Issuu on Google+

CMY

CMY Selasa, 23 Agustus 2011

Harga Eceran Rp. 3.500,-

http://www.kendarinews.com

Habis Ini, Apa Lagi Yang Baru? RASANYA sulit dipercaya. Jawa Pos, koran yang terbit dari Surabaya, meraih penghargaan tingkat dunia. Tim juri internasional memilih Jawa Pos sebagai peraih gelar tertinggi Newspaper of the Year 2011, di ajang World Young Reader Prize, yang setiap tahun diselenggarakan oleh asosiasi koran dunia, WAN-IFRA. Rasanya sulit dipercaya. Jawa Pos, koran yang terbit dari Jawa

Timur, menang di tingkat dunia. Mengalahkan koran-koran bernama superkondang seperti Wall Street Journal, Chicago Tribune, South China Morning Post, juga koran dengan oplah terbesar di dunia asal Jepang (lebih dari 10 juta eksemplar per hari) Yomiuri Shimbun. Rasanya sulit dipercaya. Jawa Pos, koran asal Indonesia, pada 12 Oktober nanti akan tampil sebagai peraih penghargaan tertinggi di World

Newspaper Congress dan World Editors Forum, di gelaran WAN-IFRA yang beranggotakan lebih dari 18 ribu penerbitan dan 15 ribu situs online di 120 negara di dunia. Rasanya sulit dipercaya. Tingkat dunia Bos! *** Melalui catatan ini, saya mewakili

Baca YANG BARU di Hal. 2

Kepekaan dalam Menangkap Tren Baca KEPEKAAN di Hal. 16 Data pemenang lebih lengkap di halaman 16

Jelang Pelantikan Bupati Bombana

5 Kadis Di-Staf-Ahlikan Kadis Kehutanan “Terjun Bebas” jadi Pengawas Sekolah Rumbia, KP Tiga hari menjelang pelantikan H Tafdil Masyhura Ila Ladamai sebagai Bupati dan Wakil Bupati Bombana, Pj Bupati Bombana, Mohammad Hakku Wahab melakukan penggantian pejabat eselon dua, tiga dan empat. Nampaknya, mutasi kali ini tergolong serius. Kenapa? Karena jumlah pejabat eselon dua (Kepala Dinas/Kepala Badan) yang dimutasi

tergolong besar. 18 orang bergeser posisi dan sebagian dipromosi sedangkan lima kepala dinas distaf-ahlikan. “Anggaplah mutasi kali ini sebagai THR dari saya karena tidak ada yang nonjob,” terang Hakku Wahab di sela-sela pelantikan. Selain 18 Kadis/ Ka.Badan yang dimutasi, 30-an pejabat eselon tiga dan empat juga dirolling. Belasan kepala Dinas dan Badan yang dipromosikan adalah Mahyuddin, dilantik menjadi kepala

Baca PELANTIKAN di Hal. 7

SELEBRITI

Pacar Mualaf Nikah Dipercepat KEBAHAGIAAN tengah dirasakan Indah Kalalo. Betapa tidak, bulan depan ia akan menikah dengan kekasihnya, Justin Werner. Kebahagiaan pemain film Belahan Jiwa ini bertambah lengkap karena calon suaminya itu kini menjadi mualaf. Indah mengaku bangga dengan keputusan kekasihnya. Meski pada awalnya tidak percaya dengan kesungguhan cinta Werner. Namun, kemudian Werner membuktikan cintanya dengan mengikuti keyakinan yang dianut Indah. "Dua hari sebelum puasa, calon suami jadi mualaf. Dia jadi mualaf itu suatu berkah Ramadhan buat aku pribadi. Nggak percaya juga, karena yang sudah-sudah tidak ada yang seperti dia," ucap Indah. (tia)

Indah Kalalo

KPUD Diingatkan Tidak Kecolongan Dua Kali Jelang Pemilihan Bupati Kolaka Utara Kendari, KP Belum juga pemilihan kepala daerah (Pilkada) Kabupaten Kolaka Utara (Kolut) digelar, sejumlah

pihak ternyata telah menaruh perhatian besar. Salah satunya adalah, Komisi Nasional Pengawas Aparatur Negara (Komnas Waspan) perwakilan Sulawesi Tenggara. Ketua Komnas Waspan wilayah Sultra, Hendri

Baca KPUD di Hal. 7

Hakku Wahab

Lima Hari CEO PLN Dahlan Iskan Menjelajah Sorong-Bintuni-Nabire-Timika-W amena-Digul-Merauke-Jayapura (3-habis)

Ironi di Bintuni, Mumi Listrik di Digul

Inilah safari Ramadan terpanjang yang saya (Dahlan Iskan) lakukan minggu lalu: Jakarta-Sorong-Sorong Selatan-Bintuni-Nabire-TimikaWamena-Yahukimo-Digul-MeraukeSota-Jayapura- Makassar-SurabayaJakarta. Lebih panjang dari perjalanan saya ke Papua tahun lalu: Sorong-Fakfak-Kaimana-Manokwari-Jayapura. Meski begitu, ternyata baru 14 kabupaten di Papua yang saya kunjungi. Masih 13 kabupaten lagi yang belum: Waropen, Yupe Waropen, Asmat, Yappi, Pegunungan Bintang, Biak, Serui, dan seterusnya. BEGITU luas wilayah Papua. Begitu minim fasilitas listriknya. Ada ironi pula di dalamnya.

JPNN

Bintuni contohnya. Ketika saya bermalam di Bintuni, listrik lagi padam di kabupaten yang kaya dengan gas, minyak, dan batubara ini. Bahkan, sudah 10 hari. Ini karena Pemda tidak mampu lagi membeli minyak untuk menjalankan genset-gensetnya. PLN memang belum hadir di sini. Listriknya masih ditangani Pemda. PLN belum punya apaapa. Jaringan listriknya pun milik Lisdes. Hanya ada satu orang PLN di seluruh kabupaten itu. Tugasnya membeli listrik milik Pemda, menyalurkannya lewat jaringan milik Lisdes, dan menagih rekening bulanannya. Pemda sudah kewalahan. Untuk melistriki Kota Bintuni, Pemda harus membeli BBM Rp 80 miliar/tahun. Tidak banyak

Dahlan Iskan (dua dari kanan) menyaksikan mesin diesel buatan Belanda yang tersimpan dan terawatt sangat baik di PLN Tanah Mareh, Digul, Papua.

Baca DIGUL di Hal. 7

CMY

CMY


2

Kendari Pos |Selasa, 23 Agustus 2011

Terima Kasih Khusus untuk Koran Lain Yang Baru .................. seluruh teman-teman di Jawa Pos ingin mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya seluruh pembaca. Dukungan Anda terhadap Jawa Pos mungkin melebihi dukungan pembaca koran-koran lain di Indonesia, mungkin di dunia. Bagaimana tidak. Ketika semua koran pesaing menurunkan harga, Jawa Pos malah menaikkan harga, dan Anda tetap memilih untuk membeli atau berlangganan Jawa Pos. Kadang saya tidak habis pikir. Kalau melihat di jalan-jalan, harga Jawa Pos itu bisa sampai empat kali lipat koran pesaing. Harga bandrol kami Rp 4.500, harga koran lain hanya Rp 1.000. Tapi survei –dari Nielsen Media Research maupun Enciety Business Consult— terus menunjukkan kalau readershare Jawa Pos jauh di atas yang lain. Khusus di Surabaya, share kami bisa sampai 93 persen. Berarti sembilan dari sepuluh pembaca koran memilih Jawa Pos. Dan berkat pembaca setia pula, sudah beberapa tahun ini total pembaca Jawa Pos menjadi yang terbanyak di Indonesia (Nielsen). Malah, saat ini Jawa Pos satu-satunya koran dengan jumlah pembaca yang angkanya “nyaman” di atas satu juta orang per hari. Dukungan pembaca ini yang terus membuat kami bersemangat. Apalagi, mereka begitu setianya, hingga tak pernah lelah memberi masukan-masukan kepada kami. Terus memberikan tantangan, dengan bertanya: “Habis ini apa lagi yang baru?” Kami juga mengucapkan terima kasih sebanyak-banyaknya kepada agen dan penyalur, serta para relasi dan mitra kerja Jawa Pos. Semua terus memberikan dukungan dan kepercayaan, meski kebijakan-kebijakan kami sebagai perusahaan kadang-kadang sulit dipercaya atau dipahami. Bagaimana tidak. Ketika yang lain menurunkan harga, kami malah menaikkan. Ketika yang lain melong-

garkan ketentuan, kami justru mengetati. Tapi seperti yang saya sampaikan kepada agen-agen iklan barubaru ini: “Tolong benar-benar dipahami, bahwa kami siap diomeli saat ini demi kebaikan jangka panjang. Kami siap dihujat masa sekarang demi kesuksesan masa depan. Toh tujuannya jelas. Kalau kami baik, semua relasi dan mitra kerja juga akan baik.” Saya selalu percaya, market leader yang baik adalah market leader yang mau berkorban (meski jangan banyakbanyak!) demi menjaga industrinya. Harus berani bikin kecewa sebentar demi senyum jangka panjang. Kalau market leader-nya banting harga atau awur-awuran, apa jadinya industri tersebut nantinya? *** Sebenarnya sulit juga jadi media di Indonesia, tapi sebenarnya hampir sama di industri media di mana-mana. Kalau ada satu yang meraih sesuatu yang luar biasa, yang lain bisa diam saja. Terus terang, Jawa Pos pun kadang juga begitu. Karena itu, di kesempatan ini, kami ingin mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada seluruh media di Indonesia. Kita semua berkompetisi secara sehat, dan kompetisi itulah yang menghasilkan karya-karya hebat. Kepada media di bawah bendera Jawa Pos Group, yang kini jumlahnya sudah mendekati total 200 koran dan stasiun televisi dari Aceh sampai Papua, saya ingin memberi ucapan terima kasih khusus. Keliling Indonesia, melihat dinamika koran-koran di daerah-daerah, memberi suntikan motivasi dan ide supaya Jawa Pos terus berbenah dan mengembangkan diri. Karena ide-ide terbaik kadang muncul dari tempat-tempat yang tidak pernah kita bayangkan. Ucapan terima kasih istimewa ingin saya sampaikan kepada teman-teman di Kompas. Bagaimana pun, Anda-lah Gold Standard koran di Indonesia. Dan di Wina, Austria, 12 Oktober nanti, kita bakal bersama membuat Indonesia bangga. Karena Kompas juga meraih

penghargaan khusus World Young Reader Prize 2011 dari dewan juri di kategori Public Service. Ayo bersama kita tunjukkan, kalau koran dari Indonesia bisa lebih hebat dari koran-koran lain di dunia! Dan ayo kita semangati koran-koran lain supaya terus berkreasi dan berkembang. Industri koran masih bisa terus menempuh perjalanan panjang yang menyenangkan! Satu lagi apresiasi ingin saya sampaikan kepada harian olahraga pertama di Indonesia, Top Skor. Anda hebat. Ada koran harian olahraga yang pembacanya di Jabodetabek mampu mengalahkan koran-koran umum, dan secara overall (Nielsen) pada pertengahan 2011 ini berada di urutan tiga di belakang Jawa Pos dan Kompas. Dan Top Skor melakukannya dengan harga yang sangat sehat. Harga jual Rp 3.500 dengan 16 halaman per hari? Koran Anda sudah mencapai titik sustainability hebat dan sekarang bisa melangkah cepat dan berkembang! Saya baru bicara dengan Ketua Umum Serikat Penerbit Surat Kabar (SPS) Indonesia, supaya Top Skor diberi penghargaan khusus. Itu koran telah melakukan gebrakan luar biasa. *** Sebagai penutup, saya dan barisan manajemen Jawa Pos lain ingin mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada seluruh personel Jawa Pos. Sukses kita di ajang dunia ini merupakan hasil kerja bersama. Kepada seluruh personel DetEksi, sekarang maupun yang dulu, terima kasih tak terhingga harus kami ucapkan. Saya dari dulu percaya, departemen dan halaman khusus anak muda Jawa Pos itu bakal mampu meregenerasi pembaca dan membantu mengamankan pembaca masa depan harian ini. Sudah ada contoh yang menunjukkan, kalau koran bisa hilang ketika

pembacanya terus menua dan kemudian “menghilang.” Harus ada halaman seperti DetEksi yang menjaga supaya itu tidak terjadi pada Jawa Pos. Tapi, tetap saja tak pernah terbayangkan DetEksi bisa berbuah sebuah penghargaan tertinggi dunia. Begitu mendapat pemberitahuan menang di tingkat dunia, saya langsung mengutarakan kabar luar biasa itu ke John R. Mohn, ayah angkat saya waktu jadi siswa SMA pertukaran di Amerika Serikat dulu. Kini berusia 70-an tahun, dia dulu yang mengajari saya banyak sekali tentang basic manajemen koran dan jurnalistik, lewat koran kecilnya, The Leader, di Ellinwood, negara bagian Kansas. Dia yang mengajari saya dan teman-teman di Ellinwood High School, bagaimana sekelompok anak muda bisa menghasilkan produk koran yang lebih baik dari garapan para profesional. Pelajaran itulah yang berbuntut DetEksi, yang kali pertama terbit 26 Februari 2000. John R. Mohn langsung membalas kabar baik itu. Dia mengingatkan saya –dan seluruh staf muda Jawa Pos— untuk tidak lupa diri. Dalam emailnya, John bilang: “Penghargaan ini bukan hanya untuk personel DetEksi. Ini juga sebuah tribute untuk seluruh personel Jawa Pos yang lebih senior, yang selama ini harus bersabar dalam menghadapi dan membantu anak-anak muda di DetEksi yang gila-gila!” Terima kasih semua! (*)

Busyro Sebut Nazar Mengigau Jakarta, KP Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Busyro Muqoddas membantah tudingan Nazaruddin tentang pertemuan mereka untuk lobi pengganti Antasari Azhar sebagai ketua KPK. Menurutnya, “nNyanyian” tersangka kasus suap Wisma Atlet SEA Games, Palembang tersebut tidak benar. “Itu mengigau. Sudah saya tanggapi kemarin di Jogja. Ini bulan puasa, saya tidak akan menanggapi orang mengigau,” kata kata Busyro di Gedung MK usai menghadiri pengucapan sumpah ketua MK masa jabatan 2011-2014, kemarin. Busyro mengatakan lebih

baik berkonsentrasi untuk bekerja lebih keras agar kasus ini bisa dibongkar. “Itu saja, itu yang terpokok,” tegas Busyro. Seperti diberitakan sebelumnya, Kuasa hukum Nazaruddin, OC Kaligis mengungkapkan, Nazaruddin menyatakan pernah bertemu dengan Busyro Muqoddas sebelum pemilihan Ketua KPK. Dikatakanya, Busyro bertemu dengan Nazar untuk menjalin lobi karena waktu itu yang santer disebut menjadi calon Ketua KPK pengganti Antasari Azhar bukan Busyro. Saat itu Nazaruddin adalah anggota Komisi III DPR yang membidangi masalah hukum.(kyd)


3

Selasa, 23 Agustus 2011

Pegadaian Naikkan Taksiran Emas Raha, KP Kebutuhan uang tunai menjelang hari raya Idul Fitri cukup tinggi. Di Kantor cabang Pegadaian Raha, kebanjiran permintaan dari masyarakat. Kenaikan pertumbuhan masyarakat yang menggadaikan harta berharganya(seperti emas, kendaraan red), mencapai 35 persen dibanding bulan sebelumnya. Kenaikan pertumbuhan masyarakat melakukan transaksi di pegadaian, diikuti dengan naiknya nilai taksir emas.

Menurut Kamaluddin, Kepala cabang Pegadaian Raha, nilai taksir emas 23 karat kini naik dari Rp 324 Ribu menjadi Rp 352 Ribu pergramnya. Naiknya nilai taksir emas disebabkan naiknya harga emas, yang saat ini mencapai Rp 550 Ribu lebih pergram. “Bagi warga yang telah menggadaikan emasnya di Pegadaian, dengan kenaikan nilai taksir emas bisa melakukan transaksi tambah pinjam lagi,”ucapnya. Kamaluddin memprediksi bila sampai lebaran nanti harga emas akan terus naik, tidak

menutup kemungkinan harga taksiran emas di Pegadaian juga akan naik. “Kita mengikuti harga emas, “sebutnya. Menjelang hari raya Idul Fitri, lanjut Kamaluddin, setiap harinya terjadi peningkatan transaksi masyarakat yang menggadaikan harta berharganya. Paling dominan masyarakat menggadaikan emas, dengan persentase 99 persen. Untuk bunga pinjaman, kata Dia, pegadaian memberikan bungan rendah yakni 1,2 persen untuk 15 hari dengan pinjaman dibawah Rp 20 Juta. Bagi pinja-

man diatas Rp 20 Juta, dikenai bunga 1 persen. Pegadaian, terang Dia, hakekatnya memfasilitasi menjaga harta benda masyarakat dengan cara meminjam uang di pegadaian. “Daripada menjual lebih baik digadaikan, “jelasnya. Meningkatnya transaksi di Pegadaian jelang Idul Fitri dan peningkatan taksiran nilai tukar emas, Kamaluddin, optimis target yang diberikan Rp 87,5 Miliar akan terealisasi. Saat ini, dari target tersebut sudah tercapai Rp 48,5 M atau 55 persen dari target. (awn/awl)

Kenco Hibahkan Usaha ke Panti Asuhan Gelar Buka Bersama Anak Yatim Kendari,KP Ramadhan kali ini, Kendari Enterpreneur Comunity (Kenco), nampaknya bukan hanya berkumpul membahas bisnis. Akhir pekan lalu organisasi yang diketuai Warsito (pemlik Kedai Tapal Kuda,red) ini juga menyantuni 50 anak yatim. Bahkan mereka berkeinginan menghibahkan sebuah usaha untuk dikelola pihak panti. Ketua Kenco, Warsito mengatakan, pihaknya juga ingin menyentuh masyarakat yang selayaknya mendapat bantuan.

Daya Motor Berbagi Kendari, KP Daya Motor Kendari terus memperlihatkan eksistensi dalam kiprahnya di dunia bisnis otomotif Sulawesi Tenggara. Sejak hadir di daerah ini beberapa tahun lalu, perusahaan penjualan sepeda motor khusus pabrikan Honda tersebut tak hanya berupaya mengejar target market. Memberi arti dan kontribusi bagi konsumen serta masyarakat sekitar menjadi tujuan yang tak kalah penting. Seperti dalam moment-moment tertentu sebelumnya, pada bulan Agustus ini pihak Daya Motor Kendari juga memanfaatkan dua waktu, HUT Kemerdekaan Republik Indonesia dan Ramadhan untuk melakukan kegiatan sosial dengan berbagi. “ Untuk memperingati hari kemerdekaan RI, tanggal 17 Agustus lalu kami berbagi paket beras gratis kepada warga sekitar kantor (jalan poros Anduonohu, Poasia) dan konsumen sebanyak 125 paket. Sedangkan dalam rangkaian bulan suci ramadhan, pada tanggal 20 Agustus kami juga membagi-bagikan ta’jil gratis buat masyarakat yang melintasi show room kami,” ungkap Kepala Cabang Daya Motor Kendari, Martinus, SE, kemarin. Untuk kegiatan berbagi ta’jil, Ia menjelaskan, acara tersebut dilakukan secara serentak oleh seluruh cabang PT. Daya Anugrah Mandiri (Head Office) di Indonesia. Di Kendari sendiri, Martinus mengungkapkan, pihaknya rutin menggelar kegiatan berbagi menu berbuka puasa tersebut setiap bulan ramadhan tiba, sejak perusahaan mereka hadir. “ Kami sadar, keberadaan konsumen dan dukungan masyarakat di daerah ini membuat perusahaan kami tumbuh dan kian berkembang pesat hingga kini. Itu terbukti dengan meningkatnya angka penjualan motor Honda dan terus memimpin pasar, khususnya di Sultra,” sambung Alumni Universitas Haluoleo tersebut. Martinus mengutip daftar polisi registrasi dari Samsat yang membeber data permohonan faktur baru kendaraan bermotor hingga periode tahun ini menunjukkan produk Honda tetap menjadi market leader dengan angka penjualan di Sultra mencapai 42 persen. “ Kami juga kian optimis, ke depan pencapaian penjualan motor Honda akan semakin naik. Apalagi varian terbaru Blade dan CBR 150 cc telah dilaunching dan siap dipasarkan. Kantor Daya Motor Kendari juga akan kembali beroperasi pada September nanti setelah mengalami renovasi untuk peningkatan pelayanan kami,” tandasnya. (cok)

Seperti dalam kegiatan buka bersama lalu, sebanyak 50 anak dari Panti Asuhan Al Ikhlas Puuwatu dan Al Fitrah Punggolaka ikut diundang. Kegiatan ini berlangsung di Sekretariat Kenco “Dana tersebut kami himpun dari para anggota Kenco. Walaupun tidak semua berkontribusi tapi dana yang tersalur Rp 7 juta lebih, dan semua itu yang kami gunakan untuk kegiatan buka bersama serta menyantuni anak yatim,” terangnya. Saat ini anggota Kenco berjumlah 100 orang, dalam pengumpulan dana kemarin belum keseluruhan yang berkontribusi. Untuk itu mereka ingin

lebih bermanfaat pada penghuni panti, yakni ingin menghibahkan sebuah usaha kepada mereka. Usaha tersebut nantinya dikelola panti dan hasilnya 80 persen untuk mereka dan 20 persen masuk kas Kenco. Dengan begitu Panti juga memiliki usaha untuk membiayai kebutuhan penghuninya. “Semua itu sedang kami bicarakan dengan teman-teman para anggota Kenco. Nantinya usaha tersebut baik managemen atau keuangannya kami pantau, hanya saat pembagian hasil lebih banyak ke panti. Semua itu kami lakukan sebagai kontribusi sosial kami. Seperti kegiatan buka bersama

ini, sebagai rasa berbagi kami kepada mereka yang membutuhkan,” katanya. Lebih jauh, Warsito mengatakan, untuk membesarkan Kenco pihaknya terus melakukan banyak kemudahan. Setelah lebaran nanti Kenco akan membuat kartu member. Bagi yang memilikinya akan mendapatkan diskon berbelanja pada usaha ber lebel Kenco. “Banyak usaha yang dimiliki anggota Kenco dari Laundri hingga usaha perhiasan dan restaurant ada. Semua ini selain memudahkan pemilik kartu member juga menjadi wahana promosi bagi Kenco,” pungkasnya. (lis/ awl)

Suzuki Capai Target Penjualan Saat Safari Ramadhan Gandeng Kendari Pos Kendari, KP Usai sudah seluruh rangkaian kegiatan safari ramadhan Suzuki- Kendari Pos tahun 2011. Acara yang berakhir Senin (22/8) kemarin, di Kabupaten Baubau terbilang sukses. Sebelumnya, kunjungan safari ramadhan dilaksanakan di delapan kabupaten dan sembilan masjid. Khusus di Kota kendari, kunjungan dilaksanakan di dua tempat, yaitu masjid Nur Muhamad kompleks perumahan Latjinta dan kompleks

perumahan Azatata, tepatnya di masjid Nurul Husna. Dari kunjungan yang dilaksanakan kurang lebih 22 hari tersebut, Ketua panitia tim safari ramadhan, Ugas, SSos menegaskan bila target penjualan motor Suzuki sebanyak 500 unit. Target itu sukses tercapai dengan dukungan pembiayaan cicilan motor Suzuki dengan uang muka ringan plus subsidi. Selain itu, masyarakat yang mendaftarkan diri untuk mencicil sepeda motor suzuki juga mendapatkan gantungan kunci, sarung dan sajadah persembahan dari sponsor. “Alhamdulillah safari ramadhan tahun ini banyak pen-

ingkatan. Mulai dari jumlah daerah yang kami kunjungi, agenda yang semakin semarak, dan santri yang semakin meningkat baik dari jumlah maupun kualitas agamanya saat mengikuti lomba yang kami laksanakan,” ujarnya. Ia menambahkan, dari sembilan masjid yang dikunjungi rata-rata sekitar 40 - 50 warga yang melalukan registrasi cicilan. Sedangkan yang terealisasi hingga kemarin sekitar 450 unit. “Kami bersyukur acara ini telah berjalan dengan lancar dan sukses. Mudah-mudahan tahun depan agenda ini akan lebih menarik dan lebih baik lagi,” tukasnya. (p1)


Selasa, 23 Agustus 2011

email : bumianoa@gmail.com

Langganan Luar Kota Rp. 67.500,-

Bupati Muna Panen Jagung

Pelanggan Disabotase, Instalatur Protes Pemasang Instalasi Diduga Oknum PLN Abuki

Unaaha, KP Kongkalingkong PLN Unit Abuki mulai terkuak. Pemberian KWH tidak segera direalisasikan kepada pelanggan

melalui rekanan meski telah melunasi Biaya Penyambungan (BP) dan kelengkapan berkas lainnya terpenuhi semisal Sertifikat Laik Operasi (SLO). Kepada instalatur rekanan, PLN Unit Abuki selalu berkelit bahwa KWH terbatas dan daya kerap over load. Cara itu diduga dilakukan

PLN untuk menggaet pelanggan milik rekanan yang memang membutuhkan pelayanan cepat, asalkan rela membayar biaya jutaan rupiah. Ketimbang harus menunggu pemasangan dari rekanan yang kerap prosesnya lama.

Raha, KP Pemerintah kabupaten (Pemkab) Muna mulai mengikuti jejak Kabupaten Gorontalo, untuk memberikan perhatian bagi pengembangan pertanian jagung. Menggandeng Balai Penyuluh Teknologi Pertanian (BPTP) Sultra, melakukan inovasi teknologi untuk meningkatkan produksi jagung. Kemarin, Bupati dr LM Baharud-

Baca PLN di Hal 6

Baca METE di Hal 6

Gapoktan Puncak Merpati Berprestasi Nasional Kendari, KP Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Puncak Merpati, Desa Puncak Monapa, Kolaka Utara memperlihatkan eksistensi dan perkembangan yang menggembirakan. Tak hanya berkiprah dalam lokal petani di region kabupaten, organisasi dalam kendali Hasan Magi tersebut bahkan berprestasi hingga level nasional dan mewakili Provinsi Sulawesi Tenggara memenuhi undangan Menteri Pertanian, Suswono untuk menghadiri puncak perayaan HUT RI ke-66 di Istana Negara. ‘’ Alhamdulillah, prestasi ini tak lepas dari usaha dan partisipasi seluruh anggota kelompok tani kani dalam mengelola kegiatan usaha. Juga karena bimbingan teknis BP4K Kolaka Utara dan BPTP Sultra. Provinsi Sulawesi Tenggara. Gapoktan Puncak Merpati ini memang telah berbadan usaha dan mempunyai sekretariat sehingga pengelolaan kegiatan dapat tertata dengan baik,’’ jelas Hasan Magi. Untuk diketahui, Gapoktan yang dipimpinnya itu berdiri sejak tahun 2007 lalu dan baru mendapatkan pengukuhan dari Bupati Kolaka Utara, Rusda Mahmud pada tahun 2009. Diawal terbentuknya, Gapoktan Puncak Merpati mengelola bantuan dana Rp 100 juta yang diperuntukkan kepada seluruh anggota dengan jenis-jenis usaha perkebunan, holtikultura, saprodi, industri rumah tangga dan lembaga keuangan mikro agribisnis. ‘’ Anggota kelompok yang telah mendapat pinjaman mod-

al sangat disiplin dalam pengembaliannya sehingga dana yang dikelola dapat berkembang dengan baik,’’ sambung Hasan yang pada tahun 1977 lalu juga ternyata pernah mewakili Sulawesi Selatan sebagai Pemuda Tani Teladan Nasional hingga kemudian hijrah ke Kolaka Utara sejak tahun 1980 silam. Menekuni bidang pertanian ternyata tidak menjadikan pria ini mengarahkan anak-anaknya menjadi seorang petani. Justru Ia memberi motivasi untuk bersekolah ke jenjang lebih ting-

Hasan Magi

Uji Coba Pupuk Kulit Mete

Baca PRESTASI di Hal 6

Bupati Muna, dr LM Baharuddin panen jagung di dampingi unsur muspida. AWALUDDINUSA/KP

Pengembangan Suku Bajo, Pemerintah Kucurkan Rp 10 M Wangiwangi,KP UpayaKerukunanKeluargaBesar(Kekar) Bajo di Sulawesi Tenggara, dalam mengembangkan komunitas bajo sampai di pentas nasional tidak sia-sia. Kini, suku bajo di Sulawesi Tenggara mendapat perhatian penuh dari pemerintah pusat. Pihak Kementerian Kelautan dan Perikanan Tahun 2011 ini, memberikan kucuran bantuan sebanyak Rp 10 Miliar kepada suku bajo yang ada

di Kabupaten Wakatobi dan Buton. Ketua Umum Kerukunan Keluarga Besar (Kekar) Bajo Sulawesi Tenggara, Ir Abdul Manan MSc kemarin mengatakan, bantuan dari Kementerian Kelautan dan Perikanan itu, berasal dari APBNP 2011. “Ini menjadi motivasi semua komunitas bajo, dalam berbenah untuk pengembangannya ke depan. Perhatian pemerintah pusat ini, diharapkan akan memberi pe-

rubahan maksimal kepada masyarakat bajo,” terangnya. Pria yang juga pernah memimpin Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Haluoleo itu mengurai, bantuan tersebut sasarannya untuk peningkatan alat tangkap dan budidaya hasil laut yang menjadi konsen-

Baca BAJO di Hal 6


6

Kendari Pos |Selasa, 23 Agustus 2011

Prestasi ...............

Bajo ..............

gi dan terbukti kini anaknya bahkan telah menyandang gelar akademik magister. ‘’Gapoktan ini bila dikelola secara baik dan sungguh-sungguh akan memberi manfaat lebih kepada para petani. Makanya, Saya mencoba menggagas terbentuknya Forum Gapoktan se Kabupaten Kolaka Utara untuk memudahkan kerjasama dengan sesama kelompok tani. Dari situ Kita dapat saling berbagi ilmu dan diskusi yang pada akhirnya mampu meningkatkan keberhasilan organisasi. Saya pun berharap Pemerintah Kabupaten Kolaka Utara tetap mencurahkan perhatian kepada para petani,’’ tandas Hasan Magi. (p2)

trasi masyarakat bajo selama ini. Sehingga diharapkan, dalam melakukan aktivitasnya di masamasa mendatang, masyarakat bajo dapat melakukannya dengan mudah, karena didukung dengan sarana dan pengetahuan yang mumpuni, setelah mendapatkan bantuan itu. Perjalanan dalam menarik perhatian pemerintah pusat lanjutnya, sehingga mendapatkan bantuan tersebut, tidak terlepas upaya mensosialisasikan keadaan masyarakat bajo melalui forumforum ilmiah dan komunikasi-komunikasi intensif dengan pihak pemerintah pusat. Misalnya saja, seminar nasional yang diselenggarakan di Wakatobi belum lama ini, memberi kontribusi sehingga Kementerian Kelautan dan Perikanan dapat mengucurkan bantuan itu. Di seminar itu, ada tiga isu yang dikedepankan, yakni

PLN .................. Buktinya, Leniyatin salah seorang instalatur yang bernaung dibawah bendera CV.Cirgo protes. Ia merasa pelanggannya disabotase oknum suruhan PLN Unit Abuki yang diduga tenaga outsourching (kontrak). Pudin, warga Desa Walay, salah seorang pelanggan Leniyatin telah membayar BP. Karena kelamaan menunggu pemasangan instalasi dari instalatur rekanan Pudin pun akhirnya pindah kepada oknum PLN, yang menjanjikan pemasangan cepat. Leniyatin mengaku telah memesan pemasangan instalasi listrik kepadanya dan telah membayar Biaya Penyambungan (BP) kepada PLN Unit Abuki. Namun KWH tidak segera diberikan. Berselang beberapa hari Leniyatin kembali bertandang di rumah Pudin. Betapa terkejut dia melihat rumah Pudin telah terpasang instalasi listrik.

“Sekitar satu minggu lalu, dia (Pudin) mendaftar sama saya. Saya bilang masih dalam pengurusan, sementara Pudin maunya yang cepat (dipasangkan instalasi). Terus dia berpindahmi. Ternyata ini sudah ada meteran. Sementara dibawa (pelanggannya yang lain,red) sudah satu bulan saya habis bayar BP tetapi belum keluar meterannya (KWH dari PLN Unit Abuki,red). Tiba-tiba disini sudah keluar (terpasang). Padahal awalnya pemilik rumah ini mendaftar sama saya,” beber Leniyatin kepada koran ini beberapa waktu lalu sembari menunjukkan rumah Pudin yang sedang dipasangi instalasi oknum PLN Unit Abuki. Setahu Leniyatin PLN hanya berwenang menerima Biaya Penyambungan (BP). Pemasangan instalatur domain rekanan yang bernaung dalam salah satu asosiasi kontraktor listrik. “Awalnya kita bayarkan BP-nya 25 pelanggan tetapi yang keluar (KWH)

masyarakat bajo tersebar di pusat segi tiga karang dunia sehingga tidak bisa dipisahkan dari pusat karang itu, makanya pelibatan masyarakat sangat penting dalam menjaga pusat karang tersebut. Isu kedua adalah model pemberdayaan masyarakat bajo yang tepat dan isu ketiga, membangun dan pengembangan masyarakat bajo di era globalisasi. Membangun masyarakat bajo, tanpa menghilangkan tradisi masyarakat bajo menjadi hal penting di era globalisasi ini. Komunikasi dengan pihak kementerian terus dilakukan, tepatnya lagi saat melakukan kegiatan di Morowali, masyarakat bajo memberikan gelar Madijonga pada Menteri Kelautan dan Perikanan, Bapak Fadel Muhammad. “Gelar itu levelnya Punggawa Bajo dengan filosopi pemimpin yang dijadikan tumpuan harapan besar rakyatnya,” ujar pria yang juga Kepala Bappeda Wakatobi itu. (cr1)

cuma 20. Alasannya karena over load. Ternyata, mereka masukji juga memasangkan. Berarti BP itu berlebih,” ujar Leniyatin.Adapun pelanggan Leniyatin yang belum memiliki KWH sementara sejak beberapa bulan sebelumnya telah melunasi BP yakni Alpin, warga Desa Walay, Baso Alam, Desa Epeea, Nurkaya dan Sulaimin warha Desa Asao dan Imran Desa Mekar Jaya. “Yang saya sesalkan kenapa yang belakangan memasukan berkas kok cepat diberikan KWH, sementara yang sudah beberapa bulan sebelumnya masukan berkas seperti pelangganku si Alpin belum diberikan KWH. Padahal sudah bayar BP. Akhirnya kita dibilang pembohong sama pelanggan. Kalau sama Pudin kita lambat pasangkan karena menunggu jatah KWH dari PLN Unit Abuki,” tukas perempuan bergelar sarjana pendidikan ini. Ditemui di kediamannya di Desa Walay, Pudin mengaku yang memasang instalasi dirumahnya ad-

alah oknum PLN bernama Sidin dibantu iparnya. Sementara Kepala PLN Ranting Unaaha, Aco Jamaiyah membantah Sidin itu karyawan PLN Abuki. Kata dia, tidak ada kasir PLN Abuki bernama Sidin. Setahunya petugas PLN Abuki hanya satu orang. Yakni M.Amin Jawas, kepala PLN Unit Abuki. Selebihnya, tenaga teknis atau tenaga outsourching. “Anggotanya(anakbuahM.AminJawas,red) mungkin.TidakadakasirPLN.Jadi, bisa outsourching (pegawai kontrak,red), bisa instalatur. Kalau dia dari outsourching, pasti ada bukti kuitansinya. Kalau tidak ada berarti belum diterima PLN,” bantah Aco Jamaiyah. Terkait pemasangan listrik di rumah Pudin yang diduga oknum suruhanPLNAbuki,AcoJamaiyah memastikan bahwa itu belum ada kaitannya dengan pihak PLN. “Belum ada karena belum bukti bahwa uangnya sudah diterima PLN. Kalau sudah diterima PLN ada kuitansi,” kelitnya. (din)

Mete .................. din melakukan panen perdana jagung kuning yang menggunakan pupuk organik limba kulit mete, di Desa Warambe, Kecamatan Parigi, akhir pekan lalu. Di area seluas 4 hektar, Bupati bersama Kepala BPTP Dr Ir Muh Taufik Natule dan unsur muspida, Ketua Pengadilan Raha Ari Widodo SH, Wakapolres Kompol Nandang L, memaneng jagung kuning. Kepala BPTP Dr Ir Muh Taufik Natule, mengatakan, penggunaan limbah kulit mete sebagai pupuk organik, untuk pertamakali di Sultra di dilakukan uji coba di Muna. Hasilnya, satu hektar bisa memproduksi 5,6 ton jagung basah. Biasanya masyarakat disini dalam satu hektar, hanya bisa menghasilkan 1 ton jagung. Ia menyebutkan untuk uji coba pupuk kulit mete, pengembangannya difokuskan di Muna. Selain itu, untuk meningkatkan produksi jagung, kata Taufik,-begitu Ia disapa-, pihaknya juga menggunakan varietas unggulan. Untuk di Parigi, varietas yang dikembangkan bima 3. Keunggulan dari varietas bima 3, masa panennya 100 hari, kemudian batang dan daunya masih hijau tapi sudah bisa dipanen. Untuk batang dan daunnya bisa digunakan untuk makanan ternak. “Tanam jagung bisa dapat makanan ternak, “ujarnya. Keungulan lainnya, bima 3 toleran

dengan panas dan keasaman tanah. Sementara itu, Bupati Muna, dr LM Baharuddin mengatakan, di Kabupaten Muna banyak potensi unggulan, namun untuk pengembangannya hanya fokus pada beberapa unggulan. Pemkab Muna di era pemerintahannya, fokus mengembangkan lima produk yang dikenal dengan Sarung Mekah. Sarung Mekah akronim dari sapi, rumput laut, jagung, mete dan hasil hutan. Untuk pengembangan jagung, terang mantan Kadinkes Muna itu, Pemkab akan membantu memberikan alat pertanian. Untuk pembagiannya, Ia menginstruksikan kepada Dinas Pertanian, berdasarkan kebutuhan. “Alat pertanian dibagi kepada petani yang membutuhkan, jangan dibagi rata. Percuma juga dibagi rata dengan tujuan keadilan, tapi tidak tepat sasaran, “ ujarnya. Kedepan, Bupati Muna berharap, Muna dapat dikenal sebagai Kota penghasil jagung, bukan saja Gorontalo. “Ilmu untuk menanam jagung kita sudah punya, karena menjadi sumber kehidupan orang tua kita dulu. Jadi kita tidak perlu banyak diajar, tinggal melakukan perbaikan teknologi,” katanya. Terkait pasarnya, kata dokter,-sapaanya-, tidak usah khawatir. Banyak orang yang datang di Muna untuk membeli jagung. Bilapun tidak ada orang datang beli, Pemda yang akan membeli lewat Perusahaan Daerah. (awn)


7

Kendari Pos |Selasa, 23 Agustus 2011

Gelar Mutasi, Hakku Mengaku Koordinasi ke Tafdil Pelantikan ................. badan kesatuan bangsa dan politik. Nurdjaya digeser sebagai Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP), Sumpeno diangkat menjadi Kepala BP4K serta Hj. Siti Saleha, sebagai Kepala Dinas Pendapatan (Kadispenda), Sarni Madupa menjadi Asisten III. Selain itu, Hj. Andi Radjia Atikurahman, digeser menjadi Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan penanaman modal (Perindagkop), Muh. Subur sebagai Inspektur Inspektorat, Djalaluddin menjadi Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat Perempuan (BPMP), La Djunaha sebagai Kepala dinas kehutanan, Andi Muhammad Ikbal Tongasa sebagai Kepala Badan Kepegawaian Daerah,

Mushaddad, seb Kadis Budaya Pariwisata, Suyuti sebagai Asisten I, serta Sunandar sebagai kepala Dinas Kesehatan. Sedangkan lima pejabat eselon dua yang diparkir menjadi staf ahli Bupati adalah Rusman, mantan kepala dinas Budaya Pariwisata, Zainal Abidin Abdullah, mantan Kadis Perindagkop, Abdul Rahman, mantan Kepala badan Kesbang serta Ridwan, mentan Kepala Badan Kepegawaian Daerah. Sedangkan, Muhram, mantan kepala Dinas Kehutanan posisinya turun drastis menjadi pengawas sekolah di Dinas Pendidikan dan Olahraga (Dikpora). Selain belasan pejabat eselon dua yang dilantik, Pj. Bupati Bombana, Muhammad Hakku Wahab, juga melantik 30-an pejabat eselon tiga dan empat. Diantaranya, Nurdin,

sekretaris Badan Bencana Alam bergeser menjadi sekretaris Dinas Kehutanan, dr. Nazar kepala puskesmas Poleang diangkat menjadi direktur RSUD serta Karim, kabag perlengkapan dilantik menjadi kepala bagian statistik. Pj. Bupati Bombana saat memberi sambutan mengatakan, pelantikan kemarin sudah melalui pemikiran panjang selama dirinya bertugas di daerah itu. Pengangkatan para pejabat eselon dua, tiga dan empat tersebut sudah melalui evaluasi berdasarkan kinerjanya. Hakku Wahab juga mengeaskan bahwa, pengangkatan pejabat barunya itu sudah dibicarakan dengan Bupati terpilih dan mereka akan diuji kinerjanya selama enam bulan kedepan. “Kemampuan saudara sampai dimana, jadi tunjukan kinerja

anda. Kalau tetap buruk pasti diganti, tetapi jika kinerja baik, pasti pimpinan mempertahankan anda sehingga tidak ada alasan untuk mendatangkan orang dari luar,� kata Hakku Wahab. Kepala Dinas Energi Sumber Daya Mineral, Sultra ini menegaskan, pengangkatan dan pemberhentian suatu jabatan sudah merupakan resiko yang harus ditanggung, karena satu jabatan tidak mungkin ditempatkan untuk dua orang. Meski begitu, Hakku mengaku bahwa khusus pantikan kemarin, tidak ada satupun pejabat eselon tiga yang dinon jobkan. Eselon dua juga begitu, karena mereka masih diberi posisi sebagai staf ahli Bupati. “Jadi pelantikan hari ini, anggaplah sebagai hadiah tunjangan hari raya dari saya,� tutup Bupati diakhir sambutannya. (nur)

Belum Dijadwal, Pilkada Kolut Sudah Disoroti meminta KPU setelah untuk meneliti setiap berkas calon kepala daerah. Hal ini ia maksudkan agar KPUD tidak kecolongan kedua kalinya. "Proses pencalonan sebelumnya, KPU telah kecolongan dengan meloloskan salah satu calon yang sudah didakwa kasus narkoba. Lucunya, Polres setempat juga mengeluarkan SKCK terhadap calon yang jelas-jelas telah didakwa dalam kasus narkoba," tutur Hendri. Sebenarnya, Hendri begitu tegas dan jelas menyebut nama figur yang dia maksudkan telah didakwa bahkan telah divonis penjara selama 8 bulan tersebut. "Dia jelas-jelas pernah menjadi terdakwa, yang melanggar pasal 62 UU nomor 5 tahun 1997 tentang Psikotropika, dengan ancaman pidana 5 tahun penjara," kata Hendri, kemarin. Kata Hendri, akibat perbuatannya mengkonsumsi sabusabu, salah satu figur yang dianggap bakal mencalonkan diri

sebagai Bupati Kolut telah divonis 8 bulan penjara oleh Pengadilan Negeri (PN) Kolaka. Makanya, Hendri sangat tidak setuju jika KPU Kolut mengakomodirnya sebagai calon Bupati. Pendapat senada diungkapkan Sekjen Komnas Waspan DPD Sultra, Ramli Jaya. Untuk diketahui, kata Ramli, ketika masa-masa pencalonan Bupati Kolut sebelumnya, salah seorang calon yang dinyatakan lolos saat itu telah divonis 8 bulan penjara oleh PN Kolaka yang diketuai H Yulman SH MH. Namun, dengan caranya, calon tersebut meminta surat keterangan tidak pernah dipidana di PN Kolaka yang sudah diketuai Sugeng SH. Anehnya, kepala PN Kolaka yang baru itu, "manut" saja ketika sang calon meminta dibuatkan surat keterangan tidak pernah dipidana di PN Kolaka. Karenanya, Ramli menghimbau, agar pihak Polres Kolaka Utara, KPU Kolut dan PN Kolaka, tidak lagi mengeluarkan Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) atau surat ket-

erangan tidak pernah dipidana terhadap calon bupati yang jelas-jelas telah divonis penjara. Sebab, sudah jelas dalam UU nomor 33 tahun 2004 dan UU nomor 6 tahun 2005, ditambah lagi peraturan KPU nomor 7 tahun 2007 tentang pedoman tata cara pencalonan kepala daerah dan wakil kepala daerah. "Bunyi undang-undangnya begini. Calon kepala daerah dan wakil kepala daerah adalah warga negara RI yang memenuhi syarat dan di poin "f" ditekankan, tidak pernah dijatuhi hukuman pidana penjara berdasarkan putusan pengadilan yang telah berkekuatan hukum tetap," ujarnya. Ketua dan Sekjen Komnas Waspan Sultra itu, berjanji akan terus mengawal pencalonan bupati Kolut nanti, agar kecolongan KPUD tidak terulang lagi. "Kami akan tetap pantau, agar figur ini tidak diloloskan sebagai salah satu calon bupati Kolut. Karena figur ini sudah merusak tatanan yang ada dan merugikan calon lain yang lebih layak," ujarnya.(dri)

masih bisa ditemukan di Indonesia. Bisa dipindahkan ke museum listrik di TMII Jakarta, atau biar tetap saja di Digul. Sekalian untuk memperkaya peninggalan sejarah kejamnya Belanda, seperti yang terlihat dari penjara yang masih ada di sana. Mengingat pengguna listrik di Boven Digul umumnya rumah tangga (yang pemakaian listriknya kecil), kami merencanakan sebuah jalan yang berbeda. Mungkin lebih baik mem-

bangun pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) yang modern di Digul. Sekalian bisa untuk memperkaya wisata di sana. Siapa tahu bisa didapat lahan yang tidak jauh dari lokasi penjara, sel, patung Bung Hatta, dan Taman Makam Pahlawan khusus bagi pejuang yang dibuang ke Digul dan meninggal di situ itu. Hampir saja kami gagal mendarat di Digul. Menjelang pendaratan, pilot memberi tahu landasan sedang diperbaiki.

Pesawat akan terus menuju Merauke. Tentu saya tidak ingin gagal ke Digul. Pilot mengerti itu. Maka sang pilot terbang sangat rendah untuk bisa melihat dengan mata kepala sendiri seberapa mungkin landasan itu bisa didarati. Pesawat pun mondar-mandir terbang rendah di dekat landasan. Setelah lima kali memutari landasan, pilot merasa safe untuk mendarat di Digul. Kami pun bertepuk tangan.(lk)

KPUD ........................

Demi NKRI, 8 Bulan Bisa Terang Benderang Digul ......................... lagi dana yang bisa dipakai untuk membangun daerah. Padahal, kabupaten ini berkembang pesat sejak ditemukan gas alam yang gilagilaan besarnya. Sudah ada bandara kecil di Bintuni. Tiap hari ada pesawat Susi Air jurusan Sorong dan Manokwari. Posisi Bintuni juga berada di pertengahan antara Sorong, Fak-fak, Kaimana, Manokwari, Wasior, dan Nabire. Semua kota tadi memiliki bandara sendirisendiri. Jalan darat ke Manokwari pun sudah tembus dengan jarak tempuh tujuh jam. Dari Manokwari bisa terus ke Sorong meski masih menambah waktu tempuh satu hari lagi. Yang lebih terasa ironi adalah ini: 50 km dari Kota Bintuni, masih berada di wilayah Kabupaten Bintuni, ada sebuah kota baru yang hanya boleh dihuni oleh staf dan karyawan yang luar biasa terang-benderangnya. Ada pembangkit listrik yang sangat besar di kompleks ini. Inilah kompleks industri LNG Tangguh, milik perusahaan asing BP Tangguh. Perusahaan itulah yang menemukan gas alam dalam jumlah besar, 1.000 bbtud, di Teluk Bintuni. Agar mudah diangkut ke luar negeri, gas tersebut semuanya diproses menjadi benda cair (LNG). Tidak sedikit pun disisakan untuk keperluan masyarakat setempat. Semuanya dikirim ke Tiongkok dan California, USA. Jalan pikiran seperti itu memang terjadi hampir di semua proyek besar serupa. Termasuk ketika PLN membangun pembangkit listrik tenaga air (PLTA) skala besar. Tidak ada konsep menyisihkan sebagian kecil produksinya untuk keperluan setempat. Akibatnya, banyak desa yang lokasinya di sebelah PLTA besar justru gelap gulita. Ini yang sedang kami koreksi. PLTA-PLTA baru sudah diputuskan untuk memasukkan sistem kelistrikan bagi desa terdekat. PLTA Peusangan di Aceh, PLTA Asahan-3 di Sumut, PLTA Baliem-2 di Wamena, dan beberapa proyek lagi, perencanaannya sudah mengakomodasikan koreksi tersebut. Koreksi serupa mestinya bisa dilakukan di Bintuni. Setelah salat Tarawih, saya bertemu bupati, wakil bupati, dan ketua DPRD Bintuni. Kami dijamu makan malam dengan menu utama keladi dan pisang kukus disertai lauk kepiting dan udang Teluk Bintuni. Di meja makan itulah kami bicarakan jalan keluar untuk listrik Bintuni. Tiga alternatif kami sampaikan untuk bisa segera dilaksanakan oleh PLN. Pertama, PLN akan minta barang dua sendok gas dari proyek LNG Tangguh. Kalaupun tidak ada lagi sisa, setidaknya PLN bisa minta gas yang setiap hari dibakar di menara bakar itu (flare gas). Kalau permintaan dua sendok itu dikabulkan, PLN akan membangun pembangkit kecil berbahan bakar gas di dekat proyek LNG Tangguh. Dari sini listrik dialirkan dengan kabel bawah laut 20 kV menyeberang ke Kota Bintuni. Atau gas tersebut kami kirim ke Bintuni dengan sistem compressed natural gas (SNG). Kalau permintaan itu dikabulkan, dalam hitungan delapan bulan Bintuni sudah akan terang benderang.

Kedua, kalau permintaan gas tersebut tidak dipenuhi, PLN bisa membangun PLTU mini di Bintuni. Kebetulan di samping kaya gas, kabupaten ini juga kaya batubara. Namun, membangun PLTU kecil di Bintuni jatuhnya sangat mahal. Membangunnya juga lama: paling cepat dua tahun. Ketiga, membangun pembangkit listrik tenaga gas batubara (PLTGB) di daerah perbatasan antara Kabupaten Bintuni dan Manokwari. Di kawasan ini terdapat cadangan batubara dengan kalori sangat tinggi. Batubara kalori tinggi sangat bagus untuk diubah menjadi gas. Gas yang berasal dari batubara ini yang dijadikan bahan bakar listrik. Karena lokasinya di perbatasan, listriknya bisa dialirkan untuk dua kabupaten sekaligus: Bintuni dan Manokwari. Tapi, pilihan ini memerlukan waktu sampai tiga tahun dan dengan nilai proyek yang terlalu besar.

Tepat ketika makan malam selesai, selesai pula perumusan kesepakatan itu. Prioritasnya, PLN dan pemda akan bersama-sama berjuang meminta dua sendok gas Tangguh ke PB Migas. Kami harus minta lewat BP Migas karena inilah badan pemerintah yang mengatur penggunaan gas alam. Waktu makan sahur bersama rombongan PLN, strategi untuk mewujudkan rencana itu kami konkretkan. Ketika bangun pagi, saya berpikir alangkah lamanya kalau harus berjuang dengan prosedur biasa. Maka, setelah jalan pagi, saya kirimkan SMS dengan bumbu provokasi sedikit untuk pejabat tinggi di PB Migas. Saya tahu masih pukul 04.00 di Jakarta. Perlu beberapa jam untuk menunggu jawaban. Sikap pejabat tinggi BP Migas itu ternyata sangat baik. Ketika saya mendarat di Nabire, ada SMS masuk. Isinya san-

gat menggembirakan. BP Migas mendukung gagasan PLN untuk mendapatkan barang dua sendok gas dari BP Tangguh. Sambil mengemudikan mobil menuju lokasi proyek pembangunan PLTU di Nabire, saya tidak henti-hentinya bersyukur. "Ini demi NKRI, Pak," tulis SMS dari pejabat tinggi BP Migas itu. Saya bayangkan betapa senangnya masyarakat Bintuni kelak. Di Kabupaten Digul kurang lebih sama: PLN belum terlalu hadir di daerah yang amat terkenal karena Bung Hatta dan Bung Sutan Syahrir pernah dibuang dan dipenjarakan di pedalaman Papua ini. Pembangkit kecil yang ada adalah milik pemda. PLN memang masih punya satu genset, tapi, sudah lama menjadi mumi. Ukurannya Cuma 15 kW. Itu pun bikinan Belanda pada 1930. Meski begitu, saya minta genset itu dirawat dengan baik. Siapa tahu inilah genset tertua yang


C M Y K

8

Kendari Pos |Selasa, 23 Agustus 2011

Amien Rais: Di KPK Banyak Manusia Busuk Jakarta, KP Mantan Ketua MPR, Amien Rais, mengkritik keras Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Amien menilai para pimpinan KPK telah ikut bermain sandiwara. Politisi senior dari Partai Amanat Nasional (PAN) itu meminta agar KPK berhenti bersandiwara. "Saya kira KPK harus menghentikan sandiwaranya," kata Amien kepada pers, kemarin, saat buka bersama di kediaman Sekjen PAN, Taufik Kurniawan, di Jakarta. Mantan Ketua Umum PAN itu mengaku sejak dulu hanya punya kepercayaan sedikit sekali sama KPK. Dirinya menegaskan berbeda dengan pendapat ratusan juta masyarakat

Amien Rais Indonesia yang menilai KPK itu baik. "Di KPK banyak, banyak manusia busuk, markus, mafia. Sekarang popularitas

yang tinggal 41,6 persen, masih nekad menyatakan dirinya bagus. Jadi saya mungkin beda dengan publik opini. KPK banyak mafia, markus. Tikus curut harus dibersihkan dan jangan pernah injak KPK lagi," kata Amin. Ia menegaskan, lembaga KPK memang harus diteruskan, atau tetap ada. Tapi, tegasnya, oknum KPK harus diperiksa kembali dengan membentuk tim independen dan melihat rekam jejak. "Singkirkan sejauh-jauhnya oknum (yang bermasalah) biar KPK bisa mantap," katanya. Dia menjelaskan, sandiwara KPK yang dimaksudnya adalah ketika menjadi Ketua

MPR dulu membayangkan KPK adalah sebuah lembaga superbory yang dapat memberantas kasus korupsi besar yang berskala hingga ratusan triliun. "Tapi, sekarang KPK menurunkan tim untuk mendatangi pejabat hanya untuk melihat sumbangan ilegal atau tidak. Ini menghina rakyat. Kemudian mengejar SPj anggota DPR. Kemudian, hal kecil saja, sedangkan kasus besar KPK lari terbirit-birit," katanya. "Kasus Century itu kurang apa? DPR sudah membuka. BPK sudah membuka. Kasus Gayus, juga apa. Alasannya semua kurang bukti. Sudahlah, KPK tidak ada kehebatan sama sekali," ungkap Amin.(boy)

C M Y K

Jika Terpilih di Capim KPK, Bambang Widjojanto Siap Mati Jakarta, KP Anggota Komisi III dari Fraksi Partai Golkar, Nudirman Munir, menegaskan bahwa partainya akan memilih Bambang Widjojanto sebagai salah satu unsur pimpinan KPK. Keputusan itu diambil jika komitmen Bambang Widjajanto siap dikreminalisasikan bahkan siap mati, masih sama seperti disaat seleksi berkas hingga diselesaikannya fit and propertes. “Jika komitmennya memang masih seperti sebelumnya siap mati dan dikriminalisasikan, kita akan dukung. Tapi kita lihat lagi, apakah setelah fit and propertes, apakah ada perubahan

atau tidak,” kata Nudirman, di Gedung DPR, kemarin. Nudirman menjelaskan, menjadi pimpinan KPK banyak tantangannya, karena itu calon pimpinan harus memiliki keberanian dan niat yang kuat dalam memberantas korupsi. Karena kasus yang sudah-sudah, imbuh dia, pimpinan KPK dikriminalisasikan bahkan diancam akan dibunuh. Seperti yang baru terjadi kasus cicak dan buaya, menjadi bukti bahwa menjadi pimpinan KPK tak mudah. Apalagi berbagai kasus besar yang hingga kini belum memiliki kejelasan dan penyelesa-

ian, di antaranya kasus century, Nazaruddin, mafia hutan, dan lainnya. “Inilah pertimbangan Golkar dalam memilih calon pimpinan ke depan. Jadi Golkar tidak asal dalam mendukung kedelapan calon yang sedang diseleksi,” ujar Nudirman. Nudirman yang juga menambahkan, selain Bambang, partai Golkar juga melirik Yunus Husein. Sebab, menurut pandangan Golkar, Yunus selama ini penuh semangat memberantas korupsi dan loyalitasnya tak diragukan lagi. “Yunus juga jadi pertimbangan. Tapi kita tunggu saja hasil fit and propertesnya,” tukasnya. (jwr)

Nazar Minta Diperiksa di Tempat Adil Jakarta, KP Mantan Bendahara Umum Partai Demokrat, Nazaruddin, memenuhi panggilan Komite Etik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk dimintai keterangan terkait tudingantudingannya pada sejumlah pimpinan KPK. Tapi politisi dari Partai Demokrat yang ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK sejak bulan Juni lalu ini, menolak untuk menjawab pertanyaan Komite Etik. "Kalau di Komite Etik saya nggak mau menjawab," tutur Nazar usai menjalani pemeriksaan oleh Komite Etik, kemarin. Nazar yang keluar dari gedung KPK sekitar pukul 18.57 WIB itu terlihat letih. Masih dengan pengawalan yang cukup ketat dari beberapa anggota Brimob, tersangka kasus suap Wisma Atlet SEA Games tersebut mengatakan kasus yang melilit istrinya, Neneng Sri Wahyuni untuk diproses dengan transparan. "Istri saya tidak terlibat sama sekali. Kasus saya pun harus diperiksa secara adil," tukas Nazar. Selain itu, Nazar juga meminta KPK untuk memeriksa kasusnya secara adil. "Kalau memang KPK pimpinannya tak bisa dipercaya lagi, saya minta diperiksa di tempat lain biar bisa dilihat oleh media," umbarnya. Sementara itu, kuasa hukum Nazar, OC Kaligis saat diwawancarai usai mendampingi Nazar mengatakan pemeriksaan Komite Etik, Senin (22/8), belum menyentuh pada materi pokok. "Tadi ditanyakan visi dan misi dia. Visi dan misinya ia jelaskan secara jelas dalam kapasitasnya sebagai anggota dewan. Dia belum mau menyangkut materi," beber OC. Nazar Minta Dipindahkan di Cipinang Kesempatan sama, Nazaruddin meminta pemindahan tahanan dari Mako Brimob ke Cipinang atau rumah tahanan lainnya. Meski begitu, KPK belum berniat menanggapi permintaan Nazaruddin walaupun disertai ancaman tidak akan mengatakan apapun bila tidak dipindahkan. "Kalau KPK menolak, ya kita tidak bisa ngapangapain. Soal itu (tahanan) sepenuhnya urusan KPK," ujar Menkumham Patrialis Akbar pada wartawan di kantor Presiden, Senin (22/8) saat dimintai tanggapannya.

C M Y K

Selama masih dalam proses penyidikan dan sidang, Nazaruddin sepenuhnya menjadi hak penegak hukum. Bila nanti su-

dah ada keputusan inkrach, baru bisa dilakukan pemindahan dengan beberapa persyaratan. "Misalnya yang bersangkutan

minta dipindahkan ke tempat tinggal yang dekat keluarga, itu masih dimungkinkan," kata Patrialis. (afz/gel)

C M Y K


Selasa, 23 Agustus 2011

Langganan Dalam Kota Rp. 65.500,-

Tangkap Pelaku Demo Anarkis Polisi Tak Berdaya Atau Kecolongan? Kendari, KP Aksi unjuk rasa anarkis kembali dipraktikkan sekelompok orang, kemarin. Polisi seperti tak berdaya menghadapi pendemo, sehingga salah seorang wartawan menjadi korban kebrutalan demonstrasi yang dikoordinir Kaisar Kalenggo. Sejak awal demonstran sudah anarkis. Padahal ada beberapa polisi, tapi tak bersikap. Wartawan yang menjadi korban adalah Doni Oktayuda, kontributor Indosiar di Sultra. Doni ditikam dan dikeroyok oleh beberapa orang demonstran tanpa alasan yang jelas. Pengakuan Doni-sapaan Doni Oktay-

Baca TANGKAP di Hal 10

foto:suwarjono/kp

Doni (kanan) berbicara serius dengan Kabid Humas Polda Sultra. Korban luka di tangan kiri karena tikaman, ditemani rekannya dari sejumlah media di Polresta kemarin.

WON Center Sultra Zainuddin Muda Z.M. M. Bakri Lamlanto

siapa menyusul ?

97 Buku 22 Buku 57 Buku

692

buku mi !

Banyak Rumah Tak Ber-IMB

Kendari, KP Kota Kendari sedang giat melakukan pembangunan. Sayangnya belum diikuti dengan kesadaran warga dalam mengurus izin mendirikan bangunan (IMB). Ada sekitar 100 rumah di Kendari belum memilikinya. Kadis Tata Kota Perumahan dan Pemukiman Zainal Arifin menga-

takan, rata-rata yang belum memiliki IMB adalah rumah tinggal. Untuk ruko sudah banyak yang mengurus izin karena berkaitan dengan administrasi lainnya, termasuk SITU dan SIUP. Para pemilik rumah yang belum mengantongi IMB, tetap diberikan toleransi untuk mengurus izin. Diberikan kelonggaran waktu selama tidak mem-

Baznas Mulai Salurkan Zakat

Kendari, KP Operasi kendali pusat (Ketupat) resmi digelar hari ini. Sebanyak 55 pos pengamanan (Pam) operasi ketupat tersebar di seluruh Sultra untuk menciptakan keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran atau kanseltiblancar. Tak hanya itu, sebagaian

Baca OPERASI di Hal 11 foto:suwarjono/kp

Kapolda Sultra Brigjen Pol. Sigit Sudarmanto memeriksa pasukan dalam gelar operasi untuk mengecek kelengkapan personil dan sarana prasarananya di MTQ Square (SSDC), kemarin. Tak hanya anggota Polri yang terlibat dalam gelar personil, tapi semua instansi yang tergabung dalam operasi ketupat.

Tusuk Gigi Bisa Tularkan HIV ?

foto: wa ode rizky adi putri/kp

Baca BANYAK di Hal 11

Operasi Ketupat Dimulai Hari Ini

BADAN Amil Zakat Nasional (Baznas) Kendari mulai membagikan zakat kepada warga yang berhak menerima. Pekan kemarin sekitar 200 KK antrian untuk mendapatkan zakat Rp 250 ribu/KK, dari 400 warga yang terdaftar. Pembagian terpusat di Islamic Center. Kepala Kesra Ansar Sangka mengatakan, dana bersumber dari dinas. Penyetor terbanyak adalah PU, BPD, Sekda dan Dispenda. Zakat yang disalurkan kurang lebih seratus juta rupiah. “Kerja di Baznas bukan hal mudah. Dalam penyaluran zakat selalu dibutuhkan rasa saling percaya. Karena itu, dalam penyaluran zakat di Baznas kami melakukan secara transparan,” terangnya. Baznas terbilang baru. Surat keputusan pendirian Baznas tahun 2008, sedangkan surat edaran pendirian Baznas di Kendari hadir September 2010. Baznas Kendari difungsikan sebagai tempat menyetor zakat pada Desember 2010. (p10)

Penerima zakat yang antri kemarin di ruang tunggu badan amil zakat nasional Sultra. Pemerintah tahun ini akan memberi sekitar 400 KK zakat dengan uang tunai Rp 250 ribu.

beratkan. Jika bangunannya rampung harus sudah mengantongi IMB. “Kami sudah melakukan identifikasi, banyak rumah yang ternyata belum mengantongi IMB. Kami tetap berikan teguran kepada pemilik untuk segera melakukan pengurusan. Namun jika

Kendari, KP Belakangan masyarakat dibuat resah dengan SMS berisi peringatan penularan HIV AIDS. Dalam SMS itu, disebutkan bahwa penderita HIV AIDS merasa kecewa dengan penanganan yang diberikan pemerintah sehingga dengan sengaja menularkan virusnya ke orang lain. Masih menurut SMS itu, penularan dilakukan melalui tusuk gigi. Caranya, penderita HIV AIDS menusuk gusinya hingga berdarah mengunakan penusuk gigi, lalu penusuk gigi itu diletakkan kembali ke tempat semula seolah-olah belum pernah digunakan.

Ketika tusuk gigi digunakan orang lain, maka HIV AIDS akan menular. Tapi isi SMS itu dibantah oleh Kadis Kesehatan Sultra, Amin Yohannis. “Saya tidak yakin dengan SMS itu. Kemungkinan hanya SMS iseng saja kepada orang lain,” jelasnya. Amin membeberkan bahwa berdasarkan hasil penelitian medis, penularan HIV AIDS yang diketahui hanya berdasarkan pertukaran cairan darah seperti tranfusi darah, ibu terinfeksi HIV pada anaknya atau saat masih dalam kandungan serta hubungan

Baca TUSUK GIGI di Hal 10

Moratorium PNS, Birokrasi Tetap Stabil Kendari, KP Moratorium penerimaan PNS hampir pasti dilakukan tahun ini. Karena bersifat nasional, maka Sultra pun dipastikan tidak akan menerima CPNS lagi. Meski sampai kemarin (22/8) belum ada instruksi resmi dari pusat terkait moratorium, tapi Presiden Susilo Bambang Yudhoyono telah memberikan pidatonya secara terbuka untuk moratorium. Itu berarti terbitnya SK hanya menunggu waktu saja.

Kepala BKD Sultra Tony Herbiansyah mengatakan moratorium penerimaan PNS tidak akan membuat Sultra kekurangan pegawai. Dirinya membeberkan bahwa meskipun tiap tahun sekitar 300 PNS pensiun, tapi masih banyak jenjang di bawahnya yang siap melapis. “Kita tidak akan kekurangan pegawai dan kita tidak perlu takut birokrasi akan pincang dengan moratorium itu. Kalau moratorium diberlaku-

Baca MORATORIUM di Hal 10


Metro

10

Kendari Pos | Selasa, 23 Agustus 2011

Bisa Tertutupi dengan Honorer I dan II Moratorium... foto:suwarjono/kp

Salah satu syarat boleh mengemudi harus mengantongi izin. Seperti dua pengendara ini saat praktek berkendara di SSDC. Jumlah warga melengkapi izin mengemudi terus meningkat.

kan kita harus patuh, harus ikut,” jelasnya. Namun begitu, Sultra sebenarnya sangat membutuhkan tambahan kuota tenaga kesehatan. Misalnya saja dokter spesialis untuk ditempatkan di RSUD, termasuk para perawatnya. “Tidak akan ada stagnansi birokrasi meskipun kita sangat membutuhkan tenaga kesehatan,” kata Tony. Mantan Wabup Konawe ini menambahkan, pemberlakuan moratorium penerimaan PNS bisa ditutupi dengan pengangkatan honorer Kategori I dan II. Sayangnya, Tony tidak bisa memastikan kapan pengangkatan tenaga honorer. “Kita tunggu saja karena itu kewenangan pusut. (ema)

Penyebaran HIV Melalui Pertukaran Cairan Darah Tusuk Gigi...

Puluhan Wartawan Desak Polisi Tangkap Pelaku Tangkap... uda, dirinya merasa kaget saat menjadi sasaran amukan kebrutalan pendemo. Insiden yang menyebabkan kobran mengalami luka tusuk berawal ketika dirinya menuju ke Lepo Lepo setelah dari Mall Rabam. “Saat di depan dialer mobil, kelompok demonstran dari arah Polres Kendari muncul. Begitu mendekat, salah seorang diantara mereka memukul pengendara lain yang ada di jalan. Spontan jiwa jurnalis saya muncul. Saya mengambil handphone untuk ambil gambar. Kebetulan saya tidak membawa handycam,” jelas Doni.

Baru mengambil sedikit gambar, tiba-tiba beberapa orang diantara pendemo menyerang Doni dan mengeroyoknya. Korban berusaha membela diri dan memberitahu pendemo bila dirinya adalah seorang jurnalis, namun diabaikan. Malah, diantara mereka ada yang kembali ke sepeda motornya dan mengambil pisau di sadel. “Dia berusaha menikam perut saya, tapi saya tangkis. Akhirnya jariku yang sobek dan telapak tangan saya yang ditusuk. Hingga ada warga yang menolong saya,” jelasnya. Menyikapi persoalan tersebut, puluhan wartawan dari berbagai media baik cetak maupun elektronik langsung berdialog dengan Kapolres Kendari, Kabid

Humas Polda Sultra, Kabag Ops Polres Kendari, Kasat Reskrim dan Kasat Intel. Mereka meminta agar kepolisian dapat bertindak tegas terhadap pendemo. Kepolisian harus mengakhiri konflik kampus yang terancam akan meluas ke masyarakt Kota Kendari bahkan masyarakat Sultra. Pelaku tindak anarkis secepatnya dideteksi, diusut dan diproses hukum. “Kami meminta kepada Kapolres agar kasus penikaman terhadap rekan kami diproses secepatnya. Termasuk Korlapnya harus bertanggungjawab,” pinta Midwan, wartawan Trans 7. Bahkan, Ishak Junaedi, wartawan yang lain malah menilai kepolisian kecolongan terhadap insiden itu. Sebab massa sebelum penikaman sudah mem-

buat anarkis. Kapolres Kendari, AKBP Yuyun Yudhantara berjanji akan memproses secepatnya kasus pengeroyokan dan penikaman. Ia memerintahkan langsung kepada Kasat Reskrim dan Kasat Intel agar segera mengidentifikasi keberadaan pelaku, termasuk korlap aksi tersebut. “Kejadian seperti inilah yang sangat disayangkan dari oknum yang mengaku mahasiswa. Tugas kami adalah mengawal dan berusaha memberikan rasa aman baik yang melakukan demonstrasi maupun masyarakat lainnya. Sepanjang aksi unjuk rasa itu sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Kami akan cari pelakunya dan akan diproses secepatnya,” janji Yuyun Yudhantara. (aka)

seksual tidak aman. Melalui tusuk gigi katanya sangat kecil untuk terjadi. Hal itu karena HIV cepat mati di luar tubuh. “HIV itu dengan penyinaran cepat sekali virusnya mati,” kata Amin. Artinya, kalaupun SMS itu betul, HIVnya kemungkinan besar akan mati ketika darah ditusuk gigi sudah mengering. Meski demikian, Amin meminta masyarakat lebih berhati-hati mengantisipasi penularan HIV AIDS. Memang sekarang media penularan virus yang menggerogoti daya tahan tubuh manusia itu semakin banyak. “Dengan adanya SMS itu, yang paling penting setiap individu memilih tusuk gigi yang masih baik, yang belum pernah terpakai. Itu kan bisa terlihat jelas,” tukasnya. (ema)


Kendari Pos | Selasa, 23 Agustus 2011

Berikan Rasa Aman Masyarakat Operasi... melakukan patroli dengan cara mobile di jalan-jalan, termasuk kawasan rawan tindak pidana. Sebelum operasi dilaksanakan, Kapolda Sultra Brigjen Pol. Sigit Sudarmanto melakukan gelar operasi untuk mengecek kelengkapan personil dan sarana prasarananya melalui gelar pasukan di MTQ Square (SSDC), kemarin. Tak hanya anggota Polri yang terlibat dalam gelar personil, tapi semua instansi yang tergabung dalam operasi ketupat juga hadir. Seperti TNI, Satpol PP, Pemadam Kebakaran, Pramuka, Ormas, Dishub, Jasa Raharja, Dinkes dan Basarnas. “Dalam pelaksanaan operasi ketupat diharapkan dapat memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat dalam melaksanakan ibadah, mudik, melakukan wisata dan keamanan wilayah yang ditinggal mudik penghuninya. Selain itu, juga diharapkan tercipta kanseltiblancar baik angkutan darat, laut, maupun udara,” ungkap Sigit Sudarmanto. Kapolda juga berjanji akan menjaga keadaan dan kelancaran distribusi bahan pokok, BBM dan listrik. Pasalnya, potensi kejahatan akan muncul ketika distribusi bahan pokok, BBM, dan listrik terhambat pada jelang lebaran. Sehingga tiga kategori tersebut menjadi prioritas dalam pelaksanaan operasi ketupat. “Kita juga akan menjaga keamanan embarkasi dan debarkasi di pelabuhan, terminal dan bandara,” ungkapnya. Kabid Humas Polda Sultra, AKBP Moch. Fahrurrozi menambahkan, tak hanya gelar operasi untuk operasi ketupat yang dilaksanakan, namun juga dirangkaikan dengan gelar operasi pemberangkatan pengamanan Sail Wakatobi. Sekitar 600 personil yang disiapkan untuk mengamankan Sail wakatobi. “Untuk Pam Sail Wakatobi langsung diberangkatkan hari ini (kemarin, red), sedang operasi ketupat berlangsung besok (hari ini). Pasukan yang telah diberangkatkan ke Wakatobi sebanyak 300 personil dan selebihnya disiagakan dan akan diberangkatkan pada gelombang kedua,” terangnya. (aka)

40 Meter Dari Poros Banyak... memberatkan, kami beri toleransi,” terangnya. Selain IMB, menurut mantan Kadispeda itu, pihaknya juga intens melakukan identifikasi bangunan yang langgar sempadan. Minimal 40 meter dari poros tengah jalan. Kurang dari itu, sudah melanggar. Selain sempadan bangunan, ada juga yang melanggar sempadan kali dan pagar. Salah satu ruko yang terletak di depan Pesantren Hidayatullah. Ruko tersebut dianggap melanggar sempadan kali, sehingga mau tidak mau harus dilakukan pembongkaran. “Ruko yang telatak di depan Ponpes Hidayatullah sedang kita kaji, karena sudah melanggar. Karena bangunan itu sudah mengantongi IMB, maka kita akan lakukan teguran secara persuasif untuk mencari solusi,” katanya. (fya)

Metro

11

Minim Kendaraan Operasional Kendari, KP Badan Perizinan merupakan salah satu instansi yang mobilitasnya cukup tinggi. Tak hanya di dalam ruangan, para pegawai juga kontinyu melakukan pengawasan ke lapangan. Sayangnya, hingga kini lembaga tersebut masih minim kendaraan operasionalnya. Kepala Badan Penyelenggara Perizinan Kota Kendari, Abdul Majid mengatakan, saat ini pihaknya hanya memiliki dua unit kendaraan bermotor. Mobil khusus

untuk pengawasan perizinan belum ada, sehingga para staf mengandalkan kendaraan sendiri. “Idealnya, setiap staf memiliki motor sendiri untuk melakukan pengawasan di lapangan. Termasuk mobil dinas, mestinya Badan Perizinan memiliki minimal lima unit,” terangnya. Meski minim fasilitas dan kendaraan operasional, namun pegawai Badan Perizinan berupaya untuk bekerja maksimal. Salah satu yang sedang digodok adalah Perda yang mengatur mengenai calo perizinan.

Menurut Abdul Majid, sistem pelayanan perizinan jemput bola. Para staf yang turun langsung ke lapangan menemui pemilik usaha. Selain lebih menertibkan perizinan usaha di Kendari, hal tersebut kata mantan asisten III itu bisa mendongkrak PAD. “Kami optimis bisa mencapai target PAD tahun ini. Buktinya sudah 90 persen tercapai hingga akhir Agustus, dari target Rp 2 miliar lebih. Kami sisa mencari Rp 330 juta hingga akhir tahun,” tukasnya. (fya)

Distamben Safari Ramadhan ke Batubangga Kendari, KP Bulan Suci Ramadhan merupakan sebuah berkah yang tak terhingga. Segala amalan diperbuat, pahalanya akan dilipat gandakan Allah SWT. Misalnya, melaksanakan tadarus Alquran, dzikir, salat, memberi makan fakir miskin dan segala amalan lain. Niatanya, ikhlas untuk mendapat ridho Allah. Seperti yang dilakukan Distamben Sultra. Mereka, melaksanakan safari Ramadhan ke mAsjid Nurul Yakin, Desa Alojaya, Kelurahan Batubangga. Tujuanya, selain untuk mendapatkan Ridho Allah, aktivitas safari dilakukan sebagai wujud silatuhrahmi antar sesama umat. “Kami memang sengaja mencari mesjid yang terpencil. Sebab, daerah-daerah seperti itu biasanya jarang mendapat perhatian,”ujar Kabid Biologi Distamben Sultra, Abd Latief, saat menyambangi Kendari Pos kemarin.

Namun, ada satu hal yang sangat memprihatinkan. Rombongan Distamben masih menemukam masjid yang sama sekali tidak terjamah oleh penceramah sejak awal Ramadhan 2011. Padahal hampir semua masjid di Kota Kendari siang maupun malam kerap mengumandangkan dakwah Islami. “Bayangkan saja hingga malam ke-21 Ramadhan, masjid ini belum per nah tersentuh oleh penceramah. Kalau dibilang warga di sana terdapat satu RW. Jadi, pas kami datang pengurus masjid bilang baru kali ini ada penceramahnya. Padahal jumlah penduduk lumayan banyak, namun kehidupan mereka rata-rata di bawah garis kemiskinan. Seharusnya, ini menjadi perhatian kita bersama,”katanya.

Untuk meringankan beban mereka, Distamben memberikan dana santunan Rp 5 juta sebagai wujud perhatian sesama umat. Berdasarkan keterangan pengurus masjid, banyak kekurangan yang perlu direhabilitasi. Contohnya, alat elektronik masjid masih berstatus pinjaman, renovasi lantai, atap dan jendela yang dinilai tidak layak. “Masjid yang kami bantu memang sangat membutuhkan uluran tangan dari dermawan. Jujur saja dari pihak provinsi baru Distamben yang datang menyerahkan bantuan, itu diserahkan langsung pada pengurus masjid. Bantuan ini jangan dilihat dari nilainya tapi keikhlasannya,”tuturnya. Bantuan yang diberikan diharapkan bisa berguna untuk kemajuan pembangunan Masjid Nurul Yakin. (p2)


Kendari Pos |Selasa, 23 Agustus 2011

Politika

13

DPRD Sultra Respon Tiga Pilkada Serentak Kendari, KP Besaran rupiah yang harus dikeluarkan untuk memilih gubernur sangat fantastis. Bagaimana tidak, KPU Sultra telah mengusulkan anggaran sebesar Rp 180 miliar untuk pelaksanaan Pilgub 2012. Anggaran tersebut terbagi dua masing-masing Rp 140 miliar untuk putaran pertama dan Rp 40 miliar untuk putaran dua. Kepala Bappeda Sultra Nasir Andi Baso mengatakan usulan dari KPU tersebut telah masuk sekitar sebulan yang lalu dan saat ini tengah dibahas oleh Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD). Rencananya, setelah selesaipenetapanAPBD-P,TPAD akan melakukan pembahasan lebih intens mengenai usulan KPU.“KitaharapkansekitarSeptember ini sudah bisa. Tapi (anggaran Pilgub) itu akan masuk di APBD 2012,” katanya. Meski tidak menghafal den-

gan pasti, tapi mantan Asisten I Setda Sultra ini menjelaskan bahwa pengeluaran terbesar dari anggaran Rp 180 miliar itu untuk honor pelaksana Pilkada. “Yang terbesar itu honorhonor petugas. Kita bisa maklumi karena memang begitu besar cakupan wilayahnya, 12 kabupaten kota,” terangnya. Karena besarnya usulan yang diajukan KPU pemerintah pernah menggagas untuk penggabungan Pilkada antara Pilgub serta Pilkada Konawe dan Pilkada Baubau yang jadwal ketiganya dilaksanakan tahun depan. Hal itu kata Nasir merupakan suatu terobosan yang besar kemungkinannya mampu menghemat anggaran pelaksanaan pilkada. “Itu belum kita hitung, kalau ada penggabungan mungkin bisa ada efisiensi, saya belum bisa prediksi karena itu harus dihitung seara rinci,” terangnya.

Pasalnya kata dia sesuai arahan gubernur Nur Alam bahwa dalam pelaksanaan Pilkada selain sukses, juga harus ada efisiensi anggaran. “Efisiensi sesuai dengan ketentuan dan kebutuhan. Misalnya kita lihat peruntukannya untuk apa. Kita harapkan logistik kalau masih ada yang bisa digunakan, ya digunakan,” ungkapnya. Tapi apakah nantinya betul-betul efisien, Nasir masih belum bisa memastikannya. Sementara itu ketua DPRD Sultra Rusman Emba mengungkapkan bahwa DPRD belum pernah menerima usulan secara resmi anggaran pilgub. DPRD hanya pernah mendengar informasi bahwa anggaran yang diusulkan sebesar Rp 180 miliar. “Kita menunggu secara resmi. Sebetulnya, kita juga belum melihat item apa saja sehingga anggarannya sebesar itu. Sampai saat ini belum ada

rinciannya,” terangnya. Sama seperti Pemprov, politisi Golkar ini juga menganggap jika anggaran yang dibutuhkan untuk Pilgub sangat besar, lebih baik dilaksanakan bersamaan dengan Pilkada Konawe dan Baubau. “Saya kira itu menarik, karena persoalan efisiensi sangat penting sehingga kita hanya cari waktunya,” bebernya. Tapi hal itu harus dikaji lebih dalam lagi. Sebab di dalam penggabungan itu terang Rusman ada banyak konsekwensi yang harus terjadi. “Katakanlah dia terlalu mundur bulan 12 itu pasti ada pelaksana (kepala daerah), semua ada konsekwensinya. Insya Allah bisa kita carikan formatnya. Tapi yang pasti kita harapkan efisiensi anggaran sehingga dana itu bisa dipakai untuk peningkatan kesejahteraan masyarakat yang lain,” tandasnya. (ema)

Hariono Niat Maju di Pilwali Baubau Baubau, KP Pemilihan Walikota (Pilwali) Baubau pasca Amirul Tamim masih setahun lagi, namun sederet nama-nama kandidat mulai bermunculan, baik dari kalangan birokrat, akademisi, politisi dan pengusaha. Yang terbaru dan mulai hangat dibicarakan yaitu nama salah seorang pengusaha Baubau, yakni Hariono Hafied. Kepada Kendari Pos, Hari-

Hariono Hafied

ono mengatakan informasi yang diperoleh dari orang-orangnya di lapangan bahwa kalangan masyarakat dari beberapa kelurahan di Kota Baubau menginginkan agar ia maju bertarung dalam Pilwali kedepan. “Tapi untuk menyatakan secara resmi bahwa saya maju, itu belum. Saya masih akan terus memantau perkembangan,” terang Hariono. Terkait persoalan kendaraan

politik, Hariono mengaku telah mempersiapkan hal itu baik itu jalur independen maupun partai politik. Bahkan pihaknya telah menjalin komunikasi dengan beberapa parpol yang memiliki kursi di DPRD Kota Baubau termasuk partai non seat. Namun Hariono belum mau menyebutkan nama partai yang telah dilakukan komunikasi dengan alasan masih terlalu dini. (p4)

MUSTAFARAMLI/JAWAPOS

Partai Demokrat tidak terlalu terusik dengan proses pemeriksaan yang tengah dijalani mantan bendahara umumnya, Nazaruddin. Padahal, nama sejumlah petinggi PD ikut disebut-sebut menerima aliran dana yang dikorupsi Nazaruddin. Nampak Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum (kiri) bersama Wakil Ketua Umum DPP Demokrat, Max Sopacua (kanan) dan Ketua Fraksi Demokrat, Jafar Hafsah (tengah) saat menggelar safari ramadhan DPP Partai Demokrat, Sabtu (20 Agust 2011) di Kabupaten Soreang, Bandung, Jawa Barat.

Anggota KPU Buton Tetap akan Dikawal Kendari, KP Permintaan tim sukes bakal calon Bupati Buton, pasangan Ukudani yang digugurkan KPU Buton, agar Kapolda menarik anak buahnya untuk tidak lagi mengawal anggota KPU Buton, ternyata tak digubris pihak Polda Sultra. Kapolda Sultra, Birgjend Pol Drs Sigit Sudharmanto, dengan tegas mengatakan, anggota KPU Buton tetap akan mendapat pengawalan dari anak buahnya di Polres Buton dan Baubau. “Siapa pun dia yang meminta pengawalan, akan kita kawal. Termasuk mbak (ditujukan ke wartawan Kendari Pos) kalau minta dikawal, kita kasih pengawalan. Apalagi dalam rangka kapasitas tugas sebagai penyelenggara Pemilukada, akan kita kawal,” kata Kapolda, kemarin. Menurut pengganti Brigjend Pol Drs Sukrawardi Dahlan itu, adalah sebuah keharusan bagi polisi untuk memberi pengawalan pada masyarakat, apabila itu dibutuhkan. Terlebih jika itu berkaitan dengan tugas negara, kata Kapolda, maka polisi akan siap mengawal seluruh aktifitas yang meminta pengawalan tersebut. “Seluruh warga masyarakat yang minta pen-

gawalan polisi, kita akan kawal. Tanpa pandang bulu, polisi sia mengawal jika memang diminta,” ujarnya. Sampai kapan pengawalan itu melekat? Katanya, jika anggota KPU Buton tetap membutuhkan, maka polisi akan tetap sedia bersama orang yang meminta pengawalan tersebut. Untuk diketahui, Ketua DPD Partai Kedaulatan Sultra, Kaimuddin, yang juga partai pengusung UKUDANI, beberapa waktu lalu menyoal fasilitas pengawalan yang didapat anggota KPU Buton. Katanya, dalam anggaran KPU Buton, tidak ada item pengawalan. Karenanya, Kaimuddin meminta, agar Kapolda Sultra menghentikan pengawalan, karena Pemilukada sudah selesai. Pihak Ukudani bahkan menduga bahwa fasilitas pengawalan itu dibiayai salah satu pasangan calon. Asumsinya, hanya pihak ketiga yang mau mengeluarkan dana untuk mengawal anggota KPU karena punya kepentingan. Pasalnya, anggaran anggaran untuk pengawalan itu tidak ada. Makanya mereka meminta Kapolda untuk segera menghentikan pengawalan karena Pemilukada sudah selesai dan para anggota KPUD tidak pernah terancam. (dri)


14 SMKN 2 Kendari Berbagi Infaq dan Sedekah Kendari,KP Pasca melaksanakan pesantren kilat (sanlat) bagi siswa yang beraga Islam, pasraman kilat bagi siswa beragama Hindu dan penelaahan Alkitab bagi siswa Kristen, Osis SMKN 2 Kendari, Jumat (19/8) di Mesjid Al Handasiah melakukan pembagian infaq dan sedekah bagi masyarakat kurang mampu. “Pelaksanaan pembagian infaq dan sedekah ini merupakan tahun ketiga, dan tahun ketiga ini terdapat 74 paket, yang merupakan sumbangan siswa kelas X setelah melaksanakan Ramadhan,” ujar Kepala SMKN 2 Kendari, Drs Ansyari Umirtun. Pria yang dikenal disiplin ini juga mengungkapkan dengan terkumpulnya bantuan dari siswa tersebut, menunjukan jika sekolah telah menerapkan pendidikan karakter. “Apalagi pada 2011 ini SMKN 2 Kendari ditunjuk sebagai satu-satunya SMK rintisan penerapan pendidikan karakter, selain itu sejak 2008 lalu SMKN 2 Kendari tidak lagi dikenal masyarakat sebagai sekolah yang sering tawuran,” ungkapnya. Secara rinci Ketua Panitia Pembagian Infaq dan Sedekah, Badolo menuturkan sebanyak 466 siswa pesantren kilat mengumpulkan 370 liter beras dan mie instant, sehingga bantuan tersebut dikemas dalam 74 kantong berisi 5 kg beras dan 10 bungkus mie instant. “Selebihnya 420 bungkus mie instant akan disumbangkan ke panti asuhan, plus pakaian yang masih layak pakai. Semua bantuan tersebut terkumpul dari siswa kelas X, dengan setiap siswa menyumbang 1 liter beras dan lima bungkus mie instant,” rincinya. Pada acara yang bertemakan peduli terhadap sesama tersebut, Kepala SMKN 2 Kendari juga membagikan uang trasportasi kepada 74 masyarakat kurang mampu, yang tinggal di sekitar sekolah dan berhak menerima bantuan karena telah mengantongi kupon. (fas)

Bansos Rp 1 M untuk Anak TKI di Tawau Jakarta, KP Kementerian Pendidikan Nasional (Kemendiknas) berupaya mengurangi keterbatasan pendidikan bagi anak-anak TKI di Tawau, negara bagian Sabah, Malaysia. Hibah berbentuk bantuan sosial (bansos) sebesar Rp 1 miliar lebih dikucurkan untuk menunjang pembelajaran anak TKI. Diantaranya untuk akses jaringan pembelajaran teknologi dan informasi. Bansos tersebut diberikan langsung Mendiknas Mohammad Nuh di perkebunan kelapa sawit, Merotai, kota Tawau kemarin (21/8). Usai acara pemberian bansos Nuh menjelaskan, anak-anak TKI itu merupakan bagian dari anak-anak Indonesia. “Hanya saja, mereka mengikuti orang tua yang bekerja di luar negeri,” katanya. Dengan demikian, anak-anak TKI tadi tetap berhak mengenyam pendidikan dasar. Selain itu akses pendidikan berbasis teknologi dan informasi, Nuh mengatakan bansos tadi dialokasikan untuk pendidikan keterapilan, beasiswa, dan pengadaan bahan ajar. Nuh mengatakan, pemerintah terus menggenjot keberadaan pusat kegiatan belajar masyarakat (PKBM) atau learning centre setingkat SMP. Hingga saat ini, masih berdiri 13 PKBM di kawasan Tawau. Dengan perkirakaan jumlah anak TKI sejumlah 50 ribu lebih, jumlah itu masih kurang banyak. “Secara bertahap, akan kami tambah terus,” jelas mantan Menkominfo itu. Selama ini, siswa yang belajar di PKBM terbagi menjadi dua tingkatan. Yaitu tingkat SD dan SMP. Keduanya, masih masuk kategori pendidikan non formal. Ijazah yang mereka pegang setara dengan ijazah paket A dan B. Kedepan, Nuh berharap PKBM yang saat ini menjadi pusat pembelajaran satelit Sekolah Indonesia Kota Kinabalu (SIKK) itu, bisa berevolusi menjadi lembaga pendidikan formal. Sehingga, ijazah yang dikeluarkan adalah ijazah formal layaknya ijazah anak-anak yang lulus di SD dan SMP di tanah air. Dengan semakin majunya sistem pendidikan di Tawau, Nuh menjelaskan rantai pekerjaan yang selama ini terbangun di Tawau bisa diputus. Ratai pekerjaan itu adalah, anak-anak para TKI tadi sebagian besar meneruskan pekerjaan ayah atau ibunya sebagai buruh perkebunan kelapa sawit. (jpnn)

Edukasi

Kendari Pos |Selasa, 23 Agustus 2011

SMKN 3 Tetap Minta Buka Formasi Guru Kendari,KP Jika SMKN 2 Kendari yang kekurangan guru teknik otomotif, SMKN 3 Kendari juga mengalami kekurangan guru perhotelan dan tata kecantikan. Solusi awalnya, SMKN 3 Kendari telah melakukan alih profesi guru-guru yang mengajar mata pelajaran sepadan. “Kekurangan guru SMK masih terjadi di Sultra, karena perguruan tinggi (PT) yang ada di Sultra belum menghasilkan alumni guru kejuruan yang dibutuhkan khususnya mata pelajaran produktif. Karena itu salah satu solusi mengatasinya yaitu melakukan alih keahlian,” kata Kepala SMKN 3 Kendari, Muhsin Muin. Mengenai upaya alih keahlian ini tukasnya juga tidak semua guru mau dan dapat melakukannya, mengingat hanya guru mata pelajaran yang tertarik

Muhsin Muin

dan bersedia untuk menambah keahlian yang bisa ikut alih keahlian. “Misalnya di sekolah kami yang sudah beralih menjadi guru perhotelan sebanyak lima orang dan tata kecantikan tiga orang. Adapun mekanismenya kami mengusul ke Jakarta dan Jakarta memanggil guru bersangkutan, misalnya guru dari program keahlian tata boga beralih ke perhotelan,” tukasnya. Mengenai alasan Diknas tidak membuka formasi guru SMK, karena takut formasi tersebut mubazir tidak ada pendaftarnya, Muhsin Muin menjelaskan sebenarnya jurusan yang dimaksud terdapat alumni dari PT daerah lain, makanya harus tetap dibuka formasinya. “Faktanya di SMKN 3 Kendari ada guru yang betul-betul alumni perhotelan dari PT luar Sultra telah lama mengabdi, tetapi karena tidak dibuka formasi

di Kota Kendari dan dibuka formasi di luar kota makanya mereka lari ke luar kota. Apalagi hal ini telah kami sampaikan ke Diknas sehingga tidak mungkin mubazir,” jelasnya sambil mengatakan guru tersebut merupakan alumni perhotelan Universitas Trisakti dan Sahid Jakarta. Tidak dibukanya formasi guru SMK dimaksud tandasnya tentu merugikan SMKN 3 Kendari, dan Kota Kendari pada umumnya mengingat dua program keahlian yaitu perhotelan dan tata kecantikan peminatnya sangat besar. “Untuk program keahlian perhotelan hanya sepertiga dari pendaftar yang kami terima, yaitu sekitar 250 pendaftar dan yang diterima hanya dua kelas saja, yang juga berarti peminat program keahlian tersebut cukup banyak, “ tandasnya. (fas)

Yani Balaka akan Maksimalkan Kinerja Prodi Kendari, KP Penganugerahan penghargaan terhadap ketua-ketua program studi terbaik di Universitas Haluoleo baru saja dihelat pada perayaan puncak Dies Natalis XXX Unhalu, Sabtu (20/8) lalu. Penghargaan tersebut diberikan langsung Prof.Dr.Ir.H.Usman Rianse, M.S. kepada sepuluh ketua program studi yang dinilai berkiprah dengan baik. Salah satu di antaranya adalah Dr. Muh. Yani Balaka, S.E., M.Sc., Agr. Ketua Jurusan Ilmu Ekonomi dan Studi Pembangunan atau juga dikenal dengan program studi ekonomi pembanguan ini terpilih sebagai ketua prodi berprestasi II Unhalu 2011. Yani Balaka mengaku tertantang dengan undangan untuk mengikuti seleksi ketua prodi berpresta-

si yang diterimanya beberapa waktu lalu. Semua ketua program studi di lingkup Unhalu memang diundang untuk mengikuti seleksi ini. Mereka diharuskan membuat makalah seputar program studi dan mempresentasikannya di hadapan tim penilai. Yani Balaka sendiri mempresentasikan hal-hal yang sudah dikerjakan selama menjadi ketua prodi, hardskill dan soft skill yang dimiliki IESP-FE, termasuk pula inovasi-inovasi untuk IESP-FE mendatang. “Ini semua tidak lepas dari motivasi Dekan Fakultas Ekonomi, H. Halim, S.E.,M.S., yang sangat mensuport partisipasi ketua-ketua program studinya. Penghargaan ini menjadi tanggung jawab moril yang cukup besar dalam

rangka mengembangkan prodi. Ini kebanggan prodi dan fakultas ekonomi pada umumnya” ujar Yani Balaka ketika ditemui di Auditorium Mokodompit kemarin (22/8). Dikatakan, perbaikan kurikulum masih menjadi fokus utama. Yani akan mulai mengaplikasikan kurikulum berbasis kinerja yang saat ini tengah disusun dan disosialisasikan penerapannya. Masalah kedisplinan katanya, juga tetap diutamakan, karena selama ini aktivitas di prodi ekonomi pembangunan selalu berpedoman dan patuh apa-

da kalender akademik. “Kesadaran untuk berbuat, kerja keras, dan kemauan meluangkan waktu akan menjadi kunci utama dalam memaksimalkan kinerja program studi. Adanya komunikasi yang baik antara sesama dosen, maupun dosen dan mahasiswa ikut memengaruhi,’’ katanya. (p10)


Edukasi

Kendari Pos |Selasa, 23 Agustus 2011

15

Akper PPNI Gelar PPS yang Edukatif

ULFAH/KP

Kepala SMKN 5 Kendari, Abdul Rahman Garusu menunjuk lokasi pembangunan tiga RKB.

Pembangunan RKB SMKN 5 Tunggu Dana Kendari,KP Meskipun SMKN yang baru berdiri dibanding SMK negeri lainnya di Kota Kendari, sekolah itu tetap menunjukan geliat pembangunan fisik, baik ruang kelas maupun laboratorium dan ruang praktik lain. “Secara perlahan SMKN 5 Kendari yang bergerak di bidang ilmu pengetahuan agribisnis pertanian, semakin dikenal masyarakat. Tidak heran setiap tahun terjadi peningkatan jumlah siswa, karena itu penambahan ruang kelas belajar (RKB) tentunya kami butuhkan,” ujar Kepala SMKN 5 Kendari, Abdul Rahman Garusu. Untuk TP 2011 ini ungkapnya, SMKN 5 Kendari akan mendapatkan bantuan tiga RKB melalui APBD Pemkot, karena sekolah telah mengusulkan. Saat ini SMKN 5 Kendari hanya memiliki lima RKB, sedangkan memiliki sebanyak 11 rombongan belajar (robel). “Menurut informasi, realisasi pembangunan RKB yang kami usulkan menunggu pencairan dana APBD-P nanti. Realisasi tiga RKB tersebut sangat

membantu kami, pasalnya kami masih kekurangan enam RKB dari 11 total Rombel yang ada,” ungkapnya. Untuk mensiasati kelas yang kurang, selain pihaknya mengubah ruang perpustakaan dengan menyekat menjadi dua RKB, pihaknya pun menerapkan sistem masuk siang. “Karena kekurangan RKB, empat Rombel kelas XI terpaksa masuk siang, selain itu lahan sekolah masih sangat luas dan masih cukup untuk membangun sembilan RKB,” tuturnya. Mengenai laboratorium dan ruang praktik yang ada, Abdul Rahman Garusu menjelaskan pihaknya belum memiliki laboratorium dan ruang praktik sehingga kedepannya pengadaannya pun akan diusulkan pihaknya, baik melalui Pemkot maupun Dirjen Pembinaan SMK. “Meskipun demikian, para siswa tetap dapat praktik di ruang kelas masing-masing, dengan alat peraga yang ada serta praktik di laboratorium jurusan terkait di Unhalu, karena kami telah melakukan MoU beberapa waktu lalu,” jelasnya. (fas)

Kendari, KP Program pengenalan studi (PPS) atau lebih dikenal dengan sebuat ospek, baru mulai dilaksanakan di Akademi Perawat (Akper) Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Kendari, kemarin (22/ 8). Agenda PPS di kampus kesehatan ini terbagi dua tahap, yakni pra PPS pada (20/8) lalu dan PPS dilaksanakan pada tanggal 22 s.d. 24 Agustus. Dalam pra PPStersebut, mahasiswa baru yang berjumlah lebih dari 100 orang melakukan kerja bakti di lingkungan kampus. Mereka juga mendapatkan informasi awal mengenai pengenalan kampus dan atribut yang perlu dilengkapi untuk mengikuti aktivitas. PPS sendiri disusun dengan agenda yang begitu edukatif dan akan sangat bermanfaat bagi para mahasiswa baru. Bertepatan dengan bulan Ramadhan, PPS pun tidak digelar seharian penuh. Para peserta diwajibkan hadir pukul 07.00 dan kegiatan selesai pada pukul 13.00 setiap hari. “Dalam PPS ini, para mahasiswa baru akan memperoleh banyak materi dari dosen-dos-

WA ODE RIZKI ADI PUTRI/KP

Akper PPNI Gelar PPS yang Edukatif. en. Kami menjamin kegiatan orientasi ini akan sangat mendidik dan jauh dari kata anarkis” ujar Budiono, S.Kp., M.Kes. selaku ketua panitia PPS Akper PPNI dari pihak dosen. Kegiatan-kegiatan yang akan

dilakukan para maba dalam PPS ini, antara lain pengenalan aturan akademik, dinamika kelompok sosial, pengabdian masyarakat dengan diadakannya bakti sosial di panti asuhan, pengenalan pendidikan karakter dan kegiatan

bertema keolahragaan. “Adanya PPS kami ingin lebih mengenalkan dunia pendidikan di akademi perawat. Mereka harus menyadari kelak mereka akan melayani masyarakat,” pungkas Budiono. (p10)

ABA Barakati Target Jadi STIBA Kendari,KP Berdiri tahun 2010 lalu dengan mengantongi izin Dikti Kemendiknas, Akademi Bahasa Asing (ABA) Barakati Kendari menargetkan akan naik status. Seperti akademi lain, targetnya adalah menjadi sekolah tinggi ilmu bahasa asing (STIBA). “Proses perubahan dari ABA menjasi STIBA sementara dalam proses di dikti, dengan perubahan tersebut akan lahir prodi S1 sastra Inggris dan satu-satunya PTS di Sultra yang membuka,’’ kata Direktur ABA Barakati Kendari, Akib SPd MPd. Dikatakan, guna semakin meningkatkan kualitas para mahasiswa khususnya alumni D3 ABA Barakati Kendari, pada bulan Mei lalu, pihaknya telah menandatan-

Akib SPd MPd gani MoU dengan Universitas 45 Makassar. “Penandatangan MoU tersebut kami lakukan mengingat banyak alumni D3 ABA yang ingin melanjutkan studi. Selain itu

sebelum kerja sama itu telah banyak alumni kami yang kuliah di sana dan rata-rata mereka berprestasi,” ungkapnya. Sehubungan dengan keunggulan kampus ABA Barakati Kendari, sehingga membuat banyak masyarakat tertarik untuk bergabung, alumni S2 Universitas Negeri Makassar ini menjelaskan meskipun prodi bahasa Inggris tetapi para mahasiswa juga dibekali keterampilan seperti komputer, kewirausahaan, jurnalistik dan pariwisata. “Keterampilan ini yang unik dari PTS lainnya se-Sultra, selain itu dari 36 PTS se-Sultra hanya kami satu-satunya yang bergerak di bidang sastra Inggris. Karena itu kami menargetkan setelah membuka program S1, kami pun akan membuka konsenterasi S1 sastra Inggris dan bahasa Inggris kependidikan dan teknik,” jelasnya. ‘’Ketika akan menjadi STIBA,

pendaftaran mahasiswa baru (PMB) juga akan kami upayakan secara on-line. Selain itu mengingat semua kebutuhan telah kami benahi, kami menargetkan pada tahun 2012 nanti tepatnya PMB di bulan Juni sudah bisa menerima mahasiswa baru S1,” katanya. Salah seorang alumni ABA Kendari, Sulis Setarini SE, menyambut baik adanya upaya pengelola lembaga itu. PTS yang ingin berkembang memang harus berupaya mencari dan mengelola prodi sesuai kebutuhan poasar. Menurut Sulis, kuliah di ABA sangat memberi manfaat yang besar. Salah keuntungan adalah komunikasi bahasa Inggris yang bisa dimiliki para alumni dan ke depan bahasa Inggris itu sangat penting. ‘’Kalau ABA ditingkatkan statusnya, tentu jauh lebih baik dan saya yakin akan diminati para calon mahasiswa akan datang,’’ kata Sulis. (fas)


C M Y K

C M Y K

16

C M Y K

Selasa, 23 Agustus 2011

C M Y K


Kendari Pos | Selasa, 23 Agustus 2011

FC Zurich v Bayern Munchen

Alasan Mourinho Cubit Pipi Vilanova Madrid, KP Para pemain dan staf Real Madrid mendukung penuh Jose Mourinho saat terjadi keributan dengan Barcelona di Piala Super Spanyol. Itu termasuk saat Mourinho mencubit pipi asisten pelatih Barca, Tito Vilanova. Keributan kembali terjadi saat Madrid menyambangi Barca di leg 2 Piala Super Spanyol. Hampir semua pemain terlibat, termasuk Mourinho di menit-menit terakhir laga. Tindakan Mourinho secara kasat mata bisa dibilang memalukan. Tapi, ternyata tindakan itu dilakukan bukan tanpa sebab. Koran Spanyol, AS menyebut setidaknya ada beberapa alasan Mourinho ikut terprovokasi. Vilanova selama hampir 90 menit selalu mengejek para pemain Real Madrid, baik yang berada di lapangan maupun di bangku cadangan. Lionel Messi marah kepada tim pelatih Real dan sempat meludah di depan mereka dan sempat mencurangi Fabio Coentrao. Lionel Messi pun dianggap menunjukkan gestur yang selalu memprovokasi para pemain Madrid dan yang terakhir, David

Munich, KP Bayern Munich boleh dibilang selangkah menuju fase Grup Liga Champions usai leading 2-0 atas FC Zurich di leg I. Namun tugas The Bavarian belumlah usai dan mereka tetap harus waspada. Dalam laga yang dihelat di Allianz Arena, Kamis (18/ 8) dinihari WIB lalu, dua gol dari Bastian Schweinsteiger dan Arjen Robben memberikan kemenangan untuk Bayern. Meski memenangi laga tersebut namun penampilan Bayern tidaklah istimewa dan mereka banyak membuang di laga tersebut. Hal ini tentunya tak ingin Jupp Heynckes lihat dari anak-anak asuhnya saat bertandang ke Letzigrund Stadium, Rabu (24/8) dinihari WIB besok. Punya modal kemenangan 5-0 dari Hamburg lusa kemarin serta kondisi mental lawan yang drop usai kalah 0-2 dari Neuchatel Xamax di liga, membuat Bayern diunggulkan untuk menyingkirkan lawannya tersebut. Tapi Schweinsteiger meminta rekan-rekannya untuk tetap mewaspadai Zurich meskipun kini berada di atas angin. Menurutnya Zurich masih bisa membahay-

Baca LENGAH Hal 18

Baca ALASAN Hal 18

Lebih Tinggi dari CR7 dan Messi Anzhi buat Eto’o. Klub asal Dagestan itu mengajukan kontrak tiga tahun buat Eto’o dan menggajinya sebesar 20,5 juta euro atau setara Rp 251, 9 miliar. Sebuah rekor gaji tertinggi yang sulit ditandingi pemain

Samuel Eto’o Milan, KP Samuel Eto’o segera menahbiskan dirinya sebagai pemain sepak bola dengan gaji tertinggi di dunia. Kapten timnas Kamerun itu berpotensi mengalahkan bintang Real Madrid Cristiano Ronaldo dan striker Barcelona Lionel Messi. Selama ini, Ronaldo menjadi pemain dengan gaji tertinggi. Bayaran yang diterima winger asal Portugal itu sebesar 12 juta euro atau setara Rp 147,4 miliar. Kemudian, Messi menyusul di belakangnya dengan 10,5 juta euro atau setara Rp 129 miliar. Namun, bayaran keduanya itu kalah jauh ketimbang tawaran gaji yang diajukan

mana pun di dunia dalam jangka waktu panjang. Apalagi, mulai 2013-2014 UEFA bakal memberlakukan secara penuh aturan finansial fair play. Itu artinya, klub-klub tidak bisa jor-joran mengeluarkan uang. Anzhi menilai sangat pan-

tas membayar Eto’o dengan nilai sebesar itu lantaran Ia memiliki reputasi yang hebat sebagai pemain. Buktinya, dia sudah merasakan tiga kali gelar juara Liga Champions, dua kali di Bar-

Baca GAJI Hal 18

AFP PHOTO/ANDREW YATES

Gelandang Manchester City asal Spanyol David Silva (R) berebut bola dengan defender Bolton Wanderers, Gretar Rafn Steinsson dalam laga lanjutan Liga Premier Inggris,diniharikemarindiReebokStadium, Bolton.


CMY

CMY

20

Kendari Pos |Selasa, 23 Agustus 2011

Telkomsel Berbagi Bersama Dhuafa TARAWEH TANGGAL 23 AGUSTUS DIMANA ANDA TARAWEH MALAM INI..? No NAMA MASJID

PENCERAMAH

ALAMAT

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 12 13 14 15 16

K.H. CHADID, B.A. NURDIN, S.Ag. SYARIFUDDIN, S.Ag. Drs. H. MAHFUD IDRUS Drs. MUHIDDIN, S.Pd. Drs.AMRI,M.Th.I Drs. ABDUL GAFFAR H.ABDULKADIRWAHAB,S.H.,M.H. Drs.NURKHOLIS MUH. ANWAR OBAID, S.Ag.,M.Si. Drs.H. PURWADI Drs. MUHIDDIN, S.Pd. ABDUL RAHMAN, S.Pd.I. H. AL-FIQ S.Q. Drs. MARZUKI

MANDONGA LAUTE PDAM MANDONGA BY PASS MAKOREM143/HO SODOHOA TIPULU PUUNGGALOBA KEMARAYA WATU-WATU WATU-WATU WAWOMBALATA MANDONGA KOTA LAMA

AGUNG AL-KAUTSAR DARUL MUTTAQIN ARRAHMAN AL-IKHWAN NURUL JANNAH AL-ASKARIYAH AT-TAQWA BABUT TAQWA AKBAR AL-HIDAYAH JABAL UHUD AT-TARBIYAH BABUSSALAM AL-MAGFIRAH MASJID RAYA

SUMBER: IKATAN MESJID SULTRA

BULAN Agustus 2011 merupakan bulan yang penuh berkah karena bertepatan dengan bulan suci Ramadhan. Momen suci ini dimanfaatkan dengan baik oleh Telkomsel Branch Kendari untuk berbagi bersama kaum dhuafa, pelanggan hingga ke mitra outletnya yang tersebar di Sulawesi Tenggara. Tanggal 13 Agustus 2011 Telkomsel mengadakan kegiatan Sahur on the Road di wilayah kota Kendari dengan membagikan makanan sahur kepada komunitas pemulung, buruh

pelabuhan hingga panti asuhan yang tersebar di kota Kendari. Tidak ketinggalan mitra outlet turut merasakan berkah di bulan ramadhan. Beberapa kegiatan Telkomsel sebagai wujud penghargaan dan terima kasih Telkomsel kepada mitra outletnya, antara lain membagikan 300 lebih parcel lebaran berupa kartu perdana Flash unlimited & kaos Telkomsel untuk outlet yang ada di wilayah kota kendari, konawe, konawe selatan, Safari Ramadhan Telkomsel yang dikemas

dalam Buka Puasa bersama mitra outlet yang tersebar di 5 kota antara lain di kota Kendari 1, Kendari 2, Kab. Konawe, Kab. Kolaka & Kab. Bau-bau. Pengundian Grand Prize 5 unit Motor dalam rangka Program Telkomsel Outlet Poin Sulmalirja Periode terakhir untuk outlet di wilayah Sulawesi Tenggara. TOPS merupakan program award untuk outlet yang menjual produk Telkomsel, adapun program ini berlangsung selama 3 periode yang dimulai dari periode 1 bulan Mei 2011, peri-

Jangan biarkan keragu-raguan mengurangi nilai ibadah Ramadhan kita. Tanyakan jika ada persoalan seputar ibadah Ramadhan. Insya Allah kami akan mencoba membantu menjawabnya. Kiirm pertanyaan anda ke H. Muslim

Nomor

081245835111

Tanya Ass..Pak Ustaz,saya mau tanya,bagaimana hukumnya jika suami mengucapkan talak 3 pada saat dia marah.? Jawab: Ada dua kalimat yang dipergunakan suami untuk menjatuhkan talak kepada isterinya : 1. Sarih atau terang, yaitu kalimat yang tdk diragukan lagi bahwa yang diucapkan itu maksudnya memutuskan ikatan perceraian seperti suami berkata, saya ceraikan engkau atau engkau tertalak. Kalimat yang sarih (terang) ini tdk perlu niat artinya kalau suami sudah ucapkan niat tdk niat terjadi perceraian. Jadi kalau ia ucapkan walaupun marah terjadi talak. 2. Kinayah (sindiran) yaitu kalimat yang masih ragu ragu bolehdiartikan yang dimaksud kalimat itu perceraian atau bukan seperti kata suami ; pulanglah engkau ke rumah keluargamu atau pertgilah dari sini, kalimat semacam ini tergantung niat, kalau suami mengucapkan disertai dengan niat untuk ceraikan isterinya berarti cerai, tetapi kalau tidak berarti tidak cerai. Untuk para suami jangan mengucapkan kata kata ceraih baik dalam keadaan marah maupun dalam keadaan bermain main, sebab kalaimat yang terang tanpa niat itu bisa jatu talak. Tanya: Ass.Pak Ustaz,apakh kita berdosa kalau seorang istri slalu marah tanpa sebab,apakah berdosa kalau seorang istri tidak memenuhi kewajibanya melayani suami walau dibulan puasa. Jawab: Marah itu salah satu sipat tercelah bahkan dikatakan marah itu dalah sipatnya syaithan, tidak hanya kepada isteri, suamipun kalau marah itutercelah. Adapun isteri yang tidak menunaikan kewajiban yang pasti berdosa sama dengan suami lalai dari kewajiban juga berdosa, melaksanakan kewajiban tidak ditentukan apakah bulan. (*)

program TOPS, outlet wajib meregistrasikan dahulu, lalu setiap penjualan perdana & voucher akan mendapatkan poin. Adapun 5 outlet pemenang grand prize sepeda motor antara lain Rahmati dari Outlet Sahabat Karya di Kec. Latambaga Kab. kolaka, Wenny dari Outlet Batavia Cell Kec.Unaaha Kab. Konawe, Ria dari Outlet Cartoon Cell Kota Kendari, Adi dari Outlet Puput Cell Kota Kendari, dan Azmira Masyita dari Outlet Fikri Cell di Pulau Makassar Baubau. (p10)

Promo Ramadhan Multimedia dan Telkomsel Diskon Besar-besaran Plus Hadiah Langsung Kendari, KP Pusat penjualan, asesoris dan servis handphone Multimedia, saat ini menjalankan program ramadhan dengan memberikan diskon besar-besaran untuk empat produk ponsel merk CSL Blueberry, Vivo, GStar dan Polytron. Dalam program ini Multimedia bekerjasama dengan Grapari Telkomsel Kendari. Asma selaku penanggung jawab handphone Multimedia mengatakan, kegiatan ini hanya berlangsung selama sembilan hari, “ Multimedia menawarkan empat merk ponsel berkualitas dengan fitur lengkap namun berharga murah, yakni CSL Blueberry, Vivo,GStar dan Polytron dengan harga mulai dari Rp 199.000 hingga Rp 399.000, “ katanya. Multimedia menerapkan jadwal pembelian Hanphone dengan harga diskon yakni pada tanggal 18 - 20 Agustus penjualan khusus handphone merk CSL Blueberry, tanggal 22 - 24 Agustus ponsel Vivo, dan tanggal 23 27 Agustus ponsel GStar dan Polytron, “ Setiap pembelian Handphone dalam masa promo, selain mendapatkan diskon, konsumen juga mendapatkan hadiah langsung berupa perdana Telkomsel,” tandas Asma. (p10)

DOK/TELKOMSEL

Promo Ramadhan Multimedia.

Telkomsel Luncurkan Inovasi Aplikasi Mobile Campus Pertama di Indonesia Hasil Sinergi dengan Research in Motion

Anda Bertanya, Ustaz Menjawab

ode 2 bulan Juni 2011 dan periode 3 bulan Juli 2011. Dimana setiap bulan Telkomsel membagikan 5 unit Blackberry, 5 unit voucher @Rp 1 juta, 5 unit voucher@ Rp 750 ribu,5 unit voucher @Rp 500 ribu, 25 unit voucher @Rp 250 ribu. Outlet sangat senang dan antusias dengan program TOPS ini, dikarenakan peluang outlet untuk mendapatkan hadiah menjadi lebih besar karena hanya diperebutkan oleh outlet yang berada di Sulawesi Tenggara saja. Untuk bisa mengikuti

Jakarta, KP Perusahaan kita bersama Research In Motion (RIM) meluncurkan aplikasi mobile campus untuk smartphone BlackBerry pertama di Indonesia di sela-sela berlangsungnya Festival Universitas Pelita Harapan (UPH) ke-18. Inovasi aplikasi ini dibuat untuk memudahkan mahasiswa UPH dalam mengakses segala informasi mengenai kampusnya serta melakukan aktivitas akademik langsung melalui smartphone BlackBerry. Saat ini institusi pendidikan di Indonesia sudah banyak yang mulai menyadari pentingnya pemanfaatan teknologi komunikasi dan informasi dalam meningkatkan kualitas aktivitas belajar dan mengajar. Teknologi selular yang menggunakan konsep pembelajaran virtual melalui aplikasi dan akses internet adalah satu penerapan teknologi yang memungkinkan dosen dan mahasiswa saling berinteraksi secara mobile kapan saja dan di mana saja.

Sebagai operator selular yang paling dipercaya pengguna BlackBerry di Indonesia dengan lebih dari 2 juta pelanggan, Telkomsel terus berupaya meningkatkan keunggulan kompetitif dengan menyediakan layanan mobile lifestyle yang didukung jangkauan jaringan terluas dan berkualitas terbaik di Indonesia. Kemitraan strategis antara Telkomsel dan RIM kini menghasilkan inovasi bagi universitas terkemuka seperti UPH, baik dalam hal platform maupun layanan. Aplikasi Mobile Campus BlackBerry Telkomsel merupakan aplikasi mobile campus hasil sinergi Telkomsel dan RIM pertama di Indonesia. Aplikasi yang dikustomisasi khusus bagi UPH ini mempermudah mahasiswa dalam mengakses informasi akademik serta melakukan aktivitas akademik kapan pun, di mana pun. VP Channel Management Telkomsel Gideon Edie Purnomo mengatakan, “Kami berharap aplikasi mobile campus ini dapat menjadi solusi terleng-

kap bagi mahasiswa UPH untuk mengakses informasi serta melakukan aktivitas akademik melalui smartphone BlackBerry. Sekarang mahasiswa UPH bisa mengetahui kalender akademik, info beasiswa, dan lain-lain, bahkan melakukan pendaftaran mata kuliah dan mengakses data akademik pribadi secara mobile.” Aplikasi mobile campus ini bisa diunduh di smartphone BlackBerry melalui link http://uph.better-b.mobi. Selanjutnya, mahasiswa UPH bisa memanfaatkan aplikasi ini untuk melakukan berbagai aktivitas akademik, seperti: pendaftaran mata kuliah (termasuk info status dan biaya mata kuliah), pengunduhan materi akademik, serta mengakses data akademik pribadi atau profil mahasiswa (antara lain: indeks prestasi kumulatif, grafik prestasi, advisor, dan sebagainya). Melalui aplikasi ini, para orangtua yang ingin mendaftarkan anaknya di UPH juga bisa memperoleh segala informasi mengenai kampus, seperti: fasilitas kampus, peta kampus, pengajar, beasiswa, biaya kuliah, dan kegiatan non akademik. Aplikasi ini juga menyediakan informasi mengenai referensi buku di perpustakaan, kalender kegiatan kampus, lowongan pekerjaan, serta tempat kost mahasiswa.

BlackBerry telah menjadi smartphone yang paling banyak digunakan kawula muda di Indonesia dengan jumlah 5 juta pengguna. Kemiripan karakteristik mahasiswa dengan komunitas pengguna BlackBerry dalam hal kedekatan dengan teknologi, mobile, dinamis, dan terkoneksi secara sosial membuat aplikasi ini dapat dengan mudah dimanfaatkan oleh mahasiswa. “Sebagai salah satu universitas terkemuka di Indonesia, UPH membutuhkan solusi pembelajaran virtual yang mobile untuk memperoleh manfaat dari tren mobile lifestyle saat ini dan mengoptimalkannya untuk digunakan dalam aktivitas akademik. Aplikasi mobile campus inilah yang kami harapkan dapat dimaksimalkan mahasiswa untuk mendukung aktivitas akademik sehari-hari,” ungkap Reynier Wayong, Direktor Senior IT UPH. Gideon menambahkan, kehadiran aplikasi mobile campus ini sekaligus merupakan dukungan nyata Telkomsel bagi kemajuan pendidikan berbasis teknologi komunikasi dan informasi. “Kami yakin kemudahan yang dihadirkan aplikasi ini mampu membantu efektivitas dan efisiensi aktivitas akademik sehingga secara otomatis akan memperlancar aktivitas belajar dan mengajar antara dosen dan mahasiswa,” pungkas Gideon. (*)

Safari Ramadhan TSC Bersama Komunitas Guru & Siswa Kendari, KP Dalam rangka program loyalty kepada komunitas Telkomsel School Community, Telkomsel Branch Kendari mengadakan Safari Ramadhan TSC Bersama Komunitas Guru dan Siswa bertempat di Swissbelhotel Kendari pada tanggal 19 Agustus 2011 lalu. Sekitar 75-an undangan dari komunitas TSC hadir, yang turut diwakili oleh komunitas IGI Sultra dan PGRI Sultra. Dalam kegiatan ini, juga diserahkan beasiswa kepada 7 siswa yang berprestasi namun kurang mampu dari 4 sekolah yaitu SMKN 1 Kendari, SMA Ilmiah, MAS PESRI Kendari, dan

SMAN 1 Ranomeeto. Beasiswa berupa uang sekolah untuk 2 tahun atau hingga tamat sekolah. TSC yang merupakan komunitas bagi seluruh civitas sekolah, memberikan tariff internet murah hanya dengan mengirim sms (gratis) : SEKOLAH SCHOOL ID kirim ke 2323, dan mengaktifkan paket internet setelah tergabung di TSC dengan cara mengetik : FC ON 10k kirim ke 3636, pelanggan akan memperoleh benefit 35Mb data untuk 30 hari dengan Rp 10.000,-. Utk School ID sendiri, bisa diperoleh di grapari maupun mitra Distributor Telkomsel.(p10)

DOK/TELKOMSEL

Suasana Safari Ramadhan TSC Bersama Komunitas Guru dan Siswa.

CMY

CMY


Kendari Pos Edisi 23 Agustus 2011