Page 1

Senin, 2 Agustus 2010

Harga Eceran Rp. 3.500,-

http://www.kendaripos.co.id

Pemekaran Daerah Jadi Materi Diskusi Panelis Menghadirkan Fery Mursidan Baldan, Syamsul Muarif, Eka Suaib dan Milwan Lukman

INTERNASIONAL

Rusia Terbakar Musim Panas MOSKOW - Sebagian wilayah Rusia yang dinyatakan dalam keadaan darurat, menyusul upaya lebih dari 10 ribu petugas pemadam kebakaran yang berjuang untuk menyelamatkan desa-desa dan hutan dari kebakaran. Kebakaran kali ini merupakan yang terburuk selama musim panas yang melanda Rusia. Dikutip dari Al Jazeera, kemarin, setidaknya 25 orang dilaporkan tewas dalam dua hari terakhir ini. Bahkan pemerintah Rusia di Kremlin telah mengerahkan tentara untuk membantu upaya penyelamatan, sementara api terus berkobar di atas hutan seluas 87 ribu hektar. Sementara total lahan yang dilalap api pada musim ini mencapai satu juta hektar. Dilaporkan pula, lebih dari seribu rumah hancur dan ribuan orang terpaksa mengungsi akibat api yang terus membakar rumah mereka dan memenuhi udara yang dipenuhi kabut asap dan abu. Pejabat setempat mengumumkan keadaan darurat di 27 dari 83 wilayah propinsi, dan yang terparah ialah di wilayah Moskow.

Baca RUSIA di Hal. 7

SELEBRITI

Ngaku Lesbian SARA Gilbert menambah panjang deretan selebriti yang mengaku penyuka sesama jenis. Baru-baru ini, Gilbert mengaku dirinya seorang lesbian. “Ini adalah dunia baru bagi saya, saya bukan ahli tentang ini (dunia lesbian-red), tapi saya harus mengakuinya,” ucap Gilbert seperti dikutip TMZ.com Aktris yang sudah memiliki anak dari pernikahan dengan produser film Warner Bros, Allison Adler itu, berusaha tegar mengatakan jati diri dia yang sebenarnya. “Aku harus kuat, karena ini adalah hidup saya, dan saya yang akan menjalaninya, aku berusaha berterus terang kepada masyarakat yang mencintaiku,” ungkapnya aktris berusia 35 tahun ini. Pemeran Rose dalam film Rosseane juga merasa bersalah dengan keluarganya atas pengakuan yang mengejutkan ini. Tapi baginya, kejujuran untuk mengakui apa yang sudah dilakukannya lebih penting daripada harus selamanya berbohong. “Saya belum pernah membicarakan tentang kehidupan pribadi saya, sekarang waktunya saya melakukan itu,” pungkas Gilbert.(gie) SARA GILBERT

Kendari, KP Semangat pemekaran daerah di Sulawesi Tenggara (Sultra), tak putus-putus disuarakan. Sejumlah calon kabupaten baru yang ada di Sultra menjadi materi diskusi. Bukan cuma itu, daerahdaerha yang sudah dimekarkan pun turut diulas oleh empat pembicara masing-masing Fery Mursidan Baldan (mantan Ketua Komisi II DPR-RI), Syamsul Muarif (Sekjen Nasdem), Eka Suaib (Anggota KPU Sultra) dan Milwan Lukman (Dirut PT Kendari Inter Media sekaligus Pemimpin Redaksi Kendari

SUWARJONO/KP

Empat pembicara yang tampil dalam diskusi Pemekaran Daerah yang digelar Haris Manab Center. Dari kiri Milwan Lukman, Eka Suaib, Syamsul Muarif dan Fery Mursidan Baldan.

Baca PEMEKARAN di Hal. 7

Ketua DPRD Muna Dicopot Golkar Muna Usulkan La Ode “Andindi” Marshudi Direcall Raha, KP Kekalahan calon bupati dan wakil bupati usungan Partai Golkar di Pemilukada Muna, membawa petaka bagi Ketua DPRD Muna, Hj Wa Ode Zaenab Hibi dan anggota DPRD Sultra Dapil Muna, La Ode Marshudi.

Dalam rapat pleno diperluas DPD Golkar Muna yang digelar Selasa pekan lalu, melahirkan dua keputusan penting. Pertama, memecat Wa Ode Zaenab Hibi dari jabatan Ketua DPRD Muna dan La Ode Marshudi direcall dari keanggotaan di DPRD Sultra. Dari 71 pengurus harian Golkar Muna yang hadir dalam rapat pleno itu, 43 pengurus menyetujui recall terhadap Ketua DPRD Muna. “Ini keinginan arus bawah pengurus Golkar Muna. Sejak awal memang telah terjadi ke-

salahan saat kita mengusung ibu Zaenab sebagai Ketua DPRD Muna. Ada tiga hal yang mendasari recal terhadap beliau. Yang pertama penetapan calon Ketua DPRD itu harus berpendidikan sarjana atau S1. Kemudian harus memiliki suara terbanyak. Dalam pilcaleg lalu. Yang memiliki suara terbanyak dari semua zona adalah Uking Djassa SH,” jelas Ketua Bidang Hukum dan HAM Partai Golkar Muna, La Ode Syahribin pada koran ini, kemarin.

Disinggung apakah recal terhadap Hj. Wa Ode Zaenab Hibi karena terkait adanya isu mbalelo saat Pemilukada lalu, dibantah oleh Hipno. “Tidak ada hubungannya dengan hal-hal seperti itu. Tapi semata-mata karena aturan dan keinginan arus bawah. Usulan recall terhadap Hj. Wa Ode Zaenab Hibi secara normatif, bukan karena adanya pelanggaran. Namun demikian, DPD 2 Golkar Muna juga telah membentuk tim pencari fakta terkait mbalelonya para kader

Kerajaan Buton dan Bone Minta Status Istimewa Bandung, KP Sejumlah daerah di Indonesia yang berbasis kerajaan mengajukan gagasan agar dijadikan daerah dengan status daerah istimewa. Selain Surakarta, sejumlah kerajaan yang ingin mendapatkan status mirip Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) adalah Buton, Bone, dan Bima. Hanya saja, pemerintah masih menganggap gagasan itu sebatas wacana sehingga belum ditanggapi secara resmi.

Direktur Penataan Daerah dan Otonomi Khusus Kemendagri, Soni Soemarsono menjelaskan, untuk usulan Surakarta menjadi daerah istimewa, didasarkan kepada aspek kesejarahan yang mirip dengan DIY. “Usulan murni sejarah yang dikaitkan dengan sejarah DIY. Untuk usulan Kesultanan Surakarta ini, pemerintah pusat belum menanggapi,” ujar Soni Soemarsono dalam diskusi bertema Penyelenggaraan Otsus di Indonesia yang berlangsung di Bandung, akhir

pekan lalu. Dia mengatakan, usulan itu pertama kali disampaikan oleh salah seorang anggota DPR, yang didukung para tokoh senior di Surakarta. “Dengan demikian, prosesnya masih lama lagi,” ujar Soni saat ditanya prospek terbentuknya daerah istimewa Surakarta. Dikatakan Soni, selain Surakarta, dengan alasan aspek kesejara-

Baca KERAJAAN di Hal. 2

Advetorial

AMIN Siap Lebih Sejahterakan Bombana Rumbia, KP Masa kampanye yang ditetapkan KPU Bombana, dimaksimalkan pasangan Dr Atikurahman - Hasmin Marunta (AMIN). Jika tak ada aral, kampanye akbar akan dilaksanakan di daerah Poleang, 3-4 Agustus. Di beberapa tempat kampanye yang sudah dikunjungi, selalu dibanjiri massa pendukung. Pasangan yang didukung 10 partai politik itu, mengusung konsep pembangunan yang sangat dibutuhkan perkembangan Kabupaten Bombana. Atikurahman dan Hasmin Marun-

Baca AMIN di Hal. 7

TIM AMIN FOR KENDARI POS

Golkar Muna saat Pemilukada lalu,” kata Syahribin. Selain Ketua DPRD Muna yang diusulkan untuk direcal dari jabatannya, dalam rapat pleno tersebut salah seorang anggota DPRD Provinsi Sultra La Ode Marshudi, juga bakal direcal. “Rapat pleno pengurus harian DPD Golkar Muna, telah merekomendasikan perecallan La Ode Marshudi. Dalam Pemilukada lalu, anggota DPRD Provinsi Sul-

Baca KETUA di Hal. 7

Tiga Pengusaha Bertarung di Musprov KADIN Sultra Kendari, KP Musyawarah KADIN Sultra direncanakan digelar 4-5 Agustus ini. Tiga pengusaha sukses telah mendaftarkan diri sebagai calon ketua umum masing-masing, H Hery Asiku, Amrin Saraka dan Andi Ferly M Noor. Ketua Panitia pelaksanan, Ir Baharuddin menjelaskan, Musprov ini akan dibuka oleh Gubernur Sultra, Nur Alam dan dihadiri Pls Ketua Umum KADIN, Adi Putera Tahir. Tadi malam, seluruh pengurus KADIN mengaku telah mematangkan rencana itu. Aturan main dalam pencalonan ketua termasuk persyaratan seorang Ketua diakui tak lagi ada masalah. Ketua Panitia Musprov KADIN, Ir Baharuddin mengatakan, pengurus, panitia dan stering telah bersepakat bahwa UU No 1 tahun 1987 tentang KADIN serta Keppres No. 16 tahun 2006 tentang persetujuan perubahan AD/ART Kadin yang isinya persyaratan sebagai calon Ketum benar-benar akan menjadi pedoman. Pls Ketua KADIN Sultra, Amrin Saraka

DIPENUHI MASSA - Deklarasi pasangan Atikurahman - Hasmin Marunta (AMIN) beberapa waktu lalu yang dipenuhi massa dan pengurus partai pendukung. Calon berurut nomor 6 itu bertekad lebih mensejahterakan Bombana

Baca TIGA di Hal. 2

Catatan dari Forum Pemred Jawa Pos National Network (4)

Zulkifli Hasan, Irman Gusman Rintis Kemitraan Menteri Kehutanan Zulkifli Hasan dan Ketua DPD RI Irman Gusman langsung jatuh hati melihat the real network JPNN. Bahkan, keduanya berniat merintis kemitraan strategis dengan Forum Pemred Jawa Pos Group. DUA pejabat negara itu langsung menyampaikan niatnya untuk menjalin komunikasi lebih intensif dengan forum pemred. Karena melalui forum ini, suarasuara mereka bisa terdengar lebih nyaring di daerah. Bukan hanya kencang di ibu kota, tetapi juga terasa sampai pelosok daerah. Mereka juga sudah melihat dengan mata kepala sendiri, bagaimana kiprah media-media group Jawa Pos dalam mensuport gerakan penghijauan, penanaman hutan gundul, dan anti pembalakan liar. Media group ini, rata-rata juga market

ADRIANTO/INDOPOS

leader di daerah. Dengan posisi market share yang terbesar itu, media group ini juga menjadi opinion leader, news maker dan sekaligus standar trend setter di daerah. Karena itu, Ketua DPD RI, Irman Gusman pun akan menyempatkan diri berdiskusi lebih panjang dan detail dalam setiap kesempatan berkunjung ke daerah. ”Kami perlu penguatan lembaga, kami perlu sosialisasi yang proporsional, agar fungsi, peran dan tugas anggota DPD RI makin efektif membangun negeri,” jelas Irman. Irman memang memiliki anggota yang mewakili daerah. Dulu namanya Utusan Daerah, sekarang mereka menjadi Dewan Perwakilan Daerah, yang juga dipilih berdasarkan kewilayahan, bukan kepartaian. ”Di AS, senator itu lebih berperan. Di Indonesia, parlemen masih terlalu di-

Menteri Kehutan Zulkifli Hasan saat berdialog dalam acara pertemuan Forum Pimred Jawapos Grup yang berlangsung di Hotel Ciputra Jakarta akhir bulan lalu.

Baca ZULKIFLI di Hal. 7


2

Kendari Pos | Senin 2 Agustus 2010

Sekitar Kampus Kembali Rusuh

SUWARJONO/KP

Tenda-tenda darurat yang didirikan para pengungsi di sekitar Kali Wanggu, Lepo-Lepo Kota Kendari.

Kali Wanggu Meluap, Sejumlah Warga Mengungsi Kendari, KP Belasan rumah di sekitar kali Wanggu, Kelurahan Lepolepo, Kecamatan Baruga, Kendari terendam banjir. Banjir yang terjadi sejak Jumat (30/7) hingga kini tergolong kejadian yang berulang-ulang. Ini disebabkan curah hujan tinggi yang mengakibatkan kali Wanggu meluap. Banjir yang terjadi dua hari berturut-turut diakhir bulan Juli 2010 itu adalah yang kedua dalam sebulan. Sampai saat ini beberapa orang warga yang rumahnya berdekatan dengan lokasi banjir masih mengungsi. Diduga banjir ini terjadi karena proses pekerjaan tanggul belum tuntas. Pantauan koran ini, hanya pada bagian kanan kali Wanggu yang dibentuk tanggul sementara sisi kiri belum ada sentuhan. Padahal, di sisi kirilah puluhan warga bermukim. Warga menuturkan,

pemerintah belum memberikan ganti rugi kepada pemilik lahan yang sedianya akan dibentuk tanggul. “Jangan sampai, tanggul belum dikerjakan karena warga ngotot minta ganti rugi. Mestinya, selamatkan dulu dari ancaman banji baru bicara ganti rugi,” tutur seorang pemantau banjir. Untuk diketahui, banjir kali ini tidak separah dengan banjir di akhir tahun 2009 lalu. Ketinggian air mencapai satu meter. Meski demikian warga tetap waspada jangan sampai akan terjadi banjir susulan yang lebih parah. Belasan kepala rumah warga pun harus memodivikasi rumahnya, dibagian flapon rumah dibentuk ruangan kecil untuk menyimpan perabot rumahnya. Sampai sore kemarin, barulah dinas sosial yang mendirikan tenda-tenda pengungsian. Najemin, seorang ibu rumah

Hery Asiku Kembali Bertarung Tiga .......................... menjelaskan, seorang calon wajib memenuhi persyaratan sesuai AD/ART KADIN. Dijelaskan, anggaran dasar menyebutkan, persyaratan setiap calon Ketum Kadin Provinsi yang sekaligus merangkap ketua formatur harus sekurang-kurangnya dalam 4 tahun berturutturut perusahaannya menjadi anggota Kadin dibuktikan dengan kepemilikan KTA. Selain itu, calon ketua juga harus berpengalaman dalam kepengurusan KADIN. Hal lain yang dianggap penting adalah, pencalonan menjadi Ketum KADIN disampaikan secara tertulis kepada dewan pengurus yang bersangkutan selambat-lambatnya satu bulan sebelum Musprov dilaksanakan. “Menyampaikan visi dan misi, tertulis dan lisan dalam memimpin organisasi KADIN,” katanya. Ketua Panitia, Baharuddin mengaku, pihaknya masih menerima pendaftar calon ketua hingga tanggal 3 Agustus. “Kesiapan panitia telah mantap. Persuratan ke anggota-anggota sudah dilakukan sesuai AD/ART. Sampai tanggal 3 kita masih menerima pendaftaran sebagai Ketua Umum. Untuk sementara yang mendaftar empat orang, Hery Asiku, Amrin Sarada dan Andi Ferly Noor,” ujarnya.(awn/ong)

tangga yang rumahnya terkena banjir mengatakan dirinya harus berjalan puluhan meter untuk mendapatkan air bersih. “Sampai saat ini kami pemerintah belum pernah memberikan bantuan seperti air bersih,” katanya, kemarin. Banjir kedua di bulan Juli 2010 ini barulah satu tenda pengungsian yang didirikan. Najemin yang sudah puluhan tahun bertempat tinggal dipinggir kali Wanggu sudah siap jika dirinya dipindahkan dari lokasinya yang sekarang. Namun, ia dan keluarga serta tetangganya yang menjadi langganan banjir bingung akan tinggal dimana. Dirinya menambahkan jika tanggul yang dibuat oleh pemerintah barulah dikerjakan beberapa meter saja dan itu pun hanya pada sisi kanan. Konon kata Najemin, pemerintah tidak memberikan ganti rugi atas digunakannya untuk membentuk tanggul.(ano)

Kendari, KP Upaya aparat kepolisian yang telah memediasi antar dua kelompok pemuda yang sebelumnya dilanda konflik di sekitar Kampus Baru Anduonohu, rupanya tidak bertahan. Pasalnya, Sabtu (31/8) malam, warga di Jl. Mokodompit kembali diresahkan oleh aksi saling serang dua kelompok pemuda. Belum jelas apa motif pertikaian antar dua kelompok pemuda tersebut. Namun, tepat pukul 19.00 Wita, kondisi di sekitar Lorong Mata Air hingga Jl Pelangi mulai menegangkan. Aparat kepolisian pun terlihat berjaga-jaga. Bukannya reda, situasi panas terus memuncak hingga pukul 11.00 Wita. Saling serang antar pemuda tersebut bergeser di depan gerbang I Kampus Baru, tepat di depan Lorong Salangga. Sejumlah pemuda yang menggunakan penutup wajah dilengkapi senjata tajam mengejar pemuda lainnya. Ketegangan makin memanas, ketika terjadi salirng serang antar kelompok pemuda disertai batu dan bom molotov. Sejumlah motor pun terbakar, dan beberapa orang terluka. Situasi yang tegang tersebut membuat aparat kepolisian memutuskan untuk menutup jalan masuk sekitar kampus. Warga yang hendak pulang ke rumahnya, dilarang masuk dengan alasan kondisi Jl Mokodompit tidak memungkinkan untuk dilalui karena aksi saling serang antar kelompok pemuda tengah berlangsung. Tentu saja, warga dibuat kesal. Anto, warga di Jl Anawai, tetap memaksa untuk diijikan

masuk karena istrinya tak ada yang menemani. Polisi yang bermaksud mencegah jatuhnya korban akibat kondisi yang tidak aman tersebut, memilih untuk tidak mengijinkan warga siapapun untuk pulang hinggga situasi mereda. Bukan hanya Anto yang bertahan di depan Kantor Pertanahanan Kendari, ratusan warga yang hendak pulang pun seperti itu. Informasi polisi, kondisi beberapa lorong di sekitar kampus tidak aman. Selain sajam dan busur, ada bom molotov yang digunakan antar pemuda yang saling serang. Pantauan Kendari Pos, hingga pukul 13.15 Wita, kondisi di

sekitar Jl Mokodompit belum aman. Jalan masuk kampus pun tetap ditutup oleh aparat kepolisian. Polda Sultra menurunkan satu kompi personilnya untuk mengamankan Jl Mokodompit. Esok harinya (1/8), warga setempat diijinkan melintasi di Jl. Mokodompit. Namun, penjagaan aparat terus dimaksimalkan di beberapa titik rusuh, mulai di pertigaan masuk kampus baru, sampai di gerbang II kampus. Belum ada kepastian motif pertikaian, diduga masih terkait dengan peristiwa sebelumnya. Rektor Unhalu, Prof. Dr. Ir. H. Usman Rianse MS, pernah

menyampaikan bahwa kerusuhan yang terjadi di luar kampus sepenuhnya menjadi tanggung jawab kepolisian. Siapapun yang terbukti terlibat melakukan aksi anarkis, harus diproses sesuai aturan hukum yang ada. “Saya berharap para pelaku yang merisaukan warga di sekitar kampus, segera diamankan oleh aparat dengan sanksi hukum yang sesuai. Semua pihak, tidak boleh mengabaikan persoalan yang selalu terulang. Kalaupun di dalamnya terbukti adanya keterlibatan mahasiswa Unhalu, tentu kita akan proses sesuai aturan akademik,” tukas Rektor.(emi/ong)

Dalam UUD 45 Tak Ada Batasan Daerah Khusus Kerajaan .................... han, usulan serupa juga muncul dari sejumlah kerajaan. “Muncul juga dari Buton, Bone, Bima. Sudah tentu kita tak membenarkan seluruh kerajaan minta daerah khusus,” terangnya. Meski diakui, di dalam UUD 1945 tidak disebutkan berapa semestinya jumlah daerah istimewa atau daerah dengan status khusus. Sampai saat ini, baru ada empat, yakni Nangroe Aceh Darussalam (NAD), Papua dan Papua Barat yang mendapatkan status otsus, DI

Yogyakarta, dan DKI Jakarta karena sebagai ibukota negara. Dijelaskan, untuk mengakomodir keinginan daerah yang ingin mendapatkan status khusus, lanjut Soni, ke depan yang dikembangkan adalah pembentukan kawasan khusus, yang disesuaikan dengan potensi daerah yang bersangkutan. Kalau selama ini kawasan khusus identik dengan kawasan industri, maka ke depan akan disesuaikan dengan kondisi masing-masing daerah. Misal yang punya potensi perikanan, maka akan menjadi kawasan khusus pengembangan sektor perikanan.(sam)


3

Senin, 2 Agustus 2010

Aspanji Jagokan Figur Muda Pimpin KADIN Kendari, KP Jika tak ada aral, Musyawarah Provinsi (Musprov) Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Sultra akan dihelat di bulan ini. Sebagai salah satu organisasi yang bernaung dibawah Kadin dan punya hak suara, Asosiasi Pengusaha Pengadaan Barang dan Jasa Indonesia (Aspanji) Sultra memberi warning. Ke depan ketua Kadin harus dari figur muda yang mampu menyatukan asosiasi

dan membangun harmonisasi dengan pemerintah. Hal itu ditegaskan Ketua Umum Aspanji Sultra, Muhammad Saleh didampingi Ketua I, Agus Yusuf saat bertandang ke Kendari Pos semalam. Katanya persyaratan itu sesuai UU nomor 1 Tahun 1987 tentang Kadin. Saat ini menurut Saleh, Kadin terbukti gagal menjalankan fungsinya. “Setidaknya jalan ditempat, makanya kami berharap Ketua Kadin nanti

adalah kader muda yang mampu membangun komunikasi yang baik dengan pemerintah,” pintanya. Harapan agar Ketua Kadin nanti adalah sosok yang visioner dan memiliki akses dan jaringan hingga internasional juga diutarakan kedua pengurus Aspanji ini. Sikap itu setelah Aspanji melakukan evaluasi bila Kadin saat ini seolah-olah milik kalangan tertentu. “Kami juga berharap Ketua Umum

Kadin ke depan adalah orang yang tidak berafiliasi dengan partai politik dan tidak berkepentingan dengan jaringan konstruksi karena hal itu bisa menghambat kinerja Kadin ke depan,” tambah Agus Yusuf. Sekadar diketahui saat ini Kadin Sultra dipimpin Herry Asiku. Beberapa nama santer dijagokan memimpin Kadin ke depan diantaranya Aldiansyah Alala dan Muhammad Saleh. (awl)

Pasutri Sukses Pengelola Usaha “Baruasa Membiri”-(1)

Berhenti Jadi Sopir Rental, Kini Punya 20 Karyawan Kerja keras dan tanpa kenal kata menyerah bisa mengantarkan pasangan suami istri, Marhana dan Tagala bisa sukses menjadi seorang pengusaha. Usaha pembuatan kue baruasa yang mereka kelola kini makin dikenal, bahkan dipasarkan sampai daerah Sulawesi Selatan. Keduanya adalah potret usahawan yang tak melulu menggantungkan diri pada bantuan pemerintah untuk bisa sukses SULIS SETIARINI, Kendari TROLY belanjaan Irma sudah cukup penuh dengan berbagai kebutuhan keluarganya. Tapi ibu dua anak ini belum beranjak ke kasir karena langkahnya terhenti di etalase aneka kue kering di sebuah swalayan di daerah Wuawua, Kendari. Salah satu yang diperhatikannya adalah kue baruasa berlabel “Membiri”. Setelah memperhatikan sejenak, ia lantas memasukan kue itu ke trolynya lalu beranjak ke kasir. Baruasa bagi masyarakat Sultra dikenal sebagai kue kering hasil adonan terigu, telur dan bahan lainnya. Kue Baruasa Membiri ini ternyata adalah usaha dari pasutri, Marhana dan Tagala. Mereka mengelola usaha itudiPuwatu,tepatnyadiLorong Abeli. Sebelum tenar dan bisa dijualdiswalayan,tigatahunlalu, kue itu masih dipasarkan dengan sepeda motor dan gerobak. Usaha yang awalnya masih kecil-kecilan itu kini berubah. Pasarnya juga sudah sangat luas dan bahkan sampai ke Makassar dan Bone, sejak tahun 2008 silam. Supaya ekspansi pasarnya tetap terjaga, Tagala pun membeli sebuah mobil untuk memudahkan pemasaran. Kini bahkan, sudah ada 20 karyawan yang bekerja di tempat usaha Tagala itu. Kendari Pos kemarin menyambangi pabrik kue baruasa itu di Puwatu. Karyawan Tagala terlihat sibuk mengemas dan mencetak Baruasa. Mereka menggunakan seragam dengan tutup kepala putih. Alasannya, makanan sangat rentan dengan rambut, untuk itu seluruh karyawan diwajibkan memakai tutup kepala. Pada bagian memangganan terlihat puluhan kompor dan oven berjajar, termasuk untuk proses pemanggangan terakhir sedang beroperasi. Alat pengocok telur jumbo seharga Rp 27 juta pun terlihat sedang digunakan untuk mengocok telur dan gula. Tagala pun mulai menceritakan sejarah berdirinya usahanya hingga sukses seperti saat ini. Baruasa Membiri awalnya hanya home industri yang eksis sejak 8 tahun silam, dan berlokasi di BTN Membiri Puwatu yang dikelola istri Tagala, Ny Marhana. Saat itu produksi baru 10 telur perhari dengan melayani kios-kios sekitar rumah. Namun lambat laun karena banyaknya permintaan sejumlah swalayan di kota ini meminta disuplai juga. Setelah masuk swalayan, Balai POM mulai menegur, karena kue Tagala tidak ada izin dari pihaknya dan belum terdaftar di Disperindag. Aturannya, kue yang belum punya merk dagang, dan izin Balai POM tidak layak dijual. Merasa kue sudah mulai disukai konsumen walau tanpa merk, Tagala pun mengupayakan agar bisa terdaftar dan memiliki izin dari Balai POM. Setelah ke duanya diperoleh, Tagala pun memutuskan untuk berhenti dari profesinya sebagai sopir mobil rental, dan membesarkan usaha istrinya yang mulai dikenal masyarakat. Tahun

SULIS/KP

Tagala memperlihatkan kue baruasa yang diproduksi di rumahnya di Puwatu. Ada 20 karyawan yang dipekerjakan Tagala untuk usaha ini

2005, Tagala pun bersama istrinya total membesarkan nama kue Baurasa Membiri, oleh-oleh khas Kendari. Seiring berkembangnya zaman, produksi baruasa Tagala bertambah besar, namun saat itu semua fasiltias masih serba manual. Ia lantas berpikir untuk bisa memperoleh pinjaman. Bank Muamalat Kendari memberinya pinjaman sebanyak Rp 50 juta dan agunannya dipinjami sertifikat tanah dari salah seorang yang dia kenal. Dana tersebut digunakan untuk membeli mixer jumbo seharga Rp 27 juta serta peralatan pelengkapan lainnya termasuk genset, karena daya listrik tidak mampu untuk menghidupkan mixer.(bersambung)

BRI Gelar Bersih-Bersih Pasar Kendari,KP Sebelum hajatan utama berupa pesta rakyat Simpedes (PRS) yang akan dihelar tanggal 7 sampai 8 Agustus nanti di MTQ Square, BRI lebih awal menggelar acara bakti sosial (Baksos) berupa bersih-bersih pasar. Kegiatan yang sudah dilaksanakan du kali akhir pekan yakni 24 dan 31 Juli itu mengambil lokasi di Pasar Wua-Wua dan Anduonohu. “Baksos ini rangkaian kegiatan PRS, dimana BRI Kendari jadi tuan rumah penarikan undian Simpedes se-Kanwil Makassar. Kami mengenalkan penggunaan kartu edisi, sebagaimana kartu gesek lainnya yang dipergunakan sebagai alat transaksi pada swalayan,” un-

ULFA/KP

Karyawan BRI Kendari bersama masyarakat usai menggelar acara pembersihan di Pasar Anduonohu, kemarin gkap Satriyo, pemimpin cabang BRI Kendari. Katanya, pihaknya memilih menggelar Baksos dan pengenalan kartu edisi pada pasarpasar tradisonal, mengingat 60 persen nasabah BRI Kendari

adalah pedagang. Utamanya pada produk penyaluran kredit usaha pedesaan (Kupedes) dan kredit usaha rakyat (KUR). Penggunaan kartu diharapkan memudahkan pedagang, khususnya nasabah BRI.(cr6)

Daerah Tolak Pasar Murah

Jakarta, KP Pasar murah dan operasi pasar yang menjadi andalan pemerintah menghadapi lonjakan harga kebutuhan pokok belum tentu menarik minat semua pihak. Beberapa daerah menolak dengan alasan menjaga pendapatan petani di wilayahnya. Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri Kementerian

Perdagangan Subagyo mengatakan,pasarmurahmemangharus mendapatkan persetujuan pemerintah daerah (pemda). “Karenaitu,sebelumbikinpasar murah, kami selalu berkoordinasi dengan pemda,” ujar Subagyo di kantornyakemarin(30/7).Subagyo menegaskan, pasar murah bukanlah untuk menurunkan harga. Makanya, , tidak semua daer-

ah menyetujui karena masyarakatnya masih dinilai mampu serta untuk menjaga pendapatanpetanidanpedagang. Hal itu juga terjadi pada operasi pasar yang bertujuan hampir sama dengan pasar murah. Sejauh ini, operasi operasi pasar lebih banyak dilakukan untuk menghadapi kenaikan harga beras. (jpnn)


4

Kendari Pos | Senin, 2 Agustus 2010

Penyidik Polres Konawe tebang pilih? Untung bukan tebang kaki Pemilukada Konut tetap 7 Oktober Siap-siap ada calon yang dicoret BAP Hasirun Cs belum di jaksa Usut bos mengapa terlalu lama

Dana Block Grant yang tak Dipertanggungjawabkan YANG namanya uang memang punya godaan yang sangat dahsyat. Apalagi kalau orang atau lembaha yang menerima atau mengelolah uang tersebut tidak kuat iman dan menerapkan prinsip aji mumpung. Akibatnya, meskipun dana tersebut berasal dari uang rakyat yang dikumpul dari pajak rakyat sereceh demi sereceh, namun oleh para pemangku kebijakan tanpa sedikitpun punya rasa untuk bertanggung jawab. Apakah dana tersebut digunakan sesuai peruntukannya atau malah digunakan ke hal-hal lain yang tidak ada hubungannya dengan kepentingan publik. Setidaknya itulah yang terungkap dari penyaluran dana Block Grant yang diberikan Pemprov Sultra kepada desa, kelurahan dan kecamatan. Meskipun dana yang disalurkan tidak sebesar yang dijanjikan, setidaknya dana tersebut seharusnya dapat dimaksimalkan untuk memenuhi kepentingan publik. Sehingga penggunaannya dapat di pertanggungjawabkan baik kepada Pemprov Sultra, kepada rakyat maupun di hadapan Sang Khalik kelak. Namun ironisnya, hingga tahun kedua mayoritas penerima dana block grant malah tak memberikan laporan pertanggungjawaban. Ini tentu menimbulkan pertanyaan dan kecurigaan-kecurigaan yang mengarah kepada mereka yang selama ini menerima dan mengelolah dana tersebut. Kecurigaan itu wajar adanya, karena publik tentu ingin tahu apa yang sudah diperbuat dengan dana itu. Apakah membangun sarana publik, ataukah untuk kepentingan pribadi. Satu-satunya jalan untuk dapat menghilangkan kecurigaan publik itu melalui transparansi pengelolaan dan laporan pertanggungjawaban. Jika tidak, maka aparat hukum seharusnya lebih peka dan tanggap terhadap hal ini. Aparat hukum kita yang sudah digaji oleh negeri ini untuk menyelamatkan uang Negara harusnya tidak diam saja melihat pengelolaan keuangan yang jumlahnya milyaran rupiah itu, tanpa pertanggungjawaban. Karena jika dilakukan pembiaran, maka oknum-oknum penerima dana block grant akan semakin merajalela di masa yang akan datang. Mereka juga terus menggerogoti keuangan bangsa ini setiap kali ada kesempatan. Karena mereka toh, tidak tersentuh dengan sanksi. Padahal dana yang disalurkan melalui program block grant itu bukan milik pribadi. Dana itu diambil dari dana yang dikumpul dari masyarakat. Maka sangat tidak elok jika ternyata penggunaannya tidak untuk kemaslahatan rakyat. Lebih ironis lagi jika dana tersebut hanya dinikmati pribadipribadi yang tidak bertanggungjawab. Kita berharap terbukanya tabir bahwa, milyaran rupiah dana block grant tanpa pertanggungjawaban, dapat segera ditindaklanjuti dengan langkah nyata. Mengusut tuntas penggunaan dana tersebut sampai ke akar-akarnya dan memberikan sanksi setimpal bagi mereka-mereka yang cobacoba bermain dengan dana milik rakyat.(***)

Kendari Pos Inspirasi dan Aspirasi Masyarakat Sultra Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, semua wartawan Harian Pagi Kendari Pos dibekali tanda pengenal. Untuk menghindari aksi-aksi tidak bertanggungjawab dari oknum tertentu, masyarakat yang merasa ragu atau mencurigai seseorang yang mengatasnamakan wartawan Kendari Pos segera menghubungi Kantor Redaksi Harian Kendari Pos.

Kontrol Internal KPUD = Integritas dan Independensinya ( Sebuah Catatan Buat KPUD Sultra ) Oleh : Arafat

M

asih segar ingatan kita bagaimana melihat, mendengar dan merasakan berbagai sorotan media maupun publik terhadap penyelenggara pemilu. Dalam hal ini Komisi Pemilihan Umum (KPU) baik pemilu legislatif, Presiden, sorotan publik pada KPU Pusat melanda infrastruktur kelembagan sampai pada tingkat daerah, termasuk menyangkut penanganan pemilukada didaerah. Hemat penulis ada dua hal pokok yang dapat kita cermati yaitu pertama, KPUD dianggap bekerja tidak profesional, kedua, KPUD dianggap bekerja tidak independen. Memang menarik kalau kita mengurai secara hirarki dalam hal ini KPU Pusat, KPUD Provinsi dan KPUD Kabupaten/Kota namun penulis mencoba mengurai sekilas performa KPUD Sultra dalam pemilukada, namun terlebih dahulu penulis mengingatkan spirit Undang-undang nomor 22 tahun 2007 tentang penyelenggara Pemilihan Umum “Bahwa penyelenggaraan Pemilihan Umum secara langsung, umum, bebas, rahasia, jujur, dan adil hanya dapat terwujud apabila dilaksanakan oleh penyelenggara pemilihan umum yang mempunyai integritas, profesionalitas dan akuntabilitas “. Performa KPUD Sultra Cukup sudah perhelatan demokrasi Pemilihan umum Kepalah daerah di Sulawesi Tenggara yang sudah dilalui, berawal dari Buton Utara, Kabupaten Muna, kabupaten Konawe Selatan dan menyusul kabupaten Bombana serta Konawe Utara dalam tahun 2010. Disatu sisi mengingatkan kita pula berbagai peristiwa dan persoalan menyertai penyelenggaraan pemilukada dalam hal ini sebagai domain payung control internal lemahnya KPUD provinsi Sultra sebagai hirarki KPUD Kab/Kota. Faktanya antara lain pertama, pemilukada konsel pasca putusan MK, pada satu sisi sebagian anggota KPU melakukan konsultasi ke KPU pusat terhadap hasil keputusan MK yaitu pemilukada ulang. Belum selesai hasil konsultasi mereka leadership KPUD langsung memberikan petunjuk terhadap Jadwal Pemungutan suara ulang. Kedua, personil KPUD provinsi melakukan Supervisi terhadap jadwal pemilukada ulang hasilnya tidak disampaikan secara me-

kanisme internal KPUD. Ketiga, Tidak bertanda tangannya dua orang anggota KPUD konsel terhadap hasil pemilukada ulang sebagai bentuk tidak jalannya pula kontrol internal. Keempat, Pemilukada kabupaten Muna Tiga orang KPUD Muna mencabut keputusannya sendiri dalam proses sidang di MK yang diakibatkan tidak berjalannya pula sisitem control internal. Persoalan tersebut menarik untuk dicermati apakah ini diakibatkan personal – personal anggota KPUD Provinsi memberikan pandangan-pandangan hukum maupun aturan terhadap persoalan yang terjadi, yang tidak seragam atau sama. kelima, tertunda-tundanya jadwal pelaksanaan pemilukada Konawe utara yang telah ditetapkan oleh KPUD Konut secara sepihak oleh eksekutif dengan dalil ketersediaan anggaran, padahal proses penetepan anggaran telah dilalui baik oleh eksekutif maupun legislaltif dan saya yakiin implikasi hukum paska pemilukada masih menyertai proses ini. Berkaitan dengan lemahnya sistem control internal tersebut harus dipahami bahwa Pertama, aturan KPUD maupun Undang-Undang Penyelenggara Pemilu jelas bahwa KPU Hirarki, dari pusat sampai kabupaten/kota. Kedua, Lima orang anggota KPUD itu bersifat kolektif kolegial atau dikenal dengan istilah rapat pleno itulah landasan hukum kontrol internal, dan rapat pleno dapat dilakukan secara terbuka sebab harus diingat yang mempunyai hak bicara dan hak suara adalah anggota KPUD sementara sekretariat KPUD dan pihak-pihak lain itu hanya punya hak Bicara namun tidak punya hak suara, namun persoalannya bukan disitu tetapi dengan adanya sistem kontrol internal, disitulah pertempuran ide gagasan, solutif dari berbagai persoalan internal KPUD dan KPUD kab/Kota maupun masalah

social (Publik), Untuk dijadikan landasan resmi sikap keputusan KPUD baik secara internal maupun eksternal menjadi pegangan hukum bersama. Lemahnya sistem control internal ini diakibatkan karena secara personal lima orang anggota KPUD punya kelebihan dan kelemahan yang berbeda dalam memahami dan menafsirkan kerangkah hukum pemilukada. Misalnya pertama, yakni bahwa setiap anggota KPUD kabupaten/kota pasti berkonsultasi terhadap personal-personal KPUD Provinsi, kalau konsultasinya tersebut sama dalam penafsiran dan pemahaman peraturan dan undang-undang saya pikir akan memperkuat kesolidan KPUD kab/ kota, tetapi andai kata berbeda beda penafsirannya dan pemahaman hukum pasti akan membuat terkotakkotaknya pemikiran maupun anggota KPUD kab/kota maka berimplikasi akan mengakibatkan terpecahnya personal anggota KPUD Kab/kota. Berulang-ulang saya sampaikan pendapat personal-personal KPUD akan menjadi fatwa pegangan publik. Kedua, para kontestan pemilukada baik yang menang maupun kalah sudah dapat dipastikan mereka melakukan komunikasi kepada personal-personal anggota KPUD kalau yang kalah maupun menang mendapat pandangan dan penafsiran hukum yang berbeda-beda tentu secara tidak langsung melemahkan hasil keputusan KPUD Kabupaten/ kota. Sekilas lemahnya kebijakan yang telah dilakukan dapat dilihat antara lain KPUD sudah membentuk kordakorda kab/kota yang setiap anggota KPUD punya tanggung jawab terhadap beberapa kab/kota disultra, kemudian KPUD Sultra juga membentuk supervisi terhadap beberapa KPUD kab/kota. Dari dua contoh kebijakan tersebut seharusnya pertama, masing-masing yang bertanggung jawab hasil supervi-

Truk Angkutan Tanah Galian, Rusak Jalur Belakang RSJ

Jalan Khairil Anwar Rusak Parah

085756670896 Pak Walikota mohon perhatiannya, jalanan di belakang RSJ rusak parah. Setiap hari 24 jam kendaraan truk lalu lalang di jalur tersebut mengangkut tanah galian. Bila hujan jalanan sangat berlumpur dan berbahaya, mohon perhatiannya.

08134198998 Pak Walikota, di jalan Khairil Anwar, Lorong Abadi, jalananya rusak berat. Kami masyarakat sekitar sangat tersiksa dengan jalanan yang penuh lubang, becek dan berlumpur.

Pemimpin Umum : PP. Bittikaka Pemimpin Redaksi/Penanggungjawab : Milwan Redaktur Pelaksana : Sawaluddin Lakawa, Hasanuddin Koordinator Liputan : La Ode Diada Nebansi Redaktur : Luther Bittikaka, Manan Rachman, Ruslan Amrullah, Abdi Mahatma, Awal Nurjadin, Darwin Sihombing, Yenni Yusuf, Reporter : Sulis Setiarini, Emilia, Linri Merinda, Arifuddin, Awaluddin Usa; Koresponden : Yafruddin Yaddi, Syamsuddin (BaubauButon), Fitri Ashari (Buton Utara), Eliazer Alex Tato (Kolaka-Kolaka Utara), Arwan Mannaungeng (Jakarta), Hasruddin Laumara (Konawe), Herman (Konsel), Nuryadi (Bombana) ; Fotografer : Suwarjono ; Design Grafis : Muh Hajar Siddiq ; Karikatur : Arham Rasyid; Redaktur Khusus : La Paa, M Djufri Rachim; Sekretaris Redaksi : Ariyani Arifin; BPSDM : M Djufri Rachim; Teknologi Informasi : Sahdar ; Pracetak : Muhrisan (koordinator), Aser Rerung, Gunawan Chandra, Yusri Zubair, Samiruddin; Telepon Redaksi : (0401) 326513, Faks. Redaksi : (0401) 326512, Faks. Bisnis dan Keuangan : (0401) 323771; E-mail : bumianoa@plasa.com; Percetakan : PT Fajar Utama Intermedia Cabang Kendari; Alamat Perwakilan : Jakarta: Mu’min Rolle, Komp Widuri Indah, Blok A1-2, Jl. Palmerah Barat No.353 Telp (021) 5330976, Jakarta 12210; Biro Baubau-Buton-Wakatobi : Syamsuddin, Kolaka-Kolaka Utara :Eliazer Alex Tato; Harga Langganan : Kota Kendari dan Luar Kota (Sultra) Rp 65.000/Bulan, Luar Kota Rp 67.500/Bulan termasuk ongkos kirim, Eceran dalam Kota Rp 3.500,-Eksemplar-Eceran Daerah Rp. 3.500,-.

si maupun korda-korda tersebut menyampaikan pada forum pengambilan keputusan kontrol secara internal sehingga melahirkan keputusan resmi institusi KPUD. Kedua, ada gejala mereka jalan sendiri-sendiri secara tidak langsung melemahkan sistem control independensi KPUD yang berakibat pada ditariknya keluar personal-personal anggota KPUD kepada kekuatan politik tertentu apakah itu legislatif, eksekutif maupun yudikatif seharusnya tarikan eksternal tersebut tetap dibawah pada sistem kontrol internal melalui rapat-rapat yang diakui secara undang-undang sehingga dapat memperkuat independensi dan integritas institusi KPUD. Ketiga, dampak dari lemahnya sistem kontrol internal maka masalah-masalah yang timbul dibeberapa pemilukada Butur, Konsel, Muna lamban diantisipasi sehingga terkesan terjadi pembiaran masalah terhadap KPUD kab/ kota. Keempat, Pemilukada Bombana dan Konawe Utara masih diselimuti berbagai persoalan dari alur dan jadwal pemilukada baik secara internal kelembagaan maupun eksternal kelembagaan kalau tidak dilakukan tindakan-tindakan antisipatif kebijakan melalui sistem kontrol internal mungkin akan lebih parah dibanding pemilukada yang telah selesai dilaksanakan. Sekilas uraian diatas dengan lemahnya sistem control internal KPUD Sultra maka jalan keluar yang wajib dilakukan dengan cara Pertama, Sistem Pengambilan keputusan harus berjalan kontinyu karena disitulah ruang kontrol internal untuk menjaga eksistensi KPUD integritas dan independensi kelembagaan agar tidak terseret keluar oleh kepentingan politik eksternal . Kedua Leadersip kolegial wajib dilakukan untuk mengkaji sekaligus meresponsip persoalan-persoalan yang terjadi dibeberapa KPUD Kab/Kota dalam Pemilukada 2010 ini untuk memberikan sok terapi bagi KPUD kab/kota yang akan melaksanakan Pemilukada 2011 agar restorasi hakekat kehadiran lembaga KPU berjalan pada alurnya. (**) Penulis Ketua lembaga Peduli Pemilu Cerdas (LP2C) Sultra dan Ketua Sulawesi Tenggara Monitoring Demokrasi (Sultra DeMo)

Tertibkan Hewan Piaraan 08524152767 Kepala Desa Ranomeeto, Ambaepua di Konsel, tolong tertiibkan para pemilik hewan ternak seperti sapi dan kambing. Jalan tersebut merupakan jalur ke bandara, tapi banyak hewan piaraan berkeliaran. Hasilnya banyak terjadi kecelakaan. Tolong perhatikan kondisi tersebut, bila perlu kasih sanksi pemiliknya.

Penerbit : PT Media Kita Sejahtera, SIUPP : SK/Menpen No.191/SK/Menpen, SIUPP/B.I/1986/Tanggal 25 Juni 1986 No.131/Ditjen PPG/ K/1995 Tanggal 3 Agustus 1995, No 42/Ditjen/PPG/K/1996 Tanggal 12 April 1996, Terbit Sejak Tanggal 6 Juni 1970. Pembina : HM Alwi Hamu; Komisaris Utama : Syamsu Nur, Komisaris : PP.Bittikaka, Denny Ari, Benyamin B, Ridwan Arief Direktur Utama : Milwan; Direktur : Purwanto Sanam ; Ombudsman : Ramli Akhmad (Ketua), M Djufri Rachim, La Paa, Muhammad Saiful, SH, MH, Ariyani Arifin (Sekretaris) Manager Keuangan : Agus Tranhadi; Manager Iklan/Sponsorship : Haeruddin; Manager Sirkulasi : Muji Suwarno ; Manager Event Organizer : Rustam, Alamat Redaksi/Tata Usaha : Jl. Malik Raya No. 50 (0401)-3126515, Iklan: (0401)-3126110, Sirkulasi :(0401)3126515, Fax (0401)-3126512. Alamat Biro : Baubau Jl. Imam Bonjol No. Tlp (0402)-2826129/085241854000; Kolaka Jl. Pramuka No.5 Tlp (0405)-24211. Alamat Agen: Raha Jl. Lakilaponto, Tlp (0403)-21538, Pomalaa Jl.Nusantara No. 28 Tlp.(0405)-310105; Konawe (Unaaha) Halide, Jl. Sandela No.129 Tlp.(0408)-21506; Bombana (Rumbia) Tajudin Tlp/HP:085241659216, Aswin HP:085241605817. Kota Kendari : Kampung Salo Mintarsih, Sodohoa Hamisu, Tlp. 3125723, Tipulu Yusuf Tumora, Tlp.3127924, Wuawua Rusli, Tlp.3193008, Mandonga Theresia, Tlp.3122393, Puwatu Usman, Tlp. 3007069, Perumnas Incang, Tlp.3192061, Anduonohu Maxi, Tlp.3125474. Bank: BRI Cabang Kendari: 1.00000192-01-000428-30-4 (Rec. Giro), 2.0192.01.008593.50.1 (BRITAMA)


Senin, 2 Agustus 2010

email : bumianoa@gmail.com

Langganan Luar Kota Rp. 67.500,-

Verifikasi Data Base Harus Transparan 1412 Berkas Honorer Masuk BKD Bombana Andoolo, KP Tak jelasnya sistem pendataan data base honorer yang akan diangkat menjadi CPNSD 2010 di Konawe Selatan membuat anggota DPRD mulai bersuara. Menurut mereka, kesibukan honorer di BKD untuk mencari informasi termasuk

formulir pengisian data diri telah menyita perhatian. Paling dikhawatirkan, adanya pihak-pihak lain yang memanfaatkan momentum tersebut. “ Kami minta kepada pemerintah atau instansi teknis untuk menyampaikan secara terbuka penerimaan CPNSD melalui data base tahun 2010. Belum adanya pengumuman resmi,’’ Anggota DPRD Konsel, ujar Abdul Malik Silondae, akhir pekan lalu. Politisi PDIP itu

mengaku, surat edaran Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara tentang penerimaan CPNS dari honorer telah membuka ruang bagi para pengabdi yang ada saat ini. “ Kesempatan inilah yang harus mendapat perhatian khususnya kepada honorer yang sudah tercatat mengabdia puluhan tahun untuk segera diangkat menjadi pegawai,” tandasnya. Senada dengan itu Abdul Hasan Mangidi. Ia men-

gaku, penantian honorer Konsel yang belum terangkat pada tahun 2005-2009 lalu dapat tertolong pada tahun ini. Sementara itu Kepala BKD Konsel, H. Djoko Suprihatin membenarkan jika pengumuman persyaratan data base akan disampaikan secara terbuka setelah ada petunjuk teknis dari BKN. “ Semua akan dilaksanakan secara transparan. Untuk itu dim-

Baca VERIFIKASI di Hal 6

KUA 2011 Rekayasa Bappeda Wangiwangi, KP Dinamika DPRD Wakatobi dalam gelaran sidang paripurna mulai terlihat. Setelah selama ini selalu berbahasa sepakat, maka dalam agenda pertemuan dengan eksekutif akhir pekan lalu, para wakil rakyat itu terlihat lebih tegas. Setidaknya sikap itu diperlihatkan Fraksi Demokrat Karya Kedaulatan Umah (DKKU) dengan menolak penetapan Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA/PPAS) Tahun

2011. Kebijakan anggaran yang disusun eksekutif untuk tahun depan dinilai sarat kepentingan dan sengaja diatur sesuai dengan kebijakan sekelompok orang. Juru bicara Fraksi DKKU, Haerudin Buton secara tegas bahkan mengatakan, pihaknya kecewa dengan draft KUA/ PPAS tahun 2011. ‘’ Ini bukan kebijakan umum anggaran, tapi rekayasa Bappeda dan sekelompok orang yang berkepentingan. Ini fakta dan sesuai yang Kami terima dari pengakuan

sejumlah pihak SKPD sendiri. Yang terjadi adalah pilih kasih terhadap SKPD. Akibatnya keberpihakan pihak eksekutif untuk kepentingan rakyat jauh dari harapan atau sangatlah rendah,’’ sindirnya. Ia memberi contoh di Badan Keluarga Berencana, Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintah Desa Kabupaten Wakatobi. Dana yang semestinya untuk kepentingan masyarakat, justru dipangkas. Badan Penanggulangan Bencana dan Badan Lingkungan Hidup ser-

ta beberapa SKPD yang penting lainnya untuk mendongkrak kepentingan rakyat dan kepentingan visi dan misi daerah malah diperkecil anggarannya.

Baca KUA di Hal 6

SYAMSUDDIN/KP

Acara Pesta Rakyat Simpedes saat dibuka langsung Pimpinan BRI Cabang Baubau, Andy Sulistyo yang ditandai dengan penampilan marching band serta konvoi kendaraan, akhir pekan lalu di Pantai Kamali.

Pesta Rakyat Simpedes Meriah Baubau, KP Helatan acara Pesta Rakyat Simpedes (PRS) yang diselenggarakan PT. Bank Rakyat Indonesia Cabang Baubau sejak 31 Juli hingga kemarin berlangsung semarak. Empat kegiatan, mulai dari karnaval hadiah Simpedes yang akan diundi, bazar murah, hiburan hingga penarikan undian terlihat meriah di Pantai Kamali. Pimpinan BRI Baubau, Andy Sulistyo dalam kesempatan itu men-

gaku, event PSR tersebut dilaksanakan sebagai ucapan terima kasih pada seluruh nasabah maupun yang belum bergabung bersama bank itu. ‘’ Sebab tanpa masyarakat, BRI tidak mungkin bertahan dan sebesar sampai saat sekarang ini. Kini BRI sudah on line. Ke depannya, seluruh unit BRI akan difasilitasi dengan ATM . Kami juga sekaligus meminta maaf karena saat ini BRI sedang berusaha meningkatkan pelayanan

kepada masyarakat seperti motto, Melayani dengan Setulus Hati,’’ ungkapnya. Pesta rakyat itu sendiri dibuka langsung Andy Sulistyo, Sabtu (31/7) pukul 16.00 Wita ditandai dengan marching band serta konvoi motor. Kegiatan hari pertama menyuguhkan pasar rakyat yang menjual aneka barang murah. Panggung PRS kian menambah kemeria-

Baca PESTA di Hal 6


6

Kendari Pos | Senin 2 Agustus 2010

Pemprov Didesak Benahi Bendungan Laeya Kendari, KP Hujan yang intens mengguyur di Konawe Selatan mengakibatkan 500 hektar sawah di Kecamatan Laeya gagal panen. Bendungan di distrik itu juga menjadi tidak berfungsi untuk mengatur aliran air ke sawah-sawah. Rusaknya bendungan tersebut menjadi perhatian Komisi III DPRD Sultra. Komisi pimpinan Rachmati Badala itu bahkan sempat mengunjungi bendungan tersebut beberapa waktu lalu. Mereka menemukan pintu

air bendungan dalam keadaan rusak. “ Pintu air sudah tidak bisa dibuka lagi. Jika musim hujan air, yang keluar tidak bisa diatur. Musim kemarau datang, air tak bisa dialirkan ke sawah,” ungkap Rachmawati Badala. Dampaknya, dari 1700 hektar sawah di kecamatan tersebut, 500 hektar gagal panen karena terendam air. Senator PAN itu mengaku, bendungan Laeya sudah berpuluh tahun dibangun, namun jarang tersentuh rehabilitasi padahal dalam

APBD 2009 ada anggaran perbaikan. “ Masyarakat Laeya kebingungan harus mengadu ke mana untuk perbaikan pintu bendungan, “sambungnya. Ia pun mendesak Pemprov Sultra untuk memberi perhatian perbaikan bendungan Laeya. Sebab potensi sawah di wilayah itu mencapai 3000 hektar. Bila melihat aturan, dengan potensi sawah seluas itu maka menjadi tanggung jawab Pemprov Sultra untuk melakukan perbaikan. “ Bila bendun-

gan bagus, kita bisa jadikan Laeya sebagai lumbung padi, “jelasnya. Saat berkunjung, Komisi III juga menemukan tembok bendungan sungai Lalinggua bobol. Air yang seharusnya mengalir ke area persawahan, malah mengalir ke arah yang berlawanan. Rachamati berjanji, akan memanggil Dinas PU Sultra dan balai pengairan untuk rapat koordinasi. Jika memungkinkan dilakukan sharing anggaran, maka akan diaplikasikan. (awn/cok)

Belum Joget, Tewas Ditikam Wangiwangi,KP Perjalanan hidup Manihasan alias La Jeki berakhir. Pria berusia 32 tahun itu tewas di ujung badik Andri (27) saat baru saja hendak keluar rumah. Peristiwa tragis yang menimpa warga Desa Sombano, Kecamata Kaledupa Se-

Verifikasi .................. inta kepada honorer yang ada di Konsel untuk tidak mengurus administrasi kelengkapan sebelum ada pengumuman secara resmi dari BKD,” ujarnya beberapa hari lalu. Sementara itu di Bombana, tercatat ada 1412 berkas honorer masuk di BKD. Badan kepegawaian di daerah itu harus jeli dan bekerja ekstra melakukan pendataan, verifikasi dan validasi sisa data base tenaga honorer tahun 2005. Sebab, pasca

latan itu bermula ketika sekitar pukul 00.00 Wita, akhir pekan lalu. La Jeki akan menuju Desa Tampara menghadiri sebuah acara joget. Tiba-tiba Andri, warga Desa Langge langsung datang menikam dada kanan korbannya. La Jeki sempat dilarikan ke Puskesmas

Ambeua, namun akhirnya tak dapat tertolong lagi. ‘’ Tersangka telah kami tangkap di rumahnya di Kaledupa Selatan dan selanjutnya diamankan di Polsek Kaledupa Selatan. Motif penikaman diduga karena dendam. Namun untuk kejelasannya

masih dikembangkan,’’ kata Kapolres Wakatobi, AKBP Pitra A Ratulangi. Kepada keluarga korban, Kapolres meminta agar mempercayakan penuntasan kasus itu kepada polisi, jangan ada aksi balas dendam yang hanya akan menambah persoalan baru. (cr1)

pendataan dibuka 13 Juli lalu, sisa tenaga honorer lima tahun silam di Bombana masih mencapai angka 1412 orang. Dinas Pendidikan, Kebudayaan dan Pariwisata (Dikbudpar), berada diperingkat atas yang paling banyak tersisa tenaga honorernya di tahun 2005 lalu. Jumlahnya mencapai 318 tenaga honorer. Disusul Dinas Kesehatan dan Kecamatan. Sesuai data yang masuk tenaga honorer 2005 lalu di dua instansi ini masih tersisa masing-masing 143 orang. Diposisi ketiga ditempati

Dinas Kehutanan dengan jumlah 122 berkas dan keempat Satuan Polisi Pamong Praja dengan jumlah 110 tenaga honorer. Sekretaris BKD Bombana, Budiman mengatakan, meski sudah mencapai angka 1.412, berkas tenaga honorer yang masuk di kantornya dipastikan akan terus bertambah. Selain karena waktu pendataannya diperpanjang hingga 13 Agustus nanti, masih ada juga beberapa SKPD yang belum memasukan berkas tenaga honorer. Budiman menambahkan, pasca keluarnya surat edaran nomor 05 tahun 2010 tentang pendataan tenaga honorer yang bekerja di lingkup instansi pemerintah, pihaknya tidak akan membatasi proses pemasukan berkas. Artinya, siapapun tenaga honorer yang terdaftar tetap diterima. Namun untuk diterima atau tidak menjadi calon pegawai negeri sipil itu merupakan kewenangan Badan Kepegawaian Negara, setelah melalui proses verifikasi dan validasi yang akurat sesuai syarat dan ketentuan yang diatur dalam surat edaran tersebut. “ Salah satu syaratnya adalah masa kerja tenaga honorer minimal satu tahun pada 31 Desember 2005 dan sampai saat ini masih bekerja terus menerus,” katanya.

Artinya, tenaga honorer yang mengantongi SK di atas tanggal 31 Desember sudah pasti gugur karena tidak memenuhi persyaratan. Jika data honorer yang bersangkutan dimanipulasi, Kepala BKD Bombana, Mushaddad menegaskan, sesuai aturan dalam surat edaran MenPAN mereka yang terbukti melakukan tindakan itu atau ada pejabat yang menandatangani formulir tak sesuai kenyataan akan dikenai sanksi administrasi maupun pidana dan diproses hukum. BKD sendiri diminta jeli memeriksa berkas yang sudah masuk karena sejak pendataan dibuka pertengahan Juli lalu, banyak sekali tenaga honorer yang mengaku dan mengklaim diri sebagai angkatan 2005 dengan menyertakan beberapa berkas Aspal (asli tapi palsu). “ Beberapa kecurangan yang saya lihat, ada SK difoto kopi, di scan, ditempel bahkan ada yang dibuat baru dengan mencantumkan nama orang lain yang nota bene tidak pernah sehari pun berkantor. Makanya kami minta ketelitian dan kejelian BKD untuk memeriksanya. Mereka yang memanipulasi pun diungkap dan dipublikasikan di media,” harap seorang honorer. (era/nur)

Pesta ........................ han dengan penampilah artis ibukota Via KDI, Eva Susan dan Anita Kaca yang menghibur penonton. Acara puncak pesta rakyat kemudian ditandai dengan penarikan undian khusus bagi nasabah BRI Cabang Baubau. Hadiah yang disediakan berupa satu unit mobil Suzuki Karimun sebagai hadiah utama, sembilan sepeda motor, TV, Kulkas dan sejumlah hadiah menarik lainnya. (k1)

Warga Ladongi Miliki Sertifikat IUPHHK Kolaka, KP Sebanyak 132 Kepala Keluarga (KK) di Kecamatan Ladongi memperoleh sertifikat Izin Usaha Pemanfataan Hasil Hutan Kayu (IPHHK) melalui program Hutan Tanaman Rakyat (HTR) dari Kementerian Kehutanan pada tahun 2010 ini. Penyerahan sertifikat IUPHHK tersebut diberikan secara simbolis Bupati Kolaka, H. Buhari Matta di Desa Anggolosi Kecamatan Ladongi, akhir pekan lalu dan disaksikan Kepala Dinas Kehutanan Sultra, Amal Jaya pada tiga kelompok tani di Ladongi. Dirjen Bina Produksi Kementerian Kehutanan RI, Darianto dalam sambutan yang dibacakan Amal Jaya mengatakan, pemberian sertifikat IUPHHK secara perorangan di Kecamatan Ladongi merupakan yang

pertama kalinya di Indonesia. ‘’ IUPHHK hendaknya dipergunakan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat namun dengan tidak merusak kelestarian hutan. Izin ini tidak boleh diperjualbelikan,’’ tegas Amal Jaya. Di tempat yang sama Bupati Kolaka, H. Buhari Matta mengatakan sebagai kabupaten pertama penerima IUPHHK di Indoensia, masyarakat bersama pemerintah memiliki tanggungjawab untuk menyukseskan program tersebut. ‘’ Kolaka harus menjadi contoh yang berhasil, bukan kegagalan. Jabatan Kepala Dinas Kehutanan sebagai leading sektor menjadi taruhannya jika program ini gagal. Tapi tentunya kerjasama dari semua komponen terkait juga harus terlibat aktif,’’ harap Buhari.

Menurutnya, kawasan hutan di Kabupaten Kolaka saat ini kurang lebih 621 ribu hektar dan 40 ribu hektar diantaranya tergolong lahan kritis. Sehingga dengan adanya pemberian IUPHHK- HTR lahan kritis tersebut bisa memberikan manfaat bagi kesejahteraan masyarakat. Sementara itu Camat Ladongi, Sabaruddin juga mengungkapkan, 132 KK yang menerima IUPHHK tersebut tersebar di tiga kelurahan dan desa yakni Ladongi Jaya, Atula dan Anggolosi dengan total luas areal mencapai 323 hektar. ‘’ Penerimanya merupakan warga yang telah lama mengolah kawasan hutan negara untuk areal perkebunan. Sekarang sudah dilegalkan sehingga diharapkan meningkatkan kesejahteraan mereka,’’ timpal Sabaruddin. (cr3/cok)

Daerah Pinggiran Mulai Ditata Kolaka, KP Kesan kumuh, kantong kemiskinan dan ketertinggalan selama ini kerap diidentikan pada wilayah-wilayah yang berada di pinggiran kota dan perbatasan wilayah kabupaten. Bupati Kolaka, H. Buhari Matta mengatakan kesan tersebut harus diubah dengan memberikan perhatian khusus melalui berbagai program pembangunan. ‘’ Kita ingin daerah-daerah di perbatasan dan pinggiran kota memiliki daya tarik tersendiri dengan cara memberdayakan potensi wilayah yang dimiliki,’’ terangnya di hadapan sejumlah pimpinan SKPD.

KUA .......................... Sementara di Diknaspora yang pengelolaan dananya tidak efektif justru terus diberi dana ‘’gemuk’’. Begitu juga Dinas Perhubungan serta SKPD yang tak terlalu prioritas lainnya. Fraksi PNBKI melalui La Hasnun juga menyentil KUA/ PPAS yang kurang berpihak pada kepentingan masyarakat. Dana yang ada kebanyakan digunakan untuk hura-hura,

Menurut Buhari, secara perlahan Pemkab Kolaka melalui program Gerbangmastra berhasil merubah kesan kumuh dan miskin bagi daerah pinggiran. Contohnya di pinggiran utara Kolaka saat ini menjadi sentra perkebunan, tambak dan pariwisata. Demikian pula di wilayah selatan yang memiliki potensi kelautan. Sementara di bagian timur, pemberdayaan potensi perkebunan dan perikanan melalui bedah tambak telah merubah lahan tidur menjadi produktif dan mendatangkan keuntungan bagi masyarakat. ‘’ Daerah pinggiran yang selama ini sangat bergantung su-

plai kebutuhan dari kota kini bisa lebih mandiri bahkan menjadi pemasok kebutuhan sayuran dan rempah-rempah maupun perikanan bagi masyarakat kota. Ini tak lepas dari insfrasturktur jalan yang semakin baik pada kantong produksi masyarakat yang selama ini terisolir,’’ ungkap bupati. Salah satu bukti keberhasilan pemberdayaan wilayah pinggiran dengan terpilihnya Desa Tambea yang berada di pesisir pantai Kecamatan Pomalaa sebagai juara pertama pada lomba desa tingkat provinsi dan akan mewakili Sultra dalam penilaian lomba desa tingkat nasional. (cr3/cok)

seperti dana kepentingan pejabat yang jumlahnya cukup besar. Pada kesempatan itu pula, Ketua DPRD Wakatobi, Daryono Moane menyampaikan kepada Bupati, Hugua, dari 37 SKPD yang ada kebanyakan tidak serius melaksanakan tugas. Itu dibuktikan dari tingkat kehadiran pada rapat penting tersebut. Dari 37 SKPD yang ada, hanya 14 unit kerja yang hadir dalam pembahasan.’’ Ketidakseriusan para kepala

SKPD itu harus menjadi evaluasi. Kalau memang tidak siap menjadi pimpinan lebih baik tanggalkan saja jabatan itu dan berikan kepada orang yang lebih mampu. Sedang penolakan tadi jangan diartikan menghalangi penetapan anggaran, melainkan itu bagian otokritik yang sifatnya harus ada perbaikan,’’ terangnya. Hugua pada kesempatan yang sama merespon masukan-masukan fraksi tersebut. (cr1/cok)


7

Kendari Pos | Senin 2 Agustus 2010

Zaenab Hibi Digantikan Uking Djassa Ketua ........................ tra ini terindikasi tidak memberikan dukungan terhadap calon Partai Golkar. Sudah pasti hal seperti ini sangat merugikan Partai Golkar Muna. Terkait hal ini, Golkar Muna juga telah membentuk tim pencari fakta. Namun demikian, semua keputusan dalam rapat pleno tersebut, akan dilaksanakan sesuai mekanisme AD/ ART Partai Golkar,” jelas Syahribin. Wa Ode Zaenab Hibi pada

koran ini kemarin, membenarkan adanya wacana recal tersebut. “Saya sudah dapat bocoran adanya wacana recall terhadap diri saya. Tapi apa dasarnya jika hal ini terjadi. Jujur saja, saya juga bingung akan hal ini. Kalau memang ada kaitannya dengan Pemilukada lalu, harus ada buktinya jika kita dianggap mbalelo,” jelasnya. Zaenab berpendapat, jika recal didasari kekalahan Partai Golkar dalam Pemilukada lalu, maka yang harus direcall adalah ketua partai Golkar

Muna. “Bukan Ketua DPRD yang direcall. Tidak ada hubungannya dengan Ketua DPRD Muna kekalahan Partai Golkar dalam Pemilukada lalu. Yang ada hubungannya adalah ketua partai,” ujar Zaenab Hibi. Di tempat terpisah, Ketua DPD 2 Golkar Muna H. Uking Jassa SH ketika dikonfirmasi via ponselnya, tidak meresponnya. Hal yang sama juga dilakukan La Ode Djohan Boy. “ Maaf, saya no comment masalah ini,” ujar Djohan dan enggan berkomentar jauh hal ini.

Warga di Daerah Salju Diserang Hawa Panas Sebuah sumber di Golkar Muna, pemecatan Wa Ode Zaenab dan perecallan La Ode Marshudi akibat kekalahan Cabup-Cawabup usungan Partai Golkar. Dari situ, dilakukanlah rapat pleno diperluas dengan empat keputusan penting yakni, mencopot Uking Djassa SH dari jabatan Ketua Golkar, mencopot Zaenab dari jabatan Ketua DPRD Muna, mengangkat Uking Djassa sebagai Ketua DPRD Muna dan merecall La Ode Marshudi dari anggota DPRD Sultra.(tri/ong)

Pemerintah Inkonsisten dalam Moratorium Pemekaran Pemekaran ................ Pos). Peserta dialog datang dari perwakilan media, HMI, PMMI dan sejumlah ormas. Milwan Lukman mengatakan, Pemerintah dan DPR harus melihat kembali esensi dari pemekaran yang dilakukan. Satu alasan pemekaran dilakukan, dalam rangka mensejahterakan rakyat dan peningkatan pelayanan publik. “Okelah, pelayanan publik bisa dirasakan lebih pendek. Tapi menjadi pertanyaaan mensejahterakan rakyat, tercapai apa tidak atau hanya menjadi ladang dan kepentingan elit politik untuk membagi kekuasaan,” terang Milwan Lukman dalam diskusi yang digelar Haris Manab Center bertempat di Warung Kopi Haji Anto, kemarin sore. Pusat pun, urai Pemred Kendari Pos itu, cenderung tidak berani melakukan evaluasi terhadap daerah pemekaran. Bagi daerah pemekaran yang gagal harus diberi sanksi. Sementara yang berhasil diberi award (penghargaan), misalnya, peningkatan pemberian anggaran dari Pusat. Ia mencontohkan Waka-

tobi, daerah pemekaran yang kini potensi wisatanya telah mendunia. “Kalau makna dasar pemekaran tidak berjalan, buat apa diteruskan,” pendapatnya. Milwan berpendapat, jika pemekaran dilakukan moratorium, maka untuk mewujudkan semangat pemekaran dalam rangka peningkatan kesejahteraan dan memperpendek rentang masyarakat dengan pusat pelayanan di ibukota, salah satu cara yang bisa ditempuh adalah otonomi kecamatan. Kecamatan diberi wewenang luas, untuk mengurus yang dijadikan tujuan pemekaran, yakni meningkatkan pelayanan publik. Eka Suaib, anggota KPU Sultra punya pendapat lain. Katanya, untuk mewujudkan pemekaran bisa mensejahterakan rakyat, instrumennya harus dibenahi. Ada dua yang dibenahi. Pertama, perbaikan sistem atau regulasi di Pusat, soal wilayah teretorial yang dimekarkan. “Permasalahnya, Perguruan Tinggi yang memberi rekomendasi wilayah pemekaran, hasilnya senantiasa tidak ada yang tidak layak. Ini juga harus menjadi perhatian,” terangnya. Lanjutnya, Instrument eval-

uasi juga tidak dapat dilakukan Pusat. Pusat, seharusnya memilih mana daerah pemekaran yang bagus dan mana yang gagal. “Daerah bagus beri penghargaan, yang gagal lakukan moratorium,” tegasnya. Kedua, sebelum mewujudkan pemekaran wilayah, sebaiknya dijadikan dulu wilayah administrasi. Jika dilihat cocok, maka dimekarkan. Jika tidak cocok, jangan dipaksakan. Dengan status daerah administrasi maka kelak dimekarkan bisa lebih matang. Sementara itu, Feri Mursidan Baldan menguraikan, letak permasalahan daerah pemekaran karena tampilannya ternyata jauh dari cita-cita yang diharapkan. Pemerintah Pusat juga inkonsitensi dalam melaksanakan moratorium. Presiden RI sudah dua kali berpidato, akan melakukan moratorium bagi daerah yang dianggap gagal. Realitanya, tidak pernah dilakukan. “Kita sepakat bicara moratorium, tapi harus konsisten. Saya lihat Pusat, tidak berani melakukan evaluasi. Sekarang, pemekaran sudah masuk tahun ke 11,” terangnya. Mantan Ketua Komisi II itu

melihat, pemekaran yang meraup keuntungan hanya politisi saja. “Setiap daerah pemekaran, politisi yang duduk di DPRD rata-rata orang lama. Hanya berpindah tempat saja. Dari situ muncul kepetingan pribadi, untuk membiayai kebutuhan dirinya lebih didahulukan dari pada cita-cita pemekaran itu sendiri. Secara kultur ini terjadi dihampir semua daerah pemekaran,” ungkap Feri. Agar pemekaran kembali ke cita-cita dasarnya, saran Feri, Pusat harus tegas memberlakukan sanksi. Namun terlebih dahulu rumuskan, indikator daerah pemekaran dikatakan berhasil atau gagal. Selama ini, belum ada indikator target pencapaian daerah yang mekar. “Bila Pemerintah bilang gagal, sebut dimana gagalnya. Bila berhasil, dimana letak keberhasilnya,” terangnya. Dengan berlaku sanksi dan award, daerah pemekaran lebih serius mencapai tujuan dari pemekaran itu sendiri. Sementara itu, Syamsul Muarif menegaskan, pemekaran itu bertujuan untuk mensejahterakan rakyat. Jika daerah pemekaran gagal, lakukan moratorium.(awn/ong)

Menhut Siap Sosialisasikan Program Kehutanan Melalui Media Pahami ...................... dominasi oleh wakil partai politik. Karena itu, kami berjuang agar DPD RI semakin berdaya, semakin kuat, dan memiliki pengarus yang sama kuatnya,” papar pria asal Sumatera Barat ini. Sama halnya dengan Zulkifli Hasan. Menhut yang gaul dan komunikatif ini mengajak redaksi group untuk mendorong masyarakat lokal untuk aktif menanam. Bahkan, kalau ada gerakan menanam, Departemen Kehutanan siap menyedi-

akan bibitnya. ”Saya akan mensosialisasikan programprogram kehutanan ke daerah melalui media-media lokal yang efektif,” aku mantan sekjen DPP PAN ini. Di forum pemred itu, Zulkifli memang dihujani pertanyaan dari daerah-daerah yang memiliki problem hutan. Dari Riau, Batam, Medan, Bengkulu, Sumsel, Kaltim, Kalsel, Kalteng, Kalbar, Sulut, Gorontalo, Sulteng, Sultra, Sulsel, Jayapura, Timika, Sorong, sampai ke Kupang dan Mataram. Rata-rata mereka mengangkat problem-

atika lokal yang hampir tidak pernah terdengar gemanya di Jakarta. Sementara di daerah, itu sudah menjadi persoalan yang pelik dan membutuhkan solusi cepat. Paparan Zulkifli soal penggundulan hutan, penghutanan kembali, hutan tanaman industri, hutan lindung, hutan konservasi, emisi gas buang, CSR perusahaan besar, sampai anggaran negara untuk menghutankan kembali memang cukup memikat. Terutama media-media regional yang paling sering dekat secara emosional maupun

geografis dengan lokasi hutan. Awal bulan Maret 2010 lalu, Forum Pemred juga berdiskusi dengan Wapres Boediono di Istana Wakil Presiden. Kala itu, pemred-pemred itu lebih banyak memberikan masukan dan ide-ide segar untuk wapres dalam menjalankan tugasnya. Beberapa hal penting, bahkan sudah dijalankan dan mendapat respons yang positif dari publik di negeri ini. ”Terima kasih teman-teman Pemred, segala masukan itu sudah kami catat dengan baik,” ungkap RI2 itu. (don/habis)

Rusia ........................ Meski demikian pusat kota serta wilayah selatan dan timur Moskow terbebas dari api. Pernada Menteri Rusia Vladimir Putin tak dapat

menyembunyikan kegelisahannya dengan peristiwa tersebut saat mengunjungi wilayah Verkhnyaya Vereya, sebuah desa di mana sebanyak 341 rumah terbakar dan lima orang warga tewas dalam kobaran api. Desa tersebut merupakan salah

satu dari tiga desa yang hancur terbakar di wilayah Nizhny Novgorod, yang merupakan kota terbesar kelima di Rusia. Kini kota yang terletak 475 km sebelah timur Moskow itu tampak seperti kota hantu yang berselimut abu. (ara)

PDRB Bombana Meningkat AMIN ........................ ta dalam setiap kampanye menjelaskan konsep Interkoneksitas antar wilayah adalah upaya untuk menjadikan Kabupaten Bombana sebagai pusat perekonomian di Sulawesi Tenggara, sehingga dapat meningkatkan pendapatan income perkapita masyarakat. ‘’Visi-misi pasangan AMIN jika terwujud dapat membuat Bombana sejajar dengan daerah lain karena memiliki sumber daya alam yang begitu kaya. Makanya kami berharap warga Bombana menjatuhkan pilihannya pada pasangan AMIN yang bernomor urut 6,’’ terang Ketua Koalisi AMIN Bersatu, Drs Kasmir melalui release yang dikirim ke Kendari Pos. Calon incumbent itu memang sudah membuat beberapa terobosan saat memerintah sejak 2005 lalu. Beberapa karya fenomenal semisal pusat perkantoran di Langkapa, pembangunan pasar tradisional modern dan masjid Raya Bombana telah diwujudkan. Makanya jika masyarakat Bombana kembali merestuinya, Atikurahman akan membangun berbagai sarana dan prasarana di bidang transportasi seperti pembangunan pelabuhan Pelni, pelabuhan Kapal Kontainer serta bandar udara. Alasannya hal itu untuk mempermudah para investor datang di Bombana melakukan investasi. ‘’Allhamdulillah selama saya memimpin, pembangunan disemua daerah yang berada di Kabupaten Bombana merata, seperti ketersediaan 22 kantor kecamatan serta sudah banyaknya desa – desa yang awalnya sangat sulit dijangkau, kini sudah dapat dilalui kendaraan, sehingga mempermudah masyarakat dalam melaksanakan aktivitasnya,’’ terang Atikurahman saat ditemui akhir pekan lalu. Bagaimana dengan jalan rusak di Bombana? kata Atikurahman jalan-jalan tersebut merupakan tanggungjawab Provinsi. Sejak tiga tahun lalu sudah diperjuangkan untuk diperbaiki. Hasilnya baru tahun ini dimulai pekerjaannya. Untuk jalur yang merupakan tanggungan APBD Bombana katanya beberapa ruas sudah dibuka. ‘’Untuk mencapai suatu pembangunan seperti daerah lain tidak semudah dengan membalikkan

telapak tangan, karena penataannya haruslah betul-betul tersentuh secara keselurahan. Pembangunan di segala bidang harus selaras dalam pelaksanaannya serta seluruh komponen atau stackholder harus bekerjasama baik itu pemerintah maupun masyarakat,’’ pintanya. Jika melihat PDRB Kabupaten Bombana kata Atikurahman dari tahun ke tahun mengalami suatu peningkatan yang cukup signifikan, sehingga pendapatan masyarakat pula ikut meningkat.Ia menyadari bahwa masih banyak hal – hal yang perlu saya lakukan lagi agar kesejahteraan masyarakat bisa lebih meningkat dari sekarang. ‘’Olehnya itu jika kelak nanti saya terpilih kembali, saya bersama Drs. H Hasmin Marunta akan berbuat yang terbaik bagi masyarakat bombana.” Ungkap Bupati Bombana yang terpilih secara langsung 2005 lalu pasca Bombana mekar dari Buton. (adv)


Kendari Pos | Senin, 2 Agustus 2010

Advetorial

8

AMIN Untuk Bombana

"Meletakkan dasar-dasar pembangunan Bombana tidaklah semudah membalikkan telapak tangan. Sebagai Bupati harus siap segalanya, termasuk caci-maki, di demo hingga tuduhan korupsi. Yang akan saya lakukan adalah Menjadikan Kabupaten Bombana sebagai pusat pengembangan dan Koneksitas perekonomian antar wilayah serta peningkatan income perkapita. Itu sesuai visi saya" ( Pasangan Atikurahman-Hasmin Marunta (AMIN) saat deklarasi) Kebijakan Atikurahman membuka keterisolasian Bombana Setelah Dilantik Jadi Bupati Bombana 20052010 - Memekarkan tujuh Kecamatan menjadi 22 Kecamatan untuk mendekatkan pelayanan - Membangun sarana puskesmas dan beberapa Polindes di kecamatan pemekaran, agar akses kesehatan dapat dinikmati hingga lapisan paling bawah - Mendirikan SD di semua desa/Kelurahan se Kabupaten Bombana, membangun SMP di setiap Kecamatan dan menghadirkan SMU/SMK di Kecamatan-kecamatan induk.

Konsep Pasangan Atikurahman-Hasmin Marunta (AMIN) dalam membangun pengembangan kawasan perdagangan dan pusat-pusat perekonomian yang berinterkoneksitas dengan daerah lain sehingga Bombana menjadi daya tarik bagi investor dari luar 1. Membangun Pelabuhan Pelni di Boepinang, Kecamatan Poleang 2. Membangun Pelabuhan Container di Batuputih, Kecamatan Poleang Selatan 3. Membangun Bombana Airport di Pajjongang, Poleang Selatan 4. Peningkatan Pelabuhan laut Kasipute, Kecamatan Rumbia 5. Membangun Pelabuhan Ferry Barusu’e/Puulemo, Kecamatan Poleang Timur yang menghubungkan Pising, Pulau Kabaena. 6. Peningkatan fungsi Pelabuhan Ferry Sikeli, Kabaena Barat 7. Peningkatan fungsi Pelabuhan Ferry Dongkala, Kabaena Timur

Tentang DR.H.Atikurahman, MS ATIKURAHMAN lahir di Kabaena, 30 Desember 1950 silam. Di masa kecil, anak sulung dari pasangan Muh. Amin - Dewi itu banyak menghabiskan waktunya di Rakadua, Poleang Barat sebelum hijrah di Bone, Sulawesi Selatan demi menempuh pendidikan SR, SMP dan SMA. Pada tahun 1979, Atikurahman menyelesaikan kuliah di Fisipol Universitas Hasanuddin (Unhas), Makassar. Pasca itu di tahun 1981, ia terangkat menjadi CPNS pegawai pusat hingga meraih jabatan Kepala Bappeda Kabupaten Pangkep (1990-1996), Sekretaris Kesbang, Kantor Gubernur Sulsel (1999-2003), Kepala Bidang Promosi dan Investasi pada Badan Promosi dan Penanaman Modal Sulsel (2003-2005) hingga menjabat Bupati Bombana tahun 2005 sampai sekarang. Semangat melanjutkan pendidikan tak pernah luntur walau ia sudah aktif di pemerintahan. Atikurahman menyelesaikan pendidikan Strata Dua (S2) bidang pengelolaan lingkungan hidup di Unhas, Makassar tahun 1989 dan meraih Doktor Kajian Administrasi Negara di Unhas, Makassar tahun 2007. Beberapa organisasi yang pernah diikuti antara lain, Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) tahun 1972, Ketua KAHMI Kabupaten Bombana (2006-2010), Ketua SOKSI Kabupaten Bombana tahun 2006-2011 dan Ketua Ikatan Cendekiawan Muslim se-Indonesia (ICMI) Kabupaten Bombana (2010-2015). Dari hasil pernikahannya dengan Dra Hj Andi Radjia Atikurahman, ia memperoleh empat orang anak. Mereka adalah Emmy Purnawati Atikurahman, Cakrawati Atikurahman, Jusfira Atikurahman dan Muh. Haekal Atikurahman. (**)

Karya-karya Atikurahman yang Sudah Dinikmati Bombana 1. Kantor Bupati Bombana 2. Rujab Ketua DPRD Bombana 3. Rujab Wakil Bupati Bombana 4. Kantor DPRD Bombana 5. Kantor Bappeda Bombana 6. Kantor Dinas Kehutanan 7. Kantor Distamben 8. Kantor Dinas Perhubungan 9. Kantor Badan Kesbang dan Linmas 10. Kantor Dinas Nakertrans dan Sosial 11. Kantor BPMP dan KB 12. Kantor Perindagkop dan PM 13. Kantor Dinas Pekerjaan Umum 14. Kantor Dinas Pertanian 15. Kantor BP4K 16. Kantor Dinas Perikanan dan Kelautan 17. Kantor Dinas Dikbudpar 18. Kantor Dinas Kepend. dan Capil 19. Kantor Inspektorat Daerah 20. Kantor Lingkungan Hidup 21. Kantor Dinas Kesehatan 22. Kantor BKD 23. Kantor Dispenda 24. Kantor Satpol PP 25. RSUD Bombana 26. Kantor Camat Poleang Barat 27. Kantor Camat Poleang Tengah 28. Kantor Camat Tontonunu 29. Kantor Camat Poleang Selatan 30. Kantor Camat Poleang Utara 31. Kantor Camat Poleang Tenggara 32. Kantor Camat Matausu 33. Kantor Camat Mataoleo 34. Kantor Camat Rumbia Tengah 35. Kantor Camat Masaloka Raya 36. Kantor Camat Lantari Jaya

37. Kantor Camat Rarowatu Utara 38. Kantor Camat Kabaena Barat 39. Kantor Camat Kabaena Selatan 40. Kantor Camat Kabaena Utara 41. Kantor Camat Kabaena Tengah 42. Mess Pemda di Kabaena Barat 43. Mess Pemda di Poleang 44. Puskesmas Poleang Timur 45. Puskesmas Poleang Tenggara 46. Puskesmas Poleang Selatan 47. Puskesmas Poleang Tengah 48. Puskesmas Rumbia Tengah 49. Puskesmas Lantari Jaya 50. Puskesmas Kabaena Barat 51. Puskesmas Kabaena Utara 52. Puskesmas Masaloka Raya 53. Puskesmas Mataoleo 54. Puskesmas Lantari Jaya 55. Puskesmas Rarowatu Utara 56. Poskesdes Matausu 57. Rehab Puskesmas Rarowatu 58. Puskesmas Rumbia 59. Paviliun Raha Moturi 60. Gedung Serba Guna 61. Guest House/ Laica Topoleta 62. Bisnis Centre 63. Gedung Culture and Education Centre 64. Masjid Raya Bombana 65. Balai Latihan Kerja (BLK) Bombana 66. Pasar Sentral Bombana 67. Pelabuhan Laut Kasipute 68. Pelabuhan Pendaratan Ikan 69. Pelabuhan Rakyat 70. Pelabuhan Ferry Fising - Puulemo 71. Terminal Angkutan Umum 72. Gudang Pelabuhan Boepinang

Tentang Drs.H.Hasmin Marunta Drs.H.Hasmin Marunta dilahirkan di Kasipute, 15 April 1952 silam. Alumni SMA Negeri Ujung Pandang tahun 1971 dan Strata Satu (S1) Administrasi Negara STIP tahun 1986 merupakan pensiunan PNS Perum BULOG. Ia sempat menjabat Kakansilog Kansilog Wajo (2004), Kasubdivre Subdivre Bulukumba (2006), Kasubdivre Biak (2007) dan Asisten Divre Madya Divre Papua (2008). Dari hasil perkawinannya dengan Hj Hamsiah Dg Bau menghasilkan empat orang anak. Mereka adalah Kurniawaty Hasmin Marunta, Karmila Hasmin Marunta, Kartika Sari Hasmin dan Kurniawan Hasmin Marunta. Saat bertugas di Perum Bulog berbagai kursus dan pelatihan telah diikuti. Mulai Juru Timbang, Ujung Pandang (1978), Latihan Dasar Militer (Latsarmil), Jakarta (1992), Pendidikan dan Pelatihan Asset/Properti, Jakarta (2004) serta Pendidikan dan Pelatihan Bussines Planning Proposal, Jakarta (2004). Peraih Satya Lancana Karya Satya 20 Tahun Kepres RI No.019/TK/2000, Jakarta (2000) dan Kekaryaan 25 tahun, Dirut Perum Bulog Jakarta (2004) merupakan Ketua Umum Rukun Keluarga Moronene (RKM) Pusat Makassar mulai tahun 1995 hingga sekarang. (**)

Cerdas, Beriman, Profesional, dan Berpengalaman

DR.H.Atikurahman, MS Calon Bupati Bombana 2010-2015

6

Drs.H.Hasmin Marunta

Calon Wakil Bupati Bombana 2010-2015


Langganan Dalam Kota Rp. 65.000,-

Senin, 2 Agustus 2010

Intens Pengawasan, Jamin Stok

SUWARJONO/KP

StokAman:Sejumlahdistributormenjaminketersediaanstokjelangpuasahinggalebarannanti.

SOSOK

Senang Pemberdayaan Masyarakat KARIER Munsir Salam SPd, di lembaga swadaya masyarakat (LSM) berb a s i s masyarakat, tidak perlu diragukan lagi. Sejak 2000 lalu, dirinya mulai aktif pada lemb a g a pengemMunsir Salam bangan pengkajian sosial (Lepsek). Menyusul menjadi fasilitator proyek perumusan visi misi kabupaten Buton pada 2001-2004. Berlanjut pada 2005-2008 menjadi salah satu tenaga proyek pengembangan masyarakat, yang dibiayai UNDP. Sebelum akhirnya menjadi Ketua Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Sultra periode 2008-2011. “Keterlibatan saya pada kegiatan berbasis masyarakat, lebih karena panggilan jiwa untuk mengetahui fenomena masyarakat. Pasalnya menurut saya kehidupan sosial sangat unik, dan menarik untuk diikuti,” tutur Munsir Salam. Sehubungan dengan targetnya menjadi Ketua KPID Sultra, pria berusia 40 tahun mengatakan sebagai lembaga independent penyiaran, pihaknya tentu harus dapat mewujudkan siaran yang sehat dan bermartabat. “Ini pastinya menjadi tantangan tersendiri bagi kami, diera keterbukaan komunikasi informatika. Apalagi saat ini semakin marak bermunculan operator TV kabel, yang tentu saja membutuhkan kontrol sehingga tayangan

Baca SENANG diHal.10

FKPPI Dukung Perolehan Adipura III PULUHAN anggota Forum Komunikasi Putra-Putri Purnawirawan dan TNI-Polri (FKPPI) Kota Kendari, Minggu (1/8), mengadakan Rapat Kerja Cabang (Rakercab) VII tahun 2010, di Pendopo Pantai Nambo. Selain silaturahmi antar anggota, kegiatan itu sekaligus penyatuan langkah pengurus, mendukung program pemerintah Kota Kendari dalam memperoleh penghargaan Adipura III. Ketua FKPPI Kota Kendari, Yusran Gani Pasaeno, didampingi Ketua Ormas FKPPI Kota Kendari, Pahari Liambo, dihadapan sejumlah wartawan mengatakan, rakercab itu merupakan kegiatan periodik yang bertujuan untuk

Baca DUKUNG diHal.11

Stok Aman, Harga Tetap Distributor Sembako Jamin Ketersediaan Jelang Ramadhan

NAIKNYA harga-harga kebutuhan tidak dirasakan para distributor. Itu karena tidak satupun distributor menaikkan harga-harga. Seperti di CV Landipo dan Ade Wirgo, mengaku bila selama ini pihaknya tidak menaikan produknya sama sekali. Bahkan mereka menjamin bila kebutuhan hingga lebaran nanti bisa tercukupi.

SPV CV Landipo Samsul Asri menjelaskan sebagai distributor sejumlah sembako mengaku bila di gudangnya produk cukup tersedia. Baik itu minyak goreng curah, mentega dan sejumlah produk kemasan persediaannya cukup hingga lebaran nanti. “Kami pun menaikkan stok, dan kami perkirakan mencukupi hingga penghujung Ramadhan nanti,” terang Samsul saat ditemui akhir pekan lalu. Dijelaskan di CV Landipo selama ini disu-

Baca STOK diHal. 11

BULAN Ramadhan yang berakhir dengan lebaran, akan datang sebentar lagi. Biasanya menjelang hari tersebut, harga-harga kebutuhan masyarakat mengalami kenaikan yang signifikan. Mengingat permintaan juga naik drastis. Guna meminimalisir hal tersebut, Disperindagkop dan UMKM Kota Kendari mengaku terus melakukan pengawasan yang intens terhadap pelaku usaha. “Kami tidak dapat mengintervensi harga, tetapi upaya yang kami lakukan untuk meminimalisir kenaikan harga yaitu dengan ketersediaan stok yang cukup. Pasalnya dengan stok yang cukup, harga di pasaran tentunya juga akan stabil,” ujar Kadisperindagkop dan UMKM Kota Kendari Syam Alam. Pria berkaca mata ini juga merinci serangkaian kegiatan yang telah dan akan dilakukan, agar stok terjaga dan stabilitas harga tercapai. Diantaranya melalui pengawasan yang intens, seperti yang telah dilakukan pihaknya, melalui beberapa kali Sidak. “Selain pengawasan, kami juga akan melakukan operasi pasar jika terjadi kenaikan harga diatas harga normal, disamping tetap melakukan koordinasi dengan Disperindagkop

Syam Alam Sultra,” rincinya. Menurutnya, dari serangkaian pengawasan yang telah dilakukan pihaknya menjelang Ramadhan ini, diperoleh ketersediaan stok produk pabrik seperti gula, terigu dan mentega masih aman. “Kami optimis jika pada Ramadhan hingga lebaran nanti, stok tetap tersedia yang tentunya berdampak pada kestabilan harga. Berbeda dengan komoditi pertanian, yang sangat dipengaruhi musim,” pungkasnya. (cr6)

Dewan Sultra Curiga Ada Penimbunan Dibalik Kenaikan Harga SABAN tahun, menjelang hari-hari besar harga kebutuhan pokok merangkak naik. Naiknya harga kebutuhan pokok, menimbulkan interprestasi negatif dari DPRD Sultra. Komisi II Parlement Sultra curiga,

pihak distributor melakukan penimbunan. Suwandi Andi, anggota komisi II punya alasan adanya indikasi penimbunan. Katanya, kebiasaan naiknya harga kebutuhan pokok, bila ada kenaikan gaji, kenaikan BBM dan TDL. Bila menjelang hari besar naik,

Baca DEWAN diHal.11

Koordinasi Distributor dan Sentra Produksi SEBAGAI leading sektor stabilitas harga kebutuhan masyarakat, Disperindag Sultra khususnya Bidang Perdagangan Dalam Negeri (PDN), terus berupaya agar ketersediaan stok yang berdampak pada kestabilan harga tetap terjaga. Apalagi menjelang bulan puasa (Ramadhan) dan lebaran, yang biasanya harga sembilan bahan pokok (Sembako) cenderung mengalami kenaikan. “Koordinasi dengan para distributor dan sentra produksi, menjadi salah satu solusinya dalam menjaga kestabilan harga dan ketersediaan stok jelang puasa dan lebaran nanti,” ujar Kabid PDN Disperindag Sultra, Sahibo.

Adapun terjadinya kenaikan harga beberapa komoditi merupakan mekanisme pasar. Dalam artian, berlaku hukum ekonomi yaitu permintaan dan penawaran, mengingat terjadinya peningkatan permintaan yang besar, sehingga mem-

Baca KOORDINASI diHal. 10 SUWARJONO/KP

Harga Tak Naik: Dengan tersediannya stok, harga juga menjadi stabil. Jika tak ada kenaikkan dari produsen sejumlah distributor menjadi tak akan menaikkan harga.

Harga Sembako Mulai Turun Harga Sembilan bahan pokok (Sembako) di pasaran Kendari sejak satu bulan yang lalu mulai melesat. Namun beberapa hari ini harganya mulai turun, walau sejumlah pedagang memprediksi akan melonjak lagi menjelang Ramadhan. DI tiga pasar di Kendari yakni Pasar Wua wua, Pasar central kota dan Pasar Wua wua terlihat trend penurunan mulai terjadi. Yakni pada bawang putih yang semula Rp 45 ribu per kilo gram kini turun menjadi Rp 35 ribu.Demikian Bawang merah yang semulai Ro 35 ribu kini turun pada Rp 28 ribu. Hanya cabe merah yang masih bertahan pada posisi

SUWARJONO/KP

Turun Harga: Jika bulan lalu, harga sembako melambung, kini dari hasil pantauan di pasar tradisional Kota kendari, akhir pekan lalu, harga mulai turun.

Rp 40 ribu per kilo gram, tapi sekarang ada kualitas nomor dua yakni hanya Rp 25 ribu. “Sudah cabe panen terakhir makanya kecil-kecil, sehingga harganya lebih murah,” kata Salman salah seorang pedagang Cabe merah di Pasar basah Mandonga. Untuk minyak goreng curah tetap Rp 135 per jerigen, terigu tetap Rp 6 ribu per kilo gram. Demikian gula putih masih berkisar Rp 11 ribu - 12 ribu dari masingmasing pasar. Namun gula merah malah mengalami kenaikan yang semula Rp 5 ribu kini naik menjadi Rp 8 ribu, gula

Baca HARGA diHal. 10


Metro

10

Kendari Pos | Senin 2 Agustus 2010

Disperindag Ingatkan Distributor Koordinasi ............. berikan implikasi terhadap kenaikan harga,” tutur Sahibo. Mengenai upaya-upaya yang dilakukan Disperindag Sultra untuk menstabilkan harga, lanjutnya, meliputi rapat koordinasi dan pemantauan langsung kepada para distributor sembako misalnya gula, terigu, minyak, mentega dan beras. Serta sentra-sentra produksi misalnya bawang dan telur dari Makassar, Surabaya dan Nusa Tenggara Barat (NTB). “Diharapkan dengan adanya kesepakatan yang diperoleh, selain pengusaha dalam perdagangannya tidak mengalami kerugian dengan harga yang

ditetapkan. Pembeli pun dapat membeli produk dan komoditi dengan harga yang terjangkau, mengingat peran kami dalam hal ini sebagai mediasi,” tambahnya. Untuk produk pertanian, pihaknya juga telah melakukan komunikasi. Tetapi karena perdagangan komoditi pertanian tidak diatur tata niaganya, maka pihaknya tidak dapat mengintervensi harga dan hanya melakukan himbauan kepada para pedagang. “Lagi-lagi kami hanya dapat melakukan himbauan, bagaimana para pedagang mendapatkan keuntungan dengan harga yang tidak membebani, bahkan mencekik leher masyarakat selaku konsumen-

nya,” lanjutnya. Jika harga komoditi pertanian tetap naik, maka pihaknya akan melakukan komunikasi dengan sentra-sentra produksi misalnya Makassar, Surabaya dan NTB. Tentang apa yang menyebabkan terjadinya kenaikan harga, kemudian melakukan kajian sehingga menghasilkan solusi yang menguntungkan bagi kedua belah pihak. “Berbeda dengan produk pabrik seperti beras dan gula yang bisa diintervensi pemerintah, kami dapat melakukan operasi pasar jika harga eceran tertinggi (HET) diatas ambang toleransi, yaitu 15-20 persen. Tentunya tetap berkoordinasi dengan distributor dan sentra-

sentra konsumen, serta Disperindag kabupaten/kota,” ungkapnya. Dijelaskan, untuk beras telah ada respon positif dari kementerian perdagangan melalui Dirjen PDN bahwa menyikapi kenaikan harga beras maka Dirjen telah mengeluarkan Surat Edaran No 129/ PDN/07/2010 tertanggal 1 Juli 2010, perihal operasi pasar yang ditujukan kepada Dirut Perum Bulog. Berisi pemberitahuan bahwa harga beras medium secara nasional per Juni 2010 mencapai Rp 6.270 atau naik 0,99 persen dibanding harga rata-rata pada Mei 2010 sebesar Rp 6.208 per kg. Meskipun kenaikannnya relatif kecil secara nasional, tetapi

perlu diwaspadai terjadinya kenaikan harga di beberapa daerah tertentu. Misalnya Ternate 15,5 persen, Banjarmasin, 14,05 persen, Palembang 10,55 persen dan Bandung 7,76 persen. “Di Sultra kenaikan harga beras tidak terjadi, malah ada beberapa yang turun, hal ini disebabkan karena pada saat ini terjadi panen raya, demikian pula perdagangan antar pulau yang masuk ke Sultra cukup besar. Sehingga kita berharap stok dan harga tetap stabil menjelang Ramdhan hingga lebaran nanti,” bebernya. Ditandaskannya jika pihaknya dengan Bulog juga telah mengadakan kesepakatan akan melakukan intervensi jika

HET melampaui ambang batas. Yang untuk stok beras Sultra di Bulog masih tersedia, pasalnya suplai beras tejadi terus menerus. Sehubungan dengan kenaikan harga, menurutnya merupakan fenomena nasional, dan fenomena tahun ini sama saja dengan tahun sebelumnya. Mengingat terus terjadinya peningkatan permintaan menjelang Ramadhan hingga lebaran. Yang mana jauh-jauh hari, pihaknya telah mengkomunikasikan agar tidak terjadi penimbunan. “Sanksi berat, berupa pencabutan surat izin usaha perdagangan dan tidak akan lagi memberikan izin usaha di Sultra,’ pungkasnya. (cr6)

yang menaikkan harga jual dengan tidak wajar, akan mendapat teguran. Disperindag juga sudah melakukan peninjauan di sejumlah distributor pensuplai sembako atau kebutuhan. Mereka diserukan untuk meningkatkan stok, mencegah terjadinya kelangkaan, yang bisa berakibat pada melonjaknya harga jual. Namun mereka juga dilarang menimbun, dalam artian menimbun untuk dijual sewajarnya, bukan untuk dijual dengan harga tinggi. “Bila ada yang terbukti menimbun dengan tujuan akan ditahan dan dijual dengan harga tinggi, akan mendapat sanksi. Sesuai perintah gubernur, bagi penimbun akan disita barangnya

dan diserahkan ke polisi atau dijual di masyarakat karena sudah menjadi milik pemerintah,” paparnya. Mantan Kepala Balitbang Sultra ini menghimbau agar pedagang tidak menaikkan harga melewati batas kewajaran. Disperindag katanya telah melakukan pemantauan di tingkat produsen. Pemantauan itu dilakukan untuk membandingkan harga di tingkat produsen dan pasaran. Hal tersebut juga bertujuan untuk mengetahui berapa batas harga wajar naiknya barang kebutuhan masyarakat. “Silahkan naikkan harganya, tapi jangan terlalu menekan konsumen,” imbuhnya. Disperindag juga melakukan

koordinasi dengan istansi terkait untuk mengendalikan lonjakan harga mendekati puasa dan lebaran nanti. Ia mencontohkan koordinasi antara Disperindag dengan Dinas Perhubungan untuk memudahkan arus distribusi antara pulau. “Kalau terjadilonjakan kita akan koordinasi dengan Dishub juga untuk mengetahui apakah itu terjadi karena masalah transportasi,” tukasnya. Saat ini, untuk menjaga kestabilan harga, Perindag akan melakukan pasar murah 8-10 Agustus mendatang. Semua itu sudah dibicarakan dengan sejumlah distributor. Mereka diharapkan menjual dibawah harga pasar. “Dari pasar murah ini diharapkan bisa meredam

Kontrol Siaran Terus Dilakukan Senang .................... pada kanal-kanal mereka diharapkan hanya bersifat edukasi,” katanya. Ayah dua orang anak ini menandaskan, guna semakin memaksimalkan pelayanan penyiaran dan memenuhi hak konsumen terhadap layanan yang berkualitas, pihaknya meminta perhatian Pemrov dalam mengalokasikan dana untuk kebutuhan mobilitas. “Dengan mobilitas yang intens, kontrol siaran tentunya akan tercipta. Yang tentunya hal ini semakin mengedukasi masyarakat terhadap tayangan yang layak dan cerdas,” tandasnya. (cr6)

Program Ramadhan Fair Jadi Solusi Harga ...................... merah bungkus kecil yang semula Rp 2 ribu kini naik menjadi Rp 3 ribu. “Mau Ramadhan, banyak orang butuh gula merah untuk membuat kue pabuka. Dari produsen gula di Konsel sudah menaikkan harga. Mereka tahu kalau bulan Ramadhan banyak dicari, makanya harga dinaikkan,” ujar Sugi penjual gula merah. Yang mengalami peningkatan malah harga beras, walaupun kenaikannya sangat kecil. Satu karung beras ciliwung berukuran 10 kilo gram,kini dihargai Rp 60 ribu. Padahal sebelumnya hanya Rp 55 ribu atau per kilo gram nya Rp 5.500. Sebenarnya

dari produsen yaitu di Konawae dan sejumlah daerah tidak menaikkan harga, tapi karena susah mencari beras bagus, sehingga harga dinaikkan. “Di peggilingan yang menaikkan harga, lalu mencari beras bagus itu sekarang susah. Mencari di kampung terkadang sampai tiga hari, makanya kami juga menaikkan harga, karena BBM yang digunakan untuk mencari tambah banyak,” kata Aco penjual beras di Pasar Mandonga yang juga pensuplai kios beras di sejumlah pasar Kendari ini. Sementara itu, untuk produkproduk lainnya belum mengalami kenaikan. Seperti mentega, bumbu-bumbu lainnya masih stabil. Hanya mereka memperkirakan bakal naik

menjelang Ramadhan. “Biasanya tiga hari jelang Ramadhan naik, sesudah itu stabil kembali. Apalagi satu minggu Ramadhan, biasanya pasar sepi dan akan rame kembali dua pekan sebelum Ramadhan,” ujar Ratman pedagang sayur mayur dan bumbu-bumbu ini. Kepala Disperindag Sultra, Saemu Alwi menegaskan, pihaknya sudah melakukan pemantauan harga setiap harinya. Bahkan instruksi gubernur untuk membuat posko pemantauan harga sudah dibentuknya. Di posko yang berada di Disperindag Sultra ini, merupakan pelaporan pengawasan dari pengawas sejumlah pasar. Setidaknya bila ada pedagang

kenikan harga di pasaran. Sesuai hukum ekonomi bila sejumlah produk mengalami penurunan, yang lain pun akan mengikutinya,” katanya. Pasar murah ini juga akan dilanjutkan pada 25 Agustus mendatang, melalui program Ramadhan Fair yang bekerja sama dengan Dinas Koperasi dan Kendari Pos. “Program ini sesuai arahan Dirjen Perdagangan RI agar Perindag melakukan Pasar murah dua kali. Yakni menjelang Ramadhan dan lebaran. Kegiatan itu merupakan upaya pemerintah meredam gejolak harga yang mengalami kenaikkan cukup tinggi,” pungkas Saimu dalam rapat bersama distributor akhir pekan lalu. (lis/cr2)


Kendari Pos | Senin 2 Agustus 2010

Kenaikkan Harga Tergantung Produsen Stok ......................... plai minyak goreng dari MNS, sebagai perusahaan yang mendatangkan minyak goreng dan mensuplai sejumlah distributor minyak goreng di Kendari. Kapasitas tengki di PT MNS sendiri sekitar 1.100 ton, dan selama ini tidak pernah terjadi kelangkaan, karena mereka selalu mendatangkan sebelum minyak habis. “Kalau untuk minyak goreng pastinya tidak akan terjadi kelangkaan. Seperti halnya jenis kebutuhan lain, yakni produk kemasan kami, stok nya sangat mencukupi,” ujar Samsul. Menurut Samsul, meskipun selama ini digembargemborkan sejumlah kebutuhan harganya naik, tapi kalau untuk produk di Landipo tidak ada yang naik. Mereka masih menjual seperti harga normal selama ini. “Kalau untuk bumbu-bumbu di pasaran memang naik. Tapi kami Landipo distributor mingak goreng, mentega, soft drink dan sejumlah produk kemasan, belum menaikkan harga. Bahkan kami akan mengikuti pasar murah pada 8 Agustus nanti di Disperindag. Dalam Pasar murah itu, malah kami dihimbau untuk menjual lebih murah lagi dari harga pasar,” papar Samsul. Demikian halnya SPV PT Ade Wirgo, Alexander, selaku distributor terigu juga menjamin bila terigu tidak akan ada kekosongan. Stok yang ada di gudang maupun di toko-toko Kendari aman. Saat ini di gudangnya masih memiliki stok 3000 sak dengan kapasitas per sak 50 kilo gram. “Jumlah tersebut sudah sesuai melebihi permintaan normal setiap bulan nya, karena kami sudah melakukan penambahan stok, mengingat mejelang lebaran tentunya permintaan akan meningkat,” terangnya. Begitu halnya dengan naiknya sejumlah kebutuhan, kata Alexander, pihaknya tidak menaikkan harga sama sekali. Di gudangnya saat ini ada dua jenis terigu, yakni untuk terigu cap kompas dengan harga Rp 6 ribu per kilo gram nya dan gatot kaca Rp 5 ribu, itu harga distributor. Tentunya di pasaran harga akan lebih tinggi lain, karena mereka mengecer. “Kami tidak menaikkan harga selama ini, dan bila dari produsen tidak menaikkan harga kami pun distributor tidak akan menaikkan harga jual,” papar Alexander saat ditemui di kantornya. (lis/cr2)

Metro 33 KUD Sultra Dapat Internet Tahap Pertama Bantuan Kemen Infokom Kendari,KP Era globalisasi yang menuntut penguasaan IT, tentunya telah menjadi kebutuhan dasar pemenuhan informasi masyarakat. Tidak terkecuali bagi pengelola Koperasi Unit Desa (KUD). Atas dasar inilah, pihak kementerian informasi dan komunikasi (Kemen Infokom) melalui anak perusahaan PT Telkom yaitu PT Pramindo, kemarin (1/8), memberikan bantuan internet kepada 33 KUD seSultra, dengan masing-masing KUD memperoleh lima unit komputer beserta layanan internetnya.

“Bantuan internet seperti ini juga diberikan kepada KUD di 32 provinsi lainnya seluruh Indonesia, dengan tujuan agar kemudahan mengakses informasi di era globalisasi dapat terlaksana. Diharapkan dengan adanya bantuan ini daya saing KUD hingga ke pelosok dapat meningkat,” kata Ketua Dewan Penasihat Induk KUD (Inkud), Budi Santoso pada acara rapat anggota tahunan (RAT) Puskud Sultra Tahun Buku 2009 yang ke XXVIII, kemarin (1/8). Budi Santoso mencontohkan KUD di Sultra, sebenarnya sangat potensial bagi pengembangan perekonomian masyarakat. Pasalnya kaya akan komoditi pertanian dan perkebunan, seperti kakao dan merica. “Dengan adanya internet para pengelola KUD, dapat mempromosikan

kuantitas dan kualitas komoditinya hingga ke luar negeri. Jika hal itu terjadi, tentunya iklim investasi akan terwujud,” lanjutnya. Sementara itu, Pengawas Inkud, Mahmud Hamundu membeberkan jika keterpurukan koperasi terjadi merata di se-Indonesia. Khusus untuk Sultra sebenarnya terdapat 156 KUD, tetapi yang melaksanakan rapat anggota tahunan (RAT) tidak cukup 40 KUD. “Sekitar 34 persen KUD se-Indonesia tidak aktif, karena kurang aktifnya pembinaan dari Dinas tekait. Parahnya pada beberapa kabupaten / kota, Dinas Koperasi bergabung dengan perindag dan UMKM, sehingga semakin tidak fokuslah peningkatan usaha koperasi,” bebernya. (cr6)

Dituntut Keaktifan Anggota Dukung ................... menjabarkan program kerja dari hasil Musyawarah Cabang VII GM-FKPPI Kota Kendari masa bakti 20102015, serta pembenahan lembaga dalam upaya peningkatan kualitas sumber daya pengurus, serta keterlibatn anggota dalam program-program pemerintah, yang sinergis dengan agenda organisasi. Menurut Yusran, keterlibatan pengurus FKPPI dalam program pe-

merintah, merupakan salah satu prioritas kegiatan yang akan dilaksanakan dalam kepengurusan periode 2010-2015. Selain berlandaskan pada aturan dasar dan rumah tangga, juga sebagai upaya mendukung program pemerintah yang berkaitan erat dengan kegiatan kemasyarakatan. “FKPPI Kota Kendari berupaya semaksimal mungkin, melibatakan diri dalam setiap kegiatan sosial kemasyarakatan, termasuk kegiatan peduli lingkungan. Sebagai mitra

pemerintah, kami juga akan mendukung aktif rencana pemerintah dalam rangka menciptakan lingkungan kota yang bersih, menuju Adipura ketiga,” terangnya. Di tempat yang sama, Ketua Panitia Rakercab VII FKPPI Kota Kendari, Wa Ode Dely Yusniati, mengatakan, untuk mengaktifkan program kerja lembaga, diharapkan seluruh pengurus dan anggota meningkatkan kinerja agar kegiatan yang disusun dapat terealisasi sebagaimana mestinya. (cr5)

11 Prihatin Kenaikan Harga Sembako Dewan .................... itu patut dicurigai ada permainan ditingkat distributor. Pihak distibutor bisa saja melakukan penimbunan. “Hukum pasar mengatakan, bila barang langka dan kebutuhan banyak maka harga naik, “terangnya. Jika stok tersedia dengan baik di pasar, maka tidak akan terjadi kenaikan harga. Ia pun menghimbau kepada Disperindag, mengontrol ketersediaan barang di distibutor. Selain itu, melakukan operasi pasar bagi jenis barang yang mengalami kenaikan. Di internal komisi II pun, sudah mengagendakan akan melakukan sidak ke distributor-distributor. “Masalah kebutuhan pokok ini sangat peka, “tukasnya. Senada hal itu, Tasman Wahid, Wakil Ketua komisi II mengatakan, kenaikan harga kebutuhan pokok menjelang hari-hari besar, menjadi kilas ulang kejadian tahun-tahun sebelumnya. Kenaikan harga, bisa dicegah bila Disperindag jauh hari sebelumnya melakukan antisipasi. Solusinya, Senator PNBKI itu menawarkan pembentukan tim terpadu. Tugas tim terpadu, memonitoring ketersedian barang di distributor-distrbutor. “Yang memainkan harga di pasar, pihak distibutor. Jika stok cukup, tidak akan terjadi kenaikan harga, “terangnya. Dalam waktu dekat, komisi II akan memanggil Disperindag mempertanyakan langkah-langkah yang telah ditempuh, mengontrol kenaikan harga. Drs La Nika, anggota komisi II lainnya berpendapat serupa. Katanya, Disperindag harus menjamin ketersedian bahan kebutuhan pokok di distributordistributor. Biasanya, kenaikan harga dipicu kelangkaan dari jenis sembako yang dibutuhkan di distributor. Tidak menutup kemungkinan, terjadi penimbunan kebutuhan pokok oleh oknum-oknum tertentu. Moment Ramadhan dan hari besar lainnya, senantiasa dimanfaatkan oleh oknum untuk meraih keuntungan sebanyak-banyaknya. Wakil Ketua Golkar itu, prihatin dengan kenaikan harga kebutuhan pokok. Rencana menggelar pasar murah, cukup baik. Tapi tidak akan menjawab, masalah kenaikan harga. Ia pun menyarankan, agar Disperindag segera melakukan operasi pasar, untuk menstabilkan harga. Khususnya, jenis kebutuhan pokok yang mengalami kenaikan. (awn)


Edukasi

14

Lingkungan Bersih, Pembelajaran Kondusif

Meriah HUT SMAN 1 Kendari Diselingi Dengan Launching Persaudaraan Madani Kendari,KP Tepat pukul 06.30 wita, kemarin (1/8) ratusan siswa SMAN 1 Kendari beserta puluhan alumni mulai angkatan 1986 memadati pelataran Masjid Agung. Berbagai atribut menandakan keseragaman mereka, tampak berwarna-warni dari kejauhan. Mereka bersemangat melakukan jalan santai menuju SMAN 1 Kendari, sebagai rangkaian peringatan HUT ke-48 tahun 2010. Setelah mendengarkan sedikit hiburan, Walikota Kendari, H. Asrun, yang turut serta dalam rombongan didaulat memberikan sepatah kata sekaligus membuka perayaan HUT SMAN 1 Kendari. Bahkan lewat kesempatan sekaligus launching program persaudaraan madani, lingkup SMAN 1 Kendari. “SMAN 1 Kendari akan kita wujudkan sebagai sekolah bertaraf internasional (SBI), tentunya dengan mengupayakan sumber daya baik dari pusat maupun daerah. Mengingat ke depan SBI akan menjadi kebanggaan pendidikan di Sultra,” kata Asrun. Asrun mengaku untuk menjadi SBI, tentunya SMAN 1 Kendari harus memenuhi serangkaian persyaratan yang ketat. “Kami optimis SMAN 1 Kendari akan menjadi SBI, mengingat selain terletak di ibu kota provinsi, saat ini pihak sekolah juga telah melakukan serangkaian pembenahan. Sehubungan dengan kuota pendanaan kabupaten/kota yang 20 persen, ke

Kendari Pos | Senin, 2 Agustus 2010

Kendari, KP Selain kesiapan fisik dan mental, suasana belajar mengajar juga harus didukung dengan kondisi lingkungan yang bersih. Pasalnya, dalam suasana demikian, kita dapat lebih konsentrasi melakukan pembelajaran. Siswa dapat lebih mudah memahami materi yang diberikan, gurupun dapat lebih rileks memberikan materi belajar kepada siswa. Hal itu diungkapkan Kepala Sekolah Berwawasan Lingkungan Sultra Tahun 2009, Milwan, S. Pd M. Pd. Menurutnya, menjaga lingkungan sekolah dari sampah atau polusi udara, memberikan banyak efek positif. Tak hanya dalam kegiatan dan belajar mengajar, tetapi dalam pengelolaan lingkungan sudah menULFAH/KP

dukung program pemerintah untuk mengantisipasi global warming. Lingkungan, kata Kepala SMPN 17 Kendari itu, harus mendapat penanganan serius. Jika tidak dikelola dengan baik, tentunya akan berdampak negatif bagi kelestarian hidup manusia maupun mahluk hidup lain di bumi. Olehnya itu kata Milwan, seluruh sekolah diharap memelihara keindahan dan menjaga kebersihan lingkungan sekitar. Mulai dari penataan halaman, pengelolaan sampah hingga pemanfaatan barang-barang bekas di lingkungan sekolah. “Lomba kepala sekolah berwawasan lingkungan sangat efektif dilaksanakan di jenjang pendidikan. Leb-

ih-lebih jika kepala sekolah sadar akan pentingnya lingkungan terhadap proses belajar mengajar di kelas, otomatis akan menambah semangat siswa untuk belajar dan gurupun tidak akan jenuh di sekolah,” terangnya. Bukan hanya itu, dengan adanya kesadaran kepala sekolah untuk melestarikan lingkungan dan menjaga kebersihan sekolah juga memberi pembinaan edukatif kepada siswa, betapa besarnya peran lingkungan dalam kehidupan, serta apa yang harus dilakukan untuk menjaga lingkungan agar tetap bersih dan sehat. Tentunya juga dengan pembekalan, bahwa sampah pun bisa dimanfaatkan menjadi sesuatu yang berguna. (cr5)

Walikota Kendari memberi selamat 7 orang saudara madani SMAN 1 Kendari, dihari HUT SMAN 1 ke-48.

Ajang Curhat Polisi, Guru, dan Siswa

depannya akan kami programkan dalam APBD,” akunya. Mengenai persaudaraan madani yang telah diwujudkan SMAN 1 Kendari, dirinya mengharapkan perlu ditingkatkan lagi. Misalnya antara siswa yang mampu dengan yang tidak mampu. “Dengan demikian akan semakin banyak lagi masyarakat tidak mampu, yang akan terbantu,” harapnya. Menanggapi janji wali kota, Kepala SMAN 1 Kendari, Basri Madjid sangat berharap, agar bantuan pendanaan tersebut segera terealisasi. “Bantuan tersebut sangat kami bu-

Surabaya, KP Road Safety to School Competition selalu menelurkan suasana dan ide baru. Contohnya, ketika acara kampanye tertib berlalu lintas itu diadakan di SMA Giki kemarin (31/7). Saking antusiasnya, sekolah ingin melanjutkan kerja sama dengan kepolisian melalui pembuatan SIM (surat izin mengemudi) secara kolektif. Acara road show kemarin tak sekadar menjadi ajang sosialisasi Undang-Undang (UU) No 22/ 2009 tentang Lalu Lintas Angku-

tuhkan, untuk melengkapi kebutuhan perangkat pembelajaran berbasis IT. Saat ini kami terus meningkatkan kualitas guru, melalui sekolah lanjutan ke S2 dan S3 pada perguruan tinggi yang prodi ilmu keguruannya terakreditasi A,” terang Basri. “Semoga di HUT ke-48 para siswa dan alumni dapat memberi kontribusi positif, baik bagi almamater maupun bagi daerah. Khusus untuk persaudaraan madani yang saat ini baru berjumlah tujuh orang, merupakan cleaning service serta security sekolah,’’ katanya. (cr6)

tan Jalan (LLAJ). Kegiatan itu jadi ajang curhat antara polisi dan sekolah. Sebagian pelajar dan guru menumpahkan unekunek mereka. Salah satunya, permohonan pembuatan SIM secara kolektif. ‘’Itu penting sekali. Di sini hampir seluruh siswa membawa kendaraan motor. Hampir seluruhnya belum memiliki SIM,’’ kata Wakasek Bidang Kesiswaan SMA Giki Herry Pramono. Dia merespons positif kinerja polantas selama ini. Salah satunya, gerak cepat lantas dalam

meng-amankan arus kendaraan di sekitar Sekolah Giki. Kebetulan, wilayah sekolah tersebut terletak di kawasan yang padat dan ramai kendaraan. Menurut pria yang sudah empat tahun menjadi Wakasek, konsep yang diusung dalam road show tersebut sangat tepat. Sebab, kegiatan itu lebih banyak diisi games dan peragaan sosialisasi dalam penggunaan helm. ‘’Itu lebih mengena daripada konsep sosialisasi yang diusung dalam dialog. Jelas membosankan,’’ ungkapnya. (edw)


Kendari Pos | Senin, 2 Agustus 2010

Edukasi

15

Programkan Kerjasama Mie University Kendari, KP Menyandang status sebagai salah satu program studi baru, yang juga telah dijadikan jurusan, Program Studi Kimia FMIPA Unhalu terus berbenah meningkatkan kualitas. Setelah sukses menjalin kerjasama dengan dua universitas asal Malaysia, kini prodi itu memprogramkan kerjasama serupa dengan Mie University asal Jepang. Demikian diungkapkan ketua jurusan sekaligus Ketua Prodi Kimia FMIPA Unhalu, Alimin S. Si, M. Si. Menurutnya, rencana untuk melakukan kerjasama dengan universitas luar negeri, selain untuk meningkatkan kualitas lembaga, juga ingin berbagi ilmu dan pengalaman. Bahkan terpenting adalah sekaligus mengadopsi kemajuan-kemajuan yang ada di universitas tersebut. ERITMAN/KP

Pose bersama dengan SMKN 1 Baula, Kolaka dengan pengelola Ponpes Gontor Pudahoa,

Siswa Ponpes Gontor Kunjungi SMKN Baula Kolaka, KP Prestasi SMKN 1 Baula sebagai sekolah rintisan bertaraf Internasional (RSBI) dalam menghasilkan alumni yang berkualitas, menarik perhatian Pengelola Pondok Pesantren (Ponpes) Gontor Putra Pudahoa, Kabupaten Konawe Selatan (Konsel). Berkaitan dengan prestasi sekolah kejuruan di jasirah Mekongga itu, kemarin (29/7) siswa tingkat akhir ponpes tersebut berkunjung ke sekolah binaan Iskandar MPd tersebut. Para calon Dai ini tertarik dengan kreativitas siswa SMKN 1 Baula yang mampu membuat dan memproduksi sendiri minuman coklat madu jahe dan minyak nil-

am yang memiliki nilai ekonomis cukup tinggi. Nurwahyuddin, salah seorang pembimbing Ponpes Gontor Pudahoa mengatakan study tour ke Baula merupakan salah satu persyaratan bagi siswa tingkat akhir di Ponpes Gontor sebelum mereka resmi dilepas mengabdi di masyarakat. “Gontor identik dengan pembelajaran agama. Tujuan study tour, untuk mempelajari kegiatan yang berorientasi bisnis, sehingga setelah mereka menyelesaikan studi, tidak hanya memiliki pengetahuan agama, tetapi juga pengetahuan pengembangan bisnis ekonomi,” terang Nurwahyudi. Selain di SMKN Baula, siswa

Ponpes Gontor juga melakukan kunjungan ke PT Antam Tbk dan pusat kerajinan tenunan kain adat Mekongga di Kolaka. Di tempat yang sama Kepala SMKN 1 Baula, Iskandar MPd mengatakan, saat ini telah memiliki pusat bisnis untuk menjual berbagai hasil karya siswa sekolah tersebut. “Bisnis Centre kita buat di dalam Kota kolaka, seluruh produk bernilai bisnis yang dibuat seperti minyak nilam, minuman khas coklat madu jahe (comahe), dan laptop serta hasil karya lainnya kita pasarkan di bisnis centre yang beralamat di Jalan Pemuda, kilometer 2,” terang Iskandar. (cr3)

SMP Satu Atap Tanowali Beroperasi Wangi-Wangi, KP SMPN Satu Atap Tanowali, Kecamatan Wanci, Kabupaten Wakatobi, mulai beroperasi tahun pelajaran 2010/2011 dengan menerima siswa baru. Tercatat sebanyak delapan orang sudah terdaftar sebagai siswa baru. Kapala SMP Satu Atap Tanowali, Madinusa mengatakan delapan orang siswa baru tersebut, merupakan lulusan dari SDN Tanowali yang beberapa minggu lalu baru selesai melakukan penamatan. SD tersebut merupakan pendunkung, sehingga otomatis semua

alumni akan menjadi siswa SMP. Walau hanya delapan orang, tetapi tidak menyurutkan semangat mereka dalam menerima pelajaran dari enam orang tenaga pengajar . Semua gurunya juga merupakan putra daerah. “Enam guru tersebut terdiri dari guru matematika, bahasa Indonesia, bahasa Inggeris, IPA, IPS dan guru keterampilan. Dari jumlah guru itu, merupakan petunjuk dari Pemkab Wakatobi, melalui Dinas Diknaspora,’’ katanya. Untuk melaksanakan proses be-

lajar mengajar, saat ini masih menggunakan gedung SDN Tanowali. Ada satu ruangan perpustakaan, sehingga proses belajar mengajar tetap dilaksanakan pagi hingga siang hari, layaknya jam pelajaran sekolah setingkat SMP yang sudah memiliki gedung tersendiri. Diharapakan ke depan, sekolah ini dapat memiliki fasilitas memadai, sehingga proses belajar mengajar maksimal. Keberadaan sekolah menunjang kebutuhan masyarakat akan pendidikan dengan jarak yang cukup dekat. (cr1)

Upaya yang dilakukan prodi kimia sedang gencar-gencarnya mengembangkan kegiatan riset, yang melibatkan dosen dan mahasiswa. Sangat penting kata Alimin, selain kerjasama dengan universitas yang lebih maju, agar ilmu yang mereka miliki dapat diterapkan demi kemajuan lembaga. “Kami telah menjalin kerjasama dengan Universitas Kebangsaan Malaysia dan Universitas Sains Malaysia. Kerjasama dengan lembaga itu, lebih cenderung pada pengembangan prodi berbasis riset. Terkait dengan itu, saat ini kami memang intens memberdayakan dosen dan mahasiswa, untuk mengadakan penelitian-penelitian, demi pengembangan ilmu di Jurusan Kimia,” terang Alimin. Alumni magister Universitas Gajah

Mada itu menilai, saat ini kelemahan penelitian yang dilakukan, belum berdampak luas, terutama kepada mahasiswa. Jalinan kerjasama nantinya, diharapkan dapat meningkatkan efek positif dan pengaruh yang baik demi peningkatan mutu sumber daya manusia yang ada di FMIPA khususnya, dan Unhalu pada umumnya. Meski belum dapat memastikan jadwal pelaksanaan kerjasama itu, Alimin optimis, dengan terjalinya hubungan yang baik antara seluruh dosen dan mahasiswa, serta adanya pembagian tugas yang jelas bagi dosen sesuai dengan keilmuan. Melalui kerjasama itu berarti masalah-masalah yang menghambat perkembangan jurusan dapat teratasi, sehingga ke depan jurusan kimia FMIPA semakin digemari peminat. (cr5)

Menggali Potensi Permainan Rakyat Menjadi Permainan Anak Oleh: Rahmawati Peringatan Hari Anak Nasional tanggal 23 Juli 2010 baru saja berlalu. Sejumlah kegiatan untuk memeriahkannya telah dilaksanakan di berbagai daerah. Seperti telah diketaui bersama, permainan rakyat menjadi salah satu acara yang digelar untuk memeriahkan acara hari anak. Secara teori, permainan rakyat dimasukkan dalam golongan folklore. Danandjaja menyebutkan bahwa folklore adalah sebagian kebudayaan suatu kolektif yang tersebar dan diwariskan secara turun-temurun di antara kolektif macam apa saja, secara tradisional dalam versi vang berbeda dalam bentuk lisan maupun contoh yang disertai dengan isyarat. Permainan sebagai suatu kegiatan manusia mempunyai fungsi dulce et utile, yaitu untuk menghibur dan bermanfaat (istilah Horatius), atau menurut Rene Wellek dan Warren pro desse et pro delectare (untuk sarana tujuan tertentu dan untuk kenikmatan). Permainan rakyat dapat menjadi hiburan sekaligus sarana untuk bersosialisasi atau belajar bekerja sama dengan anak lainnya. Permainan rakyat dimiliki oleh semua bangsa di dunia, termasuk suku bangsa Morenene di Sulawesi Tenggara. Suku Moronene memiliki berbagai permainan rakyat yang sampai saat ini sudah jarang dimainkan. Di antara permainan tersebut adalah permainan mesoda-soda (permainan yang dimainkan dengan sesama jenis, pemain berperan sebagai si buta dan si lumpuh. Pemain yang berperan sebagai si buta harus ditutup matanya dengan menggunakan sapu tangan. Ia harus menjunjung pemain yang berperan sebagai si lumpuh), metince-tince (permainan di sebuah lapangan yang dibuat seperti bagan tubuh manusia yang mempunyai kepala, leher, tangan, dan

kaki dengan menggunakan gapo dari sebuah batu yang tipis, dilakukan dengan meloncat-loncat ), mololoso (permainan dengan menggunakan seutas tali sebesar pinsil yang panjangnya sekitar empat meter. Pemain meloncat dengan satu kaki diatas putaran tali, kaki yang sebelah tidak boleh menyentuh tanah), mesoy (suatu permainan/perlombaan membentuk anyaman yang sukar dibuka lawan). Permainan rakyat seperti yang disebut di atas termasuk permainan yang penuh tantangan, butuh kreativitas, kejelian, dan ketangkasan untuk memenangkannya. Secara tidak langsung pula dapat merangsang keterampilan psikomotorik, kecerdasan, kekompakan, dan jiwa kepemimpinan. Sayangnya, dewasa ini eksistensi permainan rakyat khususnya permainan anak-anak sudah semakin terpinggirkan oleh permainan yang lebih modern. Anak-anak sudah jarang memainkannya. Mereka lebih tertarik memainkan permainan modern seperti playstation atau terlena pada acara-acara televisi yang semakin beragam tanpa memikirkan dampak negatifnya, baik segi kesehatan maupun psikologis. Permainan playstation menawarkan tantangan tanpa perlu berpanas-panasan di bawah terik matahari, tanpa melakukan aktivitas fisik yang besar. Hal ini bisa membuat psikomotorik anak kurang terlatih dan berpengaruh kurang baik bagi perkembangan fisik dan mental anak, terutama dalam mengikuti pelajaran sekolah. Anak yang kecanduan playstation akan sulit berkonstentrasi karena sering melamun ketika belajar. Lebih parah lagi apabila seorang anak sudah nekat bolos dari sekolah demi melanjutkan permainan yang membuatnya penasaran. Seluruh waktunya akan ia

habiskan untuk menuntaskan permainan di dunia mayanya. Akibatnya, anak menjadi orang yang tidak pandai bergaul dan bersosialisasi serta akan terjebak dalam anganangannya sendiri. Tentunya, kita tidak menginginkan anak-anak tumbuh menjadi pribadi individualis, generasi yang hanya sibuk dengan dirinya sendiri, tidak peduli dengan lingkungan sekelilingnya. Pembangunan karakter bangsa tidak hanya membutuhkan generasi yang cerdas, tapi juga membutuhkan generasi yang sehat fisik dan mental. Anak harus senantiasa didorong untuk melakukan kegiatan-kegiatan yang dapat merangsang pertumbuhan psikomotor dan kreativitas. Orang-orang dewasa di sekelilingnya mempunyai kewajiban untuk menciptakan suatu kegiatan yang bisa memacu kreativitas anak. Upaya mengangkat permainan tradisional dalam hari anak tradisional merupakan suatu hal yang sangat positif. Selain dapat menghibur, kegiatan seperti ini juga akan mendekatkan anak pada permainan rakyat sebagai upaya melestarikan sebuah budaya yang menjadi identitas bangsa. Jika tidak diupayakan, permainan rakyat ini perlahan-lahan akan hilang tanpa jejak. Ini berarti bahwa kita akan kehilangan salah satu unsur budaya bangsa. Oleh karena itu, selain pada peringatan hari Anak, permainan rakyat bisa diperkenalkan kepada anak melalui muatan lokal di sekolah atau diperlombakan pada peringatan Hari Jadi Daerah atau peringatan hari-hari besar nasional seperti Hari Kemerdekaan, Hari Pendidikan, dan sebagainya.*** Penulis adalah Staf Teknis Kantor Bahasa Prov. Sultra


KOMUNIKASI BISNIS

16

Kendari Pos | Senin 2 Agustus 2010

PROMOSI TEPAT, USAHA MANTAP: Anda ingin mempromosikan usaha/bisnis anda? pasang iklan dalam bentuk berita + foto di Rubrik Komunikasi Bisnis (Kombis). Dengan biaya promosi yang relatif terjangkau, kami memberi jaminan promosi usaha/bisnis anda akan tepat dan maksimal. Hubungi team Kombis. Call/SMS 081341772227

Usung Teknologi SCEM dan CVT

Special Rate di Hotel Horison

Suzuki Spin 125cc

Khusus Bagi Pelanggan Kartu Halo

SPIN 125 begitu mudah dan nyaman dikendarai berkat transmisi full automatic berteknologi Super CVT (Continuous Variable Transmission). Teknologi ini merupakan kombinasi antara kopling sentrifugal dan penggerak V-belt untuk menghasilkan perpindahan gigi yang halus tanpa jeda sehingga praktis dikendarai bahkan oleh pemula dan kaum perempuan. Penggunaan mesin 4-tak baru berkapasitas silinder 125cc menghasilkan tenaga yang jauh lebih besar dari skuter lainnya. Pada kecepatan rendah torsi mesin terasa padat dan begitu bertenaga pada kecepatan menengah hingga tinggi. Kehebatan mesin Spin 125 memungkinkan akselerasi responsif serta manuver yang lincah di tengah kemacetan, serta menghasilkan suara mesin lebih halus karena penggunaan silent cam chain yang konturnya mengikuti gerigi gir cam serta diterapkannya sistem pengencang model ulir menekan kebisingan mesin secara signifikan. Di dalam knalpot Spin 125 terdapat pipa dengan banyak lubang menyerupai sarang lebah. Pipa ini mempercepat penguraian gas nitrogen dioksida (Nox) yang masih tersisa dari proses penguraian pada sistem PAIR. Meskipun bertenaga mesin 125cc namun Spin tetap irit bahan bakar berkat teknologi SCEM (Suzuki Composite Electrochemical Material). Teknologi ini merupakan teknik penguatan liner silinder dengan lapisan logam khusus setebal beberapa mikron. Dibanding mesin skuter A yang menggunakan liner silinder besi cor, teknologi SCEM pada mesin Spin 125

NIKMATI kenyamanan istirahat anda di Hotel Horison Kendari. Anda akan disambut dengan keramahan sejak memasuki Hotel sehingga kenyamanan membuat anda merasa seperti dirumah sendiri. Di Hotel ini tersedia pula Hotspot diarea loby dengan berbagai minuman dan makanan yang diracik oleh chief handal dan berpengalaman. Selain itu, terdapat aula atau ruang conventions yang begitu elegan. Khusus bagi anda pelanggan Hotel yang menggunakan kartu Halo, akan memperoleh special rate (tarif khsusu) untuk semua room (kamar) hanya dengan menunjukkan UMB *999# melalui ponsel anda kepada resepsionis Hotel. Telkomsel Kendari sebagai Provider seluler terbesar di Sultra, melalui divisi Community And Segmentmemiliki beberapa keunggulan: Meringankan bobot mesin hingga 300 g, menekan tingkat keausan dinding silinder, performa mesin lebih bertenaga, pembakaran lebih sempurna dan efisien, suhu kerja mesin optimal karena pelepasan panas lebih cepat, meminimalkan gesekan piston pada dinding silinder, menekan kebisingan mesin, serta getaran mesin lebih halus. Hubungi daler Suzuki terdekat. (adv)

Untuk Anda Sound Quality Lover New AW Variasi, Car Acesories Specialist & Audio (Auto Sound) BAGI anda penggemar audio mobil mania yang menginginkan audio berkualitas nangkring mantap di mobil anda, rasanya workshop New AW Variasi adalah tempat yang paling tepat. New AW Variasi siap berkonsultasi dengan anda mulai dari acesories dan audio seperti sound quality, SPL, hingga car audio theater atau instalasi daily use sampai yang ekstrem. Dengan dukungan tenaga handal dan berpengalaman serta perangkat audio berkualitas dari brand-brand ternama, New AW Variasi menjamin seluruh garapan mobil ditempat ini

beda dari yang lain. Walau rumah audio plus acesories New AW Variasi adalah pemain baru di kota Kendari dalam dunia sound quality, namun kepiawaiannya tidak diragukan lagi dengan telah banyak bukti mobil-mobil hasil racikan New AW Variasi melenggang PD dijalan-jalan. New AW Variasi berlokasi di pu-

sat niaga Senapati Land Kendari No.37 A (JL. Laode Hadi, Bay Pass). New AW Variasi juga menyiapkan beragam perlengkapan kendaraan segala merk dan type. Untuk aksesoris mobil (semua merk) meliputi: Audio (lokal dan paket) merk fenom, ameron, JBL, sansui dan lainnya. Kaca film merk spectrum, solor screen, sparta dan riben hitam. Selain itu, disiapkan pula TV mobil, AC, alarm sistem, central lock, kaca film, power window, spoiler, body kit, bumper depan, belakang dan sayap, cover spion dan lampu, antena, spion, lampu, footstep, sarung jok, jok patent, karpet dasar, stabilizer, bamper, garnish, velg impor, velg variasi, stir variasi dan impor, vendertreen, doormirror, ban, rollber, dan lainnya. (adv)

Viar, Motor Hebat Harga Murah VIAR Motor adalah sepeda motor rakitan Taiwan namun berteknologi Jepang yang sudah mendapat tempat ditengah masyarakat. Kualitas motor Viar tak perlu diragukan sebab jenis motor ini lebih mengutamakan kualitas namun berharga ekonomis. Sejak pertama kali diperkenalkan beberapa waktu lalu, produk-produk Viar kebanjiran inden (pesanan) khususnya untuk pasaran Sultra, khususnya kota Kendari. Banyak keuntungan membeli motor Viar, diantaranya: Cukup dengan uang muka satu jutaan plus angsuran per bulan hanya tiga ratusan. Selain itu, servis gratis selama enam bulan, gratis oli

Garansi Mesin 3 Tahun, Harga Hanya Rp. 8 Jutaan mesin, garansi mesin tiga tahun, serta sparepart tersedia lengkap. Viar hadir dengan empat type, Star Z, Star Cx, Sport Vix-R dan roda 3 (karya). Anda berminat? silakan menghubungi atau mengunjungi langsung delaer resmi motor Viar AL-IKHWAN MOTOR yang beralamat di jalan Saranani (samping Barata, Mandonga) HP: 081355027767, atau Bengkel Al-Ikhwan Motor di jalan bunga Kamboja (dekat SMK/Kampus Satria). Anda yang didaerah silakan mengunjungi/menghubungi dealer-dealer. BAUBAU, jalan W Monginsidi No.75 TOMBA (081241754253). RAHA, jalan Sukawati, samping kantor BRI Raha (081341778146). (adv)

Cantik dengan Akupuntur Hubungi Klinik 24 Jam Al-Ishlah

\ SIAPA bilang untuk cantik harus mengeluarkan biaya yang mahal, sekarang tidak lagi dengan kehadiran klinik 24 jam Al-Ishlah yang menawarkan paket facial laser hanya Rp 30 ribu, totok wajah Rp 30 ribu, facial laser dan terapi wajah Rp 50 ribu, serta terapi kecantikan Rp 150 ribu yang terdiri dari facial laser, totok wajah, akupuntur kecantikan, masker herbal dan kalogen. Akupuntur kecantikan adalah salah satu cara yang alami untuk mengencangkan otot-otot wajah, menghilangkan flek, mengatasi jerawat, kerutan diwajah,

kulit kusam, dan kantong mata. Selain itu,denganakupunturdapatpulamemperbaiki bentuk hidung dan dagu. Fungsi dari Akupuntur ini untuk merangsang otot-otot wajah, membantu melancarkan sirkulasi darah, menaikkan aliran oksigen ke jaringan-jaringan kulit, serta mempercepat keluarnya racun dari sel-sel kulit, dan memperbaiki fungsi kulit sampai ke tingkat optimal sehingga mengurangi efek-efek penuaan. Penanganan terapi kecantikan di Klinik Al-Ishlah dilakukan secara holistik atau menyeluruh. Klinik Al-Ishlah terletak di jalan jenderal A.H Nasution poros Anduonohu telp (0401) 3196576, Kendari. Praktek mulai pukul 09.00 - 19.00 Wita. Buka setiap hari kecuali hari Senin. (Gratis Konsultasi Dokter). (adv-kp)

Ahli Pengobatan Mata Tanpa Operasi RANJIT Singh seorang ahli pengobatan alternatif penyakit mata, juga berpengalaman menyembuhkan ambeien, lemah syahwat dan berbagai penyakit lainnya. Ranjit yang asli India sudah berpengalaman lebih dari 17 tahun memiliki keahlian menyembuhkan penyakit mata tanpa operasi. Ilmu pengobatan tersebut diperoleh leluhurnya dari India. Dengan keahlian yang jarang dimiliki orang banyak, Ranjit Singh membuka klinik dengan Izin dari Dinkes No.0644.1999 bertujuan untuk membantu masyarakat yang memiliki berbagai keluhan penyakit dengan biaya yang terjangkau. Ranjit Singh membuka Klinik Mata India diberbagai daerah dan salah satunya berada dikota kendari. Dengan pengalaman puluhan tahun tersebut, Ranjit Singh telah berhasil menyembuhkan puluhan ribu pasien keluhan mata diantaranya; glaukoma, katarak, radang kornea, iritasi mata minus, cylindris, plus pada remaja, retinitis pigmentosa, pendara-

han retina, syaraf mata rendah, dan tretionphaty diaebetic, dan lainnya. Ranjit Singh juga mengobati penyakit ambeien baru atau lama tanpa operasi, lemah syahwat dan kecing manis. Metode yang digunakan, dengan menggunakan ramuan herbal murni dari India dan tumbuh-tumbuhan dari Indonesia tanpa menggunakan obatobatan kimia sehingga tanpa efek samping dengan jaminan sekali berkunjung penyakit akan sembuh. Kunjungi langsung Klinik Mata India cabang Kendari di JL. R Suprapto No.18 (depan PO. Hasnur) Mandonga, Kendari. (adv)

ed Costumer saat ini bekerjasama dengan beberapa tempat usaha dan layanan jasa, memberikan diskon dan penawaran menarik lainnya kepada pelanggan khusus pengguna Telkomsel baik Kartu Halo, Simpati dan kartu As. Untuk mendapatkan diskon sangatlah muda, anda cukup mengunjungi beberapa merchant yang tertera logo Telkomsel, lalu anda cukup memperlihatkan red-light (cellbrodcast) pada henphone (logo Telkomsel) pada kasir atau resepsionis saat membayar belanjaan atau layanan jasa yang anda gunakan. Program ini berlaku untuk semua pelanggan pengguna Telkomsel. Adapaun merchantmerchant yang bekerja sama dengan Telkomsel: Toko Buku Gramedia, Hotel Horison, Fresh House, Pusat Distro Red Light, Salon Nattaya, Rumah Makan Ratu Jimbaran, Rendy‘s Salon dan Executive Lounge bandar udara Haluoleo. (adv)

Motor India Kualitas Dunia 10 besar didunia, Garansi mesin 5 tahun MOTOR TVS dipersembahkan bukan sekadar motor tapi teknologi lebih diutamakan. TVS Motor Company, produsen sepeda motor asal India ini telah dipercaya lebih dari 13 juta pengendara di seluruh dunia, kini dipasarkan di Indonesia termasuk Kendari. TVS memiliki tiga produk unggulan yakni bebek TVS Neo 110cc, sport TVS Apache RTR 160cc, dan yang teranyar adalah super bebek TVS Rock Z 125cc. Khusus untuk type bebek dilengkapi MP3, radio, dan cas HP sehingga bisa mendengarkan musik serta bergaya sesuka anda, selain itu harga paling termurah dikelasnya serta masih dilengkapi berbagai fitur-fitur unik lainnya. Banyak keuntungan memiliki motor TVS, salah satunya bagi anda yang membeli motor TVS type apapun, akan memperoleh TMC (TVS Motor Card) yang dapat digunakan untuk mendapatkan diskon/potongan harga belanjaan dan layanan jasa di: Honda Remaja Jaya, Hotel Aden, Indosat, pengiriman barang Kerta Gaya Pustaka dan PCP, Win‘s Elektronik, Surya Travel, Silvana Advertising, Raja Motor, RM Ratu Jimbaran, Toko Felicia, Toko Paris, Dior Collection, Strawbery Sweet, Loris, Meubel Jati Jaya, Jati Raya Meubel, Hotel Dewa Bintang, dan Hotel Zamil.

Kunjungi segera Auto Rized Dealer TVS Motor kendari (sales-service-sparepart) di Jl. Saranani 126-127, Mandonga Kendari. TVS juga menyiapkan bengkel mitra didaerah Konawe, Kosnel dan Kolaka. Anda juga dapat mengunjungi pameran TVS motor di depan Hergo Mini-market, pasar baru Kendari. TVS Motor Tlp: 04013131039, HP. 085242062300. (adv)

Bandeng Tanpa Tulang, Bukan Presto Hanya Ada di Prontoo Steak & Resto JIKA anda teringat menu bernama “Steak� tentunya akan teringan Prontoo Steak & Resto, jelas benar karena tempat makan ini merupakan pelopor menu-menu eropa dan jepang pertama di kota Kendari. Walau dikenal spesialis menu steak, namun Prontoo juga menyiapkan beragam menu-menu yang tak kalah menarik seperti spagheti, hamburger, cheese burger, salad sayur, chicken katsu, sausage chicken rool, chicken gordon blue, choice of saus, beef yakimisi, chicken yakimisi, vegetarian yakimisi, teriyaki dan french fries (kentang goreng). Selain itu, Prontoo menyiapkan menu spesial tiap bulan yang sangat

berfariasi, dan sala satunya adalah menu ikan bakar/goreng bandeng tanpa tulang. Jika ditempat lain ikan bandeng tanpa tulang karena dipresto, di Prontoo tak demikian sebab proses pemisahan tulang ikan dilakukan dengan teknik tersendiri sehingga tidak merusak struktur dan rasa ikan. Selain juga disiapkan menu ikan lainnya seperti ikan putih, kata-

mba/kakap, kaneke, baronang, cumi dan udang, apalagi semua akan lebih nikmat jika berpasangan dengan tiga macam sambal yang disiapkan yakni sambal petas, tumis dan kacang. Selain menu-menu eropa dan jepang, Prontoo juga menyajikan berbagai masakan Indonesia seperti, nyuknyang, nasi campur, empekempek dan ayam goreng. Ada pula minuman ringan seperti juice, ice cream dan tak kalah nikmatnya minuman capucino ala Prontoo. Harga terjangkau yang ditawarkan Prontoo tak lantas mengorbankan kualitas penganan karena manajemen Prontoo menggaransi steak dan menumenu lainnya yang ditawarkan halal dan menyehatkan. Kunjungi segera Prontoo Steak & Resto di Jl. Simpang 4 Masjid Agung Saranani Tlp. (0401) 3127324. (adv)


Kendari Pos | Senin, 2 Agustus 2010

Kontrak Marques Diputus Bukti Ketangguhan Sang Veteran Las Vegas, KP Generasi tua membuktikan masih menjadi penguasa gelar juara dunia kelas ringan. Petinju Meksiko, Juan Manuel Marquez, berhasil mempertahankan gelar tinju kelas ringan versi WBA dan WBO yang dimilikinya setahun terakhir. Dia memastikannya dengan kemenangan angka mutlak atas Juan Diaz dari Amerika Serikat (AS) dalam pertandingan di Mandalay Bay, Las Vegas, kemarin (1/8) WIB. Pertarungan tersebut merupakan pertemuan kedua Marquez dengan Diaz setelah pertarungan pada Februari 2009. Saat itu Marquez sangat menguasai ring dan berhasil mendapatkan kemenangan KO (knockout) di ronde kedelapan. Kemenangan atas Diaz ini juga menjadi hiburan bagi petinju berusia 36 tahun yang sebelumnya takluk di tangan Floyd Mayweather Jr, September lalu.

“(Pertarungan melawan Diaz) Yang pertama itu sulit dan kali ini ternyata sulit juga. Dia benar-benar petinju yang bagus. Seperti para pejuang Meksiko kami berdua bertarung dengan sepenuh hati dan meninggalkannya semua di ring setelah selesai,” kata Marquez yang kini sudah mengumpulkan 51 kemenangan, 37 di antaranya dengan knockout (KO), lima kali seri dan sekali kalah. Ketiga hakim pertandingan memberikan angka kemenangan mutlak untuk Marquez yang memang terlihat lebih mendominasi pertandingan. Hakim Jerry Roth memberikan nilai 116-112, Glen Trowbridge memberikan angka 118-110 sementara Patricia Morse mengeluarkan nilai 117-111. Statistika pertandingan juga menyebutkan Marquez unggul segalanya dari Diaz. Marquez tercatat melayangkan 288 puku-

lan ke arah Diaz dan 178 di antaranya atau sekitar 60 persen yang berhasil mengenai sasaran. Sedangkan Diaz lebih banyak bertahan dengan hanya melayangkan 155 pukulan dan hanya 74 kali yang sukses mengenai sasaran. Bagi Diaz, yang sudah mengkoleksi 35 kemenangan, ini adalah kekalahan keempatnya dari enam pertandingan terakhir yang dia jalani. Kegagalan kali ini merupakan kegagalan kedua untuk memiliki gelar juara dunia. “Saya bertanding dengan semua kemampuan yang saya miliki. Kami bertukar pukulan dan saya tidak hanya berdiri di depan dia. Sebenarnya saya ingin masuk memukul lalu keluar lagi, tapi itu ternyata sulit dilakukan dan saya mendapat beberapa pukulan telak. Dia

Baca BUKTI Hal 18

Barcelona, KP Berakhir sudah kebersamaan Rafael Marquez dengan Barcelona. Meski kontraknya dengan raksasa Liga Primera itu masih tersisa dua musim, kapten timnas Meksiko itu memilih mengakhirinya kemarin. Dia pun rela tidak mendapatkan kompensasi dari kesepakatan tersebut. “Kontrak Rafael Marquez sebenarnya baru habis pada 30 Juni 2012,” ungkap juru bicara Barcelona, seperti dikutip situs resminya. “Tapi kedua pihak, dengan kesepakatan bersama, telah memutuskan kerja sama lebih awal. Tidak ada yang dirugikan dalam proses ini,” lanjutnya. Setelah dipastikan, Barcelona langsung menggelar upacara farewell buat defender 31 tahun tersebut. Lantas, ke mana Rafa-panggilan Marquez-bakal berlabuh? Pemain yang gabung dengan Barcelona sejak 2003 itu mengaku belum memutuskan. Namun yang jelas, dia sudah menerima tawaran menarik dari klub anggota Major League Soccer (MLS) New York Red Bulls. Di sana sudah ada Thierry Henry, eks rekan setimnya di Nou Camp. “Saya belum tahu mau pindah ke mana. Sebenarnya, saya bisa saja tinggal di sini, tetap mendapat gaji seperti musim lalu, tapi mendapat kesempatan bermain yang lebih sedikit. Tapi itu bukan karakter saya,” papar Rafa kepada Reuters. “Saya bicara dengan (pelatih Barca) Josep Guardiola, dan membicarakan opsi yang saya punya. Ini (memutuskan kontrak) adalah salah satunya. Dan dia mempersilakan saya memilih yang manapun. So, saya tidak ragu lagi,” lanjutnya. Meski nantinya bakal berlabuh di klub lain, Rafa mengaku akan tetap menjadi fans El Barca, sebutan Barcelona. “Di sinilah saya bisa meraih banyak trofi, termasuk Liga Champions. Saya mendapat banyak tawaran dari Eropa dan Amerika, tapi tidak akan ada yang menandingi pesona Barcelona di mata saya,” tandasnya. (na)

RAFAEL MARQUEZ


18

Kendari Pos | Senin, 2 Agustus 2010

Sharapova Makin Pede Stanford, KP Mantan ratu tenis dunia Maria Sharapova terus menjaga penampilan gemilangnya di turnamen Stanford Terbuka. Petenis Rusia itu memastikan tempat di partai final setelah mengalahkan petenis Polandia, Agnieszka Radwanska 1-6, 6-2, 6-2 di semifinal, kemarin (1/8) WIB. Di final, Sharapova akan bertemu dengan petenis Belarusia, Victoria Azarenka, untuk memperebutkan gelar juara. Keberhasilan menembus babak final di Stanford ini membuat Sharapova diliputi keyakinan bahwa dir-

inya telah benar-benar menemukan permainan terbaiknya. Petenis peringkat ke-15 dunia itu sempat terpuruk karena harus istirahat sepuluh bulan akibat cedera bahu dua tahun lalu. “Untuk sampai sini, adalah sebuah perjalanan panjang. Saya gembira bisa mencapainya dan tidak lagi khawatir dengan banyak hal,” kata Sharapova, yang menjadi unggulan kelima di turnamen ini. Permainan Sharapova sempat mengkhawatirkan di set pertama. Petenis berusia 23 tahun itu gagal

Bukti ................... mengembangkan permainan. Dia hanya bisa merebut satu game dan seperti sengaja melepas set tersebut. Di set kedua dan ketiga, Sharapova berhasil bangkit. Giliran dia tidak tidak memberi kesempatan pada Radwanska untuk meneruskan dominasinya di set pertama. “Saya mencoba mengawali pertandingan dengan lebih sabar. Tapi saya membuat tiga unforced error dalam sebuah game di set pertama dan itu terlalu banyak,” beber Sharapova seperti dikutip Associated Press. (ady)

petinju yang hebat dan lebih baik,” kata Diaz pada Associated Press. Kini Marquez mengincar petinju Filipina, Manny Pacquiao, untuk pertandingan berikutnya. Marquez sudah dua kali bertemu dengan Pacquiao namun gagal meraih kemenangan. Dalam pertandingan pertama pada 2004, kedua petinju mendapat

hasil seri dan Marquez kalah di laga keduanya empat tahun kemudian. “Pertandingan ketiga dengan Pacquiao adalah hal yang sangat saya inginkan. Setiap orang pasti ingin melihat pertandingan itu dan merupakan hal yang bagus bagi fan di Meksiko dan Filipina. Kini pertandin-

gan itulah yang paling penting bagi saya,” kata Marquez yang bulan depan akan berusia 37 tahun. Marquez yakin dia adalah satu-satunya petinju selain Mayweather yang bisa menghadang Pacquiao. (ady)


19

Kendari Pos | Senin, 2 Agustus 2010

Bayi Cukup Bulan Bukan Bandingan Prematur BAYI lahir prematur memang berisiko tinggi. Namun, itu bukan berarti bayi prematur tak bisa bertahan hidup hingga dewasa. “Selain kelainan fisik, perlu memperhatikan proses tumbuh kembangnya. Kuncinya pemberian nutrisi dan stimulasi yang tepat,” kata dr Ahmad Suryawan SpA(K). Spesialis anak dari RSUD dr Soetomo itu mengatakan, ada beberapa kondisi yang membuat bayi prematur berisiko tinggi mengalami gangguan tumbuh kembang jang-

ka panjang. Yakni, volume otak dan luas permukaan korteks otak berkurang. Bayi prematur lahir dengan sinaptogenesis (perkembangan penghubung antarsaraf) otak yang tidak optimal. Perkembangan area korteks akhirnya terhambat. “Kondisi-kondisi tersebut memengaruhi perkembangan struktur otak yang penting untuk proses tumbuh kembang,” terangnya. Pemberian stimulasi dan nutrisi dilakukan sedini mungkin. Dokter yang akrab disapa Wawan itu menjelaskan, stim-

ulasi dan nutrisi diberikan secara reguler dan kontinu. Setiap perkembangan yang dicapai bayi terus dicatat. Orang tua disarankan untuk rajin memeriksakan kondisi pertumbuhan buah hatinya dengan antropometri reguler. Dengan begitu, diketahui pola perkembangan serta kesesuaian tumbuh kembang dengan antropometri. “Satu hal yang patut diingat orang tua, tidak membandingkan buah hati

Kaldu Ayam Pacu Daya Ingat SARI pati ayam atau dikenal dengan kaldu ayam sudah sejak lama diketahui bermanfaat besar untuk menjaga stamina tubuh. Tak ayal, orang Tiongkok sering membuat sup kaldu ayam untuk mengobati masuk angin. Khasiat kaldu ayam tidak terbatas pada stamina, tapi juga meningkatkan daya ingat seseorang. Itu hasil penelitian yang dilakukan Hajime Nagai dan Universitas Kristen Satya Wacana Salatiga yang dipublikasikan pada 1996 dalam Jurnal Ilmiah Antropologi Psikologi Manusia. Dinyatakan, sari pati ayam bermanfaat dalam pemulihan dari kelelahan. Terutama akibat kelelahan beban mental. Mengonsumsi sari pati ayam dapat meningkatkan daya pikir menjadi lebih responsif (cepat). Juga meningkatkan daya ingat jangka pendek Penelitian tersebut melibatkan 20 mahasiswa yang dibagi dalam dua kelompok. Kelompok pertama mengonsumsi 70 gram sari pati ayam. Sisanya mengonsumsi plasebo (protein susu) dua kali sehari. Penelitian dilakukan selama seminggu. Pada hari ketujuh, para peserta mengikuti tes daya pikir dan mood psikologi. Hasilnya, kelompok yang mengonsumsi sari pati ayam memiliki tingkat kesalahan lebih rendah dalam tes aritmatika maupun tes daya ingat jangka pendek. Hal itu dibandingkan dengan kelompok yang mengonsumsi plasebo. “Sebab, sari pati ayam

mengandung asam amino terbaik jika dibandingkan dengan sumber lain,” kata dr Philip Tsang dari Brand’s Brain Research Center Cerebos Pacific Limited dalam diskusi kesehatan Optimizing Mind Performance di Hotel Shangri-La Surabaya beberapa waktu lalu. Asam amino alami atau carnosine yang terkandung dalam sari pati ayam dapat menambah carnosine. Sifatnya memacu kekebalan serta mengurangi dan mencegah kerusakan sel akibat amiloid beta (zat yang ditemukan di dalam otak pasien alzheimer). Sari pati ayam bisa dikonsumsi semua umur. Cara termudah untuk mendapatkan sari pati ialah membuat kaldu ayam. Atau membeli suplemen yang tersedia di pasaran. Yang membedakan keduanya, kadar lemak pada suplemen sudah dihilangkan. (ai/c9/nda)

yang terlahir prematur dengan bayi yang lahir cukup bulan,” tegasnya. Sebab, kondisi perkembangan masing-masing berbeda. “Saya tidak bilang bahwa bayi prematur tak bisa seperti bayi yang lahir cukup bulan. Orang tua jangan salah paham mengenai hal

ini,” tutur Wawan. Beberapa hal yang perlu dideteksi perkembangannya adalah gerak kasar dan halus, kemampuan bicara, serta sosialisasi atau kemandiriannya. Gerak kasar diketahui dari kemampuan bayi mengangkat kepala, jalan, dan lari. Gerak halus adalah cara menyendok, mewarnai, melukis, main

lego, dan menggunting. “Kemampuan bicara sudah jelas, sedangkan sosialisasi adalah kondisi anak bisa bergaul dengan sebayanya. Atau melakukan aktivitas, seperti sikat gigi serta melepas dan mengenakan baju sendiri,” papar Wawan. Konsultan tumbuh kembang

anak itu menambahkan, ada beberapa hal yang patut dihindari agar tak mengganggu proses tumbuh kembang bayi prematur. Antara lain alkohol, rokok, ionizing radiation, cocaine, serta methyl mercury. “Bayi juga jangan sampai mengalami infeksi prenatal dan stres,” ujarnya. (ai/c9/nda)


20

Kendari Pos |Senin, 2 Agustus 2010

Daftar Absensi DPR Tak Bersifat Rahasia Jakarta, KP Sikap reaktif dari sejumlah anggota DPR yang disebut-sebut membolos dalam sidang-sidang paripurna berpotensi melanggar Peraturan DPR Nomor 1 Tahun 2010 tentang Keterbukaan Informasi Publik (KIP). Alasannya, daftar hadir yang dihimpun oleh Sekretariat Jenderal (Setjen) DPR merupakan kewajiban yang diperintahkan oleh Pasal 6 ayat (1) Peraturan KIP di DPR. Daftar hadir bukan informasi yang dikecualikan dalam Peraturan KIP. “Karena itu para pembolos berpotensi melanggar Peraturan DPR tersebut,” kata Direktur Eksekutif Pusat Studi Hukum & Kebijakan (PSHK), Eryanto Nugroho, di Jakarta, Minggu (1/8). Dia juga mengecam bergulirkan wacana agar Sekjen DPR diberi sanksi atas informasi absensi tersebut. Menurut Eryanto, sikap tersebut jelas-jelas mengancam eksistensi Peraturan KIP di DPR itu sendiri. “Saya pikir, Badan Kehormatan (BK) DPR MUSTAFA RAMLI/JAWA POS

Coretan Diding : Petugas Kepolisian didampingi petugas Pengamanan Dalam (Pamdal) DPR-RI, memeriksa coretan di atap Gedung MPR/DPR- RI. Aksi corat-coret dengan cat semprot tersebut dilakukan aktor senior Pong Harjatmo bertulisan "Jujur, Adil, Tegas" sebagai kritik untuk para wakil rakyat.

Dukung Aksi Pong, Arbi Sanit Sindir DPR Jakarta, KP Aksi aktor senior Pong Hardjatmo yang mencoret atap gedung DPR RI dengan tiga kata: jujur, adil, tegas, mendapat prokontra di masyarakat. Budayawan Sujiwo Tejo tak setuju cara Pong, walau setuju tentang protesnya. Sementara, Wakil Ketua DPR Pramono Anung memberi apresiasi kepada Pong. Tapi, lebih menarik lagi apa yang disampaikan pengamat politik dari UI, Arbi Sanit. Dia malah berharap lebih banyak lagi orang seperti Pong. “Protes dan kepedulian masyarakat golongan menengah, seperti yang dilakukan

Pong dari kalangan seniman, sudah jarang sekali. Kita tahu banyak kritik dari kalangan menengah seperti ICW dan LBH, tapi tidak didengar oleh DPR. Kita berharap makin banyak lagi golongan menengah yang peduli,” kata Arbi di Jakarta, kemarin. Kenapa banyak yang tak peduli? “Golongan menengah, termasuk artis sendiri, banyak yang menjadi politisi. Mereka terjerat oleh penguasa dan pengusaha. Dulu, gerakan golongan menengah sangat kompak, sekarang malah melemah. Kita bersyukur karena Pong bisa lepas dari jeratan penguasa dan

pengusaha. Kalau banyak lagi yang seperti Pong, ICW, LBH dan golongan menengah lainnya, mudah-mudahan suara itu didengar oleh golongan elit, yaitu legislatif dan eksekutif,” ujar Arbi. Apa yang dimaksud Arbi dengan terjerat oleh penguasa dan pengusaha? “Ya, kita tahu berapa anggaran untuk rakyat. Dari Rp 1.200 triliun, hanya Rp 300 triliun yang dianggarkan untuk daerah. Sekitar 80 persen anggaran sibuk untuk anggaran mereka sendiri. Rakyat sekarang minim pembelaan. Tahun pertama menjadi legislator, terkesan anggota DPR

cuma kejar-kejaran mengembalikan modal menjadi wakil rakyat. Makanya, mereka sibuk dengan bisnisnya sendiri. Tidak masuk ke kantor. Tidak ikut rapat-rapat di DPR,” tukasnya. Terhadap segelintir masyarakat yang peduli dengan kondisi bangsa tersebut, lanjut Arbi, harus diberi dukungan, agar pembelaan terhadap rakyat bisa terus diperjuangkan. “Mudah-mudahan, kalau modal kampanye wakil rakyat kita sudah kembali, mereka bisa menjalankan tugasnya dengan penuh tanggung jawab,” sindirnya.(gus)

harus segera menindak mereka sebelum para pembolos mengganggu kepentingan yang lebih besar,” tegasnya. Daftar hadir anggota dewan, sebagaimana yang diatur dalam Pasal 2 ayat (3) Peraturan KIP di DPR, menegaskan informasi publik yang dikecualikan meliputi: (i) informasi yang dapat membahayakan negara, (ii) Informasi yang berkaitan dengan hak-hak pribadi, seperti riwayat dan kondisi anggota keluarga, (iii) informasi yang berkaitan dengan rahasia jabatan, misalnya proses penyelidikan dalam panitia angket dan verifikasi dalam badan kehormatan, (iv) Informasi yang diminta belum dikuasai atau didokumentasikan misalnya risalah rapat yang belum selesai, (v) informasi yang berkaitan dengan pembicaraan dan keputusan dalam rapat-rapat di DPR yang bersifat terbuka dan dinyatakan untuk tidak diumumkan. “Jadi absensi Anggota DPR tid-

ak masuk dalam 5 hal yang dikecualikan,” kata Eryanto lagi. Sebagai institusi pembentuk UU No. 14 Tahun 2008 Tentang Keterbukaan Informasi Publik, DPR bahkan telah memiliki Peraturan DPR Nomor 1 Tahun 2010 tentang Keterbukaan Informasi Publik. “Mestinya mereka memberi contoh pelaksanaan keterbukaan informasi bagi masyarakat. Respon negatif dan cenderung defensif bahkan represif jelas berlawanan dengan peraturan yang dibuatnya sendiri,” imbuh Eryanto. Agar pencitraan institusi DPR tidak semakin terpuruk, Direktur PSHK menyarankan agar DPR lebih bersikap positif saja dan menjadikan fakta absensi yang tergolong informasi publik itu sebagai pintu masuk untuk membenahi kinerja anggota dan para pimpinan DPR. “Jadikan saja fakta absensi itu sebagai bahan untuk evaluasi anggota dan institusi,” saran Eryanto.(fas)

Kendari Pos Edisi 2 Agustus 2010  

Edisi 2 Agustus 2010

Read more
Read more
Similar to
Popular now
Just for you