Page 1

Senin, 25 Oktober 2010

Harga Eceran Rp. 3.500,-

http://www.kendaripos.co.id

INTERNASIONAL

Teladan dari Suu Kyi AUNG San Suu Kyi adalah sebuah harapan, sekaligus mungkin paradoks. Dia merupakan harapan karena di hadapan berbagai hukuman tak masuk akal yang dijatuhkan junta militer Myanmar kepadanya, langkah putri Bapak Bangsa Myanmar Jenderal Aung San itu tak pernah surut dalam memperjuangkan demokrasi. Pengajuan banding atas penahanan rumahnya yang akhirnya diterima Mahkamah Agung Myanmar pada Kamis lalu (21/10) menjadi contoh. Kasusnya disidangkan pada 29 Oktober mendatang. Langkah hukum serupa sebenarnya sudah ditempuh berkali-kali, tapi senantiasa membentur batu karang. Namun, toh Suu Kyi tak menyerah. Dia tak angkat tangan sekalipun sadar akan paradoks itu:

Baca TELADAN di Hal. 7

SELEBRITI

Nggak Pede Gembrot TAKUT kelihatan gembrot di depan kamera, penyanyi Syahrini tengah fokus mempermak bodinya agar tetap sintal. “Takutnya jelek kalau di depan kamera Sekarang aku banyak berolahraga supaya nggak gemuk,” kata Rini, sapaannya, saat ditemui di Jakarta, baru-baru ini. Perempuan asal Bogor mengaku kelebihan 5 kg. Syahrini jadi nggak pede karena badanya melar. “Seharusnya 5 Kg, sekarang melonjak jadi 50 Kg,” jelasnya. Syahrini mengaku susah menjaga pola makan. Pantangan yang paling sering dilangar pelantun Jangan Memilih Aku ini biasanya buah durian. "Aku penggila duren, aku suka banget duren. Sama kepiting s a u s padang juga. Mun g k i n karena i t u badanku menggem u k sekali sekarang, nyesel banget sih gemuk,” unSyahrini g k a p dia.(gie)

DWI PAMBUDO/RM

TOLAK STUDI BANDING : Sejumlah massa dari Aliansi Rakyat Tolak Studi Banding melakukan aksi unjuk rasa di Terminal II D, Bandara Soekarno-Hatta, Cengkareng, Tangerang, Sabtu (23/10). Mereka menolak keberangkatan studi banding anggota Badan Kehormatan (BK) DPR ke Yunani.

Jaksa "Nakal" Akhirnya Disanksi Kendari, KP Perkara pemerasan yang diduga melibatkan oknum jaksa bernama Mardiyono, staf Kejari Kendari, akhirnya disikapi tegas oleh pihak Kejati Sultra. Setelah dilakukan penelitian atas laporan Wa Ode Ndopera, orang tua terdakwa La Ode Rahmat yang

diduga dimintai uang sebesar Rp 3 juta oleh Mardiyono, sekitar Januari 2010, terbukti ada ketidakberesan dalam proses hukumnya. Kajati Sultra, Donny Kadnezar Irdhan SH menuturkan, pihaknya telah menjatuhkan sanksi kepegawaian pada jaksa Mardiy-

ono. Sanksi yang dijatuhkan masuk kategori menengah, sebagaimana ditegaskan dalam PP No 30, yakni penundaan pangkat selama setahun terhitung mulai tahun 2010. Dijelaskan pengganti Bagindo Fachmi ini, meski yang terbukti bukan pungutan yang diduga di-

lakukan Mardiyono, namun berkat laporan keluarga terdakwa (Ndopera-red), pihak kejaksaan justeru berhasil mengungkap adanya kesalahan dalam penanganan perkara tindak pidana penganiayaan Sugi ST yang terindikasi melibatkan La Ode Rahmat Saputra tersebut.

“Yang terbukti bukan soal pemerasan, tapi penanganan perkara yang tidak tepat dilakukan Mardiyono. Kami menemukan adanya kelemahan administrasi yuridis sehingga menyebabkan perkara tersebut tidak kuat. Nah,

Baca JAKSA di Hal. 7

PDIP : SBY Banyak Catatan Hitam Terungkap Dalam Rakor Tri Pilar PDIP di Sultra Kendari, KP Carut marutnya kondisi ekonomi Indonesia dan berbagai permasalahan bangsa yang terjadi hampir di semua provinsi, menandakan SBY-Boediono, bukanlah nahkoda yang baik bagi bangsa ini. Setidaknya, itulah kesimpulan dari Ketua DPP PDIP Bidang Organisasi, Djarot Saiful Hidajat MS, saat membuka Rakor Tri Pilar Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) di Kota Kendari, Sabtu, dua hari lalu. Ada beberapa catatan hitam dari pemerintahan SBY-Boediono yang diurai Djarot. Mantan walikota Blitar-Jatim itu mengatakan, bangsa Indonesia adalah bangsa yang memiliki kekayaan alam melimpah ruah. Tapi, kekayaan tersebut, tidak mendatangkan manfaat dan keuntungan bagi rakyatnya. Sebaliknya,

mendatangkan mudharat karena hanya dinikmati elit negara saja. Sebagai contoh, hutang luar negeri Indonesia sebesar US$ 180 tirilun atau setara Rp 1757 triliun. Angka ini jika disandingkan dengan jumlah penduduk Indonesia 238 juta jiwa maka tiap jiwa warga Indonesia menanggung Rp Rp 7,4 juta. “Kemisikinan di Indonesia sudah sampai 15 persen dengan indikator dari bank dunia. Pendapatan penduduk US$ 2 atau setara Rp 20 ribu/hari jika US$ 1 sama dengan Rp 10 ribu. Kalau dinaikkan US$ 3, maka orang miskin Indonesia 3-4 persen perhari. Oleh karena itu, tantangan bagi PDIP, bagaimana bisa mengembalikan RI supaya kembali berdaulat. Waktu Bung Karno, kita miskin, tapi ada kebahagiaan. Rakyat Indonesia melawan seia sekata,” katanya. Djarot kemudian mengutip pidato bapak proklamator Indonesia, saat Indonesia bersitegang dengan Malaysia, tahun 1963. “Saya bangga pidato Bung

Karno tahun 1963. Sukarno dengan istilah ganyang Malaysia dalam pidatonya, Indonesia miskin itu biasa, malu juga biasa. Tapi, kalau miskin dan malu karena Malaysia, itu kurang ajar namanya. Pidato Bung Karno menjadikan bangsa kita dihargai. Saya hargai perdamaian dunia. Tapi, Malaysia sudah menginjakinjak harkat dan martabat bangsa kita. Jumlah TKI kita di Malaysia 2,5 juta. Kita bisa jadikan TKI huru-hara di Malaysia, hancurlah negara tetangga yang kurang ajar itu,” ujarnya yang disambut aplaus kader PDIP. Menurut Djarot, berkali-kali bangsa Indonesia dipermalukan, tapi SBY tidak bisa bersikap seperti Bung Karno yang rela bermusuhan dengan negara yang menginjak-injak harkat dan martabat bangsa Indonesia. Satu contoh, saat SBY batal ke negeri kincir angin, Belanda, hanya garagara RMS yang oleh Djarot dianggap tidak berarti apa-apa.

Baca PDIP di Hal. 7

SUWARJONO/KP

Peserta Jalan Sehat memperingati HUT Kendari Pos ke 15. Galeri foto kegiatan HUT Kendari Pos lihat di halaman 8.

HUT Kendari Pos Bertabur Hadiah Kendari,KP Ribuan warga Kota Kendari mengikuti gerak jalan santai yang digelar Harian Kendari Pos, kemarin. Jalan santai dalam rangka memeriahkan HUT Kendari Pos yang ke 15 ini, dilepas oleh Walikota Kenari, Ir Asrun MEngSc. Seperti halnya perayaan HUT Kendari Pos terdahulu, perayaan kali ini juga banjir hadiah. Se-

lain disiapkan langsung oleh panitia, sejumlah sponsor juga menyumbangkan hadiah. Pokoknya, HUT Kendari Pos kali ini benar-benar banjir hadiah, mulai dari hadiah hiburan hingga hadiah utama berupa dua unit sepeda motor. Hadiah utama direbut oleh La Ode Diman (staf

Baca HUT di Hal. 7

Kehidupan Tati Susanti, Isteri Ketiga Korban Mutilasi Jakarta Timur

Dinikahi sebagai Isteri Kedua, Ternyata Nomor Tiga Karyadi mati dengan tubuh menjadi 14 bagian. Potongan-potongannya tersebar di empat titik di Ciracas dan Kramat Jati, Jakarta Timur. Korban mutilasi itu meninggalkan tiga istri. Kini istri ketiganya tinggal merana.

Tentu saja Tati tak ingin Albad tahu bagaimana Karyadi mati. Tak elok rasanya mengatakan kepada balita itu bahwa ayahnya tewas dicacah menjadi 14 bagian. Tak mungkin pula berterus terang kepada Albad bahwa si bapak yang dirindukan menjadi korban keberingasan plus kecemburuan wanita. Tak dapat juga mengaku kepada Albad bahwa Karyadi, sang ayah, beristri tiga dan Tati adalah istri nomor buncit. Ya, Albad adalah anak pertama pasangan Karyadi dan Tati Susanti. Sebagaimana diberitakan, Karyadi yang dimutilasi itu adalah petugas bantuan polisi (banpol) di Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta Timur. Sekitar dua pekan lalu, pria 53 tahun itu dicacah Muryani, istri keduanya, yang kini ditahan di Mapolres Jakarta Timur. “Saya belum ikhlas. Kenapa meninggalnya

THOMAS KUKUH-M. SATIBI, Jakarta AHMAD Albad terus merengek-rengek. Dia minta bertemu bapaknya. Wajah bocah tiga tahun itu begitu muram. Merajuk. Betapa pun, rengekan itu tak membuat ibunya, Tati Susanti, terusik. Wanita 35 tahun itu tetap kalem. “Bapak masih kerja,” kata Tati. Meski begitu, Albad tak begitu mudah ditenangkan. Keinginan bertemu bapaknya begitu besar. Maklum, sudah sekitar dua pekan dia tak pernah disentuh sang bapak tercinta. “Dia masih terlalu kecil,” ujar Tati sembari memandang wajah polos anaknya.

JPNN/KP

Tati Susanti, isteri ketiga Karyadi, korban mutilasi di Jakarta Timur.

Baca DINIKAHI di Hal. 7


2

Kendari Pos |Senin, 25 Oktober 2010

KMP Kota Muna Tabrak Karang Kolaka,KP Ratusan penumpang kapal fery Kota Muna sempat dibuat panik, setelah menabrak karang dan nyaris karam di Pulau Lambasina. Peristiwa yang terjadi pada Sabtu (23/10) pukul 04.30 Wita atau sekitar tiga jam sebelum merapat ke pelabuhan Kolaka tersebut membuat kapal dan penumpangnya mengapung di tengah laut selama kurang lebih tujuh jam. Beruntung, karang tidak sampai merobek lambung kapal. Akibat kejadian tersebut ratusan penumpang sempat kelaparan. Pihak ASDP Kolaka berupaya melakukan evakuasi penumpang dengan mendatangkan KMP Muhlisa. Namun belum sempat melakukan evakuasi, KMP Kota Muna berhasil lolos dari karang sekitar pukul 11.15 Wita, setelah air laut pasang. Saat tiba di Pelabuhan Kolaka, para penumpang yang lapar berebut makanan yang disiapkan PT. Juli Rahayu selaku pemilik KMP Kota Muna. Nakhoda KMP Kota Muna, Baharuddin mengatakan, peristiwa tersebut akibat padamnya lampu mercusuar yang berada di Pulau Lambasina. ‘’Lampu panduan di mercusuar Lambasina padam. Kami tidak bisa melihat rambu-rambu yang ada di pulau tersebut, akhirnya lambung kanan kapal kandas setelah mena-

Bung Karno Lebih Pantas Jadi Pahlawan

ERITMAN/KP

Kapal Fery Kota Muna saat sandar di pelabuhan Kolaka. Kapal ini sempat terkatung-katung selama 7 jam di perairan antara Kolaka-Bajoe akibat menabrak karang. brak karang. Waktu kejadian air laut sedang surut,’’ terangnya. Sementara itu Rustam salah seorang penumpang yang ditemui di pelabuhan Kolaka mengatakan, saat kapal menabarak karang, penumpang sempat panik karena menyangka kapal akan tenggelam. ‘’Benturan-

nya cukup keras, beberapa penumpang sempat terpelanting, kami sempat panik karena mengira kapal akan tenggelam, sebaiknya pihak terkait segera mengatasi lampu mercusuar di Lambasina untuk menghindari kejadian serupa,’’ ujar Rustam.(cr3/ong)

Patrialis Dianggap Tak Punya Visi Jakarta, KP Anggota Tim Pengacara BibitChandra (TPBC), Achmad Rifai, menilai Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (MenkumHAM) Patrialis Akbar tidak punya visi dalam membangun sistem hukum di Indonesia. Menurutnya, setahun ini tidak ada terobosan baru yang dilakukan menteri dari Partai Amanat Nasional itu untuk mensinkronisasi sesama lembaga penegak agar saling menguatkan. “Saya melihat bahwa Menteri Hukum dan Ham, setahun terakhir ini tidak pernah membuat itu. Justru mereka meminta Pak Bibit mundur,” kata Achmad Rifai pada diskusi di Bumbu Desa, Cikini, Jakar-

ta, Minggu (24/10). Turut hadir pada diskusi itu antara lain Wakil Ketua KPK Bibit Samad Rianto, pengamat politik CSIS J Kristiadi, dan anggota Dewan Pembinan DPP Partai Demokrat, Acmad Mubarok. Karena tidak adanya sistem penguatan antarlembaga, kata Rivai, akhirnya Patrialis tidak bisa terlibat saat kasus Bibit-Chandra mengemuka. Padahal di luar negeri, lanjutnya, Menteri Hukum dan HAM punya keterkaitan dengan para lembaga penegak hukum. “Di dalam Kementrian Hukum dan Ham dan Kemendagri itu harus ada ke-

polisian. Mestinya pengaturan ini harus dilakukan dan ditambah keberanian presiden untuk memotiavasi. Tetapi kalau Menkum dan Ham tidak visioner, bagaimana presiden mau memotivasi,” ujarnya. Sehubungan dengan itu, lanjutnya, posisi Patrialis sebagai MenkumHAM perlu dipertimbangkan lagi. Menurut Rivai, jika hal ini dibiarkan maka akan merugikan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).(awa)

Kendari, KP Wacana pemerintah yang akan memberikan gelar pahlawan nasional kepada mantan presiden RI, Soeharto, dipandang sinis PDIP. Ketua DPP PDIP Bidang Organisasi, Djarot Saiful Hidajat MS mengatakan, gelar pahlawan nasional untuk pak Harto, tidak pantas karena banyak peristiwa pelanggaran HAM yang terjadi di era itu. Djarot menilai, Bung Karno lebih pantas menyandang gelar pahlawan dibanding penguasa Orde Baru tersebut. Tapi, PDIP tidak pernah menuntut agar pemerintah menyematkan gelar pahlawan nasional pada bapak proklamator, yang telah mengantarkan Indonesia ke gerbang kemerdekaan. “Sampai saat ini PDIP tidak pernah menuntut agar Bung Karno bisa jadi pahlawan nasional. Soal pak Harto, berapa pengabdian positif dari beliau? Anda bisa nilai, gimana peristiwa waktu pak Harto jadi

presiden. Belum lagi masalah G30S/PKI,” katanya. Soal pak Harto, Djarot mengembalikan pada rakyat untuk menilai pantas tidaknya jadi pahlawan nasional. “Silahkan rakyat menilai. Kita akui pak Harto dengan apa yang sudah diberikan selama memimpin bangsa ini. Tapi, kita juga tidak bisa melupakan apa yang telah ia lakukan selama 32 tahun memimpin Indonesia. Ada tim yang dibentuk, kita serahkan saja pada mereka. Kalau kita mau tuntut, harusnya Bung Karno yang pertama dapat gelar pahlawan nasional. Tapi, untuk pak Harto

kita lihat dulu nilai positif dan negatifnya,” jelasnya. Mantan Walikota Blitar dua periode itu menambahkan, masih banyak anak Indonesia yang sakit hati selama presiden RI kedua itu memimpin bangsa ini. “Lihat saja, selama jadi presiden berapa tanah negara yang dikuasainya. Taman Mini Indonesia Indah. Masih banyak anak Indonesia yang sakit hati. Bung Karno adalah milik bangsa dan dunia mengakui Soekarno sebagai pemimpin besar yang dihormati dunia,” tandasnya.(dri)


3

Senin, 25 Oktober 2010

Potensi Sultra Dipamerkan di Bali Kendari, KP Sultra memiliki banyak potensi mulai dari kekayaan alam hingga budaya. Namun sampai saat ini keseluruhannya belum banyak diketahui pihak luar. Karenanya Pemprov Sultra bekerjasama dengan Dekranasda, kabupaten/kota se Sultra, beberapa instansi terkait seperti Dinas Pariwisata, Pertambangan, Pertanian serta Dinas Perikanan dan Kelautan akan bersama mempromosikan potensi tersebut di Bali. Potensi yang dipromosikan terintegrasi dalam satu kegiatan bertema Sultra Fiesta Vaganza. Kegiatan yang akan berlangsung 28-30 Oktober tersebut dirancang menampilkan semua sisi kekayaan alam di Sultra. Ketua Dekranasda Sultra Hj. Tina Nur Alam mengatakan seluruh potensi di Sultra berupa

tenunan adat, kerajinan tangan termasuk pengolahan hasil pertambangan seperti emas dan perak akan dipertunjukkan di ajang tersebut. “Tapi bukan cuma itu karena pertambangan, pariwisata, perikanan, petanian dan lainnya juga akan dipromosikan bersamaan,” ujarnya. Masih banyak potensi yang harus diperlihatkan pada pihak luar mengenai kekayaan Sultra. Misalnya saja dari sisi pariwisata, selama ini orang hanya mengenal Wakatobi sebagai tempat penyelaman di Sultra padahal masih banyak tempat lainnya yang memiliki potensi tersebut seperti di Pulau Hari. Istri Gubernur Nur Alam itu mengatakan, kegiatan yang berlangsung di salah satu hotel di Kuta Bali itu, akan dibuka oleh Menteri Pariwisata Jero Wacik. (cr2/awl)

Kenaikan Harga Emas Belum Stabil

EKO MARDIATMO/KP

Ketua Dekranasda Sultra, Tina Nur Alam saat memantau hasil kerajinan tangan produk lokal

Solar Subsidi Tinggal 15 Persen Untuk Kapal Industri Distop, Nelayan Dibatasi Jakarta, KP Jatah solar subsidi tinggal 15 persen dari kuota. Oleh karena itu, Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) meminta Pertamina untuk tidak melayani penjualan solar subsidi kepada kapal industri. Sementara untuk kapal nelayan penjualannya dibatasi 25 kiloliter perbulan. “Sambil menunggu perubahan Perpres, kita meminta kepada Pertamina untuk melakukan berbagai langkah penataan. Misalnya tidak melayani (penjualan solar) kapal pesiar, tidak melayani kapal-kapal yang diidentifikasikan untuk melayani industri besar atau kapal yang melayani industri pertambangan,’’ ujar Kepala BPH Migas, Tubagus Haryono kemarin.

Untuk kapal nelayan yang ukuran 30 GT (gross ton) jatahnya dibatasi maksimum 25 kilo liter per bulan yang diambil setiap bulan. Namun, saat ini Kementerian Kelautan dan Perikanan merekomendasikan agar dijatah 75 kiloliter untuk tiga bulan sekaligus karena nelayan dapat melaut lebih dari sekali sebulan. “Mengenai itu sedang kami koordinasikan dengan pihak KKP,” terangnya. Namun, langkah ini tetap harus didukung dengan payung hukum yang kuat yaitu melalui perubahan Perpres 55 Tahun 2005, dimana dalam lampirannya disebutkan siapa saja yang berhak mengkonsumsi BBM subsidi. ‘’Apabila tidak dilakukan perubahan terhadap Pepres tersebut asal kapal dia berbendera Indonesia itu berhak atas BBM bersubsidi,’’ tukasnya. Langkah yang dilakukan di darat antara lain dengan mengurangi jumlah dispenser BBM subsidi dan memperbanyak BBM non

subsidi secara bertahap. Dia menambahkan, jika penataan ini tidak dilakukan, dikhawatirkan pada November kuota BBM Bersubsidi sudah habis. “Kalau dengan pola konsumsi saat ini, maka dikhawatirkan Nopember ini habis. Kalau Nopember habis, maka tidak ada lagi BBM subsidi yang dijual,” tuturnya. Tubagus menyadari bahwa untuk melakukan pembatasan itu tidak mudah karena dibutuhkan infrastruktur atau peralatan kelengkapan pembatasan, apakah menggunakan stiker atau Kartu Kendali. Namun begitu, untuk tahap awal penataan harus sudah dilakukan. “Intinya Pemerintah itu menata supaya BBM Subsidi ini tidak habis sampai Desember,” lanjutnya. Dalam masa ini, lanjut dia, penataan akan dimulai di Pulau Jawa yaitu dilakukan di region III, wilayah Jabotabek, Banten dan Jawa Barat, kemudian region IV Jawa Tengah, dan V Jawa Timur. “Kenapa Jawa, karena 62 pers-

Tunggu Restu Presiden Sultra Jadi Kawasan Industri Pertambangan Kendari, KP Wacana untuk menjadikan Sultra sebagai Kawasan Industri Pertambangan Nasional, kemungkinan tidak lama lagi akan terwujud. Presiden Susilo Bambang Yudhoyono sudah menjanjikan hal itu saat transit di Bandara Haluoleo beberapa waktu lalu. Syaratnya presiden meminta Pemprov mengajukan rancangannya November nanti. Hal itu untuk ditel-

iti lebih lanjut agar Pemprov Sultra dibuatkan otorita pengelola pertambangan. Sekarang ini kata Gubernur Nur Alam, Pempov tengah menyusun rancangan tersebut untuk diajukan ke presiden. Jika disetujui presiden, kawasan pertambangan di Sultra bisa dieksplor lebih besar sehingga terjadi peningkatan APBD. “Kita belum presentasekan ke presiden, kita masih tunggu waktunya,” ujar gubernur. Rancangan yang tengah disusun mencakup kajian analisis tentang

kelayakan Sultra sebagai kawasan khusus untuk industri teknologi pertambangan. Gubernur berujar rancangan tersebut akan sesegera mungkin dipresentasekan di hadapan presiden. “Setelah kita nanti sampaikan pada presiden kajian analisis tentang kelayakan Sultra untuk kawasan khusus untuk industri teknologi pertambangan, kemudian nanti kebijakannya, regulasinya kelembagaannya akan di tetapkan, setelah ditetapkan baru kita susun modelnya,” tandasnya. (cr2/awl)

API Dukung Dibentuknya Badan Pengelola Pertambangan Jakarta, KP Asosiasi Pertambangan Indonesia (API) mendukung dibentuknya suatu badan yang bakal mengelola atau mengatur sektor pertambangan. Diharapkan dengan adanya badan ini, akan dapat memperbaiki tata kelola industri pertambangan nasional yang dinilai masih semrawut. “Saya kira bagus juga. Kalau ada badan yang mengelola di sektor pertambangan ini, tentunya ada yang mengawasi operasional di lapangan, agar bisa melakukan kegiatan pertambangan sesuai aturan dan target yang ingin dicapai,” ucap

Direktur Eksekutif API, Priyo Pribadi Soemarno, di sela-sela Dialog Moratorium Hutan di Indonesia, di Hotel Darmawangsa, Jakarta, Jumat (22/10). Dikatakan Priyo pula, dengan adanya badan pengelola pertambangan tersebut, maka pemerintah atau dalam hal ini Kementerian ESDM, hanya (perlu) membuat regulasi dan target yang ingin dicapai. Sementara untuk menjalankan regulasi itu, sudah menjadi tanggungjawab badan pengelola. “Saya rasa dengan adanya badan di sektor pertambangan ini, bisa menyelesaikan persoalan-

persoalan yang ada, serta dapat meningkatkan produksi batubara di negeri ini,” ujarnya. Sebelumnya, pembentukan badan di sektor pertambangan ini sudah diwacanakan oleh Komisi VII DPR RI, beberapa waktu lalu. DPR menilai, untuk mengurangi persoalan-persoalan di sektor pertambangan yang disebabkan oleh tidak adanya transparansi dan mekanisme yang jelas sebagai pengontrol sektor hulu pertambangan, maka perlu dibentuk suatu badan seperti BP Migas yang ada di sektor migas. (jpnn/awl)

en konsumsi BBM itu ada di pulau jawa. Jadi cukup signifikanlah kalau penataan di Jawa dilakukan terlebih dahulu,” tegasnya. Anggota Komite BPH Migas, Ibarahim Hasyim mengungkapkan, saat ini Pemerintah sedang melakukan evaluasi tentang siapa-siapa saja yang boleh dan tidak boleh mendapatkan BBM bersubsidi. “Apabila tidak dilakukan upaya apa-apa besaran BBM subsidi yang 36,5 juta kilo liter dalam APBN P 2010 akan berlebih, perkiraan kita akan menjadi 42,5 juta kiloliter,” ungkapnya. Angka 42,5 juta itu adalah dengan asumsi kapal berbendera Indonesia masih boleh menggunakan BBM bersubsidi, kapal nelayan diatas 30 GT (gross ton) masih menggunakan BBM bersubsidi, kapal pengagkut barang special cargo masih mendapatkan BBM bersubsidi. “Ditambah belum adanya pembatasan konsumsi BBM subsidi untuk transportasi darat,” jelasnya.(jpnn/awl)

November, Listrik Bombana Menyala Non Stop Kasipute, KP Impian masyarakat Bombana untuk menikmati penerangan listrik sehari semalam segera terwujud. Sebab, Wakil Bupati Bombana, Muhammad Subhan Tambera, telah menandatangani dan mengusulkan rencana tersebut kepada pihak Manager PLN wilayah Sulawesi Selatan, Barat dan Tenggara (Sultanbatara) di Makassar melalui manajer PLN cabang Kendari. Surat permintaan penambahan waktu penerangan lampu listrik menyala selama 24 jam itu ditandangani Subhan Tambera sejak 11 Agustus lalu. Surat tersebut dilayangkan sebagai tindak lanjut pembicaraan antara pihak pemerintah daerah dengan Deputi Manager Bidang Pemasaran PLN wilayah Sultanbatara beberapa bulan sebelumnya. Sebagai tindak lanjut perjuangannya itu, Subhan mengajukan beberapa penawaran diantaranya, sharing anggaran pasokan Bahan Bakar Minyak (BBM) antara pihak PLN dan pemerintah daerah dengan skenario pendanaan pada tahun anggaran 2010 ini masing-masing 70 : 30. Selain itu bentuk penawaran lain yang ditawarkan ketua KONI Bombana ini adalah pemerintah

daerah akan mengadakan mesin pembangkit pada tahun 2011 dimana tata cara pengelolaannya akan dibicarakan lebih lanjut. Menurut Subhan, permintaan penambahan waktu penerangan listrik dari 20 jam menjadi 24 jam di daerah kelahirannya itu, dilakukan sebagai kenangan atau kado istimewa kepada masyarakatnya menjelang akhir masa jabatannya sebagai Wakil Bupati Bombana periode 2005-2010. Subhan berharap, sebelum jabatannya bersama Atikurahman berakhir, listrik di Bombana sudah menyala 24 jam. Namun bila itu tertunda, Subhan ini mengharapkan tidak sampai menyebrang hingga 2011 nanti. “Karena sudah saya ajukan, maka kewajiban saya untuk tetap mengawalnya meski tidak lagi jadi Wakil Bupati. Tetapi Tuhan dan masyarakat Bombana menghendaki Saya sebagai Bupati periode 2010-2015 nanti, usulan penambahan waktu menyala sehari semalam ini pasti saya akan genjot realisasinya. Sebab listrik, jalan, air serta berbagai permasalahan yang dihadapi masyarakat Bombana selama ini, sudah menjadi program saya untuk dibenahi,” katanya. (nur/awl)

Berbisnis Arwana, Ikan Hias Kebanggaan Nasional

Harganya Capai Rp 25 Juta, Perawatannya Tergolong Mudah Warna dan sisik indah membuat harga seekor arwana bisa sama dengan sebuah sepeda motor. Gaya hidup atau kebutuhan hidup?

ARINI NF MENDENGAR nama “Arwana”, maka yang muncul di benak adalah seekor ikan dengan sisik dan warna indah. Memang, ikan jenis air tawar ini terbilang menarik, Sehingga tak jarang orang yang rela merogoh kantongnya untuk membeli seekor arwana. Ikan arwana memang langka dan

sulit diperoleh. Apalagi bagi pencinta ikan. Maka tidak jarang, kolektor arwana pun harus memesan langsung dari luar. Namun sudah beberapa hari ini para pencinta arwana diuntungkan dengan adanya pameran yang digelar PT Inti Kapuas International (IKI) yang memiliki brand shelook red untuk ikan arwana super red ini di Makassar. Popularitas arwana super red ini benar-benar menanjak beberapa tahun terakhir. Arwana adalah produk yang mampu bersaing dengan ikan hias populer yang dikembangkan di luar negeri untuk menjadi The Best Ornamental Fish. Sangat pantas kalau Arwana ditahbiskan menjadi Pride of Indonesia atau ikan hias kebanggaan nasional. Super red Arwana sangat eksoktik. Memiliki sisik lebar tersusun rapi ditambah ring sisik merah emas menyala. Sehingga membuat tampak semakin mewah. Kelir merah ini pula yang menambah keperkasaan dan perlambang kuasa bagi pemiliknya.

INTERNET

Salah satu jenis ikan Arwan yang sering diburu pecinta ikan Sejumlah pengunjung yang terdiri dari anak-anak, perempuan dan laki-laki terlihat serius memandangi satu persatu jenis ikan arwana dengan warna indah “meliuk-liuk” dalam sebuah akuarium polos dan

hitam itu. Menurut Service & Care Supervisor PT IKI, Erwan Hendrawan, adanya pameran sekaligus road show ini tidak lain untuk memenuhi kebutuhan konsumen. “Di Makassar, Ar-

wana memiliki banyak peminat,” kata Erwan. Erwan mengaku, memelihara Arwana telah menjadi satu tren gaya hidup para pencinta ikan. “Kegilaan” warga Makassar terhadap arwana juga terlihat selama pameran. Pameran yang digelar sejak 15 Oktober lalu ini mendapat respons luar biasa. Penjualan arwana selama pameran bahkan mencapai 80 persen. Padahal harga seekor Arwana sangat mahal. Bahkan bisa mengalahkan harga satu unit sepeda motor terbaru. Semisal arwana ukuran 12-20 sentimeter yang harganya Rp 5 juta, ukuran 21-25 sentimeter Rp 6 juta, dan ukuran 2630 sentimeter Rp 8 juta. “Kami juga punya maskot yang ukurannya 36-40 sentimeter yang harganya mencapai Rp 25 juta,” ungkap Erwan. Erwan mengaku, Arwana termasuk ikan yang stabil. Perawatannya juga mudah. Jenis ikan ini jarang terjangkit penyakit. Santapan ikan ini cukup jangkrik, udang, dan kelabang. Berminat? (*)

Kendari, KP Dua pekan lalu, harga emas menembus Rp 380 per gram. Namun dalam pekan ini turun. Pantauan Kendari Pos di beberapa toko emas kini harganya antara Rp 365 ribu hingga Rp 370 ribu. Tapi sejumlah pedagang emas berkeyakinan bila kenaikan atau penurunan tidak akan jauh dari harga saat ini. H.Badaruddin, pemilik toko emas Matahari Utama, di kompleks penjualan emas Mall Mandonga mengatakan, kenaikan yang terjadi dua pekan lalu memang sangat terasa. Sebelumnya satu gram hanya Rp 350 ribu. Di pekan itu meningkat hingga Rp 380 ribu. “Kenaikan itu karena di pasar global juga terjadi kenaikan yang signifikan,’’ terangnya seraya merinci harga per dollar emas yang dimaksud. Badaruddin menambahkan naiknya harga emas karena nilai rupiah terhadap dolar agak lemah. Tapi saat ini katanya rupiah sudah kembali stabil, harga emas pun perlahan menurun. Walaupun penurunan yang terjadi tidak signifikan. “Sudah seperti itu jalurnya, kalau rupiah menguat, harga emas mulai turun. Demikian sebaliknya. Tapi penurunan tidak tinggi, paling tidak lewat dari harga Rp 10 ribu. Jadi harga emas akan berada pada posisi Rp 365 ribu sampai Rp 375 ribu per gram,’’ ujarnya. Hal senada diungkapkan Usman, pedagang emas lainnya di kompleks Mall Mandonga. Katanya kenaikan harga emas maupun penurunan, tidak mempengaruhi konsumen. Ramainya penjualan emas dirasakan katanya di musim tertentu. Misalkan saat pernikahan karena digunakan untuk berhias saat pesta. Untuk warga yang berasal dari luar kota biasanya saat mereka panen komoditi hasil pertanian. “Malah kalau harga emas sedang tinggi, penjualan banyak,’ ujar Usman (lis/awl)

Naik, Nilai Taksir Pegadaian Kendari,KP Tingginya harga emas di pasar global dua minggu yang lalu, yakni menembus Rp 375 per gram, berpengaruh pada naiknya nilai taksir pegadaian yang mencapai Rp 25 ribu per gram. Hal ini juga dirasakan oleh Pegadaian Syariah Kendari yang mengalami peningkatan omzet. Data yang ada, telah terjadi peningkatan omzet 20 persen. Kepala Cabang Pegadaian Syariah Kendari, Budiana memaparkan bila saat ini omzet di Pegadaian Syariah pada bulan Oktober, telah mencapai Rp 5 miliar. Padahal biasanya omzet tersebut diraih nanti akhir bulan. “Saat ini belum cukup satu bulan perolehan omzet telah mencapai Rp 5 miliar, hingga akhir bulan prediksi kami omzet bisa mencapai Rp 6 miliar, atau mengalami kenaikan 20 persen,” terang Budiyana kemarin. Tingginya peminat penggadai, kata Budiyana karena naiknya nilai taksir yang cukup tinggi, yakni Rp 25 ribu per gram. Sejumlah nasabah lama Pegadaian Syariah pun mereka rata-rata menambah jumlah pinjaman. Apalagi pegadaian melakukan promosi besar-besaran, baik di Kendari Pos, maupun di sejumlah kantor cabang baik pegadaian syariah maupun konvensional. Tingginya harga emas tentunya juga meningkatkan harga produk MULIA di Pegadaian. Tapi hal tersebut tidak menyurutkan peminat, karena kalau jasa gadai, cenderung membantu pendanaan modal kerja. Sementara untuk MULIA murni investasi. (lis/awl)

RI Impor Beras dari Vietnam Jakarta, KP Pemerintah memutuskan untuk kembali melakukan impor beras sebanyak 300 ribu ton dari Vietnam. Namun sebagai salah satu negara produsen beras, memalukan jika Indonesia masih harus terus mengimpor beras. Demikian diungkapkan Anggota Komisi IV Rofi Munawar, akhir pekan lalu. Menurutnya, ironis ketika Angka Ramalan II BPS memperkirakan produksi padi mencapai 65,15 juta ton atau setara dengan 38,3 juta ton beras. Kebutuhan nasional untuk tahun 2010 mencapai 32,7 juta ton bisa diartikan ada surplus 5,6 juta ton, alur logika inilah yang tidak nyambung ketika produksi beras nasional surplus namun impor tetap dilakukan. Rofi mengungkapkan, Bulog seakan tidak bekerja serius, padahal Inpres Nomor 07 Tahun 2009 memberikan Harga Pembelian Pemerintah (HPP) maksimal di tahun 2010 pada angka Rp 5.060, dengan HPP itu seharusnya Bulog dapat berkompetisi secara lebih progresif guna menjemput beras dari petani. “Harus ada evaluasi yang sangat besar dan mendasar kepada kinerja Perum Bulog sebagai pelaksana program subsidi pangan, bukan tidak mungkin anggaran serta fungsi yang selama ini di jalankan oleh Bulog secara bertahap dipindahkan kepada BUMN lain yang memungkinkan memiliki performance kerja yang lebih baik,” kata Rofi. Ancaman terhadap adanya permainan jual beli yang bisa menjatuhkan harga beras nasional perlu diwaspadai, apalagi Kementerian Perdagangan dan Bulog sangat fleksibel dan tidak memberikan kuota maksimal terhadap berapa besaran impor beras yang akan dilakukan, hal ini bisa menyebabkan overstock. (jpnn/awl)


4

Kendari Pos |Senin, 25 Oktober 2010

Empat RS ditegur Lain kali langsung tutup bos Kapolres Baru Kembali bidik Korupsi KPU Konsel Jangan sampai bidikannya tidak tepat lagi Pemprov siap gugat Inco Kalau Inco gugat Pemprov, apa siap?

Ketika Demo Telah Menjadi Ritus SEJAK memasuki era reformasi tahun 1997 lalu, unjuk rasa atau demonstrasi alias demo sudah bagaikan sebuah “ritual” di negeri kita. Bahkan tidak berlebihan jika ada yang berkata, di Indonesia sekarang tidak ada hari tanpa demo. Begitupun di Sultra, utamanya Kota Kendari. Sebagai sebuah “ritual”, demo juga punya tata cara ritusnya tersendiri, yang apabila tidak dilakukan, seolah tidak absah, atau tidak dianggap demo. Ritus itu, paling kurang adalah membakar ban bekas dan menutup jalan. Ya, membakar ban bekas sehingga asap hitamnya mengepul di udara sehingga memperparah polusi udara, bagaikan bakar kemenyan dalam ritus tertentu yang biasa dilakukan masyarakat kita. Demo itu sendiri, sudah menjadi pemahaman umum kita bukanlah hal tabu. Bahkan dalam iklim demokrasi yang sedang dan terus kita ingin bangun, demo adalah wujud peluang partisipasi yang menjadi hak semua warga masyarakat. Karena itu demo adalah sebuah keniscayaan berdemokrasi, sebab demo adalah salah-satu bentuk mengekspresikan pendapat, menyatakan aspirasi, atau melontarkan kritik bahkan protes. Lebih-lebih lagi,demo menjadi niscaya, ketika cara-cara lain untuk itu sudah menjadi buntu. Tapi yang menjadi pertanyaan kita sekarang, mengapa demo di negeri ini selalu disertai tindakan anarkis? Mengapa harus selalu ada penutupan jalan? Mengapa harus ada membakar ban bekas? Bukankah kedua tindakan itu telah merampas hak masyarakat umum sehingga merugikan mereka? Suatu ketika seorang ayah menceritakan rasa sesal dan kekesalannya terhadap demo. Putrinya yang hari itu dijadwalkan akan dioperasi menjadi batal karena dokter yang akan membedahnya terjebak kemacetan karena demo. Itu sekadar satu contoh kecil dari akibat demo yang menutup jalan sehingga bukan hanya kendaraan yang macet, tapi semua urusan kemasyarakatan menjadi macet. Belumkah tiba masanya, demo di negeri kita ini, jika memang harus dilakukan maka ia dilakukan secara cerdas dan mengundang simpati semua orang? Ya, seharusnyalah demo itu demikian. Dan itu akan terjadi bila demo dilakukan karena tepat masalah, tepat momen, tepat tempat dan tepat sasaran. Demo yang cerdas memang haruslah tepat masalah. Janganlah demo dilakukan untuk masalah apa saja, yang remeh-temeh. Jika demikian halnya, maka demo tidak mendapat simpati, dan mendegradasi tuah demo itu sendiri. Demo tidak lagi dilihat oleh masyarakat sebagai perjuangan kelompok elite cerdas untuk memperjuangkan nasib sehingga mereka bersimpati. Yang terjadi malah sebaliknya, antipati. Demo juga haruslah tepat momentum. Seperti halnya momentum satu tahun pemerintahan SBY-Boediono Rabu 20 Oktober lalu. Jika demo tidak memperhatikan momentum, maka demo akan terjadi kapan saja, dan bahkan jadi “tiap hari” yang akan mengakibatkan masyarakat jadi muak. Demo yang cerdas sudah pastilah menuntut tepat cara. Kita sering menyaksikan di negeri lain, bagaimana demo dilakukan oleh ribuan orang, di lapangan terbuka, duduk rapi, mengacungkan tinju sembari meneriakkan yel yel dengan kompak. Mereka berdemo di tempat yang tepat, pada momen yang tepat dan juga cara yang tepat. Akibatnya demo berlangsung damai, mengundang simpati masyarakat, dan pesan yang mereka ingin sampaikan menjadi tersampaikan. Dengan prinsip tepat itu, maka demo demikian juga menjadi tepat sasaran. Siapa yang dituju dan apa yang hendak dituju menjadi jelas. Ketika demo telah menjadi semacam ritus di negeri kita, alangkah baiknya jika demo itu dilakukan dengan prinsip tepat tadi. Semoga begitu adanya. Berdemolah bila memang benar-benar perlu, dan buatlah menjadi serba tepat, sehingga demo benar-benar punya daya ubah yang konstruktif, bukan daya rusak yang destruktif. (*)

Kampus yang Minus Demokrasi R

asa-rasanya sungguh tak etis jika selalu menyalahkan ma hasiswa, sekalipun beberapa tindakannya memang ada yang di luar batas kewajaran. Bukankah karena mereka keran demokrasi di negeri ini bisa terbuka dan berkembang lewat perjuangannya menumbangkan rezim pemerintahan yang anti-demokrasi (Orde Baru)? Apa yang tergambar dalam benak kita jika mendengar kata “kampus” atau “perguruan tinggi”? Tak lain adalah penggambaran akan sebuah wadah di mana di dalamnya berhimpun orang-orang terdidik, orang-orang “tercerahkan”, tempat orang-orang yang memiliki kapasitas moral yang mumpuni. Jika dilihat dalam wacana demokratisasi dan civil society, maka kampus adalah salah satu dari pilar penegaknya, selain komponen LSM, Pers, dan supremasi hukum (Said Gatara dan Dzulkiah : 2007). Kampus merupakan “pabrik” yang akan mencetak agen-agen perubahan dan pemberdayaan masyarakat sipil. Jika dihubungkan dengan dunia pemerintahan, maka kampus adalah “pabrik” yang akan mencetak caloncalon politikus, calon birokrat, dan pemimpin, baik dalam konteks nasional maupun lokal. Secara normatif tentu yang dicetak adalah calon politikus, calon birokrat dan calon pemimpin yang di dalam dirinya telah inheren nilai-nilai kejujuran, moralitas, kepedulian. Dan tentu saja turut mengembangkan kehidupan yang demokratis seperti yang diamanahkan dalam UndangUndang No 20 tahun 2003 tentang Sisdiknas, khususnya Pasal 3; “...berkembangnya potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri, dan menjadi warga negara yang demokratis serta bertanggung jawab”. Muncul sebuah pertanyaan, kondisi kampus yang bagaimanakah yang bisa memproduksi manusiamanusia yang demokratis dan bertanggung jawab? Pertanyaan inilah yang sekaligus menjadi inti dari ulasan tulisan ini. Sebagaimana lazimnya, menciptakan peserta didik (mahasiswa) yang demokratis sebagai wujud pendidikan demokrasi (politik) dapat ditempuh melalui dua cara: Pertama, melalui pembelajaran di ruang

Oleh: Arman Syarif perkuliahan. Salah satunya lewat mata kuliah Pendidikian Kewargaan (Civic Education). Kedua, melalui penciptaan kultur kampus yang demokratis. Untuk melacak kampus-kampus mana sajakah yang turut mendorong tumbuhnya budaya demokrasi, hemat penulis, beberapa indikator yang dapat digunakan ialah seberapa besar ruang dan kesempatan yang diberikan pihak kampus kepada mahasiswanya untuk mengekspresikan potensi-potensinya, ruang untuk berpendapat atau mengkritik (sekalipun sasarannya adalah pihak kampus sendiri), serta ketersediaan sarana dan dukungan pihak kampus dalam mengembangkan hak kebebasan berorganisasi kepada mahasiswanya. Lalu bagaimana dengan faktanya, terutama penerapannya di beberapa kampus? Demokratisasi Setengah Hati Dari diskusi non-formal penulis bersama dengan adik-adik mahasiswa dari berbagai kampus ternama di Makassar (kampus yang sering unjuk rasa), betapa pengalaman yang dia ceritakan sungguh sangat memprihatinkan. Dari diskusi tersebut, ada yang bercerita bagaimana pencalonannya sebagai ketua BEM (jurusan) berusaha digagalkan pihak kampus, lantaran dia dikenal sangat kritis, sering demo menentang kebijakan birokrasi kampusnya. Ada pula yang bercerita bagaimana pengalamannya ketika hendak melakukan diskusi atau kajian, tibatiba dibubarkan secara paksa oleh birokrasi jurusannya, lantaran dianggap sebagai upaya doktrin kepada mahasiswa baru. Yang lebih memprihatinkan lagi, di sebuah perguruan tinggi yang secara tak langsung membatasi mahasiswanya berorganisasi. Cara yang digunakan ialah dengan membuat syarat-syarat khusus untuk menjadi pengurus lembaga kemahasiswaan, misalnya minimal harus memiliki nilai IPK 3,50. Logika aturan ini tentu sangat rancu, pada saat yang sama seorang mahasiswa begitu antusias berorganisasi (misalnya) tapi juga dituntut untuk rajin kuliah memperbaiki nilai. Fenomena lainnya, ada pula kepengurusan BEM tingkat universitas yang tidak dilantik oleh rektornya dengan

Minta Pengaspalan Jalan Raha - Wakuru 085242123434 Gubernur Sultra, tolong diaspal jalan provinsi yakni jalur Raha - Wakuru. Kondisinya sangat memprihatinkan, sudah banyak kami masyarakat dijanji, tapi tak satu pun terealisasi. Atau dekatdekat pilgub baru mau diasapal?

Kendari Pos Inspirasi dan Aspirasi Masyarakat Sultra Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, semua wartawan Harian Pagi Kendari Pos dibekali tanda pengenal. Untuk menghindari aksi-aksi tidak bertanggungjawab dari oknum tertentu, masyarakat yang merasa ragu atau mencurigai seseorang yang mengatasnamakan wartawan Kendari Pos segera menghubungi Kantor Redaksi Harian Kendari Pos.

alasan yang kurang jelas, padahal dia dipilih melalui mekanisme yang cukup demokratis. Jika demikian halnya, berarti demokratisasi dalam kampus hanya setengah hati. Nilai-nilai demokrasi yang diajarkan hanya berhenti di pintu perkuliahan. Padahal, membincang tentang proses demokratisasi, maka kampuslah yang semestinya lebih awal melakukannya. Masyarakat kampuslah yang seharusnya lebih awal demokratis ketimbang masyarakat akar rumput. Kita pun menjadi heran, di kampuskampus ada mata kuliah tentang Pendidikan Kewargaan (Civics Education) yang salah satu sub-materinya tentang demokrasi. Sementara beberapa kampus sendiri secara halus malah “memberangus” kebebasan mahasiswanya, “memasung” hak-hak politiknya (berpendapat, berorganisasi) yang telah menjadi hak dasar yang telah dijamin dalam UUD 1945 pasal 28, UU No 9 tahun 1998 tentang Kemerdekaan Menyampaikan Pendapat di Muka Umum, dan UU No 39 tahun 1999 tentang Hak Asasi Manusia. Dari fenomena di atas pula, penulis mulai membangun asumsi bahwa beberapa kampus berusaha membersihkan lingkungannya dari para mahasiswa yang bertipe kritis. Berusaha mendisiplinkan mahasiswa, melakukan cut generation, agar mahasiswa tidak lagi selalu berada di jalanan, memerahkan jalanan, menghijaukan jalanan, membirukan atau mengorangekan jalanan, berteriak mengkritik jalannya pemerintahan. Kiranya asumsi ini cukup beralasan. Beberapa kampus (di Makassar) telah mengubah format penerimaan mahasiswa baru (PMB) yang sebelumnya dikelola mahasiswa, kini sebagian besar diambil alih dan dikelola dosendosen sendiri dalam bentuk yang lain. Misalnya dengan melakukan pesantren selama beberapa hari. Sekalipun faktanya beberapa perguruan tinggi masih tetap dikelola oleh mahasiswa sendiri, itu pun di bawah kontrol ketat birokrasi kampus. Mengenai perubahan format penerimaan mahasiswa baru ini dapat dibaca dalam dua hal. Pertama, sebagai upaya untuk mengubah tradisi penerimaan mahasiswa baru yang sarat praktik kekerasan. Kedua, sebagai upaya melumpuhkan gerakan mahasiswa. Penulis sejak kuliah sampai saat ini

Pelajaran dari Saponda 0811402515 Warga Saponda, kami turut prihatin dan berduka atas musibah penyakit yang diderita masyarakat. Hal ini terjadi kaerna faktor tekhnis kesehatan dan kehendak Tuhan. Jadi selain berobat, warga juga perlu berdoa dan intropeksi diri, apa yang telah diperbuat sehingga mendapat cobaan.

Pemimpin Umum : PP. Bittikaka Pemimpin Redaksi/Penanggungjawab : Milwan Redaktur Pelaksana : Sawaluddin Lakawa, Hasanuddin Koordinator Liputan : La Ode Diada Nebansi Redaktur : Luther Bittikaka, Manan Rachman, Ruslan Amrullah, Abdi Mahatma, Awal Nurjadin, Darwin Sihombing, Yenni Yusuf, Reporter : Sulis Setiarini, Emilia, Linri Merinda, Arifuddin, Awaluddin Usa; Koresponden : Yafruddin Yaddi, Syamsuddin (BaubauButon), Fitri Ashari (Buton Utara), Eliazer Alex Tato (Kolaka-Kolaka Utara), Arwan Mannaungeng (Jakarta), Hasruddin Laumara (Konawe), Herman (Konsel), Nuryadi (Bombana) ; Fotografer : Suwarjono ; Design Grafis : Muh Hajar Siddiq ; Karikatur : Arham Rasyid; Redaktur Khusus : La Paa, M Djufri Rachim; Sekretaris Redaksi : Ariyani Arifin; BPSDM : M Djufri Rachim; Teknologi Informasi : Sahdar ; Pracetak : Muhrisan (koordinator), Aser Rerung, Gunawan Chandra, Yusri Zubair, Samiruddin; Telepon Redaksi : (0401) 326513, Faks. Redaksi : (0401) 326512, Faks. Bisnis dan Keuangan : (0401) 323771; E-mail : bumianoa@plasa.com; Percetakan : PT Fajar Utama Intermedia Cabang Kendari; Alamat Perwakilan : Jakarta: Mu’min Rolle, Komp Widuri Indah, Blok A1-2, Jl. Palmerah Barat No.353 Telp (021) 5330976, Jakarta 12210; Biro Baubau-Buton-Wakatobi : Syamsuddin, Kolaka-Kolaka Utara : Eliazer Alex Tato; Harga Langganan : Kota Kendari dan Luar Kota (Sultra) Rp 65.000/Bulan, Luar Kota Rp 67.500/Bulan termasuk ongkos kirim, Eceran dalam Kota Rp 3.500,-Eksemplar-Eceran Daerah Rp. 3.500,-.

tidak pernah sepakat dengan tradisi penerimaan Maba yang dipenuhi praktik kekerasan. Masalahnya adalah, dengan sepenuhnya mengambil alih penerimaan mahasiswa baru berarti sekaligus ingin “memotong” atau “mematikan” budaya kritis, budaya intelektual di kalangan mahasiswa, karena tak ada lagi ruang formal bagi mahasiswa “lama” dengan mahasiswa baru untuk melakukan dialog tentang hal-hal yang menyangkut kemahasiswaan, atau dialog yang pada intinya menjelaskan peran kritis mahasiswa sebagai agen perubahan yang sudah pasti dialog semacam ini tidak akan diperoleh dari ruang perkuliahan. Dengan berusaha membatasi hakhak demokrasi-politik mahasiswa (misalnya berpendapat, berorganisasi, melakukan aktifitas ala kemahasiswaan), dalam bahasa Antonio Gramsci (pemikir Marxis Italia), berarti secara tak langsung kampus atau perguruan tinggi telah menjadi alat hegemoni negara, alat kekuasaan politik dalam menyusun kekuatannya. Melakukan pendisiplinan (berpikir dan kesadaran). Melalui pendisiplinan diri (mahasiswa) menyesuaikan diri dengan norma-norma yang diletakkan oleh negara. Dan pendisiplinan di sini ditanamkan lewat lembaga-lembaga sosial, salah satunya lewat pendidikan (HAR Tilaar dan Riant Nugroho : 2003). Dan efek dari semua itu, tentu mahasiswa akan mengabaikan peran dan tanggung jawab sosialnya, misalnya melakukan kritik dan kontrol atas kinerja lembaga-lembaga negara. Wallahu a’lamu bisshawab. (*) Penulis pemerhati masalah sosial politik dan Guru PKn SMK

TERIMA OPINI Redaksi Kendari Pos menerima opini dengan foto penulis. Panjang opini minimal 24 maksimal 28 karakter, dalam bentuk file flashdisk atau copy ke CD. Opini dimaksud adalah pendapat penulis. Referensi ilmiah/buku hanya sebagai pembanding. Redaksi

Keluhkan Kelangkaan Solar 081935230080 Pihak Pertamina, tolonglah kami pengusaha angkutan kecil. Kami berupaya antri sejak pagi buta, hingga siang hari. Bagaimana kami punya waktu untuk bekerja, bila kerjaannya antri BBM.

Penerbit : PT Media Kita Sejahtera, SIUPP : SK/Menpen No.191/SK/Menpen, SIUPP/B.I/1986/Tanggal 25 Juni 1986 No.131/Ditjen PPG/ K/1995 Tanggal 3 Agustus 1995, No 42/Ditjen/PPG/K/1996 Tanggal 12 April 1996, Terbit Sejak Tanggal 6 Juni 1970. Pembina : HM Alwi Hamu; Komisaris Utama : Syamsu Nur, Komisaris : PP.Bittikaka, Denny Ari, Benyamin B, Ridwan Arief Direktur Utama : Milwan ; Direktur : Purwanto Sanam ; Ombudsman : Ramli Akhmad (Ketua), M Djufri Rachim, La Paa, Muhammad Saiful, SH, MH, Ariyani Arifin (Sekretaris) Manager Keuangan : Agus Tranhadi; Manager Iklan/Sponsorship : Haeruddin; Manager Sirkulasi : Muji Suwarno ; Manager Event Organizer : Rustam, Alamat Redaksi/Tata Usaha : Jl. Malik Raya No. 50 (0401)-3126515, Iklan : (0401)-3126110, Sirkulasi : (0401)3126515, Fax (0401)-3126512. Alamat Biro : Baubau Jl. Kamali (Samping Istana Ilmiah Kampus Unidayan Baubau) Tlp.(0402-2826600) HP.(081341752473) Kolaka Jl. Pramuka No.5 Tlp (0405)-24211. Alamat Agen: Raha Jl. Lakilaponto, Tlp (0403)-21538, Pomalaa Jl.Nusantara No. 28 Tlp.(0405)-310105; Konawe (Unaaha) Halide, Jl. Sandela No.129 Tlp.(0408)-21506; Bombana (Rumbia) Tajudin Tlp/HP:085241659216, Aswin HP:085241605817. Kota Kendari : Kampung Salo Mintarsih, Sodohoa Hamisu, Tlp. 3125723, Tipulu Yusuf Tumora, Tlp.3127924, Wuawua Rusli, Tlp.3193008, Mandonga Theresia, Tlp.3122393, Puwatu Usman, Tlp. 3007069, Perumnas Incang, Tlp.3192061, Anduonohu Maxi, Tlp.3125474. Bank: BRI Cabang Kendari: 1.00000192-01-000428-30-4 (Rec. Giro), 2.0192.01.008593.50.1 (BRITAMA)


Senin, 25 Oktober 2010

email : bumianoa@gmail.com

Langganan Luar Kota Rp. 67.500,-

F-PAN Bersatu Contek Pandangan F-BKDI Kasipute, KP Kinerja anggota DPRD Bombana benar-benar memprihatinkan. Tak hanya lamban dalam membahas RAPBD-P tahun 2010 hingga menyebabkan semua program jadi terhambat termasuk tahapan Pemilukada, beberapa wakil rakyat di lembaga legislatif itu ingin bekerja praktis dalam melaksanakan suatu kegiatan. Indikasi itu terlihat saat rapat paripurna pandangan umum fraksi-fraksi terhadap pidato pengantar Bupati tentang pertanggungjawaban APBD 2009 serta pengajuan sepuluh Rancangan peraturan daerah (Raperda) di gedung DPRD,

akhir pekan kemarin. Dari empat fraksi yang ada, dua diantaranya, Fraksi Partai Amanat Nurani (F-PAN) Bersatu dan Fraksi Bintang Kebangkitan Demokrasi Indonesia ( FBKDI), kedapatan saling “copy paste” dalam menyampaikan pandangan umumnya. Sebab, mulai dari awal kalimat hingga kata penutup sama persis. Begitu juga dengan sikap yang diambil atas pidato pengantar Bupati tentang APBD 2009 dan 10 Raperda yang diajukan, dua fraksi ini sama-sama sepakat untuk dilanjutkan pembahasannya dengan mencantumkan enam poin men-

Baca CONTEK di Hal 6

Tunggu Audit BPKP, Hari Ini Gelar Perkara Pengusutan Dugaan Korupsi di KPU Konsel DOK/KP

Salah satu penderita Campak yang mewabah di Pulau Saponda, Kecamatan Soropia, Konaweyangsempatditetapkanberstatuskejadianluarbiasakarenamenjangkitibanyak penderita.

DefisitAnggaran, Bupati Gemar Keluar Daerah Kolaka, KP Defisit anggaran Kabupaten Kolaka tahun 2010 membuat Pemkab ters mencari formula tepat untuk berhemat. Solusi dengan cara memangkas jatah dana rutin seluruh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), termasuk anggaran bagi keca-

mata dan kelurahan bahkan sudah ditempuh. Sayang, upaya ‘’ mengencangkan ikat pinggang’’ itu menjadi berbanding terbalik jika melihat intensitas Bupati Kolaka, H. Buhari Matta yang tetap lancar melakukan perjalanan keluar daerah. Sorotan pun muncul dari

Aktivis LSM Forum Swada Daerah (Forsda) Kolaka, Jabir. Penggiat sosial vokal ini menilai ada banyak persoalan daerah yang sebenarnya butuh ketegasan Bupati Kolaka selaku pengambil kebijakan ter-

Baca DAERAH di Hal 6

ERITMAN/KP

Pencemaran lingkungan terjadi pada beberapa kawasan di Kolaka akibat aktivitas tambang yang tidak mengikuti kaidah sesungguhnya.

Andoolo, KP Pengusutan dugaan korupsi yang dilakukan Anggota KPU Konsel kembali menjadi fokus penyelidikan serius aparat kepolisian di resort (Polres) Konsel dalam kendali AKBP Anjar Wicaksana. Pasca pemeriksaan terhadap Bendahara Pengelola Keuangan KPU, Juan Kusuma, Sekretaris KPU Nasaruddin Kurais, termasuk Ketua KPU, Ahmadi dan sejumlah anggota PPK, penyidik kini tinggal menunggu hasil audit BPKP tentang hasil penggunaan anggaran Pilcaleg dan Pilpres tahun 2009 yang dikelola lembaga penyelenggara pemilihan umum di daerah itu. Untuk kelanjutan penangan-

an kasus tersebut, Kapolres bersama Kasatreskrim, AKP Johannes akan melakukan gelar perkara indikasi korupsi KPU Konsel. “ Rencananya besok (hari ini) Kami akan melakukan gelar perkara atas penanganan dugaan korupsi itu untuk selanjutnya ditindaklanjuti di Polda Sultra,” ungkap AKP Johannes, kemarin. Menurutnya, tindaklanjut laporansejumlahPPKterhadappenggunaan anggaran di KPU Konsel hingga saat ini masih terus berjalan. Makanya, hasil audit BPKP dalam penggunaan dana itu sangat penting untuk dinanti. “ Kalau sudah ada hasilnya, Kami bisa mengetahui perbedaan angka dalam penggunaan anggarannya. Sejumlah saksi juga telah kami mintai keterangannya, termasuk Ketua KPU, Sekretaris dan Bendaharanya,”tandas Kasatreskrim. (era)


6

Kendari Pos |Senin, 25 Oktober 2010

Korban Angin Puyuh Terima Bantuan Wangiwangi,KP Empat Kepala Keluarga (KK) yang masing-masing berdomisili di Desa Numana, Kolosoa, Mola dan Kapota, Kecamatan Wangiwangi yang rumahnya diterpa bencana angin puyuh, akhirnya baru mendapat bantuan sosial. Padahal, gejala alam yang membuat atap kediaman para warga itu rusak berat telah terjadi pada akhir bulan lalu. Kepala Dinas Sosial dan Nakertrans Kabupaten Wakatobi, LM. Syafiuddin menga-

takan, pihaknya sudah meninjau dan mendata warga yang terkena musibah angin puyuh, beberapa saat setelah kejadian. Bantuan yang diberikan diakuinya bersifat tanggap darurat untuk menyambung hidup sehari-hari. Selain korban angin puyuh, ada juga korban yang tenggelam di Desa Waha, Wangiwangi telah diberi bantuan pada keluarga yang ditinggalkan. ‘’ Ada juga informasi mengenai warga yang ditimpa pohon tumbang. Na-

mun sampai saat ini, secara resmi belum ada laporan yang masuk kepada Kami, dimana dan bagaimana kondisi warga itu,’’ tandas Syafiuddin. Haris, keluarga korban bencana angin puyuh mengaku bersyukur karena tak ada korban jiwa akibat peristiwa tersebut. Keluarganya yang menjadi korban itu dapat menyelamatkan diri. ‘’ Bantuan pemerintah ini tentu saja cukup mengurangi derita keluarga Kami,’’ katanya. (cr1/cok)

Polsek Laonti Sasaran Pertama Andoolo, KP Pasca dilantik menjadi Kapolres Konsel, AKBP Anjar Wicaksana mulai melakukan road show untuk mengetahui kondisi aparat dan zona hukum kekuasaannya di wilayah itu. Untuk program perdana, pengganti AKBP Bahri itu mengaku akan melakukan kunjungan awal ke Polsek Laonti dan seterus ke sektor lain. “ Saya ini kan baru menjabat

Kapolres Konsel, jadi untuk pertamanya adalah melakukan kunjungan kerja di Polsek untuk silaturahmi dan mendengar aspirasi bawahan. Untuk pertama kali di Kecamatan Laonti dulu yang sangat jauh dari Mapolres,” kata AKBP Anjar Wicaksana, akhir pekan lalu. Mantan Wadirlantas Polda Sultra itu mengaku, selain akan bertemu personil kepolisian yang bertugas di

daerahitu,Iajugaakanbertatapmuka dengan masyarakat serta pemerintah setempat. “ Kapolres sebelumnya (AKBP Bahri) belum menyempatkan mengunjungiKecamatanLaonti,karena banyaknya tugas seperti Pilcaleg, Pilpres dan Pemilukada yang digelar dua putaran. Pada kesempatan ini Saya akan mengunjungi Laonti bersama sejumlah Kepala Satuan dan anggota Polisi,” tandasnya. (era)

HMI Gelar Latihan Kader Unaaha, KP Tercatat puluhan mahasiswa Universitas Lakidende dan Akper Konawe mengikuti Latihan Kader (LK) I HMI yang digelar Komisariat Fekon Unilaki, di Aula Prof. Ahmad Sarita, Unaaha, akhir pekan lalu. Ketua Panitia LK I, Hermansyah Mager menjelaskan LK I ini biasa dikenal dengan nama Basic Training (Bastra) sebagai proses awal pen-

erimaan anggota baru HMI. “ Alhamdulillah peserta sangat antusias. Peserta awalnya berjumlah 98 orang, kini tersisa 60 orang. Kegiatan ini Kami gelar selama seminggu. Total materi yang diikuti peserta ada 18,” ujar Hermansyah Mager, kemarin didampingi sekretarisnya, Jery Santoso. Master of Training LK I, Asrun Sani memaparkan, tujuan kegiatan itu tak

hanya merekrut calon anggota HMI yang berorientasi pada kuantitas. Namun lebih pada kepentingan kualitas dalam menciptakan kader HMI yang bervisi dan intelektual untuk mengawal agenda keilmuan, keumatan dan kebangsaan. Pantauan koran ini, partisipasi peserta basic training sangatmenonjoldalammenerimadan mengkritisi materi yang disampaikan pembicara. (din)

Contek ...............

mereka ajukan. “ Iya, karena pandangan Kami di copy paste. Makanya sama,”ungkapnyausaisidangparipurna. Ketua DPC Partai Bulan Bintang (PBB) Kabupaten Bombana Bombana membantah bila pihaknyalah yang menyontek. “ Masa mantan pimpinan maucopypastepandanganfraksilain,” sambung mantan Wakil Ketua DPRD Bombana 2004-2009 itu. Apa yang dilakukan F PAN Bersatu tersebut memang memiriskan. Sebab, selain memiliki jumlah anggota terbanyak yakni 11 orang, fraksi ini juga merupakan koalisi dari Partai Patriot, Hanura, PSI, PAN dan PDK. Bahkan, semua anggotanya sudah kerap keluar daerah untuk “belajar” dengan menghabiskan dana puluhan hingga seratusan juta rupiah perorang selama delapan bulan. Sedangkan dua fraksi lainnya yakni Golkar Bersatu dan Demokrat Indonesia Raya (F DIR) tampil berbeda dalam hal isi dan tanggapan yang dibacakan. Khusus fraksi Golkar bersatu, melalui juru bicara sekaligus Ketuanya, Ahmad Mujahid menyampaikan sikap menerima pidato Bupati tentang APBD 2009 dan 10 Raperda untuk dibahas sesuai tingkatannya. Bahkan fraksi ini meminta agar dibentuk badan khusus dalam rangka percepatan

pembahasan pertanggungjawaban APBD 2009 dan laporan pertanggungjawaban Bupati Bombana akhir masa jabatan 2005-2010. Begitu juga dengan F-DIR. Meski menerima dan memberi apresiasi, namun Ketuanya, Laode Usman Sandiri berpendapat kebijakan penganggaran melalui APBD 2009 masih menyisahkan sejumlah masalah atau pekerjaan rumah termasuk hasil audit LKPD dari BPK yang belum diserahkan ke DPRD sehingga menimbulkan permasalahan berantai, salah satunya ditundanya pembahasan APBD Perubahan 2010. Selain itu Pemkab perlu mencari inovasi dan kreativitas dengan mengambil langkah-langkah tegas sehingga fenomena kas kosong dan bilyet giro kosong serta LKPD yang selalu defisit di atas ambang batas normal dan kerap mendapat penilaian disclimer bisa segera diakhiri. Usman juga mengkritisi PAD yang kerap meleset dari target. PadahaldaerahBombanamemilikisegudang sumber PAD diluar DAU/DAK yang bernilai ekonomis. “ Jika dibandingkan sebelum mekar dari Kabupaten Buton dan sesudah menjadi daerah otonom, PAD yang didapatkan belum menunjukan kenaikan signifikan. Bahkan beberapa SKPD tidak mencapai target yang diberikan selama setahun. Ada apa ini,” tanyanya. (nur/cok)

dalam menyikapi kegemaran bupati keluar daerah sebagai tindakan pemborosan anggaran. Kesan ‘’tutup mata’’ juga terlihat saat hasil audit Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) yang menegur Pemkab Kolaka terkait pengeluaran anggaran daerah yang mencapai miliaran rupiah tanpa pertanggunjawaban jelas. ‘’ Beberapa tahun terakhir BPK menyatakan disclaimer terhadap laporan keuangan daerah di Kolaka. Mestinya hal ini bisa mendapat respon

dari wakil rakyat karena yang digunakan menyangkut uang daerah,’’ pungkas Jabir. Sementara itu untuk membenahi pengeloaan keuangan daerah agar lebih baik, Pemkab Kolaka telah meminta asistensi dari BPK membimbing SKPD dalam menyusun laporan keuangan daerah agar lebih baik. (cr3/cok)

jadi catatannya. Satu diantara catatan itu yakni pada poin keenam, Fraksi PAN Bersatu dan F BKDI menyampaikan permohonan maaf terhadap Pemkab atas usulan Raperda retribusi izin tempat minuman beralkohol. Dua fraksi ini berpendapat belum menerima untuk dibahas karena dinilai tak menjadi kebutuhan dasar masyarakat Bombana. Perbedaan mencolok dari konsep pandangan itu hanya terletak pada nama fraksi, ketua, sekretaris serta juru bicara. Pandangan umum FBKDI misalnya, pada halaman ketiga atau terakhir, dipojok kiri tertera nama Ketua Ahmad Yani dan dipojok kanan Sekretaris, Amiadin. Sementara di pandangan umum F-PAN Bersatu, tertera nama Ambo Rappe sebagai Ketua dan Ridwan Rahman, ST, Sekretaris. Sedangkan pandangan umum F-PAN Bersatu dibacakan oleh Juntas dan F-BKDI dibacakan langsung ketuanya, Ahmad Yani. Sama persisnya pandangan umum yang diajukan dua Fraksi ini dibenarkan, Ahmad Yani. Menurut mantan calon Wakil Bupati Bombana periode 2010-2015 ini, kesamaan itu disebabkan karena memang F-PAN Bersatu mencontek pandangan umum yang

Daerah .................... tinggi. Selain persoalan devisit anggaran, yang tak kalah pentingnya adalah menyangkut persoalan kerusakan lingkungan akibat aktivitas tambang yang menyalahi kaidah. ‘’ Terkadang dalam sebulan, bupati bisa tiga kali keluar daerah sultra bahkan lebih. Ini tentunya menciderai rasa keadilan masyarakat. Sementara sejumlah kegiatan pembangunan untuk rakyat banyak terhambat dengan alasan defisit anggaran,’’ sindir Jabir. Ia juga menyoroti kinerja DPRD Kolaka yang terkesan tak bertaring

IUP PT. AKB Caplok Lahan Inco Sahrun Gaus : Izin Terbit Karena Akal-akalan Gubernur Kasipute, KP Pengelolaan tambang emas maupun nikel di Bombana terus menimbulkan masalah yang kian kompleks. Berbagai polemik terus bermunculan. Selain sengketa dengan masyarakat dan pemilik lahan, Izin Usaha Pertambangan (IUP) yang diterbitkan pun kerap menuai protes. Ironisnya, bukan hanya Bupati Bombana, Atikurahman yang salah mengeluarkan izin, Gubernur Nur Alam pun ternyata mendapat predikat yang sama soal penerbitan IUP. Kesan kesalahan gubernur itu ketika mengeluarkan IUP Nikel bagi PT. Anugerah Karisma Barakah (AKB) di Kabaena Selatan. Sebab izin yang diberikan itu ternyata berada dalam areal konsesi PT. Inco. Tidak hanya itu, IUP

yang diberikan kepada AKB merupakan akal-akal gubernur saja. “ Izin PT. Anugerah Karisma Barakah di Kabaena Selatan itu bermasalah. Bahkan izinnya keluar karena akal-akalan gubernur,” tuding Anggota DPRD Bombana, Sahrun Gaus. Hal itu terlihat jelas dari peta wilayah yang diberikan. Agar gubernur memiliki kewenangan untuk mengeluarkan izin, maka titik koordinat yang menjadi lahan pertambangan PT. Anugrah Karisma Barakah itu diberikan hingga ke perbatasan Desa Kokoe, Kecamatan Talaga Raya Kabupaten Buton dan Desa Pongkalaero, Kecamatan Kabaena Selatan di Bombana. Karena letak kawasannya seolaholah melintas di dua Kabupaten, maka Gubernurlah yang berhak memberikan izin. Padahal, semua masyarakat Kabaena tahu, bahwa tumpukan cadangan nikel semua berada di wilayah Bombana. “ Kalau koordinatnya hanya berada di

Kabupaten Bombana, maka Bupatilah yang berhak mengeluarkan izin. Tapi karena lokasinya diberikan sampai masuk Kabupaten Buton, maka Gubernur yang keluarkan izin. Apa ini bukan akal-akalan saja,” anggap Politisi Partai Demokrat tersebut. Masalah lainnya, keberadaan PT. Anugrah Karisma Barakah masih dipolemikan masyarakat di Kabaena Selatan karena kehadirannya mencaplok hak PT. Inco yang nota bene belum menyerahkan kontrak karyanya pada pemerintah. “ Jelas belum ada serah terima. Buktinya, di KUA PPAS, RAPBD-P 2010 piutang daerah kepada PT. Inco masih ada, jumlahnya sebesar 400 juta rupiah. Kalau sudah diserahkan, kan tidak mungkin perusahaan memberikan kontribusi cuma-cuma. Olehnya itu, dengan adanya temuan permasalahan itu, mengindikasikan jika mafia tambang dimana-mana ada,” beber mantan anggota DPRD Sultra ini. (nur/cok)

Jalan Konsel Belum Mulus Diakhir 2010 Andoolo, KP Harapan masyarakat Konawe Selatan untuk menikmati jalan mulus diakhir tahun 2010, masih sebatas ‘’menggantang asap’’. Penyebabnya, anggaran untuk pembangunan jalan itu ternyata belum dibahas ditingkat DPRD dalam APBD-Perubahan tahun 2010. Padahal, Gubernur Sultra, Nur Alam telah berulangkali mengumbar janji akan menuntaskan pengaspalan jalan di Konawe Selatan yang memang menjadi kewenangan provinsi. Anggota DPRD Sultra, H. Syamsul Ibrahim pun melontarkan nada pesimis bila janji Nur Alam itu dapat direalisasikan. “ Soal jalan yang rusak memang bukan saja menjadi keluhan warga Konsel, tetapi disejumlah daerah.

Untuk perbaikan di tahun ini sangat sulit direalisasikan, karena Pemprov baru akan mengalokasikan di APBD-P. Hanya hingga saat ini APBD-P yang dimaksud belum dijadwalkan untuk dibahas di DPRD,” ungkap Ketua Fraksi Demokrat DPRD Sultra itu, kemarin. Menurutnya, bila pun APBD-P dimasukkan dalam bulan Oktober ini, belum tentu juga dapat ditetapkan dalam waktu singkat. “ Kalau itu ditetapkan, masih ada proses tender dan sebagainya. Sementara seluruh pekerjaan harus selesai paling lambat tanggal 20 Desember. Apakah waktu yang ada dapat dituntaskan,” ragunya. Anggota DPRD Sultra lainnya Yasin Togala juga pernah mengatakan, kondisi jalan rusak pada beberapa titik

di Konawe Selatan akan dikerjakan pada penghujung 2010. Salah satu yang sementara dikerjakan ada pada ruas Tinanggea-Andoolo sepanjang 17 kilometer. “ Ia tahun ini harus diselesaikan, mengingat penganggarannya sudah dilaksanakan,” katanya. Warga Konsel memang sangat berharap agar poros yang rusak parah seperti KolonoLainea melalui Moramo, Tinanggea-Lalembuu, Andoolo-Tinanggea dan Andoolo-Motaha mendapat perbaikan dari pemerintah provinsi. “ Kondisi jalan di wilayah Konsel memang sudah sangat memprihatinkan. Kasihan kalau ini tertunda lagi. Warga sudah sangat kesusahan, khususnya petani yang akan memobilisasi hasil tanamannya,” keluh Sahrun. (era/cok)


7

Kendari Pos |Senin, 25 Oktober 2010

PDIP Tetap Oposisi SBY PDIP ......................... Djarot menganggap lebih ironis lagi, karena di tengah-tengah kemiskinan yang melanda rakyat Indonesia, orang terkaya Asia versi majalah Forbes, adalah orang Indonesia yang ada di urutan 13. Rupanya, kata dia, bangsa telah keliru memilih jalan. Dari ideologi pancasila yang mengutamakan musyawarah mufakat, di geser ke ideologi neo kapitalisme. Dia menjelaskan, zaman liberalisme telah merajalela di negeri ini. Bangsa Indonesia ditundukkan untuk jadi bangsa yang konsumtif, bukan produktif. Indonesia kini jadi salah satu pangsa pasar HP nomor 1 di dunia. Wakil Walikota Blitar itu sangat heran pada Indonesia yang tidak mencontoh Cina dan India, yang kini tampil sebagai raksasa baru ekonomi dunia. “Cina jumlah penduduknya 1,3 M jiwa. India hampir 1 M jiwa. Tapi, dua negara dengan penduduk terbesar di dunia itu, sudah jadi negara yang punya kekuatan ekonomi bagus. Kenapa? Karena mereka percaya pada jati diri dan percaya nilai peradaban. Sedangkan Indonesia yang juga berpenduduk terbesar di dunia, sudah melenceng dari jati

dirinya. Karena itu, Kongres PDIP di Bali mengamanatkan, PDIP harus kembali ke jalan, kesaktian pancasila 1 Juni,” jelasnya. Sebelumnya, Ketua DPD PDIP Sultra, Ir Hugua menjelaskan, tri pilar PDIP yaitu berdaulat di bidang politik, berdikari di bidang ekonomi dan berkeperibadian dalam kebudayaan, masing-masing memiliki arti. Berdaulat di bidang politik, karena PDIP mengedepankan musyawarah untuk mufakat dan gotong royong sebagai kekuatan kerja semua kader PDIP. Sedangkan, berdikari dalam ekonomi, bagaimana kader partai harus meyakini bahwa dia mandiri dalam partai atau tidak ada orang lain yang membantu dan berkepribadian karena menganut ideologi pancasila. “Rakor ini untuk merumuskan partisipatif partai. Kita ingin satukan seluruh eksekutif baik provinsi, kabupaten/kota sampai tingkat bawah, membangun konsolidasi dengan menjadikan pancasila sebagai ideologi. Kita harus jadikan rumah PDIP sebagai rumah rakyat. Sehingga kita benarbenar wujudkan partai wong cilik bukan sebagai simbol. Kita rumuskan langkah apa yang ditempuh untuk menguasai eksekutif dan legislatif dan merumuskan timingnya. Sehingga pada Pemi-

lukada, kita punya strategi dan langkah nyata,” tandasnya. Selain menjelaskan tujuan Rakor, Bupati Wakatobi itu juga membeberkan alasan ketidakhadiran Ketua DPP Bidang Politik dan Hubungan Antar Lembaga, Puan Maharani. Katanya, Puan menghadiri kampanye Pemilukada di KaroSumut, makanya anak kandung Megawati Soekarno Putri itu tidak bisa ada di tengah-tengah mereka. Dari DPP PDIP yang hadir, Ketua DPP PDIP Bidang Organisasi, Djarot Saiful Hidajat MS dan Ketua DPP PDIP Bidang Pemerintahan dan Otda, Komarudin Watubun MH. PDIP Tetap Oposisi SBY Desas-desus bakal bergabungnya PDIP dengan koalisi partai pendukung pemerintahan SBY-Boediono, yang juga sering disebut dengan Setgab, sepertinya hanya isapan jempol belaka. Secara tegas, Ketua Umum DPP PDIP, Megawati Soekarno Putri, sudah mengatakan, partai yang dipimpinnya tetap di jalur oposisi. “Amanat Kongres sudah memutuskan, PDIP ada di luar pemerintah. Bukan keinginan ibu Mega, tapi Kongres di Bali,” kata Ketua DPP PDIP Bidang Organisasi, Djarot Saiful Hidajat MS, usai membuka Rakor

Tri Pilar PDIP di Kota Kendari, Sabtu (23/10) lalu. PDIP, kata Djarot, adalah partai untuk kesejahteraan rakyat. Karenanya, sebagai partai oposisi, PDIP tetap akan memberi kritik dan masukan pada pemerintah. Soal diterima atau tidak, terserah. “Sikap kita sudah jelas, oposisi. Oposisi or koalisi supaya ada check and balances. Kalau semua partai masuk di ranah pemerintah, siapa yang suarakan aspirasi rakyat?” jelasnya. Lalu bagaimana dengan reshufle kabinet yang mengemuka akhir-akhir ini dan apakah PDIP tidak tertarik memasukkan kader PDIP di Kabinet Indonesia Bersatu (KIB) II? Menurut dia, PDIP tidak akan mencampuri masalah tersebut karena reshuffle atau tidak mereshuffle, itu urusan SBY. “Kalau misalkan anggota kabinet tidak maksimal, bilang ada nggak maksimal. Kita anut sistem presidentil, bukan parlementer. Itu tanggungjawab presiden. Hak prerogatif presiden, apakah dia mampu dengar suara rakyat. Nggak usah. Menteri yang satu kritik menteri yang lain karena beda partai. Kalau soal tergiur, sejak dulu. Tapi, urusan politik bukan soal bagi-bagi kekuasaan saja,” jelasnya.(dri/ong)

Isteri Ketiga Selalu Dibohongi dan Disiksa Dinikahi ..................... sampai seperti itu,” ungkap Tati. Wajahnya masih kusut. Sembari bercerita, dia membuai Sandi Mahesa, anaknya yang masih berumur lima bulan, di rumahnya yang sempit di Gang Bahagia RT 6 RW 7, Kampung Tengah, Kramat Jati. Sejenak ingatannya melayang ke masa lima tahun lalu saat bersua Karyadi di Pasar Induk Kramat Jati. “Saya masih kerja di katering. Dia (Karyadi, Red) sudah jadi banpol,” ungkap wanita 35 tahun itu. Lantaran kerap berjumpa, cinta pun bertaut. Dua insan itu berpacaran lalu mengikat janji. Kala itu Tati mengaku mengantongi izin dari istri pertama Karyadi yang ada di Demak, Jawa Tengah. Karena itu, Tati pun tak ogah saat diajak naik ke pelaminan pada 23 Maret 2006. Putra sulung mereka, Albad, lahir 26 Februari 2007. Eh, beberapa bulan sebelum Albad lahir, pengakuan Karyadi meluncur. Sejatinya, Tati bukan istri kedua. Dia nomor tiga. Madunya yang nomor dua, Muryani, tinggal di Kelurahan Susukan, Ciracas. “Ya sudah, saya pasrah saja,” katanya. Waktu Karyadi untuk Tati pun berkurang. Kata perempuan yang berulang tahun setiap 17 Agustus tersebut, suaminya hanya mampir ke rumah ketika siang. Itu pun hanya untuk bermain bersama Albad. Saban malam Karyadi pulang ke Muryani. “Kelihatannya takut sama istri keduanya,” ujar Tati. Saat Albad sakit pun, Karyadi takut menginap. Kalau diajak menginap, Karyadi kerap menjawab ketus. “Sudah! Kamu jangan cari gara-gara,” kata Tati menirukan salah satu penolakan suaminya. Tati sejatinya sangat sakit hati. Tapi,

yang bisa dilakukan memang hanya mengalah dan bersabar. Kian lama keadaan kian pelik. Misalnya, saat Tati hamil anak kedua. Tiba-tiba Muryani datang menyambangi. Tapi, Muryani menyamar. Dia berpura-pura sebagai orang yang butuh jasa Karyadi untuk mengurus STNK motor yang hilang. Memang, sebagai anggota banpol, Karyadi kerap menyediakan jasa layanan semacam itu. Tanpa curiga, Tati pun mempersilakan Muryani masuk dan bertemu Karyadi. Tati masih tidak curiga karena Muryani dan Karyadi mengobrol dengan bahasa Jawa. Dia baru tahu bahwa Muryani adalah madunya setelah diberi tahu para tetangga. Sejak itu hubungan Karyadi dan Tati kian renggang. Pria kelahiran Demak itu tak pernah lagi menginjakkan kaki ke rumah itu. Tidak pula ketika Sandi Mahesa lahir. Anak kedua mereka itu hanya “dijenguk” Karyadi dalam wujud duit biaya persalinan. “Jadi, sejak lahir sampai sekarang, Sandi tak pernah digendong ayahnya,” kata Tati. Pertemuan dengan suaminya pun hanya berlangsung di pasar. Itu pun kalau Albad merengek bertemu ayahnya. Nah, dalam pertemuan itu pun Karyadi selalu ogah menyentuh Sandi. Puncaknya, Karyadi menghilang. Orang yang biasanya gampang ditemui di pasar itu tiba-tiba raib. Sekitar seminggu tak mengetahui kabar suaminya, Tati semakin cemas. Berita televisi dan koran tentang penemuan potongan tubuh di beberapa titik di Jakarta Timur malah membuat Tati takut. Dia pun memberanikan diri melaporkan suaminya yang hilang ke polisi. Ketakutannya ternyata benar. Setelah dia dan kedua

anaknya dites DNA, polisi meyakini bahwa korban mutilasi itu adalah Karyadi. “Yang saya pikirkan cuma anak-anak saya. Saya tidak tahu gimana masa depan mereka. Sekolahnya, makannya,” tuturnya. Bulir air mata mulai mengalir. “Saya cuma bisa berdoa dan minta kepada aparat biar menghukum pelaku seadil-adilnya,” imbuhnya. Selalu Dibohongi dan Disiksa Secara terpisah, Muryani yang sehari-hari berdagang buah di Pasar Cijantung mengatakan bahwa dirinya kesal dan dendam terhadap Karyadi. Janji Karyadi untuk membahagiakan dirinya ternyata omong kosong belaka. “Katanya, saya bakal bahagia kalau mau bercerai dengan suami pertama dan kawin ama dia,” ungkap Muryani di Mapolres Jakarta Timur, Jumat (22/10). Saat menikahi Muryani, Karyadi juga berjanji tak main wanita lagi. Tapi, janji tinggal janji. Alih-alih kebahagiaan, yang ada hanya penderitaan. “Saya selalu dibohongin dan disiksa oleh Karyadi,” katanya. Muryani beralasan, dirinya mencabut nyawa Karyadi pada 12 Oktober karena gelap mata. Amarahnya mendidih dan akhirnya meluap karena Karyadi sudah menikah lagi dan punya dua anak. Pukul 05.30 hari itu kepala Karyadi dihantam dengan tabung elpiji 3 kilogram. Tabung hijau muda itu seketika meremukkan sebagian batok kepalanya. Masih kesetanan, Muryani menarik Karyadi ke kamar mandi. Aksi mutilasi pun bermula. Kepala Karyadi dipotong dan dimasukkan ke kantong plastik merah dan hitam. Kepala itu kemudian dibuang ke Kalibaru, Kramat

Jati, Jakarta Timur. Setelah berdagang buah seharian, proses pencacahan berlanjut. Saat malam Muryani memotong-motong tubuh suaminya menggunakan pisau dapur. Kaki dan tangannya dibuang ke Gandaria. Dada, organ-organ dalam, paha, alat kelamin kembali dibuang ke Kalibaru. Saat eksekusi itu, Muryani selalu sendirian di rumah. Fitri Miranto, anaknya dari pernikahan terdahulu, tidak ada. “Biasanya, pulang kerja, Fitri selalu mampir ke rumah pacarnya. Jadi nggak ada yang ngajarin saya memutilasi,” ujarnya. Fitri yang diwawancarai di tempat terpisah seakan meneguhkan alasan ibunya. “Ibu ditipu Bapak. Saya juga ditipu. Kita nggak tahu Bapak kawin lagi dan punya anak,” kata lelaki 26 tahun yang bekerja sebagai satpam di Bandara Soekarno-Hatta tersebut. Pada pernikahan terdahulu, Muryani punya dua anak. Si sulung ikut mantan suaminya di Boyolali. Sedangkan Fitri diasuh Muryani. Saat Muryani dinikahi Karyadi 12 tahun lalu, sejak itu pula Fitri mengenal Karyadi sebagai ayah tirinya. “Saya sudah anggap dia seperti ayah sendiri. Saya sayang sama dua-duanya,” katanya lirih. Lebih lanjut dia menuturkan, selama ini ibunya lebih banyak membiayai kehidupan keluarga mereka daripada Karyadi, meskipun si ibu hanya berdagang buah. Karena itu, Muryani begitu geram tatkala Karyadi menipunya dengan menikahi wanita lain. Kegeraman itu ditunaikan dengan memotong-motong tubuh Karyadi menjadi selusin bagian lebih. Entah, apakah pembunuhan itu benar-benar memupus murka Muryani. (dos)

Kajati Minta Masyarakat Laporkan Jaksa Nakal Jaksa ........................ sanksi pun kita keluarkan sesuai mekanisme yang ada,” tukas Kajati, akhir pekan lalu. Menurut Mantan Wakajati Jawa Tengah ini, walau penundaan pangkat hanya setahun namun implikasi pada yang bersangkutan sangat besar. Mengingat Kejagung sangat selektif mengevaluasi setiap stafnya di pelosok tanah air, biasanya yang tertulis setahun tapi realisasinya bisa

mencapai tiga tahun penundaan pangkat. Belum lagi akan berpengaruh pada evaluasi kinerja yang bersangkutan sehingga berdampak pada promosi jabatan. Yang pasti, kata Donny, pihaknya membuka masukan ataupun laporan dari masyarakat menyangkut dugaan penyimpangan ataupun adanya oknum jaksa yang terlibat mafia hukum. Pihak kejaksaan pasti akan menindaklanjuti setiap laporan yang masuk. Tentu setelah jelas alat buktin-

ya, maka dilakukan proses kemudian penindakan sesuai aturan yang berlaku, terutama internal kejaksaan. Ia juga menyinggung soal dugaan pungutan yang juga melibatkan oknum jaksa di Kota Baubau. Hasil verifikasi di internal kejaksaan, laporan tersebut dinyatakan tidak cukup bukti sehingga yang bersangkutan dianggap tidak menyalahi aturan yang ada. “Kalau tidak cukup alat buktinya, tentu tidak mungkin kita paksakan,” pungkas Kajati Sultra.(lia)

Asrun Lepas Jalan Sehat Kendari Pos HUT .......................... Bank Indonesia Kendari) dan Hj Jumaniah (warga BTN BPN Puuwatu, Kendari). Kedua pemenang hadiah motor ini mengaku terkejut sekaligus terharu. Dirut PT Media Kita Sejahtera yang juga Pemimpin Redaksi Kendari Pos, Milwan Lukman yang diminta untuk mengambil nomor undian berhadiah utama ini, tak ingin melakukannya sendiri. Agar lebih obyektif dan

terhindar dari sorotan, ia meminta bantuan dua peserta Jalan Sehat untuk mengambilkan nomor undian. Seluruh peserta Jalan Sehat tampak antusias hingga akhir acara. Betapa tidak, hampir seluruh peserta yang mengelompokkan diri sesuai tempat tinggal atau teman kerja mengelilingi panggung acara, kerap terdengar teriakan kegembiraan mendengar nomor undian mereka dibacakan oleh panitia, tanda bahwa mereka

dapat hadiah. Dalam acara ini, tak ada pidato yang disampaikan oleh Pimpred Kendari Pos. Satu-satunya yang beridato hanyalah Walikota Kendari, Asrun. Itupun, Asrun hanya memanfaatkan untuk “mengkampanyekan” Kendari Bersih dan Sehat. Di kerumunan peserta, terlihat Kapolresta Kendari, AKBP Yuyun Yudhantara SIK, MSi, Kadispen Polda AKBP Drs Fachrurrozi, sejumlah pejabat Kota Kendari dan Sultra.(cr6/ong)

Kegigihan Suu Kyi Tak akan Pernah Bisa Ditumpas Teladan ..................... apalah yang bisa diharapkan dari institusi hukum di sebuah negeri yang seluruh perangkat kehidupannya mengabdi pada kepentingan junta. Tapi, barangkali di situ Suu Kyi memberi kita semua pelajaran penting. Senjata tak harus dilawan dengan senjata. Demokrasi tak boleh diraih lewat jalur yang tak demokratis. Menegakkan konstitusi tak semestinya dengan cara inkonstitusional. Kita ingat bagaimana Nobelis Perdamaian 1991 itu memilih mendirikan Liga Nasional untuk Demokrasi (LND) guna melawan junta pada pemilu 1990. LND meraih 80 persen kursi di parlemen, tapi junta membatalkan dan memenjarakan Suu Kyi, memisahkannya dari suami dan anaknya. Sejak itulah Suu Kyi tak pernah menghirup udara bebas lagi. Junta melakukan berbagai cara untuk memisahkan perempuan yang kini berusia 65 tahun tersebut dari kehidupan publik, termasuk dari pemilu yang baru lalu. David Booth, seorang mantan pelatih tim nasional sepak

bola Myanmar, pernah berkisah kepada Jawa Pos bagaimana dirinya harus sangat berhati-hati mengatur setiap kata yang dilontarkan. Sebab, mata-mata junta ada di tiap sudut, termasuk ketika dia membawa timnya ke luar negeri. Wawancara dengan Jawa Pos di Jakarta perihal kesehariannya melatih di negeri sarat pelanggaran hak asasi manusia itu pun harus dilakukan dengan mata Booth terus memandang sekitar dengan sedikit waswas. Seakan-akan ada mata dan telinga tersembunyi yang berusaha mengawasi serta mencuri dengar. Nah, kalau seorang pelatih sepak bola saja diperlakukan seperti itu, kita bisa bayangkan bagaimana hari-hari yang dijalani aktivis yang dilabeli musuh seperti Suu Kyi. Setiap dinding rasanya bisa menjadi mata-mata bagi rezim. Ingat, rezim itulah yang tak segan membantai biksu yang berdemonstrasi damai tahun lalu. Namun, tak sekalipun Suu Kyi mengendurkan prinsip, berkompromi dengan junta. Juga, tak pernah tebersit sedikit pun keinginan mengabaikan tanah air yang sebenarnya

sudah lama ditinggalkannya setelah sang ayah ditembak mati rival politiknya saat Suu Kyi baru berusia dua tahun. Suu Kyi memilih bertahan dan melawan junta tidak pada sisi terkuat mereka: kekuatan bersenjata. Kegigihan dan pilihannya pada jalur nirkekerasan itulah yang akhirnya memelihara semangat para pengikutnya untuk juga tak pernah menyerah. Dari bawah tanah, mereka mengorganisasi perlawanan. Melalui selebaran, buku, atau dunia maya. Lobi terhadap dunia luar terus dijalankan sembari tak berpaling sepenuhnya dari jalur hukum di negeri sendiri. Suu Kyi dan para pengikutnya percaya, sekeras apa pun batu, suatu saat pasti retak jika ditetesi air tiada henti. Hanya, kita tak tahu berapa lama batu yang keras itu cuwil. Kita tak tahu kapan demokrasi akan menghampiri negeri yang dulu bernama Burma tersebut. Yang kita tahu, mencuplik Walk On, lagu band U2 yang didedikasikan untuk Suu Kyi, what she got they can’t deny it. Spirit itu, kegigihan itu, tak akan pernah bisa ditumpas senjata junta.(*)


Kendari Pos |Senin, 25 Oktober 2010

Jalan Santai Ribuan peserta Jalan Sehat memperingati HUT Kendari Pos ke 15. Dirut PT Media Kita Sejahtera, Milwan Lukman, Walikota Kendari, Ir Asrun dan Kapolresta Kendari, AKBP Yuyun Yudhantara SIK MSi serta beberapa pejabat kota dan provinsi ikut membaurkan diri. SUWARJONO/KP

SUWARJONO/KP

SUWARJONO/KP

Walikota Kendari, Ir Asrun melepas peserta Jalan Sehat Kendari Pos.

Koordinator Liputan (Korlip) Kendari Pos, La Ode Diada Nebansi menyerahkan hadiah kulkas.

SUWARJONO/KP

Salah satu sponsor Jalan Sehat Kendari Pos yang menyediakan produknya kepada para peserta.

SUWARJONO/KP

SUWARJONO/KP

Pimpred Kendari Pos, Milwan Lukman sesaat sebelum penarikan undian hadiah utama.

Manager Iklan Kendari Pos, Haeruddin SS menyerahkan hadiah kepada salah satu peserta.

SUWARJONO/KP

Master of Ceremony (MC) memandu salah seorang peserta mengambil nomor undian.

SUWARJONO/KP

Dua peserta Jalan Sehat didampingi Pimpred Kendari Pos, Milwan Lukman mengangkat plakat kunci motor sebagai hadiah utama.

SUWARJONO/KP SUWARJONO/KP

Sofyan memberi hadiah hiburan kepada salah seorang peserta

Pimpinan Suzuki (PT Sinar Galesong Pratama), Ugas menyerahkan hadiah kepada salah soerang peserta. Salah satu sponsor Jalan Sehat Kendari Pos adalah Suzuki.


Langganan Dalam Kota Rp. 65.000,-

Senin, 25 Oktober 2010

Petugas Kelurahan Jadi Contoh MENGUBAH pola hidup seseorang tidak semudah seperti membalikkan telapak tangan. Hal inilah yang dirasakan pihak Kelurahan Rahandouna dalam memberikan penyadaran kepada masyarakat untuk senantiasa menjaga kebersihan. “Sebagai langkah awal, kami dari kelurahan diharapkan menjadi contoh bagi masyarakat lainnya dalam menjaga kebersihan,” ujar Mahmud Mahmud Kaido SSi Kaido, Lurah Rahandouna. Mahmud mengaku, salah satu contoh yang digalakkan saat ini, dengan melakukan pembersihan setiap hari Selasa dan Jumat, dengan meli-

Baca PETUGAS di Hal. 10

Libatkan Semua Kelurahan di Titik Pantau Adipura DENGAN semakin bertambahnya wilayah titik pantau Adipura di Kecamatan Poasia, dimana pada 2008 hanya satu titik pantau yaitu di Jalan Kancil, pada 2010 kini bertambah. Penambahan titik pantau itu meliputi, BTN Wirabuana, BTN Batu Marupa dan Pasar Anduonohu, termasuk Jalan Anduonohu hingga Poros Lapulu. “Penambahan titik pantau Adipuran tahun ini, tentunya pelibatan masyarakat perlu ditingkatkan lagi. Meskipun demikian kami bersyukur karena kami sedikit terbantu dengan penanganan keber-

sihan di Pasar Anduonohu, oleh Dinas Pertanian. Dengan begitu kami tinggal menangani titik pantau lainnya,” kata Camat Poasia, Sulkurniah akhir pekan lalu. Beberapa cara dilakukan agar wilayah-wilayah tersebut tetap terjaga kebersihannya, yaitu dengan menyatukan waktu kerja bakti (Selasa, Kamis dan Jumat) di empat kelurahan se-Kecamatan Poasia. Mulai Kelurahan Anduonohu, Rahandouna, Matabubu hingga Anggoeya. Tak hanya melibatkan

Drs Sulkurniah (Camat Poasia)

Baca LIBATKAN di Hal. 10

Kendari Bersih dan Sehat di Kecamatan Poasia

Masyarakat dan Aparat Pemerintah Kompak Jaga Kebersihan Meskipun sempat diguyur hujan sejak pukul 06.00 wita, dan masih rintik hingga pukul 09.00 wita pada Jumat (22/10) lalu. Tetapi tak mengurangi semangat dari aparat Kelurahan Rahandouna dan warga sekitar, seperti BTN Batu Marupa dan Promal, Kecamatan Poasia, untuk melakukan aksi bersih-bersih.

ULFAH SARI SAKTI SEDIKIT demi sedikit rumput dan semak belukar serta pohor perdu, yang

BERSIH

Kastor Kendari Peduli Lingkungan KASI Turusanna Sangtoraya atau biasa disingkat Kastor Kendari, tak mau ketinggalan dengan organisasi lainnya di Sultra. Sikap kepedulian terhadap lingkungan ini, membuat puluhan masyarakat Toraja yang berada di Kendari, melakukan bhakti sosial dengan melakukan pengecetan trotoar. Berpusat di kantor Sinode Gep-Sultra, selama dua hari, mulai 23-24 Oktober, Kastor yang pesertanya meliputi Tanah Toraja dan Toraja Utara berasal dari Sulawesi Selatan dan Mamasa Sulawesi Barat ini, yang sudah tinggal dan berdomisili di Kendari, melakukan pengecatan trotoar mulai dari Jalan Sam Ratulangi, Abdullah Silondae, Ahmad Yani dan Jalan MT Haryono. Ketua Kastor Sultra, Vence Samuel ST mengaku kalau bhakti sosial ini, selain agenda tahunan dalam rangka memperingati Natal (25/ 12), juga sikap peduli terhadap lingkungan. Demikian pula memberikan dukungan kepada pemkot untuk tetap mempertahankan Adipura. Ketua panitia, Paulus Palintin menambahkan kalau bhakti sosial dalam rangka pengecetan trotoar ini juga untuk kembali membina hubungan keakraban sesama masyarakat dan khususnya kepada pengurus Kastor. (yaf)

ULFAH/ KP

Aksi bersihbersih warga Rahandouna, di jalan Poasia dan BTN Batu Marupa, di acara program Kendariku Bersih dan Sehat kerjasama Pemkot dan SKH Kendari Pos.

Usia Talud Baru Sepuluh Bulan Kadis PU Kota Tidak Tahu Pekerjaan Siapa

dahannya menghalangi kendaraan yang lewat dipangkas aparat Kelurahan Rahandouna dan warga. Yang tadinya sisi kiri dan kanan jalan dipenuhi rumput, kini mulai terlihat rapi. Meskipun hanya dengan menggunakan satu unit mesin pemotong rumput, tetapi secara bergantian aparat kelurahan dan warga bergantian menggunakannya. Sementara di kompleks perumahan, tampak beberapa orang ibu juga tengah asyik membersihkan pekarangan rumah-

Baca KOMPAK di Hal. 10

Tes CPNS Akhir November Formasi SMA Tidak Ada

Kendari, KP Musibah ambruknya talud di Lorong Teplan, Kelurahan Punggaloba, Kecamatan Kendari Barat rupanya usia bangunan tersebut baru 10 bulan terhitung waktu pembuatannya. Ironisnya, pemerintah Kota Kendari tidak mengetahui siapa yang mengerjakan proyek tersebut. Ibu Titik, seorang warga yang tidak jauh dari lokasi ambruknya talud sepanjang 20 meter itu mengaku jika talud yang rusak akibat hujan keras, rupanya usia pekerjaan tersebut baru 10 bulan. Artinya, bisa jadi pekerjaan itu hanya asal-asalan saja jadinya. “Saya masih ingat persis dikerjakan akhir tahun 2009 lalu,” katanya, saat ditemui di lokasi ambruknya talud. Dirinya juga menambahkan jika pekerjaan itu sangat cepat dikerjakan. Rupanya, kata Titik bukan hanya satu tanggul saja yang rusak parah. Tidak jauh dari lokasi berjarak seratus meter pun terjadi hal serupa. Perbedaanya talud yang rusak tidak separah

Baca USIA di Hal. 10

SUWARJONO/KP

Kendari, KP Sebuah peluang bagi pencaker jalur CPNS terbuka. Pelaksanaan tes CPNS untuk tingkat kabupaten dan provinsi Sultra dipastikan dilaksanakan November. Pelaksanaannya akan dilaksanakan serentak setelah dilakukan pertemuan seluruh BKD di Sultra. Kepala BKD Sultra Tony Herbiansyah, memang belum memastikan tanggal pelaksanaannya. Ia hanya menyebut pelaksanaan tes akan dilakukan paling lambat akhir November dan pengumuman pelulusannya dilakukan awal Desember. “Tanggal pastinya akan kita tentukan setelah rapat seluruh BKD se Sultra,” ujarnya akhir pekan lalu. Keputusan tersebut kata Tony merupakan rekomendasi dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara (Kemen-PAN) setelah pertemuan dengan BKD se Sultra. Sultra dianggap sudah siap melaksanakan penjaringan CPNS lagi. “Untuk kuota, terbanyak di provinsi. Formasinya tersebar jadi saya kurang ingat,” terangnya.

Tanggul ambruk di Lorong Teplan, Kelurahan Punggaloba, Kecamatan Kendari Barat, memutuskan jalan warga setempat.

Baca CPNS di Hal. 10

Kesalahan Jurnalistik Selesaikan dengan Mekanisme Jurnalistik. Gunakan Hak Jawab Anda karena Dijamin Undang-Undang


Metro

10

Butuh Penambahan TPS di Daerah Pemukiman Petugas ..................... batkan masyarakat. “Kebanyakan warga sini (Rahandouna) banyak berprofesi sebagai PNS, maka selain kedua hari tersebut kami juga mengajak warga untuk melakukan pembersihan rumah dan lingkungan sekitar, setiap hari libur seperti pada hari Minggu,” katanya.

Ia yakin dengan turut sertanya masyarakat dalam upaya pembersihan lingkungannya masing-masing, akan semakin menambah kesadaran masyarakat dalam menjaga kebersihan. “Masih sering kita temui, warga yang membuang sampah dari dalam mobil, sehingga sampah yang dibuang terkadang tidak masuk dalam tempat pembuangan sampah (TPS). Malah menambah

kotor, karena sampahnya berceceran di jalan,” ujarnya. Tahun ini, titik pantau Adipura di Kelurahan Rahandouna meliputi, BTN Batu Marupa dan Puskesmas Poasia. Untuk terus meningkatkan kebersihan di wilayahnya, Mahmud, mengaku saat ini pihaknya masih membutuhkan tambahan dua mesin pemotong rumput dari satu mesih yang ada saat ini. Meng-

ingat luasnya areal pinggir jalan yang akan dibersihkan dari rumput dan semak belukar lainnya. Selain itu, penambahan tempat pembuangan sampah (TPS) yang relatif lebih sedikit, dibanding jumlah warga. Di kompleks BTN Batu Marupa misalnya, dari 100 lebih KK lebih, hanya ada satu TPS. “Idealnya memiliki empat TPS, dengan asumsi 20 unit rumah satu TPS,” jelasnya. (cr6)

ini menyayangkan kejadian itu yang mengakibatkan putusnya jalan yang menghubungkan rumah warga. Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Kendari, Syamsul Bahri Sangga mengatakan tanggul yang rusak di Kendari Barat bukan pekerjaan dari Dinas PU Kota Kendari. “Meski lokasi di wilayah Kota Kendari namun pekerjaan itu bukan

gawean Dinas PU Kota,” katanya, kemarin. Meski pekerjaan itu bukan dari Dinas PU Kota, namun pihaknya akan membantu membuka talud yang rusak. Syamsul telah melakukan pengecekan dan telah memerintahkan anak buahnya untuk mengangkat talud yang menutupi tempat air lewat. (ano/aka)

disiplin ilmu dokter umum, dokter gigi, dokter hewan, apoteker, ekonomi akuntansi, perbankan, perpajakan, manajemen, manajemen keuangan, teknik mesin, elektro, fisika, kimia, teknik sipil, kurikulum dan teknologi pendidikan, pendidikan agama Katholik, Hindu, dan Budha, Jurnalis, serta manajemen informatika, teknik informatika, dan sistem informatika,” terang AKBP Drs. Moch. Fahrurrozi, akhir pekan lalu. Penerimaan CPNS sumber diploma tiga, kata dia, terdiri dari beberapa disiplin ilmu yakni teknik informatika dan manajemen informatika, arsiparis, ekonomi akuntansi, farmasi, keperawatan, k e -

bidanan, ilmu perpustakaan, teknik elektro dan teknik mesin. Para pencari kerja yang berminat dapat melayangkan surat lamaran kepada panitia pusat pengadaan CPNS Polri tahun 2010 di Gedung TNCC lantai 10, jalan Trunojoyo nomor 3 Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. “Persyaratan yang harus dipenuhi calon pendaftar adalah warga negara Indonesia, beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berusia minimal 18 tahun dan maksimal 35 tahun. Tidak pernah dihukum penjara atau kurungan berdasar putusan pengadilan karena melakukan tindak pidana,” jelasnya.(cr2/aka)

Bukan Pekerjaan Dinas PU Kota Usia .......................... yang berada di depan rumah Titik. Warga yang tinggal disekitar lokasi kejadian menyesalkan kejadian tanggul yang rusak. Pasalnya, warga belum sempat menikmati fasilitas yang dibuat oleh pemerintah sudah rusak.

Anggota DPRD Kota Kendari, Misbahuddin mengatakan pihaknya akan menanyakan pekerjaan itu di Dinas PU Kota. Jika pekerjaan itu dilakukan oleh dinas tersebut maka pihak DPRD akan memanggil dan meminta keterangannya. “Saya belum tahu apakah pekerjaan itu dari P2KP atau dari Dinas PU Kota Kendari,” katanya. Legislator

Polri Buka Kuota 728 Orang CPNS CPNS ........................ Sedangkan untuk kualifikasi pendidikan, Tony berujar pendaftar yang diterima hanya dari jenjang Diploma hingga Master. Untuk formasi SMA, tidak diperkenankan oleh KemenPAN. “Kita sebenarnya ajukan formasi untuk SMA, tapi dilarang. Seluruh kabupaten juga tidak menerima kualifikasi SMA,” tandasnya. Polri Buka Kuota 728 Orang CPNS Tak hanya lingkup pemprov, institusi Kepolisian Republik Indonesia (Polri) juga saat ini sedang membuka seleksi CPNS. Kuota penerimaan CPNS tahun 2010 tersebut mencpai 728 orang dari berbagai spesifikasi dan kualifikasi pendid-

ikan. Pendaftaran seleksi CPNS terbuka sejak 19-28 Oktober 2010 atau berkas paling lambat diterima oleh tim panitia pada tanggal 1 November 2010. Kabid Humas Polda Sultra, AKBP Drs. Moch. Fahrurrozi mengatakan, seleksi CPNS Polri akan dilaksanakan secara terpusat di Mabes Polri dan peserta siap ditempatkan di seluruh wilayah NKRI. Dari 728 orang yang akan diterima, terdiri dari 12 orang untuk kualifikasi pendidikan strata dua (S2), 143 orang untuk strata satu (s1) atau diploma empat (D-IV), dan 573 orang kualifikasi pendidikan diploma tiga (D-III). “Untuk kualifikasi magister hanya disiplin ilmu psikologi yang diterima. Sedang pada kualifikasi sarjana atau diploma empat, untuk

Mesin Potong Rumput Masih Kurang Libatkan .................... apara kelurahan dan kecamatan tetapi juga masyarakat. “Kami bersyukur berkat kekompakan itu, kami dapat menangani permasalahan kebersihan pada tambahan titik pantau. Dan kalau pun kami tidak dapat menanganinya, maka kami akan meminta bantuan Dinas kebersihan. Misalnya mengenai pengangkutan sampah yang lebih kapasitas,” kata Sulkurniah. Camat mengaku penyadaran masyarakat kota berbeda dengan masyarakat desa. Pasalnya masyarakat desa sangat kental budaya

gotong royongnya. Berbeda dengan kota yang diliputi kesibukan. “Tetapi dengan himbauan yang terus menerus, maka kesadaran masyarakat telah mulai meningkat,” katanya. Penambahan mesin pemotong rumput setiap kelurahan tiga unit, juga menjadi harapannya. Mengingat pada 2009 lalu, hanya satu unit per kelurahan. “Mudahmudahan pengajuan proposal masingmasing lurah di P2MK dapat dikabulkan menjadi 3 buah mesin. Jika anggaran berlebih, dapat juga dilakukan penambahan motor sampah, karena motor sampah hanya dimiliki Kelurahan Poasia,” jelasnya. (cr6)

Kendari Pos | Senin, 25 Oktober 2010

Pemberian Alat Kebersihan dapat Menyemangati Warga Kompak ..................... nya. Meskipun beberapa rumah lainnya terkunci karena ditinggal bekerja para pemiliknya. “Sedikitnya sembilan perumahan terdapat di Kelurahan Rahandouna, dengan titik pantau Adipura terdapat di BTN Batu Marupa. Meskipun demikian, semua lokasi secara bergiliran menjadi target pembersihan kami, disetiap Selasa dan Jumat,” ujar Lurah Rahandouna, Mahmud Kaido. Mahmud menjelaskan sembilan perumahan beserta jumlah kepala keluarga lingkup Kelurahan Rahandouna, meliputi BTN Batu Marupa, Perumnas, dan Multigraha dengan jumlah KK 100 ke atas, BTN Promal, Mahkota Hijau, Multivisi dan Zafirah dengan 30 KK keatas. “Untung saja menginstruksikan penghuni perumahan lebih mudah dibandin non perumahan, hanya perlu pemberitahuan melalui pengeras suara di mesjid. Maka warga setempat yang tidak memiliki kesibukan pada hari itu, langsung turut serta dalam aksi bersih-bersih seperti hari ini,” lanjutnya. Demikian pula jelasnya dengan pengangkutan sampah dan penarikan retribusinya, yang sejak 2010 ini diserahkan kepada lurah dan camat. Sampai saat ini belum mendapatkan kendala berarti. “Dalam pengangkutan sampah dari depan rumah masing-masing warga hingga ke TPS, warga memberdayakan seorang warga yang kurang mampu untuk diupah. Begitu juga dengan penarikan retribusi sampah, setiap warga yang membuang sampah di TPS sadar

untuk membayar retibusi Rp 1.500 per bulan,” jelasnya. Mengenai aksi bersih-bersih Selasa dan Jumat ini, salah seorang warga BTN Batu Marupa, Usman, mengungkapkan salut dengan aparat kelurahan dan kecamatan, karena secara rutin selalu mencontohkan masyarakat akan aksi bersih-bersih. “Menurut saya selama ini aparat kelurahan dan kecamatan telah menjadi contoh yang baik, dalam setiap aksi bersih-bersih. Tetapi perlu kiranya optimalisasi masyarakat sekitar untuk terlibat langsung, kalau perlu disepakati sanksi internal kelurahan jika terdapat warga yang mangkir,” kata Usman. Sementara itu, Camat Poasia, Sulkurniah yang ditemui ditempat terpisah karena sedang mengikuti suatu kegiatan menghimbau kepada seluruh warga Kecamatan Poasia agar bahu membahu dalam menjaga kebersihan. “Mengingat kebersihan bukan hanya tanggung jawab pemerintah saja, tetapi juga merupakan tanggung jawab semua pihak, sebagaimana semboyan Kota Kendari yaitu Kotaku Kubangun dan Kubanggakan, khusus untuk aksi bersih-bersih tentunya dimulai dari lingkungan keluarga,” himbaunya. Aksi bersih-bersih lingkup Kelurahan Rahandouna ditutup dengan pemberian seperangkat alat kebersihan, oleh PT Sinar Galesong Pratama (SGP) Kendari kepada Lurah Rahandouna. “Diharapkan pemberian alat kebersihan mulai dari sapu, sekop hingga tempat sampah dapat semakin menyemangati masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungannya,” kata Sulkuriah. (***)


Metro

Kendari Pos | Senin, 25 Oktober 2010

Lima Perusahaan Tak Kantongi Izin Penambangan Galian C di Tobuuha Kendari,KP Maraknya aktivitas penambangan ilegal tambang galian C di Kota Kendari, khususnya di Kelurahan Tobuuha, Kecamatan Mandonga, mendapat soro-

tan dari DPRD Kota Kendari. Komisi II DPRD Kota Kendari H. Djayadi Said meminta agar seluruh aktivitas penambangan galian C di Tobuuha, dihentikan. “Aktivitas penambangan galian golongan C di Tobuuha harus dihentikan, karena ada lima perusahaan yang melakukan aktivitas penggalian tanpa izin dari Badan Perizinan dan Badan Lingkungan Hidup Kota,” ujar legisla-

tor asal Partai Gerindra ini akhir pekan lalu. Untuk menghentikan aktivitas ilegal ini, serta menimalisir dampak lingkungan akibat pengerukan tanah timbunan di Tobuuha, pihak dewan Kota akan segera memanggil semua pihak yang terlibat d idalamnya. Mulai Badan Perizinan, BLH dan Dinas Perhubungan. “Bagaimana target PAD Kota Kendari bisa tercapai, aktivitas penambangan

seperti ini tidak memiliki izin. Perusahaan mana saja yang menambang disana, pihak Badan Perizinan saja tidak tahu. Gunung tanah itu dibeli harus ada mekanismenya. Pembangunan silahkan jalan, tapi harus ikuti aturan. Jangan main keruk saja tanah timbuan, tanpa melalui aturan,” pungkas anggota komisi II DPRD Kota Kendari. (tri)

Lomba Perahu dan Kapal Hias Kota Kendari

Ajang Hiburan Masyarakat Nelayan, Inginkan Jadi Ajang Tahunan Tahun 2010 merupakan tahun yang sangat dikenang masyarakat nelayan Kota Kendari, pasalnya pada tahun ini untuk pertama kalinya dilakukan festival lomba perahu dan kapal hias nelayan. Peserta mendapat cet gratis karena pemerintah kota (Pemkot) Kendari menggandeng PT Jotun Indonesia.

ULFAH SARI SAKTI MENDADAK pelabuhan perikanan samudera (PPS) Kendari, Sabtu (23/10) dipadati dengan perahu dan kapal aneka gross ton (GT), yang dihias sedemikian rupa lengkap dengan bendera merah putih yang berukuran besar dan kecil. Ternyata pada hari itu sementara berlangsung lomba perahu dan kapal hias nelayan, piala Walikota Kendari-Jotun Indonesia. Lomba yang baru pertama kali dihelat ini, dibuka secara resmi oleh Wali Kota Kendari Ir Asrun, tepat pukul 12.00 wita. Dalam sambutannya Asrun mengatakan Teluk Kendari merupakan aset dan kebanggan masyarakat Kota Kendari, karena selain memiliki potensi sumber daya alama dan segala keanekaragaman flora dan faunanya. Teluk Kendari juga berfungsi sebagai sarana transportasi sekaligus wisata dan pendidikan.

SUWARJONO/KP

Salah satu peserta lomba perahu hias yang digelar DKP Pemkot Kendari di Teluk Kendari selama dua hari, 23-24 Oktober lalu. “Karena itu kebersihan dan kelestarian teluk kendari harus tetap kita jaga, sehingga melalui lomba ini selain dijadikan sebagai ajang pengembangan potensi bahari. Juga sebagai ajang kampanye kebersihan dan pelestarian teluk,” katanya. Mengingat manfaat Teluk Kendari

yang strategis terhadap kehidupan masyarakat dan pembangunan Kota Kendari, pasangan Musadar Mappasomba ini mengharapkan agar lomba seperti ini dapat dijadikan ajang rutin tahunan. “Kalau perlu kedepannya lombanya dapat lebih divariasikan, misalnya dengan menambah lomba dayung tradisional dan eksekutif, serta lomba tarik tambang dalam kapal,” jelasnya. Sementara itu, Kadis Kelautan dan Perikanan (DKP) Kota Kendari selaku Ketua Panitia, Agus Salim Safrullah menuturkan jumlah peserta yang ikut dalam lomba tersebut sebanyak 70 peserta. Dengan rincian, 30 peserta untuk Kategori I yaitu kapal dengan 5 GT ke bawah dan 40 peserta untuk kapal 5 GT ke atas. “Hasil penilaian meliputi lomba meliputi keserasian dan keindahan, kreasi kostum dan kekompakan, serta kedisiplinan dalam atraksi, taat dan bebas sampah. Akan dilakukan keesokan harinya di Pantai Nambo. Dengan Hadiah utama Rp 5 juta untuk Kategori I dan Rp 6 juta untuk Kategori II plus piagam dan trophy,” tutur Agus Salim. Dalam lomba itu pula salah satu kelompok nelayan, Monas memberikan plakat kenang-kenangan kepada wali kota, PT Jotun dan Kadis DKP. Suasana semakin meriah dengan dilepasnya iring-iringan perahu dan kapal hias. Dari kejauhan

tampak perahu dan kapal berjejer rapi, menuju finish asrama Dayung Benu-benua. Teluk Kendari yang tadinya berwarna kuning dan kecokelatan, karena merupakan muara dari semua aliran sungai tampak menjadi berwarna-warni terkena pantulan warna cat kapal nelayan. Pemilik Kapal Cahaya Nur dari Kelurahan Bungku Toko, Arifin sangat mengharapkan agar tahun depan lomba tersebut kembali dapat digelar. “Bukan saja karena pemberian catnya yang gratis, tetapi juga sekaligus hiburan dan menjalin keakraban antar sesama nelayan. Selain itu, kami pun tidak merasa rugi tidak mencari ikan selama dua hari karena festival ini, mengingat rezeki 2-3 ton ikan layang per harinya dapat kami cari pada hari lainnya,” ujar pemilik kapal 22 GT ini. Keesekon harinya bertempat di pantai Nambo dilakukan penyerahan hadiah oleh Wali Kota Kendari. Adapun pemenang lomba perahu dan kapal hias piala Wali Kota Kendari-PT Jotun Indonesia, Kategori I Juara I-III yaitu KMN Monas dari Kelurahan Dapu-dapura, KMN Macccini Baji dari Kelurahan Bende, dan KMN Fadly Kelurahan Tipulu. Sedangkan Kategeri II masing-masing KMN Sahabat Nelayan Kelurahan Petoaha, KMN Tiara Indah Kelurahan Lapulu dan KMN Cahaya Nur Kelurahan Bungkutoko. (***)

15 PU Sultra Latih Fasilitator Infrastruktur Pedesaan Kendari,KP Untuk semakin meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa, khususnya melalui Peningkatan Pelayanan Infrastruktur Desa (PPID), akhir pekan lalu, Dinas PU Sultra melaksanakan pelatihan bagi fasilitator dalam program pembangunan infrastruktur pedesaan, pada salah satu hotel di Kota Kendari. Dalam pelatihan ini terdapat 58 fasilitator, yang terdiri dari Satker dan konsultan manajemen di 12 kabupaten/kota se-Sultra. “Dengan elatihan ini, tentunya diharapkan mereka dapat memperoleh pemahaman yang mendalam untuk menyukseskan program PPID ini,” ujar Kadis PU Sultra, Dody Djalante. Dody menjelaskan hasil evaluasi program sebelumnya mengalami peningkatan dari tahun ke tahun. Hal ini dapat dilihat dengan semakin bertambahnya jumlah desa yang menjadi target program PPID dari tahun ke tahun. “Dari enam desa pada 2008, 51 desa pada 2009, meningkat 63 desa pada 2010 ini,” katanya. Pencapaian cukup optimal ini, menandakan kinerja para fasilitator cukup baik. Mengingat fasilitator sekaligus merangkap menjadi motivator bagi masyarakat. “Karena itu pelatihan ini sangat strategis, khususnya dalam program memberantas kemiskinan pada desa tertinggal. Apalagi berdasarkan data BPS 2010 ini, 18 persen dari penduduk Sultra masuk dalam kategori miskin, sehingga kita masih perlu bekerja keras untuk menurunkan kemiskinan hingga satu digit,” tuturnya. Ia juga menekankan agar para fasilitator harus transparansi dalam pelaporan keuangan pelaksanaan, setiap item kegiatan pembangunan infrastruktur. “Dengan begitu mudah-mudahan pada 2011 nanti, semakin banyak lagi desa tertinggal di Sultra yang menjadi target program PPID ini. Yang juga berarti Sultra dapat setara dengan daerah lainnya di Indonesia,” tandasnya. (cr6)


Kendari Pos

Senin, 25 Oktober 2010

Hiburan

13

Sunan Kalijaga Bantah Hamili Jennifer Dunn

Marini Zumarnis Bisnis Kecantikan Jakarta, KP Bintang film Marini Zumarnis (34) mencoba berbagi resep kecantikan kepada masyarakat. Dalam waktu dekat Bintang sinetron Putri Yang Tertukar ini akan mencoba keberuntungannya di dunia bisnis dengan membuka butik kecantikan. “Iya nich, dalam waktu dekat aku mau buka butik kecantikan,” kata Marini Zumarnis, di Gandaria City, Jakarta Selatan. Marini mengemukakan, niat untuk membuka butik kecantikan bukan karena latah mengikuti trend sejumlah selebritis yang sukses di bisnis dan acting. ”Rencananya sudah lama, berhubungan modalnya belum tercukup jadi ditunda,” kata ibu satu anak, Mohammad Daffa Wardana ini. Wanita yang memiliki nama lengkap Marini Kartika Sari Zumarnis ini menambahkan, bisnis tersebut lebih ke bidang kecantikan, kesehatan kulit dan kebugaran tubuh wanita. Sekaligus dirinya ingin berbagi resep kecantikan yang telah dilakukannya selama ini. ”Konsepnya sudah matang, mudah-mudahan tahun ini sudah terealisasi. Pokoknya butik ini menyuguhkan program kecantikan dari rempah-rempah traditional, bukan kecantikan yang instan,” paparnya. Untuk mengelola bisnisnya, dia bekerjasama dengan sejumlah ahli gizi dan ahli kecantikan. Sebab untuk menjaga kecantikannya sendiri, dirinya juga sering konsultasi dengan mereka. “Aku jadi marketing saja, ya kalau lagi libur aku bisa ikut jaga sih,” tuturnya. (jpnn/lia)

FOTO Jennifer Dunn sedang dengan Sunan Kalijaga tengah menggendong bayi beredar. Sunan, pengacara yang pernah menjadi kuasa hukum Jennifer Dunn saat pesinetron muda itu tertimpa kasus narkoba, pun menggelar jumpa pers mengklarifikasi ihwal foto tersebut. “Saya ingin mengklarifikasi berita yang menyudutkan saya. Bahwa ada kabar kalau saya mempunyai anak dari hasil hubungan saya dengan Jenni (Jennifer Dunn). Dikatakan Jennifer Dunn melahirkan di dalam tahanan. Saya pastikan berita itu tidak benar, berita itu adalah

fitnah dan merugikan saya dan keluarga saya,” tegas Sunan ditemani istrinya, Heidi, di Senayan City, Jakarta Selatan, (Sabtu, 23/ 10). Untuk meyakinkan bahwa Jennifer tak pernah melahirkan di dalam bui hasil hubungan mereka, Sunan sampai rela bersumpah. “Saya berani bersumpah demi Allah bahwa bayi yang digendong

Jennifer di rutan itu bukan anak saya,” ujarnya. Jika bayi itu bukan anak Jennifer dan Sunan, mengapa bisa menggendong bayi bareng? Kuasa hukum Jennifer, Zulkifli Syukur, menjelaskan, di rumah tahanan banyak anak kecil. Jennifer kebetulan menggendong bayi milik orang lain. Isu tentang

jalinan asmara ‘terlarang’ antara Sunan dan Jennifer Dunn kembali mencuat setelah seorang tak dikenal mengirimkan foto yang menampilkan Sunan Kalijaga bersama Jennifer Dunn, serta seorang bayi yang disebutnya sebagai anak mereka. Sebuah pesan pun disertakan bersama dengan foto tersebut, yang bunyinya : “Pada 2 (dua) minggu yang lalu saya melihat Sunan Kalijaga, SH, bersama pengacaranya ke Rutan Pondok Bambu. Dia datang untuk menemui Jennifer Dunn dan

keluarganya yang entah kebetulan atau bukan sedang berada di sana. Kabar yang beredar dia datang untuk mengurus akta lahir anak dari Jennifer Dunn. Memang pada saat itu Jennifer Dunn telah memiliki seorang bayi, tapi tidak pernah terekspos oleh media selama ini dan tidak diketahui siapa ayah dari bayi tersebut.” (jpnn/lia)

Jennifer Dunan

Ganti Nama Demi Suami Jakarta,KP Lama tak terdengar kiprahnya, Nia Ramadhani mengganti namanya menjadi Ramadania Ardiansyah Bakrie. Selain agar mudah mengurus dokumen-dokumen penting, perubahan nama itu dilakukannya sebagai bentuk penghormatannya pada sang suami, Anindra Ardiansyah Bakrie atau akrab disapa Ardi. Ditemani ibunya, Chanty Mercia, kuasa hukumnya, dan sang manajer, dia melakukan sidang penggantian nama secara tertutup di Pengadilan Negeri, Jakarta Pusat, kemarin. “Aku ganti nama biar mudah men-

gurus surat-surat berharga seperti paspor dan akta kelahiran,” ujarnya. Wanita kelahiran Jakarta, 16 April 1990 itu mengungkapkan, penggantian nama itu dilakukannya atas saran Ardi yang menikahinya 1 April lalu di Hotel Mulia. Sebagai istri, dia menurut karena maksud suaminya baik. “Wajar kan kalau sebagai istri saya ikut (keinginan) suami. Saya hanya ingin menjadi istri yang baik,” tuturnya seraya menambahkan kalau dia dan keluarga tidak akan menggelar acara khusus untuk menandai pergantian nama tersebut.

Sejak menikah dengan putra konglomerat Aburizal Bakrie, Nia memang nampak berusaha menjadi istri yang baik. Tak hanya mengganti namanya, dia juga meninggalkan dunia entertain yang membesarkan namanya demi pria yang dicintainya tersebut. Bintang sinetron Bawang Merah Bawang Putih itu, memilih berkonsentrasi mengurus rumah tangganya dengan pria yang hobi bermain basket itu. (jpnn/lia)

RamadaniaArdiansyahBakrie


Edukasi

14 Mahasiswa UMK Bantu Korban Wasior Kendari, KP Langkah mahasiswa Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Kendari (UMK), patut diberi apresiasi. Melalui penggalangan dana, mereka mampu mengumpulkan donasi mencapai Rp 5 jutaan untuk disumbangkan kepada korban banjir bandang di Kabupaten Wasior, Papua Barat. Ketua BEM Fakultas Teknik UMK, Syamsuddin Onche mengatakan sumbangsi UMK merupakan bentuk kepedulian nyata mahasiswa terhadap penderitaan Wasior. “Alhamdulillah, walau sedikit paling tidak kami sudah meringankan beban hidup saudara kita,” kata Onche, usai mentransfer sumbangan, pada akhir pekan lalu. Lanjutnya, pengumpulan dana yang diperoleh dari warga dilakukan dalam waktu empat hari. Dimana, mahasiswa disebar pada beberapa titik strategis seperti di lampu merah MTQ, dan kampus UMK sendiri dalam aksi penggalangan bantuan bagi warga Wasior tersebut. “Aksi kemanusian tidak kali ini saja dilakukan BEM Teknik UMK, sebelumnya juga telah dilakukan. Misalnya, pada gempa Padang dan musibah kemanusian berskala lokal di Sultra, seperti banjir bandang di Kolaka Utara (Kolut) beberapa waktu lalu,” tambah Ketua BEM Fakultas Teknik UMK ini. (cr6/lia)

Kendari Pos

Senin, 25 Oktober 2010

SMKN 4 Kendari MoU Perakitan Laptop Kendari, KP Sukses melakukan perakitan 135 unit komputer pekan lalu, SMKN 4 Kendari kembali diberi kepercayaan untuk merakit komputer jenis laptop oleh perusahaan Xyrex. Hal tersebut telah tertuang dalam nota kesepahaman MoU antara pihak perusahaan dengan pihak sekolah.

Kepala SMKN 4 Kendari, Drs Susi Husen mengatakan, program perakitan laptop merupakan salah satu bentuk apresiasi perusahaan Xyrex atas keberhasilan SMK 4 Kendari melaksanakan dua kali kegiatan perakitan komputer di sekolah. Lebih-lebih kegiatan itu melibatkan siswa yang berada di jurusan ICT. “Kami telah melakukan MoU den-

gan Xyrex untuk menyelenggarakan kembali kegiatan perakitan komputer jenis laptop. Hal itu merupakan kebanggaan bagi kami, karena disamping siswa mampu mengaplikasikan kemampuan mendesain teknologi, mereka juga memperoleh pengetahuan baru mengenai teknik merakit laptop,” terangnya. Rencananya, kata Susi, ada seki-

tar 445 unit laptop yang akan dirakit. Kegiatan akan dilaksanakan tahun 2011, melibatkan siswa dan guru-guru ICT yang ada di sekolah tersebut. Mereka akan dibimbing oleh personil dari perusahaan Xyrex yang telah berpengalaman merakit komputer. Untuk diketahui, SMKN 4 Kendari merupakan sekolah kejuruan

pertama di Sultra yang membuka jurusan ICT. Tidak heran, jika setiap ada program peningkatan mutu dalam bidang IT yang diprogramkan Direktorat Pembinaan SMK, sekolah itu selalu diberikan kesempatan untuk melaksanakan kegiatan, baik dalam kegiatan perakitan komputer maupun pelatihan IT lainnya. (cr5)

Keluarga Muhammad Sapri Mewarisi Jualan Buku Kendari, KP Sudah menjadi warisan keluarga Muhammad Sapri, sehingga semua bersaudara menekuni berbisnis dengan manjual buku. Bisnis yang tak terlalu berat tersebut malah menjadi sumber penghasilan. Muhammad Sapri, (60), telah 20 tahun menekuni penjualan buku. Sekarang, dengan usianya yang mulai senjah secara perlahan menyalurkan bakat bisnis pada anakanaknya. Menjual buku telah dilakoni sebelum tahun 80-an. Sebelumnya, Muhammad Sapri tak sendirian jualan buku. Ia bersama dua orang kakaknya, R Sarif A, dan Barwin. Setelah cukup sukses ternyata kakak sulung (Sarif) dipanggi Tuhan. Begitu pun juga Barwin tak lama berselang juga dipanggil Yang Maha Kuasa, sehingga harus sendirian melanjutkan bisnis keluarga yang sudah dirturunkan orang tua mereka. Pada saat itu, mereka membuka toko di kompleks pertokoan emas

WULAN/KP

Muhamad Sapri Pemilik Toko Buku Yes. kota lama yang tak lama lagi akan digusur jembatan. Namun setelah kedua kakaknya meninggal, sapri dituntut bekerja keras dan melanjutkan usahanya. Namun keterampilan sebagai penjual buku memang sudah melekat padanya, seh-

ingga tetap sukses. Hal itu terbukti dengan dibukanya beberapa cabang baru yaitu di seputaran Mandonga, yang diberi nama ‘’Toko Yes”, dan juga dua cabang di Kolaka dengn nama ‘’Toko Idola” dan “Toko Sukses”. Semua

buku yang ada lebih diutamakan pada buku-buku pendidikan, mulai dari TK hingga perguruan tinggi dari berbagai bidang ilmu. Ayah tiga anak itu, bisnis buku menjadi harga mati. Namun yang terpenting adalah karena tak semua orang mudah menjalankan usaha tersebut. Sebesar apapun modal yang dimiliki, keterampilan berbisnis tetap nomor satu. Karena sudah mendarah daging, maka usaha menjual buku itu pun tetap akan diteruskan pada anakanaknya. Bahkan saat ini,anak sulungnya telah membuka toko buku sendiri di Sulawesi tengah. “Suatu kebaggaan, anak saya sudah berbisnis buku. Saya perlu memantaunya saja sekarang,” ungkapnya. Meski demikian, bukan berarti penjualan buku tersebut harus mahal dan lux.Menurutnya,sebagaipenujalbuku yangprofesionalharustahubuku-buku yang baru yang sedang laku. Selain itu juga harus tahu buku yang dibutuhkan saat-saat tertentu.

‘’Misalnya saat ajaran baru atau hari besar agama Islam, maka bukubuku tertentu banyak dicari oleh masyarakat. Moment-moment penting itu harus digunakan sebaik mungkin oleh penjual yang terampil,’’ katanya. Prinsi dia bahwa meski dikatakan toko buku lengkap mulai dari pendidikan, teknologi, psikologo, dan pengetahuan umum lainnya, hingga cara memasak, ia tetap memiliki pegangan tak mau menjual buku-buku yang berbau porno. Selain merusak moral, menjual bukubuku tersebut dirasa kurang membawa berkah. “Saya tak mau mencari masalah dengan menjual buku-buku seperti itu. Selian kurang baik di mata masyarakat juga merusak moral generasi kita,” ujarnya. Ditambahkan,menjual buku memiliki dua keuntunan yang lebih. Selian dari segi bisnis tentu menguntugkan, juga karean dengan berbisnis buku bisa menjadi ladang amal yang disalurkan pada siapa saja. (p2)


Kendari Pos

Edukasi

Senin, 25 Oktober 2010

15

AMIK Global Lepas Peserta Magang Kendari, KP Magang merupakan program wajib bagi mahasiswa Akademi Manajemen Informatikan Komputer (AMIK) Global Kendari dalam rangka penyelesaian studi. Dalam tahun akademik 2010/2011, tercatat sebanyak 65 mahasiswa yang dilepas untuk melaksanakan magang. Pelepasan peserta magang AMIK Global yang merupakan

ULFA/KP

Ketua Mabiran Puuwatu Muskam, M.Si saat berdialog dengan peserta jambore.

Pramuka Puuwatu Helat Jambore Kendari, KP Dalam rangka upaya untuk terus mengasah gerakan kepanduan, sejak Kamis (20 s.d 24) Kwartir Ranting (Kwaran) Kecamatan Puuwatu menghelat jambore ranting di lapangan sepakbola Torada. Jambore kecamatan tersebut melibatkan barisan penggalang dari tingkatan SD dan SMP. Ketua Kwaran Puuwatu, Tamrin MPd menuturkan jumlah peserta mencapai 14 gugus depan (gudep), dengan fokus kegiatan menitikberatkan pada adu ketangkasan, spiritual, dan kekompakan tim melalui beragam lomba, seperti kesenian, outbond, dan lomba religius. Sementara itu Kepala UPTD Diknas Kecamatan Puuwatu, Tamrin menambahkan, jambore ranting merupakan seleksi awal bagi pramuka penggalang. Hasil seleksi tersebut kemudian dipersiapkan mengikuti jambore cabang tingkat Kota Kendari. Tamrin optimis Pramuka Puuwatu akan mampu menorehkan prestasi terbaik nantinya. “Insya Allah persiapan kami sudah matang,” tambah Tamrin.

Mabiran Puuwatu Dikukuhkan Bertempat di Aula Kelurahan Puuwatu majelis pembimbing ranting (Mabiran) Puuwatu dikukuhkan. Seremoni pelantikan tersebut dilakukan Drs H Rayen Ibrahim, mewakili H Musadar Mappasomba, selaku Ketua Kwarda Kendari. Muskam S.Sos,. MSi, yang juga Camat Puuwatu diamanahkan kursi mabiran. Dalam sambutannya, Muskam berjanji akan mengembalikan kejayaan pramuka di unit tugasnya, diantaranya dengan mengaplikasikan koordinasi, integrasi, dan sinkronisasi (KIS ). “Gerakan Pramuka memiliki kewajiban moral mencetak kader yang tangguh, berahlak, dan memiliki jati diri bangsa. Karena itu prestasi kepramukaan harus ditingkatkan dan dipertahankan,” katanya. Usai dikukuhkan, Muskam didampingi pengurus Mabiran Puuwatu berkesempatan berdialog dan mengunjungi tendatenda peserta jambore kecamatan. (cr6)

bagian dari STIE Dharma Bharata Grup Kendari, dilakukan Pembantu Direktur I AMIK Global, Safin, S.Kom. Di depan para mahasiswa, Salfin berharap agar mereka setelah terjun ke lokasi supaya betulbetul bekerja profesional. Para peserta magang akan disebar dalam Kota Kendari dengan sasaran intansi pemerintah dan swasta. Sebelumnya, mereka telah dibekali tentang pengetahuan yang

akan dipraktikkan di lapangan. ‘’Peserta magang terdiri dari jurusan teknik komputer, komputer akuntansi dan manajemen informatika,’’ Pini sapaan akrab Salfin. Secara terpisah pendiri STIE Dharma Bharata Grup, Dr Ansir mengatakan, magang adalah bagian dari visi misi perguruan tinggi tentang pengabdian kepada masyarakat. Ansir berharap agar

keberadaan mahasiswa magang dapat memberi manfaat pada instansi atau perusahaan. Dikatakan, mereka ditempatkan sesuai dengan jurusan masingmasing dengan harapan dapat mempraktikkan ilmu yang telah diperoleh di bangku kuliuah. Semoga para mahasiswa dapat secepatnya menyesuaikan diri dengan situasi dan kondisi tempat praktik. (lut)

Unidayan Wisuda Sebanyak 578 Mahasiswa Baubau, KP UniversitasDayanuIkhsanuddin (Unidayan) Baubau kembali mencetak lulusan baru sarjana dalam upacara Wisuda Sarjana tahun 2010 bertempat di Baruga La Ode Malim Kampus Unidayan Baubau, Sabtu (23/10). Wisuda yang ke XXII ini, diikuti 578 alumni yang terdiri dari 17 dari Program Pascasarjana (S2) dan 561 Program Strata Satu (S1). Rektor Unidayan, LM. Arsal S.Sos., M.Si, menyampaikan bahwa wisudawan menghadapi tantangan ke depan yang lebih berat saati ini. Karenanya, para wisudawan/wisudawati supaya selalu mempersiapkan diri dalam menghadapi dunia kerja maupun bisnis yang semakin ketat. Diperlukan kerja keras, sikap yang tidak mudah putus asa, serta selalu memohon kepada Tuhan agar diberikan kemudahan dalam mencapai cita-cita.

SYAMSUDDIN/KP

Wisuda sarjana Unidayan yang dilaksanakan di Baruga La Ode Malim kampus Unidayan Baubau (23/10) . “Saya berharap lulusan Unidayan harus benar-benar mampu menggambarkan kompetensi pada bidang yang dipelajari di kampus. Selain itu Alumni Unidayan harus mampu mengemban amanat menjaga pencitraan yang baik di masyarakat serta selalu menjaga nama baik almamater,”katanya. Selain itu, Arsal juga mengata-

kan pentingnya pendidikan sebagai proses yang memungkinkan terjadinya interaksi antar siswa dalam kelas, antar siswa dengan sekolah lainnya. Dari proses itulah, ada 3 unsur yang saling berkaitan yaitu tujuan pendidikan, pengalaman belajar, dan prosedur evaluasi. Ketiga unsur ini terjadi timbal balik dan tidak ada suatu

hal yang di prioritaskan dangan mengabaikan hal yang lainnya. Karenanya, lanjut Rektor, dalam pengembangan potensi siswa agar menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa berahlak mulia, sehat , cakap kreatif maka diperlukan penyelenggaraan pendidikan yang baik oleh institusi pendidikan serta dukungan tim pembelajaran yang baik. “ Apa yang menjadi muara dari proses pendidikan yang berlangsung tidak lain adalah tercapainya kualitas pendidikan yang semakin baik. Mengapa kualitas pendidikan sangat penting diperbincangkan karena kualitas pendidikan berkaitan langsung atau identik dengan kualitas Sumber daya manusia (SDM) yakni indikator yang menunjukkan tinggi rendahnya peradaban suatu bangsa,”pungkasnya. (k1/lia)


KOMUNIKASI BISNIS

16

Kendari Pos | Senin 25 Oktober 2010

PROMOSI TEPAT, USAHA MANTAP: Anda ingin mempromosikan usaha/bisnis anda? pasang iklan dalam bentuk berita + foto di Rubrik Komunikasi Bisnis (Kombis). Dengan biaya promosi yang relatif terjangkau, kami memberi jaminan promosi usaha/bisnis anda akan tepat dan maksimal. Hubungi team Kombis. Call/SMS 081341772227

Cara Hidup Sehat yang Hemat dan Ekonomis Penawaran Perumahan Top Water, Alat Penyulingan dan Minimalis di Tengah Kota Gunakan Penyaringan Air 1 Km dari Kantor Gubernur, Cicilan Rp. 700.000/bulan

SEBAGAI ibu kota provinsi, Kota Kendari terus bebenah dan mengalami banyak perkembangan utamanya sektor properti dan perumahan. Kecamatan Kambu dan Baruga merupakan 2 daerah yang paling pesat perkembangan bisnis ini. Sebagai cikal bakal pusat pemerintahan kota Kendari dimasa yang akan datang, Kecamatan Kambu bisa menjadi planning investasi anda. Saat ini CV Widya Kencana Pratama menawarkan kepada anda 4 unit rumah type 29/90 dan 2 unit type 36/164 dilokasi perumahan Non-Dinas Korem, dimana dilokasi ini terus berkembang dan telah dihuni lebih dari 100 KK yang berasal dari beragam profesi,

mulai dari TNI, Polri, PNS dan sipil. Raih kesempatan terbaik ini sebelum stok habis. Lokasi perumahan ini sangat strategis karena hanya berjarak 1 Km dari kantor Gubernur dan Polda, dekat dengan beberapa kantor dinas pemerintah lainnya yang saat ini sementara dibangun. Fasilitas yang ditawarkan,

listrik 900 watt, sumur galian, setelah akad kredit BTN ada masa pemeliharaan bangunan selama 3 bulan oleh pihak developer, uang muka hanya Rp. 16 Juta - Rp. 22 Juta, cicilan hanya Rp. 700 ribu / bulan selama 10 tahun. Info lebih lanjut silakan menghubungi : Handi 081319894613, Tia 085241770207. (adv)

Diskon 50% Semua Layanan Jasa Di Ifan Haruna Salon & Spa Hingga 31 Oktober PERAWATAN tubuh sudah menjadi bagian yang tak terpisahkan dari manusia. Selain untuk kecantikan, perawatan tubuh juga diperlukan untuk menjaga keseimbangan dan kesegaran jasmani, sehingga akan tercipta kondisi tubuh yang sehat, bugar, dan menarik. Ifan Haruna Salon & Spa adalah satu tempat yang patut dijadikan pilihan sebagai perawatan tubuh seluruh kalangan. Dengan suasana nyaman dengan dekorasi minimalis menjadikannya tempat yang pas untuk memanjakan diri anda melepaskan segala kepenatan dan kelelahan. Dengan standart mutu stylist dan kepster yang terlatih,

menjadikan Ifan Haruna Salon & Spa sebuah tempat perwatan tubuh dan kecantikan yang memiliki standart kualitas pelayanan yang mengutamakan kepuasan anda. Menariknya, Ifan Haruna Salon & Spa yang baru opening di Kota kendari beberapa waktu lalu, saat ini menjalankan promo Diskon 50% untuk seluruh layanan jasa hingga 31 Oktober 2010. Layanan jasa di Ifan Haruna Salon: Hair Spa, Gunting, Rebounding, Smooting, Massage, Mandi Uap, mandi Susu, Manicurepedicure, Sosis, Catok, Keriting, Cat Uban, Colouring, Cukur Alis, Lentik Bulu Mata, Make Up, Sanggul, Facial Latuip, Biokos, Tanam Bulu Mata, Waxing, Lulur, Masker, Totok Wajah, dan lainnya. Ifan Salon juga melayani rias pengantin dengan biaya yang lebih ekonomis dari tempat lain namun kualitas lebih

HIDUP manusia ditentukan 70% oleh air sehingga kualitas air yang dikonsumsi setiap hari tentunya menentukan kesehatan dan ketahanan hidup kita. Hexagonal adalah air minum mengandung bio energi dengan bentuk molekul segi enam yang dihasilkan dari gabungan proses bio ceramic dan magnetic air minum hexcagonal berkhasiat menjaga kesehatan, ketahanan tubuh, meningkatkan stamina dan tenaga, mencegah serta mengobati penyakit (kuman/bakteri) untuk kebutuhan seharihari. UD. Jumbo Niaga menerima pesanan dan pemasangan mesin air RO (Top Water) ber-teknologi terbaru untuk penggunaan

rumah tangga, industri, ruko/usaha/ rumah makan, perkantoran, rumah sakit, dan lainnya. Dengan menggunakan alat ini anda akan menghemat biaya karena lebih ekonomis dibanding membeli air minum kemasan dan isi ulang (galon) sehingga anda akan stop masak air dan stop beli air. Selain itu, alat ini merupakan teknologi yang telah teruji secara Internasional dan digunakan jutaan rumah tangga dinegara-negara maju. Anda tertaik, segera hubungi UD. Jumbo Niaga yang beralamat Jl. RA. Kartini No.26 Kendari Caddi, Kota Lama. Tlp: 0401-3001620 - 0811402670 (Spare-part dan servis tersedia) H Makmur 085255229173. Gunakan Top Water, alat penyulingan dan penyaringan air untuk kebutuhan rumah tangga atau bisnis air galon. Nikmati cara hidup sehat yang hemat dan ekonomis. Buktikan sekarang. (adv)

Alat Top Water

Jagonya Ayam Goreng Kampung Rumah Makan YUMM UNTUK lebih memaksimalkan pelayanan, RM. Makan Yumm pindah ke tempat yang lebih luas dan strategis di Jl. Jend. AH Nasution No.9 Kendari (depan STIK Mandala Waluya) dimana sebelumnya berlokasi di Jl. MT. Haryono, Wuawua. Ditempat yang baru, RM. Yumm tetap menghadirkan menu-menu andalan seperti ayam goreng kampung, dan menu-menu spesial lainnya serta menghadirkan menu baru empek-empek. Hidangan dari olahan daging

ayam kampung seakan menjadi primadona penikmat kuliner, selain rasanya yang lebih enak dibandingkan ayam potong, ayam ini juga mempunyai asupan protein yang tinggi dan rendah lemak. Ayam goreng Yumm menyajikan masakan ayam goreng secara tradisional menggunakan ayam kampung asli dan diolah menggunakan bumbu-bumbu tradisional serta diproses secara higenis. Ayam goreng Yumm telah berdiri sejak setahun lalu di kota Kendari dan terus meningkatkan mutu dan menciptakan inovasi. Yumm juga menawarkan menu-menu yang tak kalah nikmat seperti,

bubur ayam spesial, cap-cay hotlate, mie jawa pedas, nasi goreng, mie pangsit ayam dan menu lainnya. Ayam goreng Yumm memiliki citarasa yang berbeda karena mengandung kripsi dan disajikan dengan 3 jenis sambal yakni, sambel tumis, sambel terasi dan sambel rica-rica. Yumm juga menyiapkan beragam soft drink seperti, jus kacang ijo, jambu, alpukat, apel, jus mix (bebas memilih buah) dan minuman ringan lainnya, adapula es teller dan es buah. Ayam Goreng Yumm juga menerima pesan-antar nasi dos (ayam + nasi + sup sayur + tempe-tahu). Tlp: 0401-3364788. (adv)

Menu Baru, Sup Buntut dan Kakap Asam Manis Harga Warung Rasa Restoran di Warung Palapa USAHA gastronomi di Warung Palapa memang beda dengan yang lainnya, ini terbukti dengan padatnya relasi yang berkunjung ke sana. Warung Palapa tak pernah sepi pengunjung yang ingin mencicipi berbagai menu andalannya. Konsumen yang ingin bersantap dengan suasana dan cita rasa berbeda tak salah mencobanya. Memiliki lokasi parkiran luas dan terjangkau

diutamakan. Silakan mencoba layanan para stylish dan kepster profesional Ifan Haruna Salon & Spa yang berlokasi di Jl. Pasaeno (Samping Pasar Grosir By Pass), CP: 081341681524. (adv)

dari semua jurusan membuat konsumen akan gampang menemukan lokasi tempat makan yang nikmat ini. Awalnya, Warung Palapa berada di dalam lorong Palapa, namun dalam perkembangannya dengan kian banyaknya relasi sehingga terkadang tak mampu menampung pengunjung sehingga pemilik usaha akhirnya memindahkan ke lokasi yang lebih stategis di jalan sam ratulangi (samping lorong Palapa). Warung Palapa buka pukul 16.00 (jam 4 Sore) hingga malam. Menu andalan: Nasi Ku-

ning, Nasi Campur Makassar, Nasi Goreng, Nasi Rawon, Nasi Campu Ayam (Kampung), Nasi Ayam Goreng (Kampung), Nasi SotoAyam,MieKuah,Gado-gado, Bakso, serta menu baru dari masakan Sari Laut seperti: Cumi Asam Manis, Cumi Goreng Tepung, Udang Asam Manis, Udang Goreng Tepung, Ikan Goreng dan lainnya. Sebagai pelengkap tersedia pula aneka Minuman dan Jus. Segera kunjungi Warung Palapa bersamakeluargamaupunrelasi anda di Jl. Sam Ratulangi No.32 A (samping lorong Palapa) No.1 Telp. 0401-3124560. (adv-kp)

Ahli Pengobatan Mata Tanpa Operasi Ditangani Langsung Tabib Ranjit Singh dari INDIA RANJIT Singh seorang ahli pengobatan alternatif penyakit mata, juga berpengalaman menyembuhkan ambeien, lemah syahwat dan berbagai penyakit lainnya. Ranjit yang asli India sudah berpengalaman lebih dari 17 tahun memiliki keahlian menyembuhkan penyakit mata tanpa operasi. Ilmu pengobatan tersebut diperoleh leluhurnya dari

India. Dengan keahlian yang jarang dimiliki orang banyak, Ranjit Singh membuka klinik dengan Izin dari Dinkes No.0644.1999 bertujuan untuk membantu masyarakat yang memiliki berbagai keluhan penyakit dengan biaya yang terjangkau. Ranjit Singh membuka Klinik Mata India diberbagai daerah dan salah satunya berada dikota kendari. Dengan pengalaman puluhan tahun tersebut, Ranjit Singh telah berhasil menyembuhkan puluhan ribu pasien keluhan mata diantaranya; glaukoma, katarak,

Tabib Ranjit Singh (kiri) bersama gurunya ketika menuntut ilmu Tabib ditanah leluhurnya, India. radang kornea, iritasi mata minus, cylindris, plus pada remaja, retinitis pigmentosa, pendarahan retina, syaraf mata rendah, dan tretionphaty

diaebetic, dan lainnya. Ranjit Singh juga mengobati penyakit ambeien baru atau lama tanpa operasi, lemah syahwat dan kecing manis. Metode yang digunakan, dengan menggunakan ramuan herbal murni dari India dan tumbuh-tumbuhan dari Indonesia tanpa menggunakan obat-obatan kimia sehingga tanpa efek samping dengan jaminan sekali berkunjung penyakit akan sembuh. Kunjungi langsung Klinik Mata India cabang Kendari di JL. R Suprapto No.18 (depan PO. Hasnur) Mandonga, Kendari. (adv)

Viar, Motor Hebat, Murah dan Hemat Garansi Mesin 3 Tahun, Harga 8 Jutaan Angsuran 8 Ratusan

Mantap Hisapnya, Kuat Semprotnya dan Tahan Lama Pompa Air Firman Persembahan Teckindo (ISO-9001:2000) TECKINDO Group merupakan perusahaan yang telah lama dikenal paling hebat memproduksi generator, mesin pemotong rumput, chainsaw (mesin gergaji kayu), power sprayer, serta pompa air. Salah satu produknya yakni pompa air listrik bernama ‘Firman‘, kini telah tersedia di pasaran Sultra. Pompa ‘Firman‘adalah pompa air import dari China dengan kualitas Eropa yang tidak perlu diragukan, sebab pompa ini lebih mengutamakan kualitas serta dibanderol dengan harga terjangkau. Terbukti, sejak pertama kali diperkenalkan, produk pompa air ‘Firman‘ mendapat sambutan yang luar biasa dari para konsumen, umumnya mereka puas dengan kualitas dan service yang diberikan oleh Teckindo Group. Pompa air ini telah diekspor ke lebih dari 100 negara di dunia, antara lain ke benua Amerika, Eropa dan

Timur Tengah. Produk Firman tersedia mulai dari jenis pompa pheriperal, self priming, semi/ jet pump, juga masih banyak jenis pompa lainnya seperti untuk keperluan kolam renang dan industri. Produk terbaru saat ini adalah type FWP 138/A dengan “wave design” panas yang timbul dapat tersalurkan dengan cepat, sehingga pompa air ini dapat lebih tahan lama, dan yang lebih menarik adalah pompa ini dipasarkan dengan harga terjangkau sehingga dapat dimilki oleh masyarakat luas. Banyak keuntungan membeli pompa air ‘Firman`, diantaranya: jaminan jasa service selama 3 tahun,

jaminan suku cadang selama 1 tahun, dan khusus type FWP 138/A diberikan jaminan motor/penggerak selama 3 tahun. Fimran sangat tangguh karena gulungan kawat dinamonya 100% tembaga dan As pompanya juga terbuat dari stainless, sehingga jauh lebih awet dan tangguh dibandingkan dengan pompapompa air merek lainnya. Firman juga telah diuji coba atau telah dilakukan running test selama 24 jam secara non stop, ternyata tetap berjalan dengan baik tanpa ada kendala. Suku cadang dan jaminan service yang diberikan Firman membuat konsumen merasa nyaman dan aman dalam menggunakan pompa air ini. Produk-produk “FIRMAN” bisa Anda dapatkan di tokotoko terdekat se-Sultra, atau langsung menghubungi Kontak Sales 085241826470. Untuk mendapatkan penjelasan dan informasi mengenai produk-produk Teckindo lainnya, menghubungi toll free Teckindo di:0800-1347626. (adv)

VIAR Motor adalah sepeda motor rakitan Taiwan namun berteknologi Jepang yang sudah mendapat tempat

ditengah masyarakat. Kualitas motor Viar tak perlu diragukan sebab jenis motor ini lebih mengutamakan kualitas namun berharga ekonomis. Sejak pertama kali diperkenalkan beberapa waktu lalu, produk-produk Viar kebanjiran inden (pesanan) khususnya untuk pasaran Sultra, khususnya kota Kendari. Saat ini, telah hadir pula poroduk terbaru Viar matic bernama Vio-R yang dibandrol hanya Rp. 9 juta. Banyak keuntungan membeli motor Viar, diantaranya: Cukup dengan uang

muka satu jutaan plus angsuran per bulan hanya tiga ratusan. Selain itu, servis gratis selama enam bulan, gratis oli mesin, garansi mesin tiga tahun, serta spare-part tersedia lengkap. Viar hadir dengan empat type, Star Z, Star Cx, Sport Vix-R dan roda 3 (karya). Anda berminat? silakan menghubungi atau mengunjungi langsung delaer resmi motor Viar AL-IKHWAN MOTOR yang beralamat di jalan Saranani (samping Barata, Mandonga) HP: 081355027767, atau Bengkel Al-Ikhwan Motor di jalan bunga Kamboja(dekatSMK/KampusSatria).Anda yang didaerah silakan mengunjungi / menghubungidealer-dealer.BAUBAU,jalan W Monginsidi No.75 TOMBA (081241754253). RAHA, jalan Sukawati, samping kantor BRI Raha (081341778146). (adv)

Cantik dengan Akupuntur Hubungi Klinik 24 Jam Al-Ishlah

SIAPA bilang untuk cantik harus mengeluarkan biaya yang mahal, sekarang tidak lagi dengan kehadiran klinik 24 jam Al-Ishlah yang menawarkan paket facial

laser hanya Rp 30 ribu, totok wajah Rp 30 ribu, facial laser dan terapi wajah Rp 50 ribu, serta terapi kecantikan Rp 150 ribu yang terdiri dari facial laser, totok wajah, akupuntur kecantikan, masker herbal dan kalogen. Akupuntur kecantikan adalah salah satu cara yang alami untuk mengencangkan otot-otot wajah, menghilangkan flek, mengatasi jerawat, kerutan diwajah, kulit kusam, dan kantong mata. Selain itu, dengan akupuntur dapat pula memperbaiki bentuk hidung dan dagu.

Fungsi dari Akupuntur ini untuk merangsang otot-otot wajah, membantu melancarkan sirkulasi darah, menaikkan aliran oksigen ke jaringanjaringan kulit, serta mempercepat keluarnya racun dari sel-sel kulit, dan memperbaiki fungsi kulit sampai ke tingkat optimal sehingga mengurangi efek-efek penuaan. Penanganan terapi kecantikan di Klinik Al-Ishlah dilakukan secara holistik atau menyeluruh. Klinik Al-Ishlah terletak di jalan jenderal A.H Nasution poros Anduonohu telp (0401) 3196576, Kendari. Praktek mulai pukul 09.00 - 19.00 Wita. Buka setiap hari kecuali hari Senin. (Gratis Konsultasi Dokter). (adv-kp)


Kendari Pos | Senin, 25 Oktober 2010

6 Real Madrid v R Santander 1

MODAL KE MURCIA Madrid,KP Tren kemenangan dengan skor mencolok Real Madrid terus memakan korban. Pada jornada kedelapan kemarin, giliran Racing Santander yang dibuat malu dengan kemenangan besar. Di hadapan publik Santiago Bernabeu, Cristiano Ronaldo dkk melumat sang tamu dengan skor 6-1. Ronaldo kembali menjadi bintang Real malam itu. Tak tanggung-tanggung, winger 25 tahun yang sempat menuai kritik akibat mandul di beberapa pekan pertama itu memborong empat gol! Dia menjebol gawang Tono pada menit ke15, 27, 47, plus satu dari titik putih di menit ke-55. Dua gol lain merupakan sumbangan Gonzao Higuain saat laga baru jalan sepuluh menit, plus Mesut Oezil di menit ke-63. Gol hiburan tim tamu dicetak Markus Rosenberg. “Saya sangat gembira. Belum pernah saya mencetak empat gol dalam satu pertandingan sebelumnya,” ungkap Ronaldo, sebagaimana dilansir AFP. “Tapi bagaimanapun juga, yang paling penting adalah Real Madrid menang. Plus, saya tidak mungkin mencetak banyak gol tanpa bantuan rekan-rekan setim,” tambahnya. Tiga gol Ronaldo yang berasal dari open play memang tidak ada yang merupakan hasil dari aksi individual. Di gol pertama, dia memanfaatkan crossing

Higuain, sedangkan yang kedua dari Oezil. Yang ketiga, dia mendapat assist dari Angel di Maria. “Beberapa rekan saya tampil jauh lebih bagus daripada saya. Tapi mereka melihat posisi saya lebih bagus, sehingga lebih suka mengirim umpan ke saya. Semuanya jadi terasa mudah, dan saya sangat berterima kasih pada mereka,” kata kapten timnas Portugal tersebut. Tiga kemenangan beruntun dengan skor raksasa menjadikan Real sebagai tim tersubur selama delapan pekan ini, dengan 16 gol. Jika dirata-rata, memang hanya dua gol per pertandingan. Tapi, itu menunjukkan bahwa penampilan Real sekarang jauh lebih matang daripada empat pekan pertama. Pelatih Jose Mourinho juga sangat puas dengan performa Ronaldo dkk. Dia bahkan tidak lagi mempermasalahkan

gawang Iker Casillas sempat dibobol Rosenberg. Menurutnya, kebobolan satu gol bukan problem besar asal sudah mengamankan kemenangan dengan leading jauh. “Saya suka kemenangan seperti ini. Lebih banyak gol, lebih bagus,” ucapnya ringan, sebagaimana dilansir situs resmi klub. “Kami sudah melakoni sejumlah game dengan sangat bagus, dan menekan lawan sebagai sebuah tim yang solid. Kehebatan pemain secara individu tetap bisa keluar, tapi itu tetap membutuhkan kolektivitas tim,” lanjutnya. Sederet kemenangan yang dipetik Real, termasuk atas AC Milan di pentas Liga Champions, cukup menjawab keraguan publik atas kualitas Mourinho. Namun, tugasnya belum selesai. Pertengahan pekan ini, mereka melawat ke Real Murcia guna melakoni fase 32 besar Copa del Rey. Membawa Real menang atas Murcia bakal menjadi tantangan tersendiri. Publik Bernabeu belum memaafkan Manuel Pellegrini yang gagal membawa Real lolos ke 16 Besar setelah dipecundangi tim amatir AD Alcorcon musim lalu. Saat itu, di leg pertama Real dihajar dengan skor 0-4. “Kami punya rekor perjalanan yang lumayan menyenangkan. Kami harus melanjutkan kinerja

Alonso Dibantu Hujan Yeongam,KP Hujan yang mewarnai Grand Prix Korea membuat persaingan Formula 1 musim 2010 makin seru. Pergantian posisi puncak di klasemen sementara pembalap terjadi setelah balapan yang berlangsung di Sirkuit Internasional Korea, kemarin (24/10). Fernando Alonso melonjak ke puncak

Baca ALONSO Hal 18

Napoli v AC Milan (tayangan langsung Telkomvision 1 pukul 01.30 WIB)

Baca MODAL Hal 18

Lawatan Maut Berikutnya

Oviedo,KP Penghargaan bagi pemain timnas Spanyol yang sukses merajai pentas Piala Dunia 2010 masih mengalir. Jumat malam waktu setempat atau kemarin dini hari WIB, anak buah Vicente del Bosque menerima award khusus dari

Naples,KP AC Milan baru pulang dari lawatan maut ke Santiago Bernabeu, markas Real Madrid, di Liga Champions dengan kekalahan. Kini Rossoneri (julukan Milan) harus menjalani lawatan maut lainnya di pekan kedelapan Serie A Liga Italia. Mereka harus bertamu ke Stadion San Paolo, markas Napoli. Stadion yang tergolong angker buat Milan. Kali terakhir Milan menang di sana pada 4 Januari 1998. Akankah terulang di laga dini hari nanti (tayangan langsung Telkomvision 1 pukul 01.30 WIB). Jelas tidak mudah. Sebab, selain Milan baru saja pulang dengan hasil buruk dari Liga Champions dengan kalah 0-2 dari Real, tuan rumah berada dalam kondisi bagus. Performa Napoli tergolong stabil pada awal musim ini di Serie A. Faktanya, Partenopei (julukan Napoli) mampu bersaing di papan atas pada awal musim ini. Selain itu, striker Napoli Edinson Cavani berada dalam kondisi on fire. Dia tercatat sebagai top scorer sementara Serie A bersama Samuel Eto’o (6 gol).

Baca KIRIM Hal 18

Baca LAWATAN Hal 18

Real-Barca Hanya Kirim Wakil

CRISTIANO RONALDO

klasemen setelah memenangi balapan yang sempat tertunda itu. Secara umum, balapan F1 pertama di Korea memang menyajikan banyak insiden. Terutama disebabkan hujan. Kemenangan Alonso juga tak lepas dari hujan. Dua pembalap


18

Kendari Pos | Senin, 25 Oktober 2010

2 Fiorentina v Bari 1

Kirim ................... Pangeran Asturias, alias Felipe yang juga putra mahkota kerajaan Spanyol. Namun, dari 23 pemain yang masuk skuad Piala Dunia, hanya 10 pemain plus Del Bosque yang hadir dalam penyerahan penghargaan. Sepuluh pemain yang absen merupakan pilar Real Madrid dan Barcelona. Mereka tak datang karena ingin menjaga kondisi untuk persiapan laga di Liga Primera. Tiga pemain lainnya absen karena alasan yang tidak dipublikasikan. Pelatih Barcelona Josep Guardiola dan entrenador Madrid Jose Mourinho awalnya sepakat melarang anak buah mereka tampil dalam acara yang dihelat di Oviedo itu. Tapi setelah mendapat tekanan, mereka memberi kelonggaran pada beberapa pemain. Mourinho mengizinkan Iker Casillas dan Sergio Ramos hadir, sementara Guardiola mengirim Xavi Hernandez sebagai perwakilan. Namun, Del Bosque sepertinya tidak mempermasalahkan sepuluh penggawanya yang “mangkir” tersebut. Dia juga tidak menganggap negatif keputusan Guardiola dan Mourinho yang memproteksi pemainnya. “Kita tidak perlu menyalahkan Mourinho atau Guardiola karena tidak mengizinkan pemain datang ke acara ini,” kata Del Bosque enteng, seperti dilansir AFP. “Saya yakin, mereka sudah melakukan yang terbaik untuk bekerja sama dengan timnas. Kebijakan ini sama sekali bukan masalah tidak kooperatif dengan timnas,” lanjutnya. Del Bosque boleh enjoy menanggapi kebijakan kedua pelatih itu. Tapi, yang murka justru publik Spanyol. Mereka menganggap Mourinho dan Guardiola tidak menghargai kerajaan Spanyol, Raja Juan Carlos, dan Pangeran Felipe. Mereka mengizinkan Casillas dan Xavi hadir setelah mendapat tekanan dari presiden klub masingmasing. “Presiden klub (Florentino Perez, Red) sudah berbicara dengan saya untuk membahas masalah award tersebut,” ungkap Mourinho kepada Marca. “Dia menjelaskan betapa pentingnya penghargaan tersebut buat orang Spanyol. Buat Real Madrid juga penting, karena akan meningkatkan motivasi pemain,” lanjutnya. “Saya punya respek yang sangat tinggi kepada Raja Spanyol, juga antusiasme fans sepak bola negeri ini. Dan saya mengerti bahwa ini salah satu bagian dari sepak bola Spanyol,” tambah pelatih asal Portugal itu. (na/bas)

Modal ................. bagus ini, tanpa punya waktu untuk berlama-lama menikmati kemenangan,” papar Mourinho. “Tapi, pemain yang sedang gembira kadang bisa melupakan kelelahan dan masalah-masalah yang ada,” lanjutnya. “Satu hal yang perlu diingat pemain, kemenangan dengan skor besar ini tidak akan terjadi pada setiap laga. Akan ada saatnya kami hanya menang tipis, draw, atau bahkan kalah,” kata Mourinho. “So, saya tidak mengizinkan mereka terbang menikmati euforia dulu. Mereka harus menjaga mentalitas juara,” tegas pelatih asal Portugal tersebut. Di sisi lain, pelatih Racing Miguel Angel Portugal tidak terlalu kecewa dengan kekalahan di kandang Real. Dia sudah memprediksinya. Hanya saja, dia tidak menyangka bahwa pertahanan anak buahnya sangat rapuh sehingga bisa dibombardir dengan enam gol sekaligus. “Di babak pertama kami bermain terlalu terbuka. Itu tidak boleh terjadi saat melawan tim sekuat Real,” keluh Portugal. (na)

LEBIH DARI TIGA POIN Florence,KP Sinisa Mihajlovic bisa tenang sementara ini. Jabatan pelatih asal Serbia itu di Fiorentina masih terjaga. Itu menyusul kemenangan 2-1 (10) yang dipetik Fiorentina atas Bari di pekan kedelapan Serie A Liga Italia, kemarin dini hari. Kemenangan yang amat berharga bagi La Viola (julukan Fiorentina). Apalagi, setelah dalam dua laga terakhir selalu kalah dengan skor ketat 2-1 melawan Palermo (3/10) dan Sampdoria (17/10). Ini juga kali kedua mereka merebut tiga poin. Suntikan tiga angka yang bisa membangun kepercayaan diri Riccardo Montolivo dkk. “Kemenangan ini memiliki arti yang lebih dari sekadar tiga poin,” kata Marco Donadel, gelandang Fiorentina, seperti dilansir Football Italia. Wajar saja Donadel menganggap seperti itu. Sebab, kekalahan bakal membuat kursi pelatih yang diduduki Mihajlovic makin digoyang. “Bila saja kami gagal memenangkan pertandingan ini, maka akan terjadi krisis,” jelas Donadel. Gelandang berusia 27 tahun tersebut menjadi pembuka kemenangan Fiorentina pada laga kemarin dini hari. Tendangannya dari luar area penalti mengarah ke tiang jauh dan gagal dihalau kiper Bari Jean Francois Gillet di menit ke-34. “Saat saya mencetak gol dari jarak jauh, saya sebenarnya ingin terus masuk ke area penalti. Saya melakukannya dengan cukup baik, seperti yang biasa kami lakukan pada sesi latihan. Tapi, berbeda saat dilakukan di sebuah

pertandingan,” kata Donadel. Setelah gol D o n a d e l , Fiorentina tidak i n g i n mengulang kesalahan saat m e l a w a n Sampdoria pada pekan lalu. Mereka tetap Sinisa Mihajlovic fokus dan terus b e r u s a h a mencetak gol. Hasilnya, striker Alberto Gilardino menambah gol pada menit ke-82. Satu gol Bari dicetak Alessandro Parisi di injury time. “Kami mengerahkan segalanya untuk pertandingan itu. Kami bersiap sepanjang pekan dan mempelajari setiap detail. Kami bermain dengan baik dan penuh determinasi. Konsentrasi kami juga terjaga dengan baik,” ungkap Gilardino. “Pelatih telah bekerja sangat keras dan kami berupaya mengikuti tiap instruksi yang diberikan. Kami yakin, kami akan semakin membaik musim ini dan kami harus percaya diri. Kemenangan ini punya arti penting,” bilang striker timnas Italia itu. Di sisi lain, allenatore Bari Giampiero Ventura kecewa lantaran gagal membawa pulang poin dari Artemio Franchi, markas Fiorentina. “Benteng pertahanan mereka rapat. Bola kami kuasai, tapi sulit melahirkan peluang,” ujar Ventura. (ham)

Lawatan .............. Meski begitu, tekad sudah dipancangkan para pemain Milan. Mereka harus menang. “Kami ingin kembali ke jalur kemenangan dan Anda bakal menyaksikan pertandingan hebat di Napoli,” ungkap Alexandre Pato, striker Milan, seperti dikutip Soccernet. Mereka tidak ingin posisi bagus yang telah terjaga di awal musim ini hilang akibat performa yang labil. Pada pekan ketujuh lalu, Milan berada di posisi kedua dengan koleksi 14 poin dan hanya tertinggal dua poin dari sang penguasa klasemen Lazio. Hanya saja, ada sedikit batu sandungan bagi ambisi Milan merengkuh kemenangan di San Paolo, selain faktor sejarah dan performa Napoli, Milan tidak berada dalam kondisi 100 persen. Thiago Silva, Gianluca Zambrotta, dan Ronaldinho tidak fit. Di kala Ronaldinho terancam absen, kemungkinan di lini depan Milan akan

mengandalkan Pato, Zlatan Ibrahimovic, dan Robinho. “Kami berharap dia segera pulih. Bila tidak kami masih punya Robinho,” ujar Massimiliano Allegri, pelatih Milan. Namun, Napoli juga tak sedang berada dalam kondisi terbaiknya. Tim asuhan Walter Mazzarri itu tidak bisa diperkuat kapten Paolo Cannavaro yang terkena skors dan striker Cristiano Lucarelli yang mengalami cedera panjang. Selain itu, sama dengan Milan, mereka baru saja menjalani laga berat di pentas Eropa. Napoli bermain seri tanpa gol dengan Liverpool di Europa League (21/10). Meski begitu, waktu istirahat mereka lebih pendek dua hari daripada Milan. “Jangan lupa, tim kami terdiri dari pemain muda dan mereka belum terbiasa bermain di kompetisi Eropa atau bermain setiap tiga hari. Bagi kami ini adalah tantangan yang harus dihadapi,” ungkap Mazzarri, seperti dikutip Football Italia. (ham)

Alonso ................ yang start di depannya yaitu duo Red Bull-Renault, Sebastian Vettel dan Mark Webber gagal finis. Buahnya, bukan hanya kemenangan di Korea, sekaligus pergantian takhta klasemen pembalap. Kesalahan dan kesialan duo Red Bull memberi keuntungan besar bagi Alonso. Pembalap Spanyol itu kini memimpin kompetisi dengan nilai 231 dengan dua seri tersisa. Rival terdekatnya adalah Webber (226), Lewis Hamilton (210) dan Vettel (206). “Tidak ada yang betul-betul berubah. Kita tahu, dengan sistem poin yang baru ini apapun bisa terjadi dalam satu balapan. Jika Anda tidak mencetak poin, Anda bisa kehilangan 25 poin pada salah satu lawan Anda,” ujar Alonso pada Autosport. “Bad luck untuk Mark dan Seb. Tapi apapun bisa terjadi dan masih ada empat-lima penantang. Berada di podium dan tampil konsisten kunci untuk juara,” tambah Alonso, yang memenangi tiga dari empat seri terakhir ini. Alonso dalam kepercayaan diri yang tinggi karena merasa Ferrari juga terus membaik. Itulah yang dia butuhkan di Brasil dan Abu Dhabi dalam penentuan siapa yang akan merengkuh titel juara. “Kami tampil baik dalam tujuh balapan terakhir. Tapi jangan lupa, dua yang terakhir nanti tidak boleh dilupakan. kami harus naik podium dan benar-benar memperjuangan kemenangan,” tuturnya. Alonso merebut kemenangan dengan keunggulan 14,999 detik atas Hamilton. Felipe Massa melengkapi sukses Ferrari dengan merebut podium terakhir. Tambahan poin tersebut juga membuat Ferrari makin mendekati Red Bull dan McLaren di klasemen konstruktor. Vettel sebenarnya mampu memimpin balapan hingga lap ke46, sebelum akhirnya mesin mobil RB6 miliknya mengalami masalah dan terbakar. Sedangkan Webber harus out di lap 19 setelah tergelincir dan tertabrak pembalap Mercedes GP, Nico Rosberg. Dengan 206 poin Vettel kini harus melewat tiga pembalap di atasnya untuk meraih titel juara di akhir musim, yakni Lewis Hamilton (210), Mark Webber (226) dan Fernando Alonso (231). “Saya pikir kami masih bisa. Masih ada 50 poin yang diperebutkan. Tentu saja akan lebih mudah kalau kami menang hari ini. Inilah hidup. Kadang-kadang ya seperti ini,” tuturnya. Tentang kegagalannya, Vettel mengakui tak bisa berbuat banyak. Insiden itu terjadi di saat dia memiliki keyakinan besar untuk menyodok ke puncak setelah Webber out. “Pastinya ini bukan momen yang menyenangkan. Tapi saya rasa balapan ini memang sangat tricky dan sulit untuk siapapun,” ulasnya. “Terus berada di depan sepanjang waktu, mengendalikan balapan dan memelihara ban, saya kira tak ada yang bisa dilakukan lebih baik daripada itu. Saya pikir saya sudah melakukan semua yang saya bisa,” lanjutnya. Hujan sudah mengguyur Yeongam setengah jam sebelum jadwal lomba. Balapan sempat berjalan 4 lap di bawah penjagaan safety car (SC) setelah sebelumnya ditunda sepuluh menit. Namun, kemudian balapan berhenti usai bendera merah berkibar karena FIA memutuskan jarak pandang pembalap tidak memungkinkan disebabkan hujan. Setelah hampir setengah jam, tepat pukul 16.05 waktu setempat atau 14.05 WIB, balapan kembali jalan. Namun, tetap di bawah pengawasan SC karena trek Yeongam belum sepenuhnya kering dan hujan masih mengganggu pandangan pembalap. Safety car terus bertahan hingga lap ke-17 dan balapan mulai pada lap ke-18. Para pembalap pun langsung injak gas meski pandangan belum sepenuhnya jelas. Webber menjadi korban pertama setelah tergelincir di lap ke-19. (ady)


19

Kendari Pos | Senin, 25 Oktober 2010

Awas Kutu Penghisap Darah SERANGAN kutu penghisap darah menyebabkan 20 orang di Uganda mengalami pembusukan di beberapa bagian tubuh hingga akhirnya tewas. Begitu mengenaskan sampai-sampai banyak yang menyangka sebagai ulah penyihir. Seperti dalam film-film tentang zombie, pembusukan jaringan akibat kutu penghisap darah yang dalam istilah medis disebut Tungiasis itu terjadi ketika sejak para pasien masih hidup. Perlahan-lahan, bagian tubuh yang membusuk makin meluas hingga akhirnya pasien tewas mengenaskan. Penyebabnya adalah sejenis kutu yang disebut jigger atau dalam Bahasa Latin dikenal sebagai Tunga Penetrans. Kutu penghisap darah ini hidup di daerah kotor atau berdebu dan ditularkan oleh lalat pasir (sand fly) betina. Pada manusia, parasit ini dapat masuk menembus kulit kaki lalu tumbuh dengan menghisap darah korban. Setelah beranak pinak hingga berjumlah ribuan, kutu ini akan menghabiskan suplai darah sehingga jaringan yang ditempati mulai

mengalami pembusukan. Menteri kesehatan Uganda, James Kakooza mengatakan anak-anak bisa langsung tewas ketika darahnya dihisap dalam jumlah banyak oleh jigger. Kutu ini juga bisa menewaskan

remaja yang mengidap penyakit lain, sementara pada orang tua akan menyebabkan kelumpuhan. Dalam 2 bulan terakhir, Kakooza mencatat sedikitnya 20 orang tewas akibat Tungiasis di negara yang terletak di Afrika Timur tersebut. Sementara yang menjalani perawatan mencapai 20.000 orang, sebagian besar berasal dari wilayah Busoga yang berjarak 150 km dari Kampala,

ibukota Uganda. Keyakinan bahwa penyakit ini merupakan kutukan penyihir turut memicu banyaknya korban tewas terutama di daerah pedesaan seperti Dakaba Kaala. Alih-alih mencari pengobatan atau mengeluarkan kutu yang menyerang, beberapa pasien seringkali hanya pasrah menanti ajal. “Ini merupakan epidemi yang sedang kami perangi dan saya yakin seiring waktu berjalan jigger bisa kami lenyapkan,” ungkap Kakooza seperti dikutip dari Canadian Press. Menurutnya, jigger hanya hidup di daerah yang kurang higienis, sehingga cara membasmi sebenarnya sangat mudah. Selain dengan menggunakan sabun antiseptik, jigger juga bisa dibunuh dengan menyiramkan minyak dan parafin di tempat-tempat yang menjadi sarangnya. Selain di Uganda, penyakit Tungiasis juga ditemukan di sebagian wilayah Afrika sub-Sahara, Amerika Latin dan Karibia. Penyebarannya di Uganda diduga dibawa oleh buruh migran asal India yang mengerjakan rel kereta api jurusan Kenya-Uganda pada abad ke-19.(bbs)

Perokok Lebih Berisiko Punya Jerawat SEBAGIAN besar masyarakat tahu bahwa rokok bisa merusak kesehatan tubuh. Tapi ternyata rokok juga bisa mempengaruhi kondisi kulit seseorang sehingga menimbulkan jerawat yang dikenal dengan ‘smoking acne’. Beberapa peneliti memang telah mempercayai fakta tersebut. Peneliti dari San Gallicano Dermatological Institute di Roma, Italia menuturkan bahwa rokok bisa menyebabkan jerawat, khususnya jerawat yang tidak meradang (non-inflamed) dan juga komedo akibat pori-pori yang tersumbat. Seperti dikutip dari Acne.about.com, Senin (25/10/2010) berdasarkan penelitian, sekitar 42 persen perokok menderita jerawat sedangkan kelompok non-perokok

hanya sebesar 10 persen saja. Dan perokok memiliki risiko yang lebih tinggi terkena jerawat yang tidak meradang. Dalam penelitian ini juga diketahui tiga perempat dari partisipan perempuan yang merokok memiliki jerawat. Meski demikian jumlah rokok yang dihisap tidak berpengaruh terhadap tingkat keparahan jerawat. Tapi jika seorang perempuan pernah mengalami jerawat di masa remajanya, kelompok ini memiliki kemungkinan empat kali lebih tinggi terkena jerawat saat dewasa. Sedangkan partisipan non-perokok yang memiliki jerawat tidak meradang sebagian besar dipengaruhi oleh faktor lingkungan, seperti sering terkena uap atau terus menerus terpapar asap rokok.

Merokok memang bisa membahayakan kesehatan kulit, karena bisa menyempitkan pembuluh darah dan merusak permukaan tubuh yaitu selsel di kulit yang merupakan pertahanan baris pertama dari perlindungan tubuh. Kondisi ini juga bisa memicu penyumbatan dari pori-pori kulit yang menyebabkan timbulnya komedo yang berujung munculnya jerawat. Selain itu merokok juga bisa mengganggu penampilan kulit, seperti kulit keriput dan juga penuaan dini. Hal ini karena rokok dapat menciptakan radikal bebas, merusak produksi kolagen serta merusak protein kulit pada usia berapa pun. Karenanya salah satu cara pencegahan penuaan dini adalah dengan berhenti atau menghindari asap rokok.(bbs)

Adakah Kondom yang Bisa Dimakan? MESKI dibuat dengan berbagai rasa, sulit membayangkan orang akan mengunyah kondom seperti permen karet. Namun jika memang berminat, jangan khawatir sebab ada jenis kondom yang aman untuk dikunyah dan bahkan bisa dimakan jika sudah tidak digunakan. Kondom ini dikenal dengan istilah edible condom, yang artinya memang untuk dimakan. Cara makannya bermacam-macam tergantung kreativitas, bisa dimakan begitu saja, digigit pelan-pelan saat melakukan seks oral maupun ditelan bersama cairan ejakulat setelah selesai digunakan. Bahan yang digunakan untuk membuat kondom ini umumnya sama seperti pada permen kunyah sehingga disebut juga candy condom. Seperti halnya kondom lateks, kondom ini juga dibuat dalam berbagai rasa seperti rasa pisang, rasa strawberry dan yang paling terkenal adalah rasa Pina Colada. Dikutip dari Thebody, kondom sekaligus camilan ini termasuk kategori novelty condom atau kondom modifikasi. Kategori ini juga meliputi berbagai variasi kondom

aneh seperti kondom getar, kondom bermusik serta kondom glow in the dark yang bisa berpendar. Sesuai dengan namanya, kelebihan utama yang ditonjolkan oleh kondom-kondom dalam kategori ini adalah novelty atau pengala-

man baru yang menyenangkan. Bagi yang gemar bereksperimen saat bercinta, setiap hal baru adalah hal yang menyenangkan dan bisa menghadirkan sensasi tersendiri. Karena hanya untuk bersenangsenang, edible condom memang mengesampingkan fungsi kontraseptif atau pencegahan kehamilan serta protektif atau perlind-

ungan terhadap penularan penyakit menular. Dalam kemasannya, biasanya tercantum peringatan yang berbunyi “For Novelty Use Only”. Sementara untuk mendapatkan efek perlindungan yang maksimal, jenis kondom yang dianjurkan adalah kondom lateks yang terbuat dari bahan karet khusus. Bahan ini paling kuat sehingga bisa mencegah kehamilan tak diinginkan (KTD) maupun penularan virus, meski tidak bisa dimakan dan pada sebagian orang bisa memicu reaksi alergi. Jenis kondom yang masih cukup efektif melindungi pemakaianya dari KTD dan penularan penyakit adalah kondom polyurethane. Namun karena terbuat dari sejenis plastik, kondom ini relatif kurang kuat dibandingkan lateks sehingga terkenal gampang lepas atau rusak. Kondom yang terbuat dari usus atau kulit binatang tidak dianjurkan jika ingin melindungi diri dari penularan penyakit. Namun meski bisa ditembus oleh beberapa jenis virus dan bakteri, jenis kondom paling tua ini masih cukup efektif mencegah KTD.(bbs)


20

Kendari Pos |Senin, 25 Oktober 2010

Pemilukada Bombana Terhambat di DPRD Kasipute, KP Setelah molor, Pemilukada Bombana molor lagi. Jadwal yang ditetapkan KPU 8 November nanti dipastikan bergeser lagi. Permasalahan anggaran, masih tetap jadi alasan. DPRD masih enggan mempercepat pembahasan RAPBD Perubahan Bombana 2010. Sikap para wakil rakyat itu ditunjukan lagi saat rapat bersama antara pemerintah daerah (eksekutif), DPRD, KPU, Panwas, Polri, dan TNI di kantor Bupati, Bombana, akhir pekan kemarin. Melalui salah seorang unsur pimpinannya, Johan, SP, dewan ngotot mau membahas RAPBD-P 2010 jika Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) tahun 2009 sudah diaudit oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). “Tidak ada yang halangi, cuma syaratnya yang harus dipenuhi yaitu hasil audit LKPD 2009 dari BPK harus ada,” begitu Johan berargumen. Begitu juga jika APBD-Perubahan diusulkan untuk dipercepat pembahasannya. Politisi dari Partai Amanat Nasional ini mengatakan jika hal tersebut dilakukan maka akan mempengaruhi materi-materi pokok agenda masa sidang ke-

NURYADI/KP

Rapat bersama KPU, DPRD, Pemkab, Polisi dan TNI membahas Pemilukada. tiga yang disudah disetujui dalam rapat paripurna beberapa waktu lalu. Dimana “Jika berbagai syarat ini mendapat jaminan dari Sekab atau eksekutif, DPRD pun siap mempercepat pembahasan APBDP,” kata Johan. Sementara, Idrus Effendi Kube yang memimpin rapat bersama yang dilaksanakan kesekian kali baik di Provinsi

maupun di lingkup Pemkab mengatakan, pihaknya sebenarnya tetap berkomitmen dengan arahan dan masukan dari Wakil Gubernur Sultra, Saleh Lasata, agar Pemilukada Bombana dipercepat. “Kami juga menginginkan Pilkada ini tidak terlalu lama ditunda. Salah satu alternatif yang kami tawarkan pembahasan RAPBD-P bisa dipercepat,” katanya.

Idrus mengatakan, solusi tersebut ditawarkan agar anggaran pikada Bombana tahap dua yang dijadikan permasalahan selama ini bisa secepatnya digunakan. Jika ini disepakati, maka mekanisme penggunaan APBD itu pun tetap pada koridor yang berlaku. Sayang, saran yang diungkapkan Sekab dalam rapat tersebut, tidak mendapat titik temu. Sebab Johan serta

Rasyid unsur pimpinan yang juga hadir serta Abady Makmur tetap menginginkan adanya hasil audit dari BPK serta mengacu kepada keputusan Badan musyawarah yang sudah menetapkan tanggal 25 November nanti merupakan penetapan APBD-P 2010. Bahkan dalam rapat itu, Abady mewacanakan lagi penggeseran penetapan APBD-P yang sudah ditetapkan Bamus menjadi 28 November. Sedangkan Ahmad Mujahid yang hadir meski agak terlambat, tidak memberikan sepatah kata ataupun solusi dalam rapat yang dihadiri Kapolres Bombana AKBP Yan Sultra dan Perwira penghubung Mayor Inf Buhari. Sementara, salah seorang pejabat eselon dua yang hadir dalam rapat itu menilai, alasan dewan yang tidak mau membahas APBD-P hanya karena menunggu hasil audit LKD 2009 dari BPK terbilang klasik dan mengada-ada. Sebab, tidak ada

aturan pasti yang mengaturnya. “Sekarang logikanya begini, jika sampai akhir tahun 2010 permintaan tersebut (hasil audit) belum ada berarti APBD-P tidak akan dibahas. Coba tanya di dewan, dimana aturan yang mengharuskan harus ada hasil audit BPK baru APBD-P bisa dibahas. Betul hasil audit itu sangat diperlukan, sebab itu digunakan sebagai acuan benar tidaknya LKD yang dilaporkan eksekutif. Kalau dewan terus-terus mempermasalahkan ini, bukan hanya Pilkada yang tertunda tapi semua pembangunan di Bombana juga tidak terlaksana,” kata pejabat ini sambil meminta namanya tidak dikorankan. Jika permasalahan hasil audit itu tidak ada unsur politisnya dan dewan betul-betul serius mempercepat Pilkada demi kepentingan masyarakat tidak ada masalah RAPBD-P untuk dibahas meski belum ada hasil audit. Dengan catatan, jika ada selisih

antara LKD dan hasil audit BPK mengenai sisa lebih penggunaan anggaran (Silpa), harus dilaksanakan penyesuaian. Sementara ketua KPU Bombana, Alpian, menuturkan sampai akhir pekan kemarin pihaknya belum membatalkan penetapan Pilkada 8 November nanti. Meski begitu dia meyakinkan bahwa penetapan jadwal untuk kali kedua itu tidak bisa terlaksana lagi. Olehnya itu, Dia meminta kepastian dari eksekutif dan eksekutif kapan RAPBD-P mulai dibahas, sehingga pihaknya bisa berpedoman pada jadwal tersebut untu memplenokan lagi pergeseran jadwal Pilkada. “Kami juga tidak mau kerja berulang-ulang, apalagi sampai masyarakat Bombana menyalahkan kami sebagai penyebab penundaan Pilkada. Kalau anggaran siap, kami pun siap melaksanakannya karena tahapannya sudah mulai kami laksanakan termasuk lelang kertas suara,” ungkap Alpian.(nur/cok)

Kendari Pos Edisi 25 Oktober 2010  

Edisi 25 Oktober 2010