Page 1

Sabtu, 7 Januari 2012

Tahun XVI Edisi 38-Harga Eceran Rp. 3.500,-

http://www.kendarinews.com

Oheo Sanjung Ridwan BAE Ali Mazi : Jangan Ulangi Kekalahan di 12 Kabupaten

Oheo : Ali Mazi dan La Ode Ida tak Layak Jadi Cagub Golkar Kendari, KP Persaingan di Partai Golkar Sultra mengenai siapa yang paling layak untuk diusung beringin di Pilgub nanti makin panas saja. Kehadiran Ali Mazi dan La Ode Ida sebagai figur yang masuk bursa survey Partai Golkar kembali jadi persoalan. Oheo Si-

Baca SANJUNG di Hal. 7

Ali Mazi

Jakarta, KP Mantan Gubernur Sultra, Ali Mazi tetap yakin bisa merebut pintu Golkar. Soal sorotan Ridwan BAE dan Oheo Sinapoy, ia anggap bukan masalah. Saya ini kader Golkar sejati. Yang membahas AD/ART Golkar itu saya. Makanya, kalau tidak paham AD/ART, jangan bicara. Yang menentukan siapa calon gubernur adalah DPP Golkar sesuai hasil survey, bukan siapa-siapa. Golkar provinsi tidak punya hak mencoret tapi punya hak mengu-

sulkan,” kata Ali Mazi via ponsel, tadi malam. Bagaimana jika Golkar Sultra tak mengusulkan? Menjawab ini, Ali Mazi spontan mengatakan bahwa DPP Golkar punya hak untuk mempertanyakan begini: kenapa calon gubernur yang kuat, yang tinggi LSI-nya tak diusulkan? DPP bisa menetapkan sendiri,” ujarnya. Karena itu, terhadap sorotan Oheo Sinapoy yang menganggap hanya Ridwan BAE yang layak, Ali Mazi tak memberi tanggapan.

Jangan ulangi kekalahan telak pemilihan bupati di 12 kabupaten/kota di Sultra. Kekalahan telak jangan diulangi. Lebih baik mencari kehormatan dengan mencalonkan yang menang walaupun baru satu hari di Golkar, daripada mencalonkan orang yang sudah tua di Golkar tapi kalah di Pilgub”

Kendari, KP Siapa yang tak kenal Limbad. Dia sudah begitu fenomenal di masyarakat, setelah audisi “The Master” di salah satu stasiun televisi swasta nasional. Sosok ini, langsung mencuat melalui atraksi-atraksi mengerikan yang memukau banyak orang, tegang dan histeris. Bagi masyarakat Sultra khususnya Kota Kendari, yang biasanya menyaksikan aksi pria beranak tiga ini hanya melalui stasiun televisi, hari ini (malam nanti) akan bisa menyaksikannya secara langsung di MTQ Square, Kota Kendari. Untuk pertama kalinya Limbad hadir di Bumi Anoa dalam rangka silatuhrahmi sekaligus mempromisikan handphone merk Mito. Kemarin, Limbad beserta seluruh crew manajemennya

Ali Mazi

SELEBRITI

Ingin Dapat Penghargaan

Qory Sandioriva

Baca KEKALAHAN di Hal. 7

Limbad Atraksi di Kendari Pos

KUTIPAN

PUTRI Indonesia 2009 Qory Sandioriva, rupanya, serius di dunia seni peran. Setelah beberapa kali mencoba berakting dalam sinetron dan FTV, perempuan kelahiran Jakarta, 17 Agustus 1991, itu mendapat peran utama dalam film berjudul Mother Keder. Sebuah film drama komedi. Dalam film tersebut, Qory berperan sebagai Vivi. Perempuan eksekutif yang berkarir mapan dengan kehidupan keluarga yang "ajaib". Ketika ditemui di FX Plaza Kamis (5/1), Qory mengatakan memiliki target saat bermain film. Dia menginginkan sebuah penghargaan. "Penghargaannya bukan award atau piala ya. Semua orang berharap dapat piala. Tapi, saya ingin mendapat penghargaan dari masyarakat. Bagaimana supaya pesan film yang saya mainkan itu sampai ke masyara k a t , " terangnya. Q o r y mendapat peran di film itu pada saat terakhir. Ketika semua pemeran untuk tokoh lain sudah ada dan tinggal tokoh Vivi yang belum m e m i l i k i pemeran, Qory datang untuk casting. Tak diduga, Eko Nobel, sang sutradara, memilih Qory. "Setelah main di film itu, semakin timbul rasa mencintai akting. Sudah saya putuskan, pada 2012 saya mau lebih mengasah kemampuan akting lebih dalam. Saya ingin bisa mencapai titel bahwa Qory is an actress," tegasnya. (any)

“Saya tidak ingin menanggapi itu. Yang saya mau tanggapi bahwa Oheo itu saya masukkan menjadi pengurus Golkar. Saya tidak pernah ganggu dia, kok dia komentari saya seperti itu. Sekarang sudah jadi anggota DPR mestinya bisa memberikan pencerahan yang obyektif. Lebih baik diam, karena semua orang yang dia soroti itu adalah orangorang penting. Pak Ida itu juga kader terbaik Sultra dan punya

SUWARJONO/KP

Aksi master Limbad di Graha Pena kemarin. Ia berbaring di kursi dan minta diinjak oleh tiga orang karyawan Kendari Pos.

Baca LIMBAD di Hal. 7

Eksekusi Antam, Aswad Dinilai Arogan Warga Lapaopao Jakarta, KP Kuasa Hukum PT Aneka Tambang (Antam) Tbk, Todung Mulya Lubis menilai keputusan eksekusi lahan yang dikeluarkan oleh Bupati Konawe Utara Konut, Aswad Sulaiman P terhadap lahan Antam salah kaprah. Pasalnya, bupati tidak punya kewenangan memerintahkan eksekusi. Yang b e r h a k

mengeluarkan perintah eksekusi adalah pengadilan. “Ini kan eksekusi yang tidak ada dasarnya, eksekusi yang salah kaprah, ini menunjukkan arogansi kekuasaan, bupati sama sekali tidak punya kewenangan melakukan eksekusi,” kata Todung Mulya Lubis kepada Kendari Pos di Jakarta, Jumat (6/1). Makanya, secara tegas Todung menolak keputusan eksekusi itu. Kata dia, Antam akan mempertahankan haknya di lahan tambang yang dianggapnya legal secara hukum. “Jadi kita menolak dan kita akan melaporkan tindakan

Todung Mulya Lubis

Baca ANTAM di Hal. 2

Nyaris Hakimi Kades Buntut, Pertemuan Kades dengan PT Ceria di Makassar Kendari, KP Persoalan pertambangan nampaknya tak akan ada hentinya. Di desa Lapapao kecamatan Wolo, Kolaka kemarin warga desa setempat nyaris mengkahimi kepala desa (Kades) Alimuddin. Informasi dihimpun Kendari Pos

Baca NYARIS di Hal. 7

H Akib

Suud Rusli, Terpidana Mati yang Jadi Instruktur Kedisiplinan di Lapas Porong

Napi Wajib Presensi, Tidak Ada Hukuman Penyiksaan Masih ingat Suud Rusli? Mantan anggota Marinir yang menjadi terpidana mati kasus pembuhan Dirut PT Asaba Budyharto Angsono itu kini mendekam di Lapas Porong, Sidoarjo. Sambil menanti eksekusi, Suud mengabdi sebagai ketua instruktur AO (admisi orientasi), program peningkatan disiplin untuk para napi.

FEDRIK TARIGAN/ JAWA POS

bunuhan bos PT Asaba Boedyharto Angsono dan pengawalnya, Edy Siyep, di Pluit, Jakarta Utara, pada 19 Juli 2003. Suud tidak beraksi sendiri. Dia "berkolaborasi" dengan sesama anggota Marinir, yakni Syam Ahmad (tertembak mati pada 17 Agustus 2007). Keduanya kemudian divonis mati oleh pengadilan militer. Saat menunggu eksekusi, Suud dan Syam melarikan diri dari Rumah Tahanan Militer (RTM) Cibinong pada 5 Mei 2005. Suud tertangkap pada 31 Mei 2005 di Malang dengan dua tembakan di kaki. Lima bulan berselang, dia kembali melarikan diri dari RTM Cimanggis. Namun, pelariannya tidak lama. Suud dibekuk pada 23 November 2005 dan menghuni Lembaga Pemasyaraka-

Terpidana mati Suud Rusli saat ditemui secara eksclusif di Lembaga Pemasyarakatan Kelas 1 Surabaya, Porong, Jawa Timur.

Baca NAPI di Hal. 7

MAYA APRILIANI, Surabaya SUDAH lebih dari tiga tahun Suud menghuni blok D Lapas Porong. Itulah blok dengan sistem pengamanan tingkat tinggi. Menilik riwayat kejahatan Suud, wajar bila dia dijebloskan di sel dengan pengamanan superketat. Pria 43 tahun itu adalah narapidana kasus pembunuhan yang divonis mati! Suud adalah salah seorang pelaku pem-


2

Kendari Pos |Sabtu, 7 Januari 2012

Norman Jadi “Polisi” Lagi Jakarta, KP Norman Kamaru memang diberhentikan dengan tidak hormat oleh kepolisian, tempatnya mengabdi sebelum terjun ke dunia hiburan. Namun, itu tidak berarti bahwa dia tidak bisa lagi menjadi bagian dari institusi tersebut. Tentu hal itu tidak terjadi dalam kehidupan nyata. Dia hanya bisa melakukannya dalam film. Hal tersebut terlihat di film Xia Aimei. Dalam film yang bercerita tentang perdagangan manusia itu, pria asal Gorontalo tersebut memerankan intel. Hanya, saat melakoni syuting, dia belum dipecat. “Waktu itu sih saya belum keluar dari kepolisian. Ya tinggal menunggu sidang

pemecatan saja,” jelas Norman di Plaza Indonesia pada Kamis malam (5/1). Norman hadir dalam premiere film Xia Aimei. Dia tampil dengan jaket hitam. Meski tidak menjadi pemeran utama di film yang juga dibintangi Ferry Salim, Samuel Rizal, dan Franda tersebut, dia tetap senang. Sebab, dia langsung bisa main film meski belum lama jadi artis. “Saya senang banget lah karena bisa diajak main film. Hitung-hitung buat nambah pengalaman,” ungkapnya. Bahkan, pria yang terkenal gara-gara menyanyi lagu India di YouTube tersebut tidak melalui proses casting. Begitu sampai di Jakarta, dia langsung diajak ke lokasi syuting. Tidak ada reading pula. Dia memang hanya mendapat bagian lima scene. Meski begitu, hal tersebut tetap membuat dia deg-degan. Norman menceritakan bahwa dirinya tidak tahu tujuannya ketika diajak ke Jakarta. Dia hanya mengikuti. “Saya nggak tahu kalau ternyata saya datang untuk main film,” ujarnya. Saat tiba di lokasi

syuting, dia langsung diberi naskah. “Saya dikasih tahu, kamu main ini. Hah, main apa? Mereka bilang, ikut saja dulu,” imbuhnya. Meski tanpa latihan dan persiapan matang, akting Norman dalam film itu cukup natural. Dia menguasai dasar dan gerakgerik sebagai seorang intel selama menjadi polisi. “Kan saya pernah dapat dari pendidikan,” terangnya. Film tersebut merupakan kemunculan kedua Norman di dunia akting. Sebelumnya, dia main FTV dengan Astrid Tiar sebagai pemeran utama. Norman menyatakan bahwa honor main film hanya bisa buat jajan. Sebab, honornya saat main FTV lebih besar. Bermain dengan aktor yang lebih senior, dia sering diminta untuk bernyanyi. Sampai-sampai, dia tidak sempat berguru akting pada mereka. Dia masih malu mengobrol. Paling, dia hanya nongkrong bareng dengan mereka saat makan. Saat ditanya apakah akan memilih akting atau bernyanyi, Norman menjawab akan memanfaatkan sebaik-baiknya kesempatan yang datang. Apalagi, sekarang dia full jadi entertainer. “Sekarang fokus menyanyi sama miniseri. Karena sudah terjun ke dunia hiburan, saya akan gunakan kesempatan itu,” katanya.(any)

Said Aqil: Bangsa Sudah Sakit Jakarta, KP Ketua Umum PB NU Said Aqil Siradj juga mengungkapkan keprihatinannya terhadap kondisi penegakan hukum di Indonesia terkini. Kasus diputus bersalahnya siswa SMK 3 Palu AAL (15), di Sulawesi Tengah, memperparah situasi yang terjadi. Menurut Said, kasus sandal jepit tersebut telah membuat rakyat kecil tersingung. Sebab, di sisi lain, sejumlah koruptor yang jelas telah merampas uang negara justru banyak dibebaskan. Ataupun, kalaupun mendapat hukuman cenderung ringan. “Lihat saja koruptor BLBI, Century, pengemplang pajak itu kan hanya dihukum sekitar dua tahunan,” ujar Said Aqil, di

kantor PB NU, Jl Kramat Raya, Jakarta, kemarin (6/1). Dia kemudian menghimbau, kedepan, negara juga menggunakan hati nurani dalam menegakkan hukum. “Coba pertimbangkan pencuri sandal dengan koruptor yang membangkrutkan negara ini. Ini bangsa sudah sakit,” tandasnya. Selain itu, Said juga menghimbau agar negara lebih peka pula terhadap berbagai kasus yang menimpa rakyat kecil. Sudah seharusnya negara mempunyai rasa keadilan yang besar terhadap rakyatnya. “Sebab, masalah keadilan bukan hanya dalam konteks hukum, negara ini harus punya sense keadilan untuk rakyatnya,” imbuhnya. Khusus bagi para pelaku ko-

rupsi, pihaknya menghimbau agar mereka segera menyadari kesalahan yang diperbuat sekaligus berjanji tidak akan mengulangi lagi. “Jika mau bertobat, yakinlah Allah akan membukakan pintunya. Tuhan itu Maha Pemaaf jika menyesali perbuatannya,” tandasnya. Meski demikian, dia tetap mengingatkan, kalau langkah menyumbang masjid dengan uang hasil korupsi tetap tidak diperbolehkan. Hal tersebut terkait dengan pengakuan terpidana kasus korupsi di Batam, beberapa waktu lalu, yang mengaku telah menyumbangkan uang ke masjid. “Tujuan itu tidak menolerir cara, artinya untuk tujuan yang baik harus tetap dengan cara yang baik,” imbuh Said. (dyn)

Todung: Bupati tak Punya Kewenangan Mengeksekusi Antam ....................... kesewenang-wenangan ini kepada pihak yang lebih tinggi,” katanya. Todung menjelaskan, putusan

Mahkamah Agung (MA) nomor 129 K/ TUN/2011 yang menjadi dasar Pemerintah Kabupaten Konut memerintahkan eksekusi tidak bisa dijadikan pijakan. Alasannya, di dalam putusan itu tidak ada perintah untuk melakukan eksekusi. “Kalau kita baca putusan Mahkamah Agung, tidak ada perintah untuk melakukan eksekusi. Hanya diperintahkan kepada panitera PT TUN Kendari untuk mengirimkan salinan putusan. Nah atas dasar apa bupati melakukan eksekusi. Inilah yang saya katakan tadi, arogansi kekuasaan dari bupati,” katanya. Lantas apa yang akan ditempuh Antam bila eksekusi itu benar-benar dilakukan Pemkab Konut? Alumnus Universitas In-

donesi ini mengatakan pihaknya akan melakukan upaya hukum. Kata dia, banyak cara yang bisa dilakukan untuk memperingatkan Pemkab Konut untuk tidak bertindak sewenang-wenang. Apalagi kata dia, proses hukum atas gugatan di PTUN yang diperkarakan Antam masih berjalan. “Yang pasti sedang mempertimbangkan semua upaya hukum yang ada terhadap kesewenang-wenangan ini. Kita berharap bupati kembali ke rel hukum yang sebenarnya, dan tidak mengambil tindakan di luar kewenangannya,” katanya. “Apakah nanti kita akan menulis surat ke Mendagri, apakah kita akan melaporkan ini ke Meneg BUMN, apakah kita melaporkan kepada MA. Itu opsi yang kita pertimbangkan, kita belum putuskan, tapi kita ingin memperingatkan kepada bupati jangan main kekuasaan dalam kasus ini. Biarkan proses hukum berjalan tanpa ada intervensi,”

lanjut Todung. Todung kemudian menyesalkan sikap Aswad Sulaiman yang merencanakan melakukan eksekusi lahan milik Antam. Kata dia, sebagai pejabat negara, Aswad yang juga mantan Sekretaris Kabupaten Konawe itu menjaga aset Antam yang merupakan aset negara karena berstatus perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN). “Dia (Aswad) mesti menjaga aset negara, tidak bisa dia ikut menggerogoti aset negara. Ini kan ironis terhadap aset negara, bupati tidak menjaga malah memerintahkan eksekusi yang merugikan negara,” katanya. Sebagaimana diberitakan sebelumnya, juru sita PTUN Kendari menyerahkan surat penetapan Ketua PTUN Kendari tertanggal 21 Desember tentang penetapan eksekusi objek sengketa pada Aswad Sulaiman di Kantor Bupati Konut 22 Desember lalu. Hanya saja, saat Aswad Sulaiman menginginkan eksekusi lapangan, Polres Unaaha menyarankan untuk menunda dahulu dengan alasan untuk menghindari kericuhan.(awa)


3

Jumat, 6 Januari 2012

BI Larang Spekulasi Gadai Emas BANK Indonesia (BI) bakal mengatur produk gadai emas di bank-bank syariah. Langkah ini dilakukan untuk mengurangi spekulasi pada komoditas logam mulia itu. Bank sentral berjanji menerbitkan aturan ini pada akhir Januari tahun ini. “Syariah itu kalau investasi harus berkeringat. Kalau investasi dalam rangka menunggu harga emas naik itu tidak pas,” kata Direktur Direktorat Perbankan Syariah Bank Indonesia Mulya Siregar di Jakarta, Kamis (5/1) kemarin. Nasabah kerap menggunakan gadai emas sebagai alat spekulasi. Padahal, prinsip gadai adalah untuk instrumen investasi jangka pendek. Praktik spekulasi melalui gadai emas dilakukan dengan menggadaikan emas untuk membeli emas lebih banyak. Harapannya, semua bisa ditebus ketika harga emas naik lebih tinggi. Dalam aksi spekulasi itu, jelas Mulya, nasabah bisa menggadaikan emas walaupun ia sebetulnya belum memiliki logam mulia. Caranya, dengan datang ke bank yang menyediakan gadai emas dan menyetorkan 10 persen dari harga emas. Sisa harganya harganya dibayar dengan menggunakan uang gadai. Dalam aturan baru nanti, nasabah hanya boleh menggunakan gadai emas jika sudah memiliki logam mulia itu. “Nanti hal tersebut akan diatur,” katanya. Bank sentral juga akan mengatur batasan maksimal gadai per nasabah. “Nilainya masih kita kaji,” katanya. Yang jelas, kata dia, untuk mengurangi spekulasi, nilai batas maksimal gadai itu akan cukup kecil. Loan to value ratio yang dipatok adalah 80 persen dari nilai emas. Saat ini, maksimal masih bisa 90 persen. Pembiayaan gadai emas melesat pada periode Juli - September 2011. Dalam masa itu, nilai pembiayaan gadai emas syariah naik 154 persen dari Rp 2,4 triliun menjadi Rp 6,1 triliun. Sedangkan total pembiayan syariah dalam periode itu hanya tumbuh 9,6 persen. Yakni, dari Rp 84,6 triliun menjadi Rp 92,8 triliun. Mulya berharap bank syariah bisa menghindarkan praktik spekulasi. Sehingga bank sentral bisa lebih fokus membiayai sektor riil. (sof)

Mei, Garuda Terbang Dua Kali Sehari

Garuda Indonesia berencana menambah rute penerbangan di Kendari. Jika tak ada aral, Mei nanti Garuda akan terbang dua kali sehari. Tampak pesawat Garuda Airlines saat mendarat di Bandara Haluoleo, Kendari. Kendari, KP Mobilitas masyarakat Sultra untuk menggunakan jasa pesawat semakin tinggi. Hal ini yang membuat managemen penerbangan Garuda Kendari, membuat gebrakan dengan merencanakan penerbangan dua kali. Dengan penerbangan tambahan itu bisa meningkatkan share market Garuda di Kendari. Rencananya sudah matang, jika tak ada aral,Mei nanti kebijakan perusahaan BUMN itu berlaku. Kabag Penjualan Garuda Kendari, Arfak Imran mengatakan penerbangan dua kali itu dilakukan, mengingat semakin banyaknya pengguna

pesawat di daerah ini. Penerbangan dua kali ini dilakukan dengan Rute Kendari - Makassar dan begitupun sebaliknya Makassar - Kendari. “Hanya jadwal terbangnya belum ditentukan jam berapa. Kemungkinan kami menambah rute pagi, karena pertimbangan konecting dari Makassar ke beberapa tujuan, “ terangnya kemarin. Menurutnya penerbangan tersebut ditentukan oleh Makassar, setidaknya sama dengan pesawat seperti yang beroperasi saat ini atau jenis sebelumnya. Penerbangan juga dari Makassar, lantaran managemen Garuda belum berani menginapkan

pesawat di Kendari. Pasalnya keamanan bandara belum memungkinkan karena belum terpagari semua, belum seperti di Makassar. “Dengan pertimbangan tersebut, kami belum berani menginapkan pesawat, semua itu demi safety penumpang,” paparnya. Disinggung mengenai load faktor (jumlah penumpang, untuk Januari memang sedang low seasen (musim sepi) untuk jasa penerbangan, dan hal ini dialami semua maskapai. Walaupun untuk Kendari saat ini load faktor sekitar 80 persen, dan di awal tahun sempat berada posisi 60 persen. “Tapi kami lihat sudah mu-

sulis/kp

lai menunjukkan peningkatan, aktivitas kembali pulih usai hari raya dan tahun baru,” paparnya. Saat ini garuda juga sedang memberikan promo kepada penumpang. Artinya banyak dibuka harga bawah, misalkan untuk Kendari - Makassar disediakan harga Rp 430 ribu walaupun terbatas jumlahnya. Demikian untuk rute luar negeri ke beberapa negara saat ini juga sedang dilakukan promo. “Termasuk masyarakat atau siapapun dari Kendari yang ingin keluar negeri, melalui Garuda akan mendapat harga promo khusus,” pungkasnya. (lis/awl)

Semen Tonasa Tambah Produksi

Tablet Singkirkan Ponsel 3D TABLET Android yang bisa menghasilkan gambar tiga dimensi (3D) tanpa kaca mata diluncurkan Gadmei dengan diamdiam. Hebatnya, tablet yang diprediksi bisa membunuh ponsel 3D karena harga yang sangat terjangkau hadir dengan spesifikasi cukup menjanjikan. Tablet PC itu bernama Gadmei T863-3D dengan ukuran layar 8 inci dan resolusi 1280x800 pixel. Istimewanya, pengguna dijanjikan bisa menikmati sajian gambar 3D tanpa kaca mata melalui perangkat ini. Androidcommunity, Selasa 3 januari melansir, spesifikasi Gadmei T863-3D juga terbilang cukup tinggi. Prosesor menggunakan Cortex A9 1 GHz dengan kartu grafis Mali 400 yang sudah dirancang untuk menjalankan aplikasi 3D. Untuk menyimpan data, sudah disedikan memori sebesar 8 GB yang masih bisa diupgrade dengan kartu memori eksternal. Sedangkan untuk output ke televisi telah disediakan sebuah port HDMI. Belum diketahui kapan Gadmei T863-3D bisa dijumpai di pasaran, namun diperkirakan harga tablet Android Gingerbread ini hanya berkisar USD199, atau tak sampai Rp2 juta. Lebih murah dibanding ponsel 3D mana pun. (jpnn)

Pangkep, KP Kebutuhan semen tahun ini bakal meningkat. Kebutuhan terbesar akan terserap proyek-proyek infrastruktur yang masuk dalam program MP3EI yang mulai jalan tahun ini. Karena itu, PT Semen Tonasa, akan meningkatkan produksi menjadi produksi menjadi 6,5 juta ton dari 4 juta ton tahun lalu. Direktur Utama PT Semen Tonasa, HM Sattar Taba mengatakan, percepatan pembangunan terpola yang dilakukan pemerintah ikut mendorong pasar industri semen, termasuk Semen Tonasa untuk kawasan Timur Indonesia (KTI). “Konsep MP3EI akan mendorong pesatnya pembangunan di Indonesia. Di Koridor IV Sulawesi, laju pembangunan di berbagai sektor terutama infrastruktur, properti, dan lainnya, akan menyerap banyak semen. Karena itu, kami optimis pasar semen akan meningkat,” jelas Sattar. Sattar menjelaskan, lonjakan kebutuhan akan diikuti dengan peningkatan produksi semen hingga 12 persen.

Tambahan 12 persen produksi tahun ini, diharapkan bersumber dari pabrik Tonasa V yang mulai berproduksi Juni mendatang. Perkiraan peningkatan penjualan dan revenue perusahaan, diikuti pule dengan rencana investasi jangka panjang. “Insya Allah proyek Tonasa V rampung Juni mendatang, sementara itu juga sudah ada rencana jangka panjang yang kami persiapkan. Bahkan ada yang sudah mulai jalan, diantaranya pembangunan sejumlah packing plant atau gudang pengantongan semen di Mamuju (Sulawesi Barat), Gorontalo, Papua, Kendari (Sulawesi Tenggara), dan Balikpapan (Kalimantan Timur),” ungkapnya. Sementara kinerja 2011 lalu diakui Sattar cukup menggembirakan, dengan meningkatnya produksi, pemasaran, aset, dan kinerja perusahaan. Semen tahun ini, Semen Tonasa menargetkan 6,5 juta ton atau bertambah sekira 2,5 juta ton dari produksi 2011 yang mencapai 4 juta ton. (dya/upi)

Sulis/KP

Harga semen di pasaran Kendari yang sampai saat ini masih mahal karena tingginya permintaan, bahkan beberapa pekan lalu, stok semen di Kendari sempat mengalami kelangkaan. Tampak Semen Tonasa yang akan didistribusikan dari Pelabuhan ke gudang toko bangunan.

Usaha Baruasa Membiri, Salah Satu Ikon Makanan Sultra

Diminati Pengusaha Hongkong, Masuk Kategori UKM Nasional Kerja keras yang dilakukan Tagala selama enam tahun untuk memasarkan kue baruasa cukup mendapat respon masyarakat. Bukan hanya tingkat lokal, tapi produk Baruasa Membiri miliknya, kini sudah mulai terkenal ditingkat nasional. Bahkan oleh-oleh khas asal Sultra itu kini sudah diminati pengusaha luar negeri. Sulis Setiarini

Sulis/KP

Pedagang ikan di Pasar tradisional Kendari. Ikan-ikan tersebut dihasilkan oleh nelayan Kendari.

BARUASA ‘’Membiri” nampaknya sudah tak asing lagi bagi masyarakat Kendari. Itu terlihat dari permintaan baruasa yang terus meningkat. Baik untuk oleh-oleh bagi pendatang, ataupun untuk dikonsumsi sendiri. Ini karena baruasa membiri harganya terjangkau, termasuk rasa ‘’membiri’’ yang terkenal gurih, tentunya tidak sama dengan produk serupa dengan brand lainnya. Tagala dan istrinya memang merintis kue tersebut sejak enam tahun yang lalu. Diawali dengan mulai menjajakan di warung kaki lima,hingga akhirnya masuk swalayan. Bahkan saat ini distribusinya sudah lintas daerah seperti di Makassar, Tanah Toraja termasuk Sulawesi Tengah. Beberapa konsumen asal Jawa juga melakukan pemesanan. Hanya baru sebatas konsumsi pribadi.

sulis/kp

Produksi kue baruasa membiri selain memberi rasa spesial, juga mampu menyerap tenaga kerja. Tahun ini, Tagala pemilik Baruasa Membiri berencana menambah produksi yang tentunya dibarengi penambahan tenaga kerja. Keberhasilan itu diakui Tagala karena peran pemerintah yang juga turut mempromosikan produknya. Setidaknya dalam setiap iven pameran, Baruasa selalu menjadi ikon panganan khas Sultra. Bukan hanya di expo UKM nasional, dalam pameran internasional, Baruasa Membiri selalu diselipkan, untuk diikutsertakan. Expo Nasional yang diadakan Kementerian Perdagangan beberapa waktu lalu, juga mengikutsertakan Baruasa Membiri yang mendapat respon dari banyak pengunjung.

Salah satu pengusaha dari Hongkong tertarik dengan kue tersebut. Melalui konsultasi ‘’Membiri’’ Syaiful Azmi, pengusaha tersebut meminta untuk dikirimkan profil usaha Tagala. Besar kemungkinan, Kue Baruasa akan dijajakan di kota tersebut, yakni sebagai salah satu makanan khas dari Indonesia. “Nampaknya mereka tertarik dengan bahan dasar baruasa yaitu beras dan utamanya adalah mete. Mereka meminta dua kontainer, tapi kami akan kirimkan dahulu sebagai sampel, kalau mereka su-

dah cocok, berapa permintaan tentunya perusahaan Pak Tagala siap, asalkan harganya juga sesuai,” ujar Syaiful. Baruasa membiri selain banyak peminat, di penghujung tahun 2012 lalu juga mendapat respon dari Kementerian Perindustrian untuk diikutkan dalam perlombaan UKM nasional. Di Sultra dari tujuh industri makanan yang diikutkan, usaha Baruasa Membiri yang terpilih. Saat ini masih dalam tahap penyeleksian di tingkat nasional, yang diikuti dari setiap provinsi. “Semoga saja dengan penyeleksian ini,Baruasa Membiri semakin di kenal,” ujar Tagala pemilik usaha tersebut.

Untuk memperbaiki kualitas, kini Baruasa memiliki beberapa rasa. Selain mete dan gula merah terbaru ada juga wijen. Demikian kemasan tersedia berbagai corak dan kemasan kardus. Dalam proses kemasan ini, Tagala dibantu oleh kredit dari BPR Bahteramas Kendari. “Di tahun 2012 ini saya juga sudah memiliki beberapa program. Setidaknya kalau saat ini karyawan 32 orang, bisa tambah lagi, karena permintaan juga meningkat. Tahun 2010 ke 2011 saja ada peningkatan sekitar 20 persen. Apalagi saat ini Kendari perekonomiannya tambah maju, saya harap konsumsi baruasa juga bertambah banyak,” pungkasnya. (*)


Sabtu, 7 Januari 2012

Langganan Luar Kota Rp. 67.500,-

email : bumianoa@gmail.com

APBD 2012 Talangi Dana Sharing PNPM Raha, KP Puluhan pelaku PNPM-Mandiri kembali mendatangi kantor DPRD, kemarin. Mereka mempertanyakan soal kelanjutan program PNPM Mandiri 2012. Pasalnya, informasi yang beredar PNPM di Muna tahun ini bakal dihapuskan. Karena pemkab yang tidak melunasi dana sharing pada 2010 dan 2011. Muh. Salim, Koordinator aksi tersebut mengungkapkan, Pemkab Muna masih memiliki kewajiban terhadap dana sharing PNPM tahun 2010 dan 2011. Untuk ditahun 2010 masih ada sebesar Rp 6 miliar yang harus dibayarkan dan pada 2012 ini sebesar Rp 15 miliar. Tak adanya dana sharing dari pemkab selama dua tahun (2010 dan 2011), kata mantan Presiden Mahasiswa Unhalu itu, maka tahun ini informasinya program PNPM di Muna dihapus. “Kita terima surat November 2011, pelaku PNPM di Muna akan dirumahkan. Konsekwensi tidak patuhnya pemkab membayarkan dana sharing,” ujarnya. Bukan saja itu, kata Fasilitator Kecamatan Lawa itu, pekerjaan PNPM tahun 2010 yang sudah rampung, sampai saat ini belum dibayarkan. Karena dana sharing yang tidak cair, sehingga dana pusat juga tidak dicairkan. Ketua Komisi I DPRD Fatahillah Taate mengatakan, hasil konsultasi mereka dengan PNPM Pusat, untuk cost sharing tahun 2010 dibayarkan sesuai dengan realisasi dana yang turun. “Kita mau bayarkan penuh ditahun 2012. Namun PNMP Pusat tidak bisa memberikan garansi dana tersebut akan cair 100 persen, karena anggarannya sudah ditutup,” ujarnya. Untuk pekerjaan yang telah berjalan, lanjut Dia, Pemkab Muna lewat APBD 2012 mengalokasikan sebesar Rp 2,8 miliar. “Dana Rp 2,8 miliar itu untuk membayarkan pekerjaan yang sudah berjalan, “sebutnya. Lalu, kata Legislator Patriot itu, untuk cost sharing tahun 2011 dibayarkan sesuai dengan kemampuan daerah. Ketua DPRD Uking Djasa, menegaskan, untuk dana sharing tahun 2011 dianggarkan sebesar Rp 3 miliar lebih, yang dibayarkan pada 2012. Untuk dana sharing tahun 2012 dianggarkan sebesar Rp 3,9 miliar. Bilapun nanti dana sharing 2011 diminta Rp 15 miliar, kata politisi Golkar itu, akan dianggarkan di APBD 2012. “Kita meminjam uang di BPD, sebagian peruntukannya untuk membayar dana sharing PNPM,“ tegasnya. (awn)

Kades Lalonggasu dan Asingi Diaktifkan Andoolo, KP Setelah empat bulan lebih di nonaktifkan, terkait penerbitan Surat Keterangan Tanah (SKT) di Lokasi Hak Guna Usaha PT Ifishdeco, dua Kepala Desa masing-masing Kades Lalonggasu Gusir SH dan Kepala Desa Asingi Eman Suherman, kembali diaktifkan kembali Bupati Konsel H Imran. Pengaktifannya dua kades tersebut ditandai dengan penyerahan SK bupati dan penyerahan tugas dari PJ Kades Lalonggasu yang dijabat Camat Tinanggea Endang Irawan dan Pj Kepala Desa Asingi yang dijabat Sekretaris Camat Tinanggea Muliadi SE, sejak kemarin. Bupati Konsel Imran mengatakan, kedua kades yang di nonaktif beberapa waktu lalu, sejak kemarin, sudah dapat melaksanakan tugas-tugas pemerintahan desa. “Keduanya (Gusir dan Eman Suherman, red) sudah diaktifkan kembali. Jadi segala hak dan kewajibannya kembali diberikan dan untuk dilaksanakan hingga akhir jabatannya,” ujarnya. Menurut Imran, terkait penerbitan SKT di lokasi HGU oleh kedua kades tersebut tengah dalam proses hukum di Polda Sultra. Terkait hal itu, pemkab telah menyampaikan kepada kades yang bersangkutan untuk menyelesaikan, utamanya jika ada proses jual beli lahan HGU. “Silakan bertugas kembali dan melaksanakan pelayanan pemerintahan yang baik. Masalah masyarakat yang terjadi di area pertambangan sebaikanya diselesaikan dengan baik dan dikomunikasikan dengan pemerintah daerah, sehingga pada akhirnya tidak menimbulkan persoalan yang dapat merugikan masyarakat dan kepala desa itu sendiri,” tandasnya. (era)

RUSLAN/KP

Sejumlah pohon kelapa bertumbangan di sepanjang pantai Desa Lambuluo, Kecamatan Motui, Konawe Utara, akibat abrasi pantai. Derasnya hantaman ombak dari laut Banda, di tambah tak adanya pohon bakau (mangrove) dan pemecah ombak, mempercepat terjadinya abrasi di wilayah itu. Bahkan dalam setahun, 7 sampai 8 meter daratan menjadi laut, akibat abrasi pantai.

Kapolres Baubau:

Korban Pembunuhan Salah Sasaran Baubau, KP Kapolres Baubau, AKBP Daniel Adityajaya mengungkapkan berdasarkan hasil pemeriksaan sejumlah saksi ditemukan peran masing-masing tersangka yang terlibat dalam pembunuhan sadis di Lingkungan Kanakea, Kelurahan Nganganaumala, akhir Desember lalu. Namun, Daniel masih enggan membeberkan peran masing-masing tersangka dalam mengeksekusi korban. “Masing-masing tersangka punya peran dalam mengeksekusi. Akan tetapi persoalan itu nanti saja di persidangan,” ujar Kapolres. Meski demikian, setelah melaku-

AKBP Daniel Adityajaya

Asril, SSos, sekretaris Kantor Kecamatan Tontonunu, digeser sebagai sekretaris di Kantor kecamatan Poleang Barat. Dra. Marlia, diangkat sebagai Kasi Pendidik dan Tenaga Kependidikan, Bidang peningkatan mutu pendidikan dan tenaga kependidikan, Dinas

korban ini merupakan salah sasaran,” tambahnya. Dijelaskan, terkait kasus penyerangan yang dialami LJA, pihak kepolisian sudah menyarankan kepada LJA untuk melaporkan kejadian yang menimpanya itu kepada pihak yang berwajib. Namun, LJA enggan untuk mmemproses kasus tersebut secara hukum. “Dia (LJA, red) tidak mau melapor di Polres. Dirinya memilih untuk main hakim sendiri dan saat ini LJA sudah kami tahan karena terlibat dalam kasus pembunuhan tersebut,” paparnya. (p1/p2)

Stok Aman, Harga Stabil Antisipasi Cuaca Buruk di Wakatobi Wangiwangi,KP Awal tahun baru 2012, membawa pengaruh positif terhadap stok sembilan bahan pokok (Sembako) di Wakatobi. Kondisi Sembako saat ini masih bisa mencukupi dalam beberapa waktu mendatang.

Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UMKM Wakatobi, H Ibrahim mengatakan, stok Sembako di Wakatobi pada kondisi awal tahun 2012 ini, masih dalam kategori cukup. Begitu juga dengan harganya relatif stabil. Kondisi Sembako masih dapat memenuhi kebutuhan masyarakat Wakatobi. “Stok yang stabil itu, memberi korelasi positif dengan harga Sembako juga, sehingga tidak pergolakan harga

Empat Bulan, Baru Satu Kadis Digeser Rumbia, KP Sudah empat bulan lebih menjadi H. Tafdil menjadi Bupati di Bombana. Dalam kurun waktu tersebut, Tafdil bersama wakilnya, Hj. Masyura sudah lima kali mengangkat dan memberhentikan pejabatnya. Dalam lima kali melakukan mutasi, Tafdil dan Masyura, tiga kali merombak pejabat eselon III. Sedangkan pejabat eselon II, baru dua kali. Inipun, baru satu yang menduduki kepala Dinas atau badan. Sedangkan sisanya, staf ahli. Dua pejabat eselon II yang dimutasi ini, satu dinonjobkan, dan satu lainnya dipensiunkan. Mutasi kelima kepemimpinan Tafdil-Masyura dilaksanakan diawal tahun 2012 kemarin. Sasarannya masih pejabat struktural eselon III dan IV, di beberapa Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD). Dalam Surat Keputusan Bupati Bombana nomor 17 Tahun 2012, tercatat enam orang pejabat yang mengalami pergeseran. Mereka adalah, Silfatman, A Ma Pd, Kepala bidang (Kabid) Peningkatan Mutu Pendidikan dan Tenaga Kependidikan Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga, dilantik sebagai Camat Mata Oleo. Silfatman menggantikan La Nata, yang telah memasuki masa pensiun. Selanjutnya

kan pemeriksaan lebih lanjut terhadap para saksi-saksi disimpulkan bahwa pembunuhan terhadap Safar dan dua korban luka lainnya Roni dan Indra, merupakan korban salah sasaran di Kanakea. Pasalnya, beberapa hari sebelum kejadian, dilokasi yang sama sempat ada kejadian warga Kanakea yakni LJA yang diserang oleh orang tak dikenal yang diduga dari kelompok lain. “Berdasarkan keterangan, yang menyerang LJA ini ciri-cirinya mirip dengan korban Safar dan lokasi kejadian ditempat yang sama serta dengan waktu yang sama pula,” jelas Daniel. “Jadi

Pendidikan Pemuda dan Olahraga. Dia mengantikan Siti Rastiati, SH M M.Pd, yang mendapat tugas baru sebagai Kepala seksi trantib Umum di Kecamatan Kabaena Selatan. Selain itu, ada juga dua orang staf Sekretariat Daerah Pemkab Bombana yang diimutasi.

Mereka adalah Zainal Abidin, S Pdi diangkat menjadi Kasubag Penghubung bagian Humas Setda Bombana, serta Arman, SAg, MSos yang dilantik sebagai kepala seksi pemberdayaan masyarakat dan desa di

Baca KADIS di Hal 6

di pasar dan masyarakat dapat menjangkau harga Sembako. Tetapi meski stabil, pengendalian agar tetap stabil di masa-masa mendatang tetap dilakukan,” terangnya. Mantan salah satu Asisten di Setda Wakatobi itu melanjutkan, kondisi Wakatobi berupa kepulauan, memang memiliki potensi kekurangan stok sembako. Karena pada musim-musim tertentu wilayah perairan laut Wakatobi, memi-

liki cuaca yang tidak bersahabat dengan gelombang tinggi , makanya kalau tidak diantisipasi sebelum musim ombak besar, rawan stok sembako minim. Kondisi-kondisi itulah tambahnya, yang menjadi fokus perhatian, sehingga dalam menjaga kestabilan stok sembako bisa dilakukan. Kalau stok sembako stabil, maka pasti mengikut kestabilan harga. “Seperti sekarang ini, stok yang stabil, harga juga ikut stabil,” terangnya. (cr1)


6

Kendari Pos |Sabtu, 7 Januari 2012

SYAMSUDDIN/KP

Para Mahasiswa Korsel bersama Walikota Baubau di depan Gedung Kantor Walikota Baubau, kemarin. Selama kurang lebih dua pekan, 520 Januari, para mahasiswa ini akan mengajar di beberapa sekolah di Baubau.

Nasruan Apresiasi Forum UPTD Pasarwajo, KP Dalam rangka meningkatkan tugas pokok dan fungsi kerja pembina di tingkat Unit Pelaksana Tugas Dinas (UPTD) Pendidikan Pemuda dan Olahraga, Pj Bupati Buton Nasruan SH menyambangi Kecamatan Lasalimu Selatan, Kabupaten Buton. Kunjungan kerja itu bertujuan melakukan tatap muka bersama forum kerja para kepala UPTD khususnya untuk wilayah I yang meliputi Kecamatan Pasarwajo, Wolowa, Siotapina, Lasalimu, Lasalimu Selatan dan Kapontori. Dalam kunjungannya, Nasruan didampingi oleh

Kadis ................ kantor Kelurahan Doule. Pelantikan enam pejabat eselon III dan IV itu dipimpin wakil Bupati Bombana, Hj. Masyura. Katanya, pelantikan ini merupakan upaya untuk melakukan berbagai langkah terobosan yang bersifat strategi, guna mengakselerasi upaya peningkatan kemajuan masyarakat dan Daerah Bombana. Pelantikan tersebut lanjut Masyura bukanlah sesuatu yang berlebihan. Sebab di kepemimpinannya bersama Bupati, Tafdil, mereka menginginkan sosok aparatur pemerintahan daerah yang benar - benar qualified di bidangnya serta mampu melakukan tugas dan jabatannya, dengan sebaik mungkin serta mampu memberi kontribusi dan kinerja yang signifikan bagi percepatan pembangunan Daerah. Masyura mengaku proses pelantikan tersebut tetap mengacu pada pertimbangan dari berbagai aspek secara logis dan obyektif , serta memperhatikan profesionalitas. “ Saya berharap kepada semua pejabat yang sudah dilantik, untuk senantiasa mem-

Kepala Diknas Pemuda dan Olah Raga, Kabag Humas, Camat Lasalimu Selatan dan turut hadir kepala sekolah tingkat TK, SD, SMP dan SMA, bersama jajaran dewan guru wilayah zona I. Nasruan mengatakan, sangat mengapresiasi dengan diadakannya forum UPTD, karena forum itu akan menjadi wadah untuk meningkatkan kualitas para dewan guru serta menjadi dukungan antara pemerintah daerah dengan para guru itu sendiri. “Tujuan diadakannya acara forum kerja tersebut untuk meningkatkan tugas pokok dan fungsi kerja sebagai Pembina di tingkat UPTD,” tuturnya.

Dikatakan pada 2012 anggaran Diknas Pemuda dan Olah Raga mendapat porsi terbanyak yaitu sebesar 40 persen dari APBD. Hal itu tentu dapat memberikan dukungan terhadap program pendidikan seperti pengadaan ruang kelas belajar (RKB), ruang perpustakaan dan operasional. Nasruan berharap dinas pendidikan pemuda dan olahraga menjadi sentral tumbuhnya kaderkader baru, khususnya dalam mengelola sumber daya manusia sehingga kelak dapat menjadi pemimimpin bangsa yang memiliki kualitas diri yang tinggi. (p1)

perhatikan tuntutan dan kondisi masyarakat agar mampu memberikan pelayanan publik yang lebih profesional, efektif, efisien, sederhana dan transparan,” katanya. Sementara Kabag Humas Setda Bombana, Drs La Angi, mengatakan, pelantikan enam pejabat struktural itu, merupakan upaya yang dilakukan Bupati dan Wakil Bupati Bombana, guna menata dan memperbaiki berbagai aspek sistem pemerintahan.

“Saya juga bersyukur di Humas sudah memiliki Kasubag penghubung. Posisi ini memiliki peran serta yang sangat tinggi guna membantu kegiatan - kegiatan pemerintahan yang berhubungan dengan kehumasan. Semoga, para pejabat yang baru saja dilantik kemarin, mampu bersinergi dan menjadi tim yang solid guna mewujudkan visi - misi pemerintahan kabupaten Bombana secara utuh,” ungkapnya. (nur)

Lahan Tidur akan Ditanami Pandu Gerbang Kampung 2012 Unaaha, KP Kesuksesan penyelenggaraan program nasional Pandu Gerbang Kampung di Desa Abelisawah, Kecamatan Sampara Desember 2011 lalu memantik motivas Pemkab Konawe menyambut kegiatan yang sama pada 2012 ini. Mengawali tahun 2012 dalam kaitan kegiatan itu Bupati Konawe, Lukman Abunawas menggelar rapat teknis tim terpadu, beberapa waktu lalu. Kabag Humas Setkab Konawe, Drs. La Ode Sahidi mengatakan, rapat teknis itu juga membahas agenda Bakti Permata. Kata dia, kedua item kegiatan Pemkab Konawe itu dibawah komando Kadis Pertanian Ir.Achmad Setiawan selaku ketua tim teknis terpadu. “Dalam kaitan itu bupati meminta dinas terkait seperti Distan, Badan Ketahanan Pangan, Dishut,dan Dinas Kelautan dan Perikanan untuk mengidentifikasi lahan tidur baik milik masyarakat maupun milik negara yang ada disepanjang jalan poros untuk dimanfaatkan tanaman produktif,” ujar La Ode Sahidi, kemarin. Dinas terkait itu juga diminta menyalurkan bibit untuk penghijauan pekarangan rumah warga atau lahan tidur sepanjang poros Kecamatan Sampara (perbatasan Kabupaten Konawe dan Kota Kendari) serta Kecamatan Onembute, perbatasan Kabupaten Konawe dan Kabupaten Kolaka. “Sebab, pertengahan Januari ini kami akan canangkan Bakti Permata di Kelurahan Ranoeya, Kecamatan Wawotobi sekaligus memantapkan persiapan fisik jelang program nasional Pandu Gerbang Kampung tahun 2012 yang akan dipusatkan di Kecamatan Onembute,” tambah La Ode Sahidi. Agar agenda besar itu berjalan lancar, bupati telah mewanti-wanti seluruh pimpinan dan staf SKPD lingkup Pemkab Konawe untuk berpartisipasi aktif dengan turun langsung ke lapangan sasaran kegiatan pada setiap Sabtu. “Dengan melibatlkan camat, lurah, desa dan masyarakat setempat. Mulai 2012 ini kita akan melakukan penajaman pelaksanaan Permata. Jadi, kepada tim teknis terpadu untuk membuat jadwal kegiatan,” ujarnya. (din)


7

Kendari Pos |Sabtu, 7 Januari 2012

Ali Mazi : Golkar Jangan Ulangi Kekalahan Telak Pilbup 12 Kabupaten Kekalahan ................. hak menjadi calon gubernur,” katanya. Yang menggelengkan, katanya, Oheo Sinapoy menjadi pengurus Golkar karena jasanya, setelah menjadi anggota DPR justru menuduh tak membesarkan Golkar. “Kalau anggota DPR itu bisa dijadikan indikator kebesaran partai, dan Oheo hari ini menjadi anggota DPR dari Golkar sementara saya yang masukin di Golkar, apakah saya tidak membesarkan Golkar? Saya kira, ini sudah kebalikbalik. Bukan berarti saya

mencari balas budi, tapi dari sisi etika, sebagai senior, sorotan seperti itu tidak elok,” terang Ali Mazi. Menurut Ali Mazi, sorotan Oheo yang menganggap seolah-olah Golkar akan kehilangan kehormatan jika tak mencalonkan Ridwan BAE, sangat keliru. “Jangan ulangi kekalahan telak pemilihan bupati di 12 kabupaten/kota di Sultra. Kekalahan telak jangan diulangi. Lebih baik mencari kehormatan dengan mencalonkan yang menang walaupun baru satu hari di Golkar, daripada mencalonkan orang yang sudah tua di Golkar tapi kalah di Pilgub. Jangan ulan-

gi kekalahan telak pemilihan bupati di 12 kabupaten/kota di Sultra,” begitu Ali Mazi memberi penjelasan berulang-ulang. Dia menegaskan, kemenangan yang menjadi kehormatan. “Karena itu, jangan paksakan diri kita sementara rakyat tidak menyenangi kita. Masyarakat tidak bisa lagi dikasi permen. Masyarakat sudah tahu kalau ini jeruk nipis dan itu jeruk manis. Hari ini, Golkar kabupaten kalah semua. Berarti, pimpinan partai di daerah itu lemah. Jangan saling menjelekkan lah sesama kader Golkar. Biarkan masyarakat yang meni-

lai siapa yang layak. Kalau kita tidak layak, jangan mencari simpati masyarakat dengan menjelek-jelekkan orang lain,” tuturnya. Kesempatan sama, Ali Mazi juga mengingatkan kader-kader Golkar Sultra bahwa dirinya baru saja kembali dari Bali menghadiri pertemuan bersma petinggi-petinggi Golkar. “Saya diundang resmi. Kita dikasi kabar. Resmi saya ke Bali. Artinya apa? Kalau tidak diperhitungkan, untuk apa saya diundang. Jadi, alangkah naifnya jika ada kader yang bisa berkompetisi dinafikkan begitu saja,” katanya.(awa)

Tubuh Master Limbad Ternyata Lembut Limbad ...................... menyempatkan diri berkunjung ke Graha Pena Kendari. Limbad hadir bersama sang manager Fajar ditemani beberapa staf Telkomsel, Multi Media selaku sponsor dan Event Organition (EO) Intermedia Promotion melaksanakan jumpa pers. Limbad hadir menggunakan seragam hitam, langsung diarak menuju ruang redaksi di lantai tiga Graha Pena. Seperti kebiasannya, Master Limbad tak sepatah kata pun ia bicara. Ia hanya manggut-manggut. Menjawab pertanyaan wartawan pun harus melalui managernya setelah mendapat bisikan dari Limbad. “Kami mengapresiasi atas kunjungan master Limbad dan manajemennya. Ini adalah sebuah penghargaan. Dan, memang tak salah berkunjung di Graha Pena karena di gedung inilah kantor koran terbesar di Sulawesi Tenggara. Di manamana daerah ibukota provinsi bahkan kabupaten yang maju,

di situ ada kantor kami walaupun nama Kendari Pos berubah menjadi Fajar kalau di Makassar, berubah menjadi Riau Pos di Sumatera, berubah menjadi Radar Bali jika di Bali, berubah menjadi Indo Pos dan Rakyat Merdeka jika di Jakarta dan bernama Jawa Pos jika kami di Surabaya. Terimakasih, master Limba sudah mampir di kantor kami,” ujar Redpel Kendari Pos, La Ode Diada Nebansi saat menerima kehadiran manajemen Limbad. Limbad masih terus terdiam meski beragam pertanyaan terus dilontarkan wartawan. Misalnya, ketika ditanya mengapa Limbad selalu terdiam dalam aksinya? Kemudian, apakah setiap atraksi yang dilakukan menggunakan unsur magic? Lantas, atraksi apa yang akan diperagakan di hadapan masyarakat Kendari di areal MTQ Square? Lalu, bagaimana tanggapannya ketika tiba di Kota Kendari? Seperti ciri khasnya di layar kaca, Limbad hanya mengarahkan kepalanya tepat disisi

kiri, kemudian berbisik manegernya. Kemudian ia kembali terdiam sambil melipat kedua tanganya. “Saya akan menjawab semuanya. Sebab, dia (Limbad, red) sudah mempunyai ritual dan terikat kontrak untuk tidak akan mengeluarkan kata-kata,” ujar Fajar, Manager Limbad. Fajar menjelaskan, dalam melakukan aksinya Limbad tidak menggunakan unsur magic. Ia hanya mengandalkan kepercayaan diri yang tinggi, dengan porsi latihan yang cukup. Misalnya untuk fisik berlatih bersama marinir, sedangkan untuk kesehatan hampir setiap harinya dipantau oleh tim dokter. “Yang jelas, kami sangat mengapresiasi sambutan Kendari Pos, kami juga saat tiba sangat terkejut. Sebab anak kecil saja sudah mengenal Limbad di Kota Kendari, bagaimana dengan orang dewasa pasti lebih mengenal,” katanya. Tak lama berselang Limbad kembali berbisik pada manegernya. Ternyata, sang master ingin melakukan atraksi di

Kendari Pos. Spontan, langsung mendapat uplaus. Awalnya, Limbad ingin melalukan aksi makan paku. Namun, digantikan dengan aksi lain. Limba berbaring di atas kursi lalu ia memilih tiga orang yang memiliki bobot badan terberat untuk menginjak dirinya. Saat aksi itu dilakukan, Limbad hanya terdiam dengan durasi satu menit. Fajar menjelaskan, aksi yang dilakukan ini belum seberapa, jika dibandingkan nanti malam. Antara lain, tidur diantara dua kursi, makan paku, potong lidah dan lainnya. “Besok mulai jam 10 wita hingga pukul 17.00 wita ada penjualan ponsel Mito, di pelataran MTQ Square. Nah, dalam setiap pembelian akan mendapatkan kupon yang akan diundi pada malam hari. Sedangkan Limbad sorenya akan berkunjung ke Multi Media,” paparnya. Yang menarik, tubuh Master Limbad ternyata begitu lembut. Tangan maupun badannya sangat lembut dan tak satupun bekas luka di badannya.(m1/ong)

Terpidana Mati Jadi Instruktur Kedisiplinan Napi .......................... tan Militer Pilang, Wonoayu, Sidoarjo. Pada pertengahan 2008, dia dipindah ke Porong. Latar belakang Suud sebagai mantan personel militer membuatnya didapuk sebagai instruktur AO (admisi orientasi) di Lapas Porong. Itu adalah program pelatihan kedisiplinan untuk para napi. Mereka menjalani latihan kedisiplinan selama satu jam setiap Senin hingga Jumat. Pada Selasa pagi (3/1), Suud nongol di lapangan. Dia tampak segar. Senyumnya mengembang. Suud mengenakan seragam instruktur AO berupa kaus lengan panjang warna cokelat muda dipadu celana hitam. Wibawanya sebagai seorang pemimpin begitu kentara. "Di sini tidak ada hukuman dengan penyiksaan," ungkap Suud. Untuk melatih kedisiplinan, hukuman yang diberikan paling-paling berupa lari atau push-up. Metode latihannya bervariasi. Misalnya, kegiatan barisberbaris dan mengibarkan bendera. Para napi juga dilatih teliti. Hal itu terlihat ketika mereka diminta untuk mengecek perlengkapan. Para napi pun bergegas memegang bagian tubuh, mulai kaki, lutut, dada, pundak, hingga kepala. Suud mengatakan, sebenarnya dirinya sudah lama memiliki pemikiran untuk melatih sesama napi. Dia menginginkan ada kegiatan pembinaan yang bermanfaat. Semua itu berawal dari keprihatinnya melihat napi yang sering keluar masuk penjara. Usut punya usut, Suud menyimpulkan bahwa hal itu terjadi karena napi tersebut memiliki mental yang kurang baik. Karena itu, pembinaan mental dilakukan lewat program AO. Setiap napi wajib mengikuti AO. Bagi yang tidak hadir, mereka wajib lapor. Suud menerapkan aturan ketat. Napi yang absen dipanggil satu per satu. Dengan cara itu, kegiatam AO yang di back up bagian pengamanan lapas pun berjalan lancar. "Ada buku presensi untuk peserta AO," kata Suud. Suud benar-benar bersemangat menjalankan tugas sebagai instruktur. Dia bahkan kerap mengabaikan kesehatannya sendiri. Belum lama ini dia baru saja menjalani operasi usus buntu di sebuah rumah sakit di Surabaya. Akibatnya, dia tidak bisa maksimal saat mem-

berikan pelatihan. Suud tetap memaksakan diri dengan memimpin latihan dengan duduk di kursi. Dalam setiap kesempatan, Suud memberikan semangat bagi para napi yang mengikuti kegiatan AO. "Kita ini bukan orang jelek. Mari tunjukkan bahwa kita bisa," katanya melalui pengeras suara. Siapa sangka, program tersebut mendapat respons positif dari para napi. Meski kegiatan AO hanya diwajibkan selama tiga bulan, ternyata ada beberapa napi yang "ketagihan". Mereka tetap ikut AO meski sudah lewat dari tiga bulan. Salah seorang napi yang terus mengikuti AO adalah Budi Santoso, 61. Napi kasus narkoba

yang divonis penjara selama empat tahun itu mengaku senang dengan kegiatan AO. Meski usia sudah kepala enam, dia tetap fit dan betah berpanaspanas di lapangan. "Kalau tidak ada kegiatan, malah tidak enak," imbuh penghuni blok A itu. Hal senada juga disampaikan Sugeng. Penghuni blok B itu malah pernah menitikkan air mata saat berhasil mengibarkan bendera. Dia merasa terharu karena selama ini tidak pernah mendapat pelajaran seperti itu. Karena itu, ketika tidak ada AO pada Sabtu dan Minggu, Sugeng malah sedih. "Diam saja membuat badan sakit," kata napi kasus narkoba itu. Banyak dampak positif dari

program AO. Selain meningkatkan disiplin, beberapa napi berhasil lepas dari ketergantungan kepada narkoba. Ada juga yang sukses menurunkan berat badan setelah mengikuti program AO. Kalapas Porong Nur Achmad S. menyatakan senang dengan suksesnya program AO. Salah satu bukti sukses itu adalah prestasi kelompok pramuka mereka menjadi peringkat kedua nasional dalam Raimuna Pemasyarakatan se-Jawa-Bali di Cibubur. Keberhasilan itu tidak terlepas dari peran Suud. Dia berhasil mendidik para napi anggota pramuka. "Suud baik sekali selama menjalani pembinaan di sini," kata Nur. (ca)

Oheo : La Ode Ida dan Ali Mazi Tak Layak Jadi Cagub Golkar Sanjung ..................... napoy, pengurus DPP Golkar dan anggota DPR RI bahkan dengan lantang mengatakan bahwa hanya Ridwan BAE yang paling pantas menjadi Cagub di Golkar. Yang lain, silahkan cari jalan sendiri. Oheo Sinapoy terang-terangan mengatakan, La Ode Ida dan Ali Mazi bukan orang yang tepat menjadi Bacagub dari Golkar. Alasannya, dua orang itu tidak ikut terlibat membesarkan partai berlambang pohon beringin tersebut. Sementara, kata dia, sebuah partai harus digerakan oleh unsur asli dari perangkat organisasi. Sebab, kata dia, Golkar tidak tumbuh dengan sendiri, tapi tumbuh dengan aktifitas biologisnya. Maksudnya, orang tersebut harus paham, kenal dan berjuang untuk Golkar, termasuk ikhlas berkorban membesarkan partai yang kini dipimpin Aburizal Bakrie itu. Semua yang disebut Oheo terutama menyangkut keikhlasan, tidak dimiliki La Ode Ida dan Ali Mazi. Anggota fraksi Golkar DPD RI itu, menyebutkan, saat kedatangan Aburizal Bakrie di Kota Kendari, hanya Ridwan BAE yang “mengurus” semuanya, sementara keduanya sama sekali tidak ikut “terlibat”. “Ini saya ingin katakan, seberapa kuat militansi mereka. Saya tidak mengerti, bagaimana saya mau ukur Ida mau kembangkan partai ini, kalau dia jadi gubernur dari Partai Golkar atau Ali Mazi kalau sudah dapat berkah pintu Golkar. Daripada berandai-andai, mending pilih Pak Ridwan, kedua, ini

juga urusan wibawa partai. Ridwan itu simbol partai karena dia adalah ketua, bagaimana ceritanya orang lain yang ambil,” katanya, kemarin. Oheo yang tengah reses di Sultra, menambahkan, jika La Ode Ida dan Ali Mazi berniat kembangkan Golkar, maka sebaiknya mereka membantu Ridwan BAE di suksesi Pilgub. Toh, Ali Mazi masih punya kesempatan 2 hingga 3 periode ke depan. Sedangkan La Ode Ida, lanjut dia, lebih baik konsentrasi di Jakarta, sebab kelasnya sudah taraf internasional, bukan lagi level daerah. “Sekarang dia wakil ketua DPD RI. Jadi menteri, itu lebih pantas. Di sana (Jakarta-red) ruang pertemuan aslinya,” ujarnya. Dia menghimbau pada mantan Gubernur Sultra dan Wakil ketua DPD RI, agar memahami dulu tradisi di Golkar. Untuk memahaminya, lanjut dia, butuh waktu bukan setahun atau 2 tahun saja, tapi 5 tahun seperti yang ada di AD/ART partai. Ibaratnya, kata dia, masuk rumah orang pun, tidak cukup dengan permisi, tapi harus paham, kenal tata letak atau posisi tiap ruangan atau benda di dalamnya. “Kalau ada yang tiba-tiba datang mau pakai, menurut saya ini sangat tidak mungkin sekali. Golkar jangan hanya dijadikan kendaraan politik sesaat. Ketika butuh didekati, ketika tidak butuh tidak perlu diperhatikan, malah dihantam,” tandasnya. Sementara itu, Ridwan BAE akhirnya “bersuara” terkait pencoretan Ali Mazi dari calon gubernur asal Partai Golkar. Mantan Bupati Muna itu, menguraikan kronologis masalah

tersebut, kemarin. “Saya ingin luruskan pernyataan dari Ali Mazi. Di Golkar, ada surat resmi keputusan DPP. Khusus kader Golkar yang ke Partai Nasdem atau Ormas Nasdem, harus menyertakan surat pengunduran diri jika ingin jadi calon dari Golkar. Fakta yang terjadi, saya ketemu dengan Ali Mazi di Plaza Senayan, belum ada ketegasan tinggalkan Nasdem. Dia janji 6 Oktober, tapi sampai sekarang belum ada,” katanya, kemarin. Karena tak ada ketegasan Ali Mazi, makanya DPP melalui Ridwan BAE mengambil tindakan tersebut, mencoret Ali Mazi dari calon gubernur asal partai yang identik dengan warna kuning itu. Ridwan mengungkapkan, dialah inisiator lahirnya kesepakatan sebelum kedatangan Aburizal Bakrie. Dimana, kesepakatan tersebut berisi poin penting yakni siapa yang memiliki survey tertinggi, dengan berbagai pertimbangan terutama terbaik, itu yang jadi perhatian. Faktanya, Ali Mazi malah membuat pernyataan yang menyudutkan Partai Golkar. “Dia sering buat pernyataaan, kalau bukan dia yang terbaik survey-nya di Golkar, dia akan keluar. Padahal, kesepakatan tidak begitu. Kesepakatan yang kita buat, tidak akan memakai pintu mana pun. Kenyataannya, tidak demikian, malah dia akan pakai pintu lain,” ujarnya. Untuk La Ode Ida, kata Ridwan, wakil ketua DPD RI itu, tidak pernah memakai atribut Golkar pada saat sosialisasi. Ini juga, lanjut dia, yang jadi alasan, sehingga La Ode Ida masih dipertimbangkan di Golkar.(dri)

Gara-gara Tambang, Kades Nyaris Dihakimi Nyaris ....................... menyebutkan, aksi tersebut terjadi ketika Kades mengumumkan bahwa sudah ada kesepakatan antara pihak kepala desa dengan PT Ceria soal pengelolaan konsesi tambang eks PT Inco. Pengumuman dilakukan dilakukan di mesjid setelah shalat Jumat. Tokoh masyarakat Lapapao, H Akib kepada Kendari Pos tadi malam mengatakan, dia dan warga desa lainnya tidak terima dengan kesewenang-wenangan yang ditunjukkan Kades. Karena lahan yang ada di Lapapao itu tidak sejengkal pun milik Kades, sehingga dia tidak berhak melakukan kesepakatan dengan pihak investor. ‘’Sudah bukan zamannya

lagi, rakyat dibodohi. Ketika kami mengurus dan memperjuangkan pembebasan lahan tersebut dari PT Inco, dimana mereka yang sekarang mau menggarap lahan itu. Puluhan tahun rakyat disini terkungkung dalam kemiskinan karena tidak boleh menggarap lahan yang dikuasai PT Inco. Tetapi ketika PT Inco sudah melepasnya, kenapa kami menghadapi persoalan seperti ini lagi,” kata H Akib. Menurut pria kharismatik ini, seharusnya yang melakukan kesepakatan adalah warga dengan pihak perusahaan yang dimediasi pemerintah. Bukan Kades yang melakukan kesepakatan tanpa persetujuan warga. Dia juga mendesak PT Ceria jika memang punya itikad baik agar menggandeng

pihak yang sudah berjasa dalam memperjuangkan bebasnya lahan tersebut. ‘’Kalau PT Ceria menggandeng pihak yang berjuang dalam pembebasan lahan tersebut, saya jamin tidak akan ada masalah dalam persoalan ini. Tetapi kalau PT Ceria tetap ngotot memaksakan kehendak, kami juga akan mempertahankan hak yang selama ini kami pertahankan. Bukan zamannya lagi, kami mau dibodohi untuk kedua kalinya,” tegas H Akib. Dia juga mempertanyakan pertemuan antara pihak Pemkab Kolaka dengan beberapa Kades di Makassar. ‘’Apakah masalah ini tidak dapat dibicarakan dan diselesaikan di Kolaka. Kenapa harus dibahas di Makassar,” tanya H Akib lagi.(han)


Eksekutif Muda

8

IST/KP

Anggota Komunitas Hijabers usai show di Hotel Plasa Inn akhir Desember lalu.

Bisnis Oke, Organisasi Oke D

i deretan pengusaha muda Kota Kendari, namanya sudah tak asing. Walaupun menggeluti bisnis baru seumur jagung, baru satu tahunan, tapi bukan berarti ia tak paham manajemen usaha. Soal manajemen bisnis, dia tamat. Maklum, kakek pebisnis dan bapak juga pebisnis. Bukan cuma itu, sanak keluarga yang lain pun rata-rata pebisnis. Dia adalah Hj Salma Candring, pengusaha muda yang baru naik daun. Usaha yang dia geluti saat ini adalah Kedai Kopi Hj Salma. Kedai Kopi ini memang sengaja diambil dari nama depan pemiliknya. Ternyata, menggeluti bisnis Kedai Kopi sangat menguntungkan. Omzetnya dalam setahun begitu tinggi. Hj Salma Candring tak mau menyebut angka nominal omzet, yang dia sebutkan hanyalah kemampuannya membeli mobil dari keuntungan bisnisnya ini. “Awal membuka bisnis ini, saya tidak begitu yakin. Ayah sayalah yang meyakinkan. Di samping itu, keluarga-keluarga saya saya pun banyak yang mengembangkan bisnis seperti ini. Saya tidak strategi khusus dalam memaneg usaha ini. Tapi, alhamdulillah berkembang. Mungkin juga, ini rahmat allah. Kok bisa ramai sih, padahal, saya tidak pernah promosi secara khussu ataupun memasang iklan di media. Sejak awal dibuka sampai sekarang, pengunjung tiap hari selalu banyak,” tuturnya. Berangkat dari usaha Kedai Kopi inilah, Hj Salma berusaha mengembangkan bisnisnya. Bukan berarti membuka usaha baru, tetapi, yang ingin dikembangkan adalah produk atau menu dan desain interiornya agar terkesan modern. “Sekarang ini kan baru kopi tradisional. Saya ingin kembangkan cita rasanya, desain interiornya, agar terlihat eksklusif. Sudah banyak konsultan yang menawarkan jasa untuk itu,” tuturnya.

Jika awal berusaha pada setahunan lalu ia kurang “pede”, kini mulai percaya diri setelah melihat perkembangan omzet. Penyemangat yang lain tentu juga ada, yakni, segala yang ia inginkan bisa dibelinya sendiri. Sebelum mengelola perusahaan, segala kebutuhannya ha-

Data Diri Nama : Hj Salma Candring Suami : Wahyu SE Anak : Alisa (3 th)

rus tergantung orang tua. “Usaha ini telah membuat saya jadi mandiri. Segala yang saya inginkan tercapai. Saya bisa menggaji lima orang karyawan.

Saya bisa membiayi kebutuhan macam-macam. Alhamdulillah,” tutur Hj Salma didampingi suaminya, Wahyu SE.(onggi nebansi)

Anggun dan Bersahaja DALAM usia 15 tahun, Hj Salma Candring sudah sanggup menunaikan ibadah haji. Maklum, keluarganya tergolong mampu, bapak dan kakeknya adalah pengusaha toko sembako. Boleh jadi, status “Hajjah” inilah yang mengokohkan dirinya sebagai aktifis muslimah. Dia kini memimpin sebuah organisasi yang ii sendiri menyebutnya “Komunitas Hijabers”. Anggotanya sudah mencapai 100-an orang lebih dengan pengurus sbanyak 25 orang. Kegiatannya hanya memperkenalkan cara berhijab dan mengenakan jilbab. Kata dia, tidak sedikit wanita muslimah yang menganggap berjilbab akan mengurangi kecantikan. Padahal, dengan berkumpul bersama Komunitas Hijabers akan mengetahui bahwa ternyata, jilbab justru menambah kecan-

tikan. Dan yang paling terhormat lagi adalah, berjilbab bisa menjadikan wanita muslimah anggun dan bersahaja. “Bisa saja dianggap cantik tidak tidak anggun. Cantik belum tentu bersahaja. Nah, wanita yang paling indah adalah cantik, anggun dan bersahaja,” tutur Hj Salma yang usianya baru 21 tahun ini. Untuk memperkenalkan di dunia luar, Hj Salma dengan Komunitas Hijabers-nya telah menggelar show, peragaan busana berhijab dan berjilbab di Hotel Plasa Inn pada 25 Desember 2011 lalu. Kala itu, puluhan pesertanya hadir dan rata-rata mengenakan hijab dan jilbab yang didesain khusus agar terlihat anggun dan cantik bagi setiap yang mengenakan. Acara ini digelar bekerja sama dengan Ikatan Fotografer Kota Kendari.(onggi nebansi)

Hj Salma Candring

Kendari Pos |Sabtu, 7 Januari 2012


Sabtu, 7 Januari 2012

Langganan Dalam Kota Rp. 65.500,-

foto:sulis/kp

BONGKAR BBM DI DEPOT---Kapal tanker milik Pertamina sementara membongkar muatannya di Depot Pertamina Kendari. Kapal ini mengangkut jatah bahan bakar minyak untuk Sultra.

MoU KLA Mulai Dirancang SEJAK 2011, Kota Kendari dinobatkan sebagai salah satu percontohan kota layak anak (KLA). Namun, belum berjalan efektif. Nah, tahun ini diupayakan agar program yang bersinggungan dengan hak-hak anak dapat terlaksana secara optimal. Salah satunya dengan merancang perjanjian bersama pihak kepolisian, Pengadilan, Kejaksaan dan Lembaga Kemasyrakatan terkait kemerdekaan anak di depan hukum. Nahwa Umar Sekretaris KLA Nahwa Umar menjelaskan, adanya MoU itu, diharapkan anak yang berusia 0-18 tahun ketika mendapatkan masalah hukum, diberlakukan seperti layaknya seorang anak. Artinya, didepan hukum, ia tidak diperlakuan seperti orang dewasa, agar anak tidak mendapatkan tekanan fisik maupun psikis. “Terkait KLA, kami sudah melakukan pertemuan beberapa kali. Terakhir, secara eksternal, kami melibatkan pihakpihak penegak hukum, yang merupakan mitra utama kami dalam melindungi hak-hak anak di depan hukum. MoUnya sudah kami rancang, tunggu tanda tangan wali kota baru bisa disahkan,” terangnya. Menurut Nahwa, dalam program KLA, ada lima cluster yang menjadi target dan sasaran, antara lain hak sipil dan kebebasan anak, baik di lingkungan rumah tangga, maupun dalam hal proses pembelajaran. Lingkungan keluarga dan pengasuhan alternatif, kesehatan dasar dan kesejahteraan, pendidikan pemanfaatan waktu luang dan seni budaya, serta adanya perlindungan khusus terhadap anak. Kerjasama dengan lembaga hukum kata mantan Kepala Inspektorat Kota Kendari itu, akan memberi dampak positif. Apalagi, jika di Rutan atau Lapas, menyiapkan perpustakaan dan taman baca. Tentu, anak yang ada berada di tempat itu, akan tetap merasakan suasana yang nyaman. Apalagi, jika ada pemisahan antara anak dan orang dewasa, tentu tidak akan membuat mereka tertekan ataupun trauma. “Kami harapkan, program ini dapat berjalan maksimal. Untuk itu, kami harap dukungan semua pihak, termasuk SKPD yang ada di lingkup Pemkot menyiapkan fasilitas-fasilitas yang dibutuhkan, untuk menjamin hak anak. Misalnya pengadaan ruang atau pojok ASI di terminal, pasar atau tempat pelayanan publik lainya,” tandas Nahwa. (fya)

Pengadaan Wajib E-procurement Kendari, KP Mulai tahun 2012, pemerintah mewajibkan pengadaan barang dan jasa melalui proses e-procurement, baik sebagian atau seluruh anggaran pengadaan di kementerian dan lembaga, serta pemerintah daerah. Dalam pelaksanaannya harus transparan, efisien dan akuntabilitas yang dapat diper-

tanggungjawabkan. Setiap tahun dana yang melalui e-procurement bisa mencapai Rp 54 triliun, yang dikelola unit Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE). Karo Administrasi Pembangunan Setda Provinsi Sultra, I Ketut Puspa Adnyana MTp mengungkapkan, pentingnya transparansi berdasarkan Per-

pres 54 tahun 2010 tentang pengadaan barang dan jasa pemerintah. Sistem e-procurement yaitu, proses yang berjalan secara elektronik, dengan berbasis web/internet yang memanfaatkan fasilitas teknologi komunikasi dan informasi. Cakupannya, meliputi pelelangan umum secara elektronik yang diselenggarakan secara

resmi oleh LPSE. “Jadi, tujuan utamanya memperbaiki transparansi dan akuntabilitas, meningkatkan akses pasar dan persaingan usaha yang sehat, memperbaiki tingkat efisiensi proses pengadaan, mendukung proses monitor-

Baca PENGADAAN di Hal 10

Warung Pojok Tak Ditindak Kendari, KP Geliat pembangunan di Metro Kendari terus tumbuh. Ruko, perhotelan, rumah tinggal dan bahkan warung-warung bibir jalan. Yang terakhir ini agak sedikit mengganggu tata kota. Sebab kadang tidak memerhatikan estetika. Menurut Kabid Pengawasan Bangunan Dinas Tata Kota Kendari, La Ode Aidir Rere, di lokasi antara kantor Dinas PU Sultra dan Kejaksaan Tinggi itu, beberapa warung makan didirikan tepat di bahu jalan. Meski tidak mengganggu aktifitas pengguna jalan, namun tampak kumuh. “Harus ada koordinasi semua pihak. Kita tidak bisa bertindak sendiri, agar kordinasinya lebih baik, semua harus dilibatkan.

Baca WARUNG di Hal 10

foto:dokumentasi/kp

Trantib saat membersihkan warung bibir jalan yang mengganggu estetika. Pemkot tahun ini menyerahkan sepenuhnya pada aparat di kecamatan dan kelurahan untuk membersihkan wilayahnya.

Kenangan M. Iswandi Hari, Dir Reskrimum Selama di Polda Sultra

Dijuluki Kyai, Sering Diundang Khutbah di Masjid Tak terasa, Kombes Pol. Drs. M. Iswandi Hari, SH, M.Si., sudah dua tahun dua bulan menduduki jabatan Direktur Reskrimum (dulu Reskrim) Polda Sultra. Atas kesuksesannya lulus pada tes Sekolah Pimpinan Tinggi (Sespimti) yang sebelumnya dikenal dengan nama Sekolah Perwira Tinggi (Sespati) tahun akademik 2012, tak lama lagi ia harus beranjak dari Sultra. Bagaimana refleksi pelaksanaan tugas M. Iswandi Hari selama di Sultra?

Sidoardjo, 3 Pebruari 1963 itu pertama kali menginjakkan kaki di Sultra tanggal 27 Oktober 2009 dan menjabat Direktur Reskrim Polda Sultra (tahun 2011, terjadi restrukturisasi organisasi sehingga Dit Reskrim terbagi dua yakni Dit Reskrimum dan Dit Reskrimsus). Tak hanya dikenal ramah dan baik oleh bawahannya, M. Iswandi Hari juga dijuluki Kyai oleh mantan Kapolda Sultra, Brigjen Pol. Drs. Sukrawardi Dahlan.

Baca DIJULUKI di Hal 10

Arifuddin Mangka SENYUMNYA yang khas, tutur bahasa yang santun, serta ramah pada setiap orang membuat M. Iswandi Hari tampil beda dengan pejabat lainnya di lingkup Polda Sultra. Pria kelahiran

foto:dok keluarga/kp

Keluarga Komisaris Besar Polisi Iswandi Hari di kediamannya.


Metro

10

Kendari Pos | Sabtu, 7 Januari 2012

Warga Tolak Pengadilan Proses Akte Kelahiran Kendari, KP UU Nomor 3 tahun 2006 tentang administrasi kependudukan, warga yang belum memiliki akta kelahiran setelah berusia lebih dari 1 tahun, harus melalui penetapan pengadilan. Tahun 2012 kebijakan tersebut mulai berlaku, tapi nampaknya tidak mendapatkan respon masyarakat. Kemarin, Barisan Mahasiswa Pemerhati Hukum (BPMH) Sultra mendatangi kantor wali kota mempertanyakan aturan tersebut. Menurut mereka, pengadilan negeri tidak memiliki kuasa dalam menyatakan kelahiran anak. Bahkan, aturan itu merebut tugas fungsional kelurahan dan kecamatan yang memiliki kapasitas sebagai satuan kerja yang bergerak dalam kependudukan. “Kami mendesak wali kota untuk memutuskan jalur birokrasi tentang surat re-

komendasi pengadilan negeri yang tidak sesuai peruntukkannya. Selain itu kami juga minta DPRD untuk membuat regulasi tentang pembuatan akte kelahiran,” terang La Ode Halimin, korlap aksi. Kebijakan itu tidak berpihak pada kesejahteraan rakyat. Bahkan menambah kerumitan dan beban baru bagi masyarakat yang ingin membuat akte kelahiran. Sekot Kendari Amarullah yang menemui massa mengatakan, pihaknya akan melakukan kordinasi dengan intansi teknis terkait tuntutan massa. “Kita tentu tidak ingin mengelurkan kebijakan yang memberatkan masyarakat. Kita akan kordinasi dengan intansi teknis untuk memperjelas aturan itu,” tandasnya. Mendengar penyampaian Sekot, massapun bubarkan diri dengan tertib. (fya)

Pejalan Kaki Juga Dijambret

tas tersebut melarikan diri. Dalam Rp 500 ribu, dua Kendari, KP berisi uang tunai n bring as maki dan dokuret pura jamb Singa u r Pelak lembar Dolla hanya pengenKorban tak bisa dalam aksinya. Tak men penting lainnya. menjadi sask dan hanya kaget saat banya dara sepeda motor yang at berbu n. pun jadi korba aran, pejalan kaki tasnya dirampas. mi Hj. Ida HenSultra, AKBP Seper ti yang diala Kabid Humas Polda Ahmad Yani, melalui Kasdrayani, warg a Jalan Drs. Moch. Fahrurrozi n mata Keca Dolfi ua, Polda Sultra, AKP Kelurahan Wuaw PPID ubid jamadi korban kan adanya kebenar mem Wuawua yang menj seh Kuma n tear pukul 13.30 korba sekit an rin, Lapor kema ut. bret, jadian terseb s Kendari. Kasus Wita. lah diterima di Polre a tersebut proses Hj. Ida mendapat petak kini sedang dalam ut terseb han usai meng berawal ketika korba penyelidikan. n koleganya di kepada seludiri pesta perkawina “Kami mengingatkan lang dari resepsi selalu waspada Jalan Tunggala. Sepu ruh masyarakat agar ari menc ak Apalagi hend pelaku kejahatan. perkawinan, korban dap terha Jalan menuju umum yang angkot dan berjalan jika berada di jalan agar Jalan Cempaka ui apkan melal Dihar Yani sepi. d lagi Ahma kondisinya g yang cukup Putih. tidak membawa baran iba seorang undang Dalam perjalanan, tiba-t sehingga bisa meng njol meno ul an munc u kejahatan,” impengendara berbonceng perhatian para pelak ya dan meram(aka) dari arah belakangn bau Dolfi Kumaseh. Pelaku langsung pas tas milik korban.

Wewenang Aparat Kecamatan Warung... Tentu dimulai dengan pendekatan persuasif. Apalagi, warga juga mau cari makan, jadi harus disampaikan pelan-pelan,” terangnya. Sementara itu, Kasat Pol PP Ridwansyah Taridala mengatakan keberadaan warung di lokasi tersebut memang cukup mengganggu keindahan kota. Namun, pihaknya tidak melakukan penertiban karena kewenangannya sudah diserahkan pada pemerintah wilayah setempat. “Dalam penegakkan Perda K3, Pol PP lebih pada kegiatan penertiban. Mengenai keberadan warung di sekitar Jl Balaikota, sudah diserahkan pada pihak kelurahan ataupun kecamatan setempat. Merekalah yang berwenang untuk memberi teguran atau peringatan kepada warga untuk menertibkan,” ungkap Ridwan. (fya)

Kabupaten Hanya Satu Paket Pengadaan... ing dan audit dan memenuhi kebutuhan akses informasi yang real time,”ujarnya. Dengan E-procirement juga akan mendapatkan tawaran yang lebih banyak, mempermudah proses administrasi, mempermudah PPK/panitia pengadaan dalam mempertanggung jawabkan proses pengadaan. Sedangkan bagi penyedia, banyak biaya yang dapat dihemat seperti biaya transportasi, akomodasi, konsolidasi dan biaya cetak dokumen, termasuk akan menciptakan persaingan usaha yang sehat, memperluas peluang usaha, membuka kesempatan pelaku usaha mengikuti lelang, serta mengurangi biaya transportasi untuk mengikuti lelang. “Penerapan e-procurement menghasilkan banyak keuntungan, baik dari sisi pengguna maupun dari penyedia barang dan jasa,”katanya. Sementara itu, ketua LPSE Prov Sultra Rony Yakob Laute mengungkapkan, untuk paket pengadaan barang dan jasa Sultra yang diumumkan tahun 2011, untuk 24 SKPD provinsi jumlah paket 182, instansi vertikal 5 SKPD jumlah paket 46. Lalu Kota Kendari, satu SKPD satu paket, Kabupaten Konawe 3 SKPD 27 paket, Kabupaten Konsel dua SKPD sebanyak 21 paket, Konut 6 SKPD jumlah paket 29, Kolaka satu SKPD satu paket, Bombana 12 SKPD sebanyak 127 paket, Buton 38 paket, Butur 47 paket, Wakatobi 126 paket dan Kabupaten Muna satu paket. (m1)

foto:suwarjono/kp

Ina-ina ini adalah kumpulan pedagang buah yang mengelilingi instansi pemerintahan ataupun swasta. Di waktu senggang, mereka pun memanfaatkan untuk saling bercengkerama satu sama lain, termasuk dagangan yang laku. foto ini diambil beberapa waktu lalu.

“How to do Better and Differently” Dijuluki... Bukan hanya menjadi penyiar Islam di lingkup Polda Sultra dan jajaran, namun Iswandi Hari tak asing lagi namanya pada sebagian besar masyarakat Sultra. Ia sering diundang membawakan ceramah Islam dan Khutbah Jumat oleh masyarakat. Tak heran, dalam pelaksanaan tugasnya, ia selalu menyeleraskan hukum positif yang diterapkan dengan ayat-ayat suci Alquran. Meski terlihat ramah, santun, dan lemah lembut, namun dalam penegakan hukum, Iswandi tetap tegas tanpa pandang bulu. “Pertama kali saya ke Kendari, saya langsung teringat dengan tempat tugas saya di Semarang. Kalau di Semarang, yang sering berulang-ulang itu adalah nama orang. Kalau di Sultra, khususnya Kota Kendari, yang sering berulang-ulang itu nama tempat atau nama jalan. Setelah saya kaji, seseorang bisa mahir dan ahli dalam bidang tertentu, karena apa yang ditekuninya dilakukan berulang-ulang. Bahkan, beberapa ayat dalam Alquran pun sering ditulis berulang-ulang,” celoteh M. Iswandi Hari yang akrab disapa Iswandi. Iswandi Hari lulus polisi pada tahun 1988 pada Akademi Kepolisian (Akpol). Ia lulus PTIK tahun 1995 dan lulus Sespimpol tahun 2003. Pertama jadi polisi, pangkat inpektur dua (Ipda) tahun 1988. 1991 naik menjadi Iptu dan tahun 1996 menjadi AKP. Tiga tahun kemudian, 1999 ia naik pangkat menjadi Kompol dan meraih pangkat AKBP tahun 2004. Iswandi Hari menjadi Komisari Besar Polisi (Kombes Pol) tahun 2009. Tugas pertamanya sebagai Pamapta Poltabes Semarang tahun 1988. Tahun 1989 diangkat menjadi Wakapolsekta Semarang Barat. Tahun 1990 menjadi Kanit Resmob Satreserse Poltabes Semarang. Berbagai jabatan Kapolsek, Kasat Reskrim, kasubag dilaluinya. Ia menjadi Kapolres Kudus Polda Jateng tahun 2007. Tahun 2009 menjadi penyidik utama Dit I Bareskrim Polri. Tahun 2009 menjadi Dir Reskrim Polda Sultra. Ia menikah dengan Dokter Sri Nur Aini, tahun 1991 saat menjabat Komandan Peleton Taruna Akpol Semarang. Kini, Iswandi Hari dikaruniai 3

orang putra dan 4 orang putri. Pertama kali tugas di Sultra, berbagai terpaan kasus yang harus tuntaskannya. Pekerjaan rumah (PR) yang cukup menguras pikirannya yakni penyelesaian masalah konflik yang terjadi di sekitar Kampus Baru Unhalu. Kerja ekstra dilakukan untuk menyelesaikan persoalan yang terjadi di sekitar Kampus Unhalu. Lalu, apa yang dilakukannya? Ia menilai, konflik di sekitar Unhalu menempati rangking pertama dari seluruh kasus yang ada di Sultra. Selama menjabat Dir Reskrim Polda Sultra, tiga kali kasus besar yang menyebabkan korban jiwa. Beberapa kali kasus bentrok di sekitar kampus, hanya menyebabkan kerugian material. Apalagi dengan munculnya isu SARA dalam beberapa kerusuhan yang terjadi. “Sangat tidak logis jika konflik di sekitar kampus selalu mau diarahkan ke persoalan SARA. Pelakunya belum diketahui siapa, korbannya pun belum teridentifikasi, kok tiba-tiba muncul itu SARA. Logikanya dimana? Itulah yang kami coba kaji dasar permasalahannya,” ungkap Iswandi. Jika dikaji dari waktu kejadian, konflik-konflik di sekitar Unhalu terjadi saat ada iven. Setiap kegiatan selalu ada “perebutan lahan” bagi oknumoknum tertentu. Termasuk pada kegiatan orientasi mahasiswa baru. Selain itu, banyak persoalan-persoalan internal Unhalu baik dari civitas akademisi maupun tingkat mahasiswa. Ada perbedaan bendera pada tiap-tiap fakultas yang rawan berpotensi menyebabkan konflik. “Konflik di sekitar Kampus Unhalu lebih banyak persoalan internal yang harus diurai sendiri. Semua faktor-faktor tersebut berusaha untuk diminimalisir guna menekan terjadinya konflik lagi,” ungkapnya. Konflik di sekitar Unhalu mulai reda saat penegakan hukum mulai tegas. Ia mengakui, dulu penegakan hukum cukup lemah. Hari ini pelaku konflik ditangkap, besoknya dilepas. Namun, saat penegakan hukum sudah dilaksanakan secara tegas mulai dari proses hukum terhadap para pelaku demonstrasi anarkis, maka konflik mulai terminimalisir. Termasuk penindakan

hukum terhadap para provokator kerusuhan yang ada di sekitar Unhalu. “Kesuksesan ini tidak lepas dari kebersamaan dalam melakukan tindakan yang bekerja sesuai tupoksi masingmasing. Kepolisian melakukan proses hukum bagi pelaku tindak pidana, Rektor Unhalu memberikan sanksi akademik hingga mendrop-out (DO) mahasiswa yang terbukti bersalah. Keterbukaan dan sikap tegas Rektor Unhalu membuat persoalan penyelesaian konflik sekitar Unhalu cepat tertangani,” kata Iswandi yang merasa sangat salut dengan kepemimpinan Prof. Dr. Usman Rianse. Situasi itulah membuat Iswandi lebih nyaman sharing dengan Rektor Unhalu. Ia merekomendasikan agar dalam penanganan persoalan konflik di sekitar Unhalu harus mengurai lebih awal persoalan internal kampus. Termasuk komitmen bersama masyarakat sekitar kampus dalam menyikapi terjadinya konflik. Iswandi juga merekomendasikan agar tidak ada lagi Ospek pada penerimaan mahasiswa baru. “Kalau pun ada, sistemnya diubah dalam bentuk kuliah umum dengan menghadirkan tokoh-tokoh nasional, pakar-pakar komunikasi, dan para pengusaha-pengusaha sukses,” pintanya. Selain persoalan Konlik di sekitar Kampus Unhalu, PR yang menempati rangkin kedua yakni Pilkada di Kabupaten Muna. Tingkat kerawanan terhadap konflik yang akan terjadi saat Pilkada di Muna cukup tinggi. Seluruh kekuatan pun diturunkan mengamankan Pilkada. “Pilkada di Muna paling seru. Jika pejabat utama hanya hadir hingga perhitungan suara pada Pilkada di daerah lain, maka di Muna ditunggu hingga hasil pleno. Tapi akhirnya bisa teratasi,” jelasnya. Langkah yang ditempuh dalam menghadapi Pilkada yakni dengan melibatkan seluruh tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda, dan para kandidat dalam menjaga keamanan ketertiban. Mereka dibuatkan kesepahaman untuk siap menang dan siap menerima kekalahan. Selain itu, perwira menengah disebar ke kecamatankecamatan sebagai tempat konsultasi jika ada persoalan hukum di sekitar wilayahnya.

“Sistem pengamanan tersebut masih perlu dipertahankan dan ditingkatkan lagi. Mengingat, tahun 2012, ada sekitar 5-6 pilkada yang akan berlangsung. Termasuk Pilwali dan Pilgub. Saya mengharapkan agar dalam setiap penanganan dan pengawalan aksi unjuk rasa dapat dilakukan dengan soft (lemah lembut) tanpa ada aksi kekerasan. Begitu pula dengan demonstran agar menyampaikan aspirasinya sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku,” imbaunya. Selain kedua persoalan tersebut, tindak kriminalitas di Sultra didominasi oleh kasus-kasus konvensional baik pengeroyokan, penganiayaan, KDRT, pembunuhan, pencurian, perampokan dan kasus-kasus lainnya. Penyelesaian persoalan kasus konvensional sangat ditentukan oleh sumbangsi dan partisipasi masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban. “Sabda Rasul: Manakala kamu melihat kemungkaran, cegahlah dengan tanganmu. Jika tidak mampu, cegahlah dengan lisanmu. Kalau tidak mampu dengan lisan, maka cukup dalam hati, tapi itu selemah-lemahnya iman. Dimana letak sinkronisasinya? Manakala pelaku kejahatan tertangkap tangan, maka masyarakat boleh menangkapnya dan segera menyerahkan ke penyidik. Itu artinya mencegah dengan tangan. Jika tidak bisa, cukup dengan lisan. Artinya, jika masyarakat melihat tindak pidana, segera menghubungi kantor polisi terdekat,” urainya. Dalam menjalankan tugasnya, Iswandi Hari punya motto tersendiri yakni “How to do better and differently”. (Berbuatlah lebih baik dan berbeda dengan orang lain). Ia juga tetap mengutamakan untuk membangun komunikasi dengan siapa saja dan terbuka untuk masyarakat. “Dengan cara ini, tugas di manapun, kayak serasa tugas di kampung halaman sendiri,” ujarnya. Atas kegigihannya dalam bekerja dan berprestasi, kini Iswandi Hari mendapat anugerah untuk melanjutkan pendidikan pada Sekolah Pimpinan Tinggi (Sespimti) Pekan depan, Iswandi Hari akan meninggalkan Sultra. Semoga lebih sukses dalam menggapai prestasi. Selamat jalan bung!!!..(***)


Konsultasi

Kendari Pos |Sabtu, 7 Januari 2012

Konsultasi

Psik olo gi Psikolo ologi

Oleh : Chadidjah D Selomo, S.Psi . Psikolog Anda punya masalah yang perlu dikonsultasikan dengan psikolog, silakan kontak dengan pengasuh rubric ini pada nomor : 085299406065

Susah Konsentrasi Kerja Tanya : Selamat pagi mba.., saya Ari (nama samaran), mau tanya. Kenapa saya selalu susah untuk berkosentrasi dalam kerja?. Akhirnya saya selalu ragu untuk mengerjakan sesuatu alias takut salah. Tolong berikan solusinya mba.. terima kasih 085299799xxx Jawab : Trima kasih Ari (nama samaran) atas pertanyaannya.., mengenai sulitnya berkosentrasi dalam bekerja sering dialami oleh setiap individu. Hal ini dapat disebabkan oleh beberapa faktor diantaranya : 1. Kurangnya waktu istirahat, dimana kualitas tidur yang dilakukan tidak mencapai tujuh sampai delapan jam sehari. Tentunya, dengan kondisi seperti ini akan membuat kita kehilangan kemampuan untuk fokus terhadap tugas-tugas, 2. Kurang berolahraga, sangat sedikit bagi kita meluangkan waktu agar bisa berolahraga. Padahal, berolahraga secara teratur tidak hanya membantu menjaga dan menurunkan berat badan, tetapi juga dapat meningkatkan kosentrasi dan kapasitas memori serta membantu untuk dapat tidur nyenyak pada malam hari, 3. Stres, tanpa disadari stres mempengaruhi pusat kognitif otak. Dimana stres akan membuat kecemasan pada diri sehingga semakin sulit untuk berkosentrasi. Untuk itu perlu dilakukan meditasi agar kita merasa lebih rileks, 4. Adanya ketidakpuasan kerja, hal ini terjadi pada saat-saat tertentu kita terkadang merasa tidak bahagia dengan pekerjaan yang kita jalani saat ini. Namun, ketidakbahagiaan yang terus menerus dapat menyebabkan ketidakpuasan kerja sehingga berakibat gangguan total pada pekerjaan. Jika keadaan sudah seperti itu, cobalah untuk refreshing dan melakukan perubahan-perubahan dengan menggunakan kreativitas sehingga dapat meminimalisir ketidakpuasan yang sedang dialami. Adapun munculnya keraguan untuk mengerjakan sesuatu dapat disebabkan oleh beberapa hal diantaranya, 1. Terlalu serius dalam memikirkan sesuatu. Berpikir seringkali menjadi hal terbaik dalam hidup ini, namun terkadang kita kurang menyadari pemikiran apa yang harus kita dengarkan dan pemikiran mana yang hanya omong kosong belaka., 2. Terlalu menganggap serius emosi Anda. Terkadang ada waktunya bagi kita untuk mendengarkan emosi yang sedaang kita rasakan. Namun, seringkali hal itu bukanlah ide yang bagus. Cobalah melihat dari sudut pandang yang berbeda sebab jika Anda melihat sesuatu dengan rasa takut, Anda mungkin tidak akan pernah melakukan tindakan apa pun., 3. Terlalu sering mendengarkan pendapat negatif orang lain. Cobalah melakukan banyak hal untuk kemudian membuat keputusan sendiri. Dan lihat mana yang berhasil dari pada hanya mendengarkan prediksi orang lain. Demikianlah Ari apa yang dapat saya sharing kepada Anda, semoga kedepannya Anda semakin berani untuk melakukan sesuatu. Yakinlah bahwa ketika ketakutan untuk berbuat itu datang maka disitulah kesempatan bagi Anda untuk bersikap berani. Semoga bermanfaat, salammm...

Konsultasi

11

Merenovasi Rumah di Atas Tanah yang Berbentuk Trapesium Yang Terhormat : Bapak ALIM BAHRI, ST. IAI (Pengasuh kolom GRIYA Kendari Pos) Pertanyaan :

Dengan Hormat, Saya mohon bantuan Pak Alim, karena kesulitan merancang renovasi rumah saya yang berukuran 36 m2 di atas lahan 111 m2. Tanahnya berbentuk trapesium dan menghadap barat. Saya ingin penataan ruang yang terdiri dari 2 lantai dengan sistem pengudaraan dan pencahayaan yang baik. Ruangruang yang saya butuhkan adalah sebagai berikut : · Ruang tidur utama · 2 kamar anak · Ruang tidur tamu · Kamar pembantu · Ruang tamu · Ruang makan · Ruang keluarga · 2 kamar mandi · Taman dalam dan luar · Carport Mengingat biaya yang terbatas, kalau bisa tidak terlalu banyak mengubah bangunan yang ada. Jika harus meningkat, bagian yang ditingkat sebaiknya adalah bangunan baru. Terima kasih banyak atas bantuannya. Ibu Supiatin Kolaka, Sultra

Jawaban : Lahan berbentuk trapesium memang seringkali terasa menyulitkan untuk dibangun rumah. Ruang-ruang yang terbentuk pada lahan ini seringkali membentuk sudut runcing yang akhirnya menjadi ruang tidak terpakai (ruang mati). Ada beberapa hal yang harus Ibu perhatikan agar tidak banyak ruang-ruang yang terbuang, dan mengefektifkan seluruh unit-unit ruangan. Seperti penjelasan sebelumnya, lahan trapesium akan membentuk ruang dengan sudut-sudut runcing (tidak persegi), untuk menyiasatinya, sebaiknya perbot yang Ibu gunakan di desain sendiri mengikuti bentuk dan ukuran ruangan, membeli perabot yang sudah jadi, akan menyulitkan Ibu untuk menata ruangan yang tidak persegi. Karena, membeli perabot yang sudah jadi, ukurannya sudah standar dan dianggap akan diletakkan dalam suatu ruangan yang ukurannya standar pula. Apabila Ibu ingin menyembunyikan dinding-dinding yang tidak persegi tersebut, selain meletakkan perabot, ibu dapat memberi cermin atau kaca transparan agar perhatian pengamat tidak terfokus ke dinding akan tetapi beralih ke kaca cermin, meletakkan lukisan yang menarik juga merupakan salah satu cara untuk menyiasati hal ini. Dapat pula Ibu menggunakan warna-

KONSULTASI ARSITEKTUR (Home, House, Exterior, Interior and Urban Planner)

ALIM BAHRI, ST., IAI Dosen Teknik Arsitektur Univ. Haluoleo

KETUA IKATAN ARSITEK INDONESIA (IAI) DAERAH SULTRA Permasalahan dapat dikirim ke : Jl. Made Sabara III No 99, telp :081341554165,

email : alimbhr@yahoo.com

warna yang berbeda dari dinding lainnya sehingga akan tidak nampak bahwa dinding ibu memiliki kekurangan. Untuk rumah lbu, rasanya tidak mungkin untuk tidak mengubah bangunan lama untuk dijadikan bertingkat, mengingat penambahan yang lbu minta cukup banyak, kecuali apabila bangunan yang berada di tanah kosongnya dibuat 3 lantai. Namun nanti rumah lbu Merry akan menjadi aneh. Selain itu, organisasi ruangnya juga saya ubah sedemikian rupa agar aliran ruang dan zoning (perletakan ruang) serta sirkulasi udaranya bisa menjadi lebih baik lagi. Ruang-ruang tidur, tidak ada pilihan lain selain menggeser ke sisi kanan, supaya bisa mendapatkan cahaya

matahari. Sedangkan bagian tengah rumah lebih baik digunakan untuk ruang dengan aktivitas bersama, seperti ruang makan dan ruang Keluarga. Dengan demikian, dapur bisa menjadi lebih luas. Apalagi ruang di bawah tangga bisa dimanfaatkan menjadi ruang penyimpanan Ruang tidur utama dan ruang tidur tamu berada di lantai satu, mengapit kamar mandi. Apabila lbu perhatikan, di kamar mand ini ada taman kecil, yang berfungsi untuk pertukaran udara, sedangkan kamar mandi di atasnya dibuatkan void yang berfungsi sama. Sementara itu, ruang tidur anak keduanya berada di lantai 2 bersama dengan ruang keluarga, ruang pembantu, dan sebagainya. Demikian penjelasan yang dapat saya berikan, terima kasih. salam

Gigi

Oleh : Drg.Erni Sunubi, M.Kes. TTL: Denpasar 6 Desember 1968 Anak : 2 Putri Kerja : Poli Gigi Puskesmas Lepo-lepo Kendari

Gigi Sakit Tapi Tidak Berlubang Tanya : As wr Dokter saya Agussalim, 40 tahun, keluhan saya pada gigi geraham bagian atas agak memanjang dan sering sekali ngilu dan pernah sakit. Saya heran dok, padahal gigi saya tidak berlubang, tapi sering terselip sisa makan diantaranya, jadi rasanya tidak nyaman. Sering saya korek dengan kuku atau tusuk gigi. Jika terselip sisa makan sering sakit dan saya sering goyang-goyangkan karena tidak tahan dok, rasanya ingin saya cabut saja dok? Terimakasih Jawab : Keluhan ini sering terjadi ketika gigi sudah banyak tercabut dan tidak diganti dengan gigi palsu. Banyak kehilangan gigi akibat pencabutan yang sebenarnya, belum indikasi percabutan dan tidak ada keinginan untuk merawat atau menambal gigi akibatnya lama kelamaan gigi akan bercelah, dan akan kehilangan kontak dengan gigi antagonisnya di saat mengunyah makanan, dan akhirnya gigi tersebut akan miring atau memanjang sehingga daerah akan gigi yang merupakan daerah sensitif tidak lagi tertutupi oleh gusi. Hal inilah yang menyebabkan rasa ngilu bahkan sakit karena diperparah oleh kebiasaan memakai tusuk gigi, sehingga gusi yang menutupi akar gigi akan terbuka akhirnya akan mudah terselip sisa makanan. Jika banyak kehilangan gigi akibat pencabutan dan tidak segera menggantinya dengan gigi palsu, maka fungsi pengunyahan akan terganggu, gigi akan bercelah karena gigi akan cenderung bergerak ke arah ruang yang kosong akibatnya gigi akan miring dan memanjang karena disaat mengunyah makanan gigi akan selalu berkontak dengan gigi antagonisnya, jika gigi antagonis tidak ada lagi maka gigi tersebut cenderung memanjang. Keadaan lain bisa juga menyebabkan peradangan pada jaringan penyanggah pada jaringan penyanggah gigi (periodontitis), jika perlangsungannya akut maka gigi akan terasa sakit dan goyang, padahal gigi tidak berlubang . Untuk itu jika ada gigi yang berlubang sebaiknya segera dirawat/tambal agar fungsinya dapat mempertahankan jangan menunggu sampai timbul rasa ngilu atau sakit. Jika kondisinya memang sudah tidak dapat dipertahankan lagi, barulah memungkinkan untuk dilakukan pencabautan, namun tentunya sudah harus merencanakan memakai gigi palsu agar fungsi pengunyahan tidak terganggu dan tanpa ragu-ragu lagi bisa tersenyum lebar bukan?

Bayi Sering Kali Ingin Muntah,Kenapa Ya? Pertanyaan : Salam Dok, anak saya berusia 1,5 tahun, berat badan : 9 kg dan tinggi badan : 77 cm, sudah seminggu ini sering seperti mau muntah (mengeluarkan suara hendak muntah) setiap saat. Terutama, ketika saat bangun tidur, kenapa ya hal tersebut Dok? Kebiasaan anak saya makan 3-4 kali sehari (2-3 kali makan nasi, 1 kali makan bubur beras atau bubur instan untuk anak usia 1 th ke atas), diselingi dengan makan snack (biskuit, atau buah, kadang dalam bentuk jus buah) disela jam makannya. Disamping itu pula, anak saya minum susu formula pakai dot setiap sekitar 3 jam dengan volume @ 150mL. Setiap mau tidur dia harus minum susu dari dot -+ 200 mL, terkadang bila sudah habis juga masih dimulutnya sampai dia tertidur pulas. Frekuensi BAB 1-2 kali sehari. Saya pernah baca artikel, bila anak sering mual dapat disebabkan ada infeksi tersembunyi di telinga ataupun pada saluran kencingnya, apakah saya bisa mendapat penjelasan tentang hal ini Dokter? Terima kasih dok.

Yunita-27tahun, Serpong Jawaban : Hi Bunda Yunita, pasti senang ya bisa melihat anak kita memiliki kemampuan makan yang sehat. Untuk usia bayi dengan usia 1,5 tahun bobot badan idealnya 10 kg, tetapi rentang berat badan 9 kg masih dalam range berat badan normal sehingga kualifikasinya berat badan anak ibu baik. Berdasarkan kebutuhan total cairan adalah ± 1300 cc untuk selama 24 jam,

dimana kebutuhan konsumsi nutrisi anak dapat dipenuhi melalui susu, jus, kuah sayur dan buah sebagai bahan asupan makanan. Sementara itu untuk frekuensi BAB normal 1-2x sehari secara keseluruhan kondisi yang ibu utarakan terbilang bagus. Nah untuk masalah yang dihadapi ketika anak sering mengeluarkan gelagat ingin muntah, maka perlu dipahami beberapa hal penyebab yang mungkin dapat menjadi tercetusnya kondisi tersebut. Anak sering merasa mual bisa disebabkan oleh berbagai macam hal, seperti : - Pada anak yang kedinginan saat tidur, maka pagi harinya bisa terjadi mual.

-

-

-

Anak minum dot yang sudah kosong, sehingga merangsang timbulnya mual. Makan atau minum secara berlebihan, membuat stimulasi mual muncul. Indikasi atas gejala dari suatu penyakit, seperti: infeksi saluran kencing, pencernaan, saluran pernafasan atau telinga, bahkan infeksi otak.

Pada beberapa point diatas, maka perubahan kondisi lingkungan serta kebiasaan perlu dirubah agar anak tidak terangsang untuk mual dan muntah pada akhirnya. Suhu ruang dibuat hangat dan nyaman bagi sang bayi, kemudian ketika dot kosong seg-

era dilepaskan dari mulut sang anak dan tidak berlebihan dalam memberikan asupan makanan maupun miniman bagi si bayi. Untuk kondisi terakhir yang berkenaan dengan adanya indikasi penyakit, biasanya disertai dengan beberapa gejala lain yang menyertai kondisi infeksi. Namun ada baiknya Ibu dapat berkonsultasi kepada dokter anak, bila perbaikan atas kondisi sebelumnya telah dilakukan, karena hal itu berarti memang besar kemungkinan akibat adanya penyakit, yang tentu memerlukan pemeriksaan lebih lanjut. Demikian yang dapat saya sampaikan, semoga dapat bermanfaat. Terima kasih, salam sehat. (YK)


Hiburan

Kendari Pos |Sabtu, 7 Januari 2012

Sulit Jaga Mood UNTUK pertama kalinya Puteri Indonesia 2008 Qory Sandioriva akan berakting di layar lebar. Kesulitan yang paling dialaminya yaitu menjaga mood tetap stabil. “Menjaga mood itu paling susah. Misalnya kita sedih tapi harus akting ketawa,” ujar Qory ditemui di studio Hanggar, Jakarta Selatan. Dalam film bertajuk ‘Mother Keder: Emakku Emang Ajaib’ Qory kebagian peran sebagai Vivi. Ia memerankan sebuah kisah nyata dari Puteri Indonesia Fotogenik 2001 Viyanthi Silvana. Qory menjadi putri dari seorang ibu yang tergolong ajaib yang diperankan Ira Maya Sopha. Berlaga di layar lebar kali ini adalah pengalaman pertama Qory.

13

Samuel Rizal Ingin Peran Gila

Qory Sandioriva Namun ia sudah banyak membintangi judul FTV. “Saya pengennya jadi profesional aktris. Sekiranya saya memiliki karya. Film itu bukan sebagai diri sendiri, bagaimana kita menyampaikan pesan film itu,” jelasnya. (jpnn/lia)

Jakarta, KP Peran romantis dalam film-film yang selama ini dibintangi tak membuat aktor Samuel Rizal puas. Pria kelahiran Jakarta, 26 November 1980, itu ternyata ini peran lain. “Belum dapat aja (peran) yang gila, jahat,” kata Samuel Rizal, di Plaza Indonesia, Jakarta Kamis (5/1) malam. Dia mengaku ingin memainkan peran itu kalau ada kesempatan. “Kepingin kalau ada,” kata Sammy yang juga seorang atlet basket, itu. Aktor yang namanya melejit lewat film Eiffel I”m in Love yang dibintanginya bersama Shandy Aulia, itu juga tak menampik jika dirinya mau memainkan peran antagonis. “Kalau emang ceritanya bagus, saya mau,” kata peraih Most Favorite Actor dalam MTV Indonesia Movie Awards (MIMA) 2004 tersebut. Seperti diketahui, pria tinggi 183 cm yang karib disapa Sammy, itu memang kerap mendapatkan peran sebagai sosok yang romantis, baik. Seperti dalam film Eiffel I”m in Love dan Apa Artinya Cinta yang keduanya beradu akting dengan aktris Shandy Aulia. Selain itu dia juga pernah membintangi film horor Tusuk Jelangkung. (jpnn/lia)

Olga Ingin Film Yang Bikin Gairah

Olga Lidya

Jakarta, KP Artis seksi Olga Lidya, mengaku senang dengan perkembangan perfilman Indonesia saat ini. “Senang banget. Pada 2011 lalu, banyak film Indonesia yang bagus-bagus,” kata Olga, ditemui di Plaza Indonesia, saat gala premier Xia Aimei, Kamis (5/1). Perempuan yang juga berprofesi sebagai presenter itu berharap semoga juga masyarakat Indonesia senang dengan perfilman Indonesia. “Mudah-mudahan masyarakat menyambut baik,” kata model kelahiran Jakarta, 4 Desember 1976, itu. Ia yakin bahwa 2012 ini akan lebih banyak lagi film-film bagus yang dihasilkan. “Mudah-mudahan ini membuat orang bergairah dan menjadi lebih semangat untuk menonton,” katanya. “Ini jadi salah satu hiburan buat masyarakat,” ujar artis yang hobi bisnis makanan ini. Ia menegaskan, saat ini jumlah film yang dihasilkan banyak dan kualitasnya baik.”Dan yang lebih penting adalah bervariasi agar memenuhi selera orang Indonesia yang bermacam-macam,” kata lulusan Fakultas Teknik Sipil Universitas Parahyangan, Bandung itu. (jpnn/lia)


14

Kendari Pos |Sabtu, 7 Januari 2012

Agar Ikan Panggang Matang Merata IKAN panggang adalah hidangan lezat dan sehat. Sayangnya, banyak orang yang tidak mengetahui cara memanggang ikan yang baik dan tidak menampilkan sisi gosong di bagian luar sementara dagingnya masih mentah di dalam. Menggoreng ikan dan membakar ikan dalam panci memang cenderung berbeda. Membakar ikan jauh lebih ribet karena membutuhkan kesabaran dan ketelatenan saat membakarnya. Agar ikan bakar Anda matang dengan merata, sebaiknya hindari menggunakan panci saat memanggang ikan di atas kompor. Sebagai langkah akhir, Anda dapat mematangkannya di oven sehingga tekstur kecokelatan yang ada di luar tetap lembap dan kematangan ikan pun merata. Untuk lebih lengkapnya, ikuti trik berikut seperti diulas E-How. 1. Keluarkan ikan dari kulkas. Biarkan ikan sementara waktu di piring. Tutuplah menggunakan tutup panci sekama kurang lebih setengah jam. Setelah itu panaskan ikan dalam oven dalam suhu 400 derajat. 2. Keringkan ikan dengan kertas agar kelembapannya terserap. Ini penting agar saat proses pemasakan ikan akan mudah matang. Jangan lupa taburkan garam atau gula pasir pada ikan untuk membantu memberikan kerak dan mencegahnya dari kekeringan saat di bakar nanti. 3. Panaskan wajan dengan api tinggi selama tiga sampai empat menit. Tambahkan tiga sendok makan minyak di wajan dan ratakan hingga seluruh wajan terlapisi minyak tersebut. Biarkan wajan panas selama satu sampai dua menit. Sebaiknya hindari menggunakan minyak zaitun karena akan membuat pembakaran ikan terlalu matang. 4. Bakar ikan selama tiga menit untuk setiap sisi. Balik ikan dengan bantuan spatula dan kemudian bakar ikan selama tiga menit untuk sisi berikutnya. Jangan menyentuh atau memindahkan ikan ketika sedang membakar karena hanya akan mengganggu proses kematangan ikan. 5. Tempatkan ikan di dalam piring antipanas dan panggang ikan dalam oven, sehingga kematangannya merata. Setelah itu pindahkan ikan ke piring dan diamkan sejenak. 6. Buatlah saus ikan sesuai dengan selera yang Anda inginkan. Kemudian tuangkan saus tersebut di atas ikan yang telah matang dan berwarna kecokelatan tersebut. Ikan panggang pun siap dinikmati. (net/lia)

Rumah Makan D’Salsa Spesialis Ikan Bakar Hot Plate

POTENSI ikan yang berlimpah di Sultra serta selera masyarakat akan berbagai menu berbahan ikan, membuat rumah Makan (RM) D’Salsa yang beralamatkan di Jalan Syech Yusuf menawarkan berbagai sajian ikan bakar hot plate, plus 10 jenis pilihan sambal. “RM ikan bakar hot plate dengan pilihan 10 jenis sambal, baru pertama di Kota Kendari. Ditambah design ruangan berkonsep alami, karena terdapat aneka ukiran kayu kelapa di dinding dan kursi, membuat RM ini menjadi referensi masyarakat Kota Kendari dalam berburu kuliner,” ujar Operasional Manager RM D’Salsa, Syarief Ricky Abdullah. Lebih lanjut dirincinya tujuh jenis sambal yang ditawarkan pihaknya

sebagai pendamping menu ikan bakar hot plate dan cah kangkung hot plate, yaitu sambal merem melek, rujak, mangga muda, terasi, tomat, dabudabu, cobek, kacang dan pedas. “Harga menu ikan bakar hot plate andalan seperti ikan kerapu, beronang, dan sunu per ekor dengan berat 500 gram berkisar Rp 50 ribu ke atas per porsi. Selain itu konsumen juga bebas memilih sambal yang disukai, karena aneka jenis sambal ini ditawarkan bertujuan agar konsumen tidak bosan dengan menu ikan bakar hot plate,” lanjutnya sambil mengatakan sambal merem melek paling disukai konsumen. Selama tiga bulan beroperasi dengan jumlah pengunjung memuncak pada saat jam makan siang dan makan

malam, membuat pihaknya berupaya semakin memanjakan konsumen antara lain setiap konsumen yang berkunjung 10 kali dengan minimal pembelian Rp 100 ribu akan mendapatkan member card, dengan diskon 10 persen. Terdapat pula voucher makan 50 ribu untuk konsumen dengan minimal pembelanjaan Rp 300 ribu. Selain itu jika konsumen mendapatkan voucher makan Rp 50 ribu sebanyak 10 kali akan mendapatkan hadiah menarik. “Khusus Tahun 2012 ini kami merencanakan tawaran spesial dari chef untuk para tamu, selain itu karena parkiran luas kami pun akan menghelat ivent seperti talk show, band dan bazaar setiap seminggu sekali, dengan menggandeng sponsor dan komunitas,” ungkapnya. (fas)

ikan dan Ini ada beberapa tips untuk memilih ciri-ciri ikan segar : cembung 1. Mata. Mata ikan yang segar nampak segar. dengan warna jernih dan terlihat masih akan berwarna segar yang ikan Insang Insang. 2. tidak menunmerah dengan bau spesifik ikan dan jukkan gejala pembusukan. memiliki lendir 3. Lendir. Ikan yang segar akan tubuhnya. yang tipis dan transparan pada bagian sisik yang 4. Sisik. Ikan yang segar ditandai dengan . masih melekat kuat pada bagian tubuhnya bagian tubu5. Daging. Ikan yang segar jika ditekan kembali ke hnya, maka bagian yang ditekan akan posisi semula dalam waktu yang singkat. ikan segar. 6. Bau. Tercium bau yang spesifik (khas)

Cara mempertahankan kesegaran ikan : mempertahanCARA yang lazim digunakan untuk suhu ikan kan mutu ikan adalah dengan menjaga yang umum dian pendingin Metode dingin. tetap dingin. Ikan gunakan adalah dengan es dan udara berinsulayang sebaiknya disimpan di dalam wadah jumlah yang si atau coolbox dan diberi es dalam di dalam disimpan dapat juga ikan itu, Selain cukup. i dehidrasi selalemari es. Agar ikan tidak mengalam ikan sebaiknya ma penyimpanan di lemari es, maka dibungkus dalam plastik terlebih dahulu.

Beberapa tips untuk membedakan ikan berformalin dan yang tanpa formalin. Tanpa formalin : tekstur elastis 1. Warna cemerlang spesifik jenis, jenis. jika ditekan dengan jari, bau segar spesifik sedikit ke2. Sayatan daging cerah spesifik jenis, , isi perut belakang tulang g sepanjan merahan utuh. 3. Warna insang merah cerah. 4. Bila dipegang lemas lunglai. Ikan dengan formalin : dan padat bila 1. Warna pucat kusam, tekstur keras ditekan dengan jari, bau asam. jaringan long2. Sayatan daging pucat kusam, antar gar, isi perut tidak utuh. keputihan. 3. Warna insang pucat kusam agak (net/lia) 4. Bila dipegang keras, kaku dan tegang.

( Ahli Tata Boga )

_ Tips _

Memilih dan Menyimpan Tempe

ULFAH/KP

Aneka jenis sambal di RM D'Salsa.

Tips Memilih Ikan Sehat untuk Menu Ikan Bakar

Oleh :

Rahmatia Prihandari Moechtar

Aneka Resep Masakan Ikan Bakar Bumbu Rica Cara Membuat: 1. Lumuri ikan dengan campuran air jeruk nipis dan garam, diamkan selama 15 menit. Sementara itu, campur bumbu halus dengan 2 sendok makan minyak goreng, aduk rata. 2. Nyalakan bara arang batok kelapa, lumuri tipis ikan dengan bumbu halus, bakar sambil dibolak-balik hingga daging ikan kesat. Lakukan seterusnya hingga ikan matang dan bumbu agak mengering. Angkat dan sisihkan. 3. Panaskan sisa minyak goreng, tumis sisa bumbu halus, daun bawang, tomat cincang, jahe, serai, daun jeruk, gula, dan garam. Masak sambil diaduk hingga bumbu matang, angkat. 4. Tempatkan ikan bakar dalam piring saji dan hidangkan dengan tumisan bumbu. Bahan : * 2 ekor ikan bawal, gurat badannya * 1/2 sendok teh air jeruk nipis, campur dengan 1/2 sendok teh garam * 2 buah daun bawang, iris serong * 2 buah tomat, cincang halus * 1 ruas ibu jari jahe, memarkan, cincang halus * 1 batang serai, iris tipis serong * 2 lembar daun jeruk, iris halus * 1 sendok teh gula pasir * 2 sendok makan garam * 4 sendok makan minyak goreng

Bumbu Halus : * * * * * * *

10 butir bawang merah 5 siung bawang putih 10 buah cabai keriting 5 buah cabai rawit 1 ruas jari kunyit 5 butir kemiri, sangrai garam secukupnya

Cah Kangkung Pedas Cara Membuat: 1. Cumi-cumi dibersihkan, lalu sisihkan. 2. Sayur kangkung dipotong/disiangi, lalu beri garam, cuci bersih, sisihkan. 3. Semua bahan bumbu halus dicuci bersih lalu digiling menggunakan blender hingga halus. 4. Siapkan wajan, panaskan minyak goreng, lalu tumis bawang bombay, bumbu yang sudah dihaluskan tadi dan cumi-cumi hingga harum. 5. Masukkan air, setelah mendidih baru masukkan sayur kangkung. 6. Beri garam dan bumbu penyedap, masak hingga matang. Tips : - Jika suka dan tidak bermasalah dengan kolesterol, bisa ditambahkan 10 butir telur puyuh yang sudah direbus. Bahan: * 2 ikat sayur kangkung * 1 ons cumi-cumi basah 300 mL air * 1/2 siung bawang bombay yang kecil * sedikit terasi * garam secukupnya * bumbu penyedap secukupnya * minyak goreng untuk menumis Bumbu halus : * 7 biji cabe merah, dipotong kasar * 3 siung bawang merah, dipotong kasar * 3 siung bawng putih, dipotong kasar * 1 iris jahe

JIKA anda sebagai ahli dapur, maka jangan lewatkan tips yang satu ini. Seorang juru masak jarang meninggalkan bahan baku tempe. Oleh karenanya anda harus memahami cara memilih dan menyimpan tempe agar bahan makann yang berasal dari kedelai ini bisa lebih awet dan tahan lama. Selain itu tentu yang harus kita utamakan adalah kesegaran tempe. Tempe yang masih baru dan segar terasa padat jika ditekan. Permukaannya diselimuti jamur keputihan. Jika tempe mulai lunak, kehitaman, dan berlendir serta baunya menyengat tanda tempe sudah berusia beberapa hari. Jika ingin menyimpan tempe dalam lemari es, bungkuslah rapat-rapat, dan sebaiknya tidak menyimpan tempe lebih dari 3 hari dalam lemari es. Ingat, penyimpanan dalam refrigerator hanya bertahan 2-3 hari. Kemudian tempe akan mengalami perubahan cita rasa meski belum membusuk. Namun jangan khawatir, anda bisa menyimpan tempe dalam freezer. Karena di dalam lemari es tersebut tempe bisa bertahan lebih dari sebulan karena suhu dingin dapat mengawetkannya. (m2)

Modifikasi Masakan Unik Steak Tempe With Balado dan Donat Ubi TAK hanya model pakain yang dapat dibentuk sesuka hati dan sesuai selera, masakan pun dapat dimodifikasi sesuai keinginan agar mengundang minat bagi siapa saja untuk menikmatinya. Hal itulah yang diungkapkan Ramhatia Prihandari Moechtar. Memodifikasi masakan bisa dilakukan dengan mengubah makanan tradisional menjadi semi moderen dan memiliki ciri khas masakan mancanegara atau sebaliknya, menjadikan masakan mencanegara menjadi semi tradisional. Tujuannya agar makanan itu semakin dikenal dan juga tetap sesuai dengan selera, misalnya steak tempe. Jika biasanya makanan ini selalu berpasangan dengan daging, maka kita dapat membuatnya sesuai dengan lidah kita yang gemar mengosumsi tempe, yaitu steak tempe. Selain menciptakan kreasi masakan yang baru, steak tempe juga tetap mengandung gizi yang cukup dan lebih aman dikosumsi ketimbang daging. Jadi tak ada salahnya memodifikasi masakan sesuai selera anda. Selain steak mete, alumni Tata Boga Universitas Malang itu juga mencontohkan donat yang berasal dari bahan baku ubi. Nah, lebih menarik kan? Makanan tersebut juga bisa kita olah dengan bahan dasar dengan umbiumbian. Rasanya juga tak kalah lezatnya, baik itu ubi kayu maupun ubi jalar tetap mengandung protein dan karbohidrat sebagai sumber energi kita. Bahan kedua masakan ini pun mudah didapat dan relatif murah. Jadi, bagaimana dengan anda, punya resep modifikasi masakan yang unik? selamat mencoba. (m2)


Kampus

Kendari Pos |Sabtu, 7 Januari 2012

UM Evalusasi Pelaksanaan Malang, KP Universitas Negeri Malang (UM) tengah mengevaluasi kebijakan terkait penyelenggaraan Kuliah Kerja Nyata (KKN) mahasiswa. Masing-masing fakultas di UM sedang mencari bukti empirik apakah KKN harus menjadi mata kuliah wajib atau pilihan. ”Kebijakannya ada di tiap fakultas, apakah KKN mau tetap diwajibkan atau diganti dengan mata kuliah yang lain,” ungkap Pembantu Rektor 1 UM, Dr H Kusmintardjo kepada Malang Post (Kendari Pos Group, red). Karena diserahkan kepada tiap fakultas, sudah ada beberapa fakultas yang menjadikan KKN sebagai mata kuliah pilihan. Seperti dilakukan di Fakultas Ekonomi (FE) dan Fakultas Tteknik (FT). Sementara di Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) sifatnya wajib. Dan di Fakultas Sastra (FS) belum menentukan apakah akan diwajibkan atau tidak. Bagi mahasiswa yang tidak mengikuti KKN maka wajib menempuh mata kuliah penggantinya. Terpisah Dekan FT UM, Waras Kamdi menuturkan kebijakan menjadikan KKN sebagai program pilihan sepertinya tidak akan diberlakukan lagi. Tahun ini KKN kembali akan diwajibkan di FT UM. Ketua Lembaga Pengabdian Pada Masyarakat (LPPM) UM, Sucipto menuturkan kebijakan ini sebenarnya sudah diberlakukan sejak 2009 lalu. Dan saat ini kebijakan tersebut masih dalam tahap evaluasi di tiap fakultas. Hanya saja mayoritas masih memandang KKN perlu dilaksanakan. Sebab makna dari kegiatan ini tidak bisa digantikan dengan mata kuliah apapun. Misalnya saja bagaimana mahasiswa bisa berinteraksi dengan masyarakat, merasakan hidup miskin dan lainnya tidak bisa dilakukan hanya dengan mengikuti kuliah di kelas saja. ”Apalagi program KKN sekarang semakin spesifik, bahkan ada program KKN tematik dan pemberdayaan yang hasilnya lebih mengena,” kata dia. Ia tidak menampik kalau ada anggapan selama ini program KKN tidak ada hasilnya. Namun dengan model tematik dan pemberdayaan ini maka mahasiswa dihadapkan pada berbagai persoalan di masyarakat. Dan yang menjadi catatan penting adalah peranan mahasiswa dalam program ini adalah sebatas memfasilitasi saja. ”Mahasiswa hanya membantu dan mendorong masyarakat mandiri dan memprovokasi positif agar masyarakat menjadi powerfull,” kata dia. KKN pemberdayaan ini biasanya mengambil lokasi di wilayah yang dekat dengan sekolah. Tugas mahasiswa adalah menjembatani komunikasi antara orang tua, guru, siswa dan tokoh masyarakat. Sehingga masing-masing bisa berkomunikasi dengan baik. ”Ada juga model KKN di kawasan spesifik misalnya untuk mengentaskan buta aksara,” kata dia. KKN UM biasanya dilaksanakan pada semester gasal dan semester pendek. Rencananya Januari akhir nanti mahasiswa akan kembali di berangkatkan untuk melakukan pengabdian di masyarakat. ”Saat ini pendaftaran KKN masih dibuka dan mahasiswa bebas memilih tema KKN yang akan diikutinya,” pungkasnya. (jpnn/lia)

15

Tingkatkan Akreditasi dan Kepastian Aset Target Unhalu 2012 Kendari, KP Seperti instansi lainnya, Universitas Haluoleo (Unhalu) pun memiliki target yang akan direalisasikan tahun 2012. Selain meningkatkan disiplin pegawai, hal yang tak kalah pentingnya yang harus diwujudkan tahun ini adalah meningkatkan akreditasi dan kepastian aset. Menurut Rektor Unhalu, Prof. Dr. Ir. H. Usman Rianse, MS., pihaknya akan berupaya meningkatkan akreditasi Prodi yang berjumlah 57 Prodi (termasuk program pascasarjana dan program doktor), serta akreditasi universitas. Minimal Prodi dapat terakreditasi B, bahkan diusahakan ada yang terakrediatsi A tahun 2012. “Kepastian angka akreditasi tentu saja meningkatkan disiplin kerja, yang didukung dengan peningkatan layanan, termasuk di dalamnya rehabilitasi gedung dan kepastian aset yang masih harus ditertibkan, “ ujar Rektor, kemarin (6/1). Dalam rangka mewujudkan target tersebut, lanjut Prof. Usman, pihak Unhalu harus membenahi efisiensi penggunaan sarana dan prasarana yang belum maksimal, data online karena kalau masih manual pasti nilainya rendah. Semua layanan online harus jalan. Karya ilmiah dosen harus terpublikasi secara online. Bahkan, dosen harus mampu membuat layanan online pada mahasiswa, penawaran online. Ada kontrak kinerja dengan mahasiswa, terkait penyelesaian studi dan hambatan yang ditemui. “Ada pemberikan reward bagi mereka yang dapat meningkatkan program kerjanya. Ada penghargaan, maka kita juga berlakukan vonis bagi mereka yang mengabaikan kontrak kerja tadi, bila satu sampai dua bulan tidak ada kabar yang jelas, maka gajinya tidak akan dibayarkan. Aturan kepegawaian memang menuntut demikian, sehingga aturannya harus benar-benar direalisasikan,” tukas suami dari Dra. Hj. Wa Kuasa Baka, M.Hum ini. Selanjutnya, Ketua Forum Rektor Indonesia 2012 ini, menjelaskan peningkatan layanan yang lebih baik lagi akan bermuara pada peningkatan akreditasi Prodi. Selama kepemimpinannya cukup berori-

EMILIA NINGSIH/KP

Rektor Unhalu saat melantik sejumlah pejabat struktural dan nonstruktural tanggal 5 Januari di Auditorium Mokodompit, Kampus Baru. entasi pada Prodi, hanya mungkin komunikasi standar pelayanan yang belum sesuai sehingga masih ada yang harus dibenahi. Karenanya, Rektor akan membahas masalah tersebut bersama Para Pembantu Dekan di

lingkup Unhalu, terutama mekanisme pelaksanaan praktik mahasiswa yang harus dibenahi. “Selama ini sudah bagus. Tapi saya ingin realisasinya lebih bagus lagi. Caranya, di antaranya adalah harus mam-

pu membangun kolektivitas yang benar, disiplin yang bagus dan peduli pada mahasiswa serta didukung perubahan mindset penerimaan yang berbasis pendidikan karakter,” pungkas Prof Usman. (m2/lia)

Musbar Dirangkaikan Lomba Masak Kendari, KP Musyawarah besar (Musbar) yang dilaksanakan Forum Komunikasi Mahasiswa Pecinta Musholla (FK-MPM) Unhalu sejak tanggal 6 Desember, dirangkaikan dnegan lomba memasak. Lomba yang dikuti sebelas kelompok tesebut merupakan perwakilan MPM dari tiap fakultas di Unhalu. “Lomba ini memang antar MPM Fakultas, tapi banyak dari fakultas mewakili lebih dari satu kelompok,” ujar strering Musbar, Sri Ade Rawalan.

Uniknya, lomba memasak yang dilaksanakan di pelataran mushollah Fakultas Pertanian tersebut menggunakan bahan baku yang berasal dari ubi jalar. Kreativitas dari beberapa kelompok terlihat tatkala banyak yang menyiapkn ubi jalar menjadi hidangan pembuka, inti maupun hidangan penutup. “Ini memang terasa unik karena kami menggunakan bahan baku yang sangat mudah didapat dan sebagian menjadi manakan pokok di Sulawesi. Selain itu kandungn ubi jalar sebenarnya juga sangat baik,

seperti antosianin yang berfungsi sebagai antioksidan,” imbuhnya. Namun, bukan pada masakan yang menjadi inti dari kegiatn tersebut. Selain untuk menggali kreativitas mahasiswa, kegiatan tersebut juga sangat bermanfaat sebagai moment untuk silaturahmi dan kebersamaan yang terjalin erat antar mahasiswa dari semua fakultas. Lomba masak tersebut dihadiri oleh tiga juri yaitu Jukrana Wahab M.Si dari Ilmu Teknologi Pangan, Niken Puji Rahayu dan Ir. Indrawati M.Si.

Lomba ini akan diumumkan pada hari terakhir kegiatan yaitu pada (8/1). Setelah lomba memasak tersebut hari berikutnya akan diisi dengan diskusi yang akan dihadiri oleh nara sumber Dr. Amiruddin Rahim, M. Hum. dengan tema dalam dekapan ukhuwah. Acara tersebut juga dirangkaikan dengan musyawarah pergantian ketua FK MPM untuk satu tahun ke depan. “Mudah-mudahan pengurus selanjutnya bisa memberikan kontribusi yang lebih besar dan lebih baik,” ujar Ketua FK MPM, Usman. (m2)

Yayasan Trisakti Dinyatakan Tidak Sah Jakarta, KP Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan dalam amar putusannya menyatakan bahwa Kepengurusan Yayasan Trisakti tidak sah. Sehingga, PN Jaksel memutuskan bahwa Anggaran Dasar Yayasan Trisakti sebagai Akta Tidak Sah dan Batal Demi Hukum. “Dalam Putusan No 40/PDT.G/2011/PN Jaksel pada tanggal 5 Januari 2012 menyatakan bahwa Anggaran Dasar Yayasan Trisakti yang termuat dalam Akta Notaris No.22 tertanggal 7 September 2005 yang

dibuat oleh /dihadapan Notaris Sucipto SH adalah Akta yang tidak sah dan batal demi hukum,” ucap majelis hakim yang diketuai oleh hakim Kusno di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Kamis (5/1/2012). Sementara menurut, Ketua Forum Komunikasi Karyawan Universitas Trisakti yang ditemui wartawan seusai sidang pembacaan putusan mengaku lega atas putusan tersebut. “Ini Putusan yang memenuhi rasa keadilan,” ujar Advendi Simangunsong SH. Sementara, di tempat yang sama, Kuasa Hukum Universitas Trisakti Effendy Sa-

ragih SH menegaskan bahwa dengan adanya Putusan ini maka para pihak yang selama ini menyebut dirinya sebagai pengurus Yayasan Trisakti tidak berhak melakukan tindakan hukum apapun juga atas nama Yayasan Trisakti terhadap Yayasan Trisakti maupun pihak lainnya. “Ini semakin memperkuat kedudukan kami dimata hukum secara formal karena amar putusannya jelas menyatakan bahwa Universitas Trisakti lah yang merupakan pembina dan pengelola satuan pendidikan tinggi Universitas Trisakti dan

bukan Yayasan seperti yang mereka sampaikan selama ini,” ujarnya. Apalagi, katanya, secara faktual selama ini sama sekali tidak ada peran Yayasan Trisakti dalam membesarkan Universitas Trisakti. “Apalagi dari sisi sejarah pendiriannya Universitas Trisakti dibangun dan didirikan oleh Pemerintah melalui Keputusan Menteri Perguruan Tinggi dan Ilmu Pengetahuan No 014/dar Th 1965 hingga sejatinya Universitas Trisakti adalah milik negara,” pungkasnya. (jpnn/lia)

Termotivasi dari Kemiskinan Orang Tua Dr. H. Nur Alim, M.Pd

Ketua STAIN Sultan Qaimuddin Kendari Jangan pernah berputus asa, hanya karena dilahirkan dari keluarga yang hidupnya paspasan. Jadikan kekurangan yang ada sebagai cambuk menuju kesuksesan hidup. Cara inilah yang ditempuh pria kelahiran tahun 1965 ini. Memaknai hidupnya dengan terus belajar dan berkarya. KETERBATASAN ekonomi keluarga tidak mesti membuat seseorang tidak dapat melanjutkan studi, berkat niat yang kuat semua hambatan pun dapat diatasi. Nur Alim yang dibesarkan dalam kesederhanaan hidup, pun bisa membuktikan bahwa kemiskinan tidak ada kaitannya dengan kesuksesan. Anak petani kelapa dan jagung yang nyaris putus sekolah ini, akhirnya bisa melanjutkan studi ke SMP hingga ke perguruan tinggi. “Kalau melihat capaian karier saya saat ini,mungkin tidak banyak orang yang tahu kalau saya berasal dari keluarga susah bahkan saking susahnya ekonomi keluarga, ayah saya melarang saya lanjut ke SMP dan menganjurkan untuk berkebun saja,” kata Nur Alim di ruang kerjanya, ketika ditanya sejarah pendidikannya sehingga dapat men-

jadi Ketua STAIN Kendari seperti saat ini. Menurutnya wajar saja orang tuanya menyarankan agar dirinya cukup tamat SD saja, karena ayahnya hanya tamatan SD dan berprofesi sebagai petani biasa serta menjadi imam kampung. Latar belakang Ibunya pun tidak tamat SD sehingga hanya mampu berkomunikasi dalam bahasa Selayar. Meski orang tuanya menganjurkan demikian, tetapi Nur Alim tetap nekad masuk SMP. Bahkan, saat SMP dulu dirinya sempat tidak masuk sekolah 3 bulan karena keluyuran ikut teman-teman ke pasar Benteng Selayar. Tetapi karena ketahuan ayahnya dan diancam mendingan berkebun dari pada sekolah, akhirnya ia pun memilih serius melanjutkan studinya. Kondisi ekonomi orang tua yang tidak mampu membiayai studinya, membuat di-

rinya ikut keluarga ke Kendari untuk lanjut studi ke SMA Pendidikan Guru Agama Negeri (PGAN) Kendari (sekarang MAN 1 Kendari,red). Tinggal di rumah keluarga membuat ia tidak senakal waktu SMP dulu. Setamat dari SMA PGAN, ayah tiga anak ini tetap memutuskan tinggal dengan kerabatnya dengan pertimbangan biaya kuliah murah dan dekat dengan rumah. Saat itu dirinya hanya berprinsip yang penting kuliah, apalagi ayahnya adalah seorang imam sehingga tempat kuliah yang harus dipilih terkait dengan nuansa religi. Di bangku kuliah inilah dirinya mulai sadar untuk fokus belajar mewujudkan citacita menjadi guru, dengan memperoleh beasiswa Supersemar dan aktif dalam organisasi intra dan ekstra kampus seperti HMI Cabang Kota Kendari.

“Tahun 1987 saya menjadi sarjana muda jurusan pendidikan agama di STAIN Kendari dan lanjut ke doktoral Makassar. Tamat dari Makassar, saya mendaftar di IAIN Alauddin Makassar dan ditempatkan menjadi dosen Jurusan Tarbiyah IAIN Kendari,” ujar mantan Sekretaris Jurusan Kependidikan Islam Fakultas Tarbiyah IAIN Kendari ini. Dengan menjadi dosen, sedikit demi sedikit dirinya dapat membantu perekonomian keluarga, apalagi dirinya merupakan anak kedua dari lima bersaudara sehingga membantu kakak laki-lakinya yang merupakan seorang guru bertanggung jawab terhadap keluarga. Dua tahun menjadi dosen, Nur Alim akhirnya melamar kekasih hatinya semasa kuliah di IAIN Kendari (Dra. Hj. Hadi Machmud, M.Pd), dan setelah memiliki dua orang anak tepatnya tahun 1997 dirinya melanjutkan studi S2 Beasiswa Pusat di Universitas Negeri Malang (UM) dengan mengambil manajemen pendidikan. “Berprinsip tidak ada orang jatuh melarat karena lanjut studi, membuat saya semakin termotivasi lanjut studi S3 di UM. Sekaligus menunjukan kepada anak-anak jika studi tidak mengenal usia,” jelas mantan Dekan Fakultas Agama Universitas Muhammadiyah Kendari (UMK) ini. Sama seperti memilih lanjut studi di STAIN dan ketika terangkat menjadi dosen, dirinya berprinsip hanya ingin menjadi dosen yang baik dengan fokus mengajar, ayah tiga orang anak ini tidak memiliki target mengejar kedudukan yang lebih tinggi dari Ketua STAIN, karena jika dirinya tidak lagi menjabat sebagai ketua STAIN, dirinya memilih menjadi dosen biasa serta fokus mengajar dan meneliti. “Menjadi Ketua STAIN Kendari bukan

merupakan target saya, sehingga tatkala tidak lagi menjabat maka saya pun akan kembali mengajar, meneliti dan menjadi nara sumber berbagai ivent pendidikan, karena bagi saya menjadi dosen yang baik adalah yang terpenting,” tukasnya. Ditanya tantangan terbesar saat memimpin STAIN di tahun 2009 lalu, Putera Selayar Sulawesi Selatan ini menandaskan sarana prasarana yang terbatas, serta budaya akademik yang masih kurang, indikator dari jumlah pengunjung perpustakaan kampus. “Saya bertekad agar kedepannya dapat mensejajarkan STAIN Kendari, baik dengan perguruan tinggi lokal maupun perguruan tinggi agama lain di luar Sultra, dengan cara mengubah paradigma berpikir warga kampus serta meningkatkan gairah kerja dosen dan staf untuk mencapai produktivitas optimal dalam pengembangan STAIN Sultan Qaimuddin Kendari,” tandasnya. Sementara itu Isteri Nur Alim, Dra Hj Hadi Machmud MPd mengatakan tidak ada perbedaan mendasar dalam diri Nur Alim ketika masih menjadi mahasiswa, dosen hingga Ketua STAIN Kendari, pasalnya Nur Alim masih seperti dulu yaitu pria sederhana dan cerdas serta berjiwa kerja keras. “Komitmennya untuk kemajuan orangorang di sekitarnya, utamanya berkenaan dengan pendidikan sangat besar, misalnya saya sebagai isteri dan juga dosen STAIN Kendari diajak lanjut studi S2 meskipun pada saat itu anak-anak saya masih kecil. Demikian pula motivasinya agar anak-anak dapat seperti dirinya dalam memandang arti penting pendidikan,” ungkap Hadi Machmud yang juga dosen di STAIN Kendari ini. (Ulfa Sari Sakti/lia)


16

Xpresi

Sabtu, 7 Januari 2012

12

Nhyza Zeeicankyg Tulalit Icankaja54@yahoo.com SMP 8 Kendari “Lw pngalaman aq sihh yg sbelum2x di tunda dlu dech jwabx. Emang qt uda incar2 dy dri dlu en dy tiba2 nembak, , wah pzti snang bnget tpi mnurutQ, qt hrus tau dlu bgaimna sfatx,, stelah qt tau sfatx rw bsa qt tntukan jwaban yg tepat. Trima tw gk”

Doi Nembak... So Sweet!!!

Anii Poethree Prakoso anhie_jie23@yahoo.co.id SMKN 4 Kendari “Pasti.a se lngsung jungkir balik...scra yg ntue mii yg asssiiik pwa,,’d tmbak ma olank yg dh lma d incar*...’ aduuuh..... Tnpa brfikir pnjang lngsung bilang sj ‘yes’,,, nda usah mii so’ fkir* lg.... So’ jual mhal” Eryzah Dian Astharina eryzahastha@yahoo.co.id SMAN 1 Angkasa “Klw aku lg ngalamin pasti seneng bgt...apalg cwok yg selama ini dah di’idam”kan. Ya lw nembak gk langsung diterima lah..paling ngmong gk bisa jwb skrg...hihihi...Tp jgn kelamaan jg ntar si cwok jenuh lg nungguin jwbny kelamaan..^^ Lhynda Lopphe’meounkk l.pratiwi99@yahoo.com SMAN 1 Palangga “PazTi.y znang bwangEtz Lha,,zcra udh lma d’incer2,, lw bwt z zich,,b’fikir dlu x ya,1 mlm aja,. Indach PriNcess Jihab indachprincessjihab@yahoo.co.id SMAN 1 Lainea “Senang banget pastinya,,,tapi yah jangan d terima dulu deh’ tantangin dulu dengan ujian,klo dah lulus dgn tantanganX’ terima deH ~ hohohoo” Uffa Ikmalasari Ulfaikmalasari@yahoo.co.id SMAS Muhammady Pomalaa “Wihh... Pstix sneng buanget, hmmm... Aquu prnh loch sobat expres nglamin hak it,, snengx bkn main... Yach wktu d’tmbak sich ga blg yes or no but speak2 dlu,, yach... Itung2 jaim lah,, dah gt bru dech blg yes....Hihihi :-D Anna Kurniawan Donganan Fish International University “Yes yes yes yes...hha hha hha hha. gk usah mikir terima ja tembakan gw! Rachma Vir’ruz Loverz rahmoetzzhtg@yahoo.com FKIP Unhalu “Tnpaa pkiir pnjaang jwb yez aj,N hal yg akn z lkukaan adl gaakn mnyia2kn org tsbuut,,smampuQ akn mmbuuatx bhgiia brsaamaQ:: Cikalik Jogja bintank25@yahoo.co.id STMIK Catur Sakti Kendari “Aku lngsung jwb Yes n’ yg akan z lakukan ad/ brubah mnjdi Naruto, hahahaha”

Ashry Chaniezt Prodi Matematika Lakidende “Ga pernah sy alami, tp prnh sih mngagumi seseorg & ingn mmilikix brtahun2 lho tp dy cuek & dy ga prnh tau, malu lh klo cwek yg nembak. dtunggu2 tak kunjung dtg tp seandaix hr it dia nembak aq msih brfikir panjang untk nerima dy & bisa2 aq ga nerima. skrg udah lupa ttg dy lagian udah pux se”org yg dsyg” Chyqadhyiant Rezkyi Aryiskha dian.chyqa@yahoo.com “Tnggu ap lgi?? lngsung jwb yes lah. Tp pke kspakatan,klo slma m’jlani hbngan kt tdk ad kco2kn,yaa kt b’tman aja”

Alsha Malakiano vmalakiano@yahoo.com Manajemen STIE Dharma Barata “Kalau aku,,,gak nunggu lama ya langsung terima... secara kan ditembak ma cwok yang di incar,,,aduh senangnya ternyata dia juga punya perasaan yang sama”

SOBAT Xpresi setuju nggak kalo dikatakan, masa remaja adalah masa yang paling indah? Pasti pada bilang iya khan?? Secara yach, masa remaja itu banyak kenangan indah yang akan sulit terlupakan..so sweet! Apalagi guys, pada saat kamu di tembak ama gebetan yang selama ini kamu incar...Waow surprise seneng banget. Asli!!! Udah lama dipendam, tiba-tiba doi datang en “Menyet” rasa cintanya ama kamu, tentu dunia serasa jadi milik berdua. Apalagi kalo gabetan or doi dah lama diimpikan, swit..swit..... Udah pernah nggak ngalamin hal kayak githu? Dian punya cerita nich..saat di SMA dulu cewek manis berkulit coklat itu sempat naksir ama seorang teman yang beda kelas ama dia. Saking kesemsemnya dia ama doi, hampir tiap pagi, ia lirikin tuch cowok yang katanya super perfect. Bahkan, kata Dian, ia jadi rajin masuk sekolah karena pengen selalu bisa liatin tuch wajah oriental sang idola. Apalagi dengan prestasi yang dimiliki, ia jadi pengen bisa bersaing dengan gebetannya itu. Nach, pada suatu hari si doi nitip pesan ke salah satu teman Dian di kelas, ngajak ketemuan katanya. Pada hari yang ditentukan, Dian nggak menyangka sama sekali ternyata si doi, dengan jujur menyatakan isi hatinya bahwa selma ini ia nyimpan perasaan spesial terhadapnya. Bagai kejatuhan bulan saat itu, expresi Dian berubah..senang en malu-malu, ingin rasanya ia langsung manjawab pertanyaan sang idola, bahwa selama ini ia juga merasakan perasaan yang sama. Nah dari kisah Dian itu, pasti diantara sobat Xpresi pernah ngalamin khan? Kata Intan, sebenarnya ditembak gebetan itu emang hal yang membahagiakan. Tapi, jangan hanya orangnya aja yang disuka, tapi contoh cara belajar en berupaya bisa meraih prestasi yang lebih dari doi. Itu tentu akan menambah motivasi kita untuk belajar dan menjadi yang lebih baik lagi. Intinya sech, dekat silahkan, tapi jangan sampai berlebihan en melanggar norma agama ataupun kesopanan. En tentu jangan sampai melupakan hal yang paling utama, belajar yang giat, karena itu adalah modal kita meraih masa depan..so guys, jangan sampe lupa diri yach! (Piyan)

cuap-cuap

share

Aprilda (Mahasiswi Unhalu)

Ruslan S.Pd (Wakasek Kesiswaan SMAN 2 Kendari)

Happy Banget!!!

Jangan Berlebihan

DITEMBAK gebetan, wah.. pasti happy banget ya, secara gebetan adalah orang yang kita incar-incar. Kita rela tua hari jaln bareng dan menjalani HTS alias hubungan tanpa status, eh.. akhirnya ditembak juga??? Hmm.. berarti pucuk dicinta ulam pun tiba. Hmm.. tau khan rasany kalo ditembak gebetan, jantung berdebardebar dan rasanya itu lho.. gad dig dug, kayak mau copot, hehee... Tapi sekadar cerita nih ya, terserah deh kalo ad yang tersinggung atau merasa tapi saya menceritakan kisah nyata yang saya alami di sekitar saya. Ceritanya sih doi punya gebetan yang udah lenket banget dech.. yah siap juga yang gak GeEr dan merasa doi bakal nembak, eh ternyata doi mau dekat karena ngincar temannya kita, Uhhhh.. pasti jengkel dan sakit hati banget khan? Nah, makanya sobat expresi jangan terlalu berharap dan cintailah semua temanmu. Jika itu sesuai dengan yang kamu harapkan ya pasti itu bisa membuat kita bahagia. (Wulan)

BAGI yang sedang jatuh cinta, pelajar atau mahasiswa mungkin itu bukan hal yang asing lagi ya, apa lagi buat para remaja, hal itu mungkin suatu yang wajar dan selalu dinanti. Banyak dari mereka yang punya teman dekat alias gebetan dan akhirnya jadi teman spesial. Jika kalian menyayangai gebetan, maka hal itu boleh-boleh saja, dan bersikaplah sewajarnya saja. Karena memiliki teman yang spesial juga bisa menjadikan kalian saling mengenali karakter masing-masing. Namun ingat ya, jangan terlalu berlebihan dan bawa hal seperti itu sewajarnya saja. Ingat masih ada teman-teman lain yang juga membutuhkan dirimu. Jika kalian hanya fokus pada teman spesial kamu, jika suatu saat ada masalah pasti kamu akan membutuhkan teman atau sahabat yang bisa diajak untuk saling mencurahkan isi hati. Jadi semua penting, baik itu pacar, gebetan, atau sahabat jangan dibedabedakan. Okay? (Wulan)


Kendari Pos |Sabtu, 7 Januari 2012 Manchester, KP Manchester City punya bekal bagus saat harus menjamu sang tetangga di babak 32 besar Piala FA, akhir pekan ini. Di kandangnya sendiri, The Citizens diingatkan untuk mewaspadai balas dendam The Red Devils. Bekal pertama City tentu saja kepercayaan diri yang tinggi setelah mereka berhasil kembali sendirian memuncaki klasemen Liga Inggris. Kemenangan telak atas Liverpool dan ketika MU tunduk atas Newcastle United membuat jarak antara duo Manchester itu kini terpaut tiga angka. Hal lain adalah kemenangan 6-1 di Old Trafford beberapa bulan lalu. Di luar prediksi siapapun, sang juara bertahan dihantam dengan skor sangat besar di kandangnya sendiri. Kekalahan telak itulah yang disebut James Milner akan jadi pemicu semangat MU saat harus melawat ke Etihad Stadium di babak 32 besar Piala FA, Minggu (8/1) nanti. Keinginan balas dendam bukan cuma dirasakan pemain, staf klub sampai fans punya ambisi yang sama untuk diwujudkan. “ Hasil itu sangat menyakiti mereka. Semua orang, mulai dari pemain sampai pihak manajemen akan sangat siap untuk pertandingan ini. Kepuasan besar yang kami dapat pada pertandingan tersebut, rasa sakit yang mereka rasakan mungkin tiga kali lebih. Kami harus mewaspadai itu,” ungkap Milner kepada Dailymail. Tahun lalu City memenangi pertarungan dengan MU di Piala FA, ketika itu di babak semifinal. The Citizens melaju ke final usai menang dengan skor tipis 1-0. “ Itu pertandingan yang

Baca DENDAM Hal 18 AFP PHOTO/ANDREW YATES

Josep Guardiola

Barcelonista Sejati Barcelona, KP Josep Guardiola telah mengangkat prestasi Barcelona. Permasalahan muncul ketika ia hingga kini belum menandatangani perpanjangan kontraknya. Mantan pemain Spanyol, Guillermo Amor percaya hal tersebut akan terealisasi. Kemampuan Guardiola sebagai seorang pelatih sudah tidak diragukan lagi. Ia telah memberikan banyak gelar bagi Barca. Tiga gelar La Liga, dua gelar Liga Champions, dan dua gelar juara Piala Dunia Antar Klub dan beberapa gelar lain telah diraihnya sejak melatih tim Catalan tersebut mulai tahun 2008. Akan tetapi pelatih berusia 40 tahun tersebut belum memutuskan masa depannya bersama Barca. Amor yang merupakan direktur teknik dari akademi pemain muda Barcelona ingin Guardiola tetap bertahan bersama timnya. Ia juga memberikan banyak pujian terhadap sang pelatih. “ Apa yang paling menarik bagi Barcelona saat ini adalah Guardiola tetap bertahan di klub ini dan kami berpikir hal itu akan terjadi karena itu akan bagus bagi semua pihak yang terlibat. Pep sangat berkomitmen terhadap Barcelona dan memiliki banyak keyakinan terhadap para pemain di klub. Itu memberi keyakinan bagi kami bahwa ia akan bertahan. Saya berharap dia akan terus bekerja bagi Barca untuk tahun-tahun selanjutnya,” ujar Amor. “ Dia memiliki kepribadian yang hebat, tahu banyak hal tentang sepak bola, adalah seorang profesional sejati, dan juga Barcelonista sejati. Dia benar-benar memiliki segalanya,’’ tandasnya. Mantan pemain Barcelona,

Baca SEJATI Hal 18

Gelandang ManchesterUnited asalPortugal Nani (atas) ketika mencoba melewati hadangan pemain Blackburn Rovers Ruben Rochina di ajang English Premier League. Akhir pekan ini, MU akan menghadapi ''Tetangga Berisik'' Manchester City di turnamen Piala FA.


20

Kendari Pos |Sabtu, 7 Januari 2012

MK Larang Anggota Parpol Ada di KPU ABDI MAHATMA/KP

Anggota DPR RI, Oheo Sinapoy saat menemui Kakanwil Agama Sultra, KH Muhdar Bintang, kemarin di ruang kerjanya.

Kanwil Agama Diwarning Tidak Terlibat Politik Kendari, KP Jajaran Kementrian Agama Kanwil Sultra belakangan ini selalu diasosiasikan dekat dengan partai politik tertentu. Informasi mengenai itu ternyata sudah lama didengar Oheo Sinapoy, anggota DPR RI dari Komisi VIII yang salah satu mitra kerjanya adalah Kementrian Agama RI. Makanya, Oheo mewanti-wanti agar para pejabat dan pegawai di jajajaran Kanwil Agama tidak ikut-ikut terlibat politik praktis. “Saya mendengar bahwa

jajaran Kanwil agama ini dekat bahkan sering terlibat dalam kegiatan-kegiatan kepartaian. Mudah-mudahan ini tidak benar, tapi saya harap itu tidak terjadi,” kata Oheo Sinapoy, kemarin usai menemui Kanwil Agama Sultra, Muhdar Bintang. Ia berharap agar masyarakat mau menyampaikan kepadanya jika mengetahui adanya keterlibatan pegawai di Depag dengan Parpol tertentu. Sebagai anggota DPR RI dan bermitra dengan Kementrian Agama, Oheo berjanji akan

“menembak” Menteri Agama, Suryadharma Ali yang juga seorang ketua partai agar tidak menggunakan aparat birokrasinya sebagai lokomotif partai, jika memang informasi yang diperolehnya itu benar. “Saya masih kumpulkan informasi lengkap soal ini, tapi tolong pak wartawan, kalau lihat ada pegawai Depag atau pejabatnya hadir di acara parpol tertentu, tolong foto dan sampaikan ke public,” tandasnya. Oheo sangat berharap, meski Menteri Agama adalah ketua

partai, para pejabat di kementrian agama khususnya yang didaerah jangan jadi barisan aktif dalam setiap kegiatankegiatan parpol, apalagi Oheo mendengar kabar bahwa tiap kali Menteri Agama datang ke Sultra, meski hanya untuk acara partai, tapi jajaran kementrian agama yang lebih sibuk. “Sekali lagi tolong, saudara-saudara saya di Kementrian Agama Sultra, jangan sampai melibatkan diri dalam kegiatan politik praktis,” tandas legislator asal Partai Golkar ini.(dri)

Sahiruddin Buton Terancam di Demokrat Kendari, KP Jabatan Sahirudin Buton sebagai Ketua DPC Demokrat Kabupaten Buton, mulai disoal. Pasalnya, musyawarah cabang (Muscab) yang dihelat pertengahan tahun lalu itu, lalu melahirkan dia sebagai Ketua Demokrat untuk periode kedua ternyata bermasalah. Selain karena Muscab tidak diakui DPD Demokrat Sultra, keanggotaan Sahirudin di Demokrat sudah dicabut oleh DPP Demokrat. “Sementara dikonsultasikan dengan DPP, apa-

kah memang pencabutan itu, sudah final atau kah masih ada upaya lain. Itu keputusan Badan Kehormatan DPP yang dipimpin Amir Syamsudin,” kata Ketua DPD Demokrat Sultra, Endang SA, kemarin. Terkait posisi Saharudin di Demokrat, Endang mengatakan, hingga kini belum menerima surat keputusan (Skep) pencabutan Kartu Tanda Anggota (KTA) partai berlambang segi tiga mercy itu. “Belum ada pencabutan, bahwa yang dicabut itu (KTA), dicabut kembali. Tapi ini kita

akan konsultasikan lagi ke DPP sebelum kita putuskan langkah apa yang akan kita ambil. Kalau ternyata menurut DPP mengatakan, SK sudah dicabut, berarti tidak bisa dong jadi ketua DPC,” ujarnya. Salah satu wakil ketua DPRD Sultra itu menjelaskan, sesuai amanah dalam AD/ART partai, yang bisa jadi ketua adalah yang punya KTA. Untuk kasus Sahirudin Buton, kata dia, sedang dikonsultasikan DPD Demokrat Sultra ke DPP. Juru Bicara Partai Demokrat Sultra, Yusuf Tallama, menam-

bahkan, Muscab Demokrat Buton, dijadwal, tapi tidak terlaksana. Meski ada wakil dari DPP yang hadir, namun lanjut dia, Muscab tidak berjalan sebagaimana mestinya. “Memang dijadwal, diagendakan, tapi tidak ada itu Muscab. Orang DPD tidak ada yang hadir, karena alasan, yang bersangkutan (Sahirudin) bukan lagi kader Partai Demokrat. Keanggotaannya di partai sudah dicabut, karena kasus PAW-nya dia, sehingga Muscab Buton akan diagendakan ulang,” tandasnya. (dri)

Golkar Tolak Politik Dua Kaki Jakarta, KP Imbauan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) agar elite parpol tidak kerap membuat kegaduhan politik disambut positif Partai Golkar. Bahkan, selain mengklaim kadernya selalu berpolitik secara santun, partai berlambang pohon beringin ini juga menilai, gaduhnya politik di Indonesia lebih karena banyaknya kebijakan pemerintah yang tidak pro-rakyat. “Soal kegaduhan itu sebenarnya sudah kita antisipasi sejak Pak Ical memimpin partai. Kita partai santun. Bahkan kita sudah menetapkan komitmen sebagai the party of ideas dan itu sudah sering kami sampaikan. Karena itu mari kita kengembangkan debat secara koseptual,” kata Sekjen Golkar Idrus Marham dalam jumpa pers di kantor DPP Golkar, Jakarta, Rabu, (4/12). Menurut Idrus, kegaduhan politik terjadi bukan cuma karena ulah para elite parpol, tetapi juga karena kebijakan pemerintah yang tidak pro-rakyat. “Kegaduhan bisa muncul kalau kebijakan yang ada tidak berorientasi kepada penyelesaian masalah rakyat. Enggak memberikan kepastian tentang harapan yang lebih baik. Ini kunci yang harus diselesaikan bersama-sama,” sambungnya. Kebijakan tidak pro-rakyat ini, kata Idrus terlihat manakala program pemerintah diambil secara sentralistik tanpa melibatkan pemikiran daerah. Harusnya setiap kebijakan untuk daerah selalu melibatkan masyarakat di sana. Bukan langsung dari atas dan di bawah harus menerima. “Kebijakan harus diambil di daerah dan di pusat. Tidak sentral dan tidak otoriter karena ini adalah demokrasi,” pungkasnya. Hal senada disampaikan Wakil Sekretaris Jendral Bidang Infrastruktur & Transportasi DPP Golkar, Muhidin M Said. Muhidin menyatakan,

selain parpol, aparat pemerintah pun seharusnya ikut melakukan instropeksi diri. Ia menilai, kejadian belakangan ini yang membuat konstalasi politik menjadi gaduh, terbukti telah banyak merugikan masyarakat. “Kasus mesuji yang menghebohkan belum selesai, kini sudah ada kasus penangkapan bocah 5 tahun karena diduga mencuri sandal. Ini kan sangat memprihatinkan. Stabilitas politik yang diharapkan tentu bakal jauh dari harapan,” ujarn-

ya saat dihubungi wartawan, kemarin. Wakil Ketua Komisi V DPR ini menyatakan, daripada saling menyalahkan, seharusnya masalah seperti ini diselesaikan secara bersama-sama. Caranya dengan melakukan komunikasi yang intensif dengan pihak-pihak terkait. “Lebik baik kita duduk bersama menyelesaikan masalah ini. Kalu masalah seperti ini dibiarkan berlarut-larut, kasihan masyarakat yang jadi korban,” tuturnya.

Muhidin membantah kalau selama ini Golkar melakukan kegaduhan politik apalagi sampai melakukan politik dua kaki. Sebab para kader Golkar memang telah dibiasakan untuk berpolitik santun. Kalaupun ada sedikit konflik yang terjadi dengan sesama parpol koalisi, menurutnya hal itu tidak perlu terlalu dibesarkan. “Itu kan hanya persoalan yang perlu diluruskan. Caranya ya dengan komunikasi antara sesama parpol koalisi,” tuturnya. (jpnn)

Jakarta, KP Mahkamah Konstitusi (MK) menyatakan bahwa anggota KPU periode 2012-2017 tidak boleh aktif di partai politik (parpol) selama lima tahun ke belakang. Hal itu merupakan putusan MK terkait permohonan uji materi Undang-Undang Nomor 15 Tahun 2011 tentang Penyelenggara Pemilihan Umum. Pasal yang digugat mengatur keberadaan mantan anggota parpol di KPU, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), serta unsur parpol di Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP). “Menyatakan Pasal 11 huruf i dan Pasal 85 huruf i UU No 15/ 2011 tentang Penyelenggara Pemilihan Umum sepanjang frasa, ‘mengundurkan diri dari keanggotaan partai politik pada saat mendaftar sebagai calon’ bertentangan dengan Pasal 22E ayat (5) UUD 1945 sepanjang tidak dimaknai ‘sekurang-kurangnya dalam jangka waktu 5 tahun telah mengundurkan diri dari keanggotaan partai politik pada saat mendaftar sebagai calon’,” kata Ketua Majelis MK Moh.Mahfud MD saat mengucapkan putusan di ruang pleno MK, Jakarta, Rabu (4/1) lalu. Menurut Mahkamah, tenggang waktu pengunduran diri dari parpol patut dan layak jika ditentukan sekurang-kurangnya lima tahun sebelum yang bersangkutan mengajukan diri sebagai calon anggota KPU.

Lima tahun dinilai patut dan layak oleh Mahkamah karena bertepatan dengan periodisasi tahapan pemilu. MK juga menilai keberpihakan penyelenggara Pemilu kepada peserta Pemilu akan mengakibatkan ketidakpercayaan, serta menimbulkan proses dan hasil yang dipastikan tidak fair. “Tidak sejalan dengan logika dan keadilan jika Pemilu diselenggarakan oleh lembaga yang terdiri atau beranggotakan para peserta Pemilu itu sendiri,” ujar Hakim Konstitusi Akil Mochtar. Menurut Akil, adanya keterlibatan partai politik sebagai penyelenggara Pemilu akan membuka peluang keberpihakan (conflict of interest) penyelenggara pemilihan umum kepada salah satu kontestan. “Karena peserta pemilihan umum adalah partai politik, maka UU harus membatasi atau melepaskan hak partai politik peserta pemilu untuk sekaligus bertindak sebagai penyelenggara pemilihan umum,” terang Akil. Terkait dengan keberadaan DKPP, Mahkamah berpendapat, jika keanggotaannya diisi oleh peserta pemilu maka hal itu berpotensi menyandera atau mengancam kemandirian penyelenggara pemilu. Pihak yang seharusnya diawasi (yaitu parpol peserta pemilu) dapat berganti peran menjadi pihak

yang mengawasi penyelenggara pemilu (yaitu KPU dan Bawaslu). “Tentunya menimbulkan ketidakleluasaan bagi penyelenggara pemilu dalam melaksanakan tugasnya,” ucap Akil. Selain itu, unsur pemerintah dalam keanggotaan DKPP seharusnya ditiadakan mengingat keberadaan pemerintah (eksekutif) dalam sistem politik Indonesia tidak dapat dipisahkan dari keberadaan parpol pemenang pemilu. Dengan dianulirnya unsur pemerintah dari keanggotaan DKPP, Mahkamah meyakini hal tersebut lebih menjamin kemandirian DKPP sebagai lembaga yang mengawasi perilaku penyelenggara Pemilu. “Pasal 109 ayat (4) selengkapnya dibaca, DKPP sebagaimana dimaksud pada ayat (1) terdiri dari satu orang unsur KPU, satu orang unsur Bawaslu, dan lima orang tokoh masyarakat,” tekan Akil. Seperti diketahui, gugatan ini diajukan Aliansi Masyarakat Amankan Pemilu yang merupakan gabungan dari 24 lembaga yang terdiri dari, IPC, ICW, Perludem, SSS, Cetro, JPPR, Elpagar Pontianak, Legal Watch Commite Sulawesi, SKRUM Makasar, Yayasan Manikaya Kauci, Lembaga Studi Kebijakan Publik, Cosdec, LP2, AJMI, MaTa, TUCC, Gerak Aceh, The Aceh Institute, ACSTF, LSM Aceh, Mispi Aceh, Forkolapan, dan Walhi Aceh. (jpnn)

Syamsul Ibrahim Siap Pimpin Konawe Kendari, KP Hajatan Pilkada Konawe memang baru akan dimulai tahapannnya sekitar Agustus 2012 nanti. Kendati demikian, peminat kursi Bupati Konawe yang akan ditinggalkan Lukman Abunawas 2013 nanti sudah mulai bermunculan dan memperkenalkan diri ke publik. Salah satu yang mencuat adalah nama Syamsul Ibrahim, anggota DPRD Sultra dari Partai Demokrat. Legislator dari daerah pemilihan Konawe-Konawe Utara itu bahkan sudah menggandeng Litanto, Ketua DPC PDIP Konawe sebagai pasangannya untuk posisi calon Wakil Bupati. Keduanya sudah bersepakat untuk tampil di Pilkada Konawe, dengan mengusung spirit kemajuan dengan akronim SULTAN (Syamsul Ibarahim-Litanto). Rencannya, hari ini, pasangan itu akan menggelar silatu-

Syamsul Ibrahim rahmi akbar dengan masyarakat Konawe. Selain meminta restu dan dukungan, mereka juga mengharapkan agar masyarakat dapat mengenal sosok mereka lebih dekat. “Kami tidak ingin masyarakat Konawe membeli kucing dalam karung. Tidak mengenal orangnya, tapi memilihnya sebagai

kepala daerah. Untuk itu, kami sengaja memperkenalkan diri lebih awal, agar masyarakat tahu bahwa kami memang benar-benar punya niat tulus untuk maju membangun Konawe,” terang Syamsul Ibrahim kemarin. Disinggung mengenai jadwal silaturahmi yang terlalu cepat, ia mengatakan itu adalah upaya untuk bisa menyampaikan kepada masyarakat, bahwa niat untuk maju dalam pertarungan pilkada, benar-benar murni berorientasi pada masyarakat. Termasuk menunjukkan kepada khalayak, siapa yang layak untuk mendampinginya dalam Pilkada 2013 nanti. “Pada silaturahmi besok (hari ini, red) kami akan menayangkan suguhan lagu-lagu yang berhasil saya ciptakan. Temasuk beberapa klip yang memuat perjalanan kmi selama ini. Mudahmudahan bisa diterima masyarakat,” harapnya.(fya)


Kendari Pos Edisi 7 Januari 2012  

E_Paper Kendari Pos

Advertisement
Read more
Read more
Similar to
Popular now
Just for you