Page 1

Senin, 26 Juli 2010

http://www.kendaripos.co.id

PH Calo CPNS Salahkan Polisi Sumardin Pere SH : Kasus Ini Rekayasa Oknum Polisi

INTERNASIONAL

Pendeta Gay Berpesta

Kendari, KP Tertangkap tangannya calo CPNS yang diciduk pada Jumat (23/7) lalu pada salah satu hotel di kawasan Malik Raya, oleh pihak BKD Kota Kendari dan Intel Polda ternyata jadi bumereng. Parman Pede yang dianggap calon ternyata, bukan. Saat ditangkap dengan melibatkan orang luar pun dianggap sebagai rekayasa oknum polisi. Tak pelak, Parman Pede dibebaskan dari Polsek Mandonga.

Kuasa Hukum Parman Pede, Sumardin Pere SH melalui press releasenya mengaku sangat menyesal atas tindakan oknum polisi tersebut. Rekayasa kasus dan penangkapan dianggapnya jauh dari tindakan profesionalisme polisi dan tidak manusiwi. “Kami sangat menyesalkan atas penangkapan yang dilakukan kepolisian terhadap klien kami. Sangat tidak profesional dan tidak manusiawi. Klien kami ditangkap adalah suatu rekayasa kasus, yang dibuat sendiri oleh oknum anggota polisi. Karena tidak terbukti, klien kami dilepaskan,” katanya.

Baca CALO diHal. 7

Harga Eceran Rp. 3.500,-

Wartawan Sultra Disertifikasi

Kendari, KP Sekitar 30 wartawan Kota Kendari yang tergabung dalam Jawa Pos Group, mengikuti pelatihan sertifikasi jurnalis selama 2 hari, di hotel Swiss Belhotel, sejak Sabtu (24/7) lalu dan berakhir kemarin. Pelatihan tersebut menghadirkan Ketua KPI Pusat 2 periode, DR Sinansari Ecip sebagai pemateri. Materi yang diberikan seputar pengetahuan dasar jurnalistik dan kode etik jurnalistik (KEJ) yang harus ditaati seorang wartawan dalam menjalankan tugas profesinya. Ternyata, dari pelatihan itu diketahui, masih banyak wartawan yang tidak memahami dasar-dasar jurnalistik, baik itu tata cara penulisan straigh news yang benar maupun penulisan feature. Ecip juga menyinggung kebiasaan wartawan yang terkadang membuat berita berdasarkan opini dan penyimpulan. “Saya lihat dari hasil tes tadi, masih ada yang buat lead sampai 47 kata. Saya bacan-

GEREJA Katholik di Italia kembali diterpa kabar tak sedap. Pasalnya, sejumlah pendeta Katholik di Itali ‘tertangkap kamera sedang berada di klub gay dan melakukan aktifitas seksual’ pada Jumat (23/7) pekan lalu. Majalah berita mingguan ‘Panorama’ milik Perdana Menteri Italia, Silvio Berlusconi, menampilkan serangkaian foto tentang tiga orang pendeta yang diduga homoseksual, menghadiri klub malam para gay dan melakukan aktifitas seksual. Seperti dikutip dari Daily Telegraph, akhir pekan lalu, Skandal itu terungkap ketika seorang wartawan Panorama melakukan investigasi dengan menggunakan kamera tersembunyi untuk mewawancarai tiga pendeta gay. Karena kelihaian sang wartawan dalam melakukan investigasi, dia berhasil masuk ke dalam klub khusus gay setelah dikenalkan oleh pendeta penyuka sejenis yang memang sudah sering mengunjungi klub malam tersebut. Berkat kelihaian wartawan panorama pula, aktifitas seksual para pendeta Katholik itu terekam kamera, termasuk yang terjadi di gere-

Baca PENDETA diHal. 2

SELEBRITI

ya sampai terengah-engah, saking panjangnya. Lead itu cukup 2 sampai 3 alinea saja dan harus memenuhi unsur 5W+ 1H. Cukup KISS, keep it simple and short. Yang harus dihindari wartawan dalam menulis berita, tidak boleh sama sekali ada opini. Misalnya, kalau anda mau gambarkan wanita cantik, tidak boleh menyebutnya cantik, tapi gambarkan kecantikannya. Ada kaidah don’t tell it, but show it,” katanya. Selain dasar jurnalistik, hal lain yang terkadang dilupakan wartawan adalah KEJ. Menurut pria yang akrab disapa pak Ecip itu, seorang wartawan harus memahami kode etik yang sudah diatur di UU Pers No 40 tahun 1999 tentang pers. Sebelas pasal yang mengatur wartawan dalam menjalankan tugasnya, kata dia, harus dipahami dan ditaati, termasuk menghargai narasumber yang mengatakan off the record. Dalam menjalankan tugas, wartawan

Baca WARTAWAN diHal.2

F/MUSTAFARAMLI/JAWAPOS

MUNAS MUI—Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, Bersama Ibu Negara, Ani Yudhoyono dan Ketua MUI, KH MA Sahal Mahfudh, serta Menteri Agama, Surya Dharma Ali saat menghadiri pembukaan Munas VIII Majelis Ulama Indonesia (MUI) dan Peringatan Milad Ke 35, Minggu (25 Juli 2010) di Jakarta. Munas MUI VIII tahun 2010, mengambil tema " Memantapkan Peran Ulama Dalam Perbaikan Akhlak Bangsa

SBY Beber Video Porno di Peringatan MUI Ke-35

Belum Berniat Menikah Lagi ARTIS, penyanyi, dan bintang sinetron Nia Paramitha menikmati kehidupannya sebagai seorang janda. Meski menyandang status tersebut lebih dari empat tahun, mantan istri aktor dan pengacara Gusti Randa tersebut tidak sedikit pun berkeinginan mencari ayah baru untuk empat anaknya. Yakni, Mochammad Syahdila Darama, Muhammad Syahdewa Diladayana, Sagita Puan Marlinasthinta, dan Syahratu Agatha Novelina. “Masalah itu sampai saat ini aku sampingkan dulu,” katanya di Kemang, Jakarta Selatan, Sabtu (24/7). Menurut artis yang memiliki nama asli Pradnya Pramitha tersebut, mencari pengganti ayah bagi anak-anaknya adalah hal yang amat egois. Sebab, belum tentu empat anaknya menerima k e p u t u s a n itu.(tia)

NIA PARAMITHA

Jakarta, KP Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mengungkapkan, merebaknya video porno merupakan cermin pentingnya perbaikan moral dan akhlak. Para ulama diminta lebih serius menye-

lamatkan kehidupan berbangsa dengan menjaga moral, akhlak, dan budi pekerti di kalangan masyarakat. Presiden mengungkapkan hal tersebut dalam peringatan milad Majelis Ulama Indonesia (MUI) ke-35 dan pembu-

kaan Munas VIII di Jakarta Convention Center, kemarin. Komentar presiden secara terbuka tentang video porno tersebut adalah yang kali ketiga dalam sebulan terakhir. “Kasus yang menjadi tragedi kemanu-

siaan dan akhlak, yaitu kasus video porno, adalah cermin sesuatu yang kita semua harus serius menanggapi,” kata SBY.

Baca VIDEO PORNO diHal. 7

Tim Gayus Bubar, Susno Kecewa Jakarta, KP Pembubaran tim independen kasus Gayus Tambunan menyisakan sejumlah persoalan. Di antaranya, lolosnya beberapa orang yang diduga ikut merekayasa sindikasi ini. Komjen Susno Duadji, mantan Kabareskrim yang pertama kali membuka skandal Gayus menilai pembubaran tim itu prematur. “Beliau mendengar itu di tahanan, sangat-sangat kecewa,” kata pengacara Susno, Muhammad Assegaf di Jakarta kemarin (25/07). Menurut Assegaf, tim itu dibentuk awalnya karena publik terkejut dengan pernyataan Susno soal mafia pajak. “Tapi, ujung-ujungnya, tim ini justru diarahkan untuk mencari-cari kesalahan klien saya,”katanya. Mantan pengacara presiden Soeharto

itu mengaku punya bukti kuat yang akan digunakan kliennya di persidangan. Susno tetap mengaku tidak bersalah dan hanya sebagai korban pengakuan Haposan dan Syahril Djohan. “Nanti akan kita buktikan di persidangan. Tunggu saja,” kata pengacara yang biasa dipanggil ustad itu. Berkas Susno Duadji dalam kasus dugaan menerima suap untuk penyelesaian sengketa PT Salmah Arowana Lestari (SAL) sudah dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan. Susno tersangkut kasus ini karena “dicokot” oleh Haposan Hutagalung (mantan pengacara Gayus) dan Syahril Djohan. Keduanya mengaku menyiapkan sejumlah uang untuk Susno agar membantu klien mereka dalam kasus PT SAL itu. Sidang Susno dijadwalkan akan dihelat pada pe-

RAKADENNY/JAWAPOS

Tersangka kasus dugaan suap PT Salma Arowana Lestari Komjen Pol Susno Duadji dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan, beberapa waktu lalu. Mantan KabareskriminididugamenerimauangsebesarRp500jutadalampenanganankasus tersebut di Riau.

Menelusuri Gunung Tengkorak di Konawe Utara (2)

Pengawal Raja Dikubur Hidup-hidup di Sekitar Gunung Saat gunung Tengkorak masih dianggap keramat, warga enggan lewat di sekitarnya diatas pukul 16.00 sore. Banyak “penampakan” dan hal aneh yang sering ditemui.

EKO MARDIATMO TAPI kini, sudah menunjukkan pukul 17.00 saat masih banyak warga desa Wawontoaha yang lalu lalang disekitar lahan II PTPN, lokasi yang tak lain tempat terdapatnya gunung Tengkorak. Kebanyakan warga yang lalu lalang mayoritas dari dan akan ke pasar sentral Wiwirano, sekitar 1 Kilometer dari desa Wawontoa-ha, dan berhadapan dengan desa Lamo-nae. Warga Wiwirano sudah terlihat lebih “berani” dengan gunung Tengkorak

EKO

Pecahan artefak yang ditemui di depan pintu masuk gua.

dibanding beberapa tahun lalu. Menurut beberapa warga yang ditemui, daerah disekitar gunung Tengkorak, awalnya dikenal angker dan memiliki banyak cerita mistis mulai dari sekedar penampakan mahluk ghaib, sampai penghadangan. Rahman, salah warga menceritakan Bulldozer PTPN XIV yang digunakan untuk membuka lahan disekitar gunung Tengkorak tertanam di tanah. Yang mengherankan saat itu, bukan musim hujan dan kontur tanah padat, ditambah lagi saat itu bukan kali pertama alat beratnya itu bekerja di lokasi yang sama. Untuk mengeluarkan bulldozer itu, dikerahkan alat berat lain untuk menariknya. Namun semua usaha yang dilakukan

Baca DIKUBUR diHal.7


2 Wartawan Harus Menghargai Off the Record Wartawan ................. terikat 2 tatanan penting yaitu kode etik dan UU pers. Untuk wartawan Indonesia ada kode etik jurnalistik dan UU nomor 40 tahun 1999 tentang pers,” jelasnya. Dosen Komunikasi-UI itu mengatakan, 3 pasal dalam KEJ antara lain wartawan harus independen, menghasilkan berita yang akurat, berimbang dan tidak beritikad buruk, wartawan tidak membuat berita bohong, fitnah, sadis dan cabul serta wartawan memiliki hak tolak untuk melindungi narasumber yang tidak bersedia diketahui identitas maupun keberadaannya dan menghargai kalimat off the record dari sumber. Sayangnya, materi langka dari mantan wartawan Pedoman Rakyat, mantan Ketua KPI Pusat 2 periode dan pendiri koran Fajar itu, harus berakhir kemarin (25/7). Untuk menguji kemampuan wartawan, Ecip memberikan tes yang merupakan rangkuman materi yang diberikan selama 2 hari pelatihan.(dri/ong)

Gabung Dunia Gay, Tanggalkan Jubah Pendeta Pendeta ..................... ja. Salah seorang pendeta asal , seorang pria Prancis,yang dikenal dengan nama Paul, menghandiri Misa pada pagi hari sebelum mengantar dua pengawal -yang ia disewa untuk menghadiri pesta malam sebelumnya- ke bandara, sebut Panorama . Menanggapi tulisan Panorama, gereja Katolik Italia yang masih belum pulih dari skandal kasus pedofilia langsung meminta para pendeta homoseksual tersebut untuk segera meninggalkan kependetaan. Dalam pernyataan yang dibuat Jumat (23/7) lalu, keuskupan Roma bersikeras bahwa sebagian besar dari 1.300 pendeta Roma, bersikap tulus dengan pengabdiannya dan menjadi contoh baik tentang moralitas untuk semua. Namun pihak Vatikan tidak berkomentar mengenai liputan investigasi Panorama itu. Hanya saja seorang sumber senior Vatikan menuding tulisan Panorama hanya untuk menarik pembaca. “Ini adalah sampah konyol yang biasa digunakan untuk menarik pembaca di tengah-tengah bulan-bulan musim panas yang tenang. Tidak ada bukti bahwa orang-orang yang terlibat merupakan pendeta,” sebut sumber itu. Namun pihak Panorama tetap pada keyakinannya tentang hasil investigasi yang menjadi tulisan utama itu. Editor di Panorama, Giorgio Mule, mengatakan, tulisan tentang aktifitas pendeta gay itu merupakan hasil liputan investigasi selama dua minggu. “Dan tidak ditujukan untuk menciptakan skandal, tetapi menunjukkan bahwa bagian tertentu dari kependetaan berperilaku sangat berbeda,” belanya. Sebuah tinjauan dari artikel yang diturunkan Panorama menyebutkan: “Pada siang hari, mereka adalah pendeta biasa, lengkap dengan kerahnya. Tetapi di malam hari, mereka menanggalkan jubah pendeta dan bergabung dengan dunia gay ibukota Italia.” Panorama menyebut tulisan hasil investigasi itu sebagai sesuatu yang “sangat mengganggu”. Betapa tidak, dalam artikel Panorama juga dirincikan tentang empat pendeta-dua orang Italia dan dua pria Prancis dengan gembira mengambil bagian dalam acara-acara gay dan seks bebas. Gereja Katolik menekankan hidup selibat untuk pendeta dan menempatkan homoseksualitas sebagai dosa. Pada tahun 2008, Vatikan mengeluarkan peraturan yang menyatakan bahwa setiap calon pendeta dilarang bergabung jika mereka memiliki kecenderungan homoseksual kuat.(ara)

Kendari Pos | Senin 26 Juli 2010

Ariel Segera ke Pengadilan Jakarta, KP Mantan vokalis Peterpan yang menjadi tersangka skandal video mesum, Nazriel Irham alias Ariel, bakal segera dibawa ke meja hijau. Pasalnya, penyidik Polri telah menerima pemberitahuan dari jaksa peneliti bahwa berkas acara pemeriksaan (BAP) atas nama Ariel telah rampung atau dinyatakan P21. Dengan demikian, Ariel akan segera diserahkan bersama berkasnya ke kejaksaan untuk kemudian dilimpahkan ke pengadilan. Kepala Bidang Penerangan Umum (Kabid Penum) Mabes Polri Kombes (Pol) Marwoto, mengatakan, pelimpahan tahap dua berkas Ariel ke Kejaksaan akan dilakukan pada pekan ini. “Sudah selesai berkasnya, dia yang paling pertama,” ujarnya saat dihubungi. Minggu (25/7). Ditegaskan Marwoto, dalam pelimpahan tahap dua ini selain Ariel dan berkasnnya, penyidik juga akan menyerahkan barang bukti terkait ke kejaksaan. “Kita harap semuanya berjalan dengan lancar sehingga ada kepastian hukum,” tambahnya. Sementara itu, Polri juga masih terus

mengembangkan penyidikan dengan mendalami keterangan dari tiga mahasiswa asal Jawa Barat yang diduga mengunggah video mesum Ariel Ariel. Mahasiswa berinisial DP, RF, dan AE ini ditangkap beberapa waktu lalu dan kini telah dibawa ke Mabes Polri. Ketiga mahasiswa tersebut ditangkap di tempat kos di lokasi berbeda di kawasan Jatinangor, Sumedang, Jawa Barat beberapa hari lalu. Dua mahasiswa, DP dan RF, ditangkap di Kampung Ciseke RT 02/03 No 34, Jatinangor, Sumedang. Sedangkan AE ditangkap di Wisma 39, Gang Mawar, Hegarmanah, Jatinangor. “’Mereka sudah ada di Bareskrim Mabes Polri, termasuk pengunggah RJ,” ujarnya.(zul)

Percepat Penyaluran Raskin Jakarta, KP Pemerintah terus melancarkan berbagai metode untuk memerangi lonjakan harga beras di Tanah Air. Salah satunya dengan mempercepat penyaluran beras untuk masyarakat miskin (Raskin). Percepatan pembaguan Raskin akan dikoordinasikan dengan pemerintah daerah melalui Badan Urusan Logistik (Bulog) agar bisa cepat sampai di tangan masyarakat. Direktur Pelayanan Publik Perum Bulog Sutono mengatakan, alokasi beras kualitas medium bersubsidi seharga Rp 1.600 per kilogram untuk bulan Agustus dan September 2010 akan disalurkan dalam bulan Agustus. “Akan disalurkan pada awal bulan dan pekan ketiga Agustus, sekitar 530 ribu ton untuk dua bulan,” katanya di Jakarta kemarin (25/7). Penyaluran alokasi beras bersubsidi untuk bulan Oktober 2010 juga akan dimajukan menjadi bulan September 2010. Langkah merapel jatah Raskin itu akan diberlakukan selama dua bulan berturut turut. Menurut dia, percepatan penyaluran beras bersubsidi akan efektif membantu meredam kenaikan harga beras di pasaran. “Ketika diterima rumah tangga sasaran, ini akanmenu-

runkan permintaan dan akan mempengaruhi harga,” katanya. Sutono mengatakan, tahun ini pemerintah menyediakan beras bersubsidi sekitar 2,9 juta ton. Selama bulan Januari-Juni 2010, setiap rumah tangga sasaran telah mendapat jatah pembelian beras bersubsidi sebanyak 13 kilogram dan pada Juli-Desember 2010 setiap rumah tangga sasaran dapat membeli 15 kilogram beras bersubsidi. Data Badan Ketahanan Pangan Kementan menunjukkan, stok beras Juli 2010 sebanyak 9.871.927 ton cukup untuk memenuhi kebutuhan beras sampai tiga bulan mendatang. Sedangkan stok beras pada akhir tahun diperkirakan mencapai 5.638.180 ton dan dapat memenuhi dua bulan kebutuhan pangan untuk periode Januari dan Februari 2011. Menjelang bulan suci Ramadan dan Idul Fitri, beberapa komoditi pangan terutama beras mengalami kenaikan harga. Banyak faktor yang menyebabkan terjadinya kenaikan harga, salah satunya disebabkan berkurangnya stok barang. Karena itu, selain mempercepat penyaluran Raskin, pemerintah juga segera melakukan Operasi Pasar. Diharapkan dalam waktu dekat lonjakan harga beras segera terkendali.(zul)

Bank Mandiri Terpatuh, PT Balai Pustaka Terbandel Jakarta, KP Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus melakukan himbauan bagi para pejabat negara yang terkena wajib lapor Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN). Tidak hanya para anggota dewan yang tergolong bandel dalam hal pelaporan LHKPN, para pejabat Badan Usaha Milik Negara (BUMN) juga perlu mendapat teguran. Berdasarkan data pelaporan LHKPN para pejabat BUMN per 21 Juli 2010 yang diperoleh dari Direktorat LHKPN, baru 4280 pejabat atau sekitar 66 persen, yang tercatat sudah melapor, dari total 6478 pejabat wajib lapor. Mengenai tingkat kepatuhan pejabat BUMN tersebut, menurut juru bicara KPK Johan Budi Sapto Prabowo, lembaga antikorupsi tersebut telah berulang kali melakukan koordinasi dengan Meneg BUMN Mustafa Abubakar. Bahkan, lanjut dia, Presiden telah menginstruksikan kepada para penyelenggara negara di BUMN untuk melaporkan harta kekayaannya. “Meneg BUMN juga sudha pernah mengumpulkan para pimpinan BUMN untuk koordinasi, bahkan mereka memberi batas waktu tertentu kepada para pejabat negara wajib lapor,”papar Johan, ketika dihubungi kemarin (25/7). Berdasarkan data Direktorat LHKPN, ada beberapa BUMN yang tergolong patuh, bahkan berinisiatif menambah jumlah pejabat wajib lapor. Dalam hal ini, Bank Mandiri adalah BUMN dengan tingkat kepatuhan yang tinggi. Dari jumlah wajib lapor yang sebanyak 50 orang, yang sudah melapor 49 orang atau sekitar 98 persen. PT Jasindo juga memiliki tingkat kepatuhan yang bersaing dengan Bank Mandiri. Dari jumlah wajib lapor sebanyak 35 orang, yang melapor sudah 34 orang atau 97,14 persen. Selanjutnya PT Anek Tambang juga termasuk BUMN yang patuh. Sebanyak 37 orang atau 93 persen sudah melapor, dari jumlah total wajib lapor sebanyak 43 orang. Sementara itu, PT Jasa Raharja justru berinisiatif menambah jumlah pejabat wajib lapornya. Dari jumlah wajib lapor sebanyak tujuh orang, mereka menambah jumlahnya menjadi 11 orang dengan presentase 171,4 persen. “PT Jasa

Johan Budi Raharja inisiatifnya tinggi, jadi ada pejabat yang tidak terdaftar sebagai wajib lapor, tapi ikut menyerahkan LHKPN. Langkah ini sangat diapresiasi oleh KPK,”papar Johan. Ada yang terpatuh, tentu ada yang terbandel. Dalam hal ini, PT Balai Pustaka merupakan BUMN dengan tingkat pelaporan terendah, yakni 15,63 persen. Dari jumlah wajib lapor 32 orang, yang baru menyerahkan LHKPN baru lima orang. PT Merpati juga termasuk BUMN yang selevel dengan PT Balai Pustaka. Baru 20 persen atau enam orang yang melaporkan LHKPN, dari jumlah wajib lapor 30 orang. Selanjutnya, PT Telkom juga tercatat tingkat pelaporannya cukup rendah, dari jumlah wajib lapor 140 orang, yang melapor baru 33 orang atau sekitar 23,5 persen. Sementara BUMN yang lain, seperti PT PLN, dari jumlah wajib lapor 156, yang baru melapor 55 orang atau 35 persen, PT Pertamina dengan jumlah wajib lapor 243 orang, yang baru melapor 115 orang atau 47 persen (Selanjutnya lihat grafis). Ketika ditanya soal perbedaan jumlah wajib lapor di setiap BUMN, Johan menuturkan, perusahaan BUMN yang menetapkan jumlah wajib lapor. Hal itu berdasarkan UU no 28 tahun 1999 tentang pemerintah yang bersih dari Korupsi, Kolusi dan Nepotisme dan UU no 30 tahun 2002 tentang KPK soal penyelenggara negara yang wajib lapor. “Itu diperkuat juga dengan keputusan tentang perluasan wajib lapor, ditambah dengan keputusan dari Kementrian BUMN,”papar Johan. (ken)


3

Kendari Pos Senin 26 Juli 2010

Indosat Raih CSR Award dan Best Bundling Phone Kendari,KP Untuk kesekian kalinya Indosat kembali memperoleh penghargaan dan pengakuan pihak lain atas kontribusinya terhadap dunia telekomunikasi. Kali ini Indonesia Cellular Award (ICA) 2010 memberikan penghargaan kepada Indonsat untuk 2 kategori yaitu kategori Corporate Social Responsibilities (CSR) Award dan kategori Best Bundling Phone. Khusus Best Bundling Phone, diraih program bundling Indosat bersama Sony Ericsson Xperia X10. Penghargaan diberikan sebagai rangkaian acara pameran Indonesia Cellular Show (ICS) 2010, oleh PT Dyandra Promosindo bersama Tabloid Sinyal dan diterima oleh Fadzri Sentosa, Director and Chief Wholesale & Infrastructure Officer Indosat. “Manajemen berterima kasih atas 2 penghargaan ini, yang memberikan pengakuan tidak hanya terhadap program layanan bagi pelanggan melalui paket layanan bundling, namun juga pengakuan terhadap kegiatan CSR yang kami harapkan manfaatnya sudah benar-benar dirasakan masyarakat yang tercermin dalam penghargaan ini,” demikian disampaikan Fadzri Sentosa, Director and Chief Wholesale & Infrastruc-

ture Officer Indosat. Kategori Best Bundling Phone yang diperoleh Indosat bersama Sony Ericsson Experia X10 ini diberikan kepada ponselponsel yang dijual secara terikat dengan paket layanan operator. Program Bundling yang digagas dalam rangka peluncuran Sony Experia X10 dan Indosat Android ini memberikan benefit Gratis Layanan Broadband Unlimited selama 1 tahun bagi pelanggan yang membeli Sony Experia X10. Sementara kategori CSR Award yang berhasil diraih Indosat merupakan penghargaan yang diberikan atas program-program Indosat membantu peningkatan kualitas kehidupan bagi komunitas dan masyarakat secara umum. Penghargaan terhadap CSR dari ICA 2010 ini adalah penghargaan untuk kesekian kalinya dari berbagai lembaga nasional dan internasional terhadap program CSR Indosat yang diimplementasikan dalam 3 program utama bidang pendidikan, kesehatan dan lingkungan. Dalam bidang pendidikan, “Kontes Inovasi Wireless” ke-5 tahun 2010 atau sebelumnya dikenal dengan IWIC atau Indosat Wireless Innovation Contest merupakan salah satu program untuk mewujudkan misi Indo-

sat mendorong tumbuhnya kreatifitas dalam bidang teknologi nirkabel (wireless) di kalangan anak muda diseluruh Indonesia. Indosat juga telah mengembangkan program “Multimedia Untuk Sekolah” berupa bantuan peralatan komputer, broadband dan piranti lunak bidang ilmu alam untuk mempermudah guru dan meningkatkan minat siswa di sekolah dalam mempelajari ilmu alam diberbagai kota di Indonesia. Sementara itu untuk mendukung kesehatan bagi komunitas, Indosat memberikan layanan kesehatan gratis melalui 16 “Mobil Klinik Keliling” yang mencakup 8 regional operasional Indosat di Indonesia untuk ikut meningkatkan kualitas kesehatan ibu dan anak. Indosat sendiri telah memperoleh berbagia kategori penghargaan dari ICA tahun-tahun sebelumnya, dimana khusus tahun 2010 ini periode penilaian dilakukan antara 1 April – 5 Juli 2010. ICA merupakan penghargaan seluler yang paling independen di Indonesia, dengan kemandirian proses penentuan pemenang dengan dewan juri yang diserahi tanggung jawab dan dipilih dari elemenelemen independen di masyarakat seluler.(lis)

2015, Produksi Mobil di Indonesia Ditarget 1 Juta Jakarta, KP Pemerintah bertekad mendukung penuh perkembangan industri otomotif. Bahkan, agar menjadi pemain yang diperhitungkan oleh pasar internasional, pemerintah memasang target, yakni pada 2015 produksi mobil di Indonesia mencapai angka 1 juta. “Saya yakin, pada 2015 produksi satu juta mobil tercapai. Sekarang, mari bersama-sama menjadikan industri otomotif sebagai pemain andal,” ujar Wakil Presiden Boediono saat membuka ajang otomotif terbesar, Indonesia International Motor Show (IIMS) 2010, di Jakarta International Expo, Kemayoran, akhir pekan lalu. Boediono mengatakan bahwa pemerintah mendorong industri otomotif agar benar-benar menancap di bumi Indonesia, bukan hanya di permukaan. Artinya, penjualan dan produksi diharapkan terus meningkat. “Tapi juga, ujungnya, apakah desainnya, R & D (research and development), dan sebagainya, dikerjakan di Indonesia,” terang dia. Wapres menjanjikan dalam waktu dekat pemerintah memperbaiki sistem logistik yang saat ini dinilai mempunyai banyak kekurangan. Logistik itu, kata Wapres, menghambat macam-macam, termasuk otomotif. Indonesia terkendala biaya dan distribusi logistik sehingga sulit memindahkan bagian-bagian penting bagi industri otomotif. Ketua Penyelenggara IIMS 2010 Johnny Darmawan mengatakan, sampai akhir 2010 kendaraan roda empat yang terjual diperkirakan 650 ribu-700 ribu unit. “Industri otomotif memberikan kontribusi terbesar terhadap GDP,” terang Presdir Toyota Astra Motor (TAM) itu. Sejak 2005 sampai 2009, lanjut dia, investasi yang telah ditanam di industri tersebut Rp 6 triliun. Karena itu, bagi beberapa produsen, Indonesia sudah dijadikan sebagai basis produksi. “Kami berharap kebijakan insentif pajak. Sebab, industri itu sangat padat karya dan kandungan lokal mulai lebih banyak,” ungkapnya. Dirjen Industri Alat Transportasi dan Telematika Budi Darmadi menambahkan, salah satu segmen yang dibidik pemerintah adalah mobil murah seharga Rp 70 juta-Rp 80 juta.

Produk itu perlu dikembangkan untuk mencegah segmen pasar tersebut diisi produk impor. Selain itu, pemerintah menginginkan harga mobil terjangkau oleh banyak anggota masyarakat. Segmen mobil di kelas tersebut juga belum dibentuk pasar. Menteri Perindustrian MS Hidayat menyatakan bertekad akan mewujudkan konsep mobil murah dengan berteknologi ramah lingkungan. Konsep mobil murah ini akan mengusung cap ‘Made In Indonesia’ dengan nama lokal. “Tidak menutup kemungkinan made in Indonesia,” kata Hidayat di sela-sela acara IIMS. Dia menuturkan sebagai Menperin memikirkan untuk membuat produk yang bermanfaat bagi masyarakat banyak, yaitu mobil yang menggunakan teknologi yang bisa diadopsi di Indonesia dan menggunakan tenaga ahli Indonesia. (jpnn)

Rumput Laut Bisa Jadi Mie Instan Kendari,KP Potensi hasil laut Sultra berupa rumput laut sangatlah besar. Jangan heran jika di beberapa daerah di wilayah pesisir Sultra, bertani rumput laut mendatangkan keuntungan luar biasa. Hanya saja, selama ini orientasi pemanfaatannya semata-mata dijual mentah saja, tanpa memikirkan bila rumput laut juga bisa diolah menjadi makanan seperti mi instant. Potensi tanpa harus menjual mentah ini yang dilirik Lembaga Bina Masyarakat Sejahtera (BMS) Kendari. Mengandeng Dinas Sosial Kendari, akhir pecan, lembaga ini melatih sejumlah pelaku usaha kecil di Kota Kendari membuat pembuatan mie instant dari rumput laut. Targetnya, peserta bisa menjadi embrio pengembangan mie rumput laut di Kendari. Kepala Dinas Sosial Kota Kendari, Boy Azis menjelaskan, kegiatan ini merupakan bagian dari bidang pelatihan tenaga kerja kepada masyarakat. Melatih masyarakat membuat mie berbahan baku rumput laut memang baru dilakukan dan semua ide tersebut muncul dari BMS selaku lembaga yang selama ini bergerak pada upaya peningkatan ekonomi masyarakat. “Nantinya bila mereka paham bagaimana pembuatan mie rumput laut ini, harapan kami tidak hanya bisa dikonsumsi sendiri. Tapi bisa dikembangkan dan menjadi sebuah usaha, serta bisa dikon-

SULIS/KP

Pelatihan pembuatan mie rumput laut yang dilakukan terhadap sejumlah pengusaha rumahan oleh Dinsos Kota Kendari bersama Lembaga Bina Masyarakat Sejahtera (BMS) Kendari. sumsi masyarakat secara umum,” terang Boy Azis, akhir pekan lalu Menurut Pria yang pernah menjabat camat di Kecamatan Poasia ini, para peserta pelatihan yang jumlahnya sekitar 20 orang itu, merupakan pelaku usaha kecil. Selama ini mereka sebenarnya sudah memiliki home industri yang bergerak di bidang makanan, sehingga untuk pengolahannya mereka cepat paham termasuk proses dan pemasaran. Direktur BMS Kendari, Muh Kasir memaparkan bila pelatihan pembuatan mie rumput laut itu bukan hanya berorentasi pada pengembangan di Kendari. Namun skala berikutnya usaha ini bisa dikembangkan di Sultra, karena produksi rumput laut berada di sejumlah

daerah baik Wakatobi maupun Buton. Di wilayah tersebut rumput laut hanya dikumpulkan, dikeringkan lalu diantar pulaukan, dengan standar harga yang masih murah. Bila melalui proses, apalagi produk mie bisa langsung dikonsumsi, tentunya nilai jualnya akan lebih tinggi lagi. Pasalnya, di Kendari, banyak dijumpai usaha yang membutuhkan mie basah seperti penjual mie pangsit, bakso dan sejenisnya. Potensi ini sebenarnya bisa digarap di tingkat lokal, dengan menyediakan mie lokal berbahan baku rumput laut. Selama ini pedagang makanan memperoleh mie berbahan terigu dengan harga yang lebih mahal, sedangkan mie rumput laut harganya lebih murah, karena harga bahan juga lebih

murah. Produk ini juga bisa dikeringkan untuk dijadikan mie instan seperti yang dikonsumsi masyarakat selama ini. Namun untuk proses semua itu, membutuhkan investasi yang tidak sedikit. “Bila ada investor, yang bersedia bisa saja dibuat pabrik mie instan berbahan baku rumput laut. Semua itu bisa memberikan nilai lebih bagi daerah. Pertama nilai jual rumput laut tinggi, ke dua proses ini akan menciptakan lapangan kerja bagi daerah. Hanya semuanya butuh intervensi pemerintah daerah, bagaimana kebijakannya. Dinas Perindag seharusnya bisa menangkap potensi ini untuk menjadi komoditi andalan daerah,” papar Kasir. Sementara itu, Syaiful Azmi pelatih sekaligus tenaga ahli konsultan perencanaan pembuatan mie rumput laut ini mengatakan bila manfaat mie rumput laut lebih bagus ketimbang mie terigu. Pasalnya mie berbahan terigu hanya menghasilkan karbohidrat,sementaramierumput laut memiliki kandungan serat yang cukup tinggi. Dalam proses pembuatannya memang dicampur dengan terigu, tapi komposisinya 70 persen adalah rumput laut, sehingga terigunya hanya 30 persen. Katanya, produk tersebut memiliki banyak manfaat, terutama kandungan seratnya. Di sejumlah negara menjadikan rumput laut dalam berbagai produk baik makanan maupun kosmetik. (lis)


4

Kendari Pos | Senin, 26 Juli 2010

Lima persen dana proyek dihilangkan

Usut dimana dana alirannya Honorer Wakatobi belum diverifikasi

Awasi jangan sampai muncul tiba-tiba Calo PNS diringkus

Peringatan bagi yang lain ces

Hanya Passion, Bukan Iman TIDAK mudah menemukan padanan kata wit atau witty yang pas dalam bahasa Indonesia. Ia semacam humor yang elegan. Kamus Oxford, antara lain, mendefinisikan kata dalam bahasa Inggris itu sebagai “kemampuan mengombinasikan kata, ide, dan lain-lain sehingga menghasilkan humor yang cerdas.” Dengan kata lain, witty adalah kemampuan untuk menyikapi suatu permasalahan dengan tenang, tidak emosional. Juga, berusaha memandang persoalan dengan sudut pandang yang lebih rileks, cair, tapi tetap menyiratkan kritik. Kita di Indonesia amat butuh sikap witty seperti itu untuk menyikapi hal-hal semisal imbauan Dewan Religius Johor, Malaysia. Rabu lalu (21/7) dewan tersebut meminta agar warga muslim di negeri jiran kita itu tidak memakai kaus Manchester United. Alasannya, di kostum salah satu klub terbesar di dunia tersebut ada lambang setan, sesuai dengan julukan United, yakni The Red Devils alias Setan Merah. Di Malaysia imbauan itu langsung menuai reaksi. Maklum, United adalah salah satu klub dengan penggemar terbanyak di negeri tersebut. Sebagian besar pengkritik menganggap tidak patut organisasi keagamaan seperti Dewan Religius Johor sampai mengurusi hal-hal semacam itu. Di situlah barangkali alasan mengapa kita di Indonesia yang kabarnya memiliki lebih dari lima juta pendukung United- perlu bersikap witty: itu cuma perkara passion kepada suatu klub, sama sekali tidak berkaitan dengan keyakinan. Kita mesti bersikap seperti seorang penggemar United di Malaysia yang ditulis lewat Twitter: “Mungkin para ulama di negeri ini adalah penggemar Liverpool.” Liverpool adalah rival terbesar United. Dua tim itu sama-sama mengoleksi 18 titel Liga Inggris -yang terbanyak di negeri monarki konstitusional tersebut. Sikap penggemar United di Malaysia tersebut menyegarkan, mengundang senyum, sekaligus menyentil. Para ulama seperti diingatkan, sentimen agama seharusnya tidak diseretseret ke ranah olahraga. Sebab, akibatnya bisa panjang dan fatal. Darah bisa muncrat di sana. Simak saja contoh ketika sepak bola dikawinkan paksa dengan politik. Honduras dan Guatemala pernah berperang gara-gara sengketa perbatasan melebar ke sebuah laga kualifikasi Piala Dunia 1970. Sebuah laga Liga Yugoslavia pada 1990 antara Red Star Belgrade dan Dinamo Zagreb yang sarat sentimen etnis juga bermuara pada perpecahan Negeri Balkan tersebut. Toh sedari awal, julukan Setan Merah bagi United sama sekali tidak dimaksudkan sebagai simbol pemujaan kepada keyakinan tertentu. Julukan itu semata mengacu kepada kehebatan cara bermain United di era kepelatihan Matt Busby. Saking kuatnya United di periode akhir 1950-1960an itu, sulit mencari tim yang bisa menandingi mereka. Seperti setan, demikian gumaman warga Inggris ketika itu, antara kagum dan benci. United, sebagaimana tim olahraga lain, butuh julukan untuk identifikasi diri. Ingat, sepak bola adalah sebuah bisnis besar. Karena itu, setiap tim butuh brand. Dengan brand itu, mereka bisa mengeruk uang lewat penjualan merchandise, sponsorship, dan hak tayang televisi. Dasar bagi semua itu adalah passion atau fanatisme suporter. Tidak akan ada sponsor yang mau menanam uang di klub yang tidak memiliki pendukung. Nah, brand Setan Merah itu hanyalah salah satu cara United untuk membangun loyalitas penggemar. Jadi, semuanya profan. Tidak ada urusan dengan iman dan akhirat. Rasanya, belum pernah ada laporan yang menyebutkan bahwa ada fan United yang sampai beralih keyakinan dengan memuja setan hanya untuk menunjukkan fanatismenya. Sebagaimana kita juga belum pernah mendengar ada suporter The Gunners Arsenal yang sampai beneran membangun gudang peluru dan penggemar Chicago Bulls yang lantas menyembah banteng. (*)

Nomor Telepon Penting U nit Gawat Darurat ..............................................

118

Pemadam Kebakaran ..........................................

113

Penerangan/informasi lokal ...............................

108

Ancaman teror Bom ...................................

324-303

Gangguan PLN .............................................

394-998

Gangguan PDAM .........................................

327-179

SAR Kendari .................................................

322-537

Polda Sultra ................................................

390-005

Polresta Kendari ..........................................

321-461

SAT Lantas Polres Kendari .........................

3000478

DIT Lantas Polda Sultra.................... 085241735777

Kendari Pos Inspirasi dan Aspirasi Masyarakat Sultra Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, semua wartawan Harian Pagi Kendari Pos dibekali tanda pengenal. Untuk menghindari aksi-aksi tidak bertanggungjawab dari oknum tertentu, masyarakat yang merasa ragu atau mencurigai seseorang yang mengatasnamakan wartawan Kendari Pos segera menghubungi Kantor Redaksi Harian Kendari Pos.

Madrasah Adalah Sekolah Unggulan M

enilik kurikulum yang di miliki madrasah, sesung guhnya madrasah adalah sekolah plus, yaitu plus agama. Dari sisi ini pula sesungguhnya madrasah adalah sekolah unggulan, yaitu sekolah yang memiliki keunggulan dalam hal pembelajaran agama. Seluruh mata pelajaran umum yang ada di sekolah bisa dipastikan dipelajari di madrasah, tetapi sebaliknya tidak semua pelajaran yang ada di madrasah dipelajari di sekolah. Mata “pelajaran agama” yang dipelajari di madrasah tidak seluruhnya ada di sekolah. Di sekolah memang ada pelajaran agama, tetapi dari sisi kuantitas dan kualitasnya jauh berada di bawah pelajaran agama yang diajarkan di madrasah. Pelajaran agama di sekolah hanya satu jenis bidang ilmu, yaitu ilmu agama Islam yang diajarkan hanya 2 jam seminggu. Pelajaran agama di sekolah memang padat, tetapi lebih mengesankan sebagai kompilasi pengetahuan agama daripada sebagai ilmu-ilmu Islam dalam arti sempit. Sedangkan di madrasah pelajaran agama memiliki berbagai bidang ilmu, yaitu AkidahAkhlak, Al-Qur’an-Hadits, Fiqh, Sejarah Kebudayaan Islam dan Bahasa Arab. Semuanya diajarkan dalam waktu antara 10 -12 jam seminggu. Biasanya kalau menyebut sekolah plus atau sekolah unggulan, maka konotasinya adalah sekolah bermutu, dan oleh karena itu banyak memiliki keunggulan dan diminati masyarakat. Sebagai perbandingan saja misalnya sekolah Al-Azhar di Jakarta, sekolah Madania di Parung-Bogor, sekolah Muthahari di Bandung, dan sekolah Athirah di Makassar adalah sekolah yang dinilai sebagai sekolah bermutu, memiliki banyak keunggulan, dan diminati oleh masyarakat. Di antara keunggulan sekolah-sekolah tersebut adalah karena di dalam kurikulumnya ditambahkan pelajaran agama secara memadai. Komposisi kurikulum yang demikian itu sesungguhnya adalah komposisi kurikulum yang selama ini diterapkan di madrasah. Hanya saja komposisi kurikulum madrasah yang demikian itu tidak menjadikannya unggul dan diminati masyarakat seperti halnya Al-Azhar dan semacamnya itu. Ketika menyebut madrasah yang tergambar justru sebaliknya. Madrasah pada umumnya merupakan lembaga pendidikan yang kurang bermutu dan kurang diminati masyarakat. Dalam beberapa tahun terakhir memang muncul madrasah-madrasah unggul. Keunggulannya bahkan tidak hanya bertaraf lokal, tetapi juga nasional, bahkan beberapa madrasah diakui keunggulannya bertaraf internasional. Sebut saja misalnya MI dan MTs Negeri di Malang, MI Pembangunan di Jakarta, MAN Insan Cendekia di Serpong, dan MAN Insan Cendekia di Gorontalo. Di tingkat Sultra MIN Kolaka masuk dalam kelompok ini. Bahkan yang disebut terakhir ini memiliki berbagai prestasi pada level nasional sehingga memiliki peminat yang luar biasa. Sebagai contoh peserta didik kelas satu pada tahun pelajaran baru ini mencapai 180 siswa atau 6 rombongan belajar

Oleh : Ahmad Tanaka

disaat kompetitornya ”kesulitan” mencari peserta didik baru. Tetapi jumlah madrasah yang unggul tersebut sangat sedikit dibandingkan dengan jumlah madrasah secara keseluruhan. Kenyataan di atas menunjukkan bahwa untuk menjadi sekolah atau madrasah yang maju tidak cukup hanya mengandalkan kepada keunggulan kurikulum dalam arti kuantitatif, yaitu berupa sederetan jumlah mata pelajaran. Banyak faktor yang sangat berpengaruh, seperti manajemen, kualitas SDM, pendanaan, manajemen, dan sebagainya. Oleh karena itu sangat bisa dipahami kalau madrasah, betapapun dari sisi muatan kurikulum memiliki keunggulan dibandingkan dengan sekolah, belum bisa menjadi lembaga pendidikan yang maju karena masih menghadapi berbagai persoalan. Madrasah sebagai Model Pendidikan Ideal Setidaknya ada tiga alasan untuk menjelaskan bahwa madrasah adalah model pendidikan yang sesuai dengan masyarakat dan bangsa Indonesia. Pertama dalam rumusan ideologi Pancasila, sila pertama berbunyi “Ketuhanan Yang Maha Esa”. Hubungan sila pertama dengan keempat sila yang lain tidak bersifat komplementer tetapi lebih bersifat pemaknaan dan inspiratif. Sila pertama menjiwai bagi teraktualisasikannya sila-sila yang lain. Dalam istilah Prof. Tafsir sila pertama adalah core atau inti bagi sila kedua, ketiga, keempat, dan kelima. Sehingga kalau dijelaskan kira-kira akan menjadi Kemanusiaan yang adil dan beradab berdasarkan ketuhanan Yang Maha Esa. Persatuan Indonesia berdasarkan ketuhanan Yang Maha Esa. Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan/ perwakilan berdasarkan ketuhanan Yang Maha Esa, dan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia berdasarkan ketuhanan Yang Maha Esa. Logika berikutnya, kalau sila Ketuhanan Yang Maha Esa merupakan core bagi sila-sila berikutnya, maka sesungguhnya keimanan adalah sesuatu yang sangat esensial bagi kehidupan masyarakat dan berbangsa. Dengan demikian, maka penjabarannya dalam berbagai bidang kehidupan juga harus mengacu ke arah sana, termasuk di dalamnya dalam bidang pendidikan. Dalam bidang pendidikan seharusnya menjadikan iman sebagai core atau inti. Implikasinya adalah bahwa struktur kurikulum dan aktivitas yang dikembangkan di dalam lembaga pendidikan seharusnya berorientasi kepada penanaman nilai-nilai keimanan dan memancarkan nilai-nilai tersebut dalam keseharian pendidikan. Namun demikian, dalam kenyataannya struktur kurikulum dan aktivitas pendidikan kurang banyak diwarnai oleh keimanan. Secara kuantitatif mata pelajaran yang mengajarkan kepada keimanan hanya 2 jam pelajaran dalam satu minggu dari jumlah jam secara keseluruhan yang jumlahnya kurang

Karyawan RSUP Sultra, Tagih Uang LP 085756704298 Kami para karyawan RSUP Sultra, belum dibagikan uang Lauk Pauk (LP). Mohon Pemda segera bayarkan, karena kami membutuhkannya.

Penghargaan Adipura, Tapi Jalanan Becek 081585748071 Pak Walikota, apa saat ini Kota Kendari masih dikatakan Kota Adipura. MAsalahnya setiap jalan becek danberdebu bahkan terdapat gumpalan tanah

lebih 17 jam seminggu. Sedangkan secara kualitatif kedalaman mated agama di sekolah juga belum ideal, karena lebih menekankan kepada pengetahuan agama daripada mendidik hidup beragama. Dalam konteks ini struktur kurikulum yang ada di madrasah secara kuantitatif tampaknya sejalan dengan pembinaan keimanan. Dalam struktur kurikulum madrasah berdasarkan 8KB Tiga Menteri Tahun 1975, komposisinya adalah 30% pelajaran agama dan 70% pelajaran umum. Ini artinya porsi untuk pendidikan keimanan jauh lebih mendukung dibandingkan dengan struktur kurikulum yang diterapkan di sekolah umum. Selain itu, upaya menciptakan suasana keagamaan di madrasah juga tampaknya selalu diupayakan oleh para penyelenggara dan pendidik di hampir semua madrasah. Dengan demikian, dari struktur kurikulum, maka sesungguhnya madrasah sudah sangat sejalan dengan semangat Pancasila yang menjadikan keimanan (Ketuhanan Yang Maha Esa) sebagai corenya. Kedua, di dalam Pembukaan UndangUndang Dasar 1945 dijelaskan, “Atas berkat rahmat Allah Yang Mahakuasa, dan dengan didorong oleh semangat yang luhur, .......” Pernyataan tersebut mengindikasikan bahwa para pendiri bangsa ini memang sangat yakin bahwa dideklarasikannya Republik Indonesia sebagai suatu entitas bangsa adalah berkat rahmat Allah. Jadi, tidak semata-sama sebagai hasil perjuangan, tetapi lebih dari itu bahwa kemerdekaan itu adalah sesuatu yang memang sudah kehendak Allah. Sebab itu, betapapun kerasnya perjuangan yang dilakukan, tetapi kalau Allah belum memberikan tidak menghendaki, maka bisa jadi kemerdekaan tersebut belum terwujud pada waktu itu. Kesadaran seperti ini, lagi-lagi menunjukkan bahwa watak sesungguhnya dari masyarakat bangsa ini adalah masyarakat yang menjunjung tinggi keimanan di atas segalanya. Iman adalah inti dan pangkal dari eksistensi bangsa dan negara ini. Oleh karena itu juga, sudah seharusnya bahwa keimanan merupakan inti bagi penyeleng-garaan kehidupan berbangsa dan bernegara dalam arti yang seluas-luasnya, termasuk di dalam penyelenggaraan pendidikan. Pendidikan tidak hanya menjadi lembaga yang merefleksikan keimanan, tetapi juga menjadi lembaga yang memperkokoh keimanan. Nah, penyelenggaraan madrasah secara par excellent sangat mendukung bagi terwujudnya maksud ini. Madrasah menjadikan iman sebagai core dalam penyelenggaraan pendidikannya dan kemudian mengembangkan aspek-aspek lainnya, baik ilmu pengetahuan, life skill, maupun ketrampilan lainnya. Ketiga, tujuan pendidikan nasional. Di dalam Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional (Sisdiknas) juga dijelaskan bahwa tujuan pendidikan nasional adalah untuk berkembangnya potensi

peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri, dan menjadi warga negara yang demokratis serta bertanggungjawab. Tujuan pendidikan nasional baik yang terdapat dalam UU Sisdiknas 2003 sama-sama menempatkan keimanan sebagai tujuan utama, baru kemudian disusul dengan kualifikasi yang lain. Ini menunjukkan bahwa keimanan adalah hal yang penting dalam pendidikan. Jika dikaitkan dengan sila pertama Pancasila dan juga pernyataan di dalam Pembukaan UUD 1945, maka tujuan pendidikan adalah sesuatu yang memang seharusnya begitu adanya, yaitu menjadikan iman sebagai core-nya, baru kemudian dilengkapi dengan hal-hal lain. Lagi-lagi dalam konteks ini, maka sesungguhnya eksistensi madrasah yang memberikan penekanan pada pembelajaran keimanan sangat sesuai dengan apa yang diamanatkan oleh Pancasila, UUD 1945, dan juga tujuan pendidikan nasional. Dalam aspek sosio-historis, kemunculan madrasah bukanlah sesuatu yang asing dalam konteks kemunculan bangsa Indonesia dan juga dalam konteks dasar-dasar dan operasional penyelenggaraan kehidupan berbangsa dan bernegara. Kemunculan madrasah yang demikian itu tidak semata-mata karena ia dilahirkan oleh masyarakat Islam, tetapi juga karena juga mengemban misi untuk mempertahankan, memperkokoh, dan juga mengembangkan nilai-nilai yang melandasi lahirnya bangsa ini. Dengan demikian, maka sesungguhnya eksistensi madrasah adalah sesuatu yang paralel dengan kebangsaan itu sendiri. Oleh karena itu sesungguhnya sudah seharusnyalah bangsa berkewajiban mengembangkan madrasah. Apalagi dalam sejarahnya pendidikan model madrasah inilah yang lahir sebelum kemerdekaan. Hal ini berbeda dengan dengan pendidikan model sekolah yang merupakan impor dari pendidikan yang dibawa oleh Belanda. Ini berarti bahwa madrasah adalah model pendidikan yang merupakan milik bangsa ini. Jangan lagi membayangkan bahwa madrasah saat ini identik dengan keterbelakangan, sebab pengelolaan madrasah yang maju telah memiliki ikonikon kemajuan. Madrasah, di tingkat dasar (ibtidaiyah pun) selain mendalami agama melalaui pembinaan iman, taqwa, ibadah, dan akhlak juga telah memiliki laboratorium komputer, belajar Bahasa Inggris, memiliki fasilitas internet, serta pembelajaran berbasis IT serta kemampuan manajerial yang baik dari kepala madrasah. Sehingga jika saat ini sebagaian masyarakat menggandrungi sekolah karena label internasionalnya (SBI) maka madrasah dengan label agama dan ikon kemajuan seperti disebutkan di atas, sesungguhnya madrasah adalah SBI BS (Sekolah Bertaraf Internasional Berorientasi Surga) Nah, apalagi yang diragukan dengan madrasah. (**) Penulsi Mahasiswa Program Doktor Program Studi Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Makassar.

dimana-mana. Terlebih selokan-selokan pada mampet. apalagi pada kondisi banjir, seperti saat ini sangat membahayakan.

Jalan Tunggala - Baito Rusak 08124552081 Kami warga Jalan Tunggala, sangat tidak nyaman dengan jalan di Tunggala yang tembus ke arah Baito. Kondisinya sangat memprihatinkan, anggota dewan perwakilan wilayah kami perhatikan dong kondisi ini. Dahulu janjinya saat pemilihan mau memperhatikan masyarakat, meyerap aspirasi masyarakat, buktinya mana?

Pemimpin Umum : PP. Bittikaka Pemimpin Redaksi/Penanggungjawab : Milwan Redaktur Pelaksana : Sawaluddin Lakawa, Hasanuddin Koordinator Liputan : La Ode Diada Nebansi Redaktur : Luther Bittikaka, Manan Rachman, Ruslan Amrullah, Abdi Mahatma ; Reporter : Darwin Sihombing, Awal Nurjadin, Yeni Yusuf, Sulis Setiarini, Emilia, Linri Merinda, Arifuddin, Awaluddin Usa; Koresponden : Yafruddin Yaddi (Raha), Syamsuddin (BaubauButon), Fitri Ashari (Buton Utara), Eliazer Alex Tato (Kolaka-Kolaka Utara), Arwan Mannaungeng (Jakarta), Hasruddin Laumara (Konawe), Herman (Konsel), Nuryadi (Bombana) ; Fotografer : Suwarjono ; Grafis/Karikatur : Arham Rasyid; Redaktur Khusus : La Paa, M Djufri Rachim; Sekretaris Redaksi : AriyaniArifin; Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) : M Djufri Rachim; Teknologi Informasi : Sahdar ; Pracetak : Muhrisan (koordinator), Aser Rerung, Gunawan Chandra, Yusri Zubair, Samiruddin, Muh Hajar Siddiq; Telepon Redaksi : (0401) 326513, Faks. Redaksi : (0401) 326512, Faks. Bisnis dan Keuangan :(0401) 323771; E-mail : bumianoa@plasa.com; Percetakan : PT Fajar Utama Intermedia Cabang Kendari; Alamat Perwakilan : Jakarta: Mu’min Rolle, Komp Widuri Indah, Blok A1-2, Jl. Palmerah Barat No.353 Telp (021) 5330976, Jakarta 12210; Biro Baubau-ButonWakatobi : Syamsuddin, Kolaka-Kolaka Utara : Eliazer Alex Tato; Harga Langganan : Kota Kendari dan Luar Kota (Sultra) Rp 65.000/ Bulan, Luar Kota Rp 67.500/Bulan termasuk ongkos kirim, Eceran dalam Kota Rp 3.500,-Eksemplar-Eceran Daerah Rp. 3.500,-.

Penerbit : PT Media Kita Sejahtera, SIUPP : SK/Menpen No.191/SK/Menpen, SIUPP/B.I/1986/Tanggal 25 Juni 1986 No.131/Ditjen PPG/ K/1995 Tanggal 3 Agustus 1995, No 42/Ditjen/PPG/K/1996 Tanggal 12 April 1996, Terbit Sejak Tanggal 6 Juni 1970. Pembina : HM Alwi Hamu; Komisaris Utama : Syamsu Nur, Komisaris : PP.Bittikaka, Denny Ari, Benyamin B. Direktur Utama : Milwan ; Direktur : Purwanto Sanam Ombudsman : Ramli Akhmad (Ketua), M Djufri Rachim, La Paa, Muhammad Saiful, SH, MH, Ariyani Arifin (Sekretaris) Manager Keuangan : Agus Transhadi; Manager Iklan/Sponsorship : Haeruddin; Manager Sirkulasi : Muji Suwarno ; Alamat Redaksi/Tata Usaha : Jl. Malik Raya No. 50 (0401)-3126515, Iklan: (0401)-3126110, Sirkulasi : (0401)-3126515, Fax (0401)-3126512. Alamat Biro : Baubau Jl. Imam Bonjol No. Tlp (0402)-2826129/085241854000; Kolaka Jl. Pramuka No.5 Tlp (0405)-24211. Alamat Agen: Raha Jl. Lakilaponto, Tlp (0403)-21538, Pomalaa Jl.Nusantara No. 28 Tlp.(0405)-310105; Konawe (Unaaha) Halide, Jl. Sandela No.129 Tlp.(0408)-21506; Bombana (Rumbia) Tajudin Tlp/HP:085241659216, Aswin HP:085241605817. Kota Kendari : Kampung Salo Mintarsih, Sodohoa Hamisu, Tlp. 3125723, Tipulu Yusuf Tumora, Tlp.3127924, Wuawua Rusli, Tlp.3193008, Mandonga Theresia, Tlp.3122393, Puwatu Usman, Tlp. 3007069, Perumnas Incang, Tlp.3192061, Anduonohu Maxi, Tlp.3125474. Bank: BRI Cabang Kendari: 1.00000192-01-000428-30-4 (Rec. Giro), 2.0192.01.008593.50.1 (BRITAMA)


Senin, 26 Juli 2010

email : bumianoa@gmail.com ELIAZERALEXTATO/KP

CALON SEKAB—Dalam waktu dekat, gubernur Sultra akan memilih dua nama calon sekretaris daerah (Sekab) Kolaka pengganti Andi Syahruddin. Dua nama yang kini tinggal menunggu waktu penentuan tersebut adalah Ahmad Safei yang saat ini menjabat Asisten II bupati (kedua dari kiri) dan Fahruddin Rahim yang kini menjabat Kepala Bappeda dan Penanaman Modal (ketiga dari sebelah kiri). Siapa yang akan menjadi ‘’orang ketiga” dalam struktur pemerintahan Bumi Mekongga, kini menjadi perbincangan hangat di kalangan PNS di lingkup Pemkab Kolaka. Sebelumnya Bupati Kolaka, Buhari Matta mengajukan empat nama bakal calon untuk digodok di provinsi. Dua nama lainnya adalah Arman Wahab dan Haerun Dahlan.

Warga Pesouha Demo Tambang Perusda Kolaka, KP Ratusan warga Pesouha, Kecamatan Pomalaa, kesal. Mereka kemudian berunjuk rasa di areal pertambangan Perusahaan Daerah (Perusda) karena dianggap tidak mengindahkan instruksi Bupati Kolaka untuk menghentikan sementara aktivitas eksploitasi nikel. Massa yang dikoordinir Yacob Bulo tersebut memaksa alat berat Perusda menghentikan aktivitas penambangan. Akibatnya massa sempat terlibat ketegan-

gan dengan karyawan Perusda dan sejumlah aparat Brimob yang menjaga lokasi tersebut. Ketegangan dipicu aksi salah seorang pemilik perusahaan mitra Perusda bernama Kandacong yang menghunus senjata tajam dan mengancam warga saat hendak menduduki lokasi pertambangan. Kericuhan akhirnya dapat dihindarkan setelah polisi bersama Danramil Pomalaa, A.Mappatoba berhasil menenangkan warga. ‘’ Bupati Kolaka melalui Badan Pen-

gawas Perusda dalam suratnya sudah jelas memerintahkan supaya aktivitas pertambangan dihentikan sambil mengunggu realisasi penyelesaian permasalah yang menjadi tuntutan warga. Namun pihak perusahaan tetap melakukan penambangan inilah yang dikesalkan warga,’’ kata Yacob Bulo. Sementara itu Ramli, petani Desa Pesouha mengatakan saat ini 75 hektar sawah warga dipastikan gagal panen akibat lumpur merah yang masuk ke

areal pertanian mereka. ‘’ Sejauh ini tidak ada upaya Perusda mau pun perusahaan mitranya untuk menunjukan tanggungjawab. Selain kerusakan sawah, perumahan warga juga terancam lumpur tambang yang merembes dibawa air hujan,’’ kesal Ramli. Warga akhirnya membubarkan diri setelah pihak Perusda menjamin tidak ada aktivitas pertambangan hingga tuntutan warga terkait ganti rugi direalisasikan. (cr3)

Langganan Luar Kota Rp. 67.500,-

Jati Wakuru Dirambah Beramai-ramai Raha, KP Hutan jati di Warangga, Kontu dan kawasan lain di Muna, telah punah. Dan kini, satu-satunya potensi hasil alam yang tersisa itu ada di Wakuru, Kecamatan Tongkuno. Namun penyelamat ikon daerah itu sebagai penghasil jati sedikit lagi tinggal sejarah. Pohon kayu berkelas tersebut pun kini telah habis dijarah. Warga seki-

tar dan luar Wakuru berlomba memiliki kayu tersebut dengan alasan untuk keperluan material pembangunan rumah, meski belakangan diketahui jika sebagian besar justru menjual jati tersebut ke pabrik pengolahan. Instansi berwenang seperti Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) pun sepertinya tak dapat berperan banyak. Jati tegak

yang masih berdiri kokoh di tepi jalan bahkan hilang dari amatan mereka. “ Empat hari lalu, saya lihat tiga batang jati besar rebah ditebang pakai chainsaw. Kalau didapati, bisa jadi itu dianggap barang temuan lagi. Padahal saat menebang, pelakunya diketahui orang banyak karena suara mesin

Baca WAKURU di Hal 6


6

Kendari Pos | Senin 26 Juli 2010

Kinerja Parlemen Bombana Memprihatinkan

Malas Berkantor, Rajin Keluar Daerah

Kasipute, KP Kinerja anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bombana, dipertanyakan. Selain beberapa anggotanya malas berkantor tetapi rajin melaksanakan perjalanan dinas di dalam dan luar daerah, 25 wakil rakyat di gedung parlemen itu

ternyata belum menghasilkan satu pun produk peraturan daerah selama satu tahun bertugas. Kritikan pun bermunculan. Ketua Presidium Komite untuk Demokrasi, Keadilan dan Transparansi Anggaran (Kudeta) Sultra, Andi Mashab mengatakan kinerja anggota dewan Bombana belum optimal dan mendapat raport merah. “ Jika itu ada kegiatan hanya sebatas hearing kepala dinas,”

katanya. Selain itu diantara senator itu ada yang sudah malas berkantor bahkan berkali-kali tidak mengikuti sidang paripurna. Ironisnya, oknum anggota dewan yang malas berkantor itu tetap rutin terima gaji dan tidak mendapat teguran dari badan kehormatan selaku pihak yang berkompoten. Selain itu, kebijakan tidak populer yang dilakukan dewan adalah pengalihan dana APBD senilai Rp 74

SYAMSUDDINKENPOS

Aksi bersihbersih yang digelar karyawan BRI Baubau di beberapa lokasi dalam menyambut helatan Pesta Rakyat Simpedes, akhir Juli ini.

BRI Helat Aksi Sosial Baubau, KP Berbagai kegiatan sosial kemasyarakatan dipilih BRI Cabang Baubau untuk menyambut sekaligus memeriahkan helatan Pesta Rakyat Simpedes (PRS), penghujung Juli ini. Akhir pekan lalu dengan bergotong-royong, pihak BRI bersama Dinas Kebersihan Kota Baubau melakukan penataan kawasan di Pasar Wameo dan Laelangi

Wakuru ..................... pemotong yang besar,’’ komentar Madhing, seorang warga. Pantauan koran ini di kawasan itu, warga terlihat keluar masuk hutan. ‘’Sudah beginilah faktanya. Saya juga tidak mau tinggal diam. Apalagi jatinya sudah mau habis. Kita manfaatkan masa transisi kepemimpinan saat ini,” kata seorang warga Wakuru yang lengkap dengan sejumlah alat penebang, saat ditemui akhir pekan lalu. Kepala Bidang Perlindungan dan Pengawasan Hutan di Dishut Muna, Arsyat Hariki yang

serta Lingkungan Masjid Raya Baubau. Kegiatan itu akan berlangsung dalam sepekan. Asisten Manager Bisnis Mikro BRI Cabang Baubau, Syamsuddin yang memimpin kegiatan itu berharap langkah yang dilakukan tersebut memberi manfaat dan membangkitkan kesadaran warga dalam bergotong-royong untuk menjaga kebersihan. Di tempat terpisah, Pimpinan

Cabang BRI Baubau, Andy Sulistyo juga mengatakan, gotong-royong pembersihan lingkungan itu sekaligus untuk menghindari wabah penyakit terutama DBD. “ Kegiatan ini semoga membawa perubahan perilaku masyarakat untuk menjaga lingkungan tetap bersih sehingga terhindar dari segala macam penyakit yang bersumber dari sampah,” tandasnya. (k1)

dikonfirmasi hanya bisa memberi jawaban tanpa ketegasan. Menurutnya, di kawasan hutan Tongkuno itu memang tak ada penanganan secara terpadu. Ia pun mengakui bila UPTD di zona itu memang tak bekerja maksimal. ‘’ Soal pengamanan, itu bukan hanya tanggung jawab kehutanan, tapi semua unsur. Kami sadari kalau jumlah 18 orang Polhut yang ditugasi sebagai tenaga pengamanan di sana itu juga belum maksimal. Karena UPTD ini mengawasi bukan hanya wilayah Wakuru namun juga hutan Parigi, Tongkuno dan Tongkuno Se-

latan. Karena itu peran masyarakat juga sangat membantu,” argumennya. Sementara itu Aktivis LSM Swami, Sukur dengan tegas menunjuk pemerintah sebagai pihak yang paling bertanggungjawab atas kerusakan dan kepunahan jati di Muna. “ Jangan saling lempar tanggungjawab. Karena sangat jelas terlihat kalau jati Muna habis karena lemahnya pengawasan. Saya khawatir perambahan hutan jati di Wakuru saat ini karena memanfaatkan sisa-sisa hari (pemerintahan Bupati Muna, Ridwan),” sentil Sukur. (yaf)

miliar untuk membayar utang Pemkab mulai tahun 2007 hingga 2009 lalu,’’ sindirnya. Mashab mengatakan, kebijakan tersebut mengindikasikan adanya main mata antara Pemkab dan DPRD. Sebab jika harus jujur, banyak infrastruktur yang perlu dibangun untuk kemaslahatan masyarakat seperti perbaikan jalan yang sudah semakin parah tingkat kerusakannya, fasilitas air minum

yang suplainya tak memadai serta berbagai kebutuhan lain yang sangat dibutuhkan. Selain itu, Mashab menilai jika dewan Bombana yang ada telah kehilangan fungsi sebagai lembaga legislasi, anggaran dan pengawasan. Buktinya, beberapa kegiatan atau keputusan yang menyimpang tidak pernah disemprit oleh dewan. “ Sebelum terlambat, dewan yang ada saat ini harus melaku-

kan perubahan. Ini tentu ironis dengan tugas dan tanggung jawab mereka untuk memperjuangkan aspirasi rakyat yang diwakilinya. Jika tidak melakukan perubahan, mungkin lebih baik mundur karena malu pada masyarakat yang memilihnya,” ungkapnya. Malasnya anggota DPRD Bombana berkantor juga dipantau koran ini. Beberapa hari terakhir, anggota yang masuk

kantor tidak lebih dari sepuluh orang. Hanya ada beberapa nama yang sering ditemui di gedung parlemen seperti Wakil Ketua DPRD, H. Rasyid, Ahmad Mujahid, Amiadin, Sudirman (PDK), Juntas, serta Sarina Tambera. Saat kunjungan Kapolda Sultra dua hari lalu, juga terlihat Ketua DPRD, Andhy Ardian dan unsur Pimpinan lainnya, Johan, Ambo Rappe serta Abady Makmur. (nur)

Hasil Pemilukada Ulang Dilapor ke MK Andoolo, KP Setelah menetapkan pemenang dalam pemungutan suara ulang Pemilukada pada 19 Julilalu,KomisiPemilihanUmum (KPU) Konsel langsung melapor ke Mahkamah Konstitusi (MK). Dari situ, penyelenggara pesta demokrasididaerahitujugaakan menyampaikan kepada KPU pusat untuk kemudian menjadi dasar pengusulan pelantikan Bupati dan Wakil Bupati Konsel terpilih periode 2010-2015. Bukti laporan hasil di MK

sudah diterima Panitera Mahkamah Konstitusi Nomor 1185/ PAN/MK/-VII/2010 pada tanggal 21 Juli 2010 tentang laporan hasil Pemilukada Ulang 11 Juli dan ditetapkan KPU pada tanggal 19 Juli lalu. “ Saya bersama Sekretaris KPU Konsel Soepardjo baru saja melaporkan di MK dan diterima salah satu Panitera MK bernama Widy Admoko. Laporan ini akan menjadi rujukan bagi kami untuk menyampaikan di KPU Pusat,” ujar Anggota KPU Kon-

sel, Khasan ketika dihubungi dari Jakarta, akhir pekan lalu. Menurut Khasan, dari konsultasi itu menyebutkan, hasil pemungutan suara berdasarkan putusan MK bulan Juli lalu menjadi bagian persyaratan untuk pengajuan administrasi pengusulan pelantikan Bupati dan Wakil Bupati terpilih. “MK juga akan tetap menerima gugatan dari yang menyengketakan hasil. Namun demikian, Kami sebagai penyelenggara telah menjalankan sesuai dengan

keputusan MK,” katanya. Ketua Pokja DPT Pemilukada Konsel itu menambahkan, setelah dari KPU Pusat, maka pihaknya lalu bersurat ke Gubernur Sultra dengan menyertakan hasil pemungutan suara ulang yang telah ditetapkan pemenangnya untuk kemudian diproses dan dilantik pada tanggal 8 Agustus mendatang. “ Seluruh persyaratan terus dilengkapi dengan harapan sudah tidak ada lagi kendala,” tandasnya. (era)

Outsourcing PLN Tuntut Status Baubau, KP Ratusan karyawan Perusahaan Listrik Negara (PLN) Cabang Baubau dari unit Pasarwajo, Raha, Wanci dan Ereke melakukan aksi mogok kerja, akhir pekan lalu. Para pekerja berstatus kontrak itu menuntut agar PLN segara mengangkat mereka menjadi karyawan tetap, sekaligus menaikkan gaji dan memperhatikan kesejahteraan lainnya. Seorang karyawan kon-

trak PLN Cabang Baubau bernama ikbal yang turut dalam aksi tersebut mengaku, hingga kini keberadaan mereka sama sekali tidak mendapat perhatian dari PLN, meski telah mengabdi puluhan tahun. ‘’ Masa kami yang sudah berpengalaman kerja selama berpuluh tahun, tapi justru yang diangkat menjadi pegawai tetap itu anak lulusan yang belum punya pengalaman kerja sama sekali,’’ kesalnya. Selama ini

pun dalam bekerja, para karyawan kontrak itu mengaku sama sekali tidak mengantongi asuransi atau jaminan keselamatan dari perusahaan listrik negara tersebut. Staf PLN Cabang Baubau, Ahmad Tompo menjelaskan, karyawan yang melakukan aksi mogok kerja itu sebenarnya tenaga outsourcing yang dipihakketigakan PLN Cabang Baubau pada sebuah perusahaan penyedia tenaga kerja.

Makanya, tuntutan para karyawan itu dianggap salah alamat ke PLN. Menyangkut tuntutan agar mereka diprioritaskan dalam penerimaan pegawai tetap PLN, Ahmad Tompo mengatakan kalau hal itu merupakan kewenangan PLN wilayah, bukan Cabang Baubau. Sebelumnya, beberapa karyawan kontrak tersebut bahkan pernah ke PLN pusat di Jakarta untuk menyampaikan tuntutan serupa. (k1)

Wartawan “Bodreks” Rambah Konsel Andoolo, KP Seperti di kebanyakan daerah berkembang,sejumlahwartawan “Bodreks” juga mulai masuk dan merambah ‘’peluang’’ di Konawe Selatan. Kini keberadaan oknum yang mengaku jurnalis dengan tendensi mengancam berujung pemerasan itu mulai meresahkan. Pasalnya dalam tugas peliputan, bukannya mengumpulkan informasi untuk kemudian disampaikan kepada publik, bodreks-bodreks tersebut justru

berusaha mencari masalah dan kemudian mengancam akan memberitakan dimedianya, meski kemudian berujung negosiasi serta meminta uang pada narasumbernya. Wartawan bodreks yang memusingkan kepala itu banyak beroperasi di pedesaan. Keberadaan mereka diketahui atas laporan Kepala Desa, warga masyarakat, termasuk pejabat Pemkab Konsel. Keberadaan itu juga dibuktikan

dengan adanya oknum wartawan yang kini diamankan aparat kepolisian di Mapolres Konsel. “ Ia ada satu wartawan yang diamankan dan dalam penyelidikan,” ujar Kasat Reskrim Polres Konsel, AKP Johannes, akhir pekan lalu. Oknum wartawan tersebut memintai uang kepada sejumlah kepala desa dengan alasan untuk pembuatan berita dan profil desa. “ Polisi masih melakukan penyelidikan dulu,”

sambung Johannes, singkat. Sebelumnya, beberapa kepala desa mengakui memang banyak wartawan yang bertugas di Konsel, tetapi berita dan medianya jelas. “ Ada wartawan yang sering datang tanya soal penggunaan ADD, Block Grant, PNPM bahkan penyaluran Raskin. Setelah diberi penjelasan, keesokan harinya tidak ada beritanya bahkan ada yang terang-terangan minta uang,” kesal seorang kepala desa di Konsel. (era)


7

Kendari Pos | Senin 26 Juli 2010

PH Calon CPNS Tuntut Ganti Rugi Rp 10 Miliar Calo .......................... Ia menegaskan, kliennya bukan calo CPNS, sebagaimana yang santer diberitakan. Parman Pede hanya membantu keluarganya atau temannya dalam memberikan penjelasan tentang tata cara pengurusan data base, mulai dari daerah sampai pusat. “Hal ini dilakukan karena tidak optimalnya

pihak BKD dalam mensosialisasikan pendataan data base. Buktinya, sesuai dengan surat edaran Menpan No 5 tahun 2010 tentang pendataan data base, seharusnya Pemda harus mengumumkan ke media selama 14 hari, tetapi kenyataanya tidak dilakukan bahkan terkesan disembunyikan,” tambahnya. Pihaknya juga menyesalkan tindakan oknum polisi, yang dengan sengaja mengun-

dang orang luar untuk datang menyaksikan penangkapan. “Hal ini sangat merugikan pihak kami dan merupakan pelanggaran HAM. Oknum polisi itu ingin menggambarkan seolah-olah klien kami adalah pelaku tindak pidana. Kami mempertanyakan dimana dasar hukumnya sehingga kepolisian memanggil orang luar, ketika seseorang ditangkap,” ungkapnya.

Kejadian yang justeru terbalik ini menurut Sumardin Pere SH dan Associates, kliennya adalah pahlawan buat keluarga dan temannya yang membutuhkan jasa informasi CPNS. “Atas kejadian ini, kami akan melakukan gugatan ganti rugi Rp 10 Miliar. Insya Allah, Senin (hari ini, red) atau Selasa kami akan menentukan langkah atau upaya hukum tersebut,” pungkasnya.(cr6/ong)

Kebiasan Suku Culambacu Mulai Terkikis Dikubur ..................... hanya sia-sia saja. “Memang saat itu mereka tidak ada yang minta “izin”, langsung main hantam saja. Bulldozernya “diduduki” penjaga Gunung Tengkorak,” ujarnya. Mungkin karena putus asa tidak mampu mengeluarkan bulldozer, mereka kemudian meminta bantuan “orang tua” suku Culambacu yang mendiami wilayah Kecamatan Wiwirano. “Setelah diberikan bantuan secara adat, bulldozer itu langsung bisa dikemudikan keluar sendiri dari tempatnya tertanam tanpa perlu ditarik. Kemungkinan “penjaganya” sudah pergi juga,” ungkapnya. Mustaring yang rumahnya hanya berjarak sekitar 50 meter dari gunung Tengkorak juga paham dengan peristiwa ghaib disekitarnya. Saat sebelum poros trans Sulawesi yang menghubungkan Sulawesi Tengah dengan Sultra dibuka, daerah Wawontoaha masih ditumbuhi alang-alang dan pepohonan tinggi. Saat itu tidak ada satupun warga yang berani melintasi jalan yang masih setapak itu diatas pukul 16.00. “Biasanya langsung muncul kuda putih melintas di jalan. Ada juga kejadian aneh lainnya seperti kepala terbang-terbang,” katanya. Menurut tokoh adat Culambacu, Laende, keangkeran gunung Tengkorak bukan hanya karena menjadi tempat penguburan suku nenek moyang Culambacu, tetapi juga karena di daerah Wiwirano terdapat kuburan raja-raja dari kerajaan Wiwirano yang dikelilingi pengawal pribadinya. “Yang bikin angker ini karena pengawal raja itu dikubur hidup-hidup un-

tuk “menemani” rajanya. Mereka dikubur disisi barat, timur, selatan dan utara berdekatan dengan kuburan raja,” ungkapnya. Karena itu, Halimah, suku Culambacu pertama yang masuk ke dalam gua, untuk mengambil barang berharga, harus memenuhi beberapa syarat dari leluhur Culambacu untuk bisa masuk dengan tenang. Kata Laende, di mulut gua yang akan di masuki Halimah, diletakkan beberapa kapur sirih, telur dan syarat lainnya yang dilengkapi dengan seekor ayam. Ayam tersebut berfung-

si seperti uang. Jika ayam telah dilepaskan ke dalam gua, berarti sudah terjadi transaksi yang diterima oleh “penjaganya”, sehingga legal untuk mengambil barang berharga yang ada di dalam gua. “Tapi yang harus dipatuhi, tidak boleh mengambil berlebihan, cukup yang bisa dibawa saja (dengan tangan),” terang pria uzur yang sering mengikuti seminar budaya ini. Saat banyak warga non suku Culambacu yang masuk karena program transmigrasi dan pembukaan lahan PTPN XIV pada akhir tahun 1990-an, per-

lahan adat suku Culambacu mulai terkikis. Hal itu dituding sebagai penyebab para penjaga gunung Tengkorak menjadi beringas dengan mengganggu warga sekitar. Namun setelah para tetua adat mengajukan “syarat-syarat” yang sesuai adat Culambacu, kondisi itu mulai terkendali. “Apa yang menjadi kebiasaan budaya satu suku asli, itulah juga yang menjadi kebiasaan para penjaga daerah keramat. Jadi kalau mau diperbaiki, gunakan adat yang berlaku di daerah tersebut,” tandas Laende.(*)

MUI: Ahlak dan Jati Diri Alami Kemunduran Video Porno ............... SBY mengatakan, di alam demokrasi yang penuh nuansa kebebasan dan kemajuan HAM, suara dan keprihatinan tentang permasalahan akhlak, moral, serta budi pekerti masyarakat, sering kurang mendapatkan respons yang memadai. “Apalagi jika dinamika kehidupan kita sekarang ini penuh atau sarat dengan persoalan politik dan bisnis yang sepertinya dengan cara apapun untuk mencapai tujuan politik dan bisnis itu dihalalkan,” sebut SBY. Presiden mengatakan, men-

jadi negara yang maju di bidang teknologi, sejahtera secara ekonomi, serta berdemokrasi saja belum cukup. “Ini lah tugas besar kita, membangun diri, menjadi bangsa yang bermartabat, disamping maju dan sejahtera,” ujar SBY. Presiden berharap para ulama memberikan contoh akhlak dan budi pekerti yang baik kepada masyarakat. Pembukaan Milad ke-35 dan Munas VII MUI kemarin juga dihadiri para menteri Kabinet Indonesia Bersatu. Acara dimeriahkan dengan pameran produk halal serta dialog mengenai pemberdayaan ekonomi umat. Dibahas pula fatwa-fatwa yang menjadi perhatian

banyak kalangan seperti pembuktian terbalik untuk perkara korupsi, bank susu ibu, bank donor, hingga infotainment. Ketua Umum MUI KH. Sahal Mahfudh mengatakan, bangsa Indonesia telah mengalami kemajuan di berbagai bidang, baik politik maupun ekonomi. Namun akhlak dan jati diri bangsa justru mengalami kemunduran. “Misalnya berurat berakar perilaku korupsi, merajalelanya tontonan porno, maksiat dan amoral, pudarnya kearifan, sopan santun yang selama ini jadi jati diri bangsa,” kata Sahal. Dia menambahkan, peningkatan akhlak dan jati diri bangsa harus menjadi agenda bersama. (sof/iro)


8

Kendari Pos | Senin 26 Juli 2010

Dahlan Iskan Segera Lapor ke Presiden SBY Jakarta, KP PT PLN telah membereskan berbagai pemadaman bergilir yang banyak terjadi karena defisit daya. Rencananya, Dirut PT PLN Dahlan Iskan akan segera melaporkan hal itu ke Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, Selasa (27/7) besok. Manajer Komunikasi PLN, Agus Trimukti kepada JPNN, Minggu (25/7), menyatakan bahwa bosnya di PLN itu akan melaporkan perihal teratasinya pemadaman bergilir akibat kekurangan daya di berbagai wilayah itu dalam sebuah acara di Kantor Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB), Selasa (27/7) besok “Propinsi NTB sengaja dipilih karena daerah ini merupakan daerah terakhir yang pemadamannya teratasi menjelang tenggat waktu yang ditetapkan untuk menyelesaian pemadaman bergilir, yaitu 30 Juni 2010,” ujar Agus. Diturutkannya, Presiden SBY beserta ibu negara dan para menteri seperti Menteri Energi dan Sumber Daya Manusia (ESDM) serta Menteri BUMN, para anggota DPR dan DPD, maupun Komisaris dan Direksi PLN akan hadir dalam acara tersebut. Agus menjelaskan, PLN telah mengatasai krisis listrik yang menyebabkan pemadaman bergilir selama bertahun-tahun di beberapa daerah di Indonesia. Agus mengakui bahwa pemadaman bergilir ibarat penyakit kronis yang sulit disembuhkan. Namun dengan kegigihan, PLN akhirnya dapat membebaskan Indonesia dari pe-

madaman bergilir. Hanya saja PT PLN belum dapat 100 persen menjamin Indonesia bebas dari pemadaman bergilir. Pasalnya, PLN baru menyelesaikan persoalan pemadaman bergilir akibat defisit daya. “”Yang telah diselesaikan adalah pemadaman bergilir yang disebabkan karena kekurangan daya. Artinya saat ini di seluruh Indonesia tidak ada lagi daerah yang kekurangan listrik sehingga harus dilakukan pemadaman. Semua daerah listriknya cukup meski jumlahnya sangat terbatas,” tandasnya. Karena jumlahnya masih sangat terbatas, lanjut Agus, maka jika suatu saat terjadi gangguan di salah satu pembangkit besar kemungkinan pelanggan PLN masih akan mengalami pemadaman. “Bisa juga jika terjadi kecelakaan, misalnya jaringan tertimpa pohon, tiang listrik tertabrak mobil atau sebab lainnya yang daat menyebabkan pemadaman lokal di sekitar daerah tersebut,” tukasnya.(yud)

FOTO:ADRIANTO/INDOPOS

Dirut PLN Dahlan Iskan saat berbicara dihadapan Forum Pimred Jawa Pos Grup yang berlangsung di Hotel Ciputra beberapa waktu lalu.

Posisi Pejabat di Pemda Sering Tak Sesuai Kompetensi Jakarta, KP Menteri Negara Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN&RB) EE Mangindaan, menilai pengangkatan pejabat struktural di daerah selama ini belum mempertimbangkan faktor kompetensi yang dibutuhkan jabatan tersebut. Padahal, pemerintah melalui Badan Kepegawaian Negara (BKN) sudah memberikan pedoman penyusunan standar kompetensi bagi pejabat struktural. “Pengangkatan pejabat struktural berdasarkan kompetensi menjadi perhatian dan komitmen pemerintah agar PNS memiliki kinerja baik untuk kepentingan organisasi,” kata Mangindaan, Minggu (25/7). Saat ini, terangnya, pemerintah sedang menyusun sistem penilaian dalam pengangkatan, pemindahan, serta pemberhentian dalam dan dari jabatan struktural. Hanya saja, sambung

Mangindaan, sebelum sistem baru tersebut ditetapkan maka setiap instansi telah dapat menetapkan standar kompetensi sesuai pedoman yang dikeluarkan BKN. “Ini (pedoman dari BKN) digunakan sebagai standar penilaian dalam pengangkatan, pemindahan dan pemberhentian PNS di lingkungannya tanpa harus menunggu sistem baru tersebut,” tutur Mangindaan. Lebih lanjut Mangindaan menambahkan, sistem kepegawaian di Indonesia memang menempatkan Presiden di puncak pengaturan PNS. Namun Mangindaan juga mengingatkan, untuk membantu presiden serta memperlancar proses penyelenggaraan dalam pengangkatan jabatan struktural eselon II ke bawah, maka kewenangannya diserahkan pada pimpinan instansi masing-masing selaku pejabat pembina kepegawaian di instansinya.(esy)

Berantas DBD dengan Pemetaan Kasus Terbukti Cegah Tren DBD Kendari, KP Hujan tak lagi mengenal musim. Data klimatologi, musim hujan terjadi di bulan September hingga Desember. Saat ini, hujan turun hampir tiap bulan dan penyakit yang menyertai hujan yakni Demam Berdarah Dengue (DBD). Penyakit ini rupanya tak hanya menjadi perhatian Dinkes, tapi juga Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (ATIK) Avicenna. Dalam rangkaian dies natalisnya Jumat (23/ 7) lalu, STIK Avicenna mengadakan seminar sehari mengupas DBD. Tema yang diangkat, menuju penanggulangan DBD yang komprehensif, dengan menghadirkan pemateri dr H Hasanuddin Ishak MSc PhD, pakar dan doktor entomologi pertama di FKM Unhas. Hasanuddin mengatakan, pola kejadian DBD sebenarnya dimulai sejak Oktober yang merupakan musim penghujan. Bulan itu, sudah mulai ada kasus dan nyamuk banyak berkembang pada musim tersebut. Sekarang, hujan tidak lagi terjadi pada bulan tertentu dan bertambahnya kasus DBD seiring dengan pertambahan populasi nyamuk aedes aegepty. “Persoalanterbesaryaituangkakematianyang tinggi dan tidak bisa kita tangani. Yang paling penting sekarang adalah pencegahan dengan gerakan pemberantasan sarang nyamuk. Kami di Unhas, melakukan penelitian sejauh mana efektif dan efisin yang dilakukan dan itu terkait faktor lingkungan yaitu perilaku masyarakat dan pola hidup,” katanya, kemarin. Adapun tindakan yang dilakukan, kata dia,

adalah memetakan data penderita DBD per RW dan data pertumbuhan nyamuk yang harus diidentifikasi oleh Jumantik (juru pemantau jentik) yang dibentuk per Rukun Warga (RW). Jumantik kemudian diberi pelatihan. “Langkah-langkah yang dilakukan mengadakan pelatihan kader Jumantik, dari situ dibuat peta berdasarkan kasus. Nah, kasus ini dihubungkan dengan jentik. Yang tinggi jentiknya harus dibagi abate dan diintensifkan penyuluhan. Harus diingat, strategi penyemprotan jangan hanya satu sisi yang banyak jentiknya, tapi semua sisi. Pemerintah harus memberi punisment bagi daerah atau kader yang banyak temukan jentik,” jelasnya. Penelitian tersebut, lanjut dia, telah dilakukan selama 3 tahun di Makassar, sejak 20042006. Hasilnya, terbukti berhasil dapat menurunkan penderita DBD. “Seminar ini bertujuan, bagaimana kasus DBD di Kota Kendari, jadi berkurang. Wabah penyebaran DBD punya pola yang sama. Kalau dipelajari polanya, kita ada peluang untuk menekan kasus ini,” ujar Pembantu Ketua (Puket) I STIK Avicenna, dr Hamzah. Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Cabang Konsel itu, menjelaskan, hasil kajian mahasiswa STIK Avicenna, penyakit DBD telah meningkat dari tahun ke tahun dan telah mewabah ke daerah tetangga Kota Kendari, seperti Kabupaten Konawe dan Konsel. Saat ini, penyebaran penyakit yang disebabkan nyamuk aedes aegepty itu, sudah sampai ke Kabupaten Konsel, terutama daerah yang berbatasan langsung dengan Kota Kendari seperti Ranomeeto, Konda dan Lalowaru. Faktor kedekatan daerah, menjadi penyebabnya.(dri/ong)

Koalisi LSM Kritik Panglima TNI Jakarta, KP Koalisi LSM di bidang penegakan HAM ramai-ramai mengkritik Panglima TNI Jenderal Djoko Santoso. Djoko dianggap terlalu mudah menyatakan kasus HAM oleh TNI sudah selesai sehingga pihak AS bersedia memberi bantuan. Padahal, menurut koalisi, banyak pelaku yang belum dihukum. LSM itu yakni Kontras , LBH Jakarta, Imparsial, IKohi, INFID dan JSKK menggelar jumpa pers di kantor Kontras kemarin. “Pernyataan panglima TNI sangat melukai hati korban kejahatan kemanusiaan oleh oknum TNI,” ujar Kepala Divisi Pemantauan impunitas dan pemenuhan Hak korban Komisi Untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (Kontras), Yati Andriyani. Yati menjelaskan ada beberapa alasan mengapa kasus HAM Kopassus tidak bisa tutup buku dengan begitu saja. Pertama, dia menguraikan, pernyataan Presien SBY pada 4 Mei 2010 lalu yang meminta agar ada kebijakan dari ekseklutif, legislatif, dan yudikatif untuk memberikan keadilan bagi korban HAM masa lalu. “Pernyataan itu seharusnya termasuk kasus penculikan yang melibatkan Kopassus,” jelasnya. Kedua, jika dikatakan kasus hukumnya sele-

sai, Yati mempertanyakan, kenapa Danjen Kopassus Mayjen TNI Lodewijk F. Paulus mencopot Kolonel Hartomo dari jabatan Komandan (Dan) Group I dan juga Letkol Untung Budiharto dari jabatan Asren Danjen Kopassus pada Maret 2010 lalu. “Itu secara langsung mereka mengakui bahwa belum selesai,” katanya. Dua orang itu menurut Yati, tersangkut kasus pelanggaran ham di Papua dan kejadian penculikan 1997-1998. “Kita menunggu kejujuran dari panglima TNI,”katanya. Alasan ketiga, masih kata Yati, pengakuan Menteri Pertahanan AS bahwa reformasi TNI berjalan positif tetap diikuti dengan syarat agar mereka yang masih aktif di Kopasssus dicopot bahkan diajukan ke pengadilan umum. “Jadi, sebenarnya itu masih ada syaratnya tapi belum dipenuhi oleh TNI,” katanya. Kebijakan pemerintah AS membuka hubungan kerja sama dengan militer Indonesia bukan sumber hukum yang bisa menutup kasus-kasus masa lalu Kopassus.”Keluarga korban besok (hari ini) akan menemui langsung Duta besar AS,” kata Yati. Secara terpisah, anggota Komisi 1 Bidang Pertahanan DPR Mahfudz Sidik berharap, Indonesia jangan sampai didikte oleh AS terkait dibukanya kerjasama militer. (rdl)

Data Honorer Dimanipulasi, Pemerintah Siapkan Sanksi Proses Validasi Honorer Harus Diumumkan di Media Jakarta, KP Pemerintah tak ingin ada celah yang dapat memunculkan terjadinya manipulasi data dalam hal verifikasi dan sertifikasi tenaga honorer. Untuk itu, pemerintah mengambil tindakan tegas dengan mengharuskan proses verifikasi itu melalui media. Menteri Negara Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, EE Mangindaan mengatakan, seluruh pelaksanaan pendataan mulai proses sampai hasilnya harus dilakukan secara transparan dan wajib diumumkan di media selama 14 hari. “Proses pendataan dan hasilnya harus diumumkan melalui

EE Mangindaan media kepada publik. Ini agar tidak menimbulkan permasalahan data tenaga honorer di kemudian hari,” jelas Mangindaan pada JPNN (Kendari Pos Group), Minggu (25/7).

Menurut Mangindaan, pihaknya mengingatkan agar pejabat pembina kepegawaian tidak memungut biaya sepeserpun dari para honorer. Mantan Gubernur Sulawesi Utara itu menegaskan, Pemerintah tidak menginginkan ada laporan atau pengaduan tentang pegawai honorer yang menjadi korban pungutan. “Saya tidak mau ada komplain lagi terkait data honorer. Karena itu pejabat terkait jangan sampai kong kalikong atau main mata,” tegasnya. Mangindaan menambahkan, jika kemudian tenaga honorer yang disampaikan oleh pejabat pembina kepegawaian atau pejabat yang menandatangani formulir pendataan honorer ternyata dimanipulasi dan tidak sah, pihaknya akan memberikan sanksi, yang bisa berupa sanksi administrasi maupun pidana. (esy)


Langganan Dalam Kota Rp. 65.000,-

Senin, 26 Juli 2010

Ratusan Warga Aksi Bersih Di Program Kendariku Bersih dan Sehat

H

SUWARJONO/KP

Aksi Bersih-bersih: sejumlah warga Kelurahan Puuwatu, Kecamatan Puuwatu, tanpa kecuali anak-anak ikut melakukan pembersihan di lingkungannya dalam program Kendariku Bersih dan Sehat yang digagas Pemkot dan EO Kendari Pos.

ujan yang mengguyur malam Minggu kemarin hingga pagi hari, tidak menyu rutkan semangat warga kompleks BTN BPN Kelurahan Puuwatu, Kecamatan Puuwatu untuk melakukan aksi program Kendariku Bersih dan Sehat 2010. Tepat pukul 07.00 Wita, warga kompleks yang jumlahnya lebih 100 kepala keluarga, dengan kesadaran melakukan kerja bakti. Mulai dari anak-anak, ibu rumah tangga hingga kepala rumah tangga terlihat membawa sapu, cangkul, arit dan mesin rumput. Bahkan tidak lupa membawa sendok sampah dan karung keluar rumah. Mereka benar-benar memfokuskan diri untuk membersihkan kompleksnya yang luasnya sekitar 3 hektar. Suasana menjadi ramai lagi, karena kehadiran kelompok Lakoci Puuwatu dan mahasiswa STMIK Bina Bangsa Kendari, turut ambil bagian dalam program aksi Kendariku Bersih dan Sehat, yang merupakan kerjasama Pemerintah Kota Kendari dengan harian Kendari Pos. Kehadiran mahasiswa KKP STMIK Bina Bangsa ini memberikan pengetahuan praktis dalam

Baca RATUSAN di Hal. 10

Gagas Puuwatu Ceria dan Gemas DBD

DONASI

Swiss-Belhotel Berbagi dengan Anak Yatim DALAM rangka memperingati Hari Anak Nasional (HAN) pada 23 Juli 2010, Swiss-Belhotel International mengadakan program Swiss-Belhotel International Peduli Anak Yatim Piatu yang dilakukan serentak di 19 propertinya di Indonesia mulai Medan hingga Papua sejak 11 Juni lalu. Program ini mengajak seluruh tamu dan karyawan hotel untuk peduli dan ikut ambil bagian dalam memberikan keceriaan bagi para anak yatim piatu. Swiss-Belhotel Kendari sebagai salah satu hotel dalam jaringan SwissBelhotel International turut menyemarakkan Hari Anak Nasional dengan mengumpulkan donasi baik dari tamu, dan karyawan hotel. Donasi tersebut diberikan pada Panti Asuhan Al Qodariyah di Lepo-Lepo, Kendari pada 24 Juli. Donasi yang dikumpulkan dari karyawan berupa pakaian, susu, buku pelajaran dan alat tulis. Kegiatan ini bertujuan untuk berbagi keceriaan dan memberi dukungan pada anak-anak yatim yang kurang beruntung, sehingga mereka memahami bahwa mereka tidak sendiri dan tetap bersemangat untuk meraih cita-citanya. “Kami menyadari bahwasanya sebagai organisasi yang berorientasi pada laba, kami juga memiliki tanggung jawab sosial pada masyarakat. Terutama kali ini kami fokus terhadap pendidikan dan anak-anak, karena bagaimanapun mereka adalah penanggung jawab masa depan bangsa,” jelas Fauzi Firdaus, General Manager Swiss-Belhotel Kendari. (lis)

KECAMATAN Puuwatu dibawah pimpinan Muskam MSi, tampaknya banyak berbenah diri. Beberapa program kemasyarakatan mulai digalakkan, teranyar program bertajuk Puuwatu Ceria, dengan akronim Ceria, Rindang, Indah, dan Asri. Bahkan dengan tagline Puuwatu Ceria, teritorial pecahan Mandonga ini, kini mampu memberi nilai plus dalam penilaian Adipura. Konkritnya masuknya SMU 6 Kendari, kompleks perumahan Graha Asri, dan Terminal Puuwatu menjadi zona penilaian Adipura secara beruntun dari periode 2008 dan 2009. Dirinya merunut bila Puuwatu Ceria telah dilaunching setahun lalu, tepatnya

diera kepemimpinan Camat Zainal Arifin (sekarang Kadispenda Kota Kendari,red). Program tersebut urai Muskam, menjadikan keterlibatan masyarakat berada digarda terdepan dalam aksi kebersihan lingkungan. Dengan pemilihan Sabtu dan Minggu sebagai waktu pelaksanaan kegiatan gotong royong. “Warga yang sepenuhnya berperan, kami sebatas memgfasilitasi,” ungkap pria kelahiran Kendari 1976 ini. Puuwatu Ceria lanjut mantan Sekcam Pondidaha ini, telah merambah sekolah, dengan pendekatan ke siswa dan tenaga pendidik. Ditingkat sekolah, program ini disepakati dengan istilah

“SAPO SAGU”, yang berarti satu pohon, satu guru. Selain itu jelasnya terdapat juga program unggulan lainnya yaitu Gerakan Masyarakat membasmi demam berdarah (Gemas DBD). Camat berusia 34 tahun ini menandaskan, program ini difokuskan pada perilaku hidup sehat dan bersih, dengan menitik beratkan pada langkah prefentif pencegahan jentik nyamuk Aedes Aegipty. Dari enam kelurahan, hampir keseluruhan sudah terjamah dengan Gemas DBD, sehingga guna memaksimalkan peran warga. Personil duta-duta penyuluh DBD telah rampung dibentuk mulai dari tingkat kecamatan, kelurahan, sampai ke RW/RT. (cr2/cr6)

SUWARJONO/KP

Terima Bantuan: Camat Puuwatu Muksam saat menerima bantuan tong sampah dari Supervisor Marketing PT Suzuki Sinar Galesong Pratama Kendari, Ugas.

Perilaku Hidup Sehat Dimulai dari Warga Suzuki Berbagi Alat Kebersihan PERJALANAN program Kendariku Bersih dan Sehat, yang merupakan hasil kerja sama Pemkot Kendari dengan Harian Kendari Pos dan PT Sinar Galesong Pratama Kendari, kini telah memasuki pekan ketiga. Untuk pekan lalu giliran masyarakat Puuwatu yang dikunjungi. Beragam problematika kesehatan dan kebersihan dibahas tuntas, yang kemudian diaplikasikan dalam aksi nyata di kompleks perumahan BPN tepatnya depan Badan Diklat Provinsi Sultra. Satuan kerja perangkat daerah (SKPD) lingkup Pemkot seperti Dinkes dan Dinas Kebersihan, memberi pemahaman komprehensif seputar kesehatan lingkungan dan langkah pencegahan demam berdarah dengue (DBD). Isu DBD

menjadi salah satu bagian terpenting dibahas dalam pertemuan yang berlangsung Sabtu (24/7) di Kantor Camat Puuwatu, selain permasalahan lainnya. Seperti yang ditanyakan Harnus, Ketua LPM kelurahan Puuwatu. Staf pengajar di SMPN 3 Kendari ini mempertanyakan ihwal penyemprotan fogging DBD. “Kalau ingin difogging, warga harus meminta kemana,” tanyanya. Hal lainnya beber ketua LPM ini adalah ketersedian tempat pembuangan sampah (TPS). Harnus mengatakan dengan cakupan penduduk dan donasi sampah terbesar, tentunya harus didukung dengan ketersediaan wadah TPS. Alumni FKIP Unhalu ini menegaskan tidak kalah pentingnya ket-

erlibatan perangkat warga seperti RW/RT, dalam hal pemilahan sampah sebelum dibuang ke TPS. Mengingat sering kali ditemui sampah organik yang dibuang pada tempat yang sama dengan sampah anorganik. “Tentunya selain mengurangi pemanfaatan sampah yang masih dapat diolah, karena telah rusak akibat bercampur dengan sampah organik. Juga membuat sampah semakin menumpuk, dan belum lama berselang langsung menimbulkan bau tidak sedap,” lanjutnya. Sementara itu, tokoh masyarakat Puuwatu, H Abd Latief mengakui jika kesadaran masyarakat dalam keterlibatan disetiap kegiatan kebersihan masih relatif kecil, dan cenderung tidak beranjak naik. Hal

Baca PERILAKU di Hal. 10

SEBAGAI salah satu dealer sepeda motor terbesar di Sultra, PT Suzuki Sinar Galesong Pratama Kendari rupanya memiliki perhatian tinggi dalam program Kendariku Bersih dan Sehat. Seperti yang terlihat dalam rangkaian kegiatan di Kecamatan Puuwatu. Supervisor Marketing PT Suzuki Sinar Galesong Pratama Kendari, Ugas kembali menyerahkan perlengkapan kebersihan. Terdiri dari enam unit tempat sampah, sapu ijuk dan lidi, sendok sampah, serta sekop. Pemberian tersebut kata Ugas, merupakan komitmen sosial dari Suzuki dalam menyukseskan program Pemkot Kendari, terlebih

dibawah pimpinan Wali Kota Ir Asrun M,Eng, Sc dapat menorehkan pencapaian prestasi berupa reward di bidang kebersihan yaitu Adipura. “Akhirnya dengan semangat Pemkot Kendari dan didukung dengan partisipasi masyarakat, Adipura dapat diraih dua kali berturut-turut oleh Kota Kendari,” katanya. Karena itu, lanjut Ugas, sudah menjadi komitmen jika Suzuki akan terus bermitra dengan pemerintah, guna mewujudkan lingkungan sehat dan bersih. “Pemberian bantuan berupa seperangkat alat kebersihan, juga akan kami lakukan pada sembilan kecamatan lainnya,” tutup alumni FISIP Unsultra ini. (cr2/cr6)

Kesalahan Jurnalistik Selesaikan dengan Mekanisme Jurnalistik. Gunakan Hak Jawab Anda karena Dijamin Undang-Undang


Metro

10

Ketersediaan TPS di Puuwatu Cukup Memadai Perilaku .................. ini tampak terlihat jelas, tatkala aksi bersih-bersih yang cenderung didominasi kalangan SKPD. Disisi lain ketika pemerintah baru berencana mendistribusikan beras Raskin, Jamkesmas, maupun stimulan lainnya berbasis warga miskin. Maka masyarakat baru berlomba-lomba mengaku sebagai orang miskin, dan mengklaim paling layak menerima bantuan tersebut. Karena itu pensiunan Kasek SMPN 3 Kendari ini memberi saran, agar masyarakat yang sering kali mengabaikan ajakan gotong-royong dan masuk dalam listing penerima Raskin, sebaiknya diberi peringatan untuk kemudian memberi efek jera. Menyikapi berbagai pertanyaan

warga, Azis SKM, MKes mewakili Kadinkes Kendari, dr Hj Maryam Rufiah MKes menuturkan, ihwal permintaan akan penyemprotan demam berdarah dapat dilakukan via bidang pemberantasan penyakit, apalagi untuk fogging digratiskan pemerintah, termasuk juga pembagian bubuk abate. “Usulannya mudah, apalagi kepala bidangnya (Budiman SKM MKes) tinggal di Puuwatu,” tukasnya. Sejatinya fogging kata Azis sebagai upaya prefentif penyebaran DBD, melalui pembasmian jentik-jentik nyamuk. Namun yang utama adalah masyarakat dapat mempraktikan perilaku hidup sehat dan bersih dengan pola 3 M plus. Cara ini meliputi menguras, menutup, dan mengubur barang bekas, yang tidak memerlukan biaya mahal. Namun hal ini lagilagi dikembalikan kepada warga

untuk mengimplementasikannya. Camat Puuwatu Muskam, MSi menuturkan ketersediaan TPS (tempat pembuangan sampah) diunit kerjanya sudah cukup memadai, dan keseluruhannya telah terjangkau dengan kendaraan operasional Dinas Kebersihan. Begitu pun halnya dengan pemilahan sampah organik dan anorganik, jauhjauh hari telah disosialisasikan. Meskipun harus diakui sebagian besar warga tidak mengindahkannya, dengan beragam alasan. “Mengenai keterlibatan masyarakat, program Puuwatu Ceria dan Gemas DBD secara tidak langsung menjadi bagian penyuksesan program pemerintah di bidang kebersihan dan kesehatan. Tidak kalah pentingnya, program unggulan kecamatan tersebut juga melibatkan warga tanpa terkecuali,” terangnya. (cr2/cr6)

Kendari Pos | Senin 26 Juli 2010

Agus Setyono Menang di PT Sultra

Terkait Kasus Penipuan Investasi

Kendari, KP Perjuangan Agus Setyono dalam mengungkap kebenaran kasus penipuan investasi yang dilakukan oleh Petrus Haryanto tidak sia-sia. Meskipun sempat kalah di Pengadilan Negeri Kendari, namun Agus akhirnya memenangkan perkara tersebut di Pengadilan Tinggi (PT) Sultra, pada 27 Mei 2010. Hasil keputusan PT Sultra melalui ketetapan nomor 31/Pen.Pdt/ 2010/PT. Sultra, Petrus Haryanto dinilai telah ingkar janji untuk membayar sisa uang Agus Setyono senilai Rp 297.774.131,-. Selain itu, putusan Pengadilan Negeri Kendari nomor 54/Pdt.G/2009/PN.Kdi, 15 Maret 2010 yang memenangkan Petrus Haryanto dalam kasus tersebut dinyatakan batal. Agus Setyono mengatakan, kasus

tersebut berawal dari sebuah kesepakatan kerjasama antara Agus Setyono dengan Petrus Haryanto dalam pengerjaan sebuah proyek dengan anggaran sekitar Rp 3.121.756.000,memakai PT Mitra Kumala. Namun, dalam pelaksanaan proyek tersebut, kedua belah pihak terjadi perselisihan dan Agus meminta pengembalian jumlah uang yang dikeluarkan untuk membiayai proyek tersebut. Petrus saat itu melakukan pengembalian sebanyak dua kali yakni Rp 2.594.012.760,- dan Rp 230 juta. Perhitungan Agus, sisa uang yang masih tertinggal masih ada Rp 279.774.131,-. Sisa tersebut membuat keduanya bersengketa hingga dilaporkan kasus penipuan di Mapolda Sultra yang berakhir damai melalui mediasi Polda Sultra saat itu dengan ketentuan Petrus bersedia mengembalikan sisa uang tersebut. “Tapi sampai saat ini, Petrus tidak pernah mengembalikan sisanya. Malah menfitnah saya telah meng-

hambur-hamburkan uang sebesar Rp 600 juta,” ujar Agus saat jumpa pers, kemarin. Perjanjian yang dimedia pihak Polda Sultra terhadap kasus tersebut tidak ditetapi oleh Petrus membuat Agus menempuh jalur lain dengan mengajukan gugatan perdata di PN Kendari. Namun, hasil keputusan PN Kendari malah dimenangkan oleh Petrus. Merasa benar dengan pendiriannya, Agus pun mengajukan banding. Beberapa kali persidangan kasus tersebut di PT Sultra yang dipimpin oleh majelis hakim, Yansen Pasaribu, SH keputusan akhir dimenangkan oleh Agus Setyono. Dengan keluarnya keputusan PT Sultra nomor 31/Pen.Pdt/2010/PT. Sultra yang dimenangkan oleh Agus, maka hasil keputusan PN Kendari nomor 54/Pdt.G/2009/PN.Kdi dinyatakan batal. Agus pun berharap agar sisa pengembalian uang miliknya dapat segera dilunasi oleh Petrus. (rif)

Bunuh Jentik Nyamuk Pakai Abate Ratusan .................. mengolah limbah rumah tangga menjadi pupuk organik. Sebelum mahasiswa KKP memberikan penjelasan singkat tentang membuat kompos Takakura, terlebih dahulu Camat Powatu Muskam, S.Sos,MSi, memberikan pengarahan di hadapan seluruh warga yang sudah melakukan bersihbersih kompleks. Muskam menjelaskan bahwa pe-

merintah Kecamatan Puuwatu mempunyai program Ceria, yang merupakan implementasi dari program Kendariku Bersih dan Sehat. Selain itu, ada program Gerakan Masyarakat (Gemas) Memberantas DBD. Usai memberikan penjelasan, dilanjutkan cara membuat kompos dari limbah rumah tangga oleh mahasiswa STMIK Bina Bangsa. Meski hanya menggunakan waktu sekitar 10 menit, namun warga sangat antusias bertanya. Terutama dalam hal komposisi dan wadah yang digunakan untuk

membuat kompos alami itu. Setelah penjelasan mengenai kompos rumah tangga, dilanjutkan dengan penyuluhan pemberantasan nyamuk demam berdarah dengue (DBD) oleh Ny Lisbet dari Puskesmas Puuwatu. “Nyamuk paling cepat berkembang biak dalam bak air atau sampah-sampah yang lembab. Karena itu, warga harus rajin menguras bak dan jangan membuang sampah sembarangan, utamanya sampah kaleng yang dapat menampung air,” ujarnya. (dri)


Kendari Pos | Senin 26 Juli 2010

Iklan

11


Kendari Pos | Senin 26 Juli 2010

13


Edukasi Biro Administrasi Bahas Database 14

Kendari, KP Biro Administrasi Umum Unhalu melakukan pertemuan dengan pegawai honorer di instansi yang dipimpin Prof. Dr. Ir. H. Usman Rianse, M.Si, akhir pekan lalu. Kegiatan terkait penjelasan pengusulan pegawai honorer dalam database, sesuai surat edaran Menpan No. 05 Tahun 2010. Berdasarkan hasil konsultasi Kepala Biro Administrasi Umum Unhalu, Drs.H. Laode Rafiuddin, M.Si pada Deputi SDM Kementrian Menpan Ramli Melabo, pengusulan database di lingkup instansi pe-

merintah di Indonesia, hanya honorer yang diangkat sebelum tanggal 1 Januari tahun 2005. Kuotanya pun sudah diporsikan Menpan sebanyak 1.900 orang se Indonesia. Surat edaran Menpan tersebut, dijelaskan Rafiuddin, adalah hasil revisi PP No 48 tahun 2005 tentang pengangkatan pegawai harian secara otomatis tanpa memperhitungkan usia dan kualifikasi pendidikan yang diangkat sebelum tahun 2005. Jadi, tidak ada penambahan pengusulan database di luar kuota yang akan diakomodir oleh pemerintah

tahun ini. “Masalahnya, surat edaran ini dimaknai lain. Banyak honorer yang ramai-ramai dibuatkan SK berlaku mundur demi dimasukkan dalam pengusulan tambahan database. Padahal, surat edaran Menpan sepenuhnya menjawab persoalan pegawai honorer yang tidak diakomodir dalam PP No 48 tahun 2005 yang setelah diverifikasi ulang jumlahnya mencapai 1.900 orang se Indonesia, termasuk di dalamnya 213 honorer dari Unhalu,” tandas Rafiuddin. Karenanya, Kepala Biro Administrasi Umum ini, mengin-

gatkan honorer khususnya di Unhalu, supaya tidak mudah terpengaruh iming-iming yang menawarkan pendataan database. Mengingat, tak sedikit calo yang memanfaatkan peluang dengan janji membuat SK mundur bagi honorer. “Yang akan diakomodir dalam pengusulan database kali ini, hanya pegawai yang benar-benar terdata sebagai honorer Unhalu sebelum tanggal 1 Januari. Bagi yang mengantongi SK di atas 1 Januari jangan berharap masuk dalam pengusulan database,” pungkas alumni Program Magister Unhalu ini. (emi)

Kurang, Peminat Beasiswa S2 Pengawas Kendari, KP Upaya pemerintah meningkatkan kualifikasi pendidikan pengawas tampaknya tidak mendapat respon. Buktinya, dalam perekrutan calon penerima beasiswa yang diprogramkan kementrian pendidikan nasional tahun ini, hanya tiga orang pengawas sekolah di kota Kendari yang mendaftar. Selebihnya adalah guru dan kepala sekolah yang merupakan calon pengawas. Seluruhnya berjumlah 28 orang. Dibanding dengan kuota provinsi 1.820 orang, jumlah itu menurut Kabid Kependidi-

kan dan Pengendalian Mutu Dinas Diknas Kota Kendari, Dra Nuriyani Waris sangat sedikit. Padahal masih banyak pengawas yang berkualifikasi pendidikan S1. “Mestinya pengawas memanfaatkan peluang ini untuk meningkatkan kualifikasi pendidikan mereka. Selain untuk meningkatkan kompetensi, juga dapat memberikan tambahan pengetahuan terkait tugas-tugas kepengawasan di sekolah binaan masing-masing,” terang Nuriyani. Program beasiswa dimaksud kata mantan staf PLS itu meru-

pakan kerjasama antara Kementrian Pendidikan dengan Universitas Gajah Mada. Dalam proses perkuliahan nanti, mereka yang dinyatakan lolos seleksi akan mengikuti perkuliahan di universitas tersebut dengan biaya ditanggung pemerintah. Selain biaya pendidikan, pemerintah juga menanggung biaya pemondokan serta transportasi peserta selama mengikuti seleksi. Olehnya itu, sangat disayangkan jika pengawas maupun guru yang melewatkan kesempatan tersebut. Sebab pemerintah memberi-

kan kemudahan dengan beasiswa, untuk menanggung biaya kuliah sampai memperoleh gelar magister. “Kemungkinan besar, kurangnya peminat beasiswa S2 itu karena usia para pengawas yang memasuki masa pensiun. Makanya, hanya sedikit dari mereka yang tertarik untuk melanjutkan pendidikan. Selain itu ada syarat lain yang harus mereka penuhi selama kuliah, tunjangan sertifikasi yang diterima akan dihentikan sementara, dan dilanjutkan setelah yang bersangkutan menyelesaikan studi,” katanya. (cr5)

Kendari Pos | Senin 26 Juli 2010

ULFA SARI SAKTI/KP

Wisuda mahasiswa STIK Avicenna Kendari, adalah bagian dari penyediaan sumber daya tenaga kesehatan, semoga senantiasa mendahulukan kepedulian terhadap sesama manusia dari pada biaya perawatan atau jasa

STIK Avicenna Wisuda 128 Mahasiswa Kendari,KP Puncak pendidikan para mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIK) Avicenna Kendari, telah berlangsung Sabtu (23/7) pada salah satu hotel di Kota Kendari. Pada hari itu 128 orang mahasiswa dari S1 kesmas, serta D3 keperawatan dan kebidanan resmi dikukuhkan sebagai sarjana dan ahli madya bidang kesehatan. Dalam sambutannya yang dibacakan Asisten II Pemprov Sultra, H Sattar, Gubernur Sultra, H Nur Alam, mengatakan peningkatan kualitas tenaga kesehatan, yang dilakukan STIK Avicenna Kendari dengan melahirkan para alumni yang berkulitas, sejalan dengan visi misi Pemrov Sultra. “Tiga pilar utama pembangunan Sultra 2008-2013, melipu-

ti pendidikan, kesehatan dan pemberian block grant kepada desa. Dengan lahirnya para tenaga siap pakai di bidang kesehatan, tentunya diharapkan dapat terpenuhinya pelayanan kesehatan yang memadai bagi seluruh lapisan masyarakat hingga ke pelosok,” kata Nur Alam. Selain itu perhatian Pemrov Sultra di bidang kesehatan semakin diperkuat, dengan dibangunnya rumah sakit provinsi yang ditargetkan bertaraf internasional. “Dengan begitu kebutuhan tenaga medis tentu akan meningkat pula. Tetapi kami yakin tenaga medis yang berkualitas akan terpenuhi, seiring dengan diwisudanya para mahasiswa kesehatan seperti yang sedang berlangsung,” tambahnya.

“Semoga ke depannya kualitas sumber daya kesehatan di Sultra, terus menunjukkan peningkatan yang berarti. Mengingat kesehatan merupakan salah satu indikator keberhasilan pembangunan,” tandasnya. Ketua STIK Avicenna Kendari, dr H Thamrin Datjing M Kes, mengharapkan agar ke depannya STIK Avicenna dapat memenuhi kebutuhan tenaga kesehatan di Sultra. “Tentunya akan dapat terwujud dengan disiplin dan profesinalisme dosen, didukung motivasi yang tinggi oleh para mahasiswa dalam menuntut ilmu dan menyelesaikan studi. Dengan demikian, selain keberadaan lembaga pendidikan tetap eksis, kualitas para alumninya pun dapat bersaing di pasaran kerja,” harapnya. (cr6)


Kendari Pos | Senin 26 Juli 2010

Edukasi

Bahasa Daerah Rawan Punah Firman A.D. KONGRES Internasional Bahasa-Bahasa Daerah Sulawesi Tenggara yang dilaksanakan pada tanggal 18—20 Juli 2010 di Kota Bau-Bau belum lama berlalu. Kesuksesan kegiatan akbar tersebut meninggalkan berbagai macam bongkahan pengetahuan dan pengalaman dari para pemakalah dan peserta yang harus dipecah dan diasah oleh pemerintah agar menjadi batu intan yang bisa menerangi dan memaslahati umat manusia. Hampir semua pemakalah sepakat bahwa bahasa daerah harus kita lestarikan dan pelihara sebagai salah satu kekayaan budaya nasional yang tidak ternilai harganya. Berbagai pendapat, saran, dan masukan dari berbagai pakar bahasa, baik dalam maupun luar negeri, menjadi materi yang dijadikan landasan dan rujukan pembuatan rekomendasi untuk ditindaklanjut oleh penentu kebijakan, mulai dari tingkat pusat, provinsi, maupun kabupaten/kota. Dalam Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 40 Tahun 2007 tentang Pedoman bagi Kepala Daerah dalam Pelestarian dan Pengembangan Bahasa Negara dan Bahasa Daerah disebutkan antara lain dalam pasal 2 bahwa pelestarian dan pengembangan bahasa daerah sebagai unsur kekayaan budaya dan sebagai sumber utama pembentuk kosakata bahasa Indonesia dan sosialisasi penggunaan bahasa daerah dalam kegiatan pelestarian dan pengembangan seni budaya di daerah. Kebijakan ini menjadi bukti kepedulian pemerintah terhadap keberadaan dan keberlangsungan hidup bahasa daerah di wilayah NKRI. Para penentu dan pengambil kebijakan di daerah diharapkan untuk berpartisipasi aktif dalam mengembangkan dan

melestarikan bahasa Indonesia dan bahasa daerah. Ada mungkin yang mempertanyakan kenapa pemerintah atau kenapa kita harus peduli dengan bahasa daerah? Kenapa bahasa daerah harus dilestarikan? Pertanyaan ini mungkin saja terdengar sangat naïf. Ada sebagian masyarakat mungkin belum menyadari seberapa pentingnya keberadaan bahasa daerah. Sebenarnya, pentingnya peran bahasa daerah sudah dirumuskan dalam penjelasan Pasal 36 UUD 1945 yang menyebutkan, antara lain, bahwa bahasa-bahasa daerah yang dipelihara dengan baik oleh para penuturnya akan dihormati dan dipelihara juga oleh negara karena bahasa-bahasa daerah tersebut merupakan sebagian dari kebudayaan Indonesia yang hidup. Salah satu keputusan yang bersifat politis yang dihasilkan Seminar Politik Bahasa Nasional 1975 adalah ditentukannya fungsi bahasa daerah sebagai (a) lambang kebanggan daerah, (b) lambang identitas daerah, (c) alat perhubungan di dalam keluarga dan masyarakat daerah. Selain itu, dalam hubungannya dengan bahasa Indonesia, bahasa daerah berfungsi sebagai (a) pendukung bahasa nasional, (b) bahasa pengantar di sekolah dasar di daerah tertentu pada tingkat permulaan untuk memperlancar pengajaran bahasa Indonesia dan mata pelajaran lain, dan (c) alat pengembangan serta pendukung kebudayaan daerah. Bahasa daerah merupakan salah satu budaya yang rawan punah. Hal ini disebabkan karena bahasa melekat dalam diri individu dan masyarakat. Jika individu atau masyarakat sudah tidak ada, bahasa yang melekat pada diri individu dan masyarakat tersebut juga akan hilang.

Munculnya kekhawatiran dari para pakar, ahli, dan peminat bahasa akan terwujudnya kecenderungan semakin banyak jumlah bahasa daerah yang masuk dalam kategori moribund (kelompok bahasa yang tidak lagi dikuasai dan digunakan oleh anak-anak dari penutur suatu bahasa) dan endangered (kelompok bahasa yang dalam satu/ dua generasi tidak dikuasai dan dipelajari oleh keturunan penutur suatu bahasa) merupakan sikap simpati dan empati yang harus ditindaklanjuti. Salah satu cara untuk mengantisipasi masalah tersebut yaitu melalui pewarisan kepada generasi berikutnya. Namun, pewarisan sebuah bahasa tidak segampang yang diperkirakan. Adanya beberapa faktor yang menghambat pewarisan budaya, di antaranya, pernikahan campur (beda suku), perkembangan wilayah/daerah, sikap penutur bahasa daerah yang kurang positif terhadap bahasa daerahnya, sikap penutur bahasa daerah yang relatif kecil jumlahnya sehingga memandang dirinya sebagai kelompok minoritas yang kurang berprestise, dan lingkungan sosial yang didiami oleh berbagai etnis. Masyarakat Tolaki mengenal berbagai macam istilah kebudayaan khas, misalnya sinonggi, lulo, dan kalo. Kebudayaan khas tersebut diperkenalkan ke masyarakat luas melalui istilah dan kata dengan memanfaatkan bahasa daerah Tolaki. Kita bisa membayangkan seandainya bahasa Tolaki tidak ada atau sudah punah, apakah istilah-istilah budaya khas tersebut masih dikenal masyarakat atau masih eksis, atau kemungkinan lambat laun budaya tersebut akan hilang bersamaan dengan punahnya bahasa daerah. Itulah sekelumit pengandaian yang dapat menjadi bahan re-

nungan bagi kita semua. Jadi, masyarakat harus menyadari, khususnya masyarakat yang memiliki dan menguasai bahasa daerah (bahasa ibu) untuk menjaga, memelihara, dan mengembangkan bahasa daerah yang dimiliki. Ungkapan yang mengatakan ”bahasa menunjukkan bangsa” mengandung makna bahwa bahasa dapat menjadi ciri khas yang membedakan masyarakat yang satu dengan yang lainnya. Masyarakat Tolaki yang berbahasa Indonesia tentu akan bisa dibedakan dengan masyarakat dari Medan atau Manado yang juga menggunakan bahasa Indonesia. Berkaitan dengan hal itu, dalam rangka pelestarian dan pengembangan bahasa daerah telah dirumuskan kebijakan pembinaan dan pengembangan melalui dua kegiatan, yaitu inventarisasi dan peningkatan mutu pemakaian bahasa daerah. Untuk inventarisasi bahasa-bahasa daerah dalam beberapa tahun terakhir telah dilakukan penelitian kekerabatan dan pemetaan bahasabahasa daerah di Indonesia secara intensif oleh Pusat Bahasa, baik yang menyangkut jumlah maupun aspek kebahasaannya, termasuk bahasa-bahasa daerah yang ada di Sulawesi Tenggara. Berdasarkan hasil penelitian sementara terdapat sembilan bahasa daerah yang merupakan bahasa asli Sulawesi Tenggara, di antaranya: bahasa Tolaki, Muna, Pulo, Wolio, Morunene, Kulisusu, Cia-Cia, Chulambacu, dan Lasalimu-Kamaru. Sedangkan bahasa daerah yang bukan berasal dari wilayah Sulawesi Tenggara, di antaranya: bahasa Bugis, Jawa, Bali, Sunda, Bajo, dan Sasak. Ada beberapa bahasa daerah lain yang bukan berasal dari Sulawesi Tenggara yang pemakainya berpencar-pencar, misalnya bahasa Makassar, Toraja, Palopo, dan Masserengpulu. Bahasa-bahasa daerah inilai yang harus kita jaga dan lestarikan keberadaannya sebagai keberagaman dan pendukung budaya nasional. Dalam usaha peningkatan mutu pemakaian bahasa daerah dapat dirumuskan kebijakan pengembangan pengajaran bahasa daerah melalui pelaksanaan program: 1) penelitian masalah pengajaran bahasa daerah dan jalan pemecahannya; 2) pembuatan bahan ajar; 3) perumusan kurikulum; 4) persiapan program khusus pengajaran bahasa daerah yang secara langsung dapat menghasilkan ahli bahasa daerah; 5) penentuan didaktik dan metodik bahasa yang paling cocok; 6) pengembangan bahan kepustakaan; dan 7) perumusan kembali sistem dan muatan pengajaran bahasa daerah di masing-masing wilayah. (*)

Staf Teknis Kantor Bahasa Prov. Sultra

15

Tunjangan, Kepala Sekolah Khawatir Surabaya, KP Telatnya pencairan tunjangan profesi pendidik (TPP) tak hanya meresahkan guru, tapi juga memusingkan para kepala sekolah. Betapa tidak, mereka diberondong berbagai pertanyaaan oleh guru. Sebab, pencairan TPP kali ini adalah yang paling lama. Kepala SMAN 15 Kasnoko mengatakan, para guru capek harus berkali-kali mengurus berkas untuk pengajuan pencairan TPP. Berkas tersebut sebenarnya rampung pada Juni lalu. Namun, surat terbaru dari Menkeu menyebut, pemberkasan ulang harus dilakukan. Untuk itu, dinas pendidikan (dispendik) memberi batas waktu pengumpulan berkas tersebut pada 28 Juli mendatang. “Sedikit-sedikit pemberkasan, terus kapan mengajarnya?” keluh Kasnoko kemarin (24/7). Meski demikian, SMAN 15 siap mengumpulkan pemberkasan ulang tersebut. Namun, belum juga masalah pemberkasan tuntas, para guru dikejutkan dengan kabar telatnya pencairan TPP. Yang disayangkan, pencairan itu telat bukan lantaran hambatan di tingkat pusat, tapi justru di meja wakil rakyat. “Saya juga baru tahu kalau akhirnya TPP dicairkan lewat PAK (perubahan anggaran keuangan, Red). Saya tidak tahu mekanismenya seperti apa. Namun yang pasti, itu membuat para guru kecewa,” tuturnya. Kasnoko mengatakan, wajar para pendidik kecewa. Sebab, boleh dibilang pencairan TPP kali ini yang paling lama. Menurut dia, TPP memang pernah dicairkan enam bulan sekali. Namun, hal tersebut terjadi pada tahun pertama program sertifikasi. Setelah itu, pencairan dilakukan tiap tiga bulan sekali. ‘’Kalau dulu maklumlah karena masih pertama. Tahun ini, sebenarnya kami juga bisa memahami karena menteri keuangan ganti sehingga ada hambatan proses pencairan. Namun, kenapa justru saat sudah cair, malah terhambat?” tuturnya.

Padahal, tunjangan tersebut sudah ditunggu-tunggu guru. Maklum, nominalnya cukup besar. Yakni, satu kali gaji pokok dikalikan enam bulan. Para pendidik bisa mendapatkan sekitar Rp 10 juta. Itu bergantung pada besar gaji yang diterima. ‘’Itulah sebabnya, mereka begitu kecewa. Sebab, tunjangan itu diharapkan bisa turun sebelum Lebaran,” ujarnya. Kasnoko mengakui adanya keresahan dan gejolak di kalangan guru. Namun, pihaknya sebisanya meredam guru di sekolah untuk tidak mengadakan aksi unjuk rasa. ‘’Ya, kalau bisa, jangan sampai demo. Biarlah masyarakat yang menilai ada apa ini,” terangnya. Kasnoko khawatir, hal itu bakal mengusik kegiatan belajar mengajar. ‘’Perasaan jengkel pasti ada. Karena itu, saya berupaya meredam mereka,” imbuhnya. Keresahan juga disampaikan Kepala SMPN 11 Akhmad Suharto. Betapa tidak, lebih dari 90 persen guru di sekolah tersebut sudah ikut sertifikasi. Mereka adalah guru PNS yang berhak mendapatkan tunjangan tersebut. Karena itu, begitu mendengar kabar mundurnya pencairan TPP, Suharto langsung diberondong banyak pertanyaan. ‘’Mereka ini kan sudah dijanjikan, tapi selalu telat. Wajar jika guru kecewa,” ungkapnya. Meski demikian, pihaknya berupaya agar proses belajar mengajar berjalan seperti biasa. “Tunjangan memang telat cair. Tapi, guru harus tetap profesional melaksanakan tugas. Mendidik siswa,” tegasnya. Biarlah, kata Suharto, masalah pencairan TPP diselesaikan oleh para pengambil kebijakan. Kepala Dispendik Surabaya Sahudi mengatakan tidak bisa berbuat banyak dalam kasus tersebut. Jika permintaan wali kota Bambang Dwi Hartono selaku orang nomor satu di jajaran pemkot saja ditolak dewan, apalagi dispendik. ‘’Mestinya tidak demikian. Kalau seperti ini, ya kami siap-siap diserbu guru lagi,” ujarnya. (kit/c6/nw)


KOMUNIKASI BISNIS

16

Kendari Pos | Senin 26 Juli 2010

PROMOSI TEPAT, USAHA MANTAP: Anda ingin mempromosikan usaha/bisnis anda? pasang iklan dalam bentuk berita + foto di Rubrik Komunikasi Bisnis (Kombis). Dengan biaya promosi yang relatif terjangkau, kami memberi jaminan promosi usaha/bisnis anda akan tepat dan maksimal. Hubungi team Kombis. Call/SMS 081341772227

Belanja di Red Light Diskon 10 % Lantai 2 Matahari, Berlaku Khusus Pelanggan Telkomsel MILIKI berbagai pakaian terndy masa kini mulai dari T-Shirt surfer, jeans, jaket, kemeja, sepatu, dan asesoris lainnya dari berbagai merk terkenal di Red Light. Khusus bagi pelanggan yang menggunakan Telkomsel akan mendapatkan diskon belanjaan sebesar 10%. Mau bukti, silakan anda belanja di counter Red Light yang terletak di lantai dua Mall Matahari Kendari. Caranya cukup dengan menunjukkan cellbroadcast Telkomsel pada layar HP anda. Telkomsel Kendari melalui divisi Community And Segmented Costumer saat ini bekerjasama dengan beberapa tempat usaha dan layanan jasa, menjalankan program

“Merchant`S Priority Telkomsel” dengan memberikan diskon dan penawaran menarik lainnya kepada pelanggan khusus pengguna Telkomsel baik Kartu Halo, Simpati dan kartu As. Untuk mendapatkan discont sangatlah muda, anda cukup mengunjungi beberapa merchant yang tertera logo Telkomsel dan salah satunya pusat distro Red Light lantai 2 matahari, lalu anda cukup memperlihatkan red-light (cellbrodcast) pada henphone (logo Telkomsel) pada kasir atau resepsionis saat membayar belanjaan atau layanan jasa yang anda gunakan. Program ini juga berlaku pada merchant-merchant yang lainnya seperti, Toko Buku Gramedia, Hotel Horison, Fresh House, Salon Nattaya, Rumah Makan Ratu Jimbaran, Rendy‘s Salon dan Executive Lounge bandar udara Haluoleo. (adv)

BAGI anda penggemar audio mobil mania yang menginginkan audio berkualitas nangkring mantap di mobil anda, rasanya workshop New AW Variasi adalah tempat yang paling tepat. New AW Variasi siap berkonsultasi dengan anda mulai dari acesories dan audio seperti sound quality, SPL, hingga car audio theater atau instalasi daily use sampai yang ekstrem. Dengan dukungan tenaga handal dan berpengalaman serta perangkat audio berkualitas dari brand-brand ternama, New AW Variasi menjamin seluruh garapan mobil ditempat ini

beda dari yang lain. Walau rumah audio plus acesories New AW Variasi adalah pemain baru di kota Kendari dalam dunia sound quality, namun kepiawaiannya tidak diragukan lagi dengan telah banyak bukti mobil-mobil hasil racikan New AW Variasi melenggang PD dijalan-jalan. New AW Variasi berlokasi di pu-

sat niaga Senapati Land Kendari No.37 A (JL. Laode Hadi, Bay Pass). New AW Variasi juga menyiapkan beragam perlengkapan kendaraan segala merk dan type. Untuk aksesoris mobil (semua merk) meliputi: Audio (lokal dan paket) merk fenom, ameron, JBL, sansui dan lainnya. Kaca film merk spectrum, solor screen, sparta dan riben hitam. Selain itu, disiapkan pula TV mobil, AC, alarm sistem, central lock, kaca film, power window, spoiler, body kit, bumper depan, belakang dan sayap, cover spion dan lampu, antena, spion, lampu, footstep, sarung jok, jok patent, karpet dasar, stabilizer, bamper, garnish, velg impor, velg variasi, stir variasi dan impor, vendertreen, doormirror, ban, rollber, dan lainnya. (adv)

Cantik dengan Akupuntur Hubungi Klinik 24 Jam Al-Ishlah SIAPA bilang untuk cantik harus mengeluarkan biaya yang mahal, sekarang tidak lagi dengan kehadiran klinik 24 jam Al-Ishlah yang menawarkan paket facial laser hanya Rp 30 ribu, totok wajah Rp 30 ribu, facial laser dan terapi wajah Rp 50 ribu, serta terapi kecantikan Rp 150 ribu yang terdiri dari facial laser, totok wajah, akupuntur kecantikan, masker herbal dan kalogen. Akupuntur kecantikan adalah salah satu cara yang alami untuk mengencangkan otot-otot wajah, menghi-

langkan flek, mengatasi jerawat, kerutan diwajah, kulit kusam, dan kantong mata. Selain itu, dengan akupuntur dapat pula memperbaiki bentuk hidung dan dagu. Fungsi dari Akupuntur ini untuk merangsang otototot wajah, membantu melancarkan sirkulasi darah, menaikkan aliran oksigen ke jaringan-jaringan kulit, serta mempercepat keluarnya racun dari sel-sel kulit, dan memperbaiki fungsi kulit sampai ke tingkat optimal sehingga mengurangi efek-efek penuaan. Penanganan terapi kecantikan di Klinik Al-Ishlah dilakukan secara holistik atau menyeluruh. Klinik Al-Ishlah terletak di jalan jenderal A.H Nasution poros Anduonohu telp (0401) 3196576, Kendari. Praktek mulai pukul 09.00 - 19.00 Wita. Buka setiap hari kecuali hari Senin. (Gratis Konsultasi Dokter). (adv-kp)

Bandeng Tanpa Tulang, Bukan Presto Hanya Ada di Prontoo Steak & Resto JIKA anda teringat menu bernama “Steak” tentunya akan teringan Prontoo Steak & Resto, jelas benar karena tempat makan ini merupakan pelopor menu-menu eropa dan jepang pertama di kota Kendari. Walau dikenal spesialis menu steak, namun Prontoo juga menyiapkan beragam menu-menu yang tak kalah menarik seperti spagheti, hamburger, cheese burger, salad sayur, chicken katsu, sausage chicken rool, chicken gordon blue, choice of saus, beef yakimisi, chicken yakimisi, vegetarian yakimisi, teriyaki dan french fries (kentang goreng). Selain itu, Prontoo menyiapkan menu spesial tiap bulan yang sangat

berfariasi, dan sala satunya adalah menu ikan bakar/goreng bandeng tanpa tulang. Jika ditempat lain ikan bandeng tanpa tulang karena dipresto, di Prontoo tak demikian sebab proses pemisahan tulang ikan dilakukan dengan teknik tersendiri sehingga tidak merusak struktur dan rasa ikan. Selain juga disiapkan menu ikan lainnya seperti ikan putih, kata-

Garansi Mesin 3 Tahun, Harga Hanya Rp. 8 Jutaan, Uang Muka 1 Jutaan VIAR Motor adalah sepeda motor rakitan Taiwan namun berteknologi Jepang yang sudah mendapat tempat ditengah masyarakat. Kualitas motor Viar tak perlu diragukan sebab jenis motor ini lebih mengutamakan kualitas namun berharga ekonomis. Sejak pertama kali diperkenalkan beberapa waktu lalu, produk-produk Viar kebanjiran inden (pesanan) khususnya untuk pasaran Sultra, khususnya kota Kendari. Banyak keuntungan membeli motor Viar, diantaranya: Cukup dengan uang muka satu jutaan plus angsuran per bulan hanya tiga ratusan. Selain itu, servis gratis selama enam bulan, gratis oli mesin, garansi mesin tiga tahun, serta spare-part tersedia lengkap. Viar hadir dengan empat type, Star Z, Star Cx, Sport Vix-R dan roda 3 (karya). Anda berminat? silakan menghubungi atau mengunjungi langsung delaer resmi motor Viar ALIKHWAN MOTOR yang beralamat di jalan Saranani

Untuk Anda Sound Quality Lover New AW Variasi, Car Acesories Specialist & Audio (Auto Sound)

Viar, Motor Hebat Harga Murah

mba/kakap, kaneke, baronang, cumi dan udang, apalagi semua akan lebih nikmat jika berpasangan dengan tiga macam sambal yang disiapkan yakni sambal petas, tumis dan kacang. Selain menu-menu eropa dan jepang, Prontoo juga menyajikan berbagai masakan Indonesia seperti, nyuknyang, nasi campur, empekempek dan ayam goreng. Ada pula minuman ringan seperti juice, ice cream dan tak kalah nikmatnya minuman capucino ala Prontoo. Harga terjangkau yang ditawarkan Prontoo tak lantas mengorbankan kualitas penganan karena manajemen Prontoo menggaransi steak dan menumenu lainnya yang ditawarkan halal dan menyehatkan. Kunjungi segera Prontoo Steak & Resto di Jl. Simpang 4 Masjid Agung Saranani Tlp. (0401) 3127324. (adv)

(samping Barata, Mandonga) HP: 081355027767, atau Bengkel Al-Ikhwan Motor di jalan bunga Kamboja (dekat SMK/Kampus Satria). Anda yang didaerah silakan mengunjungi/menghubungi dealer-dealer. BAUBAU, jalan W Monginsidi No.75 TOMBA (081241754253). RAHA, jalan Sukawati, samping kantor BRI Raha (081341778146). (adv)

Cuci Motor Hidrolik Snow Wash Tersedia Paket Hemat Sistem Voucher AL-ISHLAH Dosmering merupakan tempat pencucian khusus untuk kendaraan roda dua (motor) yang menggunakan peralatan hidrolik dan mengandalkan bahan pembersih snow wash (busa salju) untuk menghasilkan pencucian yang maksimal dan memuaskan. Menariknya, dengan peralatan tersebut selain motor anda lebih mengkilap, cat motor akan nampak lebih baru dan lebih tahan terhadap radiasi sinar matahari karena menggunakan busa salju yang digunakan saat pencucian.

Adapun kelebihan cuci motor di Al-Ishlah Dosmering adalah: Proses pengerjaan cuci motor bagian bawah lebih mudah, tidak membutuhkan waktu lama, hasil cucian lebih bersih dibanding dengan cara manual. Untuk soal harga, Al-ishlah Dosmering saat menawarkan harga promo Rp 10 ribu sekali cuci. Selain itu tersedia pula paket hemat dengan sistem voucher yakni; Voucher Rp 30ribu (4 x cuci), Voucher Rp 50 ribu (7 x cuci), dan Voucher Rp 100 ribu (15 x cuci). Al-Ishlah Dosmering be-

ralamat di Jl. AH Nasution Poros Anduonohu Telp. (0401) 3194062 Kendari. Al-Ishlah Dosmering buka setiap hari pukul 07.00 Wita – 18.00 Wita. (adv)

Ahli Pengobatan Mata Tanpa Operasi RANJIT Singh seorang ahli pengobatan alternatif penyakit mata, juga berpengalaman menyembuhkan ambeien, lemah syahwat dan berbagai penyakit lainnya. Ranjit yang asli India sudah berpengalaman lebih dari 17 tahun memiliki keahlian menyembuhkan penyakit mata tanpa operasi. Ilmu pengobatan tersebut diperoleh leluhurnya dari India. Dengan keahlian yang jarang dimiliki orang banyak, Ranjit Singh membuka klinik dengan Izin dari Dinkes No.0644.1999 bertujuan untuk membantu masyarakat yang memiliki berbagai keluhan penyakit dengan biaya yang terjangkau. Ranjit Singh membuka Klinik

Mata India diberbagai daerah dan salah satunya berada dikota kendari. Dengan pengalaman puluhan tahun tersebut, Ranjit Singh telah berhasil menyembuhkan puluhan ribu pasien keluhan mata diantaranya; glaukoma, katarak, radang kornea, iritasi

mata minus, cylindris, plus pada remaja, retinitis pigmentosa, pendarahan retina, syaraf mata rendah, dan tretionphaty diaebetic, dan lainnya. Ranjit Singh juga mengobati penyakit ambeien baru atau lama tanpa operasi, lemah syahwat dan kecing manis. Metode yang digunakan, dengan menggunakan ramuan herbal murni dari India dan tumbuh-tumbuhan dari Indonesia tanpa menggunakan obatobatan kimia sehingga tanpa efek samping dengan jaminan sekali berkunjung penyakit akan sembuh. Kunjungi langsung Klinik Mata India cabang Kendari di JL. R Suprapto No.18 (depan PO. Hasnur) Mandonga, Kendari. (adv)

Matic Suzuki Berhadiah HP Canggih PENAWARAN menarikdaridealer Suzuki,andayangmenginginkanmotor Suzuki khusus type matic, bulan ini merupakan waktu yang tepat. Main delaerSuzuki,PTSinarGalesongPratama bekerja sama dengan Suzuki Unindo, Suzuki Wuawua, Suzuki Kolaka, Suzuki Kolut, Suzuki Raha, Suzuki Baubau, dan Suzuki Intan Baubau kompak menjalankan program bertajuk “Matic Spektakuler”. Khusus Suzuki SpinuangmukahanyaRp.900ribuplus

subsidi uang muka Rp. 600 ribu, diskon angsuran 2 bulan, masih mendapatkan hanphonecanggihmerkHTdanhadiah menariklainnya. Sedangkan untuk matic Skydrive, Suzuki menawarkan uang muka Rp. 1 juta, subsidi Rp. 500 ribu, diskon angsuran 2 bulan, juga mendapatkan hadiah langsung berupa HP dan hadiah lainnya. Info lebih lanjut, silakan menghubungidealerresmiatauoutletSuzuki terdekat dikota Anda. (adv)


Kendari Pos | Senin, 26 Juli 2010

Spies Siap Gantikan Rossi Laguna Seca, KP Pembalap Fiat Yamaha Jorge Lorenzo mendapatkan pole position untuk kelima kali secara beruntun. Lorenzo pun menempati unggulan teratas saat MotoGP berlangsung di sirkuit Laguna Seca, Amerika Serikat (AS). Namun, harapan besar dibebankan pada para pembalap AS untuk mengakhiri paceklik gelar selama tiga tahun di hadapan publiknya sendiri. Pada seri di Laguna Seca tahun ini publik AS menaruh harapannya pada empat pembalapnya. Colin Edwards, Ben Spies, Nicky Hayden, serta Roger Lee Hayden yang mendapat kesempatan menggantikan Randy de Puniet, akan bersaing untuk memberi kemenangan pada rakyat AS. Para pembalap AS sempat

berjaya di Laguna Seca pada 2005 dan 2006. Namun, sejak Nicky Hayden meraih kemenangan pada 2006, tidak ada lagi pebalap AS yang meraih podium. Meski Hayden pernah merasakan dua kali kemenangan Laguna Seca, AS justru berharap pada Spies. Sebab, Hayden masih mengalami kesulitan sejak kelas balap premier beralih ke 800cc. Spies merupakan pebalap pendatang baru dengan posisi tertinggi di klasemen sementara. Menargetkan masuk sepuluh besar, saat ini Spies berada di urutan kedelapan dan hanya tertinggal sebelas poin dari Hayden. Spies memberikan harapan yang besar ketika memastikan posisi start kelima setelah kualifikasi, kemarin (25/7) dinihari WIB.

Didier Drogba

Drogba Tiga Pekan, Ferdinand Enam Pekan DIDIER Drogba menambah daftar pemain Chelsea yang absen di laga perdana Premier League 14 Agustus nanti. Bomber Chelsea itu divonis out sampai tiga pekan ke depan seusai menjalani operasi pangkal paha Jumat lalu (23/7). Drogba menyusul Petr Cech yang cedera betis dan Alex karena hamstring. Drogba, 32, bermasalah dengan pangkal paha sepanjang musim lalu. Tapi, top scorer Premier League musim lalu dengan 29 gol itu menunda operasi sampai berakhirnya Piala Dunia 2010. “Didier Drogba sukses menjalani operasi pangkal paha. Konsekuensinya, dia harus beristirahat minimal tiga pekan ke depan,” kata juru bicara Chelsea kepada Sky Sports kemarin (25/7). “Kami meyakini dia tidak akan bisa membela Chelsea di ajang Community Shield (melawan Manchester United pada 8 Agustus 2010, Red) dan laga perdana Premier League,” imbuh juru bicara itu. Absen di awal musim sepertinya sudah menjadi tradisi Drogba sejak membela Chelsea pada 2004. Di musim perdananya bersama klub asal London itu, kapten timnas Pantai Gading itu absen dua bulan gara-gara cedera otot perut. Lalu, cedera lutut masing-masing di awal musim 2007-2008 dan 2008-2009. Tidak hanya Chelsea yang kehilangan pemain utamanya di awal kompetisi. Runner-up Premier League musim lalu Manchester United juga kehilangan Rio Ferdinand. Defender andalan United itu bahkan bakal absen sampai enam pekan ke depan alias hingga September. Ferdinand masih bergelut dengan cedera ligamen lutut yang membuatnya mundur dari skuad Inggris di Piala Dunia 2010. Di saat pemain United menjalani tur pramusim ke Amerika Serikat, Ferdinand bolak-balik menjalani terapi di Carrington, markas latihan United. “Rio tidak akan fit di awal kompetisi. Dia tidak akan bersama tim sampai enam pekan ke depan. Cedera ligamen lutut butuh pemulihan yang tidak sebentar,” kata pelatih United

Sir Sir Alex Ferguson seperti dilansir MUTV. Beruntung, disaat Ferdinand absen, United tetap memiliki Nemanje Vidic setelah defender timnas Serbia itu meneken kontrak baru sampai 2014. Setan Merah “ sebutan United “ juga memiliki defender anyar yang didatangkan dari Fulham, Chris Smalling. Ferdinand bukan satu-satunya penggawa United yang absen di start Premier League. Michael Owen juga tidak akan fit saat United menjajal Newcastle United 16 Agustus nanti. Owen masih dalam rehabilitasi seusai operasi hamstring Maret lalu. Tapi, bek kanan senior Gary Neville diprediksi bisa tampil setelah pulih dari masalah di betisnya. Neville sudah berlatih lagi akhir pekan lalu. (dns)

Meski mengenal karakter Laguna Seca dengan baik, Spies tidak ingin terlalu cepat memprediksikan perlombaan. Namun, Spies tidak memungkiri dirinya ingin meraih kemenangan di hadapan pendukungnya. “Target saya adalah meraih hasil terbaik musim ini di Amerika. Saya sudah meraih podium dan saya ingin mendapatkannya lagi di sini,” katanya. Pada seri balapan kesembilan itu, Spies dan Edwards mendapatkan mesin baru yang lebih tangguh dari Yamaha. Meski tidak sama dengan yang dimiliki Valentino Rossi dan Jorge Lorenzo, Yamaha menyatakan mesin itu akan membuat dua pembalap Tech 3 itu lebih mampu bersaing. Spies membuktikan mesin baru tersebut mampu membuat-

nya lebih cepat. Hanya saja, dia sedikit menyesali hasil, setelah dirinya akan memulai balapan dari posisi lima. Menurut Spies, seharusnya dia bisa berada di baris depan. “Kami mendapatkan upgrade dan saya sangat berterimkasih pada Yamaha. Saya memang tak mendapatkan kecepatan super, tapi saya merasa konsisten dan senang karenanya,” tutur juara Superbike musim lalu itu. Kecelakaan yang dialami pembalap Ducati Pramac Mika Kallio, membuat laju Spies menjadi terhalang hingga gagal mencatat waktu terbaik. Spies pun berada di baris kedua, di belakang Jorge Lorenzo, Casey Stoner, Andrea Dovizioso dan Dani Pedrosa pada kualifikasi yang digelar di sirkuit Laguna Seca, Minggu (25/7/2010).

Spies adalah satu-satunya pembalap dari tim satelit yang bisa naik podium di musim ini. Dia finish di posisi ketiga pada balapan GP Inggris di Silverstone. Bahkan, di antara seluruh rookie alias debutan, dia berada di urutan teratas. Spies sudah digadang-gadang segera “naik” ke tim pabrikan yamaha. Dengan kiprahnya sepanjang musim ini, dia disebut layak menggantikan Valentino Rossi yang hampir pasti hengkang ke Ducati untuk musim depan. Berdasarkan laporan media Italia, Rossi akan memastikan kepindahannya itu Agustus mendatang setelah balapan di Brno (Republik Ceko). Bahkan, November mendatang dia sudah dijadwalkan mencoba Ducati Desmosedici di lintasan. (ady)

Ben Spies


18

Kendari Pos | Senn, 26 Juli 2010

Giliran Ayah Maicon Bujuk Real

JESSICA ENNIS

Terinspirasi Pemakai Doping NAMA atlet Inggris Linford Christie sempat tercatat sebagai pelari yang kesandung kasus doping pada Olimpiade Seoul 1988 silam. Tapi saat ini, Jessica Ennis, atlet Inggris dari justru menempatkan sosok Christie sebagai sumber inspirasi. Meski sempat kesandung dengan kasus doping, Chritie tak bisa dilepaskan dari sejarah perkembangan atletik Inggris. Pria kelahiran 1960 tersebut merupakan satu-satunya pelari Inggris yang sukses menjadi juara 100 meter di Olimpiade 1992 Barcelona, Kejuaraan Dunia 1993 Stuttgart. Dia juga menjadi pilar untuk nomor lari estafet bagi tim Inggris. Bagi Ennis yang terlahir pada 1986, jelas dia tak tahu betul bagaimana euforia Christie memenangkan adu sprint di Olimpiade 1992. Namun, cerita bahwa medali emas dapat diraih oleh Christie yang saat itu sudah berusia 32 tahun cukup memotivasi Ennis dan atlet Inggris lainnya. Dalam satu kesempatan, cerita tersebut disampaikan oleh pelatih kepala Charles van Commenee. “Charles menceritakan kejuaraan itu dan tampak luar biasa, suasana dan segalanya. Saya sendiri tidak yakin menonton momen itu dulu,” kata Ennis. Ennis menggambarkan bagaimana Christie berada dalam pemusatan latihan di Portugal dan menjaga kondisi dengan inisiatif sendiri. Di sela-sela aktivitas latihan tersebut, Christie sempat menulis beberapa puisi. Salah satunya puisi yang bercerita tentang pengalamannya di Barcelona, sejumlah kejuaraan di luar negeri, dan bagaimana dia menghadapinya. “Sebenarnya cukup singkat tapi benar-benar lucu,” ujar Ennis. Di kesempatan lain, Christie juga mengarang puisi berjudul adalah Desiderata. Karya kedua tersebut berakhir dengan bait: “Dengan semua kepalsuan, membosankan, dan impian yang rusak, dunia masih indah. Jadi tetaplah ceria dan berusaha bahagia”. Ungkapan curahan hati itulah yang juga menginspirasi perjalanan karir Ennis. Sebelum kembali eksis di lintasan lari, Ennis sempat terdepak di Olimpiade 2008 karena patah tulang kaki kanan. (uan/tom)

Madrid, KP Real Madrid telah menunjukkan tanda-tanda mundur dari perburuan bek Inter Douglas Maicon. Terakhir, mereka menyatakan hanya mau membayar EUR 22 juta, atau sekitar Rp 257,5 miliar. Angka itu jauh dari harga awal yang diminta Inter, yakni EUR 35 juta, atau setara dengan Rp 406 miliar. Sinyal lempar handuk dari Real rupanya membuat Maicon risau. Sebagaimana diberitakan, Maicon menyatakan sangat ingin bergabung dengan eks pelatihnya, Jose Mourinho di Santiago Bernabeu. Bek kanan timnas Brazil itu pun meminta ayahnya untuk melobi manajemen Los Blancos, sebutan Real, untuk tidak menyerah. “Anak saya tidak sabar ingin segera bermain di Real,” ungkap sang ayah, Manuel, sebagaimana dilansir AS. “Dia sangat mengerti bahwa klub yang ditujunya sangat sempurna untuk peningkatan karir,” lanjutnya. Demi meyakinkan Real, Maicon berjanji mempersembahkan trofi yang sama seperti yang musim lalu diraihnya bersama Inter. Itu berarti meliputi trofi Liga Primera dan Liga Champions. Sejak musim lalu,

Real memang sangat berambisi merebut kembali gelar jawara Liga Champions yang terakhir kali direbut delapan tahun silam. “Dia yakin dengan kekuatan Real,” ujar Manuel. Sejauh ini, Maicon sendiri memang tidak pernah ikut campur dalam urusan saga transfernya. Dia selalu mewakilkan komentar melalui sang agen, Antonio Caliendo. “Dia (Maicon, Red) sedang menikmati liburan di Brazil. Tapi dia tenang-tenang saja, karena sudah memasrahkan urusan transfernya di tangan yang tepat,” kata Manuel. Di sisi lain, Caliendo merasa gerah dengan sikap Real yang cenderung cuek dan enggan memperjuangkan Maicon. Sikap ini berbeda dengan musim lalu, ketika Florentino Perez sedang semangat membangun proyek galacticos edisi kedua. Kala itu, Perez terkesan bersedia merogoh kocek sedalam apapun untuk memperoleh pemain yang diincar. Hasilnya, Cristiano Ronaldo dan Kaka sukses ditebus, meski banderolnya sangat mahal. Caliendo berharap Perez melakukan hal yang sama untuk Maicon, karena toh sang pemain sudah men-

Douglas Maicon yatakan minat bermain di Real. “Seorang juara seperti Maicon mestinya tidak diperlakukan seperti orang yang levelnya lebih rendah daripada Ronaldo dan Kaka,” gerutu Caliendo, seperti dikutip Cal-

ciomercato. “Mudah saja bagi media untuk menulis headline tentang Maicon yang ingin pindah ke Real. Memang itu kenyataannya,” lanjut dia. “Maicon saat ini menerima banyak tawaran dari klub-klub

besar Eropa. Tapi saya juga harus mendengarkan keinginannya. Tapi dari apa yang saya lihat, sepertinya presiden Real tidak menghargai kualitas Maicon seperti halnya Mourinho,” pungkasnya ketus. (na)

Tantangan Besar Untuk Menezes

Pacman Pilih Margarito

Sao Paulo,KP Timnas Brazil memasuki era baru seiring pergantian kepelatihan Sabtu malam lalu. Mano Menezes yang ditunjuk menggantikan Carlos Dunga menyandang beban berat untuk membawa Kaka dkk ke tangga juara Piala Dunia 2014. Bagi Brazil secara umum, gelar juara dunia mungkin target yang umum. Namun, buat Menezes, itu bukan target biasa. Bahkan, bisa dibilang berat. Mengingat, selama ini dia tidak punya banyak pengalaman di level timnas. Selama ini, dia justru dikenal sebagai pelatih yang punya spesialisasi mengangkat tim-tim besar yang terdegradasi untuk kembali ke kasta teratas. Namun, Menezes juga dikenal sebagai pelatih dengan kepercayaan diri tinggi. Buktinya, dia tidak pernah menolak tawaran, meski menyadari

New York, KP Kubu Manny Pacquiao menunjukkan keseriusannya untuk tak lagi meladeni Floyd Mayweather Jr. Setelah rencana pertarungan antara Pacquiao dan Maywweather dipastikan batal, lawan pengganti segera dicari. Hasilnya, Pacquiao hampir pasti menghadapi Antonio Margarito pada November mendatang. Promotor Top Rank, Bob Arum, Sabtu (24/7) waktu AS, mengatakan pertarungan Pacman melawan Margarito akan berlangsung di kelas menengah junior pada 13 November. Namun, Arum belum mengatakan lokasi pertemuan keduanya. Margarito sendiri belum memperoleh ijin kembali bertarung di AS. “Kami sedang mencari jalan keluarnya,” kata Arum. Margarito terpilih karena kubu Pacman menganggap dia

Mano Menezes bahwa tugas yang dibebankan padanya sangat berat. “Saya punya kebiasaan menerima tawaran penting,” ungkap Menezes dalam konferensi pers resmi pertamanya di Sao Paulo, seperti dilansir Associated Press. “Itu semua karena saya sangat menikmati tantangan. Saya selalu ingin me-

naklukannya. Saya juga selalu bermimpi melatih timnas Brazil. Dan impian itu sudah menjadi kenyataan lebih cepat daripada harapan saya,” paparnya. Sebenarnya, Menezes bukan pria yang difavoritkan untuk menangani Brazil untuk empat tahun ke depan. Seperti diberitakan, awalnya federasi sepak bola Brazil (CBF) lebih suka memasrahkan timnas kepada Rumicy Ramalho. Namun, pelatih Fluminense tersebut tidak bersedia memutuskan kontrak dengan klubnya. Menezes menyikapi kenyataan itu dengan santai. “Saya tidak peduli hanya berada di urutan kedua atau ketiga di daftar prioritas CBF. Brazil pasti memiliki sekitar 30 atau 50 pelatih hebat. Kalau saya hanya nomor dua atau nomor tiga, tidak masalah. Saya tetap akan memberikan yang terbaik buat timnas,” janjinya. (na)

sebagai satu-satunya lawan yang sepadan buat Pacquiao. Sebelumnya, sempat muncul nama Miguel Cotto, namun petinju Puerto Riko itu sudah dikalahkan Pacman tahun lalu. “Antonio jelas lebih besar daripada Cotto. Jadi ini akan menjadi pertarungan yang menarik,” kata Arum seperti dikutip Associated Press. “Bagi kami, Cotto harus menghadapi satu pertarungan lagi untuk membuktikan dia sudah berubah di bawah pelatih baru (Emmanuel Steward). Setelah itu, mungkin kami akan melihatnya untuk tahun depan,” bebernya. Keputusan yang diambil kubu Pacquiao dan Arum tersebut diambil setelah Floyd Mayweather menyatakan tidak ingin berbicara dulu tentang karir tinjunya. Dia ingin menikmati suasana setelah terakhir kali mengalahkan Sugar Shane Mosley, Mei lalu. (ady/ang)


19

Kendari Pos | Senin 26 Juli 2010

Konsultasi:

Hamil tanpa Stres Oleh: Nalini M. Agung, Psikiater Saya sudah menikah dan dua kali mengalami keguguran. Saat ini saya hamil dua bulan. Dokter kandungan menyarankan saya tidak stres, apalagi bekerja keras. Stres itu sulit saya hindari. Di satu sisi, saya ingin kehamilan saya kali ini bisa berjalan lancar. Di sisi lain, profesi sekretaris mengharuskan saya bekerja keras. Sebenarnya, saya berniat berhenti bekerja. Tapi, karena masalah ekonomi, niat itu saya hapus jauhjauh. Bagaimana cara menghindari stres dalam bekerja? Tantri, Surabaya — SUMBER stres datang setiap saat. Itu diperlukan untuk membuat kita maju. Bayangkan bila nggak pernah stres, manusia mandek dan tidak produktif serta tidak ada inovasi. Contohnya Anda. Karena sumber stres adalah masalah finansial, Anda bekerja keras agar dapat uang. Karena ingin punya anak, sementara pernah mengalami keguguran dua kali, Anda berusaha mencari informasi agar sumber stres tidak menumpuk. Bagus, kan? Stres bisa bersumber dari fisik, kejiwaan, dan lingkungan. Jika stres bersumber dari fisik, Anda jangan terlalu lelah. Ban-

yak istirahat begitu ada waktu. Karena harus tetap bekerja sebagaisekretaris,sebaiknyaAnda berbicara baik-baik kepada atasan tentang kondisi tersebut. Kembangkan kemampuan berkomunikasi secara jujur dan gunakan cara yang baik. Saya yakin, kalau Anda berterus terang dan santun, atasan Anda bisa maklum. Mungkin Anda tidak dilibatkan dalam kerja lembur atau agenda ke luar kota, paling tidak sampai usia kehamilan melewati masa rawan (biasanya trimester awal). Kuncinya, ya komunikasikan sambil belajar tentang kearifan. Bila sumber stres adalah masalah kejiwaan, Anda harus realistis terhadap kondisi. Standar mesti diturunkan. Buat prioritas soal langkah yang harus ditempuh lebih dulu. Lalu, pelajari relaksasi, apalagi Anda hamil. Hal yang amat penting, belajarlah mengasah kemampuan berkomunikasi yang baik dan asertif, tetap mengembangkan hobi, serta bersosialisasi. Berbahagialah orang yang mempunyai banyak kawan dan sahabat. Kita bisa tertawa, menangis, bercanda, menumpahkan unek-unek dengan bebas, dan dipercaya. Juga, mendekatkan diri kepada Yang Di Atas. Percaya bahwa sudah ada skenario untuk semua hal. Dengan begitu, kita lebih ikhlas sambil berusaha. Termasuk, percaya bahwa anak adalah titipan-Nya.(*/c11/nda)

Mulut Sensitif Picu Bercak Putih Sulit Hilang, Segera Berobat KETIKA sakit gigi mendera, yang terpikir adalah menghilangkan rasa sakit tersebut. Ada yang minum obat penghilang nyeri, ada pula yang meletakkan obat di bagian gigi yang sakit. Cara kedua, menurut Dr drg Diah Savitri Nugroho SpPM MSi, sebaiknya tidak dilakukan. Sebab, ada beberapa orang yang rongga mulutnya sensitif. Jadi, rongga mulut sensitif tidak hanya akibat konsumsi makanan dan minuman tertentu. ‘’Yang jelas, cara pengobatan tersebut akan memunculkan sensasi terbakar di rongga mulut. Mukosa berwarna sangat merah dan akhirnya menjadi bercak keputihan,’’ katanya. Efek mengurangi rasa sakit tidak akan didapat. Justru

yang ada adalah rasa panas di dalam rongga mulut. Kondisi tersebut membuat pasien tidak nyaman. ‘’Jangan sembarangan gunakan obat,’’ tegas staf pengajar departemen penyakit mulut FKG Unair itu. Dampak yang sama terkadang didapat dari penggunaan obat kumur dan sariawan. Pada orang-orang yang sensitif, penggunaan obat tersebut justru memunculkan bercak putih di lapisan mukosa. Nah, bila tidak segera ditangani, kondisi itu akan berlanjut menjadi melepuh. ‘’Kondisi tersebut tidak bisa diobati sendiri. Segera ke dokter gigi untuk diobati lebih lanjut,’’ paparnya. Diah mengatakan, ada banyak hal yang mengakibatkan munculnya bercak putih di lapisan mukosa. Jamur salah satunya atau kebiasaan merokok. ‘’Kalau gara-gara jamur, bercak putih dapat dihi-

Tanda dan gejala : Bisa muncul dalam berbagai bentuk, tapi biasanya muncul dalam bentuk bercak keabu-abuan atau abu-abu keputihan.Biasanya berada di gusi atau di bagian dalam pipi dan terkadang di lidah. Setelah beberapa minggu, akan berkembang menjadi bercak : • Berwarna putih • Teksturnya tebal, kasar, dan kadang keriput. • Permukaannya agak keras, kaku.

langkan. Misalnya, dikerok dengan alat khusus. Ini yang menandakan perbedaan bercak putih akibat jamur dan penyebab lain,’’ tuturnya. Penanganannya, kata dia, sesuai jenis gangguan. Bila penyebabnya jamur, akan diberikan obat antijamur. Begitu juga, bercak putih akibat sensitivitas obat bisa diterapi h i n g g a sembuh. ‘’Yang ditakutkan, bercak putih tersebut adalah lesi praganas atau leukoplakia,’’ ujarnya. Bila tidak terdeteksi sejak dini,

lanjut Diah, itu akan membahayakan jiwa pasien. Bagaimana pencegahannya? Dia menyatakan jangan sembarangan minum, menggunakan, atau menempelkan obat ke bagian gigi yang sakit. Apalagi, bila sebelumnya mengalami kondisi tersebut. Kalau ke-

mudian muncul bercak putih, coba hilangkan dengan alat. Jika bercak putih tersebut tidak bisa hilang, segera berobat ke dokter. ‘’Menjaga kebersihan gigi dan rongga mulut berperan utama. Bila kesulitan, konsultasi ke dokter gigi,’’ katanya. (ai/c6/nda)


20

Kendari Pos |Senin 26 Juli 2010

Keputusan MK: Incumben Tak Perlu Mundur Jakarta, KP Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Gamawan Fauzi dalam beberapa kali kesempatan terus mewacanakan tentang keharusan bagi incumben yang ikut Pilkada lagi untuk mengundurkan diri. Mendagri berupaya agar usulannya itu dimasukkan dalam revisi atas UU Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah. Namun demikian belum tentu

ide Gamawan itu lolos, sebab Mahkamah Konstitusi pernah membatalkan aturan serupa. Karenanya, DPR pun pesimis usulan Gamawan itu bakal diterima di DPR. “PutusanMKitubersifatmengikat,” ujar Wakil Ketua Komisi II DPR, Ganjar Pranowo melalui layanan pesan singkat kepada JPNN (Kendari Pos Group), Minggu (25/7). Apakah ini berarti apapun formula tentang incumben harus mundur yang diusung Mendagi

bakal mental” Ganjar tak menampik hal itu. “Pasti,” jawabnya. Seperti diberitakan sebelumnya, Mendagri mengaku akan terus memperjuangkan ide incumbent harus mundur itu dimasukkan dalam revisi UU Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah. Meski ketentuan serupa pernah dibatalkan Mahkamah Konstistusi (MK), namun Gamawan mengaku akan mencari dalil lain untuk memperkuat

gagasannya itu. Menurut Gamawan, pihaknya akan memasukkan argumentasi yang lebih kuat agar jika aturan itu diberlakukan, tidak dibatalkan MK karena ada pihak yang menggugat. Argumentasi yang disodorkan Gamawan antara lain pertama, bahwa incumbent akan sangat diuntungkan. Sebab, dengan alasan sosialisasi incumben bisa menggunakan bermacam-macam sa-

ADVETORIAL

Keberhasilan Atiku Dibeber FPDS Kendari, KP Bupati Bombana, Atikurahman sudah ditetapkan KPU setempat sebagai calon Bupati yang akan bertarung berpasangan dengan Hasmin Marunta. Pencalonannya itu tak hanya mendapat perhatian dari publik Bombana. Sejumlah elemen di luar Bombana turut memberikan peran terhadap analisa figur yang layak memimpin kabupaten yang terkenal dengan tambang emasnya itu. Saat ditemui kemarin, Ahmad Muldi, presidium FPDS yang juga merupakan tim sukses Atikurahman - Hasmin Marunta (AMIN) menjelaskan calon in-

cumbent itu merupakan figur yang lebih dan memiliki kapasitas untuk memimpin Bombana hingga lima tahun lagi. Alasannya selama pemerintahan Atiku berhasil memekarkan 14 kecamatan, yang semula hanya tujuh menjadi 22 kecamatan. Begitupun desa/kelurahan sebelumnya hanya 79 desa/kelurahan, kini menjadi 139 desa/kelurahan. ‘’Dari segi perkembangan angkatan kerja Kabupaten Bombana dari tahun ke tahun mengalami perkembangan yang signifikan. Persentase bekerja terhadap angkatan kerja hingga 2008 mencapai 97 persen,’’ jelasnya. Pada sektor ekonomi menurut Ah-

mad Muldi, Bupati Atikurahman juga berhasil mengelola pertumbuhan perekonomian ke arah yang lebih positif. Hal itu dapat dibuktikan pada PDRB, baik atas dasar harga konstan maupun atas dasar harga berlaku. Untuk mendukung keseluruhan proses pembangunan dalam arti luas di Kabupaten Bombana, Atikurahman memiliki 10 program operasional. ‘’Sebagai daerah yang baru mekar selayaknya Bombana memiliki figur yang berpengalaman dalam dunia birokrasi dan juga memiliki pengalaman dan pengetahuan untuk memajukan daerah,’’ tukasnya.(adv)

rana yang dibiayai APBD seperti baliho maupun iklan di media. Ide Gamawan itu mendapat pembelaan dari mantan Wakil Ketua Pansus RUU Pemilu, Andi

YulianiParis.Menurutnya,wacana tentang incumben harus mundur jika mau maju lagi itu harus terus disuarakan. “Walau itu (keharusan incumben mundur)

sudah di batalkan MK, tapi usulan itu harus terus digelindingkan. Saya bela ide Mendagri,” ujar Andi yang ditemui secara terpisah. (ara)

Kendari Pos Edisi 26 Juli 2010  
Kendari Pos Edisi 26 Juli 2010  

Edisi 26 Juli 2010

Advertisement