Page 1

CMY

CMY Sabtu, 27 Agustus 2011

Harga Eceran Rp. 3.500,-

http://www.kendarinews.com

Dua Hari Mencari Jalan Masuk I Gede Swastika Mampu Memanjat Tembok Ruko Hingga Lantai 3

!

TIDAK TERBIT Minal Aidin Wal Faidzin, Mohon Maaf Lahir dan Bathin. Menghormati Hari Raya Idul Fitri 1432 H, Kendari Pos tidak akan terbit mulai Senin tanggal 29 Agustus hingga 1 September 2011. Kepada pembaca dan relasi, Kendari Pos mohon maklum.

Kendari, KP Upaya balas dendam I Gede Swastika, pelaku pembunuhan yang membantai pemilik toko Planet Elektronik yakni Jhon Wijaya Kusuma (50) berserta istrinya Inge Questi (49) dan putrinya, Natalia alias Lili (25) benar-benar menggebu. Bayangkan, Gede berusaha memanjat tembok Ruko hingga lantai 3 dan, sanggup. Ia berhasil memasuki Ruko melalui lantai 3. Gede membutuhkan waktu dua hari untuk sanggup memanjat Ruko tiga lantai tersebut. Pengakuan I Gede Swastika, ia masuk ke Toko Planet Elektronik melalui hall (ruang) antara tem-

SUWARJONO/KP

Baca DUA HARI di Hal. 7

Keluarga korban pembantaian melakukan Qui (pengakuan atau penghormatan terhadap jenazah). Tiga peti jenazah kini disemayamkan di rumah duka (Toko Planet Elektronik), Kota Kendari.

Hari Ini, Dijebloskan ke Sel Polresta

SELEBRITI

Melahirkan 3 September TEMPAT persalinan di sebuah Rumah Sakit di Jakarta. Sebagian besar persiapan dikerjakan Raul Lemos yang mondar-mandir Jakarta-Dili. Tak lama lagi, Krisdayanti akan melahirkan anak pertamanya dari pernikahannya dengan Raul Lemos. Seperti apa persiapan KD dan Raul menyambut si buah hati? Diva pop tanah air itu kemarin blakblakan kepada media soal persiapan kelahiran sampai urusan rumah tangganya. "(Melahirkan) tanggal 3 September. Tapi maju mundurnya kita sudah siap," ungkap KD merujuk prediksi dokter pribadinya. Di hari-hari istimewa itu, perasaan KD sangat campuraduk. Pelantun lagu Mencintaimu itu mengaku sangat bahagia tapi juga gugup. "Degdegannya luar biasa, senang, bahagia, tapi yang penting bayinya sehat," tuturnya. (tia)

Krisdayanti

Kendari, KP Pelaku pembunuhan satu keluarga, I Gede Swastika hingga kemarin, masih menjalani perawatan di RS Bhayangkara Kendari. Pelaku dijaga ketat oleh polisi untuk mengungkap lebih jelas motif, latarbelakang dan kejelasan kasus pembantaian pemilik toko Planet Elektronik Kendari sekeluarga. Kasat Reskrim Polres Kendari, AKP Irwan Andi Purnawan mengatakan, kondisi kesehatan pelaku sudah mulai membaik dan kini sudah pada tahap penyembuhan. Pihaknya berencana akan menjemput pelaku di RS Bhayangkara hari ini dan dijebloskan ke Rutan Polres Kendari untuk proses lebih lanjut. “Besok (hari ini) kami akan menjemput pelaku. Informasi dari dokter, kondisinya sudah membaik. Kemarin, sempat kami membawanya ke sini (Polres

Ketiga Jenazah Dimakamkan Minggu Kendari, KP Tiga korban yang dibantai mantan karyawan sendiri, John Wijaya Kusuma, Inge Kwesty, dan Natalia Wijaya Kusuma kini masih disemayamkan di rumah duka, Jalan Ahmad Yani Kelurahan Bende Kecamatan Kadia tepatnya di Ruko Planet Elektronik Kendari. Jenazah korban rencananya akan dimakamkan di Pekuburan Cina, TPU Punggolaka, Minggu

(27/8), sekitar pukul 13.30 wita. Seksi Pekuburan, Frans mengatakan, pemakaman akan dilaksanakan sesuai keyakinanya sebagai penganut Agama Budha. Tidak ada acara lain yang dilakukan sebelum jadwal pemakaman. “Kalau Budha tidak ada lagi acara lain. Setelah sembahyang,

Baca JENAZAH di Hal. 7

Lima Pesan Terakhir Jhon Jhon, pemilik Toko Planet Elektronik yang tewas dibantai bersama istri dan seorang anaknya, Rabu (25/8) lalu, sempat meninggalkan pesan pada secarik kertas. Belum diketahui, apakah menulis pesan pada lembaran kertas tersebut merupakan kebiasaan korban dalam kesehariannya, atau “pertanda” akan datangnya kematian. Tulisan tangan tersebut diduga ditulis oleh Jhon sehari sebelum datangnya ajal. Kertas itu ditulis lalu ditempelkan pada kalender kerjanya. (kendari news/ ong)

Baca DIJEBLOSKAN di Hal. 7

Solidnya Mahasiswa Sulawesi Tenggara di Jogjakarta

Buka Puasa Bersama Pererat Silaturahmi di Rantau Sore itu (25/8) ratusan mahasiswa dan masyarakat Sulawesi Tenggara di Jogjakarta hadir di Restoran Pondok Minang Jogjakarta. Suasana akrab dan penuh kekeluargaan terlihat jelas.

IWA IKHWANUDIN, Jogjakarta MENGGUNAKAN bahasa daerah Muna beberapa tamu undangan bercakap-cakap. Waktu menunjukkan pukul 17.00. Namun acara belum dimulai. “Menunggu Bang Ongko,” kata koordinator pelaksana kegiatan tersebut Sismono. Bang Ongko adalah sapaan yang ditujukan kepada La Ode Songko Panatagama, tokoh muda Sulawesi Tenggara (Sultra) yang juga Ketua Presidium Himpunan Intelektual Muda Indonesia (HIMI).

IWA IKHWANUDIN/RADAR JOGJA

KOMPAK: Mahasiswa Jogja asal Sultra menggelar silaturahmi. Acara ini disponsori oleh seorang pengacara Jogja yang juga berasal dari Sultra, La Ode Songko Panatagama (tengah, baju putih).

Tak lama kemudian, dua mobil sport Jaguar Sport dan Cellica Sport bernopol B1-DV dan AB-1-LD milik La Ode Songko Panatagama tiba di tempat acara. Sismono dan beberapa senior mahasiswa Sultra di Jogjakarta menyambut. Dengan wajah yang sumringah, La Ode yang mengenakan setelan baju muslim warna merah menyalami satu per satu tamu yang hadir. Pembawa acara, Zainal Abidin segera membuka acara buka puasa bersama mahasiswa dan masyarakat Sultra di Jogjakarta tersebut. Kegiatan buka puasa bersama seperti itu adalah kegiatan rutin dan wajib dilakukan oleh masyarakat dan mahasiswa Sulawesi Tenggara di Jogjakarta. Saban tahun se-

Baca SILATURAHMI di Hal. 2

CMY

CMY


2

Kendari Pos |Sabtu, 27 Agustus 2011

Tak Sempat Mudik, Anak-anak Sultra Gelar Silaturahmi di Jogja Silaturahmi ................ tiap ramadan, buka puasa bersama menjadi tradisi yang dipertahankan mahasiswa rantau ini. Kegiatan seperti buka puasa bersama, sahur on the road, kunjungan ke panti asuhan serta kegiatan lain adalah agenda wajib bagi komunitas masyarakat dan mahasiswa Sultra di Jogjakarta. Acara-acara itu terasa istimewa sebab tamu bertukar cerita dan berkisah tentang kampung halaman. Dan paling spesial tentunya menu buka puasa dan hidangan makan malam khas Sultra seperti parende, cucur dan lapalapa, hal yang jarang ditemukan pada hari-hari biasa. Tak banyak seremoni yang disampaikan. Acara kemudian diserahkan kepada koordinator acara, Sismono. Selain mengucapkan selamat datang kepada seluruh tamu, Sismono secara khusus menyapa La Ode Songko Panatagama. “Terima kasih telah menjadi donatur kegiatan buka puasa bersama dan kehormatan bagi adik-adik kita ketika Bang Ongko bisa menyempatkan diri hadir di tengah-tengah kita,” ujar Sismono. “Dan Saya tau Bang Ongko ini super sibuk dan jam terbangnya tinggi. Kemarin siang ketika saya menelpon dia masih berada di Singapura. Siang tadi masih di Jakarta dan alhamdulillah sore ini hadir di tengah-tengah kita,” tambah senior mahasiswa Sultra di Jogja La Ode Muhamad Untung SIP MPA. Memasuki acara inti, biasanya yang dianggap sebagai tokoh masyarakat akan memberikan sambutan dan sedikit wejan-

gan tentang makna bulan puasa. La Ode Muhamad Untung didaulat menyampaikan tugas tersebut. La Ode Muhamad Untung menyitir ayat-ayat Quran dan beberapa kalimat hadits diselipkan dalam kultum tersebut. Tamu undangan antusias dan hikmad mendengarkan tokoh muda Sultra yang kini berkecimpung dalam dunia hukum tersebut. Kehadiran La Ode Songko Panatagama dalam kegiatankegiatan mahasiswa Sultra di Jogjakarta merupakan hal spesial. Terlihat keakraban beberapa juniornya yang berkisah kepada Radar Jogja (Jawa Pos Group). “Untuk ukuran orang muda Sultra, Bang Ongko adalah idola. Di usianya yang masih muda, capaian prestasi dan pengaruhnya sudah bisa membanggakan mahasiswa Sultra di Jogja ini,” ucap Ketua Ikatan Pelajar mahasiswa Sultra (IPMIST) Jogjakarta, Zulkarnain. Ketika azan Magrib berkumandang, serentak seluruh tamu mencicipi hidangan ala Sultra yang disiapkan. Kerinduan kampung halaman terobati dengan menu buka puasa dan makan malam khas Sultra yang tengah disantap. Keberadaan mahasiswa Sultra yang melanjutkan studi di Jogjakarta terus bertambah setiap tahun. Pilihan studi ke Jogjakarta bagi sebagian besar mahasiswa asal Sultra didasarkan atas pertimbangan biaya hidup yang relatif murah dibanding daerah lain, keramahtamahan masyarakat Jogjakarta terhadap para pendatang serta tersedianya fasilitas dan prasarana yang dibutuhkan oleh mahasiswa dengan

tarif terjangkau menjadi alasan mengapa memilih Jogjakarta sebagai tempat kuliah. Kedekatan emosional antara mahasiswa Sultra dan Jogjakarta sebagai kota tempat bermukim sementara tidak dapat dipisahkan. Itulah sebabnya meskipun lebaran atau liburan kuliah, banyak pula mahasiswa asal Sultra yang memilih melewatkan lebaran di kota pelajar ini. Dalam catatan IPMIST Jogjakarta (organisasi etnis mahasiswa Sultra di Jogja) jumlah mahasiswa dan masyarakat Sultra yang kini bermukim di Jogjakarta sekitar 900 orang. Namun angka tersebut terus bertambah setiap tahun seiring semakin besarnya minat pelajar melanjutkan studi ke jenjang perguruan tinggi dan memilih Jogjakarta sebagai tempat belajar. Kiprah alumni Jogjakarta yang telah kembali ke daerah dan mampu eksis bekerja di berbagai bidang ataupun alumni Jogjakarta yang kini telah sukses membangun karier di Jogjakarta dan daerah-daerah lainnya menjadi salah satu alasan mengapa memilih daerah istimewa ini sebagai tempat belajar. Sebut misalnya Habil Marati, S.E dan Ali Mazi, S.H. dua tokoh ini merupakan representasi kesuksesan mahasiswa rantau Sultra era 1970-an. Atau nama La Ode Songko Panatagama, S.H mewakili generasi Sultra tahun 2000an. Ketiga nama tersebut merupakan alumni Jogjakarta yang telah menapaki kesuksesan dan merengkuh kemapanan hidup setelah belajar di pusat kebudayaan tanah Jawa ini.(*)

Penetapan 1 Syawal 1432 H Berpotensi Beda Perhitungan Hisab Jatuh 30 Agustus, Menurut Rukyatul Hilal Jatuh 31 Agustus Jakarta, KP Impian Menteri Agama (Menag) Suryadharma Ali (SDA) menikmati lebaran yang serentak tahun ini meleset. Perhitungan dari Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (Lapan) melansir jika bakal muncul dua versi perayaan 1 Syawal 1432 H. Seperti diketahui, ormas Muhammadiyah sejak jauh-jauh hari sudah menetapkan 1 Syawal 1432 H jatuh pada 30 Agustus 2011. Perhitungan ini merujuk pada konsep wujudul hilal atau hisab. Sedangkan menurut ormas Nahdlatul Ulama yang kerap sejalan dengan kebijakan pemerintah, berpotensi berlebaran pada 31 Agustus 2011. Sebab, Lapan memprediksi mekanisme Imkanul Rukyah (visibilitas hilal) yang bakal dilakukan dengan sidang isbat Senin depan (29/8) tidak akan melihat hilal. Hasilnya, Ramadan digenapkan menjadi 30 hari. Peniliti senior Lapan Thomas Djamaluddin di Jakarta kemarin (26/8) menuturkan, pihaknya memprediksi jika tinggi hilal pada 29 Agustus kurang dari 2 derajat. “Bahkan di beberapa kawasan di Indonesia, tinggi hilal lebih rendah lagi,” ujar dia. Dengan kondisi ini, mustahil hilal bisa terlihat saat sidang isbat nanti. Jika dalam sidang isbat yang dipimpin Menag SDA nanti ada laporan tim pemantau yang melihat hilal, Thomas berani

mempertanyakan hasil pengamatan tersebut. “Hasil itu sudah pasti salah,” kata dia. Thomas menjelaskan, dari pengalamannya, tinggi hilal yang bisa terlihat ratarata 4 derajat ke atas. Selain melansir potensi perbedaan penetapan 1 Syawal 1432 H, Thomas juga mengatakan jika 1 Ramadan 1433 H, 1434 H, dan 1435 H bakal berbeda. Ormas yang menggunakan perhitungan hisab, bakal menjalankan ibadah puasa lebih dulu. Sedangkan ormas yang memakai imkanul rukyah, berpuasa menyusul satu hari kemudian. Perebdaan juga bakal terjadi pada penetapan hari raya idul adha 10 Dzulhijah 1435. Thomas sendiri mengaku perbedaan dalam penetapan tanggal perhitungan Islam ini harus diselesaikan secepatnya. Dia mengatakan, pemerintah harus bisa mengambil jalan tengah untuk menghitung penetapan awal bulan di kalender

Islam yang berpatokan pada bulan. Dia mengusulkan, opsi paten untuk menetapkan awal bulan kalender Islam. Yaitu, apabalika ketinggian bulan sudah 4 derajat lebih tinggi dari matahari. Kriteria berikutnya adalah, jika jarak bulan dan matahari 6,4 derajat. “Perbedaan penetapan hari-hari besar Islam sering terjadi. Kondisi ini bisa berpotensi menimbulkan keresahan umat,” pungkasnya. Di bagian lain, Kasubdit Pembinaan Syariah dan Hisab Rukyah Kemenag Muhyiddin membenarkan jika sidang isbat digelar Senin 29 Agustus depan. Dia juga tidak menampik bakal terjadi perbedaan dalam penetapan 1 Syawal 1432 H. “Pemerintah memang memimpin sidang isbat. Tapi tidak bisa memaksakan hasil sidah itu ke seluruh masyarakat,” jelasnya. Untuk itu, dia berpesan jika masyarakat bisa menerima perbedaan penetapan ini dengan arif.(wan)


3

Sabtu, 27 Agustus 2011

Bank Libur Sepekan

Bagea dan Mete Masuk Pasar JCC Kendari, KP Untuk kesekian kalinya, Bank Mandiri Cabang Kendari kembali memberangkatkan tiga mitra binaanya ke Jakarta. Mereka mengikuti pasar Indonesia Mandiri yang bertema ‘’Gelar Karya Binaan Mandiri’’. Kegiatannya dilaksanakan 18-21 Agustus 2011 di Hall A JCC Senayan Jakarta. Ketiga mitra binaan Mandiri yang ikut adalah Yusnita, pemilik Toko Kue Destya yang memamerkan kue kurma, kue Pia Mente, abon ikan, serta mete goreng khas Kendari. Begitupun Bau Intang, pemilik Kios Yarton di Baruga yang memasarkan penganan khas daerah sultra seperti bagea, mete, baruasa mete, dan kripik mete. Selain itu, Rugayyah Ahmad, pemilik Noninon Butik yang memamerkan tenunan khas Tolaki dan Buton. Area Manager Bank Mandiri Cabang Kendari, Adi Setyanto mengatakan dalam kegiatan tersebut terdapat 150 stand mitra binaan dan wirausaha muda Mandiri se-Indonesia yang menjual aneka produk kerajinan, kain, pakaian dan kuliner, batik, tenun, fashion, perhiasan serta berbagai kerajinan lainnya untuk menyambut Idul Fitri, “ Untuk kemitraan ini, Bank Mandiri tiap tahunnya menyalurkan milyaran rupiah membantu mereka mengembangkan segala usaha masyarakat yang nantinya akan kami seleksi

29 Agustus Hingga 2 September

akbar/kp

Area Manager Bank Mandiri Cabang Kendari, Adi Setyanto (kedua dari kiri, red) bersama tiga mitra binaan yang memasarkan kerajinan Sultra di JCC.

secara bergantian untuk mengikuti beragam pameran yang difasilitasi gratis oleh Bank Mandiri, “ ungkapnya. Kegiatan itu kata Adi bertujuan untuk lebih memaksimalkan usaha mitra binaan mulai dari produksi hingga pemasaran sehingga nantinya bisa lebih tangguh dan mandiri. ‘’Kegiatan seperti ini merupakan kesempatan emas untuk mendapatkan inspirasi dari

kisah sukses para pengusaha maupun peserta Wirausaha Mandiri se-Indonesia, “ tandas pengganti Rudiyanto. Sekadar diketahui Bank Mandiri Cabang Kendari terus menggalakan program kemitraan dan bina lingkungan (PKBL) atau yang populer dengan sebutan Corporate Secretary Responsibility (CSR). Sebagian besar mitra binaan Bank Mandiri dalam program

CSR adalah pengusaha kecil dan menengah (UKM). Dalam program ini Bank Mandiri mempunyai kewajiban untuk melakukan pembinaan bagi mitra binaannya dalam bentuk pendidikan, pelatihan, pemasaran, promosi dan hal-hal lain yang menyangkut peningkatan produktivitas mitra binaan serta penelitian atau pengkajian usaha. (adv)

KENCO Santuni Fakir Miskin Kendari,KP Setelah menyantuni anak panti asuhan dan memberi santunan kepada anak yatim, Kendari Enterpreneur Comunity (KENCO) kembali menyantuni janda miskin, kemarin. Program tersebut akan menjadi kegiatan sosial KENCO kedepan. Santunan yang berupa sembako, pakaian, soft drink serta uang saku diberikan kepada Kamisah (85) salah seorang janda miskin yang berdomissulis/kp Ketua KENCO, Warsito saat menyerahkan santunan pada Kamisah, ili di Kelurahan kemarin. Kasilampe Kecamatan Kendari. Kamisah merupakan perantauan di Kendari sejak 30 tahun yang lalu, wanita beranak dua itu tidak memiliki tampat tinggal, sehingga dia harus mondok di rumah warga terdekat. “Semoga saja bantuan ini bermanfaat, dan Ibu Kamisah bisa berbahagia di hari lebaran bersama warga lainnya,” terang Warsito, Ketua KENCO yang sore kemarin mengunjungi Kamisah. Menurut Warsito santunan ini tidak hanya diberikan kepada Kamisah, tapi beberapa warga miskin lainnya. Kegiatan ini merupakan rangkaian berbagi KENCO di bulan Ramadhan, seperti buka bersama anak yatim beberapa waktu yang lalu. “Kami berharap santunan seperti ini akan menjadi kegiatan KENCO secara periodik,” ujarnya. Masih kata Warsito, bila dana santunan dan seluruh anggaran kegiatan sosial ini dikumpulkan dari para anggota KENCO yang jumlahnya sekitar 100 orang. “Semua yang kami berikan ini, merupakan sebagian rezeki yang kami peroleh selama ini,” pungkasnya. (lis)

ist/kp

Kepala Kantor cabang Jamsostek Kendari, Agung Maryanto, SE saat menyerahkan bantuan pada warga sekitar sebagai bentuk kepedulian.

Jamsostek Bagi Paket Sembako Kendari,KP Jamsostek kembali memperlihatkan kepedulian terhadap masyarakat. Setelah sukses berbagi bersama 12 BUMN lainnya, kali ini, 50 paket sembako di bagikan kepada masyarakat kurang mampu yang berdomisili di sekitar kantor cabang Jamsostek Kendari kemarin. ‘’Pembagian paket sembako bagi masyarakat lingkungan RT 1 kelurahan Lahundape Kendari Barat, yang kurang mampu ini kami lakukan sebagai bentuk kepedulian kami sekaligus sosialisasi tentang keberadaan kami di lingkungan mereka,’’ papar Kepala Kantor cabang Jamsostek Kendari, Agung Maryanto, SE kemarin.

PT Jamsostek yang belum genap setahun kata Agung menempati kantor baru dan sudah selayaknya dikenal dan mengenal masyarakat sekitar, agar terjalin silaturahmi dan saling menjaga baik untuk kelangsungan hidup bermasyarakat juga keamanan pelayanan kantor. Sementara itu Kepala Bidang Pemasaran PT Jamsostek, Kunyata Fadilah SE, mengatakan kegiatan sosial pembagian sembako bagi masyarakat sekitar yang kurang mampu itu, di harapkan dapat dilaksanakan kontinyu setiap tahunnya. ‘’Insya Allah dengan berbagi dengan sesama, target kepesertaan kami pun senantiasa tercapai,’’katanya.(ani)

Kendari,KP Seluruh bank di Kendari disesaki nasabah, kemarin terutama BPD Sultra hingga sore hari pelayanan berjejal. Pelayanan seluruh bank diperpanjang satu jam dari hari biasa. Kebijakan itu karena bank tidak melayani nasabah mulai 29 Agustus hingga 2 September atau libur sepekan. Pemimpin Bank Indonesia (PBI) Kendari, Lawang M. Siagian menjelaskan, libur perbankan di daerah ini sejak 26 Agustus dimana jam Operasional Sistem BI-RTGS dan BI-SSSS diperpanjang selama satu jam. Seluruh window time transaksi diperpanjang secara proporsional kecuali untuk transaksi tertentu sebagaimana dimaksud dalam ketentuan yang mengatur mengenai Sistem BI-RTGS. “Semua itu merupakan Keputusan Gubernur BI No. 13/23/KEP.GBI/ INTERN/2011 tertanggal 30 Mei 2011,” terangnya kemarin. Menurutnya pada 29 Agustus - 2 September 2011, Sistem BIRTGS dan BI-SSSS tidak beroperasi alias libur. Kemudian pada 5 dan 6 September 2011 Jam operasional Sistem BI-RTGS dan BI-SSSS diperpanjang selama 1 (satu) jam. Seluruh window time transaksi diperpanjang secara proporsional kecuali untuk transaksi tertentu sebagaimana dimaksud dalam ketentuan yang mengatur mengenai Sistem BI-RTGS. Pada 7 September 2011, sistem BI-RTGS dan BI-SSSS beroperasi secara normal kembali. “untuk hari ini (kemarin 26 Agustus 2011 red), Seluruh Kegiatan Penyelenggaraan SKNBI diadakan, kecuali Kliring Penyerahan Wilayah Kliring Jakarta dan Surabaya, ditiadakan,” pungkasnya. (lis/awl)


email : bumianoa@gmail.com

Sabtu, 27 Agustus 2011

Polres Muna Siagakan 500 Polisi Amankan Arus Mudik dan Lebaran Raha, KP Polres Muna tidak mau mengambil resiko, aktifitas arus mudik dan balik serta hari raya Idul Fitri terganggu dengan tindakan kriminal dan kecelakaan lalu lintas. Mengantisipasi hal tersebut, institusi pimpinan AKBP R Wawan Irawan itu, menurunkan semua

kekuatan Polres Muna. Menurut AKBP R Wawan Irawan, kuota Polres Muna dari Mabes Polri untuk pengamanan sebenarnya hanya 180 personil. Namun untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan, semua personil di Muna disiagakan. “Sedikitnya 500 personil polisi, kami siagakan mengamankan lebaran, memantau arus mudik dan balik, “ ujar AKBP R Wawan Irawan, kemarin.

Hari Ini, Gubernur Bayar Zakat di Raha Juga Shalat Idul Fitri di Raha Raha, KP Gubernur Sultra H Nur Alam SE, direncanakan hari ini (27/8) akan datang ke Raha. Kedatangan orang nomor 1 di Sultra itu, untuk menunaikan salah satu kewajibannya sebagai muslim yakni, membayar zakat. Kepastian kedatangan rombongan Ketua DPW PAN itu, diungkapkan oleh Kabag Humas Pemda Muna La Kusa, kemarin. “Rombongan Gubernur akan tiba di Raha pukul 08.00 Wita dengan menumpangi kapal SAR, “ungkap La Kusa. Di Raha, Gubernur akan membagikan zakat fitrah kepada 3000 masyarakat Muna yang tidak mampu. Khususnya anak-anak yatim piatu. Pembagian zakat fitrah oleh mantan Wakil Ketua DPRD Sultra itu, difokuskan dalam Kota Raha. Setelah membayar zakat, Gubernur langsung balik ke Kendari. Kemudian, kata Kusa, Gubernur

Jasa Raharja Gelar Posko Pengobatan Gratis Kendari, KP Jasa Raharja menggelar posko pengobatan gratis untuk pemudik lebaran di Wilayah Baubau dan sekitarnya. Kegiatan yang berlangsung sejak 2325 Agustus itu, bertujuan untuk pengamanan arus mudik dan PAM Lebaran 2011 oleh Jasa Raharja Sub. Perwakilan Bau-Bau bersama Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) dan Syahbandar Baubau di pelabuhan Murhum. Kegiatan ini berlangsung mulai

Baca POSKO di Hal 6

direncakanan akan kembali datang di Raha tanggal 30 Agustus, untuk bersembayang shalat Idul Fitri. “Gubernur bersama rombongan muspida Sultra berangkat dari Kendari ke Raha pukul 03.00 dini hari dengan menggunakan kapal SAR, “ ucapnya. Selama di Raha, Nur Alam akan shalat Idul Fitri di alun-alun Kota Raha. “Pak Gubernur juga yang akan membawakan khutbah Idul Fitri. Naskah khutbahnya kita sudah kirimkan, “tukasnya. Setelah menunaikan shalat Idul Fitri, lanjut juru bicara Pemda Muna itu, Gubernur akan menghadiri open house di rumah jabatan Bupati (Galampano red). Hari itu juga pasangan Saleh Lasata itu, akan balik ke Kendari. Sementara itu, untuk menyambut kedatangan gubernur, Pemda Muna mulai berbenah di alun-alun Kota Raha. Mimbar untuk khutbah Ketua DPW PAN Sultra itu dibuat menyerupai bangunan masjid mini. “Kita sudah 100 persen siap menyambut kedatangan Gubernur,” tutup Kusa. (awn)

Polisi ditempatkan di enam titik strategis di Muna yaitu, pelabuhan Nusantara Raha, pelabuhan fery Tampo, jalan poros Tampo-Raha tepatnya di Desa Bonea, Watuputih, Tongkuno dan di Pasar Sentral Laino Raha. Kasatlantas Polres Muna, AKP Boby Kalallo, yang ditunjuk sebagai Kepala Pusat Operasi Ketupat 2011, mengatakan, personil polisi yang disiagakan dibeberapa titik untuk mencegah terjadinya kejahatan konvensional. “Khu-

sus yang menjadi perhatian pengguna jalan arus mudik dan balik, “ terangnya. Polres Muna juga, kata Dia, bekerjasama dengan instansi terkait seperti Dinas Perhubungan, SAR dan pemadamam kebakaran. Kantor KPPP Raha juga menyiapkan 18 personil untuk membantu Polres Muna mengamankan operasi ketupat yang berlangsung mulai 23 Agustus -7 September 2011 itu. (awn)

Gaji September Dibayar Agustus Andoolo, KP Hikmah bulan suci ramadhan bagi pegawai negeri Sipil di Konawe Selatan sangat dirasakan. Abdi negara tersebut mendapat limpahan rejeki di bulan penuh berkah ini. Jika biasanya PNS menerima gaji diawal setiap bulan, tetapi di bulan Agustus ini PNS menerima gaji sebanyak tiga kali. Gaji untuk bulan Agustus, Gaji 13 dan Gaji bulan September dibayarkan di penghujung bulan Agustus. Kepala Dinas Pendapatan, Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (DPPKAD) Konsel, Sahlul mengungkapkan, selama bulan Agustus ini pihaknya telah mencairkan gaji pegawai sebayak tiga kali. Pembayaran gaji untuk pegawai negeri itu sesuai dengan petunjuk dari pemerintah, bahwa untuk keringanan, termasuk menghadapi hari raya idul Fitri yang jatuh pada 30 Agustus, pemerintah memberikan petunjuk agar gaji PNS dapat diberikan pada akhir Agustus. “Mulai kemarin, pegawai negeri lingkup Pemkab Konsel sudah dapat

menerima gaji di masing-masing Bendahara SKPD,”ujar DR Sahlul, kemarin. Selain gaji bulan PNS, DPPKAD juga akan menyerahkan honor kepada seribuan guru bersertifikat di Konawe Selatan di penghujung Agustus hingga awal september. Untuk hanor sertifikasi guru dibayarkan sebesar Rp 5 miliar lebih untuk semester pertama tahun 2011. “Memang untuk honor sertifikasi agak terlambat. Namun itu bukan karena unsur kesengajaan, tetapi tergantung dari petunjuk teknis dari pusat,” katanya. Mantan Sekretaris BPMD dan DPPKAD itu mengakui, pengelolaan keuangan di Konawe Selatan sering mengalami keterlambatan, khususnya Dana Alokasi Khusus, Dana Perimbangan Infrastruktur Desa (DPID), karena petunjuk teknis dari pusat yang juga terlambat. “Kalau dana yang bersumber dari Dana Alokasi Umum (DAU), tidak ada masalah, sehingga gaji atau honor lainnya tidak ada keterlambatan,” tandasnya. (era)

Langganan Luar Kota Rp. 67.500,-

Pernyataan Kajati Tidak Berdasar Anggap Pengacara Kejaksaan Jauh Lebih Ahli Kendari, KP Statemen Kajati Sultra H AR Nashruddien SH di acara penandatangani MoU antara Pemkab Bombana dengan pihak Kejati Sultra, Kamis (25/8) lalu, bahwa pengacara negara (kejaksaan( jauh lebih ahli dalam menangani perkara perdata dan TUN mendapat tanggapan dari sejumlah advokat di Kendari, diantaranya advokat muda Masri Said, SH dan NA Saputra SH. Menurut Masri Said SH, pernyataan Kajati bahwa pengacara

Baca KAJATI di Hal 6


6

Kendari Pos | Sabtu, 27 Agustus 2011

Mengikuti Bupati Konawe Lukman Abunawas Safari Ramadhan

Berbuka Ditengah Hutan, Berbekal Masakan First Lady Konawe Kesan formal, kaku dan ribet tidak nampak ketika Bupati Konawe, Lukman Abunawas melakukan safari ramadhan. Nuansa akrab terhadap bawahan dan masyarakat sangat kental. Bagaimana Lukman Abunawas ketika bersafari ramadhan ?

Hasruddin Laumara/KP

Bupati Konawe, Lukman Abunawas saat menyerahkan bingkisan dan uang zakat kepada warga Kelurahan Waworaha. Orang tua, ibu-ibu dan anak-anak kebagian, termasuk pada kepala desa.

Hasruddin Laumara, Konawe BA’DA Ashar Kamis (25/8) petang lalu, First Lady Konawe, Hj Yati Lukman Abunawas dengan santai keluar dari pintu sisi Barat rumah jabatan Bupati Konawe. Ditangannya terjinjing wadah penganan (kuekue) ringan dan makanan untuk bekal berbuka sang suami, Lukman Abunawas. Ketua Cabang PMI Konawe itu mengantar sang suami yang hendak melakukan safari ramadhan di kecamatan paling Barat di Konawe, yakni Kelurahan Waworaha, Kecamatan Latoma. Didepannya, Lukman Abunawas dengan balutan kemeja motif bergaris dan celana kain cokelat dipadu jaket hitam dan kopiah, menunggu Nissan Terrano hitam tunggangannya bernopol DT 1 A dan bersiap-siap berangkat. Nissan Terrano dan Strada bernopol DT 8059 A yang membawa rombongan kecil berjumlah tujuh orang dengan bergerak perlahan

Posko... 23 - 25 Agustus 2011. Semua ini bertujuan memberi pelayanan untuk kenyamanan perjalanan mudik lebaran khususnya para penumpang kapal laut. “Sasaran pengobatan gratis ini selain penumpang kapal tujuan Makassar-Surabaya, Kalimantan, tujuan Wakatobi dan Raha serta kapal cepat tujuan Baubau- Kendari, juga awak kapal dan operator Pelabuhan

menuju kecamatan yang berjarak sekitar 80 kilometer dari ibu kota Unaaha. Rombongan kecil itu masing-masing, Bupati Konawe, Lukman Abunawas, Sekretaris Korpri Amiruddin, Kabag Humas Setda Konawe La Ode Sahidin, dua driver, Ndeo dan Irwanuddin Sadaoda sekaligus bertindak ajudan. Mobil kedua yang terdiri dari sekretaris Korpri Amir, fotografer humas Buana, wartawan koran ini, dan driver Irwanuddin Sadaoda sekaligus ajudan bertugas membawa logistik. Medan berat pun siap diterjang rombongan kecil safari ramadhan Lukman Abunawas. Untuk mencapai kecamatan itu normalnya butuh waktu sekitar tiga jam. Itu apabila jika tekstur jalan kering. Sebaliknya, jika tekstur jalan berlumpur

Bau Bau,” terang Roy Juniar, Humas Jasa Raharja Baubau via ponselnya kemarin. Kegiatan ini di selenggarakan bersamaan kegiatan PAM lebaran di wilayah Sultra. Pada setiap pemberangkatan Kapal Pelni, Kapal Cepat Baubau – Kendari serta kapal rakyat tujuan Wakatobi di Pelabuhan Murhum, para penumpang serta awak kapal di persilahkan melakukan cek kes-

diguyur hujan dipastikan lebih dari tiga jam. Untuk menembus lokasi terpencil itu, Lukman Abunawas dan rombongan harus berjibaku dengan lumpur. Lihat saja, tunggangan Lukman Abunawas, Nissan Terrano beberapa kali harus rela masuk dalam kubangan lumpur setinggi lutut orang dewasa. Saking asyik menikmati perjalanan itu, tak terasa waktu berbuka pun tiba. Jarum jam menunjukkan pukul 17.59. Waktunya berbuka, persis rombongan kecil itu melintas diantara rimbunan belantara hutan di Desa Wowalatoma. Alhasil, pembatalan puasa pun digelar dengan sederhana ditepi jalan sembari berdiri. Begitupun Bupati Konawe, Lukman Abunawas. Karena situasi dan kondisi yang tidak memungkinkan dan waktu berbuka telah tiba, buka puasa diten-

ehatan dan pengobatan tanpa dipungut biaya apapun. Obatobatan di serahkan Jasa Raharja Cabang Sultra untuk Posko Pengobatan Pelabuhan Baubau oleh H. Wanto P.Gunawan selaku Kepala Jasa Raharja Cabang Sultra. Dalam penyampaiannya H. Wanto Mengatakan tujuan kegiatan ini untuk membantu kelancaran arus mudik yang terkait dengan gangguan kesehatan dan sebagainya. “Untuk itu

gah rimbunan hutan belantara Desa Wowalatoma pun jadi. Penganan dan minuman buatan Hj Yati Lukman Abunawas digelar diatas karpet mobil ditepi jalan. “Saya sudah siap memang (untuk berbuka sekiranya belum sampai ditempat tujuan,red),” ujar Lukman Abunawas kala turun dari Nissan Terranonya, bersiap-siap untuk berbuka puasa sembari menggulung celana panjangnya. Sambil berdiri, Bupati Konawe Lukman Abunawas meneguk air mineral yang dibawanya lantas meneguk teh buatan sang isteri. Sikap memasyarakat ditujukkan Lukman Abunawas. Ia tidak meminta dilayani seperti aturan keprotokoleran. Kue dan teh diambilnya sendiri. Tanpa pelayanan formal protokoler, buka puasa pun terasa nikmat bagi Lukman Abunawas. Apalagi menikmati penganan buatan sang isteri. Bekal penganan Ibu Yati Lukman, pun seketika amblas ditelan. Disusul rombongan lainnya, pun ikut menikmati. “Kalau begini kan santai. Silakan ambil sendiri, kue dan tehnya,” ajak Lukman Abunawas kepada rombongan lain yang masih bengong melihat ulah Lukman Abunawas yang melayani dirinya sendiri. Tak lama berselang, rombongan kepala desa pun bergabung yang datang belakangan. Tak hanya

jasa Raharja mengadakan pokso kesehatan bagi pemudik ini,” paparnya. Petugas kesehatan yang siapkan diantaranya, dokter dari kantor kesehatan Pelabuhan dr. Ika Mustika Hati. Ada pula Petugas Jasa Raharja Bau-Bau, Roy Januar. “Saat ini setiap harinya rata rata pasien mencapai 76 orang. Jenis penyakit yang diderita seperti ISPA, influenza, dan demam,” pungkasnya. (lis)

rombongan kecil itu yang diajak berbuka puasa ditengah hutan. Masyarakat Latoma yang kebetulan melintas pun diminta berhenti lantas berbuka puasa bersama. Sikap memasyarakat Lukman Abunawas kembali ditunjukkannnya. Tak sungkan Lukman Abunawas menyuguhkan penganan dan beberapa gelas kepada warga itu yang tampak malu-malu mengambil sendiri. Sesekali Lukman Abunawas mengajak warga dan para kepala desa berdiskusi. Diskusi kecil pun berjalan bersama para kepala desa yang belakangan bergabung. Saking asyiknya diskusi, nyaris saja Lukman Abunawas lalai sholat magrib sekiranya Kabag Humas La Ode Sahidin tidak segera mengingatkan. Lukman Abunawas dan rombongan melanjutkan perjalanan dan shalat magrib berjamaah di Masjid Al Fajrin, Desa Wowalatoma. Bekal makan malam untuk bupati yang dimasak sang isteri, Hj Yati Lukman Abunawas pun kembali disantap dirumah salah seorang penduduk. Disana telah menunggu Kadis Perindag Konawe, Muh.Anshari Sadaoda, Kadis PU dan Tata Ruang Joni Pisi dan mantan Kepala Kantor Perizinan Konawe, Kaimuddin Sadaoda yang lebih tiba.(*)

Kajati... negara jauh lebih ahli dibanding pengacara propesional tidak berdasar. Karena indikator normatif kemampuan pengacara negara jauh diatas dibanding pengacara profesional itu sama sekali tidak ada.”Malah ada sebuah kasus dalam penangani kasus perdata, pengacara negara justru menjadi penghambat dalam proses beracara. Pasalnya mereka (pengacara negara) tidak profesional dalam menangani kasus perdata maupun TUN,” ujar Masri, kemarin. Justru Masri mengaku, pengacara negara hanya dididik menangani perkara-perkara pidana, sementara perkara perdata dan TUN tak pernah mereka dalami. “Pengacara negara hanya mampu menangani perkara pidana sementara kasus perdata dan TUN justru mereka dibawa pengacara profesional,” kata Masri. Sementara advokat muda lainnya, NA Saputra menjelaskan, saat ini pihak badan legislasi DPR RI tengah melakukan revisi undang-undang kejaksaan, yang salah satu poinnya menegaskan bahwa pengacara negara (kejaksaan) tidak dibolehkan lagi beracara dalam perkara perdata dan TUN. “Dengan adanya revisi UU kejaksaan maka kedepan pengacara negara tak dibolehkan lagi beracara dalam kasus perdata dan TUN, karena mereka dinilai menjadi penghambat jika menangani perdata maupun TUN,” pungkas Saputra. (p2/lan)


7

Kendari Pos |Sabtu, 27 Agustus 2011

Sebenarnya Saya Tidak Berniat Membunuh Istri dan Anaknya Nyaris Tenggelam Saat Menolong Dua Hari .................... Penumpang Kapal Lain bok ruko Planet Elektronik dan Travel Sriwijaya. Ia berusaha masuk pada celah yang sempit menuju ke belakang Ruko. “Hari pertama (Selasa, 23/8), saya masuk antara ruko Planet Elektronik dengan Travel Sriwijaya. Saya ke belakang melihat kondisi. Tapi saya keluar lagi. Besoknya juga begitu (Rabu, 24/8) selesai magrib saya masuk di celah ruko itu,” ungkap I Gede Swastika di depan penyidik Polres Kendari. Sesampainya di belakang ruko, sebuah ruang sempit antara Ruko Planet Elektronik dengan Hotel Plaza Inn, pelaku memanjat tembok hingga lantai atap (top floor) ruko. I Gede Swasti memanfaatkan pipa yang ada di tembok untuk ber-

pegang. Ia bahkan melewati kawat duri yang menjadi pengaman tembok. Ternyata, ruang sempit justru menjadikan Gede gampang untuk memanjat tembok. Karena ruang sempit membuat punggungnya bisa bertumpu pada tembok Plaza Inn. Setelah berhasil lolos melewati 3 lantai, pelaku masuk ke Lantai 3 dan bersembunyi di sudut bangunan di belakang kardus yang disimpan di lantai 3. Pelaku mengaku mengenal dengan baik denah Toko Planet Elektronik. Ia bekerja selama 6 bulan. Ia berhenti sejak dua tahun lalu akibat kecerobohannya merusak AC yang ia perbaiki saat itu. Gajinya dipotong atas kesalahan yang dilakukan saat itu. Ironinya, gaji yang dipotong itulah yang kembali ditagih. “Saya rencananya ingin

mencuri. Apa saja yang bisa saya curi. Ada satu HP sudah saya ambil. HP Black Berry milik bos (John) saya ambil setelah saya tikam semua,” jelasnya. Saat itu, Jhon tidur di kamar lantai 2. Sekitar pukul 23.10 wita, korban merasa ada yang aneh di lantai 3. John keluar dengan membawa parang (badik panjang) hendak memeriksa ke lantai 3. Namun, korban hanya mondar-mandir di dekat tangga karena sudut ruangan cukup gelap. “Saya masih tetap bersembunyi. Saya hanya membawa pisau dapur. Beberapa kali mondar-mandir, saya pikir sudah dilihat oleh dia (korban, red). Begitu membelakang, saya serang dan menikamnya berkali-kali dari arah belakang,” ungkap warga Puwehuko, Kecamatan Landono, Konsel itu. Setelah melumpuhkan John

dengan tikaman berkali-kali di tubuhnya, pelaku turun ke lantai 2, tapi sempat kembali mengambil parang yang sebelumnya dipegang oleh John. Ketika menuruni tangga, ia bertemu dengan istri korban, Inge Kwesty. “Dia berusaha lari ke jendela (teras lantai 2) berteriak minta tolong (bukan Natalia yang berteriak tapi ibunya, versi pelaku). Saya kejar lalu menikamnya berkali-kali. Anaknya pun (Natalia, red) keluar dan memukul saya dari belakang. Saya berbalik dan menghabisi juga dia,” ungkapnya. Pelaku mengaku tidak berniat membunuh Inge Kwesty dan Natalia. Namun, korban berteriak minta tolong. “Saya ketakutan setelah membunuh mereka. Saya sangat menyesal melakukannya,” aku I Gede Swastika.(aka)

Tiga Peti Jenazah Masih Disemayamkan Jenazah ..................... semua keluar dari rumah duka menuju pemakamnan, setelah itu acara selesai. Kalau yang dilakukan oleh anaknya (anak korban, red) dan keluarga yang lain, itu namanya Qui. Sebuah pengakuan dan penghormatan yang dilakukan di

depan jenazah keluarga yang meninggal,” ungkap Frans, tadi malam. Di tempat yang sama, juru bicara keluarga korban, Yaksin Isamu alias Jack menambahkan, seluruh keluarga korban sudah berkumpul. Mereka menunggu jadwal pemakaman. Sekitar pukul 13.50 wita, jenazah sudah keluar dari ru-

mah duka menuju TPU Punggolaka. Di sisi lain, apa makna 5 pesan yang ditulis John pada secarik kertas ditempel pada kalender? Lima pesan Jhon berbunyai: ”(1). Hari ini saya tak khawatir (enjoy), (2) Hari ini saya tdk emosi, (3) Hari ini Saya bertindak jujur, (4) Hari ini Saya menghormati siapa-

pun. (5) Hari ini Saya menikmati hidup”. Jack mengungkapkan, pesan tersebut adalah sebuah prinsip hidup. Lima poin tersebut menjadi prinsip hidup John Wijaya Kusuma yang dilakoni selama hidupnya. “Itu namanya go kae. Prinsip hidup untuk semua kalangan, semua agama,” jelasnya.(aka)

Tengelam ................... vakuasi para penumpang dan ABK KM Cahaya Terang, kapasitas muatannya berlebih. Saat itu juga pihak nakoda meminta untuk tidak semua naik diatas

kapal tersebut. “KM Windu Terang nyaris saja tenggelam karena kapasitasnya tidak memungkinkan akhirnya mesin kapal mati tibatiba,” kata Djonny. Selain Basarnas Kendari, Polair Polda Sultra juga selalu berkoordi-

nasi untuk menyelamatkan para penumpang dan ABK yang masih berada di permukaan laut. Djonny menambahkan saat itu juga langsung memerintahkan timnya turun dan mengevakuasi hingga pagi hari.(ano)

I Gede Swastika Dijaga Ketat Dijebloskan ................ Kendari) untuk diinterogasi, namun kondisi masih lemah hingga dibawa kembali ke rumah sakit,” terang Irwan Andi Purnawan saat ditemui di ruang kerjanya, kemarin. Pelaku awalnya dibawa ke RS Bhayangkara (saat pertama dibekuk). Tak lama kemudian, pelaku dirujuk ke RSUP Sul-

tra. Setelah dianggap sudah membaik, pelaku langsung dibawa kembali ke RS Bhayangkara dengan sistem pengamanan ketat. “Dia (pelaku) dijaga. Kita masih ingin mendalami modus atas kasus tersebut. Makanya, pelaku tetap dijaga ketat,” jelasnya. Lalu, apa sanksi yang akan dijatuhkan kepada pelaku? Katanya, pihaknya masih akan melakukan pendalaman peny-

idikan. Pasalnya, sampai saat ini, polisi belum mengambil keterangan secara lengkap dari pelaku karena kondisi kesehatannya. “Makanya, besok kami akan cek kembali kondisinya. Jika sudah dipastikan sembuh, akan dibawa ke Polres Kendari. Kami belum bisa menentukannya saat ini sebelum menggali informasi lebih mendetail dari kejadian tersebut dari pelaku,” ungkap Irwan.(aka)


C M Y K

8

Kendari Pos |Sabtu, 27 Agustus 2011

C M Y K

Kapal Asal Morowali Tenggelam 12 Penumpang dan Seluruh ABK Berhasil Diselamatkan Kendari, KP Akibat ombak yang tinggi dan bodi kapal yang tak layak berlayar, menyebabkan Kapal Motor (KM) Cahaya Terang tenggelam Jumat (26/8) sekitar pukul 02.00 Wita saat melintas di perairan Toronipa yang sebelumnya berlayar dari Sa-

marenggang Kabupaten Mowowali, Sulawesi Tengah. KM Cahaya Terang selain memuat rempah-rempah juga memuat 12 penumpang tujuang Kendari. Penyebab tenggelamnya kapal motor tersebut setelah diperiksa akibat kebocoran yang terjadi secara tiba-tiba. Nahkoda juga tidak mengetahui mengapa kapal motor tersebut mengalami kebocoran. Padahal ketika akan melakukan pelayaran menuju Kendari, kondisinya kapal dinyatakan baik.

Kapal tersebut diketahui tenggelam setelah ada nelayan yang melihat beberapa orang yang terapung di perairan Toronipa dan untungnya, saat itu juga ada kapal motor lainnya melintas yang kemudian melakukan pertolongan. Kepala Badan SAR Kendari, Djonny Sitorus mengatakan, KM Windu Terang yang juga berasal dari Morowoli akhirnya berhasil melakukan pertolongan. Namun naas, saat berusaha menge-

Baca TENGGELAM di Hal. 7

SUWARJONO/KP

Penumpang KM Cahaya Terang ketika di evakuasi tim SAR Kendari.

C M Y K

C M Y K


Sabtu, 27 Agustus 2011

Langganan Dalam Kota Rp. 65.500,-

Arus Mudik Naik 50 Persen Kendari, KP Kehadiran KM Tilongkabila yang dijadwalkan malam ini (27/8) sepertinya tidak mengurangi l o n j a kan arus m u d i k melalui kapal cepat. Kemarin, empat kapal yang berangkat pagi terisi penuh penumpang. Te r c a t a t empat kapal yang berangkat pagi yakni Cantika Expres 88, cantika Inova,

WON Center Sultra Zainuddin Muda Z.M. M. Bakri Lamlanto

siapa menyusul ?

97 Buku 22 Buku 57 Buku

692

buku mi !

Tidak Laik Operasi, 6 Kendaraan Disita Seluruh Penumpang Mudik Dibongkar Kendari, KP Kepadatan arus mudik semakin meningkat. Direktorat Lalu Lintas Polda Sultra bekerja lebih ekstra dalam melakukan pengawasan terhadap arus mudik. Tak terkecuali kendaraan yang laik jalan baik AKAP maupun AKDP. Dari hasil pengawasan terhadap kelayakan operasi Angkutan Kota Antar Provinsi (AKAP) dan Angkutan Kota Dalam Provinsi (AKDP), pos pengawasan kelayakan kendaraan arus mudik di

Baca TIDAK LAIK di Hal 10 La Ode Iman KP

Gubernur Sultra Nur Alam berpose bersama ketua maupun pengurus FKPPI Sultra.

FKPPI -Gelar Buka Berasama Anak Panti GUBERNUR Nur Alam menyikapi positif beragam agenda yang dilaksanakan Forum Komunikasi Putra/Putri Purnawirawan Indonesia (FKPPI) dalam kehidupan bermasyarakat. Pasalnya, FKPPI menunjukan warna tersendiri sebagai salah satu ormas yang diakui di Indonesia. “Pemerintah memang mendukung setiap agenda ormas yang positif. Seperti FKPPI yang tearah juga bebas dari konstalasi yang bersifat politik,”ujar Nur Alam saat menghadiri acara buka puasa bersama FKPPI bersama anak panti asuhan di salah satu hotel kemarin. Sebagai organisasi pemuda yang bermasyarakat mempunyai partisipasi yang sangat bermanfaat. Apalagi dengan kegiatan buka puasa bersama anak panti patut diberikan apresiasi positif. “Pemprov akan selalu mendukung kegiatan ormas manapun selama tidak menyalahi aturan yang berlaku,”katanya. Di tempat yang sama sekertari FKPPI Sultra Ir Yani muluk menjelaskan, dalam menjalankan tugasnya FKPPI juga mempunyai peranan dan menjadi budaya untuk memberikan bantuan terhadap sesama terlebih lagi anak panti asuhan. “Momen Bulan Ramadhan ini, memang sangat tepat kita memberikan bantuan. Kami melakukan ini ikhlas untuk membantu sesama,”terangnya. Dalam acara FKPPI kata ketua DPD Gerindra Sultra ini, FKPPI memberikan bantuan dua panti asuhan yaitu Al Amin dan Panti Asuhan Almukminin. Kedua panti itu kata Yani selain diundamng melaksanakan buka bersama juga diberikan hadiah dalam menghadapi lebaran.“Kita juga berbagi rasa bersama senior-senior yang selama ini perlu lebih dipererat lagi,”terangnya. (p2)

suwarjono/kp

Pemudik yang mengunakan jasa penerbangan diperiksa ketat di bandara. Lonjakan penumpang pesawat meningkat pesat menjelang Idul Fitri tahun ini.

Surya Gemilang dan Sagori Utama. Jika dikalkulasi jumlah pemudik yang meninggalkan pelabuhan Kendari pagi itu mencapai 1075 penumpang dengan rincian pagi Cantika Expres 88 sebanyak 400 kursi, Cantika Inova (250), Surya Gemilang (250) dan Sagori Utama (175). Tapi Kepala Adpel Irianto Dahlan masih menganggap lonjakan yang

Baca ARUS di Hal 10 eko mardiatmo/kp

Kehadiran KM Tilongkabila yang dijadwalkan malam ini (27/8) sepertinya tidak mengurangi lonjakan arus mudik melalui kapal cepat seperti yang terlihat di Pelabuhan Kendari, kemarin.

Kapal Kayu Diperbolehkan Angkut Pemudik Kendari, KP A r u s mudik melalui angkutan laut tidak hanya didominasi kapal cepat yang relatif aman. Kapal kayu yang terlihat kurang amanpun ikut panen rejeki mudik. Namun bagi penumpang diperingatkan untuk berhati-hati menggunakan kapal kayu yang biasa disebut kapal rakyat. Pasalnya, kebanyakan kapal kayu dibangun bukan untuk mengangkut orang. Karenanya, jika dipaksakan untuk mengangkut resiko yang ditimbulkan cukup besar. Kepala Administrator Pelabuhan (Adpel) Kendari, Irianto Dahlan mengatakan, Adpel tidak ingin kecolongan. Setiap kapal kayu yang akan mengangkut penumpang, akan diperiksa. Bisa saja diberikan izin jika hasil pemeriksaannya layak untuk mengangkut orang. “Itu tergantung dari kon-

Baca KAPAL KAYU di Hal 10

Penumpang Mulai Melonjak di Terminal Puuwatu Ke n d a r i , KP Memasuki H-4 lebaran, lonjakan penumpang mulai terlihat di Te r m i n a l Puuwatu. Kebanyakan pemudik berasal dari lintas provinsi Kendari-Makassar atau sebaliknya. Bukan hanya itu, untuk lintas kabupaten juga mulai menunjukan peningkatan. Sebab sejumlah armada yang disiagakan mulai disibukan kehadiran pemudik. Fakta peningkatan penumpang, jika dihari-hari biasa rute lintas AntarKota-Antar-Provinsi (AKAP) hanya

berjumlah 10-11 armada saja, H-4 lebaran jumlahnya naik hingga 14-16. Itupun diprediksi masih akan bertambah saat memasuki H-2 Idul Fitri. Kalkulasinya, dari puluhan mobil pengangkut, ratusan penumpang mulai memadati terminal. “Penumpang mulai meningkat. Ini berdasarkan data kendaraan yang tiba diterminal. Sudah menumpuk bus yang lalu lalang mengantar penumpang,”ujar

Baca PENUMPANG di Hal 10 la ode iman/kp

Hari-hari biasa rute lintas AntarKota-Antar-Provinsi (AKAP) hanya berjumlah 10-11 armada saja, H-4 lebaran jumlahnya naik hingga 14-16 armada. Nampak kesibukan penumpang di terimal Puuwatu, Kendari.


Metro

10

Pemprov Anjurkan Takbir Keliling Kendari, KP Pemerintah Sulawesi Tenggara (Sultra) memastikan akan melaksanakan takbir keliling saat puncak lebaran. Rutenya, dari MTQ Square mengelilingi areal Kota Kendari lalu finis kembali di MTQ. Wali Kota Kendari Ir Asrun mengatakan, sebenarnya pihaknya enggan melaksanakan takbir dilebaran 1432 hijriah. Namun, gubernur menganjurkan dengan mematuhi tata tertib berlalu lintas. Alasanya kata Asrun, pelaksanaan takbir mempunyai nilai positif untuk melatih umat muslim mensyiarkan agama islam se-

cara serentak. “Gubernur menganjurkan kita untuk takbir keliling, tapi jangan ugal-ugalan karena niatan takbir ini untuk mengumandangkan kebesaran Allah SWT dalam menyambut hari raya,”tuturnya tanpa menyebut alasan Pemkot enggan melaksanakan takbir keliling. Wali Kota juga menjelaskan akan mendukung sepenuhnya pelaksanaan takbir tersebut. Sebab ini merupakan momentum umat Islam, dalam mengagungkan kebesaran Allah SWT. Pelaksanaan ini juga kata dia bukan hanya terjadi di

Sultra tapi diberagam daerah yang mendapat izin dari pihak terkait. “Rencananya, peserta pawai takbiran berkumpul satu jam sebelum acara pelepasan dimulai. Alasan untuk menata keberadaan dari para peserta pawai takbiran,”jelasnya. Dalam acara takbiran ini juga kata Asrun peserta akan diundi untuk mendapatkan bonus. Penilaiannya, akan dilakukan oleh panitia yang ditunjuk. Makanya, dia berharap dalam pelaksanaan konvoi seluruh peserta bisa mematuhi aturan yang berlaku.

Sebelumnya, Gubernur Sultra Nur Alam menyatakan dalam agenda takbir keliling kali ini akan dikemas menjadi sebuah ibadah wisata menjelang hari raya Idul Fitri. Maksudnya, pesertanya akan diberikan door prize namun melalui pendataan yang solid dari pihak panitia. “Saya mengajak kepada masyarakat Sultra untuk mengikuti takbir keliling tapi, jangan ugal-ugalan karena niatan takbir ini untuk mengumandangkan kebesaran Allah SWT. Hadiahnya banyak. Ada motor, televisi, kulkas dan lainya,”ujarnya kemarin.(p2)

Antisipasi Penimbunan, Pemkot Sidak Pasar Kendari, KP Jelang Idul Fitri, pemerintah kota Kendari melakukan tindakan antisipasi kelangkaan stok barang. Kemarin, bersama Disperindag dan balai POM, Humas Kota Kendari melakukan inspeksi mendadak di dua pasar, yakni sentral kota dan mall basah. Tim juga mengecek harga barang yang berlaku. Mulai dari beras, telur hingga daging diperiksa, harga dan juga kelayakan konsumsinya. Kasubag Humas Pemkot Kendari, Muh Rusmin ST mengatakan, sejauh ini stok barang maupun sembako di pasar masih aman. Meskipun

ada barang yang mengalami kenaikan seperti telur dan beras, namun tidak terlalu signifikan dan masih terjangkau. Justru kata dia, yang harganya melambung adalah tulang sapi yang mencapai hingga 200 persen. “Sebenarnya untuk sembako diprediksi tidak akan mengalami kenaikan harga karena banyak pasar murah yang diselenggarakan di beberapa titik dalam Kota Kendari. Yang ditakutkan jangan sampai ada upaya penimbunan hingga membuat barang menjadi langka,” terangnya. Meski harga masih terbilang stabil namun Pemkot mem-

prediksi tetap akan mengalami kenaikan pada H-3. Pada momen itu, permintaan akan semakin tinggi, sedangkan stok pasti berkurang. Untuk itu, Pemkot akan terus melakukan pengawasan agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. Secara terpisah, Hasna Nur, Bidang Sertifikasi Layanan Informasi mengatakan, kondisi barang di pasar sejak awal Ramadhan hingga hari ini (kemarin, red) masih aman. Termasuk barang-barang yang penjual, tidak ditemukan yang sudah kadaluarsa. Adapun kemasan barang yang rusak, semuanya sudah disingkarkan oleh pedagang demi keamanan

konsumsi para konsumen. “Masyarakat juga sudah tahu, barang yang kemasannya rusak tidak dibeli. Termasuk pedagang juga kelihatan tidak menjual barang yang sudah rusak ataupun kadalursa,” katanya. Selain sembako, Balai POM kata wanita berjilbab itu, pihaknya juga intens melakukan pemeriksaan jajanan berbuka puasa. Selama beberapa kali melakukan pengecekan di sejumlah tempat yang menjual penganan berbuka puasa, tidak ditemukan bahan-bahan campuran berbahaya, sehingga dinyatakan aman untuk konsumsi. (fya)

Pengawasan Dilakukan 1 x 24 Jam Tidak Laik... Rate Rate, Kolaka sudah memeriksa ratusan kendaraan dalam tiga hari terakhir. Enam unit diantaranya dinyatakan tidak layak jalan dan seluruh penumpangnya diturunkan. Dirlantas Polda Sultra, Kombes Pol Edi setio Budi Santoso mengatakan, pada pengawasan kelayakan operasi kendari, untuk jenis AKAP, pihaknya telah memeriksa 52 unit kendaraan. Tiga unit diantaranya dinyatakan tidak layak jalan dan 2 unit lainnya dinyatakan kelebihan muatan. “Untuk AKDP, sudah 215 unit diperiksa. Tiga unit diantaranya dinyatakan tidak layak jalan. Semua kendaraan yang ditemukan tidak layak jalan, penumpangnya dibongkar semua. Kemudian kendaraannya disita untuk diperbaik. Tidak diizinkan beroperasi sebelum diperbaiki,” terang Edi setio Budi Santoso saat ditemui di ruang kerjanya, kemarin. Kendaraan yang ditemukan kelebihan penumpang, akan diturunkan sebagian penumpang hingga mencapai jumlah standar sesuai dengan kapasitas kendaraan.

KM Tilongkabila Malam Ini Sandar di Pelabuhan Arus... sangat tingi itu bukan puncak arus mudik. Hitungan yang digunakannya bahwa dari 16 kapal yang melayani mudik, termasuk kapal cepat, kapal kayu dan kapal Pelni, jumlah pemudiknya baru berkisar 1900 orang perhari. Padahal jumlah kursi maksimal tersedia sebanyak 3000-an. “Memang ada kenaikan berdasarkan pemantauan tanggal 23 kemarin, tetapi belum mencapai 2000, sehingga belum bisa dikatakan puncak arus mudik,” katanya. Hal tersebut dipertegas Ketua Tim Posko Angkutan Lebaran Adpel Kendari Arifai BY. Katanya hari ini (27/8) adalah puncak mudik. Hal itu karena KM Tilongkabila akan berlabuh untuk mengangkut penumpang tujuan Raha dan Baubau. “Ini (kemarin) sudah mendekati puncak. Sudah sekitar 50 persen. Tapi besok itu yang diperkirakan paling banyak pemudik,” ungkapnya. Jika prediksi Adpel itu benar, maka kemungkinan lainnya yang bisa muncul adalah berkurangnya arus mudik pada hari Minggu. Pasalnya dengan kapasitas yang sangat besar, tentu saja KM Tilongkabila dapat mengangkut banyak pemudik sekaligus. “Kalau banyak yang pakai Tilongkabila, kemungkinan hari Minggu agak lengang,” tandasnya. (ema)

“Pola penertiban yang dilakukan, Polri siapkan bus pengganti (bus Polda Sultra). Apabila ditemukan tidak laik jalan atau kelebihan penumpang, penumpang yang diturunkan akan diangkut dengan menggunakan bus Polri hingga ke Pelabuhan Kolaka,” ungkapnya. Pengawasan tersebut, kata

dia, dilakukan selama 1 x 24 jam sehingga tidak ada kesempatan bagi pengemudi bandel untuk lolos. Bahkan, kata dia, banyak kendaraan yang ditemukan beroperasi sekitar pukul 01.00 wita-02.00 wita dengan harapan bisa lolos dari pengawasan. Namun, akhirnya berhasil terdeteksi oleh petugas yang

melakukan pengawasan. “Antisipasi ini dilakukan agar tidak terjadi lakalantas yang disebabkan oleh faktor kendaraan tidak layak jalan, penumpang dan barang yang over load. Diharapkan, dengan operasi ini, dapat menekan angka kecelakaan lalulintas,” pungkasnya. (aka)

Kendari Pos | Sabtu, 27 Agustus 2011

Pembayaran Gaji Dipercepat Kendari, KP Kabar gembira bagi PNS lingkup Pemkot Kendari. Menjelang hari Raya Idul Fitri 1432 H, Pemkot mempercepat pembayaran gaji para pegawai. Mulai kemarin, gaji mereka dibayar. Sekretaris Kota Kendari Amarullah mengatakan, percepatan pembayaran gaji merupakan kebijakan nasional, yang ikut dilaksanakan di Kendari. Hal tersebut kata dia, juga untuk memberikan keringanan bagi para pegawai dalam men-

yambut lebaran. “Gaji pegawai sudah mulai kita bayarkan. Kita sengaja percepat karena berdasar pada edaran pemerintah pusat. Selain itu, awal bulan September, para PNS masih dalam suasana cuti bersama, jadi kita bayar di akhir bulan ini,” katanya. Terkait pelayanan gaji, ia sudah menginstruksikan kepada pihak keuangan untuk lebih memprioritaskan melayani pembayaran gaji pegawai ketimbang urusan lain.

Mengenai cuti bersama PNS, ia dengan tegas mengistruksikan agar tidak ada pegawai yang menambah-nambah hari libur. Kalau itu dilakukan, yang bersangkutan bakal dikenakan sanksi berupa pemotongan tunjangan dan sanksi administrasi lainnya. “Awal aktif kantor nanti, Pak wali kota akan melakuan inspeksi mendadak di sejumlah SKPD. Untuk itu saya harapkan, tidak ada pegawai yang berniat untuk menambah waktu libur,” ungkapnya. (fya)

Penumpang Minta Sopir Harus Dikontrol Penumpang... Robi, petugas pos DLLAJ di Terminal Puuwatu kemarin. Saat ini penumpang bus AKAP yang mengangkut arus mudik kebanyakan memadati terminal pagi sampai sore hari. Setiap mobil bus pengantar pemudik kata dia diwajibkan masuk dalam terminal melakukan pembongkaran ataupun pengantaran langsung ketempat tujuan. “Saat mobil tiba langsung kami catat. Sudah ada tim dari kepolisian yang memantau

jalanya arus mudik. Yang jelas kami disiagakan menyambut lebaran,”paparnya. Sementara itu salah seorang pemudik lintas provinsi Burhan sudah memprediksi jika arus balik tahun ini akan mengalami peningkatan. Makanya, ia memilih mudik lebih awal kekampung halaman. Jika mendekati hari H lebaran, arus mudik pasti membludak. “Pertama, saya ingin lebaran bersama keluarga, kedua jangan sampai saya tidak dapat tiket pulang karena H-2 dan H-1 pemudik membludak, saya

tidak ingin berdesak-desakan mudik,”terangnya. Selain itu Burhan juga meminta kepada para sopir agar tetap menjaga kondisi demi kenyamanan dan keselamatan bersama. “Saya harapkan, jangan hanya armada busnya saja yang digenjot untuk mencari penumpang. Namun, sopir bus harus dalam kondisi prima. Sebab, keinginan kami pemudik ingin pulang lebaran bersama keluarga di kampung halaman. Nah, yang kami ingin adalah keselamatan. Kami minta sopir juga dikontrol,”tamdasnya. (p2)

Disanksi Jika Over Load Kapal Kayu... struksinya, bisa atau tidak angkut orang. Kalau dia minta angkut orang, kita cek dulu. Kalau bisa, tidak menutup kemungkinan kapal itu kita izinkan mengangkut orang,” jelasnya. Tapi ia menjamin bahwa pemberian izin tersebut tetap berpedoman pada aturan yang ketat. Hal itu karena Adpel menganggap bahwa saat ini penumpang sangat padat. “Itu

hanya untuk membantu saudara-saudara kita yang ingin pulang kampung. Tapi kita periksa dulu kelengkapan kapal itu, akomodasi dan keselamatannya,” tambahnya. Meski masih memberikan toleransi untuk mengangkut orang, tapi Irianto menegaskan bahwa Adpel sama sekali tidak menoleransi kelebihan penumpang. Untuk yang satu ini, ia sudah mewanti-wanti stafnya di lapangan untuk selalu waspada. “Saya sudah instruksikan kepada personil saya di

lapangan, kapal rakyat itu, kalau mengangkut melebihi yang sudah ditentukan tidak boleh diberangkatkan,” ungkapnya. Lantas bagaimana jika masih ada pelanggaran? Irianto mengatakan bahwa Adpel akan bertindak tegas terhadap kapal tersebut. “Akan ditindak. Tindakannya yang paling utama menunda keberangkatannya. Tidak boleh berangkat kalau over load karena kita harus menjamin keselamatan saudara kita yang menggunakan kapal,” tandasnya. (ema)


nta

w

nta

w

Kendari Pos |Sabtu, 27 Agustus 2011

Konsultasi

KONSULTASI ARSITEKTUR (Home, House, Exterior, Interior and Urban Planner) ALIM BAHRI, ST., IAI Dosen Teknik Arsitektur Univ. Haluoleo KETUA IKATAN ARSITEK INDONESIA (IAI) DAERAH SULTRA Permasalahan dapat dikirim ke : Jl. Made Sabara III No 99, telp :081341554165, email : alimbhr@yahoo.com

Membangun Rumah Kost untuk Mahasiswa Kepada Yth : Bapak ALIM BAHRI, IAI alimbhr@yahoo.com PERTANYAAN: Saya mempunyai lahan dengan ukuran 5 m x 35 m, dengan lebar lahan hanya 5 m awalnya saya berencana membangun rumah toko (ruko) namun dengan panjang 35 meter saya berpikir akan ada lahan sisa yang tidak dimanfaatkan. Dengan pertimbangan lokasi yang dekat dengan salah satu perguruan tinggi didaerah ini, maka saya merubah rencana tersebut dengan mendirikan rumah kost untuk mahasiswa. Hal tersebut diatas, saya kesulitan membuat desain kamarkamarnya karena jika diletakkan secara berurutan kebelakang akan memanjang dan tidak ada variasi sehingga akan memanjang seperti kereta api, saya meminta bantuan bapak agar dapat memberikan solusi lay out ruangannya agar tampak lebih bervariasi dan lebih bagus. Saya berencana membangun 3 lantai, tetapi lantai 3 hanya untuk tempat cuci, jemur, tandon air (reservoir/penampungan air), dan kamar tidur pembantu. Adapun ruang yang saya perlukan sebagai berikut: 1. Ruang tamu 2. Garasi tertutup (untuk parkir sepeda motor anak kos) 3. Kamar mandi bersama 4. Dapur 5. Tempat cuci, jemur, kamar pembantu, tandon air 6. Ruang TV 7. Kamar kos (ukuran 2,5 m x 3 m), di lantai 1 dan 2 Desain rumah kos ini sederhana saja dengan biaya yang seminimal mungkin, yang penting sirkulasi udara dan pencahayaan baik. Atas bantuannya, saya ucapkan. terima kasih. Nurbaya_baya@yahoo.com. JAWABAN : Lahan sempit dan memanjang memang sulit, bukannya tidak bisa untuk diolah menjadi tempat tinggal. Kesulitannya terletak pada perletakan ruang dan sirkulasi, jika ruangruang diletakkan secara berurutan akan terkesan memanjang dan monotong dan sirkulasinya akan menerus, namun jika dikomposisi ruangnnya dibuat selang-seling, maka sirkulasi pedestriannya akannya berbentuk zig-zag, hal ini akan dipecahkan secara arsitektural agar lebih baik dan efesien. Ide lbu untuk menjadikannya sebagai rumah kos adalah salah satu_pemecahan dan pemanfaatan yang sangat baik karena jika dimanfaatkan sebagai ruko akan terdapat beberapa ruang atau lahan sisa yang dimanfaatkan, dan jika dimanfaatkan maka menyulitkan pergerakan sirkulasi didalamnya. Dengan mendirikan rumah kost untuk mahasiswa, selain lahan bisa dimanfaatkan dan bernilai ekonomis, juga bermanfaat bagi orang lain. Dengan bentuk memanjang seperti itu, mau tidak mau, penataan ruang dan kamar-kamar harus mengikuti bentuk tanahnya, namun dapat diberi sedikit perlakuan agar tidak monoton dan lurus dengan memberikan penyelesaian tertentu, misalnya, dengan menggunakan permainan maju-mundur dinding bagian depan (set back) atau dengan permainan warna yang berbeda namun masih dalam tatanan harmonis dan selaras. Dalam pertanyaan yang ibu kemukakan terdapat beberapa hal yang belum ibu samapaikan antara lain : kos-kosan ini dihuni oleh perempuan atau mahasiswa laki-laki. Karena factor tersebut juga akan menjadi pertimbangan dalam desain yang akan berhubungan dengan pola ruangan maupun kebutuhan ruang serta dari asoek keamanan. Namun demikian, saya mencoba mengeneralisir saja bahwa kost-kosan yang ibu maksud hanyalah bagaimana

catra membagi ruang-ruang atau kamar-kamar diatas lahan yang memanjang. Berdasarkan program ruang yang ibu berikan, saya mencoba membuatkan desain sebagai berikut : Lantai 1, sebagian dimanfaatkan untuk ruang-ruang bersama, seperti parkir motor, ruang keluarga, ruang makan, dapur dan satu ruang (apabila ibu memerlukannya) sebagai kantor kecil untuk menyimpan data mahasiswa yang indekos. Di lantai ini saya masih menyisakan tanah untuk taman kecil yang memanjang. Selain untuk

penyerapan air, ruang terbuka ini bermanfaat untuk sirkulasi udara dan penerangan alami. Sementara itu, untuk lantai 2 dan 3, ruang terbukanya berupa void alau vide. Dua buah tangga di kedua ujung bangunan diupayakan untuk kenyamanan penyewa kamar agar mereka tidak perlu berjalan terlalu jauh untuk naik dan turun. Tangga ini luga harus memenuhi syarat keamanan terhadap kebakaran. Sisa ruang yang masih ada untuk ruangruang tidur. Perbandingan jumlah ruang tidur dan kamar mandi yang ideal untuk "asrama"

11 atau ruamah kost adalah 1: 3, artinya 1 kamar mandi dapat dipergunakan untuk 3 orang mahasiswa, agar pada jam sibuk dipagi hari, para mahasiswa tidak perlu berebut menggunakan kamar mandi. Di lantai ini juga terdapat pantry (dapur bersih) untuk memyimpan perlengkapan alat makan penghuni kost , dapur ini tidak dimaksudkan sebagai kegiatan masak-memasak karena dengan penghuni yang banyak tentu dapur ini tidak resresentatif untuk menampung kegiatan tersebut, dan juga akan berakibat daerah ini terkesan kotor dan jorok karena sulit pemeliharaan dan pengontrolannya. Disebelah dapur terdapat ruang makan bersama dan ruang keluarga bersama, hal ini dibuat agar kegiatan bertamu dapat diterima didaerah ini dan tidak masuk langsung dikamar-kamar kost sehingga keamanan dan kenyamanan dapat terjaga. Di lantai 3, sengaja saya membuat modul kamar pembantu berukuran sama dengan kamar tidur yang disewakan. Terdapat pula penampungan air dan lantai jemur, Pertimbangannya adalah apabila di kemudian hari ternyata usaha lbu ini maju, dan mahasiswa yang ingin indekos di tempat ini ber-

tambah, lbu bisa menambah kamar dengan memanfaatkan lantai 3. Penambahan bisa dilakukan di lantai yang telah dicor beton atau menambah pengecoran hingga ke depan bangunan. Area servis bisa dipindahkan ke bagian terdepan bangunan, atau bahkan di lantai 4. Untuk memaksimalkan penggunaan sirkulasi udara dan pemanfaatan cahaya alami secara vertical dari lantai satu ke lantai tiga ataupun sebaliknya, terdapat void atau lubang dari lantai 3 ke lantai 2 menerus ke lantai satu, dengan cara demikian maka setiap kamar-kamar yang ada dapat menerima udara dan cahaya alami. Pada lanati 1 terdapat ruang yang agak besar yang dapat dimanfaatkan sebagai ruang nonton atau ruang untuk menerima tamu, untuk lantai 3 terdapat juga ruang yang agak besar dan dapat dimanfaatkan sebagai ruang cuci dan jemur Dalam desain ini tedapat tangga disisi depan dan belakang, sehingga efektif dalam pencapaian seluruh kamar-kamar yang juga sebagai alternatif penyelamatan jika terjadi bahaya kebakaran. Demikian penjelasan yang dapat saya berikan, semoga Ibu puas dengan jawaban ini. Terima kasih dan selamat membangun. (*)


Kendari Pos |Sabtu, 27 Agustus 2011

Kampus

15

Unhalu akan Buka 7 Fakultas Baru Renstra 2010-2014 Kendari, KP Universitas Haluoleo akan membuka tuju fakultas baru untuk mengantisipasi kebutuhan pengembangan IPTEKS dan inovasi bagi kebutuhan pengembangan kesejahteraan masyarakat. Ketuju fakultas yang diagendakan dalam Renstra Unhalu 2010-2014, yakni Fakultas Kesehatan Masyarakat, Fakultas Peternakan, Fakultas Kehutanan, Fakultas Kedokteran, Fakultas Farmasi, Fakultas Ilmu Budaya dan Fakultas Kebumian dan SUmberdaya Mineral. Rektor Unhalu Prof Dr Ir H Usman Rianse MS, mengatakan pengembangan beberapa fakultas tersebut seiring dengan peningkatan sumberdaya dosen dan tenaga administrasi bagi dari segi kuantitas mau-

pun kualitas. Pihak Unhalu juga tengah mengusul beberapa Program Studi, antara lain Prodi Bimbingan dan Konseling telah memperoleh ijin prinsip, Teknik Pertambangan/Geologi, Geografi, Sosial EKonomi Tambang, Pendidikan Geografi, Sastra Indonesia dan Inggris, Kesejahteraan Sosial, Pendidikan Matematika, Pendidikan Sains, Studi Ilmu Pendidikan, serta Ilmu Sosial. “Pembukaan sejumlah Prodi dan rencana strategis empat tahun mendatang pembukaan tuju fakultas baru tentu saja terkait dengan kebutuhan daerah saat ini. Tenaga dosen juga tidak masalah, saat ini dosen Unhalu mencapai 961 orang dari berbagai kualifikasi pendidikan. Rincian-

nya, predikat guru besar sebanyak 39 orang atau 4,06 persen, doktor sebanyak 15,82 persen dan dosen yang telah memperoleh sertifikat pendidik sebanyak 396 atau 41,21 persen. Kondisi tersebut harus ditingkatkan, paling tidak guru besar mencapai 20 persen dan doktor 50 persen tahun 2020 mendatang,” ungkap Rektor. Selain tenaga dosen, dikatakan Prof Usman bahwa kinerja Unhalu juga didukung tenaga administrasi 456 orang (berstatus negeri), 215 orang tenaga honorer serta ratusan tenaga harian magang. Adapun jumlah mahasiswa terjadi peningkatan dari tahun ke tahun, saat ini mencapai 25.392 orang yang terbagi dari beberapa Prodi yang ada. (lia)

EMILIA NINGSIH/KP

Rektor Unhalu saat menyerahkan penghargaan pada sejumlah mahasiswa yang dianggap berprestasi, saat dies natalis XXX Unhalu di Auditorium Mokodompit Unhalu, 20 Agustus lalu

Lima Mahasiswa Unhalu Berprestasi Tingkat Nasional Kendari, KP Di tengah situasi kampus dan sekitarnya yang belum stabil, lima mahasiswa Unhalu justru menoreh prestasi di tingkat nasional pada tahun 2010-2011. Atas prestasi yang membanggakan tersebut, Rektor Unhalu Prof Dr Ir H Usman Rianse MS memebrikan apresiasi dengan membebaskan mereka yang berprestasi dari biaya Sumbangan Pembinaan Pendidikan (SPP). Kelima mahasiswa tersebut sukses mengantongi prestasi dalam kegiatan lomba karya tulis bidang IPA di Pontianak (Juara II), kejuaraan silat mahasiswa tingkat nasional di Yogyakarta (juara II putra/ putri), kejuaran karate antarmahasiswa tingkat nasional di Solo (juara I beregu, juara II 67 Kg dan juara III 80 kg), kejuaraan soft ball tingkat nasional di Bandung (juara II beregu) dan MTQ mahasiswa tingkat nasional di Makassar (juara I putra adan juara II putri). “Alhamdulillah, mahasiswa Unhalu ternyata masih banyak yang mau berprestasi

lokal maupun nasional. Pimpinan universitas sangat mendukung berbagai kegiatan mahasiswa, baik di tingkat regional maupun nasional, dan bagi mereka yang berprestasi diberi imbalan bebas SPP selama kuliah sarjana (S1) di Unhalu, ditambah dengan jumlah hadiah lainnya jika mendapatkan medali,” ungkap Prof Dr Ir H Usman Rianse MS, Rektor Unhalu. Selain keberhasilan Unhalu dalam menghasilkan lulusan dari tahun ke tahun juga mengalami peningkatan. Jumlah lulusan yang terhitung sejak wisuda tahun 1985 sampai wisuda Juli 2011 merupakan wisuda emas (ke50). Totalnya mencapai 47.411 orang dengan rincian magister 1.191 orang, 35.906 orang, dan diploma 10.314 orang. Para alumni tersebut tersebar di seluruh penjuru tanah air dan sebagian besar telah bekerja, baik instansi pemerintah maupun swasta, bahkan telah berhasil membuka lapangan kerja di berbagai bidang usaha. “Ini karena para alumni tid-

ak hanya dibekali dengan kemampuan akadmeik yang memadai, tetapi juga dibekali dengan kemampuan soft skill yang juga tidak kalah pentingnya seperti kewirausahaan mahasiswa, mahasisw apecinta mushallah, kemampuan olahraga dan seni kreatif serta kepemimpinan. Meskipun tidak dipungkiri ada beberapa oknum mahasiswa dan alumni yang belum mampu menunjukkan ahlak yang terpuji dan tidak jarang merusak citra universitas yang menjadi harapan, kepercayaan dan kebanggan bangsa ini,” tambah Rektor. (lia) Mutu lulusan yang dihasilkan dari tahun ke tahun mengalami kemajuan. Dijelaskan Ketua Forum Rektor Se Indonesia ini, kemajuan itu ditunjukkan dengan capaian ratarata indeks prestasi kumulatif (IPK) yang bernilai 3,00 ke atas. Prestasi ini ditunjang oleh beberapa hal, antara lain mutu pelayanan pendidikan yang semakin membaik, lingkungan akademik yang semakin aman, nyaman, dan kondusif, kompetensi tenaga pengajar yang

makin berkualitas, motivasi belajar mahasiswa yang makin tinggi serta sarana prasarana proses belajar mengajar yang memadai. “Selama kurun waktu 2005 sampai 2011, pengembangan sarana dan prasarana di Unhalu ini sangatlah memadai, mulaid ari ruang kuliah, sarana perkantoran, laboratoium termasuk peralatannya dari berbagai sumber dana seperti Loan IDB, APBN, Bantuan Pemprov dan kabupaten, dana SPP serta hibah dari bank dunia. Khusus sarana prasarana tahun anggaran 2011, Unhalu mendapatkan alokasi dana rehabilitasi gedung kantor dan perkuliahan di kampus baru dan alokasi dana pembangunan gedung kantor 4 lantai dan perkuliahan pascasarjana 2 lantai di Kampus Kemaraya, termasuk diperuntukkans ebagai Museum Walacea yang diharapkan untuk mendokumentasi berbagai keanekaragaman hayati darat dan laut di Walacea line dan juga berbagai keragaman budayanya,” pungkas Rektor Unhalu. (p10/lia)

FPIK Unhalu Gelar Pesma III Kendari, KP Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan (FPIK) Unhalu gelar Pesantren Mahasiswa (Pesma) III bekerjasama dengan Lembaga Dakwah Kampus Unhalu di Mesjid Arraufurrahim Kampus Baru Unhalu, minggu lalu. Kegiatan ini dilaksanakan selama 3 hari ini, bertajuk menumbuhkembangkan ketakwaan di kampus. Pesma yang dibuka resmi oleh Dekan FPIK Unhalu yaitu Prof. La Ode Muh Aslan ini diikuti oleh seluruh mahasiswa baru (maba) FPIK angkatan tahun 2011. Saat membuka kegiatan, Prof. Aslan menyampaikan alasan pentingnya menggelar pesantren bagi maba didorong untuk mendukung pencapaian kampus Unhalu khususnya FPIK sebagai kampus yang religius dan berdasarkan nilai nilai akademik. Selain itu menurut Aslan, kondisi maba yang dari tahun ke tahun cenderung adanya penurunan kualitas keagamaan khususnya pada hal hal yang mendukung penciptaan kampus akademik seperti kurangnya motivasi belajar, etos kerja mahasiswa yang menurun dan etika dan budi pekerti mahasiswa yang masih perlu pembenahan yang semakin paripurna. Materi dalam pesantren dikemas menarik khususnya pada pembahasan materi keutamaan menuntut ilmu dan penuntut ilmu yang dibawakan oleh Ust. Rian Syaputra, S.Pd.I. Para peserta terlihat sangat bersemangat. Hal tersebut dilihat

EMILIA NINGSIH/KP

Laxmi, S.Sos., M.Hum, dosen Fisip Unhalu, yang memperoleh penghargaan sebagai dosen berprestasi II Unhalu tahun 2011.

Terbukti Plagiat, Gelar Profesor Dicopot Jakarta, KP Dirjen Pendidikan Tinggi Kementerian Pendidikan Nasional (Kemdiknas), Djoko Santoso mengatakan, Guru Besar Universitas Riau (UNRI), Prof II, terbukti melakukan plagiarisme dalam membuat buku berjudul Sejarah Maritim. Buku dimaksud merupakan jiplakan dari buku Budaya Bahari karya Mayor Jenderal (Marinir) Joko Pramono tahun 2005. “Beberapa waktu lalu, saya sudah meminta Rektor UNRI untuk datang ke Jakarta guna menyelesaikan masalah tersebut. Menurut informasi yang ada saat ini, guru besar yang tersangkut masalah ini dikenakan sanksi penurunan pangkat dan jabatan fungsional. Ini berat sanksinya,” ungkap Djoko ketika ditemui di Gedung Kemdiknas, Jakarta, Rabu (24/8). Berdasarkan analisa dan melihat berbagai pertimbangan akademik, sesuai Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 17 Tahun 2010 tentang Pencegahan dan Penanggulangan Plagiat di Perguruan Tinggi, maka diusulkan bahwa yang bersangkutan dijatuhkan sanksi. Hukumannya berdasarkan Pasal 12 Ayat (2) huruf (d). Pasal itu berisikan hukuman penurunan pangkat dan jabatan akademik/fungsional. Kasus ini, dinilai ada kelalaian dan unsur kesenga-

jaan yang bersangkutan dalam menerbitkan buku Sejarah Maritim. Apalagi buku itu dijual untuk umum. Menurut Djoko, meskipun sanksi yang terberat adalah diberhentikan, akan tetapi jika gelar guru besar diturunkan jabatan fungsionalnya itu, maka tidak bisa disebut sebagai guru besar. “Nah, kalau diturunkan seperti ini, maka bukan Profesor lagi. Jadi tidak ada gelar apa-apa lagi. Misalnya namanya Profesor A, maka sekarang namanya hanya A dan tidak pakai gelar Profesor lagi. Selain itu, haknya juga menjadi turun satu level di bawahnya, atau menjadi Lektor Kepala,” tukasnya. Djoko menilai, tindakan plagiat yang dilakukan guru besar UNRI tersebut memang melanggar. Pasalnya, benarbenar hampir sama, dan hanya diganti judul dan nama penulisnya saja.” Ya plagiat semua, plek plek itu, dia kan plagiat apakah sebagian atau seluruhnya sama aja,” seru Djoko. Mantan Rektor Institut Teknologi Bandung (ITB) ini menjelaskan, kasus ini harus menjadi suatu pelajaran bagi semua pihak, di mana sejak anakanak harus dibiasakan memiliki karakter yang baik. Sehingga, sejak dini sudah memiliki jiwa tidak suka mencontek dan menjiplak. “Kalau dari kecil sudah terbiasa nyontek, maka ke depannya di dalam

akademik bisa menjadi plagiat. Bahkan di birokrasi juga bisa menjadi koruptor. Oleh karena itu, sedini mungkin kita harus bisa menegakkan karakter baik dan selalu berpikir secara positif,” imbuhnya. Lebih lanjut Djoko menambahkan, ada beberapa cara yang wajib dilakukan dalam menyusun suatu karya tulis. Sehingga, pada saat mengutip suatu tulisan dari pihak lain, tidak dicap plagiat. Ia mencotohkan, misalnya kita mengutip tulisan si AA, maka kita harus menyebutkan nama si AA di samping kalimat kutipan yang kita gunakan. “Harus ditulis, namanya AA, penerbitnya apa dan tahun berapa. Kalau caranya begitu, tidak apa-apa dan sah-sah saja. Gampang kok. Referensi di halaman belakang lalu catatan kaki di bawah. Intinya, menulis sumbernya, itulah tata cara menulis yang baik,” tambah Djoko. Hanya saja, Djoko menegaskan, masalah ini tidak termasuk ke dalam masalah kriminal. Hal ini disebabkan karena masih berada di lingkungan akademik. “Masalah plagiat itu bukan kriminal. Dan untuk sanksi selanjutnya, secara resmi belum dilaporkan ke pusat (Kemdiknas). Maka nanti akan kita lihat lagi peraturannya, karena pemberian sanksi ini memang harus lebih hati-hati,” ujarnya. (jpnn/lia)

SMPN 6 Kendari Masih Kekurangan Gedung EMILIA NINGSIH/KP

Suasana Pesma III yang diikuti Maba FPIK Unhalu angkatan 2011 di Mesjid Arraufurrahim Kampus Baru Unhalu, minggu lalu. dari antusias peserta yang bertanya sangat banyak sehingga pemateri sendiri kewalahan menjawab pertanyaan yang dilontarkan oleh para peserta. Ustadz menuturkan bahwa ada 1 pertanyaan yang munurutnya menarik untuk dijawab yaitu “alasan apa yang menyebabkan kita sebagai seorang muslim harus belajar agama”; singkatnya bahwa alasan kita harus belajar agama adalah karena kewajiban yang telah Rasulullah Sabdakan bahwa “” Tholabul ‘ilmi fariijhaatun ala

kullimuslim yang artinya bahwa menuntut ilmu adalah wajib untuk setiap muslim. Selain materi di atas, materi lain yang menyedor perhatian peserta adalah Kemunduran umat Islam yang dibawakan oleh Ust. Hasrin, S.Si, dan materi terakhir adalah Makna Syahadat Laa Ilaha Illallah yang dibawakan oleh Ust. Zahir, S.pd. dan Hakekat Ibadah yang dibawakan oleh ustadz Ilswar Alsi, S.Si. Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari ini ditutup dengan penyampauian

kesan dan pesan dari para peserta yang kesemuanya berharap agar kesgiatan pesantren ini dilaksanakan setiap tahun dan pada seluruh fakultasyang ada di Unhalu. Saat acara penutupan, Dekan FPIK berpesan pentingnya menjaga citra Unhalu sebagai kampus terbesar di Sultra dan menghidupkan kampus tidak hanya dari unsur akademik tetapi berbasis akhlaqul karimah yang telah diperoleh selama kegiatan pesantren berlangsung. (p10/lia)

Kendari, KP SMPN 6 Kendari pernah sangat miris akan sarana dan prasarana. Banyak gedung yang rusak parah dan tak dapat difungsikan. Selain itu kondisi sekolah yang berada di wilayah ketinggian, malah memerlukan dana untuk pembuatan tanggul. Kondisi tersebut kini sudah membaik, setelah mendapat bantuan perbaikan dari Pemkot melalui Dinas Diknas Kota Kendari. Sayangnya, meski bantuan gedung sudah diberikan, masih banyak gedung yang belum tersentuh bantuan pemerintah. Di antaranya empat ruang belajar, satu ruang kepala sekolah, dan satu ruang tata usaha. Kondisi enam ge-

dung tersebut saat ini rusak parah, sebagian plafon jatuh, lantai rusak dan atap beterbangan. “Kondisi enam gedung ini rusak parah. Sudah beberapa tahun kami tidak menggunakannya lagi,” ujar kepala SMPN 6 Kendari, Masnin Salam. Untuk mengatasinya, ruang keterampilan yang beberapa waktu lalu mendapatkan bantuan renovasi kini dijadikan ruang kepala sekolah. Sedangkan ruang kepala sekolah kini difungsikan sebagai ruang tata usaha. Karena hal tesebut otomatis siswa vakum dari kegaiatan keterampilan yang semestinya menjadi peningkatan mutu akademik.

Beruntung, meski banyak gedung yang rusak, jumlah siswa dalam tiap kelasnya tidak melebihi batas maksimal. Tercatat sebanyak 492 peserta didik terdiri dari 17 rombongan belajar. Terdiri atas enam kelas untuk kelas VII, dan kelas VIII, serta lima kelas untuk kelas IX. Untuk kelas VII rata-rata per kelas terdiri atas 32 orang, sementara kelas VIII dan IX rata-rata 34 siswa per kelas. “Kami berharap sekolah kami masih mendapat perhatian pemerintah. Gedung dan ruang belajar diperbaiki, sehingga pembelajaran siswa, baik kurikuler maupun kokurikuler bisa dilaksanakan dengan maksimal,” tukasnya. (p1)


+

16

IKLAN

Kendari Pos | Sabtu 27 Agustus 2011

+

yan

nta ow

ac k ack

C

Mage

Yel

Bl

+

C

yan

Mage

nta

Ye

ow

B

ac k ack

+ +


Kendari Pos | Sabtu, 27 Agustus 2011

Barcelona di Jalur Aman Monaco, KP Juara bertahan Barcelona berada di jalur yang aman dalam kampanyenya untuk mempertahankan gelar Liga Champions. Hasil drawing fase grup di Monaco tadi malam menempatkan Barca di grup H bersama dengan AC Milan (Italia), BATE Borisov (Belarusia), dan Viktoria Plzen (Rep. Ceko). Di atas kertas, Barca tidak akan kesulitan untuk melenggang ke babak 16 besar. Pesaing terberat mereka adalah Milan. Dengan regulasi bahwa dua tim terbaik di masing-masing grup berhak lolos ke babak berikutnya, tiket dari grup H, tampaknya, bakal menjadi milik Barca dan Milan. AC Milan malah mengaku senang bisa menghadapi juara Liga Champions 2010/2011 tersebut. “Menghadapi Barcelona sangat menyenangkan, dan kami harus bersiap sebaik mungkin. Saya rasa laga ini penuh dengan motivasi dan kenikmatan. Kami akan menghadapi Barcelona dengan kondisi terbaik, dan kami siap untuk itu,” beber pelatih Milan, Massimiliano Allegri. Allegri juga enggan meremehkan kedua tim yang ikut tergabung di Grup H itu. AFP PHOTO / JOSEP LAGO

Juara bertahan Barcelona berada di jalur aman untuk mempertahankan gelar Liga Champions. Digrup H, mereka akan menantang AC Milan (Italia), BATE Borisov (Belarusia) dan Viktoria Plzen (Rep. Ceko). Tampak gelandang Barcelona, Cesc Fabregas(kanan)ketikamenghadapipeiami Napoli, Christian Maggio (kiri) pada perebutan Piala Joan Gamper, 23 Agustus lalu.

“Kami berada di grup yang diisi klub kuat. Dua tim lain yang ada di grup ini pasti sangat percaya diri saat bertemu kami,” pungkasnya. Sementara itu, tim paling sukses di Liga Champions, Real Madrid, juga berada di grup enteng. Peraih sembilan gelar juara itu bersaing dengan Olympique Lyon, Ajax Amsterdam, dan Dinamo Zagreb di grup C. Lyon merupakan seteru Real di babak 16 besar dalam dua musim terakhir. Kedua klub saling mengalahkan. Ajax juga bukan lawan baru bagi Real. Los Merengues - sebutan Real “memenangi dua pertemuan lawan Ajax musim lalu. Namun, Ajax musim ini dianggap memiliki skuad yang lebih matang. Ajax juga memiliki tradisi Eropa. Klub yang musim lalu memenangi titel Eredivisie ke-30 itu juga pernah empat kali mengangkat trofi Liga Champions. Bagaimana dengan Dinamo” Jawara Kroasia itu sepertinya hanya akan menjadi pelengkap mengingat sudah lebih dari satu dekade absen di fase grup Liga Champions. Persaingan seru bakal terjadi di grup A yang dihuni Bayern Munchen, Villarreal, Manchester City, dan Napoli. Bayern memang menjadi unggulan teratas. Tapi, tiga pesaingnya adalah klub-klub yang memiliki materi pemain cukup bagus, khususnya City. Finalis musim lalu Manchester United juga ditempatkan di grup enteng.

Bepe dan Gonzales Jadi Ujung Tombak Amman, KP Jelang laga persahabatan melawan Yordania di kota Amman, Sabtu (27/8) hari ini, Pelatih Kepala Timnas Indonesia, Wim Rijsbergen mengatakan tidak akan melakukan perubahan skuad besar-be-

saran. Skuad Timnas saat membekuk Palestina 4-1 akan diturunkan. Christian Gonzales yang bertandem dengan Bambang Pamungkas akan dipasang kembali untuk mengobrak-abrik pertahanan Yordania. Apalagi, hasil pertandingan dengan Yordania

akan menjadi patokan seberapa siap Indonesia meladeni Iran di babak pra piala dunia 2014. Yordania diyakini memiliki kualitas yang sepadan dengan Timnas Iran, Bahrain dan

Baca TIMNAS Hal 18

United hanya akan bersaing dengan Benfica, FC Basel, dan Otelul Galati di grup C. Pertemuan dengan Benfica akan menarik karena mengulang final 1968 di Stadion Wembley ketika United memenangi Liga Champions untuk kali pertama. Bayern Munich memang tak bisa menghindar dari grup tersulit. Tapi, tergabung bersama Manchester City, Villarreal dan Napoli di grup A, tak membuat mereka khawatir. Mereka antusias dan yakin mampu lolos ke babak perdelapan final sebagai juara grup. Meski diakuinya merupakan grup tersulit, atau bahkan banyak yang menyebutnya grup neraka, arsitek Munich, Jupp Heycnkes tak cemas. Baginya, tiap tantangan merupakan hal yang harus selalu siap dihadapi anak-anak asuhnya saat mengenakan seragam kebesaran FC Hollywood. Apalagi menyandang nama klub yang sudah mapan di level tertinggi Eropa, memberi tanggung jawab serta kebanggaan tersendiri. Tapi Heycnkes menyadari lawan-lawan yang dihadapinya nanti, bukanlah lawan-lawan yang ringan, merupakan tim-tim yang sedang bangkit di negaranya masing-masing. “Grup ini merupakan yang terberat dari semua undian. Saya tahu kekuatan Villarreal dan Napoli, mereka merupakan tim top,” tutur Heynckes, seperti dikutip Daily Star,kemarin.‘’Sementara Manchester City, mereka telah menambah amunisi skuadnya dan berambisi sukses di ajang Eropa. Tapi, kami tak panik. Kami akan merasa tertantang di tiap laga yang akan kami jalani,” tutup mantan pilar Real Madrid tersebut. (dns/ca)

JPNN

Bambang Pamungkas (kanan) dan pelatih Timnas Wim Rijsbergen. BersamaChristian GOnzales, Ia akan diplot menjadi ujung tombak Indonesia saat melakukan laga uji coba melawan Jordania, hari ini.


CMY

CMY

20

Kendari Pos |Sabtu, 27 Agustus 2011

Expresi Lovers-Kendari Pos Peduli dengan Anak Panti

Sucikan Jiwa dengan Berbagi Momen Ramadhan yang segera berakhir ini, dimanfaatkan oleh Komunitas Expresi Lovers untuk berbagi pada anak yatim/anak miskin di Panti Asuhan Darul Muhlisin, kemarin (26/8). Komunitas remaja yang bernaung di bawah SKH Kendari Pos ini, tampak antusias memanfaatkan bulan penyucian jiwa ini dengan berbagi pakaian yang layak pakai, serta berbagi Sembako.

TARAWEH TANGGAL 27 AGUSTUS DIMANA ANDA TARAWEH MALAM INI..? No NAMA MASJID

PENCERAMAH

ALAMAT

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 12 13 15 16

Drs. H. ZULKIFLI, M.Pd., M.Si. ABDUL SALAM, S.T. H. FATAHUDDIN, M.A. ABDUL MANAN, S.Ip. Drs.H.ABDULKADIRW.,S.H.,M.H. PANITIA MUHAMMAD AS’AD, S.Ag. MUH. AS’AD, S.Ag. Drs. MUHIDDIN, S. Ag. Drs. MAZWAR Drs.LAODEMAZALAMRIM.,M.Hi. SUFIYANI, S.Ag., M.Pd. Drs. MASDAR D.N. ASRUDDIN, SH., M.Si

MANDONGA LAUTE PDAM MANDONGA BYPASS MAKOREM143/HO SODOHOA TIPULU PUUNGGALOBA KEMARAYA WATU-WATU WATU-WATU MANDONGA KOTA LAMA

AGUNG AL-KAUTSAR DARUL MUTTAQIN ARRAHMAN AL-IKHWAN NURULJANNAH AL-ASKARIYAH AT-TAQWA BABUT TAQWA AKBAR AL-HIDAYAH JABALUHUD AT-TARBIYAH AL-MAGFIRAH MASJID RAYA

SUMBER: IKATAN MASJID SULTRA

Anda Bertanya, Ustaz Menjawab Jangan biarkan keragu-raguan mengurangi nilai ibadah Ramadhan kita. Tanyakan jika ada persoalan seputar ibadah Ramadhan. Insya Allah kami akan mencoba membantu menjawabnya. Kiirm pertanyaan anda ke H. Muslim

Nomor

081245835111

SUDAH belasan atau bahkan puluhan kali setiap umat muslim berjumpa dengan bulan Ramadhan. Mungkin sudah saatnya untuk menimbangnimbang dari sekian Ramadhan yang telah kita lewati tersebut sudahkah diisi dengan memperbanyak ketaatan kepada Alloh ataukah hanya dilalui begitu saja tanpa arti. Salah satu wujud ketaatan umat kepada Sang Khalik adalah penyucian jiwa dengan

bebagi kepada yang membutuhkan. Hal inilah yang dilaksanakan Komunitas Expresi Lovers di Panti Asuhan Darul Muhlisin. Walau bantuan yang diberikan cukup sederhana, yakni menyumbangkan pakaian bekas bagi anak panti dan menyalurkan sumbangan Sembako dari salah seorang donatur (Hamba Allah) yang namanya tak ingin dipublikasi. Puluhan anak panti pun terlihat antusias melihat iring-iringan motor dan sebuah mobil memasuki kompleks panti mereka. Salah seorang di antara mereka mempersilakan rombongan komunitas Ekspresi

Lovers ini memasuki sebuah ruangan kelas seraya memanggil ustad, pembimbing mereka. Tidak lama kemudian Ustad Jamaluddin yang sehari-harinya menjadi ketua yayasan Darul Muhlisin memasuki ruang kelas tersebut. Jamaluddin menyampaikan sepatah kata untuk mengungkapkan rasa syukurnya atas kedatangan komunitas Ekspresi Lovers ke yayasan yang berdiri pada 2007 lalu ini. Komunitas Ekspresi Lovers sendiri diketuai oleh Nurcahya Aswindo. Pengurus yang berjumlah empat belas orang diwakili oleh kehadiran sepuluh orang pengurus beserta ketua. Mereka

mereka juga membuat kerajinan berupa sapu ijuk untuk dijual pada masyarakat sekitar atau siapa saja yang berminat. Kunjungan yang berlangsung satu jam sebelum buka puasa ini ditutup dengan doa bersama dan shalawatan anak panti dan komunitas Ekspresi Lovers dipimpin oleh Ustad Jamaluddin. “Semoga hal ini menjadi sesuatu yang dinilai sebagai pahala di mata Allah. Kami berharap agar lebih banyak lagi masyarakat yang peduli terhadap anak-anak panti asuhan yang penuh dengan semangat belajar ini” ujar Jamaluddin diamini para santri. Emilia Ningsih, penanggung jawab rubrik Ekspresi Kendari Pos, menambahkan bahwa Kendari Pos sebagai media partner bagi remaja kreatif tentu mensupport kegiatan sosial yang dilaksanakan Komunitas Ekspresi Lovers. Apalagi kegiatan tersebut dilaksanakan saat Ramadhan, tentu merupakan moment untuk memperbanyak pahala yang juga bermanfaat dalam edukasi religi sekaligus mental remaja. (*)

Ibu Gubernur Berbagi di Ponpes Kendari, KP Selama sebulan ramadhan, Hj. Tina Asnawati Nur Alam rupanya rutin melaksanakan kegiatan sosial. Kegiatan yang dilakukan seperti kegiatan amal yang sering dilakoni orang lain yakni berbagi dengan sesama. Tapi ia melakukannya dengan mendatangi sendiri tempat yang membutuhkan bantuan sehingga lebih tepat sasaran. Misalnya saja beberapa waktu lalu, bersama rombongan TP PKK secara marathon mereka menyambangi pondok pesantren, mesjid dan pemukiman

kumuh untuk berbagi. Sasaran pertama adalah pondok pesantren El Lubaab yang terletak di sekitar rujab gubernur itu, first lady Sultra memberikan motivasi kepada santri untuk selalu giat belajar. “Saya minta anak-anak tidak berkecil hati. Saya justru bangga dengan anak-anak sekalian. Saat ini yang dibutuhkan bukan hanya sekedar pintar dalam Iptek saja, tapi juga kaya hati dan pintar spiritual. Insya Allah hal itu bisa diperoleh di pondok pesantren,” ujarnya sembari menyerahkan bantuan berupa beras 10 karung, mi

instan 10 dus dan telur 10 rak. Selepas dari ponpes, Hj.Tina bersama rombongan melanjutkan kunjungannya ke mesjid Al Falah yang terletak sekitar dua puluh meter dari Ponpes El Lubaab. Dengan berjalan kaki melewati jalan berbukit, ia menyerahkan bantuan 12 lembar ambal salat di mesjid. Selanjutnya, rombongan bergegas ke mesjid At Taqwa di kelurahan Sodohoa. Di tempat itu, ibu gubernur menyerahkan bantuan berupa sembako dan uang tunai kepada puluhan pantijompo dan penjaga mesjid.(ema)

CMY

CMY

MENGINGAT banyaknya pertanyaan yang masuk belum terjawab, maka jawaban edisi khusus ini berdasarkan pertanyaan yang konteksnya sama dengan bahasa yang berbeda Diantara pertanyaan yang konteksnya sama adalah : 1. Orang yang hamil dan menyusui kaitannya dengan puasa dan Qadla Fidyah.; Dalam kitab As - Shiyam Al – Bahayi diterangkan dengan hadits yang diriwayatkan oleh Ahmad; Sesungguhnya Allah Ta`ala membebaskan seperdua shalat dari orang musafir, dan memberikan keringanan ( Rukhshah ) bagi mereka untuk berbuka puasa. Dan Rukhshah itu berlaku pula bagi orang yang menyusukan dan orang yang hamil jika keduanya kuatir akan kesehatan anaknya. Dari keterangan ini para Fuqaha` ( Ulama Fiqh ) sepakat bahwa orang hamil dan menyusukan sama dengan orang Musafir dan orang sakit dalam hal boleh berbuka, yang berbeda adalah apakah hanya wajib Qadla atau fidyah saja, ataukah kedua duanya. Dalam kitab Syafi`iyah diuraikan; Perempuan hamil / menyusukan bayinya, jika mereka takut akan terganggu kesehatannya sendiri ia wajib mengqadla ini disamakan dengan musafir atau orang sakit , tetapi kalau mereka hanya takut / khawatir akan kesehatan bayi yang dikandungnya atau yang disusukan boleh juga berbuka tetapi samping Qadha` juga wajib membayar fidyah. Itulah menurut Imam Syafi`I, Imam Ahmad Ibnu Hambal,Ibnu Umar dan Ibnu Abbas. Tetapi menurut Imam Abu Hanifa, Qadha` dan Fidyah adalah pengganti puasa sehingga tidak mungkin satu kewajiban puasa diganti dengan dua bentuk tebusan. Imam Malik Orang Hamil itu harus mengqadla, sedangkan yang menyusukan kalau khawatir akan anaknya maka disamping qadla juga harus fidyah. Dalam kitab Bidayatul Mujtahid I, Ibnu Rusyd mengatakan Yang menetapkan salah satu hukum mengqadla atau fidyah saja lebih baik daripada yang menetapkan kedua duanya, dan yang menetapkan mengqadla` saja lebih baik dari pada yang menetapkan Fidyah. Catatan. Dari perbedaan tesbt yg lebih utama adalah Mazhab Syafi`i yg banyak dianut Umat Islam di Indonesia, Malaysia, Singapura dan Brunai 2. Masala Shalat witr kaitannya dengan Tarwih dan tahajjud. Shalat Witir sekurang kurangnya 1 rakaat, sebanyak bann Tahajjud.yawih dknya 11 rakaat, dengan cara pelaksanaannya terdapat perbedaan ada yang dua dua rakaat lalu salam kemudian tambah satu rakaat, ada yang tiga tiga rakaat kenapa terjadi perbedaan bertolak dari satu Riwayat dari Abu Hurairah, Rasulullah bersabda, Shalat malam itu dua dua, apabila seseorang dari kamu takut masuk waktu subuh, maka dia shalat serakaat sebagai witir bagi shalat yang telah dikerjakan itu. Kemudian al Hakim menyampaikan jangan kamu Shalat witir tiga rakaat samakan dengan shalat magrib. Maka untuk shalat witir dapat kita lakukan, dua dua rakaat kemudian serakaat untuk mengganjilkan, atau yang tiga rakaat sekaligus tanpa dengan tahiyat seperti shalat magrib Shalat witir bukan hanya ramadlan, tetapi setiap saat, bahkan Nabi bersabda Witir adalah hak ( benar ) maka barang siapa tidak shalat witir bukanlah ia dari golongan kami, dan sabda yang lain, Sesungguhnya Allah Swt itu witir ( ganjil ) dan dia menyukai witir,maka lazimkanlah dan biasakanlah) shalat witir wahai ahli ahli Qur`an. (*)

Wa Ode Rizki Adi Putri, Kendari

WA ODE RIZKI ADI PUTRI/KP

Komunitas Ekpresi Lovers menyalami anak-anak panti asuhan Yayasan Darul Muhlisisn.

menyumbangkan sejumlah bahan makanan berupa dua karung beras isi 100 kg, beberapa kardus mie instant, juga beberapa lusin susu kaleng. “Berbagi dengan anak-anak panti ini memang telah menjadi agenda penting komunitas kami yang saat ini beranggotakan 1.300-an orang pelajar dan mahasiswa,”terang Nurcahya. Jamaluddin memberikan beberapa informasi seputar yayasan Darul Muhlisin kepada awak Ekspresi Lovers. “Melalui yayasan ini kami memfasilitasi anak-anak yatim dan miskin untuk memperoleh pendidikan tingkat Mdrasah Tsanawiyah dan Madrasah Aliyah secara gratis. Kami memiliki asrama putra dan putri dan saat ini kami mengandalkan sumbangan dari donatur untuk kelanjutan pendidikan dan kehidupan mereka seharihari,”ungkapnya. Selain mengandalkan sumbangan, para anak-anak panti juga diajari kreatif berwirausaha. Sehari-hari, selain belajar

Kendari Pos Edisi 27 Agustus 2011`  

E_Paper Kendari Pos

Read more
Read more
Similar to
Popular now
Just for you