Page 1

Jumat, 8 April 2011

Harga Eceran Rp. 3.500,-

http://www.kendarinews.com

Prioritas Haji Lansia Dihapus IST/KP

Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah, Kemenang, Slamet Riyanto (kiri) bersama Menteri Agama, Suryadharma Ali (tengah).

PSSI

KN Konsultasi ke FIFA Jakarta, KP Komite Normalisasi (KN) bergerak cepat untuk menjalankan semua instruksi dari FIFA. Tahapan sampai pelaksanaan kongres sudah disusun. Tapi komite yang diketuai Agum Gumelar itu juga bertindak esktra hati-hati agar semua tindakan yang dilakukan tidak menimbulkan polemic baru. Diantaranya yang terkait dengan larangan Nurdin Halid, Nirwan Dermawan Bakrie, George Toistta, dan Arifin Panigoro untuk dicalonkan sebagai Ketua Umum PSSI. “Lampu Merah” itu tertulis jelas dalam surat FIFA. Meski begitu, saat ini tetap ada pihak-pihak yang masih belum yakin sepenuhnya dengan keputusan yang berdasarkan kepada hasil

Baca FIFA di Hal. 2

SELEBRITI

Eksis Lagi HAMPIR dua tahun vakum, bintang film Nirina Zubir bersiap eksis lagi main film. Tapi, Na, biasa disapa-tak mau menerima syuting stripping yang menghabiskan waktu di lokasi syuting. “Bulan Mei, film aku keluar, juga ada FTV. Kalau sinetron yang stripping aku nggak dulu, karena waktunya harus pergi pagi pulang pagi,aku pasti mikirin anak terus. Daripada nggak bisa kerja, mending nggak terima dulu,” jelas ibu dari Zivara Ruciragati Sharief (1 tahun). Pemilik tubuh mungil ini juga sudah terlihat langsing. Mengenakan rok pendek, Na menggedong Zivara dan selalu mesra dengan gitaris band Cokelat itu. “Iya nih badan aku udah kembali normal lagi seperti dulu,” katanya.(tia)

Jakarta, KP Kementerian Agama (Kemenag) menghapus kebijakan penetapan skala prioritas keberangkatan bagi Calon Jamaah Haji (CJH) lanjut usia atau lansia. Terhitung pada 2011 ini mekanisme antrean akan dikembalikan seperti semula yakni ketentuan first come first serve. Yakni, JCH yang sudah mendaftarkan diri harus mengantri sesuai dengan waiting list yang rata-rata diatas enam tahun. Prioritas bagi CJH usia lanjut dinilai merusak sistem antrean karena akan berdampak pada panjang daftar tunggu haji. “Kita tak ingin merusak sistem

yang sudah ada,” kata Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kemenag Slamet Riyanto dalam diskusi bersama wartawan di kantornya Jakarta kemarin (7/4). Pertimbangan penghapusan kebijakan ini terkait dengan fakta dan temuan di lapangan. Yakni, prioritas antrean kepada jamaah haji Lansia kerap ditempeli dengan jamaah usia muda dari keluarga sebagai tenaga pendamping bagi CJH tersebut. Karena itu Kemenag keberatan jika harus mengeluarkan prioritas bagi calon haji usia lanjut. Di sisi lain, kebijakan akan

diberlakukan secara kondisional yakni jika ada sisa kuota nasional maka jumlahnya akan didistribusikan ke daerah. “Nanti kami berikan catatan bahwa mereka yang berhak mendapatkannya adalah CJH yang belum pernah menunaikan ibadah haji dan berusia lanjut,” kata dia. Kuota haji 2011 untuk haji reguler sebanyak 194 ribu orang dan haji khusus sebanyak 17 ribu. “Jumlah penyetor Setoran Awal Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) sampai dengan tanggal 7 April 2011 mencapai

Baca HAJI di Hal. 7

Rumah dan Mobil Dinas Dilarang Mewah Jakarta, KP Pemerintah pusat akan membuat aturan baru yang mengatur mengenai rumah dinas dan mobil dinas gubernur, bupati, dan walikota, termasuk kantornya. Aturan yang sudah ada berupa peraturan menteri (permen), akan dinaikkan status menjadi peraturan presiden (perpres). Inti aturan baru ini, kantor gubernur, bupati/walikota, rumah dinas dan mobil dinasnya, dilarang mewah. Di aturan teranyar nantinya diatur secara tegas standarnya. Bagi daerah yang melanggar ketentuan, maka bisa menjadi temuan pemeriksaan oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Mendagri Gamawan Fauzi menjelaskan, di banyak daerah, rumah dinas, mobil dinas, termasuk ruang kerja kepala daerag, terlalu berlebihan. “Melanggar azas kepatutan dan kepantasan,” ujar Gamawan Fauzi kepada wartawan di kantornya, usai menghadiri rapat kabinet di Kantor Presiden, Kamis (7/4). Dalam rapat tersebut, lanjutnya, presiden menekankan pentingnya penghematan anggaran APBN dan APBD minimal 10 persen, sebagaimana dituangkan dalam Inpres Nomor 7 Tahun 2011. Presiden SBY memberi contoh pembatasan pengadaan kendaraan dinas dan perjalanan dinas.

Baca RUMAH di Hal. 7

FERY PRADOLO/INDOPOS

Massa mengatasnamakan Koalisi Rakyat Tolak Gedung Baru DPR menggelar aksi dengan membentangkan surat raksasa yang ditujukan kepada Pimpinan DPR RI di Gedung DPR-MPR, Jakarta kemarin (7/4). Mereka menuntut agar DPR membatalkan rencana pembangunan gedung baru senilai Rp. 1,138 tiriliun kepada negara dan meminta maaf secara terbuka melalui sidang paripurna DPR atas rencana pembangunan Gedung DPR RI.

SBY Soroti Proyek-proyek Besar Terbitkan Inpres untuk Penghematan Anggaran Jakarta, KP Rencana DPR memiliki gedung baru tampaknya harus diurungkan. Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menginstruksikan pembangunan gedung dan ban-

gunan atau fasilitas pemerintah serta lembaga negara yang memakan biaya besar agar ditinjau ulang. Instruksi diberikan setelah melakukan pengecekan rencana pembangunan gedung dan fasilitas yang tidak memenuhi ketentuan. “Dalam bahasa saya tidak memenuhi standar kepatutan, agar ditunda dulu untuk dilakukan revisi penye-

suaian bahkan barangkali kalau memang tidak sangat diperlukan bisa ditunda dan dibatalkan,” kata SBY usai rapat terbatas di Kantor Presiden, kemarin (7/4). Ratas yang diikuti Wapres Boediono dan tiga menteri koordinator, itu mengagendakan langkah-langkah optimasi

Baca SBY di Hal. 7

Briptu Norman Kamaru, Polisi yang Mendadak Populer Gara-gara Berjoget India

Norman Kamaru Idolakan Shahrukh Khan Sejak SD Gara-gara aksi jogetnya menirukan lagu India berjudul Chaiyya-Chaiyya di situs YouTube, Briptu Norman Kamaru mendadak populer. Tetapi, tidak hanya populer, dia juga terkena sanksi dari atasannya di Brimob Polda Gorontalo karena dianggap melanggar disiplin. Benarkah, gara-gara banyak yang membela, dia akhirnya disanksi ringan?

ROY TILAMEO, Gorontalo

Nirina Zubir

JIKA belum pernah menyaksikan aksi Norman yang sedang berjoget sambil duduk saat jaga, tidak ada salahnya Anda membuka YouTube. Lalu, ketik judul Polisi Gorontalo Menggila. Maka, Anda akan terhibur aksi polisi yang bertugas di kesatuan Brimob Polda Gorontalo itu. Cara dia berjoget, meski dilakukan sam-

JPNN

Briptu Norman Kamaru diberi "sanksi" oleh atasannya dengan bernyanyi untuk menghibur teman-temannya.

bil duduk, persis dengan gaya Shahrukh Khan, sang penyanyi lagu berjudul Chaiyya-Chaiyya itu. Melihat gaya lipsyncnya juga menunjukkan bahwa Norman hafal dengan lagu tersebut. Karena itu, selama 6 menit 30 detik (durasi rekaman dalam YouTube itu), Anda pasti akan terhibur dan mungkin akan tertawa dengan gayanya yang kocak. Hingga Rabu sore lalu (6/4), video aksi Norman itu sudah dibuka lebih dari 500 ribu kali. Konon, jumlah itu lebih banyak ketimbang video asli Chaiyya Chaiyya di YouTube yang dibawakan penyanyi aslinya, Shahrukh Khan dan Malaika Arora. Video asli Shahrukh Khan tidak sampai 300 ribu kali dibuka. Bagaimana ceritanya hingga muncul

Baca IDOLAKAN di Hal. 7


2

Kendari Pos |Jumat, 8 April 2011

Rekonstruksi Malinda Kembali Batal Jakarta, KP Rekonstuksi untuk membongkar modus penggelapam Inong Malinda alias Malinda Dee kembali batal. Rekonstruksi yang sedianya digelar di Bareskrim Mabes Polri tersebut urung karena Malinda mengeluh sakit. Alasan lainnya, petinggai Bank Indonesia (BI) dan Citibank kelelahan setelah dua hari rapat dengan DPR. Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Anton Bachrul Alam di Jakarta kemarin (7/4) menjelaskan, semula upaya rekonstruksi digelar di kantor Citibank Landmark, Jakarta Selatan. Tapi kahirnya dipindah ke Bareskrim Mabes Polri. Pertimbangan utamanya adalah, polisi tidak ingin pelayanan nasabah Citibank tergangu dengan upaya rekonstruksi tersebut. Namun, mantan Kapolda Jatim itu mengatakan rencana yang sudah disusun itu batal. Anton mengatakan, kepada polisi Malinda mengaku kurang sehat. Selain itu, petingi-petinggi BI dan Citibank kelelahan setelah dua hari berturut-turut rapat dengan Komisi XI DPR. Dalam rapat tersebut, Citibank diwakili oleh Citi Country Officer Citibank Indonesia Shariq Mukhtar, dan Vice President Customer Center Citibank Hotma Sitompul. “Proses rekonstruksi akan kami gagas secepatnya. Tentunya setelah pihak-pihak yang berkepentingan sudah fit,” tandas Anton. Dia tidak menjelaskan jadwal ulang pelaksaan rekonstruksi tersebut. Jendral bintang dua itu tidak berkomentar banyak tentang kondisi fisik Malinda yang sakit. “Alasan kepada penyidik sakit, tidak enak badan. Itu saja,” tegas Anton. Padahal, sosialita 47 tahun itu selama dipenjara disebut gemar senam. Upaya ini dilakukan alumni Fakultas Ekonomi Universtitas Trisakti itu untuk menjaga kebugarannya. Keterangan jika Malinda rajin senam selama dipenjara dijelaskan oleh Halapancas Simanjutak, kuasa hukum Malinda. Dia menuturkan, Malinda olahraga

ARUNDONO/JPNN

Kadiv Humas Polri Inspektur Jendral Anton Bahrul Alam, Kamis 7 April 2011, memberikan penjelasan di depan kantor Bareskrim Polri perihal rencana rekonstruksi kasus Citibank yang melibatkan Melinda Dee dan rencana salah satu anggota Polri, Briptu Norman yang diundang menjadi tamu dalam acara di salah satu stasiun tv. sendiri di tahanan supaya tetap segar dan bugar. Sementara itu, Halapancas juga menyebut Malinda juga akrab bersosialisasi dengan dua tahanan perempuan yang satu sel dengannya. Dia juga menyebut, Malinda masih tetap sering berhias. “Kan biasa sebagai perempuan,” kata Halapancas. Terkait penundaan upaya rekonstruksi yang disebut batal karena kondisi kesehatan Malinda, Halapancas menyerahkan semuanya kepada polisi. Pihak Malinda siap jika suatu saat polisi memutuskan untuk menggelar rekonstruksi. Lebih lanjut Anton mengatakan, polisi kemarin memeriksa seorang saksi baru. Saksi yang diperiksa tersebut berinisial N. “Posisinya adalah head teller di Citibank,” tandas Anton. Dari pemeriksaan tersebut, penyidik berupaya mengumpulkan apakah transaksi dari nasabah ke teller tangan kanan Malinda sesuai SOP. Selama ini, polisi memeriksa seorang teller berinisial D yang disebut menjadi pintu masuk uang dari nasabah ke reken-

ing Malinda. Anton menjelaskan, penyidik belum bisa menyimpulkan apakah transaksi antara teller suruhan Malinda tersebut sesuai dengan standard operating procedure (SOP) atau tidak. “Pemeriksaan masih berlangsung,” katanya. Pada kesempatan kemarin, Anton membantah jika Polri memeriksa Wakil Gubernur Lembaga Pertahanan Nasional (Lemhanas) Marsekal Madya TNI Rio Mendung Thalieb. Anton mengatakan, dalam daftar penyidik, Jendral AU bintang tiga itu tidak masuk daftar orang yang diperiksa terkait kasus dugaan penggelapan dan pencucian uang nasabah Citibank oleh Malinda. “Tidak ada nama Wagub (Rio Mendung, red) disana,” tegas Anton. Rio merupakan Komisaris di Sarwahita Grup, yang salah satu pemegang sahamnya adalah Malinda. Perusahaan itu bergerak dibidang kontraktor. Pemeriksaan polisi hingga kemarin juga belum menyentuh aliran dana yang dikantongi Malinda. Anton menjelaskan, pemeriksaan terhadap 30 rekening yang

disebut menjadi kantong Malinda mengalirkan duit itu belum dilakukan. Padahal, 30 rekening tersebut sudah dibekukan polisi. “Kami belum mengarah kesitu (pemeriksaan 30 rekening yang dibekukan, red),” tandasnya. Untuk memeriksa 30 rekening yang dibekukan itu, Polri wajib meminta izin dulu kepada BI. Pasalnya, pemeriksaan tersebut adalah upaya yang menyankut undang-undang kerahasiaan bank. Anton mengatakan, polisi belum meminta persetujuan kepada BI untuk memeriksa dan membuka kembali 30 rekening tersebut. Terkait rencana DPR yang ingin memanggil Malinda, Anton menjelaskan pihak Mabes belum bisa mengeluarkan izin. Dia menuturkan, izin baru bisa diberikan setelah pihaknya mengkaji surat permohonan dari DPR. Lantas, apakah ada urgensi pemanggilan tersebut? Anton mengaku bersedia berkomentar jika sudah mengantongi surat izin pemanggilan Malinda dari DPR. “Kita belum menerima suratnya. Kita belum bisa ngomong,” pungkas Anton. SPDP Malinda Dee Masuk Kejaksaan Kejaksaan Agung telah menerima Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan (SPDP) atas nama Inong Malinda Dee. Dengan begitu, kejaksaan mulai memantau perkembangan penyidikan kasus pembobolan rekening nasabah Citibank yang dikabarkan mencapai Rp 17 miliar itu. “SPDP-nya kita terima tanggal 4 April kemarin,” kata Kepala Pusat Penerangan dan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung, Noor Rachmad, Kamis (7/4). Berdasarkan SPDP yang dibuat Bareskrim Mabes Polri tanggal 25 Maret tersebut, lanjut Noor, Malinda dijerat dengan sangkaan pencucian uang dan pidana perbankan. Tindak lanjut dari diterimanya SPDP, Noor memastikan pihaknya sudah menyusun tim jaksa peneliti. “Pasti sudah ada, tapi saya belum tahu nama-nama jaksanya,” kata mantan Kajati Gorontalo ini.(pra/wan)

Jatah Menteri PKS Dikurangi Jakarta, KP Ketua Divisi Pusat Pengembangan Strategi dan Kebijakan DPP Partai Demokrat, Ulil Abshar Abdalla mengatakan draf kontrak baru kaolisi sudah diserahkan ke para peserta koalisi. Namun, dari enam peserta partai koalisi hanya PKS yang tidak dilibatkan menyusun kontrak koalisi. Sedangkan PPP, PKB, PAN, Golkar dan Partai Demokrat sendiri terlibat dalam penyusunan. “Sudah dibagi-dibagikan ke partai koalisi, kecuali PKS yang tidak dikasi, karena memang belum diajak bicara oleh Presiden,” kata Ulil di sela-sela acara diskusi di Jakarta, Kamis (7/4). Menurut Ulil, tidak diajaknya PKS dalam menyusun kontrak baru karena di dalam koalisi diinginkan adanya perubahan peran antara sesama peserta partai kaolisi. Kata dia, sebagai bentuk perubahan peran itu, jatah menteri PKS akan dikurangi. “Akan ada pergantian menteri,” katanya. Namun, isi kontrak baru koalisi enggan dijelaskan lebih lanjut Ulil. Yang jelas kata dia, reshuffle kabinet akan dilakukan setelah kontrak baru sudah final dan ditanda tangani peserta partai koalisi. “Redesain kontrak politik, baru ada pergantian menteri. Saya tidak bisa bercerita banyak,” tukasnya. Dijelaskan pula Ulil, redesain politik perlu dilakukan untuk mengamankan posisi Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) sampai akhir masa jabatannya 2014. Demokrat tidak ingin lagi ada gonjang-ganjing di DPR yang mengancam pada pemakzulan seperti pada kasus hak angket mafia pajak. Sementara itu, Ketua Divisi Komunikasi DPP Partai Demokrat, Andi Nurpati Baharuddin membantah bila pengurus DPP tidak dilibatkan pada pembahasan kontrak baru koalisi tersebut. Kata dia, orang yang melakukan pendekatan ke partai koalisi memang bukan orang DPP Demokrat tapi bukan berarti SBY mengabaikan suara dari partai. “Tidak benar, itu memang hanya persoalan tekhnis. Saya pernah ikut pada rapat pembahasan koalisi. Selain itu juga dibahas masalah persiapan 2014. Jadi tidak benar kalau Pak SBY hanya mendengar orang lain,” tukasnya.(awa)

Agum Siap Rangkul Semua Kubu FIFA .......................... putusan Komite Banding bentukan Exco PSSI itu tersebut. Agar semuanya jelas, KN berencana untuk beraudiensi langsung dengan FIFA di Zurich. Sesegra mungkin akan ada perwakilan KN yang terbang ke markas FIFA di Zurich. Kabarnya Agum Gumelar sendiri yang akan berangkat. Rencana konsultasi langsung dengan FIFA itu diungkapkan anggota KN Joko Driyono kepada Koran ini tadi malam. “Komite ingin mendapat back ground yang utuh,” ujar Joko Driyono. “Untuk kapan berangkatnya itu terkait juga dengan urusan visa. Tapi Pak Agum (Gumelar) memang punya rencana ke markas FIFA,” sambung Joko Driyono. Komite Normalisasi yang berfungsi sebagai komite pemilihan kongres kemarin sudah membuat time line pelaksanaan kongres pemilihan Ketum PSSI, Waketum, dan anggota Exco. Setelah melakukan rapat kemarin siang di kantor PSSI kepada wartawan Agum Gumelar mengungkapkan jika kongres dijadwalkan digelar pada 20 Mei. Tapi lokasinya belum ditentukan. “Tanggal 20 Mei kan hari kebangkitan nasional. Jadi kita ingin menetapkan ini sebagai awal kebangkitan sepakbola Indonesia. Kami belum menetapkan tempatnya, karena masih harus membahasnya dengan pemilik suara,” kata Agum Gumelar didampingi

tujuh anggota KN dalam jumpa pers di Kantor PSSI kemarin sore. KN juga menetapkan masa pendaftaran bakal calon pada 12 -17 April. Setelah itu akan dilanjutkan dengan proses verifikasi dan banding sampai dengan lima selanjutnya. Tanggal 22 April, atau empat pekan sebelum kongres digelar, sesuai statuta undangan akan dikirimkan kepada seluruh anggota peserta kongres. Ada yang berbeda dengan tahapan pencalonan kali ini. Dimana semua anggota PSSI yang jumlahnya 400 bisa mengajukan calon. Tapi yang berhak memilih tetap 100 anggota yang sudah ditetapkan. Yaitu 33 Pengprov, 15 lub ISL, 16 klub teratas Divisi Utama, 14 klub teratas Divisi I, 12 klub teratas Divisi II, dan 10 klub teratas Divisi III. Khusus untuk Divisi Utama, menurut Agum Gumelar undangan baru akan dibagikan pada 1 Mei. “Untuk menentukan siapa yang berhak memiliki suara dari Divisi Utama pada kongres mendatang, kami akan melakukan validasi terlebih dahulu agar tidak terjadi kekisruhan seperti kemarin. Kami akan panggil dulu 39 klub peserta Divisi Utama untuk diminta kesepakatannya agar tidak terjadi keributan lagi. Undangan untuk mereka baru kami kirim 1 Mei sekalian menunggu hasil klasemen akhir kompetisi Di-

visi Utama yang berakhir 29 April nanti,” beber Agum. Mengenai Komite Banding, menurut Agum, komposisinya baru akan diputuskan setelah pertemuan Komite Normalisasi dengan anggota PSSI pemilik hak suara, termasuk 78 anggota PSSI yang menggelar kongres Pekanbaru lalu. “Kami akan menentukan komposisi Komite Banding setelah pertemuan tersebut, seperti apa nanti komitenya tergantung dari hasil 16 April nanti,” ungkap mantan Menteri Perhubungan ini Terkait Liga Primer Indonesia (LPI), Agum menuturkan, sesuai dengan tugas Komite Normalisasi yakni mengontrol LPI masuk di bawah PSSI atau menghentikan secepatnya komite akan mengelurkan putusan setelah melakukan hearing dengan pihak LPI dan pihak PT Liga Indonesia (Liga) selaku penyelenggara kompetisi yang diakui FIFA. “Kita semua waktu itu sudah sepakat akan menunggu hasil putusan FIFA, dan apapun itu akan jadi pedoman. Nah sekarang putusan dari FIFA sudah keluar, ini kemudian yang akan menjadi pegangan kami, sesuai dengan electoral

code dan statuta PSSI yang berdasar pada FIFA,” bebernya. Ketua PSSI periode 1998-2003 ini menegaskan, komite yang dipimpinnya akan merangkul semua kubu yang ada saat ini. Menurut dia, pihaknya sudah sepakat untuk bergerak dengan satu tekad. Yaitu rekonsiliasi tanpa mengusik lagi perbedaan. “Tidak boleh ada lagi kubu kubuan,” cetusnya. Anggota KN JOko Driyono mengatakan komite akan menyelesaikan draft electoral code untuk kongres ke FIFA dalam dua hari ini. “Malam ini (tadi malam-Red) kami akan melakukan pembahasan mengenai draft electoral code kongres, dan besok (hari ini -Red.) akan dilakukan finalisasi, untuk kemudian, diserahkan ke FIFA untuk mendapat pengesahan terkait pemilihan anggota komite eksekutif, ketua umum dan wakil ketua umum sebelum batas akhir yang diberikan FIFA,” ujarnya. Di bagian lain, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara (MenPAN) Evert Ernest Mang-

indaan mengaku siap maju ke pencalonan ketua umum PSSI jika memang memenuhi syarat yang ditentukan oleh Komite Normalisasi. “Silakan. Itu kan harus ada yang mengusulkan,” kata Mangindaan usai menghadiri pengucapan sumpah hakim konstitusi di Istana Negara, kemarin (6/4). Dia menyatakan tidak ingin terburu-buru mengiyakan usulan pihak yang ingin mengusungnya menjadi orang nomor satu di tubuh PSSI. Misalnya masyarakat di Sulawesi Utara yang mencalonkannya. EE Mangindaan memang tercatat sebagai mantan Gubernur Sulut dan Pembina Persma Manado. “Lebih baik komite normalisasi cepat menentukan, prosesnya bagaimana, persyaratannya bagaimana. Di situ baru kita lihat,” katanya. Menurut Mangindaan, figur yang pas menjadi ketua umum PSSI adalah yang betul-betul mau berjuang untuk sepakbola. Dia berpendapat, sebaiknya

tidak terlalu banyak pembatasan atau syarat menjadi ketum PSSI. “Saya di dalam atau di luar, tetap berjuang untuk sepakbola,” kata putra tokoh sepakbola nasional Erents Alberth Mangindaan itu. Dia berkeyakinan, KN di bawah komando Agum Gumelar akan mampu bersikap netral. Sementara itu, Sutiyoso yang namanya disebut-sebut bakal menjadi salah satu calon Ketum PSSI periode empat tahun ke depan kemarin siang nyambangi kantor redaksi INDOPOS (Jawa Pos Group), di Gedung Graha Pena, Jakarta. Pria yang akrab disapa Bang Yos itu datang memenuhi undangan INDOPOS yang ingin mengetahui lebih jauh mengenai rencana pencalonan dirinya sebagai Ketua Umum PSSI sekaligus kiat-kiatnya jika terpilih nanti. “Saya ini belum pernah menyatakan akan mencalonkan sebagai ketua umum PSSI. Tapi, kok banyak yang meminta saya

memaparkan konsep,” ujar Bang Yos. Menurut mnatan GUbernur DKI Jakarta itu, sejauh ini belum ada satu pun pemilik suara sah yang melamarnya untuk menjadi calon ketua umum PSSI. Bahkan, Pengprov PSSI DKI yang notabene paling dekat dengan Bang Yos belum bersuara bakal mencalonkan dirinya. “Pengprov PSSI DKI yang seharusnya menjadi pelopor mencalonkan saya, hingga saat ini belum juga bersuara,” ungkapnya. Bang Yos mengatakan tidak akan menyatakan maju sebagai ketua umum PSSI, jika tidak mendapat dukungan mayoritas dari pemilik hak suara. Namun, pria kelahiran Semarang 6 Desember 1944 itu mengaku, tak menolak jika dirinya diberikan amanah untuk menjadi ketua umum PSSI. “Saya pantang menolak amanah. Dan kalau sudah diberi amanah, saya akan berusaha menjalankan amanah itu dengan sebaik-baiknya,” tukasnya.(ali/fal/sis)


3

Jumat, 8 April 2011

Minim, Produksi Beras Lokal Kendari, KP Masa panen raya belum dilakukan petani di Sultra. Akibatnya produksi beras di daerah ini tergolong minim. Wilayah penghasil beras seperti di Konawe dan Kolaka mengalami penurunan sekitar 50 persen produksi dibanding sebelumnya. Sejumlah penguasaha beras terpaksa harus mendatangkan dari Makassar untuk memenuhi permintaan konsumen. Salah seorang distributor beras di Kendari, Hendrawan Sumusgea menjelaskan adanya penurunan suplai dari beberapa mitra terutama dari para pengusaha penggilingan gabah. Pasalnya untuk Konawe baru di Abuki yang panen. Itupun masih beberapa petani saja. Begitu juga di Kolaka baru di daerah Ladongi yang panen. “Agak minim suplai beras, penurunan suplai terjadi sekitar 50 persen dari sebelumnya,” teranganya. Minimnya suplai beras, berakibat pada kenaikan harga, walaupun

di pasaran tidak terlalu dirasakan. Untuk harga di produsen terjadi kenaikan sekitar 15 persen. Untuk beras lokal sebelumnya Rp 250 ribu per karung (50 kg), tapi kini satu karung dihargai Rp 280 ribu. Di pasaran harga jual beras juga mengalami kenaikan sekitar Rp 100 - Rp 200 setiap kilogram, tergantung jenis dan kualitasnya. “Tapi untuk kualitas beras lokal saat ini sudah bagus, hanya agak kurang stok. Makanya kami mendatangkan dari Makassar dengan harga jual Rp 300 ribu per karung, dan kualitasnya lebih bagus,” papar Hendra. Dari pantauan lapangan, Pada Mei nanti di sejumlah daerah baik di Konawe, Kolaka dan Bombana akan panen raya. Pada masa tersebut biasanya harga beras akan turun, demikian harga di pasaran. “Ketika panen biasanya beras dari Sulsel tidak masuk, kalau kualitas beras lokal bagus, karena beras lokal lebih murah,” pungkas Hendra. (lis/awl)

Pemerintah Suntik Merpati Rp 510 M

ist/kp

Untuk menyehatkan PT Merpati Nusantara, pemerintah menyuntik dana Rp 510 M. Rencananya dana itu digunakan untuk revitalisasi pesawat baru serta modal kerja. Jakarta, KP Roda restrukturisasi mulai bergulir di PT Merpati Nusantara Airlines (MNA). Dana Rp 510 miliar pun siap disuntikkan pemerintah ke maskapai penerbangan pelat merah tersebut. Menteri BUMN Mustafa Abubakar menyatakan, pemerintah memang telah menyetujui business plan atau rencana bisnis restrukturisasi yang diajukan manajemen

Merpati. ’’Sudah ada kesepakatan dengan PPA (Perusahaan Pengelola Aset) bahwa Merpati akan diselamatkan,’’ ujarnya di kantor Kementerian BUMN, Rabu (6/4) kemarin. Pemerintah sudah menunjuk PT PPA untuk memimpin program penyehatan BUMN-BUMN sakit. Dalam skema penyehatan tersebut, BUMN akan membahas business plan bersama PPA. Jika tercapai

kesepakatan, pemerintah pun siap menyuntikkan modal. Menurut Mustafa, untuk pencairan, PPA akan berkoordinasi dengan Kementerian Keuangan dan kemudian mengajukan ke Badan Anggaran DPR. ’’Saya kira bulanbulan ini bisa finishing,’’ katanya. Sementara itu, Direktur Utama PT Merpati Nusantara Airlines, Sardjono Djhony Tjitrokusumo yang dihubungi menjelaskan, dari

rencana awal suntikan modal Rp 600 miliar, PPA menyetujui Rp 510 miliar. ’’Itu hasil perhitungan PPA, kami sepakat,’’ ujarnya. Menurut dia, suntikan dana tersebut rencananya digunakan untuk revitalisasi pesawat baru, pengadaan pesawat baru, memperbaiki defisit cash flow, serta modal kerja. ’’Yang jelas, suntikan modal akan membuat Merpati mampu tumbuh lagi,’’ tegasnya. (jpnn/awl)

Harga Minyak Naik, Indonesia Tetap Optimis

PONSEL WANITA. Arnis memamerkan Nexian Princess NX G889. Ponsel ini makin memanjakan kaum Hawa.

Nexian Princess NX G889

Pelanjut Nexian She Makassar, KP Masih ingat Nexian She? Ponsel besutan Nexian tersebut dikhususkan buat kaum hawa. Bisa jadi para wanita mulai bosan dengan model tersebut. Ditambah lagi, sejulah vendor melansir ponsel yang modelnya persis sama dengan Nexian She. Mengantisipasi kemungkinan jemu, Nexian tak tinggal diam. Mereka tengah menghadirkan ponsel terbaru yang memanjakan kaum hawa. Tidak hanya modelnya yang makin menarik, aplikasi yang dibenamkan di dalamnya pun sangat menunjang pengguna yang membutuhkan ponsel simpel tapi menawan. Nexian menamai pelanjut Nexian She itu dengan Nexian Princes NX G889. Nexian Princess NX 889 mengusung model touchsreen (capacitive touch). “Layarnya berukuran 2,8 inci dan mempunyai kamera berkekuatan 2MP. Selain itu, yang menarik, terdapat juga aplikasi Wi-Fi pada ponsel cantik ini,” terang Arnis, saat wartawan menyambanginya di salah satu stan ponsel di MTC, baru-baru ini. Seperti Nexian She, pada Princess juga terdapat berlian Swarovski yang menjadi andalan ponsel tipe Glamorius ini. Demikian pula fitur lainnya, juga lebih banyak kesamaan dengan fitur pada Nexian She. “Seperti Bluetooth, Java, FM Radio, MP3, 3GP, T-flash slot yang mampu menampung memori microSD hingga 4GB,” sebut Arnis. Terdapat pula Nexian Digital Sound with SRS Technology pada produk yang dibanderol seharga Rp900-an ribu ini. Digital Sound tersebut menjanjikan keluaran suara lebih baik. Setiap produk disiapkan pula jack 3,5 mm untuk memperluas kompabilitas headset. Hadir pula aplikasi online seperti Nexian Messenger, Nexian Zone, Social Media, Internet Browser, Yahoo! Messenger, MSN, Skype dan Yahoo! Mobile. (jpnn/awl)

Jakarta, KP Harga minyak dunia terus melonjak ke USD 113 per barel. Jauh melampaui prediksi asumsi makro APBN Indonesia yang hanya USD 80 per barel. Di sembilan Negara di Asia Tenggara, sudah mengambil kebijakan untuk menaikkan harga BBM mereka mulai 9 - 16 persen. Namun pemerintah Indonesia masih tetap berusaha optimis harga minyak akan kembali stabil. ‘’Kita selalu waspadai pergerakan harga minyak. Kita masih tertolong karena rupiah menguat. Kita hanya antisipasi bilamana dampaknya mempengaruhi subsidi,’’ kata Wakil Menteri Keuangan, Any Ratnawati pada wartawan di Jakarta, Kamis (7/4) kemarin. Lonjakan harga minyak memang mempengaruhi kekuatan anggaran pemerintah khususnya terhadap subsidi. Beban pemerintah dinilai berat karena rencana penghematan dan menaikkan harga BBM premium batal dilakukan per 1 April 2011. Alokasi BBM yang disubsidi jenis premium, diperkirakan melebihi target. Diperkirakan volume konsumsi BBM bersubsidi akan melonjak ke kisaran 41-42 juta kiloliter dari target awal 38,6 juta kiloliter dalam APBN 2011. Artinya pemerintah perlu memikirkan tambahan kenaikan anggaran subsidi

Agus Martowardojo berkisar Rp 3-6 triliun. Semula diharapkan, beban subsidi ini bisa ditutupi dari penghematan anggaran yang bisa terkumpul Rp 16,8 triliun di semester I-2011. ‘’Yang harus kita jaga itu terutama pada volume dan juga selisih harga keekonomiannya. Itu yang wajib kita jaga karena menyangkut kekuatan anggaran dalam APBN,’’ tegas Any. Sebelumnya, Menteri Keuangan Agus Martowardojo memastikan pemerintah belum beren-

cana untuk menaikkan harga BBM premium. Pemerintah sedang memaksimalkan upaya penghematan melalui kesadaran masyarakat saja, karena usulan pemerintah melakukan pembatasan BBM masih ditolak DPR RI. ‘’Kita masih tetap mempertahankan tidak menaikkan harga BBM. Namun kita harus bisa menjaga antar demand (permintaan) dan suply (ketersediaan),’’ kata Agus. Agus menjelaskan, APBN saat ini masih aman. Karena besaran APBN sangat dipengaruhi Indonesian Crude Price (ICP) dan Lifting minyak. Yang paling penting kata Agus, lifting minyak Indonesia jangan sampai menurun. Menteri Koordinator bidang ekonomi, Hatta Rajasa menegaskan pihaknya akan berupaya agar lifting minyak tetap stabil dan tidak sampai terjadi penurunan. ‘’Saya concern kepada BP Migas dan jajarannya agar dapat mengejar target lifting 970.000 barel. Kalaupun meleset, angkanya jangan terlalu jauh. Kalau meleset hanya 1.000-2000 tidak masalah,’’ kata Hatta.(jpnn/awl)

Usaha Waralaba Sangat Menjanjikan Kendari,KP Ini peluang bagi mereka yang ingin berbisnis dalam usaha retail. Yayasan Etrepreneur Cerdas (YEC) Indonesia bekerjasama dengan Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Makassar dan Kendari serta Kadinda Sultra akan menggelar workshop tentang Waralaba (retail,red) management. Pemateri yang didatangkan merupakan pembicara nasional, yaitu Iswarin Retailmen, seorang konsultan retail nasional yang sudah berpengalaman selama 20 tahun membantu

berbagai usaha. Workshop ini berlangsung di sebuah hotel ternama di Kendari, Sabtu (9/4) besok. Hendra Arifin, selaku panitia Workshop yang ditemui kemarin menjelaskan bila kegiatan ini merupakan edukasi untuk masyarakat bagaimana cara mengelola usaha retail yang menarik dan nyaman bagi konsumennya. Materi yang dipaparkan pun berkisah bagaimana memilih lokasi sebuah usaha, desain store agar lebih hidup, penataan barang atau pembuatan lay out yang efektif, market-

ing, promosi, IT, termasuk standar operating prosedur. “Berikut bagaimana cara cerdas dan hemat dalam melakukan launching produk, merancang sistem retail modern dan penggunaan softwer yang modern akan dikupas habis dalam workshop,” terangnya. Pengalaman para alumnus workshop kata Hendra mereka lebih piawi dalam mengelola usahanya dan bisa memperoleh omzet lebih tinggi, dibanding sebelum mengikuti workshop. Pasalnya ilmu yang diperoleh selama sehari nanti bakal

memberikan pemahaman tentang bagaimana mengelola usaha retail dan menarik bagi pengunjungnya. “Ilmu dalam workshop ini adalah ilmu baru, jadi tidak rugi bagi yang mengikutinya,” papar Hendra. Investasi untuk mengikuti workshop ini Rp 1,25 juta per orang, tapi bagi peserta yang lebih awal mendaftar hanya dikenakan dana investasi sebesar Rp 850 ribu. “Target kami 50 peserta dalam wokshop. Bila lebih kami akan bagi dua kelas, karena kalau dijadikan satu tidak akan efektif,” pungkasnya. (lis/awl)


Jumat, 8 April 2011

email : bumianoa@gmail.com

Langganan Luar Kota Rp. 67.500,-

Antam Biayai Gedung Serbaguna

Ibu Rumah Tangga Tertangkap Pakai Sabu

Pembukaan Bedah Kecamatan di Wundulako Kolaka, KP Setelah sebelumnya dilaksanakan di lima kecamatan, Rabu (6/4) lalu Bedah Kecamatan digelar di Kecamatan Wundulako yang seremoni pembukaannya dilaksanakan di lapangan sepak bola Rire, Desa Tikonu. Seperti pembukaan bedah sebelumnya di lima kecamatan terdahulu, kali ini PT Antam (Persero)

Baca GEDUNG di Hal 6 Pls. VP of HR & CSR PT. Antam (persero) Tbk UBP Nikel Sultra, Hakim Nur Mampa saat menyerahkan Bantuan PLTS. ELIAZER/KP

Warga Kembali Demo PT Ifishdeco Andoolo, KP Kembalinya PT Ifishdeco melakukan investasi di Konawe Selatan terus mendapat penolakan dari sejumlah warga di Kecamatan Tinanggea. Kemarin (7/4), ratusan warga dari berbagai desa melakukan unjuk rasa den-

gan tuntutan agar PT Ifishdeco tidak melanjutkan investasinya dan meninggalkan lokasi HGU yang pernah ditinggalkan. Unjukrasa warga ini tidak lagi disampaikan ke DPRD ataupun pemerintah kabupaten, tetapi warga langsung

ke lokasi perkebunan dan pertambangan termasuk di kantor PT Ifishdeco di Desa Lapoa. Aksi unjuk rasa yang mendapat pengawalan dari aparat Polres Konsel tersebut nyaris terjadi adu jotos antar sesama warga. Pendukung PT Ifishdeco,

termasuk sejumlah karyawan melakukan aksi protes terhadap warga yang melakukan aksi. Adu mulut antar warga pun tidak terhindarkan. Untung saja aparat keamanan segera meredah kete-

Raha, KP Selain berurusan dengan kepolisian, Sekretaris Dinas Pendidikan (Diknas) Muna Drs La Oba, bakal juga berurusan dengan Kejaksaan. Pasalnya, Komisi III DPRD Muna langsung merekomendasikan ke Kejaksaan Raha terkait pungutan biaya pendaftaran tes

calon kepala sekolah. Kesimpulan itu hasil hearing antara Diknas Muna dan komisi pimpinan La Ode Koso itu, Rabu malam (6/4). Sayang, Sekretaris Diknas Drs La Oba yang melegalkan biaya pendaftaran tersebut, tidak menghadiri pertemuan itu. Menurut La Ode Koso, citra Diknas Muna telah rusak akibat ulah sekretaris Diknas La Oba diperiksa poli-

si. “Pemeriksaan sekretaris Diknas itu, menandakan kalau Diknas Muna itu sangat bobrok,” ujar La Ode Koso. Ketua Fraksi PAN itu meminta agar Sekretaris Diknas segera diproses hukum, agar tidak menimbulkan fitnah. “Proses hukum yang bisa membuktikan, salah atau tidak. Kami (Komisi III) merekomendasikan kasus ini ke kejaksaan,” terangnya.

Jadi Tim Sukses, PNS Diberi Sanksi

La Ode Koso mengungkapkan, jauh hari sebelum seleksi calon kasek diadakan. Ia sudah mengingatkan Diknas, untuk tidak menyelenggarakan tes tersebut. Alasannya, selain masih banyak guru yang telah mengikuti seleksi itu dan menunggu antrian untuk diangkat menjadi kepala sekolah. “Se-

Rumbia, KP Momen Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) putaran kedua makin menggaung di Kabupaten Bombana. Untuk itu, Pj Bupati Bombana, Muhammad Hakku Wahab mengimbau kepada segenap pegawai negeri sipil (PNS) agar tidak terlibat politik praktis dengan secara terang-terangan mendukung salah satu calon. Himbauan itu dalam bentuk tertulis yang ditujukkan kepada seluruh bawahannya. Instruksi itu, Hakku Wahab menekankan kepada asisten, kepala SKPD lingkup Pemkab Bombana, 22 camat serta seluruh lurah dan kepala desa agar menyampaikan kepada seluruh staf PNS dan PHTT diinstansi masing-masing. Agar tidak terlibat atau melibatkan diri sebagai tim sukses pasangan calon Bupati dan wakil Bupati yang akan ikut dalam pilkada putaran kedua nanti. Sayang, dalam instruksi yang dikeluarkan, Hakku tidak

Baca JAKSA di Hal 6

Baca SUKSES di Hal 6

Baca DEMO di Hal 6

DPRD Muna Rekomendasi ke Jaksa Pungutan Tes Calon Kasek

Raha, KP Polisi Resort (Polres) Muna berhasil menangkap seorang ibu rumah tangga pengguna narkoba jenis sabu-sabu. Perempuan berinisial H itu ditangkap di sebuah rumah di Jalan Lumba-Lumba, Laino, sekitar pukul 11.00 Wita, kemarin. Dari tangan tersangka, polisi mengamankan barang bukti satu paket sabu ukuran 0,2 gram. Anehnya, saat dibawa ke Polres Muna, tersangka membawa tiga anaknya ke polisi. Boleh jadi, tersangka menjadikan alasan anak-anaknya yang masih kecil untuk mendapat keringanan. “Kita masih melakukan pengembangan, dari mana sabu itu didapat,” ungkap Kapolres Muna, AKBP Rachmat Pamudji, kemarin. Katanya, dari pengakuan tersangka, sabu itu dipakai sendiri tidak untuk diperjualbelikan. Namun kepada siapa Ia membeli, polisi masih terus melakukan pengembangan. Kapolres Muna menuturkan, ibu berinisial H tersebut ditangkap, berdasarkan dari laporan masyarakat. “Ada laporan masyarakat, kita melakukan pengintaian,” jelasnya. Setelah memastikan kebenarannya, polisi lalu melakukan penggerebekan. “Tersangka diancam dengan hukuman 4 tahun penjara,” pungkas Rachmat Pamudji. (awn)


6 Sukses ..................... memberikan ancaman yang pasti. Sebab di poin kedua dalam surat itu, bupati hanya menegaskan bahwa jika ditemukan adanya laporan PNS dan PHTT yang menjadi tim sukses, maka akan diberikan sanksi sesuai aturan perundang-undangan yang berlaku. “PNS adalah pelayan masyarakat yang lebih mengutamakan kepentingan umum daripada kepentingan pribadi. Jangan coba-coba terlibat langsung dalam politik praktis karena itu melanggar etika PNS. Apalagi terangterangan dukung-mendukung salah satu pasangan calon yang maju di Pilkada. Mereka yang terlibat sudah pasti akan ada langkah-langkah hukum sesuai dengan perundang-undangan yang ada,” tegas kepala Dinas Pertambangan dan ESDM Sultra ini. (nur)

Jaksa ..................... makin banyak calon kepala sekolah, kinerja sekolah akan tidak baik. Karena guru yang telah memegang sertifikat calon kasek, akan mencari-cari kesalahan kepala sekolah agar terjadi mutasi,” terangnya. Alasan lainnya, di APBD 2011 tidak terakomodir biaya seleksi calon kasek. Namun warning dari Komisi III, tidak diindahkan Diknas. Drs Alimudin, Kepala Diknas Muna, mengaku tidak tahu menahu dengan biaya pungutan pendaftaran tes calon kasek. Katanya saat itu ia sedang di luar daerah dan sekretaris Diknas Muna selaku Plt Kepala Dinas. “Saya tidak tahu adanya kebijakan pungutan itu,” kilahnya. Drs La Oba, Sekretaris Diknas sebelumnya menjelaskan, biaya pungutan seleksi calon kasek diambil dari dana BOS dan BOP. Katanya dalam juknis BOS dan BOP, terdapat item pendidikan dan pelatihan untuk pengembangan dan peningkatan kualitas guru. Nah, petunjuk itu, yang dijadikan Sekretaris Diknas Muna tersebut untuk membiayai seleksi calon kasek. (awn)

Kendari Pos |Jumat, 8 April 2011

Baliho Masmuddin Terancam Diturunkan Tak Bayar Pajak Unaaha, KP Baliho Ketua BNK Konawe, Masmuddin yang juga wakil bupati Konawe terancam diturunkan bidang pajak Dinas PPKAD Konawe. Kepala bidang Pajak DPPKAD Konawe, Era Hartamawangsa mengatakan, baliho milik BNK yang menampilkan gambar Masmuddin itu selama ini tidak membayar pajak. Sementara baliho itu mengandung pesan-pesan politik. Karena dalam baliho itu

terdapat embel-embel calon bupati. “Pemberantasan narkoba miliki BNK itu kan program pemerintah. Kalau program pemerintah tidak dikenakan pajak. Tetapi karena ada embel-embel calon bupatinya maka dikenakan pajak karena mengandung pesan promosi,” ujar Era Hartawangsa, kemarin. Terkait baliho Permata, Bahteramas dan Hayati Permata yang menampilkan gambar isteri Bupati Konawe, Hj Yati Lukman Abunawas menurut Era, tidak termasuk reklame. Sebab, baliho itu mengandung

pesan program yang dimungkinkan untuk kepentingan publik sehingga tidak mesti dikenakan pajak. “Kalau ada baliho dan mengandung pesan pribadi maka termasuk kategori komersil. Jadi, harus wajib pajak. Kalau baliho ucapan selamat tahun baru, natal dan Idul Fitri tidak termasuk reklame sepanjang tidak ada embel-embel calon bupati. Kalau ditambahkan embel-embel calon bupati maka harus dikenakan pajak. Terkait pajak reklame ini diatur dalam Perbup Nomor 11/2011 tentang

pajak retribusi,” jelasnya. Dalam waktu dekat, pihaknya akan menertibkan baliho-baliho yang mengandung unsur reklame. Termasuk baliho Ketua BNK Konawe, Masmuddin yang pesannya memberantas narkoba, namun ditambahi embel-embel calon bupati Konawe, dibagian bawah gambar Masmuddin. “Tetapi sebelumnya kami akan koordinasi lebih dulu kepada bupati, kadis PPKAD, kabag Hukum dan Satpol PP. Namun, kami awali peringatan dan teguran sebelum kami turun,” pungkasnya. (din)

UU Lalu Lintas Masuk Kurikulum Pendidikan Unaaha, KP Pelanggar lalu lintas umumnya didominasi remaja dan siswa SMA, bisa jadi disebabkan minimnya pengetahuan dan pemahaman remaja terhadap aturan Lalu Lintas. Hal itulah yang mendorong Satuan Lalu Lintas Unaaha, Polres Konawe menggelar sosialisasi UU tersebut dalam rangka pengintegrasian materi Lalu Lintas dalam mata pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan. Sasaran awal sosialisasi integrasi tersebut digelar di SMA Anggaberi, kemarin. Sosialisasi itu dilakukan menurut Pjs.Kasat Lan-

tas Unaaha, Iptu Ananda Silaen adalah dalam rangka uji coba. “Mencoba program integrasi pendidikan berlalulintas, mengenai ketertiban dan keselamatan berlalulintas. Ini juga merupakan program unggulan Ditlantas Polda Sultra,” ujar mantan Kaurbin Ops Reskrim Polres Konawe. Pemberian materi ini juga ditujukan untuk melatih guru-guru tingkat SLTP dan SLTA dalam kerangka pengimplementasian berlalulintas ke dalam kurikulum pendidikan nasional. “Jadi bagi remaja kita ini yang belum memi-

liki Surat Izin Mengemudi (SIM), terlebih dahulu harus mengetahui pendidikan dasar dan ketertiban berlalulintas,” tambahnya. Dikatakan Ananda, sosialisasi di SMA Anggeberi ini merupakan kali kelima digelar Satlantas Unaaha. “Setiap minggu empat sekolah baik itu SMP maupum SMA atau SMK. Rencananya guru-guru yang telah dilatih sebelumnya oleh kami, akan meneruskan materi ini di sekolahnya masing-masing,” tuturnya. Kegiatan Satlantas Unaaha itu direspon positif jajaran guru SMA Anggaberi. Jamal, salah seorang

guru mengatakan, kegiatan itu adalah tindak lanjut pelatihan sebelumnya Mapolres Konawe beberapa waktu lalu. “Untuk selanjutnya diterapkan siswa-siswi. Dan materi ini sudah masuk dalam kurikulum pendidikan. Khususnya mata pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan dan mata pelajaran Penjaskes,” ujarnya. “Kami sudah siap, khususnya kelas 11. Sosialisasi ini sangat penting karena umumnya pelaku dan korban kecelakaan adalah dari kalangan pelajar dan remaja,” tambahnya. (din)

Demo ..........................

Aparat kepolisian yang melakukan pengawalan aksi melakukan mediasi kepada pimpinan PT Ifishdeco agar menerima tuntutan warga. Setelah melakukan pertemuan, pimpinan PT Ifishdeco, Harisoan meminta agar pertemuan dilakukan di Mapolres Konsel. “Agar terjadi komunikasi antara pimpinan PT Ifishdeco dan warga yang berunjukrasa disepakati bertemu di Mapolres Konsel,” ujar Kapolsek Tinanggea Iptu

Agus Winarto, kemarin. Pertemuan di Mapolres tersebut berdasarkan permintaan pihak PT Ifishdeco, mengingat pada saat ada unjuk rasa, pimpinan PT Ifishdeco masih berada di Kendari. Untuk dapat bertemu, maka perwakilan warga diminta untuk bertemu di Mapolres Konsel. “Kedua bela pihak sepakat untuk bertemu, karena itu kami ajak perwakilan untuk berdialog di Mapolres yang dimediasi oleh

Kapolres Konsel,” tandasnya. Sementara itu, Direktur PT Ifishdeco, Harison mengatakan, keberadaan PT Ifishdeco di Kecamatan Tinanggea untuk berinvestasi di atas lahan HGU masih berlaku. “Kehadiran kami sangat serius untuk berinvestasi, bahkan penerimaan karyawan sudah kami lakukan yakni memprioritas warga setempat. Persoalan lainnya kami serahkan kepada pemerintah,” katanya singkat. (era)

gangan kedua kelompok. Dalamtuntutannyawargamendesak agar PT Ifishdeco untuk tidak melanjutkan investasinya. “Kami minta kepada PT Ifishdeco untuk meninggalkan lokasi HGU. Lahan ini adalah lahan masyarakat, karena itu kami memintah untuk mengembalikan lahan tersebut, kepada masyarakat,” ujar Bahnut, salah seorang oratornya kemarin.

Gedung .................. Tbk UBP Nikel Sultra ikut terlibat. Pada Bedah Kecamatan di Wundulako kali ini, PT. Antam menyerahkan bantuan 750 lembar seng, 100 unit Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS), AC, mesin potong rumput, dan ratusan lembar baju “Bedah Kecamatan.” Selain itu, pada kesempatan tersebut, PT. Antam sekaligus menyerahkan bantuan pembangunan gedung aula serbaguna Kecamatan Wundulako. Seluruh bantuan tersebut diserahkan secara simbolis oleh Pls. VP of HR & CSR, Hakim Nur Mampa yang didampingi CSR Manager, Derlia. Staf CSR PT. Antam (persero) Tbk UBP Nikel Sultra, Yacob Sampe dan Baghas Wisastra pada kesempatan tersebut kembali menegaskan komitmen lembaganya bahwa seluruh bantuan yang selama ini diserahkan, merupakan bukti kepedulian terhadap masyarakat di Kabupaten Kolaka. “Ini juga sekaligus wujud keseriusan perusahaan untuk ikut mendukung program pemerintah kabupaten Kolaka melalui Program Gerbangmastra Bedah Kecamatan yang diharapkan menjadi jembatan menuju terciptanya Kolaka Emas,” kata Yacob Sampe. Seremoni pembukaan Bedah Kecamatan di Wundulako di hadiri langsung Bupati, H. Buhari Matta, Wakil Bupati, H. Amir Sahaka, Dandim 1412/HO, Letkol (Inf) Alamsyah, Wakil Ketua DPRD, H. Tajuddin dan unsur pimpinan SKPD. Saat membuka Bedah Kecamatan tersebut, Bupati, Buhari Matta kembali menyatakan ungkapan terima kasihnya terhadap keterlibatan aktif PT. Antam (Persero) Tbk dalam menyokong program strategis Pemkab Kolaka. Gedung serba guna Wundulako yang akan dibangun dan dibiayai sepenuhnya oleh PT Antam Tbk, nantinya akan menjadi icon Bedah Kecamatan Wundulako. Sebelumnya, BUMN pertambangan tersebut juga telah menyanggupi untuk membiayai sepenuhnya pembangunan kantor kecamatan Pomalaa, yang nantinya akan menjadi bangunan kantor kecamatan termegah di Kabupaten Kolaka. (zer)


7

Kendari Pos |Jumat, 8 April 2011

Proyek Ratusan Miliar untuk Bangunan di Luar Kemendiknas SBY .......................... dan efisiensi penggunaan anggaran negara. Ikut juga dalam ratas antara lain Menteri PU Djoko Kirmanto, Mendagri Gamawan Fauzi, dan Wakil Menkeu Anny Ratnawati. Dalam catatan SBY, untuk tahun 2011 terdapat sembilan lembaga yang merencanakan pembangunan gedung dan fasilitas dengan biaya lebih dari Rp 100 miliar. Secara berurutan adalah DPR, MA, Kemenkeu, DPD, BPK, Kejaksaan Agung, BPS, Kemendiknas, dan KPPU. Urutan kesepuluh ditempati Kemenkes dengan biaya Rp 81 miliar. “Ini untuk 2011 saja. Ada yang multiyears, berarti tiap tahun diperlukan anggaran,” ungkap SBY. Dia memahami urgensi pembangunan gedung tersebut. “Namun demikian dengan semangat optimasi dan efisiensi, saya persilakan untuk dilhat sekali lagi, apakah masih ada yang bisa diefisienkan,” katanya. Menurut SBY, pembatasan pembangunan, seperti gedung kantor dan rumah dinas baik di pusat dan daerah, menjadi bagian langkah penertiban, optimasi dan efisiensi anggaran. Pembangunan tersebut dimungkinkan jika sangat diperlukan. Selain itu, besaran luas dan fasilitasnya diseuaikan kebutuhan. “Tidak boleh yang tidak diperlukan dibangun dan diada-adakan,” tegasnya. Dengan begitu, anggaran bisa dihemat. “Sehingga tidak ada kenyataan bahwa gedung atau wisma itu terkesan berlebihan bahkan mewah,” sambung SBY. Dia menuturkan, masih melihat di pusat dan beberapa daerah, wisma dan rumah dinas yang dinilai berlebihan. Sementara di sekelilingnya prasarana publik justru kurang, seperti air bersih, fasilitas jalan, puskesmas, dan prasarana pendidikan.

Begitu juga dengan angka kemiskinan yang relatif tinggi. “Ini yang mesti kita koreksi dan tidak boleh terjadi di masa depan,” katanya. SBY mengungkapkan, pemerintah telah memiliki peraturan yang dikeluarkan kementerian PU dan Kemendagri tentang standar bangunan dan gedung perkantoran agar tepat, tidak melebihi kepatutan, dan sesuai dengan anggaran negara. Sesuai dengan saran para menteri, Permen tersebut akan ditingkatkan menjadi Perpres. “Dengan demikian lebih mengikat lagi kepada semua pengguna keuangan dan pengelola anggaran,” ujarnya. Terkait dengan langkah efisiensi anggaran itu, kata SBY, pihaknya telah menerbitkan Instruksi Presiden No. 7/2011 yang ditandatangani 15 Maret 2011. Isinya, instruksi kepada jajaran pemerintahan untuk melaksanakan penghematan anggaran minimal 10 persen pada tahun berjalan ini. Salah satunya dengan mengurangi overhead cost atau biaya administrasi dan digunakan untuk memperbesar pos belanja modal. Secara kongrit, penghematan itu antara lain dilakukan dengan membatasi perjalanan dinas, penyelenggaraan workshop atau seminar. SBY mengaku mendapat informasi, ada perjalanan dinas sebuah lembaga yang memakan waktu lebih dari 50 persen dari hari kerja yang dimiliki. “Persoalannya apakah harus sesering itu dan berapa besar biayanya,” katanya lantas menyebut informasi tersebut perlu diklarifikasi. Langkah penghematan lain adalah dengan membatasai pengadaan kendaraan-kendaraan dinas. “Kalau memang tidak diperlukan, mengapa harus diadakan kendaraan dinas,” katanya. SBY mengungkapkan, atas Inpres tersebut, dalam APBN tahun berjalan 2011 ini, tercatat dilakukan penghe-

matan sebanyak Rp 16,8 triliun. Menurutnya, Rp 16,8 triliun akan dialirkan untuk keperluan lain, seperti pembangunan infrastruktur, pos-pos yang lebih produktif, atau menambah anggaran program pengurangan kemiskinan. Sebagian juga menjadi dana cadangan untuk antisipasi gejolak harga minyak bumi dan pangan pada tingkat dunia. Terpisah, Mendagri Gamawan Fauzi langsung menanggapi instruksi presiden. Saat di temui di kantornya kemarin, Gamawan mengatakan pihaknya akan segera mengingatkan para gubernur untuk mengevaluasi APBD di kota/kabupaten. Terutama APBD yang digunakan untuk membangun gedung-gedung pemerintahan daerah. “Yang mengevaluasi bupati dan walikota kan Gubernur. Jadi saya akan ingatkan agar kepala daerah betul-betul menaati Permendagri (Peraturan Menteri Dalam Negeri,” kata Gamawan. Mantan Gubernur Sumbar itu menerangkan, sebenarnya Permendagri diatur tentang berapa luas ruang kerja gubernur, walikota, dan bupati. Selain itu, Permendagri juga mengatur itu tentang spesifikasi mobil dinas untuk kepala daeeah. “Itu ada standarnya, kalau melebihi bisa jadi temuan BPK dan dianggap ketidaktaatan terhadap aturan,” ucapnya. Bagaimana jika pemerintah daerah sudah terlanjur punya gedung yang mewah” “Ya sudah mau diapakan lagi. Masak dijual terus beli lagi yang lebih kecil” Yang penting kedepan harus harus ditata lagi,” ucapnya. Sementara itu, Mendiknas Mohammad Nuh menjelaskan, tahun ini memang pihaknya menganggarkan ratusan miliar untuk pembangunan fisik. Namun, mantan rektor ITS itu menegaskan pembangunan bukan dikerjakan di lingkungan Kemendiknas.

Nuh mengatakan, pembangunan tersebut tersebar di beberapa universitas negeri. Menteri kelahiran Surabaya itu menjelaskan, tahun ini terjatat sekitar sepuluh kampus negeri yang mendapatkan bantuan untuk pembangunan fisik. “Jumlahnya memang ratusan miliar lebih untuk satu kampus,” tandasnya. Di antara kampus-kampus yang mendapatkan bantuan duit pembangunan tersebut adalah, Universitas Negeri Trunojoyo di Pulau Madura, Universitas Indonesia (UI), dan Universitas Gajah Mada (UGM). Menurut Nuh, anggaran pembangunan fisik di kampus-kampus negeri tersebut adalah rutin dan disebar bergiliran. Selain digunakan untuk membangun gedung atau ruang perkuliahan, kucuran bantuan ratusan miliar itu juga digunakan untuk membanguan laboratorium. Selain itu, juga digunakan untuk membangun rumah sakit pendidikan. Sifat pembangunan tersebut, jelas Nuh, merupakan pembangunan di institusi fungsional. “Gunanya untuk kepentingan pengembangan pendidikan,” ujarnya. Nuh menganggap, warning yang dikeluarkan presiden SBY tersebut untuk pembangunan kantor atau fasilitas kementerian yang ada di pusat. Untuk kasus tersebut, Nuh menjamin tidak ada pembangunan sarana fisik yang jumlahnya ratusan miliar di Kemendiknas. “Saya perkirakan, pembangunan perkantoran di pusat sudah cukup,” kata dia. Meskipun begitu, mantan Menteri Komunikasi dan Informasi itu mengatakan pihaknya akan bertemua langsung dengan SBY. Tujuannya, untuk mengklarifikasi pengeluaran pembangunan fisik yang sudah diagendakan Kemendiknas. “Kami tetap akan berkoordinasi dengan presiden,” pungkasnya. (fal/kuh/wan)

Pembagian Kuota Haji di Provinsi Dimatangkan Haji .......................... 1.342.482 orang. Dengan kuota haji Indonesia pada penyelenggaraan haji 2011 yang mencapai 211 ribu orang, maka masa tunggu rata-rata enam sampai tujuh tahun. Namun pada kenyataannya ada provinsi tertentu seperti Aceh dan Sulawesi Selatan yang memiliki antrean diatas 10 tahun. “Juga ada yang dibawah enam tahun seperti Jabar yang hanya empat tahun. Sedangkan Jateng enam tahun,” ujar Slamet. Dengan masa tunggu yang bervariasi ini, Slamet mengimbau masyarakat bersabar menunggu saatnya berangkat haji. CJH diminta tidak mudah terbujuk rayuan agar naik haji secara nonkuota karena pemerintah tidak menjamin perlindungan dan fasilitas bagi mereka. Direktur Pengelolaan Dana Haji Ahmad Junaedi menambahkan salah satu solusi yang disusun Kemenag

untuk mengurai antrean haji adalah dengan menetapkan kuota haji 2011 bagi provinsi, kabupaten, dan kota. Kemenag juga telah mengajukan permohonan kepada Pemerintah Arab Saudi agar kuota dasar haji 2011 ditambah menjadi 238 ribu untuk haji reguler dan 20 ribu untuk haji khusus. Dengan demikian, total kuota haji yang diajukan sebesar 258 ribu orang. “Sesuai dengan ketentuan dalam Organisasi Konferensi Islam (OKI) bahwa kuota haji itu satu orang per seribu,” kata dia. Kepastian perolehan kuota haji 2011 Indonesia dari Pemerintah Arab Saudi baru dapat diketahui pada Juni 2011. Kemenag secara khusus juga mengimbau agar CJH yang sudah ditetapkan berangkat pada 2011 untuk membuat paspor. Mereka juga diminta membayar tambahan setoran awal BPIH lebih awal untuk mempersiapkan keberangkatan. (zul)

Perpres Standarisasi Mobil Mewah akan Diterbitkan Rumah ...................... Gamawan menjelaskan, penghematan belanja untuk pembangunan rumah dinas, mobil dinas, dan lainnya, agar porsi dana untuk belanja publik bisa lebih besar lagi di masa mendatang. Bagi kepala daerah yang sudah telanjur menggunakan rumah dinas dan mobil dinas mewah, Gamawan tidak mempersoalakannya. Hanya saja, bagi daerah yang sudah telanjur menganggarkan untuk biaya pembangunan rumah dinas dan pembelian mobil dinas yang kelasnya berlebihan, maka harus dibatalkan.

Mengenai kriteria mewah tidaknya fasilitas tersebut, Gamawan mengatakan, pihaknya akan segera membicarakannya dengan kementrian keuangan dan kementrian pekerjaan umum untuk menyusun regulasinya. “Nanti ada standarnya, dituangkan dalam bentuk perpres,” cetusnya. Mengenai model pengawasannya, Gamawan mengatakan, pihaknya akan mengawasi untuk tingkat provinsi. Sedang kabupaten/kota, gubernur yang mengawasi. “Nanti saya minta gubernur untuk evaluasi, apakah kantor bupati/walikota sudah sesuai standar atau belum,” kata Gamawan.(sam)

Sudah Koleksi 65 Keping CD Shahrukh Khan Idolakan .................... video itu? Ternyata, Norman merekam aksinya pada 9 Maret lalu. Saat itu, pria 27 tahun yang berdarah Gorontalo-Ambon tersebut sedang piket bersama dua rekannya, Briptu Labonsa dan Briptu Fajri. Ketiganya mulai bertugas pukul 09.00 Wita. Saat sedang bertugas, Norman berbincang dengan Labonsa. Dalam pembicaraan itu, Labonsa sempat curhat seputar permasalahan yang dia alami. Pasca pembicaraan itu, Labonsa hanya duduk diam sambil memainkan handphone miliknya. Labonsa yang sedang sedih membuat Norman juga ikut bersedih. Dia lantas berinisiatif menghibur temannya itu. Norman lantas meminjam HP milik Fajri. Handphone miliknya digunakan untuk memutar lagu Chaiyya Chaiyya, sedangkan HP milik Fajri untuk merekam. Maka, beraksilah Norman. Di awal aksinya, sebelum lagu mulai, Norman terlebih dahulu mengisap rokok. Setelah Norman merekam aksi lipsync-nya, tidak berapa lama rekaman itu beredar di kalangan anggota Brimob Polda Gorontalo. Jika akhirnya rekaman itu sampai beredar di YouTube, kemudian dibuka banyak orang hingga akhirnya dimuat atau ditayangkan di media massa, Norman tidak menyadari. Dia baru tahu aksinya disaksikan banyak orang setelah televisi menayangkan beberapa kali. "Saya tidak mencari popularitas. Saya hanya ingin menghibur teman," kata Norman kepada Gorontalo Post (Jawa Pos/ Kendari Pos Group) kemarin. Norman di kalangan temantemannya memang dikenal se-

bagai sosok yang sering menghibur para anggota lainnya dengan bernyanyi dan bergaya ala artis India. "Kadang kala ketika kami capek selesai latihan, Norman sering menghibur kami dengan menyanyikan lagu-lagu India," ungkap beberapa rekan Norman ketika berbincang dengan Gorontalo Post kemarin. Norman menceritakan, ketertarikannya dengan lagu India berlangsung sejak dirinya kelas VI SD. Saat itu dia mengoleksi kepingan CD album lagu India. Beranjak ke SMP, ketertarikannya terhadap lagu-lagu India bertambah ketika munculnya lagu Kuch-Kuch Hota Hai yang dinyanyikan Shahrukh Khan bersama Kajol. Bahkan, tidak jarang dia di depan kelas menyanyi dan bergoyang India. "Dari situ saya sering menghibur teman-teman den-

gan menyanyi lagu India. Gaya para artis India saya tonton lewat VCD," ungkap anak bungsu sembilan bersaudara pasangan Idrus Kamaru dan Halimah Martinus itu. Mulai SD hingga menjadi anggota Polri, ketertarikan Norman terhadap lagu-lagu India tidak pernah surut. Bahkan, hingga kini dia telah mengoleksi 65 keping CD album lagu India. Di antara 65 album lagu tersebut, lima lagu menjadi favoritnya. Di antaranya, Chaiyya-Chaiyya dan KuchKuch Hota Hai. Halimah Martinus, ibu kandung Norman, mengungkapkan bahwa sejak kecil Norman sering bernyanyi dan bergoyang lagu India. Bahkan, kamarnya dipenuhi poster (gambar) para artis India. "Setiap ada album lagu India yang baru pasti dia beli," ungkap Halimah.

Ketika aksi Norman banyak ditonton di dunia maya dan namanya mendadak populer, Halimah berharap agar anaknya tidak dijatuhi sanski. "Apa yang dilakukan anak saya itu sematasemata untuk menghibur rekannya, bukan menjatuhkan citra kesatuan," ujarnya. Lantas, apa sanksi yang dijatuhkan kepada Norman? Anggota polisi angkatan 2007 itu akhirnya diberi sanksi teguran. Norman dinilai telah melanggar disiplin karena sesuai ketentuan, jika dalam keadaan bertugas siaga, tidak boleh merokok, bahkan bercanda berlebihan, apalagi saat mengenakan atribut polisi. Hal itu disampaikan Kepala Satuan Brimob Polda Gorontalo AKBP Anang Sumpena kemarin. Sanksi teguran itu, kata Anang, berupa lisan dan tulisan. "Kami hanya memberi-

kan sanksi teguran aja, tidak lebih dari itu," lanjutnya. Anang menjelaskan, Norman dan dua rekanya, yakni Briptu Labonsa dan Briptu Fajri, telah diinterogasi. Mereka mengakui tidak tahu siapa yang mengunggah video tersebut ke YouTube. Norman pun baru tahu setelah video miliknya diberitakan di sejumlah media karena sudah diunggah lewat YouTube. Benarkah sanksi ringan yang diberikan kepada Norman karena banyak yang mendukung aksinya itu? Anang mengatakan, sebagai atasan langsung Norman, dia harus benar-benar bijaksana. Sebab, di sisi lain banyak sekali masukan kepada dirinya selaku pimpinan Brimob Polda Gorontalo untuk tidak menghukum Briptu Norman. "Bahkan, ada teman-teman saya dari sejumlah daerah, seperti Jakarta, Bandung, Sura-

baya, Bali, mengaku bahwa mereka merasa terhibur dengan adanya lagu-lagu serta goyangan India yang diperankan Norman tersebut," paparnya. Anang menambahkan, dia harus tetap bersikap arif dan bijaksana. Dia akan mengedepankan penilaian dari segi positif. Meski demikian, dari sedikit kesalahan yang dilakukan Norman tetap akan diberi sanksi berupa teguran dengan pertimbangan bahwa dia tidak akan membatasi kreativitas dan bakat yang dimiliki Norman untuk dikembangkan. "Menurut penilaian saya, Norman merupakan sosok anggota yang menjadi penghibur rekan-rekanya sesama anggota dalam kepenatan, kelelahan, dan kejenuhan setelah melakukan pelatihan," ujarnya. Selain diberi sanksi teguran, Selasa lalu (5/4), Norman

juga diberi sanksi lain, yakni diminta menyanyi lagu Chaiyya Chaiyya di depan teman-temannya sambil berjoget. Ini dilakukan Norman sekitar pukul 12.00 Wita, usai selesai latihan di Markas Brimobda Gorontalo. Didampingi atasanya, Kasat Brimobda Polda Gorontalo AKBP Anang Sumpena, Norman membawakan dua lagu india. Salah satunya "ChaiyyaChaiyya" yang sudah jadi ngetop di dunia maya itu. Norman pun bernyanyi sambil bergaya sambil memegang mikrofon. Dalam lagunya itu, dia diselingi tepukan tangan dari seluruh anggota Brimob dan para pejabat teras Brimob. Mereka seakan memberi support terhadap Norman. Sesekali Norman mengusap wajahnya yang dipenuhi keringat karena panasnya terik matahari.(kum)


8

Iklan

Kendari Pos | Jumat 8 April 2011


Hujan Ringan

Jumat, 8 April 2011

23 - 32 °C

Langganan Dalam Kota Rp. 65.500,-

Anarkis,

Rektor Siap Skorsing Mahasiswa

Rektor Kesal Diminta Tanggung Jawab Atas Perbuatan Mahasiswa Kendari, KP Situasi kampus Universitas Haluoleo (Unhalu) sempat tegang kemarin (7/4). Di tengah pelaksanaan Eagle Awards 2011, Unhalu menjadi tuan rumah atas prestasi yang ditorehkan mahasiswanya dalam iven yang diselenggarakan Metro TV tahun 2010, di pelataran rektorat justru aksi saling serang antar dua kelompok massa nyaris terjadi.

Baca reKtor di Hal 10 foto:suwarjono/kp

Di Kejati Sultra mahasiswa dorong-dorongan dengan pihak kepolisian.Mereka menuntut pihak kejaksaan agar memberikan hukuman ringan pada rekannya.

Asrun Respon Perda Hemat Energi

Kendari,KP Bagai gayung bersambut, usulan DPRD Kota Kendari yang akan menerbitkan Perda hemat energi,direspon positif Wali Kota Ir Asrun. Menurutnya, usulan tersebut sangat baik.Namun yang disangsikan adalah bagaimana meningkatkan kesadaran para PNS untuk berhemat energi. “Kalau pun Perda tersebut lahir, permasalahan

yang harus dipecahkan yaitu tentang pengawasan dan sanksi pelanggaranya,” terang Asrun. Sebagaimana diketahui tagian listrik Pemkot menurut Kabid Aset dan Investasi Dispenda Yusuf Djato, total tagihan listrik yang dibayarkan pihaknya setiap tahun Rp 150 juta - Rp 300 juta. Jumlah tersebut meliputi tagihan listrik kantor sekretariat, masjid DPRD Sultra karena

sering digunakan salat oleh PNS Pemkot serta sekitar 15 traffict light. “Kami setuju dengan usulan dewan jika jam 07.00 -11.00 Wita setiap kantor, instansi dan perusahaan bisa menggunakan energi listrik hanya untuk lampu dan komputer saja. Sedangkan jam 12.00 Wita ke atas baru menggunakan AC,” jelas Yusuf. Perlu diingat, khusus di kantor sek-

retariat yang dihuni sembilan bagian serta 10 dinas dan Kantor, terdapat bangunan dengan kondisi pencahayaan yang kurang dan disesaki PNS, sehingga memerlukan lampu dan AC sepanjang jam kantor. Dirinya juga mencontohkan tagihan listrik Bulan November Tahun 2010 lalu sebesar Rp 30 juta, sedangkan

Baca asrun di Hal 10

Tujuh WNA Dideportasi suwarjono/kp

Ibu Said Muharram hanya bisa pasrah melihat kondisi anaknya. Foto ini diambil beberapa waktu lalu. dokumen

Said Muharram, Korban Dugaan Mala Praktek yang Mencari Keadilan

Delapan Kali Jalani Operasi, Kini Kakinya Sudah Diamputasi Mahasiswa Fakultas Hukum Unhalu itu kini hanya bisa meratapi nasibnya. Dia hidup dengan satu kaki. Awalnya Said Didiagnosa cuma patah kaki, tapi dokter sampai harus operasi delapan kali Arifuddin,Kendari Setahun yang lalu, Said Muharram mengalami kecelakaan. Tulang yang pa-

tah di kakinya terpaksa dioperasi hingga delapan kali. Kini ia menggunakan kaki palsu yang didapatkan setelah diamputasi oleh pihak dokter RSUD Sultra. Saat ditemui kemarin, Said Muharram menjelaskan, pemasangan kaki palsu di Surabaya, ia tak pernah lagi mengontrolnya. Yang tak dapat diterimanya yakni operasi dijalani hingga delapan kali karena adanya dugaan mala praktek. ‘’Saya sudah adukan ma-

salah ini sejak setahun yang lalu, tapi Polda belum menetapkan tersangka,’’ terang Said didampingi pengacaranya, Dahlan Moga SH. Mahasiswa Fakultas Hukum Unhalu itu sempat merinci kejadian yang membuat kakinya terpaksa diamputasi bermula ketika terjadi kecelakaan lalulintas. Saat itu Dokter di RSUD hanya

Baca operasi di Hal 10

Kendari, KP Pemerintahan di Sultra tidak ingin kecolongan berulang kali oleh warga negara asing (WNA) nakal. Hari ini, Kantor Imigrasi Kendari akan memulangkan enam WNA China ke negara asalnya. Keenamnya akan menyusul satu WNA lainnya, juga dari Cina, yang telah dipulangkan Rabu (6/4). Kepala Kantor Imigrasi Kendari Sulawesi Tenggara (Sultra), Tafsil Juned mengatakan, satu WNA yang telah dipulangkan terlebih dahulu itu, atas permintaannya sendiri. Sedangkan enam lainnya dideportasi hari ini. Deportasi dilakukan karena tidak mengantongi legalitas administrasi untuk ting-

gal di Kendari. Mereka hanya mengantongi visa kunjungan, sedangkan izin tinggal sementara mereka tidak ada. “Warga juga merasa keberatan atas keberadaan WNA tersebut karena tidak dilengkapi kartu izin tinggal sementara,” ujarnya. Ketujuh WNA asal negeri Tirai Bambu tersebut adalah Zhang Tengda, Wang Limin, Song Shaojie, Min Chunshi, Zhang Jinshan, Liang Lijun. Sedangkan yang telah dipulangkan adalah Li Guangming. “Kami telah melakukan pemeriksaan beserta Berita Acara Pemeriksaan (BAP), setelah itu kami langsung mengambil tindakan

Baca Deportasi di Hal 11

Pembangunan Dibagi Lima Zona Kendari,KP Kawasan tertip pembangunan mulai digalakkan Pemkot Kendari. Salah satu wujud dengan membagi lima zona pembangunan. Zona pertama meliputi kawasan pembangunan pusat kota, yang terletak di pusat Kota Kendari. Zona kedua kawasan pembangunan central bisnis distrik (CBD) dan Teluk Kendari. Zona tiga adalah kawasan pembangunan pusat pelayanan di kota lama dan sekitar pelabuhan. Selanjutnya, keempat meliputi pemban-

gunan Pemprov Sultra dan zona kelima kawasan pembangunan perguruan tinggi. “Pengaturan kawasan pembangunan dalam RTRW diharapkan tidak dibolehkan lagi membangun diluar ketentuan kelima zona yang sudah diatur dalam Perda RTRW. Kemudian kita sudah menetapkan juga beberapa kawasan strategis dalam Perda RTRW. Di kawasan strategis tersebut diantaranya berada di wilayah kota lama dan

Baca pembangunan di Hal 11


Metro

10

Sanksinya Tegas, Kesadaran PNS Dibutuhkan Asrun... pada Desember hanya Rp 27 juta. “Kenaikan pembayaran tagihan listrik ini, selain disebabkan penggunaan dan peningkatan sarana prasarana elektronik, juga disebabkan kenaikan tarif dasar listrik (TDL). Selain itu pada bulan November, para PNS disibukan dengan pembuatan laporan yang pengerjaanya sampai malam,” lanjutnya. Karena itu pihaknya optimis jika Perda tersebut terbit, Pemkot dapat menghemat anggaran pembayaran listrik. “Tetapi tentunya mekanisme pengawasan dari Perda tersebut juga perlu diperhatikan, tidak kalah pentingnya peningkatan kesadaran para PNS,” tandasnya lagi. (fas)

Kendari Pos | Jumat, 8 April 2011

Polisi Tunggu MKEK

Demo Bukan Atas Perintah Rektor

Operasi...

Rektor...

mendiagnosa bila hanya bagian kakinya yang patah. Setelah menjalani operasi, kakinya malah berulat. Beruntung keluarga Said yang kebetulan merupakan bidan di RS mendapatkan benjolan di pahanya. Akhirnya Said kembali di operasi. Tapi apa boleh buat karena luka di paha sudah terlalu lama, akhirnya dokter memutuskan untuk operasi. ‘’Saat itu saya ditangani Dokter ahli bernama Dr Tuty. Keluarga sudah tidak mau ditangani oleh dia, hingga RSUD mendatangkan dokter ahli dari Makassar. Yang membuat kami tak terima, walaupun Dokter Tuty masuk tim, dia malah merekomendasikan hanya kaki saja yang diamputasi, sementara dokter ahli dari Makassar yang membatalkan rencana itu dan memerintahkan untuk amputasi keseluruhan kaki hingga paha,’’ kenangnya. Kasus itu sempat mencuat di Media. Polisi bahkan sudah memanggil beberapa saksi. Namun hingga setahun tak ada kepastian perkembangannya. Informasi terakhir yang diperoleh keluarga Said bila pihak Polda masih menunggu keterangan ahli. ‘’Saya yakin Polda mempunyai saksi ahli dari Bhayangkara atau bisa didatangkan dari dokter Bhayangkara di Jakarta. Tapi Polda terkesan lamban menangani kasus ini,’’ keluh Dahlan Moga, pengacara Said Muharram. Kini Said menjalani hari-harinya tanpa kepastian. Apalagi karena akibat operasi yang dialami hingga delapan kali kesehatannya memburuk. Ia pernah terkena types. ‘’Kami hanya mencari keadilan karena tidak mungkin kaki ini akan kembali,’’ keluh Said. Menanggapi persoalan itu, Direktur Reskrim Polda Sultra, Kombes Pol. Drs. M. Iswandi Hari mengatakan, kasus dugaan mala praktek terhadap Sahid Muharram (19), warga Desa Tridana Mulia Kecamatan Landono-Konsel, proses hukumnya masih terus berlanjut. Polisi masih melakukan penyelidikan dan penyidikan terhadap kasus tersebut. “Sampai saat ini, kami masih menunggu keputusan dari Majelis Kehormatan Etika Kedokteran (MKEK). Hasil keputusan MKEK akan menjadi pertimbangan penyidikan dalam kasus ini. Apa saat dilakukan sesuai dengan SOP yang berlaku atau terdapat kelalaian di dalamnya,” terangnya saat ditemui di ruang kerjanya, kemarin. Iswandi Hari menilai, penyidikan terhadap kasus tersebut cukup alot. Berbagai bukti-bukti masih harus dikumpulkan untuk mendalami kasus tersebut. (aka)

Semuanya berawal ketika Munawir dan kawan-kawan melakukan orasi di depan pelataran rektorat. Mereka menuntut Rektor Unhalu Prof Dr Ir H Usman Rianse MS menentukan sikap terkait tuntutan hukum 18 bulan penjara yang menimpa Arwah (mahasiswa Fisip Unhalu) di Pengadilan Negeri Kendari, Rabu (6/4). Versi Munawir yang juga mahasiswa Fisip Unhalu, mestinya rektor bertanggung jawab atas perkara yang menimpa Arwah dkk. Sebagai pemimpin universitas, Rektor harus prihatin atas ketidakadilan hukum yang menimpa rekan-rekannya. “Bukannya berdiam diri, seolah ini bukan menjadi tanggung jawab rektor. Bagaimanapun Arwah dan kedelapan rekannya adalah mahasiswa Unhalu yang dihukum secara tidak adil,” tukas mahasiswa angkatan 2007 ini. Saat Munawir dkk yang berjumlah puluhan orang ini, mencoba memaksa masuk menemui rektor Unhalu di depan pintu masuk Rektorat. Ketika itulah ada beberapa orang dari pihak rektorat berupaya mencegah aksi mereka dengan alasan rektor masih mengikuti kegiatan Eagle Awards sehingga belum bisa bertemu mahasiswa. Aksi dorong antar kedua belah pihak pun terjadi. Munawir Cs terus memaksa masuk sementara pihak rektorat berupaya mencegah sehingga aksi dorong-

mendorong pun tidak terelakkan. Bahkan, setelah beberapa menit saling dorong, situasi berubah menjadi aksi kejar-kejaran. Pihak Munawir pun terpaksa meninggalkan Rektorat menuju gedung Fisip yang letaknya tak jauh dari rektorat. Situasi rektorat yang tidak didampingi polisi kembali normal. Meski kegiatan Eagle Awards tidak terganggu di Lantai IV Rektorat, namun Rektor Unhalu yang ditemui usai membuka kegiatan sangat menyesalkan aksi yang dilakukan Munawir Cs, selain jelang salat Dhuhur, saat itu Unhalu tengah menjadi tuan rumah penyelenggaraan Eagle Awadrs 2011 yang diselenggarakan Metro TV nasional. Menurut rektor, bagaimana mungkin dirinya diminta menentukan sikap ataupun turut bertanggung jawab atas tuntutan hukum yang dijalani Arwah cs. Siapapun tidak ada yang kebal hukum, begitu pula rektor dan mahasiswa. Biarkan proses hukum berjalan sesuai mekanisme yang ada. “Mereka turun demo bukan atas perintah saya, apalagi sampai melakukan pengrusakan atas sejumlah fasilitas negara. Yah tentu saja hakim ataupun jaksa punya pertimbangan hukum dalam menjatuhkan vonis pada seseorang,” tandas Prof Usman, kemarin. Ditegaskan pengganti Prof Mahmud Hamundu ini, saat demo yang berakibat pada pengrusakan, sama sekali tidak mengantongi izin dari Unhalu. Ketika bermasalah, nama rektor dibawa-bawa seolah mereka melakukan anarkis

atas pengetahuan universitas. “Kalaupun momenyampaikan pendapat kepada saya, sebaiknya dengan dialog. Bukan dengan teriak-teriak saat adzan tiba. Apakah Rektor punya kekuatan hukum untuk melindungi mahasiswa yang berperkara hukum. Saya juga bingung mahasiswa bisa demo setiap hari, lantas kuliahnya gimana,” tambahnya. Tak hanya menyesalkan tindakan mahasiswa, rektor akan menyiapkan sanksi skorsing bagi mahasiswa yang demonstrasi anarkis, termasuk Munawir Cs yang menggelar orasi di tengah pelaksanaan iven nasional dan jelang waktu salat. Kata rektor, kali ini ia tidak akan main-main dan tidak akan kompromi bagi mahasiswa yang melakukan demonstrasi yang tidak santun selayaknya image seorang mahasiswa. “Saya perintahkan Pembantu rektor III untuk segera mencatat nama-nama yang demo sambil teriak-teriak saya mesti bertanggung jawab atas perkara hukum rekannya. Saya siap menjatuhkan skorsing pada mereka,” tukas Usman yang juga Ketua Forum Rektor Indonesia ini. Sebelum menggelar aksi demonstrasi, Munawir Cs sempat menggelar unjukrasa di Kejati Sultra. Di sana, mereka menuntut supaya Kajati Sultra memberikan keadilan pada rekannya, Arwah Cs yang dituntut 18 bulan penjara. Menurut mereka tuntutan JPU terlalu berat mengingat kasus yang melilit rekan-rekannya hanya pengrusakan, bukan korupsi ataupun pembunuhan. (p1/lia)


Kendari Pos | Jumat, 8 April 2011

Metro

11

LAT Kendari Gelar Musda Dikeroyok Hingga Tewas, Mayat Dibonceng dan Dibuang Kendari, KP Kasus pembunuhan terhadap Sulaeman alias Sule, Satpam Madrasah Ibtidayah Negeri (MIN) Kendari akibat pengaruh alkohol usai pesta miras di salah satu kafe di kota lama. Korban dianggap tak sopan saat diminta untuk pulang karena kelebihan miras. Namun Sule melawan dengan memukul salah satu tersangka. Kronologis pengeroyokan hingga membuat Sule tewas direka ulang kemarin. Dalam reka itu diperagakan 15 adegan pengeroyokan. Penganiyaan yang dilakukan oleh Ricard alias Rikal, Ludin alias Ono, Dirdawan alias Ipang, Sadik, dan Anton bermula dari ketersinggungan. Korban meninggalkan kafe dalam kondisi mabuk, dianggap tak sopan dan ribut. Melihat kondisi tersebut, Ono langsung mendatangi korban dan memintanya agar pulang. Kor-

ban bukannya pulang, tapi malah melayangkan pukulan kepada Ono. Tindakan tersebut membuat Ono dan rekan-rekannya naik pitam dan balik menganiaya korban. Saat penganiayaan berlangsung, Ricard langsung berlari ke warung makan Sari Laut yang terletak di dekat TKP dan mengambil pisau dapur. Seketika, Ricard kembali ke TKP dan menikam dada dan paha korban. Sulaeman pun terjatuh ke selokan. Setelah memastikan korban telah tewas, pelaku meninggalkan TKP. Mereka menuju ke pemukiman warga Kampung Salo untuk bersembunyi. Namun, Ricard merasa cemas dan takut ketahuan atas tindakan itu. Ia pun mendatangi temannya bernama Aan dan mengaku telah membunuh. Ricard meminta Aan membantunya membuang mayat korban.

Aan pun mengambil sepeda motor dan berboncengan dengan Ricard ke TKP. Di TKP, mayat Sulaeman dinaikkan ke sepeda motor dan duduk diapit. Mayat pun dibonceng menuju taman Kendari Beach untuk dibuang. Setelah beres, para pelaku kembali ke Kampung Salo bersembunyi. Kasat Reskrim Polres Kendari, AKP Irwan Andy Purnawan mengatakan, rekonstruksi tersebut dilakukan untuk memberikan gambaran lebih jelas tentang kronologis pembunuhan. Dalam kasus ini, polisi baru berhasil membekuk tiga pelaku yakni Ricard Ono dan Ipang. “Tiga lainnya yakni Sadik, Anton dan Aan masih DPO. Aan masuk daftar DPO karena diduga turut bersama-sama dengan pelaku membuang mayat korban ke Kendari Beach,” jelas AKP Irwan Andy Purnawan. (aka)

WNA Ancam Peluang Kerja Penduduk Lokal Deportasi... untuk segera memulangkan mereka ke negara asalnya. Kalau masih ingin kembali, harus mengurus kembali visa di negaranya untuk mendapatkan izin tinggal sementara di daerah ini,” katanya. Kedatangan WNA sebenarnya juga mengancam peluang kerja penduduk lokal. Pasalnya menurut Tafsil, para

WNA datang di Kendari untuk bekerja di PT Chun Bao, perusahaan yang beraktivitas di Kendari. “Kalau tujuan mereka ingin bekerja, maka harus memiliki izin tinggal sementara. Kalau hanya memiliki izin tinggal kunjungan, tidak boleh digunakan bekerja. Mereka harusnya terlebih dulu mengurus ITAS (izin tinggal sementara) yang dikeluarkan oleh Imigrasi,” katanya. Izin kunjungan ketujuh WNA itu

Kendari,KP Musyawarah Daerah (Musda) Lembaga Adat Tolaki (LAT) berlangsung khidmat, kemarin. Hal itu tergambar ketika Musda yang akan dibuka Wawali Musadar Mappasomba, lebih dahulu disuguhi tarian mondotambe. Tarian ini sebagai wujud minta restu pada pemerintah setempat untuk melaksanakan musyawarah. Dalam sambutannya Musadar meminta agar bahasa Tolaki lebih dikedepankan dengan harapan makin familiar untuk generasi muda. Musadar mengaku selama 22 tahun hidup di Kendari, namun dia melihat bahasa Tolaki hanya digunakan pada iven resmi saja. “Saya punya sedikit saran, agar bahasa Tolaki semakin familiar di tengah generasi muda, layaknya bahasa daerah lainnya. Di setiap kesempatan masyarakat Tolaki dapat menggunakan bahasanya. Karena selama 22 tahun tinggal di Kota Kendari, bahasa Tolaki hanya digunakan pada moment tertentu saja,” kata Musadar. Sementara itu Ketua Umum DPD LAT Kota Kendari, Mieke Anas Bunggasi mengungkapkan, Musda ini merupakan kegiatan sakral suku Tolaki, karena memusyawarahkan pengembangan adat dan budaya Tolaki. “Karena itu kami berharap Musda akan berjalan lancar, dengan melahirkan kepengurusan yang solid guna kontribusi nyata LAT bagi pembangunan Kota Kendari,” ungkap perempuan berjilbab ini. Musda I LAT Kota Kendari juga diisi dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, serta ditutup dengan aneka hiburan khas Tolaki seperti tarian dari Sanggar Sorume serta alunan lagu gambus. (fas)

Pemerintah Akan Menjaga Kelestarian Situs Sejarah Pembangunan...

memang masih berlaku hingga 11 April setelah disetujui 11 Februari lalu. Tapi karena warga dengan terang-terangan menyatakan ketidak senangan terhadap tujuh WNA tersebut, maka kantor imigrasi mengambil langkah deportasi. “Seharusnya berakhir 11 April ini, tapi tekanan dari masyarakat sekitar maka kami melakukan tindakan untuk mendeportasi mereka,” tukas Tafsil. (ema)

foto: ulfah/kp

Tari Mondotambe menyambut Wawali Musadar Mappasomba dan sejumlah pejabat Pemkot ketika menghadiri pembukaan Musda I Lembaga Adat Tolaki kemarin.

Pelabuhan Bongkutoko. Kemudian pusat pemerintahan Sultra, pusat pemerintahan Kota Kendari dikawasan teluk Kendari dan CBD,” jelas Kadis Tata Kota Andi Adam

kemarin. Menurutnya, semua kawasan yang sudah diatur akan dimplementasikan setelah mendapat persetujuan dewan, kemudian dievaluasi oleh Pemprov dan dilegalkan kementerian dalam negeri. “ Pembangunan jembatan Bahtera-

mas sangat mendukung pekembangan kawasan kota lama dari yang tidak berkembang menjadi berkembang. Namun kawasan tersebut tidak akan dijadikan kawasan pecinan (perkampungan cina). Yang jelas pemerintah akan menjaga kelestarian situs- situs sejarah,” janji Andi Adam. (tri)


Hiburan

Kendari Pos |Jumat, 8 April 2011

Syahrini,

Diajak Berdamai PERSETERUAN Syahrini dan Blue Eyes mulai disidang di Pengadilan Negeri (PN) Bogor, kemarin. Tapi sidang ditunda karena majelis hakim minta kedua belah pihak yang sedang terbelit kasus perdata ini melakukan mediasi. Syahrini sudah hadir di Pengadilan Negeri Bogor sejak pagi untuk menghadapi tuntutan Rp 400 juta. Ia tampak tenang dan banyak tersenyum. Ditanya soal kasusnya, Syahrini menyerahkan pada pengacaranya, Warsito. “Memang pada awal setiap gugatan pasti ada mediasi dulu. Sekarang sedang berjalan mediasinya. Asisten saya yang sedang melakukan mediasi mewakili pihak Syahrini,” kata Warsito. Warsito menyatakan siap berdamai dengan Blue Eyes. Tapi ada tiga syarat yang harus dipenuhi dulu. Pertama, pihak Blue Eyes sebagai penggugat harus yang berinisiatif untuk mencapai perdamaian. “Kedua, pihak Blue Eyes harus minta maaf kepada semua media terhadap info yang telah diberikan,” lanjut Warsito. Terakhir, Syahrini minta agar penampilannya di acara perusahaan Blue

Eyes di Bali dijadwal ulang. Warsito menjelaskan bahwa ketidakhadiran Syahrini dalam acara yang diadakan Blue Eyes, 28 Januari 2011 bukan hal yang disengaja. Syahrini tidak hadir karena ayahnya tengah sakit kritis. “Sudah diberitahukan disertai buktibukti yang jelas mengapa Syahrini tak hadir. Dan sekarang saya bersikeras bahwa walaupun tidak ada di perjanjian, satu sen pun tidak akan ada pengembalian dana,” kata Warsito. Sidang rencananya akan kembali digelar pada 1 Juni 2011. Selama 40 hari ke depan, antara Syahrini dan Blue Eyes akan melakukan mediasi. Jika kesepakatan damai tak tercapai, proses hukum pun berlanjut. (jpnn/lia)

Justin Bieber Juga Jago Gocek Bola Madrid, KP Siapa bilang Justin Bieber hanya jago di atas panggung? Pelantun tembang Never Say Never itu ternyata juga mahir menggocek bola. Mungkin Bieber memang tak semahir pemain profesional, atau setidaknya pemain muda semi-profesional. Tapi bisa jadi, olahraga terpopuler sejagad ini bisa menjadi “profesi alternatif” sang bintang remaja ke depan. Buktinya, saat ada waktu kosong men-

jelang dua konsernya di Madrid, Spanyol, remaja berusia 17 tahun itu turun ke lapangan, kemarin (5/4). Memakai seragam kesebelasan Barcelona, Bieber bermain sepak bola bersama remaja setempat. Hasilnya? Satu gol berhasil dimasukkan Bieber ke gawang lawan. Kontan, penyanyi yang akan tampil di Jakarta pada 23 April mendatang itu pun melakukan selebrasi, membuka kaus dan berlari-lari sambil tertawa riang. (jpnn/lia)

13

Angelina Jolie Kunjungi Perbatasan Libya-Tunisia Tunisia, KP Aktris Angelina Jolie, 35, membuat kunjungan kejutan di wilayah perbatasan Tunisia dan Libya pada Selasa waktu setempat (5/4). Kekasih Brad Pitt itu menemui para pelarian pengungsi di kawasan negara bagian utara Aftika tersebut. Bintang film Salt tersebut datang sebagai duta pengungsi PBB UNHCR. Bulan lalu Jolie juga melakukan kunjungan serupa di Afghanistan. Melihat Jolie, orang-orang di sana langsung berdesakan untuk bersua atau bersalaman. Sekitar sepuluh ribu orang harus mengungsi sebagai korban konflik Libya. “Angelina kami mencintaimu,” kata seorang pengungsi sebagaimana dikutip Associated Press. Jolie masuk ke dua tenda pengungsi, lalu

bertemu dengan petugas UNHCR. “Kami lelah ada di sini. Kami ingin pulang. Bawa kami Angelina,” teriak pengungsi tersebut. “Menyenangkan sekali melihat dia di sini, meski saya tak pernah menyaksikan filmnya,” ujar seorang pengungsi yang bernama Emmanuel Gatoni. Sebagian besar pengungsi adalah warga negara Nigeria dan Kongo. Mereka berada di Libya untuk bekerja. Hal lain yang dilihat dari kunjungan Jolie itu adalah tato barunya di lengan kiri. Rajah tubuh tersebut dibuat tepat di bawah enam baris tato sebelumnya. Muncul spekulasi bahwa Jolie berniat menambah momongan. Saat ini Jolie dan Pitt memiliki enam buah hati. Soal tambahan anak tersebut, Jolie belum mengonfirmasikannya. (jpnn/lia)

Angelina Jolie


Edukasi

14

Tahun Ajaran Baru, Kelas Reguler Ditiadakan Kendari, KP Tahun ajaran baru, tak akan ada lagi kelas reguler di SMAN 1 Kendari. Itu diungkapkan oleh humas SMAN 1 Kendari, Drs. Latjinta, saat ditemui koran ini, Rabu (6/4). Ia mengatakan, dalam penerimaan siswa baru tahun ajaran 2011/ 2012, tak akan ada lagi pembukaan kelas reguler, dan dipastikan hanya ada kelas rintisan sekolah bertaraf internasioanl (RSBI) dan kelas akselerasi. Perubahan ini tentu menjadi hal yang positif, karena sesuai anjuran RSBI, semua rombongan belajar reguler diharapkan bertahap menjadi kelas RSBI. “Saat ini kelas reguler di SMAN 1 Kendari hanya di kelas XII, yaitu terdiri atas empat kelas jurusan IPA dan tiga kelas jurusan IPS. Dengan kelulusan yang akan datang, tentu kelas reguler akan habis di tahun ini,” katanya. Dijelaskan oleh guru olahraga tersebut, sekilas antara kelas RSBI dan reguler tidak memiliki banyak perbedaan. Kelebihan di kelas RSBI, sarana dan media pembela-

Suasana PBM di kelas Akselerasi SMAN 1 Kendari. WULAN/KP

jarannya lebih lengkap, misalnya penggunaan ICT. Selain itu, guru di kelas RSBI diharapkan menggunakan bahasa pengantar yaitu bahasa Inggris. Dengan adanya langkah baru tersebut, tentu menjadi tantangan baru bagi tenaga pendidik untuk menguasai penggunaan

bahasa Inggris. Namun menurut Drs. Latjinta, RSBI adalah program sekolah yang mensejajarkan antara kemampuan lokal, nasional dan internasional. Jadi, program bilingual diharapkan tak akan menjadi kendala untuk meningkatkan kualitas sekolah.

“Hal itulah yang kurang dipahami mengenai konsep RSBI. Jadi kami sebagai guru siap menindaklanjuti program tersebut sesuai kemampuan yang ada. Dan semoga perubahan ini dapat meningkatkan kualitas siswa dan guru di SMAN 1 Kendari,” tambah Latjinta. (p1)

BOP Belum Cair Kendari, KP Meski sudah melampaui akhir periode pertama, Januari-Maret, dana bantuan operasional pendidikan (BOP) yang bersumber dari APBD provinsi Sultra, hingga kini belum terealisasi sebagaimana mestinya. Padahal, saat ini sudah memasuki periode ke II tahun 2011. Terkait keterlambatan itu, Kasubag Perencanaan Dinas Pendidikan Sultra, Burhanuddin SH M Ed mengatakan, dibandingkan dengan yang lalu, saat ini dana BOP tidak lagi melekat pada anggaran SKPD yakni Dinas Pendidikan Sultra. Pengelolaannya dialihkan ke sekretariat daerah.

“Hingga sekarang dana BOP belum cair. Salah satu alasannya berkaitan dengan pengalihan ke anggaran sekretariat daerah. Jadi saat ini sedang dalam proses perampungan administrasi,” terangnya. Secara terpisah, Humas Dinas Pendidikan Sultra, Muhammad Haris Silondae mengungkapkan bahwa kelengkapan administrasi seperti data sekolah penerima BOP, sudah dimasukkan ke pengelola, dalam hal ini sekretariat daerah. Mengenai pencairannya kapan, pihaknya belum memperoleh informasi yang pasti. “Belum ada informasi kapan akan dicairkan BOP. Tapi data

dari dinas pendidikan Sultra sudah dimasukkan ke sekretariat daerah. Mudah-mudahan bulan ini sudah bisa diproses pencairannya,” ungkapnya. Keterlambatan pencairan BOP diakui beberapa kepala sekolah. Kepala SMAN 2 Kendari, Drs H M Ali Rahman M Si, yang dikonfirmasi mengatakan, hingga saat ini pihaknya belum menerima dana yang dijanjikan pemprov itu. Namun, untuk kegiatan pembelajaran kata mantan Kepala SMAN 4 Kendari itu berjalan normal, meskipun untuk pembiayaan beberapa kegiatan, pihaknya mengandalkan dunia usaha yang bersedia membantu.

“Tak ada pengaruh yang berarti dengan keterlambatan BOP, karena ada dunia usaha yang bersedia membantu,” katanya. Apa yang diungkapkan M Ali Rahman juga dirasakan Kepala SMKN 2 Kendari Drs Ansyari Umirtun. Semua kegiatan yang dibiayai BOP kata mantan Sekretaris Pengawas Diknas Kota Kendari itu seakan lumpuh. Untung saja, dunia usaha masih mau memberikan sokongan dana untuk membiayai beberapa kegiatan sementara waktu. “Meski lumpuh, kegiatan tetap berjalan, meski harus berutang dulu,” ungkap Ansyari. (fya)

Kendari Pos |Jumat, 8 April 2011

SMAN 4 Kendari Borong Piala Kendari, KP Kemampuan satuan pendidikan Rintisan Sekolah Bertaraf Internasioanl (RSBI) dalam meraih prestasi memang tidak diragukan. Dalam berbagai ajang, RSBI mampu bersaing, seperti yang ditunjukkan para siswa SMAN 4 Kendari. Dalam ajang Pekan Raya Ilmiah seSulawesi yang dilaksanakan tanggal 31 Maret s.d 3 April di Makassar, SMAN 4 Kendari sukses memborong piala. Dari tiga macam lomba, yaitu karya tulis ilmiah, menulis berita, dan foto ranging, salah satu sekolah unggulan di Kendari ini berhasil menyabet nominasi sebagai juara dari ketiga ajang yang dilombakan. Kategori lomba karya tulis SMAN 4 Kendari mengutus dua tim. Satu tim berhasil meraih juara II dan tim kedua juara harapan I. Sedangkan lomba

menulis berita yang diwakili oleh Nurfadilla berhasil meraih juara I, dan foto ranging oleh utusan Indah Eva berhasil meraih juara II. Menurut wakil kepala sekolah bidang kesiswaan, H. Mangalisu, S.Pd, sepuluh siswa yang diutus memang telah dipersiapkan sejak satu bulan. Mereka mendapat bimbingan khusus dari para guru yang bersangkutan dengan mata pelajaran masing-masing, sehingga persiapan tersebut dapat meningkatkan kemampuan siswa dalam menghadapai kompetisi. “Kami bersyukur karena surat yang kami terima memang lebih awal jadi kami bisa mempersiapkan siswasiswi kami. Mudah-mudahan sekolah kami akan terus mendapatkan prestasi dan dapat mengikuti setiap kompetisi yang ada,” kata H. Mangalisu. (p1/lia)

Sekolah Unggulan Berpeluang Di Sultra Kendari, KP Dibandingkan dengan sekolah bertaraf internasional (SBI), sekolah unggulan lebih berpeluang didirikan di Sultra. Hal itu diungkapkan Kabid Pendidikan Menengah Diknas Kota Kendari, M Jafar. Menurutnya, pendirian sekolah unggulan menungkinkan, karena di Sultra banyak potensi yang bisa dikembangkan. Misalnya dibidang kelautan, pemerintah bisa membuka sekolah di bidang tersebut untuk meningkatkan produksi laut di daerah kita, tentu dengan menyiapkan fasilitas pembelajaran yang memadai. “Kalau SBI, banyak hal yang harus dipersiapkan. Yang jelas mesti sesuai dengan standar sekolah internasional. Mulai dari sarana pembelajaran, fasilitas pendukung, sumber daya guru, maupun kurikulum. Termasuk harus mengantongi akreditasi A,” katanya. Sementara untuk sekoah unggulan, pemerintah tidak perlu repot untuk memenuhi standar pendidikan seperti itu, cukup dengan menggali dan

mengembangkan kurikulum disesuaikan dengan potensi yang ada di daerah. Untuk melaksanakan program tersebut kata mantan Kepala SMAN 9 Kendari itu, pemerintah povisi bisa melakukan kejasama dengan pemerintah di seluruh kabupaten/kota di Sultra. Bukan hanya dalam proses pendiriannya saja, tapi juga dalam sistem perekrutan siswanya. Pemda bisa menjalin kerjasama dengan kabupetan/ kota untuk penempatan siswa di sekolah unggulan. “Sekolah unggulan yang sebenarnya, adalah sekolah yang dibangun secara bersama-sama oleh seluruh warga sekolah, bukan hanya oleh pemegang otoritas pendidikan. Keunggulan akan dapat di capai apabila seluruh sumber daya sekolah dimanfaatkan secara optimal,” ungkapnya. Kunci utama sekolah unggul adalah keunggulan dalam pelayanan kepada siswa dengan memberikan kesempatan untuk mengembangkan potensi siswa seoptimal mungkin, serta seimbang. (fya)


Edukasi Kembangkan Prestasi dengan Eagle Awards

15

Kendari Pos |Jumat, 8 April 2011

Kendari, KP Unhalu dipercaya sebagai tuan rumah penyelenggaraan Eagle Awards 2011 yang dilaksanakan sejak tanggal 7 s.d 8 April di Rektorat Unhalu. Kegiatan yang dibuka Rektor Unhalu Prof Dr Ir H Usman Rianse MS, diharapkan bisa mengembangkan prestasi mahasiswa. Penyelenggaraan Eagle Awards yang dilaksanakan Metro TV Nasional, bukan sekadar momen nasional yang dirayakan di universitas yang didirikan tahun 1981 tersebut. Namun, kata Rektor, momen Eagle Awards adalah ajang mengukir prestasi mahasiswa. Karenanya, setelah ditunjuk menjadi tuan rumah, Rektor mengharapkan mahasiswa Unhalu khususnya, bisa berlomba mengikuti ajang kreatif di dunia film dokumenter. “Saya berterimakasih pada mahasiswa yang bersedia ikut Eagle Awards dengan prestasi masuk nominator 5 besar dan terbaik. Tentu saya bangga, karena setiapmomen selalu ingatkan mahasiswa untuk selalu berprestasi dalam bidang apapun yang memberikan nilai positif bagi Unhalu, daerah dan negara,” terang Prof Usman, kemarin. Ia pun mengingatkan supaya mahasiswa tdiak malu atau rendah diri sehingga enggan melakukan karya inovatif. Eagle Awadrs berikutnya, mudah-mudahan bisa diikuti banyak mahasiswa Unhalu, jangan hanya 3 orang saja. Tidak perlu mengejar juara, minimal memanfaatkan momen untuk berlatih dalam kompetisi. Mahasiswa harus berani menerima tantangan ini. Tidak perlu khawatir, karena Rektor akan memfasilitasi mahasiswa untuk mengembangkan bakat yang positif dan bisa bersaing di kancah lokal maupun nasional. (p1/lia)

Program Komite Sekolah Harus Libatkan Masyarakat

EMILIA NINGSIH/KP

Rektor Unhalu saat memberikan keterangan pers terkait pentingnya Eagle Award dalam pengembangan prestasi mahasiswa.

Siswa Rawan UN Kembali Digembleng Kendari, KP Menjelang pelaksanaan UN yang semakin dekat, pihak sekolah harus segera mengambil langkah tepat untuk menyiapkan peserta didik semaksimal mungkin. Persiapan itu dimaksudkan agar siswa memiliki kompetensi untuk mengerjakan soal ujian. Di SMA Kartika, kepala sekolah kini mengambil langkah tegas dengan memangggil para orang tua yang anaknya dianggap masih lemah dan mengkhawatirkan. Menurut NP Dahlan, tindakan itu ditempuh dikarenakan dari 340 peserta UN, sebanyak 60 siswa masih berada di bawah garis kesiapan. Mereka adalah para siswa yang mendapatkan

nilai hasil ujian sekolah (US) 4 s.d 5. “Kami lihat ketidaksiapan siswa berdasarkan US, karena kami sangat menjaga kecurangan, seperti sontekmenyontek, sehingga nilai US menjadi acuan untuk melihat kesiapan mereka,” katanya. Para orang tua siswa yang diberi surat diwajibkan hadir untuk membuat kesepakatan antara siswa, orang tua, wali kelas, dan kepala sekolah. Perjanjian itu antara lain meyakinkan orang tua dan siswa agar yang bersangkutan bersedia dikarantina sebelum UN. Mereka tak boleh mengikuti kegiatan yang tak jelas tujuannya. “Kalau aktivitas di rumah semisal

memasak dan mencuci tentu kami masih berikan kebebasan. Namun mereka harus berjanji untuk tidak jalan, menonton jika masih ingin lulus UN,” katanya. Selain itu bagi siswa yang nilainya rawan harus menggunakan masa karantina mereka dengan belajar, istirahat, makan, tidur, dan belajar lagi. Tak harus berhadapan dengan buku yang tebal, karena telah diberikan batasan-batasan materi dan ringkasan untuk dipelajari. “Kami sudah menyediakan mereka untuk mempelajari apa yang telah berikan guru mereka, berupa ringkasan materi yang telah disusun berdasarkan standar kompetensi lulusan,” ujarnya.

Pembinaan juga akan diberlakukan bagi siswa yang rawan UN dengan menyelenggarakan belajar terbimbing. Program itu akan dimulai 16 s.d 20 April dengan pendampingan dari tim panitia pembelajaran terbimbing. Untuk siswa perempuan, belajar terbimbing akan dilaksanakan mulai pukul 15.00 s.d 18.00, sedangkan bagi lakilaki kemungkinan akan dilakukan malam hari. Rencana ini kami lakukan mengingat UN tahun ini dirasakan sangat berat. Naskah soal UN terdiri atas lima paket, sehingga guru harus mempersipakan peserta didik semaksimal mungkin. (p1)

Kendari, KP Sebagai perpanjangan tangan dari orang tua siswa di sekolah, komite harus menyadarai penuh fungsi dan tanggung jawabnya. Dalam pembahasan program misalnya, lembaga mitra sekolah itu, harus melibatkan seluruh orang tua siswa agar setiap usulan sekolah bisa diakomodir dan diterima. Humas Dinas Pendidikan Sultra, Haris Silondae mengatakan, untuk membantu sekolah, di lembaga pendidikan memiliki komite sekolah yang beranggotakan perwakilan dari orang tua siswa. Selain memberi masukan terhadap upaya peningkatan kualitas pembelajaran, komite juga menjadi mediator sekolah dalam pembahasan program pengembangan mutu. Sayangnya, selama ini banyak isu yang berkembang, bahwa pungutan di sekolah hanya mengatasnamakan program komite, padahal dalam pembahasannya, orang tua siswa selaku anggota dari lembaga itu tak pernah dilibatkan. “Untuk menghindari adanya anggapan bahwa orang tua siswa tak dilibatkan dalam pembahasan program, pengurus komite harus melibatkan seluruh orang tua siswa,’’ katanya. Pentingnya melibatkan mereka agar dapat memahami sebenarnya apa saja yang dibutuhkan sekolah. Jika hanya disampaikan setelah ada keputusan pengadaan sumbangan, itu tentu membuat mereka bertanya-tanya, kenapa harus ada pungutan lagi di tengah program pendidikan gratis yang digaungkan pemerintah. Mantan Kepala Seksi Pembinaan SMP Dinas Pendidikan Sultra itu mengaku, memang ada juga sekolah yang tidak kompak dengan komite. Sehingga program peningkatan mutu berjalan sendiri-sendiri. Padahal dalam menyelesaikan suatu masalah di tingkat sekolah, antara kepala sekolah dan komite harus beriringan. Bukan hanya dalam pembahasan program, tapi juga pelaksanaan di lapangan. Jika tidak ada komunikasi yang efektif dan intens antara komite dan sekolah, jelas programproram peningkatan mutu akan sulit terealisasi. Lebihlebih jika itu melibatkan partisipasi masyarakat. Namun, anggota komite dalam hal ini adalah orang tua siswa harus pro aktif dalam pertemuan yang diagendakan oleh pengurus komite. Biasanya kata pengganti Burhanuddin M Ed itu, orang tua siswa yang menghadiri pertemuan hanya sekedar hadir tapi tidak memahami esensi yang dibahas dalam forum. Sehingga pada saat ada keputusan tidak dipahami apa dasar dari penetapan itu. “Komite Sekolah harus bertumpu pada landasan partisipasi masyarakat dalam meningkatkan kualitas pelayanan dan hasil pendidikan di satuan pendidikan/sekolah. Namun masyarakat juga harus proaktif dalam pembahasan program peningkatan mutu yang diagendakan, agar seluruh kegiatan yang untuk peningkatan kualitas pembelajaran dapat terealisasi seperti apa yang diharapkan,” ungkap Haris. (fya)


KOMUNIKASI BISNIS

16

Info Komunikasi Bisnis Hubungi 081341772227

Pengobatan Khusus Pria Lemah Syahwat dan Tambah Ukuran Bisa Diatasi, Dibayar Sesudah Berhasil TERJADINYA penurunan kemampuan vitalitas seksual kelaki-lakian bisa terjadi pada semua orang dengan berbagai macam latar belakang profesi atau kebiasaan, seperti faktor usia, pola makan yang kurang terkontrol, gaya hidup yang tidak sehat, mengidap penyakit tertentu semisal kencing manis, darah tinggi, ginjal, jantung, stres dan lainnya. Semua itu hanya bisa diatasi dengan kesadaran dan keinginan individu untuk segera berobat, dan yang paling utama berobat ditempat yang paling tepat. Menurut survei, pada umumnya pria yang bermasalah den-

gan Seksualitas memiliki sifat temperamental, egois, dan menutup diri alias malas untuk berobat atau berkonsultasi dengan pihak yang berkompeten, sehingga akhirnya akan berdampak fatal pada keharmonisan rumah tangga dan etos kerja yang menurun, serta

dibarenaban hanya bisa merenungi nasib. Jika anda memiliki masalah dengan seksualitas, tak perlu panik dan pesimis karena telah hadir AHLI PENGOBATAN KHUSUS PRIA yang siap mengatasi keluhan anda seperti: MampumenambahukuranMr.P

keras dan tahan lama, mengobati lemah syahwat, Impotensi, ejakulasi dini, dan belum punya keturunan. Semua ditangani dengan sistem terapi tanpa efek samping dengan biaya yang terjangkau semua kalangan. Ditempat ini dalam hal pengobatan pasien, akan diberi jaminan berhasil 100% dan lebih baik dan akurat dari pusat-pusat pengobatan yang pernah anda datangi. Segera hubungi PENGOBATAN LICHENG, di Jl. Sawerigading (Lorong Dolog) Depan Kantor Pos Mandonga, Kendari (HP: 08114O8222). Praktek setiap hari, hari Minggu dan hari besar tetap buka. (adv)

Sehat dan Cantik dengan Akupuntur AL-Ishlah Oriental Medical Clinic SIAPA bilang untuk sehat dan cantik harus mengeluarkan biaya yang mahal, sekarang tidak lagi dengan kehadiran AL-Ishlah Oriental Medical Clinic yang menawarkan facial laser Rp.30.000, totok wajah Rp.30.000, facial laser dan terapi wajah Rp.50.000, serta paket kecantikan hanya Rp.150.000, yang terdiri dari facial laser, totok wajah, masker, vitamin kulit dan akupuntur kecantikan/wajah. Fungsi akupuntur kecantikan;

mengencangkan otot wajah, menghilangkan flek, mengatasi jerawat, kerutan diwajah, kulit kusam dan kantong mata. Selain itu memperbaiki bentuk hidung dan dagu. Penanganan paket kecantikan di ALIshlah dilakukan secara holistic atau menyeluruh. Disamping untuk kecantikan akupuntur dapat pula mengatasi berbagai penyakit seperti: stroke, hipertensi, maag kronis, asma, diabetes, sinusitis, polip, rhematik, asam urat, kolesterol, batuk menahun, alergi, vertigo, sakit kepala menahun, sakit Pinggang, kaku kuduk, obesitas, kebotakan,

rambut rontok, lever, ginjal, prostat, gondok beracun, tumor, kanker, stress, depresi, penanganan narkoba dan lainnya. Klinik AL-Ishlah juga melayani bekam, terapi telinga, gurah tradisional, totok payudara, totok vagina, massage full body (khusus pria), terapi obesitas, kebotakan dan rambut ronto. Tersedia herbal dalam bentuk kapsul, untuk paket hemat ditawarkan terapi tiga orang gratis orang keempat dan terapi 5 kali gratis yang keenam dengan terapi yang sama. Untuk kenyamanan anda seluruh ruang terapi ber-AC. Praktek mulai pukul 09.00 - 19.00 Wita.

+

Kejutan Souvenir Sharp Langsung Dirumah Anda KEPERCAYAAN yang terus tumbuh oleh masyarakat kota Kendari dan sekitarnya dalam menghadirkan dan memanfaatkan produk-produk Sharp didalam keluarga diapresiasi oleh PT Sharp Electronics Indonesia Cabang Kendari dengan menghadirkan program ‘Kejutan Voucher Souvenir‘langsung di rumah konsumen yang beruntung. Program ini dijalankan sejak Januari dan berakhir di bulan Juni 2011. Masyarakat yang berbelanja produk Sharp di delaer resmi atau Toko-toko Elektronik akan mendapatkan Voucher belanja yang bisa ditukar langsung untuk mendapatlan souvenir menarik di Kantor Sharp, Jl. Syech

Salah satu peserta yang beruntung, Ny. Asriani Yusuf (Samping Bank Mandiri) Tlp: 0401-3131816. Selain itu, Voucher tersebut juga akan diundi dengan hadiah-hadiah

Hubungi kantor pusat ALIshlah Makassar Jl.A.P.Pettarani 33 No.9, Telp0411-435365, AL-Ishlah KENDARI Jl.A.H.Nasution Poros Anduonohu, Telp. 04013196576. AL-Ishlah KOLAKA, Jl.Pramuka No.68E Telp. 04052324068. (adv)

bertenaga pada kecepatan menengah hingga tinggi. Kehebatan mesin Spin 125 memungkinkan akselerasi responsif serta manuver yang lincah, serta menghasilkan suara mesin lebih halus karena penggunaan silent cam chain yang konturnya mengikuti gerigi gir cam serta diterapkannya sistem pengencang model ulir menekan kebisingan mesin secara signifikan. Meskipun bertenaga mesin 125cc namun Spin tetap irit bahan bakar berkat teknologi SCEM (Suzuki Composite Electrochemical Material). (adv)

yang lebih menarik, dan bagi yang beruntung, hadiahnya akan diantar langsung kerumah anda. (adv)

Sehat, Segar dan Nikmat ala Pijat Refleksi Keluarga Melayani Pijat Panggilan Rumah

Spin Usung Teknologi CVT SCEM SPIN 125 begitu mudah dan nyaman dikendarai berkat transmisi full automatic berteknologi Super CVT (Continuous Variable Transmission). Teknologi ini merupakan kombinasi antara kopling sentrifugal dan penggerak V-belt untuk menghasilkan perpindahan gigi yang halus tanpa jeda sehingga praktis dikendarai bahkan oleh pemula dan kaum perempuan. Penggunaan mesin 4-tak baru berkapasitas silinder 125cc menghasilkan tenaga yang jauh lebih besar dari skuter lainnya. Pada kecepatan rendah torsi mesin terasa padat dan begitu

Kendari Pos | Jumat 8 April 2011

PIJAT refleksi adalah salah satu pengobatan alternatif yang ampuh, aman, praktis, murah dan tanpa efek samping. Selain mencegah dan menyembuhkan, pengobatan ini juga dapat mendeteksi apakah salah satu organ kita terganggu atau masih sehat. Pengobatan ini menggunakan tekanan pada titik syaraf di telapak kaki, tangan, badan, wajah dan kepala den-

gan tehnik kekuatan jari-jari (tanpa alat), sehingga dapat memperlancar simpul saraf yang tersumbat dan menormalkan peredaran darah dan fungsi organ tubuh. Pusat Pijat Refleksi Keluarga adalah yang pertama dan terbesar serta ternikmat pijatannya di kota Kendari yang berlokasi di A Yani Square (belakang Hotel Horison) Blok C11, dengan bandrol pijatan Rp 25.000 untuk 30 menit, dan Rp 45.000 / jam. Cp: 082193155193– 085241841352. Selain itu, Pijat Refleksi juga memiliki cabang di Jl. Ir Alala (By Pass) No.147 samping Ayam Goreng Silvana. Ditempat ini biaya jasa lebih ringan, Rp 20.000 untuk 30 menit, dan Rp 35.000 / jam. CP:

082193155193. Dan juga terdapat cabang Kolaka, di Jl. Pemuda KM 4 (samping Kampus USN) Rp 20.000 setengah jam, dan Rp 35.000 per jam, CP: 085239888761, Cabang Parepare Jl. Bau Massepe No.191, Cabang Bulukumba Jl. Lanto Dg Pasewang No.44. CP: 0811400706/081245555055. Pijat Refleksi Keluarga memiliki tenaga-tenaga terlatih bersertifikat Internasional dan nasional yang mengunakan tehnik Refleksi dengan Double Massage. Ditempat ini juga melayani pijat panggilan rumah, menyiapkan tenaga pijat khusus perempuan dan Ibu-ibu muslimah (ahwat). Layanan harga terjangkau sehingga menampung semua strata sosial. Telah banyak masyarakat umum dan pejabat yang merasakan kenikmatan Refleksi ala Pijat Refleksi Keluarga. (adv)


Kendari Pos | Jumat, 8 April 2011

Kutukan Juara Bertahan

5 Barcelona v Shakhtar Donetsk 1

SEJAK era Liga Champions musim 1992-1993, belum pernah ada tim yang sukses merebut juara beruntun alias back to back. Prestasi terbaik juara bertahan adalah finalis dan hanya tiga tim yang mampu melakukannya. Yakni, AC Milan, Juventus, dan Manchester United. Milan yang merebut juara 1994 setelah mengalahkan Barcelona empat gol tanpa balas, menyerah 0-1 dari Ajax Amsterdam setahun kemudian. Sedangkan United yang berstatus jawara 2008, kalah 0-2 dari Barcelona di musim berikutnya. Juventus mungkin yang paling tidak beruntung. Pada 1996, Juve yang kala itu dibesut Marcello Lippi merebut kampiun setelah menang adu penalti 4-2 atas Ajax. Setelah itu, Juve konsisten dengan lolos ke final selama dua tahun beruntun. Tapi, keduanya berakhir dengan kekalahan. Setelah menyerah 1-3 dari Borussia Dortmund (1997), Nyonya Tua (sebutan Juve) bertekuk lutut 0-1 dari Real Madrid berkat gol Pedrag Mijatovic. Di sisi lain, Olympique Marseille merupakan juara bertahan terburuk. Marseille yang pemenang pertama era Liga Champions setelah mengalahkan Milan 0-1, gagal lolos ke Eropa di musim berikutnya. Dengan sejarah yang tidak pernah berpihak kepada juara bertahan, apakah Inter akan menambah daftar tersebut musim ini? Atau justru Inter melakukan mission impossible dengan membalikkan kekalahan 2-5 dari Schalke 04. Kita tunggu saja pertemuan kedua perempat final di Gelsenkirchen pekan depan (13/4). (dns)

Barcelona, KP Peluang terciptanya el clasico pada semifinal Liga Champions (LC) terbuka lebar. Setelah Real Madrid membantai Tottenham Hotspur 4-0 pada first leg perempat final (6/4), giliran Barcelona melibas Shakhtar Donetsk 5-1 (20), kemarin dini hari. Dengan begitu, satu kaki Barcelona sudah di semifinal. Meski pada laga berikutnya bermain di Donbass Arena, Donetsk (12/4). Setidaknya Donetsk butuh kemenangan 4-0 atas Barca atau kemenangan dengan keunggulan lima gol. Jelas tugas yang sulit melawan Barca yang selama ini selalu tampil dominan dan memiliki benteng pertahanan yang kokoh. Meski begitu, kubu Barca juga belum berani mengklaim lolos ke semifinal. Mereka tetap berusaha membumi. “Adalah kesalahan bila kami

Torres 790 Menit Tanpa Gol

Baca KANS Hal 18 AFP PHOTO

Menang- Barcelona menjungkalkan Shaktar 5-1 pada leg I perempat final Liga Champions. Peluang Messi dkk, untuk menapaki semifinal sangat terbuka lebar. Sesuai undian UEFA, pemenang laga ini akan berhadapan dengan Real Madrid atau Totenham Hotspurs. Namun peluang terbesar adalah el clasico di Liga Champions.

sit, bahwa itu seharusnya penalti,” ketus Ancelotti, seperti dilansir AFP. Bila memperhatikan tayangan ulang di televisi, Evra menekling Ramires tanpa mengenai bola. Tak heran, ketika itu protes keras langsung dilayangkan para pemain Chelsea, tapi wasit bergeming. “Semua orang yang melihatnya dengan jelas mengatakan penalti. Hanya, butuh keberanian untuk mengambil keputusan,” jelas mantan pelatih AC Milan itu. Senada dengan Ancelotti, kiper Chelsea Petr Cech juga memprotes keputusan wasit. Pasalnya bila penalti diberikan akan membuka potensi

London, KP Fernando Torres terus melajutkan periode mandulnya di Chelsea. Ketika diturunkan selama 90 menit dalam laga melawan Manchester United, bukannya menyumbangkan gol, striker timnas Spanyol itu malah mendapat kartu kuning. Manajer Chelsea Carlo Ancelotti menduetkan Torres dan Didier Drogba di lini depan. Hasilnya, tidak ada gol yang tercipta, hanya sederet peluang berbahaya. Pada menit ke-70, Drogba diganti Nicolas Anelka, tapi tetap tak Fernando Torres ada perubahan. Sejak bergabung ke The Blues, julukan Chelsea, Torres sama sekali belum pernah mencetak gol. Padahal, dia kerap dimainkan sebagai striker utama Chelsea. Terhitung dia sudah bermain dalam 12 laga. Atau menurut Marca, Torres sudah mandul selama 790 menit. Bukan hanya gagal mencetak gol, performa Torres juga tidak begitu meyakinkan. Secara statistik, Torres hanya melepas tiga tembakan kea rah gawang dan satu tembakan melenceng. Adapun peluang emasnya pun hanya dua peluang. Tembakannya pada menit ketujuh, masih tepat ke arah kiper gaek United Edwin van der Sar. Kemudian, peluang emas lainnya hanya membentur tiang gawang. Meski begitu, Ancelotti tetap mempertahankan Torres di lapangan. Sampai saat ini Ancelotti masih sabar dengan performa Torres, tapi sampai kapan itu berlangsung. “Kami tetap percaya

Baca TEKLING Hal 18

Baca TORRES Hal 18

Tekling Evra Jadi Masalah KEKALAHAN tipis 0-1 dari seteru abadinya Manchester United, belum bisa diterima Chelsea dengan lapang dada. Manajer Chelsea Carlo Ancelotti bahkan menuding tamunya diuntungkan keputusan wasit asal Spanyol Alberto Undiano Mallenco. Setidaknya, menurut Ancelotti, harusnya ada dua penalti yang diberikan kepada Chelsea. Yang paling jelas adalah ketika gelandang asal Brazil Ramires dilanggar bek United Patrice Evra di area terlarang pada injury time. “Sangat jelas pelanggaran terhadap Ramires. Saya tidak terlalu memperhatikan yang lain. Saya katakan kepada wa-

AFP PHOTO

Tekling Kontroversi- Chelsea menganggap tekling yang dilakukan Patrice Evra terhadap Ramirez seharunya berbuah hukuman penalti. Tapi wasit bergeming dan Chelsea tumbang 0-1.


20

Kendari Pos |Jumat, 8 April 2011

Golkar Resmi Usung Agus-Yaudu Sebagai Cabup dan Cawabup Buton Kendari, KP Saat partai-partai lain masih sibuk mencari figur terbaik untuk ditelorkan menjadi calon bupati dan calon wakil bupati di Pilkada Buton, Agustus nanti, Partai Golkar dan PKS sudah selangkah lebih maju. Dua partai ini sudah resmi mematenkan pasangan Agus Feisal Hidayat dan Yaudu Salam Atjo, sebagai Cabup dan Cawabup Buton, periode 20112016 nanti. Rekomendasi Partai Golkar sudah resmi dikeluarkan Kamis (7/4) kemarin oleh DPP

Partai Golkar. Rekomendasi itu bernomor R-293/DPP/Golkar/ IV/2011 tentang penetapan pasangan calon bupati dan calon wakil bupati di Pilkada Buton. Surat itu diteken langsung oleh Ketua Umum DPP Partai Golkar, Aburizal Bakrie dan Sekjend, Idrus Marham. “Suratnya baru saya ambil di DPP sore tadi, sudah saya sampaikan juga kepada pasangan calon dan kader-kader Golkar yang lain di Buton,” kata Sjafei Kahar, Ketua DPD Golkar Buton, semalam lewat telepon selulernya. Menurut Sjafei, DPP merestui Agus Feisal sebagai calon karena hasil survey yang dilakukan selama beberapa bulan terakhir menunjukan jika Agus memiliki elektabilitas yang cukup tinggi. Sayang, Sjafei

enggan menyebut berapa nilai survey yang kini dimiliki Agus. Sementara Yaudu, lanjut Sjafei, dipilih menjadi pasangan Agus oleh Golkar karena elektabilitas anggota DPRD Sultra itu untuk kriteria calon wakil bupati masih yang tertinggi. Apalagi, jalinan komunikasi politik antara Golkar dan PKS sudah terbangun cukup lama sehingga tidak ada lagi hambatan berarti antara kedua partai ini untuk berkoalisi. Dengan keluarnya rekomendasi tersebut, lanjut Bupati Buton ini, maka seluruh kader-kader Golkar di Buton diinstruksikan oleh DPP untuk mensukseskan keputusan tersebut yakni memenangkan pasangan AgusYaudu. “Akhir April ini kita akan deklarasikan pasangan ini,

Agus Feisal Hidayat

Yaudu Salam Atjo

saat ini kami sedang memperbanyak atribut berpasangan, karena selama ini yang ada barulah atribut individu dua kandidat ini,” kata Sjafei.

Terkait isu politik dinasti, dimana Agus Feisal adalah putra kandung Sjafei Kahar, Ketua Golkar Buton ini mengakui bahwa isu itu sudah lama

ada tapi ternyata masyarakat tidak mempersoalkan masalah tersebut karena mereka memang menginginkan Agus melanjutkan pembangunan di Buton yang sudah berjalan 10 tahun terakhir ini. Sementara itu, Yaudu Salam Atjo yang dikonfirmasi terpisah mengaku belum melihat langsung rekomendasi tersebut, tapi ia sudah dikabari. Ia pun menegaskan bahwa keputusan Partai Golkar itu sekaligus menepis spekulasi yang berkembang di Buton bahwa ia sebagai kandidat dan PKS sebagai partai, mustahil bersanding dengan Agus dan Golkar. “Saya kira ini menjawab keraguan tersebut. Saya berterima kasih atas kepercayaan Golkar menggandeng kami untuk dia-

jak membangun Buton menjadi lebih baik,” kata Yaudu, semalam. Menurutnya, proses “nikah” antara dirinya dengan Agus Feisal adalah puncak dari rangkaian komunikasi politik yang dijalinnya selama ini, baik antara Yaudu dengan Agus maupun antara PKS dan Golkar. “PKS juga akan segera menfinalisasi keputusan koalisi ini karena memang kami menunggu keputusan Golkar. PKS dan Golkar sudah lama berkomunikasi menjajaki koalisi ini,” tukasnya. Langkah selanjutnya, kata Yaudu, adalah melakukan rapat-rapat pemantapan bersama antara PKS dan Golkar guna membicarakan langkah selanjutnya setelah keduanya resmi bersanding. (abi)

10 Parpol Bentuk Partai Baru Hugua bersama istri saat menyalurkan hak pilihnya di Pilkada Wakatobi. Meski dinyatakan sebagai pengumpul suara terbanyak, kemenangan Hugua digugat lima kandidat lain yang merasa ada pelanggaran yang dilakukan pasangan nomor 5 ini. ABDI MAHATMA/KP

MK Daftar Gugatan Lima Rival Hugua Belum Jelas Kapan Diregistrasi Jakarta, KP Usaha lima pasangan calon bupati/wakil bupati Wakatobi untuk menggugat kemenangan pasangan Hugua-Arhawi (Surgawi) di Mahkamah Konstitusi (MK) belum mengalami kemajuan berarti. Sampai saat ini, MK baru sebatas menerima pendaftaran gugatan tersebut, dan belum sampai pada tahap registrasi, apalagi menyiapkan jadwal untuk menyidangkannya. Pada Bagian Penerima Pendaftaran Permohonan Perkara MK, Perkara Pemilukada Wakatobi yang menggugat kemenangan pasangan calon

Hugua-Arhawi (Surgawi) tercatat dalam daftar No 243/ PAN.MK/IV/2011. “Ini baru nomor pendafataran. Bukan nomor regsistrasi karena akan diplenokan dulu oleh hakim, apakah layak untuk disidang,” kata salah seorang Staf Bagian Penerima Pendaftaran Permohonan Perkara MK, Agus Nirwan Etra di Gedung MK, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Kamis (7/4). Dalam pendaftaran perkara di MK tertanggal Rabu, (6/4), tercatat pula lima pasangan calon yang menggugat kemenangan Surgawi. Masingmasing, pemohon Aslaman Sadik-Andi Hasan (AMANAH), La Ode Sudil Baenu-Halimudin Adam (SUBHAN), Edhiar-

to Rusmin-La Ode Hasimin (ESHA), La Ode Bawngi-La Ode Bhasani (LABA), La Onu La OlaLa Ode Boa Sardiman (OBOR). Etra, sapaan akrab Agus Nirwan Etra, belum bisa memastikan kapan akan di gelar sidang perdana perkara Pemilukada Wakatobi. Katanya, nanti teregistrasi baru akan dilanjutkan dengan proses peradilan. Sebagaimana diketahui, beberapa dugaan pelanggaran diyakini akan bias membatalkan hasil Pemilukada Wakatobi yang telah diplenokan KPU setempat. Pasangan ESHA mengklaim bukti yang ditemukan merupakan pelanggaran yang terstruktur, masif dan terencana. “Kami sudah mempersiapkan materi gugatan, terkait

hasil Pilkada ini dan besok (Hari ini), materi gugatan kami diregistrasi di MK. Semua bentuk pelanggaran yang ditemukan, telah memenuhi ketentuan perundang-undangan berlaku, untuk digugat pada lembaga hukum berwenang, yakni di MK,” ungkap Ediarto Rusmin belum lama ini. Sesuai data yang mereka peroleh, semua unsur pelanggaran mengarah pada peraih suara terbanyak dalam Pilkada Wakatobi yakni pasangan nomor 5, Hugua-Arhawi (Surgawi). Bentuk pelanggaran itu antara lain, intimidasi, politik uang, mobilisasi massa dan keterlibatan pegawai negeri sipil dalam memenangkan salah satu calon.(awa)

Wibawa PAN Turun Kalau Musda Aklamasi Kendari, KP Wacana aklamasi di Musda PAN Kota Kendari yang akan digelar akhir bulan ini makin kencang bergulir. Para kaderkader terbaik PAN yang duduk di kepengurusan elit terus menolak ide itu. Setelah Aladin, suara tidak setuju aklamasi juga datang dari Kamarudin L, yang sehari-hari menjabat sebagai Wakil Sekertaris PAN Kota Kendari. “PAN ini partai besar, tanpa koalisi pun bisa mengusung pasangan calon Walikota Kendari. Aklamasi (di Musda) hanya akan menurunkan wibawa partai,” kata Kamaruddin L, kemarin di Kendari. Sebagai kader PAN, katanya, ia tidak setuju dengan wacana aklamasi yang diinginkan sebagian kader PAN. “PAN partai terbuka, mau kader yang jadi ketua atau tidak, itu nda masalah. Tapi kenapa kita harus fanatik dengan 1 calon. PAN partai pemenang Pilcaleg. Kenapa sih kita harus meminta,” katanya, kemarin. Kamarudin pun sangsi, bahwa aklamasi adalah instruksi Ketua DPW PAN Sultra. Menurut pria yang pernah mencalonkan diri di Pilcaleg 2009 lalu itu, Nur Alam tidak mungkin memerintahkan pemilihan Ketua DPD PAN Kota, tanpa melalui proses yang semestinya berlaku di PAN. Baginya, Gubernur Sultra itu, adalah politisi ulung yang paham bagaimana harus menegakkan prinsip demokrasi. Karenanya, dia meyakini, aklamasi merupakan skenario dari beberapa pengurus teras PAN yang dekat dengan lingkaran kekuasaan. “Saya tidak mau PAN dikatakan partai diktator, karena memutuskan sepihak dan tidak mendengarkan aspirasi kader dari bawah. Yang

saya harus luruskan dari beberapa komentar teman-teman, Nur Alam tidak mungkin kasih perintah seperti itu (Aklamasired),” ujarnya. Dia melihat, banyak kader PAN kota yang sangat potensial memimpin PAN 5 tahun mendatang, salah satunya Ket-

ua DPRD Kota Kendari, Abd Razak. Sehingga, kata dia, aklamasi bukan solusi yang tepat melahirkan ketua. Sudah jelas pula, dalam AD/ART partai, Ketua PAN harus kader yang minimal telah 1 tahun memegang Kartu Tanda Anggota (KTA). “Saya tidak persoalkan sia-

pa ketua nanti. Tapi proses pemilihan tidak boleh aklamasi. Kalau pun ada aklamasi, jangan dibuka di publik. Agar masyarakat tidak berpikir, PAN partai diktator. Saya tetap pada pendirian, pemilihan dilakukan secara demokrasi,” tandasnya.(dri)

Jakarta, KP Kesepakatan parliamentary threshold (PT) sebesar tiga persen, membuat sepuluh partai non parlemen ketar-ketir. Sebagai solusi, mereka bertekat berkoalisi membentuk partai baru dengan nama Partai Persatuan Nasional (PPN). Pada pemilu 2014 depan, mereka memasang target merengkuh suara nasional sepuluh persen. Pengusung penggabungan partai-partai gurem tersebut, digagas oleh Partai Persatuan Daerah (PPD). Partai berlambang payung tersebut, menggandeng Partai Pelopor, Partai Patriot, Partai Pemuda, Partai Demokrasi Pembaruan (PDP), dan Partai Kasih Demokrasi Indonesia (PKDI). Partai-partai yang ikut gabung selanjutnya adalah Partai Nasional Banteng Kemerdekaan (PNBK), Partai Indonesia Sejahtera (PIS), Partai Penegak Demokrasi Indonesia (PPDI), dan Partai Matahari Bangsa (PMB). Ditemui setelah Rapimnas PPD di Jakarta kemarin (5/4), Ketua Umum PPD Oesman Sapta menjelaskan forum tersebut merupakan titik awal PPD menjalankan rencana penggabungan sepuluh partai. Sesuai dengan aspirasi sembilan partai lainnya, Oesman mengatakan jika deklarasi PPN bakal digelar 1 Juni depan. “Jujur, tidak mungkin bisa berdiri sendirisendiri,” kata dia. Terkait mekanisme penetapan ketua umum PPN, Oesman menjelaskan akan dibahas setelah partai baru tersebut terbentuk. Bisa jadi, sebagai pelopor PPD memiliki kans lebih besar untuk menjadi nahkoda PPN. Opsi lainnya adalah, pemimpin PPN adalah partaipartai anggota yang memiliki wakil di DPRD terbanya. “Tapi ini masih tidak harus,” sanggahnya. Sementara untuk lambang partai baru nanti, diperkirakan bakal menggunakan lambang payung. Dia mengkalkulasi, jika dalam pemilu sebelumnya masing-masing partai tadi memperoleh satu persen suara, dalam

MUSTAFA RAMLI/JAWA POS

Ketua Umum Partai Persatuan Daerah (PPD), Oesman Sapta, usai menyampaikan orasi politik saat membuka Rapat Pimpinan Nasional Partai Persatuan Daerah, Selasa (5 April 2011) di Jakarta. Demi menghadapi Pemilu 2014, PPD berkoalisi dengan 9 Parpol lain membentuk partai baru bernama Partai Persatuan Nasional. pemilu 2014 nanti PPN berpeluang mendulang sepuluh persen suara. “Kita tidak muluk-muluk, seluruh partai yang gabung harus mempertahankan suara masing-masing,” tandasnya. Untuk kontrak politik dari

masing-masing partai, Oesman mengatakan sedang dirancang. Yang pasti, Oesman mengatakan jika partai baru nanti adalah satu kesatuan. “Sepuluh untuk satu, dan satu untuk sepuluh,” tandasnya. (jpnn)

Kendari Pos Edisi 8 April 2011  

E_Paper Kendari Pos

Read more
Read more
Similar to
Popular now
Just for you