Issuu on Google+

Senin, 5 Juli 2010

http://www.kendaripos.co.id

Harga Eceran Rp. 3.500,-

Peserta Bhayangkara Fun Bike Membludak Capai 10 Ribu Orang, Dilepas Gubernur Sultra

Kendari, KP Animo masyarakat Sultra untuk bersepeda santai cukup tinggi. Bukti tersebut tampak pada pelaksanaan Bhayangkara Fun Bike 2010 yang diselenggarakan Polda Sultra dan jajarannya, kemarin (4/ 7). Peserta bersepeda santai melebihi target minimal yang diberikan dengan kemampuan menggalang 10.789 orang dari

Baca PESERTA diHal. 2

INTERNASIONAL

Mata-Mata Rusia Pilih Wi-Fi untuk Komunikasi JIKA anda penggemar James Bond, tentu kenal dengan Q, tokoh yang selalu membuat alat untuk membantu aksi para agen M-16s. Sebelum mulai misinya, James Bond selalu menyambangi laboratorium Q untuk mencoba peralatan terbaru yang selalu muncul di setiap film James Bond. James Bond pun selalu dibekali dengan alat elektronik tercanggih untuk membantu misi spionasenya. Kisah serupa tak berbeda dalam kasus terungkapnya mata-mata Rusia di Amerika Serikat baru-baru ini. Hanya saja, para mata-mata Rusia yang tertangkap memanfaatkan teknologi dengan penggunakan perangkat yang sudah banyak dikenal orang seperti Wi-Fi atau laptop untuk mendukung aksi spionasenya. ”Di masa lalu mereka (agen Rusia) menggunakan peralatan dari KGB. Sekarang mereka cukup menggunakan komputer atau laptop biasa,” ungkap profesor di Universitas Tusla, Sujeet Shenoi. Shenoi yang juga menjadi konsultan bagi FBI itu menjelaskan, saat ini kemajuan teknologi membuat agen intel tak perlu menggunakan peralatan khusus lagi. ”Teknologi begitu kuat

Baca MATA-MATA diHal.7

SUWARJONO/KP

Setelah bertahun-tahun kegiatan Fun Bike di Sultra vakum, kemarin ribuan orang ikut terlibat dalam Fun Bike yang digelar Polda Sultra. Iven ini digelar secara serentak di seluruh Polda se-Indonesia dalam rangka memperingati hari Bhayangkara 1 Juli 2010.

Teroris Perluas Target Serangan Jelang HUT Kemerdekaan RI, Polisi Perketat Pengamanan Pejabat Jakarta, KP Pasca penangkapan sejumlah tersangka pelaku teror beberapa waktu lalu,

SELEBRITI

Lolos dari Jerat Hukum di Afrika Selatan MAKSUD hati, selebritas Paris Hilton ingin ikut berpesta di World Cup 2010. Tetapi, ujungujungnya justru berurusan dengan hukum. Hilton sempat ditahan karena mengisap ganja saat pertadingan antara Brazil melawan Belanda, Jumat (2/7) pekan lalu. Beruntung, Hilton lolos dari jerat hukum, karena salah seorang temannya yang bernama Jennifer Rovero, mengaku sebagai pihak yang mengisap ganja. Juru bicara kepolisian Afrika Selatan, Brigadir Sally De Beer, menyatakan, Rovero dijatuhi hukuman 30 hari penjara, atau denda 1000 rand (sekitar USD 130). Sementara juru bicara Paris Hilton, Dawn Miller, menyatakan bahwa insiden itu karena salah paham semata. ”Paris sempat diinterogasi oleh polisi Afrika Selatan dengan tuduhan merokok ganja. Namun bisa saya konfirmasi bahwa insiden itu hanya kesalahpahaman dan sesungguhnya orang lain yang melakukannya,” ujar Miller. Ditambahkan, karena itu pula Pengadilan menghentikan penyelidikan kasus yang sempat membelit pewaris jaringan hotel Hilton itu. Sementara Paris Hilton pun girang saat kasusnya dihentikan, ”Terima kasih,” ucapnya sembari meningfalkan ruang pengadilan. Dia mengaku telah membantu polisi dalam melakukan investigasi. ”Setiap orang sangat baik dan bersahabat padaku,” ujar Hilton. ”Aku cinta Afrika! Orang-orang yang mengagumkan, terutama selama Piala dunia,” ujarnya.(ara/jpnn)

PARIS HILTON

Mabes Polri mengindikasikan bahwa ancaman teror bukannya menurun. Ancaman serangan itu tetap ada terutama jelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Proklamasi Republik Indonesia (RI) 17 Agustus mendatang. Karenanya, jelang perayaan kemerdekaan RI itu Polri meningkatkan pengam-

anan di sejumlah objek vital yang berpotensi menjadi sasaran serangan teroris. ”Kalau soal itu (pengamanan 17 Agustus) tetap ada, apalagi ada informasi teroris semakin banyak mengancam pejabat. Itu kan wajib ditingkatkan,” ujar Kapala Bidang Penerangan Umum (Kabidpenum) Polri, Kombes (Pol) Marwoto saat

dihubungi wartawan, Minggu (4/7). Selain pejabat negara, Marwoto menyebut ancaman itu juga ada pada pejabat negara lain seperti Duta Basar negara sahabat yang bertugas di Indonesia. Karenannya, kantor kedutaan dan kediaman

Baca TERORIS diHal. 7

Paddy’s Market Segera Ditempati Dilengkapi Dengan Koperasi Pedagang Kendari,KP Sebagai bagian dari kunjungan kerjanya ke Sultra, Sabtu (3/7) lalu menteri koperasi dan UKM, Sjarifuddin Hasan, melakukan kunjungan ke Pusat PKL Paddy’s Market dan Pasar Sentral Anduonohu. ”Kami menemani menteri berkunjung ke Paddy’s Market untuk meminta pertimbangan bagaimana pengelolaan ribuan PKL, khususnya karena pasar tersebut nanti terdapat wadah koperasi. Rupanya dalam kunjungan tersebut menteri sangat apresiasi karena baru pertama terdapat pasar sekaligus terdapat koperasi, untuk tempat meminjam modal usaha,” kata Walikota Kendari, Asrun usai mendampingi menteri. Bertolak dari Paddy’s Market, menteri dan rombongan bergerak menuju pasar Anduonohu, mengingat pasar ini pernah menerima bantuan dari kementerian koperasi dan UKM sebesar Rp 1 Miliar. ”Pada pasar ini juga menteri lagilagi sangat apresiasi. Pasalnya dana bantuan tersebut dimanfaatkan dengan baik oleh masyarakat,” tambahnya. Mengenai penempatan PKL di Paddy’s Market, Walikota mengaku pihaknya terus berupaya agar dapat ditempati sebelum Ramadhan (Agustus,red). Teta-

DOK/KP

Paddy’s market dijadwalkan dapat digunakan sebelum ramadhan. Hal itu terungkap ketikaWalikotaKendariIrAsrunMEngmendampingiMenkopSyarifHasanberkunjung ke Paddys Market dan Pasar Anduonohu. Gambar diambil di pasar Anduonohu. pi karena selama 20 hari terakhir hujan terus mengguyur, maka pembangunan bagian-bagian tertentu sementara masih dalam proses perampungan. ”Mengenai bantuan pasar lainnya dari kementerian koperasi dan UKM, sedang

kami usahakan. Kami juga sempat bergurau, dari pada memberi bantuan langsung tunai (BLT), mendingan dana tersebut disalurkan bagi pembangunan pasar yang sangat dibutuhkan warga masyarakat,” katanya.(Cr6)

Setiawan Djody setelah Setahun Operasi Ganti Hati (1)

Rancang Tur Kantata Bersama Iwan Fals Sekitar setahun yang lalu, tepatnya 14 Juni 2009, pemusik sekaligus pebisnis Setiawan Djody menjalani operasi ganti hati di Rumah Sakit Siloam Gleneagles, Singapura. Djody sukses melewati masa-masa kritis pasca operasi. Bagaimana kondisinya kini?

pria kelahiran Solo, 13 Maret 1949 itu, juga sudah tak menunjukkan seseorang yang telah melakoni operasi besar, ganti liver. Gaya bicara yang meledak-ledak ditingkahi tawa lepas tetap jadi ciri khas pengusaha yang seniman itu. Setiawan Djody memang terus meyakinkan bahwa kondisinya kini sudah jauh lebih baik. Termasuk, saat koran ini masih ragu untuk menjabat tangannya di awal pertemuan, bapak lima orang anak itu justru yang mengulurkan tangannya lebih dulu. ”Sudah, sekarang sudah tidak apa-apa kok,” kata Setiawan Djody, sambil menyapa ramah. Berjabatan tangan dengan orang lain diakuinya merupakan salah satu larangan

DIAN W-AGUNG P, Jakarta MESKI masih terlihat kurus, pemilik nama lengkap Kanjeng Pangeran Haryo Salahuddin Setiawan Djodi Nur Hadiningrat kini sudah tampak segar. Wajahnya yang sempat menghitam sebelum menjalani operasi ganti hati, sudah mulai pulih. Saat ditemui di rumahnya, bilangan Kemanggisan, Jakarta Barat, gerak-gerik

FOTO: AGUNG PUTU ISKANDAR/JAWA POS

HIDUP KEDUA: Setiawan Djodi masih harus menjaga kesehatan setelah menjalani cangkok hati.

Baca RANCANG diHal.7


2

Kendari Pos | Senin 5 Juli 2010

DPR Minta SBY Jelaskan Posisi Hendarman Yogyakarta, KP Anggota Komisi III DPR dari Fraksi Amanat Nasional (FPAN) M Taslim, mendesak Presiden segera memberi penjelasan tentang status Keputusan Presiden (Keppres) pengangkatan Hendarman Supandji sebagai jaksa agung yang dipertanyakan mantan Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg), Yusril Ihza Mahendra. Alasan Taslim, karena pemerintah sepertinya kesulitan menjelaskan duduk perkara Keppres pengankatan Hendarman. ”Presiden harus segera memberikan penjelasan soal tudingan Yusril yang mengatakan Hendarman Supandji adalah Jaksa Agung ilegal karena periodesasi masa jabatannya sudah lama berakhir. Sementa-

Hendarman Supandji

ra Kepres pengangkatannya kembali tidak bisa ditunjukkan oleh pemerintah,” kata Taslim di sela-sela Muktamar Muhammadiyah ke-46, di Yogyakarta, Minggu (4/7). Menurut Taslim, jika pemerintah tidak segera memberikan penjelasan soal dasar hukum posisi Hendarman Supandji selaku Jaksa Agung, jelas hal itu itu akan menimbulkan preseden buruk baik bagi institusi kejaksaan maupun pemerintahan secara keseluruhan. Jika ternyata Kepresnya memang tidak ada, sambung Taslim, jelas ini satu kecerobohan yang semestinya tidak terjadi. ”Karena ini menyangkut legalitas penegak hukum yang harus diberikan presiden kepada pembantunya sebelum

melaksanakan tugas-tugas kenegaraan,” papar Taslim. Saat ditanya bahwa ada anggapan pejabat negara yang sudah berakhir periodesasi tugasnya tidak perlu Keppres pemberhentian, Taslim mengingatkan bahwa cara berfikir seperti itu dalam mengurus pemerintahan sangat membahayakan. ”Kalau itu dicari-carikan alasannya dan ternyata bisa diterima, maka tidak perlu ditegaskan soal batas waktu jabatan terhadap semua pembantu presiden,” ujar anggota DPR dari daerah pemilihan Sumatera Barat itu. Lebih lanjut Taslim menjelaskan bahwa dalam tradisi pemerintahan selama ini, Jaksa Agung secara resmi diangkat

dengan Kepres dan pelantikkannya bersamaan dengan para menteri anggota kabinet lainnya. Hanya saja, hal tersebut memang tidak terjadi dalam kasus Hendarman. Hendarman menjadi Jaksa Agung menggantikan Jaksa Agung Abdul Rahman Saleh pada Mei 2007. Posisi Hendarman berlanjut saat SBY mengumumkan Kabinet Indonesia Bersatu (KIB) II. Sebelumnya, permintaan serupa juga dilontarkan pakar hukum tata negara Universitas Andalas, Saldi Isra. Menurutnya, Presiden SBY harus menjelaskan status Hendarman Supandji sebagai jaksa agung yang tidak ikut dilantik sebagai anggota Kabinet Indonesia Bersatu (KIB) II.(fas/jpnn)

Tuntas, Grand Design Strategi Penataan Daerah Rumusan Ada di Presiden, Mendagri Siap Bawa ke DPR Jakarta, KP Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) akhirnya merampungkan grand design strategi penataan daerah 2010-2015. Bahkan, kini rumusan tersebut sudah diserahkan kepada Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan selanjutnya akan dibawa ke Komisi II DPR untuk dibahas lebih lanjut. ”Selain grand design penataan daerah, grand design tentang NIK juga sudah kami selesaikan,” kata Menteri Dalam Negeri Gamawan Fauzi saat dihubungi Kendari Pos kemarin (4/7).

Dia mengatakan, kemungkinan pekan depan rumusan tersebut sudah dibaca oleh Presiden SBY. Sedangkan pembahasan dengan DPR rencananya akan dilakukan setelah masa reses berakhir bulan ini. Terkait dengan pemekaran daerah, mantan gubernur Sumatera Barat tersebut mengungkapkan bahwa dalam grand design itu pihaknya tidak mengatur tegas jumlah daerah otonomi, baik provinsi maupun kabupaten/kota, yang layak hingga 2025. ”Tetapi, kami memperketat persyaratan teknis pembentukan suatu daerah otonom,” tegasnya. Misalnya, tutur dia, terkait aspek seperti pertimbangan wilayah geografis dan jumlah

penduduk, serta persoalan batas daerah. Menurut Gamawan, pihaknya tidak mau kecolongan dengan pemekaran daerah yang tidak layak. ”Masa pernah ada kabupaten (hasil pemekaran) yang penduduknya hanya 12 ribu,” ucapnya. Selain menyerahkan rumusan itu, lanjut Gamawan, Kemendagri juga akan menyerahkan hasil evaluasi pemerintahan daerah 2010 yang sebelumnya sudah selesai terlebih dulu kepada Komisi II DPR. Terpisah, Wakil Ketua Komisi II DPR Teguh Juwarno meminta Mendagri secepatnya menyerahkan grand design penataan daerah kepada DPR. Hal itu diperlukan untuk menjelaskan mengapa moratorium

Gamawan Fauzi

(penghentian sementara, Red) pemekaran daerah dilakukan. Selama ini moratorium dilakukan tanpa ada dasar hukum yang jelas. Menyikapi banyaknya usulan pemekaran, pengamat pemerintahan dari UGM Nanang Indra Kurniawan mengatakan, pembentukan daerah otonom seharusnya didasarkan pada upaya menjawab kebutuhan masyarakat atas kesejahteraan. Menurut dia, pemerintah hendaknya saat ini mulai merumuskan berapa jumlah ideal provinsi dan kabupaten/kota untuk beberapa waktu ke depan. “Jumlah ideal itu tentu juga harus mempertimbangkan kepentingan nasional di daerah perbatasan,” terangnya. (kuh/dwi)

Serentak di Seluruh Indonesia Peserta ..................... 6.500 target yang diberikan. Pelaksanaan Bhayangkara Fun Bike berlangsung serentak di seluruh Indonesia pada waktu bersamaan dengan jumlah peserta mencapai 240 ribu peserta. Pelepasan peserta sepeda santai tingkat nasional oleh Wakil Presiden Boediono dan Kapolri Jenderal Pol. Bambang Hendarso Danuri yang diikuti seluruh Polda dan jajarannya. Untuk Sultra, peserta Bhayangkara Fun Bike dilepas Gubernur Sultra, Nur Alam bersama Kapolda Sultra, Brigjen Pol Drs Sukrawardi Dahlan di MTQ Square tepat pukul 08.00 Wita. Dalam kegiatan tersebut, partisipasi masyarakat cukup tinggi. Faktanya, peserta yang ikut melebihi target minimal. Peserta yang ikut dari semua kalangan usia baik anak-anak, remaja, dewasa dan orang tua. Mereka berasal dari berbagai instansi baik Polri, TNI, instansi Pemprov Sultra, pemkab/ pemkot se Sultra, lembaga swasta, dan masyarakat umum. Kesuksesan yang ditorehkan Polda Sultra dan jajarannya dalam mendukung program Polri untuk meraih rekor Museum Rekor Indonesia (MURI) dengan target peserta minimal 150 ribu orang mampu mencapai sekitar 240 ribu peserta secara nasional. Pada tingkat Provinsi Sultra, peserta yang ikut mencapai 10.789 orang. Kota Kendari mampu menyumbang peserta sebanyak 5.293 orang, Kabupaten Konawe capai 964 peserta, Kolaka 866 peserta, Kolaka Utara 325 peserta, Kota Baubau capai 1.000 orang, Buton 320 orang, Muna sebanyak 689 peserta, Konsel 312 peserta, Bombana 293 orang dan Kabupaten Wakatobi menyuplai 727 peserta. Bhayangkara Fun Bike di Sultra dilaksanakan pada masing-masing kabupaten/kota

dengan mengikut pada pelepasan peserta secara nasional. Untuk Kota Kendari, Bhayangkara Fun Bike mengambil garis star di MTQ Square menuju Jalan Syech Supu Yusuf menuju ke Jalan Syech YusufSaranani-Bundaran Mandonga memutar ke Jalan Abdullah Silondae menuju Jalan Ahmad Yani. Mereka memutar di Jalan Koni menuju Jalan Sao-Sao Jalan Abunawas dan finish di MTQ Square. Antuasias peserta cukup tinggi dalam kegiatan tersebut. Kekompakan, kerjasama dan kebersamaan yang terlihat cukup tinggi jadi motovasi seluruh peserta dalam pelaksanaan kegiatan tersebut. Kemeriahan Bhayangkara Fun Bike membuat kalangan anak-anak dan lanjut usia (Lansia) tak mau ketinggalan momen dalam kegiatan tersebut. Semua peserta tampak tak lelah meskipun jarak tempuh yang diberikan mencapai 7,5 kilometer. Semangat yang besar karena mereka berada dalam jumlah yang sangat besar menjadikan lintasan yang dibuat Direktorat Lalu Lintas Polda Sultra itu terasa sangat dekat dan mereka cukup cepat sampai di finish. Usai menggelar sepeda santai, semua peserta kembali berkumpul di MTQ Square. Banjir hadiah dari seratusan doorprize yang disiapkan panitia membuat peserta enggan membubarkan diri lebih awal. Pasalnya, selain sejumlah barang elektronika yang cukup menarik, voucher menginap di hotel berbintang, juga hadiah utamanya adalah satu unit sepeda motor. Gubernur Sultra, Nur Alam mengatakan, Bhayangkara Fun Bike diharapkan dapat menyadarkan masyarakat Sultra, manfaat sepeda sebagai sarana olah raga yang dapat membentuk fisik lebih sehat. Bersepeda sebagai sarana olah raga telah digunakan sejak zaman dulu, namun kini perlahan ditinggalkan. Pasalnya, masyarakat menilai, sepeda sudah ketinggalan zaman. ”Bhayangkara Fun Bike ini jadi bukti bahwa dengan kebersamaan dalam melaksanakan sepeda santai akan memperkuat tali silaturahmi. Sambil berolahraga,jugajadiajangwisata. Kegiatan ini tak hanya berdampak pada kehidupan sosial, tapi juga manfaat ekonominya akan ada,” terang Nur Alam, kemarin. Program Bhayangkara Fun Bike diharapkan dapat memasyarakatkan kembali manfaat bersepeda. Selain itu, dengan kesadaran masyarakat menggunakan sepeda juga memberikan kontribusi yang tinggi dalam mengurangi emisi akibat pembakaran tak sempurna dari kendaraan bermotor. Dampaknya, tak hanya menekan polusi udara, juga mendukung antisipasi pemanasan global yang mulai terasa.(rif)


3

Kendari Pos | Senin 5 Juli 2010

Harga Kebutuhan Pokok Naik Drastis JPNN FOTO

Program konversi gas elpiji di Sultra belum dimulai. Pembangunan SPBE yang belum tuntas jadi salah satu alasannya. Hanya saja, seberapa siap masyarakat Sultra menerima peralihan cara masak, ini akan menarik ditunggu karena belakangan ini, ledakan gas elpiji 3 kilogram jadi momok menakutkan warga, khususnya ibu rumah tangga. Tabung 3 kilogram ini memang banyak bermasalah.

Penerimaan Pajak Tembus Rp 263 Triliun Jakarta, KP Sepanjang paruh pertama tahun ini, sektor pajak menunjukkan kinerja menggembirakan. Hingga akhir Juni, realisasi pundi-pundi pajak sudah menembus Rp 263 triliun. Direktur Potensi Kepatuhan dan Penerimaan Ditjen Pajak Petrus Tambunan mengatakan, realisasi Rp 263 triliun tersebut merupakan penerimaan pajak dari sektor nonmigas. “Ini sudah sangat baik,” ujarnya di Kantor Ditjen Pajak, kemarin. Menurut Petrus, realisasi tersebut berarti 43,5 persen dari target total penerimaan pajak nonmigas yang Rp 606 triliun.

Persentase itu juga lebih tinggi daripada realisasi penerimaan pajak pada periode Januari-Juni 2009 yang saat itu 42,7 persen. Jika dirinci dari jenis pajak, realisasi pajak penghasilan (PPh) nonmigas menjadi yang terbaik dengan pencapaian 48,23 persen dari target yang direncanakan. Kemudian, pajak pertambahan nilai (PPN) dan pajak penjualan barang mewah (PPnBM) 37,83 persen, pajak bumi dan bangunan (PBB) 44,97 persen, serta pajak lain 42 persen. Mengenai PPh migas yang tidak dipungut Ditjen Pajak, realisasinya sudah 55,32 persen. Petrus optimistis, sepanjang

paro kedua tahun ini, penerimaan pajak terus meningkat sehingga target bisa dicapai. Dia menyebut, salah satu faktor yang akan mendongkrak penerimaan adalah pos PPN. Sebab, sepanjang paro kedua banyak aktivitas, seperti puasa, Lebaran, dan Natal. Itu akan mendorong konsumsi masyarakat. Dampaknya, pajak akan naik signifikan. “Postur penerimaan (pajak) kita memang biasanya lebih besar di belakang, mulai periode Juli hingga Desember,” terangnya. Ditjen Bea Cukai juga mencatat kinerja menggembirakan. Dirjen Bea Cukai Thomas Sug-

ijata mengatakan, penerimaan bea dan cukai sepanjang paro pertama tahun ini sudah melampaui target. “Total realisasinya Rp 40,2 triliun,” ujarnya saat ditemui di Kantor Kementerian Keuangan kemarin. Thomas merinci, penerimaan per 28 Juni dari pos bea masuk Rp 9,2 triliun atau 61,08 persen dari target setahun. Kemudian, pos cukai mengumpulkan penerimaan Rp 31,03 triliun atau 52,6 persen dari target. Satusatunya pos yang pencapaiannya di bawah target adalah bea keluar yang baru setor Rp 1,7 triliun atau baru 31,9 persen dari target. (jpnn)

HP Perkenalkan Printer Internet Jakarta, KP Hewlett Packard memperkenalkan kategori baru dalam solusi cetak yakni printer dengan kemampuan web yang masuk dalam jajaran e-All-inOne untuk segmen pengguna rumahan dan bisnis. Rangkaian printer berkemampuan web dan cloud print pertama di kawasan Asia Pasifik tersebut memungkinkan akses langsung secara instan ke internet tanpa perantaraan PC atau perangkat web apapun. “Kami melakukan revolusi untuk menjadikan cetak berbasis web dan cloud standar baru dalam industri,” klaim Vyomesh Joshi, Executive Vice President, Imaging and Printing Group, HP, pada keterangan persnya di Jakarta, Kamis,

1 Juli lalu. Vyomesh mengatakan, pihaknya memahami bahwa pelanggan menginginkan cara

yang mudah untuk mencetak konten mereka kapanpun dan dari manapun. “Hari ini kami membuat ke-

inginan ini menjadi kenyataan, memberikan kebebasan mencetak dari perangkat apapun yang terhubung ke web-smartphone, netbook dan banyak lagi ke printer kami,” ucapnya. Setiap printer HP yang terkoneksi ke web memiliki alamat email unik sederhana yang digunakan untuk mengirim sebuah perintah cetak. Caranya seperti mengirimkan email. Pelanggan juga dapat mengirim dokumen untuk dicetak melalui app mobile HP ePrint pada perangkat smartphone mereka ke printer di rumah, kantor atau lokasi cetak publik. Adapun dokumen yang bisa dicetak dari jarak jauh antara lain adalah dokumen Microsoft Office, Adobe PDF dan gambar JPEG. (jpnn)

Kandidat Ketua Kadin Janji Perhatikan Ekonomi Daerah

LG Perkuat Jajaran Ponsel Cookie Jakarta, KP Produsen ponsel, LG merilis tiga varian baru ponsel layar sentuh yang popular Cookie. Ponsel baru itu menyasar pembeli usia muda dengan akses cepat ke jejaring sosial dan harga terjangkau. Presiden Direktur LG Elektronik Indonesia Dae Weon Kim mengatakan LG tidak menggeser target Cookie ke pembeli yang lebih remaja. Menurutnya potensi pasar ponsel di Indonesia sangat be-

sar, dan segmen anak muda yang pertumbuhannya pesat. LG meluncurkan Cookie Fresh (LG GS290), Cookie Pop (GD 510) dan Cookie Wi-Fi (KM555E). Seri yang termurah dibanderol kisaran Rp 1 juta dan yang termahal mengusung fitur Wi-Fi dibanderol Rp 1,7 Juta. Seperti ponsel yang menyasar pengguna muda lain, Cookie baru itu mengusung fitur unggulan akses langsung ke situs jejaring sosial semacam Facebook dan Twitter. (bs)

Jakarta, KP Para calon ketua umum Kadin yang akan maju pada musyawarah nasional (munas) mulai perang visi dan misi. Dua dari empat calon yang paling serius adalah Suryo Bambang Sulisto dan Sandiaga S. Uno. Suryo mengaku sekarang saatnya mengabdi kepada Kadin dan diharapkan bisa berimbas positif kepada dunia usaha serta masyarakat Indonesia secara keseluruhan. “Saya sangat paham Kadin karena sudah lebih dari 25 tahun bergabung,” ujarnya di Jakarta kemarin. Sebagai satu-satunya lembaga representasi dunia usaha Indonesia, kata Suryo, sudah saatnya Kadin menjadi lembaga yang solutif dan diperhitungkan, terutama terkait dengan pengambilan kebijakan di sektor industri dan perdagangan. Bagi Suryo, Kadin di masa mendatang harus memberikan perhatian lebih terhadap kebangkitan ekonomi daerah. “Landasan kampanye saya adalah pro perjuangan daerah dan kebangkitan ekonomi daerah,” ujar komisaris utama PT Bumi Resources Tbk itu. Suryo optimistis pencalonannya kali ini bakal sukses setelah lima tahun lalu kalah dari M.S. Hidayat. Terlebih beberapa Kadin daerah seperti Kalimantan, Sulawesi, dan Papua, sudah melakukan deklarasi memberikan dukungan. Suryo membantah pencalonannya menjadi ketua umum Kadin merupakan salah satu upaya mendukung Aburizal Bakrie yang merupakan teman baiknya di kancah politik. Sementara itu, Sandiaga S. Uno mengusung konsep kesetaraan untuk diterapkan di Kadin Indonesia. Ini sejalan dengan konsep nasionalisme dan ekonomi kerakyatan yang mengedepankan pemberdayaan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) serta optimalisasi potensi-potensi ekonomi di seluruh daerah di Indonesia. (jpnn)

Ardin Minta Tender Online Dikaji Ulang Jakarta, KP Pelaksanaan tender elektronik sistem online yang digelar sejumlah pemerintah daerah dan instansi dinilai masih perlu untuk dikaji ulang. Sampai saat ini, pelaksanaan tender ini masih banyak menuai kesalahan dan membingungkan rekanan pelaksana proyek. Pernyataan ini diungkapkan sejumlah pengurus Asosiasi Rekanan Pengadaan Barang dan Distributor Indonesia (Ardin) saat menggelar Musyawarah Nasional

Khusus (Munassus) di Hotel Borobudur, Jakarta, Kamis, 1 Juli lalu. Sejumlah daerah menilai, sistem tender ini belum bisa dilaksanakan dengan baik karena sosialisasinya yang masih kurang. “Tender elektronik itu kami minta ditinjau ulang penerapannya. Ada banyak hal yang perlu diperhatikan dari sistem tender ini. Jika dibandingkan dengan sistem pelelangan yang selama ini dilakukan, dalam tender elektronik atau melalui website, banyak masalah yang

muncul dan harus dibenahi sebelum sistem ini diberlakukan,” kata Ketua DPD Ardin Sulsel Haerumi Hamzah Tuppu di sela-sela pelaksanaan Munas. Pernyataan Haerumi yang diiyakan banyak ketua DPD Ardin ini dinilai perlu untuk ditindaklanjuti. Jangan sampai, sistem lelang ini bisa membuat bentuk KKN baru. Sebab ada sejumlah indikasi, antara lain, semua dokumen penawaran rekanan, hanya panitia yang tahu. Tidak dike-

tahui, apakah harga penawaran yang mereka tawarkan yang paling rendah atau yang paling tinggi. “Artinya, tidak ada transparansi pada saat pemasukan penawaran dan pada saat evaluasi berkas penentuan pemenang. Jika bisa diketahui, tentu saja hal itu akan menghindari kecurigaan dari masing-masing rekanan. Atau ada sistem lain yang menjamin transparansi dari pelaksanaan lelang elektronik ini,” tambah Haerumi. (jpnn)

Kendari,KP Walau Ramadhan masih sekitar sebulan lagi, kebiasaan ekonomi menjelang bulan puasa yakni naiknya harga kebutuhan pokok kini sudah mulai terasa. Harga-harga kebutuhan perlahan mulai merangkak naik. Sejumlah item kebutuhan bahkan ada yang kenaikannya berkisar 10 hingga 40 persen dari harga normal. Tidak ada kejelasan penyebab dari kenaikan tersebut, hanya versi para pedagang harga beli dari daerah pengirim sudah naik, makanya mereka pun turut menaikkan harga. H.Rahman salah seorang pedagang sembako dan sejumlah kebutuhan sehari-hari menjelaskan, kalau untuk produkproduk kemasan dan sembako tidak ada kenaikan signifikan, dan masih wajar. Tapi sejumlah kebutuhan dapur seperti bumbu-bumbu, sayuran serta ayam dan telur naik drastis. “Walau naik pembeli juga banyak, tidak ada penurunan permintaan. Kenaikan sekitar 15 persen, untuk sayuran seperti bawang, cabe, merica, sayuran yang didatangkan dari Makassar. Khusus untuk bawang kini harga Rp 35 per kilo gram padahal sebelumnya Rp 25 ribu. Harga dari Makassar sudah tinggi, tidak mungkin kita menjual harga lama, bisa rugi,” terangnya kemarin. Menurutnya kenaikan ini belum cukup satu minggu, awalnya hanya sayuran dari Makassar seperti kentang, wortel bawang dan kol. Tapi meny-

usul kemudian produk lokal seperti cabe pun mendadak naik. “Saya juga heran barang dari Makassar naik, produk lokal itu-ikutan,” tambah Martono yang juga pedagang sayur mayur. Ibang, pedagang cabe yang mengaku bingung dengan kenaikan yang terjadi, khususnya cabe merah keriting, yang semula harganya hanya Rp 20 ribu, kini melonjak menjadi Rp 35 ribu. Apalagi Ibang adalah penjual cabe dengan beraneka item dari kerinting, merah besar hingga rawit yang semuanya dari Makassar. “Pembeli tetap banyak, hanya kalau sebelumnya mereka biasa beli tiga kilo, sekarang menjadi satu kilo. Karena harga naik, makanya kalau biasanya saya ambil lima karung, kini dua karung saja, itu pun belum juga habis,” ujarnya. Demikian dengan Kas, penjual ayam boiler di Pasar Basah Mandonga yang mengeluh soal kenaikan harga ayam sejak lima hari terakhir. Untuk ayam jumbo dari Makassar, jika sebelumnya satu ekor Rp 35 ribu kini Rp 45 ribu. Demikian ayam lokal yang sebelumnya Rp 20 ribu, kini menjadi Rp 25 ribu. Begitu juga dengan telur yang sebelumnya satu krak Rp 23 ribu kini mendadak menjadi Rp 30 ribu. “Katanya produksi di Makassar sudah jarang, sehingga harga naik. Kalau produk lokal, karena pakan mahal, makanya mereka juga menaikan harga,” ujar Kas. Watik salah seorang pemilik

usaha sari laut di kawasan Mandonga, mengeluhkan kenaikan kebutuhan tersebut. Apalagi jenis makanan yang disajikannya semua terkait dengan kenaikan harga. Diantaranya ayam, bumbu hingga cabe, semua costnya tinggi. Untuk menaikkan harga jual tidak mungkin, karena konsumen akan menghindar, tapi kalau antara tarif dan porsi tetap dia tentunya akan merugi. Salah satunya cara melakukan efisiensi dan pengurangan porsi. “Mudah-mudahan kenaikan ini tidak berlangsung lama, supaya usaha kecil seperti saya bisa hidup,” keluhnya. Sementara itu, Kasubdin Perdagangan Dalam Negeri (PDN) Disperindag Sultra, Sahibo menilai, kenaikan harga adalah sesuatu yang wajar, karena itu adalah mekanisme pasar. Apalagi sejumlah kebutuhan di Sultra, masih banyak yang didatangkan dari luar daerah. Sehingga bila di daerah pemasok harganya naik, tentunya di Sultra akan mengikutinya, makanya pihaknya telah mengintruksikan sejumlah distributor untuk meningkatkan stok. “Apalagi mejelang Ramadhan dan lebaran saat kebutuhan meningkat, sudah pasti terjadi kenaikan harga. Itu sudah hukum ekonomi, bila permintaan meningkat, harga akan naik begitu sebaliknya. Kami juga akan segera turun lapangan untuk memastikan ketersediaan stok,” papar Sahibo beberapa waktu yang lalu saat ditemui. (lis)

Star One, Tawarkan Paket Internet Setahun Kendari, KP Menjadi salah satu operator penyedia jasa telekomunikasi seluler dan internet, Indosat juga membidik target para pencinta bola yang kini sudah mulai masuk fase akhir. Melalui produk CDMA-nya yakni Star One, Indosaat menawarkan paket modem murah dan internetan gratis selama satu tahun “Kami melihat adanya kenaikan traffic yang cukup signifikan penggunaan internet pada musim bola kali ini, menanggapi trend pasar tersebut kami mencoba menawarkan paket special modem Star One dengan gratis pemakaian selama Satu tahun,” kata Muhammad Hilmi, Pimpinan In-

dosat Kendari. Selain paket tahunan, Indosat juga menawarkan paket bulanan dengan harga yang sangat miring. Bayu Priambodo, Koordinator Direct Sales Indosat Kendari menambahkan, pihaknya membagi dua paket program saat ini, yakni untuk Star One pasca bayar dan pra bayar. “Program yang sudah berlangsung mulai dari awal pagelaran akbar piala dunia, telah berhasil meningkatkan traffic pengguna Star One di Kota Kendari,” kata Bayu. Proram ini bertarif hanya dengan Rp 333 ribu sudah bisa dapat modem dan gratis internet selama satu bulan tanpa batas untuk pengguna kartu pra

bayar. “Kemudian untuk pengguna pasca bayar bisa menikmati gratis internet tanpa batas selama setahun dengan membeli modem sehraga Rp 777ribu,” tambah Bayu lagi. Peningkatan traffic yang terjadi telah diantisipasi dengan memaksimalkan sekitar 11 (sebelas) BTS CDMA yang tersebar di Kota Kendari. “Kami mencoba mengikuti kemauan pasar, ternyata pasar merespon hal tersebut yang terlihat dari peningkatan pengguna Star One internet di Kota Kendari, kedepannya program-program seperti ini akan terus kami keluarkan dengan mengikuti trend pasar yang ada tentunya” tutup Bayu. (lis)


4

Kendari Pos | Senin, 5 Juli 2010

Setumpuk PR Polisi masih menanti Kalau tidak dikerja, apa kata dunia? Rekson minta Rektor tidak intervensi Supaya aklamasi saja ces Gubernur hambat penyerahan aset ke Pemkot Saatnya berbesar hati pak

Mempersoalkan Karikatur Sebagai Produk Jurnalistik SUDAH sanggupkah kita untuk hidup dengan kebebasan beropini? Kebebasan beropini akan menjadi sebuah cita-cita tinggi bagi masyarakat dengan peradaban rendah. Beropini adalah berpendapat. Berpendapat adalah hak asasi. Hak asasi itu dijamin undang-undang. Opini, dalam jurnalistik, bisa muncul dalam dua bentuk. Pertama tulisan, kedua gambar. Gambar yang beropini biasa disebut karikatur. Karikatur juga lazim disebut kartun opini. Dalam format tertentu, sebuah gambar karikatur tidak betul-betul muncul dalam bentuk kartun yang memberi tekanan pada gambar coret yang lucu. Tapi, juga dalam bentuk aliran lukisan lain yang begitu banyak jenisnya. Karena ingin tetap menyampaikan pendapat tertentu dalam gambarnya, ia bisa disebut sebagai gambar karikatural. Agak rumit mendefinisikan opini dalam bentuk gambar sekaligus sebagai produk seni. Sebab, sebagai produk kesenian, termasuk seni apa pun, yang diinginkan dari olah karya itu adalah sebuah imajinasi para penikmatnya. Sementara itu, imajinasi adalah sebuah ruang yang betul-betul bebas untuk diinterpretasikan. Tapi, serumit apa pun, karikatur tetap bisa diklasifikasikan, yaitu sebuah opini. Polri merasa berkeberatan dan tersinggung dengan gambar karikatur dalam sampul majalah berita mingguan Tempo edisi 28 Juni-4 Juli 2010. Yang membuat Polri tersinggung, konon, adalah gambar celengan yang divisualkan dengan gambar babi. ‘’Kami mendapat laporan dari seluruh Indonesia, institusinya merasa dicemarkan. Anggota dan keluarga kecewa, termasuk saya. Tidak pernah menggiring celengan babi,’’ kata Wakil Kepala Divisi Humas Mabes Polri Brigjen Zaenuri Lubis (30/6). Karena alasan itulah, Polri akan menggugat Tempo, baik secara perdata maupun pidana. Kasus-kasus opini dalam bentuk gambar yang kemudian oleh pihak yang berkeberatan lantas dibawa ke pengadilan sudah sangat sering terjadi di Indonesia. Dan buat Tempo, ini juga bukan hal baru. Yang menarik, ternyata pihak yang tersinggung selalu menerjemahkan gambar karikatural yang memang imajinatif itu dengan tafsir sendiri seolah-olah persepsi merekalah yang paling benar. Padahal, kembali pada klasifikasi cover Tempo itu, ia adalah gambar opini. Di sebuah masyarakat yang telah tegak betul tatanan hukumnya, gambar-gambar opini tak pernah direaksi sedramatis di sini. Kalau gambar itu dimunculkan dalam sebuah media, pihak yang marah paling banter hanya akan menyebut majalah atau koran yang memuatnya sebagai media murahan. Tidak bermutu dan tidak tahu etika. Atau, mengumpat seniman yang membuatnya sebagai seniman gendeng. Karena kebebasan beropini dijamin undang-undang, pembuat gambar opini atau orang yang menulis opini tak bisa dipidanakan. Orang yang tak setuju dengan sebuah opini dalam bentuk tulisan tentu punya hak untuk menyangkalnya, juga dengan tulisan opini. Opini dalam format tulisan memang lebih gampang bagi pihak yang berkeberatan untuk menyangkalnya. Cukup dengan membuat tulisan opini untuk menyampaikan keberatannya. Tapi, opini dalam bentuk gambar, sangat tidak mudah. Pihak yang berkeberatan atas muatan kritik gambar karikatur tak bisa menyampaikan keberatannya juga dalam bentuk gambar. Terhadap situasi ini, Dewan Pers punya peran penting untuk memberikan pemahaman dan pencerahan, terutama kepada Polri yang berencana membawa kasus karikatur Rekening Gendut itu ke pengadilan. Pertanyaannya, betulkah Polri tersinggung karena visualisasi dalam gambar karikatural itu? Jangan-jangan, itu hanya gertakan buat pers karena isi liputannya yang mengorek rekening sejumlah petinggi kepolisian. (*)

Rekening Gendut dan Kesederhanaan Hoegeng Oleh : Yahyanto

I

barat memberi kado ulang tahun, Majalah Berita Mingguan Tempo, dalam edisi akhir Juni 2010 menurunkan laporan utama tentang Rekening Gendut Perwira Polisi. Tetapi Kepolisian RI yang 1 Juli ini merayakan Hari Bhayangkara, kurang bahagia menerima kado majalah berita terkemuka dan relatif punya reputasi cukup bisa dipercaya pemberitaannya tersebut. Reaksi yang ditunjukkan Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol Edward Aritonang, seperti yang terlihat dalam tayangan televisi, mencerminkan kegusaran dengan beberapa jawaban yang di sana sini terasa emosional. Inspektur Jenderal Polisi Edward Aritonang tidak menanggapi substansi masalah menyangkut besaran-besaran angka dalam rekening para perwira Polri yang diungkap dalam laporan utama tersebut. Pembawa suara Mabes Polri ini, justru lebih mempersoalkan berbagai hal samping. Sang jenderal misalnya mempersoalkan siapa sumber berita. Apakah dari PPATK ataukah sumber lain dari internal Polri yang pernah mendapat data PPATK. Dan karena data analisis dan transaksi perbankan itu disebutkan sebagai rahasia negara maka pembocorannya merupakan pelanggaran hukum. Hadirnya gambar celengan babi di sampul majalah, juga menjadi persoalan. Celengan babi tentunya dimaksudkan sebagai simbol rekening yang isinya berjumlah besar, tetapi Edward Aritonang atas nama 400 ribu lebih anggota polisi se-Indonesia menafsirkannya sebagai penghinaan karena menyamakan polisi sebagai babi. Banyak anggota yang merasa terhina, katanya. Semoga saja penafsiran sang jenderal terhadap gambar sampul yang karikatural itu tidak akan diterima oleh para anggota Polri dengan pikiran dan emosi sempit sebagaimana layaknya menerima hasutan. Pantas berharap begitu, karena Polri adalah penegak hukum, maka tentunya pilihannya hanya satu, yakni penyelesaian hukum. Dari jawaban Kepala Divisi Humas Polri ini, terlihat bahwa Polri –kecuali ada desakan sangat kuat dari publik atau teguran Presiden– tak akan melakukan tindak lanjut menelesuri kebenaran berita rekening janggal para perwira Polri itu. Mereka akan lebih mengutamakan mencari kesalahan samping, seperti siapa yang membocorkan rahasia negara agar bisa ditindak sekalian bersama Majalah Tempo. Mereka juga akan lebih mengedepankan aspek pencemaran atau penghinaan terhadap institusi Polri. Ini sudah merupakan pola reaksi Polri sejauh ini terhadap berbagai kasus, yang menyangkut kepentingan para perwiranya.

Susno Duadji, meskipun ia juga adalah seorang perwira tinggi Polri, didulukan untuk ditindak begitu ia menjadi whistle blower (Penium pluit) dalam kasus mafia perpajakan dan mafia hukum di tubuh kepolisian. Diantara rekening para perwira Polri tersebut adalah: (Tempo interaktif 29 juni 2010) (1). Inspektur Jenderal Mathius Salempang, Kepala Kepolisian Daerah Kalimantan Timur, Kekayaan: Rp 8.553.417.116 dan US$ 59.842 (per 22 Mei 2009). Tuduhan: Memiliki rekening Rp 2.088.000.000 dengan sumber dana tak jelas. Pada 29 Juli 2005, rekening itu ditutup dan Mathius memindahkan dana Rp 2 miliar ke rekening lain atas nama seseorang yang tidak diketahui hubungannya. Dua hari kemudian dana ditarik dan disetor ke deposito Mathius. (2). Inspektur Jenderal Sylvanus Yulian Wenas, Kepala Korps Brigade Mobil Polri, Kekayaan: Rp 6.535.536.503 (per 25 Agustus 2005).Tuduhan: Dari rekeningnya mengalir uang Rp 10.007.939.259 kepada orang yang mengaku sebagai Direktur PT Hinroyal Golden Wing. Terdiri atas Rp 3 miliar dan US$ 100 ribu pada 27 Juli 2005, US$ 670.031 pada 9 Agustus 2005. 3. Inspektur Jenderal Budi Gunawan, Kepala Divisi Profesi dan Pengamanan Kepolisian Kekayaan: Rp 4.684.153.542 (per 19 Agustus 2008).Tuduhan: Melakukan transaksi dalam jumlah besar, tak sesuai dengan profilnya. Bersama anaknya, Budi disebutkan telah membuka rekening dan menyetor masing-masing Rp 29 miliar dan Rp 25 miliar. (4). Inspektur Jenderal Badrodin Haiti, Kepala Divisi Pembinaan Hukum Kepolisian Kekayaan: Rp 2.090.126.258 dan US$ 4.000 (per 24 Maret 2008).Tuduhan: Membeli polis asuransi pada PT Prudential Life Assurance Rp 1,1 miliar. Asal dana dari pihak ketiga. Menarik dana Rp 700 juta dan menerima dana rutin setiap bulan. (5). Komisaris Jenderal Susno Duadji, mantan Kepala Badan Reserse Kriminal Kekayaan: Rp 1.587.812.155 (per 2008). Tuduhan: Menerima kiriman dana dari seorang pengacara sekitar Rp 2,62 miliar dan kiriman dana dari seorang pengusaha. Total dana yang ditransfer ke rekeningnya Rp 3,97 miliar. (6). Inspektur Jenderal Bambang Suparno, Staf pengajar di Sekolah Staf Perwira Tinggi Polri, Kekayaan: belum ada laporan. Tuduhan: Membeli polis asuransi dengan jumlah premi Rp 250 juta pada Mei 2006. Ada dana masuk senilai total Rp 11,4 miliar sep-

Minta Tanggung Jawab KPU Konsel

085256056632

KPUD Konsel, tolong beri penjelasan kepada masyarakat soal Pemilukada di Konsel. Kami hanya mendapatkan informasi simpang siur. Mana sebenarnya yang benar.

Inspirasi dan Aspirasi Masyarakat Sultra

Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, semua wartawan Harian Pagi Kendari Pos dibekali tanda pengenal. Untuk menghindari aksi-aksi tidak bertanggungjawab dari oknum tertentu, masyarakat yang merasa ragu atau mencurigai seseorang yang mengatasnamakan wartawan Kendari Pos segera menghubungi Kantor Redaksi Harian Kendari Pos.

Penulis dosen Fakultas Hukum Universitas 19 Nopember Kolaka

Semprot Nyamuk Bayar Rp 20 Ribu

081245716927

Kendari Pos

anjang Januari 2006 hingga Agustus 2007. Ia menarik dana Rp 3 miliar pada November 2006. Berapa besar gaji seorang perwira tinggi polisi, apalagi perwira menengah, sehingga rekeningnya bisa berisi miliaran rupiah sampai angka puluhan, ratusan bahkan triliunan? Keberuntungan yang luar biasa? “Behind every great fortune“, kata Mario Puzo penulis buku tentang mafia The Godfather, “there is a crime”. Apa yang ada di benak anda, bila anda mengetahui seorang perwira kepolisian memiliki miliaran, apalagi puluhan miliar rupiah, di dalam rekening mereka? Ketika melihat dan mendengarkan berita perilaku perwira Polri tersebut, saya terkenang seorang mantan Kapolri pertama di era Soeharto yang bernama Jenderal Polisi Purnawirawan Drs. Hoegeng Iman Santoso atau akrab dipanggil “Hoegeng” yang terkenal sebagai sosok polisi yang disegani kawan dan lawan, tetapi di cintai banyak orang karena kelembutan dan sikap prinsip,jujur,dan sederhana. Karir kepolisian dimulai Setelah lulus PTIK 1952, Hoegeng ditempatkan di Jawa Timur. Setelah itu ia mendapatkan tugas yang kedua sebagai kepala reskrim di Sumut yang menjadi batu ujian bagi seseorang polisi pada saat itu, karena daerah ini terkenal dengan penyelundupan. Hoegeng disambut secara unik, rumah pribadi dan mobil telah disediakan oleh beberapa cukong perjudian. Ia menolak dan memilih tinggal di hotel sebelum dapat rumah dinas, masih ngotot, rumah dinas itu kemudian juga dipenuhi perabot oleh tukang suap itu. Kesal, ia mengultimatum agar barang-barang itu diambil kembali oleh pemberi dan karena tidak dipenuhi, akhirnya perabot itu dikeluarkan secara paksa oleh Hoegeng dari rumahnya dan ditaruh di pinggir jalan. Pada saat itu maka gemparlah kota Medan karena ada seorang kepala polisi yang tidak mampan disogok. Setelah bertugas di Medan dengan sukses dan mengantarkan kota Medan, Hogeng kembali ke Jakarta, ia tugaskan sebagai kepala jawatan imigrasi. Sehari sebelum diangkat, ia menutup usaha kembang yang dijalankan oleh istrinya, karena khawatir orang-orang yang berurusan dengan imigrasi segaja memborong bunga untuk mendapatkan fasilitas tertentu dari jabatannya. Ketika ia menjadi Kapolri putra Hoegeng memiliki hobi gokart yang cukup mahal pada 1970-an tetapi Hoegeng tidak membelikan putranya kesukaannya padahal ia mampu membelikan putranya gokart, putranya mendapatkan gokart karena yang bersangkutan

bekerja di toko suku cadang mobil. Hoegeng tidak mau fasilitas jabatannya digunakan oleh putra-putrinya. Tidaklah berlebihan kalau Pak Hoegeng termasuk pribadi yang amat langkah pada zamannya sekalipun ketika budaya korupsi saat itu belum separah sekarang. Apalagi yang terjadi adalah instansi yang pernah ia pimpin. Mencari orang seperti Pak Hoegeng di jajaran pejabat tinggi sekarang ini ibarat mencari jarum dalam tumpukan Jerami. Sampai ada sebuah joke dikalangan aktifis anti korupsi yang mengatakan “Hanya ada tiga polisi yang tidak mempan disogok: Hoegeng, Patung polisi dan polisi tidur” apakah sudah begitu jeleknya citra polisi di negeri kita? Polisi adalah institusi modern. Polisi tidak dikenal di dunia kangouw (persilatan). Pada cerita silat cina seperti dianalisis oleh Denys Lombarbard (aswi adam:1), tidak ada polisi. Bila sebuah keluarga dibunuh musuhnya, maka si anak yang kebetulan selamat, akan berguru kepada tokoh sakti dan akhirnya membalas dendam. Seperti dikemukakan oleh penulis Prancis Casamayor, Polisi adalah lembaga yang tidak tergantikan. Polisi itu ibarat sepatu yang senantiasa dibutuhkan. Bila sepatu itu dimasuki air, apakah sepatu itu akan dibuang dan kita berjalan dengan kaki telanjang? Sepatu itu dikeringkan dengan menjemurkannya, kalau ada yang sobek dijahit, tetapi sepatu itu tetap diperlukan untuk melindungi kaki dari beling, paku, dan benda tajam lainya. Persepsi seperti ini yang sebaiknya dikembangkan dalam menghadapi berbagai masalah yang mencoreng muka polri kita, Kisah” rekening gendut para perwira Polri” adalah bagian dari peritiwa oknum tertentu bukan melibatkan institusi, akan tetapi Polri juga tidak menutup mata atas kasus tersebut, sebab kasus ini sudah konsumsi publik. Dalam konteks ini pula sangat relevan diketengahkan keteladanaan seorang jenderal polisi Hoegeng untuk dicontoh. Bukan untuk kalangan polisi saja tetapi masyarakat umum pun dapat belajar dari kisah kehidupan Hoegeng, Justru pada saat sekarang ini tatkala wabah KKN menggejala di tengah masyarakat dari berbagai lapisan, dari atas sampai kebawah dari pusat sampai ke daerah. Budaya korupsi itu dapat ditangkal dengan nilai kejujuran, kerja keras, dan kesederhanaan seperti tercermin dalam tingkah laku Hoegeng. Namun sayangnya nilai-nilai luhur itu kian memudar pada berbagai komponen bangsa. “ DIRGAHAYU POLRI KE-64”

Di BTN PNS Baruga, masyarakat sudah dimintai uang Rp 20 ribu per rumah, untuk dilakukan penyemprotan nyamuk. Tapi sampai sekarang tidak ada tindakan tersebut, Ini sama halnya penipuan.

Pemimpin Umum : PP. Bittikaka Pemimpin Redaksi/Penanggungjawab : Milwan Redaktur Pelaksana : Sawaluddin Lakawa, Hasanuddin Koordinator Liputan : La Ode Diada Nebansi Redaktur : Luther Bittikaka, Manan Rachman, Ruslan Amrullah, Abdi Mahatma, Awal Nurjadin, Darwin Sihombing, Yenni Yusuf, Reporter : Sulis Setiarini, Emilia, Linri Merinda, Arifuddin, Awaluddin Usa; Koresponden : Yafruddin Yaddi, Syamsuddin (BaubauButon), Fitri Ashari (Buton Utara), Eliazer Alex Tato (Kolaka-Kolaka Utara), Arwan Mannaungeng (Jakarta), Hasruddin Laumara (Konawe), Herman (Konsel), Nuryadi (Bombana) ; Fotografer : Suwarjono ; Design Grafis : Muh Hajar Siddiq ; Karikatur : Arham Rasyid; Redaktur Khusus : La Paa, M Djufri Rachim; Sekretaris Redaksi : Ariyani Arifin; BPSDM : M Djufri Rachim; Teknologi Informasi : Sahdar ; Pracetak : Muhrisan (koordinator), Aser Rerung, Gunawan Chandra, Yusri Zubair, Samiruddin; Telepon Redaksi : (0401) 326513, Faks. Redaksi : (0401) 326512, Faks. Bisnis dan Keuangan : (0401) 323771; E-mail : bumianoa@plasa.com; Percetakan : PT Fajar Utama Intermedia Cabang Kendari; Alamat Perwakilan : Jakarta: Mu’min Rolle, Komp Widuri Indah, Blok A1-2, Jl. Palmerah Barat No.353 Telp (021) 5330976, Jakarta 12210; Biro Baubau-Buton-Wakatobi : Syamsuddin, Kolaka-Kolaka Utara :Eliazer Alex Tato; Harga Langganan : Kota Kendari dan Luar Kota (Sultra) Rp 65.000/Bulan, Luar Kota Rp 67.500/Bulan termasuk ongkos kirim, Eceran dalam Kota Rp 3.500,-Eksemplar-Eceran Daerah Rp. 3.500,-.

Penerbit : PT Media Kita Sejahtera, SIUPP : SK/Menpen No.191/SK/Menpen, SIUPP/B.I/1986/Tanggal 25 Juni 1986 No.131/Ditjen PPG/ K/1995 Tanggal 3 Agustus 1995, No 42/Ditjen/PPG/K/1996 Tanggal 12 April 1996, Terbit Sejak Tanggal 6 Juni 1970. Pembina : HM Alwi Hamu; Komisaris Utama : Syamsu Nur, Komisaris : PP.Bittikaka, Denny Ari, Benyamin B, Ridwan Arief Direktur Utama : Milwan; Direktur : Purwanto Sanam ; Ombudsman : Ramli Akhmad (Ketua), M Djufri Rachim, La Paa, Muhammad Saiful, SH, MH, Ariyani Arifin (Sekretaris) Manager Keuangan : Agus Tranhadi; Manager Iklan/Sponsorship : Haeruddin; Manager Sirkulasi : Muji Suwarno ; Manager Event Organizer : Rustam, Alamat Redaksi/Tata Usaha : Jl. Malik Raya No. 50 (0401)-3126515, Iklan: (0401)-3126110, Sirkulasi :(0401)3126515, Fax (0401)-3126512. Alamat Biro : Baubau Jl. Imam Bonjol No. Tlp (0402)-2826129/085241854000; Kolaka Jl. Pramuka No.5 Tlp (0405)-24211. Alamat Agen: Raha Jl. Lakilaponto, Tlp (0403)-21538, Pomalaa Jl.Nusantara No. 28 Tlp.(0405)-310105; Konawe (Unaaha) Halide, Jl. Sandela No.129 Tlp.(0408)-21506; Bombana (Rumbia) Tajudin Tlp/HP:085241659216, Aswin HP:085241605817. Kota Kendari : Kampung Salo Mintarsih, Sodohoa Hamisu, Tlp. 3125723, Tipulu Yusuf Tumora, Tlp.3127924, Wuawua Rusli, Tlp.3193008, Mandonga Theresia, Tlp.3122393, Puwatu Usman, Tlp. 3007069, Perumnas Incang, Tlp.3192061, Anduonohu Maxi, Tlp.3125474. Bank: BRI Cabang Kendari: 1.00000192-01-000428-30-4 (Rec. Giro), 2.0192.01.008593.50.1 (BRITAMA)


Senin, 5 Juli 2010

email : bumianoa@gmail.com

Anggota DPRD Konsel Terpecah Pro Kontra Anggaran Pemilukada Ulang Andoolo, KP Beda pendapat dan sarat kepentingan terlihat dalam keputusan persetujuan DPRD tentang perubahan anggaran untuk pemungutan suara ulang Pemilukada Konsel. Tetapan yang ditandatangani Ketua DPRD, Edy ternyata mendapat penolakan dari sebagian ang-

Investor Belum Kantongi Izin Menteri Untuk Menambang Emas Dalam Hutan Kasipute, KP Jumlah investor yang berniat mengelola tambang emas Bombana terus bertambah. Hingga saat ini tercatat 50 perusahaan yang diberikan Izin Usaha Pertambangan (IUP) eksplorasi mau pun operasi produksi. Dari jumlah tersebut ternyata belum satu pun penanam modal yang memegang izin dari Menteri Kehutanan untuk mengolah wilayah tambang yang masuk dalam kawasan hutan. Sekretaris Dinas Kehutanan Kabupaten Bombana, La Djunaha menyampaikan fakta

Baca INVESTOR di Hal 6

gota legislatif karena menganggap perubahan tersebut tidak melalui rapat Badan Anggaran DPRD. Anggota DPRD yang menolak anggaran pemungutan suara ulang tersebut lalu bersurat ke Gubernur Sultra agar pemungutan suara yang ditetapkan KPU pada 11 Juli mendatang tidak dilaksanakan. Surat bernomor 170/304/ 2010 tersebut ditandatangani 15 senator, masing-masing Irham Kalenggo, Tasbin Tadjuddin, Haeruddin (Golkar)

Rasyid, Tri Haryono,Armalaka, Andi Mansyur (PKS) Sarifuddin Pariwusi, Asryanto (PPP), Sahrun, Wawan Suhendra (PKB), Abdul Malik Silondae (PDIP), Turi Sanjaya (PNBKI), Awaluddin (Hanura) dan Abdul Halik (PBB). Untuk diketahui, keputusan Ketua DPRD bernomor 170/ 297/2010 perihal persetujuan penambahan dan penggunaan anggaran pemungutan suara ulang sebesar Rp 3,9 miliar pada 23 Juni 2010 lalu dianggap di-

lakukan secara sepihak tanpa melalui mekanisme dan pembahasan dalam rapat Badan Anggaran DPRD. Hal tersebut pun dinilai melanggar ketentuan undang-undang dan pertimbangan lainnya. Sebagian anggota DPRD dan Badan Anggaran yang bertandatangan akhirnya menolak pengalokasian anggaran untuk Pemilukada ulang hingga menunggu pembahasan pe-

Baca ANGGOTA di Hal 6

Langganan Luar Kota Rp. 67.500,-

Info Berlangganan/Pengaduan atas Pelayanan Pelanggan Koran Harian Kendari Pos untuk wilayah Kolaka/Kolaka Utara Hubungi : (0405)2324211 atau SMS : 0852 4172 4083


6

Kendari Pos | Senin 5 Juli 2010

Garap Tata Ruang, Rp 2 Miliar Habis Wangiwang,KP Bolak balik dibahas bahkan hingga konsultasi ke pusat, berkas Raperda Tata Ruang dan Wilayah, baru bisa dirampungkan. Penuntasan itu setelah Dinas Tata Ruang KP3K Kabupaten Wakatobi melakukan pendampingan kepada konsultan penata ruang Kementerian Pekerjaan Umum di setiap kecamatan. Kadis Tata Ruang KP3K, Muhammad Husain mengata-

kan, Kementerian Pekerjaan Umum mencari data pelengkap sebagai bahan penyusunan rancangan tata ruang dan wilayah tersebut. Setelah data itu disusun, maka akan diantar langsung hingga pada sidang penetapan Raperda tata ruang sebagai acuan pemerintah dan DPRD dalam menetapkannya menjadi peraturan daerah. ‘’ Data pelengkap itu merujuk pada aturan tentang pen-

gendalian kawasan strategis seperti hutan lindung. Dalam undang-undang nomor 26 tahun 2007 juga jelas diatur tentang perencanaan tata, pemanfaatan dan pengendalian pemanfaatan ruang,’’ jelas Hisaun. Pendampingan yang dilakukan selama tujuh hari pada konsultan penata ruang itu sendiri membutuhkan informasi tentang kondisi wilayah dalam kecamatan seperti masalah sosial budaya, infras-

truktur pembangunan hingga perencanaan pembangunan ke depan. ‘’ Kegiatan itu menyerap anggaran APBN dua miliar rupiah untuk membantu Kabupaten Wakatobi dalam menyusun rencana tata ruang dan wilayah menjadi Perda. Itu juga sebagai penghargaan kepada Wakatobi sebagai kabupaten terbaik kedua di Indonesia di bidang penataan ruang tahun 2009,’’ tandasnya. (cr1)

Kantor Baru, DPPKAD Dijaga Polisi Andoolo, KP Menempati kantor baru, Kepala Dinas Pendapatan, Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (DPPKAD) Konsel, Hj. Isma tak ingin lagi kecolongan. Sebab di tempat sebelumnya, instansi itu tercatat tiga kali kebobolan maling. Untuk mengantisipasi hal tersebut, kini

diberlakukan penjagaan satu kali 24 jam dengan bantuan keamanan dari kepolisian. Saat persemian kantor yang dilakukan Bupati Konsel, H. Imran, Kapolres, AKBP Bahri juga telah menyampaikan akan membantu DPPKAD dengan mengutus anggotanya. “ Dua personil Polres Konsel akan disiagakan

setiap hari, ‘’ sambung Kepala DPPKAD, Hj. Isma, akhir pekan lalu. Menurutnya, lokasi kantor keuangan yang baru itu terletak di perempatan jalan dari Rujab Bupati-Pertamina dan Kompleks Perkantoran. Letak strategis itu ternyata dianggap cukup rawan. Apalagi sebagai

besar konstruksi dinding bangunan terbuat dari akca. “ Di kantor sebelumnya, Kami telah tiga kali dimasuki maling. Selain uang, beberapa perangkat lunak komputer yang berisi data-data keuangan daerah, dicuri. Untuk itulah Dinas ini merekrut satuan pengamanan,”katanya. (era)

APBD 2009 Dievaluasi Gubernur Pasarwajo, KP Laporan pertanggungjawaban APBD 2009 oleh Bupati Buton, Sjafei Kahar mulai dibahas sejak awal bulan ini. Dalam sebuah rapat paripurna yang dipimpin Ketua DPRD Buton, LM.Yamin, Sjafei Kahar memberikan penjelasan umum ter-

Anggota ..................... rubahan APBD 2010. Jika terjadi pelanggaran hukum dalam putusan Edy itu, mereka yang bertanda tangan melakukan penolakan tersebut mengaku tak akan bertanggungjawab. Sementara itu, Edy didampingi sejumlah anggota dewan lainnya mengakui adanya pro kontra soal persetujuan pengalokasian anggaran.

hadap laporan keterangan pertanggungjawaban terhadap realisasi APBD tahun lalu itu. Kini, laporan tersebut telah diserahkan pada masing-masing fraksi untuk ditelaah lebih dalam. Agenda tersebut dijadwalkan akan berlangsung hingga

20 Juli mendatang. Pemandangan umum fraksi-fraksi, DPRD akan membentuk panitia khusus untuk menilai pertanggungjawaban penggunaan keuangan daerah dalam masa anggaran tahun lalu. ‘’ Setelah semua usai, maka Kami akan berkonsultasi dan melakukan

evaluasi ke Gubernur melalui Biro Keuangan Setprov Sultra (12-16/07). Selanjutnya, Kami akan kembali rapat untuk menyusun pendapat akhir fraksi dan paripurna persetujuan penetapan laporan pertanggungjawaban Bupati Buton tahun anggaran 2009,’’ jelas Yamin. (yaf)

Menurutnya, persetujuan tersebut dilakukan sesuai surat Gubernur nomor 273/ 2317 pada 21 Juni 2010 yang berisi tentang pemungutan suara ulang Pemilukada Konsel, termasuk penyiapan pembiayaan penyelenggaraan yang memadai dalam APBD. Respon itu juga dikuatkan dengan surat Bupati Konsel pada tanggal 22 Juni 2010 ter-

kait permintaan persetujuan perubahan, penambahan dan penggunaan anggaran Pemilukada. “Itulah yang menjadi pertimbangan persetujuan Ketua DPRD,” ujar Edy, akhir pekan lalu. Selain itu, legislator Demokrat tersebut mengaku, dasar lain untuk persetujuan anggaran pemungutan suara ulang ada pada Permendagri Nomor 13 tahun 2006 tentang

pedoman pengelolaan keuangan daerah, termasuk PP nomor 16 tahun 2010 tentang pedoman penyusunan peraturan DPRD tentang Tatib DPRD. “Apa yang saya lakukan bersama anggota DPRD lainnya sebagai hal yang wajar. Dan itu juga dilakukan karena KPU akan melaksanakan pemungutan suara ulang berdasarkan putusan MK,” alasannya. (era)

HUT Butur Bersama Bupati Definitif Kulisusu,KP Baru pada peringatan hari jadinya yang ke-3, Kabupaten Buton Utara (Butur) bisa mempunyai kepala daerah definitif. Pada tanggal 2 Juli lalu, Pemkab setempat pun merayakan HUT tersebut dengan meriah namun sederhana. Malamnya, juga digelar ramah tamah yang dihadiri langsung Bupati Butur, H. Ridwan Zakaria dan Wakil Bupati, Harmin Hari, termasuk para penjabat, tokoh adat, pemuda dan masyarakat di Rujab Bupati di Ereke. “ Setelah tiga tahun mekar, akhirnya kita telah memiliki bupati dan wakil bupati defini-

Ridwan Zakaria tif. HUT Kabupaten Butur ini adalah acara kita semua dan

kemenangan kita semua. Kalau pun ada perbedaan dalam Pemilukada lalu, itu adalah sebuah proses pendewasaan berpolitik. Saat ini kita telah menjadi daerah otonom dan harus mampu berdiri sendiri seperti daerah lain di Sultra,” pinta Bupati seperti dikutip Kasubag Info, Media Cetak Humas Pemkab Butur, Naaji, kemarin. Selain acara ramah tamah, digelar pula syukuran yang berlangsung di Keraton Baruga Ereke. Ada pula lomba masakan tradisional yang dinilai langsung Ketua Tim Penggerak PKK Butur, Murniati Ridwan Zakaria. (tri)

HANI Se-Sultra di Baubau Baubau, KP Kota Baubau dipercaya menjadi tuan rumah peringatan Hari Anti Narkoba Internasional (HANI) tingkat Provinsi Sultra tahun ini. Dalam agenda tersebut berbagai kegiatan seperti pencanangan program pengembangan desa/kelurahan peduli bahaya narkoba tingkat Provinsi Sultra pada 6 Juni 2010, besok

dan senam pagi di Pantai Kamali akan dihelat. ‘’ Gubernur Sultra,NurAlamdijadwalkanmembuka dan sekaligus melakukan pencanangan,’’ jelas Kepala Badan Komunikasi Informasi dan Pengolahan Data Kota Baubau, Sadarman. Asisten III Sekot Baubau, Kostantinus Bukide juga mengungkapkan, 170 pejabat se-

Sultra termasuk pimpinan perguruan tinggi akan turut hadir dalam seremoni tersebut. ‘’ Untuk menyosialisasikan gerakan anti Narkoba pemerintah telah melakukan pemasangan spanduk di tempat umum dan menggelar dialog tentang pencegahannya. Kami berharap, acara ini sukses,’’ tambah Asisten III. (k1)

PNPM Tuntaskan Jalan Tani Pasarwajo, KP Sepanjang 2,5 kilometer jalan usaha tani di Kelurahan Awainulu, Kecamatan Pasarwajo berhasil dikerjakan dengan program PNPM Mandiri. Jalan yang menghubungkan pemukiman warga dengan lahan perkebunan tersebut kini dapat dinikmati. Lurah Awainulu, Budiman Sarlub

Investor ..................... itu. Menurutnya, sampai saat ini yang dimiliki investor hanya sebatas rekomendasi pemberian izin Bupati Bombana dan Gubernur Sultra. ‘’Sudah banyak investor yang berupaya mengurusizinpinjampakaikawasan itu seperti PT. Panca Logam Makmur, PT. Panca Logam Nusantara, PT. Anugerah Alam Buana Indonesia, PT. Talenta Bina Persada, PT. Dian Anugrah Persada serta PT. Multi Garmindo,’’ rinci La Djuhana. Menurutnya, tahapan pengurusan izin dari perusahaan-perusahaan itu baru sebatas rekomendasi dari

mengaku, keberadaan akses transportasi itu membantu masyarakat untuk lebih efektif dalam melalui jalur menuju lokasi tempat mereka bercocok tanam. ‘’ Sebelumnya, untuk mencapai lahan mereka, para warga harus berjalan kaki dengan waktu sekitar tiga jam. Kini, dari tempat tinggal, mereka bisa

ke kebun dalam satu jam saja,’’ jelas Budiman. Awainulu dihuni sekitar 40 KK dan mayoritas menggantungkan hidup dengan bercocok tanam seperti jambu mete, kayu wola dan jati. Lahan tersebut lama tak dikelola warga dengan baik karena letak geografis lahan perkebunan yang berbukit itu sulit dijangkau. (yaf)

Bupati. Sedangkan yang sudah memperoleh rekomendasi Gubernur seperti PT. Bahtera Sultra Mining, PT. Sultra Utama Nikel, PT. Cahaya Gemilang Sentosa, PT. Maju Mulia Agung Utama serta PT. Ganesha Delta Permata. “ Permohonan izin Menhut itu memang tidak mudah. Pihak investor harus melalui beberapa tahapan mulai dari Bupati, Gubernur, Menteri Energi Sumber Daya Mineral serta terakhir Menhut,” katanya. Dengan belum adanya izin itu, La Djunaha mengingatkan kepada semua investor untuk tidak melakukan aktivitas apa

pun di dalam lahannya yang masuk dalam kawasan hutan sebelum memegang restu Menhut. “ Jika kami temukan, maka akan diproses sesuai hukum yang berlaku,” ancamnya. La Djunaha mengaku, selama aktivitas pertambangan emas Bombana, pihaknya sudah menemukan adanya kegiatan dalam kawasan hutan dan diduga dilakukan penambang illegal. “ Kalau perusahan atau investor belum kami temukan sampai saat ini,” ungkap La Djunaha yang mendapatkan amanah dari Kadisnya, Muhram untuk memberikan penjelasan. (nur)


7

Kendari Pos | Senin 5 Juli 2010

Terkesan Amatir dan Mudah Terendus Mata-mata ................ sehingga anda tidak perlu lagi peralatan khusus,” lanjutnya. Berdasarkan daftar barang bukti yang disita FBI dari 11 tersangka pelaku aksi matamata untuk Rusia di AS, tidak ada peralatan khusus seperti jaman perang dingin. FBI hanya menyita sejumlah laptop, memory cardk (flash disk) dan sejumlah telepon selular prabayar, serta sejumlah alat yang sudah lama dikenal di dunia intel seperti pesawat radio gelombang pendek, tinta yang tidak terlihat, serta peralatan enkripsi manual yang dikenal dengan nama ‘one-time pad’. Radio gelombang pendek lumrah dipakai di rumah-ru-

mah. Namun kini, para matamata Rusia menggunakan teknologi yang disebut FBI dengan istilah ‘Spy-fi’. Saat FBI menggelandang Anna Chapman, salah satu agen Rusia di AS baru-baru ini, tidak ada hal yang mencolok dari agen cantik itu. Rabu pekan lalu, Anna seperti biasa, pergi ke coffee shop in Manhattan dan bergegas menyalakan laptop. Dilihat dengan mata telanjang, tak ada hal mencurigakan. Namun tak berapa lama, Anna yang ada ci coffee shop sudah terhubung dengan sebuah mobil minivan yang ada di luar, yang belakangan diketahui FBI dikemudikan oleh agen Rusia lainnya. Tak ada kontak fisik sama sekali antar Anna dengan agen Rusia lain-

nya. Tak berapa lama, sejumlah data pun terkirim dari laptop Anna ke agen Russia lainnya, hanya dengan membuat jaringan Wi-Fi sendiri. Namun komunikasi rahasia itu tidak berlangsung lama. Antara Anna dengan agen Rusia di minivan hanya saling bertukar fata terenkripsi, dan laptop pun segera dimatikan. Menurut editor Wi-Fi Net News blog, Glenn Fleishman, penggunaan Wi-Fi sebenarnya terkesan amatir dan dapat dengan mudah terendus. Menurut Glenn, sebenarnya ada teknologi komersil lainnya yang tersedia untuk membuat transmisi pendek yang dikenal dengan nama gelombang radio ultrawide band, yang tidak akan

mudah terdeteksi FBI. Namun menurut Keith Melton, penulis yang bersama mantan direktur teknk CIA membuat buku ‘Spycraft’, mengatakan, penggunaan Wi-Fi itu justru menunjukkan pilihan yang sangat pintar. Sebab, tidak ada data yang diberikan lewat internet. Koneksi yang ada tak akan terlacak, jika FBI tidak memiliki peralatan analisa WiFi yang pintar di tempat dan waktu yang tepat. Menurut Melton, teknik itu mengingatkan pada teknologi intel CIA tahun 1970-an yang sekarang diterapkan BlackBerry. CIA membekali agen-agennya di Uni Sovyet dengan peralatan untuk menyampaikan pesan dalam jarak pendek yang tak terlihat.(ara/jpnn)

seseorang yang baru saja menjalani operasi ganti hati. Seperti halnya, kewajiban menghindari makan ikan mentah, tak boleh kena keringat orang lain, dan sejumlahproteksilainnya.”Jadi, bukannya sombong kalau berusahamenjauh,tapimemangtidak boleh,” imbuhnya. Dia lantas mengungkap, kalau beberapa minggu lalu dirinya melakukan check-up. Hasilnya, tidak ada masalah apapun yang muncul hingga satu tahun terakhir. Organ-organ tubuhnya semuanya bekerja normal, termasuk hati baru yang dimilikinya. ”Bersih, normal semua, ginjalnya juga bagus,” terangnya. Karena itu lah, salah satu pentolan grup Kantata Takwa itu sudah mulai bersiap-siap untuk beraktivitas normal lagi. Tak terkecuali, kegiatan bermusik yang sempat berhenti sejak dirinya divonis menderita sirosis liver (kerusakan hati) sejak 2007 lalu. Tak tangung-tanggung, bersama Iwan Fals dan beberapa rekan lain, dirinya telah merancang untuk mengulang sukses tur Kantata Takwa pada awal 90-an lalu. ”Tinggal lihat (perkembangan kesehatan) tahun ini, kalau normal, kami akan konser keliling tahun depan, begitu saja kok takut,” tegasnya. Saat ini, meski tidak terlampau ketat, Setiawan Djody masih membatasi kegiatannya. Terutama, jika harus bertemu dan berkumpul dengan banyak orang. Termasuk, salah satu sahabatnya Presiden ke-4 RI Abdurrahman wahid Gus Dur meninggal dunia sekitar akhir tahun lalu, dirinya juga hanya bisa mendoakan dari rumah. MantanasistenGusDursemasa presiden Al Zastrouw Ngatawi lah yang mengabari Setiawan Djody pertama kali. ”Iyo, tapi kosek yo, iki aku yo dorong setahun, dorong tentu iso survive, titip salam wae karo keluarga (iya, tapi nanti dulu ya, ini saya juga belum satu tahun, belum tentu bisa bertahan, titip salam saja sama keluarga,” pesan cucu pahlawan nasional HOS Cokroaminoto tersebut, ketika itu. Umumnya, hingga 2-3 tahun setelah operasi ganti hati, seseorang masih harus ekstra hatihati menjaga kondisinya. Setiawan Djody pun telah diingatkan oleh sejumlah orang terkait hal ini. Termasuk, dari Dirut PLN sekaligus chairman Jawa Pos Dahlan Iskan yang sempat pulamenjalanioperasigantihati. ”Iya Mas saya akan hati-hati, tapi sampeyan (anda, Red) juga hati-hati,” ujarnya, mengulang tanggapannya, lantas tertawa. Dia menegaskan, kalau dirinya hingga saat ini sama sekali tidak takut terhadap kematian. Menurut dia, kematian sesungguhnya adalah kehidupan di alam yang yang lain, yaitu alam kubur dan akherat. ”Saya siap, bukan siap mati, tapi siap hidup yang lebih luaslagi,”tandaslulusanpascasarjana Filsafat Universitas California, Amerika Serikat itu.

Setiawan Djody lantas menceritakan pengalaman spritualnya saat operasi transplant maupun sesaat sesudahnya. Dalam keadaan tidak sadar selama beberapa hari, di situasi antara hidup dan mati, dia merasa sempat seakan berada di sebuah lorong besar yang didominasi cahaya putih. Dia mengibaratkan, dia seperti berada dalam gambaran situasi di film Narnia, yang menggambarkan dunia fantasi yang diciptakan seorang pendeta C.S. Lewis. ”Indah, benarbenar indah sekali, binatangnya banyak, orang juga banyak tanpa bicara, dan ada satu orang berjubah putih,” tuturnya. Meski merasa waktu berjalan tidak begitu lama, saat itu, sekitar dua minggu dirinya tidak sadar semenjak operasi dilakukan. ”Nah, sejak itu lah, masa-masa berat harus saya lalui,” katanya. Menurut Setiawan Djody,

sejak sebelum operasi, dirinya sebenarnya sudah diingatkan oleh dokter bahwa masa paling berat memang bukan saat operasi dilakukan. Namun, adalah masa pasca operasi. ”Cak Nur waktu transplant kan juga nggak apa-apa kan, tapi pasca transpalan, rajanya sakit itu ada di situ,” terangnya. Pangkal leher bagian bawah suami dari Etty Djodi itu harus dilubangi untuk dijadikan semacam saluran sekresi. Sekresi adalah mekanisme membuat dan melepaskan substansi kimiawi dalam bentuk lendir yang dilakukan sel tubuh. Umumnya, sebagai respon adanya infeksi di dalam tubuh. Bapak lima orang anak itu mengungkap, bahwa paru-parunya terinfeksi pasca operasi. ”Darah, nanah dan lendir mengumpul jadi satu. Semua dikeluarkan lewat leher ini, jumlahnya katanya sampai literan,” ungkapnya.

Yogyakarta, KP Ketua Majelis Pertimbangan Partai PAN Amien Rais yakin bahwa hubungan historis antara Muhammadiyah dengan PAN tidak akan pernah hilang. Atas dasar keyakinan itulah Amien Rais mengaku tidak terlalu menghiraukan disharmonisasi antara PPP dengan Parmusi yang sudah mengarah pada posisi saling meninggalkan. Dia yakin Muhammadiyah tidak akan meninggalkan PAN. ”Belum saya analisa. Tapi

Melihat kondisi ayahnya yang seperti itu, anak dan istrinya tentu beberapa kali tak kuasa menahan sedih. Namun, beberapa kali pula Setiawan Djody meminta agar tidak ada satu pun yang menangis di hadapannya. ”Silahkan menangis, tapi di belakang saya saja, itu yang selalu saya bilang ke istri dan anak-anak,” imbuhnya. Di saat menjalani masa-masa penuh rasa sakit itu lah, satusatunya yang menurut Setiwan Djody paling mujarab adalah membaca wirid (bacaan dalam Islam untuk mengingat Tuhan). Anastesi yang diberikan dokter tidak cukup membendung rasa sakit yang muncul. ”Saya ada beberapa wiridan yang dikasih salah seorang kiai untuk menyentuh vibrasi ketujuh indera saya, wiridan ini yang membuat kita immortal (abadi, Red),” beber kolektor lukisan dan barang antik itu.(*)

Muhammadiyah dan PAN memang tidak ada hubungan organisatoris dan struktural. Namun ingat dalam hubungan kesejarahan, PAN lahir itu lewat Sidang Tanwir Muhammadiyah. Karena itu, kenyataan historis ini tidak pernah bisa dihilangkan,” kata Amien Rais, usai pembukaan Muktamar Muhammadiyah ke-46 dan peringatan 100 tahun Muhammadiyah, di Yogyakarta. Lebih lanjut Amien menjelaskan, memang dalam pertumbuhannya kadang-kadang ada

perbedaan pendapat. Tapi selama Muhammadiyah tekun dalam bidang pendidikan, kesehatan, dan keagamaan dan tidak terlalu jauh mencampuri politik, tentu akan aman sehat wal afiat. Demikian juga sebaliknya, sebagai institusi politik, PAN, kata Amien Rais, hendaknya jangan mengintervensi Muhammadiyah karena Muhammadiyah itu dalam usianya memasuki 1 abad berlalu sudah d e m i k i a n berpengalaman.(fas/jpnn)

TKI Capai 160 Ribu Orang TKI ...........................

Obat Paling Mujarab Adalah Wirid Rancang .....................

Amien Rais Yakin Muhammadiyah Tak Akan Tinggalkan PAN

setiap bulan meningkat sedikitnya 1.000 orang. Jumlah TKI di wilayah Tiongkok itu hingga hingga Mei mencapai 136 ribu orang dan sejak tahun lalu jumlahnya telah mengungguli tenaga kerja dari Filipina.

Kecenderungan permintaan terhadap TKI meningkat sejak tahun lalu terutama terutama untuk melayani para orangtua yang banyak ditinggalkan oleh anak-anaknya yang sudah mandiri. Menurut analisa pemerintah, warga Hong Kong memilih pekerja asal Indonesia kare-

na lebih mampu berbahasa Kanton dan sangat telaten mengurus orangtua. Karena itu Hingga bulan ini diperkirakan angka pekerja Indonesia di Hong Kong dapat tumbuh menjadi 150 ribu dan disalurkan masuk melalui jasa penyalur 254 perusahaan.(zul/agm)

Incar Dubes Negara Sahabat Teroris ....................... duta besar negara sahabat juga mendapatkan pengamanan ekstra. ”Selain dari pejabat kita juga pejabat luar negeri seperti, kedubes semua kedutaan sudah dijaga oleh Polda (Polda Metri Jaya),” imbuhnya. Sebelumnya, usai pen-

angkapan tersangka pelaku terror di Pamulang, Tanggerang, Banten beberapa waktu lalu, Kapolri Jenderal (Pol) Bambang Hendarso Danuri menyebut pola serangan teroris telah berubah. Ancaman serangan itu bukan lagi terfokus pada objek asing yang ada di Indonesia tapi, langsung kepada pemerintah Indonesia.

Bahkan Kapolri menyebut teroris menyusun sebuah skenario pembunuhan pejabat negara yang akan dilaksanakan pada perayaan HUT 17 Agustus mendatang. Dugaannya, rencana serangan ini diperkuat dengan pola latihan yang dilakukan kelompok ini dengan mengadopsi serangan gerilya seperti yang terungkap di Aceh Besar.(zul/jpnn)


8

Kendari Pos | Senin 5 Juli 2010

Semester Pertama Kemenkes Habiskan 30 Persen Anggaran

Luna-Tari

Segera Susul Ariel Sebagai Tersangka

CUT TARI

TKI Desak Hong Kong Naikkan Upah Usul Revisi RUU lewat Serikat Pekerja Jakarta, KP Upaya organisasi buruh migran Indonesia di Hong Kong atau Indonesian Migrant Workers Union (IMWU) pantas ditiru oleh rekan mereka sesama TKI di negara lain. Untuk mendapatkan kenaikan upah, mereka secara independen mengusulkan perubahan Undang-Undang Tentang Upah Minimun kepada pemerintah Hong Kong. Alih-alih menunggu pemerintah, mereka lebih mengutamakan langkah konkret melalui serikat pekerja. ”Kami sebagai pekerja rumah tangga asing justru tidak dimasukkan dalam RUU itu padahal dasar penyusunan RUU itu adalah untuk melindungi buruh dengan upah rendah, karena itu kami menuntut dengan tegas,” kata Ketua IMWU Sringatin ketika dihubungi dari Jakarta kemarin (4/7) Sringatin memaparkan, upah pekerja rumah tangga asing di Hong Kong rata-rata adalah HKD 3.580 (sekitar Rp 4,1 juta) per bulan, sedang untuk kategori pekerja berpenghasilan rendah Hong Kong sedikitnya menerima upah tidak kurang dari HKD 6.000 (sekitar Rp 6,9 juta) per bulan. Argumen pemerintah Hong Kong mengeluarkan pekerja rumahtangga asing dari RUU tersebut, menurut Sringatin, karena sulit melakukan penghitungan upah. Karena dalam RUU itu, upah dihitung berdasarkan hitungan jam. ”Nah, argumentasi pemerintah Hong Kong itu kami nilai berlebihan apalagi buruh migran asing kerap dikorbankan untuk menyelamatkan perekonomian Hong Kong tanpa adanya pengakuan terhadap mereka,” terang Sringatin. Dia mengemukakan, Dewan Legislatif Hong Kong pada 14 Juli 2010 akan memutuskan, apakah RUU tersebut dapat disahkan atau tidak. Untuk itu, IMWU akan terus menuntut dan menekan agar klausul tentang PRT asing dapat dimasukkan ke dalam RUU Upah Minimum di Hong Kong. ”Kami juga telah menggelar aksi dengan turun ke jalan bersama gerakan buruh Hong Kong pada 1 Juli lalu demi memeringati agenda tahunan kelompok prodemokrasi dalam memperingati hari kembalinya Hong Kong ke Tiongkok,” papar dia. Data pemerintah menyebutkan, jumlah TKI di Hong Kong

Baca TKI diHal. 7

Jakarta, KP Status saksi yang disandang artis Luna Maya dan Cut Tari dalam kasus video mesum dengan Ariel, tampaknya tak lama lagi bakal berubah. Polisi menngisyaratkan bahwa Luna dan Tari akan segera jadi tersangka kasus video porno. Rencananya, Polisi pekan depan akan segera menentukan status Luna dan Tari. Dari hasil serangkaian pemeriksaan, penyidik polisi sudah memiliki bukti cukup. ”Mungkin minggu depan ditentukan (status tersangka Luna dan Tari). Kemungkinan dinaikkan kelasnya (jadi tersangka) minggu depan,” ujar Kepala Bidang Penerangan Umum (Kabidpenum) Mabes Polri, Kombes (Pol) Marwoto saat dihubungi wartawan Minggu (4/7) siang. Langkah penyidik menyusul rampungnya pemeriksaan terhadap dua artis cantik yang diduga menjadi pemain dalam video mesum dengan Ariel. Pada Jumat (2/7) pekan lalu, penyidik Polri memeriksa Luna dan Cut Tari. Namun sebelumnya, Wakadiv Humas Brigjen (Pol) Zainuri Lubis pada Kamis (1/7) mengungkapkan pemeriksaan fisik terhadap dua artis cantik itu sudah selesai. Kepada penyidik, Cut Tari akhirnya mengaku bahwa dirinya memang wanita yang ada dalam video mesum dengan Ariel itu. Sedankan soal Luna, penyidik menyebutkan bahwa Luna memang memiliki tato lumba-lumba di pinggul sebelah kiri seperti yang terlihat dalam video mesum Ariel. ”Lumba-lumbanya masih ada. Kami sudah cek, masih ada kok,” ujar Zainuri Lubis.(zul/ jpnn)

LUNA MAYA

Endang Rahayu Sedyaningsih

Jakarta, KP Kementeraian Kesehatan Nasional (kemenkes) baru menghabiskan 30 persen APBN 2010. Padahal tahun anggaran sudah menginjak semester kedua. Menkes, Endang Rahayu Sedyaningsih mengakui masih belum memenuhi target penggunaan setengah anggaran pada semester pertama. Dari total anggaran sekitar Rp 21 triliun, pihaknya masih menghabiskan 30 persennya. Yakni sekitar Rp 5,25 triliun. ”Kami masih dalam proses lelang pengadaan barang dan jasa,” ungkapnya. Endang menyebutkan, pada semester dua ini pihaknya membuka 32 paket dengan jumlah total pengadaan sekitar Rp 290 miliar. Menuurut Endang, upaya pengadaan barang dan jasa tersebut telah dibuka secara online melalui Sistem Pengadaan Secara Elektronik di situs www.lspe.depkes.go.id. ”Disana kami buka macam dan jenis paket yang dilelang,” ujarnya. Bahkan, dilengkapi dengan proses dan langkah untuk mendaftar. Prosedurnya, lanjut Endang, dilakukan melalui 20 langkah utama. Diantaranya,

mendaftar sebagai peserta lelang hingga menjawab sanggahan. Dia menjelaskan, selama proses evaluasi lelang dan pengusulan calon pemenang akan dilakukan secara transparan dalam SPSE. Dia berharap dengan cara tersebut memberikan kesempatan pada masyarakat untuk turut berpartipasi di dalamnya. ”Jadi semua jelas apa yang ditawarkan dan jumlahnya. Juga ada berapa yang mendaftar dan siapa pemenangnya,” ucap Endang. Dia menambahkan, dengan SPSE terbukti adanya efisiensi anggaran. Endang menyebutkan, ada beberapa lelang yang sudah dalam proses unwishing tampak ada efisiensi sebanyak 3,5 triliun. ?Ini sangat menghemat sekali. Belum lelang yang lainnya nanti,? tuturnya. Terkait opini Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI terhadap pengelolaan keuangan kemenkes dengan penilaian Tidak Memberikan Pendapat (TMP), Endang mengaku akan terus melakukan perbaikan-perbaikan. ”Tentu pengalaman ini berharga untuk mengelola keuangan kedepan,” tandasnya.(nuq)


Langganan Dalam Kota Rp. 65.000,-

Senin, 5 Juli 2010

Warga Persoalkan Penataan Drainase Saat Program Kendariku Bersih dan Sehat di Kecamatan Mandonga

S PERUMAHAN MALIK RAYA

Masuk Titik Evaluasi Adipura 2010 SELAIN Kali Mandonga, Petokoan Mandonga dan Mall Basah yang menjadi titik evaluasi Adhipura tahun 2010, Pemerintah Kota Kendari juga memusatkan program Kendariku Bersih dan Sehat di Perumahan Malik Raya III, Kelurahan Korumba. Tak heran aksi bersihbersih yang didukung Kendari Pos dan PT Sinar Galesong Pratama dipusatkan di kawasan Perumahan Malik Raya III, kemarin (4/7). Untuk memaksimalkan upaya bersih-bersih yang menjadi salah satu titik evaluasi Adhipura, PT Sinar Galesong Pratama (Suzuki) memberikan bantuan alat bersih, seperti enam tong sampah, sapu dan skop. Aksi yang sudah tiga gali dilaksanakan di kecamatan se Kota Kendari itu, selain dalam rangka merebut Piala Adhipura yang ketiga kalinya, juga terkait dengan budaya sehat. Aziz, yang mewakili Dinas Kesehatan Kota Kendari, menuturkan, program bersih dan sehat yang dicanangkan Pemkot dan didukung Harian Kendari Pos adalah dalam rangka pencegahan penyakit, baik penyakit menular maupun penyakit yang tidak menular. Penyakit tidak tidak menular terkait faktor alam atau usia seseorang, adapun penyakit menular terjadi banyak penyakit menular dari penderita satu ditularkan ke yang lain. “Penyakit terjadi karena 4 faktor, di antaranya adalah lingkungan yang buruk, semisal diare atau malaria, bencana alam membuat air tercemar sehingga kita sakit. Faktor perilaku juga penentu munculnya penyakit, seperti di Kali Mandonga sampah menumpuk akibat ulah manusia dengan membuang sampah tidak pada tempatnya. Akibatnya, terjadi endapan yang

SUWARJONO/KP

DIALOG WARGA: Manager EO Intermedia Promotions Kendari Pos Rustam, bersama Camat Apriadi dalam dialog dengan warga, di acara Kendariku Bersih dan Sehat di kantor Kecamatan Mandonga, Sabtu (3/7).

Drainase Buruk Keluhan Warga Keluhan Tiap Kelurahan di Musrembang DRAINASE yang buruk, sehingga menyebabkan air kala hujan merembes hingga ke bahu jalan dan yang seringkali membuat banjir, rupanya menjadi usulan yang paling prioritas tiap kelurahan, saat

Baca WARGA di Hal. 10

musyawarah perencanaan pembangunan (Musrembang) dilaksanakan. Hal itu diungkapkan Camat Mandonga, Drs Apriadi, kemarin. “Keluhan dari masyarakat sudah sering. Dan apa yang jadi usulan di masyarakat, itu dibahas di tingkat kelurahan dan tertuang di Musrembang.

Baca DRAINASE di Hal. 10

Pertokoan Mandonga, Kawasan Bebas Sampah

SUWARJONO/KP

PERSIAPAN untuk meraih piala Adipura yang ke III tahun 2010, Pemerintah Kota Kendari menetapkan pertokoan di Kecamatan Mandonga, masuk dalam kawasan bebas sampah. Termasuk di dalamnya, areal lampu merah jalan Abdullah Silondae sampai kantor Wali Kota Kendari, merupakan kawasan bebas sampah. Itu artinya, di kawasan tersebut harus bebas dari aktivitas pembuangan sampah secara sembarangan. Itu ditegaskan Camat Mandonga, Drs Apriadi, saat membawakan materi Kendariku Bersih dan Sehat yang berlangsung di Kantor Kecamatan Mandonga, akhir pekan lalu (3/7). Menurut Apriadi, siapapun yang melanggar ketentuan Kawasan Bebas Sampah maka sesuai Perda akan diberlakukan sanksi tegas. Sanksi berupa denda adalah bentuk komitmen penmerintah dalam memberikan efek jera bagi warga, atau siapapun yang belum menyadari pentingnya hidup bebas

Suasana kompleks perumahan tumbuh Malik Raya, Kelurahan Korumba.

Baca PERTOKOAN di Hal. 10

Baca MASUK di Hal. 10

aat penyuluhan Program Kendariku Bersih dan Sehat yang kali ketiga dilaksanakan di Kecamatan Mandonga, sejumlah warga persoalkan penataan drainase di Kota Kendari yang belum optimal dilakukan Pemkot. Padahal, drainase sangat terkait dengan kondisi lingkungan yang sehat, apalagi saat musim penghujan. Tambi, warga Kecamatan Mandonga, mempertanyakan sikap pemerintah kota terkait optimalisasi peran drainase yang terkait dengan kemampuan peresapan air selama ini, tidak diprioritaskan Pemkot. Akibatnya, kata dia, walau upaya bersih-bersih dimaksimalkan semua stakeholder, akan menjadi sia-sia kalau fungsi drainase tidak optimal. Dalam

SUWARJONO/KP

MASUK PENILAIAN: Kompleks Malik Raya, Kelurahan Korumba belum diaspal.

Tahun Ini, Malik III Diaspal Deuker dan Drainase Masih Cari Dana SUWARJONO/KP

BERSIHKAN DRAINASE: Salah seorang warga Malik Raya sedang mengangkat sampah yang menumpuk dalam drainase.

ALASAN klasik warga yang sering dijadikan tameng sebagai penyebab banjir adalah drainase yang tersumbat atau drainase yang kurang lebar. Itu

pula yang jadi keluhan semua warga di Jalan Malik Raya III, Kelurahan Korumba, saat Kendari Pos bekerjasama PT Suzuki Galesong Pratama, menggelar aksi bersih kota melalui program Kendari Bersih, kemarin (4/7). “Sudah pernah ada juga di kecamatan ada kegiatan seper-

ti ini. Keluhan banjir akibat drainase sudah sering disampaikan. Tahun 2008 lalu sudah pernah ada program bersih-bersih dari kecamatan. Tapi, tetap saja drainasenya tidak diperbaiki,” kata Maskur, warga RT 9 Jalan Malik III, kemarin.

Baca TAHUN di Hal. 10

Kesalahan Jurnalistik Selesaikan dengan Mekanisme Jurnalistik. Gunakan Hak Jawab Anda karena Dijamin Undang-Undang


Metro

10

Penanganan Drainase Belum Maksimal Warga ..................... waktu sekejap di beberapa ruas jalan, terlihat air tergenang, bahkan banjir di pusat kota Kendari sehingga kerja keras dalam rangka merebut Piala Adipura yang ketiga bisa terancam gagal. “Apa artinya, kita sudah berupaya kerja keras untuk bersih-bersih kalau penataan drainase diabaikan. Kebersihan dan keindahan Kota Kendari hanya bersifat sementara, kalau hujan turun, banjir dimana-mana sebagai akibat drainase yang belum baik,” ungkapnya, saat penyuluhan Kendariku Bersih dan Sehat. Hal yang sama dipertanyakan Farhan, warga Kelurahan Mandonga. Ia menilai semua upaya pemerintah dan masyarakat, termasuk dukungan swasta akan menjadi sia-sia bila persoala drainase diabaikan. Bahkan, menurut

Farhan, arahan pemerintah untuk turut serta dalam program Kendariku Bersih dan Sehat tidak seimbang dengan peran pemerintah dalam penataan kota, khususnya masalah drainase. “Harus ada sinergi, di satu sisi masyarakat yang digiatkan pemerintah ternyata perlu dibangun motivasi psikologis pada masyarakat dan lembaga lain, instansi terkait dan pihak swasta. Penataan drainase mutlak dilakukan dalam rangka menyerap air di lingkungan, kalaupun program bersih dilakukan tapi ternyata drainase tidak berfungsi yang ada penumpukan sampah akibat banjir dimana-mana,” tamba Farhan. Karenanya, ia menyarankan, perlu dibangun spirit budaya bersih dan sehat yang melibatkan semua pihak, semisal buat surat peredaran himbauan ajakan untuk berperilaku bersih di instansi atau lembaga swasta

manapun sehingga menjadi budaya yang mengkristal. Pemerintah juga harus peduli pada kerusakan hutan akibat penebangan membabi buta yang bukan dari masyarakat. Menyikapi hal itu, Camat Mandonga, Drs Apriadi, mengatakan, saat musim penghujan memang akan terlihat bahwa yang tadinya bersih akan menjadi kotor karena penaganan sistem drainase belum maksimal. Namun, salah satu upaya untuk mengatasi hal itu, adalah partisipasi semua pihak. “Drainase akan tersumbat karena ketidakaturan dalam penanganan sampah, semisal ada yang buang sampah sembarang. Ini menyangkut perilaku kita, secara umum penanganan drainase belum maksimal dari kondisi kota lama menjadi kota berkembang. Ini yang sedang dibenahi Pemkot Kendari, yang tentu saja butuh waktu yang tidak singkat,” jelasnya. (emi)

Warga Malik Raya Harapkan Perhatian Pemkot Tahun ...................... Dia mengatakan, akibat drainase yang buruk, tiap hujan datang, Jalan Malik III pasti mendapat jatah banjir kiriman. Apalagi, posisi tempat tinggalnya yang tak jauh dari Masjid H Zaenal Latjinta, merupakan perempatan yang menghubungkan Jalan Malik-Made SabaraSaranani. Dan sudah jamak, apabila banjir menjadi menu sehari-hari tatkala hujan turun. “Kami hanya minta uluran tangan dari pemerintah untuk memperbaiki drainase di RW kami. Karena tiap hujan, pasti banjir dan kita sangat repot harus angkat-angkat barang. Minimal

ada pembenahanlah,” ujarnya. Apa yang jadi keluhan Maskur, diiyakan pula Parto Sarada SH. Ketua RT 9 itu mengatakan, yang menyebabkan air meluap sampai ke badan jalan adalah drainase yang lebarnya hanya 50 centi meter itu. Yang memperparah adanya induk pipa PDAM di dalam deuker yang menghubungkan ke drainase di perempatan depan Masjid H Zaenal Latjinta. “Disini, ada induk pipa PDAM. Akhirnya kapan hujan, tersumbat dan air tergenang disitu. Mungkin perencanaannya dulu, lebih awal ada pipa baru dekernya. Makanya, jalanan gampang rusak, karena tergenang air terus,” tandasnya. Karenanya, Parto sangat mengharap-

kan pembenahan dari pemerintah, mengingat Jalan Malik II merupakan daerah tambahan titik pantau adipura. Sementara itu, pihak Bina Marga Dinas PU Kota Kendari, Tigor SE, yang ikut mengawal kegiatan tersebut, mengatakan, tahun ini baru Jalan Malik III, yang kemungkinan besar akan dapat bantuan pengaspalan jalan. Sebab, kondisi jalan tersebut, sudah sangat parah. Sedangkan keluhan mengenai perbaikan deuker dan drainase, lanjut dia, baru diusulkan ke pusat. Lagi pula, kata Tigor, soal drainase dan deuker, bukan bagian bina marga. Menurut dia, bisa dikerjakan, apabila deuker dalam kondisi tertentu yakni deuker yang menghalangi jalan. (dri)

Kendari Pos | Senin 5 Juli 2010

Kali Mandonga Masuk Kategori Penilaian Pertokoan .............. dari sampah. “Memang belum banyak yang tahu, kawasan mana saja yang

masuk bebas sampah karena sosialisasi belum maksimal. Karenanya, kami harapkan dinas terkait membuat pamplet atau papan penyampaian kepada masyarakat, terutama bagi

warga yang berdomisili di sepanjang jalan poros. Sehingga informasi yang ada bisa membentuk perilaku budaya bersih dimanapun berada,” tandas Camat Mandonga. (emi)

Ramai-ramai Usulkan Drainase Drainase ................. Memang tiap tahun di Musrembang, baik tingkat kelurahan, kecamatan sampai kota, keluhannya soal fisik seperti drainase dan deuker,” katanya, ditemui di kegiatan Kendari Bersih yang mengambil lokasi di Jalan Malik Raya III, kemarin. Menurut dia, pemerintah dalam menetapkan skala prioritas yang akan diusulkan, tidak hanya mengacu pada tingkat Musrembang ke-

lurahan, tapi juga keluhan langsung dari masyarakat yang disampaikan melalui lurah. Sehingga, itu sudah sampai ke dua instansi yakni Dinas PU dan Bappeda Kota Kendari. “Hampir rata-rata kelurahan ada usulan drainase, deuker dan jalan. Tinggal mungkin realisasi, karena terkendala dana. Seperti kondisi jalan di Malik II, mudah-mudahan untuk pengaspalan sudah masuk,” jelasnya. Keluhan yang sama tak hanya datang dari warga. Apriadi sendiri,

bahkan mengeluhkan kekurangan di Kantor Camat Mandonga seperti belum adanya drainase sepanjang jalan menuju kantor camat, aula dan talud untuk pengamanan halaman kantor. “Kecamatan Mandonga itu membawahi 6 kelurahan yaitu Kelurahan Mandonga, Korumba, Anggilowu, Alolama dan Wawombalata serta Labibia. Rata-rata usulannya kebanyakan drainase. Jadi hampir semua usulannya dan itu sudah termuat di Musrembangtingkatkota,”tandasnya.(dri)

Kota Kendari Mulai Kekurangan DBD Masuk .....................

berdampak pada pendangkalan sungai,” ungkapnya. Menurut Azis, membuang sampah sembarangan sulit dicegah karena kesadaran kita yang tidak ada. Memunculkan penyakit, seperti DBD. Penyakit ini sulit dicegah, bisa dicegah dengan 3 M tapi sulit karena persoalan kesadaran masyarakat. Tutup air yang sudah kita tampung, mengubur barangbarang bekas. Umumnya warga hanya buang sampah sembarang, padahal wadah yang dibuang sembarang bisa dimanfaatkan oleh berkembangnya nyamuk

aedes aegypti yang bertekur di air yang jernih tanpa bersentuhan dengan tanah. “Sekali bertelur, nyamuk aedes aegypti akan hasilkan 100 telur, kalau tidak dikuras bisa bertahan 3 bulan. Kegagalan untuk menetas hampir tidak ada. Satu minggu bertelur 9 hari menetas baru berumur 14 hari dia mengigit kalau ada virus dia akan berpindah pada beberapa orang. Fogging adalah jalan terakhir, padahal tidak memutus rantainya. Fogging hanya membunuh nyamuk terbang tapi telurnya tidak,” tambahnya Azis. Olehnya itu, Program Kendariku Bersih dan Sehat adalah salah

satu cara yang bisa mendukung kehidupan bersih dan sehat. Selain menerima penghargaan Piala Adhipura dari Presiden RI, warga metro pun akan sehat. Yang harus diingat salah satu indikator penilaian Adhipura adalah kota sehat, dan kota sehat ditandai dengan berkurangnya penderita DBD. Sayang, penyuluhan Program Kendariku Bersih dan Sehat tidak dihadiri pihak Tata Kota Dan Dinas Kebersihan. Ketika dikonfirmasi, Kadis Kebersihan tengah di rumah duka. Adapun Pihak Tata Kota yang sudah tiga kali diundang panitia, ternyata tidak ada kabar beritanya. (emi)


Metro

Kendari Pos | Senin 5 Juli 2010

Kendari Pos Siapkan Program Gerakan Serentak Bersih Kota SELAIN mendukung Program Kendariku Bersih dan Sehat, Harian Kendari Pos yang juga konsen dengan masalah lingkungan juga tengah menyiapkan gerakan serentak bersih kota. Itu disampaikan Rustam, Manager Iven Kendari Pos, saat Penyuluhan Kendariku Bersih dan Sehat di Kecamatan Mandonga. Sebagai bentuk dukungan Kendari Pos atas program piala Ahipura III di Kota Kendari, Surat Kabar terbesar di Sultra ini, sedang menyiapkan gerakan serentak bersih kota, terutama di deretan Ruko di Kecamatan Mandonga sebelum aktivitas jual beli ditutup pukul 22.00 malam. Dalam program gerakan serentak bersih kota akan melibatkan semua karyawan Ruko untuk membersihkan di depan tokonya. “Soal pengelolaan sampah organik dan non organik, kami lagi programkan juga. Mudahmudahan dalam waktu dekat bisa dilaksanakan. Ini akan melibatkan semua pihak. Harian kendari pos sudah memikirkan secara psikologis tentang bentuk sosialisasi budaya bersih dan sehat. Tentu saja dengan melibatkan semua pihak, terutama anak-anak usia dini dengan memberikan pendidikan lebih awal tentang kebersihan,” tambah Manag-

SUWARJONO/KP

BERI BANTUAN: Tim Suzuki menyerahkan bantuan tong sampah kepada Camat Mandonga Apridi. er Iven Kendari Pos. Selain Kendari Pos, Pemerintah Kecamatan Mandonga juga mengusulkan program pembangunan skak model terali besi di setiap titik Kali Mandonga yang dimulai di wilayah

mandonga sampai Kelurahan Korumba yang akan direalisasikan tahun ini. “ Tujuan pembangunan skak dapat mengurangi jumlah sampah yang masuk ke teluk. Saat hujan kita terbantu sampah ter-

bawa banjir, tapi dampaknya adalah pendangkalan kota kendari. Karenanya, budaya bersih dan sehat ini didukung oleh perilaku kita untuk hidup yang bersih dan sehat,” pungkas Drs Apriadi, Camat Mandonga. (emi)

FKPPI dan Pepabri Muscab Bersama Kendari,KP Sebagai organisasi yang lahir dari rahim persatuan purnawirawana ABRI (Pepabri), tepatnya pada 12 September 1978 lalu, forum komunikasi puteraputeri purnawirawan TNI/Polri (FKPPI) Sultra dan Kota Kendari tentunya merasa perlu sharing hal-hal yang bersifat membangun organisasi. Hal inilah yang melatar belakangi dilaksanakannya musyawarah cabang (Muscab) bersama pada Sabtu (3/7) di salah satu hotel di Kendari. “Muscab ini merupakan Musab bersama antara FKPPI dan Pepabri, dimana dalam Muscab ini FKPPI dan Pepabri akan melakukan pemilihan pengurus dan pembahasan program-program, tentunya dengan mengacu pada program sebelumnya, sesuai dengan AD/

ART. Tidak kalah pentingnya program tersebut tentunya tetap mendukung program Pemkot Kendari, misalnya program kebersihan sebagaimana yang terdapat dalam Perda No 4 Tahun 1996 tentang K3,” ujar Ketua FKPPI Sultra, Yusrianto. Menurutnya, pengurus lama telah melakukan berbagai kegiatan, baik kegiatan sosial kemasyarakatan maupun pengkaderan. “Meskipun demikian, kami mengharapkan ke depannya konsolidasi organisasi, akan semakin terbina demi peningkatan kualitas organisasi,” pungkasnya. Sementara itu, Wali Kota Kendari, Asrun mengatakan Muscab tersebut dapat berdampak positif bagi internal organisasi FKPPI maupun Pepabri, serta pembangunan Kota Kendari. Pasaln-

ya organisasi tersebut sangat efektif dalam mengerahkan warga. “Mengenai masalah sekretariat Pepabri yang hingga saat ini belum tersedia, sudah menjadi bahan pemikiran kami juga, sehingga ke depannya dapat kami agendakan. Tetapi tentunya hal ini melalui pembahasan APBD terlebih dahulu,” katanya. “Utamanya bagi para anggota Pepabri, saya sangat salut karena dalam tubuh yang tidak muda lagi terdapat semangat jiwa pengabdian yang tetap berkobar. Misalnya ibu-ibu Pepabri di Jalan Betebete yang telah melakukan pembenahan lingkungan, sehingga lingkungan sekitar tampak lebih indah, karena itu orangorang seperti inilah yang kita butuhkan untuk memberikan motivasi pembaharuan,” tandasnya. (cr6)

11

Ditemukan Lima Penderita Kusta di Kolut Kendari,KP Ditemukannya lima orang penderita Kusta di Kolaka Utara (Kolut) oleh petugas kesehatan setempat, tepatnya di Kecamatan Lasusua dan Lapae, membuktikan jika kesadaran masyarakat tentang kusta tampaknya perlu terus ditingkatkan. Pasalnya kebanyakan masyarakat masih menganggap jika penyakit yang disebabkan oleh virus tersebut merupakan penyakit keturunan bahkan tidak memiliki obat. Padahal penyakit tersebut tidaklah demikian, bahkan secepatnya dapat diobati. Tidak mengherankan jika pengidap penyakit kusta merasa malu untuk melaporkan penyakitnya ke Puskesmas terdekat, bahkan parahnya keluarga pasien menjauhi pasien. Hal ini dikatakan Kadis Kesehatan Sultra, Amin Yohannes didampingi Kabid Pengendalian Masalah Kesehatan, Abdul Razak, akhir pekan lalu. “Penyakit kusta apabila ditemukan secara awal akan cepat disembuhkan, tetapi jika terjadi peradangan bahkan bernanah maka butuh pengobatan yang insentif, pasalnya ujung jari

Amin Yohannes dapat puntung dam kekakuan saraf. Karena itu masyarakat perlu memeriksakan secara dini jika terdapat tanda-tanda penyakit yang butuh masa inkubasi hingga 7 tahun ini, diantaranya terdapat bercak merah pada kulit dan kulit terasa mati rasa karena sarafnya tidak lagi berfungsi dengan baik,” beber Amin Yohannes. Mengenai banyaknya penderita kusta yang ditemukan di Kolut, dirinya mengungkapkan lebih dikarenakan dekatnya daerah tersebut dengan provin-

si Sulsel, yang mana Sulsel merupakan daerah yang pernah terbanyak penderita kustanya. “Sejak Januari hingga Maret 2010 ini telah ditemukan lima orang penderita baru, dengan 4 orang diantaranya berada pada tipe MB (tipe basah) dan satu orang lainnya berada pada tipe PB (tipe kering). Karena penyakit kusta telah memiliki obat, maka pasien dapat disembuhkan dalam waktu 6-9 bulan serta 12 bulan,” jelasnya. Amin juga mengungkapkan setiap tahun pihaknya telah melakukan pelatihan petugas medis kusta hingga ke tingkat Puskesmas, dengan obat bagi penderita kusta dapat diperoleh secara gratis, pasalnya merupakan hibah dari Belanda. “Karena itu tidak ada alasan bagi masyarakat untuk tidak berobat ke Puskesmas terdekat, lagi pula Pemda misalnya Pemda Kolut telah menunjukkan dukungannya melalui pemberian bantuan dana, yang terus meningkat dari tahun ke tahunnya. Misalnya tahun 2007 dialokasikan anggaran APBD sebesar Rp 30 juta lebih sedangkan 2008 sebesar Rp 35 juta lebih,” pungkasnya. (cr6)

Swiss-Bel, Berikan Pelatihan Anak-anak Buat Pizza Kendari,KP Swiss-Belhotel Kendari, Sabtu (3/7), menggelar kids cooking class yang bertema My Funny Pizza di Swiss-Café restaurant. Kegiatan ini diikuti kurang lebih 20 anak-anak berusia 7-10 tahun. Kegiatan yang dimulai pukul 15.00 ini diawali dengan perkenalan oleh Chef for Kids yang juga Pastry Chef Swiss-Belhotel Kendari, Chef Memet. Chef Memet menjelaskan mengenai bahan-bahan pembuat pizza dan memperagakan cara membuat adonan roti atau dough pizza. Anak-anak juga membuat pizza sendiri dari adonan dough yang sudah dipersiapkan. Mereka menaburkan tepung pada meja yang marmer yang digunakan untuk membuat pizza, kemudian piz-

za dipipihkan dan dicetak sesuai selera. Adonan dough yang sudah dicetak kemudian diberi taburan topping yang sudah dipersiapkan dan dipanggang. Dua door prize yang siapkan juga turut menyemarakkan suasana, yakni whole American cake dan whole meet lovers’ pizza. “Seru banget bisa bikin bentuk bintang untuk pizza-ku, pake topping sosis dan keju banyak-banyak pasti enak” ujar Anbiya (7 tahun) salah satu peserta. Pengetahuan tentang table manner atau sopan santun di meja makan juga diajarkan oleh Kak Santoso, Assistant F&B Manager Swiss-Belhotel Kendari. “Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan dan pengalaman baru bagi anak-anak dalam mengisi

waktu liburan mereka dengan hal yang positif dan bermanfaat. Kandungan pizza yang penuh dengan protein dan kalsium sangat baik bagi anakanak aktif di masa pertumbuhannya. Selain itu pizza juga sangat mudah dibuat dirumah.” Demikian ungkap Fauzi Firdaus, General Manager Swiss-Belhotel Kendari. Sementara itu, Ratih Lestio Wardani, Public Relations Swiss-Belhotel Kendari juga menambahkan, table manner atau sopan santun di meja diberikan dalam kegiatan ini, mengingat kebiasaan baik akan lebih diingat anak jika diajarkan sejak dini. “Semua itu harus diperlukan contoh serta praktek di rumah agar kebiasaan baik tersebut tertanam di benak mereka,” tambah Ratih (lis)


Kendari Pos | Senin 5 Juli 2010

Hiburan

13

Rossa Belum Ada Rencana Menikah BEBERAPA hari terakhir santer terdengar kabar bahwa penyanyi Rossa akan dilamar sang kekasih. Tak pelak, kediamannya di daerah Pejaten ramai dikunjungi wartawan. Mulai siang hingga malam, awak media memantau rumah Rossa. Tapi, ternyata rumah penyanyi bertubuh mungil itu sepi-sepi saja. Pada Rabu malam (30/6), mantan istri Yoyo, penggebuk drum Padi, itu terlihat menghadiri premiere Obama Anak Menteng di FX Plaza, Sudirman. Kontan, dia langsung dimintai konfirmasi perihal berita terse-

but. ‘’Aduh, itu becandaan, gara-gara saya nggak punya Twitter,’’ katanya. Jadi, oleh rekan-rekannya, perempuan yang akrab disapa Ocha itu diminta untuk bergabung di Twitter. Tapi, dia tidak mau. Karena dia tidak punya akun Twitter itulah, teman-temannya justru menjadikan dia bahan pembicaraan. ‘’Hedi Yunus sama Melly (Melly Goeslaw) yang bilang katanya saya lagi nyiapin kawinan,’’ ucap ibu satu anak itu, lantas tertawa. Gara-gara obrolan Hedi dan Melly, banyak orang yang

menanyakan itu langsung. Akhirnya berita itu tersebar hingga ke media. ‘’Kalau dibilang nggak ada api, nggak ada asap. Saya bilang ya itu apinya, gara-gara Twitter,’’ lanjutnya. Tapi, ketika disinggung mengenai rencana menikah, lagi-lagi Rossa menjawab belum ada rencana dalam waktu dekat ini. Memang, dia mengatakan sedang dekat dengan seseorang, tapi baru sebatas itu. ‘’ Lagi sibuk kerja, nih. Belum terpikir. Lagian, kalau aku mau nikah, masa nggak kasih tahu, sih,’’ ucapnya, lalu tertawa. (jpnn/yen)

Hasan Faruq Ali Mirip dengan Jackson daripada Obama

Qory Sandioriva Sandang Gelar Ningrat PUTRI Indonesia 2009, Qory Sandioriva mendapatkan gelar kehormatan Kanjeng Mas Ayu Qory Mustikaningrum dari Keraton Surakarta, Solo. Dalam acara Tingalan Jumenengan PB XII Tedjowulan atau Pemberian Gelar Kehormatan Kerajaan Surakarta, Sabtu (3/7), Qory menjadi penerima gelar yang termuda. Selain gadis kelahiran Jakarta, 17 Agustus 1991, itu, ada 19 artis, pejabat negara, dan tokoh masyarakat yang menerima penghargaan serupa. Antara lain, Akbar Tandjung, Ary Suta, Poppy Dharsono, Soraya Haque, dan Najwa Shihab.

Gadis berdarah Aceh itu mengaku bangga menjadi penerima gelar kehormatan yang termuda. Meski, saat prosesi pemberian gelar dia gugup juga. Maklum, kala menghadap Raja Paku Buwono XII Sinuhun Tedjowulan, dia harus berjalan jongkok. “Paling berkesan saat jalan jongkok menuju raja. Degdegan banget karena baru kali pertama. Latihan, tapi sebentar,” ucap dia. Rasa gugup semakin kuat lantaran acara tersebut juga dihadiri para raja dan pangeran dari seluruh Indonesia. Mulai raja Cirebon hingga Ternate. “Alhamdulillah pede. Jadi pen-

galaman. Dapat banyak pengetahuan juga. Misalnya, cara duduk untuk menyembah raja,” imbuhnya. Bagi Qory, gelar itu bukanlah beban. Pemilik rambut panjang tersebut justru terpacu untuk bersikap sesuai dengan arti nama yang disematkan kepadanya. “Mustika kan berarti yang bertuah. Ningrum, yang wangi, yang memberikan ketenangan. Senang banget dikasih nama itu, sebuah penghargaan. Saya harus sesuai dengan nama yang diberikan. Saya merasa punya tanggung jawab,” terangnya. (jpnn/yen)

Dapat Peran Berkat Senyuman

FILM Obama Anak Menteng tayang di bioskop tanah air sejak Kamis lalu (1/7). Karakter Barack Obama kecil yang menjadi pusat cerita diperankan dengan apik oleh Hasan Faruq Ali. Remaja 14 tahun itu memang memiliki fisik yang nyaris sama dengan sosok presiden AS itu ketika kecil. Kulitnya berwarna hitam kecokelatan. Senyumnya menawan. Setelah resmi diperkenalkan sebagai pemeran Barry (panggilan kecil Obama), Hasan sering mendapatkan pertanyaan yang sama: Apakah merasa mirip dengan Barry? Mendengar itu, Hasan hanya tersenyum. Dia memang masih malu-malu kalau berbicara di depan publik. Dia belum merasa kalau sekarang menjadi bintang film. Begitu juga ketika ditemui di FX Plaza Selasa lalu (29/6), setelah press

screening film debutan itu, Hasan yang datang dengan ditemani ayahnya, Najib Ali, dan adiknya, Nayla, tersebut kembali mendapatkan pertanyaan yang sama. Senyum pun langsung mengembang di bibirnya. “Hehe. Banyak sekali yang bertanya seperti itu. Saya bingung,” ucapnya. “Ada yang bilang saya mirip dengan Obama. Ada yang mengatakan mirip dengan Michael Jackson. Juga ada yang bilang saya mirip Denzel Washington. Banyak sekali. Mana ya yang benar?” katanya balik bertanya. Hasan merasa lebih mirip dengan Jackson daripada Obama. Meski begitu, justru karena Obama, mimpinya terjun ke dunia entertainment terwujud. Sejak kecil, sulung di antara empat bersaudara kelahiran New Mexico, 9 Desember 1995, itu ingin berkarya di dunia hiburan. Darah seni mengalir kuat dalam dirinya. Ibunya, Naseem Nahid DeVoe, adalah personel grup musik Debu. Dia merupakan pemain perkusi dan riq. “Saya sangat suka menyanyi dan berakting,” kata remaja yang setiap hari menggunakan bahasa Inggris dalam percakapan itu. Perjalanan Hasan mendapatkan peran Barry dimulai ketika Debu menjadi

bintang tamu sebuah acara yang dihadiri Damien Dematra. Kala itu pria yang menjadi penulis skenario Obama Anak Menteng tersebut melihat Ahmad, 8, adik Hasan. “Ahmad lalu diundang casting. Sebab, Damien mencari orang yang mirip dengan Barry,” tutur Hasan. Saat casting, Hasan menemani Ahmad. Wajah kakak beradik itu memang mirip. Tapi, sutradara Obama Anak Menteng, John De Rantau, justru merasa cocok pada pandangan pertama dengan Hasan daripada Ahmad. Pilihan John itu mulanya tidak disetujui produser. Sebab, Hasan sudah berumur 14 tahun. Sementara itu, Barry yang diceritakan dalam film tersebut berusia sembilan tahun. “Hasan ditolak karena terlalu besar. Tapi, insting saya sebagai director bilang dia yang pantas. Hasan punya senyum yang bagus,” jelas John. Akhirnya, Hasan dipilih. Ditanya soal perasaan bersaing dengan adik sendiri, penghobi membaca buku itu bilang tidak ada masalah. Apalagi, adiknya masih kecil. “Adik saya tidak apa-apa. Dia masih kecil. Malah, ketika casting, dia mengajak pulang untuk berenang,” kata Hasan yang tinggal di Indonesia sejak berusia empat tahun itu. (jpnn/yen)


Edukasi

14

Kendari Pos | Senin 5 Juli 2010

Kembangkan Potensi Sekolah Imbas Kendari, KP Merujuk pada SK Kementrian Pendidikan Nasional, SMPN 9 Kendari dipercaya menjadi sekolah imbas atas SMPN 3 dan SMPN 7 Kendari. Keputusan tersebut berlaku mulai April 2010 lalu. Saat ini kedua sekolah tersebut sedang berupaya untuk menggenjot potensi, tentunya dengan referensi yang diperoleh dari SMPN 9 kendari sebagai sekolah pengimbas. Menjadi percontohan bagi sekolah lain menurut Kepala SMPN 9 Kendari, Nurdin Tinggila M Pd merupakan tanggung jawab yang cukup besar. Lebihlebih dalam hal kualitas, minimal

sekolah pengimbas memiliki standar kualitas yang lebih menonjol agar dapat memberikan referensi pengembangan untuk sekolah yang diimbasnya. “Dalam waktu beberapa bulan, kami lihat SMPN 3 Kendari maupun SMPN 7 Kendari sebagai imbas dari SMPN 9 Kendari mulai menunjukkan peningkatan. SMPN 3 Kendari kami genjot mengenai pembenahan administrasi, serta optimalisasi pemanfaatan laboratorium IPA dan perpustakaan serta lingkungan sekolah berwawasan wiyata mandala. Sedangkan SMPN 7 Kendari kami genjot dalam pengembangan manajemen sekolah serta

strategi penerimaan peserta didik baru (PSDB),” terangnya. Kepala SMPN yang pernah berprestasi tahun 2008 dan baru saja menyelesaikan studi S1 di Fakultas Hukum Unhalu itu juga menilai untuk pengembangan sekolah imbas, diupayakan agar sekolah yang diimbas bisa lebih maju dari sekolah percontohannya. Pasalnya, hal itu merupakan salah satu tolah ukur keberhasilan SMPN 9 Kendari memberikan pandiuan pengembangan sekolah, serta kemampuan sekolah imbas mengadopsi strategi yang positif dalam peningkatan mutu sekolah. Dalam rangka evaluasi program sekolah imbas, dalam waktu de-

kat akan dilaksanakan persentase, sekaligus pelaporan mengenai program tersebut, yang akan dilaksanakan di Surabaya dalam waktu dekat. Sementara itu, kata Nurdin untuk SMPN 9 sendiri, saat ini sedang menyelenggarakan program esensial dalam rangka peningkatan mutu pembelajaran, melalui musyawarah guru mata pelajaran (MGMP). Sebanyak 98 guru dilibatkan dalam kegiatan yang berlansgung sejak 2 s.d 11 Juli itu, dan diharapkan dapat memberikan kontribusi positif dalam peningkatan kemampuan dan kompetensi guru sebagai tenaga pendidik. (cr5)

PNF Sebagai Pelengkap Pendidikan Formal Kendari, KP Peran PTK-PNF sangat penting karena dari karya-karya mereka, sehingga terbina sekitar 120 juta penduduk Indonesia. PTK-PNF mendidik mulai PAUD, keaksaraan, kesetaraan, dan pendidikan kecakapan hidup. Pendidikan non formal berfungsi sebagai pelengkap, pengganti dan penambah dari pendidikan formal. Demikian dikatakan Dirjen PMPTK Kementerian Diknas, Prof Dr Baedowi M Si, pada pelaksanaan jambore PTKPNF Sultra beberapa waktu lalu. Menurut dia, jambore merupakan salah satu wujud dari proses yang dilakukan dalam peran secara profesional mengabdikan diri pada PNF, tentu sebagai inovasi pelak-

sanaan tugas di jalur PNF. Untuk itu pemerintah memberi penghargaan untuk mengeksplorasi kemampuan secara profesional dalam jambore 1000 PTK-PNF untuk meningkatkan mutu dan kualitas. ‘’Saya menyambut positif pelaksanaan jambore tingkat Provinsi Sultra yang dilaksanakan BPKB Sultra, yang dibantu dengan tim dari akademisi, praktisi dan pemerhati pendidikan,’’ katanya. Dikatakan, peran PTK sangat berat terutama dalam menjangkau sasaran terpencil dan terpancar di pelosok tanah air. Tidak kalah beratnya pula bagaimana menyinergikan antara kebutuhan pendidikan masyarakat dengan kemampuan para pendidik dan ten-

aga kependidikan. Secara terpisah, Kepala BPKB Sultra, Drs LM Husen Tali M Pd mengatakan, peserta jambore provinsi selesai diseleksi. Tercatat sebanyak 35 peserta utusan dari kabupaten/kota yang diseleksi sejak tanggal 28 s.d 30 Juni lalu di Kendari. Berhasil keluar sebagai juara sebanyak 14 orang. ‘’Para juara provinsi akan mewakili Sultra pada jambore nasional di Surabaya, tanggal 28 Juli s.d 2 Agustus mendatang. Sebelum mereka diberangkatkan, terlebih dulu akan diberi persiapan yang matang agar lebih siap bertarung dengan peserta dari provinsi lain,’’ kata Husen Tali. Para juara telah ditetapkan se-

bagai pemenang jambore PTKPNF tingkat Provinsi Sultra tahun 2010. Terdiri dari Asrida, A.Ma pendidik PAUD, Drs Guntata Siono B M Pd tutor paket B, Arbaing S PdI pengelola PKBM, Rusnawati Basruddin SP pengelola TBM, Bahtiar S Pd pamong belajar SKB dan Amin S Pd penilik. Selain itu, Sarjan Abdullah Taewa pengelola IT, Baco S Kom pengelola kursus, Syamsiah S Pd I pengelola PAUD, Drs Max Rhein Takalumang instruktur kursus seni musik, Hastuti Said S Pd tutor KF, Roslina SS instrukur bahasa Inggris, Hj A Rahma Pangerang instruktur senan dan Ika Dian Primawaty Ado sebagai pemenang instruktur tata rias. (lut)

ULFAH/KP

Para pemenang lomba mewarnai yang diselenggarakan Detik-Enterprecise yang berlangsung di Aula BI Kendari.

Calon PDB SMAN 5 Kendari Diseleksi Kendari, KP Penetapan SMAN 5 Kendari sebagai sekolah model, berpengaruh besar terhadap upaya peningkatan mutu di sekolah tersebut, tidak heran jika dalam proses penerimaan peserta didik baru (PDB) tahun ini, sekolah itu melakukan seleksi ketat kepada calon siswa baru. Kepala SMAN 5 Kendari Tenggaruddin M Pd mengatakan, kepercayaan yang diberikan pemerintah atas status sekolah model yang disandang SMAN 5 adalah apresiasi luar biasa. Berkaitan dengan itu, akan berupaya maksimal untuk melakukan perubahan-perubahan, dalam rangka peningkatan kualitas sumber daya

sekolah termasuk siswa. “Sabtu lalu, kami telah melaksanakan seleksi akademik kepada calon peserta didik baru. Sekitar 800 lebih pendaftar kami seleksi untuk menentukan siapa saja yang berhak masuk sekolah ini,” terangnya. Materi tes, menurut mantan guru SMAN 2 Kendari adalah mata pelajaran yang diujikan antara lain, matematika, IPA, bahasa Indonesia dan bahasa Inggris. Nilai tes bukanlah ukuran utama penentuan kelulusan, pasalnya 50 persen kelulusan ditentukan berdasarkan nilai ujian akhir yang diperoleh siswa di SMP, dan 50 persen ditentukan dari hasil tes akademik. (cr5)


Edukasi

Kendari Pos | Senin 5 Juli 2010

15

Moralitas, Sastra, dan Kebenaran Uniawati BELAKANGAN ini, begitu banyak tontonan dan berita yang disuguhkan kepada masyarakat seputar pemberitaan mengenai video porno selebriti. Hampir di semua siaran televisi memberitakan tentang kasus itu. Berita itu disiarkan tidak hanya pada acara-acara tertentu saja, misalnya pada acara infotainmen, tetapi juga pada acara pemberitaan yang lain. Dianggap begitu besarkah pemberitaan itu sehingga kemudian merajai hampir di setiap acara pada setiap siaran televisi? Atau jangan-jangan hanya karena yang diberitakan itu kebetulan adalah seorang selebriti sehingga dianggap akan memiliki nilai jual dan daya tarik tinggi sehingga masyarakat akan tertarik untuk menontonnya. Beredarnya video porno itu di tengah masyarakat secara bebas memang patut untuk disayangkan karena banyak pihak-pihak yang tidak layak menontonnya ikut pula menyaksikan tayangan video tersebut. Hal ini tentu saja akan memengaruhi perkembangan moral bangsa. Dengan alasan itu, kasus ini kemudian berkembang semakin lebar dan menjadi topik pembicaraan di mana-mana. Salah satunya adalah membicarakan pihak-pihak yang dianggap paling bersalah dalam hal ini. Sebagai manusia, entah itu

pelaku pembuat video atau yang mengedarkan video tentu saja tidak pernah luput dari segala kesalahan dan kekeliruan. Tulisan ini tidak akan membahas lebih lanjut mengenai kasus video porno itu. Apa yang saya paparkan di atas hanya sekadar ilustrasi tentang minimnya moralitas bangsa sehingga perbuatan yang “rendah” seperti itu dijadikan tontonan yang menarik di hampir semua lapisan masyarakat. Fenomena seperti ini tentu saja sangat memprihatinkan karena masyarakat seolah-olah sulit untuk memberikan garis batas antara kesalahan dan kebenaran yang dilakukan sehingga timbul fenomena tersebut. Sebagai manusia, memang selayaknya untuk selalu berhati-hati dalam setiap tindakan yang akan dilakoninya agar tidak menimbulkan suatu dampak yang bisa mencemarkan nama baik, bukan hanya dirinya sendiri, melainkan seluruh masyarakat yang menyangkut dengan dirinya. Kesalahan dan kekeliruan merupakan dua hal yang memang tidak bisa dihindari oleh manusia sebagai mahluk biasa. Namun, sedapat mungkin dapat menghindari terjadinya kesalahan dan kekeliruan dalam dirinya. Untuk itulah kiranya manusia senantiasa perlu selalu mencari akan adanya suatu kebenaran. Seorang filsuf berpendapat bahwa yang

menyebabkan kekeliruan manusia adalah manusia itu sendiri. Oleh karena itu, manusia perlu bertindak dengan menggunakan pikiran, kehendak, dan sekaligus perasaannya agar tidak menimbulkan kekeliruan. Kaitannya dengan kasus dan permasalahan di atas, sastra adalah salah satu media alternatif untuk memberikan perenungan dan pembelajaran moral kepada masyarakat. Melalui sastra, banyak kearifan yang dapat dipetik di dalamnya dan dijadikan pedoman dalam berbuat atau pun berinteraksi dengan orang lain. Sastra sebagai salah satu karya seni adalah karya yang dibuat untuk memenuhi kebutuhan batiniah atau kepuasan batiniah dengan unsur keindahan yang ada di dalamnya. Di samping itu, sebuah karya sastra sebagaimana karya seni lain, juga harus dapat memberikan suatu “arti” bagi kehidupan rohaniah para pembaca atau penikmatnya. Misalnya pengetahuan, pengalaman, pandangan, atau juga pengertian, yang secara keseluruhan dapat memperkaya pengalaman batin seseorang sehingga dia dapat menentukan sikap dan mengambil keputusan dalam menghadapi persoalan di dalam kehidupan dengan lebih bijaksana. Membaca sastra tidak hanya dapat menambah wawasan kesastraan semata, tetapi juga dapat memberikan ban-

yak pengalaman batin yang berguna bagi perkembangan dan pembentukan moral bangsa. Sastra di satu sisi dapat menjadi media pembelajaran moral yang baik untuk anak-anak karena sastra selalu mengandung kebenaran tentang sesuatu yang ada di masyarakat. Kebenaran dapat diperoleh melalui sebuah karya sastra karena tercipta melalui suatu proses perenungan yang dalam. Sesungguhnya kebenaran itu selalu dan selalu dicari. Bahkan ketika kebenaran itu tidak dapat ditemukan di muka bumi, orang-orang rela mencarinya sampai ke luar angkasa dengan menggunakan peralatan teknologi yang canggih. Hal itu menunjukkan betapa pentingnya seorang manusia yang berilmu untuk terus mencari kebenaran itu, sebab kebenaran yang sifatnya kodrati tidak ada yang hakiki kecuali kebenaran atas kodrati. Untuk menjadi orang yang bijaksana, kita tidak harus bisa mengetahui semuannya. Kita cukup menjadi orang yang senantiasa berpegang teguh pada kebenaran. Olehnya itu, sebagai manusia, kita tidak hanya cukup berpangku tangan menerima adanya suatu kebenaran, tetapi kita harus menjadi mahluk pencari kebenaran. Dengan demikian, mengenal sastra akan membantu untuk menemukan suatu kebenaran dan memberikan perenungan tentang hidup yang mengarahkan pada prilaku baik. (*)

Penulis adalah staf teknis Kantor Bahasa Prov. Sultra

SARFIAYANTI/KP

Guru-guru SMPN 5 Kendari yang sedang merevisi KTSP.

Guru Revisi KTSP Kendari, KP Masa liburan tidak disia-siakan guru SMPN 5 Kendari. Hampir setiap semester usai proses pembelajaran dilakukan, sekolah memrogramkan kegiatan untuk meningkatkan kompetensi dan kemampuan guru dalam mengajar. Seperti halnya yang dilaksanakan 60 guru SMPN 5 Kendari tanggal 2 s.d 3 Juli lalu. Selama dua hari, para guru mengikuti workshop revisi KTSP yang bertujuan untuk mengevaluasi kurikulum yang sudah ada. Semua guru mata pelajaran ikut terlibat dalam kegiatan itu. Setiap guru bidang studi membentuk kelompok dan menyusun program KTSP sesuai petujuk yang ada. Panduan belajar yang sudah dibuat kemudia dipersentasikan untuk mengetahui apakah KTSP yang dibuat sudah tepat atau masih perlu perbaikan, sesuai

dengan kondisi sekolah saat ini. Penanggungjawab kegiatan workshop KTSP, La Muli S Pd mengatakan, hari pertama para guru diberikan tugas merevisi kurikulum, sedangkan pada hari kedua mereka ditugaskan menyusun administrasi guru. “Diharapkan setiap tahun ada peninjauan kurikulum, untuk menyesuaikan dengan kondisi pembelajaran yang ada, dan mengantisipasi adanya kemajuan dalam hal pembelajaran agar siswa tidak ketinggalan materi esensial pembelajaran,” terang La Muli. Penyusunan KTSP menurutnya, sangat bermanfaat bagi guru, dan meringankan tugas guru dalam mengakar. Mereka tidak perlu kerepotan lagi menyusun persiapan yang terperinci untuk mengajar, karena panduan pengajaran dan pembelajaran sudah ada dalam KTSP yang disusun, dan akan diperbanyak berdasarkan mata pelajaran guru masing-masing. (cr5)


KOMUNIKASI BISNIS

16

Kendari Pos | Senin 5 Juli 2010

PROMOSI TEPAT, USAHA MANTAP: Anda ingin mempromosikan usaha/bisnis anda? pasang iklan dalam bentuk berita + foto di Rubrik Komunikasi Bisnis (Kombis). Dengan biaya promosi yang relatif terjangkau, kami memberi jaminan promosi usaha/bisnis anda akan tepat dan maksimal. Hubungi team Kombis. Call/SMS 081341772227

Suzuki Titan Pecahkan Rekor MURI

Diskon 3M dari DLU Berlaku Untuk Juara Kelas TK, SD, SLTP dan SMU

Digeber 60 Jam 20 Menit Tanpa Henti, Tangguh Melintasi 570 Kota, sepanjang 20.000 Km TRADISI pabrikan motor Suzuki Indonesia menguji kehandalan dan ketangguhan mesin produk terbarunya yang berjuluk Suzuki Titan 115cc kembali menorehkan prestasi gemilang yang belum tentu bisa dicapai oleh motor bebek merek manapun juga. Dalam uji ketahanan mesin yang berlangsung selama tiga hari tiga malam (15-17 Mei 2010) di Sirkuit Sentul Bogor, melibatkan 18 pembalap terbaik Suzuki dari berbagai daerah di Indonesia, termasuk rider Sulsel, Ceper Mohan, sukses membuktikan jawara baru Suzuki berjuluk Titan tangguh digeber selama 60 jam, 20 menit tanpa henti. Atas prestasi Tiada Tanding tersebut, Museum Rekor Indonesia (MURI) menganugerahi Titan sebagai motor terbaik dengan ketahanan mesin terlama, sekaligus memecahkan rekor MURI 50 jam nonstop yang sebelumnya dipegang Suzuki Smash. “ Selama ini hanya pabrikan motor Suzuki yang berani menguji ketahanan mesin setiap produknya. Sementara merek lain belum berani, dan pasti tidak berani karena memang sangat berisiko. Karena itulah hanya kualitas Suzuki TITAN tiada tanding,” ungkap Fredrik, Marketing Manager, PT Sinar Galesong Pratama. Pada uji ketahanan mesin yang sangat berisiko tersebut, komsumsi BBM yang dihabiskan Titan terbukti sangat irit. Pada kondisi normal, per satu liternya mampu dicapai 67 km. Dengan pencapaian ini, dipastikan Titan lebih irit dan efisien dari motor bebek manapun juga. Sebagai produk andalan, Suzuki menargetkan penjualan Titan sampai akhir tahun ini mencapai 105.000 unit. Selain karena pasar motor sedang bergairah, faktor lain yang membuat Suzuki yakin mencapai target tersebut adalah harga jual produknya yang kompetitif. Ada tiga varian Titan yang ditawarkan, yaitu 115 SR casting wheel, 115 R rem cakram bervelg jari-jari dan 115 rem teromol bervelg jari-jari. “ Kami jamin, harga Titan paling murah di antara competitor. Harganya mulai 11 jutaan, kata Gunadi Gunawan, Manager Sales PT Sinar Galesong Pratama. Meski lebih murah, Titan bukanlah motor murahan, melainkan motor paling

berkualitas karena telah lolos dalam ujian ketahanan mesin 60 jam nonstop, sekaligus memecahkan rekor MURI.

PT DHARMA LAUTAN UTAMA (DLU) merupakan salah satu perusahaan pelayaran nasional yang menyediakan jasa angkutan laut dan penyeberangan dengan segmen pasar muatan penumpang, kendaraan, dan barang. Menariknya selama Juni dan Juli 2010, DLU menjalankan program bertajuk “Dharma Ceria Paket 3 M (Murah, Meriah dan Menyenangkan)” yang dikhususkan bagi penumpang berprestasi (juara kelas) untuk tingkat pendidkan TK, SD, SLTP dan SMU. DLU menyiapkan diskon tiket 50 persen yang berlaku mulai 12 Juni - 30 Juli 2010 bagi siswa-siswi yang juara kelas (masuk 10 besar). Jangan sia-siakan kesempatan emas ini, segera dapatkan harga berlayar khusus juga hadiah-hadiah menarik dan penghargaan lainnya dari DLU. Mengikuti program ini sangat mudah, saat pembelian tiket KM Dharma Ferry 3, tunjukan Foto Copy Raport (masuk 10 besar) atau Piagam juara kelas tahun

2010 pada loket-loket pembelian tiket DLU. Dapatakan pula harga khusus tiket kendaraan umum yang berlaku 14 Juni hingga 30 Juli 2010. Manfaatkan kesempatan terbaik ini, karena semua akan anda dapatkan jika berlayar bersama KM Dharma Ferry 3 tujuan Baubau Makassar - Balikpapan. Berangkat dari Baubau setiap hari Selasa pukul 10.00 Wita. Info lebih lanjut, hubungi kantor PT Dharma Lautan Utama (DLU) Jl. M Husni Thamrin No.3 Baubau, Telp: 0402-2826832. Prestasi kalian adalah kebanggaan DLU. (adv)

ANCES, Karet Seal Tabung Gas yang Paling Aman

SUZUKI JELAJAH NEGERI IV Setelah sukses melewati uji ketahanan mesin di Sentul, ketangguhan Suzuki Titan kembali di uji dalam Suzuki Jelajah Negeri IV bertema Safety Riding dan Go Green yang dilepas sejak 26 Mei lalu, dan akan berakhir 14 Juli 2010. Tradisi menguji ketangguhan Titan selama 50 hari, dengan rute sepanjang 20.000Km, melintasi 7 pulau, dan 570 kota di Indonesia tersebut, dimulai dari jalur timur Pulau Jawa, Sumatera sampai ke Aceh. Kemudian kembali ke Jawa melalui jalur barat Sumatera, Jawa jalur selatan, Bali, Lombok, Kalimantan dan Sulawesi. Rombongan SJN IV telah singgah di Makassar pada tanggal 26-27 Juni 2010 lalu. Menyambut hadirnya Titan di area Sulawesi tersebut, Main Dealer Suzuki PT Sinar Galesong Pratama bersama PT Indomobil Suzuki Motor (SIM) menggelar event akbar di 5 Kota besar se Pulau Sulawesi, yaitu Makassar, Kendari, Palu, Manado dan Gorontalo. Sebanyak 12 pembalap nasional dari Medan, Bandung, Surabaya, Makassar, dan Palembang meramaikan touring Suzuki Jelajah Negeri 2010 (SJN). Kegiatan ini untuk memperkenalkan sepeda motor Smash Titan 115 yang telah diluncurkan pabrikan asal Jepang tersebut. (adv)

Segera Ganti Karet Seal Tabung Gas Anda Dengan Karet Seal Merk ANCES LEDAKAN kompor gas biasanya terjadi karena tabung gas mengalami kebocoran. Tabung gas akan meledak atau terbakar bila melibatkan tiga unsur sekaligus yaitu adanya udara (oksigen), suhu, dan gas yang keluar. Biasanya penyebab paling utama kebocoran Gas Elpiji adalah akibat karet seal yang tidak aman, sehingga bisa mengakibatkan Gas menjadi Boros / Bau, dan beresiko tabung MELEDAK seperti yang sering terjadi akhir-akhir ini. Lindungi harta serta nyawa keluarga anda dari kebocoran Gas Elpiji

dengan segera mengganti Karet Seal Gas Elpiji Anda dengan karet seal anti bocor merk Ances yang terkenal kualitasnya. Kenapa harus karet seal Ances : Bahan baku import, tidak mengeras bila terkena gas, lebih elastis dan lentur karena terbuat dari karet berkualitas, bisa digunakan berulang-ulang selama karet tidak rusak, serta melindungi anda dari kebocoran gas. Dapatkan ANCES di tokotoko terdekat di kota anda. Untuk pemesanan (pembelian secara grosir) hubungi Toko Surya Telp : 0411-323828, Makassar. Selalu periksakan kondisi selang, regulator dan kompor anda, dan jangan menyalakan api bila tercium bau gas. (adv)

Ahli Pengobatan Mata Tanpa Operasi

Mau Cantik ala Akupuntur?

Ditangani Langsung Tabib Ranjit Singh dari INDIA

Hubungi Klinik 24 Jam Al-Ishlah

RANJIT Singh seorang ahli pengobatan alternatif penyakit mata, juga berpengalaman menyembuhkan ambeien, lemah syahwat dan berbagai penyakit lainnya. Ranjit yang asli India sudah berpengalaman lebih dari 17 tahun memiliki keahlian menyembuhkan penyakit mata tanpa operasi. Ilmu pengobatan tersebut diperoleh leluhurnya dari India. Dengan keahlian yang jarang dimiliki orang banyak, Ranjit Singh membuka klinik dengan Izin dari Dinkes No.0644.1999 bertujuan untuk membantu masyarakat yang

memiliki berbagai keluhan penyakit dengan biaya yang terjangkau. Ranjit Singh membuka Klinik Mata India diberbagai daerah dan salah satunya berada dikota kendari. Dengan pengalaman puluhan tahun tersebut, Ranjit Singh telah berhasil menyembuhkan puluhan ribu pasien keluhan mata diantaranya; glaukoma, katarak, radang kornea, iritasi mata minus, cylindris, plus pada remaja, retinitis pigmentosa, pendarahan retina, syaraf mata rendah, dan tretionphaty diaebetic, dan lainnya. Ranjit Singh juga mengobati penyakit ambeien baru atau lama tanpa operasi, lemah syahwat dan kecing manis. Metode yang digunakan, dengan menggunakan ramuan herbal murni

dari India dan tumbuh-tumbuhan dari Indonesia tanpa menggunakan obatobatan kimia sehingga tanpa efek samping dengan jaminan sekali berkunjung penyakit akan sembuh. Kunjungi langsung Klinik Mata India cabang Kendari di JL. R Suprapto No.18 (depan PO. Hasnur) Mandonga, Kendari. (adv)

Cuci Motor Hidrolik dan Snow Wash

Tersedia Paket Hemat Sistem Voucher

AL-ISHLAH Dosmering merupakan tempat pencucian khusus untuk kendaraan roda dua (motor) yang menggunakan peralatan hidrolik dan mengandalkan bahan

pembersih snow wash (busa salju) untuk menghasilkan pencucian yang maksimal dan memuaskan. Menariknya, denganperalatantersebutselainmotorandalebihmengkilap, cat motor akan nampak lebih baru dan lebih tahan terhadap radiasi sinar matahari karena menggunakan busa salju yang digunakan saat pencucian. Adapun kelebihan cuci motor di Al-Ishlah Dosmering adalah: Proses pengerjaan cuci motor bagian bawah lebih mudah, tidak membutuhkan waktu lama, hasil cucian lebih bersihdibanding dengan cara manual. Untuk soal harga, Al-ishlah Dosmering saat menawarkan harga promo Rp 10 ribu sekali cuci. Selain itu tersedia pula paket hemat dengan sistemvoucheryakni;VoucherRp30ribu(4xcuci),VoucherRp50 ribu (7 x cuci), dan Voucher Rp 100 ribu (15 x cuci). Al-Ishlah Dosmering beralamat di Jl. AH Nasution Poros Anduonohu Telp. (0401) 3194062 Kendari. Al-Ishlah Dosmering buka setiap hari pukul 07.00 Wita – 18.00 Wita. (adv)

Herbal Alami Ternama di Dunia Sembuhkan Ragam Penyakit Akut SAAT ini banyak produk herbal tersebar didunia, namun herbal Intra buatan Lifestyles, Kanada yang menghasilkan nutrisi ekstrak 23 herbal alami, tetap yang terbaik (No. 1). Intra merupakan solusi hidup sehat setiap hari, Intra telah dikonsumsi lebih dari 30 negara termasuk Indonesia. Produk ini memiliki sertifikat HACCP, GMP, IOC, POM, Halal serta

memiliki hasil tes ORAC 13.031 mcmol TE/L, tertinggi dintara semua suplemen antioksidan. Intra membantu menyembuhkan kista, kanker, thypus, kolesterol, gula darah, trigliserida, tekanan darah tinggi, asam urat, susah tidur, alergi, polyp akut, asma, diabetes, persendian, dengkuran, saraf, otot, haid tidak lancar, penyempitan pembuluh darah, sakit kepala menahun (migrain), maag akut, obesitas, tidak punya keturunan, menghilangkan toxin (racun) dalam tubuh, ketahanan

tubuh dari beragam penyakit, kebugaran, cocok untuk pemulihan orang sakit, aman untuk segala usia dan ibu hamil, dan lainnya. Konsultasi kesehatan gratis Dr. Libbi Ghazali 08129162418. Untuk pemesanan, hubungi L.M RIZAL, Jl. Jati Raya No.60 Kendari. HP: 081341551334. (adv)

Meubel Jepara, Bisa Cicil 24 Bulan SIAPA menyangka, produksi meubel Jepara ternyata sudah dapat diproduksi di Kendari. Berbekal pengalaman puluhan tahun di Jepara, Meubel Jati Jaya - By Pass mendatangkan langsung tenaga-tenaga dari kota Jepara, Jawa Tengah yang memiliki keahlian dan trik khusus seperti, sambung papan, teknik ukir, hingga cara finishing halus. Keunggulan lain yang dimiliki oleh tenagatenaga Jati Jaya adalah, mereka bekerja pesanan atau desain dengan sangat detail, mulai pemilihan kayu hingga proses amplas. Quality Control yang sangat terukur, mampu menghasilkan karya terbaik sesuai keinginan konsumen. DengankehadiranMeubelJatiJaya,Andatidakperlulagi membuangwaktukeJeparahanyasekadarmencariMeubel ukir berkualitas. Percayakan pada Jati Jaya untuk menghadirkan meubel terbaik. Jati Jaya memiliki katalog yang

bebas Anda pilih hingga lebih 2.000 model. Selain harga bersaing, produksi Jati Jaya bisa dicicil hingga 24 kali. Anda berminat?segerahubungiMeubelJATIJAYA,JalanByPass (Pertigaan Jalan Asrama Haji), Telepon 0852 4204 0161 / 085656 210 333. (adv)

SIAPA bilang untuk cantik harus mengeluarkan biaya yang mahal, sekarang tidak lagi dengan kehadiran klinik 24 jam Al-Ishlah yang menawarkan paket facial laser hanya Rp 30 ribu, totok wajah Rp 30 ribu, facial laser dan terapi wajah Rp 50 ribu, serta terapi kecantikan Rp 150 ribu yang terdiri dari facial laser, totok wajah, akupuntur kecantikan, masker herbal dan kalogen. Akupuntur kecantikan adalah salah satu cara yang alami untuk mengencangkan otot-otot wajah, menghilangkan flek,

mengatasi jerawat, kerutan diwajah, kulit kusam, dan kantong mata. Selain itu, dengan akupuntur dapat pula memperbaiki bentuk hidung dan dagu. Fungsi dari Akupuntur ini untuk merangsang otot-otot wajah, membantu melancarkan sirkulasi darah, menaikkan aliran oksigen ke jaringan-jaringan kulit, serta mempercepat keluarnya racun dari sel-sel kulit, dan memperbaiki fungsi kulit sampai ke tingkat optimal sehingga mengurangi efek-efek penuaan. Penanganan terapi kecantikan di Klinik AlIshlah dilakukan secara holistik atau menyeluruh. Klinik Al-Ishlah

terletak di jalan jenderal A.H Nasution poros Anduonohu telp (0401) 3196576, Kendari. Praktek mulai pukul 09.00 - 19.00 Wita. Buka setiap hari kecuali hari Senin. (Gratis Konsultasi Dokter). (adv)

Sedia Sprei Granitex Tanpa Sambungan Produk Indonesia Kualitas Internasional di Nurul‘s Collection JENIS, model dan motif sprei, terus mengalami perubahan dari waktu ke waktu. Saat ini, sprei tanpa sambungan sedang menjadi tren di pasaran. Nurul‘S Collection menjual sprei Granitax (Ge-Er) produk dalam negeri standar internasional dengan klasifikasi: Terbuat dari bahan katun “Cotton Viscose” (CVC) yang merupakan campuran dari 55 % Cotton Combed dan 45 % Viscose, sehingga tingkat shrinkage-nya (sus-

ut pola) lebih kecil dari bahan cotton. Jenis bahan ini, bersifat menyerap keringat dan tidak luntur. Selain unik, Sprei kualitas ekspor ini memiliki banyak kelebihan dibanding Sprei lainnya. Diantaran-

ya, memiliki karet tebal di keempat sudutnya (fitted), terpasang label GeeR di tiap sudut Sprei maupun bed cover, sarung bantal, juga diberi bisban dengan warna sesuai motif. Selain itu, jahitan pada pinggiran sarung bantalnya tidak mudah lepas. Juga dilengkapi selimut ukuran 230 x 230 cm dengan busa silicon tebal serta kedua sisi sama. Sprei tanpa sambungan tersedia dalam berbagai macam motif dan warna. Anda beminta, silakan mengunjungi stand Nurul‘S Collection di stand Pameran dan Pasar UKM Campus Exhebition 2010 di alun-alin MTQ square, Kendari tanggal 3 hingga 9 Juli 2010. (adv)


17

Kendari Pos | Senin, 5 Juli 2010


18

Kendari Pos | Senin, 5 Juli 2010

Scolari Bukan Pelatih Brazil 2014 Legislatif Vs JFC Adu

Lihai di Stadion Lakidende Kendari, KP Setelah sepekan menjalani rutinitas, para anggota DPRD Sultra dan insan pers menggelar pertandingan sepakbola di stadion Lakidende hari Sabtu (3/7) lalu. Pertandingan yang bertajuk persahabatan itu diikuti wakil ketua DPRD Endang SA, serta beberapa anggota DPRD lainnya seperti Yani Muluk, Yasin Togala, Rasyid Sawal serta beberapa nama lain. Sementara itu dari kubu Jurnalis FC (JFC) diperkuat Redaktur Pelaksana Kendari Pos Hasanuddin, Pimpred Kendari Ekspres Mahdar, serta

beberapa awak media cetak dan elektronik di Kendari. Kedua kubu berusaha menekan lawannya. Kesebelasan jurnalis dengan materi pemain yang relatif lebih muda beberapakali tampil menekan dan membuat peluang. Hanya saja, kurangnya latihan sehingga kerjasama tidak padu membuat beberapa peluang gagal membuahkan gol. Malahan, DPRD sukses menjebol gawang JFC lebih dulu melalui Yani Muluk. Memasuki babak kedua, Adanto salah satu pemain JFC sukses men-

yamakan kedudukan setelah tembakannya gagal diantisipasi penjaga gawang DPRD Asri Pribadi. JFC memperoleh hadiah pinalti, namun gagal dimaksimalkan Hasanuddin. Sepanjang pertandingan yang diwarnai beberapakali pergantian pemain, kedua kubu masih tetap bersemangat meski terlihat jelas faktor stamina jadi kendala. Pertandingan ini sendiri berakhir dengan angka 33. JFC berencana akan menggelar beberapa pertandingan di setiap hari Sabtu dan Minggu ke depan.(Cr2)

Berbagai spekulasi mencuat seiring kegagalan Carlos Dunga membawa Brazil merengkuh juara Piala Dunia 2010. Di antaranya memunculkan nama beberapa pelatih yang dirumorkan mengganti pelatih 46 tahun tersebut. Dan Luiz Felipe Scolari adalah salah satu di antaranya. Namun Scolari mengklarifikasi kabar tersebut. Sebagaimana dilaporkan Associated Press kemarin (4/7), Scolari yang juga berkebangsaan Brazil mengaku sama sekali tidak berencana menangani Brazil untuk kedua kalinya. Hanya, mantan pelatih Portugal tersebut menyatakan bahwa dirinya akan menangani sebuah tim nasional pada Piala Dunia 2014 yang dihelat di Brazil. Untuk dua tahun ke depan, lanjut Scolari, dia mengaku akan fokus dengan klub Brazil, Palmeiras. Meski demikian, Scolari juga sempat mengumbar harapan pada publik Brazil dengan mengatakan bawha menangani samba –julukan Brazilsebagai hal yang menyenangkan. ”Akan menjadi hal indah jika menyelesaikan karir kepelatihan saya di tim nasional di Piala Dunia di Bras-

Collina Motori Teknologi Goalline Milan, KP Pierluigi Collina akan kembali berkiprah panggung sepak bola internasional. Tapi bukan sebagai wasit sebagaimana pekerjaan yang dilakoninya sebelumnya. Collina berencana melanjutkan eksperimen teknologi goalline setelah dia resmi menjadi pejabat UEFA. Pria 50 tahun itu dikabarkan baru saja melepas jabatannya sebagai kepala perwasitan Italia untuk menerima tawaran UEFA. Yakni, mengorganisir wasit di kompetisi Eropa. ”Saya telah memutuskan meninggalkan pekerjaan saya

karena saya menerima tawaran penting dari UEFA,” kata Collina sebagaimana dilansir Reuters. Kepentingan UEFA menarik Collina tak lepas dari kebutuhan induk sepak bola Eropa itu mengatasi kejadian kontroversi dengan pendekatan teknologi. Sebagaimana diketahui, sebelumnya otoritas sepak bola dunia FIFA dipaksa kembali mempertimbangkan teknologi goalline. Itu dianggap penting untuk menghindari kejadian kontroversial seperti pertandingan Inggris melawan Jerman (27/6) lalu. Ketika

itu, tendangan Frank Lampard berhasil melintasi garis gawang meski dalam waktu cepat. Tapi wasit tak mengesahkan itu sebagai gol. Collina sendiri pernah mencetuskan penggunaan teknologi untuk mengurangi kontroversi dalam sepak bola. Di antaranya menggunakan kamera di garis gawang, atau menempatkan chip elektronik di dalam bola. Dan hal tersebut sempat dipraktikkan UEFA dengan menempatkan perangkat elektronik sebagai perangkat pertandingan tambahan yang bertugas mengawasi kejadian di sekitar

il,” ungkap Scolari pada Radio Eldorado Brazil. Setelah gagal di Piala Dunia 2010, kini kubu Brazil mulai mempersiapkan performa mereka pada turnamen yang sama 2014 mendatang. Empat tahun mendatang, beban Brazil untuk merengkuh juara kian berat seiring statusnya sebagai tuan rumah. Dari situlah, banyak spekulasi yang memunculkan alternatif pelatih Brazil di even tersebut. Mulai dari keberadaan Dunga yang terus berlanjut tapi dengan cara baru, sampai rujukan pada Carlos Alberto Parreira. Namun, tak seorangpun pejabat Konfederasi Sepak Bola Brazil (CBF) angkat bicara atas hal tersebut. It pula yang membuat spekulasi kian gencar berkembang. Tapi yang pasti, hanya nama-nama yang punya reputasi mewarnai sepkulasi banyak media Brazil. Perlu diketahui, Parreira pernah menukangi Brazil 2002-2006 lalu dengan rekor 10 menang 4 seri dan 8 kalah. Dia juga dipandang sebagai sosok pelatih pelatih bakat namun ketegasannya dalam hal kedisiplinan belum teruji betul. Yang pasti, keputusan pelatih Brazil untuk 2014 akan ditentukan

garis gawang termasuk pelanggaran. Hasilnya memang tak ada kejadian kontroversi di area kritis tersebut. ”Orang berpendapat bahwa tidak ada kejadian kontroversial di Europa League musim lalu. Tapi saya pikir itu justru karena ada sejumlah perangkat pertandingan tambahan,” katanya. Karena itu dia mengira bahwa kasus-kasus mengejutkan seperti yang terjadi di Piala Dunia bisa dihindari. Di sisi lain, Marcello Nicchi, kepala perwasitan Italia mengaku mendukung penggunaan teknologi di dalam pertandingan sepak bola. (uan)

setelah Presiden CBF Ricardo Teixeira kembali ke tanah air. Saat ini, Teixera masih sibuk di Afsel untuk urusan promosi Piala Dunia 2014. Kemungkinan besar, pria yang menjabat sebagai presiden CBF sejak 1989 tersebut akan mengumumkan keputusan soal pelatih Brazil tak lama setelah Piala Dunia 2010 berakhir. Pada perkembangan lain, tim Brazil dikabarkan sudah pulang kemarin (4/7). Merekapun langsung berpencar pulang ke rumah masing-masing dengan pesawat carteran. Di antaranya, adalah kiper Julio Cesar dan bek Juan yang mendarat pertama di Rio de Janeiro. Atas kedatangan tersebut, kedua pemain tetap disambut hangat oleh sejumlah fans di bandara. Setelah mengantarkan Cesar dan Juan, pesawat itu kemudian terbang lagi untuk awak tim lainnya. Di antaranya, sejumlah pemain yang tinggal di Sao Paulo atau Dunga yang langsung menuju Porto Alegre Selatan. Beberapa fans juga tampak berkumpul di Bandara Sao Paulo untuk menyambut pemain. Tapi mereka gagal melihat para pemain datang. Sebab, para pemain keluar melalui pintu samping yang tidak digunakan sebagai pintu kedatangan penumpang biasa. (uan)


19

Kendari Pos | Senin, 5 Juli 2010

Sinusitis Berisiko Komplikasi

Buang Ingus Pelan Saja INFLUENZA, tampaknya, remeh. Namun, hidung tersumbat atau keluarnya cairan dari hidung (ingus) sering mengganggu. Karena ingin cepat sembuh, si sakit berusaha membuang ingus sekeras-kerasnya. ‘’Boleh saja membuang ingus. Namun, jangan terlalu keras,’’ kata dr Roestiniadi Djoko Soemantri SpTHTKL. Tindakan tersebut berdampak aliran balik ingus ke dalam rongga sinus. Makin keras mengeluarkannya, efek aliran balik makin besar. Dampaknya, terjadi peningkatan tekanan di dalam rongga hidung. ‘’Kondisi tersebut memicu luka,’’ jelas spesialis telinga hidung tenggorok-kepala leher dari RSUD dr Soetomo itu. Menurut Yusi, demikian biasa disapa, ingus saat flu mengandung bibit penyakit. Bila ingus masuk kembali ke rongga sinus, bibit penyakit di dalam rongga hidung terdorong. Lantas, kuman menempel di rongga sinus. Akhirnya, bagian rongga sinus juga mengalami infeksi. Ada sebuah penelitian yang melibatkan beberapa pakar infeksi dari University of Virginia dan University of Aarhus di Denmark. Mereka memasukkan cairan kontras yang berperan sebagai ingus ke dalam rongga hidung 10 partisipan. Tujuannya mengetahui cairan tersebut memasuki rongga sinus atau tidak. Tiga partisipan diminta untuk batuk. Tiga partisipan lainnya dirangsang untuk bersin. Empat partisipan sisanya diminta meniup rongga hidungnya seperti saat membuang ingus. Pergerakan cairan diukur

dengan menggunakan CT-scan. Hasilnya, cairan kontras dalam rongga sinus hanya ditemukan pada partisipan yang diminta untuk meniup hidung seperti gerakan membuang ingus. Yusi menyarankan hati-hati saat mengeluarkan ingus. Langkah itu meminimalkan risiko aliran balik ingus ke dalam rongga sinus dan munculnya risiko luka. ‘’Lakukan perlahan,’’ katanya. Dia justru menyarankan untuk memperbanyak konsumsi cairan. Tindakan tersebut

memudahkan pengeluaran ingus. Yusi mengatakan, bila sangat parah, segeralah berobat ke dokter. Biasanya, dokter memberi obat dekongestan (pelega hidung tersumbat) atau menggunakan alat uap panas agar cairan yang menggumpal bisa segera cair. Selanjutnya, ingus mudah dikeluarkan. ‘’Jangan lupa cuci tangan tiap selesai membuang ingus. Ini mengurangi munculnya penyakit baru akibat serangan virus pilek,’’ paparnya. (ai/nda)

PENYAKIT sinusitis hendaknya diterapi hingga tuntas. Jika tidak, penyakit tersebut bisa menimbulkan komplikasi penyakit lain. Di antaranya, congek, sesak napas sebagai tanda bronkitis kronis, dan infeksi pada otak. Menurut dr Dendy Hamdali SpTHT-KL, sinusitis yang tak segera diobati akan menjadi kronis. Terutama, bila muncul pula jaringan polip pada sinus. Dengan adanya polip, hidung menjadi tersumbat dan muncul gangguan drainase. Akibatnya, pilek tak kunjung sembuh. Lendirnya turun ke tenggorok. ‘’Tak heran, kemudian si penderita sering mengeluarkan dahak,’’ katanya. Ada beberapa komplikasi sinusitis. Salah satunya, radang telinga tengah kronis (otitis media kronis) yang dikenal sebagai congek. Hal tersebut disebabkan lendir masuk ke telinga sehingga bagian telinga tengah meradang. ‘’Gejala awalnya, suhu badan anak naik dan gendang telinga memerah,’’ jelas spesialis telinga, hidung, tenggorok-kepala, leher dari Siloam Hospitals Surabaya itu. Congek yang tak kunjung sembuh bisa mengakibatkan tuli konduktif. Komplikasi tersebut terutama terjadi pada anak-anak. Sebab, jarak antara telinga dan hidung pada anak relatif lebih pendek. Padahal, salu-

ran yang menghubungkan keduanya relatif lebih besar sehingga memudahkan penjalaran infeksi dari hidung ke telinga. Komplikasi yang fatal, lanjut Dendy, adalah ke selaput otak atau yang dikenal meningitis. Penderita mengalami demam, muntah, dan kejang. ‘’Harus segera dibawa ke RS,’’

tegasnya. Sinusitis juga mengakibatkan infeksi pada saluran bronkus. Atau, yang dikenal sebagai sino-bronkitis. Itu adalah penyakit radang sinus kronis yang mengakibatkan terjadinya bronkitis kronis. Radang tersebut terjadi karena dahak masuk ke paruparu. Anak menjadi sesak napas dan pusing. Kondisi itu bisa terjadi karena kelenjar adenoid (amandel) -kelenjar getah bening yang terdapat di belakang hidungpada anak masih besar. Bila mengidap alergi tertentu, sebaiknya hindari bahan alergen. Zat-zat alergen itu mengakibatkan pembengkakan mukosa hidung. Kemudian, produksi lendir yang kental mengakibatkan terjadinya sumbatan. ‘’Kondisi tersebut mengganggu drainase dan memicu infeksi,’’ ujar Dendy. (*)

Penanganan Harus Terpadu PENYAKIT yang disebabkan cacing tidak hanya kremi. Ada juga jenis penyakit cacingan yang disebut Schistosomiasis. “Penyakit itu disebabkan cacing Schistosoma japonicum,” jelas Prof dr Tjandra Yoga Aditama SpP(K) MARS DTM&H DTCE, direktur jenderal Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan (P2PL). Penyebarnya di Indonesia adalah keong Oncomelania hupensis linduensis. Keong tersebut diberi nama demikian karena kali pertama ditemukan di Danau Lindu, Sulawesi Tengah. Jangan dibayangkan keong itu seukuran bekicot. Bentuknya kecil, kira-kira sebesar sebulir beras. Dari tubuh keong tersebut, parasit dapat menular ke manusia -masuk melalui

kontak dengan kulit- atau mamalia lain seperti sapi, kerbau, dan tikus. Lantas, binatang itu menjadi sumber penularan selanjutnya. Selain Indonesia, penyakit tersebut ditemui di Tiongkok, Filipina, dan beberapa negara lain. “Khusus di Indonesia, penyakit ini hanya ditemui di Sulawesi Tengah, tepatnya di sekitar Danau Lindu dan lembah Napu,” ujarnya. Parasit positif pada tinja adalah 3,79 persen di Napu dan 2,49 persen di Lindu. Yoga bersama Dr Khanchit L., kepala perwakilan WHO di Indonesia, melakukan kunjungan kerja ke Sulawesi Tengah pada 24-25 Juni lalu. Mereka melakukan assessment penyakit Schistosomiasis. “Hasil assesment menunjukkan

bahwa pencegahan harus dilakukan secara terpadu,” jelasnya. Itu meliputi penanganan lingkungan sebagai habitat keong serta penanganan pada hewan dan manusia. Salah satunya, mengenakan sepatu bot. Angka kejadian penyakit tersebut diharapkan bisa minimal. Di Danau Lindu dan lembah Napu, sudah didirikan laboratorium khusus untuk Schistosomiasis. “Saat saya berkunjung ke Napu, ada 4.800 sediaan tinja yang dianalisis,” jelasnya. Dia menambahkan, obat pemberantasan Schistosomiasis tersedia dengan baik. Dia mengatakan, pada kunjungan itu, beberapa ribu obat Praziquantel diserahkan ke Dinkes Sulteng. (c8/nda)


20

Kendari Pos | Senin 5 Juli 2010

Pemilukada Konsel Tetap 11 Juli

Imran: Terserah Kalau Ada Yang Tolak

Kendari, KP Riak penolakan pemungutan suara ulang yang ditetapkan KPU Konsel, 11 Juli masih terdengar. Bahkan calon Bupati Surunuddin dengan tegas menolak ketetapan KPU itu dengan berbagai alasan. Namun Bupati Konsel, Imran yang juga masuk sebagai calon Bupati memastikan pemungutan suara itu tetap akan digelar sesuai jadwal KPU Konsel, 11 Juli nanti. Saat ditemui akhir pekan lalu, Imran menjelaskan penetapan jadwal adalah domain KPU. Selaku pemerintah, segala kebutuhan untuk mensukseskan hajatan tersebut sudah terpenuhi termasuk menyediakan dana. ‘’Saya sudah lapor ke gubernur termasuk Depdagri dan ditindaklanjuti dengan rapat Muspida untuk mensukseskan pemungutan suara 11 Juli nanti,’’ tegasnya. Soal penolakan beberapa kandidat jika penyelenggaraan tetap dilaksanakan 11 Juli kata Imran tak masalah. Ia mencontohkan saat Pilkada Konawe lalu, beberapa calon semisal Umar Saranani-Nur Ihsan menolak tanggal pemungutan suara yang ditetapkan KPU. Namun akhirnya pemenang yakni Lukman Abunawas tetap diakui pemerintah dan sudah dilantik. Imran berharap warga Konsel yang mempunyai hak suara tetap menyalurkan aspirasinya 11 Juli mendatang. Katanya saat ini banyak beredar rumor terutama lewat SMS bila Pemungutan suara 11 Juli tidak jadi. ‘’Selain itu banyak tim-tim kami yang mengalami intimidasi. Tapi saya berharap semua dewasa karena pemungutan suara ulang juga adalah amanah dari Mahkamah Konstitusi yang minta KPU Konsel menyelenggarakan pemungutan suara ulang dalam waktu sesingkat-singkatnya,’’ tukasnya.(awl)

DOK/KP

Empat pasang calon Bupati dan wakil Bupati Konawe Selatan dalam deklarasi siap menang dan siap kalah. Pemilukada terpaksa diulang berdasar putusan MK.

Tiga Calon Konsel Minta Pendapat MK Kirim Surat Resmi, Minta MK Beri Pandangan Kendari, KP Ancaman boikot dan penolakan terhadap rencana KPU Konsel menggelar Pilkada ulang 11 Juli nanti oleh tiga pasang kandidat calon bupati Konsel benar-benar serius diperjuangkan. 1 Juli lalu, tiga pasang kandidat itu resmi menyurati Mahkamah Konsti-

tusi (MK), lembaga yang memerintahkan Pilkada ulang di Konsel, untuk meminta MK mengeluarkan pendapat hukum terhadap jadwal dan tahapan pemungutan suara ulang yang dilakukan KPU. Dalam surat yang diteken tiga pasangan calon itu, disampaikan pada MK bahwa mereka melihat sikap KPU dan pihak terkait lainnya di Konsel terkesan tak berniat baik memahami dan melaksanakan putusan MK secara utuh dan menghin-

Demokrat Belum Minat Rangkul Partai Gurem Yogyakarta, KP Ketua Umum Partai Demokrat (PD) Anas Urbaningrum menegaskan,partaikoalisisamasekalitidak khawatir dengan langkah Partai Golkar yang mendekati ormas dan partai-partai kecil untuk bergabung. Alasannya, kata Anas, bergabungnya ormas dan partai politik tidak menjamin kemenangan dalam Pemilu 2014 nanti. ”Apa yang perlu dikhawatirkan oleh Demokrat maupun koalisi sendiri? Sebagai langkah dan usaha politik, apa yang dilakukan Golkar sah-sah saja,” ujar Anas usai menghadiri pembukaanMuktamarMuhammadiyah ke-46 dan peringatan 100 tahun Muhammadiyah, Yogyakarta. Sikap Anas menanggapi gencarnya partai Golkar melakukan gerakan politik menarik ormas dan partai kecil ke Golkar antara lain dengan Persatuan Muslimin Indonesia (Parmusi) dan Partai Bintang Reformasi (PBR) akhir-akhir ini. Anas yang juga mantan Ketua PBHMIitumenegaskan,Demokrat masih belum memprioritaskan menarik ormas atau partai kecil untuk bergabung. Prioritas partai Demokrat adalah melakukan konsolidasi internal sesuai amanat Kongres II lalu. Konsolidasi internal ini dilakukan bersamaan denganmembangunkomunikasipolitik yang baik, tepat dan intensif dengan masyarakat. ”Komunikasi ini terus kami bangun agar kami tahu apa hal-hal penting bagi mereka dan bagaimana cara kami memperjuangkan hal-hal penting itu. Itu semua agar rakyat makin nyaman berhubungan dengan kita,” paparnya. Dengan terus membangun komunikasi dengan seluruh kader dan masyarakat, Demokrat, ungkap Anas, maka

partai tidak takut langkah Golkar itu akan membuat Demokrat akan kehilangan suara pada Pemilu 2014 nanti. ”Suara atau kemenangan politik itu kan ditentukan oleh selera politik rakyat,” jelas Anas. Di tempat yang sama, Sekjen Partai Amanat Nasional (PAN), Taufik Kurniawan mengatakan bahwa usulan PAN mengenai konfederasi tidak sama dengan langkah partai lain yang langsung menggandeng partai-partai kecil dan sejumlah ormas. Konfederasi yang diusulkan oleh PAN, kata Taufik, hanya upaya agarsuarapartaikecilyangtidak lolos parliement treshold (PT) yang sebenarnya bisa dikonversikan menjadi kursi di DPR agar tidak terbuang percuma. ”Kami sendiri tetap menyadari dibutuhkan PT, namun angka PT itu sendiri harusnya merupakan titik keseimbangan antara kebutuhan untuk penyederhanaan fraksi di DPR dan suara partai yang sebenarnya dapat dikonversikan menjadi kursi tidak terbuang percuma. Disanalah usulan dan ide konfederasi muncul,” jelasnya. Namun diakui oleh Taufik, walaupun wacana konfederasi itu pertama kali diusulkan PAN, PAN sendiri belum mengambil langkah-langkah kearah sana dan rayu-merayu agar partaipartai lain mau bergabung ke PAN. ”Saya justru merasa aneh, jika ada partai besar yang menginginkan angka PT yang besar, justru mengambil langkah menerima atau berusaha menggandeng partai kecil lain dan ormas-ormas. Ini kan seperti tidak pas saja dan mestinya yang harus mengambil langkah itu adalah partai kecil menengah,” tegasnya. (fas/jpnn)

dari potensi terulangnya kembali pelanggaran-pelanggaran sebagaimana terbukti di sidang MK beberapa waktu lalu. ”KPU membuat jadwal dan tahapan pemungutan suara itu secara terburu-buru. Buktinya, putusan MK keluar 14 Juni, KPU Konsel sudah membuat jadwal pilkada ulang, 17 Juni dengan cara sepihak tanpa koordinasi dengan pihak terkait dan pasangan calon,” kata tiga pasang kandidat itu dalam su-

rat mereka. Kepada MK juga disampaikan bahwa dalam jadwal yang dibuat KPU itu dicantumkan bahwa perbaikan DPT dimulai 21 Juni sampai 1 Juli, atau hanya 10 hari. Tentu saja ini tidak dipertanggungjawabkan secara yuridis, apalagi jadwal pengadaan kartu suara sama dengan jadwal pemutakhiran DPT. Pertanyaannya, atas dasar apa KPU mencetak kartu suara kalau DPT-nya masih dalam perbaikan.

”KPU juga telah menjadwalkan tahapan Pilkada tanggal 17 Juni, tapi alokasi anggarannya belum dibahas Pemda dan DPRD. Surat permintaan alokasi anggaran baru diajukan Bupati Konsel ke DPRD tanggal 22 Juni dan langsung disetujui Ketua DPRD Konsel tanggal 23 Juni tanpa pembahasan badan anggaran sehinggal ditolak 17 anggota DPRD,” kata Rustam, Surunuddin dan Ashar dalam surat tersebut. Ketika kandidat ini juga

melihat KPU memang memaksakan diri menggelar Pilkada dan mengabaikan kewajibannya, mulai dari pertangggungjawaban penggunaan anggaran Pilkada sebelumnya kepada DPRD Konsel, tak melakukan konsultasi anggaran pelaksanaan pemungutan suara ulang ke DPRD. KPU juga tidak berinisiatif menggelar rapat dengan Pemda, DPRD, Polres dan Panwas termasuk pasangan calon untuk membicarakan Pilkada ulang.

”Semua keberatan kami ini sudah disampaikan ke KPU Konsel, KPU Sultra, KPU dan Bawaslu namun sampai saat ini tidak ada tanggapan, sementara jadwal dan tahapan pemungutan suara ulang terus berjalan. ”Untuk itu kami minta MK memberi pendapat hukum terkait jadwal dan tahapan hari H pemungutan suara di Konsel yang sarat dengan pelanggaran hukum,” tutup surat yang juga ditembuskan KPU pusat, Bawaslu dan Mendagri.(abi)


21

Kendari Pos | Senin, 5 Juli 2010

1 Spanyol v Paraguay 0

BELUM TENANG Johannesburg,KP Ambisi Spanyol merebut gelar juara dunia perdananya belum terbendung. Juara Eropa 2008 itu melangkah ke semifinal Piala Dunia 2010 setelah di laga delapan besar dini hari kemarin mengandaskan Paraguay dengan skor supertipis 1-0. Dalam laga di Stadion Ellis Park, Johannesburg tersebut, bomber David Villa kembali menjadi penyelamat Spanyol dengan golnya di menit ke-83. Kemenangan Spanyol itu tidak diperoleh dengan mudah. Menghadapi Paraguay yang kembali menurunkan strategi defensif, Villa dkk harus bekerja keras membongkar lawan yang supersolid. Sudah begitu, mereka juga harus berhadapan dengan serangan balik Nelson Valdez dkk yang sangat tajam. Melawan musuh alot seperti itu, tak heran kalau gol baru muncul tiga menit jelang waktu normal habis. Gol Villa pun bisa dibilang berbau keberuntungan. Berawal dari umpan backpass Andres Iniesta di depan kotak penalti Paraguay, bola disambar oleh Pedro Rodriguez. Sayang, masih membentur tiang sebelah kanan gawang Villar. Bola jatuh di kaki V i l - la, yang langsung d i a -

rahkan ke sisi kiri. Eh, masih membent u r tiang juga. Tapi kali ini Jabulani— bola resmi PD— nyelonong k e dalam

gawang. ”Tiang gawang ingin bolanya masuk,” canda Villa, sebagaimana dikutip Associated Press. ”Bagaimanapun juga, melawan Paraguay merupakan laga yang paling sulit buat kami. Lawan menekan kami sepanjang waktu, dan tidak membiarkan sirkulasi bola berjalan lancar. Itu sangat berat, mengingat gaya main kami memang mengandalkan umpan-umpan pendek,” lanjutnya. Sejatinya, kedua tim berpeluang mencetak gol dari titik putih. Paraguay memperolehnya di menit ke56, setelah Gerard Pique menarik tangan Oscar Cardozo.

Namun, tendangan Cardozo ke sisi kiri gawang dengan mudah dipatahkan kiper Iker Casillas. Semenit kemudian, giliran La Furia Roja—sebutan Spanyol—yang mendapat hadiah tendangan 12 pas, lantaran Villa dijatuhkan Antolin Alcaraz. Tendangan Xabi Alonso sejatinya mampu mengecoh Justo Villar. Namun, gol itu dianulir karena ada tiga pemain Spanyol yang masuk kotak penalti sebelum wasit Carlos Batres meniup peluit. Pada kesempatan kedua, tendangan Alonso bisa diblok Villar. Dengan tensi ketat yang diperlihatkan kedua tim selama 90 menit, tidak heran kalau pelatih Paraguay Gerardo Martino sangat menyesal. ”Ini adalah game yang menunjukkan kami sebenarnya bisa keluar sebagai pemenang. Tapi kenyataannya, kami tidak bisa memanfaatkan beberapa peluang, dan harus menerima kekalahan yang menyakitkan,” kata Martino kepada Goal. Spanyol sendiri belum bisa tenang. Menu-

rut pelatih Vicente del Bosque, penampilan Villa dkk belum maksimal. Sedikitnya ada dua kesalahan fatal yang dibuat lini belakang dan nyaris berbuah gol Paraguay. Padahal, lawan mereka di semifinal adalah Jerman, yang baru saja menghancurkan Argentina 4-0. Jika tidak berbenah, bisa-bisa Spanyol bernasib sama. ”Permainan kami tidak bagus, dan Jerman bukan lawan ringan,” kata Del Bosque kepada Associated Press. ”Tapi saya tahu, tim ini punya potensi untuk mengalahkan tim manapun, termasuk Jerman. Kami sudah mengalahkan mereka dua tahun lalu di final Euro 2008, dan pastinya mereka ingin revans. Kami harus siap,” tandasnya. Tapi, Del Bosque harus ingat. Jerman yang sekarang bukanlah Jerman dua tahun silam. Terjadi banyak perubahan di skuad Joachim Loew tersebut, terutama dari sisi personel dan gaya bermain. Panser—sebutan Jerman—yang diperkuat anak-anak muda sekarang ini lebih taktis dan merata. Mereka bagus dalam menyerang maupun bertahan. ”Jerman bermain brilian dalam PD kali ini. Mereka bermain bagus dan mengalahkan tim-tim besar dengan skor besar,” ulas Iniesta kepada Reuters. ”Tapi saya pikir Spanyol sendiri juga sedang dalam puncak permainan. (na)

Berharap FIFA Minta Maaf KUBU Paraguay belum bisa menerima kekalahan dari Spanyol. Menurut pelatih Gerardo Martino, ada dua keputusan wasit yang tidak benar. Jika kedua keputusan itu tidak terjadi, dia yakin pertandingan tidak akan berakhir dengan kemenangan Matador, julukan Spanyol. Kesalahan pertama adalah menganulir gol Nelson Valdez di menit ke-40. asisten wasit mengangkat bendera lantaran penyerang Borussia Dortmund itu berada dalam posisi offside kala menerima bola. Kesalahan kedua adalah

keputusan wasit Carlos Batres asal Guatemala memberikan penalti kepada Spanyol setelah David Villa dijatuhkan Antolin Alcaraz. Padahal, kontak antara kedua pemain itu sangat minim. Meski akhirnya eksekusi Xabi Alonso gagal, Martino tetap tidak sreg dengan keputusan Batres menunjuk titik putih. ”Saya harus bilang, seandainya wasit tidak membuat dua kesalahan itu, hasil laga mungkin akan sangat jauh berbeda,” ketus Martino, sebagaimana dilansir AFP. ”Gol Valdez itu mestinya sah, dan penalti di babak

kedua tidak perlu terjadi. Mungkin Alcaraz melakukan pelanggaran, tapi tidak pantas diganjar penalti,” lanjutnya. ”Mungkin FIFA akan meminta maaf kepada kami terkait dua kesalahan yang dibuat wasitnya tersebut. Saya akan sangat berterima kasih kalau FIFA mau minta maaf,” imbuh pelatih asal Argentina tersebut. Ucapan Martino itu didasarkan pada dua kasus yang terjadi di laga 16 Besar. Yakni terkait kesalahan yang dibuat wasit Jorge Larrionda (Uruguay) saat memimpin laga Jerman mela-

wan Inggris, plus kesalahan Roberto Rosetti (Italia) kala mewasiti pertandingan Argentina versus Meksiko. Atas kesalahan dua staf pengadilnya itu, Presiden Sepp Blatter meminta maaf kepada tim-tim yang dirugikan, yakni Inggris dan Meksiko. Meskipun, dia tidak bisa mengubah keputusan dua wasit papan atas itu, dan kedua negara tersebut tetap tersingkir. ”Kalaupun FIFA meminta maaf, itu memang tidak akan membuat saya senang atau puas. Saya merasa menyesal. Bukan

hanya buat anak-anak, tapi juga untuk tim teknis, buat adminstrator, manajer, dan seluruh rakyat Paraguay. Kami tinggal selangkah membuat sejarah, tapi digagalkan oleh wasit,” gerutu Martino. ”Jika Anda menganalisa pertandingan, Anda akan menghadapi situasi di mana kami bermain melawan tim terbaik di Eropa, dan mungkin juga di dunia. Sehingga, ada kecenderungan untuk melihat Spanyol bermain lebih baik,” ulas dia. ”Kini, Spanyol yang semifinal, meskipun kami lebih berhak,” klaim Martino. (na

Belum Pikirkan Masa Depan Masa depan Diego Maradona sebagai tactician Argentina penuh tanda tanya. Legenda sepak bola Argentina tersebut gagal memenuhi espektasi besar publik Argentina. Parahnya, mereka tersingkir dengan cara memalukan. Tango – julukan Argentina – dihajar Jerman empat gol tanpa balas di perempat final Piala Dunia 2010. Maradona mendeskripsikan kegagalan itu sebagai hari paling berat dalam hidupnya. Sekarang dia mulai memikirkan soal masa depan. ”Ini mungkin pengalaman paling berat dalam hidup saya. Sebab, tim ini kalah di hadapan begitu banyak pemain hebat, begitu banyak penonton, sebagai profesional saya serasa dipukul jatuh oleh Muhammad Ali,” papar Maradona, seperti dikutip AP. ”Saya tidak berpikir ada yang bahagia dengan hasil yang kami raih ini, kami hidup dan bernapas di sepak bola dan tak ada yang bahagia bila kalah 0-4. Serasa seperti ketika hari terakhir saya sebagai pemain,” beber Maradona. Semangatnya langsung runtuh, terasa seperti ketika dia memutuskan pensiun dari pemain. Benar-benar menghancurkan motivasinya. ”Rasanya saya tidak memiliki energi lagi yang tersisa,” bilang kapten Argentina saat juara Piala Dunia 1986 itu. Menelan kekalahan memalu-

kan itu tidak membuat Maradona gentar. Meski publik Argentina akan kecewa berat, tapi Maradona mengaku sama sekali tidak takut akan kritik yang mungkin akan diterimanya begitu pulang ke Argentina. ”Kami pulang besok (hari ini,

Red). Kita lihat saja apa yang terjadi nanti. Siapapun yang menggantikan posisi saya nantinya, saya harap tetap memainkan sepak bola menyerang seperti yang kami terapkan,” ujar pria berusia 49 tahun itu. Terkait dengan statusnya se-

bagai pelatih, Maradona belum memberi jawaban pasti. ”Saya sama sekali belum memikirkan tentang mundur dari jabatan saya, saya akan melihat dulu bagaimana reaksi keluarga, dan para pemain saya,” ujar Maradona.

Saling Puji Casillas — Reina

Kekalahan itu menjadi penegasan atas kritik yang dilontarkan kubu yang menilai Maradona tidak layak menjadi pelatih. Sebagai pemain, dia memang luar biasa, tapi sebagai

Baca BELUM Hal 22

IKER Casillas menuai pujian berkat penampilannya yang gemilang kala melawan Paraguay dini hari kemarin. Bukan saja membuat banyak penyelamatan penting yang mencegah sang lawan mencetak skor. Tapi yang paling penting, aksinya menggagalkan eksekusi penalti Oscar Cardozo benar-benar berkontribusi pada kemenangan Spanyol dini hari kemarin. ”Dia (Casillas, Red) luar biasa. Penampilannya memberi kami kepercayaan diri,” puji David Villa, pencetak gol semata wayang Spanyol, seperti dilansir Reuters. ”Dengan adanya dia di bawah mistar kami, Spanyol tidak perlu khawatir pada musuh manapun. Dia tidak hanya menggagalkan penalti, tapi juga membuat penyelamatan penting di akhir laga,” lanjutnya. Siapa sangka, kiper ketiga Pepe Reina punya peran besar atas keberhasilan Casillas menggagalkan penalti Cardozo. Menurut Casillas, rekannya yang juga penjaga gawang Liverpool itu yang memberi petunjuk bagaimana caranya mencegah Cardozo mencetak gol dari titik putih. Ya, Reina memang pernah dikadali oleh pemain Benfica tersebut. Tepatnya, ketika Liverpool bersua Benfica perempat final Europa League musim

lalu. Di leg pertama, penalti Cardozo berkontribusi atas kemenangan Benfica 2-1 atas The Reds, julukan Liverpool. Berdasarkan pengalaman itu, Reina bisa membagi rahasia Cardozo dalam mengeksekusi penalti pada Casillas. ”Saya hanya beruntung bisa mencegah penalti itu,” kata Casillas merendah, sebagaimana dikutip situs resmi FIFA. ”Saya menjatuhkan diri ke arah kiri karena sudah diberi tahu oleh Pepe (Reina) sebelum pertandingan. Dia bilang, Cardozo biasanya menembakkan bola dengan kencang ke arah sisi kanannya. Ternyata benar. So, sukses saya hanya gabungan dari intuisi, keberuntungan, plus bantuan rekan setim,” lanjutnya. Namun, Reina malah balik memberikan kredit pada kiper Real Madrid tersebut. ”Tetap Iker yang berhak mendapat semua pujian, karena dialah yang melakukan penyelamatan itu. Saya tidak tahu apakah informasi dari saya itu membantu atau malah membuatnya bingung. Saya hanya menyebut soal Cardozo karena ingat dia pernah mengecoh saya dalam perempat final Europa League musim lalu,” paparnya. Apa yang dikatakan Reina tid-

Baca SALING Hal 22


22

Kendari Pos | Senin, 5 Juli 2010

Suarez Hanya Dihukum Satu Laga Harapan Luis Suarez untuk bisa tampil di final, seandainya Uruguay lolos ke partai puncak, menjadi kenyataan. Komisi disiplin FIFA memutuskan untuk hanya menjatuhkan sanksi larangan main dalam satu pertandingan. Itu berarti, Suarez hanya absen kala Uruguay menghadapi Belanda di semifinal, Rabu dini hari mendatang (7/7). Seperti diberitakan, Suarez mendapat kartu merah langsung kala membela Uruguay di perempat final melawan Ghana Sabtu dini hari lalu. Penyebabnya, dia menepis heading Dominic Adiyiah dengan kedua tangannya, tepat di garis gawang. Karena unsur kesengajaannya kuat, dia menghadapi sanksi tambahan. Namun, setelah menyelidiki insiden tersebut, FIFA hanya menjatuhkan sanksi satu laga, yang merupakan hukuman normal untuk satu kartu merah langsung. Keputusan itu diambil karena Suarez berusaha menghalangi usaha tim lain untuk mencetak gol, bukan dengan sengaja melanggar statuta FIFA. Suarez menyatakan lega dengan keputusan FIFA. Meski sangat menyesal, penyerang Ajax Amsterdam itu mengaku bisa menerima sanksi larangan tanding di satu laga. ”Sejak awal saya tahu bahwa saya tidak pantas dijatuhi hukuman tambahan,” ungkap Suarez, sebagaimana dilansir Associated Press. ”Keputusan wasit mengusir saya dengan kartu merah sudah benar. Tapi saat itu saya benar-benar tidak punya pilihan lain. Sekarang saya bisa tenang,” lanjutnya. Sebelumnya, publik menuduh Suarez sengaja mencurangi kubu Ghana lantaran menepis heading Adiyiah dengan tangan. Apalagi, striker Ghana Asamoah Gyan menyebut bahwa bola sudah melintasi garis gawang sebelum ditepis oleh Suarez. Namun, pernyataan itu dengan tegas dibantah pelatih Uruguay Oscar Washington Tabarez.

Belum ................. pelatih, tak terbukti. Maradona kesulitan mengembangkan strategi. Lihat saja bagaimana dia mati akal tatkala tim besutannya berada dalam kondisi tertekan. Tidak ada perubahan strategi yang signifikan di babak kedua saat melawan Jerman. Akibatnya, Argentina dihajar habis-habisan. Tersingkir dari Piala Dunia 2010 juga memupuskan ambisi mantan pemain Barcelona dan Napoli tersebut menyamai pretasi Mario Zagalo dan Franz Beckenbauer. Kedua sosok itu pernah merebut juara Piala Dunia saat bermain dan melatih. ”Saya mungkin saja akan pergi dari klub ini besok atau lusa. Namun, para pemain ini telah menunjukkan bahwa mereka memainkan sepak bola Argentina, sepak bola menyerang,” kata mertua dari striker Argentina Sergio Aguero itu. (ham)

Saling ................. ak berlebihan. Sebab, bukan saat mencegah penalti Cardozo itu saja Casillas membuat penyelamatanpenting. Mendekati akhir-akhir pertandingan, dia membuat double save yang sangat penting. Dia menepis tendangan Lucas Barrios, plus upaya rebound dari Roque Santa Cruz. ”Casillas tampil istimewa malam ini (dini hari kemarin, Red). Dia membuat dia penyelamatan penting, dan sekali menggagalkan penalti lawan. Sudah jelas, dia adalah salah satu penentu sukses kami,” kata Vicente del Bosque, pelatih Spanyol. (na)

”Ya, memang dia mengangkat kedua tangannya untuk menghentikan laju bola. Tapi apakah itu lantas berarti dia mengcurangi Ghana?” tandas Tabarez kepada Reuters. ”Saya kira gerakan itu berdasarkan insting. Dia sudah kena kartu merah, dan tidak bisa main di semifinal. Saya kira itu sudah fair, karena Suarez sudah menerima konsekuensi perbuatannya,” lanjut pelatih asal Argentina itu. Apapun alasan Suarez mengulurkan tangan, publik telanjur kehilangan simpati pada striker 23 tahun tersebut. Beberapa media masih mengang-

gap dia pantas mendapat hukuman tambahan, yang berarti dia harus absen di final seandainya Uruguay mampu melangkahi hadangan Belanda. Kolumnis Associated Press John Leicester membandingkannya dengan handball penyerang Prancis Thierry Henry dalam leg kedua playoff kualifikasi zona Eropa, November lalu. Henry bisa lolos dari hukuman, dan bisa bermain di Piala Dunia 2010 lantaran wasit tidak melihat aksi curangnya. Namun, kasus Suarez ini beda. Wasit Olegario Benquerenca jelas-jelas melihat aksinya. Wasit asal Portugal itu juga

sudah memberinya kartu merah, hukuman yang tepat untuk handball di kotak penalti. Mestinya, FIFA memberinya hukuman tambahan. Kendati demikian, Suarez sudah telanjur menjadi pahlawan di mata publik Uruguay. Handball dia yang setara dengan hand of God versi Diego Maradona dipuji-puji. ”Suarez mencatatkan namanya dalam buku sejarah sepak bola bangsa ini. Drama memang sering terjadi di sepak bola. Ini adalah salah satunya,” ulas harian Ultimas dan El Pais, terbitan Montevideo. ”Sudah 40 tahun berlalu se-

jak Uruguay terakhir kali lolos ke semifinal Piala Dunia,” ungkap Olga Rodriguez, warga Montevideo, seperti dikutip AFP. ”Kami berterima kasih pada Suarez, yang telah membuat publik negeri ini bergembira,” lanjut wanita 60 tahun tersebut. (na)


Gubernur Tinjau UKM dan Makan Bakso Bersama Pembukaan Berlangsung Sederhana dan Hikmat

Campus Exhibition: Gubernur Sultra Nur Alam bersama rombongan saat meninjauh stand, jelang pembukaan Campus Exhibitions 2010 di Alun-alun MTQ Square, Sabtu (3/7).

Sebagai ivent perdana yang melibatkan perguruan tinggi swasta (PTS) se-Kota Kendari, tentunya pelaksanaan Campus Exhibition 2010, diharapkan dapat terus dihelat dengan jumlah peserta yang lebih banyak lagi. Meskipun demikian pembukaan berlangsung hikmat. SEKITAR pukul 17.00 wita, Sabtu (3/7), Gubernur Sultra, Nur Alam beserta rombongan tiba di Alun-alun MTQ Square, tempat akan berlangsungnya pembukaan Campus Exhibition 2010. Tetapi karena melihat peserta usaha kecil menengah (UKM) sibuk beres-beres stand dan undangan dari PTS belum banyak yang hadir, dirinya memilih untuk melihat-lihat aktivitas stand UKM dan kondisi areal Alun-alun MTQ Square yang baru saja direhab. Setelah 15 menit berkeliling, tibalah orang nomor satu di Sultra ini di depan stand penjual bakso Alung, tanpa ragu dirinya langsung masuk dan memesan semangkuk bakso. Hasrawati dan suami, pemilik warung bakso Alung

sempat kaget melihat kedatangan gubernur beserta rombongan. “Saya kaget mbak karena tiba-tiba gubernur mau singgah di warung saya ini, tadi saya juga lihat dia keliling areal pameran, tapi tidak menyangka akan masuk ke warung saya ini,” kata Hasrawati sambil sibuk melayani rombongan gubernur. Tampak gubernur sangat lahap menghabiskan semangkuk bakso, setelah merasa cukup kenyang dirinya menghampiri penjual parfum di sebelah warung bakso. Sambil memegang sebotol parfum, Nur Alam bergurau dengan penjualn parfum, Hj Ani yang kemudian terlibat percakapan dan berakhir dengan senda gurau. “Ternyata Pak Gubernur sangat ramah dan humoris, karena masih sempat bercanda dengan masyarakat seperti saya ini, disela-sela kunjungannya di pameran kali ini,” tutur Hj Ani, seusai rombongan Gubernur meninggalkan lokasi jualannya. Pembukaan Campus Exhition,akhirnya berlangsung pada pukul 20.00 wita oleh Dirut Kendari Pos, Milwan Lukman dan dihadiri perwakilan perguruan tinggi swasta (PTS) masing-masing STAIN Sultan Qaimuddin, Universitas Muhammadiyah Kendari, ABA

SUWARJONO/KP

MAKAN BAKSO: Sebelum membuka acara pameran pendidikan, Campus Exhibitions, Gubernur Sultra Nur Alam, bersama Dirut Kendari Pos Milwan Lukman, menyempatkan diri menemui para pedagang di lokasi pameran. Bahkan, gubernur pilihan rakyat pertama Sultra ini juga menikmati hidangan bakso.

Barakati dan AMIK Global Group. Dalam sambutannya Dirut Kendari Pos, Milwan Lukman mengharapkan agar ivent hasil kerja sama Kopertis Wilayah IX dengan Harian Kendari Pos, dapat dijadikan ajang pengenalan program sekaligus perekrutan mahasiswa (Maba). “Sebagai perusahaan media, kami tentunya tidak hanya ingin mengejar profit finansial semata, tetapi juga ingin menyelenggarakan suatu ivent yang dapat bermanfaat misalnya

Campus Exhibition 2010 ini. Dengan begitu selain kami dapat memberitakan ivent ini, kami pun telah dapat menyelenggarakan ivent yang sangat penting bagi pengenalan program masing-masing PTS seKota Kendari,” ungkapnya. Pembukaan Campus Exhibition yang berlangsung sederhana tetapi hikmat tersebut, juga diisidengananekatampilan dari STAIN Qaimuddin Kendari, diantaranya pidato bahasa Inggris dan Arab, prolog serta band. (ulfah Sari Sakti)

Dirut Kendari Pos, Milwan Lukman saat pembukaan Campus Exhibition di Alun-Alun MTQ Square, Sabtu (3/7)

Gubernur, Nur Alam didamping radaktur pelaksana, Sawaluddin Lakawa dan manager iven Kendari Pos, Rustam saat meninjau stan pameran.

Direktur utama bersama tamu undangan saat pembukaan Campus Exhibition di Alun-Alun MTQ Square FOTO-FOTO : SUWARJONO/KP


Kendari Pos Edisi 5 Juli 2010