Issuu on Google+

CMY

CMY Kamis, 29 September 2011

Harga Eceran Rp. 3.500,-

http://www.kendarinews.com

Ketua Komisi II DPR-RI

Bupati Butur Langgar UU Pemekaran Jakarta, KP Ketua Komisi II bidang pemerintahan DPR-RI, Chairuman Harahap menilai Bupati Buton Utara (Butur), Ridwan Zakaria telah melanggar undang-undang (UU) Nomor 14 tahun 2007 tentang Pembentukan Kabupaten Butur. Karenanya, legislator dari Partai Golkar ini meminta Menteri

Dalam Negeri (Mendagri) untuk segera menegur Ridwan. “Itu kan melanggar UU. Jangan karena penguasa kemudian merubah kehendak dari pada rakyat yang sudah disepakati bersama,” kata Chairuman kepada Kendari Pos di sela-sela Rapat Timwas Century di gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (28/9).

Menurut Chairuman, sikap yang ditunjukkan bupati Butur yang memaksakan pemindahan ibukota kabupaten dari Buranga ke Ereka merupakan perilaku yang tidak konsisten terhadap kesepakatan yang tertuang dalam UU. Akibatnya, terjadi gejolak di masyarakat dan menimbulkan kekisruhan. “Inilah hal-

hal yang membuat adanya kekisruhan ke kita karena tidak konsisten dalam melaksanakan berbagai kesepakatan yang telah dituangkan dalam UU,” ujarnya. Pengganti Burhanuddin Napitupulu (Burnap) ini kemudian menyesalkan sikap Ridwan yang hendak merubah ketentuan UU pembentukan Butur. “Kita sangat

Saat wawancara ini berlangsung, 30 September 2010, usia Nyonya Suyati baru 42 tahun. Tentu angka tersebut masih terbilang muda bagi seorang wanita

Massa Bakar Pakaian Dalam Wanita di Kejagung

Baca KELUHAN di Hal. 2

POLITIKA

Reshuffle Digelar 11-20 Oktober PRESIDEN Susilo Bambang Yudhoyono dipastikan tetap akan melakukan perombakan (reshufle) Kabinet Indonesia Bersatu (KIB) II demi perbaikan kinerja. Jika melihat jadwal SBY, Staf Khusus Presiden Heru Lelono memperkirakan, penggantian sejumlah Menteri itu

Baca RESHUFFLE di Hal. 2

SELEBRITI

SEBANYAK 38 finalis Pemilihan Puteri Indonesia XVII 2011 dari 33 provinsi menjalani karantina dari 28 September hingga 7 Oktober 2011 di Hotel Ritz Carlton, Jakarta. Grand Final Pemilihan Puteri Indonesia 2011 akan dilaksanakan di Jakarta Convention Center (JCC), Jumat, 7 Oktober mendatang. Dalam jumpa pers di Hotel Ritz Carlton, Mega Kuningan Jakarta, Rabu (28/9), Ketua Dewan Pembina Yayasan Puteri Indonesia Putri Kuswisnuwardhani mengatakan bahwa Yayasan Puteri Indonesia berusaha memberikan pembekalan budaya, tata krama, dan kecintaan serta sejarah bangsa Indonesia bagi para finalis. Hal ini dimaksudkan agar para finalis mampu menjadi wakil Indonesia dalam berbagai ajang Internasional. Puteri Indonesia 2008, Zivanna Letisha Siregar yang turut hadir dalam jumpa pers memberikan beberapa tips kepada para finalis. (tas)

Zivanna Letisha Siregar

Baca BUTUR di Hal. 7

Kejagung Didesak Periksa Buhari

Badannya Makin Fit Sehingga Ia Tak Punya Keluhan

Bagi Tips ke Finalis Puteri Indonesia

menyesalkan tindakan untuk merubah. Itu suatu hal yang tidak baik bagi kehidupan demokrasi kita,” ucapnya. Dalam UU No 14/2007 tentang Pembentukan Butur Pasal 7 berbunyi “Ibu kota Kabupaten Buton Utara berkedudukan di

ARWAN MANNAUNGENG/KP

Massa Bupati Corruption Watch (BCW) kembali mendatangani Kejaksaan Agung. Mereka mendesak agar Bupati Kolaka Buhari Matta yang kini berstatus tersangka segera diperiksa. Aksi kali ini, pendemo membakar parcel pakaian dalam wanita.

Berstatus Tersangka, Buhari Tetap Enjoy Jakarta, KP Bupati Kolaka, Buhari Matta yang berstatus tersangka pada pemanfaatan lahan eks PT Inco di Kolaka, Provinsi Sulawesi Tenggara tak mau ambil pusing. Ia mengaku lebih baik menjalankan tugasnya sebagai kepala daerah daripada memikirkan proses hukum yang akan dijalaninya. “Saya jalani saja tugas-tugas saya sep-

erti biasa, tugas pemerintahan, tugas pembangunan dan pembinaan masyarakat. Tidak ada saya dengar dan saya tidak anu (pikir) ke situ,” kata Buhari di sela-sela rapat konsultasi Komisi IV DPR mengenai Rencana Tata Ruang dan Wilayah Sulawesi Tenggara (Sultra) di Senayan, Jakarta, Rabu (28/9). Hingga kini, Buhari sendiri belum tahu kesalahan apa yang diperbuat. Menurut

dia, seseorang bisa dijadikan sebagai tersangka tentu berdasarkan bukti awal yang cukup. “Saya no comment, mungkin di sana (Kejagung) saja tanya apa buktinya. Karena kita ini di daerah tidak ada kesalahan yang kita bikin. Kalau ada yang ditetapkan tersangka kan harus ada bukti,” ujarnya.

Baca BUHARI di Hal. 7

Jakarta, KP Kejaksaan Agung (Kejagung) terus didesak melakukan pemeriksaan terhadap Bupati Kolaka, Buhari Matta yang kini berstatus tersangka. Desakan itu kembali disuarakan Bupati Corruption Watch (BCW) yang menggelar unjuk rasa di depan Kejagung, Jalan Sultan Hasanuddin, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Senin (26/9). “Kami datang kembali kesini untuk menemui Jaksa Agung, sesuai janji kami sebelumnya apabila dalam waktu 7 x 24 jam dugaan korupsi Buhari Matta, Bupati Kolaka belum diproses juga, kami akan terus aksi untuk mendesak Kejagung,” kata Kordinator BCW, Muhammad Asban di sela-sela aksinya. Selain berorasi, massa juga membakar sebuah parcel yang berisi pakaian dalam wanita. Aksi itu dilakukan untuk membangkitkan keberanian Jaksa Agung, Basrief Arief segera memeriksa Buhari Matta dalam dugaan kasus tindak pidana korupsi senilai Rp 5 miliar. “Kami mendesak Kejagung menindaklanjuti dugaan penyalahgunaan wewenang bidang pertambangan di Kabupaten Kolaka Provinsi Sulawesi Tenggara. Pang-

Baca KEJAGUNG di Hal. 7

Deradjat Ginandjar, Pengidap HIV/AIDS yang Berprestasi Internasional lewat Sepak Bola

Bangga Bisa Kalahkan Italia dan Belanda

Bertahun-tahun menjadi pengidap HIV/AIDS tak membuat Deradjat Ginandjar Koesmayadi berputus asa. Dia tetap bersemangat melakoni hidupnya. Puncaknya, dia berhasil terpilih sebagai pemain terbaik di ajang Homeless World Cup 2011di Paris, Prancis.

MUHAMMAD AMJAD, Bandung PENAMPILAN Ginan (panggilan akrab Ginandjar) sekilas tak meyakinkan bahwa dia seorang atlet. Tingginya “hanya” 160 sentimeter, model rambut ala mohawk, dan badannya dipenuhi tato. Namun, Ginan berhasil membuktikan bahwa dia mampu membawa

Deradjat Ginandjar Koesmayadi, dengan beberapa penghargaan yang diterimanya dari ajang Homeless World Cup di Paris, Perancis, Agustus lalu. MUHAMMAD AMJAD/JAWA POS

harum nama bangsa di kancah internasional. Di ajang Homeless World Cup 2011 yang dihelat di Paris, Prancis, Agustus lalu, Ginan meraih predikat sebagai pemain terbaik. Homeless World Cup 2011 adalah ajang sepak bola jalanan yang diikuti komunitas tunawisma. Pesertanya anggota komunitas yang kurang beruntung, seperti pecandu narkoba, penderita HIV/AIDS, dan lain-lain. “Penghargaan ini adalah anugerah terbesar dalam seumur hidup saya,” kata Ginan ketika ditemui Jawa Pos (Kendari Pos Group) di Bandung, Senin lalu (26/9). Dia tidak pernah menyangka bakal meraih prestasi dari lapangan sepak

Baca BANGGA di Hal. 7

CMY

CMY


2

Kendari Pos |Kamis, 29 September 2011

Banyak Menteri Layak Direshuffle Reshuffle ................... akan dilakukan pada pertengahan bulan depan. Heru Lelono mengaku belum bisa memastikan tanggal persisnya. Namun sepertinya perombakan itu tidak akan dilakukan pada awal bulan karena Presiden SBY sedang banyak kegiatan kenegaraan. “Tanggal 11 Oktober beliau keluar kota, tanggal 20 Oktober juga. Mungkin di antara tanggal itu (pengumumannya),” ujar Heru, disela Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) PT Bank Rakyat Indonesia Tbk, kemarin (28/9). Heru yang merupakan salah satu Komisaris Bank BRI ini menegaskan bahwa perombakan (reshuffle) Kabinet Indonesia Bersatu II bulan depan untuk meningkatkan kinerja pemerintahan. Apalagi masa pemerintahan tinggal tiga tahun lagi. “Target utamanya untuk perbaikan kinerja yang dilakukan setelah evaluasi kinerja dan kebijakan yang dikeluarkan para menteri dalam dua tahun ini,” tambahnya. Meski demikian, Heru tidak menampik bahwa kepentingan politik juga menjadi pertimbangan Presiden dalam memperbaikan kabinet pada bulan Oktober mendatang. Meski begitu porsi politik tidak besar. “Di Indonesia siapa pun Presidennya tidak bisa lepas dari politik, tetapi dalam reshuffle besok politik bukan pertimbangan

utama,” tegasnya. Heru mengakui bahwa faktor kesehatan juga menjadi pertimbangan SBY. Sebab Menteri harus memiliki daya tahan untuk bekerja terus sampai 2014. Ungkapan itu seolah mengisyaratkan rencana penggantian Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Mustafa Abubakar yang beberapa waktu lalu harus dirawat di Singapura akibat sakit jantung. “Kesehatan itu syarat mutlak bagi seorang Menteri,” tegasnya. Heru membenarkan bahwa Presiden SBY sudah melakukan sejumlah pertemuan dengan para pimpinan parpol untuk membicarakan rencana pergantian sejumlah menteri itu. “Itu fakta politik tetapi yang menjadi sasaran adalah perbaikan kinerja pemerintahan sampai 2014, karena Presiden juga berpikiran untuk memberikan warisan kerja yang baik bagi penggantinya mendatang,” ungkapnya. Dengan target perbaikan kinerja pemerintahan, lanjut Heru, reshuffle kabinet juga akan disertai berbagai perubahan atau pergantian pimpinan di BUMN, badan negara dan komisi-komisi negara. “Perbaikan juga pada BUMN, badan-badan dan komisi-komisi yang terkait dengan pembangunan, semua akan diperbaiki,” lanjutnya. Mengenai posisinya sebagai Komisaris Bank BRI, Heru mengaku dirinya mewakili pemerintah sebagai pemegang saham

BRI. Dia menegaskan bahwa secara pribadi Presiden SBY tidak memiliki misi khusus menempatkan dirinya di bank plat merah tersebut. “Tentunya yang punya kepentingan adalah pemerintah sebagai pemegang saham. Tidak ada titipan khusus dari Presiden kepada perusahaan BUMN,” tukasnya. Terkait nama-nama menteri yang bakal diganti, pihak Partai Demokrat juga sudah mulai menyampaikan sinyal beberapa pos yang bakal diganti. Ketua Departemen Perekenomian DPP Partai Demokrat Sutan Bhatoegana mengungkapkan, bahwa ada beberapa bidang di kementrian yang perlu mendapat evaluasi yang berbuntut reshuffle. “Perekonomian ada (yang direshuffle), karena kita butuh ekonomi yang baik,” ujar Sutan, Bhatoegana, di komplek parlemen, Senayan, Jakarta, kemarin. Meski tidak menyebutkan siapa yang akan diganti, namun pernyataan Sutan tersebut selaras dengan indikasi yang sempat disampaikan Menko Perekonomian Hatta Radjasa beberapa waktu sebelumnya. Yaitu, pembantu presiden di bidang perekonomian yang akan diganti adalah menteri yang selama ini sering telat rapat. Di internal, menteri yang kerap dicitrakan seperti itu adalah Menteri ESDM Darwin Zahedy Saleh, yang berasal dari Partai Demokrat. Selanjutnya, Sutan menambahkan, kinerja pembantu pres-

iden di bidang transportasi juga kemungkinan akan ada evaluasi. Apalagi, lanjut dia, dengan seringnya terjadi kecelakaan beberapa waktu terakhir. “Kalau transportasi kan juga mempengaruhi ekonomi, kalau transportasinya bagus, ekonomi juga bagus,” tandasnya, kembali tanpa menyebut nama yang bersangkutan. Namun, indikasi yang disampaikan Sutan tersebut diperkirakan menunjuk pada posisi Menteri Perhubungan Freddy Numberi. Salah seorang kader Demokrat pula yang ada di kabinet. Tidak hanya itu, tambah wakil ketua fraksi Demokrat di DPR itu, carut marutnya birokrasi reformasi birokrasi juga bakal menjadi catatan dan penting dilakukan pembenahan. Apalagi, lanjut Sutan, pelayanan terhadap masyarakat juga tidak maksimal, hingga saat ini. “Reformasi birokrasi, ini sejak jaman Belanda. Dulu biasanya harus melalui 8 meja, sekarang harus 4 meja, kan seperti itu,” tegasnya. Anggota komisi VII DPR tersebut juga memberikan indikasi, bahwa masalah hukum dan pemberantasan korupsi juga harus dibenahi. “Penegakan hukum dan pemberantasan korupsi penting,” tandasnya. Sementara itu, hawa perombakan kabinet (reshuffle) Kabinet Indonesia Bersatu (KIB) jilid dua, makin terasa di Istana Kepresidenan. Kemarin (28/9), Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menerima paparan dari Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) di Kantor Presiden. Wapres Boediono dan hampir

Keluhan .................... Indonesia. Oleh karena itu, ibu dua orang anak ini mengaku belum punya keluhan apa pun yang berkaitan dengan kesehatan raganya. Bahkan, gejala osteoporosis, yang saat ini sudah mulai banyak mengganggu wanita yang telah memasuki usia 40 tahun, pun belum dialaminya. Hal itu tentu tak lepas dari kebiasaannya memelihara kesehatan dan mengonsumsi susu berkalsium tinggi sejak dulu. Berkaitan dengan kebiasaan itu, sejak dua ta-

seluruh anggota KIB jilid dua ikut hadir untuk mendengarkan masukan dari Wantimpres. Hanya Menlu Marty Natalegawa dan Menkeu Agus Martowardojo yang tidak tampak karena tengah berada di luar negeri. Keduanya diwakili Wamenlu Triyono Wibowo dan Wamenkeu Anny Ratnawati. Usai rapat yang berlangsung tertutup selama sekitar dua jam itu, anggota Wantimpres Ryaas Rasyid mengaku tidak memberikan masukan terkait reshuffle. “Kita memberikan masukan mengenai ini lho situasi, implikasi tentang kinerja kabinet,” katanya. Dia menyebutkan, ada beberapa masalah di bidang ekonomi yang perlu untuk ditinjau kembali. Termasuk berkaitan dengan keseimbangan pembangunan wilayah timur dan barat Indonesia. “Juga menyangkut reformasi birokrasi,” ujar Ryaas. Kemudian juga mengenai hubungan dengan parlemen sehingga pembahasan RUU tidak tersendat. Menurut pria kelahiran Gowa, Sulawesi Selatan itu, presiden akan menyampaikan policy speech terkait dengan rencana tiga tahun ke depan. Rencananya, pidato tersebut disampaikan sebelum 20 Oktober. Juru Bicara Kepresidenan Julian Aldrin Pasha mengatakan, masukan dari Wantimpres lebih kepada implementasi strategi pemerintah selama ini. Menurutnya, tidak ada kementerian tertentu yang secara khusus disorot. Meski begitu, Julian men-

hun terakhir ini wanita yang berprofesi sebagai bidan di Gang Semboja, Jelan Melati, Desa Cikampek, Kecamatan Cikampek, Kabupaten Karawang, Provinsi Jawa Barat, tersebut rutin mengonsumsi New Mandala 525, dua kali dalam sehari. “Saya memimunya karena kedelai bubuk itu kaya dengan kalsium dan beberapa zat gizi lainnya,” ujar alumni Akademi Kebidanan Bhakti Asih, Purwakarta, ini memberi alasan. Dan hasilnya? “Badan lebih fit sehingga tidak ada keluhan,” jawabnya. Bagi seorang wanita, manfaat

egaskan, presiden tetap melakukan persiapan penataan kabinet dengan memerhatikan pertimbangan dari Wantimpres. Proses reshuffle, disebutnya, akan dimulai pada minggu awal bulan Oktober. “Presiden akan berkomunikasi (dengan para menteri),” katanya. Sementara itu, Ketua UKP4 (Unit Kerja Presiden bidang Pengawasan dan Pengendalian Pembangunan) Kuntoro Mangkusubroto mengungkapkan, masih ada kementerian yang mendapatkan rapor merah berdasarkan evaluasi UKP4. “Merata merah di semua kementerian,” katanya. Namun dia menolak membeberkan lebih jauh hasil evaluasinya. Kuntoro hanya mengatakan, rapor merah tersebut berkaitan dengan target kinerja kementerian yang tidak tercapai seperti yang direncanakan di awal tahun. “Misalnya apabila ada program yang tidak mencapai sasaran,” ujarnya. Sementara itu, menteri yang santer dikabarkan bakal digusur dari kabinet terlihat enggan menanggapi isu reshuffle. Menteri ESDM Darwin Zahedy Saleh misalnya. Dia memilih untuk tidak memersoalkan masalah reshuffle karena merupakan hak prerogatif presiden. “Gini ya, dari pada main ketapel lebih baik makan rujak. Dari pada bicara reshuffle, lebih baik nonton lawak,” elaknya sembari bergegas. Menteri Perumahan Rakyat (Menpera) Suharso Monoarfa memilih untuk berjalan cepat baik saat masuk ke kompleks

kedelai bukan hanya untuk mengatasi sakit maag, tapi banyak lagi. Di antaranya untuk memuluskan kulit. Koran Seputar Indonesia edisi Jumat 10 Oktober 2008 lalu memuat sebuah artikel yang ditulis Inda S., dengan judul Kulit Sehat dengan Kedelai. Mengutip tulisan tersebut, dapat disimpulkan bahwa kedelai telah dikenal di daerah asalnya, Asia, selama lebih dari 5.000 tahun. Tanaman ini dianggap sebagai tanaman utama selain beras dan gandum. Sejak awal abad ke-20, penduduk negara Barat mulai tertarik mengonsumsi pangan berprotein tinggi ini. Kedelai kaya lemak tak jenuh, serat, dan vitamin, tapi rendah lemak jenuh. Isoflavon juga terkandung dalam kedelai. Ia merupakan zat fitoestrogen yang menyerupai hormon estrogen sehingga dapat berinteraksi dengan reseptor estrogen. Karena itu, produk-produk yang mengandung isoflavon merupakan sumber fitoestrogen yang bagus untuk memperbaiki hormon, terutama wanita. Di tulisan itu penulisnya mengutip pendapat nutrisionis Prof. Deddy Muchtadi, yang

Kantor Presiden maupun saat hendak menuju mobilnya. Begitu juga dengan Menakertrans Muhaimin Iskandar yang irit bicara saat ditanya mengenai reshuffle. Dia hanya mengaku belum ada pembicaraan dengan SBY terkait reshuffle. Namun pendapat berbeda disampaikan Menteri PDT Helmy Faisal yang juga berasal dari partai dengan Muhaimin, yakni PKB. “Beberapa kali Muhaimin diajak bicara. Saya kira itu bertahap pembicaraannya,” katanya. Terkait ramai-ramai soa reshuffle, Pengamat ekonomi Imam Sugema mengatakan akibat banyaknya menteri yang berasal dari partai politik maka kebijakan yang dihasilkan Kabinet Indonesia Bersatu (KIB) II hingga saat ini bias dan bukan merupakan kebijakan yang lahir dari keinginan masyarakat. “Kebijakan yang diambil lebih banyak berdasarkan kepentingan partai politik. Kalau sudah begitu saya kira banyak menteri yang layak direshuffle,” ketusnya. Menurutnya, kinerja sejumlah menteri ekonomi belum maksimal sehingga layak untuk dilakukan perombakan. Kinerja tim ekonomi KIB II selama ini tidak melahirkan program dan kinerja yang memuaskan. “Komposisi menteri ekonomi yang baru harus lebih baik. Kalaupun bukan dari kalangan profesional, misalkan dari partai politik lagi, setidaknya harus punya ‘sense’ dalam urusan ekonomi,” jelasnya. (wir/dyn/fal) mengatakan bahwa kedelai dikategorikan superfood, makanan yang mengandung banyak fitonutrien, seperti antioksidan, antosianin, vitamin C, mangan, serat, dan isoflavon, yang memberi banyak manfaat bagi kesehatan. “Isoflavon terbukti sangat efektif sebagai antioksidan penangkal radikal bebas. Ia juga terbukti mampu mengurangi garis-garis serta kerutan pada wajah,” ujar Deddy di suatu kesempatan. Dalam tulisan itu juga dinyatakan bahwa manfaat kedelai dalam mencerahkan kulit juga dibuktikan seorang ahli kulit bernama Paine, tahun 2000. Soybean trypsin inhibitor (STI) dan browman birkprotease inhibitor (BBI) berfungsi sebagai terapi alami dalam pencerahan kulit yang mengalami hiperpigmentasi. STI dan BBI hanya ditemukan pada biji kedelai. Saat ini sangat banyak kedelai bubuk beredar, namun, sebagai perintis keberadaan kedelai bubuk komersial di Indonesia, New Mandala 525 sangat laku di seluruh wilayah pemasaran karena manfaatnya nyata dan produknya diolah secara higienis. Ini amat ditunjang oleh mulai tumbuhnya kesadaran masyarakat masa kini untuk beralih ke bahan-bahan nabati dalam memelihara kesehatan. Produk ini bukan obat melainkan minuman kesehatan untuk keluarga, yang tersedia di apotek dan toko-toko obat terkemuka di wilayah Anda. Untuk konsultasi dan informasi lebih lanjut, kunjungi purwati-s@centrin.net.id atau telepon (021) 70288540 dan.Distributor Sulawesi Tenggara 08124135934. (*)


3

Kamis, 29 September 2011

Produksi Kakao Ditarget Dua Ribu Ton Perhektar Gubernur Minta Perbankan Beri Kredit Petani Kakao Kendari, KP Sudah cukup lama Sultra dikenal sebagai salah satu daerah perkebunan kakao. Kontribusi produksinya bahkan tercatat sebagai salah satu pemasok terbesar secara nasional. Hanya saja, selama tahun 2010 ini, produksi kakao menurun akibat proses peremajaan di banyak perkebunan kakao di daerah ini. Tapi pemerintah menargetkan, dengan dukungan berbagai kebijakan pemerintah, tahun 2012 nanti, produksi bisa mencapai 2 ton per hektarnya. “Tahun 2010, produksi kakao kita turun karena sedang proses peremajaan, data yang ada hanya mencapai 151 ribu ton,” kata Kepala Dinas Perkebunan Sultra, Chaidir kemarin di selasela acara sarasehan kakao di sebuah hotel di Kendari. Katanya, tahun 2011 ini peremajaan sudah membuahkan hasil dan diharapkan produksinya meningkat, apalagi tahun 2012 nanti akan lebih banyak lagi di tambah dengan proses fermentasi yang dilakukan. Kata Chaidir, saat ini pemerintah sedang melakukan proyek gerakan nasional (Gernas) kakao, dan bila ini sukses, pihaknya yakin bisa meningkatkan produksi dari 600 kilogram per hektar menjadi 2 ton per hektar. Selain peningkatan produksi produksi kakao diharapkan sudah berbentuk fermentasi, yakni kakao yang berkualitas dan siap ekspor. “Cuma masalahnya saat ini perdagangan kakao biasa

Sulis/KP

Kegiatan sarasehan yang digelar pada sebuah hotel di Kendari dan menghadirkan sejumlah petani kakao dari beberapa wilayah di Sultra. dan fermentasi tidak ada perbedaan harga,” katanya. Untuk itu, Chaidir sedang mengupayakan, agar petani kakao Sultra juga bisa memproduksi kakao fermentasi yakni setelah panen dilakukan proses fermentasi, sehingga produksi kakao berkualitas dan siap ekspor. Bahkan selama ini untuk menghasilkan bubuk kakao berstandar internasional, sejumlah perusahaan makanan di negeri ini masih mengekspor kakao dari luar negeri misalkan pantai gading. “Nah dengan produk berkualitas, tentunya Indonesia bisa menurunkan impor kakao dari luar negeri. Bahkan kami menargetkan bila produksi kakao Sultra bisa 2 ribu ton per hektar, maka produksi daerah ini bisa meningkat 50 persen,” paparnya. Sementara itu, Gubernur Sultra, Nur Alam yang hadir di acara tersebut menyampaikan keprihatinannya terhadap rendahnya kepercayaan perbankan terhadap petani kakao. Padahal, mental para petani kakao cukup bagus dan mereka sangat bisa dipercaya.

Makanya ia meminta lembaga keuangan bisa membantu permodalam dalam proses kredit. Dalam pertemuan tersebut gubernur menjamin pembiayaan bagi petani kakao pada perbankan. Semua itu dilakukan untuk meningkatkan produksi kakao, guna memenui kebutuhan ekspor maupun dalam negeri atas komoditi tersebut. “Kakao punya nilai ekonomi tingi, kemudian lahan yang dimiliki petani sebagai penggarap, kondisi mental masyarakat tani kita tidak perlu diragukan. Perbankan silahkan menyalurkan pembiyaan kepada petani, Pemda akan menjaminnya, sesuai ketentuan yang berlaku,” terangnya kemarin di hadapan sejumlah wartawan. Menurutnya, selama ini meskipun harga kakao tinggi, tapi pendapatan petani tidak meningkat. Itu karena adanya tengkulak yang menjadi perantara dengan mengambil keuntungan tinggi. Agar petani juga memiliki pendapatan yang tinggi, lebih baiknya jika lembaga keuangan langsung membantu permodalam dalam proses kredit. “Toh selama ini

tengkulak juga menggunakan uang bank untuk melakukan ijon. Akan lebih baik bila dana tersebut langsung menyentuh petani. Kita akan memperpendek mata rantai prosesnya,” ujarnya. Kata Ketua PAN Sultra ini, dalam penyaluran kredit ada tiga faktor yakni kebenaran usaha, masalah agunan dan mental peminjam. Sementara petani kakao di daerah ini mudah diverifikasi. “Mereka tidak mungkin kabur ke luar negeri. Mereka hanya butuh sekitar Rp 50 juta atau Rp 100 juta. Jumlah tersebut sudah sangat membantu dan meningkatkan margin mereka, dan hal ini tentunya spirit bagi para petani,” paparnya panjang lebar. Dikatakan, seharusnya bila pemerintah mencanangkan gerakan nasional (gernas) terhadap komoditi kakao, alangkah baiknya bila Sulawesi yang diprioritaskan. Pasalnya sudah terbukti bila pulau Sulawesi penyumbang produksi kakao tertinggi secara nasional. Untuk itu sudah sepantasnya, bila ada anggaran difokuskan untuk pengembangnnya.

Bank Nasional Hanya “Jago Kandang” Jakarta, KP Industri perbankan nasional hanya jago kandang. Alasannya, bank lokal tidak bisa bersaing dengan bank asing untuk mengurusi transaksi bagi eksportir. Padahal di luar negeri, bank asing lebih advanced. Tapi dalam beberapa hal memang bank nasional tidak kalah canggih. Namun, masalahnya kalau bank di Indonesia hanya jago kandang. Kritik tersebut diungkapkan Tony Prasetyantono, Dosen Ekonom Universitas Gadjah Mada Jogjakarta, dalam diskusi mengenai Devisa Ekspor yang diadakan di Gedung Bank Indonesia, Jakarta, Selasa (27/9) lalu. Ia menilai, karena bank lokal yang cenderung jago kandang, maka kebanyakan tidak dikenal di negara lain. “Eksportir kita kan juga ada yang asing, jadi dalam waktu dekat yang mendapatkan keuntungan justru bank-bank asing yang ada di Indonesia,” tambahnya. Menurutnya, bank lokal perlu memiliki wawasan internasional. Walaupun bank di dalam negeri sudah sangat canggih dan memiliki fitur-fitur yang mumpuni dan kompetitif dengan bank asing, bank lokal masih butuh banyak pembenahan. Pada Oktober 2011 nanti, Bank Indonesia akan menerapkan Peraturan Bank Indonesia (PBI) tentang arus devisa ekspor yang mewajibkan para eksportir menyimpan hasil ekspornya di perbankan dalam negeri. Karena itu diupayakan agar bank-bank lokal perlu segera melakukan penataan agar dapat membuat para eskportir menjadi senyaman mungkin. “Saya kira (pearaturannya) harus rileks, jangan terlalu ketat. Ini pekerjaan besar. Tidak bisa kita buat PBI secara langsung. Namun, kita harus yakinkan eksportir bahwa bank-bank kita bisa, dan harus punya cabang di luar. Ini saatnya kita perjuangkan. Harus ada inspirasi dari bank-bank di Indonesia, karena mereka terlalu nyaman dengna domestik, mereka lupa akan pentingnya eksposur dari luar negeri,” imbuh Komisaris Bank Permata ini. Sementara itu, Ekonom Bank Mandiri Destry Damayanti mengatakan ada beberapa hal yang perlu diubah agar eksportir mau memarkirkan

Tony Prasetyantono

dananya di bank dalam negeri. “Pertama, karena national tax, mereka selain mengekspor juga harus mengimpor barang baku. Mereka juga meragukan likuiditas perbankan dalam negeri,” katanya. Tapi dirinya menyambut baik dengan adanya peraturan ini, setidaknya pihak BI sudah bisa meminimalisir hal tersebut dengan menjaga currency, serta usaha pemberian kenyamanan dan kemudahan bagi eksportir. “Tidak semua bank lokal kita mempunyai line dengan bank asing, be-

berapa bank harus lihat ini sebagai tantangan. Tapi overall kita sambut positif kebijakan BI,” serunya. Destry menilai, dengan adanya PBI terkait devisa ekspor tersebut, maka bankbank nasional diupayakan agar dapat memberikan pelayanan yang sama baiknya dengan perbankan asing bagi para eksportir. “Berikan fasilitas, service level yang sama. Kalau di luar mereka bisa one day payment. Kita harus bisa ciptakan produk yang bisa membuat mereka tetarik,” jelas Destry. (jpnn)

Dengan begitu produksi kakao dari Sulawesi termasuk Sultra bisa lebih tinggi dan target pemerintah untuk meningkatkan ekspor termasuk mengurangi impor kakao berkualitas bisa terpenuhi. Kata Gubernur, saat ini kontribusi kakao dari Sulawesi termasuk Sultra, terhadap produksi kakao Indonesia 70 persen. Termasuk Sultra cukup memiliki andil dalam mensuplai kebutuhan kakao di pasar domestik atau luar negeri. Dalam sarasehan yang juga menghadirkan Ketua dewan Kakao Indonesia dan pihak dari deputi Gubernur Bank Indonesia itu dilakukan tanya jawab kepada sejumlah petani kakao. Petani kakao yang terkumpul ada lima kelompok dari beberapa wilayah baik dari Kolaka, Konsel maupun Konawe. Mereka masing-masing tergabung dalam wadah Lembaga Ekonomi Masyarakat (LEM), di bawah naungan Dinas Perkebunan selama ini. Kemarin Pihak BI juga menyerahkan bantuan tekhnis berupa sejumlah peralatan hingga kakao bisa diproses fermentasi. Nilai bantuan tersebut sekitar Rp 200 juta berupa alat timbang, pengukur kadar air termasuk biaya pembuatan gudang. Harapannya setelah diberikan bantuan peralatan tersebut, para petani kakao dari Sultra bisa melakukan produksi hingga proses fermentasi. Pasalnya harga kakao tanpa perlakuan dan fermentasi berbeda. Bila para kelompok LEM ini sudah memproduksi kakaonya dalam bentuk fermentasi, diharapkan bisa menjadi pionir bagi petani kakao lainnya di daerah ini. (lis)

EKY FAJRIN/JPNN

Mudahnya konsumen memiliki produk-produk otomotif dengan DP (down payment) yang murah atau minimal 10 persen, memunculkan wacana agar uang muka dinaikan. Tapi itu ditentang sejumlah kalangan karena dikhawatirkan akan mengurangi minat permintaan unit kendaraan dengan sistem mengangsur. Nampak dua orang pramuniaga di depan sebuah produk otomotif saat pameran di sebuah mal di Tangerang.

Pertahankan DP Kredit Otomotif 10 Persen PERHITUNGAN uang muka (down payment) yang ideal atas kredit otomotif dari pelaku industri pembiayaan (multifinance) adalah 10 persen. Saat wacana uang muka akan diperbesar, para pelaku justru mengkhawatirkan nantinya akan mengurangi minat permintaan unit kendaraan dengan sistem mengangsur. “Yang ideal down payment 10 persen sudah oke,” ungkap Ketua Asosiasi Perusahaan Pembiayaan Indonesia (APPI), Wiwie Kurnia di Graha Niaga, Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta, Selasa (27/9). Wacana menaikkan uang muka, bukan menjadi solusi atas kredit bermasalah alias (NPL/Non Performing Loan) pada perusahaan pembiayaan. Namun profil risiko atas masing-masing nasabah. Saat profil risiko rendah, bisa saja DP jauh lebih rendah, karena ada keyakinan dari perusahaan multifinance akan pembayaran. “DP diaturan, bukan berapanya. Tapi kepada siapa. Kalau konsumennya aman, ya aman. Bukan besarnya berapa, tapi NPL kita yang menurun. Dan terbukti turun, dari 2008 2,7 persen menjadi 1,3 persen,” paparnya. Memang bank sentral telah memperingatkan adanya bubble di sektor otomotif. Beberapa perubahan tengah disiapkan seperti rencananya menaikkan uang muka. “Misalnya kita mau beli mobil kan bank bayarin 90 persen kita bayar 10 persen. Makanya kita nanti DP diperbesar. Angkanya nanti yah,” tegas Deputi Gubernur BI Hartadi Agus Sarwono kala itu. Kredit Konsumsi, berdasarkan data BI hingga Agustur 2011 mencapai Rp 113 triliun. Angka ini bertumbuh 6,2 persen sepanjang tahun (YtD) dan 23,2 persen secara year on year (YoY). BI mengungkapkan pertumbuhan ini sudah mendekati ambang batas BI.(jpnn)


Cyan

enta

llow lack

Cyan

enta

llow lack

Kamis, 29 September 2011

Tahun Ini, Tidak Ada Penerimaan CPNSD Raha, KP Para pencari kerja di Muna yang berharap untuk mengikuti seleksi CPNSD 2011, siap-siap saja gigit jari. Kemungkinan tahun ini, tidak akan ada penerimaan calon pamong sipil. “Kita belum tahu pasti, apakah ada penerimaan CPNSD tahun ini atau tidak,” kata Kepala BKD Muna, Drs La Palaka. Sampai saat ini, Ia belum mendapat surat dari Badan Kepagawaian Nasional (BKN), terkait ada tidaknya penerimaan CPNSD. Namu, kata Dia, besok (hari ini red) ada rapat di BKD Sultra. “Kemungkinan agenda rapatnya, menyinggung soal penerimaan CPNSD,“ sebutnya. Informasi yang Ia terima, penerimaan CPNSD hanya diprioritaskan kepada daerah yang daya serap belanja anggaran pegawai (gaji red) dibawah 50 persen. “Belanja pegawai kita saat ini diatas 80 persen,” ungkapnya. Tidak adanya penerimaan CPNSD tahun ini, dipastikan oleh La Ode Febry Rifai, anggota Komisi I DPRD Muna. Legislator PDI-P itu, mengungkapkan, hasil konsultasi mereka di Kementerian Pemberdayaan Aparatur Negara (Kemen-PAN), tahun ini tidak akan ada penerimaan CPNSD. “Yang ada penerimaan CPNSD, hanya daerah yang belanja gaji pegawainya dibawah 50 persen. Muna diatas 80 persen. Itupun bagi daerah yang belanja pegawainya dibawa 50 persen, penerimaan CPNS diprioritaskan mengganti PNS yang pensiun, “ tuturnya. Salah satu alasan KemenPAN, tidak menerima lagi CPNSD tahun ini, lanjut Febry, karena selama ini banyak daerah mengusulkan formasi, tidak berdasarkan kebutuhan. “Penerimaan CPNSD kemungkinan akan dibuka lagi pada tahun 2012,“ tutupnya. (awn)

Langganan Luar Kota Rp. 67.500,-

email : bumianoa@gmail.com

Pemilik Salon Tewas Mengenaskan Terdapat Beberapa Luka Tusukan dan Benda Tumpul Baubau, KP Pemilik salon Ratu Hendrik, siang kemarin ditemukan tewas mengenaskan bersimbah darah di dalam kamarnya sekitar pukul 12.45 Wita. Kondisi di sekujur tubuhnya terdapat tusukan benda tajam. Henrik ditemukan oleh beberapa orang karyawannya yang curiga karena korban saat dipanggilpanggil dari luar kamarnya tak kunjung mendapat jawaban.

Kediaman Hendrik yang juga dijadikan sebagai tempat usaha (Salon Ratu, red) di Jalan M Yamin No 19, sontak menjadi ramai dengan kerumunan warga Kota Baubau dan kerabat-kerabat dekatnya, Rabu (28/9) yang ingin melihat langsung kondisi korban yang tergeletak diatas kasur dalam kondisi mengenaskan. Iping, sahabat seprofesi korban saat ditemui di kantor Satreskrim Polres Baubau mengatakan, malam sebelum kejadian, Selasa (27/9) dirinya bersama- sama dengan Hendrik jalan-jalan keliling Baubau hingga berpisah pada

pukul 12.30 dinihari. Sementara, informasi ditemukannya korban berasal dari beberapa orang karyawannya setelah mendobrak pintu kamar korban. “Tadi malam itu saya habis jalanjalan sama Koko (sapaan akrab korban,red). Saya dapat informasi meninggalnya Koko dari karyawannya,” ujar Iping. “Tidak biasanya dia bangun siang, paling lambat itu dia bangun jam 8 pagi. Padahal sudah ada pelanggan yang datang potong rambut,” tambah Iping usai menjalani pemeriksaan di oleh penyidik. Dalam pengakuannya kepada peny-

idik, Hendrik memang beberapa hari ini sedang menjalin hubungan dengan salah seorang pria. Namun, saat ditanya oleh rekan-rekannya siapa pria tersebut, Hendrik tidak pernah mau menyebut nama pria yang baru dikenalnya itu. “Saya sama sekali tidak kenal juga itu lekongnya (pacar, red). Saya baru kalau dia itu sudah ada lekong (pacar) barunya tapi sampai sekarang saya belum pernah liat itu muka lekongnya,” jelasnya. Usai polisi melakukan olah TKP,

Baca TEWAS di Hal 6

Cyan

Mage

Yell Black

Bupati Rekrut Tenaga Ahli Rumbia, KP Lima staf ahli yang ada di Pemkab Bombana saat ini, ternyata belum dianggap cukup membantu menyelesaikan tugas-tugas Bupati. Buktinya, pemkab Bombana dibawah kepemimpinan Tafdil-Masyura, kembali merekrut tenaga ahli lain yang berasal dari luar birokrasi di Bombana. Belum diketahui pasti berapa jumlah tenaga ahli yang akan dibutuhkan Pemkab Bombana nantinya. Yang jelas kata Bupati Bombana, Tafdil, SE, untuk saat ini baru tiga orang yang diangkat. Bahkan tiga “pembantunya” itu sudah mulai bertugas di Bombana sejak dia mulai bekerja sebagai kepala daerah Bombana. Ketua DPD PAN Kabupaten Bombana ini mengatakan, tiga tenaga ahli yang sudah direkrutnya itu terdiri dari berbagai bidang keilmuan. Ada tim ahli bidang keuangan, lingkungan Hidup serta tenaga ahli bidang perencanaan dan pembangunan. “Mereka inilah yang membantu saya dalam meramu berbagai kebijakan-kebijakan serta berbagai masalah yang menyangkut pengelolaan pemerintahan yang baik dan benar,” kata Tafdil. Pengangkatan tiga tenaga ahli dengan tiga disiplin ilmu merupakan salah satu pemborosan anggaran dan tenaga. Sebab saat ini sudah ada lima tenaga ahli di Pemkab Bombana. Bahkan posisi mereka, ada yang SUWARJONO/KP

Baca TENAGA di Hal 6

Bolos, Sembilan Siswa Terjaring Razia Unaaha, KP Gerah melihat siswanya berkeliaran saat jam pelajaran berlangsung, Kepala SMAN II Unaaha, Haerul Saleh meminta Satpol PP merazia siswa yang bolos. Dalam razia kemarin, terjaring sembilan orang siswa yang umumnya siswa Kelas XII (siswa Kelas II). Kantin yang berada di depan SMAN II Unaaha itu jadi sasaran razia Satpol PP yang dipimpin Kasi Operasional, Abd Latief. Aksi kejar-kejaran Satpol PP dan siswa yang melahirkan diri dan sembunyi diantara ilalang belakang sekolah pun tak terhindarkan. Melihat Satpol PP yang berseragam lengkap, siswa yang awalnya beralasan guru bidang studinya tidak masuk langsung melarikan diri. Sedangkan siswi yang tidak sempat lari justru bersembunyi didapur kantin. Sebagian lagi dipergoki sedang nongkrong santai disalah satu rumah penduduk. Mereka akhirnya digelandang ke kantor Kepala Sekolah dan diminta membuat pernyataan tidak akan membolos lagi. “Kami diminta pihak sekolah untuk menertibkan siswa-siswi SMAN II Unaaha ini. Yang mana mereka berkeliaran disaat jam pelajaran berlangsung,”ujar Abd Latief, Kepala Seksi Operasional Satpol PP Konawe. Kata dia, untuk sementara dua SMA dan satu SMK yang meminta bantuan pihaknya menertibkan siswa membolos. Sasarannya, siswa yang bertebaran di kantin-kantin sekolah, warnet, dan sekadar nongkrong di sekitar bendungan Wawotobi saat jam pelajaran. Sementara itu, Kepala SMAN II Unaaha, Haerul Saleh mengatakan penertiban siswa saat jam pelajaran bukan hanya tanggungjawab pihak sekolah semata, melainkan juga tanggungjawab seluruh komponen. Sekaligus untuk menunjukkan bahwa SMAN II Unaaha benarbenar memperhatikan keaktifan belajar siswanya. “Kenyataannya, mereka lebih banyak tinggal dibelakang sekolah. Ini kami upayakan agar Satpol PP membantu kami menertibkan anak-anak kita ini,” ujar Haerul Saleh kemarin. Langkah selanjutnya, pihaknya akan memanggil orang tua siswa dan menyampaikan tingkah laku anak yang bersangkutan. Namun apabila beberapa kali panggilan sekolah diabaikan, bisa saja pihaknya mengambil langkah tegas lainnya. Soal alasan siswa bahwa gurunya tidak aktif, Haerul Saleh membantahnya. “Ini yang kami tidak terima. Biasa siswa membawa berita kepada orang tuanya bahwa tidak belajar karena gurunya tidak datang. Sementara guru aktif mengajar. Setiap pagi guru-guru sudah siap berikan materi tetapi anak-anak sendiri tidak punya kesadaran. Apalagi ada kurikulum bahwa untuk naik kelas minimal 75 persen tatap muka setiap minggu,” tukasnya. (din)

Warga dari konsel mengadu ke Polda Sultra, soal PT Ifisdeco. Tampak seorang anak ikut berdemo tuntut ifhiscedo.

Warga Lalonggasu Demo Polda Terkait Pemeriksaan Kades Lalonggasu Kendari, KP Konsorsium Pengawas Pertambangan Independen (KPPI) Konawe Selatan (Konsel) bersama puluhan warga desa Lalonggasu, Kecamatan Tinanggea, melakukan aksi unjukrasa di Mapolda Sultra, kemarin. Mereka mendesak kepolisian agar menghentikan pemeriksaan Kades Lalonggasu, Gusir atas laporan PT Ifishdeco dengan tuduhan telah menerbitkan surat keterangan tanah (SKT) palsu. Juru Bicara KPPI Sultra Devisi Konsel, Abd. Kadir mengungkapkan, pemeriksaan terhadap Kades Lalonggasu adalah bentuk kriminalisasi yang di-

lakukan oleh kepolisian. Apalagi dengan adanya personil Brimobda Sultra yang ditugaskan mengamankan area perkebunan dan penambangan yang diklaim PT Ifishdeco. “Kami meminta supaya seluruh personil Brimobda Sultra itu ditarik. Kami juga meminta agar kepolisian bersikap netral dan tidak melakukan tindak kriminalisasi terhadap warga yang sedang memperjuangkan hak-haknya,” jelas Abd Kadir. Ia menilai, izin kuasa pertambangan di Desa Lalonggasu sudah tumpangtindih. Awalnya, kata dia, izin KP pertama kali dikeluarkan kepada PT Azari. Kemudian, muncul lagi izin KP buat PT Baula. Pada tahun 2010, tiba-tiba pada lokasi yang sama, muncul izin KP yang dipegang oleh PT Ifishdeco dan meng-

geser PT Azari dan PT Baula. “Masa PT Ifishdeco muncul pada tahun 2010, tapi izin KP-nya tercantum tahun 2008. Terbitnya 2010, tapi berlaku surut. Ini tidak benar. Masyarakat Desa Lalonggasu bersama perusahaan mitra dan KPPI tidak akan pernah melepas sebidang tanah untuk digunakan pihak lain, demi dan atas nama apapun,” ungkapnya. Para demonstran pun menuding, PT Ifishdeco telah melakukan penyorobotan lahan terhadap warga Lalonggasu. Mereka mendesak agar kepolisian melakukan penyelidikan terhadap Bupati Konsel yang menjadi penyebab terjadinya tumpang-tindih izin KP. Massa KPPI diterima langsung oleh Direktur Reskrimum Polda Sultra, Kombes Pol. Drs. M. Iswandi Hari di Press

Enam Rumah di Bataraguru Dilalap Api Baubau, KP Saat ratusan warga sedang berkerumun di kediaman Hendrik, pemilik salon Ratu yang ditemukan tewas terbunuh. Tiba-tiba konsentrasi warga terpecah akibat ledakan kompor yang berasal dari rumah salah seorang warga. Akibat dari ledakan tersebut, enam buah rumah yang saling berdekatan menjadi sasaran amukan si jago merah di Lorong Techno, Jl Husni Thamrin, Kelurahan Bataraguru, Baubau, sekitar pukul 13.30 wita kemarin. Warga yang kaget dengan ledakan kompor dan disertai dengan kepulan asap tebal itu langsung berhamburan mengambil peralatan seadanya yang bisa digunakan untuk mengangkat air guna memadamkan api. Namun karena rumah warga yang kebanyakan terbuat dari bahan kayu itu dengan cepat dilalap si jago merah, meski empat unit pemadam kebakaran telah dikerahkan dan dibantu dengan sejumlah warga

Room Polda Sultra. Ia meminta kepada perwakilan KPPI untuk datang ke Dit Reskrimum Polda Sultra dan menyerahkan bukti-bukti atas tudingannya kepada PT Ifishdeco dan Bupati Konsel. “Semua dugaan penyerobotan, soal izin KP tumpang-tindih, HGU nggak benar, laporkan secara resmi dan bukti yang jelas. Nanti kita selidiki kasusnya. Kami tidak main-main dalam penanganan kasus hukum,” terang M. Iswandi Hari. Sebelumnya, Bupati Konsel, H. Imran mengungkapkan, tidak ada izin yang tumpangtindih. Semua izin pun diproses sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku. Tanah yang diolah PT Ifishdeco adalah tanah negara dan

Baca WARGA di Hal 6

53 Calhaj Konsel Ikuti Manasik

HARIMAN/KP

Beberapa orang warga berusaha memadamkan api dengan menggunakan alat seadanya. Kebakaran tersebut menghanguskan sedikitnya enam buah rumah dan satu unit sepeda motor. menggunakan alat seadanya. Selain enam rumah, tercatat satu unit sepeda motor merk suzuki spin juga ikut hangus terbakar karena tidak sempat diamankan oleh warga. Tak ada korban dalam kejadian tersebut, sementara kerugian material akibat kebakaran tersebut belum bisa dipastikan.

Enam pemilik rumah yang hangus terbakar masing-masing, Wa Jaima, Alimudin, La Ayu, Karim, H Udin dan La Silea. Sebelumnya pada tanggal 20 Agustus yang lalu juga terjadi kebakaran di Kelurahan Bataraguru yang menghanguskan sedikitnya 30 buah rumah. (p4/p5)

Andoolo, KP Manasik haji untuk calon haji (Calhaj) asal Kabupaten Konawe Selatan sejak kemarin berakhir. Penutupan bimbingan haji untuk 53 calon haji tersebut dihadiri Kepala Kemenag Sultra KH Muhdar Bintang. KH Muhdar Bintang untuk kali pertamanya berkunjung di Konawe Selatan itu mendapat kehormatan untuk memberikan bimbingan haji, termasuk tauziah dalam halal bil halal yang dihadiri seluruh staf Kemendepag Konsel, calon haji dan warga setempat. “Alhamadulillah dikesempatan yang berbahagia ini saya dapat memberikan

Baca HAJI di Hal 6

Cyan

Mage

Yell Black


n

enta

low k

n

enta

low k

6

Kendari Pos |Kamis, 29 September 2011

Tutupi Utang Rp 20 M Pemkab Muna Rencana Pinjam ke BPD Raha, KP Pemerintah kabupaten (Pemkab) Muna berniat membayarkan sebagian utang yang diwariskan pemerintahan sebelumnya, yang dialokasikan pada APBD-Perubahan 2011. Rencana menutupi utang pemkab itu tertuang dalam Kebijakan Umum Anggaran (KUA)/ Platform Prioritas Anggaran Sementara (PPAS) sudah diserahkan eksekutif ke legislatif. Saat ini, tinggal menunggu kesiapan dari DPRD untuk melakukan pembahasan. “Informasi dari Sekwan sudah masuk rapat pimpinan dewan,” kata H Syahrir, Kepala Bappeda Muna.

Bila mengacu pada Permendagri No 21, jadwal terakhir pembahasan APBD-P September ini. Keterlambatan pengajuan KUA/ PPAS dikarenakan terlambatnya dilakukan perhitungan anggaran. Perhitungan anggaran terlambat, karena menunggu hasil audit BPK. Kata Ketua IKA Alumni SMA 2 Raha itu, untuk APBD-P, Pemkab Muna memprioritaskan untuk membayar utang kepada pihak ketiga dan kewajiban kepada PNS yang belum terbayarkan. Ia merinci, utang kepada PNPM 2010 sebesar Rp 11 miliar yang di APBD induk dianggarkan sebesar Rp 5 miliar, dinaikan menjadi Rp 6,8 miliar. Kemudian, tunggakan ke BPD Rp 11 miliar, dialokasikan dibayar Rp 3 miliar. Lalu, utang kepada pihak ketiga (kontraktor red) Rp 34 miliar yang mana telah

diverifikasi oleh bagian pembangunan sebesar Rp 14 miliar, akan dibayarkan Rp 7 miliar. Berikutnya, kekurangan beras PNS tahun 2010 sebesar Rp 3 miliar. Lalu tambahan penghasilan guru tahun 2010 sebesar Rp 2,4 miliar dan tahun 2011 sebesar Rp 8,9 miliar. Selanjutnya, dana hibah kepada atlet berprestasi sebesar Rp 1,7 miliar. Terakhir, kelebihan transfer DAU tahun 2010 minta dikembalikan ke pusat sebesar Rp 1,092 miliar. Untuk membayar utang tersebut, kata Kepala Bappeda, ada beberapa opsi yang dilakukan oleh Pemkab Muna. Pertama, mengajukan pinjaman kepada BPD sebesar Rp 20 miliar. Untuk pinjaman ke BPD masih akan dibicarakan dengan DPRD. “Tergantung pembicaraan dewan nantinya. Kalau

DPRD mau melunasi semua utang kepada pihak ketiga, bisa dinaikan jumlahnya,” ujarnya. Pilihan pinjaman ke BPD dilakukan, agar mengurangi beban kepada masyarakat. Pinjaman ke BPD Rp 20 miliar, lanjut Syahrir, belum bisa melunasi utang Pemkab jika tidak ada langkah rasionalisasi anggaran setiap SKPD. “Anggaran rutin kita rasionalisasi. Kita kurangi biaya perjalanan dinas dan pembelian ATK,” sebutnya. Kemudian, menggenjot PAD. Dimana di APBD induk ditetapkan Rp 19 miliar, dinaikan menjadi Rp 21 miliar. “Sudah ada beberapa SKPD, utamanya Dinas Kehutanan yang pendapatannya melampaui target. Kita berharap RSUD juga demikian,” katanya. (awn)

Nur Alam Hadiri Pengukuhan KKSS Konsel Andoolo, KP Badan Pengurus Cabang Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (BPC-KKSS) Kabupaten Konawe Selatan (Konsel) Periode 2011-2016 yang diketuai, Muhlis, kemarin resmi dilantik oleh ketua Badan Pengurus Daerah KKSS Sultra H Zainal Abidin MM di Lapangan Kecamatan Laeya. Pengukuhan pengurus KKSS Konsel tersebut turut dihadiri Gubernur Sultra H Nur Alam SE selaku Ketua Dewan Kehormatan KKSS, Bupati Konsel H Imran dan Wakilnya H Sutoardjo Pondiu juga selaku dewan Ke-

Warga ................... HGUnya terbit tahun 1993. Lalu dalam perjalannya yang semula hanya izin perkebunan dan tibatiba ditemukan ada tambang, maka PT Ifishdeco tidak salah jika membuka kawasan pertambangan sepanjang sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku. “Soal pembayaran royalti, baru

hormatan KKSS Konsel. Dalam kesempatan itu Gubernur Sultra H Nur Alam SE mengatakan, pelantikan dan pengukuhan KKSS Konawe Selatan ini akan menjadi satu wadah yang mempersatukan warga Sulsel yang ada di Konsel. Dengan wadah ini dukungan kepada pemerintah dalam rangka membangun daerah dengan partisipasinya sangat urgen. Namun demikian untuk tetap menjaga adat istiadat dimana warga tersebut berada. “Silahkan berkonsolidasi hingga ditingkat bawah dalam rangka menyerap dan menyatukan warga dalam

rangka mendukung kegiatan pemerintah daerah,” ujar Gubernur, kemarin. Menurutnya, semakin banyaknya paguyuban-paguyuban di Konsel dan di Sultra pada umumnya akan semakin menyolidkan dalam rangka persatuan dan kesatuan dan membangun daerah. “Saya selaku Gubernur dan Ketua Dewan Kehormatan KKSS di Sultra berkewajiban untuk melindungi, membantu, termasuk mengingatkan kepada kita semua, khususnya warga KKSS dalam rangka bersatu membangun Konsel dan Sultra dengan partisipasinya,” kata Nur Alam.

Begitu juga Bupati Konsel H Imran tak lupa memberikan pengarahan kepada Muhlis dengan warga KKSS-nya untuk tetap menjaga persatuan dan kesatuan dalam mendukung terciptanya Konsel yang berkembang dalam pembangunan. Partisipasi warga KKSS sangat penting atas kemajuan Konawe Selatan. “Untuk itu saya tegaskan agar segera melakukan konsolidasi mulai dari tingkat Kabupaten, Kecamatan, Desa hingga di dusun. Kita tidak ingin KKSS ini ada ketika pelantikannya, tetapi setelah itu hilang,” ungkapnya. (era)

Ribu Hektar Lahan Kritis Direhabilitasi Wangiwangi, KP Mengantisipasi pemanasan global merambah di Wakatobi, sebanyak 7 ribu hektar hutan yang masuk kategori lahan kritis direhabilitasi. Menurut Kepala Dinas Pertanian, Perkebunan, Kehutanan dan Peternakan Wakatobi, H Nadjib Prasyad mengungkapkan, kondisi lahan kritis di Wakatobi saat ini, memiliki kontribusi terhadap pemanasan suhu udara di seluruh wilayah Wakatobi, mulai dari Pulau Wangi-Wangi, Tomia, Kaledupa dan Binongko. Alasannya, jumlah lahan kritis yang ada kurang lebih tujuh ribu hektar. “Jika itu dibiarkan terus menerus, akan mengakibatkan kondisi lingkungan semakin tidak sehat,” jelasnya. Kondisi geografis Wakatobi yang tersusun dengan pulau-pulau, dengan tekstur tanah yang bebatuan, membuat pepohonan yang seharusnya menjadi alat serapan air hujan dan penyumbang keseimbangan lingkungan menjadi susah tumbuh dengan subur. Disisi lain, adanya aktivitas penebangan pohon yang

Haji ................ manazik haji, dengan harapan calon jama’ah haji asal Konawe Selatan mampu menjalankan selama menunaikan haji dan menjadi haji mabrur sepulang dari tanah suci,” ujar Muhdar Bintang, kemarin. Begitu juga dengan kegiatan halal bi halal, menurut mantan Kepala Kemendepag Kolaka mengaku adalah suatu kewajiban bagi umat Muslim untuk saling bersilaturahmi usai merayakan hari raya Idul Fitri. “Pada bulan Syawal ini tak hanya menggelar manazik haji tetapi juga melaksanakan halal bil halal. Se-

Tewas .................... 3 perusahaan yang ada royaltinya yakni PT Billy, PT 888, dan PT Integra sebesar Rp 9 miliar. PT Ifishdeco belum. Selain itu, pejabat daerah (pejabat Pemkab Konsel) tidak boleh meminta uang (pungutan liar, red) sama perusahaan. Kalau saya tahu, saya akan pecat,” ungkapnya. Direktur PT Ifishdeco Mayor Jendral (purn) Sapardi men-

gungkapkan, penerbitan SKT yang dilakukan oleh Kades Lalonggasu diduga palsu. Kasus tersebut kini sedang dalam proses penyidikan di Mapolda Sultra. PT Ifishdeco sedapat mungkin berjalan di atas kebenaran dengan legalitas yang formil. “Jika ada yang merasa punya hak atas area PT Ifishdeco, silakan gugat melalui jalur hukum. Ini saja SKT

yang diterbitkan Kades Lalonggasu ada yang menggunakan nama orang yang telah meninggal. Jadi meninggalnya tahun 2006, SKTnya terbit tahun 2010. Saya sudah menawarkan, jika punya alas hak yang sah menurut hukum, silakan ajukan ke pengadilan. Saya akan teliti kebenarannya,” jelas Mayjen (purn) Sapardi, beberapa waktu lalu. (aka)

jenazah korban langsung dilarikan ke RSUD Palagimata untuk divisum guna kepentingan penyidikan. Berdasarkan hasil visum di temukan sejumlah luka akibat benda tumpul serta beberapa tusukan benda tajam ditubuh korban. Dari luka turusakan itu, diperkirakan korban telah tewas sekitar 8 jam yang lalu. “Kami tidak melakukan otopsi jadi kami belum bisa pastikan apakah tusukan tersebut mengenai jantung atau tidak? Yang jelas ada luka tusukan pada dada kirinya serta luka sayatan dibeberapa bagian tubuh lainnya,” jelas dr Kenaga usia melakukan yang melakukan visum terhadap korban. Informasi yang didapat saat pemerik-

Tenaga ................ sama dengan bidang ilmu tiga tenaga ahli yang diangkat Bupati. Tenaga ahli di bidang keuangan misalnya, saat ini dipegang oleh Hj. Sapiah Rustam. Tidak hanya itu, istri Sekda Bombana ini juga membidangi masalah ekonomi. Selain itu empat tenaga ahli lain yakni, Rusman, membidangi pembangunan, Abdul Rahman, membidangi Kemasyarakatan dan Sumber daya manusia, Mustari Idris, staf ahli bidang hukum dan legislasi serta Kadir Yunus, staf ahli bidang pemerintahan. Tidak hanya itu, ada juga dua staf khusus bupati. Mereka adalah Ridwan serta Zainal Abidin. Sayang mantan kepala Badan Kepegawaian Daerah dan Kadis Perindustrian, Perdangangan dan koperasi ini tanpa eselon. Sementara

tidak terkontrol membuat timbulnya lahan kritis. Memang, volume lahan kritis yang ada, tidak akan bisa diperbaiki secara keseluruhan. Tetapi, upaya maksimal yang mengarah pada rehabilitasi akan dilakukan. “Konkritnya adalah melakukan rehabilitasi secara bertahap, yakni melakukan rehabilitasi lahan kritis seluas 300 hektar pertahunnya dari total luas lahan kritis yang ada yakni, kurang lebih tujuh ribu hektar,” beber mantan Camat Tomia Timur itu. Sesuai media tumbuh yang ada, maka pepohonan yang cocok antara lain, Pohon Mahoni, Sengon dan Sukun. “Rehabilitasi secara bertahap itu, diharapkan mendapat dukungan dari semua pihak sehingga kelestariannya bisa tercapai,” katanya. Selain itu, pihaknya juga menyediakan pengawas kehutanan yang bertugas untuk menjaga kelestarian hutan yang ada. “Tindak lanjutnya, kami sudah membangun pos-pos jaga, di setiap titik-titik kritis pada setiap lokasi lahan kritis,” pungkasnya. (cr1)

lain itu, ini juga kunjungan kerja pertama kali setelah dipercayakan sebagai Kemendepag Sultra untuk bersilaturahmi dengan seluruh staf Kemendepag di Konsel,” tandasnya. Sementara Kepala Kemendepag Konsel, Abubaeda mengungkapkan pada musim haji tahun ini, jumlah calon haji asal Konawe Selatan sebanyak 53 orang. Mereka tergabung dalam kloter 26 yang direncanakan pemberangkat pada 3 Oktober nanti. “Jumlah jamaah haji asal Konawe Selatan tahun ini meningkat dari tahun sebelumnya. Dimana pada tahun lalu berjumlah 35 orang dan tahun ini 53 orang calon haji,” kata Abubaeda. (era)

saan beberapa orang saksi di kantor Satreskrim Polres Baubau mengatakan, Hendrik saat itu bermalam bersama Irma yang merupakan ajudan istri Bupati Buton Ny Salmatia Sjafei Kahar. Namun, Irma tidak tidur sekamar dengan Hendrik sebab Irma juga memiliki kamar tersendiri di rumah tersebut. Kasat Reskrim Polres Baubau, AKP Lery Ronal Tutu saat dikonfirmasi di kantornya belum bisa berkomentar banyak terkait kasus pembunuhan tersebut dengan alasan saat ini masih melakukan pemeriksaan terhadap beberapa orang saksi. “Nantilah besok baru dikonfirmasi. Soalnya saya juga belum tahu persis apa motif pembunuhannya. Karena saksi-saksi juga belum selesai diperiksa,” kata Lery. (p4/p5)

Andi Mashap, ketua presidium Komite Untuk Demokrasi dan Transparansi Anggaran (Kudeta) Sultra mengatakan, pengangkatan tiga tenaga ahli itu merupakan suatu kebijakan yang tidak populer mengingat kondisi keuangan pemda saat ini yang sangat memiriskan. Meski demikian, dirinya tidak langsung menyalahkan Bupati karena dengan segudang masalah yang ditinggalkan pemerintahan yang lalu, makanya Bupati Bombana saat ini membutuhkan banyak pertimbangan dari orang-orang pakar di bidangnya. “Yang jelas, masyarakat Bombana saat ini tengah menunggu dan mencatat setiap kebijakan Bupati barunya. Menunggu ditunaikan janji-janji politiknya dan mencatat setiap hal yang menyimpang dari apa yang selalu disampaikan bupati,” ungkap Mashap. (nur)


7

Kendari Pos |Kamis, 29 September 2011

Sultan Bertemu SBY dan Mendagri Sultan ....................... lembaga legislasi nasional kok. Kita lihat nanti (keputusannnya),” kata suami Gusti Kanjeng Ratu Hemas itu. Mendagri Gamawan mengungkapkan, pertemuan Presiden SBY dengan Sultan ber-

langsung dalam suasana penuh keakraban dan kekeluargaan. Kesepakatan pun akhirnya bisa diambil. “Presiden segera mengeluarkan surat keputusan perpanjangan masa jabatan Sultan (sebagai gubernur),” kata Gamawan. Dia mengungkapkan, dalam pertemuan tersebut,

presiden tidak memberikan tawaran berapa tahun perpanjangan masa jabatan Sultan sebagai gubernur. “Sultan yang menyampaikan sebaiknya satu tahun supaya undangundang segera diselesaikan,” ucap Gamawan. Mantan Gubernur Sumbar itu mengungkapkan, dalam un-

dang-undang nanti sudah dibuatkan draft untuk masa persiapan pelaksanaannya. Misalnya dilahirkan PP dan Perda. “(Kalau) undang-undang sudah diketok dalam satu tahun ini, kemudian nanti ada ruang untuk masa perpanjangan untuk menyiapkan PP dan Perda,” urainya. (fal)

SPP SMA RSBI Tidak Ikut Gratis BOS .......................... pada 2013, rupanya ada yang dikecualikan. Dirjen Pendidikan Menengah Kemdiknas, Hamid Muhammad memastikan, sekolah yang berstatus Rintisan Sekolah Bertaraf Internasional (RSBI), tetap akan memungut dana dari siswa. Alasannya, sekolah RSBI tidak mendapatkan jatah Bantu-

an Operasional Sekolah (BOS), yang masuk dalam program Rintisan BOS Sekolah Menengah yang dimulai 2012. Program ini ditargetkan sudah mapan di 2013, sehingga pada 2013 tak perlu ada kata 'rintisan' lagi. Hamid menyebutkan, sekolah SMA/SMK berstatus RSBI dinilai sebagai sekolah yang mapan. "Yang jelas kita fokuskan untuk sekolah stand-

ar pelayanan minimal dulu. Kalau sekolah yang mapan seperti RSBI, tidak dapat (dana Rintisan BOS)," ungkap Hamid ketika ditemui di Gedung Kemdiknas, Jakarta, Rabu (28/9). Hamid menjelaskan, di dalam konsep Rintisan BOS Sekolah Menengah ini, tidak sama dengan dana BOS untuk jenjang pendidikan dasar. Rintisan BOS Sekolah Menengah ini bukanlah secara utuh untuk menggra-

tiskan biaya sekolah layaknya dana BOS pendidikan dasar. Tetapi sebagai upaya agar sekolah bisa terjangkau semua kalangan. Dengan kata lain, tidak semua sekolah SMA/SMK mendapatkan Rintisan BOS ini. "Jadi, masyarakat jangan beranggapan bahwa sekolah SMA/SMK akan gratis semua. Ini hanya sekolah yang masuk dalam kriteria pelayanan minimal," tukasnya.(cha)

Hakim Konstitusi Bela Tersangka Surat Palsu MK Mahfud ..................... dan Maria Farida Indarti memberikan keterangan ke bareskrim mabes polri untuk menjadi saksi meringankan tersangka kasus surat palsu MK, Zainal Arifin Hoesin. “Besok tiga hakim MK akan berikan ket-

erangan meringankan untuk Zainal,” kata Akil di gedung MK, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta, kemarin. Dikatakan Akil, saat memberikan keterangan dihadapan penyidik, masing-masing hakim MK akan menjelaskan semua yang berkaitan dengan proses pembuatan surat sampai

dikeluarkanya surat tersebut untuk disampaikan ke Komisi Pemilihan Umum (KPU). “Pak Mahfud dalam kapasitasnya sebagai atasan Zainal, Ibu Maria akan menerangkan dari aspek administrasi, draf surat dibuat, dan Pak Haryono menerangkan teknis pemeriksaan konsep surat MK,” jelas Akil.

Ditegaskan Akil, polisi tidak memanggil ketiga hakim MK tersebut untuk menjadi saksi, tapi ini atas permintaan tersangka yang juga mantan Panitera MK. “Karena atas kemauan sendiri dan adanya permintaan tersangka sehingga tidak perlu adanya izin presiden,” tandas Akil. (zul)

UU Tentang Pemda Digugat ke MK Buhari ....................... Sejak ditetapkan tersangka oleh Kejaksaan Agung, 8 Juni 2011, Buhari Matta belum pernah dimintai keterangan oleh penyidik. Alasannya, Kejagung belum mengantongi surat izin pemeriksaan presiden karena masih menunggu hasi audit dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) yang akan menjadi lampiran pengusulan izin. Dalam kasus Pemanfaatan LGS (low grade saprolite) PT Inco di Blok Pomalaa ini, Kejagung juga menetapkan Direktur PT Kolaka Mining International, Atto Sakmiwata Sampetoding yang diduga merugikan negara Rp 5 miliar. Buhari Matta merupakan

satu dari sembilan kepala daerah berstatus tersangka di Kejagung yang belum diperiksa karena alasan izin presiden. Delapan kepala daerah lainnya adalah Muhtadin Serai (Bupati Ogan Komering Ulu), Bambang Bintoro (Bupati Batang), Budiman Arifin (Bupati Bulungan), Dudung Supardi (Wakil Bupati Purwakarta), Ruhudman Harahap (Walikota Medan), Edison Seleleobaja (Bupati Kepulauan Mentawai), Awang Faroek (Gubernur Kaltim), dan Rudi Arifin (Gubernur Kalimantan Selatan). Di gedung MK, Teten Masduki, Feri Amsari, Zainal Arifin Mochtar, dan Indonesia Corruption Watch (ICW) mengajukan uji materi pasal 36 ayat 1,2,3,4, dan 5 Undang-Undang Nomor

12 Tahun 2008 tentang Pemerintahan Daerah (Pemda) ke Mahkamah Konstitusi (MK). Para penggugat menilai, salah satu aturan yang dinilai menghambat upaya pemberantasan korupsi adalah pasal 36 UU Pemerintahan Daerah yang mengharuskan adanya persetujuan tertulis atau izin dari presiden apabila penyidik kepolisian dan kejaksaan akan melakukan pemeriksaan kepala daerah dan wakilnya dalam perkara tindak pidana termasuk korupsi. “Dalam catatan kepolisian dan kejaksaan, ada persoalan dalam pemeriksaan kepala daerah karena harus ada persetujuan tertulis presiden, sedangkan KPK tidak perlu izin. Ini kami nilai sebagai upaya peng-

hambat pemberantasan korupsi,” kata kuasa hukum para penggugat, Alvon Kurnia Palma usai memasukan gugatan ke MK, Rabu (28/9). Selain menghambat upaya pemberantasan korupsi, para penggugat menilai, adanya ketentuan ini bertentangan dengan prinsip peradilan yang independen, persamaan kedudukan di dalam hukum dan menimbulkan perlakuan diskriminatif, asas peradilan yang cepat sebagaimana diatur dalam UUD 1945 dan peraturan perundangundangan lainya. “Kami minta Mahkamah Konstitusi harus mencabut ketentuan izin pemeriksaan kepala daerah dan wakil kepala daerah dalam perkara pidana,” ujar Alvon.(kyd/awa)

HIV Cepat Berkembang dalam Jiwa yang Labil Bangga ...................... bola setelah bertanding melawan negara-negara yang selama ini dikenal lebih kuat dari Indonesia. “Saya merasa tidak percaya dengan apa yang saya dapatkan ini. Mengalahkan Italia, Irlandia, dan yang terhebat kami pernah mengalahkan juara dunia homeless, Skotlandia,” katanya. Di perhelatan Homeless World Cup 2011 itu, Indonesia menjadi satu-satunya wakil Asia yang melangkah ke perempat final. Indonesia mengalahkan Italia, Denmark, Belanda, dan Nigeria. Ginan sampai sekarang kadang masih merasa tidak percaya bahwa dirinya adalah peraih gelar pemain terbaik. Bukan hanya itu. Pria 31 tahun tersebut juga merasakan coaching clinic di Inggris yang dijalaninya seperti sebuah mimpi. “Merasakan rumput stadion bagus di markas peserta di liga Inggris, bermain di sana, dan mewakili negara, itu semua masih seperti mimpi,” ceritanya. Lajang asli Bandung itu memaparkan, gelar yang dia dapatkan tersebut bukan hanya karena permainan di atas lapangan. Dengan hanya mencetak empat gol, itu tentu sulit. Namun, kriteria lain yang membuatnya menjadi pemain terbaik adalah dirinya dianggap leader yang bermain secara fair play . Artinya, dia dianggap bisa membangkitkan semangat rekan-rekan di lapangan, memotivasi, dan membuat perubahan yang signifikan. Alhasil, timnya bisa membalikkan keadaan setelah tertinggal cukup jauh. Contohnya saat melawan Irlandia. Saat itu Indonesia tertinggal. Tapi, berkat semangat pantang menyerah dan mau berusaha bersama-sama dengan anggota tim, keputusasaan hilang. Indonesia akhirnya berhasil membalikkan keadaan dan menang dengan skor 7-6. Demikian juga saat melawan Skotlandia. Dari awalnya tertinggal, skor bisa disamakan menjadi 88 dan akhirnya Indonesia menang lewat adu penalti.

Ginan lantas mengisahkan penggalan hidupnya. Dia mulai tertarik pada sepak bola ketika bertekad ingin membuat perubahan dalam hidupnya. Saat itu pada 2003, tiga tahun setelah dia divonis mengidap virus HIV, bersama empat temannya, Ginan mendirikan Rumah Cemara. Ini adalah sebuah komunitas yang menjadi tempat berkumpul orang yang pernah hidup dengan narkoba. Juga mereka yang akhirnya terkena HIV/AIDS. “Kami awalnya hanya menjadi rumah berkumpul dan berbagi pengalaman bagi mereka yang pernah hidup dengan narkoba dan sampai ada yang terkena HIV. Tujuannya, agar bisa menjalani hal yang positif,” beber lulusan ilmu pemerintahan Universitas Padjadjaran (Unpad) tersebut. Ginan menjelaskan, sepak bola memang menjadi salah satu jalan yang membuat dirinya bisa kembali bahagia menjalani hidup meski telah positif mengidap HIV. Dia bisa menyalurkan kreativitasnya di tengah keterbatasan kondisi tubuh yang digerogoti virus yang menyerang sistem kekebalan tubuh itu. Dia ingat betul bagaimana tubuhnya pernah berada dalam kondisi terlemah semenjak mengidap HIV. Saat itu, lanjut Ginan, kekebalan tubuhnya hanya berada dalam angka 138. Jauh dari angka kekebalan tubuh (CD 4) manusia normal yang berada di angka 450. “Saya saat itu merasa hidup saya sudah tidak akan lama lagi. Tapi, setelah mendapatkan perawatan dan meminum obat, kondisi saya bisa membaik,” tutur anak kedua di antara enam bersaudara itu. Namun, Ginan menegaskan, ada hal lain yang saat itu membuat dirinya merasa jauh lebih baik selain meminum obat. Yakni, bisa bermain sepak bola. Dia memilih bermain sepak bola. Dia bisa merasakan kesenangan dengan mamainkan kulit bundar bersama rekanrekan yang lain. Sebab, terang Ginan, HIV tidak akan bisa berkembang di dalam tubuh dengan cepat jika kondisi mental si penderita bagus. Virus tersebut akan lebih mudah berkembang dan

melemahkan tubuh jika seorang penderita berada dalam kondisi stres. “Karena itu, lingkungan cukup penting bagi para pengidap HIV. Semakin mereka bisa senang, maka mereka bisa semakin bertahan. Tapi, tetap juga diimbangi dengan minum obat. Jadi, berimbang. Langkah medis dijalani, langkah nonmedis untuk melahirkan kesenangan batin juga dilakukan,” beber lelaki kelahiran 13 Juli 1980 itu. Alhasil, dengan apa yang dijalaninya tersebut, kekebalan tubuh atau (CD4) Ginan bisa terus meningkat dan bahkan mendekati ukuran orang normal. Saat ini kekebalannya berada pada angka 428. “Jangan berputus asa. Tetap bersemangat dan yakin masih bisa melahirkan hal yang positif bagi masyarakat. Itu menjadi kunci saya masih bisa seperti sekarang ini. Jangan pernah bersedih dan selalu bahagiakan hati,” tuturnya. Dengan berbagai program berkaitan dengan HIV/AIDS yang dijalankan, Rumah Cemara berhasil mendapat bantuan dana dari para pendonor dalam maupun luar negeri. Mereka juga mendirikan pusat rehabilitasi para pecandu narkoba. Dengan menjadi semakin besar, Rumah Cemara membutuhkan staf pekerja. Sebagian staf direkrut dari mereka yang pernah menghuni rehabilitasi

Rumah Cemara. “Mereka yang menjadi staf Rumah Cemara ini 80 persen adalah pengidap HIV dan beberapa lagi adalah mereka yang pernah kecanduan,” beber Ginan. Dari prestasi sepak bolanya, Rumah Cemara juga baru saja mendapat hibah dana dari Australia untuk menggelar league of change. Sebuah kompetisi sepak bola bagi mereka yang hidup seperti Ginan agar bisa kembali bersemangat dan menemukan gairah untuk bertahan hidup, merasa bermanfaat bagi masyarakat. Karena itu, Ginan berharap agar orang yang mengalamai nasib buruk seperti dirinya tidak lantas mudah larut dan mudah putus asa. Dia berharap, mereka mau berjuang dan menemukan jalan untuk bisa bermanfaat. Di sisi lain, Ginan juga ingin masyarakat yang normal membuka hatinya bagi para ODHA (orang dengan HIV/AIDS) sehingga lingkungannya menjadi menyenangkan. Memberikan ketenangan batin sehingga menjalani kehidupan layaknya orang normal. “Jangan dikucilkan. Rangkul mereka yang ODHA karena saya yakin ada potensi di balik kekurangannya. Ada kesempatan bagi mereka untuk berprestasi seperti yang telah diraih anggota Rumah Cemara,” tutur Ginan.(kum)

Tak Hadir ke KPK, Tamsil Linrung Dipanggil Lagi Jakarta, KP Dua pimpinan Badan Anggaran (Banggar) DPR RI, Olly Dondokambey dan Tamsil Linrung tidak menghadiri panggilan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) hari ini. Menurut Juru Bicara KPK, Johan Budi, kedua anggota DPR RI itu sudah sepakat untuk diperiksa Senin, 3 Oktober 2011. “Penyidik menyampaikan pada saya bahwa ada pembicaraan lagi dengan Pak Olly, kita sampaikan memanggil yang bersangkutan Senin (3/10) minggu depan, ini untuk Tamsil dan Olly,” ujar Johan. Lebih lanjut dia mengatakan, pemanggilan kali ini akan disertai dengan surat panggilan resmi. “Pak Olly dan Pak Tamsil akan dipanggil terkait dengan kasus

Kemenakertrans untuk tersangka DNW,” tambahnya. Johan pula menjelaskan, bahwa panggilan pada pimpinan Banggar tersebut sebenarnya sudah disepakati hari ini, Rabu (28/9). “Kesepakatan Jumat lalu dengan penyidik pemeriksaan dilaksanakan Rabu ini. Bahkan sempat ditawarkan apakah Rabu ini perlu dibuat surat panggilan atau tidak, dijawab Pak Tamsil tidak perlu karena sudah ada kesepakatan,” papar Johan. Dia pun menegaskan, panggilan pada anggota DPR RI tersebut tidak ada hubungan dengan udangan rapat yang dilayangkan DPR RI pada KPK. “Tolong pisahkan undangan konsultasi dengan apa yang kita lakukan sebagai

fungsi penegakan hukum. Tidak ada hubungan, proses ini jalan terus,” tegasnya. Johan menjelaskan, undangan yang diberikan oleh DPR tersebut akan dirapatkan oleh pimpinan apakah akan hadir atau tidak. “Belum ada keputusan. Masih dirapatkan,” tukasnya. Ini adalah panggilan kedua bagi Olly dan Tamsil. Sebelumnya pada pekan lalu, KPK memanggil empat pimpinan Banggar sekaligus untuk mengklarifikasi soal kewenangan Banggar dalam penetapan proyek percepatan pembangunan infrastruktur daerah. Nama Banggar sendiri disebut dalam kasus ini akan menerima fee dari proyek tersebut.(gel)

Mendagri Diminta Tegur Bupati Butur Butur ......................... Buranga”. Kabupaten yang dimekarkan dari sebagian wilayah ini Muna ini mencakup enam kecamatan yakni, Kecamatan Kulisusu, Kambowa, Bonegunu, Kulisusu Barat, Wakorumba Utara, Kulisusu Utara. Dengan pembedaan Kulisusu, Bonegunu, Kambowa dan lain-lain me-

nandakan bahwa Ibukota tak perlu lagi dicarikan argumentasi macam-macam. “Kalau sudah di Buranga ya tetapkan di Buranga. Titik. Kalau masih diartikan lagi, pasti berantakan,” tutur seorang anggota Komisi II. Masih dari Chairuman. Ia menegaskan, harusnya Pemerintah Butur memahami makna UU sehingga terjadi konflik. “Kita sangat menyesalkan ke-

napa pemerintah lokal di sana, tidak memahami makna daru UU tapi memaksakan dirinya untuk melaksanakan keinginannya sendiri,” tukasnya. Karenanya, Chairuman meminta Mendagri menegur Bupati Butur. “Mendagri harus menegur upaya seperti itu yang melanggar uu oleh kepala daerah. jangan di peta konflik negara dengan keinginan yang diwujudkan,” ungkasnya. (awa)

Soal Kasus Buhari, Pendemo Ancam Akan Datangi Kejagung Lagi Kejagung ................... gil Bupati Buhari Matta untuk diperiksa sebagai tersangka,” katanya. Di sisi lain, pihak Kejagung menerima perwakilan BCW, diwakili Ibnu Firman melalui Kabag Hubungan Antar Lembaga Kejagung. Menurut Ibnu, Surat BCW tanggal 21 September 2011 yang diserahkan sebelumnya sudah diterima Jaksa Agung, kemudian Jaksa Agung sudah memerintahkan Jamintel (Jaksa Agung Muda Intelejen) untuk diproses. Usai mendapat penjelasan, massa BCW kemudian membubarkan diri. Asban berjanji, bila tuntutan mereka tidak segera ditindaklanjuti maka pihaknya akan kembali

menggelar aksi dengan massar yang lebih banyak. Sebelumnya, Kepala Pusat Penerangan dan Hukum Kejagung (Kapuspenkum) Noor Rachmad mengatakan penyidik masih terus mendalami jumlah kerugian negara yang kini tengan dilakukan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). “Kita terus matangkan kasusnya terutama soal jumlah kerugian negaranya,” Noor Rachmad. Jaksa Agung Muda Pidana Khusus (JAM Pidsus) Andhi Nirwanto mengatakan, sebelum diajukan ke Presiden, penyidik diminta memaparkan hasil penyidikan kasus Buhari di depan Jaksa Agung Basrief Arief. Hal ini dimaksudkan untuk mengurangi kemungkinan adanya kesalahan atau prosedur pemeriksaan yang belum

dilakukan. Meski berjalan lambat, Basrief memastikan belum ada satu pun kasus korupsi yang melibatkan kepala daerah dihentikan lewat penerbitan Surat Perintah Penghentian Penyidikan atau SP3. “Sampai sekarang belum ada yang diajukan ke saya,” katanya Jumat pekan lalu. Buhari ditetapkan sebagai tersangka korupsi oleh penyidik Pidsus Kejagung terhitung 8 Juli 2011 dalam kasus Pemanfaatan LGS PT Inco di Blok Pomalaa bersama dengan Direktur PT Kolaka Mining International, Atto Sakmiwata Sampetoding. Dia termasuk dalam 9 kepala daerah yang terjerat korupsi yang penangananya menjadi perhatian kejaksaan pusat maupun daerah.(awa)


C M Y K

8

Kendari Pos |Kamis, 29 September 2011

Wantimpres Usulkan Gubernur Ditetapkan Saja Wakil Kepala Daerah Diusulkan Oleh Kepala Daerah Terpilih Jakarta, KP Dewan Pertimbangan Presiden (Watimpres) mengusulkan kepada Presiden untuk mengevaluasi pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada). Watimpres menganggap penetapan kepala daerah setingkat Gubernur dan wakil gubernur lebih baik dilakukan oleh DPRD daripada harus melakukan tahapan Pemilukada. ‘’Bukan dikembalikan ke DPRD, tapi apakah tidak lebih baik" Itu kan tidak melanggar konstitusi,’’ kata anggota Dewan Pertimbangan Presiden

Wantimpres Ryaas Rasyid usai pertemuan dengan Presiden SBY di Kantor Presiden, kemarin. Namun, kata Ryaas, Presiden SBY masih belum memberikan tanggapannya.’’Belum ditanggapi, baru diskusi terbatas. Karena inikan menyangkut perubahan format,’’ katanya. Di tempat yang sama, Menteri Dalam Negeri Gamawan Fauzi membenarkan perihal usulan Watimpres tersebut. Namun saat ini rencana tersebut masih dalam tahap pembahasan. ‘’Saya sebenarnya ingin cepat. Tapi keputusan itu tidak mungkin bisa secepatnya. Saran Watimpres memang seperti itu namun keputusannya tetap di Presiden. Nanti baru keluar amanat presidennya apakah saran ini diterima atau

tidak,’’ kata Mendagri. Meski Presiden SBY belum memberikan jawaban, namun sebagai Mendagri mengaku bisa memahami usulan Wantimpres. Ada tiga alasan Gamawan menyetujui usulan Watimpres. Pertama, karena Gubernur adalah wakil pemerintah pusat di daerah. Artinya Gubernur adalah perpanjangan tangan pemerintah pusat di daerah. Kedua, kewenangan Gubernur tidak seluas kewenangan Bupati dan Walikota. Alasan ketiga adalah pemilihan langsung Gubernur sangat mahal karena meliputi Kabupaten dan Kota di wilayah kerjanya. ‘’Tanpa mengurangi nilai demokrasi, pesan UUD itukan dipilih secara demokratis dan

tidak dinyatakan bahwa (demokratis) itu dipilih langsung. Itulah pertimbangan kita, diusulkan kepada Presiden dan sejalan dengan pemikiran Wantimpres,’’ kata Gamawan. Selain itu dari evaluasi Mendagri atas pelaksanaan pemilihan Gubernur selama ini, sering terjadi ketidakcocokan antara Gubernur terpilih dengan Wakil Gubernur terpilih. Konsisi itu pun berakibat pada kinerja aparat birokrasi. ‘’Yang kasihan itu birokrasi, dia mau loyal kepada siapa? Oleh karena itu kita mengusulkan wakil kepala derah itu diusulkan oleh kepala derah terpillih. UUD tidak menyebutkan wakil gubernur. Jadi itu (dipilih DPRD) menurut saya, cukup Gubernur saja,’’ kata Gamawan.(afz)

C M Y K

Rintisan BOS Targetkan Rp 1 Juta Per Anak Jakarta, KP Kementerian Pendidikan Nasional (Kemdiknas) menargetkan dana Rintisan Bantuan Operasional Sekolah (BOS) Sekolah Menengah mencapai Rp 1 juta per anak per tahun. Untuk tahap awal pemerintah telah mengusulkan sebesar Rp 200 ribu per anak per tahun. Dirjen Pendidikan Menengah Kemdiknas, Hamid Muhammad menjelaskan, besaran dana dilakukan bertahap karena jumlah anggaran Kemdiknas yang terbatas. Mengenai usulan tersebut, lanjut dia, juga sudah disampaikan ke Komisi X DPR RI. "Kita menargetkan Rp 1 juta per anak per tahun. Tetapi anggaran Kemdiknas saat ini terbatas karena fokus pada rehabilitasi sekolah rusak dan ini juga sudah disampaikan dan masih dalam proses diskusi bersama Komisi X," ungkap Hamid di Gedung Kemdiknas, Jakarta, kemarin. Dijelaskan, usulan besaran dana BOS Rp 200 ribu tersebut merupakan estimasi awal yang

didasarkan atas data Survei Tenaga Kerja Nasional (Sakernas) tahun 2009 yang dilakukan oleh Badan Statistik Nasional (BPS). Dari survei tersebut diketahui, rata-rata pengeluaran siswa SMA/SMK sekitar Rp 2,3 juta per anak per tahun. "Meskipun besarannya masih sekitar 10 persen dari total pengeluaran operasional sekolah, itu maklum saja, namanya rintisan kita harus mulai dari yang rendah dan sesuai kemampuan kita dulu. Jangan menunggu sampai punya Rp 2 juta per anak baru mulai. Siapa tahu nanti dengan bertambahnya anggaran di tahun berikutnya, angka dana BOS Rintisan itu bisa bertambah," kata Hamid. Selain dana BOS, terang Hamid, hal lain yang dianggap penting dalam rintisan wajib belajar (Wajar) 12 tahun adalah

masalah infrastruktur dan juga tenaga pendidik. Disebutkan, untuk masalah infrastruktur khususnya ruang kelas, pihaknya akan menambah sebanyak lebih kurang 10 ribu ruang kelas. Ini disesuaikan dengan estimasi bertambahnya siswa per tahun sekitar 400 ribu anak. "Kebutuhan tambahan ruang kelas setiap tahunnya mencapai 10 ribu ruang kelas. Akan tetapi, tahun ini melalui APBNP kita siapkan delapan ribu ruang kelas sembari menambah unit sekolah baru di daerah-daerah yang memerlukan," imbuhnya. SPP SMA RSBI Tidak Ikut Gratis Rencana pemerintah untuk menggratiskan SPP untuk siswa Sekolah Menengah Atas (SMA)

Baca BOS di Hal. 7

Hari Ini, Mahfud MD Diperiksa Polisi Jakarta, KP Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Mahfud MD direncanakan akan dimintai keterangan oleh penyidik Bareskrim Polri, hari ini. Pemeriksaan ini sendiri merupakan upaya mantan Panitera MK Zainal Arifin Husein agar bisa bebas dari jerat hukum yang membelenggunya. Zainal meminta polisi memeriksa Mahfud sebagai saksi yang meringankan bagi dirinya. “Pak Zainal Arifin ingin menghadirlkan saksi meringankan sebagai tersangkas Insyaallah untuk besok Pak Mahfud juga akan hadir,” ujar Kadiv Humas Polri Irjen (pol) Anton Bachrul alam di Mabes Polri Jakarta, kemarin. Seperti diketahui, Zainal telah ditetapkan penyidik sebagai tersangka dugaan pemalsuan surat

keputusan hasil sengketa pemilu. Sebelum berkasnya dilimpahkan ke kejaksaan penyidik memberikan kesempatan untuk menghadirkan saksi yang meringankan bagi dirinya. Karena itu dalam pemeriksaan hari ini Mahfud juga akan didampingi hakim konstitusi lainnya yang juga sebagai saksi. “Rencananya diterima oleh penyidik kita jam 10 bersama dua hakim konstitusi,” imbuhnya. Hakim Konstitusi Bela Tersangka Surat Palsu MK Sementar aitu, Juru bicara Mahkamah Konstitusi (MK) Akil Mochtar mengatakan, Kamis (29/9) besok, pukul 14.00 WIB, tiga hakim Konstitusi, Mahfud MD, Harjono,

Baca MAHFUD di Hal. 7

Sultan Sepakat Perpanjang Jabatan Gubernur Satu Tahun

C M Y K

Jakarta, KP Masa jabatan Gubernur Daerah Istimewa Jogjakarta Sri Sultan Hamengkubuwono X bakal kembali diperpanjang hingga satu tahun ke depan. Hal itu terkait dengan pembahasan RUU Keistimewaan Jogjakarta yang belum rampung di DPR hingga berakhirnya masa jabatan Sultan sebagai gubernur pada 8 Oktober mendatang. Kesepakatan itu dicapai setelah dilakukan pertemuan antara Sultan dengan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan Mendagri Gamawan Fauzi di Istana Kepresidenan, kemarin malam. “Saya sepakat untuk menerima perpanjangan tetapi satu tahun,” kata Sultan usai pertemuan. Sultan menjelaskan alasan perpanjangan tersebut tidak selama dua tahun seperti yang selama ini banyak beredar. Menurutnya, disepakatinya perpanjangan satu tahun itu agar ada pemahaman kepada publik bahwa antara DPR dan eksekutif (pemerintah) memiliki kemauan untuk menyelesaikan RUUK Jogjakarta itu secepat mungkin. Sehingga diharapkan, pembahasannya akan rampung dalam waktu satu tahun. “Dasarnya kan untuk menyelesaikan itu. Makanya saya hanya bersedia dalam waktu satu tahun,” tuturnya. Menurutnya, hal itu akan memengaruhi psikologi politis eksekutif maupun legislatif untuk mempercepat proses penyelesaian RUU Keistimewaan Jogjakarta. Sultan enggan berandaiandai bakal kembali menjadi gubernur Jogja jika pembahasan RUUK tersebut rampung. Menurutnya, yang penting saat ini adalah RUUK itu bisa segera selesai dalam waktu satu tahun. Dia menegaskan akan menerima hasil pembahasan RUUK Jogjakarta di DPR. “Ya otomatis, wong itu keputusan

Baca SULTAN di Hal. 7

C M Y K


Kamis, 29 September 2011

Langganan Dalam Kota Rp. 65.500,-

Benarkah Dana Sertifikasi Mandek di Pusat ? Sekolah Dianggap Telat Masukan Surat Pernyataan Tanggung Jawab

Kendari,KP Dana sertifikasi guru di Kota Kendari ternyata mandek di pusat. Hal inilah membuat pembayaran tunjangan dipending. Sebagaimana diketahui, Diknas sebelumnya berjanji membayar sertifikasi triwulan I sebelum puasa dan triwulan II setelah Lebaran. Namun sudah memasuki triwulan III, justru

Baca BENARKAH di Hal 10

Sekot Belum Dapat Laporan GURU-guru pada resah. Sebab tunjangan sertifikasi hingga kini belum terealisasi. Anehnya Sekot Amarullah belum mengetahui persoalan itu. Ketika dikonfirmasi kemarin, Amarullah mengaku belum mendapatkan laporan. Ia mengatakan, mengenai sertifikasi guru, tidak mungkin dilakukan penundaan pembayaran jika data administrasi sudah lengkap dan uang sudah ada. Keterlambatan biasanya terjadi

Baca SEKOT di Hal 11

Aneh!,

Dana Sertifikasi Dianggap Hangus

Hj. St. Salma Dachri Suhartina, SH Laxmi

82 Buku & Kaset Belajar 57 Buku 100 Buku

siapa menyusul ?

TANGGAPAN Herisanto, Kabid Kependidikan dan Pengendalian Mutu (KPM) Diknas Kota Kendari, terhadap penundaan pembayaran dana sertifikasdi guru, boleh jadi disangsikan kalangan guru di Kendari. Sebab jika dana pusat yang ditransfer tidak sesuai kuota, seharusnya Diknas tidak

Baca ANEH di Hal 10

946

Amarullah

buku mi !

Pasar Korem Siap Digusur Sekot: Tak Ada Kontribusi Untuk Pemerintah

foto:ulfah/kp

Suasana sosialisasi SMK3 yang digelar Nakertransos Kota Kendari kemarin. Sosialisasi ini sebagai bentuk upaya pemerintah melindung karyawan dan karyawati di perusahaan.

Dinsosnakertrans Sosialisasi SMK3 SISTEM manajemen keselamatan dan kesehatan kerja (SMK3) kemarin disosialisasikan Disnakertransos. Sosialisasi ini juga akibat perusahaan tumbuh subur di Kendari. Sosialisasi digelar di Aula Kantor Nakertransos. “Sosialisasi ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan sumberdaya manusia SMK3, serta meningkatkan persepsi manajemen SMK3 dalam industri, sehingga suasana kerja menjadi aman, nyaman dan kondusif,” terang Kadis As’ad P. Mantan Kadishub Kendari ini juga merinci jumlah perusahaan di Kota Kendari sampai dengan Agustus 2011 capai 1.951 perusahaan, dengan jumlah karyawan 21.500 orang terdiri dari 15.437 orang laki-laki dan 6.063 orang perempuan. “Masalah ketenagakerjaan sangat kompleks, sehingga SMK3 sangat dibutuhkan terserap merata setiap karyawan perusahaan. Tidak kalah pentingnya sinergitas program kerja antara Nakertrans engan Disnakertrans Sultra,” harapnya. Senada dengan itu nara sumber dari Kabid Hubungan Industrial (HI) dan Pengawasan Ketenagakerjaan (PTK) Nakertrans Syachrul Bachtiar SE menuturkan, sosialisasi penting dilakukan karena masih ada manajemen dan karyawan perusahaan yang belum familiar dengan SMK3. “Tugas kami melakukan sosialisasi peraturan perundang-undangan ketenagakerjaan, untuk selanjutnya melakukan teguran, sanksi denda atau kurungan jika terjadi pelanggaran hak-hak tenaga kerja,” tutur lelaki berkacamata ini. (fas)

foto:suwarjono/kp

OJEK LAUT—Sampan ini tiap harinya antri di bibir pantai Pelabuhan Wawonii. Sebagai ojek laut, sampan beserta kemudinya menunggu antrian penumpang yang akan diseberangkan ke wilayah Lapulu dan Sambuli.

Kendari, KP Tinggal menunggu waktu, pasar samping Korem dalam waktu dekat akan digusur. Pemerintah sudah mengeluarkan maklumat tersebut. Sekot Kendari Amarullah juga membenarkan dalam waktu akan digusur. Amarullah sangat mendukung penggusuran karena merugikan pedagang dalam pemungutan retribusi dan harga lods.Pasar tersebut juga sama sekali tidak memberi kontribusi untuk daerah. Padahal, jika dilihat dari segi transaksi jual beli, pasar yang

Baca PASAR di Hal 11

Sebelas Kendaraan Milik TNI Disweeping Kendari, KP Tak hanya masyarakat sipil dikenai sanksi jika tidak melengkapi surat kendaraan. Personil TNI pun disweeping bila tidak membawa kelengkapan berkendara. 11 kendaraan oknum TNI yang terjaring dalam operasi penegakan ketertiban (Gaktib) gabungan Detasemen POM (DenPOM) Kendari, POM TNI Angkatan Darat (AD), Angkatan Udara (AU) dan Angkatan Laut (AL). Operasi Gaktib digelar pada dua

titik yakni di Jalan Syech Yusuf tepat depan Hotel Athayya dan Jalan By Pass Benubenua, kemarin pagi (28/9). Operasi tersebut khusus bagi anggota TNI pada semua angkatan yang menggunakan kendaraan bermotor. Sekitar satu jam meggelar operasi, sebanyak 11 kendaraan terjaring. Sebanyak 9 kendaraana terjaring di depan Hotel Athaya dan 2 kend-

Baca SEBELAS di Hal 10

foto:suwarjono/kp

Operasi Gaktib, gabungan Denpom Kendari, AD, AU dan AL menggelar sweeping bagi prajurit TNI. Ada sebelas pengendara dari TNI yang terjaring karena tak dilengkapi suratsurat kendaraan.


Metro

10

SMP Frather Disantroni Maling Kendari, KP Laboratorium IPA SMPS Frather Kendari juga menjadi korban keberingasan pencuri. Komputer dan sejumlah barang elektronik yang ada di laboratorium raib disantroni maling, Selasa (27/9) sekitar pukul 02.30 wita. Kasus pencurian diketahui setelah penjaga sekolah bernama Agus hendak membuka ruangan. Pada saat menuju Laboratorium IPA, Agus melihat adanya plafon yang rusak. Sontak penjaga sekolah itu penasaran. Agus pun langsung mengecek kondisi Laboratorium IPA. Ternyata, terjadi pencuri. Satu unit CPU, 2 monitor, keyboard, mouse,

Ratusan Botol Miras Ilegal Disita

speaker dan LCD telah digasak. Akibat kejadian tersebut, SMPS Frather mengalami kerugian sebesar Rp 11 juta. Kasubag Humas Polres Kendari, AKP Andayani mengatakan, setelah menerima laporan dari pihak sekolah, tim Polsek Kemaraya langsung mengolah TKP. Sejumlah petunjuk termasuk sidik jari telah diambil di TKP. “Kami masih melakukan penyelidikan. Sampai saat ini, personil masih bekerja optimal untuk mengungkap pelaku pencurian. Kami tetap mengimbau masyarakat agar selalu waspada terhadap pelaku pencurian dengan memastikan kondisi rumah, atau kantor,” imbaunya. (aka)

Kendari, KP Miras lagi. Satuan Narkoba Polresta Kendari kembali menyita ratusan botol miras kemarin (28/9) sekitar pukul 09.00 wita. Penyitaan dilakukan di Lorong Menara, Kelurahan Rahandouna, Kecamatan Poasia, Kota Kendari. Penangkapan miras ilegal tersebut dilakukan karena penjualnya tidak mengantongi izin dan tidak berlabel. Kasubag Humas Polres Kendari AKP Andayani mengatakan, miras yang ditangkap terdiri dari 150 botol jenefer, 28 botol bir bintang, 15 liter pongasi dan 22 liter arak. Miras ilegal tersebut ditangkap di salah satu kios warga bernama Abo. “Pengungkapan peredaran miras ini berawal dari informasi

masyarakat. Setelah dilakukan penyelidikan, ternyata informasi itu betul. Tim pun langsung turun dan melakukan penggerebekan. Akhirnya ditemukan barang bukti miras ilegal itu,” terang Andayani saat ditemui di Mapolres Kendari, kemarin. Polisi langsung mengamankan barang bukti ke Mapolres Kendari. Abo ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus tersebut. Ia kini sedang diperiksa di Mapolres Kendari. “Kami mengharapkan partisipasi masyarakat agar bisa memberikan informasi jika ada peredaran miras ilegal. Pemberantasan peredaran miras terus dilakukan karena semua tindakan kriminalitas didominasi akibat menenggak miras,” imbaunya. (aka)

Tak Mungkin Dana Sertifikasi di Selewengkan Benarkah... triwulan II belum terbayar. Menurut Kabid Kependidikan dan Pengendalian Mutu (KPM) Diknas Kota Kendari, Herisanto, keterlambatan karena dana yang dikirimkan pusat tidak sesuai kuota yang diminta. Misalnya dana transfer pusat masuk ke kas daerah triwulan I pada Bulan Juli Rp 10.237.153.000, sedangkan triwulan II pada awal Agustus 2011 dengan jumlah yang sama.

“Namun jumlah dana tersebut kurang dari kuota guru sertifikasi. Yang diajukan sesuai jumlah guru penerima Rp 11.020.574.820 per triwulan sehingga kekurangan Rp 783.421.820 di triwulan I diambilkan dari dana triwulan II. Hal ini enyebabkan dana triwulan II tersisa Rp 9.453.731.180 dan tidak cukup untuk membayarkan keseluruhan dana sertifikasi guru. Untuk itu besok (hari ini,red) saya akan berangkat ke Jakarta mempertanyakan masalah tersebut. Mengenai pencairan triwulan II, hari ini (kemarin,red) sementara ditransfer

BPKD Kota Kendari ke rekening masingmasing guru,” katanya. Lantas apa yang menyebabkan keterlambatan pembayaran dana sertifikasi? Menurut Herisanto karena pihak sekolah telat mengumpulkan surat pernyataan tanggung jawab. Surat tersebut merupakan bukti jika para guru penerima sertifikasi masih aktif menjadi guru dan telah menjalankan tugasnya dengan baik. “Surat pernyataan tanggng jawab ditanda tangani kepala sekolah, tempat guru sertifikasi mengajar. Dengan maksud agar guru dapat melakukan tugasn-

ya semaksimal mungkin, sehingga tanpa surat tersebut pihak BPKD tidak akan mencairkan dana sertifikasi,” jelasnya sambil memperlihatkan satu contoh surat yang dilengkapi materai Rp 6 ribu. Persoalan tersebut memang rumit. Karenanya dia sepakat rencana pemerintah melakukan sentralisasi pendidikan, sehingga dana pusat dapat langsung dialokasikan ke penerima dana. “Tidak mungkin kami menahan atau memotong dana sertifikasi karena besarannya jelas dan akan diminta pertanggung jawabannya,” jelasnya lagi. (fas)

Kendari Pos | Kamis, 29 September 2011

TNI Masih Bisa Menjadi Contoh Sebelas... araan lainnya terjaring di Benu Benua. Mereka yang terjaring umumnya tidak dilengkapi dengan surat-surat kendaraan bermotor seperti SIM atau STNK. Wakil Komandan DenPOM IV/5 Kendari, Mayor CPM Rudy Herbianto mengatakan, oknum yang terbukti melakukan pelanggaran lalulintas akan didata. Suratsurat kendaraannya disita. Setelah itu, data pelanggar akan dikirim ke kesatuan masing-masing untuk diberi pembinaan. “Kami serahkan ke angkum (pimpinan satuan) masing-masing untuk dibina. Kami mengimbau para komandan satuan dapat memberikan perhatian kepada personil yang menggunakan kendaraan bermotor agar melengkapi kelengkapan kendaraan baik SIM, STNK maupun kelengkapan berkendara lainnya. Ini membuktikan bahwa TNI masih tetap bisa menjadi contoh yang baik atau teladan bagi masyarakat dalam berbagai aspek kehidupan,” jelas Mayor CPM Rudy Herbianto usai memimpin operasi Gaktib gabungan, kemarin. Penegakan ketertiban tersebut akan dilaksanakan secara rutin. Operasi Gaktib gabungan DenPOM VII/5 Kendari, POM TNI AD, POM TNI AU, dan POM TNI AL merupakan rangkaian penyambutan Hari Ulang Tahun (HUT) ke 66 Tentara Nasional Indonesia (TNI) yang diperingati setiap tanggal 5 Oktober. Berbagai kegiatan akan dilaksanakan dalam memeriahkan HUT TNI tahun ini. (aka)

Dana Disunat Ramai-ramai Aneh... menerima. Karena sudah barang tentu akan menimbulkan masalah. Apakah persoalan tersebut akan serupa ketika tahun 2010 lalu, pembayaran tunjangan disunat sebulan? Menurut Sarawiyah Kalsum, Guru SMPS Muhammadiyah yang datang secara khusus di Redaki Kendari Pos mengaku, tahun 2010 lalu dana sertifikasi kekurangan 1 bulan. Artinya tidak cukup 12 bulan. “Kami mempertanyakan kekurangan 1 bulan. Pernah kami tanyakan ke Diknas tetapi jawaban saat kunjungan pertama, nanti akan menyusul pembayarannya. Ketika kunjungan kedua jawaban yang kami peroleh dana telah hangus,” kenang Sarawiyah Kalsum. Ia mengungkapkan dana tersebut kemungkinan disunat ramai-ramai. Nah, tahun 2011 ia kembali curiga dengan keterlambatan pembayaran dana sertifikasi. Katanya peristiwa tahun 2010 bisa saja akan kembali terjadi. “Diknas seharusnya lebih memperhatikan pencairan dana sertifikasi karena menuntut kami (guru) untuk bekerja profesional,” ungkapnya. Perempuan berjilbab ini juga merinci keterlambatan pembayaran dana sertifikasi tahun 2010 lalu, yaitu tunjangan untuk lima bulan dibayarkan pada Bulan September dan untuk enam bulan dibayarkan pada Januari 2011 lalu. “Semoga dengan adanya aduan PGRI tersebut, pembayaran tunjangan sertifikasi bisa tepat waktu serta tidak lagi disunat,” harapnya. (fas)


Kendari Pos | Kamis, 29 September 2011

Metro

Developer Rafelina Akan Penuhi Janjinya Kendari, KP Manajemen perusahaan pengembang, Refaline kemarin diseret ke meja hearing DPRD Kendari. Dicecar berbagai argumen, Refalina akhirnya mau memenuhi kewajibannya yang selama ini ditinggalkan. Misalnya berapa fasilitas umum seperti pengaspalan jalan, pengadaan drainase, tempat pembuangan sampah serta pagar keliling sebagaimana yang pernah dijanjikan melalui profil perumahan. Pertemuan yang dihadiri Ketua dan anggota komisi III DPRD berlangsung alot. Bagaimana tidak, argumen yang dikemukakan pihak pengembang selalu mendapat jawaban tajam, baik dari warga maupun anggota DPRD yang sudah meninjau langsung kondisi perumahan. Bukan hanya disorot karena dianggap mengacuhkan keluhan warga, pengembang juga dinilai keliru dan melanggar karena sudah melakukan pemasaran bangunan, tapi belum memenuhi beberapa fasilitas umum. Bukan hanya fasilitas umum yang belum dipenuhi pengembang, pendirian rumah kos juga disoroti. Sebab sama sekali tidak ada izin, baik dari warga maupun pemerintah, karena awal izin bangunan di tempat itu adalah perumahan, bukan rumah kos.

“Tidak usah banyak alasan, ada surat perjanjian yang Anda buat bahwa tidak akan melakukan pembangunan jika tidak sesuai izin. Anda bangun rumah kos, itu sudah melanggar aturan. Lucunya, izin mau diurus setelah infrastrukutur dibangun. Kalau tidak ada izin dan tidak miliki IMB, kita akan bongkar. Jangan coba-coba dirikan bangunan tanpa IMB,” tukas Haidir Rere, Kabid Pengawasan dan Kelayakan Bangunan Dinas Pemukiman dan Tata Kota. Terkait keluhan itu, Ketua Komisi III Alwi Genda dan beberapa anggotanya mendesak pihak pengembang untuk menentukan deadline kapan akan melengkapi fasilitas. Jika terus diundur, tentu wargalah yang akan kesulitan. “Saya akan upayakan Oktober ini sudah bisa menyelesakan permasalahan jalan. Untuk rampung seluruhnya tentu kami juga tidak mampu sekaligus. Akan kami lakukan bertahap. Mudah-mudahan akhir tahun ini bisa selesai,” ungkap La Ode Alimuddin, perwakilan pengembang Rafelina. (fya)

Pemerintah Sudah Cukup Bijak Pasar... terletak di samping Mall Mandonga ini sangat padat pedagang dan pembeli. “Pasar samping Korem itu mestinya digusur saja. Toh tidak ada sumber PAD juga yang berasal dari situ karena dikelola swasta. Apalagi pengelola sudah melanggar MoU. Sebelumnya hanya untuk tempat parkir, tapi nyatanya dijadikan sebagai tempat bongkar barang dan transaksi jual beli,” terangnya. Keberadaan pasar memang tidak bisa dijadikan alasan sepinya Paddys Market. Namun, harus dipahami secara legalitas, pasar itu tidak resmi. Bahkan, tanpa sadar pedagang dirugikan dengan tarif yang mahal, sedangkan itu tidak masuk dalam PAD.Padahal sudah ada pasar yang disiapkan pemerintah untuk berjualan dengan fasilitas yang memadai dan lokasi nyaman untuk berdagang. “Sebenarnya pemerintah cukup bijak menyiapkan pasar yang representatif untuk menjadi tempat bertransaksi. Sebab, pemerintah juga tidak mau melihat warganya berjualan di badan-badan jalan. Selain tidak aman terjadinya kecelakaan, juga dari aspek kesehatan,” kata Amarullah. (fya)

11

Harap Para Guru Bisa Bersabar Sekot... karena dana belum masuk dan administrasinya belum lengkap. Butuh waktu lagi untuk merampungkan dana itu, lalu dilakukan pembayaran. “Saya belum dapat laporan tentang itu, berarti tidak ada masalah. Kalau memang belum dibayarkan, mungkin administrasi belum lengkap, atau uang dari pusat belum masuk. Kalau semua sudah terpenuhi, tidak ada alasan bagi kami untuk melakukan penundaan pembayaran,” terangnya. Ia berharap, para guru bersabar, karena pihaknya akan melihat apa kendalanya. Kalau memang administrasi belum lengkap akan segera dirampungkan, tapi kalau uang dari pusat belum masuk, itu juga harus menunggu. (fya)


Cyan

enta

llow lack

Cyan

enta

llow lack

Hiburan

Kendari Pos |Kamis, 29 September 2011

Gracia Indri, Kawin Muda? No Way MESKI teman-teman seprofesinya banyak yang menikah mu-da, pesinetron Gracia Indri tak mau mengikuti jejak mereka. “Kalau menikah saat-saat ini aku belum berani, deh. Kuliah belum selesai. Banyak hal yang harus dipikirin. Teman-teman aku sih Marshanda dan Nia Ramadhani udah banyak yang menikah muda. Aku entar dulu deh,” kata Gracia. Apakah karena belum punya pasangan? Nggak juga. Kata pemain film Coblos Cinta ini, dia igin menyelesaikan kuliah dulu sebelum menikah. “Pacar yang sah belum ada. Tapi yang deket sudah ada, kita lagi jalan. Ibu juga nggak nyuruh aku cepat-cepat menikah. Aku mau lulus kuliah dulu baru setelah itu menikah,” ungkap Gracia. Saat ditanya siapa lelaki yang tengah mende-

Nadine, Ramah Saja Tak Cukup Evaluasi atas Kekalahan di Miss Universe

katinya, pemilik nama lengkap Gracia Indria Sari Sulistyaningrum ini masih merahasiakan. “Pokoknya ada deh,” cetusnya. Begitu pun saat ditanya latar belakang calon kekasihnya itu, mantan pacar Samuel Zylgwyn ini masih menutup-nutupi. “Bukan trauma. Tapi belum tepat aja waktunya. Entar juga paling kalian ngegapin kita,” canda Gracia. Perempuan kelahiran Jakarta, 14 Januari 1990 ini berharap, kekasihnya nanti bisa memahami pekerjaannya di dunia hiburan dan sebagai putri sulung yang menjadi tulang punggung keluarga. “Yang pasti harus lebih memahami pekerjaan aku,” tutupnya. (jpnn/lia)

Gracia Indri

Ayu Azhari Rela Jadi Sutradara Gratisan DALAM film terbarunya, L4 Lupus, Ayu Azhari tidak hanya berakting. Tetapi aktris berusia 41 tahun itu merangkap sebagai asisten sutradara. Dia rela tidak dibayar untuk pekerjaannya itu. Baginya, pengalaman yang didapat sudah menjadi bayaran yang pantas. “Dibayar itukan nggak harus material. Kalau angka itu, manajemen yang mengatur. Kalau buat aku yang penting totalitas, ada kepuasan tersendiri,” ujarnya di Plaza Senayan, Jakarta Selatan, Selasa (27/9). Memang tak ada basic pendidikan penyutradaraan yang dimilikinya. Namun pengalamannya bertahuntahun bekerja di dunia akting dirasa cukup menjadi bekal. Toh selama di lokasi syuting, dia tidak hanya tampil di depan kamera, berdialog sesuai skenario.

13

Tetapi banyak hal yang diperhatikannya seperti cara sutradara menentukan angle, atau bagaimana mengarahkan pemain dalam berakting. “Masih harus belajar, butuh proses yang panjang,” katanya. Istri musisi Mike Tramp itu menambahkan, perannya dalam L4 Lupus sangat berbeda dengan peran-peran sebelumnya. Sebelum syuting, dia harus melakukan observasi dengan mengunjungi sebuah rumah sakit yang menangani penderita lupus. Dia mencari tahu tentang kehidupan mereka. “Film ini sangat berbeda karena bertemakan sosial. Lewat film ini aku harus bisa mengubah imej masyarakat yang kerap memojokkan pasien. Film ini dibuat untuk meningkatkan awarness masyarakat terhadap penderita penyakit lupus,” tuturnya. (jpnn/lia)

Jakarta, KP Pada 18 September lalu, Putri Indonesia 2010 Nadine Alexandra Dewi Ames, 20, pulang ke Indonesia. Nadine telah menuntaskan tugasnya mengikuti kontes kecantikan Miss Universe di Brazil. Dia memang tidak membawa gelar apa pun. Impiannya untuk lolos 16 besar juga kandas. Kecewa pasti. Terlebih, Nadine merasa telah tampil maksimal. “Saya sudah merasa menampilkan yang terbaik. Saya melakukan semuanya dengan seluruh kemampuan. 100 persen deh. Tapi, ternyata itu belum cukup,” ungkapnya kecewa. Nadine merasa telah mengecewakan banyak orang yang telah mendukungnya. Ketika malam final, Nadine merasa memiliki kesempatan untuk masuk 16 besar. “Bukan bermaksud sombong, tapi ketika itu saya merasa punya chance. Ternyata, tidak. Ya, that”s it. Hilang kesempatan saya,” ucap perempuan berdarah Inggris-Solo itu kemarin (27/9) saat ditemui di Graha Mustika Ratu, Pancoran, Jakarta. Sebelum berangkat ke ajang Miss Universe, Nadine meminta saran kepada Artika Sari Devi, Putri Indonesia 2004 yang berhasil lolos 15 besar di ajang Miss Universe 2005. Istri musisi Baim itu menyarankan Nadine harus ramah kepada siapa pun. “Iya, Artika bilang be friendly to everyone. Mulai dari waitress, bellboy, bodyguard, pokoknya siapa saja. Buat saya, itu bukan hal sulit karena pada dasarnya saya orangnya friendly. Sama anak-anak produksi yang selalu mengikuti kami dengan kameranya, saya juga kenal. Cuma, level persaingan di ajang ini memang sangat tinggi,” jelasnya. “Tapi, sudahlah. Tak perlu menyesal,” kata Nadine. Toh, di Brazil dia mendapatkan banyak pengalaman baru. Yang paling terkesan adalah ketika mengunjungi sebuah sekolah tari samba di Sao Paulo. “Saya sempat mencoba ikut latihan tari samba di sana. Itu kunjungan yang paling menyentuh. Dulu itu sekolah khusus untuk anak jalanan,” ceritanya. Setelah mengikuti Miss Universe, berarti masa tugas Nadine sebagai Putri Indonesia sebentar lagi selesai.

Posisinya akan digantikan oleh Putri Indonesia yang baru. Rencana Nadine selanjutnya adalah melanjutkan kuliah dan meraih mimpi sebagai sutradara. Hanya, dia tidak melanjutkan kuliahnya di Bath Spa University London. Nadine memilih untuk pindah kuliah di Filipina. “Setelah saya pikir, di Bath Spa University lebih banyak teorinya. Sedangkan, di Filipina ada satu sekolah, masih berhubungan dengan film juga, yang lebih banyak praktiknya. Saya akan ambil yang itu saja tahun depan,” tuturnya. (jpnn/lia)

Jennifer Lopez, Dugem Sampe Pagi JENNIFER Lopez (J-Lo) sedang merayakan status single. Pertama, dia kedapatan larut dalam pesta yang digelar di Pure Nightclub, Caesars Palace, Las Vegas, Amerika. Lalu, J-Lo kepergok menari sepanjang malam di Festival Musik iHeartRadio, Minggu (25/9). Pelantun On the Floor itu larut dalam pesta tersebut hingga pagi. Penyanyi yang baru saja bercerai dari Marc Anthony itu, muncul di klub sekitar pukul 02.00 dini hari, mengenakan gaun halter pendek. Pada awalnya J-Lo hanya nongkrong di area VIP. Ibu dua anak itu

tergoda melantai ketika salah satu penari J-Lo mulai melepas pakaian. Satu jam kemudian, satu dari penari J-Lo melepas baju dan memutarnya di udara. Lalu memberi J-Lo sebuah lap dance. J-Lo tertawa dan Artis 42 tahun itu juga terlihat minum Dom Perignon Rose ketika DJ Irie memainkan musik. Pada kesempatan itu, J-Lo juga bernyanyi dan sesekali memegang tangan fansnya yang hadir. Sebelum meninggalkan klub pada pukul 03.30 pagi, dia berjoget sambil diiringi lagu Rihanna dan Black Eyed Peas di sofa VIP. (jpnn/lia)


nta

w

nta

w

Edukasi

14

Proses Belajar Mengajar di TK Adhyaksa XII Kendari. ULFAH/KP

Pemerintah Imbau PAUD dan TK Seirama Kendari,KP Berberapa tahun terakhir, lembaga Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) berkembang pesat di Kota Kendari. Pada sisi lain dengan berubahnya sturuktural dari PAUD menjadi PAUD non formal informal (NI) diharapkan PAUD dan TK saling berjalan seirama. “Untuk diketahui dalam PAUD terpadu terdapat tempat penitipan anak (TPA), kelompok bermain (KB), dan satuan PAUD sejenis (SPS). Khusus untuk SPS bisa diakses bukan di dinas pendidikan, tetapi melalui Kemenag dan Kemenakertrans,” terang Kasi PLS dan PAUD Dinas Diknas Kota Kendari, Husni Mubaraq. Untuk program 2011 katanya, PAUD diharapkan memiliki TK, demikian pula TK memiliki PAUD, apalagi bersekolah di kedua tempat tersebut ada jenjang umur. Usia anak diterima di TK 5 tahun, sebaliknya PAUD 5 tahun ke bawah.

Namun izin pendirian masing-masing lembaga pendidikan tersebut berbeda dan harus berakta notaris. “Perlu diingat PAUD merupakan pekerja sosial, meskipun pemerintah semaksimal mungkin tetap memberi bantuan bangunan, sarpras dan murid. Bahkan guru diusulkan yayasan ke dinas untuk didata agar dapat diusulkan ke pusat. Adapun bantuan pusat terhadap tenaga pendidik PAUD Rp 100 ribu per orang per bulan,” jelasnya. Tidak mengherankan tuturnya terdapat PAUD yang lebih berkembang dibanding TK, mengingat mereka merekrut siswa tanpa bayaran. Pasalnya mereka membiayai kegiatan operasional dari dana yang diusulkan ke pusat, sehingga harus kreatif memanfaatkan anggaran. Selain itu karena PAUD merupakan pekerjaan sosial, tenaga pengelola pun tidak berhak mengeluh ke pemerintah kabupaten/kota. “Mengenai bantuan pusat yang diberikan terdiri dari bantuan rintisan 0-6

bulan untuk usia PAUD sebesar Rp 6 juta per tahun, sedangkan bantuan lanjutan yaitu usia 6 bulan sampai berjalannya PAUD sebesar Rp 7,5 juta per tahun. Terdapat pula bantuan lanjutan membuka KB sebesar Rp 35 juta untuk 20 peserta didik, TPA Rp 45 juta untuk 30 peserta didik dan SPS hanya diberikan BOP rintisan karena SPS dapat mengakses bantuan dari Kemenag dan Kemenakertrans,” tuturnya. Sehubungan kewenangan Diknas dalam pendirian PAUD, hanya sebatas administrasi rekomendasi persyaratan menerima bantuan seperti izin, status lembaga, sehingga mendapat rekomendasi setelah pihaknya melakukan visitasi langsung ke lapangan, dengan begitu yang menetukan layak tidaknya penerimaan bantuan yaitu provinsi dan pusat. “Semua informasi bantuan yang disediakan pemerintah pusat juga dapat diakses secara on-line, sehingga total PAUD dan TK se-Kota Kendari sebanyak 60 unit, dengan rata-rata didominasi TK swasta pasalnya TK negeri hanya dua unit dapat berkompetisi untuk mendapatkannya,” tandasnya. (fas)

Kendari Pos |Kamis, 29 September 2011

Generasi Muda Ujung Tombak Pembinaan Bahasa Indonesia Oleh: Dwi Pratiwi Husba SAMPAI saat ini, Pusat Bahasa (sekarang Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa) senantiasa membina generasi muda untuk selalu memasyarakatkan, melestarikan, mengembangkan, dan bersikap positif terhadap bahasa Indonesia dan bahasa daerah. Kebijakan tersebut salah satunya diwujudkan dalam ajang pemilihan Duta Bahasa, mulai dari tingkat provinsi sampai ke tingkat nasional. Terkait dengan peran generasi muda dalam pengutamaan penggunaan bahasa Indonesia, isu yang sangat marak di kalangan generasi muda saat ini adalah banyaknya generasi muda yang lebih suka dan bangga menggunakan bahasa gaul dan perpaduan bahasa asing dan bahasa Indonesia dalam berkomunikasi. Tanpa disadari hal ini dapat menyebabkan rasa cinta terhadap bahasa Indoensia semakin lama semakin berkurang. Penggunaan bahasa Indonesia lambat laun semakin tergeser oleh penggunaan bahasa asing di negara kita. Padahal berbahasa Indonesia yang baik dan benar secara disiplin merupakan salah satu langkah nyata dalam menumbuhkan jiwa nasionalisme di kalangan generasi muda Indonesia. Disiplin berbahasa bagi generasi muda merupakan cara untuk mengaktualisasikan jati dirinya sebagai manusia yang berbangsa dan berbudaya. Jika generasi muda tidak memiliki sikap tersebut, jati diri mereka sebagai generasi muda baik selaku individu maupun bagian dari anggota masyarakat patut diragukan keberadaannya. Merebaknya penggunaan bahasa asing di Indonesia dapat terlihat dengan banyaknya pemakaian bahasa asing dalam produk-produk buatan Indonesia serta pada iklan atau baliho yang terpampang di sepanjang jalan. Padahal produk, iklan, dan baliho tersebut ditujukan kepada masyarakat Indonesia sehing-

ga menyebabkan masyarakat khususnya generasi muda yang berpola pikir modern cenderung untuk menggunakan bahasa asing yang dicampur dengan bahasa Indonesia. Yang lebih memprihatinkan lagi adalah cara pandang generasi muda terhadap bahasa Indonesia yang memandang bahasa asing lebih bernilai tinggi dan memiliki daya jual sehingga mereka cenderung merasa lebih bangga menggunakan istilah asing, baik berupa nama diri, nama toko atau usaha, maupun nama kelompok. Hal ini tentunya memunculkan suatu kekhawatiran karena perkembangan bahasa asing dikalangan masyarakat Indonesia dapat menjadikan bahasa Indonesia mengalami kelunturan. Apabila hal tersebut terjadi secara terus-menerus akan berdampak negatif terhadap martabat bangsa Indonesia, karena bahasa Indonesia merupakan cermin budaya bangsa. Bahkan, lunturnya bahasa nasional akan memecah persatuan bangsa, mengingat bahasa Indonesia merupakan alat pemersatu bangsa Indonesia. Untuk mencegah terjadinya lunturnya kecintaan terhadap bahasa Indonesia, masyarakat dituntut untuk lebih selektif dalam menerima dan menggunakan bahasa asing. Generasi muda diharapkan dapat menjadi ujung tombak untuk melakukan pengembangan bahasa Indonesia. Dalam upaya pembinaan dan pengembangan bahasa Indonesia, generasi muda dapat ditempatkan pada dua posisi, yaitu sebagai subjek dan objek. Sebagai subjek, generasi muda berperan sebagai pelaku, pembina, dan pengembang bahasa Indonesia yang memungkinkan generasi muda untuk mempercepat perubahan sikap dan minat serta penerimaan terhadap bahasa Indonesia di kalangan generasi muda. Selain itu, peran-peran generasi muda ke depan diharapkan

mampu menjadi transformator, ideologisator, dan transmitor bahasa Indonesia di dalam mengawal agenda pemerkayaan, pemodernan, pencendekiaan, serta pemutakhiran bahasa Indonesia sebagai tanggung jawab kebudayaan nasional. Pada posisi objek, generasi muda merupakan sasaran pengembangan bahasa Indonesia. Peran generasi muda yang ditempatkan dalam dua posisi yaitu, sebagai subyek dan obyek, diejahwantahkan dalam ajang pemilihan Duta Bahasa yang diselenggarakan tiap tahun oleh Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa. Kegiatan tersebut merupakan langkah yang efektif dalam menggalakkan peran generasi muda untuk lebih mencintai bahasa Indonesia sebagaimana tujuan dari pelaksanaan kegiatan ini yaitu mereka dapat menjadi teladan dalam kemahiran berbahasa, sikap, dan perilaku terhadap bahasa Indonesia sebagai bahasa persatuan. Diharapkan setelah ajang pemilihan, para Duta Bahasa ini dapat menjadi mitra kerja Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa di daerah dalam memasyarakatkan penggunaan bahasa Indonesia. Dengan hadirnya para duta bahasa di lingkungan masyarakat, dapat pula memicu semangat nasionalisme masyarakat Indonesia, khususnya generasi muda, karena di ajang ini para peserta selalu diberikan pengertian dan pemahaman untuk terus mengenal bahasa daerahnya sendiri yang merupakan bahasa ibu dan mencintai bahasa Indonesia sebagai bahasa pemersatu bangsa serta memahami bahwa bahasa asing memang penting dipelajari sebagai bahasa sumber ilmu pengetahuan dengan tidak mengesampingkan bahasa Indonesia. Penulis Adalah Staf Teknis Kantor Bahasa Provinsi Sulawesi Tenggara


Kendari Pos |Kamis, 29 September 2011

Edukasi

Jurusan Tata Busana Juara Ekspo Madrasah Kendari, KP Setelah menjadi mata pelajaran mulok sejak 1999, kini jurusan tata busana MAN 1 Kendari menunjukkan hasil karyanya di tingkat nasional. Prestasi yang dimaksud adalah sekolah tersebut mewakili Sultra mengikuti Even Madrasah Expo. Kepala MAN 1 Kendari, Ma’sud Ahmad, M.Pd, mengatakan, meski hanya mewakili Kemenag Provinsi Sultra dalam

event Madrasah Expo, namun siswa tata busana telah percaya diri membawa hasil karya ke tingkat nasional. Lomba pameran yang dilaksanakan akhir Juli lalu itu menobatkan stand Sultra masuk dalam kategori juara harapan I. Dalam madrasah expo tersebut, MAN 1 Kendari bersama MAS Dawi-Dawi mewakili kemenag Sultra. Dua siswa utusan MAN 1 Kendari, Rusdawati Mudhair dan Zakiyatul Mahmudah menampil-

kan hasil karya tata busana berupa pakaian seragam sekolah, taplak meja, dan hasil jahitan lainnya yang diproduksi sendiri. “Alhamdulillah siswa bisa menujukkan yang terbaik, meskipun bukan lomba khusus tata busana. Mudah-mudahan menambah wawasan dan pengalaman,” ujar guru tata busana MAN 1 Kendari, Dra. Dahlia. Selama ini, tata busana memang menjadi salah satu

pilihan mata pelajaran mulok selain listrik dan radio TV. Sehingga para siswa baru MAN 1 Kendari memiliki pilihan sesuai minat dan bakatnya untuk memilih mulok yang diminati. Hasil produksi utama siswa tata busana MAN 1 Kendari adalah seragam sekolah yang yang diperuntukkan siswa baru. Tak jarang siswa banyak yang memanfaatkan waktu untuk memproduksi baju di luar jam sekolah. (p1)

Empat SMK Sosialisasi dan Workshop ISO Kendari,KP Pasca mengikuti bintek di Jakarta beberapa waktu lalu, empat SMK se-Kota Kendari yang terdiri dari SMKN 2,4 dan 5 Kendari serta SMKS Satria Kendari, Senin (26/9) menghelat sosialisasi dan workshop. Kegiatan itu mengusung materi tentang sistem manajemen mutu (SMM) ISO 9001:2008 dilaksanakan di aula SMKS Satria Kendari. Turut dihadiri SMK pendamping yaitu SMKN 1Unaaha, yang selain merupakan SMKN RSBI juga telah bersertifikat ISO. “Tahun 2008 lalu kami telah diverifikasi menjadi SMKN RSBI dan awal tahun 2010 lalu telah mendapat sertifikat

ISO. Dengan begitu Direktorat menunjuk kami untuk memonitor keterlaksanaan ISO,” terang Kepala SMKN 1 Unaaha, Karso. Dikatakan, perbedaan fungsi sekolah pendamping dan konsultan, karena konsultan memberi model pendidikan sedangkan sekolah pendamping telah memiliki model yang disesuaikan dengan kondisi sekolah masing-masing. “Dalam workhsop ini peserta akan dibagi dalam tiga kelompok dengan masingmasing kelompok 1 s.d 3 akan membahas kebijakan mutu untuk menjadi dokumen ISO, prosedur operasional standar dan instruksi kerja,” lanjutnya.

UMM SMKN 1 Unaaha, Nurdin menuturkan ISO merupakan standar internasional untuk SMM dan karena ISO 9001 versi 2008, diharapkan sekolah dapat menjaga organisasi dan meningkatkan kualitas produknya. “Olehnya itu yang perlu diperhatikan yaitu komitmen manajemen, perhatikan SDM dan realisasi produk. Mengingat sasaran utama produk yaitu siswa, orang tua dan dunia industri. Selain itu katanya, sekolah juga harus memerhatikan delapan prinsip seperti pusat perhatian pada pelanggan, kepemimpinan, pelibatan orang, pendekatan proses, pendekatan sistem pada manajemen, perbaikan berlanjut dan hubungan yang saling menguntungkan. “Setelah menyusun empat dokumen, sekolah dapat melakukan audit internal dengan masing-masing tim saling

silang mengaudit, dengan begitu setelah tim audit yang ditunjuk datang memverifikasi, kesalahan-kesalahan kecil dapat diminimalisir,” jelasnya. Sementara itu Ketua Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMK Kota Kendari, Ansyari Umirtun mengatakan pasca sosialisasi dan workshop ini, tim ISO di empat SMK akan langsung bekerja semaksimal mungkin. “Kami akan bekerja rodi mengingat akhir Desember 2011 ini pusat menargetkan kami harus telah memiliki sertifikat ISO 9001:2008. Kami optimis dapat memperolehnya, pasalnya ratarata program keahlian pada empat SMK tersebut telah terakreditasi, sehingga butuh sedikit pembenahan maka dapat memperoleh sertifikat ISO,” kata Ansyari didampingi Kepala SMKS Satria, Rosdiana selaku tuan rumah pelaksanaan. (fas)

15 Pilotting Pendidikan, Sebuah Nilai Tambah Kendari,KP Menjadi pilotting pendidikan karakter membuat nilai tambah tersendiri bagi SDN 1 Baruga, sehingga tetap diserbu pendaftar setiap tahun. “Sebagai pilotting pendidikan karakter tingkat SD, kami telah mengikuti sosialisasi di Bandung pada Mei 2011 lalu dan dilanjutkan dengan sosialisasi penerapan pelaksanaan pendidikan karakter pada Juni di SMAN 4 Kendari. Saat Hj Djasnis SPd ini kami sementara membenahi RPP dan Silabus, untuk dimasukkan 18 belas nilai pendidikan karakter,” kata Kepala SDN 1 Baruga, Hj Djasnis SPd. Perempuan berjilbab ini menuturkan sebenarnya sebelum pendidikan karakter diwajibkan masuk dalam kurikulum, telah mengimplementasikannya. Namun belum mencakup keseluruhan dari 18 nilai yang harus ditanamkan, sebagaimana panduan penerapan pendidikan karakter. “Kami telah melaksanakan pendidikan karakter, tetapi belum terdokumen dan dimasukan dalam silabus dan RPP. Dengan demikian tatkala dijadikan sekolah pilotting, kami tidak mengalami kesulitan. Bahkan menjadi nilai tambah serta wujud apresiasi implementasi pendidikan karakter yang telah dilaksanakan selama ini,’’ katanya. Dijelaskan, penerapan karakter di SDN 1 Baruga misalnya tentang kejujuran, setiap siswa yang mendapatkan uang atau barang lainnya yang bukan miliknya di lingkungan sekolah, dapat diberikan kepada guru untuk dikembalikan ke pemiliknya. “Selain itu untuk nilai religius, kami telah melakukan kegiatan keagamaan seperti pengajian massal, yasinan, tadarus dan ceramah di setiap jumat. Demikian pula non muslim sekitar 50 orang dikumpul pada satu ruang tertentu, dengan diajar guru agama non muslim,” contohnya. Sebelum libur katanya, telah membenahi kurikulum, sehingga pendidikan karakter telah didokumen baik di RPP dan Silabus. Selain itu setiap Sabtu melakukan KKG mini internal SDN 1 Baruga, dengan melibatkan pengawas Diknas Kota Kendari dan KCD. “Pembenahan ini kami lakukan karena tim pusat kurikulum dijadwalkan akan datang pada awal Oktober nanti, untuk melihat sejauh mana pelaksanaan pendidikan karakter. Karena itu saya terus menyemangati para guru agar dapat meningkatkan pendidikan karakter,” pungkasnya. (fas)


C M Y K

C M Y K

16

Kamis, 29 September 2011

Launching Member Card

GUBERNUR APRESIASI KENDARI POS

Gubernur Sultra, H Nur Alam SE menyerahkan Member Card Kendari Pos kepada Abu Hanifa SH, pengacara senior di daerah ini yang tercatat sebagaipelanggansetia Kendari Pos sejak awal terbit hingga saat ini. Member Card Kendari Pos merupakan salah satu produk unggulan yang diluncurkan Kendari Pos pada HUT ke-16tahun2011,untuk lebih memanjakan para pelanggan setia Kendari Pos. Cukup mengeluarkan biaya Rp.810 ribu, pemilik Member Card Kendari Pos akan memperoleh fasilitas berlangganan koran gratis selama setahun,bisadigunakan untuk transaksi p e r b a n k a n , memperoleh kupon undian sebanyak 25 lembar untuk mendapatkan hadiah utama satu unit mobil, mendapat discoun pemasangan iklan di Kendari Pos, mendapat discoun di beberapa marchand yang telah ditentukan.

Gubernur Sultra, H Nur Alam SE mengapresiasi perkembangan dan kemajuan Kendari Pos sebagai media yang telah turut membangun dan memajukandaerah. Banyak pesan yang diberikanNurAlam, salah satunya terkait pentingnya jurnalis bekerja sesuai dengan standar jurnalisme agar tidak ditinggalkan pembacanya.

Bersama Model Member Card Kendari Pos

FESTIVAL MUSIK PELAJAR Hidayat Sitorus dari PT Royalti Mineral Bumi (RMB) menyerahkan hadiah kepada para juara Festival Musik Pelajar yang digelar dalam rangka memeriahkan HUT Kendari Pos ke-16.

KUE ULANG TAHUN Ketua Tim Penggerak PKK Sultra, Dra Hj Tina Asnawati Hasan MM, yang memotong kue ulang tahun menandai HUT Kendari Pos ke-16 tahun 2011, dengan senyum ramah menyerahkan kue tersebut kepada Benyamin Bittikaka, salah seorang komisaris Kendari Pos.

Cerdas Dengan Membaca HUT Kendari Pos diperingati setiap tanggal 9 September. Pada tahun ini, Kendari Pos memperingati hari jadinya yang ke-16 terbit harian. Tema yang dipilih, "Cerdas dengan Gemar Membaca". Pemilihan tema dilakukan karena membaca merupakan kegiatan yang sangat penting. Dengan membaca, banyak informasi dalam menggali ilmu pengetahuan diperoleh dan mengembangkan wawasan berpikir yang berujung pada peningkatan kecerdasan. Pemilihan tema ini sejalan dengan program

GERAKAN CINTA BUKU Kepala Unit Program Belajar Jarak Jauh Universitas Terbuka (UPBBJ UT) Kendari, Drs Wawan Ruswanto M.Si menyerahkan buku secara simbolis kepada Ketua Panitia HUT Kendari Pos, Sawaluddin Lakawa pada acara ramah tamah HUT Kendari Pos dan Halal Bilhalal di Swiss Belhotel, Senin malam (26/9). Penyerahan 671 buku secara simbolismerupakansumbanganbukutahappertamadarirencana10ribubukuyang akandiserahkanpihak UTKendarikepadaPanitiaHUTke-16KendariPos,yangsalah satu kegiatannya memperingati HUT Kendari Pos ke-16 adalah gerakan cinta buku (GCB). GCB merupakan gerakan pengumpulan buku dari masyarakat, instansi pemerintah dan swasta yang nantinya akan disumbangkan ke perpustakaan desa dan sekolah-sekolah yang ada di pelosok. Upaya menghimpun buku dilakukan dengan membuka dompet buku dan menjalin komunikasi dengan instansi pemerintah, swasta dan perguruan tinggi.

C M Y K

DirutPTMediaKitaSejahtera,MilwanLukmanmemberikanpenjelasanterkaitbonus umroh yang diberikan kepada karyawan yang telah mengabdikan diri selama 16 tahun di Kendari Pos.

Gubernur Sultra yang telah mencanangkan "Sultraku Cerdas 2011". Serangkaian kegiatan telah digelar, antara lain Festival Musik Pelajar, Gerakan Cinta Buku, Lomba Karya Tulis dan Debat Bahteramas, Anjangsana ke Panti Asuhan, memberi bingkisan kepada bayi yang lahir tanggal 9 September 2011, dan ramah tamah HUT Kendari Pos sekaligus halal bil halal. Perayaan juga diwarnai peluncuran Member Card Kendari Pos.

LOMBA KARYA TULIS BAHTERAMAS Walikota Baubau, MZ Amirul Tamim menyerahkan hadiah lomba karya tulis Bahteramas bertemakan, "Bahteramas, Program Nyata Mengurangi Beban Rakyat" pada finalis terbaik, baik tingkat mahasiswa dan pelajar se-Sultra.

Ketua Panitia HUT Sawaluddin Lakawa, saat menyampaikan laporan kegiatan HUT Kendari Pos ke-16 tahun 2011. Qori dan Saritilawah membawakan pengajian

C M Y K


Kendari Pos | Kamis, 29 September 2011

AFP PHOTO/ANDREW YATES

Penyerang Manchester United Ashley Young (kanan) menyelamatkan wajah timnya dari kekalahan pada sesi penyisihan grup C UEFA Champions League menghadapi FC Basel di Old Trafford.

Manchester, KP Sir Alex Ferguson menyesalkan kecerobohan lini belakang Manchester United setelah mereka membuang keunggulan dua gol dan akhirnya ditahan imbang Basel 3-3 di ajang Liga Champions. Setan Merah sudah unggul 2-0 di babak pertama lewat dua gol Danny Welbeck, sebelum Alexander Frei dan Fabian Frei membawa tim tamu unggul 3-2. Gol Ashley Young di menit akhir akhirnya menyelamatkan muka jawara Inggris itu, namun Ferguson tetap tak puas dengan hasil yang diraih pasukannya setelah mereka kini tertahan di peringkat ketiga Grup C dengan dua poin dari dua laga. “ Kami ceroboh. Mereka dua atau tiga kali membuka pertahanan kami di babak pertama, namun kurangnya

konsentrasi sudah membunuh kami. Kami membuang kemenangan di laga ini,” keluh manajer asal Skotlandia itu. “ Ini sungguh performa yang bagus di babak pertama, namun kami justru harus berjuang keras meraih hasil. Kendati begitu, kami berhasil menyelamatkan poin,’’ kecewanya. Padahal ia sudah berpesan saat turun minum untuk menuntaskan pertandingan karena banyaknya peluang yang mereka ciptakan di babak pertama. “ Saya pikir ini adalah sebuah wakeup call atau peringatan, kemasukan tiga gol di kandang. Bek dan gelandang kami harus lebih baik lagi dalam hal konsentrasi. Mereka punya kemampuan yang bagus, namun jika Anda rileks, kualitas Liga Champi-

ons bisa membuat Anda kesulitan,” pungkasnya. Penyerang muda Danny Welbeck yang tampil impresif dalam laga itu tak dapat menyembunyikan kekecewaannya setelah dua golnya tak mampu memberi kemenangan bagi Manchester United saat menjamu FC Basel di Liga Champions. Welbeck mencetak dua gol cepat di menit 16 dan 17 untuk membawa Setan Merah unggul 2-0 pada laga yang dihelat di Old Trafford itu. Namun tim tamu berhasil membalikkan keadaan di babak kedua dan mencetak tiga gol, sebelum Ashley Young menyelamatkan muka tuan rumah di menit akhir untuk memastikan pertandingan berakhir imbang 3-3. Saat ditanya apakah hasil itu

terasa seperti kekalahan, Welbeck menjawab tegas, “Pasti.” “ Kami memulai laga dengan begitu baik dan memasuki jeda turun minum dengan keunggulan 2-0. Kami seharusnya sudah menuntaskan pertandingan seperti ini, ini tak seperti diri kami. Kami amat kecewa dengan hasil ini. Mereka mengalirkan bola dengan baik dan saya rasa kami mengalami sedikit kesulitan karenanya, namun kami seharusnya sudah mengesampingkan laga ini,’’ datarnya. Ia kini hanya harus kembali ke kamp latihan dan melupakan hasil tersebut. Terkait kontribusi dua golnya, penyerang timnas Inggris itu menambahkan, “Saya terasa melambung tinggi bisa mencetak dua gol di Liga Champions, namun ini adalah permainan tim dan saya sungguh kecewa,’’ tandasnya. (dwi/rel)

2 CSKA Moskow v Inter Milan 3

Kembali ke Jalur yang Benar Moskow, KP Claudio Ranieri membawa angin segar bagi Inter Milan. Setelah mengantarkan Inter meraih kemenangan perdana di Serie A Liga Italia atas Bologna (25/9), kini dia membawa kemenangan bagi Inter di Liga Champions. Ya, tim berjuluk Nerazzurri itu membawa pulang tiga angka dari Luzhniki, dengan kemenangan 3-2 (2-1) atas tuan rumah CSKA Moskow pada matchday kedua kemarin dini hari. Mere-

AFP PHOTO / NATALIA KOLESNIKOVA Pemain Inter Milan Lucio (kiri) berjuang memperebutkan bola dari Kirill Nababkin (CSKA Moscow) dibabak penyisihan grup B UEFA Champions League di Moscow. Inter menang 3-2 atas tuan rumah

ka pun bertengger di posisi kedua grup B dengan tiga angka. Inter hanya tertinggal satu angka di belakang penguasa klasemen sementara yang diduduki Trabzonspor yang pada matchday kedua menahan imbang Lille 11 (0-1). Trabzonspor adalah tim yang mengalahkan Inter 1-0 pada matchday pertama (14/9). ‘’ Saya puas dengan tiga angka ini, menunjukkan kami telah kembali ke jalur yang benar. Saya tidak tahu akan sampai di mana perjalanan kami, tapi saya tegaskan bahwa tim ini telah menunjukkan dirinya di Italia dan di Eropa,’’ kata Ranieri, pelatih Inter, seperti dikutip Foxsport. Inter lebih dulu unggul atas CSKA ke-

Baca KEMBALI Hal 18


Gubernur Minta Pilkada Buton Segera Digelar Kendari, KP Harapan masyarakat Buton untuk secepatnya memiliki pemimpin definitif yang baru sangat mungkin bisa terwujud. Gubernur Sultra, Nur Alam memberi isyarat kuat agar Pilkada ulang di daerah penghasil aspal itu bisa segera dilakukan. Pemerintah setempat ia harapkan segera menyiapkan anggaran pelaksanaan pemungutan suara ulang (PSU) itu. Proses yang dilakukan tentunya berdasarkan amar putusan Mahkamah Konstitusi (MK). “Saya sudah minta KPU Buton didampingi KPU Sultra, untuk berkonsultasi ke KPU Pusat. Konsultasi tersebut menyangkut perihal pelaksanaan ulang pemilukada di Buton,” kata Gubernur Sultra, kemarin, saat ditemui di sebuah acara. Namun ia mewanti-wanti agar semua proses tersebut dilakukan berdasarkan amar putusan MK. Selanjutnya, ia memerintahkan agar KPU Buton secepatnya berkonsultasi dengan pemerintah daerah setempat mengenai penyediaan anggaran untuk proses pilkada ulang, kemudian sesuai tahapannya, harus membuat perencanaan pelaksanaan, dimulai dari verifikasi sekaligus mengumumkan kepada khalayak di Buton, bahwa yang diverisikasi mereka yang disebutkan dalam hasil keputusan MK. “Dalam tahapannya tentunya tidak ada tahap pendaftaran baru,” kata gubernur. Menurutnya proses pemilukada itu tentunya harus dilakukan sesuai tahapannya agar tidak membuat masalah baru. Yang terpenting pemer-

Sutoardjo Siap Buat Kejutan Pada Muscab PD Konsel Hari Ini

DOK/KP

Pemungutan Suara Ulang (PSU) di Pilkada Buton diharapkan segera dilaksanakan. KPU sudah menyusun jadwal agar Pilkada bisa digelar Desember tahun ini. Sekarang tergantung pemerintah Buton, apakah mau mengalokasikan dana secepatnya atau tidak. Gambar diambil saat Pilkada sebelumnya yang kemudian di anulir MK karena kerja KPU ceroboh. intah menyediakan alokasi anggaran pilkada dimaksud. Kemudian KPU menyusun program pelaksanaan Pilkada ulang, sesuai jadwal dan tahapan. Setelah itu melakukan verifikasi administrasi maupun faktual, untuk calon-calon yang disebutkan dalam amar putusan MK. “Yang diverifikasi itu mereka yang lolos dalam proses pilkada sebelumnya maupun yang tidak lolos tapi disebutkan dalam amar putusan. Termasuk nomenklatur harus ditentukan, ini bukan pemilihan tahap II, jadi bukan hanya besaran anggaran yang ditetapkan ulang, tapi termasuk nomenklaturnya,” pungkasnya. PPP Belum Memutuskan Ikut Lagi Pasangan calon bupati-wakil bupati Buton yang akan mengikuti Pemungutan Suara Ulang (PSU) sangat mungkin berkurang. Dari 7 pasangan calon yang ikut pilkada perta-

ma yang hasilnya dianulir Mahkamah Konstitusi (MK), kemungkinan besar akan ada yang mundur sebagai peserta. Partai Persatuan Pembangunan (PPP) adalah salah satu partai yang mengikutkan calonnya yakni Azhari-La Naba. Namun, partai berlambang ka’bah itu sejauh ini belum menyatakan sikap apakah akan benar-benar serius bertarung kembali atau tidak. “Mengenai hal itu (Ikut-red), kami belum memutuskan apa pun juga. Kami menunggu info lebih lanjut dari KPU Buton dan menunggu sikap yang diambil oleh calon yang kami usung,” kata pelaksana harian Sekretaris DPW PPP Sultra, Arman Manila, kemarin. Arman menjelaskan, sejauh ini belum ada komunikasi antara DPW PPP dengan AzhariNaba, mengenai keputusan ikut tidaknya mereka di PSU Buton. “Baik Azhari maupun Naba, mereka untuk sementara waktu

CMY

CMY

20

Kendari Pos |Kamis, 29 September 2011

belum berkomunikasi dengan kami. Tapi boleh jadi sudah berkomunikasi dengan pimpinan partai pasca sidang putusan MK. Tapi belum ada penyampaian pada kami,” ujarnya. DPW PPP Sultra sendiri, kata Arman, belum bisa memutuskan, apalagi jika dilakukan sepihak tanpa sepengetahuan calon yang mereka usung. Sebab, Azhari-Naba memiliki kewenangan untuk memutuskan apakah tetap ikut PSU atau mundur. Namun, lanjut dia, partai tetap akan mempertimbangkan strategis tidaknya jika tetap ikut. “Selain itu kami akan lihat, apakah strategis bagi partai untuk tetap ikut atau tidak. Semua akan ditentukan melalui rapat harian di tingkat DPW PPP Sultra yang nantinya akan dihadiri juga oleh pimpinan DPC PPP Buton. Kalau tidak ada halangan rapat tentang itu akan dilakukan awal bulan depan,” tandasnya. (dri/lis)

Andoolo, KP Konstalasi di Musyawarah Cabang Partai Demokrat (PD) Konsel yang akan di gelar Kamis (29/9) hari ini masih terlihat adem. Belum ada kejutan luar biasa menuju pertarungan empat kandidat yang berebut kursi ketua PD Konsel. H Sutoardjo Pondiu, Ketua PD saat ini ternyata belum bisa diprediksi kekuatannya. Begitu juga dengan calon-calon lainnya yang menyatakan kesiapannya kekuatan belum terlihat sehari sebelum pemilihan. H Sutoardjo Pondiu yang ditemui, masih enggan menyebutkan kekuatannya untuk tampil, bahkan kejutan akan disiapkan pada saat pemilihan ketua hari ini. Kejutan yang dimaksud ini tidak ada kejelasnnya, apakah akan mundur atau tetap maju dalam perebutan kursi partai berlambang bintang mercy tersebut.

Sutoardjo Pondiu “Besok saja (Hari ini-red) kita lihat, saya akan memberikan kejutan. Pastinya semuanya kita serahkan kepada pemilih untuk memilih calon ketua yang dapat memimpin partai Demokrat lima tahun ke depan,”ujarnya kepada sejumlah wartawan. Menurutnya, semua calon berpeluang untuk menang, karena itu tidak ada kekuatan yang diarahkan kesalah satu calon atau kepada pemilik suara. Untuk aklamsi dalam pemilihan juga belum

dapat dipastikan, mengingat dari beberapa calon juga mendapat dukungan. Sementara itu H Imran selaku ketua Majelis Pertimbangan Daerah PD Sultra mengatakan, pemilihan ketua DPC Partai Demokrat Konawe Selatan sudah tidak lagi menjadi perhatiannya. Untuk itulah dirinya tidak mengarahkan ke salah satu calon yang akan maju di bursa pemilihan. “Saya menjadi penonton saja dan akan hadir sebagai kapasitas saya selaku Bupati Konawe Selatan,”ujarnya singkat. Amrin, Ketua DPAC Partai Demokrat Kecamatan Kolono yang ditemui di arena Musda mengaku, semua calon berpeluan untuk menang. “Semua calon sudah memastikan maju. Hanya saja kami dari PAC belum ada yang secara khusus didatangi atau diminta untuk mendukung salah satu calon. Kemungkinan nanti besok baru ada calon yang bergerak untuk menguatkan dukungan, tetapi saat ini belum ada,”tandasnya. (era)

Demokrat Paling Banyak Kena Reshuffle Jakarta, KP Menteri dari Partai Demokrat disebut-sebut akan paling banyak terlempar dari kabinet. Meski Anas Urbaningrum sebagai ketua umum belum diajak bicara Presiden SBY, Ketua Departemen Keuangan DPP Partai Demokrat Ikhsan Modjo mengakui, kalau hal tersebut sudah menjadi pembicaraan di internal partai. “Tapi bukan pembicaraan resmi, ya hanya sekedar bisikbisik, bahwa indikasinya kami yang paling banyak diganti,” ujar Ikhsan Modjo, ditemui disela acara diskusi bertajuk “Kilas Balik Kinerja Politik Luar Negeri”, di Jakarta, Selasa (27/9). Dia menyatakan, bahwa pembicaraan resmi baru nanti akan dilakukan oleh Majelis Tinggi Demokrat, setelah presiden

menyampaikan secara pasti kader yang akan diganti. Termasuk, lanjut dia, pembicaraan baru akan dilakukan kalau presiden nantinya sudah meminta pengganti kader yang bakal diganti. “Sampai sekarang belum, Mas Anas (Anas Urbaningrum, Red) pasti akan menyerahkan sejumlah nama jika nanti diminta,” tandas politisi berlatar belakang ekonom tersebut. Saat ini, Demokrat memiliki enam kader yang duduk di kabinet. Paling banyak diantara partai politik anggota koalisi yang lain. Yaitu, Menteri ESDM Darwin Zahedy Saleh, Menhub Freddy Numberi, Menbudpar Jero Wacik, Menkop UKM Syarief Hasan, Menag PAN EE. Mangindaan, dan Menpora Andi Mallarangeng. Lantas siapa saja kader

Demokrat yang bakal terlempar? Ikhsan enggan menyebutkannya. “Yang selama ini sudah banyak beredar lah,” ujarnya. Selama ini, nama Darwin Zahedy Saleh dan Freddy Numberi yang banyak dianggap sejumlah pihak memiliki kinerja yang tidak maksimal. Selanjutnya, dia menegaskan, semua partai harus legowo atas apapun keputusan presiden terkait perombakan kabinet nantinya. Termasuk, dia menyebut, PKS yang selama beberapa waktu terakhir terus menyampaikan komentar miring seputar rencana reshuffle. “Jadi, kalau yang paling banyak diganti dari Demokrat, kenapa PKS kemudian yang kebakaran jenggot?” katanya, dengan nada meninggi. (jpnn)

CMY

CMY


Kendari Pos Edisi 29 September 2011