Korut ini butuh waktu lama untuk dapat diikuti tim Asia lainnya. Hingga kemudian terwujud pada Piala Dunia 2002, ketika Korsel berhasil tampil di semifinal. Peluang Arab Saudi Sebaliknya, meski tidak lolos langsung, Arab Saudi masih bisa lolos ke Afrika Selatan. Sebab, “The Green Falcons” meraih tiket ke babak playoff untuk menghadapi peringkat ketiga Grup A, Bahrain, yang menaklukkan Uzbekistan 1-0 berkat gol Mahmood Abdulrahman di menit ke-74. Laga perebutan tiket ini akan berlangsung pada 5 dan 9 September dengan sistem home and away. Jika Arab Saudi berhasil meraih kemenangan atas Bahrain, berikutnya Arab Saudi menghadapi juara OFC (Oceania Football Confederation) Selandia Baru dengan sistem yang sama pada 10 Oktober dan 4 November. “Saya percaya kami memiliki kesempatan lolos ke Afrika Selatan. Kami akan mengeluarkan permainan terbaik. Meski saya bukan orang Arab Saudi, saya tahu kesedihan penggemar sepak bola Arab Saudi. Saya yakin dapat lolos. Target berikutnya Bahrain,” jelas pelatih Arab Saudi Peseiro. Kesedihan yang diungkapkan Peseiro cukup beralasan. Dalam empat kali perhelatan Piala Dunia sejak 1994 di Amerika Serikat, pasukan “Hijau Putih” tak pernah absen sebagai wakil Asia meski prestasinya belum menjanjikan karena torehan terbaik hanya lolos ke putaran kedua pada 1994. Sisanya selalu gagal lolos dari babak pertama. Keberuntungan Arab juga tak terlepas dari gagalnya Iran menahan laju Korsel. Iran hanya mampu bermain imbang 1-1 hingga gagal untuk dapat tampil di babak playoff.  Rtr/tya/S-3

HASIL PIALA KONFEDERASI 2009 Grup B, Kamis (18/6) Brasil

3

vs

0

Amerika Serikat

KLASEMEN PIALA KONFEDERASI GRUP B No Klub 1 2 3 4

Brasil Italia Mesir AS

M

M

S

K

SG

N

2 1 1 2

2 1 0 0

0 0 0 0

0 0 1 2

7-3 3-1 3-4 1-6

6 3 0 0

Van Persie Gundah

Susul Spanyol Brasil menyusul Spanyol ke semifinal. Laga terakhir melawan Italia menentukan lawan mereka untuk berebut tempat di final. Sementara itu, tuan rumah, Afrika Selatan, memelihara peluang ke empat besar. PRETORIA – Brasil memastikan lolos ke semifinal sebagai salah satu wakil Grup B. Kepastian ini diperoleh setelah memetik angka penuh kedua dengan membekuk Amerika Serikat 3-0 di Stadion Loftus Versfeld, Pretoria, Afrika Selatan, Kamis (18/6). Tiga gol pasukan Dunga disumbangkan gelandang Felipe Melo di menit ketujuh, Robinho di menit ke-20, dan Maicon di menit ke-62. Selain lolos ke semifinal, poin sempurna menempatkan “Selecao” sebagai pemuncak klasemen Grup B dengan torehan enam poin meski posisi ini bisa berubah jika Italia menang lebih dari dua gol saat menghadapi Mesir. Hingga berita ini diturunkan, Italia versus Mesir masih berlangsung di Coca-Cola Park, Johannesburg. Jika Italia merebut poin sempurna, mereka merebut ke semifinal untuk Grup B. Laga terakhir versus Brasil di Loftus Versfeld Stadium, Pretoria, Minggu (21/6), hanya untuk menentukan juara dan runner up grup. Kekalahan ini membuat Amerika Serikat mengikuti nasib Selandia baru, pulang kampung. Selain untuk dapat menentukan juara dan runner up grup, laga Brasil versus Italia untuk menghindari favorit juara, Spanyol, yang memuncaki Grup A. Dari sejarah enam pertemuan melawan Italia, Brasil memiliki empat keunggulan, tiga di antaranya di Piala Dunia. Sedangkan satu kemenangan lainnya direbut Februari lalu saat menang 2-0 di laga persahabatan. Untuk Brasil, Piala Konfederasi hanya kompetisi kelas dua setelah Piala Dunia, namun gengsi di pemanasan menjelang laga sesungguhnya tahun depan tak berbeda. Bahkan, kini Brasil mengincar gelar ketiga setelah sukses merebutnya pada 2005 dan 1997. Jaga Peluang Dari Grup A, tuan rumah Afrika Selatan berpeluang besar mendampingi Spanyol ke semifinal. Kesempatan ini hadir setelah menjegal Selandia Baru 2-0 di Stadion Royal Bafokeng, Rustenburg, Kamis (18/6) dini hari. Kehadiran Steven Pienaar menjadi penentu keberhasilan Afrika Selatan. Gelandang Everton ini rajin memberikan umpan matang ke lini depan. Striker Bernard Parker yang menjadi man of the match leluasa menjebol gawang Glen Moss dua kali, di menit ke-21 dan ke-52. Tiga poin menjadikan Afrika Selatan berada di peringkat kedua klasemen dengan empat poin, unggul dari Irak yang menempati posisi ketiga. Dengan situasi ini, pasukan Joel Santana hanya membutuhkan hasil imbang di laga terakhir melawan Spanyol, 20 Juni, di Stadion Free State, Bloemfontein. Pienaar bukan hal mudah untuk menghadapi “La Roja” yang memiliki permainan komplet. “Mereka tim dengan paket pemain hebat di dalam la-

AFP/FRANCOIS XAVIER MARIT

GOL KETIGA I Bek kanan Brasil, Maicon (2) merayakan gol ketiga yang dicetaknya dalam laga versus Amerika Serikat di Stadion Loftus Versfeld, Pretoria, Afrika Selatan, Kamis (18/6). Brasil menang 3-0 sekaligus memimpin klasemen Grup B. Kemenangan ini pula mengantarkan Brasil lolos ke semifinal menyusul Spanyol dari Grup A. pangan. Tentunya sulit menghadapi laga itu, tetapi belum tentu mudah bagi mereka. Kami memainkan sepak bola yang sama, bedanya mereka lebih berpengalaman,” jelas Pienaar. Pertemuan Afsel dengan Spanyol pada Sabtu (20/6) adalah untuk kedua kalinya. Pertama kali mereka bersua di penyisihan Piala Dunia 2002. Saat itu, Afrika Selatan kalah 2-3. Lolos ke empat besar akan menjadi pembuktian pemain Afrika Selatan yang kini menjadi sorotan karena permintan bonus yang terlalu tinggi. Mereka meminta bonus yang totalnya mencapai 1,7 juta dollar AS atau 17,5 miliar rupiah untuk semua pemain. Padahal laga Piala Dunia mini belum lagi dimulai. Meski Afrika Selatan berpeluang besar, kesempatan Irak masih terbuka jika di laga terakhir memetik kemenangan lebih dari dua gol saat menghadapi Selandia Baru di laga terakhir penyisihan di Coca-Cola Park, Johannesburg. Sya-

LONDON – Prestasi Arsenal yang tenggelam dalam beberapa tahun terakhir ini membuat striker Robin Van Persie gundah. Keadaan itu dipotret secara cermat oleh Manchester United yang menawarinya pindah ke Old Trafford. ”Dalam empat tahun terakhir, saya hanya memenangi satu gelar, FA Cup. Nilai trofi itu terlalu kecil. Saya ingin yang lebih,” cetus Van Persie seperti dikutip The Sun. Pemain asal Belanda tersebut memunyai kontrak satu tahun lagi dengan Arsenal. Untuk memagarinya, Arsenal menawarkan gaji 80 ribu poundsterling (1,34 miliar rupiah) per minggu. Jumlah yang sama diterima dua pemain MU, Wayne Rooney dan Rio Ferdinand. ”Penawaran klub bagus, tapi itu bukan segalanya bagi saya. Lebih penting bagaimana memenuhi ambisi saya,” sebut Van Persie. Meski bisa mendapatkan lebih dari MU atau klub-klub lain yang menunjukkan ketertarikan, sejauh ini Van Persie belum memunculkan tanda-tanda ingin pindah. Pelatih Inter Milan Jose Mourinho termasuk yang melontarkan minat mendatangkan pemain berusia 26 tahun itu. ”Robin suka bersama Arsenal. Tapi dia memikirkan umur yang semakin bertambah untuk mencapai gelar. Dia tahu ada beberapa klub yang tertarik, tapi masih melihat apa yang akan terjadi nanti,” kata sebuah sumber di Belanda. Van Persie yang bernilai 20 juta poundsterling atau 334,74 miliar rupiah menandatangani kontrak dengan Arsenal lima tahun lalu. Cedera panjang sempat membuatnya absen lama sebelum akhirnya kembali tampil sebagai motor Arsenal dan timnas “Oranye”. Selain Van Persie, MU mengincar Karim Benzema (Lyon). Persaingan mendapatkan striker Lyon itu sangat panas yang juga melibatkan Chelsea dan Manchester City. Presiden Lyon Jean-Michel Aulas mengaku tidak akan mampu menahan Benzema lagi. ”Karim mengatakan akan tinggal setahun lagi dengan Lyon. Namun, Kaka dan Cristiano Ronaldo pun melontarkan perkataan sama (sebelum akhirnya pindah). Ada tsunami bernama Real Madrid yang memprovokasi reaksi dari Chelsea, Manchester City, dan Manchester United,” papar Aulas. ”Jadi, sangat rumit mengatakan dia masuk daftar nontransfer. Yang jelas sekarang kami ingin mempertahankannya meski banyak yang mendekati,” tambahnya. Sementara itu, Javier Mascherano sepertinya juga tidak sanggup ditahan Liverpool. Agennya telah bertemu Direktur Teknik Barcelona Txiki Beguiristain di Spanyol. Mascherano kabarnya semakin dekat ke Barca dengan penawaran 20 juta poundsterling (335 miliar rupiah). Bek Liverpool Alvaro Arbeloa juga dikabarkan bakal bergabung dengan Real Madrid. Kehilangan Arbeloa tidak akan mengusik Rafael Benitez setelah mendatangkan Glen Johnson dari Portsmouth. Namun, Benitez tidak akan melepas Mascherano.  sin/S-3

ratnya, pada waktu bersamaan, Afrika Selatan juga tak berkutik menghadapi “La Furia Roja.” Sementara itu, bagi Selandia Baru, kekalahan dari Afrika Selatan membuat “The Kiwi” angkat koper. Skuad Ricki Herbert harus menerima kenyataan pahit terlempar dari persaingan lebih cepat karena dalam dua kali laga, Selandia Baru gagal meraih tiga poin. Bahkan, hanya menjadi lumbung gol untuk Spanyol dan Afrika Selatan. Hingga tujuh gol bersarang di gawang juara OFC (Oceania Football Confederation) ini. “Para pemain sudah berusaha keras. Meski begitu, kami masih memiliki kesempatan untuk meraih poin. Kesempatan ini akan kami gunakan pada Sabtu nanti,” jelas Herbert.  AFP/tya/S-3 Komentar/saran/kritik berita ini via e-mail:redaksi @koran-jakarta.com, faks: 021 3155 106 SMS: 0813 8181 7227

Robin Van Persie REUTERS/KIERAN DOHERTY

Panpel Bisa Diseret ke Pengadilan

R

ANTARA/ANDIKA WAHYU

KECEWA I Calon penonton antre untuk membeli tiket Indonesia All Stars lawan MU di Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta, beberapa waktu lalu. Banyak yang sudah memiliki tiket kecewa karena panitia penyelenggara tidak profesional.

8-SPORT.indd 1

asa kecewa tak dapat ditutupi Riga Hutabarat. Fanatismenya pada Manchester United dipermainkan panitia penyelenggara MU, Asia Tour. Niat Riga untuk menyaksikan langsung MU di Stadion Gelora Bung Karno (SUGBK) saat melawan Indonesia All Star, 20 Juli, terancam batal. Padahal Riga sudah memiliki kuitansi pembayaran atas tiket kategori I seharga 400 ribu rupiah yang harus dibayar lebih mahal, 475 ribu. Sebesar 75 ribu dialokasikan panitia untuk membeli merchandise Red Shop, toko khusus aksesori MU di Senayan Trade Center (STC), yang menjual tiket laga persahabatan ini. Tiba-tiba, pada 15 Juni, Red Shop menghubungi Riga, memintanya

membayar tambahan dana sebesar 250 ribu rupiah. Bisa ditebak tujuan dari penambahan ini, yakni merchandise dari bundling yang dilakukan panitia penyelenggara yang berupa kaus polo (Koran Jakarta, 18/6). “Mereka beralasan ini semua sesuai instruksi PSSI. Tambahannya untuk mendapatkan kaus MU,” jelas Riga. Secara tegas, permintaan Red Shop langsung ditolaknya. Bagi Riga, keadilan dirinya sebagai pembeli terabaikan. Semakin membuat Riga geram, toko penjual tiket berniat mengembalikan uang yang sudah diberikannya. Artinya ia batal menonton laga MU. Karena merasa haknya terinjak-injak, Riga akhirnya mengadukan masalah ini ke Yayasan Lembaga Konsumen Indo-

nesia (YLKI). Di pihak lain, Red Shop sebagai salah satu media penjualan tiket juga tak berdaya. Salah satu pemiliknya, Ari Haryanto, menjelaskan dirinya harus melakukan itu karena perintah dari PSSI. “Sebagai salah satu agen, kami hanya menyalurkan,” jelas Ari. Menurut Ketua YLKI Husna Zahir, dalam kasus itu ada pelanggaran atas hak konsumen. Hal yang sama dilontarkan Ketua Harian YLKI Soedaryatmo. Menurutnya, panitia penyelenggara yang dikomandoi Agum Gumelar dinilai melanggar Pasal 15 dan 16 UndangUndang Nomor 8/1999 tentang Perlindungan Konsumen. Secara jelasnya, Pasal 15 mengatur larang-

an jual beli secara paksa, sedangkan Pasal 16 tentang jual beli dengan pemesanan. “Apa yang mereka lakukan harus segera dihentikan. Jika diteruskan, terbuka kemungkinan kasus ini dibawa pengadilan,” jelas Soedaryatmo. YLKI sendiri sudah melayangkan surat untuk PSSI dan Red Shop. Namun hingga Kamis (18/6), belum ada reaksi dari keduanya. Kisruh bundling yang dilakukan panitia penyelenggara hanya salah satu cerita ketidakprofesionalan mereka. Selain berniat mengeruk sebesar-besarnya keuntungan, fanatisme pencinta sepak bola dipermainkan tanpa melihat rasa keadilan.  tya marenka/S-3

6/18/09 11:45:50 PM

EDISI 369 - 19 JUNI 2009  

EDISI 369 - 19 JUNI 2009

EDISI 369 - 19 JUNI 2009  

EDISI 369 - 19 JUNI 2009

Advertisement