Issuu on Google+

Rabu, 28 Juli 2010

http://www.kendaripos.co.id

Harga Eceran Rp. 3.500,-

45 Anggota DPRD Periode 2004-2009

39 Orang Mandi Utang Kendari, KP Sudah sebulan lebih (dari 1 Juni 2010) Sekertariat DPRD Sultra melayangkan surat tagihan kepada anggota DPRD periode 2004-2009. Tunjangan Komunikasi Insentif (TKI) dan Dana Operasional (DO) yang mestinya mereka kembalikan, hingga kini belum dikembalikan. Kebijakan Sekretariat untuk meringankan beban mereka dengan cara dicicil juga tak disanggup. Baru beberapa yang merespon. Kala mengambil tunjangan insentif atas berlakunya Peraturan Pemerintah (PP) no 37 tahun 2006, tidak ada yang mengembil dengan mengangsur. Besaran dana TKI dan DO yang diberikan bervariasi, Ketua DPRD sebesar Rp 158.100.000, Wakil Ketua Rp 108.120.000 dan anggota Rp 108.120.000. Dari daftar pengembalian, baru 6 orang yang melunasi yaitu, dr.H. Djumrin, Andi Mansur, Yoni Yokoyama Sinapoy, Yaudu Salam Ajo, Drs. M. Adriah Saleh, Andi Mansur dan Drs Ryha Madi. Selebihnya mengembalikan dengan cara mengangsur, antara Rp 1 Juta - Rp 10 Juta. Gubernur Sultra, Nur Alam yang kala itu menjabat Wakil Ketua DPRD Sultra baru mengangsur Rp 5 Juta. Sedangkan Wakil Gubernur Sultra, Saleh Lasata yang saat itu menjadi anggota DPRD Sultra, mengklaim telah menyetor sekitar Rp 10 Juta. (Lihat tabel) Sitti Hapni SE, Kabag Keuangan DPRD Sultra mengatakan, Sekertariat DPRD hanya sebatas menghimbau melalui surat kepada anggota DPRD periode 2004-2009, untuk segera mengambalikan dana TKI dan DO yang telah diambil. “Kita tidak bisa memaksa. Surat Mendagripun tidak menuliskan batas waktu pengembalian. Hanya meminta untuk dikembalikan,” terangnya. Ia banyak berharap pada hasil Laporan Hasil Pemeriksaan Keuangan (LHPK) Sekertariat DPRD Sultra, yang dilakukan Badan Pemeriksa

Bayar Cicilan Sesuka Hati Kendari, KP Enam anggota DPRD Sultra periode 2004-2009 memang dengan besar hati telah mengembalikan secara lunas dana TKI dan DO yang telah diterimanya. Namun 39 orang ternyata memilih mengembalikan dana yang pemberiannya dianulir melalui PP no 21 tahun 2007 dengan cara mencicil. Hebatnya, cara mereka membayar cicilan dilakukan sesuka hati tanpa ada deadline pembayaran dan batasan besaran. Bahkan Saleh Lasata, salah satu anggota DPRD 2004-2009 yang kini menjadi Wakil Gubernur Sultra baru mencicil sebesar Rp 10 juta dari kewajibannya Rp 51 juta. “Sudah saya kembalikan sebagian. Belum lunas, pelan-pelanlah,” ujarnya. Mantan ketua Badan Kehormatan DPRD Sultra itu mengatakan tidak akan terburuburu untuk melunasi kewajibannya itu. Tergantung dari ketersediaan dana yang dimilikinya. “Pokoknya ada uang saya setor, saya akan panggil Sekwan,” terangnya. Mengenai berapa besaran dana yang akan dicicil selanjutnya, mantan bupati Muna ini menyebut nominal dua sampai lima juta. “Ada lima juta saya bayar, ada dua juta, saya bayar,” ungkapnya seraya menyebutkan bahwa Gubernur Nur Alam juga baru mencicil Rp 5 juta dari kewajibannya Rp 108 juta. “Tadinya kan kita tunggu putusan. Tapi kalau sudah ada putusan begini, kita akan taat hukum. Kita lunasilah,” tukasnya.(cr2/ong)

Baca MANDI UTANG diHal.7

Surunuddin Menggugat Lagi

INTERNASIONAL

71 Wanita Indonesia Jadi Budak di Malaysia

Kendari, KP Pasangan Surunuddin Dangga dan Muhtar Silondae (Sutra) agaknya belum benar-benar ikhlas menerima kekalahan mereka di Pilkada Konsel yang sudah digelar dua kali. Setelah gugatan pertama dikabulkan MK, Sutra lagi-lagi mengajukan gugatan atas kemenangan pasangan Imran-Sutoardjo Pondiu yang dianggap tak lepas dari “keras kepalanya” KPU memaksakan pemungutan suara ulang dengan waktu yang tidak tepat. Gugatan edisi kedua itu bahkan sudah teregistrasi di MK dengan nomor perkara 120/PHPU.D VIII/2010, dengan sidang

KUALA LUMPUR—Cerita suram TKW Indonesia belum juga berakhir. Petugas imigrasi Malaysia berhasil membebaskan 71 wanita asal tanah air yang mengaku dipekerjakan melebihi waktu yang ditentukan. Mereka juga tidak digaji selama dua tahun. Petugas imigrasi menggerebek sebuah rumah tempat para TKW itu tinggal. Penggerebekan dilakukan setelah tiga pekerja melarikan diri dan memberi tahu petugas. Kepala Imigrasi Negara Bagian Kedah, Nar Azaman Ibrahim

Baca BUDAK diHal. 7

perdana akan digelar tanggal 29 Juli mendatang. “Yang kami gugat kali ini tetap KPU Konsel karena kami anggap telah lalai dan tidak mematuhi putusan MK Surunuddin Dangga sebelumnya, termasuk sejumlah bukti-bukti baru yang kuat,” kata Adi Jaya Surunuddin, pengu-

rus DPD Golkar Sultra yang juga putra Surunuddin Dangga. Tuntutan Sutra kali ini, lanjut Adi Jaya juga lebih ekstrim yakni meminta kepada MK mendiskualifikasi pemenang pilkada Konsel jilid dua karena dianggap sebagai produk cacat hokum yang dilakukan KPU. Menurut Adi, tahapan-tahapan Pilkada ulang yang dilakukan KPU Konsel sangat jelas melanggar aturan, salah satunya soal tahapan penyusunan DPT dan pencetakan kartu suara yang dilakukan bersamaan. Selain itu, penggunaan anggaran Pilkada yang dicairkan secara sepihak oleh Ketua DPRD Konsel tanpa melalui paripur-

na dewan dianggap Adi Jaya sebagai sebuah kesalahan. Apalagi kemudian, ada 17 anggota DPRD Konsel bertanda-tangan menolak pencairan anggaran Pilkada secara sepihak oleh Ketua DPRD. “Bukti kami kali ini baru dan lebih kuat. Makanya kami tidak segan meminta agar pasangan yang dinyatakan menang oleh KPU Konsel itu didiskualifikasi saja,” tukas Adi Jaya, semalam lewat telepon selulernya. Menurutnya, gugatan mereka kali ini menunjukan keseriusan Sutra melawan kezaliman politik yang dilakukan KPU Konsel terhadap Sutra dan puluhan ribu pendukungnya.(abi/ong)

Satu Ditahan, Empat Dipulangkan

SELEBRITI

Belajar Bahasa Rusia AKTRIS Angelina Jolie kegirangan ketika tiba di Moscow. Di negeri yang pernah dijuluki Negeri Tirai Besi itu, Jolie mempromosikan film thriller yang diperaninya, “Salt”. Apa komentar Jolie tentang Rusia? Menurutnya, “Salt” adalah hal bagus bagi Rusia. “Mungkin ada beberapa orang Rusia yang jahat, tapi jika anda secara dekat melihat pahlawan besar Rusia, saya pikir ini positif bagi Rusia,” ujar Jolie seperti dikutip AFP saat premier “Salt” di Moscow, Minggu (25/7) sore lalu. Dalam film itu, Jolie memang berperan sebagai mata-mata yang menjadi pahlawan Rusia. Kehadiran Jolie di Rusia untuk mempromosikan film tentang spionase itu menjadi perbincangan terkait menghangatnya hubungan Amerika Serikat dan Rusia paska insiden tertangkapnya mata-mata negeri beruang Merah itu di New York.(ara)

Terkait Satu Keluarga Terindikasi Pengedar Narkoba Kendari, KP Penyidikan terhadap keterlibatan satu keluarga yang diduga menjadi pengedar sabu-sabu masih proses pendalaman. Dari lima anggota keluarga yang dibekuk polisi, satu diantaranya ditetapkan menjadi tersangka dan empat orang lainnya masih menunggu hasil tes urine dan darah dari laboratorium forensik kriminal (Labforkrim) Makassar. Selain tes urine dan darah, Tim Idik Narkoba Polda Sultra juga mengirim sample barang bukti yang ditemukan di rumah tersangka. Namun, dari penggerebekan tersebut, kepemilikan barang bukti hanya diakui oleh satu orang yakni bernama Salma (istri Tahir yang sehari-hari berprofesi sebagai Manajer THM di Bromo). Kabid Humas Polda Sultra, AKBP Drs. Moch. Fahrurrozi mengatakan, dalam penanganan kasus tersebut, satu orang yang SUWARJONO-KP

ANGELINA JOLIE

Baca DITAHAN diHal. 7

Sekeluarga yang ditangkap polisi terkait kasus narkoba

Dr Irwandi Jaswir, Peraih Best Innovation Award dalam Pertemuan Penelitian Halal Dunia di Kuala Lumpur

Empat Tahun Teliti Gelatin Ikan untuk Gantikan Babi Sepuluh tahun berkarir di Malaysia sebagai peneliti, semangat merah putih Dr Irwandi Jaswir masih belum luntur. Setiap kali mendapat penghargaan, nama Indonesia selalu dia sebut. Penghargaan paling gres, Best Innovation Award, dia peroleh dalam forum ilmiah World Halal Research Summit 2010 di Kuala Lumpur pada akhir Juni lalu.

ZULHAM MUBARAK, Jakarta UMUR Irwandi masih muda, 39 tahun. Sudah sepuluh tahun dia dan keluarganya tinggal di Kuala Lumpur, Malaysia. Sehari-hari, dia bekerja sebagai peneliti di International Islamic University of Malaysia (IIUM). Jabatannya, koordinator riset di Halal Industry Research Centre.

Sejak dua pekan terakhir nama Irwandi menghiasi sejumlah media massa nasional dan internasional. Itu terjadi setelah dia berhasil meraih penghargaan Best Innovation Award dalam forum ilmiah World Halal Research Summit (WHRS) 2010 yang diadakan di Kuala Lumpur. Forum WHRS merupakan ajang tahunan yang diikuti para peneliti dari seluruh dunia dalam bidang penelitian terkait dengan industri halal. Ajang itu diadakan dalam rangkaian Malaysian International Halal Showcase (MIHAS). Yakni, pameran perdagangan halal terbesar di dunia. WHRS yang diikuti ratusan peneliti dari berbagai negara tahun ini hanya memilih tiga penerima anugerah. Mereka adalah Irwandi dan dua peneliti lain dari India serta Malaysia. Irwandi berhasil meraih penghargaan

bergengsi tersebut melalui karya penelitiannya yang berjudul: Nano-Structural Properties of Alternative Collagen for Halal Industry (Sifat Struktur-Nano Kolagen Alternatif untuk Industri Halal). “Penelitian itu mengurai permasalahan, mengapa kebanyakan gelatin alternatif kalah kualitas dari gelatin babi. Kami melihatnya dari segi struktur nano,” jelas pakar masalah bioteknologi molekuler itu. Kiprah Irwandi dalam dunia penelitian tak bisa diragukan lagi. Sedikitnya, 30 penghargaan kelas internasional sudah berhasil diperoleh. Dia memiliki catatan

Baca TELITI diHal. 2 DOK PRIBADI FOR KENDARI POS

Irwandi Jaswir berpose di Jerman.

2

Kendari Pos | Rabu 28 Juli 2010

Kejati Sultra “Angker” Kendari, KP Ada pemandangan baru di Kejati Sultra. Kondisi pagar yang biasanya mampu dilompati demonstran yang memaksakan diri masuk di instansi yang dipimpin Donny Kadnezar Irdhan itu, mulai kini terlihat “Angker”. Keangkeran kantor berlambang Adhiyaksa tersebut, tidak ada kaitannya dengan makhlus halus. Namun, pagar depan kantor ditinggikan sekitar 3 meter lebih. Belum lagi gerbang masuk di kantor Kejati setinggi kurang lebih 5 meter. Kesan angker juga diamini Kajati Sultra, Donny Kadnezar Irdhan. Menurutnya itu hal yang biasa di internal kejaksaan, malah di daerah lain pagarnya lebih

Donny Kadnezar Irdhan

menjulang ketimbang di Sultra. Selain menjaga proposional gedung Kejati yang berlantai II dengan pagar yang tinggi, diakui Donny Kadnezar bahwa penambahan ukuran pagar juga terkait dengan rawannya demonstrasi anarkis. Tentu saja tinggi pagar disesuaikan dengan Perda Walikota Kendari yang telah menetapkan batas tinggi pagar “Halaman dan gedung semegah Kejati kan tidak mungkin pagarnya ecek-ecek. Apalagi, Saya pernah terima telepon dari teman di pusat, yang mempertanyakan demonstran bisa manjat pagar Kejati. Tentu ini menjadi bahan kami, makanya begitu ada maket Rehab pagar saya langsung setujui,” jelas Mantan Wakajati Jawa

Tengah ini, beberapa waktu lalu. Selain memugar pagar, Kejati Sultra juga akan dilengkapi dengan Closed Circuit Television (CCTV) yang diletakkan di beberapa titik. Alat tersebut akan dikirim Kejagung dalam rangka mempermudah kinerja kejaksaan di daerah. “Kita kan bangga kalau ada CCTV. Kalau ada tamu atau demonstran cukup saya lihat siapa yang datang di monitor. Sepanjang aspirasinya bisa diwakili 5-6 orang, saya akan langsung terima di ruangan kerja. Hanya saja, apakah mereka mau diwakili karena biasanya yang datang inginnya ditemui semuanya,” beber Donny Kadnezar yang juga mantan Kajari Jakarta Pusat ini.(emi/ ong)

KPK Siasati Minimnya Laporan Pejabat-PNS Jakarta, KP Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) segera membuka pusat pelaporan gratifikasi. Pusat pelaporan tersebut akan dibuat di instansi-instansi pemerintah, baik pusat maupun daerah, serta BUMN (badan usaha milik negara). Upaya tersebut dimaksudkan agar

pejabat dan PNS (pegawai negeri sipil) lebih mudah dalam melaporkan gratifikasi. Selama ini, pelaporan gratifikasi dipusatkan secara langsung ke KPK. Hal itu cukup menyulitkan bagi para pejabat dan PNS yang berniat melaporkan. “Kadang karena terlalu jauh,

mereka bingung mau lapor ke mana. Padahal, gratifikasi itu asal muasal dari korupsi,” kata Wakil Ketua KPK Bidang Pencegahan Haryono Umar setelah pembukaan Rapat Kerja Nasional Akuntansi dan Pelaporan Keuangan Pemerintah di Hotel Borobudur, Jakarta, ke-

marin, (27/7). Haryono mengungkapkan, ide pembentukan pusat pelaporan gratifikasi tersebut sudah diuji di internal KPK. Nanti pusat pelaporan itu akan berkoordinasi dengan KPK. Sebab, pemeriksaan terhadap pelaporan tetap menjadi wewenang KPK. (sof/dwi)

Apalagi yang Kita Cari di Dunia Selain Pahala Allah? Teliti ......................... 40 karya ilmiah di jurnal internasional serta 60 karya ilmiah di konferensi internasional. Belum lagi puluhan artikel ilmiah populernya di berbagai media massa serta lima artikel bab buku (book chapter) di buku ilmiah internasional. Dalam riset terkait halal, pria asal Medan yang menjadi dosen terbaik IIUM 2010 itu pernah memenangi medali emas dalam kompetisi inovasi di Jenewa pada 2006. Saat itu, risetnya tentang metode cepat menganalisis lemak babi. Alumnus Institut Pertanian Bogor (IPB) 1993 tersebut juga meraih posisi kedua dalam Anugerah Saintis Muda Asia Pasifik 2009 di Bangkok. Dalam kompetisi penelitian halal tingkat dunia itu, pria yang kini berpangkat profesor madya tersebut mewakili tempatnya bekerja di Departemen Biotechnology Engineering IIUM. Untuk bisa menghasilkan penelitian yang memperoleh podium teratas dalam forum halal internasional itu, Irwandi membutuhkan sedikitnya empat tahun penelitian. Setiap kali mendapat penghargaan atas penelitian yang dilakukan, dia selalu menyertakan nama Indonesia. “Menjadi bagian dari bangsa Indonesia itu membanggakan dan tak ternilai,” ujarnya ketika dihubungi Jawa Pos kemarin sore (26/7). Ketika ditanya mengapa mendalami penelitian tentang halal, Irwandi mengungkapkan, berpartisipasi dalam penelitian halal adalah hal mulia. Dari kacamata Islam, dia bangga bisa mengembangkan terobosan bagi umat Islam untuk mendapatkan akses

yang lebih luas pada produk halal. Di sisi lain, lanjut dia, halal memiliki potensi tinggi karena sudah menjadi tren industri di dunia yang kini tertarik menghasilkan produk halal. Baik untuk makanan, minuman, obat-obatan, maupun produk kosmetik. “Di sisi lain, mereka terbentur akses untuk mendapatkan sertifikasi halal karena kebanyakan bahan bakunya melibatkan gelatin babi yang jelas haram,” jelasnya. Mengapa harus gelatin babi” Menurut Irwandi, gelatin dari ekstrak tulang dan kulit babi memiliki kualitas terbaik. Gelatin sapi atau hewan lain, kata dia, berkualitas di bawah gelatin babi. Karena itu, hampir 94 persen pasar gelatin dunia didominasi babi. “Di sisi lain, gelatin digunakan untuk banyak keperluan seperti memperkuat rasa, memperhalus tekstur susu, bahkan untuk bahan kapsul,” katanya. Dalam penelitian terbarunya tersebut, dia menemukan bahwa gelatin dari bahan ikan bisa berkualitas setara dengan babi jika pengolahannya tepat dan akurat. Kesimpulan itu didapatkan Irwandi setelah menganalisis struktur molekul sejumlah sampel gelatin dari bahan alternatif. Dalam prosesnya, yang berlangsung selama empat tahun, Irwandi juga menemukan, dari sampel 30 jenis ikan, bisa diekstrak beberapa gelatin yang cukup baik. “Namun, saya tidak bisa menyebutkan jenis ikannya dulu. Karya ini

belum dipatenkan secara internasional,” ujar bapak tiga anak itu. Pria yang beristri dokter gigi tersebut mengungkapkan, penelitian lanjutan akan ditempuh untuk menyempurnakan hasil temuannya. Alumnus The University of British Columbia, Kanada, itu menyatakan, potensi lain dari bahan pengganti gelatin babi juga bisa didapatkan dari bahan tumbuhan. Walaupun bahan pengganti gelatin dari tumbuhan tidak berkualitas baik, sedikit banyak fungsi gelatin babi bisa digantikan dengan bahan mirip gelatin dari tumbuhan. “Itu juga masih saya dalami,” katanya. Irwandi menuturkan, yang dia lakukan saat ini merupakan ijtihad karena selama ini lembaga sertifikasi halal kerap kurang sempurna dalam bertugas. Artinya, mereka hanya fokus untuk menentukan antara yang halal dan yang tidak serta membagikan sertifikasi tanpa memikirkan alternatif bahan pengganti. Lemahnya penelitian dan pengembangan membuat reputasi lembaga sertifikasi halal disepelekan. “Ketika orang bertanya

apa bahan pengganti (bahan baku haram, Red) yang halal, mereka kerap tidak bisa menjawab. Karena itu, saya tergerak untuk menemukan jawaban atas pertanyaan tersebut,” katanya. Berbagai capaian yang cukup fenomenal di bidang penelitian internasional itu membuat Irwandi diincar sejumlah negara. Di antaranya, Malaysia yang dengan terbuka menawarkan kewarganegaraan. Namun, kata Irwandi, sampai kapan pun dirinya tidak tertarik untuk berubah kewarganegaraan. Bagi dia, prestasi dan capaian ini akan didedikasikan untuk ibu pertiwi. “Saya memang tinggal di Malaysia dan berkarya di sini. Tapi, kampung halaman saya adalah Indonesia,” tegasnya. Ke depan, dirinya berharap bisa menyumbangkan hasil penelitiannya bagi umat Islam di Indonesia dan dunia agar semua yang dia lakukan selama ini dapat diganti dengan pahala. “Sebab, pahala dari Allah itu tidak ternilai. Lagian, apa lagi yang kita cari di dunia selain pahala Allah?” ungkapnya.(kum)

Polisi Tetap Lidik Calo PNS Kabid Humas: Bukan Karena Dilepas Lantas Kasusnya Ditutup

Kendari, KP Parman Pede, oknum yang diduga calo CPNS kini masih dalam penyelidikan polisi. Statemen kuasa hukum calo CPNS itu, Sumardin Pere SH, tak menciutkan kerja polisi dalam menyelidiki kasus percaloan yang diduga digeluti Parman. Polsekta Mandonga akan diback up oleh Polresta Kendari dan Polda Sultra dalam mengungkap kasus tersebut. “Bukan karena yang bersangkutan dilepas, lantas kasusnya akan ditutup. Saat oknum yang diduga calo itu digiring ke Mapolsekta Mandonga, memang statusnya belum tersangka dan masih sebagai saksi sehingga dilepas. Kasus ini masih akan ditindaklanjuti dan akan terbukti jika memang polisi bekerja secara profesional, tidak asal tangkap,” ujar AKBP Drs. Moch. Fahrurrozi, Ka-

bid Humas Polda Sultra, saat ditemui di ruang kerjanya, kemarin. Meskipun kasus yang dilakukan Parman Pede tidak ada laporan polisi dari masyarakat yang merasa dirugikan, namun tindakan yang dilakukan tergolong pidana murni. Parman akan dilidik untuk mengungkap kebenaran perbuatannya yang ditengarai telah melakukan percaloan. Ia pun mengaku memiliki bukti awal, tapi belum cukup untuk menjadikan Parman sebagai tersangka. “Jika sudah cukup bukti permulaan, maka secara otomatis akan mengarah pada penyidikan. Polsekta Mandonga akan tetap menangani kasus tersebut diback up tim Reskrim Polresta Kendari dan Polda Sultra,” jelasnya. Lalu bagaimana dengan ancaman kuasa hukum Parman Pede? Kabid Humas menilai, itu tindakan yang sahsah saja. “Yang jelas polisi bekerja secara profesional,” ujarnya. Namun sampai saat ini, belum ada laporan pengaduan yang disampaikan Parman Pede maupun kuasa hukumnya.(rif/ong)

Polisi Anggap Rekening Gendut Selesai Jakarta, KP Meski terus didesak untuk membongkar dugaan rekening gemuk milik perwiranya, Mabes Polri bersikukuh bahwa kasus itu sudah selesai. Namun bagi sebagian kalangan kasus ini diangap belum rampung. Korps Bhayangkara ini diminta untuk mengungkapkan parameter dan metode penilaian terhadap perwira-perwira yang diduga terlibat. Sebab beberapa waktu lalu mabes polri mengumumkan bahwa sebagian besar rekening milik perwira tinggi yang diduga bermasalah dinyatakan wajar, alias tidak bermasalah. “Inilah yang ingin kami ketahui jika bertemu dengan Kapolri,” kata anggota Komisi III Bambang Soesatyo di Jakarta kemarin.

Politisi Partai Golkar itu mengatakan bahwa bisa jadi penyelidikan internal oleh tim independen beberapa waktu lalu itu sangat subjektif. Sebab yang memeriksa dan menindaklanjuti LHA dari PPATK (Pusat Pelaporan Analisa Transaksi Keuangan) adalah anggota polisi sendiri. Selain itu masyarakat juga tidak pernah mengetahui bagaimana metode dan parameter apa saja yang dinilai. “Karenanya kami mendesak agar polisi mengundang pihak luar untuk ikut memantau penyelidikan ini,” ucap Bambang. “Dia (pihak luar) bisa jadi saksi penyelidikan,” ucapnya. Lebih lanjut katanya, pihak luar ini

Baca POLISI diHal. 7

3

Kendari Pos | Rabu 28 Juli 2010

Bibit Ayam Pedaging Langka di Pasaran Kendari,KP Harga ayam, khususnya ayam pedaging di pasaran kini memang naik drastis, mengikuti trend naiknya kebutuhan pokok. Sayangnya, kenaikan itu tak terlalu dirasakan para peternak ayam pedaging karena nyatanya mereka memang saat ini kekurangan bibit ayam atau yang dalam istilah peternakan disebut Day Old Chiken (DOC) atau bibit ayam pedaging. Kata Ketua Pusat informasi pasar (Pinsar) unggas Sultra, H.Muh Sawadi, saat ini distribusi DOC ke Kendari sangat dibatasi. Dalam satu minggu untuk PT Unggas Mandiri saja hanya diberikan 100 boks atau 10 ribu ekor ayam. Jumlah tersebut pun masih harus dibagi lagi dengan para peternak lainnya. “Malah satu minggu terakhir, kita sangat terbatas, banyak peternak yang harus menunggu memperoleh DOC,” terangnya, kemarin. Menurutnya, saat ini perusahaan produsen DOC di Surabaya membatasi pendistribusian, karena mereka lebih mementingkan peternakan mitranya. Yakni sebanyak 70 persen produksi dialokasikan untuk mitra, kemudian 25 persen disebarkan di pasaran bebas termasuk Sultra. Itu pun peternak harus membeli satu paket dengan pakan sekaligus. Otomatis akibat semua ini, peternak harus menunggu, itu pun pembelian harus dilakukan jauh hari, untuk disiapkan terlebih dahulu. Padahal di Kendari, saat ini sudah banyak peternak yang kembali menekuni usahanya, lantaran harga ayam boiler melejit. Selain terbatasnya distribusi DOC, harga juga naik. Sebelumnya per dos dengan jumlah seribu anak ayam hanya Rp 625 ribu, kini Rp 725 ribu. Jumlah tersebut tentunya membuat petani harus menaikan harga penjualan ayam yang sebelumnya satu ekor Rp 23 ribu kini Rp 25 ribu. Itu harga kandang, kalau untuk harga penjualan di pasar per ekor Rp 27 ribu. Berat ayam pun tentunya lebih kurang dari sebelumnya, karena ayam dipanen per 21 hari, kalau sebelumnya hingga 28 hari. Sawadi mengatakan, sebenarnya penetasan bisa dilakukan ditingkat lokal, walaupun bibitnya yaitu telur yang siap ditetaskan harus dibeli di Surabaya. Alangkah bagusnya bila pemerintah bisa mengupayakan semua itu, setidaknya ada laboratorium sebagai sarana penetasan. Apabila semua itu bisa dilakukan di Kendari, tentunya peluang untuk usaha ternak ayam sangat besar di kota ini, sehingga pasar lokal tidak perlu lagi mendatangkan dan luar Sultra. Selain itu harga ayam pun kemungkinan bisa lebih murah, karena harga DOC lebih murah, termasuk bila pabrik pakan yang dijanjikan Dinas Pertanian dan bisa eksis tahun ini dapat terwujud. “Kalau semua cost produksi turun, sudah pasti harga pun akan menyesuaikan,” papar Sawadi. Sawadi memastikan, bila kondisi akan terus seperti harga ayam termasuk telur akan mengalami kenaikan. Khususnya menjelang lebaran, harga akan terus melambung, karena permintaan tinggi, sementara produksi terbatas. “Selama ini kita banyak disuplai dari Sidrap, tapi karena jalur distribusi menjelang Ramadhan atau lebaran nanti padat, termasuk cuaca buruk, sehingga mereka membatasi pengiriman ke Kendari,” pungkas Sawadi. (lis)

Harga Terus Naik, Disperindag Angkat Tangan Kendari, KP Ironis. Sebagai dinas yang diserahi tugas “menggawangi” kesejahteraan rakyat melalui pengendalian harga, Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Sultra ternyata tidak mampu alias menyerah mengendalikan harga pasar. Kenaikan harga beberapa barang kebutuhan pokok masyarakat hingga di atas 50 persen ternyata hanya disika-

pi dengan himbauan. Dari pantauan Kendari Pos di pasar Mandonga, misalnya, bawang putih yang awalnya berharga Rp 20 ribu per kilo gram (Kg) kini meningkat Rp 45 ribu. Bawang merah dari Rp 15 ribu kini Rp 35 ribu. Demikian halnya dengan cabai merah, harganya juga menggila. Saat ini untuk cabe marah kriting Rp dari 15 ribu naik menjadi Rp 35 ribu. Makanya, muncul guyon

di masyarakat jika masakan Padang kini terancam tak lagi pedas akibat cabainya kurang. Kadisperindag Sultra Saemu Alwi juga mengakui adanya lonjakan harga tersebut. Namun hal tersebut katanya berada di luar jangkauan Disperindag karena berupa barang yang tidak memiliki tataniaga. “Komoditas seperti bumbu, bawang dan cabai itu dari produsennya langsung masuk ke pasar. Tidak bisa kita

kontrol berapa banyak yang masuk ke pasar di Kendari. Yang seperti itu itu memang mengalami kenaikan harga,” ujarnya. Pemerintah, kata dia, hanya mampu melakukan pengendalian harga terhadap dua kategori komoditas lainnya yakni yang bisa dikontrol pemerintah dan yang memiliki mekanisme pasar. “Itu kontrol pemerintah lewat distributor dan agennya seperti minyak goreng,

mentega gula pasir dan terigu,” imbuh Saemu. Mantan Kepala Balitbang ini mengatakan dinasnya sudah menelusuri ke beberapa tempat produksi komoditas seperti bawang dan cabai di Sulsel, Jatim dan NTB. Hasilnya memang terjadi gagal panen karena banyak hujan. “Karena produksi berkurang dan permintaan bertambah, membuat harganya naik di pasaran,” ungkapnya. (cr2)

Pasokan Solar ke SPBU Dikurangi harusnya mereka menggunakan solar industri. “Kami juga menyiapkan solar industri yang bisa dibeli secara ecer, yaitu di lokasi SPBU Ade, LepoLepo,” papar Daniel. Lebih jauh pengganti Adieb Arselan ini memaparkan bila saat ini kebutuhan BBM, hingga menjelang Ramadhan dan lebaran di Kendari aman. Stok

ULFA/KP

Antrian panjang kendaraan berbadan besar di sebuah SPBU di Kota Kendari akibat kurangnya pasokan solar belakangan ini. Ternyata Pertamina memang membelakukan kebijakan pengurangan pasokan solar bersubsidi di semua SPBU yang ada di Kota Kendari Kendari,KP Belakangan ini, belum juga menjelang malam, sejumlah SPBU yang ada di Kota Kendari sudah memasang plang bertulis “Solar Habis”, dan itu sudah terjadi sepekan terakhir. Truk-truk pengangkut material dan kendaraan roda empat berbahan bakar solar terpaksa harus menunggu hari berikutnya untuk bisa kebagian solar. Usut punya usut, persoalan itu memang “sengaja” dibuat pihak Pertamina yang membuat kebijakan mengurangi suplai solar bersubsidi di sejumlah SPBU yang ada di kota ini sekitar 5 persen dari kuota sebelumnya. Alasannya, realisasi penyaluran solar ber-

subsidi periode Januari-Juni di tahun 2010 melebihi kuota yang ditetapkan pusat. “Ini untuk menjaga kestabilan stok, makanya Pertamina melakukan pembatasan solar,” kata Salles Representative (SR) Depot Pertamina Kendari, Daniel. Kata dia, bila kuota solar subsidi untuk Sultra sebanyak 45.165 KL. Sementara realisasi penyaluran hingga Juni 2010 sudah mencapai 26 ribu KL, jumlah tersebut melebihi kuota sebesar 16 persen. Sementara dengan stok yang ada, lanjut Daniel, bila kuota masih tetap normal, tentunya dipenghujung tahun stok sudah tidak mencukupi, untuk itulah Pertamina melakukan pem-

batasan. “Pembatasan ini pun kami lakukan tidak banyak, hanya lima persen dari kuota sebelumnya. Kalau pada hari normal misalkan satu SPBU 50 KL, saat ini dikurangi limapersen dari jumlah tersebut,” terang Daniel. Menurutnya dengan pengurangan suplai ini, di lapangan tidak terjadi keresahan, artinya dengan stok yang ada ternyata masih mencukupi permintan. Diakui, stok yang diberikan selama ini berlebih. Hal ini juga menjaga perbedaan harga antara solar subsidi dan non subsidi. Dikhawatirkan bila solar subsidi berlebih ada pihak tertentu yang memanfaatkannya, padahal se-

semua jenis BBM baik solar, premium ataupun minyak tanah bisa digunakan hingga satu minggu. Pendistribusian sampai ke Depot pun selama ini tidak ada masalah. Beberapa minggu yang lalu sempat terjadi pendistribusian di Wilayah Kolaka Utara, itu karena jalur antara Kolaka-Kolut putus akibat hujan.(lis)

4

Kendari Pos | Rabu 28 Juli 2010

Tersangka Dispenda bakal bertambah?

Jangan diulur-ulur ces, beri kepastian hukum

Honorer Sultra sisa 2.049 orang

Data baik-baik, jangan sampai ada yang tersisa

P

Hakim suap protes jaksa

Giliran dituntut malah bilang tak adil

Elpiji Berstandar Nasional JUMLAH korban ledakan tabung elpiji sudah begitu banyak. Tetapi, solusi agar ledakan di ruang dapur itu benar-benar bisa berhenti, tampaknya, masih jauh dari harapan. Kenyataanya, tabung elpiji yang sekarang banyak beredar di pasaran, terutama ukuran 3 kilogram, tidak berlabel SNI (Standar Nasional Indonesia). Belum lagi urusan selang yang berfungsi sebagai penyalur gas ke panel kompor yang juga rendah standarnya, termasuk regulatornya. Pelabelan SNI pada tabung elpiji adalah upaya agar konsumen bisa mengenali dengan gampang tabung elpiji yang rawan bocor dan yang tidak. Persoalannya, di pasaran ternyata begitu banyak tabung tanpa label standar SNI yang oleh Pertamina tidak bisa ditarik begitu saja. Sebab, sebelum ada kebijakan tabung harus berlabel SNI, Pertamina mengeluarkan tabung elpiji ukuran 3 kilogram yang tidak sedikit jumlahnya. Tabung elpiji yang rawan meledak dan yang layak pakai, meski sebagian tanpa label SNI, kini bercampur-baur di kios-kios. Masyarakat sebagai pengguna juga tidak bisa dengan kasat mata membedakan tabung yang potensial meledak karena bocor dan yang aman. Tabung yang karatan sekalipun, kabarnya, tidak bisa dijadikan indikator bahwa sebuah tabung tidak layak pakai. Ada saran, sebelum memakai tabung elpiji, kita merendam dulu tabung itu ke dalam bak air. Kalau keluar gelembung-gelembung udara, artinya tabung tidak aman. Betapa ribetnya! Seperti tukang tambal ban saja. Tabung yang telah dilabeli SNI pun kini memunculkan kerumitan baru. Di Banyuwangi ditemukan tabung elpiji yang berlabel SNI yang ternyata palsu. Ini semacam kemasan makanan yang sesungguhnya haram, tetapi dilabeli halal. Atau produk sayur-sayuran yang ditanam lewat pemupukan kimia dan semprotan pestisida, tetapi dikemas solah-olah produk organik. Aksi palsu-memalsu label itulah yang nanti semakin mempersulit pencegahan ledakan elpiji. Selain piranti-piranti dapur yang perlu dijaga standarnya tadi, baik itu tabung elpiji, selang, maupun regulatornya, fenomena merebaknya ledakan elpiji sesungguhnya juga bagian dari sebuah transformasi. Yang tadinya memasak dengan kayu bakar kini harus beradaptasi dengan nyala api yang keluar cukup dengan memutar panel pemantik api. Yang tadinya memasak dengan kompor minyak tanah kini tidak perlu lagi berlepotan, tetapi harus meningkatkan kehatihatiannya terhadap sensitivitas gas dan api. Sebab, begitu presisi pemasangan regulatornya kurang, ledakan menjadi ancaman. Ledakan elpiji paling banyak terjadi pada tabung berukuran 3 kilogram. Pengguna paling banyak tabung ukuran itu adalah masyarakat yang secara ekonomi berada pada level bawah dan secara pendidikan kurang beruntung. Dari faktor itu, jelas diperlukan edukasi yang cukup dalam transformasi kayu bakar ke elpiji. Sebab, kita memang masyarakat yang kurang tinggi standarnya dalam banyak hal. Perilaku seadanya, semaunya, asal ada, asal jalan, asal nyala, dan seterusnya adalah sesuatu yang memang agak khas. Namun, bisa tidak gampang memahamkan masyarakat kita yang untuk mendapatkan elpiji saja harus disubsidi, tapi ketika masak harus berhubungan dengan peranti dapur berstandar tinggi. Di masyarakat kelas ini jelas ada dua kesulitan sekaligus. Yaitu persoalan alat masak dan persoalan apa yang harus dimasak. (*)

Nomor Telepon Penting Unit Gawat Darurat ..............................................

118

Pemadam Kebakaran ..........................................

113

Penerangan/informasi lokal ...............................

108

Ancaman teror Bom ...................................

324-303

Gangguan PLN .............................................

394-998

Gangguan PDAM .........................................

327-179

SAR Kendari .................................................

322-537

Polda Sultra ................................................

390-005

Polresta Kendari ..........................................

321-461

SAT Lantas Polres Kendari .........................

3000478

DIT Lantas Polda Sultra.................... 085241735777

Kendari Pos Inspirasi dan Aspirasi Masyarakat Sultra Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, semua wartawan Harian Pagi Kendari Pos dibekali tanda pengenal. Untuk menghindari aksi-aksi tidak bertanggungjawab dari oknum tertentu, masyarakat yang merasa ragu atau mencurigai seseorang yang mengatasnamakan wartawan Kendari Pos segera menghubungi Kantor Redaksi Harian Kendari Pos.

Manajemen Pembangunan Daerah yang Pro-Bisnis emerintah daerah dan pengusa ha adalah dua kelompok yang paling berpengaruh dalam menentukan corak pertumbuhan ekonomi daerah. Pemerintah daerah, mempunyai kelebihan dalam satu hal, dan tentu saja keterbatasan dalam hal lain, demikian juga pengusaha. Sinergi antara keduanya untuk merencanakan bagaimana ekonomi daerah akan diarahkan perlu menjadi pemahaman bersama. Pemerintah daerah mempunyai kesempatan membuat berbagai peraturan, menyediakan berbagai sarana dan peluang, serta membentuk wawasan orang banyak. Tetapi pemerintah daerah tidak mengetahui banyak bagaimana proses kegiatan ekonomi sebenarnya berlangsung. Pengusaha mempunyai kemampuan mengenali kebutuhan orang banyak dan dengan berbagai insiatifnya, memenuhi kebutuhan itu. Aktivitas memenuhi kebutuhan itu membuat roda perekonomian berputar, menghasilkan gaji dan upah bagi pekerja dan pajak bagi pemerintah. Dengan pajak, pemerintah daerah berkesempatan membentuk kondisi agar perekonomian daerah berkembang lebih lanjut. Pemerintah daerah dalam mempertahankan keberlanjutan pembangunan ekonomi daerahnya agar membawa dampak yang menguntungkan bagi penduduk daerah perlu memahami bahwa manajemen pembangunan daerah dapat memberikan pengaruh yang baik guna mencapai tujuan pembangunan ekonomi yang diharapkan. Bila kebijakan manajemen pembangunan tidak tepat sasaran maka akan mengakibatkan perlambatan laju pertumbuhan ekonomi. Maka manajemen pembangunan daerah mempunyai potensi untuk meningkatkan pembangunan ekonomi serta menciptakan peluang bisnis yang menguntungkan dalam mempercepat laju pertumbuhan ekonomi daerah. Prinsip-prinsip manajemen pembangunan yang pro-bisnis adalah antara lain sebagai berikut: (1) Menyediakan Informasi kepada Pengusaha Pemerintah daerah dapat memberikan informasi kepada para pelaku ekonomi di daerahnya ataupun di luar daerahnya kapan, dimana, dan apa saja jenis investasi yang sesuai dengan kebutuhan pembangunan yang akan datang. Dengan cara ini maka pihak pengusaha dapat mengetahui arah kebijakan pembangunan daerah yang di-

Oleh : Sumiyadi, SE,ME inginkan pemerintah daerah, sehingga dapat digunakan sebagai dasar pertimbangan dalam menentukan dalam kegiatan apa usahanya akan perlu dikembangkan. Pemerintah daerah perlu terbuka mengenai kebijakan pembangunannya, dan informasi yang diterima publik perlu diupayakan sesuai dengan yang diinginkan. (2). Memberikan Kepastian dan Kejelasan Kebijakan Salah satu kendala berusaha adalah pola serta arah kebijakan publik yang berubah-ubah sedangkan pihak investor memerlukan ada kepastian mengenai arah serta tujuan kebijakan pemerintah. Strategi pembangunan ekonomi daerah yang baik dapat membuat pengusaha yakin bahwa investasinya akan menghasilkan keuntungan di kemudian hari. Perhatian utama calon penanam modal oleh sebab itu adalah masalah kepastian kebijakan. Pemerintah daerah akan harus menghindari adanya tumpang tindih kebijakan jika menghargai peran pengusaha dalam membangun ekonomi daerah. Ini menuntut adanya saling komunikasi diantara instansi-instansi penentu perkembangan ekonomi daerah. Dengan cara ini, suatu instansi dapat mengetahui apa yang sedang dan akan dilakukan instansi lain, sehingga dapat mengurangi terjadinya kemiripan kegiatan atau ketiadaan dukungan yang diperlukan. Pengusaha juga mengharapkan kepastian kebijakan antar waktu. Kebijakan yang berubah-ubah akan membuat pengusaha kehilangan kepercayaan mengenai keseriusannya membangun ekonomi daerah. Pengusaha daerah umumnya sangat jeli dengan perilaku pengambil kebijakan di daerahnya. Kerjasama yang saling menguntungkan mensyaratkan adanya kepercayaan terhadap mitra usaha. Membangun kepercayaan perlu dilakukan secara terencana dan merupakan bagian dari upaya pembangunan daerah. (3). Mendorong Sektor Jasa dan Perdagangan Sektor ekonomi yang umumnya bekembang cepat di kota-kota adalah sektor perdagangan kecil dan jasa. Sektor ini sangat tergantung pada jarak dan tingkat kepadatan penduduk. Persebaran penduduk yang berjauhan dan tingkat kepadatan penduduk yang rendah akan memperlemah sektor jasa

dan perdagangan eceran, yang mengakibatkan peluang kerja berkurang. Semakin dekat penduduk, maka interaksi antar mereka akan mendorong kegiatan sektor jasa dan perdagangan. Seharusnya pedagang kecil mendapat tempat yang mudah untuk berusaha, karena telah membantu pemerintah daerah mengurangi pengangguran. Pada waktunya pengusaha kecil akan membayar pajak kepada pemerintah daerah. Dengan menstimulir usaha jasa dan perdagangan eceran, pertukaran ekonomi yang lebih cepat dapat terjadi sehingga menghasilkan investasi yang lebih besar. Adanya banyak pusat-pusat pedagang kaki lima yang efisien dan teratur akan menarik lebih banyak investasi bagi ekonomi daerah dalam jangka panjang. Sebagian besar lapangan kerja yang ada dalam suatu wilayah diciptakan oleh usaha kecil dan menengah. Namun usaha kecil juga rentan terhadap ketidakstabilan, yang terutama berkaitan dengan pasar dan modal, walaupun secara umum dibandingkan sektor skala besar, usaha kecil dan menengah lebih tangguh menghadapi krisis ekonomi. Pemerintah daerah perlu berupaya agar konjungtur ekonomi tidak berpengaruh negatif terhadap kelangsungan usaha kecil. (4). Meningkatkan Daya Saing Pengusaha Daerah Kualitas strategi pembangunan ekonomi daerah dapat dilihat dari apa yang akan dilakukan pemerintah daerah dalam menyiapkan pengusaha-pengusaha di daerahnya menghadapi persaingan global. Globalisasi (atau penduniaan) akan semakin mempengaruhi perkembangan ekonomi daerah dengan berlakunya perjanjian AFTA, APEC dan lain-lain. Mau tidak mau, siap atau tidak siap perdagangan bebas akan menjadi satu-satunya pilihan bagi masyarakat di semua daerah. Upaya untuk menyiapkan pengusaha daerah oleh sebab itu perlu dilakukan. Pengusaha dari negara maju telah siap atau disiapkan sejak lama. Pengusaha daerah juga perlu diberitahu konsekuensi langsung dari ketidaksiapan menghadapi perdagangan bebas. Saat ini, pengusaha lokal mungkin masih dapat meminta pengertian manajer supermarket untuk mendapatkan tempat guna menjual produksinya. Tahun depan,

bisa tidak ada toleransi untuk produksi lokal yang tidak lebih murah, tidak lebih berkualitas dan tidak lebih tetap pasokannya. Meningkatkan daya saing adalah dengan meningkatkan persaingan itu sendiri. Ini berarti perlakuan-perlakukan khusus harus ditinggalkan. Proteksi perlu ditiadakan segera ataupun bertahap. Pengembangan produk yang sukses adalah yang berorientasi pasar, ini berarti pemerintah daerah perlu mendorong pengusaha untuk selalu meningkatkan efisiensi teknis dan ekonomis. Peraturan perdagangan internasional harus diperkenalkan dan diterapkan. Perlu ada upaya terencana agar setiap pejabat pemerinah daerah mengerti peraturan-peraturan perdagangan internasional ini, untuk dapat mendorong pengusaha-pengusaha daerah menjadi pemain-pemain yang tangguh dalam perdagangan bebas, baik pada lingkup daerah, nasional maupun internasional. (5). Membentuk Ruang yang Mendorong Kegiatan Ekonomi Membentuk ruang khusus untuk kegiatan ekonomi akan lebih langsung menggerakkan kegiatan ekonomi. Pemerintah daerah perlu berusaha mengantisipasi kawasan-kawasan mana yang dapat ditumbuhkan menjadi pusat-pusat perekonomian wilayah. Kawasan-kawasan yang strategis dan cepat tumbuh ini dapat berupa kawasan yang sudah menunjukkan tanda-tanda aglomerasi, seperti sentra-sentra produksi pertanian tanaman pangan, hortikultura, perkebunan, peternakan, perikanan; klaster industri, dsb. Kawasan cepat tumbuh juga dapat berupa kawasan yang sengaja dibangun untuk memanfaatkan potensi SDA yang belum diolah, seperti yang dulu dikembangkan dengan sistim permukiman transmigrasi. Kawasan-kawasan ini perlu dikenali dan selanjutnya ditumbuhkan dengan berbagai upaya pengembangan kegiatan ekonomi, seperti pengadaan terminal agribisnis, pengerasan jalan, pelatihan bisnis, promosi dsb. Pengembangan kawasankawasan strategis dan cepat tumbuh ini perlu dilakukan bersamaan dengan upaya peningkatan keterampilan, pengembangan usaha, dan penguatan keberdayaan masyarakat. (**)

Penulis analis ekonomi pembangunan daerah, staff pengajar STIE 66

Ketergantungan TNI pada Amerika

K

edatangan Menteri Pertahanan Amerika Serikat (AS) Robert Michael Gates ke Indonesia dan pertemuannya dengan Presiden Indonesia Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menunjukkan reformasi TNI berjalan sesuai dengan petunjuk AS. Dalam kesempatan itu, misalnya, SBY mengatakan, Indonesia sudah menjalankan reformasi di tubuh TNI dan menjamin bakal mengawal jalannya reformasi di tubuh militer Indonesia. Buah dari manutnya Indonesia kepada AS itulah, Indonesia dan AS, pasca kedatangan Gates, terjadi babak baru hubungan militer kedua negara. Namun, paparan di atas menunjukkan adanya sebuah ketergantungan yang tinggi Indonesia kepada AS dalam masalah militer. Seolah-olah bila tanpa bantuan militer AS, Kopassus tidak bisa mendapat latihan yang berarti. Lihat saja Panglima TNI Djoko Santoso sampai mengatakan berterima kasih kepada AS yang bersedia melakukan normalisasi hubungan dengan Kopassus. Dipulihkannya kerja sama militer antara AS dan Kopassus-TNI-AD menimbulkan reaksi bagi penggiat HAM. Menurut mereka, masih banyak pelanggaran yang belum terungkap dan kelak akan semakin menguburkan masalah-masalah masa lalu. Dua belas tahun sudah tragedi 1998 berlalu. Sebuah tragedi ketika empat mahasiswa Universitas Tri Sakti -Hary Hartanto, Hendriawan, Hafidin Royan, dan Elang Mulia Lesmana- tertembak mati dalam sebuah aksi demonstrasi menuntut turunnya Soeharto. Meski sudah dua belas tahun, kasus tersebut hingga saat ini masih terkatung-katung. Tak heran bila setiap tahun pihak keluarga korban peristiwa itu selalu menuntut keadilan. Tragedi 12 Mei sendiri merupakan rentetan dari peristiwaperistiwa sebelum dan sesudah jatuhn-

Oleh : Ardi Winangun

ya Presiden Soeharto, seperti Tragedi Semanggi I, Semanggi II, dan kasus penculikan aktivis. Tidak tuntasnya kasus-kasus tersebut bisa terjadi karena, pertama, adanya sisa-sisa Orde Baru yang masih bercokol kuat di dalam pemerintah. Kedua, tidak sepakatnya DPR bahwa kasus itu sebagai pelanggaran berat. Ketiga, ketidakseriusan sebagian pihak dalam kasus itu. Bahkan, kasus itu dinaikturunkan untuk kepentingan politik. Menjelang Pemilu Legislatif dan Pemilu Presiden 2009, DPR periode 20042009 mempunyai niat menghidupkan kembali Pansus Orang Hilang. Pansus itu direncanakan memanggil para jenderal yang diduga terlibat dalam kasus tersebut. Dihidupkannya pansus tersebut, setelah diselusuri, ternyata untuk menjegal para jenderal yang hendak maju dalam Pilpres 2009, seperti Wiranto, Prabowo, dan SBY. Ketika Prabowo hendak mendeklarasikan Gerindra dan Wiranto sudah menjadi ketua umum Hanura, pada 2007-an, di DPR muncul keinginan untuk mengaktifkan kembali Pansus Orang Hilang. Pansus saat itu hendak mengundang jenderal-jenderal yang diduga terlibat dalam kasus penculikan, seperti Jenderal (pur) Wiranto yang pada 1998 menjadi Panglima ABRI, Letjen (pur) Prabowo Subianto yang pada 1998 menjadi Danjen Koppasus. Ada indikasi bahwa mereka ingin dijegal. Sebab, kalau dilihat secara polling, SBY, Wiranto, dan Prabowo mempunyai peringkat yang signifikan. Hasil polling dan semakin menanjaknya nama para jenderal itulah yang tidak disukai orang-orang yang mempun-

yai dukungan lain. Untuk menghambat atau mencegah para jenderal itu, Pansus Orang Hilang dihidupkan kembali. Pansus yang ingin dihidupkan kembali dan diketuai anggota DPR dari PDIP itu secara otomatis tidak berjalan setelah Megawati berpasangan dengan Prabowo dalam Pilpres 2009. Bahkan, saat di Bandung pada Juni 2009, menjelang pilpres, saat mengadakan pertemuan dengan berbagai kalangan di The View, Bandung, Jawa Barat, secara terang-terangan Megawati membela Prabowo dalam kerusuhan Mei. Pemerintah dan pelaku-pelaku yang diduga terlibat dalam kasus tersebut setiap tahun dipusingkan dengan masalah itu. Karena itu, mereka dengan berbagai cara membendung kasus itu agar tetap penuh misteri. Di DPR tentu Fraksi Gerindra dan Hanura akan mengupayakan kasus itu tetap berada dalam ketidakpastian. Keempat, adanya kompensasi. Selain cara prosedural, pemerintah dan pihak yang diduga terlibat dalam kasus-kasus itu mencoba meredam amarah keluarga korban dengan menawari sebuah kompensasi. Misalnya, Menteri Hukum dan HAM Patrialis Akbar menawarkan kompensasi kepada keluarga korban rusuh tragedi Mei 1998 dengan memberikan lowongan pekerjaan di sejumlah instansi pemerintah. Dengan kompensasi itu, tidak perlu lagi mereka mempersoalkan siapa pihak yang bersalah. Tawaran yang diberikan kepada para korban kasus-kasus di atas sebenarnya sudah berjalan dan diterima para korban penculikan. Bukti sudah berjalannya kompensasi itu adalah bergabungnya para korban penculikan dengan

Prabowo. Pius Lustrilanang dan Desmond J. Mahesa bergabung dengan Partai Gerindra. Demikian pula Haryanto Taslam. Kompensasi itu bahkan mampu membius mereka. Buktinya, Haryanto Taslam meminta Pansus Orang Hilang DPR dibubarkan. Dia menyatakan Pansus Orang Hilang bermuatan politis dan tak relevan lagi sehingga lebih baik dibubarkan. Dengan demikian, antara mereka yang diculik dan orang yang diduga menculik sudah dikatakan tidak ada masalah lagi. Kelima, mencairnya hubungan kerja sama militer antara AS dan Kopassus. Gerakan reformasi yang menggelinding sejak 1998, ternyata, tidak murni dari sebuah gerakan yang muncul dari kalangan prodemokrasi di dalam negeri. Gerakan ini menjadi ada dan besar juga karena adanya keterlibatan dan campur tangan pihak asing. Pihak asing yang sangat jelas mempunyai kepentingan dalam gerakan reformasi itu adalah AS. Dan itu terbukti, AS merasa puas ketika dalam waktu 10 tahun terakhir TNI mampu mereformasi tubuhnya. Reformasi TNI sendiri secara jujur dilakukan bukan atas kemauan sendiri, melainkan karena adanya tekanan dari AS. Selama beberapa tahun terakhir AS telah mengembargo Indonesia dari pasokan senjata dan menghentikan kerja sama pelatihan militer dengan Kopassus. Dengan dalih HAM dan demokrasi itulah AS mendorong reformasi di Indonesia. Dorongan AS ini bagus, untuk mendorong TNI menghargai HAM. Namun, yang patut disesalkan AS tidak mendorong adanya penuntasan pelanggaran yang dilakukan TNI. (*)

Penulis pernah bekerja di Civil-Militery Relations Studies (Vilters) dan Pengurus Presidium Nasional Masika ICMI

Pemimpin Umum : PP. Bittikaka Pemimpin Redaksi/Penanggungjawab : Milwan Redaktur Pelaksana : Sawaluddin Lakawa, Hasanuddin Koordinator Liputan : La Ode Diada Nebansi Redaktur : Luther Bittikaka, Manan Rachman, Ruslan Amrullah, Abdi Mahatma ; Reporter : Darwin Sihombing, Awal Nurjadin, Yeni Yusuf, Sulis Setiarini, Emilia, Linri Merinda, Arifuddin, Awaluddin Usa; Koresponden : Yafruddin Yaddi (Raha), Syamsuddin (BaubauButon), Fitri Ashari (Buton Utara), Eliazer Alex Tato (Kolaka-Kolaka Utara), Arwan Mannaungeng (Jakarta), Hasruddin Laumara (Konawe), Herman (Konsel), Nuryadi (Bombana) ; Fotografer : Suwarjono ; Grafis/Karikatur : Arham Rasyid; Redaktur Khusus : La Paa, M Djufri Rachim; Sekretaris Redaksi : Ariyani Arifin; Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) : M Djufri Rachim; Teknologi Informasi : Sahdar ; Pracetak : Muhrisan (koordinator), Aser Rerung, Gunawan Chandra, Yusri Zubair, Samiruddin, Muh Hajar Siddiq; Telepon Redaksi : (0401) 326513, Faks. Redaksi : (0401) 326512, Faks. Bisnis dan Keuangan : (0401) 323771; E-mail : bumianoa@plasa.com; Percetakan : PT Fajar Utama Intermedia Cabang Kendari; Alamat Perwakilan : Jakarta: Mu’min Rolle, Komp Widuri Indah, Blok A1-2, Jl. Palmerah Barat No.353 Telp (021) 5330976, Jakarta 12210; Biro Baubau-ButonWakatobi : Syamsuddin, Kolaka-Kolaka Utara : Eliazer Alex Tato; Harga Langganan : Kota Kendari dan Luar Kota (Sultra) Rp 65.000/ Bulan, Luar Kota Rp 67.500/Bulan termasuk ongkos kirim, Eceran dalam Kota Rp 3.500,-Eksemplar-Eceran Daerah Rp. 3.500,-.

Penerbit : PT Media Kita Sejahtera, SIUPP : SK/Menpen No.191/SK/Menpen, SIUPP/B.I/1986/Tanggal 25 Juni 1986 No.131/Ditjen PPG/ K/1995 Tanggal 3 Agustus 1995, No 42/Ditjen/PPG/K/1996 Tanggal 12 April 1996, Terbit Sejak Tanggal 6 Juni 1970. Pembina : HM Alwi Hamu; Komisaris Utama : Syamsu Nur, Komisaris : PP.Bittikaka, Denny Ari, Benyamin B. Direktur Utama : Milwan ; Direktur : Purwanto Sanam Ombudsman : Ramli Akhmad (Ketua), M Djufri Rachim, La Paa, Muhammad Saiful, SH, MH, Ariyani Arifin (Sekretaris) Manager Keuangan : Agus Transhadi; Manager Iklan/Sponsorship : Haeruddin; Manager Sirkulasi : Muji Suwarno ; Alamat Redaksi/Tata Usaha : Jl. Malik Raya No. 50 (0401)-3126515, Iklan : (0401)-3126110, Sirkulasi : (0401)-3126515, Fax (0401)-3126512. Alamat Biro : Baubau Jl. Imam Bonjol No. Tlp (0402)-2826129/085241854000; Kolaka Jl. Pramuka No.5 Tlp (0405)-24211. Alamat Agen: Raha Jl. Lakilaponto, Tlp (0403)-21538, Pomalaa Jl.Nusantara No. 28 Tlp.(0405)-310105; Konawe (Unaaha) Halide, Jl. Sandela No.129 Tlp.(0408)-21506; Bombana (Rumbia) Tajudin Tlp/HP:085241659216, Aswin HP:085241605817. Kota Kendari : Kampung Salo Mintarsih, Sodohoa Hamisu, Tlp. 3125723, Tipulu Yusuf Tumora, Tlp.3127924, Wuawua Rusli, Tlp.3193008, Mandonga Theresia, Tlp.3122393, Puwatu Usman, Tlp. 3007069, Perumnas Incang, Tlp.3192061, Anduonohu Maxi, Tlp.3125474. Bank: BRI Cabang Kendari: 1.00000192-01-000428-30-4 (Rec. Giro), 2.0192.01.008593.50.1 (BRITAMA)

Rabu, 28 Juli 2010

email : bumianoa@gmail.com

‘’Yang Terhormat’’ Janji tak Malas Lagi Andoolo, KP Terus mendapat sorotan karena polah malas berkantor namun tak pernah absen dalam kunjungan kerja di luar daerah, wakil rakyat di parlemen Konsel berjanji akan memperbaiki kinerja mereka. Setidaknya ada beberapa anggota DPRD yang mengakui bila panggilan nurani memperjuangkan kepentingan rakyat dan daerah belum maksimal dijalankan selama menyandang atribut ‘’Yang Terhormat’’. Anggota DPRD Konsel, Abdul Malik Silondae, membenarkan banyak agenda DPRD yang terbengkalai. Namun Ia berdalih semua disebabkan karena proses Pemilukada beberapa waktu lalu. Beda usungan calon dari sejumlah parpol membuat mereka memang lebih fokus memperjua-

Kapolda Ingatkan Anggotanya Bersikap Baik Kasipute, KP Kapolda Sultra, Brigjend (Pol) Sukrawardi Dahlan tak pernah jemu mengingatkan aparatnya untuk terus mengubah sikap dan tidak lagi hanya menyakiti hati masyarakat. Dalam kunjungannya ke Bombana beberapa hari lalu, Ia pun kembali mewanti-wanti jajarannya di kepolisian resort (Polres) tersebut untuk berubah menjadi polisi yang baik. ‘’ Jangan sampai kalian orang di sini (Bombana), pensiun dan dibenci orang. Ini kerugian yang luar biasa dan coba bayangkan kalau terjadi,” kata Kapolda di depan seluruh Kapolsek, Kasat dan Kabag serta bintara Polres Bombana. Ia meminta agar korps Bhayangkara itu tidak lagi mempersulit masyarakat, mengerjakan tugas pokok yang diperintahkan dan tanpa ada tendensi atau intervensi. ‘’ Semua hak anggota juga dikembalikan dan jangan dipotong-potong,’’ katanya pada jajaran pimpinan di Polres itu. Dalam kesempatan yang sama jenderal bintang satu kelahiran Padang ini juga mengingatkan anggotanya untuk bersikap netral menyambut Pemilukada Bombana 8 Agustus mendatang.

Baca KAPOLDA di Hal 6 Info Berlangganan/ Pengaduan atas Pelayanan Pelanggan Koran Harian Kendari Pos untuk wilayah Kolaka/ Kolaka Utara Hubungi : (0405)2324211 atau SMS : 0852 4172 4083

ngkan ‘’jagoannya’’. ‘’ Tapi kini tidak ada lagi perbedaan figur. Yang kini akan dibangun adalah kebersamaan. Diakui, kinerja kami memang belum maksimal. Namun demikian semua agenda akan dituntaskan dalam waktu yang tidak lama lagi,” kata politisi PDIP itu, kemarin. Langkah-langkah yang akan

dilakukan DPRD adalah rapat bersama seluruh fraksi dan perangkat lainnya untuk menyusun jadwal kerja. “ Hari ini kita akan rembug bersama teman-teman untuk menjadwal program kerja. Dengan harapan pasca Pemilukada semuanya terkonsentrasi di DPRD,” tandasnya. Legislator lainnya, Hasan Mangidi menimpali,

agenda kerja yang belum terselenggara sampai kini termasuk reses. “ Semua ini akan dibicarakan bersama termasuk Ketua DPRD. Selain itu juga kunjungan kepada masyarakat yang belakangan ini hampir tidak dilakukan seperti pengawasan dan pemantauan sudah akan menjadi program kami,” tandas Hasan Mangidi. (era/cok)

Langganan Luar Kota Rp. 67.500,-

Warga Tolak Kehadiran PT. BKM Untuk Menambang Nikel di Muwunda, Molawe Kendari, KP Aktivitas PT. Bumi Konawe Minerina (BKM) yang mengelola tambang nikel di Desa Mowunda, Kecamatan Molawe, Konawe Utara dipastikan tak berjalan mulus. Gejolak kini timbul. Ada 36 warga yang mengaku sebagai pemilik 142 hektar lahan tambang, menolak kehadiran investor terse-

but. Kehadiran PT. BKM dianggap menyerobot lahan masyarakat dan tidak pernah melakukan sosialisasi. Kahar, salah seorang pemilik lahan mengutarakan, PT. BKM masuk di Desa Mowunda tahun 2008 lalu dengan mengantongi izin eksplorasi. Perusahaan tersebut kemudian mempekerjakan masyarakat pemilik lahan dengan janji disertakan sebagai pemilik saham. “ Janji tinggal janji. Masyarakat sudah bosan dengan janji PT BKM. Bahkan gaji

sebagian masyarakat yang menjadi karyawan belum dibayarkan,” ketus Kahar yang mengaku memiliki lahan seluas empat hektar. Oktober 2008 PT. BKM berhenti melakukan aktivitas. Namun awal 2010, perusahaan tersebut kembali melakukan kegiatan dilahan masyarakat, tanpa melakukan sosialisasi. Sebanyak 36 pemilik lahan menolak kehadiran perusahaan tersebut. Bentuk penolakannya, dengan menyi-

Baca WARGA di Hal 6

6

Kendari Pos | Rabu 28 Juli 2010

Curanmor di Sultra, Ditangkap di Sulsel Unaaha, KP 16 hari pasca pencurian kendaraan bermotor (Curanmor), Tim Buru Sergap (Buser) Reskrim Polres Konawe berhasil membekuk Rahmat (27). Pelaku pencurian motor di Desa Anggohu, Tongauna, Konawe itu ditangkap di Malili, Luwuk Timur, Sulawesi Selatan, Minggu (25/7) lalu. Ia diamankan bersama barang bukti satu unit motor Bernopol DT 3650 LA dan uang tunai Rp 400 ribu dan kini mendekam di sel Mapolres Konawe. Kepada koran ini, Rahmat mengaku mencuri motor pamannya, Heri Susanto itu untuk menengok neneknya yang sedang sakit di Sulsel. Ia sudah mengutarakan niatnya untuk

meminjam kendaraan tersebut, namun ditolak. Motor curian itu kemudian disimpan di Kolaka. Waktu itu, melihat Heri Susanto tidak ada di rumah, Rahmat pun menyelinap ke kamar pamannya dan mengambil kunci motor di atas lemari dan uang tunai Rp 1,4 juta. Ia pun menghilang ke Malili, Sulsel. Pengangguran yang mengaku tinggal di SPA Lalonggowuna, Tongauna ini mengaku pernah melakukan kejahatan serupa tahun 2005 di Wuotu, Luwuk Utara, Sulsel. Motor curiannya dibawa ke Sultra. “ Motor Om saya juga, jenis Vega. Saya pake jual ikan. Saya ditangkap di Kecamatan Latoma,” tambahnya. Kapolres Konawe, AKBP

Yuyun Yudhantara melalui Kasat Reskrim Polres Konawe, AKP Iwan Irmawan membenarkan penangkapan pelaku Curanmor di Sulsel itu. “ Dalam menjalankan aksinya, tersangka pura-pura tinggal dikerabat yang dianggap akrab lantas pura-pura pinjam motor dan kemudian dibawa kabur ke Malili, Sulsel. Modusnya, mencuri di Sultra dan curiannya dibawa ke Sulsel. Begitu pun sebaliknya. Dia pernah melakukan hal yang sama, jadi selama ini dia DPO,” jelas mantan Kapolsekta Kemaraya, Polresta Kendari ini, kemarin. Tersangka Rahmat, diganjar pasal 363 tentang pencurian. Ancaman hukuman tujuh tahun penjara. (din/cok)

Padi Petani Amonggedo Sulit Dipasarkan Komisi C Minta Pemkab Benahi Jalan Unaaha, KP Ruas jalan yang menghubungkan Kecamatan Wawotobi, Meluhu dan Amonggedo, rusak parah. Selain membuat daerah itu nyaris terisolasi, hasil panen padi petani di tiga kecamatan tersebut pun tak dapat dipasarkan. Melihat kondisi seperti itu, Anggota Komisi C DPRD Konawe, Nurponirah meminta Pemkab untuk memperhatikan dan membenahi jalan tersebut. ‘’ Badan jalan mirip kubangan kerbau, utamanya yang menghubungkan Desa Kukuluri, Kecamatan Wawotobi dan Desa Lamelai, Meluhu sekitar tujuh kilometer. Motor saja sulit tem-

Kapolda ..................... “ Intinya tidak usah berpihak ke mana pun dan calon siapa pun. Sebab itu akan meringankan diri dan organisasi,” pesan Kapolda. Sukrawardi Dahlan mengancam, jika ada polisi yang tak netral karena berpihak pada salah satu calon atau mendukung keluarganya, maka harus siap menerima sank-

Warga ....................... ta alat penambangan perusahaan tersebut. Melalui rembuk desa, warga lalu menguasakan persoalan itu kepada Syarifuddin Amor, SH untuk memperjuangkan hak-hak mereka. “ Masyarakat ingin mengelola sendiri lahannya dan tak

bus, apalagi mobil,” ujar isteri Ketua DPRD Konut, Ruksamin, kemarin. Kondisi serupa juga diamati Nurponirah di jalur Desa Ahuhu, Kecamatan Meluhu dan Kelurahan Amonggedo Baru sepanjang sembilan kilometer. Akibatnya, hasil panen padi petani tidak terangkutnya untuk dipasarkan. Padahal dua kecamatan itu termasuk lumbung pangan Konawe. Hasil panen petani menghitam sehingga harga jualnya menurun. Belum lagi, biaya operasional jasa angkut meningkat. Sebelum jalan rusak parah, biaya transportasi pengangkutan padi dari tempat panen ke rumah warga sekitar Rp 3000 per karung. Karena badan jalan rusak, satu-satunya cara menga-

ngkut hasil panen menggunakan jasa pikul. Tarifnya Rp 7000 hingga Rp 10.000 tiap karung. “ Kita sama-sama tahu jika ini akibat alam. Tetapi ada dana kontingensi yang diperuntukkan bagi bencana alam. Setidaknya jalan tersebut dapat dilalui saja untuk memasarkan hasil panen petani,” pinta politisi PBB Konawe ini. Pihak Dinas PU Konawe diharapkan turun melihat kondisi jalan agar segera dibenahi. Begitu juga Dinas Pertanian untuk melihat keadaan petani pasca panen. “ Agar ke depan hasil panen padi petani tidak menghitam dapat diantisipasi. Bisa saja melalui teknologi tepat guna pengeringan padi, jika hujan terus menerus,” pungkasnya. (din/cok)

si kode etik dari institusi. Untuk memantau hal itu, Kapolda memberikan ruang terbuka kepada seluruh masyarakat Bombana untuk melaporkan kepadanya. Kapolres Bombana, AKBP Yan Sultra Indrajaya juga diminta memantau dan mengambil langkah-langkah penting. ‘Jangankan bintara, Kapolsek (perwira) pun akan

dicopot. Begitu juga Kasat atau Kabag yang aneh-aneh, non aktifkan dan tempatkan di Polda untuk diproses. Kita tidak mau main-main karena Pemilukada ini merupakan pekerjaan negara yang diamanahkan kepada polisi untuk melakukan pengamanan. Jangan kita sia-siakan dan mari kita jaga amanah ini,’’ tandas Kapolda. (nur/cok)

ingin ada ganti rugi dari perusahaan itu. Jika PT. BKM ingin melakukan aktivitas di lahan masyarakat, bisa saja. Namun harus disertakan sebagai pemilik saham,” kata Syarifuddin. Permintaan masyarakat itu, sesuai dengan aturan yang berlaku. Usaha komunikasi dengan pihak PT. BKM sebenarn-

ya sudah coba dilakukan namun tidak ada jawaban pasti. para pemilik lahan pun meminta Pemkab Konawe Utara merevisi izin pertambangan perusahaan tersebut. “ Kalau Agustus nanti masih melakukan kegiatan, masyarakat akan mengusir paksa,” ancam pengacara itu. (awn)

Puluhan Hektar Sawah Terendam Banjir Andoolo, KP Hujan yang tak henti mengguyur Konawe Selatan hingga kemarin membuat sejumlah fasilitas publik rusak akibat banjir. Di Andoolo, puluhan hektar sawah terendam dan merusak pematang. Begitu juga akses menuju areal persawahan putus, rumah warga terendam dan terancam roboh akibat longsoran. Selain kerusakan dan ancaman yang dapat

merugikan itu, juga terdapat sejumlah proyek yang tidak dapat dikerjakan rekanan akibat hujan yang terus mengguyur. “ Hujan tadi malam sangat deras sekali. Luapan air Sungai Anggotawe merusak puluhan hektar sawah dan perkebunan warga lainnya di Andoolo,” ulang Sekretaris Desa Andoolo, Lonas, kemarin. Kiriman banjir dari hulu Sungai Roraya dan Anggotawe, pagi

kemarin juga merendam perumahan warga di Desa Alangga dan Andoolo. Ketinggian banjir setinggi lutut orang dewasa itu menyebabkan kemacetan arus transportasi Andoolo-Tinanggea. “ Hingga siang ini, banjir terus saja naik. Semoga saja hujan tidak turun lagi,”ujar Malupia, warga Andoolo. Nasir warga lainnya yang rumahnya nyaris roboh akibat longsoran berharap agar pemerintah kabu-

paten segera melakukan penanggulangan banjir di Sungai Anggotawe. “ Rumah saya ini, sebagian sudah terendam air dan terancam longsor, karena ada di dekat sungai. Untuk sementara, pinggiran sungai diturap dengan gelagar,” katanya. Selain Andoolo, banjir juga terjadi di Desa Lalobao dan Lalonggombu dan Kecamatan Tinanggea. Beberapa jalan putus dan tidak dapat dilalui. (era/cok)

Mobil Tanpa Sabuk Pengaman Disweeping Unaaha, KP Menganggap telah berhasil menerapkan penggunaan helm standar ganda, Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Konawe kini akan menerapkan sistem keselamatan lain pada kendaraan roda empat atau lebih. Mobil tanpa dilengkapi per-

angkat kotak P3K, safety belt (sabuk pengaman), ban cadangan hingga segitiga pengaman, akan diberi sanksi. Kasat Lantas Polres Konawe, AKP Sutadi mengatakan item itu wajib dimiliki pengendara mobil. Penertiban akan diawali penyuluhan, penyebaran

brosur, pembinaan hingga kemudian penindakan. “ Itu bagi kendaraan secara umum. Begitu juga bagi angkutan umum dan barang. Hanya saja bagi dua jenis kendaraan terakhir ini, ditambahkan dengan buku lulus uji berkala dan izin menyelenggarakan angku-

tan orang dalam trayek maupun bukan. Sedangkan bagi kendaraan angkutan barang, ditambah dengan Surat Muatan Dokumen Perjalanan. Semua kelengkapan ini wajib,” tegas perwira yang bercita-cita menjadi guru ini di ruang kerjanya, kemarin. (din/cok)

langsung ditarik dari kartu itu di BPD, tidak lagi diambil melalui bendahara. Juru bayar nantinya hanya akan membuat laporan pertanggungjawaban. ‘’ Pegawai yang sedang menunaikan ibadah haji pun dapat mengambil di Arab Saudi. Kartu yang akan diberikan Pemkab kepada PNS, sehingga pegawai tiap tanggal satu sudah

bisa diterima gaji,’’ paparnya. Untuk biaya pencetakan KPE, pihak BPD mengalokasikan dana Rp 5 miliar. Setiap kartu seharga Rp 20 ribu, namun tidak dibebankan kepada PNS karena ditanggung langsung pihak bank. Kartunya akan dicetak hingga tahun 2015 karena akan berlaku di seluruh Indonesia. (cr1)

keahlian dalam bidang tersebut. Kepala Sat Pol PP Pemkot Baubau, Hasan Ginca pada kesempatan pengukuhan dan pemasangan baret pada anggotanya tersebut mengatakan, pelatihan dasar itu wajib diikuti setiap Pol PP yang baru saja terangkat menjadi PNS. ‘’ Dalam satu daerah oto-

nom yang memiliki lima kecamatan harus memiliki sekurangkurangnya 250 orang anggota Pol PP,’’ jelas Hasan Ginca. Dengan dikukuhkannya 25 anggota Sat Pol PP Baubau yang baru itu berarti kini jumlah personil menjadi 124 orang dan empat pejabat struktural. (k1)

Buton, itu bukan suatu kesalahan jika memutuskan untuk mencalonkan saya sebagai kandidat Bupati Buton 2011-2016 melalui Partai Hanura,” kata Akalim. Untuk diketahui, partai itu meraih tiga kuris di parlemen. itu berarti Hanura masih harus mencari dua kursi lainnya un-

tuk berkoalisi menelorkan satu pasang kandidat menggantikan Sjafei kahar nantinya. ‘’ Kami akan jalin komunikasi dengan partai lain. Untuk Wakil Bupati, kita jaring melalui mekanisme survey LSI. Tidak terima begitu saja calon yang ditawarkan,’’ tandasnya. (k1)

PNS Wakatobi Siap Pakai KPE Wangiwangi, KP Program pemerintah yang akan mengadakan Kartu Pegawai Elektronik (KPE) di seluruh Indonesia mulai tahun 2011 hingga 2015, disambut baik Pemkab Wakatobi. KPE itu juga termasuk pengganti kartu pegawai (Karpeg). Sekretaris Dinas Diknaspora Wakatobi, La Ode Musahara mengatakan, informasi ini dis-

ampaikan langsung pihak Bank Rakyat Indonesia (BRI) dalam rapat bersama bersama seluruh pimpinan UPTD dan kepala sekolah di kantor Diknaspora. KPE itu akan berfungsi sebagai pengganti Askes, kartu pensiun, kartu bank tabungan perumahan (Bapertarum), sekaligus menjadi ATM. Gajigaji pegawai pun nantinya bisa

25 Pol PP Baru Kenakan Baret Baubau, KP Keberadaan Polisi Pamong Praja (Pol PP) sebagai aparat penegak peraturan daerah memang penting. Wali Kota Baubau, H. MZ Amirul Tamim mengakui itu saat mengukuhkan 25 anggota Pol PP baru yang usai mengikuti pelatihan dasar di Bumi Perkemah-

an Samparona, Kecamatan Sorawolio. menyangkut polemik di masyarakat yang antipati dengan rencana pemerintah untuk mempersenjatai Pol PP, Amirul mengaku hal itu tak perlu diributkan. Sebab senjata tersebut hanya akan digunakan oleh pejabat Sat Pol PP yang memiliki

17 PAC Hanura Pilih Akalim Pasarwajo, KP H. Akalim terpilih memimpin DPC Partai Hanura Buton dalam musyawarah cabang (Muscab) baru-baru ini. Selain menunjuk figur tersebut, 17 Pengurus Anak Cabang (PAC) menukung Akalim maju pada Pemilukada Buton pada tahun depan. Mengapresia-

si dukungan tersebut, Akalim mengaku akan tetap fokus berjuang membesarkan partai Hanura. “ Saya berjuang bagi Hanura, bukan untuk diri pribadi. Langkah ini sebagai konsolidasi pertama meningkatkan popularitas partai. Soal kesiapan untuk maju bertarung dalam Pemilukada

7

Kendari Pos | Rabu 28 Juli 2010

DPR dan LSM Minta Polisi Libatkan Audit Eksternal Polisi ........................ haruslah orang-orang yang bersih dan berkompeten. Selain itu integritas dan ketokohannya juga harus diperhitungkan. Jadi masyarakat bisa mempercayai hasil penyelidikan polisi karena disaksikan pihak luar tersebut. Seperti yang diberitakan sebelumnya, Mabes Polri menerima 831 laporan LHA. Dari jumlah tersebut, 23 diantaranya adalah milik polisi. Sebanyak 19 LHA 2005 dan hanya empat yang LHA 2010. Nah setelah diselidiki oleh tim internal, maka pada 16 Juli lalu Mabes Polri membeberkan hasilnya. Yakni 17 rekening dianggap wajar, dua rekening terindikasi pidana, satu rekening dihen-

tikan penyelidikannya karena pemilik meninggal dunia, satu belum diselidiki karena pemiliknya maju dalam pilkada dan dua rekening belum selesai penyelidikannya. Selain itu Koordinator Indonesia Corruption Watch (ICW) Danang Widoyoko mengatakan bahwa penyelidikan rekening pejabat polri yang dilakukan sendiri oleh kepolisian berbau konflik kepentingan. Artinya, banyak sekali kepentingan-kepentingan yang mempengaruhi penilaian itu. Selain itu penyelidikan itu terkesan tidak transparan. Misalnya tidak jelas siapa anggota yang ikut dalam tim independent penyelidikan itu. Lebih lanjut Danang mencontohkan, jika pemeriksa para jenderal yang diduga terlibat itu

ternyata berpangkat Kombes, maka akan merasa takut dan sungkan dalam memeriksa. Sehingga pemeriksa tersebut memberikan nilai baik dan tidak sesuai dengan faktanya. “Itu kan sudah biasa. Polisi ada hirarki kepangkatan. Maka itu sangat mungkin terjadi,” ucapnya. Dengan begitu, menurut Danang idealnya yang memeriksa adalah Kapolri, karena jenderal bintang empat ini adalah pejabat tertinggi di kepolisian. “Tapi kan itu tidak mungkin. Kita tahu bagaimana kesibukan kapolri,” ucapnya. Nah, cara yang harus dilakukan kepolisian untuk membuktikan hasil penyelidikan itu adalah dengan melibatkan tim auditor dari luar. Jadi hasilnya pun bisa dipercaya karena tim auditor ini bekerja secara inde-

penden. “Tapi sekali lagi ini (pelibatan tim auditor dari luar) hanya sebagai klarifikasi saja,” tegas Danang. Meski begitu, Danang mengatakan bahwa KPK harus segera menindaklanjuti laporan dugaan rekening gendut yang diajukan ICW beberapa lalu. Sebab menurutnya, jalan yang paling tepat untuk menyelesaikan polemit rekening bermasalah ini adalah dengan melibatkan aparat penegak hukum lainnya. “Makanya kami melaporkan ini ke KPK dan satgas (satgas pemberantasan mafia hukum) bukan polisi,” ucapnya. Di tempat terpisah Kabareskrim Mabes Polri Komjen Pol Ito Sumardi mengatakan dengan tegas bahwa kasus rekening gendut polri ini sudah selesai. “Kan sudah diungkap

Sampel Darah Dikirim ke Labforkrim Makassar Ditahan ..................... resmi menjadi tersangka ditahan yakni Salma, sementara empat orang lainnya yakni Tahir, Reskri Ana, Guardine dan Kartini dipulangkan. Mereka dikenakan wajib lapor hingga kepastian hasil uji Labforkrim keluar. Empat anggota keluarga Salma dibebaskan dengan alasan, aturan pemeriksaan terhadap seseorang yang diduga terlibat kasus penyalahgunaan narkoba, polisi hanya berwenang memeriksa 3 x 24 jam. Satu keluarga tersebut dibekuk tepat-

nya 21 Juli 2010 sekitar pukul 01.30 wita, maka 24 Juli, Tahir, Reskri Ana, Guardine dan Kartini dikembalikan dan masih wajib lapor. “Jika hasil uji Labforkrim Makassar keluar dan mereka terbukti sebagai pengguna, maka akan ditetapkan menjadi tersangka. Mereka masih dalam pengawasan polisi hingga kepastian hasil uji laboratorium selesai,” terang AKBP Drs. Moch. Fahrurrozi. Lalu, kenapa harus pemeriksaan urine dan darah dilakukan Labforkrim Makassar, bukan di RS Bhayangkara? Kabid Humas menjelaskan, yang ber-

wenang memberikan keterangan saksi ahli dalam hal pemeriksaan laboratorium adalah Labfor Makassar, bukan RS Bhayangkara. “Makanya, barang bukti, urine dan darah dikirim ke Makassar untuk mendapatkan keterangan ahli,” jelasnya. Begitu pula relasi Salma bernama Fredy kini masih pendalaman penyidikan. Fredy masih mendekam di tahanan Mapolda Sultra untuk proses hukum berlanjut. Fredy mengaku sering membeli sabu-sabu pada Salma. Disisi lain, penangkapan dugaan pengedar dan penggu-

na narkoba jenis sabu-sabu yang dibekuk Tim Narkoba Polresta Kendari kini masih pendalaman penyidikan. Dua tersangka yakni Risal dan Faisal kini masih mendekam di Mapolresta Kendari untuk proses pendalaman penyidikan. “Sampel darah dan barang bukti mereka kini juga sedang dikirim ke Labforkrim Makassar untuk mendapatkan keterangan saksi ahli. Jika semua pemeriksaan terhadap tersangka telah lengkap, maka akan dilimpahkan kasus tersebut ke kejaksaan untuk penuntutan,” pungkasnya.(rif/ong)

Diiming-imingi Gaji Tinggi Ternyata Dijadikan Budak Budak ........................ menyatakan, wanita-wanita itu disekap di rumah tersebut dan disalurkan ke sejumlah rumah tangga yang berbeda sebagai pembantu rumah tangga. Dalam kasus tersebut seorang mantan guru yang diduga terlibat dalam kasus perdagangan manusia ditangkap. Pria 49 tahun itu ditangkap 15 personel tim dari imigrasi yang menggerebek rumahnya di Taman Perlis Kangar. Dari rumah itu petugas menyelamatkan 68 orang. Dengan tiga wanita yang melarikan diri, total 71 wanita bebas. “Korban yang berusia 17-50 tahun ditemukan di lantai dua rumah tersebut,” jelas Azaman seperti dikutip Associated Press. Menurut dia, rumah tersebut dilengkapi 14 CCTV yang dipasang di dalam dan di luar bangunan. Jadi, setiap pergerakan orang, baik di dalam dan luar rumah, bisa diketahui. Para pekerja tersebut masuk wilayah Malaysia melalui agen penyalur tenaga kerja yang menjanjikan pekerjaan sebagai pembantu rumah tangga dengan gaji MR 500 (Rp 1,4 juta) per bulan. Namun, ketika mereka tiba di negeri jiran, seorang pria menyita paspor dan memaksa mereka menjadi petugas kebersihan di sejumlah rumah setiap hari tanpa waktu istirahat. Hampir seluruh wanita tersebut, termasuk seorang yang masih berusia 17 tahun, tidak pernah digaji. Namun, menurut Nar Azaman, setelah kasus itu terbongkar, pengelola

akhirnya menjanjikan pembayaran gaji mereka. Pria yang mempekerjakan mereka sudah ditahan dan bisa dijerat dengan pasal perdagangan manusia. Ancaman hukumannya maksimal 15 tahun penjara. “Istri dan empat anak tersangka yang juga di dalam rumah tidak ikut ditahan,” tambah Azaman. “Tersangka menggunakan rumah itu untuk mengoperasikan bisnisnya sejak 2002,” tandasnya seperti dilansir News Strait Times. Azaman menambahkan, pihaknya sedang menyelidiki kemungkinan tersangka melakukan kekerasan terhadap para pekerja, setelah petugas mene-

mukan dua senjata kejut atau setrum di rumah tersebut. “Kami juga sedang menginterogasi korban untuk mengetahui apakah mereka juga mengalami kekerasan seksual,” terangnya. Dia menambahkan bahwa sebuah tas berisi DVD dan VCD porno juga ditemukan di TKP. Fakta tersebut juga untuk menindaklanjuti dibongkarnya kasus perdagangan bayi yang memanfaatkan pekerja wanita dari Indonesia, Vietnam, Filipina, dan sejumlah negara lain. Para wanita itu dipaksa berhubungan seksual dengan sejumlah pria. Sembilan bulan berikutnya, sindikat memanen anak-anak itu dan

menjualnya kepada pasangan yang sudah lama tidak mendapat momongan. Saat ini para TKW tersebut, termasuk tiga orang yang melarikan diri, berada di sebuah penampungan untuk pekerja migran ilegal dekat Kuala Lumpur. Mereka menunggu proses deportasi oleh otoritas setempat. Hampir dua juta pekerja asing dari sejumlah negara Asia Tenggara bekerja di Malaysia. Kebanyakan bekerja di bidang konstruksi, perkebunan, pabrik, dan industri jasa. Kasus kerja melebihi waktu, tidak dibayar, dan sering diiringi kekerasan fisik menjadi hal biasa di Malaysia. (cak)

semua waktu itu (pengumuman tanggal 16 Juli),” kata Ito sesaat setelah menghadiri sebuah symposium di Hotel Le Meriden Jakarta kemarin. Mantan Kapolwiltabes Surabaya ini juga terkesan enggan menjelaskan lebih lanjut tentang perkembangan rekening gendut polisi. Bahkan saat wartawan menanyakan kasus tersebut, Ito yang datang mengenakan setelan jas warna gelap langsung bergegas ke dalam mobil dinasnya. “Semuanya

sudah final,” pungkasnya lalu menutup pintu mobilnya. Sementara itu Kepala Bidang Penerangan Umum (Kabidpenum) Mabes Polri Kombes Pol Marwoto Soeto mengaku bahwa tidak ada perkembangan terbaru terkait dengan kasus rekening gendut tersebut. Selain itu Marwoto mengatakan ketidakhadiran Kapolri dalam rapat dengar pendapat yang rencananya digelar Senin (26/7) lalu bukanlah upaya untuk menghindar atau melar-

ikan diri. Perwira dengan tiga mawar di pundak ini menegaskan Kapolri menjalankan tugas yang penting. Seperi yang diketahui, Senin lalu Kapolri Jenderal Pol Bambang Hendasrso Danuri melkukan kunjungan tugas ke Nusa Tenggara Timur. Orang nomor satu di kepolisian ini beralasan bahwa kunjungannya ke NTT ini sudah diagendakan terlebih dulu dibandingkan dengan panggilan Komisi III.(kuh)

Pernyataan Daryoko, Kebohongan Publik PLN .......................... but sama sekali tidak mencerminkan atau mewakili aspirasi dari pegawai PLN dan Organisasi SP PT PLN. “Kemudian pernyataan Daryoko adanya SP tandingan di PT PLN yang dibentuk Direksi PLN adalah bentuk kebohongan publik,” tandas Riyo. Munaslub SP PLN di Medan, kata dia, untuk memilih Ketua Umum SP yang baru telah dilaksanakan 19 Nopember 2009, sedangkan Direksi baru PLN dilantik 23

Oktober 2009. Menyikapi sikap pensiunan pegawai PLN itu, Riyo kembali menegaskan akan mempolisikan Daryoko ke Bareskrim Mabes Polri. Namun, sampai saat ini ia belum dapat membeberkan persoalan yang akan bawakan ke Mabes Polri itu. “Saat ini kita melalui Tim Advokasi telah mempersiapkannya untuk mempolisikan Daryoko, mengenai waktunya kapan, kami belum bisa menentukan. Yang jelas dalam waktu dekat ini kita ajukan ke Bareskrim,” katanya kepada

wartawan. Sejauh ini, lanjut Riyo yang kini juga menjabat Kepala Bidang Audit khusus Satuan Pengawasan Internal PT PLN mengatakan bahwa SP PT PLN saat ini sedang melakukasn beberapa kegiatan dalam tubuh organisasi PLN. Yakni diantaranya pembentukan lembaga kerjasama atau yang diberi nama perjanjian kerjasama bersama (PKB) dengan PT PLN untuk periode 2010 hingga 2012. “Dan Bifertif tingkat serta pembentukkan Tim Sosialisasi PKB,” tukasnya.(sur)

Dana Yang Telah Dikembalikan Langsung Disetor ke Bank Pembangunan Daerah Mandi Utang .............. Keuangan (BPK). Mudah-mudahan, dalam laporan BPK ada rekomendasi ada dana TKI dan DO segera dikembalikan. Sekertariat DPRD bisa saja memberikan tenggak waktu pengembalian. “Kita tunggu saja LHPK diserahkan,” tegas Hapni. Sekertariat DPRD Sultra membayar tunjangan TKI dan DO mengeluarkan dana Rp

2.113.840.000. Dari jumlah itu, dana yang dikembalikan baru Rp 402.500.000. “Masih tersisa Rp 1.711.340.000 yang belum dikembalikan,” sebutnya. Dana yang telah dikembalikan langsung disetor ke Bank Pembangunan Daerah. Sebelumnya, Sekwan Drs Iskandar mengungkapkan, landasan pengembalian dana TKI adalah PP no 21 tahun 2009 revisi dari PP 37 tahun 2006. Namun kala itu, Petrus dkk melakukan uji materiil

di Mahkamah Agung (MA) terhadap PP no 21. “MA menolak keberatan Petrus dkk,” terangnya. Kemudian Mendagri mengeluarkan surat edaran no 555/1757/SJ. Isinya, meminta kepada Gubernur se Provinsi/Kabupaten untuk menfasilitasi pengembalian dana TKI dan DO. “Kami sudah layangkan surat ke setiap anggota DPRD Periode 2004-2009, untuk segera mengembalikan,” katanya Iskandar.(awn/ong)

8

Kendari Pos | Rabu 28 Juli 2010

33 DPD SP PT PLN Sepakat Polisikan Balik Daryoko Jakarta, KP Gerakan Ahmad Daryoko mempolisikan direksi PLN dengan mengatasnamakan Serikat Pekerja PT PLN ditentang 33 SP PLN, dari 40 serikat pekerja PLN yang ada di seluruh Indonesia. Bahkan sebanyak 33 SP PLN dari berbagai daerah itu menyatakan mendukung langkah ketua SP PLN yang sah Riyo Supriyanto untuk mempolisikan balik Ahmad Daryoko terkait dengan pencemaran nama baik Serikat Pekerja PT PLN. “Kami mendukung penuh langkah SP PLN Pusat untuk mempolisikan balik Ahmad Daryoko. Gerakan mereka penuh nuansa politisnya. Tetapi, mengapa mereka masih mengklaim sebagai Ketua SP PT PLN” sebagai bekas Ketua SP PT PLN, seharusnya dia sudah tahu aturannya,” kata Ketua DPD SP PT PLN Sumatera Utara Raidir Sigalinging ketika dihubungi wartawan Indo Pos (Kendari Pos Group), Selasa (27/7). Raidir menyesalkan sikap Daryoko yang masih mengklaim sebagai Ketua SP PLN. Menurut Raidir, Ahmad Daryoko sudah dinonaktifkan dari SP PLN semenjak masa pensiunnya berlaku, yakni per 1 Juni 2009. “ Resminya, melalui musyawarah nasional Luar Biasa (Munaslub) SP PLN di Medan pada 19 November 2009, Daryoko sudah tidak lagi menjabat sebagai Ketua Umum SP PT PLN, untuk periode 20092014,” Raidir menjelaskan. Pada Munaslub itu, lanjut Raidir, memilih Riyo Supriyanto sebagai Ketua Umum SP PT PLN menggantikan Daryoko. “Riyo terpilih secara aklamasi. Jadi tidak benar, kalau sekarang ada dualisme kepengurusan SP PT PLN seperti dikatakan Daryoko sebelumnya. Itu hanya klaim sepihak Daryoko,” kata Raidir menegaskan,. Lebih lanjut Raidir juga menyesalkan pernyataan Ahmad Daryoko menuding Dirut PLN Dahlan Iskan memberan-

Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono mendeklarasikan Indonesia Bebas Pemadaman Listrik Bergilir. Deklarasi tersebut dilaksanakan di halaman kantor Gubernur NTB, di Mataram

gus Serikat Pekerja PLN .“Statemen Daryoko menurut saya aneh dan ada unsur politik didalam semua ini,” kata Raidir. Meski begitu, Raidir mengaku tak ingin memperkeruh suasana dengan dugaan-dugaan. “Semua orang juga pasti tahu, gerakan Daryoko itu berbau politis,”ujarnya. Sementar a itu, Ketua Umum SP PT.PLN Riyo Supriyanto menambahkan pemberhentian Ahmad Daryoko sesuai dengan Keputusan Direksi PT PLN dengan No.0075.K/472/018/2009 tentang pemberhentian pegawai tanggal 20 April 2009.

Dalam surat keputusan tersebut Daryoko diberhentikan dengan hormat terhitung tanggal 31 Mei 2009. “Hal tersebut berdasarkan AD/ART SP PLN, syarat untuk menjadi pengurus SP PLN adalah orang yang masih aktif bekerja di PT PLN, sedangkan status Daryoko sudah pensiun,” tegas Riyo. Ia juga menyayangkan sikap dan pernyataan Ahmad Daryoko yang menolak kenaikan Tarif Dasar Listrik (TDL) 2010 dengan mengataskanamakan SP PT PLN. Dikatakan Riyo, hal terse-

Baca PLN diHal. 7

Langganan Dalam Kota Rp. 65.000,-

Rabu, 28 Juli 2010

Disperindagkop Lakukan Sidak Stok Sembako Aman Hingga Ramadhan Kendari,KP Mengantisipasi kelangkaan barang dan melambungnya harga di tingkat pedagang, kemarin (27/ 7) Disperindagkop dan UMKM Kota Kendari melakukan Sidak pada beberapa distributor dan pasar. Sidak dimulai pukul 10.00 wita berawal dari UD Sentral di Jalan RA Kartini sebagai distributor gula dan terigu, menuju gudang Toko Amal Jaya dan PT Cinta Damai, serta berakhir di Pasar Mandonga. “Sidak ini bertujuan untuk mengetahui seberapa jauh pendistribusian bahan pokok, jangan sampai terjadi kelangkaan akibat penimbunan. Jika terjadi demikian maka sanksi terberat berupa pencabutan izin akan diberikan, tentunya dengan ULFAH SARI SAKTI/KP

Baca SIDAK di Hal. 10

SIDAK SEMBAKO: Dinas Perindagkop Kota Kendari, kemarin melakukan sidak kesejumlah distributor Sembako jelang puasa ramadhan.

Pengelolaan SPP Unhalu Kurang Transparan 2009, Banyak Maba Tak Terima Pakaian Almamater Kendari, KP Belasan mahasiswa Unhalu yang tergabung dalam Gerakan Mahasiswa Cinta Almamater (GMCA) menggelar demonstrasi di Pelataran Rektorat Unhalu,

SOSOK

Adakan Pelatihan Pengawasan Koperasi DIDOMINASINYA perolehan koperasi berprestasi oleh Kota Kendari tingkat Sultra pada 2010 ini, tentunya membuat kebanggan tersendiri bagi Bidang Koperasi, Disperindagkop dan UMKM Kota Kendari. Pasalnya pembinaan yang dilakukan selama ini dapat dianggap cukup berhasil. “Tentunya perolehan prestasi tersebut tidak terlepas dari peran aktif para anggota koperasi, dalam peningkatkan usahanya. Disamping mereka patuh terhadap pembinaan kami, untuk menjadi koperasi yang sehat,” ujar Nurlina SE, MSi, Kabid Koperasi, DisperNurlina indagkop dan UMKM Kota Kendari, kemarin. Pengabdian, Nulina, di Disperindagkop dan UMKM Kota Kendari sudah cukup lama, yaitu sekitar 10 tahun sehingga membuatnya sangat familiar dengan semua program kerja pada Dinas ini. Misalnya pada 2002 menjabat sebagai Kasi Pendaftaran dan Pengawasan Usaha, dan akhirnya menjadi Kabid Koperasi pada 2008 lalu. Sebelumnya Nurlina, pernah

Baca ADAKAN di Hal. 10

kemarin (27/7). Mereka menuntut kejelasan pengelolaan Sumbangan Pembinaan Pendidikan (SPP) yang dipungut Rp 600 ribu (Eksakta) dan Rp 500 ribu (Non Eksakta) ditambah sumbangan dana almamater, sejumlah dana lainnya yang totalnya mencapai Rp 1.295.000. dibebankan pada mahasiswa baru. Selama ini, pengelolaan SPP dan dana almamater tidak jelas

peruntukannya. Mengingat, pakaian yang terdiri dari jas almamater, baju kos dilengkapi topi yang pengadaannya bersumber dari dana almamater ternyata tidak semua mahasiswa baru diberikan. Belum lagi keberadaan kelembagaan kemahasiswaan yang tidak jelas kegiatannya. Hal inilah yang dipersoalkan GMCA di hadapan Pembantu Rektor II, Prof. Dr. Darwis, DEA,

Pembantu Rektor III Prof. Dr. La Iru, M.Si dan Kepala Biro Administarsi Umum dan Keuangan Unhalu, H. Laode Rafiuddin, M.Si. “Kami mendesak birokrasi kampus, segera menjelaskan secara transparan penggunaan ataupun peruntukkan dana SPP, termasuk dana almamater karena hak-hak mahasiswa tidak terpenuhi. Buktinya, banyak Maba

tahun lalu yang tidak menerima pakaian lengkap almamater. Termasuk kegiatan-kegiatan kemahasiswaan yang mestinya bersumber dari SPP, namun tidak transparansi penggunaannya,” ujar Hidran Samid, Wakil Ketua BEM Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan. Menyikapi tuntutan tersebut,

Baca SPP di Hal. 10

Tes SNMPTN Lokal Hanya Sehari Diikuti 1.500 Peserta Kendari, KP Sebanyak 1.500 pendaftar Seleksi Nasional Mahasiswa Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) lokal Unhalu, mengikuti tes tertulis kemarin (27/7). Tes tertulis yang hanya dilaksanakan sehari itu, berlangsung aman dan terkendali. Naskah yang mencapai 1.600 masih dalam kondisi tersegel saat dibuka di hadapan panitia sekitar pukul 07.00 Wita. Soal SNMPTN lokal sengaja dilebihkan dalam rangka mengatasi kekurangan naskah. Pihak panitia yang telah stand by sejak pukul 6.30 Wita tampak disibukkan oleh kegiatan bagi-bagi naskah di sejumlah ruangan pada beberapa fakultas yang dijadikan tempat seleksi peserta. Hasil pantauan Pembantu Rektor III, Prof Dr. La Iru, M.Si, proses seleksi berlangsung lancar. Demi menghindari kerjasama antarpeserta, termasuk menghindari kecurangan seperti Joki, panitia dikerahkan untuk mengawasi pelak-

sanaan tes. “Kita sudah biasa menyelenggarakan tes serupa, segala kekurangan yang pernah terjadi, pasti akan ditutupi dengan baik setelahnya. Seleksi lokal tahun ini pun, tidak mengabaikan komitmen penelenggaraan SNMPTN yang jujur dan bertanggung jawab,” terang Prof La Iru,

kemarin. Terkait materi yang diujikan pada peserta tes lokal, kualitasnya tidak jauh berbeda dengan SNMPTN sebelumnya. Dijelaskan La Otjo Oti, Kepala Biro Akademik dan Kemahasiswaan, bahwa

Baca TES di Hal. 10

SUWARJONO/KP

BAYI HYDROSEPALUS: Asrianty bersama bayinya yang menderita hydrosepalus.

Ditinggal Suami, Bayi Menderita Hydrosepalus BAK pepatah sudah jatuh tertimpa tangga pula. Kondisi itu cocok jika dikaitkan dengan keadaan Asrianty (35), ibu muda beralamat di Desa Onembute Besulutu Konawe. Anak pertamanya lahir premature (belum genap 8 bulan di kandungan,red), tanpa didamp-

ingi suami plus kondisi bayi tak normal. Hati siapa tak terenyuh menyaksikan buah hatinya lahir dengan kondisi memprihatinkan. Yah, inilah dirasakan Asrianty, kala menyaksikan anak

Baca DITINGGAL di Hal. 10

Kesalahan Jurnalistik Selesaikan dengan Mekanisme Jurnalistik. Gunakan Hak Jawab Anda karena Dijamin Undang-Undang

Metro

10

Masih Dihitung Mahasiswa Daftar Ulang SPP .......................... Prof La Iru berjanji siap mengawal peruntukkan dana SPP dan dana almamater mahasiswa. Khusus dana almamater, pihaknya bahkan siap memimpin mahasiswa untuk meminta kejelasan bila pengelolaannya tidak jelas. Hal yang sama disampaikan Prof Darwis bahwa apa yang menjadi hak mahasiswa pasti direalisasikan universitas. Terkait teknis pengelolaan dijelaskan Laode Rafiuddin. Katanya, pungutan-pungutan

yang dilakukan pada mahasiswa memang selama ini belum jelas peruntukkannya. Namun, birokrasi kampus telah menganut pola pengelolaan keuangan transparansi. Setiap dana yang bersumber dari mahasiswa tidak langsung dikelola Unhalu, tapi dimiliki negara melalui Daftar Isian Penggunaan Anggaran (DIPA). Itu berarti milik negara, uang mahasiswa tidak dikuasai oleh pejabat Unhalu tapi milik negara sehingga pengelolaannya dimulai dengan pengusulan melalui rencana kegiatan yang disampaikan

pada Kantor Perbendaharaan Negara. “Proses pencairan anggaran di Unhalu, bukan semau kita. Semuanya berdasarkan Kepres No 80 tahun 2003 tentang pengadaan barang dan jasa. Pola kita tahun 2010 beda dengan sebelumnya. Unhalu kini menganut pola Badan Layanan Umum, dimana pengelolaan tidak lagi melibatkan lembaga luar tapi sepenuhnya dikelola Unhalu dengan catatan harus ada keseimbangan antara penerimaan dan masukan yang rasional,” beber Kepala Biro Administrasi Umum dan Keuan-

gan Unhalu. Saat ini, lanjut Rafiuddn, pihaknya tengah menghitung jumlah mahasiswa yang telah mendaftar ulang, karena dananya langsung dimasukkan ke bank. Tentu saja, peruntukkannya Rp 1.295.000, harus jelas. Perlengakapan pakaian almamater telah dialokasikan ke masing-masing fakultas sebanyak 5.000. Kalau kurang, pengadaannya dilakukan tahun depan. Soal dana pembinaan potensi akademik Maba (Rp 50 ribu x jumlah mahasiswa yang mendaftar) pada masing-masing fakultas. (emi)

Kuota SNMPTN Lokal Belum Diketahui Tes ........................... penyusunan naskah dilakukan oleh tim yang terjaga kerahasiaannya. Ada tiga bidang studi yang diujikan (tes potensi akademik,

tes bidang studi dasar, tes bidang IPA bagi pemilih IPA dan tes bidang IPS bagi peminat IPS).”Yang buat soal dan yang memeriksa lembar jawaban peserta sepenuhnya tim yang ditunjuk. Mereka adalah dosen yang sangat terpilih dan

dijamin bisa menjaga amanah sehingga tidak membocorkan soal yang digunakan untuk merekrut mahasiswa baru dalam rangka memenuhi kekosongan kuota pada sejumlah fakultas. Pemeriksaannya lebih mudah, via scanning,”

pungkasnya. Rencananya, pihak panitia SNMPTN lokal akan mengumumkan pendaftar yang dinyatakan lolos seleksi, pada 2829 Juli. Terkait kuota, panitia juga belum dapat memastikan jumlahnya. (emi)

Koperasi Jadi Wadah Pengembangan Ekonomi Mandiri Adakan ................... menjabat sebagai Kepala Bagian Kepegawaian Distan Kota Kendari. “Pada jabatan Kabid Koperasi inilah saya merasakan motivasi kinerja yang lebih, meng-

ingat terdapat 478 koperasi seKota Kendari. Disisi lain dengan keterbatasan aparat, kami harus mampu melaksanakan pembinaan sekaligus pengawasan agar 300 koperasi yang masih aktif, dapat terus meningkatkan usahannya bukannya gulung tikar,” jelas alumni

S1 Unsultra ini. Sebagai kabid koperasi, wanita berusia 50 tahun ini sangat mengimpikan aparaturnya dapat menjalani pelatihan pengawasan koperasi, sehingga ilmu yang akan diperoleh dapat semakin melengkapi pengalaman yang

diperoleh. “Mudah-mudahan ke depannya terdapat program pemerintah provinsi, yang mengakomodir hal ini. Dengan begitu koperasi se-Sultra dan Kota Kendari khususnya dapat menjadi wadah pengembangan ekonomi kerakyatan yang mandiri,” harapnya. (cr6)

Kendari Pos | Rabu 28 Juli 2010

Pasokan Gula dan Terigu akan Ditambah Sidak ....................... peneguran secara tertulis selama tiga kali berturut-turut,” terang Kabid Perdagangan Disperindagkop dan UMKM Kota Kendari, Haerun, kemarin. Berdasarkan Sidak pada beberapa tempat tersebut, dirinya memastikan ketersediaan sembako aman hingga hari kesepuluh ramadhan. Karena ia menghimbau agar masyarakat tidak khawatir dengan ketersediaan sembako, terlebih untuk produk pabrik seperti terigu, gula, dan mentega. “Kami optimis sampai Idul Fitri nanti stoknya aman, meskipun kami menyadari

masih terdapat stok kelompok sayur mayur yang turun, akibat pengaruh musim,” lanjutnya. Mengenai fluktuasi harga, Haerun mengungkapkan sejak seminggu terakhir harga beberapa komoditi menurun, dibanding bulan sebelumnya. Misalnya untuk gula dari harga Rp 520 per karung ukuran 25 kg turun menjadi Rp 485 ribu per karung. “Antisipasi stok beras akan tetap dilakukan pemerintah, tentunya berkoordinasi dengan Bulog. Karena itu kami juga berencana akan kembali melakukan Sidak pada dua atau tiga hari sebelum Ramadhan, serta pertengahan Ramadhan nanti, dengan begitu semakin

dapat dipastikan jika stok dan harga sembako tetap aman,” pungkasnya. Kepastian keamanan stok produk pabrik seperti gula dan beras juga diungkapkan Manager UD Sentral, Suardi yang mengaku setiap 10 hari pasokan gula dan terigu akan tiba dari Makassar. “Untuk terigu merk Gatot Kaca beberapa hari lalu Rp 140 ribu per karung, saat ini turun menjadi Rp 120 ribu per karung. Untuk distributor kami tersedia 200 karung terigu dan 500 karung gula. Belum lagi jika ditambah dengan orderan kami sekitar 2 ribu karung, yang ditargetkan akan dipasok 10 hari ke depan,” rinci Suardi. (cr6)

Harapkan Bantuan Orang Lain Ditinggal ................ yang dilahirkannya menderita pembesaran kepala akibat cairan atau di kenal dengan hydrosepalus. Bukan hanya itu, pembengkakan kepala juga di barengi benjolan sebesar telur bebek, berwarna merah di tengkuk si bayi, yang kelahirannya ditolong ‘bidan kampung’ alias dukun beranak. ‘’Sejak lahir kepalanya sudah membesar, dan ada benjolan itu,’’ kata Anty, panggilan akrab Asrianty kemarin. Di tengah kondisi ekonomi keluarga yang pas-pasan, Anty kemudian membawa bayi kecilnya yang diberi nama

Wafiq Azizah, ke RSUP. Disana bayi mungil ini langsung mendapatkan perawatan intensif. Menurut dokter, kondisi bayi masih terlalu rentan jika di rujuk ke Makassar dan operasi. Karena beratnya hanya 1,7 kg, sehingga disarankan agar memperbaiki kondisi gizi, hingga beratnya mencapai minimal 2,5 kg. Vonis dokter inilah yang membuat Anty pusing tujuh keliling. Betapa tidak, belum lagi hilang sakit hati akibat lelaki inisial, Adr (35) yang menghamilinya kabur tak bertanggungjawab, bahkan kabar terakhir lelaki yang katanya tercatat sebagai Oknum Pol PP di Konawe, sudah menikah dengan wanita lain sebulan lalu.

Anty kini diperhadapkan oleh kondisi anaknya yang butuh biaya untuk segera melakukan operasi. Tak ada yang dapat diperbuat Anty, selain pasrah dan berdoa sembari menunggu dermawan yang sudi membagi rezekinya untuk anak tercintanya. “Kami ucapkan terima kasih jika ada dermawan yang sudi membagi rezekinya. Kami hanya dapat berdoa semoga Allah membalas budi baik bapak/ibu semua,” tutur Anty dengan mata berkaca-keca. Kini Anty dan bayinya yang diharapkan menjadi bayi mulia dan tangguh (sesuai namanya, Wafiq Azizah) tinggal sementara di rumah keluarga, di Kelurahan Mandonga. (ani)

Metro

Kendari Pos | Rabu 28 Juli 2010

Warga Lalolara Datangi DPRD Kota Tuntut Perbaikan Jalan Kusuma Kendari, KP Sejumlah warga Jalan Kusuma, Kelurahan Lalolara, Kampus Baru Unhalu, kemarin (27/ 7) mendatangi DPRD Kota Kendari. Mereka menuntut agar jalan Kusuma, segera dilakukan pengaspalan. Meski saat ini pemkot sedang melakukan penimbunan di jalan tersebut namun hal ini semakin memperparah akses jalan warga. “Kondisi saat ini makin parah, apalagi hujan yang mengguyur selama beberapa bulan terakhir ini, bukan justru ada perbaikan, malah semakin para. Bahkan di jalan Kusuma pas jika bercocok tanam,” kata Jumadil, warga setempat. Kekesalan warga pernah ditumpahkan beberapa waktu

SUWARJONO/KP

DEMO WARGA: Sejumlah warga Jalan Kusuma, Kelurahan Lalolara, Kampus Unhalu mendatangi DPRD Kota terkait kondisi jalan mereka yang masih rusak. lalu. Mereka melakukan aksi protes kepada pemkot dengan melakukan penanaman pohon pisang. “Karena tak ada perhatian dari pemerintah atas perbaikan jalan Kusuma, lebih baik warga melakukan penanaman pisang,” kesalnya. Anggota Komisi III DPRD Sul-

tra, Rusiawati Silondae, di hadapan warga mengatakan jika dirinya sudah berkoordinasi dengan Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Kendari. Hasilnya dalam waktu dekat akan dilakukan perbaikan. “Saya belum tahu apakah akan diaspal nanti atau tidak,” katanya, kemarin. (ano)

HUT Lanal Kendari Tanpa Pejabat Kendari, KP Pangkalan Angkatan Laut (Lanal) Kendari merayakan hari jadinya yang ke 42 kemarin (27/ 7). Meski tidak dihadiri pejabat lingkup Sultra, tapi suasana kekhidmatan tetap terjaga. Danlanal Kendari Letkol Laut Yuwono berharap prajurit Lanal mampu memperbaiki citra intitusi kepada masyarakat. Prajurit angkatan laut harus bisa meningkatkan profesionalisme melalui penegakan aturan disiplin. “Prajurit harus tertib, baik dalam kedinasan maupun di luar dinas. Dapat menujukan

sikap keteladan kepada siapapun dan di manapun berada,” kata Letkol (L) Yuwono, saat memimpin upacara. Penegakan disiplin itu menjadi satu garis komando di bawah kepemimpinannya. Meski tidak menyebutkan secara detail, tapi saat ini katanya satu prajurit Lanal tengah dalam pengawasan satuan Pomal karena terbukti mengkonsumsi minuman beralkohol. “Kami selalu menekankan kepada prajurit untuk menatati rambu-rambu. Anggota yang melanggar ditindak. Tidak ada tawarmenawar,” terang Danlanal yang

fasih berbahasa Inggris ini. Kedisiplinan prajurit Lanal jelasnya harus ditegakan karena besarnya tanggungjawab. Sebagai TNI Angkatan Laut, prajurit tidak hanya dinas di darat, namun juga di laut terutama karena pengamanan perairan laut menjadi tugas utama. Atas dasar itulah anggota dituntut tetap solid dan mampu mempertahankan nama baik Lanal. “Keberhasilan tugas bukan semata-mata karena kelengkapan dan kecanggihan alat, tetapi lebih ditentukan oleh personel yang mengawakinya,” imbuhnya. (cr2)

11

20 Persen Masjid Kiblatnya Melenceng Kendari, KP Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Sulawesi Tenggara (Kanwil Kemenag Sultra), Abdul Muis D, mengatakan umat Islam di daerah ini, tidak perlu bingung dengan perubahan arah kiblat. “Yang paling penting dalam salat adalah menghadapkan diri ke kiblat, bukan mengarah ke kiblat. Sewaktu mau salat, kita berniat menghadap ke

Ka’bah, dan niat menentukan semuanya, jadi tidak ada masalah,” katanya. Muis memperkirakan 20 persen dari 3.500 masjid yang tersebar di provinsi ini, arah kiblatnya melenceng rata-rata dua derajat dari Ka’bah. Penyebab utamanya kekeliruan sejak awal pembangunan fisik mesjid. Seharusnya condong ke arah barat laut 26 derajat dari barat.

Sebelumnya, kata dia, pihaknya sudah memperbaiki sejumlah masjid, sehingga tepat mengarah kiblat, jauh sebelum Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengeluarkan fatwa yang terkait masalah arah kiblat. “Rata-rata masjid tersebut diarahkan dua derajat ke barat laut dari posisi semula, ujarnya. Dia mengatakan, umat Islam yang meragukan kebenaran

arah kiblat masjidnya, diminta menghubungi Kantor Kemenag di kabupaten dan kota masingmasing atau langsung pada Kemenag Sultra, untuk diverifikasi. “Pengurus masjid bisa memeriksa arah masjid masingmasing, dan membenarkannya bila terdapat kesalahan. Cukup merubah shaf (barisan, red) salat, tidak perlu membongkar fisik mesjid,” tandasnya. (dri)

Securiti Matahari Tangkap Pelaku Pencurian Kendari, KP Seorang gadis berusia 26 tahun diamankan oleh salah seorang securiti Brilian Plaza (Matahari), kemarin, sekitar pukul 11.00 wita. Gadis tersebut bernama Ika, warga Kota Makassar, Sulsel yang diduga telah melakukan pencurian di rumah warga di Kompleks Pasar Grosir (Pasar Malam) Kelurahan Korumba, Kecamatan Mandonga, Kota Kendari. Kini Ika mendekam di Mapolresta Kendari untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. Wanita yang mengaku baru sepekan di Kota Kendari itu telah mencuri uang sekitar Rp 6 juta di salah satu rumah warga Kompleks Pasar Grosir Ko-

rumba, kemarin pagi. Pengakuan Ika, dirinya berangkat ke Kendari dengan tujuan untuk mencari pekerjaan. Keputusan nekat itu dilakukan meskipun tak ada sanak keluarga yang didatangi di Kendari. Ia berangkat ke Kendari bersama seorang koleganya bernama Ila yang saat ini sudah tidak diketahui keberadaannya. “Setibanya di Kendari, saya hanya duduk-duduk di pangkalan ojek sekitar pasar. Ada salah seorang tukang ojek yang membawa saya ke rumah keluarganya (korban pencurian, red). Saya pun tinggal selama seminggu di rumah itu, pemiliknya saya tidak tahu. Saya membantu menjual-jual (peda-

gang beras, red),” terang Ika. Entah apa yang merasuki gadis tersebut, bukannya berterima kasih, malah mencuri di rumah tersebut. Ika mengaku mengambil uang yang disimpan di lemari “majikannya” sekitar Rp 6 juta, kemarin pagi, sekitar pukul 06.00 wita. Usai mencuri, Ika pun jalan-jalan ke Brilian Plaza untuk berbelanja. “Saya sempat membeli sepatu seharga Rp 199 ribu lebih,” ujarnya. Saat pulang, Ika berpapasan dengan keluarga korban dan mengenali pelaku. Keluarga korban pun berteriak dan meminta bantuan Security setempat untuk mengamankan Ika dan menyerahkan ke Polresta

Kendari. Kasat Reskrim Polresta Kendari, AKP Irwan Andy Purnawan membenarkan kejadian tersebut. Setelah mendapat laporan masyarakat, tim Reskrim bersama SPK Polresta Kendari langsung ke TKP dan membawa tersangka ke Mapolresta Kendari. “Sampai saat ini (siang kemarin, red), korban belum melapor. Tapi, meskipun tidak ada laporan, kami akan tetap memproses kasus ini karena sudah termasuk tindak kriminal murni. Tanpa delik aduan, bisa diproses. Pelaku dapat dijerat pasal 362 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 5 tahun penjara,” terangnya. (rif)

13

Kendari Pos | Rabu 28 Juli 2010

Cut Tari

Ngotot Minta SP3

ARTIS cantik yang menjadi tersangka dalam kasus video porno, Cut Tari bersikeras meminta agar kasusnya dihentikan. Melalui kuasa hukumnya, Hotman Paris Hutapea, Cut Tari akan mengajukan permohonan Surat Perintah Penghentian Penyidikan (SP3). Rencananya, permohanan SP3 ini secara resmi yang diajukan pada Rabu (28/7) besok. “Besok kami akan ke Mabes Polri untuk menyampaikan permohonan SP3,” kata Hotman Paris Hutapea di Kejaksaan Agung, Jakarta, Selasa (27/7). Hotman berkeyakinan bahwa UU Pornografi yang disangkakan kepada kliennya tidak bisa digunakan untuk menjerat CUt Tari. Alasannya, film yang dilakukan CUt Tari dan Ariel itu dibuat pada tahun 2006. “Sedangkan UU Pornografi itu dibuat tahun 2008. Pada prinsipnya, perbuatan pidana itu tidak berlaku surut sehingga tidak bisa menjerat Cut Tari,” tegas Hotman lagi. Ditegaskan, Cut Tari juga bukan model dalam video porno yang beredar di masyarakat. Hotman tetap menegaskan bahwa kliennya juga sebagai korban. (jpnn/yen)

Rhoma Irama - Ridho Rhoma

Cinta Laura

Tak Sabar

Sambut Puasa

BULAN suci Ramadhan masih dua minggu lagi, tapi Cinta Laura sudah tidak sabar menyambutnya. Meski kerap lemas saat menjalani puasa, gadis keturunan Jerman itu mengaku tidak mengurangi aktivitasnya sedikitpun. Termasuk, memenuhi tawaran menyanyi di sejumlah tempat. Sama seperti bulan biasanya, dia hanya bekerja saat akhir pekan. Sementara Senin-Jumat, dimanfaatkannya khusus untuk sekolah. ”Aku nggak mengurangi schedule aku, karena sebelumnya aku juga nyanyi atau syuting (sinetron/ film) kalau weekend saja, Sabtu-Minggu,” katanya di kawasan Kebon Jeruk, Jakarta Barat, hari Senin (26/7). Lantaranmenimbailmudisekolah

Rilis Single Bersamaan RAJA Dangdut Rhoma Irama, 63, dan putranya, Ridho Rhoma, 20, kompak merilis single baru bersamaan di Grand Indonesia hari Senin (26/7). Rhoma meluncurkan lagu berjudul Azza setelah 10 tahun vakum membuat album. Ridho merilis single Dawai Asmara yang menjadi soundtrack film berjudul sama. Film itu juga dibintangi Rhoma dan Ridho. Rhoma kembali di pertarungan musik tanah air karena melihat semangat Ridho. ‘’Selama (10 tahun) ini saya tidak berkreasi karena frustrasi dengan pembajakan. Kerja kita akan sia-sia.’’ jelasnya Namun, melihat semangat anaknya , pria yang sudah membintangi puluhan judul film tersebut tertular. Klip video Azza digarap di Mesir. ‘’Pembuatan videonya tiga hari di Mesir. Di padang pasir, ada juga yang didekat patung Sphinx,’’ ceritanya antusias. Seperti halnya Ridho, Rhoma ingin mengusung warna baru dalam dangdut. Single terbarunya itu, meski masih bergenre dangdut, kaya akan instrumen musik drum. Sementara itu, klip single Ridho berjudul Dawai Asmara dibuat trilogi. Jadi, cerita dalam klip videonya merupakan lanjutan dari cerita dua klip video single sebelumnya. (jpnn/yen)

internasional, kegiatan belajar-mengajar pun berlangsung seperti biasanya. Meski begitu, kata dia, teman-teman sekolahnya yang nonmuslim punya toleransi yang tinggi. Itu sebabnya, dia tidak pernah tergoda dengan teman yang sengaja melahap makanan atau menenggak minuman di depannya. ”Selama Ramadhan sekolah aku nggak ada liburnya. Tapi kita respek sama semua agama. Bulan Ramadhan mengajarkan aku patience (kesabaran, Red), menjaga emosi,” tutur artis kelahiran Quakenbruck, Jerman, 17 Agustus 1993 itu. Mengenai kostum panggung selama Ramadhan, Cinta berujar akan tampil lebih tertutup. Putri tunggal pasangan Michael Kiehl

dan Herdiana itu, menghindari penggunaan celana pendek alias hot pants. ”Kalau Ramadhan pakai legging tertutup. Tapi bukan berarti pakai jilbab, aku belum berani pakai jilbab,” ungkapnya. Tak seperti sejumlah penyanyi dan band yang mengeluarkan album atau single religi saat Ramadhan, Cinta justru tidak melakukannya. Dia mengaku tidak punya banyak waktu untuk menggarapnya. ”There is no time untuk lagu religius. Aku hanya show lagu-lagu di album aku saja,” pungkasnya. (jpnn/yen)

Ersa Mayori

Rindu Mi Celor dan Pisang KETENARAN lezatnya mi celor (salah satu makanan khas Palembang, Red) membuat Ersa Mayori kebelet ingin ke Palembang lagi. Bintang sinetron Tuyul dan Mbak Yul itu mengaku sebenarnya sudah ke Kota Pempek pekan lalu, tapi ia tak sempat mampir menikmati mi celor, makanan favorit wong Palembang, selain pempek dan kerupuk ikan. “Iya, baru-baru ini aku ke Palembang. Tapi gak dapat mi celor. Katanya di Pasar 16 Ilir, tapi aku gak sempet ke sana,” ujar Ersa akhir pekan lalu. Cewek asal Jakarta yang melejit lewat sinetron Tersanjung itu pun berencana untuk kembali ke Palembang guna mencari mi celor. “Kalau ada kesempatan, aku akan ke sana lagi. Tapi biar cepat, Mas aja yang kirimin, ya! Haha... Maunya minta doank,” gurau Ersa pula. Selain bercerita tentang keinginannya yang belum kesampaian, cewek yang tengah sibuk mengurus event organizer (EO) di bidang entertainment itu juga berbagi cerita tentang dua buah hatinya yang menginjak remaja. Cerita itu seakan sengaja dilontarkan, untuk mengalihkan pertanyaan soal rekannya Cut Tari yang tersandung kasus dugaan video porno bersama Ariel. Dikenal sebagai presenter infotainment yang pernah satu markas dengan Tari, memang membuat Ersa sering dikejar wartawan infotainment soal mantan rekannya itu. Hanya saja ketika ditanya, Ersa menolak memberi komentar, karena menurutnya urusan Tari sudah masuk ke ranah hukum yang disidik Bareskrim Mabes Polri. “Mendingan ngomongin mi celor dan buah pisang. Kalau di Jakarta, biasanya aku makan buah pisang. Tapi kalau lagi jalan-jalan ke suatu daerah, aku harus menikmati makanan khas daerah itu. Hehe,” ungkapnya pula. (jpnn/yen)

Edukasi

14

Kendari Pos | Rabu 28 Juli 2010

Kelas Unggulan Mudahkan Pembinaan Kendari, KP Menjaring siswa berprestasi bukan kendala SMPN 2 Kendari. Sejak beberapa tahun lalu, sekolah tersebut menerapkan program kelas unggulan khusus siswa yang memiliki potensi akademik dan kemampuan intelegensi tinggi. Selain memotivasi siswa lain, juga memacu semangat belajar peserta didik. Kepala SMPN 2 Kendari,

Mahdin M. Pd, mengatakan, kelas unggulan diadakan pada setiap jenjang, masing-masing terdiri dari satu kelas, dengan jumlah siswa berkisar antara 32 s.d 35 tiap rombel. Sebelum ditempatkan di kelas unggulan, siswa diwajibkan mengikuti beberapa tahapan seleksi. Mulai dari tes akademik dan wawancara. Mereka yang mampu menyelesaikan materi tes dengan baik, akan

ditempatkan di kelas unggulan, dengan catatan siswa harus mampu mempertahankan prestasi. “Kelas unggulan diperuntukkan siswa berprestasi. Selain mempermudah guru menjaring perwakilan untuk mengikuti lomba di eksternal sekolah, juga merangsang minat belajar, sehingga dapat meningkatkan prestasi,’’ terangnya. (cr5)

Maba UC Dipelonco ala Entrepreneur Surabaya, KP Ratusan mahasiswa baru Universitas Ciputra (UC) berkumpul di Plasa UC, Senin (26/7). Seluruh peserta yang mengenakan polo shirt putih itu terlihat serius mendengarkan pertanyaan yang disampaikan panitia Orientation Week (OWeek), sebutan untuk masa orientasi di UC. Dalam acara OWeek itu, para mahasiswa harus keliling kampus mondarmondar dari lantai 1 ke lantai 6 kampus UC (reli). Di setiap lantai, mereka harus mengunjungi setiap pos untuk menjawab pertanyaan yang telah disiapkan senior mereka. Sikap cepat dan tepat menjawab pertanyaan dimaksudkan agar para mahasiswa sebagai calon

entrepreneur mampu melihat segala peluang yang ada. Termasuk, mengetahui semua informasi, risiko, dan tantangannya dalam menjalankan bisnis mereka kelak. ‘’Sebenarnya semua jawaban ada di kampus ini. Bergantung apakah mereka m e m p e r h a t i k a n lingkungan sekitarnya atau tidak,’’ tutur Koo Tirta Kencana Sari Handoyo, 19, ketua umum O-Week. Dalam kegiatan reli, panitia telah membagi 630 peserta OWeek ke dalam beberapa kelompok. Setiap kelompok bertugas mengunjungi beberapa pos yang ada di setiap lantai UC. Setiap lantai UC yang

berlantai enam itu mewakili enam jurusan. Karena itu, setiap pos pada satu lantai memiliki pertanyaan dengan tema yang sama. Salah satu contohnya adalah lantai 4 yang mewakili jurusan tourism and hotel management (THM). Di lantai tersebut, pos-pos yang ada memberikan pertanyaan yang berhubungan dengan bumbu masakan dan makanan. Sebut saja pos 4E. Di pos itu, setiap kelompok diminta untuk menutup mata mereka dan menebak benda apa yang mereka pegang. Caranya, bisa dicium, dijilat, atau diraba. Benda itu bisa saja kentang goreng atau roti. (war)

SARFIAYANTI/KP

Kegiatan Mahasiswa Kesmas di Kecamatan Bendoala Konawe.

Jurusan Kesmas Aplikasi Ilmu ke Desa

Kendari, KP Masyarakat merupakan obyek penting bagi mahasiswa Jurusan Kesehatan Masyarakat (Kesmas) FMIPA Unhalu. Pasalnya, dalam mengaplikasikan ilmu kesehatan yang dipelajari, masyarakat menjadi sasaran yang dituju. Caranya, menggandeng masyarakat Konawe sebagai pusat binaan penerapan PIK KRR.

Proses pembinaan yang dilakukan mahasiswa, tak hanya bersifat pelajaran mengenai lingkungan dan kesehatan. Melainkan menyangkut kegiatan hiburan dan olahraga yang penting dalam menjalin keakraban dengan masyarakat. “Daerah binaan kami di Konawe, terdiri dari 10 desa. Selain memberi penyuluhan kesehatan

kepada warga, diberi pula dengan kegiatan hiburan, berupa outbond yang disambut antusias masyarakat,” ungkap Ketua Prodi Kesmas Ramadhan Tosepu, M. Kes, kemarin. Terkait degan kegiatan tersebut, Ramadhan juga m e n g h a r a p k a n , pembentukan PIK KRR yang terbentuk di desa, dimanfaatkan sebaik-

baiknya kalangan remaja, untuk memahami sistem reproduksi yang berkaitan langsung dengan kesehatan. Sejauh ini mantan Kepala SMK Kesehatan itu mengaku, program mahasiswa membuka lembaga kesehatan bagi remaja di desa, memberi arti positif. Salah satunya dengan tambahan pengetahun ilmu kesehatan yang masih dianggap tabu. (cr5)

Edukasi

Kendari Pos | Rabu 28 Juli 2010

15

Syarat Masuk SD Harus Berijazah TK Wangi-Wangi, KP Penerimaan murid baru tahun pelajaran 2010/2011, semua sekolah dasar negeri di Kecamatan Tomia menerapkan seleksi yang meminimalisir rekayasa usia calon agar memenuhi syarat usia masuk sekolah. Syarat itu penting, agar anak-anak yang terkesan dipaksakan usianya untuk masuk SD, dapat terselamatkan dari tekanan psikologi, dalam menghadapi suasana yang belum sesuai dengan perkembangan. “SDN Teemoane, Tomia, menerima murid baru sebanyak 15 orang. Penerimaan itu, telah memenuhi

persyaratan sesuai dengan imbauan Dinas Diknaspora Kabupaten Wakatobi,” ungkap Kepala SDN Teemoane, La Sale. Murid yang bisa diterima masuk SD harus memenuhi syarat usia minimal enam tahun ke atas, yang dibuktikan dengan ijazah TK serta akte kelahiran. Alasannya, jika hanya akte kelahiran, kekhawatiran akan kelahiran di ijazah bisa direkayasa. Banyak kasus anak usia di bawah enam tahun sudah masuk SD, sehingga sekolah mengadakan seleksi guna menerima anak yang memenuhi persyaratan. Perlakuan seleksi itu sebagai

bentuk penerapan disiplin atas imbauan dinas diknaspora. Suatu saat akan ada pengecekan dari instansi terkait, dan bila ditemukan sekolah akan dikenakan sanksi administrasi. Selain itu, dengan memaksakan usia anak agar bisa masuk SD, dapat membahayakan pskikologi sang anak. Meski tubuhnya besar, tetapi dengan usia yang tidak sesuai usia SD, akan berpengaruh terhadap perkembangan anak dalam kehidupannya. Lambat laun, jika tetap dipaksakan, anak tidak akan bisa menampung beban yang tidak sesuai usianya. (cr1)

PGRI Kecewa Kebijakan Dewan Surabaya, KP Perjuangan para guru penerima tunjangan profesi pendidik (TPP) belum membuahkan hasil. Sebab, badan musyawarah (bamus) menolak tuntutan 15 wakil Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) yang nglurug ke gedung DPRD Surabaya Senin (26/7). Dalam tuntutan tersebut, para wakil PGRI itu menginginkan pencairan TPP melewati jalur mendahului perubahan anggaran keuangan (MPAK). Namun, bamus menolak dan menegaskan bahwa TPP hanya bisa dicairkan melalui perubahan anggaran keuangan (PAK). Keinginan PGRI bertemu bamus kemarin nyaris ditolak. Sebab, bamus memiliki agenda rapat bersama Pemkot Surabaya untuk membahas anggaran pilwali. Bamus akhirnya bersedia menemui 15 wakil PGRI tersebut setelah menunda pertemuan dengan pemkot. Dalam rapat tertutup 1,5 jam itu, perundingan antara kedua pihak berjalan alot. Sebab, PGRI bersikukuh TPP segera dicairkan. Sebaliknya, bamus berpendapat TPP hanya bisa dicairkan melalui PAK. “Hasilnya kurang menggembirakan. Dewan bersikukuh pencairan melewati PAK dan pembahasan-pembahasan,” terang Ketua PGRI Surabaya Soemarto setelah pertemuan itu. Tak urung, hasil rapat tersebut mengecewakan PGRI. “Kami akan menyampaikan sikap dewan itu kepada teman-teman di bawah, apakah mereka menerima sikap dewan atau ada tindak lanjut,” jelasnya.

Soemarto mengatakan, TPP sejatinya merupakan dana khusus dari anggaran pendapatan belanja negara (APBN) yang dititipkan kepada pemkot. “Nah, pencairannya memang harus melewati persetujuan dewan,” terangnya. Namun, dalam rapat itu bamus menjelaskan bahwa pemkot terlambat mengajukan TPP melalui MPAK. “Konsekuensinya, katanya, pembahasan di dewan telat. Kalau seperti itu, seharusnya ada kebijakan dari dewan. Kalau dikaitkan dengan politik, tidak akan ada titik temu,” ujar dia. Karena itu, PGRI bakal menyampaikan hasil rapat dengan bamus tersebut kepada guru seSurabaya. Diterima atau tidaknya keputusan itu nanti, papar dia, bergantung pada sikap para guru. “Malah dewan menyuruh kami menjelaskan kepada publik bahwa mereka tidak menghambat. Saya bilang jelaskan sendiri. Nyatanya, mereka memang menghambat,” tuturnya. Padahal, lanjut dia, berdasar surat dari Kementerian Keuangan (Kemenkeu), TPP seharusnya dicairkan paling lambat Juli. Sebab, pada Agustus daerah harus menyerahkan LKPj kepada Kemenkeu. Ikran Edyantoro, anggota Divisi Hukum PGRI, mengatakan sangat menyayangkan sikap dewan. “Kalau perencanaan pemkot salah, guru jangan dijadikan korban,” ujar Ikran. Menurut dia, TPP di berbagai kota sudah cair. “Saya sudah cek. TPP di berbagai kota sudah dicairkan,” ujarnya. Anggota bamus Mochamad

Mahmud membenarkan adanya penolakan TPP melalui jalur MPAK itu. Namun, dia menegaskan bahwa penolakan tersebut tidak berkaitan dengan coblos ulang Pilwali Surabaya pada 1 Agustus mendatang. Seperti pernah dijelaskan, penolakan tersebut muncul karena pengajuan MPAK mepet dengan PAK yang dijadwalkan Agustus nanti. Selain itu, dewan kecewa terhadap pemkot yang berkali-kali mengajukan MPAK. “Kalau tahu pencairan TPP Juli, kenapa tidak diajukan sejak dulu?” cetusnya. Di sisi lain, Kepala Dispendik Surabaya Sahudi membantah anggapan bahwa pemkot telat mengajukan TPP melalui MPAK. Menurut dia, memang surat menteri keuangan bertanggal 14 Juni. Namun, surat itu tidak diterima pemkot dengan serta-merta. Dia melanjutkan, surat tersebut harus diproses dulu, kemudian diajukan kepada wali kota.”Harus mengikuti petunjuk teknis. Nggak bisa cair langsung, tapi diajukan lewat MPAK. Seperti sekarang, ada perintah dari Menkeu untuk pemberkasan ulang, ya kami ikuti. Dispendik sudah bekerja sesuai dengan prosedur,” jelas dia. Sementara itu, Koordinator TPP Jawa Timur Wisnu Pradata mengatakan bakal meminta wali kota turut memperjuangkan pencairan tunjangan tersebut. “Kami akan minta wali kota mengawal kami ke dewan,” ucap dia. (kit)

IST/DOK

Pelaksanaan MOS di SMK Negeri 1 Wakorut.

Tim Putra SMAN Kembalikan Kejayaan Surabaya, KP Hari pertama playoff Honda Development Basketball League (DBL) 2010 East Java Series-North Region Senin (26/7) diwarnai laga seru. Bertempat di DBL Arena Surabaya, tim putra SMAN 5 Surabaya meraih kemenangan sulit atas SMA Petra 1 Surabaya dengan skor 26-24. Kemenangan tersebut sekaligus mengantarkan mereka melaju ke babak Big Eight. “Kami sangat lega. Ini adalah pertandingan yang berat. Kami sekarang menjadi lebih optimistis menatap Big Eight,” ujar Alfian Rachmat, pelatih SMAN 5. Langkah SMAN 5 menuju Big Eight mengulang kesuksesannya pada penyelenggaraan kompetisi ini di tahun 2005. Namun sayang, saat berlaga di babak Big Eight melawan SMAN 1 Jember pada tahun tersebut, langkah SMAN 5 terhenti. Mereka harus memupus mimpinya meraih gelar juara. Sejak saat itu, SMAN 5 belum pernah melangkah lebih jauh. Kemenangan melawan Petra 1 kemarin memberikan mereka peluang untuk membuat prestasi yang lebih besar. “Dulu Smala (sebutan SMAN 5, Red) pernah punya masa kejayaan di basket. Tapi, beberapa tahun terakhir menurun. Anak-anak dan saya punya mimpi bisa mengembalikan lagi masa kejayaan Smala. Semoga bisa di tahun ini,” ujar Rachmat. Laga antara SMAN 5 dan Petra 1 kemarin berlangsung sangat ketat. Sebenarnya, sejak kuarter pertama, Petra 1 telah memimpin laga. Hingga kuarter ketiga, tim asuhan Stefanus Harianto ini terus memimpin. Pada akhir kuarter ketiga Petra 1 masih unggul 22-18. SMAN 5 yang masih belum kehabisan energi terus berusaha

mengejar. Di awal-awal kuarter pertama, mereka pun sukses menyamakan keadaan. Tembakan dua angka Muhammad Rifandy membuat skor imbang 22-22. Tak selang berapa lama, Smala dapat kesempatan free throw. Raden Bagus Emil berhasil memasukkan dua kesempatan yang diberikan. Smala pun membalik keadaan 24-22. Hingga pertandingan kurang satu detik, Smala unggul 26-24. Ketika itu, SMA Petra 1 Surabaya mendapat kesempatan dua kali free throw. Sayangnya, dua kesempatan itu tidak masuk. Smala pun menang. “Permainan kami tadi di kuarter pertama sampai ketiga memang kacau. Tapi untungnya, anak-anak bisa memperbaiki defense di kuarter terakhir. Semoga di laga selanjutnya kami bisa lebih baik,” ujar Alfian. Hari ini, laga perebutan Big Eight juga masih berlangsung. Sembilan pertandingan (6 putri, 3 putra) akan dilangsungkan di DBL Arena Surabaya sejak pukul 11.00 WIB. Salah satu partai yang diprediksi akan berjalan seru adalah laga antara tim putri SMA Ciputra Surabaya melawan SMA Santa Agnes Surabaya. Ciputra yang merupakan champion putri 2008 tersebut tengah mempersiapkan diri untuk menghadapi tantangan Stag, julukan SMA Santa Agnes Surabaya. Tim asuhan Soewondo ini sudah punya strategi khusus untuk meredam kekuatan Stag. “Dari pertandingan kemarin, Santa Agnes sering melakukan strategi man to man. Karena itu, saya latih anak-anak untuk lebih sering passing, daripada driblling,” ujar Soewondo, pelatih Ciputra. Selain itu, Ciputra juga concern dengan kehadiran suporter. “Hari ini (kemarin, Red), kami sudah

keliling ke kelas-kelas dan mengoordinir teman-teman untuk jadi suporter. Dari SD, SMP, sampai SMA, semua akan datang mendukung Ciputra,” ujar Shinta, ketua OSIS sekaligus koordinator suporter Ciputra. Sebaliknya, sang lawan, Stag, tak mau kalah dari Ciputra. Tim kuat yang belum pernah meraih juara Honda DBL tersebut memiliki ambisi besar untuk mengalahkan Ciputra dan melaju ke Big Eight. Dengan berbekal latihan intensif tiap hari serta dukungan kuat dari sekolah, mereka yakin bisa menang. Bagi Stag, Ciputra bukanlah lawan yang boleh dianggap enteng. “Kekuatan tim-tim yang masuk ke playoff kali ini seimbang. Kami tak boleh lengah. Apalagi, anak-anak ingin meraih champion tahun ini,” tutur Benny Imawan, coach Stag. Usaha keras tidak hanya dilakukan oleh pelatih dan pemain Stag. Pihak sekolah juga memberikan dukungan total. Kalau pada Opening Party (17/7) lalu mereka bisa memenuhi tribun, mereka juga punya impian yang sama untuk laga hari ini. “Kami sudah ajak semua siswa untuk nonton Stag di DBL Arena. Jumlahnya pasti bakal banyak banget. Minimal sama dengan saat opening,” ujarnya. Tujuh tiket ke Big Eight Honda DBL East Java Series-North Region sudah dibagikan kemarin (26/7). Daftar tim-tim yang sudah mengantongi tiket ke Big Eight bisa dibaca pada halaman DetEksi. Mereka yang lolos ke Big Eight akan bertanding Kamis (29/7) di DBL Arena Surabaya. Pada hari yang sama, untuk kawasan South, babak Big Eight juga berlangsung di GOR Pertamina UB, Malang. (zaq/fry)

KOMUNIKASI BISNIS

16

Kendari Pos | Rabu 28 Juli 2010

PROMOSI TEPAT, USAHA MANTAP: Anda ingin mempromosikan usaha/bisnis anda? pasang iklan dalam bentuk berita + foto di Rubrik Komunikasi Bisnis (Kombis). Dengan biaya promosi yang relatif terjangkau, kami memberi jaminan promosi usaha/bisnis anda akan tepat dan maksimal. Hubungi team Kombis. Call/SMS 081341772227

Pesta Diskon 3 M dari DLU

Kredit Angsuran Hanya Rp.375.000 / Bulan

Berlaku Untuk Juara Kelas TK, SD, SLTP dan SMU

Suzuki Titan 115cc

PT DHARMA LAUTAN UTAMA (DLU) merupakan salah satu perusahaan pelayaran nasional yang menyediakan jasa angkutan laut dan penyeberangan dengan segmen pasar muatan penumpang, kendaraan, dan barang. Menariknya selama Juni dan Juli 2010, DLU menjalankan program bertajuk “Dharma Ceria Paket 3 M (Murah, Meriah dan Menyenangkan)” yang dikhususkan bagi penumpang berprestasi (juara kelas) untuk tingkat pendidkan TK, SD, SLTP dan SMU. DLU menyiapkan diskon tiket 50 persen yang berlaku mulai 12 Juni 30 Juli 2010 bagi siswa-siswi yang juara kelas (masuk 10 besar). Jangan sia-siakan kesempatan emas ini, segera dapatkan harga berlayar khusus juga hadiah-hadiah menarik dan penghargaan lainnya dari DLU.

Mengikuti program ini sangat mudah, saat pembelian tiket KM Dharma Ferry 3, tunjukan Foto Copy Raport (masuk 10 besar) atau Piagam juara kelas tahun 2010 pada loketloket pembelian tiket DLU. Dapatakan pula harga khusus tiket kendaraan umum yang berlaku 14 Juni hingga 30 Juli 2010. Manfaatkan kesempatan terbaik ini, karena se-

mua akan anda dapatkan jika berlayar bersama KM Dharma Ferry 3 tujuan Baubau - Makassar - Balikpapan. Berangkat dari Baubau setiap hari Selasa pukul 10.00 Wita. Info lebih lanjut, hubungi kantor PT Dharma Lautan Utama (DLU) Jl. M Husni Thamrin No.3 Baubau, Telp: 04022826832. Prestasi kalian adalah kebanggaan DLU. (adv)

Bandeng Tanpa Tulang, Bukan Presto Hanya Ada di Prontoo Steak & Resto JIKA anda teringat menu bernama “Steak” tentunya akan teringan Prontoo Steak & Resto, jelas benar karena tempat makan ini merupakan pelopor menu-menu eropa dan jepang pertama di kota Kendari. Walau dikenal spesialis menu steak, namun Prontoo juga menyiapkan beragam menu-menu yang tak kalah menarik seperti spagheti, hamburger, cheese burger, salad sayur, chicken katsu, sausage chicken rool, chicken gordon blue, choice of saus, beef yakimisi, chicken yakimisi, vegetarian yakimisi, teriyaki dan french fries (kentang goreng). Selain itu, Prontoo menyiapkan menu spesial tiap bulan yang sangat

berfariasi, dan sala satunya adalah menu ikan bakar/goreng bandeng tanpa tulang. Jika ditempat lain ikan bandeng tanpa tulang karena dipresto, di Prontoo tak demikian sebab proses pemisahan tulang ikan dilakukan dengan teknik tersendiri sehingga tidak merusak struktur dan rasa ikan. Selain juga disiapkan menu ikan lainnya seperti ikan putih, kata-

mba/kakap, kaneke, baronang, cumi dan udang, apalagi semua akan lebih nikmat jika berpasangan dengan tiga macam sambal yang disiapkan yakni sambal petas, tumis dan kacang. Selain menu-menu eropa dan jepang, Prontoo juga menyajikan berbagai masakan Indonesia seperti, nyuknyang, nasi campur, empekempek dan ayam goreng. Ada pula minuman ringan seperti juice, ice cream dan tak kalah nikmatnya minuman capucino ala Prontoo. Harga terjangkau yang ditawarkan Prontoo tak lantas mengorbankan kualitas penganan karena manajemen Prontoo menggaransi steak dan menumenu lainnya yang ditawarkan halal dan menyehatkan. Kunjungi segera Prontoo Steak & Resto di Jl. Simpang 4 Masjid Agung Saranani Tlp. (0401) 3127324. (adv)

Ahli Pengobatan Mata Tanpa Operasi RANJIT Singh seorang ahli pengobatan alternatif penyakit mata, juga berpengalaman menyembuhkan ambeien, lemah syahwat dan berbagai penyakit lainnya. Ranjit yang asli India sudah berpengalaman lebih dari 17 tahun memiliki keahlian menyembuhkan penyakit mata tanpa operasi. Ilmu pengobatan tersebut diperoleh leluhurnya dari India. Dengan keahlian yang jarang dimiliki orang banyak, Ranjit Singh membuka klinik dengan Izin dari Dinkes No.0644.1999 bertujuan untuk membantu masyarakat yang memiliki berbagai keluhan penyakit dengan biaya yang terjangkau. Ranjit Singh membuka Klinik

Mata India diberbagai daerah dan salah satunya berada dikota kendari. Dengan pengalaman puluhan tahun tersebut, Ranjit Singh telah berhasil menyembuhkan puluhan ribu pasien keluhan mata diantaranya; glaukoma, katarak, radang kornea, iritasi mata minus, cylindris, plus pada remaja, retinitis pigmentosa, pendarahan retina, syaraf mata rendah, dan tretionphaty diaebetic, dan lainnya. Ranjit Singh juga mengobati penyakit ambeien baru atau lama tanpa operasi, lemah syahwat dan kecing manis. Metode yang digunakan, dengan menggunakan ramuan herbal murni dari India dan tumbuh-tumbuhan dari Indonesia tanpa menggunakan obat-

obatan kimia sehingga tanpa efek samping dengan jaminan sekali berkunjung penyakit akan sembuh. Kunjungi langsung Klinik Mata India cabang Kendari di JL. R Suprapto No.18 (depan PO. Hasnur) Mandonga, Kendari. (adv)

Anda mempunyai acara ceremony atau pribadi seperti seminar, pelantikan, peresmian, wisuda dan acara lainnya. Hubungi team Activity (Call/SMS 081341772227)

MOTOR Titan 115cc merupakan kendaraan multifungsi. Dari segi harga produk terbaru Suzuki ini paling ekonomis, hanya Rp. 375.000 per-bulan bagi anda yang ingin kredit/cicil, syaratnya juga sangat simpel, cukup copyan KTP dan kartu keluarga serta proses kredit hanya lima menit. Titan dicipta menekankan pada unsur kualitas yang sempurna dibandingkan motor sekelasnya, dalam arti banyak keunggulannya seperti, bagasi yang super luas (kapasitas 8 liter), dimensi chasis tampak kompak dan ramping dengan tinggi jok yang dirancang cukup rendah sehingga memungkinkan jangkauan kaki tetap nyaman, begitu pula dengan konstruksi knalpot yang lebih baik sehingga

mengurangi tingkat kebisingan. Selain itu, Titan sangat irit BBM karena menggunakan teknologi bernama TPS (Throttle Position Switch), dimana perangkat ini ditempatkan pada karburator yang berfungsi dalam hal pengehamatan bahan bakar, sehingga satu liter bensin mampu menempuh jarak 70 km. Titan memiliki tiga farian yakni, type FW 115 D Rp.11.750.000, type FW 115 SD Rp. 12.690.000, dan type FW 115 SCD Rp. 13.750.000. Info lebih lanjut silakan menghubungi atau mengunjungi langsung delaer resmi Suzuki terdekat di kota anda. (adv)

Serba Gratis di Executive Lounge Haluoleo Air Port Khusus Bagi Member Kartu HALO Priority Platinum KHUSUS bagi anda member Priority Platinum, nikmati kenyamanan di Executive Lounge bandar udara Haluoleo saat sedang menunggu keberangkatan pesawat. Anda tak perlu membayar dilokasi tersebut alias cuma-cuma dengan syarat, tunjukkan keanggotaan Priority Platinum anda kepada petugas Executive Lounge bandara dengan cara menekan *555# di ponsel anda. Di Executive Lounge disediakan minuman seperti kopi, teh dan aneka penganan serta charger (cas) gratis ponsel bermacam merk dan type. Telkomsel Kendari sebagai Provider selulerterbesardiSultra,melaluidivisi CommunityAndSegmentedCostumer

saat ini bekerjasama dengan beberapa tempat usaha dan layanan jasa, memberikan discount dan penawaran menariklainnyakepadapelanggankhusus pengguna Telkomsel baik Kartu Halo, Simpati dan kartu As. Untuk mendapatkan discont sangatlah mudah, anda cukup mengunjungi beberapa merchant yang tertera logo Telkomsel, lalu anda cukup memperlihatkan red-light (cellbrodcast) pada henphone (logo Telkomsel) pada kasir atau resepsionis saat membayar belanjaan atau layanan jasa yang anda gunakan. Program ini berlaku untuk semuapelangganpenggunaTelkomsel. Adapaunmerchant-merchantyangbekerjasamadenganTelkomsel:TokoBuku Gramedia,HotelHorison,FreshHouse, Pusat Distro Red Light, Salon Nattaya, RumahMakanRatuJimbaran,Rendy‘s Salon dan Executive Lounge bandar udara Haluoleo. (adv)

Viar, Motor Hebat Harga Murah Garansi Mesin 3 Tahun, Harga Hanya Rp. 8 Jutaan VIAR Motor adalah sepeda motor rakitan Taiwan namun berteknologi Jepang yang sudah mendapat tempat ditengah masyarakat. Kualitas motor Viar tak perlu diragukan sebab jenis motor ini lebih mengutamakan kualitas namun berharga ekonomis. Sejak pertama kali diperkenalkan beberapa waktu lalu, produk-produk Viar kebanjiran inden (pesanan) khususnya untuk pasaran Sultra, khususnya kota Kendari. Banyak keuntungan membeli motor Viar, diantaranya: Cukup dengan uang muka satu jutaan plus angsuran per bulan hanya tiga ratusan. Selain itu, servis gratis selama enam bulan, gratis oli mesin, garansi mesin tiga tahun, serta spare-part tersedia lengkap. Viar hadir dengan empat type, Star Z, Star Cx, Sport Vix-R dan roda 3 (karya). Anda berminat? silakan menghubungi atau mengunjungi langsung delaer resmi motor Viar ALIKHWAN MOTOR yang beralamat di jalan Saranani (samping Barata, Mandonga) HP: 081355027767, atau

Bengkel Al-Ikhwan Motor di jalan bunga Kamboja (dekat SMK/Kampus Satria). Anda yang didaerah silakan mengunjungi/menghubungi dealer-dealer. BAUBAU, jalan W Monginsidi No.75 TOMBA (081241754253). RAHA, jalan Sukawati, samping kantor BRI Raha (081341778146). (adv)

Telkomsel Priority

Pengguna Produk-produk Telkomsel Paling loyal Sebagai perusahaan telekominikasi terbesar, Telkomsel rutin menjalankan program-program menarik bagi seluruh pelanggannya. Selain mengadakan program bonus biaya jasa di berbagai partner merchant, vendor merah ini juga mengadakan program bagi-bagi bingkisan bertajuk “Telkomsel Priority” yang terselenggara sebagai bentuk apresiasi Grapari Telkomsel Kendari kepada seluruh pelanggan Telkomsel se-Sultra, khususnya di kota Kendari. Dalam program ini, perwakilan Telkomsel mendatangi dan memberikan bingkisan sederhana sebagai bentuk terima kasih atas masyarakat menggunakan produk-produk Telkomsel (Halo, Simpati dan As).

MUHAMMAD AMIN Wiraswasta : “ Menggunakan Telkomsel sekitar 10 tahunan, kami senang karena praktis tanpa harus repot isi pulsa “

JOSEF WALKER Dirut Garuda Indonesia Kendari : “ Sejauh ini jaringan Telkomsel sudah sangat menjangkau pelosok sehingga membuat kami tetap memilih Telkomsel, terutama kartu halo untuk berkomunikasi “

HERI SANTOSO - Div IT BPD Sultra : “ Setahun terakhir menggunakan Telkomsel, dan sejauh ini Telkomsel memberikan saya kenyamanan dalam berkomunikasi “

JACKY WUNGKANA Kasi BPKB Polda Sultra : “ Telkomsel sudah mempermudah komunikasi kami sehari-hari, sehingga tetap mempercayakan Telkomsel sebagai Provider Komunkasi pilihan utama “

Jhony Langitan Owner Multimedia Kendari : “ Menggunakan telkomsel sudah 10 tahun lebih. Jangkauannya yang luas sangat membantu aktivitas kami sehari-hari “

ROBY ADRIAN PONDIU, SE - Interprenuer : “ Telkomsel adalah satu-satunya provider yang ada di sultra yang sejauh ini memberikan approachment personality terhadap konsumen yang sangat baik “

Kendari Pos | Rabu, 28 Juli 2010

2 New York Red Bulls v Manchester City 1

Kurang Memuaskan Harrison, KP Manchester City meraih hasil kurang memuaskan dalam pramusim di Amerika Serikat (AS). Setelah kalah 0-2 oleh Sporting Lisbon (24/7), The Citizens -sebutan City- takluk 1-2 saat menghadapi New York Red Bulls di Red Bulls Arena kemarin (26/7). Red Bulls yang diperkuat Thierry Henry langsung memimpin ketika laga baru berjalan tujuh menit. Kesalahan bek kiri City Wayne Bridge memudahkan winger Red Bulls Dane Richards mengirim bola kepada Macoumba Kandji di depan gawang. Dengan sekali sontek, Kandji memperdaya kiper Joe Hart. City butuh waktu 48 menit untuk mencetak gol balasan via Joao “Jo” Silva. Tapi, aksi Richards kembali berbuah gol. Tendangannya dari jarak 18 meter membobol gawang City pada menit ke-70. “Pramusim tidak berarti apa pun. Kami tidak mengejar hasil di New York,” kata pelatih City Roberto Mancini di situs resmi klub. Pelatih yang akrab disapa Mancio itu merujuk skuad yang dimainkannya dalam dua laga awal pramusim. Ya, City memang tidak menurunkan pasukan terbaik. Yang dimainkan Mancini adalah gabungan antara pemain utama dan para penggawa muda. “Kami belum tampil dengan kekuatan sebenarnya,” kata mantan arsitek Inter Milan tersebut. Terlepas dari itu, dua kekalahan menempatkan City sebagai juru kunci dalam turnamen New York Football Challenge (NYFC). Ajang yang baru pertama diselenggarakan itu diikuti empat klub. Selain City dan Red Bulls yang berstatus tuan rumah, peserta lainnya adalah Tottenham Hotspur dan Sporting Lisbon. (dns/c10/ca)

RENCANA Manchester City mendatangkan penyerang Inter Milan Mario Balotelli mendekati kenyataan. Kabar terakhir menyatakan bahwa City dan Inter telah mencapai kesepakatan soal biaya transfer Balotelli. Nilainya mencapai 29 juta pounds atau sekitar Rp 402 miliar (kurs GBP 1 = Rp 13.877). Menurut Daily Mail, Balotelli juga telah menyetujui kontrak yang ditawarkan City. Penyerang 19 tahun tersebut akan membubuhkan tanda tangan di atas kontrak berdurasi lima tahun dengan bayaran 65 ribu pounds (Rp 902 juta) per pekan. “Transfer Mario Balotelli bakal naik sesuai dengan progres penampilannya bersama Manchester City,” kata sumber di internal City. Mino Raiola, agen Balotelli, belum bersedia memberikan

Alokasikan Dana Besar untuk Belanja Pemain Ada ambisi yang ingin dicapai Sheikh Manshour bin Zayed al Nahyan ketika mengakuisisi Manchester City pada September 2008. Konglomerat asal Abu Dhabi itu ingin membangun City sebagai tim bertabur bintang atau los galacticos. Dengan kucuran dana melimpah, sejumlah bintang top pun dapat didatangkan ke City of Manchester, markas City. Bahkan, musim lalu dengan gelontoran dana 117 juta pounds atau sekitar Rp 1,6 triliun, mereka berhasil mendatangkan sembilan superstar. Di antaranya, Emmanuel Adebayor dan Carlos Tevez. Faktanya, guyuran dana sebesar itu belum mampu mengangkat pamor The Citizens -julukan City. Jangankan trofi juara,

merebut tiket Liga Champions saja skuad asuhan Roberto Mancini itu tak mampu. Mereka hanya menempati posisi kelima klasemen akhir Premier League. Lalu, bagaimana strategi mereka menyongsong musim 2010-2011? Seperti dua musim terakhir, City tetap mengalokasikan dana besar untuk belanja pemain. Ketika klubklub Eropa berjuang keras untuk mempertahankan stabilitas keuangan, City malah sudah mengeluarkan 65 juta pounds di bursa transfer. Dana sebesar itu dipakai untuk memboyong David Silva, Jerome Boateng, dan Yaya Toure. Dalam waktu dekat, City juga akan kedatangan Aleksandar Kolarov yang dibeli dari Lazio dengan banderol 17 juta pounds.

Aleksandar Kolarov

Resmi Gabung City Manchester City sudah mendapatkan Yaya Toure, David Silva, dan Jerome Boateng. Tapi, perburuan belum berakhir. Kemarin City memperoleh satu lagi pemain anyar. Dia adalah Aleksandar Kolarov. Bek kiri Lazio dan timnas Serbia itu sejatinya merupakan pemain urutan pertama yang diinginkan arsitek City Roberto Mancini. Namun, gara-gara terkendala izin kerja di Inggris, proses transfer pemain berbanderol 17 juta pounds atau sekitar Rp 234 miliar tersebut baru kelar kemarin. “Izin kerjanya sudah keluar. Dia (Kolarov) resmi pemain City sekarang,” kata Mancini di sela tur pramusim City di Harrison, New Jersey, AS, seperti dilansir Associated Press. Mancini sudah lama mengamati Kolarov. Tepatnya, sejak pemain 24 tahun itu bergabung dengan Lazio dari OFK Beograd pada 2007. Di mata mantan pelatih Lazio dan Inter Milan itu, Kolarov memiliki kemampuan bagus. “Secara teknis, dia memi-

Sepakati Transfer Balotelli

liki penguasaan bola dan naluri menyerang yang bagus. Umpan-umpannya akurat. Dia juga memiliki kemampuan bermain di beberapa posisi yang akan sangat bermanfaat untuk tim yang diperkuatnya,” puji Mancini. “Saya ingin memiliki dua pemain top dunia di setiap posisi. Karena Kolarov datang, tak berarti saya tidak lagi percaya dengan kemampuan Wayne Bridge,” kata Mancini. (dns/c10/ca)

Nah, kebijakan manajemen yang terlalu royal dalam mengeluarkan dana belanja justru menjadi bumerang bagi City. Klub-klub yang pemainnya di-

incar oleh City kini mematok banderol tinggi. Salah satunya Inter Milan.

Baca DANA Hal 18

tanggapan seputar kabar itu. Namun, Raiola mengatakan bahwa masa depan kliennya akan segera diputuskan paling cepat pertengahan pekan ini atau sebelum Inter terbang ke Amerika Serikat (AS) untuk menjalani laga pramusim. “Saya tidak bisa memastikan bahwa berangkat atau

tidaknya Mario (Balotelli) ke AS merupakan sinyal masa depannya di Inter. Tahun lalu Zlatan (Zlatan Ibrahimovic, penyerang Barcelona, Red) ikut ke AS, tapi akhirnya hengkang dari Inter,” papar Raiola yang juga agen Ibrahimovic seperti dilansir Sky Italia. (dns/c9/ca)

18

Kendari Pos | Rabu, 28 Juli 2010

Tak Sempurna NANI dikenal sebagai pemain yang berteknik tinggi. Winger Manchester United itu memiliki kelebihan menggiring bola dengan kecepatan tinggi. Siapa sangka, di balik kelebihannya itu, kondisi jari kaki Nani ternyata tidak sempurna. Jempol kaki kanan pemain Portugal tersebut patah permanen setelah mengalami cedera saat masih remaja. “Saya masih 14 tahun saat itu. Suatu ketika, saat saya menendang bola, tiba-tiba ada yang salah dengan kaki saya. Tapi, saya cuek dan hanya tertawa,” kenang Nani sebagaima-

na dilansir The Sun. “Saat itu saya bermain bola sembarangan. Di lapangan rumput, di jalanan, di mana pun. Saya bermain tanpa arahan pelatih dan melawan anak-anak yang lebih tua. Itulah sebabnya jempol kaki saya patah,” kata pemain kelahiran Praia, Cape Verde, 23 tahun silam itu. Kendati jempol kakinya patah, Nani tidak merasa terganggu saat beraksi dengan si kulit bundar. Meski kini sudah menjadi pesepak bola tenar dan tajir, mantan bintang Sporting Lisbon tersebut tidak berniat menempuh jalur operasi untuk

2 Varese v AC Milan 0

Peringatan Dini

merehabilitasi kondisi jempol kakinya. “Saya merasa nyaman dengan kondisi kaki saya ini. Selama itu berlangsung, saya tidak harus menemui dokter,” terang pemain yang bergabung dengan United sejak Juni 2007 tersebut. Sementara itu, cedera dislokasi bahu Nani yang membuatnya absen di Piala Dunia 2010 dinyatakan sudah pulih. Sayang, comeback Nani kala melawan Kansas City Wizards kemarin (26/7) gagal berbuah manis. Dia hanya turun selama 68 menit sebelum digantikan Gabriel Obertan. (jpnn)

Varese, KP Massimiliano Allegri bisa menjadi pelatih pertama di pentas Serie A yang harus lengser musim ini. Itu terjadi jika pelatih baru AC Milan tersebut tak segera membenahi performa tim asuhannya. Peringatan dini itu muncul menyusul kekalahan 0-2 Rossoneri (julukan AC Milan) ketika menghadapi A.S. Varese di Stadion Franco Ossola kemarin (26/7). Milan yang turun dengan sejumlah pemain inti seperti Christian Abbiati, Massimo Ambrosini, Clarence Seedorf, Mathieu Flamini, Alexandre Pato, dan Marco Borriello ternyata keteteran menghadapi klub yang baru promosi di pentas Seri B itu. Allegri menyuntikkan amunisi baru pada babak kedua. Yakni, kiper Marco Amelia dan bek tengah Mario Yepes. Tapi, upaya itu tak banyak membantu. Milan kebobolan ketika laga baru berjalan enam menit lewat aksi Daniel Buzzegoli. Debut Allegri diperburuk dengan gol striker Varese Marco Cellini pada menit ke-30. Karena kecewa atas performa Milan, jelang laga berakhir, beberapa pemain Milan yang bermain kurang meyakinkan menjadi sasaran ejekan Milanisti (sebutan tifosi Milan). Yang paling sering diejek adalah bek Massimo Oddo dan Kaladze. “Saya ingin memulai dengan kemenangan. Tapi, setelah empat hari bekerja, saya tidak berharap akan ada skuad yang brilian. Kami hanya melakukan sedikit hal dan kebobolan dua gol,” ujar Allegri sebagaimana dikutip Football Italia. “Ya, sejauh ini kami belum kompak. Lawan memiliki persiapan lebih baik ketimbang kami. Karena itu, sangat wajar jika kami bermain seperti itu dengan persiapan minim. Sedangkan Varese sudah mempersiapkan timnya sejak dua minggu lalu,” sambung Gianluca Zambrotta, bek Milan. Allegri menilai, Massimo Ambrosini dkk harus meningkatkan cara memindahkan bola dari kaki ke kaki. “Namun, pada pekan ini, kami harus memperbaiki kondisi fisik,” papar mantan pelatih Cagliari tersebut. Meski kalah oleh klub yang kastanya lebih rendah, Allegri tidak gusar. Sebab, kekalahan itu hanya terjadi di laga uji coba. Allegri pun menjanjikan penampilan yang lebih baik saat Milan menjalani serangkaian uji coba pramusim dengan lawan yang lebih berat. (ham/c8/bas)

Baptista Pilih Olympiakos Roma, KP Julio Baptista bakal segera berlabuh di klub Yunani Olympiakos. Itu terjadi setelah Giallorossi (julukan AS Roma) menyepakati harga transfer yang ditawarkan Olympikos 5 juta euro (setara Rp 58 miliar). Dengan begitu, sekarang tinggal negosiasi kontrak antara Baptista dan Olympiakos. Mantan pemain Real Madrid dan Arsenal itu kebetulan tidak betah di Italia. Tak heran, tawaran dari klub Italia lainnya ditepis Baptista. Di tangan pelatih Claudio Ranieri, Baptista jarang mendapatkan tempat. Pada musim lalu, dia hanya bermain 27 kali untuk Roma di semua kompetisi. Baptista lebih sering turun sebagai pemain cadangan. Karena itu, seiring dengan kedatangan Adriano, Baptista menjadi stok lebih. Pilihan terbaik adalah menjualnya. Sebab, Roma butuh suntikan tenaga untuk mematenkan status bek asal Argentina Nicolas Burdisso yang musim lalu dipinjam dari Inter Milan. Nah, saat Roma menerima tawaran Olympiakos, ada klub lain juga melayangkan proposal. Klub asal Turki Galatasaray membuka tawaran dengan nilai yang sama dengan Olympikos. Tapi, Galatasaray bersedia menaikkan tawaran. Kini pilihan berada di tangan Baptista. Namun, berdasar kabar yang dilansir BBC, Baptista sepertinya akan memilih Olympiakos, yang sebelumnya memboyong Albert Riera dari Liverpool. (ham/c8/bas)

Dana ............

Raul Akhiri Kiprah 16 Tahun di Real Madrid

Hengkang karena Banyak Pemain Baru, Butuh Suasana Baru Tidak ada agenda perkenalan bintang baru kemarin malam. Namun, ribuan Madridistas -sebutan suporter Real Madrid- tetap membanjiri Santiago Bernabeu. Suporter itu hadir untuk melepas kepergian pemain yang selama ini menjadi ikon klub, Raul Gonzalez. — SULIT untuk bisa bertahan begitu lama di klub yang setiap musim menghadirkan bintangbintang besar semacam Real Madrid. Namun, Raul Gonzalez mampu eksis di Santiago Bernabeu, markas Real Madrid. Namun, performa yang terus merosot plus usia yang makin menua membuat Raul gagal mewujudkan mimpi, yaitu mengakhiri karir profesional bersama El Real -julukan Real Madrid. Ya, mulai Senin (26/7)lalu, Raul resmi menanggalkan kostum Real yang sudah dikenakan selama 16 tahun. Suasana haru dan penuh emosi pun mengiringi acara pelepasan Raul tadi malam. “Ini hari yang paling sulit buat

RAUL GONZALEZ DALAM ANGKA 3:

Raul Gonzalez saya,” ungkap Raul sebagaimana dilansir Reuters. “Saya selalu mencintai semua hal yang saya lakukan di sini. Saya senang menjadi pemain Real. Saya selalu melakukan yang terbaik di lapangan. Selama di Real, saya tidak pernah mengenal kata menyerah,” paparnya. “Saya ingin berterima kasih kepada semua yang sudah mendukung saya selama 16 tahun

Kali memenangkan trofi Liga Champions 6: Kali merebut gelar Liga Primera 7: Nomor kostum yang dikenakan Raul di Real Madrid 16 : Tahun masa pengabdian Raul di Real Madrid 17 : Tahun empat bulan ketika membuat debut di Real Madrid. Sekaligus menjadi pemain termuda yang membuat debut di El Real. 19 : Tahun usia kala membuat debut di timnas Spanyol. 44 : Total gol yang dilesakkan bersama timnas Spanyol. 66 : Gol yang telah dilesakkan selama tampil di Liga Champions. 68 : Gol yang dilesakkan di seluruh ajang antarklub Eropa. 102 : Laga yang dijalani bersama timnas Spanyol 132 : Kali total penampilan di ajang Liga Champions 228 : Gol yang telah dilesakkan di pentas Liga Primera 550 : Kali total penampilannya di ajang Liga Primera.

terakhir. Fans, teman-teman setim, pelatih, presiden-presiden, dan media. Tanpa mereka, saya bukan apa-apa,” lanjut striker 33 tahun tersebut. Buat Real, perpisahan tersebut terasa menyakitkan. Pasalnya,

Raul bukan sekadar pelengkap di skuad Los Blancos -julukan lain Real Madrid. Tapi, dia juga kapten sekaligus brand bagi El Real. Namun, proyek los galacticos jilid kedua yang digagas Florentino Perez dengan mendatangkan bintang-bintang seperti Cristiano Ronaldo dan Kaka membuat status kebintangannya memudar. Akibatnya, musim lalu dia jarang dimainkan. Musim ini lebih parah. Pelatih Real Jose Mourinho terang-terangan menyatakan tidak memasukkan Raul dalam rencana skuadnya. Tapi, Raul berusaha menyikapi kenyataan itu secara profesional. “Ya, banyak pemain baru yang bagus telah bergabung dengan Real Madrid. Era saya sudah berakhir, dan hari ini sebuah era baru dimulai,” ucap Raul. “Sudah bertahun-tahun saya mendapatkan kebahagiaan dari Real. Klub ini s u d a h saya anggap rumah sendiri, mung-

kin suatu hari saya akan kembali ke klub ini. Saya juga tidak akan melupakan kalian,” tuturnya sembari melambaikan tangan ke arah suporter. Raul dikabarkan bakal segera pindah ke klub Jerman Schalke 04. Dia sudah menerima pinangan runner-up Bundesliga musim lalu tersebut, namun belum meneken kontrak. Tapi, Raul membantah anggapan bahwa dirinya pergi hanya karena terjepit oleh bintang-bintang baru Real. “Ini bukan semata untuk mencari kesempatan bermain yang lebih besar,” ungkap Raul. “Saya sudah bicara dengan pelatih (Mourinho, Red), dan dia ingin menahan saya di sini. Justru saya yang ingin suasana baru. Saya ingin mencari tantangan baru dan melihat segalanya dari perspektif yang berbeda,” tegasnya. (na/c10/bas)

Bomber mereka, Mario Balotelli, masuk daftar incaran Mancini. Sikap Inter dan klub lain yang memanfaatkan longgarnya anggaran belanja City untuk menekan harga mulai dikeluhkan Mancini. “Ketika kami ingin membeli seorang pemain, klubklub lain meminta harga lebih. Itu tidak bagus dan tidak benar. Harus diakui, hingga saat ini memang hanya City yang aktif bergerak di bursa,” keluh Mancini seperti dikutip Mirror. “Kami sudah membeli tiga pemain. Namun, kini Inter, misalnya, meminta uang lebih untuk Mario Balotelli dan kami ingin menunggu. Kami tertarik kepada pemain bagus seperti Balotelli. Tapi, kami punya waktu sebelum penutupan bursa pada Agustus. Kami punya banyak pilihan,” tambah Mancio sapaan akrab Mancini. Selain menginginkan Balotelli, Mancio mengincar gelandang Aston Villa James Milner. Namun, kendalanya sama. Kubu Villa mematok harga sebesar 30 juta pounds buat Milner. Banderol sebesar itu dinilai terlalu berlebihan. Manajemen The Citizen menegaskan hanya bersedia mengucurkan dana sebesar Rp 324,8 miliar guna mendapatkan tanda tangan Balotelli. Sedangkan untuk Milner, manajemen hanya mematok bujet sebesar 20 juta pounds yang sudah ditolak mentah-mentah oleh Villa. Di samping itu, gaji yang diminta Balotelli cukup tinggi, yakni 80 ribu pounds (sekitar Rp 1,1 miliar) per pekan. (na/bas)

19

Kendari Pos | Rabu, 28 Juli 2010

Konsultasi:

Hamil Kedua Sering Mual Oleh: dr Eighty Mardiyan Kurniawati SpOG

Saya wanita 29 tahun, hamil muda anak kedua. Kehamilan si sulung tidak ada masalah. Saya tetap beraktivitas seperti biasa, bahkan badan terasa lebih fresh daripada sebelum hamil. Tapi, pada kehamilan anak kedua ini, saya merasa sangat letih dan lesu. Rasa mual mendera terus. Padahal, setahu saya, mual-mual umumnya pagi. Perut sebenarnya lapar, tetapi rasa mual membuat saya tidak nafsu makan. Apakah setiap wanita hamil mengalami mual seperti saya? Apa penyebabnya? Obat apa yang bisa menghentikan atau mengurangi rasa mual? Sofi, Surabaya — IBU, mual dan muntah selama kehamilan memang wajar. Terutama, tiga bulan pertama. Asal, mual dan muntah tersebut tidak membuat ibu hamil mengalami dehidrasi (kekurangan cairan) ataupun kelaparan sampai jatuh dalam hipoglikemia (kadar gula darah turun di bawah normal). Lagi pula, jangan sampai mual dan muntah tersebut menjadi penghambat pertumbuhan janin dalam rahim. Tentu ibu bertanya-tanya, mengapa kebanyakan perempuan hamil mual dan muntah? Jawaban paling sederhana adalah pengaruh hormon yang berkaitan dengan kehamilan. Pada tiga bulan pertama kehamilan tersebut, didapatkan kadar hormon beta HCG yang cukup tinggi. Hormon itu mendukung implantasi (penempelan) buah kehamilan pada rahim. Jadi, semakin tinggi kadar hormon beta HCG, buah kehamilan semakin kuat menempel pada rahim. Risiko terjadinya keguguran pun semakin kecil. Setelah melebihi tiga bulan, peran hormon tersebut sebagai ‘’penguat’’ mulai digantikan hormon lain. Untuk memastikan mual dan muntah tidak membahayakan ibu dan janin, tentu harus dilakukan pemeriksaan oleh tenaga kesehatan. Dipastikan, apakah ibu hanya mengalami emesis gravidarum (mual muntah pada saat hamil) atau sampai hiperemesis gravidarum (mual dan muntah berlebihan sehingga berdampak komplikasi pada ibu). Komplikasi itu bisa berupa kekurangan cairan, kekurangan elektrolit, atau menurunnya kadar gula darah hingga di bawah normal. Bila ‘’hanya’’ emesis gravidarum, Ibu boleh menjalani perawatan poliklinis dengan minum obat khusus untuk mual dan muntah. Tapi, bila hiperemesis gravidarum, sebaiknya Ibu menjalani rawat inap agar pengobatan maksimal. Ibu akan diberi cairan lewat infus untuk mengatasi komplikasi dehidrasi. Bagaimana mengetahui kondisi janin? Bila Ibu mengalami mual-muntah tanpa ada komplikasi atau penyakit lain, janin tidak akan mengalami gangguan berarti. Untuk memastikannya, bisa dilakukan pemeriksaan USG (ultrasonografi). (c7/nda)

Tertelan, Permen Karet Ganggu Pencernaan MENGULUM permen karet memang mengasyikkan. Pada orang dewasa, mengulum permen karet bisa membunuh waktu saat senggang. Mengulum permen karet juga mengurangi ketegangan. Ada pula yang memanfaatkan permen karet, terutama jenis sugar free aroma mint, untuk membantu menurunkan berat badan. Sedangkan bagi anak-anak, kebanyakan dilarang makan permen karet. Alasannya, kalau tertelan, permen karet bisa membelit di usus. Menurut F.X. Wahyurin Mitano, memang kemungkinan tertelan patut diwaspadai orang tua ketika buah hatinya mengulum permen karet. Sebab, balita belum memiliki kemampuan mengulum permen karet sebagaimana orang dewasa. Apalagi, sam-

pai mengeluarkan bubble besar. ‘’Bila tertelan, bukan membelit usus, tapi dikhawatirkan bisa memengaruhi saluran cerna anak,’’ jelasnya. Permen karet yang tertelan, lanjut ahli gizi dari RSUD dr Soetomo itu, memang keluar bersama feses. Sayang, permen karet tersebut tak akan sempurna tecerna oleh usus. ‘’Ada kemungkinan mengganggu sistem pencernaan. Parahnya, bisa juga mengarah ke komplikasi pada beberapa anak yang memang sistem pencernaannya rentan,’’ katanya. Perempuan yang akrab disapa Ririen itu tak menganjurkan orang tua membiarkan buah hatinya mengulum permen karet. Apalagi, sekadar cobacoba. Ada juga risiko balita tersedak. Terutama, bagi anak

yang belum memiliki mekanisme mengunyah dan menelan makanan dengan baik. ‘’Anak belum bisa memahami sepenuhnya alasan permen karet tak boleh ditelan. Dipikir sama dengan jenis permen lain yang kenyal,’’ tambahnya. Yang patut dijadikan pertimbangan adalah bahan permen. Ririen memaparkan, permen karet biasanya dibuat dari pemanis, perasa, dan bahan sintetis (gum resin). Bahan tersebut akan menyulitkan tubuh untuk mencernanya. Terutama, ginjal. Misalnya, warna merah dari rhodamin B atau permen berwarna

Panggang Daging Medium Rare Mengurangi Risiko Kanker

TANPA minyak, makanan yang disajikan dengan cara dibakar belum tentu lebih menyehatkan. Pembakaran yang tidak benar juga membahayakan kesehatan. Salah satunya, memicu munculnya zat karsinogenik (pencetus kanker). “Terutama, bahan makanan diolah sampai gosong,” ungkap Yayuk Estuningsih, ahli gizi dari RSAL dr Ramelan, Surabaya. Makanan yang dipanggang, terutama daging, menghasilkan senyawa kimia heterocyclic amine (HCA) dan polycyclic aromatic hydrocarbon (PAH). HCA, menurut dia, terbentuk saat daging dimasak terlalu matang pada temperatur tinggi, lebih dari 2.000 derajat Celsius. Penelitian National Cancer Institute menunjukkan bukti tentang adanya peningkatan risiko kanker lambung pada pengonsumsi daging yang cenderung matang (well done/medium well done) jika dibandingkan dengan konsumen daging yang kurang matang (rare/medium rare). Nah, PAH terbentuk ketika cairan pada daging menetes ke permukaan bara yang panas dan menimbulkan asap. Asap itu mengandung karsinogen, yang didepositkan ke permukaan daging. “Meski hal itu berisiko, kita tidak per-

lu membuang jauh-jauh peralatan untuk memanggang. Masih ada cara untuk meminimalkan munculnya dua senyawa kimia berbahaya tersebut,” terang Yayuk. Pertama, sebelum digunakan, pemanggang dibersihkan. Terutama, tempat untuk memanggang yang sudah hangus dan berwarna kehitaman. Puingpuing bagian yang hangus itu dapat melekat pada makanan. “Sebelum digunakan, sebaiknya daging diolah. Misalnya, direbus dengan bumbu. Cara itu mengurangi munculnya PAH,” paparnya. Memanggang daging dalam microwave dianggap lebih aman daripada menggunakan pemanggang biasa. Apalagi, saat dipanggang, daging dibungkus aluminum foil. Cara tersebut cukup efektif untuk mencegah terbentuknya PAH. “Tentu waktu memasak tak terlalu lama. Meski sudah menggunakan microwave, jika daging gosong, tetap saja terbentuk HCA,” tutur Yayuk. Dia menegaskan, tak perlu paranoid makan daging yang diolah dengan cara dipanggang atau dibakar. Makanan tersebut tetap boleh dikonsumsi. Hanya, frekuensi konsumsi tidak terlalu sering. Menurut dia, dianjurkan konsumsi sayuran berserat tinggi sebagai pengimbang makanan berlemak tinggi. “Hal itu mengurangi kemungkinan serangan kanker,” tambahnya. (ai/c11/nda)

kuning yang menggunakan metal yellow. ‘’Rhodamin B itu bahan pewarna tekstil. Tentu, bahan itu tak boleh dimanfaatkan sebagai pencampur makanan,’’ jelasnya. Bila tak hati-hati, bahan tambahan tersebut memicu kanker. Ada pula yang menggunakan sakarin. Gula buatan itu menghasilkan rasa sangat manis. Se-

bagian besar menimbulkan rasa pahit atau getir di lidah konsumen. ‘’Belum lagi tambahan bahan lain berupa asam organik yang memberikan rasa segar buah-buahan. Misalnya, asam sitrat,’’ tuturnya. Bila berlebihan, lanjut dia, bahan tersebut membahayakan lambung. (ai/c7/nda)

20

Kendari Pos |Rabu, 28 Juli 2010

Tim SAHID Belum Alihkan Dukungan Tunggu Rekomendasi DPP Demokrat Kendari, KP Perjuangan Ketua Demokrat Bombana, Sahrun Gaus untuk menjadi calon Bupati Bombana menemui kegagalan. KPU setempat mencoret bersama pasangannya bakal calon Wakil Bupati, Zainal Abidin karena dianggap tak memenuhi persyaratan dukungan 15 persen suara. Gagalnya pasangan yang berakronim SAHID itu dimanfaatkan sejumlah oknum yang langsung mengkalim bila pasangan tersebut sudah memberi dukungan pada pasangan calon lainnya yang diloloskan KPU. Itulah yang dibantah Tim

Sahrun Gaus SAHID saat bertandang ke Kendari Pos kemarin. Juru Bicara Tim SAHID, Adrizal Usman yang juga menjabat Wakil Ketua Demokrat Bombana menjelaskan bila

hingga sekarang, tim SAHID masih solid dan belum mengalihkan dukungan. Soal klaim bila ada diantara enam calon Bupati yang sudah mendapat restu dianggapnya ulah orang tak bertanggung jawab. ‘’Konsentrasi kami saat ini adalah tengah mengkaji bila memungkinkan menggugat KPU Bombana atau tidak, karena tindakan mencoret pasangan SAHID. Jadi tidak benar bila kami sudah mengalihkan dukungan ke calon lainnya,’’ terangnya didampingi Kaimuddin selaku Ketua Tim pemenangan SAHID. Soal pengalihan dukungan massa dan pengurus partai yang mendukung SAHID ke calon lainnya, kata Adrizal saat ini juga belum ada. Apalagi partai Demokrat sebagai

partai pengusung utama SAHID, belum memberi rekomendasi ke calon lainnya. ‘’Sekali lagi SAHID belum mengalihkan dukungan, utamanya kader partai demokrat kami masih menunggu rekomendasi DPP Demokrat,’’ tukasnya. Sekadar diketahui saat mendaftar di KPU Bombana, SAHID menyertakan dukungan 12 dukungan parpol dengan persentase suara sekitar 15,2 persen. Diantaranya Partai Demokrat, PKS, Pelopor, PMB dan PPNUI. Namun oleh KPU setempat menganggap dukungan Pelopor dan PMB bermasalah, hingga persentase dukungan hanya 11,5 persen suara. Itulah yang membuat KPU Bombana mencoret pasangan SAHID.(awl/ong)

Debat Kandidat Bupati Dilaksanakan di Polres Kasipute, KP Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bombana menetapkan pelaksanaan debat calon bupati dan wakil bupati pada hari Kamis (29/7) nanti. Keputusan tersebut diambil dalam rapat yang digelar di kantor KPU bersama tim sukses dari setiap pasangan calon, Kapolres AKBP Yan Sultra, Perwira Penghubung Bombana, Mayor Infantri Buhari. “Sesuai hasil kesepakatan, Debat kandidat bukan dilaksanakan diakhir masa kampanye tetapi tujuh hari setelah kampanye awal dan enam hari sebelum jadwal kampanye berakhir,” kata Hamid Munsir, ketua Pokja Kampanye, KPU Bombana. Rapat yang tidak dihadiri satu orang pun Panitia

Pengawas Pemilu (Penwaslu) Bombana, juga disepakati bahwa debat kandidat pasangan calon dilaksanakan di Mapolres Bombana, dan dimulai sekitar pukul 14.00 wita. Meski pelaksanaanya dibuka untuk umum, namun peserta yang akan diikutikan dalam debat tersebut dibatasi sebanyak 30 orang. Artinya, setiap pasangan calon Bupati hanya bisa membawa masuk 30 orang simpatisannya di dalam ruang debat. Sedangkan untuk panelis, KPU juga telah menyiapkan tiga nara sumber dengan bidang keilmuan yang berbeda-beda. Mereka adalah, Prof DR Yusuf Abadi (pakar ekonomi) Prof. Nasaruddin (Pemerintahan) serta Paterai Andi Tjulang (profesional).

Terkait, pelaksanaan debat kandidat itu, Kapolres Bombana AKBP Yan Sultra Indrajaya telah menyiapkan personilnya untuk melakukan pengamanan. Jumlahnya, kata rekan sekolah Gubernur Sultra Nur Alam ini, sebanyak 200 orang dengan sistem pengamanan terbuka dan tertutup. Perwira menengah kelahiran Ambaipua, Konawe Selatan ini mengatakan, sesuai kesepakatan rapat bersama di KPU beberapa waktu lalu, jumlah masa yang diperbolehkan masuk ruang debat hanya 30 orang dengan tanda pengenal yang dimiliki. “Jadi kalau ada yang tidak diperbolehkan masuk, kami mohon maaf dan d i m a k l u m i , ” ungkapnya.(nur/ong)


Kendari Pos Edisi 28 Juli 2010