Page 1

CMY

CMY Jumat, 23 September 2011

Harga Eceran Rp. 3.500,-

http://www.kendarinews.com

Corrumpere

La Ode Diada Nebansi

DARI aspek hukum, salah satu unsur korupsi adalah merugikan keuangan negara atau perekonomian negara. Bisa juga disebut korupsi jika memiliki unsur perbuatan melawan hukum. Untuk lainnya, menyalahgunakan kewenangan, kesempatan atau sarana. Masih ada satu lagi unsur korupsi yakni, mem-

perkaya diri sendiri, orang lain atau korporasi. Sekarang begini. Dalam kasus Pilkada yang diulang, bisa disebut korupsi ndak? Bisa. Ada ndak unsur korupsi di dalamnya? Ada. Apa itu? Merugikan keuangan negara. Uang negara habis percuma tanpa hasil. Dalam kasus Pilkada ulang itu ada unsur ko-

suara, proyek pendistribusian logistik, proyek pengadaan paku, proyek pengadaan spidor, proyek pengadaan tenda TPS, proyek pengadaan kendaraan dinas operasional Pilkada, dan lain sebagainya. Semua proyek ini ada feenya. Oh yah? Ya to.

Baca CORRUMPERE di Hal. 7

Anas Urbaningrum Diperiksa KPK

SELEBRITI

Akui Doyan Sensasi SETIAP tindakan Syahrini selalu menjadi pusat perhatian orang banyak. Namun, bekas teman duet Anang ini menolak jika setiap aksinya sengaja diciptakan untuk sensasi belaka. "Ada sensasi karena ada prestasi dan karya. Adanya pemberitaan ini karena ada karya aku yang dilihat oleh masyarakat dan dicintai oleh masyarakat," jelas Syahrini. Pelantun Aku Tak Biasa ini hanya bisa bersyukur jika setiap apa-apa yang dia lakukan menjadi trend setter di masyarakat. Ucapan Syahrini, 'Alhamdulillah’, 'Sesuatu' dan gaya pakaiannya memang ditiru banyak orang. "Ya, Alhamdulillah yah, kalau ada mengapresiasikan secara baik," tukasnya. Syahrini juga menanggapi kasus pemerkosaan yang terjadi pada perempuan di angkutan umum. Ia mengaku prihatin dan setuju dengan anjuran pemerintah. "Aku sudah baca di s e m u a media. Aku prihatin sekali, ya aku setuj u s a m a pemerintah kalau semua angkot nggak boleh kaca gelap, karena di luar (negeri) juga nggak boleh gelap sedikit," tuturnya. (tia)

rupsinya nda? Ada. Apa itu? Komisioner bisa bisa dapat duit. Jangankan komisioner, orang-orang yang berkantor sama-sama komisioner saja bisa kaya. Dari mana kekayaannya? Ya, dari uang Pilkada. Caranya bagaimana? Alaah.. pura-pura. Dari fee proyek to. Jadi? Yah, proyek pengadaan kotak suara, proyek pencetakan kertas

Busyro: Periksa Anas Uji Menguji Kebenaran Pernyataan Nazaruddin Jakarta, KP Ketua KPK, Busyro Muqaddas mengatakan pemeriksaan yang dilakukan Tim Penyidik KPK kepada Ketua Umum DPP Partai Demokrat, Anas Urbaningrum berkaitan dengan dugaan keterlibatnnya dalam proyek pengadalan Pembangkit Listri Tenaga Surya (PLTS) di Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi. Dalam proyek tersebut, KPK sudah menetapkan dua tersangka yakni Timas Ginting dan istri Muhammad Nazaruddin, Neneng Sri Wahyuni. “Ya untuk mengembangkan saja, dan menguji benarkah pernyataan Nazar dalam kasus pen-

gadaan PLTS dan perusahaan yang terkait dengan kasus Sesmenpora,” kata Busyro, di sela-sela seminar fraksi Golkar di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, kemarin. Nama Anas disebut Nazaruddin saat menjadi saksi untuk kasus ini, Senin (18/ 9) lalu. Tersangka kasus dugaan suap Wisma Atlet ini menyebut, Anas adalah pimpinan PT Anugrah. Nazar juga membeberkan, saat diperiksa penyidik mencecarnya soal keterlibatan PT Anugrah dalam kasus pengadaan PLTS tersebut. Menurut Busyro, KPK perlu melakukan klarifikasi kepada Anas karena namanya disebut-sebut Nazarudin. “Karena (Anas) disebut-sebut kan perlu diklarifikasi agar tidak menjadi fitnah,” katanya.

Baca DIPERIKSA di Hal. 7

Pengumuman Honorer jadi CPNS Tunggu PP

ARUNDONO/JPNN

Ketua Partai Demokrat Anas Urbaningrum memenuhi panggilan Komisi Pemberantasan Korupsi, Jakarta, Kamis (22/9).

Syahrini

Jakarta, KP Meskipun ada rekomendasi dari Panitia Kerja (Panja) tenaga honorer di DPR tentang lima kategori yang layak diangkat Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS), namun pemerintah tetap berpegang pada dua klasifikasi saja. Yaitu honorer tertinggal kategori satu dan dua. Dua kategori itu saja yang akan diangkat menjadi CPNS. Bahkan, khusus kategori II, prosesnya tetap melalui seleksi, meski antartenaga honorer itu sendiri. “Yang akan diangkat CPNS hanya kategori satu dan dua. Tidak ada lagi kategori tiga, empat, dan lima,” tegas Kepala Bagian (Kabag) Humas Tumpak

Hutabarat, kemarin. Dijelaskannya, yang membedakan kategori satu dengan dua hanya pada sumber pembiayaannya. Kategori satu dibiayai dari APBN/APBD. Sedangkan kategori dua, gaji honorernya dibiayai dari non APBN/APBD, seperti diambilkan dari dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) atau dana Komite Sekolah. “Mereka dapat diangkat menjadi CPNS harus memenuhi beberapa kriteria. Di antaranya bekerja di instansi pemerintah, diangkat Pejabat Pembina Kepegawaian (PPK) atau

Baca CPNS di Hal. 7

Jawa Pos Berhaji Lewat Jalur Darat (14)

Jejak Perang Dingin Thailand-Myanmar Di Chiang Rai, perbatasan ThailandMyanmar hidup masyarakat suku Karen yang pada mulanya tinggal di Myanmar. Oleh pemerintah Myanmar mereka dikejar-kejar karena memberontak, hingga suku itu lari ke Thailand. Fotografer Muhamad Ali yang mendokumentasikan perjalanan wartawan Jawa Pos Bahari dari Jakarta hingga Thailand memotret suku Karen dalam bingkai tradisi kesehariannya.(*)

MUHAMAD ALI/JAWAPOS

Pemukiman Long Neck Karen, suku Karen si leher panjang Myanmar yang menetap di Chiang Rai Thailand.

CMY

CMY


2

Kendari Pos |Jumat, 23 September 2011

DPR Usul Orang Swasta Bisa Duduki Jabatan Eselon I Jakarta, KP Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) dan Pemerintah masih berselisih paham tentang revisi Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1974 tentang PokokPokok Kepegawaian. Sebab, pemerintah masih ngotot untuk melarang non-PNS alias swasta untuk menduduki posisi strategis di lembaga negara.

Namun dalam klausul revisi regulasi yang diusulkan DPR, pihak swasta diperbolehkan menduduki posisi strategis di lembaga negara. Wakil Ketua Komisi II DPR RI, Abdul Hakam Naja, mengatakan, regulasi mengenai perubahan UU Nmor 8 Tahun 1974 itu akan dibicarakan lagi bersama pemerintah pada awal tahun 2012. “Konsep pemerintah, ada

Aparatur Eksekutif Senior setingkat eselon I dari pegawai karir saja. Tapi usulan DPR boleh dari swasta,” kata Hakam di Jakarta, kemarin. Seperti diketahui, revisi UU Kepegawaian merupakan satu dari 70 UU yang menjadi prioritas Program Legislasi Nasional (Prolegnas) Tahun 2011. Menurut Hakam, DPR mengusulkan non-PNS diperbolehkan

menjabat posisi strategis di lembaga negara sehingga dapat menciptakan iklim kompetisi yang lebih sehat. “Misalnya untuk jabatan di BATAN (Badan Tenaga Atom NAsional) ada profesional dari swasta yang bisa assisstance, kenapa tidak direkrut saja, biar ada kompetisi,” tegas politisi Partai Amanat Nasional (PAN) itu. (boy)

Tanpa Lewat Kapolri, Mendagri Tolak Permohonon Izin Pemeriksaan Jakarta, KP Mendagri Gamawan Fauzi tidak mau mengeluarkan izin pemeriksaan untuk anggota DPRD yang diajukan pihak kepolisian jika permohonannya tidak diteken Kapolri. Sikap Gamawan ini ditunjukkan ketika merespon permohonan izin pemeriksaan dua anggota DPRD Jateng, yakni Drs Mustofa dan Doni Meiyudin, SH, yang diajukan Polda Jateng.

Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) Kemendagri, Reydonnyzar Moenek menjelaskan, pada prinsipnya Mendagri tidak menolak permohonan izin dimaksud. Hanya saja, Gamawan berupaya konsisten menjaga aturan yang berlaku. Terkait kasus dua anggota DPRD Jateng itu, kata Reydonnyzar, kemendagri melayangkan surat jawaban sebagai jawaban pengajuan izin dari Polda Jateng yakni

surat Nomor R/Res.1.11/2115/VII/2011/ Dit Reskrim tertanggal 15 Juli 2011 dan Nomor R/Res.1.11/2116/VII/2011/Dit Reskrim tertanggal 15 Juli 2011. Surat balasan mendagri tertanggal 28 Juli 2011 Nomor:356/3403/OTDA dan Nomor 356/ 3404/OTDA, yang menyatakan belum dapat memenuhi permohonan tersebut. Alasannya, karena tidak sesuai dengan ketentuan dan prosedur yang berlaku. Donny, panggilan Reydonnyzar, menegaskan, Mendagri tidak pernah melindungi siapa pun. “Mendagri sangat menghormati hukum dan tidak akan mengintervensi hukum. Mendagri juga tidak akan mempersulit, apalagi menolak surat izin pemeriksaan bila surat itu telah sesuai hukum yang berlaku. Kami tidak bisa memenuhi permohonan bila cacat hukum. Mendagri sangat menyesalkan anggapan bahwa mendagri mempersulit pemberian izin, padahal sebenarnya surat tersebut cacat hukum,” ujar Donny kepada wartawan di ruang kerjanya, Kamis (22/9). Dijelaskan Donny, surat permohonan izin dari Polda Jateng itu tidak sesuai dengan pasal 340 ayat 1 UU Nomor 27 Tahun 2009 tentang MPR, DPR, DPD, dan DPRD, sebagai pengganti UU Nomor 22 Tahun 2003, jo pasal 53 ayat 1 UU Nomor 32 Tahun 2004, jo Surat Kapolri Nomor:R/1583/VI/2007 tanggal 21 Juni 2007 perihal mekanisme permintaan izin Presiden RI dan Mendagri untuk memeriksa bupati, wakil bupati, anggota MPR, DPR, DPD, dan DPRD Provinsi. Sesuai ketentuan tersebut, lanjut Don-

Baca MENDAGRI di Hal. 7

MUSTAFA RAMLI/JAWA POS

Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara (Menpan) EE Mangindaan (kiri) saat menghadiri rapat kerja dengan Komisi II DPR RI, Kamis (22/9) di Gedung DPR di Jakarta. Rapat kerja tersebut membahas RUU Pemberdayaan Aparatur Sipil.

90 Persen Daerah Abaikan Manajemen Kepegawaian Jakarta, KP Pelaksanaan manajemen kepegawaian di daerah yang tidak berjalan sebagaimana mestinya, membuat Komisi II DPR RI geregetan. Karenanya di dalam revisi atas UU Pokokpokok Kepegawaian, pengadaan pegawai aparatur sipil negara (ASN) harus berdasarkan kebutuhan yang ditetapkan menteri sesuai analisis keperluan pegawai. Namun fakta di lapangan pascadesentralisasi kepegawaian sejak tahun 2000, dari 497 kabupaten/kota dan 33 provinsi, 90 persen lebih tidak melaksanakan managemen kepegawaian. Komisi II DPR yang

menjadi rekan kerja Kementrian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN&RB) pun menyoroti kondisi itu. “Inikan aneh, UU sudah jelas. Tapi nyatanya hampir tidak ada yang melaksanakan manajemen kepegawaian dengan semangat yang diharapkan. Yaitu mengangkat pegawai yang jumlah, komposisi, serta kualifikasinya sesuai dengan beban tugas dan fungsi daerah,” kata Wakil Ketua Komisi II DPR RI Taufik Effendi dalam raker dengan MenPAN&RB EE Mangindaan, kemarin. Karenanya wajar jika kemudian formasi CPNS yang diberi-

kan kepada kabupaten/kota sebanyak 250 orang per tahun. “Di provinsi mungkin dua kali jumlah tersebut,” ujarnya. Di dalam RUU ASN, terang mantan Menpan ini, akan dipertegas pula ketentuan tentang pelaksanaan manajemen kepegawaian. Bagi daerah yang dalam pengadaan ASN tidak mengikuti aturan, maka usulannya tidak boleh diproses. “RUU ASN kita buat agar ada perubahan dalam organisasi kepegawaian di Indonesia. Kinerja pegawai negeri harus lebih profesional dan bukan atas dasar asal bapak senang,” tandasnya.(esy)

ICW Tuding DPR Membangkang Hukum Jakarta, KP Koordinator Divisi Hukum dan Monitoring Pengadilan Indonesia Corruption Watch (ICW), Febri Diansyah menud-

ing DPR RI sedang melakukan pembangkangan hukum dalam polemik jumlah nama calon pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Menurut Febri, dengan memaksakan harus 10 nama atau menolak 8 nama yang diajukan pemerintah, maka DPR telah melakukan pembangkangan terhadap putusan Mahkamah Konstitusi (MK). “Kalau masih memaksakan 10 atau menolak 8 nama, sama saja DPR membangkang keputusan MK,” kata Febri Diansyah di Press Room DPR RI, kemarin. Dikatakan, bagi ICW dalam pemilihan Capim KPK bukan memilih person, tetapi lebih melekat pada kriteria yang

terukur dan jelas. “Kalau integritas rendah, tapi masih dipilih DPR sama saja DPR ikut menghancurkan KPK. Kalau DPR memilih orang yang bermasalah, sama juga DPR ikut melemahkan KPK dari dalam,” tambah Febri. “Katanya ingin berantas korupsi, demi kepentingan bangsa dan negara. Maka Komisi III harus buktikan DPR tidak seburuk seperti yang banyak disebut di belakangan ini,” lanjut Febri. ICW berharap pemilihan pimpinan KPK tidak sampai berdasarkan pretensi politik dan pesanan-pesanan pihak tertentu. Karena itu, Febri menegaskan sangat menyambut baik bantahan dari Partai Golkar yang sebelumnya disebut-sebut akan memilih empat nama. “Apakah itu benar hanya sebagai fitnah bagi Partai Golkar? Ini penting kita catat bersama-sama,” kata Febri.(boy)


3

Jumat, 23 September 2011

Indonesia Hentikan Ekspor Gas ke Singapura Jakarta, KP Pemerintah rupanya mulai sadar tentang pentingnya pemenuhan pasokan gas di dalam negeri. Setelah selama ini gemar mengekspor gas, kali ini pemerintah memutuskan untuk memprioritaskan pasokan domestik. Menko Perekonomian Hatta Rajasa mengatakan, pemerintah sudah mengambil keputusan untuk menghentikan ekspor gas ke Singapura. ‘’Hari ini ketika akan ada ekspor gas ke Singapura, saya katakan stop,’’ ujarnya di Komisi VII

DPR, Rabu (21/9) lalu. Dalam rapat kerja, Wakil Ketua Komisi VII DPR Effendi Simbolon meminta keterangan kepada Hatta Rajasa selaku ad interim menteri ESDM, terkait pengalihan jatah gas sebesr 100 juta kaki kubik per hari (mmscfd) untuk pembangkit listrik Muara Tawar milik PLN yang malah diekspor ke Singapura. ‘’Gara-gara ini, PLN menanggung tambahan beban operasi Rp 6 triliun karena harus mengganti gas dengan BBM,’’ katanya. Menurut Effendi, PT Perusa-

haan Gas Negara (PGN) selaku pemasok gas ke PLN mengaku tidak bisa berbuat banyak karena keputusan ekspor gas ke Singapura tersebut merupakan keputusan di tingkat pemerintah. ‘’Kami ingin, yang seperti ini tidak terjadi lagi. Kebutuhan domestik, harus menjadi perioritas,’’ katanya. Menindaklajuti hal tersebut, Hatta sudah memerintahkan Dirjen Migas ESDM Evita H Legowo dan timnya agar melakukan renegosiasi kontrak pasokan gas dengan pembeli di Singapura. ‘’Saya sudah

Venera Prime D503

klarifikasi ke Bu Dirjen (Evita, red), tidak akan ada lagi izin tambahan pasokan gas ke Singapura,’’ terangnya. Untuk itu, kata Hatta, dirinya juga sudah memerintahkan Kepala Badan Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (BPMigas) R Priyono untuk mencari alternatif pasokan gas ke Singapura, sehingga pasokan gas untuk kebutuhan domestik, terutama untuk pembangkit listrik PLN tidak terganggu. ‘’Ini sudah sangat mendesak,’’ jelasnya.(jpnn/awl)

Elpiji Sulit Didapatkan Agen Klaim Akibat Cuaca Kendari,KP Pengguna gas elpiji terutama di Kota Kendari sudah sepekan merasakan adanya kelangkaan. Penyebabnya karena elpiji di pasaran Kendari tidak terjual baik, di tingkat pengecer maupun agen. Hal ini karena suplai dari Makassar terhambat. Salah satu agen resmi terbesar elpiji di Kendari, PT Wirawan Gas Kendari sudah tiga hari tidak memiliki suplai elpiji. Itu karena cuaca laut sedang tidak bagus, sehingga kapal tidak berani berlayar. “Karena tidak ada penyeberangan, termasuk elpiji tidak ada sama sekali,” terang Iman salah seorang staf di Agen elipiji Wirawan Gas, kemarin. Kekosongan ini sebenarnya sebelumnya tidak pernah terjadi, karena stok tabung yang dimiliki Wirawan, banyak. Sehingga bisa separoh tabung dalam proses pengisian, sementara tabung lainnya melayani konsumen. Tapi saat tenggelamnya KM Windu Karsa beberapa waktu lalu, juga telah menenggelamkan 700 unit tabung gas milik Wirawan beserta mobil pengangkutnya. Sebenarnya tabung yang ada bisa saja diatur dan memasok kebutuhan masyarakat. Namun akibat tidak lancarnya penyeberangan mengakibatkan elpiji kosong. “Kalau dalam tiga hari ke depan cuaca membaik, tentunya kami sudah bisa melayani masyarkat, karena tabung sudah siap di pelabuhan tinggal menyeberang saja,” ujarnya. Dikatakan Iman, kemungkinan kendala kekosongan bahkan langka tidak akan berlangsung lama lagi. Pasalnya akhir tahun ini atau selambat-lambatnya awal 2011 Dermaga Elpiji Sambuli, Poasia sudah beroperasi. “Kalau pengisian sudah dilakukan di Kendari, tentunya tidak akan ada lagi kendala cuaca,” tambahnya. Akibat kekosongan elpiji ini tentunya dikeluhkan beberapa masyarakat. Bagi mereka pemilik warung makan atau industri makanan resah dengan tidak adanya elpiji. Sejumlah rumah tangga yang mengkonsumsi elpii sebagai BBM membuat mereka harus berburu minyak tan-

sulis/kp

Pengguna elpiji di Kota Kendari jumlahnya cukup banyak. Saat ini mereka kesulitan mendapatkannya karena elpiji tergolong langka. Namun bila dalam tiga hari ke depan cuaca membaik, diprediksi distribusi tabung elpiji sudah tak langka lagi ah. Sementara untuk memeroleh minyak tanah saat ini tidak mudah. Harus melalui jalur pangkalan yang jumlahnya sudah ditentukan. “Kami berharap pemerintah

bisa memberi solusi agar masyarakat tidak berlarut susah dengan semua ini,” kata Nursam salah seorang masyarakat yang mengeluhkan hal tersebut. (lis/awl)

persen pada 2012. Dana moneter juga merevisi turun proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia menjadi 6,4 persen tahun ini dan 6,3 persen pada 2012. Proyeksi tersebut mengoreksi prediksi sebelumnya yang memperkirakan ekonomi Indonesia di 2011 dan 2012 bisa tumbuh 6,5 persen. Kepala ekonom IMF, Olivier Blanchard, menyatakan ekonomi dunia bakal masuk dalam fase bahaya baru. Amerika Serikat (AS) dan Eropa mengalami penurunan paling tajam dari sisi ekonomi setidaknya akhir tahun depan. IMF memprediksi pertumbuhan ekonomi AS hanya tumbuh 1,5 persen di 2011 dan 1,8 persen tahun depan. Proyeksi itu jauh dari target dari pemerintahan AS, yaitu 2,5 persen ta-

hun ini dan 2,7 persen di 2011. “Ekonomi global memasuki fase bahaya baru. Pemulihan bakal makan waktu,” kata Blanchard. Menanggapi laporan itu, pelaksana tugas Kepala Badan Kebijakan Fiskal Kementerian Keuangan RI, Bambang PS Brodjonegoro, mengakui perekonomian tahun depan memang bakal lebih berat. Itulah yang menjadi alasan pemerintah tidak bersedia merevisi naik target pertumbuhan ekonomi yang dipatok 6,7 persen dalam pembahasan RAPBN 2012. “Untuk mencapai angka tersebut bukanlah hal yang gampang. Sehingga kalau dinaikkan lebih tidak mungkin lagi. Itu salah satu sinyal kita bahwa tahun depan akan berat,” kata Bambang.

WP 7 Ancam Android SISTEM operasi android besutan Google Inc makin menjadi pilihan gadgeter smartphone. Bahkan, posisi android yang lebih unggul tersebut membuat sepertiga pengguna BlackBerry berencana pindah ke Android. Hal ini dinyatakan oleh data Connected Intelligence yang dirilis 20 September lalu di New York. Dalam ulasan Connected Intelligence, berkat pilihan device, kemudahan akses, dan konten yang beraneka ragam, membuat android menjadi sistem operasi yang dipilih oleh para pengguna smartphone. Bahkan, tercatat, Android merupakan sistem operasi dengan 63 persen lebih menarik dibandingkan jajaran sistem operasi lainnya. “Raksasa An-

VENERA kembali menghadirkan generasi touch dengan memproduksi Venera Prime D503. Ponsel multimedia dengan desain layar yang cukup lebar dan memiliki tingkat reponsibilitas yang cukup baik pada layarnya jika dibandingkan dengan ponsel merk lain yang sejenis. Hal tersebut memudahkan pengguna saat menggunakan ponsel dengan fasilitas layar sentuh. ”Kami sangat memperhatikan kenyamanan konsumen ketika mereka menggunakan ponsel ini yang kami rancang dengan fasilitas layar sentuh. Dan dengan layar yang cukup lebar, konsumen juga bisa dengan asik menikmati fasilitas multimedia yang terdapat di dalamnya,” kata Iwan Gunawan, Marketing Manager PT. Teletama Artha Mandiri melalui release yang diterima Kendari Pos, kemarin. Metal casing merupakan design unggulan Venera Prime D503 dengan menghadirkan pilihan warna ekslusif serta menyediakan slot memori eksternal Micro SD berkapasitas sampai 8GB. Dimana ponsel ini bisa menyimpan data dan game sederhana berbasis Java dengan kapasitas yang cukup banyak. Selain itu, ponsel ini juga dilengkapi dengan fasilitas multimedia seperti TV, FM Radio, Video player, MP3 player, MP4 serta digital kamera. ”Dengan bentuk layar yang cukup lebar, konsumen bisa dengan leluasa menonton TV, dan menikmati fasilitas multimedia lainnya,” ujar Iwan. Selain Bluetooth, GPRS/MMS/WAP Ready, Venera D503 juga dilengkapi dengan fasilitas jejaring sosial seperti Facebook, Twitter, Yahoo Messenger dan MSN. Tampilan gambar pada ponsel ini, juga sangat memanjakan mata. Layarnya sendiri berkualitas LCD

screen 320 x 240 pixel. Sehingga tampilan gambar terasa lebih detil dengan paduan warna menawan. Ponsel yang di banderol dengan harga 400 ribuan ini dilengkapi juga dengan speaker besar yang ditempatkan pada bagian belakang ponsel. Hal ini untuk mendukung konsep multimedia. Suara yang dihasilkan cukup besar dan jernih menambah keasyikan konsumen saat menonton TV. Speaker itu juga bisa difungsikan untuk mendengarkan lagu dalam format MP3 dan menonton video dengan format MP4. ”Venera D503 merupakan ponsel multimedia paling lengkap di kelasnya. Dengan layar yang cukup lebar dan fasilitas speaker yang cukup besar, ponsel ini tidak akan mengecewakan konsumen,” tandas Iwan. Garansi TAM Venera sendiri merupakan merk ponsel yang bernaung di bawah PT Teletama Artha Mandiri (TAM). Dengan demikian seluruh produk Venera dijamin oleh garansi TAM. Sebagaimana diketahui TAM merupakan lambang kualitas untuk menggaransi produkproduk berkelas dan berbagai produk berteknologi tinggi lainnya. ”Garansi TAM memberikan kualitas tersendiri untuk menjamin kepuasan konsumen. Dalam soal layanan purna jual Venera, kami memberikan yang terbaik kepada konsumen ,” ungkap Iwan. Sekadar diketahui Venera adalah merk ponsel berkualitas internasional yang berada di bawah payung PT Teletama Artha Mandiri (TAM). Perusahaan ini sendiri berpengalaman menjalani bisnis dibidang telekomunikasi dengan produk-produk teknologi tinggi dan berkelas. Saat ini TAM merupakan salah satu distributor yang memegang berbagai merek terkenal dan berkualitas di Indonesia. (adv/awl)

Tetapkan Harga Dasar Rumput Laut

Ekonomi Global Masuk Fase Bahaya Baru Jakarta, KP Dana Moneter Internasional (IMF) memangkas proyeksi pertumbuhan ekonomi dunia, termasuk Indonesia, untuk tahun ini dan tahun depan. Laporan World Economic Outlook edisi September 2011 yang dirilis Rabu (21/9) lalu, menyebut bahwa perekonomian global berada dalam fase baru yang berbahaya. Fase ini diiringi pelemahanan aktivitas ekonomi global yang semakin merata dan risiko jebloknya kepercayaan masyarakat dunia. Laporan itu menunjukkan proyeksi pertumbuhan ekonomi dunia pada 2011 dan 2012 masing-masing hanya 4 persen. Proyeksi itu lebih pesimistis dibanding prediksi sebelumnya yang dirilis Juli lalu sebesar 4,3 persen untuk 2011 dan 4,5

Ponsel Multimedia Paling Lengkap

droid akan selalu tumbuh, dan hal tersebut bukan merupakan kabar yang baik bagi sistem operasi kompetitor,” ungkap Direktur Penelitian Connected Intelligence, Linda Barrabee. Bahkan, dia juga menegaskan, sepertiga pemilik BlackBerry tertarik dengan Android sebagai alat komunikasi kedua mereka. “Hal itu berarti, Android juga tetap melanjutkan kompetisi dengan iPhone milik Apple,” lanjutnya. Data dari Connected Intelligence tersebut dipertegas oleh riset Gartner yang mengatakan, penjualan smartphone meningkat 74 persen pada kuatal kedua dibanding kuartal pertama, dengan target market untuk ponsel dengan segmen entry

level dan menengah. Android sendiri memiliki market share 26,6 persen dengan penjualan sebesar 108 juta unit pada kuartal kedua tahun ini. Pertumbuhan penjualan Android melesat 43,4 persen dibandingkan kuartal sebelumnya. Meski demikian, Linda Barrabee mengatakan tren ke depannya, Windows Phone 7 (WP7) justru akan dilirik oleh penggemar gadget. Karena faktanya, 44 persen pemilik smartphone juga mempertimbangkan untuk membeli WP 7. Hal ini tentunya juga menjadi ancaman bagi android. Apalagi, salah satu vendor ponsel yang telah berkoar menggandeng sistem operasi bikinan Microsoft tersebut adalah Nokia. (jpnn/awl)

Namun Menteri Koordinator Perekonomian RI, Hatta Rajasa, masih optimistis dengan ekonomi domestik. “Banyak yang meramal seperti itu, beberapa kali banyak yang keliru. Ada yang perkirakan perekonomian kita melambat, masukan itu kita cermati, jangan buat kita jadi gamang,” kata Hatta. Hatta mengatakan, pemerintah akan berusaha menjaga momentum pertumbuhan ekonomi. Daya beli masyarakat tetap dijaga dengan menahan inflasi. “Suplai harus dijaga untuk mencukupi dalam harga stabil,” katanya. Dia menambahkan, perlambatan pertumbuhan ekspor harus dikompensasi dengan terus mengembangkan pasar domestik. (jpnn/awl)

Makassar, KP Spekulasi harga pada komoditas rumput laut berpotensi merugikan petani. Karena itu, pemerintah provinsi melalui Perusahaan Daerah diminta menetapkan harga acuan. Komisaris iPasar Komoditi, Adi Sasono menjelaskan penentuan harga dasar diperlukan untuk melindungi pendapatan pembudidaya. Menurut dia, kebutuhan rumput laut untuk pabrik cukup besar, tetapi harga jual di tingkat pembudidaya cenderung naik turun dan memiliki perbedaan cukup tajam di beberapa daerah. “Cara untuk mencegah anjloknya harga rumput laut saat panen raya di tingkat pembudidaya adalah menetapkan harga dasar,” kata Adi Sasono. Mantan Menteri Koperasi dan UKM ini, juga menilai hal ini, sangat riskan jika tak ada penentuan harga dasar. “Itu san-

gat perlu karena rumput laut itu dikuasai pemodal besar. Kalau tidak ada penentuan harga, maka di tingkat budidaya akan kesulitan. Sekarang ini rumput laut langsung dibeli oleh pemodal. Begitu dibeli petani langsung menyerahkan karena memang kalau tinggal lebih tidak menguntungkan,” ungkapnya. Sekadar diketahui saat ini iPasar Komoditi, selaku fasilitator menyuplai PT Gumindo Industry Jakarta (Salim Grup) menjalin kerjasama dengan Perusda Sulsel. Perusahaan yang bergerak di industri hasil olahan rumput laut itu akan menampung rumput laut Sulsel dalam jumlah tak terbatas.Perusda Sulsel membeli rumput lau kering dari petani pengumpul seharga Rp10.200 per kilogram, sesuai harga pasar. Apa yang dirintis Perusda itu untuk memotong tengkulak. (jpnn/awl)


Jumat, 23 September 2011

email : bumianoa@gmail.com

Langganan Luar Kota Rp. 67.500,-

Warga Lapapao Desak Pengolahan Tambang H Akib: Sudah Puluhan Tahun Kami Menunggu Lokasi Ini Diolah

SUWARJONO/KP

Hampir 200 Hektar sawah yang ditanami padi di Kecamatan Ranomeeto dipastikan gagal panen karena kekeringan.

200 Hektar Sawah Gagal Panen Kemarau Panjang dan Waduk Rusak Kendari, KP Sekitar 200 hektar sawah di Desa Ranomeeto, Kecamatan Ranomeeto, Konawe Selatan di pastikan gagal panen tahun ini. Penyebabnya, selain kemarau panjang juga karena sumur bor dan waduk yang biasanya menjadi tumpuan suplai air petani tidak lagi berfungsi. Para petani diprediksi mengalami kerugian hingga ratusan juta rupiah. Anto, salah satu petani setempat mengatakan jika kerugian mencapai Rp 7 juta per

hektarnya. “Jika dalam waktu dua minggu sawah kami tidak mendapatkan suplai air, maka tahun ini tak satupun petani yang bisa panen,” ujar Anton kemarin, sambil menunjuk lokasi sawahnya yang tanahnya sudah retak-retak karena kekeringan. Ia mengaku, saat ini seluruh petani sudah melakukan upaya agar tanaman padinya bisa diselamatkan, seperti melakukan pengisapan melalui aliran sumur bor yang disediakan pemerintah. Sayanganya, sumur bor yang dibuat pemerintah berusia belasan tahun itu, saat ini kondisinya sudah tidak layak digunakan. “Dari

sembilan sumur bor yang ada, hanya tiga yang bisa berjalan. Namun tiga sumur tersebut jika dilakukan pengisapan yang keluar yaitu air bercampur lumpur,” ungkapnya. Para petani lanjut Anto, biasanya mengunakan aliran waduk Relasi yang berjarak sekitar tiga kilometer dari lokasi tanaman padi. Namun waduk tersebut tidak bisa juga dijadikan alternatif untuk mendapatkan air karena airnya sudah kering. Belum lagi saluran waduk tersebut sudah rusak. “Petani sudah melaporkan ini sudah beberapa tahun lalu, sebelum kemarau tiba namun tidak ada

Kendari, KP Proses tender blok Lapaopao saat ini masih berlangsung di Pemkab Kolaka. Meski tidak diketahui secara pasti sampai dimana proses tender lahan pertambangan tersebut, namun sejumlah warga mengaku sudah tidak sabaran lagi menunggu adanya pemenang dari tender tersebut dan segera melakukan pengolahan. Dengan demikian, masyarakat dapat segera menikmati hasil dari pengolahan tambang di Desa Lapaopao, Kecamatan Wolo, Kolaka. Salah sseorang tokoh masyarakat Desa Lapaopao, H Akib kepada Kendari Pos kemarin mengatakan, warga di desanya sudah puluhan tahun menantikan lahan yang ada di sana untuk segera di olah. Karena warga berharap

H Akib kesejahteraan mereka akan semakin meningkat jika potensi tambang yang ada di dalamnya dapat segera diolah.

Baca TAMBANG di Hal 6

perhatian pemerintah setempat,” jelasnya. Di tempat berbeda, Suparjo menambahkan jika dirinya sudah saat ini hanya mengandalkan air hujan saja. Hanya saja curah hujan saat ini masih kurang sehingga areal sawah masih mengering. “Saat ini padi saya sudah siap berbuah jika sepuluh hari lagi tidak dapat air maka tidak akan terjadi panen,” katanya. Padahal kata Parjo, dalam satu hektar dirinya bisa meraup keuntungan hingga Rp 12 juta. “Kalau kemarau tetap seperti sekarang ini, maka kerugian yang dialami bisa mencapai Rp 8 juta,” ujar Suparjo. (ano) IMAN/KP

Pegawai Disperindag Tewas Digilas Truk

Bupati Konut Aswad Sulaiman besama Direktur Operasional PT BKA Ir Sencaka dan Camat Mutui Hasran Abubakar saat menghadiri halal bil halal di Kecamatan Motui, kemarin.

Rumbia, KP Kecelakaan lalu lintas yang berakhir tragis terjadi di Bombana. Salah seorang pegawai negeri sipil bernama Sumarni jadi korbannya. Kepala Sub Bagian Kepegawaian dan Umum, Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan

Tingkatkan Sifat Memaafkan

Penanaman Modal (Disperindagkop dan PM) Bombana ini, tewas dengan kondisi memiriskan. Kepala Sumarni remuk bahkan isi kepalanya berhamburan, setelah sebuah truk pengangkut material menggilasnya, tepat di depan Kantor Bupati Bombana.

Peristiwa naas yang dialami wanita lajang berusia 37 tahun itu terjadi, kemarin sekitar pukul 11.30 wita. Saat itu Sumarni baru saja meninggalkan kantornya di perbukitan Langkapa. Dengan menunggangi motor dinasnya bernomor polisi DT 4156 K, Sumarni rencananya

menuju Kasipute. Begitu tiba di depan kantor Bupati, dia berpapasan dengan truk bernomor polisi DT 9073 AK yang bergerak dari arah yang sama. Sumarni lantas ingin mendahului mobil truk yang dikemudikan

Baca TEWAS di Hal 6

Empat Korban Terkena Senjata Angin Satu Diduga Terkena Peluru Senjata Petugas Raha, KP Bentrok antara dua kubu pemuda jalan Jambu Mente (lorong PK) dan Jalan Rambutan, kembali terjadi semalam (kemarin malam red). Bentrok tersebut merupakan sekian kalinya dalam sepekan. Empat korban terkena senapan angin dari kedua belah pikan dan satu lagi diduga terkena peluru dari senjata rakitan atau senjata petugas (Polisi red). Peluru nyasar itu mengenai Israwati (16), warga lorong PK yang sedang menontong aksi perkelahian. Peluru itu mengenai perut sebelah kiri. Hasil rontgen yang didapat koran ini, peluru tersebut masuk cukup dalam ke perut. Sementara itu, dua korban lainya (warga lorong PK) terkena senapan angin dibagian dada kiri dan seorang lagi terkena dipunggungnya. Di kubu rambutan, terkena senapan angin dibagian mata kanan dan seorang lagi bagian belakang. Perkelahian antara dua kubu itu dimulai pukul 19.00 Wita dan berakhir sekitar pukul 23.00 Wita. Polisi membubarkan paksa dengan menembakan senjata peluru karet. “Tembakan peringatan spontan kami lakukan, karena salah satu kubu sudah merengsak masuk ke pemukiman dan berteriak bakar, bakar, “kata Kapolsek Katobu, AKP Daniel. Sementara itu, Kapolres Muna, AKBP R Wawan Irawan yang dikonfirmasi mengatakan, pihaknya mengeluarkan tembakan peringatan untuk menghalau mereka yang bertikai. “Kapolsek Katobu melapor ke saya, mengeluarkan tembakan peringatan, “ujarnya. Malam itu, bukan saja Polisi yang mengeluarkan tembakan peringatan, termasuk juga dari petugas dari Koramil. Terkait peluru anggotanya yang mengenai warga yang menonton dan tembus kedalam perut, AKBP Wawan, -begitu Ia disapa-, mem-

bantah. Katanya, kalau peluru karet tidak tembus ke badan. “Yang tembus itu senapan angin, “ ujarnya. Anggotanya sudah mengecek ke TKP, semua korban terkena peluru senapan angin. “Saya juga bingung, perempuan itu terkena bagian perut samping kiri. Kemungki-

nan saat dibubarkan paksa, senjata angin yang dipegang pemuda bertikai itu yang mengenai warga (Israwati red), “jelas pengganti Rachmat Pamudji itu. Untuk senjata dengan peluru tajam, kata AKBP Wawan, awal dirinya masuk (bertugas di Polres Muna red) sudah menarik.

Karena senjata itu sangat berbahaya, sehingga tidak diberikan kepada sembarang anggota. Ia juga menghimbau, mencegah konflik dua kelompok tersebut agar para orang tua mengawasi anak-anak mereka. “Cara yang paling simpel, melarang anak-anak mereka untuk tidak keluar malam, “tutupnya.(awn)

Bupati Konut saat Halal Bil Halal di Kecamatan Motui Kendari, KP Sudah menjadi agenda tahunan, perayaan halal bil halal kerap dilaksanakan oleh hampir seluruh lapisan masyarakat muslim Indonesia, baik oleh kelompok dari suatu daerah tertentu, maupun kelompok lain, lembaga perusahaan swasta maupun intansi pemerintah. Tujuannya, untuk mempererat persatuan dan kesatuan antar sesama juga sebagai tali silaturahmi sebagai penyambung keharmon-

isan. Penjabaranya, Halal bi Halal adalah suatu bentuk ungkapan khusus pada waktu dan tempat tertentu atau dengan kata lain melaksanakan silatuhrahmi antara sesama. Acara ini, bisa dikatakan telah membudaya di Indonesia. Seperti, halabilhalal yang dilakukan masyarakat kecamatan Motui kabupaten Konawe Utara (Konut). Bupati Konut H Aswad Sulaiman mengatakan, perayaan halal bi halal merupakan suatu bentuk aktivitas umat muslim untuk meluruskan hati atau menghangatkan hubungan yang

Baca KONUT di Hal 6


6

Kendari Pos |Jumat, 23 September 2011

Oknum Polisi Perampok Diganjar Enam Tahun Baubau, KP Pengadilan Negeri (PN) Baubau menjatuhkan vonis enam tahun penjara terhadap oknum anggota polisi Satpolres Kabupaten Buton, Briptu Abdulah yang menjadi terdakwa perampokan nasabah bank BNI Cabang Baubau pada pertengahan Juni lalu. Putusan enam tahun penjara oleh majelis hakim yang diketuai, Agus Pancara SH Mh, Herri Kurniawan SH Mh dan Andy Edi Fiata melebihi satu tahun dari tuntutan JPU Riyen SH, dengan kurungan selama lima tahun penjara. Ketua Majelis Hakim Agus Pancara mengatakan, berdasarkan

Tambang .............. ‘’Sudah lebih dari 30 tahun kami menantikan lahan ini dapat diolah. Karena selama ini kami hanya jadi penonton. Makanya warga sangat mengharapkan Pemerintah Kabupaten Kolaka dapat segera menetapkan pemenang tender dari blok Lapaopao tersebut,” harap H Akib yang diamini beberapa warganya.

keterangan-keterangan saksi serta barang bukti dalam perkara perampokan, Briptu Abdulah terbukti melakukan kejahatan disertai dengan kekerasan. “Dari delapan saksi yang diajukan JPU dipersidangan yakni Amir Soleh, LM Yasin, Sarimin, Bahtiar, Herman, Supardi, Muhada, Saksi H Abu Haru yang juga menjadi korban dalam insiden perampokan yang terjadi beberapa bulan lalu, menimbang dipersidangan setelah mendengar keterangan terdakwa yang pada pokoknya membenarkan keterangan para saksi-saksi,” ujarnya. Dalam persidangan perkara

Tak hanya mendesak pemerintah agar segera menetapkan pemenang tender, H Akib cs juga meminta Pemkab Kolaka agar benar-benar selektif dalam menentukan perusahaan mana yang akan jadi pemenang. Karena sudah ada perusahaan yang selama ini telah membantu masyarakat dengan membangun rumah ibadah, sarana pedesaan dan sebagainya.

tersebut, JPU juga menyertakan barang bukti berupa visum dari RSUD Kota Baubau,selain itu juga ada barang bukti satu unit sepeda motor supra, satu pucuk senjata api tipe resolver kaliber 3,8 ditambah tiga butir peluru dan 3 selongsong peluru serta uang tunai sebesar Rp 70 juta. “Senjata tersebut dipinjamkan oleh teman seprofesi sebagai polisi dengan alasan untuk pengamanan menuju ngkaringngkaring. Senjata tersebut berjenis AEFO 027588 milik Briptu Muhammad Razak anggota Polres Buton,” tuturnya. Dikatakan, Briptu Abdullah terbukti dan secara sah melanggar

‘’Maka itu, perlu juga masyarakat desa Lapaopao dimintai pendapatnya mengenai perusahaan mana yang sudah lama berinteraksi dengan masyarakat. Karena jika tidak, maka kami juga tidak tahu apakah perusahaan yang baru masuk punya kepeduliaan yang sama dengan perusahaan yang sudah menanamkan jasanya di Lapaopao,” kata H Akib. Seperti diketahui, puluhan pe-

pasal 365 ayat 2-4 KUHP melakukan tindak pidana pencurian yang disertai dengan kekerasan dengan maksud untuk mempermudah pencurian dan menjatuhkan hukuman terhadap terdakwa dengan hukuman penjara selama 6 tahun. Sementara Briptu Abdullah, dihadapan majelis hakim memilih melakukan banding terhadap putusan hakim. Sedangkan, Jaksa Penuntut Umum (JPU), Rien SH masih pikir-pikir terhadap keputusan tersebut. “Kita pikirpikir dulu karena kita masih konsultasikan dengan pimpinan,” tutup Rien. (P4/P5)

rusahaan investor tambang yang ikut tender di blok Lapaopao kini menunggu ditetapkannya pemenang di lahan eks PT Inco tersebut. Namun warga Lapaopao meminta Pemkab Kolaka agar segera menetapkan pemenang dan melihat perusahaan mana yang sudah memberikan kontribusi milyaran rupiah kepada masyarakat. (han)

PLN Tertibkan Pencurian Listrik Raha, KP PLN Ranting Muna, melakukan Penertiban Penyalahguaan Tenaga Listrik (P2LT) di rumah-rumah penduduk dan toko. Operasi tersebut dimulai sejak tanggal 19 sampai 25 September. Hasilnya, enam pelanggan PLN tertangkap melakukan pencurian listrik. “Lima pelanggan memperbesar daya dan satu mengambil energi listrik diluar dari alat pembatas dan pengukur listrik (meteran red), tanpa sepengetahuan PLN, “ ungkap Suhendroto, Kepala PLN Ranting Raha, kemarin. Bagi pelanggan yang kedapat melakukan pelanggaran, kata Dia, diberikan sangksi berupa pencabutan meteran listrik. “Jika mau dipasang lagi, harus

membayar denda, “ungkapnya. Ada empat pelanggaran yang dicari dari operasi P2TL. Pertama, memperbesar daya diluar dari PLN. Kemudian, mempengaruhi putaran penggunaan energi listrik, “Biasanya dengan memasukan lidi, untuk menghalangi putaran,” timpalnya. Ketiga, penggunaan energi listrik diluar dari alat pembatas dan pengukur listrik. Terakhir, sambungan ilegal. “Sambungannya diambil dari pelanggan PLN, “ ujarnya. Pencurian energi listrik tanpa sepengetahuan PLN, terang Suhendroto, dampak paling vitalnya bisa memicu kebakaran. Kemudian, kerugian keuangan negara, karena ada energi listrik yang tidak diketahui oleh PLN. (awn)

Tewas ...................

Raya (PJR) Direktorat Lalu Lintas Polda Sultra ini menambahkan, saat Sumarni terjatuh, H. Ali, pengendara truk mengaku sempat melihat kejadiannya. Namun karena tidak memiliki firasat ataupun merasa jika pengemudinya tergilas kendaraan yang dikemudikannya, H Ali tetap memacu mobilnya. Nanti dikejar petugas perhubungan, barulah dia ketahui. Setelah itu, pengemudi mobil truk lalu diamankan di Polres Bombana bersama truk dan motor dinas yang dikendarai korban. “Akibat kelalaian dalam mengemudi, pengemudi truk bisa diancam pasal 359 dengan ancaman kurungan 5 tahun penjara,” ungkap mantan Kapolsek Asera, Konawe Utara ini. (nur)

H. Ali itu. Namun sayang, upayanya ternyata berbuah petaka. Motor yang dikemudikannya tiba-tiba terpeleset dijalan berlubang.Sumarniternyatatakbisamengendalikan kuda besinya, hingga Dia ikut terjatuh. “Korban (Sumarni) jatuhnya tepat disebelah kiri. Saat terjatuh mobil yang akan dilambungnya ini juga dalam posisi bergerak. Saat itulah kecelakaan terjadi, hingga sebagian kepalanya digilas truk dan menyebabkan korban meninggal di TKP (tempat kejadian perkara),” kata AKP Soeliaman, Kasat Lantas Polres Bombana. Mantan kepala induk Patroli Jalan

Konut ................... tadinya membeku untuk cair kembali. Selain itu, tujuan utama penyelenggaraan hala bihalal. Yaitu, silatuhrahmi dan memaafkan. Sebab, dengan dengan silatuhrahmi bisa menambah ketenangan umat sedangkan untuk memaafkan, akan menciptakan kedamaian dalam kehidupan bermasyarakat. “Kita harus menciptakan semangat kebersamaan, dan persatuan. Terlebih, mengenai tugas dan tanggung jawab harus berjalan dengan baik. Lalu, kita harus mempunyai rasa memiliki, menghormati dan silatuhrahmi antara sesama. Toh, dari situ akan muncul rasa persaudaraan. Momen ini juga kita jadikan spirit untuk memulai aktivitas setelah ramadhan dan idul fitri,” ujarnya usai pelaksanaan halal bil halal di lapangan Sepakbola Motui kemarin. Ia juga menjelaskan, dalam pelaksanaan halal bi halal di Konut, dilaksana-

kan menyeluruh oleh setiap kecamatan yang ada. Makanya, Bupati berharap agar masyarakat terus menciptakan rasa memaafkan antara satu dengan yang lainnya. Ditempat yang sama ketua PKK Konut Hj Isyatin Aswad, menjelaskan agenda halal bil halal merupakan agenda yang telah berlangsung sejak lama. Dalam acara tersebut, dilakukan beragam kegiatan yang menagarah pada keagamaan. “Keinginan saya adalah agar iman, ahklak lalu dan ukhuwah islamiah masyarakat khususnya ibu-ibu di Konut bisa ditingkatkan. Sebab, dengan itu bisa menciptakan ketentraman dan kebersamaan,” terangnya. Hadir di acara halal bil halal ini, selain bupati Konut bersama ibu, juga dihadiri Direktur Operasional PT Bumi Konawe Abad (PT BKA) Ir Sencaka, Camat Motui Hasran Abubakar bersama ratusan warga Kecamatan Motui yang tersebar di tujuh desa. (p2)


7

Kendari Pos |Jumat, 23 September 2011

KPK Periksa Ketum Partai Demokrat Diperiksa ................... Mantan Ketua Komisi Yudisial itu pun enggan mengemukakan lebih jauh menyoal pemeriksaan mantan Ketua Umum HMI itu. “Saya tidak bisa mengemukakan,” kata Busyro. Sementara itu, Anas Urbaningrum mengaku diperiksa dalam kasus dugaan korupsi proyek PLTS di Kemenakertrans yang melibatkan Neneng Sri Wahyuni, istri Manatan Bendahara Umum DPP Partai Demokrat, M Nazaruddin. “Saya datang ke KPK untuk menjalankan tugas sebagai warga negara,” ujar Anas Urbaningrum setiba di KPK, Jakarta, kemarin. Anas mengaku akan memberikan klarifikasi pada penyidik KPK. “Saya datang ke KPK untuk mengklarifikasi nanti selebihnya tentu saya sampaikan di sana,” lanjut Anas. Anas didampingi Wakil

Sekjen DPP Partai Demokrat, Saan Mustopa dan dua pengacaranya, Denny Kailimang dan Patra M Zen. Seperti yang diketahui, Anas akan dipanggil sebagai saksi dalam kasus dugaan korupsi pengadaan PLTS di Kemenakertrans. Dalam kasus ini, KPK sudah menetapkan dua orang tersangka yakni Timas Ginting dan istri Muhammad Nazaruddin, Neneng Sri Wahyuni. Nama Anas disebut Nazaruddin saat menjadi saksi untuk kasus ini, Senin (18/9) lalu. Dengan tegas mantan Bendahara Umum Partai Demokrat ini yang juga tersangka kasus dugaan suap Wisma Atlet ini menyebut, Anas adalah pimpinan PT Anugrah. Nazar juga membeberkan, saat diperiksa penyidik mencecarnya soal keterlibatan PT Anugrah dalam kasus pengadaan PLTS tersebut. Sementara itu, Wasekjen Partai Demokrat Saan Mustopa membenarkan bahwa Anas Urbaningrum pernah berada di

PT Anugerah Nusantara. “Anas sudah keluar. Sudah lama lihat saja aktenya,” beber Saan Mustopa saat mendampingi Anas Urbaningrum salam pemeriksaan di KPK, Jakarta, kemarin. Tapi meski begitu, Saan membantah jika Anas adalah pemilik dari perusahaan yang menjadi induk perusahaan milik Nazaruddin itu. “Itu tidak ada. Mas Anas di Anugerah tidak sebagai pemilik dan sebagainya. Mas Anas itu tidak pernah terlibat di dalam hal-hal itu semua dan itu sudah dikembalikan jauh-jauh hari. Jadi tidak ada dan dokumen itu sekarang kan sedang kita kaji otentiknya,” kata Saan membela. Menurut Saan, kini Anas sudah tak lagi beraktivitas di PT Anugerah Nusantara. Jika pun berkunjung, kata Saan, itu hanya sebatas silahturahmi. “Sebagai teman, seperti kalau Mas Anas datang ke kantor saya di Mid Plaza ya pernah. Saya sering ke kantornya Mas Anas ketika di KPU sering, sebagai

teman kan saling mengunjungi, itu sesuatu yang biasa,” tukas anggota DPR RI ini. Mengenai bantuan hukum untuk Anas, Saan mengaku hingga saat ini tidak ada karena Anas belum memerlukan bantuan hukum. Sedangkan keberadaan Denny Kailimang dan Patra M Zen disebutkan hanya mendampingi. “Terkait tudingan ini, Mas Anas belum memerlukan bantuan hukum. Mas Anas belum mau didampingi pengacara, sebagai teman saja kita sebenarnya dilarang untuk ikut,” tandasnya, Seperti yang diketahui, Senin (18/9), mantan Bendahara Umum Partrai Demokrat Muhammad Nazaruddin usai diperiksa KPK terkait kasus pengadaan PLTS di Kemenakertrans membeberkan bahwa Anas adalah salah satu pimpinan di PT Anugerah Nusantara yang merupakan induk dari PT Alfindo Nuratama Perkasa pemenang tender proyek senilai Rp8,7 miliar itu. (gel)

Tidak Ada CPNS dari Honorer K3 CPNS ........................ Pejabat lain yang mempunyai otoritas, usia minimal 19 tahun dan maksimal 46 tahun pada 1 Januari 2006,” bebernya. Semua kriteria tersebut, lan-

jutnya, merupakan persyaratan kumulatif. Artinya bila tidak terpenuhi salah satu persyaratan yang dimaksud, maka tenaga honorer tidak bisa diangkat menjadi CPNS. “Verifikasi dan validasi terhadap tenaga honorer kategori

satu telah dilakukan BKN dari aspek kepegawaian dan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) dari aspek anggaran. Nantinya namanama yang lolos akan kita umumkan setelah pemerintah menerbitkan Peraturan Pemer-

intah (PP) yang baru mengenai tenaga honorer,” terangnya. Sebelumnya, Menpan-RB EE Mangindaan memperkirakan, akhir bulan ini atau paling telat Oktober, PP tentang pengangkatan honorer menjadi CPNS, sudah diterbitkan.(esy)

Pilkada Ulang, Fee Berulang Corrumpere ................ Ah masa! E e, ributnya ini orang. Terus, kalau sudah serba korup seperti itu, bagaimana sikap anda? Saya diam to. Kenapa kamu diam? Sedangkan KPK diam saja apalagi saya. Ya, ya. Tapi, kan memenuhi unsur korupsi? Eh, ributmu. Kodiam. Tunggu dulu. Jika masalah ini tidak dianggap sebagai korupsi, akan sangat rentan terjadi mafia Pilkada. Jika tak ada risiko hukum yang didapat, patutlah kita curigai akan terjadi Pilkada-Pilkada berikutnya yang akan diskenario untuk diulang. Toh, risiko yang didapat hanyalah pengulangan Pilkada tanpa risiko penjara atau denda. Jika anda sebagai anggota Komisioner dengan sengaja menerima calon kepala daerah yang bermasalah, atau patut anda yakini bahwa si calon kalau diterima dan kelak akan digugat maka kemungkinan besar Mahkamah Konstitusi (MK) menyalahkan langkah anda. Dalam konteks ini, anda sebagai anggota komisioner telah telah bersalah dengan ganjaran diuntungkan tiga kali. Pertama, anda diuntungkan dengan fee pekerjaan proyek di awal Pilkada. Kedua, anda diuntungkan dengan fee dari calon yang mestinya tidak lolos. Ketiga, anda diuntungkan dengan fee proyek di Pilkada ulang. Di sini, anda bisa

mengumpulkan uang tanpa risiko hukum. Tata kelola hukum di negeri ini memang menggelengkan kepala. Bagaimana mungkin uang rakyat puluhan miliar hilang begitu saja oleh karena sikap salah dari seorang penyelenggara negara tanpa sanksi hukum apapun. Bagaimana mungkin negara memberi kesempatan kepada penyelenggara pemerintahan untuk bertindak salah namun dapat hadiah dan keuntungan. Tak perlu didiskusikan dalam koridor agama, dari koridor tata kelola pemerintahan versi negara saja sudah menggelengkan dan sulit diterima dengan akal sehat. Dari sudut pandang agama, menghabiskan uang negara, seakan-akan menghabiskan harga karun, harta tak bertuan. Bagi orang-orang yang dangkal pemahaman agamanya, menghabiskan harta-harta seperti ini tak ada perasaan bedosa sedikitpun. Tengoklan bagaimana hutan dibabat tanpa rasa berdosa. Kenapa? Karena hutan tak ada punya. Menebang pohon merasa tidak berdosa. Kenapa? Karena pohon tumbuh di hutan lindung. Menghabiskan tanah merah, menggali tanah merah, merusak struktur tanah, tak ada perasaan berdosa. Merusak hutan, menebang kayu dan menggali, meng-ekscavator tanah merah, yng berwujud saja tak ada perasaan berdosa. Apalagi jika hanya mengutak

atik angka-angka dalam APBDAPBN?. Wahai kalian yang beriman, wahai kalian para ulil amri, wahai kalian para ahli, tengoklah hartamu yang kamu dapat dengan cara yang tak benar itu. Wahai kalian yang beriman, wahai kalian para ulil amri, wahai kalian para ahli, tengoklah jabatanmu yang kamu dapat dengan cara yang tak benar itu. Wahai kalian yang beriman, wahai kalian para ulil amri, wahai kalian para ahli, tengoklah statusmu setelah badanmu teraksesori dengan barangbarang yang kamu dapat dengan cara yang tak benar. Lalu, bandingkan hatimu sebelum dan sesudah mendapatkan harta, pangkat, status yang disandang secara tak benar. Ternyata, tidur di atas dipan yang kamu buat sendiri dari anyaman bambu jauh lebih nyenyak ketimbang tidur di atas sofa yang kamu beli dari uangnya calon kepala daerah yang tak terpilih. E..e. Kenapa lari ke dakwah, padahal tadi kita ngomong soal korupsi di sekitar Pilkada ulang? Ya.. ya. Soal Pilkada ulang, semua orang nyaris membicarakan kegagalan atau dianulirnya kemenangan calon bupati atau walikota. Jika pun meleset dari itu, maka yang dibicarakan adalah kemungkinan menangnya pemenang kedua, ketiga dan seterusnya dalam Pilkada ulang. Tak satupun yang meny-

inggung soal kerugian negara yang nyata-nyata, dan bahkan, MK telah memutuskan bahwa biang dari Pilkada ulang di sebuah daerah adalah KPU. KPU telah melakukan kesalahan nyata, massif dan terstruktur. Artinya bahwa, uang puluhan miliar itu hilang karena kesalahan KPU. Yang ironis, komisioner yang jelas-jelas telah melakukan kesalahan yang nyata dan massif ini, adalah juga penyelenggara Pilkada ulang. Sekarang begini. Coba anda pikirkan bahwa Pilkada yang diulang itu, akan digugat lagi dan diulang lagi. Bayangkan. Apa yang dibayangkan? Pokoknya bayangkan apa yang ada di kepala anda. Karena tadi sudah diawali dengan fee proyek, maka saya membangkan berapa lagi fee-nya. Ah, pikiranmu hanya fee saja. Jadi, maumu saya memikirkan apa? Misalnya, pikirkan korupsinya. Dipikirkan dari sisi tata bahasa atau apanya? Masalahnya, seseorang yang menyandang gelar koruptor tidak merasa malu. Mungkin karena kata koruptor itu terlalu kebaratbaratan. La Imbot (asisten guru Paket A) bilang, korupsi itu dari bahasa latin: corruptio atau corrumpere dalam bentuk kata kerja. Corrumpere itu artinya busuk dan rusak karena tercuri oleh hewan atau tersayat benda. Jadi, korupsi itu adalah pencurian sedangkan koruptor adalah pencuri.(*)

Baru Pertama Ikut Langsung Juara Tarian ........................ bukan masalah)?. Ida menyatakan cukup terkejut dengan kejutan Dian itu. “Selama ini, dia menyembunyikan itu dari saya. Kami tidak tahu,” kenang Ida. Dia menduga, upaya Dian tersebut turut mengatrol nilainya hingga diputuskan menjadi runner-up II atau peringkat ketiga. “Kami tidak kecewa dengan ranking itu. Runner-up II sudah sangat bagus,” ucap Ida. Gelar juara Miss Deaf World 2011 disabet Ilaria Galbusera, 20, dari Italia. Dia juga dikukuhkan sebagai Miss Deaf Sympathy 2011. Sedangkan runnerup I direbut Elena Korchagina, 17, delegasi dari Rusia. Sedangkan Miss Deaf Europe 2011 menjadi milik Natallia Rabava, 17, delegasi Belarusia. Aneka hadiah dari sponsor pun mengalir ke para pemenang tersebut. Selain itu, piala dan sebuah mahkota bisa dibawa pulang Dian. Dari keberhasilan tersebut, koleksi piala Dian bertambah menjadi 401 buah. “Uangnya tidak besar,” jelas Ida. Mereka lantas pulang ke tanah air pada 13 Juli lalu. Dian yang mampu tampil percaya diri dan memukau itu bukan karbitan. Ida menuturkan, sejak duduk di bangku SMK Santa Maria, Dian sering dijadikan model peragaan busana oleh kakak kelasnya. Selain itu, dia sering mendapat order dari alumni. Saat itu Dian

menempuh pendidikan menengah kejuruan di bidang tata busana. “Dian sering menjadi model peragaan karena katanya mudah dilatih,” ungkap Ida. Selain sering ditunjuk untuk menjadi model peragaan, Dian menonjol dalam desain pola busana. Untuk urusan itu, dia sudah memenangi lomba mulai tingkat sekolah hingga sekolah lain di Jakarta. Sepulang dari Praha dengan

membawa embel-embel runnerup II Miss Deaf World 2011, Dian menyimpan impian khusus. Impian itu adalah membuat semacam butik. Bukan sembarang butik. Melainkan, butik yang khusus menampung desainnya dan desain para penyandang tunarungu lainnya. Penghargaan di tanah air langsung mengalir untuk Dian. Salah satunya datang dari Kemendiknas. Dian mulai tahun ini ditunjuk menjadi duta SMK. Baik

untuk siswa normal maupun siswa cacat. Tugas lain juga siap digarap Dian, selain menjadi duta. Tugas itu adalah menyiapkan kontes miss deaf tingkat lokal. Rencananya, Kemendiknas siap menjadi penanggung jawab kontes tersebut. Namun, pesertanya khusus yang masih sekolah. Yang berhasil menjadi juara bakal disalurkan untuk mengikuti kontes Miss Deaf World tahun berikutnya. (kum)

Polisi Makin Sulit Periksa Anggota Dewan Mendagri ................... ny, untuk memeriksa anggota DPRD harus mendapatkan izin mendagri. Dan untuk mengajukan surat permohonan izin kepada mendagri, sesuai surat Kapolri dimaksud, harus dilampiri Laporan Polisi, SPDP, Surat Perintah Penyidikan, Resume Lap Ju Kasus, dan Gelar Perkara. “Yang penting juga harus dipahami bahwa surat Kapolri tersebut mengatur bahwa surat permohonan izin tersebut harus ditandatangani Kapolri, atas rekomendasi peserta gelar perkara, yang pesertanya juga

dari unsur Menko Polhukam, Mendagri, Kapolri, dan Jaksa Agung,” ujar birokrat yang lama selokah di AS itu. Lebih lanjut, ahli keuangan itu membeberkan, ketentuan dimaksud telah diatur dalam angka 3 huruf (d) surat Kapolri. “Bahwa berdasarkan keputusan rapat gelar perkara, Kapolri akan membuat surat atau tidak membuat surat yang ditujukan ke mendagri, untuk melakukan pemeriksaan kepada anggota dewan dimaksud,” terang jubir kemendagri yang dekat dengan kalangan jurnalis itu. Lantas, apa langkah kemendagri selanjutnya” Donny men-

jelaskan, kemendagri akan mempertanyakan kepada Kapolri terkait kasus di Jateng itu. Langkah ini diambil, lanjutnya, semata-mata untuk menghormati kebijakan Kapolri terkait mekanisme dan tata cara pengajuan izin pemeriksaan, sesuai surat Kapolri Nomor:R/ 1583/VI/2007 dan praktek yang telah berlaku selama ini. “Kami sangat respek dengan Kapolri dan menghormati aturan. Oleh karenanya, Mendagri sangat menyesalkan anggapan telah mempersulit permohonan izin pemeriksaan terhadap dua anggota DPRD Jateng tersebut,” pungkas Donny. (sam)


C M Y K

8

Kendari Pos |Jumat, 23 September 2011

C M Y K

Setahun, Transaksi Suap CPNS Tembus Rp 25 Triliun Jakarta, KP Komisi II DPR RI bersikeras mengubah UU Pokok Kepegawaian menjadi RUU Aparatur Sipil Negara (ASN). Salah satu alasannya adalah untuk mengurangi praktek perdagangan calon pegawai negeri sipil. “Dari laporan yang masuk menyebutkan adanya praktek jual beli formasi pegawai antara oknum-oknum otoritas kepegawaian di pusat dengan para pimpinan daerah,” ungkap Wakil Ketua Komisi II

DPR RI Taufik Effendi dalam rapat kerja dengan MenPAN&RB EE Mangindaan, Kamis (22/9). Ditambahkannya, formasi yang diperoleh dengan modal Rp 5-10 juta per pegawai tersebut kemudian dijual oleh pejabat berwenang di daerah dengan harga berlipat-lipat lebih mahal. Besarannya antara Rp 75 juta sampai Rp 150 juta tergantung dari posisinya dan jabatannya. “Praktek perdagangan calon pegawai ini nilainya sangat

besar sekitar Rp 20 sampai Rp 25 triliun per tahun. Dan ini telah merusak sendi-sendi moralitas pegawai aparatur sipil negara. Apalagi banyak pelamar yang enggan melaporkan tindakan aparatur tersebut,” ungkap politisi Demokrat yang juga mantan menteri pendayagunaan aparatur negara (menpan) itu. Melihat realita itu, lanjutnya, DPR RI berinisiatif membuat UU baru, dan yang diusulkan adalah RUU Aparatur Sipil Negara (ASN).(esy)

EDDY JUNAEDY/JAMBI INDEPENDENT

SBY mendapat gelar adat dari Lembaga Adat Melayu (LAM) Provinsi Jambi. Penganugerahan gelar ditandai dengan diselipkannya sebilah keris di pinggang SBY oleh Ketua LAM Provinsi Jambi, Hasip Kalimudin Syam. SBY mendapat gelar Sri Paduko Maharajo Notonegoro. Ibu Ani Yudhoyono menerima gelar kehormatan Karang Setio. Seusai menerima gelar, SBY dan Ani Yudhoyono duduk di panggung kehormatan. Acara digelar di Balairung Sari LAM Jambi.

Dian Inggrawati, Gadis Tunarungu yang Menang Tiga Besar di Ajang Miss Deaf World 2011

Berangkat dengan Biaya Sendiri, Menang berkat Tarian Betawi

Berkat Dian Inggrawati, Indonesia berhasil meraih penghargaan sebagai runnerup II kontes kecantikan Miss Deaf World 2011. Ajang ratu sejagat yang dikhususkan bagi para perempuan penyandang tunarungu itu dihelat di Praha, Republik Ceko.

M. HILMI SETIAWAN, Jakarta

C M Y K

GADIS itu tinggi semampai. Senyumnya mengembang ketika siang itu dia mulai melangkahkan kaki untuk memasuki Kantor Direktorat Pengembangan SMK Ditjen Pendidikan Menengah (Dikmen) Kemendiknas di Jalan Sudirman, Jakarta, akhir pekan lalu. Dialah Dian Inggrawati. Gadis 27 tahun tersebut datang dengan didampingi sang ibu, Ny Ida Ratih Hermawan. Selain mengenakan mahkota, Dian memakai selempang kebesaran dari prestasi yang berhasil dia raih sebagai runner-up II Miss Deaf World 2011. Tahun ini kali kesebelas ajang kecantikan dunia itu diadakan. Malam puncak kontes tersebut dihelat pada 8 Juli lalu di Praha, Republik Ceko. Sesuai dengan namanya, kontes kecantikan itu dikhususkan bagi penyandang tunarungu. “Kelebihan kontes itu, selain kecantikan, sopan santun dinilai,” jelas Ida, yang ikut mendampingi putrinya tersebut ke Praha. Ida menceritakan, keikutsertaan anak sulungnya itu bermula ketika Dian aktif di organisasi tunarungu yang bernama Yayasan Sehjira (Sehat Jiwa Raga). Kegiatan sosial Dian tersebut dimulai setelah dirinya lulus sarjana dari Jurusan Desain Komunikasi Visual Universitas Persaja Indonesia pada 2010. “Di yayasan itu, Dian membantu bagian administrasi dan keuangan,” tutur perempuan kelahiran Malang yang sekarang tinggal di Jalan Tanah Abang II, Jakarta, tersebut. Sebagai organisasi tunarungu, Mei lalu Yayasan Sehjira mendapat formulir pendaftaran kontes Miss Deaf Wolrd 2011. Saat itu yayasan boleh mengirim dua delegasi untuk diseleksi sebelum masuk babak final yang diikuti 38 peserta dari seluruh penjuru dunia. Akhirnya, Dian menjadi satusatunya delegasi dari Yayasan Sehjira setelah calon lain tidak bisa ikut. Dia juga menjadi satusatunya delegasi Indonesia. Selain itu, baru tahun ini Indonesia mengikuti ajang tersebut. Berbekal keyakinan kuat, Dian terbang ke Praha bersama ibunya dan pendamping dari Yayasan Sehjira pada 30 Juni lalu. Sebelum berangkat, Ida menyatakan mengalami kesulitan untuk pengurusan visa berkunjung ke Praha. Dia menjelaskan, saat itu tidak ada satu pun lembaga pemerintahan yang mendukungnya. Bahkan, Ida mengatakan menginap semalam untuk mengurus visa tersebut. “Kami murni berangkat mandiri,” jelas Ida. Layaknya kontes-kontes kecantikan pada umumnya, setiba di Praha, gadis yang bisutuli sejak lahir tersebut menjalani masa karantina. Selama masa itu, Ida menjelaskan

DOK PRIBADI

Dian Inggrawati meraih runner up - 2 dalam kontes Miss Deaf Wolrd 2011 yang dilangsung di Praha, Republik Ceko. bahwa panitia sangat menekankan penanaman rasa percaya diri dan sopan santun. Penanaman sifat-sifat itu dilakukan dengan beragam kegiatan. Mulai pembelajaran di ruang kelas hingga kegiatan outbound. Selama menjalani masa karantina itu, Dian tampak cepat beradaptasi dengan sesama penyandang tunarungu dari penjuru dunia. Ida menjelaskan, para peserta kontes sering saling membantu dalam memecahkan persoalan tertentu. Misalnya, ketika ada peserta dari negara lain yang kesulitan memahami bahasa isyarat tunarungu yang sesuai dengan standar internasional, rekan lain tidak segan-segan membantu. Meski sejatinya mereka berkompetisi, persaingan hanya terjadi jika sudah berada di atas panggung. Di balik panggung, mereka terlihat seperti saudara. Dian juga kurang begitu memahami bahasa tunarungu internasional. Pendengaran Dian tidak 100 persen hilang. Dian mengaku kepada ibunya bisa sedikit mendengar ketika menggunakan alat bantu dengar yang dipasang di telinga kanannya. Saat tiba malam penganugerahan yang dihelat pada 8 Juli, Dian, Ida, dan pendamping dari Yayasan Sehjira diselimuti kegalauan. “Kami punya beban karena Dian harus tampil maksimal,” jelas Ida. Malam puncak acara itu diselenggarakan di sebuah gedung pertunjukan di Praha. Laporan dari penyelenggara menyebutkan, total ada 700 penonton yang hadir saat itu. Malam itu Dian dan peserta lain harus unjuk gigi. Seluruh peserta wajib membawakan keahlian masing-masing yang juga bisa dikombinasikan dengan budaya negara masing-masing. Malam itu sulung di antara tiga bersaudara tersebut membawakan tarian Betawi dalam balutan busana karya Anne Avantie. Ida menjelaskan, den-

gan iringan musik untuk tarian Betawi, Dian tampil nyaris sempurna. “Saya merasa, semua

penonton terpikat,” ucap Ida. Meski tampil bagus, Dian masih cemas. Sebab, kontestan lain juga terlihat memukau juri dan penonton. Misalnya, delegasi Prancis July Duffrece beraksi menjadi seorang penunggang kuda andal. Sedangkan wakil Siprus Christiana Tsangara menampilkan kebolehan bermain basket. Wakil Korea Selatan, Mongolia, Brazil, dan Meksiko juga unjuk gigi dengan menampilkan tarian adat negara masing-masing. Ida menuturkan, ada sedikit perbedaan antara Miss Deaf World dengan Miss Universe. Yaitu, pada malam puncak itu dewan juri tidak melontarkan pertanyaan kepada peserta. Para peserta juga tidak harus menjawab pertanyaan yang telah diundi. “Semua penilaian murni dari aspek percaya diri dan sopan santun,” tegas istri Hermawan tersebut. Sebelum turun panggung setelah memperagakan tarian khas Betawi, Dian membuat suasana gedung pertunjukan riuh. Tepatnya ketika dia mengeluarkan sejenis surat berukuran 1 meter persegi. Dalam surat tersebut, dia menunjukkan tulisan “Deaf, no problem (Tuli,

Baca TARIAN di Hal. 7

C M Y K


Jumat, 23 September 2011

Langganan Dalam Kota Rp. 65.500,-

suwarjono/kp

Rangkaian peringatan HUT Kendari Pos ke 16. Atas nama pimpinan, direksi dan karyawan Kendari Pos, Redaktur Pelaksana (Redpel) Kendari Pos, La Ode Diada Nebansi menyerahkan sumbangan di Pondok Pesantren dan Panti Asuhan Darul Mukhlisin, Kota Kendari. Mewakili Kadis Sosial Kota Kendari, Kepala Bidang Pemberdayaan Sosial, Dinas Sosial, Tenaga Kerja dan Transmigrasi, La Ode Kabias SH turut menyaksikan penyerahangan sumbangan ini. Sumbangan ini diterima langsung oleh Ketua Yayasan Darul Mukhlisin, Djamaluddin SAg, MAg.

Hj. St. Salma Dachri Suhartina, SH Laxmi

82 Buku & Kaset Belajar 57 Buku 100 Buku

siapa menyusul ?

946!

buku mi

Karena Cinta, Kekasih Selundupkan Gergaji Tiga Tahanan Sudah Ditangkap

foto:andi laila/kp

Suasana dialog antar umat beragama dengan tokoh masyarakat di Aula Kantor Depag Sultra.

—DIALOG—

Junjung Tinggi Rasa Persaudaraan KERUKUNAN hidup antar umat beragama penting diterapkan. Dengan menjaga kerukunan dapat menumbuhkan rasa persaudaraan, saling menghargai dan menghormati antar tokoh-tokoh masyarakat maupun lembaga keagamaan. Hal tersebut terungkap dalam dialog antar tokoh agama dan tokoh masyarakat di Sultra. Dialog ini berlangsung di Aula Depag Sultra. Hadir dalam acara itu adalah tokoh agama Islam, Katolik, Kristen, Hindu dan Budha. Musyawarah ini berlangsung selama dua hari yakni dari 21- 22 September. Tampak juga hadir para kepala bidang dan Kasubag lingkup Kanwil Kementrian Agama. Ketua panitia pelaksana H Syaifuddin menjelaskan, tujuannya untuk memperlancar komunikasi dan transformasi tokoh masyarakat Sultra. Selain itu, juga menumbuhkan rasa persaudaraan dan saling menghargai antar umat beragama. Dia juga mengemukakan harapannya atas pelaksanaan musyawarah tersebut. “Hasil yang akan dicapai adalah tercapainya kesepakatan para tokoh dan lembaga-lembaga untuk menciptakan suasana yang lebih rukun di masyarakat,” katanya. (p9)

Kendari, KP Kalau sudah cinta, raga pun dikorbankan demi kekasih. Begitulah kisah dua sepasang insan manusia, Aris dan Ria. Karena dimabuk cinta, Ria nekat menyelundupkan gergaji untuk sang kekasih. Harapannya tentu kebebasan agar bisa bersama. Tapi apes bagi Ria, polisi menyeretnya dengan mengancam 5 tahun penjara. Polisi berhasil membekuk tahanan bernama Aris Riswandi. Dia dibekuk di pekuburan, Kelurahan Gunung Jati, kemarin malam (21/9), sekitar pukul 23.15 wita. Usut punya usut, ternyata yang menyuplai gergaji ke Rutan Polsek Kemaraya adalah kekasih Aris Riswandi bernama Ria (17). Gadis itu pula yang dibawa lari oleh Aris Riswandi hingga harus berkasus hukum dan ditahan di Polsek Kemaraya. Kasubag Humas Polres Kendari AKP Andayani mengatakan, sejak Aris Riswandi ditahan, Ria masih sering membesuknya. Saat

Baca KARENA di Hal 10

Kendaraan Non DT Akan Disweeping Kendari, KP Bertahun-tahun miliaran pajak dari kendaraan non DT terbuang percuma. Padahal pemiliknya terus gerilya mencari rupiah di wilayah Sultra, tapi pajaknya disetor ke daerah asal kendaraan. Karena itu pula, pemerintah dalam waktu dekat akan melakukan sweeping terkait kendaraan non DT. Menurut Kadispenda Muhamad Nur, sweeping itu dilakukan karena gubernur sudah menan-

datangani SK penetapan tentang domisili kendaraan non DT. Menurutnya, jumlah kendaraan non DT kian meningkat setiap tahunnya. Padahal Undang-Undang Nomor 28 tentang pajak dan retribusi maksimal setiap kendaraan non DT hanya tiga bulan saja. “Memang saat ini non DT menjadi persoalan. Dalam UU maksimal hanya tinggal tiga bulan sete-

Baca KENDARAAN di Hal 10

Jampersal Tenaga Bidan Rp 350 Ribu Kendari,KP Tenaga bidan mulai mendapat tempat di hadapan pemerintah. Apalagi jika membantu persalinan, pemerintah memberikan Rp 350 ribu setiap bayi. Honor tersebut diberi nama jaminan persalinan (Jampersal) Kabid Upaya Kesehatan masyarakat, dr Dewi WB bersama Ketua Ikatan Bidan Indoensia (IBI) Rosmiati Pakkan mengatakan, saat ini angka kematian bayi di Indonesia terbilang tinggi. Di Sultra berkisar

227/100.000 untuk kematian ibu. Kemudian angka kematian bayi 32 / 1000 bayi. “Tahun 2015 nanti target Sultra angka kematian ibu bisa turun menjadi 102/100 ribu dan kematian bayi turun menjadi 15/1000 bayi,” terangnya dalam seminar sehari yang diselenggarakan IBI Kendari di Aula BKKBN Sultra. Menurut Dewi, untuk mencapai semua itu tentunya kualitas bidan harus diperbaiki. Setidakn-

Baca JAMPERSAL di Hal 10

Paddys Market Sunyi karena Pemerintah Tak Serius Kendari, KP Hampir setahun berjualan di Paddys Market, pedagang kaki lima belum juga tenang. Penyebabnya karena kurangnya pembeli, jualan pun tak laku. Lantas, apa kerja instansi teknis selama ini? Boleh jadi pemerintah tak serius mengelola pasar. Kemarin (22/9), puluhan pedagang baik pria, wanita bahkan anak-anak kembali mengadu ke kantor wali

Baca PADDYS di Hal 11

foto:safriayanti/kp

Pedagang di Paddys Market saat berdialog di Pemkot. Pedagang kembali mempertanyakan sikap pemerintah terkait kurangnya pembeli, yang berakibat kerugian besar pedagang.


Metro

10

Rumah Kepala Bank Muamalat Dibobol Maling Kendari, KP Tindak kejahatan pencurian kembali melanda rumah Kepala Cabang Bank Muamalat Kendari, Ansar, di Jalan Malik IV, Kelurahan Korumba. Sejumlah barang berharga pun raib dibawa maling (22/9), sekitar pukul 11.00 Wita. Pelaku masuk rumah melalui tembok pagar bagian belakang. Setelah melompati tembok pelaku menjebol plafon (bagian belakang rumah) lalu memanjat dan masuk ke rumah. Pelaku mengambil jam tangan bermerek, handycam dan uang tunai Rp 1 juta. Total kerugian mencapai Rp 7 juta. Kasubag Humas Polres Kendari, AKP Andayani mengungkapkan, pencuri sepertinya sudah mengintai rumah tersebut. Sebab aksinya dilakukan sesaat setelah istri korban meninggalkan

rumah untuk mengantar makan ke kantor suaminya. “Saat kembali, istri korban kaget melihat rumahnya berantakan. Ia pun menginformasikan kepada sopirnya jika ada pencuri masuk. Sopirnya langsung lari ke belakang rumah dan masih sempat melihat pencuri ketika naik tembok untukkabur,”tukas Andayani. Saat diburu, pelaku lari ke ujung jalan Malik IV. Tersangkanya dijemput sama temannya yang menggunakan sepeda motor dan menunggu di depan Pondok Nusa Indah. Pencurinya pun langsung kabur membawa sejumlah barang berharga. “Kasus ini masih dalam proses penyelidikan. Setelah mendapat informasi, tim dari Polsek Mandonga langsung olah TKP. Mudah-mudahan pelakunya bisa cepat tertangkap,” katanya. (aka)

Pemkot Serahkan PLKB-Kit Kendari, KP Untuk memksimalkan peran para Petugas Lapangan Keluarga Berencana (PLKB), pemerintah memberikan bantuan sarana kesehatan. WaliKota Ir Asrun memberikan langsung bantuan, kemarin, (22/9). Sarana kesehatan itu berupa bed gimekologi, implant kit dan sarana PLK. Seluruh bantuan diberikan kepada beberapa rumah sakit, puskesmas dan bidan praktik swasta yang ada di Kota Kendari. Kepala Badan KB dan Pemberdayaan Perempuan Hj Nahwa Umar MM mengatakan, tidak semua rumah sakit mendapatkan bantuan yang sama. Untuk bed genegologi (ranjang perawatan, red) diberikan kepada RSUD Provinsi,

RSU PMI, RSU Aliyah, RS Bersalin Hati Mulia, Puskesmas Lepo Lepo, Puskesmas Abeli, Puskemas Pembantu Lapulu, Puskesmas Nambo, RS Santaana dan Klinik Wali Kota. Sedangkan Implant Kit diberikan pada 14 puskesmas di kota Kendari, empat bidan praktik swasta dan lima umah sakit, yakni RSUD Provinsi, RSUD Ismoyo, RSU Dewi Sartika, RSU Abunawas dan dua klinik, yaitu Klinik Kencana dan Klinik Wali Kota. “Melalui bantuan ini kami harapkan seluruh rumah sakit, puskesmas maupun bidan praktik dapat meningkatkan kualitas pelayanan, dengan harapan pasien dapat lebih merasakan fasilitas kesehatan yang memadai,” harapnya. (fya)

Polisi Penjaga Tahanan Juga Akan Diproses Karena... itulah, mereka merencanakan untuk melarikan diri. Aris pun meminta kekasihnya membawa gergaji. “Ria akhirnya menyelundupkan gergaji dibalik bajunya saat datang membesuk dan memberikannya kepada tersangka (Aris, red). Setelah mendapat gerjaji, kebetulan kondisi di Polsek Kemaraya ramai karena ada pertandingan voly ibu Bhayangkari sehingga terfokus ke pertandingan tersebut,” terang Andayani.

Aris lolos setelah menggergaji terali yang berada di WC tahanan. Tak hanya Aris yang melarikan diri, tapi dua tersangka kasus pencurian juga kabur. “Saat menyerahkan gergaji, ternyata Aris dan Ria janjian bertemu di pekuburan dekat Kelurahan Gunung Jati. Olehnya itu, Ria dipantau terus tim gabungan. Saat mereka bertemu, tim langsung membekuk Aris,” jelasnya. Sebelum penangkapan Aris, dua tahanan yang kabur lebih dahulu tertangkap. Aditia alias Adi yang dibekuk di BTN Tunggala (bukan Aris Riswandi, red)

sekitar pukul 15.00 wita. Begitu pula Reza Mahesa, tersangka kasus percobaan pencurian di Jalan Bunga Kamboja Kelurahan Lahundape, dibekuk di kebun warga belakang RRI lama, Kelurahan Dapu Dapura. “Mereka semua berhasil dibekuk kurang dari 2 x 24 jam. Penangkapan terhadap Reza Mahesa dan Aditia berhasil dilakukan atas bantuan informasi masyarakat. Mereka kini dialihkan menjadi tahanan Polres Kendari,” ungkap Andayani. Selain tiga tahanan kabur, polisi juga menangkap Ria,

pacar Aris Riswandi. Ria mulai ditahan kemarin malam sekitar pukul 23.15 wita, bersamaan diringkusnya Aris Riswandi. Ria dikenakan pasal 406 KUHP junto pasal 56 KUHP atas perbuatannya turut bersama-sama merencanakan pelarian dan menyediakan sarana dan prasarana untuk lari. Ria terancam dihukum maksimal 5 tahun penjara. Di tempat terpisah, Kapolres Kendari AKBP Yuyun Yudhantara menambahkan, pihaknya akan tetap menindak tegas dan memproses personil yang bertugas saat kejadian, sesuai dengan ketentuan

yang berlaku. Meskipun semua tahanan berhasil diringkus, namun penegakan sanksi disiplin atas kelalaian anggotanya tetap akan dilaksanakan. “Mereka (polisi yang piket di Polsek Kemaraya) juga diproses. Mereka akan disidik dulu sama provos lalu sidang disiplin. Sanksi yang akan diberikan, disesuaikan dengan tingkat kesalahannya sesuai hasil keputusan sidang disiplin nanti. Tindak tegas ini dilakukan agar bisa menjadi pembelajaran bagi anggota lain agar tidak lalai saat bertugas,” jelas Yuyun Yudhantara. (aka)

Kendari Pos | Jumat, 23 September 2011

Fungsi Dukun Beranak Merawat Setelah Melahirkan Jampersal... ya pemahaman tentang persalinan harus ditingkatkan. “Salah satu motivasinya adalah pemerintah memberikan Jampersal secara nasional. Aturannya satu kali persalinan diberikan honor Rp 350 ribu,” paparnya. Jampersal itu tahun 2011 ini mulai berlaku dan dananya segera akan dicairkan hingga penghujung tahun. Untuk Kendari saat ini memiliki 292 bidan yang menyebar ke seluruh kecamatan dan kelurahan yang ada. Hanya saja, untuk daerah pelosok masih ada yang belum memiliki bidan. Contohnya seperti di daerah Nambo, walaupun di puskesmas memiliki bidan, tapi tidak ada bidan yang berdomisili di wilayah tersebut. Karena itu pula tidak sedikit masyarakat melahirkan melalui jasa dukun beranak. Padahal dianjurkan agar setiap proses kelahiran dilakukan tenaga kesehatan minimal bidan. Fungsi dukun beranak bukan lagi membantu persalinan, tapi merawat pasca persalinan. Namun keyataannya tidak sedikit masyarakat yang ditolong oleh dukun. “Perlahan-lahan kami mulai sosialisasikan, yakni bagaimana masyarakat sadar agar perlunya persalinan melalui tenaga kesehatan. Hal tersebut juga menjadi kendala kami selama ini,” tandas Dewi yang juga membawakan materi dalam seminar itu. (lis)

Makin Mewah Makin Besar Pajaknya Kendaraan... lah itu membayar ke provinsi terkait, atau jika melewati waktu, kendaraan harus membayar pajak di Sultra. Jadi kami masih menunggu bagaimana operasional di lapangan akan dikoordinasikan dengan pihak lalulintas untuk melakukan sosialisasi,”katanya kemarin. Saat ini ada lima kabupaten/kota di Sultra seperti Kota Kendari, Kolaka, Konawe Utara, Bombana dan Konawe dicap Dispemda sebagai hunian terbanyak kendaraan non DT termasuk alat berat. Dalam pengoperasianya, setoran belum sepenuhnya terdata. Padahal jika melakukan transaksi pajak di Sultra tidak menutup kemungkinan target Dispemda 2011 akan terpenuhi. “Dengan munculnya keputusan gubernur akan dibuat tim terpadu untuk turun lapangan agar non DT melebihi tiga bulan bisa membayar pajak di Sultra,”paparnya. Tahun ini Dispenda menargetkan PAD Rp 205 milliar. Bayangkan saja sampai 31 Agustus 2011 sudah mencapai 81 persen atau tersisah sekitar Rp 50 milliar saja untuk mencapai target. Ini disebabkan, tingkat pertumbuhan perekonomian di Sultra terus mengalami lonjakan. Ia mencontohkan ukuran peningkatan perekonomian bisa diperlihatkan melalui tarnsportasi udara hingga kini sudah enam penerbangan. Lalu, jumlah hotel dan pembangunan di Sultra. Kemudian, peningkatan sektor pertambangan, pertanian dan perdagangan. Sayangnya, Muhamad Nur lagi-lagi tidak mempunyai data berapa jumlah kendaraan yang sudah melakukan penyetoran. “Saya tidak bisa merinci, berapa total kendaraan roda empat dan roda dua. Tapi, Kalau yang terbanyak diantara 12 kabupaten/kota itu adalah Kendari, Kolaka dan Konawe,”tandasnya. “Untuk roda dua tarif pajaknya pertahun Rp 120 ribu. Kalau mobil semakin besar mobilnya semakin besar pajaknya. Terlebih lagi dengan mobil mewah itu sudah pasti besar pajaknya,”terangnya. (p2)


Metro

Kendari Pos | Jumat, 23 September 2011

Butuh Waktu Meramaikan Pasar Paddys... kota. Mereka kembali menyoal jualan yang tak lakulaku. Perwakilan Pedagang Paddys Market, La Mimin mengatakan, banyak pedagang yang memilih untuk berjualan di tempat lain, akibat kurangnya pengunjung. Padahal, lokasinya cukup strategis dan hampir semua kebutuhan konsumsi rumah tangga tersedia. Namun, masih kurang dilirik pembeli. Salah satu faktor yang menjadi permasalahan kata dia, pembongkaran barang masih banyak di lakukan di pasar lain. Sehingga konsentrasi pembeli lebih tertuju ke lokasi pembongkaran itu. Mewakili rekan-rekannya sesama pedagang, ia mempertanyakan kenapa pasar ilegal bisa lebih hidup dibandingkan pasar yang dibangun pemerintah?. Padahal, selama ini keberadaan pasar ilegal sempat menjadi sorotan. “Dinas terkait kami harapkan meningkatkan sosialisasi dan pendekatan terhadap bos-bos pembongkar barang, agar pembongkaran dilakukan di Paddys Market. Meskipun trayek juga menjadi salah satu alasan kurangnya pengunjung, tapi angkutan juga tidak mungkin maksimal kalau tidak ada penumpang yang mengarah ke Paddys,” terangnya. Menurut dia, selama ini pedagang sudah berupaya untuk bertahan, meskipun dengan pendapatan yang

pas-pasan. Tapi kalau terus seperti itu, bagaimana menghidupi keluarga, apalagi dalam sehari tidak mendapatkan pembeli sama sekali. “Pedagang tidak mungkin berhasil tanpa back up pemerintah,” tambahnya. Kepala Dinas Pendapatan dan Aset Daerah, Yan Bela mengatakan, selama ini pemerintah sudah berupaya maksimal untuk menghidupkan Paddys Market. Meski begitu, ia mengakui, memang belum sepenuhnya masyarakat melirik pasar itu untuk menjadi pilihan dalam berbelanja. Nah, olehnya itu ia berjanji untuk merespon apa yang dikeluhkan pedagang, termasuk memaksimalkan pembongkaran ke Paddys. Saat ini mengenai retribusi, Dispenda juga belum memberlakukan karena kondisi pasar masih sepi. “Kami sudah menunjuk tim, baik dari pemerintah maupun dari kalangan pedagang untuk memaksimalkan kegiatan jual beli di Paeddys Market. Kenapa sampai sekarang kondisinya masih sepi, itulah yang akan kita pikirkan bersama,” katanya. Mengenai pembongkaran kata dia, memang butuh waktu. Apalagi kendaraan yang melakukan pembongkaran adalah angkutan provinsi, jadi butuh koordinasi dengan Dinas Perhubungan Sultra. Pemerintah akan terus mencari cara untuk meramaikan pasar. (fya)

11

Asrun Dukung Kadis Kebersihan Kendari, KP Memberikan teguran kepada pihak-pihak yang melanggar aturan itu memang perlu. Termasuk memberlakukan sanksi bagi yang tidak mengindahkan peringatan. Itulah yang dilakukan Kadis Kebersihan Agus Salim Senin (19/9) lalu kepada PT KCA. Tindakan Agus Salim yang menumpahkan satu armada sampah di bagian dalam dan halaman kantor perusahaan itu didukung Wali Kota Kendari, Ir Asrun. Hal itu merupakan pelajaran bagi mereka yang tidak mengindahkan aturan. “Apa yang dilakukan Kadis Kebersihan itu bentuk pelajaran bagi seluruh pihak, agar tidak berbuat seenaknya. Terlebih dalam penebangan pohon, mestinya dipahami kerja pemerintah dalam mengelola lingkungan itu tidak gampang. Sudah bertahun-tahun pohon dipelihara lalu ditebang seenaknya. Tentu itu pelanggaran yang harus diberikan pelajaran,”

terangnya. Dalam setiap kegiatan, ada penghargaan dan ada sanksi. Mereka yang dianggap sukses melaksanakan kegiatan tentu akan mendapat reward. Sebaliknya yang melakukan pelanggaran akan mendapatkan sanksi sesuai tingkat kesalahan yang dilakukan. “Saya dukung sikap seperti itu. Namun tentu itu tidak spontan. Ada langkah-langkah pesrsuasif yang mesti dilakukan. Kalau sudah diberi peringatan beberapa kali tapi tidak diindahkan, tentu harus ada hukuman, termasuk denda ataupun ganti rugi,” ujarnya. Olehnya itu, ia mengharapkan peran serta masyarakat untuk lebih peduli terhadap lingkungan. Pohon yang sudah tumbuh subur, jangan dirusak tanpa ada kordinasi dengan pihak terkait, karena itu ditanam dan dirawat dengan susah payah. (fya)


Hiburan

Kendari Pos |Jumat, 23 September 2011

Cinta Penelope Bentuk Star On Fire

13

Shinta Bachir, Tertantang Pake Kerudung

PELANTUN tembang Keong Racun, Cinta Penelope, kini bertrio dengan membentuk grup musik Star On Fire. Di project perdananya ini, dia mengandeng personil Charly Angel, Ayu dan jebolan Indonesian Idol 2008, Aris Januarisman. “Sebenarnya ini konsep ngamen, kita pingin seperti The Dance Company, masing masing personil masih eksis di grup bandnya tetapi ada project

Shinta Bachir

SHINTA Bachir mulai terbiasa dengan image seksi yang sudah melekat pada dirinya. Apalagi dalam film Shinta sebelumnya, Suster Keramas dan Taring, ia selalu tampil vulgar. Namun kali ini Shinta tertantang dengan peran religi dalam film terbarunya yang masih ia rahasiakan. “Sebenarnya sudah pengen dari dulu main film religi karena orang melihat saya dari keseksian saja. Saya juga ingin menunjukkan bisa berakting dengan karakter lain. Sutradara meminta saya untuk baca Al Quran dan memakai kerudung di film ini dan memang saya bisa dan sudah dibekali dari kecil. Saya merasa tertantang aja,” jelas Shinta. Sekali lagi, Shinta mengaku hanya ingin mendapatkan persepsi yang berbeda atas film religi yang diperankannya. “Saya tidak takut image saya nggak akan berubah. Saya hanya ingin orang melihat saya bisa memainkan peran yang lain,” tuturnya.

Bicara soal keseksian, Shinta menganggap bibirnya yang paling seksi di antara bagian tubuh indahnya. Bibirnya aset utama dalam mengais rezeki. “Alhamdulillah, orang bilang bibir saya seksi. Bibir saya bawa hoki. Saat orang lain harus operasi, saya nggak,” ujar Shinta. Shinta berpendapat semua perempuan bisa berpenampilan seksi. “Kalau menurut saya semua perempuan seksi, orang gendut juga bisa seksi, tergantung orangnya aja” paparnya. Namun, bisa terlihat seksi katanya juga perlu banyak pengorbanan. Di antaranya harus mengeluarkan biaya lebih untuk perawatan tubuh secara rutin. “Semua harus dirawat. Pastilah, saya ke salon, meni pedi, ikut gym. Pola makannya juga harus dijaga,” terang pacar Vicky Notonegoro ini. (jpnn/lia)

Thalita Latief-Dennis, Duo Putry Penelope lain,” ujar Cinta di kawasan Ragunan, Jakarta Selatan, Rabu (21/9). Tentunya pembentukan grup musik tersebut seizin manajeman dan grup musk masing masing. Pasalnya, Cinta tidak ingin hadirnya Star On Fire merugikan urusan mereka. “Ya pasti kita sudah minta izin dan mereka cukup merespon baik,” paparnya. Dengan menggandeng sejumlah personil grup musik dan penyanyi solo, lanjut Cinta, diharapkan memberikan suguhan warna musik yang berbeda. “Penonton bener-bener bisa terhibur, selain mereka bisa mendengarkan lagu aku, mereka bisa mendegarkan lagu Aris atau Ayu, jadi satu band dapat beberapa paket band lain,“ harapnya. Hanya saja untuk project ini, cinta belum memikirkan untuk menyiapkan album. Semua ini hanya sebatas ngamen untuk mencari kesibukan di luar jadwal manggung mereka. “Kalau bicara jauh, kita mau rekaman, dari sisi anak-anak sudah mengiyakan, karena kita nggak mau putusin rezeki, tetapi untuk saat ini nanti dulu,” pungkasnya. (jpnn/lia)

Pilih Tanggal Cantik BANYAK pasangan yang “berbondongbondong” menikah pada tanggal cantik, 9 Oktober 2011 atau 101112. Salah satunya, pasangan selebriti Thalita Latief dan Dennis “Lyla” yang bertunangan pada 23 April lalu. ”Perasaannya, deg-degan campur aduk. Bahagia, nggak sampai stres kok,” ungkap Dennis di Studio RCTI, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, kemarin. Agar rasa deg-degan itu jauh berkurang, Dennis meminta izin pada teman sebandnya untuk cuti, sepekan menjelang pernikahan. “Seminggu sebelum pernikahan, gue libur, nggak manggung dulu. Temanteman di Lyla sudah tahu kok, dan mengerti,” tuturnya lalu tersenyum. Selain menenangkan diri, waktu cuti akan digunakan Dennis untuk merampungkan persiapan pernikahan. Masih ada sedikit lagi yang harus diurus bassist Lyla itu. “Sudah 95 persen fix, tinggal printilanprintilannya yang belum untuk hari H,” terangnya. Dennis juga memanfaatkan waktu cutinya untuk berlatih ijab kabul. “Sudah lancar sih. Semoga pas hari H, mengucapkannya nggak terbata-bata, nggak grogi. Biasanya kan, latihan sudah lancar, bisa kencang, tapi pas hari H grogi,” kata pria berkulit putih itu. (jpnn/lia)

Ayu Pratiwi

Ayu Pratiwi, Grogi Mau Diperkosa

Dennis

ThalitaLatief

CUKUP lama vakum di dunia film, ternyata membuat artis manis Ayu Pratiwi langsung mendapatkan tantangan besar di film terbarunya, Mati di Pelukan Janda. Dara kelahiran 23 Mei 1987 itu harus menjalani adegan pemerkosaan. Pengambilan gambar saat syuting pun harus diulang berkali-kali. Tak heran dia merasa grogi saat pengambilan gambar. “Makanya aku sempat make sure dulu pas baca skenarionya. Sempat deg-degan juga sih karena akunya diperkosa,” ujar Ayu. Sebelum vakum ngartis selama dua tahun, Ayu dikenal banyak berperan sebagai cewek ‘baikbaik’. Kali ini Ayu berperan sebagai seorang janda. “Kebetulan sebelumnya pakai jilbab dan sebenarnya sih peran jandanya tidak bagaimana. Imagenya janda, sebenarnya luculucuan aja. Masyarakat sudah pada pintar, itu cuma karakter dan didalami. Bagi saya sebagai pemain, peran itu sebagai tantangan,” terangnya. Puteri Pariwisata Indonesia 2009 ini juga harus berperang melawan rasa takut akan ketinggian. Nah lho? “ Ada peran naik tower lebih tinggi dari atap rumah. Pertamanya nggak takut tapi karena banyak yang nakutin akhirnya ada rasa takut juga. Takut kesetrum juga,” paparnya. Pemeran pembantu wanita terbaik FFI 2009 dalam film Emak Ingin Naik Haji ini menegaskan tidak merasa kesulitan dalam menerima peran apa pun. “Tidak begitu (sulit) banget karena sudah sering main teater,” pungkasnya. (jpnn/lia)


14

Pembangunan Fisik Libatkan Masyarakat Kendari, KP Tahun ajaran 2011/2012, SMAN 3 Kendari kembali melibatkan partisipasi masyarakat melalui dana sumbangan. Besaran dana dari orang tua siswa bervariasi sesuai dengan tingkat kebutuhan yang akan dibenahi. “Sesuai edaran dari Dinas Diknas Kota Kendari, dukungan masyarakat memang masih dibutuhkan. Lembaga yang menghubungkan antara sekolah dan orang tua siswa inilah yang disebut komite,” kata Kepala SMAN 3 Kendari, Drs. Suparman M.Pd. Guru yang pernah bertugas di SMAN 4 Kendari. Dijelaskan, iuran yang dibebankan untuk siswa kelas X sebesar Rp 400 ribu dari jumlah 248 siswa. Dana tersebut akan digunakan untuk pembangunan gedung yaitu LCD yang akan dipasang di delepan kelas. Selain itu pembangunan lapangan basket dan pengadaan mesin foto copy. “Target pengadaan LCD di delapan kelas. Itu adalah salah satu peningkatan mutu standar sarana kategori sekolah model,” ujarnya. Sedangkan siswa kelas XI yang berjumlah 220 orang yang dibebani Rp150 ribu. Iuran itu untuk program pesantren kilat, dan pakaian segaram. Seragam tersebut antara lain baju kelengkapan paskibraka, dan kostum gerak jalan, termasuk biaya untuk mendatangkan pelatih. Selama ini siswa SMAN 3 Kendari belum memiliki seragam paskibraka dan hanya memiliki satu kostum gerak jalan. “Anak-anak kami banyak yang berbakat. Dengan pengadaan seragam kami berharap bisa membangun motivasi motivasi mereka. Dan itu tentu bisa meningkatkan kualitas dan prestasi sekolah kami,” imbuhnya. Begitupula dengan kelas XII, iuran sebesar Rp320 ribu. Dana itu untuk persiapan les UN, pengadaan bahan ujian praktik, dan pengadaan sarana listening. Karena untuk ujian yang akan datang, ia menargetkan tak ada lagi speaker yang dipinjam. Semua bilik harus memiliki ada speaker. “Kami rasa iuran semua ituran itu untuk peningkatan sarana dan memenuhi kebutuhan sekolah. Karena setidaknaya sekolah harus bisa berkembang menuju standar nasional bahkan internasional,” pungkasnya. (p1)

Edukasi

Kendari Pos |Jumat, 23 September 2011

Targetkan Semua Dosen Magister Kendari, KP Meski saat ini masih banyak dosen dengan kualifikasi sarjana, Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Mandala Waluya (STIKES MW) menargetkan dalam waktu dekat sudah tak ada lagi dosen dengan kualifikasi S1. Pembantu Ketua I STIKES MW Kendari, Muhamad Idrus, SKM.,M.Kes, mengatakan, target itu dilakukan seiring dengan terbitnya Undang-Undang nomo 14 tahun 2005 tentang guru dan dosen. Tentu mengharus-

kan standar dosen adalah lulusan program pasca sarjana yang diperoleh dari pendidikan tinggi yang terakreditasi. “Batas ketentuan peraturan itu sampai tahun 2014, sehingga mulai sekarang kami sudah menargetkan untuk menyekolahkan dosen-osen kami,” ujarnya. Saat ini, dosen tetap di STIKES MW berjumlah 73 orang. Untuk jurusan S1 Keperawatan dengan 38 orang dosen, 28 diantaranya masih S1. Sedangkan 35 orang dosen S1 Kesehatan Masyarakat, 14

diantaranya juga masih kualifikasi S1. Untuk melaksanakan program tersebut, pihak STIKES MW memberi peluang bagi semua dosen untuk melanjutkan pendidikan melalui beasiswa dari dikti atau jalur lain. Selain melalui beasiswa pendidikan, yayasan juga memiliki jalur alternatif untuk memotivasi dosen agar melanjutkan pendidikan. Itu dilakukan dengan jalan menyekolahkan dosen yang akan dibiayai yayasan. “Upaya kami berikan untuk dosen

yang telah mengajar selama lima tahun. Dengan kata lain mereka adalah dosen tetap kami yang sudah menjalankan kontrak paling sedikit lima tahun,” imbuhnya. Dengan upaya tersebut, tahun ini satu orang dosen STIKES MW telah menunjukkan prestasinya, yaitu mendapatkan beasiswa ke Australia. Dosen tersebut adalah satu-satunya dari perguruan tinggi swasta se-Sultra yang lolos seleksi dan saat ini tengah meneruskan pendidikan di negeri kanguru. (p1)

Semua Kelas akan Tersambung Jaringan Kendari, KP Keadaan SMAN 2 Kendari memang masih sederhana dan kurang sarana. Selain sarana infrastruktur yang belum seluruhnya permanen, sarana lain juga masih minim. Bahkan ruang kelas dan gedung-gedung lainnya yang belum ada jaringan listrik. Kekurangan ini tentu mengurangi kreativitas guru yang ingin melaksanakan PBM dengan berbasis ICT.

“Semua ruangan yang ada di sekolah kami, mulai dari ruang kelas, ruang guru, kepala sekolah, tata usaha, lab dan mushola sebanyak 40 ruang. Dan diantara 40 ruang ini masih banyak yang belum dialiri listrik,” ujar kepala SMAN 2 Kendari, Muhamad Ali Rahman. Ia mengatakan, tahun ini target yang akan dilakukan adalah pemasangan jaringan listrik di semua ruangan, utaman-

ya ruang belajar. Mantan Kepala SMAN 4 Kendari itu menjelaskan, sebelumnya semua ruang kelas sudah tersambung listrik. Namun karena semua sisi lokasi belum dipagar permanen, sehingga listrik di beberapa ruangagn dicuri. “Karena kondisi lingkungan yang demikian maka listrik di gedung SMAN 2 banyak yang diputus,” imbuhnya. Namun untuk meningkatkan mutu sekolah,

jaringan listrik akan dipasang kembali. Dengan harapan sarana tersebut dapat memfasilitasi guru yang ingin melaksanakan PBM dengan berbasis ICT,’’ katanya. Dikatakan, walau LCD yang dimiliki SMAN 2 Kendari hanya dua buah, tetapi yakin dengan kemampuan guru akan bisa difungsikan. Keterbatasan jaringan membuat guru terkendala menggunakan alat elektronik itu. (p1)

ABA Barakati Wisuda 20 Mahasiswa Kendari,KP Sebanyak 20 mahasiswa D3 Program Studi (Prodi) Bahasa Inggris, Akademi Bahasa Asing (ABA) Barakati Kendari diwisuda. Serimoni tersebut merupakan yang ke-IX sekaligus Dies Natalis ke-11 sejak berdirnya ABA Barakati Kendari. “ABA Barakati Kendari berdiri pada tahun 2009, sehingga tahun ini tepat berusia 11 tahun. Prodi yang dibina yaitu D3 bahasa Inggris. Jurusan yang dibuka merupakan antisipasi menghadapi era globalisasi. Para mahasiswa tidak hanya dibekali ilmu Bahasa Inggris, mereka juga belajar keterampilan komputer, kepariwisataan dan perhotelan, serta kewirausahaan,” kata Direktur ABA Barakati Kendari, Akib SPd MPd. Berkat tambahan keterampilan tersebut, katanya, setiap tahun rata-rata 100 persen alumni ABA Barakati Kendari terserap di lapangan kerja, termasuk dua orang mahasiswa yang sedang diwisuda. Keunggulan lain yang dimiliki yaitu semua dosen telah berkualifikasi magister.Bahkan dua orang di antaranya magister dari Australia dan satu orang dari Inggris. “Saat ini kami juga telah melakukan kerja sama dengan Fakultas Sastra Universitas 45 Makassar, sehingga bulan September ini telah berjalan kerja samanya. Berarti para alumni angkatan ke-IX telah dapat melanjutkan studi S1 di Universitas 45 Makassar. Demikian pula dengan proses peralihan lembaga kampus dari ABA menjadi sekolah tinggi ilmu bahasa asing (STIBA) sementara diproses, ditargetkan pada 2012 telah terbentuk,” terangnya. Akib juga mengatakan bahwa tidak lama lagi ABA Barakati Kendari juga akan memiliki kampus yang representatif. Saat lokasi untuk pembangunan

ULFAH/KP

Suasana Wisuda ke-IX ABA Barakati Kendari. kampus sudah ada, tinggal menunggu pembangunan fisik saja. “Dengan adanya serangkaian upaya dari pengelola kami pun berharap agar para alumni bisa mengembangkan diri. Jangan puas dengan ilmu yang telah diperoleh, tetapi lanjutkanlah hingga ke jenjang studi yang paling tinggi dengan tetap berprinsip menciptakan lapangan kerja baru,” himbaunya. Dalam sambutannya, Gubernur Sultra, Nur Alam SE yang dibacakan Asisten II Setda Sultra, Zuhuri Mahmud kembali mengingatkan jika kemajuan suatu bangsa ditentukan kualitas sumberdaya manusia (SDM).Tidak sedikit negara di dunia kekurangan sumberdaya alam (SDA), tetapi lebih maju dan berkembang dibanding dengan negara yang kaya akan SDA. “Oleh karena itu kehadiran perguruan tinggi negeri (PTN) dan swasta (PTS) seperti ABA Barakati Kendari sangat men-

dukung peningkatan kualitas SDM. Apalagi pembangunan yang dilakukan Pemprov Sultra, menitikberatkan pada sektor pendidikan dan kesehatan,” katanya. Dikatakannya civitas akademika ABA Barakati telah menjalankan fungsinya denga baik. Lembaga telah membekali skill aplikatif kepada mahasiswa. Diharapkan peran orang tua dalam memotivasi anaknya yang telah menjadi alumni, agar mengabdikan diri tidak hanya di instansi pemerintah. “Seorang alumni mahasiswa tentunya diharapkan dapat menciptakan lapangan kerja baru. Senantiasa ditegaskan untuk berprinsip dan bertindak dengan cerdas. Karena itu kami berharap para alumni dapat berpartisipasi aktif dalam pembangunan, baik melalui kiprahnya di bidang pemerintah maupun non pemerintah,” katanya. Wisuda itu dihiasi dengan orasi ilmi-

ah dari dosen senior ABA Barakati Kendari, Sudirham SPd MEd.Menurut Sudirham, alumni PTN dan PTS merupakan modal daerah dan bangsa. Negara membutuhkan manusia pembangunan berketerampilan dan berpengetahuan, sehingga dapat berdaya saing dan berdaya guna, yang pada akhirnya berdampak pada peningkatan kesejahteraan pribadi dan masyarakat. “Kita tentunya sadar kalau hanya dengan kerja keras, kita akan maju dan berkembang. Tengok saja negara lain seASEAN misalnya Singapura dan Malaysia yang lebih maju dari Indonesia. Mereka menguasai teknologi dan memiliki kreativitas dan inovasi yang tinggi,” jelas Sudirham. Alumni S2 salah satu perguruan tinggi di Inggris ini juga menegaskan jika sudah seharusnya masyarakat Indonesia berprinsip berbuat sebelum orang lain berpikir. Bangsa Indonesia tidak selalu jadi pengikut bangsa lain selamanya. “Menjadi alumni perguruan tinggi (PT), kita harus berpikir apa yang arus dilakukan ke depannya, baik untuk meningkatkan kemampuan diri maupun bangsa dan negara. Apalagi pendidikan merupakan pionir pembangunan, karena menyangkut pendidikan karakter dan jati diri bangsa,” tegasnya. Diakhir orasi ilmiahnya, Pengawas Diknas Kota Kendari ini kembali mengingatkan arti penting peran intelektual, dengan pilar utamanya penguasaan bahasa asing dan teknologi. Apalagi saat ini dunia bisnis membutuhkan kreativitas dan inovasi. Acara wisuda tersebut ditutup dengan pemberian piagam penghargaan kepada tiga peraih IPK tertinggi, dengan IPK tertinggi 3,90 diraih Ariyani dan berturut-turut 3,70 diraih oleh Asrianto dan Fatimah. (fas)


Kendari Pos |Jumat, 23 September 2011

Edukasi

Penerapan Pendidikan Karakter Mulai dari TK Kendari,KP Pendidikan karakter sejak dini, khususnya di lingkungan sekolah tentunya berperan penting dalam penanaman nilai-nilai moral etika pada diri seorang anak. Para guru di TKN Pembina Kendari sejak 2011 ini telah memprogramkan pendidikan karakter. “Sebelum pemerintah mendengungkan pentingnya penerapan pendidikan karakter, sekolah kami telah memulai. Seiring dengan instruksi pemerintah agar sekolah menerapkan, sejak 2011 ini telah tertuang dan terprogram di sekolah kami,” kata Kepala TKN Pembina Kendari, Hadriana S.Sos., MPd. Menurutnya pendidkan karakter di sekolah yang dipimpinnya tidak hanya diajarkan, tetapi juga dibiasakan melalui praktik langsung di setiap kegiatan. Bahkan sistem pendidikan di TK yaitu bermain sambil belajar serta berlajar seraya bermain. “Sesuai dengan yang ditetapkan dalam panduan pelaksanaan pendidikan karakter di sekolah, jika pendidikan karakter yang diajarkan melipui 18 item nilai di antaranya religius, kemandirian, kerja sama dan menjaga lingkungan, kami pun telah mempraktikannya kepada murid,” jelasnya. Alumni S1 Unsultra ini kemudian merinci jenis kegiatan yang dipraktikan, sehingga membuat para murid menjadi biasa. Setiap

15

Dana Komite untuk Bangun WC Kendari,KP Dana masyarakat yang dikumpul melalui komite sekolah dimanfaatkan untuk membangun WC. Bangunan untuk peningkatan kesehatan sekolah ditarget akan rampung bulan November mendatang. “Meskipun mendapatkan bantuan dana bantuan operasional manajemen mutu (BOMM) dan bantuan operasional pendidikan (BOP) setiap tahun belum cukup. Kebutu-

han pengadaan WC, dianggap sangat mendesak, sehingga harus melibatkan dana masyarakat,’’ kata Kepala SMAN 6 Kendari, Abdul Rahman M SPd MSi. Pengadaan WC di SMAN 6 Kendari sangat mendesak, selain jumlah siswa yang cukup banyak yang mencapai 19 rombongan belajar atau 724 siswa. Bahkan didukung dengan ketersediaan lahan sekolah yang luas dengan topografi lembah mem-

buat kelas-kelas tertentu berada agak jauh dari WC yang ada. “Berkat dukungan orang tua melalui komite, permohonan kami untuk pembangunan tambahan dua unit WC akhirnya terpenuhi, karena saat ini dua unit WC tersebut sementara dalam proses penyelesaian, sehingga ditargetkan dapat digunakan pada bulan November nanti,” ungkapnya sambil merinci masing-masing WC dianggarkan Rp 8 juta. (fas)

Kepala Sekolah Dukung Audit Dana Bos ULFAH/KP

Murid-murid TKN Pembina Kendari sedang belajar menggambar dan mewarnai. pagi para guru menyambut murid di depan kelas seraya mengucapkan salam, serta pembiasaan menjaga kebersihan dengan membuang sampah pada tempatnya. “Diharapkan dengan kegiatan tersebut para murid menjadi terbiasa, karena pengalaman itu akan tertanam kuat dibenak mereka sehingga mengakar kuat pada diri mereka yang dapat dilihat dalam tingkah laku sehari-hari,” harapnya. Selain itu tandasnya pihaknya

juga senantiasa memprogramkan kegiatan sosial seperti mengunjungi panti asuhan dan panti jompo, yang tidak hanya dilakukan di bulan Ramadhan. “Pembiasaan melakukan kunjungan sosial tersebut juga merupakan bagian dari pendidikan karakter sejak dini. Praktik lain yang dilakukan adalah pengumpulan gelas dan botol plastik bekas minuman yang diberikan ke pemulung,’’ katanya. (fas)

Kendari, KP Tim khusus dari Inspektorat Jenderal Kementrian Pendidikan Nasional (Kemendiknas) telah melakukan audit terhadap sejumlah sekolah dasar dan sekolah menengah pertama di Kota Kendari.Audit yang dilakukan terkait pengelolaan dana bantuan operasional sekolah (BOS) triwulan lalu. Khusus sekolah dasar, Dinas Pendidikan Kota Kendari menunjuk beberapa sekolah sebagai sampel untuk diaudit pada periode ini. Sekolah yang telah diaudit adalah SDN 11 Mandonga, SDN 2 Baruga, SDN 6 Abeli, dan SD Kartika. Hasil audit tim yang diketuai Yuliana Sri Wahyuni, S.Sos, ini menunjukkan bahwa penggunaan dana BOS di Kota Kendari telah sesuai prosedur dan petunjuk teknis yang diberikan Kemendiknas.

Erniwaty, S.Pd SDN 10 Mandonga tidak mendapat giliran untuk diaudit pada periode ini. Namun, sekolah tersebut mendapat kehormatan dengan menjadi tuan rumah pelaksanaan rapat khusus yang mempertemukan seluruh kepala SD/SMP se-kota Kendari, pihak diknas, dan tim inspektorat untuk duduk bersa-

ma membahas hal-hal terkait dana BOS beberapa waktu lalu. “Kami menyambut baik adanya audit terhadap dana BOS ini. Adanya audit sekaligus menjadi jalan untuk membuktikan hasil kerja, apakah sudah sesuai prosedur atau tidak. Pertemuan beberapa waktu lalu menjadi ajang penyamaan persepsi seputar dana BOS dan tidak kami pungkiri sebagai pihak sekolah mendapat kendala-kendala tertentu dan butuh solusi,” ujar Erniwaty, S.Pd selaku Kepala SDN 10 Mandonga. Di SD yang siswanya berjumlah 612 ini dana BOS telah dirasakan manfaatnya untuk pembiayaan seluruh kegiatan penerimaan siswa baru, pembelian buku referensi perpustakaan, pembelian bahan-bahan habis pakai ATK.Selain kebutuhan ATK, juga perbaikan atap bocor, pintu dan jendela, sanitasi sekolah dan perawatan fasilitas lainnya. Erniwaty mengaku siap jika sekolahnya ditunjuk diknas untuk dijadikan sampel audit. Selama penggunaan dana BOS sesuai dengan petunjuk teknis, audit bukanlah yang perlu dikhawatirkan. (p10)


+

KOMUNIKASI BISNIS

16

Melayani Cash dan Kredit

TOP Water merupakan teknik penyaringan air yang mampu menyaring miner-

al organic berbahaya hingga 99% (dapat dibuktikan dengan alat tester air) sehingga menghasilkan air RO-Hexagonal (air keran/sumur langsung minum) dengan 7 kali proses penyaringan partikelpartikel dalam air seperti lumpur, pasir, debu, karat, bahan mikro (kapur). Selain itu, mampu menghilangkan bau, warna, rasa tak sedap, bahan kimia, serta dapat membunuh bakteri dan virus. Alat ini mampu memproduksi hingga 10 galon air siap minum setiap hari. Menariknya, listrik yang digunakan alat ini sangat kecil. Manfaat air sehat dari Top Water ad-

alah; mencegah keluarga dari penyakit ginjal, penyumbatan pembuluh darah, pembuangan kotoran tidak lancar dalam tubuh, mencegah kanker, mempelancar aliran darah, menstabilkan tekanan darah, memperkuat jantung, mencegah iritasi kulit dan lainnya. Sekali beli digunakan selamanya, hubungi sales dan service KENDARI: UD Jumbo Niaga, Jl RA Kartini No 24, Tlp: 0401-3001620, 0811402670, 085796711131, 082189292745, 085241105602, 082193024491. KOLAKA: Jl Pahlawan No 33, CP: 082189315728. Konsultasi dan layanan servis gratis, dan kami siap ke alamat anda. (adv)

Sehat dan Nikmat ala Pijat Refleksi Keluarga

enta llow lac k lack

Melayani Pijat Panggilan Rumah PIJAT Refleksi Keluarga saat ini telah memiliki 3 cabang di kota Kendari yang berlokasi Kompleks A Yani Square (belakang Hotel Horison) Blok C.11, cabang di Jl. Ir Alala (By Pass) No.147 (samping dosmering teratai), cabang di Jl. Sao-Sao depan BTN 1 (ruko warna merah). Pijat refleksi adalah salah satu pengobatan alternatif yang ampuh, aman, praktis, murah, dan tanpa efek samping. Selain mence-

gah dan menyembuhkan, pengobatan ini juga dapat mendeteksi apakah salah satu organ

kita terganggu atau masih sehat. Pengobatan ini menggunakan penekanan pada titik syaraf ditelapak kaki, tangan, badan, wajah dan kepala dengan teknik kekuatan jari-jari (tanpa alat), sehingga dapat memperlancar saraf yang tersumbat dan menormalkan peredaran darah dan fungsi organ tubuh. Bandrol pijatan mulai dari Rp. 20.000 hingga Rp 55.000, HP 085279040634-085241841352. Cabang Kolaka, di Jl. Pemuda KM 4 (samping Kampus USN) Rp. 20.Rb 1/2 jam, dan Rp. 35.Rb/jam, HP 085239888761.

Pijat Refleksi Keluarga memiliki tenaga-tenaga terlatih bersertifikat Internasional dan Nasional yang menggunakan teknik Refleksi dengan Double Message. Ditempat ini juga melayani pijat panggilan rumah, menyiapkan tenaga pijat khusus perempuan dan ibu-ibu muslimah (ahwat). Layanan harga terjangkau sehingga menampung semua strata sosial. Telah banyak masyarakat yang merasakan kenikamatan Refleksi ala Pijat Refleksi Keluarga. Rido: 0811400706, 081245555055. (adv)

Pertama di Kendari, Galvanic Spa +

Kendari Pos | Jumat 23 September 2011

Info Komunikasi Bisnis Hubungi 081341772227

Top Water, Solusi Hidup Sehat dan Irit

Cyan

+

Di Setrika 20 Menit, Wajah Langsung Cantik LAYANAN terbaru dari AlIshlah Orinetal Medical Clini bernama Galvanic Spa atau setrika wajah, alat ini sangat spektakuler karena digunakan di seluruh dunia, baik di Eropa, Amerika dan Asia. Dengan sistem kerja hanya dalam waktu 10 hingga 20 menit, langsung merubah penampilan

anda berbeda dari sebelumnya. Galvanic Spa membuat tekstur kulit lebih halus dan tampak lebih muda, mampu mengecilkan pori-pori, serta menghilangkan flek di wajah. Selain itu, alat ini juga berfungsi membakar lemak, mengencangkan perut, lengan dan paha, juga dapat menghilangkan sekar dan cellulite (pasca melahirkan). Untuk lebih sempurna, setrika wajah anda 2 kali seminggu atau minimal seminggu sekali

plus terapi 3 hingga 5 kali. Selain itu, Al-Ishlah juga menyiapkan produk terbaru serum AGE LOC untuk muka, leher, obesitas, kantong mata dan rambut, yang semuanya merupakan produk USA yang telah mendapat izin BPOM dan Kementrian Kesehatan Republik Indonesia. Anda penasaran? langsung saja ke Al-Ishlah Orinetal Medical Clinic Jl A H Nasution (Poros AnduonohuPasar Baru) Telp: 0401-3196576 Kendari. (adv)

Diskon 10% di Butik Miss B Untuk Semua Pelanggan Telkomsel TELKOMSEL Kendari sebagai Provider seluler terbesar di Sultra, melalui divisi Community And Segmented Costumer saat ini bekerjasama dengan beberapa tempat usaha dan layanan jasa memberikan diskon dan penawaran menarik lainnya kepada pelanggan khusus pengguna Telkomsel baik Kartu Halo, Simpati dan kartu As. Salah satunya, anda dapat memanfaatkan Diskon 10 % di butik Miss B yang berlokasi di Mal Mandonga. Untuk mendapatkan diskon atau potongan sangatlah mudah, anda cukup memperlihatkan red-light (cellbrodcast) atau logo Telkomsel di HP anda kepada kasir atau resepsionis saat membayar belanjaan atau layanan jasa yang anda gunakan. Program ini berlaku untuk semua pelanggan pengguna Telkomsel. Adapaun merchant-merchant yang bekerja sama dengan Telkomsel: Agung Hotel, Nattaya Sekarini, Rendy‘s Salon, Executive Lounge bandar udara Haluoleo, RM. Ratu Jimbaran, dan di Butik Miss B mal Mandonga. (adv)

RM YUMM, Bundaran Anduonohu Sedia Mie Pangsit Ayam Rp 13 Ribu SAAT ini Rumah Makan Yumm kembali hadir, tepatnya di kompleks Yumm Square (dekat bundaran Anduonohu) Jl. BunggasiNo.1.Dilokasinya yang baru, RM Yumm menawarkan suasanaruanganyangbersihdan menyenangkan serta tempat parkir yang lebih luas, membuat pengunjung akan merasa nyaman dan betah. Masih dengan rasanya yang khas yaitu racikan bumbu dan rempah-rempah tradisional membuat Ayam Goreng Yumm “Rasanya Beda” dengan ayam goreng lainnya. RM Yumm juga melakukan inovasi menu baru dengan menawarkan “Ayam Goreng Hemat Energi” yang mempunyai cita rasa khas Yumm. Selain dapat di beli perpo-

Mag

Ye

B

tong dengan harga Rp 15.000,juga pelanggan dapat memesan dalam bentuk paket lengkap dengan harga yang sangat terjangkau yaitu hanya Rp 25.000,: 1 pt Ayam+nasi+sup +tahu/tempe, membuat pelanggan puas makan Ayam. Sebagai pilihan variasi menu, juga tersedia Mie Pangsit Ayam dengan harga hanya Rp 13.000,- yang memil-

iki rasa yang unik dan beda dari yang lain. Serta bagi pelanggan yang menyukai minuman ringan, tersaji es teler dan es buah. Hidangan dari olahan daging ayam kampung menjadi primadona penikmat kuliner, selain rasanya yang lebih enak dibandingkan ayam potong, ayam ini juga mempunyai asupan protein yang tinggi dan rendah lemak. (adv)

Toko Mahkota Tambah Koleksi Tenun Siap Melayani Pesanan Oleh-oleh TOKO Mahkota sebagai pusat tenun khas daerah, kini menghadirkan untuk anda ragam koleksi tenun kualitas terbaru berbandrol standar hingga primer. Menghadapi sejumlah iven besar di Sultra, mahkota juga telah menyiapkan berbagai kain tenun adat Tola-

ki, Muna, Buton maupun Wakatobi. Di tempat ini, juga melayani produk untuk oleholeh bagi para tamu hotel maupun pesanan dari instansi atau kantor. Juga disiapkan ragam batu Kaftan dan batu Swaroski yang lagi tren digunakan sebagai hiasan (pernak-pernik) pada pakaian. Di Kendari jenis tersebut susah di jumpai, namun Toko Mahkota mendatangkan langsung dari daer-

ah asalnya. Pemanis pakaian ini dijual dari harga sekitar Rp 5.000 hingga ratusan ribu perbungkusnya. Anda juga memesan gaun, kemeja pria, busana wanita, serta seragam kantor/sekolah yang di dirancang langsung oleh desainer. Ditempat ini harga terjangku dan sesuai kebutuhan anda. Kunjungi Toko Mahkota yang terletak di Mall Mandonga blok C. No 32-33, CP: 081341701901. (adv)

Pusat Pengobatan Khusus Pria lain itu menangani (menetralisir) korban suntik silikon atau sejenisnya. Di tempat ini semua penanganan menggunakan sistem terapi tanpa efek samping dengan biaya

Lemah Syahwat dan Tambah enta Ukuran Bisa Diatasi

Cyan

llow lac k lack

+

Terjadinya penurunan kemampuan vitalitas seksual kelaki-lakian bisa terjadi pada semua orang dengan berbagai macam latar belakang profesi atau kebiasaan, seperti faktor usia, pola makan yang kurang terkontrol, gaya hidup yang tidak sehat, mengidap penyakit tertentu semisal kencing manis, darah tinggi, ginjal, jantung, stres dan lainnya. Semua itu hanya bisa diatasi dengan kesadaran dan keinginan individu untuk segera berobat, dan yang paling utama berobat ditempat yang paling tepat. Menurut survei, pada umumnya pria yang bermasalah dengan Seksualitas memiliki sifat temperamental, egois, dan menutup diri alias malas untuk berobat atau berkonsultasi dengan pihak yang berkompeten, sehingga akhirnya akan berdampak fatal pada keharmonisan rumah tangga dan etos kerja yang menurun, serta dibarenaban hanya bisa merenungi nasib. Jika anda memiliki masalah dengan seksualitas, tak perlu panik dan pesimis karena telah hadir AHLI PENGOBATAN KHUSUS PRIA yang siap mengatasi keluhan anda seperti: Mampu menambah ukuran Mr.P keras dan tahan lama, mengobati lemah syahwat, Impotensi, ejakulasi dini, dan belum punya keturunan. Se-

yang terjangkau semua kalangan dengan jaminan berhasil 100%, serta lebih akurat dari pusat-pusat pengobatan yang pernah anda datangi. Segera hubungi PENGOBATAN LI-

CHENG, di Jl. Sawerigading (Lorong Dolog) Depan Kantor Pos Mandonga, Kendari (HP: 08114O8222). Praktek setiap hari, Minggu dan hari besar tetap buka. (adv)

Mag

Y

B

+


Kendari Pos | Jumat, 23 September 2011

2 Valencia v Barcelona 2

1 AC Milan v Udinese 1

Belum Panik Milan, KP Belum juga menuai kemenangan pada tiga laga awal Seri A bukan start yang bagus bagi AC Milan sebagai juara bertahan musim lalu. Tapi, Sang pelatih Massimiliano Allegri mengaku masih senang dengan penampilan anak asuhnya sejauh ini. Hasil imbang 1-1 dengan Udinese di San Siro, Kamis (22/9) dinihari WIB kemairn pun menjadi hasil seri kedua yang didapat Milan di kandang musim ini, setelah yang pertama diimbangi Lazio 2-2 di laga perdana. Satu laga berakhir dengan kekalahan 1-3 dari Napoli. Cuma punya dua poin dan kini terpuruk di posisi ke-14, berjarak lima poin dari pemuncak klasemen Genoa. “

Baca PANIK Hal 18

AFP PHOTO / FILIPPO MONTEFORT

Pemain debutan AC Milan Stephan Al Shaarawi (kanan) tampil gemilang menyelamatkan wajah timnya dari kekalahan ketika menghadapi Udinese pada lanjutan Liga Serie A di San Siro, dinihari kemarin.

AFP PHOTO/ JOSE JORDAN

Defender Valencia Victor Ruiz (kiri) berduel di udara dengan gelandang Barcelona Cesc Fabregas (kanan) dalam lakon laga lanjutan Liga Spanyol di Stadion Mestalla, Valencia.

Valencia, KP Barcelona gagal meraup poin penuh setelah ditahan imbang oleh Valencia di Stadion Mestalla, dini hari kemarin. Menghadapi Valencia, Josep Guardiola memilih untuk mengistirahatkan David Villa dan mengandalkan trio Cesc, Messi dan Pedro di lini depan. Tuan rumah memimpin terlebih dahulu di menit ke12 lewat gol bunuh diri Eric Abidal. Di babak kedua Valencia bermain gemilang guna mempertahankan keunggulan. Hingga menit ke-58 Valencia masih mampu menguasai jalannya pertandingan sebelum diambil alih Barca yang mengurung pemain Valencia di area pertahanan mereka sendiri. Sekalipun menguasai jalannya pertandingan, Barca masih menemui kesulitan mencetak gol. Salah satu peluang yang mereka dapat adalah tendangan jarak jauh Javier Mascherano di menit ke-68, pemain asal Argentina ini hampir saja menyamakan kedudukan andai bola tendangannya tidak membentur mistar gawang. Barca akhirnya bisa menyamakan kedudukan berkat gol dari Cesc Fabregas di menit ke-77. Umpan bola dari Messi berhasil diterima Fabregas yang lolos dari jebakan offside. Dengan tenang mantan kapten Arsenal ini menaklukkan penjaga gawang Valencia, Guita melalui tendangan kaki kirinya. La Blaugrana bisa saja berbalik unggul jika David Villa berhas-

Baca ADIL Hal 18

0 Racing Santander v Real Madrid 0

Mengkhawatirkan Santander, KP Real Madrid masih belum bisa keluar dari episode negatif mereka. Setelah kalah tipis 1-0 dari Levante akhir pekan lalu, kini Madrid hanya bisa membawa pulang satu poin berkat hasil imbang 0-0 saat melawat ke kandang Racing Santander, Kamis (22/9) dini hari kemarin. Meski berstatus sebagai tim tamu, Los Blancos tetap tampil menyerang untuk meraup poin penuh. Dan berkat taktik yang diterapkan oleh Jose Mourinho di pertandingan ini, Madrid menjadi tim yang lebih agresif bila dibandingkan kubu tuan rumah. Madrid dengan penguasaan bola hingga 70 persen di babak pertama masih belum juga mencetak gol. Dan hingga turun minum kedua tim hanya bermain skor kacamata. Di babak kedua tuan rumah mencoba keluar dari tekanan dengan balas menyerang. Tercatat, Iker Casillas melakukan penyelamatan tendangan Oscar Serrano setelah 4 menit babak kedua berjalan. Geram tak juga mencetak gol, Mourinho memasukkan Gonzalo Higuain dan Ricardo Kaka untuk menambah daya serang lini depan Madrid. Masuknya kedua pemain ini membawa efek positif kepada skuad El Merengues. Tetapi penampilan cemerlang Tono di bawah mistar gawang memaksa Madrid

menerima hasil imbang 0-0 hingga akhir pertandingan. Hasil imbang yang diraih Madrid ini membuat mereka masih tertahan di posisi ke-7 klasemen La Liga. Sedangkan tuan rumah Santander berada di posisi ke-17 dengan koleksi 2 poin dari 4 laga. Performa buruk yang ditampilkan oleh Real Madrid saat melakoni laga away, kini mulai menimbulkan kekhawatiran bagi sang pelatih, Jose Mourinho. Performa Madrid di laga away jauh dari yang diharapkan sebagai tim pemburu trofi La Liga. Dan melihat hal ini Mourinho mulai mengungkapkan kegelisahannya. “ Pada akhirnya, jumlah poin yang akan menentukan. Kami telah kehilangan 5 poin di laga away, apakah ini mengkhawatirkan, saya jawab iya,” ucap Mou. Pelatih asal Portugal ini mengatakan timnya menguasai jalannya pertandingan ketika menghadapi Racing Santander. Mou juga menyalahkan taktik bertahan tuan rumah atas hasil imbang di pertandingan ini. “ Di babak pertama, kami tidak bermain dengan baik. Tetapi di babak kedua, kami menguasai seluruh pertandingan, di lini tengah, dan sekalipun kami tidak banyak menciptakan peluang, kami mendominasi jalannya pertandingan di 30 menit terakhir,” imbuh Mourinho. “ Kami harus memberikan pujian kepada Racing, mereka bermain bertahan

AFP PHOTO/ MIGUEL RIOPA

Striker Real Madrid asal Portugal Cristiano Ronaldo (kiri) menggiring bola dalam pengawalan pemain Racing Santander Ariel Nahuelpan (kanan) ketika bertemu di Stadion El Sardinero, Santander. Laga ini berakhir seri 0-0 dengan sangat baik. Kami sudah berusaha tetapi kami tidak memiliki banyak ruang untuk melakukan pergerakan berkat usaha mereka,” keluh mantan pelatih Inter Milan ini. Madrid saat ini mengoleksi 7 poin dari 4 pertandingan dan duduk di peringkat 7 klasemen sementara La Liga. Penjaga gawang, Iker Casillas pun mendesak timnya untuk segera kembali ke jalan keme-

nangan. “ Ini adalah dua permainan yang seperti tanpa perlawanan.Dan jujur saja ini semua dari lawan yang tidak bisa dibilang sanggup bersaing dengan kami. Sulit ketika harus tenggelam seperti ini, tetapi Anda harus mengangkat kepala Anda dan kami sadar bahwa akun yang ada mengatakan bahwa ini bukan kelas Real Madrid, tidak boleh dengan standar seperti ini,” tandasnya. (asr/ham)


CMY

CMY

20

Kendari Pos |Jumat, 23 September 2011

Golkar dan PKS Kecewa Berat Gara-gara Pilkada Buton Diulang Kendari, KP Putusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang memerintahkan Pilkada Buton diulang membuat pasangan Agus Feisal Hidayat-Yaudu Salam Ajo (AYO) meradang. Partai Partai Golkar dan PKS yang mengusung pasangan ini tentu saja sangat kecewa dengan keputusan tersebut. AgusYaudu yang sudah berjuang lebih dari dua tahun untuk memenangkan Pilkada Buton, harus gigit jari. Golkar menjadi partai yang paling “sakit hati”. Pasalnya,

kemenangan kadernya dianulir padahal AYO menjadi harapan besar bagi partai berlambang beringin ini setelah kalah di beberapa Pilkada. Itu artinya, kemenangan yang sudah ditangan, lepas dari genggaman akibat putusan MK. Dan itu semua gara-gara kerja KPU yang tidak becus. “Sangat kecewa. Masa sudah menang, kok dibatalkan. Padahal, Golkar sudah menang mutlak satu putaran lagi. Golkar merasa dirugikan dengan kerja mereka (KPU Buton). Karena kerja mereka, Pilkada diulang. Masa tim sudah jalan, hasinya sudah ada, kemudian dianulir karena ada calon yang tidak diloloskan,” kata Sekretaris

DPD I Golkar Sultra, Laode Palaido, di Kantor DPD Golkar, kemarin. Namun, kata mantan anggota DPRD Sultra itu, semuanya tidak bisa berbuat apa-apa. Sebab, MK adalah konstitusi tertinggi yang menangani masalah Pilkada, yang putusannya tidak bisa ada kata banding. Dia hanya bisa mengatakan, kinerja KPU Buton tidak becus. Sebab dari putusan MK, semuanya harus dimulai dari awal, bekerja ulang menggalang kekuatan. Padahal, tidak sedikit anggaran yang telah dikeluarkan. Kekecewaan yang sama diungkapkan Ketua DPW PKS Sultra, Muhammad Poli. Kare-

na PKS memasang kadernya, Yaudu sebagai pasangan Agus Feisal, yang kemenangannya dibatalkan MK. Menurut Poli, perasaan kecewa adalah lumrah bagi siapa pun yang sudah dinyatakan menang, tapi akhirnya kemenangannya dibatalkan. “Sebenarnya kalau kecewa, lumrah. Kami yang dinyatakan menang, malah dianulir oleh karena beberapa keputusan yang dilakukan KPU Buton saat Pilkada. Tidak salah kalau kami merasa dirugikan atau kecewa dengan putusan MK,” ujarnya. Anggota DPRD Sultra itu mengatakan, PKS tidak mempersoalkan putusan MK. Sebaliknya, PKS

malah menghargai keputusan tersebut, sambil mengevaluasi dan melakukan konsolidasi ulang dengan pendukung AYO untuk menghadapi Pilkada ulang. Hanya yang jadi catatan bagi PKS, kinerja KPU Buton harus diawasi oleh peserta Pilkada, agar hasil demokrasi yang melibatkan seluruh masyarakat dalam hal pelibatan massa, suara dan anggaran, tidak siasia. “Menjadi kewenangan KPU pusat dan provinsi untuk menilai seperti apa kinerja KPU Buton. Karena partai tidak bisa menjustifikasi. Kan ada aturan main dalam UU penyelenggara Pemilu untuk beri penilaian itu,” tandasnya. (dri)

DOK/KP

Pasangan Agus-Yaudu, yang sudah berjuang mati-matian memenangkan Pilkada Buton harus gigit jari. Kemenangan mereka tak berarti karena MK memerintahkan Pilkada Buton diulang gara-gara kerja KPU yang tidak becus.

Gerindra Masih Cari Cawali Terbaik

DOK MK

Para penggugat Pilkada Buton bersama pengacaranya “merayakan” kemenangan mereka usai mendengar keputusan MK yang mengabulkan gugatan mereka agar Pilkada Buton diulang dan Ukudani diakomodir.

KPU Sultra Minta KPU Buton Bergerak Cepat Kendari, KP Putusan MK yang memerintahkan Pilkada Buton diulang kembali dari awal tentu menjadi preseden buruk bagi demokrasi di daerah itu. Kinerja KPU Buton yang asal-asalan membuat semua energi masyarakat dan pemerintah di daerah itu untuk mensukseskan Pilkada menjadi sia-sia. Tapi putusan MK tetap harus dilaksanakan. Makanya, KPU Sultra meminta agar KPU Buton untuk segera bertindak cepat. “KPU Buton harus segera mengambil langkah-langkah cepat untuk menyahuti putusan MK itu. Langkah pertama yang harus dilakukan adalah berkoordinasi dengan Pemkab Buton terkait penganggarannya, kalau sudah ada kemungkinan dianggarkan, maka jadwal harus segera disusun ulang kemudian persiapan pencetakan logistic dilakukan,” kata Abd Syahir, anggota KPU Sultra, kemarin. Ia menjelaskan, dalam amar

putusan MK sangat terang dijelaskan bahwa proses Pilkada ini dimulai memang dari awal lagi yakni verifikasi kembali bakal calon yang sudah mendaftar, baik dari parpol maupun independent. Setelah itu rampung, barulah ditentukan soal pemungutan suara. Syahir menegaskan bahwa KPU Buton jangan lagi mengulangi kesalahan yang sama agar tidak terjadi masalah yang berulang. “Berkas yang sudah ada dibuka kembali, jangan lagi ada calon yang memasukan berkas baru. Itu harus diawasi,” katanya. Korda Buton, Baubau dan Wakatobi ini memastikan bahwa KPU Sultra, sebagaimana perintah MK akan melakukan pengawasan ketat dalam proses kali ini bahkan jika diperlukan akan melibatkan diri langsung dalam proses verifikasi berkas calon-calon tersebut, meski penentunya tetaplah KPU Buton tapi KPU Sultra akan mengawasi ketat atau

melakukan supervisi penuh dalam setiap proses di Buton. Satu hal yang jadi ganjalan Syahir saat ini adalah soal masa kampanye. Dalam amar putusan MK, hanya diperintahkan verifikasi ulang dan pemungutan suara ulang dan tidak menyinggung soal kampanye. Masalahnya, jika kemudian ada pasangan bakal calon yang kemudian diloloskan dan dalam Pilkada sebelumnya belum sempat ikut kampanye, apakah hak itu juga akan diberikan. “Sebaiknya KPU Buton meminta payung hukum di MK soal ini karena kampanye itu juga hak calon,” tandas Syahir. Terkait adanya wacana agar KPU Sultra mengambil alih proses di Buton, menurut Syahir itu akan menjadi masukan pihaknya di KPU Sultra. Hanya saja, MK tetap memerintahkan KPU Buton untuk menggelar Pilkada tersebut, jadi kewenangan itu masih ada pada La Biru dkk. Pihaknya hanya diminta untuk melaku-

kan pengawasan. “Sekarang ini yang terpenting adalah soal Pilkada dulu, kami juga dengar dan peduli soal aspirasi agar anggota-anggota KPU Buton itu diberi sanksi karena kerja mereka, Pilkada Buton berantakan. Masalah itu tetap akan menjadi agenda kami di KPU Sultra, tapi saat ini adalah bagaimana secepatnya agar Pilkada ulang itu digelar,” katanya. Yang menarik, mantan anggota KPU Kota Kendari itu memprediksi akan ada kejutan besar di Pilkada Buton kali ini, khususnya dalam jumlah kontestan yang akan ikut bertarung. Ia memprediksi, jumlah peserta nantinya tidak akan lagi sebanyak sebelumnya. Dasarnya, ada tiga atau empat calon yang saat pendaftaran, saling tumpang tindih dukungannya alias ganda. Artinya, kalau diverifikasi serius, pasti akan ada yang gugur. “Kalau tidak dua, mungkin bisa tiga yang gugur,” pungkasnya.(abi)

KPU Dukung E-Voting di Pemilu 2014 Tiap TPS Hanya Butuh Rp 2 sampai 3 Juta Jakarta, KP Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU), Abdul Hafiz Anshary mengatakan jika teknologi telah siap dan memungkinkan maka KPU optimis pada 2014 seluruh daerah dapat melaksanakan pemilu elektronik. Menurut Abdul Hafiz, setiap pelaksanaan pemilu harus diterapkan sebuah inovasi. Di antaranya, pemilih harus mudah dalam segi operasional dan teknis baik bagi penyelenggara pemilu, pemilih dan semua pihak yang terlibat dalam pesta demokrasi.

Abdul Hafiz Anshary “Bukan hanya semangat yang menggebu-gebu, tapi harus diwujudkan,” katanya di gedung Badan Pengkajian dan Penera-

pan Teknologi (BPPT), Rabu (21/9). Kedua, lanjutnya, pemilu harus murah dalam hal pembiayaan. Dia menjelaskan, pada Pemilu 2009, KPU menggunakan anggaran Rp 10,3 triliun. Inovasi ketiga, adalah cepat. Keempat dan kelima, akurat dan terpercaya. Dia mengatakan, akibat proses pemungutan dan penghitungan suara pada Pemilu 2009 yang tidak akurat, banyak pengajuan pemohononan pemilu ulang di Mahkamah Konstitusi. Diterangkannya, enam dari 26 perkara yang dikabulkan Mahkamah Konstitusi adalah karena kesalahan penyelenggara pemilu. Menurut Hafiz, semua inova-

si tersebut dapat diwujudkan jika pemilu dilakukan secara elektronik. Dia menegaskan, jika memang pemilihan elektronik diterapkan, sosialisasi harus dilakukan secara intensif. “Kalau perlu ada pelatihan massal juga,” saran dia. Kepala BPPT Mirzan Azis Iskandar menyatakan, dengan peralatan yang diproduksi sendiri oleh anak bangsa di dalam negeri, pemilu elektronik dapat dilakukan dengan biaya yang murah. Dia menjelaskan, setiap tempat pemungutan suara (TPS) hanya membutuhkan biaya Rp 2 juta hingga Rp 3 juta untuk pemungutan dan penghitungan suara. “Semua bisa dicoba dulu dan diterapkan,” kata Mirzan. (jpnn)

Advokat Tak Semestinya Ikut Parpol “Kalau ada satu perkara pejabat A dari partai A, maka muncul lah pengacara dari partai A. Advokat yang masuk ke parpol pasti dengan mudah diintervensi oleh parpolnya,” ujar Otto dalam Rakernas DPP Ikadin di Jakarta, Kamis (22/9) kemarin. Advokat yang menjadi anggota partai, kata Otto, akan hi-

lang independensinya karena telah dirasuki kepentingan politik. “Advokat berpotensi bisa digunakan untuk kepentingan-politik politik tertentu, padahal independensi penegak hukum ini sangat penting,” tuturnya. Dikatakannya pula, IKADIN memang tidak melarang advokat berpolitik. Tetapi Otto

juga mengingatkan bahwa cara berpolitik advokat adalah dari pemikirannya untuk membangun negara ini tanpa menjadi anggota parpol. “Kalau advokat konsekuen bahwa advokat itu penegak hukum, maka advokat tidak boleh menjadi anggota parpol karena itu konsekuensi dari jabatan,” tandasnya. (jpnn)

alisi dengan partai lain. Salah satu yang terpenting menurut anggota DPRD Sultra ini adalah seorang Walikota Kendari itu harus membuat semua rakyat ini bangga menjadi warga Kota Kendari. “Selama ini kalau kita keluar daerah selalu bergumam, kapan Kendari bisa seperti ini. Nah, saya ingin orang nanti bangga kalau melihat Kendari,” kata Yani. Kriteria lain seorang cawali nantinya bagi Gerindra, haruslah seseorang yang “Kendari banget” atau yang memang memiliki kedekatan luar biasa secara emosional dengan kota ini, yang tahu karakter masyarakat kota ini, yang mampu menyatukan seluruh elemen yang ada di Kota Kendari dan bukan memiliki motivasi untuk memperkaya diri tapi memang untuk membesarkan Kota Kendari. “Siapa calon yang nanti akan usung, masih kami lihat. Yang jelas, kami tentu tidak menutup diri membangun komunikasi dengan calon tapi kami juga sadar bahwa dengan hanya satu

kursi, kami sulit untuk tampil di depan untuk merekrut calon. Jadi ada saatnya kami mengambil sikap,” tandas mantan anggota DPRD Kota ini. Yani Muluk diwacanakan banyak pihak sebagai salah satu kandidat calon wakil walikota. Posisinya sebagai mantan anggota DPRD Kota dua periode plus sekarang menjadi anggota DPRD Sultra menjadi garansi akan kemampuannya mengelola pemerintahan. “Tapi kalau saya hanya jadi wawali, saya kan tidak bisa bantu banyak teman-teman, kalau saya walikota, saya punya kebijakan untuk membesarkan kota ini,” katanya, sembari tertawa. Ia memastikan, sejauh ini belum memikirkan serius soal ia mau tampil atau tidak di Pilwali nanti. Baginya, yang terpenting, ia terus mengabdi dulu di masyarakat dalam kapasitasnya sebagai anggota DPRD Sultra. “Kalau nanti banyak aspirasi agar saya maju, mungkin kita akan pertimbangkan. Tapi sejauh ini, saya fokus dulu bekerja,” tandasnya.(dri)

UKUDANI Bakal Tuntut Lagi KPU Buton Soal Kerugian Materil dan Immateril Kendari, KP Kemenangan pasangan La Uku dan Dani (UKUDANI) di Mahkamah Konstitusi memberikan semangat luar biasa bagi para pendukung pasangan ini. Kendati mereka sudah “mengalahkan” KPU Buton di MK, kuasa hukum Ukudani belum puas. Mereka kini sedang memikirkan akan menggugat lagi La Biru dkk ke jalur pidana karena garagara ulah penyelenggara pemilu di Buton itu, Ukudani dirugikan secara materril maupun inmaterill. “Kami sedang mempertimbangkan hal itu, tapi kami lihat dulu perkembangannya. Yang jelas, saat ini semua orang sudah tahu bahwa KPU Buton memang sengaja menghalanghalangi klien kami untuk ikut bertarung di Pilkada Buton, 4 Agustus lalu. Kami ingin KPU Buton mempertanggungjawabkan secara hukum tindakan mereka yang sudah merugikan klien kami,” kata Munsir SH, salah satu tim kuasa hukum

Munsir Ukudani, kemarin. Munsir juga menekankan agar Pilkada ulang di Buton tidak lagi dilaksanakan oleh komisioner di KPU Buton saat ini, tapi diambil alih oleh KPU Sultra. Masalahnya, KPU Buton yang saat ini dalam bekerja tidak mencermati peraturan KPU No 13/2010 dan berbagai peraturan perundangan lainnya, mereka juga terkesan melakukan arogansi kekuasaan. “Kami juga mendesak agar

KPU Sultra segera melakukan sidang kode etik terhadap komisioner KPU Buton seperti janju KPU Sultra sebelumnya bahwa itu semua akan dilaksanakan setelah ada putusan MK,” tandas Munsir. Jika itu diabaikan, maka pihaknya akan melakukan upaya hukum lagi agar sidang kode etik itu bias digelar. Ia pun meminta agar pelaksanaan Pilkada Buton selanjutnya dapat dilaksanakan sesuai dengan norma-norma hukum dan asas kepatutan sehingga negara tidak lagi dirugikan, dan masyarakat mendapat pemimpin yang amanah. “Putusan MK ini harus dihormati semua pihak dengan lapang dada,” katanya. Sementara itu, salah satu elemen masyarakat Buton yang mendukung pasangan Ukudani dan menamakan diri Forum Pemersatu Masyarakat Ciacia (Formasci) Buton menyampaikan bahwa putusan pengulangan Pilkada Buton mencerminkan adanya kezaliman dan kesewenang-wenangan oleh KPU Buton terhadap pasangan Ukudani. “Ukudani dijegal karena kuatnya dukungan atas pasangan ini,” kata La Nesa, Ketua Umum Formasci, semalam kepada Kendari Pos. (dri)

UU Pemilu Bakal Digugat ke MK Jakarta, KP Perkumpulan Untuk Pemilu dan Demokrasi (Perludem), menyatakan niatnya untuk mengajukan uji materi Undang-Undang Penyelenggara Pemilu yang baru disetujui untuk disahkan di paripurna DPR RI, Selasa (20/9). Perludem akan membawa UU penggantu UU Nomor 22 Tahun 2007 itu ke Mahkamah Konstitusi (MK) karena memungkinkan mantan anggota partai politik masuk sebagai anggota KPU maupun Bawaslu. Menurut Perludem, ketentuan itu bertentangan dengan Konstitusi. “Nanti setelah penomoran (UU Penyelenggaran Pemilu) kami akan mengajukan judicial review ke MK,” kata Peneliti Perludem, Veri Junaedi di Warung Daun, Cikini, Jakarta, Rabu (21/6). Menurut Veri, pihaknya sangat tidak setuju apabila anggota parpol yang sudah mengundurkan diri bisa masuk ke KPU atau Bawaslu. “Itu UU kan disusun berdasarkan pengalaman 1999 yang diduduki wakil parpol. Meski Komisi II

menyatakan itu (UU sekarang) berbeda karena mereka (anggota parpol) sudah mengundurkan diri, tapi bagi kami itu sama saja dan jauh lebih buruk,” ujar Veri. Lebih lanjut Veri mengatakan, yang paling aman adalah anggota penyelenggara pemilu dan pengawasnya tidak memiliki afiliasi sejak awal dengan parpol. Dikatakannya pula, ketentuan kemandirian yang tak selaras konstitusi ini setidaknya tercantum dalam tiga ketentuan di UU tersebut, yakni KPU, Bawaslu dan Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP). Selain itu, Perludem juga masih mengkaji berbagai kejangggalan lainnya. “Kami masih telusuri ketentuan yang lain yang potensial. Secepatnya begitu ada penomoran kami langsung ajukan. Sedang mencari dari partai mana yang akan jadi pemohon untuk JR. Yang potensi bersedia, CSO, akademisi, masyarakat akan kami galang lagi. Tunggu ditandatangani Presiden maksimal 30 hari,” tandas Veri. (jpnn)

CMY

CMY

Jakarta, KP Ketua Umum DPP Ikatan Advokasi Indonesia (IKADIN), Otto Hasibuan menyarankan agar advokat tidak boleh menjadi anggota partai politik. Menurutnya, advokat yang menjadi anggota partai politik telah menciderai prinsip kerja yang bebas intervensi.

Kendari, KP Proses Pilwali Kota Kendari sudah akan dimulai April atau Mei 2012 mendatang. Saat itu, pendaftaran calon di partai untuk diajukan ke KPU sudah akan dimulai. Saat ini, sejumlah partai politik baik yang memiliki kursi di DPRD atau tidak, tengah gencar melakukan penjaringn bakal calon, atau mulai membangun komunikasi dengan para calon yang berminat untuk jadi pemimpin Kota Kendari. “Tapi, khusus kami di Gerindra, sejauh ini belum terlalu serius memikirkan soal ini, nanti akan ada masanya kami juga akan berpartisipasi,” kata Ir Yani Muluk, Ketua DPD Gerindra Sultra, kemarin. Menurutnya, posisi Gerindra yang hanya memiliki satu kursi di DPRD Kota Kendari membuat partainya memilik melihat saja dulu perkembangan politik yang ada. Gerindra, kata Yani, memiliki kriteria sendiri jika akan mengajukan calon walikota nanti, tentu saja dengan berko-


Kendari Pos Edisi 23 September 2011  

E_Paper Kendari Pos

Advertisement
Read more
Read more
Similar to
Popular now
Just for you