Page 1

Senin, 26 Desember 2011

http://www.kendarinews.com

Wacana Polri di Bawah Kemendagri Menggaung Jakarta, KP Reposisi Polri untuk tidak lagi berada di bawah langsung presiden mulai digaungkan dari parlemen. Sikap represif yang muncul belakangan ini, terakhir dari kasus kerusuhan di Bima, membuat wacana menempatkan polisi cukup di bawah kementrian makin mengemuka. “Polri lebih tepat di bawah Kemendagri agar lebih berwatak sipil dan civilized,” ujar Wakil Ketua MPR Hajriyanto Tohari, saat dihubungi, kemarin (25/ 12). Dia menyatakan, langkah reposisi polri tersebut sesungguhnya sejalan dengan pemisahan polri dari TNI atau ABRI, di awal era reformasi. Dia mengungkapkan, bahwa tujuan

pemisahan polri dari TNI/ABRI saat itu, adalah agar polisi meninggalkan watak militernya sehingga menjadi lebih bersifat sipil. Harapan lainnya adalah agar polri bisa lebih berperan sebagai aparat penegak hukum yang mengerti dan menghayati HAM. Nah, lanju dia, dengan memposisikannya di bawah Mendagri, polri diharapkan bisa lebih berwatak sipil. “Tidak sok bergaya militeristik lagi, lebih menghayati HAM dan demokrasi, dan tidak mudah melakukan kekerasan dengan senjata yang dibeli dari uang rakyat itu,” tandas ketua DPP Partai Golkar tersebut.

Baca POLRI di Hal. 2

Baca CENTURY di Hal. 7

Baca CORET di Hal. 7

Baca RASA di Hal. 2

SELEBRITI

Pastikan Ikut Pilgub

Rieke Diah Pitaloka

La Ode Bariun : Golkar Sultra Tak Punya Hak Mencoret Cagub

adalah adik Ibu Negara, Ani Yudhoyono. Transaksi Hartanto itu juga melibatkan istrinya, Satya Komala Sari yang dalam laporan BPK ditulis dengan inisial SKS. Dari hasil audit forensik BPK atas keuangan Century yang diserahkan ke DPR, Jumat (23/12), ditemukan setoran tunai atau aplikasi pengiriman uang oleh Hartanto dan Satya Komala Sari dari Bank Century Cabang Pondok Indah sebesar Rp 453 juta pada 25 Januari 2007. Uang itu ditransfer dadi Bank Century Pondok Indah ke BCA cabang Times Square, Cibubur. Ditemukan pula transfer oleh Hartanto sebesar Rp 368 juta pada 30 Juli 2007 dari Bank Century Pondok Indah ke BCA Time Square Cibubur. Sedangkan pada 22 November 2007, atas nama Hartanto pula ada transfer Rp

Lima tahun yang lalu, kaki Hajah Imas Haryati mulai sering mengalami pegalpegal dan rasa sakit. Hal itu

RAKA DENNY/JAWAPOS

Anas Urbaningrum bersama Edhi Baskoro Yudhoyono dalam suatu kesempatan.

Kerabat Cikeas Dicokot Dalam Kasus Century Jakarta, KP Ditanya siapa inisial HEW dalam laporan Audit Forensik Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) terhadap keuangan Bank Century yang menemukan transaksi fiktif, Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum menjawab diplomatis. "Saya belum membaca hasil audit forensik itu. Jadi, saya tentu harus memelajari itu," kata Anas, di lapangan futsal Pancoran, Jakarta Selatan, kemarin. Seperti diketahui Audit Forensik BPK terhadap keuangan Bank Century juga menemukan transaksi fiktif yang diduga melibatkan kerabat Cikeas. Ada inisial HEW dalam laporan BPK, yang disebut-sebut mengarah pada nama Hartanto Edhie Wibowo. Hartanto yang kini tercatat sebagai anggota DPR RI

Ridwan BAE Coret Ali Mazi Jakarta, KP Partai Golkar Sulawesi Tenggara (Sultra) akhirnya menjatuhkan sanksi kepada Ali Mazi, salah seorang bakal calon yang akan diusung Golkar. Mantan Gubernur Sultra ini dicoret dari penjaringan bakal calon pada pemilihan gubernur Sultra 2013. Kepastian pencoretan Ali Mazi disampaikan Ketua Golkar Sultra, Ridwan BAE. Menurut mantan Bupati Muna dua periode itu, Ali Mazi dicoret karena tidak mengindahkan surat dari DPP Golkar yang memerintahkan kader Golkar untuk memilih antara Nasional Demokrat (Nasdem) atau tetap di Golkar. “Dengan tidak membuat surat pernyataan berarti dia (Ali Mazi) berada di luar keanggotaannya,” kata Ridwan saat dihubungi Kendari Pos dari Jakarta, Minggu (25/12). Ali Mazi sendiri menjabat sebagai Ketua Nasdem Sultra. Ia juga pernah menjabat sebagai Ketua Golkar Sultra saat menjadi gubernur. Setelah kalah dalam Pilgub Sultra, jabatan Ali Mazi sebagai Ketua Golkar Sultra berpindah ke Ridwan BAE melalui Musyawarah Daerah (Musda) luar biasa di Makassar, Sulawesi Selatan. Menurut Ridwan, Golkar sebetulnya sudah memberikan kesempatan kepada Ali Mazi untuk membuat surat pernyataan bahwa tetap di Golkar. Bahkan kata dia, Ali Mazi sendiri pernah berjanji di hadapan Nurdin Halid, selaku Ketua Badan Pemenangan Pemilu (BAPPILU) DPP Golkar untuk wilayah Sulawesi. “Sekarang ini, dengan tidak membuat surat pilihan di Golkar atau di Nasdem, sampai

Kini, Pegal-pegal dan Rasa Sakit di Kakinya itu Tak Muncul Lagi

RIEKE Diah Pitaloka, memastikan diri maju di pemilihan gubernur (pilgub) Jawa Barat, 2013. Perempuan yang berperan sebagai Oneng dalam Bajaj Bajuri ini pun memenuhi janjinya sendiri mendatangi DPD PDIP Jabar, Sabtu (24/ 12), mengembalikan formulir model A1 pendaftaran Cagub Jabar tahun 2013. "Kemarin saya tidak bisa datang (mengambil formulir) karena ada kerja politik terkait dengan Prolegnas di DPR. Baru sekarang saya bisa mendatangi kantor DPD PDIP Jabar untuk menyerahkan persyaratan," kata Rieke, dalam siaran persnya, Sabtu (24/ 12). Selain mengembalikan formulir, Rieke juga menyerahkan 11 berkas lain. Diantaranya, surat pernyataan bersedia menjadi bakal cagub maupun wagub, surat permohonan izin kepada Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri, serta berkas lainnya. Ia datang didampingi keluarga dan tim suksesnya. Ia mengaku ingin memberikan konstribusi dan perubahan serta jawaban masalah yang masih dihadapi Jabar. "Itu yang utama yang akan menjadi perhatian saya," tegas perempuan kelahiran Garut itu. "Gubernur ataupun presiden, dipilih oleh rakyat langsung. Setiap suara yang diraihkanya merupakan amanat dan harus dijawab dengan sebaik-baiknya lewat kebijakan yang pro rakyat," kata Rieke. (boy)

Tahun XVI Edisi 38-Harga Eceran Rp. 3.500,-

Ali Mazi

Ridwan BAE

La Ode Ida

Perjuangan Para Imigran Korban Kapal Tenggelam di Prigi yang Selamat (2-Habis)

Berbekal Rp 540 Juta, Terlunta-lunta di Bogor, Tenggelam di Trenggalek Sejumlah imigran yang menjadi korban tragedi kapal tenggelam di perairan Prigi, Trenggalek, Sabtu lalu rata-rata punya mimpi indah hidup di Australia. Demi mengejar mimpi itu, ada yang sampai menjual rumah dan seluruh aset kekayaannya, lalu lari dari negaranya.

KARDONO/JAWA POS

Hadi, ayahnya, ketika ditemui di tempat penampungan sementara di Hotel Istana Permata Juanda, Sidoarjo, Jawa Timur, kemarin, malam. Bisa jadi, Amir menangis karena berada di tempat penampungan yang membosankan. Apalagi, tak ada teman sebayanya yang bisa dia ajak bermain. Amir pantas trauma. Ketika musibah kapal tenggelam itu terjadi, dia merasakan terombang-ambing di laut lepas selama lima jam. Dia pun kehilangan ibu dan dua saudaranya yang diperkirakan tewas. “Dia (Amir) paling sayang sama ibunya,” ujar Hadi sedih. “Saya tak menyangka, keputusan saya berakhir seperti ini,” imbuh Hadi nyaris terisak. Pria 32 tahun tersebut lantas menceritakan awal dirinya dan keluarga meninggalkan

Muhammad Hadi dan Amir Ali di tempat penampungan sementara di Hotel Istana Permata Juanda, Sidoarjo, Jawa Timur.

Baca TENGGELAM di Hal. 7

Kardono Setyorakhmadi, Sidoarjo AMIR Ali kerap menangis. Maklum, bocah 4 tahun asal Iran itu baru saja mengalami peristiwa yang sangat traumatis. Dia adalah salah seorang di antara 49 korban tenggelamnya kapal imigran di perairan Prigi, Trenggalek, Sabtu lalu (18/12). “Amir menangis terus,” kata Muhammad


2

Kendari Pos |Senin, 26 Desember 2011

Polisi akan Dibuat untuk Berwatak Sipil Polri .......................... Hajriyanto lantas mengungkap keprihatinannya yang mendalam terhadap kasus kerusuhan di Bima. Bahkan, dia menyatakan, tindakan kejam polisi menembaki mahasiswa dan pemuda yang sedang demonstrasi menunjukkan kesengajaan polri melecehkan UUD 1945. “Polisi benar-benar mengangkangi konstitusi, UUD 1945,” sesal Hajriyanto Tohari, di Jakarta, kemarin. Dia menegaskan, bahwa di dalam konstitusi telah disebutkan dengan sangat jelas, tugas polri adalah mewujudkan keamanan dan ketertiban, serta mengayomi masyarakat. “Tetapi apa yang terjadi bukannya mengayomi, malah menembaki rakyat sampai jatuh korban jiwa,” sesalnya, lagi. Hajriyanto menambahkan, dari kasus kerusuhan di Bima memang tidak ada lagi alasan untuk tidak melakukan perom-

bakan menyeluruh terhadap institusi Polri. Sebab, lanjut dia, polri ternyata bukan hanya sekedar masih menjadi alat kekuasaan saja. “Melainkan juga alat para pemodal besar untuk alat melindungi guna berhadapan dengan rakyat,” tegasnya. Secara terpisah, dari komisi membidangi Hukum dan HAM DPR, suara memisahkan polri langsung di bawah presiden juga muncul. Wakil Ketua Komisi III Nasir Djamil menilai, sudah saatnya DPR perlu mengevaluasi posisi polri saat ini. Yaitu, cukup di bawah kementrian. “Di banyak negara, polisi sudah di bawah kementrian, presiden terlalu sibuk untuk mengurus polisi,” tegas Nasir Djamil, saat dihubungi, kemarin. Dia menambahkan, bahwa presiden juga harus segera merespon dorongan mereposisi polri yang terus bergulir belakangan ini. Beberapa kasus bentrok antara pengunjuk rasa dengan polisi yang berakhir menimbulkan korban meninggal dan luka-

luka, menurut dia, menunjukkan adanya mismanajemen dalam pengelolaan dan penanganan terhadap aksi unjuk rasa. “Sulit dipercaya polisi masih suka bertindak represif,” tandas politisi PKS tersebut. Di beberapa negara, intitusi polisi memang tidak berada di bawah presiden seperti yang diterapkan di Indonesia. Diantaranya, Amerika Serikat. Di negara kerap menjadi kiblat Demokrasi itu, polisi berada di bawah intitusi kehakiman. Sedangkan di Tiongkok, intitusi polisi ditempatkan di bawah Kementerian Pertahanan. Di luar kedua negara tersebut, beberapa negara sudah menempatkan insitusi polisi di bawah kemendagri. Diantaranya, Malaysia, Filipina, dan Thailand. Sementara itu, Ketua Fraksi PDIP Tjahjo Kumolo cenderung tidak sepakat dengan gagasan untuk meletakkan Polri di bawah salah satu kementerian, sebagaimana TNI yang sudah

berada di bawah Kementerian Pertahanan. Tjahjo menilai itu bukan solusi ideal untuk memutus rantai kekerasan yang masih kerap dilakukan aparat kepolisian terhadap masyarakat di lapangan. “UU Polri-nya sudah benar, cuma protap Polri yang harus diubah,” kata Tjahjo saat dihubungi, kemarin. Tjahjomenuturkan di masa orde baru, ketika posisi Polri di bawah TNI, Polri kerap dihadapkan dengan rakyat. Karena itu, ketika reformasi bergulir, muncul dorongan besar untuk memisahkan Polri dari TNI. Melalui UU Polri, ide ini berhasil tercapai. “Polri yang sudah terlepas dari TNI diharapkan fokus pada penegakan hukum dan pengayom masyarakat. Fokus saja pada fungsi kantimbas. Sedangkan, TNI fokus pada pertahanan dan keamanan,” kata Tjahjo. Kunci untuk memperbaiki Polri, lanjut Tjahjo, bukan lagi pada aspek undang -undang. Melainkan pada political will kekuasaan dan kemauan Polri

Rasa ......................... sangat kerap ia alami ketika ia bangun pagi dan ketika ia beristirahat. Dan makin lama gejela tersebut makin sering muncul. Maka, wanita berumur 52 tahun ini pun memeriksakan dirinya ke rumah sakit. Hasil pemeriksaan menunjukkan, kadar asam urat wanita yang berprofesi sebagai ibu kos di Jalan Caringin, Desa Margajaya, Kecamatan Ngamprah, Kabupaten Bandung Barat, Provinsi Jawa Barat, ini tinggi. Selain itu, dokter menyatakan bahwa peredaran darah ibu tiga anak ini tidak lancar. Oleh dokter yang memeriksanya itu, nenek lima cucu ini dianjurkan untuk rajin-rajin berolahraga dan mengonsumsi susu kedelai. Maka, Hajah Imas pun mencari-cari susu kedelai yang cocok. Dan dari berbagai informasi, ia lalu mengenal MDL-525. Maka, sejak tiga tahun terakhir

sendiri. “Ini soal pilihan apa Polri mau didekatkan dan melindungi kekuasaan atau dekat sebagai pengayom masyarakat,” ujar anggota Komisi I DPR, itu. Tjahjo menegaskan Polri perlu merubah protapnya. Ketika berhadapan dengan rakyat yang menggelar demonstrasi, polisi tidak perlu sampai membawa senjata “kelas berat”. “Cukup maksimal barikade, gas air mata, dan tongkat sebagai antisipasi kalau ada bentrok ketika membubarkan massa rakyat. Harusnya protap Polri diubah,” ujarnya. Awal sidang mendatang, DPR akan memprioritaskan pemanggilan Kapolri dan Kapolda NTB. Komisi III, tambah Tjahjo, juga harus membentuk tim untuk meninjau dan melakukan investigasi di lapangan. “DPR harus jemput bola. Jangan mengandalkan laporan sepihak. Kasihan rakyat. Mereka demo untuk mempertahankan haknya yang dimanipulasi kekuasaan secara sewenang-wenang,” kata Tjahjo.(dyn/pri)

ini, ia pun rutin meminum kedelai bubuk instan yang kini telah berganti nama dengan New Mandala 525 tersebut, dua kali dalam sehari. Dan hasilnya pun memuaskannya. Buktinya? “Secara berangsur-angsur gejala asam urat tinggi saya itu berkurang, dan peredaran darah saya makin lancar,” ungkapnya, saat ditemui di rumahnya awal Oktober 2010 lalu. “Selain itu, kesehatan saya semakin baik dan buang air besar semakin lancar,” imbuhnya. Bila mengonsumsi kedelai dijadikan kebiasaan, dampak yang diperoleh akan baik. Kandungan gizinya yang lengkap membuat ia tak hanya bermanfaat bagi orang berumur melainkan juga bagi anak muda. Ia dulunya berupa tanaman liar di Manchuria, Cina utara, dan penanamannya dimulai 664 Sebelum Masehi, pada masa Dinasti Chou. Ia lalu merambah ke Jepang dan Eropa. Di Indo-

Program "Sarjana Mengajar" Ramai Pendaftar Guru ......................... langsung juga bertujuan untuk memberikan kesempatan bagi para mahasiswa Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan (LPTK) sebelum mengikuti Pendidikan Profesi Guru (PPG). Menurutnya, hal ini sesuai dengan ketentuan prasyarat menjadi guru. "Jika dilihat dari ketentuan prasyarat untuk menjadi guru, para calon guru memang diharuskan untuk mengikuti pelatihan di LPTK. Kemudian, baru mengikuti PPG," ujar Supriadi. Dengan begitu, terang Supriadi, para guru yang lulus PPG dapat dipastikan memiliki kompetensi yang sesuai standar pemerintah dan bisa menutupi kekurangan guru. "Pemenuhan guru di daerah 3 T ini memang berbeda dengan daerah-daerah lainnya. Daerah ini tidak bisa

nesia, ia dibudidayakan untuk pangan dan pupuk sejak abad ke17. Kedelai mengandung protein, lemak, vitamin, mineral, dan serat yang baik. Proteinnya paling baik dibandingkan kacang-kacangan lain. Kedelai mengandung semua asam amino esensial dan setara dengan protein hewani (daging, susu, dan telur). Kedelai juga tidak mengandung kolesterol dan lemak jenuh, tapi banyak mengandung asam linoleat (Omega 6) dan asam linolenat (Omega 3) yang merupakan asam lemak tak jenuh esensial yang dapat menghambat dan mengurangi risiko penyakit jantung, pengerasan pembuluh darah, penggumpalan darah, dan diabetes. Lesitin kedelai juga dapat membantu menjaga kesehatan kardiovaskuler karena memiliki sifat emulsify terhadap lemak sehingga dapat menetralkan dan menormalkan lemak darah dalam waktu singkat. Selain itu, kandungan isoflavon yang terserap dalam protein kedelai dapat

menggunakan sistem rekrutmen. Oleh karena itu, pemerintah berpikir bahwa inilah cara yang tepat untuk memeuhi kebutuhan guru yang lebih cepat dan efektif," tukasnya. Lebih jauh Supriadi menambahkan, setiap tahunnya daerah 3T membutuhkan sebanyak 6 ribu orang guru atau tenaga pendidikan. Program ini juga memberikan subsidi kepada lulusan SMA/SMK dari daerah 3T untuk menempuh pendidikan di LPTK. Mahasiswa yang mendapat subsidi ini wajib kembali ke daerahnya untuk mengajar. "Hingga saat ini, sudah ada sekitar 7 ribu orang pelamar dari seluruh LPTK di Indonesia yang berminat mengikuti program Sarjana Mengajar ini. Tentunya, proses seleksinya akan sangat ketat, apalagi para guru yang dikirim ke daerah 3T harus mampu bertahan selama satu tahun,” kata Supriadi.(cha)

menurunkan kolesterol. Maka, tak heran jika Food and Drug Administration menyatakan bahwa konsumsi 25 g protein kedelai dalam sehari merupakan bagian dari diet rendah lemak dan kolesterol yang berperan menurunkan risiko penyakit jantung. Saat ini sangat banyak kedelai bubuk beredar, namun, sebagai perintis keberadaan kedelai bubuk komersial di Indonesia, New Mandala 525 sangat laku di seluruh wilayah pemasaran karena manfaatnya nyata dan produknya diolah secara higienis. Ini amat ditunjang oleh mulai tumbuhnya kesadaran masyarakat masa kini untuk beralih ke bahan-bahan nabati dalam memelihara kesehatan. Produk ini bukan obat melainkan minuman kesehatan untuk keluarga, yang tersedia di apotek dan toko-toko obat terkemuka di wilayah Anda. Untuk konsultasi dan informasi lebih lanjut, kunjungi purwati-s@centrin.net.id atau telepon (021) 70288540 dan.Distributor Sulawesi Tenggara 08124135934. (*)


7

Kendari Pos |Senin, 26 Desember 2011

Ali Mazi Dicoret Karena Nasdem, Tapi Hugua Diterima di Golkar Coret ......................... deadline waktu, makanya di Golkar kami sudah tidak hitung lagi dia (Ali Mazi),” katanya. Ridwan menceritakan, sebelum ada keputusan pencoretan, pihaknya pernah memanggil Ali Mazi secara persuasif terhadap pilihannya, apakah tetap bersama dengan Golkar atau di Nasdem. Pembicaraan itu kata dia,

berlanjut di Hotel Mulia di Senayan, Jakarta bersama dengan Nurdin Halid. “Di hadapan ketua Bappilu Pak Nurdin Halid berjanji akan mundur tanggal 6 Oktober 2011. (Tapi) sampai sekarang belum muncul,” ucapnya. DPP Golkar memang tegas terhadap kadernya yang bergabung ke Nasdem. DPP Golkar memerintahkan kadernya keluar dari Nasdem, jika tidak akan diberikan sanksi pemecatan.

Terhadap pemecatan Ali Mazi sendiri, Ridwan mengatakan Golkar Sultra tidak sampai sejauh itu. Sebab, kata dia, yang berhak melakukan pemecatan adalah DPP Golkar bukan DPD I Golkar. “Hanya pencoretan sebagai calon, karena dari pernyataan-pernyataan dan janjinya (keluar dari Nasdem) yang tidak ditepati. Kami tidak memecat,” katanya. Dengan pencoretan Ali Mazi

sebagai bakal calon, otomatis tinggal dua bakal calon yang bersaing untuk memperebutkan pintu Golkar, yakni La Ode Ida yang juga wakil ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) dan Ridwan. “Seharusnya begitu,” ucapnya. Keputusan pencoretan ini tidak akan ditinjau kembali. Menurut Ridwan, keputusan yang diambilnya sudah sesuai dengan aturan internal partai

Seluruh Keluargaku Tewas Akibat Perang Iran Tenggelam ................. Iran dan ikut bergabung dengan kapal para imigran untuk berusaha masuk ke Australia. Sebelum memutuskan berangkat, Hadi adalah penduduk Iran dengan golongan ekonomi kelas menengah ke bawah. Tidak kekurangan, tapi juga tidak hidup berlebih. Pekerjaannya adalah pedagang konveksi. Namun, keterlibatannya dalam politik membuat garis hidupnya harus berubah. Di Iran, Hadi menjadi aktivis demonstrasi menjelang Pilpres Iran 2009. Pada pemilu itu, Presiden Iran Mahmoud Ahmadinejad kembali memenangi pertarungan. Hadi adalah penentang Ahmadinejad dan termasuk salah seorang tokoh penting oposisi di Shiraz, kota tempat tinggalnya. Pascapilpres, kehidupan Hadi menjadi susah. Menurut dia, dirinya kerap mengalami “gangguan”. “?Perpanjangan izin usaha saya dipersulit dan saya tak bisa bekerja dengan baik,” ceritanya. Dia menduga, itu berkaitan dengan aktivitas politiknya. Tak tahan dengan berbagai tekanan, Hadi memutuskan meninggalkan Iran. Sebelumnya, dia mendapat kabar dari sejumlah teman yang kini tinggal di Australia. Dia kemudian mendapat ajakan pindah. Rutenya, lewat Indonesia. Hadi lantas diberi contact person seseorang bernama Joya di Jakarta. Joya itulah yang bisa menguruskan pergi ke Australia secara ilegal dengan menggunakan perahu via Christmas Island. Tertarik, Hadi membawa istrinya yang sedang hamil tua dan dua anaknya ke Jakarta. Ikut juga paman dan adiknya. Hadi menjual rumah dan semua alat usahanya di Shiraz. Dia mendapat uang sekitar USD 60 ribu (sekitar Rp 540 juta). Pada Januari lalu, Hadi sekeluarga tiba di Jakarta. Namun, kenyataan tak semudah yang diharapkan. Joya sulit dihubungi. Singkat cerita, karena terlunta-lunta, Hadi kemudian ditampung di sebuah tempat penampungan IOM (International Organizations for Migrants) di Bogor. Lumayan untuk menyambung hidup. IOM men-support hidup Hadi dan keluarganya. “Per bulan kami mendapat jatah Rp 1.250.000 per kepala,” ucapnya. Saat di penampungan itulah Hadi mendapat kontak lagi dengan Joya. September lalu dia bertemu dengan Joya. Dia bersepakat membayar USD 50 ribu kepada Joya atas biaya keberangkatan tujuh orang, termasuk Amir Hussein, anak ketiganya yang baru lahir Februari lalu di penampungan IOM. Tapi, harapan Hadi untuk hidup lebih baik di Australia kandas seiring tenggelamnya kapal yang ditumpanginya. “Saat kejadian, saya hanya bisa melihat anak kedua saya, Amir Ali. Langsung saya selamatkan. Sementara saya tak bisa lagi melihat istri dan dua anak saya yang lain (anak Hadi yang pertama perempuan 8 tahun, Red),” tuturnya. Setelah kapal terbalik dan menjadi tempat pegangan para korban, Hadi yang memeluk Amir Ali melihat Amir Hussein. Tapi, bayi malang itu sudah terapung dengan tubuh membiru. Bayi itu tewas. Hadi langsung berteriak kencang. Marah, sedih, tak berdaya, semua menjadi satu. Kisah tak kalah pilu dialami korban lain, Alija, pemuda 18 tahun asal Afghanistan. “Seluruh keluarga saya tewas akibat perang Agustus lalu,” tuturnya. Persis dengan cerita di filmfilm, ketika pulang dari kota sebelah untuk bekerja, Alija melihat rumahnya porak-poranda dengan tembok berlubang-lubang terkena bekas peluru. Ayahnya masih hidup ketika dia datang dan sempat dibawa ke rumah sakit. Namun, nyawa ayahnya tak tertolong. Sebelum meninggal, ayahnya mengatakan mewariskan uang yang setelah ditukarkan Alija

menjadi USD 10 ribu. Persis dengan Hadi, dia mendapat cerita dari temannya untuk ke Australia melalui Jakarta. Tertarik, dia membayar USD 7.000. Uang itu ternyata menjadi tiketnya untuk merasakan pengalaman tenggelam dan nyaris tewas di perairan Prigi, Trenggalek. Meski temanya sama, masalah yang dihadapi Natasa sedikit berbeda. “Bapak saya sudah pindah ke Amerika dan menjadi warga negara di sana,” tutur perempuan 28 tahun asal Teheran tersebut. Berpikiran liberal, setahun lalu dia mengurus proses kewarganegaraan AS. Namun, enam bulan lalu ayahnya meninggal dan tibatiba saja proses naturalisasinya dihentikan. Memang tak mudah bagi warga Timur Tengah menjadi warga negara AS.

Natasa pun bingung. Apalagi, proses politik yang terjadi di negaranya membuat dia muak. Apa yang bisa dilakukan seorang gadis berpikiran liberal di sebuah negara yang menganut garis keras seperti Iran? “Saya tak mau berakhir menjadi perempuan yang tinggal begitu saja di rumah di sebuah negara yang tak demokratis,” kritiknya. Dengan dukungan ibunya, pertengahan November lalu dia berangkat ke Jakarta. Tujuannya sama, yakni mencari jalan menyelundup masuk ke Australia. Untuk itu, Natasa harus membayar USD 6.000 kepada Joya. Tapi, seperti yang diketahui, kapal yang mereka tumpangi tenggelam dan mayoritas penumpang yang diperkirakan lebih dari 200 orang tewas tenggelam di lautan lepas. Para

survivor seperti Muhammad Hadi, Alija, maupun Natasa beruntung masih diberi umur. Tapi, masalah mereka tidaklah selesai begitu saja. Apa yang akan dilakukan mereka sesudah pemeriksaan imigrasi dan proses hukum selesai? Apa pun itu, ketiganya (dan juga semua imigran ilegal lainnya yang selamat) menolak dikembalikan ke negaranya. “Tidak mungkinlah. Saya sudah tak punya masa depan di sana (Iran),” kata Alija. Sementara itu, bagi Natasa, Noroz Yozzedi, dan Hadi, kembali ke Iran sama saja dengan bunuh diri. “Mereka (pemerintah Iran) pasti sudah memonitor kejadian ini. Bila kami kembali, tentu dianggap kami memalukan negara. Saya tak berani membayangkan akan dihukum apa kami di sana,” papar Hadi.(kum)

dan bersifat final. “Keputusan sudah final,” katanya. Namun, mantan Ketua Harian Golkar Sultra yang juga anggota Tim Sukses Cagub Ali Mazi, La Ode Bariun SH MH menganggap keputusan Golkar Sultra mencoret Ali Mazi dari bursa calon sebagai keputusan “kalangkabut”. “Aturan organisasi dalam Partai Golkar tidak seperti itu. Ridwan BAE tidak berhak mencoret calon gubernur. Kalau mencoret calon bupati atau walikota mungkin punya hak. Tapi, calon gubernur itu haknya DPP. Bariun menilai, ini adalah gambaran kepanikan mengingat elektabilitas Ali Mazi sampai dengan hari ini begitu tinggi. Yang diketahui masyarakat, lanjut mantan anggota DPRD Sultra ini, kesepakatan yang dimediasi

Aburizal Bakrie belum dicabut. “Siapa yang tinggi surveynya, dialah yang akan menggunakan pintu Golkar. Bagaimana mungkin Ridwan melakukan pencoretan sementara Aburizal Bakri mengundang Ali Mazi untuk tahun baru di Bali. Itu artinya, DPP Golkar sangat memperhitungkan Ali Mazi. Kalau saya tidak salah, Ali Mazi diundang justru orang itu yang tidak diundang,” tutur Bariun tanpa menyebut siapa yang dia maksud dengan “orang itu”. Dijelaskan Bariun, jika pun Golkar Sultra memiliki hak mencoret Ali Mazi karena keterkaitan dengan Nasdem, itu juga merupakan keputusan yang dibuat-buat. “Ali Mazi dicoret dari Cagub karena terkait Nasdem. Sekarang saya mau tanya.

Apa bedanya dengan La Ode Ida? Saya mau tanya lagi. Apakah ketika Golkar memutuskan Hugua sebagai calon bupati ketika itu ada permintaan Golkar agar Hugua membuat pernyataan meninggalkan PDIP? Saya mau tanya lagi. Apakah Golkar menggadanggadang Ir Asrun sebagai calon walikota akan dimintai juga surat pernyataan? Apakah mereka tidak kapok dengan rentetan kekalahan di Pilkada selama ini. Kalau Golkar meninggalkan Ali Mazi, itu artinya, mereka menginginkan kekalahan tambahan di Pilgub Sultra. Masyarakat Sultra sekarang ini, sangat mendambakan dan mengharapkan kepemimpinan Ali Mazi kembali karena sudah terbukti,” pungkas Bariun. (awa)

Anas Janji Akan Pelajari Audit Forensik Century ..................... 469 juta dari Bank Century Pondok Indah ke BII cabang Mangga Dua psebesar Rp 469 juta. Aplikasi setoran itu ditandatangani oleh customer service Vank Century Pondok Indah berinisial DW. Dari aplikasi setoran disebutkan bahwa dana yang disetor tersebut berasal dari pe-

nukaran valas ke dalam rupiah di Bank Century cabang Pondok Indah yang dilakukan oleh staf marketing BC berinisial AFR. Masing-masing sebesar USD45 ribu, USD35 ribu dan USD 45 ribu. Namun penelitian lebih lanjut menunjukkan bahwa dalam buku catatan mengenai kas valas di BC cabang Pondok Indah tidak ditemukan adanya transaksi penukaran

kas valas sejumlah tersebut. Menurut pengakuan AFR, dirinya tidak pernah menerima fisik valas. Anas menegaskan, yang penting sekarang ini adalah bagaimana caranya kasus Century ini tuntas, tidak menggantung dan terkatung-katung. "Karena kalau menggantung dan terkatung-katung, akan menjadi semacam sandera politik," kata Anas. (boy)


8

Kendari Pos |Senin, 26 Desember 2011

Perusahaan Besar Peralat Polisi Membantai Rakyat Jakarta, KP Indonesia Police Watch (IPW), menegaskan, pemihakan pemerintah pusat dan pemerintah daerah yang membabi buta terhadap pengusaha besar baik asing maupun lokal harus disudahi. “Jika tidak, polisi akan terus diperalat secara membabi buta untuk membantai rakyat,” kata Ketua Presidium IPW Neta Saputra Pane, Minggu (25/12). IPW menilai, benturan polisi dengan rakyat di kawasan tambang dan perkebunan besar tidak melulu akibat ketidakbecusan polisi. Tapi, tegasnya, sumber pemicunya juga akibat pemihakan pemerintah pusat dan daerah yang membabi buta terhadap pengusaha tambang dan perkebunan. Seperti diketahui, tiga pengunjuk rasa dari Front Rakyat Anti Tambang (FRAT) yang menolak kehadiran perusahaan tambang tewas di Sape,

Bima, Nusa Tenggara Barat, Sabtu (24/12). Mereka adalah Arief Rahman (19), Syaiful (17), dan Ansyari (20) yang tewas akibat tembakan peluru yang diduga dari aparat keamanan. Neta mengungkapkan, pemerintah pusat dan daerah saat ini semakin kehilangan nasionalisme dalam menyikapi kepentingan pengusaha, terutama pengusaha asing. “Uang sudah membuat para pejabat seperti agen-agen asing di negerinya sendiri,” katanya. Akibatnya, sambung Neta, mereka tidak peduli dengan keluhan rakyat akan kerusakan lingkungan hidup yang mengganggu ekosistem dan sumber hidup rakyat. “Sikap mereka yang menjadi agen-agen asing membuat para pejabat negeri ini semakin tidak peduli dgn nasib rakyat, hak-hak rakyat, dan musnahnya akar budaya rakyat karena rakyat terusir

dari tanah kelahirannya,” ungkap Neta. Ironisnya lagi, kata Neta, ketika rakyat berusaha membela hak-haknya, polisi atas nama ketertiban sosial malah melakukan pembantaian dan penembakan yang membabi buta. “Padahal, jika polisi konsisten melakukan penegakan hukum dan menjaga ketertiban sosial, seharusnya polisi melihat motif dan akar masalahnya,” paparnya. “Artinya, polisi lebih dulu menangkapi para pejabat dan pengusaha dan bukan menembaki rakyat,” tegas Neta. Sebab, dia menilai, para pengusaha tersebut sudah melakukan perusakan lingkungan hidup sumber hidup rakyat, akibat izin yang dikeluarkan pejabat pemerintah pusat dan daerah. Namun ironisnya, kata dia, polisi tidak pernah membantu rakyat untuk menjaga kelestarian lingkungan hidupnya.

Polisi juga, lanjut dia, tidak pernah membantu rakyat dalam memerjuangkan hakhak hidupnya. “Yang terjadi justru rakyat diberondong dgn peluru saat memperjuangkan haknya,” ucapnya. Polisi, masih kata Neta, ogah menjalankan fungsinya sebagai mediator yang membela kepentingan rakyat. “Sikap inilah yang membuat rakyat menuding bahwa polisi telah diperalat menjadi centeng pengusaha,” tegasnya. Lebih jauh dia mengatakan, jika pemerintah pusat dan daerah, polisi tidak pro rakyat, siapa lagi yang membela rakyat. “Lalu haruskah rakyat ditembaki jika rakyat mencoba membela dirinya sendiri?,” kata Neta.(boy)

3 Ribu Guru Sarjana Dikirim ke Daerah Terpencil Jakarta, KP Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) berencana akan mengirimkan sebanyak 3000 sarjana untuk dijadikan tenaga pendidik atau guru ke daerah terpencil, terdalam dan tertinggal (3T). Menurut Direktur Pendidik dan

Tenaga Kependidikan, pada Ditjen Pendidikan Tinggi Kemdikbud, Supriadi Rustad rencana pengiriman ini untuk mengatasi kelangkaan guru di daerah 3T tersebut. "Program ini sebenarnya sudah dicanangkan sejak awal tahun 2011. Akan tetapi efektif

dilakukan mulai tahun 2012 dan akan berlangsung hingga tahun 2015," ungkap Supriadi di Jakarta, Minggu (25/12). Di dalam program yang bertajuk Sarjana Mendidik ini, lanjut Supriadi, secara tidak

Baca GURU di Hal. 2


Senin, 26 Desember 2011

Langganan Dalam Kota Rp. 65.000,-

SUWARJONO/KP

Antrian kendaraan tak pernah sepi di beberapa SPBU yang menyediakan solar subsidi. Sungguh ironis, langka namun pengecer solar terus tumbuh di bibir-bibir jalan.

Kapolres: Tembak Penjahat

Kendari, KP Kapolresta Kendari kembali mengeluarkan imbauan untuk tembak pelaku kejahatan yang meresahkan masyarakat. Maraknya kejahatan jalanan termasuk perampokan nasabah bank, membuat Kapolresta Kendari, AKBP Yuyun Yudhantara geram. Ia meminta Kasat Reskrim

Baca PENJAHAT di Hal. 11 DOKUMENTASI/KP

AKBP Yuyun Yudhantara SIK,MSi

Polisi melakukan identifikasi sebuah mobil, setelah dirampok. Sampai kini pelaku masih dalam penyelidikan.

Pelaku Harus Diungkap Kendari, KP Polisi terus menyelidiki orang tua bayi yang ditemukan di lorong SDN 1 Kendari Barat, Kelurahan Sodohoa. Berbagai kemungkinan terus dikejar, demi mengungkap identitas pelaku. Kini, bayi laki-laki itu masih dirawat oleh Hadasiah, seorang pedagang sayur yang menemukannya, Kamis (22/12) lalu. Kasus penemuan bayi membuat Kapolresta Kendari, AKBP Yuyun Yudhantara mengharapkan agar pelaku harus diungkap. Ia berjanji akan memproses secara hukum bagi orang tua bayinya. Selain berten-

Baca TANGKAP di Hal. 11

Sultra Siap Refocusing Transmigrasi

DOKUMENTASI/KP

Seorang ibu di Ranomeeto menggendong bayi yang dibuang di depan rumahnya.

Volume Tabung Elpiji Jadi Keluhan Kendari,KP Volume tabung gas elpiji meresahkan. Sebab konsumen mengeluhkan kekurangan volume. Salah satu bukti jarum regulator yang tidak penuh. Pengisian ini dilakukan di Dermaga Elpji, Sambuli. Berbeda ketika pengisian dilakukan di Makassar tabung terlihat penuh. Halimah salah seorang konsumen elpiji mengatakan, sebulan terakhir, pihaknya membeli elpiji berkurang jumlahnya. Awalnya dirinya mencurigai salah satu pengecer main curang. Kemudian pada pengisian berikutnya Halimah pindah ke pengecer lainnya, hal sama tetap ditemukan. Menurut Halimah, volume berkurang dapat dilihat dari jarum regulator tidak penuh. “Dulu selalu penuh kalau tabung baru, tapi saat ini tidak. Saya minta instansi teknis menyelidiki persoalan ini,” katanya. Menanggapi hal tersebut, staf di Wirawan Gas menjelaskan, masalah regulator yang turun diakui benar. Tapi itu bukan berarti jumlah elpiji ikut berkurang, masih tetap volumenya. Hanya saja saat pengisian di Makassar, tabung harus melewati perjalanan beberapa hari, saat terkena panas dan tertutup terpal, tekanan tinggi, sehingga jarum regulator penuh. Beda halnya

SULIS/KP

Antrian gas elpiji di salah satu agen penyalur. Kini, gas elpiji kembali normal, tapi konsumen mengeluhkan kekurangan volume. pengisian di Kendari, jarum regulator tidak lama di perjalanan, sehingga tekanan jarum tak tinggi. “Kebanyakan mereka berpatokan pada jarum regulator, padahal seharusnya kalau cek volume elpiji melalui

timbangan, baru bisa dibuktikan kebenarannya,” katanya saat dihubungi tadi malam. Disinggung mengenai konsumsi menjelang Natal dan tahun baru, permintaan masih normal. Demikian stok aman. (lis)

Kendari, KP Program transmigrasi di Sultra memberikan kontribusi pembangunan dan kehidupan masyarakat. Hal itu ditegaskan Gubernur Sultra Nur Alam saat menemani kunjungan kerja Menakertrans RI, Muhaimin Iskandar di Sultra. Menurutnya, selama 43 tahun program transmigrasi, telah terbukti memberikan kontribusi. Nah, berbekal pengalaman yang sudah ada selama ini, pemerintah mempunyai program terobosan melalui refocusing. Berdasarkan data potensi sejak tahun pertama penyelenggaraan transmigrasi di Sultra, tahun 1968 yang berlokasi di Amoito Konawe Selatan (Konsel), sebanyak 300 KK atau 1.433 jiwa. Hingga saat ini telah ditempatkan sebanyak 66.823 KK atau 264.710 jiwa. Mereka, tersebar pada 317 lokasi transmigrasi. Menurut Nur Alam, sebanyak 301 atau 95 persen telah berubah status menjadi desa mandiri yang telah siap menjadi cikal bakal, pusat pertumbuhan baru atau mendukung pusat pertumbuhan yang telah ada. Satu diantaranya, Desa Duriasi di Konawe. “Tujuan refocusing pada peningkatan kualitas penyelenggaraan transmigrasi. Dengan melihat kembali apa yang telah dilakukan, apa yang sudah dicapai dan apa yang belum tercapai termasuk menghapa belum tercapai,”ujarnya. Beberapa hal pokok dalam penyelengaraan transmigrasi, daerah pengirim harus memperhatikan kwalitas berdasarkan kondisi alam dan lingkungan serta budaya maupun kearifan lokal daerah penerimah sehingga tercipta simbiosis mutualisme atau saling menguntungkan antara daerah penerimah maupun

Baca SIAP di Hal. 10

HERMAN/KP

Menteri Nakertrans Muhaimin Iskandar saat tiba di Konawe Selatan, disambut Bupati H Imran.


10

Metro

Kendari Pos |Senin, 26 Desember 2011

DOKUMENTASI/KP

Pelajar di salah satu SMU saat mengikuti praktik komputer. Tahun 2012 akan datang, try out tidak lagi dilaksanakan pihak Diknas, namun diserahkan ke sekolah. Lantas, bagaimana model pembelajaran ketika menghadapi ujian nasional?.

Tak Ada Try Out Bersama DOKUMENTASI/KP

Manajemen parkiran di Rumah Sakit Sultra, belum tertata rapi. Pengendara tidak diberi bukti parkir. Artinya, kendaraan hilang bukan tanggung jawab pengelola parkir.

Kendari,KP Try out yang diselenggarakan Diknas mulai tahun 2012 ditiadakan. Kini diserahkan ke sekolah masingmasing untuk menggelar. Hal tersebut ditegaskan Ketua Dewan Pendidikan Sultra, Abdullah Alhadza. Sekolah menurut dia punya wewenang kuat untuk menggelar, apalagi membuat forum bersama. “Kalau sekolah menginginkan kebersamaan maka sekolah dapat membuat forum try out bersama yang dikoordinasi sekolah. Kalau kalau dikoordinir Diknas maka akan terjadi intervensi. Ketika Diknas mengintervensi, bisa jadi ada hal-hal lain yang bisa dikendalikan,” ungkap Abdullah Alhadza.

Selain itu tak ada kekhawatiran rambu-rambu keseragaman dari try out bersama Diknas, karena ramburambu nasional sudah ada yaitu standar nasional pendidikan. Begitu pula standar evaluasi yang dapat diakses semua sekolah. “Jika try out bersama betul-betul tidak dilaksanakan, Diknas perlu meminta data dari sekolah. Selain itu Diknas hendaknya melaksanakan try out mandiri sesuai kreasi masing-masing, dan meminta dilaporkan sehingga Diknas bisa mendapatkan gambaran tentang hasil try out,” jelas Alhadza yang juga Ketua Badan Akreditasi Provinsi Sekolah dan Madrasah (BAP-S/M) Sultra ini. (fas)

Masyarakat Mampu Memenuhi Kebutuhan Dasarnya Siap ................... pengirim. Lalu, transmigrasi tidak lagi diarahkan untuk melakukan persebaran penduduk secara besar besaran, tapi merupakan kebutuhan dalam mendukung dan mempercepat pembangunan daerah. “Yang kita inginkan, sejak penempatan pemukiman transmigrasi menuju desa Mandiri, masyarakat sudah mampu memenuhi kebutuhan dasarnya, mulai pangan, sandang, layanan pendidikan, kesehatan serta aspek sosial budaya lainnya,”terangnya. Gubernur juga mengungkapkan, dalam kerangka NKRI peran dan kontribusi transmigrasi merupakan suatu keniscayaan karena sejalan dengan tujuan transmigrasi yaitu meningkatkan kesejahteraan masyarakat, dalam mendukung pembangunan daerah dan memperkokoh persatuan dan kesatuan bangsa. (m1)


Kendari Pos |Senin, 26 Desember 2011

Metro

11

Pelajar Dididik Cinta Lingkungan Kendari, KP Global warming mengancam, manusia harus peduli lingkungan. Nah, agar lingkungan terus hijau, LSM Lingkar Sultra membidik pelajar agar giat terhadap lingkungan. Misalnya dapat menanam pohon dan memelihara di sekolah maupun di lingkungan sekitarnya. “Program ini kami laksanakan untuk mendukung kegiatan nasional menanam satu miliar pohon,” ujar direktur LSM Lingkar Sulra, La Ode Halilu Muminin. Sebelumnya, Lingkar Sultra telah melaksanakan seminar lingkungan hidup dan penanaman

DOKUMENTASI/KP

Demonstrasi mahasiswa saat kedatangan wakil mentri pendidikan di Unhalu. Mereka sebut pendidikan gratis hanya slogan.

Penjahat ................... AKP Irwan Andi Purnawan dan satuan kerja yang berkompeten untuk meningkatkan pengawasan, pemantauan dan pengungkapan pelakupelaku kejahatan jalanan. “Perketat pengamanan terhadap nasabah bank. Kita juga harus meningkatkan pengamanan di masyarakat dari aksi kejahatan jalanan,” perintah Yuyun Yudhantara yang disampaikan langsung pada

Irwan Andi Purnawan, akhir pekan. Langkah tersebut dilakukan oleh Kapolres Kendari dalam menekan kasus-kasus pencurian yang belakangan semakin marak. Apalagi momentum perayaan tahun baru 2012, potensi kejahatan akan meningkat baik pencurian maupun tindak pidana lainnya. “Kita harus mengambil tindakan tegas. Jika memang dalam pelaksanaan tugas pelaku kejahatan bisa membahayakan, maka tembak saja,” jelas Kapolres. Seperti halnya pelaku perampo-

kan pada Toko Jet Lee, Yuyun Yudhantara tak tanggung-tanggung menginstruksikan untuk menghadiahi timah panas bagi pelaku jika terungkap. Ia berjanji akan berusaha optimal, termasuk pelaku perampokan. “Kami juga mengimbau masyarakat agar waspada terhadap para pelaku kejahatan. Kehatihatian masyarakat dalam menjaga keamanan diri akan memperkecil peluang bagi pelaku kejahatan dalam melakukan aksinya,” imbau mantan Kapolres Konawe itu. (aka)

saat ini. Banyaknya pembangunan seharusnya ada keseimbangan, sehingga kota memiliki ruang terbuka hijau. Ini merupakan sarana yang tepat untuk membangun kesadaran,” katanya. Dalam aksi ini, masyarakat akan diikutsertakan. Penanaman yang diperkirakan akan dilakukan pada bulan tiga dikhususkan tiga wilayah, Kecamatan Kambu, Abeli dan Benu Benua. “Gerakan nasional penanaman dan pemeliharaan pohon kami akan membagikan sekitar 500 pohon trambesi, cendana dan pohon tanjung,” katanya. (m2)

Penjara 5 Tahun Plus Denda Rp 100 Juta Tangkap ...............

Potensi Kejahatan Bakal Meningkat

pohon yang dilaksanakan di SMAN 4 Kendari. Tak hanya diikuti siswa SMAN 4 Kendari, tapi juga untuk tingkat SMA/SMK/ MA. Semua sekolah yang terlibat dalam diskusi tesebut diberi 10 pohon untuk ditanam di sekolah masing-masing. Program yang dilaksanakan atas kerja sama dengan Badan Lingkungan Hidup Kota Kendari berlanjut (24/12) dengan aksi penanaman dan pemeliharaan 105 pohon. Dengan harapan menjadi penguatan karakter peserta didik melalui pelestarian lingkungan. “Kami merasa prihatin kondisi

tangan dengan ketentuan agama, tindakan tersebut dinilai telah melanggar ketentuan hukum yang berlaku di Indonesia. “Membuang bayi itu sama dengan menelantarkan anak. Melanggar poin b Pasal 77 Undang-Undang nomor 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak. Pelaku yang terbukti melakukan perbuatan

tersebut, diancam kurungan penjara selama 5 tahun dan denda sebesar Rp 100 juta,” ungkap Yuyun Yudhantara. Kasus penemuan bayi di Lorong SDN 1 Kendari Barat, kata dia, kini masih terus dalam proses penyelidikan. Ia berharap, jika ada masyarakat yang mengetahui informasi terkait persoalan tersebut agar melapor ke kantor polisi. “Kami berharap, pelakunya bisa terungkap,” jelasnya.

Seperti diketahui, sesosok bayi ditemukan masih dalam kondisi bergelimang darah dan ari-arinya tak terpotong. Bayi terbungkus daun jati kering yang disimpan dalam kardus. Bayi itu diletakkan di jalan, samping tong samah Hadasiah alias Wa Olo menemukan bayi tersebut saat hendak ke Pasar Sementara Sentral Kota Lama, sekitar pukul 05.30 Wita. Ia sedang melakoni aktivitas sebagai pedagang sayur. (aka)


Kendari Pos |Senin, 26 Desember 2011

Nyanyi Bareng, Masak Bareng Jakarta, KP Rumor bahwa Ahmad Dhani dan Mulan Jameela adalah pasangan bukanlah sesuatu yang baru. Apalagi, keduanya kerap tampil untuk mengisi acara musik, seperti yang terlihat kemarin (23/12). Mereka tidak hanya menyanyi di acara Dahsyat, tetapi juga menunjukkan kerja sama dalam mengolah bahan makanan. Dhani dan Mulan ditantang untuk adu kebolehan memasak omelet dengan melawan pasangan Ayu Dewi dan Deni ?Cagur?. Meski disorot kamera, keduanya tidak canggung. Awalnya, Dhani hanya mendampingi Mulan. Karena Mulan mulai mengalami kesulitan dalam mengolah masakannya, Dhani membantu. Karena Dhani tidak pernah memasak, bentuk omelet masakannya kurang sempurna. Kalau di rumah, apakah Mulan sering membuat masakan untuk Dhani? (jpnn/lia)

Hiburan

Vicky Shu, Keajaiban Tahun 2011

13

Paramitha Rusady, Seperti Tahanan Kota

PERGANTIAN tahun tinggal menghitung hari. Banyak orang yang merasa kecewa atas pencapaian pada 2011. Tapi, tidak sedikit pula yang mengaku makin bersinar sepanjang tahun ini. Salah satunya adalah penyanyi pendatang baru Vicky Shu. Perempuan cantik berusia 24 tahun itu merasa 2011 adalah tahun yang luar biasa. “Tahun 2011 luar biasa. Tapi, memang setiap tahun itu luar biasa. Selalu ada keajaiban yang diberikan buat saya,” ujar Vicky di Jakarta. Ketika ditanya keajaiban apa yang diperoleh, pemilik nama lengkap Vicky Veranita Yudhasoka Shu itu enggan mengungkapkan. Dia hanya menyatakan sangat bersyukur atas kehidupan yang dijalani selama 2011. Pelantun tembang Mari Bercinta 2 itu juga tergolong selebriti yang jauh dari gosip. “Nggak pernah kena gosip karena aku selalu kerja, terus pulang langsung beresin pekerjaan. Kan di luar nyanyi aku juga ada bisnis sepatu,” ujar penyanyi asal Cilacap, Jawa Tengah, itu. Soal resolusi 2012, Vicky hanya berharap bisa menjadi orang yang lebih baik. Dia juga akan mempersiapkan album baru. “Resolusi standar aja. Jadi positif buat semua orang dan sedang persiapkan album baru. Semoga lebih baik daripada album sebelumnya,” ungkapnya. (jpnn/lia)

Vicky Shu

Jakarta, KP Paramitha Rusady sudah puluhan tahun berkecimpung di dunia hiburan. Ritme bekerja dalam hiruk-pikuk industri hiburan tentu sudah dikuasai. Apalagi jam terbangnya sangat tinggi. Tetapi ternyata, artis sekalibernya masih merasakan ketatnya bekerja di industri itu. “Waktu (yang digunakan) untuk kerja di dunia hiburan itu luar biasa. Ketika kita terikat dengan satu kontrak, hilang sudah kebebasan. Kita jadi tahanan kota, nggak bisa ke mana-mana. Pokoknya, jangan sampai kita mengganggu jadwal syuting. Maka, ketika dapat libur, rasanya ingin terbang,” curhat Mitha saat ditemui di PPHUI, beberapa waktu lalu. Sama halnya ketika harus memilih menerima pekerjaan dengan bayaran berkali lipat atau bersama keluarga. Misalnya, tawaran pekerjaan untuk tahun baru yang ternyata dia tolak. “Banyak tawaran nyanyi pas tahun baru. Kalau dapat uang banyak, tapi kita terdampar di pulau mana dengan orang yang tidak kita kenal, apa enaknya? Saya lebih memilih untuk bersama keluarga,” tegasnya. Dia sudah merasakan saat harus kerja, kerja, dan kerja. Mitha menekuni profesi itu sejak 1974. “Kalau mau menuruti cari uang, nggak akan ada habisnya. What are you looking for?” tanyanya. Namun, sekarang ada yang berubah setelah dia memiliki Adrian Tegar Maharadja Bago yang berusia 4 tahun. Saat dia merasakan lelah, ada suntikan energi ketika melihat sang anak. “Tadi sebetulnya saya bimbang mau datang ke sini. Karena agak kurang enak badan. Tetapi, Adrian menyemangati saya. Dia bilang, katanya mau suntik saya sama energinya biar saya semangat lagi. Saya kagum saja. Jadi ibu itu membanggakan. Saya selalu dapat surprise dari anak saya. Itu membuat rasa penat saya hilang,” ungkapnya berbinar. Ingin merasakan kebebasan yang sebenarnya, Mitha berencana terbang ke Jerman bersama anak dan beberapa keluarganya. Mereka akan merayakan tahun baru di sana. Nenad Bago, suaminya, lebih dahulu berangkat. “Nanti di sana ketemuan. Kan, ada keluarga di sana. Maunya sih dapat kebebasan 10 hari. Tapi, sepertinya cuma dapat 8 hari,” ucapnya. (jpnn/lia)

Paramitha Rusady


KOMUNIKASI BISNIS

16

Kendari Pos | Senin 26 Desember 2011

Pemasangan Komunikasi Bisnis Hub. 0853 3553 1111

Ikan Bakar Hot Plate dan Sambal Merem-melek Jadi Andalan di D‘Salsa Restaurant TEMPAT ini dulunya dikenal sebagai Swalayan Salsa, namun kini telah berubah menjadi tempat makan paling asyik sambil bersantai. D‘Salsa Restaurant menghadirkan ragam menu menarik seperti ikan bakar hot plate, nasi timbel komplit, dan nasi bakar. Anda bisa menikmati santapan di lesehan, atau di ruang VIP dengan fasilitas karaoke yang bisa menampung hingga 15 orang. Fasilitas lain yang ditawarkan adalah, Free hot spot, dan ruang meeting untuk

Pengguna Kartu Halo Diskon 10 % Di RM Ratu Jimbaran, Senopati Land

20 dan 50 orang. Selain menu, yang unik ditempat adalah disiapkan aneka sambal seperti; sambal rujak, kacang bakar, terasi, tomat, cobek, dabu-dabu, kecap, dan yang paling spesial sambal merem-melek dan sambal mangga muda. Anda juga bisa menikmati menu; aneka nasi goreng, olahan ayam dan ikan (bakar dan goreng), sapi lada hitam dan kebab, sate kambing, udang, kerang, cumi, mie pasta, aneka soup, serta aneka minuman jus. Harga menu mulai dari Rp 15 ribu - Rp 150 ribu. Kunjungi segera D‘Salsa Restaurant Jl. Syech Yusuf, pastikan anda merasakan suasana berbeda dari tempat makan pada umumnya. (adv)

TELKOMSEL Kendari saat ini bekerjasama dengan beberapa tempat usaha dan layanan jasa memberikan penawaran menarik berupa diskon kepada pelanggan khusus pengguna Telkomsel baik Kartu Halo, Simpati dan kartu As. Salah satunya, anda dapat memanfaatkan Diskon 10 % di rumah makan Ratu Jimbaran yang berlokasi di Kompleks Senopati Land. Untuk mendapatkan diskon

Pusat Oleh-oleh Khas Sultra Sedia Paket Parcel Natal dan Tahun Baru JIKA anda akan mudik atau sedang bepergian ke kota lain untuk berkunjung ke tempat saudara atau handai taulan, biasanya telah mempersiapkan oleh-oleh untuk orang yang akan dikunjungi. Untuk anda di Kendari tentunya mengenal Gerai Bahteramas yang berlokasi di Kantor Disperindag Sultra, Jl. Abdullah Silondae No. 116 Kendari (Samping BKD Provinsi). Ditempat ini, semua yang dipasarkan merupakan produk atau makanan asli

Sulawesi Tenggara yang telah diproduksi baik dari dalam dan luar Sultra dengan kemasan yang modern, aman dan memiliki izin dari BPOM. Tersedia, ragam olahan kacang mete: mete asin, manis,

pedas, natural, tenteng mete dan stik mete. Ada juga abon, kopi, ragam bumbu alami, terasi udang, soun, saus, sambal, susu bubuk kedelai, kue bagea dan baruasa, rengginang, kerupuk ikan, ragam olahan keripik;

blinjo, talas, salak, ubi, kentang, dan ketela ungu. Selain itu, ragam kain tenun khas Buton, Tolaki, Raha, Wakatobi dan lainnya. Dengan kehadiran Gerai Bahteramas, anda tak perlu repot atau bingung mencari segala sesuatu yang khas Sultra, cukup bertandang ke tempat ini semua yang unik-unik dan enak tersedia. Gerai Bahteramas juga memberi kesempatan kepada UKM/IKM atau industri-industri rumahan untuk memasarkan produknya di tempat ini. CP: 085325212226. Sedia paket Parcel Natal dan Tahun Baru mulai harga Rp 100 ribu hingga Rp 500 ribu. (adv)

Rangka Atap Baja Ringan, Setara Harga Kayu Lebih Kuat dan lebih Awet SELAIN faktor keawetan, rangka atap baja memiliki kelebihan kekuatan struktur yang jauh lebih bagus dan lebih kuat dibanding konstruksi kayu. Saat ini, kuda-kuda baja merupakan produk yang berkembang pesat, mengingat kayu berkualitas semakin langka dan mahal, maka kuda-

lebih murah, anti karat, anti rayap, berstandar SNI dan bergaransi. Baja ringan memiliki sifat yang ramah lingkungan dan cocok digunakan disegala kondisi alam. Konstruksi rangka baja umumnya digunakan pada bangunan yang memiliki sistem struktur atap, seperti rumah tinggal, kuda baja ringan kian diminati sekolah, perkantoran, rumah masyarakat karena minim sakit, ruang serba guna, tempat perawatan, mudah perakitan, ibadah, pabrik, dan lainnya

dengan penutup atap dari genteng, seng, asbes, maupin metal sheet. Pemesanan hub: PT. INTI TRUST Jl. Haluoleo No. 99, Kec. Baruga, Kendari. CP: 085219939991, 082196020288, 0811405525. Distriobutor BAUBAU Jl. Wa Ode Wau No. 57, 081341815566. BOMBANA Jl. Yos Sudarso No.5 Rumbia, 085299412222. Inti Trus masih membuka peluang bagi anda yang ingin menjadi agen daerah. (adv)

atau potongan sangatlah mudah, anda cukup memperlihatkan red-light (cellbrodcast) atau logo Telkomsel di HP anda kepada kasir atau resepsionis saat membayar belanjaan atau layanan jasa yang anda gunakan. Program ini berlaku untuk semua pelanggan pengguna Telkomsel. Adapaun merchant-merchant yang bekerja sama dengan Telkomsel: Agung Hotel, Nattaya Sekarini, Rendy‘s Salon, Executive Lounge bandar udara Haluoleo, RM. Ratu Jimbaran, dan di Butik Miss B mal Mandonga. (adv)

Pasarkan 250 Tanah Kavling Harga Sudah Termasuk Sertifikat, Bunga 0% SESUAI dengan kubutuhan masyarakat Kota Kendari dan sekitarnya yang menginginkan pemukiman yang rapih, tertata, hijau, serta asri, maka PT Dwipa Pratama Mandiri kembali memasarkan ratusan tanah kavling siap bangun berukuran 10 x 20 meter berlokasi di “Villa Ranomeeto Indah”. Ditempat ini seluruh area kavling siap bangun dengan nuansa dan topografi yang nyaman, lokasi ini berada tepat di pinggir jalur dua aspal beton berjarak ± 400 m dari pintu Gerbang Ranomeeto, serta dekat dengan berbagai fasilitas umum seperti; pasar Baruga, RS. Provinsi yang baru, STAIN, Sarana Pendidikan, Taman Makam Pahlawan, Pertokoan dan lainnya. Lokasi Villa Ranomeeto Indah ditata oleh tenaga survey pemetaan berpengalaman menggunakan alat berat, serta dihijaukan dengan sistem penanaman berbagai tanaman pelindung yang tertata rapih. Jalan utama dalam lokasi berukuran 10 meter (dua Jalur) yang

Undian Boom 2012 dari Suzuki Siapkan 2012 Hadiah, Plus Grand Prize Mobil KABAR gembira bagi masyarakat Sultra, menyambut Natal dan tahun baru, Suzuki wilayah Sulawesi menjalankan promo Undian ‘Boom 2012‘ dengan membagi-bagikan bingkisan berjumlah 2012 bagi seluruh konsumen yang membeli motor Suzuki sacara cash atau kredit. Promo ini berlaku diseluruh dealer resmi Suzuki untuk semua type (kecuali Satria FU 150) yang berlaku sejak tanggal 1 Desember 2011 hingga 30 Januari 2012. Adapun hadiah yang disiapkan: 24 motor Suzuki, 40 buah LCD 32 inci, 96 kulkas, 300 DVD, 50 Blackberry, 500 rice cooker, 1000 kipas angin, dan grand prize 2 unit mobil Suzuki Splash. (adv)

Spesial Uang Muka untuk PNS Dealer Honda Nusantara Surya Sakti PROMO menarik dari NSS (Nusantara Surya Sakti) khusus bagi anda yang berprofesi sebagai pegawai negeri sipil (PNS) baik itu guru, tenaga kesehatan dan lainnya yang menginginkan sepeda motor Honda segala type secara kredit. Saat ini

penawaran yang rugi jika anda lewatkan, dengan DP mulai Rp 800.000, dan angsuran mulai Rp 550.000 serta beberapa persyaratan standar, motor Honda -sudah bisa anda bawa pulang. Menariknya, untuk jatuh tempo pembayaran cicilan

motor, disesuaikan dengan tanggal gajian. Info lebih jelas silakan mengunjungi langsung dealer Honda Nusantara Surya Sakti, Jl. MT Haryono - Pasar Baru No.105, Telp. 0401-3194240, Cp Fajar: 08112718931. (adv)

Cantik dengan Intense Pulse Light (IPL)

Sehat dan Nikmat ala Pijat Refleksi Keluarga Melayani Pijat Panggilan Rumah PIJAT Refleksi Keluarga saat ini telah memiliki 8 cabang yakni, KENDARI di Jl. Ir Alala (By Pass) No.147 (samping dosmering teratai), di Ahmad Yani Square (belakang Hotel Horison), di Jl Sao-Sao N0. 289 (depan BTN 1), KOLAKA di Jl. Pemuda KM.4 (samping kampus USN). Selain itu, juga terdapat cabang di Makassar,

Parepare, Palopo dan Bulukumba. Pijat refleksi adalah salah satu pengobatan alternatif yang ampuh, aman, praktis, murah, dan tanpa efek samping. Selain mencegah dan menyembuhkan, juga dapat mendeteksi apakah salah satu organ kita terganggu atau masih sehat. Pengobatan ini menggunakan penekanan pada titik syaraf ditelapak kaki, tangan, badan, wajah dan kepala dengan teknik kekuatan

jari-jari, sehingga dapat memperlancar saraf yang tersumbat dan menormalkan peredaran darah dan fungsi organ tubuh. Bandrol pijatan mulai dari

Rp 35.000 - Rp 45.000/jam. Untuk layanan pijatan panggilan rumah Rp 55.000/ jam. Juga melayani pijatan khusus wanita (ada ruangan khusus) dengan tenaga pemijatnya juga wanita. Layanan harga terjangkau sehingga menampung semua strata sosial. Telah banyak masyarakat yang merasakan kenikamatan Refleksi ala Pijat Refleksi Keluarga. CP Rido 0811400706, 081245555055. (adv)

Kemudahan Transaksi Pembayaran Angsuran ACC (Astra Credit Companies) Finance SEIRING perkembangan ACC Finance yang senantiasa memberi kemudahan untuk seluruh customer. Saat ini seluruh pelanggan kembali dimanjakan dalam hal kemudahan pembayaran angsuran melalui ATM sehingga tidak perlu repot mengunjungi kantor ACC. Menariknya Seluruh pembayaran melalui ATM langsung terintegrasi dengan sistem di ACC Finance. Berikut adalah cara pembayaran

Angsuran melalui ATM : ATM Bersama/Alto/Prima: masukkan kartu ATM (Note: Mesin ATM tidak harus sama dengan Bank Penerbit Kartu); Masukkan Nomor < PIN Anda; Pilih Menu < TRANSFER; Pilih Menu < TRANSFER ANTAR BANK; Masukkan Kode Permata Bank < 013 dan lanjutkan dengan 16 Digit Pertama dari Nomer Perjanjian Anda; Muncul konfirmasi Nomor Perjanjian dan atas nama customer; Masukkan jumlah pembayaran Anda, Pilih < YES / BAYAR ATM BNI: Pilih < MENU LAIN, Pilih < PEMBAYARAN;

Pilih < PINJAMAN KITA; Pilih < ACC; Masukkan 16 digit awal NO KONTRAK ACC yang ingin Anda bayar, lalu Tekan < BENAR; Jika konfirmasi benar, tekan < YA; Pilih < TABUNGAN; Transaksi telah selesai ATM BRI Pilih < MENU TRANSAKSI LAIN; Pilih < PEMBAYARAN; Pilih < DAFTAR KODE ACC 007; Pilih < LANJUTKAN; Masukkan kode acc 007 + 16 digit awal dari NO KONTRAK ACC (hilangkan digit terakhir), lalu Tekan < BENAR; Jika konfirmasi benar, tekan < YA; Transaksi telah selesai. Atau bisa juga setoran tunai

melalui No. Rekening Bank Danamon 8888 8888 a.n. ACC, bukti transfer melalui setoran tunai di fax ke 0401-3196296. bukti transfer bisa ditukar dengan kwitansi asli di Kantor ACC Kendari di JL. A Yani No.184 Wuawua. (adv)

Paket Study Tour Mahasiswa, Kendari–Jogjakarta PERKEMBANGAN kampus tentunya tidak pernah lepas dari mahasiswa. Sebagai bagian dari sivitas akademika, para mahasiswa telah menjadi salah satu motor penggerak kemajuan kampus. Selain proses belajarmengajar, banyak kegiatan positif yang dilakukan para mahasiswa salah satunya kunjungan kerja atau study banding. PT. Nur Al Mugni sebagai penyedia jasa Tour dan Travel menawarkan paket Tour

dilengkapi sistem irigasi. Menariknya anda bisa membeli sacara kredit dengan angsuran 0 % Bunga yang sudah termasuk Sertifikat Kepemilikan. Ditempat ini nantinya, bagi anda yang telah memiliki tanah kavling juga bisa memesan perumahan dengan bebas memilih type, bentuk, garansi bangunan tiga tahun, serta dapat diangsur dengan sistem bunga tetap dan ringan. Hubungi kantor pemasaran di Jl. Sorumba No. 30, Wua-wua (Lepo-lepo) Kendari. CP: 085335057777, 085399992255. (adv)

Mahasiswa tujuan Jogjakarta maksimal 15 hari dengan biaya hanya Rp. 3.800.000,- /Orang, ini sudah termasuk tiket pesawat pulang-pergi, penginapan, transportasi, akomodasi dan catering. Di Jogjakarta, peserta Tour akan diajak mengunjungi Candi Borobudur, Keraton Solo, Candi Prambanan, dan kawasan Gunung Merapi. Al Mugni Tour & Travel Jl. A Yani No.170 Kendari. Telp: 0401-3191530, HP: 082190555393. (adv)

AL-ISHLAH Oriental Medical Clinic menghadirkan satu lagi alat canggih dibidang revolusi kecantikan bernama Intense Pulse Light IPL. alat ini mengeluarkan sinar laser yang sangat bermanfaat mengatasi masalah anda di bidang kecantikan. Sinar IPL dapat menghilangkan flek , pengencangan dan kerutan pada wajah, mengecilkan pori-pori, whitening, serta anti aging. Selain itu, kecanggihan sinar IPL dapat pula menghilangkan bulu kumis, bulu ketiak baik pada pria maupun wanita. Bagi anda yang wajahnya sering kemerahan atau pembuluh darah kelihatan pada daerah wajah, jerawat batu serta bekas jerawat yang kemerahan dengan alat ini semua bisa diatasi. Penggunaan alat IPL sudah cukup tenar di seluruh dunia dan di kota-kota besar di Indonesia, karena sangat bermanfaat dan

terbukti sangat berkhasiat. Segera kunjungi AlIshlah Oriental Medical Clinic di Jl. AH Nasution Poros Andounohu - Pasar Baru, Telp: 04013196576, praktek pukul 09.00 - 19.00 WITA. Buka setiap hari kecuali Senin. Semua keluhan anda teratasi secara alami. (adv)

Tampil Cantik di Hari Bahagiah Nattaya Sekarini MEMILIH gaun pengantin bagaikan menentukan jati diri anda, jadi jangan salah memilih kostum yang akan anda gunakan dihari pernikahan yang istimewa, sebab gaun pengantin yang indah akan membuat penampilan anda kian menawan dan tentu saja menambah rasa percaya diri. Tidak salah bila anda

mempercayakan panampilan dihari bahagia kepada Salon yang memiliki beberapa cabang ini. Ditempat ini selain sebagai pusat kecantikan juga menyediakan berbagai koleksi gaun terbaru dengan model ekslusif. Segera Kunjungi Nattaya Seakrini, Salon profesional pilihan keluarga di Jl. Bunggasi No. 115 Anduonohu, Tlp. (0401) 3196615. (adv)

Diskon Akhir Tahun 50 % BINGUNG mencari Salon untuk penampilan anda menghadapi tahun baru? ke Pesona Salon aja! disini harga terjangkau dan kualitas kerja tak diragukan karena ditangani langsung tenaga berpengalaman. Menariknya, untuk hasil yang lebih maksimal, Pesona Salon dilengkapi perlatan canggih khususnya untuk menangani bagian wajah yang bermasalah menggunakan teratment terbaik. Selain itu, juga melayani gunting, creambath, blow, rebonding, smothing, dan lainnya. Selain perawatan kecantikan, juga dibuka Toko Pesona yang dikenal sebagai pusat alat-alat Salon terbaik di

Kendari, diman semua produk yang ditawarkan dijamin lebih ekonomis dan berkualitas dibanding ditempat lain. Untuk melengkapi kebahagaiaan anda diakhir tahun, Pesona Salon

memberikan diskon 50% khusus layanan rebounding dan pewarnaan. Pesona Salon dan Toko Pesona beralamat di Jl. MT Haryono No. 102 C (Depan Pasar Baru) Kendari. (adv)


20

Kendari Pos |Senin, 26 Desember 2011

Catatan____

Napak Tilas Wajah Politik Sultra Sepanjang 2011 (1)

Darah Baru “Bintang Mercy”, SURGAWI Tak Tertandingi

2011 akan segera berakhir, berganti tahun 2012. Sepanjang 12 bulan terakhir ini, Sultra punya berbagai agenda politik daerah yang kemudian merubah sejarah daerah ini. Sebagaimana lazimnya politik, dia selalu menghadirkan sesuatu yang absurd, tidak terduga, partisan idealis dan pragmatis. Ujung-ujungnya, semua mereka yang bermain di ranah ini, punya tujuan yang seragam, yakni mencari kekuasaan.

Abdi Mahatma Redaktur Politik BUPATI Konawe Selatan, H Imran sejak tahun 2007, identik dengan kebesaran Partai Demokrat. Di tangannya, partai berlambang bintang mercy ini seperti punya aura kekuatan di Sultra. Kader terkumpul banyak, organisasi yang solid dan kepercayaan publik yang luar biasa. Saat Pemilu 2009 digelar, dan secara nasional Partai Demokrat menjadi kampiunnya, Imran menuai sukses. Partai Demokrat yang tahun 2004 silam hanya penggembira dan sama sekali tidak mendapat apresiasi publik Sultra, menjelma menjadi kekuatan luar biasa. Di DPRD Sultra 7 kursi, dari sebelumnya tak ada sama sekali, dan diberbagai daerah rata-rata memiliki fraksi sendiri. Sebuah capaian fantastis. Setahun kemudian, ia kembali terpilih jadi Bupati Konsel. Ia sangat konfident dan merasa tak punya kader yang setara dengannya di Sultra. Tapi tidak ada kekuasaan yang abadi, dan momentum itu terlalu cepat menghampirinya. Partai Demokrat menggelar

Apakah kemudian kekuasaan itu berimplikasi pada kesejahteraan daerah atau hanya dampaknya pada segelintir kelompok saja. Inilah yang menarik kita simak, dan Kendari Pos mencoba menapaktilasi perjalanan politik daerah ini, apa saja yang terjadi sepanjang tahun bershio Kelinci ini. Musda, memilih ketua yang baru, akhir Januari silam. Kala itu, Imran terlihat jumawa menghadapi pagelaran pemilihan itu. Dengan percaya diri, ia sangat yakin bahwa semua pemilik suara tetap akan mempercayakan amanah memimpin Partai Demokrat kepadanya. “Endang itu sudah saya anggap adik sendiri, jadi saya masih melihat dia yang terbaik untuk menjadi Sekretaris saja,” kata Imran, dua hari sebelum Musda. Ia sama sekali tidak sadar bahwa di belakangnya, tokohtokoh muda Partai Demokrat sedang menggalang kekuatan perlawanan. Mereka ingin agar ada darah baru di tubuh “Bintang Mercy”. 29 Januari, sehari sebelum pembukaan, konstalasi berubah. Imran yang tidak tahu akan adanya “badai” itu kelabakan. Ia pun berusaha mengumpulkan informasi mengenai Musda dan peta dukungan para Ketua DPC di daerah. Sayang, itu bukan kerja politik yang cerdas dan sama sekali tidak berguna. Imran dit-

inggalkan. “Kita sama sekali tidak tahu situasi ini,” kata Syamsul Ibrahim, kader Partai Demokrat yang dikenal dekat dengan Imran. Akhir Januari itu benar-benar jadi sejarah politik di tubuh Partai Demokrat Sultra. Siapa yang tidak kenal dengan Endang SA, Sekretaris Partai Demokrat yang mendampingi semua kerja-kerja politik Imran termasuk kerja-kerja administrasi organisasi. Endang yang kini jadi Wakil Ketua DPRD Sultra itu “memukul” telak orang yang selama ini sangat dekat dengannya, bahkan sulit dipungkiri, menjadi salah satu orang penting dibalik suksesnya menjadi anggota DPRD Sultra. Dengan satu sentuhan saja, Imran tumbang. Tanpa sempat lagi mencalonkan diri sebagai ketua DPD PD Sultra, Imran bergegas meninggalkan arena Musda yang digelar di sebuah hotel besar di Kendari kala itu. Endang SA, tanpa pesaing lain, dimandat untuk menjadi Ketua PD Sultra. Imran pulang dengan berbagai

kecamuk di dadanya. Ia dikhianati atau tak pandai membaca situasi politik? Dua pertanyaan ini yang menutup Musda yang dibuka Anas Urbaningrum, Ketua DPP PD. Padahal, dua hari sebelum Musda itu, Imran masih sempat tersenyum lebar. Calon Partai Demokrat yang bertarung di Pilkada Konawe Utara (Konut), Aswad Sulaiman yang berpasangan dengan Ruksamin, mentasbihkan dirinya sebagai pemilik suara terbanyak. Pilkada ulangan di 11 kelurahan ia menangkan dengan raihan suara signifikan. Hasil Pleno KPU, Aswad Sulaiman -Ruksamin meraih 2327 suara (56,07 persen) dan pesaing beratnya Sudiro-Siti Halna mengumpulkan 1814 suara (43,71 persen). Aswad sejatinya hanya mengukuhkan kemenangannya. Pilkada edisi November 2010 sudah ia menangkan, tapi oleh MK dianggap ada kecurangan di 11 kelurahan yang ada di Konut sehingga harus diulang. Hanya butuh 1000-an suara untuk kembali jadi pemenang, Aswad hanya punya pesaing

dekat yakni Sudiro-St Halna, itupun dengan syarat, kalau Sudiro menang mutlak di Pilkada ulangan itu, hanya akan menghasilkan pilkada putaran kedua. Hingar bingar di Partai Demokrat dan pesta kemenangan rakyat Konawe Utara berbeda dengan apa yang terjadi di Kabupaten Bombana, di awal tahun 2011. Di daerah kaya tambang itu, rakyatnya diterpa ketidakpastian pelaksanaan Pilkada putaran kedua. Agustus 2010, Bombana menggelar Pilkada dimana pasangan Tafdil-Masyhur (Tamasya) dan Subhan Tambera-Asis Baking (Serasi) menjadi kontenstannya, setelah keduanya menyisihkan empat kontestan lainnya. Keduanya masing-masing meraih suara 27 persen dan 25 persen. Ternyata, Pemkab Bombana yang kala itu dipimpin Atikurrahman, tidak menganggarkan Pilkada Bombana itu untuk putaran kedua. Ketika Pilkada benar-benar dua putaran, KPU kelabakan, pemerintah ogahogahan. Terkatung-katunglah hajatan demokrasi itu. Berulang kali dijadwalkan KPU, 25 Januari, 8 Februari termasuk 23 Maret, semuanya gagal total. Pemerintahan berganti, Atikurrahman lengser digantikan Hakku Wahab sebagai Pejabat Bupati. Di tangan Hakku, urusan ini juga sulit sekali kelar. Dengan dalih tidak ada anggaran, Pilkada tanpa kepastian. Barulah setelah APBD 2012 dituntaskan, Nota

Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) ditekan, Pilkada disepakati 8 Juni 2011. Cerita di Bombana berbeda dengan cerita di negeri saudaranya yang lahir dari rahim yang sama, Wakatobi. Di daerah yang diklaim sebagai surga bawah laut, Pilkada tanpa hambatan. Proses pencalonan mulus, kampanye tanpa gangguan. Anggarannya siap, hanya kontestannya yang agak banyak yakni enam pasangan. Rupanya, kekayaan Wakatobi membuat banyak orang in-

gin jadi Bupati. Tapi, Hugua yang memilih berpasangan dengan Arhawi Ruda terlalu tangguh bagi lima pesaingnya. Paket Ketua DPD PDIP Sultra dan Ketua PAN Wakatobi yang berakronim “Surgawi” ini mendapat kepercayaan 40 persen lebih rakyat daerah yang terbentuk dari pulau Wanci, Kaledupa, Tomia dan Binongko. Citra Wakatobi yang sudah mendunia menjadi salah salah satu kunci sukses kemenangan HuguaArhawi. (bersambung)

Kendari Pos Edisi 26 Desember 2011  

E_Paper Kendari Pos