Issuu on Google+

CMY

CMY Senin, 25 Juli 2011

Harga Eceran Rp. 3.500,-

http://www.kendarinews.com

LA ODE IMAN/KP

Wakil Ketua Pengurus Besar Nahdatul Ulama (PB NU), KH Slamet Effendi Yusuf (tengah berbaju batik) berpose bersama pengurus NU Kota Kendari.

Bagaimanapun, Ia Merasa Sudah Lebih Sehat Usianya sudah 70 tahun saat ditemui di rumahnya, di kaki sebuah gunung, tepatnya di Desa Sindulang, Kecamatan Cimanggung, Kabupaten Sumedang,

Baca SEHAT di Hal. 2

INTERNASIONAL

Taipan Media Tersandung Penyadapan IMPERIUM bisnis taipan media Rupert Murdoch, 80, diguncang skandal penyadapan oleh awak tabloid terlaris miliknya, News of the World (NOTW). Tetapi, banyak pihak yakin, skandal tersebut tidak akan berpengaruh besar pada dinasti Murdoch. Pemanggilan Murdoch dan para petinggi News Corp., termasuk Rebekah Brooks, oleh parlemen Inggris pada 19 Juli lalu menjadi topik ngetren di negeri Ratu Elizabeth. Jutaan orang merasa perlu menyaksikan hearing yang

Baca MEDIA di Hal. 2

SELEBRITI

Kurus, Suntik Langsing? POSTUR tubuh Indi Barends terlihat lebih kurus dari biasanya. Keanehan itu langsung disambar gosip bahwa Indi melakukan suntik langsing. Kabar itu langsung disangkal olehnya. "Saya nggak suka suntik kurus. Ayam broiler kali ah disuntik segala," candanya. Sudah empat bulan terakhir, presenter sekaligus bintang iklan itu menjalani program hidup sehat. "Sekarang sedang memperbanyak makan buah dan sayuran. Benar-benar hidup sehat deh," ucap Indi. Untuk menghindari pola makan yang salah, Indi membuat daftar makanan yang setiap hari dikonsumsinya. Seperti sarapan pagi diubah dengan makan buah dan telur rebus tanpa kuningnya. Buah yang dikonsumsi adalah pisang, anggur dan pir. (tia)

NU Inginkan Densus 99 di Kendari Kendari, KP Wakil Ketua Umum Nahdatul Ulama (NU) pusat KH Slamet Efendi MSi menyatakan, keberadaan densus 99 NU harus mendapat dukungan. Sebab, sasaranya sangat bermanfaat, yaitu memberikan pencegahan kepada umat islam, agar tidak terprovokasi, oleh kelompok yang ingin membubarkan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), juga merusak tatanan pancasila dan UUD 1945. Dewasa ini kata Slamet,

aliran-aliran keras mulai menggerogoti solidaritas umat muslim di Indonesia. Makanya, NU membuat sebuah tim pemberantas virus radikalisme yang disebut densus 99. “NU tidak mau melihat aliran sesat memecah belah persatuan bangsa Indonesia. Sebagai penyadaran, bahwa virus-virus seperti itu suatu hari akan merugikan umat Islam. Gambaranya, negara kita sebagian besar penduduknya umatnya islam. Jadi kalau mau mengacau negeri ini, sama

saja mau mengacaukan umat Islam. Yang jelas NU akan memberantas faham yang mau memisahkan negara dan agama,” tegas Slamet ketika ditemui di Kendari dalam rangka pengukuhan pengurus Nu Kota Kendari. Keberadaan Densus 99 NU itu lanjut Slamet, tidak akan berbenturan dengan tugas dan kewenangan yang dimiliki Densus 88 Antiteror Polri, yang notabene adalah penegak hukum dalam

Buhari Matta (Jampidsus), Jasman Pandjaitan kepada wartawan di Jakarta, pekan lalu. Menurut Jasman, pada ekspose kasus akan ditanyakan soal penghitungan keuangan negara terhadap kasus kada. “Setelah dipe-

Wakil Ketua NU Terkait “Nyanyian” Nazaruddin Soal Kelakuan Para Anggota DPR yang Mencari Komisi Proyek Kendari, KP Kasus dugaan penyelewengan APBN dan permainan fee proyek yang melanda seperti diungkapkan mantan Bendahara Umum Partai Demokrat, Muhammad Nazaruddin dini-

Baca AGAMIS di Hal. 7

Baca DENSUS di Hal. 7

Kasus Buhari Diekspose Pekan Depan Jakarta, KP Beberapa Kepala Daerah (Kada) yang sudah ditetapkan tersangka hingga saat ini belum juga diperiksa Kejaksaan Agung (Kejagung). Pasalnya, surat izin pemeriksaan yang diusul ke Presiden Susilo Bambang YUdhoyono (SBY) belum juga dikelaurkan. Makanya, Kejagung akan kembali menggelar ekspose ulang kasus kada. Ini dilakukan untuk memetakan perkara mana yang layak diajukan kembali ke presiden. “Pekan depan, Kamis (28/ 7) seluruh Kajati ekspose di sini (Kejaksaan Agung). Kita tanyakan bagaimana kasus ini yang terkait kepala daerah. Ada 10 Kajati, yang kepala daerahnya bermasalah,” kata Direktur Penyidikan (Dirdik) di Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus

Itu Politisi yang Tidak Agamis

takan dan memang sudah ada alat bukti yang cukup, serta sudah ada perhitungan kerugian negara dari BPKP, ya sudah kita teruskan,” katanya. Sebelumnya, Jaksa Agung Basrief Arief menungkapkan bahwa hingga kini, masih ada 9 kepala daerah yang izin pemeriksaannya belum diajukan kepada Presiden. Alasannya Kejagung masih melakukan pengkajian mendalam atas kasus korupsi dan menelaah kerugian negara yang ditimbulkan. Pengkajian kasus korupsi 9 kepala daerah terbagi dalam tiga klasifikasi. Pertama, kepala daerah yang terhadap kasusnya masih harus dilakukan pendalaman penyidikan terutama terkait besaran kerugian negara. Dalam klasifi-

Baca KASUS di Hal. 2

Pimpinan DPRD Sultra "Mencak-mencak" di Area Tambang Sabaruddin Labamba : Saya Tidak Rela Kolaka Diobok-obok Pemegang IUP Kendari, KP Kasus pencaplokan lokasi konsesi penambangan PT Aneka Tambang (Antam) yang diduga dilakukan PT Tambang Rejeki Kolaka (TRK) kini terus dipertanyakan pihak Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sultra. Wakil Ketua DPRD Sultra, Drs Sabaruddin Labamba MSi ketika mengunjungi lokasi PT Antam akhir pekan

Baca PIMPINAN di Hal. 2

Bos Sekolah Mode Ngetop Asal Prancis Ikut dalam JFC Show Hari ini (24/7) Jember Fashion Carnaval (JFC) edisi kesepuluh mulai digelar secara besar-besaran di AlunAlun Kota Jember. Festival kostum kelas dunia itu menghadirkan 600 partisipan. Di antara mereka, ada warga asing, Patrice Desilles, yang rela menunda kepulangan ke Prancis demi mengikuti parade fashion bertema Eyes on Triumph tersebut.

JPNN

malam sekali. Masih banyak hal yang dikerjakan,” katanya, cukup fasih berbahasa Indonesia karena memang sudah lama tinggal di negeri ini. Setelah berjalan, Patrice, begitu dia disapa, duduk di salah satu lobi hotel tempat dirinya menginap. Siang itu dia tampak santai meski matanya sembap, pertanda rasa kantuk yang masih hinggap. Itu merupakan kali kedua pria asal Rennes, Prancis, tersebut datang ke Jember. Kedatangan pertamanya tahun lalu, saat perhelatan JFC IX. ”Kali ini saya tak ingin menonton, tapi juga turut serta,” ujarnya. Ya, kali ini Patrice akan ikut sebagai salah satu talent, tepatnya defile punk. ”I like punk, reminds me the good old days,” katanya. Dia memang menggemari band-

Salah satu anggota defile animal plant dengan kostum khas untuk menghargai tumbuhan dan hewan-hewan langka.

Baca MODE di Hal. 7

ARMAN DHANI, Jember

Indi Barends

lalu hanya dapat geleng-geleng kepala menyaksikan lokasi yang diduga dirusak oleh PT TRK tersebut. ‘’Ini perampokan yang dilegalkan. Saya akan pertanyakan kepada pihak kepolisian kenapa kasus yang sudah dilaporkan sejak awal tahun 2010 silam hingga kini belum ada tindak lanjutnya. Saya turun melihat ini sebagai wakil ketua DPRD dalam menjalankan tugas dan fungsi pengawasan sekaligus sebagai putera daerah, tidak rela melihat kawasan ini diobokobok,” kata Sabaruddin dengan

PATRICE Desilles baru saja bangun dari tidur saat matahari meninggi pada Sabtu (23/7). Pria asal Prancis itu kemarin semalam baru tiba di Jember dan langsung mengikuti general rehearsal (GR) untuk Jember Fashion Carnaval (JFC). ”Maaf, kemarin malam saya tidur larut

CMY

CMY


2

Kendari Pos |Senin, 25 Juli 2011

CC Mobdis Pejabat Harus Memenuhi Ketentuan Mobdis ...................... kemarin. Diceritakan Gamawan, di rapat tersebut presiden memarahi para menteri lantaran tidak kontinyu menerapkan Inpres Nomor 2 Tahun 2008 itu. "Kita ditegur presiden, mestinya ini terus-menerus," ujar mantan gubernur Sumbar itu. Dikatakan Gamawan, hemat energi merupakan salah satu cara menekan beban APBN terhadap kenaikan harga minyak dunia. "Ketika harga BBM di tanah air tidak perlu dinaikkan, maka volumenya yang harus kita kurangi," ujarnya. Dia cerita, pada awal-awal Inpres Nomor 2 Tahun 2008 diterapkan, cukup bisa meng-

hemat belanja energi di instansi pemerintah. Dia memberi contoh, saat itu di Istana dan Sekretariat Kabinet mampu menghemat hingga 30 persen. Sedang di kemendagri, yang saat itu mendagrinya Moh Ma'ruf, bisa hemat 10 persen. Agar penghematan bisa signifikan, Gamawan mengatakan, seluruh pemda juga harus melakukan penghematan. Caranya, cukup dengan mengacu pada aturan yang sudah ada yang mengatur mengenai standarisasi sarana dan prasarana kerja pemerintahan daerah. "Kendaraan dinas kepala daerah, CC-nya jangan tinggitinggi. Harus sesuai dengan aturan," terangnya. Di Permend-

agri Nomor 7 Tahun 2006 diatur bahwa kendaraan dinas gubernur adalah satu Sedan silindir maksimal 3.000 cc dan satu Jeep 4.200 cc. Untuk Wakil Gubernur, satu Sedan 2.500 cc dan satu Jeep 3.200 cc. Untuk Bupati/Walikota, satu Sedan 2.500 cc dan satu unit Jeep 3.200 cc. Sementara, untuk Wakil Bupati/Wakil Walikota, satu Sedan 2.200 cc dan satu unit Jeep 2.500 cc. Khusus untuk mobil dinas pimpinan DPRD, besar cc-nya dinaikkan, berdasarkan Permendagri Nomor 11 Tahun 2007, sebagai perubahan atas Permendagri Nomor 7 Tahun 2006. Untuk ketua DPRD provinsi semula sedan 2. 500 cc atau Jeep 2.200 cc, dinaikkan menjadi sedan 2.700

cc atau Jeep 2.700 cc. Untuk Wakil Ketua DPRD Provinsi sama dengan Ketua DPRD Kabupaten/Kota yakni sedan atau minibus 2.500 cc. Sebelumnya, pekan lalu Menteri Keuangan Agus Martowardojo menjelaskan, program hemat energi di kalangan aparatur pemerintahan ini akan diberlakukan efektif Agustus 2011. Dia menjelaskan, berdasarkan diskusi antara pemerintah dengan DPR, beban BBM subsidi pada 2012 harus dijaga tidak melewati angka 38,5-40 juta kiloliter. Sementara tahun 2011 ini, pemerintah harus menjaga pada kisaran 40,4 juta kiloliter. Bila beban subsidi ini melewati batas, maka akan membebani APBN. (sam/jpnn)

Kejagung Tempatkan Buhari di Klasifikasi Tiga Kasus ........................ kasi ini ada 4 kepala daerah, yakni Muhtaddin Serai (Bupati Ogan Komering Ulu Selatan Sumsel), Bambang Bintoro (Bupati Batang Jawa Tengah),

Budiman Arifin (Bupati Bulungan), Dudung B Supardi (Wakil Bupati Purwakarta). Kedua, kepala daerah yang memang izinnya belum diajukan kepada presiden karena masih dalam tahap penyidikan dan tahap pengumpu-

lan alat bukti. Dalam klasifikasi ini ada 3 kepala daerah, yakni Rahudman Harahap (Walikota Medan), Buhari Matta (Bupati Kolaka) dan Edison Seleleobaja (Bupati Kepulauan Mentawai). Ketiga, kepala daerah yang

dalam kasusnya terdapat pertentangan putusan sehingga harus dilakukan kajian ulang. Ini terjadi pada kasus korupsi yang menjerat 2 kepala daerah, yakni Gubernur Kalimantan Timur Awang Farouk dan Gubernur Kalimantan Selatan Rudy Arifin.(pra/awa)

Para Pemred Tak Berani Duduk di Dekat Murdoch Media ....................... disiarkan langsung melalui BBC2 dan Sky News itu. “Sangat naif kalau menyimpulkan hanya media milik Murdoch yang melakukan penyadapan di masa lalu,” ujar Sarah Reder, mahasiswi asal Croydon, selatan London, saat ditemui di stasiun kereta Liverpool. “Saya senang ada yang ditangkap untuk mempertanggungjawabkan tindakan itu. Saya ingin menontonnya (hearing tersebut),” tambahnya. Rapat parlemen jarang sekali disiarkan langsung stasiun televisi utama di Inggris. Bahkan, hampir tidak pernah menjadi isu panas di kalangan warga London. Murdoch harus menghabiskan 11 hari selama dua pekan terakhir di Inggris untuk berbagai urusan terkait skandal penyadapan yang menyeret namanya itu. Skandal News Corp. membuktikan bahwa virus tersebut mempunyai kekuatan besar.

Sehat ........................ Provinsi Jawa Barat, awal Oktober 2010 yang lalu. Dari caranya bergerak dan berbicara, terlihat dengan nyata bahwa tubuh lelaki yang dulu bekerja sebagai petani ini sudah tak kuat lagi untuk beraktivitas dengan lancar. Dan napasnya

Pong Diusir Peserta Rakornas Jakarta, KP Aktor senior Pong Hardjatmo kembali berulah. Kali ini dilakukan dalam Rakornas Partai Demokrat di Sentul International Convention Center (SICC), kemarin. Ia melakukan unjuk rasa dengan membentangkan spanduk bertuliskan 'Berantas Korupsi Atau Bubar Saja. Jujur, Adil dan Tegas'. Aksi tersebut dilakukannya di tengah-tengah kerumunan peserta yang sedang berada di luar gedung sekitar pukul 12:30. Dalam kesempatan tersebut, Pong juga sempat berorasi tentang kegagalan Partai Demokrat dalam membina kadernya, M Nazaruddin yang terkait skandal suap Wisma Atlet Sea Games di Palembang. "Ketua Dewan

Pembina yang merangkap sebagai RI 1 saja tidak bisa memulangkan Nazaruddin. Lantas bagaimana ceritanya mau memberantas korupsi," ujarnya saat berorasi. Pong mengatakan, kader Partai Demokrat yang bermasalah jangan sampai dilindungi, seperti Nazaruddin. "Kalau terusterusan seperti ini aksi serupa akan saya jalani terus, saya ini tidak disuruh oleh siapa-siapa, namun atas keprihatinan saya terhadap borok yang makin membusuk," tukasnya. Setelah itu salah satu kader Demokrat mendatangi Pong dan meminta agar dia (Pong, red) keluar dari area Rakornas dan tidak membuat gaduh. "Mas Pong, lebih baik di luar saja orasinya, jangan di sini," tegas kader tersebut dengan

nada kesal. Namun, hal itu tidak diindahkan sama sekali oleh Pong bahkan sempat terjadi adu mulut dengan peserta Rakornas lain. Melihat aksi tersebut, lima orang satgas Garuda Demokrat langsung mengamankan aktor itu. "Dalam demokrasi mengkritik itu biasa, kenapa anda tak terima. Kan semua orang bebas menyalurkan aspirasi," ucapnya sambil digiring oleh petugas keamanan setempat. Aktor senior ini memang dikenal acap melakukan halhal nyeleneh untuk menyalurkan aspirasinya. Bukan hanya kali ini, bahkan beberapa waktu lalu, Pong sempat memanjat kubah Gedung DPRRI dan mencorat-coretnya dengan menggunakan cat semprot. (fdy)

SBY Pertontonkan Ketidaktegasannya di Publik SBY .......................... pembicara seminar dan peluncuran The Indonesian Reform Institute, di Taman Ismail Marzuki, Minggu (24/7).

Menurut dia, pidato di rakornas yang mengajak kader politik santun dan mempersilahkan mundur itu wujud ketidaktegasan SBY yang dipertontonkan kepada publik. "Semestinya harus tegas memecat

kader yang tidak disiplin," tegasnya. Menurut dia, bangsa ini sekarang sudah hilang kepercayaannya terhadap pemerintahan. "Bangsa kehilangan pegangan terhadap pimpinan," tegasnya. (boy)

Raja media asal Australia itu pun akhirnya harus mengambil langkah amputasi dengan menutup NOTW. Namun, langkah yang diambil Murdoch itu dinilai terlambat. Akibatnya, dia tak bisa lagi membendung menjalarnya virus itu menyerang koran The Sun dan Sunday Times. Bahkan, pria 80 tahun tersebut harus mengubur impiannya untuk menguasai saham mayoritas jaringan televisi satelit (berbayar) terbesar di Inggris, BSkyB. Kini, di tengah penyidikan oleh aparat Inggris, virus tersebut bahkan sudah menyeberangi Samudera Atlantik. Itu menyusul keputusan FBI (Biro Penyelidik Federal AS) untuk ikut menyelidiki skandal tersebut. Pasalnya, tabloid milik Murdoch itu diduga juga menyadap telepon milik para korban tragedi 11 September (9/11). Dengan terungkapnya skandal itu, banyak cerita terkait cara Murdoch mengelola medianya. Menurut Reuters, ayah James Murdoch tersebut dike-

nal sebagai sosok sensasional yang lebih tertarik pada uang dan kekuasaan. Dia juga digambarkan sebagai bos yang selalu mengontrol ketat kerja bawahannya. Untuk menggambarkan micro management yang selama ini dipraktikkan Murdoch kepada anak buahnya, mantan editor The Sun Kelvin MacKenzie menggunakan anekdot dalam menceritakan setiap kali rapat redaksi dalam kurun waktu 1980-an. Sejumlah direktur News International (perusahaan yang menaungi NOTW dan beberapa koran lain milik Murdoch di Inggris), termasuk sejumlah redaktur koran berpengaruh di Inggris, dengan serius berkumpul di ruangan di dalam kantor yang lebih mirip benteng militer di kawasan Wapping, tidak jauh dari Tower of London. Dalam sebuah pertemuan, MacKenzie yang menjadi editor The Sun pada 1981-1994 itu bertanya. “Ayo, kira-kira siapa yang berani dan mau duduk

paling dekat dengan Murdoch?” selorohnya sambil menggambarkan suasana tegang setiap kali rapat dengan sang taipan saat itu. Selain itu, kabar bahwa Murdoch selalu beropini di balik setiap pemberitaan juga bukan isapan jempol. Bruce Guthrie, mantan editor senior media milik Murdoch, di Inggris, Australia, dan AS, membenarkan bahwa bosnya itu selalu menekan para editor untuk membuat koran-korannya menggambarkan pandangan politiknya. Dia pun tak segan mengganti editor yang berbeda haluan dengan dirinya. “Ketika terakhir kali berada di News (of The World), saya begitu terkejut melihat bagaimana para editor menjadi sangat tertekan di kantor. Padahal, Rupert berada 12 ribu mil dari sana,” ungkap Guthrie, mantan editor Herald Sun milik Murdoch di Melbourne. “Anda hampir bisa melihat pikiran mereka, Apa kira-kira yang akan dipikirkan Rupert saat ini?”(RTR)

Ditekan Penguasa, PT Antam Tak Berani Ngomong?

pun senantiasa terdengar sesak. “Saya dari dulu memang perokok, bahkan sampai sekarang,” tutur pria yang bernama Uju Saman ini, pelan. “Sejak setahun yang lalu napas saya ini sesak terus, dan sesaknya itu terjadi setiap hari,” lanjut penduduk desa yang berbatasan langsung dengan Ka-

bupaten Bandung dan dekat dengan sebuah objek wisata danau dan air terjun Cinulang ini. Lalu, untuk mengatasi penyakitnya itu, pernah sekali kakek sembilan orang cucu ini berobat ke dokter, tapi setelah itu tak ia lanjutkan. Kebetulan, sejak setahun sebelum wawancara ini berlangsung, ia kerap

menonton iklan New Mandala 525 di televisi, terutama di suatu program acara pengajian, di pagi hari. Tertarik pada manfaatnya, lewat seorang tetangga ia memesan lalu mengonsumsi kedelai bubuk instan tersebut. Sayangnya, seperti diakuinya sendiri, ia tidak rutin mengonsumsinya sehingga

sesak napasnya itu masih seperti itu. Tapi, bagaimanapun, “Badan sudah lebih sehat sedikit,” ujarnya. Untuk selalu fit, asupan gizi mesti selalu terjaga. Bila tidak, bisa memberikan dampak negatif bagi seseorang sehingga ia mudah terserang penyakit akibat metabolisme yang tak lagi

Pimpinan ................... nada geram. Sabaruddin juga menantang PT Antam Pomalaa agar “membuka” jika memang pihaknya berada dalam tekanan penguasa atau pengusaha. Karena kalau mereka diam, boleh jadi dianggap sebagai persekongkolan dalam melakukan pengrusakan lingkungan. Pun dengan dirinya, yang harus datang melakukan pengawasan, karena jika tidak, boleh jadi dirinya juga dianggap ikut bersekongkol. ‘’Angka trilyunan rupiah dari hasil mengeruk tanah di Kolaka tetapi daerah tidak merasakan. Tidak ada penguatan fiskal daerah yang tercipta sebagai pengaruh dari hasil pertambangan ini. Bayangkan, dari berjuta metric ton yang dijual jika dikalikan dengan setiap dollarnya, maka akan sangat besar angka yang kita peroleh. Tetapi Kolaka hanya jadi penonton.

Kita seharusnya menjaga asset daerah ini secara bersamasama,” pinta Sabaruddin Labamba. Ketua Pengprov PSSI Sultra ini bahkan mensiyalir adanya tekanan dari penguasa daerah terhadap eksistensi PT Antam. Padahal sebagai asset Negara, PT Antam harus dijaga agar tidak dirampok oleh orang-orang yang tidak bertanggungjawab. Menurut dia, Antam harus berwibawa karena merupakan pilar Negara. Kalau Antam dengan mudahnya dimainkan oleh pemegang IUP, Sabaruddin berpendapat adanya kekuatan yang memback-up pemegang IUP tersebut. ‘’Aparat hukum harus turun tangan dalam menangani kasus tersebut. Ini masalah serius yang harus diusut tuntas, sehingga tidak terjadi persekongkolan yang akan merugikan daerah. Saya mensinyalir adanya kesewenang-wenangan dari pejabat daerah ini untuk

melakukan tekanan kepada PT Antam agar tidak mempersoalkan adanya dugaan pencaplokan lahan konsesi PT Antam yang dilakukan salah satu pemegang IUP,” tegas Sabaruddin Labamba lagi. Dalam kunjungan kerja ke PT Aneka Tambang, Sabaruddin Labamba juga menyempatkan diri mengunjungi lahan konsesi Antam yang sempat dikelolah oleh PT TRK dan kini sudah ditinggalkan. Dia juga melihat bagaimana beberapa pelabuhan yang digunakan sejumlah pemegang IUP tidak memiliki izin dari Dinas Perhubungan Sultra. ‘’Saya akan panggil Kadis Perhubungan untuk mendengarkan pernyataan mereka mengenai hal ini. Karena sangat memprihatinkan kondisi lingkungan yang diakibatkan tidak bijaknya kita dalam mengelolah kekayaan ala mini,” tegas anggota DPRD dari Dapil KolakaKolaka Utara ini.(han)

normal. Salah satu fungsi isoflavon yang terkandung dalam kedelai adalah untuk melancarkan kembali metabolisme sehingga penyerapan zat-zat gizi diseimbangkannya kembali dengan sistem pengeluaran. Dan bila terjadi toksifikasi atau peracunan dalam tubuh, kandungan karoten susu kedelai akan menetralisirnya. Itulah yang menyebabkan badan bisa terasa fit kembali setelah mengonsumsi kedelai dengan rutin. Selain itu, penyebab badan tidak fit dan penyakit mampir adalah sistem imun yang rendah. Dalam hal ini, isoflavon sangat berperan dalam meningkatkan sistem imun. Karena itu setiap orang, berapa pun umurnya, harus rajin memelihara kesehatannya, termasuk menjaga pola berpikir. Susu kedelai merupakan sumber vitamin B1, B6, dan E, mineral magnesium dan seng, serta asam amino triptofan. Di dalam buku yang berjudul Susu

Kedelai, Susu Nabati yang Menyehatkan dikatakan bahwa senyawa-senyawa dan zat-zat tersebut mampu menambah vitalitas, tenaga, dan kualitas tidur seseorang. Meskipun demikian, menjalankan pola hidup sehat lainnya tetap penting untuk dilakukan, seperti menjaga pola makan, berolahraga dengan teratur, beristirahat dengan cukup, meminum air putih dengan cukup, tidak mengonsumsi alkohol, dan tidak merokok. Saat ini sangat banyak kedelai bubuk beredar, namun, sebagai perintis keberadaan kedelai bubuk komersial di Indonesia, New Mandala 525 sangat laku di seluruh wilayah pemasaran karena manfaatnya nyata dan produknya diolah secara higienis. Ini amat ditunjang oleh mulai tumbuhnya kesadaran masyarakat masa kini untuk beralih ke bahan-bahan nabati dalam memelihara kesehatan. Produk ini bukan obat melainkan minuman kesehatan untuk keluarga, yang tersedia di apotek dan toko-toko obat terkemuka di wilayah Anda. Untuk konsultasi dan informasi lebih lanjut, kunjungi purwatis@centrin.net.id atau telepon (021) 70288540 dan.Distributor Sulawesi Tenggara 08124135934. (*)


3

Senin, 25 Juli 2011

Promo Dahsyat Daihatsu Tebar Hadiah Uang Tunai, Mobil dan Barang Elektronik Kendari, KP Untuk memanjakan customernya, Daihatsu punya pogram menarik yaitu promo Dahsyat (Daihatsu Tebar hadiah). Program itu berupa pemberian hadiah bagi konsumen berupa uang tunai hingga senilai Rp 1 miliar, hadiah berupa mobil dan dan beberapa produk elektronik. Untuk Kendari sudah dua customer Daihatsu telah mendapatkan hadiah promo Dahsyat. Mereka adalah Muh Kasir yang mendapatkan uang tunai sebesar Rp 5 juta dan Marhoces memperoleh sebuah televisi. Kepala Cabang Makasar Raya Motor (MRM) Kendari, selaku dealer Mobil Daihatsu, H Sapruddin SE mengatakan, bila promo Dahsyat berlangsung bagi customer yang mengajukan permohonan pembelian di Bulan Juni sampai September 2011. Customer nantinya diikutkan dalam undian yang memperebutkan hadiah grand prize sebesar Rp 1 miliar yang diundi setiap bulan. Selain itu hadiah 40 Mobil Daihatsu Terios (setiap bulan diundi 8 unit). Mobil Xenia 90 unit (diundi 18 unit setiap bulan), 440 unit Sepeda Motor Honda Scoopy (diundi 88

sulis/kp

Kepala Cabang Makassar Raya Motor (MRM) Kendari, H. Sapruddin SE (tengah) dan Supervisior Saler MRM Kendari, Harmin SE saat menyerahkan hadiah pemenang undian Dahsyat, akhir pekan lalu. unit setiap bulan) serta 500 televisi LG yang diundi 100 unit setiap bulan. “Ada juga hadiah berupa uang tunai sebesar Rp 5 juta per orang yang diberikan pada 615 pemenang , dimana setiap bulannya diundi untuk 125 orang,” papar H Sapruddin, SE didampingi Supervisor Sales MRM Kendari, Harmin SE. Sapruddin sempat merinci bila penjualan Mobil Daihatsu di Sultra terus mengalami peningkatan. Saat ini rata-rata penjualan setiap bulan menca-

pai 35 unit. Sementara target tahun ini sekitar 500 unit, dan realisasi sudah menunjukkan lebih dari 50 persen target. “Dengan adanya promo Dahsyat kami harap, penjualan akan lebih meningkat lagi. Secara nasional penjualan produk Daihatsu menduduki posisi ke dua, dan kami akan terus mengupayakan mempertahankan peringkat tersebut, begitu halnya di Kendari,” tambahnya. Hal senada diutarakan Harmin. Katanya program

Dahsyat merupakan apresiasi Daihatsu pada konsumennya. Sebelumnya promo serupa juga sudah dilakukan Daihatsu. Promo undian kali ini diharapkan memotivasi masyarakat untuk membeli mobil Daihatsu. “Untuk itu bagi masyarakat yang ingin membeli mobil Daihatsu, untuk berhubungan dengan Kantor MRM Kendari, karena kebetulan terdapat promo undian, siapa tahu customer dari Kendari pemenangnya,” tukas Harmin. (lis/awl)

Disperindag Mulai Gelar Pasar Murah Antisipasi Lonjakan Harga, Jadwalkan Ramadhan Fair Kendari,KP Untuk mengantisipasi kenaikan harga menjelang Bulan Suci Ramadhan, Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Sultra bekerjasama dengan Dinas Koperasi Sultra menggelar pasar murah. Kegiatan yang akan dimulai hari ini (25/7) hingga

27 Juli mendatang akan dihelat di pelataran MTQ Square. Pada pasar murah tersebut menyiapkan sembilan bahan pokok (sembako) yang akan dijual murah. Kabid Perdagangan Dalam Negeri (PDN) Disperindag Sultra, Sahibo mengatakan, dalam pasar murah semua harga produk adalah harga distributor, bukan harga pasar. Hal itu katanya karena berdasarkan analisisnya bila mendekati Ra-

madhan kebutuhan tinggi, pada masa tersebut biasanya terjadi lonjakan harga, lantaran pedagang memainkan momen. “Agar harga tetap stabil makanya kami membuka pasar murah ini,” terangnya kemarin. Pasar murah yang digelar setiap tahun kata Sahibo akan kembali dilaksanakan menjelang lebaran nanti yang dirangkaikan dengan Ramadhan Fair seperti tahun lalu. Biaya untuk pelaksanaan pasar murah

didanai oleh APBD Sultra. “Kami menggandeng 12 distributor sembako yang ada di Kendari. Tahun lalu mereka juga terlibat dalam acara yang sama,” paparnya. Sahibo juga meminta agar distributor tidak menjual dengan harga mahal. “Saya harap masyarakat memanfaatkan momen pasar murah ini, sehingga walaupun terjadi lonjakan harga tergolong masih wajar,” pungkasnya. (lis/awl)

Swiss Belhotel Galang Dana Amal Sambut Ramadhan dan Hari Anak Kendari, KP Hari anak jatuh tanggal 23 Juli lalu. Moment tersebut dimanfaatkan pegawai Swiss Belhotel Kendari untuk menggalang dana amal. Apalagi bulan ramadhan yang merupakan bulan untuk meningkatkan amal kian dekat. Kegiatan penggalangan dana amal berupa memberikan jasa pencucian mobil di pelataran parkir Swiss Belhotel Kendari. Beberapa pihak sponsor turut serta. Mekanisme penggalangan dana dilakukan dengan cara menjual tiket seharga Rp 100 ribu per tiket, berlaku untuk satu unit mobil. ‘’Hingga saat ini sudah 30 tiket yang terjual dari 50 yang kami sediakan,’’ terang Public Relation Executive Swiss Belhotel Kendari, Karin, saat ditemui di stand pencucian mo-

bil untuk amal. Hasil pencucian nantinya kata Karin keseluruhan akan diserahkan ke salah satu panti asuhan yang ada di Kota Kendari. “Kalau ditempat lain ajang seperti ini biasa dilakukan dalam bentuk anjangsana. Tapi, kalau kami mencari dalam bentuk lain yang bersifat unik dan menarik. Karena ditempat lain belum ada yang buka ajang amal dengan cara

ini maka kami mencoba merealisasikannya.” Ujar Karin menjelaskan alasan dibukanya pencucian mobil untuk amal yang telah diselenggarakan. Karin berharap kegiatan itu menjadi agenda rutin tiap tahun. “Semoga ajang amal seperti ini bisa kembali dilakukan ditahun berikutnya. Kami akan memberikan kejutan lain lagi untuk tamu sehingga menghasilkan suasana baru,” tukas Karin. (p9/awl)


Senin, 25 Juli 2011

email : bumianoa@gmail.com

Langganan Luar Kota Rp. 67.500,-

367 Pejabat Muna Dimutasi SK Mutasi Sebelumnya Belum Diberikan

Raha, KP Roda mutasi di Pemkab Muna, kembali bergulir. Akhir pekan lalu, pasangan H LM Baharuddin-Ir Malik Ditu, melakukan mutasi pejabat eselon III dan IV. Sebanyak 367 pejabat yang mendapat promosi dan non job. Tiga pejabat dari eselon III dan 364 pejabat eselon IV, yang didominasi dari

pejabat struktural di Kecamatan dan UPTD. Mutasi pejabat yang dilaksanakan di Galampano dan dilantik oleh Sekertaris Daerah Muna, Drs La Ora M Pd, ini merupakan mutasi yang ke lima sejak pasangan berakronim DAMAI dilantik. Sekedar diketahui, tiga bulan lalu pasangan DAMAI juga melakukan mutasi eselon III dan IV. Namun untuk pejabat eselon IV, sampai saat ini belum menerima SK. Sekda Muna, Drs La Ora,

mengatakan, mutasi pejabat merupakan hal yang lumrah dalam struktur pemerintahan. Selain bentuk penyegaran guna mengefektifkan tugas pokok pegawai, mutasi juga merupakan mekanisme dalam institusi yang harus dipatuhi oleh setiap PNS. “Pejabat yang dimutasi, hendaknya jangan mendiskreditkan orang lain. Mutasi harus diterima, sembari mengevaluasi diri,” katanya. Pelantikan sejumlah kepala UPTD/UPTB, kata mantan

Kadiknas Sultra itu, dilakukan berdasarkan regrouping organisasi melalui koordinasi terpadu antara tim pemkab Muna dan SKPD terkait. Ia berharap agar semua Kepala UPTD/UPTB kecamatan, bisa menjalankan tugasnya secara efektif dan efisien, dengan berkoordinasi dengan semua stakeholder ditempat tugasnya. Pegawai negeri harus mengedepankan profesionalisme, teladan dan komitmennya dalam melaksanakan tugas dan fungsinya. (awn)

Moratorium Tambang, Percepat Pelantikan Bupati Tuntutan FMBB saat demo di DPRD Rumbia, KP Aksi penolakan tambang serta percepatan pelantikan Bupati Bombana terpilih kembali disuarakan. Akhir pekan lalu, giliran elemen masyarakat dari Forum Masyarakat Bombana Berdaulat (FMBB) yang menyuarakan. Dengan mendatangi gedung DPRD, masa FMBB menuntut agar dewan segera mengagendakan pelantikan H Tafdil dan Masyura. Selain itu, FMBB juga meminta agar izin usaha pertambangan yang sudah dikeluarkan segera di moratorium. “Kami minta dewan segera berkoordinasi dengan pemerintah provinsi untuk menyampaikan seluruh aspirasi kami,” teriak Jamaluddin, salah seorang orator dari FMBB. Massa dari FMBB menilai, pilkada Bombana sudah sukses terlaksana dibawah kepemimpinan Hakku Wahab. Namun yang jadi masalah, 30 hari pasca putusan Mahkamah konstitu-

PAD Muna Terkumpul Rp 9 Miliar Dishut Penyumbang Terbesar Raha, KP Hingga memasuki bulan ke tujuh, realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Muna telah mencapai Rp 9.082.553.518 dari target Rp 19.459.325. Namun demikian, Dinas Pendapatan Keuangan dan Aset Daerah (DPKAD) optimistis target tersebut akan tercapai akhir tahun nanti. “Dana yang masuk tiap hari berkembang,” kata Kadis DPKAD Ratna Ningsih L. PAD terbesar ungkap Dia, datang dari Dinas Kehutanan sebesar Rp 2,187.579.473 dari target Rp 2.115.000.000. “Dinas Kehutanan pendapatannya, sudah melebihi dari target yang ditetapkan dan itu masih akan bertambah,” terangnya. Kendati demikian, ada sejumlah satuan kerja perangkat daerah (SKPD) yang pendapatannya masih rendah. Dari daftar penyetoran pajak Dinas Pariwisata dari target Rp 30 juta, baru mengumpulkan Rp 1,5 jJuta. Namun Ratna tetap optimis target Rp 19 miliar akan tercapai. Karena masih ada beberapa bulan untuk mengumpulkan pajak dan retribusi. Misalnya Dinas Pertambangan, dengan dimulainya pekerjaan proyek di instansi-instansi tentu akan membawa dampak pada pendapatan pertambangan. Ratna Ningsih juga, menargetkan laporan keuangan Muna tahun 2011 mengalami peningkatan. “Kita target naik, bukan lagi disclaimer,” ujarnya. Untuk laporan keuangan tahun 2011, akan diberikan penilaian oleh BPK ditahun 2012. Nah, untuk mencapai target itu, perempuanberkerudung itu, telah memintakepadainstansi-instan-

Baca PAD di Hal 6

si, bupati dan wakil bupati terpilih belum juga dilantik. Begitu juga dengan masalah pertambangan, FMBB juga turut menyorotinya. Menurut mereka, semua izin usaha pertambangan (IUP) yang telah dikeluarkan telah menimbulkan konflik internal di masyarakat. “Makanya sangat perlu dilakukan moratorium,” kata orator lainnya. Usai menyampaikan aspirasinya, massa dari FMBB langsung ditemui beberapa anggota DPRD, yang saat itu baru saja melaksanakan rapat paripurna. Johan, Wakil ketua DPRD

yang menemui massa FMBB mengatakan, permintaan moratorium tidak secepat yang diinginkan, karena sebelum dilakukan harus lebih dulu dikaji dan dilakukan pembahasan. Sedangkan masalah pelantikan kata politisi PAN ini, dewan sampai kemarin belum mendapat informasi apakah, bupati dan wakil bupati terpilih sudah mendapatkan SK dari Mendagri atau belum. “Kalau itu (SK) sudah ada, kami tinggal menunggu surat dari Pengprov karena tiga hari sebelum pelantikan, sudah ada surat sehingga dewan langsung

menagendakan rapat paripurna,” kata Johan. Terkait pernyataan bahwa 30 hari pasca putusan MK, bupati terpilih sudah harus dilantik, Johan mempertanyakan aturannya. “Tidak ada itu. Aturan dari mana itu,” sambungnya. Sementara H. Rasyid, unsur pimpinan dewan lainnya mengatakan, masalah pelantikan Bupati terpilih sudah masuk dalam agenda dewan. Bahkan politisi Golkar ini juga mengaku telah menugaskan empat anggota dewan untuk menanyakan masalah SK di Pengprov. (nur)

LAODEASWARLIN/KP

Salah seorang staf tengah menunjukan salah satu fasilitas medis di KRI dr Soeharso.

Aksi Pengobatan Gratis KRI dr. Soeharso di Kota Baubau (2-habis)

KRI dr. Soeharso Misi Sosial TNI AL Pengobatan dan Operasi gratis di Kota Baubau tidak hanya diikuti warga metro. Bahkan pasien asal Wakatoi nekat menyeberangi lautan menuju Kota Baubau untuk menikmati fasilitas pelayanan kesehatan gratis KRI dr Soeharso. Ribuan masyarakat dengan penyakit yang dideritanya telah terobati tanpa merogek kocek sepersen pun. La Ode Aswarlin, Baubau KEGIATAN SBJ LX/2011 merupakan rangkaian kegiatan Sail Wakatobi-Belitong 2001 yang mengangkat tema “Melalui Kegiatan Operasi Bhakti Surya Bhaskara Jaya ke-60

tahun 2011 Kita Tingkatkan Kualitas Kesehatan dan Kesejahteraan Masyarakat”. Daerah sasaran kegiatan tersebut yakni Kabupaten Pinrang Sulawesi Selatan, Provinsi Gorontalo, Kabupaten Banggai Kepulauan Sulawesi Tengah, Kabupaten Wakatobi, Kota Bau-Bau dan Kendari Sulawesi Tenggara. Kegiatan ini meliputi bhakti kesehatan dan bhakti siosial. Bhakti kesehatan berupa pengobatan umum, gigi, THT, operasi katarak, bibir sumbing, tumor, hernia, kandungan, Vasektomi, Tubektomi dan lain sebagainya. Untuk kegiatan bhakti sosial berupa per-

Baca GRATIS di Hal 6


6 PAD ................ si agar membuatlaporan tepat waktu, pengelolaan keuangan dengan baik serta melaporkanaset dengan benar. “Sejak Maret, kita sudah melakukan koordinasi dengan SKPD,” akunya. Bagi SKPD yang tidak menyetorkan laporan tepat waktu, Kadis DPKAD itu, mengancam akan mempending permintaan dananya. Pasalnya, salah satu SKPD terlambat menyetor laporan akan mempengaruhi pembuatan laporan keuangan secara keseluruhan. Untuk menghindari disclaimer, Ia juga berharap agar pembahasan APBD 2012 nantinya tepat waktu. (awn)

Gratis.................... baikan fasilitas umum seperti perbaikan stadion olah raga, tempat ibadah dan pengecatan marka jalan yang dikerjakan oleh prajurit Batalyon Zeni Karang Pilang Surabaya. Selain itu, juga dilaksanakan penyerahan bahan kontak berupa bibit pohon Trembesi, buku-buku pendidikan, seragam sekolah, makanan khusus bayi dan peralatan olah raga serta kegiatan penyuluhan hukum dan bela negara serta penyuluhan kesehatan bagi masyarakat setempat. “Kegiatan ini bertujuan untuk mempererat hubungan lintas sektoral antara masyarakat, instansi pemerintah daerah dan swasta dengan TNI AL. Selain itu untuk meningkatkan kesadaran berbangsa dan bernegara demi kokohnya NKRI,” ujar Humas KRI dr Soeharso Letda Warsito S.Sos Sampai dengan kemarin, tim medis KRI Soerharso telah menangani hampir 1.000 kasus yang terbagi diantaranya khitanan, bedah monor, kista kandungan dan bedah mulut, Katarak, Ketregium, THT,operasi bedah umum hernia, gondok, tumor KGB, tumor lemak, sindelsili, kelainan pada kelamin dan operasi bibir sumbing. Kasus yang spesifik yang sudah ditangani yakni kasus heves padi dan vistel pada kelainan pada kelamin manusia ditambah dengan Katarak. Usai dilakukan operasi para pasien diinapkan di KRI Soeharso selama satu malam, setelah dilihat sudah tidak ada komplikasi dari operasi, maka selanjutnya dititip di RSUD Baubau dengan diberikan stok obat selama untuk lima hari. “Sampai saat ini tercatat 1.648 pasien yang telah ditangani. Di Pindarang 192 pasien, Gorontalo 1.953, di Banggai 1.302, di Wangi-wangi 2.076 ditambag dengan Kota Baubau 1.648 pasien,” ujar Wadan Satgas SBJ dr IDG Nalendra. Kapal buatan Korea Selatan itu sudah berpengalaman menangani korban bencana di Tanah Air. Kapal perang buatan Korea Selatan juga pernah terlibat dalam penanganan korban bencana Wasior dan Mentawai. Maka tak heran jika Walikota Baubau berterimakasih kepada Presiden RI yang sudah memasukan Kota Baubau sebagai salah satu rute yang dilintasi pelayanan kesehatan itu. (***)

Kendari Pos |Senin, 25 Juli 2011

Nelayan Hilang di Perairan Kaledupa Wangiwangi,KP Muhjiri (40), nelayan Wakatobi yang hilang di perairan Wangiwangi, sejak empat hari lalu, terus dilakukan pencarian. Fokus pencarian tim SAR Wakatobi dilakukan di perairan Kaledupa. “Diperkirakan, korban terjebak cuaca laut yang buruk, dengan disertai gelombang tinggi. Hingga saat ini, SAR Wakatobi bersama personel Pos Polisi Hoga,

Kaledupa masih melakukan pencarian sampai di wilyah perairan Kaledupa, karena korban mencari ikan di sekitar jalur tersebut,” kata Kapolres Wakatobi, AKBP Pitra A Ratulangi, akhir pekan lalu. Menurutnya, pencarian akan terus dilakukan terhadap korban karena yang baru ditemukan baru kapal dan perlengkapan alat tangkap ikannya.

“Mudah-mudahan tim pencari korban dapat mendapatkan korban dan kepada keluarga korban diharapkan dapat tenang selama masa pencarian,” pintanya. Sementara, Rolan, keluarga korban mengatakan, pihak keluarga juga turut melakukan pencarian dan sesuai petunjuk yang didapatkan daripara orang tua yang berpengalaman , korban masih

dalam keadaan selamat dan itulah yang mereka harapkan. “Kami akan terus melakukan pencarian, kami yakin pasti akan ada kabar baik mengenai kondisi keluarga kami itu,” harapnya. Sekedar mengingatkan, Kamis (21/7) lalu perahu, korban Muhjirin ditemukan dalam keadaan tenggelam. Titik penemuan perahu itu di perairan Desa Matahora. (cr1)

Pencairan Dana Proyek Ditangguhkan, Kontraktor Meradang Unaaha, KP Gara-gara surat Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Konut, Daniel Bunggulawa kepada BRI Cabang Asera, Direktur CV.Dua Muda Prima, Darsam. S, meradang. Pemicunya, pembayaran dana termin ketiga (95 persen,red) proyek rehabilitasi jalan Langgikima-Morombo Ruas I sebesar Rp 119.448.000 dari nilai kontrak Rp 379 juta ditangguhkan BRI Cabang Asera atas permintaan Daniel Bunggulawa. Alasannya, terdapat pergantian Peja-

bat Pembuat Komitmen (PPK) dari Drs. Saparuddin kepada Ir.H. Ansharullah. Kuasa hukum CV.Dua Muda Prima, Risal Akman, SH mengatakan kliennya atas nama Darsam.S, keberatan atas penangguhan pembayaran sisa dana proyek tersebut, sementara progres pekerjaan mencapai 95 persen. “Konfirmasi kami di BRI, alasan BRI tidak membayarkan karena adanya surat Kepala BPBD Konut, Daniel Bunggulawa. Sementara administrasi pencairan klien saya sudah lengkap. Yakni ada

Surat Perintah Pembayaran (SPP), Surat Perintah Membayar Uang (SPMU), ada Surat Perintah Pembayaran Dana (SP2D)dan ada Monthly Certifikate (MC). Jadi, tidak ada alasan dana klien saya tidak dicairkan dan surat Daniel Bunggulawa itu tidak ada kaitannya dengan BRI termasuk proses pencairan. Dan yang memiliki rekening disini adalah PPK yang diangkat Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Pusat,” ujar Risal Akman, SH, akhir pekan lalu. Sementara itu, Kepala BPBD Konut,

Daniel Bunggulawa dalam suratnya bernomor 900/25/2011 tertanggal 1 Juni 2011 meminta penangguhan pencairan proyek BPBD. “Sehubungan saudara Saparudin selaku kepala bidang kedaruratan BPBD Konut telah dbebastugaskan oleh bupati, maka jabatan PPK yang diembannya harus dilepaskan,”tulis Daniel Bunggulawa. Karena itu, diminta BRI Asera untuk tidak melayani permintaan pencairan dana dari PPK lama dan Penanggungjawab Operasional Kegiatan (PJOK). (din)

Jika Melanggar, IUP PT. Leigerindo Siap Dicabut Agung : Tidak Ada Persawahan di Lokasi Konsensi Rumbia, KP PT. Leigerindo Utama telah mengantongi izin usaha pertambangan (IUP) operasi produksi. Namun begitu, pemilik modal asal Jakarta ini tak ingin buruburu untuk segera mengolah sumber daya mineral di zona konsensinya. “Sekarang kami memilih tidak bekerja dulu. Semua kegiatan, baik pembuatan base camp, eksplorasi lanjutan maupun operasi produksi tidak ada aktivitas sama sekali,” kata Agung, salah seorang manajer di PT. Leigerindo, akhir pekan lalu.

Menurut Agung, pasca IUP operasi produksi dikantongi, pihaknya sebenarnya sudah ingin beroperasi dengan melibatkan masyarakat setempat, tapi karena adanya riak-riak dari warga disekitar IUP nya, Leigerindo memilih diam. “Kami ingin beroperasi, kalau situasi sudah kondusif,” sambungnya. Terkait IUP operasi produksinya, Leigerindo layak mengantonginya. Sebab sebelum dikeluarkan, perusahaan sudah melengki dan memenuhi tahap demi tahap yang menjadi persyaratannya. Karena aturannya sudah terpenuhi, Pj. Bupati pun menyetujui hingga mengeluarkan keputusannya. Namun demikian, bila ada kesalahan dari prosedur pengeluaran izin itu, termasuk ada kesalahan yang dilakukan Leigerindo saat ber-

produksi nanti, pihak perusahaan sangat setuju untuk dicabut. “Kalau ilmu penambangan tidak ditaati dan terjadi pencemaran, semua ini bisa masuk ranah pidana. Izin kami pun, siap dicabut,” katanya. Agung juga membantah pernyataan beberapa pihak yang menyatakan bila IUP nya masuk dalam kawasan persawahan warga di Poleang Utara, seperti yang diributkan selama ini oleh oknum-oknum tertentu. IUP PT Leigerindo kata Agung, tidak ada yang masuk dalam persawahan apalagi pemukiman warga. Konsesi Leigerindo masuk dalam wilayah areal penggunaan lain (APL) dengan luas sekitar 495 hektar yang didalamnya terdapat sebagian perkebunan warga. Selain itu, ada juga ka-

wasan Hutan produksi terbatas (HPT) dengan luas 1.014 hektar. Agung berjanji, khusus HPT ini tidak berani diolah sebelum ada persetujuan dari menteri kehutanan. “Tidak ada persawahan didalamnya. Begitu juga dengan memasukan alat berat, sampai sekarang Leigerindo belum satupun memasukannya. Jadi tolong diluruskan,” pinta Agung. Begitu juga dengan kekhawatiran warga dengan ancaman kekeringan karena aliran sungainya terganggu. Leigerindo kata Agung, tidak akan pernah menganggu sumber mata air warga. Sebab, sebelum memulai aktivitas pengolahan, Leigerindo lebih dulu menggali sumur bor sebagai sumber airnya. Prosesnya pun dijamin ramah lingkungan karena menggunakan teknologi khusus. (nur)


7

Kendari Pos |Senin, 25 Juli 2011

Densus 99 untuk Menghadapi Islam Garis Keras Densus ...................... penindakan terorisme. “Densus 99 itu melakukan sweeping jika sudah ada indikasi pengacauan umat. Misalnya, pada pesantren-pesantren, lingkup masyarakat, dan kampus-kampus yang dianggap rawan aliran keras, dan ini sudah berjalan. Tentunya, mereka yang bertugas tidak melakukan penyidikan ataupun penangkapan hanya merazia. Disamping itu, Densus 99 juga ditugaskan untuk mengamankan beberapa tempat ibadah. Alasanya, sebagai bukti solidaritas sesama umat beragama,” tukasnya. Memang, terang Slamet berbicara pengamanan gereja dan rumah ibadah lainnya sebenarnya tugas

kepolisian. Tapi, untuk lebih menstabilkan kondisi kenyamanan beragama, keberadaan Densus 99 memberi nuansa tersendiri. Malahan secara sosiologis, kata dia, kehadiran orang Muslim di sekitar gereja ketika berlangsungnya ibadah, telah menumbuhkan citra positif gereja yang lebih bersahabat dengan warga sekitar atau pemukiman penduduk. “Jiwa patriotisme harus dibangun, jika kita menginginkan negara yang aman dan damai. NU sangat menyayangkan umat muslim terpecah belah, apalagi sampai merambah ke dunia terorisme. Intinya, detasemen ini disiapkan khusus untuk menghadapi kelompok garis keras yang merongrong akidah Islam dan NKRI,” cetusnya. Slamet juga menginginkan ke-

beradaan NU maupun densus 99 bisa digerakan ke seluruh pelosok tanah air. Termasuk, Sulawesi Tenggara (Sultra). Makanya, ia berharap di Kota Kendari NU punya sekolahsekolah besar sehingga bisa melahirkan kader-kader bangsa berakhlak mulia. “NU sekarang sudah banyak yang mengisi bagian terpenting di negara RI. Saya meminta, ketua cabang harus membesarkan NU, di Kendari. Memang, mereka pengurus harus aktif mengenalkan NU kepada masyarakat. Manfaatnya, bisa menciptakan kondisi daerah dan negara yang sangat kokoh, sehingga terhindar dari ancaman perpecahan ideologi. NU tidak mau melihat perbuatan serius yang bisa memporak poranda umat muslim di manapun berada,”pintanya.(p2/ong)

Kader NU Menyebar di Seluruh Partai Agamis ...................... lai oleh Wakil Ketua NU Pusat, KH Slamet Efendi Yusuf MSi sebagai tindakan politisi yang tidak agamis. Disamping itu, kelakuan tersebut sangat mencederai prinsip-prinsip partai yang akuntabel. Menurutnya, setiap pengurus partai maupun anggota legislatif dari sebuah partai tidak terjerumus dalam sebuah kemaksiatan atau menghilangkan sistem politik yang agamis. Seperti, kasus korupsi dan lainya yang tidak sesuai dengan karakter bangsa maupun kaidah-kaidah beragama. “Ironis sekali, kalau partai-partai di Indonesia tidak memegang politik bersih dan akuntabel. Jangan sampai masuk dalam sebuah partai, hanya untuk mencari lahan atau dijadikan ajang untuk memperkaya diri.

Bagaimana rakyat kita mau percaya dengan sebuah partai jika, terdapat penyimpangan yang merugikan rakyat dan itu dilakukan oleh petinggipetinggi partai,” ungkapnya. Terlebih lagi kata Slamet, jika anggota DPR-RI sebagai wakil rakyat terpilih tidak menjalankan tugas secara jujur dan bijaksana. Itu, merupakan perbuatan yang harus dipertanggungjawabkan, baik secara dunia maupun akhirat. “Misalnya, seperti anggota DPR yang mencari komisi-komisi proyek, itu sangat tidak benar. Seharusnya, sistem politik kita itu berjalan secara khidmat dengan menjunjung tinggi nilai-nilai Pancasila dan agama. Nah, kalau sudah hilang keduanya tidak akan mungkin tercapai ketentraman dan itu sudah pasti pembodohan terhadap Islam. Sebab, jika negara kita runtuh maka Islam di Indonesia pasti hancur karena kita sangat didominasi

umat muslim,” katanya. Ia juga mengakui jika kader-kader NU hingga saat ini sudah menyebar. Bahkan, mempunyai pengaruh signifikan dikarenakan, memiliki tanggung jawab besar sebagai petinggipetinggi di NKRI. Namun kata dia, dalam menjalankan tugas kader NU selalu diingatkan tetap berpegang pada nilai-nilai agama dan rakyat. “Saya tidak memungkiri banyak warga NU tersebar di berbagai parpol. Seperti Partai Golkar, Demokrat atau PPP. Tapi, perlu diketahui tujuan utama NU masuk dalam kancah politik dapat berperan aktif untuk terlaksananya pembangunan dan kemajuan bangsa. Bukan untuk menyengsarakan rakyat. Sebab, NU adalah ormas terbesar di tanah air yang menjunjung tinggi nilai-nilai agama juga aturan berbangsa dan bernegara,” terangnya.(p2/ong)

Jember Bakal Jadi Ikon Parade Kostum Dunia Mode ........................ band punk dan metal era ’70-an awal. Itulah yang kemudian menginspirasi dia untuk memilih punk sebagai defile pada JFC Show kali ini. ”Sex Pistols kan punya fashion designer sendiri. Viviane Westwood itu salah seorang desainer favorit saya,” terang dia. Saat kecil Patrice sudah jatuh cinta terhadap karnaval. Di Prancis juga bertaburan banyak karnaval. Namun, menurut dia, JFC sangat berbeda. ”JFC kan merupakan karnaval kostum yang sangat multietnis. Tema tiap tahun juga berbeda,” papar Patrice. Selain itu, keikutsertaan anak-anak muda dalam karnaval di Jember sungguh menarik. Kondisi tersebut membuktikan bahwa JFC memang berkomitmen menjadi ajang kreativitas anak muda Indonesia. Mata hijau Patrice berbinar saat menceritakan detail kostumnya. Meski tak ikut ambil bagian dalam penggarapan kostum, Patrice sangat bersemangat untuk segera memakai kostum tersebut. ”Yang membuat adalah salah seorang murid saya. Saya hanya bilang kepada dia apa yang saya suka. Setelah itu, dia berimajinasi sendiri,” imbuh dia. Hal tersebut dilakukan bukan karena Patrice malas. Melainkan, dia disibukkan dengan urusannya sebagai kepala sekolah dan padatnya waktu kerja. Patrice di Indonesia berprofesi sebagai salah seorang dosen di sekolah mode Esmod Jakarta. Menurut dia, Jember sangat berpotensi untuk bisa menjadi kota fashion dunia. Menurut dia, kegiatan JFC sangat menarik karena bisa mengembangkan Jember sebagai salah satu kota yang berbasis kreatif. ”I think Jember will be great in the future,” ucap dia. Keberadaan JFC diakui Patrice sangat positif karena mampu mengangkat nama Jember secara nasional. Selain itu, JFC menjadi ajang bagi para remaja untuk bisa berkarya dan berprestasi. ”JFC punya bakatbakat muda yang luar biasa,” terang dia. Hal tersebut dibuktikan dengan perkembangan kostum dari tahun ke tahun yang semakin meningkat dari segi volume maupun konsep. Komitmen JFC terhadap generasi muda dibuktikan lewat kerja sama dengan Esmod. Patrice menganggap mereka yang mendapat beasiswa dari Esmod sungguh beruntung. ”Mereka (peraih beasiswa, Red) akan diajari tentang development design and branding concept,” katanya. Dengan bekal semacam itu, bukan tidak mungkin sang talent bisa berkembang semakin baik. Indonesia, sebagaimana Jember, dipandang Patrice memiliki identitas fashion yang sangat kuat. Melalui detail etnis dan aksesoris yang beragam, pakaian dan kostum di Indonesia bisa sangat semarak dan menarik. ”Contohnya saat ada acara pernikahan atau undangan. Warga Indonesia cenderung tampil wah dalam gaun. Di Prancis, sudah nggak ada yang semacam itu,” jelasnya. Patrice berharap agar JFC bisa semakin berkembang dengan melakukan inovasi-inovasi baru. Misalnya, ditambahnya waktu acara karnaval selama 24 jam, diadakannya karnaval malam, serta disajikannya permainan kembang api jika perlu. ”Kalau perlu, pesertanya berasal dari seluruh Indonesia, bahkan dunia,” ucap dia. Impian tersebut memang tidak muluk-muluk, mengingat JFC kini sudah dikenal sebagai salah satu karnaval terheboh di dunia. Setara dengan Festival Rio di Brazil. Hari sudah semakin siang saat

Patrice memutuskan untuk berdiri. Hari itu dia ingin berkeliling Jember sembari membeli stocking. ”Untuk kostum saya,” jelasnya. Menurut salah seorang tamu kehormatan itu, JFC merupakan ajang karnaval yang tak boleh dilewatkan. ”I’m sure, in the future JFC will be the one of greatest carnival in the world,” sambung dia. JFC X Show kali ini memang menyimpan sejuta kejutan. Karnaval yang berawal dari sebuah gang kecil di sudut Jember itu kini sudah merangkak naik dan menuju pentas dunia. Bertempat di Alun-Alun Kota Jember, acara yang diikuti lebih dari 600 partisipan tersebutmenempuh jarak 3,6 kilometer. Untuk pembuktian eksistensi selama satu dekade, acara itu

digelar secara besar-besaran. ”Kami bekerja sama dengan banyak pihak kali ini. Antara lain, Yonif 515 Tanggul dan 509 Sukorejo, Jember,” kata Dynand Fariz, presiden JFC yang kini dikenal sebagai maestro karnaval tingkat dunia. Para prajurit tersebut secara khusus diiringi JFC Marching Band yang telah berlatih keras selama empat bulan terakhir. Fariz, sapaan akrab Dynand Fariz, mengungkapkan, ada sepuluh defile yang tampil pada JFC X. Sembilan di antara mereka merupakan defile terbaik dari JFC sebelumnya. ”Misalnya, defile punk yang dulu hanya menggunakan celana robek, rambut mohawk. Kini semua berubah menjadi lebih bervolume dan liar,” ucap dia dengan mantap.

Secara berurutan, defile royal kingdom yang bertema kostum raja-raja dari Inggris berada di barisan depan. Lalu, ada defile punk yang terinspirasi gerakan perlawanan kaum muda era ’60-an yang eksis hingga kini. ”Defile India dipilih saat dulu ramai film-film Bollywood,” jelas Fariz. Juga ada defile Athena yang menggambarkan peradaban Yunani dan dewa-dewanya. Ada pula defile tsunami, yang merupakan tribute (penghormatan) JFC kepada korban bencana Aceh, lewat kostum yang menginspirasi kebangkitan dari laut. ”Defile Bali yang terinspirasi oleh eksotisme Pulau Dewata dan Garuda Wisnu Kencana,” kata Fariz. Defile Borneo terinspirasi keindahan

dan belantara hutan Kalimantan yang indah. Defile roots terinspirasi bahan-bahan alami berupa akar dan tanah. Lalu, ada defile animal plant yang dibuat kostum untuk penghargaan terhadap tumbuhan dan hewan-hewan langka. Juga, defile butterfly

yang mengangkat tema mistis dan kegelapan sebagai bagian dari totalitas JFC dalam berkarya. ”Seluruh defile itu sama sekali baru dan akan sangat berbeda dengan kostum terdahulu,” tegas Fariz. Selain sepuluh defile yang akan tampil tersebut, ada de-

file ”bayangan”, seperti guest arrival dan JFC Kids. Sebanyak 12 model profesional juga akan tampil khusus dalam defile royal kingdom. ”Termasuk defile yang diikuti talent asal Prancis, yang juga merupakan tamu kehormatan kami,” ucap dia.(wnp/iro)


C M Y K

8

Kendari Pos |Senin, 25 Juli 2011

C M Y K

Mobil Dinas Pejabat Daerah Diawasi

PEN AAL

Kadet AAL bermain drum band dan disambut meriah masyarakat Manila di South Harbour, Sabtu (23/7).

KRI Dewaruci Tiba di Filipina Surabaya, KP Kapal latih KRI Dewaruci yang membawa 85 kadet Akademi Angkatan Laut (AAL) tiba di Filipina. Dengan demikian, masih ada dua negara lagi yang hendak disinggahi. Kabagpen AAL Mayor Jamaludin mengatakan, laporan yang diterima menyebutkan bahwa KRI tiba di Pier 13, South Harbour, Manila, Sabtu (23/7). Di Ibukota Filipina itu, mereka disambut jajaran militer dan masyarakat setempat. “Informasi yang kami terima seperti itu,” katanya. KRI Dewaruci berangkat dari Belitung, Sumatera, sekitar seminggu lalu. Rutenya melewati perairan Malaysia, laut China, dan berhenti di Filipi-

na. Seperti lawatan sebelumnya, kedua negara saling menunjukkan budaya masing-masing. Rombongan KRI Dewaruci menampilkan tarian adat yang kemudian disambung dengan alunan drumband. Selain itu, para kadet menampilkan kebolehannya di tangga dan tiang kapal yang tingginya mencapai 35 meter. Di atas tiang itu, mereka menari-nari melambaikan tangan. Tarian itu sebagai bentuk persahabatan antarkedua negara. Atraksi singkat itu pun mampu menyedot perhatian.”Itu bukti, kadet dari AAL Indonesia masih diperhitungkan kreativitasnya,” ujar Jamal. Kapal latih yang dikomandani Letkol Laut (P) Haris Bima

Bayuseto ini selama berada di Filipina akan melaksanakan kunjungan kehormatan kepada Kepala Staf Angkatan Laut Filipina, Walikota dan Kepala Kepolisian Manila. Selain itu, juga dilaksanakan pertandingan persahabatan olahraga

Jakarta, KP Untuk mengurangi beban APBN terhadap dampak kenaikan harga minyak dunia dan beban subsidi energi, pemerintah akan mengefektifkan lagi Inpres Nomor 2 Tahun 2008 yang mengatur menganai kewajiban hemat energi. Mendagri Gamawan Fauzi pun akan segera menyurati seluruh gubernur, bupati, dan walikota terkait masalah ini. Seluruh kepala daerah diminta merujuk ketentuan yang sudah ada, yakni Permendagri Nomor 7 Tahun 2006 dan perubahannya yakni Permendagri Nomor 11 Tahun 2007. Permendagri ini mengatur tentang standarisasi sarana dan prasarana kerja pemerintahan daerah. Gamawan Fauzi men-

jelaskan, dalam rapat kabinet 14 Juli 2011, dibahas mengenai upaya pemerintah untuk menghemat energi. Dibahas di rapat yang dipimpin Presiden Susilo Bambang Yudhoyono itu, apakah perlu membuat Inpres ataukah cukup dengan merevisi

Inpres Nomor 2 Tahun 2008. "Presiden memutuskan, yang sudah ada diefektifkan saja. Jika diperlukan aturan lebih teknis, cukup lewat peraturan menteri saja," ujar Gamawan,

Baca MOBDIS di Hal. 2

antara TNI AL dan AL Filipina. KRI Dewaruci berada di Filipina selama tiga hari. Setelah itu, melanjutkan perjalanan ke Tiongkok dan terakhir ke Thailand. Rombongan dijadwalkan merapat ke Surabaya 26 September mendatang.(riq)

Ikhsanuddin Noorsy: SBY Terbukti Tak Tegas Jakarta, KP Mantan Sekretaris Jendral Partai Amanat Nasional (PAN) Ikhsanuddin Noorsy menilai, sikap Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), baik selaku Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat maupun sebagai presiden, tidak tegas. Dia mencontohkan pada saat SBY berpidato pada Rapar Koordinasi Nasional PD di Sentul International Convention Centre, Sabtu (23/7).

C M Y K

Dalam pidatonya itu, SBY memersilahkan kader mundur dari partai apabila tidak sanggup menjalankan politik bersih, santun dan beretika. "Itu bukti ketidaktegasan SBY. Seharusnya bisa memecat kader yang bermasalah dengan hukum. Tidak mungkin kader itu keluar dengan sendirinya tanpa SBY memecat," kata Ikhsanuddin saat hadir sebagai

Baca SBY di Hal. 2

C M Y K


Senin, 25 Juli 2011

Langganan Dalam Kota Rp. 65.500,-

Tak Ada Bantuan Mebel di SMAN 1 Ranomeeto Kendari, KP Sebagai sekolah model, SMAN 1 Ranomeeto masih jauh dari standar kelayakan. Dari segi pembelajaran misalnya, untuk bisa mendapatkan bangku atau meja, siswa harus merogoh kocek sendiri.Bahkan karena sudah tak mampu, terpaksa rebutan bangku dan meja.

Kabid SMA/SMK Diknas Konsel La Eli SPd mengaku, di sekolah itu sudah cukup banyak dana yang diplot, antara lain Bantuan Operasional Pendidikan (BOP), Bantuan Operasional Manajemen Mutu (BOMM), Bantuan Khusus Murid Miskin (BKMM), dana rutin termasuk dana untuk pengembanan sekolah model. Sayangnya, tak ada

satupun dari alokasi dana itu diperuntukkan untuk pengadaan moubiler. “Sudah banyak dana yang digulirkan ke SMAN 1 Ranomeeto, tapi peruntukkannya bukan untuk pengadaan moubiler. Kalau bantuan itu dialihkan ke-item moubiler, bisa jadi temuan nantinya,” jelas La Eli. Mengenai ketidakpedulian Pemkab

Konsel terhadap sekolah, ia membantah. Menurutnya, di Konsel cukup banyak sekolah, pemerintah tidak mungkin hanya fokus untuk pengembanan satu sekolah, tapi harus merata ke satuan pendidikan lain. Meski demikian, bukan berarti Diknas lepas tangan

Baca tak ada di Hal 10

Pengasuh Jadi Sasaran PAUD

foto: andi laila/kp

Pengobatan saat dilakukan di KRI dr Soeharso ketika merapat di Pelabuhan Nusantara Kendari. Kini, sudah capai enam ribu pasien yang ditangani. KRI dr Soeharso berada di Sultra dalam rangka meramaikan Sail Wakatobi.

-kesehatan-

Enam Ribu Pasien Obat Gratis di KRI dr Soeharso TNI AL mengadakan pengobatan massal dan operasi gratis bagi masyarakat Sulawesi Tenggara (Sultra). Pengobatan massal ini dilakukan dalam rangka Surya Bhaskara Jaya ke-60 TNI AL dan Sail-Wakatobi 2011. Surya Bhaskara Jaya adalah suatu kegiatan bakti sosial yang diutamakan pada bidang kesehatan dan karya bakti. Kegiatan ini merupakan salah satu bentuk kepedulian TNI AL kepada masyarakat kurang mampu yang tersebar di berbagai daerah yang sulit mendapatkan pelayanan kesehatan. Pengobatan massal telah berlangsung sejak 1 Juli lalu. Pihak TNI AL telah bergerak keliling Sultra menggunakan KRI dr. Soeharso-990 untuk menjangkau daerah-daerah terpencil yang kekurangan fasilitas dan pelayanan di bidang kesehatan. Kendari adalah lokasi terakhir untuk pengobatan massal. Sebelumnya telah digelar di lima daerah,

Baca enam ribu di Hal 11

pendidikan

Kendari, KP Untuk mensukseskan pendidikan anak usia dini (PAUD), perlu menyatukan presepsi, dengan melaksanakan secara terpadu. Hal itu akan dapat meningkatkan kreativitas anak serta bakat yang dimilik. Penegaskan tersebut disampaikan Ketua PKK Sultra Tina Nur Alam dalam sosialisasi PAUD di kantor PKK Sultra kemarin. “Sasaran PAUD ini usia 0-6 tahun. Usia tersebut cendrung anak belum bisa terpisahkan orang tua dan pengasuhnya. Makanya, orang tua/pengasuh juga menjadi sasaran dari kegiatan ini,”paparnya. Untuk mengoptimalkan program, Tina Nur Alam berjanji akan mensosialisasikan ke seluruh wilayah Sultra. Namun, untuk untuk bisa terdaftar, ada prosedur yang harus dilalui. “Selama ini berbagai kebijakan terkait PAUD telah dilakukan, tapi kenyataanya masih minim jumlah anak yang mendapat pembinaan. Hal itu karena terbatasnya jumlah lembaga PAUD yang ada, baik untuk TK maupun lembaga lainya,”ujarnya. Kepala Dinas Pendidikan Sultra Damsid membenarkan jika program PAUD terdiri dari dua bagian. Penganggaranya masuk dalam Bantuan Operasional Pendidikan (BOP). PAUD mendapat porsi Rp 4,3 milliar yang terbagi dalam lima komponen. Pertama, subsidi penerimaan siswa baru Rp 15 ribu/siswa. Kedua, administrasi sekolah Rp 40 ribu /siswa, ketiga perbaikan ringan Rp 750 ribu dan bantuan langsung dari BOP Rp 1,2 milliar. “Ini diperuntukan 925 TK yang ada di Sultra dalam pos formal. Programnya akan dijalankan tahun ini,”katanya. Sedangkan anggaran APBN juga diporsikan Rp 10 milliar untuk PAUD. Programnya, RP 8,4 milliar untuk bantuan TK dari 240 lembaga di Sultra.

Baca pengasuh di Hal 11

Pengambilan Ijazah Gratis Bukan hal baru, Ijazah menjadi salah satu keluhan orang tua siswa menjelang berakhirnya tahun ajaran pendidikan. Bagaimana tidak, siswa dibebankan hingga puluhan ribu rupiah. Kadis Pendidikan Sultra, H Damsid prihatin mendegar ijazah harus dibayar . Ia menyayangkan kebijakan sekolah yan mewajibkan orang tua siswa mengeluarkan dana untuk bisa memperoleh ijazah sang anak. Padahal, saat pengambilan blanko ijazah itu di Diknas. Sekolah sama sekali tidak dibenankan biaya apapun, alias gratis. “Sudah keterlaluan sekolah memungut dana pengambilan ijazah hingga puluhan ribu rupiah. Padahal kita memberikan mereka secara gratis, kenapa harus meminta dana lagi kepada siswa,” kata mantan Dekan Fisip Unhalu ini. Kalau dana itu dialibikan pihak sekolah untuk anggaran penulisan ijazah, itu sama saja akal-akalan. Di sekolah sudah ada staf yang digaji untuk mengerjakan tugas-tugas administrasi sekolah, salah satunya menulis ijazah. Kalau pungutan itu diberlakukan, lalu apa tugas para staf di se-

Baca pengambilan di Hal 11

foto: sulis/kp

SATU KELUARGA NGEMIS--Pengemis ini sementara menghitung penghasilannya selama sehari. Sepertinya, ngemis sudah merupakan mata pencarian untuk menghidupi ketiga buah hatinya. Gambar ini diambil di depan Stadion Lakidende.

Hunian untuk Warga Miskin Bungkotoko Akan Dibangun Kendari, KP Lama menunggu, kepastian akan hunian baru kini makin jelas. Setidaknya, informasi ini sedikit mengurangi kecemasan 55 kepala keluarga (KK) di

Kelurahan Bungkutoko. Seperti diketahui, warga di Bungkutoko yang mendiami lahan milik orang bakal digusur. Pemerintah tak mau membirkan warganya hidup pontang panting, sehingga

mengupayakan hunian baru. Nah,jika tak ada aral, awal Agustus tahun ini pembangunan mulai dilakukan.

Baca hunian di Hal 10

Diskusi Sehat Bersama Parkway Health, Singapura

Hanya Butuh Tiga Hari untuk Pasang Ring Jantung Bagi Anda yang ingin berobat atau cek kesehatan ke luar negeri, saat ini fasilitasnya mudah. Parkway Health group menawarkan kemudahan bagi warga Indonesia yang ingin berobat ke rumah sakit terkenal. Di Indonesia Timur Perwakilan Parkway sudah ada di Makassar, sehingga bagi calon pasien yang ingin berkonsultasi cukup datang ke Makassar.

pengetahuan mengenai penyakit ginjal yang dijelaskan pakar spesialis ginjal dari Singapura dr Roger Tan. Dari pemaparannya peserta bincang sehat meperoleh pemaparan tentang bagaimana mencegah, mengobati serta solusi akhir tentang penyakit ginjal. Mulai memperoleh pelayanan melalui terapi air putih, cuci darah hingga transpalasi ginjal semua dijelaskan detail. Peser-

Baca hanya di Hal 10

Sulis Setiarini, Kendari foto:sulis/kp

Jumat malam (22/7) Parkway Health bersama Kendari Pos menggelar kegiatan bincang sehat di SwissBel Hotel Kendari. Banyak hal diperoleh dalam iven tersebut,khususnya

Peserta diskusi ketika memberikan pemahaman tentang penyakit jantung dan ginjal. Diskusi terselenggara berkat kerjasama Kendari Pos dengan Parkway Health. Kendari Pos merupakan koran terbesar yang ikut berpartisipasi menyehatkan masyarakat.


Metro

10

Tak Ada Mebel, Siswa Belajar di Ruang Laboratorium Tak Ada... dengan masalah yang terjadi di sekolah itu. Sebab untuk pengucuran dana, SMAN 1 Ranomeeto selalu diloloskan verifikasi agar bisa menikmati bantuan. Pada perubahan anggaran tahun ini kata La Eli, Pemda sudah menjamin pengadaan moubiler untuk siswa. Kekurangan yang ada akan segera tertutupi. “Memang selama ini belum ada bantuan lansung berupa pengadaan mobiler di SMAN 1 Ranomeeto yang bersumber dari APBD kabupaten, tapi, sekolah itu selalu kami plotkan bantuan dari pemerintah Provinsi maupun pusat,” katanya. Pria berkumis itu juga membantah kondisi di SMAN 1 Ranomeeto berkaitan denan pelaksanaan Porprov XI di Konsel beberapa waktu lalu. “Sama sekali tidak ada hubunannya antara Porprov dan kondisi pembelajaran di Konsel, karena ini adalah masalah pendidikan, tidak ada kaitannya dengan kegiatan olahraga,” tegasnya. Anehnya, meski pihak sekolah sudah mengetahui bahwa Pemkab sudah akan mengadakan moubiler, siswa tetap dibebankan dana untuk membiayai pembelian bangku dan meja tulis. Alasannya kata Agustam Kepala SMAN

1 Ranomeeto, untuk bisa belajar, siswa tidak mungkin menunggu datangnya bantuan dari pemerintah, makanya sekolah sepakat dengan komite untuk membeli moubiler sebanyak 215 pasang, termasuk bagi siswa baru yang diterima melalui jalur komite. “Siswa baru yang kami terima 215 orang, bukan 448 seperti yang diberitakan sebelumnya. Dana yang mereka bayar juga sudah disepakati komite. Jadi tidak ada masalah, “terangnya. Pada pembayaran itu, juga ada beberapa item yan ditanggulangi siswa, misalnya pembelian pot, terali jendela, gorden hingga pembuatan taman. “Itu memang investasi sekolah, yang mestinya ditanggung pemerintah. Tapi orang tua siswa tidak ada yang keberatan, makanya kami berlakukan pungutan,” tandas Agustam. Mengenai pengadaan moubiler dari APBD yang akan di porsikan untuk SMAN 1 Ranomeeto tahun ini, menurut Agustam, itu adalah bentuk perhatian pemerintah kabupaten. Meskipun siswa suda membeli sendiri, tapi itu belum cukup. Masih banyak bangku dan meja lain di sekolah yang sudah tidak layak pakai dan mesti secepatnya diganti. “Tidak ada tumpang tindih, karena di sekolah kami masih banyak moubiler yang rusak dan perlu diganti. Bantuan yang akan datang dalam waktu

dekat tentu akan sangat membantu kami,” katanya. Wakil Kepala SMAN 1 Ranomeeto, Sahrun Hi Noor juga membantah pernah mengeluarkan statemen terkait terjadinya rotasi kepala sekolah SMAN 1 Ranomeeto dari Drs I Nyoman Alif Nuarta ke Agustam. Menurutnya ia tidak pernah mengeluarkan keterangan itu. Termasuk dana Rp 57 juta dari siswa untuk pembelian kursi plastik, tidak pernah ada yang dipungut oleh kasek sebelumnya. “Tolong diperjelas, saya tidak pernah mengatakan bahwa pergantian kasek ada kaitanya dengan pungutan untuk pembelian kursi plastik kepada siswa, karena setahu saya tidak pernah ada dana untuk pembelian tersebut saat masa kepemimpinan Nyoman,” tegasnya. Ia mengakui, selama ini siswa memang belajar di laboratorium karena tidak ada fasilitas untuk duduk di kelas seperti siswa lainnya. Namun, berhubung dalam waktu dekat tim direktorat dari Kemendiknas akan turun melakukan monitoring terkait status sekolah model yang di sandang SMAN 1 Ranomeeto, maka pihak sekolah berupaya agar tidak ada lagi siswa yang belajar di lab. Untuk itulah diberlakukan pungutan Rp 611 ribu setiap siswa kelas X dan Rp 130 ribu untuk kelas XI dan XII, selama satu tahun. (fya)

Kendari Pos | Senin, 25 Juli 2011

Kendari Pos Mendukung Kota Sehat Hanya... ta seminar pun memanfaatkan moment tersebut untuk berkonsultasi langsung dengan pakar Kidney (ginjal) dari Parkway Health Group itu. Semua solusi tentunya bisa dilakukan secara medis melalui fasilitas rumah sakit. Parkway Health saat ini telah memiliki 35 rumah sakit yang menyebar di Asia diantarnaya berada di Brunai Darusalam, Malaysia dan Singapura sendiri telah memiliki tiga rumah sakit yakni Mounth Elizabeth, Parkway East, Gleneagles dan menyusul tahun depan Parkway Novena. Di Singapura Parkway memiliki 1200 dokter spesialis dengan tujuh pelayanan, yaitu hati, saraf, transpalasi, semua bedah, kanker, tulang serta pelayanan terkait ibu dan anak. Dengan fasilitas peralatan yang super canggih pasien tentunya merasa nyaman. Sejumlah penyakit kronis sep-

erti jantung, ginjal dan jenis penyakit akut serupa, mendapatkan pelayanan yang cukup singkat di Parkway group ini. Karena kemudahan pelayanan yang diberikan, tidak sedikit warga Indonesia berobat ke Singapura. “Diantara pasien saya, cukup tiga hari untuk pasang ring jantung. Yang membedakan dengan rumah sakit lainnya, di Parkway peralatannya canggih dan tenaga spesialisnya sudah berpengalaman, makanya pelayanan cepat,” terang dr Sahel Ahmad, Kepala Perwakilan Parkway Makassar. Di Makassar setidaknya setiap bulan minimal 5 pasien sudah diterbangkan ke Singapura untuk bisa menjalani perawatan dan pengobatan. Selain peralatan yang canggih sistem yang diterapkan Parkway sangat mudah. Adanya perwakilan di beberapa kota di Indonesia, salah satunya Makassar, pasien bisa berkonsultasi di perwakilan. Kemudian perwakilan yang meng-

hubungkan ke Singapura, dan membuat janji dengan dokter, estimasi biaya serta administrasi keseluruhan. Sehingga pasien datang tidak harus menunggu, langsung masuk ruangan sesuai penyakit yang diderita hingga proses penyembuhan dapat dilakukan dengan singkat. “Selama ini banyak kami rujuk seperti pasien jantung, kanker, gagal ginjal dan strok. Biaya yang dikeluarkan selama ini minimal Rp 200 juta untuk satu pasien,” papar dr Sahel. Semua itu dilakukan karena Parkway memiliki misi untuk menjadi rumah sakit yang memberikan pelayanan terbaik di dunia. Sebagai mata rantai dunia kedokteran, Singapura menarik banyak pasien dari bebagai negara. Selain pelayanan kesehatan managemen juga memberikan layanan tambahan bagi yang menginginkan misalkan berwisata. Semuanya dihandel oleh travel perjalanan yang selama ini telah bekerjasama

dengan managemen. Sebelumya, Dirut PT Media Kita Sejahtera, Milwan Lukman dalam sambutannya mengatakan, iven yang digelar atas kerjasama Kendari Pos ini akan menjadi kalender tahunan. Pasalnya Kendari pos sebagai media masyarakat Sultra, bukan hanya menyediakan berita, tapi juga informasi kesehatan. Diskusi kesehatan yang digelar ini juga kontribusi Kendari Pos untuk turut berperanserta mendukung program pemerintah menciptakan Kendari sebagai kota sehat pada 2012 mendatang. Setidaknya dari informasi yang diperoleh dalam pertemun ini yang bisa diakses peserta. Khusus bagi mereka yang ingin memperoleh pelayanan cepat dan sempurna, bisa berhubungan langsung dengan ahlinya. “Kami ingin meberikan sajian yang berbeda kepada masyarakat Sultra dan pembaca Kendari Pos khususnya,” tukas Milwan. (***)

Lahan yang Disiapkan 1,9 Hektar Hunian... Community Organizing Gerakan Miskin Kota, Kiky Sriyanti mengatakan, saat ini desain kampung sudah rampung. Seperti keinginan warga, rumah yang akan dibangun dibuat dengan model panggung, layaknya rumah mereka tempati

saat ini. Jika tidak ada aral, Agustus sudah akan dilakukan pengukuran tanah, sekaligus pembangunan rumah. Lahan yang disiapkan Pemkot untuk warga seluas 1,9 hektar. Masing-masing KK memperoleh lahan dengan ukuran yang sama. Rumah seluas 5x7, termasuk pembangunan balai warga, pos RW, mushala jalur

hijau dan drainase. Bukan hanya menyiapkan rumah, tim teknis yang merancang pembangunan kampung itu juga sudah menyiapkan pengelolaan sanitasi, termasuk penyediaan penerangan bagi warga. Untuk listrik, kemungkinan tidak menggunakan PLN, namun memanfaatkan tenaga surya sebagai alternatif.

“Alhamdulillah, sejauh ini sudah ada perkembangan signifikan terkait pembangunan rumah warga kurang mampu di Bungkutoko. Tim teknik sedang finalkan penataannya, termasuk lingkungan, desain rumah maupun tata letak kampungnya. Diupayakan, tahun ini, pembangunannya rampung,” terangnya. (fya)


Kendari Pos | Senin, 25 Juli 2011

Metro

11

Berduel di Traffict Light foto:sulis/kp

Direktur utama PT Media Kita Sejahtera,Milwan Lukman (kedua dari kiri) menyimak diskusi kesehatan yang digelar Kendari Pos bersama Parkway Health asal Singapura.

Kendari,KP Alkohol sudah membuat linglung Pedro Hence. Dia terpaksa main tendang di trafight light,Malik Raya. Padahal yang ditendang, Saipul, tak tahu apa kesalahannya. Tak terima, Saipul pun menunggu Pedro setelah melewati lampu merah. Maksud dia, akan memperjelas masalah tersebut. Namun apa yang didapat justru terjadi adu mulut. Saipul warga jalan Hairil Anwar hendak pulang kerumahnya kebetulan melintas dari arah yang sama dengan Pedro.Tidak terima dengan

perlakukan Pedro, adu mulut makin jadi. Karena tak ada kedamaian, Saipul lalu mencari balok yang ada disekitarnya untuk memukul Pedro. Seketika, Pedro tersungkur yang mengakibatkan luka sobekan di pelipis kanan. Untung saja polisi bergerak cepat ke TKP mengamankan kedua pemuda itu. Tersangka pemukulan Saipul digiring ke Polsek Mandonga untuk di mintai keterangan, sedangkan korban pemukulan dilarikan ke RS Bayangkara.

”Saya habis jemput kakak dari Ataya. kebetulan mau lansung pulang ke rumah di jalan Hairil Anwar, tiba-tiba di lampu merah ada laki-laki yang tidak saya kenal menendang kaki saya, terus mengajak berkelahi saya tidak terima perlakuannya,” katanya saat ditemui di Polsek. Kendati begitu,perkelahian ini tak berlangsung lama, karena kedua belah pihak sudah berdamai di Polsek.

Wokshop Hidup Bergaya Islami

Juga Rehabilitasi Tempat Ibadah dan Fasilitas Umum

Tampilkan Muslimah yang Kharismatik

Enam Ribu...

Kendari, KP Gaya hidup remaja kian modern, tapi justru menjauhkannya dari karakter agama. Untuk mengembalikan citra muslimah yang baik, ikatan Putra-Putri Rimbawan Sultra menyelenggarakan workshop dengan tema Hidup Bergaya Islami.

Silaturahmi yang diselenggarakan di salah satu hotel Kendari itu menghadirkan salah satu artis papan atas, Okky Asokawati. Tak hanya dalam bentuk simposium, acara tersebut juga akan diramaikan dengan pagelaran busana muslimah. Peserta lomba itu antar lain anak usia dini, remaja putri dan para ibu. Menurut ketua Ikatan Putra-Putri Rimbawan Sultra, Sri Wahyuni , melalui acara tersebut

diharapkan semua kaum muslimah, baik kaum ibu dan remaja putri mampu menampilkan diri dengan ciri muslimah yang baik, dengan menerapkan gaya hidup islami. “Dengan memperlihatkan gaya hidup islami, kita akan menampilkan ciri yang cerdas dan berkharisma,” ujarnya. Ia mengharapkan kegiatan tersebut semua muslimah dapat memperlihatkan kharismanya dengan kualitas mental yang lebih baik. (p1)

Diknas Harus Pantau Sekolah Pengambilan... kolah. Menurut Damsid, tiap tahun blanko ijazah diberikan secara cuma-cuma sesuai dengan jumlah siswa yang dinyatakan lulus. Kalau terus berlangsung pungutan seperti itu, kata Damsid tentu sekolah su-

dah menjadikan pengambilan ijazah sebagai salah satu momen untuk mencari keuntungan. Hal senada juga diungkapkan Ketua Dewan Pendidikan Sultra Prof Abdullah Alhadza. Menurut mantan Rektor UMK ini, ijazah adalah hak siswa. Sekolah tidak boleh meminta dana kepada siswa untuk pengambilan surat keterangan tamat.

“Kalau sekolah diberikan gratis oleh pemerintah, kenapa harus pungut kepada siswa, itu tentu saja tidak boleh,” katanya. Selaku lembaga yang bertanggung jawab dalam proses pendidikan di tingkat sekolah, Diknas kabupaten/ kota harus intensif melakukan pemantauan agar hal seperi itu tidak terjadi lagi. (fya)

Ciptakan Manusia Handal Menuju Indonesia Emas Pengasuh... Kemudian, Tempat Penitipan Anak (TPA) 40 lembaga RP 1,8 milliar lalu satuan sejenis PAUD 60 lembaga diporsikan Rp 1,5 milliar. “PAUD akan terus disosialisasikan

kesemua kabupaten. Namun, dalam penerimaanya dilakukan oleh tim seleksi. Sebab, data yang masuk harus diverifikasi terlebih dahulu bukan setiap masuk langsung disetujui. Untuk diketahui, TK di Sultra capai 1.000 lebih berdasarkan pendataan 2011,”katanya.

Ia menjelaskan, total keseluruhan PAUD di Sultra Rp 16 milliar. Dana itu akan dibagi keseluruh Sultra. Sasaranya tentu mendukung paudnisasi tingkat nasional,denga target menciptakan manusia handal dan berbakat menuju Indonesia emas 2045. (p2)

Pinrang, Gorontalo, Banggai, Wangi Wangi dan Baubau. Pelayanan berpusat di KRI dr. Soeharso-990 dan rumah sakit Abunawas. Di KRI dr. Soeharso-990 menangani pasien dengan keluhan penyakit gondok, katarak, hernia, bibir sumbing, steril KB, gangguan Telinga Hidung Tenggorokan (THT) dan pengobatan umum lainnya. Sedangkan untuk khitan dan surgery minor berpusat di Rumah Sakit Abunawas. “Target utama dalam bakti sosial ini adalah masyarakat miskin di daerah-daerah yang sulit dijangkau. Kalau mereka berobat ke rumah sakit mungkin butuh biaya besar, tapi di sini kami berikan layanan gratis. Tanpa ada pungutan biaya sedikit pun.” Ujar Kolonel Laut (P) Budhiyanto selaku Komandan Satgas

Operasi Surya Bhaskara Jaya ke-60 tahun 2011. Dia mengatakan, tim medis yang menangani pelayanan kesehatan dalam pengobatan massal adalah kerja sama antara angkatan laut, prabaya, Universitas Airlangga dan beberapa personil sipil TNI AL yang sedang meraih S-2. Dokter yang turun langsung dalam kegiatan ini 28 orang, terdiri dari 23 orang dokter umum dan 5 dokter spesialis. Menurut dia, masyarakat yang ingin berobat silahkan mendaftarkan diri. Pasien akan diperiksa dan diseleksi terlebih dahulu apakah perlu tindakan operasi atau tidak. Selanjutnya akan diarahkan untuk menerima pengobatan gratis. “Kegiatan ini direncakan berlangsung selama 3 hari. Terhitung 24 Juli sampai 27. Kami mengharapkan pasien datang sebanyak-banyaknya, tapi yang membatasi kita adalah waktu. Karena perjalanan kami su-

dah hampir satu bulan, kami harus kembali lagi ke Surabaya. Sampai saat ini, jumlah pasien yang telah ditangani mulai dari Pinrang sampai Kendari tercatat 6000 dengan berbagai macam penyakit,” tandas Budhiyanto. Menurut dia. Masyarakat tak perlu khawatir sebab semua pasien yang berobat semuanya berhasil dan sembuh kembali. Salah seorang pasien dari Gorontalo, sejak umur 17 tahun dia telah menderita katarak pada mata kiri dan kanan, sampai berkeluarga dan punya anak ia belum bisa melihat anak dan suaminya. “Tapi setelah berobat di sini alhamdulillah sekarang dia sudah sembuh dan bisa melihat keluarganya. Selain menangani masalah kesehatan pihaknya juga melakukan karya bakti berupa bantuan renovasi tempat ibadah, stadion dan fasilitas umum lainnya. (p9)


Kendari Pos |Senin, 25 Juli 2011

Hiburan

Tambah Usia, Eddi Brokoli Insaf Surabaya, KP Masih ingat dengan sosok konyol berambut kribo yang mampu membius anak muda Indonesia dengan penampilan nyelenehnya bersama grup band Harapan Jaya di awal 2000-an” Saat itu, dia mengembalikan era kejayaan rambut kribo yang lama mati suri. Ya, dia adalah Eddi Brokoli. Lama kabarnya tidak terdengar. Kini pemilik nama asli Edi Hidayatullah tersebut kembali muncul di televisi.

Eddi Brokoli

Yang terbaru, dia tampil sebagai bintang tamu dalam film The Tarix Jabrix 3 yang dibintangi personel grup band The Changcuters. “Sebenarnya, gue nggak ke mana-mana sih, tetap eksis dan menghibur, kok,” katanya saat ditemui di salah satu hotel di kawasan pusat Kota Surabaya. Lama tidak muncul, penampilan pria kelahiran Bandung, 1 September 1977, itu kini lebih bersahaja. Dengan tidak mengurangi gayanya yang ngocol, dia terlihat lebih sabar dan dewasa. “Alhamdulillah, gue tobat sekarang,” ujarnya. Menurut Eddi, tobat berarti luas. Mulai awal tahun lalu, dia menjauhi kehidupan malam dan minuman beralkohol sedikit demi sedikit. Bahkan, karena keputusannya tersebut, dia berkali-kali menolak tawaran job menjadi DJ. “Kalau ngeDJ, tapi nggak mi-

num (alkohol, Red), rasanya nggak enak. Jadi, mending nggak nge-DJ sama sekali,” terangnya. Eddi mengungkapkan tobat karena mengingat usianya yang terus bertambah. “Gue tiba-tiba kepikiran, mau gimana hidup gue. Padahal, usia sudah kepala tiga. Mumpung masih dikasih kesempatan dari Yang di Atas, ya dimaksimalkan,” jelasnya. Keputusan tobat Eddi tidak lepas dari dukungan orang sekitar. Salah satunya adalah Oktavina Muninggar. Perempuan yang mendampingi dia sebagai istri sejak Maret lalu tersebut memiliki pengaruh besar dalam perjalanan hidupnya. Perempuan itu berstatus janda beranak satu itu waktu dinikahi Eddi. Oktavina memberikan perhatian khusus kepada Eddi. Bersama sang istri, dia kini menata kehidupan baru. Mereka mulai membuka usaha bersama. Salah satu yang terbaru adalah bergabung dalam bisnis clothing dan membuka usaha kue kering secara online. “Bisa pesan lewat Twitter di @kue0mkibo. Mulai dari nastar sampai kastengel, ada. Pokoknya, dijamin memuaskan,” tuturnya. Bersama sang istri pula, Eddi hendak merajut kehidupan rumah tangga yang sakinah, mawadah, dan warahmah. Mereka bertekad tidak menunda kehadiran buah hati. “Gue sekarang punya anak, tapi tetap pengin lagi biar ada yang nyaingin kribonya,” ujarnya. (jpnn/lia)

13

Asmirandah-Dude Harlino

Ramadan, Pacaran di Lokasi Syuting ASMIRANDAH kembali disibukkan dengan jadwal syuting yang padat selama Ramadan. Namun tahun ini, boleh jadi hariharinya di lokasi syuting lebih menyenangkan. Apalagi alasannya kalau bukan keterlibatan sang kekasih, Dude Harlino. Sama-sama membintangi sinetron Dari Sujud ke Sujud, membuat keduanya bisa bertemu setiap hari. ”Alhamdulillah ada kegiatan dengan Kak Dude (selama Ramadan). Kami harus bekerja profesional di lokasi syuting. Dan mudah-mudahan sinetron kami bisa meramaikan Ramadan,” tutur Asmirandah di sela konferensi pers Kemilau Ramadan RCTI di FX Plaza, Senayan, kemarin. Ini merupakan tahun pertama Andah- begitu dia akrab disapamelewati Ramadan bersama Dude. Itu sebabnya, aktris keturunan Belanda itu tidak ingin menyia-nyiakannya. ”Aku bersyukur banget, Alhamdulillah bisa bersama Kak Dude selama Ramadan,” katanya. Maklum saja jika dia begitu antusias. Selama ini, dia terbilang jarang bertemu dengan Dude karena kesibukan masing-masing. Komunikasi, hanya terjalin lewat telepon dan blackberry messenger. Namun karena sekarang berada satu lokasi syuting, mereka tak

Dude Harlino dan Asmirandah perlu lagi menahan rasa kangen. ”Kalau sering ketemu, komunikasi akan lebih akrab. Biasanya (lebih banyak berkomunikasi) lewat telepon. Tapi sekarang kami disatukan (dalam sinetron). Jadi ya bisa mengobrol langsung. Bersyukur sudah pasti. Tapi kalau bekerja, kami harus tetap profesional,” imbuh Dude. Namun bukan berarti keduanya akan bermesraan di lokasi syuting. Sebagai pasangan muda yang tengah dimabuk asmara, mereka berjanji akan menghormati Ramadan.

”Bulan suci ini harus disikapi dengan baik. Kami tidak ingin menyianyiakan setiap detik di bulan ini,” tambahnya. Pria kelahiran Jakarta, 2 Desember 1980 itu sebenarnya berhasrat menjalani ibadah umroh bersama Andah, Ramadan ini. Tetapi dia harus menunda keinginannya itu hingga menyelesaikan kontrak kerjanya. ”Sebagai umat Islam, (umroh) itu niatan. Kalau ada jalannya, Insyaallah,” pungkasnya. (jpnn/lia)

Ramadan, Marshanda Jarang Bareng Suami Jakarta, KP Momen Ramadan yang akan datang terasa istimewa bagi Marshanda. Sebab, untuk kali pertama, pesinetron cantik itu akan menjalaninya bareng suami, Ben Kasyafani. Namun, mereka tak akan punya banyak waktu untuk berdua. Meski puasa, kegiatan mereka malah bertambah. “Iya, Ben dan aku sama-sama syuting sinetron. Cuma, beda judul. Jadi, akan lebih banyak habiskan waktu di lokasi syuting. Padahal, bulan Ramadan kali ini berbeda dari yang sebelum-sebelumnya karena sekarang kan sudah ada suami,” jelas

Marshanda di FX Lifestyle X?nter Plaza kemarin (22/7). Karena itu, Chacha -sapaan akrab Marshanda- hanya bisa menghabiskan sedikit waktu bersama sang suami. “Jadi, sahurnya bareng, sementara pagi, siang, dan sorenya kita syuting,” katanya. Selain mengupayakan sahur bareng, Chacha dan Ben berusaha menyediakan waktu libur sehari dalam seminggu selama bulan puasa. Pemilik nama lengkap Andriani Marshanda tersebut menyatakan bakal kangen sang suami saat bulan puasa. Karena itu, sebelum bulan puasa, dia berusaha menghabiskan

waktu sebanyak mungkin bersama sang suami. Apalagi, saat ini, keduanya belum disibukkan kegiatan syuting masing-masing. Ketika ditanya soal rencana memiliki momongan, sulung di antara tiga bersaudara itu menyatakan tengah menunggu. Dia juga membantah menunda memiliki anak. Namun, Chacha tidak memungkiri bahwa dirinya masih ingin menyelesaikan kuliahnya sebelum punya momongan. “Nunda sih enggak ya. Cuma, maunya lulus S-1 dulu, baru punya momongan,” lanjut mahasiswi Jurusan Psikologi Universitas Pelita Harapan itu. (jpnn/lia)


14

UKM-GAN Unhalu Peringati Hari Anti Narkoba Kendari, KP Untuk memperingati hari anti narkoba yang jatuh pada (22/7), Unit Kegiatan Mahasiswa Gerakan Anti Narkoba (UKM-GAN) Unhalu menggelar sosialisi. Sasarannya, warga masyarakat agar sedini mungkin mencegah dan menghindari narkoba. Sosialisasi yang dipimpim ketua UKM-GAN, La Ode Duma, Sabtu (23/7) dilakukan dengan membagi-bagikan stiker yang berisikan larangan penggunaan dan efek narkoba. Sosialisasi dengan turun ke jalan dan diikuti puluhan mahasiswa itu dimulai dari Unhalu menuju lapangan Eks MTQ hingga bundaran mandonga. Menurut La Ode Duma, masalah narkoba adalah malapetaka yang dapat membumihanguskan tujuan proklamasi 17 Agustus 1945. Perjuangan rakyat tidak boleh sendiri- sendiri, melainkan harus bersama, bahu-membahu, dan perang melawan narkoba harus menjadi gerakan nasional. “Narkoba merupakan zat yang berbahaya dan berdampak bagi tubuh. Efek terhadap obat ini bagi pemakainya adalah depresi berat, saraf otak terganggu, menyendiri, dan melukai diri sendiri. Apakah mungkin kita harus mesti membiarkan hal itu terjadi, sekolah mereka hancur, rumah mereka berantakan, dan terlantar gara-gara narkoba,” ujarnya. Ia menambahkan, saat ini penyalahgunaan narkoba di Indonesia sudah sangat merajalela. Hal ini terlihat dengan makin banyaknya pengguna narkoba dari semua kalangan dan peredaran narkoba yang terus meningkat. Namun yang lebih memperihatinkan katanya, pelaku penyalahgunaan narkoba justru banyak dari kalangan remaja dan anak muda, yaitu para pelajar dan mahasiswa. Padahal mereka merupakan generasi penerus bangsa yang akan menjadi pemimpin-peminpin negeri. “Apa jadinya negara ini di masa mendatang, dengan tantangan yang semakin berat dan persaingan yang begitu ketat, apabila generasi penerusnya saat ini sudah merusak dirinya sendiri dengan menggunakan narkoba,” katanya. Senada dengan sekretaris UKM-GAN, Wiranto, dengan melihat kenyataan yang terjadi dan dampak negatifnya yang sangat besar. Ia berharap semua element turut andil dalam menghadapi masalah ini. Elemen yang dimaksud adalah pemerintah, aparat penegak hukum, institusi pendidikan, masyarakat dan lainnya. Untuk memerangi narkoba secara serius dan terus-menerus, baik dengan pendekatan preventif maupun represif, perlu upaya pencegahan dan penanggulangan dapat efektif. “Ini adalah tanggung jawab bersama, dan generasi muda yang masih memiliki kecerdasan intelektual, emosional, dan spiritual untuk saling mengingatkan dan memberikan pencerahan,” tukasnya. (p1)

Edukasi

Kendari Pos |Senin, 25 Juli 2011

AMIK Yapennas Wisuda Mahasiswa Diploma Tiga Kendari,KP Seperti lembaga pendidikan tinggi lainnya, Akademi Manajemen Informatika dan Komputer (AMIK) Yayasan Pendidikan Nasional (Yapennas) Kendari, akhir pekan lalu (23/7) melakukan dies natalis XIII dan wisuda IX. Tercatat sebanyak 197 mahasiswa pada empat jurusan yaitu D3 manajemen informatika, tenik informatika, teknik komputer dan komputerisasi akuntansi. “Terlaksananya wisuda merupakan implementasi dari tridharma perguruan tinggi, khususnya penelitian dan pengabdian pada masyarakat. Melihat transformasi pendidikan tinggi, sudah saatnya menyiapkan SDM yang tangguh, selain untuk bersaing di dilapangan kerja, juga untuk menciptakan lapangan kerja,” ungkap Direktur AMIK Yapennas Kendari, Haris Djafar SSi MSi dalam sambutannya. Ketua Yayasan AMIK Yapennas Kendari, Drs Ld Azis menuturkan diawal pendiriannya tahun 1998 lalu, berdasarkan SK Mendiknas, AMIK Yapennas hanya terdiri dari dua jurusan yaitu jurusan tehnik komputer dan manajemen informatika. Setelah empat tahun

ULFA SARI SAKTI/KP

Proses wisuda mahasiswa diploma AMIK Yapenas Kendari. kemudian, bertambah dengan dua jurusan lainnya yaitu tehnik informatika dan komputerisasi akuntansi. “Berkat kerja keras semua pihak, tahun 2010 lalu, semua jurusan telah terakreditasi. Berarti alumni AMIK Yapennas sejajar dengan perguruan

tinggi lainnya, dan alumninya siap bersaing di pasar kerja,” tuturnya. Sementara itu dalam pidato ilmiahnya, Ketua Unit Pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) Kopertis Wilayah IX Sulawesi, Prof Dr H Guntur menjelaskan seiring perkembangan Sultra, AMIK

Terapkan Pendidikan Karakter dengan 3S Kendari, KP Konsep pendidikan karakter yang akan masuk dalam kurikulum sekolah, kini mulai diaplikasikan. Di SMAN 3 Kendari, pendidikan karekter akan diterapkan dengan sistem 3S. Kepala SMAN 3 Kendari, Drs. H. Suparman, M.Pd saat ditemui koran ini beberapa waktu lalu mengatakan, sistem 3S yang akan diberlakukan yaitu senyum, salam, dan sapa. Berbekal tiga langkah tersebut ia yakin konsep pendidikan karakter akan sukses. “Kita bisa melihat fenomena saat ini, banyak anak didik kita justru tidak

mencerminkan sikap yang positif, baik kepada teman atau kepada gurunya. Bahkan banyak di antara mereka yang tidak segan lagi terhadap guru dan perilakuknya tidak sopan,” ujarnya. Untuk mengawalinya, mantan guru SMAN 4 Kendari itu telah mensosialisasikan pendidikan karater dengan menempal baliho dan spanduk-spansuk di sekitar sekolah. Selain itu, pada setiap apel pagi tak lupa semua peserta didik mendapat arahan dan nasihat positif, dan yang terkahir penerapan 3S. “Itulah implementasi tahap awal kami. Mudah-mudahan pendidikan

karakter ini bisa sukses. karena kami yakin, jika karakter generasi muda kita bagus, maka negara ini akan maju dan sukses. Karena sukses bukan ditentukan dari kecerdasan akademik, tetapi bagaimana mengolah kecerdasan intelektual, emosional, dan spiritualnya,” tukasnya. Dengan penerapan 3S ia mengharapkan semua siswa memiliki kedekatan batin antara semua pihak di sekolah. Jika guru sering bertegur sapa dan megucap salam, akan terjalin hubungan yang baik. Siswa tak akan berpikir untuk saling menyakiti. Ia menambahkan, dengan adanya

Yapennas sebagai lembaga pendidikan terkemuka di Kota Kendari tentunya diharapkan dapat menyumbangkan SDM yang siap kerja dan siap pakai, untuk pembangunan Sultra. “Kemampuan AMIK Yapennas sangat tergantung pada tingkat kepercayaan masyarakat, mengingat lima aspek penting untuk peingkatan mutu perguruan tinggi yaitu peningkatan kualitas, otonomi kampus, akreditasi, evaluasi dan akuntabilitas. Khusus aspek akuntabilitas sangat dipengaruhi transparansi, keserasian dengan keinginan masyarakat dan aksesibilitas,” jelas Guntur. Dengan akuntabilitas tangkasnya AMIK Yapennas semakin dipercaya masyarakat, sedangkan keserasian antara kompetensi lulusan dengan kebutuhan pasar kerja mempengaruhi terwujudnya aspek ketercapaian, yang tidak terlepas dari berbagai bantuan baik pikiran maupun dana. “Dengan demikian tentunya kontribusi nyata AMIK Yapennas dalam pembangunan Sultra senantiasa terwujud, sehingga tingkat kepercayaan masyarakat pun semakin meningkat,” tangkasnya. (fas)

pendidikan karakter yang kini tengah diterapkan, diharapkan guru tak lagi berorientasi pana nilai ujian nasional (UN). Karena penentu nilai UN termasuk juga di dalamnya nilai rapor dan nilai ujian praktik siswa. “Kami sangat mengapresiasi hal itu. Jika dulu guru selalu mengejar target, sehingga bukan kecerdasan yang dicari, tapi bagaimana agar anak didiknya lulus ujian. Sekarang semua nilai sudah bisa diakomodir. Di dalamnya sudah mencakup semua bidang, mulai dari kognitif, afektif, dan psikomotoriknya,” katanya. (p1)


Edukasi

Kendari Pos |Senin, 25 Juli 2011

15

Awal dan Akhir Ramadhan, SMPS Frater Liburkan Siswa Kendari,KP Meskipun tidak libur selama kurang lebih 40 hari di bulan Ramadhan mendatang, SMPS Frater Kendari tetap meliburkan siswa selama satu minggu. Waktu pelaksanaan libur, tepatnya pada awal dan menjelang Idul Fitri. “Di sekolah kami juga terdapat siswa beragama Islam. Sama dengan tahun-tahun sebelumnya, kami pun meliburkan sekolah selama satu minggu pada awal dan menje-

lang akhir bulan puasa,” kata Kepala SMPS Frater Kendari, Fr Feliks Lejap HHk SPd. Pria yang dikenal disiplin ini juga mengungkapkan pada tahun 1970 s.d 1990, siswa SMPS Frater lebih didominasi yang beragama Islam dibanding Kristen. Dengan demikian toleransi beragama sangat kental terasa. “Kami bersyukur karena sampai saat ini siswa kami terdiri dari berbagai agama dan etnis, khusus bagi siswa muslim di setiap

hari lebaran, dihelat pula kunjungan ke rumah baik antar siswa maupun dengan guru,” ungkapnya. Sehubungan kegiatan belajar mengajar (KBM) pelajaran agama Islam, dirinya menuturkan pihaknya telah memiliki seorang guru kontrak pendidikan agama Islam (PAI). “Adanya guru tersebut para siswa Islam dapat belajar agama, layaknya siswakristenyangbelajaragamakristen sesuai jadwal setiap kelas, yaitu dua kali seminggu,” tuturnya. (fas)

Alumni Ekonomi Pembangunan Siap Kerja Kendari, KP Selain didukung pengajar yang berkualifikasi pendidikan doktor, Jurusan Ilmu Ekonomi dan Studi Pembangunan (IESP) Fekon Unhalu telah menyusun kurikulum yang berbasis kompetensi (KBK). Dengan demikian diharapkan alumninya siap memasuki pasar kerja. Ketua Jurusan IES Fekon Unhalu, Dr Muh Yani Balaka, SE MSc., Agr, kemarin (24/7) mengatakan, penerapan KBK yang diamanatkan dalam Kepmendiknas No. 232/U/2000 dan No. 045//U/ 2002 tentu saja akan berpengaruh pada kualitas alumni IESP. Kedua Kepmen tersebut, alumni perguruan tinggi yang semula berupa kemampuan minimal penguasaan pengetahuan, keterampilan, dan sikap sesuai sasaran kurikulum suatu program studi diganti. Menurutnya, kepmen sekarang mengatur tentang kompetensi seseorang agar dapat melakukan tindakan cerdas dan penuh tanggung jawab. Kompetensi itu sebagai syarat untuk dianggap mampu oleh masyarakat (stakeholders) dalam tugas-tugas bidang pekerjaan tertentu. Dijelaskan, kurikulum semula ditetapkan pemerintah melalui konsorsium (kurikulum nasional). Sekarang ini diubah yakni kurikulum inti di tentukan oleh perguruan tinggi bersama-sama dengan pemangku kepentingan dan kalangan profesi. “Berdasarkan hal tersebut Jurusan IESPI Fekon Unhalu telah melakukan serangkaian kegiatan

Yani Balaka untuk mengadopsi sesuai yang diamanatkan dalam Kepmendiknas tersebut. Hasil penting dari rumusan lokarya yang telah dilaksanakan bahwa jurusan ini melahirkan “profile”, seorang lulusan harus memiliki kompetensi sebagai ahli perencanaan pembangunan, ahli keuangan daerah, dan ahli ekonomi syariah. Jadi, seorang lulusan akan memiliki ketiga komponen tersebut pada diri lulusan,” terang alumni Gittingen University Jerman ini. Yani Balaka yang juga tenaga ahli DPRD Sultra ini, juga menyampaikan bahwa dalam menentukan profile tersebut selain mempertimbangkan aspek sumber daya, juga mempertimbangkan aspek kebutuhan stakeholders. Dalam rangka memperkuat ketiga profile tersebut, faktor struktur mata kuliah yang ditetapkan harus mampu mendukung ketiga profile tersebut. Sekadar diketahui bahwa profile

Direktur Akbid Pelita Ibu Kendari, Dra Hj Rosmawati Ibrahim SST MS saat memimpin senam di pembukaan Pra PPS, beberapa waktu lalu.

lembaga sangat berbeda dengan profile yang dimaksudkan dalam kurikulum KBK. Seiring dengan selesainya proses penyusunan KBK dan telah disetujuinya kurikulum tersebut oleh Rektor Unhalu tanggal 6 Juni 2011, maka kurikulum ini segera di terapkan kepada mahasiswa baru. “Ini sejalan dengan komitmen pimpinan Unhalu untuk meningkatkan mutu pendidikan dan mutu lulusan, maka dengan KBK ini merupakan suatu jawaban terhadap upaya meningkatkan mutu lulusan dan untuk menjawab kebutuhan pasar kerja. Kurikulum KBK sejauh ini baru jurusan ekonomi pembangunan yang melakukan perubahan sesuai dengan kepmendiknas,” tambahnya. Paling menarik di jurusan IESP ini adalah ditetapkannya salah satu profile lulusan yaitu seorang lulusan memiliki keahlian ekonomi syariah. Sebagaimana diketahui saat ini kebutuhan pasar bagi lulusan ekonomi syariah sangat diperlukan, berangkat dari hal itu Dr. Muh. Yani Balaka, SE., M.Sc., Agr yang sekaligus sebagai ketua jurusan Ilmu Ekonomi dan Studi Pembangunan cukup tanggap dalam menyikapi kebutuhan pasar kerja. Selain itu katanya, dalam era otonomi daerah kebutuhan pasar kerja terhadap lulusan yang memahami keuangan daerah dan dalam perencanaan pembangunan merupakan suatu pemikiran yang sangat tepat mengingat beberapa lembaga pemerintah maupun swasta sangat memerlukan profile tersebut. (lia)

IST/KP

Akbid Pelita Ibu Laksanakan pra PPS Kendari, KP Sebanyak 281 mahasiswa Akademi Kebidanan (Akbid) Pelita Ibu Kendari yang dinyatakan lolos seleksi mulai mengikuti pembukaan pra pengenalan program studi (PPS), kemarin. Program PPS adalah merupakan kegiatan wajib diikuti calon bidan. Saat pembukaan, tercatat tujuh mahasiswa akbid angkatan sebelumnya juga mengikuti karena tidak ikut tahun sebelumnya. Direktur Akbid Pelita Ibu Kendari, Dra Hj Rosmawati Ibrahim SST MS menjelaskan PPS adalah salah satu rangkaian kegiatan mahasiswa baru yang telah dinyatakan lulus dan secara resmi menjadi anggota senat mahasiswa Akbid Pelita Ibu Kendari. Katanya PPS akan dilaksanakan selama tiga hari, sebelum

memasuki proses belajar mengajar tahun akademik 2011/2012. Pokok kegiatan PPS kata Rosmawati terdiri dari ceramah dan diskusi materi dasar yang meliputi sistem pendidikan tinggi, kebijakan nasional tentang pendidikan Diploma III. Untuk ceramah dan diskusi inti terdiri dari kurikulum dan peraturan akademik, perpustakaan dan laboratorium, kemahasiswaan, bimbingan dan konseling serta materi etika dan kode etik profesi. ‘’Nanti ada juga karya bakti sosial, pembinaan mental spritual serta materi BEM dan pengenalan civitas akademika,’’ terang Rosmawati didampingi Ketua yayasan Akbid Pelita Ibu Kendari, Drs H Taha. Hal senada diungkapkan Ketua Panitia Nurmiaty, SSiT MPH. Kat-

anya PPS merupakan program khusus dan wajib untuk diikuti oleh setiap mahasiswa baru, karena kegiatan itu termasuk kegiatan pra akademik yang bertujuan memperkenalkan secara dini tentang berbagai aspek dalam proses kependidikan. Nurmiaty merinci bila PPS meliputi pengenalan dan pemahaman Tridharma perguruan tinggi, pengenalan dan dan pemahaman kebijakan nasional tentang Diploma, menumbuhkan rasa cinta almamater serta pembinaan ukhuwah kemahasiswaan. ‘’Itulah yang perlu dipahami mahasiswa baru selain dari proses belajar mengajar antara dosen dan mahasiswa yang diharapkan dapat berlangsung secara harmonis,’’ jelasnya. (awl)

Jepang Lebih Disiplin daripada Indonesia Dunia inormatika teknologi (IT) yang semakin cangih banyak memberi kemajuan bagi generasi muda yang senang berkreasi. Tak ayal juga ada yang justru korban IT, karena salah memanfaatkan. Sri Wulaningsih, Kendari. SATU orang di antaranya yang beruntung bisa menginjakkan kaki ke Negeri Timur Jauh adalah Muhamad Ikram Fakhruddin Hanafi, siswa kelas XII SMAN 1 Kendari. Akibat hobinya yang sering mencari informasi di dunia maya yang mengantarnya sampai mengikuti pertukaran pelara di negara Zakura itu. Diakui putra pasangan Fakhruddin Hanafi dan Dra. Hj. Basirah Fakhruddin, karena telah memiliki keinginan megikuti pertukaran pelajar sejak di bangku SMP. Ia kerap mencari informasi agar bisa

Muhamad Ikram seperti saudara. Akhirnya impian tercapai saat mendapat bocoran agar rajin-rajin mencari informasi di internet. Di internet bebas diakses, kalau dari dinas pendidikan hanya seperti mavia undangan. Putra pertama dari dua bersaudara itu mengaku, sangat betah menatap layar monitor, apabila berada di rumah dan kadang telepon selular. Namun yang digemari adalah informasi seputar dunia pendidikan, event, bahkan beasiswa pendidikan di luar negeri. Ketika menjadi perwakilan Indonesia di antara 63 peserta, saat ini punya pengalaman sangat manis. Kehidupan di Jepang sangat jauh berbeda di Indonesia. Indonesia memiliki

budaya ketimuran, tetapi warga Jepang juga tak kalah ramah dibandingkan warga Indonesia tidak peduli waktu. Orang memiliki kedisiplinan tinggi dan sangat cinta terhadap produk negaranya. Bahkan, tinggal selama dua minggu sudah dianggap sebagai anak angkat. Di Jepang tidak ada hand phone blackbery. Mereka sama sekali tidak terpengaruh dengan produk luar negeri. Pengalaman yang sangat unik dialami saat homestay karena dianggap seperti anak sendiri oleh orang Jepang. Sebaliknya mereka juga menganggap orang Jepang sebagai orang tua angkat. ujarnya. Namun sepenting apa pun pengalaman yang didapatkan, yang paling membahagiakan adalah bisa mempromiskan budaya Indonesia. Selain budaya daerahnya yang dibawa, seperti tari lulo dan bahasa Tolaki, budaya Nusantara yang paling disenangi warga Jepang seperti adalah tari saman hingga ditampikan tiga kali. Diceritakan, tak semudah membalik telapak tangan untuk bisa berangkat ke luar negeri. Informasi di daerah ternyata masih sangat sulit. Cenderung ada oknum di dinas pendidikan atau pariwisata yang menutupi semua undangan, hanya sekolah tertentu yang dipriritaskan. Hampir-hampir saja tak dapat mengikuti seleksi. Namun dengan usaha dan kerja keras, siswa kelahiran 20 November 1993 itu akhirnya bisa mengikuti tes tanggal 15 Januari lalu. Sebelum berangkat, semua tes harus dilalui dan lumayan banyak, seperti belum pernah ke Jepang, kelas X atau XI SMA, menguasai bahasa Inggris, memiliki bakat, dan memiliki pengetahuan budaya daerahnya. Tesnya pun meliputi empat tahap, yaitu bahasa Inggris, pengetahuan umum seputar negara yang akan dikunjungi, cultur performance, dan interview. (*)


+

KOMUNIKASI BISNIS

16

Melayani Pijat Panggilan Rumah PIJAT Refleksi Keluarga saat ini telah memiliki 3 cabang di kota Kendari yang berlokasi Kompleks A Yani Square (belakang Hotel Horison) Blok C.11, cabang di Jl. Ir Alala (By Pass) No.147 (samping dosmering teratai), cabang di Jl. Sao-Sao depan BTN 1 (ruko warna merah). Pijat refleksi adalah salah satu pengobatan alternatif yang ampuh, aman, praktis, murah, dan tanpa efek samping. Selain mencegah dan menyembuhkan, pengobatan ini juga dapat mendeteksi apakah salah satu organ kita terganggu atau masih sehat. Pengobatan ini menggunakan penekanan pada titik syaraf ditelapak kaki, tangan, badan, wajah dan kepala dengan

enta

teknik kekuatan jari-jari (tanpa alat), sehingga dapat memperlancar saraf yang tersumbat dan menormalkan peredaran darah dan fungsi organ tubuh. Bandrol pijatan mulai dari Rp. 20.000 hingga Rp 55.000, HP 085279040634-085241841352. Cabang Kolaka, di Jl. Pemuda KM 4 (samping Kampus USN) Rp. 20.Rb 1/2 jam, dan Rp. 35.Rb/jam, HP 085239888761. Pijat Refleksi Keluarga memiliki tenaga-tenagaterlatihbersertifikatInternasional dan Nasional yang menggunakan teknik Refleksi dengan Double Message. Ditempat ini juga melayani pijat panggilan rumah, menyiapkan tenaga pijat khusus perempuandanibu-ibumuslimah(ahwat). Layanan harga terjangkau sehingga menampung semua strata sosial. Telah banyakmasyarakatyangmerasakankenikamatan Refleksi ala Pijat Refleksi Keluarga. Rido: 0811400706, 081245555055. (adv)

Frustasi Karena Jerawat tak Kunjung Lenyap?

Obati dengan llow ACNOR Liquid dan Tablet POM TI. lac k 094.540.751 lack

+

Kendari Pos | Senin 25 Juli 2011

Info Komunikasi Bisnis Hubungi 081341772227

Sehat dan Nikmat ala Pijat Refleksi Keluarga

Cyan

+

JERAWAT, flek hitam dan bopeng diwajah sungguh menggangu dan menghilangkan percaya diri. Bosan? sudah menggunakan berbagai macam perawatan tapi tak kunjung sembuh. Untuk bebas jerawat, anda haruis melakukan perawatan dari luar dan dalam. Alam telah menyediakan berbagai nutrisi alami yang tepat untuk mengatasi jerawat yang ada pada produk ACNOR. Produk ini merupakan hasil riset para ilmuwan yang dapat mengatasi jerawat baik secara luar (dengan Acnor Liquid/Oles) dan dari dalam (Acnor tablet). ACNOR liquid (Oles) atasi jerawat dari luar, mengandung Kiwi seed oil

dan Almond oil yang dapat membantu mengatasi pembengkakan dan peradangan yang terjadi akibat infeksi jerawat. Paket lengkap ACNOR untuk perawatan luar dan dalam. Sedangkan ACNOR tablet dikondumsi 2-3 tablet perhari secara teratur selama 3-6 bulan dan oleskan secara teratur ACNOR liquid 1-2 kali sehari didaerah yang berjerawat, lakukan pada pagi hari dan malam hari sebelum tidur dan rasakan hasilnya, kulit mulus bebas jerawat dan bekasnya bukan lagi impian. Hotline service (SMS Only) : 08 777 100 100 7 atau PT Marion Sam

ACNOR tersedia di KENDARI, Ap. Surya 085241842109, Ap. Hiba 0816245177, Ap. T e l a d a n 081245723089, Ap. Saranani 3125791, Ap. Mono Valensi 0811400739, Ap. Alfa 3191524, Ap. Wua Wua, Ap. Medika Farma, Ap. Baruga. BAUBAU: Ap. Rhoza 2826594, Ap. Asyifa 2822462, Ap. Aditya 085241615054, Ap. Kawi Indah 2826180, Ap. Adita 085241615054, Ap. Eka Sari. RAHA: Ap. Inter Farma 0852241707776, Ap. Medi Farma, Ap. JF Farma. KOLAKA, Ap. Nur Kolaka 081341777999 PT. Sapta Sari Tama Cabang Makassar 0411-327545. (adv)

Suzuki Safari Ramadhan VI Di 2 Kota dan 6 Kabupaten se-Sultra SETIAP tahunnya dalam menyambut bulan suci Ramadhan, Main-dealer Suzuki PT Sinar Galesong Pratama rutin menjalankan safari Ramadhan. Ramadhan tahun ini merupakan kegiatan ke6 dilaksanakan dan kembali menggandeng Kendari Pos sebagai media partner. Suzuki akan menggelar beragam kegiatan bernuansa religi dan hiburan secara serentak di dua kota dan enam kabupaten se-Sultra yang terlaksana mulai 1 Agustus 2011. Dari segi kuantitas dan kualitas, peserta safari ramdhan terus meningkat, untuk itu pihak Suzuki juga akan menambah jumlah gelaran lomba dan hadiah, serta tak lupa membantu pembangunan Masjid tempat kegiatan berlangsung. Lomba religi yang akan terlaksana diantaranya, lomba Qasidah tingkat remaja, lomba Dai’ cilik, lomba mengaji, dan lainnya. Untuk hadi-

ah Suzuki telah menyiapkan piagam, uang tunai serta souvenier kepada seluruh pemenang lomba. Suzuki juga akan berbagi souvenir untuk pengurus masjid, menyumbang Al-qura dan uang tunai untuk pembangunan Masjid. Selain lomba-lomba religi dan bersedekah, pihak Suzuki juga akan mengadakan pameran, hiburan islami, serta bagi-bagi doorprize kepada jamaah tarawih selama dua hari di tiap Masjid tempat kegiatan berlangsung. Jamaah ataupun masyarkat sekitar masjid dapat pula melakukan test ride (uji coba) motor Suzuki Axelo, serta melakukan penawaran cash atau kredit motor Suzuki segala tipe dengan syarat cukup tanda jadi hanya dengan Rp 50.000. Adapun nama Masjid yang akan dikunjungi team safari Ramadhan Suzuki: 1-2 Agustus 2011 Masjid Nur Muhammad, BTN La Tjinta

Kendari, 3-4 Agustus 2011 Masjid Nurul Aqsa Tinanggea-Konsel, 5-6 Agustus 2011 di Masjid Al-Hajar Unaaha-Konawe, 8-9 Agustus 2011 Masjid Nurul Hilal Kolaka Utara, 10-11 Agustus 2011 Masjid Babul Khairat Kolaka, 13-14 Agustus 2011 di Masjid Baitul Ma’mur Raha, 1617 Agustus 2011 Masjid Ba’abud Taqwa Pasarwajo, dan pada tanggal 18-19 Agustus 2011 di Masjid Al-Mujahidin Kota Baubau. (adv)

Mikrodermabrasi Berlian Hanya Rp 100.000,Sudah Termasuk Serum Vitamin C, Pemutih dan Masker Mikrodermabrasi adalah alat yang sangat efektif dan cepat serta tanpa efek samping untuk mengatasi kulit kusam dan kasar, luka bekas jerawat, flek, kerutan, pori-pori besar, anti penuaan (awet muda), mengangkat sel-sel kulit mati, mengurangi kadar minyak, dan mencegah pembentukan jerawat. Selain itu, dapat memperbaiki aliran darah ferifer, merangsang pembentukan kolagen dan elastin, serta memperbaiki countour kulit sehingga kulit nampak lebih bersih dan bercahaya.

Cara kerja dari mikrodermabrasi ini adalah, mengikis lapisan terluar dari kulit (stratum corneum) sehingga kulit nampak lebih bersih dan halus, serta merangsang lapisan yang lebih dalam (stratum gernativum) sehingga dapat meningkatkan terjadinya regenerasi sel kulit lebih cepat. Sedangkan lapisan kulit yang lebih dalam terangsang untuk melakukan kegiatan fibroblastic, hal ini menyebabkan meningkatnya petumbuhan kalogen, menghambat penuaan, merangsang peredaran darah dan menumbuhkan kembali lapisan epidermis dan dermis. Masa therapy Mikrodermabrasi berlian dapat dilakukan seminggu sekali, sedangkan untuk perawa-

Mag

Ye

B tan cukup sekali sebulan. Segera mengunjungi Al-Ishlah Oriental Medical Clinic, diklinik ini juga tersedia Serum Vit-C, Serum Vit-C + Pemutih, Serum anti aging yang telah terdaftar di BPOM. Praktek buka setiap hari (kecuali Senin) pukul 09.00-19.00 WITA. Cabang KENDARI, Jl. A.H. Nasutioan, Tlp: 0401-3196576. Cabang KOLAKA, Jl. Pramuka No.68E, Tlp: 0405– 2324068. (adv)

Cyan

Mag

enta

Y

B

llow lac k lack

+ +


Kendari Pos | Senin, 25 Juli 2011

Paraguay

Siap Adu Penalti Buenos Aires, KP Uruguay lebih banyak diunggulkan pada final Copa America 2011 kontra Paraguay di Estadio Monumental Antonio Vespucio Liberti, Buenos Aires, Senin dini hari (25/7). Namun, Paraguay bukanlah tim sembarangan. Setidaknya Paraguay punya tradisi juara. Mereka sudah mengoleksi dua gelar Copa America, yakni pada 1953 dan 1979. Selain itu, dalam 15 tahun terakhir, Paraguay punya rekor bentrok yang lebih baik saat bersua dengan Uruguay. Sejak 1996, sudah sembilan kali kedua tim bertarung dan hasilnya Paraguay menang enam kali, sedangkan Uruguay menang tiga kali. Karena itu, kubu Uruguay tidak peduli dengan status favorit yang mereka pegang sekarang. “Lihat saja tim-tim yang dilabeli favorit telah tumbang. Kami

GU AI Hal 18 Baca PARA ARAGU GUAI

IMAN KP

Ketua KONI Konawe Lukman Abunawas saat menyerahkan bonus atlit dikolam renang kendari.

Bupati Konawe Realisasikan Bonus Atlit Kendari, KP Setelah Walikota Kendari, Ir Asrun memenuhi janjinya untuk memberikan bonus kepada atlit berprestasi pada Porprov XI Konsel, kini giliran Bupati Konawe, Lukman Abunawas resmi membayar bonus dari 33 emas, 21 perak dan 73 perunggu. Bonus tersebut langsung diserahkan di Kolam Renang KONI Sultra. Cabang olahraga renang menjadi cabor terakhir yang menerima bonus. Tidak tanggung-tanggung, dengan prestasi itu bonus bagi atlit Konawe membuat Pemda harus merogoh kocek Rp 165 juta untuk seluruh medali emas, Rp 84 juta untuk perolehan medali perak dan 219 juta untuk perunggu. Ketua KONI Konawe Lukman Abunawas mengungkapkan, dari seluruh medali yang diperoleh semua atlit maupun pelatih mendapat porsi bonus sesuai janji Pemda Konawe. “Khusus untuk renang, menjadi cabor terakhir yang saya serahkan. Dicabor ini Konawe sukses menjadi peringkat ketiga. Torehanya, 10 emas, empat perak dan tiga perunggu. Yang jelas, Konawe

Baca KONAWE Hal 18

Ahmad Bustomi

Sejumlah Pemain Jadi Mahasiswa Berprestasi Malang, KP Apresiasi tinggi diberikan oleh IKIP Budi Utomo terhadap lima pemain Arema. Mereka yang kini tengah menempuh studi di IKIP Budi Utomo itu, yakni Aji Saka, Beny Wahyudi, Ahmad Bustomi, Juan Revi Auriqto, dan Sunarto kemarin mendapatkan penghargaan penganugerahan mahasiswa berprestasi non-akademik dari kampusnya.

Baca MAHASISWA Hal 18

Tuntaskan di Jakarta! Jakarta, KP Salut buat timnas Indonesia. Dengan persiapan serba darurat, Firman Utina dkk berhasil meraih hasil positif di leg pertama babak kualifikasi Piala Dunia zona Asia putaran II. Bertandang ke Olympic Stadium Ashgabat, timnas yang hanya berbekal persiapan lima hari berhasil menahan seri tuan rumah Turkmenistan dengan skor 1-1. Hasil ini membuat peluang timnas Merah Putih lolos ke babak berikutnya terbuka lebar. Sebab leg kedua akan digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) pada Kamis lusa (28/ 7). Dengan hasil positif di laga away ini pasti akan membuat pecinta bola tanah air akan berbondong bondong memenuhi GBK. Dengan hasil 1-0 saja Indonesia akan lolos ke putaran berikutnya. Saat berangkat ke Ashgabat tim yang kini dibesut Wim Wijsbergen dan asisten Rahmad Darmawan itu diragukan. Tapi perjuangan yang ditunjukkan timnas Merah Putih di lapangan layak diapresiasi meski secara permainan sama sekali belum terlihat bentuknya. Dalam pertandingan tadi malam pola timnas Merah Putih tidak kelihatan. Strategi 4-3-3 dengan kombinasi 4-3-2-1 seperti yang dirancang sebelum berangkat tidak jalan. Itu karena kondisi lapangan yang sungguh sangat tidak layak untuk menggelar pertandingan internasional. Seperti yang pernah dikatakan mantan pelatih timnas Alfred Riedl saat membawa timnas pra Olimpiade di stasion yang sama awal tahun lalu. Saat itu pelatih asal Austria itu mengatakan jika lapangan Olimpic Stadium, Ashgabat adalah lapangan terburuk yang pernah dia lihat di sepanjang karir. Di babak pertama, tuan rumah yang unggul stamina dan postur langsung

DOK/KP

Peluang timnas Merah Putih lolos ke babak berikutnya terbuka lebar. Sebab leg kedua akan digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) pada Kamis lusa (28/7). tampil dengan permainan cepat. Itu membuat barisan belakang Indonesia berjibaku dan beberapa kali membuat pelanggaran di dekat kotak terlarang. Berawal dari pelanggaran itulah The Green, julukan Turkmenistan akhirnya berhasil menjebol Indonesia yang dikawal Ferry Rotinsulu lewat free kick V Krendelev. Tapi Indonesia yang tampil penuh semangat berhasil menyamakan kedudukan lewat sonteken pemain asal Persija Jakarta M. Ilham di menit

ke-29 memanfaatkan kemelut di depan gawang Turkmenistan. Tanpa mengecilkan peran pemain lainya, kehadiran Boaz Solossa di lini depan membuat timnas lebih bertaji dan menakutkan. Bertandem dengan Cristian Gonzales, pemain terbaik dan top scorer Indonesia Super League (ISL) musim 2010/2011 itu berkali-kali berhasil merepotkan benteng pertahanan tuan rumah. Dengan skill individunya yang diatas rata-rata, pemain yang namanya dicoret dari skuad Piala AFF

2010 itu dengan mudah melewati barisan belakang lawan. Di menit ke-76 Indonesia mendapat keuntungan ketika striker tuan rumah A Gevorkyan mendapat kartu merah langsung setelah memukul salah satu pemain Indonesia di saat Turkmenistan bersiap melakukan tendangan bebas di depan gawang Ferry Rotinsulu. Sayang, keunggulan jumlah pemain tidak mampu dimanfaatkan Firman Utina dkk untuk memenangkan pertandingan. (ali)

Ozil Ambil Alih Nomor 10 Philadelphia, KP Mesut Ozil tidak akan lagi dikenal sebagai pemilik nomor 23 di Real Madrid. Sebab, gelandang serang Real asal Jerman itu akan berganti dengan nomor 10. Oezil sudah mengenakan nomor keramat itu saat Real mengalahkan Chivas Guadalajara tiga gol tanpa balas dalam tur pramusim di Amerika Serikat (20/7). Bergantinya nomor Ozil juga karena pemilik nomor 10 sebelumnya, Lassana Diarra, akan dilepas Real. Diarra mengenakan nomor itu dua musim terakhir atau setelah ditinggalkan Wesley Sneijder ke Inter Milan. Keputusan memberikan nomor 10 kepada Oezil datang dari entrenador Real

Jose Mourinho. “Mourinho menginginkan nomor 10 dikenakan seorang pemain berkarakter menyerang. Presiden Real (Florentino Perez, Red) juga tidak keberatan karena itu sesuai dengan tradisi klub,” ungkap Marca. Secara tradisi, pemilik nomor 10 di klub berjuluk Los Blancos adalah pemain tipikal penyerang seperti striker atau gelandang serang. Di era sebelumnya, nomor 10 dikenakan Luis Figo, Clarence Seedorf, Michael Laudrup, Gheorghe Hagi, atau Ferenc Puskas. Oezil pun sukses mengikuti jejak Gunter Netzer, gelandang Real asal Jerman pada periode 1973-1976. Selain Ozil, kompatriotnya alias gelandang bertahan Sami Khedira juga beralih dari 24

Mesut Ozil

ke 6. Sedangkan untuk nomor pemain baru, Fabio Coentrao akan mengenakan 15 atau nomor yang lowong di musim lalu. Raphael Varane mengenakan 19 yang ditinggalkan Ezequiel Garay ke Benfica dan Jose Callejon menerima 21 yang musim lalu dimiliki Pedro Leon. Bagaimana dengan dua peng-

gawa baru Real asal Turki, Nuri Sahin dan Hamit Altintop? Nomor keduanya masih belum ditentukan. Hanya, seiring nomor 1-22 telah ada penghuninya, keduanya hanya punya opsi nomor 23, 24, dan 25. Sebagai catatan, skuad utama Real terdiri dari 25 pemain dan sisanya adalah pemain dari tim junior. (dns/bas)


CMY

CMY

20

Kendari Pos |Senin, 25 Juli 2011

Berkas Yusril Belum Juga Diserahkan Jakarta,KP Kejaksaan Agung (Kejagung) masih maju mundur merampungkan kasus korupsi biaya akses Sistem Administrasi Badan Hukum (Sisminbakum) dengan tersangka Yusril Ihza Mahendra dan Hartono Tanoesoedibjo. Jaksa Agung Basrief Arief mengatakan, pihaknya masih mematangkan berkas perkara tersebut. Padahal, saat Jaksa Agung Muda Pidana Khusus (JAM Pidsus) masih dijabat M. Amari, berkas perkara tersebut pernah dinyatakan P-21 dan siap dibawa ke pengadilan. Namun, sejak JAM Pidsus dijabat Andhi Nirwanto dan Ja-

NICK HANOATUBUN/RM

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Hatta Rajasa memberikan paparan Ekonomi saat RAKORNAS Demokrat di Sentul, Jawa Barat, Sabtu (23/7). Paparan ini terkait Perekonomian Nasional terkini.

SBY Minta Kader Jangan Terpancing Isu Jakarta,KP Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat (PD), Susilo Bambang Yudhoyono meminta agar para kader tidak terpengaruh isu-isu yang menjatuhkan dan merusak citra partai. Hal itu ditegaskannya untuk menanggapi serangan mantan Bendahara Umum PD, Muhammad Nazarudin terhadap sejumlah petinggi partai, termasuk juga di dalamnya menyeret Ketua Umum Demokrat Anas Urbaningrum. Di hadapan peserta Rapat Kerja Nasional (Rakornas) Partai Demokrat di gedung Sentul International Convention City (SICC) kemarin, SBY menekankan betapa pentingnya berpolitik secara bersih, cerdas dan santun yang selama ini menjadi pilar partai. “Ketiga hal itulah yang harus selalu dipegang teguh oleh setiap kader,” ujar Presiden Republik Indonesia itu. Terkait gencarnya isu politik yang merebak belakangan ini, SBY meminta agar kader tetap tabah dan semangat karena masih ada hari esok yang lebih baik. “Demokrat sekarang ini sedang diuji oleh Tuhan dan sejarah karena ulah sejumlah kader yang tidak mencerminkan ketiga pilar partai,” jelasnya. SBY melanjutkan, isu tersebut dimanfaatkan oleh lawan-

lawan politik menjadi senjata untuk menyerang Demokrat, di berbagai media massa selalu menjadi headline selama berbulan-bulan. Sehingga membuat kader partai merasa terganggu, malu dan juga marah. “Saya mengajak kepada kader Demokrat, mari jangan saling salah menyalahkan. Tetapi, mari saling introspeksi diri agar berguna bagi nusa dan bangsa,” imbuhnya. SBY secara tegas menyatakan kesiapannya untuk berdiri paling depan dalam menghadapi badai yang mengguncang Demokrat. “Saya siap membela harga diri dan martabat partai dengan bantuan dari saudara-saudara semua, kader Partai Demokrat seluruh Indonesia,” ucapnya seraya disambut tepukan dari seluruh peserta rakornas. Pada kesempatan yang sama, Mantan Menteri Pertambangan di era Presiden Abdurrahna Wahid itu mempersilahkan kader yang tidak mencerminkan ketiga pilar partai agar keluar dan keanggotaan. “Meski sedih karena berpisah, tetapi nama baik dan citra partai harus dipertahankan,” tegasnya. SBY meminta agar masyarakat jangan percaya kepada kabar burung ataupun isu yang tidak jelas kebenarannya.

Pasalnya, Negara Indonesia adalah Negara hukum. Jadi, biarlah pengadilan yang menentukan bersalah atau tidak, bukan melalui media maupun SMS dan blackberry messanger (BBM). “Biarkan penegaka hukum bekerja sesuai kapasitas dan kemampuannya,” pintanya. SBY juga mengulangi pernyataan yang disampaikannya kepada media untuk meminta dan mengajak agar Nazarudin mau pulang ke Indonesia. Karena, dengan cara itulah akan terungkap apa yang sebenarnya terjadi. “Datanglah dengan cara baik-baik dan selesaikan masalah secara bersama dengan partai. Sampaikan faktafakta yang terungkap kepada penegak hukum. Karena, jika dinyatakan tidak bersalah, akan bebas dari tuntutan hukum. Tetapi sebaliknya, jika bersalah makan akan dihukum sesuai kejahatannya,” urainya. Sementara itu, Ketua Umum Demokrat, Anas Urbaningrum meminta agar polemik yang saat ini terjadi di tubuh partai jangan dihindari oleh kader. Tetapi, hadapi dengan kekompakan dan kebersamaan. “Jadikan ajan rakornas ini sebagai momentum konsolidasi partai untuk meningkatkan kinerja lebih baik lagi,” imbuhnya. (rur)

ksa Agung berganti dari Hendarman Supandji ke Basrief Arief, perkara tersebut tak kunjung rampung. “Kami lihat masih ada beberapa bagian yang harus dimatangkan lagi. Secepat mungkin, kita akan bisa melihat hasilnya,” kata Basrief. Sebelumnya, mantan Dirjen Administrasi Hukum Umum Kementerian Hukum dan HAM Samsudin Manan Sinaga harus kembali dipenjara untuk menjalani sisa hukumannya sebanyakenam bulan dan 15 hari. Sebab, dalam putusan kasasi, Mahkamah Agung (MA) menyatakan menolak permohonan Samsudin.

“Walaupun terpidana melakukan upaya hukum luar biasa melalui peninjauan kembali (PK), dia tetap dieksekusi. Saat ini dia ditahan di LP Cipinang,” kata Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Noor Rachmad. Menanggapi itu, Yusril mengatakan bahwa pidana korupsi Sisminbakum terjadi karena sejumlah pejabat mengambil uang untuk kepentingan sendiri. Artinya, kebijakan tersebut tidak salah. “Samsudin dihukum menggunakan uang perolehan pembagian biaya akses Sisminbakum untuk kepentingan pribadi dalam bentuk honorarium yang diter-

imanya tiap bulan,” katanya. Yusril menilai, kasus Sisminbakum kini telah banyak yang melenceng. Sebab, banyak pihak yang ikut memperkeruh kasus dengan saling berkomentar. Kondisi itu ditambah buruk dengan sikap Kejagung yang tak juga jelas apakah menghentikan atau melanjutkan. “Kasus Sisminbakum telah ditunggangi oleh banyak kepentingan, termasuk oleh berbagai LSM, tanpa memahami persoalan yang sebenarnya. Makin lama Kejagung menahan-nahan penghentian kasus ini, makin banyak kepentingan yang bermain,” kata Yusril. (aga)

Polri Cek IP Address Skype Nazaruddin Jakarta,KP Mabes Polri tidak merasa kecolongan meskipun buronan Interpol M. Nazaruddin tampil di media melalui internet. Tim pemburu akan menggunakan informasi jaringan komunikasi Skype itu sebagai tambahan data. “Sejak awal langkah-langkah untuk membawa pulang yang bersangkutan sudah berjalan. Kita tidak kaget dan tidak terkejut,” ujar Kepala Bagian Penerangan Umum Mabes Polri Kombes Boy Rafli Amar kemarin. Mantan Kapolres Pasuruan itu menambahkan, sebuah tim yang terdiri dari banyak personel ahli Polri sudah ditugaskan membantu KPK melacak posisi Nazaruddin. “Ada juga teman-teman dari ahli cybercrime, bisa saja nanti dicek, misalnya IP addressnya,” kata Boy. Tim itu memang dibagi dua.

Sebagian sudah di luar negeri. Sebagian yang lain memantau dari markas mereka di Jakarta. “Lokasi pengintaiannya tidak di Mabes Polri. Di suatu tempat,” kata mantan kanit negosiasi Densus 88 Polri ini. Sejak KPK resmi menetapkan Nazaruddin sebagai tersangka dan meminta bantuan Polri via Interpol sebuah tim langsung dibentuk oleh Kapolri. Tim gabungan itu sudah menjalin kontak dengan jaringan Interpol negara lain. “Permasalahannya bukan menemukan posisinya di mana, tapi cara untuk membawa pulang. Kita harapkan segera (ada solusi),” katanya. Apakah pewawancara Nazaruddin via skype, Iwan Piliang akan dipanggil sebagai saksi ? Menurut Boy, hal itu mungkin saja. “Tapi, tidak dalam waktu dekat, “ katanya. Di bagian lain, Iwan Piliang mengaku siap membantu Polri.

“Saya siap saja tentu dengan keterangan yang saya tahu,” ujarnya di Jakarta kemarin. Mantan aktivis Yayasan Pantau yang konsen dengan jurnalisme investigasi ini mengaku tak ada motif lain selain ingin membantu publik memahami permasalahan Nazaruddin dan Partai Demokrat. “Saya tahu persis adab dan kode etik jurnalisme. Walau saya memang pernah di tim media dan majalah Partai Demokrat tapi ini murni kepentingan investigasi,” katanya. Dia juga mengaku tak gentar menghadapi ancaman orangorang yang tidak suka dengan wawancara skypenya dengan Nazaruddin. “Sejak awal saya sudah menghitung resikonya,” katanya. Iwan Piliang bernama lengkap Narliswandi Piliang pernah menjadi ketua tim verifikasi independen pembunuhan mahasiswa Indonesia David

Hartanto di Singapura. Iwan pernah pemimpin redaksi majalah Demokrat yang berada di bawah pimpinan Nazaruddin. Iwan bersama Nazaruddin juga pernah aktif di media centre Partai Demokrat saat Kongres di Bandung. Nazaruddin bahkan mengaku sering mengajak Iwan menemui dewan pimpinan cabang (DPC) di berbagai daerah sebelum kongres itu berlangsung. Sejak kongres itu, ia sering berkomunikasi dengan Nazaruddin. Apalagi, secara struktur organisasi, kala itu Nazaruddin sebagai Bendahara Umum. “Sejak dia dicaricari (buronan) atas dugaan yang kini membuat dia jadi tersangka itu, kami terus melakukan komunikasi. Bahkan lebih intens dari sebelumnya, terutama terkait rencana wawancara tersebut,”katanya.(rdl/agm)

CMY

CMY


Kendari Pos Edisi 25 Juli 2011