Issuu on Google+

Sabtu, 23 April 2011

Harga Eceran Rp. 3.500,-

http://www.kendarinews.com

Aswad Langsung Bicara Mutasi Kendari, KP Para pejabat yang selama ini berkarir di Konawe Utara mungkin mulai harap-harap cemas. Pasalnya dalam waktu satu dua minggu ke depan, Bupati Konut Aswad Sulaiman sudah menjanjikan mutasi beberapa posisi jabatan di kabinetnya. Meski belum mengatakan siapa saja yang akan tergeser dari posisinya, tapi mantan Pj Bupati Konut ini tengah mengkaji kinerja dan loyalitas pejabat yang ada selama ini. Kemungkinan terbesar, para pejabat yang selama ini terang-terangan ataupun ketahuan memihak lawan Aswad saat Pemilukada lalu akan menjadi target operasi. “Belum ada catatan siapa. Nanti mungkin satu dua minggu lagi kita coba lihat siapa yang akan dimutasi,” ungkapnya setelah dilantik menjadi Bupati Konut. Namun jelas Aswad, mutasi yang dilakukannya tetap melalui pertimbangan akademis dan faktor pendukung lainnya. Adapun mutasi yang akan dilakukan dalam waktu satu hingga dua minggu ke depan terangnya akan SUWARJONO/KP

Baca MUTASI di Hal. 11

CATATAN

Menjual Tanah Air GUBERNUR Sulawesi Tenggara (Sultra) Nur Alam, tidak rela jika tanah-tanah atau kawasan, terutama yang memilikii potensi tambang dikeruk, digali, diangkut dengan truk-truk tronton lalu diLa Ode Diada Nebansi angkut lagi dengan kapal bertonase tinggi ke luar negeri tanpa hasil apa-apa. Pengertian “Tanpa Hasil Apa-apa” ini mengandung makna luas. Kalau diartikan secara leterlek, pernyataan gubernur itu sudah pasti salah. Kenapa? Karena rakyat di sekitar pesisir tambang sudah dapat sponsor bermain bola, dapat sponsor bermain voly, ada satu dua murid telah dibebaskan dari biaya pendidikan, kegiatan mahasiswa asal daerah tambang juga dibiayai, dan pemberian lain sebagainya. Bukan itu yang dimaksudkan dengan “Tanpa Hasil Apa-apa”. Tetapi bahwa, masyarakat harus dan mutlak menyadari, sesungguhnya pemberian seperti itu tak lebih dari sekadar pelipur lara, supaya tidak protes, supaya tidak menggerutu dan agar tidak protes dan mendemo perusahaan. “Tanpa Hasil Apa-apa” sesungguhnya memberikan makna bahwa sponsor bermain bola, sponsor acara syukuran di desa, sponsor beasiswa untuk seluruh anak sekolah di pesisir tambang pun bisa dikatakan belum dapat apaapa. Kenapa? Sponsor yang misi utamanya sebagai pelipur lara hanya bersifat temporer dan bukan jaminan masa depan. Kalau hanya para pengelola tambang yang menjual tanah itu hanya membiayai satu generasi misalnya, yakinlah bahwa itu adalah sumber malapeta-

Baca MENJUAL di Hal. 2

Gubernur Sultra, Nur Alam menyematkan tanda pangkat kepada Aswad Sulaiman sebagai Bupati Konut .

Muna Masuk Proyek Nasional

Pria Berpistol Mengamuk

Menteri Pertanian Resmi Canangkan Muna Sebagai Penyangga Swasembada Daging Sapi Nasional

Pengusaha Sukses Asal Unaaha Nyaris Temui Ajal

Raha, KP Kabupaten Muna resmi menjadi salah satu kabupaten penyangga program nasional swasembada daging sapi di tahun 2014. Menteri Pertanian, dr H Suswono MM, datang langsung ke kabupaten pimpinan dr LM H Baharuddin - Ir Malik Ditu tersebut untuk mencanangkan. Keda-

Baca PROYEK di Hal. 11

AWALUDDIN USA/KP

Didampingi Bupati Muna, LM Baharuddin (tengah) dan Wakil Bupati Muna, Abdul Malik Ditu, Menteri Pertanian, Suswono menandatangani prasasti, Muna sebagai peyangga swasembada daging sapi nasional.

Kendari, KP Apes benar nasib Djainal, baru saja pulang dari Konawe Utara (Konut) melihat dua unit excavatornya yang dipreteli pencuri, pria yang berprofesi sebagai kontraktor ini malah ditodongkan pistol saat akan makan di salah satu warung makan di Kendari. Sejumlah saksi mata menyebutkan, sebanyak tiga kali letusan dari pistol pria nekat itu. Versi Djainal, sekitar pukul 2.30 dini hari Jumat (22/4), mereka masuk ke warung makan “Mas

Joko” yang bersebelahan dengan warkop Hj Salma, JL Syeh Yusuf. Saat itu dalam kondisi shock karena spare part dua unit excavator yang dibelinya seharga Rp 837 juta hilang, ia dan tiga rekannya yakni Andi Sirajudin, Anju dan Tajudin memesan empat potong ikan bakar di warung makan. Sambil menunggu ikan bakar yang dipesan, keempatnya bercerita tentang kasus pencurian itu. Tapi seorang pemuda yang duduk bersama lima rekannya (satu pria dan empat wanita) tibatiba saja menggertak Djainal. Namun Djainal enggan

Baca PRIA di Hal. 11

Kota Baubau, Penyelenggara HUT Sultra yang Pertama di Luar Ibukota (2)

Hilangkan Penat dengan Berwisata Air Terjun Tirta Rimba Beribu alasan mengapa Kota Baubau menjadi pilihan pertama kota/kabupaten yang menggelar hajatan akbar HUT Sultra. Pertama mungkin karena potensi daerah itu cukup mudah diakses dari berbagai wilayah di Indonesia. Kedua, karena potensi wisatanya yang cukup menjanjikan. Apalagi berkaitan dengan Sultra yang menjadi tuan rumah Sail Indonesia 2011 di Wakatobi, secara geografis lebih dekat dengan Kota Baubau.

Jarak air terjun Tirta Rimba cukup dekat dari pusat Kota Baubau, (kurang lebih 7 km )ke arah timur kota penghasil aspal itu. Obyek wisata yang terletak di Kelurahan Waruruma, Kecamatan Kokalukuna dapat ditempuh menggunakan transportasi darat. Di sana, tidak hanya gemuruh suara air yang dapat menghibur anda, tapi juga flora dan faunanya. Sebab, Tirta Rimba itu terletak di kawasan hutan lindung Kota Baubau. Tirta Rimba juga menjadi salah satu sumber mata air bersih yang dikelola PDAM setempat, dari beberapa sumber mata air di Baubau. Sepanjang perjalanan menuju Tirta Rimba, suguhan panorama Baubau yang begitu indah terus memancar. Sebab di sisi kiri jalan itu pemandangan laut dari keting-

Manan Rachman, Baubau ANDA lelah setelah menggenjot penyelesaian stand pameran yang akan dibuka hari ini (23/4), bisa merehatkan diri ke wisata lokal yang dimilik Kota Baubau. Nyaman, sejuk dan dijamin terhibur dengan gemuruh air jatuh nan indah.

MANAN RACHMAN/KP

Air terjun Tirta Rimba, Kota Baubau.

Baca AIR TERJUN di Hal. 11


2

Kendari Pos |Sabtu, 23 April 2011

Jangan Barterkan Masa Jabatan dengan KP Menjual ..................... ka jangka panjang. Anak-anak bisa sekolah gratis pada saat ini, mahasiswa bisa melakukan kegiatan apa saja dengan sokongan uang pada hari ini, tetapi pada saat yang bersamaan pula, tanah-tanah yang dikeruk itu terus dan terus dikapalkan ke luar negeri yang pada akhirnya, akan meninggalkan lokasi yang dulu penuh kekayaan alam berubah menjadi daerah dengan sumber bencana besar dan itu akan dirasakan kelak oleh anak-anak yang bersekolah gratis hari ini. Kira-kira, inilah sekelumit atau secuil arti, atau sedikit makna dari pernyataan gubernur yang tak ingin tanah airnya, tanah air rakyat dijual. Pilihan buruknya kira-kira seperti ini: Pilih mana! anakmu tidak bisa kuliah tapi tidak mengungsi dan saya tidak dapat KP, atau saya dapat dikasi KP, anakmu dikuliahkan tapi setelah wisuda mengungsi akibat banjir? Pilih mana! Saya dapat KP kemudian kamu dibelikan bola voly dan dibuatkan lapangan bola tapi 10 tahun lagi disapu banjir dengan lapanganlapangannya atau kamu tidak dapat bola voly dan saya tidak dapat KP? Masyarakat tentulah tidak akan memahami apa yang dimaksudkan dan menjadi kekhawatiran pemerintah provinsi dalam hal pengelolaan tambang, terutama, merajalelanya para pemegang KP. Masyarakat lebih meyakini dan menganggap sebuah fakta yang benar bahwa pemegang KP masuk di daerah mereka dan mereka mendapatkan uang, mendapatkan suasana atau perasaan kemajuan ekonomi. Rakyat di pesisir tambang tak peduli kemajuan itu hanya bersifat temporer. Pemerintah juga tak mau ambil pusing dengan ancaman malapetaka besar dalam bentuk bencana alam di daerah tambang itu, karena mereka sudah mempersiapkan beberapa rumah gedongan di kota-kota lain hingga Jakarta untuk tempat mengamankan diri. Masyarakat tak pernah tahu dan tak mau tahu apa artinya seorang bupati begitu penting posisinya di mata para pemburu KP. Rakyat tak pernah tahu bahwa surat izin KP ternyata ada yang ditandatangani di atas punggung atau di bilik kamar kecil sekalipun. Mereka tak paham bahwa perburuan KP dan atau super pentingnya seorang bupati sebagai pejabat yang mengeluarkan KP, sesungguhnya memberi-

kan pemaknaan bahwa perburuan itu mempercepat malapetaka jangka panjang untuk anak cucu kita. Bukankah Bahorok di Sumatera sana sudah memberikan peringatan dalam bentuk air bah yanga melululantakkan perkampungan di beberapa desa hingga daerah perkotaan. Andai bisa bertutur, Bahorok akan mengatakan seperti ini. Wahai Bupati dan Gubernur yang punya hutan, jangan sembarangan kamu keluarkan kebijakan yang merusak hutan dan lingkungan agar rakyatmu terbebas dari bencana alam. Contoilah saya, kata Bahorok, oleh karena kebijakan Hak Pengelolaan Hutan (HPH) dan perkebunan kelapa sawit di hulu Bahorok, terjadilah air bah itu. Andai Bahorok bisa berkata, andai Wasior bisa berkata, mereka akan mengatakan, wahai rakyat di pesisir hutan, sadarlah kalian dan ketahuilah kalian bahwa bencana alam dalam bentuk banjir dan air akibat hilangnya hutan di sekitar kalian. Wahai para pemukim di pesisir hutan, wahai para pemangku kebijakan, wahai para pengeluar izin, kalian harus membedakan antara Investor dengan Tukang Jual Tanah. Ini bukan kata saya, tapi kata Bahorok, kata Wasior andai mereka bisa bicara. Investor itu menanamkan saham, menanamkan uang dalam rangka menjadikan daerah itu sebagai daerah industri jangka panjang. Investor sudah pasti akan berhubungan dengan banyak tenaga kerja, pemenuhan tenaga listrik, pemenuhan utilitas, ekonomi masyarakat tumbuh dimana-mana dan lingkungan tetap terjaga. Misalnya, daerah yang dimasuki investor tambang, maka di situ akan terjadi pemanfaatan tenaga kerja besarbesaran, pembangunan pabrik, perekrutan karyawan untuk pekerja pabrik, akan ada penampilan ratusan atau ribuan karyawan pabrik yang berpakaian seragam perusahaan. Kalau itu yang terjadi, tidak salah kalau disebut investor. Sebaliknya, kalau “INVESTOR” itu hanya membeli 10 loader, 10 excavator, 10 dump truck lalu dia gali-gali tanah, setelah itu dia kumpulkan di pinggir laut, tenaga kerja yang dia rekrut hanya 10 sopir loader, 10 orang sopir excavator, 10 sopir dump truck ditambah 2 orang satpam, menurut Bahorok dan Wasior, “INVESTOR” seperti ini tidak ada perbedaan dengan KONTRAKTOR PROYEK. Ada pesan dari

Bahorok untuk kita. Katanya, berhentilah menyebut kata INVESTOR kepda pengusaha yang hanya merusak hutan dengan mengatasnamakan devisa negara. Kalau tanah-tanah yang dahulu hutan dan sekarang telah digundulkan, sudah pasti bencana air bah tinggal tunggu waktu. Air yang dahulu terhalang masuk kampung, sekarang sudah bisa masuk kampung karena gunung yang menjadi penghalang telah ditebas. Air yang dahulu terhalang masuk kampung, sekarang sudah merambah pemukiman karena hutan yang menjadi daerah resapan air telah digunduli. Yang parah, bukan cuma digunduli, tapi dibuatkan galian hingga terlihat seperti kolam-kolam raksasa. Memang, belum ada anakanak muda yang memegang gardus-gardus sumbangan di perempatan lampu merah yang meminta sumbangan untuk pengungsi lokal. Tapi pengalaman dari Bahorok dan Wasior, saya curiga jangan sampai mereka yang dimintai sumbangan di lampu merah akan memerintahkan kepada para sukarelawan sumbangan itu untuk meminta kepada para pemegang KONTRAKTOR KP atau bupati yang mengeluarkan KP. Kenapa? Akibat kebijakanmu yang mengeluarkan KP, dan akibat kelakuanmu yang menggali tanah terjadi

banjir bah seperti ini. Karena itu, belum terlambat para kepala daerah untuk menyadari bahwa INVESTOR itu tidak sama dengan KONTRAKTOR. Belum terlambat para kepala daerah untuk menyadari bahwa pengrusakan lingkungan itu berisiko bencana alam. Sebagai orang beragama, saya pernah mendengar dalam sebuah siar, bahwa menebang pohon itu adalah dosa. Saya tidak tahu ayatnya, saya tidak tahu firmannya kalau itu firman, saya tidak tahu hadistnya kalau itu hadist, yang pasti: menebang pohon (hutan) itu dilarang oleh agama. Belum terlambat para kepala daerah untuk menyadari bahwa melindungi lingkungan itu jauh lebih penting dari sekadar merperjuangkan periode masa jabatan. Jangan barterkan periode kepemimpinanmu dengan KP. Jangan sampai seperti itu. Tetapi kalau kemudian, kehadiran para pemburu KP benarbenar menunjukkan itikad baik bahwa dia seorang investor, bahwa dia benar-benar seorang anak bangsa yang memiliki keseimbangan berpikir antara harapan keuntungan dan tuntutan keselamatan generasi hutan, generasi lingkungan, generasi tanah, generasi air, yang paling penting adalah generasi masyarakat. Bukan investor namanya, jika setelah menggali tanah, mengapalkan tanah lalu

kawasan yang sudah gundul itu ditinggalkan. Bukan pengusaha yang berbudi pekerti luhur namanya, jika dalam pengelolaan sumber daya alam memanfaatkan aji mumpung tanpa peduli soal lingkungan yang lestari. Artinya, kalau anda se-

orang investor yang bergerak di bidang pengelolaan sumber daya alam utamanya pertambangan jika, maka kata “Pertambangan” harus dipertanggungjawakan. Kata PERTAMBANGAN sesungguhnya memberikan pengertian dan atau

memiliki unsur-unsur, ada penggalian tanah, ada proses fabrikasi, ada output produk baru, dan ada multiplier effect. Tanpa memenuhi unsur itu, bukan investor PERTAMBANGAN tetapi TUKANG GALI TANAH. (nebansi@yahoo.com)


3

Sabtu, 23 April 2011

Tips Merawat Barang Elektronik Oleh : Salmin S Kepala Servis PT Sharp Electronics Indonesia Cabang Kendari TElEvISI • Jangan meninggalkan rumah dengan membiarkan kabel stop kontak televisi masih terpasang, termasuk sambungan Tv kabel. Bila tak dilepas bisa tersambar petir • Jangan sesering mungkin mematikan dan menghidupkan televisi. Hal itu berakibat Tv bisa tak menyala total • Untuk daerah yang tidak bagus aliran listriknya sebaiknya menggunakan travo

KUlKaS • Jangan mengeluarkan barang dalam kulkas dengan menggunakan pencungkil alat-alat yang tergolong benda tajam. Hal itu berakibat merusak pendingin • Jangan menyimpan makanan atau sirup yang mengandung asam/ berkarbonat di tempat penyimpanan botol dalam keadaan terbuka. Hal itu beraikbat akan menimbulkan retak-retak dalam kulkas berwarna putih • Jangan menyimpan air dalam plastik yang bocor. Bila membuka plastik yang melekat di Kulkas, sebaiknya membiarkan kulkas terbuka hingga satu menit agar mudah dilepaskan tanpa pencungkil • Untuk daerah yang tidak bagus aliran listriknya sebaiknya menggunakan travo

MESIn CUCI • Seminggu sekali dibersihkan dengan air bersih yang dicampur detergen • Jangan sekali-kali memasukkan dalam mesin cuci bahan semisal bensin atau tenner. • Sebelum mencuci sebaiknya periksa kantong-kantong cucian agar uang logam atau kertas tak ikut didalam mesin cuci • Simpan ditempat kering. Bila ditempat lembab dapat menyebabkan kesetrum atau kabel mesin digigit tikus. (**)

Sharp Hadirkan Layanan Servis Terbaik Perkembangan Sultra menjadi perhatian khusus PT Sharp Electronics Indonesia (SEID) dengan menghadirkan jaringan servis di sembilan titik di daerah ini. Hal itulah yang membuat produknya mendapat perhatian khusus di hati masyarakat. Apalagi inovasi produk-produknya sesuai kebutuhan pasar. Di masa mendatang SHARP akan terus menghadirkan dan berinovasi pada produk-produk yang disesuaikan pada kebutuhan masyarakat dengan teknologi one-of-a-kind yang dapat memberikan kontribusi bermanfaat bagi masyarakat. Promotion Division PT SEID Cabang Kendari, Dedi Rusdianto menjelaskan bila produk terbaru Sharp misalnya yakni menyemarakkan ruang keluarga konsumen Indonesia dengan meluncurkan serangkaian perangkat hiburan berteknologi 3D yang akan membangkitkan imajinasi dan memberikan pengalaman menonton yang luar biasa bagi keluarga Indonesia. Kita seakan

Aquos Quattron LED TV

Mesin Cuci Full Auto Eco Drum Fitur-fitur unggulan dihadirkan pada mesin cuci full auto SHARP ECODRUM seperti fitur Silvermagic Ion Ag+ on pulsator yang efektif membunuh dan menghambat pertumbuhan bakteri dan bau. Ag+ Ion juga melindungi pakaian ketika si pemakai berkeringat dan efektif sampai periode mencuci selanjutnya. Super Aquamagic filter pun diaplikasikan pada seri ini yang memungkinkan mesin cuci untuk menyaring zat besi dalam air penyebab pakaian putih menjadi kuning. Selain didukung oleh fitur-fitur terkini, mesin cuci full auto Eco-Drum pun dibuat dengan body yang kokoh dan aman karena dilengkapi dengan anti karat (Resin Body) yang dapat mencegah pengkaratan sehingga awet dan tahan lama serta Wide Body & Wide Tub yang berdiameter 47 cm, memudahkan konsumen untuk mencuci secara efisien. Tersedia dengan warna-warni cantik, seperti pink, ungu dan biru, mesin cuci full auto EcoDrum akan sangat diminati oleh masyarakat Indonesia. “Mesin cuci full auto Eco-Drum baru dari SHARP dibanderol dengan kisaran harga 1,8 juta hingga Rp 3,5 juta rupiah. SEID yakin mesin cuci full auto Eco-Drum akan dapat merebut pangsa pasar mesin cuci sekelasnya dengan total target penjualan 10.000 unit per bulan.” ungkap

awal nurjadin/kp

Kantor layanan Servis Sharp yang terletak di Jalan Syech Yusuf, Mandonga Kendari

memiliki bioskop di rumah yang bisa diputar berulang-ulang, dengan suasana yang tidak kalah hebatnya dengan bioskop layar lebar dengan 3D Entertainment World dari Sharp. Selain itu kata Dedi, Kini SEID meluncurkan serangkaian mesin cuci full auto tipe baru SHARP ECODRUM yang didesain dan dibuat khusus serta dilengkapi fitur-fitur terkini dan sesuai dengan kebutuhan konsumen Indonesia. Konsep Eco-Drum dengan tabung tanpa lubang (holeless stainless steel tube) merupakan salah satu fitur unik yang ada pada produk ini. Dengan konsep tersebut, mesin cuci ini mampu menghemat penggunaan air dan deterjen serta mencegah jamur hitam memasuki tabung dan melindungi tumbuhnya jamur hitam di pulsator maupun bagian lainnya serta menjaga serat pakaian tidak rusak pada saat mencuci. Konsumen pun dapat menghemat pengeluaran uang belanja mereka tiap harinya.(*)

Promotion Division PT SEID Cabang Kendari, Dedi Rusdianto saat di temui di kantor Servis PT Sharp Cabang Kendari didampingi Kepala Service PT SEID, Salmin, Kamis (21/4) lalu. Agar proses pencucian semakin sempurna, mesin cuci ini dilengkapi dengan Aerodry system yang mampu memutar pakaian pada saat pengeringan dengan kecepatan 800rpm, sehingga menghasilkan pengeringan yang maksimal pada pakaian. Fitur ini memberikan solusi bagi konsumen untuk menghadapi cuaca Indonesia yang semakin tidak menentu. SHARP pun melengkapi fitur Voice Guide berbahasa Indonesia pada tipe ES-N95MY-A yang dapat memberikan panduan suara tentang cara pemakaian mesin cuci. Ini merupakan upaya SHARP, agar konsumen semakin mudah mengoperasikan mesin cuci. SEID akan memasarkan 10 tipe dari seri EcoDrum yaitu ES-N70EY-P, ES-N75FY-P, ES-N75KY-A, ES-N75KY-P, ES-N75KY-G, ES-N85GY-G, ES-N85LY-G, ES-N85KY-G, ES-N85KY-A, dan ES-N95MY-A. ‘’Dengan seri-seri terbaru dari tipe Eco-Drum, Sharp pasti mampu merebut pangsa pasar mesin cuci di kelasnya, apalagi ditambah dengan fitur-fitur yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat Indonesia, kami yakin Sharp akan mengambil tempat di hati konsumen Indonesia’’ tambah Dedi. (lis/awl)

ist/kp

Mesin Cuci Full auto Eco Drum milik Sharp mampu memutar pakaian pada saat pengeringan dengan kecepatan 800rpm, sehingga menghasilkan pengeringan yang maksimal pada pakaian. Fitur ini memberikan solusi bagi konsumen untuk menghadapi cuaca yang semakin tidak menentu.

SharP Aquos Quattron 3D TV telah menjawab kekurangan pada teknologi televisi 3D yaitu kendala Insufficient Brigthness karena tingkat kecerahan TV 3D jauh lebih gelap dari TV 2D yang disebabkan pemakaian kacamata, kendala Crosstalk yang terjadi ketika gambar untuk mata kiri dan gambar untuk mata kanan tumpang tindih, Lower Vividness yaitu gambar 3D mengurangi kedalaman dan ketajaman nuansa TV. Kini Sharp lebih serius lagi memasuki pasaran 3D dengan menghadirkan desain dan keunggulan-keunggulan baru. Sharp menghadirkan Aquos Quattron 3D TV seri terbaru, LC-40LE830M (40”), LC-46LE830M (46”), LC-52LE830M (52”), dan LC-60LE830M (60”), dengan tampilan yang lebih tipis dengan desain flat yang elegan dengan sudut melingkar, seri terbaru ini pun didukung fitur program komunikasi yaitu Skype, dengan teknologi P2P (peer to peer). Program ini merupakan program bebas (dapat diunduh gratis) dan dibuat dengan tujuan penyediaan sarana komunikasi suara (voice) berkualitas tinggi yang murah berbasiskan internet untuk semua orang di berbagai belahan dunia. Selain Skype konsumen pun dapat terhubung melalui DLNA Wireless, yaitu Digital Living Network Alliance (DLNA), teknologi berbasis standar untuk mempermudah konsumen untuk berbagi dan menikmati foto digital, musik dan video satu sama lain. Kelebihan-kelebihan Sharp Aquos Quattron 3D TV semakin sempurna dengan didukung oleh teknologi 4 warna dasar (RGBY) serta penggabungan 4 teknologi one-of-a-kind yaitu: (a). Teknologi UV2A (Ultra Violet Vertical Alignment) pada panel televisi, teknologi photo alignment yang menghasilkan mega contrast, high optical efficiency, dan high speed response. Hasilnya adalah layar mampu menghasilkan kualitas warna yang jauh lebih “hidup” dibandingkan teknologi yang ada saat ini dan bahkan bisa menghasilkan triliunan warna (pada TV konvensional biasanya hanya dalam hitungan juta warna). (b). Teknologi 4 warna yang menambahkan kuning (Yellow) kepada tiga warna utama merah (Red), hijau (Green) dan

ist/kp

aquos Quattron lED Tv menghasilkan kualitas gambar yang luar biasa. Sharp menghadirkannya dengan teknologi 3 dimensi. biru (Blue) atau RGB, memperluas gamut (susunan) warna dan dapat menampilkan hampir semua warna yang bisa dilihat dengan mata telanjang manusia, menghasilkan warna yang lebih solid, natural dan lebih kaya akan warna. AQUOS terbaru dengan teknologi LED Quattron memberikan warna yang benar-benar alami, seperti kuning emas, biru laut, biru langit, dan sebagainya Kombinasi panel X-Gen dan ultra LED untuk meningkatkan efek gambar jernih dan mengurangi 40% konsumsi energi. (c). Teknologi FRED (Frame Rate Enhanced Driving), televisi 3D konvensional menggunakan dua baris sinyal. UV2A memungkinkan respon tinggi dengan hanya menggunakan satu baris sinyal dengan drive berkecepatan tinggi. Hal ini akan mengurangi kabel dan komponen di panel dan meningkatkan efisiensi penggunaan cahaya, dengan konsumsi daya yang rendah. (d). Side-mount Scanning LED Backlight Technology, teknologi ini mampu mengurangi crosstalk pada televisi 3D, selain drive ganda bingkai dan teknologi pemindaian kecepatan ganda. Teknologi ini membatasi crosstalk yang mengurangi optical perception images dengan menggunakan kontrol cahaya on / off kecepatan tinggi dan drive yang terpisah. Dedi Rusdianto menjelaskan Aquos Quattron 3D TV adalah produk dengan performa outstanding yang diperuntukkan

bagi konsumen High-End yang haus akan produk berteknologi tinggi dan sekaligus akan meningkatkan image Sharp sebagai produsen LCD. ‘’Kami semakin serius untuk memasuki pasar 3D dan sangat optimis dengan tampilan dan fitur-fitur andalan dari rangkaian baru tersebut mampu bersaing di pasarnya” jelasnya. Untuk kesempurnaan menonton melalui Aquos Quattron 3D TV, kacamata khusus 3 dimensi dirancang sedemikian rupa agar pemirsa dapat menikmati gambar 3D yang mengesankan dan sangat realistis. Fitur-fitur teknologi terdepan yang diperuntukkan untuk kenyamanan pengguna dibenamkan pada kacamata 3D ini, seperti, Liquid chrystal shutter system, Auto Power Off Function, dan 3D/2D Mode Conversion Button. Fitur-fitur unggulan lain yang mendukung tampilan Aquos Quattron 3D TV juga dibenamkan untuk menghasilkan performa terdepan adalah, Fine Motion Advanced 100/120Hz untuk mengurangi gerakan gambar yang kabur (blur). USB Port yang dapat memainkan hampir semua format media, baik dalam bentuk MP3, WMA atau gambar JPEG, Photo and Music Viewer. ECO button pada remote control memungkinkan untuk mengurangi konsumsi energi secara otomatis.SRS® Trusurround HD yaitu fitur yang mampu menghasilkan kualitas audio yang mengesankan, lengkap dengan bass dan detail frekuensi tinggi dan clear analog.


Sabtu, 23 April 2011

email : bumianoa@gmail.com

Langganan Luar Kota Rp. 67.500,-

Calo Honorer, Catut Nama Kepala BKD Raha, KP Para tenaga honorer di Kabupaten Muna, perlu berhati-hati. Bila ada yang menawarkan jasa mengatasnamakan Kepala BKD Muna, Drs La Palaka, lalu meminta sejumlah uang agar terangkat sebagai CPNS melalui jalur data base, jangan mudah percaya. “Saya terima laporan, ada oknum yang meminta uang kepada para tenaga honorer, dengan iming-iming akan di-

angkat menjadi CPNSD mengatasnamakan dirinya,” ungkap La Palaka, Kepala BKD Muna kemarin. Ia menghimbau agar masyarakat jangan mudah percaya. “Hati-hati itu calo, bila ada staf saya yang melakukan itu, Ia akan kenakan sanksi. Ingat, di Muna hanya ada satu BKD, tidak ada BKD lain, jadi jangan percaya orang atau LSM yang meminta uang untuk mengurus honorer,” sambungnya.

Kepala BKD Muna itu bahkan mengaku pernah dihubungi seseorang, ditawarkan uang sebesar Rp 1 miliar, untuk meloloskan nama-nama honorer untuk masuk data base. “Biar saya miskin, saya tidak mau terima uang yang tidak jelas asal muasalnya,” katanya. Ia menegaskan, BKD tidak pernah mengistruksikan atau meminta uang kepada tenaga honorer, untuk pengurusan data base di pusat. Untuk pe-

nentuan honorer yang akan masuk data base, adalah domain BKN. BKD Muna hanya memberikan data tenaga honorer, selanjutnya verifikasi dilakukan oleh tim BKN. “Sudah dua kali tim BKN melakukan verifikasi honorer di Raha,” ungkapnya. Kapan pengumuman honorer data base? La Palaka, belum bisa memastikan. “Kita menunggu saja, Peraturan Pemerintahnya belum keluar, “tutupnya. (awn)

AKBP Arief Dwi Koeswandhono, Kapolres Bombana Yang Baru

Masuk Kantor Langsung Audit Kesehatan Organisasi Setelah dua tahun lebih dikendalikan AKBP Yan Sultra Indrajaya, pucuk pimpinan di Polres Bombana kini dikendalikan AKBP Arief Dwi Koeswandhono. Bagaimana program Alumni Akpol 1991 ini setelah dilantik? Nuryadi, Bombana TONGKAT komando di Polres Bombana resmi berpindah tangan. Selasa (19/ 4), Wakapolda Sultra Kombes Polisi AR Allorante memimpin langsung penyerahannya dari AKBP Yan Sultra Indrajaya kepada AKBP Arief Dwi Koeswandhono di Aula Dhacara Mapolda Sultra. Serah terima orang nomor satu di Polres Bombana itu dirangkaikan dengan pelantikan dan pengukuhan beberapa perwira yang menempati posisi direktur, wakil direktur serta kapolres di beberapa kabupaten di Sultra. AKBP Arief Dwi Koeswandhono merupakan jebolan Akademi Kepolisian tahun 1991. Pria kelahiran Bondowoso, 21 September 1967 ini seangkatan dengan tiga Kapolres di jajaran Polda Sultra. Mereka

NURYADI/KP

Kapolres Bombana AKBP Arief Dwi Koeswandhono (kedua dari kanan) melakukan salam komando bersama tiga Kapolres seangkatannya.

adalah Kapolresta Kendari, AKBP Yuyun Yudantara, Kapolres Baubau, AKBP Daniel Aditya serta Kapolres Kolaka, AKBP Rahmad Pamuji. Suami dokter akupuntur dan kecantikan, Dwi Astuti ini memulai karirnya di Polisi sebagai Pamapta di Polda Maluku. Selanjutnya Arief Dwi Koeswandhono dipercaya menjadi Kaurbin Ops Intel di Polres Maluku Tenggara, serta Kapolsek di tiga wilayah di Maluku yakni Kapolsek Biru, Kau dan Tobelo. Tujuh tahun bertugas di Maluku, ayah dari Puput Eka Sari dan Mega Dwi Satya Cendekia ini kemudian melanjutkan pendidikan di perguruan tinggi ilmu kepolisian (PTIK 1998-2000). Setelah mendapat gelar Sarjana Ilmu Kepolisian (SIK), Arief lalu ditempatkan di biro ops Polda Jambi. Selanjutnya dipindahkan sebagai Kasubag Ren Ditserse Polda Jambi, Wakapolres Muara Jambi, Kasat 1 Ditintelkam Polda Jambi serta Kaur Spripim. Setelah Sespim, Arief Dwi Koeswandhono ditempatkan sebagai Kabag peralatan Polda

Baca KANTOR di Hal 6

LAODEASWARLIN/KP

Gubernur Sultra, Nur Alam didampingi Walikota Baubau, MZ Amirul Tamim, disambut dengan tarian Mangaru saat tiba di Baubau, kemarin.

Baubau Banyak Menyimpan Keunikan Pertimbangan GubernurPilihBaubau Tuan Rumah HUT Sultra Baubau, KP Perayaan HUT Sultra untuk pertama kalinya selama 47 tahun terakhir yang di pusatkan di Kota Baubau punya alasan tersendiri bagi Gubernur Sultra, Nur Alam. Sebagai salah daerah yang memiliki peran besar dalam kemajuan perekonomian di Sultra, Baubau menyimpan banyak keunikan. “Secara filosofis, Sultra berada di seluruh kabupaten/ kota. Tidak hanya di ibu kota

provinsi dalam hal ini Kota Kendari yang ditetapkan sebagai wilayah administrasi,” ujar Nur Alam, saat tiba di Kota Baubau, kemarin (22/4). Gubernur menjelaskan, dipilihnya Baubau sebagai tuan rumah hari jadi Sultra, karena di Baubau banyak tersimpan keunikan seni budaya, sejarah dan pendidikan. Disamping itu, pihaknya juga ingin menunjukkan kepada dunia bahwa Sultra berhasil dalam penataan kota, salah satunya pengembangan model pantai di Indonesia seperti yang dilakukan Kota Baubau. Selain itu, peran Kota Baubau dalam pertumbuhan

ekonomi di Sultra sangat besar, mengingat posisi kota tersebut berada di lintas nasional yang menghubungan dengan sektor pertumbuhan ekonomi nasional dan regional. “Melihat laporan statistik pertumbuhan ekonomi Baubau berada di level dua setelah Kolaka,” ujar Gubernur. Untuk diketahui, Gubernur Nur Alam tiba di Kota Baubau sekitar pukul 11.45 wita dengan menggunakan helikopter. Gubernur dijemput Walikota Baubau MZ Amirul Tamim beserta jajaran muspida, selanjutnya melakukan shalat Jumat di Mesjid Agung Keraton. (p13)


6

Kendari Pos |Kamis, 21 April 2011

Pemkab ..................

Konut ...................

Ujian ........................

kerang beracun, yang menyebabkan kematian tiga orang warga, tetapi hasil penelitian itu tidak kunjung diketahui warga. “Sampai saat ini warga masih takut mengkonsumsi kerang, menyusul meninggalnya korban ketiga pada 2010 lalu. Rata-rata ketiga korban langsung kejang-kejang yang berakhir dengan kematian, usai mengkonsumsi kerang tersebut,” ujar salah seorang warga Desa Mone Kecamatan Lakudo, Ridwan. Akibat peristiwa tragis tersebut, membuat sekitar 50 kepala keluarga nelayan rumput laut, yang tinggal di sekitar perairan tempat terdapatnya kerang beracun, masih was-was dengan biota laut lainnya yang akan dikonsumsi. “Kami mengharapkan Pemda Buton dapat turun meneliti di lokasi, sehingga penyebab kematian akibat makan kerang tersebut dapat kami ketahui. Kami bersyukur karena rumput laut, yang menjadi tumpuan mata pencaharian kami tidak ikut mati dengan adanya kerang beracun itu,” tuturnya. Menanggapi hal tersebut, saat dikonfirmasi via selulernya dosen ahli ekologi laut Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan (FPIK) Unhalu, Ma’ruf Kasim SPi MSi Phd menjelaskan, keracunan yang dialami warga Desa Mone harus segera mendapat respon dari pemerintah dan instansi terkait. “Secara akademik, prediksi awal saya pada areal laut sekitar desa itu (Mone) terjadi peningkatan jumlah nutrient, mengingat rumput laut tumbuh dengan subur. Selain itu dengan berlimpahnya nutrient, maka akan memacu pertumbuhan fitoplankton jenis dynoflagellata, yang kemungkinannya terdapat jenis yang beracun dan dimakan oleh kerang,” jelas Ma’ruf. Lebih lanjut alumni Hokaido University Jepang ini mengungkapkan karena kerangkerangan selalu mengakumulasi racun dalam tubuhnya, maka yang menjadi korban yaitu makhluk yang mengkonsumsinya. “Makanya penting kiranya, untuk segera dilakukan penelitian jenis kerang yang dikonsumsi masyarakat, sehingga dapat diketahui dengan jelas penyebab kematian warga tersebut,” ungkapnya. (fas)

sehingga pembahasan raperda pertambangan akan mulai dibahas Mei nanti,” ujar Ketua DPRD Konawe Utara, Raup, disela persiapan pelantikan Bupati Konawe Utara di gedung DPRD Sultra kemarin. Raup mengaku dengan adanya usulan Raperda pertambangan itu, pihak dewan akan segera melakukan pembahasan. Hal itu mengingat Perda tersebut sangat dibutuhkan terkait kondisi daerah Konawe Utara yang banyak memiliki kandungan sumber daya mineral, utamanya nikel. “Usulan ini sangat tepat, apalagi daerah kita (Konawe Utara, red) merupakan salah satu pusat pertambangan di Sultra,” ujar Raup. Selain itu, lanjutnya, kontribusi terhadap pendapatan asli daerah (PAD) akan lebih maksimal. Pasalnya, selama ini kontribusi PAD dari sektor pertambangan sangat minim. “Tahun 2010 saja PAD dari sektor pertambangan tidak mencapai target Rp 500 juta, bahkan lebih tinggi sektor pertanian dan perikanan. Padahal selama ini banyak investor pertambangan yang telah melakukan pengapalan ore keluar wilayah Konut,” ujarnya. Yang tak kala pentingnya tambah Raup, dengan adanya Perda pertambangan tersebut diharapkan kesejahteraan masyarakat akan lebih meningkat serta kerusakan lingkungan dapat dicegah. “Dengan ada perda pertambangan ini maka investor pertambangan akan hati-hati dalam melakukan aktivitasnya,” jelas Raup. (lan)

yang ada di Konut, namun laporan yang diterima dari tim pengawas ujian secara umum pelaksanaan UN tahun ini berjalan lancar dan tepat waktu. Dia berharap siswa-siswi peserta UN dapat mengerjakan soalsoal yang diujiankan dengan baik agar bisa lulus 100 persen. Katanya, dari hasil pantauan di SMA I Asera Senin (18/4), ditemukan empat orang siswa t i d a k mengikuti UN tanpa alasan yang jelas. Peserta UN tahun ini di sekolah tersebut berjumlah 111 siswa. “Kita ber-

harap peserta ujian bisa lulus semua. Apalagi kalau ujian berlangsung lancar dan tepat waktu, saya optimis tingkat kelulusan akan lebih baik dari tahun sebelumnya,” kata Abdul Hakim. Ia menghimbau kepada seluruh pengawas ujian agar benar-benar melakukan pengawasan secara baik guna mencegah terjadinya kekisruhan di selama pelaksanaan ujian. Begitu pula kepada panitia ujian

agar dalam melaksanakan tugasnya dengan baik dan mencegah terjadinya kebocoran soal-soal ujian. “Saya amati sangat sulit terjadinya kebocoran soal ujian karena tim pengawas dilakukan secara sampling. Artinya, tim pengawas tidak otomatis mengawas di sekolahnya. Sehingga kita berharap hasil ujian benar-benar menunjukkan kemampuan siswa tanpa adanya intervensi pihak manapun,” ujarnya. (awn/p2)


11

Kendari Pos |Sabtu, 23 April 2011

Mentan Larang Peternak Jual Sapi Betina

Sudiro Alpa di Pelantikan Aswad Mutasi ...................... dilakukan sesuai kebutuhan organisasi. “Nanti saya coba melihat dulu. Tentunya ini tidak harus segera secara frontal untuk melakukan mutasi-mutasi tapi saya coba pelajari dulu mana yang harus dilakukan,” tegasnya. Mutasi yang dilakukan merupakan prioritas utama dalam program kerja seratus harinya. Pergantian pejabat yang dilakukan dalam program seratus hari kata Aswad yang didampingi wakil bupati Ruksamin merupakan aplikasi dari reformasi birokrasi. “Kalau seratus hari itu ten-

tunya yang penting itu dilakukan pertama itu masalah kelembagaan dulu, reformasi birokrasi. Selanjutnya untuk melaksanakan pembangunan-pembangunan. Tentunya ini tidak bisa kita tentukan bahwa ini yang harus dilaksanakan dan ini tidak karena kita lihat apa yang sudah direncanakan. Sekarang ini pembangunan itu sudah sementara berjalan dengan dukungan APBD yang sudah ditetapkan,” jelas Aswad Selain mutasi, dalam seratus hari masa pemerintahannya, dirinya juga akan memprioritaskan sisi pendidikan dan kesehatan masyarakat. “Itu semua yang akan kami

prioritaskan dalam waktu dekat ini,” tandasnya. Sudiro Alpa di Pelantikan Aswad Rasa kecewa mungkin masih membekas pada lawan-lawan politik Aswad saat Pemilukada lalu. Buktinya saat pelantikan Aswad sebagai bupati Konut di gedung DPRD Sultra (21/4) hanya tiga mantan pesaingnya yang hadir yakni Abdul Hamid Basir, Apoda dan Syamsul Bahri. Sudiro yang selama ini menjadi lawan terkuat Aswad, tidak hadir. Meski demikian pelantikan Aswad Sulaiman dan wakil bupati Ruksamin sebagai pasangan pemimpin Konut periode 2011-2016 tetap berlang-

sung khidmat dan ditumpuki massa. Saking banyaknya massa, seremoni pemberian ucapan selamat, berjalan hingga hampir satu jam. Gubernur Sultra, Nur Alam yang melantik keduanya berdasarkan SK Mendagri berharap agar pasangan berakronim Pasti Harum itu bisa segera memperbaiki kondisi politik dan sosial kemasyarakatan pasca Pemilukada. Termasuk diantaranya, gubernur meminta Aswad-Ruksamin merangkul lawan-lawannya. “Rangkul juga seluruh masyarakat Konawe Utara. Jangan biarkan ada pengkotak-kotakan agar pembangunan bisa berjalan cepat dan selaras,” ujarnya. (ema)

Djainal ST Selamat dari Ancaman Pistol Pria .......................... mempedulikannya dan tetap bercerita dengan tiga rekannya. Saat makan, posisi Djainal duduk sendiri di deretan kursinya dan berhadapan dengan tiga rekannya. Entah apa penyebabnya, tiba-tiba pria beraroma alkohol tersebut langsung menghampiri kelompok Djainal. Dari arah belakang Anju, dia menodongkan pistolnya tepat ke arah mata Djainal. “Dia menggertak, katanya kenapa.. Haa.. kenapa. Saya bunuh kau, ini semuami (tiga rekan Djainal) yang kamu andalkan?,” begitu Djainal menirukan ungkapan pria berpistol tersebut. Karena merasa tidak tahu masalah dan dalam kondisi terancam, Ketua Dewan Penasehat Gapensi Unaaha ini pun hanya mampu meminta maaf dan meng-iba. Pria tersebut sempat kembali ke mejanya bersama teman-temannya yang

lain. Namun dalam posisi duduk, ia kembali berteriak ke arah kelompok Djainal. Bahkan kata Djainal yang masih tampak shock saat ditemui, pria itu lalu mengisi magazen ke dalam pistolnya dan kembali ke meja Djainal. “Dia arahkan lagi pistol ke kepalaku. Pas disini,” katanya sembari menunjuk bagian depan kepalanya. Anju yang kemarin menemani Djainal memberikan keterangan bahwa saat pria itu datang dari arah belakangnya dan menodongkan pistol, tercium aroma alokohol yang sangat tajam. “Saya hanya heran, kenapa kita yang tidak pernah menyinggung siapapun, kita hanya bicara soal excavator itu, bisa diperlakukan begitu,” lirihnya. Kejadian tersebut disaksikan oleh semua pengunjung di warung makan tersebut. Bahkan salah satu diantaranya yang bernama Jefri mencoba untuk menghampiri Djainal meski tidak saling kenal. Naas-

nya, setelah mencoba menguatkan mental Djainal yang terlihat shock karena ditodong, malah ia yang menjadi korban. Sebabnya Jefri mencoba melakukan negosiasi dengan pria penodong itu. Tapi si pria tidak terima baik dan menarik Jefri keluar dari rumah makan. Di luar, ia dua kali menghantam kepala Jefri dengan gagang pistolnya hingga kepala Jefri terluka sedalam 5 sentimeter. Tidak sampai disitu, masih dalam kondisi gagang pistol di kepala Jefri, ia menembak sebanyak tiga kali ke udara. “Saya lihat dia (Jefri) sudah jatuh, saya langsung lari dan bersembunyi di semak-semak. Saya buka bajuku supaya tidak bisa dilihat kalau dia mencari saya,” terang Djainal. Saat lari pun, Djainal mengaku tak leluasa. Karena pistol pria mabuk tersebut dalam keadaan terkokang, ia memutuskan untuk merayap di semak-semak. Bentangan kawat duri yang menghadang tetap

dilewatinya dengan merayap sambil menenggelamkan sebagian badannya. “Kalau saya tidak lari, kehadiaran anda di sini mungkin sudha mendapatkan berita kematian. Saya bersyukur, tuhan masih melindungi,” ujarnya. Saat ditemui kemarin, Djainal tampak sangat shock. Sejak kejadian itu hingga sore kemarin ia belum keluar dari penginapannya. “Besok pagi (hari ini), saya akan laporkan kejadian ini ke pihak berwajib,” ketusnya. Lantas apa penyebab ia ditodong? Djainal tidak tahu pasti, tapi menurut intuisinya, pria tersebut mencoba untuk mengintimidasi dirinyaa untuk memaksanya memberi uang. Pasalnya saat kejadian itu, kantung Djainal memang penuh uang. Total ia mengantongi uang Rp 87 juta. “Saya merasa ada indikasi pemerasan. Saya akan menuntut sesuai hukum. Sampai saat ini saya masih merasa terancam,” tandasnya. (ema)

Pemkot Baubau akan Evaluasi Objek Wisata Air Terjun .................. gian terus saja menemani mata saya. Anda bisa melihat Pulau Makassar, alat transportasi laut yang lalulalang dan pemandangan Kota Baubau. Hanya sekitar 30 menit kami sudah memasuki areal hutan lindung di Kelurahan Waruruma. Suhu udara di daerah itu begitu sejuk. Jalan beraspal yang kami lalui juga basah dan licin. Gemuruh air yang mengalir mengeluarkan bunyi nan indah, seolah mengiringi perjalanan kami. Samping kiri-kanan jalan itu ditumbuhi aneka ragam pepohonan,yang tentu saja menjadi aset berharga bagi Kota Babau. Sangat rindang, tapi tak terawat. Tak terawat karena banyak sampah yang berserakan di jalan, sisa-sisa daun mati yang jatuh dari pohon berserakan begitu saja. Air Terjun Tirta Rimba tidak terlalu tinggi, hanya sekitar 8-9 meter dengan lebar aliran sungai sepanjang kurang lebih 5-7 meter. Airnya mengalir dari atas melalui batu-batu besar menuju kolam yang telah dibentuk dengan ukuran sekitar 10x7 meter lengkap dengan papan meluncur layaknya kolam renang. Air terjun ini berada dalam kawasan hutan lindung dan menjadi daya tarik tersendiri bagi penikmat wisata air, karena cukup natural. Di tempat ini pengunjung dapat berenang sambil mendengarkan suara burung dan deru angin di sela pepohonan. Warga setempat juga biasa menjadi penunjuk jalan bagi mereka yang ingin menjelajah sungai dan hutan yang lebat ini.

Beberapa meter dari air terjun ini telah dibangun saluran khusus yang dibentuk melingkar, atau tepat di bawa saluran genangan air buatan kolonial Belanda. Ada juga yang mirip aliran sungai alami yang berundak-undak, sehingga mempercantik aliran air itu. Di saluran tingkatan pertama masih terjaga keasliannya. Masih ada goresan tangan si pembuat. Namun karena dimakan usia, goresan itu punah dimakan lumut. Kedalaman air terjun sampai 5 meter. Maka jangan heran biasannya penikmat wisata sengaja memanjat ke daerah yang lebih tinggi untuk melompat. Ini acap kali dilakukan anak-anak yang memanfaatkan

waktu libur. Untuk lebih menikmati air terjun yang merupakan aliran Sungai Kokalukuna ini, cukup dengan berdiri di bawah aliran air dekat batu-batu besar, karena airnya tidak terlalu deras sehingga cukup nyaman. Air Tirta Rimba cukup jernih. Ini juga karena merupakan salah satu daerah konservasi yang berada dalam pengawasan Kementerian Kehutanan. Nah, karena pengawasan dari kementrian ini sehingga polemik sering terjadi antara KSDA dengan pihak pariwisata di Baubau. Satu sisi, dikelola dengan profesional untuk menghasilkan PAD, disisi lain KSDA tidak mengharapkan adanya retribusi. Maka jangan heran,

retribusi di Tirta Rimba berlaku cuma pada hari libur saja Rp 1000. Hari lainnya bebas masuk. Tapi, hal tersebut menjadi kendala bagi pengembangan potensi wisata. Sebab biaya perawatan dan pengamanan lokasi, Pemkot Baubau harus mencarikan porsi anggaran lain demi mempertahakan aset wisata itu. Menurut Kabid Pengembangan Obyek Daya Tarik Wisata (ODTW) Mukmin, Pemkot dalam waktu dekat akan mengevaluasi sejumlah obyek wisata, termasuk wisata air terjun Tirta Rimba. Sebab potensi wisata pengelolaannya tidak profesional. “Kalau profesional, daerah akan menikmati hasilnya,” katanya. (bersambung)

Proyek ...................... tangan Mentan ke Muna, merupakan kunjungan pertama sejak wilayah yang memiliki 223 Desa yang tersebar di 33 Kecamatan itu terbentuk. Kedatangan Mentan Suswono didampingi pengusaha Nasional asal Muna, Habil Marati dan Sekprov Sultra, Zainal Abidin. Rombongan Menteri asal PKS itu tiba di Desa Wakobalu Agung, Kecamatan Kabangka, pukul 09.00 Wita, dengan menumpang dua helikopter. Bupati Muna dr LM Baharuddin dan Wakilnya Ir Malik Ditu serta unsur Muspida, menyambut langsung kedatangan Mentan. Sebelum menandatangani prasasti pencanangan Muna sebagai daerah penyangga swasembada daging sapi, Mentan didampingi Bupati Muna terlebih dahulu diajak berkeliling melihat sapi. Mentan Suswono menyempatkan diri memberikan inseminasi buatan. Kemudian menggunting pita, melepas 80 ekor sapi yang akan dijual ke Makassar. Selain itu, menyaksikan pameran hasil pertanian dan perkebunan, serta hasil kerajinan tangan khas Muna yang dipamerkan di lokasi kegiatan. LM Baharuddin menuturkan, Muna sejak dulu terkenal dengan peternakan sapi. Sapi ada di Muna sejak zaman penjajahan Belanda, kala itu seorang bernama Kaligis mendatangkan 38 ekor sapi. Di zaman Jepang, banyak sapi yang menjadi liar, karena ditinggalkan pemiliknya. “Sapi-sapi liar itu lalu menjadi hewan buruan,” terangnya kepada Mentan Suswono.

Di zaman orde baru (repelita pertama), lanjut dokter -sapaan Bupati Muna, setiap tahunnya peningkatan ternak sapi di Muna mencapai 17,5 persen. Di akhir pelita III dan V, populasi sapi di Muna meningkat sebesar 14,8 persen. Kemudian mengalami penurunan, di tahun 2000, populasi sapi hanya naik 0,95 persen. Tahun-tahun berikutnya semakin menurun. Untuk mencegah, populasi sapi di Muna terus menurun, Pemda mengeluarkan kebijakan pelarangan penjulan sapi ke luar daerah dan pemotongan sapi betina yang produktif. “Pemda juga mengalokasikan anggaran sebesar Rp 1 miliar untuk peternakan sapi,” sebutnya. Kini kata dia, populasi sapi di Muna 50 ribu ekor. Menteri Pertanian Suswono, berharap Muna memberikan kontribusi menjadi penyuplai daging sapi, mewujudkan program swasembada sapi. Ia melihat di Muna potensinya cukup bagus, tersedianya pangan dan lahan. “Performance sapinya juga bagus-bagus,” timpalnya. Kata Dia, pemerintah sudah memprogramkan tiga kali swasembada daging sapi, tahun 2005 gagal. Lalu tahun 2010, juga gagal. Tahun 2014, Mentan berharap dengan kesiapan Muna, swasembada daging sapi dapat terwujud. “Muna harus bekerja keras, untuk membantu mewujudkan swasembada daging sapi,” instruksinya. Tidak menutup kemungkinan untuk menunjuang potensi yang ada di Muna, akan dibangun rumah pemotongan hewan modern. Suswono lalu menceritakan, terakhir kali Indonesia mengekspor daging sapi di tahun 1976.

Empat belas tahun kemudian (tahun 1990 red), Indonesia mulai mengimpor sapi. “Pertahun kita mengimpor sapi sebanyak 600 ribu ekor,” sebutnya. Kendala peningkatan populasi sapi di Indonesia, sapi betina yang masih produktif dipotong. “Peternak dalam posisi dilematis, membutuhkan uang sehingga menjual sapi betina untuk dipotong,” sambungnya. Untuk mencapai swasembada daging sapi, Pemerintah menetapkan UU No 18 tahun 2009, tentang peternakan dan kesehatan hewan. Isi UU tersebut salah satunya melarang betina produktif dipotong. “Rumah Pemotongan Hewan, jangan memotong betina produktif. Bila ada betina produktif yang mau dipotong, peternak agar melapor ke Pertanian. Nanti kita berikan insentif, agar sapi betina tetap terpelihara. Insentif yang diberikan Rp 500 ribu, untuk pemeliharaan,” tuturnya. Harapan Mentan, dengan makin banyaknya daerah-daerah penyangga daging sapi tiap tahun, impor daging sapi bisa diturunkan sebesar 5 persen. “Di tahun 2014 nanti, impor kita tinggal 10 persen. Bila kebutuhan daging dalam Negeri sudah terpenuhi 90 persen, itu sama artinya kita sudah swasembada daging,” terangnya. Terkait kerjasama antara Pemda Muna dan Balitbag, dr LM Baharuddin sebelumnya mengatakan, Pemda Muna akan mendapatkan bantuan 1000 ekor bibit sapi. “Bibit sapi itu didatangkan dari luar,” timpalnya. Aplikasi di lapangan, desa yang memiliki potensi akan mendapat bantuan 50 ekor bibit sapi untuk dipelihara. (awn)


Konsultasi

8 KENDARI POS “KONSULTASI PSIKOLOGI”

Renovasi Rumah Koppel Memanjang

Konsultasi Kesehatan

KONSULTASI ARSITEKTUR

(Home,House,Exterior,InteriorandUrbanPlanner)

Oleh : Chadidjah D Selomo, S.Psi . Psikolog

ALIM BAHRI, ST., IAI Dosen Teknik Arsitektur Univ. Haluoleo

Anda punya masalah yang perlu dikonsultasikan dengan psikolog, silakan kontak dengan pengasuh rubric ini pada nomor : 085299406065

Anakku Klepto Tanya : Mbak Chadidjah..Saya seorang Ibu RT dan mempunyai anak yang sudah dapat dikatakan dewasa karena saat ini berusia 20 tahun dan mengenyam pendidikan dibangku kuliah. Yang menjadi permasalahan, anak saya tersebut sering mengambil barang-barang punya temannya. Walaupun saya sudah marahi tetap saja anak saya tidak pernah kapok. Uang jajan yang dibawa tiap hari saya lebihkan tetapi tetap saja perilaku mengambil barang temannya tidak berhenti. Bagaimana ya mbak cara mengatasinya..saya sampe malu dengan perilaku anak Saya tersebut.. 081342914xxx Jawab : Makasih Ibu atas pertanyaannya...saya bisa merasakan kegundahan hati Ibu sebagai orang tua. Dari apa yang disampaikan, anak Ibu menderita penyakit Kleptomania. Kleptomania adalah gangguan fungsi kepribadian yang ditandai oleh kebiasaan mengambil barang milik orang lain. Berbeda dengan pencurian biasa, penderita Kleptomania biasanya benda atau barang yang diambil tidak ada hubungannya dengan pemenuhan kebutuhan pribadi bahkan nilai barang yang diambil pun terkadang sangat kurang berharga. Bagi penderita Kleptomania sebelum mengambil barang milik orang biasanya mengalami ketegangan emosional tertentu dan setelah melakukan pencurian barulah individu tersebut merasakan penurunan ketegangan dan menjadi rileks. Perilaku mengambil barang orang lain tidak terkait dengan ekspresi kemarahan, balas dendam dan bukan juga merupakan respon terhadap halusinasi atau delusi. Dan barang yang telah diambilnya pun apabila dikembalikan kepada pemiliknya tanpa rasa malu atau rasa bersalah. Dorongan yang ada pada diri penderita Kleptomania disebut dengan istilah Ego-Dystonic. Umumnya mereka sadar bahwa perilaku Kleptomanianya adalah salah, tidak ada gunanya sama sekali, terkadang merasa dirinya terancam namun mereka tidak berdaya menghindarinya. Nah, untuk kasus anak Ibu ada baiknya segera dilakukan perawatan Psikoterapi Iintensif yang memadukan kaidah-kaidah Terapi Psikoanalisis dan Terapi Perilaku. Untuk penanganan Terapi Perilaku, pelatihan relaksasi progresif sangat dibutuhkan agar anak Ibu mampu menurunkan ketegangan emosi yang anak Ibu rasanya pada saat dorongan untuk mengambil barang muncul. Demikian dari Saya, semoga bermanfaat salaaamm…

Kendari Pos |Sabtu, 23 April 2011

KETUA IKATAN ARSITEK INDONESIA (IAI) DAERAH SULTRA Permasalahan dapat dikirim ke : Jl. Made Sabara III No 99, telp :081341554165,

email : alimbhr@yahoo.com

Pertanyaan : Saya menempati sebuah rumah di suatu kompleks perumahan di seputaran wua-wua, setahun kemudian saya membeli rumah tetangga bagian belakang (koppel belakang) dengan ukuran dan tipe yang sama dengan saya tempati sekarang ini, kondisi kedua rumah yang saya miliki tersebut belum pernah di renovasi, dengan demikian Saya punya 2 rumah tipe 29/ 60, letaknya memanjang (koppel memanjang ke belakang). Seiring dengan perkembangan anggota keluarga, saat ini saya berencana untuk merenovasinya dengan jalan menggabungkan kedua rumah tersebut, namun hal ini justru merisaukan saya karena bingung bagaimana pengaturan lay out ruangan agar letak ruangan terutama kamar tidur kesannya tidak monoton, sehingga mohon saran dari Bapak untuk pengaturan ruangan yang efektif dan pengembangannya supaya jalan keluarnya tidak segaris atau lurus ke belakang (kalau pintu dibuka semua tembus dari depan sampai ke belakang) • • • • • • • • • •

Ruangan yang saya inginkan sebagai berikut: Ruang tamu Ruang tidur utama Ruang tidur anak Ruang keluarga Dapur 2 kamar mandi Taman (halaman belakang) Taman di luar (halaman depan) Carport dan teras

Demikian pertanyaan saya sampaikan, atas perhatian dan bantuannya saya ucapkan terima kasih

Heldi, S.sos Wua-wua, Kota Kendari Jawaban : Setelah melihat denah asli rumah Bapak, memang tidak baik dan tidak nyaman apabila pintu depan rumah yang satu bertemu dengan pintu depan rumah yang lain, apabila kedua rumah tersebut digabungkan. Dengan keadaan seperti itu, rumah juga akan terasa seperti lorong panjang. Pada gambar usulan denah yang saya berikan, Bapak memilih posisi tampak depan rumah yang bapak inginkan, disesuaikan dengan keadaan atau jalan yang lebih ramai atau faktor-faktor penunjang lainnya, karena kedua posisi tampak depan bangunan karena terdapat jalan. Namun, agak riskan jika sebuah bangunan tidak jelas posisi tampak depannya, namun untuk bagian belakang tetap terdapat pintu sebagai akses alternatif kedalam rumah, dan justru dengan keadaan bangunan bapak ini terdapat kesan yang unik karena dapat diakses dari 2 jalan yang berbeda. Untuk itu jika pemilihan tampak depan tidak sesuai dengan keinginan Bapak, maka Bapak hanya merubah posisi letak ruang-ruang yang sudah ada (memutar yang bagian depan kearah belakang begitupun sebaliknya). Mempelajari denah eksisting yang Bapak kirimkan, agar tidak merubah banyak keadaan semula, maka salah satu dapur bagian belakang dibongkar sebagai akses penghubung ke arah bangunan di sebeahnya. Dalam desain ini hanya bagian tersebut aja yang mengalami perubahan/pembongkaran Pada bagian belakang (depan pada bangunan disebelahnya) dibuat part-

sisi dari tembok terawang agar tidak terkesan tertutup sehingga tetap indah dilihat dari depan walaupun sebenarnya merupakan bagian belakang rumah Bapak. Agar kesan lorong dan “pintu ketemu pintu” hilang, fungsi ruang di rumah lama Bapak perlu ditukar antara yang kiri dengan yang kanan. Berarti, ada ruang yang harus dikorbankan, yaitu salah satu kamar mandi terpaksa dibongkar dan dipindah ke tempat baru. Namun plumbing (pemipaan) lama tetap masih bisa Bapak gunakan untuk dapur baru yang letaknya saya tata berada di “belakang”. Dengan demikian, dapur memiliki aksesendiri dan sirkulasi udara yang baik berkat adanya jendela. Taman yang semula adalah

taman belakang yang kemudian menjadi taman tengah setelah kedua rumah digabungkan tetap dipertahankan. Namun, ukurannya terpaksa diperkecil karena Bapak menginginkan adanya ruang tamu dan ruang keluarga. Karena kebutuhan ruang Bapak tidak banyak, maka rumah tidak perlu bertingkat. Rumah yang menjadi bagian belakang, ruang terbukanya bisa dimanfaatkan sebagai tempat menjemur. Agar “rahasia” keluarga Bapak tidak terlihat oleh tetangga atau orang yang lalu lalang, Bapak bisa meninggikan dan menutup pagar rumah dengan fiberglass. Demikian penjelasan singkat yang dapat saya berikan, semoga bermanfaat dan selamat mencoba. Salam


Sabtu, 23 April 2011

Langganan Dalam Kota Rp. 65.500,-

PNS Dilarang Banyak Mengeluh

ULFA/KP

Wali Kota Kendari saat menyerahkan bantuan kepada korban kebakaran di Lorong Fajar Merantau

KeManusiaan

Wali Kota Bantu Korban Kebakaran KebaKaran yang menimpa 12 rumah di Lorong Fajar Merantau Kelurahan Dapu-Dapura Kecamatan Kendari Barat, beberapa waktu lalu menarik empati Wali Kota Kendari, Ir Asrun. Orang nomor satu di Metro Kendari ini, Kamis (20/4) lalu mengunjungi ke lokasi kebakaran dan menyerahkan bantuan uang tunai Rp 4 juta kepada para korban. Penyerahan bantuan berlangsung pilu, pasalnya hanya dengan mengenakan pakaian seadanya yang bisa terselamatkan, warga korban kebakaran mengungkapkan rasa terima kasihnya. “Semoga bantuan seadanya ini dapat membantu biaya pembangunan rumah, yang telah hangus terbakar. Kebakaran ini merupakan musibah yang tidak terduga, sehingga kita harus tetap tawakal kepada Tuhan,” kata Asrun. Menanggapi pernyataan dari Wali Kota Kendari, salah satu korban, H Mahmud menuturkan sekiranya bantuan dapat ditambah dengan material bahan bangunan, mengingat sedikitnya 12 KK tidak lagi memiliki tempat tinggal, akibat keganasan si jago merah.(fas)

ABDI MAHATMA/KP

Gubernur Sultra, Nur Alam dan anggota DPR RI, Wa Ode Nurhayati duduk berdampingan dalam sebuah seminar pertambangan, Kamis (21/4) lalu. Dua tokoh dan kader PAN ini sempat terlibat “ketegangan” karena perbedaan padangan soal Kawasan Ekonomi Khusus (KEK). Saat duduk bersama, belum terlihat mencairnya situasi itu. Gubernur tak lama berada di meja yang sama karena meninggalkan forum, karena ada acara Diklat Pra Jabatan yang harus dibukanya. Keduanya sempat berjabat tangan saat Nur Alam akan meninggalkan tempat.

Kendari, KP Gubernur Sultra, Nur Alam ternyata tahu banyak bagimana kondisi kebatinan para pegawai negeri sipil (PNS) di Pemprov Sultra. Para abdi negera itu rupanya masih banyak yang suka mengeluh soal kinerjanya, soal gaji termasuk yang miskin inovasi. Saat punya kesempatan membuka Diklat Pra Jabatan Golongan I dan II, Kamis (21/4) lalu, Nur Alam melontarkan kegundahannya terkait mentalitas para pegawai itu. “PNS itu, harus memperhatikan prinsip kepegawaian. Karena, ada amanah yang harus dipertanggung jawabkan, jangan kalian mau mengerjakan pekerjaan, kalau ada anggaranya saja, kerjakanya tugas dengan ikhlas. Ingat pandailah melihat peluang pekerjaan. Jangan masa bodoh, apel saja malas. Ini hal kecil, tapi sangat buruk bagi seorang aparatur,” tegasnya dihadapan peserta Diklat. Nur Alam menjelaskan, akibat keterpurukan kedisiplinan itu, peran dan fungsi

Baca pnS di Hal 14

Utang Rp 190 M Dibayar Tujuh Tahun Tiap Tahun Setor Rp 31,1 M Kendari, KP Beban APBD dipastikan bertambah berat. Pemprov dan DPRD Sultra sudah

bersepakat untuk mengajukan pinjaman ke Pusat Investasi Pemerintah (PIP) Kementerian Keuangan Indonesia sebesar Rp 190 M. Uang itu akan dipakai untuk membiayai penyelesaian proyek pembangunan RSUD Sultra, di Baruga. Keputusan soal ini sudah jadi Peraturan Daerah

(Perda), yang ditetapkan, Kamis (21/4) malam lalu. Lima fraksi di DPRD menyetujui pinjaman yang akan dikembalikan dalam waktu sembilan tahun dengan masa tenggang dua tahun. Dengan masa tenggang itu, berarti dalam dua tahun pertama, Pem-

prov dibebaskan dari cicilan dan hanya dikenakan pembayaran selama tujuh tahun. Mulai 2013 nanti tiap tahunnya, Pemprov harus mencicil Rp 27,3 miliar selama tujuh tahun. Jika dikalikan masa

Baca utang di Hal 14

Perumahan Cantika Permai Masih Bermasalah Kendari,KP Anggota DPRD Kota Kendari sewot betul melihat pihak pengembang kompleks perumahan Villa Cantika Permai, di Kelurahan Padaleu Kecamatan Kambu yang keras kepala, dan mengabaikan peringatan dewan dan masyarakat agar kawasan perumahan baru itu membenahi drainase dan mengeruk tumpukan material di sebuah kali, tak jauh dari pemukiman warga sekitar. Pengembang perumahan itu juga ternyata sampai sekarang tidak memiliki upaya pemantauan lingkungan (UPL) dan upaya pengelolaan lingkungan (UKL). “Kami dapat informasi, developer Villa Cantika Permai, belum memiliki

izin UPL dan UKL,” kata salah seorang anggota Komisi III DPRD Kota Kendari, Djayadi Zaid. Pernyataan kader partai Gerindra ini senada dengan pernyataan Kabid Tata Lingkungan dan Amdal BLH Kota Kendari, Anwar Sanusi. Kata pejabat itu, pihaknya belum mengeluarkan UPL dan UKL perumahan yang notabenenya be-

Baca peruMahan di Hal 14

ULFA/KP

Di kawasan inilah, perumahan Cantika akan dibangun namun masih bermasalah dari sisi perizinan lingkungannya

Workshop Pemasyarakatan Perpustakaan dan Minat Baca Bagi Kepsek dan Pengelola Perpustakaan

Metrosiana

Terdakwa Korupsi Percaya Bisa Bebas StatuS terdakwa kasus korupsi yang disandang Muh Amin alias Boby Razak tidak membuatnya patah arang berjuang demi kebebasannya. Pengacaranya, Abdul Rahman, SH bahkan optimis kleinya itu akan bebas murni dari jeratan hokum dan divonis bebas oleh hakim. Alasannya, dari berbagai fakta dalam persidangan, baik saksi saksi dari BPKP, maupun dalam BAP, nama Boby Razak tidak pernah disebutkan. Tidak hanya itu, berdasarkan hasil labfor yang menyebutkan bahwa tanda tangan Muh. Amin yang ada dalam dukumen, adalah palsu. “Semua kontrak dan dukumen pengadaan mobis di Dinkes Kabupatan Bombana, dilakukan oleh istri Muh Amin waktu itu,” tambah Abdul Rahman.(tri)

Minat Baca Makin Kurang, Sarana Baca Tak Membaik Pemandangan sesaknya perpustakaan daerah dengan mereka yang gemar membaca saat ini sudah sulit terlihat. Selain karena teknologi yang kian maju sehingga akses informasi bisa ada di mana saja, sarana baca di perpusatakaan juga relatif sudah sangat kurang. Sarfiayanti-Sri Wulaningsih SejaK pagi, salah satu aula sebuah hotel sudah dipadati tamu. Mereka adalah para kepala sekolah dan pengelola perpustakaan yang berasal dari beberapa

DOK/KP

Minat baca masyarakat di Perpustakaan belakangan memang makin kecil. Ini karena sarana dan koleksi buku di perpustakaan sangat kurang dan kalah terbaru dari yang ada di took-toko buku

kabupaten/kota di Sultra, yang diundang untuk mengikuti workshop pemasyarakatan perpustakaan dan minat baca. Mengenakan seragam bebas rapi, para undangan duduk rapi sambil menunggu acara dimulai. Tepat pukul 08.00 wita, Kepala Badan Perpustakaan Drs H Samudra Wasiri M Si tiba di tempat itu. Sambil tersenyum, ia memberikan kode kepada panitia agar acara segera dimulai. Diawali sambutan panitia, kegiatan itu disambut positif oleh peserta yang hadir. Pada kesempatan itu, Samudra banyak membahas mengenai minat baca di kalangan masyarakat yang masih kurang. Bukan hanya di tingkat warga dan masyarakat secara luas, namun di satuan pendidikan juga belum menunjukkan peningkatan yang signifikan.

Baca Minat di Hal 14


Kendari Pos | Sabtu, 23 April 2011

Brescia v AC Milan

Tetap Fokus Brescia, KP AC Milan dan Brescia sangat bertolak belakang di Serie A musim ini. Milan adalah capolista sekaligus favorit scudetto. Hingga laga ke-33 atau kurang lima laga lagi, Rossoneri - sebutan Milan - unggul enam poin dari Napoli (71-65) dan delapan poin dari Inter Milan. Bandingkan dengan Brescia yang menghuni zona degradasi, tepatnya peringkat ke-19. Rondinelle - sebutan Brescia - pun terancam kembali ke Serie B setelah promosi musim ini. Apakah itu berarti Brescia akan menjadi sasaran empuk Milan Jawabannya akan diketahui di Mario Rigamonti (siaran langsung Indosiar, kickoff 00.00 WIB). Secara peringkat dan kualitas pemain, Milan memang unggul jauh dibandingkan Brescia. Namun, Rossoneri beberapa kali kesulitan menghadapi lawan yang di atas kertas di bawah. Palermo misalnya. Sebulan lalu (19/3), Palermo mampu mempermalukan Milan 1-0 di kandangnya. Palermo kembali membuat kejutan di leg pertama semifinal Coppa Italia midweek lalu (20/4) setelah menahan 2-2 Milan di San Siro. Hasil yang

bakal merepotkan Milan dalam leg kedua 10 Mei nanti. “Kami telah melupakan hasil Coppa dan kembali fokus menghadapi laga ke depan di Serie A,” ungkap Marco Amelia, kiper Milan, di Sky Italia. Seiring masih cederanya Christian Abbiati, Amelia kembali dipercaya mengawal gawang Milan. Itu berarti fans Milan harus siap waswas lagi mengingat performa Amelia yang kurang meyakinkan. Amelia disebut sebagai penyebab gol kedua Palermo oleh Abel Hernandez di Coppa. Namun, Amelia menolak dijadikan kambing hitam. “Ada orang yang menyebut gol Hernandez terjadi karena kesalahan saya. OK. Tapi, saya kira orang yang bicara tidak mengerti permainan sepak bola, khususnya situasi yang dialami penjaga gawang,” tutur kiper yang musim ini baru empat kali turun membela Milan itu. Terlepas dari penampilan Amelia, kekhawatiran Milan mungkin lebih besar di lini depan. Itu karena Rossoneri kehilangan dua mesin golnya. Zlatan Ibrahimovic akan menjalani skors kedua dari tiga laga, sedangkan Alexandre Pato ced-

era otot paha. Berhubung Filippo Inzaghi juga belum pulih dari cedera lutut, Milan hanya akan mengandalkan duet Robinho dan Antonio Cassano. Keduanya sudah dipasangkan sepuluh kali musim ini, tapi sangat jarang lebih dari satu jam. Dengan kata lain, secara fisik, sulit mengandalkan permainan konstan dari keduanya selama 2x45 menit. Milan memang tidak pernah kalah dari Brescia dalam delapan tahun terakhir. Namun, Brescia punya semangat ekstra untuk membuat kejutan. Apalagi jika tidak pernyataan dari Presiden Brescia Gino Corioni yang akan melego klub apabila kembali terdegradasi. Brescia sebenarnya tampil lumayan dalam sebulan terakhir. Tim asuhan Beppe Iachini itu pernah menahan Napoli 0-0 dan Inter 1-1 bulan lalu. Namun, kekalahan 0-3 dari Genoa pekan lalu (17/4) kembali mengecewakan Corioni. “Jika tidak ada respon positif dari tim di lima laga terakhir, saya tidak akan menjabat pemilik klub lagi,” kata Corioni yang memiliki Brescia lebih dari dua dekade terakhir itu. (dns)

Boateng Moonwalk Untuk Scudetto Milan, KP AC Milan memang paling di depan untuk merebut scudetto. Karena itu para pemainnya tampak sangat optimistis bahwa scudetto hanya tinggal menunggu waktu. Salah satunya Kevin-Prince Boateng. Gelandang 24 tahun Ghana itu pun menjanjikan selebrasi khusus seandainya Milan berjaya di akhir musim ini. Selebrasi khusus yang dipilih Boateng adalah moonwalk. Yakni, semacam teknik dansa yang memberi ilusi seolah-olah si pedansa ditarik saat berjalan mundur. Moonwalk dipopulerkan oleh mendiang King of Pop Amerika Serikat Michael Jackson. “Saya akan melakukannya lengkap dengan kostum Michael Jackson. Semoga saya bisa melakukannya di lapangan seketika itu,” ungkap Boateng kepada La Gazzetta dello Sport. Boateng punya motif khusus ingin melakukannya. Bukan semata karena dirinya sangat menyukai dansa. Lantas, karena apa? “Saya belum pernah memenangi sesuatu yang penting dalam karir saya. Scudetto akan menjadi pencapaian hebat,” jelas pemain kelahiran Berlin, Jerman itu. Boateng memulai karir profesionalnya pada usia 18 tahun. Kala itu, dirinya membela klub Bundesliga Hertha Berlin. Sete-

AFP PHOTO

Jatuh- Trofi Copa del Rey yang diraih Madrid setelah mengalahkan Barcelona 1-0, jatuh dari bus. Beberapa bagian trofi rusak sehingga Madrid memajang trofi replika.-- Berita selengkapnya di halaman 18.

Hidup Mati Delapan Tim Kendari, KP Delapan tim menjalani fase hidup mati di Walikota Cup II. PS Unhalu, PS Labibia, PS Angkatan Laut, PS Kadia, PS Bahteramas Junior, PS Kendari Abadi, PS Tawang Alun dan PS Baroqah akan saling bunuh guna merebut tiket semi final. Sekertaris Pengcab PSSI Kota Kendari, Hasanudin SPd, MSi mengungkapkan, sistem pertandingan babak delapan besar, akan saling mempertemukan juara pool A danrunner up pool C, juara pool C akan menghadapi pool runner up pool A. Begitu juga untuk pool B dan pool D. “Rata-rata klub yang keluar, memiliki kemampuan yang berbeda. Sehingga dipastikan, kompetisi ini semakin seru. Alasanya, babak ini, menggunakan sistem gugur sesuai kesepakatan saat technical meeting,” terangnya distadion lakidende kemarin. Terkait pemantauan atlit menuju Porprov XI 19 Juni nanti, kata Hans (panggilan akrab

Hasanudin), sudah dilakukan sejak babak penyisihan. Namun, belum bisa dipastikan karena mereka yang terpilih, akan menjalani seleksi lagi oleh pelatih yang akan menangani. “Berapa orang, sudah ada yang kami lirik. Tapi, belum dipatenkan. Karena laga masih berlangsung, dan ini kesempatan bagi mereka (atlit red) yang lolos, untuk mengeluarkan kemampuannya. Jadi, intinya tunggu saja, yang jelas mereka yang terpilih pasti yang terbaik,” paparnya. Ditempat yang sama, pengawas pertandingan Ir Soegito mengharapkan, dengan ditetapkanya delapan klub terbaik ini, kiranya kompetisi tetap berjalan sesuai prosedur karena target utama yang ingin dicapai adalah atlit terbaik menuju Porprov. “Semoga, dilaga delapan besar ini semua berjalan lancar hingga akhir pertandingan,” harapnya. (p2)

Agresif Kontra Disiplin

Kendari Abadi vs Unhalu

Kevin Prince Boateng

lah dua tahun, Boateng pindah ke Premier League dan membela Tottenham Hotspur selama dua tahun lalu Portsmouth di musim 2009-2010. Boateng juga sempat dipinjamkan ke Borussia Dortmund pada 2009. Tapi, selama bersama empat klub itu, dirinya tidak pernah mengangkat trofi apapun. Beruntung, Milan mencomotnya musim ini sehingga berpeluang merasakan gelar. “Saya termasuk karakter pemain yang haus

akan gelar. Saya yakin Milan bisa memenangi dua gelar, Serie A dan Coppa,” ujarnya. “Saya juga berharap tetap di Milan musim depan,” sambung pemain yang dimiliki bersama oleh Milan dan Genoa itu. (dns)

Kendari, KP Duel klub yang belum pernah tersentuh kekalahan akan tersaji di babak pembuka delapan besar Walikota Cup II. Juara bertahan Unhalu yang menduduki puncak klasemen pool A, akan ditantang runner up pool C Kendari Abadi. Dari sisi produktifitas, Kendari Abadi kelihatannya lebih tajam dibanding Unhalu. Sembilan gol dibukukan anak asuh Dodi Isnandi dibanding delapan gol Unhalu. Tapi

dari sisi pertahanan, Unhalu yang dilatih Hamdan lebih terkoordinir dan disiplin karena berhasil clean sheet selama babak penyisihan berbanding dua gol yang bersarang diga-

Baca KENDARI Hal 18


Konsultasi

Kendari Pos |Sabtu, 23 April 2011

KENDARI POS “KONSULTASI PSIKOLOGI”

Renovasi Rumah Koppel Memanjang

Konsultasi Kesehatan

KONSULTASI ARSITEKTUR

(Home,House,Exterior,InteriorandUrbanPlanner)

Oleh : Chadidjah D Selomo, S.Psi . Psikolog

ALIM BAHRI, ST., IAI Dosen Teknik Arsitektur Univ. Haluoleo

KETUA IKATAN ARSITEK INDONESIA (IAI) DAERAH SULTRA Permasalahan dapat dikirim ke :

Anda punya masalah yang perlu dikonsultasikan dengan psikolog, silakan kontak dengan pengasuh rubric ini pada nomor : 085299406065

Jl. Made Sabara III No 99, telp :081341554165,

email : alimbhr@yahoo.com

Anakku Klepto Tanya : Mbak Chadidjah..Saya seorang Ibu RT dan mempunyai anak yang sudah dapat dikatakan dewasa karena saat ini berusia 20 tahun dan mengenyam pendidikan dibangku kuliah. Yang menjadi permasalahan, anak saya tersebut sering mengambil barang-barang punya temannya. Walaupun saya sudah marahi tetap saja anak saya tidak pernah kapok. Uang jajan yang dibawa tiap hari saya lebihkan tetapi tetap saja perilaku mengambil barang temannya tidak berhenti. Bagaimana ya mbak cara mengatasinya..saya sampe malu dengan perilaku anak Saya tersebut.. 081342914xxx Jawab : Makasih Ibu atas pertanyaannya...saya bisa merasakan kegundahan hati Ibu sebagai orang tua. Dari apa yang disampaikan, anak Ibu menderita penyakit Kleptomania. Kleptomania adalah gangguan fungsi kepribadian yang ditandai oleh kebiasaan mengambil barang milik orang lain. Berbeda dengan pencurian biasa, penderita Kleptomania biasanya benda atau barang yang diambil tidak ada hubungannya dengan pemenuhan kebutuhan pribadi bahkan nilai barang yang diambil pun terkadang sangat kurang berharga. Bagi penderita Kleptomania sebelum mengambil barang milik orang biasanya mengalami ketegangan emosional tertentu dan setelah melakukan pencurian barulah individu tersebut merasakan penurunan ketegangan dan menjadi rileks. Perilaku mengambil barang orang lain tidak terkait dengan ekspresi kemarahan, balas dendam dan bukan juga merupakan respon terhadap halusinasi atau delusi. Dan barang yang telah diambilnya pun apabila dikembalikan kepada pemiliknya tanpa rasa malu atau rasa bersalah. Dorongan yang ada pada diri penderita Kleptomania disebut dengan istilah EgoDystonic. Umumnya mereka sadar bahwa perilaku Kleptomanianya adalah salah, tidak ada gunanya sama sekali, terkadang merasa dirinya terancam namun mereka tidak berdaya menghindarinya. Nah, untuk kasus anak Ibu ada baiknya segera dilakukan perawatan Psikoterapi Iintensif yang memadukan kaidah-kaidah Terapi Psikoanalisis dan Terapi Perilaku. Untuk penanganan Terapi Perilaku, pelatihan relaksasi progresif sangat dibutuhkan agar anak Ibu mampu menurunkan ketegangan emosi yang anak Ibu rasanya pada saat dorongan untuk mengambil barang muncul. Demikian dari Saya, semoga bermanfaat salaaamm…

KENDARI POS

“KONSULTASI GIGI”

Konsultasi Kesehatan

11

Pertanyaan : Saya menempati sebuah rumah di suatu kompleks perumahan di seputaran wua-wua, setahun kemudian saya membeli rumah tetangga bagian belakang (koppel belakang) dengan ukuran dan tipe yang sama dengan saya tempati sekarang ini, kondisi kedua rumah yang saya miliki tersebut belum pernah di renovasi, dengan demikian Saya punya 2 rumah tipe 29/60, letaknya memanjang (koppel memanjang ke belakang). Seiring dengan perkembangan anggota keluarga, saat ini saya berencana untuk merenovasinya dengan jalan menggabungkan kedua rumah tersebut, namun hal ini justru merisaukan saya karena bingung bagaimana pengaturan lay out ruangan agar letak ruangan terutama kamar tidur kesannya tidak monoton, sehingga mohon saran dari Bapak untuk pengaturan ruangan yang efektif dan pengembangannya supaya jalan keluarnya tidak segaris atau lurus ke belakang (kalau pintu dibuka semua tembus dari depan sampai ke belakang) • • • • • • • • • •

Demikian pertanyaan saya sampaikan, atas perhatian dan bantuannya saya ucapkan terima kasih Heldi, S.sos Wua-wua, Kota Kendari Jawaban : Setelah melihat denah asli rumah Bapak, memang tidak baik dan tidak nyaman apabila pintu depan rumah yang satu bertemu dengan pintu depan rumah yang lain, apabila kedua rumah tersebut digabungkan. Dengan keadaan seperti itu, rumah juga akan terasa seperti lorong panjang. Pada gambar usulan denah yang saya berikan, Bapak memilih posisi tampak depan rumah yang bapak ingin-

kan, disesuaikan dengan keadaan atau jalan yang lebih ramai atau faktorfaktor penunjang lainnya, karena kedua posisi tampak depan bangunan karena terdapat jalan. Namun, agak riskan jika sebuah bangunan tidak jelas posisi tampak depannya, namun untuk bagian belakang tetap terdapat pintu sebagai akses alternatif kedalam rumah, dan justru dengan keadaan bangunan bapak ini terdapat kesan yang unik karena dapat diakses dari 2 jalan yang berbeda. Untuk itu jika pemilihan tampak depan tidak sesuai dengan keinginan Bapak, maka Bapak hanya merubah posisi letak ruang-ruang yang sudah ada (memutar yang bagian depan kearah belakang begitupun sebaliknya). Mempelajari denah eksisting yang Bapak kirimkan, agar tidak merubah banyak keadaan semula, maka salah satu dapur bagian belakang dibongkar sebagai akses penghubung ke arah bangunan di sebeahnya. Dalam desain ini hanya bagian tersebut aja yang mengalami perubahan/pembongkaran Pada bagian belakang (depan pada bangunan disebelahnya) dibuat partsisi dari tembok terawang agar tidak terkesan tertutup sehingga tetap indah dilihat dari depan walaupun sebenarnya merupakan bagian belakang rumah Bapak. Agar kesan lorong dan “pintu kete-

mu pintu” hilang, fungsi ruang di rumah lama Bapak perlu ditukar antara yang kiri dengan yang kanan. Berarti, ada ruang yang harus dikorbankan, yaitu salah satu kamar mandi terpaksa dibongkar dan dipindah ke tempat baru. Namun plumbing (pemipaan) lama tetap masih bisa Bapak gunakan untuk dapur baru yang letaknya saya tata berada di “belakang”. Dengan demikian, dapur memiliki aksesendiri dan sirkulasi udara yang baik berkat adanya jendela. Taman yang semula adalah taman belakang yang kemudian menjadi taman tengah setelah kedua rumah digabungkan tetap dipertahankan. Namun, ukurannya terpaksa diperkecil karena Bapak menginginkan adanya ruang tamu dan ruang keluarga. Karena kebutuhan ruang Bapak tidak banyak, maka rumah tidak perlu bertingkat. Rumah yang menjadi bagian belakang, ruang terbukanya bisa dimanfaatkan sebagai tempat menjemur. Agar “rahasia” keluarga Bapak tidak terlihat oleh tetangga atau orang yang lalu lalang, Bapak bisa meninggikan dan menutup pagar rumah dengan fiberglass.

ami gigi tonggos akan semakin besar. Penggunaan empeng hingga lebih dari usia dua tahun juga bisa memperparah kondisi tersebut. Mengapa” Karena saat mengisap empeng, rahang atas secara refleks akan maju ke depan. Sementara rahang bawah bergerak ke arah sebaliknya atau terdorong masuk ke mulut. Perubahan posisi gigi juga besar kemungkinannya terjadi jika anak mengempeng. Sementara itu, menurut Patricia Hamaguchi, penulis Childhood, Speech, Language, and Listening Problems: What Every Parent Should Know, kebiasaan mengisap empeng juga bisa menimbulkan masalah bahasa dan pengucapan kata. Hal lain yang ditakutkan adalah kegiatan mengisap

empeng ini akan terus melekat, bahkan hingga anak memasuki usia sekolah. Tentunya ini akan menjadi lebih sulit dihentikan jika sudah menjadi kebiasaan. Banyak dampak kesehatan yang timbul pada anak dengan kebiasaan mengempeng. Dari badan kurus sampai diare. “Anak yang menggunakan empeng itu sering diare dan juga kurus karena kurangnya asupan gizi,”paparnya. Apalagi kalau ibu sering mengabaikan masalah ini. Bagi mereka, yang penting anak diam, hingga jam makan terlewatkan. “Lebih baik cepat hentikan penggunaannya, karena banyak dampak buruknya saja,” tandas Mustarim. (jpnn/lia)

demikian penjelasan singkat yang dapat saya berikan, semoga bermanfaat dan selamat mencoba. Salam

Ruangan yang saya inginkan sebagai berikut: Ruang tamu Ruang tidur utama Ruang tidur anak Ruang keluarga Dapur 2 kamar mandi Taman (halaman belakang) Taman di luar (halaman depan) Carport dan teras

Keterangan Usulan Gambar Denah : 1. 2. 3. 4.

Carport Teras Depan Ruang Tamu Ruang Tidur Utama

5 . Kamar Mandi 1 6 . Ruang Keluarga 7 . Ruang makan 8 . Dapur 9 . Ruang Tidur Anak 1 10.Kamar Mandi 2 11.Ruang Tidur Anak 2 12.Teras belakang/Ruang setrika 13.Ruang Cuci dan Jemur.

Oleh : Drg.Erni Sunubi, M.Kes.

TTL Anak Kerja

: Denpasar6Desember1968 : 2 Putri : Poli Gigi Puskesmas Lepo-lepo Kendari

Warna Tambalan Gigi Berubah Tanya: As wr Dokter Erni, Saya Aliah, 21 tahun, mahasiswi. Gigi saya di bagian depan atas pernah ditambal dua tahun yang lalu, selama ini tidak ada keluhan rasa sakit cuma kenapa sekarang warna tambalannya berubah dan terkadang saya tidak percaya diri dalam pergaulan. Apa warna tambalannya bisa dirubah dok? Jawab: Perubahan warna pada tambalan bisa disebabkan oleh adanya lubang pada tepi tambalan (secundary caries) dimana sering tertimbunnya sisa-sia makanan (food debris) pada tepi tambalan terutama pada bagian belakang dekat langit-langit yang mungkin jarang terkena sikat gigi. Hal lain bisa juga disebabkan oleh struktur email pada gigi dan mungkin juga dari bahan dan tehnik penambalan itu sendiri. Namun perlu diingat bahwa gigi yang sudah ditambal kondisinya sudah tidak seperti gigi yang sehat. Maka perlu diperhatikan dan dijaga kebersihannya dan sebaiknya setiap 6 bulan ke dokter gigi untuk pemeriksaan kondisi tambalan gigi tersebut. Tapi jangan khawatir, tambalan pada gigi anda masih dapat diperbaiki. Kemajuan Tekhnologi di bidang kedokteran gigi, khususnya di bidang konservasi dan bahan tambalan yang begitu bervariatif memungkinkan pasien bisa memilih perawatan yang sesuai dengan kondisi giginya. Untuk itu saya sarankan sebaiknya konsultasi ke dokter gigi sebelum penjalaran sekunder karies mengenai daerah pembuluh darah pada gigi, karena tentunya perawatannya agak rumit dan memerlukan biaya yang tidak sedikit. Jika tidak dirawat kondisinya akan bertambah parah dan akhirnya patah dan gigi akan mati (gangren). Nah...jika sudah demikian tentunya akan sangat mengganggu dalam pergaulan. Bila ini terjadi diusia anda yang sekarang tentunya sangat disayangkan bukan?

Dot Meracuni Anak SEBAGIAN orang tua berpendapat, dot alias empeng merupakan suatu keharusan untuk dimiliki jika mempunyai seorang bayi. Kebutuhan dot sama halnya dengan keharusan mengganti atau membersihkan popok. Namun, tahukah Anda bila dot ternyata tidak cukup aman bagi si bayi? Dot mini ini memang mujarab untuk menenangkan si kecil. Orang tua pun menjadi lebih santai dan tak perlu banyak buang waktu untuk menenangkan anaknya yang sedang rewel. Cukup dengan memasangkan empeng, si kecil pun langsung anteng (diam). “Pada dasarnya, bayi memang punya naluri untuk mengisap sesuatu,” kata spesialis anak dr. Mustarim, Sp.A. Naluri mengisap pada bayi adalah demi mendapatkan suatu kenikmatan dan kenyamanan, suatu hal yang sudah pasti dia dapat saat mengisap puting susu ibunya. Bentuk empeng yang memang mirip puting susu sengaja dirancang untuk memenuhi kebutuhan alamiah tadi. Namun, jangan jadikan empeng sebagai alat penenang ketika anak rewel. Sebab, penggunaan empeng lebih banyak buruknya ketimbang baiknya. Bagi pria murah senyum ini, pema-

kaian empeng ibarat mengonsumsi rokok karena menimbulkan ketergantungan. “Ibaratnya empeng itu sama dengan rokok bagi bayi, kita meracuni anak kita sendiri. Memberinya kuman, membuat giginya tak bagus, bahkan bikin anak tak pede,” ujar Mustarim. Salah satu alasan pemakaian empeng ditentang oleh sebagian profesional di bidang kedokteran adalah karena masalah kebersihannya. “Empeng tidak dapat dijamin kebersihannya. Sering empeng yang jatuh ke lantai dipungut, lalu dimasukkan lagi. Itu berarti memindahkan kuman langsung ke dalam mulut. Ini berbahaya,”jelas Mustarim. G a u n g kontra yang lebih keras datang dari segi kesehatan gigi dan mulut. “Empeng bisa memengaruhi lengkung rahang anak. Ketika anak sudah tumbuh gigi, adakalanya dia suka menggigit atau menarik empeng tersebut dengan giginya. Mungkin karena gemas. Tetapi, tekanan yang timbul dari gerakan ini bisa memengaruhi bentuk rahang dan gigi,” jelasnya. Meski tidak sekeras jari, empeng juga bisa menyebabkan gigi tonggos (menonjol ke depan) jika durasi dan frekuensi penggunaannya sudah berlebihan. Semakin sering empeng digunakan, maka kemungkinan mengal-


Activity

12

Kendari Pos | Sabtu 23 April 2011

Rapat Paripurna Istimewa DPRD Konawe Utara Pelantikan Bupati-Wakil Bupati Konut KABUPATEN Konawe Utara akhirnya memiliki bupati-wakil bupati definitiv. Proses pelantikan Bupati Konut, Drs H. Aswad Sulaiman P, MSi dan Wakil Bupati Ir Ruksamin MSi, dilakukan Gubernur Sultra H Nur Alam SE, di Aula Rapat Paripurna DPRD Sultra, Kamis (21/4). Sebelum proses pengambilan sumpah dan janji bupati hasil Pemilihan Langsung Kepala Daerah (Pilkada) tersebut, Ketua DPRD Konawe Utara, Raup, S.Ag dalam sambutannya mengatakan, Kabupaten Konawe Utara yang dibentuk berdasarkan UU No. 13 Tahun 2007, telah memulai beberapa peralihan masa kepemimpinan, mulai dari Aswad Sulaiman P, Herry Hermansyah Silondae, dan terakhir Tamrin Patoro. Selama masa kepemimpinan tersebut, Kabupaten Konut telah melaksanakan berbagai pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat. Kemajuan demi kemajuan terus digapai oleh daerah yang berdiri tepatnya 4 Juni 2007, dapat terwujud berkat kepemimpin penjabat sebelumnya. Karena itu, sepatutnya kita ucapkan selamat jalan kepada Hery Hermansyah Silondae dan Tamrin Patoro atas pengabdiannya selama memimpin Konut. “Kepada Pak Aswad saya ucapkan selamat datang kembali di Konawe Utara, sebagai bupati definitip, setelah sebelumnya pernah memimpin daerah ini dalam kapasitasnya sebagai penjabat bupati, yang pertama. Kita mengucapkan selamat datang, walau kita tahu sesuangguhnya secara hakiki beliau (Aswad) tidak pernah meninggalkan Konawe Utara,” kata Ketua DPRD Konut, Raup S.Ag, dalam Rapat Paripurna Istimewa Pelantikan bupatiwakil bupati definitip, Aswad Sulaiman-Ruksamin. Saat ini berbagai kemajuan permbangunan telah dicapai Kabupaten Konawe Utara, na-

mun disisi lain masih dirasakan terdapatnya berbagai kekurangan diantaranya, bidang pertambangan, pertanian dan perkebunan, perikanan dan kelautan serta dalam tata kelola pemerintahan. Dibidang pertambangan, kata Ketua DPRD Konut, pengelolaan tambang sebagai salah satu sember daya alam unggulan daerah Konut, masih belum maksimal, baik segi segi penatausahaan masih amburadul. Secara ekonomi, sektor tambang gagal mendatangkan kontribusi Pendapatan Asli Daearah (PAD) yang signifikan bagi daerah. Selain itu, pemberdayaan masyarakat maupun pengelolaan lingkungan yang belum sepenuhnya memenuhi prinsip ramah lingkungan. Nah, terkait hal itu, kita bisa memahami dan sepatutnya memberikan dukungan yang sepenuhnya terhadap rencana Gubernur Sultra H. Nur Alam SE, untuk menjadikan Kabupaten Konawe Utara, salah satu daerah pengembangan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) sektor pertambangan. “Hanya dengan melalui KEK ini kita bisa berharap banyak akan manfaat pengelolaan tambang di Konut,” ujar Raup.

Dibidang pertanian dan perkebunan, pengembangan perkebunan kelapa sawit disatu sisi telah membuka lapangan kerja bagi masyarakat di Konawe Utara, namun pada sisi lain, masih banyak menimbulkan masalah pelik, diantaranya, konvensi lahan hutan yang mengancam kelestarian hutan

Suasana Rapat Paripurna Istimewa DPRD Konawe Utara pada pelantikan Bupati Konut Drs H. Aswad Sulaiman P, M.Si dan Wakil Bupati Ir Ruksamin, M.Si, di Aula Gedung Paripurna DPRD Sultra, Kamis (21/4). Rapat paripurna ini dipimpin Ketua DPRD Konut, Raup, S.Ag didampingi Wakil Ketua DPRD Konut, Daud Akbar, dan dihadiri gubernur beserta anggota DPRD Konut. Foto-foto Ruslan Amrullah dan Darwin Sihombing/Kendari Pos

dan meningkatnya laju deforestasi. Sengketa lahan antara pengembang perkebunan dengan pemerintah, masyarakat pemilik lahan dan perusahaan tambang. Selain itu, meningkatnya praktek illegal logging yang dilakukan penduduk akibat ketiadaan lahan pertanian yang telah di konvensi menjadi areal perkebunan sawit. Sektor perikanan dan kelautan lanjut Raup, sesungguhnya memiliki potensi tinggi untuk dikembangkan menjadi sektor unggulan. Padahal, wilayah Konawe Utara berada di daerah pesisir serta potensi laut yang luas (berhadapan dengan laut Banda), sehingga sangat strategis dalam pengembangan sektor perikanan dan kelautan. Hanya saja hingga kini belum menjadi fokus utama pemerintah Konawe Utara. Bidang tata pemerintahan khususnya pengelolaan keuangan, setiap tahunnya Pemkab Konut selalu menyandang predikat disclaimer, salah satu predikat sangat buruk yang diberikan BPK bagi pengelolaan keuangan suatu daerah. “Tentu saja hal itu tidak berarti bahwa pemerintah Konut, telah berbuat korup. Tetapi yang pasti kita gagal mewujudkan prinsip-prinsip clean and good governance, dalam pelaksanaan pemerintahan dan pembangunan di Konut,” ujarnya. Tentu masih banyak masalah-masalah lain, yang belum disebutkan diatas, tetapi semestinya menjadi perhatian utama bupati Konawe Utara yang baru, disamping masalah lain yang tak kalah penting. “DPRD Konut sebagai unsur pemerintah daerah dan mitra kerja eksekutif akan senantiasa mengawal dan menjadikan partnet pemda dalam menyelesaikan berbagai masalah guna memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat di Konut. (***)

Pesan DPRD Konut kepada Aswad-Ruksamin

Gubernur Sultra H. Nur Alam SE saat mengambil sumpah dan janji Bupati Konut, Aswad Sulaiman P dan Wakil Bupati, Ruksamin.

1. Agar melakukan pembinaan kepada seluruh aparatur pemkab Konut dengan cara memberikan reward kepada mereka yang dinilai berhasil, dan sebaliknya tindakan kepada mereka yang gagal sesuai dengan peraturan perundang-undangan. 2. Agar melakukan penataan birokrasi sesuai dengan kebutuhan kepentingan pembangunan dan pelayanan masyarakat berdasarkan prinsip-prisnip administrasi dan manajemen yang rasional dan objektif. 3. Agar mendorong prinsip clean and good governance, pada seluruh level pemerintahan kabupaten Konawe Utara, melakukan penataan pengelolaan sumber daya alam tambang dan lainnya, agar menjadi lebih baik pada masa mendatang, serta mewujudkan penataan atau sinkronisasi kebijakan pemerintah dan pembangunan Pemkab Konut dengan pemerintah provinsi dan pusat. (***)

Anggota Muspida Sultra, Bupati dan Wakil dari kabupaten/kota se Sultra, anggota KPU Konawe Utara serta sejumlah pejabat lainnya saat mengadiri pelantikan bupati-wakil bupati Konut.


Metro

14

Kendari Pos | Sabtu, 23 April 2011

Briptu Devit Mengaku Difitnah Perpustakaan Sekolah Harus Jadi Pusat Belajar Polisi yang Terancam Dipecat Kendari,KP Sidang kode etik dan profesi yang digelar di Mapolda Sultra atas Briptu Devit dengan tuduhan melakukan hubungan gelap diluar nikah dengan wanita bernama Yustina Neni hingga menghasilkan seorang anak bernama Roberto Kristian belum membuat sang polisi puas. Ia bahkan tetap menyangkal bahwa itu adalah hasil hubungan gelapnya, dan menganggap masalah tersebut adalah fitnah. “Bukannya tidak mengakui Roberto sebagai anak saya, tetapi saya butuh bukti hasil pemeriksaan dari Pusat Kedokteran dan Kesehatan (Pusdokkes), yang hingga saat ini hasilnya belum saya terima dari keluarga Yustina. Dengan begitu saya tidak mungkin menjadi ayah dari anak tersebut, tanpa bukti akurat Pusdokkes,” terang Briptu Devit didampingi sang isteri, Sertu Martina Paseno. Lebih lanjut aparat Mapolda Sultra ini mengungkapkan jika berdasarkan hasil Pusdokkes,

Roberto terbukti merupakan darah dagingnya, dirinya akan berusaha sekuat mungkin untuk mengambil hak asuhnya dengan memperdatakannya. “Lagi pula isteri saya saat ini, juga bersedia untuk mengasuh anak tersebut. Karena itu pengakuan Yustina tidak benar, karena bukannya saya tidak mengakui anak tersebut, apalagi timbul kecurigaan dari saya mengingat dia mengaku hamil pada 2009 lalu, setelah sebulan lamanya kami berpisah,” lanjutnya. Sampai saat ini Briptu Devis juga tidak habis pikir, mengapa Yustina seakan-akan ingin menghancurkan kariernya di kepolisian. Padahal walau pun hasil pemeriksaan Pusdokkes belum juga diketahuinya, tetapi dirinya telah menerima sanksi atas perbuatannya tersebut mulai dari tahanan berat selama 21 hari, tunda kenaikan pangkat selama dua periode yaitu selama 1 tahun, dimutasi atau dibebaskan dari jabatan, serta tindakan disiplin oleh Wakapolres Konawe selama tiga bulan, plus ditahannya gaji selama dua bulan. “Itikad baik apalagi yang ha-

rus saya tempuh, agar Yustina tidak memfitnah saya, karena selain keluarga saya telah lima kali berbicara dengan keluarganya, serta bersedia membawa adat sesuai kesepakatan sebesar Rp 10 juta, tetapi lagi-lagi pada hari yang ditentukan keluarga mereka tidak berada di tempat, tanpa alasan jelas,” ingatnya. Atas fitnahan yang telah tiga kali dituturkan Yustina melalui media massa, dirinya merasa sangat terganggu, sehingga jika Yustina ingin menuntut secara pidana maka dirinya mempersilahkan. “Saya optimis dengan diperlihatkannya hasil Pusdokkes oleh keluarga Yustina, maka masalah yang muncul sejak 2008 lalu ini akan berakhir,” bebernya. Tetapi jika hasil Pusdokkes menunjukkan hal sebaliknya, dan Yustina tetap menyebar fitnah melalui media, maka dirinya terpaksa akan menempuh jalur hukum. “Karena saya sudah cukup mentolerir fitnahannya, dan hal tersebut menyangkut pencemaran nama baik saya. Selain itikad baik keluarga saya yang tidak pernah direspon baik keluarga Yustina,” tegasnya.(fas)

Prajabatan Diikuti 240 Orang PNS... PNS tidak lagi mendapat apreasiasi secara struktural dimata masyarakat, sehingga perlu penekanan sanksi, demi mewujudkan jebolan Diklat dengan kemampuan dan kreavitas tinggi. Selain itu, sebagai aparatur dalam menjalankan tugas perlu transparansi, dan kepekaan pada pekerjaan, yang lebih responsive dan kapabel, mulai dari cetusan ide, rancangan program, sampai dengan implementasi kebijakan untuk menghindari penilaian kritis oleh elemen masyarakat. “Jangan karena gaji kurang, kita lalaikan tugas-tugas. Bahkan, sampai meninggalkan pekerjaan yang hampir rampung. Itu, bukan ciri aparatur

pemerintah. Ciptakanlah suasana yang kondusif, jangan justru kalian yang sendiri yang merusak citra PNS. Saya, banyak menerimah sms kritikan, ada beberapa pimpinan yang dinilai lalai. Saya sinyalir, itu dari staf yang tidak suka dengan pimpinannya, dan ironisnya ada beberapa PNS yang ikut mendemo pimpinannya sendiri, ini sangat merusak citra PNS. Kalau ada kelalaian jangan protes secara radikal,” kata Gubernur. Untuk mengantisipasi hal tersebut, Mantan Wakil Ketua DPRD Sultra ini menganggap perlunya peningkatan konsep kualitas sumberdaya aparatur, dengan menitik beratkan pada pemerintahan yang bersih, bertanggung jawab dan bebas dari KKN, menuju kesejahteraan masyarakat yang merata.

“Saya sangat mengapresiasi Diklat ini, untuk itu bagi kalian yang sedang menjalankan pendidikan, bisa menjadi kader PNS yang handal, dan beguna bagi daearah, bangsa, dan negara kita,” harapnya. Sementara itu, Kepala Badan Diklat Sultra La Ode Abd Rahim mengungkapkan bahwa Diklat kali ini diikui 240 orang, CPNS golongan II dari Satker lingkup Sultra. Mereka dibagi dalam enam kelas, tiap kelasnya dihuni 40 orang peserta. Berlangsung selama 19 hari, dengan waktu belajar 174 jam. Disamping upacara pembukaan Pra Jabatan, kata Rahim, kegiatan ini juga dirangkaikan dengan peresmian website dan absen sidik jari, lingkup Diklat Sultra demi peningkatan dan pengembangan kreatifitas pegawai. (p2)

Minat... “Pemasyarakatan minat baca memang harus intens dilakukan, karena salah satu cara untuk mengembangkan kualitas sumber daya manusia, diperoleh melalui membaca. Dari bukulah, kita memperoleh banyak informasi dan pengetahuan,” ungkap Samudra. Membaca, merupakan unsur penting dalam pendidikan, baik yang bersifat formal maupun non formal. Oleh karenanya kemampuan membaca yang diperoleh di tingkat formal harus dijaga dan ditingkatkan. Hal itu dapat dilakukan dengan melibatkan peran keluarga, sekolah, masyarakat, pemerintah maupun kalangan organisasi. Lebih dari itu, perpustakaan sebagai infrastruktur dan aksesibilitas layanan informasi

ilmu pengetahuan dan teknologi memiliki daya akselerasi dalam pembangunan nasional. Dukungan tersebut merupakan upaya perbaikan dan peningkatan mutu pendidikan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat. “Pemasyarakatan perpustakaan dan minat baca adalah moment yang sangat penting. Saya mengharapkan peran aktif semua pihak yang terkait untuk bersama-sama sehati sepikir, seiya sekata. Dalam hal ini untuk terlibat secara langsung maupun tidak langsung guna peduli terhadap perpustakaan sekolah sebagai pusat sumber belajar bagi para pendidik dan peserta didik sebagai sarana untuk memajukan diri,” katanya. Di tengah-tengah tamu yang hadir saat itu, ternyata panitia juga mengundang Ketua Komisi

IV DPRD Sultra, Yaudu Salam Ajo. Sebagai perwakilan rakyat, Yaudu memberikan respon positif terhadap upaya Badan Perpustakaan Sultra dalam meningkatkan mutu sumber daya manusia di daerah ini, melalui budaya membaca. “Kegiatan ini saya pikir merupakan program yang memiliki nilai positif plus. Namun yang harus menjadi catatan, peserta yang hadir harus mampu meningkatkan kualitas membaca para peserta didiknya, dalam arti mampu mengaplikasikan, ilmu yang diperoleh hari ini,” ujarnya. Untuk membudayakan kegemaran membaca, minat dan kebiasaan membaca perlu dikembangkan. Caranya dengan mendayagunakan semua jenis perpustakaan yang ada. Apalagi, hal itu telah diatur dalam Undang-Undang nomor 43 ta-

hun 2007, pembudayaan kegemaran membaca efektif dilakukan melalui keluarga, satuan pendidikan, dan masyarakat. Pembudayaan kegemaran membaca difasilitasi oleh pemerintah dan pemerintahan daerah melalui buku murah dan berkualitas. Sementara pembudayaan kegemaran membaca pada satuan pendidikan dilakukan dengan mengembangkan dan memanfaatkan perpustakaan sebagai proses pembelajaran. “Pada dasarnya tujuan pembinaan minat baca untuk memberikan arah bagi pengembangan suatu subsitem nasional perpustakaan serta permberdayaannya, demi terwujudnya masyarakat Indonesia yang gemar membaca dan belajar seumur hidup,” Sadrak Tanan, ketua panitia penyelenggara.(*)

Developer Harus Secepatnya Benahi Drainase Perumahan... rada di ketinggian dan membelah bukit (cutting), serta di sekitarnya terdapat aliran kali mati. “Meskipun surat rekomendasi developer Villa Cantika Permai telah masuk ke kantor kami, tetapi sampai dengan saat ini kami belum mengeluarkan UPL dan UKLnya sampai mereka membuat drainase

dan mengeruk sedimentasi cutting, pada kali mati di sekitarnya,” ujar Anwar via telepon selulernya. Berhubung saat ini pihaknya fokus pemantauan kebersihan titik pantau Adipura, maka direncanakan pada minggu depan pihaknya akan meninjau lokasi perumahan tersebut, sehingga jika rekomendasi yang sudah di sarankan tidak dipenuhi, secara otomatis UPL dan UKL-nya belum dapat di-

terbitkan. “Developer baru mengantongi izin prinsip, yaitu izin dari dinas tata ruang sesuai dengan peruntukannya. Karena itu selain merekomendasikan pembuatan drainase dan pengerukan sedimentasi, kami pun akan merekomendasikan penanaman pohon, pasalnya mereka telah melakukan pengupasan lahan perbukitan,” jelasnya. Sebelumnya developer proyek

pembangunan Villa Cantika Permai Kendari, Syarifuddin beberapa waktu lalu mengatakan pihaknya akan mengeruk, membuat talud dan drainase disekitar aliran kali. “Kita akan tata indah di sekitar kali mati ini dan kita akan buat deker, talud serta mengangkut tanah yang masuk ke aliran kali. Kalau masalah UPL dan UKL, secepatnya akan kita urus izinya di BLH Kota Kendari,” kata pria paruh baya ini. (fas/tri)

Dibayar dengan PAD Rumah Sakit Utang... pengembalian, maka total Pempov harus mengembalikan dana ke PIP sebesar Rp 191,1 miliar. Jumlah tersebut belum termasuk bunga sebesar dua persen dari pinjaman, atau sebanyak Rp 3,8 miliar pertahun, setara dengan Rp 26,6 miliar selama tujuh tahun. Jika diakumulasikan antara cicilan

dan bunga, maka pertahunnya Pemprov harus membayar cicilan Rp 31,1 miliar. Selama tujuh tahun totalnya Pemprov harus mengembalikan Rp 217,3 miliar. Fraksi di DPRD memandang pinjaman yang dilakukan Pemprov sangat bermanfaat untuk masyarakat. Sebabnya saat ini kondisi RSUD memang sudah tidak representatif untuk pelayanan kesehatan. Meski menyetujui dijadikan Perda,

tapi DPRD menekankan beberapa hal terkait pinjaman tersebut. Diantaranya, Pemprov diminta untuk memperhatikan jatuh tempo pinjaman, lebih meningkatkan pelayanan kesehatan pada masyarakat dan hak pasien Bahteramas tidak boleh dikurangi. Salah satu anggota Pansus, Yaudu Salam Ajo menuturkan pembayaran cicilan pinjaman, akan diambilkan dari PAD RSUD. Dalam penjelasan

Pemprov katanya, PAD RSUD cukup untuk menalangi pinjaman tersebut tiap tahunnya. “Analisis ekonominya Pemprov itu semuanya akan diambilkan dari PAD rumah sakit (RSUD), tapi kalau pada kenyataannya nanti PAD rumah sakit tidak cukup untuk membayar cicilan, DAU akan dijadikan jaminannya. Jadi DAU akan digunakan untuk mencukupi pinjaman yang kurang itu,” tukasnya.(ema)


Kampus

Kendari Pos |Sabtu, 23 April 2011

15

Rektor Ingatkan PNS Jangan Bandel Kendari, KP Sebanyak 65 PNS Unhalu pengangkatan tahun 2009 menerima SK 100 persen di pelataran Rektorat Unhalu, akhir pekan lalu. Penyerahan SK yang dilakukan Rektor Unhalu Prof Dr H Usman Rianse MS, diharapkan bisa meningkatkan kinerja pegawai di lingkup universitas yang didirikan tahun 1981 tersebut. Yang terpenting, kata Rektor, CPNS yang berganti status menjadi PNS tidak lagi membandel seperti sebelumnya. Status anda yang baru lebih mengikat sehingga saat menjadi abdi negara sepenuhnya tanggung jawab sebagai pegawai harus dilaksanakan sebaik-baiknya. “Aturan mulai hari ini lebih mengikat sehingga setiap ucapan kita harus dipertanggungjawabkan. Jangan lagi membandel. Anda harus lebih banyak bersykur pada Tuhan dan institusi dengan menunjukkan kinerja sebaik-baiknya. Disiplin kerja pun harus menjadi prioritas anda,” ingat Rektor, usai menyerahkan SK 100 persen pada 65 PNS. Secara umum, Prof Usman juga mengingatkan pegawai di lingkup Unhalu tidak mengabaikan daftar hadir sesuai waktu yang ditentukan. Jangan hanya patuh pada mobil flat merah bernopol DT 10 (Mobdis milik Rektor). “Kalau mobil rektor terpakir, maka pegawai umumnya pulang tepat waktu. Bahkan, bila perlu berdiri di samping mobil. Anehnya, bila tidak ada mobil DT 12, kantor kosong bak tanpa penghuni. Padahal, biasanya saya masih ada di ruang kerja sehingga seolah kita hanya patuh pada mobil DT 12. Sebaiknya, sejak hari ini, tidak ada lagi perilaku seperti itu,” tambah Rektor. (lia)

EMILIANINGSIH/KP

Sitti Aisah Abdullah SH MH, salah satu PNS Unhalu yang menerima SK 100 persen yang diserahkan Rektor Unhalu, Prof Dr H Usman Rianse MS

Mahasiswa Kesmas Kunjungan Ilmiah Kendari, KP Tak cukup dengan pemberian materi di bangku kuliah. Prodi Kesehatan Masyarakat Fakultas MIPA Unhalu, merasa perlu melakukan kunjungan ke beberapa universitas dan rumah sakit. Sasaran adalah perguruan tinggi yang dianggap strategi untuk mengembangkan potensi akademik mahasiswa di bidang kesehatan. Kunjungan tersebut dilakukan melalui benchmarking (kunjungan wisata, red) pada dua daerah, yakni Jawa dan Bali, mulai tanggal 10 hingga 19 April. Di Jawa, rombongan yang terdiri dari mahasiswa jurusan peminatan administrasi kebijakan kesehatan dan epidemologi, berkunjung ke rumah sakit Holistik Bandung, dan ke Sekretariat Ikatan Mahasiswa Kesmas Universitas Gajah Mada. Di rumah sakit itu, mahasiswa melakukan pengamatan terkait metode pelayanan

kesehatan secara terpadu yang diterapkan petugas rumah sakit. Setelah tuntas melakukan pengamatan di Bandung, rombongan yang terdiri dari 23 mahasiswa jurusan kesmas dan dua dosen pembimbing itu kembali melakuan kunjungan ilmiah ke Bali. Sasarannya adalah Rumah Sakit Sanglah, dan Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Udayana. Bebeda dengan rumah sakit Holistik, di Rumah Sakit Sanglah, mahasiswa diarahkan untuk melihat bagaimana manajemen pelayanan kesehatan kepada wisatawan. “Kegiatan ini, merupakan salah satu upaya kami untuk memberikan pengamatan secara langsung kepada mahasiswa terkait meknisme pelayanan kesehatan yang diterapkan pada rumah sakit di luar Sultra. Mudah-mudahan, kegiatan ini bisa menambah pemaaman mereka, bagaimana sebaiknya memberi pelayanan prima kepada masyarakat,’’

ungkap dosen pendamping LD Ali Imran S KM M Kes didampingi Pitrah Asfiah S Sos M Sc, saat dikonfirmasi, kemarin. Di tempat terpisah Ketua Prodi Kesmas Unhalu, Ramadhan Tosepu mengatakan, mahasiswa kesmas selaku pelayan masyarakat, harus bisa memosisikan diri dengan baik, agar bisa memberikan pelayanan optimal kepada masyarakat. Terlebih, dalam penanganan medis. Setiap paisen memiliki karakter yang berbeda, agar terjadi komunikasi yang efektif dengan mereka, tentu dibutuhkan teknik interaksi yang bisa dipahami kedua belah pihak. “Melalui kunjungan ilmiah itu, diharapkan para mahasiswa dapat mengaplikasi ilmu yang diperoleh ketika bertugas sebagai tenaga media nantinya. Karena pengalaman itu sangat menunjang penerapan ilmu pengetahuan yang dimiliki,” katanya. (fya/lia)

Mahasiswa Kehutanan Kenali Bibit Lokal Kendari, KP Sebagai implementasi dari mata kuliah yang telah diajarkan di kampus, khususnya mengenai pengadaan tanaman lokal, maka beberapa waktu lalu Jurusan Kehutanan Fakultas Pertanian (Faperta) Unhalu mengadakan praktik lapangan di Suaka Margasatwa Tanjung Peropa. “Tujuan praktik lapang kali ini yaitu membekali mahasiswa dengan pengetahuan dan teknologi pengadaan bibit tanaman hutan lokal, dengan sistem cabutan anakan alam. Dalam praktik lapang ini, mahasiswa juga diperkenalkan dengan jenis-jenis tanaman hutan lokal, khususnya tanaman dengan populasi mulai berkurang akibat eksploitasi berlebihan,” terang Dosen Pendamping, Faisal Danu Tuheteru. Lebih lanjut, ia mengatakan

bahwa jenis-jenis tanaman yang dimaksud di antaranya Gito-gito dan Nyatoh. Yang sering diajarkan kepada para mahasiwa, dalam mata kuliah budidaya tanaman hutan lokal. “Karena itu peserta praktik lapang ini yaitu mahasiswa Jurusan Kehutanan semester enam, dengan jumlah 65 orang. Adapun metode praktik, berupa penjelasan umum tentang ekosistem hutan Moramo oleh Staf BKSDA Sultra, dan pengenalan jenis-jenis tanaman kehutanan lokal oleh dosen,” lanjutnya. Alumni IPB ini juga menjelaskan dengan teknik pencabutan anakan alam yang baik, membuat tidak rusaknya sistem perakaran tanaman. Karena itu para mahasiswa di lapangan, dituntut untuk langsung mempraktikannya dengan membentuk beberapa kelom-

pok guna mengumpulkan jenisjenis tanaman yang dibutuhkan. Selanjutnya perlakuan yang dilakukan kelompok mahasiswa, yaitu cabutan anakan alam dibungkus dengan kertas Koran yang sebelumnya sudah dibasahi, anakan–anakan tersebut kemudian ditanam di persemaian kampus sesuai dengan perlakuan kelompok. Tanaman yang ditemukan para mahasiswa yaitu Gito-gito (Diospyros pilosanthera), Wewu (Plancolina valida), Jambua-jambuan (Eugenia spp), Matoa (Pometia sp) dan Nyatoh (Palaqium sp). “Diantara jenis-jenis tanaman tersebut, Gito-gito, Nyatoh dan Wewu termasuk jenis tanaman kehutanan lokal, yang berpotensi ekonomi dan populasi di alamnya terus mengalami penurunan,” jelasnya. (fas/lia)

Galeri Foto : Pantauan Pelaksanaan Ujian Nasioanal Tingkat SMA/SMK/MA Tahun 2011

Rektor Unhalu didampingi Kepala Biro Kepegawaian dan Keuangan Unhalu saat diterima Kepala SMAS Kurnia Desa Pudai Kecamatan Wonggeduku,kab Konawe, saat mengawasi pelaksanaan UN.

Rektor Unhalu saat dialog dengan pengawas ruang UN di SMKN 4 Kendari, beberapa waktu lalu.

Leni Arni Dwimawan dan Mardin, peserta UN SMAN 1 Angata,Kab konsel. RektorUnhaludidampingisejumlahpejabatunhalu,saatmengawasi langsung pelaksanaan UN diSMAN 1 Wawotobi, tanggal 19 April lalu.

Suasana pelaksanaan UN di SMAN 8 Kendari.

Suasana penyelenggaraan UN hari kedua di SMAS Kurnia Puday Kab Konawe, salah satu lokasi yang dipantau Koordinator Pengawasan UN Sultra, Prof Dr IrH usman Rianse MS.

Rektor Unhalu memantau pelaksanaan UN diSMAN 1 Landono, hanya dilakukan di luar gedung tanggal 20 April.


16

Xpresi

Sabtu, 23 April 2011

5

Aan Rahmat Darmawan aan.rahmat19@gmail.com SMAN 2 Kendari ‘’ Pandangan baru? Ada lah, mencoba untuk mencari pengalamanpengalaman berkesan ataupun tidak menyenangkan baik segi penampilan dll dr Seseorang ... Menurut saya hal positifnya membuat kita lebih bersemangat dlm menjalani kehidupan ‘’ :D Suriyani Caca suryanip@yahoo.co.id SMPN 10 Kendari ‘’law menurut aq emm....emang sih penampilan baru itu penting apa lg lw ngumpul_ngumpul ama teman em..........yg pastinya tdk melanggar aturan agama kita aja (tdk memamerkan aurat)...... Ulvhaimut@yahoo.com SMAN 1 Ranomeeto “Penmpilan baru’?? Waduw kek sy berarti’,, ya sekarang sy berjilbab,end smua’y itu mrubah dri pkiran, pnampilan, brtman, cr bicara’ menyenangkan dgn pnmpiln bruQ yg skrg,setidaknya sy gak sm sperti tmn2 seumurn sy skrg yg mgutamakan modis ;) Atika Novatriana Harli Tikhasweety@ymail.com SMAN 1 Sampara “PenampiLan baruu ? Knapa nda? Yang penting jangann penampilann barumuu lebih parah dari penampilan sebelumnya ! ;) IfDaar Nagg Brandalanznyaandepaly Ifdar_ rudifsan@yahoo.co.id SMA 1 Sampara “Penampilan yg bru baguslah,yg penting dlm hal yg positif,seperti dri segi sikap maupun dri sgi penampilan. Dan yg lebih penting adalah kta hruz PD dalam berpenampilan. . .<^_^> style” tp ingat,,, pnamplan baru hrus ccok dgn kndisi kita...O.K

SETIAP tahun pasti ada trend penampilan yang terbaru, ya iyalah secara khan, untuk membuat suasana lebih berbeda, penampilan menjadi salah satu indikatornya. Kalo tiap tahun penampilanya itu-itu melulu, khan jenuh juga..so gak ada salahnya khan cobain penampilan baru.. Penampilan baru kadang identik dengan style yang berubah. Biasanya nich, kalo dikalangan seleb, penampilan baru ditunjukkan dalam setiap aksi panggung mereka. Tujuannya sama..agar fans nggak bosen ma mereka, coz, kalo keseringan muncul or tayang di tv dengan gaya rambut, or cara berpakaian serta dandanan yang serupa, otomatis penggemar bakalan ill fell juga, apalagi kalo udah keseringan nggak diganti-ganti. Tapi itu, bagi para artis, gimana dengan kita yang non artis yach? Penting nggak sech mencoba penampilan baru?? Menurut Aga, penampilan baru itu, nggak harus maksain diri tuk membeli pakaian yang serba baru. Untuk bisa tampil berbeda dari yang biasanya, hanya perlu strategi sederhana. Setidaknya,

itu bisa menghemat biaya, waktu, en orang juga betah dengan apa yang ditampilin. Misalnya nich..kalo sehari-hari, kita biasa tampil dengan rambut yang modelnya standar, alias biasa banget.. kenapa nggak kita mencoba menyisir rambut dengan gaya yang sedikit berbeda, dari situ pasti udah tampak ada perubahan. Membentuk rambut dengan mode yang berbeda, nggak harus pake biaya mahal lho, kalo kita kreatif, pasti bisa mencari alternatif untuk merubah tatanan mahkota kita, dengan biaya seekonomis mungkin. Itu kalo dari segi rambut, gimana dengan penampilan fisik yang lain?? Untuk merubah fisik sech ngga mungkin banget yach, kecuali kalo kita melakukan operasi plastik, baru dech penampilan kita berubah..heheh, atau kita rajin fitness tuk merubah tubuh menjadi

ideal. Tapi untuk dandanan memang bisa aja kita lakukan, en dijamin bakal merubah penampilan kita. Tapi, alangkah baiknya kalo perubahan itu, mengarah ke hal yang positif, gimana jadinya kalo perubahan yang kita lakuin terhadap diri kita, justru menjadikan kita tampak bego, alias malu-maluin di mata orang lain..emang enak?? So, sebelum itu terjadi versi cowok berwajah tirus itu, baiknya mencari referensi, agar nggak asal-asalan dalam merubah penampilan. Okelah kalo itu membuat seseorang tampak lebih fresh, en menawan, gimana kalo ternyata malah bikin penampilan tambah hancur dari biasanya?? Heheh..so jangan sampe nyesel yach, boleh merubah penampilan, asal sesuai dengan trend, en kepribadian. (fya)


Hiburan

10

Mandy Moore,

Kendari Pos |Sabtu, 23 April 2011

Sola Aoi

Seksi

Berkat ML

PENYANYI Mandy Moore berbagi tips agar tubuh tetap seksi. Caranya sangat mudah dilakukan. Cukup perbanyak bercinta (Making Love/ML) dengan pasangan hidup. Istri rocker Ryan Adams ini menegaskan, tubuhnya tetap seksi karena sering bercinta. “Perbanyak seks! dan banyak seks dengan suami Ryan,” ujar Moore penuh semangat. Moore berpendapat, seks bisa menjaga berat badan tetap stabil. Pelantun hits Only Hope itu meyakini bercinta juga bisa membakar kalori dalam tubuh. “Apakah kamu tahu seks membakar 360 kalori per jam? Mari hadapi, itu lebih menyenangkan daripada berada di gym,” jelasnya. Perempuan berusia 27 tahun itu mengaku tidak pernah terobsesi dengan diet. Moore melakukan apa yang ia inginkan dan tidak mau terlalu menahan keinginannya akan makanan. (jpnn/lia)

Mandy Moore

Rossa, Minta Yoyo Tak di Bui SUDAH cerai, penyanyi Rossa tetap peduli dengan bekas suaminya, Yoyo yang terlibat narkoba. Tahu Yoyo hanya sebagai pengguna, Rossa minta Yoyo tidak perlu di bui. Tapi cukup masuk rehabilitasi. “Mas Yoyo itu kan bukan pengedar, dia hanya pengguna, korban. Jadi, ya, harus direhabilitasi. Dia bukan pencuri yang harus dihukum dan masuk penjara,” kata Rossa saat ditemui di Upper Room, Annexe Building, Wisma Nusant-

ara, Jakarta Pusat, Rabu (20/ 04) malam. Sejak ditangkap akibat kasus narkoba 27 Februari 2011, pelantun lagu Ayat-ayat Cinta ini terus memantau perkembangan Yoyo. Menurut Rossa, saat ini Yoyo masih mendekam di tahanan BNN Cawang, Jakarta dan menunggu sidang. “Kata Mas Yoyo, pengajuan BAP-nya sudah lengkap, dan Insya Allah sidangnya dua minggu lagi,” terang janda bernama lengkap Sri Rossa Roslai-

na Handiyani ini. Lantas, bagaimana keadaan Yoyo sekarang? “Mas Yoyok sehat dan nggak ada masalah. Kalau bisa ditelepon, aku sambungin ke Rizky (anaknya). Kalau nanyain, aku bilang aja kalau ayahnya lagi bekerja,” kata janda satu anak ini seraya tersenyum. Yoyo ditahan Badan Narkotikan Nasional karena menggunakan narkoba jenis shabu. Ia ditangkap polisi pada 27 Februari lalu. (jpnn/lia)

Rossa

Hanya Buka Kancing ? Sola Aoi Beraksi KEMBALI mendatangkan pemain film porno ke Indonesia, rumah produksi Maxima Pictures bakal dipolisikan oleh Front Pembela Islam (FPI). Pemain porno asal Jepang, Sola Aoi yang didatangkan Maxima dalam film terbarunya, Suster Keramas 2. Sebelumnya, Maxima juga pernah mendatangkan pemain film porno Miyabi dalam film Menculik Miyabi. FPI menilai Maxima menyebarkan virus pornografi. Selain Maxima, FPI juga akan melaporkan Lembaga Sensor Film (LSF) karena meluluskan adegan Sola Aoi tampil topless di film Suster Keramas 2. “Kita sudah nggak tahan, pemerintah seakan membiarkan hal itu. Kita bakal segera melaporkan produser film dan LSF ke polisi,” ungkap Ketua FPI DKI Jakarta Habib Salim Alatas pada Rakyat Merdeka, kemarin. Habib Salim merasa dibohongi LSF yang sebelumnya sudah berjanji tidak akan meloloskan film berbau vulgar. “Kalau itu memang telanjang, vulgar, dan mengarah ke pornografi, kenapa diloloskan oleh LSF? Padahal kemarin kita sudah demo di LSF. Mereka sudah berjanji tidak akan meloloskan film yang berbau pornografi. LSF sudah berjanji di depan kita,” tegas Salim yang akan melaporkan Maxima dan LSF pada Jumat (22/04) ke Polda Metro Jaya.

Ditemui saat penayangan film perdana Suster Keramas 2, Bos Maxima Pictures, Ody Mulya Hidayat menyadari filmnya menuai kontroversi. Namun, dia merasa tidak ada yang salah karena dirinya tidak menjual seksualitas. “Bagi kami ini hanya film hiburan, kalau kita menampilkan Sola striptis, kita juga nggak berani. Kontoversi terjadi karena salah persepsi. Buktinya kami mengantongi izin dari LSF,” kata Ody ditemui di XXI FX Plaza, Jakarta Selatan, kemarin. Dalam film Suster Keramas 2, Sola tampil vulgar. Ada adegan Sola melepas baju dan bra hingga tampil topless. Payudara Sola terlihat jelas dan hanya ditutupi rambut. Ditanya soal filmnya, Sola merasa tidak ada yang vulgar. Dia juga merasa tidak seksi. “Memang ada yang dibuka kancingnya. Tapi saya merasa tidak seksi lho,” kata Sola yang hadir saat penayangan film perdananya, kemarin. Dihubungi terpisah Anggota DPR yang juga artis, Tere juga menyayangkan banyaknya artis porno yang datang ke Indonesia. Dia minta produser film tidak hanya mengejar keuntungan semata, tapi juga bisa mempertanggungjawab secara moral pada masyarakat. “Gunakan kebebasan berekspresi dalam koridor tanggungjawab. Film itu media komunikasi publik yang harus diproduksi dengan integritas,” kata pemilik nama lengkap Theresia Ebenna Ezeria Pardede ini. (jpnn/lia)


20

Kendari Pos |Sabtu, 23 April 2011

SERASI Yakin Menang 85 Persen di Kabaena Rumbia, KP Dukungan masyarakat Kabaena terhadap Muhammad Subhan Tambera untuk menakhodai Kabupaten Bombana lima tahun depan tak dapat diragukan lagi. Hal itu terlihat dari enam hari road show yang dilaksanakan pasangan calon Bupati-Wakil Bupati nomor urut 5 ini di pulau tersebut. Setiap mampir di desa yang ada di pulau tersebut, Subhan selalu dikeremuni ratusan hingga seribuan warga. Tidak hanya tokoh pemuda, wanita, agama dan toko adat yang memang berdomisili di Kabaena, dari luar Kabaena seperti Kendari, Baubau dan Kalimantan juga datang memberikan dukungan kepada pasangan Wakil Bupati Abdul Aziz Baking ini. “Kami ikhlas datang sendiri setiap sosialisasinya, sebab kami sangat mengharapkan Subhan dan Aziz Baking bisa menjadi Bupati dan Wakil Bupati lima tahun kedepan. Pasangan ini, merupakan putra terbaik yang besar dan lahir di Bombana yang tentunya sudah banyak tahu masalah yang dihadapi dan dibutuhkan rakyatnya,” kata H. Kasman, salah satu tokoh masyarakat Kabaena Barat. Road show Subhan Tambera dan Aziz di Kabaena merupakan kali kesekian sejak Pilkada putaran kedua ditunda. Bersama Aziz Baking dan ketua tim pemenangannya, Abustam, Subhan memulai road show-nya di Kabaena sejak Minggu lalu. Pasangan usungan Golkar dan koalisianya ini mengawali perjalanannya di Kabaena Timur. Ditempat ini, Subhan memenuhi undangan akikah Muhammad Afdal Sutra, putra pertama Yaman Maisa, salah seorang pendukung fanatik Subhan

NURYADI/KP

Subhan Tambera bersama masyarakat di sebuah desa di Kabaena dalam sosialisasinya di pulau itu, tiga hari lalu. Subhan dieluk-elukan warga di kabaena dan diharapkan bisa menang di Pilkada 8 Mei nanti. Tambera. Tidak tanggung-tanggung, untuk menyukseskan hajatan anaknya itu, Yaman juga mengundang artis ibukota dalam acaranya. Ribuan masyarakat pun tumpah ruah di Dongkala, bersama pasangan calon Bupati ini. Sehari kemudian, Subhan melanjutkan sosialisasinya, menyusuri pulau tersebut dari Kabaena Utara, Tengah, Barat hingga ke Selatan. Di wilayah ini hampir semua desa dikunjungi seperi Ballo, Wumbuburo, Tapuhaka, Mapilla, Sangia Makmur, Eemokolo, Tedubara dan beberapa desa lain. Uniknya, di setiap desa yang dikunjungi, Subhan selalu di-

minta berlama-lama di desanya. Bahkan ada warga yang tidak menginjinkan Subhan meninggalkan Kabaena sebelum bermalam di desanya. “Orangnya sederhana ternyata. Mudah-mudahan beliau bisa jadi Bupati, meski banyak fitnah serta isu miring untuk menjatuhkan kredibilitasnya menjelang hari H nanti,” harap salah seorang ibu yang sudah berumur 60-an tahun. Di Kabaena Selatan, road show Subhan Tambera dan Aziz Baking juga dipadati ratusan warga. Bahkan atas permintaan sendiri warga di Batuawu dan Pongkalaero, Subhan ditahan melanjutkan road shownya se-

belum nginap di daerahnya. Mereka masih ingin berlamalama dengan mantan wakil Bupati ini untuk mendengarkan visi dan misinya begitu jadi Bupati. “Nawaitu saya begitu terpilih adalah menginginkan tanah kelahiran saya ini berkembang seperti kabupaten lain. Banyak sumber yang bisa dikembangkan, salah satunya pertambangan. Masyarakat harus sejahtera karena menikmati isi perut buminya, bukan malah menderita. Saya juga berniat untuk menghilangkan pungutan penerimaan CPNS dan memprioritaskan warga Bombana sebagai pns,” kata Subhan disambut aplaus dari warga. Sementara Abustam, Ketua Tim pemenangan SERASI juga mengingatkan warga di pulau Kabaena untuk memenangkan Muhammad Subhan Tambera sebagai Bupati. Sebab dirinya juga all out untuk mendudukan Ketua DPD Golkar Bombana itu dikursi Bupati bersama pasangannya, Abdul Azis Baking sebagai Wakil Bupati. Usai mengelilingi desa-desa di tiga kecamatan, Subhan Tambera bersama Aziz Baking, Abustam, Ahmad Mujahid, lalu melanjutkan road shownya di Kecamatan Kabaena Utara, Tengah dan Kabaena induk. Rencananya hari ini, Subhan kembali ke Rumbia bersama tim suksesnya. Selama berkunjung di pulau itu, Subhan merasa yakin bisa meraih kursi Bupati Bombana bersama wakilnya Aziz Baking. Khusus di Kabaena, Subhan bisa menang 85 persen. “Insya Allah bos, 85 persen bisa kita dapat di Kabaena. Doa restu dari seluruh masyarakat Bombana juga sangat saya harapkan,” ungkapnya.(nur)

Mei, Demokrat Mulai Urus Cawali Kendari Kendari, KP Musyawarah Cabang (Muscab) DPC Partai Demokrat Kota Kendari yang diproyeksi akan digelar akhir Mei nanti dipastikan bakal sangat menarik. Selain agenda memilih Ketua DPD yang baru menggantikan Andi Rahmat, momentum politik partai itu juga akan digunakan untuk bicara soal kandidat wali kota Kendari periode 2012-2017 mendatang. Ketua DPC Partai Demokrat Kota Kendari, Andi Rahmat yang ditemui Kendari Pos, Kamis (21/4) lalu menjelaskan bahwa partai yang dipimpinnya itu akan mulai membicarakan soal Wali Kota Kendari di arena Muscab nanti. “Jadi Muscab itu akan menarik, karena terkait dengan Pilwali Kendari, yang jadi calon ketua juga sudah harus berani bicara soal Pilwali,” kata Andi Rahmat. Anggota DPR RI itu mengatakan, calon ketua PD Kota Kendari nanti akan diwajibkan untuk memaparkan konsepnya soal Pilwali, mulai dari kesediaannya dicalonkan, atau mau mencalonkan siapa dan bagaimana konsepnya memenangkan Pilwali nanti. Semua itu, menjadi salah satu syarat bagi seorang calon ketua. Ini

Andi Rahmat penting, lanjut Andi Rahmat, supaya kader dan masyarakat juga tahu, calon itu bisa membesarkan partai dan rakyat. “Saya kira sudah akan ketahuan arahnya nanti kalau Muscab, bagaimana Demokrat dalam Pilwali nanti. Tentunya Muscab bukan forum menentukan siapa yang akan dicalonkan Partai Demokrat, tapi setidaknya kita sudah bisa mendapatkan gambaran dari seorang calon ketua bagaimana sikapnya menghadapai Pilwali nanti,” tukas politisi yang kini sudah jadi pengurus DPP Demokrat itu.

Ia menjelaskan, Partai Demokrat akan mengutamakan kader internal untuk memimpin PD Kota Kendari nanti. Hanya saja, bagi pihak lain di luar kader yang punya komitmen membesarkan PD dan bekerja untuk rakyat, tetap diberi kesempatan. Katanya, mereka yang punya niat untuk maju di bursa calon ketua, sebaiknya mulai mempersiapkan diri. Andi Rahmat mengungkapkan bahwa dirinya tidak akan maju lagi sebagai salah satu calon, termasuk membicarakan kemungkinan untuk maju di bursa Cawali nanti. Saat ini dirinya hanya akan fokus menyelesaikan tugas dan amanah rakyat Sultra sebagai anggota DPR RI. “Saya juga memang diminta Ketua Umum membantu di DPP, jadi saya belum berpikir neko-neko sekarang,” katanya, tersenyum. Muscab Demokrat nanti akan memperebutkan 13 suara, masing-masing 10 dari pengurus kecamatan di Kota Kendari, dan masing-masing satu dari DPC demisioner, DPD PD Sultra dan DPP Demokrat. Diperkirakan, Muscab baru akan dilaksanakan akhir Mei nanti, karena beberapa daerah lain di Sulra sudah menjadwal lebih awal. (abi)

PDIP Wakatobi Himbau Warga Tenang Wangiwangi, KP Sengketa Pemilu Kada Wakatobi, masih sementara berlangsung di Mahkama Konstitusi (MK). Makanya untuk menjaga informasi menyesatkan terkait hasil proses hukum itu, PDIP Wakatobi meminta kepada masyarakat, agar bersabar menunggu dan mempercayakan pada lembaga berwenang. “Kita berharap masyarakat tenang dalam menyikapi persoalan Pemilu Kada yang sementara diproses di MK ini,” pinta Sudirman, Sekretaris PDIP Wakatobi.

Selain itu, ia berharap agar jangan mudah terpancing dengan isu dan wacana yang tidak jelas kebenarannya. Apalagi kalau informasinya membingungkan masyarakat. “Tunggu saja hasil keputusan MK karena lembaga itu adalah lembaga tertinggi yg syah memutuskan sengketa Pemilu Kada,” jelasnya. Yang pasti, proses hukum Pemilu Kada Wakatobi di MK saat ini, sementara tahap persidangan. Melihat perkembangannya, cukup aman dan semoga hasil keputusan MK secepatnya keluar.(cr1)


Kendari Pos Edisi 23 April 2011