Page 1

Rabu, 30 Juni 2010

http://www.kendaripos.co.id

Happy Birthday

Harga Eceran Rp. 3.500,-

Trevor Ariza

Hari Ini Mendarat dan Rayakan Ultah Ke-25 di Surabaya SURABAYA – Even basketball lifestyle kelas dunia, NBA Madness Presented by Jawa Pos, memasuki akhir pekan penutup. Bintang utama even ini, pemain andalan Houston Rockets, Trevor Ariza, hari ini (30/6) tiba di Surabaya. Mulai Kamis besok hingga Minggu (1-4 Juli), pemain bertinggi badan 203 cm itu akan tampil menyapa penggemar di atri-

um Supermal Pakuwon Indah, plus dalam acara-acara eksklusif para sponsor di sejumlah lokasi. Beda dengan bintang-bintang NBA sebelum ini, Ariza tidak datang langsung dari Amerika Serikat ke Surabaya. Dalam dua hari terakhir, dia menyempatkan diri

BILLBAPTIST/NBAEVIA GETTY IMAGES

SEGERA SAPA INDONESIA: Bintang NBA dari Houston Rockets Trevor Ariza hari ini (30/6) tiba di Surabaya.

Baca TREVOR diHal. 7

DPRD Telusuri Kas Kosong PermintaanDana Untuk Rumah Sakit Umum Raha Tak Dicairkan Raha, KP Kas Pemkab Muna betul-betul kosong. Sejumlah Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di Kabupaten Muna, bakal tidak

dapat melaksanakan programnya dengan optimal. Kekosongan kas Pemkab Muna, sudah berlangsung beberapa bulan. Sejumlah SKPD yang mengajukan Surat Pencaiaran Dana (SPD), sampai saat ini belum ada pencairan. Kekosongan kas Pemkab Muna itu, dibuktikan dengan penelusuran komisi I dan III DPRD Muna di sejumlah SKPD. Kemarin, tim

Dewan yang dipimpin La Ode Koso, melakukan pertemuan dengan Dinas Kesehatan dan Rumah SakitUmumDaerah(RSUD)Muna. “Masalah kedua instansi tersebut, semua terkait dengan pendanaan,“ ungkap La Ode Koso, Ketua Komisi III DPRD Muna. Intansi tersebut tidak dapat menjalankan program-programnya, karena anggaran yang diaju-

kan ke Dinas Pengelolaan Keuangan Daerah (DPKAD) belum ada yang dicairkan. Dinas Kesehatan, ungkap anggota Fraksi PAN itu, sudah 4 bulan mengajukan SPD, namun sampai saat ini belum dicairkan. Jumlah anggaran untuk kedua instansi Kesehatan itu sebesar Rp 5 Milliar. Anggaran untuk instansi itu, lebih banyak dari sumber

Dana Alokasi Khusus (DAK) dan Ad hock. “Dana-dana tersebut berasal dari Pusat, tidak ada alasan bila tidak ada dana. Dikemanakan dana DAK dan Ad hock?,“ ungkapnya. Ia menduga, ada rekayasa estimasi APBD 2010. Alibi Pls Sekda Zakaruddin Saga, terkait dengan tidak cairn-

Baca TELUSURI diHal.7

SELEBRITI

Takut Karma Video Mesum KARENA sama-sama memakai nama depan cut, Cut Memey dimintai komentar tentang masalah yang dialami Cut Tari, teman sesame artis. Janda satu ini mengaku prihatin apa yang dialami Tari dengan video panas yang menyebar. Tapi Cut Memey ogah komentar banyak. “Soal nama Cut, aku belum begitu paham. Tapi yang pasti aku nggak mau ikut campur, ngeri, takut karma,” katanya saat ditemui di Seminar Peranan Vaksin Kanker Serviks Gedung Film, Jakarta Selatan. Wanita yang pernah menikah siri dengan Jackson Perangin-angin ini menegaskan video porno yang dibuat untuk kepentingna pribadi adalah masalah personal yang tidak boleh diumbar ke publik. “Setiap orang punya kehidupannya masing-masing. Saya enggak bisa berkomentar karena itu masalah pribadi yang sulit. Semoga cepat selesai,” kata M e m e y yang namanya mulai menghilang ini.(aal)

CUT MEMEY

(HERYMUDASETIAWAN)

Kecelakaan Kereta Api Logawa di perbatasan Nganjuk-Madiun tadi pagi menimbulkan 6 korban tewas dan 75 orang luka.

Muat Berita Dewan Jenderal, Majalah Tempo Diborong Jakarta, KP Kabar raibnya majalah berita Tempo edisi minggu ke empat Juni 2010 dari pasaran ditanggapi dingin oleh Mabes Polri. Majalah yang mengangkat tajuk utama Rekening Gendut Petinggi Polri itu sebelumnya diberitakan diborong oleh sejumlah pria berbadan tegap dengan baju safari dan berambut cepak. Pembelian besar-besaran ini disinyalir dilakukan oknum Polri yang diduga terkait dengan kepemilikikan rekening mencurigakan senilai miliaran rupi-

ah itu. Namun terkait hal ini, Mabes Polri membantah adanya instruksi resmi untuk memborong majalah itu. Sebaliknya, Mabes Polri malah menuding hilangnya majalah Tempo sekedar strategi untuk meningkatkan oplah penjualan majalah saja. “Itu strategi pemasaran saja,” ujar Kadiv Humas Polri, Irjen (Pol) Edward Aritonang di Mabes Polri, Selasa (29/6) siang. Ditegaskannya, tidak ada niat Polri untuk membatasi informasi publik dengan memborong ma-

jalah tersebut. Selain itu, Polri juga tak mempunyai dana untuk memborong majalah. Edward menambahkan, Polri tetap berkomitmen untuk membuka akses informasi ke publik. “Polri konsisten membuka akses informasi,” tambahnya. Namun tudingan Kadivhumas Polri itu ditepis Pemimpin Redaksi Majalah Tempo, Wahyu Muryadi. Ia menegaskan, Tempo tidak mungkin melakukan strategi itu hanya untuk mendongkrak

Baca TEMPO diHal. 7

Kepala Korps Brimob Bantah Punya Harta Haram Jakarta, KP Kepala Korps Brimob, Irjen Polisi Sylvanus Yulian Wenas membantah pemberitaan di Majalah tempo terbitan 28 Juni 2010, yang menyebut jenderal asal Manado itu punya harta yang mencurigakan di rekeningnya. Dia juga menegaskan, tidak pernah menerima aliran dana yang tak jelas sumbernya. “Tidak ada

aliran dana aneh di rekening saya. Itu semua tidak betul,” tegas Yulian Wenas, kemarin. Seperti diketahui, nama Wenas termasuk yang ramai diperbicangkan dalam dua hari belakangan ini. Pasalnya, Yulian merupakan salah satu dari enam jenderal yang diduga mempun-

Baca BRIMOB diHal. 7

Pandangan Tokoh Agama Terhadap 30 Hari Bersama Wanita Malam

Perkuat Agama, Hindari Pelanggaran Seksual Penelusuran Tim Kendari Pos selama 30 hari bersama wanita malam memberikan peringatan bagi seluruh elemen masyarakat Sultra, khususnya Kota Kendari. Memperkuat benteng Agama, kontrol, dan pendidikan keluarga menjadi solusi terbaik agar tidak terjerumus ke lembah nista tersebut. Semua elemen baik pemerintah, dunia pendidikan, tokoh Agama dan tokoh masyarakat lainnya harus meningkatkan pendidikan moralitas generasi muda.

ARIFUDDIN-SUWARJONO “WANITA diciptakan untuk

menjadi daya tarik bagi laki-Laki. Namun, ada koridor, kode etik, dan kaidah yang harus dipatuhi untuk mengimplementasikan ketertarikan tersebut sesuai ketentuan agama”. Pernyataan tersebut diungkapkan oleh salah seorang tokoh agama, Ust. Drs. H. Muslim yang cukup prihatin dengan tingkat pergaulan bebas yang merasuki sebagian masyarakat Kota Kendari. Pelanggaran seksual bukan hal yang baru. Sejak dulu, pelanggaran seksual sudah terjadi. Ujian tersebut juga menimpa Nabi Lud di masanya. Soalnya, wanita sudah ditakdirkan menjadi daya tarik bagi laki-laki. Olehnya itu, lahirlah agama sebagai pedoman

hidup untuk menghindarkan diri terjerumus ke lembah nista. Daya tarik wanita dan laki-laki dapat diimplementasikan dalam hubungan lebih intim, tapi harus melalui proses syariah, yakni pernikahan. Akad nikah menjadi aturan main jika ingin menghalalkan nilai-nilai ketertarikan tersebut. “Apapun alasannya, jika hubungan badan dilakukan diluar pernikahan, hukumnya haram. Larangan tersebut sudah jelas dalam Alquran agar kita menjauhi yang namanya zina. Larangan tersebut ditetapkan karena sudah pasti ada mudaratnya. Apalagi SUWARJONO

H Muslim ketika menanggapi cerita 30 hari bersama wanita malam.

Baca PERKUAT diHal. 7


2

Kendari Pos | Rabu 30 Juni 2010

Status Yusril Didukung Fakta Hukum Yusril ........................ lima orang terdakwa, yakni Romli Atmasasmita, Yohannes Waworuntu, Syamsudin Manan Sinaga, Zulkarnain Yunus dan Ali Amran Djanah. Arminsyah sekaligus membantah bahwa penetapan tersangka terhadap Yusril dan Hartono, dilakukan untuk mengalihkan kasus Century, seperti sempat disebutkan oleh Yusril pekan lalu. “Bukan. Itu hasil kajian kita (penyidik). Hasilnya cukup kuat dijadikan tersangka,” ucapnya lagi. Yusril dan Hartono, lanjut Arminsyah lagi, langsung dimintakan agar dicegah bepergian keluar negeri, kepada Ditjen Imigrasi, sehari setelah ditetapkan sebagai tersangka pada Jumat pekan lalu. Keduanya kini dijadwalkan akan diperiksa Kamis (1/7) depan. Sementara dua hari sebelumnya (Selasa dan Rabu), penyidik Pidsus juga telah menjadwalkan untuk memeriksa enam saksi. “Proses terhadap tersangka mulai besok. Panggilan sudah dikirim hari Jumat kemarin. Mulai Selasa besok, kita memeriksa tiga orang saksi, dan Rabu juga tiga orang saksi. Dan hari Kamis baru

memanggil kedua tersangka,” kata Arminsyah pula menambahkan. Namun demikian, meski surat panggilan sudah dikirim, Arminsyah belum bisa memastikan apakah para saksi dan tersangka itu sudah menerima surat tersebut itu. “Soal diterima oleh tersangka, belum dapat laporan dari yang mengirim panggilan, apakah panggilan tersebut sudah sampai atau belum. Yang jelas, Kejagung sudah mengirim panggilan pada Jumat sore kepada enam saksi dan dua tersangka,” tegasnya. Sebagai gambaran, kasus dugaan korupsi Sisminbakum ini bermula saat Ditjen AHU memberlakukan Sisminbakum. Dalam Sisminbakum tersebut ditetapkan adanya biaya akses, dengan perincian pemesanan nama perusahaan ditetapkan biaya akses sebesar Rp 350 ribu, biaya pendirian dan perubahan badan hukum Rp 1 juta, pemeriksaan profil perusahaan di Indonesia Rp 250 ribu, biaya konsultasi hukum Rp 500 ribu, serta biaya PNBP sebesar Rp 200 ribu. Dalam pelaksanaannya, biaya Rp 200 ribu inilah yang masuk ke negara, sedangkan sisanya masuk ke SRD dan koperasi Ditjen AHU, yang kemudian dipermasalahkan.(pra)

F/MUSTAFARAMLI/JAWAPOS

VONIS : Terdakwa kasus pemboman hotel JW Marriott dan Ritz Carton, Muhammad Jibriel, usai divonis 5 tahun penjara oleh hakim Pengadilin Negeri Jakarta Selatan, Selasa (29 Juni 2010), di Jakarta. Muhammad Jibriel terbukti terlibat tragedi kemanusiaan tersebut berperan sebagai pencari dana operasi dan logistik bom

Kesalahan Munawaroh Karena Noordin M Top Menginap Jibril ......................... langsung, namun terdakwa telah mengabaikan dengan tidak memberikan informasi tentang pelaku tindak pidana terorisme,” urai hakim Singit Elier. Hal itu dilihat dari adanya pertemuan Jibril dengan gembong teroris Noordin M. Top dan Syaifudin Zuhri di kawasan Bintaro. Menurut hakim, pertemuan tersebut tidak dapat dibenarkan. Alasannya, pihak kepolisian telah menyebarkan foto-foto dua teroris dalam daftar pencarian orang (DPO). Selain itu, Jibril juga bersalah telah menggunakan identitas palsu yang tercantum dalam paspornya. Dengan paspor yang mencantumkan nama Muhammad Ricky Ardhan itu, Jibril melakukan ibadah umrah bersama dengan Syaifudin Zuhri. “Terdakwa secara sadar mengetahui bawah paspor isinya tidak sesuai dengan

yang sebenarnya,” kata hakim Singit. Akibat penggunaan paspor itu, Jibril sempat ditangkap petugas imigrasi Bandara King Abdul Aziz, Arab Saudi. Bahkan ditahan satu hari satu malam dan kemudian dilepaskan. Putusan majelis hakim tersebut langsung disambut dengan teriakan bernada protes dari pendukung Jibriel yang memenuhi ruang sidang Prof. H. Oemar Seno Adji. Mereka meneriakkan: hakim dan jaksa laknatullah, densus 88 kafir, khaibar ya yahud (hancurkan yahudi). Jibril bahkan sempat berdiri dan mengangkat kedua tangannya untuk menenangkan pendukungnya. Jibril menegaskan akan mengajukan banding atas putusan tersebut. Bahkan, melalui tim kuasa hukumnya, dia akan melaporkan majelis hakim yang diketuai Haryanto itu ke Komisi Yudisial. “Fakta-fakta yang ada tidak dipertimbangkan. Hakim

tidak menggunakan fakta yuridis, hakim memutus dengan pertimbangan politis,” katanya usai sidang di sel tahanan PN Jaksel. Sejak awal, lanjutnya, kasusnya merupakan rekayasa. Bahkan dia sudah memprediksi vonis yang akan diketuk majelis hakim. “Saya bantah pertemuan dengan Noordin,” tegas Jibril. “Tapi saya tidak risau. Saya tidak takut kecuali kepada Allah,” imbuhnya lantas disambut pekik takbir pendukungnya. Achmad Michdan, kuasa hukum Jibril mengatakan, majelis hakim telah membuat penafsiran agar Jibril terbukti dalam dakwaan pertama, yakni membantu tindak pidana terorisme. “Putusan berdasarkan penafsiran semata, hanya analisa politik, bukan fakta yuridis,” katanya. Usai persidangan Jibril, PN Jaksel juga menggelar sidang kasus teror dengan terdakwa Putri Munawaroh dengan agenda pembacaan tuntutan. Jaksa penuntut

umum menuntut Munawaroh dengan hukuman delapan tahun penjara. Jaksa menganggap Munawaroh terbukti bersalah berdasarkan dakwaan ketiga yakni pasal 13 huruf b UU Pemberantasan Tindak Pidana Terorisme. Munawaroh dianggap bersalah karena bersama suaminya, Susilo Adib (tewas dalam penggerebekan), memberikan tumpangan di antaranya kepada Noordin M. Top dan Urwah. “Orang-orang tersebut adalah orang yang masuk dalam daftar pencarian orang oleh polisi,” urai jaksa Yuliarni. Pasangan suami istri itu bahkan bersepakat untuk tidak memberitahukan kedatangan tamutamunya itu kepada para tetangganya. Selain itu juga tidak melaporkan kepada pihak yang berwenang. “Perbuatan terdakwa bersama-sama dengan Susilo Adib masuk kualifikasi memberikan kemudahan bagi pelaku tindak pidana terorisme,” kata jaksa Riki Tomi. (fal)


3

Kendari Pos | Rabu 30 Juni 2010

Komoditas Kakao dan Rumput Laut Inti Pengembangan Industri Sultra Kendari, KP Dua komoditas unggulan, yakni kakao dan rumput laut bakal ditetapkan sebagai komoditas inti pengembangan industri di Sulawesi Tenggara (Sultra). Penetapan kedua komoditas tersebut, berdasarkan pada potensi komoditas yang dimiliki provinsi Sultra dan peluang pengembangannya. Kadis Perindustrian dan Perdagangan (Perindag) Sultra, Saimu Alwi mengatakan penetapan kedua komoditas tersebut, berdasarkan hasil studi yang pernah dilakukan. Dimana, kakao dan rumput laut ini berpeluang besar untuk dikembangkan industrinya. Selain itu, potensi kakao juga sangat besar. Hal ini, bisa dilihat dari luas areal kakao Sultra yang mencapai sekitar 200 ribu hektar dan sudah memproduksi sebanyak 116 ribu ton kakao yang dikelola oleh sekitar 130 ribu KK. Begitu juga dengan rumput laut, potensi areal yang dimiliki Sultra sekitar 196 ribu hektar dengan produksi basah kurang lebih 493 ribu ton setara dengan 66.300 ton produksi kering. “Setelah dipresentasikan, konsep ini akan kami perbaiki dan dikirim lagi ke Kementrian. Lalu akan keluar Keputusan Menteri Peridag RI, tentang penetapan Sultra untuk mengembangkan dua komoditas yaitu kakao dan rumput laut sebagai inti dari pengembangan industri di Sultra,” papar Saimu saat dikunjungi salah seorang anggota DPD RI asal Sultra, Ir H Abdul Jabbar Toba di ruang kerjanya awal pekan ini. Hal ini sebagai tindaklanjut dari Peraturan Presiden RI No 28 tahun 2008 tentang Kebijakan Industri Nasional, dimana setiap provinsi harus menetapkan komoditas unggulannya untuk menjadi inti pengembangan industri di daerah. Meski begitu, lanjut Saimu, setiap kabupaten/kota tetap

Siap Kucurkan Rp 10 Miliar Pegadaian Syariah, Hadapi Ramadhan Kendari,KP Bulan Ramadhan sudah tak lama lagi tiba.Bagi pelaku usaha biasanya menggandakan volume jualan. Termasuk para pelaku jajanan musiman. Pegadaian sebagai lembaga penyedia dana segar, tentunya bakal menjadi salah satu rujukan warga untuk menambah dana usaha. Makanya pihak Pegadaian Syariah menyiapkan dana hingga Rp 10 Miliar. Kepala Cabang Pegadaian Syariah Kendari, Budiana menjelaskan, bila saat ini permintaan penyaluran dana mulai meningkat. Rata-rata nasabah adalah para pelaku usaha kecil, yang menggunakannya untuk penambahan modal usaha. “Menjelang Ramadhan ini, kami siapkan dana Rp 10 miliar. Bila permintaan lebih, kami pun siap karena pusat bersedia mensuplai berapapun masyarakat butuhkan,” terangnya kemarin. Menurutnya, kalau rata-rata perolehan Pegadaian setiap bulan berkisar Rp 8 miliar dari tujuh unit yang tersebar. Namun menjelang Ramadhan, pihaknya memprediksi akan ada kenaikan permintaan sekitar 40 persen. Kondisi tersebut sudah menjadi trend tahunan pegadaian. “Nah, saat menjelang lebaran nanti, baru mereka berduyun-duyu menebus barang gadainya untuk digunakan saat lebaran,” terang Budiana. Selain jasa gadai, program penyaluran modal untuk usaha mikro (arrum) di Pegadaian Syariah juga mengalami peningkatan. Yakni, kini rata-rata penyaluran setiap bulan mencapai Rp 1 miliar. Apalagi setelah masing-masing unit, kini bisa melayani pinjaman untuk usaha mikro, tentunya mempermudah akses masyarakat memperoleh. Demikian untuk program Mulia (investasi emas) Di pegadaian Syariah, cukup terlihat eksistensinya. Hal ini terlihat dari jumlah peminat yang semakin banyak, data yang ada program tersebut sudah bisa mengumpulkan emas Satu kilo gram lebih. Untuk meningkatkan pelayanan terhadap masyarakat, Pegadaian kini punya program, untuk mengunjungi para nasabah yang loyal secara periodik. (lis/awl)

YENI/KP

Anggota DPD RI asal Sultra, Ir H Abdul Jabbar Toba saat mengunjungi kantor Disperindag Sultra awal pekan ini. diberikan ruang untuk mengembangkan industri sesuai potensi daerahmasing-masing.Iaberharap, penetapan dua komoditas unggulan Sultra tersebut bisa memberi banyak manfaat bagi daerah dan petani. Jika ada pabrik, maka kepastian harga lebih terjamin. Selama ini, kakao dan rumput laut hanya dijual ke daerah lain dalam bentuk gelondongan. Bahkan, para petani terbelenggu oleh para pedagang pengum-

pul yang berasal dari luar daerah. “Kalau belum bisa dalam skala besar, kita bisa bermitra dengan industri kakao dalam negeri. Ini untuk mendorong pertumbuhan industri di daerah kita. Kita juga berharap, dari pihak DPD bisa memfasilitasi pertumbuhan industri di Sultra ini,” ujarnya. Menanggapi hal itu, Abdul Jabbar Toba mengatakan kehadiran Perpres No 28 tahun 2008 terse-

but, bertujuan untuk memotong rantai pemasaran menjadi lebih pendek, sehingga yang menerima keuntungan adalah petani. “Saya pikir, potensi pabrik yang ada sekarang (milik Habil Marati, red) bagaimana kalau difungsikan sehingga petani kita tidak berpikir lagi menjual ke Surabaya atau Tangerang. Kenyataan sekarang, harga di lapangan hanya Rp 17 ribu,” kata senator yang membidangi masalah sumberdaya alam dan sumber daya ekonomi lainnya ini. Dengan hadirnya industri kakao di daerah, rantai pemasaran akan terpotong. Sebab tidak ada lagi pihak lain yang masuk seperti pedagang pengumpul, petani akan langsung ke pabrik. Selama ini, petani tidak mendapat keuntungan dari ekspor kakao ke luar negeri. Justru, para pedagang yang menikmati. Oleh karena itu, perlu dilakukan sosialisasi kepada petani, agar mereka terlebih dulu mengolah hasil panennya karena ada nilai

tambah. Apalagi, produktivitas kakao di Sultra juga sudah menurun. Sementara itu, untuk rumput laut, potensi yang dimiliki Sultra juga sangat besar. Setidaknya, ada

sekitar 1.700 km pesisir pantai yang bisa dimanfaatkan. “Tinggal mendorong petani untuk maju dan memanfaatkan potensi tersebut. Di Sultra,

produksi rumput laut setiap tahunnya meningkat, dengan demikian perlu dipikirkan pembangunan pabrik pengolahan rumput laut,” tandasnya. (yen)


4

Kendari Pos | Rabu, 30 Juni 2010

Kenaikan TDL terus dapat penolakan Iya toh jelas biaya hidup meningkat Lima Bandara di Sultra jadi perhatian DPR RI Berarti yang lain tidak diperhatikan Pemprov belum siapkan Caretaker Mudah-mudahan tidak langsung melantik

Suku di Sultra Tidak Diakui MENGGELIKAN. Apa yang dilakukan pejabat-pejabat penting daerah ini yang hampir setiap hari berangkat ke Jakarta. Dengan menghabiskan uang rakyat puluhan, ratusan bahkan milyaran hanya untuk melakukan kunjungan, promosi dan sebagainya. Hasilnya, konyol. Suku-suku yang berada di daratan Sultra ternyata tidak terdaftar di Depdagri sebagai suku yang hidup di Sultra. Yang lebih memiriskan hati adalah, ternyata kita tidak dapat dibedakan dengan Sulawesi Tengah yang biasa disingkat Sulteng. Apa yang para pejabat dan anggota dewan lakukan di Jakarta ketika mereka kesana. Sampai-sampai untuk sekedar memperkenalkan suku-suku yang ada malah tidak sempat. Tak hanya itu, kinerja instansi terkait juga harus dipertanyakan. Apa yang mereka lakukan selama ini sehingga lalai dalam menjalankan fungsi promosi daerah. Padahal, tidak sedikit anggaran dihabiskan dengan alasan promosi daerah. Ironisnya, seorang pejabat malah tidak menganggap ini sebagai suatu kelalaian. Kita memang sudah terlalu jauh bermimpi yang tidaktidak. Mau ini dan itu. Tetapi untuk sekedar memperkenalkan jati diri kita sebagai suku-suku yang menempati wilayah nusantara ini ternyata kita tidak mampu. Padahal suku-suku terasing di belantara Papua dan pedalaman Kalimantan masih dapat menjaga kelestarian dan mampu mempromosikan daerah mereka. Padahal, mereka jauh dari jangkauan teknologi informasi. Tidak masuknya suku-suku yang ada di Sultra seharusnya disikapi serius oleh orang-orang yang merasa pimpinan daerah ini. Masih adakah kebanggaan kita terhadap jati diri sebagai suku-suku yang mendiami Sultra. Yang ironis, kalau kita tidak lagi bangga dengan suku kita sendiri seperti Tolaki, Buton, Muna dan Moronene. Apalagi, salah satu bahasa daerah yang diprediksi bakal punah adalah Bahasa Tolaki. Ini kita harus carikan solusinya. Tidak bisa lagi berpangku tangan untuk diketahui oleh Negara. Kita harus pro-aktif mempromosikan diri dan melestarikan budaya kita sendiri. Yang penting, promosi selama ini tidak maksimal hasilnya. Berapa milyar uang kita habiskan dalam rangka promosi ternyata tidak maksimal. Kita harus mencari cara lain, bagaimana daerah kita bisa dikenal. Cara-cara konvensional seperti pameran, seminar dan lainnya sudah tidak efektif lagi sebagai sarana memperkenalkan daerah. Harus ada caracara yang lebih spektakuler yang harus dilakukan untuk memperkenalkan daerah ini. Kita perlu tiru daerah-daerah seperti Raja Ampat, Serui, Kota Baru, Daponsoro. Daerah-daerah yang mungkin di era kemerdekaan ini baru muncul 10 tahun belakangan. Namun mereka sudah tersohor diseantero negeri. Mereka tersohor karena punya tim sepakbola yang berlaga divisi utama dan Liga Super. Hampir semua media massa akan meliput mereka secara besar-besaran gratis pula, kalah atau menang. Kita patut prihatin melihat realita ini. Sebagai anak yang berasal dari salah satu suku di Sultra, tentu rasa kemanusiaan kita terusik dengan tidak adanya nama kita di Depdagri. Padahal, apa bedanya kita dengan suku-suku lain yang mendiami kepulauan Nusantara ini seperti Batak, Sunda, Jawa, Bugis, Ambon dan seterusnya. Mungkin masalah itu terletak pada kita sendiri, yang kurang memberikan perhatian terhadap promosi daerah ini. Promosi yang benar-benar promosi, bukan sekedar menghabiskan anggaran tanpa hasil yang memuaskan.(***)

Kompetensi dan Kontribusi Bagi Pembangunan Daerah (Kado Wisuda Pascasarjana ke XIII) Pada beberapa kesempatan diskusi terbuka kami, persoalan luran pendidikan tinggi khususnya pendidikan tingkatan strata 2 (Program Pascasarjana) menjadi salah satu topik yang menarik dan hangat kami bahas. Dalam pandangan saya, meningkatkan mutu pendidikan pada program pascasarjana kita merupakan urgensi yang mendesak untuk segera ditingkatkan (mutunya). Alasan saya cukup sederhana tetapi beralasan bahwa dalam kondisi pembangunan daerah kita saat ini membutuhkan berbagai pemikiran yang konstruktif untuk mempercepat laju pembangunan serta pemanfaatan berbagai potensi sumberdaya alam yang belum kita manfaatkan secara optimal. Secara normatif, gagasan pemikiran dan pola pikir yang diyakini akan lebih baik setelah menempuh jenjang Strata 2 merupakan modal yang besar untuk memberikan gagasan pemikiran yang segar dan mampu diadaptasikan terhadap kondisi daerah masing-masing. Saya tidak punya data pasti tentang komposisi lulusan program pascasarjana yang dihasilkan dari kampus kebanggan kita sejak beberapa tahun lalu, tetapi pada umumnya peminat program pascasarjana masih didominasi oleh pegawai negeri sipil dari setiap daerah di Prov. Sulawesi Tenggara dan sebagian kecil dari instansi swasta atau mahasiswa murni yang baru menyelesaikan pendidikan Strata satu. Yang patut dicatat dan menjadi kabar baik, adalah prosentase peningkatan minat untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang strata 2 (pascasarjana) semakin meningkat, baik itu karena kebutuhan untuk meningkatkan SDM dalam rangka memecahkan berbagai tantangan pembangunan maupun untuk sekadar mengisi waktu luang. Adalah satu kekeliruan jika kemudian alumni dari program pascasarjana yang kita hasilkan ternyata tidak mampu memberikan konstribusi yang positif bagi ruang lingkup dan lingkungan sekitarnya (tempat kerja, organisasi). Yang sedikit mengkhawatirkan bahwa paradigma yang saat ini berkembang bahwa pendidikan sekelas Program Pascasarjana belum mampu menjadi kawah candradimuka kaum intelektual secara individu. Pandangan sebagian orang beranggapan bahwa pendidikan pada tingkatan pascasarjana hanya menjadi “ajang gengsi” atau kalau tidak menjadi “tempat perbaikan nasib” bagi kepentingan karir individu. Sehingga kemudian layak kalau kemudian bermunculan berbagai “plesetan negatif” tentang kualitas lulusan pascasarjana. Disisi lain bahwa kondisi terkini organisasi kerja khususnya di kalangan birokrasi pemerintahan banyak memerlukan sentuhan pemikiran konstruktif yang dapat diwujudkan dengan peningkatan kualitas sumberdaya manusia. Olehnya itu dalam beberapa kesempatan diskusi kami pula saya

Oleh : H Abdurrahman Shaleh, SH MSi mengambil benang merah bahwa: Peningkatan mutu dan kompetensi pada program pascasarjana kita perlu ditingkatkan. Peningkatan mutu dan komptetensi itu pada dasarnya dapat dilakukan dengan strategi merubah salah satu dari subsistem : manajeman manusia pengelola, struktur, teknologi, dan proses organisasi. Kaitannya dengan kajian strategi peningkatan lulusan bermutu di perguruan tinggi, perubahan itu dilakukan pada subsistem manusia dan teknologi, yang meliputi: (1) mahasiswa yang di didik; (2) dosen sebagai pendidik dan pengajar termasuk metode proses belajar-mengajar; dan (3) sarana dan prasarana sebagai pendukung proses perkuliahan. Untuk mendapatkan lulusan program pascasarjana yang berkualitas berbagai hal harus mulai kita benahi, diantaranya dengan seleksi minat mahasiswa dengan mempertimbangkan mutu dan latar belakang dari calon masahiswa, bukan target jumlah mahasiswa sehingga output (lulusan) yang dihasilkan dapat meningkat daya kompetensinya agar dapat berkonstribusi positif terhadap segala aspek pembangunan di daerah ini. Demikian halnya dengan peningkatan kemampuan untuk mengelola dan mengembangkan program pascasarjana di perguruan tinggi sudah sangat dirasakan perlu, termasuk untuk menggunakan prinsip-prinsip manajemen modern yang berorientasi pada mutu/kualitas. Para pengelola Perguruan Tinggi, sistem manajemen mutu pada hakekatnya berinti pada perbaikan terus menerus untuk memperkuat dan mengembangkan mutu lulusan sehingga dapat berkonstribusi positif. Tantangan pembangunan yang lebih kompleks dan dinamis telah menuntut peningkatan mutu dan kompetensi sumberdaya yang lebih baik yang didasarkan atas pertimbangan potensi, kendala, peluang dan ancaman yang menuntut untuk lebih efektif dan efisien dalam bertindak dalam mengisi pembangunan daerah kita. Kenyataan yang ada pada dewasa ini menunjukkan bahwa mutu lulusan program pascarjana kita sebagian belum dapat diterima dan mampu untuk bekerja sebagaimana yang diharapkan di lingkunagn dunia kerja. Maraknya perguruan tinggi yang membuka program pascasarjana berpotensi merosotnya mutu lulusan, mengingat standarisasi mutu lulusan tidak menjadi tujuan; tetapi hanya dilihat

Tegangan Listrik Seputaran eks MTQ Turun 085241840567 PLN, kenapa untuk wilayah seputaran eks MTQ, tegangan listrik turun. Kondisi ini menyebabkan banyak peralatan elektronik rusak dan tidak bisa difungsikan.

Kendari Pos Inspirasi dan Aspirasi Masyarakat Sultra

Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, semua wartawan Harian Pagi Kendari Pos dibekali tanda pengenal. Untuk menghindari aksi-aksi tidak bertanggungjawab dari oknum tertentu, masyarakat yang merasa ragu atau mencurigai seseorang yang mengatasnamakan wartawan Kendari Pos segera menghubungi Kantor Redaksi Harian Kendari Pos.

dari aspek kuantitas; yakni bagaimana mendapatkan dan meluluskan jumlah mahasiswa sebanyak-banyaknya. Makna Strategi Mutu Pendidikan Peraturan-peraturan akademik dan manajemen mempunyai tata kerja membentuk suatu sistem yang harus ditaati dengan disiplin dan dedikasi semua pihak. Dengan sistim seperti ini maka ada jaminan penuh bahwa arah capaian kualitas pendidikan dapat tercapai. Prasarana dan sarana akademik harus diciptakan sebagai landasan berpijak, disamping landasan mutu perguruan tinggi ini terutama sangat ditentukan oleh peran tenaga-tenaga pengajar (dosen) yang berkualitas dan berbobot. Mengenai mutu pendidikan tinggi ini dijelaskan secara konkrit pada pasal 1 ayat 17 UU RI Nomor 20 Tahun 2003; bahwa : “Standar nasional pendidikan adalah kriteria minimal tentang sistem pendidikan di seluruh wilayah hukum Negara Kesatuan Republik Indinesia”. Mengenai kriteria minimal standar nasional pendidikan ini terdiri atas standar isi, proses, kompetensi lulusan, tenaga kependidikan, sarana dan prasarana, pengelolaan, pembiayaan, dan penilaian pendidikan yang harus ditingkatkan secara berencana (Pasal 35 ayat 1 UU RI Nomor 20 Tahun 2003). Untuk mencapai mutu yang standar dari pendidikan itu bukan hanya unsur tenaga kependidikan; yakni dosen tetapi bagaimana pengelolaan perguruan tinggi itu atas standar isi, proses, kompetensi lulusan, sarana dan prasarana, pengelolaan, pembiayaan, dan penilaian pendidikan; yang dapat dilaksanaakan oleh suatu badan standarisasi, penjaminan dan pengendalian mutu pendidikan sebagaimana termaktub dalam pasal 35 ayat 3 UU RI Nomor 20 Tahun 2003. Sebagai jawaban untuk memberikan jaminan peningkatan kualitas yang berdasarkan standarisasi, maka pemerintah telah membentuk lembaga penjaminan dan pengendalian mutu pendidikan yang berfungsi untuk menyusun dan menilai ; sehingga mutu pendidikan itu memiliki kriteria minimal yang senantiasa harus dipenuhi oleh pengelola pendidikan, pemerintah daerah dan pemerintah pusat. Strategi itu lazimnya dikaitkan dengan perubahan, sehingga menjadi strategi perubahan. Mengenai strategi mutu pendidikan berarti bagaimana mutu pendidikan itu harus dirubah dengan strategi yang tepat. Mengenai startegi perubahan itu ditujukan agar organisasi men-

jadi lebih efektif dalam mencapai tujuannya. Dalam rangka inilah diperlukan usaha untuk merubah organisasi dengan memperhatikan berbagai faktor yang terkait. Saya masih ingat pelajaran manajemen, bahwa usaha untuk memperbaiki atau merubah organisasi lebih banyak dipusatkan pada perubahan : (1) subsistem teknologi; (2) subsistem manajerial; atau (3) subsistem manusia (SDM). Melakukan perubahan itu memang tidak mudah, karena itu perlu disusun perencanaan yang matang, sehingga di hasilkan rencana, program dan kebijakannya secara tepat untuk selanjutnya dilakukan penerapan secara konsisten. Proses perubahan yang saya maksudkan itu dapat dicapai dengan langkah-langkah : (1) pencairan (unfreezing) status quo, yakni dominasi kekuasaan itu harus dicairkan dengan menerapkan aturan; (2) perpindahan (moving) ke keadaan yang baru, yakni adanya estapet kekuasaan sesuai yang telah direncanakan; dan (3) pembekuan kembali (refreezing) perubahan tersebut agar menjadi permanen, yakni penetapan dengan keputusan. Berkaitan dengan mutu pendidikan, sebenarnya tidak hanya yang mendapat perhatian itu dosen yang berkualitas dan berbobot, tetapi aspek lainnya seperti standar isi, proses, kompetensi lulusan, sarana dan prasarana, pengelolaan, pembiayaan, dan penilaian pendidikan, perlu perlu juga dibangun sedemikian rupa mengingat ini memiliki keterkaitan dalam rangka organisasi menjadi lebih efektif dan efisian. Khusus untuk tingkatan sekelas Program Pascasarjana, pengelola perguruan tinggi dituntut mengutamakan relevansi pendidikan dengan pembangunan yang dalam langkah pelaksanaannya dikenal dengan keterkaitan dan kesepadanan (link and match). Hanya dengan pengetahuan yang mendalam tentang apa yang dibutuhkan pembangunan tersebut, pendidikan akan dapat lebih mencapai hasil sesuai dengan misi, visi dan fungsinya. Upaya menciptakan keterkaitan dan kesepadanan tersebut mengacu pada Tri Dharma Perguruan Tinggi, yang meliputi kegiatan-kegiatan pendidikan (proses belajar mengajar), penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. Akhirnya saya akan mengatakan bahwa semoga kompetensi lulusan program pascasarjana kita yang terus bertambah dapat lebih meningkat sesuai dengan harapan kita bersama, yaitu lahirnya intelektual diberbagai organisasi kerja yang mampu berfikir, menganalisis, mengkaji dan membuat terobosan pemikiran konstruktif diberbagai bidang untuk pembangunan daerah kita. Semoga (**) Penulis anggota DPRD Provinsi Sulawesi Tenggara, Alumni Program Pascasarjana Unhalu

Perbaiki Jalan Poros Motaha 085255536437 Jalan Poros Motaha - Andoolo rusak parah. Mohon pemangku kebijakan di kabupaten atau Sultra, diperhatikan kondisi ini. Kami msayarakat Angata sangat mengharapkan perbaikannya.

Pemimpin Umum : PP. Bittikaka Pemimpin Redaksi/Penanggungjawab : Milwan Redaktur Pelaksana : Sawaluddin Lakawa, Hasanuddin Koordinator Liputan : La Ode Diada Nebansi Redaktur : Luther Bittikaka, Manan Rachman, Ruslan Amrullah, Abdi Mahatma, Awal Nurjadin, Darwin Sihombing, Yenni Yusuf, Reporter : Sulis Setiarini, Emilia, Linri Merinda, Arifuddin, Awaluddin Usa; Koresponden : Yafruddin Yaddi, Syamsuddin (BaubauButon), Fitri Ashari (Buton Utara), Eliazer Alex Tato (Kolaka-Kolaka Utara), Arwan Mannaungeng (Jakarta), Hasruddin Laumara (Konawe), Herman (Konsel), Nuryadi (Bombana) ; Fotografer : Suwarjono ; Design Grafis : Muh Hajar Siddiq ; Karikatur : Arham Rasyid; Redaktur Khusus : La Paa, M Djufri Rachim; Sekretaris Redaksi : Ariyani Arifin; BPSDM : M Djufri Rachim; Teknologi Informasi : Sahdar ; Pracetak : Muhrisan (koordinator), Aser Rerung, Gunawan Chandra, Yusri Zubair, Samiruddin; Telepon Redaksi : (0401) 326513, Faks. Redaksi : (0401) 326512, Faks. Bisnis dan Keuangan : (0401) 323771; E-mail : bumianoa@plasa.com; Percetakan : PT Fajar Utama Intermedia Cabang Kendari; Alamat Perwakilan : Jakarta: Mu’min Rolle, Komp Widuri Indah, Blok A1-2, Jl. Palmerah Barat No.353 Telp (021) 5330976, Jakarta 12210; Biro Baubau-Buton-Wakatobi : Syamsuddin, Kolaka-Kolaka Utara :Eliazer Alex Tato; Harga Langganan : Kota Kendari dan Luar Kota (Sultra) Rp 65.000/Bulan, Luar Kota Rp 67.500/Bulan termasuk ongkos kirim, Eceran dalam Kota Rp 3.500,-Eksemplar-Eceran Daerah Rp. 3.500,-.

Penerbit : PT Media Kita Sejahtera, SIUPP : SK/Menpen No.191/SK/Menpen, SIUPP/B.I/1986/Tanggal 25 Juni 1986 No.131/Ditjen PPG/ K/1995 Tanggal 3 Agustus 1995, No 42/Ditjen/PPG/K/1996 Tanggal 12 April 1996, Terbit Sejak Tanggal 6 Juni 1970. Pembina : HM Alwi Hamu; Komisaris Utama : Syamsu Nur, Komisaris : PP.Bittikaka, Denny Ari, Benyamin B, Ridwan Arief Direktur Utama : Milwan; Direktur : Purwanto Sanam ; Ombudsman : Ramli Akhmad (Ketua), M Djufri Rachim, La Paa, Muhammad Saiful, SH, MH, Ariyani Arifin (Sekretaris) Manager Keuangan : Agus Tranhadi; Manager Iklan/Sponsorship : Haeruddin; Manager Sirkulasi : Muji Suwarno ; Manager Event Organizer : Rustam, Alamat Redaksi/Tata Usaha : Jl. Malik Raya No. 50 (0401)-3126515, Iklan: (0401)-3126110, Sirkulasi :(0401)3126515, Fax (0401)-3126512. Alamat Biro : Baubau Jl. Imam Bonjol No. Tlp (0402)-2826129/085241854000; Kolaka Jl. Pramuka No.5 Tlp (0405)-24211. Alamat Agen: Raha Jl. Lakilaponto, Tlp (0403)-21538, Pomalaa Jl.Nusantara No. 28 Tlp.(0405)-310105; Konawe (Unaaha) Halide, Jl. Sandela No.129 Tlp.(0408)-21506; Bombana (Rumbia) Tajudin Tlp/HP:085241659216, Aswin HP:085241605817. Kota Kendari : Kampung Salo Mintarsih, Sodohoa Hamisu, Tlp. 3125723, Tipulu Yusuf Tumora, Tlp.3127924, Wuawua Rusli, Tlp.3193008, Mandonga Theresia, Tlp.3122393, Puwatu Usman, Tlp. 3007069, Perumnas Incang, Tlp.3192061, Anduonohu Maxi, Tlp.3125474. Bank: BRI Cabang Kendari: 1.00000192-01-000428-30-4 (Rec. Giro), 2.0192.01.008593.50.1 (BRITAMA)


Rabu, 30 Juni 2010

email : bumianoa@gmail.com

RSUD, Dinkes dan DKP Acuh Meneliti Sampel Penyebab Keracunan Dua Warga Mataoleo Kasipute, KP Kondisi Waode Muslima (14), warga Desa Toli-Toli serta Pia (40) penduduk Batu Sampe, Kecamatan Mataoleo memang sudah membaik. Sebelumnya, kedua warga Bombana itu keracunan pasca mengkonsumsi ikan cakalang. Sayang, penyebab hingga mereka mengalami mual, muntah dan sakit kepala hingga harus dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) setempat, tak diketahui pasti. Instansi teknis dan terkait terkesan malas bekerja melakukan penelitian dan tindakan lanjutan. Tak jelasnya penyebab keracunan Waode Muslima dan Pia kini menjadi keresahan sebagian besar warga di Ibu Kota Bombana. Kebi-

Barang Ilegal Marak, Aparat Tutup Mata Wangiwangi,KP Aktivitas bongkar muat kapal pengangkut barang ilegal dari luar negeri ilegal hampir setiap hari terlihat di Pelabuhan Wakatobi. Namun sampai kini terlihat dibiarkan begitu saja. Padahal pejabat Polda Sultra telah tegas melarang masuknya barang ilegal tersebut. ‘’ Kami menilai pemerintah kabupaten dan aparat keamanan di Wakatobi telah menutup mata dengan persoalan ini. Ada apa dengan semua ini. Dan khusus untuk Polres Wakatobi, kalau bersikap

Baca BARANG di Hal 6

asaan mereka membeli dan mengkonsumsi ikan untuk sementara terhenti karena takut menjadi korban berikutnya. “Jelas takut. Jangan-jangan ikan yang kami beli juga mengandung racun. Seharusnya ada kejelasan dari instansi terkait untuk meneliti dan menjelaskan penyebab keracunan. Apa dari laut, ikan itu sendiri atau pengolahan yang salah,” kata Tajuddin, salah seorang warga Bombana. Sampai kemarin, belum ada keterangan resmi dari pihak tertentu terkait keracunan yang dialami dua warga Mataoleo itu. RSUD tidak menindaklanjutinya dengan melakukan penelitian terhadap sampel muntah ataupun sisa jenis ikan yang dikonsumsi Waode Muslima dan Pia. “ Kami bisa mengambil sampel seperti itu bila pasien masuk disertai dengan permintaan dari pihak kepolisian,” jelas Direktur RSUD Bombana, dr. Sunandar. Dinas Kese-

hatan Bombana juga tidak melakukan langkah-langkah tertentu untuk mengetahui penyebab keracunan dua warga Mataoleo. Padahal Kadis Kesehatan, Sumpeno, SKM tahu, untuk mengetahui penyebab keracunan ikan yang dimakan perlu pemeriksaan laboratorium sehingga kontaminasinya bisa terjawab apakah dari bakteri, bahan kimia atau akibat cara penyimpanan dan pengolahan yang kurang sehat. “ Bisa juga kondisi tubuh manusia yang alergi terhadap salah satu jenis ikan,” kata Sumpeno. Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kabupaten Bombana pun sama saja serta paling lamban turun tangan. Jangankan ingin meneliti penyebab keracunan dua warga Mataoleo itu, peristiwanya saja belum diketahui. “Saya belum dapat informasinya, karena sekarang lagi di Kendari. Coba tan-

Baca RSUD di Hal 6

Langganan Luar Kota Rp. 67.500,-

Oknum Jaksa Suap Diperiksa Kendari, KP ‘’Nyanyian’’ La Ifa, terdakwa penyelewengan keuangan negara Rp 1,4 miliar akhirnya sampai ke telinga Asisten Pengawasan (Aswas) Kejati Sultra, Suripto Widodo, MH. La Ifa mengungkap, Ia telah menyerahkan uang sejumlah Rp 50 juta kepada oknum jaksa berinisial AY di Kejari Baubau. Dan, dalam waktu dekat, semua pihak terkait baik oknum jaksa, La Ifa dan lainnya akan dimintai klarifikasi. Suripto Widodo menegaskan, pihaknya tidak main-main menyikapi tudingan adanya jaksa “main mata”. Kalau terbukti benar menerima suap, maka oknum jaksa AY akan menerima sanksi tegas yang diatur internal kejaksaan. “ Hanya saja, sanksi tidak serta merta dilaksanakan tanpa klarifikasi semua pihak yang diduga terlibat dalam perkara dugaan suap pada jaksa tadi

(AY). Minggu depan kita akan memanggil mereka yang terkait, semisal La Ifa dan jaksa yang diduga terima uangnya, termasuk kerabat La Ifa yang menemani menyerahkan uang tersebut,” terang Aswas, kemarin. Sebaliknya, jika keterangan yang disampaikan terdakwa korupsi dana Pos Bantuan Setkab Bombana, maka pihaknya tidak akan tinggal diam. Tentu ada pasal terkait yang akan dikenakan pada yang bersangkutan, seperti pencemaran nama baik. “Pokoknya, karena ini menyangkut citra kejaksaan secara umum, pasti kita tindaklanjuti kebenarannya,” pungkas mantan Kajari Nunukan ini. Sementara itu di tempat terpisah, Kajari Baubau, Telly Tumundo, MH yang ditemui membenarkan bila masalah dugaan suap yang melibatkan bawahannya itu telah ditangani Asisten Pengawasan Ke-

jaksaan Tinggi Sultra. “ Buktinya hari ini (kemarin) yang bersangkutan (AY) sudah berada di Kejati,” singkatnya. Seperti diberitakan sebelumnya, La Ifa mengaku menyerahkan uang Rp 50 juta ke AY di ruang kerja okum jaksa itu, empat hari sebelum Idul Fitri 2009 lalu. Bendahara di Sektab Bombana itu melalui Kuasa Hukumnya, Moh. Mi’rajtullah Mahyuddin mengatakan, proses permintaan uang tersebut melalui pembicaraan telepon. La Ifa beberapa kali mendapat telepon dari jaksa AY agar menyerahkan uang. Jika tidak, maka kliennya akan ditahan karena telah ditetapkan sebagai tersangka. AY yang sempat dikonfirmasi membantah telah menerima uang dari La Ifa. “ Itu hanya issu. Ini kan infonya kalian dapat dari La Ifa to,’’ elaknya. (yaf/emi)


6

Kendari Pos | Rabu 30 Juni 2010

157 PNS dan PHTT Terjaring Razia Kasipute, KP Razia terhadap Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan Pegawai Harian Tidak Tetap (PHTT) yang keluyuran pada jam kantor terus dilakukan personil Polisi Pamong Praja (Pol PP) Kabupaten Bombana. Kemarin, razia kedua kali dilaksanakan. Dengan mengambil lokasi di Pertigaan Tugu Lameroro, satuan Polisi Penegak Perda itu berhasil menjaring 157 pegawai

yang tidak disiplin berkantor. Plt Kepala Satuan Pol PP, Umar Manne mengatakan, 157 PNS dan PHTT yang terjaring kemarin merupakan staf beberapa dinas termasuk dari beberapa pelosok kecamatan yang berkeliaran saat jam kantor tanpa membawa surat izin atau pemberitahuan pimpinannya. Identitas dan instansi mereka yang terjaring langsung didata, serta alasan meninggal-

kan kantor disaat jam kerja. Dalam razia kemarin, belum ditemukan satu pun pegawai yang berkali-kali “bolos”. Umar berjanji, razia semacam itu akan terus berlanjut dilakukan sesuai dengan perintah atasannya, Bupati, Atikurahman. Meski baru dua kali berturutturut melaksanakan razia, Umar menilai bila kegiatannya itu sudah membawa perubahan positif. Hal itu terlihat dari kehadiran

pegawai disemua SKPD. Mereka datang dan pulang sesuai jam kantor. Pegawai yang berkeliaraan di luar atau tempat umum juga mulai berkurang. Jika itu ada dan masih ditemukan, merupakan pegawai yang berasal dari beberapa daerah seperti Kabaena atau Poleang yang nota bene belum mengetahui kegiatan ini meski lebih dulu sudah disosialisasikan baik secara lisan maupun tertulis. (nur)

Keliling Konsel, Imran Bicara Pemilukada Andoolo, KP Pulang dari Jakarta beberapa waktu lalu, Bupati Konawe Selatan, H. Imran didampingi Wakilnya, H. Sutoardjo Pondiu langsung menggeber gerak melakukan pemantauan ke beberapa kecamatan di wilayahnya. Akhir pekan lalu, kedua calon incumbent Pemilukada Konsel yang kemenangannya dibatalkan Mahkamah Konstitusi itu terlihat mengunjungi Kecamatan Benua, Basala hingga Angata. Kemarin, giliran Kecamatan Tinanggea

dan Lalembuu yang ditinjau. Selain menginspeksi pelayanan di Kantor Camat, Imran juga mengevaluasi hasil pembangunan dijelang akhir masa pemerintahannya. Di Tinanggea Ia disambut Camat, Endang Irawan bersama Sekcam, Armunanto. “ Laksanakan pelayanan pemerintahan dan masyarakat dengan baik. Selain itu sampaikan kepada masyarakat untuk tetap menjaga kondusifnya daerah dengan tidak terpecah akibat hasil Pemilukada yang akan

diulangi,”ujar Imran. Dari situ, Bupati lalu ke Desa Roraya meninjau kondisi daerah itu pasca banjir lalu ke Kantor Camat Lalembuu. Di wilayah penghasil jeruk itu, Suami Hj. Suryani tersebut mengatakan, kondisi jalan yang menghubungkan Tinanggea-Lalembuu sangat memprihatinkan dan kini telah mendapat perhatian Pemprov dan Pemkab. “ Tahun ini beberapa buah jembatan di sepanjang jalan ini sudah akan direhab dan dibangun baru. Begitu juga dengab

jalannya pada tahun ini juga akan diperbaiki, sehingga hasil pertanian dan perkebunan warga dapat diakses keluar,” katanya kepada. Di tempat itu, Imran juga kembali mengingatkan aparatur pemerintahannya di tingkat bawah untuk tetap tenang dan beraktivitas seperti sedia kala. “ Soal pemungutan suara ulang dan sebagainya, biarlah KPU yang mengurus. Yang terpenting kita melaksanakan roda pemerintahan dan melayani masyarakat,” katanya. (era)

Kalia-Lia Duta Lomba P2WKSS Baubau, KP Kelompok Peningkatan Peranan Wanita Keluarga Sehat Sejahtera (P2WKSS) Kelurahan Kalia-Lia, Kecamatan LeaLea menjadi andalan Kota Baubau untuk mewakili daerah itu pada lomba serupa di level Provinsi Sultra. Ketua

Tim Penggerak PKK, Hj. Yusni Amirul menyempatkan diri melihat persiapan tersebut. ‘’ Juara bukanlah tujuan akhir Kita. Yang utama adalah perubahan setelah penilaian, baik pola pikir yang lebih maju, mau pun penerapan etika dan norma dalam pergaulan termasuk peningkatan

pemberdayaan perempuan sebagai pendamping suami dalam meningkatkan kesejahteraan keluarga,’’ papar Istri Wali Kota Baubau, Amirul Tamim tersebut. Ia berharap, pengurus PKK membentuk pembinaan program yang terarah, termasuk melibatkan kaum ibu dalam

pengurusan Pokja. Seorang hanya bisa mengikuti satu kepengurusan, tidak boleh ganda agar seluruh wanita di Kalia-Lia terlibat. Dalam kesempatan itu pula, Hj. Yusni Amirul menyerahkan bantuan modal usaha pada dua kelompok usaha sejumlah Rp 10 juta. (k1)

Sekab Baru Tunggu Gubernur Pulang Umroh Kolaka, KP Menyusul berakhirnya masa jabatan Sekretaris Kabupaten (Sekab) Kolaka, H. Andi Syahruddin, maka Bupati, H. Buhari Matta menunjuk Asisten II, Ahmad Syafei sebagai Pelaksana Tugas. Posisi itu masih akan

RSUD ........................ ya Pak Diding, Kepala Bidang Saya,” kata Sekretaris Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Bombana, Arifuddin. Anehnya, Kabid Pengembangan DKP Bombana, Diding yang dikonfirmasi justru mengaku juga belum tahu ada warga Bombana yang keracunan

menunggu putusan Gubernur Sultra, Nur Alam yang akan menunjuk pejabat definitif. Hal tersebut dikatakan Buhari Matta saat ditemui di ruang kerjanya, kemarin. ‘’ Kita sudah ajukan empat nama. Salah satunya akan

ditetapkan gubernur setelah pulang dari ibadah umroh,’’ singkat bupati dua periode tersebut. Untuk diketahui, empat pejabat senior yang masuk nominasi pengganti Andi Syahruddin itu adalah Ahmad Syafei (Asisten II),

H.Fachruddin Rahim (Kepala Bappeda), H. Arman Wahab (Kadis PU) dan Khaerun Dahlan. Kwartet pejabat itu dinilai memenuhi persyaratan dari segi kepangkatan maupun prestasi kerja, termasuk sejumlah kriteria lainnya. (cr3)

ikan. “ Belum ada laporan,” jawabnya. Meski demikian Diding menuturkan untuk mengetahui penyebab pasti keracunan harus diteliti di laboratorium. Dan DKP tidak bisa melakukan hal itu, karena tak memiliki peralatan dan fasilitas. Dosen Fakultas Perikanan Unhalu, Yusnaeni, DEA mengatakan, upaya pasti

mengetahui penyebab keracunan dua warga Mataoleo itu harus dilakukan penelitian dengan mengambil sampel ikan yang dikonsumsi. “Biasanya insang dan usus yang diambil untuk diteliti. Setelah itu dilakukan penelusuran di mana tempat ikan ditangkap, perlakuan serta pengolahannya bagaiman pasca

ditangkap,” rincinya. Meski begitu, Yusnaeni menduga jika kontaminasi racun yang menimpa dua warga dari dua desa berbeda itu bisa saja berasal dari laut serta proses pengolahan yang salah mulai dari penangkapan sampai tiba di atas meja. “Namun tetap harus diteliti,” sambungnya. (nur)

Siap Otonom, Buteng Mekarkan Desa Pasarwajo,KP Untuk menjadi otorita mandiri, Buton Tengah kini terus mempersiapkan infrastruktur administrasi lengkap. Di bawah kendali Pemkab Buton, sebuah tim observasi pemekaran desa dan kelurahan dibentuk. Kelompok kerja itu dikendalikan langsung Sekab Buton, LM Djafir dan dibantu Kabag Organisasi

dan Kepegawaian Setkab, Awaluddin, Kabag Pemerintahan Desa, La Ode Sarafa dan Kabag Tata Pemerintahan, Nasbah. Kemarin, tim tersebut telah melakukan peninjauan pada sejumlah wilayah yang akan dimekarkan. Camat Gu, Muh. Isa Sayuti menjelaskan, di wilayahnya yang layak ‘’dipecah’’ adalah Desa Waliko

dan Dusun Lowu-lowu. Menurutnya, pemekaran desa di zona pemerintahannya telah memenuhi syarat. Lowu-lowu sebelumnya masuk kategori daerah terpencil dan tertinggal. ‘’ Setelah akses jalan di buka, wilayah itu telah menjadi perkampungan yang ramai dengan berbagai potensi perikanan,” papar Camat Gu. (yaf)

Guru SMK 2 Raha Terancam Tak Gajian Raha, KP Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) 2 Raha, kembali bergejolak. Sebelumnya, siswa dan guru pernah melakukan aksi mogok belajar dan mengajar April lalu karena Kepala SMK, La Sarimu memotong beasiswa siswa tidak mampu antara Rp 50 ribu hingga Rp 100 ribu serta mengelola sendiri dana Bantuan Operasional Pendidikan (BOP). Oleh Dinas Pendidikan (Diknas) Muna saat itu, La Sarimu ditarik ke instansi tersebut dan tidak menunjuk penganti Kepala SMK 2 Raha secara defenitif. Dari sinilah masalah kedua kemudan muncul. Dengan kekuasaan yang masih dimiliki di sekolah itu, La Sarimu enggan menolak menandatangani slip pencairan dana untuk pembaya-

ran gaji para guru. Para guru dan siswa SMK 2 Raha pun mengancam, bila Diknas tak segera mengganti La Sarimu, maka aktivitas penerimaan siswa baru akan diboikot. Siswanya pun menolak untuk belajar. ‘’ Kita menolak kehadiran La Sarimu kembali menjabat sebagai Kepala SMK 2 Raha,’’ tegas La Ode Daerah, guru sekolah tersebut. Para pengajar dan pengurus OSIS telah menandatangi surat penolakan. La Ode Daerah kemudian membeber, saat menjabat sebagai pimpinan SMK 2 Raha, La Sarimu diduga melakukan beberapa penyimpangan. Selain melakukan pemotongan beasiswa miskin dan menangani sendiri dana BOP, La Sarimu pun merangkap jadi bendahara. ‘’ Juli nanti, guru di SMK 2 Raha

terancam tidak menerima gaji. Kita maumendatangiDPKADlangsung, bila gaji kami tidak dibayarkan, ‘’ katanya dengan nada tinggi. Kabid Pendidikan dan Pengajaran Diknas Muna, Ashar Duloe yang dikonfirmasi mengaku, sampai kini status La Sarimu memang tak jelas pasca ditarik di instansi. Mantan aktivis Unhalu itu menggaransi, para guru SMK 2 tetap bisa menerima gaji mereka. Bila kepala sekolah menolak menandatangani slip gaji, bisa diambil alih oleh pimpinan satu tingkat di atasnya. ‘’ Kadiknas yang akan menandatangani slip gaji, bila Sarimu masih menolak,’’ jaminnya sambil menghimbau agar guru dan siswa di SMK 2 tetap menjalankan aktivitas seperti biasa. (awn)

Barang ......................

termasuk aparat keamanan lainya,’’ katanya. Seorang mantan Anak Buah Kapal (ABK) yang enggan menyebutkan namanya mengungkapkan, beberapa tahun lalu seorang pengusaha barang ilegal luar negeri berinisial Hj. H pernah tertangkap aparat. Ia ketahuan menyuruh anak buahnya membawa pupuk yang digunakan untuk bom ikan dari Singapura. Tapi, karena menyuap Ia tidak masuk penjara. Barang-barang ilegal eks luar negeri itu biasanya dikirim lagi untuk diperdagangkan di Kendari, Maluku hingga Papua. Ditanya soal pengawasan, Ia juga mengatakan, seperti yang terjadi selama ini pada saat pembongkaran kapal dari luar negeri tidak pernah ada pantauan dari aparat keamanan. Menurutnya bebasnya barang masuk karena pengusaha memang bekerjasama dengan pihak terkait. Untuk memastikan informasi itu, koran ini juga beberapa hari mendatangi pelabuhan pada saat pembongkaran barang ilegal dari Kapal

Layar Motor (KLM) Merdeka pada Jumat (25/6) lalu dan KLM. Nisma Harapan, Senin (28/6). Semua memang tanpa ada pantauan aparat. Menanggapi fakta tersebut, Kapolres Wakatobi, AKBP Pitra A Ratulangi saat ditemui mengatakan, peredaran barangbarang bekas seperti pakaian bekas, alat elektronik dan kendaraan roda dua dari luar negeri di Wakatobi telah berlangsung sebelum daerah itu otonom. ‘’ Jadi perdagangan barang bekas dari luar negeri sudah menjadi sebuah mata pencaharian masyarakat Wakatobi. Kalau ini kita larang, takutnya akan bermunculan tindakan kriminal. Karena pengangguran semakin banyak. Selama ini kita pantau tidak pernah ditemukan barangbarang berbahaya. Kalau ada pasti kita sita,’’ argumennya. Untuk membicarakan hal itu, pihaknya harus duduk bersama dengan Pemkab Wakatobi dan Bea Cukai untuk mencari celah terbaik penyelesaian impor barang bekas ilegal tersebut. (cr1)

seperti ini terus, selain membiarkan kasus besar, juga sama halnya tidak mengindahkan penegasan Polda Sultra,’’ ktirik La Aru, warga Wangi-Wangi, termasuk pada aparat keamanan lainnya seperti Pos AL, Koramil, Airud, Sahbandar Wakatobi. Untuk diketahui, barang yang sering didatangkan dari luar itu diantaranya kendaraan roda dua , termasuk Harley Davidson, elektronik, pakaian dan perabot rumah tangga. Sudah menjadi rahasia umum di masyarakat, pemasok barang ilegal itu kerap menyusupkan barang berbahaya seperti pupuk untuk membuat bom ikan, minuman impor beralkohol tinggi. ‘’Kita ini mantan pekerja barang ilegal dari luar negeri yang sudah lama bergelut memasok barang-barang terlarang ini Pak. Jadi kita tahu hal ini. Barang ilegal ini memang besar resikonya. Biasanya kalau ketemu Bea Cukai selalu saja kita sogok dengan puluhan juta


7

Kendari Pos | Rabu 30 Juni 2010

Periode KPU Bakal Diperpendek Jakarta, KP Andi Nurpati buka-bukaan soal keputusannya untuk berhenti dari keanggotaan Komisi Pemilihan Umum (KPU) karena memilih menerima pinangan Partai Demokrat. Menurut Nurpati, salah satu alasannya karena masa kerja KPU periode saat ini yang seharusnya berakhir pada 2013, akan diperpendek sampai Mei 2011. Hal itu disampaikan Andi Nurpati pada persidangan Dewan Kehormatan KPU yang dige-

lar di gedung KPU, Selasa (29/ 6) petang. Menurut Nurpati, seharusnya dirinya mengabdi sebagai anggota KPU hingga 2013. Namun berdasaran draft revisi UU Penyelenggara Pemilu, masa kerja KPU periode saat ini akan diperpendek sampaiu mei 2011 saja. “Mohon sebelum DK mengambil keputusan, alasan-alasan saya ini dipertimbangkan. Seharusnya sesuai UU periode kami adalah 2008-2013. Namun dari rencana revisi UU Nomor 22 Tahun 2007, periode kami

akan diperpendek sampai Mei 2011 saja. Ini termasuk faktor yang memengaruhi saya,” ujar Nurpati. Lebih lanjut Nurpati yang pada persidangan itu mengenakan jilbab warna merah muda dengan percaya diri menyatakan bahwa dirinya memiliki hak untuk berhenti dari keanggotaan KPU. Perempuan kelahiran Makassar itu mencontohkan, dirinya bukan yang pertama kali berhenti dari lembaga penyelenggara pemilu. Sebab, di daerah ada juga anggota KPU

Daerah yang berhenti lantaran menjadi CPNS. Soal pinangan dari Partai Demokrat, Nurpati mengungkapkan bahwa dirinya pada 13 Juni 2010, sekitar pukul 15.00 dihubungi Ketua Umum PD, Anas Urbaningrum. “Dalam pembicaraan per telpon itu beliau (Anas Urbaningrum) menawarkan bagaimana kalau bergabung dengan Partai Demokrat. Saya tidak langsung menerimanya dan minta waktu untuk mempertimbangkan,” ujar Nurpati.(ara)

RSUD Raha Kesulitan Dana Rutin Telusuri ..................... ya sisa bantuan Pemprov (Banprov) Sultra sebesar Rp 39 Milliar, ditepis oleh Sekertaris PAN Muna itu. Katanya, Pemkab Muna sudah tahu, dalam APBD Sultra 2010 sisa Banprov tidak dicantumkan. Namun Pemkab Muna memaksa, terus menjalankan proyek yang didanai oleh Banprov. “Jika sudah tahu tidak

dianggarkan, sebaiknya pekerjaan tersebut dihentikan. Jangan dilanjutkan lagi, karena akan bermasalah pada pembayaran nantinya. Ibaratnya, jika sudah ada lubang, lubangnya harus segera ditutup. Dibayar sesuai dengan perkembangan pekerjaan fisik,“ tuturnya. Yang aneh, di dokumen APBD Muna 2010 Banprov dimasukan dalam item PAD. “Tidak ada item sumber pendanaan Banprov di APBD

Muna,“ ungkapnya. Bagaimana dengan alasan anggaran yang terserap untuk penyelenggaraan Pemilukada? Lanjut Ketua Komisi III itu, anggaran Pemilukada sudah jelas dianggarkan sebesar Rp 9 M. Alasan ada tambahan penganggaran untuk pengamanan, tidak pernah disampaikan ke DPRD. “Kita tidak tahu, kalau ada penambahan anggaran untuk keamanan,“ tukasnya. Dewan sendiri, urai La Ode

Koso, konsisten untuk membuka kasus ini. Tahap awal Dewan melakukan penelusuran ke semua instansi, terkait kondisi keuangannya. Bila memang ada indikasi penyalahgunaan keuangan, Dewan akan membetuk Pansus untuk melakukan penyelidikan. “Bila benar ada penyalahgunaan kewenangan pengelolaan keuangan daerah, maka endingnya diproses hukum,“ tutupnya.(awn/ong)

Hubungan Suami Isteri Halal Tapi, Haram Dipertontonkan Perkuat ..................... kalau sudah gonta-ganti pasangan,” ungkap H. Muslim yang merasa semakin tidak terkontrolnya perilaku yang melanggar ketentuan agama baik yang dewasa maupun yang masih di bawah umur. Banyaknya pelanggaran seksual saat ini dinilai tak lepas dari perkembangan teknologi. Banyak yang tergiur mempraktekkan perbuatan tercela tersebut karena terpengaruh pornografi dan pornoaksi melalui handphone, internet, dan sarana teknologi lainnya. Bahkan, generasi muda tak sedikit yang terpedaya ingin merasakan dan mencoba-coba melakukannya setelah menonton adegan mesum. “Makanya, bahkan dalam rumah tangga pun ada etika. Anakanak harus jauh dan harus dipastikan mereka tidak menyaksikan saat suami istri melaku-

kan hubungan badan. Itu saja yang halal, tapi haram dipertontonkan. Kenapa? Sebab sangat berbahaya bagi yang belum menikah jika melihat adegan seperti itu, cukup berpotensi akan berpengaruh pada psikologi anak tersebut,” ungkapnya. Agama sudah mengatur, bagi yang sudah mampu mengarungi bahtera rumah tangga, silahkan menikah. Jika belum mampu, maka harus melaksanakan puasa. Pernikahan pun diatur hingga batas usia tertentu baik pria dan wanita. Soalnya, tak sedikit rumah tangga yang gagal gara-gara belum ada kematangan kedua pasangan itu. Selain pengaruh teknologi, pelanggaran seksual terjadi karena faktor kebutuhan biologis. Tak sedikit diantara mereka yang menjajakan tubuhnya hanya untuk mendapatkan kepuasan biologis. Tak hanya sekadar kebutuhan ekonomi

saja. Sebab, ada juga yang berduit, tapi masih melakukan pelanggaran seksual. “Langkah yang harus ditempuh dalam mengatasi permasalahan tersebut adalah memperkuat benteng agama. Semua elemen yang memiliki kewenangan dan kekuasaan harus bersama-sama membatasi ruang terjadinya pelanggaran seksual. Selain itu, sistem pendidikan harus berkesinambungan yang dimulai dari pendidikan keluarga dalam membangun kualitas moral, etika, dan estetika generasi muda. Memperkokoh keimanan dan ketakwaan agar bisa terhindar dari godaan berbuat asusila,” jelas H. Muslim. Keterjerumusan putra-putri kita dalam lembah nista tak lepas dari lumpuhnya kontrol orang tua terhadap anaknya. Kepercayaan orang tua yang salah diaplikasikan sang anak hanya membawa kehancuran

bagi masa depan anak tersebut. Orang tua kadang luput dalam melakukan kontrol terhadap anak. Untuk memastikan keberadaan anak, orang tua hanya menghubungi sang anak via telepon selular, bahkan via SMS. Ketika sang anak mengatakan, ia sedang belajar kelompok, orang tua sudah puas dan tak ada kontrol lanjutan. Padahal, sang anak sudah berada di suatu tempat yang tak seharusnya mereka kunjungi. “Ini pengaruh teknologi juga. Makanya, orang tua seharusnya memantau betul kemana sang anak pergi. Namun, inti atau kata kunci dari persoalan ini adalah semua elemen masyarakat dan para orang tua harus memperkuat benteng agama, moralitas, dan etika anak agar mampu membentengi diri dari perbuatan maksiat, termasuk pelanggaran seksual,” pungkasnya.(*)

Tidak Jadi Bawa Anak ke Indonesia Trevor ....................... mampir di Singapura, menemani beberapa pemain NBA lain dalam even Basketball Without Borders. Sejak Senin lalu (28/6), sejumlah bintang NBA memang berkumpul di Singapura. Mereka mengikuti program Basketball Without Borders, berupa camp untuk pemainpemain muda dari berbagai penjuru Asia, hingga 1 Juli mendatang. Para pemain yang hadir antara lain Al Horford (Atlanta Hawks), Corey Brewer (Minnesota Timberwolves), Taj Gibson (Chicago Bulls), dan Francisco Garcia (Sacramento Kings). Trevor Ariza merupakan bintang “bonus,” yang mampir selama dua hari dalam perjalanan menuju Surabaya. Ariza tidak datang sendirian di Surabaya. Dia membawa serta pasangannya, Bree Anderson. Semula, dia berencana membawa serta anaknya, Tajh, yang baru berusia 2 tahun. Namun, rencana itu dibatalkan pada momen-momen terakhir. Saat ditemui Direktur Jawa Pos Azrul Ananda dan General Manager DBL Indonesia (penyelenggara NBA Madness di Indonesia), Ariza mengaku menyesal tidak membawa sang buah hati. Apalagi, pekan ini juga merupakan pekan istimewa bagi pemain yang pada 2009 lalu meraih gelar juara bersama Los Angeles Lakers tersebut. Hari ini, Rabu 30 Juni, adalah hari ulang tahun sang bintang. Hari ini, di hari ketibaannya di Kota Pahlawan, Ariza merayakan ulang tahun ke-25. Sayang, dia tidak bisa merayakannya bersama sang anak. Saat ditemui di Singapura kemarin, Ariza tampak sangat ceria dan bersemangat. Dia terus bertanya tentang kunjungannya di Surabaya. “Dia begitu

bersemangat saat diberi tahu bahwa dia adalah pemain juara NBA pertama yang hadir di Indonesia, dan dia sudah terkenal di Indonesia,” jelas Azrul Ananda, yang hadir atas undangan NBA untuk menengok program Basketball Without Borders. Ariza sendiri mengaku tidak tahu harus punya ekspektasi apa terhadap Indonesia nanti. Dia akan datang dengan open mind, dan menikmati kunjun-

gan selama empat hari tersebut. “Entahlah. Saya benarbenar tidak tahu harus berekspektasi seperti apa,” tuturnya. Meski demikian, Ariza menegaskan dirinya benar-benar senang bisa menjumpai fans di Indonesia. Apalagi, para staf NBA terus bilang kepadanya, bahwa even-even NBA di Surabaya dalam dua tahun terakhir selalu berlangsung mengesankan. “Tak sabar rasanya,” ucap Ariza.

Pihak penyelenggara pun yakin Ariza bakal mendapat sambutan hangat di Surabaya. “Dalam dua tahun terakhir, Ariza adalah bintang NBA keempat yang datang ke Surabaya. Kami berharap publik Surabaya terus menunjukkan antusiasme dan kehangatan, seperti yang dulu ditunjukkan kepada Danny Granger, David Lee, dan Kevin Martin,” kata Azrul, yang hari ini juga kembali ke Surabaya. (dbl)

Enam Jenderal Polisi Punya "Harta Karun"? Brimob ...................... yai dana mencurigakan menurut pemberitaan Majalah Tempo edisi 28 Juni. Dalam edisi berjudul ‘Rekening Gendut Perwira Mabes Polri’ disebutkan enam jenderal yaitu Irjen Pol Mathius Salempang, Irjen Pol Sylvanus Yulian Wenas, Komjen Pol Susno Duadji, Irjen Pol Budi Gunawan, Irjen Pol Badrodin Haiti, dan Irjen Pol Bambang Suparno memiliki aliran dana mencurigakan di rekeningnya. Dia juga membantah soal

data yang menyebutkan di rekeningnya ada aliran uang Rp 10.007.939.259 kepada orang yang mengaku sebagai Direktur PT Hinroyal Golden Wing. Terdiri atas Rp 3 miliar dan USD 100 ribu pada 27 Juli 2005. Kemudian USD 670.031 pada 9 Agustus 2005, juga dibantahnya. “Itu tidak betul. Kan saya sudah bilang berkali-kali kalau semuanya tidak benar,” ujarnya. Jika demikian, apakah Yulian akan menuntut Majalah Tempo? “Wah itu belum saya pikirkan. Nanti saja, yang jelas berita yang berkembang itu

tidak benar,” ujarnya sambil tertawa. Dalam LHKPN Yulian per 25 Agustus 2005 yang tercatat sebagai Kepala Korps Brimob Polri, total hartanya Rp 6.535.536.503. Di mana tanah dan properti yang dimilikinya adalah dua bidang tanah dan bangunan di Depok, lima bidang tanah di Depok, dua bidang di Minahasa, empat bidang di Jakarta Pusat. Harta bergerak: Mobil Mitsubishi, Toyota Kijang, Suzuki Baleno, Honda City, Toyota Innova, logam mulia, dan giro. (esy)

Polri: Itu Strategi Pemasaran Tempo Tempo ....................... pemasaran. Alasannya, karena semua pihak tahu bahwa sampai saat ini Tempo merupakan market leader untuk pasar majalah. Muryadi juga mengatakan, Tempo tidak dalam posisi menuduh institusi Polri meng-

hilangkan majalah Tempo dari pasar. “Tetapi secara nalar, kita layak untuk berpikir bahwa yang melakukan itu (memborong majalah Tempo) adalah orang-orang yang namanya terkait di pemberitaan itu,” jelasnya. Muryadi mengakui, sampai saat ini pihaknya belum menerima somasi resmi dari Polri.

Meski demikian mantan staf protokol Presiden Abdurrahman Wahid itu berharap tidak ada somasi dari pihak manapun. Sementara untuk memenuhi permintaan pembaca, Muryadi mengungkapkan bahwa majalah Tempo edisi yang hilang dipasaran itu telah dicetak ulang lagi. “Sebanyak 50 ribu eksemplar,” ucapnya.(zul)


8

Kendari Pos | Rabu 30 Juni 2010

La Ode Ida Setujui Dana Desa Rp1 Miliar Jakarta, KP Sikap Dewan Perwakilan Daerah (DPD) sejalan dengan usulan Fraksi Partai Golkar DPR menyangkut perlunya ada dana aspirasi Rp1 miliar per desa. Hanya saja, DPD mengajukan dana Rp1 miliar per desa itu lewat program percepatan dan pemerataan pembangunan daerah (P4D). Usulan DPD ini akan diupayakan masuk alokasi APBN 2011. Wakil Ketua DPD-RI, La Ode ida menjelaskan, saat ini jumlah masyarakat miskin cukup besar dan terbelakang di 70 ribu desa di seluruh Indonesia. “Akibat kemiskinan dan keterbelakangan inilah, baik DPR maupun DPD, mengusulkan gagasan dana aspirasi Rp1 miliar per desa,” ujar La Ode, kepada pers, di gedung DPD RI Jakarta, Selasa (29/6). Namun diakui, perlu dihitung ulang secara tepat penentuan alokasi anggaran sebesar Rp1 miliar setiap desa untuk 70 ribu desa itu. Jika asumsinya per desa mendapat alokasi anggaran Rp1 miliar maka APBN akan terbebani anggaran sebesar Rp 70 triliun. “ Di samping itu, satu desa dengan desa lainnya berbeda baik dari jumlah penduduk maupun

Yusril Terancam Seumur Hidup Jakarta, KP Kejaksaan Agung (Kejagung) telah menetapkan mantan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Menkumham) Yusril Ihza Mahendra dan Komisaris Utama PT Sarana Reka Tama, Hartono Tanoesoedibyo, sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi Sistem Administrasi Badan Hukum (Sisminbakum). Jika terbukti, ancaman hukuman yang akan dihadapi keduanya cukup berat. Menurut Direktur Penyidikan pada Jaksa Agung Muda Pidana Khusus (Dirdik Jampidsus) Kejagung, Arminsyah, ancaman hukuman yang bisa dikenakan pada keduanya adalah penjara maksimal 20 tahun atau seumur hidup, sesuai Pasal 2 dan 3 UU Korupsi No 31 Tahun 1999, yang telah diubah dengan UU No 20 Tahun 2001. “Ancaman hukuman masimalnya penjara seumur hidup, atau 20 tahun,” ungkap Arminsyah kepada wartawan, kemarin. Arminsyah menyebutkan, penetapan keduanya (sebagai tersangka) merupakan hasil kesimpulan dari berbagai fakta hukum yang diperoleh penyidik, baik selama proses penyidikan maupun hasil persidangan. Termasuk juga penyidikan dan persidangan terhadap

Baca YUSRIL diHal.2

Jibril 5 Tahun, Munawaroh 8 Tahun Jakarta, KP Terdakwa terorisme Muhammad Jibril Abdul Rahman divonis hukuman lima tahun penjara. Majelis hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan menilai, pimpinan media arrahmah.com itu terbukti telah membantu tindak pidana terorisme dan menggunakan identitas palsu dalam paspornya. Jibril melanggar pasal 13 huruf c UU Pemberantasan Tindak Pidana Terorisme dan pasal 266 ayat (2) KUHP. Dua pasal yang didakwakan itu disusun secara kumulatif. “Dakwaan kumulatif kesatu dan kedua telah terbukti secara sah,” kata ketua majelis hakim Haryanto dalam pembacaan putusan, kemarin (29/6). Majelis berpendapat, meski tidak secara langsung Jibril ikut terlibat dalam tindak pidana terorisme peledakan Hotel J.W. Marriott dan Ritz Carlton, Juli 2009 lalu. “Meski terdakwa tidak terlibat secara

Baca JIBRIL diHal. 2

rentang kendali kompleksitas yang dihadapi. Tetapi tetap akan kita usulkan dan mudahan-mudahan berhasil,” katanya. Dijelaskan, Pimpinan DPD RI bersama empat pimpinan Komite DPD dan pimpinan Panitia Urusan Rumah Tangga (PURT) DPD RI telah melakukan pengkajian dan akan mematangkan konsep P4D ini. Menurut La Ode Ida, dari perspektif politik, agenda P4D merupakan bagian dari upaya DPD untuk mengikuti perubahan dan berkembangan politik pasca-reformasi. Terhadap agenda P4D ini, dia berharap seluruh anggota DPD RI harus terlibat dalam mendukung perencanaan pembangunan daerah dengan dukungan dana dekonsentrasi dan dana alokasi khusus (DAK). “Dana itu hanya dapat dikeluarkan atas dasar rekomendasi DPD RI berdasarkan hasil pengawasan DPD RI sesuai tugas konstitusionalnya. Karena itu DPD RI harus memperkuat lembaga budget office yang melekat pada Komite IV DPD RI yang dipimpin oleh Jhon Pieris dengan didukung oleh para pakar,” ujar La Ode.(fas)


Langganan Dalam Kota Rp. 65.000,-

Rabu, 30 Juni 2010

Persiapan Campus Exhibitions: Jelang pagelaran pameran pendidikan di Kota Kendari bertajuk Campus Exhibitons 2010, mulai 3-9 Juli, para panitia terus bekerja, dengan melakukan pembersihan tempat berdirinya ratusan stand di alun-alu MTQ Square. Ini tak lain agar pengunjung maupun peserta merasa nyaman selama pameran pendidikan pertama dan terbesar di Sultra berlangsung. Selengkapnya baca di halaman khusus Campus Exhibitions 2010. SUWARJONO/KP

Lagi, Unhalu Telorkan 1.505 Alumni Wabup Kolaka Terpilih sebagai Alumni Beprestasi Kendari, KP Sebanyak 1.505 alumni Universitas Haluoleo (Unhalu)

mengikuti prosesi wisuda, 30 Juni (hari ini, red) di Gedung Auditorium Mokodompit Kampus Baru. Wisuda sarjana XLVI dan pascasarjana ke-13 tersebut, dipimpin langsung Rektor Unhalu Prof Dr Ir H Usman Rianse MS.

Seremoni yang akan disaksikan langsung oleh Dirjen Kuathan Kementerian Pertahanan (Kemenhan), Mayjen TNI Suryadi, MSc, sekaligus menandai 9 wisudawan terbaik tingkat universitas yang akan diumumkan saat wisuda. Se-

Pemprov Diminta Serius Serahkan Aset SOSOK

Belajar dari Pengalaman Tim DOKUMEN rencana tata ruang wilayah (RTRW) merupakan dokumen tertinggi dari perencanaan pembangunan suatu wilayah, sehingga tim penyusunnya merupakan orang-orang yang dianggap kapabel, sekaligus berpengalaman terhadap aspek-aspek kajian yang akan dibahas di dalam dokumen tersebut. “Dari menjadi anggota tim RTRW Kota Kendari, saya mulai belajar bagaimana merencanakan suatu pembangunan kawasan seMuhammad Saiful suai dengan peruntukannya. Pasalnya meskipun berlatar belakang sebagai sarjana teknik, tetapi pengalaman saya sewaktu menjadi PNS baru di tahun 1997 belum seberapa,” ungkap Sekretaris Dinas Tata Kota dan Perumahan Kota Kendari, Muhammad Saiful ST.

Baca BELAJAR di Hal. 10

Kendari, KP Dari 16 aset milik Pemprov Sultra yang akan diserahkan ke Pemkot tujuh diantaranya sudah dianggap tuntas tinggal diserahkan. Namun sampai saat ini hal itu belum juga terwujud. Bahkan saat DPRD Sultra meminta masukan dari DPRD Kota, Asisten III Pemkot dan Biro Hukum Setda Sultra, untuk dibuatkan tembusannya dalam bentuk surat ke pemprov, juga tidak ditindak lanjuti. Padahal surat tersebut kata Wakil ketua DPRD La Pili, merupakan

permintaan DPRD agar pemprov mengidentifikasi aset mana saja yang akan diserahkan ke pemkot. Surat balasan dari pemprov kata La Pili akan dibuatkan persetujuan oleh DPRD agar bisa dilakukan penyerahan. “Surat kami itu belum dibalas. Karena belum ada, jadi kita tidak bisa berikan persetujuan,” ujarnya. “Sebenarnya kita ingin tahu faktornya apa, apakah karena kesibukan super mereka?,” sindirnya.

Baca PEMPROV di Hal. 10

Dir Lantas Pantau Stok Sepeda Persiapan Bhayangkara Fun Bike 2010 Kendari, KP Direktur Lalu Lintas Polda Sultra, AKBP Drs Edi Setio Budi Santoso memantau tingkat penjualan dan stok sepeda pada beberapa toko sepeda di Kota Kendari, kemarin (29/6). Pantuan tersebut dilakukan untuk memastikan daya tarik masyarakat terhadap program Bhayangkara Fun Bike 2010 yang akan dilaksanakan

4 Juli mendatang. “Dari beberapa toko sepeda yang saya tinjau, memang pengakuan penjualnya ada trend peningkatan penjualan selama dua pekan terakhir. Saya juga melakukan pemantauan ini untuk berkoordinasi dengan para penjual sepeda agar tidak menaikan harga sepeda setelah ada rencana kegiatan Bhayangkara Fun Bike,” terang AKBP Drs. Edi Setio Budi Santoso. Mantan Wadir Lantas Polda Ke-

Baca DIR LANTAS di Hal. 10

lain itu, Unhalu juga menganugerahi alumni berprestasi kepada Wabup Kolaka, H Amir Sahaka. Terkait wisuda, Rektor Unhalu, Usman Rianse, menyampaikan, tidak ada perbedaan dengan penyelenggaraan

wisuda sebelumnya. Pihaknya akan memberikan penghargaan bagi sembilan wisudwan terbaik tingkat universitas, termasuk penghargaan kepada Wabup Kolaka atas prestasinya di bidang pemerintahan. (emi)

Notaris Berkewajiban Layani Masyarakat Kendari, KP Notaris selaku pejabat publik yang bertugas melayani masyarakat, harus dapat menyadari sungguh-sungguh bahwa setiap masyarakat berhak dilayani. Berarti kewajiban notaris untuk melayani masyarakat sesuai standar cepat, dalam arti tidak berbelitbelit, ongkos yang dapat dijangkau, dapat dipertanggungjawabkan dan ramah dalam pelayanan. ‘’Unsur-unsur itu merupakan suatu sistem yang menjadi satu kesatuan saling terkait, sehingga pelayanan yang ditentukan semua unsur ikut menentukan kualitas pelayanan. Satu saja unsur tidak terpenuhi, otomatis sangat memengaruhi kualitas layanan,’’ kata Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Provinsi Sultra, Drs Sudarsono, SH MM, pada pelatikan notaris/notaris pengganti, kemarin (29/6). Notaris yang dilantik untuk Kabupaten Konawe Selatan (Konsel) adalah Jorinda Bittikaka, SH MKn dan selanjutnya masih akan dilantik sebagai PPAT di Konawe Selatan. Sedangkan wilayah Kota Kendari, masing-masing Erfandi, SH MKn dan Elsa Purniati,

LUTHER BITTIKAKA/KP

Dari kiri Erfandi, SH MKn dan Elsa Purniati, SH MKN, Sandra Indriyani, SH (notaris pengganti) dan Jorinda Bittikaka, SH MKn masing-masing didampingi rohaniawan saat pengucapan sumpah dan janji. SH MKN, serta seorang notaris pengganti bernama Sandra Indriyani, SH. Sebelum penandatangan berita acara pelantikan, didahului dengan pembacaan surat petikan kepeutusan Menteri Hukum dan HAM RI bagi setiap notaris, kecuali notaris pengganti yang diangkat Kanwil Kementerian Hukum dan HAM Sultra.

Pelantikan ditandai dengan pengucapan sumpah dan janji masing-masing notaris yang turut didampingi rohaniawan sesuai dengan agama dan keyakinan. Setelah itu dilanjutkan dengan penandatangan berita acara yang disaksikan langsung pejabat lingkup Kantor

Baca NOTARIS di Hal. 10

Kesalahan Jurnalistik Selesaikan dengan Mekanisme Jurnalistik. Gunakan Hak Jawab Anda karena Dijamin Undang-Undang


Metro

10

Kendari Pos | Rabu 30 Juni 2010

Notaris Diharapkan Menjaga Nama Baik Profesi Nonton Video Porno Haram Hukumnya Notaris .................... Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Sultra. Masih kata Sudarsono, dalam rangka pembinaan dan penga-

wasan notaris, kementerian akan membentuk majelis pengawas daerah di setiap kabupaten/kota. Namun efektivitas dan efisiensi serta pertimbangan lain, untuk sementara waktu pengawasan masih di-

laksanakan majelis pengawas wilayah Sultra. Ditambahkan, notaris sebagai pelayanan masyarakat diharap agar jadi pelayan yang baik dan senantiasa menjaga nama baik profesi. ‘’Jangan

sampai tercoreng akibat pelayanan yang tidak mendapat respon dalam melaksanakan tugas sehari-hari. Harus tetap dijaga agar profesi/jabatan tetap terjaga kehormatannya,’’ ujar Sudarsono. (lut)

Dua Pekan Terakhir, Penjualan Sepeda Meningkat Dir Lantas ............... pri tersebut juga mengimbau agar pedagang sepeda dapat memberikan diskon kepada masyarakat agar minat konsumen menggunakan sepeda dapat meningkat. Pedagang sepeda juga memiliki tanggung jawab dalam memasyarakatkan penggunaan sepeda guna menekan tingkat emisi yang terjadi akibat hasil pembakaran tidak sempurna dari kendaraan bermotor. “Kami sangat mengharapkan masyarakat dapat meningkatkan minat bersepedanya. Selain membantu menekan tingkat emisi yang bisa mengakibatkan polusi udara, bersepeda juga membantu membiasakan masyarakat berolahraga,” jelasnya. Kata Edi Setio, pengakuan salah seorang pemilik toko sepeda di bilangan Jalan Abdullah Silondae, tingkat penjualan sepeda dalam dua pekan terakhir cukup meningkat. Dalam sehari, sepeda yang terjual dapat mencapai hingga rata-rata 8

IMM ......................... su Alam, SE menambahkan, seorang pemimpin harus visioner dan progresif. Keduanya saling mendukung dalam pencapaian tujuan. Sebab, tanpa visioner (tujuan) maka pembangunan tidak jelas dan tidak

terarah.”Pemimpin-pemimpin IMM yang juga eksis di birokrasi pemerintahan memiliki kualitas yang patut dibanggakan,” jelasnya. Syamsu Alam juga sempat menyinggung masalah perdebatan soal video porno yang menyebar seperti kasus Ariel, Luna Maya dan Cut Tari. Ia

menilai, dalam Alquran sudah jelas, pembuat, pengedar dan penonton video porno hukumnya haram. Tidak perlu lagi diperdebatkan masalah hukumnya. “Sesekali kita seharusnya melakukan sweeping video porno pada handphone seluruh pengurus dan anggota IMM,” imbaunya. (rif)

Pengelolaan Aset Lebih Efektif Jika Diserahkan Pemprov ................ Sikap Pemprov yang terkesan bimbang itu katanya merupakan penghambat penyerahan aset. Namun ia tidak berani mengatakan bahwa pemprov tidak mau menyerahkan aset. “Kita belum bisa katakan itu (Pemprov tidak mau serahkan aset), karena beberapa diant-

aranya sudah digunakan pemkot seperti gedung Wali Kota eks kantor Gubernur dan lapangan Benu-benua. Kalau saya lihat, itu karena faktor yang lain, bukan karena faktor tidak mau,” imbuhnya. Mantan calon Bupati Muna ini berpendapat bahwa pengelolaan aset tersebut akan lebih efektif jika diserahkan. Menurutnya, ada dua manfaat yang

bisa didapatkan dengan penyerahan aset. “Pertama, dari segi penggunaan gedung, Pemerintah Kota tidak ragu-ragu lagi kalau mau menggunakan angagran APBDnya untuk membangun gedung karena sudah menjadi milik Pemkot. Kedua, kalau setengah-setengah itu juga tidak baik karena hasilnya juga nanti akan setengah-setengah,” tukasnya. (cr2)

Mesjid Al Amin di Teluk sebagai Wisata Religi Belajar ....................

ARIFUDDIN/KP

PANTAU TOKO SEPEDA: Direktur Lalu Lintas Polda Sultra, AKBP Drs Edi Setio Budi Santoso saat memantau penjualan dan stok sepeda pada beberapa toko sepeda di Kota Kendari, kemarin (29/6). unit. Meskipun jangkauan pembelian masyarakat rata-rata pada harga sepeda di bawah Rp

1 jutaan. “Cukup berbeda penjualan sebelum ada program kegiatan fun bike. Cukup ban-

yak masyarakat mencari sepeda. Stok yang kami siapkan cukup aman,” jelasnya. (rif)

Ditanya tentang perjalanan kariernya lingkup Dinas tata Kota dan Perumahan Kota Kendari, dirinya merinci pada 1997 mengabdi sebagai staf Pekerjaan Umum (PU) Kota Kendari, kemudian pindah ke Dinas Tata Kota Kendari pada 1998 dan menjadi Kasi Perencanaan Tata Ruang, menjadi Kabid Tata Ruang pada 20072009 serta akhirnya menjadi Sekretaris Dinas Tata Kota

pada Januari 2010. “Sewaktu menjadi Kasi Perencanaan, saya semakin paham dengan pengendalian pembangunan guna penataan ruang kota yang lebih baik lagi. Diantaranya melalui selektif memberi izin pembangunan, tetapi dengan capaian target sebagaimana yang ditentukan misalnya untuk 2009 lalu terlampaui target Rp 2,7 miliar dengan capaian Rp 2,9 miliar,” tambah sarjana Teknik UMI ini. Pria berusia 42 tahun ini juga menandaskan jika letak Kota

Kendari di bibir teluk, merupakan daya tarik tersendiri, sehingga ke depannya Kota Kendari baik untuk dijadikan sarana wisata alam dan kuliner. “Saya optimis jika rencana Pemkot Kendari dan Pemprov Sultra untuk menjadikan Kota Kendari sebagai ibukota provinsi yang nyaman dan menjadi target investor akan tercapai. Mengingat akan dibangunnya jembatan Teluk sebagai wisata kota dan mesjid Al Amin sebagai wisata religi,” tandasnya. (cr6)


Kendari Pos | Rabu 30 Juni 2010

Metro

11

Pemprov Lakukan Rasionalisasi Anggaran

ARIFUDDIN/KP

MUSDA IMM: Para undangan saat pembukaan Musda IX, Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Sultra di salah satu hotel di Kota Kendari, kemarin.

IMM Sultra Restrukturisasi Kepemimpinan Baru Kendari, KP Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Sultra melakukan restrukturisasi kepemimpinan yang baru dalam musyawarah daerah (Musda) IX, yang berlangsung di salah satu hotel di Kota Kendari, sejak 29-30 Juni. Melalui Musda tersebut, diharapkan lahir pemimpin IMM yang visioner dan progresif. Dalam pembukaan Musda IX

IMM Sultra, kemarin, dihadiri oleh anggota DPD RI, Ir. H. Abd Jabbar Toba, Rektor UMK, Prof. Dr. Abdullah Alhadza, pengurus DPD Muhammadiyah Sultra, pengurus DPP IMM, Pengurus Wilayah Muhammadiyah (PWM) Sultra dan seluruh pimpinan DPC IMM se Sultra. Ketua Panitia Musda IX IMM Sultra, Himawan Ahmad mengatakan, musda tersebut menjadi momen dalam men-

ingkatkan kualitas SDM pengurus dan anggota IMM. Selain menggelar Musda, mereka juga menyelenggarakan dialog dengan berbagai tokoh baik anggota DPD RI, Polda Sultra, DPRD Sultra, maupun tokoh-tokoh lainnya dalam rangka meningkatkan mutu kepemimpinan di lingkup IMM Sultra. “Kami sangat berterimakasih atas partisipasi semua

pihak yang memberikan dukungan dalam kelancaran pelaksanaan Musda ini. Kami sangat mengharapkan agar dialog yang akan diselenggarakan dapat menciptakan calon-calon pemimpin IMM yang visioner dan progresif,” terang Himawan Ahmad. Pengurus Wilayah Muhammadiyah (PWM) Sultra, Syam-

Baca IMM di Hal. 10

Perizinan Kota Tak Keluarkan Izin Siaran Kendari, KP Kewenangan Badan Perizinan Kota Kendari di pemerintahan, adalah mengurus izin usaha semua jenis usaha yang ada di kota ini. Namun, tidak untuk mengurusi izin penyiaran yang dilaksanakan para pengusaha TV kabel. Hal itu dikatakan Kepala Badan Perizinan Kota Kendari, Ferial Bung-

gasi, kemarin. “Tugas kami melayani administrasi izin usaha di Kota Kendari. Jadi, yang berkaitan dengan izin usaha itu yang kita layani. Tapi, izin penyiaran bukan wilayah kerja perizinan,” ujarnya. Menurut dia, sesuai UU Nomor 32 tahun 2002 tentang penyiaran, pihaknya tidak berani

mengeluarkan izin penyiaran, walau ada Perda yang dibuat pemkot untuk melakukan pungutan iuran dari usaha tersebut. Dia mengatakan, sangat mendukung upaya yang akan dilakukan dewan untuk meninjau kembali Perda yang mengurus retribusi TV kabel. Bahkan, kata dia, jika memang dipandang sangat bertentan-

gan dengan UU Nomor 32 tahun 2002, ia sepakat jika kemudian diputuskan Perda harus dicabut. “Memang Perda ini harus dicabut, karena sudah melanggar UU penyiaran dan kami mendukung apa yang dikatakan pihak KPDI Sultra. Harus keluar izin usaha dulu baru izin selanjutnya,” pungkas Ferial. (dri)

Kendari, KP Analisis Standar Belanja (ASB) yang dipatok Pemprov Sultra berhasil menekan pembengkakan anggaran. ASB yang diracik oleh tim pembuat draft yang berasal dari Fakultas Ekonomi Unhalu itu nampaknya akan terus diaplikasikan untuk tahun-tahun berikutnya. Itu berarti akan terjadi pemangkasan anggaran di semua SKPD lagi. Wagub Saleh Lasata menjelaskan sebenarnya tidak ada defisit anggaran di Sultra, hanya katanya, Pemprov melakukan rasionalisasi anggaran sebagai opsi untuk menekan penggunaan anggaran berlebih. “Rasionalisasi itu sesuai petunjuk Gubernur. Kita kurangi biaya perjalanan dan lainnya. Jadi, bukan kita kurangi, tapi kita rasionalisasi, artinya sesuai dengan kebutuhan mereka,”

ujarnya kemarin. Sesuai data dari tim, pada 2009 terjadi pembengkakan anggaran Rp 100 miliar. Setelah dilakukan efisiensi, pembengkakan itu menyusut hiingga sebesar Rp 62 miliar. Pada tahun ini, setelah ASB diberlakukan lebih optimal, pembengkakan anggaran karena biaya yang tidak jelas tinggal Rp 4 miliar. Kondisi itu kata Wagub setelah dilakukan rasionalisasi anggaran sebesar 50 persen. ke depannya, sisa 50 persen masih akan dilakukan rasionalisasi lagi. “Kemarin itu, pak Gubernur coba rasionalisasi 50 persen jalan atau tidak, ternyata jalan, meski ada sedikit tambahan-tambahan. Artinya masih ada anggaran-anggaran yang bisa kita manfaatkan untuk kepentingan yang lebih urgen,” imbuhnya.

Anggaran hasil penghematan melalui rasionalisasi kata Wagub, akan dialihkan untuk pembangunan infrastruktur termasuk optimalisasi program Bahteramas, utamanya sektor pendidikan. “Seperti bantuan ke Unhalu, dulunya kita kan belum bisa memberikan tapi sekarang sudah bisa. Kita sepakat untuk fakultas Kedokteran Unhalu, Provinsi menyumbang Rp 1,5 miliar dan kabupaten/kota Rp 1 miliar. Untuk Provinsi itu sumbernya dari rasionalisasi anggaran,’ tukasnya. Untuk diketahui, tim menyebutkan banyak anggaran tumpang tindih pada setiap SKPD. Misalkan biaya surat menyurat yang dipatok Rp 53 juta, ternyata di Kantor Penghubung mencapai Rp 80 juta. Hal serupa juga terjadi hampir merata di seluruh SKPD. (cr2)

Kocok Ulang Ketua Komisi Dewan Kota Kendari, KP Masa kerja tiga ketua komisi di DPRD Kota Kendari, bakal segera berakhir. Sesuai kesepakatan yang telah dibahas 30 anggota dewan, masa kerja masing-masing ketua komisi hanya setahun. Itu dimaksudkan untuk memberi ruang bagi anggota yang lain untuk berkreasi dan mengeksplor kemampuan masingmasing. Tapi, kenyataan bakal berakhirnya kewenangan tersebut, sepertinya tidak diterima oleh mereka yang memegang posisi itu. Hal tersebut, dapat dilihat dari wacana revisi Tatib yang bergulir di dewan kota, yang salah satun-

ya mengatur soal masa kepengurusan alat kelengkapan dewan, termasuk didalamnya ketua komisi. Terkesan, masing-masing ingin mengamankan posisinya sebagai tukang eksekusi, dengan menambah masa kerja ketua komisi hingga 2,5 tahun. Ketua Otda, Laode Ashar, mengatakan, tidak masalah jika ada wacana seperti itu. Sebab, Tatib memang perlu direvisi untuk menyesuakan perintah pedoman penyusunan Tatib yakni peraturan pemerintah Nomor 16 tahun 2010. Namun, yang dikhawatirkan, jika 30 anggota dewan menyepakati, masa kerja ketua komisi hingga 2,5

tahun. “Ada 3 opsi yang berkembang di dewan, masa kerja ketua komisi 1 tahun, 2 tahun dan 2 setengah tahun. Kalau saya, tidak masalah itu direvisi. Tapi, jangan sampai yang dipilih 2,5 tahun. Itu artinya, membatasi anggota lain untuk duduk di posisi itu,” katanya. Dia pun memberi penilaian terhadap kerja 3 ketua komisi dewan kota. Menurut pria yang aktif di LSM itu, dari 3 ketua komisi yang ada, hanya 2 yang bekerja dengan baik. “Dua saja yang bagus. Karena satunya, banyak rapor merah yang dia buat,” tandas Ashar tanpa menyebut komisi yang berapor merah. (dri)


Kendari Pos | Rabu 30 Juni 2010

Hiburan

Dukung Artis Berperilaku Positif JENNY Rachman mengaku tidak nyaman jika masyarakat menjustifikasi bahwa artis identik dengan perilaku negatif. Ketua Persatuan Artis Film Indonesia (Parfi) itu meminta seluruh pekerja seni untuk berperilaku positif di mana saja. “Ini terlepas ada atau tidaknya korban pelecehan seksual dari kalangan artis,” ujar artis kelahiran lahir 18 Januari 1959. Menurut Jenny, pihaknya hanya menghimbau seluruh kalangan artis untuk berhatihati dan menjaga diri sebagai public figure. Hanya saja, dia merasa risih, jika masyarakat menyamaratakan seluruh artis di Indonesia melakukan halhal negative dalam dunia keartisannya. “Tidak bisa begitu. Masih banyak contoh artis yang

baik lain,” tandasnya usai menghadiri sosialisasi UU Pornografi di Kantor Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (kemen PP dan PA) hari Senin (28/6).

Semakin majunya teknologi, kata dia, menuntut semua pihak untuk mawas diri. Tidak melakukan hal-hal yang dianggap bisa mencemarkan nama baik diri sendiri maupun keluarganya. Oleh karena itu, Perempuan berdarah Aceh dan Tionghoa-Madura sangat mendukung agar UU Pornografi dan UU perfilman dapat direalisasikan sejalan. Dia berharap, dengan diaturnya dunia perfilman dapat membawa dampak negative bagi masyarakat khususnya anak-anak. Jenny juga mengaku, terus berupaya akan mengayomi artis dalam organisasinya. Parfi, kata dia, lebih membangun pembinaan secara agama. Agar tidak saja moral yang dibangun, tapi pekerja seni itu juga mampu mengasah spiritualnya. (jpnn/yen)

Malam Ini, Seleksi Top Model Berlangsung Kendari,KP Jika tidak ada halangan, malam ini (30/6), Ian Studio akan menggelar seleksi Top Model 2010 di Sulawesi Tenggara (Sultra). Pemenang dalam ajang tersebut, nantinya akan diikutkan dalam seleksi berikutnya di Jakarta pada tanggal 2 Agustus mendatang. Sekitar 20 orang, telah mendaftar dalam seleksi yang akan berlangsung di Hotel Athaya Kendari ini. Pemilik Ian Stuido, Hayati Aras memaparkan, kegitan tersebut sudah ketiga kalinya diadakan di Sultra. Para pemenang, memiliki peluang untuk menjadi model atau bin-

tang sinetron di Jakarta. “Dalam seleksi tingkat nasional nanti, sejumlah produser sinetron hadir. Mereka tentunya akan melihat peserta yang versi mereka mempunyai talenta,” terang Hayati kemarin saat datang ke kantor Kendari Pos. Menurutnya, prosesi seleksi yang akan digelar malam nanti, berbeda dengan pemilihan Super Model lalu. Mereka mengenakan pakaian casual atau busana santai, karena sesuai iven nasional menghendaki seperti itu. Dari pemenang seleksi berikutnya, akan menjadi model. Seperti, model kalender. “Pastinya penyelenggara di Jakarta, menginginkan ajang

ini menjadi wahana pencarian bibit artis. Sehingga di masingmasing daerah dilakukan seleksi, begitu halnya di Sultra,” paparnya. Lebih jauh Hayati mengatakan, dalam seleksi top model ini, pelaksaannya juga lebih sederhana. Kalau pada Super model lalu, dilakukan proses wawancara, untuk mengetahui pengetahuan dan jati diri peserta. Tapi pada top model kali ini, hanya dituntut cakap di atas pangung, termasuk bagaimana berjalan di cat walk. “Semua pemenang dalam iven ini mereka akan mendapatkan piala, sebagai apresiasi keterlibatan mereka,” ujarnya. (lis/yen)

13

Luna Maya Temui Ariel Bawakan Ariel Makan Siang dan Tukang Cukur LUNA Maya bertemu Nazril Irham alias Ariel, 28, di Bareskrim Mabes Polri hari Senin (28/6). Itu adalah pertemuan pertamanya pasca sang kekasih ditetapkan sebagai tersangka kasus peredaran video porno pada Selasa lalu (22/6). Pertemuan dua sejoli yang diduga berperan dalam video syur tersebut, terjadi karena pada hari yang sama, ada jadwal pemeriksaan untuk Luna. Menurut penuturan salah seorang tim kuasa hukum Luna-Ariel, Boy Afrian Bondjol, kliennya datang sekitar pukul 05.30. Perempuan blasteran IndonesiaAustria tersebut sengaja datang pagi untuk menghindari wartawan. “Ya, tahu sendirilah kondisinya. Kalau datangnya siang, pasti nggak bisa masuk (karena diburu awak media),” ucapnya. Luna dijadwalkan menjalani pemeriksaan pada pukul 07.00. Menurut Wakadiv Humas Mabes Polri Brigjend Zainuri Lubis, bintang film Bangsal 13 itu menjalani pemeriksaan dengan menggunakan DVI (disaster victim identification). Selain Luna, kata Zainuri, Cut Tary mendapat jadwal pemeriksaan pada hari yang sama dengan Luna. Hanya, waktunya berbeda, yaitu pukul 14.00. Tapi, hingga malam, tidak ada tanda-tanda mantan presenter Insert yang diduga juga berperan dalam video tak senonoh itu akan hadir. Menjelang siang, pasangan kekasih yang sedang terbelit masalah asusila itu dikunjungi teman-temannya. Di antaranya, Vitalia Ramona, manajer Luna Maya yang membawa kantong berisi vitamin dan makanan Jepang pesanan Ariel, lalu disusul penyanyi Nindy yang didampingi Ezra, road manager band Ariel. Nindy dan Ezra datang membawa makanan cepat saji dan air mineral. Ada juga Capung, gitaris Java Jive yang sekarang berprofesi sebagai produser di Musica Studio (major label yang menaungi band Ariel). Dari penuturan Capung, tergambar suasana per-

temuan dua sejoli yang sedang hangat dibicarakan oleh media dalam negeri maupun luar negeri tersebut. “Luna sama Ariel akhirnya ketemu. Mereka pelukan,” ucapnya. Luna mungkin sudah lama menahan rindu karena seminggu tidak bisa bertemu dengan duda satu anak itu. “Kelihatannya sih seperti itu. Mereka kangen-kangenan,” imbuhnya. Ketika berpelukan, lanjut dia, Luna terharu. Perempuan yang harus kehilangan beberapa job karena kasus video itu, kata Capung, memang tidak sampai menitikkan air mata. Tapi, terlihat dari caranya memeluk Ariel, Luna ingin mendukung kekasih hatinya itu untuk tabah. Selanjutnya, mereka makan siang bersama di sebuah ruangan. Tak hanya Ariel dan Luna, Capung, beberapa manajer Ariel-Luna, serta teman yang menjenguk juga ikut makan bersama. Luna sudah mempersiapkan pertemuan tersebut. Aktris kelahiran Bali pada 26 Agustus 1983 itu membawa makanan dengan beragam menu untuk Ariel.

“Luna membawa banyak makanan. Jadi, semua bisa makan bareng. Ada ayam padang, ada fast food, ada sayur buncis, banyak sih. Saya juga tadi bawa otak-otak. Kami makan bareng,” jelasnya. Tak hanya masalah perut Ariel yang diperhatikan Luna. Masalah penampilan juga tak luput. Mantan bintang iklan sabun Lux itu mendatangkan kapster khusus untuk merapikan rambut kekasihnya yang katanya mulai tidak rapi tersebut. “Sekarang rambut Ariel sudah dirapikan,” ucapnya. Capung juga banyak bicara tentang musik. Terutama masalah lagu dalam album baru band Ariel yang dulu bernama Peterpan itu. Album tersebut seharusnya dijadwalkan edar bulan depan. Pada pukul 19.00, Luna meninggalkan Bareskrim melalui pintu depan. Dia keluar dengan dikawal beberapa penyidik dan tim kuasa hukumnya yang berjumlah delapan orang. Berkerudung merah, Luna hanya tersenyum. Tak ada kata yang keluar dari mulutnya. Bergegas mereka masuk mobil CRV silver. (jppn/yen)


Edukasi Mahasiswa Faperta Praktik Lapangan Pertimbangan Nilai, Siswa Berprestasi 14

Kendari Pos | Rabu 30 Juni 2010

Kelurahan Anggoeya Binaan Unhalu

Kendari, KP Penerimaan siswa baru (PSB) sejak tanggal 28 Juni lalu dimulai. Saat ini dibeberapa sekolah masih berlangsung proses pendaftaran untuk merekrut siswa-siswa terbaik sebagai calon siswa baru. Selain nilai ujian nasional murni (NUNM), prestasi siswa menjadi salah satu kredit point yang diberi angka “plus” untuk dicover sebagai calon peserta didik baru. Sudah merupakan ketetapan dinas pendidikan dalam rangka mengapresiasi potensi dan bakat siswa yang berprestasi. Siswa yang pernah mewakili daerah ke tingkat nasional tidak diseleksi lagi, tapi langsung direkrut sebagai siswa baru. Berlaku di SMPN 2 Kendari dan SMPN 9 Kendari berdasar pantauan koran ini. Di SMPN 2 Kendari, siswa yang memiliki sertifikat atau bukti pernah mewakili Sultra pada ajang lomba prestasik akademik atau pengembangan bakat dan minat, direkrut tanpa melalui tahapan seleksi. Demikian pun di SMPN 9

Kendari. Untuk mempersiapkan bibit-bibit potensial yang dapat menjadi andalan sekolah, panitia PSB memberikan kredit yang tinggi. Bahkan disesuaikan berdasar level yang diikuti. Jika masih sebatas delegasi sekolah tetap akan diseleksi, tetapi sertifikatnya bisa menjadi pertimbangan. Lain halnya dengan delegasi tingkat kota dan provinsi, pihak sekolah akan merekrut secara langsung tanpa seleksi meskipun nilai ujiannya masih di bawah pendaftar calon lain. “Jelas ada perbedaan antara siswa yang berprestasi dan non prestasi. Mereka mendapat nilai plus dan jaminan untuk diterima, dengan catatan pernah menjadi delegasi ke tingkat nasional,” terang Mahdin M Pd, Kepala SMPN 2 Kendari, kemarin (29/6). Disampaikan, sejauh ini pendaftar di sekolahnya cukup membludak. Tahun ini pihaknya menyiapkan tujuh rombongan belajar, yang akan diisi sebanyak 32 siswa per kelas. Selain nilai ujian kata Mahdin, pertimbangan domisili

siswa ke sekolah juga menjadi pertimbangan. Bagi yang tinggal di zona 1 yang masih bisa dijangkau dengan berjalan kaki, pihaknya memberi point +3, sedangkan yang berdomisili di daerah kemaraya mendapat point +2 dan di luar dari daerah itu mendapat point +3. Ketatapan itu kata dia merupakan kebijakan sekolah dengan pertimbangan bahwa siswa yang tinggal dekat areal sekolah akan sangat rugi jika tidak tercover. Hal itu berbeda dengan SMPN 9 Kendari. Tahun ini, sekolah itu tidak lagi mempertimbangkan domisili siswa. Hal yang menjadi penilaian utama adalah nilai ujian nasional serta prestasi siswa. “Kami mengumumkan hasil pendaftaran peserta setiap hari, Jadi pendaftar dapat melihat peluang apakah ia diterima atau tidak, agar dapat mencari alternatif sekolah lain. Siswa yang memiliki nilai ujian yang rendah, siap-siap saja dieliminir dari pengumuman hari sebelumnya,” ungkap Kepala SMPN 9 Kendari, Nurdin Tinggila M Pd. (cr5)

Kendari, KP Upaya peningkatan pengetahuan pertanian masyarakat terus dilakukan pemerintah Kelurahan Anggoeya, salah satunya dengan melibatkan Fakultas Pertanian Unhalu dalam mengadakan bimbingan teknis mengenai penyakit tanaman lada dengan menggunakan teknologi pertanian. Lahan seluas 1,4 ha, mahasiswa Faperta Unhalu, kemarin (29/6) bersama pemerintah Kelurahan Anggoeya membuat kebun percontohan untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat terkait metode yang tepat dalam pengembangbiakan tanaman lada. Mulai dari pembibitan, pembuatan lobang tanaman, tempat perambatan hingga usia panen yang tepat. Selain sebagai referensi bagi masyarakat dalam pertanian lada, kebun tersebut juga dimanfaatkan mahasiswa Pertanian, khususnya yang memprogramkan mata kuliah Budidaya Tanaman Tahunan dan Pengendalian Penyakit sebagai media praktikum yang tentunya berhubungan dengan nilai ujian. Tim pengabdian masyarakat Faperta Unhalu yang terdiri atas Dr Ir Muhammad Taufik, Ir Nurmas MP, Dr Ir Andi Khaeruni dan Ir Rahayu MP juga turut

SARFIAYANTI/KP

Pose bersama mahasiswa Faperta Unhalu, Lurah Anggoeya, Tumpak Sihombing serta masyarakat di kebun percontohan. hadir dalam kegiatan itu. Selain membantu masyarakat diharapkan kebun procontohan yang ada dapat menjadi tempat bagi mahasiswa untuk menambah pengetahuan mengenai budidaya tanaman lada. “Sekitar 300 bibit lada yang kami tanam dalam kebun percontohan ini. Selain proses penanaman kami juga memberikan bimbingan kepada masyarakat mengenai pengendalian penyakit secara terpadu, menggunakan agen hayati dengan tiga cara, yakni Rhizobakteri, Trichoderma dan Aracis Pentoi,” terang Dr Ir Muhammad Taufik, kemarin (29/6). Menurutnya, mahasiswa yang melakukan praktikum di kebun itu juga akan melakukan pene-

litian, pasalnya mereka yang terlibat adalah mahasiswa yang menginjak semester akhir di Faperta. Terkait kegiatan itu, Lurah Anggoeya, Tumpak Sihombing mengaku sangat bersyukur. Terlebih melihat potensi warganya yang berdomisili di kelurahan itu sangat antusias dengan kegiatan-kegiatan pertanian. Namun karena kendala pengetahuan yang minim terkait pengelolaan lahan dan tanaman maka hasil yang diperoleh warga kadang tidak seperti yang diharapkan. “Kelurahan kami memang menjadi binaan Unhalu. Tidak heran kalau setiap kegiatan yang berhubungan dengan peningkatan pengetahuan masyarakat kami selalu kebagian program. Melalui kegiatan inilah saya berharap ada sinergi antara peningkatan kemam-

puan mahasiswa faperta dalam mengembangkan keilmuan, juga tingkat pemahaman masyarakat mengenai teknik bercocok tanam yang tepat,” jelasnya. Dirinya juga berharap, kegiatan itu dapat terus berlanjut secara berkesinambungan. Pasalnya banyak manfaat yang diperoleh dengan adanya kegiatan-kegiatan tersebut, lebihlebih bagi warga yang memang berminat untuk menggenjot usaha pertaniannya. Di tempat yang sama, Ketua Kelompok Usaha Tani Sejahtera, Ld Silato mengatakan kegiatan yang dilaksanakan faperta kerjasama dengan Kelurahan Anggoeya sangat mendorong semangat masyarakat untuk meningkatkan pengetahuannya sehingga akan lebih memahami bagaimana cara bertani yang benar. (cr5)


Edukasi

Kendari Pos | Rabu 30 Juni 2010

Panitia Penerimaan MTsN 1 Kewalahan Kendari, KP Dirintis sebagai madrasah bertaraf internasional, membuat MTsN 1 Knedari kebanjiran peminat. Baru dua hari membuka penerimaan siswa baru (PSB), formulir yang disiapkan terambil sebanyak 500 lembar. Panitia memang menyiapkan 1000 lembar, tetapi perekrutan tetap kembali pada aturan yang berlaku. Kepala MTsN 1 Kendari, Nyuheri Slamet M Pd kemarin mengatakan, antusias masyarakat untuk bergabung di madrasah cukup tinggi dari biasanya. Lebih-lebih dengan status baru sebagai RMBI, bukan hanya siswa yang berdomisili di sekitar sekolah yang mendaftar, tetapi siswa dari luar daerah juga mencoba. “Sesuai kebijakan dinas pendidikan, PSB akan dilaksanakan tanggal 28 s.d 3 Juli. Jika antusias pendaftar terus seperti ini setiap hari, kemungkinan formulir yang kami siapkan akan habis,” katanya. Melihat antusias masyarakat yang cukup tinggi, mantan Kepala MTsN 1 Unaaha itu mengatakan, pihaknya tidak melakukan penahanan ijazah dalam PSB. Pasalnya, pihaknya tidak dapat menggaransikan jika seluruh pendaftar akan diterima, apalagi kondisi ruangan yang terbatas.

SARFIAYANTI/KP

Para pendaftar siswa baru di MTsN 1 Kendari. “Tahun ini kami hanya menerima 280 orang siswa baru. Dua kelas akan kami porsikan untuk siswa RMBI, sedangkan tujuh kelas untuk reguler. Siswa yang akan menempati kelas RMBI akan diseleksi secara ketat,” ungkapnya. M e n u r u t Nyuheri, untuk bisa direkrut sebagai siswa baru, pendaftar

harus memenuhi beberapa persyaratan antara lain nilai ujian yang memadai dengan porsi penilaian 35 persen, prestasi akademik 15 persen dan kemampuan baca tulis Alquran 60 persen. Seleksi akan dilakukan tanggal 4 Juli dan pengumuman kelulusan dilaksanakan 5 Juli. 30 guru akan dilibatkan dalam proses seleksi, untuk menentukan kelayakan perekrutan secara obyektif. (cr5)

Pembatasan, Peluang Sekolah Swasta Kendari, KP Dibanding sekolah swasta, lembaga pendidikan status negeri masih mendapat banyak tempat di hati masyarakat di daerah ini. Tak heran di beberapa sekolah negeri, jumlah pendaftar sudah melebihi kuota yang ditentukan, bahkan sudah sebagian warga berniat agar anaknya ‘’lewat jendela’’ masuk sekolah tersebut. Sekretaris Dinas Pendidikan Kota Kenbdari, Makmur M Pd mengatakan, sebenarnya pemerintah sedang mengupayakan untuk mengembangkan sekolah swasta. Menurut dia, beberapa sekolah swasta bagaikan pribahasa “mati enggan hidup pun tidak” sehingga masyarakatpun kurang yakin untuk menyekolahkan anaknya di sekolah binaan yayasan. Selain pertimbangan kualitas, sekolah swasta juga masih belum mampu menunjukkan eksistensinya di dunia pendidikan. Eksis dalam prestasi akademik maupun pengembangan minat dan bakat, selama ini masih didominasi siswa-siswa dari sekolah negeri. “Sekolah memang membatasi kuota penerimaan siswa baru. Selain pertimbangan efektivitas pembelajaran, bahkan akan dijadikan mendorong pengembangan sekolah swasta yang saat ini masih kurang diminati,” terangnya. Terkait dengan penahanan ijazah dalam proses pendaftaran siswa baru, mantan Kabid Dikdas Dinas Pendidikan Kota Kendari itu menuturkan sebenarnya dalam POS PSB 2010 aturannya memang ijazah asli harus ditahan di setiap sekolah tempat siswa mendaftar. Tergantung kebijakan sekolah, dengan pertimbangan jangan sampai ijazah ditahan terus siswa yang bersangkutan tidak terakomodir. Suda sebagian sekolah telah mengembalikan ijazah asli setelah pendaftar memperlihatkan sebagai bukti kepada panitia PSB. Setelah itu siswa bebas mendaftar di sekolah lain untuk mengantisipasi kegagalan pada pendaftaran pada pilihan pertama. (cr5)

15 Pemerintah Mulai Berdalih SEKOLAH negeri sasaran calon siswa baru. Sekolah status negeri masih nonton teman-temannya yang sudah sibuk. Para pendaftran pun bersama orang tua, belum melirik sekolah dekat rumah karena swasta. Belum tahu kalau pemerintah sudah berkelit secara tidak langsung. Dalih ketidaksiapan pemerintah menyediakan investasi pendidikan di sekolah negeri sangat jelas dari kuota calon siswa baru yang akan diterima sekolah status negeri. Khusus di Kota Kendari, sekolah negeri hanya menerima siswa yang agak pintar dari bukti nilai ujian nasional. Itu juga dalih pemerintah yang kurang memerhatikan sekolah swasta. Kalau saja pemerintah melalui dinas pendidikan dan wali kota/bupati dan gubernur tidak berubah, berarti setiap tahun akan terjadi problem pendidikan yang ditimbulkan ujian nasional. Di sekolah swasta sebenarnya yang belajar di sana adalah anak bangsa yang tersingkir dari sekolah negeri akibat ulah pemerintah sendiri. Kalau para wali kota/bupati bersama DPRD tidak memrogramkan perluasan akses dan kesempatan belajar serta penambahan tenaga pendidik, setiap tahun pula direpotkan dengan pendidikan. Perlu menghindari ketergantungan dari pemerintah pusat kalau memang ingin sukses membangun masarakat. (lut)

Sekolah Swasta Masih Sepi SEPERTI biasa, sekolah swasta masih sepi-sepi dari kerumunan pendaftar, kecuali SMPS Frater Kendari yang sudah melakukan penerimaan siswa baru (PSB) gelombang pertama sebelum jadwal turun dari dinas pendidikan. Hanya tigas kelas yang akan diterima, tetapi pada PSB gelombang pertama sudah mencapai 40 lebih siswa. Beda dengan sekolah yang status sama, masih menunggu bola liar dari sekolah negeri. Kalau semua yang berkualitas dijaring di negeri, yang malas dan kurang dari paspasan terpaksa kembali ke sekolah swasta. Serba dilema di swasta, tetapi tidak semua. Serba keterbatasan fasilitas penunjang pembelajaran, guru pun sebagian honorer bermodal NUPTK yang dikeluarkan pemerintah. Tidak heran kalau beberapa sekolah swasta di Kota Kendari masih sepi-sepi. (lut)

Perlu Kerjasama Yayasan PARA pemilik yayasan pendidikan khususnya yang menyelenggarakan jenjang satuan pendidikan SMA, sebaiknya bermurah hati dan bekerjsama dengan pemerintah. Sebaliknya pula dinas pendidikan perlu memfasilitasi sekiranya satuan pendidikan SMA dialihkan menjadi satuan pendidikan SMK, sebab kemungkinan terbanyak penganggur selain sarjana, juga tamatan SMA karena tidak punya keterampilan. Dari pada pemerintah capek cari tanah yang gratis, lebih baik kerjasama saja yayasan yang memang bukan mencari makan dari sekolah yang dibangun. Pemerintah sebaiknya mengontrak selama beberapa tahun, ketimbang harus mendirikan USB. Namun demikian, semua kembali kepada perencanaan setiap dinas pendidikan provinsi maupun kabupaten/ kota. Coba tanya di bagian perencanaan bagaimana konsep pendidikan masa depan di daerah. (lut)


KOMUNIKASI BISNIS

16

Kendari Pos | Rabu 30 Juni 2010

PROMOSI TEPAT, USAHA MANTAP: Anda ingin mempromosikan usaha/bisnis anda? pasang iklan dalam bentuk berita + foto di Rubrik Komunikasi Bisnis (Kombis). Dengan biaya promosi yang relatif terjangkau, kami memberi jaminan promosi usaha/bisnis anda akan tepat dan maksimal. Hubungi team Kombis. Call/SMS 081341772227

Irit BBM, Usung Teknologi TPS

Pusat Variasi dan Aksesoris Mobil New AW Variasi, Kendari

Suzuki Titan 115 cc SUZUKI Titan 115 cc merupakan motor paling multifungsi. Bagasi super luas berkapasitas 8,0 kg, kenyamanan lainnya terletak pada dimensi chasis yang kompak dan ramping. Dengan tinggi jok dirancang cukup rendah sehingga memungkinkan jangkauan kaki tetap nyaman, begitu pula dengan konstruksi knalpot yang lebih baik sehingga mengurangi tingkat kebisingan. Titan sangat irit BBM karena menggunakan teknologi Throttle Position Switch (TPS), dimana perangkat ini ditempatkan pada karburator yang berfungsi dalam hal penghematan BBM sehingga satu liter mampu menempuh 70 km. Titan memiliki tiga farian (harga on the road) yakni, type FW-115-D Rp 11.750.000, type FW-115SD Rp 12.690.00, dan type FW 115 SCD Rp 13.750.000. Bagi anda yang menginginkan pembelian secara kredit, uang muka hanya Rp 1.500.000, dengan persyaratan cukup copy KTP dan kartu keluarga. Info lebih lanjut hubungi dealer Suzuki terdekat di kota anda. (adv)

Diskon 10% di Gramedia Khusus Bagi Pengguna Halo Telkomsel BUKU adalah jendela dunia. Toko buku Gramedia kendari yang terletak di Mall Rabam memberikan diskon 10% khusus bagi pengguna kartu Halo. Caranya jika anda belanja buku apapun, silakan menunjukkan UMB *999# dengan men-cek pemakaian terakhir kartu Halo anda kepada kasir Gramedia, maka anda berhak mendapatkan potongan belanjaan sebesar 10%. Telkomsel Kendari sebagai Provider seluler terbesar di Sultra, melalui divisi Community And Segmented Costumer saat ini bekerjasama dengan beberapa tempat usaha dan

layanan jasa, memberikan diskon dan penawaran menarik lainnya kepada

pelanggan khusus pengguna Telkomsel baik Kartu Halo, Simpati dan kartu As. Untuk mendapatkan diskon sangatlah muda, anda cukup mengunjungi beberapa merchant yang tertera logo Telkomsel, lalu anda cukup memperlihatkan red-light (cellbrodcast) pada henphone (logo Telkomsel) pada kasir atau resepsionis saat membayar belanjaan atau layanan jasa yang anda gunakan. Program ini berlaku untuk semua pelanggan pengguna Telkomsel. Adapaun merchantmerchant yang bekerja sama dengan Telkomsel: Toko Buku Gramedia, Hotel Horison, Fresh House, Pusat Distro Red Light, Salon Nattaya, Rumah Makan Ratu Jimbaran, Rendy‘s Salon dan Executive Lounge bandar udara Haluoleo. (adv)

Jagonya Ayam Goreng Kampung Rp.12.500 / Potong

HIDANGAN dari olahan daging ayam kampung seakan menjadi primadona penikmat kuliner, selain rasanya yang lebih enak dibandingkan ayam potong, ayam ini juga mempunyai asupan protein yang tinggi dan rendah lemak. Ditengah berkembangnya bisnis ayam goreng impor, seperti KFC, Texas, CFC dan

McDonald, ayam goreng dengan racikan negeri ini rupanya tetap digemari, dan salah satu rumah makan yang fokus menyajikan olahan ayam kampung (bukan ayam potong) di kota Kendari adalah rumah makan ayam goreng Yumm, Wuawua. Ayam goreng Yumm menyajikan masakanayamgorengsecaratradisional menggunakan ayam kampung asli dandiolahmenggunakanbumbu-bumbu tradisional serta diproses secara higenis.AyamgorengYummtelahberdiri sejak setahun lalu di kota Kendari dan terusmeningkatkanmutudanmenciptakaninovasi.Yummjugamenawarkan menu-menuyangtakkalahnikmatsep-

erti, bubur ayam spesial, cap-cay hotlate, mie jawa pedas, nasi goreng, mie pangsit ayam dan menu lainnya. AyamgorengYummmemilikicitarasa yang berbeda karena mengandung kripsidandisajikandengan3jenissambal yakni, sambel tumis, sambel terasi dansambelrica-rica.Yummjugamenyiapkan beragam soft drink seperti, jus kacangijo,jambu,alpukat,apel,jusmix (bebas memilih buah) dan minuman ringan lainnya, adapula es teller dan es buah.AyamGorengYummjugamenerimapesan-antarnasidos(ayam+nasi+ sup sayur + tempe-tahu) Rp. 22.000/dos, dengan minimum order 10 dos. Ayam Goreng Yumm beralamat di Jl. MT. Haryono No. 81 (depan GMT) Wuawua, Tlp: 0401-3192627. (adv)

Menu Spesial Bandeng Tanpa Tulang Hanya Rp. 27.500/Ekor TENTUNYA selama ini ikan bandeng (ikan bolu) dikenal sangat gurih dan enak dibanding ikan-ikan lainnya, hanya saja duri/tulang ikan ini membuat banyakorangmalas memakannya. Saat ini Prontoo Steak & Resto menawarkan sajian istimewa menu bandeng tanpa tulang (bukan presto), dimana hanya di Prontoo, ikan ini disajikan terjamin higienis karena semua tulang/durinya telah dikeluarkansehinggamenjaminsantapananda akan lebih nikmat dan aman. Selain bandeng, Prontoo juga menawarkan ikan lainnya yang tak kalah enak seperti, ikan putih, baronang, katambak, kaneke, serta cumi dan udang dengan pilihan penya-

jian bakar polos, bakar rica-rica, goreng tepung, dan goreng tepung rica-rica. Semua terasa lebih nikmat karena Prontoo menyajikannya dengan 3 macam sambal yang telah disiapkan satu paket dengan menumenu seafood tersebut seperti sambel

petis,sambelkacang,dansambeltumis, yang tentunya berasa lebih enak dan beda dari tempat makan lainnya. Selain dikenal sebagai tempat makan spesialis Steak, Prontoo juga menyajikan berbagai masakan Indonesia seperti, nyuknyang, nasi campur, empek-empek dan ayam goreng. Ada pula minuman ringan seperti juice, ice cream dan tak kalah nikmatnya minuman capucino ala Prontoo. Harga terjangkau yang ditawarkan Prontoo tak lantas mengorbankan kualitas penganan karena manajemen Prontoo menggaransi steak dan menu-menu lainnya yang ditawarkan halal dan menyehatkan. Kunjungi segera Prontoo Steak & Resto di Jl. Simpang 4 Masjid Agung Saranani Tlp. (0401) 3127324. (adv)

Ahli Pengobatan Mata Tanpa Operasi Ditangani Langsung Tabib Ranjit Singh dari INDIA RANJIT Singh seorang ahli pengobatan alternatif penyakit mata, juga berpengalaman menyembuhkan ambeien, lemah syahwat dan berbagai penyakit lainnya. Ranjit yang asli India sudah berpengalaman lebih dari 17 tahun memiliki keahlian menyembuhkan penyakit mata tanpa operasi. Ilmu pengobatan tersebut diperoleh leluhurnya dari India. Dengan keahlian yang jarang dimiliki orang banyak, Ranjit Singh membuka klinik dengan Izin dari Dinkes No.0644.1999 bertujuan untuk membantu masyarakat yang

memiliki berbagai keluhan penyakit dengan biaya yang terjangkau. Ranjit Singh membuka Klinik Mata India diberbagai daerah dan salah satunya berada dikota kendari. Dengan pengalaman puluhan tahun tersebut, Ranjit Singh telah berhasil menyembuhkan puluhan ribu pasien keluhan mata diantaranya; glaukoma, katarak, radang kornea, iritasi mata minus, cylindris, plus pada remaja, retinitis pigmentosa, pendarahan retina, syaraf mata rendah, dan tretionphaty diaebetic, dan lainnya. Ranjit Singh juga mengobati penyakit ambeien baru atau lama tanpa operasi, lemah syahwat dan kecing manis. Metode yang digunakan, dengan menggunakan ramuan herbal murni

dari India dan tumbuh-tumbuhan dari Indonesia tanpa menggunakan obatobatan kimia sehingga tanpa efek samping dengan jaminan sekali berkunjung penyakit akan sembuh. Kunjungi langsung Klinik Mata India cabang Kendari di JL. R Suprapto No.18 (depan PO. Hasnur) Mandonga, Kendari. (adv)

Herbal Alami Ternama di Dunia Sembuhkan Ragam Penyakit Akut SAAT ini banyak produk herbal tersebar didunia, namun herbal Intra buatan Lifestyles, Kanada yang menghasilkan nutrisi ekstrak 23 herbal alami, tetap yang terbaik (No. 1). Intra merupakan solusi hidup sehat setiap hari, Intra telah dikonsumsi lebih dari 30 negara termasuk Indonesia. Produk ini memiliki sertifikat HACCP, GMP, IOC, POM, Halal serta

memiliki hasil tes ORAC 13.031 mcmol TE/L, tertinggi dintara semua suplemen antioksidan. Intra membantu menyembuhkan kista, kanker, thypus, kolesterol, gula darah, trigliserida, tekanan darah tinggi, asam urat, susah tidur, alergi, polyp akut, asma, diabetes, persendian, dengkuran, saraf, otot, haid tidak lancar, penyempitan pembuluh darah, sakit kepala menahun (migrain), maag akut, obesitas, tidak punya keturunan, menghilangkan toxin (racun) dalam tubuh, ketahan-

an tubuh dari beragam penyakit, kebugaran, cocok untuk pemulihan orang sakit, aman untuk segala usia dan ibu hamil, dan lainnya. Konsultasi kesehatan gratis Dr. Libbi Ghazali 08129162418. Untuk pemesanan, hubungi L.M RIZAL, Jl. Jati Raya No.60 Kendari. HP: 081341551334. (adv)

BERLOKASI di pusat niaga Senapati Land Kendari, New AW Variasi menyiapkan beragam perlengkapan kendaraan segala merk dan type. Untuk aksesoris mobil (semua merk) meliputi: Audio (lokal dan paket) merk fenom, ameron, JBL, sansui dan lainnya. Kaca film merk spectrum, solor screen, sparta dan riben hitam. Selain itu, disiapkan pula TV mobil, AC, alarm sistem, central lock, kaca film, power window, spoiler, body kit, bumper depan, belakang dan sayap, cover spion dan lampu, antena, spion, lampu, footstep, sarung jok, jok patent, karpet dasar, stabilizer, bamper, garnish,

velg impor, velg variasi, stir variasi dan impor, vendertreen, doormirror, ban, rollber, dan lainnya. Seluruh jenis pekerjaan di tempat ini ditangani langsung oleh tenagatenaga terampil dan handal, dan AW Variasi menyiapkan harga paket pemasangan sistem audio mulai dari harga 3 Jutaan. New AW Variasi boleh dikatakan spesialis audio mobil, buktinya beberapa saat lalu saat kontes mobil Kendari Motor Show 2, April 2010. AW Variasi berhasil menggondol The Best City Car. Percayakan segala jenis servis dan variasi mobil anda kepada New AW Variasi sebab segala jenis pekerjaan ditempat ini tentunya dengan harga yang lebih kompetitif. New AW Variasi berlokasi di kawasan bisnis Senapati Land No.37 A, JL. Laode Hadi, Bay Pass. (adv)

ANCES, Karet Seal Tabung Gas yang Paling Aman Segera Ganti Karet Seal Tabung Gas Anda Dengan Karet Seal Merk ANCES LEDAKAN kompor gas biasanya terjadi karena tabung gas mengalami kebocoran. Tabung gas akan meledak atau terbakar bila melibatkan tiga unsur sekaligus yaitu adanya udara (oksigen), suhu, dan gas yang keluar. Biasanya penyebab paling utama kebocoran Gas Elpiji adalah akibat karet seal yang tidak aman, sehingga bisa mengakibatkan Gas menjadi Boros / Bau, dan beresiko tabung MELEDAK seperti yang sering terjadi akhir-akhir ini. Lindungi harta serta nyawa keluarga anda dari kebocoran Gas Elpiji

dengan segera mengganti Karet Seal Gas Elpiji Anda dengan karet seal anti bocor merk Ances yang terkenal kualitasnya. Kenapa harus karet seal Ances : Bahan baku import, tidak mengeras bila terkena gas, lebih elastis dan lentur karena terbuat dari karet berkualitas, bisa digunakan berulang-ulang selama karet tidak rusak, serta melindungi anda dari kebocoran gas. Dapatkan ANCES di tokotoko terdekat di kota anda. Untuk pemesanan (pembelian secara grosir) hubungi Toko Surya Telp : 0411-323828, Makassar. Selalu periksakan kondisi selang, regulator dan kompor anda, dan jangan menyalakan api bila tercium bau gas. (adv)

Diskon 3M dari DLU Berlaku Untuk Juara Kelas TK, SD, SLTP dan SMU PT DHARMA LAUTAN UTAMA (DLU) merupakan salah satu perusahaan pelayaran nasional yang menyediakan jasa angkutan laut dan penyeberangan dengan segmen pasar muatan penumpang, kendaraan, dan barang. Menariknya selama Juni dan Juli 2010, DLU menjalankan program bertajuk “Dharma Ceria Paket 3 M (Murah, Meriah dan Menyenangkan)� yang dikhususkan bagi penumpang berprestasi (juara kelas) untuk tingkat pendidkan TK, SD, SLTP dan SMU. DLU menyiapkan diskon tiket 50 persen yang berlaku mulai 12 Juni 30 Juli 2010 bagi siswa-siswi yang juara kelas (masuk 10 besar). Jangan sia-siakan kesempatan emas ini, segera dapatkan harga berlayar khusus juga hadiah-hadiah menarik dan penghargaan lainnya dari DLU.

Mengikuti program ini sangat mudah, saat pembelian tiket KM Dharma Ferry 3, tunjukan Foto Copy Raport (masuk 10 besar) atau Piagam juara kelas tahun 2010 pada loketloket pembelian tiket DLU. Dapatakan pula harga khusus tiket kendaraan umum yang berlaku 14 Juni hingga 30 Juli 2010. Manfaatkan kesempatan terbaik ini, karena se-

mua akan anda dapatkan jika berlayar bersama KM Dharma Ferry 3 tujuan Baubau - Makassar - Balikpapan. Berangkat dari Baubau setiap hari Selasa pukul 10.00 Wita. Info lebih lanjut, hubungi kantor PT Dharma Lautan Utama (DLU) Jl. M Husni Thamrin No.3 Baubau, Telp: 04022826832. Prestasi kalian adalah kebanggaan DLU. (adv)


Kendari Pos | Rabu, 30 Juni 2010

Ambisi Juara Pelita dari Grup Neraka Pre-Season NBL pada 7–15 Juli di Malang

Escalettes Mundur EPISODE negatif yang melanda Perancis di Piala Dunia 2010 belum berakhir meski mereka sudah pasti terdepak di laga terakhir Grup A (22/6) lalu. Terbaru, Presiden Federasi Sepak Bola Perancis (FFF) JeanPierre Escalettes mengundurkan diri sebagai buntut kegagalan Les Blues di ajang empat tahunan tersebut. Seiring kegagalan pasukan Roman Domenech di Afsel, Escalettes memang merasa perlu bertanggung jawab. Seperti yang dilaporkan AFP, pria 75 tahun itu resmi akan mundur per 2 Juli mendatang. Hal itu juga sudah disampaikan Escalattes melalui situs resmi FFF. ”Setelah sepekan berpikir dengan kolega saya. Saya telah memutuskan bahwa saya harus berhenti dari posisi saya sebagai presiden FFF,” terang Escalattes. Lebih lanjut, dia cukup legawa dengan keputusan yang diambilnya tersebut. Sebab, Escalettes menyatakan bahwa dirinya mengambil keputusan tersebut dengan dasar atas harapannya pada perbaikan FFF. ”Keputusan saya didasari harapan untuk menjaga dan memudahkan pengembangan institusi. Dan itu merupakan keinginan saya selama ini,” jelasnya. Sebagaimana diketahui, kemelut di tubuh Perancis tak lepas dari hasil buruk Patrice Evra di Piala Dunia Afsel. Mereka menjadi mantan juara dunia yang gagal lolos ke babak 16 besar. Sebab di pertarungan Grup A, Perancis hanya meraih satu poin dan menciptakan sebiji gol. Tapi permasalahan kian meruncing setelah striker Chelsea, Nicolas Anelka didepak dari skuad Perancis. Pengusiran itu membuat tim semakin tidak kondusif karena pemain lainnya memprotes kebijakan tersebut dengan cara mogok latihan. Pemerintah Perancis pun menyikapi tragedi sepak bola mereka dengan rencana investigasi. Bahkan, Presiden Nicolas Sarkozy telah menyatakan bahwa secara pribadi akan memimpin investigasi terkait keterpurukan Les Blues di Piala Dunia. Bahkan, hari ini dijadwalkan diskusi panel di parlemen dengan tujuan mendapatkan keterangan dari menteri olahraga Perancis Roselyne Bachelot. Dia dirasa perlu dimintai keterangan terkait pernyataannya soal keberadaan JeanPierre Escalettes yang harus mundur dari posisi presiden FFF. Padahal, hal tersebut jelas bertentangan dengan aturan FIFA. Selain itu, Escalettes dan Domenech juga dijadwalkan dimintai keterangan dalam sebuah sidang di Majelis Nasional besok (1/7). FIFA pun menangkap bahwa pemerintah Perancis telah melakukan upaya intervensi kepada FFF. Karenanya, Federasi Sepak Bola Internasion-

al itu lantas memasang kudakuda dengan memperingatkan pemerintah Perancis melalui para wartawan kemarin (29/ 6). ”FFF bisa mengandalkan FIFA dalam kasus campur tangan politik, sekalipun pada tingkatan presiden,” tutur Presiden FIFA Sepp Blatter sebagaimana dilaporkan Associated Press. Lebih lanjut, pria yang memimpin FIFA sejak 1998 itu mengatakan bahwa pemerintahan Perancis bisa saja mencapuri urusan, namun dia ranah sepak bola berada tetap di tangan federasi. Sebagaiamana diketahui bahwa statuta FIFA menekankan agar federasi dapat mengelola urusan mereka secara mandiri, tanpa campur tangan pihak lain. Jika tidak, badan sepak bola tersebut akan dilarang berpartisipasi di even internasional. Termasuk pihak-pihak di dalamnya seperti tim, wasit, atau pejabat sepak bolanya sekalipun mereka adalah korban campur tangan pemerintah. Di sisi lain, Blatter mengaku sangat menyesalkan keputusan mundur yang diambil oleh Escalettes. Dia juga kembali menegaskan bahwa status FFF saat ini tidak akan mempengaruhi kebijakan FIFA dalam sepak bola dunia. ”Saya katakan bahwa intervensi politik akan ditangani oleh FIFA, apapun bentuk intervensi itu dan sebesar apapun negera tersebut. (uan)

Surabaya, KP Pelita Jaya Jakarta mengakhiri era Indonesian Basketball League (IBL) dengan gilang gemilang. Pada Mei lalu, mereka menjadi kampiun Bimasakti Cup. Di final, Pelita Jaya mengalahkan raksasa Satria Muda. Setelah itu, sepuluh tim yang dulu berstatus kontestan IBL menjadi kontestan National Basketball League (NBL). Hal tersebut sejalan dengan sukses PT Deteksi Basket Lintas (DBL) Indonesia mendapatkan hak pengelolaan kompetisi basket profesional paling bergengsi di tanah air itu. Berselang sekitar dua bulan sejak laga terakhir IBL, PT DBL akan menyelenggarakan pertandingan perdana di bawah nama NBL. Even perdana NBL tersebut dihelat pada 7–15 Juli mendatang dengan tajuk Pre-Season NBL. Itu adalah ganti dari ajang pemanasan IBL yang dilabeli turnamen. Sama dengan Bimasakti Cup, Pre-Season NBL tersebut akan

diselenggarakan di GOR Bimasakti. GOR legendaris di Kota Malang tersebut layak bangga. Sebab, di sana IBL berakhir dan NBL bermula. Arti tempat itu tidak kalah istimewa bagi Pelita Jaya jika bisa menjadi kampiun pre-season. Sebab, mereka akan terus dikenang sebagai juara even pertama NBL. Bagi kapten Pelita Andi ”Batam” Poedjakesuma, itu adalah satu hal yang sangat ingin dia raih bersama rekan setimnya. ”Kami memang ingin mengulangi prestasi tersebut. Kami yakin bisa menjadi juara,” kata Batam kepada Jawa Pos (Grup Kendari Pos) (27/6). Selain menargetkan prestasi istimewa, Batam menilai ajang itu sebagai tolok ukur yang pas untuk mengetahui posisi timnya menjelang liga NBL pada 16 Oktober mendatang. Sebab, helatan tersebut adalah turnamen terakhir yang diikuti sepuluh

kontestan NBL. ”Kami memang harus kehilangan Kelly (point guard Kelly Purwanto, Red) yang injured. Namun, saya yakin bahwa para pemain saling mengisi. Pelatih juga akan membuat formula yang jitu,” ucap Batam. Saking optimistisnya, Batam tidak peduli kalau timnya bergabung di grup

Baca AMBISI Hal 18


18

Kendari Pos | Rabu, 30 Juni 2010

MICK JAGGER

Dicap Bawa Sial KEHADIRAN orang-orang top sebagai supporter bisa memnjadi pemantik motivasi. Namun sial benar nasib Mick Jagger di Piala Dunia (PD) 2010. Sosoknya di stadion tak diharapkan oleh banyak pihak. Pria bernama lengkap Michael Philip Jagger itu sudah dicap sebagai supporter pembawa sial. Suporter Brazil yang memiliki analisis menarik itu. Kehadiran Mick Jagger dinilai memengaruhi hasil akhir dua tim yang sudah didukungnya. Amerika Serikat (AS) yang didukungnya kandas di tangan Ghana 1-2 pada babak 16 besar. Kala itu dia tak bukanlah orang top di tribun penonton. Mick Jagger duduk bareng mantan presiden AS Bill Clinton. Nasib serupa dipetik Inggris di Stadion Bloemfontein yang

juga ditonton langsung oleh pria kelahiran Inggris 26 Juli 1963 itu. Makanya mereka tak mau Kaka dkk didukung langsung oleh pentolan Rolling Stone itu saat menghadapi Cile dini hari lalu. Liga Premier Inggris memang menjadi kesukaan Mick Jagger. Dia malah jadi anggota supporter West Ham United. Sampai, sampai para supporter Seleccao—julukan Brazil— waswas jika Mick Jagger benar datang di Stadion Johannesburg. Maklum bukan tak mungkin dia hadir pada laga perebutan tiket ke delapan besar itu. Anak lelakinya Lucas, sedang dekat dengan seorang model asal Brazil Luciana Gimenez. ‘’Vokalis Rolling Stone punya reputasi membawa kesialan pada tim yang didukungnya di PD kali ini,” ujar komentator ESPN di Brazil seperti dilansir

Timeslives. Untungnya kekhawatiran suporter Brazil tak terbukti. Brazil sukses menuai tiket babak delapan besar setelah menumbangkan Cile 3-0, tanpa keterkaitan dengan kehadiran Mick Jagger di Stadion Ellis Park, Johannesburg. Tapi tetap saja fans Brazil tetap waswas. Mereka tak berharap kesialan yang dibawa Mick Jagger hanya tertunda dan terealisasi di babak-babak berikutnya nanti. Di babak perempat final Brasil akan bertemu Belanda. Apalagi, kondisi intern Brazil memang kurang sip mendekati babak krusial. Kaka, salah satu pilar Brazil, sudah menuai satu kartu merah dan satu kartu kuning. Kartu kuning dipetik saat menghadapi Ghana di babak penyisihan grup dan malah sampai berujung kartu merah. (vem)

Capello Langsung Berlibur DI tengah hujatan dari fans dan media, tim Inggris akhirnya tiba di tanah air. Pasukan Fabio Capello itu mendarat di Bandara Heathrow, London, kemarin pagi pukul 06.20 waktu setempat. Steven Gerrard dkk harus pulang lebih awal setelah dipermalukan Jerman Fabio Capello dengan skor 1-4 di babak 16 besar Minggu lalu (27/6). Mengenakan setelan resmi timnas, David Beckham turun paling dulu dari pesawat. Gelandang LA Galaxy yang tidak bermain lantaran cedera tendon achilles itu diikuti beberapa istri dan pacar penggawa Three Lions, julukan Inggris. Baru kemudian para penggawa Inggris menyusul. Dengan muka lesu, mereka langsung menuju mobil jemputan. Tidak ada sambutan hangat untuk pasukan Inggris. Mereka cukup beruntung daripada timnas Italia yang kepulangannya disambut caci maki tifosinya. Di sisi lain, kegagalan Three Lions melaju ke perempat final membuat para pendukungnya mengubah rencana perjalanan. ”Kami harusnya pulang pada hari Jumat, yakni setelah laga perempat final yang kami harapkan bakal jadi milik Inggris,” terang Stephen Bailey, seorang masinis asal Ramsgate, seperti dilansir BBC Sport. ”Kami juga harus membayar ekstra seribu pounds untuk menyaksikan duel mela-

wan Inggris. Kenyataannya, hanya kekecewaan yang kami dapat,” lanjutnya. ”Kami menghabiskan banyak uang untuk bisa menyaksikan langsung aksi timnas. Tapi, kami sama sekali tidak melihat gereget dan semangat permainan dari pemain,” timpal Kerrie Hutchinson, seorang manajer dari Hull. Para pendukung itu memang tidak mengetahui apa yang sebenarnya terjadi di kamar ganti skuad Inggris. Namun, pelatih Fabio Capello menyatakan bahwa kegagalan pasukannya karena faktor fisik. Pemainnya kelelahan setelah jadwal kompetisi yang ketat. ”Jadwal kompetisi yang sangat ketat membuat pemain tiba dengan kondisi lelah,” kata Capello seperti dikutip AFP. ”Saya sudah bicara dengan semua staf pelatih, termasuk pelatih kebugaran, dan mereka mengatakan bahwa kondisi fisik dan mental pemain sedang tidak bagus. Mereka tidak seperti pemain yang kami kenal,” lanjutnya. Apapun alasannya, Capello kini menjadi sasaran tembak terkait dengan kegagalan Inggris. Meski begitu, pelatih 62 tahun asal Italia itu tidak ambil pusing. Tidak lama setelah mendarat di London, dia sudah berangkat ke Swiss untuk berlibur. Capello ditemani sang istri, Laura. (na/ca)

Gagal, Tapi Puas dan Dapat Bonus SLOWAKIA dan Inggris sama-sama lolos ke babak 16 besar dan terhenti di fase knockout tersebut. Sebagai tim besar Inggris mendapatkan cercaan atas kegagalannya. Tapi Slowakia bisa pulang dengan senyum lebar. Bonus sudah menanti Marek Hamsik dkk meski mereka juga terhenti di babak 16 besar. Sebagai tim non unggulan, lolos ke babak 16 besar memang menjadi hal yang menggembirakan bagi Slowakia. Mereka juga tidak terlalu malu atas kekalahannya 1-2 dari Belanda yang membuat langkah Slowakia terhenti. ”Ini adalah hasil yang baik sejauh ini. Dan kami berharap bisa kembali ke Piala Dunia selanjutnya,” kata gelandang Vladimir Weis yang juga putra pelatih yang bernama sama itu. Sejauh ini, Slowakia hadir untuk pertama kalinya di ajang Piala Dunia dan bermaterikan pemain relatif muda. Tapi itu justru memudahkan mereka tampil tanpa beban. Salah satunya ketika mengejutkan Italia dengan mengalahkannya 3-2. ”Jika kami kalah, menurut saya, itu karena kurang pengalaman. Ini adalah pertama kalinya kami di Piala Dunia. Kami mengalahkan Italia, kami adalah pahlawan. Itu fantastis, saya berharap di masa mendatang akan lebih baik,” kata gelandang Miroslav Stoch. Untuk menjadi lebih baik, slowakia memang punya modal cukup baik. Salah satunya materi pemain di Piala Duia 2010 ini yang masih relatif muda. (uan)

Ambisi ................ neraka pada babak kualifikasi. Pelita tergabung di grup A bersama Satria Muda, CLS Knights, IM Muba Hangtuah Sumsel, dan Angsapura Satya Wacana Salatiga. Sedangkan grup B diisi Garuda Flexi, Aspac, Bimasakti Malang, Stadium, dan Citra Satria. Persaingan grup A lebih keras daripada grup B. Selain Pelita, dua tim lain memiliki catatan hebat, yakni Satria Muda dan CLS Knights. Dua tim itu selalu menembus final four dalam dua musim terakhir IBL. Tentu mereka akan menjadi penghalang yang tangguh bagi Pelita. Sedangkan di grup B, hanya Garuda dan Aspac yang memiliki tradisi menembus final four IBL dalam beberapa tahun terakhir. Penting bagi peserta NBL, pre-season di GOR Bimasakti juga bakal menjadi ajang uji coba kesiapan PT DBL sebagai penyelenggara liga. ”Akan banyak terobosan yang kami lakukan. Sekarang terus kami godok. Tetapi, yang pasti, kami terus mendekatkan diri kepada fans,” kata Events and Basketball Operations Manager DBL Indonesia Puji Agus Santoso. (nur/c11/ang)


19

Kendari Pos | Rabu, 30 Juni 2010

Kelebihan Beban Picu Sakit Pinggang Bagus Berbagi Bawaan ketika Naik Gunung USIANYA masih muda, 22 tahun. Namun, Bagus Setiawan sering mengeluh sakit pada punggung bawah, terutama pinggang. Keluhan

itu berlangsung selama setahun terakhir. Keluhan tersebut dirasakan beberapa hari setelah dia pulang dari mendaki gunung. ‘’Sepulang naik gunung, saya tidak bisa duduk terlalu lama. Rasanya sakit sekali. Rasa sakit yang sama waktu salat, terutama waktu ruku,’’ katanya. Namun, keluhan itu tidak muncul

saat dirinya mendaki gunung. ‘’Naik gunung kan aktivitas yang menyenangkan bagi saya. Karena senang, tak terasa sakitnya. Ketika pulang ke rumah, terasa sekali nyerinya,’’ ucapnya. Untuk meredakan rasa sakit, Bagus mengoleskan salep untuk meredakan nyeri otot. Mahasiswa

Fakultas Ekonomi Unair tersebut hanya merasa enak sesaat. Setelah efek obat hilang, rasa sakitnya kembali muncul. ‘’Saat diolesi lagi, rasa sakit hilang, tapi akan muncul lagi,’’ ujarnya. Selain itu, dia pijat, baik oleh orang lain ataupun teman sendiri. Tapi, rasa nyeri tidak berkurang. Tak lebih seminggu, terutama ketika daya tahan tubuhnya fit, rasa nyerinya tak muncul lagi. Bagus menduga, rasa sakit tersebut muncul karena sering membawa barang bawaan berat. ‘’Kalau mendaki gunung, kan banyak peralatan dan perlengkapan yang dibawa. Padahal, jarak tempuhnya panjang. Makanya, bagian dekat pinggang ini sering sakit,’’ tuturnya. Banyak teman-teman yang mengi-

ra arek Suroboyo tersebut sakit pinggang atau encok. Khawatir dugaan itu benar, Bagus memeriksakan diri ke dokter. Setelah menjalani serangkaian pemeriksaan, dokter mendiagnosis Bagus mengalami kelelahan. Dia hanya diberi obat untuk mengurangi rasa nyeri saja. ‘’Bukan encok, apalagi sakit pinggang. Alhamdulillah, saya sangat bersyukur karena tidak sakit yang anehaneh,’’ paparnya. Sebenarnya, Bagus diminta mengurangi frekuensinya mendaki gunung. Namun, hal tersebut tak dapat dilakukannya. Dia hanya berusaha mengurangi kemungkinan rasa nyeri. Yakni, mengoptimalkan kondisi tubuhn y a saat naik gunung. Ketika naik gunung, dia berusaha tidak terlalu lama menggendong ransel yang berisi barang bawaan.

‘’Biasanya, teman-teman mengingatkan saya menaruh tas untuk beberapa saat. Terkadang, ada beberapa barang yang dibawakan teman sehingga beban yang saya bawa tidak terlalu banyak,’’ terangnya. (ai/c8/nda)


20

Kendari Pos | Rabu 30 Juni 2010

Gerindra Berpegang di Aturan Yani Muluk Terkait Kemungkinan Penundaan Pemilukada Konawe Utara Kendari, KP Informasi penundaan pelaksanan Pemilukada Kabupaten Konawe Utara (Konut) ternyata telah sampai ke telinga Ketua Partai Gerindra Sultra, Ir Yani Muluk MSi. Namun, penundaan itu dia menilainya sebagai salah satu wacana yang boleh saja muncul ke permukaan. Tapi, bagi Gerindra, Yani Muluk berharap pemerintah daerah bisa memutuskan yang terbaik. “Sebagai Ketua Partai, Gerindra tetap pada pendirian yang sudah diputuskan. Kami menetapkan calon bupati-wakil bupati dan harus menang. Tetapi, dalam kapasitas saya sebagai wakil rakyat, tentu keputusan itu benar-benar mewujudkan keingi-

Ir Yani Muluk MSi nan besar rakyat Konut,” tutur Yani Muluk di kantor Gerindra Sultra, kemarin. Anggota DPRD Sultra ini menegaskan, secara informasi, rencana penundaan itu ia telah

ketahui melalui surat kabar. “Saya baca di koran anda, Pemilukada Konut akan ditunda karena tidak siapnya anggaran. Persoalan anggaran ini sesungguhnya menjadi tanggungjawab pemerintah daerah. UU telah menggariskan itu dan KPU telah menetapkan skedul. Tetapan KPU ini juga adalah amanah UU. Karena itu, agar semua menjadi klir dan terang benderang, mekanisme aturan harus dikedepankan. Pemilukada ini jangan dipandang semata-mata evouria politik tapi ini menyangkut hajat hidup orang banyak,” tutur mantan anggota DPRD Kota Kendari tiga periode ini. Kesempatan sama, Yani Muluk sempat membandingkan Pemilukada Konut dengan Pemilukada di beberapa daerah di Sultra yang telah berlangsung. Dia mencontohkan, Pemilukada Buton Utara yang awalnya juga mempolemikkan soal anggaran ternyata berlangsung

lancar dan aman. “Yang penting adalah kesungguhan pemerintah dan masyarakat. Pemilukada di daerah pemekaran, Butur bisa dijadikan pembanding. Alhamdulillah, di Butur kami termasuk partai yang tepat mencalonkan figur. Bersama partai lain, Gerindra keluar pemenang. Di Kabupaten Muna kita kalah. Tapi, jika kekalahan itu ternyata membuahkan kemenangan bagi rakyat, maka itulah yang terbaik bagi Gerindra. Hari ini, rakyat Muna merayangkan kemenangannya, dan Gerindra adalah bagian dari kemenangan itu,” tutur Ketua Partai yang kerap berkunjung ke panti-panti asuhan ini. “Yang menang juga tak perlu lupa diri. Kemenangan dalam politik ini kan ibarat SIM. Kita punya kesempatan lima tahun. Mereka yang menggunakan SIM limatahuninibisamenggunakannya dengan baik. Yang paling penting, berbaiklah dengan rakyat,” pungkasnya.(cr2/ong)

Nama Pejabat BKD Dicatut di Facebook Sebar Fitnah dan Provokasi Raha, KP La Ode Ndifaki Tohae, Kabid Mutasi BKD Muna dilanda rasa was-was. Namanya dicatut di dunia maya melalui situs jejaring sosial face book (FB). Isi tulisan yang diposting di FB yang memakai nama Nifaki La Ode itu, membuat sejumlah pernyataan yang menfitnah kelompok tertentu, tokoh masyarakat Muna dan provokasi terkait hasil pemilukada di Muna yang dimenangkan

pasangan dr Baharuddin-Malik Ditu (DAMAI). Beberapa isi posting, akun yang menjurus provokasi yang ditulis 24 Juni 2010 “tolak Bupati Muna yang baru, yang terpilih karena kecurangan”. Lainnya, mendiskreditkan salah satu nama tokoh masyarakat Muna. Pernyataan itu, kemudian mengundang tanggapan dari facebooker. Sebanyak 21 pernyataan yang tertulis bernada provokasi. La Ode Ndifaki yang mengaku tidak pernah memiliki FB, dilanda kekhawatiran. Kabid Mutasi BKD Mua itu, melapor-

kan pencatutan namanya lewat media maya FB ke Polres Muna. “Saya tidak pernah membuat akun FB,“ aku La Ode Ndifaki, dihadapan Kasat reskrim Muna AKP Agus Sugiyarso SIk. Ndifaki mengaku hanya memiliki email, namun itupun jarang digunakan. Ia curiga namanya dicatut, untuk mendeskritkan dirinya. Apalagi pernyataan yang diposting, berupa fitnah dan provokasi. “Kabar adanya pencatutan nama saya di FB dari keluarga yang menginformasikan,“ ungkapnya. Ia berharap, pihak Kepoli-

sian untuk segera mengungkapkan pencatut namanya di akun FB. Bagi tokoh masyarakat Muna, yang namanya tertulis dalam posting FB, Ndifaki berharap agar tidak terprovokasi. Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Muna, AKP Agus Sugiyarso SIk mengatakan, akan melakukan penyelidikan terhadap pelaku pencatutan nama Kabid Mutasi BKD Muna. “Kita dalami dahulu,“ timpalnya. Untuk mengungkap pelakunya, harus menggunakan teknologi cybernet.(awn/ong)

Bantu Usul Anggaran, Anggota DPR Terima Milyaran Jakarta, KP Pada persidangan perkara korupsi pengadaan pemadam kebakaran di Otorita Batam dengan terdakwa Gubernur Kepri non-aktif, Ismeth Abdullah, yang digelar Senin (26/8) lalu, mantan anggota DPR RI Sofyan Usman dihadirkan sebagai saksi. Politisi PPP yang duduk di Panitia Anggaran DPR RI periode 2004-2009 itu mengaku menerima uang sebesar Rp 1 miliar, karena membantu usulan anggaran untuk Otorita Batam. Pada persidangan yang dipimpin Ketua Majelis Hakim Tjokorda Rai Suamba itu, Sofyan mengungkapkan, dirinya memang

minta ke pejabat di Otorita Batam untuk membantu pembangunan masjid. Sofyan mengungkapkan, dirinya menerima uang dengan jumlahtotalRp1miliardalamdua kali penyerahan. Sumbangan pertama sebesar Rp 150 juta, merupakan pemberian tahun 2004 karena sebagai anggota Panitia Anggaran DPR Sofyan ikut membahas Anggaran Biaya Tambahan (ABT) untuk OB yang mencapai Rp 10 miliar. Sedangkan sumbangan

sebesar Rp 850 juta, karena telah membantu mengusulkan anggaran untuk OB tahun 2005. “Saya usulkan Rp 125 miliar. Tetapi yang disetujui panitia anggaran Rp 85 miliar,” sebut Sofyan. Ketua majelis hakim, Tjokorda Rai Suamba pun bertanya ke Sofyan Usman, apakah pernah menghubungi ISmeth Abdullah terkait sumbangan Rp 1 miliar itu” Namun mantan anggota DPR dari PPP itu menegaskan bahwa dirinya

tidak pernah berbicara dengan Ismeth Abdullah, termasuk untuk sekedar menyampaikan ucapan terima kasih ke Ketua Otorita Batam itu. Sofyan mengaku sudah mengembalikan uang yang diterimanya ke KPK. Namun baru Rp 500 juta saja yang sudah dikembalikannnya ke KPK. “Tetapi sisanya saya mohon ada keringanan karena saya sekarang sudah pensiun,” pintanya.(ara)

KPU Muna Dituding Lakukan Pembohongan Publik Terkait Pleno PenetapanPasangan Cabup Muna

Kendari, KP Ratusan orang yang tergabung dalam Gerakan Solidaritas Untuk Pemilukada di Kabupaten Muna (Gestapu) menggelar aksi demonstrasi di KPU Sultra, kemarin (29/6). Mereka menuntut KPU Provinsi segera mengambil alih kewenangan KPU Kabupaten Muna karena lembaga yang dipimpin Al Munardin dituding telah melakukan pembohongan publik.

Versi Gestapu, KPU Kabupaten Muna telah melakukan gerakan sistematis dalam pemenangan salah satu calon pasangan Calon Bupati dan Calon Wakil Bupati Muna yang tidak merujuk pada aturan yang berlaku. “KPU Muna telah melakukan pembodohan terhadap masyarakat di Kabupaten Muna sehingga kami meminta KPUSultra harus mengkroscek kembali keabsahan pasangan calon yang ditetapkan KPU Muna. Menurut Gestapu, telah terjadi pelanggaran yang sangat merugikan masyarakat Muna secara universal,” ungkap Jubir Gestapu.

La Ode Muh Ardin, Anggota KPU Sultra, mengaku tidak bisa memberikan penjelasan secara rinci karena keputusan KPU dilakukan melalui pleno. “Kalau ada pelanggaran, silahkan sampaikan ke Panwaslu provinsi, Panwaslu kabupaten, kalau perlu Bawaslu. Kita akan teliti, selanjutnya coba ditindaklanjuti sesuai kewenangan KPU provinsi di kabupaten. Jelasnya, kalau ada anggota KPU Muna lakukan pelanggaran, berarti dia melanggar perintah pernundang-undangan. Namun, harus didukung data yang valid,” beber Mantan Ketua KPU Muna.(emi/ong)

Rombongan DPR Menuju Gaza Jakarta, KP Badan Kerjasama Antar-Parlemen (BKSAP) DPR RI bersama Ketua DPR RI Marzuki Alie dan Komisi I DPR RI pada Selasa, (29/ 6) menuju Gaza, Palestina melalui Mesir. Tujuannya untuk melakukan pembicaraan dengan pemerintah setempat, terkait masalah kemanusiaan yang dialami rakyat Gaza yang diblokade Israel enam tahun terakhir ini. “Kami sedang menuju Gaza dari Mesir bersama anggota Komisi I DPR RI dan Ketua DPR RI Marzuki Alie, yang dilepas

oleh Gubernur Sinai Utara Murad Muwafi (wilayah Mesir yang berbatasan langsung dengan Gaza),” demikian bunyi pesan singkat Ketua BKSAP Hidayat Nurwahid kepada wartawan di Gedung DPR, Senayan Jakarta, Selasa (29/6). Menurut politisi PKS ini, rombongan akan disambut oleh Parlemen Palestina di perbatasan di Al-Arish Mesir-Palestina. Selanjutnya, parlemen Indonesia akan melakukan pertemuan dengan parlemen Palestina. “Mohon doa seluruh

bangsa Indonesia, agar perjuangan kemanusiaan ini dapat segera mengakhiri blokade terhadap Gaza,” pesan Hidayat Nurwahid. Selain bertolak ke Gaza, rombongan DPR RI yang berjumlah 20 anggotaitujugaakanmelobinegara-negara tetangga Palestina seperti Mesir, Lebanon, Suriah, dan Yordania untuk membantu dibukanya blokade terhadap Gaza, serta menyerahkan uang bantuan pemerintah dan masyarakat Indonesia untuk mendirikan rumah sakit di Gaza.(fas)


21

Kendari Pos | Rabu, 30 Juni 2010

JAWAB KRITIK 3 BRAZIL V CHILE 0 SKENARIO pertemuan timtim besar di perempat final Piala Dunia 2010 berjalan mulus. Brazil yang diunggulkan bursa-bursa taruhan bakal merebut gelar keenam harus berhadapan dengan favorit lainnya, Belanda. Itu terjadi setelah Seleccao—sebutan Brazil—mengalahkan Cile 3-0 di babak 16 Besar dini hari kemarin. Dalam laga yang digeber di Stadion Ellis Park tersebut, pasukan Carlos Dunga seperti berusaha menjawab semua kritik yang dilemparkan ke arah mereka selama fase grup. Mereka mulai meninggalkan permainan pragmatis yang membosankan, dan sedikit demi sedikit kembali ke style jogo bonito yang asyik dinikmati. Memang gaya khas Brazil tersebut belum terlihat sepenuhnya. Tapi paling tidak, penampilan mereka jauh lebih impresif. Turun dengan formasi 4-3-12, Luis Fabiano dkk mampu mengimbang permainan Cile yang cepat dan atraktif. Itu juga disebabkan oleh kembalinya Kaka sebagai kreator lapangan tengah Brazil. Gol yang diciptakan Juan (34), Fabiano (38), dan Robinho (59) juga tercipta dari permainan ofensif. ”Tadi itu performa Brazil yang sangat bagus,” ungkap Kaka, seperti dilansir Associated Press. ”Saya gembira dengan cara kami bereaksi terhadap bola. Itu menunjukkan bahwa penampilan kami memang meningkat dari laga ke laga, sebagaimana yang kami rencanakan,” lanjut playmaker Real Madrid itu. ”Ya, bisa dibilang itu tadi performa kami yang paling bagus sepanjang turnamen,” sambung defender Maicon. ”Kami bisa tampil dominan atas tim yang sudah bermain luar biasa di fase grup. Bisa main bagus ketika dibutuhkan sangat penting dalam turnamen berlevel tinggi seperti Piala Dunia,” tambahnya. Menurut Maicon, penampilan mereka tadi malam menjadi bekal bagus untuk meladeni

10 Nomor punggung 10 janggal Nomor 10. Anda pasti langsung membayangkan tipe pemain hebat yang bisa mengubah jalannya pertandingan. Seorang penyihir, atau kata orang Italia, fantasista. Ferenc Puskas, Pele, dan Diego Maradona adalah sebagian pemain yang membesarkan mitos nomor punggung 10 sebagai nomor paling keramat dalam sebuah tim sepakbola. Tapi, tak jarang nomor tersebut dipakai pemain-pemain “aneh”. Jauh dari kesan pemain andalan sebuah tim. Tommy Docherty (Skotlandia) Pemberian nomor 10 kepada pemain belakang yang tampil untuk Piala Dunia 1958 ini terbilang janggal karena sistem penomoran skuad Tartan Army saat itu yang mendistribusikan nomor secara urut kepada para pemain per lini. Setelah dua penjaga gawang tim diberikan nomor 1 dan 2, Docherty “terpaksa” kebagian nomor 10 karena kebetulan Skotlandia mengangkut delapan bek ke turnamen. Sistem pembagian seperti ini sepertinya tak perlu diributkan karena sepanjang sejarah, Skotlandia tak banyak mencetak pemain nomor 10. Lee Young-pyo (Korea Selatan) Tidak ada yang memerhatikan Korea Selatan sebelum Piala Dunia 2002. Jadi, barangkali ketika orang pertama kali menyaksikan nama Young-pyo dalam line-up tim Ginseng pada turnamen, mereka berharap aksi-aksi apik sang pemain dalam menggalang serangan di lini tengah. Saat pertandingan dimulai, boleh jadi mereka kecele, karena terny-

Baca 10 NOMOR Hal 22

Ghana Di Ambang Sejarah

WAGs vs FUFfers

Perang Prestise PERSETERUAN Jerman kontra Inggris pada babak 16 besar Piala Dunia (PD) Minggu (27/6) tak hanya menjadi kompetisi dua timnas. Tapi juga menjadi persaingan gengsi dukungan dari para isteri dan kekasih masing-masing tim. Dengan hasil kemenangan Jerman 4-1, tentunya para FUFfers (The frauen und freundinnen), isteri dan pacar pemain Timnas Jerman lah yang menuai kegembiraan. Ndilalah pada laga tersebut jumlah FUFfers paling banyak dibandingkan laga-laga sebelumnya. Anna Maria Lagerblom, kekasih Mesut Oezil tak duduk sendirian lagi di tribun penonton seperti saat Jerman menang atas Australia 4-0. Minggu lalu, dia ditemani kekasih Bastian Schweinsteiger, Sarah Brandner. Masih ada pasangan Jerome Boateng, Sherin Sendler, dan Jessica, pasangan Toni Kroos. Tapi mau bagaimanapun Lisa Muller tetap menjadi FUFfers yang paling bahagia di Stadion Bloemfontein. Suaminya Thomas Muller sukses mencetak dua gol pada kemenangan Der Panzer itu. Hasil itu memang sudah diprediksinya sejak PD belum dihelat. ‘’Akan menjadi sangat penting untuk mencetak gol,” kata Lisa sebelum PD kepada Bild. Kondisi berbeda dituai WAGs, isteri dan kekasih Timnas Inggris. Christine Bleakley tidak dapat menyembunyikan kekecewaan yang mendalam. Kekasih Frank Lampard itu tak sendirian. Dia bersama-sama Toni Poole, isteri John Terry, Ellie Darby, pacar Matthew Upson, dan Laura, isteri Glen Johnson. Kehadiran isteri dan kekasih pemain Timnas memang kerap menimbulkan pro dan kontra. Di Baden Baden empat tahun lalu WAGs ditengarai menjadi salahs atu penyebab

Baca PERANG Hal 22

GHANA sedang menatap sejarah. Tim besutan Milovan Rajevac itu berpeluang menjadi tim asal Afrika pertama yang mampu melaju ke semifinal Piala Dunia. Sebelumnya prestasi tertinggi tim asal Afrika pada Piala Dunia adalah perempat final. Ya, Kamerun adalah tim asal Afrika pertama yang mampu menembus perempat final pada Piala Dunia 1990. Kemudian jejak skuad berjuluk Singa Perkasa itu diikuti Senegal pada Piala Dunia 2002. Kini, Ghana telah berada di perempat final Piala Dunia 2010. Bila mereka mampu melewati hadangan Uruguay pada 3 Juni nanti di Soccer City, Johannesburg, pada perempat final, maka mereka akan men-

jadi tim asal Afrika pertama yang menjejakkan kakinya di semifinal. Kalau gagal setidaknya bisa menyamai prestasi Kamerun dan Senegal. ”Tidak ada yang menyangka kami bisa berada di perempat final. Tapi, ternyata saat ini kami berpeluang mencatatkan rekor baru bagi Afrika. Kami punya semuanya untuk mendapatkan hasil bagus,” ungkap John Pantsil, bek Ghana, seperti dilansir The Punch. Ghana mampu melaju ke perempat final setelah melakoni partai yang berat melawan Amerika Serikat (AS) di babak 16 besar. Mereka merengkuh kemenangan tipis 2-1 melalui

Baca GHANA Hal 22

Faktor Messi dan Dendam 2006 LIONEL Messi menjadi sorotan utama Jerman jelang menjalani laga perempat final melawan Argentina di Stadion Cape Town, 3 Juli nanti. Tim besutan Joachim Loew itu menilai Messi akan menjadi sosok pembeda dalam skuad Argentina. Jerman pernah bertarung dengan Argentina pada babak yang sama di Piala Dunia 2006. Ketika itu Der Panser (julukan Jerman) menang lewat adu penalti. Mereka menang 4-2, setelah pada waktu normal kedua tim bermain imbang 1-1. Empat tahun lalu, Messi memang sudah menjadi bagian dari tim yang berjuluk Tango itu di Piala Dunia. Namun, karena usia yang masih belia, dia belum mendapat banyak kesempatan. Jose Pekerman, pelatih Argentina, saat itu lebih memilih Javier Saviola dan Hernan Crespo. Messi hanya turun di dua laga selama Piala Dunia 2006. Dia bermain sebagai pengganti pada laga kedua melawan Serbia selama 25 menit serta mencetak satu gol. Selain itu, dia menjadi starter di laga terakhir grup saat melawan Belanda.

Baca FAKTOR Hal 22

Belanda. Seperti diketahui, Oranje—sebutan Belanda— memiliki gaya permainan yang nyaris sama dengan Cile. Bermain cepat, full menyerang, serta mengandalkan kreatifitas lini tengah. Jika Cile yang mengemban gaya yang sama bisa diatasi, kans mereka mengalahkan Belanda tentu lebih besar. Namun, tetap saja Oranje bukan Cile. Kalau La Roja—

sebutan Cile—kemarin bermain minus gelandang Marco Estrada serta duet defender Waldo Ponce dan Gary Medel, Belanda dipastikan tampil dengan kekuatan penuh. Apalagi, gelandang lincah Arjen Robben sudah kembali memperkuat tim setelah tiga pekan absen akibat cedera. Karena itulah, Brazil memi-

Baca JAWAB Hal 22


22

Kendari Pos | Rabu, 30 Juni 2010

Menyesal Setelah Masalah Kian Rumit

Kartu Kaka Bikin Gerah CATATAN kedisiplinan Kaka di Piala Dunia 2010 kali ini benar-benar bikin gelenggeleng kepala. Hanya main tiga kali, pemain yang biasanya santun dan bersih itu sudah mengantongi satu kartu merah dan satu kartu kuning. Jika diperhatikan, kartu-kartu hukuman itu diperoleh Kaka melalui cara yang kontroversial. Dalam laga fase grup melawan Pantai Gading (21/6), dia memetik kartu kuning kedua gara-gara ditabrak oleh Abdelkader Keita dari samping. Satu kartu kuning lagi didapatnya saat melawan Cile di 16 Besar dini hari kemarin, lantaran mengganjal Arturo Vidal. Meski begitu, kartu-kartu tersebut tetap saja meresahkan.

Faktor ................. Namun, Messi yang sekarang berbeda. Dia menjelma menjadi sosok yang lebih matang. Striker Barcelona tersebut menjadi senjata mematikan di tim besutan Diego Maradona itu. Apalagi, permainan Messi sudah menyatu dengan timnya sejak di Piala Dunia 2010. Karena itu, Jerman harus menghentikan langkah Messi. ”Anda tidak bisa selalu menjatuhkan dia sepanjang pertandingan. Yang dilakukan adalah mengatasi dia dengan permainan kolektif kami,” ujar Sami Khedira, pemain tengah

Perang ................ kegagalan Inggris menuai hasil manis. Sebelum terbang ke Afsel pun, Fabio Capello, pelatih Timnas Inggris, menghimbau agar WAGs tak turut menemani pasnagan mereka sampai anak asuhnya melaju ke perempat final. Makanya sebagian isteri dan

10 Nomor ............ ata Young-pyo berposisi sebagai bek kiri. Cristiano Lupatelli (Chievo) Di lingkungan sepakbola Italia yang konservatif, Chievo mengambil langkah sensasional dengan memberikan nomor punggung 10 kepada kiper mereka, Lupatelli. Musim 2001/02, Lupatelli tengah menanjak dan dianggap sebagai salah satu kiper terbaik di Italia. Dalam daftar ini, Lupatelli jadi yang terburuk karena menjadi pemain bernomor punggung 10 yang tak pernah menciptakan gol.

PENYESALAN selalu hadir belakangan atau setelah petaka datang. Ini pula yang kali ini terjadi pada sejumlah pemain Perancis. Setelah mengetahui bahwa tindakan mogok latihan sebagai bentuk protes atas pemecatan Anelka justru memperumit masalah, sejumlah pemain mulai menyesal. Winger Chelsea Florent Malouda mengatakan bahwa para pemain telah mengambil keputusan yang salah dengan mogok latihan. Karena mereka justru mogok dalam persiapan pertandingan kritis menghadapi Afsel di laga terakhir Grup A. Les Blues akhirnya harus bertekuk lutut di hadapan tuan rumah dengan skor 1-2. ”Kami berpikir kami harus beraksi atas sesuatu, dan itu salah,” ungkap Malouda pada Sky Sports News. Mantan pemain Lyon itupun menyatakan saat ini semuanya telah berakhir. Baginya, tak ada pilihan lain kecuali berpikir tentang masa depan. ”Itu memang sesuatu yang brutal. Masalah yang sederhana lantas berlanjut menjadi masalah besar. Semuanya di luar kendali,” terang pemain 30 tahun tersebut. Di sisi lain, dia menegaskan bahwa kegagalan timnya mengatasi Afsel juga tak lepas dari moral pemainnya yang memang sedang terguncang. ”Saat itu, sepertinya kami tidak tahu bagaimana untuk mendapatkan hasil,” jelasnya. Menurut Malouda, saat itu timnya tak seperti tidak tahu bagaimana bekerja dengan konfidensi. Dia mengakui bahwa dalam pertandingan yang berlangsung di Bloemfoentein itu, timnya kehilangan kepercayaan diri. Tim berlambang ayam jago itupun tak tahu harus dari mana

Jawab ................. lih berhati-hati. Bahkan bisa jadi, pelatih Carlos Dunga akan kembali menerapkan sepak bola pragmatis seperti yang ditunjukkan kala menghadapi Portugal di pengujung fase grup lalu (26/6). ”Belanda bukan hanya sangat agresif. Mereka juga didukung pertahanan yang sangat kuat. Perempat final nanti akan sangat ketat. Kami harus mempelajari permainan mereka, sebagai antisipasi,” papar Maicon. ”Semua orang tahu, Belanda juga diperkuat pemain-pemain luar biasa,” imbuh defender Inter Milan itu. Berbeda dengan anak buahnya, Dunga justru cukup percaya diri. Semasa masih aktif bermain, pelatih 48 tahun itu sudah pernah menghadapi Be-

Pelatih Brazil Carlos Dunga meminta Kaka untuk lebih berhati-hati. Sebab, satu kartu kuning lagi ketika melawan Belanda di perempat final, Kaka harus absen dalam laga semifinal. ”Tentu saja ini masalah besar. Saya tidak ingin Kaka kena kartu kuning lagi,” ungkap Dunga, seperti dikutip Reuters. ”Sedikit kesalahan di babak knockout bisa membuat perbedaan besar. Saya akan berbicara dengan Kaka terkait masalah ini,” lanjutnya. ”Memang, sejauh ini kartu yang dia dapat tidak adil. Sepertinya, mereka sengaja menghukum pemain yang secara teknik sangat bagus, sementara pemain yang benar-benar ber-

salah dibiarkan saja,” papar Dunga. ”Tapi kami tidak bisa melawan keputusan wasit. Kami sudah kehilangan tiga pemain cedera. Kami tidak bisa kehilangan pemain lagi di babak krusial seperti ini,” imbuh mantan gelandang bertahan timnas Brazil itu. Kaka sendiri juga tidak habis pikir kenapa dirinya begitu gampang diberi kartu kuning. Terlepas dari ancaman absen di laga empat besar, kartu-kartu tersebut mencederai image yang telah dibangunnya sebagai pria santun dan pemain yang bersih. Di level klub yang kompetisinya keras pun, dia jarang kena kartu kuning. Menurut Kaka, satu-satunya pelanggaran yang dia buat di

PD kali ini adalah tekling terhadap Vidal. Namun, gerakan kakinya saat itu lebih diakibatkan oleh kecerobohan daripada niat untuk mencederai. Namun, itu tidak ada artinya di mata wasit Inggris Howard Webb. Satu kartu peringatan langsung dilayangkan. ”Tekling terhadap Vidal adalah pelanggaran yang normal, dan satu-satunya foul yang saya lakukan sepanjang turnamen. Saya tidak tahu kenapa wasit langsung mengambil kesempatan itu untuk menghukum saya,” papar Kaka kepada Associated Press. ”Sudah pasti saya khawatir. Satu kartu kuning lagi saat melawan Belanda, dan saya pasti out dari laga semifinal,” lanjutnya. (na)

Jerman, seperti dikutip AP. Messi memang belum mencetak satu gol pun sepanjang Piala Dunia 2010, tapi itu tidak mengurangi kewaspadaan Jerman. Meski belum tercipta gol dari kakinya, tapi permainan eksplosifnya membuat lini belakang lawan keteteran. Akibatnya, memberikan ruang lebih kepada striker Argentina lainnya seperti Gonzalo Higuain dan Carlos Tevez. Terbukti Higuian telah mencetak empat gol dan tercatat sebagai top scorer sementara bersama striker Slovakia Robert Vittek, dan Tevez mencetak dua gol.

Khedira juga belum lupa betapa berbahayanya Messi, ketika keduanya bersua di Liga Champions. Messi membela Barcelona dan Khedira membela Stuttgart. Messi mencetak dua gol dan mengkreasi satu gol lainnya dan bikin klubnya unggul 4-0. Sama halnya dengan Khedira, striker veteran Miroslav Klose menilai, Argentina sedang berupaya membalas dendam mereka. ”Saya paham mereka akan melakukan pembalasan dendam atas Piala Dunia 2006. Mereka adalah tim yang berbeda sekarang,” kata Klose. ”Sama seperti kami yang

juga banyak berubah. Bagaimanapun, ketika meloihat nama-nama pemain, di atas kertas Argentina masih lebih baik. Tapi kita lihat saja apa yang terjadi di lapangan. Apa yang bisa dilakukan sebagai tim,” lanjut striker Bayern Munchen itu. Berbeda dengan Klose, striker muda Jerman Thomas Muller menilai, ada kekurangan besar yang terlihat dalam skuad Argentina. Mereka menang punya daya serang hebat, tapi pertahananya kendur. ”Mereka sedikit punya masalah dengan pertahanan,” ujarnya. (ham)

perpanjangan waktu, setelah bermain imbang 1-1 di waktu normal. Di fase penyisihan grup, The Black Stars (julukan Ghana) juga tidak melawatinya dengan mudah. Mereka harus bersaing dengan Jerman, Serbia, dan Australia. Ternyata, bersama Jerman, Ghana mewakili grup D dengan status runnerup grup. Sukses Ghana melaju ke perempat final pada Piala Dunia 2010, telah menjadi langkah maju bagi mereka. Sebab, di Piala Dunia sebelumnya, satusatunya tim Afrika yang masih

pacar mereka memilih tinggal di Inggris dan memberikan dukungan dengan nonton televisi. Antara lain Coolen Rooney, isteri Wayne Rooney dan Carly Cole, isteri Joe Cole yang malah sibuk dengan buah hati mereka di kediaman masingmasing. Alex Curran, isteri Steven Gerrad juga termasuk yang

memilih tak terbang ke Afsel. Awalnya Bleakley mematuhi anjuran capello tapi rupanya dia tak tahan juga nyusul Lampard ke Afsel. ‘’Saya mencari pengalaman baru bersama ITV meski bersama teman-teman lama,” ujar Bleakley beralasan kepada Daily Mail. Tapi benarkah larangan itu

signifikan? Nyatanya Jerman yang membebaskan pasangannya menjadi supporter langsung, menuai hasil yang lebih baik lho. ‘’Jerman lebih menghargai FUFfers, makanya tak ada larangan untuk mendampingi pasangan mereka di Afsel,” tutur salah satu sumber Financial Express. (vem)

FIFPro seharusnya membuat FIFA tidak lagi menunda penerapan teknologi dalam sepakbola. “Dengan insiden-insiden offside, itu sedikit lebih sulit. Tapi gol Argentina yang disahkan jelas-jelas menunjukkan

Jose Antonio Reyes (Spanyol) Meski tampil mengesankan saat masih membela Sevilla, karir Reyes mandek sejak pindah ke Arsenal. Kemampuannya boleh dibilang terlalu dibesar-besarkan. Terutama pada Piala Dunia 2006, ketika Reyes diserahkan seragam bernomor punggung 10 di timnas Spanyol. Padahal, masih ada pemain lain yang lebih pantas, misalnya Xavi atau Cesc Fabregas. Apalagi, Reyes jarang diturunkan sepanjang turnamen.

Domenech adalah kekacauan. Euro 2008 adalah buktinya. Rasi bintang sepertinya mengatakan kepada Domenech agar David Trezeguet dan Sebastien Frey dibiarkan menyaksikan turnamen dari rumah masingmasing. Susunan skuad yang diturunkan Domenech membingungkan dan memberikan hasil yang sangat, sangat buruk. Pada pertandingan terakhir melawan Italia, Domenech melamar kekasihnya dengan disiarkan langsung oleh televisi. Satu lagi, nomor warisan Zinedine Zidane diberikan kepada Govou...

landang bertahan berkelas dunia yang dianggap sepadan dengan Claude Makelele. Tapi, perlu dipertanyakan jika klub sekelas Real Madrid memberikan nomor 10 kepada pemain Prancis ini. Masih ada pemain inspirasional lain seperti Kaka atau Cristiano Ronaldo yang bisa lebih dipercayakan memakai nomor keramat itu. Dari sisi komersil, berapa besar nilai jual nomor 10 dengan nama Lass di atasnya?

Sidney Govou (Prancis) Prancis di bawah Raymond

Lassana Diarra (Real Madrid) Tanpa ragu, Lass adalah ge-

Nicola Berti ‘(Italia) Pasukan Azeglio Vicini pada Piala Dunia 1990 mungkin lebih berarti jika menyematkan nomor punggung 10 ke pemain yang benar-benar bisa mem-

Ghana .................

Persatuan ...........

berikan inspirasi kepada tim, macam Giuseppe Giannini atau bahkan Roberto Baggio muda. Tapi, nomor sakti itu diberikan kepada pemain pesolek seperti Berti, yang lebih banyak menganggur di sisi lapangan sepanjang turnamen. William Gallas (Arsenal) Ketika Dennis Bergkamp pensiun 2006 lalu, tak terduga nomor 10 diberikan kepada William Gallas. Bek Prancis yang direkrut dari Chelsea itu memang pemain hebat di sektornya, tapi melihat bek tengah bernomor punggung 10 membuat para pecinta sepakbola gemas. Terutama bagi mereka yang menginginkan pemberi-

menemukan kepercayaan itu. Padahal untuk mendapatkan hasil, dia mengatakan bahwa satu tim harus me-restart kepercayaan diri, manajer dan bekerja sebagaimana dalam latihan. Dia lantas berharap agar grafik Les Blues akan mengalami perbaikan seiring kehaditran Laurent Blanc sebagai ar-

sitek baru. Namun, Malouda juga tak memungkiri bahwa mengembalikan kejayaan Perancis bukanlah pekerjaan mudah. ”Tapi kami butuh itu, negara juga membutuhkannya. Saya harap dia akan menjadi yang tepat untuk situasi ini. Dia juga bisa mendapatkan bantuan dari orang lain,” tegasnya. (uan)

landa di semifinal PD 1998. Hasilnya, Brazil menang 4-2 melalui adu penalti. Pengalaman itu cukup memberikan konfidensi, meski kondisi masing-masing tim sudah jauh berbeda saat ini. ”Dari tiap edisi PD, saya mendapat pengalaman baru. Situasinya saat ini cukup berbeda dengan dulu,” kata Dunga. ”Belanda menjaga tradisi menurunkan pemain-pemain muda yang berkualitas tinggi. Yang beda sekarang adalah gaya permainan mereka. Belanda saat ini sangat mirip dengan tim-tim Amerika Selatan. Mereka tidak akan berkutat di belakang dan mengandalkan bola-bola panjang. Mereka pasti taktis,” ulas Dunga. Sementara Belanda sejak awal sudah mengantisipasi pertemuan dengan juara dun-

ia lima kali tersebut. Namun, tidak bisa dimungkiri lagi, kembalinya Robben ke skuad memang mendongkrak kepercayaan diri pasukan Bert van Marwijk tersebut. Dengan adanya gelandang Bayern Munchen itu, mereka konfiden bisa mengatasi Brazil. ”Kami tidak sabar bertemu Brazil. Akan kami buktikan kepada dunia bahwa kami bisa mengalahkan tim sekuat Brazil,” kata Dirk Kuyt, winger Belanda, sebagaimana dikutip Liverpool Echo. ”Saya pikir, kami punya kesempatan mengalahkan semua tim di dunia. Kami selalu yakin dengan kualitas tim ini. Grafik kami selalu membaik dari hari ke hari. Kami sudah memenangi semua laga di turnamen. Tentunya, perempat final juga bisa kami rebut,” yakinnya. (na)

eksis di Piala Dunia 2010 itu berhasil melaju ke babak 16 besar. Bila mampu melaju ke semifinal, maka sangat membanggakan bagi Ghana dan juga Afrika. Apalagi, Ghana diperkuat pasukan muda. Di Piala Dunia 2010, Ghana mencatat rekor sebagai tim dengan rata-rata usia paling muda, yakni 24,1 tahun. Pelatih Ghana Milovan Rajecav berani memberikan kesempatan bagi para penggawa muda Ghana yang pada September tahun lalu menjadi juara Piala Dunia U-20. Saat itu, mereka mencatat sejarah sebagai tim asal Afrika pertama yang juara.

Rajevac mengandalkan pemain muda seperti Dede Ayew, 20, Abdul Rahim Ayew, 22, Kwadwo Asamoah, 21, Jonathan Mensah, 19, Dominic Adiyiah, 20, dan Isaac Vorsah, 22. Mereka dipadukan dengan para pemain senior, seperti John Pantsil, 29, John Mensah, 27, dan Stephen Appiah, 29. Di saat tim Afrika lainnya gagal bersinar dan tersingkir di penyisihan grup, Ghana tampil menjanjikan. ”Kami adalah tim yang solid. Tidak ada perbedaan antara pemain senior dan junior. Ketika datang ke lokasi latihan, Anda tak tahu mana pemain Eropa dan bukan,” ujar Appiah. (ham)

kegagalan system. Wasit Roberto Rosetti sudah melakukan konsultasi cukup lama dengan asisten wasit yang memiliki kontak dengan ofisial keempat lewat microphone. Dia tidak ragu jika Tevez offside. Seluruh stadion kemudian juga melihat dari tayangan ulang. Tapi karena wasit tid-

ak diperbolehkan untuk mengndalkan gambar video, maka dia harus tetap menegsahkan gol yang dia tau mestinya tidak disahkan. Kita semua bisa melihat keraguan di matanya. Teknologi tidak mengurangi otoritas wasit, itu hanya membantu mereka,” beber Tijs Tummers. (ali)

an nomor secara ideal.

Rafa, oh Rafa...

Andriy Voronin (Liverpool) Kalau pemberian nomor punggung dijadikan faktor penilaian kinerja pelatih, mungkin Rafael Benitez sudah terpental dari jabatannya di Liverpool jauh-jauh hari. Tak kunjung menemukan pemain yang tepat di bursa transfer membuat Rafa memberikan nomor 10 kepada Andriy Voronin. Selama dua musim, striker Ukraina itu hanya tampil 30 kali dan mencetak enam gol buat The Reds. Ketika Voronin dipinjamkan ke Hertha Berlin, nomor dibiarkan menganggur dan ketika Voronin kembali ke Anfield, nomor diberikan lagi.

Paulo Silas (Brasil) Untuk tim sekelas Brasil, nomor 10 berarti segalanya. Tapi, tidak terjadi pada Piala Dunia 1990. Nomor keramat tersebut diberikan kepada Paulo Silas, gelandang yang saat itu bermain untuk Sporting Lisbon. Silas mungkin menjadi refleksi pergantian generasi yang dialami Brasil saat itu. Zico dan Socrates gantung sepatu, sedangkan Rai de Souza Oliveira atau Rivaldo masih berkembang. Dalam skuad saat itu, mungkin Romario atau Careca layak disematkan nomor 10, tapi keduanya lebih memilih 11 dan 9, nomor keramat masing-masing.


23

Kendari Pos | Rabu, 30 Juni 2010

Rekor kemenangan ke-20 Belanda BELANDA telah melakoni 40 pertandingan di Piala Dunia 2010, di mana setengahnya dituntaskan dengan kemenangan. Kemenangan ke-20 dicatat Belanda saat menundukkan Slowakia 2-1 tadi malam, di mana dua gol dicetak Arjen Robben dan Wesley Sneijder. Dengan hasil ini, Belanda pun mengukir rekor penampilan di Piala Dunia dengan 20 kemenangan, sepuluh hasil seri dan sepuluh kekalahan. Kemenangan atas Slowakia juga memperpanjang catatan tak pernah kalah Belanda menjadi 23 pertandingan, yang menjadi rekor tersendiri dalam catatan mereka.

Kiper Argentina Anti Teknologi Pro dan kontra mengiringi mencuatnya wacana penggunaan teknologi dalam sepak bola. Banyak yang menginginkan teknologi diterapkan untuk meminimalisir kelasahan wasit dalam membuat keputusan. Tapi ada juga yang menolaknya. Salah satunya adalah penjaga gawang timnas Argentina Sergio Romero. Menurutnya, jika teknologi dilibatkan dalam sepak bola sama saja dengan merampok esensi sepak bola itu sendiri.

Teknologi ? Tidak bagi saya. Sebab itu akan menghilangkan jatidiri sepak bola itu sendiri,:” cetus Romero dalam press conference seperti dilansir Reuters. “Sepak bola adalah untuk mereka yang bermaiin dengan kecerdikan. Jadi, menerapkan teknologi seperti chip di dalam bola untuk mengetahui bola masuk atau tidak, saya kira itu sama saja dengan memusnahkan kecerdikan dan sepak bola akan berakhir bagi pemainpemain hebat. Sepak bola adalah untuk kecerdikan bukan untuk

Berharap Tiket Sold-Out Nasib Lampard Sudah Ditakdirkan Empat Tahun Lalu PADA Piala Dunia 2006 di Jerman, Adidas merilis sebuah iklan televisi yang dibintangi Zinedine Zidane, David Beckham, Kaka, Miroslav Klose, Oliver Kahn dan Frank Lampard.Secara ajaib, Franz Beckenbauer dan Michel Platini tatkala masih muda ikutan muncul dalam iklan ini. Iklan dari perusahaan sepatu dan pakaian olahraga tersebut diawali dengan kehadiran dua bocah bernama Jose dan Pedro di sebuah lapangan kecil. Kedua lelaki ini memutuskan untuk bermain bola dan secara bergilir menentukan pemain-pemain impian mereka, sehingga terbentuk pula dream team masing-masing. Djibril Cissé, Jermain Defoe, Juan Román Riquelme, Patrick Vieira, Michael Ballack, Steven Gerrard dan Arjen Robben turut meramaikan iklan megabintang ini. Kahn dipercaya untuk mengamankan gawang tim impian versi Jose. Sedangkan lini tengah dari dream team Pedro dikomandoi Lampard. Permainan berlangsung ketat dan seru. Pergantian pemain pun terjadi. Jose tidak puas dengan penampilan Kaka yang — anehnya — gagal menjebol gawang Defoe. Alhasil, pemain Brasil itu terpaksa digantikan Damien Duff. Ketika tim Pedro menyerang, Lampard mendapat umpan silang dari Cissé dan melepaskan tembakan keras. Bola membentur mistar gawang dan sempat menyentuh tanah sebelum ditangkap oleh Kahn. Lampard pun keburu merayakan golnya bersama rekan-rekan tim Pedro. Skor 1-0. Eitss, tunggu dulu! Kahn memprotes. Menurutnya, bola belum melewati garis gawang. Perdebatan pun tak terelakkan. Lalu apa yang terjadi? Adegan di bawah ini tak jauh beda dengan kejadian di menit ke-38 pada pertandingan Inggris kontra Jerman yang berlangsung Minggu (27/6) di Stadion Free State, Bloemfontein. Bagi anda yang penasaran melihat iklan komersial ini bisa mencarinya di www.youtube.com dengan kata kunci: Adidas Commercial +Dream team

Persatuan Pemain Dukung Penggunaan Teknologi DUKUNGAN penggunaan teknologi ( video replay dan teknologi garis gawang) dalam sepak bola terus mengalir. Kali ini datang dari Federasi Pesepakbola Profesional Internasional atau yang dikenal dengan FIFPro. Menurut FIFPro apa yang terjadi dalam laga antara Jerman melawan Inggris di babak 16 besar Piala Dunia Minggu kemarin harusnya menjadi acuan bagi pemegang otoritas sepakbola dunia untuk memikirkan olah pemakaian teknologi yang selama ini mereka tentang. “Kita bisa melakukan itu . Sepakbola dunia menginginkannya dan hal itu saat ini masih dihalang-halangi. Apakah itu tidak bisa diterima,” cetus Tijs Tummers, sekretaris komisi tehnik FIFPro sepertri dilansir AFP. “Kesalahan dalam pertandingan Jerman melawan Inggris mestinya bisa sangat mudah dihindari. Tidak hanya satu kasus saja yang mengharuskan teknologi garis gawang harus diterapkan,” sambungnya. Di Piala Dunia 2010, selain kasus gol Frank Lampard yang nyata-nyata masuk garis gawang tapi tidak disahkan oleh wasit, gol offside Carlos Tevez saat Argentina menang 3-1 atas Meksiko di babak 16 besar menurut

Baca PERSATUAN Hal 22

ENAM kali menggeber laga Piala Dunia, Stadion Nelson Mandela Bay di Port Elizabeth tidak pernah penuh. Maklum, hanya Jerman tim favorit yang pernah bertanding di stadion berkapasitas 42.486 tersebut. Dengan diselenggarakannya duel perempat final antara Belanda melawan Brazil di sana, panpel lokal pun berharap kali ini tiket bisa sold out. Tanda-tanda stadion bakal penuh sudah terlihat sejak kontestan perempat final mulai bisa diraba. Menurut manager Nelson Mandela Bay Archie Charalambous, pemesan tiket sudah banyak yang memesan ketika Belanda sukses menamatkan kejutan Slovakia di matchday ketiga 16 Besar Senin siang waktu setempat. Permintaan semakin memuncak malam harinya, setelah Brazil memimpin atas Cile. Charalambous pun menyiapkan staf tambahan untuk mengantisipasi ledakan pemesan tiket. ”Kita hadapi saja, pertandingan perempat final yang ini (Brazil melawan Belanda, Red) adalah pertemuan dua negara favorit. Sudah pasti suasananya seperti final,” ungkap Charalambous, seperti dikutip Associated Press. ”Saya berharap kursi stadion bisa terisi penuh,” lanjutnya. Wajar kalau Charalambous sampai berharap demikian. Sebab, antusiasme warga lokal Port Elizabeth untuk menyaksikan laga secara langsung di stadion terbilang kecil. Paling tidak, lebih kecil jika dibandingkan dengan kota-kota host lain seperti Johannesburg dan Pretoria.

Rekor penonton terbanyak yang pernah dicatat stadion tersebut adalah laga matchday kedua Grup D yang mempertemukan Jerman versus Serbia. Dalam laga yang dimenangi Serbia 1-0 itu, jumlah penonton mencapai 39.295 orang. Ketika menghelat duel 16 Besar antara Uruguay versus Korea Selatan, ada sekitar 12 ribu kursi yang tidak terisi. Sementara itu, tiket untuk laga perempat final di Nelson Mandela Bay baru diluncurkan ke publik kemarin siang waktu setempat (tadi malam WIB, Red). Namun, antrean di depan loket sudah mengular sejak pagi. Loket tersebut terletak di sebuah mal. ”Saya sudah di sini sejak pukul enam pagi,” kata Deenish Nadill, warga lokal Port Elizabeth yang berada di antrean paling depan. ”Saya yakin pertandingan antara dua tim yang sama-sama punya style menyerang itu bakal seru. Tapi saya akan mendukung Belanda. Saya lebih suka gaya mereka,” paparnya. Hal senada diungkapkan Nadia Botha dan pacarnya, yang berdiri di baris kedua antrean. ”Saya orang Afsel, tapi akan mendukung Belanda,” kata Botha. ”Mereka bakal mendapat banyak dukungan dari sini. Ada kelompok siswa pertukaran dari Belanda yang mengerahkan fans. Termasuk pacar saya ini,” lanjut Botha sambil menunjuk kekasihnya. Sementara pendukung Brazil banyak berasal dari komunitas keturunan Brazil yang berdomisili di Port Elizabeth. (na)

teknologi,:” lanjut penjaga gawang AZ Alkmaar itu. Sementara itu, kipper cadangan Argentina Mariano Andujar menuding bola resmi Piala Dunia 2010, Jabulani, sebagai biang kerok mandulnya bintang Albiceleste ( sebutan timnas Argentina ), Lionel Messi. Sampai saat ini pemain terbaik dunia 2009 itu belum satu pun mencetak gol di Piala Dunia Afsel Di empat pertandingan yang sudah dijalani Messi hanya berkali-kali nyaris mengoyak gawang lawan. “Saya terkejut mereka

membuat bola seburuk itu untuk kompetisi yang sangat penting seperti ini,” cetus Andujar. Penjaga gawang klub Serie A, Catania, itu menyatakan jika selain Jabulani menyusahkan kiper, bola sintetis dna halus itu sulit dikuasai oleh pemain. “Ketika Messi mencoba mengarahkannya ke tiang jauh, bola tidak bisa sampai sasaran yang dia inginkan. Jabulani membuat pemain-pemain hebat tidak bisa menunjukkan kehebatan mereka di Piala Dunia,” beber Andujar. (ali)


Tarik Pengunjung, Adakan Kuis Rp 10 Juta Trik STIE Dharma Barata Group PAGELARAN Campus Exhibition yang diundur hingga 3 Juli mendatang, tidak membuat peserta kecewa. Sebaliknya, mereka merasa lebih leluasa untuk mempersiapkan dan menampilkan keunggulan masing-masing kampus, termasuk trik untuk menarik minat masyarakat agar lebih banyak berkunjung ke stand. Seperti itulah, salah satu kiat yang dilakukan kampus yang bernaung di bawah bendera STIE Dharma Barata Group. “Kami sangat siap mengikuti pameran ini. Kami akan tampilkan keunggulan dari STIE Dharma Barata, Akademi Komputer Global, Akademi Ketatalaksanaan Pelayaran Niaga, Lepmikom Indonesia dan LP2 Puncak. Dengan harapan masyarakat tahu, ini adalah perguruan tinggi berkualitas,” kata Ketua STIE Dharma Barata Group, DR Ansir SE MSi, kemarin (29/6). Menurut Ansir, dikatakan berkualitas, karena mahasiswa STIE Dharma Barata Group, belum dinyatakan jadi sarjana, tapi rata-rata

sudah bekerja di perusahaan. Hal itu, karena seluruh proses belajar yang sangat baik, kurikulum sesuai dengan kebutuhanpasarkerja,mahasiswanya memiliki banyak keunggulan, di luar keahlian utama. “Ada ahli akuntansi dan komputer, tapi ada keunggulan lain yang dimiliki seperti mahir berbahasa Inggris. Bagi S1, sebelum ujian sarjana, harus lulus uji kemahiran berbahasa Inggis,” jelasnya. Dia menjelaskan, selain keunggulan yang sudah disebutkan, mahasiswa perguruan tinggi yang diketuainya, memiliki disiplin tinggi. Ini dibuktikan dengan adanya seragam yang wajib dipakai, dilatih kemam-

puan berdiskusi dan berdebat, dilatih ceramah dan pidato dan berperilaku baik yang sesuai ajaran agama masing-masing. Mengapa demikian? katanya, karena pihak kampus menjadikan mata kuliah (MK) agama sebagai nilai dasar yang harus dimiliki para mahasiswa. Sehingga, jika attitude (sikap-red) tidak bagus, maka MK agama tidak lulus. “Keunggulan itu, akan kami buat dalam bentuk slogan dan akan dipampang di depan stand. Nah, untuk menarik minat masyarakat agar mengunjungi stand STIE Dharma Barat Group, kami akan mengadakan kuis berhadiah total Tp 10 juta,” tandasnya. (dri)

Pembukaan Campus Exhibition Mundur Peserta Pameran Pendidikan Butuh Waktu Kendari, KP Event Campus Exhibition yang rencananya dilaksanakan, 1-7 Juli mendatang, di alun-alun MTQ Square Kendari, diundur menjadi tanggal 3-9 Juli. Pengunduran tersebut karena beberapa pertimbangan,

seperti kesiapan peserta kampus untuk mempersiapkan materi yang akan dipamerkan. “Setelah kami melakukan pertemuan bersama seluruh tim pelaksana di lapangan, dengan mempertimbangkan kesiapan peserta. Maka kami putuskan untuk diundur untuk memberikan waktu kepada seluruh peserta mempersiapkan materi yang akan disampaikan ke pengunjung,” kata Manager EO Intermedia Promotion, Rustam, kemarin (29/6).

Foto-Foto Suwarjono/KP

Persiapan Campus Exhibition: Panitia Campus Exhibitions 2010, EO Intermedia Promotion Kendari Pos, terus menyiapkan seluruh fasilitas yang akan digunakan saat pameran pendidikan pertama dan terbesar di Sultra pada 3-9 Juli nanti. Mengatisipasi melonjaknya peserta dan pengunjung saat pameran berlangsung, panitia berencananya menyiapkan 150-an stand.

Dengan adanya pengunduran jadwal, maka masih ada kesempatan bagi kampus yang berada di wilayah Sulawesi Tenggara dapat mengikuti event Campus Exhibition. Penyelenggara masih membuka pendaftaran di Graha Pena Kendari Pos setiap jam kerja. Campus Exhibition merupakan event pertama dan terbesar diselenggarakan EO Intermedia Promotion di Sulawesi Tenggara. Event ini dilaksanakan bertujuan untuk mem-

berikan informasi dan penjelasan lengkap kepada para calon mahasiswa baru tahun 2010 tentang PTS/ Lembaga Pendidikan Formal. Selain itu, untuk memberikan alternatif pilihan dalam mengambil keputusan untuk melanjutkan pendidikan di PTS/Lembaga Pendidikan Formal bila tidak terjaring di PTN. Tak kalah pentingnya tujuan Campus Exhibition dibuat adalah untuk mempersiapkan generasi intelektual Bangsa Indonesia yang mampu berkompetisi di era globalisasi. (dri)


Kendari Pos Edisi 30 Juni 2010  

Edisi 30 Juni 2010

Advertisement
Read more
Read more
Similar to
Popular now
Just for you