Page 1

Kopkun.com

Edisi 5 Oktober 2011

Kopkun Corner

Volume I, Issue 5

Inside this issue: 1 Ganti Gedung, Pindah Panggung Ingat 2012 Tahun Koperasi Dunia!

2

Ganti Gedung, Pindah Panggung

Kopkunsiana Today

3

T

Ulang Tahun

4

Pojok Kopkun • Kopkun mau pindah lagi. Betul kah? • Ada momen apa di 2012? • Apa saja kegiatan Kopkun? • Bagaimana kita maknai ulang tahun? Selengkapnya, baca!

ahun lalu ribuan barang dipindah dari Utara ke Selatan. Sebaliknya, tahun ini pindahan dari Selatan ke Utara. Nampaknya ada magnet yang kuat untuk merapat ke Utara. Pada arah mata angin, Utara selalu digambarkan menunjuk ke atas. Sebuah progresivitas untuk terus berkarya. Tak mengeluh, meski penuh peluh. Per November mendatang, Kopkun menempati gedung baru, lagi. Ganti gedung sejajar dengan pindah panggung. Kopkun tetap show, swalayan tetap buka, layanan lain terus jalan. Dan hukumnya, pemain handal adalah yang teruji di berbagai panggung. Orang bilang “Bukan jago kate!” Yang handal akan buktikan diri, di panggung mana pun show tetap berjalan. Berbagai improvisasi akan dilakukan sesuai tuntutan lay-out panggung. Di sinilah kreativitas diuji, kekompakan tim ditantang dan komando jadi sangat menentukan! Pemberi komando bak conductor yang memimpin beragam instrumen musik. Menyelaraskan semua instrumen agar muncul kepaduan, harmoni; Apa yang perlu dipercepat, mana yang perlu dinaikkan, diperlambat dan seterusnya. Di ujung harmoni tepuk tangan akan bergema. Ya, alunan Kopkun terus enak didengar! Meski masih belia, Kopkun belajar dan terus belajar. Tentang membangun, mengembangkan koperasi yang mengakar, besar dan benar. 18 Oktober mendatang Kopkun genap lima tahun. Sembari belajar merangkak dan berjalan, Kopkun terus membangun karya. Karya inilah yang membuat orang-orang di dalamnya bangga menyebut dirinya, “I am Kopkuner!” Ada semangat yang tak tergantikan. Ada nafas yang panas. Ada semangat yang terus menggelora! Di dada Kopkuner ada mimpi besar; Mewujudkan koperasi yang seperti Hatta bilang, sebuah bangun ekonomi yang sesuai masyarakat Indonesia. Sebuah ruang ekonomi yang demokratis. Dan di dalamnya, para Kopkuner, anggota, pengurus, pengawas dan segenap manajemen -karyawan bersatu tangan merealisasikannya. Mungkin benar kami masih belia. Namun kami akan terus melangkah agar Kopkun berdiri melampaui ratusan kalender! []


Page 2

Kopkun Corner

Volume 1, Issue 5

Ingat 2012 Tahun Koperasi Dunia! “Rilis dari Purwokerto ini akan kami sampaikan ke PBB melalui Komite kami di ICA”, ujar Suroto.

P

ada 18 Desember 2009, organisasi Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB) mengeluarkan resolusi bernomor: A/RES/64/136 yang menetapkan tahun 2012 sebagai Tahun Koperasi Dunia. Resolusi tersebut dilatarbelakangi dari fakta perkembangan dan pertumbuhan koperasi di dunia dan dampak sosialekonomi kepada masyarakat/ anggotanya (www.ica.coop dan www.un.org). Sampai saat ini tercatat anggota koperasi mencapai tiga milyar orang yang tersebar di 90 negara. International Cooperative Alliance (ICA), sebagai organisasi gerakan koperasi internasional juga mencatat bahwa koperasi dan perluasan usahanya mampu menyediakan 100 juta lapangan pekerjaan bagi masyarakat melampaui capaian perusahaan multinasional (www.ica.coop). Peringatan Tahun Koperasi Dunia pada 2012 ini bertujuan untuk:; Meningkatkan kesadaran kalangan muda tentang keragaman koperasi. Kemudian melalui pengakuan publik ini akan meningkatkan dampak sosial ekonomi koperasi di seluruh dunia. Harapannya bahwa koperasi akan tumbuh, koperasi baru akan terbentuk. Dan juga para pembuat kebijakan akan memastikan undang-undang dan kebijakan lainnya yang mendukung gerakan koperasi. Salah satu repon dari Purwokerto, pada 8 November mendatang BAE Cooperative Consulting menggelar Seminar dengan tajuk “Agenda Politik Kesejahteraan dan Penguatan Kemandirian Koperasi”. Seminar tersebut merupakan hasil kerjasama BAE dengan Dekopin dan Lembaga Studi Pengembangan Perkoperasian Indonesia atau LSP2I. “Memang kita buat seminar ini untuk menyambut Tahun Koperasi Dunia. Kita ingin sosialisasikan bahwa 2012 gerakan koperasi harus unjuk gigi”, ujar Ari Adjie, Direktur BAE.

Di kesempatan berbeda Suroto, Ph menjelaskan, “Resolusi PBB itu ditujukan bukan hanya ke koperasi, melainkan juga ke organisasiorganisasi masyarakat sipil lain. Juga tidak ketinggalan perguruan tinggi dan tentu saja pemerintah”. LSP2I bersama lainnya akan menyambut peringatan ini dengan antusian. “Dan kami akan membuat rilis terkait seminar ini yang dihadiri lintas gerakan koperasi dan organisasi lainnya. Rencananya rilis itu akan kami lanjutkan ke PBB melalui Komite kami di ICA”, imbuh aktivis koperasi nasional itu. Tentu saja peringatan Tahun Koperasi Dunia dapat beragam bentuk. Yang jelas semangat dasarnya adalah bagaimana mengatusutamakan koperasi di setiap lini masyakat. Adakah Anda atau lembaga Anda ingin terlibat dalam momen akbar itu? []

Undian Vocer Belanja Khusus Anggota Mulai 1 Juni 2011 sampai Maret 2012 ada undian vocer belanja tiap bulan. Besarnya mulai @Rp. 150.000 - Rp. 400.000. Oh iya, program ini tidak berlaku untuk Pengurus, Pengawas, Karyawan/ Parttimer Kopkun atau keluarganya. Vocer juga tidak bisa diuangkan atau ditambah menjadi tabungan, khusus vocer belanja! Caranya: setiap belanja kelipatan Rp. 10.000* kamu akan dapat satu poin undian. Di akhir bulan akan diundi. Kalau beruntung, lumayan belanja gratis di Kopkun Swalayan. Ayooo tingkatin loyalitasmu, raih vocer belanjamu! *Per tiga bulan minimal transaksi berubah selaras dengan kenaikan vocer.


Page 3

Kopkun Corner

Volume 1, Issue 5

Kopkunsiana Today “Mimpi kami 12-12-12, pada 12 Desember 2012 kami pecahkah Rekor MURI”, ujar Firman

G

erakan Muda Nabung Yuk! mulai diaktifkan kembali. “Sampai saat ini 1000 celengan sudah disebar”, ujar Firman Hidayat, Koordinator gerakan. “Dengan tambahan relawan-relawan baru lainnya, kami punya mimpi 12-12-12, yakni pada 12 Desember 2012 kami ingin pecahkan Rekor MURI”, tambahnya.

kami ingin berpartisipasi dalam peringatan Tahun Koperasi Dunia 2012. Sehingga Desember 2012 harus terealisasi”.

Gerakan ini bertujuan nguri-nguri mahasiswa Unsoed untuk gemar menabung. Target jangka pendek mereka adalah memecahkan Rekor MURI 10.000 mahasiswa Unsoed punya celengan di kamar kosnya masingmasing.

Selain itu, kegiatan orientasi Mental-Intelektual Mahasiswa Baru atau Mimbar mulai berjalan. “Peserta dibagi beberapa kelompok. Setiap mereka diberi modul khusus yang wajib menyelesaikan delapan materi”, ujar Junita penanggung jawab kegiatan. Masih menurutnya, peserta yang selesai mengikuti Mimbar akan diorientasi sebagai Kader Kopkun. “Jadi ini adalah pembekalan umum untuk mereka”, tambahnya.

Kenapa Desember 2012? Fiman menjelaskan, “Itu waktu yang rasional. Selain itu,

Selain gerakan itu, kegiatan PBB menetapkan tahun 2012 lain yang sedang berlangsebagai Tahun Koperasi Dunia! sung adalah Sekolah Entepreneur Creativa. Tidak ketinggalan Sekolah Menulis Storia. “Alhamdulillah di Gel. IV ini kami bisa buka enam kelas. Agar tak terbentur ujian sisipan (akhir Oktober), tiap malam kami langsungkan dua kelas sekaligus”, ujar Fandy yang bertanggungjawab mengelola Sekolah.

Di sisi lain usaha terus berjalan, “Alhamdulillah sekarang omset harian mulai stabil”, ujar Mas Tarno si Manager Usaha. “Tentu saja ini karena para anggota dan pelanggan yang tetap memilih Kopkun Swalayan. Dan kami akan terus mengusakan layanan terbaik kami”, tambahnya. [].


Jadi Anggota & Manfaatnya

Redaksi Kopkun Corner Penanggungjawab: Ketua Kopkun Redaksi: Firdaus Putra Layouter: Renadi Yogantara Distribusi: Junita, Fandi dan Firman

B

anyak yang bertanya bagaimana menjadi anggota Kopkun? Edisi kali ini akan kami beberkan mudahnya menjadi anggota: 1. Mengisi formulir pendaftaran 2. Mengikuti Pendidikan Dasar (wajib) 3. Menyelesaikan administrasi termasuk membayar Simpanan Pokok Rp. 1.000 dan Simpanan Wajib Rp. 10.000. Kelengkapan yang perlu disiapkan: foto kopi KTP/ KTM dan pas foto 4x6/ 3x4 dua lembar. Keuntungan jadi anggota Kopkun: 1. Diskon untuk produk tertentu di Kopkun Swalayan 2. Diskon 20% untuk Sekolah Menulis Storia & Entrepreneur Creativa. 3. Belajar berwirausaha, kepemimpinan dan manjerial. 4. Berpeluang menjadi parttimer dan atau fasilitator 5. Kemanfaatan dalam bentuk sosial-budaya lainnya. Lebih lengkapnya datang langsung ke Kopkun Lt.2. Kami tunggu ya! Sekretariat: Kopkun Lt. 2 Jl. HR. Boenyamin Komplek Ruko Depan SKB Purwokerto (0281) 631768 | www.kopkun.com

Ulang Tahun Oleh: Firdaus Putra, S.Sos. (Manager Organisasi Kopkun)

Nyala lilin ulang tahun serupa dengan berharap kebaikan di waktu mendatang.

P

ada awalnya adalah tahun-awal. Kemudian terus hidup dan rayakan ulang-tahun. Ulang-tahun itu momen untuk mengingat tahun-awal. Tahun dimana kita sebagai organisasi berdiri, tumbuh dan berkembang. Tahun-awal itu seperti awal-tahun. Ya, seperti Januari. Dan Januari diambil dari Dewa Janus yang berwajah dua. Satu sisi menghadap ke belakang, sisi lain menatap ke depan. Itulah Janus! Di awal-tahun kita senantiasa dalam irisan masa lalu dan masa depan. Menghadapi masa lalu kita bertanya tentang apa-apa yang belum pas. Apa yang masih kurang. Apa yang belum terselesaikan. Sedang menatap masa depan kita hidup dalam semangat. Tentang apa-apa yang kita rencanakan dan ingin diraih. Begitulah kiranya kita maknai ulang-tahun. Bagaimana kita berdiri di antara masa lalu dan masa depan. Organisasi pun demikian. Saat ulang-tahun artinya tambah usia. Itu sama dengan tambah matang, tambah dewasa. Tambah usia membuat pengalaman bertambah. Dan pepatah mengingatkan, “Dosen terbaik itu adalah pengalaman”. Pengalaman membuat kita lebih efektif dan efisien melangkah. Kita jadi tahu aktivitas apa yang perlu dilakukan dan tidak perlu. “To do or not to do”, adalah sebuah kebijakan organisasi. Dengan tambah pengalaman kita bisa potong kompas. Tak perlu lagi masuk “explorer” dan mencarinya

di berbagai folder. Tapi kita bisa langsung lewat “shortcut” yang dibuat di layar desktop. Itulah ilustrasi bagaimana pengalaman adalah dosen yang baik. Usia bertambah, pola jadi mudah dikenali. Siklus organisasi pun terlihat jelas. Kata Richard L. Daft, ahli manajemen, siklus organisasi ada empat: 1.Entrepreneurial stage (kuncinya di kepemimpinan); 2.Collectivity stage (kuncinya delegasi wewenang); 3.Formalization stage (terlalu banyak birokrasi); dan 4.Elaboration stage (butuh disemangati lagi). Lalu pada lilin ke lima ini dimanakah tahap Kopkun saat ini? Selamat mengingat dan menatap! []


Kopkun Corner Edisi 5  

Buletin Bulanan Kopkun Corner diterbitkan oleh Koperasi Kampus Unsoed (Kopkun), Purwokerto, Indonesia | www.kopkun.com

Advertisement
Read more
Read more
Similar to
Popular now
Just for you