Page 16

18 Nasionalisme ............ akan serius memperkuat timnas, termasuk pemain yang masuk skuad SEA Games 2011. “ Tidak benar warga Papua kurang nasionalis. Saya bisa buktikan itu dan bisa dijadikan contoh,” tegas Tibo, menyikapi tudingan miring tersebut. Tibo mengatakan, Papua merupakan salah satu pulau yang menjadi bagian Indonesia. Karenanya, nama baik bangsa Indonesia juga menjadi pegangan bagi rakyat Papua, tak terkecuali dalam olahraga. Pemain Persipura Jayapura ini pun menyatakan sangat mencintai Indonesia. Terbukti, ia tak pernah menolak saat diminta tenaganya untuk bermain demi membela Timnas U-23 di ajang SEA Games 2011. Untuk menjaga semangatnya, Tibo rela memboyong anak dan istrinya tinggal di Jakarta selama SEA Games berlangsung. “Ini adalah bukti bahwa saya dan warga Papua secara umum memiliki rasa nasionalisme yang sama dengan yang lainnya,” tandasnya.

Kendari Pos | Rabu, 9 November 2011

Seperti diketahui, Timnas Indonesia melewati rintangan pertama dan menegaskan kekuatannya di SEA Games 2011. Meski begitu, pelatih Timnas U-23, Rahmad Darmawan mengaku belum puas, karena masih banyak kelemahan yang harus diperbaiki, apalagi lawan Indonesia berikutnya tim-tim seperti Malaysia, Thailand, dan Singapura yang tak boleh diremehkan. “ Start ini di luar dugaan. Anak-anak mampu mengatasi situasi bahkan melakukan improvisasi sehingga mampu meraih kemenangan. Secara umum kami belum puas karena baru langkah kecil. Masih ada tantangan besar yang harus dihadapi. Selain itu, konsistensi permainan dan juga penyelesaian akhir yang kurang baik harus diperbaiki,” ujar pelatih yang akrab disapa RD ini. Soal lini pertahanan yang beberapa kali sempat dilewati para pemain Kamboja, RD menyebut tak ada masalah serius, karena empat pemain bertahan sudah bisa berkomunikasi dengan baik, meski harus tetap dievaluasi.

Di pertandingan perdana itu nama Patrich Wanggai cukup berkilau. Meski terlihat begitu garang di lapangan hijau, namun sesungguhnya Ia ternyata tak terlalu ambisius dalam urusan mencetak gol. “ Sejauh ini, pastinya saya cukup senang dengan apa yang sudah saya tampilkan. Pastinya juga, tak ada satupun yang berubah dari diri saya. Saya masih seperti yang dulu,” terang pemain kelahiran Nabire, Papua, 27 Juni 1988 tersebut. Meski berstatus sebagai salah satu pilar andalan Timnas U-23, pesepakbola yang mengawali karirnya di klub PS UNIPA Manokwari (2006-2008), ingin tetap seperti apa adanya. Sebab diakui, dirinya lebih senang hidup sederhana dan selalu dapat berkumpul bersama keluarga. Konsistensi penampilan yang selama ini ditunjukkan, adalah doa dan dukungan keluarga. Bukti kegarangannya, pemain berpostur 17 8cm tersebut sukses mencetak dua gol ke gawang Kamboja. (bas/dwi)

City ................... kehilangan poin, saat ditahan imbang 22 oleh Fulham. “ Bila tetap seperti ini hingga bulan Desember, maka anda bisa mengatakan bahwa akan sangat sulit untuk mengejar mereka. Tak ada tim yang tidak memiliki kelemahan, baik di liga ini maupun lainnya. Mereka (City) punya kualitas, bisa mencetak banyak gol, efisien dan tim yang dikejar oleh yang lain. Mereka meraih beberapa hasil impresif saat away, terutama di Tottenham dan Manchester United. Mereka menunjukkan potensi mereka, tapi kita harus melihat pada periode yang lebih lama,” beber Wenger seperti dilansir dari Mirror Football. Berbeda jauh dengan sang pelatih, pemain Arsenal justru tetap optimis bila mereka tetap memiliki peluang untuk menjadi juara. Start buruk di awal musim tak lantas menyurutkan ambisi penggawa Arsenal untuk meraih trofi di akhir musim. Tekad kuat itu masih diperlihatkan kiper mereka, Wojciech Szczesny. 10 kemenangan dari 11 laga terakhir mem-

buat nama Arsenal memang kembali diperhitungkan sebagai salah satu kandidat juara. Pasukan Arsene Wenger ini memang masih terpaut 12 poin dari pemuncak klasemen Manchester City. Tetapi Szczesny menolak untuk menyerah untuk mempersembahkan trofi bagi timnya di bulan Mei tahun depan. “ Saya akan bertaruh untuk kemenangan tim ini. Saya masih memiliki keyakinan dan akan terus memenangkan setiap pertandingan yang kami mainkan seperti saat ini, jadi mengapa tidak?,” tegas Szczesny. “Jelas jika kami sekarang sudah kembali bergairah dan begitu juga dengan kepercayaan diri kami. Kami jika kini kami bisa memenangkan setiap pertandingan. Dan dengan meraih kemenangan bisa menambah kepercayaan diri kami. Saya rasa ini semua mengenai semangat tim. Terbukti dengan beberapa hasil bagus dan kepercayaan diri yang meningkat. Saya rasa kami perlu untuk mempertahankan hasil bagus ini dan memperlihatkan kepada semua jika kami bisa tampil konsisten,’’ sambungnya lagi. (bas/dwi)

Liga .................... Karena tanpa dukungan dari semua pihak, maka sulit rasanya Pengprov PSSI sendiri berjuang untuk mempersembahkan yang terbaik bagi daerah. ‘’PSSI tidak dapat berjuang sendiri dalam rangka mewujudkan prestasi daerah kita. Semua stakeholder kita harapkan ikut mendukung pembinaan prestasi ini. Mulai dari pemerintah daerah, para praktisi dan pecinta sepakbola serta seluruh kalangan kita harapkan dapat ikut menyukseskan ini,” kata Sabaruddin Labamba. Untuk diketahui dalam putaran pertama yang berlangsung di stadion Utama Andoolo, turnamen ini diikuti 12 tim dan dibagi dalam 3 pool. Juara dan runner-up pool lolos ke putaran kedua. Saat ini ada 6 tim yang siap bersaing untuk dapat lolos ke semi-final kemudian final. Enam tim tersebut adalah, PS Unhalu, PS Red Land, PS FKPPAT, PS Konsel dan PS Barata Ihana. (han)

Kendari Pos Edisi 9 November 2011  

E_Paper Kendari Pos

Kendari Pos Edisi 9 November 2011  

E_Paper Kendari Pos

Advertisement