Issuu on Google+

Sabtu, 30 Oktober 2010

Harga Eceran Rp. 3.500,-

http://www.kendaripos.co.id

Mafia Peradilan di Muna Terungkap Kendari, KP Borok penegakan hukum di Sultra semakin terkuak. Tak hanya komplain masalah berita acara pemeriksaan (BAP) di tingkat penyidik polisi dan kejaksaan, proses persidangan di pengadilan juga ditengarai banyak penyimpangan. Setelah salah seorang

istri tukang ojek yang didakwa sebagai kurir sabu-sabu di Kota Kendari mengungkap ketidakadilan hakim di PN Kendari dalam menjatuhkan vonis terhadap suaminya, kini giliran mafia peradilan di Kabupaten Muna yang diungkap. Sekelompok pemuda mengata-

snamakan Dewan Amanat Rakyat Sultra (Deras) dan Masyarakat Pemantau Peradilan Indonesia (Mappi) Sultra membeber kebobrokan Pengadilan Negeri (PN) Raha yang ditengarai sarat dengan mafia peradilan.

Baca MAFIA di Hal. 8

Ketua PN Raha Membantah Raha, KP Ketua Pengadilan Negeri (PN) Raha, Poltak Pardede SH, dituding bermain dalam menyidangkan perkara penerimaan CPNSD tahun 2008, yang melibatkan Drs La Ode Hasirun, mantan Sekab Buton Utara (Butur). Koordinator Posko Pemantau Peradilan Indonesia (Mappi) Sultra, Rizal Pasolong SH mengungkap dugaan permainan antara oknum hakim dalam perkara tersebut bersama terdakwa pernah dilihat bersama-sama di salah satu hotel ternama di Kota Kendari. Tudingan tersebut dibantah oleh pria yang sudah setahun menjabat sebagai Ketua PN Raha itu. “Saya tidak pernah bertemu den-

SELEBRITI

Kecanduan Thai Boxing INDAH Kalalo yang cantik dan seorang model ternyata memiliki kesukaan olahraga keras. Indah mengaku kecanduan dengan olahraga seperti thai boxing. Toh, Indah tak merasa menjadi kekar perkasa karena kesukaanya itu. Dia meyakinkan tak pernah berlaku kasar ke orang lain, terutama ke pacar. “Saya mengeluarkan ilmu bela diri itu kalau merasa terancam. Tapi sampai sekarang nggak perah digunakan ke orang-orang terdekat saya apalagi pacar,” ujarnya tertawa. Bagi Indah berlajar thaiboxing sangat membantu membentuk tubuhnya menjadi seksi, kencang dan tanpa lemak. Bahkan model dan bintang film ini merasa bangga dengan perutnya yang ramping. “Perut aku memang nggak six pack si, tapi paling nggak rata nggak ada lemak,” katanya sambil memegang perut. Indah pun tak merasa menjadi perkasa di hadapan kekasihnya. “Aku tetap lembut dong kalau di depan laki-laki, apalagi pacar. Kalau cewek itu kuat nggak masalah, tapi untuk kasar kayaknya nggak. Cewek tetap mahluk lembut , pokoknya sesuai kodratnya. Aku juga suka bermanja-manja sama pacar dan itu wajarkan,” tuturnya.(aal)

Indah Kalalo

Baca KETUA di Hal. 7

Saksi Beber Transaksi Kelulusan CPNSD Butur Raha, KP Janji Jaksa Penuntut Umum (JPU) menghadirkan penyidik Polda Sultra, di Pengadilan Negeri (PN) Raha dibuktikan, kemarin. Kehadiran dua penyidik Bripka Sahabudin dan Bripka Isbar, terkait dengan pengakuan

Bripka Isbar mengatakan, memeriksa Drs Asri di Polda Sultra. Pemeriksaan mantan Sekwan Butur itu setelah terlebih dahulu diinterogasi oleh rekannya bernama La Achi. “Drs Asri saya

Baca SAKSI di Hal. 2

Keterangan Saksi, Fakta Persidangan

“Hakim Bermasalah Jangan Diberi Jabatan”

dibawah pimpinan Poltak Pardede SH. Sebanyak empat kasus pelanggaran kode etik yang dilakukan oknum hakim di PN Raha

SELURUH pengadilan tak hanya PN Raha memiliki tanggung jawab yang sama dalam melaksanakan proses penegakan hukum sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Namun, warna warni proses persidangan tergantung dari karakter masing-masing hakim. “Hakim kadang tegas jika memang informasi atau keterAbu Hanifa angan yang diberikan saksi terlalu berbelit-belit. Terlepas dari jabatan, karakter hakim secara individu, ada yang slow emosionalnya, ada pula yang menggebu-gebu,” terang Abu Hanifa Pahege SH, Ketua Peradi Sultra.

ADANYA laporan Oknum hakim di Pengadilan Negeri Raha yang ditengara melakukan pelanggaran kode etik, menarik perhatian M. Satria Mudljabar SH MKn, Pembantu Dekan I, Fakultas Hukum, Unhalu. Ia menilai seorang hakim yang harusnya mengedepankan hukum di atas segala-galanya, tentu akan sanSatria gat ironi bila terbukti melakukan pelanggaran hukum. Karenanya, kata Satria Muldjabar, para hakim ataupun jaksa yang berpotensi masalah atau melakukan pelanggaran kode etik tidak diberi

Baca BERMASALAH di Hal. 2

Baca KETERANGAN di Hal. 2

Baca HAKIM di Hal. 8

SUWARJONO/KP

Ketua Pengadilan Tinggi (PT) Sultra, Hj. Andi Salma Ali SH MH didampingi Wakil Ketua PT, I Putu Widnya SH MH memberikan penjelasan seputar mafia peradilan di Kabupaten Muna (atas). Mahasiswa berunjukrasa di depan Kantor Kejati Sultra (bawah).

Ketua PT Sultra:

Ketua PN Raha Sering Bermasalah Kendari, KP Ketua Pengadilan Tinggi (PT) Sultra, Hj. Andi Salma Ali SH MH jadi gerah atas berbagai penyimpangan yang terjadi di Pengadilan Negeri (PN) Raha

beberapa saksi, diantaranya Drs Asri, Karman, Baramudin dan Wa Ode Herni, yang tidak pernah diambil keterangannya dan hanya bertanda tangan diatas kertas kosong, terkait perkara Hasirun mantan Sekda Butur. Di hadapan majelis Hakim,

Mereka yang Berjasa dalam Kebersihan Kota Kendari (1)

Nyaris Tersambar Petir, Demi Rp 500 Ribu Sebulan

SULIS/KP

tidak menutupi mata kaki, namun gigitan nyamuk tetap saja menembus celana kainnya. Tapi, wanita itu tidak mempedulikannya, gigitan nyamuk bukan rintangan baginya lantaran sudah menjadi sahabatnya dipagi buta saat bertugas. Saat Kendari Pos menyambanginya, wanita tersebut kaget. Layaknya musuh yang datang menyerang, dia mengibaskan sapunya, dengan gerakan menangkis. Setelah bertegur sapa beberapa saat, dia pun paham. “Saya kira orang jahat mau pukul saya atau hantu kasian. Masalahnya, di tempat ini pernah terjadi kecelakaan korbannya meninggal. Siapa tahu muncul hantunya kasihan,” ujarnya sambil mengucap istigfar beberapa kali. Wanita itu mengaku bernama Wa Ode Saluna, beralamat di Lorong Dolog, Jalan Sawerigading, Kota Kendari. Saluna ternyata sudah

Wa Ode Saluna (kiri) dan Sasi ketika bertugas membersihkan jalan raya di Kota Kendari. Mereka memulai kerja pada pukul 03.00 Wita dini hari.

Baca NYARIS di Hal. 7

Bertugas menjadi tukang sapu jalanan bukan cita-cita Wa Ode Saluna saat kecil. Namun nasiblah yang mengantarkan dia berprofesi sebagai kuli sapu jalanan. Bekerja sebagai tukang sapu jalan dengan gaji Rp 500 ribu setiap bulan, ternyata membutuhkan ketabahan yang luar biasa. Seperti apa mereka menjalani semua itu?

Sulis Setiarini, Kendari SAAT yang mestinya kebanyakan orang tertidur lelap, perempuan itu justeru terjaga demi tugas. Pagi itu tepatnya pukul 03.00 Wita dini hari (subuh), tampak seorang wanita mengenakan topi warna krem sedang asik menguatkan gagang sapunya, tepat di perempatan Gereja Santo Clemens, Jalan Saranani, Kota Kendari. Saat memulai kerja, sesekali wanita itu menepuk betisnya lantaran digigit nyamuk. Meski mengenakan celana panjang yang


2

Kendari Pos |Sabtu, 30 Oktober 2010

Dua Penyidik Polisi Mengaku Periksa Para Saksi Saksi ......................... yang periksa di Polda Sultra. Saya bertanya, dia menjawab,” ungkapnya. Setelah diperiksa, saksi kemudian diberikan print out hasil pemeriksaan untuk dibaca. “Saksi membacanya lalu bertanda tangan,” terangnya.

Begituhalnya penyidik lainnya, Bripka Sahabudin. Ia mengaku mengambil keterangan Baramudin, Wa Tini dan Karman. Ia mengambil keterangan di Polsek Kulisusu. Saat mengambil keterangan, hanya berdua dengan saksi. “Hari pemanggilan saksi berbedabeda,” terangnya. Namun saat Afiruddin, pengacara Hasirun,

bertanya ciri-ciri fisik saksi Baramudin, Sahabudin tidak mengingatnya. Untuk meyakinkan penyidik Polda Sultra itu, terkait keterangan saksi ketua majelis hakim, Poltak Pardede menunjukan tanda tangan saksi yang berbeda, antara di BAP dan contoh tanda tangan saksi di kertas kosong yang

diambil saat Persidangan beberapa waktu lalu. Isbar dan Sahabudin kompak mengatakan, bila saksi membantah bertanda tangan di BAP, pembuktiannya lewat uji laboratorium. Selain kedua penyidik Polda Sultra itu, JPU di persidangan itu menghadirkan H Habra Abdullah sebagai sak-

Putuskan Sesuai Ketentuan Hukum Keterangan ................ Persoalan dugaan rekayasa BAP yang terungkap dalam persidangan seperti pada kasus dugaan penipuan dan penggelapan seleksi CPNS di Butur tahun 2008, Abu Hanifa menilai keterangan saksi di depan persidangan, itulah yang benar pada saat itu. Jika memang saksi memberikan keterangan pal-

su baik di muka sidang atau di BAP, ada aturan lain yang mengikat, lengkap dengan ancaman sanksi yang bisa diberikan kepada pemberi keterangan palsu tersebut. “Apa yang disampaikan di depan persidangan itulah yang benar. Karena itu keterangan saksi. Tapi potensi merekayasa BAP juga cukup kecil, karena keterangan yang ditulis dalam BAP juga adalah keterangan

saksi yang bersangkutan. Bisa saja berbeda karena kondisi psikis seorang saksi di depan penyidik dengan hakim kadang berbeda pula. Tapi, kalau saksi tersebut memberikan keterangan yang palsu, bisa juga dituntut dengan aturan yang lain,” jelasnya. Menyangkut masalah proses eksekusi terhadap putusan yang telah berkekuatan hukum tetap, kata dia, mestinya peng-

adilan melaksanakan proses eksekusi. Pasalnya, salah satu tugas dan kewajiban pengadilan adalah melaksanakan proses eksekusi dari suatu sengketa yang sudah memiliki kekuatan hukum tetap. “Saya hanya menghimbau agar peradilan bisa melaksanakan penegakan hukum secara profesional sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” pungkasnya.(aka/ong)

Empat Pelanggaran PN Raha Dilapor ke MA Bermasalah ................ telah dilaporkan ke Mahkamah Agung (MA) agar diberi tindakan tegas. Belum mendapatkan informasi lebih lanjut mengenai empat pelanggaran kode etik yang dilakukan Poltak Pardede Cs, PT Sultra menerima lagi laporan dugaan penyalahgunaan wewenang pada penanganan kasus penipuan CPNS di Butur tahun 2008 yang melibatkan mantan Sekab Butur, Drs La Ode Hasirun sebagai terdakwa. “PN Raha memang sering bermasalah. Ini menciderai proses peradilan di Sultra,” ungkap Andi Salma Ali saat ditemui di ruang kerjanya, kemarin. Pengadilan Tinggi Sultra, kata dia, telah merekomendasikan empat pelanggaran kode etik yang dilakukan oleh Poltak Pardede. Pelanggaran-pelanggaran yang dimaksud yakni, tiga diantaranya masalah tidak adanya pelaksanaan eksekusi tanah di Kabupaten Muna yang telah memiliki kekuatan hukum tetap. “Kasus tersebut diambil alih oleh Pengadilan Tinggi. Pemohonnya (pemenang sengketa tanah di MA) melapor jadi kami panggil ketua PN Raha agar melaksanakan proses eksekusi tersebut,” jelasnya. Sungguh ironi, pelanggaran kode etik lain yang sudah dilaporkan ke Mahkamah Agung,

lanjutnya, adalah laporan pesta miras dan mabuk-mabukan yang dilakukan oleh Poltak Pardede. Sikap dan perilaku oknum hakim dengan cara pesta miras dan mabuk-mabukan sungguh menciderai proses peradilan. Sayangnya, Ketua Pengadilan Tinggi tidak mengungkapkan pesta miras dilakukan di PN Raha atau di lokasi lain. Selain empat rekomendasi borok kepemimpinan Poltak Pardede ke MA tersebut, Pengadilan Tinggi Sultra juga menunggu laporan lengkap dari Masyarakat Pemantau Peradilan Indonesia (Mappi) Sultra terkait adanya dugaan mafia peradilan di PN Raha. Poltak Pardede ditengarai “main mata” dengan terdakwa kasus dugaan penipuan dan penggelapan seleksi CPNS tahun 2008 di Butur yang kini sedang menjalani proses persidangan di PN Raha. Poltak Pardede juga dituding sering membentak saksi dan tak memberi ruang bagi saksi dalam menyampaikan kesaksiannya sehingga bisa menguntungkan terdakwa. “ Itu melanggar kode etik tentang pedoman perilaku hakim. Ada undang-undang tersendiri mengenai kode etik itu. Namun kewenangan kami hanya memeriksa, memprotes, kemudian memberi rekomendasi dan mengirim ke pusat (Mahkamah Agung RI). Pusat yang akan menentukan

sanksi apa yang akan diberikan. Sudah ada empat rekomendasi yang dikirim mengenai permasalahan penyimpangan yang terjadi di PN Raha,” jelas Hj. Andi Salma didampingi Wakil Ketua Pengadilan Tinggi Sultra, I Putu Widnya SH MH. Setiap ada laporan, kata dia, pihaknya langsung menindaklanjuti. Apalagi yang bersifat mafia peradilan. Setiap laporan akan diperiksa, setelah itu kita kirim ke MA dan dibuatkan rekomendasi. “Sanksi tertinggi bagi seorang hakim yang terbukti melanggar kode etik dengan tingkat pelanggaran yang

cukup parah adalah pemecatan sebagai hakim. Tapi, yang melakukan pemecatan itu adalah Presiden melalui rekomendasi MA,” ungkapnya. Mantan Wakil Pengadilan Tinggi Sultra itu menambahkan, seorang pimpinan harus memberi contoh yang baik terhadap bawahannya. “Kalau dia yang melakukan, bagaimana?,” pintanya. Mappi juga membeber jika Poltak Pardede malah dimutasi dari PN Pontianak karena berkasus, namun Ketua Pengadilan Tinggi enggan berkomentar soal track record Poltak Pardede.(aka/ong)

si. Saksi tersebut mengaku memberikan uang kepada Hasirun sebesar Rp 50 Juta, di kediamannya di Andounohu, Kendari. Namun keterangan yang diberikan saksi berbelit-belit dan membingungkan majelis Hakim dan JPU. Nyaris saja, majelis hakim akan melakukan penahanan kepada saksi. Bila keterangan yang diberikan masih berubah-ubah dan membingungkan. Awalnya, Habra mengaku memberi uang Rp 50 Juta kepada Hasirun di Anduonohu dan uang Rp 12,5 Juta di Hotel

Venus. Selain dari dia, temannya Rusdin juga menyetor Rp 195 juta kepada Hasirun. Namun uang Rusdin, disimpan di rekening miliknya. Hal tersebut membingungkan majelis hakim dan JPU. Setelah berulang kali ditanya, Hasbar menceritakan ulang. Ia ditelpon Rusdin bertemu dengan Hasirun di hotel Venus. Untuk meminta jalan keluar agar adik dan keluarganya berjumlah delapan orang bisa lolos CPNS tahun 2008. “Pertemuan itu Desember 2008,” sebutnya. Dari pertemuan itu disepa-

kati, untuk peserta CPNSD lulusan SI membayar Rp 20 Juta dan Diploma Rp 15 Juta. “Uangnya belum diserahkan saat itu,” tukasnya. Saat pengumuman CPNSD, empat keluarganya jenjang pendidikan Diploma lulus. Namun kesepakatan Rp 15 Juta berubah, menjadi Rp 12,5 Juta untuk Diploma yang lulus. Setelah ditotal, dari empat keluarganya yang lulus. Habra harus menyetor uang Rp 50 Juta. “Saya serahkan uang Rp 50 Juta, tanggal 24 Januari 2009 di rumah Hasirun di Andounohu,” tegasnya.(awn/ong)


3

Sabtu, 30 Oktober 2010

KPP Pratama Kolaka Gelar Aksi Simpatik Kendari, KP Dalam pekan ini aksi simpati pajak dilakukan secara serentak di seluruh Indonesia. Tak terkecuali lingkup KPP Pratama Kolaka yang membawahi tiga Kabupaten Kolaka, Kolaka Utara dan Bombana juga menggelar aksi Kamis (29/10) lalu. Untuk mengefektifkan aksi, Kepala KPP Pratama Kolaka Heri Yudianto membagi tiga wilayah tersebut. Untuk Kabupaten Kolaka dikoordinir Kepala Seksi Waskon II Muh Alias, Kolaka Utara di koordinir Kepala KP2KP Lasusua, Yusri, dan Bombana dipimpin Kepala Seksi Pelayanan KPP Pratama Kolaka, Sulaiman SH. “Pembagi-

an tiga wilayah ini untuk memudahkan kegiatan pelayanan sosialisasi pajak kepada masyarakat,” ujar Kepala KPP Pratama Kolaka, Heri Yudianto, kemarin. Sementara Kepala Seksi Pelayanan KPP Pratama Kolaka, Sulaiman mengatakan, bentuk aksi simpatik pajak yang dilakukan pegawai KPP maupun KP2KP di seluruh kabupaten/kota dilakukan dengan cara membagi-bagikan bunga mawar pada masyarakat, baik pengusaha maupun intansi pemerintah pusat dan daerah. “Sosialisasi ini sebagai wujud ucapan terima kasih yang setinggi-tingginya kepada wajib pajak dalam melaksanakan kewajiban perpajakan sesuai

ketentuan,” ujar Sulaiman, yang juga koordinator aksi simpati pajak wilayah Bombana kepada koran ini, kemarin. Aksi simpati pajak yang di gelar di Bombana tersebut diterima langsung Sekab Bombana, Drs Idrus Effendy Kube. Dalam pertemuan itu, Sekab memberi apresiasi terhadap kegiatan sosialisasi pajak. Selain itu tim juga mengujungi Polres Bombana. Dalam kunjungan itu, tim memberikan setangkai bunga kepada Kabag Operasional Polres Bombana, AKP Dian Nugroho. ‘Kunjungan itu sebagai implementasi terhadap tugas dan tanggung jawab sebagai publik relation dibidang perpajakan,” ujar Sulaiman. (lis)

Pemda Dilarang Terapkan Tarif PDRD Maksimal

SULIS/KP

TERKENDALA MODAL DAN PEMASARAN - Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Sultra mulai tumbuh. Namun tak sedikit yang menemui kendala. Mulai lemahnya manajemen, permodalan, dan pemasaran. Untuk pengembangan, UMKM harus memiliki daya saing, termasuk memiliki kelengkapan seperti label halal. Nampak salah satu usaha yang terkategori UMKM.

Jakarta, KP Tahun 2011 sudah di depan mata. Undang-undang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah (UU PDRD) pun siap berlaku efektif. Namun, kekhawatiran mencuat, karena pemerintah daerah (Pemda) diprediksi akan berlomba menaikkan tarif pajak dan retribusi untuk mengejar Penerimaan Asli Daerah (PAD). Direktur Eksekutif Komite Pemantauan Pelaksanaan Otonomi Daerah (KPPOD) Agung Pambudhi mengatakan, UU PDRD bisa menjadi blunder bagi daerah jika terjebak dengan kepentingan jangka pendek untuk menumpuk PAD dengan menaikkan tarif pajak dan restribusi setinggi-tingginya. “Karena itu, jika Pemda ingin mengejar pertumbuhan ekonomi jangka panjang, jan-

gan serta-merta menaikkan tarif pajak dan retribusi,” ujarnya usai Seminar Tata Kelola Ekonomi Daerah dan Pertumbuhan Ekonomi di Jakarta, Kamis (28/10) lalu. Menurut Agung, di satu sisi, UU PDRD sangat positif karena bersifat close list. Artinya, Pemda tidak bisa mengeluarkan Peraturan Daerah (Perda) untuk memungut pajak/retribusi selain yang sudah ada dalam daftar UU PDRD. Namun, di sisi lain, UU PDRD juga memberikan kewenangan bagi Pemda untuk menentukan sendiri tarif pajak/retribusi sesuai dengan kisaran minimal dan maksimal yang ditentukan pemerintah. “Intinya, jika Pemda ingin punya daya saing untuk menarik investasi, jangan langsung menerapkan tarif maksimal,” katanya.

Agung mengatakan, saat ini harusnya Pemda sudah punya kajian komprehensif mengenai kebijakan penetapan tarif PDRD. Yang paling penting, lanjut dia, Pemda harus bisa mengukur kapasitas perekonomian di daerahnya. “Jangan sampai daerah miskin ingin cepat memperoleh pendapatan tinggi sehingga menerapkan pajak maksimal, sebab investor justru akan kabur dan daerah tersebut makin sulit mengembangkan perekonomian,” terangnya. Sayangnya, kata Agung, berdasar kajian yang dilakukan KPPOD di berbagai daerah, hanya sebagian kecil Pemda yang sepertinya akan menggunakan UU PDRD sebagai insentif untuk menarik investasi dengan memberlakukan tarif rendah.(jpnn/ awl)

Realisasi Ekspor Sultra Anjlok Ekspor Emas Bombana Laporannya Nihil Kendari, KP Angka ekspor Sultra terus mengalami penurunan. Persoalan tak menentunya hasil pertambangan yang menyebabkan volume ekspor tak menentu. Data yang ada di Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Sultra menyebutkan volume ekspor pada Juli 2010 mencapai 363.662.500 kilogram dengan nilai 5,083.064 US$. Namun di Agustus 2010 hanya 337.146.092.66 kilo gram dengan nilai 3,325,368,993.50 US$. Untuk realisasi bulan ini diprediksi jumlah ekspor Sultra akan mengalami penurunan lagi. “Pengakuan sejumlah eksportir, pengiriman hasil tambang masih minim, akibat hujan yang tidak behenti, sehingga

KUR BNI Sentuh Usaha Mikro Kendari,KP Pemerintah memberikan program kredit usaha rakyat (KUR) kepada sektor usaha mikro melalui lima bank pemerintah. Satu satu penyalurnya adalah BNI.Di BNI Cabang Syahrial Kendari, program tersebut sudah jalan sejak program ini didengungkan tiga tahun lalu. Untuk penyalurannya di tahun 20010 sudah mencapai 94 persen. Pimpinan BNI Kendari, Syahrial mengatakan, bila KUR BNI telah melayani sejumlah usaha mikro Kendari. Nasabah didominasi oleh sektor perdagangan dan jasa. “Kami berharap hingga penghujung tahun, jumlah kredit yang diberikan akan mencapai target. Seperti tahun-tahun sebelumnya kami selalu melebihi target. Di Kendari cukup banyak sektor mikro yang layak untuk dibiayai,” terang pengganti Budiamin ini, tanpa menyebutkan angka detailnya, dengan alasan kerahasiaan bank. Syahrial mengatakan, bila ke depan prospek perbankan di Kendari akan semakin bagus. Hal ini terlihat dari sektor pertambangan, yang digadang akan melahirkan idustri pertambangan. Dari proses tersebut, tentunya berimbas pada munculnya sektor lain seperti perhotelan, perdagangan dan jasa, setidaknya ada multi player efek dari industri pertambangan tersebut. “Multi player efek inilah nanti yang akan berkaitan dengan pertumbuhan perbankan. Transaksi dengan perbankan akan semakin banyak, dan ini cikal bakal majunya perekonomian disuatu daerah,” ujar Syahrial, yang pernah menjadi pimpinan BNI cabang Sorong ini. Menurutnya bila ekonomi sudah maju dan infrasturktur memungkinkan, akan mendorong investor untuk berinvestasi di suatu daerah. Hal tersebut pun sudah dirasakan di BNI Kendari, saat ini. Itu terlihat dari peningkatan yang terjadi di lembaga yang baru dipimpinnya sektiar dua bulan itu. Dari data yang ada untuk penyaluran kredit maupun perolehan dana pihak ke tiga DPK mengalami peningkatan. Masing-masing angka kredit dan DPK meningkat dari 10 - 15 persen. Sementara tingkat kehati-hatian BNI untuk menyalurkan kredit pun sangat menjadi patokan, yakni tingkat kemacetan non performing loan (NPL) yang tidak mencapai satu persen. (lis/awl)

aktivitas penambangan dihentikan. Alasannya bila hujan tetap melakukan penambangan hasilnya tidak bagus, dan tidak sesuai dengan standar yang ditetapkan negar atujuan,” terang Kabid perdagangan luar negeri Disperindag Sultra, Rahmatiah, yang dibacakan Kasinya Ruslan Ramlan. Saat ini sekitar tujuh perusahaan yang bergerak di bidang perikanan dan tambang yang melakukan ekspor. Untuk perusahaan tambang masing-masing PT Duta Indonusa di Kolaka, PT Triple Eight Energy di Palangga, PT Integra di Torobulu, PT Ningyotiyi di Pomalaa dan PT Akar Mas di Pomalaa juga. Kemudian dua perusahaan perikanan yang juga melakukan aktivitas ekspor adalah PT Sultra Tuna dan PT Yanagi. Untuk ekspor hasil tambang terbesar dilakukan oleh PT Triple Eight sebanyak 107.620.000 kilogram, sementara yang lainnya dibawah angka terse-

but. “Untuk PT Antam pada Juli dan Agustus tidak melakukan pengiriman, karena mereka masih dalam proses produksi. Bi-

asanya pada bulan berikutnya mereka melakukan ekspor dalam jumlah besar,” paparnya.

Ruslan menambahkan bila data yang terhimpun di Disperindag belum semua. Masih banyak eksportir yang tidak melaporkan data ekspornya di Disperindag. Mereka yang terdata, karena negara tujuan ekspor meminta surat keterangan asal (SKA), tapi bagi negara yang tidak memperdulikan SKA, eksportirpun tidak melapor ke Perindag, melainkan hanya ke Bea Cukai saja. Padahal data tersebut cukup dibutuhkan sebagai acuan pemerintah. “Walaupun sebenarnya semua itu tidak ada dalam aturan, dan eksportir tidak salah,” jelasnya. Bagaimana dengan ekspor tambang emas di Bombana? Menurut Ruslan tak pernah dilaporkan perolehan eksportir ke Disperindag Sultra. Katanya jangankan laporan ke Disperindag Sultra tapi laporan ke Disperindag Bombana tak pernah ada. ‘’Kami tidak tahu apa-apa yang dieskpor disana,’’ tukasnya. (lis/awl)

Perbankan Panen Laba Jakarta, KP Cuaca cerah memayungi industri perbankan di Indonesia. Hingga akhir triwulan III2010, perbankan menunjukkan kinerja menggembirakan. Bank-bank pun panen laba. Direktur PT Bank Mandiri Tbk Abdul Rachman mengatakan, sepanjang Januari - September 2010, Bank Mandiri sudah membukukan laba bersih hingga Rp6,4 triliun. “Artinya, melonjak 38,2 persen dibandingkan pencapaian periode sama 2009 yang sebesar Rp4,6 triliun,” ujarnya saat pemaparan kinerja triwulan III-2010 di Kantor Bank Mandiri, Kamis, (28/10) lalu. Menurut Abdul, lonjakan laba tersebut berasal dari pertumbuhan kredit sebesar 23,1 persen pada triwulan III-2010 menjadi Rp231,9 triliun dari Rp188,3 triliun pada periode sama tahun sebelumnya. Pertumbuhan tersebut lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan “kredit nasional yang sebesar 21,2 persen. “Selain pertumbuhan kredit, laba operasi yang tercatat Rp8,5 triliun pada triwulan ketiga tahun ini juga menjadi pendorong pertumbuhan laba bersih,” katanya. Abdul mengatakan, penyaluran terbesar kredit Bank Mandiri adalah ke sektor industri pengolahan (manufaktur) yang berkontribusi hingga 25,0 persen dari total kredit yaitu sebesar Rp58 triliun pada September 2010.

Selanjutnya disusul oleh sektor pertambangan dengan kontribusi sebesar 16,8 persen dari total kredit atau sebesar Rp38,8 triliun. Sementara sektor pertanian mencatat pertumbuhan tertinggi hingga 80 persen lebih dan pertambangan di atas 35 persen. Adapun sektor Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM), Bank Mandiri telah menyalurkan kredit hingga Rp29,8 triliun pada triwulan ketiga 2010 dengan jumlah rekening Abdul Rachman kredit UMKM sebanyak 564.938 rekening. Sementara untuk penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) mencapai Rp2,11 triliun. “Kinerja kredit tersebut mendorong pertumbuhan asset menjadi Rp409,4 triliun dari Rp366,5 triliun pada akhir September 2009,” terangnya. Abdul menyebut, parameter lain juga menunjukkan perbaikan. Misalnya, dana pihak ketiga (DPK) yang tumbuh dari Rp295,5 triliun pada triwulan III-2009 menjadi Rp321,2 triliun pada triwulan III- 2010. “Sedangkan total dana murah dari giro dan

tabungan mencapai Rp183,1 triliun atau tumbuh Rp14 triliun dibanding periode yang sama tahun lalu,” sebutnya. Tak hanya Bank Mandiri yang panen laba. Kemarin, ada dua bank lain yang mengumumkan kinerja trwulan III nya, yakni Bank Permata dan OCBC NISP. Direktur Utama Bank Permata David Fletcher mengatakan, laba bersih Bank Permata menembus angka Rp789 miliar. “Naik 58 persen dibandingkan laba periode sama tahun 2009 yang sebesar Rp500 miliar,” ujarnya. Menurut Fletcher, pencapaian laba bersih tersebut didorong oleh peningkatan pendapatan operaional sebesar 11 persen di kuartal III-2010 menjadi Rp3,042 triliun, akibat kenaikan pendapatan bunga bersih 21 persen menjadi Rp2,401 triliun. “Kredit juga tumbuh 23 persen menjadi Rp46,4 triliun,” katanya. Sementara itu, Presiden Direktur Bank OCBC NISP Parwati Surjaudaja mengatakan, hingga triwulan III-2010, Bank OCBC NISP mencatat laba bersih Rp370,4 miliar. “Naik 20 persen dibanding periode sama tahun lalu yang sebesar Rp309,9 miliar,”

ujarnya. Menurut Parwati, peningkatan laba bersih tersebut didorong oleh kenaikan pendapatan bunga bersih 5 persen dari Rp1,285 triliun di tahun lalu menjadi Rp1,353 triliun. Di sisi lain pendapatan non bunga justru turun 8 persen menjadi Rp359 miliar di September 2010, dari sebelumnya Rp389 miliar. “Sedangkan pendapatan operasional perseroan naik tipis dari Rp1,674 triliun menjadi Rp1,712 triliun,” katanya. Sebelumnya, PT Bank Central Asia Tbk (BCA) juga mencatat laba bersih sebesar Rp6,1 triliun sampai dengan September 2010. Raihan tersebut meningkat 20 persen dibandingkan pada periode yang sama tahun 2009 yang sebesar Rp5,1 triliun. Sedangkan PT Bank Danamon Indonesia Tbk (Danamon) berhasil mencetak laba bersih Rp2,203 triliun pada kuartal III-2010. Jumlah ini naik 61 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang sebesar Rp1,365 triliun. Tak mau kalah, dua bank pelat merah lain, yakni Bank Tabungan Negara Tbk (BTN) dan Bank Negara Indonesia Tbk (BNI), juga panen laba. BTN “mencatat laba bersih Rp597 miliar di triwulan III-2010, naik 84,26 persen dari periode yang sama tahun lalu Rp324 miliar. Adapun BNI mencetak laba bersih (konsolidasi) Rp2,955 triliun dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang sebesar Rp1,854 triliun. (jpnn/awl)

Dey Melaha, Pengusaha yang Sukses di Bidang Merangkai Bunga

Datangkan Bunga Segar Dari Luar Negeri, Langganan Hotel Bintang Lima Keanggunan suasana acara pertemuan gubernur se Indonesia yang digelar di Makassar pekan lalu, tak lepas dari penataan ruang pertemuan dan kehadiran rangkaian bunga sebagai pemanis. Acara yang dihadiri Presiden Susilo Bambang Yudhoyono membuat ruang pertemuan memberi makna yang dalam dengan kehadiran bunga-bunga indah. “TAK perlu banyak bunga, setangkai saja, sudah bisa memberi suasana.” Demikian pernyataan Dey Melaha, perempuan perangkai bunga di ruang pertemuan gubernur se Indonesia itu, pada penulis saat ditemui. Tapi, di depan SBY saat itu tidak hanya setangkai,melainkan sebuket bunga segar aneka lilyum dan campuran bunga segar impor dan lokal yang cantik dan menawan. Pemilik PT Seruni Sangriil (ey Melaha Bunga & Dekor) yang terletak di Jalan Djambu, Makassar, inilah yang sangat beruntung mendapat kepercayaan merangkai bunga tamu istimewa. Dey juga pernah diper-

Dey Melaha cayakan mendekor rangkaian bunga di rumah jabatan gubernur Sulsel ketika Mega-

wati Soekarno Puteri, Presiden RI saat itu, datang ke daerah tersebut. Tentu saja, ini bukan keberuntungan biasa. Memadukan sejumlah bunga beraneka rupa, daun-daunan dan ranting, tidak hanya sekadar menjumputnya. Ada cita rasa seni, pengetahuan dan pemahaman tentang makna bunga sebenarnya di sana. Dan Dey, memiliki semua kriteria itu. Kesempatannya tinggal selama bertahuntahun di Jepang tak disia-siakan berlalu tanpa belajar. Di Kota Fukuoka, ibukota Provinsi Kyushu, Jepang, Dey menimbah ilmu merangkai bunga. Siapa tak kenal Negeri Sakura yang terkenal dengan Ikebana, seni merangkai bunga di sana. “Saya juga belajar Eropa style,” tuturnya. Kalau kini, Dey bisa memaknai setiap rangkai bunganya, karena proses yang panjang. “Yang sangat penting dari merangkai bunga adalah komposisi warna, tema, juga nilai artinya,” ujar perempuan berdarah Lore, Sulawesi Tengah ini. Merangkai bunga kini menjadi kesenan-

gan batin baginya. Maka, ketika ada permintaan mendadak, tak susah untuk dia mengerjakan hingga selesai. Meskipun sampai larut malam. Seperti ketika merangkai bunga untuk presiden waktu itu yang diselesaikan pukul 01.00 Wita. Yang penting, kata dia, harus ada persediaan bunga segar. Persoalannya di Sulsel belum memiliki itu. Dey masih memesan bunga-bunganya dari Jakarta, Bandung, dan bunga-bunga tertentu di Surabaya. Dey memang selalu menggunakan bunga segar dalam merangkai. Beberapa kembang pun, biasanya diimpor seperti rose ekuador, tulip, dan irish. Karena tak adanya penyedia stok bunga di Makassar, dia berharap ada investor yang mau datang membuka lahan kebun bunga di provinsi ini. Di tokonya sekaligus tempat workshopnya merangkai bunga selalu tersedia bungabunga segar. Sebab, selain melayani permintaan pembeli perorangan, Dey juga harus mengisi pesanan bunga dari sejumlah hotel bintang lima di Makassar. (*)


4

Kendari Pos |Sabtu, 30 Oktober 2010

- Pilkada Bombana kembali ditunda - Mudah-mudahan tak ada yang intervensi penundaannya - Polisi ngotot tak rekayasa BAP Kasus Hasirun - Kalau begitu cari tau yang merekayasa pak - Sumpah Pemuda tapi tanpa pemuda - Berarti sumpah orang tua

Menyiasati Bencana Alam ADA bencana alam yang memang tak terhindarkan. Ada bencana alam yang mustahil manusia melakukan intervensi atas kejadiannya. Sebutlah itu bencana alam akibat gempa tektonik dan gempa vulkanik. Kedua bencana alam baru saja terjadi lagi secara beruntun di negeri kita. Gempa tektonik yang menyebabkan tsunami menerjang Kepulauan Mentawai di Sumatera Barat, dan gempa vulkanik yang disebabkan oleh erupsi Gunung Merapi di Jawa Tengah dan Yogyakarta. Keduanya mengakibatkan kerusakan dan korban jiwa. Bencana alam semacam itu, sekali lagi, memang tidak mungkin ditolak oleh manusia. Tidak ada yang bisa menahan gunung berapi agar tidak memuntahkan lahar dan meletus. Tidak ada yang bisa menahan pergerakan lempeng kulit bumi agar tidak bergerak. Manusia harus menerimanya sebagai sebuah takdir yang pasti. Tapi menyiasati bencana agar tidak menimbulkan efek kerusakan atau korban jiwa manusia, adalah suatu hal yang mungkin, dan karena itu perlu dilakukan. Memahami karakteristik wilayah yang rawan gempa adalah sangat mungkin diketahui oleh manusia. Karena itu, dengan pengetahuan karakteristiknya, manusia perlu melakukan adaptasi terhadapnya. Misalnya, bagaimana memilih konstruksi bangunan yang sesuai, menggunakan peralatan yang bisa memberi peringatan dini (early warning), bagaimana melakukan evakuasi mendadak, dan sebagainya, adalah bagian dari upaya yang bisa dilakukan oleh manusia untuk menyiasati bencana agar tidak menimbulkan korban yang lebih banyak. Dalam upaya penyiasatan bencana inilah sebenarnya kita masih selalu saja menunjukkan kekurangan yang tidak seharusnya terjadi. Tidak bekerjanya alat deteksi gempa, atau kelalaian memberi peringatan dini tsunami, adalah dua contoh yang bisa kita tunjuk, yang masih saja terjadi barubaru ini. Akibatnya, tsunami di Mentawai menelan korban jiwa yang cukup besar, lebih dari 300 orang. Menyiasati efek bencana juga seharusnya menjadi concern masyarakat sendiri. Misalnya kepatuhan terhadap imbauan evakuasi dan ketaatan untuk tidak memasuki daerah terlarang. Seharusnyalah kita banyak belajar dari pengalaman kita sendiri yang sangat cukup untuk mengajarkan kita bagaimana selalu sigap menyiasati terjadinya bencana sehingga efek kerusakannya bisa diperkecil. Apalagi jika disertai penerangan masyarakat dan latihanlatihan yang terus dimasyarakatkan bagaimana mengevakuasi diri bila terjadi bencana. Semuanya merupakan bagian dari upaya menyiasati bencana alam bila sewaktu-waktu terjadi. Seyogyanyalah setiap calon kepala daerah yang akan maju dalam pemilukada di daerah-daerah yang rawan bencana alam, diuji kemampuan dan programnya untuk masalah bencana alam ini. Hal itu dimaksudkan agar kelak ketika dia memimpin, masyarakat dapat terus dibina sehingga memiliki kebiasaan cepat tanggap dan cepat sikap ketika ada tanda bencana atau ketika bencana terjadi tiba-tiba. Kita janganlah menjadi bangsa yang tidak pernah belajar dari pengalaman, termasuk belajar dari pengalaman mengalami bencana. Bencana alam memang ada yang tidak bisa dielakkan, tapi bencana alam bisa disiasati. (*)

Upin-Ipin yang Berbudaya Mama... mama... putar Upin-Ipinnya alimat ini yang selalu terden gar setiap malamnya, bahkan disetiap canda yang dilontarkan anak saya yang baru berusia 17 bulan. Saking maniaknya dengan serial Upin-Ipin mengharuskan saya untuk mencari nada dering Hand Phone yang juga Upin-Ipin. Ato.... Ato...o.... Ato... Toto...totoji.... dimana dia bunyi sms macam tu? seperti kau Ipin.... janji tegok dia, tengok-tengoktengok...? Walaupun kalimat itu belum fasih di ucapkan, dengan lantang selalu diulang-ulangnya jika Hand Phone saya berbunyi, yang paling menyenangkan ketika anak saya menangis atau sedang rewel, suara nada dering Upin Ipin menjadi solusi untuk menenangkannya kembali. Bagi saya, dan mungkin hampir semua orang tua merasakan hal yang sama, bagaimana Upin Ipin mempengaruhi gaya hidup anak –anak mulai dari baju, celana, topi, hingga merambah ke aksesoris mainan, bahkan remaja dan dewasa boleh dikata ikut dalam keasykan dan kelucuan Upin Ipin. Di suatu kesempatan saya sering pula menemui dan mendapati temanteman mahasiswa, karyawan hingga ke pedangang asongan yang menikmati nada dering Upin Ipin sebagai pembuka komunikasi. Walaupun tujuan kami berbeda mengapa menggunakan nada dering itu, tapi satu kata, kita adalah sama-sama penggemar kartun serial Upin Ipin. Betul- betulbetul ?... lagi –lagi Upin Ipin. Mengapa saya menyebut Upin Ipin berbudaya, begini ceritanya. Ketika sedang tugas belajar di UGM Yogyakarta, saya menemukan begitu banyak Upin Ipin bertebaran di sepanjang jalan yang dijual ramai. Seputaran trotoar, depan area mall, seputaran Malioboro, pasar pagi UGM, apalagi di pasar tradisional

K

Tertibkan Sopir Angkutan yang Ugal-ugalan 0852990007 Pak polisi tolong dong ditertibkan sopir angkutan, agar tidak ugal-ugalan kalau mengendarai mobilnya. Penumpang terkadang berhenti sembarang, tidak memperhatikan rambu-rambu yang ada. Akhirnya pengguna jalan lainnya, tidak sedikit yang jadi korban kecelakaan.

Kendari Pos Inspirasi dan Aspirasi Masyarakat Sultra Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, semua wartawan Harian Pagi Kendari Pos dibekali tanda pengenal. Untuk menghindari aksi-aksi tidak bertanggungjawab dari oknum tertentu, masyarakat yang merasa ragu atau mencurigai seseorang yang mengatasnamakan wartawan Kendari Pos segera menghubungi Kantor Redaksi Harian Kendari Pos.

Oleh: Laxmi bringharjo. Upin Ipin menghiasi sudut-sudut jalan, tapi tunggu dulu!. Jika di Sulawesi ada Upin Ipin, begitupun Kalimantan, Sumatera hingga Papua, di Yogyakarta, Upin Ipinnya agak istimewa dan berbeda, sebab mereka di kemas dalam bentuk permainan wayang golek. Bisa di tarik ulur atas bawah untuk dinikmati penikmatnya, di belakangnya terdapat sebatang bambu kecil dan sehelai benang/tali yang direkatkan. Awalnya anak saya tidak tahu bagaimana menggunakan Upin Ipin dengan peraga wayang, bahkan sekitar 1-2 awalnynya rusak, mungkinkah karena anak saya belum terbiasa menyaksikan pertunjukan wayang dan sebagai orang tuanya kami tidak terbiasa menyaksikan pertunjukan wayang? Sehingga wajar saja jika ia kurang mahir menggunakannya. Berbeda dengan Upin Ipin yang biasa ia gunakan ketika di Sulawesi, mungkin karena Upin Ipin dikemas dalam bentuk Boneka yang terbuat dari pintalan-pintalan kain dan busa. Pengalaman yang berbeda antara daerah tersebut membuat saya berfikir, begitu budaya sangat mempengaruhi corak fikir dan bertindak, hingga mempengaruhi imajinasi dan daya berkreasi bagi penganutnya. Ini dapat saya temui ketika mengamati bagaimana pengrajian/pembuat miniatur Upin Ipin menghasilkan dan mengekpresikan karyanya. Secara teroritis, fakta ini mengingatkan saya tentang perkataan Johann Gottlieb von Herder atau akrab di sapa dengan Herder (1744-1803) pendiri gerakan Strum und Drang, yang menjadi cikal bakal paham Romantitisme, bahwa setiap suku bangsa (Volk) memiliki Geist atau roh

jiwanya sendiri, dan karenanya berhak memiliki serta melestarikan nilainilai beserta adat istiadatnya berdasarkan jiwa dan sejarahnya sendiri. (Eriksen, 2009). Bagi kita yang terlahir jauh sebelum Upin Ipin di tayangkan, pasti masih mengingat serial kartun Si Unyil yang pernah ditayangkan oleh TVRI, juga serial Si Komo. Dengan kehadiran Upin Ipin sebetulnya menambah kerinduan kita terhadap karya lokal yang berbau ke-Indonesiaan, di tengah bersaingnya animasi yang sarat nilai kekerasan. Upin Ipin, dengan kartun yang kesannya sangat Islami, sering membuat kegaduhan, jahil dengan sesama temannya apalagi dengan Kak Ros, namun selalu bisa mereka atasi dengan baik. Sekilas Tentang Upin Ipin Penikmat serial Upin Ipin sesungguhnya tidak hanya di Indonesia, film animasi anak-anak ini sejak di rilis pada 14 September 2007 di Malaysia oleh Les’ Copague. Sebuah organisasi yang didirikan bersama pada tahun 2005 antara bekas pedangang minyak dan gas yaitu Hj. Burhanuddin Radzi dan istrinya H. Ainon Afif bersama tiga orang mantan mahasiswa dari Multimedia University yaitu Mohd Nizam Abdul Razak, Mohd Safwan Abdul Karim,dan Usamah Zaid. Tujuan awal film animasi anak ini di tayangkan sebenarnya khusus menyambut bulan Ramadhan pada tahun 2007 untuk mendidik anak-anak mengenai arti dan tujuan bulan suci. Banyaknya sambutan masyarakat dan penerimaan pasar yang positif sehingga Upin Ipin terus berkembang, dinikmati bahkan di import oleh beberapa negara. Di Indonesia Upin Ipin disiarkan oleh TPI, sedangkan di Turki

Sanksi Bagi Swalayan Nakal 08526901982 Pihak terkait, tolong ditegur sejumlah swalayan yang ada di kota Kendari. Mereka sering memasang label harga tidak sesuai dengna harga di kasir. Hal ini sama dengan penipuan, karena antara daftar harga di produk tidak sesuai dengan print out di kasir.

Drainase Depan Pasar Grosir tak Berfungsi 08192781834 Drainase di depan Pasar Grosir By Pass Kendari rusak dan meluap bila hujan. Akhirnya air dari beberpa penjuru selokan tidak tertampung dan menggenangi jalan. Pengguna jalan yang menjadi korban dari luapan air got.

Pemimpin Umum : PP. Bittikaka Pemimpin Redaksi/Penanggungjawab : Milwan Wakil Pimpinan Redaksi : Sawaluddin Lakawa, Hasanuddin Redaktur Pelaksana : La Ode Diada Nebansi Koordinator Liputan : Manan Rachman Redaktur : Luther Bittikaka, Ruslan Amrullah, Abdi Mahatma, Awal Nurjadin, Darwin Sihombing, Emilia, Reporter : Sulis Setiarini, Linri Merinda, Arifuddin, Yafruddin Yaddi, Fitri Ashari; Koresponden : Awaluddin Usa (Raha-Muna), Syamsuddin (BaubauButon), Eliazer Alex Tato (Kolaka-Kolaka Utara), Arwan Mannaungeng (Jakarta), Hasruddin Laumara (Konawe), Herman (Konsel), Nuryadi (Bombana) ; Fotografer : Suwarjono ; Design Grafis : Muh Hajar Siddiq ; Karikatur : Arham Rasyid; Redaktur Khusus : La Paa, M Djufri Rachim; Sekretaris Redaksi : Ariyani Arifin; BPSDM : M Djufri Rachim; Teknologi Informasi : Sahdar ; Pracetak : Muhrisan (koordinator), Aser Rerung, Gunawan Chandra, Yusri Zubair, Samiruddin; Telepon Redaksi : (0401) 326513, Faks. Redaksi : (0401) 326512, Faks. Bisnis dan Keuangan : (0401) 323771; E-mail : bumianoa@plasa.com; Percetakan : PT Fajar Utama Intermedia Cabang Kendari; Alamat Perwakilan : Jakarta: Mu’min Rolle, Komp Widuri Indah, Blok A1-2, Jl. Palmerah Barat No.353 Telp (021) 5330976, Jakarta 12210; Biro Baubau-Buton-Wakatobi : Syamsuddin, KolakaKolaka Utara : Eliazer Alex Tato; Harga Langganan : Kota Kendari dan Luar Kota (Sultra) Rp 65.000/Bulan, Luar Kota Rp 67.500/ Bulan termasuk ongkos kirim, Eceran dalam Kota Rp 3.500,-Eksemplar-Eceran Daerah Rp. 3.500,-.

disiarkan oleh Hilal TV dan di Malaysia oleh TV9 yang biasanya berdurasi sekitar 5 – 7 menit. Menurut beritanya, proses animasi Upin Ipin menggunakan perangkat lunak CGI Autodesk Maya dengan ketua perancang Fuad Md. Mereka yang tergabung dalam organisasi Les’ Copaque percaya bahwa aspek kebudayaan Malaysia yang berlatar belakang sebuah kampung sederhana akan menarik minat pasar Internasional seperti halnya kartun Animasi Doraemon asal Jepang. Saat ini ketiga mahasiswa multimedia Nizam, Safwan dan Anas telah meninggalkan Les’Copaque dengan mendirikan sebuah studio animasi baru yang bernama Animonsta Studio’s sedangkan Les’Copaque dipimpin oleh Haji Burhanuddin. Namun demikian keceriaan, kelucuan dan keasyikan selalu menjadi tema yang menyaksikan dalam menikmati serial animasi Upin Ipin. Betul,,, betul,,, betul,,,,!.(**) Penulis penikmat Serial UpinIpin, Masyarakat Kendari, saat ini sedang studi di Fakultas Ilmu Budaya UGM-Yokyakarta.

TERIMA OPINI Redaksi Kendari Pos menerima opini dengan foto penulis. Panjang opini minimal 24 maksimal 28 karakter, dalam bentuk file flashdisk atau copy ke CD. Opini dimaksud adalah pendapat penulis. Referensi ilmiah/buku hanya sebagai pembanding. Redaksi

Ingatkan Drainase di By Pass Kendari 08134198998 Kami warga di Kelurahan Lahundape, Kendari, saat hujan harus mendapat kiriman air dan rumah kami banjir. Hal ini akibat pembangunan sejumlah hotel dan bangunan di sepanjang By Pass. Yakni air hujan yang biasanya tertampung di rawa, saat ini tidak bisa lagi, karena lokasinya sudah tertimbun dan menjadi bangunan mewah. Pemerintah kota peduli dengan rakyat mu dong, kalau ada pembangunan yang diikuti dengan pembuatan drainase yang memadai.

Penerbit : PT Media Kita Sejahtera, SIUPP : SK/Menpen No.191/SK/Menpen, SIUPP/B.I/1986/Tanggal 25 Juni 1986 No.131/ Ditjen PPG/K/1995 Tanggal 3 Agustus 1995, No 42/Ditjen/PPG/K/1996 Tanggal 12 April 1996, Terbit Sejak Tanggal 6 Juni 1970. Pembina : HM Alwi Hamu; Komisaris Utama : Syamsu Nur, Komisaris : PP.Bittikaka, Denny Ari, Benyamin B, Ridwan Arief Direktur Utama : Milwan ; Direktur : Purwanto Sanam ; Sekretaris : Tri Noptijasari ; Ombudsman : Ramli Akhmad (Ketua), M Djufri Rachim, La Paa, Muhammad Saiful, SH, MH, Ariyani Arifin (Sekretaris) Manager Keuangan : Agus Tranhadi; Manager Iklan/Sponsorship : Haeruddin; Manager Sirkulasi : Muji Suwarno ; Manager Event Organizer : Rustam, Alamat Redaksi/Tata Usaha : Jl. Malik Raya No. 50 (0401)-3126515, Iklan : (0401)-3126110, Sirkulasi : (0401)-3126515, Fax (0401)-3126512. Alamat Biro : Baubau Jl. Imam Bonjol No. Tlp (0402)-2826129/ 085241854000; Kolaka Jl. Pramuka No.5 Tlp (0405)-24211. Alamat Agen: Raha Jl. Lakilaponto, Tlp (0403)-21538, Pomalaa Jl.Nusantara No. 28 Tlp.(0405)-310105; Konawe (Unaaha) Halide, Jl. Sandela No.129 Tlp.(0408)-21506; Bombana (Rumbia) Tajudin Tlp/HP:085241659216, Aswin HP:085241605817. Kota Kendari : Kampung Salo Mintarsih, Sodohoa Hamisu, Tlp. 3125723, Tipulu Yusuf Tumora, Tlp.3127924, Wuawua Rusli, Tlp.3193008, Mandonga Theresia, Tlp.3122393, Puwatu Usman, Tlp. 3007069, Perumnas Incang, Tlp.3192061, Anduonohu Maxi, Tlp.3125474. Bank: BRI Cabang Kendari: 1.0000019201-000428-30-4 (Rec. Giro), 2.0192.01.008593.50.1 (BRITAMA)


Sabtu, 30 Oktober 2010

email : bumianoa@gmail.com

Langganan Luar Kota Rp. 67.500,-

PAD Melonjak, APBD-P 2010 Naik Kolaka, KP Kerja Tim Optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) bentukan Pemkab Kolaka menunjukan kinerja cukup mencengangkan. Tak kurang dari sebulan, PAD yang awalnya jeblok, langsung tersulap melampaui terget yang ditetapkan. Padahal realisasi PAD Kolaka sempat menjadi bulanbulanan DPRD saat Pemkab mengajukan rancangan APBD perubahan pertengahan bulan ini. Maklum, hingga memasuki triwulan akhir tahun ini, pendapatan masih juga mengecewakan. Dari Rp 67 miliar yang ditargetkan, baru mampu teralisasi Rp 38 miliar lebih atau mencapai 58 persen. Sorotan utama sejumlah fraksi di DPRD Kolaka tertuju pada pencapaian target PAD sektor pertambangan. Pasalnya dari target Rp 67 miliar sekitar 60 persen berada disektor pertambangan yakni mencapai Rp 42 miliar. Sementara dari jumlah tersebut, baru mampu terealisasi sekitar Rp 300 juta. Wacana evaluasi kinerja SKPD pemungut PAD pun sempat mencuat. Namun dalam rapat paripurna DPRD Kolaka den-

ERITMAN/KP

Instruksi Pemkab Kolaka agar perusahaan tambang melakukan perbaikan jalan poros Pomalaa-Tanggetada sebelum pemberangkatan jamaah calon haji yang akan dilakukan hari ini, tak berjalan optimal. Sebab nyatanya, beberapa ruas jalan yang rusak tetap saja berlubang, berlumpur dan ‘’memproduksi’’ debu. Gambar ini diambil pada salah satu titik ruas jalan berlumpur di Desa Pesouha, Pomalaa.

DPRD Bentuk Empat Bansus Kasipute, KP Jelang tutup tahun 2010, DPRD Bombana baru mencoba ‘’sibuk-sibuk’’ menuntaskan berbagai masalah yang ada di daerah itu. Inisiatif atas keterlambatan tersebut dilakukan dengan membentuk beberapa badan khusus (Bansus). Wakil Ketua DPRD Bombana, Johan Salim menjelaskan, pembentukan empat Bansus itu untuk mempercepat proses penyelesaian masalah yang terjadi, seperti masalah tambang, dikoordinir Sahrun Gaus, Bansus aset daerah dikendalikan Ahmad Yani. Ada pula Bansus Laporan Keuangan Daerah 2009 yang diketuai Abady Makmur dan Bansus Laporan Pertanggungjawaban Akhir Jabatan Bupati, Atikurahman yang dikoordinir Sudirman. “ Masing-masing tim bekerja sesuai fungsi dan tugasnya,” kata Johan.

Baca DPRD di Hal 6

Pemkab tak Pedulikan Warga Yang Menjadi Saksi Gugatan Lahan SDN 2 Andoolo Andoolo, KP Gugatan Hamid Lamonde terhadap lahan SDN 2 Andoolo terus berproses di Pengadilan Negeri (PN) Kendari. Sayang dalam perjalanannya, Pemerintah Kabupaten dan Dinas Pendidikan Konsel sebagai instansi teknis yang masuk dalam materi gugatan terkesan lepas tangan. Itu terlihat dari tidak adanya upaya mediasi yang coba ditempuh terhadap penggugat, termasuk mendampingi masyarakat Konsel yang menjadi saksi atas proses hukum itu. “ Sidang Senin lalu, Saya bersama enam warga Andoolo yang akan menjadi saksi atas sengketa gugatan bangunan SDN 2 tidak bisa hadir di pengadilan. Soalnya tidak ada yang memfasilitasi dan mendampingi Kami ke Kendari,’’ keluh Tokoh Masyarakat Andoolo, Yunus Tokase yang juga saksi perkara sengketa lahan itu.

Baca WARGA di Hal 6

gan agenda penetapan APBD Perubahan tahun 2010, Bupati Kolaka, H. Buhari Matta menyampaikan jika APBD-P ditetapkan sebesar Rp 680.503.458.571,00. Rinciannya, komponen belanja tak

langsung Rp 331,7 miliar dan belanja langsung Rp 313.7 miliar, termasuk item pengeluaran pembiayaan Rp 35 miliar. Atau mengalami pen-

Baca NAIK di Hal 6


6 Honorer 2005 Tersisa 121 Orang Raha, KP Hasil pendataan Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Muna menyebutkan, sisa tenaga honorer yang mengabdi sejak tahun 2005 masih sebanyak 991 orang. Data honorer itu telah diusulkan ke BKN saat BKD masih dipimpin Bahtiar Bakara. Kekhawatiran kini muncul dari Komisi I DPRD Muna atas data BKD tersebut. Sebab sesuai hasil penelusuran mereka, jumlah honorer data base yang betul-betul mengabdi sejak tahun 2005 namun belum terangkat hingga 2009 lalu, hanya berjumlah 121 orang. Wakil Ketua Komisi I DPRD Muna, Fatahillah Taate menyatakan keraguannya atas data versi BKD tersebut. ‘’ Dikhawatirkan, saat pengumuman nanti kelompok 121 orang itu justru tak ada yang lulus. Pasti akan terjadi keributan,’’ katanya. Senator Patriot itu juga mempertanyakan usulan BKD terhadap 991 honorer tersebut, apakah betul masuk dalam data base atau hanya rekayasa. Fatahillah mengingatkan, syarat honorer yang bisa masuk data base sesuai surat Menpan adalah diantaranya harus mengantongi SK pengabdian terhitung sejak Januari 2005 atau tahun dibawahnya dan dikuatkan dengan daftar hadir serta slip pengambilan gaji. Ketua Komisi I, Harmini juga menekankan agar honorer yang masuk data base dan akan diangkat menjadi CPNSD adalah mereka yang betul-betul mengabdi. Plt Kepala BKD Muna, Samurabi yang dikonfirmasi mengatakan, 991 honorer tersebut baru sebatas usulan ke BKN. “ Belum tentu masuk data base,” katanya. Tim verifikasi Pusat nantinya yang akan melakukan verifikasi pada minggu kedua November. Soal jumlah usulan BKD sebelumnya, Ia mengaku tak tahu menahu. Pasalnya, data tersebut diajukan ke BKN saat BKD belum dipimpinnya. (awn/cok)

Pilkades Telat, BPMPD Disorot Andoolo, KP Belum diselenggarakannya pemilihan kepala desa (Pilkades) defintif pada 58 wilayah yang dimekarkan setahun lalu, membuat anggota DPRD Konsel mulai mempertanyakan tanggungjawab pemerintah kabupaten. Anggota Fraksi Golkar, Irham Kalenggo mendesak agar pemerintah melalui Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa Kabupaten (BPMPD) untuk segera melaksanakan pemilihan Kades definitif. ‘’ Sebab akan berimplikasi pada pelaksanaan roda pemerintahan di tingkat desa. Termasuk pengalokasian anggaran, baik itu bersumber dari alokasi dana desa dan block grant dari Pemprov. Selain itu masa tugas kepala desa yang di SK-kan Bupati Konsel sudah berakhir. Kami minta agar desa yang belum memiliki pimpinan untuk segera dilaksanakan pemilihan,” kata Irham Kalenggo, beberapa waktu lalu. Kepala BPMPD Konsel, H. Ismail Camari mengakui, 58 desa yang dimekarkan akhir tahun 2009 lalu itu memang hingga kini belum ada yang menggelar Pilkades. Selain itu juga ada sebagian Kades desa yang masa jabatannya sudah akan berakhir. “ Kita sudah bersurat kepada pemerintah kecamatan dan desa bersangkutan untuk segera melaksanakan pemilihan. Paling terlambat Desember, seluruh Kades sudah dilantik berdasarkan pengesahan hasil pemilihan yang digelar oleh BPD,” ujarnya kemarin. Mantan Kepala BPP-KB itu menambahkan, untuk pemilihan kepala desa, BPMPD telah menurunkan petunjuk teknis pelaksanaan pemilihan di seluruh desa yang akan menggelar Pilkades. “ Pj Kades yang hendak maju di Pilkades terlebih dulu harus mundur dan BPD menunjuk pelaksana yang bertugas menyelenggarakan Pilkades,” jelasnya. Selain itu ada juga persyaratan lain seperti calon minimal berijazah SMP dan calon ketua Tim PKK desa juga minimal tahu baca tulis. (era)

Kendari Pos |Sabtu, 30 Oktober 2010

Poros Wanci-Matahora Diusulkan Naik Status Kendari, KP Pemkab Wakatobi dimungkinkan untuk berhemat anggaran pemeliharaan jalan di wilayahnya. Itu jika poros Pelabuhan Wanci menuju Bandara Matahora dapat naik status dari jalan kabupaten menjadi akses provinsi yang kini sedang diusulkan. Awalnya, anggota DPRD Provinsi, Nur Salam Lada saat hearing den-

gan Dinas PU Sultra beberapa hari lalu mengeluhkan hal tersebut. Katanya dari seluruh Kabupaten di Sultra hanya Wakatobi saja yang tidak memiliki poros jalan provinsi. Karenanya APBD daerah banyak yang terserap untuk pembangunan jalan. Padahal Wakatobi masih banyak membutuhkan dana untuk pembangunan kemasyarakatan lainnya. “

Saat reses, Dinas PU Wakatobi mengeluhkan itu dan meminta agar provinsi bisa menaikkan status jalan di kabupaten Kami,” ujar wakil rakyat dari Dapil tersebut. Menanggapi usulan itu, Kadis PU Sultra, Doddy Djalante mengatakan Pemprov memang tengah melakukan pemantapan peningkatan status beberapa poros jalan daerah. Khusus un-

tuk Wakatobi, dari beberapa poros yang dianggap paling memenuhi syarat hanya ruas Pelabuhan Wanci-Bandara Matahora. “ Itu jalur utama dan outlet ke berbagai daerah di luar Wakatobi serta tidak berlapis, sehingga paling layak untuk naik status,” terangnya. Sayang, Doddy tidak tahu pasti panjang dan biaya yang dibutuhkan untuk pemban-

Aksi Simpatik, KP2KP Gelar Perkunjungan Kolaka, KP Dalam rangkaian Hari Keuangan Republik Indonesia yang diperingati setiap 30 Oktober, Kantor Pelayanan Penyuluhan dan Konsultasi Perpajakan (KP2KP) Lasusua, Kolaka Utara menggelar kegiatan bertajuk Aksi Simpatik Pajak 2010. Program yang memeperlihatkan ungkapan terima kasih kepada masyarakat, khususnya para wajib pajak tersebut dilakukan secara sederhana dengan menyambangi pejabat, tokoh masyarakat, anggota DPRD dan pengusaha yang selama ini terkait dengan urusan perpajakan. Di Kolaka Utara, Kepala KP2KP Lasusua, Yusri KM memimpin langsung perkunjungan yang diawali dari ruang kerja Wakil Bupati, Hj. Suhariah Muin, ruang kerja unsur pimpinan dewan hingga ke rumah salah seorang pengusaha. Pada masing-masing tempat perkunjungan Yusri yang didampingi dua staf KP2KP Lasusua menyerahkan bunga dan souvenir lainnya. Penyerahan cinderamata tersebut kata Yusri merupakan apresiasi sekaligus ungkapan terima kasih seluruh jajaran perpajakan. ‘’ Karena masyarakat, pengusaha dan para pejabat memiliki andil dalam membangun negeri melalui pajak,’’ kata Yusri. Perkunjungan bertajuk aksi simpatik yang dilakukan jajaran KP2KP Lasusua tersebut sengaja dilakukan secara mendadak tanpa pemberitahuan. Hasilnya, beberapa pihak yang dikunjungi merasa mendapatkan kejutan. Secara umum kata Yusri, kesadaran masyarakat Kolaka Utara

ELIAZER/KP

Wakil Bupati Kolaka Utara, Suhariah Muin menerima souvenir dan penyematan bunga oleh Kepala KP2KP Lasusua, Yusri KM, kemarin. dalam menunaikan kewajiban pajaknya cukup tinggi. Hal itu terbukti dari berbagai pencapaian perolehan pajak setiap tahunnya. Meski demikian, kondisi tersebut dipastikan akan jauh lebih baik bila berbagai instrumen lain turut menduku-

ng, seperti infrastruktur jalan. Untuk diketahui, saat ini seluruh aktivitas pelayanan pajak di wilayah Kolaka Utara masih dilakukan di KP2KP Kolaka sebab sejak resmi berdiri sekitar dua tahun lalu, KP2KP Lasusua belum memiliki kan-

tor sendiri. Akibatnya, para wajib pajak harus rela menempuh perjalanan menuju Kolaka bila hendak mengurus pajak. ‘’ Tapi yang jadi masalah terbesar sebenarnya bukan sematamata pada jarak tempuh, tetapi faktor lain,’’ ungkap Yusri.

Naik .....................

DPRD ....................

Warga ................... Yunus mengaku sangat menyayangkan adanya gugatan warga terhadap lahan sekolah itu. Sebab yang akan dirugikan nantinya adalah anak-anak mereka. ‘’ Sebagai warga di sini, Kami sudah siap menjadi saksi dan akan tetap mempertahankan sekolah itu. Hanya saja sangat disayangkan, bila pemerintah saja tidak memperdulikan atau tak memberi perhatian,” kecewanya. Ketua Asosiasi LPM Konsel itu menyebutkan, saksi yang akan dihadirkan untuk menghadapi gugatan yang dilayangkan Hamid Lamonde bersama keluarganya itu sebanyak sembilan orang. Mereka diantaranya mantan Sekdes pada tahun 1960-an, mantan Kepala SDN 2 Andoolo dan sejumlah tokoh masyarakat. “ Untuk hadir di PN setiap hari Senin itu tidak bisa Kami lakukan apabila tanpa dampingan dan bantuan dari pemerintah,” tegasnya. Sementara itu Kepala Bidang TK-SD Dinas Pendidikan Konsel, Farida Burhan mengatakan, gugatan atas bangunan SDN 2 Andoolo masih menjadi perhatian dari pemerintah. “ Kami akan tetap mengupayakan mendampingi dan memfasilitasi saksi yang diminta di PN Kendari dalam sidang lanjutan pekan depan,” janjinya. (era/cok)

Faktor lain itu adalah kondisi jalan yang rusak parah. Jarak tempuh Kendari-Kolaka lebih jauh dibanding Kolaka-Lasusua (Kolaka Utara). Tapi karena kondisi jalan yang sangat parah maka waktu tempuh KolakaLasusua justru lebih lama. (zer)

129 Calhaj Diminta tak Jalan Sendiri

ingkatan 11,51 persen dari APBD sebelumnya. Peningkatan PAD sebesar 10,31 persen menjadi penyumbang utama peningkatan APBD-P. Ditambah penerimaan sisa lebih perhitungan anggaran (SILPA) tahun 2009 sebesar Rp 9.9 miliar atau 1,46 persen. ‘’ APBD Perubahan Kolaka akan digunakan untuk mengimplementasikan tugas desentralisasi, sekaligus mendukung tugas pembantuan dan dekonsentrasi yang dijabarkan dalam bidang dan program SKPD,’’ terang Buhari Matta. Ketua DPRD Kolaka, Parmin Dasir yang memimpin sidang paripurna langsung mengetuk palu sidang pertanda dewan menyepakati APBD Perubahan tersebut ditetapkan dan dijalankan. (cr3/cok)

Bansus Pertambangan misalnya. Mereka bertugas menyelesaikan berbagai polemik pertambangan yang terjadi di daerah kaya mineral tersebut. Mulai dari sengketa lahan, izin yang diterbitkan serta berbagai permasalahan lain yang ditemukan atau atas laporan masyarakat. Dari hasil kerja dan investigasi lapangan, DPRD nantinya akan menerbitkan rekomendasi. Selain membentuk Bansus, rapat di gedung DPRD Bombana juga menutup agenda masa sidang kedua dan membuka agenda selanjutnya. Materi-materi pokok yang diputuskan dalam masa sidang ketiga itu diantaranya, pembahasan rancangan Perda tentang APBD, LKPJ akhir masa jabatan, pembahasan rancangan 10 Perda, pembahasan KUA, PPAS perubahan APBD 2010 serta APBD KUA PPAS 2011. (nur/cok)

gunan poros tersebut. Hanya saja Ia mengatakan peningkatan status tersebut diusahakan terealisasi tahun ini agar bisa dipogramkan pada 2011 mendatang. “ Tapi sebagiannya itu sudah ada yang diaspal dengan Pemkab Wakatobi. Kita akan garap sisanya dan pemeliharaanya,” janji Dody. Menurutnya, jalur utama di Wakatobi relatif banyak. (cr2)

AWALUDDINUSA/KP

Sejumlah PNS Di Muna membenahi Pasar Laino dan melakukan pembersihan untuk berupaya meraih Adipura pada tahun 2012 mendatang.

Kasipute, KP Tahun ini tercatat 129 jamaah calon haji (Calhaj) asal Bombana berangkat menunaikan ibadah, ke tanah suci Mekkah. Saat melepas kepergian para Calhaj tersebut Bupati Bombana, Atikurahman berharap agar warganya itu dapat melaksanakan ibadah haji dengan ikhlas, karena akan memberikan banyak kemudahan. ‘’ Jaga diri dan kesehatan selama menunaikan panggilan Allah itu. Cuaca di sana (Mekkah) berubah-ubah. Jangan jalan sendiri-sendiri, usahakan ada teman jika ingin bepergian,’’ pesannya didampingi Wakil Bupati, Subhan Tambera di Masjid Raya Nurul Iman. Harapan senada juga sempat dilontarkan Subhan Tambera. Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Agama Bombana, Antamuddin mengatakan, 129 jamaah haji yang berangkat Kamis (28/10) lalu itu langsung menuju Bandara Haluoleo untuk diberangkatkan ke Makassar. Sesuai catatannya, dari 129 calon haji itu ada nama Muhammad Ide yang tercatat sebagai jamaah tertua yakni 73 tahun dan Andi Heriati berusia 20 tahun. “ Semuanya berasal dari Poleang,” ungkapnya. (nur/cok)

2011, Warga Gunakan e-KTP Kolaka, KP Dinas Catatan Sipil dan Kependudukan Kabupaten Kolaka berencana mulai menerapkan Kartu Tanda Penduduk elektronik (e-KTP) pada tahun 2011 mendatang. Untuk persiapannya, kemarin instansi pimpinan Ismail Bella tersebut mu-

lai melakukan pemuktahiran atau validasi data penduduk. Kegiatan tersebut ditandai dengan pendataan perdana Bupati Kolaka, H. Buhari Matta berserta Istri, Hj. Nurjati Silondae di rumah jabatan kepala daerah. Kadis Capil dan Kependudukan, Ismail Bella mengatakan

validasi identitas penduduk dilakukan untuk memastikan tak terjadinya kesalahan, mulai dari nama yang tertera di KTP, akta kelahiran maupun paspor. ‘’ Tahun depan Kolaka masuk diantara 197 Kabupaten kota di Indonesia yang menerapkan KTP elektronik atau e-KTP den-

gan sistim pengamanan sidik jari dan chip,’’ terangnya. Batas waktu pemuktahiran ditargetkan tuntas 25 November mendatang. Sementara itu Bupati Kolaka, H. Buhari Matta melalui Kasubag Pemberitaan, Kasbi Dara berharap pemuktahiran data di wilayahnya berjalan secara be-

nar, cepat dan akurat, sehingga administrasi data kependudukan menjadi tertib, baik identitas, KTP,kartukeluargamaupunakta kelahiran. ‘’ Administrasi kependudukanyangtertibakanmenunjang perencanaan pembangunan masyarakat ke depannya,’’ terang Buhari. (cr3/cok)

Sukses Bertani Lada, Warga Mataiwoi Berangkat Haji Kendari, KP Desa Mataiwoi, Kecamatan Mowila,Konselmungkinbisajadi desa percontohan perkebunan lada bagi daerah lain. Komoditi perkebunan yang mereka tanam itu kini telah membuahkan hasil. Puluhan juta rupiah saat panen tiba telah diraup. Bahkan, tujuh

warga di desa itu bisa menginjakkan kaki ke tanah suci Mekkah darihasiltanamantersebut.Padahal 90 persen warga atau kurang lebih 700 jiwa menggantungkan hidup dari hasil bercocok tanam. “ Lada yang dihasilkan 1000 liter per hektar. Satu kali panen bisa mendapat keuntungan hingga 10

jutarupiah,”banggaKadesMataiwoi, Muh. Nasrun S Kalenggo, kemarin. Menurutnya, dengan tanaman lada, ekonomi rakyat di desa yang definitif sejak tujuh tahun lalu itu, menjadi lebih maju. Meski begitu, momok gagal panen tetap saja menjadi hal menakutkan dan pernah terjadi

kala musim hujan tiba. Tanaman jangka panjang itu langsung mati karena terserang penyakit akar busuk batang (phytoctora). Sementara, penyuluh perkebunan yang diharapkan bisa membantu petani, tidak pernah turun ke Desa Mataiwoi. “ Kurang tenaga penyuluh, jadi

petani hanya andalkan kemampuan alami. Tahun 2000 pernah ada, tapi setelah itu tak lagi. Saya harapkan, dengan keberhasilan petani di desa Kami, Dinas Perkebunan bisa menempatkan tenaga penyuluh di Desa Mataiwoi,” harapnya, saat bertandang ke Graha Pena Kendari Pos. (dri)


7

Kendari Pos |Sabtu, 30 Oktober 2010

Poltak : Ada yang Berusaha Mengganti Majelis Hakim Ketua ........................ gan Hasirun dan pengacaranya dilobi Swis Belhotel,” bantah Poltak Pardede. Ia sudah menerima surat dari organisasi yang mengadukannya, berdasarkan keterangan saksi bernama Rachmadi. Di surat tersebut, diceritakan majelis hakim yang menangani perkara Hasirun berangkat

ke Kendari bersama terdakwa dan melakukan pertemuan dilobi Swiss Belhotel, setelah sidang 8 Oktober. “Tanggal 9 Oktober saya ada di Raha. Malah sempat kumpul-kumpul bersama wartawan di malam harinya,” terangnya. Ia juga membantah bila mengintimidasi saksi saat persidangan Hasirun berjalan. “Apa manfaatnya bagi saya membentak-bentak saksi,” kata Poltak-

sapaannya. Bilapun suaranya terdengar keras, itu karena sudah jadi bawaanya. “Suara saya keras memang. Kamu lihat sendiri fakta di persidangan. Saya tidak mau memojokan atau mencari kesalahan orang lain,” tuturnya. Satu saksi bernama La Kudu, diakui ia tegur. Pasalnya, keterangan saksi tersebut menyerahkan uang kepada Hasirun (terdakwa), setelah kasus

tersebut terekspos. Bagaimana dengan Rachmadi sendiri? Kata Dia, Rachmadi keterangannya hanya berdasarkan “katanya”. “Ia tidak terlibat, hanya mendengar dari orang,” tukasnya. Perkara Hasirun diakuinya cukup pelik. Pasalnya, mereka yang lulus CPNSD, tidak ada yang mengajukan keberatan. Terdakwa juga menyangkali melakukan pungutan liar.

Tidur Seperempat Malam, Gaji Rp 500 Ribu Sebulan Nyaris ....................... hampir setengah jam bertugas (menyapu jalan), wilayah kerjanya dari Bundaran Mandonga hingga depan kantor PT Jasa Raharja. Dia tidak tahu berapa kilo meter arena kerjanya, yang jelas itulah bagian yang dibersihkan setiap hari. Untuk menuju wilayah kerjanya, Saluna cukup berjalan kaki. Sebelum jam 03.00 subuh, Saluna sudah harus pergi, karena kalau kesiangan, waktu selesainya molor. Sementara, dia harus bekerja di tempat lain lagi, untuk mendapatkan tambahan uang guna mencukupi kebutuhan kesehariannya. Pagi itu cuaca agak gerimis, tapi bagi Saluna kondisi tersebut masih bersahabat. Beberapa hari sebelumnya, saat hujan turun, merupakan kendala baginya karena harus diguyur hujan. Namun pekerjaannya tidak bisa ditinggalkan karena takut lokasi kerjanya kotor dan ditegur oleh pengawas. Yang dia takutkan bila profesinya itu dicopot, maka tidak ada pekerjaan rutinnya lagi. Saat hujan turun, Saluna harus mengenakan jas hujan atau mantel yang sudah disiapkan oleh Dinas Kebersihan. Ada kalanya Saluna harus absen, tepatnya saat banyak petir. Hal itu yang paling ditakutinya, karena beberapa tahun yang lalu, dari pengalamannya, dirinya nyaris disambar petir gara-gara nekat bekerja saat hujan bercampur petir. “Sekarang kalau sudah banyak petir, saya tunggu hujan reda. Walaupun agak siang, biarmi. Taruhan kita punya nyawa. Mungkin tuhan kasih petir, supaya kita istirahat kasian,” kata Wanita kelahiran Desa Lakanaha, Kecamatan Lawa, Kabupaten Muna ini. Menyapu dari bundaran Mandonga hingga depan kantor Jasa Raharja ternyata membutuhkan waktu hampir empat jam. Yakni dari pukul 03.00 Wita hingga 07.00 Wita. Menurutnya di areal kerjanya sampah cukup banyak, apalagi kalau hari hujan, kotoran menumpuk. Waktu tersebut sudah menjadi skedulnya setiap hari, dan wajib dilakukan. Kerja keras itu nampaknya hanya dihargai Rp 500 ribu perbulan. Jumlah tersebut dirasakannya sudah besar, dibanding tahun 2000 saat dirinya mulai berkerja hanya dibayar Rp 100 ribu, seiring naiknya upah minimum kota (UMK), gaji Saluna pun ikut naik. Walaupun jumlah tersebut tentunya tidak bisa mencukupi kebutuhan rumah tang-

ga, biaya sekolah dan kuliah tiga orang anaknya. Alternatif pendapatan lainnya, Saluna harus bekerja menjadi tukang cuci di sejumlah rumah tangga kaya. Upahnya bisa digunakan untuk memenuhi kebutuhan sehari-harinya ditambah penghasilan suami yang bekerja sebagai kuli harian. Meskipun pahit, tapi bagi Saluna pekerjaan yang dijalaninya adalah mulia. Setidaknya dirinya sudah berkontribusi dalam mewujudkan Kendari sebagai kota peraih Piala Adipura, meskipun kontribusi terhadap dirinya sangat jauh dari penghasilan layak masyarakat pada umumnya. Bahkan dirinya sempat membandingkan profesinya yang lebih halal, ketimbang pejabat yang koruptor dan hanya mencuri uang rakyat. Alumnus sebuah SMA di kota Raha ini yakin, bila pekerjaan yang dilakukannya ini mendapat berkah. Setidaknya dia berharap, kelak anak-anaknya tidak bernasib seperti dia. Obsesi mulianya, ketiga anaknya bisa bersekolah lebih tinggi ketimbang dirinya, agar tidak hanya menjadi kuli dan penyapu jalanan. “Saya yakin hasil keringat saya ini akan memberi berkah bagi anak-anak saya, untuk menjadi orang yang pandai dan bermanfaat kelak. Sebenarnya saya masuk daftar data base di Dinas Kebersihan, tapi tidak tahu baru tahun lalu

masuk padahal saya sudah mengabdi lebih dari 10 tahun. Sepertinya susah, tidak ada uangku, sementara yang pakai uang saja tidak bisa diangkat,” kata Saluna yang kurang yakin dengan “kebersihan” pengangkatan tenaga honorer ini. Selain Saluna, ada juga cerita yang tidak kalah seru. Dia adalah Sasi, warga Kelurahan Watu-watu Kendari. Pekerjaan menyapu dirasakannya sejak tahun 2001. Sejumlah duka pun dirasakan laki-laki beranak empat ini. Diantaranya pernah dipukul pemuda mabuk, maklum kawasan tempat kerjanya yakni di kompleks kota lama yang sering dilewati anak lorong yang pulang begadang. Biasanya, dini hari mereka pulang ke rumah dan jalan sempoyongan serta pikiran yang tidak waras. Dalam keadaan sempoyongan, tak jarang botol minuman keras yang dipegang anak-anak lorong dilayangkan ke Sasi, bahkan sejumlah benda berat lainnya seperti batu dan kayu, tak jarang dilemparkan. Itu yang membuat Sasi waspada dan lebih mengenal lokasi kerja, bila ada yang lewat dengan gaya sempoyongan serta ngoceh tidak karuan, langsung dihindarinya. Awal menjadi tukang sapu sempat kewalahan mengatasinya, tapi lama-lama mereka juga tahu kalau Sasi hanyalah seorang pembersih

jalanan yang tidak mengganggu. “Pokoknya saya menyesuaikan diri, kalau parah mabuknya lebih baik menghindar demi keamanan,” ujarnya. Selain pemuda mabuk, kendala lain bagi Sasi adalah anjing, terkadang di muka rumah orang kaya, gonggongan anjing sering mengganggunya. Apalagi kalau masih terlalu dini, mereka menyangka Sasi orang jahat. “Lebih amannya kalau saya menyapu di muka rumah orang yang punya anjing agak siang, jadi tidak dikira pencuri,” ujar Sasi. Sama halnya Saluna, Sasi pun memiliki pekerjaan sambilan, yaitu menjadi kuli bangunan pada siang harinya. Dengan upah Rp 45 ribu per hari, dirasakan Sasi lebih besar ketimbang gaji dari tukang sapu yang hanya Rp 500 ribu setiap bulan. Meskipun gaji dari tukang sapu kecil, tapi pekerjaan itu disyukurinya, karena saat tidak ada pekerjaan lain, tapi masih ada pekerjaan rutin. “Saya sudah menjadi tenaga honor lama, mudah-mudahan cepat terangkat, supaya gaji bisa Rp 2 juta, sama seperti PNS lain dan saya tidak jadi kuli bangunan lagi, bisa istirahat. Capek, setiap hari aduk semen,” ujarnya sambil meneruskan kerjanya, karena sudah adzan subuh, sementara jalan yang belum disapunya masih panjang. (bersambung)

Munculnya riak-riak yang menyudutkan dirinya, dianggap oleh Poltak Pardede adanya usaha untuk mengganti majelis hakim di perkara Hasirun. Pasalnya, selain menjadi Ketua majelis hakim, ia juga menjabat Ketua PN Raha. “Silahkan ganti majelis hakimnya. Kasus Hasirun tidak ada hubungannya dengan saya,” tandasnya. Eksekusi Tanah Ketua PN Raha Poltak Pardede juga dianggap kurang tegas, menangani sengketa tanah. Di Raha, ada tiga lahan yang telah diputuskan di MA untuk dilakukan eksekusi penggusuran. Namun sampai saat ini belum dilakukan eksekusi. Masing-masing tanah di Lampogu, Empang dan

jalan Yos Sudarso. Menurut Poltak, tiga lahan yang akan dieksekusi di Kelurahan yang berbeda, merupakan perkara lama. “Sudah sekitar lima tahun keputusannya keluar,” katanya. Dirinya, baru setahun menjabat sebagai Ketua PN Raha. Anehnya, perkara tersebut muncul dipublik, saat ia menjabat. “Pejabat sebelum saya tiga tahun menjadi Ketua PN Raha, masalah tersebut tidak pernah diungkit-ungkit. Saya ini hanya kena apesnya saja,” terangnya. Masalah eksekusi tiga lahan tersebut, sudah ia laporkan ke Pengadilan Tinggi (PT). Permasalahannya, di lahan-lahan tersebut sudah ada bangunan (rumah warga) yang

berdiri sejak berpuluh tahun. Jika di lahan kosong, eksekusi bisa dengan mudah dilakukan. Ia mencontohkan di jalan Yos, yang berhadapan dengan rumah Dinas PN Raha, sudah berdiri puluhan rumah. “Kalau saya eksekusi, keamanan keluarga saya bagaimana. Proses eksekusi bukan perkara mudah. Butuh keamanan dari Polisi. Kita masih koordinasikan dengan Polisi,” timpalnya. Namun PN sudah mengupayakan agar eksekusi tanpa kekerasan meski itu tanpa hasil. Ia sudah memanggil warga yang bersengketa, agar dibicarakan secara kekeluargaan. Cara ini juga tak membuahkan hasil karena masingmasing bertahan dengan kebenarannya.(awn/ong)


8

Kendari Pos |Sabtu, 30 Oktober 2010

Siswa Pulang Dini Lihat Wedus Gembel Boyolali, KP Awan panas yang sempat menyembur beberapa kali kemarin (29/10) membikin para siswa di lereng Merapi panik. Saat mengikuti kegiatan belajar mengajar (KBM) di sekolah, mereka mendengar suara gemuruh dari puncak Merapi. Hal ini pun membuat mereka lari tunggang langgang ke luar ruangan. Tak ayal, dengan peristiwa itu, KBM terhenti pada pukul 09.00. Suwanto, salah satu guru SDN II Klakah, Kecamatan Selo, Boyolali, mengatakan, awan

panas yang tampak menganga terlihat jelas sekali dari sekolah, tempat ia mengajar. “Siswa dan guru langsung keluar ruangan,” katanya. SDN II Klakah menampung sekitar 141 siswa. Lantaran panik mendengar gemuruh, siswa dipulangkan dini oleh para guru. Sebelum pulang ke rumah, para siswa sempat melihat awan panas yang membumbung tinggi. “Sangat jelas dilihat dari sekolah kami,” terang dia. Melihat kondisi itu, pihaknya meminta ada petugas SAR

atau relawan yang ditempatkan di sekolah. Sehingga jika terjadi semburan awan panas dapat membantu evakuasi siswa. “Harapan kami tim relawan ada yang ditempatkan di sekolah-sekolah,” pintanya. Tidak kalah panik warga di Dusun Stabelan, Desa Tlogolele, yang tepat di bawah puncak Merapi. Warga langsung teriak-teriak melihat awan panas menyembur di puncak Merapi. “Mbledhos ...... mbledhos....,” kata Kades Tlogolele Budi Harsono, menirukan teriakan warga sambil berlarian.

Dia mengatakan, kepanikan warga sempat melanda kawasan yang dekat dengan gunung tersebut. Kendati demikian, mereka telah siap lantaran aparat desanya telah memberi tahu, jika Merapi meletus lagi, maka warga harus secepatnya meninggalkan tempat tinggalnya. “Untuk pengungsian di dua dukuh, Setabelan dan Belang kami alihkan ke Balai Desa Tlogolelel dulu. Terutama untuk ibu-ibu, anak-anak dan lansia,” jelas dia. Diakui Budi, aparat Muspika dan aparat desa setempat, se-

Oknum Hakim, Jaksa dan Terdakwa Kepergok Jalan Bareng Mafia ........................ Kebobrokan penanganan kasus di PN Raha terkuak dalam aksi unjuk rasa di Pengadilan Tinggi (PT) Sultra, kemarin. Ketua PN Raha, Poltak Pardede SH dilaporkan melakukan berbagai penyimpangan dalam penegakan hukum di Kabupaten Muna selama ini. Namun, Deras dan Mappi hanya melaporkan penyimpangan dalam persidangan dugaan penipuan dan penggelapan penerimaan CPNS tahun 2008 di Kabupaten Butur yang menyeret mantan Sekab Butur, Drs La Ode Hasirun sebagai terdakwa. Di depan Ketua PT Sultra, Hj Andi Salma Ali SH MH dan Wakil Ketua PT Sultra, I Putu Widnya SH MH, Ketua Deras Sultra, Kadarudin Mongkido mengungkapkan indikasi mafia peradilan yang masih terpelihara dengan baik di lingkungan PN Raha. Terlebih pada penanganan kasus penipuan dan penggelapan CPNS tahun 2008 di Butur, oknum hakim di PN Raha ditengarai “bermain mata” dengan terdakwa. “Kami meminta Ketua Pengadilan Tinggi Sultra melakukan pengawasan terdahap hakim yang menangani kasus La Ode Hasirun yang sementara dalam

proses persidangan di PN Raha karena disinyalir ada mafia peradilan. Tak hanya hakim yang ditengarai terlibat dalam dugaan mafia peradilan tersebut, jaksa yang menangani kasus tersebut juga seperti itu,” ungkap Kadaruddin Mongkido. Koordinator Posko Pemantau Peradilan Indonesia (Mappi) Sultra, Rizal Pasolong SH mengungkapkan, pelanggaran kode etik hakim dan jaksa dipertontonkan oknum hakim di PN Raha dan oknum jaksa di Kejari Raha dalam penanganan kasus La Ode Hasirun. Mereka ditengarai berjalan bersama terdakwa di salah satu hotel ternama di Kota Kendari tanggal 9 Oktober 2010. Ketika itu, kasus La Ode Hasirun sudah masuk ranah persidangan. “Ini kan sudah melanggar kode etik hakim dan jaksa. Itu tidak dibenarkan seorang hakim jalan bersama terdakwa di luar persidangan. Ada apa dalam pertemuan mereka di hotel. Tak hanya itu, kami juga mendapat aduan dari masyarakat tentang sikap hakim di PN Raha (Poltak Pardede, red) yang membentak saksi agar kesaksiannya lebih menguntungkan terdakwa. Kami akan laporkan semua bukti-bukti itu ke PT Sultra, hari Senin (lusa, red),” ungkap Rizal. Lebih rinci dipaparkan,

pada persidangan yang dipimpin ketua majelis hakim, Poltak Pardede SH dan hakim anggota Yudi Saputra, saksi yang dihadirkan saat itu tidak diberi kesempatan untuk menyampaikan semua kesaksiannya. Saksi yang dimaksud bernama Rachmadi. “Ironinya, pada pemeriksaan saksi lain bernama Hamzah M, hakim membentak-bentak saksi karena ada kesalahan memberikan jawaban, bahkan mengancam akan menelpon Bupati Butur supaya anaknya saksi dikeluarkan dari PNS. Sikap ini sudah jelas-jelas melanggar kode etik,” jelasnya. Mendengar penjelasan tersebut, Ketua dan Wakil Ketua Pengadilan Tinggi Sultra hanya geleng-geleng kepala. “Kami akan menindaklanjuti kasus ini. Kami tunggu laporan lengkapnya dan akan menyelidiki kasusnya,” terang Hj. Andi Salma Ali. Pengadilan Tinggi Sultra, kata dia, akan mengumpulkan semua aduan dari masyarakat mengenai pelaksanaan peradilan di Sultra dan merekomendasi ke Mahkamah Agung. “Saat persidangan, hakim tidak boleh membentak saksi. Itu melanggar kode etik. Pertemuan dengan terdakwa di luar persidangan juga melanggar kode

etik. Itu tidak boleh dilakukan. Apapun alasannya jika itu tindak pidana, tidak boleh ada pertemuan hakim dengan terdakwa di luar persidangan. Kecuali, kasus perdata, bisa dilakukan dengan catatan, kedua belah pihak hadir di tempat dan waktu yang sama,” ungkapnya. Penyimpangan dari persidangan kasus dugaan penipuan dan penggelapan penerimaan CPNS tahun 2008 di Butur juga disampaikan ke Kejati Sultra. Para demonstran menuntut agar Kajati bertindak tegas terhadap JPU yang menangani kasus itu karena ditengarai juga ikut dalam pertemuan dengan terdakwa di luar persidangan. Oknum jaksa yang dimaksud adalah Nusrim SH. Kasi Penku dan Humas Kejati Sultra, Asrul SH mengatakan, pihaknya akan meneruskan aspirasi yang disampaikan para demonstran ke Kejati. Pihaknya akan menunggu laporan lengkap disertai bukti-bukti dari Deras dan Mappi Sultra. “Mereka (demonstran) berjanji akan memasukkan laporan lengkapnya terkait kasus tersebut hari Senin. Jika memang terbukti, pasti jaksa bersangkutan akan ditindak tegas,” jelasnya.(aka/ong)

Masyarakat Berhak Melakukan Pengawasan Hakim ....................... kesempatan menduduki jabatan apapun di lingkup kerjanya. Termasuk tidak diberi peluang untuk menangani perkara hingga proses evaluasi pada yang bersangkutan selesai.

Pada prinsipnya, ada dua sisi yang dinilai dari potret seorang hakim, yakni perilaku dan putusan pengadilan. Terkait dengan perilaku diatur dalam kode etik dan bila terbukti maka yang bersangkutan dapat diproses di Mahkamah Agung secara internal ataupun

di Komisi Yudisial. “Sekarang kan, masyarakat berhak melakukan pengawasan terhadap kinerja penegak hukum, termasuk di dalamnya hakim dan jaksa. Kalau ada dugaan yang menyimpang, silakan dilaporkan. Bila hakim Pengadilan Negeri, sampaikan secara

terulis ke Pengadilan Tinggi untuk diproses oleh hakim pengawas. Sanksi berat akan melalui sidang dewan kehormatan di Mahkamah Agung yang anggotanya terdiri dari komisi yudisial dan dari intern Mahkamah AGung,” pungkas alumni Fakultas Hukum UGM ini.(lia/ong)

Kepulan material awan panas yang meluncur dari Merapi ke arah sungai gendol. Merapi 29 oktober mengalami peningkatan aktivitas luncuran awan panas. BOY SLAMET/JAWA POS

jak tadi malam secara intensif telah melakukan koordinasi dan pendekatan dengan warga

Desa Tlogolele agar segera meninggalkan desanya. “Karena status Merapi kan masih awas.

Sehingga kami tetap khawatir akan terjadinya letusan susulan Merapi,” terangnya. (un)


Langganan Dalam Kota Rp. 65.000,-

Sabtu, 30 Oktober 2010

Endang: Ketua KNPI Sultra

Drs Hasyim:

Kabid Pemuda dan Olahraga, Pemkot Kendari

Optimalkan Peran OKP SEBAGAI bidang yang mengurusi masalah kepemudaan, Bidang Pemuda dan Olahraga (Disporabudpar) Kota Kendari telah seoptimal mungkin memprogramkan kegiatan pembinaan karakter kepemudaan. Hanya saja karena anggaran yang terbatas, membuat bidang ini lebih memprioritaskan kegiatan yang bersifat prestasi nasional di bidang olahraga. Hal itu ditegaskan Kabid Pemuda dan Olahraga, Drs Hasyim. “Bidang pemuda dan olahraga Kota Kendari Drs Hasyim sementara mencari jati diri yang sesungguhnya, sembari merencanakan program pembinaan kedepannya. Tetapi yang penting saat ini pengoptimalan pembinaan organisasi kepemudaan (OKP) yang ada, sehingga dapat menjadi wadah pengkaderan kepemudaan yang kreatif dan berkualitas,” ungkap Hasyim. Ia merinci pembinaan bidang kepemudaan yang paling menonjol, yaitu kegiatan Paskibraka, Jambore Kepemudaan serta pelatihan kepemudaan yang akan ditambah dengan pemeliharaan

Baca PERAN di Hal. 10

Ajang Refleksi Kepemudaan Kendari,KP Momentum Sumpah Pemuda seharusnya dapat dijadikan ajang refleksi sekaligus barometer bagi pembangunan kepemudaan kedepannya. Mengingat pemuda merupakan generasi penerus pembangunan, pengambil estafet kepemimpinan sebelumnya, sekaligus penentu masa depan bangsa dan negara. Hal tersebut sudah seharusnya pemerintah daerah memberikan perhatian serius bagi pembinaanya. Demikian ditegaskan Ketua KNPI Sultra, Muh Endang. “Menurut saya peran yang diemban pemuda Sultra telah cukup bagus.Para kepala daerah, dari gubernur hingga bupati dan wali kota telah banyak yang merupakan kader organisasi kepemudaan (OKP). Tinggal apakah generasi muda termasuk saya mampu berbuat yang lebih baik dari generasi sebelumnya,” kata Endang. Ancaman sesungguhnya tentang kepemudaan, yaitu pemuda mulai kehilangan karakter akibat dari budaya hedonisme (individual), westernisasi (kebarat-baratan). Serta mulai lunturnya pembangunan nilai-nilai kebangsaan, yang seharusnya pembinaanya berawal dari lingkungan keluarga. Tidak heran banyak generasi muda yang terjerumus narkoba dan pergaulan bebas. Selain itu, fenomena ini diperparah dengan kontrol masyarakat yang tak berfungsi baik.

ENDANG

Al Rahman:

Ketua KNPI Kota Kendari

Rencanakan Pembangunan Gelora Pemuda POTENSI dan kreatifitas yang dimiliki generasi muda Kota Kendari, seharusnya didukung. Pastinya hal tersebut membutuhkan alokasi lebih dari APBD, yang berpulang pada komitmen pemerintah kota (Pemkot). “Berkenaan Al Rahman dengan pembinaan pemuda di Kota kendari, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan yaitu potensi pemuda di Kota Kendari yang belum terkelola dengan baik, utamanya berhubungan dengan political will pemerintah. Selain pengaruh lingkungan yang mempengaruhi watak dan karaketr, sehingga membuat pemuda terjebak dalam kehidupan pragmatis

Baca AJANG di Hal. 10

Baca RENCANAKAN di Hal. 10

TWT Kumuh, Diduga Sarang Esek-esek Kadis Kebersihan Janji akan Tinjau Izinnya Kendari, KP Target mempersembahkan Adipura untuk kali ketiga akan sulit terwujud, jika tak dibarengi masyarakat yang sadar akan keindahan dan kebersihan. Parahnya, justru ini terjadi di salah satu lokasi

tempat hiburan malam, Taman Wisata Teluk (TWT). THM yang terletak di Jalan By Pass ini seperti mempertontonkan kejorokan bangunan. Lihat saja rumah -rumah hiburannya tak terurus, sehingga nampak kekumuan. Diperparah dengan dedaunan yang berguguran berhambur hingga meluber ke jalan. Layakkah lokasi ini sebagai taman wisata?

Belum lagi, label THM sudah barang tentu akan berkaitan dengan hal negatif.Apalagi kalau bukan urusan sahwat. Masyarakat menduga lokasi ini sudah berubah fungsi menjadi sarang esek-esek. Kemarin koran ini coba menelusuri dugaan tersebut. Beberapa room di TWT sempat dilihat. Memang kalau ditilik setiap bilik yang disiapkan ada potensi untuk berbuat mesum di dalam. Penataan

ruangan yang bisa terkunci dari dalam, ada peluang untuk melakukan hal negatif. Ada kursi empuk dan kamar mandi, plus lemari pendingin ukuran mini. Fasilitas ini semua memenuhi standar, layaknya hotel-hotel kelas melati pada umumnya. “Memang kalau dilihat ada potensi

Baca KUMUH di Hal. 10

Langganan Banjir tapi Tak Digubris Kendari,KP Hujan baru setengah jam mengguyur Kendari, namun sudah menggenangi rumah di Jalan Sorumba, Kelurahan Wowawanggu, Kecamatan Kadia. Pemandangan tersebut tampak jelas kemarin sekitar pukul 14.00 wita. Meskipun di lokasi nampak drainase, tetapi limpahan air ke rumah warga tidak dapat terhindar. “Sejak setahun lalu membuka kios di

Baca LANGGANAN di Hal. 10 SUWARJONO/KP

Inilah halaman kantor PU Kendari jadi langganan air setiap hujan turun. Memang ironis, sebuah kantor pemerintah yang mengurusi dan merencanakan pembangunan tapi seolah tak berdaya.

Kamaruddin Bisa Jadi Tersangka Kendari, KP Anggota DPD RI asal Sultra, Kamaruddin dijadwalkan pemeriksaannya pada Senin (1/11) mendatang di Mapolda Sultra. Pemeriksaan anggota DPD RI tersebut terkait dugaan pemalsuan dokumen hasil rekapitulasi suara di Desa Katoi Kolaka Utara pada pemilu tahun 2009. Kasat Pidum Ditreskrim Polda Sultra, AKBP La Ode Aries Elfatar mengatakan, surat panggilan pemerik-

saan terhadap Kamaruddin telah dilayangkan beberapa hari lalu. Dengan pertimbangan jarak yang cukup jauh, maka Kamaruddin diberi ruang yang cukup hingga ditetapkan tanggal 1 Nopember sebagai jadwal pemeriksaannya. “Hari Senin depan, jadwal pemeriksaannya. Surat panggilan tersebut adalah panggilan pertama. Status Kamaruddin dalam pemeriksaan itu masih sebagai saksi. Jika hasil pemeriksaan dianggap sudah cukup

dan bukti sudah lengkap, maka bisa saja status naik menjadi tersangka. Tapi nantilah kita lihat perkembangannya,” ungkap Aries Elfatar saat dikonfirmasi, kemarin. Seperti k diketahui, pemilihan legislatif tahun 2009, hasil penetapan KPU Sultra untuk DPD RI dimenangkan oleh Husein Effendi. Dalam perjalanannya, Kamaruddin

Baca TERSANGKA di Hal. 10

Kesalahan Jurnalistik Selesaikan dengan Mekanisme Jurnalistik. Gunakan Hak Jawab Anda karena Dijamin Undang-Undang


Metro

10

Kendari Pos | Sabtu, 30 Oktober 2010

Polisi Masih Kumpulkan Bukti Petunjuk Mengungkap Pelaku Pembunuhan Siswa SMA Kendari, KP Penemuan mayat siswa SMA Idhata bernama Juliarwan alias Wawan (16) dalam kondisi tergantung di rumah kos Belakang Pasar Baruga, Kamis (‘21/10) lalu akhirnya resmi disimpulkan oleh Polres Kendari sebagai kasus pembunuhan. Polisi sampai saat ini masih berkutat pada upaya pengumpulan bukti-bukti yang mengarah pada pelaku pembunuhan tersebut. Kasat Reskrim Polresta Kendari, AKP Irwan Andy Purnawan mengatakan, adanya ketidakwajaran dari hasil olah TKP dan beberapa tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban masih diselidiki dan disidik. Beberapa benda yang dianggap bisa memberi petunjuk ke pelaku telah diamankan di Mapolres Kendari.

“Dari hasil olah TKP, kami mengamankan barang bukti seperti patiba (sejenis linggis yang ujungnya sedikit lebih lebar), tali yang digunakan untuk menggantung korban, gitar, dan dua buah gembok. Kami juga telah memeriksa beberapa orang saksi baik tetangga kios ibu korban, tetangga kos, dan teman dekat korban,” terang AKP Irwan Andy Purnawan saat ditemui di ruang kerjanya, kemarin. Dari hasil otopsi, kepala korban bagian kanan belakang mengalami retak tulang dan lima tulang rusuk patah akibat benturan benda keras. Patiba tersebut diprediksi digunakan untuk memukul korban. Namun, dugaan tersebut masih dalam kajian lebih mendalam oleh Polres Kendari untuk mengungkap pelaku. “Sampai saat ini, kami masih mencari petunjuk-petunjuk yang lebih spesifik bisa mengarah pada pelaku. Beberapa barang bukti yang dikumpulkan belum bisa mengarahkan spesifik kepada pelaku,” jelasnya. (aka)

Terminal Bayangan Bikin Kesal Dishub Kendari,KP Dinas Perhubungan (Dishub) Kendari benarbenar kesal dengan ulah segelintir sopir kota antar kabupaten. Beberapa hari ini, laporan warga maupun pemilik angkutan sudah menumpuk soal terminal bayangan yang dibuat segelintir sopir tujuan Konawe-Kolaka. Mereka mengambil tempat di bibir jalan Puuwatu. Padahal ada terminal resmi sebagai tempat naik turunnya penumpang. Karena itu, Kadishub Kota Kendari As’ad akan memperkatat pengawasan sopir angkutan nakal itu. Sejak beberapa hari terakhir, dirinya telah menginstruksikan para petugas untuk menyisir areal-areal yang terindikasi sering dijadikan tempat parkir bayangan. Misalya di sepanjang jalan Puuwatu. Jika kedapatan oleh tim, tak segan akan ditindak tegas. Untuk memperlancar tugas tersebut, ia berencana membuat pertemuan dengan dengan pihak Organda sebagai perwakilan sopir dan pihak Polresta Kendari. “Keterlibatan Organda dan Polresta sangat

penting, mengingat Organda merupakan wadah dari para sopir angkutan. Sedangkan Polresta memiliki sejumlah pos penjagaan yang memudahkan pengawasan oleh aparat kami,” katanya. Ia berharap banyak bantuan inforAs’ad masi masyarakat dan sopir angkutan yang merasa dirugikan. Karena mereka inilah yang merupakan informan paling efektif. “Masyarakat dan sopir angkutan dapat langsung melapor jika melihat angkutan yang menurunkan penumpang atau menaikkan di bibir jalan. ZKami sediakan terminal resmi, jadi sudah ada lokasi yang harus digunakan, bukan membuat tempat sendiri,” tegasnya.(cr6)

ULFA/KP

Wawali Musadar Mapasomba saat bermain tongkat dengan anak pramuka di Jambore Watubangga, Kendari.

Diduga Rekayasa Hasil Rekapitulasi Tersangka .................. menggugat ketetapan tersebut di Mahkamah Konstitusi dan memenangkan perkara tersebut. Kamaruddin pun dilantik

menjadi anggota DPD RI, bukan Husein Efendi. Usut punya usut, ternyata dokumen hasil rekapitulasi suara versi Kamaruddin yang diserahkan ke MK ditengarai direkayasa dan dipalsukan oleh Kamaruddin.

Menyikapi persoalan tersebut, Husein Taliasa sebagai pendukung berat Husein Effendi melaporkan dugaan pemalsuan dokumen hasil rekapitulasi suara tersebut ke Mapolda Sultra. (aka)

Pemandangan Rutin Tiap Hujan Turun Langganan ................. tempat ini, saya tidak pernah luput dari genangan air. Menurut saya hal ini terjadi karena sempitnya drainase yang dibuat oleh pemerintah,” ujar Ibu Reski warga RT 06 RW 02. Hal senada juga dikeluhkan warga lainnya, Farida yang setiap hujan turun dirinya seke-

luarga selalu was-was sekaligus waspada. “Lihat saja hari ini air telah menggenangi rumah saya hingga lutut, padahal hujan baru setengah jam turun. Sementara itu Ketua RT 03 RW 01 Kelurahan Wowawanggu Kecamatan Kadia , Langkari menjelaskan, banjir yang selalu menggenangi rumah masyarakat di sepanjang pinggir Jalan Sorumba, disebab-

kan sempitnya drainase. Hal lain, pemandangan di Jalan Abunawas, depan kantor PU Kendari juga terendam air. Alangkah ironis kantor yang mengurusi pekerjaan kontruksi, justru terendam.Padahal di kantor tersebut segala tetek bengek mengenai pembangunan kota semua berawal. Pemandangan ini sudah rutin setiap turun hujan. (cr6)

Akan Dibangun di Belakang RSUD Abunawas Rencanakan ................ maupun berbau kemaksiatan,” ujar Ketua KNPI Kota Kendari, Al Rahman. Mengenai potensi generasi muda yang berkualitas, pamong Disdik Sultra ini menjelaskan tinggal bagaimana pemerintah menaruh perhatian lebih terhadap kegiatan pembinaannya. Dengan kata lain perlu sebuah design kebijakan dan tata aturan pembinaan kepemudaan. Misalnya bagaimana organisasi kepemudaan dilibat-

kan dalam setiap kegiatan pengkaderan, sehingga perlu pembentukan forum bersama untuk mengangkat potensi tersebut. “Peran pemerintah kedepannya yaitu menciptakan mekanisme koordinasi yang sehat antara pemertintah dan wadah OKP. Disamping pola pembinaan yang sistematis, agar generasi muda mampu mengeluarkan kreativitas berdasarkan potensi, baik seni maupun olahraga,” jelasnya. Sehubungan dengan penyediaan Sarpras yang memadai,

dirinya mengakui beberawap waktu lalu pihaknya telah mengusulkan rancangan pembangunan gelora pemuda. Rencananya gelora itu akan digunakan untuk sarana berkreatifitas. “Rencananya gelora pemuda akan dibangun di belakang RSUD Abunawas, tetapi karena keterbatasan anggaran, sampai kini belum terealisasi. Padalah beberapa waktu lalu kami telah mendatangkan Menpora, yang ditindaklanjuti dengan MoU dengan Pemkot,” beber Rahman. (cr6)

Tanggung Jawab Pemuda Lebih Ditingkatkan Peran ........................ Sarpras olahraga. Karena terbatasnya dana, untuk sementara waktu pihaknya fokus pada pembinaan organisasi kepemudaan dan olahraga. “Mulai tahun ini OKP kami bina agar diperoleh data akurat. Khusus untuk APBD 2010

ini, bidang kami dialokasikan Rp 120 juta, tetapi belum mencukupi semua item program yang kami usulkan,” katanya. Mengenai aksi pemuda dalam setiap unjuk rasa, kata dia kesadaran dan tanggung jawab pemuda Kendari dapat lebih ditingkatkan lagi. Mengingat banyak aksi yang terjadi menimbulkan kerusakan sarana umum,

sehingga terkesan keluar dari masalah yang diperjuangkan. “Melihat fenomena itu, alangkah baiknya jika Pemkot bersama aparat keamanan perlu membuat suatu regulasi yang berlaku lokal, sehubungan dengan tindakan anarkis dalam penyampaian aspirasi. Ini salah satu cara untuk menciptakan efek jera,”katanya. (cr6)

SUWARJONO/KP

Depan TWT Kendari terkesan tak terawat. Kekumuan lebih menonjol hingga mengurangi keindahan dan kebersihan, sebagaimana yang digencarkan Pemkot Kendari.

Siswa MAN Kendari Shalat Ghaib Untuk Korban Tsunami dan Gunung Merapi Kendari, KP Rasa persaudaraan tinggi ditunjukan siswa dan guru Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Kendari, Jumat (29/10). Mereka menggelar shalat ghaib dan doa bersama di Masjid MAN, untuk arwah para korban bencana Gunung Merapi di Jogjakarta dan tsunami di Kabupaten Mentawai, Sumatera Barat. Sebelum shalat gaib dilakukan berjamaah, guru pembimbing memberikan wejangan tentang ajal seseorang. Selain itu pemahaman kepada ummat yang tidak tertimpa musibah. Ratusan siswa kemarin berdoa sekitar 10 menit sambil berdiri. Menurut Kepala Sekolah MAN 1 Kendari, Ma’sud Ahmad mengatakan, shalat tersebut sebagai pembelajaran siswa agar mencintai sesama. “Apa yang kami lakukan ini merupakan tradisi lama. Tujuannya supaya siswa bisa mencintai sesamanya,” ujarnya. Ia berharap, dengan diajarkannya siswa untuk mencintai sesama akan timbul rasa membantu apabila ada saudaranya terkena bencana. Sementara dengan doa yang kita panjatkan, korban yang masih hidup bisa diberikan ketabahan dalam menghadapi kehidupan selanjutnya. Ma’sud menjelaskan, saat ini korban musibah bencana alam yang ada di Indonesia sangat membutuhkan pertolongan baik itu secara moral dan material.(ano)

SUWARJONO/KP

Suasana shalat ghaib yang digelar siswa dan guru di MAN I kemarin.

Menanti Tim Penilai Adipura Kendari,KP Aparatur Pemkot Kendari harap-harap cemas menanti tim penilai Adipura. Tak heren beberapa hari ini semua unsur digalakkan untuk membersihkan Kendari. Apalagi misinya adalah merebut kali ketiga piala kebersihan dan penataan kota dari Presiden. “Jadwal penilaian Adipura se-Indonesia 25 Oktober - 25 November 2010, dengan waktu pastinya penilaian pada masingmasing kabupaten / kota berbeda,” kata Kepala Badan Lingkungan Hidup (BLH) Kota Kendari, Tin Farida. Kata dia, persiapan penilaian Adipura ke-3 tahap I ini, sama saja dengan tahun sebelumnya. Bedanya hanya

pada penambahan lokasi titik pantau. “Kegiatan pembersihannya tetap dimulai dari lingkungan rumah dan lingkungan sekitar, serta pengolahan sampah dan penghijauan. Selain itu di tahun ini melibatkan masyarakat semakin ditingkatkan, meskipun tanggung jawab setiap titik pantau tetap berada pada PNS sebagai duta kebersihan,” jelasnya. Mengenai pelaksanaan program sebelumnya, seperti kawasan tertib sampah dan waktu pembuangan sampah. Diakui masih tetap berjalan.Saat ini, lanjut dia masih sosialisasi. “Tahap sosialisasi program kawasan tertib sampah dan jam pembuangan sam-

pah terus kami sosialisasi hingga 2011 nanti. Namun demikian tetap diselingi dengan operasi yustisi, sehingga diharapkan 2011 nanti akan tersosialisasi dengan baik,” ujarnya. Dengan mengoptimalkan keterlibatan masyarakat, pihaknya optimis dapat mempertahankan Adipura, seperti tahun sebelumnya yang tertinggi se-Sumapua, (Sulawesi Maluku dan Papua) “Dengan bekerja optimal serta dukungan dan partisipasi semua pihak, kami optimis dapat mencapai penilaian terbaik seperti tahun sebelumnya. Karena itu mari bersama kita pertahankan pola hidup bersih dan sehat, yang sementara kita bina saat ini,” tutupnya. (cr6)

Manager TWT Bantah Sediakan Tempat Mesum Kumuh ...................... untuk melakukan mesum.Tapi tergantung pasangan tersebut,”kata salah satu sumber koran ini saat di temui di TWT kemarin sembari minta namanya tak dikorankan. Pandangan lain yang dijumpai, berjubelnya wanita malam dengan pakaian mini yang menggoda. Bunga (disamarkan), mengaku kalau dirinya sengaja datang ke TWT untuk mencari kehidupan. Kehidupan dimaksud adalah mencari lelaki hidung belang. “Semua itu tergantung kesep-

akatan saja,mas. Misanya, kalau short time, itu biasanya hanya dibayar Rp 300 atau lebih, tergantung komunikasinya. Begitu pula dengan long time, itu tidak menentu tapi paling tidak lelaki hidung belang harus membayar Rp 750 ribu,” jelas Bunga yang mengaku tidak melakukan mesum di TWT, tetapi di hotel. Kendati begitu, Kadis Kebersihan Kota Kendari Agussalim, lebih menyoroti soal kebersihan dan keindahan TWT. Namyanya saja taman wisata teluk tapi pandangan jorok. Tentunya hal ini merupakan tanggung jawab dari pemilik

usaha, mengingat sebagai warga kota seharusnya mendukung program pembersihan Pemkot. Kedepannya, kata dia, pihaknya akan menelusuri pemberi izin TWT. Sebab yang keluarkan izin adalah Pemprov “Kami akan kordinasikan ini dengan pihak Pemprov ,apalagi TWT kurang peduli,” katanya. Uki, manager TWT saat dikonfirmasi mengaku pihaknya takpernah menyiapkan tempat untuk berbuat mesum. Lagian kalau masyarakat mengatakabn demikian harus punya bukti.

“Silahkan datang cek ke TWT biar semua jelas. Karyawan sudah diingatkan untuk menjadi pelayan dan pemandu lagu,”katanya. Soal dijadikan tempat trasaksi esek-esek, itu terpulang ke individu. Sebab, kalau bicara traksasi, di tempat umum lainnya juga bisa digunakan. Artinya di mana saja, selagi ada kesempatan dan kemauan semuanya bisa dilakukan. Soal kebersihan di lingkup TWT, ia mengaku masih dalam pembenahan. Yang perpenting kami mendukung Pemkot untuk merebut Adipura yang ketiga. (yaf)

Kembalikan Karakter Generasi Muda Ajang ........................ “Khusus untuk kebangsaan, banyak diantara pemuda dan pemimpin yang belum selesai pemahaman kebangsaannya. Mereka masih mencoba mengkanalisasi isu-isu promordial untuk memenuhi keinginan politiknya. Misalnya isu putera daerah dan pendatang yang wajib menjadi kepala daerah.

Padahal hal tersebut bukan waktunya lagi. Terpenting trade recordnya dan investasi, mengingat pemuda-pemudi sudah sepakat satu tanah air, bangsa dan bahasa,” jelasnya dengan panjang lebar. Karena itu ungkap Wakil Ketua DPRD Sultra ini, dibutuhkan perbaikan regulasi society aspek-aspek terkait, mengingat banyak kerusuhan yang terjadi atas nama SARA lebih

kepada Pilkada dan perebutan sumber-sumber ekonomi. Yang sebenarnya akar masalahnya bukan pada hal itu, melainkan isu SARA hanya sebagai instrumen peletupnya saja. Dicontohkannya kenapa Yusuf Kalla kalah di Kodya Makassar dan kenapa SBY-Boediono tidak menang mayoritas di Jatim, serta kenapa NU dan Muhammadiyah mendukung Yusuf Kalla, tetapi anggota di bawahnya tidak mendukung. Itu se-

muanya terjadi karena masyarakat yang telah pintar menilai. “Untuk itu kedepannya selain memperbaiki regulasi, juga perlu mengembangkan kegiatan yang bisa membawa generasi muda kembali kepada karakter. Kami juga mengakui jika OKP selama ini terlalu banyak mengurus diri sendiri, dalam kaitan itu kedepannya perlu optimalisasi kegiatan dan anggaran,” ungkapnya.(cr6)


11

Kendari Pos | Sabtu, 30 Oktober 2010

KENDARI POS

“KONSULTASI PSIKOLOGI” Yayasan Multi Talenta Indonesia

Konsultasi kesehatan Oleh : Chadijah D Selomo, S.Pi

Ketua Yayasan Indonesia Anda punya masalah yang perlu dikonsultasikan dengan psikolog, silakan kontak dengan pengasuh rubric ini pada nomor : 081935435655

Tanya : Saya Ibu RT, Saya punya satu anak dan Saya sering mengalami keputihan dan gatal. Saya mau konsultasi sama Dokter tapi Saya malu. Semoga Ibu dapat membantu. 0813568xxxxx Jawab : Ibu X yang baik..,terima kasih atas pertanyaannya. Dari permasalahan yang Ibu sampaikan sepertinya bukan ranah keilmuwan Saya, ada baiknya Ibu segera memeriksakan diri ke Dokter Kandungan, tidak perlu malu toh saat ini di Kota Kendari pada khususnya dan SulTra pada umumnya Dokter Kandungan sudah banyak yang perempuan. Semakin cepat Ibu memeriksakan diri semakin cepat pula diketahui penyebab keputihan dan gatal yang Ibu alami. Tentunya hal ini membuat kekhawatiran yang Ibu rasakan segera terjawab. Demikian saran Saya Bu..makasih..salam _ _ Tanya : Saya punya problem dalam RT yang setelah menjalani pernikahan selama 5 th, Suami Saya selingkuh dengan mantan pacarnya. Awal perselingkuhan diketahui oleh anak Saya via sms dan memergoki sendiri keluar dari hotel dengan mantan pacarnya tersebut. Anak Saya 3 orang berusia 15 th, 12 th dan 7 th. Yang mendapati anak pertama. Saat ini ketiga anak Saya sangat dendam kepada Ayahnya walaupun Ayahnya sudah meminta maaf dan berjanji akan meninggalkan mantan pacarnya demi anakanak. Menurut Mbak Dijah apa yang harus Saya lakukan untuk menyelamatkan mental anak-anak Saya. Makasih.. Ibu “Ln” di Kdi Jawab : Dari kasus yang Ibu sampaikan dampak Psikologis yang dirasakan anak-anak sangat berat apalagi mereka mendapatkannya sendiri. Untuk mengembalikan kepercayaan anak-anak perlu bukti dan menjalani proses dengan waktu yang tidak singkat. Selain itu disesuaikan dengan tingkat usia, tidak memberikan penjelasan selayaknya orang dewasa. Untuk Ibu, tetap pertahankan situasi kondusif karena jika suasana tegang anak-anak akan merasa tidak betah dirumah dan dapat berakibat mencari kompensasi diluar rumah. Selain itu Saya pun mengerti apa yang Ibu rasakan namun demi anak-anak dapat menguatkan mental Ibu. Satu hal yang perlu dipahami, jika Ibu dan Suami ingin mempertahankan keutuhan RT perlu kerjasama dalam mengembalikan kepercayaan anak-anak. Sebab mereka akan melihat bukti bahwa kedua orangtuanya masih saling membutuhkan dan perselingkuhan yang terjadi adalah sebuah kekeliruan dan kehilafan dalam menjalani kehidupan berumah tangga. Semoga apa yang Saya sampaikan bermanfaat..Salam

KENDARI POS

“KONSULTASI GIGI” Konsultasi kesehatan Oleh : Drg.Erni Sunubi, M.Kes. TTL Anak Kerja

: Denpasar 6 Desember 1968 : 2 Putri : Poli Gigi Puskesmas Lepo-lepo Kendari

Pertanyaan 1 Dokter Erni, nama saya Ririn, umur saya 28 tahun, sudah hampir satu tahun gigi saya bagian depan berlubang, namun belum begitu terlihat. Padahal saya rajin menyikat gigi sehari dua kali dan tidak suka makan yang terlalu dingin atau panas. Pertanyaan saya dok, kenapa gigi saya berlubang depan dan bagaimana perawatannya? Jawab: Ibu Ririn , Lubang pada gigi bagian atas, bisadisebabkan karena bagian tersebut jarang terkena sikat gigi pada saat menyikat gigi, terutama pada gigi bagian belakang. Kondisi ini bisa menyebabkan akumulasi sisa - sia makanan yang kemudian membentuk white spot, yang merupakan awal terjadi lubang pada gigi. Biasanya pasien menyadarinya setelah bagian gigi sudah ada warna agak ke hitam-hitaman dan terasa sakit. Apabila lubang tersebut dibiarkan, lubangnya akan meluas dan akhirnya gigi tersebu takan patah. Perawatannya apabila lubang gigi dangkal, dapat segera ditambal (perawatan konservasi) yang warnanya sama dengan warna gigi, untuk mengmbalikan fungsi esteteik. Namun apabila luang gigi sudah mengenai pembuluh darah danm saraf, maka harus dilakukan perawatan akar terlebih dahulu (perawatan endodontik) kemudian dilakukan penambalan. Perawatan bagi gigi yang sudah ditambal sebaiknya dijaga kebersihannya dengan baik dan memperhatikan jenis makanan yang dikonsumsi, agar tidak mudah terjadi lubang (karies sekunder) atau tambalan terlepas. _ _

Pertanyaan 2 Dokter Erni, saya Surya umur 22 tahun, sejak tamat SMA gusi saya sering bengkak, dan kalau bengkak diiringi dengan rasa nyeri, kenapa gigi saya bisa bengkak dok dan bagaimana solusinya? Apakah pembengkakan pada gusi itu berbahaya? Jawab: Surya, gusi yang bengkak, bisa diakibatkan oleh beberapa hal. Diantaranya adanya karang gigi yang sudah kronis pada daerah saku gigi juga bisa menyebabkan bengkak. Karang gigi terbentuk karena adanya akumulasi sisa-sia makanan dan bakteri yang terklasifikasi, ditandai dengan adanya warna kuning atau hijau kehitaman pada gigi dan pinggir gusi. Kadang saat sikat gigi berdarah, apabila dibiarkan lama-lama gigi akan goyang dan bengkak pada daerah gusi dan menimbulkan bau mulut. Karang gigi tidak bisa hilang dengan menyikat gigi, tapi harus dibersihkan dengan alat khusus. Penyebab gusi bengkak yang lainnya adalah adanya lubang gigi yang sudah mengenai kelenjar pembuluh darah dan saraf dimana pasien sering menusuk-nusuk giginya apabila tersangkut sisa makanan. Atau pada saat gigi sakit pasien sering menggoyang goyang gigi atau mengurut pipinya. Hal tersebut yang menjadi pemicu pembengkakan meluas ke pipi. Kadang bisa terjadi pembengkakan pada leher dan pasien sudah susah membuka mulut. Bila sudah separah ini sebaiknya segera ke dokter gigi untuk mendapatkan perawatan. Bila dibiarkan akan lebih parah, dan penyembuhannya akan membutuhkan waktu yang lebih lama.

Dilema dan Bahaya Minum Kopi MESKI minum kopi sungguh nikmat, namun minuman ini sering memunculkan berbagai dilema. Beberapa penelitian menunjukkan bahaya dari minum kopi. Bahkan pada jaman dahulu, di Timur Tengah, kopi sempat menjadi minuman yang haram karena sering menimbulkan efek negatif. Apa saja bahaya dari kopi yang nikmat ini? Konsumsi kopi telah dikenal begitu luas dewasa ini, dan berbagai peringatan dari para ahli telah berulang kali diungkapkan selama bertahun-tahun terhadap banyaknya bahaya yang mengancam para peminum kopi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa para penggemar kopi harus mewaspadai bahaya yang bisa timbul dari kebiasaan minum kopi mereka. Bahaya tersebut antara lain penyakit jantung, diabetes dan bahkan beberapa jenis kanker. Meski demikian, banyak orang mengabaikan peringatan ini. Mengapa? Selama beberapa tahun belakangan ini, para peneliti telah mempublikasikan hasil penelitian mereka mengenai akibat minum kopi. Namun kesimpulan yang dibuat para peneliti ini belum sampai ke kesimpulan yang meyakinkan. Mengapa? Karena biasanya para peneliti hanya meneliti bahaya dari kafein, salah satu dari 500 kand-

ungan kimia alami dalam secangkir kopi. Jadi sebenarnya penelitian terhadap kopi memang masih belum final dan masih jauh lebih kompleks. Kafein yang ter- kandung dalam kopi memiliki efek stimulan yang cukup berbahaya. Kafein dapat menyebabkan seseorang sulit tidur. Kafein juga menyebabkan seseorang sulit mengendalikan emosi serta sulit berkonsentrasi. Kafein juga diindikasikan bisa memicu kanker. Sebuah penelitian di Belanda menunjukkan bahwa kopi dapat meningkatkan kolesterol hingga 10 persen. Khususnya jika kopi yang diminum tanpa disaring dan langsung dipanaskan. Kolesterol sendiri dikenal sebagai penyebab gangguan jantung. Seorang ahli nutrisi dari Inggris merekomendasikan untuk minum kopi

yang segar dan bukan kopi yang sudah diolah, dipanaskan dan dididihkan selama beberapa waktu. Bagi para penggemar kopi, para ahli menyarankan untuk minum kopi secara wajar. Hindari minum lebih dari enam cangkir kopi dalam sehari. Bagi mereka yangmengalamigangguanjantung,gangguan ginjal dan tekanan darah tinggi sebaiknya minum kopi cukup satu cangkir sehari. Untuk wanita hamil dan menyusui, sebaiknya juga minum tidak lebih dari secangkir kopi sehari.

Kopi memang nikmat, namun kesehatan jauh lebih penting dibanding menikmatikopisecaraberlebih. Selamat menikmati secangkir kopi A n d a ! (info sehat)

Awali Hari Anda dengan Sarapan PAGI hari yang sibuk adalah hal biasa yang dialami oleh para karyawan, anak sekolah atau pegawai negeri. Akibat tergesa-gesa, banyak orang yang pergi ke kantor atau ke sekolah tanpa sarapan. Ada beberapa alasan mengapa seseorang tidak memulai harinya dengan sarapan. Atau ada juga yang menganggap makan pagi atau sarapan kurang penting, bahkan merupakan salah satu cara untuk mengurangi berat badan dengan mengurangi masuknya makanan di pagi hari. Manfaat Sarapan Sarapan atau makan pagi penting untuk dilakukan. Alasannya karena saat tidur selama kurang lebih 8 jam tubuh kita tidak ada makanan yang masuk dalam tubuh sedangkan aktivitas seperti bernafas, bergerak atau aktivitas ringan lain tetap berjalan. Akibatnya kadar gula dalam tubuh sangat rendah. Sedangkan pagi hari aktivitas fisik mulai berjalan, seperti melakukan perjalanan ke kantor, ber-

pikir atau perlunya konsentrasi agar dapat melakukan kegiatan dengan baik. Semua ini memerlukan adanya energi dan energi didapatkan dari makanan yang disantap. Dengan menyantap makanan yang baik, akan membuat tubuh akan merasa kenyang dan akan membangkitkan semangat untuk melakukan aktivitas. Anda tidak akan merasa lesu atau disibukkan oleh perut yang kelaparan. Sarapan yang sehat dapat membantu menurunkan kadar kolesterol. Secara emosi, sarapan dapat menjadi tempat berkumpulnya seluruh anggota keluarga, saling bercerita, berkomunikasi dan mendekatkan diri secara emosi. Ini merupakan hal yang baik untuk menciptakan keluarga yang harmonis. Menu Sarapan Sarapan sudah dilakukan setiap hari. Tetapi, apakah menu makan pagi Anda sudah sehat? Banyaknya kalori yang sebaiknya masuk dalam tubuh kita waktu sarapan adalah sebanyak

300-400 kalori. Makanan yang dianjurkan untuk sarapan adalah menu yang cukup gizinya, menu yang sesuai dengan “Empat Sehat Lima Sempurna”, yang 3 diantaranya adalah terdiri dari karbohidrat, protein, susu, sereal. Pilihan lain adalah dengan minum jus buah, 2 porsi buah besar, susu atau susu rendah lemak. Karena waktu yang hanya sedikit, biasanya kita sering sarapan setelah sampai di kantor atau jajan. Sisi negatif dari membeli makanan adalah kita tidak tahu sampai sejauh mana kebersihan makanan tersebut. Untuk menghindari penyakit akibat makanan yang kotor, upayakan untuk memilih mengkonsumsi makanan yang sehat yang mengandung kandungan gizi yang cukup. Pilih makanan dalam kemasan yang tertutup agar dapat dipastikan makanan tersebut tidak dihinggapi lalat atau nyamuk yang membawa bibit peyakit. Upayakan juga untuk menghindari makanan yang kurang sehat atau yang berminyak di menu sarapan

yang dibeli. Misalnya Anda dapat menghindari mengkonsumsi jeroan saat bersantap bubur. Hindari santan saat menikmati bubur kacang hijau, hindari kerupuk saat bersantap nasi atau saat makan ketoprak. Tetapi, jangan lupa untuk tidak membiasakan diri dengan bersantap gorengan sebagai menu sarapan pagi karena kalori yang tinggi dan penggunaan minyak goreng yang kurang baik. Kini, tidak ada alasan lagi untuk memulai hari tanpa sarapan karena ternyata ada banyak manfaat yang bisa didapat bila kita sarapan sehat secara rutin. Hal ini juga dapat dilatih pada anak-anak agar mereka terbiasa untuk sarapan yang akan memberikan energi bagi mereka untuk mengikuti kegiatan sekolah yang padat, membantunya berkonsentrasi dan memahami pelajaran yang diberikan. Maka, upayakan untuk menyediakan menu sarapan yang sehat dan lezat yang akan dinikmati seluruh anggota keluarga. (kumpulan info sehat)

Hindari Berpakaian Ketat Saat Tidur PAKAIAN tidur atau piyama hampir selalu berpotongan longgar. Hal itu memang sengaja untuk kenyamanan tidur kita. Tetapi ada alasan yang lebih ilmiah dikemukakan Dr. Maruyama dari Sapparo, Jepang. Bahkan menurutnya selagi tidur sebaiknya tidak menggunakan pakaian dalam yang biasanya ketat di badan. Katanya, pakaian yang menekan perut atau dada, bisa menekan saraf sehingga akan memengaruhi fungsi organ yang bersangkutan. Berdasarkan eksperimen, hal itu dapat menimbulkan berbagai kelainan, seperti diare, sembelit, pusing dan gatal. Dr. Bunkichi dari Tokyo, Jepang, juga mendukung pendapat Dr. Maruyama. Katanya, wanita yang memakai celana dalam/BH selagi tidur, apalagi secara ketat, dapat mengalami alergi saluran pernapasan, serta mengganggu kegiatan seharian. Penderita penyakit itu kian meningkat. Misalnya, jumlah penderita alergi saluran pernapasan tahun 1991 lebih banyak dari

1990. Peningkatan ini akibat pakaian dalam yang semakin ketat. Para konsumen semakin banyak yang meminta pakaian dalam ketat terdorong oleh keinginan mereka untuk menampakkan melangsingkan tubuh. Sebagaimana diketahui, wanita yang ingin kurus lebih banyak daripada yang ingin gemuk. Ini otomatis memancing produsen untuk lebih banyak memproduksi pakaian dalam yang ketat. Memang menurut ahli kosmetik, besarnya payudara/panggul, misalnya, dapat ditekan hingga 25 persen dengan pakaian dalam yang ketat. Padahal itu hanya bersifat semu. Jadi sebenarnya tidak berpengaruh terhadap kelangsingan tubuh. Malah jika tidak dinetralisir, dapat merusak garis-garis pada kulit. Semua itu hanya propaganda produsen yang berorientasi keuntungan besardenganmemanfaatkankonsumen yang ingin berpenampilan sesuai dengan mode yang sedang ngetrend. Sebenarnya banyak ahli kedokteran yang

menyarankan, agar wanita seharian tidak memakai pakaian dalam. Tapi karena tidak mungkin, apalagi menurut sebagian ahli kosmetik hal ini dapat meloyokan payudara/panggul. Terlepas dari eksperimen itu, oleh sebagian ahli kedokteran, konsep itu memang rasional. Logikanya ketika Anda menolong teman yang baru saja tenggelam, tentu pertolongan awal yang diberikan ialah membuka segala yang menjerat tubuh, termasuk pakaian dalam. Ini dimaksudkan untuk memberikan keleluasaan terhadap sistem pernapasan. Sebenarnya dengan melepaskan pakaian dalam menjelang tidur, kita akan memperoleh keuntungan, yaitu : 1.

2.

Sirkulasi darah, termasuk di sekitar pakaian dalam, akan lebih baik, lebih lancar dan lebih sempurna. Elastisitas tubuh akan lebih lentur, hingga dapat membuat tidur lebih tenang atau lebih nyenyak.

3.

4.

Kehangatan tubuh lebih alami. Kini timbul kesan, dengan pakaian dalam,kehangatan tubuh akan meningkat. Ini salah. Justru tanpa pakaian dalam, tubuh akan lebih mudah dihangatkan. Kehalusan kulit akan lebih baik, meskipun dalam kapasitas sangat kecil (baru dapat dirasakan beberapa bulan kemudian). Ini karena kulit memperoleh oksigen yang lebih banyak/lebih lancar. Bagi mereka yang kurang pandai/terampil menjaga kesehatan, melepaskan pakaian dalam menjelang tidur, lebih ditekankan.

Soalnya untuk daerah tropis, seperti di Indonesia, pakaian dalam dapat dengan mudah merangsang keringat membasahi tubuh. Sedangkan jika tidak diseka menjelang tidur akan memberi kesempatan pada mikroorganisme untuk beraksi pada kulit, yang berarti dapat menimbulkan kelainan pada kulit, seperti kudis. (mydoc/tutut)

Pernikahan Kurangi Resiko Gangguan Mental WELLINGTON-Jika anda berpikir pernikahan adalah penjara bagi kebebasan dan membuat sakit jiwa, sebaiknya anda harus merubah pikiran itu. Karena pernikahan tidak hanya berupa penyatuan dua insan manusia, tetapi jauh lebih dari itu adalah manfaat besar terhadap kesehatan bagi yang melakukannya. Sebuah studi internasioal di Selandia baru menyimpulkan bahwa pernikahan sangat baik pengaruhnya terhadap kesehatan seseorang. Penelitian ini melibatkan 35.000 responden dari 15 negara. Menurut hasil studi yang dirilis di Jurnal Psychological Medicine Inggris, belum lama ini, pernikahan mampu memberikan jaminan kesehatan mental baik sisi laki-laki mapun pihak perempuan. Selain itu, pernikahan juga mengurangi risiko kemungkinan gangguan mental seperti depresi, kecemasan hingga penyalahgunaan zat

seperti narkoba. Studi ini merupakan yang pertama di dunia yang langsung dipimpin Kate Scott dari Universitas of Otago. Para peniliti berdasarkan standar hasil survei dari Badan Kesehatan Dunia (WHO) melakukan survei kesehatan mental ke sejumlah negara berkembang. “Sebaliknya, ditemukan perpisahan, perceraian atau menjanda sangat berkaitan dengan peningkatan risiko gangguan kesehatan mental kedua belah pihak, baik laki-laki mapun perempuan. Khususnya penyalahgunaan zat bagi perempuan dan depresi untuk pria,” kata Kate Scott dalam jurnal tersebut. Pada sisi negatifnya, penelitian menunjukkan bahwa mengakhiri perkawinan dapat meningkatkan risiko masalah kesehatan mental. Nah, bagi yang belum menikah segeralah menikah sebelum punah karena tidak memiliki keturunan.(fuz/jpnn)


Kendari Pos

Sabtu, 30 Oktober 2010

Hiburan

13

Keluarga Nyaris Jadi Korban Merapi Jakarta, KP Musibah meletusnya gunung Merapi yang banyak makan korban jiwa membuat penyanyi Iis Dahlia (38) ketakutan. Sebab, ada sebagian keluarga dari pihak suaminya, Satrio Dewandono, yang tinggal di dekat gunung teraktif di Indonesia tersebut. “Waktu kejadian kita sekeluarga sempat panik, kan ada keluarga dari pihak suami yang tinggalnya di sana,” kata Iis Dahlia di Ballroom Shangrilla Hotel, Jakarta Pusat. Keluarga artis yang memiliki nama asli Iis Lailiyah ini sempat bingung dan berencana memboyong keluarga ke Jakarta. Namun, setelah dikroscek mereka tidak apa-apa. Hanya saja rumah yang mereka tempat terkena debu dari muntahan gunung Merapi. “Alhamdulillah cuma kebagian abu tipis saja. Tetapi kita semua takut, ngebayangin saja kita nggak berani,” kata perempuan kelahiran Bongas, Indramayu, Jawa Barat, 29 Mei 1972 ini. Untuk memastikan kondisi keluarga di Jogja, pelantun tembang ’Bunga Seroja’ ini akan bertandang ke sana, memberikan bantuan kepada masyarakat sekitar gunung merapi. “Kita semua ikut berduka dan prihatin tetapi pemerintah kan sudah evakuasi, tapi masyarakatnya kadang susah. Kalau menuruti imbauan pemerintah korbannya bisa dikurangi, sudah disediain tempat untuk menghindar tapi banyak yang nggak mau,” katanya. Apakah nanti akan turun bersama Gabungan Artis dan Seniman Sunda (GaSS)” ibu tiga anak ini belum bisa memastikannya. “Pinginnya gitu tapi lihat nanti deh. Belum tahu mau ke sana samasama keluarga, teman GaSS, pengajian atau arisan,” pungkasnya. (jpnn/lia).

Tamara Bleszynski

Tamara Bleszynski, Cuekin Anak? SEJAK menikah dengan bule, Tamara Bleszynski dikabarkan cuek dengan anak semata wayangnya, Rassya Islamay Passya. Sudah tujuh bulan sejak menikah dengan Mike Lewis, Tamara Bleszynski diberitakan belum bertemu dengan Rassya, anak hasil perkawinan Tamara dengan Teuku Rafly. Padahal Rassya sangat kangen ingin bertemu sang ibu. “Iya, dia (Rassya-red) kangen ibunya. Doain ajalah, mudah-mudahan kalau dia bisa ketemu (Tamara-red) ya ketemu,” ucap bekas suami Tamara, Teuku Rafly, dijumpai di Jakarta, baru-baru ini. Sebagai ayah, Rafly tahu betul kondisi psikologis Rassya yang sudah rindu dengan ibu kandungnya. “Terus terang, baik ibunya maupun Rassya dia sudah sama-sama tahu (kangen-red), udah cukup lama juga ya mereka nggak komunikasi,” beber Rafly. Rafly mengatakan, tak pernah melarang artis yang pernah berbikini di film Air Terjun Pengantin itu untuk bertemu dengan Rassya. Sayangnya, Tamara tak pernah sekalipun mengunjungi Rassya yang kini bakal duduk di bangku SMP tersebut. “Ya boleh dong kalau memang Rassya mau ketemu ibunya, buat saya ya nggak apa-apa, masa mau mutusin silahturahmi (ibu dan anak-red) sih,” tuturnya. Sebelumnya, Rassya memang diberitakan tidak setuju Tamara menikah dengan Mike Lewis. Sejak itu, Rassya tidak mau bertemu ibunya. Kini, Rassya lebih banyak menghabiskan waktu bersama ayah dan neneknya. Tamara sendiri saat ini diberitakan lagi sibuk mengurus keperluan untuk menyambut kelahiran anak keduanya dengan Mike Lewis. Beberapa waktu lalu, Mike mengatakan tengah mempersiapkan kamar untuk kelahiran anaknya. “Kami sudah persiapkan kamar untuk anak kami yang akan lahir, mau ngecat kamarnya juga. Kita emang sibuk shopping, belanja baju-baju bayi gitu sekarang,” kata Mike Lewis. (jpnn/lia)

Jessica Simpson

Rahasia Bahagia Jessica Simpson Terus Belajar Mencintai Diri Sendiri

Iis Dahlia

David Naif Sempat Panik Cari Informasi Jakarta,KP Saat Gunung Merapi mengeluarkan awan panasnya atau disebut wedhus gembel, vokalis band Naif, David, mengaku sempat panik karena orangtua dan sejumlah saudaranya tinggal di Yogyakarta. Begitu melihat pemberitaan tentang bencana yang menewaskan banyak orang itu di televisi, dia langsung menghubungi sang ibu. “Semua baik-baik saja. Saudara juga nggak ada yang kena (dampaknya),” ujarnya, di sela-sela konferensi pers ajang Coca-Cola Soundburst 2010, di FX Plaza, kemarin (28/10). Berharap dapat meringankan beban para korban, pemilik nama lengkap David Bayu Danangjaya itu, pun lantas ter-

libat dalam sebuah penggalangan dana dengan beberapa musisi ternama. “Sebagai warga Indonesia, saya sedih sekali melihat bencana yang datang secara berturut-turut. Semua ini tidak bisa diprediksi, dan jujur saja membuat khawatir,” katanya. Tetapi, untuk terjun langsung ke lokasi bencana, pria kelahiran Cirebon, Jawa Barat, 29 Agustus 1976 itu, mengaku enggan. Dia menyebut tidak mau kedatangannya justru membuat repot warga setempat. “Kalau mau turun ke sana, harus prepare. Harus punya keahlian khusus. Jangan soksokan ke sana, tapi nggak bisa membantu apa-apa,” imbuhnya pula. (jpnn/lia)

KEHIDUPAN Jessica Simpson tidak berjalan mulus. Dia mengalami perceraian dan sejumlah kegagalan cinta. Karir menyanyi Simpson pasang surut. Dia juga diterpa gosip tiada henti tentang bobot tubuhnya yang naik turun seperti yoyo. Simpson berusaha melalui semua dengan baik. Kini dia pun menyatakan, “Sedang bahagia luar biasa. Belum pernah sebahagia ini sebelumnya.” Perasaan itu bisa muncul karena Simpson sudah tahu caranya. Yaitu, belajar tiada henti untuk mencintai diri sendiri. Hal tersebut dia ungkap saat menjadi pembicara di acara konferensi perempuan di Long Beach, California, Selasa (26/10). “Semua berubah ketika saya berulang tahun ke-30 Juli lalu. Saya betul- betul merasakan pergantian di dalam tubuh. Saya memiliki kekasih, keluarga, dan teman. Momen seperti itu menjadi begitu luar biasa. Saya mencintai perempuan yang ada dalam diri saya,” katanya seperti dikutip Daily Mail. Saat ini Simpson menjalin kasih dengan pemain American football Eric Johnson. Mantan istri Nick Lachey tersebut mengatakan sudah sangat cocok dengan pria yang baru menyandang status duda itu. “Dia (Eric) benar-benar membuat saya bahagia. Dia membawa cahaya dalam hidup ini dan membuat saya merasa nyaman menjadi diri sendiri. Sangat menyenangkan bersama seseorang yang mendoakan kita untuk alasan yang benar,” tutur dia kepada tamu acara yang dipandu Maria Shriver itu. Adakah rencana menikah” “Saya berasal dari selatan yang tentu saja para perempuannya mendambakan pernikahan, memiliki keluarga, dan anak. Doakan itu terjadi di masa depan saya,” jawab perempuan yang kini juga menjadi desainer fashion tersebut. Soal berat badan yang tak stabil, Simpson mengungkapkan bahwa itu terjadi karena dirinya tergolong emotional eater alias orang yang makan berdasar emosi dalam jiwa. “Jadi, ketika sedih, saya akan makan. Saat bahagia, saya justru melupakan hal tersebut,” ujarnya. Simpson tak pernah menghitung kalori yang masuk ke tubuh. “Tapi, saya tetap memikirkannya. Saya dari Texas sehingga menyukai semua yang digoreng. Dalam sepekan saya punya satu hari bebas makan apa pun,” ujar Simpson. Rahasia bahagia lain Simpson adalah tidak pernah memaksakan diri untuk meraih sesuatu. “Saya percaya penting untuk berkata, “Saya tidak bisa memiliki ini”,” ujarnya. (jpnn/lia)

David

Taylor Swift

Taylor Swift Gandeng Jake Gyllenhaal New York, KP Penyanyi Taylor Swift dikabarkan sudah punya kekasih. Pelantun Love Story berusia 20 tahun itu, dikabarkan dekat dengan aktor ganteng Jake Gyllenhaal. Selama akhir pekan lalu, Swift terlihat mesra dan menghabiskan waktu dengan pria berusia 29 tahun tersebut. Dikutip dari People, Swift dan Gyllenhaal terlihat bersama menghadiri Saturday Night Live, di Manhattan, Sabtu (23/10) lalu. Di acara itu, sahabat Swift, Emma Stone, menjadi host. “Mendadak mereka berdua muncul,” kata teman dekat kedua selebriti itu. “Mereka bersama di belakang panggung, dan tampak sangat hati-hati supaya tak begitu mencolok. Masih sulit dipastikan mereka jadian atau tidak. Namun, semua orang terkejut ketika Swift membawa Gyllenhaal ke dalam acara tersebut,” ujarnya. Esok hari, mereka terlihat makan bersama dengan sejumlah pasangan lain di Restoran Al Di La di Brooklyn. Seorang sumber menyebut, mereka tampak sangat dekat. Mereka juga terlihat berjalanjalan di lingkungan Brooklyn Park. Namun, wakil resmi dua bintang tersebut sama sekali belum mengeluarkan pernyataan resmi tentang hubungan keduanya. Gyllenhaal yang juga aktor utama The Prince of Persia, tampaknya merupakan tipe pria idaman Swift. Ketika sempat ditanya People soal pria yang dicarinya, Swift yang baru merilis album Speak tersebut mengarahkan jawaban ke karakter Gyllenhaal. “Saya paling tertarik dengan pria yang memiliki sisi petualang dan romantis,” tuturnya. (jpnn/lia)

Christina Aguilera Mengungsi ke Hotel Los Angeles, KP Perceraian sering kali melenyapkan segala cerita indah yang pernah dialami sepasang suami istri. Penyanyi Christina Aguilera memutuskan pergi dari kediamannya karena sang mantan suami, Jordan Bratman, menolak untuk keluar dari rumah mereka. Sementara ini, Aguilera tinggal di hotel. Kemarin (27/10) perempuan 29 tahun itu menempati kamar yang dipesannya di SLA Hotel, Los Angeles. Dia tidak akan kembali ke rumah sampai Bratman pergi. “Christina membawa sekoper baju. Hubungannya dengan Jordan sedang memanas,” kata

seorang sumber kepada situs Hollywood Scoop. Dikelilingi paparazi yang mengiringinya masuk ke hotel, Aguilera hanya diam. Sesekali dia melempar senyum. Pelantun Beautiful itu terlihat segar dengan memakai kardigan putih dan sepatu hak tinggi merah. Pada 14 Oktober lalu Aguilera memasukkan gugatan cerai dengan alasan ada perbedaan yang tidak bisa disatukan. Menghadapi perpisahan dengan pria yang sudah memberinya seorang putra, Max, itu memunculkan lara di hati Aguilera. Begitu tertekannya, dia jatuh sakit. Mulutnya mengeluarkan darah pe-

kan lalu. Aguilera langsung dilarikan ke RS Cedars-Sinai dan menjalani operasi kecil. “Tidak mudah mengalami ini karena harus memunculkan begitu banyak kesedihan dan air mata,” kata Aguilera kepada majalah Redbook. “Beruntung saya memiliki Max yang menjaga saya untuk tetap berjalan di rel. Kebutuhan dan kebahagiaan Max adalah prioritas utama saya,” imbuhnya. Untuk melupakan duka, Aguilera berusaha menjalani kesibukan manggung seperti biasa. Dia juga mendatangi sejumlah undangan pesta. (jpnn/lia)

Sejumlah Musisi Ikut Konser Amal untuk Merapi Jakarta, KP Sejumlah artis tampil dalam konser amal untuk korban letusan Gunung Merapi, kemarin (28/10). Hasil pengumpulan dana lewat konser yang dihelat selama 10 jam nonstop di FX Mall, Jakarta itu, akan dikirim ke kamp-kamp pengungsian hari ini. Beberapa artis yang terlibat antara lain adalah Naif, Alexa, d”Masiv, Abdul and The Coffee Theory, Tompi, serta Glenn Fredly. Selain menyumbangkan suara, mereka juga memberikan bantuan materi. Misalnya berupa uang, makanan, dan pakaian layak pakai.

Glenn misalnya. Pelantun tembang Januari itu menyumbangkan lebih dari 10 kardus pakaian layak pakai. “Ini pakaian sehari-hari saya yang masih layak dipakai. Bukan pakaian bekas,” ucapnya. Menurut Glenn, sumbangan pakaian dianggap sebagai salah satu bentuk sumbangan langsung yang bisa diberikan kepada korban selamat di pengungsian. “Saya sih kebayang, pas dengar ledakan, semua warga pasti lari tanpa berpikir untuk berkemas,” papar mantan suami Dewi Sandra tersebut. Selain membantu korban Merapi,

Glennjugamengakuberniatmengunjungi korban banjir di Wasior, Papua. “Jika kondisi sudah memungkinkan, saya akan datang ke Wasior. Baru kemudian, saya pergi ke Mentawai (mengunjungi korban gempa dan tsunami, Red),” tuturnya. Sementara bagi David, vokalis Naif, konser amal itu pun memberikan kesan tersendiri. Soalnya, banyak kerabatnya yang tinggal di sekitar Gunung Merapi. “Untung, semua tidak apaapa,” ujarnya. (jpnn/lia)

Christina Aguilera


14 Makanan yang Cocok di Musim Hujan Kendari, KP Curah hujan tahun ini terasa sangat panjang. Selain menggangu aktivitas, curah hujan yang berlebihan akan mempengaruhi kesehatan tubuh, utamanya keseimbangan pembakaran. Dalam kondisi seperti ini, tubuh perlu suplai makanan yag mampu menjaga daya tahan tubuh, jika tidak, maka tubuh akan mudah terserang penyakit, seperti flu atau demam. Fatmawati, SKM., M. Kes Untuk mengantispasinya, terdapat cara mudah yang dapat kita lakukan. Salah satunya dengan menyesuaikan makanan dengan kondisi cuaca. Seperti keterangan Fatmawati, SKM., M.Kes, Ketua Prodi S I Gizi Stikes Karya Kesehatan Kendari. Katanya makanan adalah hal yag penting untuk mejaga kondisi tubuh kita agar tetap sehat dan bugar. Jika musim hujan tiba, maka kita makanan yang kita inginkan adalah makanan yang panas-panas, seperti bakso, pangsit, atau sup ayam. Pembuatan sup ayam tak merepotkan, bahkan terbilang praktis. Selain nikmat, sup ayam juga bermanfaat bagi kesehatan kita, utamanya bagi penderita flu. Penyakit yang banyak menyerang ketika musim hujan itu tak perlu dicegah dengan obat-obatan, cukup dengan semangkuk sup panas dapat menangkal virus influenza. Selain nikmatnya kita peroleh, juga menyehatkan tubuh kita. Kendati belum ada bukti ilmiah tentang obat flu homemade, Tapi uap panas dari sup ayam terbukti dapat melegakan hidung dan tenggorokan yang tersumbat. Selain jenis makanan tersebut, di musim hujan biasanya kita selalu ingin mengunyah. Maka, camilan yang enak dan cocok adalah gorengan, baik itu ubi goreng, martabak, bakwan atau jalang kote. Selain itu, minuman yang tak kalah menyehatkan dan nikmat dikosumsi saat hujan adalah sarabba. (p2/lia)

9 Kesalahan Saat Masak

Kendari Pos

Rumah Makan Medulu

Modernkan Menu Tradisional Kendari,KP Berbeda dengan pemilik usaha kuliner lainnya, yang lebih memilih usaha berdasarkan trend menu yang digemari. Pemilik RM Medulu, Elsye Mangindaan, membuka rumah makan design modern dengan menu tradisional di kompleks Bisnis Kadia Kendari. “Saya ingin makanan khas Sultra khususnya Kota Kendari dikenal makanan tradisionalnya. Selama ini, makanan khas dari Bumi Anoa belum sepopuler kuliner lainnya di nusantara. Semisal, masyarakat sangat familiar dengan nama bubur Manado dan coto Makassar, padahal Sultra khususnya Kota Kendari juga memiliki menu makanan khas seperti sinonggi,” terang Elsye. Agar tidak terkesan tradisional dan semakin menarik minat kunjungan masyarakat, wanita berjilbab ini mendesign setiap ruangan di rumah makannya dalam dua tipe yaitu lesehan dan formal. Ruang makan dibagi berdasarkan fasilitas yang dimiliki, misalnya ruang VIP berkapasitas 50 orang yang sering digunakan sebagai tempat meeting dan presentasi prospek usaha. “Saat

ULFAH/KP

Makan bersama di ruang lesehan RM Medulu. ini juga kami sementara mempelajari keinginan pelanggan, misalnya untuk mengadakan layanan free hot spot dan fasilitas karaoke,” bebernya.

Ditanya tentang prospek usaha makanan tradisional ke depannya, Elsye mengatakan bahwa pihaknya optimis usaha tersebut akan tetap bertahan,

ditengah maraknya menu makanan instan ala franchise dan waralaba. “Pola konsumsi masyarakat sedikit demi sedikit telah

berubah, dari instant menuju fresh dan higienis. Sehingga menu masakan yang cocok dengan itu, diantaranya makanan tradisional yang sehat dan harganya terjangkau,” lanjutnya. Melihat prospek yang cerah tersebut, membuat dirinya berencana untuk membangun cabang RM Medulu di kawasan Poasia, tepatnya seputaran kampus baru Unhalu. Pasalnya modal bahan yang dibutuhkan tidak terlalu besar, hanya perlu tambahan modal pada peralatan masak dan penyajiannya kepada pelanggan. “Saya optimis cabang di kampus baru Unhalu akan jauh lebih laris, tentunya dengan menambah menu makanan lainnya misalnya aneka mie dan nasi. Mengingat komunitas mahasiswa pastinya menginginkan menu yang bervariasi, dengan harga terjangkau,” pungkasnya. Untuk diketahui menu makanan yang disajikan di RM Medulu, diantaranya bubur Manado dari Sulut, jagung siram dari Gorontalo, Sinonggi dari Sultra dan Konro dari Sulsel. Adapun harga yang ditawarkan cukup terjangkau, yaitu berkisar Rp 10 ribuRp 20 ribu per porsi. (cr6/lia)

Resep Minuman Wedang Ronde

MESKIPUN tergolong ahli di bidang masak memasak, ada kalanya di dapur akan tetap terjadi kesalahan. Nah, berikut ini ada kiat agar memasak selalu sukses! 1. Panci Terlalu Dingin. Jika memasak di panci/wajan yang kurang panas, bahan masakan akan lengket dan tidak mengeluarkan warna. Ini kesalahan yang sering terjadi saat memasak steak atau daging olahan lain di atas penggorengan. Jangan takut memanaskan wajan, toh Anda selalu dapat mengecilkan api kompor dan mendinginkannya kembali jika wajan tampak sudah terlalu panas. Pastikan juga, masukkan sedikit minyak ke wajan sebelum mulai memanaskannya. 2. Ikan Terlalu Matang. Ikan yang terlalu matang pasti tak akan terasa lezat lagi. Anda harus tahu, ikan yang terlalu matang akan kehilangan rasa dan kelembapannya. Jika memasaknya dengan benar, untuk beberapa lama ikan akan tampak tak jauh berbeda seperti saat masih mentah. Anda tak perlu takut ikan tak akan matang sempurna. Suhu panas akan tetap masuk ke dalam daging ikan tanpa perlu api yang besar. Dan pada saat membeli ikan, pastikan mata ikan bercahaya, bersih, dan insang masih merah. Ikan segar tidak mengeluarkan bau (kecuali bau dari laut). Jika berbau amis, jangan dibeli! 3. Terlalu Sering Dibolak-balik. Jika memasak steak, letakkan daging di wajan dan jangan disentuh sampai tiba saatnya untuk membaliknya. Membolak-balik daging bisa menghambat keseluruhan daging menjadi matang. Jangan tergoda untuk selalu memeriksa apakah permukaan daging lainnya sudah matang atau belum. Masaklah berdasarkan waktu, misalnya untuk steak, satu menit untuk setiap sisi lalu biarkan. 4. Terlalu Penuh. Jika memasak, Anda mungkin cenderung tidak mengukur jumlah bahan yang akan masak. Misalnya, memasukkan ½ lusin sosis ke dalam wajan atau 23 irisan besar daging setak sekaligus. Tahu tidak, cara ini akan merusak makanan! Wadah yang terlalu penuh akan menyebabkan air cepat mendidih (karena tak cukup ruang bagi uap untuk keluar dari panci), dan hasilnya daging jadi tidak matang sempurna. 5. Daging Terlalu Matang. Sebagian besar orang yang tak berpengalaman memasak pun pasti tahu, potongan besar daging akan menciut saat dimasak. Ini disebabkan karena pada saat memanaskan daging di luar temperatur tertentu, protein yang dikandungnya mulai berkontraksi dan memaksa sarinya keluar dari daging. Solusinya, pastikan saat memanggang daging, gunakan panas rendah untuk waktu yang lama. 6. Kurang Garam. Anda mungkin sering menuang terlalu sedikit garam pada masakannya (atau malah lupa dan sama sekali belum memasukan garam) karena takut keasinan. Taburkan sedikit garam pada seluruh daging sebelum memasaknya, dan masukkan garam ke dalam air sebelum merebus sayuran. Menambahkan garam di saat-saat terakhir memasak terkadang tak cukup berguna karena ada masakan yang bisa matang dengan baik hanya bila ditambahkan garam selama proses memasak berlangsung. 7. Pisau Tumpul. Pisau yang tumpul, selain bisa merusak bahan makanan saat Anda memotongnya, juga sangat berbahaya. Percayakah Anda, sebagian besar kecelakaan yang terjadi di dapur, terjadi disebabkan oleh pisau yang tumpul, lho! 8. Bumbu Kering. Tak ada tempat bagi bumbu kering (siap pakai) di dalam dapur! Ingat, bumbu kering hampir tidak memberikan rasa bumbu yang diinginkan. Jika memasak menggunakan bumbu kering, berarti Anda akan mendapatkan hasil masakan tanpa rasa. Begitu menggunakan bumbu segar ke dalam masakan, Anda akan segera tahu bedanya. Ini juga berlaku untuk sayuran. Usahakan untuk selalu membeli sayuran yang paling segar. 9. Alat Dapur Murah. Anda pasti tahu, ada berbagai panci dan wajan yang sangat ringan dan tidak berlapis. Singkirkan segera! Anda tak bisa mendapat atau mengira-ngira panas yang sesuai dengan wajan atau panic seperti ini. Wajan yang benar harus mempunyai dasar yang berat. Tak harus terbuat dari besi, tapi juga tak boleh meninggalkan banyak sisa lemak. (net/lia)

Sabtu, 30 Oktober 2010

Cara Membuat Wedang Ronde :

WEDANG Ronde, Sangat enak disajikan saat cuaca dingin atau musim hujan. Minuman Wedang Ronde akan menambah hangat suasana berkumpul keluarga. Bahan Ronde : - Tepung Ketan 250 gram. - Jahe 1 bh., memarkan. - Sereh 2 btg, memarkan. - Kacang goreng tanpa kulit. - Air 1 lt. - Gula pasir secukupnya.

1. Membuat wedang : Rebus air dengan gula, sereh dan jahe, sampai mendidih, matikan api. 2. Uleni tepung ketan dengan air matang hangat sedikit demi sedikit sampai adonan bisa dibentuk. 3. Dibagi 3 bagian satu tetap putih, yang satu bagian warnai merah sedikit, satu warnai hijau (daun suji dan daun pandan ditumbuk beri air sedikit disaring). Lalu bentuk sebesar biji kelereng. 4. Didihkan air dalam panci. Masukkan bulatan-bulatan tepung ketan atau ronde masak sampai mengapung angkat. 5. Masukkan bulatan ronde ke dalam air wedang. Cara penyajian : Hidangkan dalam mangkuk ronde ditaburi dengan kacang goreng. Sedap dan hangat apalagi waktu musim hujan..!! (net/lia)

sup buntut spesial Bahan Membuat Sop Buntut Special: * 2 kg buntut sapi, potong-potong * 2500 ml kaldu sapi * 100 gr kecap manis * 100 gr daun bawang, potong-potong * 150 gr wortel, potong-potong rebus * 150 gr kentang rebus, potong-potong * 100 gr daun seledri, potong-potong * 50 gr tomat, potong-potong * garam secukupnya * lada bubuk secukupnya Pelengkap: * Nasi putih * Bawang goreng

* Jeruk nipis * Emping goreng * Sambal hijau * Acar irisan wrotel dan mentimun Cara Membuat Sup Buntut Spesial : 1. Rebus buntut sapi dalam kaldu sapi hingga lunak. 2. Bumbui garam, lada bubuk, kecap manis. Masak hingga bumbu meresap. 3. Masukkan sayuran rebus ke dalam kaldu, didihkan sekali lagi. 4. Hidangkan buntut sapi dengan kuah panas dan pelengkapnya.(net/lia)

Sup Tomat Lezat Di Musim Hujan

Penulis : Yulia Permata Sari

TOMAT merupakanbuahyangkaya akan nutrisi sekaligus berperan sebagai antioksidan alami. Buah tomat mengandung berbagai jenis vitamin seperti vitamin A, vitamin C, mineral, serat, serta senyawa fitonutrien. Selain itu, kandungan likopen di dalam tomat terbukti efektif sebagai penangkal radikal bebas dan dapat menurunkan risiko kanker terutama kanket prostat, lambung, tenggorokan, dan usus besar. Melihat segudang manfaat yang terkandung di dalam tomat, tidak heran jika buah satu ini sering digunakan sebagai bahan masakan sehari-hari. Bagi yang ingin merasakan manfaatnya, coba resep sup lezat berbahan baku tomat yang sangat pas disajikan hangat-hangat di musim hujan berikut ini. Bahan-bahan: - 1 kaleng (14 ons) tomat - 3/4 cangkir minyak zaitun (virgin olive oil) - garam secukupnya - 1 batang seledri, cincang - 1 batang worter kecil, potong-potong - 1 siung bawang bombay, cincang - 2 siung bawang putih, iris tipis - 1 cangkir kaldu ayam - 1 lembar daun salam - 2 sendok makan margarin - 1/4 cangkir daun kemangi, cincang - 1/2 cangkir krim, jika suka

Cara membuat: 1. Panaskan oven hingga bersuhu 230 derajat Celcius. 2. Saring tomat kalengan, sisihnya airnya. Cincang potongan tomat lalu letakkan ke atas loyang. Bumbui dengan merica dan garam sesuai selera, perciki dengan 1/4 cangkir minyak zaitun dan pang-

gang sekitar 15 menit sampai membentuk karamel. 3. Sementara itu, dalam sebuah panci panaskan sisa minyak zaitun di atas api sedang. Tambahkan seledri, wortel, bawang bombay dan bawang putih, masak sampai empuk sekitar 10 menit. Setelah itu,masukkanpotongantomatyang

sudah menjadi karamel, air tomat, kaldu ayam, daun salam dan margarin. Didihkan sekitar 15-20 menit sampai sayuran menjadi sangatlembut.Tambahkankemangi dan krim. Setelah itu, hancurkan menggunakan blender sampai benar-benar lembut. Sup tomat lezat siap dihidangkan. (net/lia)


Kendari Pos

Sabtu, 30 Oktober 2010

JiKTI Sultra Siap Dukung Pembangunan Daerah Kendari, KP Jaringan Peneliti Kawasan Timur Indonesia (JiKTI) merupakan organisasi jaringan diantara peneliti di Kawasan Timur Indonesia di bawah Forum KTI. JiKTI yang berusia tiga tahun telah melaksanakan berbagai program kerja dalam memperluas jaringannya. Beberapa program yang sudah Dr. Ma’ruf Kasim SPi, MSI dilakukan antara lain berbagai kegiatan Diskusi tahunan, workshop dan collaborasi penelitian dengan berbagai penelti yang berasal dari luar negeri. Sebagai organisasi jaringan, JiKTI berada di 12 provinsi dan masing-masing provinsi mempunyai Focal Point. Di Sultra, focal point adalah Dr. Ma’ruf Kasim SPi, MSI dan Dr. Ir. Takdir saili MSc. Focal point inilah yang bertugas sebagai penggerak JiKTI di daerah dan juga yang bertanggung jawab terhadap program JiKTI di tiap provinsi. Dalam melaksanakan kegiatannya focal point terus mengadakan koordinasi dengan FKTI dan BaKTI. Sebagai organisasi di bawah FKTI, JiKTI juga menjalin kerjasama dengan Forum Kepala Bappeda yang didalamnya beranggotakan seluruh Kepala Bappeda yang ada di Kawasan Timur Indonesia. Koordinasi dan kerjasama dengan Forum kepala Bappeda memberikan nilai tersendiri bagi JiKTI. Harapannya adalah proses pembangunan di daerah benar-benar dilakukan dengan bagus dukungan sektor pengetahuan. Dijelaskan Ma’ruf Kasim, saat ini JiKTI mendapat support dari The Asia Foudation untuk memperkuat kapasitas JiKTI itu sendiri. Untuk itulah hari ini dilaksanakan diskusi diantara penelti di Sultra yang difasilitasi oleh focal point JiKTI untuk membahas kebutuhan peneliti didaerah dalam rangka meningkatkan kapasitas peneliti. Dalam diskusi tersebut juga di rumuskan persiapan-persiapan yang harus dilakukan oleh JiKTI dalam memberikan sumbangan pemikiran ke BAPPEDA selaku perencana pembangunan di daerah. “Banyak pemikiran-pemikiran positif dari anggota JiKTI sultra dalam mendukung program kerja yang di support oleh TAF. Penguatan kapasitas JiKTI dapat dilakukan dengan beberapa program pelatihan yang akan segera di lakukan. JiKTI merencanakan membuat beberapa pelatihan yang temanya dapat berupa peningkatan kemampuan dalam menulis proposal termasuk penguatan metodologi dan sasaran serta hasil penelitian yang aplicable,” tandasnya. Alumnus di salah satu perguruan ternama di Jepang ini, mengakui bahwa sampai saat ini banyak hasil penelitian yang masih sangat jarang dimanfaatkan karena memang tidak sesuai dengan kebutuhan pembangunan di daerah. Untuk itu dengan salah satu bentuk pelatihan ini diharapkan peneliti di Sultra akan mempunyai wawasan untuk membuat suatu penelitian yang applikabel untuk kebutuhan pembangunan di daerah. Disamping itu, peneliti di Sultra akan mendisain beberapa program diskusi dengan pihak Bappeda baik itu formal maupun informal. “Anggota JiKTI sudah mempunyai hubungan yang baik dengan Bappeda baik di level provinsi maupun di kabupaten. Ini terbukti dengan banyaknya teman-teman yang secara person melakukan kegiatan-kegiaatan yang berhubungan dengan kebutuhan Bappeda. Untuk itu hubungan yang akan di dorong JiKTI adalah hubungan yang kuat secara kelembagaan antara Bappeda dan JiKTI. Hubungan yang harmonis akan sangat membantu dalam memacu percepatan pembangunan di daerah,” pungkas Ma’ruf yang juga dosen di Faluktas Perikanan dan Ilmu Kelautan Unhalu ini. (p2/lia)

UPT Bahasa Unhalu Gelar Tes UPT TOEFL Kendari, KP Untuk memberikan layanan kepada masyarakat yang akan mengikuti melanjutkan pendidikan ke berbagai perguruan tinggi baik di dalam maupun di luar negeri, Unit Pelaksana Teknis (UPT) Bahasa Unhalu dalam waktu dekat akan menggelar tes Institutional Testing Program (ITP) TOEFL. Kegiatan ini menurut rencana akan dihelat 13 November 2010. Demikian dijelaskan kepala UPT Bahasa Unhalu, Dra Nurnia MA kepada Kendari Pos tadi malam. Menurut dia, tes TOEFL ini diperuntukkan bagi masyarakat umum. Apalagi yang akan mengikuti seleksi di beberapa perguruan tinggi baik dalam maupun luar negeri yang mensyaratkan hasil TOEFL sebagai salah satu syarat kelulusan. ‘’Untuk ITP TOEFL terutama bagi mereka yang berniat melanjutkan studi ke perguruan tinggi. Untuk perguruan tinggi di luar negeri memang mengharuskan tes ITP ini. Sedangkan perguruan tinggi dalam negeri, hanya ada beberapa perguruan tinggi yang sudah mensyarakatkan,” kata Nurnia yang menjabat sebagai kepala UPT Bahasa sejak Juli tahun ini. Untuk itu, Nurnia meminta kepada masyarakat yang berminat ikut tes ITP TOEFL agar segera mendaftarkan diri paling lambat 3 November 2010 langsung ke kantor UPT Bahasa Unhalu. Selain akan melakukan tes, pihak UPT Bahasa juga melaksanakan beberapa program kursus seperti kursus General English. Kelas ini diperuntukkan bagi para siswa SMA, mahasiswa dan masyarakat umum. Selain itu ada juga kursus pra-TOEFL. Untuk kelas ini peserta dapat memilih paket 20-30 jam atau 20-50 jam tergantung kebutuhan para peserta.(emi)

Kampus

15

Unhalu Buka Program Doktor Ilmu Ekonomi dan Ilmu Hukum Kerjasama Unhas, Direalisasika 2011

Kendari, KP Setelah membuka program doktor Ilmu-ilmu Administrasi Publik dan Ilmu-ilmu Pertanian, Program Pascasarjana (PPs) Unhalu kembali membuka program doktor ilmu-ilmu ekonomi dan ilmu-ilmu hukum. Sebagai langkah awal pembukaan, tanggal 30 Oktober (hari ini-red) dijadwalkan penanda-

tanganan MoU kerjasama antara Direktur PPs Unhalu dengan Dekan Fekon Unhas dan Dekan Fakultas Hukum Unhas di Rektorat Unhalu. Prof. Buyung Sarita, SE., MS., PhD, Asisten Direktur III PPs Unhalu, menuturkan, penandatanganan nota kesepahaman yang direncanakan hari ini, adalah awal pembukaan program doktor ilmu-ilmu ekonomi dan ilmu-ilmu hukum tahun ajaran 2011 mendatang.

Saat ini, lanjutnya, PPs telah membuka program doktor kerjasama Unhas untuk ilmu-ilmu Administrasi Publik dan Ilmuilmu tahun akaran 2010/2011. Mahasiswanya pun tengah menjalani semester awal perkuliahan yang dibuka sejak September lalu. Jumlah mahasiswa yang terdaftar mengikuti program doktor di PPs Unhalu adalah 23 orang pada program Administrasi Publik dan 14 orang pada Pro-

gram Ilmu Pertanian. “Masa studi program doktor, 2 semester kuliah setelah itu baru research. Soal lama studi, sifatnya relatif dari mahasiswa yang bersangkutan. Yang pasti, pembukaan program doktor di Unhalu adalah peluang bagi peningkatan SDM di Sultra. Apalagi program yang dibuka sesuai dengan kebutuhan daerah saat ini. Masyarakat dari profesi apapun, sepanjang berminat

studi,silahkan memanfaatkan program yang ada di PPs Unhalu karena selain lebih ekonomis, kualitasnya pun tak kalah dengan universitas ternama di Jawa,” beber Buyung Sarita. Adapun pengajar Program Doktor PPs Unhalu, antara lain Prof. Dr. Mursalim, MSc (Pakar Pertanian), Prof. Dr. Saleh Ali (Pakar Pertanian), Prof. Dr. Sulaeman (Pakar Administrasi Publik). (lia)

Mahasiswa Kehutanan Kuliah Umum Aplikasi Genetika Kendari, KP Mahasiswa Jurusan Kehutanan pada Fakultas Pertanian (Faperta) Unhalu mengikuti kuliah umum di Aula Faperta, kemarin (29/10). Kuliah umum yang bertemakan Aplikasi Genetika Molekuler dalam Bidang Kehutanan tersebut, diisi oleh pemateri Peneliti Balai Besar Bioteknologi dan Pemuliaan Hutan, Dr. Anthonius YPBC Widyatmoko. Di hadapan mahasiswa, Anthioius memaparkan bahwa pentingnya menggunakn cara baru dalam mengelola hutan. Salah satunya dengan cara aplikasi genetika molekuler, yaitu cara mudah untuk mengidentifikasi material genetik yang dapat digunakan di laboratorium untuk memisahkan sel, individu, populasi atau spesies. Pengembangnya dimulai dari ekstraksi DNA dari jaringan tanaman, seperti daun, biji, atau polen jaringan kayu. Cara tersebut dinilai efektif dan efisien untuk megamakan hutan, serta bagaimana cara melakukan konservasi yang baik, pemuliaan hutan dengan menggunakan teori genetika molekuler. Lanjutnya, mahasiswa adalah

WULAN/KP

Dr. Anthonius YPBC Widyatmoko (tengah) usai memberi kuliah umum. pihak yang harus diberikan pemahaman yang baik, terkait pengolahan hutan, apalagi untuk menjaga hutan Indonesia yang

kian berkurang. Mendalami bidang genetik molekular adalah hal yang sangat diharapkan, dimanasaatinimasihjarangpenel-

iti yang memiliki kajian tersebut, sehingga kesempatan untuk berkembang sangat besar. “Cara ini tidak hanya efektif dit-

erapkan mahasiswa pertanian, tapijugabagiparakalanganyang bekerja di lingkup kehutanan,” ujarnya. (p2/lia)

50 Mahasiswa Raih Beasiswa Kemdiknas-CIMG Niaga Jakarta, KP Kementerian Pendidikan Nasional (Kemdiknas) dan CIMB Niaga memberikan beasiswa kepada 50 mahasiswa berprestasi dari 10 perguruan tinggi (PT) di tanah air. Secara simbolis, beasiswa itu diberikan langsung oleh Mendiknas Muhammad Nuh kepada lima mahasiswa yang mewakili. Sepuluh 10 PTN yang mahasiswanya mendapat beasiswa itu, ialah Universitas Indonesia,

Universitas Gadjah Mada, Institut Teknologi Bandung, Institut Teknologi Sepuluh Nopember, Institut Pertanian Bogor, Universitas Diponegoro, Universitas Brawijaya, Universitas Padjadjaran, Universitas Airlangga, Unviersitas Sumatera Utara, dan Unversitas Hasanuddin. Nuh mengatakan, ada hubungan antara kualitas pendidikan mahasiswa dengan kesejahteraan yang diperoleh.”Ibarat sebuah bank. Fungsi perbankan

sebagai pompa bisa berjalan dengan baik apabila berinvestasi di dunia pendidikan. Airnya adalah kesejahteraan masyarakat,” katanya. Sekretaris Jenderal Kemdiknas Dodi Nandika mengatakan, Kemdiknas akan menanggung biaya pendidikan, sedangkan CIMB Niaga menanggung biaya hidup Rp1 juta per bulan termasuk pemberian laptop, pengembangan kemampuan, dan biaya skripsi senilai Rp2,5 miliar.

“Kami membayar SPP-nya, sedangkan CIMB Niaga membantu biaya hidup, laptop, dan bantuan skripsi,” kata Dodi. Koordinator Beasiswa Unggulan Kemdiknas Abe Susanto mengatakan, sejak 2006 hingga sekarang pemerintah telah memberikan 8.000 lebih Beasiswa Unggulan. Selain menggandeng CIMB Niaga, kerjasama pemberian beasiswa juga dilakukan dengan Kementerian Perhubungan untuk S2 di

UGM, Nuffic Neso Belanda, dan pemerintah daerah. “Awal tahun depan, akan menggalang kerjasama dengan tiga institusi baru,” ujarnya. Kerjasama Kemdiknas dengan CIMB Niaga telah berlangsung sejak 2009, dengan memberikan beasiswa bagi 39 mahasiswa. Pemberian beasiswa itu merupakan program tanggung jawab sosial korporat atau corporate social responsibility (CSR) CIMB Niaga.(jpnn/lia)

Taman Baca Kota Kendari Mulai Diperkenalkan Kendari, KP Momentum Sumpah Pemuda tak sekadar dirayakan dengan upacara, Kantor Arsip dan Perpustakaan Kota Kendari memanfaatkan momen tersebut dengan memperkenalkan taman baca Kota Kendari yang letaknya di areal taman Kantor Wali Kota Kendari. Sebagai langkah awal, pihak Perpustakaan Kota menghadirkan mobil perpustakaan keliling yang diparkir pada areal taman kota. Hasilnya, pengunjung yang umumnya murid SD yang didampingi gurunya pun berlomba-lomba memanfaatkan layanan tersebut. Apalagi, mereka dimanjakan dengan tempat duduk dan meja taman. “Kami sangat gembira dengan adanya taman baca Kota Kendari ini, pasalnya tanpa kartu perpustakaan para murid dapat lebih leluasa membaca buku kegemaran mereka. Sedikit saran dari kami, agar kedepannya tempat duduk di taman ini lebih ditambah lagi, sehingga dapat mengakomodir

ULFAH/KP

Taman kota di depan Kantor Wali Kota Kendari, mulai dimanfaatkan sebagai taman baca.

jumlah kunjungan,” kata Guru SDN 13 Baruga Kendari, Yuliana AMa. Sementara itu Kepala Kantor Arsip dan Perpustakaan Kota Kendari, M Izhar Tayeb mengatakanuntuksemakinmemperkenalkan taman baca kota. Kedepannya pihaknya akan menjadwalkan kunjungan setiap sekolah. “Kami akan segera menginventarisir jumlah sekolah seKota Kendari, dan menjadwalkan waktu kunjungannya. Kami juga akan komunikasikan dengan provinsi sehubungan dengan tambahan referensi buku, sehingga minimal tiga kali seminggu dapat dilakukan kegiatan membaca bersama, di taman kota ini,” katanya. Pihak Perpustakaan juga memastikan bahwa mobil perpustakaan keliling akan stand by mulai jam kantor hingga jadwal kerja berakhir. Selain itu, direncanakan pembuatan rak permanen di taman baca sehingga suasananya seperti sebuah perpustakaan dalam ruangan. (cr6/lia)

Kemdiknas-LIPI Jelajah Laut, Telan Dana Rp2,5 M Jakarta,KP Menteri Pendidikan Nasional Muhammad Nuh bekerja sama dengan Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) menyelenggarakan Ekspedisi Baruna Jaya. Tujuanya untuk mengembangkan program pengenalan wawasan kebaharian dan kelautan. Program ini menghabiskan dana sekitar Rp2,5 miliar. “Ekspedisi ini diharapkan dapat meningkatkan wawasan kebaharian dan pemahaman yang lebih baik tentang poten-

si sumber daya, jasa dan lingkungan laut,” kata Direktur Penelitian dan pengabdian Masyarakat, Ditjen Pendidikan Tinggi, Suryo Hapsoro Tri Utomo, di Hotel Century , Jakarta, Kamis (28/10). Menurutnya, program ini memilikimaknayangpenting,karena terkait dengan kebijakan pemerintah yang telah menjadikan sektor kelautan sebagai primeover(penggerak)ekonomi nasional. Pelaksanaan di lapangan, akan menggunakan Kapal Latih/Riset Baruna Jaya.

“Tujuan utama yang ingin dicapai, adalah mengindentifikasi potensi sumber daya laut di Indonesia. Semuanya akan diungkapkan lebih kuantitatif dan mendalam tentang potensi laut Indonesia, baik potensi sumber daya maupun jasa dan lingkungan laut,” paparnya. Suryo menyebutkan, biaya ekspedisi ini menghabiskan dana sebanyak Rp2,5 miliar dari dana APBN 2010 Kemdiknas dan LIPI. “Biaya itu untuk satu kali perjalanan penelitian lengkap dan seminar.

Kami akui jumlahnya memang cukup besar, namun jika nanti dilihat hasilnya maka akan sesuai,” kata dia. Ekspedisi ini akan dilakukan di dua lokasi, yaitu di perbatasan Indonesia-Malaysia, tepatnya di Laut Natuna pada 4-6 November 2010, dan diperairan Kalimantan Selatan, tepatnya di Kepulauan Matasiri pada 19 November-1 Desember 2010. “Jumlah peserta untuk kedua ekspedisi ini sebanyak 60 orang. Terdiri dari 24 orang dosen perguruan tinggi , yakni 21

dosen Perguruan Tinggi Negeri (PTN) dan 3 dosen Perguruan TInggi Swasta (PTS). Selain itu, juga ada 24 orang peneliti dan 12 teknisi senior berasal dari Pusat Penelitian OseanografiLIPI,” terangnya. Ada 15 aspek atau bidang penelitian dalam kegiatan ini, dimulai dari biodiversitas laut (karang, ikan, mangrove lamun, mollusca, crustacea dan echinodermata), dinamika laut (pola arus, kimia dan bathymetry laut) sampai aspek sosial ekonomi di wilayah perbatasan.(jpnn/lia)


12

16 Ieqha_vhya ikha_rhyzka@yahoo.com SMKN 1 Kendari “Low kna mrah ma tman emank prnah,, ...Tpi ndag mngkin kta mau mrah uga ,, sma” egoiss mhy nma.y thu ,. low sy ,, mnding mnta mav sja biar bkan s iank slah ,, cz driipda mmperpnjang jah msalah ,,

Xpresi

Sabtu, 30 Oktober 2010

Vhyra Ciindtah’-? fyracartwrigh@ymail.com SMAN 1 Kendari “Kena marah ,,, ? Itu se wajaar-wajar ajaa ,, tp law di marahin ma teman tanpa sebab ,, akuu maraah dong ,, pa lg aku paling gug skaa di marahin ,,, pasti langsung ngambek ,, ha...ha :D tp law masalah marahin teman ,,, aku jugaa kadang maraah-maraah ! Haha :D tpii gtu semuaa pnya sebab dan alasan tertentu ,, to ,, to ,, to ,, ! Hoho well tanam.kan budaya kasih cyank hlang.kan budayaa maraah ! Wokeeh ,, Silvy Aprilia Wiranti silvypretty@yahoo.com SMAN 1 Ranomeeto “Ya prnahlah wk2q gx krja tugas skolh krn kdang2 Q mlazt ngerjainx mrka mrahin Q ya Q sich trima ja.. Alx kan mreka mrah un/ kebaikn Q jg... WhyndAminoz SMPN 1 Konda “Ehmm, betUL”2, ,thu...qt hrz Jga Lngkngn Qta,,,AGar CLal0w brzih, the, ,mank sìch,d schoOL qt,pnAH d ajrin bgTO, , ,nch,tmank”2 jgn buang smpaH smbrangan, ,,0k,y0u ALL must remember, Rhiny Erfiah rhinyerphyia@yahoo.co.id SMP 1 Kabaena “Qlow kena mrah ma temand aqkuw jg prnaah ngalaminn..eang psti qkuw ikudt mrah jg qlow bukand aqkuw eang salah.....” IfDaar Nagg D’noRfacth ifdar_rudifsan@yahoo.co.id SMAN 1 Sampara “Lw kEnah maRah aMa tMn sEh peRnah, , ,gara”maSalah sEpeleh. . .tpi lw dy maRah ama aq taNpa sEbab,sO paSti guE maRah juga lw buKan guE yg saLah. ..tpi bagi cC apaPun maSalah.y hrs tetap daMai.cOz maRah... bUkaNd sEsuaTu yg dpt mEnyeLesaiKan maSalah, , , , ,^_^, , ,Lihat Selengkapnya 7 jam yang lalu · Suka Ifha Dillah Ifhafadillha@yahoo.co.id SMA N 1 Lasusua “Klau dmrhin sm tmn sh z tdk prnh rsakn n klau it trjdi z tdk akn ikt mrh mlhn z akn tx dia apa sbabx dia mrh sm z klau sdh jls sbabx z akn jlskn sm dia tentang mslh it krn klau kt ikt mrh jga mslh tdk... akn slsai cb deh klau tmn kt mrh kt tx baik2 tntng prmslhnx shng2a dia mrh sm kt.... Pwhepiit AryaNti phipit_ajha@yahoo.co.id SMAN 2 Kendari “KeNa marah ma tmN pasty.ea pRnh...!! ...biasaa kareNa sLah paHam ajJa,, N biasa Q jG ikutan marah,,krN kadang Q gK tw penyebab dy mrH ma Q...!! truss KrN q mrasaa gK sLah q gK mw tuH mNta Maav !tp Biasa jG q yG mNta maaV dLuan,,Lw mMang Q yG saLah...!! Lihat Selengkapnya 7 jam yang lalu · Suka Ulan Rijali Mubahmanes@ymail.Com SMA 3 Kendari “Hmpt........Low kena marah dr teman gk prnh cmn sering d’nasehati. Tp low tmn’q mrhin gw,ya....Gw ikt mrah jg.Hehehehe... Izrha Cayonk Tuucghaqu SMAN 4 Kendari raraslow@yahoo.com , “lluw kenNaa mrh amaa tmN pztii.y prnh , tpiie z tnggapiie itUu cmuaa dng tenaang n tanpaa hruus emosie jugaa n mrh.mrh bliek amaa diia.. Krn untuk meredah.kan amaarah seseorng tanpaa hrus dng mrh.mrh bliek mending qtaa ta.y baik.baik dng diia ,, naapa mrh.mrh amaa qtaa ? Lluw mMng qtaa yg slh qtaa yg mNTaa maap d.luan,, n aquui k.slhan qtaa ,, :) Anhye Putri Inggriani anhye.white@yahoo.com SMAN 3 Kendari “Y Lw gwe kena marah ma teman,,mending cuek aja,,,lagian masih banyak ko’orang yg mw jadi teman gwe,,intix gwe tuch sluw sabar so orang sabar disayang Tuhan... Indhasari Lhiebi Jhoe indhasariindhacute@yahoo.co.id Alumni Akper Nusja Makassar “Aq cih sring bnget kena mrh ma tmn2 q gra2 aq orgx lallo( lmbt loding.) trz klo tmn2q mrah aq cih diam aj smbil trsexum...Tp aq mrs bruntung pux shbt kyk mreka cox smpi skrg q da brubh w...lupn prubhnx msi kurang cih...Pi gpp dech yg pnting....Eh’mmm....!!

Kena Marah ama Teman KENA marah ama teman, pasti sobat expresi pada sering tuch. Bahkan, maybe saling memarahi juga pernah. Wahhhh, marahan mungkin hal biasa kalee. Tapi, sebaiknya jangan berlarut-larut. Apalagi kalo sampai adu jotos, jangan sampe dech sobat!!! Sebagian sobat X-gank ngaku kalo memarahi tuh tandanya sayang n bermaksud memperbaiki kesalahan yang ada. Makanya, setiap problem yang ada di antara kalian, kalo bisa diselesaiin dengan kepala dingin. Yang jadi mumet kalo, bermusuhannya kelamaan sampe-sampe ga saling negur. Duch pasti jadi bingung kalo udah gitu. Nah simak komentar sobat expresi yang mau berbagi pengalaman dengan kalian. Yuuuuuuuk!!! Siswi SMKN 1 Kendari, Mila ngaku kalo masalah kena marah sech biasa tuh. Yah tapi kan semuanya hanya sesaat aja. Dan buatnya

kena marah atau memarahi teman bukan berarti harus yang serius dan membenci untuk selamanya.Yah walaupun semua tergantung dari masalahnya. Yang pasti, kata mila, semua hanya bercanda dan dianggap untuk sekedar saling mengingatkan sikapdan sifat yang nggak baik itu aja kok. Gimana sech, respon kamu saat kena marah ama teman?? “Kena marah sech pernah banget, apalagi kalo ama sahabat sendiri. Yah aku sech fine-fine aja kalo dimarahin. Coz buat aku tuh teman yayng marahin aku tuh, berarti mereka tuh sayang ama aku, kan marah bukan berarti membenci gitu dech. Kalo respon aku saat dimarahin sech, biasanya hanya panik dan setelah tuh aku tersenyum. Yah emank sech yang namanya dimarahi tuh nggak enak, hehehhe”, ucap Mila.

Beda halnya dengan Riko.Siswa SMAN 9 Kendari ini, nggak suka tuh kalo harus kena marah ama teman sendiri. Coz katanya nie teman kan seumuran masa harus memarahi teman sendiri. Buat riko orang yang pantas memarahi tuh, orang yang umurnya lebih tua dari dirinya. Hmmmm,,,sulit tuh kalo gitu. Nah apa kamu pernah memarahi teman?? “Untuk aku sech, nggak pernah tuh marahi teman. Aku biasanya hanya menegur kalo teman aku salah. Makanya aku sendiri nggak suka kalo ada teman yang memarahi aku. Yah menurut aku sech, teman yang memarahi teman sech, kelihatan tua aja, heheeheh. Beda kalo ortu yang marah, itu sech wajar aja, kita kan masih belum banyak tahu, jadi sering buat salah yang mudah untuk memancing amarah mereka”, tutur Riko. (p2/lia)

cuap-cuap Gabi Avista (Mayoret SMAN 1 Kendari)

Lupa Ngembaliin Buku MENJALIN hubungan pertemanan dengan orang tentu tidak selamanya berujung bahagia, kadang-kadang ada juga rasa kecewa yang hadir di hati masing-masing, en hal itu bisa memicu konflik internal dalam hubungan persahabatan kita. Gak melulu masalah besar lho, yang membuat kita bertentangan ma teman kita. Kadang masalah sepele yang justru membuat kita saling beradu argumen, buntut-buntutnya, perashabatan jadi taruhannya. “Saya pernah bermasalah ma teman, hanya karena lupa mengembalikan buku miliknya. Kalau dipikir-pikir, emang yang salah adalah saya, coz minjem tapi lupa balikin ke yang bersangkutan, giliran dia butuh malah gak ada. tapi saat itu saya lagi gak mood, meski salah tapi saya gak mau dimarahin kayak gitu. Akhirnya kita bertengakr deh, setelah sadar ya minta maaf ma temen saya, en kita baikan lagi. Pokoknya saya sarankan, dalam hubungan pertemanan ada baiknya kita saling mengerti en memahami agar tidak terjadi masalah” (Ka’_Piyan)

Bagi sobatsobat X-genk yang pengen gabung ngasih komentar via Facebook di rubrik kesayangan kamu ini, silahkan add Facebook XPresi :

expresikp @yahoo.com

Model X-presi

Pengin wajahmu tampil sebagai model X_presi ? Gampang kok, gratis lagi.Info lebih lanjut hubungi

0852 418 82 818. Ayo, buruan...!

share La Muli S. Pd. (Wakil Kepala SMPN 5 Kendari)

Jaga Perasaan Teman

IBARAT jalan, gak ada yang semuanya mulus, kadang ada juga bagian yang berkerikil atau berbatu. Demikian halnya dengan persahabatan. Sometimes ada suka, duka, canda, tawa en air mata mewarnai hubungan pertemanan itu. Kalo kita gak bisa mengontrol diri, tentu kita gak akan lolos dari cobaan tersebut. Nah, sebelum terlambat, kita harus paham apa yang mesti kita lakukan pada teman-teman di saat-saat tertentu, yang paling penting , jagalah perasaanya, en berupayalah tidak membuatnya tersinggung. Seseorang bisa sangat marah jika terusik oleh satu hal atau keadaan yang tak diinginkannya. Tentu untuk minta maaf tak semudah yang kita bayangkan jika doi udah beneran kalap. jangankan kita yang membutnya marah, orang ain pun bisa jadi sasaran kemarahan dia. Untuk itulah sebagai teman harus memahami kondisi dan perasaan teman kita. Bisa jadi candaan kita nggak diterima olehnya, akhirnya jadi problem serius deh. (Ka’_Piyan)


Kendari Pos | Sabtu, 30 Oktober 2010

Walikota Dukung PS Kendari Ikut Kompetisi Divisi III Zona Sulawesi

Kendari, KP Lama tak terdengar, kiprah PS Kendari dalam kancah sepakbola regional, dalam waktu dekat kembali akan ikut kompetisi divisi III. Apalagi, Walikota Kendari Ir Asrun MEng sebagai pembina PS Kendari antusias mendukung tim ini menjelang putaran kompetisi divisi III zona Sulawesi. Kepada Kendari Pos tadi malam, Asrun mengatakan, sebagai olahraga rakyat, kiprah PS Kendari harus didukung dalam mengarungi putaran kompetisi di tanah air. Karena dia akan merasa bangga jika ada prestasi yang dapat diraih tim tersebut. ‘’Saya kira nanti kita siapkan segala sesuatunya. Meskipun di tengah keterbatasan kemampuan Pemkot, namun tentu kita akan upayakan. Yang penting tim ini harus siap dapat berprestasi. Apalagi kalau kita dipercaya jadi tuan rumah,” kata Asrun. Sementara itu, Sekretaris Pengcab PSSI Kota Kendari Hasanuddin SPd MSi, mengatakan, oleh PSSI Pusat, Kendari diminta menjadi tuan rumah putaran divisi III zona Sulawesi. Iven ini akan dihelat paling lambat akhir November tahun ini. Sehingga persiapan tim harus segera dilakukan. Untuk putaran divisi III zona Sulawesi ini, PS Kendari akan berjibaku dengan PS Bone, PS Gowa (Sulsel), PS Polewali dan PS Mamuju (Sulbar) serta PS Konsel (Sultra). ‘’Dua tim terbaik dari 6 klub itu akan lolos ke putaran selanjutnya untuk memperebutkan posisi promosi ke divisi II. Kita berharap tahun ini dapat kembali naik kelas ke divisi II,” harap Hasanuddin.(dri)

PSSI Sultra Pantau Persiapan U-18 Kendari, KP Menjelang bergulirnya putaran kedua kompetisi sepakbola U-18 yang akan digelar di salah satu kota di Kalimantan akhir bulan ini membuat pengurus provinsi (Pengprov) Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) Sultra merasa berkepentingan melihat dari dekat persiapan klub yang akan mewakili Sultra. Kemarin, jajaran Pengprov PSSI Sultra melihat langsung persiapan klub, Red Land FC (Antam Pomalaa) yang akan mewakili Sultra di iven tersebut. Ketua Pengprov PSSI Sultra, Drs Sabaruddin Labamba MSi bersama beberapa pengurus lain memantau persiapan yang dilakukan. ‘’Saya kira waktu kurang lebih sebulan ini cukup untuk memoles persiapan anakanak. Apalagi saya lihat semangat mereka untuk mencetak prestasi begitu besar. Jadi saya optimis mereka dapat mencetak prestasi,” kata Sabaruddin Labamba yang juga wakil ketua DPRD Sultra ini. Selain memantau persiapan

Baca SULTRA Hal 18

AC Milan v Juventus

Barcelona v Sevilla

TETAP SPESIAL

Xavi Bikin Percaya Diri

MILAN, KP Badai cedera mewarnai grande partita antara AC Milan melawan Juventus pada pekan kesembilan Serie A Liga Italia, dini hari nanti. Namun, kondisi itu tidak mengurangi betapa spesialnya pertarungan antara dua klub raksasa Italia itu. Ini pertemuan dua klub paling sukses di Italia. Milan merupakan klub Italia yang paling banyak mengoleksi gelar di semua ajang dan Juve adalah klub yang paling banyak mengoleksi scudetto. Bagi Milan, Juve juga adalah rival yang spesial. Ya, Bianconeri (julukan Juve) adalah lawan yang paling sering bersua dengan Milan di semua ajang. Mereka sudah bertarung sebanyak 203 partai. Itu lebih banyak daripada bentrok Milan kontra rival sekotanya Inter Milan sebanyak 201 laga. Makanya, kedua kubu sangat antusias menyongsong laga di San Siro, dini hari nanti, itu. “Menang di San Siro sungguh sebuah penghargaan yang luar biasa. Saya akan menggunakan pengalaman saya,” kata Alessandro Del Piero, kapten Juve, kepada La Gazzetta dello Sport. Senada dengan Del Piero, bek Milan Alessandro Nesta menilai laga melawan Juve sangat penting bagi perburuan scudetto musim ini. “Jika ingin memenangkan scudetto, maka kami harus menjaga konsistensi dan menang atas Juve,” ucap Nesta. Memang, perjalanan kompetisi masih panjang, tapi menurut mantan kapten

Lazio itu kemenangan atas rival utama akan meningkatkan motivasi tanding. “Kami juga sudah mencatat empat kemenangan beruntun, itu sinyal bagus,” lanjutnya. Lagipula, sekarang Milan masih tertinggal dua angka di

belakang sang capolista alias penguasa klasemen sementara ALESSANDRO Lazio (19 PATO poin). Milan punya peluang merebut capolista bila menang atas Juve, tinggal menunggu hasil lawatan Lazio ke Palermo, besok malam. Tentu saja Milan sangat berharap bisa mengulangi hasil dari bentrok terakhir kedua tim pada musim lalu. Ketika itu, Rossoneri (julukan Milan) membantai musuh lamanya itu dengan tiga gol tanpa balas di San

Baca SPESIAL Hal 18

BARCELONA, KP Perjalanan Barcelona selama awal musim ini belum terlalu meyakinkan. Hanya menghadapi Real Zaragoza pekan lalu, mereka menang dengan susah payah. Namun, Lionel Messi dkk punya bekal kepercayaan diri tinggi ketika menjamu Sevilla dini hari nanti (siaran langsung tvOne pukul 03.00 WIB). Ya, El Barca (sebutan Barcelona) akan kembali diperkuat playmaker andalan Xavi Hernandez. Pengatur serangan itu baru pulih dari cedera tendon Achilles. Meski belum seratus persen, kemungkinan dia bermain sejak menit pertama sangat besar. Keberadaannya diharapkan mampu mendongkrak perolehan gol Barca yang belakangan seret. “Fakta bahwa kami memenangkan liga di dua musim terakhir, bukan berarti kami tidak menderita tekanan yang besar,” terang Josep Guardiola, pelatih Barcelona, sebagaimana dilansir AFP. “Sevilla adalah salah satu tantangan berat buat kami musim ini,” lanjutnya. Barca memang pantas mewaspadai Sevillistas, sebut a n Sevilla. Sejak dibesut pelatih Gregorio Manzano, mereka sudah mengumpulkan empat kemenangan dari lima laga terakhir. Termasuk pesta gol 4-0 ke gawang Real Union di ajang Copa del Rey.

Baca XAVI Hal 18

LIONEL MESSI


18 Xavi .................... Sementara, menghadapi lawan dengan level yang sama, Barca hanya menang 2-0 atas AD Ceuta. Sevilla juga dipastikan tampil bugar dalam laga ini. Sebab, Manzano sudah mengistirahatkan sejumlah pilar saat melawan Real Union. Antara lain, duet striker Luis Fabiano dan Frederic Kanoute. Winger lincah Juan Mata, yang dua pekan ini absen akibat cedera, juga punya kans kembali ke lapangan. Satu-satunya kabar buruk, mereka tidak akan diperkuat kiper utama Andres Palop yang menderita cedera otot di kaki kanan. Namun, soal kebugaran, Barcelona juga tidak kalah. Guardiola juga mengistirahatkan hampir seluruh pilarnya saat menghadapi Ceuta. Praktis, hanya striker Pedro Rodruguez dan bek kiri Maxwell pemain inti yang diterjunkan saat itu. “Tidak ada alasan untuk meragukan tim ini,” ucap kiper Victor Valdes. “Kami sudah berpengalaman menghadapi masa-masa sulit, dan sukses melaluinya. Mungkin dua atau tiga pekan terakhir adalah salah satu momen sulit itu. Tapi, itu semua akan teratasi,” yakinnya. Xavi, lanjut Valdes, diprediksi menjadi salah satu elemen kebangkitan mereka pekan ini. Meski belum fit, Xavi membantu mereka mengalahkan Valencia dua pekan lalu. “Dia akan melakukan hal yang sama buat kami Sabtu besok (dini hari nanti, Red). Dia akan membantu kami merebut tiga angka,” lanjut kiper 28 tahun tersebut. Melihat sejarah kunjungan Sevilla ke Nou Camp, mereka jarang beruntung. Terakhir kali penggawa Los Nervioronses (julukan lain Sevilla) memetik tiga angka dari Barcelona adalah musim 2002/ 2003 silam. Namun, fakta sejarah itu tidak membuat Kanoute dkk minder. “Kami sedang dalam form bagus. Kami menang besar di Copa del Rey, dan masih bisa melanjutkan tren positif,” ucap Alejandro Alfaro, winger Sevilla, kepada Soccernet. “Minus Palop, skuad kami lengkap dan siap mental. Kami akan membuat segalanya sulit buat Barcelona,” tekat pencetak satu gol Sevilla ke gawang Union tersebut. (na)

Kendari Pos | Sabtu, 30 Oktober 2010

Petakraw Sultra Jawara di Kejurnas Puteri Kendari, KP Empat atlit takraw Sultra yang mengikuti Kejurnas Takraw Puteri di Gedung Olahraga (GOR) STIM Jogjakarta menorehkan prestasi. Pertandingan yang dihelat sejak 25 Oktober lalu, mencapai puncak kemarin (29/10). Ke empat atlet masing-masing Waode Daanu, Wia, Hasrah Yuni dan Irsad Amna yang dilatih Darwis dan Manajer Suwarjono, keluar sebagai jawara. Mereka mengalahkan DKI Jakarta di semifinal dan Riau di final dengan skor telak 2-0. Ketua Umum Persatuan Sepak Takraw Indo-

Atlit Muna Tak Diperhatikan Kendari, KP Pernah membela nama Sultra bahkan Indonesia di kancah olahraga internasional, bukan jaminan masa depan bakal terjamin. Dua atlit silat asal Kabupaten Muna, Fajar Van Baden dan Neli, sudah membuktikan itu. Hidup keduanya, masih terkatung-katung. Pengabdian mereka tidak pernah dihargai oleh pemerintah. Padahal, Neli dan Fajar sangat berharap, bisa diangkat jadi Pegawai Negeri Sipil (PNS). “Pengangkatan PNS 2009, mereka tidak diangkat. Yang lain sudah jadi PNS, tapi Neli dan Fajar tidak,” kata pelatih silat Muna, Suhadi Jala, via ponselnya kemarin. Suhadi sangat menyayangkan sikap pemerintah yang tidak punya perhatian untuk anak asuhnya itu. Fajar yang menyabet medali perak pada kejuaraan silat diajang PON XVII Kaltim 2008 lalu, hingga saat ini belum mencicipi buah dari pengorbanan mereka membela Sultra. “Tidak terangkat. Kasihan mereka itu, nasib keluarganya terkatung-katung. Atlit Kempo yang tidak pernah ikut kejuaraan nasional malah yang jadi PNS,” ujarnya. Suhadi mengatakan, pemerintah harus memberi perhatian besar bagi mereka yang sudah mengharumkan nama daerah. Jangan hanya menuntut atlit untuk memberi yang terbaik bagi daerah, sementara nasib mereka terkatung-katung. “Perhatian Pemda tidak ada sama sekali. Saya yakin tak bisa berkembang olahraga di Sultra, jika terus seperti ini. Saya juga heran, karena atlit dan pelatih kempo, justru yang jadi PNS dan malah dapat rumah. Sementara atlet silat tak pernah mendapat perhatian,” kesal Suhadi. (dri)

nesia (PSTI) Sultra, Syamsul Ibrahim yang memantau pertandingan saat dihubungi kemarin, menjelaskan keikutsertaan atlit Sultra merupakan kali kedua setelah mereka mengikuti Kejurnas Piala Kartini tahun 2006 silam. ‘’Di Kejurnas kali ini, Sultra berada di full E dimana tujuh kali bertanding tak pernah terkalahkan,’’ jelasnya. Sekretaris Komisi III DPRD Sultra itu menambahkan bila keempat atlet itu juga tengah berlaga di kelas double open (bertanding hanya dengan dua pemain per tim, red).

Mereka tergabung dalam full H dan masuk delapan besar. ‘’Saat ini baru saja bertanding dengan ranner up full E Sriwijaya Palembang dimana atlit Sultra berhak ke semifinal karena mengalahkan Sriwijaya Palembang,’’ tukasnya. Sekadar diketahui prestasi tingkat nasional yang diraih adalah kali pertama di periode kepengurusan Syamsul Ibrahim yang baru mengadakan Musda dua bulan lalu. Rencananya ke empat atlit takraw puteri yang berlaga di Jogjakarta itu pasca kembali di Sultra nanti akan diberi bonus berupa uang tunai. (awl)

Konsel Masih Optimis

Kendari Siap Sambut Porprov

Andoolo, KP Meski pembangunan sarana olahraga di Kabupaten Konawe Selatan (Konsel) baru stadion utama yang dibangun, itupun belum kelar, namun Bupati Konsel H. Imran tetap optimis siap sebagai tuan rumah dalam pagelaran Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XI 2011 nanti. “Sebagai tuan rumah, pemerintah Konsel siap melaksanakan Poprov 2011 nanti. Jadi pernyataan Sekretaris KONI Erickson Ludji bahwa Konsel tidak siap itu tidak benar,” ujar Imran kepada sejumlah wartawan kemarin. Ketua KONI Konsel ini mengaku, saat ini pembangunan venue-venue yang dikwatirkan tak akan selesai pada 2011 nanti, kini terus digenjot. “Stadion utama saat ini sudah dalam tahap finishing dan diperkirakan selesai akhir 2010. Didalamnya juga sudah dibangunkan beberapa fasilitas lainnya,” jelasnya. Ia merinci, fasilitas sarana olahraga yang sedang dalam pembangunanya diantaranya stadion sepak bola, lintasan balap sepeda, motor, atletik dan bela diri, serta cabang olehraga lainnya yang dimainkan dalam gedung (indor). “Tahun 2011 tinggal lapangan lapangan basket, voli, bulu tangkis, menembak dan cabang olahraga lainnya yang akan dibangun. Jadi kami optimis jelang pembukaan Mei 2011, sarana olahraganya sudah seratus persen,” jelasnya. Dari 27 cabang olahraga yang akan dipertandingkan kata Imran, hanya ada tiga cabang yang dipertandingkan di luar wilayah Konsel yakni renang, dayung dan golf. Tak hanya itu, akomodasi dan kebutuhan lainnya telah disiapkan pemkab Konsel. “Termasuk saat pembukaan Pekan olahraga dijadwalkan akan dibuka oleh Menteri Pemuda Olahraga Andi Alfian Malarangeng,” tandasnya. (era)

Kendari, KP Kota Kendari sepertinya daerah yang paling siap menghadapi pekan olahraga provinsi (Porprov) di Kabupaten Konsel tahun depan. Kesiapannya telah mencapai 90 persen. Ketua KONI Kota Kendari, Masyhur Masie Abunawas, mengatakan, 18 Oktober lalu, dirinya sudah mengumpulkan masing-masing Pengcab untuk mengetahui tingkat kesiapan tiap Cabor. “Kota Kendari siap menyambut Porprov, boleh dibilang sudah 90 persen. Baru-baru ini kita rapat pengurus untuk semua Cabor. Saya minta laporan tiap-tiap Cabor, untuk memasukan anggaran yang dibutuhkan di Porprov nanti,” katanya, kemarin. Menurut mantan Wali Kota Kendari itu, rapat bertujuan untuk menginventarisir permasalahan yang dihadapi tiap Cabor.Ternyata, sebagian besar mengakui, kendalanya tinggal pendanaan saja. “Tiap Cabor anggaran kegiatannya berapa, itu yang kita inventarisasi. Setelah terkumpul, kita akan susun anggarannya semua dan kita ajukan ke walikota dan DPRD untuk dimasukan dalam pembahasan APBD 2011,” jelasnya. Untuk diketahui, dari 27 Cabor yang dilombakan, venue yang sudah jadi, baru stadion utama yang meliputi arena pembukaan, stadion sepakbola dan atletik. (dri)

Sebagai Tuan Rumah Porprov XI 2011

Sultra .................. U-18, Pengprov PSSI juga bertemu dengan manajemen PT Aneka Tambang (Antam) Pomalaa dalam rangka kelanjutan turnamen Liga Antam. Menurut Sabaruddin, iven tersebut rencananya akan digelar tahun ini dan diharapkan ivennya lebih besar dibanding pelaksanaan tahun lalu. Sabaruddin berharap, melalui iven seperti ini, gairah sepakbola Sultra akan semakin meningkat. Dengan demikian, prestasi yang juga diharapkan akan dapat diraih karena banyaknya jam terbang yang diikuti para pemain.(han)

Spesial ................ Siro, 15 Mei lalu. Hanya saja, Milan akan menjamu Juve dalam keadaan pincang di lini belakang. Mereka kehilangan Thiago Silva, Ignazio Abate, Luca Antonini, dan Marek Jankulovski. Plus, gelandang bertahan Massimo Ambrosini serta striker Ronaldinho. “Bila pemain yang tersisa tetap bermain dengan kekuatan 100 persen, maka saya pikir semua itu bukan hambatan. Tiga poin mampu menjadi milik kita. Musim ini akan berjalan berat dan Milan akan lebih fokus ke Serie A,” kata KevinPrince Boateng, gelandang Milan. Tanpa Ronaldinho, maka lini depan Milan bakal mengandalkan duet Alessandro Pato dan Zlatan Ibrahimovic serta ditopang Robinho di posisi penyerang lubang. “Saya suka di depan, tapi bila pelatih meminta hal lain, akan saya lakukan,” ujar kata Robinho, striker Milan, kepada Soccerway. Robinho bahkan rela untuk turun ke belakang membantu pertahanan, sesuatu yang tidak ia sukai tatkala masih membela Manchester City dan Real Madrid. “Rakan-rekan saya bilang ini laga terpenting, jadi saya siap lakukan apa saja,” lanjutnya. Kalau Milan bermasalah di lini belakang, Juve sebaliknya. Bianconeri punya masalah besar di lini depan. Mereka kehilangan Amauri, Vincenzo Iaquinta, dan Davide Lanzafame yang terkapar cedera. Belum lagi winger Milos Krasic yang terkena sanksi. Selain itu, pelatih Juve Luigi Del Neri belum bisa menampilkan kiper Gianluigi Buffon, Lorenzo Rinaudo, Armand Traore, dan Zdenek Grygera. “Kami sudah mengalaminya sejak awal musim, jadi kami bisa mengatasinya sekarang,” kata Del Neri, seperti dikutip ESPNstar. (ham)


19

Kendari Pos | Sabtu, 30 Oktober 2010

Kumpulan Puisi Ira Trisnawati Purnama Cinta Langit terlihat cerah Bintang-bintang gemerlapan Bisikan hangat penghilang resah Untaian kata-kata pengobat gundah Sinarmu bagaikan emas Rupamu jadi penghias Kehadiranmu berat dilepas Wahai purnama cinta Cahayamu menyejukkan hati Tuk menghiasi setiap detik Tiada rasa yang lebih baik Selain kau ada di sini Anganku melayang tinggi Megharapkan kau hadir di sini Menemani hari-hariku Pengobat rasa rinduku Ungapan kata tak sanggup terucap Di kala aku mulai terlelap Aku hanya bisa berharap kau hadir di tengah gelap

Jiwa yang Terlupakan Derasnya air suci mengalir Nyanyian resah selalu berdesir Ungkapan kata selalu mengukir Namun engkau tak pernah berfikir Di mana kata-kata manismu Yang sempat engkau ikrarkan Namun tak perbah kau lakukan Jerit tangis terus menggema Melambung di udara ratapan tak lagi terhitung Akankah kau mengerti? kau tersenyum dengan banggga Dengan kedudukan yang ada Tapi kau tak pernah menduga Dosa yang akan kau terima

OKtober Kelabu Asap hitam melayang tinggi Aungan tangis menggenangi Jeritan tak terpungkiri Menyayat setiap hati Bagi setiap yang memandangnya Akankah ini berakhir? Ataukah semakin terukir? Luka semakin dalam Semakin menyakitkan Di setiap detak nafas Di setiap detik waktu Di penghujung Oktober ini Oktober yang menyayat hati Hanya doa yang kami berikan Tabahkanlah dalam ujian (**)

Penulis tercatat sebagai Mahasiswi STAIN Kendari, Jurusan Tarbiyah, Pendidikan Bahasa Arab

Hantu Oleh di: Abdul Rumah Aras Bachtiar GERIMIS menjelma menjadi hujan lebat dengan sesekali ada kilat membelah kelam langit seperti kilatan blits jutaan watt. Jalanan depan rumah sepi,tak ada anak-anak kecil berlarian melintasi, hanya terkadang abang tukang becak atau tukang ojek yang melintasi yang mau tak mau harus mengabaikan demi uang untuk menghidupi keluarga. Angin dingin menyergap. Aras mengajak kami masuk, rumahnya sepi. Malam ini memang ia tinggal sendiri kedua orang tuanya sedang mengunjungi rumah keluarganya yang ada di Kolaka bersama adiknya. Aras tidak ikut karena tidak bisa meninggalkan sekolahnya. siang sepupuku menelepon dan memintaku menemaninya. ‘’Boleh ngajak rafi?’’ kataku. ‘’Soalnya kami punya tugas bereng yang mau kami selesaikan nanti malam,’’ ‘’Rafi yang penakut itu?’’ Aras tersenyum jahil. ‘’Nanti dia terkencing-kencing disini. kamu tak cerita macam-macam aja’’ ‘’Macam-macam gimana?”aras menahan tawanya ”Cerita tentang hantu? dedemit? kuntilanak? ‘’semacam itulah” Sebetulnya aku juga penakut. Hanya karena aku kecil masih bisa dimaklumi beda dengan Rafi apalagi fisiknya sangat kuat. ‘’Tapi asyik juga menakuti-nakuti penakut,’’. ‘’Kenapa? Asik juga, kok seperti di tivi itu. Kamu pikir nyata ‘’Mentang-mentang kamu pernah ikut work shop bikin film! Aras memang tertarik dengan dunia film.dia juga aktif di teater. Tak mengherankan dia bisa bercerita dengan meyakinkan. Seperti malam ini… *** Saat itu aku bareng Dodi mengerjakan tugas. Sampai senja tugas itu belum selesai. Kami terpaksa lembur karena tidak bisa ditunda lagi. Menjelang magrib, tiba-tiba Rafi mencengkram lenganku. Aku kaget dan menoleh padanya lanjut Aras kulirik Dodi. Dia terpacu menyimak. Setelah menyimak cerita dan telah meletakkan majalah diatas meja ‘’Dia melihat hantu juga Rafi. bukan rahasia, rumah yang kami tempati dulunya adalah areal pemakaman, konon hantunya tak mau pindah dari sana,’’ Aku ingin kekamar mandi, ‘’hatihati,’’ Kata Aras. ‘’Rumah ini ada hantunya,’’ Aku meringis ‘’kecoa kamu Aras’’. Diruang tengah aku meraih remot MP3 player dan mengeraskan volumenya, biar tak terasa. Rumah Aras agak terpisah dari tetangganya;apalagi hujan lebat seperti ini. Saat keluar dari kamar mandi aku melihat ada bayangan kedapur. Pasti Aras mau menakutiku. Aku melangkah mengendap.berPikir skenario apa yang dia buat. Bagaimana kalau aku menakutinya lebih dulu dan membuktikan bahwa dia mempunyai rasa takut. Tak ada siapa-siapa. Salahkah penglihatanku atau…? Dadaku berdebur kencang. ‘’hantukah’’ rasa takut menyelusup, hidungku mencium aroma yang tak sedap,entah dari mana. ‘’Konyol,’’ mungkin saja halusinasi karena terpengaruH cerita Aras tadi. Benar benar aku sampai ketakutan sesuatu yang tak nyata. ‘’Jangan sampai Aras tahu,’’ gumamku. *** Aras tengah duduk sendiri didepan

ruang tengah menonton televisi. ‘’Rafi dimana?’’ tanyaku. ‘’Dikamarku”Sahutnya sembari menoleh sekilas. Diluar jendela seperti ada bayangan orang. Tidak terlalu jelas karena terhalang tirai tipis jendela aku menyibak tepiannya. Tiba-tiba ada kilat menyambar, aku terpekik. Kamar kakak Aras ternyata tersusun rapi meski tak begitu luas. Single beda terbuat dari kayu berukir yang mengingatkanku pada tempat tidur putri kerajaan di sinetron televisi apalagi ada ornament kelambunya. Tengah asyik merebahkan tubuh kudengar kegaduhan dari luar, seperti teriakan dan gedoran. ‘’Pasti aras tengah kumat isengnya,’’ yakin hatiku yang menakuti Rafi. Kutemui Aras tengah memanggil Rafi mengedor pintu. Dia berusaha mendobrak,tapi pintu bergeming ‘’Rafiiiii!buka pintunya,’’!!! Aku mendekat tergopoh, kudengar jeritan ngeri dari dalam kamar. Entah apa yang terjadi. ‘’Rafiiiii.’’

Kuputar handel pintu dan kudorong ternyata tak dikunci. Kenapa Aras kesulitan membukanya? Sialan acting yang bagus untuk mengelabuiku. Tapi aku tak berniat untuk memuji setelah melihat ketakutan diwajah Rafi. ‘’Rafi..”kugoyangkan bahunya. Tatapan mata Rafi kosong. ‘’Takut..,”guman kata cowok itu menangis. Aku menoleh kejendela, tak ada siapapun diluar selain bayangan pohon ditimpa lampu. Aras memapa Rafi menuju sofa ruang tengah. ‘’Minum,Fi” kusodorkan segelas air pada Rafi. Cowok itu meminumnya dengan gugup. Aku mencari mata Aras. ‘’Ini keterlaluan Ras,”kesalku. ‘’Lihat akibat kejahilanmu menakutnakuti Rafi,’’ Aras memandangku serius.”Aku tak melakukan apapun, aku tak menakutnakuti dia,’’ elaknya. ‘’Rafi terpengaruh ceritamu tadi.” Kepala Aras tergeleng.”dia benarbenar melihatnya. Sama seperti yang kulihat selama ini. sejak aku pindah

sebulan lalu,’’ Tiba-tiba bulu kudukku meremang. Aku teringat banyangan didapur tadi *** Selama ini orang tua Aras tak percaya pada keanehan yang beberapa kali dialami oleh Aras, juga siapapun. Mereka menganggap itu hanya bualan Aras. Namun kejadian yang menimpa Rafi membuat mereka percaya, ada keanehan dengan rumah yang mereka tempati. Keluarga Aras memutuskan untuk pindah, meski baru sebulan mereka menempati rumah itu. Rumah dikontrakan dua minggu kemudian. Oleh penghuni barunya,tanah disamping kamar Aras dibuat kolam untuk menambah keindahan. Saat itulah terungkap ada mayat wanita yang terkubur disana. Dari hasi penyelidikan polisi diketahui, bahwa mayat itu pembantu penghuni sebelum keluarga Aras yang dikabarkan minggat dan terungkap pula wanita malang itu dibunuh dan dikubur disana. Mungkin hantu itulah yang menampakkan di selama ini (**)

ResensI

Andai Kita Bisa Seperti Umar Ibn Khattab ANDAI kita bisa mencontoh perilaku kepemimpinan Umar Ibn Khattab, salah satu khulafaurrasyidin, di dalam memperlakukan energi dengan bijak — mungkin — pemadaman bergilir tidak akan pernah terjadi di Indonesia. Suatu malam, Umar Ibn Khattab menerima tamu di rumahnya. Beberapa riwayat menyatakan tamu itu adalah orang lain. Tetapi, riwayat lain menyebutkan sang tamu adalah anak kandung Umar sendiri. Setelah menyambut dan mempersilakan sang tamu duduk, Umar bertanya: “apakah keperluan Anda berkaitan dengan masalah pribadi atau masyarakat (negara)?” “Cuma masalah pribadi, ya, amirul mukminin,” jawab sang tamu itu. “Jika demikian, kita tidak usah nyalakan lampu. Kita bergelap-gelapan saja,” jawab Umar. “Kenapa begitu, ya, amirul mukminin?” tanya tamu itu heran. “Lampu ini dibiayai oleh negara. Dari pajak yang dibayarkan oleh rakyat. Lampu ini bukan untuk urusan pribadi. Jika kita nyalakan berarti kita korupsi dan merusak amanat. Saya dan Anda tidak akan mampu menahan azab Allah kelak di akhirat karena menyia-nyiakan amanat. Kita akan lebih mampu menah-

an gelap di ruangan ini daripada menahan kegelapan alam kubur,” jawab Umar. Maka Umar Ibn Khattab dan sang tamu berdialog dalam keadaan gelap-gulita. *** Perusahaan Listrik Negara (PLN) terus mengimbau masyarakat agar mematikan minimal 50 Watt saat memasuki beban puncak, yakni pada pukul 17:00 hingga 22:00 malam. Tujuannya adalah agar terjadi keseimbangan pasokan listrik dan pemakaian energi pada jam-jam tersebut. Pemadaman sering terjadi karena terjadi pemakaian listrik lebih besar daripada pasokan dari pembangkit. Memang, ketenagalistrikan menghadapi kompleksitas yang luar biasa. Nyaris tidak ada produk Badan Usaha Milik Negara (BUMN) di negeri ini yang disorot tajam dan liar selain listrik. Para konsumen (masyarakat) memperlakukan listrik tak lebih dari oksigen yang harus diperoleh setiap detik. Namun, mereka tidak pernah menjaganya dengan bijak. Untuk menyediakan stroom agar alatalat elektronik berfungsi PLN membutuhkan dana yang tidak kecil. Pemerintah pada tahun 2010 menguras APBN untuk subsidi listrik sebesar Rp 55,1 triliun. Bayangkan, besarnya nyaris 10 kali lipat

Judul Penulis Pengantar Kata dari dana bail-out Penerbit Bank Century yang bikin heboh Terbit itu. Pada tahun Tebal 2009 PLN mengeluarkan biaya Rp 161 triliun untuk memproduksi listrik. Buku yang terdiri atas empat bab ini berbicara tentang pentingnya tata kelola kelistrikan di masa kini dan di masa depan. Tata kelola kelistrikan sungguh amat penting agar kehidupan bisa berjalan lebih baik. Semua pihak yang terlibat dalam tata kelola listrik harus dilibatkan agar kebutuhan yang setara oksigen ini dapat andal dan berkelanjutan. Bagian pertama menyorot tentang perilaku pelanggan yang kurang bijak terhadap energi. Hal itu terjadi lantaran listrik tidak pernah menjadi barang mewah. Padahal, semua orang tahu bahwa listrik sangat penting dalam kehidupan. Bahkan Presiden SBY sendiri menilai, listrik juga berkaitan dengan keadilan. Bagian kedua membicarakan pentingnya PLN sebagai korporat menata diri agar menjadi perusahaan yang tidak sekadar mengejar laba. Tetapi, menjadikan dirinya sebagai perusahaan yang tangguh di masa depan. Pada bagian tiga buku ini mengulas bagaimana PLN dapat mewujudkan impian menjadi perusahaan good to great (baik menjadi he-

: Kickoff: Ketika Listrik Setara Oksigen : Danni Irawan dan Alfian Muhammad : Irman Gusman : Libris Foundation, Makassar : Oktober 2010 : xxii + 242 halaman bat). Perusahaan yang dapat menyejajarkan diri dengan BUMN lain tanpa ada caci-maki setiap hari. Mungkin, impian itulah yang tengah digagas Dahlan Iskan. Sementara pada bagian terakhir buku ini menyorot pentingnya sikap positif yang harus dimiliki karyawan PLN dalam bekerja menyediakan listrik bagi pelanggan. Hal ini sejalan dengan tiga target utama direksi PLN yakni, menjaga pasokan tetap terpenuhi, membuat pelanggan tersenyum, dan membangkitkan rasa percaya diri bagi karyawan PLN yang selama bertahun-tahun enggan memakai ‘’seragam’’ di ruang-ruang publik. Meski buku ini berbicara soal listrik, tetapi mudah dicerna dan sedikit berbau humor. Buku ini penting dimiliki agar kita semua mengetahui dan memahami apa yang tengah dialami oleh PLN. Paling tidak, buku ini membuka cakrawala bahwa listrik adalah kebutuhan yang penting tetapi tidak mewah. Bukankah harga 1 kWh listrik lebih murah ketimbang satu batang rokok? (Muchlis Amans)


20

Kendari Pos |Sabtu, 30 Oktober 2010

Musadar Masih Siap Dampingi Asrun Kendari, KP Ir Asrun tak perlu lagi repotrepot melakukan seleksi siapa yang kelak akan mendampinginya maju sebagai calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Kendari periode 2012-2017 nanti. Niat Wali Kota Kendari itu untuk kembali menggandeng Musadar Mappasomba sebagai pasangannya di momentum itu tak bertepuk sebelah tangan. Musadar tak keberatan untuk kembali diajak memimpin lagi Kota Kendari satu periode. “Bagi saya, apakah kelak akan tetap menjadi Wakil Walikota, dosen atau pedagang. Karena menurut saya semua profesi tersebut sama saja, mengingat tekad kerja saya hanya untuk bisa beribadah kepada Allah,” ujar Musadar,

yang ditemui beberapa waktu lalu dalam sebuah acara di Pemkot Kendari. Katanya, bila memang ia diajak kembali berduat oleh Asrun, ia tak akan menolak. “Secara pribadi saya siap melaksanakannya. Mengingat hubungan yang selama ini telah terbangun, layaknya kakak dan adik,” kata kader PKS ini. Meski demikian, Musadar tetap harus mengembalikan persoalan ini kepada partai yang dulu mengusungnya sebagai wakil wali kota dan sekarang ia bergabung yakni PKS. Bila partainya itu mengizinkan, tak ada alasan baginya untuk menolak. Menurut Musadar, apa yang ditetapkan partai baginya adalah aspirasi masyarakat kare-

na sudah melalui menjaringan. Ia enggan membicarakan saat ditanya kenapa tidak memiliki keinginan untuk tampil sendiri sebagai calon wali kota dan bersaing dengan Asrun, calon incumbent. “Wacana itu nanti saja kita bahas, intinya saya hanya ingin bekerja dengan tekad untuk beribadah,” tandasnya. Beberapa waktu lalu, usai menghadiri sebuah acara, Asrun sudah menyatakan di depan Kendari Pos jika dirinya sudah memantapkan hati untuk tetap menggandeng Musadar Mappasomba sebagai calon wakilnya nanti. Alasannya, ia tak ingin lagi cari yang lain karena pasangannya sekarang, Musadar sudah baik. “Nanti kalau kita pisah, disangka

bertengkar,” kata Asrun saat itu. Wali Kota Kendari ini menyatakan alasannya bahwa ia dan Musaddar Mapasomba sudah saling memahami karkater dan pembagian tugas masing-masing berjalan dengan baik, selama keduanya memimpin Kota Kendari, tiga tahun terakhir ini. “Kecuali beliau sudah tidak berkenaan lagi bersama-sama, tidak mungkin kita paksa. Siapa tahu beliau ingin juga maju sendiri, kita tidak tahu ya,” kata Wali Kota Kendari ini. Yang pasti, ia merasa sudah cocok jika berpasangan dengan Musaddar kembali dan akan menjadi penilain masyarakat bahwa pemimpinnya memang tidak ada masalah.(cr6)

147 Kepala Daerah Tersangkut Korupsi

SUWARJONO/KP

Baliho-baliho raksasa di berbagai sudut Kota Kendari turut mewarnai agenda Muswil PAN Sultra yang akan digelar Desember mendatang. Salah satu baliho yang menarik adalah gambar Ir Asrun, Wali Kota Kendari tepat di depan Mall Mandonga. Dalam baliho itu, meski tidak tercatat sebagai kader PAN, Asrun tampil mengenakan baju berlogo PAN. Ini menarik karena saat acara PKS dua pekan lalu, Asrun hadir dengan pakaian beruniform PKS, partai yang memang mengusung dia saat Pilwali 2007 silam.

Hanya 16 Incumbent Pasangan Kembali Saat Maju Pilkada Periode Berikut Jakarta, KP Kemesraan antara pasangan kepala daerah dengan wakilnya setelah memenangi Pemilukada ternyata tak pernah langgeng. Bahkan dari catatan Kementrian Dalam Negeri, hanya ada 16 kepala daerah yang maju lagi dengan pasangan yang sama di Pemilukada sebagai incumbent. Hal itu diungkapkan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Gamawan Fauzi, pada acara dialog bulanan dengan Forum wartawan kementrian Dalam Negeri, Rabu (27/10) lalu. Kata Gamawan, dari 244 Pemilukada tahun ini, hanya ada 16 kepala daerah yang berpasangan dengan wakilnya. Artinya itu hanya 6,5 persen saja pasangan kepala daerah dan wakilnya yang harmonis sampai akhir. Diakuinya, gesekan antara kepala daerah dengan wakilnya memang merupakan realitas yang tak dapat disembuny-

ikan. Bahkan jika seorang kepala daerah menjadi pesakitan, biasanya wakil kepala daerah langsung ancang-ancang untuk bermanuver. Dicontohkannya, ada seorang kepala daerah yang dinonaktifkan karena tersangkut masalah hukum. Begitu jadi penjabat bupati, langsung merombak jabatan kepala dinas. “Ada kepala dinas yang di Jakarta empat hari karena memang untuk keperluan dinas, dicopot. Alasan pencoputan pun karena kepala dinas itu berada di Jakarta,” ungkapnya. Dalam kesempatan itu Mendagri juga menyinggung perilaku partai politik yang biasa meminta duit dari calon kepala daerah. Padahal di aturan yang mendaftarkan itu parpol, tetapi kenapa calon yang dimintai duit. Harusnya parpol yang membiayai calonnya. Namun ada hal lain yang juga diresahkan Mendagri, yakni kebiasaan penggunaan uang dalam Pemilukada. Dicontohkannya, seorang gubernur menghabiskan Rp 50 miliar

untuk terpilih, padahal gaji bulanannya hanya Rp 8,7 juta. “Silakan tebak sendiri kira-kira apa yang akan dilakukan untuk mengembalikan modalnya,” ucapnya. Karenanya Mendagri tak heran jika sejak otonomi daerah digulirkan pada 1999, sudah ratusan kepala daerah baik gubernur, bupati/wakil bupatai ataupun walikota/wakil walikota yang menjadi pesakitan. “Ada 17 gubernur yang jadi tersangka, itu sudah melebih setengah dari jumlah provinsi. Sedangkan bupati dan walikota yang tersangka sudah 150, terakhir kemarin tambah satu dari Medan (walikota Medan Rahudman),” bebernya. Dari 16 pasangan itu, salah satu diantaranya adalah Konawe Selatan yang tahun ini bisa sukses kembali memimpin Konsel yakni pasangan Imran dan Sutoardjo Pondiu. Bila kemudian nanti Asrun dan Musadar Mappasomba benar-benar berpasangan lagi tahun 2012 mendatang, berarti akan bertambah kembali data tersebut.(ara/jpnn)

Kader Golkar di Nasdem Tetap Bertahan Di Sultra, Kader Golkar Segera Disurati Jakarta, KP Ultimatum Partai Golkar terhadap anggotanya yang merangkap sebagai anggota Nasional Demokrat (Nasdem) tidak membuat Ferry Mursyidan Baldan gentar. Kader senior Golkar itu menilai, ancaman rekan-rekannya yang duduk di DPP tersebut hanyalah bentuk kecurigaan. “Larangan itu ditampilkan terlalu berlebihan. Mengapa harus dilarang?” ujar Ferry yang menjabat Ketua Nasdem bidang organisasi dan keanggotaan itu. Menurut dia, larangan tersebut hanya bersifat asumsi. Tidak ada alasan mendasar untuk menyebut Nasdem akan menjadi partai politik. Dia menyatakan, dirinya bergabung dengan Nasdem karena bersifat sebagai ormas. Alasannya, aturan di Golkar hanya melarang seorang kader merangkap di partai lain. Potensi Nasdem menjadi partai, menurut Ferry, hanyalah asumsi pengurus DPP

Partai Golkar. Sayangnya, asumsi tersebut tidak memiliki alasan mendasar. Keanggotaan Nasdem selama ini berdasar sukarela, bukan paksaan atau ajakan seperti kecurigaan yang terjadi. “Saya sebagai kader Golkar juga malu dengan alasan itu,” ujarnya lantas tertawa. Golkar memutuskan untuk melarang kadernya masuk Nasdem dalam rapimnas I pertengahan Oktober lalu. Kader Golkar yang tetap bertahan di ormas yang didirikan Surya Paloh dan Sri Sultan HB X itu diminta memilih Golkar atau Nasdem. Sejumlah tokoh Golkar bergabung di Nasdem. Selain Surya, Sultan, dan Ferry, ada Syamsul Ma”arif dan Muthia Hafid. Menurut Ferry, seharusnya ada komunikasi dua arah untuk menjelaskan posisi Nasdem. Nasdem tidak perlu ditanggapi berlebihan sebagai ancaman yang bakal menggerogoti Partai Golkar. Sementara itu, DPD I Golkar Sultra juga sudah punya rencana untuk meminta ketegasan sejumlah kadernya yang saat ini tercatat sebagai pengurus Nasdem di Sultra. Sekretaris Bidang Organisa-

si dan Keanggotaan DPD Golkar Sultra, Muh Basri mengatakan, setelah adanya keputusan Rapimnas soal adanya pelarangan kader Golkar berNasdem, pihaknya langsung menginventarisir siapa saja kader yang diketahui aktif di Nasdem Sultra. “Secepatnya akan kami surati satu persatu karena ini amanah partai,” kata Muh Basri, kemarin. Ia lalu memperlihatkan laporan resmi DPD Golkar Sultra saat Rapimnas terkait adanya sejumlah kader yang kini aktif di Nasdem. Kata Basri, ia sejauh ini masih melacak SK kepengurusan Nasdem untuk mengecek siapa saja orang Golkar yang terlibat. Meski belum memegang SK, Basri meyakini beberapa nama seperti LM Bariun, Ichlas Mappilawa, Masyhur Masie Abunawas sebagai pengurus Nasdem. Ada juga nama Hamzah Jalaluddin dan Asnan La Amba. “Termasuk Pak Ali Mazi, Ketua Nasdem. Beliau sampai sekarang masih tercatat sebagai anggota Golkar, tapi sekarang memimpin Nasdem. Semua akan kami minta memilih, ikut Golkar atau Nasdem,” kata Basri. (bay/c5)

Jakarta, KP Indonesia Corruption Watch (ICW) mengkritisi kinerja pemerintahan SBY jilid 2, dalam setahun pertama. Salah satu poin yang menjadi sorotan, yakni soal pemberian surat ijin pemeriksaan presiden terhadap kepala daerah yang tersangkut kasus korupsi. Berdasarkan data yang dihimpun ICW dalam kurun waktu 2004-2010, tercatat sebanyak 147 kepala daerah tersangkut kasus korupsi. Rinciannya, 18 gubernur, 17 walikota, 84 bupati, 1 wakil gubernur, 19 wakil bupati, 8 wakil walikota. Dari ratusan dugaan korupsi tersebut, estimasi total kerugian negara terhadap dugaan korupsi kepala daerah mencapai Rp 4.814.248.597.729. Menyoal surat ijin pemeriksaan presiden, dari 147 kepala daerah, tercatat baru 82 yang surat ijinnya telah disetujui, sementara 38 orang belum ada surat ijin pemeriksaan dan sisanya 27 orang tidak memerlukan surat ijin. Sesuai dengan UU No 32/ 2004, penyelidikan dan penyidikan terhadap kepala daerah dan atau wakil kepala daerah, dilaksanakan setelah adanya persetujuan tertulis dari presiden. Hal itu berdasarkan permintaan penyidik, dalam hal ini kejaksaan dan kepolisian. Karena kasus yang ditangani di KPK, tidak membutuhkan surat ijin presiden. Dari situ ICW menilai, mekanisme pemberian surat ijin bisa jadi menghambat penuntasan kasus korupsi. Menurut peneliti ICW, Tama Satrya Langkun, tidak sedikit penyidik yang menjadikan alasan belum keluarnya surat ijin presiden, terkait lambatnya penanganan suatu kasus. Selain surat ijin presiden, ICW juga menyoroti sejumlah kasus korupsi yang melibatkan pejabat daerah dari Partai Demokrat. Ditengarai, kasus korupsi yang menimpa kader partai pemenang pemilu tersebut, terkesan berjalan lambat atau bahkan mandek di tengah jalan. Dalam hal ini, terkait kapasi-

tasnya sebagai Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat, SBY tidak bertindak tegas dalam upaya pemberantasan korupsi, khususnya kasus korupsi yang menyangkut internal Partai Demokrat. “Partai Demokrat seharusnya menjadi percontohan bagi keseriusan SBY untuk memberantas korupsi dari lingkaran terdekat. Tapi, buktinya sejumlah kasus korupsi yang terkait kader partai masih menggantung,” kata Tama. Tama memaparkan, setidaknya ada beberapa kader Partai Demokrat yang terlibat kasus korupsi, namun banyak ditemukan, pengusutan kasus yang tidak tuntas. Bahkan, pejabat daerah atau kader yang telah ditetapkan sebagai tersangka, justru mendapat jabatan strategis di partai Demokrat. Contoh, mantan Walikota Bukittinggi, Sumatra Barat (Sumbar) Djufri. Kader partai Demokrat tersebut ditetapkan sebagai tersangka sejak 9 Januari 2009 dalam kasus korupsi pengadaan tanah untuk pembangunan kantor DPRD dan pool kendaraan Subdinas Kebersihan dan Pertamanan Kota Bukittinggi. Namun dengan alasan surat ijin presiden belum keluar, Djufri belum diperiksa penyidik. Bahkan, bukan diberhentikan karena tersangkut kasus korupsi, Djufri justru diangkat sebagai Ketua DPP Partai Demokrat dan anggota komisi II DPR RI dari fraksi Demokrat. Selain Djufri, lanjut Tama, Gubernur Bengkulu Agusrin Najamudin juga mengalami nasib baik serupa. Agusrin yang ditetapkan sebagai tersangka sejak Agustus 2008 atas kasus dugaan korupsi penyaluran dan penggunaan dana bagi hasil Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) serta Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) tahun 2006. Meski MA telah memerintahkan agar yang bersangkutan diproses di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Agusrin belum juga disidangkan. Agusrin malah diusung partai sebagai calon gubernur Bengkulu. Partai Demokrat juga disinyalir

sebagai tempat perlindungan para kepala daerah yang tersangkut kasus korupsi. “Banyak kepala daerah yang pindah ke partai Demokrat setelah terpilih dalam pemilukada. Kemungkinan, mereka ingin mengamankan diri,”kata Tama. Untuk itu, ICW meminta Presiden SBY untuk merevisi aturan tentang ijin pemeriksaan kepala daerah. Sebab, surat ijin presiden tersebut rentan menjadi komoditas politik. Kata Tama, Presiden SBY harus menghentikan kompromi dengan kekuatan politik dan bisnis soal pemberantasan korupsi. Terpisah, Anggota Dewan Penasehat Partai Demokrat Achmad Mubarok menegaskan Partai Demokrat sama sekali tidak ikut campur pada apalagi melakukan pembalaan kepada kepala daerah yang tersangkut kasus korupsi. Menurutnya, sikap partainya itu sudang sangat jelas dan tegas. Dia menolak bahwa partai terbesar di parlemen itu disangkutkan apalagi dituduh sebagai partai yang memayungi para koruptor. “Sikap kami adalah memberantas korupsi. Bukan membela,” ucapnya tegas dalam sebuah diskusi di Jakarta, kemarin (24/10).” Karenanya, lanjut Mubarok, pihaknya sama sekali tidak menyiapkan tim pembela bagi para kepala daerah yang tersangkut kasus korupsi. Namun Mubarok mengakui bahwa Partai Demokrat adalah partai yang menganut prinsip praduga tak bersalah. Jadi, lanjutnya, pihaknya mempersilakan para penegak hukum untuk memproses kader-kader yang tersangkut korupsi. Saat disinggung tentang fakta-fakta bahwa beberapa kepala daerah yang tersangkut kasus korupsi menjadi “aman” ketika merapat dengan partai berlambang mercy ini, Mubarok malah menuduh aparat penegak hukum sebagai pihak yang lemah. Sebab, hampir semua kasus kepala daerah yang ditangani kejaksaan tidak jelas juntrungannya. Apalagi

kepala-kepala daerah yang mendapat dukungan dari Partai Demokrat. Sementara itu, Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Bibit Samad Riyanto mengatakan bahwa pihaknya tidak akan main-main dengan siapapun juga. Bahkan pihaknya juga tidak keder jika tersangka yang ditanganinya adalah orang-orang dari kader partai yang sedang berkuasa. Dia lalu mengatakan bahwa kejaksaan dan kepolisian belum berani mengambil langkah seperti KPK yang tidak akan menangguhkan sebuah perkara. Bahkan KPK juga memberi sinyal, jika kedua penegak hukum itu sudah tidak sanggup menyelesaikan kasus-kasus korupsi para kepala daerah, maka pihaknya dengan senang hati akan mengambil alih. Terkait dengan kasus korupsi yang banyak menimpa kepala daerah, Bibit pun berkomentar banyak. Dia menyakini bahwa hampir semua kepala daerah tersangkut korupsi. Dan semua pemimpin daerah itu berpotensi besar untuk melakukan tindak pidana korupsi. Salah satu yang menjadi indikasi adalah dalam proses pemilihannya. Dia mengatakan gaji seorang kepala daerah sekitar Rp 6 juta. Dia pun menghitung pendapatan kepala daerah dalam satu tahun adalah Rp 72 juta. Sedangkan saat menjabat satu periode lima tahun akan berpenghasilan Rp 360 juta. “Apa cukup dengan modal segitu (Rp 360) kepala daerah bisa menang pemilu? Kan hampir tidak mungkin,” ujarnya ketus. Nah, karena modal untuk memenangkan pemilu sangat besar, maka jalan untuk mengembalikannya adalah dengan korupsi. “Di situlah potensinya,” imbuhnya. Untuk itu Bibit menyarankan gaji para kepala daerah harus dinaikkan sesuai dengan kebutuhannya dengan harapan mereka tidak akan melakukan korupsi saat menjabat sebagai kepala daerah. (ken/kuh)

DPP Demokrat Komitmen Menangkan Aswad Pilkada Putaran Dua Konut Jakarta, KP Pasangan Aswad Sulaiman dan Ruksamin kini sedang menunggu kepastian pelaksanaan Pilkada putaran kedua Konawe Utara (Konut). Peraih suara terbanyak dalam pemilihan putaran pertama itu kembali harus bekerja keras jika ingin memenangkan kompetisi. Demokrat, sebagai partai pendukung utama duet berakronim Pasti Harum ini sudah komitmen akan memenangkan pasangan ini dengan strategi lebih matang. Demokrat berjanji akan menggerakkan mesin-mesin Partai Demokrat yang ada di Konut. Termasuk membangun komunikasi terhadap para partai pengusung untuk memenangkan Aswad-Ruksamin yang akan bersaing dengan Sudiro-Siti Halna. “Kita minta semua kader bek-

DOK/KP

Demokrat akan bekerja keras kembali untuk memenangkan pasangan Aswad Sulaiman-Ruksamin dalam Pilkada putaran kedua Konut. Nampak Aswad Sulaiman usai menyalurkan hak suaranya saat Pilkada putaran pertama lalu. erja optimal memenangkan putaran kedua,” kata fungsionaris DPP Partai Demokrat, Umar Arsal di Jakarta, Kamis (28/10), lalu. Bagaimana dengan kemungkinan akan diundurnya jadwal Pemilukada putaran ked-

ua? Umar berharap agar jadwal pemungutan suara tahap kedua tidak terulang pada tahap pertama. Alasannya, karena akan merugikan sendiri masyarakat yang menanti adanya pemerintahan yang defini-

tif. Jika itu terjadi lagi kata dia, maka akan menguatkan kesan adanya calon yang tidak siap digelarnya Pemilukada. Belum siapnya dana Pemilukada kata Umar yang juga Koordinator Wilayah (Korwil) Sulawesi Partai Demokrat tidak bisa dijadikan alasan. “Memang ada kesan sengaja dimundurkan karena ada salah satu kandidat yang tidak siap. Kami juga khawatir ini (Pemilukada tahap kedua) juga dimundurkan karena ada salah satu calon masih khawatir. Kalau alasan dana itu kan masalah klasik,” pungkasnya. Untuk diketahui, saat Pemilukada putaran pertama lalu, pasangan Aswad dan Ruksamin meraih 27 persen suara, atau unggul dari tujuh kontestan lain. Pesaing terdekatnya, sekaligus rivalnya nanti di putaran kedua adalah pasangan Sudiro dan Hj Siti Halna yang dicalonkan PDIP dan koalisinya yang mendapat 21 persen suara.(awa)


Kendari Pos Edisi 30 Oktober 2010