Issuu on Google+

Kamis, 27 Oktober 2011

Tahun XVI Edisi 38-Harga Eceran Rp. 3.500,-

http://www.kendarinews.com

Solar Subsidi Mengalir ke Tambang Gubernur : Awasi Penggunaan BBM di Perusahaan Tambang

gendali Inflasi Daerah (TPID) di gedung Bank Indonesia (BI) Kendari, kemarin. Pertemuan yang dipimpin Gubernur Sultra, Nur Alam itu memberi satu kesimpulan yang searah dengan keinginan masyarakat. “Awasi penggunaan BBM (solar) di perusahaan-perusahaan tambang,” kata Gubernur. Memang, Gubernur Nur Alam tampak gusar dengan permasalan BBM, khususnya solar subsidi yang disinyalir disalah gunakan oleh oknum tertentu. Menurut Gubernur, di Sultra ini sebenarnya tidak susah mendapatkan BBM

Kendari, KP Solar subsidi habis. Antrian solar subsidi mengular. Itu di satu sisi. Di sisi lain, solar non subsidi tidak laku. Lalu, darimana perusahaan-perusahaan tambang mendapatkan bahan bakar solar? Inilah yang ramai dibicarakan di belakang pertemuan para pejabat berwenang bersama Tim Pen-

termasuk solar, apalagi di Baubau sudah dibangun Pertamina yang cukup besar. Masalah suplai BBM sudah tidak ada hambatan. Karena itu, antrian solar yang terjadi selama ini harus segera diselesaikan. “Selidiki, buat tim khsusus untuk melacak semua ini. Jangan sampai ada pengusaha atau kelompok tertentu yang menyedot BBM bersubsidi. Seharusnya mereka menggunakan BBM industri (solar non subsidi), bukan subsidi,” terang Gubernur di hadapan peserta rapat. Gubernur menghimbau agar pengawas

PSU Buton di Awang-awang Kendari, KP Tetapan pemungutan suara ulang (PSU) Buton tanggal 15 Desember 2011, ibarat menggantang asap. Pihak-pihak yang terkait dengan PSU itu, seperti kesiapan dana dan pengamanan berpendapat lain. Perbedaan pandangan itu sangat tampak dalam rapat koordinasi (Rakor) antra KPU Butuon, Bupati Buton, KPU Sultra, Muspida dan Gubernur yang berlangsung di Kendari, kemarin. Dalam rapat kemarin, Bupati Buton, Nasruan SH mengungkapkan bahwa, terkait anggaran PSU, KPU Buton sudah menandatangani akta hibah sisa anggaran di Pilkada pertama yang masih tersisa untuk dialihkan di PSU. Namun, persoalan tersebut belum clear. DPRD Buton belum menyepakati anggaran tersebut, sebab peruntukkannya berbeda den-

Baca PSU di Hal. 7

SELEBRITI

Main BB di Persidangan SIDANG pidana kasus perkelahian Dewi Perssik (Depe) dengan Julia Perez (Jupe) kembali digelar, kemarin di Pengadilan Agama Jakarta Timur. Pada sidang kali ini, Depe jadi terdakwa dan Jupe bertindak saksi. Namun, saat Jupe sedang memberikan kesaksian tiba-tiba Hakim Ketua, Djaniko MH. Girsang menegur Depe. Ia ditegur karena dirinya sibuk bermain Blackberry. Jaksa Penuntut Umum yang melihat Depe tidak serius dalam mengikuti sidang, memberitahu

Hakim. Lalu, teguran pun langsung dilayangkan pada janda Saipul Jamil itu. "Saya peringatkan saudara terdakwa jangan main hape. Saya harap jangan berkomunikasi dengan siapapun," ujar Djaniko dalam persidangan. (tia)

Lippo Group Ekspansi ke Sultra

BBM melakukan sweeping terhadap mobilmobil yang antri di SPBU yang mencari solar bersubsidi. Para mobil yang antri harus dicek kebenarannya apakah benar mereka pihak yang seharusnya menggunakan solar bersubsidi. “Tidak diperkenakan kendaraan yang keluar masuk tambang antri di SPBU. Yang bisa antri hanyalah kendaraan umum dan yang semestinya memperoleh subsidi,” tegasnya. Para pengusaha tambang harus ditinjau

Baca SOLAR di Hal. 7

Dana PSU Buton Tak Jelas Kendari, KP Meski Komisi Pemilihan Umum (KPU) Buton telah menetapkan tahapan pemungutan suara ulang (PSU) Buton 15 Desember nanti terancam molor tanpa batas waktu yang ditentukan. Pasalnya, hingga kini anggaran yang akan digunakan belum bisa dicairkan sebab, belum ada ketetapan peraturan daerah dari Pemda Buton. “Sampai saat ini belum ada dana, karena memang tidak ada dalam dokumen anggaran. Secara hukum se-

Mall Terbesar akan Segera di Bangun di Kawasan Wua Wua dengan nama “Mall Kendari” Kendari, KP Ketika pebisnis lain ramai-ramai menanamkan sahamnya di bidang bisnis

tambang, tidak demikian dengan PT Mitra Anda Sukses Bersama (MASB). Perusahaan yang masuk dalam Lippo Group ini, memilih untuk bergerak di bidang properti. Dan, satu proyek besar yang akan dibangun di Kendari adalah pembangunan mall. Diperkirakan, mall ini akan tercatat sebagai mall terbesar di Sultra. “Diperkirakan akan menelan anggaran kurang lebih Rp 150 miliar,” kata Danang, salah satu Direktur di PT MASB.

Baca DANA di Hal. 7

Untuk mewujudkan itu, hari ini, pemilik Lippo Group, James Riady akan melakukan peletakan batu pertama pembangunan Mall Kendari. James akan didampingi salah satu komisaris di Lippo Group, Agum Gumelar. Disebutkan, Lippo Group bertekad mengambil kontribusi dalam pembangunan Kawasan Timur Indonesia, dan salah satu wilayah ekspansi bisnis

Baca LIPPO di Hal. 7

Cara Manchester United Menciptakan Demam MU di Luar Arena Pertandingan

Tragedi Munich Bikin Merinding, Ruang Ganti Jadi Favorit ford” berkapasitas lebih dari 75 ribu penonton tersebut. Hal-hal di luar lapangan yang berbau tim juara Liga Inggris 19 kali tersebut juga mampu dikemas dengan baik sehingga laris dijual. Di kompleks Stadion Old Trafford, penggemar MU punya banyak pilihan. Yakni, bisa mengunjungi museum, tempat koleksi segala kebesaran dan liku-liku perjalanan tim dipajang. Atau, Red Cafe, tempat ratusan fans berat tiap hari berdatangan untuk sekadar nongkrong atau mencari informasi terbaru tentang tim kesayangan mereka. Ada pula Megastore, tempat penjualan atribut dan pernak-pernik MU yang saat menjelang pertandingan sesaknya bisa mengalahkan pasar malam di Indonesia. Juga,

Menjelang laga, Megastore Manchester United bisa lebih sesak daripada pasar malam di Indonesia. Bahkan, tragedi Munich yang nyaris menghancurkan klub pun bisa mereka kemas dengan baik hingga menarik minat orang untuk datang. Berikut laporan wartawan Jawa Pos (Kendari Pos Grup) Nurwahid dari Manchester.

Dewi Perssik

benarnya belum bisa makanya ini yang akan kita sinkronkan terlebih dahulu,” ujar Bupati Buton, Nasruan SH kemarin. Dijelaskannya, dalam proses Pilkada harus berjalan sesuai koridor. Makanya, proses pelaksanaan PSU Buton saat ini sedang fokus untuk menyelesaikan permasalahan legalitas kelembagaan. Setelah itu, baru akan mengkoordinasikan mengenai kedudukan keuangan, baik yang menyangkut, pertanggungjawaban anggaran maupun tata cara pencaiaran, sehingga bisa disinkronkan sesuai dengan aturan yang berlaku. “Jadi, harus kita selesaikan dulu hal-hal yang selama ini tidak sesuai,” katanya. Ia juga menjelaskan, dalam rapat yang dip-

YA, dari Old Trafford, Manchester United (MU) mampu membikin para penggemar bola tergilagila kepada mereka. Tidak hanya untuk menyaksikan pertandingan di Theater of Dreams “julukan Old Traf-

NURWAHID/JAWA POS

Kostum pemain Manchester United di ruang ganti Stadion Old Trafford.

Baca TRAGEDI di Hal. 7


2

Kendari Pos |Kamis, 27 Oktober 2011

Mahasiswa Papua Tuntut Merdeka Jakarta, KP Sejumlah mahasiswa Papua yang sedang menuntut ilmu di Jakarta menyatakan kekesalannya terhadap Pemerintah Indonesia. Terutama terkait pembubaran paksa Kongres Rakyat Papua (KRP) III disusul tindakan represif sehingga menewaskan beberapa warga sipil. Mereka yang menamakan diri Solidaritas Aksi Kemanusiaan Untuk Papua itu mengecam tindakan aparat yang di-

anggap telah melanggar HakAsasi Manusia (HAM). “Sudah capek kami berdialog dengan pemerintah. Karena mereka lebih menggunakan pendekatan militer ketimbang cara-cara persuasif. Tapi yang perlu diingat, selama kami terus ditekan seperti itu, tidak akan ada kata menyerah bagi kami untuk melawan,” ujar Koordinator Mahasiswa Papua di Jakarta, Franz Tomoki didampingi puluhan rekannya yang

menggelar aksi demonstrasi di depan Istan Negara kemarin. Selain mengecam, mereka juga menyatakan dukungannya untuk hasil-hasil kongres. Terutama menyangkut deklarasi kemerdekaan Papua Barat (West Papua). “Sesuai UUD 1945 juga menjamin kebebasan untuk menentukan nasib sendiri. Makanya, Papua yang bagi kami masih berada di bawah Kolonialisme dan Imperialisme mendeklar-

asikan diri untuk menjadi negara yang merdeka dan berdaulat,” tegasnya. Selama ini, tutur dia, nasib Papua lebih ditentukan pihak lain tanpa melibatkan masyarakat setempat. “Makanya dengan sangat kami minta kepada Pemerintah Indonesia dan PBB serta sejumlah negara berdaulat di dunia untuk segera mengakui kemerdekaan Papua Barat,” tukasnya.(yes)

Ada Asing di Papua Polri .......................... mendapat imbalan dari Freeport. Adanya balas jasa oleh perusahaan itu bisa mengakibatkan nasionalisme ganda bagi aparat. Di satu pihak, aparat melaksanakan perintah negara, namun di sisi lain aparat mendapat imbalan dari Freeport. "Imbalan dari Freeport ini bisa mengakibatkan aparat tidak berpihak kepada rakyat Papua, tapi berpihak pada Freeport karena mereka dibayar," ujarnya saat dihubungi kemarin. Padahal sebenarnya, PT Freeport sudah membayar sejumlah pajak yang seharusnya masuk ke pendapatan negara, pembangunan rakyat Papua dan biaya keamanan. "Kapolri harus menjelaskan apakah uang itu resmi atau tidak. Ini budaya yang tidak baik bagi profesionalisme polisi," katanya. Hal senada juga disampaikan Direktur Indonesia Police Watch Neta Sanusi Pane. "Kalau polisi menerima dana dari perusahaan untuk mengamankan wilayahnya, mereka seakan bekerja untuk perusahaan itu. Ini sangat menganggu profesi mulia polisi," katanya. Penulis buku Jangan Bosan Kritik Polisi itu menduga, ang-

garan yang besar dari PT Freeport justru membuat aparat terkesan santai dalam mengamankan wilayah objek vital itu. "Ini bisa dimanfaatkan kelompok-kelompok penyerang yang menunggu lengah," katanya. Buktinya dalam dua pekan berturut-turut penembakan dan serangan di kawasan Freeport terjadi. "Lantas dimana anggaran untuk Papua yang sedemikian besar ? Seharusnya juga bisa untuk kesejahteraan polisi yang bertugas disana," katanya. Ada Asing di Papua Wakil Ketua DPR RI yakin ada campur tangan pihak luar terkait konflik yang berkepanjangan di Provinsi Papua. Menurut Pramono, konflik yang kerap terjadi di Papua tidak berdiri sendiri. "Bahkan Amerika sendiri mempunyai kepentingan. Dengan gampang orang melihat peristiwa ini juga mendorong baik dari dalam maupun dari luar. Apa yang terjadi di Papua, tentunya tidak berdiri sendiri. Saya menengarai ada pihak di luar NKRI, coba ambil kentungan yang terjadi di Papua," kata Pram di Gedung DPR, Jakarta, kemarin. Dia menegaskan, apapun yang terjadi Papua tetap bagian NKRI. "Apapun, papua final NKRI," kata politisi senior PDI

Perjuangan, itu. Pramono menegaskan, konflik itu harus diselesaikan dengan cepat oleh pemerintah. Dia mengingatkan, konflik itu jangan diselesaikan dengan kekerasan. Namun, lanjut dia, akan lebih baik jika diselesaikan dengan pendekatan humanistik. "Dan pendekatan yang harus dilakukan pemeritah pusat ke pemerintah daerah, terutama kepada sahabat kita di Papua lebih kepada pendekatan kemanusiaan, tidak sekedar melakukan tindakan yang lebih keras," kata Pram mengingatkan. Seperti diketahui, dalam dua pekan terakhir tercatat delapan orang tewas akibat kekerasan di Papua. Satu orang tewas dalam bentok saat aksi demonstrasi menuntut kenaikan upah karyawan PT Freeport Indonesia, di Papua. Sedangkan, tiga lain tewas terkait dengan acara Kongres Rakyat Papua, dan tiga lainnya tewas di wilayah Kilometer 38 dan 39 Timika. Korban tewas terakhir adalah Kapolsek Mulia, Kabupaten Puncak Jaya, Ajun Komisaris Dominggus Oktavianus Awes yang ditembak di Bandar Udara Mulia. Konflik berkepanjangan itu, kata Pram, harus segera diselesaikan pemerintah. Penyelesa-

ian konflik di Papua harus dilakukan dengan pendekatan humanistik masyarakat setempat. Apalagi, lanjut dia, persoalan ini sudah cukup lama. Makanya, Pram mengingatkan sudah saatnya dapat diselesaikan pemerintah pusat yang lebih humanis dengan mengedepankan dialog. Dia juga meminta pemerintah lebih proaktif dalam mengambil tindakan, dengan memerbanyak koordinasi dengan DPR RI. Polri Tambah Pasukan Mabes Polri akhirnya menambah jumlah tenaga keamanan di Kabupaten Puncak Jaya, Papua. Penambahan pasukan ini menyusul situasi yang terus memanas di daerah tersebut. Ratusan personel dari Mako Brimob Kelapa Dua Depok diberangkatkan ke Papua. Jumlah ini melengkapi penambahan pasukan yang sebelumnya telah diambil dari beberapa satuan terdekat dari Papua seperti Sulsel dan Kaltim. "Jadi memang masih rawan daerah Freeport itu. Karena tiap mobil yang lewat ditembak. Untuk itu kita tadi malam berangkatkan 170 Brimob Kelapa Dua dan alhamdulillah hari ini sampai di Puncak Jaya," kata Kadiv Humas Polri Irjen (pol) Anton Bachrul Alam di Mabes Polri Jakarta, kemarin. (zul/rdl)

Dahlan Iskan Pangkas 18 Birokrasi BUMN Jakarta, KP Dahlan Iskan bergerak cepat. Proses birokrasi di Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang sering menghambat gerak korporasi, menjadi sasaran pertama yang dibenahi. Tak kurang dari 18 proses birokrasi pun dipangkas. Menteri BUMN Dahlan Iskan mengatakan, dirinya bersama jajaran pimpinan Kementerian BUMN sudah sepakat, untuk mendelegasikan 18 kewenangan yang sebelumnya ada di Kementerian BUMN ke manajemen BUMN. “Ini pengurangan birokrasi administrasi yang konkret,” ujarnya di Kantor Kementerian BUMN, kemarin. Menurut Dahlan, pendelegasian 18 kewenangan tersebut dimaksudkan untuk mengurangi proses administrasi birokrasi antara Kementerian BUMN dan perusahaan pelat merah. “Dengan begitu, aksi korporasi akan lebih lancar,” katanya.

Apa saja 18 administrasi yang dipangkas tersebut” Dahlan mengatakan tidak hafal satu per satu dan meminta wartawan untuk menanyakan detilnya pada Wakil Menteri BUMN Mahmuddin Yasin. Dikonfirmasi Jawa Pos (Kendari Pos Group), Yasin mengatakan, beberapa proses birokrasi yang akan didelegasikan ke direksi dan komisaris BUMN adalah semua aksi korporasi dalam Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan (RKAP) yang sudah disetujui saat Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS). “Antara lain penerbitan debt instrument (instrumen utang/obligasi, Red), pendayagunaan aset, dan lainlain,” ujarnya. Setiap awal tahun, BUMN mengajukan RKAP kepada Kementerian BUMN selaku pemegang saham. RKAP tersebut kemudian dibahas, difinalisasi, dan disetujui saat RUPS. Namun, pada kenyataannya,

selama ini seringkali BUMN harus kembali menghadap Kementerian BUMN ketika akan melakukan aksi korporasi yang sebenarnya sudah disetujui ketika RUPS. Langkah memangkas birokrasi ini menjadi jalan untuk mengurangi lalu lintas surat dan laporan antara Kementerian BUMN dan manajemen BUMN hingga 50 persen. “Itu target dalam tiga bulan ke depan,” kata Dahlan usai dilantik. Pemangkasan birokrasi ini juga menjadi harapan para direksi BUMN. Diantaranya, Direktur Utama PT Krakatau Steel Tbk (KRAS) Fazwar Bujang yang sempat mengatakan bahwa pengelolaan bisnis harus didukung dengan kultur enterpreneur yang membutuhkan gerak cepat dalam pengambilan keputusan dan aksi korporasi. “Memang, BUMN akan matching bila dikelola secara bisnis,” ujarnya.(owi)

Seluruh Honorer K1-K2 Batal Jadi PNS Honorer ..................... Lantas, kapan kiranya dilakukan pengangkatan honor-

er jadi CPNS” Eko menjelaskan, kebijakan mengenai hal itu tidak bisa diputuskan sendiri oleh pemerintah. “Ini keputusan politik yang harus dibicarakan pemerintah bersama DPR. Kita tunggu, apakah melanjutkan atau seperti apa,” kata Eko. Seperti diberitakan, EE Mangindaan saat masih menjabat sebagai menpan-RB pada September 2011 lalu menjelaskan, dalam masa moratorium penerimaan CPNS, daerah harus melakukan penataan organisasi, termasuk menghitung kebutuhan pegawainya secara detil. Tugas ini harus sudah kelar akhir 2011. Selanjutnya, Januari hingga Desember 2012, bagi daerah yang sudah selesai membuat data penataan PNS, sudah bisa melakukan

penerimaan CPNS, dengan formasi terbatas. Dengan demikian, bagi daerah yang cepat menyelesaikan tugas itu, bisa melakukan penerimaan CPNS lebih cepat. Sebaliknya, yang lambat juga akan ketinggalan melakukan penerimaan ‘abdi negara’ itu. Formasinya pun dibatasi, tenaga guru, tenaga kesehatan, sipir, dan tenaga navigator penerbangan. Lulusan perguruan tinggi kedinasan, seperti Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN), Sekolah Tinggi Ilmu Statistik (STIS), Sekolah Tinggi Akuntansi Negara (STAN), dan beberapa yang lain, juga tetap diangkat menjadi CPNS. Ternyata, begitu Mangindaan ‘dimutasi’ menjadi Menteri Perhubungan, kebijakan itu berubah total. Sementara, kemarin Menpan-RB Azwar Abubakar mengadakan pertemuan dengan Badan Kepegawaian Negara (BKN). Hanya saja, usai pertemuan, menteri baru itu tak banyak komentar. “Saya hanya mau tahu apa tugas dan wewenang BKN,” ujarnya singkat.(sam)


3

Kamis, 27 Oktober 2011

Penyebab Inflasi Harus Ditelusuri Instansi Terkait Dianggap Gagal Bekerja

ist/kp

Suasana peluncuran Televisi LCD 70 inchi Aquos Quattron. Televisi berteknologi LED backlight dengan ukuran jumbo yang diproduksi oleh Sharp secara massal untuk tujuan komersil.

Aquos Quattron 70 Inchi

Layar Besar dan WiFi Kendari, KP PT Sharp Electronics Indonesia (SEID) baru saja meluncurkan televisi LCD berteknologi LED dengan ukuran jumbo, 70 Inchi Aquos Quattron. Televisi yang diproduksi secara massal untuk tujuan komersil tersebut, berhasil menampilkan 62 persen area pandangan yang lebih luas dibandingkan dengan model sebelumnya. Dengan panel yang diproduksi di Green Front Sakai ini, Sharp Aquos Quattron 70 Inchi menawarkan pengalaman menonton yang luar biasa, santai layaknya berada di dalam bioskop, dan merasakan ketajaman gambar yang sangat nyata. “Dengan meningkatnya permintaan pasar terhadap produk-produk high-class, Sharp menjawab dengan menghadirkan seri ini ke pasaran komersil. Aquos Quattron 70 Inchi menghadirkan layar yang sangat besar dan segala kelebihan dari fitur-fitur yang dibenamkan pada seri tersebut, menjadikan Sharp terdepan dalam mengembangkan teknologi LCD,” papar Herdiana Anita Pisceria, General Manager Product Marketing PT Sharp Electronics Indonesia melalui release yang diterima Kendari Pos, kemarin. Aquos Quattron 70 Inchi memberikan koneksi WiFi build-in dan fitur jaringan aplikasi seperti, Youtube, Skype, Twitter, Picasa, bahkan konsumen dapat terhubung langsung ke laman Sharp melalui Aquaous.Net . Sharp juga menggunakan inovasi teknologi UV2A (Ultra Violet induced multi-domain Vertical Alignment) pada panel televisi, teknologi photo alignment yang menghasilkan mega contrast, high optical efficiency, dan high speed response. Hasilnya adalah layar mampu menghasilkan kualitas warna yang jauh lebih “hidup” dibandingkan teknologi yang ada saat ini dan bahkan bisa menghasilkan triliunan warna (biasanya hanya dalam hitungan juta warna). Aquos Quattron 70 Inchi juga menawarkan keunggulan. Diantaranya AquoMotion Pro, meningkatkan kejelasan gambar dan kehalusan pergerakan dalam tayangan film dan olahraga. SRS® Trusurround HD dan Bass Enhancer dari teknologi Yamaha audio engine yaitu fitur yang mampu menghasilkan kualitas audio yang mengesankan, lengkap dengan bass dan detail frekuensi tinggi dan clear analog. Kemudian Sistem OPC (Optical Picture Control) akan secara otomatis menyesuaikan tingkat kecerahan TV berdasarkan tingkatan cahaya di ruangan, sehingga konsumen akan dapat melihat gambar secara nyaman dan jelas baik dalam ruangan terang maupun gelap. USB Port dan DLNA playback yang dapat memainkan hampir semua format media digital, baik dalam bentuk audio, video, maupun image. Eco Picture Control, menganalisa sinyal dari gambar untuk secara optimal mengontrol kecerahan backlight dan kualitas gambar yang menghasilkan gambar berkualitas tinggi dengan konsumsi daya rendah. Sharp meluncurkan seri 70-Inchi Aquos Quattron ke pasaran Indonesia yaitu LC-70LE735X dengan kisaran harga 50 juta-an rupiah. ”70-Inchi Aquos Quattron terbaru genap melengkapi 40 lineup dari seri Aquos yang ditawarkan oleh Sharp ke pasaran Indonesia saat ini. Masyarakat dapat melihat teknologi termutakhir dari Sharp dan kami optimis dapat menjual 100 unit per bulan dan menambah konsumen setia Sharp di Indonesia. Ini dibuktikan dengan diraihnya penghargaan ICSA 2011 untuk kategori LCD TV beberapa waktu lalu” tutur Herdiana. (lis/awl)

Download Aplikasi Android Ungguli iPhone PERANG terbuka Google dan Apple dalam hal sistem operasi tak pernah ada habisnya. Hasilnya, keduanya sering kali saling salip. Kejutan terbaru, sistem operasi Android sukses menjadi platform software terpopuler dalam hal pengunduhan aplikasi. Ia terbukti menundukkan iOS, OS besutan Apple Inc. Menurut ABI Research seperti dilansir Bloomberg, Selasa 25 Oktober, platform keluaran Google ini mencaplok kue sebesar 44 persen dari semua download aplikasi dalam kuartal kedua ini. Apple sendiri berada di bawah Android dengan meraih market share sebesar 31 persen. “Kunci kesuksesan Android terletak pada strategi open source-nya,” ujar Lim Shiyang, salah seorang peneliti. Dengan ‘’keterbukaan’’ ini, Google memungkinkan setiap pembuat ponsel memakainya secara gratis dan berfokus pada pendesainan hardware alih-alih software. Peningkatan pengapalan piranti Android juga turut berperan. Di kuartal kedua tahun 2011, pengapalan iPhone menunjukkan penurunan dari 15 persen menjadi 9 persen. Di lain pihak, pengapalan Android mencapai 36 persen di kuartal kedua, meningkat dari kuartal pertama yakni 20 persen. Dukungan para vendor turut mempopulerkan Android. Samsung Electronics Co misalnya, kini menjadi salah satu pembuat smartphone terunggul dengan Android. Tak hanya itu, Android juga mampu membantu pemulihan Motorola Mobility Holdings Inc. (jpnn/awl)

Kendari, KP Data Badan Pusat Statistik (BPS) Sultra menyebutkan, laju inflasi yang terjadi saat ini mencapai 8,31 persen atau lebih tinggi dibanding laju inflasi nasional. Itulah yang membuat team pengendali inflasi daerah (TPID) Sultra melakukan rapat yang dipimpin langsung oleh Gubernur Sultra Nur Alam. Dalam rapat tersebut gubernur meminta agar pihak terkait menyelidiki penyebab tingginya kenaikan harga tersebut. Orang nomor satu di Sultra menjelaskan bila melonjaknya inflasi hinga merupakan tertinggi di Indonesia, berbanding terbalik jika dibandingkan tahun 2010 lalu dimana laju inflasi Sultra berada di urutan paling buntut. Bila penyebab inflasi adalah bahan makanan, termasuk sayuran, itu artinya instansi terkait tidak berhasil atau gagal bekerja. ‘’Pak Salam (Kadis Kelautan), Pak Chaidir (Kadis Perkebunan), Pak Mansur (Kadis Pertanian) perhatikan itu. Di Konda adalah pusatnya sayur. Kenapa tiba sampai di Kendari mahal. Berarti proses distribusinya bermasalah,’’ ujar gubernur tak dapat menyembunyikan kekecewaannya pada bawahannya saat membuka rapat setelah mendengar pemaparan dari ketua TPID Sultra, Saemu Alwi. Menurut Nur Alam imbas dari inflasi bisa berakibat negatif ataupun sebaliknya. Hal yang tidak baik dari inflasi sudah pasti mengurangi kesejahteraan masyarakat karena tingginya harga. Bila inflasi terjadi pada bahan makanan ataupun sayuran, tentunya instansi terkait harus peka. “Selama ini permasalahannya selalu karena proses distribusi. Sejumlah bahan makanan ataupun kebutuhan yang didatangkan dari daerah lain menjadi pemicu inflasi. Kenapa kita tidak mendekatkan produsen untuk berproduksi di Sultra, itu kan lebih gampang,” paparnya pajang lebar di Aula Teporombua BI Kendari.

sulis/kp

Tingginya inflasi yang terjadi di daerah ini hingga melebihi inflasi nasional membuat semua pihak terkait harus menyelidiki penyebabnya. Gubernur Nur Alam juga terkejut mendapat laporan bila sayuran dari Konda yang masuk ke Kendari merupakan salah satu penyebab inflasi. Beberapa harga sayur memang mengalami kenaikan yang cukup fantastis Sebenarnya menurut Nur Alam di Sultra banyak sumber daya alam yang bisa dimanfaatkan. Pertama lahan sangat luas, daerah sentra sayuran di Konda juga dekat. Demikian peternakan, yang selama ini juga memicu inflasi, padahal Sultra merupakan swasembada daging sapi tertinggi di wilayah timur. “Seperti unggas, seharusnya ada daerah tertentu yang menjadi sentra peternakan. Misalkan di Konawe ataupun Raha. Instansi terkait harus peka melihat semua itu,” pintanya. Walaupun inflasi selalu terkesan negatif, tapi sebenarnya hal itu membuka peluang bagi produsen untuk bisa melakukan

proses di daerah ini. Permasalahannya tingkat konsumsi di Sultra sangat tinggi, sementara produksi yang ada minim. Sudah jelas, bila di daerah ini butuh prosesing. “Inilah yang seharusnya ditangkap. Instansi terkait sekali lagi lebih peka untuk melihat peluang ini. Dekatkan produsen untuk bisa melakukan prosesing di daerah ini, sehingga bila antara produsen dan pasar dekat harga bisa dikendalikan, karena sudah memotong matai rantai distribusi,” ujar Gubernur. Sementara itu Pemimpin Bank Indonesia (PBI) Kendari Lawang M. Siagian, saat memberikan materi dalam rapat tersebut memaparkan, dari penelitian

yang dilakukan BI, banyak hal penyebab inflasi di daerah ini. Muara dari inflasi ini tentunya mengurangi kesejahteraan masyarakat, khususnya mereka masyarakat berpenghasilan rendah. Tingginya harga di pasaran, tentunya memperbesar cost belanja masyarakat berpenghasilan rendah. Termasuk nilai tukar terhadap petani juga minim, karena biaya produksi mereka yang lebih tinggi, ketimbang pendapatan yang diterima. “Jadi sudah seharusnya team pengendali inflasi berupaya untuk menekan tingkat inflasi,” ujarnya dihadapan peserta rapat dari instansi terkait termasuk para pimpinan bank di Kendari. (lis/awl)

Telkom Perkuat Jaringan Fiber Optik

Anggaran PNPM Pedesaan Tersendat

Surabaya, KP PT Telekomunikasi Indonesia (Telkom) Tbk memperkuat jaringan broadband dalam waktu lima tahun ke depan. Infrastruktur berbasis fiber optik, Multi Services Access Network (MSAN) dan Gigabit Passive Optical Networking (GPON) pun digelar. Transformasi jaringan itu disebut dengan Next Generation Network (NGN). Deputi Executive General Manist/kp ager Access Network II PT Telkom Teknisi Telkom saat memasang jaringan Tbk, Mohammad Warif Maulidy fiber optik mengatakan, saat ini, semua bisnis jaringan mengarah ke layanan broadband. Dengan adanya layanan NGN, pihaknya bisa membuka segala macam aplikasi dan konten. Untuk GPON saja, kecepatan jaringannya mencapai 100 mbps (megabit per second). Salah satu layanan yang kini sedang dikembangkan Telkom adalah tayangan televisi berbasis internet protocol (IP) yang membutuhkan jaringan data ekstra. Di Jatim, IP TV direncanakan uji coba pada awal Desember 2011. “Ibarat jalan, ini jalan yang cukup lebar,” ungkapnya. Penguatan jaringan ini, kata dia, berupa implementasi Nusantara Super Highway di tanah air. Jaringan ini diklaim memiliki unlimited bandwidth. Maulidy mengungkapkan, transformasi jaringan dimulai di Sentra Telepon Otomat (STO) Gandaria, STO Semanggi II, dan STO Injoko. “Lokasi lainnya akan menyusul sesuai prioritas berdasar demand triple services dan modernisasi jaringan,” tuturnya. Saat ini, market share Telkom di layanan broadband lebih dari 65 persen, sedangkan seluler 45 persen, IME (Information, Media, Edutainment) 30 persen, dan fixed line 95 persen. IME merupakan new wave business Telkom yang kontribusi revenue-nya mencapai 22 persen. Posisi ini meningkat drastis dibanding 2008 yang hanya mencapai 7 persen. Ditargetkan, kontribusi IME bakal terus meningkat menjadi 33 persen pada 2015 mendatang. Sementara itu, Per September 2011, Telkom mencatat angka pertumbuhan pelanggan. Untuk pelanggan wireline tumbuh 2 persen, seluler 12 persen, dan Flexi tumbuh 8 persen. Jumlah pelanggan broandband juga mengalami peningkatan. Untuk produk Speedy tumbuh 43 persen, dan Telkomsel Flash 39 persen. (jpnn/awl)

Dari Rp 285 M Baru Cair 13 Persen Kendari, KP Tahun ini, anggaran Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNPM) Mandiri pedesaan mengalokasikan dana Rp 285 Miliar untuk Sulawesi Tenggara. Hanya saja dari jumlah tersebut baru 13 persen terserap di daerah. Hal itu karena pencairan dana dari pusat yang terlambat, yakni baru masuk pada bulan Oktober. Kordinator PNPM Mandiri Perdesaan Sultra, Nurhamzah mengatakan, bila dana anggaran tersebut merupakan shearing antara APBD 20 persen dan sisanya APBN. “Tapi kami targetkan, meskipun waktunya tinggal dua bulan, program yang sudah kami rencanakan bisa terealisasi sekitar 73 persen. Sisanya akan diselesaikan pada awal 2012 dan harus rampung hingga Maret,” terangnya usai pembukaan Rakor fasilitator PNPM Mandiri yang dibuka oleh Sekretaris Badan Pemberdayaan Masyarakat Daerah (BPMD) Sultra Yosmartono Selasa malam di Kendari. Dari Rp 285 Miliar kata Nurhamzah akan dilakukan pembangunan pada 177 kecamatan yang berada pada 10 kabupaten di Sultra. Karena waktunya yang sudah mepet, sehingga diharapkan fasilitator tehnik di pedesaan untuk membuat program yang cepat rampung, dan merupakan kebutuhan masyarakat. Misalkan saja jenis bangunan seperti posyandu, sarana pertanian, dana simpan pinjam dan proyek

lainnya yang pembangunannya cepat dan fungsinya berguna bagi kebutuhan publik. Dari semua proyek tersebut dikatakan penyerapan terbesar sesuai tupoksinya terdapat di Buton Utara , yakni 28 persen dari jumlah anggaran. Pasalnya mereka menyetorkan perencanaan dari awal. Hal tersebut juga merupakan usulan dari masyarakat setempat. “Semua kegiatan ini yang menyelenggarakan masyarakat setempat bersama aparat desa. Faslitator PNPM hanya sebagai fasilitator saja. Semua perencanaan dilakukan dan dievaluasi oleh masyarakat karena memang tujuan dari program ini untuk memberdayakan masyarakat pedesaan setempat,” ujar Yosmartono yang didampingi Nurhamzah. Dalam sambutannya saat pembukaan rakor, Yosmartono juga meminta kepada fasilitastor agar segera merampungkan program yang ada. Semua itu mengingat waktu yang tersisa tinggal dua bulan lagi, sehingga jedah tersebut harus dimanfaatkan maksimal. “Walaupun anggaran cair terlambat, tapi saya harap bagaimana fasilitator bisa mencari proyek mana yang bisa didahulukan agar manfaatnya jelas,” ujarnya. Rakor yang berlangung dari 25 - 28 Oktober itu , diikuti oleh semua fasilitator dari 10 kabupaten yang ada. Masing-masing akan memaparkan program kinerja dan keberhasilan di masing-masing daerah, termasuk hambatan yang ada untuk dilakukan sheraing. (lis/awl)


Kamis, 27 Oktober 2011

email : bumianoa@gmail.com

Langganan Luar Kota Rp. 67.500,-

Puluhan Siswa Keracunan Diduga Konsumsi Nasi Bungkus Raha, KP Ini peringatan bagi para pelajar, agar lebih hati-hati atau tidak sembarangan jajan. Kemarin, 23 siswa SMA 1 Napabalano keracunan nasi bungkus, yang dijual disekitar sekolah mereka. Ke 23 siswa tersebut, pasca mengkonsumsi nasi bungkus (kuning) yang dijual oleh Wa Ode Tia (40), langsung mengalami muntah-muntah. “Para siswa yang keracunan langsung dirawat di Puskesmas Tampo,“ kata Kapolres Muna, AKBP R Wawan Irawan melalui Kasatreskrimnya AKP Andi Agus. Sampai pukul 17.00 Wita (kemarin red), masih ada empat siswa yang menjalani perawatan serius di Puskesmas Tampo. “Sembilan belas siswa sudah dipulangkan, “sambungnya. Siswa yang keracunan, terdiri dari 15 siswi dan 8 siswa. Dugaan sementara, kata AKP Andi Agus, sumber racun berasal dari nasi kuning yang dikonsumsi oleh para siswa. Nasi bungkus tersebut berisi, ikan, mie, telur. Nasi bungkus tersebut, kata Dia, langsung dibawa ke laboratorium RSUD Muna, untuk dilakukan pemeriksaan. (awn)

Polisi Razia Knalpot Racing Wangiwangi,KP Dianggap meresahkan masyarakat, jajaran Polres Wakatobi terus merazia kendaraan roda dua yang penggunaan knalpot racing. Kapolres Wakatobi, melalui Kasat Lantas, AKP Burudin mengungkapkan, pihaknya sudah merazia ratusan knalpot racing sampai saat ini. Razia ini dilakukan dengan adanya keluhan masyarakat atas pengguna roda dua dengan knalpot racing yang mengeluarkan suara bising. Penerapan sanksi sudah dilakukan, yakni tilang dan mengganti kembali standar knalpot, dan pengguna knalpot racing diminta memusnahkan sendiri knalpotnya. Para pengguna knalpot racing, banyak ditemukan kalangan anak muda, khususnya para siswa SMA. Makanya, pelanggaran lalu lintas jenis ini, membutuhkan peran masyarakat sekitar dan para orang tua, guna memberikan penyadaran pada anakanak usia sekolah. “Penggunaan knalpot racing tidak boleh digunakan dalam berkendara. Ini sesuai amanah UU No.22 Tahun 2009 tentang tertib lalulintas,” katanya. Sejauh ini, jajaran Lantas Polres Wakatobi, masih menempuh cara persuasif dengan mengadakan sosialisasi kepada seluruh pengendara bermotor, utamanya di sekolah-sekolah dan tempat umum. (cr1)

RUSLAN/KP

Sejumlah mahasiswa saat melakukan unjuk rasa terkait digelarnya pembahasan rancangan APBD Perubahan 2011 di Hotel Qubra, kemarin. Nampak Ketua DPRD Konut ketika melakukan dialog dengan mahasiswa.

Bahas APBD-P di Hotel Menuai Protes Kendari, KP Puluhan mahasiswa dan warga Konawe Utara (Konut) yang tergabung dalam Koalisi Masyarakat Peduli (KMP) Konut, kemarin melakukan unjuk rasa di Hotel Qubra. Mereka mendesak agar pembahasan Rancangan Anggaran Belanja Pembangunan Daerah Perubahan (APBDP) tahun 2011, yang dilakukan sejak 24-26 Oktober, segera dihentikan. Pasalnya, pembahasan anggaran yang dilakukan DPRD Konut bersama eksekutif terse-

but hanya pemborosan anggaran. “Kami minta pembahasan rancangan APBD Perubahan, dapat dibatalkan karena terkesan pemborosan. Padahal dewan memiliki sekretariat yang representatif namun tak digunakan, malah menggunakan fasilitas hotel dengan sewa bisa mencapai puluhan jutaan rupiah,” ujar Arfan, Korlap KMP kemarin. Selain pemborosan anggaran, para mahasiswa ini juga mengkritisi pembahsan anggaran dinilai tidak transparan. “Kalau membahas di hotel, kesannya

Berselang beberapa menit massa melakukan orasi, Ketua DPRD Raup SAg didampingi Ketua Komisi III, Abdul Rahman Pagala dan Sekwan Israjuddin, segera menemui massa. Di hadapan pendemo, Raup menjelaskan, alasan digelarnya pembahasan RAPBD Perubahan yang dilakukan di Kendari, karena fasilitas listrik yang ada di sekretariat dewan di Wanggudu, ibukota Konut hingga saat ini sangat

Baca HOTEL di Hal 6

Wagub: Masyarakat Tidak Lagi Jadi Obyek Pembangunan Baubau, KP Untuk memperluas interaksi para aktor guna melipat gandakan pembangunan di Sultra, Access menggelar sharing pembelajaran mitra Access se Sultra. Kegiatan yang berlangsung di auditorium Kantor Walikota Baubau, kemarin ( 26/10) dibuka Wakil Gubernur Sultra HM Saleh Lasata dan diikuti sedikitnya 500 peserta. Wakil Gubernur Sultra HM Saleh Lasata mengatakan saat ini masyarakat tidak lagi dijadikan sebagai obyek dari pembangunan, tetapi sudah menjadi pelaksana sendiri sehingga dapat dirasakan manfaatnya melalui peran

HM Saleh Lasata

IST/KP

Sekda Pemkab Konawe Utara, Abd Kahar Pagala mengambil sumpah 504 CPNS menjadi PNS, di Aula Pemkab Konut, Selasa (25/10) lalu.

504 CPNS Terima Gaji 100 Persen Wanggudu, KP Penantian selama setahun bagi 504 calon pegawai negeri sipil (CPNS) Pemkab Konawe Utara, penerimaan 2009, untuk menikmati gaji 100 persen akhir terwujud. Selasa (25/10), Sekretaris Daerah Pemkab Konut, Abd Kahar Pagala mewakili Bupati Konut mengambil sumpah 504 CPNS sebagai PNS di Aula Pemkap Konut. Mereka yang dilantik sebagai PNS terdiri, 171 tenaga guru, 103 tenaga kesehatan serta 230 tenaga teknis. Humas Pemkab Konut, Arif Yadi saat ditemui di Kendari

sangat tertutup, masyarakat tidak bisa melakukan pengawasan, seperti apa item anggaran yang dibahasa jangan sampai yang dibahas hanya kepentingan eksekutif dan legislatif saja, sementara untuk belanja publik sangat minim,” ujarnya. Unjukrasa yang dilakukan kemarin sedikit mengusik para tamu hotel, untung saja petugas kepolisian dari jajaran Polresta Kendari dan Polsek Kemaraya yang turut mengawal para pendemo yang dilakukan di halaman hotel, bisa menenangkan para pendemo.

mengatakan, dalam pengambilan sumpah PNS tersebut, Sekab Konut menekankan agar para PNS yang baru menerima pengangkatan 100 persen menunjukkan kinerja maksimal. “Jika yang bersangkutan (PNS) bekerja baik maka karirnya pasti naik, namun sebaliknya jika menunjukkan kinerja buruk, tidak menutup kemungkinan karir di PNS akan menurun, bahkan dapat berhenti atau diberhentikan scara tidak hormat,” kata Kahar Pagala seperti dikutip Kabag Humas.

Selain penekanan kinerja baik, Sekab juga menjelaskan momen pengangkatan 100 persen tersebut dijadikan sebagai awal perjuangan panjang dalam meraih sukses. “Jangan justru sebaliknya, pada waktu menjadi pegawai harian sangat rajin, tetapi begitu lulus sebagai CPNS, mulai malas. Bahkan setelah diangkat menjadi PNS malah meningkat kemalasannya. Setiap hari hanya menuntut hak-haknya, tetapi kewajibannya justru tak pernah dilaksanakan. Mental kinerja ini yang harus diubah, dan harus

dibuang jauh-jauh” jelas Kahar Pagala. Sebagai PNS tambah, Kahar Pagala, tingkat kedisiplinan dan budaya kerja aktif, rajin dan patuh mengikuti segala peraturan kedinasan seperti menaati ketentuan jam kerja, upacara dan apel pagi maupun siang hari serta tidak menampilkan sikap dan perilaku yang tidak sesuai dengan kode etik PNS atau peraturan disiplin PNS. “Sebagai Abdi Negara, kita dituntut memberikan pelayanan kepada masyarakat secara profesional, jujur dan adil,” ujarnya. (M2)

para aktor Access, dan pemerintah sebagai pendampingan. “Saya harapkan para aktor (pelaku, red) Access memiliki perencanaan matang dalam mendampingi kelompok-kelompok warga. Ini dilakukan agar tercipta kemandirian yang dapat meningkatkan keberhasilan pembangunan di Sultra,” jelasnya. Menurut Wagub, pembangunan yang paling sulit adalah pembangunan non fisik karena harus meluangkan pola pikir dalam menjawab persoalan yang ada, baik itu melalui demonstrasi maupun kritikan. “Mudah-mudahan aktor Access yang ada di Sultra dapat men-

ingkatkan capaian pembangunan dalam tata kepemerintahan lokal demokrasi (TKLD),” ujarnya. Sementara itu, Sekot Baubau Ahmad Arfa, mengatakan, tahap kedua Access ini Pemkot telah melakukan kerjasama dengan beberapa program diantaranya, peningkatan partisipasi warga dalam perencanaan dan penganggaran pembangunan di 19 kelurahan berkarakter pedesaan, melalui LSM Serabut, refitalisasi kader Posyandu ( LSM APPAK), pemberdayaan penyuluh alat reproduksi HIV/AIDS (LSM Pelangi), dan pemberdayaan ekonomi warga di 13 kelurahan (LSM Sintesa). (p4)


6

Kendari Pos |Kamis, 27 Oktober 2011

Hanya Lima PTS Kantongi Izin Baubau, KP Koordinator kopertis wilayah IX Sulawesi Prof Dr Muhammad Basri Wello, kembali menegaskan bahwa di Kota Baubau hanya ada lima perguruan tinggi swasta (PTS) yang dinyatakan legal dan mengantongi izin resmi dari Dirjen Dikti untuk menyelenggarakan pendidikan di Kota Baubau. Dikatakan lima PTS tersebut antara lain Universitas Dayanu Ikhsanuddin (Unidayan), Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Buton, Stikes Buton Raya, Stikes

IST Buton, dan Stikes Garuda Bahari. “Jadi kalau ada pengelolah PTS yang memproklamasikan lembaganya sebaiknya diminta menunjukan surat izinnya. Kalau pengelola tidak bisa memperlihatkan surat izinnya berarti itu illegal,” ungkapnya ketika menghadiri kegiatan wisuda sarjana dan pasca sarjana Unidayan periode Oktober 2011, beberapa waktu lalu. Basri mengaku sengaja membeberkan hal tersebut agar masyarakat tidak salah dalam memilih PTS yang akan dituju,

sehingga tidak terjadi lagi peristiwa seperti sebelumnya yang mana ada PTS baru mendaftarkan lembaganya sudah menerima mahasiswa. Padahal jika baru mendaftarkan lembaganya belum tentu bisa dikeluarkan izinnya karena masih banyak persyaratan yang harus diperiksa. Semisal setiap membuka program studi minimal memiliki tenaga pengajar magister berjumlah enam orang. “Bila jenjang akademik, kalau tidak ada izin dan sudah menerima mahasiswa maka tidak mu-

ngkin mereka bisa selesai dalam waktu tiga tahun. Demikian juga untuk jenjang sarjana, normalnya selesai 4-5 tahun,” jelasnya. Dalam kesempatan tersebut Basru juga sempat menyinggung tiga program studi baru yang ada di Unidayan yaitu Program Studi Ilmu Kesehatan Masyarakat, tekhnik informatika dan akutansi yang saat ini sudah mengantongi perpanjangan izin. Selanjutnya bagi pengelola Fakultas dan program studi diharapkan segera mengurus akreditasinya agar bisa menelorkan sarjana. (p4)

Demo Proyek, Data LSM Tidak Valid Ogo Atfal : Yang Disoroti Tidak Masuk APBD 2011 Raha, KP Intelektual Muda untuk Masyarakat Muna (IM3), baiknya sebelum menggelar aksi melengkapi dahulu data-datanya. Sejumlah dugaan korupsi di Dinas Pertanian, yang dibeber oleh lembaga tersebut, patut dipertanyakan kebenarannya. Kemarin, dibawa komando Hasrul Liana dengan anggota tujuh orang, mengungkapkan dugaan korupsi di instansi pimpinan Ir Alimudin, anggaran 2011. Kata Hasrul, ada kegiatan fiktif proyek jaringan irigasi tingkat usaha tani (JITU) di Desa Labokolo. Dari anggaran Rp 1,5 miliar yang berasal dari DAK, realisasi fisik hanya di Desa Abadi Jaya, Katangana dan Bente. “Kegiatan tersebut, pimpronya Ogo Atfal,“ sebutnya. Kemudian, kegiatan fiktif pembuatan kren house (rumah kaca) di Desa Lakalamba, Kecamatan Sawerigadi. “Anggarannya sebesar Rp 150 juta. Pimpronya juga La Ogo Atfal,“ sebutnya lagi. Ia juga menyoroti

La Badi, ipar dari Kadis Pertanian yang mendapat pekerjaan tembok keliling balai benih di Desa Walambenowite, Kecamatan Parigi. Sementara itu, Ogo Atfal, Kasubag Perencanaan Dinas Pertanian, mengatakan, pekerjaan fiktif proyek JITU di Desa Labokolo, tidak masuk tahun anggaran 2011. Yang masuk proyek JITU yaitu, Desa Bente dan Abadi Jaya masing-masing Rp 600 juta dan Palura Jaya Rp 400 juta. “Total anggaran keseluruhan Rp 1,6 miliar, bukan Rp 1,5 miliar,“ sebutnya. Untuk Desa Labokolo, tahun ini belum diprogramkan karena di Desa itu masuk proyek percetakan sawah. “Kita rencanakan semula. Namun karena keterbatasan anggaran, kita fokuskan di tiga Desa dulu. Kemungkinan nanti

ditahun 2012, baru program JITU diusulkan di Labokolo, “ujar pria yang akrab disapa Ogo itu. Begituhalnya proyek kren house di Desa Lakalamba, kata Ogo, tahun ini tidak masuk di Desa tersebut. Untuk program kren house tahun APBD 2011 yang ada di Desa Lemoambo, Kecamatan Kusambi. “Mereka ambil data

dimana. Data yang mereka beberkan, tidak masuk dalam APBD 2011,“ katanya. Untuk proyek JITU di Desa Bente, Abadi Jaya dan Palura Jaya serta proyek kren house di Desa Lemoambo hingga kini masih sementara jalan. “Perkembangan pekerjaan fisiknya 60 – 70 persen,“ tuturnya. (awn)

Hotel .................... terbatas. “Kendalanya aliran listrik dari PLN Kendari hanya pada pada malam hari, mulai pukul 18.00-06.00 pagi. Siang harinya, seluruh kantor di Wanggudu ratarata hanya menggunakan genset. Ini sangat mempengaruhi kinerja di sekretariatan dewan dalam mempercepat pembahasan rancangan APBD perubahan,” ujarnya. Bahkan selama menggunakan genset, sejumlah komputer sekretariat dewan mengalami kerusakan, akibat tidak normalnya aliran listrik. Selain kendala suplai listrik, pembahasan RAPBD Perubahan yang dilakukan di Kendari, bukan atas permintaan dewan, namun pihak eksekutif yang ditanggung masing-masing SKPD. “Keingi-

nan kita dimana saja RAPBDP kita dapat bahas, namun karena eksekutif menginginkan agara lebih cepat maka kita lakukan pembahasan di Kendari. Waktu pembahasannya mulai pagi hingga larut malam. Ini untuk mengefektifikan waktu pembahasan, sehingga rancangan APBD perubahan dapat segera selesai. Apalagi waktunya sudah mepet, karena penyerahan dari eksekutif dilakukan pertengahan Oktober,” jelasnya. Terkait kewenangan dewan membatalkan RAPBD Perubahan, Raup menegaskan, hal itu tidak sertamerta dilakukan pembatalan. “Ada mekanisme yang ditempuh untuk membatalkan RAPBD, kami dewan tidak punya kewenangan itu,” pungka Ketua PAN Konut ini. (p2/lan)


7

Kendari Pos |Kamis, 27 Oktober 2011

Tanda Tangan Dirut RSUD Diduga Dipalsukan Proyek ...................... perencanaan, pembuatan uraian kegiatan oleh Kepala Seksi Perencanaan,“ timpalnya. Saat itu,

Dirut masih berada di Makassar. Kegiatan itu lalu dikonsulktasikan ke Kabid anggaran DPPKAD, La Dawa. “Belum ditandatangani oleh Dirut,“ sebutnya. Menurut stafnya, lanjut Sa-

darudin, nanti pulang Dirut baru akan ditandatangani. Ketika Dirut pulang, kemungkinan ia mereka-reka kenapa proses sudah jalan, tapi belum ditandatanganinya. Kalau ada bukti,

silahkah klarifikasi atau laporkan ke proses hukum. Dirinya juga mengaku sudah melaporkan isu yang berkembang tersebut ke Bupati dan menjelaskan proses kegiatan tersebut.(awn)

Lippo Group Masuk Kendari Lippo ......................... yang dipilih adalah Kendari. “Ini pioneer, dan kalau kita nggak buka, siapa lagi yang berani masuk. Kita masuk menjadi partner Pemda,” tutur Danang sembari menjelaskan bahwa Group Lippo telah membangun hampir 50 mall di Indonesia. “Group Lippo ini satusatunya perusahaan properti di Indonesia yang sudah menjadi pemain global,” tambahnya. Meyakinkan pengusaha sekelas James Riady memang tidak gampang. Tetapi, Gubernur Sultra, Nur Alam mengaku sanggup melakukan hal itu. Bahkan, kepada pemilik Lippo Group itu, ia akan meminta agar di Kendari juga dibangun hotel berbintang lima. Dijelaskan Nur Alam, awalnya terjalin komunikasi dua pihak secara harmonis sehingga, James Riyadi berkeyakinan untuk mengembangkan investasi khususnya dalam ranka membangun Kawasan Timur Indonesia. Disamping itu,ini juga adalah upaya pemerintah Sultra untuk mengajak para investor nasional menanamkan modalnya di Sultra. “Alhamdulilah disepakati. Langkah awal memban-

*

Lippo Group merupakan perusahaan properti terbesar di Indonesia dari segi asset, pendapatan, laba bersih, nilai pasar, land bank, dan kelengkapan jenis produk pembangunan. Lippo adalah perusahaan yang sangat inovatif dan visioner.

*

Perusahaan satu satunya di Indonesia yang sudah menjadi pemain global dengan pembangunan di manca negara contoh: Mandarin Meritus Hotel di Orchard Road Singapore, Mandarin Meritus Hotel di Marina Bay Singapore, Lippo Center Hongkong, Lippo Plaza Shanghai China, Lippo City Incheon Seoul South Korea.

*

Perusahaan pertama dan satu satunya di Indonesia yang sudah mendapat peringkat Internasional mengenai kekuatan keuangannya dari Standar & Poor, Moodys dan Fitch.

*

Developer peringkat #1 2005, 2006, 2008 di Indonesia Oleh Euromoney Award, Eropa.

*

Developer peringkat Top 10 ( Sejajar dengan pengembang Internasional Capitaland, Sun Hung Kai dll) di seluruh Asia oleh Euromoney Award, Eropa.

*

Sudah berpengalaman lebih dari 50 tahun dan terpercaya dalam bisnis.

*

Perusahaan Developer yang sudah tercatat di bursa efek Indonesia sejak tahun 1994 dimana perusahaan terbuka lebih dipercayai, transparan dan profesional.

*

Perusahaan dengan track record yang baik sejak di dirikan dengan komitmen penyelesaian pembangunan. (Tidak ada proyek gagal bangun) SUMBER : INTERNET

gun Mall Kendari kerjasama dengan Pemprov Sultra dengan sistem BOT (bangun guna serah). Akan terjadi multi value added (nilai tambah), disamping aset akan menjadi milik pemerintah pada 30 tahun

yang akan datang, penggunaan tersebut juga kita diberikan dispensasi dalam bentuk sewa pakai selama 30 tahun dibayar di muka. Kemudian kita juga masih mendapatkan bagi hasil dari retribusi parkir dan pajak

pajak iklan di Mall Kendari,” tutur Nur Alam. Untuk lokasi yang digunakan adalah tanah gedung Pramuka dan KNPI. Untuk ini, Nur Alam menjelaskan bahwa, kedua bangunan milik Pramuka dan KNPI yang dianggap tidak memiliki nilai ekonomi lagi, akan diganti dengan bantunan baru. “Kantor Pramuka dan KNPI, yang secara resmi sudah tidak layak dipakai maupun dari residunya (nilai ekonominya) yang sudah nol, kita mendapatkan kompensasi bangunan pengganti. Karena itu berkali-kali lipat nilai keuntungan yang diperoleh. Disamping itu, memberikan keuntungan yang luas kepada masyarkat kita dan multiplayer efek dalam pembangunan derah Sultra khususnya tersedianya fasilitas perdagangan modern,” kata Nur Alam. Bukan cuma pembangunan Mall Kendari, langkah Lippo Group ini akan dilanjutkan dengan pembangunan Omni Hospital, rumah sakit berkelas internasional dan juga pembangunan sekolah jenjang SLTA bertaraf internasional. “Saya juga akan mengajak beliau (James Riady) untuk membangun hotel berbintang lima di Kota Kendari,” tuturnya.(ong)

Foto-foto Pemain Hebat Dipampang di Ruang Santai Tragedi ...................... tak tertinggal, stadion itu sendiri dengan segala fasilitasnya. Mulai kamar ganti pemain hingga ruang santai pemain. Di antara semua itu, yang paling menarik pengunjung dari luar Manchester adalah museum yang tertata dan kebersihannya yang terjaga dengan sangat baik. Di museum tersebut, dipajang perjalanan panjang MU yang dulu merupakan klub para pekerja kereta api setempat itu. Mulai masa awal didirikan, jatuh bangun klub, tragedi Munich pada 1958 yang menewaskan sebagian besar pemain dan ofisial tim, hingga kejayaan mereka memenangi 19 kali liga domestik, mengungguli tim besar lain, Liverpool (18 kali), yang mereka lakukan tahun lalu. Menyaksikan segala koleksi museum, mulai foto para superstar tim, kostum, dan deretan piala yang mereka capai, pengunjung mungkin akan sering tersenyum dan berdecak kagum. Tapi, menyaksikan tempat yang menyimpan memori tragedi Munich, pengunjung akan langsung tercekat dengan membayangkan kengerian peristiwa yang sudah berlalu lebih dari 40 tahun tersebut. Mulai koran-koran yang memuat berita tragedi itu hingga profil para pemain yang menjadi korban. Tragedi Munich terjadi pada 26 Februari 1958. Ketika itu, pesawat British European Airways yang membawa rombongan Busby Babes “julukan tim United yang kala itu ditangani Matt Busby” yang baru pulang dari laga perempat final Piala Eropa (kini Liga Champions) melawan Red Star Belgrade di Yugoslavia transit di Bandara Munich, Jerman, untuk mengisi bahan bakar. Tapi, ketika mendarat, pesawat terganggu lumpur. Pesawat sempat berusaha mendarat dua kali dan yang ketiga mengalami kecelakaan. Sebanyak 23 anggota tim tewas, termasuk delapan pemain. Tragedi itu nyaris menghancurkan klub. Pihak manajemen sempat berencana tak meneruskan kompetisi. Sebab, seluruh pemain yang tewas adalah pemain muda yang sedang bagus-bagusnya. Bayangkan, pemain tertua yang juga tewas, Roger Byrne, saja masih 28 tahun. Selain Byrne, pemain yang tewas adalah Geoff Bent, Eddie Colman, Duncan Edwards, Mark Jones, David Pegg, Tommy Taylor, dan Liam Whelan. Beruntung, asisten Busby, Jimmy Murphy, bersikeras untuk terus berlaga dengan pemain yang tersisa plus rekrutan baru dari kawasan sekitar Manchester. “Mereka yang tewas ketika itu adalah para pemain muda yang hebat, pemain masa de-

pan,” ujar Terry Collon, tour guide Museum dan Stadion Old Trafford. Tak jarang, sebuah tragedi menyisakan cerita heroik. Pada saat kritis dan di bawah rasa ketakutan pesawat akan meledak, penjaga gawang Harry Gregg masih sempat menyelamatkan dua temannya, Bobby Carlton, yang kemudian menjadi legenda MU, dan Dennis Violet.?Gregg berusaha mengencangkan sabuk pengaman keduanya dan mereka pun selamat. Kisah ajaib muncul dari sang manajer legendaris, Matt Busby, yang juga ikut dalam rombongan. Tim dokter sempat menyatakan bahwa sudah tidak ada harapan bagi dirinya untuk selamat. Tapi, dua bulan kemudian, dia keluar dari rumah sakit dengan kondisi sehat. Selain mendokumentasikannya di museum, United mengabadikan peristiwa tersebut dengan menjadikannya nama bangunan. Masih di kompleks stadion, dibangun Munich Tunnel yang dipakai kantor dan

tempat penukaran tiket. Lain museum, lain lagi fasilitas stadion yang juga dijual untuk tur Old Trafford. Di antara segala fasilitas stadion, yang paling bikin antusias pengunjung adalah ruang ganti pemain serta ruang santai pemain. Setiap menjelang pertandingan, di ruang ganti selalu terpajang 18 kostum pemain inti dan cadangan yang akan diturunkan ke lapangan. “Kamar ganti ini didesain ulang pada 2000 setelah pindah dari tempat yang lama,” kata Collon. Tempat tersebut cukup luas dan bersih. Cukup lapang untuk menampung 18 pemain plus staf pelatih. Di tempat itu, tersedia papan magnetis yang bisa dipakai pelatih menyampaikan strategi dan skema pertandingan di depan para pemain. Ada juga televisi, fasilitas musik, enam shower, serta ruang hangat. “Di sini, (pelatih MU) Sir Alex Ferguson memberikan instruksi kepada pemain satu demi satu,” ujar Collon.

Sementara itu, di Players’ Lounge, pengunjung bisa membayangkan bersantai seperti pemain yang akan bertanding dan setelah bertanding. Tempat itu merupakan tempat santai. Para pemain bisa dikunjungi orang-orang terdekat menjelang pertandingan, ketika mereka makan, dan setelah pertandingan. Di tempat tersebut, pemain biasa bersantai sambil membaca koran, menonton televisi, atau menghabiskan waktu bersama orang-orang terdekat. “Waktu David Beckham masih main di sini, yang datang Spice Girls (istri Beckham, Victoria, merupakan mantan personel girl band tersebut, Red),” canda Collon. Ruang santai itu tidak terlalu luas, tapi nyaman. Pemain bisa duduk di kursi atau klesetan di lantai karpet. Ada minibar di situ. Di dinding, dipajang foto para pemain hebat yang telah memenangi trofi internasional. Foto-foto tersebut jelas menjadi cambuk bagi pemain yang akan turun ke lapangan.(ttg)

Gubernur Minta Disweeping Pengantri Solar di SPBU Solar ......................... kembali surat izinnya, khususnya dalam penggunaan bahan bakar, dan mereka harus mematuhi peraturan yang ada. “Awasi seketat-ketatnya penjualan minyak yang masuk lokasi tambang. Jangan sampai subsidi solar digerek ke lokasi tambang,” tegasnya. Dikatakan bila pemerintah bahkan Presiden menghimbau agar subsidi BBM harus digunakan secara maksimal. Bila ada pengusaha yang menggunakan subsidi solar, kerugian terhadap negara ada dua. Pertama subsidi yang seharusnya digunakan oleh masyarakat tidak tersalur. Ke dua, pemerintah sudah memberikan subsidi kepada pengusaha, yang seharusnya mereka menggunakan solar industri. “Hal ini harus benar-benar menjadi perhatian, dan segera tertibkan. Lacak semuanya hingga permasalahan tuntas,” harapnya.

Sebelumnya Kabid Energi, Kelistrikan dan Energi Terbarukan Dinas ESDM Sultra, Andi Azis mengatakan, pihaknya optimis bila penertiban antrian bisa diselesaikan. Selama ini pihaknya juga telah melakukan pengawasan, bukannya tinggal diam, hanya saja semuanya sedang dalam proses. “Memang benar apa yang dikatakan Pertamina bila antrian yang terjadi tidak wajar. Bila selama ini mereka sudah menambah suplai diluar kuota, tentunya ada penyalah gunaan di dalamnya,” terang Andi Azis. Dinas ESDM sendiri sebagai instansi terkait, tidak diam begitu saja. Selama ini mereka sudah menyurat ke sejumlah kabupaten termasuk mereka yang memiliki lokasi tambang yang ditembuskan kepada bupati di wilayah kerja masing-masing. Yakni masing-masing Dinas ESDM kabupaten/kota harus turun lapangan untuk melakukan kroscek terhadap perusahaan tambang. Tentunya ten-

tang bagaimana penggunaan BBM. “Walaupun dalam delivery order (DO), yang dilampirkan tertulis sudah sesuai dengan kebutuhan, tapi kita tidak tahu apakah benar demikian. Makanya hal itu yang kami akan telusuri, untuk melihat alat berat yang mereka gunakan. Berapa kapasitasnya dan bagaimana penggunaannya serta berapa besar kebutuhan BBM pada alat berat itu. Pasti akan ketahuan bila mereka membuat laporan yang tidak benar,” paparnya. Versinya selama ini Dinas ESDM hanya diberikan tugas sebagai pengawas dan pembina. Semua tanggung jawab seluruhnya diserahkan kepada BPH Migas. Sehingga dalam pengawasan pihak Dinas ESDM tidak bisa berbuat banyak. “Tapi kami sebagai pemerintah, Dinas ESDM khususnya optimis, tidak pernah menyerah, dalam persoalan ini. Kami akan terus bekerja mengatasi antrian solar ini, bersama instansi terkait,” ujarnya.(lis/ong)

Gubernur Minta KPU Segera Bentuk DK PSU .......................... gan klausul awalnya. Sementara itu, Kapolda Sultra, Brigjend Pol Sigit Sudarmanto mempertanyakan, poin surat KPU pusat. Dalam surat tersebut memerintahkan agar PSU tetap dilaksanakan oleh KPU Buton. Pertanyaannya, kata Kapolda, apakah yang dimaksud dengan KPU Buton itu institusinya ataukah personilnya yang tetap? Menurut dia, itu yang harus dipertanyakan ke KPU pusat dan Bawaslu. Alasannya, jangan sampai PSU digelar dengan penyelenggara yang sama yakni tetap La Biru Cs, di akhir perjalanan saat sudah ada pemenang PSU, justru malah digugat lagi. Makanya, Kapolda mengusul-

kan, agar segera dibentuk Dewan Kehormatan (DK). Lepas dari itu, Brigjen Sigit juga menyarankan, agar tahapan PSU dimulai setelah tanggal 20 Januari. Sebab, anak buahnya konsentrasi mengamankan natal dan tahun baru. Menjawab pertanyaan tersebut, Ketua KPU Sultra, Mas’udi mengatakan, penyelenggara PSU tetap institusi KPU Buton, namun personilnya tidak mutlak harus La Biru Cs (anggota KPU Buton saat ini). Karena, lanjut dia, La Biru Cs tengah menghadapi proses dugaan pelanggaran Kode Etik (KE), ditambah lagi sudah ada 3 laporan masyarakat yang masuk ke lembaga yang dipimpinnya, bahkan Bawaslu sudah turun menindaklanjuti laporan tersebut 20-21 Oktober lalu.

“Untuk menjustifikasi mereka apakah melanggar atau tidak, tetap kita periksa pelanggaran kode etiknya,” katanya, kemarin. Setelah mendengar keterangan dari semua unsur, Gubernur Sultra, Nur Alam menyimpulkan 3 poin. Pertama, bupati dan pimpinan DPRD Buton agar melakukan konfirmasi dan konsultasi ke KPU pusat dan Bawaslu terkait surat nomor 446/ KPU/X/2011 tanggal 12 Oktober lalu. Utamanya pada poin diharuskannya kampanye, namun di poin lain, pemutahiran data dan kampanye ditiadakan. Kesimpulan kedua, Kesbang provinsi dan pimpinan DPRD Sultra, juga harus konsultasi ke KPU pusat dan Bawaslu dan yang terakhir, KPU provinsi diinstruksikan segera membentuk DK.(dri/ong)

Putusan MK Perlu Dikonsultasikan Dana ......................... impin Gubernur, yang dihadiri jajaran muspida, Pemerintah Daerah (Pemda) Buton, DPRD Buton, KPU Buton bersama KPU Provinsi, Gubernur telah menginstrusikan melakukan klarifikasi tindak lanjut keputusan Mahkamah Konstitusi (MK), terkait polemik pilkada Buton untuk segera melakukan konsultasi terhadap KPU pusat dan Bawaslu. Nasruan mengungkapkan, instruksi tersebut dikeluarkan setelah rapat yang digelar pem-

prov. Pentingnya konsultasi tersebut sebab, dalam pilkada terdapat beragam polemik. Misalnya, dalam substansi KPU pusat No 446/KPU/10/2011 menyangkut keputusan MK dalam poin A dikatakan dalam pilkada Buton terdapat tahapan kampanye. Sedangkan dipoin N tidak terdapat tahapan kampanye. Lalu, menyangkut legalitas kelembagaan pelaksana pilkada. “Hal seperti ini yang harus diluruskan, jika kita ingin memperbaiki konstalasi politik di Buton. Artinya, ini yang kotroversial makanya harus dikoor-

dinasikakn atau dilakukan klarifikasi. Bahkan, hal-hal yang berkaitan dengan keputusan MK, dan pembentukan DK juga sangat penting,” katanya. Selain itu terang Bupati hasil rapat lain, Gubernur juga menginstrusikan kepada Kesbang dan pemerintahan di Buton, untuk melaporkan perkembangan persiapan PSU Buton. Kemudian, ada ketegasan dari otoritas Bawaslu untuk percepatan pembentukan DK. “Saya simpulkan, untuk tahapan PSU Buton semua akan dikonsultasikan terlebih dahulu di pusat,” terangnya.(m1/ong)


8

Kendari Pos |Kamis, 27 Oktober 2011

Seluruh Honorer K1-K2 Batal jadi PNS Jakarta, KP Pupus sudah harapan 67 ribu tenaga honorer untuk bisa diangkat menjadi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS). Janji EE Mangindaan saat masih menjabat Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan-RB) untuk menerbitkan Peraturan Pemerintah (RPP) tentang pengangkatan tenaga honorer tercecer kategori I menjadi CPNS pada Oktober 2011, tak terwu-

jud. Mimpi 67 ribu honorer jadi CPNS pun buyar. Bahkan, Wakil Menpan-RB Bidang Reformasi Birokrasi, Eko Prasojo, memastikan bahwa rencana pengangkatan tenaga honorer, termasuk 600 ribu honorer kategori II yang tetap melalui tes diantara honorer untuk bisa jadi CPNS, dibatalkan. Eko menjelaskan, kebijakan moratorium penerimaan CPNS, juga berlaku untuk tena-

ga honorer. “Kita kan masih moratorium, termasuk tenaga honorer yang rencananya diangkat. Masih harus menunggu penataan pegawai dan berapa kebutuhan yang sebenarnya. Kemungkinan ada penundaan (pengangkatan honorer jadi CPNS, red),” terang Eko Prasojo kepada koran ini di Jakarta, kemarin (26/10). Itulah kalimat pertama Eko saat ditanya kapan PP pengangkatan

honorer diterbitkan. Ketua Program Pasca Sarjana Fakultas ISIPOL Universitas Indonesia (UI) itu menjelaskan, dua alasan mendasar kebijakan penundaan pengangkatan tenaga honorer ini. Pertama, terkait dengan penataan kepegawaian. Menurutnya, menjadi percuma saja jika dilakukan penataan kepegawaian, jika pada saat yang bersamaan diangkat puluhan ribu honorer jadi CPNS. “Capek juga kalau kita per-

baiki di dalam, tapi masuk (CPNS dari honorer, red) dengan kualifikasi yang tak baik,” kata Eko, wamen yang baru dilantik bersamaan dengan menteri-menteri baru hasil reshuffle itu. Alasan kedua, terkait dengan kemampuan keuangan negara. Pengangkatan puluhan ribu tenaga honorer berkonsekuensi pada pemberian gaji dan tunjangan yang jumlahnya tidak sedikit. “Ini terkait

dengan kemampuan keuangan negara untuk membayar gaji dan tunjangan lainnya,” kata Eko. Dia juga mengatakan, kebijakan penundaan pengangkatan tenaga honorer jadi CPNS ini juga berdasar rekomendasi dari Tim Independen Reformasi Birokrasi. “Bahwa honorer dan yang baru tidak ada pengangkatan, harus melakukan penataan kepegawaian terlebih dulu,” ujar Eko.

Terkait dengan penataan kepegawaian, dimana seluruh kepala daerah harus sudah melaporkan data penataan daerah dan kebutuhan pegawai dalam jumlah ideal, paling telat akhir 2011 ini, Eko masih yakin tenggat itu bisa tercapai. “Kemarin ada percepatan. Kita optimis dalam dua bulan ini kita siapkan hasil penataan kepagawaian itu,” terangnya.

Baca HONORER di Hal. 2

Proyek Rp 13 Miliar di RSU Raha Ribut

HILMI SETIAWAN/JAWA POS

Serah terima Obor Sea Games 26 di Pulau Komodo kemarin (26/10). Yang megang api dari kiri : Atlet Ruwiyati (topi putih), Rahmat Gobel (baju putih lengan panjang), dan Jusuf Kalla .

Polri "Makan" Duit Freeport Jakarta, KP Data yang dirilis Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Kekerasan (Kontras) soal anggaran pengamanan PT Freeport untuk Polri mengagetkan petinggi Mabes Polri. Hingga kemarin (26/10), pejabatpejabat utama enggan berkomentar tentang hal itu. "Tanyakan pada yang menerima," ujar Kadivhumas Polri Irjen

Anton Bachrul Alam kemarin. Komentar senada juga datang dari Kabareskrim Komjen Sutarman. "Saya tidak tahu," katanya. Pada Selasa (25/10) lalu, Kontras merilis data yang diperoleh dari Polda Papua. Menurut Kontras, sebanyak 635 orang aparat TNI dan Polri ditugaskan untuk melakukan pengamanan objek vital PT Freeport Indone-

sia menerima uang pengamanan dari PT Freeport. Berdasarkan surat Kepolisian Negara Republik Indonesia daerah Papua Nomor B/ 918/IV/2011 tertanggal 19 April 2011, yang diperoleh Kontras, mereka terdiri atas 50 anggota Polda Papua, 69 Polres Mimika, 35 Brimob Den A Jayapura, 141 Brimob Den B Timika, 180 Brimob Mabes Pol-

ri dan 160 TNI. Personel ini diganti setiap empat bulan sekali. Satgas pengamanan ini diberi imbalan Rp. 1.250.000 per orang yang langsung diberikan oleh manajemen PT Freeport Indonesia kepada aparat. Kepala Dewan Pengurus Kontras, Usman Hamid mengatakan, tak seharusnya TNI dan Polri

Baca POLRI di Hal. 2

Raha, KP Proyek pengadaan alat kesehatan di RSUD Muna dengan anggaran sebesar Rp 13 Miliar, diduga bermasalah. Masalahnya datang dari internal RSUD sendiri. Kabar yang ramai beredar, tanda tangan Direktur RSUD Sultra dr Tamsila sebelum mengajukan pengunduran diri, dipalsukan oleh oknum staf rumah sakit. Kabar dipalsukannya tanda tangan dokter ahli kebidanan itu, menyebar luas dan menjadi bahan diskusi. Namun dr Tamsila yang dikonfirmasi enggan menanggapi kabar tersebut. “Saya no coment. Silahkan anda telusuri sendiri,“ ujarnya saat ditemui. Dirinya mengaku tidak pernah melihat dokumen tersebut. “Saya tidak pernah melihat tanda tangan saya dipalsukan.

Kalau memang ada, saya mau lihat. Apakah betul itu suatu pemalsuan. Makanya saya tidak mau komentar tentang hal ini, karena kalau tidak betul bisa jadi fitnah,“ ujarnya. Kenapa mundur dari jabatan Direktur RSUD? Kata Tamsila, dirinya capek karena banyak pekerjaan, dari melayani pasien dan mengatur manajemen rumah sakit. “Saya ingin kosentrasi di profesioanal (sebagai dokter ahli red) saja. Anda lihat sendiri kan, kegiatan saya,“ ujarnya sembari tersenyum. Kadis Kesehatan, La Ode Munandar Hibi, yang ditemui sehari sebelumnya, mengaku tidak tahu menahu masalah itu. “Saya baru dengar juga,“ timpalnya. Bila itu terjadi, yang harus memberikan penjelasan adalah pihak rumah sakit. Karena program tersebut melekat di

RS, bukan di Dinkes. “Harus dipisahkan antara SKPD (Dinkes red) dan RSUD. Untuk pejabat di RSUD diangkat langsung oleh Bupati dan memiliki anggaran sendiri,” singkatnya. Sementara itu, Sadarudin, SKm, Kabid Keuangan dan Perencanaan RSUD dan juga merupakan Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) dari proyek tersebut, membantah adanya pemalsuan tanda tangan Direktur RSUD. “Tidak benar itu. Mana berani kami main-main dengan hukum. Pemalsuan tanda tangan itu pidana umum. Siapapun tidak mungkin berani melakukan,“ ujarnya. Ia lalu menjelaskan, program tersebut saat dr Tamsila masih menjabat sebagai Direktur RS, belum jalan. “Masih dalam tahap

Baca PROYEK di Hal. 7


Kamis, 27 Oktober 2011

Langganan Dalam Kota Rp. 65.500,-

Peserta dengan pemateri Pendidik Pendahuluan Bela Negara (PPBN) berpose bersama usai kegiatan di Aula Graha Pena Kendari Pos.

Siswa SMA Diajar PPBN Laxmi Hj. Dawalyati Dachri (Lia) Sahabuddin Kasim

siapa menyusul ?

100 Buku 31 Buku 51 Buku

1028

buku mi !

foto: humas pemprov for kendari pos

Kontingen PKK Sultra ketika mengikuti pembukaan Jambore Kader PKK se Indonesia yang berlangsung sejak (23-26/10) di Jakarta.

PKK Sultra Torehkan Prestasi TIM Penggerak PKK Sultra unjuk kebolehan meraih prestasi di Jambore kader PKK se Indonesia yang berlangsung sejak (23-26/10) di Hotel Mercure Ancol. TP PKK Sultra meraih juara I lomba pesan berantai. Ketua TP PKK Sultra Hj Tina Nur Alam mengatakan, selain pesan berantai PKK Sultra juga juara II yel-yel yang diikuti 10 kader PKK. Sultra juga menyabet juara II devile yang diikuti 50 peserta kader PKK Sultra. “Kegiatan seperti ini adalah ajang silaturahmi antar kader se Indonesia juga memperluas wawasan kader PKK. Kita harapkan kegiatan ini akan membawa dampak positif bagi kader untuk terus meningkatkan kreativitas dan pengembangan kemampuan dalam mendukung program PKK,” kata Ny Tina. (m1)

Tata Ruang Harus Rampung Desember MEWUJUDKAN harmoniasi pengaturan tata ruang di berbagai tingkatan pemerintah, saat ini seluruh kabupaten dan kota se-Indonesia tengah merevisi tata ruang. Hal itu juga sebagaimana amanat UU Penataan Ruang nomor 26 tahun 2007. Sebab salah satu tujuannya adalah pengalokasian ruang bagi kegiatan pembangunan untuk menjaga keberlanjutan fungsi ruang sekaligus Cristomus Lakada meminimalkan dampak negatif terhadap lingkungan. Khusus Sultra, revisi tata ruang 12 kabupaten/kota harus rampung Desember 2011. Menurut Kabid Tata Ruang

Baca TATA RUANG di Hal 10

Kendari,KP Sebegai generasi penerus bangsa, siswa/siswi SMA/SMK perlu mendapat tambahan ilmu pendidikan pendahuluan bela negara (PPBN). Kare-

na itu,kemarin puluhan siwa/siswi belajar serentak di Aula Graha Pena Kendari Pos. Kegiatan tersebut digelar Badan Kesbangpol dan Linmas. Kegiatan yang dibuka Wakil Wali

foto:ulfah/kp

Kota Musadar Mappasomba itu dihadiri Kepala Badan Kesbangpol dan Linmas Kota Kendari Nurdin

Baca SISWA di Hal 11

Hambur Uang di Pasar Purirano Kendari, KP Kesan bangunan tanpa perencanaan matang, buntutnya jadi mubazir. Pasar Purirano menjadi contoh dari berbagai aset yang dimiliki Pemkot tapi tidak berfungsi dengan baik. Pasar yang dibangun sejak tahun 2006, hanya berfungsi selama sebulan. Padahal ratusan juta dana terbuang percuma. Lantas, mengapa harus bangun pasar di Purirano? Kabid Aset Yusuf Jato mengatakan, pertimban-

gan Pemkot mendirikan pasar untuk memudahkan pedagang maupun konsumen melakukan transaksi. Sayangnya, keramaian pasar itu tidak bertahan lama. Satu bulan kemudian sudah tidak dimanfaatkan karena pedagang lebih memilih untuk berjualan di pasar sentral. Dia mengakui sangat disayangkan aset pemer-

Baca HAMBUR di Hal 10

Rusunawa Gunakan Genset Kendari, KP Tak ada rotan akar pun jadi. Nah, pameo tersebut persis dengan nasib Rusunawa. Karena tak mampu menyediakan listrik PLN, genset pun menjadi pilihan. Rumah susun sewa (Rusunawa) yang dibangun Pemkot sejak tahun 2007, hingga kini belum dimanfaatkan. Salah satu kendalanya adalah penerangan yang belum tersedia. Padahal November tahun ini, calon penghuni sudah akan menempati. Kadis Tata Kota Zainal Arifin mengatakan, dari segi fisik, Rusunawa sudah rampung. Hanya ada

beberapa fasilitas yang belum tersedia, seperti listrik. Kendala utama PLN tidak memiliki trafo yang mampu mengakomodir kebutuhan listrik di Rusunawa. Olehnya itu, pihak Pemkot berencana akan menggunakan genset sebagai alternatif. “Sebenarnya, PLN sudah siap mengadakan trafo, tapi belum ada kepastian mengenai waktu. Kalau kita ingin cepat, tentu Pemkot harus mengeluarkan dana. Tapi belum punya anggaran untuk itu. Karena itu genset akan jadi alternatif untuk

Baca RUSUNAWA di Hal 11

Tunggakan Dana Sertifikasi Akan Dibayar Kendari, KP Kabar gembira bagi guru sertifikasi. Tunggakan dana yang tidak terbayar tahun 2010 segera dilunasi. Tahun 2011 pemerintah pusat mengalokasikan Rp 26 miliar dari APBNP untuk pembayaran selisih tunjangan tersebut. Hal itu diungkapkan Pengelola Tunjangan Profesi Guru Diknas Sultra, Ahmad S Sos, kemarin. Menurut dia, dana pusat akan dipergunakan untuk pembayaran beberapa item, antara lain tung-

gakan sertifikasi guru yang sudah terbit SKnya pada tahun 2010, tapi tunjangannya belum dibayar sebesar Rp 3 miliar. Akan dibayarkan pada guru-guru penerima tunjangan 2011, yang terdapat selisih, terkait PP 25 tahun 2010 dan PP 11 tahun 2011 dalam hal kenaikan gaji 10 persen, sekitar Rp 16 miliar, dan pembayaran tunjangan sertifikasi guru 2010 yang dibayarkan melalui dana dekonsen-

Baca TUNGGAKAN di Hal 10

foto:suwarjono/kp

Akbar,korban tambang galian C ketika mendapat perawatan di rumah sakit.

Operator Excavator Jadi Tersangka Kendari, KP Hendrik, operator excavator harus gigit jari. Runtuhnya galian C di Jalan Imam Bonjol membawanya harus berurusan dengan hukum. Polisi melakukan penyelidikan dan menetapkan sebagai tersangka. Hendrik diperiksa di Polsek Mandonga, kemarin. Operator excavator milik pengusaha bernama Djainal itu diduga telah melakukan kelalaian dalam menjalankan tugasnya hingga menyebabkan orang lain terluka. “Saya baru bekerja 4 hari sebagai operator excavator milik Pak Djainal. Kalau pengalaman, sudah 4 tahun menjadi operator. Dua tahun di Bombana, dua tahun di Kendari. Tapi pada lokasi longsor, saya baru bekerja 4

Baca OPERATOR di Hal 11


Metro

10

Dicari! Investor Pengelola Pasar Purirano Hambur... intah yang dibangun menggunakan anggaran daerah tidak dimanfaatkan sebagaimana mestinya, bahkan terbengkalai. Padahal, pemertintah membangun dengan penuh pertimbangan. “Kemungkinan besar pasar itu tidak dimanfaatkan sebagai lokasi jual beli, karena akses transportasi yang tidak lancar,” katanya lagi. Mengenai total anggaran pembangunan pasar Purirano, Yusuf mengaku tidak mengetahui secara pasti. Pasalnya saat itu dia belum menjabat sebagai Kabid. “Saya juga tidak tahu berapa anggarannya. Tapi karena itu adalah bangunan pasar pemerintah, otomatis menggunakan anggaran daerah,” tandasnya. Mengenai pengalihan fungsi, ia mengaku belum mendapat pernyataan atau surat resmi dari investor ataupun pihak yang akan mengelola aset pemerintah. Yang jelas untuk memanfaatkan Pasar Purirano, Pemkot membuka diri siapa saja yang berniat untuk mengelola, termasuk pengalihan fungsi. Selama itu bisa membawa kesejahteraan bagi masyarakat, tidak ada masalah jika ada yang tertarik. Ketua Komisi II DPRD Harmina Andi Baso mengaku, pembahasan APBD tahun 2011, telah disepakati untuk pengalihan status Pasar Purirano menjadi SMK Kelautan dan Perikanan. Namun mengenai teknisnya, ia mengaku belum mengetahui. Namun dia mengaku sudah dibahas bersama anggota dewan. (fya)

Kendari Pos | Kamis, 27 Oktober 2011

Tersangka Pembunuhan Direkonstruksi Kendari, KP Bilangan Jalan Mokodompit, Kampus Unhalu, cukup ramai dengan seratusan personil Polres Kendari dan jajaran, kemarin. Mereka melakukan pengamanan terkait pelaksanaan rekonstruksi kasus pembunuhan terhadap Hijrah yang tewas dalam penyerangan kelompok bertopeng awal 8 September 2011. Tersangkanya adalah Bibi Asmara alias Bibi (22), mantan mahasiswa Unhalu. Rekonstruksi berlangsung untuk tersangka tunggal terhadap Bibi Asmara. Tersangka pembunuhan itu memerankan 15 adegan. Rekonstruksi dilaksanakan mulai dari Lorong Pelangi Jalan HEA Mokodompit. Bibi Asmara bersama sekitar 10 temannya berkumpul untuk merencanakan aksinya. Setelah itu, mereka ke Jalan Belouvar dan menenggak miras. Puas dengan miras , Bibi Asmara Cs langsung menuju ke Lorong Mata Air, Jalan HEA Mokodompit. Korbannya adalah Hijrah. Setelah menganiaya dan menikam korban, tersangka langsung menghilang di TKP. Bibi Asmara Cs melakukan penyerangan secara membabi buta tanpa alasan yang jelas. Ternyata, ia bersembunyi di Jalan Mekar, di salah satu asrama. Bibi mencuci badik yang digunakan menikam dan membuangnya di samping asrama. Lalu tersangka mencari

Tunggakan... suwarjono/kp

Tersangka pembunuhan dikawal dua petugas kepolisian saat menuju TKP

persembunyian lain. Kasat Reskrim Polres Kendari AKP Irwan Andi Purnawan mengatakan, kejadian di Lorong Mata Air, 8 Septermber lalu diduga dilakukan oleh Bibi Asmara seorang diri. Bibi menikam korban dengan sekali tusukan yang mengenai organ vitalnya hingga menyebabkan korban meninggal dunia. “Korban dan beberapa saksi dimainkan

oleh pemeran pengganti dari personil Polres Kendari. Reskonstruksi ini dilakukan untuk memudahkan jaksa dalam proses penuntutan di pengadilan nantinya,” jelasnya. Pelaksanaan rekonstruksi berjalan aman dan tertib hingga adegan terakhir. Kapolres AKBP Yuyun Yudhantara, Kabag Ops Polres Kendari, Kompol Samin SIK, sejumlah kasat dan kapolsek juga hadir menyaksikan. (aka)

Sosialisasi di 15 SLTA Tata Ruang... Dinas PU Sultra, Cristomus Lakada, Kota Kendari, Baubau, Wakatobi dan Buton Utara sudah masuk dalam pembahasan rencana Perda di DPR RI. Dengan begitu tak lama lagi Perda segera keluar. “Lahirnya Perda sifatnya berkekuatan hu-

Tak Ada Dana Yang Disunat

kum. Artinya sudah terstruktur dan tidak asal membangun. Sudah diketahui di mana kawasan perkantoran, kawasan industri, perumahan dan lainnya,”katanya. Cristomus menjelaskan, tata ruang sangat perlu karena merupakan satu bagian perencanaan menyangkut pola ruang yang meliputi hutan lindung dan pemetaan wilayah, serta menyangkut struktrur ruang yang berbicara

soal infrastruktur dan program strategis seperti Bahteramas Penataan ruang harus mengedepankan masyarakat. Sebab masyarakatlah menjadi penentu keputusan. Sedangkan pemerintah menjadi pendorong atau fasilitator bagi proses tersebut. “Kami akan melakukan sosialisasi tata ruang pada pelajar di 15 SLTA di Kendari,”katanya. (p9)

trasi sekitar Rp 6 miliar. “Mulai tahun ini, selisih yang ada dalam pembayaran tunjangan sertifikasi guru akan terbayar. Jadi guru-guru tidak perlu khawatir karena sudah ada dana dari pemerintah pusat yang dialokasikan melalui APBNP. Tapi bukan kekurangan tahun 2010, kalau kekurangan itu, tetap akan dibayar, tapi pada 2012,” terangnya. Lantas apa penyebab terjadinya kekurangan pembayaran seperti di Kota Kendari? Menurutnya karena adanya penyesuaian gaji dengan kenaikan pangkat pegawai, termasuk guru yang naik pangkat pada Oktober tahun 2011. Selain itu bisa saja karena kenaikan gaji berkala pada tahun 2010 serta adanya sertifikasi guru kuota 2010 yang SKnya diterbitkan oleh Kemendiknas dan dibayarkan oleh diknas kabupaten/kota. “Sebenarnya tidak ada dana yang disunat, hanya saja pihak pengelola tunjan sertifikasi guru di Kota Kendari tidak mampu memberikan alasan yang rasional terkait kekurangan dan selisih dana itu. Makanya timbul pertanyaan yang menyudutkan. Padahal itu jelas apa sebabnya,” terang Ahmad. (fya)


Metro

Kendari Pos | Kamis, 27 Oktober 2011

Kasus Sekab Bombana Dibawa ke Baubau Kendari, KP Pengusutan kasus dugaan korupsi Pos Dana Bantuan Kabupaten Bombana tahun 2009 rencananya akan diserahkan ke Kejari Baubau, hari ini (27/10). Rustam Supendi, Sekab Bombana yang menjadi tersangka beserta barang bukti dilimpahkan ke kejaksaan untuk proses penuntutan. Kabid Humas Polda Sultra,

AKBP Moch. Fahrurrozi mengatakan, Rustam Supendi rencananya akan dikawal personil Tipikor Dit Reskrimsus Polda Sultra via KM Sagori ke Baubau. Pemberangkatan dijadwalkan pukul 07.00 Wita. “Hari ini, tersangka telah melakukan pemeriksaan kesehatan di RS Bhayangkara Kendari. Setelah dipastikan kesehatan yang bersang-

kutan tidak ada masalah, tersangka langsung dilimpahkan ke Kejati Sultra,” terang Moch. Fahrurrozi, kemarin. Setelah mengisi berita acara pemeriksaan di Kejati Sultra dan pengecekan berkas serta barang bukti, Rustam Supendi pun kembali ke kediamannya. Proses penuntutan nantinya akan dilaksanakan oleh Kejari Baubau. (aka)

Warga Miskin Jangan Lagi Dibebani Rusunawa... penerangan,”jelas Zainal Arifin. Harga satu unit trafo capai Rp 100 juta. Diupayakan, dalam anggaran 2012, fasilitas tersebut bisa diusul dalam pembahasan anggaran agar Rusunawa juga bisa memperoleh pelayanan listrik yang memadai. Sayangnya, untuk biaya operasional genset Pemkot bakal memungut dari penghuni rumah susun. Namun, hal tersebut masih dikordinasikan dengan calon penghuni, apakah bersedia atau tidak, dan akan dicari bagaimana solusinya. “Dari 96 kamar yang tersedia, sudah ada 70 calon penghuni yang sudah mengembalikan formulir. Itu berarti mereka sudah pasti menghuni Rusunawa itu. Sebagian besar

dari mereka sudah setuju untuk membayar biaya operasional genset setiap bulannya. Kita masih tunggu persetujuan dari calon penghuni yang lain, agar tidak menjadi masalah kedepan,” ungkap Zainal. Mantan Kadispenda itu menjelaskan, Rusunawa terdiri empat lantai. Lantai dasar akan digunakan sebagai sarana olahraga, lantai I-III adalah kamar penghuni. Untuk lantai I tarif sewa perbulan dikenakan, Rp 250 ribu, lantai II Rp 200 ribu dan lantai III Rp 150 ribu. Selai listrik, fasilitas lain yang belum rampung adalah safety tank comunal (penampungan seluruh kotoran). Antara safety tank di setiap blok belum connect, sehingga masih dikerjakan. Rencananya kotoran yang ada akan dijadikan sumber energi.

Anggota komisi III DPRD Kota Kendari, tidak sepakat jika dalam operasional genset dibebankan kepada penghuni rusun. Sebab yang diketahui masyarakat adalah tinggal dan membayar sewa kamar. Bukan untuk mendanai operasional fasilitas yang belum bisa disanggupi pemerintah. “Rusunawa itu kan sudah lama dibangun, kok sampai sekarang fasilitasnya belum bisa dilengkapi. Malah mau memberikan beban lagi bagi penghuni. Mereka itu warga miskin yang tidak mampu. Untuk sewa rumah saja susah, apalagi dibebani dengan biaya operasional penerangan,” terangnya. Karena itu pihaknya akan memanggil pengelola Rusunawa, dengan harapan dapat memperjelas teknis dan operasional aset pemerintah itu. (fya)

Tunjukan Prestasi Siswa... Pamone, Kadiknas Kasman Arifin, Komandan Kodim (Dandim) 1417 Letkol Joko serta unsur pimpinan Polresta Kendari dan Kejari Kendari. “Kegiatan PPBN ini hendaknya dijadikan momentum kebangkitan peran generasi muda, sebagai pelanjut tongkat estafet kepemimpinan bangsa. Sebagai bahan renun-

gan, para siswa dapat menjadi ikan di laut yang tidak asin meskipun hidup di air asin. Juga berarti para siswa boleh berinteraksi dengan lingkungan mana saja, tetapi hanya mencontoh hal-hal yang baik,” kata Musadar Mappasomba saat membuka kegiatan. Wawali kembali mengingatkan sebagai generasi penerus, sudah selayaknya para pelajar menunjukan kewajiban untuk melanjutkan karya melalui peningkatan prestasi.

“Para siswa sekalian merupakan pelanjut dan penyempurna kepemimpinan bangsa, yang tentunya tumbuh sebelum patah dan berganti sebelum hilang. Olehnya itu berkarya dan berprestasilah secepat dan setepat mungkin,” tegasnya. Kegiatan sehari itu diawali dengan materi dari Dandim 1417 Kendari, Letkol Joko yang berjudul : membentuk karakter dalam menghadapi transformasi budaya luar. (fas)

11

Satu Pelaku Curanmor Tertangkap Kendari, KP Satu pelaku pencurian kendaraan bermotor (Curanmor) berhasil ditangkap oleh Tim Buser Polres Kendari, kemarin malam, sekitar pukul 03.00 Wita. Tersangka curanmor itu bernama Bobi, warga Desa Uepai, Kabupaten Konawe. Kasat Reskrim Polres Kendari, AKP Irwan Andi Purnawan mengatakan, Bobi ditangkap di rumahnya di Desa Uepai. Pengungkapan berawal dari laporan masyarakat yang kehilangan kendaraannya. Polisi pun melakukan penyelidikan dan berhasil mengidentifikasi ke-

beradaan pelaku. “Kami mendapat informasi bahwa sepeda motor Yamaha Mio yang dicuri pelaku di Lepo Lepo, ada yang melihatnya di Desa Uepai. Kami pun langsung melakukan penyelidikan ke sana. Ternyata, informasinya benar,” terang Irwan Andi Purnawan yang akrab disapa Irwan, kemarin. Saat Tim Buser Polres Kendari hendak melakukan penyergapan, pelaku mengetahui keberadaan mereka. Aksi kejar-kejaran pun terjadi. Namun, Bobi berhasil dibekuk saat kelelahan berlari. Ia langsung

diringkus dan diboyong ke Mapolres Kendari untuk proses penyidikan lebih lanjut. “Hasil penyidikan, tersangka melakukan pencurian sepeda motor di Kendari didua TKP, yakni di Bundaran Simpang Siur Lepo Lepo awal Oktober 2011 dan di THR Jalan Budi Oetomo, Kelurahan Kadia. TKP lainnya yakni di Unaaha,” jelasnya. Dalam penangkapan tersebut, polisi menemukan barang bukti satu unit sepeda motor Yamaha Mio di rumah pelaku. Sepeda motor telah diganti Nopolnya. Barang bukti dibawa serta ke Polres Kendari. (aka)

Baru 4 Hari Bekerja di Tambang C Operator... hari. Itu karena operatornya tidak masuk, sehingga saya yang dipanggil menggantikannya,” terang Hendrik saat ditemui di Mapolsek Mandonga. Hendrik mengaku, dirinya dalam menjalankan excavator dan melakukan pengerukan atas komando pengawasnya. Seluruh aktivitas yang dilakukan selalu diarahkan oleh pengawas galian C di lokasi tersebut. “Saya hanya menjalankan perintah dari pengawas bernama La Ode Asri,” jelasnya. Ia pun mengulas sedikit kronologis longsor tersebut. Hendrik merasa kaget saat terjadi longsor. Namun, ia masih sempat menahan

tanah yang akan jatuh dengan excavator sehingga gumpalan yang jatuh menjadi terpecah. Bayangkan, hanya pecahannya yang menimpa dua truk dumping hingga menyebabkannya ringsek. “Mobilnya Abar kan saya sudah isi. Abar sudah memperbaiki terpal untuk menutup bak mobilnya. Giliran mobil Anto yang akan diisi. Saya menggaruk tanah bagian bawah untuk mengumpulkan yang akan dimasukkan ke mobil Anto. Tiba-tiba goyang dan gumpalan tanah jatuh,” jelasnya. Kapolsek Mandonga, AKP Agus Sugiarso mengatakan, pihaknya telah melakukan pemeriksaan saksi-saksi terkait insiden tersebut. Termasuk menetapkan operator excavator bernama Hendrik sebagai

tersangka. “Setelah melakukan pemeriksaan, Hendrik tidak mengantongi sertifikat atau izin resmi untuk mengoperasikan alat berat. Aspek kelalaiannya hingga menyebabkan orang lain luka. Kami masih melakukan pendalaman penyidikan terhadap kasus ini,” jelas Agus Sugiarso. Mantan Kasat Reskrim Polres Muna itu menambahkan, tersangka dapat dijerat pasal 360 KUHP tentang perbuatan lalai yang menyebabkan orang lain mengalami luka. Ancaman hukumannya maksimal 5 tahun penjara. “Dua truk dumping telah diamankan di Mapolres Kendari. Kami masih akan menyita excavatornya sebagai barang bukti,” tandas Kapolsek. (aka)


Kendari Pos |Kamis, 27 Oktober 2011

Hiburan

Soraya Larasati

Tolak Job demi Perfect House

Cathy Sharon Berfokus di Film Anyar

Ogah Umbar Fisik ARTIS cantik Soraya Larasati ternyata takut terhadap image seksi yang melekat dalam sosok kepribadiannya. Karena itu, aktris yang memulai karir sebagai finalis Gadis Sampul 2001 memilih tidak mengumbar fisiknya dalam tontonan di masyarakat. “Ketika sudah tampil buka-bukaan, image itu akan melekat,” kata Soraya Larasati usai promo FTV terbarunya yang berjudul “Cintaku Tertinggal di Odong-odong”, Rabu (26/10). Menurut Soraya, dirinya sangat menghindari image seksi. Karena itu, dia tidak ingin membintangi film khusus tanyangan untuk orang-orang dewasa. Soraya mengakui lebih enjoy bermain di FTV dan layar lebar yang tak membutuhkan waktu lama jika dibanding harus syuting striping. “Kalau layar lebar dan FTV paling lama dua minggu rampung. Jadi bisa ngerjain yang lain,” tambahnya. Dia mengatakan, bukan menolak tawaran sinetron. Hanya saja, selama ini karakter yang melekat pada dirinya, bisa dibilang monoton yakni tokoh jahat atau jutek. “Bisa gue terima, asal fleksibel waktunya dan karakternya ga itu-itu aja,” katanya. Meski begitu, dia tak menampik bahwa banyak cerita sinetron yang lebih menarik jika dinikmati. (jpnn/lia)

13

Soraya Larasati

Jakarta, KP The Perfect House, film bergenre physiological thriller besutan sutradara Affandi Abdul Rachman dan produser Vera Lasut, bakal mewarnai jagat perfilman negeri ini. Sebelum beredar, film tersebut sudah berhasil memikat khalayak pada ajang International Fantastic Film Festival di Korea Juli lalu. Pembuatan film itu diwarnai kisah totalitas para pemainnya. Plus meninggalnya salah seorang aktor. Salah seorang pemain film itu, Wanda Nizar, tidak sempat melihat film terakhir yang dimainkannya tersebut. Pria yang juga menjadi bintang iklan perawatan kulit itu meninggal dunia pada 20 Oktober lalu. Menurut Affandi Abdul Rachman, Wanda mengidap penyakit yang sudah kronis tanpa menjelaskan penyakit itu. “Kami semua merasa kehilangan. Dia belum sempat nonton film tersebut,” kata Fandi, sapaan Affandi Abdul Rachman, saat ditemui di Mazee, FX Plaza, Sudirman, Jakarta, kemarin.

Wanda berperan sebagai Dwi dalam The Perfect House. Selain itu, dia bermain dalam film Pencarian Terakhir. “Kemarin, setelah press screening, kami melakukan doa bersama,” ucap Fandi. Pemain lain, yakni Cathy Sharon dan Mike Lucock, juga memiliki kesan tersendiri dengan film itu. Di film tersebut, kakak kandung Julie Estelle itu benarbenar mencurahkan waktu dan energi demi mendapatkan feel kala memerankan Julie. Mulai workshop sampai saat syuting, Cathy menolak semua pekerjaan yang masuk. Dia ingin menyelesaikan film itu saja. “Itu pertama buat saya, main film dengan tidak diganggu pekerjaan lain. Sampai saking terbawanya memerankan Julie, sudah tidak syuting pun, masih terasa emosi Julie-nya. Saya sempat berada di grey area. Jadi, saya sedang tidak memerankan Julie, tapi juga belum kembali jadi Cathy, gitu,” katanya. Semua itu dilakukan oleh Cathy karena film tersebut memang film yang berkualitas. Bidikannya adalah pasar luar negeri. Kata Cathy, kalau tidak dilakukan dengan maksimal, sayang rasanya. Karena itu, dia harus rela

Cathy Sharon melepaskan tawaran syuting sinetron stripping dan program TV serta memandu acara musik maupun acara off air dan on air. Mike beda lagi. Di film itu, dia lebih banyak berbicara dari ekspresi wajah dan gerak tubuh. Berbicara secara verbal justru hanya sedikit sekali. Padahal, sebelumnya, peran yang dimainkannya selalu peran konyol. “Saya selalu dapat peran konyol. Lalu, tiba-tiba saya dapat peran itu. Jadi pembantu rumah tangga pula, tukang kebun kan. Dialognya bisa dibilang nggak ada. Buat saya, nggak susah, sih. Tapi, awalnya, saya tanya ke Fandi. Penting nggak sih peran itu, kan nggak ada dialognya. Kalau peran itu nggak ada, nggak apa-apa, kan” Tapi, ternyata setelah membaca skenarionya secara utuh, memang penting sih,” ucapnya. (jpnn/lia)


Edukasi

14

Indonesia Kekurangan Peneliti Jakarta, KP Bangsa Indonesia ternyata masih tertinggal jauh dibandingkan negara luar. Khususnya dalam hal riset dan penelitian untuk penemuan ilmu-ilmu baru. Hal ini disampaikan Menteri Kehutanan, Zulkifli Hasan dalam acara pengukuhan Dr. Adi Santoso, M.Si sebagai profesor riset oleh Majelis Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia, Selasa (25/10). “Harus diakui, kita memang masih ketinggalan jauh dari negara luar. Makanya saya berharap supaya dengan adanya pengukuhan profesor riset ini bisa terus mengembangkan ilmunya. Jadi ini bukan akhir, tapi awal untuk berkarya,” ujar Zulkifli usai acara pengukuhan. Ia menyebut banyak contoh yang menujukkan Indonesia jauh tertinggal. Di antaranya seperti pengembangan teknologi tanaman. “Misalkan bambu. Di kita hanya ukuran kecil. Tapi di Cina sana ukurannya sebesar pohon kelapa,” tuturnya. Kata dia, indikator kemajuan suatu negara juga bisa diukur dari kemajuan riset. Semakin banyak riset yang dilakukan. Maka semakin maju pula pembangunan di negara tersebut. Sebaliknya, jika minim riset yang dilakukan, maka akan membuat negara tersebut semakin tertinggal. “Ke depannya kita berharap supaya semakin banyak yang melakukan riset. Dengan begitu karya-karya bangsa kita juga semakin dihargai di negara luar,” tukasnya. Terkait riset yang dilakukan Dr Adi, disebutkan Zulkifli termasuk sulit dan langka. Karena itu, ia menyatakan apresiasinya. Apalagi, kabarnya dengan riset baru tersebut mampu mengurangi ketergantungan impor. “Pengukuhan profesor riset ini menunjukan bahwa para peneliti dapat mendedikasikan serta menyumbangkan ide maupun hasil karyanya bagi pembangunan dan pengolahan hasil hutan. Sehingga ke depan setiap hasil hutan dapat dikembangkan secara potensial dan bermanfaat bagi masyarakat,” pungkasnya. (jpnn/lia)

Kendari Pos |Kamis, 27 Oktober 2011

Esensi Tata Ruang Disosialisasikan Diikuti 15 SMA/SMK se Kendari Kendari, KP Dirjen Penataan Ruang Kementerian Pekerjaan Umum RI akan melaksanakan Sosialisasi Nasional Penyelenggaraan Penataan Ruang kepada para pelajar SMU secara serentak diseluruh Indonesia. Kegiatan ini bertujuan menyampaikan pesan yang kuat dan memberikan dampak positif bagi tertanamnya esensi penataan ruang bagi generasi muda. Di Kendari melalui Bidang Tata Ruang Dinas Pekerjaan Umum Prov Sultra akan melaksanakan sosialisasi di 15 SMU/SMK pada tanggal 29 Oktober 2011. Kabid Tata Ruang Dinas Pu Prov Sultra, Cristomus Lakada mengatakan, para pelajar Sekolah Menengah Atas (SMA)/

Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) akan menjadi target peserta, “Sosialisasi untuk generasi muda sangat perlu, agar sejak dini meraka faham soal penataan wilayah untuk kelangsungan pembangunan,” ungkapnya Tata lingkungan memiliki potensi dan permasalahan yang spesifik. Karakter sosial budaya, keanekaragaman sumberdaya dan posisi geografis berimplikasi pada terjadinya penyimpangan pemanfaatan ruang dan inefisiensi pengelolaan sumberdaya alam dan lingkungan hidup. “ Mengingat luasnya lingkup permasalahan pemanfaatan ruang, perlu adanya pemahaman sejak dini bagi para pelajar dalam meningkatkan peran sertanya melalui kegiatan pembangunan, sehingga tercipta pembangunan yang sesuai dengan perencanaan dan berwawasan lingkungan,” tambah Cristomus.

Penyelenggaraan sosialisasi bidang penataan ruang didunia pendidikan bertujuan mengubah sikap dan perilaku pelajar dalam penataan ruang kawasan berdasarkan nilai-nilai yang terkandung didalamnya, “para pelajar sejak dini timbul kesadaran dalam upaya penyelamatan lingkungan baik itu, hutan, lahan kritis, air, tanah, dan pencemaran lingkungan sehingga munculnya inisiatif pelajar SMA/SMK untuk mendukung pemberdayaan masyarakat menuju Kota Hijau, “ tandas Cristomus. Sosialisasi nasional penyelenggaraan penataan Ruang akan dilaksanakan di 15 sekolah di Kota Kendari, yakni SMA Negeri 1, SMA Negeri 2, SMA Negeri 3, SMA Negeri 4, SMA Negeri 5, SMA Negeri 6, SMA Negeri 7, SMA Negeri 8, SMA Negeri 9, MAN 1, SMKN 1, SMKN 2, SMKN 3, SMKN 4, dan SMKN 5. (fas)

TKN Pembina Disupervisi Lanjutan Pilotting Pendidikan Karakter Kendari,KP Setelah melakukan sosialisasi pendidikan karakter di SMAN 4 Kendari, serta supervisi pilotting pendidikan karakter di SLB Mandara beberapa waktu lalu, kemarin (26/10) Pusat Kurikulum dan Perbukuan (Puskurkub) kembali melakukan supervisi lanjutan bertempat di TKN Pembina Kendari. “Mengingat tahun 2012 nanti pendidikan karakter harus sudah harus terdokumentasi dan terlaksana dengan baik, maka dibutuhkan peran aktif dari tim pengembang kurikulum dan pengawas sekolah,” kata Sekretaris Diknas Kota Kendari, Makmur. Lebih lanjut dituturkannya dokumentasi penting dilakukan setiap sekolah karena menentukan keberhasilan pelaksanaan pendidikan karakter di sekolah masingmasing. “Dengan dokumentasi, sekolah dapat mengetahui secara pasti apakah tujuan yang ditentukan telah atau belum tercapai. Selain itu diharapkan setelah tuntas penerapan pendidikan karakter di tujuh sekolah pilotting, juga dapat berimbas ke sekolah lain,” tuturnya.

ULFAH/KP

Suasana supervisi lanjutan pilotting pendidikan karakter di TKN Pembina Kendari. Sementara itu dalam penyampaiannya di depan peserta supervisi, Tim Puskurkub Pusat, Sapto Aji mengungkapkan pada supervisi kali ini pihaknya akan melihat file dokumentasi masingmasing sekolah pilotting terdiri dari dokumen 1 yaitu KTSP dan dokumen 2

yaitu Silabus dan RPP. “File yang telah dibuat dapat direvisi, sehingga pelaksanaannya lebih maksimal lagi. Supervisi kali ini akan dilanjutkan esok hari (hari ini,red), untuk mendengarkan hasil observasi pengawas dan pengembang kurikulum,” ungkap Sapto. (fas)

Sebelum Lulus Mahasiswa Wajib Magang Jakarta, KP Wakil Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Wamendikbud) bidang Pendidikan, Musliar Kasim mengatakan, pihaknya akan melakukan penyesuaian kurikulum pendidikan. Ini terkait tingginya angka pengangguran dari lulusan pendidikan tinggi. Diakui, lulusan pendidikan tinggi setelah masuk ke dunia kerja ternyata tidak sesuai atau tidak cocok dengan kebutuhan industri/dunia usaha. Sehingga harus kembali menempuh pendidikan dan tentunya memerlukan waktu. “Untuk itu, akan ada penyesuaian kurikulum. Tidak perlu merombak total, mungkin hanya mengubah arah saja. Dokter misalnya, setelah lulus jadi dokter ikut program intensif di rumah sakit selama satu tahun, dulu namanya PTT. Masuk ke rumah sakit untuk mempelajari bagaimana mengelola pasien. Tapi itu kan menambah masa studi, mestinya hal itu dilaksanakan dalam masa kuliah,” ungkap Musliar di Gedung Kemdikbud, Jakarta, Selasa (25/10). Bagi mahasiswa yang menemuh masa kuliah selama empat tahun, masa kuliah bisa diselesaikan 3,5 tahun, dan setengah tahun sisanya digunakan untuk masa magang. Sehingga, dengan perubahan arah ini, begitu mahasiswa tamat kuliah tidak perlu dididik kembali oleh perusahaan industry di mana tempat mereka bekerja. “Level pendidikan yang akan difokuskan ke dunia kerja adalah SMK dan Perguruan tinggi,” imbuhnya. Mantan Rektor Universitas Andalas (Unand) ini menambahkan, ke depannya pihak Kemdikbud juga akan melakukan pembahasan bersama dengan sektor usaha, tentunya berkaitan dengan apa yang dibutuhkan oleh sektor usaha. “Sebetulnya, kurikulum itu sifatnya tidak rigid (kaku) betul. Sangat dimungkinkan nantinya, kurikulum sarjana teknik tidak harus soal kepakaran akademik. Akan tetaoi, di luar itu sejak awal juga diperkenalkan seperti apa dunia kerja. Sehingga mereka juga perlu magang, ada praktek lapangan agar tahu kondisi real dan tidak hanya tidak hanya untuk kebutuhan menyelesaikan tugas,” pungkasnya. (jpnn/lia)


Edukasi

Kendari Pos |Kamis, 27 Oktober 2011

SMAN 3 Kendari

Siap Aplikasikan Rapor Elektrik Kendari, KP SMAN 3 Kendari segera merealisasikan rapor elektrik. Saat ini, aplikasi yang akan memberikan kemudahan sekolah maupun siswanya tersebut, siap digunakan mulai semester depan. Mengingat, sekolah yang dipimpin Drs H Suparman M Pd ini, telah mendapat suntikan dana dari dari Dinas Pendidikan Pusat, berupa bantuan elening. “Tahun ini kami mendapat bantuan elening. Ini merupakan bantuan untuk pembelajaran berbasis elektrik,” kata Suparman. Ia menjelaskan, dalam rangka memanfaatkan pembelajaran berbasis ICT, termasuk rapaor elektrik, ke depan akan dibentuk learning manajer sistim (LMS) yang akan disiarkan oleh server dengan kekuatan 8 GB. Dengan begitu program tersebut dapat mendukung pembelajaran, dan dapat mengakses internet di set-

iap kelas serta penyediaan bahan ajar yang semuanya terdapat dalam LMS. Setelah ada LMS yang merupakan server dari semua data yang ada di SMAN 3 Kendari, sekolah juga akan mengadakan lima komputer klien yang akan terhubung dengan server. Kelima komputer tersebut akan ditempatkan di beberapa ruang yang membutuhkan data sekolah untuk berbagai keperluan. Untuk di SMAN 3 Kendari komputer klien tersebut akan diletakan di ruang kepala sekolah, kepala urusan kurikulum, bimbingan konseling, kantor tata usaha, dan perpustakaan. “Di dalam komputer klien tersebut akan memuat semua data sekolah, mulai dari biodata siswa secara lengkap hingga penghasilan orang tua, nilai harian nilai semester, bahan ajar untuk guru dan lainnya,” kata Dr. Suparman. Untuk server sendiri akan di-

pusatkan di labolatorium komputer. Pengelola LMS akan bertugas mengumpulkan semua data yang dibutuhkan. Data tersebut yang kemudian disebut data paket aplikasi sekolah (PAS). “Dari data yang ada tersebut kemudian diprint dan jadilah rapor elektrik. Jadi guru tak perlu lagi menulis rapor secara manual. Cukup menyetor data ke pengelola data PAS,” imbuhnya. Tak hanya memberikan manfaat untuk menjadikan rapor elektrik saja, LMS juga memberikan manfaat yang besar bagi siswa, guru, orang tua dan masyarakat luas. Pasalnya dalam LMS juga terdapat bahan ajar yang bisa digunakan guru untuk proses PBM. Orang tua juga bisa memantau anaknya melalui website yang ada di SMAN 3 Kendari, serta bagi masyarakat luas pun bisa melihat perkembangan sekolah. (m2)

Dosen dan Staf STIK Avicenna Tes TOEFL Kendari, KP Sebanyak 15 orang dosen dan staf STIK Avicenna Kendari melakukan tes Test of English as Foreign Language (TOEFL) di laboratorium komputer STIK Avicenna tanggal 23 Oktober. Sebelumnya, mereka telah mengikuti pelatihan awal selama dua minggu. “Kegiatan ini merupakan kerja sama kami untuk kesekian kalinya dengan Prospect English Kendari. Tujuannya untuk mengcover para dosen dan staf yang akan melanjutkan studi lanjut di luar negeri,” kata Kepala Laboratorium Komputer STIK Avicenna Kendari, Muh Fauzi Marzuki. Dijelaskannya Prospect English Kendari memiliki informasi beasiswa luar negeri dan sebagi mitra, Prospect memberikan kesempatan itu kepada para dosen dan staf lingkup STIK Aicenna Kendari. “Saat ini Prospect English Kendari memiliki tawaran beasiswa kepada para dosen dan staf untuk lanjut S2 di Amerika Serikat, dengan syarat TOEFl memenuhi 450.

Kesempatan itu tidak kami sia-siakan dengan ikut serta tes TOEFL,” jelasnya. Karena itu pihaknya berharap minimal seperdua dari jumlah peserta tes TOEFL, yaitu 15 orang dosen dan staf dapat lolos.

“Dengan begitu semakin bertambah kualifikasi dosen dan staf lulusan luar negeri di STIK Avicenna Kendari ini. Hal ini tentunya mempengaruhi kualitas para mahasiswa yang diajarnya,” tutupnya. (fas)

15

Albert Camus: Pemberontakan dalam Mitos Sisipus Oleh : Mohammad Hanafi KARYA-KARYA sastra dengan aliran absurd mulai berkembang setelah perang dunia kedua. Pada awalnya, aliran itu muncul bersamaan dengan aliran filsafat eksistensialisme yang dipelopori oleh Kierkegaard (1813 – 1855) sebelum perang dunia pertama. Para pengikut aliran tersebut, yaitu Heidegger, Jaspers, Sartre, dan Albert Camus. Mereka telah menuliskan karya–karyanya sebelum perang dunia kedua. Albert Camus lalu mengembangkan konsep ini dalam novel karyanya, Sampar dan Orang Asing serta sebuah esainya yang terkenal, Mitos Sisipus. Mitos Sisipus yang diambil dari mitologi Yunani mengisahkan Sisipus yang melaksanakan hukuman para dewa yaitu mengangkat batu besar ke atas gunung. Setiap kali dia sampai di puncak gunung, batu besar itu kembali menggelinding ke bawah. Hal yang demikian ini terus terjadi berulang-ulang. Hukuman ini dimaknai Albert Camus dengan asal hidup manusia, seperti yang dikatakan Goenawan Muhammad (1982: 201) bahwa menurut tafsiran Albert Camus sejarah manusia berlangsung mengasikkan tapi diujungnya harapan besar apapun tak akan terwujud. Pada akhir perang dunia kedua terjadi kemerosotan keyakinan religius yang tersembunyi dibalik keyakinan akan kemajuan, nasionalisme, dan kepalsuan berbagai negara totaliter, semuanya ambruk karena perang, kemudian manusia diselimuti oleh perasaan absurditas. Hal ini dipaparkan oleh Albert Camus dalam Mitos Sisipus (dalam Esslin, 1961:XIX; Kasim, 1994: 52) bahwa dunia yang masih dapat dijelaskan meskipun dengan penjelasan yang keliru merupakan dunia yang kita

kenal. Namun, sebaliknya di dunia dimana ilusi-ilusi dan harapantibatiba direnggutkan, manusia merasa terasing, merasa sebagai orang asing. Pelariannya tidak merupakan pengobatan bagi dirinya karena kenangan terhadap dunianya yang telah hilang dan pengharapannya terhadap negeri yang penuh harapan, telah direnggutkan. Perpisahan ini antara manusia dengan kehidupannya, antara aktor dengan lokasi ceritanya, merupakan perasaan absurditas. Melalui esai ini, Albert Camus dianggap mempunyai jasa dalam hubungannya dengan absurdisme. Pada masa yang penuh dengan kekecewaan, kecemasan, dan ketakutan (The Age of Anguish), ia melahirkan kembali Mitos Sisipus. Goenawan Mohamad menulis dalam “Catatan Pinggir”-nya(1982:201) bahwa dongeng Sisipus lahir kembali dari masa kekecewaan besar. Eropa baru reda dari perang dunia II, tapi tiba-tiba saja di udaranya yang dingin, manusia dan gedung-gedung gemetar ketakutan oleh kemungkinan perang dunia III. Jerman terbelah. Korea terbelah. Bom atom yang dijatuhkan di Hiroshima dan Nagasaki meningkat jumlah dan mutunya sesuai dengan permintaan rasa takut serta curiga. Apa yang terjadi? Harapan lain? Ucapan Mao Zedong bahwa “dari puing-puing peperangan akan terbangun masyarakat baru” pun ramai dimaki-maki, kecuali di Peking. Filsafat absurd yang diperkenalkan dalam Mitos Sisipus ini adalah pencarian makna yang sis-sia oleh manusia, kesatuan dan kejelasan dalam menghadapi dunia yang tidak dapat dipahami, yang tidak memiliki Tuhan dan kekekalan. Camus menegaskan

bahwa yang dibutuhkan dalam menghadapi kondisi absurd adalah pemberontakan. Manusia-manusia yang menyadari akan absurditasnya atau absurditas kehidupan ini, memang kadang menyerah dan menjadi manusia yang putus asa. Tapi bagi Camus menjadi pemberontak jauh lebih baik daripada menjadi seekor kerbau yang dicocok hidungnya, menerima dan mengikuti kemana sesuatu di luar diri membawanya pergi. Tokoh Sisipus menjadi sosok absurd di dalam keadaan yang absurd ketika dia terusmenerus berusaha dan tanpa henti menggelindingkan batu raksasa menuju puncak gunung.Dalam mitos Sisipus, manusia absurd berarti menentang dirinya untuk sesuatu hal yang dianggapnya masuk akal, karena di dunia ini manusia harus mencari dan memikul kebenaran yang digariskan Tuhan; dia percaya bahwa kebenaran ditemukan oleh keinginan intensitas subjektif; dia mementingkan bahwa individu selalu bebas dan diliputi pilihan; dia mengenalkan bahwa manusia ada di dunia dan diceritakan secara alamiah oleh dunia; dia mengetahui segalanya dengan arti kematian, hal itu dihindarkan dan menentukan. Ia kemudian membentangkan sejumlah pendekatan terhadap kehidupan yang absurd. Dalam bab terakhir esai ini, Albert Camus membandingkan absurditas kehidupan manusia dengan situasi yang dialami Sisipus, lalu menarik kesimpulan yaitu perjuangan itu sendiri sudah cukup untuk mengisi hati manusia. Kita harus membayangkan bahwa Sisipus berbahagia atas pemberontakannya terhadap hukuman para dewa. Staf Teknis Kantor Bahasa Provinsi Sulawesi Tenggara


16

Xpresi

Kamis, 27 Oktober 2011

10

Yanayana Kelen yanakelen@ymail.com SMAn 1 Abuki “Overload plz,.humm dah jdi kseringan..tanpa di sdari.. ap lg klw gi ol,tlpn2n krn keasykn lupa deh...solusix biar plzx irit baikx jgn lp daftar bli pketx”

Trivita Putry Solo tri_cancers@yahoo.co.id SMA 1 Sampara “Hm..udh brkali” mhe nth trjdi...aplgy wkt z ghe bka intrnet,z fikir gratis jhe...ternyata ???tdak...n sbrnarx slahq jga krna ktaghan bka intrnet akhrx gct mhe jdix! Hahaha”

IfDaar Nagg Brandalanznyaandepaly Ifdar_rudifsan@yahoo.co.id SMAN 1 Sampara “Klw aqu seh bkan prnah tpi sering, ,bru2 ini kan ada tgas aqu geografi tugasx ntU haruz nyari di google, ,paz d.buka kirain gratis tau2x gak maka terjadilah everload itu, solusix biar pulza irit daftar dulu dEh di internetan gratis”

Tay Jut Zhu enhymaniez@rocketmail.com SMAN 6 Kendari “Msalah spt nhy sering bgt aq alami,krn aq sering banget internet,biar plsa 10. Rbu hxa 2 hari,tp internetany hxa u/ yg penting2 aj n nda smpat k warnet dn kbetulan d hp bsa,,,,kalo menurutq u/ ngirit crany gampang bgt,pake aj plsa secukupny,klo ad sms gk penting y gk ush blz...klo internet skali kt btuh informasi aj yg keadaany mendadak”

IQbal Syafar Fadillah Ikbal_lion@yahoo.com SMAN 1 Kabaena “Ych qu udah bxk kali d g2in, kesal bngt rasax,...gk jelas lg dlm konten apa, huhh”

Aris Nagh Claser wantoaris32@yahoo.com SMAN Kabaena Barat “Pernah waktu itu. . .z beli plza eh. . Pas di cek plzanx nda cukup dngan yg abiz d beli. . .hum kecewa ku mhe”

Icha Chayank Rhuzzu icha.safaa@yahoo.co.id Alumni Akper Konawe “Serg sokali,coz z suka oNline,jd cpat hbs plsq,,hehehe”

Eva Narsis miss_cantiknarsis@yahoo.co.id MIPA USN Kolaka “Bkn prnh mlah sering overload plz,, gra2 aq kasyikn nlpn tman, yg tdk pke daftar nlpn, krn kasykan ngobrol tdk twx plzq dah abs, hmmm jengkel jg dbuatx... Jd bgi qm yg mw ngirt plz sbaikx sblum nlpn, daftr dlu dech nlpn gratis, biar plz qm irit, slamat mncoba”

Dwi Aprillia dwi_aprilia96@yahoo.co.id “Resah dan gelisah , hha sesuatu sekali , tapi kalau nda penting , it’s oke , gak jadi masalah buat saya

Arief Jhe Saja ariefghanty@ymail.com “Hmmmmmm gimana yach.... Pokokx pernah see pas lg kere2nya aduh pusing amat tuch. Jd biar nda terjadi bicara atw pakailah seperlux n jgn lupa waktu. Key”

OMG...Pulsaku Nol Rupiah!! “BAIKNYA ketemuan dimananich, Tut..tut...Hallo, hallo......?? Hehehe, bete kan dalam situasi emergency, tiba-tiba telepon (Handphone) putus hanya karena pulsa kamu abis! Mana jatah pulsa dari Nyokap dah lewat. Kesalnya lagi, tuch telpon berasal dari gabetan yang udah lama kamu incar, gak kebayang kan kesalnya guys. Nach...kalian pasti punya pengalaman di saatsaat butuh nelpon, tiba-tiba pulsa nggak kooperatif. Jadi penasaran gimana rekasi kalian saat-saat krtis seperti itu....share dong!! Iis, siswi SMPN 5 Kendari. Ngakunya, biasanya sering sering Curhat ma teman via handphone. Saat seru-serunya, tiba-tiba telpon putus. “Pokoknya bete banget, pas lagi asyik ngobrol, eh berakhir tut..tut...” Pengalaman lainnya, dikisahkan cewek yang hobi makan somay ini, pulsa kere dialami karena keseringan request RBT. Jjadi ketagihan, pengen selalu ganti nada sambung dengan lagu yang berbeda, so pulsa gak terasa udah nol rupiah. Baiknya, lebih selektif aja manfaatin pulsa yang ada guys! Mina lain lagi. Siswi SMAN 9 Kendari ini, emang sering ngalamin pulsa kere. Tapi penyebabnya....karena sering berbagi dengan te-

man-temannya. “Selain dipinjam ma temen buat SMS an, saking kasyikan gak terasa pulsa berkurang. Untung uang jajan bisa diselip. Jadi bisa dipake beli pulsa lagi,” kata dara berambut panjang ini. Ok guys....semua boleh punya pengalaman kehabisan pulsa, but tidak buat Yati, mahasiswi PGSD Unhalu. Wah...hari gini kehabisan pulsa, gak law!! Coz dimenej aja dengan baik, telpon hanya yang penting aja, baiknya kurangi tuch keseringan ngegosip via telepon. Rajin-rajinlah manfaatkan provider yang ngasih banyak bonus. “Kasian kan ma Ortu kalau yang dah mati-matian banting tulang nyari duit, anaknya cuman bisa habisin diut tuk pulsa hanya waktu sekejap. Apalagi kita masih berstatus pelajar, yang bisanya hanya minta duit, pulsa yang ada hanya untuk yang bermanfaat aja dech, ok? (Piyan)

share

cuap-cuap

Cahya (Ketua Expresi Lovers Kendari)

Nuraida, S.Pd (Guru SMAN 2 Kendari)

Keasyikan Ngobrol...

Telpon Seperlunya saja

KEHABISAN pulsa, huh itu juga pernah menimpa saya lho... Dan pastinya siapa pun juga bakal jengkel banget, misalnya aja kalolagi ngobrol penting tiba-tiba terpaksa dihentikan karena pulsanya habis. Tapi yang paling sering bikin overload pemakaian pulsa, karena keasyikan nelfon. Maklum, kita masih Ababil, alias ABG labil, heheee... ya iyalah gengsi gitu loh kalo kita gak bisa nelfon si doi, tar dikira gak ada pulsa. Tapi kalo kelebihan make pulsanya, payah juga. Dan yang lebih bikin malu lagi, kalo lagi nelfon tiba-tiba putus karena pulsa habis. Aww... gak banget dech... Tapi, untuk menyiasati pulsa gak kere, gunakan aja promo dari operator yang lebih murah untuk nelfon pada jam-jam tertentu. Jadi kamu bisa asyik nelfon siapa aja tanpa takut kebutuhan pulsa kamu bakal overload. Karena bahaya juga lo, bisa bikin kanker alias kantong kering, hehee..... (Wulan)

PULSA sering habis?? Mungkin kalo pengusaha pulsa sering overload sih bukan masalah. Tapi kalo masih remaja, apalagi pelajar yang belum punya penghasilan sendiri, pulsa overload dikarenakan apa sich? nelfon pacar atau banyak menggunakan pulsa untuk internetan? Nah, bagi sobat expresi yang masih pelajar dan uang masih dikasih orang tua, jangan boros-boros donk gunakan pulsa. Gunakan seperlunya aja, handphone kita kan berfungsi untuk memuudahkan komunikasi, jadi ya gunakan seperlunya dan untuk kebutuhan komunikasi aja. Dan jangan ikuti semua promo yang ditawarkan operator. Kalo pulsa kamu banyak sih gak papa, tapi kalo standar, kan kasian nanti kalo habis minta lagi ke orang tua. Intinya, gunakan pulsa kamu seperlunya, dan utamakan yang terpenting, biar kebutuhan pulsa gak berlebihan, oke? (Wulan)


Kendari Pos | Kamis, 27 Oktober 2011

0 Granada v Barcelona 1

Beruntung Bisa Menang

AFP PHOTO/ GIUSEPPE CACACE

Defender Juventus Leonardo Bonucci (kiri) mencetak gol perdana timnya saat menghadapi Fiorentina di Turin, dinihari kemarin.

2 Juventus v Fiorentina 1

Granda, KP Tren Barcelona tengah menurun. Setelah ditahan imbang tanpa gol Sevilla di Nou Camp (22/10), Barca (sebutan Barcelona) menang 1-0 atas Granada di Nuevo Los Carmenes

Pikirkan Inter Turin, KP Meski menelan kekalahan dalam laga tandang merena, Pelatih Fiorentina, Sinisa Mihajlovic mengaku masih merasa beruntung timnya hanya kalah tipis. Tampil di Juventus Stadium, La Vecchia Signora— sebutan Juventus—mendominasi sebelum turun minum. Tetapi serangan mereka hanya berujung satu gol Leonardo Bonucci. Usai turun minum, Fiorentina memperbaiki penampilan, bahkan menyetarakan keadaan melalui kontribusi Stevan Jovetic. Juve akhirnya kembali unggul setelah Alessandro Matri merobek jala gawang Artur Boruc. Skor 2-1 untuk tim arahan Antonio Conte bertahan hingga pluit panjang. Secara overall, Mihajlovic sendiri mengakui kelayakan Juventus membukukan tiga angka penuh, karena I Gigliati— julukan Fiorentina— tampil amat buruk di paruh pertama. “ Babak pertama bukanlah sebuah pertandingan. Juventus menghajar kami dan bisa saja unggul 3-0, tapi syukurlah itu tak terjadi. Kami kemudian bermain lebih baik di paruh kedua dan memiliki semangat berbeda karena paham harus tampil nothing to lose,” tutur arsitek asal Serbia itu seperti dilansir Football Italia. Usai meraih kemenangan, Pelatih Juventus, Antonio Conte mengaku tak mau berlarut dalam kesenangan. Mereka kini fokus pada laga selanjutnya dalam tandang ke Inter Milan akhir pekan ini. Sang bos tampaknya ingin anak-anak asuhnya mempersiapkan diri dengan maksimal jelang melakoni salah satu partai terpanas Serie A bertajuk derby d’Italia itu. Apalagi menurutnya Il Biscione—sebutan Inter Milan—tetap sebagai tim kuat meski sempat tercecer di dasar klasemen setelah serangkaian hasil buruk sebelum mulai bangkit pekan lalu.

AFP PHOTO / CRISTINA QUICLER

Penyerang andalan Barcelona Lionel Messi (kiri) gagal menaklukkan kiper Granada Roberto Fernández (kanan) dalam pertandingan dinihari kemarin di Los Carmenes stadium, Granada. Barcelona menang 0-1.

Baca MENANG Hal 18

Recovery Pasca Derby

Baca JUVENTUS Hal 18

AFP PHOTO / ADRIAN DENNIS

AFP PHOTO / CRISTINA QUICLER

Gelandang Barcelona Xavi Hernandez (tengah) meluapkan kegembiraannya usai mencetak satu-satunya gol bagi kemenangantimnyakegawangGranada,dinihariWIBkemarin.

Xavi Salip Rekor Migueli REKOR spesial ditorehkan Xavi Hernandez. Penampilannya melawan Granada kemarin menahbiskan Xavi sebagai pemain Barcelona yang paling banyak tampil di Liga Primera (392 laga). Playmaker Barca itu pun sukses menyalip rekor legenda Barca dekade 1980-an, Migueli. Sebelumnya, Xavi sudah menumbangkan rekor Migueli sebagai pemain terbanyak tampil di semua ajang. Termasuk laga lawan Granada, pemain 31 tahun itu sudah memainkan 592 laga. ‘’ Semua ini tidak akan terjadi tanpa dukungan rekan setim,’’ kata Xavi sebagaimana dilansir AS. Xavi tak lupa memberi apresiasi kepada Barcelonistas (sebutan fans Barcelona) yang selalu mendukung karirnya selama 13 tahun terakhir. Sebelum laga lawan Granada, Xavi baru terpilih sebagai pemain Barca musim 2010-2011 versi Barcelonistas di seluruh dunia. ‘’ Dipilih sebagai pemain terbaik dari sekian banyak pemain hebat dalam skuad Barca merupakan kebanggaan tersendiri,’’ tutur Xavi. Rekor Xavi kemarin akin lengkap karena dia mencetak gol kemenangan Barca. Namun, dia kecewa karena Barca hanya menang satu gol. ‘’ Granada sama sekali tidak membuat tembakan ke gawang, tapi kami juga tidak mampu mencetak gol kedua,’’ tutur pemilik 105 caps di timnas Spanyol. ‘’ Laga memang berjalan sulit. Tapi, secara keseluruhan, kami bermain bagus terlepas kami masih harus improve di beberapa sektor,’’ imbuhnya. (dns)

kemarin. Lho, bukankah menang lebih bagus daripada seri ? Benar. Tapi, untuk tim sekelas Barca, hanya menang dengan satu gol atas Granada bukan hasil ideal. Apalagi Granada berstatus tim promosidanmenghunizona degradasi. Tidak hanya itu, El Grana (sebutan Granada) mengakhiri laga dengan sembilan pemain. Jaime Romero harus meninggalkan lapangan pada menit ke-53 karena kartu kuning kedua. Di menit-menit akhir, Dani Benitez menyusul keluar lapangan. Namun, keluaranya dua pemain tuan rumah itu tidak mampu dimanfaatkan Barca untuk

Berbatov (kedua dari kanan) dalam pengawalan ketat para pemain Aldershot Town ketika bertanding pada fase pertempat final Piala Carling, dinihari WIB kemarin.

Aldershot, KP Usai dipermalukan Manchester City sebagai ‘’tetangga yang berisik’’ dengan skor telak 6-1 pada fase Liga Inggris, skuad Manchester United tak mau larut dalam kesedihan. Striker gaeknya, Michael Owen meyakini jika reputasi The Red Devils tetap terjaga berkat kemenangan atas Aldershot di pentas Piala Carling, sekaligus meredakan semua keriuhan usai dihajar dalam partai derby akhir pekan lalu itu. Setan Merah menghindari keterpurukan dengan mengamankan satu tempat di perempat final usai menang telak 3-0 di kandang tim League Two tersebut. Manajer United, Sir Alex Ferguson mengubah seluruh starting XI dari tim yang dipermalukan sang rival akhir pekan kemarin, dengan hanya menyisakan Phil Jones sebagai satu-satunya pemain yang turut merasakan luka tersebut. Namun gol dari Dimitar Berbatov,

Owen dan Antonio Valencia menghentikan asa Aldershot untuk menabur garam di luka United pada laga yang dihelat di EBB Stadium itu. “ Kami sedikit di bawah tekanan dengan hasil di akhir pekan kemarin,” aku Owen yang mencetak gol ketiganya di pentas Piala Carling musim ini. “ Meski tak seorang pun di sini menjadi starter di akhir pekan, Anda masih memiliki reputasi Manchester United untuk dijaga. Jadi tim manapun yang dipasang, kami ingin bangkit dan syukurlah kami bisa meraih kemenangan ini. Bisa anda bayangkan, tertawaan dan gurauan sudah sedikit mereda sejak akhir pekan itu. Kadang Anda perlu tamparan keras untuk maju dan itu merupakan tamparan dahsyat, sebagaimana kita ketahui bersama, dan kami bernafsu untuk bangkit,’’ ungkapnya.

Baca MU Hal 18

Perpanjang Rekor Domestik London, KP Pemain internasional Korea Selatan, Park Chu-young menjadi pahlawan bagi Arsenal setelah berhasil menyingkirkan Bolton Wanderers pada putaran keempat Piala Liga Inggris berkat gol kemenangan yang dicetaknya. Seperti yang kerap dilakukan manajer Arsene Wenger, tim inti Arsenal di Piala Liga didominasi pemain muda dan pelapis. Lukasz Fabianski menjadi kiper utama, begitu pula dengan Ignasi Miquel, Francis Coquelin, Alex Oxlade-Chamberlain, Emmanuel Frimpong, dan Nico Yennaris. Pada menit-menit awal, kedua tim kesulitan mencari tempo yang tepat untuk permainan masing-masing. Bolton meraih peluang ketika Darren Pratley lolos sendirian dari tengah lapangan, tetapi tendangannya dipa-

tahkan Fabianski. Chu-young membalasnya dengan pergerakan yang serupa, sementara peluang Yossi Benayoun melebar. Peluang terbaik Arsenal muncul melalui bola mati. Tendangan bebas Andrey Arshavin disambut Thomas Vermaelen, namun bola dapat diselamatkan Adam Bogdan. Kedudukan tanpa gol bertahan hingga jeda. Dua menit babak kedua dimulai, Bolton memimpin. Fabrice Muamba memainkan umpan satu-dua dengan Martin Petrov sebelum melepaskan tembakan keras yang mengoyak jala gawang Arsenal. Gol itu memicu semangat Bolton dan hampir saja keunggulan mereka berganda kalau Ivan Klasnic lebih tenang dalam menuntaskan

Baca REKOR Hal 18

AFP PHOTO/IAN KINGTON

Park Chu-Young (kiri) menjadi pahlawan bagi Arsenal dalam mengalahkan Bolton Wanderers di perempat final Piala Carling yang berlangsung di Emirates Stadium, London.


20

Kendari Pos |Kamis, 27 Oktober 2011

Agus Feisal, Cabup Buton yang Jadi “Korban” Dibatalkannya Pilkada oleh MK

“Suara AYO Pasti Lebih Besar di PSU Nanti” Pilkada Buton menyisakkan sesak yang dalam bagi Golkar dan PKS. Calon usungan mereka, Agus Feisal Hidayat-Yaudu Salam Ajo (AYO) yang sudah diputuskan menang oleh KPU, harus menunda pesta karena Mahkamah Konstitusi (MK) memutuskan Pilkada diulang akibat kerja KPU yang dinilai tidak beres dan amburadul. Tapi bagaimana sebenarnya perasaan Agus Feisal, setelah MK “membatalkan” kemenangannya, serta bagaimana ia menghadapi Pemungutan Suara Ulang (PSU), 15 Desember nanti. Kepada Abdi Mahatma dari Kendari Pos di sebuah tempat di Kendari, Agus menyampaikan segala perasaannya terkait Pilkada Buton termasuk semangatnya untuk tetap menang di PSU Buton nanti. Berikut petikannya…!

Bagaimana anda menyikapi keputusan MK yang membatalkan Pilkada Buton dan memerintahkan Pemungutan Suara Ulang (PSU)? Kalau saya melihat secara rasional dan objektif saja. Tentu kita harus menghargai keputusan MK tersebut karena sudah melewati kajian hukum dan menurut pandangan hakim di MK, tahapan pelaksanaan Pilkada Buton 4 Agustus lalu cacat hukum. Tapi kami bersyukur, bahwa dalam putusan itu, AYO tidak menjadi bagian yang bersalah, artinya kemenangan kami tidak jadi persoalan. Tapi bagaimana sebenarnya perasaan anda saat MK menganulir Pilkada itu? Begitu mendengar hakim menyatakan Pilkada diulang, saya mencoba menerima dan memberi pengertian kepada para pendukung saya yang hadir di MK untuk menghargai putusan itu. Tapi memang sejak awal, saat KPU memutuskan AYO sebagai peraih suara terbanyak, sudah saya sampaikan kepada pendukung AYO agar menahan diri dan tidak larut dalam kegem-

biraan karena masih ada proses di MK. Setelah di MK? Begitu MK memutuskan diulang, saya berusaha sabar, menahan emosi dan menetralisir kegalauan hati saya. Jujur, itu sulit saya terima tapi sebagai seorang yang demokratis dan menghargai hukum, saya mencoba menahannya karena sebagai kandidat, saya harus lebih mampu menunjukan kedewasaan jauh lebih besar dari pendukung AYO. Saya sampaikan, bahwa ini bukan akhir segalanya, apalagi AYO tidak menjadi pihak yang disalahkan. Anda bisa kuat? Sebagai manusia, tentu saya kecewa dan terpukul. Perasaan kecewa itu baru muncul 4 hari setelah putusan apalagi saya ingat bagaimana reaksi pendukung AYO di persidangan sampai ada yang menangis, marah tapi saya terus membesarkan hati saya untuk tetap tenang dan sabar. Ibarat pertandingan sepak bola, tim kami sudah menang tanpa pelanggaran tapi pertandingan harus diulang karena kesalahan wasit, itulah yang terjadi di KPU Buton. Bagaimana anda menghadapi PSU? Saya kira, kepercayaan diri saya jauh lebih besar saat ini dari pada Pilkada 4 Agustus lalu. Soalnya, kekuatan sudah bisa terukur. Pilkada lalu, memang kami menggunakan survey tapi kan baru ada buktinya setelah Pilkada dan KPU menetapkan jumlah suara. Kenapa anda yakin demikian? Itu nanti akan terlihat di PSU, sebab masyarakat ternyata sudah bisa mengetahui yang mana kandidat yang terbaik untuk dia pilih. Saat ini kami intens menggalang dukungan, terutama di titik-titik dimana pada Pilkada sebelumnya, suara AYO tidak signifikan. Dan saya yakin, suara AYO pasti akan lebih besar dari sebelumnya

yang hanya 32 persen. Kinerja KPU dinilai bobrok oleh banyak kalangan, anda melihatnya bagaimana? Secara pribadi, saya tidak bisa menyimpulkan demikian sebab Pilkada tahun ini berbeda dengan tahun 2006 lalu. KPU baru punya pengalaman menverifikasi calon independent apalagi banyak pendaftar, tentu kita maklum sebab itu adalah pengalaman pertama mengurusi calon independent. Tapi saya berharap, ini menjadi pembelajaran dan KPU harus lebih professional lagi. Anda tidak ikut menyalahkan KPU dong? Bukan demikian, tapi harus ada kesadaran bahwa Pilkada itu hajatan semua elemen masyarakat di Buton jadi semuanya harus menjalankan tugas dan fungsinya sesuai aturan. KPU jga jangan melakukan ketimpangan, kandidat juga jangan melakukan pelanggaran. Semuanya harus punya kesadaran yang sama untuk tidak merugikan rakyat dan daerah Banyak pihak yang menolak La Biru Cs sebagai penyelenggara PSU. Anda sendiri? Harusnya yang banya keberatan itu adalah kami karena gara-gara kerja KPU, Pilkada diulang. Tapi kita tetap menghargai KPU sepanjang mereka sadar akan kekeliruan yang sudah dibuat, kenapa kita tidak memberikan kesempatan. Apalagi, sampai sekarang belum ada keputusan hukum yang resmi bahwa anggota KPU Buton melakukan penyalahgunaan kewenangan. Sangat jelas bahwa secara normatif, pelanggaran KPU belum bisa dibuktikan. Jadi, sebelum ada keputusan DK, kita tetap harus menghargai proses dan tahapan yang sudah ditetapkan. Pilkada terancam tidak berjalan sesuai tahapan karena dananya belum dicairkan. Bagaimana komentar anda?

Anggapan ini harus diluruskan. Jauh sebelumnya, Pemkab Buton sudah menyiapkan anggaran dua putaran dan ditambah lagi di APBD perubahan 2011, sebesar Rp 3,5 miliar. Jadi kalau ada anggapan bahwa dana tidak ada, itu hanya isu saja Pj Bupati Buton masih belum mau mencairkan? Saya optimis, kinerja pemerintah saat ini yang dipimpin Bapak Nasruan, akan melihat kepentingan yang jauh lebih besar dan saya yakin, ia akan menjalankan amanah ini atas nama masyatakat dan daerah. Apa harapan anda terhadap pemerintah dan KPU? Saya berharap agar PSU bisa secepatnya digelar, minimal masih di tahun 2011. Tujuannya agar ketegangan politik di masyarakat bisa mencair, dan mereka secepatnya mengetahui siapa pemimpin definitifnya. Kami minta agar PSU bisa dilaksanakan sesegera ini karena kita tahu, realitas di masyarakat seringkali ada ketegangan, ada friksi, keluarga bahkan saling menjaga jarak karena pilihan berbeda. Kalau ini semua selesai, maka ketegangan seperti itu bisa cepat tuntas dan rakyat Buton kembali bersatu. Apa strategi AYO untuk kembali memenangkan Pilkada Buton? Saya optimis, hasil yang kami raih akan lebih baik dari sebelumnya, apalagi saya prediksi, dari 11 calon yang akan diverifikasi, sangat mungkin akan ada calon, bisa satu atau dua yang dieliminasi oleh KPU, dan itu mungkin saja dialami pasangan yang sebelumnya sudah ikut Pilkada 4 Agustus lalu.

Mahfud MD, Cawapres Terpopuler Versi SSS Jakarta, KP Survei yang dilakukan Sugeng Sarjadi Syndicate (SSS) pada 3-8 Oktober lalu tak hanya menempatkan Prabowo Subianto sebagai calon presiden (capres) terpopuler. Hasil survei itu menunjukkan bahwa Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Mahfud MD sebagai calon wakil presiden (cawapres) terpopuler. Direktur eksekutuf SSS, Toto Sugiarto, menyatakan bahwa faktor kejujuran dan kepandaian menjadi pilihan utama bagi responden survei SSS. "Kriteria cawapres yang menjadi preferensi publik adalah kejujuran dan kepandaian. Mahfud MD yang teratas untuk itu," kata Toto saat memaparkan hasil survei SSS di Four Seasons Hotel, Rabu (26/10). Dari hasil survei SSS itu diketahui bahwa bahwa 15,6 persen dari 1318 responden memilih Mahfud. Toto menguraikan, 44,8 persen dari responden pemilih Mahfud menganggap mantan Menteri Pertahanan itu sebagai akademisi yang jujur. Selain itu, Mahfud dianggap sebagai akademisi pandai oleh 24,1 persen responden pemilihnya. Sedangkan 12,6 persen responden menganggap Mahfud akademisi yang tegas. "Sedangkan sebagai ahli hukum, Mahfud dianggap jujur oleh 42,9 persen responden, tegas oleh 25,2 persen, dan berwibawa sebesar 11,8 persen,"papar Toto. Di peringkat kedua adalah mantan Menteri Keuangan Sri Mulyani yang dipilih oleh 8 persen responden. Di bawah nama Sri Mulyani ada nama Pramono Edhie Wibowo. Ipar Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) yang kini menjadi KSAD itu meraih 7,1 persen suara responden. Selanjutnya nama-nama tokoh beserta tingkat popularitasnya antara lain Ketua PP Muhamamdiyah Din Syamsuddin (6,8 persen), Ketua Umum PB NU Said Agil Siradj (6,3 persen), Menkopolhukam Djoko Suyanto (3,9 persen), serta Puan Maharani (3,9 persen). Menariknya, menjelang akhir paparan survei ditayangkan pula slide tentang pemberitaan hasil survei SSS pada

April 2004 yang menempatkan pasangan SBY-Jusuf Kalla sebagai capres dan cawapres terpopuler kala itu. Namun SSS membantah jika dianggap hendak menjodohkan Prabowo dan Mahfud. Peneliti Senior SSS Sukardi Rinakit menyatakan, tayangan

tentang survei SSS pada April 2004 itu untuk mengingatkan publik tenyang validitas dan akurasi survei SSS. "Tak ada niat untuk menyatukan mereka berdua (Prabowo dan Mahfud). Artikel berita itu hanya agar menekankan prediksi kita benar dan punya legitimasi,"

ucapnya. Sementara saat ditanya tentang donatur survei, dengan tegas Sukardi mengatakan bahwa survei itu didanai sendiri dan tidak ada sokongan dari pihak lain. "Dana independen, dari Mas Soegeng (Soegeng Sarjadi)," tandasnya.(jpnn)

Bagaimana pandangan anda soal DK? Berdasarkan petunjuk KPU pusat, pelaksanaan Pilkada harus tahun 2011 ini, dan secara bersamaan pula, diisyaratkan untuk membentuk DK. Kalau dalam proses klarifikasi DK kepada anggota KPU itu ternyata KPU bermasalah, itupun tidak akan sampai menggangu tahapan. Jadi itu jelas, kalaupun ada DK, tapi harus dipastikan tidak akan menggangu jalannya tahapan yang sudah disusun. Apa himbauan anda kepada pendukung AYO dan rakyat Buton? Kepada seluruh pendukung AYO, baik kader Golkar, kader PKS, relawan dan semua massa simpatisan AYO kiranya mari menyongsong

PSU ini dengan kondusif. Kepada masyarakat Buton agar memilih calon pimpinannya yang dianggapnya terbaik den-

gan harapan agar tahun ini, Buton sudah memiliki bupati definitif dan tahun 2012 mendatang pembangunan sudah bisa dilaksanakan sesuai dengan visi misi, janji agar masyarakat bisa menikamati apa yang menjadi program bupati definitive. Terakhir, saya mengucapkan terima kasih kepada masyarakat Buton yang tetap menjaga ketertiban, TNI dan Polri serta Muspida Sultra dan Buton yang telah bekerja keras menggelar dan menjaga Pilkada sebelumnya sehingga sampai saat ini, kondisi di Buton tetap terjaga.(***)

Agus Feisal Hidayat


Kendari Pos Edisi 27 Oktober 2011