Page 1

Seputar Pekan Suci

Air Hidup Senin, 8 April 2013 Injil : Luk 1:26-38 SIAP SEDIA MELAYANI Kesediaan Maria menerima tugas perutusan sebagai Ibu Tuhan menjadi pintu bagi karya keselamatan Allah. Semoga kita pun menyediakan diri untuk tugas-tugas pelayanan di dalam Gereja. Karena lewat tugas semacam itulah kita mengambil bagian dalam karya keselamatan Allah.

Senin, 15 April 2013 Injil : Yoh 6:22-29 MENCARI TUHAN KALAU PERLU? Orang banyak mencari Yesus bukan karena ajaranNya, tetapi karena roti yang diberikan-Nya. Yesus menegur mereka karena itu. Kita seperti orang banyak itu kalau kita hanya mencari Tuhan pas kita perlu saja. Kita sama dengan mereka kalau kita hanya mendatangi ketua lingkungan atau Romo Wilayah pas kita perlu saja. Di mana kita saat Tuhan membutuhkan kita?

Selasa, 9 April 2013 Injil : Yoh 3:7-15 SENANTIASA MEMBAHARUI DIRI Berkat baptis dan krisma setiap orang katolik dilahirkan kembali dari Roh Kudus. Meski peristiwanya hanya terjadi sekali, semangat "dilahirkan kembali" itu hendaknya terus dikobarkan dalam hidup sehari-hari. Semangat itu nyata ketika kita tidak pernah bosan untuk terus berbuat baik.

Selasa, 16 April 2013 Injil : Yoh 6:30-35 YESUS SANG ROTI HIDUP "Akulah roti hidup, barangsiapa datang kepada-Ku, ia tidak akan lapar lagi". Semoga kita selalu datang kepada Yesus agar senantiasa dikenyangkan dengan sabda serta tubuh dan darah-Nya. Datanglah kepada Yesus kapan pun dan di mana pun, terlebih dalam misa.

Rabu, 10 April 2013 Injil : Yoh 3:16-21 MEMBERIKAN YANG TERBAIK Pembasuhan kaki pada misa Kamis Putih Pemberian diri Allah, yang mau mati untuk manusia (28/3/2013) oleh Romo Ignatius adalah teladan utama dalam memberikan yang Suparno,CM terbaik. Apakah kita juga sudah memberikan yang terbaik untuk sesama dan Tuhan? Ataukah Tuhan dan sesama hanya kita beri sisa pikiran, sisa tenaga, sisa harta kita?

Rabu, 17 April 2013 Injil : Yoh 6:35-40 MELAKUKAN KEHENDAK TUHAN Yesus setia melakukan kehendak Bapa-Nya, yaitu membuat manusia selamat. Semoga kita pun setia melakukan kehendak Tuhan. Tuhan menghendaki agar kita menjadi rekan kerja-Nya dalam menyelamatkan sesama. Lewat teladan kebaikan, kita bisa mewujudkannya.

Kamis, 11 April 2013 Injil : Yoh 3:31-36 BUAH KEPERCAYAAN "Barang siapa percaya kepada Anak, ia beroleh hidup yang kekal", demikian dikatakan Yesus. Soalnya, kepercayaan macam apa yang bisa berbuah hidup kekal? Kepercayaan yang membuahkan hidup kekal adalah kepercayaan yang tidak hanya dibibir saja, tapi diwujudkan dalam perbuatan baik demi hari. Maka ada baiknya setiap bangun pagi kita bertanya, "Perbuatan baik apa yang akan aku lakukan hari ini?"

Kamis, 18 April 2013 Injil : Yoh 6:44-51 ROTI DARI SURGA Tubuh Kristus yang kita santap setiap menerima komuni adalah roti dari surga yang memberikan hidup. Hidup yang diberikan meliputi hidup di dunia ini dan hidup kekal di surga. Semakin sering menerima komuni, kita semakin hidup. Tetapi hal itu baru sungguh berarti jika kita menerima komuni dalam keadaan suci. Apakah kita menjaga kesucian kita demi roti surgawi yang memberi hidup?

Misa Minggu Palma (24/3/2013) di lapangan SMPK Angelus Custos I oleh Romo Dodik,CM

Penciuman kayu salib pada misa Jumat Agung (29/3/2013) di Yohanes Gabriel Perboyre

Upacara Cahaya pada misa Sabtu Suci (30/3/2013) oleh Romo Florentinus Hersemedi,CM

Jumat, 12 April 2013 Injil : Yoh 6:1-15 BERSEDIA MEMBANTU TUHAN MEMBUAT MUKJIZAT Kesediaan anak kecil menyerahkan lima roti dan dua ikan yang dibawanya menjadi sarana bagi Yesus membuat mukjizat. Berkat keterlibatan itu Yesus bisa memberi makan lima ribu orang. Demikian juga kesediaan kita memberikan apa yang kita punya bisa menjadi sarana terjadinya mukjizat. Mukjizat terjadi ketika ada orang yang tersenyum bahagia berkat bantuan kita itu.

Sabtu, 13 April 2013 Injil : Yoh 6:16-21 “INI AKU, JANGAN TAKUT!" Ada masa di mana kita ada dalam kegelapan hidup. Jika hal itu menimpa kita, ingatlah bahwa Tuhan selalu ada bersama kita. Dia hadir menemani kita dalam perjuangan itu. "Ini Aku, Anak-anak serius memperhatikan khotbah jangan takut!" Ketika kita yakin akan janji Tuhan itu Frater Diakon Paulus,Pr pada misa dan tetap setia bertahan dalam perjuangan itu, Minggu Paskah (31/3/2013) pantai bahagia akan menjadi milik kita.

02

Pekan Paskah II dan III

Jumat, 19 April 2013 Injil : Yoh 6:52-59 TINGGAL DI DALAM YESUS Berkat komuni kudus, kita tinggal di dalam Yesus dan Yesus di dalam kita. Artinya, kita bersatu dengan Yesus. Kalau bersatu dengan Yesus harusnya kita menjadi serupa dengan Dia dalam segala pikiran, perkataan, dan perbuatan. Tapi seringkali yang terjadi tidak demikian. Bagaimana mungkin Yesus tinggal di dalam diri kita kalau kita masih sering marah tanpa sebab, masih menyimpan dendam, masih sering iri hati, masih sering berbohong, masih sering menipu, dst?

Ekaristi Sebagai Misteri Iman Minggu, 07 April 2013 3.17. Misteri Kristus dalam Ekaristi Yesus tidak hanya sekedar memberikan roti dan anggur yang telah diberkati kepada para rasul. Melainkan, Ia memberikan Diri-Nya sepenuhnya - Tubuh, Darah, Jiwa dan Ke-Allah-anNya. Ia memberikan Diri-Nya sendiri. Darah-Nya dicurahkan untuk menghapus dosa-dosa kita. Sebagai imam, Yesus mempersembahkan kurban penghapus dosa yang sempurna. Tetapi, kurban-Nya ini bukanlah kurban yang mendatangkan maut, melainkan kurban yang memberikan hidup, karena tiga hari kemudian Kristus bangkit dari antara orang mati dengan mengalahkan baik dosa maupun maut. Keseluruhan misteri Kristus ini diabadikan dalam Ekaristi. Kita juga mengambil roti tak beragi dan anggur, dua sumber makanan utama. Atas kehendak Bapa, dengan kuasa Roh Kudus dan imamat Yesus yang dipercayakan kepada para imam-Nya yang tertahbis, dan melalui kata-kata konsekrasi, roti dan anggur diubah menjadi Tubuh dan Darah Kristus. Seluruh substansi roti dan anggur berubah menjadi substansi Tubuh dan Darah Kristus. Kita tidak menyambut roti dan anggur; kita menyambut Tubuh dan Darah Kristus. Kita menyebut peristiwa ini sebagai “transsubstansiasi�, suatu istilah yang dipergunakan dalam Konsili Lateran IV (thn 1215) dan dipertegas kembali oleh Bapa Suci Yohanes Paulus II dalam 'Ecclesia de Eucharistia' (no. 15). Sebab itu, setiap kali kita merayakan Ekaristi, kita masuk dalam keseluruhan misteri Kamis Putih, Jumat Agung dan Paskah yang hadir sepanjang masa dan abadi, serta ambil bagian secara intim dalam kehidupan Kristus melalui Ekaristi Kudus. Melalui Ekaristi Kudus inilah Gereja mencapai kepenuhan kasih Tuhan yang tidak terbatas dan melampaui segala pengertian manusia yang memberikan keselamatan bagi orang yang percaya.

Santo Isodorus Anak lelaki kecil itu berlari-lari kecil. Wajahnya cemberut. Hatinya kalut. Ia sedih. Sebab, nilai rapornya selalu merah. Begitu bodohkah anak itu? Ia telah belajar rajin dan mengerjakan segala tugas rumah dengan sungguh-sungguh. Namun ternyata hasilnya jauh di bawah ketiga kakaknya, yang senantiasa mendapatkan nilai-nilai tinggi. Akankah ia menjadi petani saja? Ia sebal dan putus harap. Ia tidak menyadari entah sudah berapa jauh mengayunkan kakinya. Tiba-tiba ia memperlambat langkah-langkah larinya. Badannya capai, nafasnya tersendat-sendat dan kerongkongannya kering. Syukurlah ada pancuran. Dengan tertatih-tatih ia turun, mereguk air sejuk itu sepuas-puasnya. Setelah merasa segar, ia menyadarkan tubuhnya di bawah pohon rindang. Pikirannya masih tak menentu merenungi nasibnya. Matanya menyorot jauh ke bawah pancuran, memperhatikan batu hitam yang nampaknya keras. Air itu menetes dan menetes, sehingga batu itu menjadi cekung. Ia keheran-heranan. Hatinya tersentak dan seperti dikuatkan, ia ingin mengejar cita-citanya dengan tekun, bak batu yang menjadi cekung lataran terusmenerus kena tetes air. Isodorus, demikian nama bocah itu. Ia adalah adik uskup agung Leander, uskup Fulgentius dan suster Florentina; yang ketiga-tiganya kelak digelarkan kudus bersama dengan Isodorus. Berkat ketekunan belajar, penguasaan ilmunya sangat menonjol. Di kemudian hari ia menggantikan kakaknya, Leander, sebagai uskup Sevilla. Selama 36 tahun menjadi Uskup, Isodorus giat memperkokoh Gereja di Spanyol. Ia mengorganisir pertemuan, mendirikan sekolah, seminari dan rumah-rumah ibadat. Isodorus melanjutkan upaya kakaknya mengembalikan para pengaut Arianisme ke pangkuan Gereja, dan berusaha keras mentobatkan orang-orang Yahudi di keuskupannya. Namun yang membuat dirinya tersohor ialah buah pena-nya yang banyak dan bermutu tinggi tentang agama, hidup membiara, sejarah dan ilmu pengetahuan. Santo ini diperingati setiap 4 April. Sumber : ensiklopedi orang kudus

Sabtu, 20 April 2013 Injil : Yoh 6:60-69 MEMAKNAI AJARAN YESUS "Perkataan ini keras, siapakah yang sanggup mendengarkannya?" Demikian keluhan dari banyak murid Yesus, setelah mereka pendengarkan ajaran Yesus. Bagi orang yang tidak tahan, hal itu bisa membuatnya meninggalkan Yesus. Tapi bagi yang mampu memaknai dan melaksanakannya dengan sungguh-sungguh, ajaran itu akan mendewasakan imannya. Apakah ajaran Yesus menggoncangkan iman kita ataukah semakin memperteguh iman kita?

Gereja Katolik Kelahiran Santa Perawan Maria Surabaya

Gereja Katolik Kelahiran Santa Perawan Maria Surabaya

03


Edisi April /2013 / M1 Volume 8 menjadi imam sejak kecil saat masih di Sekolah Dasar. Saya waktu kecil

Romo Agustinus Ubin, CM.

tertarik dengan kehidupan seorang imam yakni Romo Go. Kemudian,

aku datang untuk melayani

timbul juga rasa ketertarikan dengan anak-anak” ujar Romo yang berasal dari desa Ganjang, kecamatan Tanah Melawi, Kalimantan Barat itu ketika

Melayani, terbuka dan komunikatif

ditemui oleh Suara Paroki pada hari Selasa,12 Maret 2013 di Pastoran

Sekretariat: JL. Kepanjen No. 4-6 Surabaya. Telp. (031) 3551077, Fax (031) 3551077 e-mail: komsoskelsapa@yahoo.co.id , blog: http://www.komsosparokikelsapa.blogspot.com

Paroki Kelsapa. Untuk mewujudkan keinginannya itu, Romo Ubin, CM, bergabung di CM. Karena di kongregasi itulah, dia bisa mengemban misi sosial. Pada tanggal 15 Agustus 2000 Romo yang lahir pada tanggal 3 September 1969 itu ditahbiskan menjadi imam oleh Uskup Surabaya Mgr. Johannes Hadiwikarta di Katedral Paroki Hati Kudus Yesus Surabaya. Selama menjadi imam, Romo Ubin, CM bertugas di Paroki Santa

Ingin membantu kaum yang hak-haknya ditindas, miskin dan lemah serta pelayanan kepada umat menjadi fokus utama dari Pastor Rekan Paroki Kelahiran Santa Perawan Maria (Kelsapa) Surabaya yang baru ketika menjadi imam di konggregasi Misi (CM). Pastor itu tak lain adalah Romo Agustinus Ubin, CM. Romo Ubin, CM, panggilan dari Romo Agustinus Ubin, CM, bertugas sejak bulan Januari 2013 di Paroki Kelsapa. Keinginannya itulah menjadi alasan mengapa Romo yang bertugas di wilayah FX dan D itu menjadi imam. “Pada awalnya, saya tertarik

Buka Pintu Para pembaca setia Suara Perawan Maria yang terkasih. Terimakasih atas segala

Paroki itulah, Romo Ubin, CM mengaku senang mendapat tugas

dukungan, kritik, dan saran,

pengusaha dan penguasa karena impiannya sejak awal bergabung menjadi imam terwujud. Selain itu, Romo yang senang bermain tenis meja itu ditugaskan oleh Propinsial CM Indonesia di Paroki Santa Louisa, Menukung, Keuskupan Sintang, Kalimantan Barat sebelum akhirnya dipindah tugaskan ke Paroki Kelsapa. “Saat ini saya masih terus belajar dan lebih mengenal umat Paroki Kelsapa karena baru bertugas sejak bulan Januari 2013" demikian Romo Ubin, CM mengakhiri percakapan dengan Suara Paroki (nic)

Lagi,

Paroki Kelahiran Santa

Perawan Maria Nangapinoh, Keuskupan Sintang, Kalimantan Barat. Di

pendamping masyarakat yang hak-haknya atas tanah dirampas oleh

salib berakhir di SMPK Angelus Custos I. Alasan pemotongan adegan ini, lanjut Agus, dikarenakan untuk mencegah kebosanan karena setiap Visualisasi adegan tidak pernah dipotong.

visualisasi oleh OMK

Seluruh umat Katolik di seluruh dunia pada hari Jumat Agung (29/3/2013) Kelsapa demi membangun media internal Paroki Kelsapa. mengenang kembali sengsara dan wafat Tuhan kita Yesus Kristus. Pada masa itu, Panitia Paskah Paroki Memasuki Masa Paskah, Kelahiran Santa Perawan Maria (KELSAPA) secara khusus Suara Paroki Kelsapa menyajikan informasi kembali menggelar Visualisasi Jalan Salib seperti dan kegiatan Seputar Pekan pada tahun-tahun sebelumnya. Sebagian besar pemeran drama dalam Suci dengan Format Baru Visualisasi Jalan Salib tahun ini diperankan oleh tanpa mengurangi isi dan rubrik yang ada. OMK (Orang Muda Katolik) Kelsapa. Visualisasi Kami mengajak saudarayang dimulai pada pukul 08.00 di halaman Gereja saudara sekalian untuk turut KELSAPA itu diawali dengan adegan Yesus, yang serta berpartisipasi dengan diperankan oleh Andre, dihadapkan pada Ponsius menjadi koresponden bersama Pilatus (Frater Diakon Paulus Pr). Kemudian, Yesus kami. memanggul salibnya menuju bukit Golgota (yang Selamat Paskah bertempat di lapangan SMPK Angelus Custos I). Di 2013 tempat itulah, Yesus disalibkan dan wafat di kayu salib. Dalam Visualisasi ini, OMK Paroki Kelsapa dibantu oleh Frater Didit, CM yang memerankan Pelindung: sebagai Imam Agung dan Suster Agustin, SPM yang Rm. F. Hersemedi, CM memerankan sebagai wanita Yerusalem. Pendamping: Rm. Ign. Suparno, CM, Ada yang berbeda dalam rangkaian F. Edy Joko Prasetyo Ketua Umum: Visualisasi Jalan Salib tahun ini. Rute Visualisasi A. H. Wisnu Broto Pimpinan Redaksi: Jalan Salib kali ini dirancang lebih panjang dari Ekaristi Paramita tahun-tahun sebelumnya, yaitu dari halaman gereja Editor: Tri Sutrisno, Suramin menuju halaman SMPK Angelus Custos I. “Kali ini Jurnalis: Michael, Stefani DP, Eric, adegan langsung pada Yesus dihadapkan ke Chris, Richard, Dhani, Pilatus.”, kata Agus Ketua OMK KELSAPA ketika Distribusi: Jeffry ditemui oleh Suara Paroki setelah visualisasi jalan serta partisipasi dari para umat

Susunan Redaksi

Foto: Jff

Persiapan terselenggaranya visualisasi ini terbilang cukup singkat. Hanya 8 kali latihan kurang dari 8 minggu. Menurut Stefanus Agus Kristiawan selaku koordinator visualisasi jalan salib itu, kurangnya sumber daya manusia menjadi tantangan untuk menyuguhkan visualisasi drama jalan salib yang baik. Pemain dramanya hanya 40 orang. “Untuk mencari teman-teman OMK untuk menjadi pemeran visualisasi jalan salib susah. sedangkan satu salib minimal ditarik oleh sembilan prajurit. Pada kali ini prajurit yang mengangkat salib sebanyak lima orang di belakang dan 3 prajurit menarik di depan.”, tambah Agus. Namun, hal itu tak membuat semangat OMK menjadi pudar dalam Visualisasi Jalan Salib, pemain drama jalan salib tetap mengikuti latihan dengan sumber daya manusia yang ada. Dalam visualisasi tahun ini, Romo Florentinus Hersemedi CM berharap, OMK Paroki Kelsapa memaknai visualisasi tersebut dengan sungguhsungguh bukan hanya sekedar pentas saja. “Makna dari visualisasi ini adalah OMK Paroki Kelsapa hendaknya mau bekerja keras dengan sungguhsungguh, berjuang, dan mau berkorban jika ingin mengejar cita-citanya” ungkap Romo Hersemedi CM ketika diwawancarai oleh Suara Paroki di halaman Paroki Kelsapa setelah visualisasi itu selesai.(ept)

Tahukah kamu? arti setiap warna liturgi dan dasar biblisnya. a] putih: kegembiraan, kemurnian, kepolosan, dan kemuliaan (Dan 7:9; Mrk 9:2-3, Why 3:4-5). Boleh diganti kuning atau emas (warna cahaya) bila perayaan lebih bernada kemuliaan atau kemenangan (Kej 1:3-5, Yes 45:7) b] merah: darah kemartiran, api ilahi (Roh Kudus), cinta, pengorbanan, dukacita, mati raga, penantian (Kel 28:31,33; Sir 10:9, Yer 6:26). c] ungu adalah percampuran antara warna merah (=panas yang menggairahkan ) dan biru (= ketakberwujudan yang tak terbatas). d] hitam: dimaknai sama dengan ungu, namun warna hitam teras lebih kuat penekanannya. f] jingga: sukacita, sebagaimana terungkap dari makna percampuran antara warna merah (= cinta ilahi) dan putih (= kebijaksanaan ilahi). g] hijau: kesuburan (warna tumbuhan), harapan (Kej 1:11-12, Ul 32:2, Luk 23:31). I] satu lagi yakni biru: warna langit ini bisa berarti kebijaksanaan ilahi yang dihembuskan oleh Roh Kudus (Yoh 3:8). Biasanya digunakan untuk perayaan liturgi Marialis, yang berkaitan dengan Bunda Maria.

04

Gereja Katolik Kelahiran Santa Perawan Maria Surabaya

Gereja Katolik Kelahiran Santa Perawan Maria Surabaya

01

edisi 7 april 2013  
Read more
Read more
Similar to
Popular now
Just for you