Issuu on Google+

Jumat, 29 April 2011

Harga Eceran Rp. 3.500,-

http://www.kendarinews.com

Warga Kolono Bertahan di Tenda

Semakin Kuat Mengayuh Sepeda Hampir semua pakar menyatakan bahwa kedelai adalah bahan makanan bergizi tinggi. Manfaatnya tidak hanya dirasakan oleh mereka

Baca SEPEDA di Hal. 2

SELEBRITI

Si Cantik yang Suka Petai BANYAK orang yang malu untuk menyatakan suka makan petai. Alasannya sederhana, tumbuhan dari suku polong-polongan itu memiliki bau yang khas dan kerap dianggap sebagai makanan orang kampung. Tetapi, Julie Estelle, 22, tidak begitu. Si cantik yang berdarah PrancisManado-Tionghoa itu secara terang-terangan menyatakan suka petai. “Iya, saya suka. Memang kenapa? Saya rasa, tidak ada yang salah. Petai itu kan Indonesia banget,” ungkapnya kemarin saat ditemui di Planet Hollywood, setelah pemutaran film Cowok Bikin Pusing. Dalam film tersebut Julie memerankan tokoh utama, Ciciel, yang ge-

Baca CANTIK di Hal. 2

Julie Estelle

Konsel,KP Gempa 6,0 SR yang memborbardir Kecamatan Kolono masih menghantui warga. Hampir 90 persen penduduk Kolono dari total 15.446.000 jiwa bertahan di tenda yang didirikan depan kediaman mereka. Masyarakat Kolono lebih nyaman tinggal di luar rumah. Sebab setiap menit gempa selalu datang kendati dalam skala kecil. Dari 30 desa dan satu kelurahan, empat desa yang paling parah terkena gempa. Keempat desa tersebut adalah Desa Awonio, Meletumbo, Lambangi dan Tumbu Jaya. Selain merobohkan puluhan rumah, tiga unit pasar juga rata dengan tanah. “ Jadi sekitar 90 persen masyarakat di Kecamatan Kolono, masih tinggal di tenda.Mereka enggan masuk rumah karena masih trauma. Tidak ada aktivitas yang bisa kita lakukan. Bahkan tidurpun kami tidak berani, apalagi jika malam telah tiba. Kami masih trauma tinggal di rumah. Di Ke-

Baca WARGA di Hal. 7

Crew Kendari Pos Disambut Gempa WULAN/KP

Manager Iklan Kendari Pos Haeruddin saat menyerahkan bantuan korban gempa di Kolono kepada aparat kecamatan kemarin (kanan). Rumah salah satu warga yang ambruk bagian depannya. Kondisi ini membuat 90 persen warga masih bertahan di tenda yang sengaja dirikan depan halaman rumah mereka.

Keterangan Penggugat SURGAWI Lemah Wangiwangi,KP Keterangan saksi-saksi yang dihadirkan pemohon pada sidang gugatan Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pemilukada) Kabupaten Wakatobi, Provinsi

Sulawesi Tenggara (Sultra), Rabu (27/ 4), dinilai hanya bersifat umum. Karena itu disimpulkan lemah secara hukum dan tidak akan mempengaruhi keputusan KPUD yang sebelumnya menetap-

KENDARI POS tidak hanya tuntas dalam pemberitaan, namun juga mempunyai misi kemanusiaan. Seperti kemarin, rombongan Kendari Pos peduli gempa bertolak ke Kecamatan Kolono, daerah yang paling banyak korban gempa. Rombongan yang dipimpin Manager Iklan Haer-

Baca DISAMBUT di Hal. 7

kan SURGAWI sebagai pasangan pemenang Pemilukada Wakatobi. Tim pemenangan SURGAWI, La Ane Puru mengungkapkan, sidang lanjutan gugatan Pemilukada Kabupaten Wakatobi kembali dilaksanakan, Kamis (28/ 4). “Setelah sehari sebelumnya agenda sidang mendengarkan keterangan sak-

si pemohon, maka kemarin dilanjutkan dengan mendengarkan saksi termohon (KPUD dan SURGAWI), dengan 16 saksi,” terangnya. Menurutnya, semua alasan saksi yang dikemukakan di hadapan majelis hak-

Baca KETERANGAN di Hal. 7

Ke Desa Purbayani di Garut yang Dihuni Ratusan Anggota NII

Pernah Mengubah Arah Kiblat dari Barat ke Timur Nama Negara Islam Indonesia (NII) kembali muncul ke permukaan. Itu terjadi setelah ada sejumlah mahasiswa dari beberapa perguruan tinggi yang mengaku telah direkrut bahkan dicuci otak oleh aktivis organisasi itu. Di Garut, ada sebuah desa yang dihuni para pengikut NII. Adakah kaitannya?

M.HILMI SETIAWAN, Garut DESA itu bernama Purbayani, terletak di Kecamatan Caringin, Kabupaten Garut. Jarak desa tersebut dari pusat kota kabupaten sekitar 107 kilometer. Untuk sampai di desa itu, kita harus melewati jalan pegunungan yang meliuk-liuk yang leb-

Baca PERNAH di Hal. 7

M. HILMI SETIAWAN/JAWA POS

Desa Purbayani menjadi pusat Komunitas NII terbesar di wilayah Garut Selatan dengan jumlah total pengikut 30 kepala keluarga. Salah satu sudut kediaman Komunitas NII di Desa Purbayani, Kecamatan Caringin, Kabupaten Garut.


2 Sepeda ...................... yang telah berusia lanjut, melainkan juga yang mudamuda atau anak-anak. Majalah Healthy Life Edisi 10, Oktober 2007, memuat berita sebagai berikut. “Kedelai merupakan bahan pangan yang kaya akan isoflavon, seperti ganestein, daidzen, formanetin, dan biochanin A. Tak heran kedelai telah diteliti banyak ahli di berbagai negara. Tengoklah tulisan Wisnu Adi Yulianto, seorang dosen Teknologi Pangan dari Universitas Wangsa Manggala, Yogyakarta, di Harian Kompas tanggal 28 Oktober tahun 2004 silam. Mengutip berbagai laporan ilmiah, Wisnu mengungkapkan bahwa kedelai bermanfaat untuk mencegah kanker payudara, mencegah osteoporosis, menurunkan kolesterol jahat, mengontrol diabetes, hingga perbaikan

Kendari Pos |Jumat, 29 April 2011

memori dan ginjal. Untuk para lelaki, isoflavon kedelai diyakini dapat membantu pencegahan kanker prostat. Tapi, tahukah Anda, manfaat yang banyak itu tampaknya sulit dicapai penduduk Indonesia? Dan mengapa? Soalnya, konsumsi kedelai masyarakat kita hanya 13,3 gram per hari”. Sebagai pembanding, penelitian fakultas kedokteran sebuah universitas terkemuka di Jakarta terhadap MDL-525 (sebelum berganti nama menjadi New Mandala 525) bisa diperhatikan. Dalam penelitian itu, tim peneliti memberikan sebanyak 60 gram kedelai bubuk itu setiap hari kepada para wanita perimenopause yang jadi subjek penelitian agar kolesterol jahat di tubuh mereka bisa menurun. Ternyata memang terbukti, meskipun hasilnya, atas pertimbangan tertentu, belum bisa dipublikasikan. Dan yang

menjadi permasalahan wanita perimenopause ini bukan hanya kolesterol. Asam urat, diabetes, maag, dan beberapa penyakit lainnya juga sering mengganggu mereka. Dan manfaat kedelai bubuk itu telah dibuktikan pula oleh Drs. Ratma Budi Priatna. Dosen mata kuliah Akuntansi di Kampus Politeknik Komputer Niaga LPKIA Bandung ini sejak enam bulan sebelum wawancara ini berlangsung rutin mengonsumsi New Mandala 525 dua kali dalam sehari hanya untuk menjaga vitalitas dan kebugaran tubuhnya. Menurut ayah dua anak yang sering mengayuh sepeda sejauh 30 kilimeter pulang-pergi ke kampusnya ini, dengan bantuan kedelai bubuk itu kesehatannya kini semakin baik dan kebiasaannya minum kopi menjadi berkurang. “Dulu, saya sampai tiga gelas dalam sehari minum kopi, tapi

sekarang cukup satu gelas,” ujar penduduk Blok Pasi Panjang, Desa Cilampeni, Kecamatan Katapang, Kota Bandung, Provinsi Jawa Barat, ini saat ditemui di tempat kerjanya 2 Oktober 2010 lalu. Saat ini sangat banyak kedelai bubuk beredar, namun, sebagai perintis keberadaan kedelai bubuk komersial di Indonesia, New Mandala 525 sangat laku di seluruh wilayah pemasaran karena manfaatnya nyata dan produknya diolah secara higienis. Ini amat ditunjang oleh mulai tumbuhnya kesadaran masyarakat masa kini untuk beralih ke bahan-bahan nabati dalam memelihara kesehatan. Produk ini bukan obat melainkan minuman kesehatan untuk keluarga, yang tersedia di apotek dan toko-toko obat terkemuka di wilayah Anda. Untuk konsultasi dan informasi lebih lanjut, kunjungi purwatis@centrin.net.id atau telepon (021) 70288540 dan.Distributor Sulawesi Tenggara 08124135934. (*)

Tak Ditahan karena Residivis Gayus ....................... untuk diserahkan ke pihak Kejari Tangerang. Dalam penyerahan tersebut, suami Milana itu didampingi pengacaranya Dion Pongkor dari LBH Mawar Sharon. Proses penyerahan berkas tersebut mendapat pengawalan dari Direktorat I Mabes Polri. Kepala Kejaksaan Negeri Tangerang Chaerul Amir menyatakan dalam pelimpahan berkas dan barang bukti itu Gayus tidak dapat ditahan karena yang bersangkutan adalah residivis yang sedang menjalani tahanan di Lapas Cipinang. “Gayus tidak tahan di sini (Kejari Tangerang), “kata Chaerul kepada INDOPOS (Kendari Pos Group) kemarin. Setelah menerima tahap dua ini, kata Chaerul, dalam waktu satu minggu atau paling lambat dua minggu ke depan, berkas tersebut akan segera dilimpahkan ke PN Tangerang untuk di sidangkan. Dalam persidangan nanti, pihaknya akan berkoordinasi dengan Lapas Cipinang dan

majelis hakim yang telah memvonis Gayus dalam kasus mafia pajak. Kajari menyatakan untuk persidangan nanti pihaknya telah menyiapkan empat jaksa dari Tangerang dan didamping dari Kejagung. Mereka adalah Kepala Seksi Pidana Umum Semeru dan tiga orang anggotanya, masing-masing Putri Ayu, Slamet Riadi dan Retno Listianti. Berdasarkan berkas yang diterima, lanjut Kajari, Gayus Tambunan diduga menggunakan pasport palsu untuk pelesiran Ke Macau, Hongkong dan Singapura pada akhir September 2010 lalu. Paspor tersebut dikeluarkan kantor Imigrasi Jakarta Timur atas bantuan Ani dan DJ, seorang Warga Negara (WN) Amerika. Kedua orang itu, tambahnya merubah paspor milik MIA dengan nomor T 1164444 dengan nama Sony Laksono. “Paspor inilah yang digunakan Gayus ke luar negari. Tapi kenapa di Bandara Soekarno-Hatta (BSH) dia kok bisa lolos,” kata Kajari. Sedangkan Ani sendiri yang membantu Gayus memalsukan paspor, dalam proses sidang di PN Jakarta Utara. Dan DJ yang WN Amerika, sampai saat ini

masih buron. Atas perbuatannya itu, kata Kajari, Gayus dijerat dengan pasal berlapis, yaitu Pasal 55 huruf a dan c UU No 9 Tahun 1999 tentang Keimingrasian dan pasal 266 ayat 2 KUHP tentang pemalsuan serta Pasal 263 ayat 1 dan 2 KUHP, tentang pembuatan paspor palsu dengan ancaman maksimal 7 tahun penjara. Sementara itu, Dion Pongkar, pengacara Gayus, tidak banyak komentar. Dia hanya mengatakan, ketika Gayus ditanya oleh beberapa orang jaksa di Kejari Tangerang, menjawab dirinya tidak tahu bahwa paspor tersebut palsu. Sebab bila palsu tentunya tidak bisa digunakan ke luar negeri. Ditanya soal nama Sony Laksono di paspor tersebut, Dion Pongkar tidak mau menjawab. “Kita lihat saja di persidangan nanti,” kata dia. Sedangkan Gayus yang keluar dari ruang Kasi Intel Kejari Tangerang dengan dikawal delapan orang penyidik dari Mabes Polri tampak tenang. Ia hanya menjawab pertanyaan wartawan kondisi sedang baik. Setelah itu dia langsung dibawa ke mobil petugas untuk dikembalikan ke Lapas Cipinang. (kuh/gin/jpnn/agm)

Diproduksi Tiga Tahun Lalu Cantik ....................... mar makan petai. Maka, ketika melakoni adegan makan petai, kekasih Ello itu tidak canggung. “Kan makannya nggak tiap hari. Sesekali saja. Tapi memang suka. Saya nggak pernah punya pengalaman buruk tuh kalau makan petai. Misalnya, diprotes karena mulut jadi bau. Asyik-asyik aja,” jelas dia. Adik kandung Cathy Sharon itu menuturkan, adegan film yang diproduksi MVP Pict u r e s tersebut termasuk salah satu yang menarik selama dirinya berkarir sebagai pemain

film. Makanya, ketika melihat film itu diputar di bioskop kemarin, Julie senyum-senyum sendiri. Apalagi, ternyata film yang juga dibintangi Aming, Marcel Chandrawinata, dan Laudya Chintya Bella itu diproduksi tiga tahun lalu. “Saya syuting film ini setelah film Selamanya. Sudah lama banget,” ucapnya. Lebih lanjut Julie mengutarakan, film Cowok Bikin Pusing tersebut memiliki beberapa kendala. Ada beberapa scene yang belum dibuat. “Akhirnya mereka bisa melengkapinya dengan editing. Meski begitu, alur ceritanya bagus kok. Saya saja baru dikabari beberapa bulan sebelumnya kalau akhirnya film ini bakal tayang. Wah, akhirnya. Nggak kebayang deh. Soalnya sudah lama banget,” tambah dia. Karena dibuat pada 2008, di film tersebut akting Julie tampak belum sematang sekarang. “Iya ya, lucu ngelihatnya,” katanya. (jan/c13/ib)


3

Jumat, 29 April 2011

Japfa Peduli Daerah Peternak Kendari, KP PT Japfa selaku pensuplai pakan ternak di tanah air, bukan hanya melirik sektor bisnis. Perusahaan ini menggandeng dua perusahaan penyedia pakan ternak di Sultra yaitu PT Unggas Mandiri dan Bintani untuk berkontribusi pada siswa di delapan sekolah yang masuk Sawadi wilayah peternakan. Perusahaan tersebut melakukan aksi sosial dengan memperhatikan gizi delapan sekolah di Kendari, kemarin. Kegiatan ini dipusatkan di dua lokasi yakni di Bungkutoko, Kecamatan Abeli Kota Kendari dan di Poasu Jaya, Kecamatan Konda, Konawe Selatan. Dua lokasi itu merupakan pengguna pakan ternak, sehingga Japfa turut serta memperhatikan warga sekitar dengan peduli gizi terhadap mereka. “Kami membagi-bagikan kebutuhan pelengkap gizi kepada para siswa, untuk tahap awal lima bulan, dan berikutnya akan kami tingkatkan lagi,” terang H.Sawadi pemilik usaha Unggas Mandiri. Selama ini di dua daerah tersebut kata Sawadi banyak masyarakat yang memiliki usaha ternak khususnya ayam petelur dan broiler. Setiap harinya mereka disuplai produk pakan yang diproduksi oleh PT Japfa. “Kebersamaan kami untuk peduli terhadap peningkatan gizi siswa, karena kami tidak hanya ingin memperoleh profit, tapi juga berbagi dengan warga yang membutuhkan,” pungkas Sawadi. (lis/awl)

182 Pos Tarif Bea Masuk Dibebaskan Jakarta, KP Pemerintah membebaskan 182 Pos tarif bea masuk produkproduk kelompok bahan baku dan barang modal dari sebelumnya 5 persen. Sebaliknya, untuk barang konsumsi, pemerintah menaikan tarif bea masuk dari 5 persen menjadi 10 persen. Pembebasan bea masuk tertuang dalam Peraturan Menteri Keuangan (PMK) No 80/PMK.011/2011 sebagai revisi PMK nomor 241/ PMK.011/2010. “Tujuan penurunan tarif bea masuk atas produk yang termasuk kelompok bahan baku dan barang modal agar industri hilir yang menggunakan bahan baku dan modal dapat menghasilkan produk jadi yang berdaya saing,” ujar Plt Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Bambang Brodjonegoro di Jakarta, Selasa (26/4) lalu. Pembebasan bea masuk kelompok bahan baku dan barang modal itu terdiri 182 pos tarif. Sementara untuk barang konsumsi yang dinaikan tarif bea masuknya berasal dari 8 pos tarif di sektor makanan. Pemerintah berharap, kenaikan pos tarif barang konsumsi tersebut dapat melindungi industri hilir yang selama ini terkena dampak dari serbuan barang-barang impor. Selain itu, untuk menjaga daya saing dari produk yang dibuat di dalam negeri. Dalam pelaksanaan ketentuan baru itu, pemerintah akan menggunakan dua skema pengenaan tarif yaitu pembebasan bea masuk dikenakan sementara untuk 25 produk barang modal yang terdiri dari 12 pos tarif pada industri mesin dan 13 pos tarif industri maritim. Ketentuan sementara ini berlaku sejak 18 April 2011 hingga 31 Desember 2011. Terhitung sejak 1 Januari 2012, pemerintah akan mengembalikan tarif bea masuk untuk 25 produk barang modal tersebut pada posisi semula yaitu 5 persen. “Dalam hal ini kebijakan tarif bea masuk atas industri maritim ditujukan untuk program pemutihan 1000 kapal guna memenuhi asas cabotage,” jelas dia. Skema kedua, pembebasan bea masuk yang akan terus berlaku untuk 165 produk yang meliputi 157 bahan baku dan barang modal serta kenaikan tarif bea masuk terhadap 8 produk konsumsi. Pemerintah berencana mengeluarkan peraturan baru untuk tarif bea masuk ini agar kebijakan ini menjadi salah satu instrumen pengembangan industri nasional. (jpnn/awl)

200 Ribu Rumah Tangga Belum Tersentuh Listrik Kendari,KP Masyarakat yang menikmati listrik di Sultra baru mencapai 47,11 persen. Hal itu terungkap dalam sosialisasi pemanfaatan lisrik yang digelar Dirjen Ketenaga listrikan Kementrian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) di sebuah hotel ternama di Kendari kemarin. Kepala Sub direktorat hubungan komersial tenaga kelistrikan, Albert Manurung menjelaskan bila ratio elektrifikasi di Sultra masih 47,11 persen dari jumlah penduduk yang ada. Itu menunjukkan bila lebih banyak masyarakat yang belum teraliri listrik ketimbang yang sudah. Sementara secara nasional ratio elektrifikasi berkisar 67,2 persen. “Ini menjadi tugas pihak terkait baik PLN maupun penyedia listrik lembaga lainnya untuk bisa memenuhi kebutuhan masyarakat akan listrik,” terangnya saat membuka sosialisasi yang diikuti sejumlah elemen masyarakat dan instansi itu. Menurutnya pertumbuhan penyediaan listrik di Sultra sudah mengalami peningkatan yakni tahun ini berkisar 7,2 persen bila melihat pertumbuhan penduduk 1,1 persen per tahun dan pertumbuhan ekonomi 6,7 persen. Hal tersebut masih harus ditingkatkan lagi, mengingat semakin banyak pengguna listrik. Di Sultra karena penyedia listrik baru PLN tentunya, lembaga tersebut yang harus lebih optimal lagi, sebagai mitra pemerintah dalam pemenuhan listrik terhadap masyarakat. Walaupun diakuinya dalam pelayanan kelistrikan baik secara nasional dan di Sultra sendiri tentunya banyak masalah yang dihadapi, diantaranya adalah keluhan yang dihadapi konsumen yaitu masyarakat yang merasa dirugikan. “Untuk itu dalam sosialisasi pemanfaatan listrik, target kami pihak terkait memahami tugas masing-masing dan listrik bisa digunakan secara aman dan efisien,” paparnya.

dok/kp

Saat ini sekitar 200 ribu Rumah Tangga di Sultra belum tersentuh listrik. Kehadiran PLTU Nii Tanasa yang berkekuatan 2 X 10 MW tengah dinantikan. Pembangkit tenaga uap pertama di Sulawesi itu masih dalam tahap ujicoba pengoperasiannya. Tampak PLTU Nii Tanasa, gambar diambil beberapa waktu lalu Dalam sosialisasi tersebut, juga dipaparkan mengenai subsidi listrik yang diberikan pemerintah selama ini. Diantaranya jumlah total subsidi yang diberikan pada tahun 2010 yang mencapai Rp 57,6 triliun. Kemudian jumlah pelanggan yang mencapai 42.183.108 pelanggan, termasuk jumlah penjualan

listrik yang berkisar 145.551,69 GWh. “Pelanggan 93 persen adalah rumah tangga dan penjualan listrik 41 persen terhadap rumah tangga, 35 persen industri, 17 persen bisnis,” paparnya. Sebelumnya dari Dinas ESDM Sultra yang wakili oleh Kabid Energi, Andi Azis menjelaskan bila ratio elektri-

fikasi sultra memang masih rendah dibanding nasional. Bahkan dari data yang ada sebanyak 200 ribu rumah tangga di daerah ini masih belum bisa menikmati listrik. “Ini membutuhkan kerja keras pihak terkait, bagaimana bisa memenuhi kekurangan yang ada,” katanya dalam sambutan. (lis/awl)

HP Pavilion g4

Usung AMD Radeon HD 6470 M Makassar, KP Hewlett Packard (HP) kembali hadir lewat laptop andalnya, Pavilion g4. Desainnya elegan dengan kemampuan mumpuni. Didukung prosesor Intel Pentium P6200 yang memiliki kecepatan 2,13GHz. HP mengklaim, semua produknya yang bertipe Pavilion tidak meragukan. Di antara keunggulan tersebut adalah kenyamanan mengetik seolah mengetik di keyboard biasa karena dilengkapi multi-gesture. Sinta, Karyawati Cahaya Surya Komputer, Makassar menjelaskan notebook ini didesain dengan ukuran layar 14 inci High-Definition dilengkapi dengan BrightView LED Display (1366 x 768). Sudah dibenamkan pula DVD Burner SuperMulti. Kapasitas hardisknya juga lumayan besar, mencapai hingga 320GB SATA dengan memori sebesar 4GB DDR3 dengan sistem memori 2 DIMM. Keunggulan lain, lanjut Sinta, notebook ini didukung video graphics Intel HD Graphics dengan kapasitas hingga 1969MB total graphics memory. Grafis AMD Radeon HD 6470 M ini mampu

fajar

Sinta memperlihatkan notebook HP Pavilion g4. Sinta mengklaim notebook ini didukung aplikasi komplit.

menjamin ketajaman gambar terutama bagi pengguna yang suka desain lewat komputer. Untuk urusan audio pengguna akan dimanjakan dengan SRS Premium Sound dengan Altec Lansing Speakers. Dengan begitu, notebook ini nyaman un-

tuk mendengarkan musik dimana saja. Pengguna juga akan dimudahkan ketika hendak membuka situs internet dengan hadirnya HP QuickWeb sebagai tambahan aplikasi. Dalam hal penggunaan listrik, notebook ini menggunakan AC adapter

65W. Baterai cukup tahan, 6-Cell 47WHr Lithium-Ion. “Aplikasi lain ponsel ini sudah didukung aplikasi bluetooth serta port HDMI untuk koneksi ke TV. Harga masih mengikuti nilai tukar Dollar, mencapai sekira USD500-an,” ungkap Sinta. (jpnn/awl)


Jumat, 29 April 2011

Langganan Luar Kota Rp. 67.500,-

Propam Polda Akan Turunkan Tim Lidik Kebenaran Testimoni Terpidana Narkoba

Kendari, KP Dugaan keterlibatan oknum perwira lingkup Polres Muna dalam kasus turut

membekingi peredaran narkotika terus dilakukan proses penyelidikan. Kemarin, Bidang Propam Polda Sultra akan menurunkan tim melakukan penyelidikan terkait kebenaran testimoni terpidana kasus narkotika, Jaya. Kabid Propam Polda Sultra, AKBP M.

Eris Tochidin mengatakan testimoni yang dibuat oleh Jaya akan menjadi acuan dalam melakukan penyelidikan terhadap oknum perwira di Polres Muna berinisial AKP AT. Tim akan segera dibentuk untuk mengusut kebenaran dari testimoni tersebut. “Testimoni ini akan ditindaklanjuti mela-

lui penyelidikan. Jika memang terbukti, maka oknum yang bersangkutan akan diproses hukum sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Namun, jika tidak, maka harus dipublikan juga bahwa oknum tersebut tidak terlibat,� jelas AKBP M. Eris Tochidin saat ditemui di Mapolda Sultra, kemarin.

Kepastian terhadap kebenaran testimoni Jaya, kata dia, akan diketahui jika dilakukan penyelidikan. Kabid Propam berjanji, testimoni itu tidak akan didiamkan dan akan dilakukan penyelidikan lebih men-

Baca POLDA di Hal 6


6

Kendari Pos |Jumat, 29 April 2011

Camat Moramo Utara Tempuh Jalur Hukum Kendari, KP CamatMoramoUtara,JamesS.Sos mendatangi Mapolresta Kendari, kemarin. Didampingi empat pengacara yakni Dahlan Moga SH MH, Riskanawati SH MH, Rini Indah Triani SH MH dan Nurmiah Rahman SH, ia mengadukan Ervien Cs yang dianggapnya melakukan fitnah dan penghinaan atas kepemimpinannya. ‘’Langkah ini saya tempuh sebagai pembelajaran hukum agar seseorang tak sembarang berbicara apalagi sampai memfitnah,’’ terangnya saat ditemui usai menjalani pemeriksaan di ruang Kanit III Reskrim Polresta Kendari. Di Mapolresta kemarin, James memberi keterangan pada penyidik Brigadir Muh Udin. Usai diperiksa James merunut bila bantuan 40 ekor sapi yang dikeluhkan Ervien merupakan bantuan Pemprov yang langsung diberikan pada kelompok tani. Program itu katanya bernama Sapimas. ‘’Sebagai camat saya hanya mengetahui bila ada bantuan, tak ada

wewenang saya membagi-bagikan karena langsung ke kelompok tani. Kalau dituding bila yang mendapat bantuan hanya keluarga camat, perlu anda ketahui bahwa se kecamatan Moramo Utara itu adalah keluarga saya,’’ jelasnya. Begitupun proyek Gapoktan di Kelurahan Lalowaru kata James dikelola oleh Himpunan Pakan Ternak Poktan Lalowaru, bukan dirinya, termasuk bantuan dana bencana angin puting beliung yang disalurkan Dinas Sosial Pemda Konsel langsung kepada masyarakat melalui Kepala Desa. ‘’Saya juga baru tahu bila ada bantuan beras dan mie instant yang disalurkan. Kok saya yang dituduh mengambilnya, termasuk kawat duri. Demi Allah untuk apa saya menikmatinya. Sepengetahuan saya tidak ada bantuan berupa seng,’’ tegas James. Yang tak diterima James bila dalam pengaduan Ervien adalah mengatasnamakan masyarakat. Sepengetahuannya Ervien baru

menjadi penduduk Moramo Utara sekitar enam bulan yang lalu. Ia hapal betul saat tes UPK PNPM, Ervien merupakan salah satu pesertanya yang tidak lulus. ‘’Begitupun dengan tudingan bila saya mengelola proyek PNPM. Dalam SOP (standar operasional) PNPM, jangankan main proyek, punya perusahaan yang ikut tender saja camat tidak dibolehkan,’’ tambahnya. Sementara Gamaluddin, Ketua Kelompok Tani Sapimas 2009, Kelurahan Lalowaru, Kecamatan Moramo Utara, mengatakan, bantuan 40 ekor sapi itu telah di bagikan sesuai prosedur kepada berhak dan tidak menyalahi aturan sedikitpun. Dimana warga yang memperoleh bantuan adalah warga yang telah berpartisipasi membangun infrastruktur demi kelancaran bantuan dimaksud. ‘’Jadi warga yang mau dan telah bekerja secara swadaya membuat ranch itulah yang mendapat bantuan. Proyek sapi diberikan kepada 20 warga, setiap warga mendapat 2 ekor sapi,” ujar Gam-

aluddin kemarin. Terkait pekerjaan proyek PNPM Mandiri yang terbengkalai, dibantah oleh Budi, selaku kontraktor yang mengerjakan proyek PNPM dengan anggaran Rp 120 juta tersebut. “Dananya belum semua cair, karena pencairannya masih tertahan di pusat, makanya proyek PNPM Mandiri di Moramo Utara ini belum selesai 100 persen. Tapi perkembangan pekerjaan di lapangan sudah sekitar 80 persen selesai,” ujar Budi, didampingi dua rekannya selaku fasilitator kecamatan yang enggan disebutkan namanya. Seperti diberitakan sebelumnya, Ervien dan Asgar Malik, warga Desa Sanggula, menuding Camat Moramo Utara, James.S.Sos, selama kepemimpinannya tak memihak warga. Mereka bahkan menuding banyak kebijakan yang dilakukan camat dan dianggap tidak sesuai aturan, diantaranya soal proyek sapimas, Gapoktan, PNPM Mandiri maupun pembangunan Rujab Camat Moramo. (awl/ani)

Pemprov Bantu Korban Gempa Andoolo, KP Korban bencana gempa di Kecamatan Kolono, Moramo dan Laonti terus mendapat perhatian dari pemerintah. Sebelumnya, Pemerintah Kabupaten Konawe Selatan (Konsel) telah menyerahkan bantuan beras sebanyak delapan ton, kini giliran pemerintah provinsi (Pemprov) melalui Dinas Sosial memberikan bantuan berupa dua ton beras, seratusan kardus mie instan dan ikan kaleng. “Bantuan tersebut diperuntukan bagi 367 jiwa korban bencana gempa,” ujar Sekretaris Kabupaten Konsel, Sardjun Mokke, didampingi Kabag Humas, Muh Hisrah kemarin. Sardjun menjelaskan, bantuan pemprov Sultra tersebut telah diserahkan kepada korban gempa di tiga kecamatan melalui Dinas Sosial Konsel. “Bantuannya telah diserahkan kepada korban di masing-masing lokasi gempa. Dengan adanya bantuan ini, masyarakat korban gempa sudah dapat terbantu hingga lima

hari ke depan,” ujar Sardjun. Untuk lebih meringankan beban korban gempa, Pemkab Konsel juga telah berkoordinas dengan seluruh jajarannya, termasuk pemerintah pusat khususnya Badan Penanggunalan Bencana Nasional untuk membangunkan kembali perumahan warga yang hancur akibat gempa. “Kondisi perumahan warga sudah tidak bisa ditempati lagi. Karena itu, pemerintah akan mengupayakan rehabilitasi rumah warga yang rusak,” kata mantan Kadis Nakertrans Sultra ini. Data yang diperoleh di lokasi gempa, jumlah rumah warga yang mengalami kerusakan sebanyak 127 unit. Terdiri 99 rumah warga di Kecamatan Kolono, 16 rumah di Kecamatan Moramo dan 12 rumah di Laonti. Sementara data jiwa terdiri 1.760 jiwa di Kolono, 532 jiwa di Moramo dan 670 jiwa di Laonti. “Inilah yang diberikan bantuan penanganan penanggulangan bencana, khususnya bantuan pangan,” tandasnya. (era)

Polda ..................

Ambo Tuwo yang kini menjabat sebagai Kasat Narkoba Polres Muna. Namun, bisnis itu telah lama ia tinggalkan sejak Kasat Narkoba (AKP AT, red) masih menjabat sebagai Kapolsek Katobu waktu itu. Atas garansinya, bisnis ini berjalan kembali saat-saat terakhir menjabat Kapolsek Katobu. Jaminannya adalah upeti sebesar Rp 1 juta per bulan. Setelah berjalan, sempat berhenti lagi karena, Jaya dibekuk oleh Tim Idik Narkoba Polda Sultra. Versinya, penjualan narkotika kembali berjalan setelah mendapat tawaran garansi keamanan dari AKP AT dengan kesepakatan penyetoran upeti Rp 1 juta per minggu. Testimoni tersebut akan ditindaklanjuti oleh Bidang Propam Polda Sultra yang segera menurunkan timnya untuk melakukan penyelidikan. (aka)

dalam. “Saya pelajari dulu testimoninya baru kami turunkan tim ke sana (Polres Muna, red),” jelasnya. Seperti diketahui, salah seorang pengedar narkoba jenis sabu-zabu bernama Jaya yang ditangkap di Jalan LumbaLumba, Kecamatan Batalaiwou Kabupaten Muna, Jumat 4 April 2010 menuding adanya oknum perwira polisi yang membekingi peredaran narkotika di Kabupaten Muna. Jaya yang kini sudah berstatus narapidana di Rutan Kelas II B Raha mengungkap melalui testimoninya, bisnis narkotika pernah ditinggalkan sejenak. Namun, pengakuan dia, bisnis barang haram tersebut kembali berjalan setelah mendapat garansi keamanan dari seorang oknum polisi. Oknum yang dimaksud adalah AKP


7

Kendari Pos |Jumat, 29 April 2011

Masyarakat Tak Bisa Beraktivitas

Butuh Tenda dan Makanan Warga ....................... camatan Kolono ini, khususnya Desa Awunio, hampir setiap lima menit terjadi gempa, meskipun tidak terlalu besar,” ujar Sekcam Kolono Jakfar. Sementara itu Kades Awunio Mustari mengeluhkan kondisi

hidup masyarakat dalam tenda. Kata dia masyarakat korban gempa membutuhkan bantuan pangan dan tenda. “ Bantuan memang sudah ada dari berbagai donatur, termasuk dari Pemkab Konsel melalui Dinas Sosial berupa beras 4,9 ton. Ada juga bantuan mie instan, air mineral dan selimut. Namun

jumlah pengungsi yang hampir 90 persen ini, ya kalau kita rata ratakan, setiap kk hanya mendapat 2 liter beras dan 1 dos mie instan. Kami sangat mengharapkan bantuan makanan, terutama tenda sebanyak mungkin,” tambah Mustari. Pantauan koran ini kemarin di Desa Awunio, masyarakat terpak-

sa menggunakan tenda penjemur colkat untukmelindungi mereka dari pancaran sinar matahari dan hujan. Mereka membuat tenda di luar rumah masing masing. Menurut Kades Awunio, hal ini disebabkan terbatasnya bantuan tenda, cuma 75 lembar yang diperoleh dari PMI Konsel dan dinas sosial setempat. (p1/tri)

Kalaupun Ada Foto, Itu Hasil Rekayasa Keterangan ................ im bersifat umum. Artinya, keterangan saksi tidak memiliki bukti otentik, sehingga tidak akan mempengaruhi keputusan KPUD. Misalnya saja, apa yang diungkapkan saksi pemohon mengenai adanya beberapa orang yang diungkapkan masuk dalam DPT, tetapi tidak memiliki NIK, sehingga dinilai sebagai penggelembungan. “Itu bukan manipulasi, karena benar-benar ada orangnya. Beberapa orang dimaksud itu, masuk dalam pemilih tambahan sehingga tidak termasuk penggelembungan wajib pilih,” papar La Ane Puru.

Persoalan lain yang diungkapkan, terkait money politik. Kepala Desa Posalu, Jamaludin mengaku telah diintimidasi Camat Wangi Wangi, Yusnan Yusuf agar membentuk tim tujuh, tetapi pada agenda mendengarkan keterangan saksi termohon, hal itu dibantah langsung Camat Wangi Wangi dan beberapa kepala desa yang menjadi saksi termohon. “Tidak ada instruksi pembentukan tim tujuh demi kepentingan pemenangan pasangan calon beberapa waktu lalu,” bantah Camat Wangi Wangi, Yusnan Yusuf yang ditirukan La Ane Puru saat bersaksi. Begitu juga beberapa Kepala Desa yakni Kades Waha, Darman,

Kades Komala, La Ode Sinta dan Kades Kapota Utara, Sudarmin. Mengenai tuduhan adanya pegawai yang masuk tim pemenangan SURGAWI, La Ane Puru mengatakan tidak benar. Alasannya, tidak ada nama pegawai yang masuk dalam tim SURGAWI. “Begitu juga terkait money politik. Hal itu hanya rekayasa yang dilengkapi dengan surat pernyataan. Tapi sesungguhnya tidak ada bukti otentik. Kalaupun ada foto, itu hasil rekayasa yang difoto,” ungkapnya. Sehari sebelumnya, saksi-saksi pemohon dihadapan majelis hakim mengungkapkan, selain mengintimidasi warga, SURGAWI juga dituding melakukan money politik dan menggunakan

PNS untuk memenangkan Pemilukada Wakatobi. “Camat Wangi Wangi Selatan memberi saya uang Rp 850 ribu. Rp 500 ribu buat saya dan Rp 350 ribu dibagikan kepada tujuh orang,” ucap La Musuali, Kades Liya Bahari Indah. Pemohon gugatan Pemilihan Umum Kepala Daerah Kabupaten Wakatobi adalah: pasangan Drs. Aslaman Sadik-Andi Hasan (AMANAH), dr. Sudil Baenu – Halimudin Adam (SUB-HAN), Ediarto Rusmin, BAE - La Ode Hasimin (ESHA), H. La Ode Bawangi, SE – H. La Ode Bahasani, SH (LABA), dan pasangan nomor urut enam Prof.Dr.H.La Onu La Ola SE.Ms - Drs.Ec.H.La Ode Boa Sardiman BC.Kn.M.Si. (cr1)

Tak Ada Instruksi Perekrutan Pernah ...................... arnya sekitar empat meter. Di beberapa titik jalan, tikungan cukup tajam dan menukik curam. Titik-titik lainnya sangat menanjak. Ketika nama NII mencuat ke permukaan, Desa Purbayani sering dikait-kaitkan. “Di sini tinggal 30 KK (kepala keluarga) anggota komunitas NII,” kata Kepala Desa Purbayani Heryanto kepada Jawa Pos (Kendari Pos Group). Dengan jumlah anggota yang relatif besar itu, Purbayani disebut sebagai basis NII untuk wilayah Garut Selatan. Tokoh NII yang membawahkan wilayah Garut Selatan tersebut adalah H Iri. Yang bertindak sebagai wakil adalah Memed dan pelaksana harian adalah Wowo Wahyudin. Ketika Jawa Pos berkunjung ke desa itu, tempat tinggal anggota komunitas NII berjarak sekitar lima kilometer di sisi utara kantor balai Desa Purbayani. Sekilas secara fisik rumah-rumah tersebut tidak berbeda jauh dari rumah warga lainnya. Bahkan rumah yang dihuni Iri, orang yang ditokohkan di kalangan komunitas NII, tampak sangat sederhana. Meski disebut komunitas, pengikut NII di desa tersebut tidak tinggal dalam satu lokasi. Jika ada yang berkumpul, bisa dipastikan mereka masih sekeluarga. Saat berkunjung ke rumah Iri, suasana terlihat sepi. Tidak tampak aktivitas apa pun. Hanya terdengar lirih sebuah alunan musik dengan lirik bahasa Sunda. “Mari masuk,” tutur Iri dalam bahasa Sunda. Pria kelahiran 1922 itu menyatakan menggunakan bahasa Sunda dalam kehidupan seharihari. Meski begitu, pria yang masih tekun menyambangi sawahnya tersebut bisa berbahasa Indonesia, walau sedikit. Sosok Iri tidak berbeda dari orang-orang yang sudah renta lainnya. Rambutnya sudah memutih total. Dengan sebatang rokok yang terselip di antara jari telunjuk dan jari tengah, dia mulai bercerita tentang komunitas NII di Desa Purbayani. Merasa kurang mantap, dia lalu memanggil Tasdik Thabrani, cucunya yang bisa berbahasa Indonesia, untuk mengobrol bersama sekaligus menjadi penerjemah. “Supaya nyambung dan tidak salah paham,” ujar bapak lima anak itu. Iri menuturkan, pengikut NII di desanya ada sejak deklarasi NII pada 7 Agustus 1949. Tapi, saat itu jumlahnya masih belum begitu besar. Selanjutnya, dalam perkembangannya, sekitar 1980, jumlah pengikut NII di Desa Purbayani terus meningkat. Saat itu persebaran pengikut NII masih sebatas pada masingmasing keluarga. Sesekali juga sempat mengajak tetangga kanan-kiri untuk bergabung menjadi pengikut NII. Iri menceritakan, saat itu masih belum ada pergolakan seperti saat ini terhadap organisasi NII. Jadi, dia dan beberapa rekan lainnya merasa lebih leluasa. Sekarang jumlah pengikut NII di Desa Purbayani tercatat 30 KK dengan jumlah jiwa 120an orang. Iri menegaskan, selama ini belum pernah terjadi pertentangan yang sangat keras antara anggota komuntias NII dan warga sekitar. “Kami rukun, tidak saling sikut,” te-

gasnya. Iri sangat tidak ingin dimusuhi atau mencari musuh. Dalam perjalanannya, memang sempat tercatat ketegangan antara komuntias NII dan warga serta aparat pemerintahan desa. Tapi, tidak sampai terjadi bentrokan fisik. Pertentangan yang sempat terekam, antara lain, ketika mereka menolak untuk mencontreng dalam Pemilu Presiden 2009. Penolakan tersebut tertuang dalam secarik surat pernyataan sikap. Dalam surat yang terdiri atas tiga poin pernyataan itu, ditegaskan bahwa mereka tinggal di Negara Islam Indonesia. Karena itu, mereka tidak mau ikut dalam pilpres. Mereka juga menyebut imam NII, yaitu Drs Sensen Komara Bakar Misbah. Sang imam bahkan menyerukan akan berperang jika tetap dipaksa untuk mencontreng dalam pilpres. Sensen adalah ahli waris takhta imam NII dari ayahnya yang bernama Bakar Misbah. Sebelum Bakar Misbah, imam NII dijabat Jaja Sujadi. Jaja menerima gelar imam sepeninggal Sekarmadji Maridjan (S.M.) Kartosuwirjo, sang proklamator NII. Menanggapi pengalaman getir tersebut, Iri menjelaskan, sebagai penganut, dirinya tidak bisa mengingkari setiap instruksi imam. Dia menuturkan, saat itu sang imam memang berpesan bahwa seluruh anggota NII dilarang ikut pilpres. Bagaimana dengan Pilpres 2014 nanti? Iri belum bisa menentukan sikap. “Kami siap berpartisipasi jika ada instruksi dari imam,” ujarnya. Jika Sensen memperbolehkan pengikut NII untuk mencoblos atau mencontreng, Iri siap mengoordinasi seluruh anggota komuntias NII untuk berbondong-bondong ke TPS (tempat pemungutan suara). Hubungan komunitas NII dengan warga setempat sempat kembali memanas ketika seluruh anggota komunitas NII itu pernah mengubah arah kiblat salat dari barat ke timur. Menurut Iri, perubahan arah kiblat tersebut dilakukan sekitar dua tahun. “Sekitar dua bulan lalu kembali lagi ke barat,” terangnya. Menurut versi pengikut NII, perubahan arah kiblat tersebut merupakan instruksi Sensen. Perubahan arah itu disebut sebagai sunah Nabi Muhammad. Iri mengungkapkan, nabi pernah mengubah arah kiblat dari utara ke selatan dan kembali lagi ke utara. “Juga sama-sama dua tahun,” jelasnya. Perubahan arah kiblat itu membuat warga sekitar merasa cemas. Kepala Desa Heryanto menyatakan, kala itu warga sempat resah. Tapi, pihaknya tidak bisa berbuat banyak karena perilaku salat yang berbeda tersebut dilakukan hanya dalam komunitas NII. “Tidak disyiarkan. Jadi, kami tidak bisa menindak,” tutur Heryanto. Iri menuturkan, aktivitas komuntiasnya tidak berbeda jauh dari keseharian warga lainnya. Di antaranya, berkebun, bertani, dan berternak ikan mas. Selain itu, kata dia, setiap ada instruksi kerja bakti dari desa, komunitasnya tidak pernah membelot. “Kerja bakti membersihkan jalan, kami juga ikut,” tegasnya. Dia menuturkan, aktivitas NII sejatinya adalah penyelamatan umat. Tidak benar jika NII sering disebut bertindak anarkis atau merekrut orang-orang lalu

menguras harta bendanya. Iri menegaskan, haram hukumnya bermusuhan dengan sesama makhluk ciptaan Allah. Gerakan NII yang dulu identik dengan pemberontakan dan peperangan, tegas dia, sudah tidak bisa diterapkan untuk saat ini. Peperangan yang dilakukan tentara Kartosuwirjo dulu adalah upaya untuk menyelamatkan negara. “Sekarang bangsa ini sudah selamat. Jadi, tidak perlu berperang,” katanya. Selain bekerja, anggota komunitas NII tidak melupakan rutinitas keagamaan. Sampai saat ini, anggota komunitas NII di Desa Purbayani masih melestarikan pengajian setiap Jumat malam. Materi pengajian tersebut sebelumnya didapat dari pengajian di pusat NII di Universitas Babakan Cipari (UBC), Desa Cipare, Kecamatan Cibatu, Kabupaten Garut, yang diadakan setiap Kamis malam. Dalam pengajian di pusat NII itu, penceramahnya adalah Sensen. Saat ini penyampai materi pengajian dari NII pusat ke komunitas NII di Desa Purbayani adalah Tasdik yang tidak lain merupakan cucu Iri. Pemuda 23 tahun tersebut menggantikan peran Wowo Wahyudin yang divonis penjara tiga ta-

hun oleh PN Garut karena terbukti bersalah dalam kasus penistaan agama tahun lalu. Sebagai penceramah muda, Tasdik mengaku sempat merasa tegang ketika harus memberikan siraman rohani kepada seluruh anggota komunitas NII. Namun, setelah dua bulanan menjalani peran sebagai penyampai pengajian, dia kini sudah lancar berceramah. Lokasi yang dipilih untuk pengajian tersebut adalah kediaman Iri. Rumah seukuran hunian tipe 36 itu seluruhnya terbuat dari kayu. “Alhamdulillah cukup,” kata Tasdik. Dia mengungkapkan, anggota komunitas lebih suka menyebut mimbar pengajian itu sebagai ajang silaturahmi. Menyikapi kasus perekrutan yang diduga dilakukan anggota NII di beberapa perguruan tinggi, Tasdik menegaskan bahwa itu tidak benar. Sebab, selama mengikuti ceramah imam Sensen, dirinya belum pernah mendengar instruksi untuk merekrut. Apalagi perekrutan dengan didasari motivasi menguras harta benda. “Hubungan kami dengan imam adalah sami’na wa atha’na (mendengar dan mengikuti, Red),” tegas Tasdik. (c5/kum)

Disambut ................... uddin itu menuju Desa Awunio. Di desa itu ada sebanyak 14 rumah roboh dan 3 pasar tradisional. Haeruddin bersama Manager Umum Ny Ganefo dan crew lainnya. Baru beberapa menit tiba di lokasi, gempa mulai menggoyang tenda warga yang sengaja di pasang depan rumah mereka.Kondisi ini membuat crew peduli gempa Kendari Pos panik. Apalagi warga Awunio ikut berhamburan mencari perlindungan. Namun

syukur goyangan hanya beberapa detik saja dan tidak membuat korban. Di Desa Awunio Kendari Pos menyerahkan bantuan 50 dos mie instan dan 10 karung beras. Bantuan sembako ini merupakan wujud peduli Kendari Pos terhadap masyarakat korban gempa bumi.Bantuan diterima Sekcam Kolono Jakfar di pusat posko pengungsian warga di Desa Awunio. “ Meskipun bantuan ini ala kadarnya, mudah mudahan bermanfaat bagi masyarakat yang terkena musibah gempa,” ujar Haer-

uddin saat menyerahkan bantuan. Sekcam Kolono atas nama pemerintah kecamatan dan masyarakat di Kecamatan Kolono mengucapkan terimakasih. “ Kami sangat berterimaksih atas bantuan ini. Jujur saja, masyarakat di sini hampir tidak ada yang bisa melakukan aktivitas sehari hari. Kami masih takut masuk rumah, dan memilih tinggal di tenda depan halaman, dan di pokso yang ada. Bantuan ini sangat berguna bagi kami masyarakat korban gempa ,” ujar Sekcam. (p1/tri)


8

Kendari Pos |Jumat, 29 April 2011

Gayus Segera Diadili (Lagi)

HUMAS PEMKAB MUNA FOR KENDARI POS

Mahasiswa berprestasi se- Indonesia yang berkunjung ke Kabupaten Muna, berpose bersama Bupati dr Baharuddin di Galampano kemarin.

Mahasiswa Berprestasi se-Indonesia Berkunjung ke Muna Raha, KP Sebanyak 100 mahasiswa yang berasal dari berbagai perguruan tinggi se-Indonesia dan 20 pendamping berkunjung ke Kabupaten Muna. Di kota yang dulu dikenal dengan sebutan Kota Jati itu, rombongan berbendera Arung Sejarah Bahari (Ajari) yang dipimpin Direktur Geografi Sejarah Kementerian Kebudayaan dan Pariwisata Endjat Djaenuderadjat, mengunjungi peninggalan pra sejarah Gua Liang Kabori, Pantai Napabale dan berakhir di Kampung Bajo (La Gasa). Di Gua Liang Kabori rombongan Ajari disambut tarian

silat Muna, tarian yang dipersembahkan bagi tamu dari luar Sultra. Ada juga iringan gambus. Di Liang Kabori, mereka melihat gambar-gambar peninggalan sejarah yang telah berumur ribuan tahun. Dari Liang Kabori rombongan Ajari menuju ke Pantai Napabale yang berjakar -+ 7 km. Selanjutnya ke Kampung Bajo. Endjat Djaenuderadjat mengungkapkan, kunjungan ke berbagai daerah di Indonesia, merupakan kunjungan Ajari yang ke VI. “Kita mengumpulkan mahasiswa terbaik se-Indonesia untuk menyaksikan keanekaraga-

man budaya dan menumbuhkan cinta akan tanah air, “terangnya. Dengan berkunjung ke daerah-daerah se Indonesia, kata Endjat, mahasiswa dapat belajar langsung tentang kebangsaan melalui peninggalan sejarah. Tanpa perlu diajari melalui P4 dan BP7. Ia menuturkan, tahun 1982 Indonesia memperjuangkan untuk merangkul antara pulau. “Dulu sebelum tahun 1957, kalau saya ke Sulawesi, saya sudah melewati perairan internasional. Bila melintas harus diperiksa dulu. Padahal Bali, Sulawesi, Kalimantan adalah Indonesia, “tuturnya.

Pesan itu yang disampaikan kepada mahasiswa untuk menumbuhkan cinta kebangsaan. Untuk memperekatkan antara pulau satu dan pulau yang lain tidak diraih dengan mudah. Berikutnya, kata Dia, pulau-pulau di Indonesia diperebutkan oleh negera tetangga. Lewat ajang ini, ditanamkan kepada generasi muda rasa kebangsaan. Bila tidak ditanamkan sedini mungkin, tidak menutup kemungkinan kedepan pulau-pulau di Indonesia akan direbut negara tetangga. “Kebangsaan itu, bisa dibanggakan lewat ruang-ruang sejarah dan budaya, “katanya. (awn)

Jakarta,KP Gayus Halomoan Tambunan tak lama lagi kembali duduk di meja persidangan. Kemarin (28/ 4) penyidik Mabes Polri menyerahkan berkas mantan pegawai Ditjen Pajak Kemenkeu tersebut ke Kejari Tangerang. Kali ini, Gayus menjadi tersangka dalam kasus pemalsuan paspor yang digunakannya untuk plesiran ke luar negeri saat ditahan di Rutan Mako Brimob, Kepala Dua, Depok. Bagi Gayus, ini merupakan kali kedua berurusan dengan pengadilan setelah sebelumnya dihukum dalam kasus mafia pajak. “Tadi pagi pukul 10.00 (kemarin), berkasnya (Gayus) sudah kami limpahkan ke Kejari Tangerang,” kata Kepala Bagian Penerangan Umum (Kabagpenum) Mabes Polri di kantornya kemarin. Dia menerangkan, berkas yang diserahkan terkait kasus pemalsuan paspor Gayus. Dalam pembuatan paspor palsu, Gayus menggunakan nama samaran Sony Laksnono. “Gayus dikenakan pasal pemalsuan dan keimigrasian,” ucap perwira dengan tiga melati di

M JAKWAN/TANGERANG EKSPRES

Mafia pajak Gayus Tambunan dibawa ke Kejaksaan Negeri Tangerang dengan dilimpahkannya berkas pemalsuan paspor. pundak itu. Paspor yang juga dipermasalahkan adalah paspor palsu Gayus lainnya yang dikeluarkan pemerintah Republik Guyana dengan nama Yosep Morris Mengapa diserahkan ke Kejari Tangerang? Boy menjawab penyerahan tersebut lantaran tempat kejadian perkara (TKP) penggunaan paspor tersebut di Bandara Internasional Soekarno-Hatta.

“Wilayah hukum Bandara Soetta (Soekarno-Hatta) kan Kejari Tangerang,” tandasnya. Di bagian lain, siang kemarin penyidik Mabes Polri terlihat mendatangi kantor Kejari Tangerang untuk melimpahkan berkas perkara dan barang bukti atau tahap II Gayus P Holomoan Tambunan, Gayus pun juga turut hadir

Baca GAYUS di Hal. 2


Jumat, 29 April 2011

hukum

Thamrin Patoro Segera Diperiksa

Langganan Dalam Kota Rp. 65.500,-

Mahasiswa Mangkir Akan Dijemput Paksa Kendari, KP Tindakan oknum mahasiswa dalam kasus pengrusakan Pospol di sekitar Kampus Unhalu, tidak mengindahkan panggilan pemeriksaan.Hal itu membuat polisi jadi berang. Sudah dua kali surat panggilan pemeriksaan dilayangkan, namun belum direspon oleh Ketua BEM Fakultas Teknik Unhalu. Kasat Reskrim Polres Kendari, AKP Irwan Andy Purnawan mengatakan, pihaknya akan melayangkan surat panggilan ketiga disertai surat perintah membawa (jemput paksa, red). Pihaknya merasa telah berusaha menempuh jalur terbaik dalam penegakan hukum, namun tidak direspon positif melalui tindakan kooperatif dari enam oknum mahasiswa itu. “Kami akan segara melayangkan panggilan ketiga disertai surat perintah membawa. Perintah membawa akan dilakukan dalam waktu dekat. Panggilan tersebut telah dilayangkan melalui pihak Rektorat Unhalu, namun sampai saat ini tidak ada

Baru sepakan resmi meletakkan jabatan Pj Bupati Konawe Utara (Konut), Thamrin Patoro dipastikan segera menjalani pemeriksaan di Kejati Sultra. Kesaksian Mantan Asisten III Setda Pemprov sangat dibutuhkan tim penyidik perkara indikasi korupsi pengadaan Mobdis Gubernur dan Wakil Gubernur. Kasi Penkum dan Humas Kejati Sultra Asrul Alimina SH menjelaskan, Thamrin Patoro akan diperiksa sebagai saksi perkara Mobdis karena saat ini tim penyidik membutuhkan kesaksian yang bersangkutan saat menjabat sebagai kuasa pengguna anggaran di Setda Pemprov. Pemeriksaan Thamrin Patoro pasti dilaksanakan sesegera mungkin, namun saat ini petinggi Kejati Sultra tengah dinas di luar kota sehingga surat panggilan pemeriksaan belum diteken. Saat mengetahui jabatan Pj Bupati Konut resmi ditanggalkan, jaksa langsung mempersiapkan pemanggilannya. “Memang baru perkara Mobdis yang difokuskan pada Thamrin Patoro. Tergantung jaksanya, apakah membutuhkan kesaksiannya di perkara lainnya. Pastinya, begitu pimpinan datang segera dilayangkan surat pemeriksaan Thamrin Patoro sebagai saksi perkara Mobdis dulu,” tandas Asrul Alimina, kemarin. Saat ditanya apakah status yang bersangkutan dimungkinkan menjadi tersangka, Kasi Penkum dan Humas Kejati Sultra ini menegaskan, jika penyidik menemukan alat bukti valid, maka siapapun termasuk di dalamnya Thamrin Patoro sangat dimungkinkan menjadi tersangka tambahan perkara Mobdis, setelah Beby Manuhutu dan Chandra Liwang.

Baca mangKir di Hal 10 dok/suwarjono

Mahasiswa Unhalu ketika demo di gedung DPRD Sultra. Demonstrasi ini digelar sehari setelah aksi pengrusakan pos polisi di Kampus Unhalu beberapa waktu lalu.

Baca DiperiKsa di Hal 11

Kesehatan Murid SD Diperiksa

metrosiana

Dewan Perjuangkan Dana Pemulihan Korban Gempa GemPa yang mengguncang Kendari Senin lalu, membuat wakil rakyat ikut terenyuh. Karena itu, DPRD siap membantu mempercepat proses pemulihan infrastruktur yang rusak akibat gempa,khusus di Kota Kendari. DPRD telah mengagendakan akan turun lapangan meninjau langsung infrastruktur khususnya dibidang pendidikan yang rusak karena gempa bumi. “ Saya sudah minta komisi III agar turun lapangan melihat infrastruktur yang rusak karena gempa beberapa hari lalu, khususnya di bidang pendidikan. Bangunan apa saja yang rusak, dan separah apa. Nanti akan kita bicarakan dengan pihak eksekutif, apakah masalah perbaikan infrastruktur yang rusak karena gempa akan dimasukkan dalam anggaran perubahan APBD tahun ini,” ujar Ketua DPRD Kota Kendari Abdul Rasak kemarin. Menurut dia, gempa yang terjadi di Sultra khususnya di Kota Kendari, masuk dalam katagori bencana alam. “ Gempa bumi masuk katagori bencana alam. Hal ini akan kita diskusikan bersama pihak eksekutif, termasuk penanggulangan korban

Baca Dewan di Hal 11

Kendari, KP Sekitar 1.108 murid SD dari tujuh SD di Kecamatan Abeli dan Puosu Jaya, kemarin (28/4) diperiksa kesehatannya secara gratis dari PT Japfa. SD dimaksud adalah SDN 03 Abeli, SDN 04 Abeli, SDN 08, SDN 14, SDN 18, SDN 19, SDN 1 Atap Abeli dan SD 1 Puosu Jaya. Selain pemeriksaan kesehatan, murid juga mendapatkan penyuluhan kesehatan serta pelatihan dokter kecil. Untuk pelatihan tersebut, setiap sekolah mengutus delapan siswa yang menjadi wakil dalam memperoleh pengetahuan kesehatan. Info yang mereka peroleh, diharapkan bisa dilanjutkan kepada temannya yang lain. AC Valentino Babay, Head Of Unit PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk Unit Makassar mengatakan, kampanye kesehatan sengaja di pusatkan di Kecamatan Abeli, karena daerah itu merupakan salah satu wilayah yang cukup jauh dari pusat kota. Informasi kesehatan yang dimiliki masih perlu ditingkatkan, baik yang berkaitan dengan kesehatan diri sendiri maupun linkungan. “Sejak tahun 2008, kami sudah melakukan kegia-

foto:sarfiayanti/kp

Suasana pemeriksaan kesehatan gratis di SD 3 Abeli kemarin. Pemeriksaan dilakukan di dua kecamatan yang melibatkan seribuan murid SD.

Baca Kesehatan di Hal 10

Perkampungan Warga Miskin di Bungkutoko yang Siap Diusir

Berpendidikan Tapi Tak Punya Uang, Berharap Bantuan Wali Kota Terletak di wilayah paling ujung Kelurahan Bungkutoko, tak ada yang mengira jika di daerah itu ada sebuah perkampungan nelayan yang dominan berasal dari Kabupateb Muna. Meski tak seluruhnya mencari nafkah dengan cara melaut, tapi selama inijuga mereka mengandalkan hasil laut untuk mencukupi kebutuhan hidup sehari-hari. Sarfiayanti KemisKinan identik dengan kebodohan. Sebab tak ada uanglah menjadi alasan utama untuk tidak mengenyam pendidikan. Namun berbeda dengan warga di RW 03 RT 12 Kelurahan Bungkutoko, pendidikan menjadi hal yang utama, kendati biaya makan sehari susah. Saat berkunjung ke Bungkutoko,

foto: sarfiayanti/kp

Anak di perkampungan miskin Bungkutoko asyik bermain perahu di bibir pantai Teluk Kendari. Beberapa hari kedepan nanti, ataukah minggu dan bahkan bulanan, bermain perahu boleh jadi tinggal kenangan. Sebab mereka kini terancam diusir dari pemilik tanah.

lokasinya yang terisolir, wilayah itu juga tak bisa ditempuh dengan transportasi roda empat. Bahkan pengendara sepeda motor jika tak teliti sudah pastikan terjerumus ke semak. Saking sulitnya medan yang harus dilalui, sehinga penulis harus beberapa kali berhenti. Sekitar 300 meter menyusuri jalan setapak yang berkelok yang tak rata itu, penulis akhirnya menemukan sebuah perkampungan nelayan, berada persis di pinggir pantai di bawah pohon nyiur yang tinggi melambai. Tampak beberapa anak kecil bermain perahu di pesisir pantai, sambil tertawa kegirangan melihat teman mereka yang asyik bermain air. Banyak perahu nampak parkir di situ. Ada yang sudah usang, ada yang masih bisa beroperasi dan

Baca berpenDiDiKan di Hal 10


Metro

10

Kendari Pos | Jumat, 29 April 2011

Sekolah Sehat Dilombakan Asrun Janji Sediakan Tanah di Regional dan Nasional Untuk Perkampungan Baru Kesehatan... tan ini di 13 provinsi dan 37 kabupaten/kota di Indonesia. Melibatkan sekitar 30-an ribu siswa . Tujuannya adalah meningkatkan pengetahuan kesehatan peserta didik, serta menunjang pembentukan generasi muda yang berkualitas, dengan asupan gizi berimbang,” terangnya. Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari, sejak 26 -8 April itu, tak hanya fokus memberikan kampanye kesehatan

kepada murid. Para guru juga diberikan informasi kesehatan dan pemahaman menerapkan prilaku hidup sehat, baik di sekolah, di rumah maupun di lingkungannya. Kegiatan juga diisi dengan pembagian berbagai hadiah dan bingkisan menarik kepada murid. Tak ketinggalan, sekolahpun memperoleh beberapa fasilitas kesehatan, seperti kotak P3K dan poster mengenai hidup bersih dan sehat. Menurut Valentino, kegiatan tak hanya itu. Lima bulan ke depan, pihaknya masih tetap

akan suplay beberapa produk kesehatan dari Japfa, untuk memenuhi kebutuhan gizi murid setiap bulan. Selain itu, para sekolah yang sudah berpartisipasi dalam kegiatan itu, juga akan terus dipantau sejauh mana dapat menerapkan pemahaman kesehatan yang sudah dimiliki. Jika dianggap mampu, tahun depan akan diikutkan dalam lomba sekolah sehat tingkat sulawesi dan akan dikirim ke iven nasional jika berhasil mejadi juara di region. (fya)

Tak Hargai Proses Hukum Mangkir... yang datang memberikan kesaksian,” jelas AKP Irwan Andy Purnawan, kemarin. Kasus pengrusakan Pospol di sekitar Kampus Unhalu masih terus dalam proses penyelidikan. Polisi belum menetapkan tersangka dalam kasus penyerangan dan pengrusakan tersebut. Bahkan, jalan yang ditempuh dengan berusaha menghadirkan mahasiswa yang bertanggungjawab atas aksi unjuk rasa tanggal 28 Maret 2011 yang berbuntut terhadap penyerangan dan pengrusakan Pospol di sekitar

kampus Unhalu. “Kami memiliki kewenangan mengeluarkan surat perintah membawa manakala yang bersangkutan tidak kooperatif. Sudah dua kali surat panggilan yang kami layangkan itu diabaikan. Dalam waktu dekat ini, akan diterbitkan surat panggilan membawa,” ungkapnya. Seperti yang diketahui, penyerangan dan pengrusakan Pospol kampus berawal ketika Keluarga Besar Mahasiswa Teknik Unhalu menggelar aksi unjuk rasa di Mapolda Sultra, Senin (28/3). Kecewa tak bertemu Kapolda, demonstran memilih membubarkan diri dan kembali ke Kampus Un-

halu. Dalam perjalanan, ternyata massa mengubah target menuju ke Pasar Wuawua. Polisi lalulintas yang sedang bertugas menjadi sasaran dan dikejar oleh massa. Pos Lantas juga dicoret-coret. Usai berorasi, mereka kembali ke Kampus Unhalu. Entah apa yang menjadi pemicunya hingga tak lama kemudian, mereka keluar lagi dan menyerang pos polisi. Fasilitas Pospol di rusak, termasuk dua unit sepeda motor milik anggota Polri jadi sasaran. Kerusakan lain yang dialami adalah satu unit televisi, dispenser, tripleks dan kursi. (aka)

Berpendidikan... ada juga yang sama sekali tak bisa difungsikan. Rumah warga berderet sekitar lima meter dari tepian pantai. Rumah dengan struktur papan yang berbentuk panggung. Karena struktur tanah yang tidak rata, ada yang kelihatan tinggi, ada pula yang tampak rendah. Namun itu tidak menjadi masalah bagi mereka karena seluruh warga di perkampungan itu hidup secara rukun, meskipun berada dalam keterbatasan ekonomi. Semua warga di lokasi itu saling kenal mengenal satu sama lainnya. Karena itu, jika Anda mencari si A misalnya, warga di situ pasti paham siapa yang dimaksud. Cukup menyebut nama, kita sudah bisa diantar ke rumah yang bersangkutan. Sayangnya, niat penulis untuk bertemu kepala RT, tidak kesampaian. Orang yang dituju sedang keluar kampung. Warga yang sempat mengantar ke rumah RT, memberikan alternatif untuk menemui seorang tokoh masyarakat yang ada di kampung itu. La Remi, begitulah warga di kampung itu menyebutnya. Serupa dengan warga lainnya, pria yang berumur paruh baya itu, hidup sederhana. Untuk bisa mencapai pintu masuk tamu harus melalui beberapa

anak tangga yang terbuat dari kayu. Sambil duduk melantai beralaskan sebuah tikar plastik warna orange, pria berkumis itu mempersilahkan penulis masuk. Ia ditemani istri dan seorang menantunya. La Remi berkisah, sejak 20 tahun lalu menghuni daerah itu, dirinya memang cukup kesulitan secara ekonomi. Jangankan membeli tanah, biaya sekolah anak-anak harus putar otak. Bertolak dari tanah kelahirannya di Lohia, Kabupaten Muna, pria yang sudah memiliki 8 anak dan tujuh cucu itu memang bertekad memperbaiki nasib, hingga dia berani mengais rezki di kampung orang, Kota Kendari. Sayang, karena tak memiliki keterampilan yang memadai, ia hanya mampu menafkahi keluarganya dengan berjualan ikan. Keuntungan sehari-hari, yang biasanya mencapai Rp 20 ribu, hanya mampu untuk membeli kebutuhan untuk makan saja. Itupun jika nasibnya lagi mujur. Kadang, ia bukannya mendapat untung, malahan merugi jika ikan di pasaran menumpuk, hingga harga jual menurun. Kondisi ekonomi yang paspasan, ternyata tidak mebutakan mata mereka akan pentingnya arti pendidikan. Semua anak-anak di arahkan untuk bersekolah. Setidaknya, warga berharap, kemiskinan yang

mereka alami saat ini tidak dirasakan lagi oleh kehidupan anak-anak mereka di masa yang akan datang. Hidup di tengah perkampungan yang cukup jauh dari pusat kota, tidak menurunkan semangat warga di daerah itu. Jalur darat yang sulit dilalui, menjadikan motivasi bagi mereka untuk melakukan penyeberangan menggunakan perahu. Tentu itu tidaklah gratis, warga bisa sampai ke beberapa daerah pesisir lainnya, jika memiliki Rp 2 ribu untuk membayar jasa papalimbang (perahu penyebrangan, red). Tentu itu tidak seberapa jika dibandingkan dengan jalur darat yang ditempuh. Harus melalui beberapa kecamatan lagi baru bisa sampai ke kota atau tempat pelelangan ikan, di mana mereka berjualan setiap harinya. Sebelum mendapat bantuan dari Dinas Sosial tahun 2007, menurut Wa Onge, istri La Remi, perkampungan mereka itu sangat kumuh. Rumah-rumah hanya dibangun seadanya saja, terpenting terlindung dari panas dan hujan. Kondisi seperti itu mereka rasakan hampir dua puluh tahun, sejak tahun 80-an mendiami lokasi itu. Tahun 2007, masyarakat akhirnya mulai mendapat perhatian. Pemkot Kendari yang saat itu dipimpin Oleh Mashur

Masyie Abunawas melaksanakan program bedah rumah. Sebanyak 40 unit rumah dibangun menggunakan papan dan atap seng. Harapan yang sama kembali muncul di hati warga, tatkala Pemkot melalui wali kota berjanji untuk merelokasi mereka di tempat yang tak begitu jauh dari kediaman mereka saat ini. Karena terancam akan digusur, warga berharap komitmen pemerintah untuk mensejahterakan seluruh masyarakatnya bisa terealisasi. “Kami sudah diberikan warning untuk segera mengosongkan tanah ini, entah untuk dijual atau keperluan apa, yang jelas pemilik tanah menghendaki agar lokasi ini dikosongkan dari pemukiman. Untunglah ada lembaga UPLINK yang bersedia fasilitasi kami bertemu dengan Wali Kota Kendari, Ir Asrun beberapa waktu lalu,” terang La Remi. Dari pertemuan itu, Asrun menjanjikan menyediakan tanah untuk mendirikan perkampungan baru dengan catatan dilunasi oleh warga meski dengan sistem cicil. “Kami berharap, apa yang dijanjikan Pemkot Kendari bisa terealisasi. Bukan hanya tanah, tapi kami juga butuh tempat tinggal yang layak. Mudah-mudahan pemerintah bersedia membantu kami,” harapnya. (***)


Kendari Pos | Jumat, 29 April 2011

Kemungkinan Diperiksa dalam Tiga Kasus Diperiksa... “Tinggal tunggu saja perkembangan perkaranya. Kita tidak bisa berandai-andai, semuanya bergantung alat bukti. Intinya, jaksa bekerja apa adanya siapa yang terbukti menyalahi aturan, yah diproses sesuai mekanisme hukum yang ada. Soal penahanan tersangka, sangat dimungkinkan dilakukan bila para tersangka diduga kuat berupaya menghilangkan barang bukti, mengulangi perbuatannya dan tidak kooperatif,” tambah alumni program pascasarjana Unair ini. Terkait perkembangan perkara perluasan tanah kantor gubernur, Asrul Alimina menyampaikan timpenyidik tengah merampungkan perkaranya. Yang pasti, pihak kejaksaan berkomitmen segera melimpahkan perkara yang telah menjerat dua tersangkanya, Amarullah (Sekot Kendari) dan LM Ruslan Emba (Kepala BPN Kendari). Sebelumnya, Kajati Sultra AR Nashruddien SH MH mengatakan sangat dimungkinkan Thamrin Patoro diperiksa dalam tiga perkara indikasi penyimpangan Mobdis tahun 2008 senilai Rp 2,5 miliar, dugaan penyelewengan dana pengadaan sarana air bersih di Konut tahun 2010 sebesar Rp 1,5 miliar serta dugaan penyalagunaan dana alokasi perluasan kantor gubernur Sultra tahun 2010 Rp 2,1 miliar. Ketiga perkara tersebut terkait dengan jabatan Thamrin Patoro selaku kuasa pengguna anggaran saat itu. (lia)

Metro

11

Istalasi Listrik PDAM Terbakar Kendari, KP Ratusan rumah di tiga kecamatan, Poasia, Kambu dan Kecamatan Abeli hingga saat ini tidak mendapatkan air bersih dari PDAM Anggoeya. Hal itu akibat istalasi listrik PDAM terbakar saat diguncang gempa. Hingga kemarin pihak PDAM dan PLN belum juga melakukan perbaikan. Mita, seorang ibu rumah tangga yang hanya jarak seratus meter dari lokasi PDAM mengaku, sejak pagi saat gempa terjadi hingga kemarin belum juga mendapatkan air bersih dari PDAM. Padahal, selama ini warga sangat membutuhkannya. “Ini sudah tiga hari tetapi air belum juga mengalir,” katanya, kesal. Sitti, warga Kambu juga merasakan hal yang serupa. Dirinya meminta kepada pihak PDAM secepatnya melakukan perbaikan. Juanda, lelaki yang tinggal dekat dengan bak penampungan air PDAM Anggoeya menuturkan, saat gempa terjadi Senin (25/4), salah satu istalasi listrik di PDAM Anggoeya meledak. Api sudah keluar dari jaringan listrik namun

Instalasi listrik PDAM di Kel Anggoeya terbakar akibat gempa.

untung saja Juanda berhasil memadamkan sehingga tidak sempat membakar kantor. Sesuai dengan data yang diperoleh, PDAM Anggoeya melayani tiga kecamatan, seperti Kecamatan Poasia, Kambu dan Abeli yang jumlah pengunanya ca-

pai seribu-an. “Jadi sampai saat pihak PLN dan PDAM belum memperbaiki instalasi listrik yang terbakar,” katanya, kemarin. Saat ini warga sekitar memanfaatkan bak penampung PDAM untuk mencuci dan mengambil air bersih. (ano)

DPRD Akan Diskusikan dengan Eksekutif Dewan... gempa jika ada. Apalagi kita telah memiliki Perda tentang penanggulangan korban bencana alam. Terkait masalah perbaikan infrasturktur pendidikan yang hancur baik gedung dan pagar, akan kita data jumlah bangunan yang rusak. Jangan sampai ada sekolah yang rusak parah, tapi tetap dipakai belajar mengajar. Bisa berbahaya dan mengancam keselamatan anak didik kita. Hal ini akan dicarikan solusi secepatnya bersama pihak eksekutif,” katanya.( tri)


Hiburan

Kendari Pos |Jumat, 29 April 2011

Depe Gagal Dapat Bujangan

Dewi Perssik

IMPIAN Dewi Perssik (Depe) dapat bujangan keren, Nicky Tirta gagal total. Hampir 4 bulan pacaran, Depe dan Nicky resmi bubaran. Berita putusnya Depe dengan Nicky tersiar setelah Depe curhat soal asmaranya di akun Twitter, @dewiperssik12. Penyanyi asal Jember, Jawa Timur itu bicara soal penyebab kandasnya kisah cintanya dengan Nicky Tirta karena perbedaan keyakinan. Depe beragama Islam, Nicky beragama Kristen. “Karena aku tidak mungkin meninggalkan keluargaku dan agamaku :) ,” tulis Depe menjawab pertanyaan fans-nya itu, Rabu, kemarin. Sebagian dari follower -nya menyayangkan keputusan itu. Namun sebagian lagi mendoakan agar pemain film Arwah Goyang Karawang itu segera mendapat pengganti yang lebih baik. “Ya sudahlah klo memang b’pisah itu jln t’baik mungkin blm jodoh, yg penting silaturahmi ga ikutan putus ya ,” tulis salah satu penggemar Depe. Janda dua kali ini juga mencurahkan isi hatinya lewat doa di situs microblogging itu. “Kuterbangun utk bersujud dan bersimpuh padaMU...keheningan malam ini membuatku lebih dekat denganMU.jagalah aku utk melewati sgala ujianmu ..” tulis Depe. Kemarin, NicKy Tirta juga mengungkapkan kisah asmaranya dengan Dewi Perssik. Lelaki kelahiran Jakarta, 27 April 1983 itu mengaku telah putus dengan Depe atas kesepakatan bersama.

“Saya sudah tidak berhubungan lagi sama dia (Depe). Bukan karena apa-apa, tapi karena kesibukan masingmasing dan keinginan kami yang ingin menggapai citacita. Ini keputusan bersama,” kata Nicky Tirta pada wartawan. Sayangnya, lelaki bernama lengkap Laurensius Nicky Tirta Djaja itu tak mau mengungkapkan penyebab putusnya hubungan mereka. “Ini keputusan bersama dan sudah dipikirkan baik-baik. Mungkin ini yang terbaik. Buat saya, ini pelajaran hidup untuk menjadi lebih baik lagi di masa datang,” tutur Nicky. Nicky menampik adanya orang ketiga di balik kandasnya hubungan dengan bekas janda Saipul Jamil itu. Pemain film Menculik Miyabi ini mengaku masih berhubungan baik dengan Depe. “Nggak ada orang ketiga. Ini murni keputusan kita,” tambah Nicky. Kisah asmara Nicky dan Depe sempat bikin heboh. Maklum, Depe janda dua kali sementara Nicky bujangan keren berwajah imut. Di banyak kesempatan, keduanya sering mengumbar kemesraan. Bahkan keduanya sempat berlibur bareng ke Australia. (jpnn/lia)

13

Sissy Priscillia, Ngebet Bikin Anak PASANGAN selebriti Sissy Priscillia-Rifat Sungkar sudah ngebet punya momongan. Sissy dan Rifat pun sampai harus menjalani program kehamilan. “Kita sudah berusaha dan memang memprogram agar dikasih momongan, sudah jalan dua bulan,” kata Rifat Sungkar saat ditemui di Jakarta. Ditanya program apa yang dijalani istrinya agar cepet melendung, Rifat banyak mengumbar senyum. Dia hanya menjelaskan salah satunya dengan meningkatkan kualitas hubungan intim dan mengurangi kesibukan. “Kita juga mengurangi kesibukan,

kalau lagi jalanin program seperti ini otomatis waktu untuk selalu berdua harus selalu ada,” jelas Rifat. Ditanya soal jenis kelamin anak yang diinginkan, sambil tertawa Rifat menjawab,“Maunya kembar. Sekali tangkap dapat dua.” Sambil menunggu, Rifat dan Sissy menyerahkan semua itu kepada Tuhan. Dia sadar, soal anak memang ditentukan Tuhan. “Aku sama Sissy cuma berusaha, tapi yang menentukan Allah. Dan memang kita sudah ingin banget punya momongan,” imbuh lelaki yang menikahi aktris film <i>Cintapuccino itu pada 10 Juli 2010. (jpnn/lia)


14

Edukasi

Siap Ikuti Ujian Susulan Kendari, KP Pelaksanaan ujian nasional (UN) SMPN 1 Kendari pada Senin (25/4) yang sempat tertunda akibat gempa bumi, sekarang tinggal menunggu hari. Menurut Kepala SMPN 1 Kendari, Mahdin.,M.Pd, peserta akan ikut jian susulan khususnya untuk mata pelajaran bahasa Indonesia Senin (2/5). “Berdasar info sementara yang saya peroleh dari Dinas Diknas Kota Kendari ujian bagi siswa kami akan dilaksanakan sesuai jadwal ujian susulan. Sesuai kendala yang kami dapat, memang bisa menjadi alasan halangan ujian urung dilaksanakan, sehingga mereka perlu mengikuti ujian susulan,” katanya. Mengenai kesiapan peserta kata mantan

Kepala SMPN 2 Kendari itu bahwa secara akademik siswa sudah siap matang. Bahkan satu hari sebelum ujian dilaksanakan, Sabtu (30/4) peserta didik akan diberi pelajaran tambahan untuk mempermantap mata pelajaran bahasa Indonesia. Terkait naskah soal yang akan diberikan pada siswa nantinya, ia juga tak terlalu mempersoalkan kemungkinan siswa akan kewalahan. Ia yakin meski soal akan berbeda namun tingkat kesulitan tak akan jauh berbeda. “Tingkat kesulitan soal pasti akan sama meskipun berbeda, karena kami yakin semua pasti sudah diatur dan disesuaikan. Insyaallah mereka akan siap mengikuti ujian dengan baik,’’ katanya. (p1)

Kendari Pos |Jumat, 29 April 2011

Pembocor Soal UN Segera Dipidanakan Jakarta, KP Menteri Pendidikan Nasional (Mendiknas) M Nuh menerangkan, para pelaku yang sudah terbukti melakukan kecurangan dengan membocorkan soal ujian nasional (UN) di Gorontalo, telah ditindaklanjuti dan segera akan dipidanakan. “Siapa saja yang melakukan kecurangan atau kebocoran, harus ditindak. Mengenai kebocoran di Gorontalo, memang benar, dan harus ada ujian ulang,” tegasnya, ketika ditemui usai acara ASEAN Social Cultural Community (Soca) di Hotel Borobudur,

Jakarta, Selasa (26/4). “Sanksi yang akan diberikan bagi pelaku kecurangan tidak akan main-main. Karena, kejadian ini dilakukan dengan cara sengaja dan bahkan terkait dengan pembocoran rahasia negara. Maka harus masuk di wilayah kasus pidana. Apalagi (ini) dilakukan oleh oknum guru dan stakeholders dari pendidikan,” lanjut Nuh. Mantan Rektor Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya ini mengatakan, hukuman yang diberikan kepada para okunum atau pelaku kecurangan UN itu, tidak han-

ya berlaku di Gorontalo. Melainkan juga berlaku untuk semua daerah. Menurutnya, begitu diketahui dan dapat dipastikan telah melakukan kecurangan, maka harus segera disanksi. Sementara untuk para peserta UN di Gorontalo, khususnya di Kabupaten Pohuwato yang ujiannya harus diulang, Nuh menilai hal tersebut sudah menjadi risiko yang harus diterima seluruh peserta dan sekolah setempat. “Itu salah satu resiko. Karena saat ini, siapa yang bisa memastikan kunci jawaban itu

tidak beredar k emana-mana? Tidak ada kan? Maka dari itu, ini mengulang ujian kita ambil dari sisi yang paling aman,” tukasnya. Mendiknas pun menambahkan, kasus kebocoran soal ini layaknya sebuah virus yang harus segera dicegah. “Begitu ada yang dapat kunci jawaban, langsung tersebar di manamana. Oleh karena itu, meskipun masalah ini (adalah) ranahnya pemda, tetapi tetap harus diberikan sanksi keras. Paling tidak, jabatan kepsek harus dicopot dan tidak bisa ditolerir,” tandas Nuh. (jpnn)


Kendari Pos |Jumat, 29 April 2011

Edukasi

15

Perguruan Tinggi Diimbau Perpadat Kegiatan Mahasiswa Jakarta, KP Menteri Pendidikan Nasional (Mendiknas) Muh mengimbau kepada seluruh perguruan tinggi (PT) baik negeri maupun swasta, untuk lebih meningkatkan kegiatan mahasiswa di lingkungan kampus. Menurutnya, cara tersebut akan mampu menghindari mahasiswa dari jerat oknum aktivis Negara Islam Indonesia (NII). “Jika mahasiswa memiliki waktu kosong , maka itu akan menjadi celah bagi oknum NII untuk meracuni mahasiswa, sehingga menyebabkan adanya radikalisa-

si. Jangan tunggu ruang kosong yang mengarah ke radikalisasi,” ungkap Muh Nuh ketika ditemui usai acara pemberian beasiswa miskin jenjang sekolah dasar di Cilincing, Jakarta Utara, Rabu (27/4). Karenanya, semua pimpinan perguruan tinggi baik negeri maupun swasta untuk memperbanyak kegiatan. Tujuannya, untuk mengantisipasi kegiatan atau pemikiran yang tidak benar. Dia menyarankan, kegiatan yang dimaksud tidak hanya diskusi ataupun seminar antarmahasiswa, tetapi

dapat juga dikembangkan menjadi kegiatan bakti sosial, olahraga ataupun acara musik yang dapat menghibur mahasiswa. “Intinya, bukan hanya kegiatan yang menyibukkan mahasiswa saja, tetapi juga menuntut mahasiswa untuk mengembangkan pemikirannya baik dari sisi akademik dan juga intelektualnya,” imbuh Nuh. Mantan Rektor ITS ini menjelaskan, ajaran NII itu menolak pemikiran kenegaraan yang ada di Indonesia yang ditopang empat pilar yakni Pancasila, UUD Nega-

ra RI Tahun 1945, Bhinneka Tunggal Ika, dan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Oleh karena itu mata pelajaran kenegaraan harus terus dikembangkan dan kegiatan cinta tanah air terus ditumbuhkan. “Contohnya, menyanyikan lagu Indonesia Raya harus terus dilestarikan. Radikalisasi itu bisa saja terserap karena faktor kemiskinan,” jelasnya. Kemdiknas, lanjutnya, akan meninjau ulang serta menekankan kurikulum tentang pembentukan karakter. Nuh menilai, hal ini diharapkan dapat menangkal pengaruh NII di sekolah maupun perguruan tinggi. “Inti dari pembentukan karakter ialah toleransi, kerukunan umat beragama, kesetiakawanan social serta kejujuran. Tidak perlu ada review kurikulum. Sudah ada pendidikan berbasis karakter yang dapat digunakan adanya kurikulum pembentukan karakter dapat menjadi sarana untuk menangkal masuknya NII ke dunia pendidikan. “Intinya bukan pada pemantauan tetapi semua pihak harus terlibat di dalam kegiatan kemahasiswaan dan sekolah,” tukasnya. (jpnn)


KOMUNIKASI BISNIS

16

Kendari Pos | Jumat 29 April 2011

Info Komunikasi Bisnis Hubungi 081341772227

Dicari Kemitraan Minuman Jahe Blend, MR. GINGER Launching Suzuki Hayate MR GINGER merupakan pioner usaha kemitraan yang mengemas minuman berbahan dasar jahe merah siap saji dengan cara modern dengan 15 variasi rasa yang terdiri 9 Varian Cool Ginger (Dingin) dan 6 Varian Hot Ginger (Panas). MR GINGER lahir dari keinginan melestarikan minuman khas indonesia yang memiliki banyak manfaat dengan bahan dasar Jahe oleh CV Dapur Inspirasi Indonesia yang sudah lebih 3 tahun berkecimpung di dunia kuliner. Inovasi penyajian berbahan jahe dalam kemasan yang modern dan divariasikan dengan berbagai rasa dan disajikan dengan pilihan dingin atau panas sehingga bisa dinikmati semua kalangan. MR GINGER merupakan bisnis kemitraan

dengan sistem franchise, investasi ringan, nol resiko, hasil yang optimal, dan sangat mudah operasionalnya. SISTEM KERJASAMA. Paket Kemitraan MR GINGER Rp.10 Jutaan (diluar ongkos kirim). Biaya ini sebagai kompensasi sistim Bisnis (S.O.P) yang terstandarkan. Dalam paket kemitraan ini, fasilitas yang didapatkan oleh mitra adalah, Gerobak/Rombong, Mixer, Blender, Dispenser, Ember air, Sendok, Termos Es dan bahan Baku sebanyak 200 Cup/gelas. Dengan dibukanya cabang di kendari maka memungkinkan yang berminat dengan bisnis kuliner ini untuk dijadikan sebagai usaha. MR GINGER saat ini telah tersebar sebanyak 55 Outlet di

Jawa dan Sumatera. Pada saat ini MR GINGER membuka Cabang di Sulawesi dan Master Franchisenya di Pegang Oleh CV SINERGY ARTHA RAYA yang saat ini sudah launching sebanyak 17 Outlet diantaranya 7 Outlet di Menado, 5 Outlet di Makassar, 5 outlet di Kendari. pada hari Selasa 5 April 2011 lauching Outlet ke 15 Kantor TELKOM Kendari dan berikutnya dalam waktu dekat akan Launching Outlet ke 16 di Jl. La Ode Hadi Baypas Kendari. Bagi masyarakat kota kendari dan Sulawesi Tenggara pada umumnya yang yang bergerak di bidang Kuliner untuk bermitra bidang usaha ini hubungi ARIF, HP: 081341834561 (SMS), 085299810011, Kendari. (adv)

Pengobatan Khusus Pria Lemah Syahwat dan Tambah Ukuran Bisa Diatasi, Mahar Rp. 350 Ribu TERJADINYA penurunan kemampuan vitalitas seksual kelaki-lakian bisa terjadi pada semua orang dengan berbagai macam latar belakang profesi atau kebiasaan, seperti faktor usia, pola makan yang kurang terkontrol, gaya hidup yang tidak sehat, mengidap penyakit tertentu semisal kencing manis, darah tinggi, ginjal, jantung, stres dan lainnya. Semua itu hanya bisa diatasi dengan kesadaran dan keinginan individu untuk segera berobat, dan yang paling utama berobat ditempat yang paling tepat. Menurut survei, pada umumnya pria yang bermasalah dengan Seksualitas memiliki sifat temperamental, egois, dan menutup diri alias malas untuk berobat atau berkonsultasi dengan pihak yang berkompeten, sehingga akhirn-

ya akan berdampak fatal pada keharmonisan rumah tangga dan etos kerja yang menurun, serta dibarenaban hanya bisa merenungi nasib. Jika anda memiliki masalah dengan seksualitas, tak perlu panik dan pesimis karena telah hadir AHLI PENGOBATAN KHUSUS PRIA yang siap mengatasi keluhan anda seperti: Mampu menambah ukuran Mr.P keras dan tahan lama, mengobati lemah syahwat, Impotensi, ejakulasi dini, dan belum punya keturunan. Semua ditangani dengan sistem terapi tanpa efek samping dengan biaya yang terjangkau semua kalangan. Ditempat ini dalam hal pengobatan pasien, akan diberi jaminan berhasil 100% dan lebih baik dan akurat dari pusat-pusat pengobatan yang pernah

MIKRODERMABRASI adalah alat yang sangat efektif dan cepat serta tanpa efek samping untuk mengatasi kulit kusam dan kasar, luka bekas jerawat, flek, kerutan, pori-pori besar, anti penuaan (awet muda), mengangkat sel-sel kulit mati, mengurangi kadar minyak, dan mencegah pembentukan jerawat. Selain itu, dapat memperbaiki aliran darah ferifer, merangsang pembentukan kolagen dan elastin, serta memperbaiki countour kulit sehingga kulit nampak lebih bersih dan bercahaya. Cara kerja dari mikrodermabrasi ini adalah, mengikis lapisan terluar dari ku-

lit (stratum corneum) sehingga kulit nampak lebih bersih dan halus, serta merangsang lapisan yang lebih dalam (stratum gernativum) sehingga dapat meningkatkan terjadinya regenerasi sel kulit lebih cepat. Sedangkan lapisan kulit yang lebih

anda datangi. Segera hubungi PENGOBATAN LICHENG, di Jl. Sawerigading (Lorong Dolog) Depan Kantor Pos Mandonga, Kendari (HP: 08114O8222). Praktek setiap hari, hari Minggu dan hari besar tetap buka. (adv)

dalam terangsang untuk melakukan kegiatan fibroblastic, hal ini menyebabkan meningkatnya petumbuhan kalogen, menghambat penuaan, merangsang peredaran darah dan menumbuhkan kembali lapisan epidermis dan dermis. Masa therapy Mikrodermabrasi berlian dapat dilakukan seminggu sekali, sedangkan untuk perawatan cukup sekali sebulan. Segera mengunjungi Al-Ishlah Oriental Medical Clinic, diklinik ini juga tersedia Serum Vit-C, Serum Vit-C + Pemutih, Serum anti aging yang telah terdaftar di BPOM. Praktek buka setiap hari (kecuali Senin) pukul 09.00-19.00 WITA. Cabang KENDARI, Jl. A.H. Nasutioan, Tlp: 04013196576. Cabang KOLAKA, Jl. Pramuka No.68E, Tlp: 0405–2324068. (adv)

Sehat, Segar dan Nikmat ala Pijat Refleksi Keluarga Melayani Pijat Panggilan Rumah

PIJAT refleksi adalah salah satu pengobatan alternatif yang ampuh, aman, praktis, murah dan tanpa efek samping. Selain mencegah dan menyembuhkan, pengobatan ini juga dapat

mendeteksi apakah salah satu organ kita terganggu atau masih sehat. Pengobatan ini menggunakan tekanan pada titik syaraf di telapak kaki, tangan, badan, wajah dan kepala dengan tehnik kekuatan jari-jari (tanpa alat), sehingga dapat memperlancar simpul saraf yang tersumbat dan menormalkan peredaran darah dan fungsi organ tubuh. Pusat Pijat Refleksi Keluarga adalah yang pertama dan terbesar serta ternikmat pijatannya di kota Kendari yang berlokasi

piagam. Untuk Festival Musik jalanan, Juara 1, Rp 1,5 juta plus piagam. Juara 2, Rp 1 juta plus piagam. Juara 3, Rp 750 ribu plus piagam. Untuk lomba Photo Grafer Model, Juara 1, Rp 1 Juta plus piagam. Juara 2, Rp 750 ribu plus, dan Juara 3, Rp.500 ribu plus piagam. Info lebih lanjut silakan mengghubungi delaer Suzuki PT. SGP Kendari. (adv)

Program ‘Ajak-Ajak Berhadiah HP‘ dari TVS Motor

Mikrodermabrasi Berlian Hanya Rp 100.000,Sudah Termasuk Serum Vitamin C, Pemutih dan Masker

Besok Lomba Musik Jalanan dan Musik Akustik Dilaksanakan KABAR gembira. Pabrikan Suzuki Motor Indonesia melalui main-dealernya Suzuki Wilayah Sulawesi PT Sinar Galesong Pratama, akan melaunching produk terbaru Suzuki, yakni matic Hayate. Mesin Hayate masih mengusung kapasitas 125cc yang terkenal dengan power yang besar. Kestabilan motor ini sangat baik karena didukung oleh double Shock Absorber dan ditunjang dengan diameter roda dengan ukuran yang besar ketimbang matic lain yang berukuran kecil. Hayate juga dilengkapi teknologi PAIR, SCEM, dan SCJS (Suzuki Jet Cooling System), bagasi super luas sekitar 17 liter sangat cocok untuk anda yang super sibuk. Body Hayate sangat sporty dan dinamis, Harga On The Road Suzuki Hayate dibanderol hanya 15 jutaan. Untuk mendapatkan informasi seputar produk terbaru ini, langsung saja ke Mal Rabam Kendari, tanggal 30 April 2011. Selain itu, Suzuki juga akan menggadakan beberapa lomba berhadiah uang tunai plus piagam, seperti festival Band Musik Jalanan, festival musik Akustik, dan lomba Photo Grafer Model. Selain Lomba, Suzuki juga akan melakukan berbagai games dan uji coba Matic Hayate secara umum. Untuk lomba Festival Band musik Akustic juara 1 meraih uang tunai Rp 2 juta plus piagam. Juara 2, Rp.1,5 juta plus piagam. Juara 3, Rp 1 juta plus

di A Yani Square (belakang Hotel Horison) Blok C11, dengan bandrol pijatan Rp 25.000 untuk 30 menit, dan Rp 45.000 / jam. Cp: 082193155193– 085241841352. Selain itu, Pijat Refleksi juga memiliki cabang di Jl. Ir Alala (By Pass) No.147 samping Ayam Goreng Silvana. Ditempat ini biaya jasa lebih ringan, Rp 20.000 untuk 30 menit, dan Rp 35.000 / jam. CP: 082193155193. Dan juga terdapat cabang Kolaka, di Jl. Pemuda KM 4 (samping Kampus USN) Rp 20.000 setengah jam, dan Rp 35.000 per jam, CP: 085239888761, Cabang Parepare Jl. Bau Massepe No.191,

Cabang Bulukumba Jl. Lanto Dg Pasewang No.44. CP: 0811400706/081245555055. Pijat Refleksi Keluarga memiliki tenaga-tenaga terlatih bersertifikat Internasional dan nasional yang mengunakan tehnik Refleksi dengan Double Massage. Ditempat ini juga melayani pijat panggilan rumah, menyiapkan tenaga pijat khusus perempuan dan Ibu-ibu muslimah (ahwat). Layanan harga terjangkau sehingga menampung semua strata sosial. Telah banyak masyarakat umum dan pejabat yang merasakan kenikmatan Refleksi ala Pijat Refleksi Keluarga. (adv)

SAAT ini TVS Kendari menjalankan program ‘Ajak-ajak Berhadiah‘. Caranya sangat mudah, anda cukup merekomendasikan keluarga, saudara, teman atau tetangga untuk membeli motor TVS baik secara cash atau kredit dan dapatkan hadiah langsung berupa handphone cantik. Selain itu, selama April dan Mei 2011, TVS menjalankan program diskon angsuran Rp.100.000/bulan serta berhadiah HP dan flashdisk saat awal pembelian. Kualitas mesin TVS tidak diragukan dengan garansi mesin selama 5 tahun untuk semua produk. Motor TVS diakui oleh dunia otomotiv sehingga penjualannya terus meningkat. Selain itu, setiap tahun TVS meraih penghargan best fetaure dan teknologi. Sepeda motor asal India ini berdiri lebih dari 100 tahun lalu, dan saat

ini telah tersebar di 40 Negara dengan 25 juta pengguna diseluruh dunia. TVS kini dipasarkan di Indonesia termasuk Kendari. TVS Motor memiliki 3 produk unggulan, yakni TVS Neo 110cc, TVS RockZ 125cc, dan TVS Apache RTR 160cc. Untuk soal sparepart atau suku cadang, semua tersedia

lengkap di dealer 3S (SalesServis-Spareparts) TVS Kendari di Jl. Saranani 125-127 (samping barata) Tlp: 085240455299, 085241840274, TVS BAUBAU Jl. S. Hasanuddin (Depan Telkom) 081338364256. TVS RAHA Jl. Sukawati (Samping BRI) 085342029549. (adv)

Mantap Hisapnya, Kuat Semprotannya Pompa Air Firman By Teckindo (ISO-9001:2000) TECKINDO Group merupakan perusahaan yang telah lama dikenal paling hebat memproduksi generator, mesin pemotong rumput, chainsaw (mesin gergaji kayu), power sprayer, serta pompa air. Salah satu produknya yakni pompa air listrik bernama ‘Firman‘, kini telah tersedia di pasaran Sultra. Pompa ‘Firman‘adalah pompa air import dari China dengan kualitas Eropa yang tidak perlu diragukan, sebab pompa ini lebih mengutamakan kualitas dengan hisapan air yang mantap, semprotan kuat, tahan lama, serta dibanderol dengan harga yang terjangkau. Firman juga telah terkenal di dunia karena telah diekspor ke lebih dari 100 negara di dunia, antara lain ke benua Amerika, Eropa dan Timur Tengah. Produk pompa air “Firman” tersedia mulai

dari jenis pompa pheriperal, self priming, semi/ jet pump, juga masih banyak jenis pompa lainnya seperti untuk keperluan kolam renang dan industri. Banyak keuntungan membeli pompa air ‘Firman`, diantaranya: jaminan jasa service selama 3 tahun, jaminan suku cadang selama 1 tahun, dan khusus type FWP 138/A diberikan jaminan motor/penggerak selama 3 tahun. Firman juga telah diuji coba atau telah dilakukan running test selama 24 jam secara non stop, ternyata tetap berjalan dengan baik tanpa ada kendala. Suku cadang dan jaminan service yang diberikan Firman membuat konsumen merasa nyaman dan aman dalam menggunakan pompa air ini. Produk-produk “FIRMAN” bisa Anda dapatkan di toko-toko terdekat se-Sultra, atau langsung menghubungi Kontak Sales 085241826470. (adv)


Kendari Pos | Jumat, 29 April 2011

3 Fulham v Bolton 0

Rekor Dempsey London, KP Clint Dempsey menorehkan sejarah bersama Fulham. Itu seiring dua gol yang diborong Dempsey saat Fulham mengalahkan Bolton Wanderers di Craven Cottage kemarin dini hari WIB (28/ 4). Dua gol yang menjadikan Dempsey sebagai top scorer Fulham di Premier League. Dempsey kini mengoleksi 33 gol sejak bergabung pada 2007. Gelandang serang Amerika Serikat (AS) itu unggul satu gol dari kompatriotnya, Brian McBride, dan gelandang Prancis Steed Malbrangue. Bride membela Fulham empat tahun (2004-2008) dan sudah gantung sepatu tahun lalu. Sedangkan Malbranque yang kini membela Sunderland lima tahun (2001-2006) di Craven Cottage. Gol-gol Dempsey tercipta pada menit ke-15 dan menit ke-48. Satu gol The Cottagers - sebutan Fulham - lainnya dicetak via sundulan Brade Hangeland di menit ke-65. Dengan donasi dua gol kemarin, berarti Dempsey telah menembus 12 gol di Premier League musim ini. Raihan sama dengan striker Manchester United Javier “Chicharito” Hernandez maupun bintang Tottenham Hotspur Rafael van der Vaart. “ Dia (Dempsey) sangat penting bagi kami, khususnya di putaran pertama ketika kami dalam kesulitan dan saya merasa

AFP PHOTO/ DANI POZO

Penyerang Barcelona, Lionel Messi menghindari hadangan defender Real Madrid Sergio Ramos and Marcelo dalam laga semi final leg pertama Liga Champion. Messi menyumbangkan dua gol untuk kemenangan Barca di Stadion Santiago Bernabeu, Madrid. Madrid, KP Barcelona bermain luar biasa dalam lawatannya ke markas Real Madrid pada leg pertama babak semifinal Liga Champions di Stadion Santiago Bernabeu, Rabu, 27 April 2011. El Barca akhirnya membawa pulang dua gol. Pada menit-menit awal kedua tim sebenarnya bermain terbuka dan berlangsung dalam tensi tinggi. Madrid yang bertindak sebagai tuan rumah berinisiatif terlebih dahulu melakukan tekanan. Memasuki menit ke-4, Barcelona terlebih dahulu membuka peluang lewat tendangan keras Xavi Hernndez dari luar kotak penalti. Tapi, tendangan gelandang asal Spanyol itu masih mampu ditangkap dengan baik oleh kiper Iker Casillas. Madrid yang merasa tertekan tidak tinggal diam. Melalui pemain andalannya Cristiano Ronaldo, pemain asal Portugal itu juga mencoba keberuntungan dengan melakukan tendangan jarak jauh. Sama halnya dengan Xavi, tendangannya juga mampu dibaca oleh kiper Victor Valdes. Setelah memasuki menit ke-10, Madrid terlihat lebih banyak bertahan. Sedangkan Barcelona terus menekan pertahanan tuan rumah dengan cara menguasai permainan. Tepatnya pada menit ke-24, gawang Madrid kembali terancam kembali oleh Xavi. Melalui umpan terobosan Lionel Messi. Umpan datar itu langsung diteruskan oleh Xavi. Sayang, lagi-lagi tendangannya hanya melebar ke sisi kanan gawang Casillas. Sebelum turun minum, Madrid mempunyai peluang apik lewat tendangan keras Ronaldo dari tengah lapangan. Namun, tendangan mantan pemain Manchester United itu masih mampu ditepis oleh Valdes. Hingga babak pertama

Kronologi El Clasico IV El Clasico keempat di first leg semifinal Liga Champions berlangsung sangat panas. Inilah insiden-insiden yang menyelimuti rivalitas Barcelona dan Real Madrid. Menit ke-38 Dani Alves menekling Angel Di Maria. Kemudian Di Maria meminta agar wasit memberikan kartu kuning kepada Alves. Wasit tidak memberi kartu setelah dikerubuti pemain Barca yang menuding Di Maria diving. Menit ke-44 Marcelo melayangkan tangannya untuk mengambil bola dari Sergio Busquets. Hanya terjadi kontak minimal, tapi Busquets mengerang dan memegangi wajahnya.

Baca KRONOLOGIHal 18

usai, skor masih imbang 0-0. Memasuki babak kedua, laga masih berlangsung dalam tensi yang tinggi. Bahkan, sebelum laga dimulai, wasit Wolfgang Stark terpaksa mengeluarkan kartu merah kepada kiper cadangan Barcelona, Jose Manuel Pinto akibat berkelahi dengan pemain Madrid di lorong menuju ruang ganti pemain usai babak pertama. Saat paruh kedua dimulai, Madrid yang di babak pertama jarang melakukan tekanan langsung menggebrak lewat serangan Ronaldo. Sayang, tendangan Ronaldo masih belum bisa menembus gawang Valdes. Memasuki menit ke-61, petaka justru menghampiri Madrid setelah Pepe mendapatkan kartu merah. Pepe diusir oleh wasit karena melakukan pelanggaran keras terhadap Dani Alves. Diusirnya Pepe langsung membuat pelatih Jose Mourinho naik pitam. Pelatih asal Portugal itu langsung protes keras terhadap wasit. Akibatnya, ia diminta pindah tempat ke bangku penonton paling depan dan di larang berada di pinggir lapangan. Bermain dengan 10 pemain langsung dimanfaatkan oleh Barcelona. Pasukan Pep Guardiola terus menggempur pertahanan El Real. Memasuki menit ke-76, gawang Madrid akhirnya jebol oleh Messi. Berkat umpan matang Ibrahim Afellay dari kanan lapangan, Messi yang dijaga ketat mampu menyambut umpan itu dengan baik. Skor menjadi 1-0. Unggul satu gol tidak lantas membuat Barcelona mengendorkan serangan. Messi lagi-lagi terus merepotkan barisan pertahanan tuan rumah.

Baca SUPERIOR Hal 18

AFP PHOTO/GLYN KIRK

Striker Bolton, Johan Elmander (kiri) berebut bola dengan bek Fulham, Brede Hangeland dipertemuan Liga Premier di Craven Cottage, London. kami tidak memiliki kualitas yang dibutuhkan,” puji pelatih Fulham Mark Hughes kepada Sky Sports. “ Dia selalu memberikan kontribusi bagi tim. Sekalipun tidak mencetak gol,

dia mengkreasi sesuatu,” tambahnya. Dengan dua gol kemarin, Dempsey membawa Fulham menembus sepuluh besar.

Baca REKOR Hal 18


20

Kendari Pos |Jumat, 29 April 2011

Tony Target Tiga Terbaik Kandidat KB Kendari, KP Koalisi Bougenville (KB) bentukan Partai Golkar dan koalisinya terus “berburu” calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Kendari untuk dijaring lalu kemudian disurvey elektabilitasnya. Tercatat, sudah 16 nama kandidat, baik sebagai wali kota maupun wakil, yang sudah disodorkan formulir pendaftaran oleh KB. Kemarin, Tony Herbiansya yang baru pulang dari melaksanakan Umrah, juga sudah diajak bergabung. Pertemuan antara Tony Herbiansyah dengan para penggagas KB tersebut digelar di sebuah restoran di Kota Kendari. Dalam pertemuan tersebut, KB yang dimotori Hikman Balagi dan La Ode Ashar menjelaskan posisi KB, sebagai koalisi yang saat ini menjaring calon-calon wali kota dan wakil wali kota untuk kemudian disurvey. “Siapa yang paling tinggi surveynya nanti, itulah yang akan diusung,” kata Hikman Balagi, Sekretaris Golkar Kota Kendari. Para aktivis KB ini juga meyakinkan Tony bahwa koalisi tersebut pastilah solid dan tidak akan pecah hingga nanti mengusung satu pasangan calon. Meski kemudian Partai Golkar dalam koalisi tersebut adalah pemilik suara mayoritas, tapi tidak boleh semenamena, termasuk tidak semuanya berada di tangan Ridwan Bae, Ketua Golkar Sultra. “Gerakan kami ini diketahui oleh DPD Golkar Sultra dan Ridwan, kam,I yakin beliau akan mahfum bahwa koalisi ini pent-

Tony Herbiansyah menjelaskan keseriusanya untuk ikut penjaringan cawali Kota Kendari di Koalisi Bougenville (KB) yang dimotori Golkar. SUWARJONO/KP

ing, karena kalau hanya Golkar tentu tidak mungkin bias mengusung calon. Pak Ridwan juga pasti menghargai bahwa yang tertinggi surveynya itulah yang diprioritaskan untuk diusung. Pendeknya, semua calon yang kami jaring ini akan diuji dulu elektabilitasnya,” kata La Ode Ashar, pentolan PKPI. Hikman Balagi menambahkan, semua calon ini nantinya akan disurvey dan hasilnya akan keluar tiga tertinggi elektabilitasnya. Tiga nama itu akan disampaikan resmi kepada semua calon yang mendaftar di KB, supaya transparan. Nantinya, tiga nama itulah yang akan dikawal oleh tim konsultan dari DPP Golkar untuk menaikkan elektabilitas. “Disitu juga akan coba dipaketkan dengan siapa, untuk posisi wak-

il, nanti akan ketahuan yang mana yang kuat,” kata Hikman. Menjelang pendaftaran, DPP Golkar akan mengeluarkan satu pasangan calon dari tiga teratas tersebut. Kandidat itulah yang akan diusung Koalisi Bougenville (KB) sebagai calon wali kota dan wakil wali kota, termasuk memperjuangkannya sampai terpilih. Mendengar hal itu, Tony menyambut baik tawaran dari KB untuk bergabung dalam koalisi tersebut. Dengan begitu, ia saat ini akan makin yakin untuk turun bersosialisasi ke masyarakat, guna menunjukan elektabilitas yang tinggi. “Saya makin percaya diri dengan tawaran KB ini. Insya Allah saya bisa masuk tiga besar itu,” kata Kepala BKD Sultra itu. Ia juga berharap bahwa

PPRN Sultra Protes Klaim Haris Wali Kendari, KP Dualisme kepemimpinan partai politik dialami juga Partai Peduli Rakyat Nasional (PPRN), yang berimbas sampai di daerah. Di Sultra, Haris Wali mengaku sebagai ketua, dan memberi pernyataan kepada media soal Pilkada Buton. Rupanya pernyataannya yang terbit 25 April lalu itu memantik reaksi dari pengurus PPRN Sultra yang mengaku lebih legal. “Keterangan saudara Haris Wali tentang belum adanya calon PPRN di Pilkada Buton itu menyesatkan dan membohongi publik. Dia bukan Ketua PPRN

Sultra,” kata Hendra Cipta, Wakil Sekretaris PPRN Sultra, dalam pres release yang diterima semalam. Kata Hendra, PPRN sudah memutuskan calon yang akan diusung di Pilkada Buton, sejak dua bulan lalu. Hendra lalu bercerita bahwa PPRN yang sah saat ini adalah yang versi Amelia Yani, sesuai SK Menkumham tahun 2010, tanggal 15 November lalu. Berdasarkan keputusan itu, PPRN Sultra menggelar Muswil I tanggal 18-19 April lalu. Saat Muswil itulah, secara aklamasi memutuskan H Muslimin Su’ud sebagai Ketua DPW PPRN peri-

ode 2011-2016 nanti. “Kepengurusan saat itu langsung dilantik oleh Ketua Umum, Amelia Yani yang hadir saat Muswil,” terang Hendra. Makanya, ia menegaskan, setelah keterangannya ini disampaikan, siapapun yang muncul dan mengaku sebagai Ketua PPRN Sultra itu adalah gadungan dan segala perbuatannya yang mengatasnamakan PPRN dianggap sebagai tindakan perbuatan melawan hukum, apalagi kalau sampai “menjual” nama PPRN untuk tujuan pribadi terutama dalam kaitannya dengan Pilkada Buton. (p2)

koalisi tersebut tidak pecah hingga bisa mencalonkan satu pasangan calon, dan jika itu bisa, pasangan itu adalah dirinya. Sekarang, ia bahkan tak ragu lagi untuk membawa nama Golkar dan koalisi itu di masyarakat jika dukungan partai dipertanyakan oleh masyarakat. Meski begitu, ia juga tetap intens berkomunikasi dengan partai lain selain KB. “Semakin besar yang mendukung saya kira semakin baik. Kalau ada yang begini, kita tambah gesit di lapangan mensosialisasikan diri karena kendaraan politik sudah ada,” tukas mantan Wakil Bupati Konawe ini.(abi)

SANTUN Mantap Tatap Pilkada Buton Kendari, KP Jalan Abd Hasan Mbou-Buton Ahmad untuk menjadi Bupati dan Wakil Bupati Buton periode 2011-2016 terasa makin lapang saja setiap hari. Perjalanan politik pasangan berakronim SANTUN itu dalam beberapa hari di Buton memberikan harapan besar kepada keduanya. Apresiasi dan sambutan masyarakat Buton kepada pasangan ini sangatlah besar. Belum lama ini, Abdul Hasan Mbou pulang kampung di kediamannya di Kecamatan Mawasangka. Tanpa diundang, ratusan warga yang datang dari puluhan desa yang tersebar di Kabupaten Buton ini, datang silaturahmi dan menyatakan dukungan mereka kepada Hasan Mbou dan Buton Ahmad, sekaligus mendoakan pasangan tersebut agar bisa sukses. Antusiasme warga untuk menemui pasangan SANTUN ini, sebenarnya bukan hal yang baru. Selama menjadi anggota DPRD Sultra tiga periode, Abdul Hasan Mbou kerap dikunjungi warga yang ingin menyampaikan keluh kesahnya terkait persoalan ekonomi maupun pembangunan di Kabupaten Buton. Apalagi, saat Abdul Hasan Mbou-Buton Achmad menyampaikan keinginan maju sebagai pasangan Calon Bupati Buton dan Calon Wakil Bupati Buton, warga semakin intens menemui pasangan ini.

IST/KP

Abd Hasan Mbou saat di kediamannya di Mawasangka, disambangi ratusan warga. Selain menyampaikan dukungan, mereka juga berdoa agar SANTUN bisa jadi pemimpin di daerah itu. Terkait kunjungan ratuan warga di kediamannya, Abdul Hasan Mbou mengaku siapapun akan diterimanya dengan tangan terbuka. Mengingat statusnya saat ini adalah anggota DPRD Sultra. Menurut duet Buton Achmad ini, support dari warga adalah kekuatan besar yang membuatnya memutuskan mendarmabaktikan diri di tanah kelahirannya tersebut. Yang terpenting, katanya, masyarakat Buton dan sekitarnya, jangan terpancing isuisu negatif yang menyudutkan salah satu pasangan calon. Mengingat, semua calon tersebut adalah sepenuhnya putra daerah yang ingin memberikan yang terbaik.

Disinggung soal partai yang mendukungnya, Abdul Hasan Mbou, mengatakan belum saatnya memberikan komentar. Bagi dia, saaat ini pihaknya bertekad maju di Pilkada Buton dengan segala persiapannya tentu bukanlah hal yang main-main. Artinya, silahkan dianalisa saja. Ia hanya berharap agar masyarakat menjaga kondusifitas Buton, dan para kandidat yang bersaing untuk tidak saling menjelek-jelekan di lapangan. Ia mengajak para calon itu menawarkan program dan gagasan untuk membangun Buton di masa datang. “Nanti, biar rakyat yang memutuskan, kepada siapa amanahnya akan ia titipkan kelak,” pungasnya. (lia)


Kendari Pos Edisi 29 April 2011