Issuu on Google+

!

sehari tidak terbit

Sabtu, 10 Juli 2010, Kendari Pos tidak terbit sehubungan libur nasional. Senin, 12 Juli 2010 akan kembali terbit. Kepada relasi dan pelanggan kami, harap maklum.

Jumat, 9 Juli 2010

http://www.kendaripos.co.id

Harga Eceran Rp. 3.500,-

FOTO: HENDRIK/ CENDERAWASIHPOS

Ribuan masyarakat Papua saat slong march dari Abepura menuju ke kantor DPRP dengan jarak sekitar 12 km untuk menagih janji DPRP atas tuntutan mereka terhadap penolakan Otsus dan permintaan referendum.

INTERNASIONAL

Mike Tyson Umrah, Nangis di Masjid Nabi MANTAN juara dunia tinju kelas berat Mike Tyson membuktikan komitmennya sebagai muslim. Sejak Jumat lalu (2/7), petinju yang berjuluk si Leher Beton tersebut melaksanakan umrah ke tanah suci. Itu adalah umrah pertama pemilik nama Michael Gerard Tyson tersebut sejak memeluk Islam pada 1990-an. Harian Arab Saudi, Okaz, melaporkan bahwa juara dunia kelas berat pada 1986-1990 itu tiba di Madinah bersama Asosiasi Dawa Kanada (Canadian Dawa Association). Begitu tiba, Tyson yang punya nama Malik Abdul Aziz setelah menjadi muslim tersebut melakukan sejumlah kegiatan, termasuk beribadah di masjid nabi (Masjid Al Nabawi yang dibangun oleh Nabi

Baca MIKE TYSON diHal. 7

SELEBRITI

Kesal dengan Polisi DEWI Persik mengaku kesal dengan polisi lantaran laporannya dicuekin. Dewi Persik berurusan dengan polisi karena kasus penipun Rp 850 juta terhadap dirinya setahun lalu. Depe sudah melaporkan kasus itu ke polisi. Tapi pihak berwajib lambat menyelesaikan masalahnya. “Hampir setahun, tapi polisi belum bikin apa-apa, sejak mengadu. Kenapa mereka memprosesnya lama banget,” kata Dewi Persik. Kekecewaan janda Saipul Jamil itu bertambah ketika polisi mengatakan ia harus mengikhlaskan uangnya yang raib. “Aku disuruh ikhlasin Rp 850 juta sama polisinya. Pihak polisi enak gitu ngomongnya,” tukasnya. Depe kesal dengan ucapan polisi. Apalagi uang tersebut didapatnya dengan kerja keras. “Dengkul sampai biru cari uangnya. Walaupun artis aku juga mendapatkan uang itu jungkir balik,” tuturnya.(gie)

DEWIPERSIK

Enam Cabup Bombana Cabut Nomor Urut Kasipute, KP Rapat pleno terbuka Komisi Pemilihan Umum (KPU) dengan agenda pengambilan nomor urut calon Bupati dan Wakil Bupati Bombana berlangsung sukses, kemarin. Acara yang dilaksanakan di depan pintu masuk kantor penyelenggara pemilu itu dipimpin langsung Ketua KPU Bombana, Drs Alpian didampingi empat anggotanya, Iskandar, Ashari Usman, Ashar dan Hamid Munsir. Pengambilan nomor urut lebih dulu diawali dengan pengundian nomor urut.

Baca CABUT diHal. 2

Atiku Target Satu Putaran

Pelapor Rekening Jenderal Dibacok Orang Tak Dikenal

Kasipute, KP Sebagai calon incumbent, Atikurahman tidak ingin tampil sia-sia dalam pemilihan umum kepala daerah tahun 2010 ini. Bersama pasangannya, Hasmin Maruntah, Bupati Bombana ini telah menyiapkan berbagai langkah dan strategi untuk meraih kursi Bupati kali kedua periode 2010-2015. Salah satu langkah dan strategi yang dilakukan adalah melibatkan ribuan anggota tim sukses yang terbagi dalam tim koalisi partai politik, tim dua puluh dua, tim jaringan keluarga Atikurahman (Jangkar) serta relawan Bupatiku. Khusus tim koalisi didalamnya beranggotakan gabungan 10 partai pengusung yakni Hanura, PBR, PKPI, Patriot, PDIP, Barnas, Pelopor, PPPI, PMB dan Partai Buruh. “Tim ini diketuai Drs. Kasmir, ketua DPC Hanura Bombana,” kata Ali Imran S.Si, sekretaris tim rela-

Baca TARGET diHal. 2

Boncengan dengan Pelapor, La Ode Muammar Khadafi Ikut Terluka Jakarta, KP Aksi kekerasan kembali terjadi paska muncul paska mencuatnya dugaan transaksi tidak wajar dalam rekening sejumlah perwira (jenderal) Polri. Setelah pelemparan bom molotov di kantor majalah Tempo, Selasa (6/7) dinihari, kali ini aktifis Indonesia Corruption Watch (ICW) Tama Satrya Langkun dianiaya orang tak dikenal. Tama merupakan peneliti divisi investigasi ICW yang melaporkan kasus dugaan rekening mencurigakan milik perwira Polri ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan Satuan Tugas Pemberantasan Mafia Hukum. Perisitiwanya terjadi Kamis dinihari pukul pukul 03:45 di sekitar pertigaan kawasan Duren Tiga Raya, Jakarta Selatan. Dia dihajar dengan pukulan dan ba-

Baca PELAPOR diHal. 8

RAKADENNY/JAWAPOS

DIMINTAI KETERANGAN: Aktivis Indonesian Corruption Watch, Tama S. Langkut, yangmenjadikorbanpembacokanorangtakdikenalberbincangdenganKoordinator Kontras Usman Hamid di ruang IGD RS. Asri, Jl. Duren Tiga, Jakarta Selatan, Kamis (8/7). Tama yang menjadi pelapor atas kasus rekening para jendral kepolisian tersebut mengalami luka bacokan dengan 29 jahitan di kepala.

Joko Sutrisno, Pendiri Kelompok Karawitan di Amerika Serikat

Setiap Murid Harus Lancar Baca Notasi Jawa Di Amerika Serikat ada kelompok karawitan yang beranggota warga setempat. Namanya Sumunar Indonesian Music and Dance. Pendirinya warga Indonesia, Joko Sutrisno. Kini kelompok itu kewalahan menangani murid yang melimpah.

NUNGKI KARTIKASARI, Jakarta “ P A R A w a r g a karawitan Sumunar Minnesota samekta anggelar kabudayan Jawi...” Itulah potongan tembang “pambuko” yang ditampilkan kelompok karawitan Sumunar saat tampil di Aula Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Kementerian Pendidikan Nasional (Kemendiknas), Selasa malam (6/7). Tepuk tangan para hadirin pun menggema menyaksikan

F-RAKA DENNY/ JAWAPOS

Penampilan kelompok karawitan Sumunar dari AS di Kantor Kemendiknas Selasa (6/ 7) malam.

keluwesan para pengrawitnya, yang hampir semua bule itu. Selain di Jakarta, Sumunar bakal tampil di Bandung, Jogjakarta, dan Surakarta hingga 19 Juli mendatang. Kelompok karawitan Sumunar berasal dari Minneapolis, Minnesota, AS. Tidak main-main, kelompok ini sudah ada di Negeri Paman Sam 15 tahun lalu. Selama itu pula berbagai kiprah telah mereka torehkan. Baik dalam bentuk pelatihan maupun konser di banyak tempat. Namun, pergelaran di Kantor Kemendiknas itu merupakan konser perdana mereka di Indonesia. Malam itu, selama satu jam, Sumunar menyuguhkan kemahiran mereka menggamel. Mereka, antara lain, menampil-

Baca NOTASI JAWA diHal. 7


2

Kendari Pos | Jumat 9 Juli 2010

Ketua DPC Hanura Pimpin Tim Atikurrahman Target ....................... wan Atikurahman-Hasmin Maruntah. Sedangkan tim 22, merupakan tim relawan yang tersebar di 22 kecamatan di kabupaten Bombana dengan jumlah sekitar 3000an. Sejak dibentuk awal bulan lalu, ribuan tim ini sudah bekerja di wilayahnya masing-masing. Tim Jangkar lanjut Imran, beranggotakan keluarga besar Atikurahman yang tersebar di wilayah Kabaena, Poleang dan Rumbia. “Jumlah tim yang dilibatkan sekitar 5000 orang,” jelasnya. Bupati Bombana, DR Atikurahman, juga membenarkan pelibatan 5000-an tim suksesnya itu. Kata Atiku, setelah dibentuk beberapa bulan lalu, seluruh timnya sudah dilantik dibawah sumpah dan telah bekerja. Calon Bupati nomor urut enam ini mengaku, selain ribuan timnya yang sudah bekerja, dirinya juga telah melakukan hal serupa. Tidak tanggung-tanggung, 21 dari 22 kecamatan serta 137 dari 138 desa telah dikunjungi. “Sisa ke-

camatan Matausu dan Pulau Masudu yang belum saya kunjungi untuk meminta dukungan menjadi calon Bupati periode kedua,” kata Atikurahman saat konferensi pers di Rujab Bupati, usai pencabutan nomor urut, siang kemarin. Terkait nomor urut enam yang didapatkannya kemarin, Atiku yang berpasangan dengan Hasmin Maruntah mengatakan, angka enam merupakan nomor yang diinginkannya. Sebab, sebagai akademi angka enam itu merupakan angka kelulusan. “Sebenarnya saya mau angka sembilan, karena ini angka keberuntungan (cemme). Tapi karena tidak ada, maka enam merupakan angka keberuntungan karena merupakan rukun iman,” ungkapnya. Atiku juga berjanji jika terpilih kembali, dirinya komitmen untuk membangun dan melanjutkaan pembangunan kabupaten Bombana kedepan. Dia juga akan konsekuen terhadap pembangunan, strategi pembangunan dan menjadikan daerah pemekaran Kabupaten Buton ini sebagai pusat pengembangan interkoneksitas antar wilayah den-

Fee BPD Kejahatan Masif Fee BPD ....................

NURYADI/KP

Atikurahman (kaca mata) dalam acara pembekalan tim pemenangan di Pulau Kabaena. gan indikator inkam (income) perkapita. Kasmir, ketua tim koalisi partai pendukung mengatakan, sesuai amatannya di lapangan, animo masyarakat masih mengharapkan Atikurahman untuk memimpin Bombana lima tahun kedepan. “Saya sudah berjalan kemana-mana, masyarakat masih ingin kelan-

jutan kepemimpinan Atikurahman,” katanya. Ketua DPC Hanura Bombana ini pun merasa yakin dengan keinginan warga Bombana itu. Bahkan dengan amatannya itu, dia pun bisa menargetkan kemenangan pasangan Amin (Atikurahman-Hasmin Maruntah) sebesar 40 persen. “Kalau kurang paling berkisar 38 sampe 39 persen,”

sambungnya. Sementara Harnoto Anas, tim sukses Atikurahman lainnya mengatakan, sampai kemarin elektabilitas pasangan nomor urut enam ini mencapai 62 persen dengan tingkat kepopuleran 83 persen. “Ini berdasarkan hasil survei tim indepen kami. Makanya kami optimis menang,” ungkapnya. (nur/ong)

merupakan dua kalimat syahadat, juga menandakan berpasangan. “Setiap manusia ditakdirkan berpasangan, saya berdua bersama Ibu Masyura punya citacita memenangkan Pilkada ini,” terangnya. Syamsahril yang mendapat nomor urut tiga mempunyai arti tersendiri bagi Dia dan pasangannya. Angka tiga baginya merupakan pertanda kemenangan. Sementara Abustam yang mendapat nomor urut empat menuturkan angka empat merupakan nomor keberuntungan karena merupakan empat unsur yang ada didunia yakni angin, tanah, air, dan api. “Kalau empat unsur ini menyatu, semua penjuru bisa dilalui termasuk menjadi Bupati,” katanya. Sedangkan Muhtar AH, yang menarik nomor urut satu mengartikan jika angka satu itu Esa dan yang pertama. Nomor ini merupakan pertanda menuju 01 Bombana.

Pengundian nomor urut para calon disaksikan oleh unsur Muspida diantaranya Kapolres Bombana, AKBP Yan Sultra Indrajaya, Ketua DPRD Bombana, Andhy Ardian, SH, serta beberapa pengurus partai politik pengusung calon Bupati. Sementara Ketua KPU Bombana, Alpian mengatakan secara pribadi maupun kelembagaan dirinya mengucapkan terima kasih kepada semua calon Bupati dan masyarakat Bombana. Alpian juga tak lupa mengucapkan terima kasih Kapolres Bombana yang telah mengawal proses Pilkada mulai awal hingga pencabutan nomor urut kemarin yang berjalan aman dan tertib. Selanjutnya pasca penetapan nomor urut, KPU akan melakukan pencetakan surat suara, tetapi sebelumnya KPU mempersilahkan masing-masing pasangan calon untuk memperbaharui foto mereka yang akan dipampang dalam surat suara.(nur/ong)

Semua Cabup Klaim Nomor Keberuntungan Cabut ........................ Enam pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati dipersilahkan mengambil bola pimpong yang sudah lebih dulu diberi angka satu sampai enam. Pengambilan undian, didasarkan nomor urut saat pendaftaran pencalonan beberapa waktu lalu. Usai pengundian, KPU langsung melanjutkan pencabutan nomor urut. Enam calon Bupati kembali dipersilahkan mengambil bola pimpong dengan urutan sesuai nomor undian yang didapat. Pasangan Drs.H.Muhtar AH dan Ahmad Yani, S.Pd,M.Si, yang didukung Partai Gerindra, PBB, PPIB, PDP dan PDK mendapat kesempatan pertama untuk mengambil bola pimpong. Hasilnya, pasangan dengan jargon “murni” ini mendapatkan nomor urut satu. H.Tafdil SE,M.Si, dan

Ir.Hj.Masyura mendapat kesempatan kedua mencabut nomor urut. Hasilnya pasangan dengan jargon “Tamasya Bergembira” yang diusung koalisi enam Partai politik (PKNU, PSI, PKB, PKPB, Republikan, dan PAN) mendapat nomor urut dua. Pasangan Drs.Syamsahril dan Mansur Lababa dari calon perseorangan mendapatkan nomor urut tiga. Kandidat lainnya dari calon perseorangan yakni Drs.H.Abustam, M.Si dan Abdul Rauf Abidin, S.Pd mendapat nomor urut empat. Pasangan Muhammad Subhan Tambera, SE,M.Si dan Drs.H.Abd.Aziz Baking merupakan kontestan kelima yang mencabut nomor urut. Pasangan dengan jargon “Serasi” yang diusung gabungan sembilan partai ini (Golkar, PPD, PPDI, PNI Marhaenisme, PDS, PNBKI, PPP, PPRN) mendapat nomor urut lima. Sementara pasangan DR.H.Atikurahman, MS yang

mengambil bola pimpong terakhir mendapatkan nomor urut enam. Bupati Atikurahman yang dimintai tanggapannya terkait nomor enam yang didapat mengatakan, angka enam merupakan nomor yang diharapkan. Karena angka ini merupakan angka kelulusan. Sementara Subhan Tambera yang mendapatkan nomor urut lima menuturkan, semua nomor pada dasarnya sama saja, karena menang kalah itu sudah ditakdirkan oleh Tuhan. Namun begitu nomor urut lima baginya merupakan rukun Islam dan sila Pancasila. Jika ini dipadukan, maka akan tercapai kesempurnaan untuk meraih kemenangan menjadi Bupati periode lima tahun kedepan. H.Tadfil juga memberikan tanggapan terkait nomor dua yang didapatkan. Menurutnya, angka dua sarat makna dan filosofi maupun religi. Selain

dan BI, untuk membahas masalah fee BPD,” jelas Jasin. Pertemuan lintas departemen/lembaga ini, harus dilakukan karena berdasarkan temuan tim KPK dan BI, praktik bagi-bagi uang berdalih fee BPD selama 2004-2008, dilakukan secara masif alias besar-besaran dan meluas. Wakil Ketua KPK Bidang Pencegahan yang kini menjadi Plh Ketua KPK Haryono Umar kala itu mengatakan, praktik serupa diduga kuat dilakukan belasan BPD lain di Indonesia. Fee yang bisa berupa setoran rutin untuk pejabat mulai kepala daerah sampai PNS bawahan, atau bantuan pendanaan untuk kegiatan hingga biaya hiburan pejabat tersebut, diindikasikan juga dilakukan Bank BUMN dan swasta. Karena berlaku umum inilah akhirnya disebut masif. Adapun tujuan pemberian fee adalah agar para nasabah besar (kepala daerah dan pimpinan BUMD) tetap menyimpan uang di bank mereka. Setelah mempelajari data pengeluaran milik ke-6 BPD, KPK menyimpulkan dana ratusan miliar yang dikeluarkan itu bukanlah honor, seperti klaim manajemen BPD sebelumnya. Pertemuan lintas departemen/lembaga nanti kemungkinan besar untuk membatasi masalah karena jika diusut semua berpotensi mengganggu jalannya pemerintahan di daerah. (pra)


3

Kendari Pos | Jumat 9 Juli 2010

Subsidi BBM Dikhawatirkan Membengkak Jakarta, KP Tingginya konsumsi bahan bakar motor (BBM) bersubsidi membuat pemerintah ketarketir. Jika hingga akhir tahun konsumsi tetap tinggi, subsidi BBM dikhawatirkan membengkak. Menteri Keuangan Agus Martowardojo mengatakan, pihaknya terus berkoordinasi dengan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) untuk memantau konsumsi BBM bersubsidi yang dalam APBNP 2010 diberi kuota 36,5 juta kiloliter (kl). “Kelihatannya konsumsinya bisa lebih tinggi dari itu dan itu mengkhawatirkan,” ujarnya di Kantor Kementerian Keuangan Selasa malam.

Dalam APBNP 2010, asumsi untuk subsidi energi harga minyak mentah (ICP) disepakati USD 80 per barel, produksi (lifting) minyak 965 ribu barel per hari, serta kuota BBM bersubsidi 36.504.779 kl. Rinciannya, premium 21,4 juta kl, minyak tanah 3,8 juta kl, dan solar 6,1 juta kl. Kuota elpiji bersubsidi 2,9 juta metrik ton. Adapun total subsidi BBM Rp 88 triliun. Lalu, bagaimana jika konsumsi BBM bersubsidi benarbenar melampaui kuota? Agus mengatakan sangat mungkin terjadi. Karena itu, potensi pembengkakan subsidi cukup terbuka. “Kalau lebih tinggi (konsumsinya), tentu akan ada subsidi tambahan,”

katanya. Meski demikian, lanjut Agus, tekanan subsidi sedikit mereda karena realisasi harga minyak masih di bawah asumsi APBNP 2010 yang sebesar USD 80 per barel. Saat ini, kata dia, realisasi rata-rata harga minyak masih di kisaran USD 72-73 per barel. “Jadi, rendahnya harga minyak itu membuka ruang kompensasi atas tingginya konsumsi,” terangnya. Sebelumnya, Kementerian ESDM memperkirakan, jika hingga akhir tahun konsumsi BBM bersubsidi tidak dibatasi, konsumsi bisa mencapai 40,1 juta kl. Akibatnya, dibutuhkan tambahan subsidi BBM minimal Rp 10 triliun lagi. (owi/kim)

Pemerintah Tanggung PPN Slang DOK/KP

DEMI TAMPILAN - Tampil wangi sepanjang hari memang akan lebih membangkitkan rasa percaya diri setiap orang. Saat ini selain parfum lokal juga banyak beredar parfum impor.

TDL Naik, Harus Dibarengi Pelayanan Prima Kendari, KP Salah satu agenda reses anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI asal Sulawesi Tenggara (Sultra) saat ini, adalah mengumpulkan informasi seputar kondisi kelistrikan daerah dari sejumlah instansi terkait. Termasuk, aspirasi pasca kenaikan Tarif Dasar Listrik (TDL). Salah seorang anggota DPD RI Sultra, Ir H Abdul Jabbar Toba mengatakan pihaknya telah melakukan pertemuan dengan sejumlah instansi dan tokoh masyarakat untuk membahas masalah kelistrikan di Sultra baru-baru ini. Dalam pertemuan tersebut, anggota DPD RI diminta memfasilitasi pemerintah daerah untuk mempercepat realisasi sejumlah rencana pembangunan dibidang kelistrikan di pusat. Rencana itu diantaranya, pembangunan pembangkit di

H Abdul Jabbar Toba Sultra tahun 2008-2017 dengan total 352,3 MW. Rinciannya, pembangunan system Kendari 290,0 MW, system Kolaka 58,5 MW, system Baubau 34,8 MW,

system Wangi-wangi 6,0 MW dan system Raha 6,0 MW, kemudian pemanfaatan potensi PLT-Panas Bumi, berjumlah 190 MW yang berada di Kabupaten Konawe dan Konawe Selatan (Konsel). Begitu juga dengan pemanfaatan potensi PLTA dan PLTM yang tersebar di Kabupaten Buton, Konawe, Konawe Utara, Konawe Selatan, Kolaka dan Kolaka Utara. Total potensi PLTA dan PLTM tersebut, sebesar 259 MW. “Kami akan berupaya memperjuangkan terwujudnya rencana-rencana itu,” kata Jabbar. Menurut anggota Komite II yang membidangi masalah sumberdaya alam dan sumberdaya lainnya ini, ada sejumlah permasalahan kelistrikan di Sultra. Diantaranya, demand (permintaan) yang terus meningkat, tidak ada penam-

bahan pembangkit listrik berskala besar pada tahun 2010, namun ada beberapa pembangkit listrik di Sultra akan berfungsi pada tahun 2011/ 2012 mendatang. Mengenai kenaikan TDL, Jabbar berharap, juga dibarengi dengan peningkatan pelayanan terhadap masyarakat. “Intinya semua instasi terkait dan tokoh masyarakat di daerah, setuju dengan naiknya TDL. Namun, diminta agar pelayanan PLN lebih ditingkatkan,” ungkapnya. Sementara itu Asisten Manager Niaga PLN Cabang Kendari, Nur Akhsin mengatakan, kenaikan TDL dinilai tidak mengganggu roda perekonomian. Ini karena kenaikan tersebut, hanya berlaku untuk pelanggan dengan daya 1.300 VA ke atas alias segmen menengah atas. (yen)

BPR Mustika Kolaka Bidik Sektor Jasa dan Perdagangan Kendari,KP Kabupaten Kolaka cukup terkenal dengan hasil tambang nikel dan kakao. Prospek bisnis dan perdagangan juga menggeliat. Hal ini tentunya ditandai dengan masuknya sejumlah perbankan di wilayah Bumi Mekongga. Begitu pula Bank Perkreditan Rakyat (BPR), salah satunya BPR Mustika Utama Kolaka. Tahun ini mereka menargetkan pertumbuhan 80 persen. Direktur BPR Mustika Utama Kolaka, Andi Muh.Lutfi, menjelaskan bila prospek bisnis BPR di Kolaka semakin bagus. Segmen yang dibiayai rata-

rata sektor jasa dan perdagangan. Termasuk sektor pertanian juga menjadi bidikan BPR Mustika Utama. “Biasanya saat musim pemupukan, sejumlah petani kakao membutuhkan pembiayaan. Saat ini mereka sedang panen, jadi belum membutuhkan dana. Kecuali pengusahanya, melakukan penarikan, karena sedang digunakan untuk pembelian kakao dari petani,” terang Lutfi. Menurutnya, hingga periode Juni 2010 realisasi BPR Mustikan Utama sudah 35 persen dari target, hingga penghujung tahun, pihaknya optimis bisa mencapai 80 persen. Hal ini

melihat geliat pembiayaan yang terus mengalami peningkatan. Sementara tingkat non performing loan (NPL) juga kecil, tidak mencapai dua persen. “Angka tersebut tentunya masih dibawah standar Bank Indonesia. Kredit tetap kami salurkan berapapun masyarakat butuhkan, tapi kami tetap memperhatikan sistem prudencial bank (kehati-hatian -red). Bagaimanapun dana yang ada merupakan milik masyarakat yang harus dikelola dengan baik,” paparnya. Andi Muh. Lutfi menambahkan selain pembiayaan, Dana

Pihak Ketiga (DPK) juga mengalami peningkatan, kebanyakan mereka para pengusaha kakao maupun karyawan di perusahaan pertambangan yang menyimpan dananya di BPR. Dana tersebutlah yang kemudian disalurkan kepada masyarakat, khususnya sektor mikro kecil, untuk mengembangkan usahanya. “Adanya perkebunan kakao dan perusahaan pertambangan, tentunya telah menumbuhkan multiplayer efek dengan hadirnya sejumlah pelaku usaha kecil. Usaha inilah yang kemudian dibiayai oleh BPR,” pungkasnya. (lis/awl)

Garuda Incar Angkutan Kargo ke Jepang Surabaya, KP Kargo Garuda Indonesia Cabang Surabaya memanfaatkan momentum berhentinya penerbangan kargo Japan Airlines (JAL) untuk merebut 50 persen pengiriman barang dari Surabaya ke Jepang (ekspor) maupun sebaliknya (impor). Maskapai penerbangan BUMN itu akan merintis outbound trucking service yang mulai beroperasi pada Agustus 2010. ‘’Selama ini ekspor-impor kargo via Depansar dan Jakarta diangkut dengan penerbangan domestik, sehingga mengalami keterbatasan dalam hal volume dan ukuran,’’ kata Erina Damayanti, public relation Garuda untuk Indonesia Timur, di sela seremonial ekspor perdana komoditas agrobisnis PT Valor Indonesia bekerja sama dengan Garuda Indonesia di pusat kerajinan Kendedes Singosari, Malang, kemarin. ‘’Karena itu, kami pada Agustus nanti bekerja sama dengan perusahaan trucking mengirimkan barang berat di atas 250 kg dan berukuran besar tujuan luar negeri via Denpasar dan Jakarta yang tidak bisa diangkut dengan perbangan domestik,’’ imbuhnya. Momen launching outbound trucking service juga hampir bersamaan dengan rencana penutupan penerbangan kargo milik JAL. Rencananya, maskapai pen-

erbangan dari Negeri Sakura itu berhenti melayani penerbangan kargo pada akhir Oktober. Saat ini JAL rata-rata mengangkut 476 ton per bulan. Rinciannya, 176 ton per bulan untuk pasar ekspor dan 200-300 ton impor. ‘’Kami mengincar 25-50 persen dari jumlah tersebut,’’ bebernya. Dengan layanan itu, kargo bisa diterima,

diproses, dan di-clearance di Surabaya tanpa dilakukan lagi di Denpasar atau Jakarta. Salah satu potensi pengiriman barang ke Jepang tecermin dalam ekspor perdana PT Valor Indonesia di Malang. Anak perusahaan grup ritel di Jepang yang memiliki ratusan jaringan supermarket itu meru-

pakan perusahaan ekspor-impor komoditas agribisnis. Rencananya, setelah ekspor perdana 180 kg kemarin, mereka akan mengirim 14 ton kapri per minggu hingga November 2010. ‘’Produk holtikultura penting bagi supermarket,’’ timpal Atsuyuki Kawano, Presdir PT Valor Indonesia. (aan/c2/oki)

Jakarta, KP Penerima paket elpiji ukuran 3 kg mulai kemarin sudah dapat mengganti slang dan regulator di agen yang ditunjuk. Supaya murah, pemerintah menanggung pajak pertambahan nilai (PPN).’’Penggantian slang dan regulator diharapkan dapat mengurangi kecelakaan elpiji. Berdasar penyelidikan Bareskrim Polri, salah satu penyebabnya adalah slang yang sudah rapuh dan akhirnya bocor,’’ ujar Dirjen Minyak dan Gas Bumi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Evita Herawati Legowo kemarin. Menurut dia, slang dan regulator elpiji memang harus diganti jika sudah satu tahun. Kampanye penggantian slang dan regulator dilakukan setelah maraknya kecelakaan akibat bocornya slang dan regulator penerima paket elpiji 3 kg. Penyebabnya, banyak peserta program konversi minyak tanah ke gas yang dimulai sejak dua tahun lalu belum meremajakan slang dan regulator. Untuk tahap pertama, program material konversi untuk masyarakat itu dilakukan di wilayah Jabodetabek, kemudian disusul daerah lainnya. Saat ini, Pertamina selaku pelaksana program tersebut baru menjualnya di wilayah Bekasi dengan menunjuk enam agen. ‘’Pemilihan enam agen di Bekasi karena kedekatan mereka dengan lokasi pabrik slang dan regulator,’’ lanjutnya. Tahun ini, pemerintah menargetkan produksi 10 juta slang

IST/KP

GANTI SLANG - Kasus meledaknya tabung elpiji 3 kilogram membuat pemerintah meminta mengganti slang dan regulator di agen yang ditunjuk. dan regulator yang bisa ditukar masyarakat. Pemerintah memutuskan, harga jual slang di agen resmi Rp 15 ribu per buah. Harga regulator kompor gas ditetapkan Rp 20 ribu per buah. ‘’PPN 10 persen menjadi PPN yang ditanggung pemerintah (PPNDTP),’’ kata dia. Ketua Komite Tetap Perdagangan Dalam Negeri Kadin

Bambang Soesatyo menambahkan, risiko ledakan kompor gas belum sepenuhnya bisa dihilangkan jika pemerintah memaksakan persyaratan biaya penukaran Rp 35 ribu untuk slang dan regulator. ‘’Di Jabodetabek sekalipun, banyak keluarga miskin yang belum mampu membiayai penukaran slang dan regulator itu,’’ katanya. (wir/c6/oki)


4

Kendari Pos | Jumat, 9 Juli 2010

Dana cair, senator Muna ke Jakarta Jalan-jalan dibungkus kegiatan kerja Kenaikan TDL tak beratkan bisnis Tapi biasnya biaya hidup lain naik Kota Kendari defisit Rp 69 M Dipake apami itu?

Tragedi Tabung Gas 3 Kilogram DALAM sebulan terakhir, ledakan tabung elpiji, terutama yang berkapasitas 3 kilogram, terjadi di mana-mana. Korban berjatuhan gara-gara insiden tersebut. Beberapa hari lalu, ledakan itu muncul di Jakarta. Kali terakhir, ledakan tabung gas terjadi di Malang, yang membuat kulit satu keluarga melepuh. Total, sudah ada 33 kasus ledakan. Kita tidak bisa menganggap enteng lagi insiden itu. Sebab, sudah ada delapan orang yang tewas sebagai tumbal tabung berwarna hijau muda tersebut. Belum lagi, mungkin sudah ada ratusan orang yang menderita luka bakar serius gara-gara ledakan tabung gas itu. Kasus di Malang, misalnya. Ismiati beserta dua anaknya harus dibawa ke rumah sakit karena sekujur tubuh mereka melepuh. Tragis. Di sejumlah daerah, orang-orang takut terhadap tabung gas itu. Tabung tersebut sudah menjadi seperti monster. Karena trauma mendalam, ada yang memutuskan kembali menggunakan kayu bakar. Ada juga yang balik kucing menggunakan minyak tanah. Siapa yang harus disalahkan? Apakah pemerintah yang membagi-bagikan kompor beserta tabung gas gratis itu? Seperti diketahui, pembagian tabung gas 3 kilogram merupakan konversi atas penggunaan minyak tanah ke gas. Upaya pemerintah tersebut memang sangat positif karena mampu menghemat uang negara puluhan triliun rupiah. Pemerintah selama ini tekor karena pemberian subsidi ke minyak tanah begitu besar. Lantas, muncul ide agar rakyat mengganti bahan bakar memasak dengan gas yang lebih efisien dan sangat murah. Investigasi pemerintah menunjukkan, rentetan ledakan disebabkan regulator dan slang gas tidak ber-SNI (standar nasional Indonesia). Banyak slang palsu dan regulator yang tidak layak. Karena itu, api langsung menyambar wilayah yang bocor tersebut. Memang banyak slang dan regulator palsu. Tapi, pemerintah juga harus sadar bahwa puluhan kasus ledakan tersebut terjadi karena belum tuntasnya sosialisasi. Masih banyak rakyat yang belum paham tentang penggunaan kompor gas. Coba kita bayangkan, berpuluh-puluh tahun rakyat kita sudah terbiasa dengan kompor minyak tanah atau kayu bakar, tiba-tiba dalam waktu singkat semuanya harus menggunakan kompor gas. Katakan sudah banyak masyarakat yang mengetahui cara mengoperasikan kompor gas. Tapi, apakah mereka bisa memasang slang dan regulator? Apakah sebagian masyarakat sudah bisa membedakan slang dan regulator yang layak pakai atau tidak? Jangan-jangan, ledakan selama ini terjadi karena masyarakat kita masih buta akan hal-hal yang tampak sepele tapi sangat penting itu? Kita semua tentu tak ingin kasus tabung gas meledak terulang. Karena itu, pemerintah harus benar-benar mengkaji ulang penggunaan kompor dan tabung gas tersebut, tidak hanya menukar slang atau regulator milik rakyat dengan yang ber-SNI. Pemerintah juga harus meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang cara penggunaan kompor gas. Selain itu, pemerintah harus bekerja keras memberantas pengusaha nakal yang memproduksi dan menjual peranti kompor gas yang tidak standar SNI. Hukum berat mereka yang benar-benar terlibat. Tanpa upaya keras itu, mustahil kita bisa menghentikan kasus ledakan tabung gas. Kita tak ingin korban jatuh lagi! (*)

Kendari Pos Inspirasi dan Aspirasi Masyarakat Sultra

Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, semua wartawan Harian Pagi Kendari Pos dibekali tanda pengenal. Untuk menghindari aksi-aksi tidak bertanggungjawab dari oknum tertentu, masyarakat yang merasa ragu atau mencurigai seseorang yang mengatasnamakan wartawan Kendari Pos segera menghubungi Kantor Redaksi Harian Kendari Pos.

Retribalisme dan Mitos Politik Jawa – Sulawesi Oleh : Yusran Taridala

F

aktor “Jawa” dan “Sulawesi”, bagaimanapun, masih menjadi bagian penting dari diskursus politik kontemporer Indonesia, khususnya dalam membedah varian politik binary opposition klasik “Jawa – luar Jawa”. Selama beberapa decade terakhir, kedua wilayah ini sering digambarkan sebagai dua kesatuan geo-politik yang ‘terpisah’ dan “berbeda” dalam banyak hal akibat adanya proses deferensiasi karakter politik dilihat dari faktor-faktor socioantropologis dan geo-historis. Dilihat dari faktor-faktor ini, hubungan politik antara “Jawa” dan “Sulawesi”, selama beberapa decade terakhir, harus diakui masih merupakan sebuah hubungan ‘jarak jauh’. Secara socio-antropologis, dinamika kelembagaan politik, watak dan pola-pola kompetisi internal dan eksternal, serta nuansa komunikasi politik verbal diantara kedua kesatuan geo-politik itu, secara umum dan vulgar relatif berbeda dengan skema jarak antropologis yang juga relatif berjauhan. Pada geo-politik Jawa, karakter socio-antropologi setempat antara lain dicirikan oleh bentuk interaksi personal yang lebih halus dan persuasif dengan model prilaku komunikasi politik yang lebih santun dan tertutup, serta dengan tingkat adaptasi terhadap milliu politik eksternal yang relatif lebih tinggi. Pada geopolitik Sulawesi, karakter socioantropologi setempat diantaranya berciri high-temperament dengan bentuk komunikasi verbal yang lebih “to the point” dan lebih terbuka, serta dengan sense of primary group yang lebih tinggi, sangat sensifit terhadap urusan ‘harga diri’, dan cenderung berdaya adaptasi lebih rendah terhadap milliu politik eksternal. Secara geo-historis, skema jarak politik Jawa – Sulawesi yang ‘berjauhan’ itu mengalami stigmatisasi terus menerus di saat akses komunikasi verbal dan non-verbal, tidak semaju seperti sekarang ini. Tidak sebagaimana Sumatera yang relatif lebih dekat secara fisik ke tanah Jawa, Sulawesi melihat Jawa di masa lalu sebagai daerah seberang lautan yang cukup jauh. Event-event interaksi sosial langsung berupa kontak fisik antara warga Jawa dan Sulawesi dikala itu, masih sangat terbatas dan umumnya masih berada dalam radius milliu sosial lokal yang eksklusif, seperti pusat-pusat hunian warga perantau Bugis-Makassar di tanah Jawa yang masih memiliki batas-batas sosial dengan lingkungan warga Jawa disekitarnya, serta unit-unit pemukiman transmigrasi di pulau Sulawesi yang belum begitu aksesible bagi warga Sulawesi di sekitarnya untuk masuk berbaur.

Dalam sejarah revolusi fisik, stigmatisasi politik Jawa - Sulawesi, antara lain tak bisa dilepaskan dari riwayat pemberontakan bersenjata di pulau Sulawesi yang sebagian diantaranya menjadikan sentimen etnografis sebagai salah satu faktor pemicu timbulnya perlawanan terhadap pemerintah pusat yang saat itu sering dipersepsikan sebagai sangat “Jawa-sentris”, setidaknya terhadap beberapa kebijakan pemerintah pusat yang dinilai hanya menguntungkan komunitas Jawa, seperti peluncuran program transmigrasi dan restrukturisasi organisasi militer pada tahun 1950-an hingga 1960-an. Gerakan PRRI Permesta dan DI/TII pimpinan Kahar Muzakkat di Sulawesi Selatan-Tenggara adalah salah satu contoh bagamana riak-riak isu kontra “Jawa” inheren dalam konteks gerakan politik bersenjata. Sebaliknya, dalam melakukan operasi militer untuk menumpas gerakan politik di Sulawesi tadi, pemerintah bung Karno terkesan banyak mengandalkan pasukan yang berbasis ‘’Jawa’’ (terutama divisi Siliwangi) untuk memobilisasi operasi penumpasan, meski “Sulawesi” dalam perspektif politik Bung Karno di kala itu, lebih sebagai kesatuan geopolitik Sulawesi Selatan. Dalam sejarah pemerintahan, “Jawa” di mata kebanyakan warga “Sulawesi” cenderung digambarkan sebagai sebuah mainstream ‘politik’, terutama oleh sebab atmosphir sosial budaya yang mewarnai lingkaran politik pemerintah pusat, sangat dominan bernuansa Jawa. Penggunaan terminologi serta penulisan sejarah politik dan militer yang dominan bernuansa Jawa, yang lalu di-nasionalisasi-kan ke dalam bahasa dan sejarah nasional, seringkali dipandang sebagai sebuah proses ekspansi hegemoni politik ‘Jawa’. Pandangan demikian semakin mengalami stigmatisasi politik setelah memang dalam kenyataanya, sangat sedikit orang Sulawesi yang menduduki posisi-posisi strategis dalam struktur organisasi ‘negara’ yang terkait langsung dengan urusan dan diskursus geo-politik dan geo-strategi nasional, seperti pada posisi-posisi penulisan sejarah nasional, penyusunan organisasi dan strategi militer, lembaga riset kebudayaan, lembaga keprisidenan, dan lain-lain. Stigmatisasi di atas secara gradual mengalami mitologisasi ke dalam diskursus politik kontemporer Indonesia yang secara garis besar terekam dalam statemen-statemen politik : “Indonesia adalah Jawa, dan Jawa adalah In-

donesia”. Mitos ini mengalami internalisasi ke dalam kultur kepemimpinan politik nasional, yakni bahwa presiden Indonesia haruslah seorang Jawa. Sebagian anekdot politik klasik bahkan men-demonologisasikan mitos itu ke dalam persyaratan utama calon presiden yang harus “orang Indonesia asli” sebagai “harus orang Jawa asli”. Minimnya putra Sulawesi yang duduk dalam organisasi negara sering diinterpretasikan sebagai sebuah bentuk diskriminasi politik terhadap orang Sulawesi. Dalam riwayat pemerintahan orde baru, tercatat hanya satu dua orang berdarah Sulawesi yang berhasil tembus ke dalam lingkaran kekuasaan pemerintahan pusat, yakni hanya Jenderal M. Yusuf, Yunus Yosfiah dan meski sesungguhnya tidak murni Sulawesi, termasuk Professor Habibie. Peristiwa impeachment terhadap presiden Habibie pasca kejatuhan Soeharto, khusus oleh warga Sulawesi Selatan, hingga saat ini masih dirasakan sebagai peristiwa jatuhnya orang Sulawesi dari pucuk pimpinan nasional. Stigmatisasi dan mitologiasi politik “Jawa – Sulawesi” di atas sesungguhnya merupakan bagian dari “masa lalu” negeri ini, yakni ketika politik primordialisme etnik dan daerah asal, dalam diskursus politik kontemporer Indonesia, masih dipercaya sebagai satu-satunya faktor integratif yang mempengaruhi dinamika sosial politik masyarakat Indonesia yang umumnya masih tergolong “puritan’. Pada masa-masa pasca orde baru, stigmatisasi dan mitologisasi politik demikian secara gradual mulai tergeser oleh “modernisasi” paham kebangsaan, menyusul derasnya pengaruh arus globalisasi yang terus merengsek masuk ke dalam relung-relung sosial budaya masyarakat hingga ke tataran paling bawah. Wawasan kebangsaan saat ini cenderung tidak lagi dominan dilihat dari perspektif geo politik dan geo-strategy Nusantara an sich, sebagaimana yang dimasa lalu lebih cenderung dimaknai sebagai upaya unifikasi kekuatankekuatan politik lokal untuk menegakkan supremasi pemerintahan nasional yang notabene berporos di tanah Jawa. Wawasan kebangsaan saat ini lebih cenderung dilihat dalam konteks pergaulan bangsa-bangsa di dunia, dimana masyarakat Indonesia mengalami proses unifikasi kultural secara mekanis untuk menjadi entitas sosial baru sebagai warga dari sebuah nation state tersendiri yang ‘berhadap-hadapan’ dengan entitas negara bangsa lain. Diskursus politik lokal mulai tenggelam ke dalam samudera pergaulan global

yang hanya mengenal batas-batas administratif negara, dan karenanya tidak mengenal batas-batas sosial dan eksklusitas ranah budaya kelompok etnik tertentu. Modernitas paham kebangsaan di atas cukup signifikan mempengaruhi dialektika politik Jawa – Sulawesi yang secara gradual mulai samar dan sekonyong-konyong redup, setidaknya pada tingkat masyarakat bawah yang tidak mengenal tradisi retribalisme dalam urusan politik, yakni sebuah tradisi klasik di kalangan para elit politik yang selalu menjadikan kelompok primernya (terutama etnik dan dareah asal) sebagai kendaraan politik untuk mencapai tujuan kekuasaan pribadi. Pada era reformasi hingga saat ini, kondisi demikian setidaknya terasa dalam diskursus mobilitas vertical para politisi asal Sulawesi yang semakin leluasa berekspresi dalam milliu politik Jawa. Keleluasaan ekspresi politik Habibie, Baharuddin Lopa, Andi Galib, Syafri Syamsuddin, Nurdin Khalid, Andi Mallarangeng dan - terakhir - Jusuf Kalla dalam diskursus politik nasional, cukup menjadi salah satu evidence bagaimana paham kebangsaan tadi mengalami proses modernisasi. Pada tingkat masyarakat bawah, baik di tanah Jawa maupun di Sulawesi, pola-pola hubungan sosial politik cenderung semakin mekanis dan fragmatis, serta mulai jauh meninggalkan tradisi politik primordial yang di masa lalu sering menjadi mesin penggerak utama bagi proses pengarusutamaan superioritas etnik dan kebanggaankebanggaan lokal. Trend seperti ini diperkuat oleh trend homogenisasi gaya hidup, akselerasi teknologi informasi dan transportasi, serta trend “economic-mainstreaming” yang terus mengalir deras dari hulu sungai globalisasi ke unit-unit sosial paling mikro dari kehidupan sehari-hari masyarakat local di kedua pulau tersebut. Meski demikian, sayang sekali, para elit politik di negeri ini masih gemar memanfaatkan tradisi retribalisme dalam meminjam solidaritas sentimen etnografis untuk tujuan-tujuan politik antar kelompok yang selama ini bertarung secara positif. Dalam dinamika Pilres yang lalu, tradisi politik klasik dengan tema-tema etnosentrisme demikian cenderung masih menjadi pisau analisis utama bagi para tim sukses dalam membedah kemungkinan-kemungkinan yang bakal terjadi dalam kontestasi politik MegaPro, SBY Berboedi dan JK – Win. (**) Penulis Staf Ahli Anggota DPRRI pada Fraksi PD

Belum Dua Tahun Jalan Pertigaan Kampus Rusak

Distributor Jual Produk Kadaluarsa

08134198998 Jalanan di pertigaan Kampus baru, rusak parah. Kalau hujan air menggenang, dan menganggu lalu lintas. Kalau panas sudah mulai berdebu. Padahal jalan tersebut dibangun belum cukup dua tahun. Kira-kira bagaimana cara membangunnya, atau yang salah siapa. Proyeknya yang asal, materi yang tidak bagus, atau pengguna jalan yang tidak benar karena jalannya cepat rusak?

0816246000 Kami adalah pengusaha kecil, ada promina dos sudah kadaluarsa yang disuplai ke kios kami. Setelah kami informasikan kepada distributor , mereka berjanji akan menggantikan. Tapi pihak distributor belum menggantinya. Balai Pom kami harus bagaimana dengan barang tersebut?

Pemimpin Umum : PP. Bittikaka Pemimpin Redaksi/Penanggungjawab : Milwan Redaktur Pelaksana : Sawaluddin Lakawa, Hasanuddin Koordinator Liputan : La Ode Diada Nebansi Redaktur : Luther Bittikaka, Manan Rachman, Ruslan Amrullah, Abdi Mahatma, Awal Nurjadin, Darwin Sihombing, Yenni Yusuf, Reporter : Sulis Setiarini, Emilia, Linri Merinda, Arifuddin, Awaluddin Usa; Koresponden : Yafruddin Yaddi, Syamsuddin (BaubauButon), Fitri Ashari (Buton Utara), Eliazer Alex Tato (Kolaka-Kolaka Utara), Arwan Mannaungeng (Jakarta), Hasruddin Laumara (Konawe), Herman (Konsel), Nuryadi (Bombana) ; Fotografer : Suwarjono ; Design Grafis : Muh Hajar Siddiq ; Karikatur : Arham Rasyid; Redaktur Khusus : La Paa, M Djufri Rachim; Sekretaris Redaksi : Ariyani Arifin; BPSDM : M Djufri Rachim; Teknologi Informasi : Sahdar ; Pracetak : Muhrisan (koordinator), Aser Rerung, Gunawan Chandra, Yusri Zubair, Samiruddin; Telepon Redaksi : (0401) 326513, Faks. Redaksi : (0401) 326512, Faks. Bisnis dan Keuangan : (0401) 323771; E-mail : bumianoa@plasa.com; Percetakan : PT Fajar Utama Intermedia Cabang Kendari; Alamat Perwakilan : Jakarta: Mu’min Rolle, Komp Widuri Indah, Blok A1-2, Jl. Palmerah Barat No.353 Telp (021) 5330976, Jakarta 12210; Biro Baubau-Buton-Wakatobi : Syamsuddin, Kolaka-Kolaka Utara :Eliazer Alex Tato; Harga Langganan : Kota Kendari dan Luar Kota (Sultra) Rp 65.000/Bulan, Luar Kota Rp 67.500/Bulan termasuk ongkos kirim, Eceran dalam Kota Rp 3.500,-Eksemplar-Eceran Daerah Rp. 3.500,-.

Penerbit : PT Media Kita Sejahtera, SIUPP : SK/Menpen No.191/SK/Menpen, SIUPP/B.I/1986/Tanggal 25 Juni 1986 No.131/Ditjen PPG/ K/1995 Tanggal 3 Agustus 1995, No 42/Ditjen/PPG/K/1996 Tanggal 12 April 1996, Terbit Sejak Tanggal 6 Juni 1970. Pembina : HM Alwi Hamu; Komisaris Utama : Syamsu Nur, Komisaris : PP.Bittikaka, Denny Ari, Benyamin B, Ridwan Arief Direktur Utama : Milwan; Direktur : Purwanto Sanam ; Ombudsman : Ramli Akhmad (Ketua), M Djufri Rachim, La Paa, Muhammad Saiful, SH, MH, Ariyani Arifin (Sekretaris) Manager Keuangan : Agus Tranhadi; Manager Iklan/Sponsorship : Haeruddin; Manager Sirkulasi : Muji Suwarno ; Manager Event Organizer : Rustam, Alamat Redaksi/Tata Usaha : Jl. Malik Raya No. 50 (0401)-3126515, Iklan: (0401)-3126110, Sirkulasi :(0401)3126515, Fax (0401)-3126512. Alamat Biro : Baubau Jl. Imam Bonjol No. Tlp (0402)-2826129/085241854000; Kolaka Jl. Pramuka No.5 Tlp (0405)-24211. Alamat Agen: Raha Jl. Lakilaponto, Tlp (0403)-21538, Pomalaa Jl.Nusantara No. 28 Tlp.(0405)-310105; Konawe (Unaaha) Halide, Jl. Sandela No.129 Tlp.(0408)-21506; Bombana (Rumbia) Tajudin Tlp/HP:085241659216, Aswin HP:085241605817. Kota Kendari : Kampung Salo Mintarsih, Sodohoa Hamisu, Tlp. 3125723, Tipulu Yusuf Tumora, Tlp.3127924, Wuawua Rusli, Tlp.3193008, Mandonga Theresia, Tlp.3122393, Puwatu Usman, Tlp. 3007069, Perumnas Incang, Tlp.3192061, Anduonohu Maxi, Tlp.3125474. Bank: BRI Cabang Kendari: 1.00000192-01-000428-30-4 (Rec. Giro), 2.0192.01.008593.50.1 (BRITAMA)


Jumat, 9 Juli 2010

email : bumianoa@gmail.com

Langganan Luar Kota Rp. 67.500,-

Endang Akhirnya Minta Maaf AKBP Bahri

Penyusup Dicegat di Batas Konsel Andoolo, KP Polisi terus bersiaga jelang pemungutan suara ulang dalam Pemilukada Konsel, 11 Juli mendatang. Seluruh titik dan sudut rawan menjadi perhatian serius korps bhayangkara yang ditugaskan mengamankan daerah itu. Tercatat 1200 personil fusi anggota dari Polres Konsel, Brimobda, Polda Sultra termasuk bantuan dari Polresta Kendari, Bombana dan Konawe juga dikerahkan. Semua dilakukan untuk mengantisipasi kerawanan jelang Pemilukada dan mencegah penyusup serta kemungkinan mobilisasi massa dari kabupaten lain. Titik yang menjadi penjagaan sekaligus razia itu diantaranya seperti perbatasan Kota Kendari, Konda dan Ranomeeto, Konsel-Bombana di Tinanggea, Konsel-Kolaka di Lalembuu dan Basala, Konsel-Konawe di Kecamatan Angata serta perbatasan Konsel-Muna di Pelabuhan Torobulu Tampo. “ Kami anggap, pintu-pintu gerbang menuju Konsel itu rawan. Sejak kemarin malam Kami sudah lakukan razia. Setiap kendaraan roda dua dan empat tak luput dari pemeriksaan, termasuk penumpang dari arah Tampo, Kabupaten Muna di Pelabuhan Torobulu,” jelas Kapolres Konsel, AKBP Bahri, kemarin. Perwira menengah itu mengaku, Ia bersama jajarannya terus konsen menjaga stabilitas keamanan dalam pemungutan suara ulang, besok. ‘’ Kami minta agar warga Konsel turut menjaga daerah ini sehingga tetap sejuk dan aman, Saya juga mengucapkan banyak terimakasih pada seluruh masyarakat dan pemerintah yang turut membantu pengamanan menjaga kondusifnya Konsel,’’ tandas Bahri. (era)

Padi Hitam, Petani Merugi Unaaha, KP Curah hujan yang tinggi akhir-akhir ini hingga berujung pada banjir membuat padi para petani, menghitam. Kerugian hingga ratusan juta rupiah pun menjadi hasil tuaian mereka dalam musim tanam periode ini. Padi yang mereka tanam tak bernilai jual lagi. Nena, petani sawah yang ditemui mengatakan, padi yang dijemurnya pasca panen itu tidak laku di pasaran. “ Jadi ini kita angin-anginkan saja. Padi yang tidak berisi dibuang dan yang berisi dipakai makan saja. Biasanya sekali panen Saya dapat 40 sampai 50 karung dari 1,20 hektar luas sawah Kami. Karena padi sudah menghitam begini paling Saya dapat hanya 25 karung saja.Itu pun tidak bisa dijual, cukup untuk makan saja,” keluh Nena didampingi suaminya, Sape saat menghampar padi mereka pada lantai penggilingan di Desa Sulemandara, Pondidaha. Nena mengaku kerugian yang dialaminya mencapai Rp 15 juta. Hitungan itu adalah modal biaya pengolahan, pembibitan,penanaman,sewahandtrak-

Baca PADI HITAM di Hal 6 Info Berlangganan/ Pengaduan atas Pelayanan Pelanggan Koran Harian Kendari Pos untuk wilayah Kolaka/Kolaka Utara Hubungi : (0405)2324211 atau SMS : 0852 4172 4083

Kendari, KP Mulutmu, Harimaumu. Muh. Endang akhirnya sadar betul jika pernyataannya yang mensinyalir ada pemalsuan tandatangan lima anggota DPRD Konsel menjadi bumerang baginya. Ketua Ketua Tim Sukses Pasangan SEHATI (Imran-Sutoardjo Pondiu) itu pun meminta maaf pada 16 legislator di Konsel jika dianggap salah menginterpretasi pernyataannya. Muh. Endang menilai, selama ini ada upaya beberapa politisi Konsel yang bersurat ke KPU Pusat dan Mahkamah Konstitusi untuk meminta pelaksanaan Pemilukada di Konsel diundur 90 hari dari waktu yang ditetapkan 11 Juli dengan alasan limit tender pengadaan surat suara.

“ Saya meminta maaf kalau terlalu naif menginterprestasi apa yang dilakukan para senator tersebut. Ternyata kita sepaham, menginginkan pelaksanaan Pemilukada 11 Juli,’’ ungkapnya. Soal statemennya yang menengarai ada pemalsuan tanda tangan lima wakil rakyat, Sekertaris DPD Demokrat Sultra itu mengaku, mendapat bocoran dari sumber yang layak dipercaya. Informasinya, 17 anggota DPRD yang bersurat ke KPU Pusat dan MK itu bertandatangan menolak pelaksanaan pemilukada karena masalah anggaran. Dari belasan nama tersebut dikabarkan ada nama Sukri, Anshar Tawulo dan tiga orang koleganya di DPRD Konsel. Sukri, Cs hendak ke KPU

Pusat untuk mengklarifikasi jika tidak ikut bertandatangan. “ Saya bilang, jika ada tanda tangan Sukri, Cs maka diduga ada pemalsuan tanda tangan. Realitasnnya Sukri tidak bertanda tangan. Saya meminta maaf lagi, kalau di negeri ini sudah tidak bisa menduga seseorang,’’ kata Endang. Wakil Ketua DPRD Sultra itu mengaku tak pernah bermaksud membuat seseorang tidak senang dan menciptakan kontroversi. Terlebih, diantara senator Konsel yang bertandatangan itu adalah keluarganya. Ia berharap Konsel tetap kondusif saat pelaksanaan Pemilukada. “ Rakyat sudah lelah, Pemi-

Baca ENDANG di Hal 6

HASRUDDINLAUMARA/KP

Banjir yang melanda membuat para petani di Pondidaha dan Wonggeduku memanen padi merekaditengahgenanganair.Kualitaspadimenjadiburukakibatrendamanairtersebutdan membuat petani merugi akibat nilai jual yang menurun.


6

Kendari Pos | Jumat 9 Juli 2010

APBD Kota Belum Pro Rakyat

Baubau, KP Anggaran Pendapatan dan belanja Daerah (APBD) Kota Baubau pada tahun 2009 dianggap belum pro rakyat. Perbandingan penggunaan anggaran yang masih lebih besar untuk belanja pegawai dibanding kebutuhan publik menjadi indikator kesimpulan tersebut. Kritikan itu diungkapkan Ketua Gabungan Komisi DPRD Kota Baubau, Ishak Zuhur dalam rekomendasi parlemen atas LKPJ wali kota. Dalam rapat paripurna tersebut, legislatif juga memberi sejumlah catatan penting agar dipatuhi eksekutif pada penyusunan draft APBD di masa mendatang. ‘’ Pemkot harus menginventarisir dan memaksimalkan

seluruh objek pendapatan dari retribusi daerah dan meminimalisir kebocoran. Dan untuk mewujudkan pemerintahan yang baik dan bersih, maka LKPJ Wali Kota Baubau harusnya melalui serangkaianhasileksaminasiBPK RI sebelum diajukan untuk disampaikan dan dibahas DPRD, sesuai perundang-undangan,’’ saran Ishak sambil mengaku juga akan meminta penjelasan wali kota atas keterlambatan penyampaian LKPJ itu. Selain beberapa poin di atas, DPRD juga meminta agar eksekutif meningkatkan kualitas pelayanan publik dengan menciptakan aparatur berkualitas dan handal. Termasuk menyarankan agar melakukan pela-

belan gedung pemerintah dengan nama tokoh daerah atau budaya Buton. ‘’ Juga perlu dilihat kembali posisi jabatan publik yang kosong untuk diisi. Ini bukan hanya pertimbangan politis tetapi wujud kepatuhan pada konstitusi, seperti jabatan wakil wali kota. Pemerintah harus menyiapkan segala keperluan atas penyelenggara pemilihan wakil wali kota,’’ tegas ishak mewakili lima komisi yang ada di DPRD Baubau. Sementara itu Wali Kota Baubau, H. MZ Amirul Tamim menyambut baik semua rekomendasi DPRD itu. Menurutnya, semua saran tersebut akan dijadikan pelajaran ke depan untuk lebih baik membangun daerah.(yaf)

Dicari, 56 Kades Defintif Andoolo, KP Badan Pemberdayaan Masyarakat Desa (BPMD) Konsel menyiapkan pemilihan Kepala Desa (Kades) definitif di 56 wilayah. Pemilihan kepala pemerintahan terendah itu dilakukan karena masa tugas pejabat sementara yang ditunjuk Bupati Konsel, H. Imran beberapa waktu lalu hampir usai. Untuk kepentingan itu, BPMD membentuk panitia dari kabupaten, kecamatan hingga LPM dan desa bersangkutan. Pemilihan kepala desa di 56 wilayah tersebut akan digelar

mulai akhir Juli 2010. Kepala BMD Konsel, H. Ismail Camari mengakui, pelaksanaan Pilkades untuk masa jabatan enam tahun tersebut memang karena masa jabatan Pj Kades yang ditunjuk untuk menyiapkan sarana dan prasarana desa termasuk penyelenggaraan pemilihan, akan berakhir hingga September mendatang. ‘’ Bila ada Pj Kades yang akan maju bersaing di Pilkades, juga dapat diakomodir. Dengan catatan menanggalkan jabatannya dan mundur dulu agar pemilihan Kades berlangsung baik dan

demokratis,’’ jelas Ismail Camari, kemarin. Mantan Kepala BP2KB itu berharap, pemilihan kepala pemerintahan di 56 desa dapat disetujui DPRD dan dituntaskan hingga akhir tahun 2010. Harapannya, tahun 2011 mendatang, desa yang sudah punya pimpinan dapat memperoleh alokasi anggaran dana desa dari APBD Konsel, termasuk block grant Pemprov. “ Semua Pj Kepala desa, termasuk Camat akan disurati terlebih dulu untuk melakukan persiapan,”tandasnya. (era)

Judi dan Miras Jadi Musuh Bersama Wangiwangi,KP Peristiwa tragis yang menewaskan seorang guru SD di Tomia menjadi pelajaran berharga dan perhatian serius. Aparat Polsek Tomia akhirakhir ini kerap mengampanyekan perang terhadap judi dan Miras mendapat dukungan besar dari masyarakat. ‘’ Kegiatan Polsek memerangi aktivitas perjudian dan Miras di

masyarakat merupakan langkah tepat sebelum generasi muda di Kecamatan Tomia terjerumus lebih jauh. Makanya harus diperangi sampai ke akarakarnya,’’ kata Kades Kollo Soha, Sudiman. Khusus judi sabung ayam yang merupakan penyakit masyarakat, harus dihilangkan karena sejak lama telah mendarah daging. Apalagi, akibat

aktivitas itu satu nyawa manusia telah terenggut. ‘’ Kami semua para Kades se-kecamatan Tomia menyatakan dukungan kepada kepolisian,’’ tegasnya. Menurutnya, jika ada masyarakat yang masih melakukan perjudian dan Miras agar tak mendapat toleransi lagi. Jangan diselesaikan secara kekeluargaan, tapi ditindak sesuai hukum yang berlaku. (cr1)

Padi Hitam ................

besar. “Hasil ini tidak cukup bayar utang. Padi disimpan saja,” jelasnya sembari menolak merinci utang yang dimaksudnya. Untuk diketahui, luapan air dari sungai selama sebulan ini akibat hujan terus menerus menggenangi seratusan hektar sawah petani di Desa Sulemandara dan Ambuulanu,

Pondidaha. Salah seorang petani, Robin Andriono Samanda menyebut, banjir besar setiap 10 tahun itu melanda sekitar 67 hektar sawah di Desa Ambuulanu, Kecamatan Pondidaha. Di Desa Sulemandara yang juga pemekaran Ambuulanu sekitar 40 hektar. Di Desa Bendewuta, Wonggeduku sekitar 60 hektar.(din)

tor, pemupukan hingga panen. “ Saat panen saja kami harus sewa ojek. Kalau banjir begini kami sewa perahu katinting untuk memanen,” sambungnya. Nena menambahkan, panen kali ini Ia dan rekannya yang lain tidak mendapatkan hasil lumayan. Ini adalah kerugian

HASRUDDINLAUMARA-KENPOS

Bupati Konawe, Lukman Abunawas saat menjenguk warganya yang menjadi korban banjir di Lambuya dan Puriala. Ia membagikan langsung bantuan pribadi kepada para pengungsi.

334 Korban Banjir Dievakuasi Bupati Serahkan Sumbangan Unaaha, KP 88 Kepala Keluarga (KK) di Kecamatan Lambuya dan Puriala menjadi korban banjir. Kemarin, 334 jiwa penduduk Desa Waworaha, Lambuya dan Kelurahan Watundehoa, Puriala yang mengungsi dari kediaman mereka sejak lima hari lalu itu baru dikunjungi Bupati Konawe, Lukman Abunawas di Posko Gabungan Medis Dinkes Konawe, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), PMI Konawe dan Dinsos. Saat tiba, Lukman

Endang ...................... lukada di Konsel membutuhkan suasana kondusif, “ pungkasnya. Seperti diberitakan sebelumnya, Endang dituntut menarik kembali ucapannya sekaligus memohon maaf dalam dua kali 24 jam. Sebab sinyalemennya soal ada tanda tangan palsu lima anggo-

Abunawas menyerahkan bantuan pribadi sejumlah uang tunai dan kebutuhan pokok lainnya yang menjadi kebutuhan penting bagi pengungsi. Sumbangan itu langsung diberikan pada masing-masing pengungsi. Di tempat yang sama, bupati juga menyerahkan bantuan PMI Konawe yang diketuai Hj. Yati Lukman berupa tikar, peralatan mandi, detergen dan jerigen untuk air bersih. “ Bantuan ini diberikan secara langsung karena mereka sudah lima hari dievakuasi dari rumah yang terendam dengan ketinggian dua meter. PMI Konawe juga telah memberikan bantuan bersama dinas

kesehatan, dinas sosial dan BPBD. Uang yang diberikan untuk meringankan beban warga korban banjir sebab mereka tidak bisa lagi berkebun karena banjir,” ujar Lukman. Ketua Majelis Pimpinan Daerah Muhammadiyah Konawe itu menilai secara umum kondisi pengungsi sangat baik. Tim medis Dinkes Konawe dan PMI pun selalu siaga 24 jam. “ Ke depan jika banjir terus menerus setiap tahunnya melanda dua lokasi ini maka ada kemungkinan warga akan direlokasi di tempat aman dan layak huni,” katanya. Lurah Watundehoa Kecamatan Puriala,Patahuddinmengatakan hingga saat ini kondisi air di

wilayahnyabelumsurut.Namun sebagian besar warga masih bertahan, utamanya di lokasi yang diduga aman. ‘’ Kami belum menaksir kerugian. Nanti setelah air surut baru kami akan hitungkerugianwargayangdominan bertani coklat,” ujarnya. Korlap Logistik, Amir menambahkan dua hari evakuasi mereka berhasil mengumpulkan korban banjir dari dua wilayah itu. “ Ada warga lain yang belum dievakuasi karena dianggap berada di lokasi aman,” ujar Kabid Banjamsos Dinsos Konawe ini sembari menambahkan kendala di lapangan adalah genset dan kendaraan operasional. (din)

ta DPRD Konsel dalam tuntutan penundaan Pemilukada dianggap tidak berdasar. 16 anggota dewan yang mengaku keberatan dengan statement Endang tersebut adalah Irham Kalenggo, Tasbin Tadjuddin, Haeruddin, Harun Makati (Golkar), Rasyid, Tri Haryono, Armalaka, Andi Mansyur (PKS) Sarifuddin Pariwusi,

Asryanto (PPP), Sahrun, Wawan Suhendra (PKB), Abdul Malik Silondae (PDIP), Turi Sanjaya (PNBKI), Awaluddin (Hanura) dan Abdul Halik (PBB). “ Seharusnya Dia (Endang) menyebut nama lima anggota DPRD Konsel yang tanda tangannya dipalsukan itu. Termasuk siap orang yang me-

malsukan teken tersebut. Dengan pernyataan itu membuat kami dimata masyarakat seakan-akan menolak pemungutan suara ulang Pemilukada Konsel. Padahal yang kami tolak sebenarnya adalah penganggaran yang disetujui sepihak oleh Ketua DPRD tanpa melalui rapat Badan Anggaran,” ketus Haeruddin. (awn)


7

Kendari Pos | Jumat 9 Juli 2010

Setelah di Amerika Ingin Pulang ke Sragen Notasi Jawa .............. kan tembang Kaduk Manis, Surung Duyung, dan Manuk Sore. Semua dilantunkan seperti karawitan pada umumnya di Indonesia. Yang juga menarik, mereka menembangkan lagu-lagu mereka sendiri, Holy Manna dan Foundation, dalam bahasa Inggris. Maka, tembang “asing” itu pun terdengar unik di telinga para hadirin. Selain karawitan, Sumunar mempertontonkan tari gambyong dengan iringan musik gamelan secara live. Lengkap sudah penampilan 22 pengrawit dan tiga penari bule itu dalam menyajikan pertunjukan kesenian Jawa. “Kami tidak bermaksud pamer kebolehan. Kami hanya memberikan kesempatan kepada teman-teman dari AS untuk tampil langsung di Indonesia,” ujar Joko Sutrisno, pimpinan Sumunar, dalam sambutannya. Menurut Joko, kesempatan tampil di Kemendiknas itu merupakan momen paling berharga dibanding ratusan pertunjukan yang pernah ditampilkan Sumunar di AS. “Rasanya beda. Dulu, kami mengenalkan kesenian ini di AS. Sekarang kami tidak lagi mengenalkan, tapi sudah berani menghibur,” tutur bapak tiga anak itu. Keberadaan kelompok karawitan yang eksis di AS itu memang tidak bisa dipisahkan dari Joko Sutrisno dan istrinya, Tri Supartini, sebagai perintis, pendiri, sekaligus pelatih Sumunar. Lulusan Akademi Seni Karawitan Indonesia (ASKI) Surakarta 1987 itu sebenarnya sempat bekerja di KBRI Selandia Baru. Dia mengajar di Universitas Victoria, Wellington. Namun, pada 1995, Joko bersama istri dan anak-anaknya memutuskan “menempuh hidup baru” di Amerika Serikat. Sejak itulah dia merintis berdirinya kelompok karawitan Sumunar hingga saat ini. Selain mengelola sanggar kesenian Jawa itu, pria asli Sragen, Jawa Tengah, tersebut mengajarkan karawitan di banyak institusi pendidikan. Dari SD hingga SMA. “Saya juga mengajar di beberapa perguruan tinggi di AS,” tambahnya. Keputusan untuk tinggal di AS dijalani dengan tekad bulat, tidak semata-mata untuk mencari pekerjaan. “Tekad saya saat itu ingin berkarya dan berbagi ilmu. Itu saja,” tegas Joko yang mengaku mendapatkan pekerjaan setelah browsing di internet. Selain memboyong keluarga, Joko membawa satu set gamelan ke AS. Mulai kenong, kembung, gong, gender, kendang, gambang, hingga rebab. “Itu modal utama saya untuk berbagi ilmu karawitan yang saya miliki itu,? ucap pria 47 tahun tersebut.

Tyson Buktikan Diri Sebagai Seorang Muslim Mike Tyson Muhammad SAW, Red), Madinah. Saat salat Duhur di masjid itu, pria kelahiran Brooklyn, New York, 30 Juni 1966, tersebut dikawal ketat. Dia pun bisa khusyuk beribadah. Bahkan, Tyson tak mampu membendung air matanya saat salat di masjid nabi. “Saya tidak kuasa menitikkan air mata ketika tahu bahwa saya berada di salah satu taman surga,” ujar Tyson saat mengunjungi Masjid Al Nabawi seperti dikutip Saudi Gazette Senin lalu (5/7). Selama di Madinah, Tyson tinggal di sebuah hotel dekat Masjid Al Nabawi. Dia mendapatsambutanluarbiasadariumat Islam dan para penggemarnya. Selain di Madinah, Tyson mengunjungi Makkah dan beberapa kota lain di Arab Saudi. Termasuk, melanjutkan rangkaian ibadah di Masjidilharam. Tyson, 44, memeluk Islam saat menjalani hukuman sepuluh tahun penjara (lalu dipangkas menjadi tiga tahun). Dia tersandung kasus pemerkosaan atas seorang ratu kecantikan AS pada 1991. (dwi)

Tak perlu waktu lama, Joko dan Tri cepat mendapatkan murid. Itu karena banyak warga setempat yang penasaran mendengarkan harmoni musik gamelan. “Agar bisa belajar rutin, saya juga membuka kelas khusus,” kata peraih gelar enam kali berturut-turut sebagai artis inovatif Minnesota State Arts Boards itu. Dari situlah Joko lantas mendirikan kelompok karawitan dengan nama Sumunar Indonesian Music and Dance. Latihan rutin pun mereka adakan. Seminggu dua kali. Harinya menyesuaikan dengan jadwal angggota. Maklum, tidak semua anggota Sumunar dari kalangan seniman. Ada yang berprofesi sebagai guru, tenaga ahli komputer, teknisi, pelajar, dan mahasiswa. Joko juga tak membatasi usia muridnya. Dia menerima siapa pun yang ingin belajar gamelan. Tak heran bila ada anak didiknya yang masih berusia 8 tahun, tapi ada pula yang sudah 60 tahun. Meski metode pengajarannya sama, Joko membagi mereka dalam kelas anak-anak dan dewasa. “Ini karena tingkat kesulitan mereka masing-masing berbeda,” ucapnya. Kini murid dan alumnus didikan Joko sudah ribuan orang. Dia juga punya beberapa asisten. Mereka biasa belajar dan berlatih di ruang khusus musik gamelan di University Technology Center (UTEC), Minnesota. Dalam mengajar Joko mengaku lebih senang melakukannya secara tradisional, seperti cara yang dia pelajari semasa kuliah di ASKI. “Meski tidak langsung memegang alat, saya membiasakan mereka belajar notasi Jawa terlebih dahulu,” katanya. Dia mengajari anak didiknya mengucapkan not balok dalam tembang Jawa. Tidak dengan do re mi fa so la si do, melainkan menggunakan nota-

si Jawa: ji (1), ro (2), lu (3), pat (4), mo (5), nem (6), tu (7). “Saya juga mengajari mereka menembang Jawa. Saya sekarang punya beberapa sinden yang hebat. Keluwesannya tak kalah dengan sinden sini,” tuturnya bangga. Setelah memberikan pelajaran tentang tata cara pengucapan nada, pelajaran selanjutnya adalah pengenalan jenis dan cara memainkan setiap alat gamelan. “Pinginnya mereka bisa menguasai semua, jadi belajarnya tidak sia-sia,” jelasnya. Di antara alat-alat karawitan itu, rebab dan gender yang dirasakan paling sulit dikuasai murid-murid Joko. “Proses belajarnya tidak bisa dihitung bulan. Bahkan, ada yang sepuluh tahun baru bisa memainkan gender dengan lancar,” tegas Joko. Joko merasa proses belajar karawitan tidak cukup hanya bersentuhan langsung dengan alat musik. Para siswa juga bisa mengasah kepekaan musikaln-

ya dengan mendengarkan rekaman gamelan via CD. Dia pun kemudian membuat album karawitan khusus yang bisa dipakai untuk belajar para muridnya. Bekerja sama dengan National Music Museum di University of South Dakota, Sumunar melahirkan dua album karawitan. Album pertama diluncurkan pada 2001 dengan judul Sumarah yang berisi enam tembang. Kemudian, pada 2008 Sumunar kembali meluncurkan album kedua bertajuk Sayuk. “Di dalamnya ada musik kompilasi gamelan yang saya aransemen sendiri,” katanya. Lahirnya kedua album itu, kata Joko, terinspirasi oleh kelahiran anak keduanya, Nanda Sutrisno, 18, dan anak ketiga, Ratih Sutrisno, 16, yang lahir di Minnesota. Sejak hamil, istrinya memang rutin mendengarkan musik gamelan. “Setelah lahir, biarpun menangis sejadi-jadinya, anak-anak saya akan langsung berhenti setelah mendengarkan suara

gamelan,” papar Joko. Menurut dia, rancaknya suara gamelan menjadi musik relaksasi bagi kehamilan istrinya kala itu. Karena itu, di album kedua Joko mempersembahkan sebuah komposisi berjudul Titi Pati yang berdurasi 23 menit untuk relaksasi. “Yang itu memang untuk relaksasi diri,” jelasnya.

Meski sudah 15 tahun hidup di AS, Joko dan keluarga tidak berniat mengganti status kewarganegaraan. Karena itu, dia masih sering wira-wiri AS-Indonesia. Selain untuk memperpanjang izin tinggal di AS, dia menyempatkan pulang untuk bersilaturahmi dengan keluarga dan teman-temannya. Ke depan, Joko berencana

membuka pusat kesenian di kampung halaman di Sragen. Sebuah gedung lengkap dengan arena pertunjukan dan tempat latihan sudah dirancangnya. Di sana dia juga akan membuka sekolah seni gratis. “Ini mimpi saya empat tahun ke depan, setelah saya ?pensiun? dari mengajar di AS,” tandasnya.(ari)


8

Kendari Pos | Jumat 9 Juli 2010

Para Aktivis Berkumpul di ICW Pelapor ..................... cokan, khususnya di bagian kepala. “Kejadiannya tiba-tiba, saat saya dan teman saya pulang dari nonton bola bareng di Kemang,” papar Tama yang tengah terbaring sakit di Rumah Sakit Asri, kawasan Duren Tiga, kemarin (8/7). Sepulang dari nonton bareng, kata dia, dirinya yang berboncengan dengan rekannya La Ode Muammar Khadafi, dipepet dua buah motor RX King di arah menuju pertigaan Duren Tiga. Bersamaan dengan dua motor tersebut, juga ada sebuah mobil Toyota Avanza berwarna silver yang ikut melaju di samping Tama. Tiba-tiba salah satu motor yang dikendarai dua orang asing itu memotong jalan motor Tama. Tama yang kaget, langsung jatuh tersungkur bersama rekannya. Keduanya terlempar dari motor. Khadafi tergeletak sekitar 10 meter dari Tama. Sementara tama sempat terseret motor RX King yang satunya lagi. Pada saat itulah, Tama dihajar habis-habisan. Empat orang pengendara motor itu mendatangi Tama yang masih mengenakan helm standar. Helm Tama dibuka, kemudian insiden pemukulan itupun terjadi. Tama dipukul berkali-kali dengan menggunakan benda tumpul, lalu pelaku langsung membacok bagian kepala beberapa kali. Tama pun roboh, sementara para pelaku langsung melarikan diri. “Waktu mereka buka helm saya, mereka bilang “itu dia, itu dia, berulang kali,” tutur Tama yang kepaalanya masih dalam keadaan diperban. Akibatnya, Tama menderita luka memar di bagian belakang dan lengan atas. Aksi pembacokan juga menyisakan tiga luka sayatan yang menganga, yakni, satu luka di kepala bagian depan, dengan 12 jahitan dan dua luka di bagian belakang, masing-masing 11 jahitan dan tujuh jahitan. Sehingga, total luka di kepala berjumlah 29 jahitan. Meski dalam kondisi babak belur, Tama masih bisa mengingat sosok dan jumlah pelaku. Menurut dia, pelaku berjumlah empat orang. Khusus yang membacok dirinya, adalah pria berbadan tegap, dengan tinggi sekitar 168 sentimeter. Logat bahasa yang digunakan mirip orang dari kawasan Indonesia Timur. Di samping itu, Tama juga mampu berpikir jernih. Toyota Avanza yang diparkir tidak jauh dari lokasi pemukulan itu, ikut pergi ketika keempat pelaku pemukulan meninggalkan Tama. Namun, beberapa saat kemudian, Toyota Avanza itu kembali ke lokasi kejadian dan mengembalikan helm Tama. Dari mobil misterius tersebut, keluar satu orang yang kemudian menawarkan bantuan untuk membawa Tama ke rumah sakit terdekat. Namun, Tama menolak permintaan tersebut. “Saya ada firasat Avanza ini komplotannya juga. Kalau saya ikut bisa habis saya,” kata Tama yang akhirnya dibawa ke RS Asri dengan motor itu. Meski kemarin kondisi Tama terus membaik, namun ICW memutuskan untuk membawa Tama ke RS Cipto Mangunkusumo (RSCM). Tujuannya, mengecek kemungkinan adanya pendarahan di otak. “Karena rumah sakit Asri tidak memiliki alat MRI (Magnetic Resonance Imaging), jadi kami bawa di ke RSCM yang punya alatnya. Nanti kalau ternyata ada apa-apa ya Tama akan dirawat di sana, tapi kalau tidak akan kembali dirawat di sini,” papar Koordinator ICW Danang Widoyoko ditemui di kantor ICW, kawasan Kalibata. Danang menuturkan, berdasarkan fakta dan keterangan yang dikumpulkan, tindak kekerasan yang menimpa Tama bukan kasus kriminal biasa dan disebabkan masalah personal. Ada beberapa indikasi yang menguatkan dugaan bahwa penganiayaan Tama berkaitan dengan kasus yang tengah ditanganinya sebagai aktivis ICW. “Tidak ada barang berharga yang diambil saat pemukulan, pelaku berjumlah banyak dan berkelompok dan yang paling penting, hanya Tama yang menjadi sasaran, sementara Khadafi dibiarkan,” tegas Danang. Tidak hanya itu, Danang mengungkapkan, sekitar seminggu sebelum kejadian, beberapa orang asing terlihat berseliweran di sekitar kantor ICW. Tama sendiri sudah merasa dikuntit sejak tiga hari lalu.

Danang menguraikan, pada hari Kamis pekan lalu, ada dua orang asing yang mencoba memasuki kantor ICW dengan memanjat pagar. “Diteriakan diam saja, ketika kita mau datangi, mereka baru kabur,” ujarnya. Selain itu, lanjut dia, pekan lalu, Tama berulang kali dihubungi wartawan bernama Roni yang mengaku dari media Kompas. Wartawan asing tersebut minta dilibatkan Tama dalam sebuah investigasi. Ketika diajak bertemu pada hari Senin lalu, yang bersangkutan setuju, namun menolak masuk. “Dia hanya menunggu di luar dengan mobil Innova hitam. Tapi, sampai sore dia terus di situ, dengan mesin mobil dihidupkan,” katanya. Namun, ketika dikonfirmasi kepada pihak Kompas, ternyata tidak ada wartawan yang bernama Roni. Indikasi yang lain datang dari rekan Tama, Khadafi yang lolos dari penganiayaan. Dia menuturkan, sebelum dirinya dan Tama nonton bareng, ada empat polisi dari Polda yang mendatangi Tama. Mereka datang dengan pakaian preman pada pukul 20.00 ke kantor ICW. “Mereka (Tama dan empat polisi Polda) berdiskusi. Tapi saya tidak tahu apa yang mereka bicarakan,” ungkap Khadafi yang juga ditemui di kantor ICW. Sementara itu, merespon penganiayaan terhadap aktivis ICW, kemarin sejumlah aktivis dari beberapa Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) berkumpul di kantor ICW. Mereka bersama-sama mengecam kekerasan yang terjadi pada Tama. Diantara para aktivis tersebut, tampak ketua Kontras Usman Hamid, Sekjen TII Teten Masduki, pengamat kepolisian Bambang Widodo Umar, serta

para aktivis dari Walhi, YLBHI, hingga HRWG. Teten menyebutkan, kekerasanyangdialamiTamamerupakan upaya untuk membungkam aktivis anti korupsi. “Ini adalah teror fisik untuk bangun rasa takut di kalangan aktivis antikorupsi. Tapi, kita tegaskan kita tidak takut, kita akan terus bongkar kasus korupsi,” tegasnya. Senada dengan Teten, Usman juga menegaskan bahwa pelaku sengaja membidik bagian kepala Tama untuk menghancurkan daya pikir yang bersangkutan. Dia mengatakan, tidak hanya teror fisik tapi juga teror politik yang ingin menghancurkan anti korupsi. Usman pun meyakinkan publik bahwa penganiayaan Tama berkaitan erat dengan kasus bom molotov Tempo dan rekening gendut polisi. “Kejadian ini terlalu dekat dengan Tempo dan rekening polisi. Hampir mustahil bantah keterkaitan dengan keduanya,” ujarnya. Untuk itu, Usman mengimbau pihak kepolisian untuk melibatkan masyarakat sipil dalam mengusut perkara tersebut. “Menurut pengalaman Kontras, proses penyelidikan yang tidak melibatkan masyarakat, tidak pernah terungkap,” jelasnya. Dia menambahkan, lokasi penganiayaan Tama bukan kawasan rawan, dalam hitungan hari polisi seharusnya bisa mengungkap siapa pelaku penganiayaan. Pernyataan Usman tersebut diamini Bambang Widodo Umar. Bambang mengatakan polisi hanya membutuhkan waktu seminggu untuk mengungkap kasus tersebut. “Karena tanda-tandanya sudah jelas, keterkaitannya juga jelas,” imbuhnya.(ken/fal/sof)

Istri Oknum TNI Juga Terlibat Kendari, KP Sukses menangkap Oknum TNI berinisial RS karena terbukti melakukan pengoplosan minuman keras (Miras) ilegal, pihak kepolisian kembali menangkap istri pelaku bernama Siti Ramlawati yang ditahan di Polsek Lasolo, Konawe Utara. Bahkan, anaknya bernama Ansar Ardi pun ditangkap dengan dua kasus, yaitu membantu meracik, mengedarkan serta terlibat kasus penggelapan sepeda motor yang kini mendekam di Polsek Pondidaha, Kabupaten Konawe. Proses penangkapan istri RS, bermula ketika pihak penyid-

ik Polres Konawe, merunut kejadian tewasnya tiga warga Pondidaha, Konawe. Pasalnya, ketiga korban berpesta miras di Kecamatan Lasolo. Akhirnya pihak kepolisian mendatangi istri oknum TNI, RS. Disana, penyidik kembali menemukan barang bukti tambahan berupa pulahan tutup miras ilegal. Semula, Siti mengelak jika dirinya menjual miras ilegal. Namun, ketika polisi menggeledah rumah tempat yang sering digunakan beristrahat, akhirnya ditemukan beberapa botol miras ilegal plus puluhan tutup botol miras yang akan digunakan untuk menut-

up miras yang akan diedarkan. Istri RS akhirnya mengakui jika dirinya telah menjual miras yang sering diracik oleh suaminya. Di tempat terpisah, anak RS pun bernama Ansar Ardi ditangkap dalam dua kasus. Pertama, kasus penggelapan sepeda motor pada Januari lalu. Pihak Polsek Pondidaha siap melakukan penangkapan saat itu, namun RS sempat datang dan merusak beberapa alat penyidik kepolisian. Hal ini pun oleh kepolisian langsung melaporkan kejadian tersebut ke Detasemen POM Kendari. Pengejaran pun terus dilakukan oleh kepolisian kepada

Ardi. Namun pada Senin (5/7) lalu barulah dirinya berhasil ditangkap. Diduga, Ardi terlibat dalam pengedaran Miras ilegal. Kabid Humas Polda Sultra, AKBP Fahrurrozi membenarkan kejadian tersebut. “Saya sudah berkoordinasi di Polres Konawe dan semuanya sementara diperiksa tim penyidik,” katanya, kemarin. Sementara oknum TNI RS, menurut informasi sedang menjalani pemeriksaan di Detasemen POM Kendari. Fahrurrozi menambahkan jika kasus antara RS diperiksa berbeda dengan isteri dan anaknya.(rif/ ano)

Kesimpulan KPK-BI, Fee BPD Kejahatan Jakarta, KP Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan Bank Indonesia terus memproses kasus pemberian fee Bank Pembangunan Daerah (BPD) kepada pejabat daerah. Terbaru, tim KPK dan BI memastikan ada tindak kejahatan yang diduga dilakukan

oleh pemberi maupun penerima. Tim juga telah mengidentifikasi jenis kejahatannya. “Kejahatannya sudah kita identifikasi,” ujar Wakil Ketua KPK Bidang Pencegahan, Mochammad Jasin, kemarin. Jasin tak merinci jenis kejahatan dimaksud, namun dia tak

membantah ada di antaranya merupakan kejahatan perbankan, pidana, dan korupsi. Temuan tim KPK dan BI ini, lanjut Jasin, akan dipaparkan di depan pihak kepolisian dan kejaksaan, serta Kementerian Dalam Negeri selaku pembina pemerintahan di pusat, untuk

dicarikan solusi yang tepat. “Dalam waktu dekat KPK dan Menkopolkam (Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan) akan mengundang penegak hukum lain (polri dan kejaksaan agung), Kemendagri

Baca FEE BPD diHal. 2


Langganan Dalam Kota Rp. 65.000,-

Jumat, 9 Juli 2010

Dewan Minta PDAM Diaudit Subsidi Rp 2 M, Pelayanan Tak Meningkat

SUWARJONO/KP

SOSOK

Belajar dari Pengalaman PERJUANGAN hidup, DR Ansir SE MSi, yang berakhir dengan sukses mendirikan sebuah perguruan tinggi swasta (PTS) dibawah naungan STIE Dharma Barata Group Kendari, selayaknya menjadi inspirasi bagi orang lain. Karena semangatnya menuntut ilmu, sejak SD tanpa segan dirinya mau membantu orang tua mencari nafkah. Pada semester tiga saat kuliah dirinya kuliah sambil bisnis membuka toko buku, sewa komik, kios sembako dan dagang RB. Setelah itu dirinya juga membuka studio foto dan cuci Ansir cetak foto pinggir jalan. Sebelumnya sewaktu duduk di bangku SMEA, dirinya sempat bekerja sebagai petugas Dinas luar AJB Bumiputera di Bau-Bau. “Inilah yang melatar belakangi saya untuk menyediakan kursi bagi mahasiswa tidak mampu, baik melalui beasiswa maupun dengan mencarikan bis-

Baca BELAJAR di Hal. 10

KURANG PELAYANAN: Meski telah mendapat subsidi dari Pemkot setiap tahun, namun pelayanan PDAM Kendari tetap dikeluhkan konsumen. Nampak para pekerja sedang memasang pipa PDAM di seputar Kelurahan Lepolepo, by Pass.

Kendari, KP Potensi pertambangan di Sultra terhitung banyak mulai dari aspal, nikel hingga emas. Tak heran banyak investor berebutan memiliki lahan di Sultra melalui Kuasa Pertambangan (KP). Mudahnya memperoleh legitimasi KP akhirnya menuai kontroversi karena banyak KP yang tumpang tindih. Kondisi itu membuat tidak ada lagi lahan kosong untuk investasi di Sultra. Kepala Badan Penanaman Modal Daerah (BPMD) Sultra Syamsul Bahri mengatakan akibat banyaknya investor yang masuk membuat tidak ada lagi ruang kosong untuk investor baru. “Kita tidak perlu promosi (pertambangan) lagi. Untuk apa promosi?, yang ada saja sudah tidak bisa lagi kita berikan ruang. Pertambangan, khususnya untuk mendapat-

Angsur 10 Tahun, Hanya Rp 130 Ribu

Baca ANGSUR di Hal. 10

Baca DEWAN di Hal. 10

Lahan Pertambangan DPD RI Ingatkan Tapal Batas Sultra Habis Dikapling?

RUMAH PNS

PARA pegawai negeri sipil (PNS) lingkup Pemprov yang ingin memiliki rumah di Griya Bahteramas harus sudah mulai menghitung keuangannya. Sebabnya, Gubernur Sultra Nur Alam telah menyampaikan kepada mereka rincian angsuran yang harus dibayarkan. Saat memimpin apel akbar di lapangan kantor gubernur yang diikuti oleh sebagian besar PNS dan Kepala Dinas, Gubernur menyebutkan rumah yang berlokasi di Nanga-nanga itu bernilai total Rp 40 juta jika dibayar tunai. Rinciannya Rp 38,5 juta untuk harga konstruksi rumah dan Rp 1,5 juta untuk biaya pengalihan hak atas tanah. Jika PNS ingin mencicil rumah tersebut, maka rinciannya dapat bertambah lagi. Selain harga rumah dan tanah, PNS juga harus membayar uang muka sebesar Rp 400 ribu yang bersumber dari uang Lauk Pauk (LP) dan suku bunga sembilan persen pertahun. “Saya sudah seperti

Kendari, KP Sudah dua tahun berjalan, Pemkot Kendari melalui persetujuan DPRD memberikan subsidi dana ke PDAM Kota Kendari. Setiap tahun, Pemkot Kendari mengalokasikan Rp 1 miliar untuk peningkatan pelayanan PDAM. Namun dimata DPRD Kota, pelayanan air PDAM bukannya lebih baik, malah sebaliknya, peningkatan pelayanan air semakin buruk. “Suplay debet air kepelanggan-pelanggan tidak ada peningkatan, bila tidak ingin saya bilang berkurang, “kata Aladin, anggota DPRD Kota Kendari. Dia pun menyebutkan, jalan Mekar, Lalolara dan beberapa wilayah di Kota Kendari belum terlayani air bersih maksimal. Padahal kala itu, Aladin mengingatkan, saat Said Sirate dilantik sebagai Direktur PDAM, berjanji dalam setahun bisa mensuplay air ke konsumen PDAM 1x24 jam. “Saat ini belum juga terbukti,” kesalnya. Pria yang diamanahi sebagai Ketua komisi III itu, wajar saja kesal dengan kinerja PDAM. Pasalnya, sudah dua tahun ini, DPRD mengalokasikan anggaran Rp 2 miliar yang setiap tahunnya diberikan Rp 1 miliar, un-

kan areal, kita tidak promosikan lagi. Promosi itu kan untuk menarik supaya mereka masuk, tapi sekarang luar biasa banyak yang masuk bahkan kita tidak bisa memberikan satu kepastian, disini (tempatnya) misalnya. Tempatnya yang susah untuk diberikan,” katanya. Meski tidak menyebut luasan areal yang tersedia dan yang telah dikapling investor, tapi kata Syamsul harus ada evaluasi ulang secara menyeluruh terhadap izin KP yang sudah diterbitkan. Faktanya kata calon wakil Bupati Konut berpasangan dengan Hery H Silondae, di Konut saja, lebih dari 100 izin KP yang dikeluarkan tapi yang beroperasi hanya 10. “Di Bombana, cukup banyak izin KP emas dikeluarkan izin, tapi yang beroperasi han-

Baca LAHAN di Hal. 10

Kendari, KP Tapal Batas Sultra dengan provinsi lain perlu mendapat perhatian serius. Begitupun tapal batas antara kabupaten/ kota se-Sultra. Itu karena dampak dari tidak jelasnya tapal batas seringkali menimbulkan konflik horizontal antara sesama warga perbatasan yang tidak menutup kemungkinan perang antar kelompok hingga saling bunuh. Pernyataan itu dikemukakan anggota DPD RI asal Sultra, Drs Kamaruddin MH saat ditemui kemarin. Secara rinci mantan Pj Bupati Kolaka Utara itu mengurai bila Sultra termasuk beberapa kabupaten/kota se-Sultra masih mengalami problem tentang tapal batas. Ia mencontohkan tapal Batas Sultra dan Sulawesi Tengah, tepatnya antara Desa Tetewatu, Kecamatan Wiwirano, Konawe Utara den-

Kamaruddin gan Kabupaten Morowali Sulawesi Tenga. Belum adanya kesepakatan membuat Pemprov Sultra-Sulteng menyerahkan kepada Dirjen Pemerintahan Umum ke Mendagri untuk penyelesaiannya. ‘’Jika pe-

merintah Sultra menerima dan mengikuti batas yang ada sekarang, maka Sultra akan kehilangan wilayah seluas 85 ribu hektar are. Yang menarik karena lahan tersebut terdapat potensi nikel yang terkandung didalamnya,’’ jelasnya. Ia menambahkan bila persoalan itu mencuat karena terjadi pergeseran tapal batas sesuai Peta Belanda dari punggung gunung ke lereng gunung. Tapal batas lainnya yang menjadi sengketa kata Kamaruddin adalah tapal batas Kabupaten Buton-Muna, tepatnya di Desa Todanga Kecamatan Kapontori - Desa Liwumetingki Kecamatan pasir Putih dan Kecamatan Mawasangka - Kecamatan Bone. Begitupun tapal batas Kabupaten Buton - Bombana tepatnya Kecamatan Tal-

Baca DPD di Hal. 10

Casis Akpol Tersisa 26 Peserta Lolos ke Pantohir dari 225 Pendaftar Kendari, KP Proses seleksi calon siswa (Casis) taruna dan taruni akademi polisi tahun akademik 2010/ 2011, memasuki penentuan terakhir (pantohir). Pengumuman sementara, sebanyak 26 peserta dari 225 pendaftar yang dinyatakan mampu memenuhi standar kelulusan untuk memasuki seleksi pantohir. Mereka terdiri dari 24 taruna dan 2 taruni. Kabid Humas Polda Sultra, AKBP Drs. Moch. Fahrurrozi mengatakan, sampai saat ini, peserta yang bertahan hanya 26 orang. Selebihnya tereliminasi pada beberapa kali tahapan seleksi, baik tes kesehatan, wawancara, tes akademik, maupun tes psikologi. Mereka yang lolos masih akan menghadapi satu tes terakhir yakni Pantohir atau penentuan akhir. “Kuota untuk Polda Sultra dalam peneri-

SUWARJONO/KP

CASIS POLISI: Setelah berbulan-bulan melakukan seleksi Casis Taruna dan Taruni, pihak panitia Polda Sultra akan mengumumkan Casis yang lulus akhir pada 14 Juli mendatang.

maan casis akpol tahun ini hanya 6 orang yakni 4 taruna dan 2 taruni. Mereka yang lolos saat ini, sebanyak 26 orang masih akan diseleksi untuk menentukan 4 taruna terbaik dan 2 taruni terbaik,” terang AKBP Moch. Fahrurrozi kemarin (8/7). Pengumuman akhir dari berbagai seleksi untuk mendapatkan casis Akpol terbaik tahun 2010 akan diumumkan tanggal 14 Juli mendatang. Pekan ini, peserta yang lolos ke Pantohir akan dievaluasi dari Mabes Polri untuk menentukan 6 peserta terbaik yang akan diikutkan pada pendidikan Akpol tahun akademik 2010/2011. Untuk diketahui, pendaftaran casis Akpol tahun 2010 yang dimulai tanggal 3 Mei-7 Juni lalu. Peminat yang ikut berkompetisi dalam seleksi tersebut sebanyak 225 orang. Namun pada tahapan seleksi awal, sebanyak 13 peserta dinyatakan tidak memenuhi syarat baik

Baca CASIS di Hal. 10

Kesalahan Jurnalistik Selesaikan dengan Mekanisme Jurnalistik. Gunakan Hak Jawab Anda karena Dijamin Undang-Undang


Metro

10

Rekening PDAM Atas Nama Bendahara Dewan .................... tuk membantu operasioanal PDAM. “Tak kunjung membaik juga,” gusarnya. Bahkan beberapa honorer PDAM, yang men-

gadu padanya mengaku belum menerima honor mereka. Aladin pun meminta Wali Kota Kendari melalui Inspektorat dan Kejaksaan, untuk mengaudit penggunaan anggaran PDAM. “Utamanya peng-

gunaan dana subsidi dua tahun terakhir sebesar Rp 2 miliar dikemanakan,” ujarnya. Yang lebih aneh lagi, rekening PDAM bukan atas nama perusahaan, tapi atas nama bendahara PDAM Kota, Tahrir. “Masa rek-

ening PDAM atas nama bendahara. Ini bukan rekening pribadi, tapi perusahaan. Ada apa ini? Jaksa harus turun melakukan audit. Karena saya melihat, ada yang tidak beres di PDAM Kota,” jelasnya. (awn/dri)

Rumah PNS Mulai Dibangun Angsur .................... menjadi penjual rumah saja,” canda Gubernur saat menjadi inspektur upacara. “Saya sengaja mengumumkan secara langsung karena harapan saya proses pembangunan rumah ini akan segera bisa diisi oleh PNS. (Rumah PNS) tetap saya prioritaskan golongan I dan II serta golongan III pemula, namun kalau lambat karena daya serap tidak tercapai, kita buka

sekaligus dengan golongan III senior maupun golongan IV sehingga pengisian kompleks perumahan PNS akan segera bisa terpenuhi,” ujar Gubernur. Pembayaran secara angsuran kata Gubernur mulai dari tiga sampai 10 tahun. Sumber pembayaran cicilannya selain dari uang LP, juga akan diambil dari gaji untuk menutupi kekurangan uang LP. Misalnya untuk jangka waktu pengambilan tiga tahun, pembayaran perbulan plus bunga sebesar Rp 1,27 juta

yang akan dibayar dengan uang LP Rp 440 ribu (22 hari kerja) dan gaji Rp 830 ribu. Untuk pembayaran angsuran selama tujuh tahun, selain dari LP juga akan dipotong dari gaji sebesar Rp 258 ribu. Angsuran 10 tahun akan dikenai pemotongan gaji Rp 130 ribu. “Pembangunannya sudah berjalan. Saat ini lahan yang dimatangkan seluas 50 hektar dan dapat dibangun 100 rumah. Saat ini empat rumah contoh sudah dibangun dan juga 60

nis untuk membiayai kuliah mereka, sejak 2008 lalu. Dengan begitu kami berharap, tidak ada lagi remaja usia kuliah yang tidak mampu mengenyam pendidikan di kampus dengan alasan ekonomi,” tutur Ketua STIE Dharma Barata Group, Ansir. Bagaimana kipranya di dunia pendidikan? Ansir rinci setamat kuliah di Unhalu dirinya menjadi dosen Fakultas Ekonomi Jurusan Manajemen, tepatnya se-

jak 1988. Tetapi sebelumnya pada 1982 sempat menjadi tenaga pengajar pada berbagai tempat kursus bahasa Inggris dan Akuntansi di Kota Kendari. “Nanti setelah 1993 saya mulai memberanikan diri membuka lembaga kursus komputer LP2 Puncak, yang ternyata peminatnya cukup banyak dan tidak hanya berasal dari dalam, tetapi juga luar Kota Kendari. Setelah itu berturutturut pada 1995 hingga 2002 membuka lembaga pendidikan Diploma dan Sarjana, me-

liputi Lepmikom Kendari dan Bau-Bau, Akademik Komputer Global, STIE Dharma Barata, AKPN dan AMIK Milan Dharma Kendari dan BauBau,” rinci alumni S3 Universitas Padjajaran ini. Ditanya tentang kebanggan yang dirasakan karena telah mampu mendirikan suatu Yayasan Pendidikan, dengan konsentrasi Prodi bidang IT, mantan konsultan proyek Bank Dunia, bidang air bersih dan penyehatan lingkungan tahun 1995, serta konsultan keuangan

14 Juli, Pengumuman Akhir Casis ....................... fisik maupun persyaratan administrasi lainnya. Peserta yang ikut tes awal hanya 212 orang. Sistem seleksi casis Akpol diber-

lakukan sistem gugur. Setiap tahapan seleksi, hasil yang diperoleh peserta diumumkan secara transparan sehingga peserta dapat mengetahui kelemahannya dan alasan kegugurannya. Sebanyak 212 peserta tereliminasi satu per-

satu hingga yang bertahan sampai ke Pantohir hanya 26 peserta. Mereka pun nantinya masih akan diseleksi untuk menentukan 6 peserta terbaik yang dinyatakan lulus pada pengumuman akhir, 14 Juli mendatang. (rif)

Batas Wilayah Pemerintahan Harus Jelas pondasi sudah didirikan dan akan terus berjalan,” tukasnya. Beberapa PNS yang ditemui mengungkapkan kegembiraannya dengan program itu. Mereka mengaku jika akan mengambil rumah dengan peminjaman dari bank, maka gaji mereka hampir habis hanya untuk membayar cicilan. “Kalau kita bayar dengan jangka waktu pembayaran 10 tahun, kita masih bisa memanfaatkan gaji untuk kepentingan lain,” ujar Dedi, salah satu PNS. (cr2)

Selalu Lakukan Perbaikan dan Perubahan Belajar ....................

Kendari Pos | Jumat 9 Juli 2010

merangkap konsultan monitoring dan evaluasi pada 1996 ini menandasakan, semua hal itu dilakukan sesuai dengan pengalaman hidup yang telah dijalani, serta impiannya agar bisa bermanfaat bagi siapa saja, kapan saja dan dimana saja. “Impian ini saya wujudkan dengan selalu bekerja berpedoman pada motto tiada hari tanpa inovasi, dan menjadi seorang pemimpin dapat tercapai, karena adanya perbaikan dan perubahan dari suatu kerja keras,” tandasnya. (cr6)

DPD ......................... aga Raya, Desa Kokoe dan Desa Wuluh karena Kabupaten Bombana mengacu pada batas alam yaitu selat Talaga. Kota Kendari - Konsel kata Kamaruddin juga masih menjadikan sengketa di perbatasan Kecamatan Konda dan Kecamatan Baruga. Batas saat ini katanya Konsel tidak mengacu pada batas jalan sebagaimana yang tertuang dalam SK Gubernur Sultra No.494 tahun 2006. Begitupun Kota Baubau-Buton

yang masih mempersoalkan perbatasan Kecamatan Sorowalio -Kecamatan Pasar Wajo karena belum ada tapal batas yang jelas. ‘’Masih ada lagi yakni tapal batas Konawe-Konawe Selatan yang menjadi sengketa adalah perbatasan Kecamatan Puriala-Kecamatan Angata karena tak adanya tapal batas yang jelas. Begitupun Kolaka-Bombana di perbatasan Watubangga dan Kecamatan Poleang Barat serta Kolaka-Kolaka Utara yang mensengketakan Perbatasan Kecamatan Wolo -Kecamatan Wawo,’’ tukasnya.

Kamaruddin berharap pemerintah Sultra dan kabupaten/kota untuk segera menyelesaikan permasalahan tersebut sebelum terjadi hal-hal yang tidak diinginkan secara bersama-sama. Katanya terselenggaranya sistem pemerintahan daerah yang otonom sangat ditentukan oleh penataan ruang wilayah tersebut dan terciptanya penataan ruang yang sistematik serta terencana untuk terpenuhinya kesejahteraan masyarakat. Tentu diperlukan batas-batas wilayah pemerintahan yang jelas. (awl)

Investor Korea FGH Dinilai Serius Lahan ...................... ya beberapa pemilik lahan. Itupun caranya tradisional dan bisa dilakukan dengan masyarakat biasa,” katanya. Namun katanya sampai saat ini belum ada satupun izin KP yang dicabut oleh Bupati. Hanya saja lanjut Syamsul, Gubernur memerintahkan dilakukan evaluasi. “Misalnya ada 12 perusahaan yang se-

dang dalam tahap eksplorasi, saat mengajukan permohonan peningkatan status melakukan eksploitasi, yang dikabulkan hanya dua. Otomatis yang lainnya itu gugur,” jelasnya seraya memberikan contoh Grup BMS, perusahaan nikel di Konut. Dari 12 izin eksplorasinya hanya dua yang dilanjutkan jadi eksploitasi. Lantas bagaimana dengan investor Korea FGH yang baru

masuk? Katanya perusahaan tersebut menunjukkan keseriusan tinggi untuk berinvestasi di Sultra. “Kita sudah telusuri di Jakarta dan Korea, memang cukup bonafid, ukurannya dari sisi teknologi dan permodalan, cuma memang dia belakangan datang, sehingga itu kita perlu evaluasi investor yang pernah dikasihkan izin terlalu luas, kita batasi untuk memberikan ruang kepada FGH,” tandasnya. (cr2)


Metro

Kendari Pos | Jumat 9 Juli 2010

11

BPKP Minta Kelengkapan Data Terkait Perkara Korupsi Sekretariat DPRD

SUWARJONO/KP

PADDY'S MARKET: Setelah mendapat sorotan dari dewan Kota, akibat lambannya penyelesaian pembangunan paddy's market, kini bangunan yang dikerjakan Dinas PU Kota Kendari ini tinggal finising, dan ditargetkan bulan Juli ini akan segera dinikmati para PKL kota Kendari.

Dinsos Lamban Bekerja Verifikasi Data Eksodus Timur-Timur Kendari, KP Komisi IV DPRD Sultra cukup gerah dengan kinerja Dinas Sosial (Dinsos) Sultra. Sudah empat bulan (terhitung February) instansi yang dipimpin oleh Nuhung Makati, menvalidasi data warga negara Indonesia (WNI) eks Timur-timur penerima data determinasi, tapi belum rampung juga. Komisi IV DPRD Sultra pun mengklaim Dinsos Sultra lam-

ban bekerja, merespon aspirasi WNI eks Timur-Timur. “Sejak February, masalah warga eks Timur-Timur belum selesai juga. Dinsos terbilang lamban melakukan verifikasi data. Masalah ini teralu berlarut-larut, “ungkap Yaudu Salam Ajo, Ketua Komisi IV DPRD Sultra. Komisi pimpinannya sudah berulang kali melakukan pertemuan dengan Dinsos. Pertemuan terakhir, DPRD memberikan tenggak waktu 2 minggu untuk merampungkan verifikasi data. “Saat ini baru jalan seminggu, dari waktu yang

kami berikan, “terangnya. Senator PKS itu mengingatkan, dari verifikasi yang dilakukan Dinsos, jangan ada lagi warga eks Timur-Timur yang tidak terdata. “Tenggak waktu verifikasi cukup lama, “timpalnya. Hanya saja kekhawatirannya, dana yang disiapkan Departemen Kesra untuk warga eks Timur-Timur di Sultra bakalan hangus, bila data penerima bantuan tak kunjung dimasukan. “Kita belum berkoordinasi kembali dengan Menko Kesra. Kita belum tahu anggarannya masih ada atau tidak, “tuturnya.

Namun dia berpikir positif, anggaran tersebut masih tersedia. Terkait data hasil verifikasi sementara, lanjut Ketua Komisi IV itu, dirinya tidak mempersoalkan berapa jumlah pendataan. Hanya diharapkan, semua pengungsi eks Timurtimur terakomodir dalam data tersebut. Utamanya, mereka yang wesel pengambilannya telah ada, namun dananya dikembalikan ke Pusat. Jikapun ada tambahan dari Dinsos Kabupaten, dipersilahkan sepanjang bisa dipertanggung jawabkan. (awn)

Tak Pengaruhi Tugas Dewan Status Tersangka Boby Razak Kendari, KP Muhammad Amin atau akrab disapa Boby Razak, sudah ditetapkan penyidik Tipikor Polda Sultra sebagai tersangka pada kasus pengadaan mobil puskesmas keliling milik Dinkes Bombana. Namun, DPRD Kota Kendari sebagai lembaga tempatnya mengabdi, belum memberikan sikap terkait status tersangka yang kini disandang Boby Razak. Ketua Badan Kehormatan (BK)

DPRD Kota Kendari, Alwi, mengatakan, proses hukum boleh berjalan, tapi sanksi terhadap Boby Razak, belum bisa dijatuhkan BK. “Silahkan diproses, tapi nanti ada keputusan dari pengadilan, baru kita bisa ambil langkah-langkah. Selama belum punya kekuatan hukum tetap, kami belum bisa bertindak,” katanya, kemarin. Status tersangka rekannya di komisi C DPRD Kota itu, tidak mempengaruhi tugas-tugas Boby di dewan. Suami Neneng Iskandar itu, justru masih aktif menjalankan tugasnya sebagai anggota dewan dari Partai

Demokrat. Hal yang sama berlaku pula bagi anggota dewan yang lain. Walaupun status Boby sudah tersangka, namun rekan-rekannya sesama anggota dewan kota, tetap memperlakukan dia seperti biasa. “Kita disini sudah seperti keluarga. Datang dari bendera partai berbeda, tapi rasa kekeluargaan tinggi. Hati yang main, bukan ini (logika, red). Masalahnya itu ada sebelum dia jadi anggota dewan. Jadi, tidak pengaruh. Kalau kia sikat lagi, kasihan dia,” ujarnya. Menurut Ketua Fraksi PDIP

Bersatu itu, dewan masih akan terus memberikan “toleransi” pada Boby, meski dia sudah dijebloskan ke bui sekalipun. “Minimal vonis 5 tahun, baru kami di badan kehormatan ambil sikap. Status tersangka belum bisa jadi dasar kita untuk memberikan sanksi. Walaupun sudah ditahan, begitu juga. Kecuali kasusnya sudah punya kekuatan hukum, sesuai UU 27 tahun 2010 tentang susunan kedudukan (Susduk) anggota dewan dan PP 16 tahun 2010 yang mana adalah penjabaran dari Susduk,” tandasnya. (dri)

Kendari, KP Perkara indikasi korupsi di Sekretariat DPRD Kota Kendari yang sejak Agustus tahun 2009 ditetapkan dua tersangka (Nurmaena dan Ilham Thalib red), akhirnya disikapi Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Sultra. Melalui surat yang ditujukan pada Kejari Kendari, pihak BPKP masih membutuhkan kelengkapan data yang terkait dengan perkara yang terindikasi merugikan negara Rp 1 miliar lebih tersebut. Kasi Pidsus Kejari Kendari Baharuddin SH, menuturkan, pihaknya telah menerima surat permintaan kelengkapan data perkara tahun 2006/2007 yang telah menetapkan dua tersangka, mantan bendahara dan mantan anggota DPRD Kota Kendari. BPKP sebagai ahli

yang akan mengitung kepastian berapa indikasi kerugian negara yang ditimbulkan telah menindaklanjuti permintaan audit yang telah dilayangkan Kejari Kendari sebelumnya. “Untuk mengetahui apakah masih ada tersangka tambahan tau tidak, kami harus menunggu hasil audit BPKP Sultra. Kalau sudah ada laporan auditnya, sudah ketahuan siapa yang akan bertanggung jawab. Kami hanya menunggu hasil auditnya, pemeriksaan tersangka dan saksi-saksi sudah rampung,” ujar Baharuddin, kemarin. Hanya saja belum bisa memastikan kapan perkara yang ditingkatkan statusnya ke penyidikan sejak Agustus, dilimpahkan ke Pengadilan Negeri Kendari. Intinya, begitu ada hasil audit BPKP, maka kejaksaan sudah harus menyiapkan berkas perkara untuk dilimpahkan ke Pengadilan Negeri Kendari. Ia menambahkan, soal peny-

itaan harta salah satu tersangka (Nurmaena red), pihak Kejari Kendari sudah mengantongi barang bukti lain, seperti kendaraan, buku tabungan, termasuk sejumlah dokumen yang sudah disita. Menyangkut tanah tersangka, sedang kaji karena dokumen kepemilikan tanah masih dalam bentuk akta jual beli atas nama suami tersangka yang dibeli tahun 2007 lalu. “Yang pasti, dari data yang sudah ada, pihak penyidik sudah mengantongi gambaran harta tersangka. Soal rumah tersangka pun menjadi dilematis karena masih dalam status agunan bank. Minimal kita sudah mempunyai data terkait berapa aset yang dimiliki tersangka. Apakah ditahan atau tidak, kita akan lihat perkembangan perkaranya, terutama apakah dua tersangka ini berupaya menyulitkan jaksa,” tukas Kajari Kendari, Yendy Kusyendhi, menambahkan keterangan Baharuddin. (emi)

Kajari Baru Uber Janji Tak Ingin Kompromi dengan Korupsi Kendari, KP Walau baru bertugas 14 Juni lalu, Yendi Kusyendhi SH, Kajari Kendari, tetap prioritaskan sejumlah perkara tindak pidana korupsi yang ditinggalkan Kajari sebelumnya, Dedy Siswadi. Bahkan, mantan Kepala Sub Direktorat Pengawasan Orang Asing, dan Cegah Tangkal di Kejagung RI ini, tengah mendalami sejumlah perkara yang segera ditingkatkan ke penyidikan (Dik). Tanpa menyebutkan perkara apa yang sedang diusut, Yendi memastikan dirinya tidak akan kompromi dengan tindak pidana korupsi di Kota Kendari. Baik perkara yang ditinggalkan pimpinan sebelumnya, maupun yang tengah didalami perkaranya. Korupsi adalah tindak pidana yang harus diperangi secara luar biasa. “Komitmen saya, sesuai instruksi pimpinan kita adalah maksimalisasi. Artinya, kita akan memaksimalkan kegiatan kita tapi bukan dari segi jumlah, keberhasilan penegakkan hukum bukan dilihat dari banyaknya perkara yang ditangani. Sebenarn-

ya, yang terpenting adalah pencegahan tindak pidana korupsi. Selain penegakkan hukum, pihak kejaksaan juga akan maksimalkan sosialisasi anti korupsi,” ungkap Kajari Kendari, kemarin. Ia berjanji akan memaksimalkan kinerjanya, terutama yang terkait dengan pemberantasan tindak pidana korupsi. Kalau perlu, tegas Yendi Kusyendhi, tersangka yang terkesan berupaya menghilangkan alat bukti, tidak kooperatif, akan dijebloskan ke tahanan demi memudahkan penyidikan. “Untuk menahan seseorang sangat bisa dilakukan, kalau yang bersangkutan tidak kooperatif, berupaya menghilangkan alat bukti, dll. Harapan saya, tersangka mau memberikan keterangan bila diperlukan, memberikan data yang diperlukan, tidak mengulangi perbuatannya sehingga proses penanganan perkara tidak terhambat dan segera dilimpahkan ke pengadilan. Hanya saja, saya berharap, karena tersangka tindak pidana korupsi belum bersifat kepastian hukum tetap, sebaiknya nama mereka (tersangka red) diinisialkan,” pungkas mantan Asintel Kejati Bangka Belitung ini. (emi)


Hiburan

Kendari Pos | Jumat 9 Juli 2010

Indah dan Keket

Tak Mau Dianggap Artis Murahan

Kolaborasi Bareng Pacar KOLABORASI sejumlah pasangan selebriti seperti Yuni Shara-Raffi Ahmad dan Sophie Navita-Pongky ‘Jikustik’ di dunia akting dan musik, membuat Nindy iri. Ingin melakukan hal serupa, dia melibatkan pacarnya Qibil dalam penggarapan album keduanya. Selain membantu menciptakan lagu, dia berencana duet bareng gitaris The Changcuters itu. Menurut pemilik nama lengkap Anindia Yandirest Ayunda itu, suara pujaan hatinya itu cukup enak didengar. Itu sebabnya, dia ingin mengajak duet pria yang setahun lebih memacarinya itu. ”Kalau diizinkan mau duet, dia bagus kok suaranya. Kebetulan aku mau rilis album

kedua,” ujarnya di JCC Senayan. Dara kelahiran Padang, 10 Januari 1989 itu mengungkapkan, saat senggang dirinya kerap mengajak Qibil karaokean. Karenanya, dia tahu betul kemampuan olah vokal pacarnya itu. ”Kalau karaokean kita sudah sering duet. Pengennya sih duet nyanyi lagu lama, recycle (diaransemen ulang, Red),” tuturnya. Tak hanya menyanyi, Qibil juga diakuinya jago menulis lagu. Belum lama ini saja, sebuah lagu berbahasa Inggris dipersembahkan khusus untuknya. ”Dia buatin lagu buat aku, dalam bahasa Inggris. Tapi bukan aku yang menyanyikan,” katanya. (eos)

Sheila Marcia

Berjuang Sendiri Nafkahi Diri dan Putrinya MENJADI orang tua tunggal, Sheila Marcia, 20, harus berjuang sendiri untuk menafkahi diri dan putrinya, Leticia Charlotte Agraciana Joseph. Berbagai tawaran yang datang -selama dia mampupasti diambilnya. Dengan alasan itulah, Sheila tampil dalam drama musikal Diana di JCC pada Selasa malam (6/7). Setelah itu, dia berencana mengeluarkan single. ‘’Aku sudah mulai rekaman dan sebentar lagi buat klip video,’’ ucapnya. Untuk proyek single itu, perempuan kelahiran Malang tersebut menggandeng Pepep ST 12 dan Tohpati. Bintang film Ekskul itu menegaskan bahwa dirinya serius dalam menggarap semua proyek

pekerjaan. Sheila mengatakan, keberadaan Leticia-lah yang membuat dia demikian. ‘’Saya sekarang punya Leticia dan yang saya kerjakan pasti untuk dia,’’ tandasnya. Terkadang, ungkapnya, memang ada perasaan sedih ketika dia harus meninggalkan anaknya untuk bekerja. Tapi, Sheila harus melakukan itu demi menghidupi keluarga kecilnya. ‘’Kadang emang sedih dan ribet. Tapi kalau mikirin itu terus, kapan saya bangkit. Sangat tidak logis kalau garagara itu saya paksain nggak kerja. Kalau saya punya suami, mungkin lain ceritanya,’’ bebernya. (jpnn/yen)

DUO sahabat Indah Kalalo, 29, dan Catherine Wilson, 29, mengatakan kompak memilih peran untuk film. Mereka memiliki batasan tertentu yang tidak boleh dilanggar. Itu semua dilakukan karena Indah dan Keket -panggilan Catherine Wilson- tidak mau dianggap artis murahan. ‘’Kalau ada tawaran film, kita harus tahu seperti apa ceritanya, siapa pemainnya, terus adegannya apa saja. Jangan sampai salah pilih film ataupun peran. Nanti malah kesannya murahan,’’ tutur Indah saat ditemui di FX Plaza Sudirman Selasa (6/7). Ucapan Indah diamini Keket. Perempuan yang pernah dikabarkan dekat dengan Tommy Soeharto itu mengatakan, batasan dalam beradegan di film, antara lain, masih mengenakan pakaian. ‘’Pokoknya masih pakai baju deh. Paling seksi pakai lingerie, itu masih nggak apa-apa,’’ tutur blasteran Inggris-Indonesia-Arab itu. Kalaupun ada adegan yang menuntut harus berciuman dengan lawan main, asal itu dalam kisah cinta dan memperkuat cerita, keduanya mau menerima. Seperti yang terbaru, Keket dan Indah main bareng di film horor Pocong Keliling. Bermain di genre film yang identik dengan adegan vulgar, dua model itu mengatakan harus meminta bantuan tim produksi untuk membantu menjaga citra mereka. ‘’Kita bilang baju seksi boleh, tapi jangan yang terlalu buka-buka,’’ kata Indah. Di sisi lain, dipasangkannya mereka dalam film yang sama dianggap oleh model yang tergabung di Look Models itu sebagai keuntungan. Sebab, mereka sudah mengenal satu sama lain dan sudah dekat hampir sepuluh tahun. Bahkan, mereka berdua pernah tinggal bersama selama 7 bulan di Singapura. Dan, itu membuat keduanya semakin akrab. ‘’Jadi, lebih mudah saja ketika syuting. Ini bukan film pertama kami berdua, tapi di film sebelumnya jarang satu frame,’’ jelas Keket. ‘’Makin senang karena belakangan kami jarang bertemu. Untung ada film ini. Jadi bisa seruseruan bareng, curhat-curhatan,’’ imbuh Indah. (jpnn/yen)

13 Wulan Guritno

Menanti Persalinan ARTIS cantik Wulan Guritno, 30, punya cara sendiri untuk menanti persalinan anak pertama dari pernikahannya dengan Adilla Dimitri. Ketika sudah berada di Rumah Sakit Pondok Indah, pemain film Gie itu tak mau diam saja dengan berbaring di tempat tidur. Ibu satu anak tersebut memilih menghabiskan waktu dengan ngetweet, jalanjalan, bahkan ngeblow rambut. Wulan masuk RS sejak Selasa (6/7) pukul 21.00. Namun, hingga kemarin sore (7/7), mantan istri Atilla Syach tersebut belum juga melahirkan. Untuk mengalihkan rasa sakit karena pembukaan, dia menulis di akun Twitternya, @WulanGuritno. Adilla menyatakan deg-degan yang bercampur bingung saat menunggu kelahiran anak pertamanya itu. ‘’Aduh, nggak tahu nih mesti ngapain. Bingung. Maklum, anak pertama. Doain aja deh semua lancar,’’ katanya. (jpnn/yen)


Edukasi Bahasa Inggris, Kelemahan PTK Berprestasi

14

Kendari Pos | Jumat 9 Juli 2010

Menteri

Koperasi dan UKM berjabat

tangan dengan Rektor Unhalu, usai

menandatangani MoU antara kementrian Koeprasi dan UKM dengan Unhalu tanggal 31 Juni. EMILIA NINGSIH/KP

Siswa Baru Wajib Ikut MOS Kendari, KP Masa orientasi siswa (MOS) adalah salah satu kegiatan pengenalan lingkungan sekolah bagi siswa baru. Banyak hal positif yang diperoleh dari kegiatan orientasi yang hanya diperuntukkan bagi mereka yang dinyatakan lolos seleksi siswa baru. Bentuk MOS bisa saja beragam di setiap sekolah, namun kegiatannya adalah hal wajib bagi siswa baru. SMPN 2 Kendari, adalah salah satu sekolah yang menerapkan kewajiban mengikuti MOS bagi siswa tahun ajaran 2010/2011. Tepatnya, para siswa mulai mengikuti program pengenalan

lingkungan sekolah terhitung tanggal 8 Juli. Ketentuan Diwajibkan bagi siswa, karena dalam MOS mereka akan diberikan pemahaman mengenai atmosfir pembelajaran, sistem dan aturan yang berlaku dalam lingkungan sekolah, serta fasilitas-fasilitas pembelajaran yang ada di sekolah. Kepala SMPN 2 Kendari, Mahdin M Pd, mengaku jika kegiatan MOS memberikan dampak positif bagi mental siswa. Pasalnya, melalui program itu, siswa baru akan lebih mengetahui bagaimana keadaan sekolah, termasuk kondisi guru dan proses pembelajaran yang diperoleh di

sekolah. Bukan hanya itu, mereka juga akan memiliki kesempatan untuk mengembangkan potensi dan bakat yang dimiliki dengan perkenalan dengan lembaga-lembaga kesiswaan yang ada di sekolah. “MOS di sekolah kami, dimanfaatkan untuk memberikan pengetahuan dasar kepada siswa mengenai hak dan kewajibannya sebagai siswa SMPN 2 Knedari. Olehnya itu, ketika bersekolah nanti, mereka sudah dapat memahami hal yang harus dilakukan dan tidak boleh dilakukan. Hal itu juga dapat mengurangi potensi siswa melakukan pelanggaran, baik akademik maupun yang berkaitan dengan peraturan sekolah,” terang Mahdin.

Mengenai penyelenggaraan MOS, Kadis Pendidikan Sultra, Damsid menghimbau agar kegiatan itu dijadikan ajang untuk memberikan pembinaan mental secara positif kepada siswa. Lebih-lebih bagi siswa baru yang belum mengenal kondisi sekolah dan peraturan yang ada dalam kegiatan pembelajaran. “Sangat disayangkan kalau ada penyelenggaraan MOS yang bertentangan dengan nilai-nilai edukatif, karena kegiatan itu merupakan salah satu momen untuk lebih mengenalkan siswa terhadap kondisi sekolah. Termasuk apa saja yang mereka harus lakukan terkait aturan yang berlaku di sekolah, agar kedepan mereka dapat mematuhi aturan sekolah,” tegasnya. (cr5/emi)

Untuk Bersaing di Tingkat Nasional Kendari, KP Seleksi Pendidik dan Tenaga Kependidikan berprestasi (PTK) tingkat kabupaten/ kota telah tuntas dilaksanakan. Rencananya tanggal 12 hingga 15 Juli nanti, peserta terbaik dari seluruh kabupaten/kota akan mengikuti seleksi serupa tingkat propinsi di Kendari. Kepala Bidang Tendik Dinas Pendidikan Sultra, Drs Masyur Putu M Si mengatakan ada banyak hal yang harus dipersiapkan peserta sebelum mengikuti seleksi. Antara lain, dokumen portofolio dan persiapan mental. Yang tidak kalah pentingnya adalah, kemampuan berbahasa Inggris yang harus dipersiapkan lebih matang. Menurut Masyur, kelemahan utama para PTK tidak

mampu bersaing di tingkat nasional adalah bahasa Inggris. Ironisnya, itu sudah menjadi pengalaman setiap tahun. Padahal menurut dia, indikator itu sangat menentukan keberhasilan guru untuk memperoleh nilai terbaik di tingkat nasional. “Kelemahan yang cukup berpengaruh pada PTK berprestasi yang ikut seleksi adalah, bahasa Inggris. Masih banyak diantara peserta yang lolos ke tingkat nasional, belum mampu menggunakan bahasa itu secara aktif. Padahal, persentasi-persentasi yang dilakukan pada seleksi tingkat nasional akan lebih mendongkrak point dan nilai mereka,” katanya. Kriteria penilaian menurut Mansyur, ada beberapa kompetensi. Diantaranya, kompetensi sosial, kepribadian, profesional dan pedagogik. Untuk kepala sekolah, mereka juga harus memiliki kompetensi

manajerial dan supervisi. Sedangkan untuk pengawas, harus mempunyai kompetensi supervisi akademik, evaluasi pendidik serta penelitian dan pengembangan. Mengingat waktu penyelenggaraan yang sudah dekat, para peserta dihimbau segera mempersiapkan diri. Karena panitia hanya memberi batas toleransi pendaftaran hingga tanggal 12 Juli, dan semua biaya akan ditanggung oleh Dinas Pendidikan Provinsi. “Banyak manfaat yang diperoleh guru melalui kegiatan ini. Selain menambah pengalaman, juga dapat memotivasi mereka untuk meningkatkan kompetensinya sebagai tenaga pendidik. Bukan itu saja, mereka juga akan lebih serius lagi mengejar ketinggalan yang dirasakan dalam hal pembelajaran yang dilakukan dengan siswa setiap harinya,” tandasnya. (cr5/yen)


Edukasi Kembangkan Kelas Akselerasi Menuai Protes MOS, Wawasan Wiyata Mandala Kendari Pos | Jumat 9 Juli 2010

Kendari, KP Rencana SMPN 5 Kendari untuk menyelenggarakan kelas akselerasi (percepatan, red) ternyata tidak semulus apa yang dibayangkan. Belum melakukan seleksi, tapi sekolah itu sudah menuai protes dari beberapa orang tua siswa. Hal itu dipicu oleh adanya pungutan yang dibebankan kepada siswa baru sebesar Rp 150 ribu per anak. Salah seorang wali siswa yang enggan dikorankan namanya kemarin mengaku keberatan dengan adanya pungutan itu. Menurut dia, sebaiknya, sebelum mengadakan program yang berkaitan dengan siswa, pihak sekolah lebih dulu membicarakan hal tersebut dengan orang tua. Terlebih yang menyangkut pembiayaan pendidikan. “Setahu saya tidak ada pungutan saat PSB, tapi yang saya heran kenapa siswa baru di SMPN 5 Kendari tidak diberikan formulir pendaftaran ulang jika tidak melunasi biaya sebesar Rp 150 ribu, dan kami sama sekali tidak diberi-

kan keterangan tertulis ataupun nota atas pembayaran itu, nah kalau begitu sebenarnya untuk apa dana tersebut?” protesnya. Menanggapi hal itu, Kepala SMPN 5 Kendari, Drs La Suala mengatakan pihaknya paham jika ada orang tua siswa yang mempertanyakan mengenai pembayaran Rp 150 ribu yang dibebankan kepada siswa baru. Hanya menurut dia, orang tua harus mengerti bahwa mulai ini SMPN 5 Kendari akan membuka kelas akselerasi bagi siswa baru. Untuk membiayai kegiatan seleksi siswa yang akan ditempatkan di kelas aksel, sekolah tidak mempunyai anggaran khusus. Pemerintah pusat akan menyetujui program itu jika pihak sekolah telah melakukan seleksi kemampuan anak, terbukti dengan adanya hasil tes psikologi dan akademik. Pembayaran Rp 150 ribu menurut La Suala rencananya akan digunakan untuk biaya dua tahapan seleksi, yakni Rp 80 ribu untuk tes psiko, dan Rp

70 ribu untuk tes potensi akademik. Untuk tes psiko memang akan dianggarkan untuk membayar honor psikolog yang akan melakukan tes, sedangkan seleksi akademik juga membutuhkan soal, penggandaan dan pemeriksaan yang akan terlaksana jika ada anggaran. Mengenai kekecewaan orang tua siswa yang tidak mendapat pemberitahuan diawal PSB, pihaknya mengaku bahwa sekolah sudah tidak punya waktu banyak. Lebihlebih hasil tes harus segera diketahui untuk dapat memetakan kemampuan anak yang layak ditempatkan di kelas akselerasi. Meski demikian, pihak sekolah membantah jika ada yang menyebutkan bahwa hal itu dipaksakan untuk semua siswa. Pasalnya, menurut La Suala, siswa yang berlatar belakang kurang mampu dan ditunjang dengan surat keterangan dari kelurahan, diberikan toleransi untuk bebas membayar. Namun, untuk tes psiko mereka tetap tidak diikutkan,

karena tes itu dilakukan oleh orang-orang profesional, yakni psikolog yang sudah berpengalaman sehingga setiap peserta harus membayar. La Suala, menambahkan, bukan hanya siswa baru SMPN 5 Kendari yang ikut tes Psiko. Beberapa murid SD yang ingin mengetahui tingkat intelegensinya dan tercatat sebagai pendaftar, pihak sekolah tetap memberikan kesempatan. Namun, pendaftar diharuskan membayar Rp 80 ribu bagi yang mengikuti tes Psiko. “Rencananya tahun ini kami akan membuka dua kelas Akselerasi. Tapi hal itu akan disesuaikan dengan kemampuan anak, berdasarkan hasil tes nanti. Jika memang banyak yang memenuhi standar maka akan diakomodir dalam kelas percepatan itu, tapi kalau kurang akan disesuaikan,” ungkap La Suala. Setelah seleksi nanti, orang tua siswa yang lulus di kelas akselerasi akan diundang ke sekolah untuk mengikuti wawancara. Selain untuk menanyakan kesediaan dan dukungan orang tua, juga akan dibahas mengenai pembiyaan kelas aksel yang memang tidak gratis. (cr5/emi)

Kendari, KP Terhitung tanggal 8 s.d 10 Juli, panitia penerimaan siswa baru SMPN 5 Kendari melaksanakan program tahunan dalam rangka pengenalan lingkungan sekolah kepada siswa baru. Kegiatan yang dirancang dalam suasana masa orientasi siswa (MOS) di sekolah standar nasional itu, diarahkan pada pengembangan wawasan wiyata mandala. Panitia PSB SMPN 5 Kendari, Dra Herlina AT, menyampaikan, dalam MOS sama sekali tidak ada perpeloncoan atau bentuk-bentuk kekerasan fisik dari panitia kepada siswa baru. Pasalnya, guru-guru ikut pula terlibat dalam memberikan materi pembekalan mengenai kodnsi sekolah kepada siswa baru, sehingga sama sekali tidak ada kesempatan bagi para senior untuk melakukan tindakan-tindakan yang sewena-wena kepada para siswa baru. “Untuk tahun ini, kegiatan MOS lebih diarahkan pada pengembangan wawasan wiyata mandala, berupa peningkatan kecintaan siswa terhadap lingkungan. Olehnya itu, selama tiga hari, selain mengikuti latihan baris berbaris, para siswa juga diberikan kesempatan untuk melakukan penghijauan berupa penanaman pohon dan bun-

15

SARFIAYANTI/KP

Peserta MOS di SMPN 5 kendari. gan di sekitar lingkungan sekolah,” terangnya. Ada yang menarik pada konstum peserta MOS kemarin, para peserta terlihat mengenakan mahkota yang terbuat dari daun nangka. Mereka juga diarahkan untuk membawa sarung yang dijadikan sebagai tas ke sekolah, sehingga tidak satupun dari mereka yang menyimpan peralatan tulis menulis dalam tas sekolah, selain sarung ada juga yang menyim-

pan peralatan tulis menulis dan perlengkapan shalat di dalam kantong kresek. Meski secara umum tidak ada nilai edukasi dalam kegiatan seperti itu, namun menurut Herlina, dengan cara seperti itu, para siswa diajarkan untuk tidak berlaku sombong dan pamer. Selain itu mereka juga diajarkan untuk lebih mencintai alam dan tanaman dengan memakai mahkota yang terbuat dari daun. (cr5/emi)


KOMUNIKASI BISNIS

16

Kendari Pos | Jumat 9 Juli 2010

PROMOSI TEPAT, USAHA MANTAP: Anda ingin mempromosikan usaha/bisnis anda? pasang iklan dalam bentuk berita + foto di Rubrik Komunikasi Bisnis (Kombis). Dengan biaya promosi yang relatif terjangkau, kami memberi jaminan promosi usaha/bisnis anda akan tepat dan maksimal. Hubungi team Kombis. Call/SMS 081341772227

Kaca Film EXCELLENT, Terbaik Dikelasnya DALAM dunia kaca film tidak ubahnya seperti dunia fashion, fungsinya selalu berubah dalam menjawab tantangan teknologi dan memiliki pilihan yang bervariasi. Jika dahulu di Indonesia kaca film kebanyakan berfungsi sebagai pelengkap penampilan pada kendaraan, namun saat ini seiring kemajuan teknologi kaca film dengan kemampuan tolak panas banyak ditemukan terpasang pada berbagai tipe kendaraan. Sebagai salah satu kaca film yang berkualitas, Excellent menghadirkan kenyamanan dan keamanan pada kendaraan anda. Dikatakan demikian karena kaca film Excellent memiliki kemampuan tolak sinar Ultraviolet (UV rejected) 99% dan sinar Inframerah (IR Rejected) hingga 95%. Dua kemampuan tersebut wajib dimiliki oleh kaca film yang berkualitas, karena sinar UV dapat menyebabkan berbagai bahaya pada kesehatan anda seperti kanker kulit atau katarak dan sinar inframerah membuat kulit semakin hitam karena panas yang menyengat. Teknologi yang diusung kaca film Excellent tidak mainmain, dibuat melalui system sputtered technology (penembakan ion) dengan bahan dupont polyester membuat kaca film ini tahan lama, tahan luntur atau perubahan warna. Selain itu kaca film ini memiliki sembilan lapisan pada tiap layernya (multi layer) namun tidak menggangu sinyal GPS (Global Position System) ataupun sinyal handphone dan tidak mengganggu pandangan saat berkendara karena lebih jernih. Excellent juga dapat diaplikasikan pada pemasangan gedung perkantoran ataupun tempat tinggal anda. Melihat dari teknologi yang diusung tidak berlebihan jika Auto Car Variasi, Kendari memilih Excellent. Bagi

Sedia Sprei Granitex Tanpa Sambungan Produk Indonesia Kualitas Internasional di Nurul‘s Collection Jenis, model dan motif sprei, terus mengalami perubahan dari waktu ke waktu. Saat ini, sprei tanpa sambungan sedang menjadi tren di pasaran. Nurul‘S Collection menjual sprei Granitax (Ge-Er) produk dalam negeri standar internasional dengan klasifikasi: Terbuat dari bahan katun “Cotton Viscose” (CVC) yang merupakan campuran dari 55 % Cotton Combed dan 45 % Viscose, sehingga tingkat shrinkage-nya (susut pola) lebih kecil

dari bahan cotton. Jenis bahan ini, bersifat menyerap keringat dan tidak luntur. Selain unik, Sprei kualitas ekspor ini memiliki banyak kelebihan dibanding Sprei lainnya. Diantaranya, memiliki karet tebal di keempat sudut-

Herbal Alami Ternama di Dunia Kaca film Excellent hanya ada di Autocar Variasi, Jl. Jend. A. Yani no. 168 E, Kendari Telp (0401) 3194364. warga Kendari yang sedang memilih-milih kaca film yang pas jangan ragu untuk memilih dan membuktikan ketangguhan Excellent karena memberikan garansi 5 tahun, harga lebih ekonomis, tersedia berbagai macam tipe dan warna, serta dikerjakan oleh tenaga yang ahli dibidangnya. Dapatkan DISKON 25% untuk peamasangan 1 unit mobil. Untuk menjamin keaslian dan garansi produk mintalah kartu garansi dan stiker pada setiap pemasangan. Selain kaca film di Auto Car Variasi juga menyediakan berbagai macam variasi & audio untuk mobil andadenganmerekyangsudahterjaminkualitasnyaseperti Kenwood, Ameron, Avix, Sierra dan merek lainnya. (adv)

ANCES, Karet Seal Tabung Gas yang Paling Aman Segera Ganti Karet Seal Tabung Gas Anda Dengan Karet Seal Merk ANCES LEDAKAN kompor gas biasanya terjadi karena tabung gas mengalami kebocoran. Tabung gas akan meledak atau terbakar bila melibatkan tiga unsur sekaligus yaitu adanya udara (oksigen), suhu, dan gas yang keluar. Biasanya penyebab paling utama kebocoran Gas Elpiji adalah akibat karet seal yang tidak aman, sehingga bisa mengakibatkan Gas menjadi Boros / Bau, dan beresiko tabung MELEDAK seperti yang sering terjadi akhir-akhir ini. Lindungi harta serta nyawa keluarga anda dari kebocoran Gas Elpiji

dengan segera mengganti Karet Seal Gas Elpiji Anda dengan karet seal anti bocor merk Ances yang terkenal kualitasnya. Kenapa harus karet seal Ances : Bahan baku import, tidak mengeras bila terkena gas, lebih elastis dan lentur karena terbuat dari karet berkualitas, bisa digunakan berulang-ulang selama karet tidak rusak, serta melindungi anda dari kebocoran gas. Dapatkan ANCES di tokotoko terdekat di kota anda. Untuk pemesanan (pembelian secara grosir) hubungi Toko Surya Telp : 0411-323828, Makassar. Selalu periksakan kondisi selang, regulator dan kompor anda, dan jangan menyalakan api bila tercium bau gas. (adv)

Sembuhkan Ragam Penyakit Akut SAAT ini banyak produk herbal tersebar didunia, namun herbal Intra buatan Lifestyles, Kanada yang menghasilkan nutrisi ekstrak 23 herbal alami, tetap yang terbaik (No. 1). Intra merupakan solusi hidup sehat setiap hari, Intra telah dikonsumsi lebih dari 30 negara termasuk Indonesia. Produk ini memiliki sertifikat HACCP, GMP, IOC, POM, Halal serta

memiliki hasil tes ORAC 13.031 mcmol TE/L, tertinggi dintara semua suplemen antioksidan. Intra membantu menyembuhkan kista, kanker, thypus, kolesterol, gula darah, trigliserida, tekanan darah tinggi, asam urat, susah tidur, alergi, polyp akut, asma, diabetes, persendian, dengkuran, saraf, otot, haid tidak lancar, penyempitan pembuluh darah, sakit kepala menahun (migrain), maag akut, obesitas, tidak punya keturunan, menghilangkan toxin (racun) dalam tubuh, ketahanan

RANJIT Singh seorang ahli pengobatan alternatif penyakit mata, juga berpengalaman menyembuhkan ambeien, lemah syahwat dan berbagai penyakit lainnya. Ranjit yang asli India sudah berpengalaman lebih dari 17 tahun memiliki keahlian menyembuhkan penyakit mata tanpa operasi. Ilmu pengobatan tersebut diperoleh leluhurnya dari India. Dengan keahlian yang jarang dimiliki orang banyak, Ranjit Singh membuka klinik dengan Izin dari Dinkes No.0644.1999 bertujuan untuk membantu masyarakat yang

memiliki berbagai keluhan penyakit dengan biaya yang terjangkau. Ranjit Singh membuka Klinik Mata India diberbagai daerah dan salah satunya berada dikota kendari. Dengan pengalaman puluhan tahun tersebut, Ranjit Singh telah berhasil menyembuhkan puluhan ribu pasien keluhan mata diantaranya; glaukoma, katarak, radang kornea, iritasi mata minus, cylindris, plus pada remaja, retinitis pigmentosa, pendarahan retina, syaraf mata rendah, dan tretionphaty diaebetic, dan lainnya. Ranjit Singh juga mengobati penyakit ambeien baru atau lama tanpa operasi, lemah syahwat dan kecing manis. Metode yang digunakan, dengan menggunakan ramuan herbal murni

SIAPA menyangka, produksi meubel Jepara ternyata sudah dapat diproduksi di Kendari. Berbekal pengalaman puluhan tahun di Jepara, Meubel Jati Jaya - By Pass mendatangkan langsung tenaga-tenaga dari kota Jepara, Jawa Tengah yang memiliki keahlian dan trik khusus seperti, sambung papan, teknik ukir, hingga cara finishing halus. Keunggulan lain yang dimiliki oleh tenagatenaga Jati Jaya adalah, mereka bekerja pesanan atau desain dengan sangat detail, mulai pemilihan kayu hingga proses amplas. Quality Control yang sangat terukur, mampu menghasilkan karya terbaik sesuai keinginan konsumen. DengankehadiranMeubelJatiJaya,Andatidakperlulagi membuangwaktukeJeparahanyasekadarmencariMeubel ukir berkualitas. Percayakan pada Jati Jaya untuk menghadirkan meubel terbaik. Jati Jaya memiliki katalog yang

Diskon 3M dari DLU PT DHARMA LAUTAN UTAMA (DLU) merupakan salah satu perusahaan pelayaran nasional yang menyediakan jasa angkutan laut dan penyeberangan dengan segmen pasar muatan penumpang, kendaraan, dan barang. Menariknya selama Juni dan Juli 2010, DLU menjalankan program bertajuk “Dharma Ceria Paket 3 M (Murah, Meriah dan Menyenangkan)” yang dikhususkan bagi penumpang berprestasi (juara kelas) untuk tingkat pendidkan TK, SD, SLTP dan SMU. DLU menyiapkan diskon tiket 50 persen yang berlaku mulai 12 Juni - 30 Juli 2010 bagi siswa-siswi yang juara kelas (masuk 10 besar). Jangan sia-siakan kesempatan emas ini, segera dapatkan harga berlayar khusus juga hadiah-hadiah menarik dan penghargaan lainnya dari DLU. Mengikuti program ini sangat mudah, saat pembelian tiket KM Dharma Ferry 3, tunjukan Foto Copy Raport (masuk 10 besar) atau Piagam juara kelas tahun

2010 pada loket-loket pembelian tiket DLU. Dapatakan pula harga khusus tiket kendaraan umum yang berlaku 14 Juni hingga 30 Juli 2010. Manfaatkan kesempatan terbaik ini, karena semua akan anda dapatkan jika berlayar bersama KM Dharma Ferry 3 tujuan Baubau Makassar - Balikpapan. Berangkat dari Baubau setiap hari Selasa pukul 10.00 Wita. Info lebih lanjut, hubungi kantor PT Dharma Lautan Utama (DLU) Jl. M Husni Thamrin No.3 Baubau, Telp: 0402-2826832. Prestasi kalian adalah kebanggaan DLU. (adv)

Mau Cantik ala Akupuntur? Hubungi Klinik 24 Jam Al-Ishlah SIAPA bilang untuk cantik harus mengeluarkan biaya yang mahal, sekarang tidak lagi dengan kehadiran klinik 24 jam Al-Ishlah yang menawarkan paket facial laser hanya Rp 30 ribu, totok wajah Rp 30 ribu, facial laser dan terapi wajah Rp 50 ribu, serta terapi kecantikan Rp 150 ribu yang terdiri dari facial laser, totok wajah, akupuntur kecantikan, masker herbal dan kalogen. Akupuntur kecantikan adalah salah satu cara yang alami untuk mengencangkan otot-otot wajah, menghilangkan flek,

mengatasi jerawat, kerutan diwajah, kulit kusam, dan kantong mata. Selain itu, dengan akupuntur dapat pula memperbaiki bentuk hidung dan dagu. Fungsi dari Akupuntur ini untuk merangsang otot-otot wajah, membantu melancarkan sirkulasi darah, menaikkan aliran oksigen ke jaringan-jaringan kulit, serta mempercepat keluarnya racun dari sel-sel kulit, dan memperbaiki fungsi kulit sampai ke tingkat optimal sehingga mengurangi efek-efek penuaan. Penanganan terapi kecantikan di Klinik AlIshlah dilakukan secara holistik atau menyeluruh. Klinik Al-Ishlah

terletak di jalan jenderal A.H Nasution poros Anduonohu telp (0401) 3196576, Kendari. Praktek mulai pukul 09.00 - 19.00 Wita. Buka setiap hari kecuali hari Senin. (Gratis Konsultasi Dokter). (adv)

bebas Anda pilih hingga lebih 2.000 model. Selain harga bersaing, produksi Jati Jaya bisa dicicil hingga 24 kali. Anda berminat?segerahubungiMeubelJATIJAYA,JalanByPass (Pertigaan Jalan Asrama Haji), Telepon 0852 4204 0161 / 085656 210 333. (adv)

Cuci Motor Hidrolik dan Snow Wash

AL-ISHLAH Dosmering merupakan tempat pencucian khusus untuk kendaraan roda dua (motor) yang mengdari India dan tumbuh-tumbuhan dari gunakan peralatan hidrolik dan mengandalkan bahan Indonesia tanpa menggunakan obatobatan kimia sehingga tanpa efek samping dengan jaminan sekali berkunjung penyakit akan sembuh. Kunjungi langsung Klinik Mata India cabang Kendari di JL. R Suprapto No.18 (depan PO. Hasnur) Mandonga, Kendari. (adv)

Berlaku Untuk Juara Kelas TK, SD, SLTP dan SMU

tubuh dari beragam penyakit, kebugaran, cocok untuk pemulihan orang sakit, aman untuk segala usia dan ibu hamil, dan lainnya. Konsultasi kesehatan gratis Dr. Libbi Ghazali 08129162418. Untuk pemesanan, hubungi L.M RIZAL, Jl. Jati Raya No.60 Kendari. HP: 081341551334. (adv)

Meubel Jepara, Bisa Cicil 24 Bulan

Ahli Pengobatan Mata Tanpa Operasi Ditangani Langsung Tabib Ranjit Singh dari INDIA

nya (fitted), terpasang label Ge-eR di tiap sudut Sprei maupun bed cover, sarung bantal, juga diberi bisban dengan warna sesuai motif. Selain itu, jahitan pada pinggiran sarung bantalnya tidak mudah lepas. Juga dilengkapi selimut ukuran 230 x 230 cm dengan busa silicon tebal serta kedua sisi sama. Sprei tanpa sambungan tersedia dalam berbagai macam motif dan warna. Anda beminta, silakan mengunjungi stand Nurul‘S Collection di stand Pameran dan Pasar UKM Campus Exhebition 2010 di alun-alin MTQ square, Kendari tanggal 3 hingga 9 Juli 2010. Pemesanan hubungi Yeyen 081341566655. (adv)

Tersedia Paket Hemat Sistem Voucher pembersih snow wash (busa salju) untuk menghasilkan pencucian yang maksimal dan memuaskan. Menariknya, denganperalatantersebutselainmotorandalebihmengkilap, cat motor akan nampak lebih baru dan lebih tahan terhadap radiasi sinar matahari karena menggunakan busa salju yang digunakan saat pencucian. Adapun kelebihan cuci motor di Al-Ishlah Dosmering adalah: Proses pengerjaan cuci motor bagian bawah lebih mudah, tidak membutuhkan waktu lama, hasil cucian lebih bersihdibanding dengan cara manual. Untuk soal harga, Al-ishlah Dosmering saat menawarkan harga promo Rp 10 ribu sekali cuci. Selain itu tersedia pula paket hemat dengan sistemvoucheryakni;VoucherRp30ribu(4xcuci),VoucherRp50 ribu (7 x cuci), dan Voucher Rp 100 ribu (15 x cuci). Al-Ishlah Dosmering beralamat di Jl. AH Nasution Poros Anduonohu Telp. (0401) 3194062 Kendari. Al-Ishlah Dosmering buka setiap hari pukul 07.00 Wita – 18.00 Wita. (adv)


Kendari Pos | Jumat, 9 Juli 2010

PESIMIS PORPROV DI KONSEL Kendari, KP KONI Sultra pesimis. Apa yang telah dilakukan Pemkab Konsel untuk menyukseskan Porprov 2011 sampai saat ini tak jelas. Tidak ada sama sekali gambaran akan dilakukan Porprov. Padahal jadwal makin dekat, 2011. Sejauh ini baru stadion utama

yang tengah di garap, itupun sebatas tiangtiang beton yang didirikan. “Saya ini konsultan, kalau ditinjau dari kaca mata konsultan, tidak akan mungkin tiang beton itu akan rampung pada bulan September atau Oktober sesuai dengan yang mereka janjikan,” kata Sekum KONI Sultra

Erickson Ludji. “Pembangunan itu hanya bisa selesai tepat waktu kalau dilakukan mulai dari sekarang,” katanya. Selain pembangunan venue, Erick juga membeberkan “dosa” lain yang ditanggung Pemkab Konsel. Antara lain belum melakukan rapat koordinasi dengan KONI Sultra untuk menen-

tukan nomor-nomor yang akan dipertandingkan dan belum ada pembicaraan mengenai sharing anggaran dengan Pemprov. “Mereka hanya sebut ada 27 cabor yang akan dipertandingkan, tapi tidak ada penjelasan cabor apa saja itu. Lantas bagaimana juga dengan tempat tinggal atlet di Konsel,” katanya kemarin.

Seharusnya sudah dilakukan pembicaraan mengenai mutasi atlet. “Saya meragukan bisa terlaksana Porprov Konsel, apalagi sesuai jadwal. Memang kita sadari bahwa di sana sedang terjadi masalah politik, tapi program provinsi jangan ditinggalkan juga khususnya Porprov,” tandasnya. (cr2)

Zona I Bahteramas League Main Tunjuk Kendari, KP Bagaimana mungkin Bahteramas League bisa menjadi ajang prestisius dan terhormat jika Pengcab PSSI ternyata ogah-ogahan. Lihat saja, meski beberapa waktu lalu ketua PSSI Sabaruddin Labamba mengatakan Pengcab yang tergabung dalam satu wilayah harus melakukan seleksi tim melalui kompetisi untuk mengikuti Bahteramas League, tapi Wilayah I yang terdiri dari Buton, Baubau dan Wakatobi nampaknya tidak menggelar kompetisi. Ketiga Pengcab tersebut nampaknya akan menunjuk langsung klub untuk bertarung di Bahteramas League. Terang saja kondisi itu ditentang oleh Manajer PS Lombe Jasman Harun S.Pd yang sudah menyiapkan timnya untuk bertarung di putaran wilayah I. “Kita sudah siapkan tim, tapi Wilayah I tidak ada kompetisi. Tiba-tiba lagi, ditunjuk satu tim untuk ikut Bahteramas League,” ujarnya via ponsel. Menurut Jasman, disinilah konsistensi penegakan aturan PSSI diuji. Seharusnya jika Pengprov PSSI Sultra memang ingin menegakkan aturan dan menjaga wibawa Bahteramas League, katanya tolak saja klub yang diajukan oleh wilayah I. Bahkan kalau

Baca ZONA Hal 18

Belanda – Spanyol Bentrok di Final PIALA Dunia 2010 di Afrika Selatan ini bakal melahirkan juara baru. Dalam final yang digeber di Stadion Soccer City, Johannesburg, Senin dini hari mendatang (12/7) dua tiketnya jatuh ke tangan tim yang sama-sama belum pernah juara, yakni Belanda dan Spanyol. La Furia Roja—sebutan Spanyol—menyusul Belanda setelah mengalahkan juara tiga kali Jerman dengan skor tipis 1-0 dini hari kemarin (8/7). Laga yang digeber di Stadion Moses Mabhida, Durban, itu jauh di luar ekspektasi publik. Jerman yang sebelumnya perkasa menyingkirkan Inggris dan Argentina dengan skor fantastis ternyata antiklimaks. Bastian Schweinsteiger dkk benar-benar tidak berkutik menghadapi permainan taktis Spanyol yang mengandalkan ball possession dan passing-passing pendek. Permainan superdefensif itu juga membuat Spanyol hanya mampu mencetak gol lewat skema set piece. Yakni, ketika tendangan sudut Xavi Hernandez pada menit ke-73disambut heading keras Carles Puyol. ”Kuncinya adalah menempatkan orangorang yang tepat di lini tengah. Sektor tengah kami sangat terorganisasi. Saya

tinggal memberikan instruksi, dan bakatbakat hebat itu bisa menjalankannya dengan baik,” puji pelatih Vicente del Bosque kepada Associated Press. ”Saya tidak menyebut satu nama, tapi semua pemain berkontribusi atas kemenangan ini, Mereka semua excellent,” lanjut dia. Spanyol sendiri sejatinya sudah mencetak sejarah baru. Sepanjang sejarah sepak bola Negeri Matador itu, untuk pertama kalinya mereka lolos ke final Piala Dunia. Pasukan Del Bosque pun kompak mencanangkan target menang atas Belanda demi mencetak sejarah yang lebih spektakuler. Sekali tembus final, langsung juara. Tapi, apakah impain itu bisa dengan mudah diwujudkan? Belum tentu. Sebab, Belanda sejauh ini merupakan tim yang paling konsisten dengan gaya bermain ofensifnya. Dengan kekuatan lini tengah seperti Arjen Robben dan Wesley Sneijder, mereka siap menembus pertahanan tim manapun. Perjalanan mereka menuju puncak pun fantastis. Belanda merupakan satu-satunya tim yang menyapu bersih seluruh kemenangan di fase grup. Rekor besutan Bert van Marwijk di turnamen kali ini

seratus persen. Beda dengan Spanyol yang sempat sekali ditekuk Swiss dengan skor 0-1 di pertandingan pertama Grup H. Dari segi sejarah, Oranje—sebutan Belanda—juga unggul tipis atas Spanyol. Delapan kali bertemu di semua ajang, tim yang terkenal dengan filosofi totaal voetball itu menang empat kali, sementara Spanyol hanya tiga kali. Namun, kekuatan kubu Spanyol jelas tidak bisa diukur dengan data dan fakta masa lalu. Pasalnya, sebelum melawan Jerman mereka ditempatkan sebagai underdog hanya lantaran fakta sejarah lebih berpihak kepada sang lawan. ”Kami sudah menunjukkan bahwa di even besar, kami bisa berkembang dan melaju jauh,” kata David Villa, striker Spanyol, kepada Reuters. ”Kami tidak terbiasa berpegang pada sejarah. Terlebih ketika kami punya peluang menciptakan sejarah baru dengan merebut trofi,” lanjut top scorer sementara dengan lima gol itu. Menurut Villa, permainan timnya memang belum sempurna. Tapi, selalu ada perkembangan signifikan dari laga ke laga. Saat melawan Jerman kemarin, mereka mendapat pelajaran baru, yakni mengatasi tekanan dari tim yang punya

sejarah bagus di turnamen mayor. ”Sedikit demi sedikit, kami semakin bagus. Gol memang tidak terjadi secepat yang kami harapkan, tapi yang paling penting kami lolos,” ungkap Villa. ”Kami selalu berhasil menciptakan tekanan, dan lebih banyak membuka peluang dari sektor sayap. Kalau kami bisa menampilkan performa yang sama saat melawan Belanda, saya optimistis Spanyol bisa merebut trofi,” yakin striker yang baru pindah ke Barcelona tersebut. Sementara itu, kubu Belanda yang sudah merebut tiket ke final 24 jam sebelumnya tidak menanggapi perang urat syaraf yang dilempar Villa. Pelatih Van Marwijk masih sibuk memoles mental anak buahnya. Berdasarkan pengalaman menembus final 1974 dan 1978, penggawa Oranje selalu menghadapi dua masalah non-teknis terbesar. Yakni antiklimaks, dan percaya diri berlebihan sehingga malah jadi bumerang. ”Kami tahu, kami bisa main bola. Itu tidak diragukan lagi,” tegas kapten Oranje Giovani van Bronckhorst kepada Associated Press. ”Tapi persoalan mental ini me-

Baca BELANDA Hal 18

Sukses Datangkan Bintang Bulutangkis Kendari, KP Tidak hanya memancing antusiasme tinggi dari peserta, tapi kejauraan bulutangkis Walikota Cup 2010 Fly Power yang dihelat 23-30 Juni lalu juga sukses mendatangkan bintang bulutangkis Indonesia. Ganda putra juara olimpiade Markis Kido dan Hendra Setiawan beradu skill di pertandingan eksibisi melawan mantan juara olimpiade Ricky Subagja dan pasangan barunya Wahyu Agung Setiawan. Kedatangan pemain kelas dunia itu kalipertama di Sultra. Karena itu ketua panitia Akrim Kurdin, menganggap segala persiapan panita sukses. Dari 18 klub yang ikut ambil serta PB Permata Indah keluar sebagai juara umum pada kejuaraan yang mempertandingkan delapan kelas ini. Hanya satu kendala teknis yang membuat panitia mendapat komplain dari peserta. Pada saat pemanggilan nama pemenang, panitia melakukan kesalahan panggil sehingga beberapa PB uring-uringan. Menurut Akrim, kesalahan tersebut merupakan kesalahan teknis yang tidak disengaja. “Kami minta maaf kepada

Baca SUKSES Hal 18

Paul si Gurita Mencuri Perhatian Selama Piala Dunia 2010

Hanya Sekali Salah Prediksi, Dapat Ancaman Mati dari Fans Prediksi Paul selama Piala Dunia 2010 Afrika Selatan terkait dengan pertandingan Jerman selalu tepat. Dia tidak pernah keliru. Termasuk ketika Jerman kalah dari Spanyol di semifinal. Sebenarnya siapa dia? Sekali lagi, Paul si Gurita benar. Begitulah tulisan di beberapa media Jerman setelah Jerman dikalahkan Spanyol pada semifinal Piala Dunia 2010 kemarin dini hari. Ini memang bukan kali pertama Paul benar saat membuat prediksi. Sebelumnya, Paul selalu benar. Paul telah memprediksi hasil laga tim besutan Joachim Loew itu sejak fase grup. Hasilnya, selalu tepat. Saat partai pertama, Paul memprediksi Jerman menang atas Australia, hasilnya mereka menang 4-0. Lalu, secara mengejutkan Paul memprediksi Jerman kalah saat partai melawan Serbia, ternyata hasilnya tepat. Der Panzer (julukan Jerman) kalah tipis 0-1. Berikutnya, Paul selalu tepat. Tidak pernah sekali-

pun prediksinya meleset. Hebat betul si Paul. Sebenarnya, siapa dia? Paul bukanlah pengamat sepak bola, apalagi mantan pemain sepak bola. Paul hanyalah seekor gurita yang menghuni akuarium laut di Oberhausen, Jerman. Tapi, sekarang Paul dikenal sebagai gurita peramal. Bagaimana cara Paul memprediksi sebuah pertandingan. Cara tidak sulit. Pengasuh Paul, Oliver Walenciak dan para stafnya, mempersiapkan dua buah kotak yang berisi bendera negara yang berlawanan di Piala Dunia 2010. Setiap kotak itu akan berisi makanan kesukaan Paul, sehingga Paul tertarik untuk membuka kotak serta mengambil makanan yang biasanya berupa remis atau tiram. Kotak yang dibuka Paul, itu menjadi prediksi dia atas laga tersebut. Jelang pertandingan Jerman melawan Spanyol, banyak jurnalis yang merekam Paul saat melakukan prediksi. Saat dua kotak berbendera Jerman dan Spanyol diturunkan, Paul langsung menghampiri kotak Jerman,

tapi dia memilih membuka kotak Spanyol. Atas prediksi Paul itu banyak melahirkan kontroversi, ada yang bilang hanya kebetulan dan lain sebagainya. Ternyata, begitu laga Jerman melawan Spanyol usai, prediksi Paul benar lagi. Itu artinya, prediksi Paul dalam enam laga Jerman selalu tepat. Rupanya, ketepatan Paul itu bikin gemas penggemar Jerman. Bahkan, ada yang sampai mengirimkan ancaman kematian kepada Paul. Ternyata itu bukan ancaman kematian pertama. Sebelumnya, seorang koki dari Argentina juga mengirim ancaman serupa. Ketika Paul memprediksi Jerman akan menang atas Argentina banyak yang tidak percaya. Tapi, begitu benar. Seorang koki menuliskan resep di surat kabar El Diaeven. ”Yang dibutuhkan hanyalah empat kentang, minyak zaitun, dan sedikit lombok,” tulis El Diaeven. Sedangkan, banyak fans Jerman di Berlin yang menyanyikan lagu-lgu anti-Paul. Be-

Baca HANYA Hal 18


18 Zona ................... mereka tegas, seharusnya Pengprov PSSI bisa mendesak ketiga Pengcab tersebut untuk mempertandingkan penyisihan di wilayah I. “PSSI harusnya konsisten dengan aturan. Kalau tiba-tiba wilayah I mengajukan nama tim, tolak saja, tidak pernah ada kompetisi yang diputar di sini untuk Bahteramas League,” ungkapnya. Jasman lantas mengangkat kembali pernyataan ketua Pengprov PSSI Sabarudin Labamba beberapa waktu lalu. Saat itu, Sabaruddin berujar akan memberikan sanksi kepada Pengcab yang ogah-ogahan. “Sekarang saatnya untuk membuktikan itu,” tukasnya. Sayangnya ketua bidang kompetisi Pengprov PSSI Sultra Burhanuddin Uno yang akan ditemui sedang berada di Bangka Belitung untuk tugas dinasnya. Saat dihubungi via ponselnya terdengar nada tidak aktif. (cr2)

Sukses ................ beberapa klub yang terkena imbasnya misalnya PB Setia Kawan Motor, PB Masa Indah, PB Bintang Remaja, Jakarta Sport, PB Satria Abadi dan lainnya,” ujarnya. Namun di luar itu, kejuaraan yang dihelat untuk memperingati HUT Kota Kendari tersebut diharapkan bisa menjadi patokan prestasi PBSI Kendari. “Kita harapkan para juara mendapatkan perhatian dari Pengda PBSI Kendari dengan menjadikan ajang ini sebagai sarana seleksi Porprov dan persiapan Pra PON,” katanya. Bak gayung bersambut, ketua PBSI Kendari yang baru terpilih sebulan lalu, Hasmun Hamzah, berkata Pengda akan membuat ranking dari hasil kejuaran tersebut. Perankingan tersebut akan menjadi bahan pertimbangan untuk pengiriman atlet ke luar daerah. “Juara ditiap kelas akan menjadi prioritas utama,” tukasnya. (cr2)

Hanya .................. berapa komentar di jejaring sosial Facebook dan Twitter terus memojokkan Paul. Ada yang menyatakan akan menjadikannya makanan dan adapula yang ingin melindasnya dengan tank. Tapi, kerja Paul pada Piala Dunia 2010 belum selesai. Masih ada satu laga lagi. Yakni ketika Jerman melawan Uruguay pada perebutan posisi tiga. Akurasi Paul dalam melakukan prediksi selama Piala Dunia 2010 akan diuji pada laga itu. Gurita berusia dua tahun kelahiran Weymouth, Inggris, itu sebenarnya bukan pada even Piala Dunia saja melakukan prediksi. Sebelumnya, gurita istimewa itu pernah memprediksi hasil Jerman pada Euro 2008. Alhasil dari enam laga, hanya sekali salah. Itu terjadi ketika Paul memprediksi pertandingan puncak Euro 2008 antara Jerman versus Spanyol. Saat itu, Paul memilih Jerman memprediksi sebagai pemenangnya. Hasilnya, Spanyol menang tipis 0-1 dan jadi juara Eropa. (ham)

Kendari Pos | Jumat, 9 Juli 2010

0 Jerman v Spanyol 1

Superior JERMAN selama ini mendominasi pertemuan atas Spanyol. Baik di even resmi maupun uji coba, Die Mannschaft—sebutan Jerman—lebih sering unggul. Namun, memasuki era sepak bola modern ini, Spanyol mulai mempersempit ketertinggalan. Kemenangan tipis 1-0 di semifinal Piala Dunia 2010 dini hari kemarin merupakan salah satu

upaya Spanyol menyamakan rekor. Kini, dari 21 pertemuan, Jerman tinggal unggul tipis dengan delapan kemenangan berbanding tujuh. Sebaliknya, dengan victory di Moses Mabhida Stadium kemarin, Spanyol memperkukuh dominasinya atas Jerman dalam sepuluh tahun terakhir. Sejak 2000, kedua tim bertemu empat

Belanda .............. mang kerap mengganggu kami. Saat ini, prioritas kami adalah mempertebal kepercayaan diri tanpa harus merasa di atas angin. Untuk duel melawan Spanyol, itu sangat penting,” lanjut pencetak gol pertama Belanda dalam laga semifinal lawan Uruguay tersebut. ”Ya, kami kalah di final 1974 dan 1978, di mana seharusnya kami bisa memenangkannya,” timpal Van Marwijk. ”Padahal saat itu kami punya generasi yang bagus. Ada Johan Cruyff, yang menurut saya pemain bola terbaik sepanjang masa. Entah apa yang terjadi saat itu. Kami tidak boleh mengulang kegagalan tersebut tahun ini,” tegas mertua gelandang Mark van Bommel tersebut. (na)

kali, dan Spanyol memenangi tiga di antaranya. Dua kemenangan itu bahkan terjadi di fase knockout turnamen besar. Sedangkan kemenangan terakhir Jerman terjadi dalam laga uji coba sepuluh tahun silam (lihat grafis). ”Ya, belakangan kami memang mendominasi Jerman. Bukan saja di pertandingan tadi (kemarin, Red), tapi juga secara umum. Dua tahun belakangan, dominasi itu semakin kuat,” terang penjaga gawang Spanyol Iker Casillas, seperti dilansir media Spanyol AS. Ucapan Casillas mengacu pada kemenangan Spanyol di final Euro 2008 silam. ”Kalau bicara soal laga terakhir, sudah pasti kami superior.

Kami tidak memberi ruang kepada mereka sama sekali, dan bahkan bisa unggul lewat set piece. Jerman membiarkan kami mengontrol pertandingan,” imbuh kiper Real Madrid tersebut Pelatih Vicente del Bosque menyebut dominasi Spanyol di Eropa belakangan ini merupakan kemenangan ball possession. Seperti diketahui, gaya permainan La Furia Roja—sebutan Spanyol—selama ini identik dengan penguasaan bola. Mereka berupaya mengontrol jalannya laga melalui ball possession, dan mengandalkan umpan-umpan pendek. Mereka juga mencoba menusuk pertahanan lawan secara sporadis. Penguasaan bola yang

ekstrem juga efektif mengisolasi pergerakan musuh. Gaya main seperti itu sudah sering diperlihatkan tim-tim besar Spanyol seperti Barcelona dan Real Madrid. Dalam tiap pertandingan, penguasaan bola mereka tidak pernah kurang dari 60 persen. Tidak heran, ketika Del Bosque mengadopsi permainan semacam itu ke timnas, penggawa La Furia Roja tidak kesulitan. ”Setiap kali kami mendapat bola, kami langsung bisa bermain nyaman. Filosofinya gampang saja. Jika bisa menguasai bola, pemain akan lebih mudah melakukan manuver apa pun,” tutur Del Bosque, sebagaimana dilansir Associated Press. (na)


19

Kendari Pos | Jumat, 9 Juli 2010

Teh Hambat Penyerapan Besi-Kalsium Dianjurkan Tak Dikonsumsi Bersamaan dengan Susu Hobi ngopi, ngeteh, atau minum minuman bersoda kadang telah dialami anak-anak. Jika anak Anda termasuk yang mengalami itu, sebaiknya segera batasi dan ganti minuman tersebut dengan susu, air putih, atau jus buah. ‘’Kandungan kafein pada kopi, teh, dan minuman bersoda dikhawatirkan berpengaruh negatif terhadap kesehatan anak,’’ kata Eko Dwi Martini DCN. Menurut ahli gizi RSUD dr Soetomo itu, kafein adalah zat stimulan yang memengaruhi sistem saraf pusat. Awalnya, pengonsumsi kafein merasa lebih energik. Tapi, lama-kelamaan, dia bisa mengalami gangguan tidur, sakit kepala, gangguan mood (nervousness), peningkatan denyut jantung, dan iritabilitas (rewel). Minuman berkafein juga bisa meningkatkan produksi asam lambung sehingga berpotensi mengakibatkan nyeri perut (mag). Kafein juga bersifat diuretik. Yakni, mengakibatkan tubuh mengeluarkan kandungan air (melalui buang air kecil) sehingga bisa memicu dehidrasi. ‘’Zat tersebut berefek sama pada anak-anak dan orang dewasa. Itu patut dicermati orang tua,’’ terangnya. Eko menyatakan, kadar kafein tinggi terdapat pada kopi dan teh kental. Karena itu, orang tua tak disarankan memberikan kopi atau teh kental kepada sang buah hati, sekalipun dengan alasan kesehatan. Misalnya, memberikan kopi untuk menurunkan suhu tubuh atau mengurangi step. ‘’Lebih baik jangan. Dampak kafein pada kopi sangat cepat, meski anak hanya minum sedikit,’’ katanya. Bagaimana dengan minuman

teh dalam kemasan? ‘’Kalau sudah dikemas, justru ada kemungkinan teh sudah kehilangan zat-zat pentingnya. Kadar kafeinnya juga menurun drastis,’’ tuturnya. Meski demikian, itu tidak berarti anak-anak boleh minum teh dalam kemasan tiap hari. ‘’Meski kafeinnya sudah berkurang, teh dalam kemasan mengandung kadar gula yang cukup tinggi. Itu juga tidak baik untuk anak karena bisa memicu obesitas,’’ jelas Eko. Tak ada batasan berapa kali anak boleh minum teh. Menurut dia, pada usia balita, minuman terbaik untuk anak adalah susu. Namun, orang tua boleh sesekali memberikan teh. Tapi, jangan dibiasakan. ‘’Teh dalam kemasan kan minuman selingan. Karena itu, teh jangan diberikan tiap hari. Dikhawatirkan anak

lebih suka minum teh daripada susu,’’ paparnya. Dianjurkan ada jeda 1-2 jam antara minum teh dan susu. Setelah minum teh, dianjurkan banyak minum air. Eko menambahkan, pada susu terdapat kalsium dan zat besi. Sebaliknya, dalam teh ada bahan yang malah menghambat penyerapan zat besi dan kalsium. ‘’Bila teh dan susu diminum bersamaan, tubuh tak bisa menyerap zat besi dan kalsium pada susu secara optimal,’’ terangnya. (ai/c12/soe)

Berencana Hamil, Kurangi Kopi BAGI pasangan suami istri (pasutri) yang memiliki program punya anak, masa prakonsepsi (sebelum pembuahan) merupakan saat yang tepat untuk mempersiapkan diri. Untuk meningkatkan fertilitas (kesuburan), pasutri bisa memilih makanan khusus untuk dikonsumsi setiap hari. Menurut Yayuk Estuningsih, pada masa prakonsepsi, sebaiknya diprioritaskan makanan yang mengandung asam folat, zat besi, vitamin C, vitamin B6, seng, selenium, dan kalsium. Bahan makanan seperti biji-bijian, daging, dan serelia mengandung selenium. Sedangkan sumber seng di antaranya adalah makanan laut, gandum, dan beras merah. “Bahan makanan seperti wortel, ubi merah, mangga, dan sayur berdaun hijau merupakan sumber beta karoten yang bermanfaat untuk maturasi sperma,” terangnya. Ahli gizi RSAL dr Ramelan Surabaya itu juga menyarankan konsumsi avokad dan jambu biji yang kaya vitamin C. Manfaat vitamin C, kata dia, tidak hanya meningkatkan daya tahan tubuh, tapi juga mencegah infeksi, kanker, dan penyakit jantung. Vitamin C juga merupakan sumber antioksidan. “Untuk fertilitas, vitamin C dapat meningkatkan jumlah dan mobilitas sperma,” ujarnya. Yang perlu diperhatikan, ada pantangan yang sebaiknya dihindari. Yayuk mencontohkan konsumsi alkohol. Pada wanita, alkohol menekan produksi hormon estrogen dan progesteron serta meningkatkan prolaktin. Itu akan menghambat terjadinya proses ovulasi. Pada pria, alkohol mengakibatkan penurunan ukuran testis, menurunkan volume semen (air mani), serta menurunkan konsentrasi, motilitas, dan morfologi normal sper-

matozoa. Kondisi tersebut akan mengurangi fertilitas. Disarankan pula memperbanyak makanan organik dan menghindari makanan yang mengandung zat kimia/ pestisida/hormon. Selain itu, hindari makanan instan yang kaya sodium, bahan pewarna, dan bahan pengawet. Calon ibu yang gemar mengonsumsi kopi dan soft drink dianjurkan untuk membata-

si konsumsi bahan tersebut. Sebab, kafein yang terkandung dalam kopi, teh, dan soft drink merupakan stimulan yang dicurigai bisa menurunkan kesuburan. Efek tersebut muncul bila bahan itu dikonsumsi lebih dari tujuh cangkir per hari. “Disarankan tidak minum kopi lebih dari satu cangkir per hari jika berencana hamil. Sebaiknya perbanyak minum air putih,” sarannya.(ai/c8/soe)


20

Kendari Pos | Jumat 9 Juli 2010

Din Terpilih Aklamasi Jogja, KP Din Syamsuddin akhirnya dipercaya lagi sebagai orang nomor satu di Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah. Dia terpilih secara aklamasi dalam rapat yang dihadiri 13 anggota PP terpilih kemarin malam. Proses aklamasi tersebut bisa dibilang mengejutkan. Sebab, sehari sebelumnya, muncul bayang-bayang bahwa pemilihan ketua umum akan dilakukan secara voting oleh 13 anggota PP terpilih. Tersiar kabar, Din yang sudah meraih suara terbanyak dalam penetapan 13 anggota PP itu akan diganjal oleh “poros Jogja”. Menurut seorang sumber, kelompok yang menginginkan voting luluh karena adanya lobi sejumlah tokoh muda seperti Bahtiar Efendi dan Syafi’i Anwar. Mereka menemui beberapa tokoh poros Jogja agar aklamasi memilih Din. Tujuannya, menjaga keutuhan Muhammadiyah. Sebab, sebagian muktamirin dalam rapat pleno penentuan 13 anggota PP memberikan suara terbanyak untuk Din. Selain itu, agar konvensi suara terbanyak otomatis menjadi ketua tetap terjaga. Karena itulah, rapat tertutup 13 anggota PP terpilih di ruang rektorat Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) langsung sepakat memilih Din sebagai ketum periode 2010?2015. Rapat intern di ruang lantai II itu dibuka pemimpin sidang pleno muktamar Rosyad Sholeh. Acara dihadiri lengkap 13 formatur. Yakni, Din Syamsuddin, M. Muqoddas, A. Malik Fadjar, A. Dahlan Rais, Haedar Nashir, Yunahar Ilyas, Abdul Mu’ti, Agung Danarta, Syafiq Mughni, Fatah Wibisono, Goodwil Zubir, Bambang Sudibyo, dan Syukriyanto. Puluhan wartawan dari berbagai media cetak dan elektronik tampak menanti di bawah anak tangga lantai II begitu rapat selesai. “Biar Pak Rosyad yang menjelaskan,” ujar Din singkat sesaat setelah keluar dari ruang rektorat menuju lantai I. Pertemuan yang menghabiskan waktu lebih dari dua jam itu, menurut Rosyad, berlangsung khidmat, sejuk, dan penuh persaudaraan. Mantan sekretaris umum (Sekum) PP tersebut menilai, pembicaraan berlangsung dari hati ke hati hingga memutuskan Din sebagai Ketum untuk kali kedua. “Lama karena masing-masing formatur memberikan thausiyah,” ungkap Rosyad dalam sidang pleno VIII di Sportorium UMY. Musyawarah 13 formatur juga menetapkan Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jogja Agung Danarta sebagai Sekum. Sementara itu, posisi tujuh ketua, wakil sekretaris, bendahara umum, bendahara, serta ketua majelis maupun lembaga belum ditentukan. Rencananya, formatur menyusun struktur organisasi secara lengkap pada 17 Juli mendatang. Pada pertemuan yang diagendakan di Jogja itu, juga akan diputuskan perlu tidakn-

ya penambahan anggota PP. Sesuai pasal 11 tata tertib pemilihan, hasil rapat formatur tersebut disampaikan ke muktamirin dalam sidang pleno yang dihadiri sekitar 1.500 muktamirin. Sementara itu, ratusan muktamirin yang lain sudah meninggalkan Jogja. Pemandangan tersebut terlihat dari banyaknya kursi yang lowong dalam sidang tersebut. Setelah penetapan Ketum dan Sekum diumumkan di depan ribuan muktamirin, Rosyad melemparkan hasil penetapan kepada peserta muktamar. “Apakah forum setuju Din Syamsuddin jadi ketua umum lagi?” ujar Rosyad kepada muktamirin. Tanpa dikomando, pertanyaan Rosyad tersebut spontan dijawab tegas muktamirin dengan suara membahana. “Setuju,” ujar para muktamirin beberapa kali. Rosyad kontan mengetok palu sidang tanda pleno berakhir. Sementara itu, kata dia, posisi Agung tidak perlu dimintakan persetujuan lantaran bersifat pemberitahuan. Sidang berjalan lancar tanpa interupsi. Setelah ditutup, para peserta berfoto bersama formatur. Anggota baru PP Syafiq Mughni mengungkapkan, rapat tertutup itu membuat komitmen antarformatur. “Komitmen kami terkait hubungan Muhammadiyah dengan ekonomi, pendidikan, politik, dan keterlibatan Muhammadiyah dengan gerakan global,” jelasnya. Ketua PWM Jatim itu tidak merinci bentuk komitmen yang dimaksud. Termasuk, misi membuat Jatim sebagai pusat PP ketiga, khususnya di bidang pemberdayaan ekonomi. Tokoh asal Lamongan itu beralasan, komitmen akan dirumuskan lengkap dalam pertemuan setelah muktamar. “Intinya akan menjadi pegangan yang berlaku untuk seluruh anggota PP,” ujar Syafiq. Dia menepis posisinya dianggap sebagai pengganti kuota bendahara demisioner Fasich yang gagal lolos dari penyaringan 39 calon anggota tetap menjadi 13 orang. Di antara 13 formatur, hanya Syafiq yang menjadi representasi Jatim. Dua belas formatur lainnya merupakan perimbangan wakil Jakarta dan Jogja. “Kebetulan saja. Saya bisa masuk formatur karena amanah muktamirin,” ungkap guru besar IAIN Sunan Ampel tersebut. Sementara itu, menurut Syafiq, Agung dipercaya karena dianggap sebagai tokoh muda Muhammadiyah yang punya banyak pengalaman organisasi di Muhammadiyah. Sukses berkiprah di PP Ikatan Pemuda Muhammadiyah (IPM), Agung yang berusia 42 tahun tersebut dipercaya duduk sebagai petinggi PWM Jogja. Selain itu, Agung yang berdomisili di Kota Gudeg akan mengimbangi posisi Din yang sering di Jakarta. Jogja sampai kini identik dengan kegiatan yang mengurusi dakwah, ketarjihan, pendidikan tinggi, dan administrasi.(sep)

Muhammadiyah Tetap Loyal Kritis ke SBY

F-SEP/JAWA POS

Ketua Umum Muhammadiyah Din Syamsuddin dan Sekertaris Umum Agung Danarta.

Jogja, KP Din Syamsuddin dikenal sangat kritis terhadap pemerintahan SBY. Sikapnya yang kerap berseberangan dengan pemerintah itu dianggap sering menyulitkan Muhammadiyah. Bahkan, sikap Din yang mengambil jarak dengan pemerintah itu nyaris menjadi batu sandungan dalam proses terpilihnya kembali sebagai ketua umum. Apakah Din akan berubah sikap setelah menjadi ketum periode kedua? Din menegaskan bahwa Muhammadiyah tetap bersikap loyal kritis seperti sebelumnya. “Watak Muhammadiyah adalah proporsional,” jelas Din setelah diarak pendukungnya seusai terpilih kembali. Komitmen Muhammadiyah membangun negara tidak perlu diragukan. Menurut dia, Muhammadiyah yang didirikan Ahmad Dahlan pada 1912 ikut mendirikan negara. Komitmen terhadap negara dan pemerintah bersifat substansif, institusional, dan sejati. Siapa

pun presidennya, jelas Din, Muhammadiyah selama lima tahun ke depan tetap menjalankan misi sebagai organisasi dakwah. Yakni, amar makruf nahi mungkar. “Saya tidak akan berhenti mengkritik pemerintah kalau memang mereka salah,” ujarnya. Menurut Din, kritik ini sebagai sikap Muhammadiyah menyayangi pemerintah. Dengan adanya kritik tersebut, terserah bagaimana pemerintah menyikapi Muhammadiyah. Tokoh berusia 52 tahun itu juga memastikan Muhammadiyah tidak punya hubungan dengan partai politik. Sedangkan politik yang dianut Muhammadiyah adalah politik kebangsaan yang tidak dilakukan partai politik. Apakah Din bersedia jika diminta menjadi capres atau cawapres 2014? “Sidang pleno muktamar menegaskan komitmen tidak boleh rangkap jabatan di Muhammadiyah sudah jelas,” ujar Din. Mengomentari sikap Din itu,

mantan Ketum Muhammadiyah Syafii Ma?arif, berpandangan, “Saya cuma pesan agar Muhammadiyah ke depan menjaga jarak dengan politik praktis,” kata Syafii di gedung A.R. Fachruddin kemarin malam. Tokoh asal Sumatera Barat itu mengingatkan Din agar tidak terlalu one man show. Alasannya, kepemimpinan di Muhammadiyah bersifat kolektif kolegial. Dengan kolektif kolegial itu, lanjut dia, sikap loyal kritis yang disampaikan Din bisa diterjemahkan bersama para pimpinan lain. Berhubung 13 pimpinan pusat berasal dari berbagai latar belakang, tambah Syafii, untuk mewujudkan sikap loyal kritis mereka harus kompak. Sikap serupa dilontarkan sekretaris umum terpilih Agung Danarta. Figur muda yang juga representasi Jogja itu mendukung langkah ketua umumnya untuk menjadi pengontrol pemerintah. “Saya sepakat sepanjang kritik disampaikan secara santun,” ucap Agung.(sep)


21

Kendari Pos | Jumat, 9 Juli 2010

LOEW JAGOKAN SPANYOL TERLEPAS dari fakta bahwa Jerman gagal mengeluarkan performa terbaiknya dalam laga semifinal kemarin, Spanyol memang tampil bagus. Mereka mengalami grafik peningkatan yang cukup signifikan. Tidak heran, setelah laga itu, banyak pihak langsung menjagokan tim besutan Vicente del Bosque tersebut bakal menjadi juara Piala Dunia 2010. Bundestrainer Jerman Joachim Loew termasuk salah satu yang percaya bahwa Spanyol bakal merebut trofi Piala Dunia perdananya di Afrika Selatan. Dasarnya simpel. Selain kemenangan David Villa dkk atas tim asuhannya, dia juga melihat Spanyol sebagai tim yang solid dan matang. ”Saya sangat yakin Spanyol yang bakal memenangi final,” ungkap Loew, seperti dilansir Associated Press. ”Mereka sangat mengagumkan. Mereka lah master dari setiap pertandingan. Anda bisa lihat itu ketika mereka melancarkan passing demi passing dengan mulus. Mereka sangat sulit dikalahkan,” ungkapnya. ”Yang saya kagumi dari para pemain Spanyol, sepanjang pertandingan mereka bisa tetap tenang. Tidak panik sedikitpun, meski sedang menghadapi

tekanan. Mereka pantas menang, dan saya setuju kalau mereka dinobatkan sebagai tim terbaik di dunia,” lanjut pelatih 50 tahun tersebut. Loew memang terlihat sangat kecewa usai kekalahan dari juara Eropa tersebut. Dia tidak banyak memberikan keterangan saat konferensi pers, dan tampak sangat terpukul. Namun, melihat penampilan Spanyol yang memang superior, Loew mengaku bahwa kekalahan kali ini tidak begitu pahit. Bukan hanya Loew yang menjagokan Spanyol mempecundangi Belanda di partai puncak. Mantan entrenador Spanyol Jose Luis Aragones mengeluarkan pernyataan senada. Ini termasuk istimewa, mengingat pelatih 71 tahun yang membawa Spanyol merebut mahkota Euro dua tahun silam tersebut sering mengkritisi kinerja dan pilihan yang dibuat pelatih Spanyol saat ini Vicente Del Bosque. Tak terhitung berapa kali Aragones mencerca suksesornya tersebut. ”Belanda akan sulit mengalahkan Spanyol sekarang,” yakin Aragones, seperti dikutip Goal. ”Yang paling penting, tim bisa selalu menjaga penguasaan bola. Hari ini (kemarin, Red) Spanyol sebenarnya bisa mencetak lebih d a r i satu gol dari serangan balik. Tapi bagaimanapun juga, mereka akan menang (di final),” tegasnya. (na)

Klose Terancam Absen HANYA Klose unDunia.

butuh satu gol lagi bagi striker Jerman Miroslav tuk menyamai catatan gol Ronaldo selama Piala Dengan tersisa satu laga lagi di Piala Dunia 2010, yakni perebutan tempat ketiga, peluang Klose tetap terbuka. Saat ini, Klose sudah mengoleksi 14 gol. Itu terdiri dari empat gol di Piala Dunia 2010 serta sepuluh gol lainnya saat membela Jerman pada dua Piala Dunia sebelumnya. Sedangkan, Ronaldo telah mengoleksi 15 gol dan menjadi pemain tersubur. Sayang, ambisi Klose menyamai prestasi Ronaldo terancam sirna. Itu terjadi karena dia mengalami cedera punggung dan diperkirakan tidak dapat diturunkan ketika Der Panzer (julukan Jerman) menghadapi Uruguay pada Minggu dini hari (11/7). Klose merasakan sakit di punggungnya setelah pertandingan semifinal melawan Spanyol. Selain Klose, masih ada dua pemain lainnya yang berada dalam kondisi kurang fit, yakni Sami Khedira dan Mesut Oezil. Hal tersebut disampaikan Hansi Flick, asisten pelatih Jerman. ”Klose mendapatkan masalah pada punggungnya. Dia mengaku sakit setelah berduel. Kami hanya berharap dia segera pulih dan bisa bermain di pertandingan berikutnya. Sebab, dia sangat berharap bisa main,” ujar Flick, seperti dilansir AFP. Sementara itu, kapten Jerman Phillip Lahm menjelaskan, cedera yang dia alami tidak parah. ”Tidak perlu dikhawatirkan, ini bukan berarti saya tidak siap untuk menjalani pertandingan berikutnya, ini tidak serius,” ujar Lahm. Bek Bayern Munchen itu menjelaskan, dirinya hanya butuh istirahat untuk memulihkan diri. Sedangkan, rekanrekannya juga siap bermain pada perebutan tempat ketiga. Meski kecewa karena tersingkir di semifinal, tapi mereka ingin pulang dengan kepala tegak.(ham)

Tak Rugi Parkir Torres VICENTE del Bosque mengambil keputusan berani dalam laga melawan Jerman dini hari kemarin. Meskipun bertekat main agresif demi mengejar gol cepat, dia tak ragu memarkir striker Fernando Torres yang performanya tidak memuaskan dalam lima laga terakhir. Sebagai ganti, Del Bosque memasang winger Pedro Rodriguez. Rupanya, keputusan itu tidak salah. Dengan adanya Pedro yang beroperasi di sayap kiri, sektor tengah Spanyol lebih solid. Apalagi, di situ dia berkoordinasi langsung dengan dua rekannya di Barcelona, Xavi Hernandez dan Andres Iniesta. Hasilnya, tekanan intens yang dilancarkan Spanyol berbuah tendangan sudut yang dikonversi menjadi gol oleh Carlos Puyol. ”Meninggalkan Fernando (Torres) di bangku cadangan bukan keputusan yang mudah,” tutur Del Bosque, sebagaimana dilansir AFP. ”Fernando adalah sosok yang disukai teman-

temannya. Dia pemain yang bagus dan punya kepribadian kuat. Saya harus mengambil keputusan dengan pertimbangan apa yang terbaik buat laga ini,” lanjut dia. Memang, ada pengaruh langsung dari absennya Torres di lini depan Spanyol. Karena Villa dikawal cukup ketat, pemain lain tidak ragu untuk ikut maju. Selain Sergio Ramos yang memang demen naik membantu serangan, dua defender lain seperti Puyol dan Joan Capdevila juga ikut aktif menekan. Praktis, hanya Gerard Pique yang setia menjaga daerahnya. Tidak heran kalau Spanyol banyak membuka kans dari pemain-pemain belakang tersebut. Puyol misalnya, sudah mendapat peluang gol di menit ke-13, ketika menerima umpan silang Andres Iniesta dari sisi kiri. Sayang, heading kapten Barcelona itu masih melambung jauh di atas gawang. Baru di menit ke-73 Puyol sukses menjebol

Baca TORRES Hal 22


22

Kendari Pos | Jumat, 9 Juli 2010

Nelson Mandela Masih Tanda Tanya TOKOH karismatis yang juga mantan Presiden Afrika Selatan Nelson Mandela batal menghadiri acara pembukaan Piala Dunia 2010. Dia absen lantaran salah satu cicitnya Zenani meninggal dalam kecelakaan. Lalu, apakah nantinya Mandela hadir di acara penutupan? Presiden Afrika Selatan periode 1994-1999 itu, sejauh ini belum memberikan kepastian apakah bisa hadir dalam acara penutupan Minggu lusa. Manajer Yayasan Nelson Mandela, Sello Hatang, mengatakan, bahwa sampai saat ini belum pihaknya belum memutuskan apakah Mande-

la akan muncul di acara penutupan atau tidak. “Kami ulangi lagi bahwa Tuan Mandela dan keluarganya akan membuat keputusan apakah akan hadir atau tidak secepatnya,” kata Sello Hatang seperti dilansir Associated Press. Juru bicara pantia lokal Jermaine Craig mengatakan, jika undangan resmi sudah dikirimkan kepada Neslon Mandela. “Kami juga bisa konfirmasikan bahwa Presiden Jacob Zuma akan menghadiri acara penutupan pada Minggu,” kata Craig. Sementara itu, kementrian luar negeri Afrika Selatan

memberitakan, jika Presiden Zimbabwe Robert Mugabe memastikan diri hadir di acara penutupan. Rencana kedatangan Mugabe langsung mendapat protes dari sekelompok aktivis. Kelompok hak asasi manusia internasional selama bertahun – tahun melakukan protes kepada Mugabe, yang diindikasikan sering melanggar hak–hak asasi manusia. Selain Robert Mugabe akan ada 13 kepala negara yang akan menghadiri penutupan final Piala Dunia Afrika Selatan di Stadion Soccer City. Diantaranya Presiden Kenya, Swaziland, dan Burundi. (ali/bas)

Diinvasi Fans Italia, Final Lebih Ketat KEAMANAN untuk laga final Piala Dunia 2010 akan diperketat lagi. Itu terjadi seiring dengan masuknya seorang penonton ke lapangan saat laga semifinal antara Jerman melawan Spanyol. FIFA tidak ingin insiden tersebut terulang lagi. Ya, pertandingan antara Jerman versus Spanyol sempat terganggu di menit keempat. Penyebabnya, ada seorang suporter asal Italia yang berlari masuk ke lapangan. Akibatnya, pertandingan terhenti sejenak lantaran fans nekat itu diamankan. Berdasarkan laporan ANSA, fans nekat yang diketahui bernama Mario Ferri itu, nekat masuk lapangan sebagai bagian dari aksi protesnya kepada timnas Italia. Kok bisa begitu? Bukankah yang bermain di semifinal adalah Jerman versus Spanyol. Ferri ternyata hanya ingin menyuarakan protesnya karena Marcello Lippi, pelatih Ita-

Loew Makin Bimbang Kegagalan Jerman melaju ke final Piala Dunia 2010 membuat Joachim Loew bimbang. Pasalnya, kontrak dia dengan Asosiasi Sepak Bola Jerman (DFB) sudah habis per 30 Juni lalu. Dan hingga kini, belum ada kesepakatan baru yang tercapai. Sejak Februari lalu, DFB berusaha agar Loew mau memperpanjang kontraknya. Sayang, negosiasi itu masih menemui jalan buntu. Loew sendiri masih enggan bicara soal negosiasi kontrak. ”Segala hal terkait dengan posisi saya baru akan dibicarakan setelah Piala Dunia selesai. Tim ini akan semakin kuat dalam dua tahun ke depan, terlepas dari siapa pun yang akan menjadi pelatihnya,” papar Loew seperti dilansir AFP.

Der Panzer (julukan Jerman) memang masih menyisakan satu partai pada Piala Dunia 2010. Setelah kalah di semifinal dari Spanyol, maka tim yang mengoleksi tiga juara Piala Dunia itu akan melakoni laga perebutan posisi ketiga lawan Uruguay. Hasil yang dicapai Jerman pada Piala Dunia kali ini juga tidak berbeda jauh dengan edisi sebelumnya ketika mereka menjadi tuan rumah. Saat itu, Jerman juga melaju hingga semifinal dan mereka kemudian kalah dari Italia. Kemudian, pada perebutan tempat ketiga, Jerman berhasil menang atas Portugal 3-1. Publik Jerman sendiri, sejatinya masih percaya terhadap Loew. Sehingga, terkait dengan perpanjangan kontrak,

bergantung kepada keinginan Loew dan tawaran yang diberikan DFB. DFB pun sepertinya akan mengikuti arus publik untuk mempertahankan Loew. Sebab, saat dilatih Loew, banyak pemain muda Jerman yang mendapat tempat di skuad Der Panzer. Loew dinilai piawai dalam memilih bakat-bakat muda dan mengembangkannya. Pengganti Juergen Klinsmann tersebut berani memberikan peluang kepada muka-muka baru, sebut saja Mesut Oezil, Thomas Muller, Manuel Neuer, dan Sami Khedira, untuk menjadi pemain utama sepanjang Piala Dunia 2010. ”Tatkala saya melihat wajah para pemain, saya melihat

masa depan yang masih terbentang panjang. Ini adalah tim yang sangat belia dan sarat talenta. Kekalahan dari Spanyol menjadi pelajaran bagi kami,” ujar pelatih berusia 50 tahun itu. Setelah Piala Dunia 2010, Jerman harus menatap Euro 2012. Mereka menembus final Euro 2008 dan mereka punya ambisi pada Euro berikutnya. Karena itu, mereka berharap Loew segera memastikan masa depannya usai Piala Dunia 2010. Apabila negosiasi gagal tercapai, DFB harus mencari kandidat baru untuk menjadi suksesor Loew. Sementara ini, nama yang telah muncul ke permukaan adalah Matthias Sammer yang saat ini menjabat sebagai direktur olahraga sejak 2006. (ham/bas)

Janjikan Kemeriahan di Penutupan Piala Dunia 2010 dibuka dengan meriah. Nah, meski saat ini hanya tinggal empat kontestan yang bertahan di Afrika Selatan, tapi panitia menjanjikan seremoni penutupan Minggu lusa (11/7) tak kalah megahnya dengan pesta pembukaan. Acara penutupan sendiri akan dilangsungkan selama 30 menit. Acara dimulai tepat pada 18.30 waktu setempat di Stadion Soccer City Johannesburg, atau dua jam sebelum kickoff final Belanda versus Spanyol. Menurut Jermaine Craig, juru bicara panitia lokal, acara penutupan bakal spektakuler dengan suguhan spesial efek yang unik. ‘’Seremoni penutupan itu sendiri, akan disiarkan secara langsung di 215 negara dan diprediksi disaksikan

Torres ................. gawang Manuel Neuer. ”Setelah apa yang diberikannya kepada timnas selama ini, dia (Puyol) berhak mendapat gol semacam itu,” kata Capdevila kepada Reuters. ”Selama ini

sekitar 500 juta pemirsa. Acara itu melibatkan 780 orang, di antaranya adalah musisi dan penari papan atas Afrika,” jelas Craig kepada Reuters. Penyanyi asal Kolombia, Shakira akan kembali memeriahkan acara penutupan. Penyanyi 32 tahun ini kembali membawakan theme song turnamen ini Waka Waka (This Time For Africa). Shakira sebelumnya tampil di pembukaan Piala Dunia pada 11 Juni lalu. Theme song Piala Dunia 2010, Waka Waka aslinya adalah lagu dari Kamerun berjudul Zangalewa. Lagu ini dinyanyikan oleh grup yang dibentuk dari mantan tentara Kamerun, Golden Sounds. Zangalewa sebenarnya merupakan lagu yang dinyanyikan untuk menghor-

permainannya mengagumkan, dan pada akhirnya, dia juga yang mengantar kami ke final. Kami sangat respek kepada dia,” lanjut bek Villarreal tersebut. Tahun ini, genap sepuluh tahun Puyol membela La Furia

mati para tentara. Lagu itu dipilih dengan pertimbangan bahwa Kamerun merupakan satu negara Afrika yang punya tim sepak bola tangguh. Saat ini lagu Waka Waka memuncaki tangga lagu di 15 negara dan videonya selama Juni menjadi tayangan paling banyak disaksikan di internet. Dari You Tube hits nya mencapai lebih dari 70 juta. Selain Shakira artis lain yang turut meramaikan acara penutupan adalah peraih Grammy Award Ladysmith Black Mambazo, Jozi, Stoan Seate, Slikour, Zuluboy, Abigail Kubeka, dan Theo Kgosinkwe. Saat penutupan, juga akan dilakukan serah terima antara tuan rumah Piala Dunia 2010 dan 2014. Karena itu, Presiden

Roja. Selama itu pula, baru tiga gol yang disumbangkannya. Namun bagi publik Spanyol, golnya tadi malam jauh lebih penting dari apapun. Bahkan, David Villa yang tengah mengejar gelar top scorer mengaku rela tidak mencetak gol asal

Brazil Luiz Inacio Lula da Silva akan hadir, lantaran negaranya bertindak sebagai host empat tahun mendatang. Mantan bintang Samba-julukan timnas Brazil seperti Cafu dan Romario, serta mantan pelatih Carlos Alberto Parreira juga dijadwalkan hadir. ‘’Acara penutupan akan kental dengan warna Afrika, serta dengan teknologi kelas dunia,” jelas Derek Carstens, Chief Marketing Officer Piala Dunia 2010 kepada situs resmi FIFA. “Piala Dunia Afrika sudah menunjukkan spirit yang unik dan warna warni serta kehangatan warga Afrika dan masyarakatnya. Acara penutupan akan memberi penghargaan kepada spirit itu dengan produksi kelas dunia,” bebernya. (ali/bas)

Spanyol menang di final. ”Mari kita berharap dia (Puyol) mencetak gol lagi, dan mempersembahkan kemenangan buat Spanyol. Bakal sangat keren kalau itu terjadi di final,” tukas striker yang sudah mencetak lima gol tersebut. (na)

lia, tidak memanggil striker Sampdoria Antonio Cassano. Ini bukan ulah pertama Ferri dengan menginvasi lapangan. Dia melakukan hasl serupa sebelumnya. Ya, dengan menggunakan baju biru bertuliskan berlogo superman di dada dan juga terdapat beberapa tulisan bernada protes, Ferri berlari masuk lapangan ketika Italia menjalani pertandingan uji coba melawan Belanda di Pescara, November tahun lalu. Setelah insiden itu, ternyata Ferri mengulanginya kemarin dini hari (7/7). Dia berlari masuk ke lapangan dekat dengan gawang Jerman yang dikawal Manuel Neuer. Dia hendak berlari ke tengah lapangan, tapi aksi nekatnya keburu dihentikan keamanan. Setelah ditangkap, dia kerap menunjukkan tangan ke arah punggung. Sebab, di kaosnya tertulis kata-kata berdana protes terhadap keputusan Gli

Azzurri (julukan Italia) berangkat ke Piala Dunia 2010 tanpa pemain yang diidolakannya. Pada Piala Dunia 2010, Italia yang berstatus juara dunia, pulang lebih awal. Mereka tersingkir pada fase grup setelah secara mengejutkan kalah dari Slovakia 2-3. Bersama Prancis, Italia menjadi dua raksasa Eropa yang pulang dengan hasil memalukan. Akibat aksi nekat Ferri itu dan ketelodoran tim keamanan di semifinal Piala Dunia 2010, FIFA meminta agar pengamanan di final lebih ketat lagi dan kesalahan yang sama tidak akan ditoleransi. Juru bicara FIFA Nicolas Maingot juga meminta agar insiden itu diinvestigasi. Sementara itu, FIFA memberikan kompensasi kepada sejumlah fans yang terpaksa tidak bisa menonton laga semifinal Jerman versus Spanyol akibat penerbangan yang ditunda di bandara King Shaka. (ham)

Bermain Demi Kebanggaan GAGAL merebut tiket final Piala Dunia 2010, bukan berarti Joachim Loew dan pasukannya harus pulang kampung. Mereka tetap berada di Afrika Selatan, karena Minggu dini hari lusa (11/7), Philipp Lahm dkk harus melakoni laga perebutan tempat ketiga lawan Uruguay. Meski target utama (juara dunia) melayang, tapi bukan berarti Jerman akan melepas laga tersebut. Sebab, Jerman tentu tak ingin prestasi mereka pada Piala Dunia 2010 lebih buruk ketimbang empat tahun silam. Di mana, pada 2006 Jerman juga gagal melaju ke final, namun berhasil merebut posisi tiga besar. Di sisi lain, Uruguay yang kembali menembus fase empat besar setelah menunggu 40 tahun, juga ingin pulang dengan membawa kebanggaan. Karena itulah, laga perebutan

Brazil .................. Teixeira juga dengan tegas menolak anggapan sebagian orang yang mengatakan jika di-

Matthaus ............ ”Tanpa Ballack, setiap pemain berupaya mengambil tanggung jawab lebih. Mereka juga bermain lebih cepat. Keberadaan Ballack akan membuat kecepatan itu berkurang, tapi harus diakui kondisi yang

Pulang ................ dampingi Lahm pada Piala Eropa 2008 lalu. ‘’Awalnya memang nggak ngerti sepak bola, tapi lama-lama paham juga,” terang Claudia. Dengan pemahaman itu satu prinsip penting dipegang Claudia. Dia tak ingin berstatus sebagai pengangguran meski men-

tempat ketiga nanti diprediksi tetap berjalan seru. ”Kami harus memberikan citra yang baik seperti ketika kami bermain melawan Belanda. Kami ingin orang-orang melihat bahwa Uruguay punya ambisi bermain pada level yang sama dengan tiga tim lainnya,” papar Oscar Tabarez, pelatih Uruguay, seperti dikutip Sky Sport. ”Kami akan bermain demi kebanggaan. Pertandingan perebutan posisi ketiga menjadi penting karena alasan itu. Ini adalah prestasi yang layak untuk dikejar,” beber mantan pemain AC Milan, Cagliari, dan Boca Juniors itu. Saat melawan Jerman, Uruguay sudah bisa memainkan Luis Suarez, yang harus absen pada semifinal akibat terkena kartu merah pada perempat final melawan Ghana. Tapi, Jerman juga akan kembali

memainkan striker muda Thomas Muller. Striker Bayern Munchen itu absen di semifinal karena akumulasi kartu kuning. Sementara itu, sejumlah kalangan menilai laga perebutan tempat ketiga tak perlu dilangsungkan. Sebab, tak ada nilai prestisius yang diraih jika berhasil memenangkan laga ini. Sebaiknya, menurut pengamat, laga itu dihapus untuk memberi kesempatan pemain berlibur. Tapi, FIFA menolak permintaan tersebut. ‘’Masih ada kebanggaan yang bisa diraih pada laga ini,” demikian keterangan FIFA melalui situs resmi mereka. ‘’Laga ini akan mempengaruhi rangking. Uruguay saat ini menempati rangking 16. Tentu, mereka berpeluang menembus 10 besar jika memenangkan laga perebutan tempat ketiga,” tandasnya. (ham/bas)

antara masalah yang dihadapi Brazil adalah masalah angka kriminalitas yang tinggi. Menurutnya kejadian criminal bisa terjadi dimana saja di muka bumi

ini. “Masalah itu terjadi di seluruh dunia. Saya melihat kerusuhan terjadi dimanapun saya pergi. Di Eropa, Ameirka Serikat, dan Brazil tidak berbeda. (ali)

ada sekarang kurang bagus secara mental,” tutur Matthaus. Ballack sendiri belum menyatakan kepastian apakah dia akan pensiun atau tidak. Pemain yang absen dari Piala Dunia 2010 gara-gara cedera yang dialaminya tatkala membela Chelsea pada final Piala FA itu masih

menolak memberi keterangan. ”Saya belum ingin membicarakan soal masalah itu (pensiun, Red),” ungkap Ballack yang musim depan akan bergabung ke Bayer Leverkusen setelah kontraknya bersama Chelsea berakhir, kepada Essentiel seperti dilansir AFP. (ham)

jadi isteri pemain top. Dia bertekad untuk bisa menghasilkan uang sendiri. Utamanya saat dia belum berpredikat menjadi ibu. Saat ini, dia menjadi salah satu mahasiswa di Mercedes dan bekerja di salah satu perusahaan swasta. ‘’Pekerjaan sangat penting bagi saya. Menyenangkan sekali bisa melakukan sesuatu dan mendapatkan uang

sendiri,” ujar terang wanita berambut sebahu itu. Meski berpegang dengan prinsip itu, Claudia tak memandang rendah kodrat ibu yang tak berpenghasilan. ‘’Itu sih normal saja karena mereka memang harus mengasuh anak. Peran ganda memang tak selalu mudah,” tukas Claudia. (vem)


23

Kendari Pos | Jumat, 9 Juli 2010

Lebih Dari 3 Juta Orang Saksikan Piala Dunia PHILIPP LAHM – CLAUDIA SCHATTENBERG

Pulang, Lantas Menikah TIMNAS Jerman gagal memenuhi asa mencicipi partai final Piala Dunia (PD) 2010. Namun kenyataan itu tak mengurungkan niat Philipp Lahm untuk menunaikan rencana besar. Kapten Der Panzer itu akan menikahi pacarnya, Claudia Schattenberg, pada 14 Juli nanti alias tiga hari usai PD selesai. Keduanya memang bukan pasangan baru. Sudah dua tahun terakhir ini mereka berpacaran. Kenalnya malah sudah lebih lama, saat mereka masih berusia 16 tahun atau sekitar 10 tahun lalu. Pertemanan yang cukup lama itu pula yang membuat Claudia tak perlu meragukan Lahm. Menurut wanita yang kini bekerja untuk Mercedes itu Lahm merupakan pria yang cukup dewasa dibandingkan pria seusianya. ‘’Dia bisa memberikan rasa aman kepadaku. Selain itu rasanya kami memiliki rasa humor yang sama,” ujar Claudia kepada Gala De. Kebetulan mereka juga memiliki tokoh yang sama untuk memantik rasa humor, yaitu Philipp Mario Barth. Selaras Lahm juga begitu mengagumi calon isterinya itu. ‘’Kami memiliki karakter yang hampir sama lho,” terang Lahm. Selain itu Lahm kadang memberikan kejutan yang tak disangka. Pernah satu kali dia tiba-tiba membawa tas bermerk yang sudah lama diidamkan Burberry. Maklum dengan gaji sebagai karyawan, benda itu dinilai sangat mahal dan tak terbeli jika hanya mengandalkan gaji belaka. Ya, paling tidak kejutan itu untuk membayar minimnya pertemuan keduanya. Tak setiap hari mereka bisa bertemu muka. Alasan pekerjaan masing-masing yang membuat mereka harus bersabar. Makanya Minggu menjadi hari yang paling dinanti oleh pasangan itu. Biasanya sih, pergi noton film di bioskop atau teater menjadi pilihan. Kalau tidak ya, hanya ngobrol saja sembari makan di restoran Italia atau Thailand, dua jenis masakan kegemaran mereka. Selain itu Claudia juga sudah tak perlu kaget lagi dengan keseharian Lahm sebagai pemain professional. Dia sudah memiliki banyak teman sesama isteri atau pacar pemain di Timnas Jerman. Dia sudah men-

Baca PULANG Hal 22

Sebelum Piala Dunia 2010 dimulai banyak yang yakin even sepak bola empat tahunan yang kali pertama digelar di Benua Afrika itu bakal sepi penonton. Faktor keamanan menjadi alasana utama. Tapi prediksi itu meleset. Piala Dunia Afsel ternyata masih menarik minat besar penggila bola non Afrika untuk datang ke Afsel. Meski beberapa pertandingan memang stadion terlihat tidak penuh tapi secara keseluruhan

jumlah penonton Piala Dunia 2010 tergolong tinggi. Hingga babak empat besar ( 62 pertandingan ) jumlah supporter yang datang langsung ke stadion mencapai 3.057.000. Jika dirata-rata, tiap satu pertandingan disaksikan oleh 49.134 penoton. Jumlah itu menjadi yang terbanyak ketiga setelah Piala Dunia 1994 Amerika Serikat dan Piala Dunia 2006 Jerman. Total stadion-stadion di Afsel memiliki kapasitas 3,42 juta selama

Piala Dunia. Sementara itu, kinerja panpel Piala Dunia 2010 mendapat kritikan setelah ratusan calon penonton yang sudah memegang tiket gagal menyaksikan jalannya pertandingan. Penyababnya, pesawat yang mereka tumpangi tidak bisa mendarat di Bandara King Shaka Durban karena bandara pembangunannya baru selesai menjelang Piala Dunia itu penuh oleh pesawat komersial yang parkir serta jet-jet pribadi.

jika tiket pertandingan sudah terjual habis. Insiden ini mendapat perhatian khusus dari FIFA. “FIFA akan mempelajari kasus yang menimpa suporter itu. Penyebabnya murni masalah penerbangan,” kata Nicolas Maingot, juru bicara FIFA seperti dilansir Associated Press. Rencananya FIFA akan memberikan kompensasi kepada calon supporter yang gagal menyaksikan partai semifinal antara Jerman versus Spanyol. (ali)

Brazil Klaim Semua Sesuai Rencana

Matthaus : Sebaiknya Ballack Pensiun TANPA sang kapten Michael Ballack, Jerman bermain luar biasa di Piala Dunia 2010. Meski tersingkir di semifinal dari Spanyol, tapi Jerman sudah menunjukkan diri sebagai tim yang punya prospek hebat pada masa depan. Atas alasan itulah, mantan kapten Jerman Lothar Matthaus memberi saran kepada Ballack supaya pensiun dari timnas. Dengan begitu beberapa pemain muda Jerman mendapat lebih banyak ruang berekspresi di lapangan hijau. Sekarang, posisi yang ditinggal Ballack sudah diisi secara bergantian oleh Sami Khedira dan Bastian Schweinsteiger. Lalu ban kapten sekarang dipegang Philipp Lahm. Karena itu, menurut Matthaus, tak ada lagi tempat bagi Ballack. ”Jerman bermain lebih baik tanpa Ballack dan lebih berhasil. Pemain lainnya bisa menggantikan peran kepemimpinannya dan terbentuk hirarki baru dalam tim,” bilang Lothar Matthaus, kepada The Sun, seperti dilansir Soccernet. Ya, Schweinsteiger yang sarat pengalaman, kendati masih berusia muda, mampu memerankan tugas Ballack di lapangan dalam menjaga agar mental pemain. Namun, yang istimewa tanpa Ballack, Jerman lebih cepat dan

Setelah berbutar-putar menanti ada tempat yang kosong, beberapa pesawat akhirnya bisa mendarat. Tapi karena harus berputar-putar dulu di udara, para supporter itu harus menelan kekecewaan karena sesampainya di stadion pertandingan sudah selesai. Saat pertandingan antara Jerman dan Spanyol digelar, ada 1800 kursi Stadion Moses Mabhida yang kosong. Padahal sebelum pertandingan sudah diumumkan

lugas. ”Saya memahami betul ambisi Ballack untuk kembali ke dalam tim. Tapi, menurut saya, sebaiknya dia pensiun dari timnas. Keputusan mundur dia akan menjadi momen besar, itu bisa merealisasikan tim yang lebih kuat tanpa Ballack,” ujar pria berusia 49 tahun itu.

Sejak Jerman menghabisi Inggris 4-1 pada babak 16 besar, mantan pemain Inter Milan dan Bayern Munchen itu sudah menyatakan bahwa tim besutan Joachim Loew itu lebih bagus tanpa Ballack. Namun, dia menolak dianggap tidak respek.

Baca MATTHAUS Hal 22

KEPUTUSAN Brazil menjadi tuan rumah Piala Dunia 2014 sudah dikeluarkan enam tahun lalu. Tapi ternyata pembanguan dan renovasi 12 stadion yang disiapkan untuk menggelar pertandingan ternyata baru saja dilakukan. Kondisi itu mendapat sorotan dari FIFA. Sekjen FIFA Jerome Valcke mengatakan bahwa kesiapan Brazil itu adalah sebuah hal yang “luar biasa”. Setelah dua bulan mendapat kritikan dari FIFA Presiden Federasi Sepak Bola Brazil (CBF) Ricardo Teixeira mengatakan bahwa persiapan Brazil dalam menjadi tuan rumah Piala Dunia 2014 semua sesuai rencana. Kondisinya sama sekali berbeda dengan yang dikawatirkan Jerome Valcke. Menurut Teixeira pekerjaan dalam menggarap beberapa stadion sudah sudah dimulai tahun ini dan angaran yang dibutuhkan tahun ini juga ditetapkan. “Saat ini kami masih membicarakan dimana pertandingan yang di Sao Paulo akan digelar setelah Stadion Morumbi ditolak oleh FIFA. Kami juga membahas kepastian status Kota Curitiba,” kata Teixeira seperti dilansir Associated Press. Stadion MOrumbi tidak disetujui karena pemerintah tidak bisa memberie garansi keuangan untuk merenovasi stadion tersebut. “Jika Sao Paulo ingin menjadi tuan rumah pembukaan atau kompetisi secara keseluruhan, deadlinenya saat ini sudah tertutup. Cape Town membangun stadion-stadionnya dalam waktu

2,5 tahun. Jadi kami dalam bahaya untuk memenuhi batas waktu itu,” lanjutnya. Teixeira mengungkapkan jika dirinya pekan lalu sudah pernah melakukan pembicaraan dengan serius dengan walikota Sao Paulo, Gilberto Kassab. Tapi dia mengatakan perlu melakukan pembicaraan dengan gubernur Alberto Goldman ketika kembali ke Brazil sebelum memberkan informasi yang konkret. “Tidak ada keputusan dalam pembicaraan itu, hanya pembicaraan umum sebab Kassab tengah berlibur. Ketika saya kembali ke Brazil dan dia pulang dari liburan kami akan melakukan pertamuan dengan Gubernur Sao Paulo.” Ungkapnya. Untuk meyakinkan kepada FIFA dan dunia, Teixeira menegaskan pihaknya akan segera menyampaikan laporan keuangan proyek pengerjaan stadion ang disiapkan untuk Piala Dunia 2014. “BUlan depan kami akan melaporkan analisa keuangan dari proyek-proyek stadion dan kami akan melihat apakah ada masalah atau tidak,” bebernya. Dengan jujur Teixeira mengakui bahwa memang ada kekawatiran dalam hal keuangan dalam membangun stadion di Curitiba. Teixeira memaparkan bahwa masalah terbesar yang dihadapi Brazil adalah mayoritas stadion yang sudah tua dan bandara-bandara yang kecil. “Bandara adalah tanggungjawab pemerintah,” cetusnya.

Baca BRAZIL Hal 22


Sprei Anti Ompol Memikat Pengunjung Tersedia di Nurul’s Collection AJANG Campus Exhibition 2010 yang dibarengi dengan pameran dan pasar Usaha Kecil dan Menengah (UKM) di Alun-alun MTQ Square Kendari, cukup menarik perhatian masyarakat Kota Kendari dan sekitarnya. Begitu pun, para penggeliat UKM yang turut berpartisipasi dalam ajang tersebut. Semua berupaya menyajikan produk terbaiknya untuk memikat pengunjung. Salah satu stand yang diminati pengunjung, adalah Nurul’s Collection. Di stand ini, produk yang menjadi jualan andalannya adalah aneka jenis sprei buatan dalam negeri berstandar internasional. Salah satunya, adalah sprei Granitex (Ge-eR) tanpa sambungan yang dibuat melalui industri rumahan. “Kualitasnya beda dengan sprei merek lain, makanya dijamin bagus dan nggak pasaran. Sprei ini, juga sudah diakui oleh pasar internasional dan baru beberapa bulan dijual dalam negeri. Dulunya dijual untuk pasar Asia Pasifik,” kata Anhy yang menjaga stand Nurul’s Collection. Selain sprei Granitex, juga ada sprei anti ompol yang terbuat dari bahan import Korea dan kaos Ecce’s. Untuk sprei anti ompol, sangat cocok untuk yang punya bayi dan lanjut usia (lansia). Sebab, bisa digunakan sebagai pelindung kasur/ springbed dari ompol, muntah, noda cairan dan sebagainya. “Ada lapisan karet dibagianbawah,jaditidakakan tembus ke kasur,” ujarnya. Untuk sprei kaos Ecce’s ini, terinspirasi dari sprei yang ada di Jerman (spannbettlaken). Terdapat karet disekeliling sprei, sehingga tidak perlu dirapihkan setelah bangun tidur dan tetap ketat menempel di matras kasur. Di Nurul’s Collection, juga tersedia aneka jenis bantal, baju gamis dan mukena gelombang cinta. (cr6)

—STIE 66 Kendari—

Satu-Satunya Prodi Manajemen Terakrediatsi B AJANG Campus Exhibition 2010, tampaknya tidak dilewatkan begitu saja oleh Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) 66 Kendari. Ini dibuktikan dengan ikut bergabungnya STIE-66 Kendari pada ajang yang merupakan hasil kerjasamaKopertisWilayahIXSulawesi denganEventOrganizer(EO)Intermedia PromotionHarianKendariPos. “Kami sangat apresiasi dengan dihelatnya Campus Exhibition 2010 ini, mengingat ajang ini baru pertama kali dilaksanakan dan dirasakan sangat bermanfaat bagi PTS. Bagi STIE-66 Kendari, kami jadikan sebagai sarana promosi keunggulan program studi (Prodi), serta keberhasilan pencapaian para alumni dan kampus sejak awal berdirinya,” ungkap Pimpinan STIE66 Kendari, Sudarmanto. Sudarmanto merinci capaian lembaga pendidikan yang dipimpinnya saat ini adalah satu-satunya PTS Prodi Manajemen yang terakreditasi B oleh BAN-PT. “Tahun ini kami menjadi satu-satunya penerima program cooperative education (Coop) dari Kemendiknas, serta penerima program enterpreneurship dari Kopertis Wilayah IX Sulawesi. Dimana pada 2009 lalu, kami juga terpilih menjadi PTS sehat dari Kemendiknas,” rincinya. Mengenai pendaftaran, selain menerima pendaftaran di kampus STIE-66 Kendari, pihak pengelola membuka pendaftaran melalui stand di ajang Campus Exhibition. “Cukup dengan

SUWARJONO/KP

STIE 66: Sejumlah cara dilakukan manajemen perguruan tinggi swasta (PTS) dalam menggaet mahasiswa baru. Salah satu cara yang dilakukan STIE 66 dengan menampilkan foto-foto hasil karya mahasiswanya. uang pendaftaran Rp 150 ribu untuk Prodi S1 dan Rp 500 ribu untuk Prodi S2, maka calon mahasiswa akan terdaftar di STIE-66 Kendari. Karena itu bersegeralah mendaftar, pasalnya kuota PTS kami hanya 360 orang per tahun ajaran, dengan delapan rombongan belajar,” ajaknya. Untuk diketahui, konsentrasi Prodi STIE66 Kendari Terakreditasi B BAN-PT, me-

liputi manajemen keuangan dan perbankan, manajemen sumber daya manusia, manajemen pemasaran, akuntansi keuangan, akuntansi perpajakan serta akuntansi publik, untuk S1. Sedangkan S2 meliputi manajemen. “Pendaftaran gelombang I dibuka sejak 14 Juni-31 Juli sedangkan gelombang II pada 18 Agustus-24 September 2010,” jelasnya. (cr6)

SUWARJONO/KP

GEMERLAP MTQ: Suasana malam yang ramai di ajang Campus Exhibitions, seperti terlihat kemarin malam (8/7).

SUWARJONO/KP

ANEKA JUALAN: Selain menampilkan keunggulan setiap stand perguruan tinggi di ajang Campus Exhibitions, alun-alun MTQ Square, di pameran pendidikan ini juga dipenuhi aneka macam pakaian seperti pakaian shalat, sprei dan beragam pakaian lainnya.

SUWARJONO/KP

BERAGAM SOUVENIR: Aneka macam souvenir mulai gantungan kunci, boneka maupun perhiasan, sangat diminati pengunjung pameran pendidikan.

SUWARJONO/KP

PEMENANG DANGDUT: Ini para pemenang festival dangdut selama berlangsungnya Campus Exhibitions 2010 di Alun-alun MTQ Square.


Kendari Pos Edisi 9 Juli 2010