Page 1

Senin, 7 November 2011

Tahun XVI Edisi 38-Harga Eceran Rp. 3.500,-

http://www.kendarinews.com

Imam Besar Kendari Kaget Jamaah Ied di Masjid Agung Al Kautsar Membludak Hingga ke Jalan Protokol Kendari, KP Selama menjadi Imam Masdjid Besar Agung Al-Kautsar, Kota Kendari,

sejak tahun 1985, KH Abdullah Umar Tafqi mengaku kaget melihat kondisi jamaah Idul Adha tahun ini. Betapa tidak, masjid yang berkapasitas 7000 orang itu sudah penuh sesak. Padahal, waktu baru menunjukkan pukul 06.30 WITA. Sementara, jamaah terus berduyun-duyun mengarah ke masjid Agung. Pelataran masjid yang diperkirakan dapat menangmpung

10.000 jamaah juga penuh sesak. Tak pelak, meeka yang tak dapat kebagian tempat di pelataran masjid terpaksa menggelar sajadah di hingga ke jalan raya. Pantauan wartawan koran ini, di poros JL Abdullah Silondae pun disesaki jamaah Ied. Bukan cuma itu, poros JL Lawata yang berada di sisi Selatan masjid Agung AlKautsar juga disesasi jamaah. Kead-

aan tampak bertambah sesak setelah kendaraan para jamaah juga diparkir di pinggir-pinggir jalan. Membludaknya jamaah Ied ini, ternyata juga mengagetkan Imam Besar Masjid Agung Al-Kautsar. Kata dia, selama 29 tahun menjadi imam baru kali ini melihat kondisi jemaah yang

Baca KAGET di Hal. 7

SYAMSUDDIN/KP

Kepadatan Jamaah Idul Adha tidak saja terjadi di Kota Kendari. Di Pantai Kamali, Baubau juga dipadati jamaah Ied, kemarin. Bahkan tak sedikit jamaah menempati jalan Kamali depan Kantor Biro Kendari Pos Baubau dan pelataran gedung Rektorat Kampus Unidayan Baubau untuk melaksanakan shalat. BERITA TERKAIT BACA di HALAMAN BUMI ANOA.

Pimpinan DPRD Muna Keluarkan Ancaman

KUTIPAN Jika instansi (panitia) proyek membandel tidak menutup kemungkinan terjadi masalah. Misalnya, saat pembahasan APBD-P, Dewan mengalokasikan dana tersebut pada kegiatan lain. Alokasi kegiatannya berbeda dengan yang disusun oleh instansi tersebut. Artinya, alokasi kegiatan yang disusun oleh KPA (kuasa pengguna anggaran) tidak masuk dalam APBD-P”

Terkait Tender Proyek di RSUD Raha yang Dianggap Melecehkan Dewan

Mahmud Muhamad

Wakil Ketua DPRD Muna

SELEBRITI

Akan Melahirkan di RS Terbesar Asia AISHWARYA RAI dikabarkan akan melahirkan di rumah sakit terbesar di Asia, Seven Hills, 11 November nanti. Namun, bintang Devdas itu dengan tegas membantahnya. Selain istri Abhishek Bachchan, pihak Seven Hills juga membantahnya. Mereka merasa keberatan dengan headline di setiap surat kabar di India, yang memberitakan hal tersebut. "Aishwarya sama sekali tidak memesan kamar di rumah sakit ini," bantah humas Seven Hills. Seven Hills kembali menumpahkan kekecewaannya dengan isi berita yang mengacu pada Ash, yang akan melahirkan caesar pada tanggal unik di bulan ini. "Melahirkan itu adalah kehendak Tuhan, dan itu tidak bisa diubah oleh alam. Berita ini sedikit fiktif," keluhnya. Seven Hills juga membantah mensterilkan rumah sakit saat Miss World 1999 itu memeriksakan kandungannya. "Tidak mungkin kami mengurung pasien hanya untuk Aishwarya, itu sungguh konyol. Sumbernya itu pasti fiktif," tandasnya. Menanti momen kelahiran, sang suami, Abhishek Bachchan mendamba-kan dikaruniai seorang p u teri. (tia)

DWI PAMBUDO/RM

Sejumlahmassapendukungmenunjukkanpamfletuntukmengajak masyarakat terus mendukung Taman Nasional Komodo sebagai tujuh keajaiban dunia versi new 7 wonders of nature di bundaran Hotel Indonesia, Jalan Thamrin, Jakarta Pusat.

Uang SMS Komodo Tak Jelas Jakarta, KP Pertanyaan kemana larinya uang sms masyarakat yang dikirimkan via short number 9918 ternyata masih misterius. Koordinator Pendukung Pemenangan Komodo (P2K) Emmy Hafild juga tidak bersedia membeberkan hal itu lebih jauh. Dia menyebut, hal itu sebagai rana internal yang tidak bisa begitu saja diumbar. Dalam berbagai wawancara termasuk saat konferensi pers Jusuf Kalla (JK) dan direktur N7W Jean Paul de la Fuente, dia tetap tidak mau membuka aliran sms itu. Dia tampak jengah ketika transparansi itu penting karena menyangkut uang rakyat. “Sama seperti SMS premium Rp 2 ribu, tidak ada

Baca KOMODO di Hal. 2

JK dan Komodo 29 Desember 2010: N7W mengancam pencoretan Komodo kalau pemerintah tidak membayar license fee USD 10 juta (+ Rp 100 miliar) Januari: Pemerintah menunjuk Todung Mulya Lubis sebagai kuasa hukum dan melayangkan surat protes kepada N7W Februari: Meminta agar pemerintah tidak dicoret dari N7W dan tidak ada jawaban Mei: Tidak ada jawaban, kementrian melakukan investigasi ke Swiss 15 Agustus: 1. Pemerintah resmi menarik diri dari N7W karena hasil investigasi menunjukkan N7W tidak kredibel 2. Emmy Hafild mengumumkan P2K sebagai mitra baru N7W 3. Promosi SMS vote Komodo muncul dengan tarif Rp 1.000 Agustus-September: SMS komodo sangat minim. P2K mulai cari figur 30 September: Jusuf Kalla diangkat jadi duta Komodo 14 Oktober: SMS Rp 1.000 dihentikan setelah ada pertemuan dengan beberapa operator yang diprakarsai Jusuf Kalla. Jumlah SMS konon mencapai 1 juta SMS. 15 Oktober: SMS vote Komodo menjadi Rp 1 16 Oktober-November: JK giat mengkampanyekan Komodo, mulai muncul pro kontra Komodo. 17 November: Dubes Djoko Susilo melansir keganjilan yayasan N7W 18 November: 1. JK mengadakan konferensi pers bersama direktur N7W Jean Paul via skype 2. Emmy menyatakan SMS komodo Rp 1.000 siap diaudit

Baca ANCAMAN di Hal. 7

Kisah Abdullah Balbed; dari Indonesia Berkeliling Dunia, Kini Jadi Warga Amerika

Pamit ke Bung Karno, Uang Saku Hanya Rp 50 Group) dan menggoyang-goyangkannya sembari tertawa. "Saya sangat senang bertemu anak muda Indonesia yang datang ke Amerika Serikat," katanya. Dia adalah Abdullah Balbed. Perawakannya masih tegap dan gagah untuk orang seusianya. Pendengarannya tajam, setajam sorot matanya yang berbinar-binar. "Saya minta jus jeruk dan gado-gado saja," ujarnya memesan menu di restoran cozy di tengah-tengah Kota Washington DC, Kamis sore (3/11) waktu setempat (Jumat subuh di Indonesia). Bagi para petugas di Kedutaan Besar RI di Washington DC, nama Balbed dikenal sebagai seorang senior yang sangat disegani. "Hari ini kebetulan saya sedang ada waktu.

Lima puluh enam tahun lalu, Abdullah Balbed nekat memulai perjalanannya berkeliling dunia. Dia berangkat dari Batam. Ketika tiba di Amerika Serikat, dia nyantol di sana setelah menikah dengan warga setempat. Dua tahun lalu, Balbed resmi menjadi warga negara adidaya itu. Berikut kisahnya.

Ridlwan H., Washington DC

Aishwarya Rai

Raha, KP Tender proyek pengadaan alat kesehatan (Alkes) di RSUD Muna sebesar Rp 13,7 miliar, yang bersumber dari dana transfer DPPID (Dana Percepatan Pembangunan Infrastruktur Daerah), rupanya tidak sepengetahuan DPRD. DPRD melalui rapat pimpinan DPRD, sudah mengingatkan instansi yang mendapatkan dana transfer untuk jangan dulu melakukan tender, sebelum dibahas atau mendapat persetujuan Dewan. “Lewat rapat pimpinan Dewan, kita sudah ingatkan agar dana transfer jangan dulu ditender sebelum dibahas di DPRD,” kata Mahmud Muhamad, Wakil Ketua DPRD Muna. Bisa saja, bila dananya sudah tersedia sementara programnya belum masuk di APBD-P, ditetapkan terlebih dahulu melalui Peraturan Bupati. Nanti saat pembahasan di APBD-P baru dimasukan anggarannya. Permasalahannya, proses tender yang dilakukan RSUD sama sekali tidak diketahui oleh DPRD. Kata Legislator PDIP itu, jika instansi (panitia) proyek membandel tidak menutup kemungkinan

JABAT tangannya sangat erat. Tak cukup hanya satu tangan, dua tangannya menggenggam Jawa Pos (Kendari Pos

RIDLWAN/ JAWA POS

Abdullah Balbed, 76, penuh semangat bercerita di Café Asia, Washington DC.

Baca BUNG KARNO di Hal. 7


2

Kendari Pos |Senin, 7 November 2011

Hukuman Koruptor Diperketat Jakarta, KP Wamenkum HAM Denny Indraya sepertinya jengah dituding melanggar undang-undang lantaran telah mengeluarkan istilah moratorium remisi bagi terpidana korupsi. Sabtu (5/ 11), mantan Sekretaris Satgas Pemberantasan Mafia Hukum mengaku dirinya tidak mau lagi membahas istilah moratorium. “Sudahlah, saya tidak mau lagi terjebak membahas istilah moratorium lagi,” katanya dalam sebuah diskusi di Jakarta, Sabtu. Dengan penuh

penekanan menggunkan nada tegas, Denny pun melanjutkan bahwa moratorium yang dimaksudnya adalah pengetatan pemberian remisi koruptor. “Jadi, moratorium yang kami maksud bukan penghapusan,” imbuhnya. Denny beralasan bahwa sebenarnya yang memutuskan untuk memperketat remisi para koruptor dan teroris adalah Menkum HAM Amir Syarifuddin. Sedangkan dirinya hanyalah wakilnya yang mendukung apa yang ditetap-

kan atasannya. Nah, karena istilah moratorium itu sangat popular di masyarakat, maka pihaknya lebih memilih untuk menggunakan istilah tersebut. “Ternyata setelah kami gunakan istilah itu, banyak pakar hukum yang menyatakan bahwa itu bertentangan dengan undang-undang. Makanya, supaya sekarang clear, saya jelaskan bahwa maksud kami adalah pengetatan,” katanya. Menurut Denny, salah satu alasan mengapa pihaknya

mengeluarkan kebijakan tersebut karena semakin derasnya permintaan dari masyarakat untuk tidak mengobral dan mengumbar remisi kepada orangorang yang telah mengeruk uang negara. “Tapi setelah digulirkan arusnya berbalik (banyak serangan),” katanya. Tapi saat disinggung mengapa pihaknya mengeluarkan surat edaran SE No: PASHM.01.02-42 tentang Moratorium Pemberian Hak Narapidana Tindap Pidana Korupsi dan Terorisme dimana jelas-jelas

menggunakan istilah moratorium, Denny hanya mengatakan bahwa surat edaran tersebut yang membuat adalah Dirjen Pemasyarakatan. Namun dia kukuh mendukung surat itu. “Tidak banyak yang tahu kalau kami tidak mengeluarkan kebijakan itu maka banyak koruptor yang hanya menjalani hukuman sembilan bulan penjara. Bayangkan, korupsi uang negara hanya dapat hukuman sembilan bulan,” tambahnya. Yang Denny maksud adalah puluhan politisi yang menjadi narapindana kasus suap cek perjalanan dalam pemilihan Deputi Gubernur Senior BI Miranda Goeltom. “Oleh pengadilan, mereka hanya dihukum sekitar dua sampai tiga tahun. Setelah dikurangi segala macam

potongan masa tahanan, kalau pembebasan bersyaratnya disetujui, maka hanya menjalani sembilan bulan,” imbuhnya. Alumni UGM itu lantas mengatakan bahwa apa yang telah dilakukan pihanya tidak melanggar undang-undang yang berlaku. Menurutnya, sebenarnya PP 28 Tahun 2006 tentang Syarat dan Tata Cara Pelaksanaan Hak Warga Binaan Pemasyarakatan sudah mengatur bahwa syarat remisi untuk para koruptor dan teroris lebih berat dari pidana lainnya. Dalam kebijakan baru tersebut, maka pemerintah akan semakin selektif dan memperberat syarat pemberian remisi. Beberapa hal syarat berat yang dimaksudkan Denny agar korup-

tor bisa mendapat remisi adalah dia harus membuka informasi tentang siapa pihak-pihak lain yang terlibat korupsi dan bisa dipertanggung jawabkan, bisa bekerjasama dengan penegak hukum, mengembalikan uang yang telah dikorupsi. “Kalau syaratnya hanya berkelakuan baik, tidak jelas dan banyak celahnya,” kata Denny. Untuk itu pihaknya akan membuat lebih rinci tentang aturan yang berlaku untuk remisi. Saat disinggung apakah pengetatan itu mengandung unsure diskriminasi, dengan nada tinggi Denny menjawab sama sekali tidak. Justru apabila seorang koruptor hukumannya disamakan dengan pencuri sandal maka itu sangat-sangat tidak adil dan melukai rasa keadilan.(kuh)

tent provider berlabel Mobilink dijadikan partner. “Sama seperti franchise fastfood, tidak bisa diungkap berapa yang harus dibayar,” belanya. Dia meminta agar SMS berbayar itu tidak dijadikan polemik. Sebab, selama ini SMS premium untuk ajang pencarian bakat tidak pernah dipermasalahkan sebelumnya. Lagilagi, dia menyamakan SMS premium tersebut juga uang rakyat. Apalagi, saat ini SMS dukungan untuk Komodo menjadi gratis. Benarkah gratis sepenuhnya? Secara kasat mata memang demikian karena ada provider yang menggratiskan. Namun, jika dilihat “dibalik dapur” tidak demikian karena pihaknya yang memberikan subsidi. Tetapi Emmy tidak mau menjelaskan siapa yang memberikan subsidi itu. “Kami masih berhutang dan akan cari sponsor,” tuturnya. Ada kejadian menarik saat konferensi pers dengan Jean Paul berlangsung Jum”at (4/ 11). Saat ditanyakan bagi hasil SMS vote Komodo dengan Jean Paul, Emmy langsung memotongnya. Kepada wakil N7W itu dikatakan jika pertanyaan yang dilontarkan wartawan adalah rana domestik dan akan dia jawab sendiri. Makin misterius karena Mobilink selaku CP mengaku keterlibatannya hanya sebatas penyedia layanan. Dalam pertemuan dengan Badan Regulasi Telekomunikasi Indonesia (BRTI), Mobilink mengaku tidak menjalin hubungan dengan N7W secara langsung. “Katanya, hanya terbatas ke P2K saja,” kata anggota BRTI Heru Sutadi kepada wartawan. Disebutkan juga jika seluruh laporan hasil voting SMS langsung diserahkan ke P2K. Bahkan, kemungkinan besar pola bagi SMS premium Komodo sama dengan SMS premium lainnya. Kebanyakan proporsinya 60 persen untuk operator dan 40 persen bagian CP. “Tapi, bagian detil kemana saja kami tidak tahu,” tambahnya.

Pihak operator sendiri juga mengakui kalau ada pembagian itu. Meski tidak menyebutkan berapa besarannya, Head of Corporate Communication XL Axiata Febriati Nadira menyebut butuh banyak biaya untuk SMS konten. Mulai dari membayar biaya networking, CP, hingga iklan. “Karena itu biayanya besar,” katanya. Namun, paskah diangkatnya JK sebagai duta Komodo, pihaknya dan beberapa operator sepakat untuk menekan biaya SMS dari seribu rupiah menjadi gratis untuk XL. Dia menyebut biaya tersebut merupakan corporate social responsibility (CSR) XL kepada masyarakat. JK mencoba menengahi dengan menyebut kenapa harus meributkan Rp 1 yang dikeluarkan untuk SMS. Malah, dia menyebut dalam kampanye Komodo ada satu kebersamaan kuat dimana para operator mau menekan biaya SMS tersebut. Namun, dia tidak mau disebut sebagai sosok dibalik pemberian subsidi biaya SMS dari seribu rupiah menjadi Rp 1. “Saya tidak pernah merasa tertekan disebut demikian,” kata mantan Wapres itu. Dia juga mengaku tugasnya hanya menjadi duta Komodo yang ada dibawah komando Emmy Hafild dkk. Oleh sebab itu, dia tidak mau terlibat polemik yang terlalu dalam terutama segala sesuatu sebelum dia terpilih. Pemerintah melalui Menteri Komunikasi dan Informatika Tifatul Sembiring tampaknya mulai mencium gelagat tidak beres dalam SMS Komodo. Sebab, Tifatul mengaku mendapat pengaduan masyarakat terkait SMS premium tersebut.”Ada pengaduan tapi tidak banyak, hanya 10 persen,” katanya usai rapat di Istana Wakil Presiden awal bulan ini. Meski tidak banyak, Tiffatul memastikan mulai menangani laporan tersebut. Sebab, disinyalir merugikan masyarakat karena pengaduan yang diterima adalah keluhan pemotongan pulsa. SMS gratis untuk mendukung Komodo yang disebutkan gratis atau hanya Rp 1 ternyata memakan pulsa lebih banyak. “BRTI yang tangani,” ungkapnya. Aliran uang dalam kontes N7W tidak hanya sebatas pada SMS. Alasan yayasan New 7 Wonder (N7W) milik Bernard Weber untuk bergerak disektor nirlaba bisa jadi

tidak sepenuhnya benar. Sebab, berdasar data yang dimiliki Jawa Pos, butuh banyak fulus untuk bisa terus memperjuangkan suatu obyek menjadi finalis bahkan menjadi pemenang. Setidaknya, harus siap dikenakan license fee miliaran rupiah yang bisa disebut sebagai dana wajib para kontestan diluar uang pendaftaran USD 199 (sekitar Rp 1,9 juta) per obyek. Kalau finalis enggan membayar biaya lisensi sudah pasti dilarang promosi menggunakan embel-embel N7W. Jumlah uang yang disetor beragam, mulai USD 3 juta (+ Rp 30 miliar) hingga USD 10 juta (+ Rp 100 juta). Angka terakhir dibebankan N7W kepada Indonesia sesuai dengan surat yang ditandatangani Direktur Jean Paul de la Fuente 6 Desember 2010. Dikatakan, Indonesia harus membayar USD 10 juta untuk license fee. Sedangkan angka yang lebih ringan dibebankan ke Maladewa yakni USD 3 juta. Seorang sumber di Kementerian Kebudayaan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif mengatakan dari license fee saja pendapatan N7W sudah selangit. Jika dirata-rata satu finalis ditarik USD 3 juta, maka yayasan sudah bisa mengantongi USD 84 juta (+ Rp 76 miliar dengan kurs 1 dolar Rp 9050). “Tapi, kenyataannya ada beberapa negara dibebankan lebih dari USD 3 juta seperti Indonesia,” ujar sumber. Pemerintah semakin mantap mundur dari kompetisi itu setelah Maladewa yang dibebankan license fee lebih murah tidak mau meneruskan keikutsertaannya di N7W. Dalam situs resmi mereka www.visitmaldives.com, Menteri Pariwisata Thoyyib Mohamed menilai biaya yang dibebankan terlalu besar. Dirinci, USD 3 juta license fee itu untuk platinum sponsorship USD 350 ribu, dua sponsorship emas masing-masing USD 210 ribu, USD 1 juta untuk perusahaan telekomunikasi dan USD 1 juta untuk pemasangan logo di pesawat terbang. “Kami mundur dari kompetisi karena tidak menduga harus mengeluarkan banyak uang untuk yayasan N7W,” katanya di website. Dia juga mengatakan jika Maladewa sebelumnya tertarik ikut kompetisi karena menilai hanya bayar USD 199. Berbagai biaya besar juga disebutnya tidak dijelaskan jelas saat mendaftar.(dim/wir)

Kominfo Tangani Kasus Penipuan SMS Komodo Komodo ..................... yang tanya kemana pembagiannya,” ujarnya. Entah kenapa Emmy menya-

makan penggalangan dukungan besar-besaran dengan membawa nama JK itu dengan SMS premium Rp 2 ribu. Padahal jelas, dua hal itu tidak bisa disamakan karena SMS Komodo

bersifat ajakan atas nama nasionalisme dan tidak ada konten yang diterima oleh pengirim SMS. Dia hanya memastikan kalau sejak 15 Oktober 2011, saat SMS

vote Komodo menjadi Rp 1 tidak ada yang masuk ke P2K. Berarti, sebelumnya ada yang masuk? Emmi tidak menjawab dengan jelas. Dia hanya menyebut akan ada audit untuk SMS saat masih bertarif seribu rupiah. “SMS mulai 15 Agustus sampai 14 Oktober akan diaudit dan dirilis,” imbuhnya. Terkait isu SMS saat bertarif seribu rupiah sudah mencapai 1 juta SMS dan dirupiahkan mencapai Rp 100 juta, Emmy bungkam. Dia beralasan tidak bisa menyampaikan itu karena sifatnya internal. Namun, dia memastikan kalaupun ada bagi hasil dengan N7W bukanlah melanggar hukum. Dia lantas mencontohkan kontes Indonesian Idol, disebutnya ada bagi hasil dukungan lewat SMS Premium. Uang itu dibagibagi kepada pemegang hak cipta Idol di Amerika Serikat, operator seluler, penyedia konten, hingga penyelenggara. Nah, mirip dengan “franchise” ajang pencarian bakat itu, P2K adalah pemegang lisensi dari N7W untuk mengadakan SMS dukungan di Indonesia. Prosesnya sama, ada kerjasama dengan operator, media iklan hingga con-


3

ADVETORIAL

Kendari Pos | Senin 7 Nopember 2011

BAMBANG SUPRIADI, Koordinator SME dan SR PP Region VII Sulawesi PT Pertamina (Persero).

Brigjen TNI (purn) dr. MARDJO SOEBIANDONO, SpB., Dirut Pertamina Bina Medika.

Kolonel (TNI) TAUFIK HIDAYAT, Komandan Korem 143 Haluoleo.

AMIN YOHANNIS, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Tenggara.

Pertamina Peduli Kesehatan Helat Operasi Gratis Katarak, Hernia dan Bibir Sumbing Kendari, KP Dalam rangka memperingati HUT TNI ke-66, PT. Pertamina (Persero) bekerjasama dengan Pertamina Bina Medika, Kodam VII Wirabuana dan tali kasih RCTI menggelar Bakti Sosial Kesehatan tanggal 26 s.d 28 Oktober 2011 yang terpusat di Rumah Sakit Dr. R Ismoyo Kendari. Bakti Sosial berupa operasi gratis Katarak, Hernia dan Bibir Sumbing diperuntukan bagi masyarakat tidak mampu yang berdomisili di kota Kendari dan sekitarnya. Kepala Kesehatan Kodam VII Wirabuana, Kolonel CKM dr. Sutrisno Mars mengatakan, tercatat sekitar 444 peserta yang mendaftar namun yang memenuhi syarat setelah melalui pemeriksaan kesehatan berjumlah 227, “pendaftaran calon peserta Baksos telah dilakukan sejak tanggal 21 s.d 25 Oktober 2011, pesertanya tidak saja berasal dari kota Kendari namun sebagian berasal dari daerah-daerah lain yang ada di Sultra, dan dari total pendaftar, tercatat 227 pasien berhasil di operasi yang terdiri dari 148 pasien Katarak, 43 pasien Hernia, dan 36 pasien

Bibir Sumbing,“ jelas dr. Sutrisno Mars. Bakti Sosial di Rumah Sakit Dr. R Ismoyo Kendari merupakan kegiatan yang ke14 dimana sebelumnya telah diselenggarakan di kota-kota lain seperti Cirebon, Jakarta, Balikpapan, Tarakan, Lombok, Makassar, Kupang, bahkan hingga ke daerah perbatasan seperti di Kabupaten Kutai. Dan setelah di Kendari, rencananya Pertamina akan menlanjutkan di beberapa daerah tertinggal seperti di Sorong Papua Barat. Bambang Supriadi, Koordinator Small Medium Enterprise and Sosial Responsibility (SME & SR) PP Region VII Sulawesi PT Pertamina (Persero) menambahkan, sebagai BUMN Pertamina mempunyai dua tanggung jawab besar, yakni untuk meningkatkan profit dalam rangka meningkatkan kesejahteraan negara dan turut serta di bidang sosial dan lingkungan, “tanggung jawab sosial disini salah satunya melayani masyarakat dalam bidang peningkatan kesehatan khususnya bagi masyarakat tidak mampu, dengan harapan setelah sehat mereka bisa lebih

Akbar/KP

BAKTI SOSIAL: Pertamina dan TNI AD mengadakan pengobatan gratis kepada masyarakat kurang mampu di Kota Kendari dan sekitarnya. Operasi gratis Katarak, Hernia dan Bibir Sumbing terpusat di RS. Dr. Ismoyo (RS. Korem) Kendari. produktif untuk peningkatan taraf hidupnya, “ ungkap Bambang Supriadi. Kegiatan Bakti Sosial Pertamina dilaksanakan sejak tahun 2010 dengan jumlah pasien Katarak yang telah dioperasi berjumlah 1.068, pasien hernia berjumlah 954, dan Bibir Sumbing berjumlah

332 pasien. Selain itu, Pertamina juga telah melaksanakan bantuan kesehatan seperti Khitanan Massal, operasi Hydrocepalus, operasi jantung, serta deteksi dini Kanker Serviks. Ditempat yang sama, mewakili Gubernur Sulawesi Tenggara, Kadis Kesehatan Provinsi Sultra,

Amin Yohannis menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan bakti sosial kesehatan ini, “kegiatan ini dapat membantu meningkatkan kualitas sumber daya manusia yang sehat, dan pada akhirnya akan mendukung program pembangunan, khususnya di daerah,” tandas Amin. (adv)

Perwakilan Pasien Katarak, Bibir Sumbing dan Hernia berpose bersama petinggi Pertamina, TNI AD dan Pemerintah Daerah.

Sultra Urutan ke-3 Penderita Katarak Terbanyak Kendari, KP “Mataku bisa ji melihat kembali toh?’” kata Ahmad Laingta (14) warga Puuwatu Kota Kendari, sesaat setelah keluar dari ruang operasi yang didiagnosis mengalami kebutaan akibat katarak di mata kirinya. Faktor ekonomi membuat keluarganya kesulitan untuk mengobati penyakit Ahmad. Namun harapan kembali muncul, setelah mengikuti Bakti Sosial Kesehatan yang digelar PT Pertamina (Persero) melalui unit usahanya Pertamedika bekerjasama dengan TNI AD, tanggal 26 s.d 28 Oktober 2011 di RS. Dr. Ismoyo (RS. Koremred) Kendari. Kegiatan bakti sosial ini merupakan bagian dari Small Medium Enterprise & Social Responsibility (SME&SR) Partnership Program atau Program Kemitraan dan Bina Lingkungan yang dilakukan Pertamina. Bakti sosial tersebut berupa operasi gratis Katarak, Hernia, dan Bibir Sumbing bagi

masyarakat tidak mampu yang berdomisili di wilayah Kendari dan sekitarnya. “Kegiatan ini terlaksana berkat koordinasi antara TNI dengan masyarakat. Informasi hanya disampaikan kepada Komandan Korem (Danrem), lalu Danrem meneruskan ke Dandim. Dari Dandim ke Danramil, dan tiaptiap Danramil memerintahkan ke Babinsa untuk mencari masyarakat penderita Katarak, Hernia dan Bibir Sumbing,” ucap Dirut Pertamina Bina Medika, Brigjen TNI (purn) dr. Mardjo Soebiandono, SpB. Ditinjau dari penyelenggaraan kegiatan seperti ini, Khusus untuk pasien Katarak, Sulawesi Tenggara menempati urutan ketiga setelah Cirebon dan Jakarta, “kota Cirebon paling banyak sekitar 500 orang, menyusul Jakarta. Untuk Sultra melalui kegiatan ini berhasil menangani 148 Pasien, “ tandas Mardjo Soebiandono. (adv)


4

Kendari Pos | Senin, 7 November 2011

Berkurban dan Jiwa Kepemimpinan

Pj Bupati Diminta Cairkan Dana PSU Belum Mau Tawwa, Belum Ada Restu Si Bos Jembatan Bahteramas Masih Proses Tender Masih Enjel Ji Juga Pale Kalau Harga Naik, Itu Ulah Pedagang Ko Mau Kalah Ka Pedagang…..!

Oleh : Rahmat Abd. Rahman

K

Berkurban dan Pengelolaan SDA Minggu, 6 November 2011, bertepatan dengan tanggal 10 Dzulhijjah oleh ummat Islam diseluruh dunia merayakan hari raya Idul Adha atau di Indonesia sebagai lebaran haji. Lebaran haji karena pada tanggal 9 Dzulhijjah, umat Islam di seluruh dunia menunaikan puncak ibadah haji dengan melakukan wukuf di Padang Arafah. Wukuf merupakan puncak haji karena sah haji seseorang bila telah melakukan wukuf. Idul Adha atau lebaran haji dikenal juga dengan hari raya kurban, atau hari memperingati peritiwa kurban, yaitu peristiwa ketika nabi Ibrahim (Abraham), bersedia mengorbankan putranya Ismail untuk menunaikan perintah Allah SWT, yang kemudian oleh Allah digantikan dengan seekor domba. Semangat dan jiwa pengorbanan tanpa syarat untuk menunaikan perintah Allah yang dilakukan nabi Ibrahim ini hingga kini tetap dilaksanakan oleh umat Islam di seluruh dunia. Di Sultra, misalnya, ratusan ekor hewan qurban disembelih, untuk kemudian dagingnya dibagibagikan antara lain kepada fakir miskin dan warga yang berhak lainnya. Penyembelihan huwan kurban dimaksud tentu seharusnyalah dilakukan semata-mata untuk menunaikan perintah Allah SWT, yang kemudian dagingnya bisa dinikmati secara bersama-sama, khususnya diperuntukkan bagi kaum miskin dan tak mampu. Memaknai apa yang dilakukan nabi Ibrahim dengan mengorbankan putranya nabi Ismail, tentu saja tidak hanya terbatas pada ruang lingkung pemotongan hewan kurban. Setelah pemotongan hewan kurban, setelah lebarah haji, berakhir juga pemaknaan kita akan nilai-nilai berkorban yang dicontohkan dan diteledankan nabi Ibrahim. Tentu tidak bisa hanya sebatas itu. Jiwa relah berkorban untuk melaksanakan perintah Allah ini haruslah selalu dapat tercermin pada pribadi-pribadi kaum muslimin di berbagai tingkatan dan dalam ruang pengabdiannya masing-masing. Dengan begitu, produktifitas kerja akan semakin baik sehingga akan berdampak pada kemajuan diri pribadi, pembangunan dan daerah ini tentunya. Tumbuhnya semangat jiwa berkurban akan melahirkan pribadi-pribadi yang mampu menyeimbangkan antara hak dan kewajibannya, bahkan ia akan memberi nilai tambah pada apa yang dikerjakan. Dengan nilai tambah yang diberikan pribadi-pribadi yang mempunyai semangat relah berkorban ini tentu akan meningkatkan produktifitas kerja kelembagaan, sehingga memajukan unit usaha atau produktifitas lembaga. Apabila suatu lembaga atau unit usaha juga ditangani para insan-insan yang menghayati akan setiap pelaksanaan hari raya kurban tentu kemajuan kelembagaan akan berdampak pada tingkat kesejahteraan di lingkup kerjanya dan tentu saja bagi masyarakat sekitarnya. Seorang muslim yang baik yang memahami jiwa pengorbanan yang dilakukan nabi Ibrahim tentu akan berusaha menjaling hubungan silaturahmi, baik antara sesama umat muslim, antara sesama bangsa, antara sesama insan di dunia ini, bahkan dengan lingkungan atau dengan mahluk ciptaan Allah SWT lainnya. Bila hubungan silaturahmi dikembangkan dengan baik tentu akan menghasilkan kedamaian dalam menjalani kehidupan. Bila alam dikelola secara cerdas dan bijaksana, bukan dirusak untuk mendapat keuntungan bagi kepentingan diri, kelompok dan golongan tentu bumi tempat berpijak tetap dapat termanfaatkan secara berkelanjutan. Momentum hari raya idul kurban memang menjadi penting untuk direnungkan dan dijabarkan secara luas dalam pengimlementasiannya di tengah carut marutnya pemanfaatkan kekayaan alam di daerah ini. Sebab, boleh jadi, banyak diantara kita yang secara fisik terlihat melaksanakan perintah Allah sehingga jidat kepala menjadi hitam, tetapi dalam hal mengorbankan kepentingan diri agar lebih memberi nilai dan manfaat bagi masyarakat dan lingkungan masih patut dipertanyakan. Pemandangan setiap hari begitu nyata di depan mata, setiap hari alam Sultra dan kekayaan alamnya yang begitu besar dieksploitasi dan diangkut keluar dalam bentuk bahan mentah. Yang kemudian menjadi pertanyaan, apa yang di dapat masyarakat dan daerah sekarang ini. Kebanyakan kita tentu hanya menikmati hutan yang telah gundul, gunung yang telah ditebas dan menghirup debu setiap harinya. Sekarang saja kita sudah menikmati seperti itu, bagaimana dengan anak cucu kita kelak. Apakah anak cucu kita kelak hanya akan menjadi korban buah dari keserakahan dan ketidakcerdasan dalam mengelola alam kita yang kaya sekarang ini. (***)

Libur Idul Adha, Sampah Bertumpuk 08313501115 Dinas Kebersihan, sejak sehari sebelum lebaran, nampaknya mobil sampah tidak jalan. Khusus di Pasar Basah Mandonga dan samping Korem, termasuk di jalanan, sampah menumpuk. Kami berharap hari ini petugas kebersihan sudah mulai bekerja, karena kami warga sudah tidak tahan dengan aroma busuknya sampah.

asus separatisme dan kontrak karya PT. Freeport Indonesia di Tanah Papua menyentak kita semua. Keadilan masyarakat terusik dengan perilaku pengelola negara yang tidak mencerminkan keberpihakan kepada penduduk lokal, kekayaan potensi alam di sana tidak dibarengi dengan kebijakan yang menyejahterakan masyarakat Papua, kecuali hanya segelintir. Hasil kekayaan ini lebih banyak dinikmati oleh orang-orang di luar daerah, bahkan di luar negeri, sehingga masyarakat Papua dengan berbagai latar belakangnya tetap merasakan kehidupan yang berbeda dengan daerah lain di Indonesia, pra sejahtera. Saya mendapat kesempatan berkunjung ke PT. Freeport Indonesia pada tahun 2004 lalu, atas undangan Himpunan Masyarakat Muslim PT. Freeport Indonesia buat membawakan kutbah Idul Adha dan kegiatan dakwah lainnya. Saya bertemu dengan karyawan-karyawan muslim dari berbagai daerah dan menyampaikan tausiyah di beberapa masjid dalam lingkungan perusahaan. Saya diajak oleh salah seorang karyawan buat melihat lokasi tambang di daerah Grasberg yang hanya dapat dicapai dengan kereta gantung karena ketinggiannya. Lokasi itu sangat kaya dengan berbagai jenis bahan tambang, ada emas, perak, tembaga dan nikel yang kelihatan dengan jelas dari struktur gunung-gunung yang dikeruk buat diolah. Ironisnya, saya juga melihat dalam perjalanan menuju Masjid Darussa’adah di mil 68, sekelompok penduduk lokal yang mendulang sisasisa emas di sungai pembuangan dari perusahaan dan belakangan saya ketahui dari penjelasan salah seorang pegawai, adalah perbuatan terlarang karena mengandung zat-zat kimia dan membahayakan kesehatan mereka. Kondisi di Kota Timika -yang saya kitari ketika hendak pulang ke Makassar- juga tidak sesejahtera kompleks perumahan di lingkungan perusahaan

yang dilengkapi dengan fasilitas pendidikan dan perbelanjaan. Jiwa Kepemimpinan Kekurangadilan yang dirasakan oleh masyarakat adalah akibat dari hilang atau lemahnya jiwa kepemimpinan yang ada di tengah bangsa ini. Kebijakan pengelola negara yang kadang kurang tepat dan krisis keteladanan di segala bidang menjadi indikasi utama persoalan ini. Rasanya tidak mudah pada saat ini untuk mendapatkan seratus orang tokoh di tengah bangsa ini, yang dapat dijadikan panutan bagi masyarakat di semua lini dalam kehidupan, padahal salah satu prasyarat berkembangnya suatu bangsa dan peradaban adalah melimpahnya tokoh pemimpin pada seluruh bidang kehidupan, sehingga masyarakat dapat memiliki referensi (rujukan) keteladanan pada masing-masing tokoh tersebut. Bercermin pada sejarah perjuangan Rasulullah, Muhammad saw. dalam melakukan perubahan, maka di antara langkah strategis yang beliau lakukan adalah membangun jiwa kepemimpinan di dalam diri para sahabat ra. Rasulullah saw. menanamkan sifat tauhid (mengesakan Allah swt) ke dalam jiwa setiap sahabat dengan dakwah dan teladan yang baik. Sifat tauhid menjadi pondasi dari bangunan jiwa kepemimpinan yang kuat, karena dapat memberikan kepada seorang manusia kemerdekaan penuh dari penghambaan dan ketundukan kepada sesama makhluk, sehingga dia tidak takut kecuali hanya kepada Allah swt., tidak tunduk kecuali hanya kepada aturan yang datang dari Allah swt. atau yang sesuai dengannya. Jiwa kepemimpinan yang kuat menjadikan penguasa suatu bangsa sejajar dengan penguasa bangsa lain atau bahkan lebih mulia, sehingga tidak mudah didikte oleh bangsa manapun kecuali jika sejalan dengan keinginan Allah. Jiwa kepemimpinan menjadikan seseorang sebagai qudwah (te-

Berkurban Berkurban dengan menyembelih seekor hewan ternak dilakukan oleh Rasulullah saw. atas perintah Allah swt.: “Maka dirikanlah salat karena Tuhanmu dan berkurbanlah”. QS. alKautsar/108: 2. Rasulullah saw. menyembelih 100 ekor onta sebagai dam dan kurban pada pelaksanaan ibadah haji wada’ (perpisahan). Syariat ini dilanjutkan oleh umat Islam hingga saat ini, setiap selesai pelaksanaan salat Idul Adha, maka kaum muslim beramai-ramai menyembelih hewan kurban yang telah mereka siapkan sebelumnya. Berkurban bagi kaum muslim se-

harusnya bukan sekadar bergembira merayakan hari besar ini, namun selayaknya mengambil hikmah dan pelajaran darinya. Berkurban menjadi wujud kesyukuran atas karunia Allah swt. berupa harta dan kehidupan yang layak, segala nikmat wajib untuk disyukuri dan wujudnya adalah dengan melaksanakan ibadah yang diperintahkan oleh Sang Pemberi nikmat. Berkurban juga dimaknai dengan latihan pengorbanan untuk menjadi pribadi yang kuat, khususnya mendidik jiwa kepemimpinan. Di dalam Bahasa Arab, kosa kata udhiyah (kurban) berakar kata yang sama dengan pengorbanan (tadhiyah), menunjukkan bahwa makna yang menyatukan antara keduanya adalah melakukan sesuatu buat mencapai kondisi jiwa yang tinggi. Berkurban menjadi bagian dari pengorbanan dengan harta benda di jalan Allah swt. yang disebutkan sebanyak kurang lebih 10 kali di dalam Alquran bersanding bersama pengorbanan dengan nyawa. Pengorbanan dengan harta benda buat membersihkan diri dari sifat kikir dan melatih diri untuk menjadi pemimpin yang mau berkorban buat orang banyak secara tulus, memiliki empati kepada sesama umat manusia dan membangkitkan semangat berbagi dengan masyarakat. Alquran mengingatkan kepada setiap yang hendak berkurban, bahwa yang akan sampai kepada Allah swt. dari hewan yang disembelih adalah nilai ketakwaan pelakunya (QS. alHajj/22: 37). Ketakwaan ini diukur dengan sifat keikhlasan dan pengorbanan yang ada dalam diri seorang yang berkurban, semakin kuat dorongan ketakwaannya maka semakin tinggi pula nilainya di sisi Allah swt. Ketakwaan juga menjadi ukuran pencapaian suatu proses latihan pengorbanan, olehnya itu jiwa kepemimpinan yang hendak dibangun dari ibadah kurban juga mengacu kepada nilai-nilai ketakwaan. Selamat berkurban dan selamat hari raya Idul Adha. (***) Ketua MUI Kota Makassar

Antara Perbedaan dan Persahabatan Oleh : Alaiddin Koto

M

anusia dicipta oleh Tuhan seperti batik tulis, limited edition. Masing-masing punya keunikan sendiri, tidak sama, bahkan untuk orang kembar sekalipun. Itulah yang disebut perbedaan yang berguna untuk menciptakan sebuah kolaborasi kehidupan. Tuhan sengaja mencipta perbedaan, karena di sana tersimpan energi, positif atau negatif. Ketika perbedaan dimaknai sebagai anugerah, maka ia akan bersinergi secara positif, tetapi ketika ia dimaknai sebagai pertentangan, maka ia akan bersinergi secara negatif. Sinergi positif akan menghasilkan tenaga penggerak pembangunan, sementara sinergi negatif akan menghasilkan tenaga pengrusakan atau penghancuran sebuah tatanan. Atas dasar perbedaan itulah manusia hidup dalam kompetisi. Kapan dan dimanapun, dan oleh siapapun, kompetisi adalah bagian yang tidak akan pernah lepas dari hidup dan kehidupan manusia. Jangankan dengan orang lain, di dalam dirinya sendiri pun terdapat kompetisi, paling tidak antara keinginan baik dan keinginan tidak baik. Agaknya, melalui sudut pandang seperti di atas itulah Nabi Muhammad SAW pernah mengatakan bahwa ikhtilaf (perbedaan) itu adalah rahmat, bukan azab seperti yang ada pada iftiraq atau firqah. Ikhtilaf bukan iftiraq atau firqah (perpecahan). Yang pertama menjadi rahmat, sementara yang kedua adalah azab. Inilah yang disebut oleh Nabi dalam haditsnya yang lain, al-jama’atu rahmah, wa al-firqatu azab. Ikhtilaf yang disikapi dengan jiwa

besar dan bijak akan melahirkan persatuan, bagaikan lidi yang diikat menjadi sapu. Tetapi firqah adalah perpecahan dan perceraian yang tidak bisa dipertautkan, bagaikan bara yang terpotong-potong dari kesatuannya. Maka, terkait dengan pemikiran di atas, lawan dalam kompetisi tidak harus dianggap sebagai musuh yang harus dihabisi, tetapi sebagai alat untuk meraih kemenangan. Karena tidak ada kemenangan tanpa ada lawan yang dikalahkan. Kompetisi tidak harus dimaknai untuk saling menghabisi, tetapi untuk saling mengungguli dalam membuktikan diri sebagai yang terbaik. Oleh sebab itu, kemenangan yang diraih dari sebuah kompetisi diisi dengan kebaikan-kebaikan, bukan dengan pelampiasan ketidaksenangan yang dapat beruntun dari waktu ke waktu. Dengan cara ini, kemenangan akan menjadi rahmat untuk semua, bukan sebagai azab dari permusuhan yang dicipta oleh pelampiasan. Kemenangan akan menjadi kehormatan bila dibalut dengan penegakkan keadilan, dan akan menjadi kehinaan bila dicampur dengan kezaliman. “Janganlah kebencian kamu terhadap satu kaum membuat kamu tidak mau berlaku adil kepada mereka. Tetaplah berlaku adil, karena itulah takwa yang sesungguhnya.” (Alquran). Perbedaan boleh terjadi, tetapi persahabatan tidak boleh berhenti. Inilah, antara lain yang dicontohkan oleh Mohammad Hatta terhadap kawannya, Soekarno. Mereka berdua adalah Proklamator Kemerdekaan bangsa Indonesia dari belenggu penjajahan yang ber-

Pemimpin Redaksi/Penanggungjawab : Milwan Wakil Pimpinan Redaksi : Sawaluddin Lakawa, Hasanuddin Redaktur Pelaksana : La Ode Diada Nebansi Koordinator Liputan : Manan Rachman

Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, semua wartawan Harian Pagi Kendari Pos dibekali tanda pengenal. Untuk menghindari aksi-aksi tidak bertanggungjawab dari oknum tertentu, masyarakat yang merasa ragu atau mencurigai seseorang yang mengatasnamakan wartawan Kendari Pos segera menghubungi Kantor Redaksi Harian Kendari Pos.

ladan) bagi sesama umat manusia di dalam kehidupan. Keteladanan sikap dan perilaku yang sesuai dengan perkataan, merupakan nilai moral yang dibutuhkan oleh suatu bangsa untuk maju dan disegani. Tumbuhnya kepercayaan dalam diri setiap anggota masyarakat terhadap pemimpinnya disebabkan oleh sifat keteladanannya, sehingga menjadi dasar terhadap pelaksanaan segala kebijakan yang bertujuan membangun kesejahteraan mereka. Jiwa kepemimpinan juga menjadikan suatu bangsa dapat membangun peradaban yang tinggi dan mampu bertahan dengan peradaban itu. Tidaklah peradaban bangsa-bangsa besar pada zaman dahulu dapat terbangun dan bertahan kecuali karena mereka memiliki jiwa kepemimpinan yang kuat. Kekuasaan masing-masing bangsa terbentuk menjadi suatu kekaisaran (imperium) yang memiliki wilayah begitu luas, demikian pula umat Islam yang memiliki wilayah pemerintahan sangat luas dan pengendalian yang kuat terhadap wilayah-wilayah tersebut, khususnya pada masa pemerintahan khulafa’ rasyidun. Pemerintah Islam pada zaman itu berhasil membangun peradaban dunia yang berlandaskan pada ajaran Alquran, berkat jiwa kepemimpinan para khalifahnya.

Redaktur : Luther Bittikaka, Ruslan Amrullah, Abdi Mahatma, Awal Nurjadin, Darwin Sihombing, Emilia, Reporter : Sulis Setiarini, Linri Merinda, Arifuddin, Ulfah Sari Sakti, Sarfiayanti ; Koresponden : Awaluddin Usa (Raha-Muna), Syamsuddin (Baubau-Buton), Eritman Rahmat (Kolaka-Kolaka Utara), Hasruddin Laumara (Konawe), Herman (Konsel), Nuryadi (Bombana) Arwan Mannaungeng (Jakarta), ; Fotografer : Suwarjono ; Design Grafis : Muh Hajar Siddiq ; Karikatur : Arham Rasyid; Redaktur Khusus : La Paa, M Djufri Rachim; Sekretaris Redaksi : Ariyani Arifin; BPSDM : M Djufri Rachim; Teknologi Informasi : Muh. Sahdar ; Pracetak : Muhrisan (koordinator), Aser Rerung, Gunawan Chandra, Yusri Zubair, Samiruddin; Telepon Redaksi : (0401) 326513, Faks. Redaksi : (0401) 326512, Faks. Bisnis dan Keuangan : (0401) 323771; E-mail : bumianoa@plasa.com; Percetakan : PT Fajar Utama Intermedia Cabang Kendari; Alamat Perwakilan : Jakarta: Mu’min Rolle, Komp Widuri Indah, Blok A1-2, Jl. Palmerah Barat No.353 Telp (021) 5330976, Jakarta 12210; Biro Baubau-Buton-Wakatobi : Syamsuddin, Kolaka-Kolaka Utara : Eliazer Alex Tato; Harga Langganan : Kota Kendari dan Luar Kota (Sultra) Rp 65.000/Bulan, Luar Kota Rp 67.500/Bulan termasuk ongkos kirim, Eceran dalam Kota Rp 3.500,-EksemplarEceran Daerah Rp. 3.500,-. Penerbit : PT Media Kita Sejahtera, SIUPP : SK/Menpen No.191/SK/Menpen, SIUPP/B.I/1986/Tanggal 25 Juni 1986 No.131/

langsung tiga setengah abad. Mereka adalah pemuka dari para pendiri bangsa, founding fathers bangsa dan Negara Republik Indonesia. Bahkan mereka berdua dijuluki Dwi Tunggal pemimpin Indonesia. Begitu kentalnya persahabatan dan kesatuan mereka dalam berjuang, nama mereka pun seakan menyatu, disebut satu terbawa yang satu lagi, SoekarnoHatta. Di mana-mana nama ini menyatu dan diabadikan menjadi nama dari tempattempat strategis, seperti nama lapangan terbang, nama jalan dan lain sebagainya. Seperti diketahui, Mohammad Hatta adalah Wakil Presiden Republik Indonesia pertama, di mana Soekarno adalah presidennya. Dalam perjuangan mempersiapkan dan menegakkan kemerdekaan, mereka selalu sama, paling tidak bisa menyamakan pemikirannya demi merdekanya negeri yang mereka cintai. Bahkan, masuk penjara pun mereka sering bersama. Namun memasuki usia kemerdekaan tahun yang ke-11, dua pemimpin bangsa ini mulai sering bertukar jalan, terutama ketika Soekarno memulai gagasannya untuk memimpin bangsa dengan konsep yang kemudian dikenal sebagai Demokrasi Terpimpin. Hatta mulai kesulitan bekerja sama dengan Soekarno karena yang disebut terakhir, menurut istilah BJ Boland dalam bukunya The Struggle of Islam in Modern Indonesia, mulai menampakkan keangkuhannya. Soekarno adalah seorang pemimpin populer yang dengan menggunakan gaya romantis koboinya, menurut istilah Boland, ingin melanjutkan suatu

revolusi yang tidak habis-habis dan selalu mengumandangkan istilah revolusi belum selesai untuk menghimpun kekuasaan berada di tangannya, sementara Hatta adalah seorang pemimpin pemikir yang mengingatkan Soekarno bahwa suatu revolusi harus diarahkan pada sasaran yang tepat. Persoalan bangsa Indonesia, kata Hatta, bukanlah mengakhiri atau melanjutkan revolusi itu, tetapi adalah memenangkan revolusi tersebut dengan memulai pembangunan secara konstruktif atau justru kehilangan makna revolusi itu sendiri karena hanyut dalam anarki dan petualangan. Karena melihat sikap Soekarno yang tidak menerima nasehatnya, Hatta mengundur diri sebagai Wakil Presiden pada 1 Desember 1956. Apa yang terjadi pada dua tokoh besar bangsa Indonesia di atas perlu dijadikan pelajaran berharga bagi generasi berikut. Walau berbeda pendapat, walau akhirnya Hatta mengundurkan diri, tetapi mereka tidak menjadi musuh dan tetap bersahabat sampai akhir hayatnya. Agaknya, sebagai orang Minang, Hatta berprinsip bahwa perbedaan pendapat itu bagaikan kayu dalam tungku. Api tidak akan hidup ketika kayu yang ada dalam tungku ditumpuk dan tersusun rapi, tetapi ketika ia disusun bersilang. Basilang kayu dalam tungku, di sinan api makonyo iduik. Karena, perbedaan pendapat yang disikapi menjadi perpecahan, apalagi di kalangan pemimpin, akan membuat bangsa menjadi pecah pula. Bukankah ini suatu azab? (***) Guru Besar Fakultas Syariah dan Ilmu Hukum UIN Suska.

Ditjen PPG/K/1995 Tanggal 3 Agustus 1995, No 42/Ditjen/PPG/K/1996 Tanggal 12 April 1996, Terbit Sejak Tanggal 6 Juni 1970. Pembina : HM Alwi Hamu, PP.Bittikaka ; Komisaris Utama : Syamsu Nur Komisaris : Jerry Bittikaka, Denny Ari, Benyamin B, Ridwan Arief Direktur Utama : Milwan ; Direktur : Purwanto Sanam ; Sekretaris : Tri Noptijasari ; Ombudsman : Ramli Akhmad (Ketua), M Djufri Rachim, La Paa, Muhammad Saiful, SH, MH, Ariyani Arifin (Sekretaris) Manager Keuangan : Agus Tranhadi; Manager Iklan/Sponsorship : Haeruddin; Manager Sirkulasi : Eliazer Alex Tato ; Manager Event Organizer : Rustam, Manager Umum : St.Ganefo, Manager Personalia/Legal : Marjani Alamat Redaksi/Tata Usaha : Jl. Malik Raya No. 50 (0401)-3126515, Iklan : (0401)-3126110, Sirkulasi : (0401)-3126515, Fax (0401)-3126512. Alamat Biro : Baubau Jl. Imam Bonjol No. Tlp (0402)-2826129/085241854000; Kolaka Jl. Pramuka No.5 Tlp (0405)-24211. Alamat Agen: Raha Jl. Lakilaponto, Tlp (0403)-21538, Pomalaa Jl.Nusantara No. 28 Tlp.(0405)-310105; Konawe (Unaaha) Halide, Jl. Sandela No.129 Tlp.(0408)-21506; Bombana (Rumbia) Tajudin Tlp/HP:085241659216, Aswin HP:085241605817. Kota Kendari : Kampung Salo Mintarsih, Sodohoa Hamisu, Tlp. 3125723, Tipulu Yusuf Tumora, Tlp.3127924, Wuawua Rusli, Tlp.3193008, Mandonga Theresia, Tlp.3122393, Puwatu Usman, Tlp. 3007069, Perumnas Incang, Tlp.3192061, Anduonohu Maxi, Tlp.3125474. Bank: BRI Cabang Kendari: 2.0192.01.008593.50.1 (BRITAMA)


email : bumianoa@gmail.com

Senin, 7 November 2011

Langganan Luar Kota Rp. 67.500,-

Dua Hari Karyawan PT SB Hilang Ditemukan Selamat dalam Kondisi Lemas Pasarwajo, KP Dua karyawan tim survey tambang aspal PT Saka Buton, Hardin (30) dan Udin (30) yang hilang

sejak Kamis (3/11) di kawasan hutan Lawela Selatan, Kecamatan Sampolawa, Sabtu (5/11) sekitar pikul 06.30 Wita, akhirnya ditemukan tim SAR Pos Baubau. Kepala Pos SAR Baubau, Rudi mengungkapkan, dirinya mendapat informasi dari bapak Takdir (keluarga Hardin, red) yang merupakan kepala Bank

Pundi di Baubau, kalau kedua karyawan PT Saka Buton KWN tersebut belum ditemukan. Setelah tim SAR melakukan pencarian selama dua hari, Sabtu pagi hari, akhirnya keduanya ditemukan dalam kondisi selamat. “Kedua korban ini ditemukan sudah dalam keadaan lemas di dalam hutan. Kemungkinan karena kehabisan makanan,” jelas Rudi.

Setelah ditemukan oleh tim SAR, kedua korban kemudian dilarikan ke base camp PT Saka Buton yang bertempat di dusun Lapola, kelurahan Todombula, Sampolawa untuk mendapatkan penanganan tim medis. “Kedua korban langsung dilarikan di base camp perusahaan untuk mendapatkan pertolongan,” kata Rudi. (p1/p2)

56.424 Ha

Lahan Kritis

Suwarjono/KP

Para siswa SMPN Molawe, terpaksa naik rakit akibat jembatan yang menghubungkan desa Mowundo dan Desa Tapungjaya, Kecamatan Molawe, Kabupaten Konawe Utara rubuh akibat sering dilalui kendaraan tambang sejak tahun lalu. Hingga kini warga yang akan bepergian ke desa lain terpaksa naik rakit.

di Konawe

Unaaha, KP Luasan lahan kritis di Kabupaten Konawe mencapai 56.424 hektar. Lahan kritis itu berada di luar kawasan hutan sekitar 44.325 Ha dan didalam kawasan hutan sekitar 12.099 Ha. Hal itu diungkapkan Sekretaris Kabupaten (Sekab) Konawe, Irawan Lalisa diselasela pelatihan kelompok pengelolaan Kebun Bibit Rakyat (KBR) tahun 2011 disalah satu hotel di Unaaha, beberapa waktu lalu. Menurut Irawan Laliasa, pembangunan KBR adalah salah satu program kementerian kehutanan. Kata dia, KBR ini bertujuan untuk menyediakan bibit berkualitas dan nantinya akan digunakan untuk merehabilitasi lahan kritis, lahan tidak produktif masyarakat. “Termasuk lahan terbuka dan kawasan hutan yang tidak dibebani sehingga dimasa mendatang diharapkan lahan kritis tidak ada lagi di Konawe ini,” ujar Sekda. Program KBR Kemenhut ini selaras dan bersinergi dengan program Pemkab Konawe, yakni Permata. Utamanya pada konsep Konawe Hijau dan Mandiri Pangan. “Program ini tidak hanya bermanfaat pada aspek ekologi saja melainkan bermanfaat pada aspek sosial. Dimana, lapangan kerja untuk masyarakat terbuka. Sehingga meningkatkan pendapatan masyarakat,” ujarnya. Sekretaris Dishut Konawe, HK Santoso merinci pelatihan itu diikuti 50 orang dari 32 desa di Konawe. Setiap kelompok KBR diikuti oleh ketua dan bendahara kelompok KBR. “Materi yang diberikan meliputi teknik pembuatan persemaian, pengembangan kelembagaan kelompok tani, praktek lapangan dan pendampingan kelompok. Kelompok pengelola KBR ini nantinya akan diberikan bantuan bibit berupa biji untuk disemaikan, seperti bibit jati, mahoni, dan tarambesi. Setelah pembibitan ini, pemerintah akan memberikan bantuan penanaman,” kutip La Ode Sahidin. (din)

100 Lods Dibiarkan Kosong Rumbia, KP Banyaknya dana yang digelontorkan buat pembangunan pasar sentral Bombana (pasar baru), ternyata tidak dimanfaatkan sebaik-baiknya para pedagang. Buktinya, dari 300 -an lods yang disiapkan pemerintah kabupaten Bombana, hanya 200-an terisi. Sedangkan sisanya dibiarkan kosong tanpa penghuni. Mualim, Kepala Bidang Perdagangan Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan Penanaman Modal Bombana mengatakan, lods di pasar baru yang disiapkan ada dua. Selain lods tertutup ada juga lods terbuka. Khusus lods tertutup yang belum terisi sekitar 30-an. Lokasinya terletak di bagian depan atau dekat pintu masuk pasar baru, Tapuahi. Menurut Mualim, puluhan lods tersebut sebenarnya sudah ada yang miliki. Namun entah apa penyebabnya, hingga sampai saat ini pemiliknya belum juga melakukan aktivitas jual beli di lodsnya. Sedangkan lods terbuka yang kosong sekitar 70-an. Lods dengan ukuran 2 meter kali 2,5 meter ini terletak dibagian belakang. “Lods ini diperuntukan buat pedagang ikan dan sayur,” ujarnya. Menurut Mualim, lods terbuka itu sejatinya disiapkan buat para pedagang yang selama ini beraktivitas di Pasar sore. Namun karena mereka masih senang menjual di pelataran jalan di bilangan Lauru, maka lods tersebut juga dibiarkan kosong sampai kemarin. (nur)

Makanan

Khas Wakatobi

Dipamerkan Wangiwangi,KP Guna mengangkat dan memasyarakatkan makanan khas daerah, sebanyak delapan kecamatan di Wakatobi, mengadakan pameran makanan khas Wakatobi pekan lalu. Kepala Bidang Informasi dan Komunikasi, Dinas Perhubungan Kabupaten Wakatobi, Drs La Ode Ifi menjelaskan, pameran makanan khas Wakatobi dihadiri delapan kecamatan. Yakni, Wangi-Wangi, Wangi-Wangi Selatan, Kaledupa, Kaledupa Selatan, Tomia, Tomia Timur, Binongko dan Togo Binongko. “Kegiatan sajian makanan ini, untuk mengangkat dan memasyarakatkan makanan khas daerah yang berimbang dengan nilai-nilai gizi dan semua zat yang terkandung di dalamnya,” jelasnya. Selain memasyarakatkan makanan khas Wakatobi, juga untuk mengembangkan bakat memasak dan terjalinnya kerjasama dan kekompakan antara ibu-ibu dalam menyajikan makanan khas Wakatobi. Dengan cara ini dapat menarik minat para pengunjung ke Wakatobi, yang selama ini mengedepankan potensi wisata. Karenanya untuk meningkatkan daya ingat para pengunjung terhadap Wakatobi, harus ada sesuatu yang mengesankan dan bisa diceritakan kepada para kerabat para pengunjung, ketika mereka kembali ketempat masing-masing, salah satunya adalah makanan khas Wakatobi. “Kalau semua kecamatan memiliki persepsi sama tentang

Baca MAKANAN di Hal 6

44 Kurban untuk 1200 Warga Kurang Mampu Rumbia, KP Sedikitnya 44 hewan kurban dibagikan kepada masyarakat guna menyambut hari raya Idul Adha, di Rumbia, Ibukota kota Kabupaten Bombana. Hewan kurban itu berasal dari Bupati, Wakil Bupati serta sumbangan warga dan pihak swasta. “Laporan dari PHBI (pengurus hari besar Islam), khusus di wilayah Rumbia, sapi 35 ekor dan kambing 9 ekor. Hewan kurban ini akan dibagikan kepada 1200 orang warga kurang mampu,” kata La Angi, Kabag Humas dan Infokom, Setda Bombana, kemarin. Dia merinci, dari 35 ekor Sapi itu, 2 diantaranya disumbangkan H. Tafdil (Bupati Bombana) dan istrinya, Hj. Andi Nirwana, 3 dikurbankan keluarga besar Hj. Masyura (Wakil Bupati Bombana), serta masing-masing satu ekor sapi disumbangkan Rustam Su-

pendy (Sekda) dan Selamet Rigay. “Sisanya merupakan swadaya masyarakat di ibukota Bombana,” tutur La Angi. La Angi mengaku, usai diserahkan, puluhan ekor sapi itu akan disembelih di Desa dan Kelurahan masing-masing. Selanjutnya, daging kurban akan dibagi-bagikan kepada fakir miskin sebanyak 1200 orang. Sementara Bupati Bombana, H. Tafdil mengatakan, selain di Rumbia, pihaknya juga menyerahkan 2 ekor sapi untuk dikurbankan di wilayah Poleang serta satu ekor sapi di wilayah Kabaena. Penyerahan 5 hewan kurban itu diserahkan secara simbolis kepada pengurus mesjid Nurul Iman (Kasipute), Masjid Raya Poleang serta Masjid Raya Sikeli, Kabaena.

Baca KURBAN di Hal 6

125 Ekor Sapi, 25 Kambing Raha, KP Ribuan masyarakat Muna memadati alun-alun Kota Raha, untuk melaksanakan shalat Idul adha. Jamaah umumnya datang dengan berjalan kaki. Bupati Muna dr LM Baharuddin, turut serta shalat di Alun-alun Kota Raha. Pukul 07.00 Wita, lokasi shalat Id sudah penuh sesak dengan jamaah. Bahkan meluber sampai ke jalan raya. Khotbah Idhul ada dibawakan oleh Drs Rahkam, Kakandepag Muna. Dalam khotbahnya, Rahkman menguraikan kembali sejarah anjuran berkurban. Diawali Nabi Ibrahim diperintahkan Allah melalui isyarat mimpinya, untuk menyembelih putera kesayangannya Ismail, sebagai bukti untuk menunjukan bakti dan ketaatanya kepada Allah Swt. “Ibrahim bersedia mengorbankan anaknya untuk disembelih. Namun Allah hanya menguji ketaatan Ibrahim. Ismail lalu digantikan hewan qurban (domba red), “ceritanya. Hikman yang dapat dipetik adalah Ketakwaan seorang mahluk terhadap Khaliknya jangan sampai dikalahkan oleh hawa nafsu yang bisa membutakan hatinya untuk mencintai selain Allah SWT. Idhul Adha tahun ini, jumlah kurban yang terkumpul sebanyak 125 ekor sapi dan 25 ekor kambing. (awn)


6

Kendari Pos | Senin, 7 November 2011

60 Roda Dua Terjaring Razia Baubau, KP Sedikitnya 60 unit kendaraan roda dua terjaring razia yang dilakukan, Satlantas Polres Baubau disekitar jalan Leter Buton, Kelurahan Wale Kecamatan Wolio, akhir pekan lalu. Razia yang berlangsung sejak pukul 17.00 hingga 18.00 Wita dipimpin langsung Kasat Lantas Polres Baubau, AKP Lalu Muhamad Syahrir Arif. Lalu Arif, sapaan akrab Kasat Lantas didampingi Kaur BM dan

Patroli, Bripka Purwanto mengatakan, kegiatan tersebut merupakan razia rutin yang dilakukan Satlantas sekaligus dirangkaian dengan operasi menyambut hari raya Idul Adha. “Tujuannya untuk menertibkan sekaligus memberikan warning kepada pengguna roda dua agar lebih berhati-hati dalam berlalu-lintas,” tuturnya. Mereka yang terjaring dalam razia merupakan pengguna kendaraan roda dua yang tidak

melengkapi atribut kendaraan, termasuk tidak memiliki STNK dan surat izin mengemudi. “Ratarata yang terjaring karena tidak memiliki SIM dan STNK,” tambahnya. Ditanya terkait kondaraan yang menggunakan knalpot racing, Purwanto mengaku hampir tidak ditemukan lagi, namun pengendara yang menggunakan knalpot standar. Hal itu dikarenakan kesadaran masyarakat ditambah den-

Ribuan Jamaah Padati Pantai Kamali gan patroli rutin yang dilakukan setiap harinya. “Jadi kalau kami temukan dilapangan langsung kami sita knalpotnya dan berikan sanksi tilang kepada pengemudi tersebut,” ujarnya lagi. Selain melakukan razia kepada pengemudi roda dua, dalam waktu dekat pihaknya kembali akan melakukan razia, termasuk kendaraan roda empat. Terkait lokasinya masih akan dikordinasikan dengan pimpinan. (p1)

Koperasi Jadi Lokomotif Ekonomi Daerah Wangiwangi,KP Koperasi memiliki peran sangat penting dalam meningkatkan tingkat perekonomian anggotanya. Jika itu dimaksimalkan secara langsung perekonomian suatu daerah bisa menjadi lebih berkembang. “Menjalankan suatu koperasi, harus didukung oleh kebersamaan atau gotong-royong, tidak mendahulukan pinjaman, tetapi mengutamakan simpanan,” jelas Bupati Wakatobi, Ir Hugua, saat memberi motivasi pada pengurus Koperasi Lakamali se Buton

Raya, kemarin. Tak hanya itu, kata Hugua, secara tidak langsung, koperasi memiliki fungsi edukasi. Misalnya saja, dengan adanya anggota yang tidak bisa baca tulis, melalui koperasi dapat dibina dalam berbagai bentuk kegiatan di koperasi. Fungsi lainnya, menumbuhkan semangat kelembagaan dengan baik, sehingga dapat mengangkat harkat dan martabat seluruh anggota. “Bila multi fungsi koperasi itu terlaksana, secara otomatis tujuan berkoperasi akan terwu-

jud dan dapat menjadi lokomotif perekonomian daerah. Ketika masyarakat memiliki pertumbuhan ekonomi yang positif, maka akan berkorelasi dengan kemajuan perekonomian suatu daerah,” papar Hugua. Aminah, salah satu pengurus Koperasi Lakamali, Wangi-Wangi, mengatakan, temu anggota dan pengurus koperasi Lakamali tak lain untuk menampung semua aspirasi anggota dalam berkoperasi selama ini. Berkoperasi mengusung semangat usaha bersama, yang adanya

badan usaha yang tunduk pada kaidah-kaidah ekonomi yang berlaku, seperti adanya modal sendiri, menanggung resiko, penyedia agunan. “Manfaat yang lebih besar dari berkoperasi yakni untuk menekan biaya, sehingga keuntungan yang diperoleh anggota menjadi lebih besar. Dalam menetapkan harga, sehingga biaya lebih rendah, maka koperasi menerapkan aturan, harga sesuai dengan biaya yang sesungguhnya, ditambah komponen lain bila dianggap perlu, seperti untuk kepentingan investasi,” tandasnya. (cr1)

Untuk Melaksanakan Shalat Idul Adha Baubau, KP Sejak pagi ribuan warga Kota Baubau nampak berdatangan ke pelataran Pantai Kamali, Minggu (6/11) untuk melaksanakan shalat Idul Adha. Bahkan tak sedikit jamaah menempati jalan Kamali depan kantor Biro Kendari Pos Baubau dan pelataran gedung Rektorat Kampus Unidayan Baubau untuk melaksanakan shalat. Tampak di barisan terdepan jamaah shalat Idul Adha, Walikota Baubau H.Mz Amirul Tamim beserta keluarga serta para pejabat dan alim ulama lainnya. Bertindak selaku khatib pada shalat Idul Adha yakni Drs.H. Dinisa Asaf. Dalam khutbahnya, khatib mengatakan, Idul Adha dengan mengumandangkan takbir, tahmid, dan tahlil juga merupakan tanda kemenangan bagi umat Islam, yakni ke-

menangan mempertahankan keimanan dan keislaman serta kepatuhan kepada Allah. “ Pada saat-saat Idul Adha seperti ini, kita perlu melakukan perenungan kembali makna yang terkandung dalam hari raya ini bagi kehidupan kita sebagai seorang muslim,” ujarnya. Usai Shalat Ied, Walikota Baubau Amirul Tamim menggelar open house di kediamaannya, Jalan Balai Kota Baubau. Acara silaturahmi dengan masyarakat dimulai sejak pukul 09.00 Wita. Walikota Baubau didampingi Ny. Yusni Amirul menerima kehadiran para tamu yang antara lain para pejabat Pemkot Baubau, unsur muspida, tokoh masyarakat, alim ulama, pengusaha, maupun masyarakat setempat yang ingin bersilaturahmi. Open house di rumah jabatan Walikota Baubau ternyata tak hanya milik mereka yang beragama Islam. Nampak terlihat agama lain bertindak sebagai penerima tamu yang datang untuk bersilaturahmi di rujab Walikota. (k1)

Makanan... masakan khas, dengan sendirinya akan menjadi wisata kuliner yang dapat dimanfaatkan bagi para pengunjung,” kata La Ode Ifi. Salah satu bahan utama dalam sajian makanan khas Wakatobi, tentunya tidak terlepas dari andalan Wakatobi, yakni perikanannya karena ikan juga

tidak terlepas dari salah satu sumber protein yang banyak digemari semua pihak. Ikan dapat disajikan dalam berbagai bentuk masakan, selain itu kegiatan itu termasuk upaya mensosialisasikan kesadaran masyarakat mengkonsumsi makanan bergizi, beragam dan berimbang. (cr1)

Kurban... Usai melaksanakan Idul Adha 1432 H bersama istri di Poleang, Tafdil lalu menuju posko lama, yayasan M Radhi Daeng Magasing. Ditempat ini, Bupati menggelar “open house” sehari penuh bersama ribuan masyarakat Poleang. Dalam acara itu, Bupati memberikan kesempatan terhadap siapa saja untuk berkunjung dan bertemu dengannya,

dalam rangka mempererat tali silaturahmi usai hari raya Idul Adha. Tamu-tamu yang datang tak hanya dari kalangan pejabat Pemda Bombana, masyarakat biasa pun memadati acara tersebut. Bupati Tafdil dan istrinya, Hj. Andi Nirwana, terlihat ramah, dan santun menerima para tamunya, “Ini (open house) untuk mempererat tali silaturahim,” ungkap Tafdil. (nur)


7

Kendari Pos |Senin, 7 November 2011

Di Masjid Agung Terkumpul 80 Ekor Sapi Qurban DPRD Muna Ancam Instansi Pemilik Proyek DPPID Kaget ........................ begitu padat. “Baru kali ini saya menyaksikan kepadatan yang luar biasa. Ini, menandakan bahwa masyarakat Kota Kendari mengalami pertumbuhan pesat,” tuturnya Kyai Abdullah Umar, kemarin. Walau begitu, selama pelaksanaan shalat Ied tetap berlangsung aman dan lancar. Abdullah mengatakan, sebelum shalat dimulai gemuruh takbir terus dikumandangkan, hingga berakhir degan khutbah yang dibawakan oleh Drs H Muhamad Sabir, salah seorang pejabat di Kanwil Kementerian Agama Sultra. Kemudian, setelah berselang beberapa jam langsung diadakan pemotongan hewan kurban, sumbangan dari masyarakat maupun pemerintah. Dikatakannya, qurban merupakan syariat Allah SWT. Kisahnya, dari

wahyu Allah kepada Nabi Ibrahim AS untuk menyembelih putranya Nabi Ismail, sehingga umat Islam disyari’atkan oleh Allah untuk melaksanakan ibadah qurban. Yaitu, dengan menyembelih salah satu hewan kurban dan membaginya kepada fakir miskin. Dengan kesadaran yang tinggi kata dia, saat ini telah banyak umat Islam yang melaksanakan ibadah qurban. Namun, kebanyakan masih berpusat di kota-kota besar. Hal tersebut, menimbulkan kesenjangan yang mencolok dalam area penyebaran daging qurban. Kebanyakan daging qurban hanya terdistribusi di area kota dan daerah terdekat, tidak menjangkau daerahdaerah pelosok atau pedesaan yang sebetulnya lebih membutuhkan. Di pelosok, masih banyak masyarakat dhuafa yang jarang atau bahkan tidak bisa mengkonsumsi daging di

hari raya qurban. “Syukur alhamdulillah, kita mendapatkan sumbangan delapan puluh ekor sapi dan tujuh ekor Kambing. Untuk sapi, satu diantaranya berasal dari Gubernur Sultra dan satu lagi dari salah seorang anggota DPR RI asal Sultra La Ode Djeni Hasmar. Sedangkan lainnya dari masyarakat,” katanya. Dalam pembagiaanya kata dia, setiap masyarakat miskin diberikan kupon lalu mengantri. Setiap orang berhak mendapatkan satu kilogram daging sapi atau kambing. Biasanya, terang Abdullah untuk satu ekor sapi mencapai 60 kilogram lalu ditambah daging kambing. “Kalau kita lihat dalam pembagian memang sedikit sebab, banyak sekali fakir miskin yang datang. Tapi, kita harus mensyukuri nikmat allah SWT sebab kita masih bisa berbagi dengan sesama,” tandasnya.(m1/ong)

Ancaman .................... terjadi masalah. Misalnya, saat pembahasan APBD-P, Dewan mengalokasikan dana tersebut pada kegiatan lain. “Alokasi kegiatannya berbeda dengan yang disusun oleh instansi tersebut. Artinya, alokasi kegiatan yang disusun oleh KPA (kuasa pengguna anggaran) tidak masuk dalam APBD-P,” terangnya. Senada, Haji Alias, anggota Badan Anggaran (Banggar), sudah mewanti-wanti instansi penerima dana transfer pada saat rapat banggar agar jangan dulu ditender sebelum dibahas di DPRD. “Dana itu masuk dalam bentuk dana gelondongan. Belum ada item kegiatannya. Belum bisa diproses tender. Kalau ingin ditender, harus dibicarakan dulu di DPRD soal alokasi

kegiatannya,” tukasnya. Kalau Rumah Sakit telah melakukan tender, kata anggota dewan asal Gerindra itu, lalu kegiatannya belum dibahas di APBD-P bisa bermasalah di kemudian hari. Bagaimana kalau alokasi kegiatannya dirubah. Misalnya, rumah sakit membelikan alat pencabut gigi, namun hasil kajian Dewan itu belum prioritas dan mengalihkan ke item lain. “Kenapa buru-buru dilelang. Di rapat badan anggaran saya sudah ingatkan, jangan dulu ditender. Kita bahas dulu. Di DPRD yang masuk hanya surat pemberitahuan, ada dana transfer jumlahnya sekian. Kalau begini caranya, suruh eksekutif jalan sendiri. Tidak usah lagi ke DPRD. Kita tidak punya niat untuk menghalang-halangi, namun tugas Dewan adalah mengingatkan dan mengawasi kinerja

eksekutif,” urainya. Alias malah mengancam, di dokumen APBDP, kecil kemungkinan item kegiatan yang telah disusun Rumah Sakit akan masuk. Anggota Komisi III itu, merespon positif langkah LPSE yang membatalkan hasil pengumuman pemenang tender proyek tersebut. Bila panitia tidak patuh, nanti hukum yang bicara. Pria yang akrab disapa Haji itu, juga mendapat laporan. Ada indikasi pendelegasian wewenang dari PA ke KPA tidak ada. “Aturannya, harus ada kuasa yang diberikan PA ke KPA,” ungkapnya. Selesai lebaran, kata Legislator Gerindra itu, akan memanggil Direktur RSUD. “Nanti kita minta bawa semua dokumennya. Termasuk ada tidak pendelegasian wewenang dari PA ke KPA, nanti semua kita ungkap,” tutupnya. (awn)

Soekarno Menulis Pesan di Secarik Kertas Bung Karno ................ Besok pagi-pagi saya harus ke Virginia dan beberapa negara bagian," kata Balbed kepada Jawa Pos. Pria kelahiran Bali, 3 November 1935, tersebut lantas menyeruput jus jeruk dan memulai ceritanya. Pada 8 Januari 1955, dia bersama dua temannya, Sudjono dan Rudolf Lawalata, menghadap Soekarno dan memohon restu untuk melakukan perjalanan keliling dunia. Mereka saat itu dibekali satu kamera, tiga ransel, dan enam potong baju batik oleh presiden pertama RI tersebut. Tak tertinggal, sebuah nasihat tertulis yang berbunyi: Anakku Rudolf Lawalata, Sujono Djono, Abdullah Balbed, bawalah dirimu mengelilingi dunia, tapi tunjukkanlah jiwamu tetap kepada Tuhan dan Indonesia. "Kami berangkat dari Batam, lalu ke Singapura, Thailand, Burma, India, Pakistan," ungkapnya mengenang dengan

detail setiap negara yang disinggahi. Lalu, Afghanistan, Iraq, Iran, Arab Saudi, Sudan, dan Mesir. "Dari Mesir, kami naik kapal laut ke Yunani," ceritanya. Balbed singgah di Yugoslavia, Austria, Italia, Swisss, Jerman, Belgia, Belanda, Swedia, sampai Norwegia. "Dari Norwegia, kami menumpang kapal dan bekerja sebagai buruh cuci piring sampai New York," katanya. Selama perjalanan mengelilingi dunia, Balbed dan dua temannya benar-benar menggelandang. "Modal kami cuma uang Rp 50 karena saat itu tak bisa membawa banyak mata uang asing. Di tiap negara, kami lakukan apa saja untuk makan. Misalnya, main ukulele, menari, menyanyi," ujarnya. Balbed juga mengunjungi kantor redaksi surat kabar setempat. "Kami ceritakan pengalaman kami. Biasanya, mereka memberikan uang saku setelah wawancara. Zaman itu, surat kabar benarbenar menghargai narasum-

bernya," tegasnya. Selama berkeliling itu, soal medan, jangan ditanya lagi. "Kami menembus hutan Thailand yang masih perawan dan pernah diserang harimau," katanya. Lalu, di Burma (Myanmar), mereka menyamar sebagai anggota Suku Karen agar bisa lolos menembus negara junta itu. Di Timur Tengah, mereka juga berjalan kaki menembus padang pasir yang ganas. "Modalnya hanya ini, kalau ada unta lewat, kami goyangkan saja minta tumpangan," ujar Balbed sembari mengacungkan jempol tangan kanannya. Soal bahasa, mereka juga bermodal bahasa Inggris apa adanya dan bahasa isyarat. Mereka juga meminta tolong setiap singgah di kantor perwakilan Indonesia untuk menuliskan beberapa kata yang akan dipakai di negara tujuan berikutnya. "Yang rumit waktu di India. Sebab, hampir setiap provinsi punya bahasa sendiri. Ada logat Bengali, Punjab, dan Gujarat," jelasnya.

Mereka tiba di New York pada Agustus 1956. "Saya agak lupa tanggalnya. Tapi, itu jelas bulan kemerdekaan, ya Agustus," ujarnya. Dari New York, Balbed dengan menggunakan sepeda pancal berusaha pergi ke San Francisco. "Tujuan saya sebenarnya tidak stay di Amerika Serikat, tapi terus berputar mengelilingi dunia," katanya. Namun, pada 1956, kapalkapal dagang asing yang singgah di San Francisco tak bisa sembarangan merekrut orang. Itu terjadi karena isu undangundang perburuhan sedang marak di AS. "Karena itu, saya berusaha pergi ke Washington, juga dengan sepeda, untuk minta bantuan KBRI," ungkapnya. Saat pesta resepsi ulang tahun ke-11 kemerdekaan pada 17 Agustus 1956 hampir selesai, Balbed yang telanjang kaki masuk ke gerbang dan minta bertemu duta besar yang waktu itu dijabat Moekerto Notowidigdo. "Saya disambut sangat baik, bahkan diajak beli baju baru," ungkapnya.

Moekerto lantas menawarinya menjadi pegawai KBRI. Tawaran itu langsung diterima Balbed. "Saya baru benar-benar pensiun pada 2006 karena memang ada peraturan pemerintah tidak bisa diperpanjang kontraknya," ucapnya. Balbed merasa nyaman di Amerika Serikat setelah menemukan jodohnya, seorang warga AS asal Swedia bernama Brigitta. "Kami punya empat anak, Fahrizal, Jamal, Mayla, dan Salim," katanya. Dia menamai mereka dengan bahasa Arab. "Sebab, leluhur saya, kakek dan ayah saya, dari Yaman, dari Hadramaut tepatnya," ujarnya. Namun, perkawinan itu hanya bertahan 13 tahun. Balbed lalu menikah lagi dengan Su-

dasetiti. "Dia adik Sdaroto, pianis lagu Garuda Pancasila," jelasnya. Balbed berumah tangga dengan Titi (panggilan Sudasetiti) yang asal Solo itu selama 21 tahun. "Dia meninggal terkena kanker," katanya. Sekarang Balbed menikah dengan seorang janda bernama Yuni Sumarni, asal Pekalongan. Yuni dinikahi sekitar 18 tahun lalu setelah mereka sama-sama bertemu dalam sebuah acara di KBRI. "Kami sekarang tinggal di 518 N Thomas Street. Mampirlah kalau sempat, Dik," ujarnya sembari menuliskan alamatnya. Setelah pensiun dari KBRI, Balbed melamar kerja di US State Department atau Departemen Luar Negeri AS. Dia diteri-

ma sebagai penerjemah resmi bahasa Indonesia. "Karena itu, sejak dua tahun lalu, saya resmi menjadi warga AS. Ya, ini sebenarnya berat di hati (meninggalkan kewarganegaraan RI)," ungkapnya. Dua temannya, Sudjono dan Rudolf Lawalata, juga masih sehat sampai sekarang. "Yang saya dengar, Lawalata keliling dunia lagi pakai kapal pesiar dan Sudjono pulang ke Jakarta untuk menulis buku," tuturnya. Sesekali Balbed juga pulang ke Indonesia. Termasuk, saat istri keduanya, Titi, meninggal, dia menguburkannya di TPU Karet, Jakarta. "Saya punya banyak famili di Bali dan Surabaya. Saya yakin mereka akan gembira kalau tahu kabar kami baik-baik saja," katanya.(kum)


8

Kendari Pos |Senin, 7 November 2011

Gaji Guru Honorer Distandarisasi Jakarta, KP Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) akan menstandarisasi gaji guru honorer di sekolah swasta. Aturan tersebut rencananya tertuang dalam peraturan pemerintah (PP) mengenai tenaga honorer. “PPnya sudah di Sekretariat Negara (Setneg). PP ini mewajibkan daerah membuat Perda sebagai turunannya,” ungkap Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pendidikan dan”

Penjaminan Mutu Pendidikan (BPSDMP dan PMP) Syahwal Gultom di Jakarta, kemarin. Menurut Syahwal, pemerintah tidak pernah membedakan antara guru negeri dan swasta. Profesi pendidik harus dihargai dengan meningkatkan kesejahteraan. “Guru itu ikut mensejahterakan bangsa. Janganlah menganggap mereka sebagai pekerja biasa. Mereka adalah profesi yang harus dihargai. Mengenai kapan rancangan PP ini disa-

hkan kami di Kemendikbud juga masih menunggu jawabannya,” kata Syahwal. Mantan Rektor Unimed ini mengatakan,nantinyastandarisasigaji ini menjadi salah satu syarat pendidikan sekolah swasta baru. Standarnya direncanakan diatas upah minimum provinsi (UMP) “Saya sudah merintis standarisasi gaji ini di Medan. Tapi masih berupa himbauan. Kami akan dorong hal ini jadi sebuah peraturan. Sehingga guru-guru

honorer di sekolah swasta bisa mendapatkan kesejahteraan yang layak,” beber Syahwal. Ia melanjutkan, jika sudah mendapatkan kesejahteraan, para guru harus mau meningkatkan skill mengajarnya. Jika tidak, pemerintah sulit memberikan penghargaan. “Persaingan menjadi guru sekarang sangat ketat. Dimana guru honorer juga harus bersaing dengan guru PNS dan juga para guru yang baru lulus,” tuturnya.

Kepala Pengembangan Profesi Pendidik BPSDMP dan PMP Kemendikbud Unifah Rosyidi menjelaskan, kendala pemerintah pu-

sat untuk meningkatkan kesejahteraan bagi guru honorer dan swasta adalah adanya otonomi daerah. Pemerintah dapat dengan mudah

membuat peraturan namun kewenangan tentang guru contohnya pengangkatan guru baru masih dipegang oleh daerah.(cdl)


Senin, 7 November 2011

Langganan Dalam Kota Rp. 65.500,-

Kota Kendari Qurban 151 Ekor Sapi Kendari, KP Layaknya tahun-tahun sebelumnya, hari Raya Idul Adha 1432 H yang diperingati kemarin, (6/10), Kota Kendari kembali menyembelih ratusan hewan qurban. Data dari Bagian Kesra menurut Kabag Humas Trikora Irianto, tahun ini qurban yang terdata 151 ekor sapi dan 39 ekor kambing. Jumlah itu tersebar di 75 lokasi salat

Sahabuddin Kasim Ermawati M. Ali Akbar, SH

siapa menyusul ?

Idul Adha di Kota Kendari. Namun Trikora memperkirakan jumlahnya bisa dua kali lipat, karena masih banyak hewan qurban yang belum sempat terdata oleh Bagian Kesra. “Kalau saya perkirakan, sekitar 300 ekor lebih sapi dan 200 ekor kambing yang diqurbankan tahun ini. Sebab belum semua qurban di setiap wilayah terdata. Misalnya di Pesantren Darul

Mukhlisin, ada 10 ekor sapi dan 13 ekor kambing, tapi tidak masuk dalam pencatatan Bagian Kesra. Kebanyakan pihak yang berqurban, tidak melapor ke Pemkot, sehingga tidak terdata dengan jelas, “ terang Trikora. Jika dibandingkan tahun lalu, mantan Kabag Ortala itu menyebut qurban lebih banyak. Sesuai data yang ada, jumlahnya 147 ekor sapi dan 53 ekor

kambing. “Sebenarnya tidak ada keharusan untuk melaporkan hewan qurban ke Pemkot, tapi, supaya pemerintah juga punya data yang jelas dan pasti mengenai penyembelihan hewan qurban, sebaiknya memang ada laporan dari warga ataupun pihak-pihak yang berqurban saat Idul Adha,” harapnya. (fya)

51 Buku 113 Buku 22 Buku

1163

buku mi !

Pencuri Motor Diringkus Kendari, KP Tim Reskrim Polsek Mandonga membekuk tiga pelaku pencurian kendaraan bermotor (Curanmor), Sabtu (5/11), sekitar pukul 01.00 Wita. Salah seorang diantaranya masih tercatat sebagai mahasiswa pada Fakultas MIPA salah satu perguruan tinggi di Sultra. Tersangka curanmor itu dibekuk di bengkel sepeda motor di By Pass. Bengkel tersebut adalah milik pelaku untuk membongkar onderdil sepeda motor yang dicurinya. Tiga pelaku itu yakni Mamat Muhammad (mahasiswa), Muhammad Rizal (montir) dan Asri (montir). Mereka masih berusia 19 tahun. Pengakuan Mamat Muhammad, profesi menjadi pencuri motor dilakoninya sejak bulan Agustus 2011. Mereka adalah pecinta otomotif. Mereka mencuri sepeda motor bukan untuk dijual, namun dipreteli onderdilnya dan mengubahnya menjadi motor balapan liar. “Kami tidak menjualnya. Malah kami mengongkosinya.

dokumentasi/kp

Wali Kota Ir Asrun menjadi Khatib saat perayaan Idul Adha tahun lalu.

Polda Sumbang 25 Qurban Kendari, KP Polda Sultra dan Polres Kendari tak pernah ketinggalan mempersembahkan hewan qurban setiap tahunnya. Kali ini yang disembelih 25 ekor, yakni 20 ekor sapi dan 5 ekor kambing. Semua qurban disembelih usai salat id di Mapolresta. Kapolda Brigjen Pol. Sigit Sudarmanto beserta jajarannya ikut membuaka pelaksanaan qurban, lalu

dilanjutkan panitia qurban. Antusias warga untuk mendapatkan daging cukup tinggi. Sistem pembagian daging kurban dengan menggunakan kupon. Kupon yang tersebar sebanyak 700 lembar baik anggota Polri, masyarakat umum, panti asuhan, termasuk warga binaan Lapas Kendari juga mendapat anugerah itu. Kabid Humas Polda Sultra, AKBP Moch. Fahrurrozi mengatakan, hewan

kurban yang disembelih dipersembahkan Kapolda Sultra, pejabat utama maupun dermawan yang mempercayakan hewan kurbannya ke kepolisian untuk dibagikan ke masyarakat yang tidak mampu. Tahun ini, Kapolda dan keluarga menyumbang 2 ekor sapi. Selain itu, yang turut menyumbang antara lain, Wakapolda, Irwasda, Karo

Baca POLDA di Hal 11

Baca PENCURI di Hal 10

Satu Penjambret Dibekuk Kendari, KP Satu lagi pelaku jambret berhasil terungkap. Tersangkanya bernama Asrin alias Hasan (22), warga Lorong Kodok, Kelurahan Anggomelae, Kecamatan Abeli. Ia tertangkap kemarin malam (3/11), sekitar pukul 20.10 Wita di Jalan Cendana, Kelurahan Rahandouna, Kecamatan Poasia dan kini sedang menjalani pemeriksaan intensif di Polsek Poasia. Kejahatan Asrin terungkap berkat korbannya sendiri. Ia menjambret seorang mahasiswi kebidanan di Jalan Cendana, bernama Novi Avriani. Korbannya sendiri yang memburu pelaku hingga berhasil tertangkap. Kejadian tersebut berawal ketika Novi pulang dari rumah temannya di Jalan Cendana mengerjakan tugas. Korban mengendarai sepeda motor seorang diri menuju ke rumahnya di Jalan Poros Samudra, Kelurahan Pudai, Kecamatan Abeli. Belum jauh dari rumah temannya, tiba-tiba Asrin muncul dari belakang mengendarai sepeda motor Honda Beat warna putih. Pelaku langsung mendekat ke sepeda motor korban dan merampas tas Novi yang tergantung di setir motornya. Aksi tarik menarik sempat terjadi. Sukses merampas tas korban, pelaku langsung tancap gas hendak melarikan diri. Korban langsung berteriak minta tolong. Namun, tak banyak harapan mendapat bantuan dari warga setempat. Tanpa pikir panjang, Novi mengejar pelaku sambil berteriak, “Jambret....! Jambret...! Jambret..!”.

Baca PENJAMBRET di Hal 10

foto:ulfa/kp

Finance Controller Swissbel, Rusman Indratno memberikan 140 paket daging sapi pada penghuni Panti Asuhan Watu Watu kemarin.

Swissbel Berbagi Qurban SEBAGAI wujud corporate social responsibility (CSR), Swissbel Kendari kemarin (6/11) membagikan 140 paket daging sapi kepada anak penghuni Panti Asuhan Shabri Watu Watu Kendari. Paket qurban diberikan secara simbolis oleh Finance Controller Swissbel, Rusman Indratno kepada salah seorang anak penghuni panti. “Berbeda dengan Idul Adha tahun 2010

lalu, Swissbel berqurban satu ekor sapi dan dua ekor kambing, tahun 2011 ini berkurban dua ekor sapi dan satu ekor kambing. Diharapkan dengan adanya qurban tersebut, anak-anak penghuhi panti dapat juga merasakan makna hari Idul Adha,” kata Rusman Indratno. Sementara itu Pengelola Panti Asuhan Shabri, Irfan menuturkan Swissbel Kendari sering memberikan ban-

tuan kepada Panti Asuhan Shabri misalnya pada Ramadhan lalu menghelat buka puasa bersama. “Idul Adha tahun 2011 ini kami bersyukur karena diberikan daging qurban, sehingga anak-anak dapat merasakan berlebaran haji dengan santapan daging. Kami berharap bantuan seperti ini intens dihelat Swissbel Kendari,” tutur Irfan. (fas)

Bazda Distribusi

7 Ekor Kurban BADAN Amil Zakat Daerah (Bazda) Sultra menyalurkan tujuh ekor sapi pada perayaan hari raya Idul Adha tahun 2011. Distribusi dimaksud masing-masing 2 ekor sapi di kantor Bazda Sultra, 1 ekor di Pesantren Umushabri Kendari, 1 ekor di Pesantren Shohibul Quran Punggolaka, 1 ekor di Panti Asuhan Tarbiatussakilah Andounuhu dan 1 ekor di Kolaka Utara. Ketua Umum Bazda Sultra, HM Saleh Lasata mengatakan, kegiatan sosial pendistribusian zakat fitrah maupun hewan qurban akan menjadi agenda rutin program Bazda yang bersifat konsumtif bagi masyarakat yang kurang

Baca BAZDA di Hal 11

Ibadah Qurban Bentuk Penyelamatan Sosial Kendari, KP Momentum 10 Zulhijah yang jatuh Minggu 6 November 2011 diperingati umat Islam sebagai Hari Raya Idul Adha. Hampir seluruh umat memperingatinya dengan melaksanakan salat Idul Adha dan berqurban. Ibadah qurban menurut khatib Anwar Kaimuddin, S. Sos, saat berkhutbah pada salat Idul Adha di lapangan BPKB Sultra adalah bentuk penyelamatan sosial umat Islam.Eksistensi dari ungkapan itu bentuk perjuangan dan pengorbanan harta, jiwa dan raga, untuk agama, bangsa dan tanah air tercinta. “Banyak fakta pahit yang kita saksikan terjadi di negara kita. Baik bencana alam, maupun musibah yang dibuat sendiri oleh manusia. Melihat kondisi

Baca IBADAH di Hal 10


Metro

10

Kendari Pos | Senin, 7 November 2011

Demokrasi Jangan Disalah Persepsikan

Sembunyikan Barang Bukti di Empang Pencuri...

Ibadah... itu, sudah sepatutnyalah kita sebagai umat Islam mengaktualisasikan nilai ibadah qurban dalam rangka penyelamatan sosial.” terangnya. Ibadah qurban kata Anwar, salah satu diantara cara ajaran Islam untuk mewujudkan cita-cita sosial. Etika dalam Islam, jika hendak mendekatkan diri kepada Allah, maka harus dilengkapi dengan pendekatan diri kepada sesama manusia. “Ada dua jenis kesalehan yang dimaksud Allah dalam ayat Al-Quran, dengan salat kita wujudkan kesalehan individu dan dengan berqurban kita wujudkan salehan sosial ataupun bermasyarakat. Jadi dua-duanya harus berjalan seimbang,” katanya. Olehnya itu, umat Islam yang memiliki kapital harta, ilmu dan keahlian harus menegakkan ketertiban sosial dalam kehidupan yang adil dan beradab. Ada beberapa hal yang harus mampu diaktualisasikan dalam kehidupan, sesuai yang terkandung dalam Surat Al-Ashar, antara lain menghargai waktu, menegakkan iman, menghindarkan diri dari kegiatan yang tidak bermakna, menghidupkan daya demokrasi dan menghidupkan daya sosial. “Daya demokrasi jangan disalah persepsikan, tapi bagaimana kita mampu untuk saling mengingatkan ke jalan yang hak dengan cara-cara yang benar,” tegasnya. Salat Idul Adha yang dipimpin Imam Rapping itu, berjalan dengan lancar. Diikuti kurang lebih seribu jemaah, yang merupakan warga kelurahan Rahandouna dan sekitarnya. Usai salat Ied, dilanjutkan dengen penyembelihan hewan qurban. Kelurahan Rahandouna yang berpusat di lapangan IV itu, menyembelih 11 ekor sapi dan 5 ekor kambing. Hewan qurban, berasal dari sumbangan beberapa pihak, antara lain Puskesmas Poasia, STIMIK, SMKN 4 Kendari, dan warga di sekitar Kampung Bugis, Anduonohu Lama, Jalan Kijang, Perumahan Mahkota Hijau, Multi Graha dan Perumnas Poasia. (fya)

dok/kp

Tersangka penjambret, Asrin kemungkinan akan diperiksa di Polsek Kemaraya terkait 14 titik tempat kejadian perkara. Nampak ruang tahanan Polsek Kemaraya.

Ada 14 Titik TKP Penjambret... Kegigihan Novi mempertahankan tas miliknya membuahkan hasil. Ia berhasil menyerempet sepeda motor pelaku. Korban dan pelaku sama-sama terjatuh dari motor. Warga sekitar kaget dan menghampiri keduanya. Novi pun mempertegas jika Asrin menjambret tasnya. Pelaku sempat dikeroyok oleh warga di sekitar TKP. Disaat yang hampir bersamaan,

kebetulan anggota Polsek Poasia melintas di TKP. Ia pun singgah dan mempertanyakan apa yang terjadi. Warga lalu menjelaskan dan menyerahkan pelaku ke polisi bersama barang bukti. Tas Novi yang dirampas pelaku berisi HP dan notebook. Pelaku pun digiring ke Polsek Poasia untuk proses hukum lebih lanjut. Kapolsek Poasia, AKP Abdullah membenarkan adanya kejadian tersebut. Hasil pemeriksaan sementara, pelaku telah melakukan aksi penjambretan

sejak bulan Agustus 2011. Selama 3 bulan menjambret, sudah 14 TKP yang menjadi kawasan penjambretan. “Sudah 14 kali menjambret. Itu yang baru diakuinya. Kami masih kembangkan kasus tersebut. Dari 14 kasus itu, 3 TKP di wilayah hukum Polsek Poasia, ada yang di Kemaraya, Mandonga, Baruga dan beberapa TKP lainnya. Pelaku terancam ayat 1 pasal 365 KUHP tentang pencurian dengan kekerasan. Ancaman hukumannya, 9 tahun penjara,” jelas Abdullah. (aka)

Dipakai untuk balapan saja. Kami mengubah bentuk dan warna agar tidak bisa dikenali pemiliknya,” ungkap Mamat saat ditemui di Mapolsek Mandonga, kemarin. Kapolsek Mandonga, AKP Agus Sugiarso mengatakan, pengungkapan pelaku curanmor tersebut berawal dari informasi masyarakat yang curiga dengan aktivitas bengkel milik Mamat. Mereka beroperasi biasanya saat tengah malam. “Tim kami turunkan untuk melakukan penyelidikan. Ternyata informasi tersebut benar. Setelah geledah, kami menemukan 5 unit sepeda motor curian. Ada 3 unit yang sudah dibongkar onderdilnya. Sisa mesin. Rangkanya dibuang ke empang yang berada di belakang bengkel tersebut,” terang Agus Sugiarso. Ternyata, pelaku bukan membuang rangka tersebut. Namun, mereka berusaha menyembunyikan barang bukti di empang setelah polisi mengetahui aktivitas mereka. Dari tiga pelaku, satu orang diantaranya disidik di Mapolres Kendari, yakni Asri. Sebab, salah satu laporan polisi terkait aksi mereka, ditangani Polres Kendari. “TKP pencurian yang menjadi sasaran operasi yakni Yamaha RX King yang dicuri di Jalan Laute, Yamaha Mio Sport dengan TKP Jalan Saranani (Hotel Dewa Bintang), Yamaha Jupiter MX dengan TKP MTQ Square dan Honda Beat dengan TKP Kopi H. Anto. Selain itu, TKP lainnya yaitu, Yamaha Mio Shoul dengan TKP MTQ Square, Suzuki Satria FU dengan TKP warnet Conbex depan TVRI, dan Yamaha Mio dengan TKP depan toko Raja Helm, simpang Pasar Wuawua,” terang mantan Kasat Reskrim Polres Muna itu. Dari hasil curian, kata dia, sudah ada 6 barang bukti yang berhasil diamankan. Kini telah dibawa ke Mapolsek Mandonga. “Jika ada warga yang merasa kehilangan kendaraan selama ini, silakan cek fisik kendaraan Anda di Polsek Mandonga. Tentu disertai dengan dokumen resmi sebagai bukti kepemilikan,” imbau Agus. (aka)


Kendari Pos | Senin, 7 November 2011

Metro

11

wulan/kp

Wali Kota Kendari, didampingi ketua PMI Sultra, Dra. Hj Rusiawati Yusran Silondae (kiri) dan ketua PMI Kota Kendari, Dra. Hj Nurmadia Mashur Masie (kanan) dalam acara musyawarah II PMI Kota Kendari

Salurkan Zakat Rp 100 Juta Bazda... mampu. Selain itu, Bazda Sultra juga telah menyiapkan program-program yang bersifat produktif dan mempunyai nilai pemberdayaan ekonomi dalam upaya singkronisasi program pemerintah menuju masyarakat mandiri sejahtera melalui Bahteramas. “Untuk suksesnya kegiatan dimaksud, seluruh

Semoga Bisa Ditauladani Polda... SDM dan Kapolres Kendari masing-masing 1 ekor sapi. “Setiap kupon mendapat jatah 1 kilogram daging. Kupon tersebut dibagikan kepada masyarakat yang kurang mampu. Melalui kegiatan ini, diharapkan kemitraan antara Polri dan masyarakat semakin meningkat,” terang Fahrurrozi, kemarin. Pelaksanaan qurban dapat memberikan contoh bagi seluruh personil Polda dan jajaran agar bisa menanamkan nilai yang terkandung pada hari Raya Idhul Adha. Membentuk pribadi yang bisa menjadi tauladan bagi masyarakat dalam mengembang tugas dan tanggung jawab. (aka)

masyarakat maupun instansi Pemda, swasta agar aktif menyetorkan dana infaq, zakat dan shadaqahnya melalui Bazda Sultra. Insyah Allah, tenaga yang ada mempunyai dedikasi untuk mengelolah dana tersebut agar tersalur sebagaimana mestinya,” kata Saleh Lasata. Sementara, Ketua Panitia Kurban Bazda Sultra, H Andi Muhammad Hasby Saing mengungkapkan, selain mendistribusikan hewan kurban pada perayaan hari raya Idul Adha 2011, pada perayaan hari raya Idul Fitri tahun 2011 pihak Bazda Sultra juga telah menyalurkan zakat sebesar Rp 100 juta bagi masyarakat tidak mampu di daerah ini dan pembangunan masjid di Wawonii.(wal)


Kendari Pos |Senin, 7 November 2011

Astrid Tiar Coba Jadi Sutradara

ARTIS dan presenter cantik Astrid Tiar ternyata tidak hanya piawai berakting dan memandu acara. Perempuan 25 tahun itu juga tengah menjajal kemampuannya berada di balik layar. Astrid mencoba menjadi sutradara. Sebagai permulaan, dia menyutradarai sebuah film pendek berdurasi 20 menit. “Sebenarnya sudah dari dulu pengen jadi sutradara. Makanya, aku antusias banget. Karena baru perta-

Hiburan

13

Segera melepas masa lajangnya

ma kali. Kebetulan ada kesempatan dan saya dibantu sama penulis saya, Cassandra Massardi, dan jadilah film itu,” ujar Astrid ketika ditemui di Hotel Nikko, beberapa waktu lalu. Bintang film Badai di Ujung Negeri tersebut menerangkan, film pendeknya itu bertema tentang perselingkuhan yang marak terjadi di tempat kerja. Menurut Astrid, tema tersebut sangat lekat dengan kehidupan modern ibu kota. Namun, ketika ditanya apa judul film besutannya itu, dia masih enggan membeberkan. “Yang jelas, film ini prosesnya empat bulan dan pas produksinya susah banget, mungkin karena baru pertama kali. Tapi, sekarang udah selesai semuanya. Jadi tinggal tayangnya aja. Kalau nggak salah 16 November ini,” paparnya. (jpnn/lia)

Zee Zee Shahab

DALAM waktu dekat pesinetron Zee Zee Shahab akan melepas masa lajangnya. Ia akan dinikahi Prabu Revolusi, news anchor di Metro TV. ‘’Lamaran Insya Allah 11 November, kalau nikahnya 26 November,” ungkapnya saat dihubungi, kemarin. Gadis kelahiran 31 Maret 1988 itu memang belum menyelesaikan kuliahnya. Meski begitu, ia sering mengaku ingin sekali menikah muda. Zee Zee memutuskan untuk menikah setelah selama delapan bulan menjalin kasih dengan Prabu. Menurutnya, keputusan itu sudah sangat dipertimbangkan oleh kedua belah pihak. '’Insya Allah keputusannya

bakal baik buat semuanya, nggak ada salahnya naik ke jenjang yang lebih serius karena sudah sama-sama merasa cocok, keluarga juga cocok jadi kenapa nggak,” tuturnya. Belakangan ini masalah beda usia jauh semakin menghantui hubungan percintaan para artis. Contoh, Yuni Shara-Raffi Ahmad atau bahkan antara Demi Moore-Aston Kutcher. Lantas, apa Zee Zee dan Prabu tidak memikirkan matang masalah beda usia jauh, mengingat usia mereka terpaut delapan tahun? ”Nggak masalah sama sekali, justru dia lebih kayak kakak, lebih ngemong,” jawabnya. Meski waktu pacaran terbilang masih singkat, Zee Zee menilai keputusan itu sebagai penantian yang sangat panjang. ”Dari awal memang sama-sama serius, dia juga berani ngomong sudah nikah saja nunggu apalagi. Selama ini penantian panjang, keluarga juga setuju ya sudah,” terangnya. Kembali, Zee Zee yang berjilbab dalam film Ummi Aminah ini tak ragu untuk menikah muda. Baginya di keluarga sudah banyak yang menikah muda dan menjadi semacam tradisi. ”Obsesi sih nggak, tapi di keluarga itu memang banyak

yang nikah muda,” ujar Zee Zee yang berencana menggelar akad dan resepsi dengan nuansa sentuhan Arab. Berawal dari awal pertemuannya di program DEMOCRAZY, kecocokan pun terbentuk di antara Zee Zee dan Prabu. Awalnya Prabu tak ingin kedekatannya dengan Zee Zee terlalu disorot. ‘’Saya tidak mau terlalu di-publish, kasihan Zee Zee-nya,” tutur Prabu. Pria berpotongan rapi ini tak mau kedekatannya dengan Zee Zee dianggap sebagai cinta lokasi. Prabu merasa beruntung sebab banyak aspek dari seorang Zee Zee yang dirasanya pas. ‘’Banyak dan I’m just a lucky man,” seru Prabu. Darah Arab yang mengalir kental dalam diri Zee Zee juga tak membuat Prabu khawatir akan kedekatannya dengan Zee Zee ke depannya. ‘’Enggak juga, tergantung sama orangnya ya gue sih ikutin aja,” imbuhnya. Sikap santainya tersebut juga ia terapkan saat menanggapi karir Zee Zee sebagai seorang artis. Apa pun perannya, Prabu tak pernah membatasi macam-macam kepada Zee-Zee. ‘’Nggak ada, terserah sama dianya aja. Semua keputusan ada di Zee Zee,” pungkasnya. (jpnn/lia)

Ahmad Dhani Ingin Sebarkan Motivasi lewat Yuri Jakarta, KP Ada anggota baru saat T.R.I.A.D kemarin (4/11) manggung di Dahsyat. Personel baru tersebut duduk di kursi sambil membetot bass. Dia mengiringi Ahmad Dhani yang menyanyikan lagu Separuh Nafas. Si pembetot bass tersebut memiliki keterbatasan

pada fisiknya. Meski begitu, dia terlihat enjoy. Setelah manggung, Dhani menjelaskan bahwa orang tersebut bernama Wahyuri, dari Magelang, Jawa Tengah. Walau memiliki keterbatasan, pria yang dipanggil Yuri itu pintar bermain bass. Melihat kelebi-

han yang dimiliki Yuri, bos RCM tersebut pun membawanya ke Jakarta. Karena baru kali pertama main di acara siaran langsung, Yuri terlihat grogi. Malah, dia salah memainkan bass. “Sebenarnya, tadi dia agak salah waktu main lagu Separuh Nafas. Dia main pakai versi Dewa 19. Padahal, yang dipakai kan versi T.R.I.A.D. Untung, dia cerdas dan cepat beradaptasi,” jelasnya. Dhani menceritakan awal mula bertemu dengan anak berbakat tersebut. Saat ada tur di Magelang beberapa waktu lalu, untuk kali ketiga, band Yuri tampil di acara Dhani. Di situlah dia melihat talenta anak tersebut.

“Waktu melihat dia, saya langsung terkesan. Saya terkesan dengan kemampuannya. Saya yakin, dia bisa main di T.R.I.A.D sekarang,” terangnya. Dhani menyatakan bahwa pelajar SMA itu hebat. Walau punya kekurangan, Yuri tetap mandiri. “Saya berharap, Yuri yang seperti itu bisa memotivasi yang lain. Dia saja bisa. Seharusnya, yang normal juga bisa jadi motivator untuk orang lain,” katanya. Selain piawai bermain musik, Yuri jago matematika dan komputer. Dipuji oleh Dhani, Yuri merasa bangga. Dia bangga karena bisa main dengan idolanya. “Bangga saja. Anak Magelang bisa sampai sini,” ungkap Yuri. Dia menuturkan tidak paham bahwa ada dua versi lagu Separuh Nafas. “Jadi, tadi sempat keliru,” imbuhnya dengan polos. Selain bertangan dingin dalam menciptakan lagu, Dhani dikenal pintar dalam mencari bakat-bakat potensial di dunia hiburan. (jpnn/lia


14 Dinas Diknas Bantu SMK Sesuai Ketersediaan Dana Kendari,KP Setiap sekolah memiliki kesempatan yang sama dalam mengajukan permintaan bantuan.Namun demikian tentu realisasi bantuan tersebut disesuaikan dengan skala prioritas karena anggaran pemerintah daerah sangat terbatas. Sedangkan jumlah sekolah setiap tahun mengalami peningkatan. “Anggaran Pemkot Kendari terbatas. Kita Kasman Arifin lihat saja apa yang bisa dibantu untuk melengkapi sarana yang telah diterima dari dari Dirjen pembinaan SMK (P-SMK) dalam bentuk fisik. Namun tidak menutup kemungkinan jika kondisinya mendesak, Pemkot Kendari melalui dinas diknas lebih dulu memberi bantuan dibanding pemerintah pusat,” kata Kadiknas Kota Kendari, Kasman Arifin beberapa waktu lalu seusai membuka suatu kegiatan. Bantuan yang diberikan pun jelasnya bisa diplotkan dari sumber APBD maupun dana insentif daerah, sebagaimana yang dilakukan pada 2010 lalu berupa tambahan ruang kelas belajar (RKB) untuk beberapa SMK. “Karena itu SMK silakan mengajukan permohonan bantuan, tetapi perlu diingat yang utama ditangani yaitu melalui APBD DAU murni. Sedangkan untuk SMA dan SMK tidak memiliki DAK, kecuali SD dan SMP,” jelasnya. Menanggapi kebutuhan RKB dan meubeler laboratorium di SMKN 4 Kendari, Kasi SMK Dinas Diknas Kota Kendari, Darwis menuturkan sah-sah saja pihak sekolah mengusulkan permintaan bantuan setiap tahun anggaran. “Sekolah jangan bosan-bosan mengusulkan permintaan bantuan, tetapi harus bersabar menunggu realisasi karena anggaran daerah yang terbatas. Beda kalau daerah mendapatkan dana reward atas suatu prestasi yang diraih. Dana reward tersebut juga dapat dialokasikan untuk membantu sekolah,” tutur Darwis. (fas)

Edukasi

Kendari Pos |Senin, 7 November 2011

STAIN Usulkan Dikecam, Perilaku Daerah Asal Mutasi Guru Mahasiswa Berprestasi Kendari,KP STAIN Sultan Qaimuddin Kendari sangat menghargai para mahasiswanya yang berprestasi, baik tingkat lokal maupun nasional. Kepada mahasiswa yang berprestasi diberi apresiasi berupa pengiriman berkas usulan penerimaan penghargaan ke Kemenag RI di Jakarta. “Saat ini kami tengah mengusulkan agar mahasiswa yang memiliki prestasi lokal, regional dan nasional dua tahun terakhir dapat diberi penghargaan dari Kemenag RI. Usulan itu pula serentan dengan peringatan hari amal bhakti Kemenag pada Januari 2012 akan datang,’’ kata Ketua STAIN Sultan Qaimuddin Kendari, Dr Nur Alim MPd, kepada koran ini, akhir pekan lalu. Dikatakan, program pemberian penghargaan kepada mahasiswa berprestasi tersebut, tuturnya merupakan program baru di lingkup Kemenag RI. Tujuan dari penghargaan itu adalah bagian dari apresiasi terhadap mahasiswa berprestasi. “Mahasiswa yang kami usulkan tahun 2011 ini antara lain mahasiswa berprestasi di ajang Eagle Award Movie Beasiswa

Dr Nur Alim MPd Bajo, juara hafidz, qori dan debat serta penelitian kompetitif mahasiswa tingkat nasional,” tutur alumni magister manajemen pendidikan Universitas Negeri Malang (UM) ini. Ditambahkan, saat ini pihaknya tetap membina kegiatan organisasi kemahasiswaan, agar menghasilkan alumni cerdas berorganisasi. Terpenting dari pembinaan adalah menjadikan lembaga kemahasiswaan sebagai wadah penyalur aspirasi mahasiswa. (fas)

Jakarta, KP Perilaku pemimpin dan pejabat pemkab atau pemkot yang kerap asal mutasi guru dan kepala sekolah, menyita perhatian Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud). Imbauan berupa peraturan menteri masih tidak mempan. Kemendikbud berencana mengambil langkah instan dengan menarik status para guru ini menjadi pegawai pemerintah pusat. Upaya Kemendikbud tadi dipaparkan oleh Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pendidik dan Peningkatan Muti Pendidikan (BPSDMP-PMP) Syawal Gultom. Dia menuturkan, persoalan pemerintah daerah asal memutasi guru atau kepala sekolah sudah meresahkan Kemendikbud. “Sebab, bisa mengganggu program peningkatan kualitas pendidikan yang berjalan di satuan pendidikan,” katanya. Persoalan dibalik mutasi yang paling memilukan adalah, mutasi dilakukan tanpa didasari tinjauan kinerja. “Tapi lebih cenderung sikap like and dislike pemimpin daerah,” kata dia. Biasanya, guru dan kepala sekolah kerap dijadikan corong politik calon atau pemimpin daerah. Jika tidak bisa mengamankan suara pemilih, seorang guru dan kepala sekolah rentan dimutasi. Secara aturan, Gultom menuturkan jika perilaku asal mutasi tadi boleh dilakukan. “Sebab para guru itu adalah pegawai daerah. Mereka diangkat kepala daerah,” terangnya. Untuk itu, sudah menjadi hak kepala daerah juga untuk memecat dan menggeser atau memutasi. Namun, menurut Gultom, upaya tadi bisa mengganggu jalannya proses pendidikan yang sedang berjalan. Contonya, ada kepala sekolah sedang menjalankan program peningkatan kemampuan berhitung siswa. Di tengah berjalannya pro-

gram tadi, tiba-tiba kepala sekolah itu dipindah tanpa dasar evaluasi kinerja. Setelah diganti, kepala sekolah baru memiliki program prioritas lainnya. Seperti, meningkatkan kebersihan sekolah. “Perubahan program kerja kepala sekolah bisa membingungkan siswa,” jelas Gultom. Di bagian lain, Plt Direktur Jendral Pendidikan Dasar (Dirjen Dikdas) Kemendikbud Suyanto menuturkan upaya menarik status tenaga pendidik dari aparatur daerah menjadi aparatur pemerintah pusat, terus digodok. Dia menuturkan, semangat otonomi daerah dengan memberikan wewenang pemkab dan pemkot mengangkat guru ternyata kurang optimal. Selain mampu mencegah politisasi tenaga pendidik atau guru, Suyanto mengatakan banyak manfaat ketika guru tadi ditarik menjadi pegawai pemerintah pusat. Seperti, bisa menjadi solusi tidak meratanya guru di beberapa daerah. Suyanto mengatakan, Kemendikbud mempercayai hingga saat ini terjadi penumpukan guru di pulau Jawa. Kemendikbud, tidak punya wewenang untuk mengatur distribusi guru tadi. “Alasannya pasti mereka mengatakan kami ini pegawai daerah. Jadi tidak bisa dipindah ke daerah lain,” papar Suyanto. Laporan kekurangan tenaga guru di beberapa pulau di luar Jawa cukup disayangkan pihak Kemendikbud. Sebab, dari catatan Kemendikbud, rasio jumlah guru dengan siswa di Indonesia mencapai 1:18. Artinya, satu guru mengajar 18 siswa. Rasio ini lebih bagus jika dibandingkan di Amerika yang hanya 1:20. Kemendikbud berharap, perubahan status guru dan kepala sekolah menjadi pegawai pemerintah pusat, bisa mengatasi persoalan politisasi dan penyebaran guru. (jpnn)


Kendari Pos |Senin, 7 November 2011

Edukasi

Madrasah Model Basis RMBI Kendari,KP Program Kemenag RI tentang madrasah model hampir terdapat di semua kabupaten/kota di Sultra, minus Kabupaten Buton Utara (Butur) dan Konawe Utara (Konut). Khusus di Kota Kendari madrasah model adalah MTsN 1 dan MAN 1 Kendari. “Sekarang merupakan tahap penilaian akhir untuk peningkatan status madrasah-madrasah yang ditunjuk pusat. Peningkatan yang diupayakan adalah dari status madrasah model menjadi rintisan madrasah bertaraf internasional (RMBI). Namun saat ini Kemenag RI belum menetapkan target pasti RMBI,” ujar Kabid Mapenda Kanwil Kemenag Sultra, Samsuri SAg SPd MPd. Mengenai berita moratorium

Samsuri SAg SPd MPd

RMBI, di jelaskan bukan moratorium, tetapi lebih kepada evaluasi secara berjenjang mulai MI s.d MA. Meskipun demikian terdapat program madrasah bermutu, bagi madrasah yang memiliki potensi yang notabenenya juga merupakan madrasah model. “Demi pengoptimalan madrasah model, Kemenag juga mengeluarkan program madrasah bermutu, tujuannya untuk menggenjot RMBI menjadi madrasah bermutu,” jelasnya. Untuk diketahui madrasah model se-Sultra antara lain terdapat di Kolaka yaitu meliputi MI dan MTs, Kota Bau-bau meliputi MI,MTs dan MA, Bombana meliputi MTs serta Kota Kendari meliputi MTs dan MA, minus Kabupaten Butur dan Konut karena tidak memiliki madrasah representatif. (fas)

CCTV Tingkatkan Kedisiplinan Guru dan Siswa Kendari,KP Pasca peresmian 27 Juni lalu oleh mantan Kemang Sultra, Abdul Muis, 15 unit CCTV MIN 1 Kendari mulai dioptimalkan. Keberadaan sarana elektronik itu ternyata memberikan manfaat peningkatan kedisiplinan bagi guru dan siswa. “Kami bersyukur atas bantuan pusat berupa 15 unit CCTV, mengingat dari 529 madrasah se-Sultra baru dua madrasah yang memiliki CCTV yaitu MTsN 1 Kendari dan MIN 1

Kendari,” kata Kepala MIN 1 Kendari, Supriadi SAg MA. Dijelaskan, dengan adanya fasilitas CCTV yang diperoleh dari pengiriman proposal di tahun 2010 lalu. Diharapkan dapat lebih memudahkan dalam mengontrol kinerja guru dan siswa dalam kegiatan belajar mengajar (KBM). “Kami bersyukur karena CCTV berdampak pada peningkatan kedisiplinan guru dan siswa, utamanya dalam hal kehadiran di sekolah. Bagi guru lebih rajin dan tepat

waktu dalam mengajar, siswa lebih tertib, karena kurang yang berkeliaran saat jam pelajaran serta naik meja dan kursi,” jelasnya. Dikatakan, hasil kontrol melalui CCTV akan menjadi evaluasi pihaknya melalui kelompok kerja guru (KKG) maupun pemanggilan langsung guru bersangkutan. “Kami lakukan karena melalui ruang kontrol di ruang kepala madrasah, dapat dilihat, direkam dan diputar ulang setiap kejadian di 15 ruang kelas,” tandasnya. (fas)

15

Pembangunan Kualitas Pendidikan Merayap Jakarta, KP Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) meradang. Penyebabnya, kementerian berslogan Tut Wuri Handayani tidak terima jika sektor pendidikan dituding menjadi biang kerok, melorotnya ranking Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Indonesia. Kemendikbud menyatakan jika IPM ini berkaitan erat dengan kualitas SDM. Beberapa waktu lalu, United Nations Development Programme (UNDP) melansir data terbaru terkait IPM negara-negara di dunia. Data yang dilansir UNDP ini menyebutkan, posisi IPM Indonesia tahun ini melorot jika dibandingkan dengan tahun lalu. Tahun ini, IPM Indonesia berada dirangking 124 diantara 187 negara. Sementara tahun lalu, IPM Indonesia berada diurutan ke 108 dari 169 negara. Di tingkat ASEAN, Posisi Indonesia tahun ini kalah jauh jika dibandingkan dengan Malaysia yang duduk di posisi Singapura (26), Brunei Darussalam (33), atau Malaysia (61). Negara ASEAN yang rangking IPM-nya di bawah Indonesia adalah Vietnam (128), Timor Leste (147), dan Myanmar (149). Staf ahli Mendikbud Bidang Sosial dan Ekonomi Pendidikan Taufik Hanafi menuturkan, anjloknya posisi IPM Indonesia ini disebabkan karena ada penambahan negara yang diteliti UNDP. Selain itu, Hanafi mengatakan ada sejumlah negara yang laju peningkatan IPM-nya lebih cepat dibanding Indonesia. Diantara negara berkembang yang menyalip

Indonesia adalah Afrika Selatan, Kiribati (Oceania), dan Suriah. Taufik menuturkan, jika dilihat dari urutan posisi IPM Indonesia memang menurun. Namu, jika dilihat dari nominalnya, IPM Indonesia tahun ini meningkat jika dibandingkan tahun lalu. IPM Indonesia tahun ini tercatat 0,617. Sedangkan tahun lalu hanya 0,600. “Selisihnya memang sedikit. Tapi dengan penduduk Indonesia yang banyak, upaya menaikkan nol koma sekian cukup sulit,” papar Taufik. Selanjutnya, Taufik mengelak jika dunia pendidikan menjadi faktor posisi IPM Indonesia melorot. Dia menyebutkan, pembangunan kualitas pendidikan di Indonesia menjadi penyumbang nomor dua dari tiga faktor penentu IPM. Dia menyebutkan, penyumbang terbesar IPM adalah dunia kesehatan. Sedangkan penyumbang IPM paling kecil adalah pendapatan nasional bruto atau kotor. Taufik menuturkan, dalam urusan pendidikan penelitian UNDP mengamati tingkat rata-rata lama penduduk mengenyam pendidikan (mean years of schooling). Data dari UNDP menyebutkan, tahun ini ratarata penduduk Indonesia mengenyam pendidikan hanya 5,8 tahun. Itu artinya, versi UNDP banyak penduduk Indonesia yang tidak lulus SD. Sebab, lama belajar di tingkat SD adalah enam tahun. Capaian peningkatan partisipasi belajar tadi, tidak jauh jika berbeda dibandingkan dengan tahun lalu. Catatan UNDP 2010 menyebutkan, tahun lalu rata-rata penduduk Indonesia hanya mengenyam pendidi-

kan dalam tempo 5,7 tahun. Dengan peningkatan anggaran APBN untuk pendidikan yang mencapai Rp 36 triliun, capaian sektor pendidikan tadi patut dipertanyakan. Lagi-lagi, pihak Kemendikbud menggunakan banyaknya jumlah penduduk Indonesia sebagai tameng. Taufik menuturkan, secara hitung-hitungan di atas kertas memang peningkatan IPM Indonesia tidak banyak. “Tapi sekali lagi saya tuturnya, penduduk Indonesia banyak. Pemerintah sudah berupaya keras,” kata dia. Taufik menandaskan, yang perlu menjadi evaluasi adalah bagaimana caranya Indonesia meniru negara lain yang mampu menggenjot IPM dengan cepat. Sebelumnya, bantahan terhadap kualitas pendidikan yang buruk juga disampaikan oleh Menko Kesra Agung Laksono. Dia mengatakan, penurunan rangking IPM Indonesia bukan disebabkan upaya pemerintah kurang perhatian terhadap kualitas pendidikan, sehingga grafiknya peningkatannya landai. “Anggaran pendidikan setiap tahun kita tambah. Penurunan posisi Indonesia disebabkan karena ada tambahan 18 negara baru,” kilah menteri asal Partai Golkar tersebut. Agung berharap, upaya peningkatan kualitas pendidikan seperti pengucuran dana BOS, rehab sekolah rusah, hingga sertifikasi guru diharapkan bisa mempercepat laju kualitas pendidikan tanah air. Dia menuturkan, laporan IPM yang dilansir UNDP ini bakal dijadikan acuan untuk menajamkan programprogram kesejahteraan rakyat selanjutnya. (wan)


KOMUNIKASI BISNIS

16

Kendari Pos | Senin 7 Nopember 2011

Pemasangan Komunikasi Bisnis Hub. 0853 3553 1111

STOP! Penggunaan Pembalut Biasa 72% Wanita Terjangkit Infeksi Karena Pembalut SETIAP wanita akan mengalami ketidaknyamanan fisik selama proses menstruasi seperti demam, keputihan, rasa panas atau sakit pada bagian bawah perut, pusing dan mual, sering buang air kecil, nyeri, sakit pinggang, kelelahan dan lainnya yang merupakan berbagai gejala infeksi bakteria selama menstruasi yang dapat menyebabkan penyakit kandungan bahkan kanker Serviks pembunuh Wanita No. 1 di Dunia. Bakteri ini bisa menyebabkan peradangan pada Mrs.V. Tahukah anda? ada 107 bakteri per

milimeter persegi ditemukan di atas pembalut biasa, kondisi demikianlah yang membuat pembalut biasa menjadi sarang pertumbuhan bakteri walaupun hanya dipakai selama 2 jam. 72% Wanita dewasa terjangkit infeksi

disebabkan oleh pemakaian pembalut yang kurang berkualitas, rata-rata setiap wanita memerlukan sedikitnya 3-6 hari sebulan untuk perawatan terhadap infeksi Mrs. V. Jika seorang wanita mulai terjangkit infeksi Mrs. V sejak umur 20 tahun sedikitnya 6 tahun waktu hidupnya akan dihabiskan hanya untuk proses pengobatan dan perawatan infeksi. Segera gunakan pembalut Love Moon “ANION” pembalut pertama dan satu-satunya didunia menggunakan Teknologi Ion negatif dari Jepang dan telah dipatenkan di 162 Negara dan telah dipasarkan di 78 termasuk di Indonesia. Pemsesanan Hub: Stockist resmi Kendari Jl. Bunggasi (Poros Anduonohu) CP: 085299884400. Pin 21B3E91A. (adv)

Rolling Needle, Cara Cepat Peremajaan Kulit Al-Ishlah Oriental Medical Clinic APAKAH kulit anda bermasalah? nampak bekas jerawat, bekas luka, flek, atau wajah anda terlihat kasar? semua bisa diatasi dengan mencoba perawatan Rolling Needle di Al-Ishlah Oriental Medical Clinic. Rolling Needle adalah teknologi terbaru cara cepat peremajaan kulit untuk mengatasi semua problem wajah, yang

bekerja dengan cara merusak jaringan kulit yang bermasalah sehingga tubuh segera membentuk jaringan baru didaerah wajah yang rusak.

Terapi Rolling Needle cocok untuk semua jenis kulit dan tidak merusak wajah. Dalam proses ini, juga dilakukan pemberian serum untuk membentuk sel baru yang lebih cepat dan berfungsi mengencangkan wajah anda. Dengan melakukan terapi Rolling Needle 3 hingga 5 kali (cukup sekali sebulan) kulit anda akan kembali sempurna. Kunjungi langsung Al-Ishlah Oriental Medical Clinic di Jl. Jend AH Nasutinon (poros pasar baru-Anduonohu) Kendari Telp: 0401-3196576. (adv)

Diskon 10% di Butik Miss B Untuk Semua Pelanggan Telkomsel TELKOMSEL Kendari bekerjasama dengan beberapa tempat usaha dan layanan jasa yang ada di Kendari memberikan diskon dan penawaran menarik lainnya kepada seluruh pelanggan Telkomsel baik Kartu Halo, Simpati dan kartu As. Salah satunya, anda dapat memanfaatkan Diskon 10 % di butik Miss B yang berlokasi di Mal Mandonga. Untuk mendapatkan diskon

atau potongan sangatlah mudah, anda cukup memperlihatkan red-light (cellbrodcast) atau logo Telkomsel di HP anda kepada kasir atau resepsionis saat membayar belanjaan atau layanan jasa yang anda gunakan. Program ini berlaku untuk semua pelanggan pengguna Telkomsel. Adapaun merchant-merchant yang bekerja sama dengan Telkomsel: Agung Hotel, Nattaya Sekarini, Rendy‘s Salon, Executive Lounge bandar udara Haluoleo, RM. Ratu Jimbaran, dan di Butik Miss B mal Mandonga. (adv)

Hotel Tunas Sari, Nyaman dan Aman Harga Terjangkau, Lokasi Strategis

Rumah Tenun Joewita Silk Pusat Kain Tenun Khas Sultra SEBAGAI perintis awal desain tenun khas Sultra di Kendari, Joewita Silk menawarkan kepada anda ragam motif dan warna tenun khas Tolaki, Mekongga, Buton, Muna, Kolaka Utara dan Bugis-Makassar. Disini, anda bisa memilih tenunan dengan jenis kain berbahan katun, semi sutra, sutra asli, dan sutra Thailand. Selain memasarkan kain tenun, Joewita juga menyiapkan tenun yang sudah berbentuk pakaian jadi untuk pria dan wanita, serta gaun pesta. Joewita Silk hanya memasarkan kain

tenun kualitas terbaik, tidak luntur dan nyaman dipakai. Dengan harga yang kompetitif dan terjangkau semua kalangan, Rumah Tenun Joewita Silk memiliki banyak pelanggan dari dalam dan luar Sultra, ini terbukti dengan banyaknya pesanan baik dari instansi, keluarga, perorangan, hingga dijadikan souvenir atau oleh-oleh. Menariknya, anda juga bisa memesan pakaian tenun dengan motif dan warna sesuai selera. Untuk lebih jelasnya anda bisa langsung ke rumah tenun Joewita Silk, pusat kain tenun khas Sultra di Jl. Balai Kota 3, No.74 Kendari. 0401-3122724, 081341594578, 082196687711. (adv)

Rangka Atap Baja Ringan, Setara Harga Kayu Lebih Kuat dan lebih Awet MENGINGAT harga kayu kian mahal, maka material rangka atap baja ringan menjadi pilihan utama para kontraktor atau owner dalam membangun rumah. Selain faktor keawetan, rangka atap baja memiliki kelebihan kekuatan struktur yang jauh lebih bagus dan lebih kuat dibanding konstruksi kayu. Saat ini, kuda-kuda baja merupakan produk yang

berkembang pesat, mengingat kayu berkualitas semakin langka dan mahal, maka kudakuda baja ringan kian diminati masyarakat karena minim

perawatan, mudah perakitan, lebih murah, anti karat, anti rayap, berstandar SNI dan bergaransi. Baja ringan memiliki sifat yang ramah lingkungan sehingga sangat cocok digunakan disegala kondisi alam. Konstruksi rangka baja umumnya digunakan pada bangunan yang memiliki sistem struktur atap, seperti rumah tinggal, bangunan sekolah, perkantoran, rumah sakit, ruang serba guna, tempat ibadah, pabrik, dan lainnya dengan penutup atap dari

genteng, seng, asbes, maupin metal sheet. Pemesanan hub: PT. INTI TRUST Jl. Martandu No. 99 Kendari. CP: 082196020288, 0811405525. Distriobutor BAUBAU Jl. Wa Ode Wau No. 57, 081341815566, RAHA Jl. Gatot Subroto No.37, 0811409054, KOLAKA Toko Irvan Dwi Jaya Jl. Ekonomi No.3 Pomalaa, 085242657654, 081245828330. BOMBANA Jl. Yos Sudarso No.5 Rumbia, 085299412222. Inti Trus masih membuka peluang bagi anda yang ingin menjadi agen daerah. (adv)

Pusat Pengobatan Khusus Pria Lemah Syahwat dan Tambah Ukuran Bisa Diatasi TERJADINYA penurunan kemampuan vitalitas seksual kelaki-lakian bisa terjadi pada semua orang dengan berbagai macam latar belakang profesi atau kebiasaan, seperti faktor usia, pola makan yang kurang terkontrol, gaya hidup yang tidak sehat, mengidap penyakit tertentu semisal kencing manis, darah tinggi, ginjal, jantung, stres dan lainnya. Semua itu

hanya bisa diatasi dengan kesadaran dan keinginan individu untuk segera berobat, dan yang paling utama berobat ditempat yang paling tepat. Menurut survei, pada umumnya pria yang bermasalah dengan Seksualitas memiliki sifat temperamental, egois, dan menutup diri alias malas untuk berobat atau berkonsultasi dengan pihak yang berkompeten, sehingga akhirnya akan berdampak fatal pada keharmonisan rumah tangga dan etos kerja yang menurun, serta dibarenaban hanya bisa merenungi nasib.

Jika anda memiliki masalah dengan seksualitas, tak perlu panik dan pesimis karena telah hadir AHLI PENGOBATAN KHUSUS PRIA yang siap mengatasi keluhan anda seperti: Mampu menambah ukuran Mr.P keras dan tahan lama, mengobati lemah syahwat, Impotensi, ejakulasi dini, dan belum punya keturunan. Selain itu menangani (menetralisir) korban suntik silikon atau sejenisnya. Di tempat ini semua penanganan menggunakan sistem terapi tanpa efek samping dengan biaya yang

terjangkau semua kalangan dengan jaminan berhasil 100%, serta lebih akurat dari pusat-pusat pengobatan yang pernah anda datangi. Segera hubungi PENGOBATAN LICHENG, di Jl. Sawerigading (Lorong Dolog) Depan Kantor Pos Mandonga, Kendari (HP: 08114O8222). Praktek setiap hari, Minggu dan hari besar tetap buka. (adv)

Sedia Semua Kebutuhan Dunia Kecantikan Dilengkapi Salon Menggunakan Alat Modern TOKO Pesona dikenal sebagai pusatnya alat-alat Salon terbaik di Kendari. Selain itu, juga membuka layanan Salon kecantikan dengan beragam alat bantu berteknologi tinggi seperti, melayani perawatan wajah bermaslah dengan Treatment khusus, juga memiliki alat Setrika Wajah dan

Oksigen Wajah yang bisa membuat kulit anda kembali mulus dan membuat percaya diri. Ditempat ini anda bisa merawat dan meng-konsultasikan segala problem kulit, baik itu jerawat dan fleg hitam yang mebandel. Anda akan dibantu menggunakan alat canggih untuk mendeteksi masalah kulit khsusnya pada wajah yang nantinya akan disesuaikan dengan pilihan produk yang cocok digunakan sesuai jenis kulit.

Dengan kehadiran toko Pesona, anda tidak perlu repot untuk mendatangai beberapa pusat kecantikan, karena dengan berkunjung ditempat ini, segala kebutuhan dunia kecantikan tersedia lengkap. Menariknya, semua produk yang ditawarkan dijamin lebih ekonomis dan lebih berkualitas dibanding ditempat lain. Toko Pesona, Jl. MT Haryono No. 102 C (Depan Pasar Baru) Kendari. Harga terjangkau kualitas terjamin. (adv)

Hidup Sehat dan Ekonomis dengan Top Water Melayani Cash dan Kredit TOP WATER merupakan produk penyulingan dan penyaringan air yang berstandar kualitas air internasional dengan ukuran filter 1/1000 mikron. Alat ini menyaring air hingga 7 kali proses penyaringan yang mampu membuang seluruh pencemaran kimia yaitu bakteri, virus, serta mampu membuang zat kapur, lumpur dan berbagai zat padat yang terkandung dalam air, sehingga langsung dapat dikonsumsi tanpa perlu proses lagi. Produk ini juga dapat menghasilkan air RO – Hexagonal (terbukti dengan alat ukur air TDS) yang berfungsi

meningkatkan daya ingat dan kecerdasan otak, meningkatakan metabolisme tubuh, memperkuat jantung serta mencegah batu ginjal, kencing batu, pengendapan pada liver, serta pembuangan kotoran yang tidak lancar pada tubuh dan mencegah berbagai macam penyakit yang disebabkan oleh air yang mengandung berbagai macam zat–zat padat. Pesan dan servis produk hub: UD. JUMBO NIAGA, Jl. RA. Kartini No. 26 Tlp: 04013001620, 0811402670. Person: Kamal 085796711131, Darman 085241105602, Taufik 082193024491. CP Kolaka, 082189315728. Kami siap ke alamat anda, konsultasi dan service gratis. (adv)

KUD Tunas Sari kini tidak hanya mengelola bisnis simpan pinjam dan komoditi perkebunan.

Sejak awal Oktober tahun ini, Koperasi yang sempat mendapat penghargaan dari Presiden RI ini, kini juga mengelolah bisnis penginapan bernama Hotel Tunas Sari dengan yang berlokasi sangat strategis di jalan Sultan Hasanuddin No.71 Kendari (Samping SMP Frater). Selain nyaman dan aman, Hotel Tunas Sari dilengkapi delapan kamar dengan klasifikasi VIP dan Standar, dengan fasilitas Full AC, televisi, springbed, mandi air panas, dan lainnya. Tarif untuk VIP Rp 250.000,- per malam, dan Rp 200.000,- per malam untuk kelas standar. Selain itu, keamanan terjamin karena berada di poros jalan raya. Cp: 0401-3127123. (adv)

Banyak yang Baru di Mahkota Sedia Tenun Buton Cristal SAAT ini Mahkota menghadirkan tenun Tolaki yang telah melalui dua kali proses tenunan sehingga menghasilkan kain terbaik. Produk terbaru ini berukuran lebih luas dan sangat cocok bagi anda yang berbadan besar. Selain itu, jenis kain ini juga bisa dimodifikasi untuk dibuat berbagai model busana, seperti

long drees dan lainnya. Mahkota juga menyiapkan beragam pernak pernik busana, serta kain tenun Buton Cristal dengan berbagai warna yang mengikuti trend, dan. Pelanggan Toko Tenun Mahkota bukan hanya konsumen lokal, tapi wisatawan domestik, artis ibukota, semua menjadikan sebagai pusat oleholeh khas Kendari. mahkota berlokasi di Mall Mandonga Lantai II Blok C nomor 32-33. cp: 081341701901. (adv)

Sehat dan Nikmat ala Pijat Refleksi Keluarga Melayani Pijat Panggilan Rumah PIJAT Refleksi Keluarga saat ini telah memiliki 8 cabang yakni, KENDARI di Jl. Ir Alala (By Pass) No.147 (samping dosmering teratai), di Ahmad Yani Square (belakang Hotel Horison), di Jl Sao-Sao N0. 289 (depan BTN 1), KOLAKA di Jl. Pemuda KM.4 (samping kampus USN), MAKASSAR di Jl. Mappaoddang (Samping Hotel Bungaya), PAREPARE di Jl. Bau Massepe No.191 (Samping Carios), PALOPO di Jl. Andi Jemma No.79, dan di BULUKUMBA berlokasi di Jl. Lanto Dg. Pasewang No.44 (samping Bank Sulsel). Pijat refleksi adalah salah satu pengobatan alternatif yang ampuh, aman, praktis, murah, dan tanpa efek samping. Selain mencegah dan menyembuhkan, pengobatan ini juga dapat mendeteksi apakah salah satu organ kita terganggu atau masih sehat. Pengobatan ini menggunakan penekanan pada titik syaraf ditelapak kaki, tangan, badan, wajah dan kepala dengan teknik kekuatan jari-jari (tanpa alat), sehingga dapat memperlancar saraf yang tersumbat dan menormalkan peredaran darah

dan fungsi organ tubuh. Bandrol pijatan mulai dari Rp 35.000 hingga Rp 45.000 per jam, serta untuk layanan pijatan panggilan rumah Rp 55.000 per jam. Juga melayani pijatan khusus wanita (ada ruangan khusus) dengan tenaga pemijatnya juga wanita. Layanan harga terjangkau sehingga menampung semua strata sosial. Telah banyak masyarakat yang merasakan kenikamatan Refleksi ala Pijat Refleksi Keluarga. CP Rido 0811400706, 081245555055. (adv)


Kendari Pos | Senin, 7 November 2011

Indonesia v Kamboja

Pembuktian Garuda Muda Jakarta, KP Kondisi seluruh pemain Timnas U-23 disebutkan dalam kondisi baik jelang laga perdana melawan Kamboja di Stadion Utama GBK pada ajang SEA Games XXVI (Siaran langsung RCTI Pukul 18.30 WIB) hari ini. Kemarin, para garuda muda itu terlihat masih berlatih ringan di Lapangan C, Senayan, Jakarta. pelatih Kepala Timnas U-23, Rahmad Darmawan (RD) serius memimpin latihan jelang laga tersebut dengan memberikan menu latihan mengantisipasi bola mati seerta menginstruksikan beberapa pemain untuk mempertajam naluri mengeksekusi tendangan. Meski di atas kertas, Indonesia terbilang unggul segalanya dari kamboja, namun RD enggan enggan sesumbar anak asuhnya akan menang mudah. ‘’ Kamboja sama beratnya dengan tim-tim penghuni Grup A seperti Ma-

Baca GARUDA Hal 18 CHARLIE.LOPULUA/JPNN

Bintang masa depan Indonesia, Syamsir Alam saat berlatih di Lapangan timnas Senayan, Jakarta kemarin untuk persiapan menghadapi Kamboja di ajang SEA Games XXVI.

2 Queens Park Rangers v Manchester City 3

Susah Payah

London, KP Manchester City harus bersusah payah meraih tiga poin di kandang tim promosi Queens Park Rangers (QPR), Minggu (6/11) dini hari WIB, kemarin dengan skor 3-2. Tiga gol kemenangan City dicetak Edin Dzeko, David Silva dan Yaya Toure.

Baca PAYAH Hal 18 AFP PHOTO/BEN STANSALL

Gelandang serang Manchester City Yaya Toure (kedua dari kanan) turut menyumbang satu gol penentu kemenangan bagi timnya saat menghadapi Queens Park Rangers di Loftus Road, London, dinihari kemarin WIB.


18 Payah ................... Sementara gol balasan tuan rumah dihasilkan Jay Bothroyd dan Heidar Helguson. City mengawali pertandingan dengan situasi selisih dua poin dari Manchester United yang sebelumnya menang tipis 1-0 atas Sunderland di Old Trafford. Setelah sempat meraih kemenangan dengan hasil meyakinkan pada beberapa laga sebelumnya, kali ini The Citizen memang terlihat begitu kesulitan meladeni perlawanan QPR. “ Saat Kami bermain setiap tiga hari sekali, maka partai laga akan sangat sulit. QPR bermain baik, meski akhirnya kami yang menang,” kata pelatih Manchester City, Roberto Mancini. Pada laga itu, hampir semua pemain terbaik dimainkan, kecuali Samir Nasri yang mengalami cedera. Pada laga kali ini, David Silva kembali memperlihatkan permainan terbaiknya dan tampil gemilang dengan mencetak salah satu gol City. Namun, di mata Mancini pahlawan City adalah seluruh pemain. “

Kendari Pos | Senin, 7 November 2011

David adalah pemain terbaik dunia. Tapi bukan cuma dia, semua pemain. Yaya (Toure) dan Edin (Dzeko) juga,” sanjung manajer asal Italia itu menyanjung anak asuhnya. Dengan kemenangan ini, City kembali menjaga jarak dari pesaingnya atau unggul lima poin dari Manchester United. Pada akhir pekan ini, Premier League tak mengelar perandingan karena ada laga internasional. “ Sangat penting unggul lima poin sebelum jeda partai internasional,” pungkas Mancini. Kemenangan yang diraih itu jelas melegakan Edin Dzeko. “ Ini laga yang sangat ketat. Namun akhirnya, aku senang karena kami memenangi pertandingan. QPR adalah tim terbaik yang kami hadapi musim ini. Aku salut kepada mereka,” jelasnya seperti dikutip espn. Dzeko mengakui jika dirinya sempat kaget dengan kengototan dan permainan QPR. Terutama pada babak pertama. “Kami baru bisa relaks setelah mencetak gol ketiga,” tegasnya. (bas/dwi)

Full Kenangan Buat Simoncelli KENANGAN atas kiprah mendiang Marco Simoncelli belum berakhir. Penyelenggara MotoGP Valencia menjadikan balapan kemarin sebagai ajang penghormatan bagi pembalap Italia itu. Panitia penyelenggara MotoGP Valencia sudah menyiapkan agenda khusus termasuk parade pembalap di lintasan sebelum lomba. Pukul 10.10 pagi waktu setempat, setelah sesi pemanasan, seluruh pembalap dari kelas 125cc, Moto2, dan MotoGP meninggalkan pit lane bersama-sama. Mereka yang berjumlah sekitar 90 pembalap ini mengitari Sirkuit Ricardo Tormo sebanyak satu putaran. Prosesi tersebut dipimpin juara dunia musim 1993 Kevin Schwantz. Schwantz mengendarai motor RC212V Honda Gresini bernomor 58 yang ditunggangi Simoncelli musim ini. Sesaat sebelum menyentuh garis finis, rombongan pembalap berhenti. Di sisi lain garis finis, pemerintah lokal dan penyelenggara MotoGP (Dorna, IRTA dan FIM) berkumpul. Anggota paddock juga diundang untuk hadir di trek dan bertemu di suatu area tertentu. Saat semua sudah ada di posisi masing-masing, prosesi dilanjutkan dengan menyalakan mascleta, petasan tradisional Valencia, selama dua menit penuh. Dua pembalap MotoGP asal Italia Loris Capirossi dan Valentino Rossi punya cara lain untuk menunjukkan penghormatannya pada Simoncelli. Capirossi yang menjalani balapan terakhirnya di MotoGP memasang nomor 58 di motornya. Pembalap berjuluk Capirex itu sudah memakainya sejak sesi latihan Jumat (4/11). (ady)

Garuda .................. laysia, Thailand dan Singapura. Untuk strategi, ya besok lah kita lihat. Tinggal sekarang bagaimana anak-anak membuktikan bisa main bagus,” ujarnya, kemarin. Ia mengakui, kendala terbesar Indonesia saat ini adalah kurangnya informasi tentang kekuatan Kamboja. Makanya ia menganggap tak ada satupun yang harus diremehkan. Ia mencontohkan Myanmar bagaimana bisa memenangkan pertandingan 3-2 melawan Laos dan menahan imbang tanpa gol saat bentrok dengan Vietnam, padahal hanya dengan 10 pemain. Ini juga berlaku bagi Kamboja. Menurut RD, mereka bermain dengan kompak disiplin dan semangat juang yang tinggi. “ Yang penting bagaimana memberikan anak-anak kebebasan bermain, tapi tetap dalam pattern of play, bermain bebas. Saya ingin mereka menikmati pertandingan besok karena tidak mudah menjalani laga pertama,” tukasnya. Sementara itu Asisten pelatih Kamboja, Meas Channa mengaku, sebagai tuan rumah, Indonesia pasti akan didukung

puluhan ribu suporter fanatik yang akan menjadi pemain ke-12 menghadapi pemainnya. Makanya, strategi serangan balik menjadi taktik jitu untuk mencuri poin dari Indonesia. “ Besok partai yang berat, bertanding di hadapan suporter tuan rumah. Indonesia pasti melakukan persiapan yang baik karena sebagai tuan rumah. Kami akan bermain bertahan dan mengandalkan serangan balik,” ungkapnya pada prematch conference di Hotel Sultan, kemarin. Penerapan strategi tersebut bukan tanpa alasan. Menghadapi SEA Games, kamboja hanya mempersiapkan tim selama dua bulan dam melakoni tujuh laga persahabatan karena musim hujan berkepanjangan. “ Kami kalah 2-1 dari Thailand tetapi menang 2-0 menghadapi Laos. Kemudian melawan tiga tim lokal menang semua serta lawan Nepal kalah 0-1. Indonesia kuat, mereka sama dengan Thailand dan Vietnam,” terang Channa. “ Kami datang ke sini bukan untuk seri atau kalah. Kami tetap ingin menang, untuk itulah kami berlatih dan datang ke sini,” tandasnya. (bas/dwi)


19

Kendari Pos |Senin, 7 November 2011

Warga Lalembuu Nikmati Pengobatan Gratis Andoolo,KP Ratusan warga Kecamatan Lalembuu, Kabupaten Konawe Selatan menikmati pelayanan kesehatan secara gratis. Kegiatan sosial tersebut digelar jajaran Dinas Kesehatan Sultra dalam rangkaian kunjungan kerja Gubernur Sultra, Nur Alam, Kamis (3/6) pekan lalu. Pelayanan kesehatan gratis yang dipusatkan di Desa Lambandia itu meliputi sunatan massal, pemeriksaan kesehatan, pengobatan, cek golongan dan gula darah serta penyuluhan kesehatan. Ratusan warga Lalembuu dan sekitarnya, berbondong-bondong mengikuti kegiatan ini. Kepala Dinas Kesehatan Sultra, Amin Yohannis menjelaskan, pelayanan gratis itu diberikan sebagai wujud perhatian jajaran yang dipimpinnya dalam rangka

peningkatan derajat kesehatan masyarakat. “Saat ini, kami terus berupaya meningkatkan kesehatan masyarakat. Selain melalui program-program, kegiatan seperti ini (bakti sosial) kami nilai sangat bermanfaat. Karena itu pelaksanaannya akan terus kami tingkatkan,” janji Amin Yohannis. Sejak kendali instansi dipegangnya, Dinas Kesehatan Sultra terbilang sangat intens menggelar rangkaian bakti sosial. Sebelum di Lalembuu, Dinkes Sultra juga telah menggelar bakti sosial di Wawonii dan Amonggedo Kabupaten Konawe, serta sejumlah daerah lainnya. Dinkes Sultra juga rutin menggelar pelayanan kesehatan gratis pada acaraacara atau hari-hari besar nasional maupun keagamaan. (era)

Daging Sisa Lebih Baik Dibekukan PADA setiap pembagian daging kurban, selalu ada orang yang mendapat jatah berlimpah sehingga tidak habis sekali makan. Daripada dimasak berulangulang, daging tersebut sebaiknya disimpan dalam kondisi segar dan dibekukan dengan freezer. Pakar hidup sehat dari Perpasti (Perkumpulan Praktisi Awet Sehat Indonesia), dr Phaidon L Toruan, MM mengatakan jika masakan daging tidak habis maka sebaiknya tidak dimasak ulang lebih dari 1 kali. Menurutnya ada 2 alasan untuk tidak memasak daging hingga berulang-ulang. Alasan pertama adalah rusaknya kandungan protein di dalam daging saat dimasak ulang, sehingga manfaatnya semakin berkurang. Semakin sering dimasak ulang, struktur protein yang merupakan kandungan utama dalam daging

akan semakin rusak dan akhirnya tidak bermanfaat. “ Selain itu tubuh juga butuh enzym untuk memecah protein. Protein yang rusak setelah daging dimasak berulangulang bukan hanya berkurang manfaatnya, tetapi justru akan merampok enzym-enzym di dalam tubuh,” ungkap dr Phaidon seperti dikutip detikHealth.

Bukan hanya struktur protein dalam daging saja yang rusak, kandungan lemak dan juga minyak yang dipakai untuk memasak juga akan berubah jika dipanaskan berulang-ulang. Struktur minyak yang telah dipanaskan lebih dari satu kali cenderung berubah menjadi minyak trans yang sifatnya jahat. Di dalam pem-

Torpedo Kambing Tingkatkan Gairah BERBAHAGIALAH laki-laki yang kebagian torpedo kambing. Para dokter membenarkan bahwa bagian ini bisa meningkatkan gairah seks. Tapi awas jangan berlebihan, sebab kandungan kolesterolnya juga bisa mengancam jantung dan pembuluh darah. Torpedo atau penis kambing diketahui mengandung testosteron, yang di dalam tubuh manusia disebut hormon laki-laki dan diyakini paling berperan dalam memelihara fungsi seksual. Salah satu fungsinya adalah membang-

kitkan libido alias gairah seksual. Hal itu dibenarkan oleh pakar hidup sehat dari Perpasti (Perkumpulan Praktisi Awet Sehat Indonesia), dr Phaidon L Toruan, MM. Meski demikian, ia berpesan agar para laki-laki tidak terlalu menggantungkan harapan pada torpedo kambing karena tetap ada sisi negatifnya. “Di dalam tubuh, testosteron juga akan dipecah jadi kolesterol. Kalau berlebihan, efeknya malah bisa menyumbat pembuluh darah. Maunya bergairah,

salah-salah justru sakit jantung nantinya,” ungkap dr Phaidon seperti dilansir detikHealth, kemarin. Pendapat senada juga disampaikan praktisi klinis dari Universitas Indonesia, Dr H Ari Fahrial Syam, SpPD-KGEH. Menurutnya tidak salah jika torpedo kambing dikatakan bisa meningkatkan gairah seks, karena mengandung protein arginin yang bisa meningkatkan senyawa nitro oksida (NO). Pada alat kelamin laki-laki, senyawa ini sangat

buluh darah, minyak trans secara tidak langsung dapat meningkatkan risiko peradangan sehingga mempengaruhi elastisitas pembuluh darah. Selain itu, minyak tersebut juga sangat berpotensi menimbulkan penyumbatan pada pembuluh darah. Kondisi apapun yang terjadi di pembuluh darah akan mempengaruhi kerja jantung sebagai organ yang memompa pembuluh darah. Oleh karena itu tidak salah jika dikatakan bahwa kebiasaan memasak daging hingga berulangulang juga meningkatkan risiko gangguan jantung. “ Mengenai cara pengolahan yang benar saya pikir ahli pangan akan lebih kompeten untuk menjelaskan. Tetapi saya pikir, daripada dimasak berulang-ulang daging segar akan lebih sehat jika dibekukan di dalam freezer misalnya,” lanjut dr Phaidon. (dc/rel)

dibutuhkan dalam proses ereksi. Beberapa obat untuk mengatasi disfungsi ereksi juga bekerja dengan meningkatkan kadar NO di penis sehingga pembuluh darah melebar dan ereksi bisa berlangsung lebih lama. “Bahwa torpedo kambing ada manfaatnya bagi fungsi seksual laki-laki, itu benar karena memang ada kandungan protein yang disebut arginin. Tapi memang tidak sehebat yang dibayangkan, saya pikir itu karena terlalu di-blow up saja,” ungkap Dr Ari. (dc/rel)


20

Kendari Pos |Senin, 7 November 2011

DPR Tolak Pilkada Kembali ke DPRD Khaeruman : Itu Langkah Mundur Demokrasi

TEDYKROEN/RAKYATMERDEKA

(dari kiri) Mantan Menteri Kehakiman Yusril Ihza Mahendra, Anggota Komisi III DPR FPD Ruhut Sitompul dan Anggota Komisi III DPR FPG Nudirman Munir, berbicara dalam diskusi “ Moratorium Remisi Untuk Koruptor, Legal atau Melanggar Hukum ? “ , Gedung DPR, Jakarta, Kamis (3/11). Mereka mengkritik kebijakan Moratorium yang dikeluarkan oleh Kemenkumham terkait penghapusan remisi bagi para terpidana Korupsi dan Terorrisme, karena dinilaib sebagai bentuk pelanggaran perundangundangan dan menginjak-injak Hak Azasi Manusia (HAM).

Ancaman Boikot PSU Buton Diabaikan KPU Syamsul : Itu Bukan Hak Mereka

Jakarta, KP Ancaman pemboikotan penyelenggaraan Pemungutan Suara Ulang (PSU) Buton oleh beberapa pasangan calon dengan alasan tak mau La Biru Dkk menggelar PSU karena teledor saat bekerja di Pilkada lalu dijamin tak akan membuat pihak KPU “tertarik” untuk menyahutinya, apalagi mau menuruti ancaman itu. KPU menegaskan, mereka yang berniat memboikot PSU, itu sama dengan melanggar UU. “Jika itu dilakukan maka perbuatan itu termasuk melanggara Undang-undang (UU),” kata Syamsul Bahri, anggota KPU Pusat yang dikonfirmasi Kendari Pos di Jakarta, medio pekan ini usai memimpin rapat konsultasi dengan KPU Sultra, KPU

Buton, Pj Bupati Buton, DPRD Buton terkait PSU. Syamsul menegaskan, apa yang dilakukan La Biru saat ini, yakni membuat dan melaksanakan jadwal tahapan itu karena melaksanakan UU. “Kalau tidak mau ikut ya itu melanggar undang-undang dong,” kata Syamsul. Menurut Syamsul, alasan yang pemboikotan PSU oleh calon tidak bisa dibenarkan. Kata dia, tahapan PSU yang sudah ditetapkan KPU Buton tetap harus jalan. Kalau pun ada pelanggaran kode etik yang dilakukan KPU Buton itu ada mekanismenya tersendiri. Pemboikotan pasangan calon bupati dan wakil bupati kepada KPU Buton mencuat setelah Mahkamah Konsitusi (MK) memerintahkan dilakukan pemungutan suara ulang (PSU) dan klarifikasi administrasi dan faktual terhadap pasangan calon. Putusan MK ini didasari atas keteledoran KPU Buton

dalam menyelenggaran Pemilukada. Selain menerima suap Rp 84 juta dari tim sukses pasangan calon, KPU Buton juga dianggap tidak cermat melakukan seleksi bakal calon Pemilukada Buton. Pasangan calon bersepakat untuk tidak memberi kesempatan lagi kepada KPU Buton melakukan PSU. Mereka menginginkan agar PSU diambil alih oleh KPU Sultra. “Mereka (KPU Buton) harus jalan. Adanya pelanggaran kode etik itu ada mekanismenya. Bukan kewenangan dia (para calon), itu kan sudah diatur. Harus mandiri, tidak boleh diintervensi oleh siapa pun,” ucapnya. Syamsul mengakui setiap saat anggota KPU bisa saja diberhentikan. Namun kata dia, dalam proses pemberhentian anggota KPU harus dibentuk Dewan Kehormatan (DK). Ancaman pemboikotan terhadap PSU Buton jauh-jauh hari sudah disampaikan beberapa

bakal calon Bupati/Wakil Bupati Buton. Pasangan UKUDANI, misalnya, dengan tegas menolak ikut verifikasi faktual dan administrasi, sebagai salah satu rangkaian putusan MK, jika itu nanti tetap dilakukan anggota KPU Buton saat ini. UKUDANI berharap agar personil KPU Buton diganti atau sekalian PSU diambil alih KPU Sultra. Begitupun dengan pasangan Abd Hasan Mbou-Buton Ahmad (SANTUN). Mereka mendesak pihak terkait mengadili La Biro Cs yang terbukti melakukan pelanggaran. “Kami siap tarung di PSU Buton. Hanya saja, kalau yang melakukan verifikasi administrasi adalam La Biru Cs, maka kami siap boikot Pemilukada Buton. Pemerintah harus mengganti anggota KPU Buton karena sudah terbukti melakukan pelanggaran,” tukas Abdul Hasan Mbou, disampingi Buton Achmad, beberapa waktu lalu.(abi/awa)

Golkar Sultra Ikut Berqurban Kendari, KP Partai Golkar Sultra tak mau melewatkan momentum hari raya Idul Adha 1432 H, yang jatuh 6 November 2011, kemarin. Tiga ekor hewan qurban, yakni sapi disembelih di

pelataran kantor DPD Golkar Sultra, di Jalan Abd Silondae, usai shalat Id. Tiga ekor sapi itu berasal dari tiga kader terbaik Golkar yakni Aburizal Bakrie, Ridwan Bae, dan La Ode Djeni Hasmar.

“Setelah sapi-sapi itu disembelih, dagingnya kami bagikan kepada masyarakat tidak mampu dan warga sekitar kantor Partai Golkar,” kata Muh Basri, Wakil Sekretaris Golkar,

kemarin. Ia mengatakan, penyembelihan hewan qurban itu sebagai apresiasi Golkar terhadap hari raya Idul Adha, yang mana di Sultra, banyak kader-kadernya merayakan. (m1)

Jakarta, KP Keinginan pemerintah untuk mengembalikan mekanisme Pemilihan Gubernur dari secara langsung ke Pemilihan oleh Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) tak akan berjalan mulus. Sebab, Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI menentang Rancangan Undang-Undang (RUU) Pilkada tersebut karena menunjukan suatu perubahan sikap dan cara berfikir yang tidak tepat. Bahkan, hal itu dinilai sangat bertentangan dengan kehidupan demokrasi di Indonesia. “Saya kira jangan mundur kembali kebelakang. Rakyatlah yang memilih pemimpinnya,” kata ketua Komisi II DPR, Chairuman Harahap kepada JPNN, Jumat (4/11) lalu. Menurutnya, ditinjau dari logika berpikir apapun, tidak ada yang dirugikan dengan model Pilgub langsung oleh masyarakat. Karena itu, jika pemilihan dikembalikan seperti model Orde Baru dengan alasan menghindari terjadinya money politik, argumen itu tidak bisa dibenarkan.

“Itu pemikiran yang salah, (politik uang) itu harus dicari penyelesaianya, jangan kita lari dari masalah,” ujarnya. Dikatakanya, dalam UndangUndang Pemilu telah diatur mengenai kecurangan-kecurangan dalam Pilkada. Menurutnya, bila ada pasangan calon yang melakukan pelanggaran itu bisa dianulir atau digugurkan. Masalahnya sekarang, harus dicari solusi bagaimana calon itu tidak melakukan politik uang, termasuk calon itu sendiri dapat tersadarkan untuk menghindari money politik tersebut. “Bukanya harus merevisi Undang-Undang. Yang harus diselesaikan masalah yang ada sekarang, bukan mencari masalah baru,”ujar Chairuman. Terlebih, dalam RUU tersebut KPK diminta terlibat dalam pelaksanaan Pilkada bila pemilihan dilakukan oleh DPRD. Ditegaskan Chairuman, KPK telah memiliki tugas dan wewenang sendiri dan tidak untuk mengawasi proses Pilkada. “Itu bukan tugas KPK. Apa KPK bisa mengawasi itu semua (seluruh Pilkada di Indonesia),” pungkasnya. Penolakan serupa juga disampaikan Direktur Eksekutif Central for Electoral Reform (Cetro), Hadar Gumay. Katanya, keinginan pemerintah itu

tidak bisa dibenarkan. Menurutnya, pengalihan itu bukan menyelesaikan masalah Pilkada, tetapi yang harus dipikirkan bagaimana menyelesaikan masalah pelanggaran Pilkada yang sudah ada dalam proses penyelenggaraan saat ini. “Dicari penyelesaian masalahnya, bukan menghindari masalah dengan mencari masalah baru,” kata Chaidar saat ditemui di Gedung MK, Jakarta, Jumat (4/11). Dikatakannya, Indonesia merupakan negara demokrasi yang berkedaulatan rakyat. Mengingat pengalaman sebelumnya, saat Pilgub masih dilakukan oleh DPRD, politik uang tetap saja terjadi dan itu sangat menyakiti masyarakat. Menurutnya, pemerintah harusnya melibatkan masyarakat dalam kehidupan Demokrasi. Sebab, bila rakyat dipisahkan akan berdampak pada keterbelakangan pengetahuan dalam dunia politik. Parahnya, masyarakat akan menjadi boneka oleh DPRD. “Sekarang apakah bisa kita jamin, (pemimpinya) sesuai keinginan masyarakat setempat. Kalau tidak sesuai keinginan, masyarakat juga akan protes dan malah jadi masalah besar,” tandasnya. (jpnn)

Kendari Pos Edisi 7 November 2011  

E_Paper Kendari Pos

Read more
Read more
Similar to
Popular now
Just for you