Page 7

KORAN JAKARTA

SPORT

®

TUNGGAL putri andalan tuan rumah Maria Kristin menjadi korban undian berat. Di sektor lain, wakil tuan rumah belum terhambat (Koran Jakarta, 18/6). “Kebangetan” jika di rumah sendiri tidak bisa merebut gelar. 085222090xxx

Wozniacki Mendekati Final

Roger Federer

Caroline Wozniacki AFP/IAN KINGTON

7

FIA Bersedia Kompromi

KOMENTAR

EASTBOURNE – Caroline Wozniacki mendekati final kelimanya tahun ini. Unggulan keenam itu meraih tiket semifinal turnamen AEGON International setelah menang telak atas Ekaterina Makarova (Rusia), 6-3, 6-2. Hasil yang dipetik di Eastbourne, Inggris, Kamis (18/6), lebih baik dari tahun lalu. Ketika itu, Wozniacki terjungkal di perempat final. Karier petenis Denmark itu sedang ada di puncak musim ini. Perjuangannya di empat turnamen membuahkan satu gelar dari MPS Group Championships. Ia menerobos final Memphis, Madrid Open, dan Family Circle Cup. Wozniacki akan bertemu dengan pemenang laga antara Vera Dushevina (Rusia) dan Aleksandra Wozniak (Kanada). Jika ditilik dari pencapaian musim ini dan peringkatnya, posisi Wozniacki di atas angin. Ia menang empat kali atas Dushevina dan menundukkan Wozniak dua kali. Virginie Razzano (Prancis) kembali mencuri perhatian setelah menumbangkan petenis unggulan delapan Agnieszka Radwanska (Polandia) 7-6, 7-5. Nasib baik mendatangi petenis berusia 26 itu. Sebelum menantang Radwanska, ia mencundangi unggulan pertama Elena Dementieva pada putaran kedua, 0-6, 6-3, 6-7. “Saya kecewa dengan kesalahan saat tiebreak. Saya harap ada kesempatan untuk bermain,” ujar Dementieva. Kekalahan tersebut menunjukkan ia belum bisa menguasai lapangan rumput. Sempitnya waktu peralihan dari grand slam permukaan tanah liat ke lapangan rumput sering dikeluhkan petenis. Mereka harus mengubah pola permainan karena karakter keduanya bertolak belakang. Lapangan tanah liat berkarakter lambat, sementara lapangan rumput lebih cepat dengan pergerakan bola yang cenderung sulit ditebak. Razzano menunggu Marion Bartoli (Prancis) di semifinal. Bartoli menjejak final berkat kemenangan atas Annabel MedinaGarrigues (Spanyol), 6-1, 6-4. Bartoli baru memiliki satu mahkota musim ini, yang didapat dari Monterey Open, sementara Razzano belum memiliki prestasi setelah menjadi kampiun di Japan Open Championships 2007. Rekor pertemuan keduanya adalah 2-1 untuk Bartoli. Dari kejuaraan Ordina Open, Francesca Schiavone (Prancis) lolos ke semifinal. Olga Govortsova (Belarusia) dikandaskan, 6-1, 6-3, di Autotron Rosmalen, s-Hertogenbosch, Belanda. Petenis tersebut berebut tiket ke final dengan Yanina Wickmayer (Belgia) yang menang telak atas petenis Jerman Kristina Barrois, 6-1, 6-1. Petenis Thailand Tamarine Tanasugarn berpeluang mempertahankan gelarnya dalam turnamen ini. Ia menyudahi perjalanan Flavia Pennetta (Italia) melalui pertandingan alot, 2-6, 6-3, 6-3. Apabila Tanasugarn bisa menggenggam mahkota dari lapangan rumput itu, ini adalah pengobat rasa haus atas gelar yang melandanya. Musim ini, belum ada satu turnamen WTA yang dikuasainya. Lawan Tanasugarn di babak selanjutnya sangat berat, yakni unggulan pertama Dinara Safina atau Daniela Hantuchova yang menempati unggulan keenam.  Rtr/AFP/xav/S-3

Jumat 19 JUNI 2009

KORAN JAKARTA/ RAMDANI

SELEBRASI I Markis Kido (kiri) berteriak histeris di depan pasangannya Hendra Setiawan setelah mengalahkan Hendri

Kurniawan Saputra/Hendra Wijaya 21-11, 18-21, 21-18 di babak kedua Djarum Indonesia Open Super Series di Istora, Jakata, Kamis (18/6). Kido/Hendra melaju ke perempat final dan menantang Hendra AG/Alvent Yulianto.

Partai Klasik Taufik versus Gade bertemu di perempat final. Duel klasik kali ini adalah yang ke-13. Sementara itu, andalan di ganda putra dan campuran masih mulus melangkah. JAKARTA – Perempat final Djarum Indonesia Super Series, Jumat (19/6), menghadirkan duel klasik di tunggal putra, yakni Taufik Hidayat versus Peter Hoeg Gade (Denmark). Mereka bersua lebih dini setelah mengalahkan lawan mereka di babak kedua di Istora, Jakarta Kamis (18/6). Taufik meredam Boonsak Ponsana (Thailand ), 21-17, 19-21, 21-10, sedangkan Gade menyingkirkan Nguyen Tien Minh (Vietnam) 13-21 21-19 21-14. Tunggal putra tuan rumah lainnya, Sony Dwi Kuncoro, juga ke perempat final setelah menundukkan Choong Hann Wong (Malaysia ), 21-8, 21-12. Jika Taufik dan Sony menang, keduanya bakal berjumpa di semifinal. ”Saya senang bisa bertemu Gade karena pertandingan pasti berjalan alot. Dia kuat dalam reli-reli panjang dan smes. Tapi sekarang karena faktor usia, kami lebih mengandalkan teknik karena power menurun,” cetus Taufik. ”Peluang saya menang besar karena terakhir di All England menang. Sekarang bermain di rumah sendiri,” tambahnya.

Sebaliknya, Gade sangat antusias menghadapi Taufik. Bahkan ia menilai Taufik-lah yang paling berbahaya di turnamen ini. ”Pada turnamen ini jelas Taufik pemain yang paling berat,” balas Gade. Pertemuan kali ini adalah yang ke-13. Kedudukan sama masing-masing menang enam kali. Pada pertemuan terakhir, Taufik unggul di perempat final All England 2009. Itu adalah ulangan final All England 1999 yang dimenangi Gade. Salah satu momen tak terlupakan dalam perjalanan meraih emas Olimpiade 2004 ialah saat Taufik menumbangkan Gade di perempat final. Nama Taufik tetap menakutkan lawan. Pelatih tunggal putra China, Xia Xuan Ze, juga menyebut pebulu tangkis asal Bandung itu bakal menjadi lawan paling menyulitkan bagi anak asuhnya, Lin Dan. Keduanya bisa bertemu di final kali ini jika terus melaju. Bagi Taufik, Indonesia Open punya cerita khusus karena ia memenanginya enam kali (1999, 2000, 2002, 2003, 2004, 2006). Taufik diunggulkan meraih gelar ketujuhnya. Sete-

lah menyingkirkan Andrew Smith (Inggris), giliran Boonsak merasakan kehebatannya. Meski bermain rubber set dengan Boonsak, konsistensi penampilan menjadi kunci kemenangan Taufik. Di awal set pertama, Taufik kerap tertinggal duluan sampai menyamakan skor 6-6. Lalu dia terus memimpin di atas Boonsak. Ketika unggul 18-12, lawan hanya bisa menambah lima poin terakhir. Di set kedua, Taufik mengambil alih permainan hingga skor sama 12-12. Boonsak tidak mau melepaskannya begitu saja sehingga skor berjalan ketat. Pemain nasional terbaik Thailand itu memaksakan rubber set. Di set ketiga, walau sedikit menemui kesulitan, Taufik mutlak mendominasi dari pertengahan sampai akhir pertandingan. Di game penentuan inilah, permainan terbaiknya keluar dengan stamina terjaga. Sementara itu, Sony akan menghadapi pemain Hong Kong, Yan Kit Chan. Melangkah mudah, unggulan keempat itu mulai menemukan permainan terbaik. ”Saya bisa menguasai keadaan, lebih tenang dan mengontrol emosi. Di set kedua kesulitan karena angin. Sekarang permainan saya lebih agresif daripada dulu. Melawan pemain Hong Kong, yang penting diri sen-

diri siap. Tidak memikirkan lawan dan jangan sampai terbawa permainannya,” papar Sony. Beruntung Pertarungan sesama pemain Indonesia terjadi di perempat final ganda putra. Markis Kido/Hendra Setiawan akan menghadapi ganda non-Pelatnas, Hendra Aprida Gunawan/Alvent Yulianto. Kido/Hendra harus berjuang mati-matian sebelum menyingkirkan Hendri Kurniawan Saputra/Hendra Wijaya (Singapura), 21-11, 18-21, 21-18. Beruntung, ada momen pembangkit semangat di set ketiga ketika Kido/ Hendra memenangi reli panjang saat kedudukan 18-18. ”Kami menang beruntung. Momen itu yang membuat kami bangkit untuk menang. Pertahanan menjadi kekurangan kami,” sebut Kido. Ganda campuran Nova Widianto/Liliyana Natsir juga melaju setelah mengandaskan perlawanan pasangan Korea Selatan, Yoo Yeon-seong/ Kim Min Jung, 21-17, 21-17. Hendra Aprida/Vita Marrisa kalah dari ganda China, Zheng Bo/Ma Jin, 21-16, 21-12. Tunggal putri Adriyanti Firdasari memberi kemenangan kepada Wang Lin (China). Firda kalah di set pertama 13-21 lalu tidak melanjutkan pertandingan karena cedera engkel.  sin/S-3

Tidak Lepas dari Kekurangan

K

eramaian penonton di Istora Senayan Jakarta sudah berlangsung selama empat hari ini. Menjadi bagian dari kemeriahan penyelenggaraan Djarum Indonesia Open Super Series, 16-20 Juni. Dukungan suporter tuan rumah adalah salah satu pemandangan paling menarik di luar kenikmatan menyaksikan pertandingan. Turnamen kebanggaan Indonesia ini memenuhi rasa haus masyarakat melihat langsung jago-jago bulu tangkis dunia. Tidak hanya pemain tuan rumah, kehadiran pebulu tangkis luar kelas atas menjadi daya tarik luar biasa. Antusiasme penonton melihat salah satu olah raga populer di Indonesia ini membuat panitia pelaksana (panpel) optimistis event ini akan berlanjut. Kendati masih ada berbagai kekurangan dalam masa kontrak Indonesia Super Series dengan BWF (Federasi Bulu Tangkis Dunia). “Tahun ini kontrak terakhir Indonesia Super Series. Dalam tiga tahun pelaksanaan, masuk masa percobaan (2007-2009).

Diperpanjang satu tahun lagi, selanjutnya keluar keputusan baru event ini tetap menjadi Super Series atau tidak,” kata Ketua Panpel, Mimi Irawan. Pihaknya berharap dan optimistis Indonesia Super Series akan berlanjut. Faktor tersebut sebagai salah satu barometer bulu tangkis menguatkan posisi Indonesia untuk menyumbang satu dari 12 gelaran Super Series. Malaysia, Korea, All England, Swiss, Singapura, China Masters, Jepang, Denmark, Prancis, Hong Kong, dan China Super Series. Ditambah final Super Series. “Jumlah itu, menurut saya, sebenarnya terlalu banyak. Idealnya delapan sampai 10 Super Series dalam setahun. Sebab pemain pun butuh istirahat. Tidak melulu bermain pada aturnamen yang jadwalnya saling berdekatan,” sebut Mimi. BWF menetapkan jadwal hanya berselang dua hari per dua Super Series di antara 12 ajang. Ketatnya jadwal itu sangat menguras fisik pemain. Mimi yang mengusulkan Indonesia Open menjadi Super Series dalam kongres BWF, berharap adanya perwakilan Indonesia lainnya di kongres BWF mendatang yang akan mengembuskan pengurangan jumlah Super Series. Keunggulan Indonesia Super Series lainnya ditinjau dari segi hadiah. Total uang hadiah yang

ANTARA/ZARQONI

MEMBLUDAK I Penonton yang selalu memenuhi di Istora, Jakarta, menjadi salah satu pertimbangan Indonesia Super Series sering digelar di Jakarta. digelontorkan 250 ribu dollar AS atau 2,6 miliar rupiah. Jumlah tertinggi dibandingkan 11 Super Series lainnya. “Penyelenggaraan Indonesia Super Series selalu dinilai baik oleh BWF. Perwakilan mereka juga akan datang meninjau ke Jakarta,” ucap Mimi. Meski menuai pujian, masih terganjal kekurangan seperti sempitnya Istora. Kalah dibandingkan Singapore Indoor Stadium yang begitu luas dan megah. GOR Bulutangkis Palaran, Samarinda, Kalimantan Timur, disebut-sebut sebagai tempat paling pas untuk menutupi kekurangan Istora. Namun, berbagai kendala menghambat

pemindahan tempat penyelenggaraan, seperti belum adanya bandara internasional di Samarinda. Dengan transportasi udara, penerbangan wajib berhenti di Bandara Sepinggan, Balikpapan, setelah itu menempuh perjalanan selama dua jam ke Samarinda. Selain itu, di dalam kemegahan bangunan GOR Bulutangkis Palaran, alas lapangan untuk pertandingan belum memenuhi kriteria. Keras, sehingga rawan mencederai pemain. “Untuk pemindahan lokasi turnamen rasanya belum memungkinkan,” tekan Mimi.  hyacintha bonafacia/S-3

PARIS – Presiden Federasi Otomotif Internasional (FIA) Max Mosley menegaskan tak ada perpanjangan waktu bagi delapan tim anggota Asosiasi Tim Formula Satu (FOTA) untuk mengikuti balapan musim 2010. Langkah tersebut diAFP/BERTRAND GUAY lakukan karena beberapa tim tersebut mengajukan Max Mosley syarat untuk keikutsertaan mereka musim depan. FIA menetapkan tenggat waktu tim-tim memberi kepastian, Jumat (19/6). Untuk menarik mereka, Mosley mau berkompromi dengan FOTA, terutama dalam perubahan kekuasaan dan pengurangan anggaran. FIA akan menunjuk akuntan independen untuk mengawasi jalannya budget cap. Mosley bersedia mendengar saran tim-tim untuk menaikkan limit anggaran 100 juta euro (1,4 triliun rupiah) pada 2010 dan 45 juta euro (654 miliar rupiah) tahun berikutnya. Namun, hal itu akan dibicarakan setelah semua urusan terkait pendaftaran musim depan selesai. Untuk sementara waktu, ia ingin tim-tim menerima batasan 40 juta poundsterling (417,6 miliar rupiah). FIA enggan merevisi Concorde Agremeent 1998 dalam waktu dekat karena mepetnya waktu untuk mendiskusikan hal itu. “Tak ada waktu untuk itu karena kamu harus memberi jawaban pada pendaftar 2010 yang tersisa sebelum Jumat. Nantinya kami bersedia melakukan negosiasi terkait dengan Concorde Agreement 2009, di bawah perlindungan susunan 1998,” tulis Mosley dalam rilis FIA yang dikutip autosport.com, Kamis (18/6). Sebagai bukti keseriusan FIA, mereka mempersiapkan pertemuan dalam FIA International Court of Appeal. Tak hanya sampai di situ, Mosley pun siap mencabut lampiran 5 Regulasi Olahraga 2010, yang selama ini menimbulkan kontroversi. Tantangan Barrichello Bos Brawn GP, Ross Brawn, menyatakan Rubens Barrichello harus berjuang habis-habisan jika ingin menggeser posisi Jenson Button dari puncak klasemen. “Rubens menghadapi tantangan besar. Jenson mengemudi dengan sangat baik, sedangkan Rubens mulai kehilangan poin karena gagal finis atau tertimpa masalah lain,” ungkapnya seperti dilansir Daily Mirror. Pendapat yang dikemukakannya beralasan karena saat ini Button unggul 26 poin. Jika pembalap Inggris tersebut meneruskan kegemilangannya, kans Barrichello tertutup. Button masih bisa menjadi juara dunia seandainya ia selalu finis di posisi kedua dalam 10 seri tersisa. Kendati demikian, Brawn melihat ada peluang bagi Barrichello untuk mendekati raihan rekannya itu di Silverstone. Tingginya jam terbang di sirkuit tersebut adalah modal Barrichello di sana.  xav/S-3

Motivasi Lebih Phil Mickelson FARMINGDALE – Phil Mickelson menemukan kembali motivasi untuk berlaga di turnamen golf utama AS Terbuka di Lapangan Black, New York, 18-21 Juni. Pesan untuk memenangi turnamen yang disampaikan sang istri, Amy Mickelson, menjadi sumber inspirasinya. “Istri saya mengirimkan sejumlah pesan bahwa ia ingin trofi perak dari sini ada di kamar rumah sakitnya. Saya akan mencoba mengabulkan permintaannya,” ujar Mickelson, Kamis (18/6). Pegolf, yang sempat absen dalam beberapa pertandingan karena menemani sang istri yang menderita sakit kanker, itu bertekad mempertaruhkan semua kemampuannya. Ia berharap bisa bermain hingga di putaran terakhir, bahkan memetik sukses. Pada babak awal, Mickelson bertanding melawan Retief Goosen dan Ernie Els. Mickelson sudah mulai menjajal lapangan beberapa hari sebelum laga dimulai. Hal ini dilakukan untuk menyesuaikan dengan kondisi di sana. Ia mengasah beragam pukulan dan mengontrol tee shot-nya. Lefty, panggilan akrab Mickelson, sudah mengoleksi total tiga penghargaan dari turnamen utama, yakni The Masters dan PGA Championship. Namun, ia kurang beruntung di AS Terbuka. Tiga kali Mickelson nyaris menjadi juara, 1999, 2002, dan 2006. Namun, ia gagal memanfaatkan kesempatan. Tahun ini pegolf tersebut menambah dua gelar juara PGA Tour dari Northern Trust Open dan WGC-CA Championship. Sementara itu, Tiger Woods menjadi target bidikan 155 peserta turnamen tersebut. Hal itu tak membuat sang juara bertahan gentar atau jemawa. Kemenangan di Bethpage Black tentu sangat berarti baginya. Sebab, itu bisa menjadi titik tolak kariernya yang sempat mandek karena cedera lutut. “Dari tee ke green. Semua yang kau inginkan ada di lapangan ini,” ujarnya. Sinyal kebangkitan Woods mulai tampak setelah kemenangan di Arnold Palmer Internasional. Penampilan impresif ditampilkan dalam Memorial Tournament. Ia merebut mahkota setelah sempat tertinggal empat pukulan. Kompetisi di lapangan golf Black dinilai sulit. Lapangan yang sangat luas dengan permukaan lunak semakin merepotkan kala hujan turun. “Pertandingan di Bethpage memakan waktu lama di segala kondisi. Tapi dengan kondisinya yang lebih lunak, golf akan dimainkan lebih lama,” jelas pemimpin komite kejuaraan USGA, Jim Hyler.  Rtr/AFP/ xav/S-3

Phil Mickelson REUTERS/ALY SONG

EDISI 369 - 19 JUNI 2009  

EDISI 369 - 19 JUNI 2009

EDISI 369 - 19 JUNI 2009  

EDISI 369 - 19 JUNI 2009

Advertisement