Issuu on Google+

Rabu, 21 Desember 2011

Tahun XVI Edisi 38-Harga Eceran Rp. 3.500,-

http://www.kendarinews.com

Diperiksa KPK, Staf Wa Ode Syok Jakarta, KP Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa Sefa Yolanda, staf Wa Ode Nurhayati (WON) yang ditetapkan tersangka dalam kasus mafia anggaran di DPR. Selama tujuh jam, wanita yang mengenakan kerudung hijau daun diminta keterangan penyidik. Saat keluar dari Gedung KPK, Sefa yang didampingi kuasa hukumnya, Wa Ode Nur Zaenab

Baca DIPERIKSA di Hal. 7

KPK Belum Perlu Tahan Wa Ode Nurhayati

Jakarta, KP Sejak masuk daftar cekal dan ditetapkan sebagai tersangka, Wa Ode Nurhayati (WON), sampai saat ini belum juga ditahan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Menurut juru bicara KPK, Johan Budi, WON belum ditahan karena alasan penyidikan. “Seorang tersangka itu bisa ditahan bisa juga tidak. Itu semata-mata untuk kepentingan peny-

idikan,” kata Juru Bicara KPK, Johan Budi, Selasa (20/12), di kantornya. Apakah kepentingan penyidikan ini berhubungan dengan anggota Badan Anggaran (Banggar)? Johan mengatakan, itu mungkin saja. “Kalau ada dua alat bukti yang cukup siapapun bisa dipanggil,” ujarnya.

Baca KPK di Hal. 7

Johan Budi

Wa Ode Nurhayati

Brigadir R Langsung Ditahan

HUMANIORA

Moratorium CPNS Diperpanjang Hingga 2013 INI kabar buruk bagi yang bercita-cita menjadi PNS. Pemerintah akan memperpanjang masa penghentian sementara alias moratorium penerimaan CPNS hingga 2013. Semula, sesuai Surat Keputusan Bersama (SKB) yang diteken mendagri, menpan-RB, dan menkeu pada 24 Agustus 2011, moratorium CPNS berlaku hingga Desember 2012. Deputi SDM Bidang Aparatur Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan-RB) Ramli Naibaho menjelaskan, jika ada daerah yang kekurangan PNS, maka bisa diambilkan dari daerah lain yang kelebihan pegawai dengan mekanisme mutasi antardaerah. “Kalau daerah yang kelebihan pegawai masih bisa memutasi pegawai ke daerah yang kurang, otomatis tidak perlu ada penerimaan CPNS lagi kan?,” ujar Ramli Naibaho yang ditemui usai workshop bertema reformasi birokrasi di Kan-

Kendari, KP Tindakan Brigadir R (bukan Briptu, red) yang dinilai cukup tak manusiawi kini harus ditanggungnya. Meskipun alasan penganiayaan yang dilakukan anggota Satuan Reskrim Polres Konawe itu dapat diterima secara emosional, namun tidak benar dari aspek hukum. Pasalnya, polisilah yang harusnya memberikan contoh pada masyarakat untuk bertindak sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku, malah praktik main hakim sendiri dipertontonkan oleh oknum korps berseragam cokelat itu. Cara menyelesaikan persoalan yang ditud-

Baca CPNS di Hal. 2

Baca DITAHAN di Hal. 7

Istri Brigadir R Membantah

SELEBRITI

Cuekin Kabar Ariel Menikah TERSERAH Ariel mau berbuat apa. Silakan Ariel digosipkan macam-macam. Mungkin itu lah perasaan Luna Maya sekarang menanggapi ramainya pemberitaan sang kekasih yang dikabarkan telah menikah di Lapas Kebon Waru Bandung, baru-baru ini. Model, artis sekaligus presenter cantik ini seolah tak menggubris Ariel lagi. “Luna sekarang lagi sibuk kerja dan syuting. Tidak mengikuti hal-hal kayak begitu,” kata Manajer Luna, Vita saat dihubungi, kemarin. Sikap cuek Luna itu bisa saja diartikan antara dirinya dan Ariel sudah terputus tali asmara. Tapi jawaban Vita mengambang soal spekulasi tersebut. “Tanya saja ke Luna langsung, saya tidak bisa berkomentar,” ucapnya. Kabar Luna telah putus dengan Ariel memang sudah terdengar awal November lalu. Tandatandanya Luna tak lagi ‘setia’, menengok Ariel di Kebon Waru. (tia)

Luna Maya

SUWARJONO/KP

Kendari, KP Istri Brigadir R, Yanti membantah semua pengakuan Ade Candra terkait penganiayaan yang dilakukan suaminya. Termasuk pengakuan Ade Candra yang hanya mengganti celana anaknya usai buang air. Yanti mengaku memergoki langsung, Ade Candra hendak memperkosa (mencabuli) anaknya itu. Hal tersebut diungkapkan Yanti saat bertandang di Graha Pena, kantor Kendari Pos, kemarin sore. Yanti hadir bersama putrinya yang diklaim sebagai korban pencabulan, sebut saja Mawar-samaran- yang baru berusia 4 tahun.

Yanti, istri Brigadir R (bukan Briptu R) bersama anaknya yang kemarin berkunjung ke Graha Pena, Kantor Kendari Pos.

Baca MEMBANTAH di Hal. 7

Diduga Terima Uang dari KPU Buton

Bawaslu Rekomendasikan Bosman Disidang Etik Jakarta, KP Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) akhirnya mengeluarkan rekomendasi terhadap permasalahan Komisi

Pemiluhan Umum (KPU) Buton, Provinsi Sulawesi Tenggara. Menyikapi dugaan pelanggaran kode etik pada penyelenggaraan Pemilihan

Umum Kepala Daerah (Pemilukada) Buton, Bawaslu menerbitkan dua rekomendasi. Menurut Anggota Bawaslu, Wirdyaningsih, dua rekomendasi yang diterbitkan itu adalah, pertama, pembentukan Dewan Kehormatan (DK) oleh KPU Sultra untuk mengadili pelanggaran kode etik ketua dan anggota KPU Buton. Kedua, rekomendasi pembentukan DK untuk KPU Pusat

yang akan menangani dugaan pelanggaran yang dilakukan mantan Ketua KPU Sultra, Bosman. Wirdyaningsih yang juga Koordinator Divisi Hukum dan Penanganan Pelanggaran Bawaslu mengatakan rekomendasi Bawaslu sudah dikirim, Selasa (20/12). “Jadi ada dua rekomendasi yang dikeluarkan,” tegas

Baca BAWASLU di Hal. 2

Rahmad Darmawan setelah Mundur dari Pelatih Timnas

Kembali ke Mabes dan Sibuk Layani Wawancara dari Wartawan Gerimis mengguyur kawasan perumahan Victoria Park Residence di Karawaci, Tangerang, kemarin siang. Salah satu di antara ratusan rumah di area menengah ke atas itu adalah milik Rahmad Darmawan, mantan pelatih timnas PSSI U-23. Dua mobil keren nongkrong di garasi. Masingmasing punya pelat nomor istimewa. Yakni, B 678 SFC dan B 678 DAF.

AGUS WAHYUDI / JAWA POS

nan rumah dan kamar. Tak lama berselang, wawancara itu rampung. “Maaf agak lama menunggunya. Tadi ada teman wartawan yang wawancara untuk rubrik griya,” tutur Rahmad kepada koran ini. Hari-hari Rahmad kini banyak bersinggungan dengan wartawan. “Setelah ketemu sampean, saya masih ada janji wawancara lagi,” katanya. “Meladeni wawancara teman-teman media adalah sebagian aktivitas saya sekarang. Sebenarnya, saya tidak menginginkan mundurnya saya dari timnas menjadi isu sebesar ini. Tapi, ya sudah. Saya akan menjelaskan apa adanya,” lanjut pelatih yang membawa timnas U-23 meraih medali perak SEA Games XXVI/2011 itu. Selain sibuk melayani wartawan, Rahmad harus kembali menjalankan kewajiban

Mantan pelatih tim nasional U-23 Rahmad Darmawan saat di temui Jawa Pos (Kendari Pos Grup) di Kediamannya, Cikokol Tangerang, Banten.

Baca TIMNAS di Hal. 7

M. ALI MAHRUS, Jakarta SEORANG remaja lelaki menyambut kedatangan wartawan koran ini. “Silakan ditunggu, Mas. Pak Rahmad ada di dalam. Ada tamu wartawan juga. Sedang diwawancara,” katanya.?Sayup-sayup terdengar tanya jawab antara wartawan dan Rahmad. Namun, bukan tentang sepak bola. Seputar bangu-


2

Kendari Pos |Rabu, 21 Desember 2011

2012, Elit-elit Bermasalah akan Saling Sandera Kondisi ...................... Setali tiga uang, elit-elit partai di luar koalisi, juga bernasib sama. Misalnya, sebut Burhanuddin, Prabowo Subianto dan Wiranto yang menyimpan kasus pelanggaran HAM saat masih aktif di militer. Ataupun, Megawati Soekarnoputri yang juga masih sering dikaitkan dengan kasus release and discharge BLBI. “Di titik inilah politik saling sandera itu tidak bisa dihindari, karena semua partai masing-masing punya kartu truf,” imbuhnya. Kondisi itu, lanjut dia, akan semakin dipanaskan oleh perebutan kepentingan dalam segala kebijakan dan pemilihan pospos strategis. Yang, tentu saja, semuanya berkaitan dengan penempatan elit-elit parpol. “Karena hampir tidak ada satupun posisi yang tidak melibatkan pintu parpol saat ini, mulai dari ingin jadi presiden hingga dubes,” tegasnya. Di tempat yang sama, Wasekjen DPP PAN Wahyuni Refi mengakui, masih lekatnya kepentingan politik dan hukum hingga saat ini, menjadi pemicu kemungkinan makin memanasnya situasi politik mendatang.

“Kenyataannya sekarang ini memang masih bias, sering ada keterkaitan antara politik dan hukum. Sering juga ada intervensi ataupun hukum yang tidak untuk mendatangkan keadilan,” kata Wahyuni. Karenanya, dia menilai, munculnya kegaduhan politik dan hukum diawali dari tidak adanya supremasi hukum. Politik masih menjadi panglima. “Di sinilah, semua pihak perlu mendorong agar hukum dikembalikan lagi sebagai panglima,” imbuhnya. Masih di tempat yang sama, Wakil Bendahara DPP Partai Golkar Azis Syamsuddin menambahkan, bahwa pemerintah memegang peran kunci menciptakan situasi politik yang kondusif kedepannya. Jika pemerintah berjalan lurus di atas rel undang-undang, dia memastikan, tidak akan ada celah bagi berbagai pihak untuk mempersoalkan. Namun, selama ini, dia menilai yang sering terjadi justru sebaliknya. Hal itu lah menjadi alasan posisi partainya kerap pula mengambil posisi berbeda dengan pemerintah dalam beberapa kasus. “Secara prinsip, kami ini selalu siap duduk bersepakat sepanjang tidak menyalahi undang-undang yang ada,” tandasnya.(dyn)

SBY Kecewa Penyerapan Anggaran 2011 Jakarta, KP Presiden Susilo Bambang Yudhoyono tidak puas dengan penyerapan anggaran selama tahun 2011. SBY mencatat masih ada ketidakmampuan dan ketidaktepatan dalam menggunakan anggaran yang sudah direncanakan. Berdasarkan laporan dari Menteri Keuangan (Menkeu) Agus Martowardojo, sampai dengan 30 November 2011 realisasi belanja kementerian dan lembaga di tingkat pusat baru mencapai 71 persen atau berkisar Rp 644,5 triliun. “Barangkali bulan Desember atau akhir Desember angkanya akan meningkat. Tapi angka ini bagi saya tidak menggembi-

rakan,” tutur SBY saat penyerahan DIPA (Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran) Tahun 2012 kepada menteri dan gubernur di Istana Negara, kemarin (20/12). Apalagi, lanjut dia, jika melihat posisi belanja barang dan modal per 30 November itu. Yakni, belanja barang 59 persen dan belanja modal” 46 persen. “Saya yakin kalau belanja rutin, belanja pegawai akan terserap” habis. Bagus. Tapi jauh lebih” bagus kalau anggaran atau belanja” barang dan modal ini” juga diserap habis,” urai SBY. Menurut SBY, kondisi seperti itu menjadi potret bahwa tahun 2011 Indonesia kehilangan peluang untuk membuat ekonomi

tumbuh lebih tinggi. “Ada opportunity loss. Mestinya lebih banyak lagi hasil dan sasaran yang dapat kita capai,” katanya. SBY mengajak melakukan koreksi dan perbaikan untuk penyerapan anggaran 2012. Termasuk untuk tidak membiarkan adanya regulasi yang menghambat. Dia memberi tenggang waktu untuk membereskan hambatan regulasi itu selama tiga bulan. “Akhir Maret saya tidak ingin mendengar ada regulasi yang justru sangat menghambat sehingga mengunci semua penggunaan anggaran,” kata SBY. Selain pimpinan masing-masing lembaga, sebuah tim pengendali dan pengawas juga disiapkan untuk memas-

tikan realisasi anggaran yang terdiri atas UKP4, BPKP, dan kementerian keuangan. Tim akan melapor kepada presiden sepanjang 2012 sebanyak tiga kali, yakni April, Agustus, dan November. Tahun depan, anggaran pendapatan dan belanja negara adalah Rp 1.435,4 triliun atau 17,7 persen dari produk domestik bruto. Jumlah itu naik dari anggaran tahun sebelumnya, yakni Rp 114.6 triliun atau 8,7 persen. Menkeu Agus Martowardojo mengatakan, yang mendapat perhatian adalah pada tingkat satuan kerja yang cenderung hati-hati dan tidak mau mengambil keputusan. “Itu akan membuat semua prosesnya menjadi lambat,” kata Agus. (fal)

Target Hanura 7,2 Persen di Pemilu 2014 Wiranto ..................... Wiranto, pencapresan sebuah partai merupakan kebijakan internal. Peluang menang atauapun kalah tentu adalah pertaruhan partai. “Urusan menang kalah urusan rakyat, uru-

san Tuhan,” ujarnya dengan nada agak meninggi. Pencapresan, tambah Wiranto, juga merupakan sarana partai untuk meraup suara. “Kalau jualan partai lebih laku dengan menjual calon, kenapa tidak,” ujarnya. Jika tidak menguntungkan, tentu hal itu tidak akan di-

lakukan parpol. “Kalau tidak menguntungkan, kita cari jalan lain,” tandasnya. Pencalonan Wiranto sebagai capres Hanura tinggal menunggu formalitas saja. Dalam pembukaan Rakernas kemarin, sudah banyak yel-yel Wiranto for President bersahutan.

Partai Hanura melalui Wiranto juga menargetkan bisa meraih 7,2 persen suara di pemilu legislatif 2014. Jumlah itu adalah asumsi bahwa kenaikan perolehan suara Hanura naik dua kali lipat dari pemilu sebelumnya yang hanya sekitar 3,7 persen. (bay)

Bosman Terancam Diperiksa DK KPU Pusat Bawaslu .................... Wirdyaningsih di sela-sela konferensi pers di gedung Bawaslu, Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, Selasa (20/12). Bentuk pelanggaran kode etik yang dimaksud Wirdyaningsih untuk ketua dan anggota KPU Buton adalah tidak profesional dalam menyelenggarakan Pemilukada. Kata dia, ada pasangan calon yang tidak memenuhi syarat tapi diloloskan. “KPU Buton dugaanya ada ketidakprofesionalan dalam menetapkan calon, dimana ada pasangan calon yang tidak memenuhi

syarat tapi diloloskan. Sementara yang memenuhi syarat dicoret,” katanya. Selain tidak profesional, pertimbangan dikeluarkannya rekomendasi khusus KPU Buton adalah dugaan money politic. Menurut Wirdyaningsih, rekomendasi ini juga diteruskan ke aparat penegak hukum untuk diproses. “Kami juga merekomendasikan ke instansi lain yang lebih berwenang. Apakah itu bentuk suap menyuap, korupsi nanti diproses oleh lembaga yang berkaitan,” katanya. Sementara untuk rekomendasi Bosman sendiri, Wirdyaningsih mensiyalir telah menerima

uang. “Dugaan pelanggaran Bosman, menerima uang. Jadi nanti DK yang melihat,” katanya. Sebagaimana diberitakan sebelumnya, Mahkamah Konstitusi (MK) memerintahkan Pemilukada Buton. Dalam amar putusan MK pada sengketa Pemilukada Buton dengan Nomor Perkara No. 91-92/ PHPU.D-IX/2011 Oktober 2011, lembaga yang diketuai Mahfud MD itu memerintahkan KPU melakukan verifikasi administrasi dan verifikasi faktual terhadap bakal pasangan calon. Selanjutnya, melakukan pemungutan suara ulang (PSU) di seluruh Kabupaten Buton.

MK menilai terjadi pelanggaran yang serius oleh KPU Buton. Dalam sidang terungkap bawah KPU Buton menerima uang Rp 84 juta dari tim sukses calon dan tidak memverifikasi administrasi dan verifikasi faktual terhadap pasangan calon bupati dan wakil bupati Buton. Dalam persidangan juga, nama Bosman sempat disebut-sebut menerima uang dari KPU Buton. Anggota Bawaslu lainnya, SF Agustiani Tio Fridelina Sitorus mengatakan pihaknya juga telah memberikan teguran keras kepada Panwas Pemilukada Buton. Alasannya, kerja Panwad dianggap tidak maksimal.(awa)

Penerimaan PNS Dihentikan Hingga Jelang Pemilu CPNS ....................... tor Kemenpan-RB, Jakarta, kemarin. Ramli memastikan moatorium CPNS akan diperpanjang hingga 2013 bila dari hasil analisis jabatan kebutuhan pegawai secara nasional sudah mencukupi. Jika secara nasional sudah mencukupi, maka kebijakan distribusi pegawai antarderah yang akan dilakukan. Dengan kata lain, tak perlu merekrut CPNS yang baru. Meski demikian, dalam masa pemberlakuan moratorium tidak ada larangan bagi instansi pusat dan daerah untuk menerima pegawai khusus untuk jabatan tertentu serta mendesak. Sebut saja dokter, guru mata pelajaran tertentu, navigasi, pertambangan, dan lainnya. Namun, tambah Ramli, harus tetap berdasarkan laporan Anjab. “Mengapa harus ada Anjab dan pemetaan jabatan/ beban kerja, biar kita bisa tahu kalau instansinya benar-benar kekurangan pegawai. Kalau kelebihan buat apa buka penerimaan lagi. Bila kurang harus melihat lagi posisi belanja pegawainya. Di atas 50 persen tidak bisa menerima pegawai lagi,” tandasnya. Data Kemenpan-RB menyebutkan, sebanyak 297 daerah belanja pegawainya di APBD-nya sudah di atas 50 persen. Kalau dipaksakan tetap menerima pegawai, kata Ramli, akan terjadi kebangkrutan. “Sebenarnya sudah banyak daerah yang bangkrut karena tersita belanja pegawai. Tapi karena pemerintah, meski sudah megap-megap, tetap disuntikkan dana. Nah ini yang kita ubah agar PNS tidak lagi menjadi beban negara tapi justru memberikan income bagi negara maupun daerah,” ujarnya. Kemenpan-RB di bawah kepemimpinan Azwar Abubakar memang konsisten dengan upaya memperkteta persyaratan penerimaan CPNS. Selain harus melakukan penataan organisasi, setiap instansi harus mengajukan usulan kebutuhan yang dilengkapi analisis jabatan dan beban kerja. Selain itu harus ada juga peta jabatan dan beban kerja. Tak cukup sampai di situ, bila semuanya sudah terpenuhi, Kemenpan-RB akan meminta pertimbangan Badan Kepegawaian Negara (BKN) dan dibahas bersama tim khusus reformasi birokrasi. Yang inti pembahasannya adalah mempertimbangkan apakah instansi bersangkutan bisa mendapatkan kuota atau tidak. “Kalau tim ragu dan tidak percaya dengan data tersebut, maka tim akan turun ke lapangan untuk melakukan verifikasi,” ucap Ramli.(esy)


Rabu, 21 Desember 2011

Langganan Luar Kota Rp. 67.500,-

email : bumianoa@gmail.com

Taman Lalulintas Bakal Dibangun di Kotamara Baubau, KP Demi menunjang sosialisasi cara berlalulintas yang baik di Kota Baubau, Pemkot bakal menyiapkan lahan di kawasan Kotamara untuk pembuatan taman lalu lintas. Hal itu dikatakan Walikota Baubau Amirul Tamim, usai membuka kegiatan pelatihan pendidikan pengetahuan lalulintas dalam kurikulum pendidikan nasional yang di ikuti oleh guru guru SMP, SMA sederajat Kota Baubau dan Kabupaten Buton yang di gelar di gedung kemitraan Polres Baubau, kemarin. Walikota Berharap, dengan pembuatan taman Lalulintas tersebut akan benar-benar memberi edukasi yang baik buat masyarakat etika berlalulintas. “Taman ini juga dapat di fungsikan sebagai kegiatan kegitan yang berhubungan dengan Lalu lintas seperti tes seleksi bagi calon pengendara untuk memiliki SIM,” terangnya. Sementara Kasat Lantas Polres Baubau, AKP Lalu Muh. Syahrir Arif, SiK, menyabut baik keinginan Pemerintah Kota yang akan menyiapkan Lahan tersebut. “ Ini merupakan langkah yang baik dan kami sangat mendukung keinginan Pemerintah Kota yang menyiapkan Lahan untuk pembangunan Taman Lalulintas,” jelasnya. Dengan taman lalulintas ini, kata Kasat Lantas Baubau, nantinya akan menjadi bahan sarana Edukasi pengenalan rambu-rambu lalu lintas yang bisa diajarkan sejak usia dini tentang disiplin dan etika berlalu lintas,” tukasnya. (k1)

Pejabat Resah Isu Mutasi Akbar Rumbia, KP Menjelang anggaran 2011 berakhir, isu mutasi besar-besaran merebak di Kabupaten Bombana. Bukan hanya kepala dinas atau pejabat eselon dua yang diwacanakan bakal dirombak total, pejabat eselon tiga dan empat juga dikabarkan banyak akan diganti. “Isunya begitu (mutasi besar-besaran). Kalau bukan akhir bulan 2011 ini, awal 2012 dilakukan. Makanya kami pejabat

Baca MUTASI di Hal 6

Polres Wakatobi Lidik DAK Rp 23 M

SYAMSUDDIN?KP

Walikota Baubau Amirul Tamim usai membuka pelatihan pendidikan berlalulintas di Baubau kemarin.

Tanda Tangan 20 Dewan Konsel Dipalsukan? SUWARJONO/KP

Para tersangka yang diduga pengedar dan pemakai sabu-sabu saat periksa di RS Bhayangkara, Kota Kendari, Rabu (14/12) lalu.

Oknum Polisi Diduga Pengedar Sabu Unaaha, KP Penangkapan kasus sabu seberat 100 gram di Kelurahan Ambekairi, Unaaha Rabu (14/12) dini hari lalu, diduga melibatkan oknum anggota polisi. Adalah MR, diduga anggota Polres Kolaka Utara dan berpangkat brigadir polisi satu (Briptu). Hal itu dibenarkan Kasubag Humas Polres Konawe, AKP Turuman Marani. Kata AKP Turuman Marani, Briptu MR berperan sebagai perantara jual beli sabu milik tersangka AH. “Pengakuan oknum MR kepada penyidik dia adalah polisi dan bertugas di Polres Kolaka

Baca SABU di Hal 6

Polisi Kirim Sampel ke Labfor Makassar Andoolo, KP Penyidik Polres Konawe Selatan kini sedang menyidik kasus dugaan pemalsuan tanda tangan 20 anggota DPRD Konsel. Penyidikan dugaan pemalsuan ini terkait temuan BPK Sultra atas dugaan perjalanan fiktif yang dilakukan anggota DPRD Konsel pada 2010 lalu. “Dalam kasus perjalanan fiktif ini belum ada tersangka yang kami tetapkan. Karena kami fokus dulu siap yang melakukan dugaan pemalsuan tanda tangan 20 anggota DPRD, sehingga dana Rp 600 juta hasil temuan BPK

Sultra itu bisa cair,” ujar Kapolres Konawe Selatan AKBP Anjar Wijaksana saat ditemui beberapa waktu lalu. Kapolres menjelaskan, dugaan pemalsuan tandanga tangan ke 20 anggota DPRD itu terkuat, setelah salah seorang anggota dewan Konsel, H Turi Sanjaya, melaporkan ke pihak kepolisian kalau tanda tangannya bersama 20 anggota DPRD Konsel telah dipalsukan. Hal Itu juga didukung dengan hasil temuan BPK Sultra. “Saat ini penyidik telah memanggil empat saksi. Masing-masing Sekretaris DPRD Konsel Djusachri, Kasubag Keuangan DPRD Saula, Bendahara DPRD Adil Tawulo dan salah

Baca DEWAN di Hal 6

Wangiwangi,KP Polres Wakatobi saat ini tengah melakukan penyelidikan terkait dugaan penyelewengan Dana Alokasi Khusus 2009 sebesar Rp 23 miliar. Penyelidikan ini, masih terus dilakukan meski alat bukti yang diperlukan belum ditemukan. Kapolres Wakatobi, AKBP Hotlan Damanik SH MH mengatakan, DAK itu salah satunya untuk pengadaan moubiler. Penyelidikan selama ini, tengah dilakukan untuk mencari alat bukti, agar bisa dinaikkan status penanganan hukumnya. Fakta-fakta yang ditemukan selama penyelidikan, dari 108 Sekolah Dasar yang ada realisasinya hanya 106. Setelah

Baca POLRES di Hal 6

PN Tolak Ajukan Kasasi Ahmad Gamsir Raha, KP Upaya kasasi yang dilakukan Ahmad Gamsir anggota DPRD Buton Utara, tidak disahuti oleh Pengadilan Negeri Raha. PN Raha menolak mengirim permintaan kasasi terpidana money politik pilkada Butur itu. “Kasasinya tidak dikirim lagi oleh PN Raha,“ kata A Tadjuddin Smhk, panitera PN Raha. Kata dia, sesuai dengan UU MA, kasasi yang dilakukan oleh terpidana Ahmad Gamsir tidak memenuhi syarat formal. “Yang bisa dikasasi itu, kecuali hukuman pidana diatas satu tahun. Ahmad Gamsir hanya enam bulan, tuntutannya pun hanya satu tahun kala itu, “jelasnya. Surat penolakan PN untuk mengajukan kasasi, sudah disampaikan kepada terpidana (Ahmad Gamsir) dan Kejaksaan Negeri Raha. Untuk melakukan eksekusi penahanan, kata Tadjuddin, merupakan kewenangan dari

Baca TOLAK di Hal 6


6

Kendari Pos |Rabu, 21 Desember 2011

“Pasukan Kuning” Studi Banding Kelola Sampah Baubau KP Untuk meningkatkan pemahaman akan pentingnya kebersihan, beberapa waktu lalu, sejumlah petugas kebersihan di lapangan menimba ilmu ke Kota Pahlawan Surabaya. Menurut Kepala Dinas Kebersihan Kota Baubau, Tamsir Tamim, dilakukannya studi banding bagi tenaga kebersihan, tak lain untuk menemukan solusi dalam menanggulangi sampah di

Dewan .................... satu anggota DPRD H Turi Sanjaya,” ujar Kapolres. Pemeriksaan H. Turi Sanjaya, dalam kapasitas sebagai pihak pelapor akan adanya temuan perjalan fiktif yang dilakukan 20 anggota DPRD. Untuk mengungkap pelaku pemalsuan tanda tangan tersebut, penyidik telah mengirim ke Laboratorium Foren-

Tolak ................... Kejari Raha. “Suratnya sudah kami kirim. Kapan dieksekusi, nanti tanya di kejari,“ tukasnya. Sementara itu, Kasi Intel Kejari Raha, Tadjudin, mengaku baru menerima surat pemberitahuan dari PN Raha Jum,at (16/12). Pihaknya, kata Dia, akan segera me-

Polres ................... diselidiki, memang anggarannya ditambah ke SD lain, agar kualitasnya lebih baik lagi. Namun, proses pengalihan itu, setelah diselidiki telah melalui proses konsultasi oleh diknas ke DPRD dan telah disetujui pengalihannya. Proses pengalihan itu dilakukan,

Sabu .................. Utara, berpangkat Briptu. Dan oknum MR telah kami tahan di Mapolres Konawe,” ujar AKP Turuman Marani diruang kerjanya, Selasa (20/12) kemarin. AKP Turuman Marani juga membenarkan sebelum tertangkap tangan, oknum MR telah lama mangkir dari tugas sebagai anggota Polri. “Informasinya seperti itu,” tambahnya singkat. Pros-

Kota Baubau. Penanganangan sampah ini, tentunya tak lepas dari sinergitas antara petugas dan masyarakat. “Dengan adanya kerjasama antara petugas lapangan dan masyarakat maka kedepan penanggulangan sampah akan teratasi,” ujar Tamsir. Menurutnya, tanpa ada dukungan dari warga masyarakat, apapun program pemerintah tidak akan berjalan dengan baik. Karena

itu,kata Tamsir, pemerintah dan warga harus saling bersinergi untuk dapat mewujudkannya. “Memang untuk membangun kesadaran warga akan kebersihan awalnya sangat sulit. Tetapi dengan kesadaran dan di tunjang dengan kualitas tenaga dilapangan maka kebersihan daerah kita akan terjaga,” katanya. Senada dengan Kadis Kebersihan, Walikota Baubau Amirul

Tamim menilai, salah satu masalah kota yang paling klasik adalah kebersihan. Sementara untuk mencapainya secara maksimal ada dua factor yang menentukan yaitu kesadaran masyarakat dan petugasnya. “ Peningkatan kebersihan itu terlihat dari sudah semakin tingginya kesadaran masyarakat dan petugasnya terhadap kebersihan, ditambah penghijauan kota,” terang Amirul. (k1)

sik Makassar. “Atas laporannya itu kami kembangkan dan telah mengumpulkan bukti tanda bukti kas pengeluaran uang. Sampel tanda tangan itulah yang kami kirim ke Labfor Makassar,”ujar Anjar Wicaksana. Menurutnya, setelah mengirim sampel tanda tangan tersebut, hasilnya nanti baru dapat ditentukan tersangkanya. Karena dari hasil pemeriksaan kepada saksi,

jika tanda tangan pencairan anggaran tersebut tidak palsu, tetapi menurut pelapor dalam hal ini anggota dewan itu palsu. “Delik aduannya adalah pemalsuan, sehingga yang ditangani oleh polres tindak pidana pemalsuannya. Sementara kerugian negaranya ditangani oleh pihak Kejaksaan Negeri Andoolo,” jelasnya. Perwira dua bunga melatih dipundak itu mengakui, pengiri-

man sampel tanda tangan tidak akan berlangsung lama, sehingga dalam waktu singkat tersangkanya akan ditetapkan. “Dalam proses ini, Bendahara mencairkan dana perjalanan Dinas anggota DPRD dijabat Adil Tawulo. Di Tanda Bukti Kas tersebut tertera tanda tangan Sekwan yang selanjutnya disalurkan ke anggota dewan,” tandasnya. (era)

layangkan surat panggilan kepada terpidana. “Surat panggilan akan kita layangkan tiga kali, “sebutnya. Bila tiga kali yang bersangkutan (Ahmad Gamsir red) tidak kooperatif, maka akan dilakukan pemanggilan paksa. Kapan akan dilayangkan suratnya? Kata Kasi Intel kejari Raha itu, segera mungkin akan

dilayangkan. “Senin (hari ini red) saya akan ke Butur dulu. Kemungkinan sepulang dari Butur. Karena surat panggilan harus ditandatangani oleh Kejari Raha, “tutupnya. Untuk diketahui, PN Raha memvonis Ahmad Gamsir, anggota DPRD Butur enam bulan penjara. Legislator Patriot tersebut, terbuk-

ti bersalah melakukan pelanggaran Pemilukada. Terdakwa, terang-terangan memberikan sejumlah uang pada orang lain untuk memilih pasangan calon Ridwan Zakaria-Harmin Hari, yang saat ini menjadi Kepala Daerah Butur. Upaya banding yang dilakukan di PT, malah memperkuat putusan PN Raha. (awn)

mengingat kondisi pembangunan dua gedung SD dan moubilernya tidak memungkinkan, karena terkendala pada lokasi pembangunan. Setelah meminta persetujuan DPRD, akhirnya anggaran dua gedung itu ditambahkan pada pembangunan gedung lainnya. Dari fakta-fakta yang ditemukan itu, memang belum mencuk-

upi alat bukti untuk ditingkatkan status penanganan hukumnya. Namun, bukan berarti penyidik jalan ditempat. Upaya-upaya menggali data-data penunjang alat bukti masih tetap dilakukan. “Kasus ini tidak dihentikan. Tetap dilanjutkan lidiknya dalam rangka mencari alat bukti. Bahkan kasus ini sudah

dibawah ke Polda beberapa waktu lalu, dan saat itu saya ikut eksposnya,” kata Mantan Kasat Korupsi Polda Sultra itu. Sekedar diketahui, dugaan penyelewengan itu, bersumber dari DAK T.A. 2009, dengan total anggaran Rp 23 Miliar. Dari 23 Miliar itu, sebesar 10 persen dananya sharing daerah. (cr1)

es penyidikan MR sama dengan lima tersangka lainnya. Perlakuan yang diberikan pun sama selama proses penyidikan. AKP Turuman Marani menambahkan oknum Briptu MR akan menjalani sidang disiplin, namun itu setelah pidana umumnya proses atau setelah ada vonis pengadilan negeri. Ia juga enggan memastikan soal ancaman pemecatan. “Bergantung pemeriksaan lebih lanjut. Yang jelas, kita Polres

Konawe masih dalam tahap penyidikan,” tukas mantan Kapolsek Sawa, Konawe Utara ini. Untuk tersangka lain, tersangka AH mengaku memperoleh sabu itu dari orang yang tidak dikenalnya. Dibenarkan AKP Turuman Marani bahwa tersangka AH memang pemain lama dan telah lama menjadi target operasi (TO) namun baru kali ini tertangkap polisi. Untuk memastikan AH merupakan sindikat sabu, pihaknya

masih melakukan penyidikan. “Setelah selesai baru diungkap semuanya. Jadi, kesimpulan sementara AH pemilik sabu sedangkan MR dan SM adalah pengedar sabu. Pasal yang disangkakan yakni pasal 112 ayat 1 dan 2 serta pasal 114 ayat 1 UU RI Nomor 35/ 2009 tentang narkotika. Ancaman hukumannya paling rendah lima tahun dan paling lama 20 tahun penjara atau denda maksimal Rp 10 miliar,” tutupnya. (din/lan)

Mutasi .................. siap-siap saja. Kalau dipakai sukur, kalau dinonjobkan kita harus lapang dada dan berbesar hati menerimanya,” kata salah seorang pejabat eselon dua di Pemkab Bombana yang enggan namanya dipublikasikan. Mutasi dalam suatu organisasi sambung kepala dinas ini memang merupakan hak prerogatif Bupati untuk melaksanakannya, tapi kalau terlalu digembor-gemborkan oleh oknum-oknum tertentu, sudah pasti membuat resah dan tidak nyaman kerja pejabat. “Kami juga jadi serba salah, jangan-jangan kita sudah berbuat dan bekerja menyusun program, tau-taunya ditengah jalan kita di pangkas. Lebih baik kita tunggu kapan pelantikan, baru kita bisa berbuat yang terbaik,” sambungnya. Isu mutasi besar-besaran yang membuat beberapa pejabat resah ditanggapi Bupati Bombana, H. Tafdil. Saat ditemui di gedung DPRD Bombana kemarin, Bupati mengatakan dirinya belum memiliki perencanaan untuk melakukan mutasi besar-besaran.

“Sampai sekarang belum terencana mutasi. Tidak ada itu (mutasi besarbesaran). Jadi silakan bekerja dan konsen dengan tanggungjawab masing-masing,” tegasnya. Meski memberi sinyal belum melakukan mutasi besar-besaran dalam waktu dekat ini, namun ketua DPD PAN Kabupaten Bombana ini mengatakan bahwa persoalan mutasi merupakan hal yang biasa terjadi dalam suatu organisasi. Rotasi kata Tafdil bisa menimpa pejabat manapun, apakah dia eselon empat, tiga bahkan eselon dua yang menduduki posisi kepala dinas atau kepala badan. Terkait adanya statment kepala Dinas yang tidak bisa berbuat sebelum terjadi pelantikan, Tafdil menilai itu merupakan alasan klasik yang dilontarkan pejabat yang bersangkutan karena ketidak mampuan serta ketidak tahuannya terhadap tugas dan tanggung jawabnya. “Kalau ada pejabat yang tidak bisa kerja sudah pasti tidak bisa dipertahankan. Solusinya jelas diganti dengan mereka yang mau bekerja,” ungkapnya. (nur)


7

Kendari Pos |Rabu, 21 Desember 2011

Wa Ode Nur Zainab: 21 Transaksi WON Tak ada yang Aneh Diperiksa ................... terlihat lesu. Ia memilih menunduk ketika dicecar pertanyaan dari wartawan. Ia diperiksa sebagai saksi atas tersangka WON atas kasus dugaan gratifikasi Dana Pembangunan Infrastruktur Daerah (DPPID) tahun 2011. “Enggak usah ditanyain, dia kondisinya lagi enggak bagus. Menurut saya, tadi belum banyak yang kita omongin dengan klien saya karena kondisinya masih belum baik,” kata Wa Ode Nur Zaenab di Gedung KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Senin (19/12).

Menurut Wa Ode Nur Zaenab, Sefa tidak tahu apa-apa, meskipun namanya disebutdisebut telah menerima uang Rp 6 miliar dari saksi lainnya, Haris Surahman. “Sefa Yolanda ini hanya staf. Dia hanya melaksanakan perintah saja. Bayar cicilan, dan keperluan mengurusi keperluan keluarga,” ucapnya. Sebagaimana diberitakan sebelumnya, Haris mengakui telah menyerahkan uang ke Sefa Yolanda. Haris yang sama-sama dicekal KPK ke luar negeri mengaku memiliki bukti penyerahan uang tersebut. Pengakuan ini diperkuat oleh 21 transaksi mencurigakan yang

ditemukan oleh Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) pada rekening WON. Namun, ke 21 transaksi yang menjadi temuan PPATK bagi Nur Zainab tidak ada yang bermasalah karena tidak ada yang mencurigakan. Apalagi kata dia, itu bisa dilihat dan transparan. “Kalau kemudian seolah-olah jadi masalah, bagi kami aneh,” ucapnya. Karenanya, Nur Zaenab menganggap penetapan tersangka WON tidak beralasan. Kata dia, selain temuan PPATK yang tidak bermasalah, saksi atas kasus WON juga belum ada yang diperiksa sebelum WON

ditetapkan tersangka oleh KPK. “Itu sangat tidak beralasan. Sefa sendiri tidak pernah diperiksa ketika ia (WON) dituduh mencuri. Sementara orang sudah heboh mengatakan dia sebagai pencuri. Seharusnya ditanya dulu apa benar dia mencuri,” katanya. Nur Zainab juga membantah terjadinya penyuapan atas rencana pengalokasian dana di tiga kabupaten yang ada di Priovinsi Aceh, yakni Kabupaten Aceh Besar, Kabupaten Pidie dan Kabupaten Bener Meriah. Justeru kata dia, WON lah yang mengungkap pertama kali adanya permainan di Banggar.(awa)

Seluruh Pengakuan Ade Chandra Dianggap Bohong Membantah ................ Versi Yanti, ia mendapati langsung Ade Candra hendak menggauli anaknya itu. Ade Candra adalah anak tinggal yang diadopsi setelah orang tuanya bercerai. Ade Candra pun tinggal bersama Yanti dan dibiayai kebutuhan hidup dan kebutuhan pendidikannya. Pasalnya, Ade Candra masih bertalian darah sebagai sepupu dua kali dari Yanti. Mereka tinggal di Desa Wakusao, Kecamatan Wonggeduku, Kabupaten Konawe. “Pagi itu, saya mau ke pasar. Saya minta tolonglah sama Candra (sapaan akrab Ade Candra). Saya bilang tolong ko jagakan adekmu. Termasuk adiknya Mawar yang masih kecil sekali. Saya berangkatlah ke pasar saat itu,” terang Yanti. Saat pulang, Yanti merasa heran karena pintu depan dan

samping tertutup rapat. Hanya pintu belakang yang terbuka. Tak terdengar suara dari anakanaknya. Hanya suara televisi yang begitu nyaring. “Barusannya saya tidak berteriak memanggil Candra. Saya langsung masuk melalui pintu belakang,” jelasnya. Setibanya di rumah, Yanti pun mencari putrinya di kamar tapi dalam keadaan kosong. Semua kamar dalam diperiksa namun tak menemukan anakanaknya. Yanti pun menuju ruang tamu. “Saya melihat anak saya di depan televisi dalam keadaan telanjang. Candra juga telanjang. Dia sudah maumi masukkan anunya. Tapi saya langsung berteriak. Saya bilang, bisanya ko mau kasi begitu adekmu,” versi Yanti. Melihat kondisi tersebut, Yanti langsung emosi. “Saya hilaf kasian mama Kikan (anak kedua Yanti),” ujar Yanti mengutip pernyataan Ade

Candra saat itu. Yanti pun langsung menelpon suaminya dan memintanya pulang. Yanti mengabarkan jika anaknya nyaris diperkosa oleh Ade Candra. “Seandainya saya pegang parang, saya parangi dia. Bagaimana perasaannya kita kalau melihat anak kita diperlakukan seperti itu. Saya bilang sama Candra, jangan ko lari nah. Biar ko lari, ko pasti ditangkap. Saya berteriak minta tolong sama tetangga untuk menangkap Candra, tapi dia berhasil lari,” jelasnya. Brigadir R pun datang. Istrinya menceritakan kejadian yang dialami anaknya itu. Tak sanggup menahan emosi, Brigadir R akhirnya bergegas mencari Ade Candra. Namun, penyiksaan yang dilakukan oleh Brigadir R terhadap Ade Candra dibantah keras oleh Yanti. “Bohong semua pengakuan Candra. Dia tidak dikasi mi-

num air got. Hanya disiram dengan menggunakan air di bak. Dia juga tidak ditelanjangi di terik matahari, hanya ditelanjangi di teras rumah. Bukan juga sepatu laras, karena suami saya hanya menggunakan sepatu cats. Dia tidak disuruh juga menginjak plat besi panas dan tidak ada teman-teman suami saya yang turut menganiaya, hanya seorang diri. Banyak masyarakat yang melihat kejadian itu, tapi tidak ada yang membantunya karena mereka tahu perbuatannya Candra terhadap anak saya,” terang Yanti. Mawar hanya terdiam mendengar ibunya bercerita. Namun, dalam cerita ibunya, Mawar sempat memotong cerita dan menjelaskan singkat apa yang dialaminya. “Dia (Ade Candra) panggil saya. Saya buka celana sendiri. Dia kasi masuk..... (anunya),” ungkap Mawar singkat.(aka)

Pelatih Paling Fair Play Versi Jawa Pos Group Timnas ...................... sebagai anggota TNI. Pelatih yang akrab disapa RD tersebut adalah anggota Marinir aktif berpangkat kapten. Lelaki kelahiran 28 November 1966 itu bertugas di Dinas Perawatan Personel TNI-AL (Diswatpersal) sebagai Kasubsi Oraum (olahraga umum). ”Sekarang tiap hari saya ngantor di Mabes TNI?di Cilangkap. Beberapa di antara tugas saya adalah mengurusi olahraga dan penerimaan calon prajurit TNIAL,” ungkap Rahmad. Rahmad masuk militer pada 1990 dengan menggunakan ijazah dari Fakultas Pendidikan Olahraga IKIP Jakarta (sekarang UNJ). Orang yang menyuruhnya mendaftar adalah Evert Erenst Mangindaan, manajer timnas kala itu yang kini menjadi menteri perhubungan. Rahmad menjalani pendidikan di Akmil, Magelang, dan lulus pada 22 Juni 1991. Setelah itu, dia mengikuti kejuruan matra laut di Surabaya dan melanjutkannya dengan dinas pertama di Pangkalan Marinir Cilandak. Tujuh tahun bertugas, Rahmad dimutasi ke Markas Komando Marinir di Jakarta. Setelah itu, Rahmad pindah ke Lantamal III Jakarta, balik lagi ke Mako Marinir, hingga kini di Mabes TNI di Cilangkap. Karena banyak berkutat di lapangan hijau, sampai saat ini pangkat Rahmad baru kapten. Padahal, sudah ada rekan seangkatannya yang berpangkat kolonel. “Itu risiko. Saya tetap bersyukur. Diberi izin berkarir di sepak bola saja, saya sudah sangat senang. Saya bangga menjadi bagian mereka (Marinir, Red),” papar dia. Karena sebelumnya jarang ngantor, Rahmad menyatakan agak kaku saat harus kembali menjalankan tugas di kesatuan. “Awalnya, saya merasa tidak enak. Saya rasa, itu wajar dan kita tidak butuh waktu lama untuk cair,” kata suami Dinda Eti Yuliawati tersebut. Rahmad senang karena dukungan dari kesatuannya sangat besar. Selain memberikan dispensasi, pada saat-saat tertentu rekan-rekan dan pimpinannya memberikan dukungan istimewa. Misalnya, saat final SEA Games lalu. Di partai puncak melawan Malaysia, Rahmad mengenakan topi hitan bertulisan “Marinir”. Topi itu adalah kiriman langsung dari Komandan Marinir Mayjen TNI (Mar) M. Alfan Baharudin.

Di bagian dalam topi tersebut, tertulis pesan penyemangat dari sang komandan, “Coach RD, kita pasti menang! M 1. Meski gagal mempersembahkan medali emas, kemudian memutuskan untuk mundur, Rahmad tetap laris manis. Selain diburu klub dan media, ayah dua anak itu beberapa kali muncul sebagai bintang tamu di beberapa stasiun televisi. Tak melulu acara olahraga, tetapi juga acara humor. Dalam sebuah acara, Rahmad sukses mengocok perut pemirsa dengan aktingnya yang konyol. Padahal, dia mengaku sama sekali tidak punya kemampuan teater atau semacamnya. “Saya suka ngocol saja. Itu bawaan saya sejak SMP dulu. Saat timnas menjalani pemusa-

tan pra-Piala Dunia 1989 di Jerman, saya didapuk melawak di depan duta besar Jerman dan para stafnya. Saya maju saja dan sukses membawa mereka tertawa,” jelasnya. Lantas, apa rencana Rahmad ke depan? Ayah Febia Aldina Darmawan, 19, dan Aldi Darmawan, 12, itu belum memutuskan. Dia baru akan menetapkan pilihan pada awal tahun baru nanti. Rahmad memiliki beberapa pilihan. Salah satunya adalah mengambil sertifikat pro licence. Untuk itu, dia butuh waktu enam bulan dan dukungan dari PSSI. Pilihan lain yang kini dipikirkan oleh Rahmad adalah melatih salah satu klub di Indonesia. Ada empat klub yang

berminat merekrut lelaki kelahiran Metro, Lampung, itu. Salah satu yang paling giat adalah Pelita Jaya, klub milik keluarga Bakrie. “Saya ingin santai dulu sambil terus introspeksi. Saya masih ingin ngumpul bersama keluarga,” ungkap pelatih paling fair play versi Jawa Pos Group pada musim 2009 itu. Putri pertama Rahmad, Febia, kebetulan kini berada di tanah air untuk menikmati liburan. Dia adalah siswa sekolah penerbangan di Filipina. Soal pendidikan buah hatinya itu, Rahmad menyatakan tidak pernah memaksa. “Itu atas pilihan sendiri. Saya tidak pernah mengarahkan. Mungkin ketularan ibunya yang dulu pramugari,” bebernya.(ca)

Sekjen DPR RI Mangkir KPK .......................... Sebagaimana diketahui, anggota Banggar DPR Wa Ode Nurhayati ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan suap Dana Penyesuaian Infrastruktur Daerah (DPPID) tahun anggaran 2011. Ia diduga menerima ‘hadiah’ sebesar Rp 6 miliar dari

seorang pengusaha asal Sumatera Utara. Uang itu diduga sebagai syarat agar Banggar menggolkan proyek DPPID 2011 sebesar Rp40 miliar untuk 3 kabupaten, yakni Aceh Besar, Bener Meriah dan Pidi Jaya. Untuk kepentingan penyidikan, KPK sudah memeriksa staf WON di DPR, Sefa Yolanda, termasuk Fahd Arafiq dan Haris

Andi Surahman alias Surahman Manab. Ketiga saksi ini masuk dalam daftar cekal ke luar negeri bersama WON. Sementara Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPR, Nining Indra Saleh mangkir pada pemanggilan pertama sebagai saksi. Rencananya, Nining kembali dijadwalkan akan kembali dipanggil.(awa)

Istri Brigadir R Pun Melapor ke Polisi Ditahan ..................... ingkan kepada Ade Candra (15), siswa kelas III salah satu SMP di Konawe yang selama ini menjadi anak tinggalnya, berbalik arah pada Brigadir R. Kontrol emosi yang tak tertahan hingga menganiaya dengan sadis, harus dipertanggungjawabkan. Brigadir R pun langsung diamankan di Tahanan Mapolres Konawe untuk proses hukum lebih lanjut. Kabid Humas Polda Sultra, AKBP Drs. Moch. Fahrurrozi mengungkapkan, setelah mendapat laporan terkait kasus penganiayaan yang dilakukan oleh oknum polisi, pihaknya langsung melakukan tindakan tegas. Brigadir R diamankan dan ditahan di Mapolres Konawe sejak hari Minggu (18/12) lalu. Kini, yang bersangkutan sedang mendekam di balik jeruji besi. “Oknum yang bersangkutan telah kami amankan dan ditahan di Mapolres Konawe. Tak hanya kasus tindak pidana um-

umnya yakni kasus penganiayaan, tapi juga pelanggaran disiplinnya juga ditangani. Kedua kasus tersebut dilakukan pemeriksaan intensif terhadap Brigadir R,” terang Moch. Fahrurrozi saat ditemui di ruang kerjanya, kemarin. Namun, istri Brigadir R, Yanti juga akan melaporkan korban penganiayaan (Ade Candra) di Polres Konawe dalam kasus dugaan pencabulan terhadap anaknya. “Informasinya, kemarin (Senin, red) istrinya Brigadir Rahmat sudah melapor. Tapi, saya belum pastikan apa laporannya sudah masuk atau belum,” jelasnya. Kakak ipar korban, Heri Hermawan mengatakan, pihaknya telah melaporkan kasus penganiayaan yang dilakukan oleh Brigadir R. Untuk tindakan pelanggaran disiplinnya sebagai anggota Polri, Heri Hermawan melaporkannya di Provos Polres Konawe, sedang kasus penganiayaan (tindak pidana) dilaporkan di Direktorat Reskrimum Polda Sultra.

“Kami berharap, institusi Polri bersikap adil dan memberikan hukuman setimpal terhadap Brigadir R. Bahkan, kalau memungkinkan dipecat, ya dipecat saja agar bisa menjadi tolok ukur (tidak dicontoh) oleh anggota-anggota lainnya,” harap kakak ipar Ade Candra. Direktur Reskrimum Polda Sultra, Kombes Pol. Drs. M. Iswandi Hari mengatakan, pihaknya telah menerima laporan dari keluarga Ade Candra. Laporan penganiayaan tersebut baru saja tiba di mejanya. Ia pun siap melakukan proses hukum sesuai ketentuan yang berlaku bagi siapapun yang melakukan tindak pidana baik masyarakat sipil maupun anggota Polri sendiri. “Ini masih proses penyidikan. Laporan polisi baru masuk. Pada kejadian ini, seandainya Brigadir R mau bersabar sedikit (kendalikan emosi, red), dia akan menang,” jelas M. Iswandi Hari yang juga menyayangkan pengendalian emosi yang tak terkendali dari oknum polisi tersebut.(aka)


8

Kendari Pos |Rabu, 21 Desember 2011

Kondisi Politik-Hukum 2012 Diprediksi Memanas

MUSTAFA RAMLI/JAWA POS

Kader Partai Hanura membentangkan poster "Wiranto For President saat Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Hanura pertama, Selasa (20 Des 2011) di Jakarta. Salah satu agenda Rapimnas membahas strategi partai memenangi Pemilu 2014 mendatang.

Wiranto Tetap Nyapres Jakarta, KP Sosok Ketua Umum Partai Hanura Wiranto disarankan Ketua Dewan Pertimbangan Partai Amanat Nasional Amien Rais tidak lagi maju sebagai calon presiden. Amin menilai, pertimbangan usia menjadi alasannya menyarankan Wiranto tidak mencalonkan diri. Tak menggubris saran Amien, Wiranto mengisyaratkan diri untuk tetap maju sebagai capres. “Setiap orang boleh berkomentar, tapi negara kita punya tata cara pilpres (Undang Undang, red),” kata Wiranto dalam keterangan pers di sela-sela Rapat Kerja Nasional Partai Hanura di Hotel Sahid, Jakarta, kemarin. Menurut Wiranto, tidak seorang pun bisa mencegah warga negara yang ingin maju sebagai capres. Aturan Undang Undang Pilpres saat ini tidak melarang seorang capres maju dengan batasan usia. Lagipula, urusan maju sebagai capres juga ditentukan oleh partai masing-masing. “ Itu urusan partai, ini juga dilindungi oleh Undang Undang,” tegasnya. Menurut Wiranto, sampai saat ini Partai Hanura memang belum mewacanakan capres. Ini karena, pada dua tahun ter-

akhir, Hanura memilih berkonsentrasi unutk melakukan konsolidasi internal. Dia menepis anggapan jika Hanura belum mempertimbangkan untuk mengajukan seorang capres. “Saya tidak malu-malu (nyapres), cuma memang belum mewacanakan pencapresan,”

kata mantan Panglima ABRI itu. Disinggung terkait kegagalannya di dua pilpres, Wiranto langsung bereaksi. Menurut dia, wacana pencapresan, akan dibahas dalam Rakernas Hanura. Menurut

Baca WIRANTO di Hal. 2

Wiranto

kepentingan politik menuju gota) koalisi lain tetap tidak Jakarta, KP Kondisi politik di tahun 2012, pergantian kepemimpinan di akan bisa dikendalikan,” tandas Burhanuddin. dua tahun menjelang Pemilu 2014,” imbuhnya. Partai Golkar dan PKS, menMenurut dia, ada beberapa 2014, diprediksi semakin memanas. Konflik politik dan hu- faktor yang mendorong kondisi urut dia, akan tetap memainkum dibarengi tarik-menarik politik hukum bakal semakin kan politik dua kaki. Dari luar, kepentingan elit akan lebih tegang. Kegagalan Presiden mereka akan tetap mengumbar terasa. Politik saling sandera SBY mendisiplinkan koalisi berbagai kegagalan pemerinyang terjadi sejak 2009 akan menjadi salah satunya. Karak- tahan di bawah kepemimpinan SBY. “Suara agar tetap terpelihara. Pengamat polikeluar dari koalitik dari Lembaga si juga akan seSBY : Kegagalan komplit Survei Indonesia makin kencang, Partai Demokrat : Kasus Bank Century (LSI) Burhanuddin dan itu juga benElit Golkar : Kasus Lapindo Muhtadi menilai, tuk kegagalan Elit PAN : Kasus hibah KRL dari Jepang ke depan, hampir yang komplit dari Prabowo : Kasus pelanggaran HAM saat masih tidak ada celah kepemimpinan aktif di militer untuk terbentuknSBY,” tambahnya. Wiranto : Kasus pelanggaran HAM saat masih ya situasi politik Serangan balasaktif di militer yang kondusif. an, lanjut dia, tenMegawati : Sering dikaitkan dengan kasus “Imbas politik santu akan dilancarrelease and discharge BLBI. dera yang diterapkan terkait kondisi kan Presiden SBY tersebut. Hal itu sejak 2009 akan terus mening- ter kurang tegas menyebabkan mengingat, tidak elit politik yang kat eskalasinya,” ujar Bur- semua partai koalisi terus ber- benar-benar otentik hingga saat hanuddin, saat diskusi Menero- manuver sesuai kepentingan ini. Dia lantas menyebut, dipong Kondisi Politik Hukum politiknya. antaranya, elit Demokrat yang Di internal koalisi, SBY sebe- punya kasus Bank Century, elit 2012, di kantor Indonesia Political Institute (IPI), Jakarta, ke- narnya memiliki kekuatan Golkar yang punya kasus Lapinenam parpol yang seharusnya do, ataupun elit PAN yang dismarin. Situasi tersebut, lanjut dia, bisa menyangga jalannya eret-seret kasus hibah KRL (kereakan tetap terpelihara hingga pemerintahan. “Tetapi, secara ta api listrik) dari Jepang. 2014. “Jadi semakin panas kare- riil, hanya Demokrat, PKB, dan na dibumbui pertarungan PAN yang berperan, dua (angBaca KONDISI di Hal. 2


Rabu, 21 Desember 2011

Langganan Dalam Kota Rp. 65.000,-

Sudah 35 Penderita AIDS di Sultra Kendari, KP Dari tahun ke tahun penderta AIDS di Sultra terus meningkat. Sejak tahun 2004 hingga 2011, sudah mencapai 35 penderita. Sedangkan HIV capai 113 orang. Data ini kemarin dibeber Dinas Kesehatan Provinsi Sultra, saat memperingati hari AIDS se dunia di pelataran parkir Pelabuhan Samudera, Lapulu. Data tersebut sengaja diumbar ke publik agar memberikan pemahaman masyarakat mengenai penularan virus HIV. Menurut Wagub Saleh Lasata, penyluhan HIV/AIDS dapat memberikan pemahaman tentang rantai penularan. “Upaya mengatasi HIV/AIDS ini akan berhasil bila didukung komitmen yang tinggi dan kepemimpinan yang baik oleh pemerintah” kata Saleh Lasata saat membuka kegiatan memperingati hari AIDS dan sosialisasi HIV/AIDS. Menurutnya, di pilihnya lokasi memperingati hari AIDS di Pelabuah Samudera, bukan berarti warga yang ada di lingkungan ini dianggap belum memahami HIV/ AIDS, apalagi mencurigai. Tapi, sesuai slogan “stop HIV/AIDS hapuskan stigma dan diskriminasi di dunia kerja”. Yakni melihat usia produktif para pekerja dan banyaknya karyawan. Selama tahun 2011, Dinkes telah melakukan berbagai kegiatan. Diantaranya, pengambilan sampel darah untuk mengetahui siapa saja yang positif HIV. Sero Survey ini dilakukan di Kota Kendari, Baubau, Kolaka, Konawe. “Melalui sero survey kita bisa mengetahui berapa yang

positif HIV,” kata Kadinkes Amin Yohanis. Perlu diketahui, sero survey dilakukan terhadap kalangan yang berpotensi terinveksi HIV seperti pekerja seks komersial, penghuni lembaga pemasyarakatan maupun pengguna obat-obatan terlarang. Hasilnya pun tidak diberitahukan langsung pada penderitanya. Tapi, melalui konseling. Melalui konseling itu, mereka (orang yang positif HIV, red) diberikan pemahaman tentang AIDS. Hal ini maksudkan agar penderitanya tidak merasa putus asa yang dapat menimbulkan berbagai beberapa hal negatif yang tak diinginkan. Tidak hanya itu, dalam rangka Peringatan Hari AIDS Sedunia tahun 2011. Dinkes bekerja sama dengan LSM LAHA Sultra mobile VCT (Voluntary Conselling and Testing) di rutan Punggolaka 250 orang yang di-VCT, Lapas Kendari 150 orang yang di-VCT, dan beberapa populasi rawan di Kota Kendari. Selain itu, penyuluhan HIV/AIDS juga diberikan pada siswa SLTA seKota Kendari. Kasus HIV/AIDS adalah fenomena gunung es, yang terlihat hanya segelintir saja, sedangkan yang belum terdeteksi HIV belum diketahui. Dari data yang tercatat kasus di Sultra semakin meningkat. Menurut Yohanis, Sultra dapat dikatakan suatu provinsi yang perkembangannya terbuka. Banyak pendatang masuk dan keluar. “Bisa mereka yang membawa virus itu tanpa

Baca KASUS di Hal. 11

SD Berlantai Tanah, Plafon Bolong Kendari, KP Ironis memang. Di tengah geliat pembangunan di Kota Kendari, justru SD Islam Anaway di Kelurahan Mandonga nyaris tak tersentuh. Lantainya tanah, plafonnya pun bolongbolong. Padahal sekolah ini berada di pusat kota. Sekolah swasta itu mendidik 130 murid yang seluruh orang tuanya bekerja sebagai Pedagang Kaki Lima (PKL). Adfa tiga ruang belajar, jika hujan turun menjadi becek. Pihak penggelola tak berhenti berjuang agar pemerintah dapat memberikan dana, namun permintaan tersebut sampai saat ini tak kunjung tiba.

Penggelola SD Islam Anaway, Drs H Abdul Thalib mengatakan, sekolah itu dibangun sejak tahun 1972 hingga saat ini belum dilakukan renovasi karena anggaran belum ada. “Beginilah kondisi sekolah kami dan siswa tetap belajar meski kurang nyaman,” katanya, kemarin. Yang dikwatirkan adalah ketika hujan disertai angin kencang atau gempa bumi. Murid bisa jadi akan tertimpa reruntuhan bangunan karena seluruh bahan bangunan sudah lapuk. Sekolah tam pernah memungut biaya

Baca BOLONG di Hal. 11

DOKUMENTASI SARFIAYANTI/KP

Asrun berdiri di Jembatan Talia yang menghubungkan Bungkutoko. Jembatan ini nantinya akan digunakan sebagai jalur truk pengangkut kontainer.

Hak Milik Bisa Dicabut

SARFIAYANTI/KP

Ny Asrun saat menanam pohon bersama pengurus PKK Kota Kendari di sepanjang Kendari Beach. Gerakan penghijauan ini untuk menangkal ancaman pemanasan global.

Kendari, KP Ganti rugi tanah Rp 100 ribu permeter, seperti yang diidamkan H Anwar,jauh dari harapan. Pemkot justru tegas, akan mencabut hak H Anwar jika tetap bertahan. Sebagaimana diketahui, pembebasan lahan di Bungkutoko, semua warga setuju.Namun H Anwar mash bertahan dengan harga Rp 100 ribu permeter. Menurut Asrun, sikap Anwar sama dengan menghambat proses pembangunan.Hal tersebut diungkap Asrun ketika ditemui usai penyerahan bantuan sarana perikanan di Kelurahan

Kendari Beach Dihijaukan

Baca TANAH di Hal. 11

Dinas Tata Kota Kecolongan

Kendari, KP Program nasional gerakan tanam pelihara pohon (GTPP) yang dicanangkan Presiden SBY sudah merambah Kota Kendari. Kemarin, (20/12) Ketua Tim Penggerak PKK Dra Hj Sri Yastin menaman 250 pohon di Kendari Beach. Menurutnya, penanaman pohon bertujuan untuk menghijaukan Kendari Beach sebagai salah satu lokasi rekreasi masyarakat. Bukan itu saja, penanaman pohon juga untuk memberi teladan dan meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya arti pohon

Baca HIJAU di Hal. 11

SUWARJONO/KP

Murid SD Islam Anaway, di Kelurahan Mandonga masih betah juga mengenyam pendidikan di ruangan sekolah tak layak. Beralaskan tanah, kalau hujan becek akibat plafon bolong. Lantas, mana perhatian pemerintah terhadap pembangunan pendidikan di Kota Kendari?.

Kendari, KP Dinas Tata Kota mengaku kecolongan. Jalur hijau di segi tiga Tapak Kuda ternyata sudah ditimbun warga. Penimbunan itu dilakukan Sabtu-Minggu, saat PNS tidak berkantor. Padahal, lokasi yang ditimbun adalah jalur hijau, areal yang tak dibolehkan untuk membangun. “Kami kecolongan. Ada warga yang menimbun lahan di lokasi jalur hijau seputar by pass. Warga sekarang sudah pintar, mereka mencari waktu libur pegawai untuk menimbun sehingga tidak terkontrol oleh tim pengawas,” terang Kabid Pengawas Bangunan Dinas Tata Kota Kendari, Aidir Rere. Penimbunan yang dilakukan warga bernama H Asri itu, melanggar Perda No 44 tahun 1997 tentang izin peruntukkan bangunan tanah. Pihaknya sudah memberikan teguran. Jika tidak diindahkan, akan dilayangkan surat teguran kedua. Jika masih acuh akan ditindak sesuai aturan yang berlaku. Kecolongan itu kata Aidir, menjadi motivasi Dinas Tata Kota untuk membentuk tim gerak cepat. Tim itu bertugas untuk melakukan pengawasan bangunan, pada Sabtu dan Minggu. Anggotanya akan direkrut dari staf Tata Kota yang dianggap mampu untuk melakukan pengawasan diluar jam kantor. “Tahun 2012 kita mulai bergerak. Tim akan melakukan pengecekan bangunan di seluruh wilayah Kota Kendari. Jika kedapatan ada yang melanggar, akan diproses sesuai aturan yang berlaku. Jadi saya harap warga berkiblat pada aturan sebelum mendirikan bangunan,” tegasnya. (fya)


10

Tim Terpadu Belum Ada Solusi Kendari, KP Hampir sebulan tim terpadu dibentuk untuk menengahi pasar basah, belum punya sulusi. Tim dan pengelola belum menemukan kesepakatan tentang retribusi pasar. Sekretaris Tim Terpadu Pasar Basah Mandonga, Anna Susanti yang ditemui kemarin mengatakan, tim terpadu masih terus bekerja. Pengelola pasar basah sudah mengutarakan niat menemui tim terpadu untuk membahas masalah tersebut. “Kita masih bekerja. Pihak pasar sudah punya itikad baik untuk menemui kami. Tapi, agar mediasinya lebih bagus, kami masih menunggu anggota DPRD yang menangani masalah pasar,” terang Anna. Wanita berilbab itu mengaku, mencari solusi memang tidak mudah. Apalagi di lokasi itu, ada dua pasar. Meski pasar samping Korem bersatus ilegal, namun untuk penanganan pasar basah, harus disertai dengan penanganan pasar samping Korem. Apalagi dua pasar itu dimiliki oleh satu orang. Untuk saat ini, Anna yang juga Kepala Pengawas Pasar Kota Kendari itu, dua pasar memang kurang diperhatikan. Terutama dalam penyediaan fasilitas dan penanganan kebersihannya. Mestinya kata Anna, pengelola memberlakukan retribusi, harus disertai dengan penataan, terutama persoalan kebersihan agar tidak n kumuh dan jorok. Anna menegaskan, meskipun pasar basah dikelola oleh investor, bukan berarti pemerintah tidak punya kewenangan melakukan intervensi. Terlebih jika ada kebijakan yang menyulitkan pedagang. “Kami akan kawal terus masalah ini hingga tuntas,”katanya. (fya)

Metro

Kendari Pos |Rabu, 21 Desember 2011

Polda Mantapkan Persiapan Operasi Lilin Kendari, KP Polda Sultra mempermantap persiapan pelaksanaan Operasi Lilin, kemarin. Seluruh unsur Muspida dan instansi terkait baik TNI AD, TNI AL, TNI AU, Dinas Kesehatan Sultra, Dishub Sultra, Kesbang, dan Satpol PP menghadiri rapat koordinasi pelaksanaan operasi lilin di Aula Dhacara Polda Sultra. Keterlibatan unsur Muspida disesuaikan dengan tugas dan fungsi masing-masing. Kabid Humas Polda Sultra, AKBP Moch. Fahrurrozi mengatakan, titik berat koordinasi yang dilaksanakan tersebut tertumpu pada pelaksanaan pengamanan Natal dan tahun baru 2012. Termasuk pada pelaksanaan Misa dan ibadahibadah lainnya. “Personil yang dilibatkan bertambah dari 1.700 menjadi 2.000 orang. Perubahan jumlah posko Operasi Lilin hanya di Kabupaten Kolaka Utara yakni dari 6 posko berubah menjadi 3 posko dan di Kabupaten Konawe dari 1 posko menjadi 2 posko. Jumlah posko keseluruhan 44 titik. Berkurang 2 posko dari 46 menjadi 44 titik saja,” terang Fahrurrozi. Pelaksanaan operasi mulai digelar tang-

DOKUMRNTASI/KP

Polantas terus meningkatkan pengawasan terhadap pengguna jalan, termasuk kendaraan yang tidak dilengkapi surat-surat resmi. Hal ini juga berkaitan dengan operasi lilin jelang Natal dan tahun baru.

gal 23 Desember 2011 sampai dengan 1 Januari 2012. Khusus untuk perayaan dan pelaksanaan ibadah Natal, Polda Sultra tetap melaksanakan sterilisasi gereja melalui kepiawaian pasukan Gegana atau dikenal pasukan penjinak bom. Layanan tersebut diberikan agar dalam pelaksanaan ibadah Natal berlangsung nyaman dan aman. Seperti yang diketahui, untuk Pospam yang telah ditentukan, terbanyak adalah Kota Kendari dengan 10 Posko Pam Operasi Lilin baik di tempat ibadah, jalan protokol, maupun di tempat wisata, pelabuhan, terminal, bandara dan tempat keramaian. Sedang Polres lainnya disesuaikan dengan tingkat kebutuhan dan kondisi wilayahnya masing-masing. Dari 44 Posko Pam Operasi Lilin terbagi pada 10 Polres yakni wilayah Polres Kendari 10 Posko, Polres Konawe hanya 2 posko, Polres Kolaka sebanyak 5 posko, Polres Kolaka Utara 3 posko, Polres Konsel, Polres Buton dan Polres Bombana masing-masing 3 posko, 9 posko di Polres Baubau, 4 posko di Polres Muna, dan 2 posko di Polres Wakatobi. (aka)

Tunjangan Penghasilan PNS Dibayar Januari Kendari, KP Pegawai Negeri Sipil (PNS) lingkup Pemprov ketiban rezeki awal tahun. DPRD Sultra telah menyetujui anggaran tunjangan penghasilan sebesar Rp 104 miliar lebih. “Untuk 2012, TPP kembali dianggarkan semua PNS, baik pejabat maupun golongan rendah. Itu adalah aturan yang sudah berlaku di Indonesia. Harapan kita, bisa

meningkatkan efektifitas kinerja PNS,” kata salah satu Wakil Ketua DPRD Sultra, La Pili, kemarin. TPP yang akan diterima berdasarkan golongan dan beban kerja. Paling rendah, Rp 1 juta untuk golongan 2. Kendati mendapat TPP, namun tunjangan lauk pauk dan honor dihilangkan. Dia menyebut, TPP tahun 2011 hanya kurang lebih Rp 60 miliar un-

tuk 6 bulan, tapi anggarannya sama dengan TPP 2012. Menurut La Pili, Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) mengusulkan TPP untuk 1 tahun. Namun, DPRD hanya menyetujui 9 bulan yang nilainya Rp 104 miliar, karena 3 bulannya dialihkan untuk membayar honorer senilai Rp 30 miliar. Untuk TPP honorer, kata dia, belum ada peraturan pemerintah yang mengikat,

baru sebatas Rancangan Pemerintah Pusat (RPP). Karenanya, DPRD melihat perlunya untuk menganggarkan TPP bagi tenaga non PNS. “Jadi hanya 3 bulan TPP, tapi sudah membiayai honorer selama setahun. Sedangkan untuk TPP PNS memang kita setujui hanya 9 bulan, tapi 3 bulannya nanti di pembahasan berikutnya,” tandasnya. (dri)


Metro

Kendari Pos |Rabu, 21 Desember 2011

Korban Briptu Amiruddin Sampai ke Kolut Kendari, KP Dugaan penipuan yang dilakukan Briptu Amiruddin masih terus ditangani intensif. Perkembangan penyidikan delapan saksi sudah diperiksa. Briptu Amiruddin kini masih mendekam di tahanan Mapolda Sultra dan belum mendapatkan penangguhan. Direktur Reskrimum Polda Sultra, Kombes Pol. M. Iswandi Hari mengatakan, tidak ada penangguhan yang diberikan Briptu Amiruddin. Pihaknya masih melakukan penyidikan mendalam terkait lakonnya dalam melakukan penipuan baik modus proyek maupun bermodus calo penerimaan Polri. “Hasil penyidikan sementara, korbannya ada 11. Empat diantaranya dijanjikan akan diurus pada penerimaan polisi dengan mengambil lebih dulu uang tunai

sebagai balas jasa. Tapi, janjinya tidak dipenuhi,” terang M. Iswandi Hari saat ditemui di Mapolda Sultra, kemarin. Tujuh korban lainnya dijanjikan fee atau hasil bagi keuntungan proyek. Ada juga yang hanya sekadar mengutang, tapi tak kunjung dibayar oleh Briptu Amiruddin. “Kasus ini masih akan terus kami kembangkan penyidikannya,” jelasnya. Korban penipuan yang dilakukan anggota Biro Operasional (Roops) Polda Sultra tersebut tak hanya berasal dari Kota Kendari, Konsel dan Bombana. Tapi salah satu korbannya adalah warga Kabupaten Kolaka Utara. “Saksi korban yang dari Kolaka Utara juga sudah kami mintai keterangannya,” ujar perwira menengah (pameng) yang lolos Sekolah

Pimpinan Tinggi (Sespimti) 2012 mendatang itu. Seperti yang diketahui, Briptu Amiruddin selama ini bertugas sebagai anggota Biro Operasional (Roops) Polda Sultra dijebloskan ke rumah tahanan (Rutan) Mapolda Sultra, 8 Desember lalu. Ia diringkus terkait kasus dugaan penipuan terhadap 11 warga baik di Kendari maupun di Kabupaten Bombana dengan jumlah uang mencapai ratusan juta rupiah. Amiruddin meminta Rp 30 juta, ada yang Rp 40 juta. Permintaan terendah yakni Rp 15 juta dan tertinggi Rp 65 juta. Jumlah uang yang diraup dari hasil dugaan penipuan tersebut diperkirakan mencapai Rp 200-an juta. Penyidik Direktorat Reskrimum Polda Sultra masih melakukan pendalaman penyidikan terhadap tersangka. (aka)

Kursinya Warna-Warni Bolong .............. meski kadang pihak sekolah kesulitan. “Semula saya mau minta bantuan kepada orang tua murid untuk

membuatkan kursi yang sedikit layak, saya tidak lakukan. Biarlah dana sedikit ini digunakan untuk mencicil kursi,” ungkap Thalib. Ia mengaku sudah kali keberapa pejabat pemerintahan datang men-

injau sekolah, namun juga tak kunjung tiba bantuan. “Kunjungan mereka kemungkinan hanya sebatas silahturahmi, tanpa ada kepeduliuan untuk membantu,” katanya. (ano)

11

Setia pada Satu Pasangan Kasus............... menyadari dirinya telah terinvenksi, dan sudah menyebarkan virus itu pada yang lain,” terang Amin Yohanis. Penderita HIV/ AIDS di Sultra terhitung Januari

sampai Agustus tahun 2011, Muna tercatat sebagai wilayah kasus tertinggi (2 HIV, 9 kasus AIDS) dan Kendari 8 HIV dan 1 kasus AIDS. Di Baubau masing-masing 2 kasus HIV dan AIDS. Untuk Bombana dan Wakatobi masing-masing 1 kasus AIDS. Total kasus yang

tercatat dalam tahun ini 17 kasus HIV dan 14 kasus AIDS. “Tingkatkan keimanan dan ketaqwaan agar terhindar dari perbuatan yang menyesatkan. Satu hal adalah, setia pada satu pasangan itu penting agar terhindar dari HIV,” kata Yohanis. (p3)

Jangan Hambat Proses Pembangunan Tanah ............... Talia, Selasa (19/12). Menanggapi adanya keluhan warga terkait pembebasan lahan, Asrun menganggap itu biasa. Jelasnya kata dia, pemkot sudah mengikuti aturan dan prosedur yang ada. “Wajar kalau ada yang keberatan. Tapi, kami sudah melalui mekanisme, kasus dan biaya pembebasan lahannya sudah dis-

erahkan ke pengadilan. Pengadilanlah yang memutuskan,” terang Asrun. Menurutnya, dalam sebuah daerah, ada pemerintah yang punya kewenangan mengatur dan menjalankan pemerintahan. Termasuk melaksanakan proses pembangunan. “Jangan hanya karena satu orang, lalu pembangunan menjadi terhambat. Kita harus laksanakan pembangunan yang nantinya juga berorientasi

pada kesejahteraan masyarakat,” jelasnya. Jika kedepan ada warga yang melakukan sesuatu, termasuk melakukan pembangkangan terhadap kebijakan pemerintah, menurut Asrun akan dicabut haknya. Dalam undang-undang ada aturan yang membolehkan pencabutan hak milik seseorang, apalagi yang bersangkutan tidak mengantongi hak milik atas lahan yang diklaim. (fya)

Penanaman Pohon Harus Dibudayakan Hijau ................ dalam kehidupan. “Pohon itu banyak manfaatnya. Bukan hanya sebagai pelindung, tapi juga dapat mencegah terjadinya banjir dan erosi. Pohon juga menjadi salah satu sumber keindahan dan kenyamanan lingkungan.

Jadi kalau kita ingin lingkungan tetap asri maka kita harus punya kesadaran penuh untuk melestarikan pohon,” terangnya. Kendari Beach kata mantan guru Ekonomi SMAN 2 Kendari itu, dijadikan sebagai salah satu kawasan terbuka hijau. Makanya, di lokasi itu, perlu ditanami pohon dirawat dan dilestarikan. “Dengan gerakan

penanaman ini diharapkan masyarakat senantiasa membudayakan penanaman pohon untuk lingkungan yang asri dan sehat,” terangnya. Sri Yastin tidak sendirian, ia didampingi Hj Rosmawati, Ketua Dharma Wanita lingkup Pemkot Kendari dan sejumlah ibu camat dan lurah. (fya)


Kendari Pos |Rabu, 21 Desember 2011

Hiburan

13

Ariel Menikah Bukan Dengan Luna Maya? RUANG sel Nazril Irham alias Ariel ‘Peterpan’ rasanya makin pengap. Bertubi-tubi gosip panas kembali menerpa terdakwa kasus video mesum itu. Yang terkini, Ariel disebut telah menikah di dalam Lapas Kebon Waru, Bandung, tempat ia ditahan. Rumor yang disebar ke banyak wartawan infotainment serta sumber-sumber meyakini, Ariel telah menikah dengan pacar pertamanya, jauh sebelum Luna Maya, yang diketahui pacar terakhirnya. Identitas pacar pertama Ariel itu adalah Trian Wahyuningsih atau biasa dipanggil Yuni, yang dipacari Ariel waktu masih SMP. “Si Yuni ini cantiknya bukan main. Heran nih sama mas Ariel, kok cewek secantik dia dulu dilepas aja malah gonta-ganti cewek sampai sekarang. Tapi nggak tahu deh bener nggak dia udah dinikahin,” begitu penjelasan sumber kepada Rakyat Merdeka (Group Kendari Pos).

Namun rumor tadi langsung dibantah pihak Lapas Kebon Waru.”Ya kita pasti tahu lah seandainya Ariel nikah, tidak bisa diam-diam tanpa sepengetahuan kita,” kata Kepala Keamanan Lapas Kebon Waru, Ahmad Tohari saat dihubungi wartawan, kemarin. Menurutnya, memang tidak ada aturan yang melarang narapidana menikah di dalam Lapas. Tetapi bagi Ariel, memutuskan menikah di dalam Lapas tidak masuk akal mengingat dia adalah public figure. “Ariel pasti akan mikir dua kali jika menikah di dalam rutan. Belum lagi kita di sini juga pasti akan sangat repot,” katanya. Senada, pihak KUA Antapani Kecamatan Cicadas juga membantahnya. “Tidak ada yang mencatatkan pernikahan atas nama Ariel atau Nazril Irham di sini. Dulu kan pernikahan dengan Sarah juga siri. Baru setelah menikah, didaftarkan ke KUA ini,” kata Sri, Petugas KUA Antapani. Memang, di KUA ini lah Ariel men-

catatkan pernikahan pertamanya dengan Sarah Amalia beberapa tahun silam yang akhirnya berujung perceraian pada 27 Mei 2008. Kabar pernikahan pun seolah membenarkan rumor Ariel telah putus dengan Luna Maya. Alasannya, mulai jarangnya Luna besuk Ariel sampai ada orang ketiga. “Hampir dua bulan Luna nggak jenguk Ariel. Biasanya kan seminggu sekali jenguk,” ungkap teman dekat Ariel beberapa waktu lalu. “Diantara Luna dan Ariel ada yang main api juga. Tapi saya belum tahu pastinya siapa dan dengan siapa,” timpal sumber lain yang tak mau disebutkan. Manajer Luna, Vita saat dihubungi Rakyat Merdeka meyakinkan hubungan Luna-Ariel tetap harmonis. “Mereka masih pacaran. Ariel kan masih di tahanan jadi belum tunangan apalagi nikah. Tapi soal nikah itu tergantung keputusan mereka dan melibatkan kedua keluarga,” beber Vita. (jpnn/lia)

Laskar Pelangi Versi Televisi Jakarta, KP Setelah melalui proses pengambilan gambar selama tiga bulan di Belitong (Belitung), akhirnya Laskar Pelangi The Series rampung digarap. Kemarin (19/12) dibuat premiere serial yang tayang mulai 26 Desember mendatang di SCTV tersebut. Episode pertama serial yang dibintangi anak-anak asli Belitong itu diputar untuk kalangan khusus di Blitz Megaplex, Grand Indonesia, Jakarta Pusat. Sebagaimana filmnya, pemeran Ikal, Lintang, dan anak-anak Laskar Pelangi dimainkan anak Belitong. Meski belum pernah main sinetron, akting mereka tidak kalah oleh ak-

tris senior. Natural. Kemarin, beberapa anak juga hadir. Pemeran Kepala Sekolah Harfan masih dipercayakan kepada Ikranagara dan ibu Muslimah diperankan Prisia Nasution. Harsiwi Achmad, direktur program dan produksi SCTV, menjelaskan, serial yang dikerjakan seperti penggarapan film itu sangat istimewa. “Belum pernah kan ada sinetron yang di-premiere-kan. Betapa besarnya arti serial ini. Setelah kita lihat kesuksesan Laskar Pelangi, baik film dan musikalnya, sekarang kami buat serial hanya 15 episode,” katanya. Guntur Soeharjanto, sang sutradara, menjelaskan tantangan saat

menggarap serial itu. “Enam puluh dua hari syuting di sana, mengerjakan 15 episode. Sangat banyak ceritanya. Bertemu pemain baru, anakanak yang belum pernah berakting. Begitu dikasih skenario seabrek, mereka pada tanya. Ini apa Om” Maksud titik dan koma ini apa Om” Scene itu maksudnya apa” Itu benarbenar hal baru buat mereka dan kami harus membimbing. Tapi, ternyata hasilnya luar biasa,” ungkapnya. Prisia yang baru saja menerima Piala Citra 2011 menambahkan, kondisi alam di sana sangat jauh berbeda dari Jakarta. Suhu saat siang mencapai 39 derajat Celsius. Setelah itu, tiba-tiba hujan. “Sudah gitu, listrik tiba-tiba mati. Sehari bisa mati lampu sampai 12 jam. Lagi mandi tiba-tiba mati lampu. Ya gitu deh. BlackBerry saya juga hilang di sana. Tapi, keterbatasan itu justru membuat saya bisa mengeksplorasi karakter Bu Muslimah lebih dalam,” terangnya. Guntur juga menambahkan, kalau misalnya peran anak-anak Laskar Pelangi diperankan artis, belum tentu mereka akan kuat. Andrea Hirata, sang penulis novel, juga hadir kemarin. Dia sangat senang dengan bentuk baru novelnya tersebut. Apalagi, kebanyakan pemainnya merupakan tetangga di kampung. “Sebagian besar tinggal se-RT dengan saya,” katanya. (jpnn/lia)

Anak Dulu, Baru Istri Jakarta, KP Memiliki suami pesepak bola yang sibuk dengan berbagai jadwal pertandingan, bukanlah hal mudah. Apalagi, jika sang suami juga memiliki seabrek kegiatan di luar lapangan. Seperti itulah tantangan yang dihadapi Eva Gonzales, istri pesepak bola Christian Gonzales. Sedikit waktu luang suami yang tersisa harus dia maksimalkan untuk diri sendiri dan anak-anak. Namun, Eva lebih memilih mengutamakan anakanak daripada dirinya. Seperti saat libur pergantian tahun mendatang, Eva dan suami ingin berlibur ke luar negeri. Namun, karena buah hati mereka ingin bermain di laut, keduanya mengalah. “Insya Allah kami mau ke laut. Liburannya di Indonesia saja. Kami sempat berpikir mau ke luar negeri. Tapi, anak-anak maunya ke pantai. Katanya pengen hitam(in) kulit,” tutur Eva ketika ditemui bersama Gonzales kemarin. Kebetulan Gonzales yang bermain untuk Persisam, Samarinda, tengah libur. Dia berada di Jakarta untuk syuting iklan sepatu. Momen tersebut juga dimanfaatkan untuk bareng keluarga. Gonzales mengajak istri dan anak bungsunya. Eva bilang ingin merayakan tahun baru dengan ketenangan. Dia tidak mau ikut pesta pergantian yang glamor dan ramai. Dia akan memanfaatkan momen ini untuk menjalin kedekatan keluarga. “Memang kalau bepergian sih suamiku itu sering

banget ya. Memang dia harus bertanding di manamana. Saya suka ditinggal. Nah, saya manfaatkan benar momen ini biar tidak terlupakan. Saya mau anak-anak main sama bapaknya. Kalau dengan saya pribadi sih, kami selalu honeymoon tiap hari. Jadi nggak masalah. Yang sekarang khusus buat anakanak,” jelas Eva panjang lebar. Gonzales sendiri terlihat sangat percaya dengan Eva. Dia percaya Eva mampu menjadi ibu dan istri yang baik. Ini terlihat dari sikapnya kepada Eva. Beberapa kali Gonzales mencium kepala Eva saat wawancara. Ditambah lagi, dia sedang berbunga-bunga. Hari itu kontraknya sebagai bintang iklan diperpanjang dua tahun. “Alhamdulillah, hari ini dikontrak untuk dua tahun. Dia sudah jadi bintang iklan ini tujuh tahun. Sudah gitu, dia kan kemarin menang dan top skor sementara. Mau liburan pula. Dari semalam dia belum tidur,” ungkap Eva saat ditemui di Jalan Sultan Iskandar Muda No 61, Arteri Pondok Indah, Jakarta Selatan. Tahun 2011 bisa dibilang menjadi tahun mantan striker Persib Bandung ini. Gonzales, yang mendulang popularitas di luar lapangan melalui aksinya di layar kaca seperti iklan dan sinetron, menjadi semakin bersinar. Pundi-pundi materi pun bertambah. Ketika ditanya tentang itu dia mengatakan bahwa pada dasarnya dia dan keluarga tidak mementingkan duniawi. Hal itu juga dibenarkan Eva. “Kami nggak duniawi. Kalaupun uangnya banyak, ya bukan semuanya untuk kami. Mending dibuat sedekah. Gonzales punya masjid di pelosok Jawa Timur. Tabunganlah buat kami di akhirat,” katanya. (jpnn/lia)


14

Tidak Ada Anggaran untuk Pembinaan LKS Kendari, KP Para siswa SMK yang mewakili Sulawesi Tenggara (Sultra) pada lomba kompetensi siswa (LKS) tahun 2011 ini, berharap untuk dibina Disdik Sultra bahkan dapat ditraining ke pusat industri di luar daerah, tampaknya perlu bersabar lagi, karena tidak terdapat anggaran pembinaan LKS. “Tahun 2011 ini daerDrs La Ami Rahman MSi ah tidak menganggarkan pembinaan pemenang LKS, karena itu pembinaan internal sekolah sangat membantu pencapaian prestasi tingkat nasional. Direktorat Pembinaan SMK (P-SMK) hanya menanggung kebutuhan untuk perlombaan tingkat nasional,” ujar Kasi Pembinaan SMK Disdik Sultra, Drs La Ami Rahman MSi, kemarin (20/12) di Kendari. Karena keterbatasan anggaran jelasnya, Pemprov Sultra hanya fokus pada penganggaran bantuan operasional pendidikan (BOP). Olehnya itu sebagai tambahan dana, ke depan pihaknya akan intens mengakses bantuan ke kementerian. “Karena pendapatan asli daerah (PAD) tidak memadai, penganggaran BOP minus kegiatan-kegiatan perlombaan. Meskipun demikian, sama seperti tahun-tahun sebelumnya semangat para siswa tidak berkurang untuk mengharumkan nama Sultra,” jelasnya. Mengenai penganggaran tahun 2012 nanti, pria berkaca mata ini mengaku telah mengusulkan pelaksanaan lomba rutin tahunan seperti LKS, olimpiade sains terapan (OST), olimpiade olahraga siswa nasional (O2SN), debat bahasa Inggris serta festival dan lomba seni siswa nasional (FLS2N). “Mudah-mudahan APBD 2012 meningkat sehingga usulan tersebut disetujui, jika tidak maka sistem penunjukan langsung kembali diterapkan, tentunya berdasarkan prestasi sekolah tersebut,” beber alumni S2 UGM ini. Menanggapi hal tersebut Kepala SMKN 2 Kendari, Ansyari Umirtun mengungkapkan sejak awal pelaksanaan LKS Tingkat Sultra Tahun 2011, menunjukan ketidakseriusan Disdik Sultra dengan tidak hadirnya Kadis, Kabid dan Kasi yang membidangi ditambah lagi hadiah yang diberikan hanya berupa piagam tanpa piala dan uang tunai. “Tanpa disadari hadiah yang diberikan turut memberikan motivasi bagi para siswa pemenang lomba, selain itu pembinaan atas siswa tersebut sangat mempengaruhi pencapaian prestasi yang lebih tinggi lagi di tingkat selanjutnya. Karena itu saya prihatin jika Disdik tidak menganggarkan semua ini,” ungkap Ansyari Umirtun. (fas)

Edukasi

Kendari Pos |Rabu, 21 Desember 2011

PTS Khawatirkan Serbuan PT Asing

SMK Minta Tambahan Anggaran Prakerin Kendari,KP Penetapan tahun 2012 sebentar lagi akan ketuk palu di DPRD Kota Kendari. Berkaitan dengan itu, Ketua Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMK, Drs Ansyari Umirtun mengimbau agar Dinas Diknas Kota Kendari dapat mengajukan anggaran sesuai kebutuhan pendidikan. Jangan ajukan anggaran yang tidak menyentuh langsung peningkatan kualitas pendidikan. “Untuk SMK, kami menyarankan menambahkan anggaran praktik kerja industri (prakerin) dan ujian akhir prakerin di akhir tahun, try out, kegiatan belajar mengajar

(KBM) intensif jelang ujian nasional (UN), serta ujian akhir sekolah (UAS),” kata Ansyari Umirtun. Selama ini katanya, dana-dana tersebut dijaring dari bantuan orang tua siswa, apalagi dana rutin yang diterima dipergunakan hanya untuk manajemen mutu dan bahan praktikum. “Dengan terealisasinya bantuan tersebut, sekolah tidak akan lagi meminta bantuan dari orang tua siswa. Meskipun selama ini masukan dari para kepala sekolah jarang dijadikan bahan masukan dalam penganggaran, dengan alasan keterbatasan dana,” ujarnya. (fas)

Porseni, Sarana Pembentukan Sikap dan Karakter Kendari, KP Setelah ujian semester, hampir semua satuan pendidikan yang mengisi dengan kegiatan dengan porseni. Tak terkecuali SMA Muhamadiyah kendari. Satuan pendidikan yang membawa label sekolah Islami tersebut mengadakan kegiatan porseni selama tiga haris (20 s.d 23). Siswa SMA Muhamadiyah yang berjumlah 255 dari 11 rombel wajib mengikuti kegiatan tersebut. “Porseni ini kami laksanakan dengan dua bidang lomba, yaitu olah raga dan seni. Olah raga meliputi takraw, bulu tangkis, tenis meja, bola gotong, dan tarik tambang. Sementara untuk bidang seni meliputi pidato dan khutbah,” ujar Kepala SMA Muhamadiyah, Ismail M. S.Ag. Namun di balik porseni yang mengutamakan kegiatan oleh raga dan seni tersebut banyak nilai yang terkandung dalam ajang tersebut. Salah satu yang terpenting adalah pembentukan sikap. Hal itu sangat penting mengingat saat ini pendidikan karakter menjadi salah satu nilai pendidikan yang harus diterapkan melalui semua mata pelajaran. “Kami tentu bukan sekadar mengisi kekosongan dengan poseni. Namun lebih dari itu, kegiatan ini bisa menjadi sarana pembentukan sikap. Misalnya dalam olah raga, baik itu futsal atau takraw, terdapat nilai kerja sama, gotong royong, dan lainnya,” imbuhnya. Namun selain membentuk sikap, kegiatan tersebut juga dapat dijadikan sebagai lahan untuk mencari bibit-bibit unggul dalam bidang ekstrakurikuler. Karena banyak ajang per-

WULAN/KP

Siswa siswi SMA Muhamadiyah Kendari saat mengikuti lomba sepak takraw. lombaan baik itu tingkat Kota Kendari maupun provinsi, sehingga perlu utusan dari tiap sekolah. “Mudah-mudahan melalui kegiatan seperti ini kami menemukan siswa

yang memiliki keunggulan dalam bidang ektrakurikuler. Karena setelah pembinaan inilah aplikasi di sekolah yang harus mereka ikuti,” tukasnya. (m2)

Jakarta, KP Rencana pemerintah tentang internasionalisasi pendidikan tinggi (PT) yang tertuang di dalam Rancangan Undang-Undang (RUU) Pendidikan Tinggi, ternyata membuat kalangan perguruan tinggi swasta (PTS) waswas. Pasalnya, jika RUU tersebut disahkan maka perguruan tinggi asing (PTA) akan menyerbu masuk ke Indonesia. Ketua Umum Asosiasi Perguruan Tinggi Swasta Indonesia (APTISI) Edi Suandi Hamid menilai, internasionalisasi PT dapat mengancam eksistensi PT terutama PTS di dalam negeri. Untuk itu perlu diberi batasan tegas, tentang aturan serta peranan PTA tersebut di dalam negeri. “Dalam penjelasan di RUU itu juga tidak ada pengertian internasionalisasi. Kalau mau masuk pasal apa yang digunakan. Jangan hanya memakai Perpres No 77 tahun 2007 yang memang sangat liberal,” terang Edi di dalam Seminar Internasionalisasi Perguruan Tinggi di Hotel Borobudur, Jakarta, Senin (19/12). Meskipun UNESCO memandang RUU PT dan rencana internasionalisasi PT sebagai hal yang positif, namun APTISI meminta adanya pengaturan yang lebih rinci. Di antaranya, aturan apakah perguruan tinggi asing dapat membuka kampus sendiri atau tetap harus terintegrasi dengan perguruan tinggi lokal. “Kalau itu tidak dilakukan, maka saya khawatir masuknya perguruan tinggi asing ke Indonesia akan sama dengan bebas masuknya produk-produk dari China ke Indonesia. Berakhir dengan bangkrutnya perusahaan lokal yang tidak mampu bersaing dengan murahnya produk dari Cina, jangan sampai ada penjajahan dalam pendidikan,” terangnya. Terpisah, Dirjen Pendidikan Tinggi (Dikti) Kemendikbud, Djoko Santoso menyatakan, ada syarat bagi PTA untuk bisa masuk ke Indonesia. Syaratnya antara lain PTA tidak dapat berdiri sendiri, melainkan harus bekerjasama dengan perguruan setempat dan kurikulumnya sendiri harus mengadopsi pendidikan setempat. “Terpenting lagi, PTA harus tetap memasukkan sejumlah mata kuliah seperti Bahasa Indonesia dan Pancasila ke dalam kurikulum. Juga harus merekrut dosen lokal, dalam komposisi yang belum ditentukan,” tegas mantan Rektor ITB tersebut. (jpnn)


Kendari Pos |Rabu, 21 Desember 2011

Tabungan Siswa untuk Kebutuhan Kuliah Kendari,KP Pembiasaan gemar menabung hidup sederhana, hemat dan tidak menggunakan uang untuk halhal yang tidak berguna, telah diterapkan SMAS Kartika Kendari. Tepatnya sebelum dilaunchingnya program gerakan sekolah menabung (GSM) oleh Bank Indonesia. Asmuddin “Dengan menjadi bagian dalam program GSM sekitar tiga tahun lalu, dan meraih penabung terbanyak bersama SMA 1 dan SMK 2 Kendari, kebiasaan menabung para siswa semakin meningkat. Apalagi jumlah uang yang disetor tidak ditentukan jumlahnya baik per hari, minggu maupun per bulan serta dikumpulkan oleh siswa kolektor yang ditunjuk masing-masing kelas,” kata Wakil Kepala Sekolah Urusan Kesiswaan SMAS Kartika Kendari, Asmuddin. Selain itu menurutnya tabungan siswa terus berlanjut hingga siswa duduk di bangku kelas IX dan akan diberikan jika siswa telah menjadi alumni. “Pemberian uang tabungan bersamaan dengan pemberian ijasah, rata-rata minimal uang tabungan mereka di bank mitra (BTN,red) Rp 2 s.d 3 juta, sering digunakan sebagai biaya masuk kuliah. Tabungan ini sangat bermanfaat, khususnya bagi siswa kurang mampu, untuk melanjutkan studi ke perguruan tinggi,” ungkapnya. (fas)

Edukasi

15

Bank Mandiri Laksanakan TOT Dosen Kendari, KP Sebagai bukti komitmennya untuk menumbuhkan jiwa kewirausahaan bagi mahasiswa, Bank Mandiri melaksanakan training of trainer bagi para dosen. Kegiatan tersebut diikuti 240 Perguruan Tinggi di Indonesia. Di Kota Kendari, training of Trainer (TOT) dilaksanakan kemarin (20/12) di salah satu hotel Kendari yang diikuti 100 dosen dari 12 perguruan tinggi negeri se-Sultra. Peserta antara lain tenaga pengajar dari Unhalu, Unsultra, Universitas 19 November, Universitas Dayanu Ikhsanuddin, Universitas Muhammadiyah Kendari, Universitas Muhammadiyah Buton. Beberapa Perguruan tinggi swasta juga ikut terlibat seperti STMIK Catur Sakti, STIE 66, STIE Dharma Bharata, STIKES Avicenna, Sekolah Tinggi Agama Islam, dan AMIKOM Catur Sakti. Tak hanya di Kendari, kegiatan tersebut juga akan dilaksanakan di 11 kota yaitu Semarang, Jakarta, Bandar Lampung, Banda Aceh, Balikpapan, Pontianak, Cirebon, Jayapura, Kendari, Purwokerto dan Mataram. Kepala Kantor Wilayah X Bank Mandiri Makassar yang diwakili oleh Dedi Hermania Iskandar selaku Deputy Regional Manager Makassar mengatakan kegiatan training of trainer ini untuk memperdalam pemahaman dosen terhadap kewirausahaan. Karena materi tersebut

Pimpinan Bank Mandiri Kendari bersama Rektor beberapa Universitas dan Perguruan Tinggi di Sultra yang salah satunya Rektor Unhalu. WULAN/KP

telah ada dalam modul kewirausahaan yang disusun sebagai referensi pengajaran mata kuliah kewirausahaan di perguruan tinggi. “Bank Mandiri berkomitmen untuk terus berusaha menciptakan wirausahawan di kalangan generasi muda. Setelah membuat modul kewirausahaan bersama 6 perguruan tinggi terkemuka, saat ini kami menggelar Program Training of trainers bagi para dosen. Karena pema-

haman dosen sangat penting dalam menyampaikan materi yang terdapat di modul kewirausahaan kepada mahasiswa,” kata Dedi. Modul kewirausahaan tersebut disusun Bank Mandiri bersama Universitas Indonesia, Institut Pertanian Bogor, Universitas Padjadjaran, Institut Teknologi Bandung, Universitas Gajah Mada, dan Institut Teknologi 10 November Surabaya telah diresmikan pada 22 Januari

2010 oleh Wakil Presiden Boediono. Selanjutnya, Bank Mandiri menggelar Training of trainers bagi para dosen untuk memperkuat pemahaman dan pembentukan jiwa wirausahaan kepada mahasiswa. “Melalui program ini kami harap pola pikir mahasiswa untuk mulai berwirausaha dan mengurangi ketergantungan pada lapangan pekerjaan yang telah tersedia dapat terbentuk,” tukasnya. (m2)

Try Out Ditiadakan, Sharing dengan Sekolah Kendari,KP Pernyataan Kadiknas Kota Kendari, Drs Kasman Arifin MSi bahwa tahun 2012 mendatang tidak ada try out bersama mendapat tanggapan kepala sekolah dan guru. Kasman Arifin beralasan bahwa try out itu kurang bermanfaat karena sekolah tidak menindaklanjuti hasil analisis. “Sebaiknya try out bersama harus ada untuk mengukur kemampuan siswa dalam menyelesaikan soal ujian nasional (UN). Menurut kami, try out bersama sangat penting karena melalui hasil try out bersama, sekolah dapat menyusun strategi atau memperbaiki kesiapan siswa dalam UN,” kata Kepala SMPN 1 Kendari, Mahdin SPd MPd. Kalau pun tidak ada dana dari dinas, try out bersama dapat diserahkan ke sekolah, dengan catatan dinas memberi-

kan rambu-rambu keseragaman soal. Sekolah memiliki dana try out untuk melaksanakan try out mandiri. “Selain itu dinas sebaiknya segera memberitahukan sekolah secara resmi jika try out bersama tidak ada, agar sekolah bersiap untuk fokus try out mandiri dengan penganggaran dari dana BOS. Mengenai banyaknya pelaksanaan try out, tergantung sekolah masing-masing,” tuturnya. Tidak dilaksanakannya try out bersama tahun 2012 nanti ujarnya baru pertama kali terjadi di Kota Kendari dan kalau sekolah duluan tahu, tentu sekolah akan siap. Dengan begitu tidak ada dampak yang dirasakan. Apalagi selama ini sekolah terus melakukan try out mandiri. “Diakui masih terdapat sekolah yang tidak memanfaatkan hasil analisis try out bersama dari tahun ke tahunnya. Meskipun demikian seharusnya Diknas

tetap melakukan try out bersama, karena Diknas juga yang rugi pasalnya pembinaan try out berikutnya dan data pemetaan kualitas tidak dimiliki Diknas,” ujarnya. Ia mengingatkan bahwa lebih banyak dilakukan try out akan lebih baik, karena try out bersama lebih awal dilaksanakan sehingga menjadi evaluasi kegiatan berikutnya yang dilakukan sekolah. Bahan try out dinas akan jadi patokan sekolah untuk mengcover materi yang belum ada di soal try out bersama. Senada dengan itu Tim Pengembang Kurikulum Sultra, Abdul Wahid MPd mengungkapkan try out bersama sangat penting. Penting, karena dapat dijadikan sebagai standar untuk mengukur kemampuan peserta didik dalam menghadapi UN. Meskipun demikian masih terdapat try out mandiri sekolah yang

telah dianggarkan, sehingga tidak harus menunggu try out bersama. “Kalau berbicara dana, bisa dibebankan ke sekolah-sekolah sehingga bukan menjadi masalah. Tidak ada kekhawatiran tidak dilaksanakannya try out bersama dengan penurunan kelulusan siswa, asalkan sekolah tidak menunggu try out bersama,” ungkap Wahid. Dicontohkan, SMPN 2 Kendari setiap tahunnya dua kali melaksanakan try out, karena selain ada materi yang belum tercover, terdapat pula nilai kurang pada try out pertama yang harus diperbaiiki. “Karena itu try out mandiri kedua perlu dilakukan, untuk mengevaluasi pelaksanaan try out pertama, sehingga siswa semakin mengetahui kemampuannya dengan belajar dari kesalahan try out pertama,” kata guru Bahasa Indonesia SMPN 2 Kendari ini. (fas)


KOMUNIKASI BISNIS

16

Kendari Pos | Rabu 21 Desember 2011

Pemasangan Komunikasi Bisnis Hub. 0853 3553 1111

Pusat Oleh-oleh Khas Sultra Sedia Paket Parcel Natal dan Tahun Baru JIKA anda akan mudik atau sedang bepergian ke kota lain untuk berkunjung ke tempat saudara atau handai taulan, biasanya telah mempersiapkan oleh-oleh untuk orang yang akan dikunjungi. Untuk anda di Kendari tentunya mengenal Gerai Bahteramas yang berlokasi di Kantor Disperindag Sultra, Jl. Abdullah Silondae No. 116 Kendari (Samping BKD Provinsi). Ditempat ini, semua yang dipasarkan merupakan produk atau makanan asli Sulawesi Tenggara yang telah diproduksi baik dari dalam dan luar Sultra dengan kemasan yang modern, aman dan memiliki

izin dari BPOM. Tersedia, ragam olahan kacang mete: mete asin, manis, pedas, natural, tenteng mete dan stik mete. Ada juga abon, kopi,

ragam bumbu alami, terasi udang, soun, saus, sambal, susu bubuk kedelai, kue bagea dan baruasa, rengginang, kerupuk ikan, ragam olahan keripik; blinjo, talas, salak, ubi, kentang, dan ketela ungu. Selain itu, ragam kain tenun khas Buton, Tolaki, Raha, Wakatobi dan lainnya. Dengan kehadiran Gerai Bahteramas, anda tak perlu repot atau bingung mencari segala sesuatu yang khas Sultra, cukup bertandang ke tempat ini semua yang unikunik dan enak tersedia. Gerai Bahteramas juga memberi kesempatan kepada UKM/ IKM atau industri-industri rumahan untuk memasarkan produknya di tempat ini. CP: 085325212226. Sedia paket Parcel Natal dan Tahun Baru mulai harga Rp 100 ribu hingga Rp 500 ribu. (adv)

Sehat dan Nikmat ala Pijat Refleksi Keluarga Melayani Pijat Panggilan Rumah PIJAT Refleksi Keluarga saat ini telah memiliki 8 cabang yakni, KENDARI di Jl. Ir Alala (By Pass) No.147 (samping dosmering teratai), di Ahmad Yani Square (belakang Hotel Horison), di Jl Sao-Sao N0. 289 (depan BTN 1), KOLAKA di Jl. Pemuda KM.4 (samping kampus USN). Selain itu, juga terdapat cabang di Makassar,

Parepare, Palopo dan Bulukumba. Pijat refleksi adalah salah satu pengobatan alternatif yang ampuh, aman, praktis, murah, dan tanpa efek samping. Selain mencegah dan menyembuhkan, juga dapat mendeteksi apakah salah satu organ kita terganggu atau masih sehat. Pengobatan ini menggunakan penekanan pada titik syaraf ditelapak kaki, tangan, badan, wajah dan kepala dengan teknik kekuatan

jari-jari, sehingga dapat memperlancar saraf yang tersumbat dan menormalkan peredaran darah dan fungsi organ tubuh. Bandrol pijatan mulai dari

Rp 35.000 - Rp 45.000/jam. Untuk layanan pijatan panggilan rumah Rp 55.000/ jam. Juga melayani pijatan khusus wanita (ada ruangan khusus) dengan tenaga pemijatnya juga wanita. Layanan harga terjangkau sehingga menampung semua strata sosial. Telah banyak masyarakat yang merasakan kenikamatan Refleksi ala Pijat Refleksi Keluarga. CP Rido 0811400706, 081245555055. (adv)

Pasarkan 250 Tanah Kavling Harga Sudah Termasuk Sertifikat, Bunga 0% SESUAI dengan kubutuhan masyarakat Kota Kendari dan sekitarnya yang menginginkan pemukiman yang rapih, tertata, hijau, serta asri, maka PT Dwipa Pratama Mandiri kembali memasarkan ratusan tanah kavling siap bangun berukuran 10 x 20 meter berlokasi di “Villa Ranomeeto Indah”. Ditempat ini seluruh area kavling siap bangun dengan nuansa dan topografi yang nyaman, lokasi ini berada tepat di pinggir jalur dua aspal beton berjarak ± 400 m dari pintu Gerbang Ranomeeto, serta dekat dengan berbagai fasilitas umum seperti; pasar Baruga, RS. Provinsi yang baru, STAIN, Sarana Pendidikan, Taman Makam Pahlawan, Pertokoan dan lainnya. Lokasi Villa Ranomeeto Indah dirancang oleh tenaga survey pemetaan berpengalaman yang dibentuk menggunakan alat berat, serta dihijaukan dengan sistem penanaman berbagai tanaman pelindung yang tertata rapih. Jalan utama dalam lokasi, berukuran 10 meter (dua

Sedia Produk dan Layanan Perawatan Kaki

Rangka Atap Baja Ringan, Setara Harga Kayu Lebih Kuat dan lebih Awet SELAIN faktor keawetan, rangka atap baja memiliki kelebihan kekuatan struktur yang jauh lebih bagus dan lebih kuat dibanding konstruksi kayu. Saat ini, kuda-kuda baja merupakan produk yang berkembang pesat, mengingat kayu berkualitas semakin langka dan mahal, maka kuda-

lebih murah, anti karat, anti rayap, berstandar SNI dan bergaransi. Baja ringan memiliki sifat yang ramah lingkungan dan cocok digunakan disegala kondisi alam. Konstruksi rangka baja umumnya digunakan pada bangunan yang memiliki sistem struktur atap, seperti rumah tinggal, kuda baja ringan kian diminati sekolah, perkantoran, rumah masyarakat karena minim sakit, ruang serba guna, tempat perawatan, mudah perakitan, ibadah, pabrik, dan lainnya

dengan penutup atap dari genteng, seng, asbes, maupin metal sheet. Pemesanan hub: PT. INTI TRUST Jl. Haluoleo No. 99, Kec. Baruga, Kendari. CP: 085219939991, 082196020288, 0811405525. Distriobutor BAUBAU Jl. Wa Ode Wau No. 57, 081341815566. BOMBANA Jl. Yos Sudarso No.5 Rumbia, 085299412222. Inti Trus masih membuka peluang bagi anda yang ingin menjadi agen daerah. (adv)

Undian Boom 2012 dari Suzuki Siapkan 2012 Hadiah, Plus Grand Prize Mobil KABAR gembira bagi masyarakat Sultra, menyambut Natal dan tahun baru, Suzuki wilayah Sulawesi menjalankan promo Undian ‘Boom 2012‘ dengan membagi-bagikan bingkisan berjumlah 2012 bagi seluruh konsumen yang membeli motor Suzuki sacara

cash atau kredit. Promo ini berlaku diseluruh dealer resmi Suzuki untuk semua type (kecuali Satria FU 150) yang berlaku sejak tanggal 1 Desember 2011 hingga 30 Januari 2012. Adapun hadiah yang disiapkan: 24 motor Suzuki, 40 buah LCD 32 inci, 96 kulkas, 300 DVD, 50 Blackberry, 500 rice cooker, 1000 kipas angin, dan grand prize 2 unit mobil Suzuki Splash. (adv)

SAAT ini Pesona Salon menambah layanan perawatan untuk anda. Terbaru perawatan khusus kaki bermasalah, seperti telapak kaki

menawarkan paket Tour Mahasiswa tujuan Jogjakarta maksimal 15 hari dengan biaya

hanya Rp. 3.800.000,- /Orang, ini sudah termasuk tiket pesawat pulang-pergi,

p e n g i n a p a n , transportasi, akomodasi dan catering. Di Jogjakarta, peserta Tour akan diajak mengunjungi Candi Borobudur, Keraton Solo, Candi Prambanan, dan kawasan Gunung Merapi. Daftar segera, pemberangkatan muali tanggal 2 - 16 Desember 2011 di PT. Nur Al Mugni Tour & Travel Jl. A Yani No.170 Kendari. Telp: 0401-3191530, HP: 082190555393. (adv)

Pusat Pengobatan Khusus Pria JIKA anda memiliki masalah dengan seksualitas, tak perlu panik dan pesimis karena telah hadir AHLI PENGOBATAN KHUSUS PRIA yang siap mengatasi keluhan anda seperti: Mampu menambah ukuran Mr.P keras dan tahan lama, mengobati lemah syahwat, Impotensi, ejakulasi

dini, dan belum punya keturunan. Selain itu menangani (menetralisir) korban suntik silikon atau sejenisnya. Di tempat ini semua penanganan menggunakan sistem terapi tanpa efek samping dengan biaya yang terjangkau semua kalangan dengan jaminan berhasil

100%, serta lebih akurat dari pusat-pusat pengobatan yang pernah anda datangi. Segera hubungi PENGOBATAN LICHENG, di Jl. Sawerigading (Lorong Dolog) Depan Kantor Pos Mandonga, Kendari (HP: 08114O8222). Praktek setiap hari, Minggu dan hari besar tetap buka. (adv)

Kemudahan Transaksi Pembayaran Angsuran ACC (Astra Credit Companies) Finance SEIRING perkembangan ACC Finance yang senantiasa memberi kemudahan untuk seluruh customer. Saat ini seluruh pelanggan kembali dimanjakan dalam hal kemudahan pembayaran angsuran melalui ATM sehingga tidak perlu repot mengunjungi kantor ACC. Menariknya Seluruh pembayaran melalui ATM langsung terintegrasi dengan sistem di ACC Finance. Berikut adalah cara pembayaran Angsuran melalui ATM : ATM Bersama/Alto/Prima: masukkan

kartu ATM (Note: Mesin ATM tidak harus sama dengan Bank Penerbit Kartu); Masukkan Nomor < PIN Anda; Pilih Menu < TRANSFER; Pilih Menu < TRANSFER ANTAR BANK; Masukkan Kode Permata Bank < 013 dan lanjutkan dengan 16 Digit Pertama dari Nomer Perjanjian Anda; Muncul konfirmasi Nomor Perjanjian dan atas nama customer; Masukkan jumlah pembayaran Anda, Pilih < YES / BAYAR ATM BNI: Pilih < MENU LAIN, Pilih < PEMBAYARAN; Pilih < PINJAMAN KITA; Pilih < ACC; Masukkan 16 digit awal NO KONTRAK ACC yang ingin Anda bayar, lalu Tekan < BENAR; Jika konfirmasi benar, tekan < YA; Pilih <

TABUNGAN; Transaksi telah selesai ATM BRI Pilih < MENU TRANSAKSI LAIN; Pilih < PEMBAYARAN; Pilih < DAFTAR KODE ACC 007; Pilih < LANJUTKAN; Masukkan kode acc 007 + 16 digit awal dari NO KONTRAK ACC (hilangkan digit terakhir), lalu Tekan < BENAR; Jika konfirmasi benar, tekan < YA; Transaksi telah selesai. Atau bisa juga setoran tunai melalui No. Rekening Bank Danamon 8888 8888 a.n. ACC, bukti transfer melalui setoran tunai di fax ke 0401-3196296. bukti transfer bisa ditukar dengan kwitansi asli di Kantor ACC Kendari di JL. A Yani No.184 Wuawua. (adv)

pecah-pecah, kaki kering, dan kaki bau dapat diatasi menggunakan produk khusus. Ditempat ini anda juga bisa membeli produk khusus perawatan kaki dengan harga lebih ekonomis dan jarang anda jumpai di toko kosmetik lainnya. Dengan perawatan kaki di Pesona Salon, maka anda dapat melangkah dengan santai tanpa harus menutupi kaki indah dengan sepatu. Segera kunjungi Pesona Salon dan Toko Pesona untuk melakukan perawatan tubuh atau membeli segala perlengkapan salon. Menariknya Pesona Salon masih memberikan diskon 50% khusus rebonding dan pewarnaan Rambut. Pesona Salon dan Toko Pesona berlamat di Jl. MT Haryono No. 102 C (Depan Pasar Baru) Wuawua. (adv)

Sedia Paket Perawatan Calon Pengantin Salon Keluarga Nattaya Sekarini KULIT halus dan segar tentunya ingin ditampilkan oleh setiap wanita yang hadir di pesta pernikahan, mulai dari pengantin, ibu kedua mempelai atau para tamu undangan. Kehalusan dan kesegaran kulit ini secara otomatis membuat wajah terlihat lebih bersinar dan berseri.

Untuk itu jangan sepelekan perawatan kulit wajah maupun tubuh anda dalam menghadapi momen pernikahan. Nattaya Salon hadir menyediakan paket-paket perawatan unuk calon pengantin, mulai dari perawatan rambut, wajah, kuku dan tubuh. Persiapkan hari bahagia anda untuk tampil mempesona. Segera kunjungi Nattaya Sekarini, Jl. Bunggasi No.115 Andounohu Kendari, Tlp. 0401-3196615. (adv)

Diskon 10% dan Potongan Langsung

Paket Study Tour Mahasiswa, Kendari–Jogjakarta PERKEMBANGAN kampus tentunya tidak pernah lepas dari mahasiswa. Sebagai bagian dari sivitas akademika, para mahasiswa telah menjadi salah satu motor penggerak kemajuan kampus. Selain proses belajar-mengajar, banyak kegiatan positif yang dilakukan para mahasiswa salah satunya kunjungan kerja atau study banding. PT. Nur Al Mugni sebagai penyedia jasa Tour dan Travel

Jalur) yang dilengkapi sistem irigasi. Menariknya anda bisa membeli sacara kredit dengan angsuran 0 % Bunga yang sudah termasuk Sertifikat Kepemilikan. Ditempat ini nantinya, bagi anda yang telah memiliki tanah kavling juga bisa memesan perumahan dengan bebas memilih type, bentuk, garansi bangunan tiga tahun, serta dapat diangsur dengan sistem bunga tetap dan ringan. Hubungi kantor pemasaran di Jl. Sorumba No. 30, Wua-wua (Lepo-lepo) Kendari. CP: 085335057777, 085399992255. (adv)

Khusus pelanggan Telkomsel di Rendy‘s Salon TELKOMSEL Kendari saat ini bekerjasama dengan beberapa tempat usaha dan layanan jasa, memberikan diskon atau potongan harga dan penawaran menarik lainnya kepada pelanggan khusus pengguna Telkomsel baik Kartu Halo, Simpati dan kartu As. Salah satunya, anda bisa memanfaatkan Diskon 10% atau potongan langsung untuk layanan jasa di Rendy‘S salon yang beralamat di Jl. Made

Sabara Kendari. Untuk mendapatkan diskon sangatlah mudah, anda cukup memperlihatkan red-light (cellbrodcast) atau logo Telkomsel di HP anda kepada kasir atau resepsionis saat membayar belanjaan atau layanan jasa yang anda gunakan. Program ini berlaku untuk semua pelanggan pengguna Telkomsel. Adapaun merchantmerchant yang bekerja sama dengan Telkomsel: Agung Hotel, Nattaya Sekarini, Rendy‘s Salon, Executive Lounge bandar udara Haluoleo, RM. Ratu Jimbaran, dan di Butik Miss B mal Mandonga. (adv)

Cantik dengan Intense Pulse Light (IPL) AL-ISHLAH Oriental Medical Clinic menghadirkan satu lagi alat canggih dibidang revolusi kecantikan bernama Intense Pulse Light IPL. alat ini mengeluarkan sinar laser yang sangat bermanfaat mengatasi masalah anda di bidang kecantikan. Sinar IPL dapat menghilangkan flek , pengencangan dan kerutan pada wajah, mengecilkan pori-pori, whitening, serta anti aging. Selain itu, kecanggihan sinar IPL dapat pula menghilangkan bulu kumis, bulu ketiak baik pada pria maupun wanita. Bagi anda yang wajahnya sering kemerahan atau pembuluh darah kelihatan pada daerah wajah, jerawat batu serta bekas jerawat yang kemerahan dengan alat ini semua bisa diatasi. Penggunaan alat IPL sudah cukup tenar di seluruh dunia dan di kota-kota besar di Indonesia, karena sangat bermanfaat dan

terbukti sangat berkhasiat. Segera kunjungi AlIshlah Oriental Medical Clinic di Jl. AH Nasution Poros Andounohu - Pasar Baru, Telp: 04013196576, praktek pukul 09.00 - 19.00 WITA. Buka setiap hari kecuali Senin. Semua keluhan anda teratasi secara alami. (adv)

Bombana Expo 2011 MEMERIAHKAN HUT Kabupaten Bombana ke-8, akan dihelat Bombana Expo 2011 tanggal 18 hingga 25 Desember 2011 yang terpusat di lapangan sepak bola Kasipute. Kegiatan ini merupakan pameran data pembangunan dan potensi daerah berskala regionalnasional. Bombana Expo 2011 menampilkan pameran terpa-

du exhibiton dan entertainment yang meliputi, pameran data pembangunan, potensi daerah, pameran dagang dan industri, pertambangan, kerajinan, otomotif, furniture, elektronik, telekomunikasi, komputer, property, makanan dan minuman khas daerah. Untuk kegiatan entertainment, akan dihelat

pasar rakyat, lomba dan festival daerah, pagelaran seni, serta hiburan show artis ibu kota terutama pada acara pembukaan dan penutupan. Info lebih jelas seputar Bombana Expo 2011, hubungi Pemkab Bombana atau pihak penyelenggra EO. Gerbong Solusi Management (GSM) Cp: 0816243666. (adv)


Kendari Pos |Rabu, 21 Desember 2011

Divonis 7,5 Tahun Penjara Malaga, KP Sevilla sedang tertimpa masalah. Presiden mereka, Jose Maria del Nido, divonis 7,5 tahun penjara oleh Pengadilan Malaga kemarin WIB (21/12). Itu terkait keterlibatan Del Nido dalam kasus korupsi dewan kota Marbella, sebuah kota sebelah selatan Spanyol. Selain penjara, Del Nido diwajibkan membayar kompensasi 2,7 juta euro atau sekitar Rp 31,7 miliar atas perannya sebagai penasehat hukum di kota tersebut pada periode 1999-2003. Kala itu, penunjukan Del Nido dilakukan oleh walikota Marbella yang juga eks presiden Atletico Madrid Jesus Gil. Jose Maria del Nido Del Nido merupakan satu dari 16 orang yang terjerat kasus korupsi tersebut. Yang juga divonis kemarin adalah mantan walikota Marbella Julian Munoz dengan hukuman seperti Del Nido. Sedangkan mantan penasihat tata kota Juan Antonio Roca kena empat tahun. Ketiganya diberi waktu lima hari ke depan untuk banding ke Pengadilan Tinggi di Madrid. ‘’Sebuah keputusan yang tidak adil,’’ bela Wakil Presiden Sevilla Jose Castro di situs resmi klub. Vonis kepada Del Nido tentu saja menambah pelik kondisi Sevilla yang baru saja diperdaya 2-6 oleh Real Madrid di Liga Primera akhir pekan lalu (17/12). Juga bisa memengaruhi perjuangan Frederic Kanoute cs saat menghadapi San Roque di leg kedua 32 besar Copa del Rey dini hari tadi WIB (21/12). Del Nido sudah sembilan tahun terakhir menjabat orang nomor satu di Sevilla. Di eranya, klu berjuluk Sevillistas itu dua kali memenangi Piala UEFA (kini Europa League), dua kali Copa del Rey, dan sekali Piala Super Eropa. Sedangkan pencapaian terbaik di Liga Primera adalah finis ketiga di musim 2008-2009. (dns)

IST/KP

Tampil di Copa del Rey, Real Madrid akan mengandalkan pemain lapis kedua. Nama semisal Gonzalo Higuain dan Angel Di Maria termasuk Sergio Ramos kemungkinan takkan diturunkan. Tampak pemain utama Real Madrid kala merayakan kemenangan usai membantai Sevilla 6-2

Real Madrid v Ponferradina

PELAPISSIAPEKSIS

Madrid, KP Singgasana klasemen Liga Primera Spanyol sudah diamankan Real Madrid. Target berikutnya adalah, mengamankan tiket ke babak 16 besar Copa del Rey. Real punya kans besar untuk melangkah ke babak 16 besar. Pasalnya, pada leg pertama babak 32 besar menghadapi SD Ponferradina pekan lalu mereka sudah unggul 2-0. Nah, di leg kedua dini hari nanti yang

IST/KP

StikerArsenalRobinVanPersiesaatberjibakudenganpemainManchester City,VincentKompany.KiniVanpersieditawarRp584miliar

Tawar RVP Rp 584 Miliar ROBIN van Persie tidak berkutik menghadapi Manchester City kemarin. Padahal, striker Arsenal yang biasa disapa RVP itu memulai laga dengan statistik mentereng di liga. Yakni, mencetak 15 gol dari 15 laga atau tidak pernah absen mengoyak gawang lawan. Tapi, buruknya performa RVP tidak membuat City untuk mengurungkan niat memboyongnya akhir musim ini. City pun telah menyiapkan paket penawaran menggiurkan untuk striker internasional Belanda itu. Berapa nominalnya? 41,6 juta pounds atau setara dengan Rp 584 miliar. Dari jumlah tersebut, 30 juta pounds (Rp 421 miliar) dialokasikan untuk fee pemain yang masih memiliki kontrak 18 bulan di Arsenal itu. Jumlah itu akan menjadikan RVP sebagai penjualan termahal Arsenal atau satu juta pounds lebih banyak dibandingkan Cesc Fabregas yang dilepas ke Barcelona di awal musim ini. Sedangkan sisanya adalah nilai kontrak berdurasi empat tahun dengan gaji hingga 200 ribu pounds (Rp 2,8 miliar) per pekan. Bandingkan dengan gaji RVP di Arsenal saat ini yang setiap minggunya hanya menerima 80 ribu pounds (Rp 1,1 miliar). Arsene Wenger selaku manajer Arsenal belum merespons tawaran tersebut. Wenger justru mengungkapkan sakit hatinya karena harus melawan beberapa mantan anak asuhnya. Ya, Samir Nasri, Kolo Toure, dan Gael Clichy adalah nama-nama

Baca TAWAR Hal 18

berlangsung di Santiago Bernabeu (tayangan langsung TV One pukul 01.50 WIB), Real hanya butuh seri untuk melaju ke babak berikutnya. Entrenador Jose Mourinho memang tak pernah menganggap Copa del Rey sebagai trofi kelas dua. Buktinya, pada leg pertama lalu sejumlah bintang utama Real tetap diturunkan. Namun, situasinya mungkin berbeda pada leg kedua nanti. Karena Gonzalo Higuain dan

Angel Di Maria harus pulang lebih awal ke Argentina untuk menikmati liburan, sementara bek Sergio Ramos mengalami cedera hamstring, Mourinho bakal menurunkan sejumlah pemain pelapis. Lassana Diarra, Raphael Varane, Hamit Altintop, Nuri Sahin, Esteban Granero, Kaka, dan Jose Maria Callejon bakal diberi kesempatan untuk unjuk aksi di lapangan. ‘’Varane, Altintop, dan Sa-

Cagliari v AC Milan

Asa Kembali Berkuasa

IST/KP

AC Milan berpotensi meraih tiga poin saat bertandang ke kandang Cagliari. Apalagi pemainnya tengah on fire termasuk stiker andalannya Zlatan Ibrahimovic Cagliari, KP Ambisi AC Milan mengkudeta kepemimpinan Juventus di klasemen Serie A Italia belum kunjung berhasil. Tapi, asa

itu muncul lagi dini hari nanti WIB saat Milan melawat ke Sant Elia, menantang Cagliari (siaran langsung Indosiar pukul 02.45 WIB).

Ketika Milan menghadapi Cagliari, sehari kemudian Juventus yang hanya unggul dua poin akan menghadapi Udinese. Di atas kertas, beban Milan memang lebih ringan ketimbang Juventus. Milan punya potensi meraih tiga poin. Sebab, menilik rekor pertemuan di San Ellia, Milan tak pernah kalah dalam lima lawatan terakhir. Mereka menang dalam tiga lawatannya dan dua kali meraih seri. Apalagi, Milan juga sedang on fire. Mereka tidak terkalahkan dalam sepuluh pertandingan di Serie A. Bahkan, delapan pertandingan di antaranya diakhiri dengan kemenangan. Absennya Alessandro Nesta, Ignazio Abate, Gennaro Gattu-

Baca BERKUASA Hal 18

hin, terus menampilkan permainan yang bagus. Setiap menit bermain bagi mereka akan sangat penting. Varane juga berkembang sebagai pemain dan yang penting baginya bertanding secara rutin,” kata Mourinho, seperti dikutip Marca. Ponferradina sendiri menyadari, nyaris tidak mungkin mengatasi Real. Namun, yang mereka pedulikan sekarang bukanlah kemenangan, melain-

kan bagaimana agar mereka tak dikalahkan dengan skor menyolok. ‘’Bertarung menghadapi tim hebat seperti Real saja sudah merupakan kehormatan besar. Tapi, kami tidak akan membiarkan mereka mendapatkan tiket lolos dengan mudah. Kami akan memberikan perlawanan terbaik yang kami bisa,” kata Borja Shez, gelandang Ponferradina. (ham/bas)


20

Kendari Pos |Rabu, 21 Desember 2011

Ongkos Pilgub Disetujui Rp 80 M Padahal KPU Usul Rp 160 M Kendari, KP KPU Sultra harus bekerja ekstra hemat supaya bisa menggelar Pemilihan Gubernur (Pilgub) Sultra tahun 2012 nanti. Anggaran untuk menghelat hajatan demokrasi penting itu hanya dianggarkan sebesar Rp 80 Miliar, padahal KPU sudah mengestimasi kebutuhan mereka bisa sampai angka Rp 180 Miliar. Palu sudah diketok, DPRD cuma izinkan pakai anggaran Rp 80 M. Sejatinya, Pemprov Sultra melalui tim anggarannya sudah mengusulkan Rp 100 Miliar ke DPRD, dari usulan Rp 160 M dari KPU. Sayang setelah melalui pembahasan alot, dewan cuma ikhlas memberi Rp 80 M saja. Keputusan itu sesuai hasil rapat badan anggaran dan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD), Senin (19/12) malam lalu. Jumlah itu sudah untuk membiayai 2 putaran pelaksanaan Pilgub. Padahal, ongkos Pilgub yang diajukan KPU sebesar Rp 140 miliar untuk putaran pertama dan Rp 20 miliar untuk putaran kedua. “Untuk anggaran Pilgub, DPRD setuju Rp 80 miliar. Rasionalisasi kami hanya Rp 70 miliar untuk putaran pertama dan Rp 10 miliar untuk putaran kedua. Asumsi kami, cukup maksimal kita kasih 100 persen. Pilgub 2007 hanya Rp 35 miliar, tidak habis. Kami lihat nanti tidak ada yang signifikan,

makanya kami kasih Rp 80 miliar,” kata salah satu Wakil Ketua DPRD Sultra, La Pili, kemarin. Pertimbangan DPRD, kata dia, ada beberapa hal seperti jumlah kabupaten/kota dan wajib pilih kenaikannya, ratarata di bawah 50 persen. Untuk kabupaten/kota, hanya ada 2 penambahan yakni Konawe Utara (Konut) dan Buton Utara (Butur). Begitupun untuk pertambahan wajib pilih. Pilgub 2007, wajib pilih hanya Rp 1,3 juta jiwa. Untuk 2013, wajib pilih hanya Rp 1,6 juta jiwa. Item lain yang dianggap DPRD perlu untuk dikurangi adalah masa kerja penyelenggara. La Pili mengatakan, dalam aturan betul dikatakan masa kerja maksimal 8 bulan. Tapi, itu ada penekanan “maksimal”. Artinya, kata dia, bisa dirasionalisasi menjadi 6 bulan. “Honorarium juga bisa dikurangi. Tidak berarti harus ambil yang maksimal. Jadi kita ambil, 100 persen untuk Pilgub 2013 dari Pilgub 2007. Kita yakin Rp 70 miliar untuk putaran pertama itu cukup, karena melihat poin diatas tidak sampai 100 persen. Pemekaran tidak signifikan,” jelasnya. DPRD juga melihat, ada item lain yang bisa disiasati KPU Sultra. Pilihan yang diberikan DPRD yakni menggabungkan pelaksanaan Pilkada Konawe dan Baubau yang waktunya hampir bersamaan Pilgub atau 2 kabupaten itu masing-masing tetap melaksanakan Pilkada, tapi data yang digunakan un-

tuk jumlah wajib pilih adalah data Pilgub, sehingga tidak perlu lagi menggunakan biaya perjalanan. Dia menjelaskan, alasan hingga DPRD hanya menyetujui Rp 10 miliar untuk putaran kedua Pilgub. Menurutnya, putaran kedua masih akan melewati 2 pembahasan APBD yakni APBD perubahan dan APBD 2013, sehingga masih bisa didiskusikan jika memang terjadi putaran kedua. “Memang benar ini Pilgub, tapi banyak perjalanan dinas yang bisa dikurangi. Jadi hitungan itu, sudah rasional. Kecuali barang dan jasa tidak bisa dikurang. Kita harapkan, mereka mampu laksanakan pemilihan gubernur,” tandasnya. Sehari sebelum keluar persetujuan DPRD, Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Pemprov yang dipimpin Nasir Andi Baso sudah membahas masalah ini bersama dewan dan juga Ketua KPU yang datang membawa drat usulannya. Saat itulah, Nasir mengaatakan jika Pemprov mengusulkan dana Rp 100 miliar untuk ongkos Pilgub. Angka itu dianggap sudah rasional, sehingga potensi adanya penambahan, sangat kecil. Saat pembahasan itulah, KPU Sultra datang dengan membawa draft anggaran Rp 140 miliar. Nah, nilai tersebut dianggap sangat besar untuk sebuah hajatan Pilgub. Ketua KPU Sultra, Mas’udi, mengatakan, bisa saja KPU merasionalisasi anggaran, tapi untuk mengurangi masa kerja penye-

lenggara, apalagi mengurangi honor mereka, tidak mungkin dilakukan. Sebab, acuannya sudah jelas yakni surat edaran Menkeu. Bagi KPU Sultra, kata dia, apakah itu maksimal atau tidak, yang jelas itulah yang berlaku saat ini. Sebab, kalau masa kerja penyelenggara dikurangi, maka akan berdampak pada kinerja penyelenggara dan bisa mempengaruhi kelancaran Pilgub. Toh, lanjut dia, sudah ada 3 daerah yang telah selesai melaksanakan Pilkada, memberlakukan aturan yang sama. “Masih terbuka untuk dirasionalisasi Rp 140 miliar itu. Di luar honorarium dan percetakan, bisa dirasionalisasi. Tergantung kajian dari TAPD dan DPR. Pagu anggaran yang disiapkan TAPD Rp 100 miliar, tapi angka ini belum ketemu, masih akan dikaji lagi. Tapi kalau mau dikurangi waktunya, itu sulit,” katanya, saat istirahat. Dalam draft anggaran KPU Sultra, besarnya honorarium tercatat Rp 40,6 miliar dan uang lembur Rp 17,9 miliar lebih. Tapi, dari keduanya yang bisa dirasionalisasi menurut Mas’udi hanya uang lembur. Terkait penggabungan Pilkada Konawe dan Baubau untuk disatukan dengan pelaksanaan Pilgub, Mas’udi menjelaskan, berpotensi untuk dilakukan. Makanya, KPU akan koordinasi dengan kabupaten/kota di dua daerah itu, membicarakan kemungkinan tersebut, untuk menghemat anggaran.(dri)

Hikmah Kemalasari Gantikan Masyhura Sebagai Anggota DPRD Sultra Kendari, KP Setelah sempat menjadi bola panas di internal Partai Amanat Nasional (PAN) Sultra mengenai siapa yang berhak menjadi pengganti Masyhura Ila Ladamay di DPRD Sultra, keputusan akhirnya dibuat. Hikmah Kemalasari yang memang menjadi pemilik suara terbanyak ketiga setelah Suwandi Andi dan Masyhur di Dapil Buton, Baubau, Wakatobi diamanahkan untuk duduk di DPRD Sultra. Usulan mengenai hal itu bahkan sudah masuk ke Sekretariat DPRD. Kata Iskandar, Sekretaris Dewan, pihaknya sudah menerima surat usulan PAW itu dari KPU Sultra, dua hari lalu. Selanjutnya, DPRD akan mengirimkan surat itu ke Gubernur Sultra untuk kemudian diteruskan ke Mendagri. “Mekanismenya, DPRD minta verifikasi ke KPU. Setelah ada jawaban KPU, kembali ke DPR lalu ditembuskan ke gubernur untuk dikirim ke Mendagri,” jelas Sekwan. PAW Masyhura ini memang sempat jadi polemik di internal PAN. Beberapa pengurus teras partai penguasa Sultra itu tidak ikhlas jika Hikmah yang harus duduk di dewan, karena selama ini ia “tidak berkeringat” mengurus PAN. Sedangkan Caleg-caleg lainnya dari Dapil yang sama, selalu aktif dalam berbagai kegiatan PAN termasuk urusan pemenanganpemenangan Pilkada dimana PAN ikut bertarung.

“Ini kebersamaan, kita harus tetap taat aturan bahwa yang terbanyak suaranyalah yang mendapatkan hak (jadi PAW) itu,” kata Sekretaris PAN Sultra, Abdurahman Saleh, semalam saat dihubungi lewat telepon seluler. Ia mengakui bahwa diputuskannya Hikmah adalah hak personal seseorang, tapi begitu dilantik, ia menjadi bagian dari keluarga besar PAN, dan turut berjuang untuk kebesaran partai. Abdurrahman Saleh berharap, Hikmah Kemalasari nantinya tidak merasa “menang” karena sudah dilantik, atau sebaliknya, yang tidak dipilih merasa “kalah”. Bagaimana pun PAN tetap harus tunduk pada aturan yang berlaku mengenai masalah PAW ini, hanya ia mewantiwanti agar pengganti Masyhura anti tetap memperhatikan kader-kader lain di PAN, khususnya mereka yang tidak terpilih dari Dapil yang sama itu. “PAN harus tetap membangun kebersamaan karena ini bukan lagi urusan personal, tapi sudah kolegial. Kami harap Ibu Hikmah bisa memperjuangnan rakyat, konstituennya, dan PAN secara organisasi,” tukas mantan anggota DPRD Kota ini, sembari menyebutkan bahwa keputusan pemilihan Hikmah ini diambil, akhir November lalu dalam sebuah rapat pleno, sebelum acara Rakernas PAN. Selain Hikmah Kemalasari, DPRD Sultra juga akan kedatangan penghuni baru dalam waktu dekat yakni Woon Laola. Ia diputuskan oleh Partai Demokrat untuk menggantikan

Sahiruddin Buton, yang diputuskan untuk di PAW oleh partainya. Usulannya juga sudah tiba di sekertariat DPRD Sultra awal Desember lalu. “Surat PAW Pak Sahirudin dari KPU sudah kami terima 2 minggu lalu. Kami sudah kirim ke gubernur minggu lalu,” kata, Iskandar. Sekwan Sultra ini mengaku tidak hafal nomor surat PAW anggota komisi I DPRD Sultra itu. Jelasnya, sebentar lagi posisi Sahiruddin akan digantikan Drs Woon La Ola. Dia menjelaskan, dasar seorang anggota dewan di PAW ada 3 yakni meninggal dunia, diusulkan

oleh partai dan apabila bermasalah atau memiliki masalah. Atas dasar itu, partai mengusulkan PAW untuk kadernya. Berapa lama jawaban dari Mendagri? Kata Iskandar, waktunya tidak tentu. Sebab, terkadang cepat, tapi terkadang pula lambat baru bisa diterima sekertariat. Menurut Iskandar, meski Surat Keputusan (SK) PAW sudah ada, tapi tidak serta merta bisa dilakukan pelantikan, apabila belum ada perintah dari Mendagri melalui gubernur. “Walau sudah ada SK, kalau belum diresmikan, belum bisa juga,” tandasnya. (dri)

DOK/KP

Umar Samiun, calon usungan PAN di Pilkada Buton saat berkampanye beberapa waktu lalu.

PAN Buton Ancam Bikin Anarkis Hancurkan Fasilitas KPU Buton Jika PSU Digelar 25 Januari Pasarwajo, KP Kemelut Pemungutan Suara Ulang (PSU) Buton makin panas. Kegigihan KPU Buton untuk menggelar PSU secepat mungkin hingga terus berusaha mendesak Pemkab mencairkan anggaran, dibalas ancaman aksi anarkis. Bila nanti KPU tetap memaksakan hajatan Pilkada ulangan itu digelar 25 Januari, fasilitas di kantor KPU akan dihancurkan. PAN Buton, partai pengusung pasangan Umar Samiun-La Bakrie, melalui Sekretarisnya, Sofyan Kaepa SH menyampaikan ancaman itu dihadapan sejumlah wartawan, beberapa waktu lalu. Ia bahkan tak sungkan mengklaim bahwa rencana protes besar dan anarkis ini akan diikuti massa Hasan MbouButon Ahmad (SANTUN) dan La Uku-Dani (Ukudani), pasangan bakal calon lainnya. Menurut Sofyan, bentuk protes yang dilakukan bukan persoalan kapan akan dilak-

sanakannya PSU, tetapi apakah pelaksanaan tahapan itu sudah sesuai dengan ketentuan yang berlaku atau tidak serta siapa yang akan menyelenggarakan PSU nantinya. Sebab, anggota KPU saat ini yang dipimpin oleh La Biru Cs sedang dalam proses menunggu sidang yang dilakukan oleh Dewan Kehormatan (DK) yang akan dilaksanakan dalam waktu dekat ini. “Ini harus dibicarakan semuanya sebab jika ini tetap dipaksakan maka hasilnya juga pasti akan cacat,” kata Sofyan. “Kami turun bersama secara besar-besaran untuk memprotes jika tetap dipaksakan. Kalau perlu seluruh fasilitas KPU Buton semuanya akan kita hancurkan. Lebih baik hancur dari pada hasilnya akan cacat hukum. Jadi ini bukan menggertak tetapi akan kami laksanakan. Catatan buat pihak keamanan ini akan tetap kami laksanakan jika pelaksanaan PSU tetap dipaksakan karena akan menimbulkan kegagalan-kegagalan baru lagi,” tambah Sofyan. Akan tetapi, kata Sofyan, dengan tidak menafikkan hasil keputusan rapat beberapa waktu yang lalu bersama Gubernur Sultra, , KPU Provinsi dan KPU

Buton beserta unsur Muspida dari Provinsi dan Buton yang dipimpin langsung oleh Nur Alam. Namun, yang dibahas saat itu adalah masalah tekhniknya pelaksanaan PSU antara lain soal tekhnik penggunaan anggaran serta tekhnik tahapan yang ada. Sementara, yang tidak dibahas adalah integritas dari penyelenggara PSU itu sendiri. “Nah ini yang akan jadi masukkan. Sebab, saat terbentuknya DK berarti secara otomatis seluruh anggota seudah harus dinon aktifkan. Jadi bagaimana mereka mau laksanakan tahapan kalau status mereka sudah terdakwa,” tutup Sofyan. Tapi pemahaman Sofyan ini diluruskan anggota KPU Sultra, Abd Syahir. Menurutnya, kasus-kasus dugaan pelanggaran kode etik anggota KPU itu tidak sama dengan peradilan umum yang kemudian seseorang tidak boleh berbuat apapun lagi setelah disangka melakukan pelanggaran. Menurut Syahir, antara tahapan PSU dengan DK adalah dua hal yang terpisah. “Jadi, asumsi itu keliru. Pemeriksaan DK silahkan jalan, tahapan juga tetap lanjut,” kata Syahir. (p2)


Kendari Pos Edisi 21 Desember 2011