Issuu on Google+

CMY

CMY Rabu, 20 Juli 2011

Harga Eceran Rp. 3.500,-

http://www.kendarinews.com

Desakan Non Aktif Mulai Disuarakan

SELEBRITI

Tanda Lamaran Terlihat Kalau Bugil SETELAH jalan dan hidup berdua lama, Julia Perez akhirnya resmi dilamar Gaston Casano. Momen indah itu tepat saat pemilik buah dada indah merayakan ulang tahunnya ke 31. "Benar, aku sudah dilamar saat aku ulang tahun," ujar Jupe, kemarin. Janda bernama lengkap Yuli Rachmawati ini mengungkapkan proses lamaran yang dilakukan Gaston sangat pribadi, hanya dilakukan secara berdua pada 15 Juli 2011. "Lamarannya dia personal banget. Cuma antara aku dan dia saja. Kita sederhana saja kok, dikira kawinan orang Betawi, pakai petasan dan ondel-ondel. Di Argentina, kan, nggak ada kayak begituan," tuturnya. U n t u k meyakinkan publik, Jupe bilang sudah ada tanda pengikat lamaran. Tanda itu bisa dilihat jika dia dan Gaston buka pakaian alias telanjang. Walah… "Ada simbolnya. Pokoknya yang tahu aku dan dia saja. Cuma kelih a t a n kalau k a m i s a m a sama buka baju," ungkap pelantun Belah Duren itu. (tia)

Julia Perez

Kolaka, KP Dua kelompok massa pro dan kontra terkait penetapan Buhari Matta sebagai tersangka oleh Kejaksaan Agung berunjuk rasa di depan kantor Bupati Kolaka dan saling berhadapan pada Senin (18/7) dua hari lalu. Nyaris terjadi bentrokan antara kedua kubu yang berbeda tuntutan tersebut. Beruntung, kepolisian Polres Kolaka yang dipimpin langsung Kapolres Kolaka, AKBP Rahmat Pamudji, dapat memisahkan kedua kelompok massa tersebut. Bentrokan fisik tidak terjadi. Ratusan massa pro Bupati Kolaka yang dikomandoi oleh Lukman sejak jam sembilan pagi menggelar orasi di depan kantor Bupati Kolaka tersebut. Dalam orasinya Lukman mengajak semua simpatisan Buhari Matta

Baca NON AKTIF di Hal. 7

ELIAZER/KP

Dua kelompok massa yang pro kontra kasus korupsi yang menimpa Bupati Kolaka menggelar aksi unjukrasa. Kelompok pro meminta masyarakat Kolaka mendukung Buhari sementara kelompok kontra meminta Mendagri menonaktifkan Buhari.

Izin Pemeriksaan Buhari Masih Dikaji Jakarta, KP Meski sudah ditetapkan tersangka, namun Kejagung belum mengajukan izin pemeriksaan terhadap Buhari Matta ke Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Pernyataan itu disampaikan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus), Andhi Nirwanto di sela-sela acara silaturahmi Jaksa Agung, Basrief Arief dengan wartawan menjelang hari bhakti adhyaksa ke-51 di Jakarta, Selasa (19/7). Andhi menjelaskan surat izin be-

lum dikirim ke presiden karena pihaknya masih melakukan telaah terhadap kerugian negara. “Belum, Sebab salah satu syarat dikeluarkannya izin, harus ada perhitungan kerugian negara. Itu prosedurnya. Kita maunya kalo sudah dikirim, tidak ada masalah lagi,” katanya. Sementara itu, Direktur Penyidikan Jampidsus, Jasman Pandjaitan dalam rapat dengar pendapat (RDP) yang dige-

Buhari Matta

BPK Temukan Rekening-rekening Liar di Perguruan Tinggi Jakarta, KP Rombongan Pengurus Besar Persatuan Guru Republik Indonesia (PB PGRI) diundang khusus oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Dalam pertemuan tersebut, awak PB PGRI tercengang mendengarkan paparan temuan BPK terkait dugaan penyimpangan dalam audit anggaran 2010 Kemente-

Baca IZIN di Hal. 7

Baca BPK di Hal. 2

Eulis Rosmiati, 20 Tahun Menjadi Bidan di Desa Sangat Terpencil dan Tertinggal

Tergugah ketika Melihat Dapur Jadi Tempat Bersalin Menjadi bidan di desa yang sangat terpencil di Jawa Barat, bagi Eulis Rosmiati, dianggap sebagai pengabdian. Hingga kini, 20 tahun sudah dia mengabdi. Masyarakat desa itu yang semula berpola hidup sangat tradisional sedikit demi sedikit berhasil diubah menjadi lebih maju. Jumat lalu (15/7), Eulis menerima penghargaan sebagai bidan teladan.

di Desa Ujung Genteng, Sukabumi, Jawa Barat. Hari itu, dia berada di Jakarta karena menerima penghargaan sebagai bidan teladan. Dengan senyum mengembang, Eulis mengungkapkan bahwa dirinya sangat gembira menerima penghargaan tersebut. "Garagara saya dapat penghargaan ini, Pak Gubernur (Gubernur Jabar Ahmad Heryawan) akhirnya berkunjung ke desa kami," kata perempuan 41 tahun tersebut. Tidak hanya itu, ketika berkunjung ke desa tersebut, gubernur sempat menjanjikan kepada Eulis untuk segera membangun puskesmas. Begitu menyebut puskesmas, dua mata Eulis terlihat berkaca-kaca. Tak lama berselang, air matanya jatuh membasahi pipi. "Saya sangat senang.

DHIMAS GINANJAR, Jakarta SENYUM ramah terpancar di wajah Eulis. Dengan logat Sunda yang kental, dia menyambut ramah kedatangan Jawa Pos yang menemuinya di sebuah rumah makan di kawasan SCBD, Jakarta Selatan, Kamis pekan lalu (14/7). Sehari-hari, Eulis bekerja sebagai bidan

DHIMAS GINANJAR/ JAWA POS

Eulis saat ditemui di Rumah Makan Sari Kuring kawasan.

Baca TERGUGAH di Hal. 7

`ˆÌi`Ê܈̅ʘvˆÝÊ* Ê `ˆÌœÀÊ ‡ÊvÀiiÊvœÀʘœ˜‡Vœ““iÀVˆ>ÊÕÃi°

CMY

CMY

/œÊÀi“œÛiÊ̅ˆÃʘœÌˆVi]ÊۈÈÌ\Ê ÜÜÜ°ˆVi˜ˆ°Vœ“É՘œVŽ°…Ì“


2

Kendari Pos |Rabu, 20 Juli 2011

Ada Upaya Mengkudeta Anas Jakarta, KP Semakin seringnya Nazaruddin memberikan pernyataan mengenai aliran dana ke beberapa kader Partai Demokrat (PD) dinilai oleh Direktur Lingkar Madani untuk Indonesia (LIMA) Ray Rangkuti sebagai hal yang kurang tepat. Menurut Ray, Nazaruddin mestinya pulang ke Indonesia dan mengungkapkan hal tersebut langsung ke penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). “Nazaruddin sebaiknya me-

mang pulang dulu dan ungkapkan semuanya ke KPK,” ucap Ray Rangkuti di Jakarta, Selasa (19/7). Sejak kabur ke luar negeri sekitar dua bulan lalu, beberapa kali Nazaruddin memberikan beberapa pernyataan mengejutkan baik melalui BlackBerry Mesengger maupun melalui stasiun tv nasional. Hal ini menurut Ray cukup mengganggu kredibilitas PD. Ray juga mengkritik gaya kepemimpinan Susilo Bam-

bang Yudhoyono (SBY) sebagai Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat. SBY, menurut Ray, terlalu mencampuri urusanurusan keseharian partai. Ray melihat, kekuasaan SBY jauh melebihi kekuasaan Ketua Umum PD Anas Urbaningrum. “Saya menyayangkan apa yang terjadi pada Demokrat, seharusnya sebagai partai yang lahir setelah reformasi tidak seperti itu. Dewan pembina seharusnya jarang terlibat, biarkan pengurus harian yang memu-

tuskan,” cetusnya. Apa yang terjadi pada PD sekarang menurut Ray dapat dikatakan sebagai kudeta terhadap Anas. Ray pun menyamakan sistem yang terjadi di PD saat ini dengan pola seperti yang terjadi pada partai zaman kekuasaan orde baru. “Yang terjadi adalah kudeta terhadap Anas, bukan saya membela Anas. Demokrat ada kecenderungan meminimalkan hak ketua umum,” ujarnya.(tas)

Instansi Penegak Hukum Sepakat Lindungi Whistleblower Jakarta, KP Pimpinan instansi penegak hukum yang terdiri dari Mahkamah Agung, Polri, Jaksa Agung, Kementerian Hukum dan HAM, Komisi Pemberantasan Korupsi, dan Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban, menandatangani pernyataan bersama perlindungan terhadap Whistleblower (peniup peluit) sebagai Justice Collaborator (pelapor pelaku) suatu tindak pidana. Penandatanganan kesepakatan itu digelar bersamaan seminar Internasional tentang perlindungan Whistleblower sebagai Justice Collaborator digelar di hotel Aryaduta, Jakarta, Selasa (19/7). “Penandatanganan pernyataan ini merupakan komitmen bersama institusi penegak hukum dalam memberikan perlindungan terhadap Whistleblower sebagai Justice Collabolator serta mendorong

pemahaman bersama aparat penegak hukum Indonesia,” kata Ketua LPSK, Abdul Haris Semendawai usai penandatanganan. Menurutnya, dalam penandatanganan pernyataan bersama tersebut disepakati setiap informasi atau kesaksian dari para pelaku kejahatan yang bersedia bekerjasama dengan aparat penegak hukum guna mengungkap kejahatan yang lebih dimana Ia terlibat didalamnya (pelaku yang bekerjasama) dalam proses penegakan hukum merupakan hal penting untuk membantu aparat penegak hukum mengungkap kejahatan serius dan terorganisir seperti korupsi serta mengefektifkan penggunan sumber daya penegakan hukum. Selain itu lanjut Semendawai, UU No 13 tahun 2006 tentang perlindungan saksi dan korban masih perlu diperkuat dengan jaminan dan pengaturan lebih

lanjut serta mengambil langkahlangkah strategis bersama untuk memperkuat aktivitas dan memberikan perlindungan, mengefektifkan prosedur penanganan maupun dalam memberikan penghargaan bagi pelaku pelapor yang mau bekerjasama dengan aparat penegak hukum sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Sekertaris Satgas Pemberantasan Mafia Hukum, Denny Indrayana menambahakan, pihaknya bersama LPSK telah mendorong sejak awal perlindungan terhadap Whistleblower sebagai Justice collabolator. Dalam rancangan revisi UU 13/ 2006 tentang Perlindungan Saksi dan Korban. “Pernyataan bersama dan seminar Internasional ini diharapkan dapat meningkatkan pemahamanan aparat penegak hukum dan mempercepat proses revisi UU perlindungan saksi dan korban,” ujar Denny.(kyd)

4.541 Pasangan Nikah Massal TEDY KROEN/RAKYAT MERDEKA

USUT "BBM" NAZARRUDIN : Aktifis Komunitas Anak Muda (Kaum) Demokrat Sejati, membawa sepeda yang ditempeli sejumlah poster saat berunjuk rasa dengan di depan Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jakarta, Selasa (19/7).

Nazaruddin Dibiarkan, BK Minta Dibubarkan Nazaruddin ................ DPR yang tidak menindak anggota DPR Muhammad Nazaruddin yang tercatat sudah 6 kali berturut-turut tidak menghadiri sidang paripurna DPR tanpa surat keterangan. “Dari sisi internal DPR, masalah Nazaruddin sudah jelas yakni 6 kali tidak hadir dalam sidang paripurna DPR tanpa keterangan. Ini melanggar ketentuan Undang-Undang MD3. Pertanyaan kita, kenapa BK DPR tidak menindak yang bersangkutan,” tegas Ahmad Yani, usai sidang Paripurna

DPR, Senayan Jakarta, Selasa (19/7). Padahal lanjutnya, sesuai ketentuan UU MD3, terhadap anggota dewan yang tidak menghadiri sidang paripurna DPR sebanyak 6 kali secara bertutut-turut tanpa ada keterangan, sudah langsung dapat dipecat. “Kenapa mereka (BK) diam saja” Seharusnya BK sudah bisa bertindak, tetapi ini tidak,” kata Yani. Jika sikap BK tidak tegas dan membiarkan terjadinya praktek pelanggaran ketentuan oleh anggota Dewan, imbuh dia, cepat atau lambat institusi BK hanya akan menuai keca-

man, baik dari kalangan anggota sendiri maupun dari masyarakat. Karena itu, kata Yani, manfaat BK tidak bisa dirasakan lagi. “Mendingan bubarkan saja BK, iya kan” Kehadiran BK ini kan harus menegakkan disiplin dan citra lembaga Dewan, dari ketidakdisiplinan anggota Dewan,” tegasnya. Lebih lanjut, Yani mencontohkan BK di parlemen India yang begitu kuat dan disegani institusi hukum lainnya karena lembaga BK parlemen di India benar-benar menjaga diri dan kehormatannya, serta bersikap tegas terhadap setiap pelang-

garan yang dilakukan anggota dewan di sana. “Kejaksaan dan KPK-nya tidak bisa memeriksa anggota dewannya di sana, jika BK-nya belum memeriksa anggotanya terlebih dahulu. BK di India begitu kuat dan disegani aparat hukumnya lantaran kredibilitas dan integritasnya tidak diragukan lagi. Berkaca dari eksistensi BK di Indonesia, jika BK DPR RI tidak bisa menjaga kehormatannya dan tidak bisa bersikap tegas terhadap pelanggaran yang dialkukan oleh anggotanya, ya untuk apa ada BK, bubarkan saja,” pungkasnya.(noq)

Jakarta, KP Asmar, 59, dan Marsiyem, 59, tidak bisa menyembunyikan senyumnya saat wartawan mengkrubutinya. Dia baru saja menyelesaikan proses pernikahannya “yang kedua” di Istora Senayan. Disebut demikian karena buku nikah mereka dari pernikahan 1968 ludes terbakar. Saat rumahnya di Jembatan Besi, Jakarta Barat dilahap si jago merah 1997 lalu. Kegembiraan lain yang membuat salah satu pasangan tertua dipernikahan massal itu terus tersenyum adalah masalah pakaian. Sebab, selama 43 tahun menikah, baru kali ini mereka menggunakan pakaian pengantin. Pagi itu, dia memakai setelan beskap hitam lengkap dengan blangkon. Sedangkan Marsiyem memakai kebaya putih. Kakek 7 anak itu juga berkelakar, pernikahannya kemarin serasa menjadi orang kaya. Bagaimana tidak, selain berada di gedung, juga ada banyak undangan. Hiburan dari artis seperti Tangga dan Sheila On 7 juga ikut menyemarakkan

RAKA DENNY/JAWAPOS

Terinspirasi Pancasila dengan Bhinneka Tunggal Ika-nya, hari Selasa (19/7/2011) ini diadakan nikah massal terbesar di dunia. pernikahannya. “Meski bareng-bareng, saya seperti orang kaya,” katanya lantas tersenyum. Itulah sepenggal kisah kebahagiaan di pernikahan massal 4.541 pasangan di Istora Senayan kemarin. Pasangan sebanyak itu di kumpulkan Yayasan Pondok Kasih bersama salah satu televisi lokal Jakarta. Sejak Februari, tim tersebut mengobok-obok Jakarta untuk mencari pasangan yang menikah tetapi belum memi-

liki surat nikah. Dalam acara tersebut, tidak semua dinikahkan ditempat. Pernikahan sudah dilakukan dimasing-masing wilayah. Kemarin hanya ada 10 pasangan yang dinikahkan sebagai simbolis. Seluruh peserta menggunakan pakaian adat darimana mereka berasal. Dari jumlah pasangan keluarga pra sejahtera tersebut, terdapat peserta termuda yakni 16 tahun dan tertua 86 tahun. (dim)

ya, tunjangan profesi yang cair pada 2010, tetapi acuan gaji pokok yang digunakan adalah 2005 atau 2006. Padahal, menurut Sulistyo, gaji PNS termasuk guru setiap tahun mengalami kenaikan. Sayangnya, Sulistyo masih belum berani menghitung secara rinci potensi kerugian negara dari penyimpangan-penyimpangan penggunaan anggaran tersebut. “Kami belum meneliti. Kita tunggu saja tindaklanjut dari BPK dan Kemendiknas,” ujar dia. Menurutnya, kekacauan penggunaan anggaran tersebut menjadi salah satu alasan dunia pendidikan belum menunjukkan tanda-tanda perkembangan. Diantaranya, masih banyaknya guru yang hidup dibawah standar sejahtera, ada juga fasilitas pendidikan yang tidak komplit. Contohnya, ada gedung sekolah tetapi tidak ada perpustakaan, laboratorium, dan juga bangku belajar. Sulistyo mengingatkan, anggaran pendidikan saat ini luar biasa besar yaitu 20 persen. Dia menjelaskan, PGRI kasihan dengan nasib Mendiknas Moham-

mad Nuh yang terus terbelit persoalan penggunaan anggaran pendidikan. Dia berharap, Mendiknas segera menemukan orang-orang yang melakukan penyimpangan dan langsung menjatuhkan sanksi sesuai dengan tanggung jawabnya. Dengan cara ini, persoalan penggunaan anggaran pendidikan di lingkungan Kemendiknas tidak berlalur-larut kacau. Seperti diketahui, opini BPK terhadap audit keuangan Kemendiknas tahun anggaran 2009 berujung opini wajar dengan pengecualian (WDP). Setahun kemudian, setelah melakukan audit laporan keuangan Kemendiknas tahun anggaran 2010 berujung kesimpulan disclaimer. Belum ada pernyataan resmi terkait perkembangan penyelesaian temuan BPK tersebut. Mendiknas Nuh beberapa waktu lalu mengatakan BPK memberikan waktu dua bulan kepada Kemendiknas untuk menyelesaikan seluruh rekomendasi BPK. Irjen Kemendiknas Musliar Kasim masih belum berkomentar. Staf Khusus Mendiknas Bidang Komunikasi Media Sukemi mengatakan jika saat ini prioritas Kemendiknas adalah menyelesaikan rekomendasi BPK tersebut. Diantaranya, menyelesaikan munculnya rekening-rekening liar di berbagai perguruan tinggi. Untuk menyelesaikan kasus ini, Itjen Kemendiknas dijadwalkan mengundang para rektor PTN tersebut.(wan)

PGRI Tercengang dengan Temuan BPK BPK .......................... rian Pendidikan Nasional (Kemendiknas). Ketua PB PGRI Sulistyo kemarin (19/7) menuturkan, rombongannya diterima BPK Senin lalu (18/7). Dugaan-dugaan penyimpangan yang terendus BPK itu, semakin menguatkan laporan dari PGRI daerah selama ini. Lporan tersebut diantaranya aneka pemotongan uang guru oleh pemerintah

daerah atau pusat. Selain itu juga pemberian bantuan yang tidak tepat sasaran dan jumlah. “Setelah pertemuan itu, kami PGRI semakin prihatin dengan tata kelola anggaran pendidikan yang jumlahnya luar biasa,” kata dia. Dalam pertemuan tersebut. Sulistyo menjelaskan BPK memaparkan penggunaan anggaran-anggaran pendidikan tertentu. Diantaranya anggaran pendidikan yang berkaitan dengan denan alokasi khusus

(DAK), dana bantuan operasional sekolah (BOS), tunjagan profesi, tunjangan fungsional, dan dana tambahan penghasilan sebesar Rp 250 ribu/bulan untuk guru yang belum memperoleh tunjangan profesi. Dugaan penyimpangan dalam penganggaran alokasi tersebut beragam. Seperti ada pemotongan atau pengurangan kepada para guru yang memperoleh tunjangan sertifikasi. Selain itu, penerapan pemotongan tunjangan sertifikasi

berupa Pajak Pertambangan Nilai (PPN) dan Pajak Penghasilan (PPh) sebesar 15 persen kepada guru golongan II. “Padahal guru golongan II seharusnya tidak kena PPN dan PPh,” jelas Sulistyo. Selain itu, munculnya kucuran DAK lainnya yang disalurkan tidak tepat waktu dan juga jumlahnya yang tidak sesuai dengan ketetapan. “Sebagian besar jumlahnya yang turun ke sekolah atau guru lebih kecil,” ujar senator Provinsi

Jawa Tengah itu. Selanjutnya dalam paparannya di depan PGRI, BPK menunjukkan adanya pemberian tunjangan profesi yang keliru. Selama ini, ada aturan baku besaran tunjangan profesi yang diterima guru. Aturannya, besaran tunjangan tersebut adalah sekali gaji pokok yang diterima. Tapi, kekacauan muncul karena patokan yang digunakan adalah besaran gaji pokok empat tahun sebelum pencairan tunjangan. Contohn-

`ˆÌi`Ê܈̅ʘvˆÝÊ* Ê `ˆÌœÀÊ ‡ÊvÀiiÊvœÀʘœ˜‡Vœ““iÀVˆ>ÊÕÃi° /œÊÀi“œÛiÊ̅ˆÃʘœÌˆVi]ÊۈÈÌ\Ê ÜÜÜ°ˆVi˜ˆ°Vœ“É՘œVŽ°…Ì“


3

Rabu, 20 Juli 2011

Agustus, Dermaga LPG Sambuli Beroperasi Konversi Gas ke Minyak Tanah Masih Tertunda

ist/kp

Jika tak ada aral, Agustus nanti dermaga LPG Sambuli sudah beroperasi. Namun dermaga itu baru akan melayani aktivitas LPG non subsidi, bukan program konversi minyak tanah ke gas

Muamalat Tunda Penjualan Saham Belum adanya kesepakatan harga yang ditawarkan oleh para investor membuat PT Bank Muamalat Tbk menunda rencana penjualan sahamnya yang sebesar 67 persen. “Pemegang saham kita masih mempostpone (menunda), karena belum ada kesepakat harga,” kata Direktur Utama Bank Muamalat Arvian Arifin di Jakarta. Arvian mengungkapkan, ada beberapa investor yang telah menyatakan tertarik mengambil alih saham itu, salah satunya dari bank lokal yang juga memiliki bank syariah. Tapi, lantaran terkendala finansial, akhirnya niat itu tak bias dilanjutkan. “Ada investor lokal yang juga memiliki bank syariah, mereka ingin memiliki Muamalat tapi untuk menambah modal di banknya sendiri saja tersendat sendat. Bagaimana mau membeli Bank Mumalat yang jumlahnya jauh lebih besar,” ucap dia. Faktor lain yang menjadi pertimbangan calon investor itu, menurut Arvian, adanya ketentuan seperti SPP dan BMPK menjadi pertimbangan tersendiri. “Jadi lebih ke investasi yang besar. Karena jumlahnya di atas kemampuan mereka. Selain itu juga ada keterbatasan kebijakan Single Present Policy, dan Batas Maksimum Pemberian Kredit (BMPK) kepada anak usaha. Sebenarnya kan mereka tertarik, untuk itu melakukan due diligence,” katanya. Pihaknya juga belum mengetahui sampai kapan penundaan pelepasan saham dan harga yang dinginkan tersebut. Pasalnya, semua menjadi hak penuh para pemegang saham. Dia menambahkan, pertumbuhan perseroan selama ini mencatat kinerja yang positif. Dimana dibanding posisi Juni 2010, pertumbuhannya di atas 70 persen. Aset perseroan mencapai Rp 24 triliun, padahal Desember 2010 hanya sekitar Rp 17 triliun. Sehingga ada kenaikan hampir 1 triliun. Sekadar diketahui tiga pemegang saham utama Bank Muamalat berniat melepas kepemilikan sahamnya terkait dengan satu dan lain hal di institusinya masing-masing. Ketiga pemegang saham itu adalah Boubyan Bank Kuwait, Saudi Arabian Atwill Holdings Limited dan Islamic Development Bank (IDB). Dari pengusaha lokal menyatakan tertarik mengakuisisi saham bank syariah tertua di Indonesia itu. Mereka di antaranya, Sandiaga Uno dan Chairul Tanjung. Sandiaga masuk melalui PT Saratoga Investama Sedaya, sedangkan Chairul Tanjung melalui Para Group. Namun, Chairul Tanjung memutuskan mundur dari persaingan. Bank Permata yang sebelumnya juga berminat juga mengurungkan niatnya. Direktur Direktorat Perbankan Syariah Bank Indonesia, Mulya Siregar, mengatakan, selain dua perusahaan itu, masih ada perusahaan lokal yang minat, yaitu Bank Mandiri. Sementara dari perusahaan asing tercatat ada Qatar Islamic Bank, OCBC Overseas Investment, Standard Chartered, ING Baring Bank, dan Overseas Chinese Banking Corp (OCBC).(jpnn/awl)

Kendari, KP Pembangunan dermaga LPG (Baca elpiji,red) yang berada di Kelurahan Sambuli, Kecamatan Poasia akan beroperasi pada Agustus mendatang. Namun sarana tersebut baru melayani LPG non subsidi yaitu untuk ukuran 12 kg dan 50 kg, bukan untuk program konversi (subsidi) pemerintah seperti yang berlaku di sejumlah daerah. Kasi Migas Dinas Energi

Sumberdaya dan Mineral (ESDM) Sultra, Hermiyati menjelaskan, bila ada dua perusahaan yang akan melayani masyarakat di dermaga tersebut. Untuk LPG non subsidi dilayani PT Kurnia Harapan Sejahtera (KHS) sedangkan LPG konversi (3 kg) dilayani oleh PT Cahaya Internasional. “Untuk LPG konversi masih harus menunggu instruksi dari pemerintah pusat. Di Indonesia ada lima wilayah yang program konversi ini belum bisa dilakukan. Untuk Sulawesi termasuk Sultra dan Sulawesi Tengah,” terangnya kemarin. Untuk pelayanan LPG pada

Agustus nanti, disuplai LPG dari Kalimantan. Kapasitas muat gudang di Dermaga Sambuli tersebut bisa memuat 8 x 50 ton LPG. Nantinya LPG didatangkan mengunakan tanker dan pengisian dua ukuran tersebut bisa dilakukan di Dermaga LPG Sambuli, tidak didatangkan lagi dari Makassar seperti yang terjadi saat ini. Kehadiran Dermaga LPG tentunya akan memudahkan masyarakat untuk memperolehnya. Terlebih harga jual di tingkat konsumen akan lebih murah, karena tidak ada lagi biaya distribusi dari Pertamina Makassar, walaupun tidak berlaku

harga nasional, setidaknya lebih murah dibanding harga yang berlaku di pasaran saat ini. “Dengan adanya konversi nanti, akan lebih memudahkan masyarakat, penggunaan BBM akan lebih irit dibanding menggunakan minyak tanah,” paparnya. Hanya saja untuk program konversi di Sultra harus bersabar, karena semua itu subsidi yang harus dibayar oleh pemerintah, sehingga semua itu harus melalui persetujuan pemerintah. Setidaknya akan ada sosialisasi kepada warga. “Mudah-mudahan setelah dermaga rampung, konversi segera menyusul,” pungkas Hermina. (lis/awl)

Harga Buah Mulai Naik Kendari, KP Menjelang Ramadhan, masyarakat harus pandai mengontrol pengeluaran. Sebab bukan hanya kebutuhan sembako yang menunjukkan kenaikan harga, tapi harga barang lainnya juga menunjukkan trend kenaikan. Harga buah-buahan jenis pepaya dan pisang mulai mengalami kenaikan. Pantauan koran ini di Kompleks Pasar Buah Kadia menunjukkan bila buah-buah tersebut mengalami kenaikan harga. Salah satu pemilik stand, H Beddu menjelaskan kenaikan harga karena mulai banyaknya yang menggemari pepaya dan pisang. Katanya buah yang dipasok dari Makassar dan Pondidaha pada hari-hari biasa dijualkan Rp 10 ribu per kilogram. Saat ini harga mengalami peningkatan berkisar menjadi Rp 15 ribu - Rp 20 ribuan per kilo. ‘’Peningkatan ini terjadi karena ramainya permintaan terhadap buah-buahan khususnya pepaya dan

pisang menghadapai bulan puasa,’’ jelasnya. Saat ini kata Beddu, omset yang telah ia kantongi lumayan besar yaitu Rp 5 juta per hari. Menurut pengalamannya setelah berjualan buah sejak tahun 2002 sampai sekarang lokasi penjualan saat ini lebih strategis. Stand mereka ramai pengunjung dibanding tempat yang lama tak jauh dari Masjid Agung Kendari. “Tempat sekarang lebih bagus karena lebih ramai. Disini juga fasilitas yang bagus, seperti lampu dan air dari Dinas Pertanian. Jadi kami tinggal bayar uang listriknya saja tiap bulan” Katanya. Pemerintah Kota Kendari melalui Dinas Pertanian memberikan fasilitas berupa hak pakai pada pedagang buah untuk menempati stand di Area Agribisnis dan Holtikultura. Selain itu, fasilitas lain yang disediakan berupa mobil pengangkut sampah, sumur bor dan pengadaan listrik. (p9/p8)

`ˆÌi`Ê܈̅ʘvˆÝÊ* Ê `ˆÌœÀÊ ‡ÊvÀiiÊvœÀʘœ˜‡Vœ““iÀVˆ>ÊÕÃi° /œÊÀi“œÛiÊ̅ˆÃʘœÌˆVi]ÊۈÈÌ\Ê ÜÜÜ°ˆVi˜ˆ°Vœ“É՘œVŽ°…Ì“


Rabu, 20 Juli 2011

email : bumianoa@gmail.com

Langganan Luar Kota Rp. 67.500,-

Aktivitas PT Integra Terancam Disegel Belum Ada Ganti Rugi Lahan dan Comdev Andoolo, KP Kehadiran investor tambang PT Integra Mining Nusantara (IMN) di Kecamatan Laeya, khususnya di Desa Wonua Kongga terancam disegel warga. Pasalnya, semenjak melakukan eksplorasi, hingga produksi (pengiriman ore nikel) ganti rugi lahan dan tanaman warga setempat belum juga diselesaikan. Selain itu, Comisi develompent (Comdev) untuk pemerintah dan masyarakat belum dituntaskan. Jika dalam waktu dekat belum penyelesaian ganti rugi lahan dan dana Comdev, masyarakat mengancam akan melakukan penyegelan di lokasi penambangan PT Integra di Desa Wonua Kongga. “Masyarakat sudah menyampaikan aspirasinya ke pemerintah desa dan kecamatan. Sebaliknya, juga telah disampaikan kepada pihak PT Integra untuk segera merealisasikan. Jika tidak ada penyelesaian

dalam waktu singkat, masyarakat akan melakukan penyegelan dilokasi tambang mereka, ”ujar Camat Laeya, M Anas, Mas’ud, kemarin. Menurut Annas, kehadiran PT Integra di Desa Wonua Kongga tidak memberikan kontribusi positif kepada masyarakat, sebaliknya keresahan dengan yang ditimbulkan. “Atas laporan masyarakat ini akan segera disampaikan kepada pemerintah Kabupaten. Ini dimaksudkan agar tidak terjadi konflik antara masyarakat dan pengelola tambang dalam hal ini PT Integra,” katanya. Mantan Camat Basala itu mengaku, PT Integra sudah beroperasi di lokasi tambang di Desa Wonua Kongga dan sekitarnya sudah empat tahun. Tetapi kontribusi yang diberikan untuk masyarakat belum ada yang jelas, khususnya ganti rugi lahan dan tanaman tumbuh. Luasan lahan masyarakat mencapai 100anhektar.“Sayajugasudahpanggil kepala desa untuk mempertanyakan. Dari keterangan kades memang belum ada ganti rugi yang masuk laporannya di desa,” tandasnya. (era)

Sekdes Lolos dari Percobaan Pembunuhan Sumur Milik Sekdes Diberi Racun Tikus Unaaha,KP Sekretaris Desa (Sekdes) Linonggasai, Kecamatan Pondidaha,Muliono bisa bernapas lega, setelah berhasil lolos dari upaya percobaan pembunuhan yang diduga dilakukan salah seorang warganya bernama Muhammad Solehan alias Sul, Jumat (15/7) lalu. Muliono lolos dari dugaan percobaan pembunuhan itu setelah isterinya Kesya curiga dengan nasi yang ditanaknya. Aroma nasi yang ditanak lain dari biasanya. Bahkan cenderung menyengat. Karena curiga dengan nasi beraroma menyengat, Muliono sekeluarga enggan memakan nasi tersebut. Akhirnya, nasi yang telah ditanak Kesya di buang dan dikubur begitu saja. Kesya mengaku sebelum menanak nasi ia curiga dengan aroma air sumur yang ditimbanya sendiri. Air beraroma phosphit. Bau tersebut makin menyengat ketika nasi mulai matang. Kecurigaan Kesya itu tercium warga dan ingin memasti-

kan jika bau menyengat itu mirip aroma racun tikus. “Waktu saya timba air untuk memasak kayaknya ada bau aneh. Setelah saya masak nasi baru ada aroma menyengat. Untung belum dimakan,” ujar Kesya sembari mengaku langsung melaporkan kejadian itu ke Polsek Pondidaha. Polisi pun mencokok Muhammad Solehan alias Sul dan mengorek informasi dari tersangka. Dihadapan penyidik, Muhammad Solehan alias Sul mengaku spontan melakukan itu tanpa ada rencana sebelumnya. Awalnya, ia hanya mampir mencuci sendal dan kakinya yang berlumpur disumur milik Muliono. Di sumur itu muncul niat isengnya. Penutup botol air mineral berisi racun

KRI dr Soeharso Tiba di Baubau

SYAMSUDDIN/KP

Pemberian bantuan bahan kontak oleh Komandan Satgas Surya Bhaskara Jaya ke60 Kolonel Laut (P) Budhiyanto kepada Walikota Baubau Mz Amirul Tamim sesaat setelah tiba di Pelabuhan Murhum Baubau, kemarin.

Baubau KP Kapal KRI dr Soeharso yang akan melakukan Operasi Bhakti Surya Bhaskara Jaya ke-60 tahun 2011, kemarin (19/7) tiba di pelabuhan Murhum Baubau. Sebagai rangkaian kegiatan Sail Wakatobi-Belitung tahun 2011, tim Satgas Surya Bhaskara Jaya ke-60 akan menggelar bhakti kesehatan dan bhakti sosial serta pemberian bantuan bahan kontak seperti buku-buku pelajaran sekolah, makanan khusus bayi maupun bibit pohon trembesi. Tim yang dipimpin Komandan Satgas Surya Bhaskara Jaya ke-60,

Kolonel Laut (P) Budhiyanto, Wadan Satgas Kolonel Laut (K) dr. IDG Nalendra DI, Sp.B, Sp.BTKV(K) dan Komandan KRI dr. Suharso Letkol Laut (P) Ari Widyatmoko, disambut di dermaga Pelabuhan Murhum Baubau dengan pengalungan bunga dan disambut Walikota Baubau H Mz Amirul Tamim beserta unsur Muspida. Dalam Tim tersebut, ikut serta ahli katarak dari TNI AL , Laksamana TNI Hadi Susilo yang juga staf ahli Kepala Staf Angkatan Laut.

Baca KRI di Hal 6

Dua Mantan Kadis Butur Tersangka Mantan Kadis Capil dan Diknas Raha, KP Dua mantan kepala dinas (Kadis) di Pemkab Buton Utara ditetapkan sebagai tersangka oleh Kejaksaan Negeri Raha. Kedua mantan Kadis tersebut yaitu, Kadis Catatan Sipil (Capil), La Ode Lumele Hamid tersangkut perjalanan dinas fiktif dan mantan Kadis Dinas Pendidikan, Hasan S Pd. Mantan kadis Diknas ini terseret penyimpangan dana rutin dan pemotongan Dana Alokasi Khusus (DAK) tahun 2008. Untuk kasus mantan Kadis Capil La Ode Lumele Hamid, Kejari Raha telah memeriksa tiga orang saksi, yaitu, Tunjung Widjayanto, Hanira Malewa dan bendahara, Hamaji. Sementara perkara mantan Kadis Diknas Hasan S Pd, Kejaksaan baru meminta keteran-

gan bendahara, Nakri AMa Pd. Kedua mantan pejabat tersebut direncakanakan akan diperiksa pekan depan. Kasi Pidana Khusus (Pidsus) Kejari Raha, Yanto Musa SH, mengatakan, mantan Kadis Capil Lumele Hamid diduga telah membuat perjalanan dinas fiktif tahun anggaran 2009. Dengan indikasi kerugian negara Rp 171 juta. Modusnya, saat menjabat sebagai Kadis Capil, tersangka menunjuk stafnya untuk melakukan perjalanan dinas tapi tidak melakukan perjalanan. “Uangnya diambil oleh mantan Kadis Capil,” sebutnya.

Salah satu staf yang dicatut namanya untuk melakukan perjalanan dinas fiktif itu, adalah Hanira Malewa. “Hanira mengaku tanda tangannya dipalsukan,” timpalnya, sembari menyebutkan ada dua SPPD yang tanda tanganya dipalsukan.

Apa akan ada tersangka lain? Kata Yanto Musa, sementara ini hanya satu tersangka utama karena yang bertanda tangan di SPPD dan kwitansi hanya mantan Kadis Capil tersebut. Tersang-

Baca KADIS di Hal 6

Baca DATA di Hal 6

64 Pelanggar Lalu Lintas Terjaring Wangiwangi,KP Jajaran Polres Wakatobi, terus melanjutkan operasi patuh. Kemarin, puluhan kendaraan roda dua dan empat terjaring. Hasil operasi patuh Polres Wakatobi sejak 14 Juli hingga kemarin kendaraan, terdiri dari kendaraan roda dua 62 unit dan kendaraan roda empat sebanyak 2 unit. “Pengendara yang tidak bisa menunjukkan kelengkapan surat-suratnya langsung terjaring, dan diberikan pengarahan ditempat,” terang Kapolres Wakatobi, AKBP Pitra A Ratulangi, Kapolres Wakatobi, kemarin. Jenis pelanggaran yang ditemukan antara lain, tidak memiliki SIM dan kelengkapan kendaraan lainnya. “Dengan operasi patuh yang dilakukan, diharapkan dapat memaksimalkan kesadaran masyarakat dalam berlalulintas yang baik,” katanya. Bagi pengendara yang tidak memiliki SIM tambahnya, segera melengkapi dan mengurus SIM di Polres Wakatobi, karena Polres Wakatobi sudah memiliki fasilitas pembuatan SIM secara online, dan lebih memudahkan warga tanpa harus jauh-jauh mengurus SIM di tempat lain. (cr1)

`ˆÌi`Ê܈̅ʘvˆÝÊ* Ê `ˆÌœÀÊ ‡ÊvÀiiÊvœÀʘœ˜‡Vœ““iÀVˆ>ÊÕÃi° /œÊÀi“œÛiÊ̅ˆÃʘœÌˆVi]ÊۈÈÌ\Ê ÜÜÜ°ˆVi˜ˆ°Vœ“É՘œVŽ°…Ì“


6 Kadis ................... ka, lanjut Dia, belum dilakukan penahanan. “Masih akan dilakukan audit dulu penggunaan anggarannya, sebelum dilakukan penahanan,” ujarya. Sementara itu, mantan Kadis Diknas Butur Hasan S Pd, kata Yanto Musa, telah ditetapkan juga sebagai tersangka. Hasan, diindikasikan telah mengambil dana rutin sebesar Rp 220 juta di akhir tahun anggaran 2008. Kasipidsus Kejari Raha itu menceritakan, bendahara Diknas Nakri mencairkan anggaran dana rutin tahun 2008 sebesar Rp 220 juta. Hasan yang saat itu menjabat Kadis Diknas datang meminjam uang tersebut, dengan janji dalam satu minggu akan dikembalikan. Namun sampai saat ini, uang yang dipinjam itu belum dikembalikan. Selain kasus penyalahgunaan dana rutin, mantan Kadis Diknas Butur tersebut, juga diduga melakukan pemotongan DAK 12 SD di Butur pada 2008. “Hanya ada satu SD di Butur yang tidak dipotong DAK-nya, “ ujarnya, sembari menyebutkan data tersebut berdasarkan laporan hasil pemeriksaan Inspektorat Sultra. Indikasi awal dari pemotongan DAK, sebut Yanto, -begitu Ia disapa-, sebesar Rp 505 juta. Dari uang sebesar itu, baru Rp 5 Juta yang dikembalikan. Hari ini (kemarin red), sedianya mantan Kadis Diknas Butur tersebut akan diperiksa, namun tersangka tidak datang. Rencananya, pekan depan Kejari Raha kembali akan memanggil tersangka dan akan melakukan pemeriksaan 15 orang saksi, 12 saksi diantaranya adalah Kepala Sekolah yang DAKnya dipotong. “Kita cari tahu, apa betul DAK SD dipotong 10 persen atau tidak,” tutupnya. (awn)

Kendari Pos |Rabu, 20 Juli 2011

Lagi, Ojek Tolak Helm Standar Ganda Raha, KP Ratusan tukang ojek di Kota Raha, Kabupaten Muna kembali menggelar aksi menolak penggunaan helm standar ganda, kemarin. Meski penggunaan helm standar ganda diatur dalam UU no 22 tahun 2009, para ojek tetap menolak untuk menggunakan. Aksi dilakukan di kantor DPRD dan kantor Bupati Muna. Aksi ojek yang menggelar unjuk rasa, sempat membuat kesal masyarakat. Pasalnya, mereka menahan setiap ojek yang lewat dengan menurunkan penumpangnya. Ojek yang kedapatan masih mengangkut penumpang ditegur, bahkan ada yang helmnya dibanting. Ujang, perwakilan ojek mengungkapkan beberapa alasan sehingga menolak penggunaan helm standar. Kata Dia, harga helm standar sangat mahal dan sulit terjangkau oleh ojek. Kemudian, seluruh jalan di Muna tidak dilengkapi dengan rambu lalu lintas, marka jalan, fasilitas untuk pejalan kaki. Bila alasan tingkat kecelakaan yang tinggi digunakan, ada berbagai macam cara yang bisa dilakukan Polisi. Misalnya, membangun pos pemantau disetiap perampatan jalan. “Bila ada pos polisi, tingkat pelanggaran lalu lintas dapat ditekan, “ ujarnya. Perwakilan tukang ojek itu juga mengungkapkan, UU no 22 tahun 2009 belum tersosialisasi

dengan baik dan maksimal di masyarakat. “Tidak ada proses penyadaran, peningkatan ilmu pengetahuan, bimbingan yang dilakukan oleh pemerintah dan Polisi, untuk meningkatkan kesadaran pengendara, “jelas Ujang. LM Rabiali, koordinator aksi menilai UU no 22 tahun 2009 bergaya kapitalisme, menguras ekonomi rakyat. Ia menyebutkan pasal 287, setiap pengemudi yang melanggar batas kecepatan dikenai denda Rp 500 Ribu atau pidana dua bulan. Lainya pasal 291, pengendara yang tidak menggunakan helm dikenai denda Rp 250 Ribu atau pidana satu bulan. Uking Djasa, Ketua DPRD Muna mengatakan, setiap aspirasi yang masuk di DPRD akan di proses sesuai dengan mekanisme. Terkait tuntutan ojek soal penggunaan helm standar, Legislator asal Golkar itu akan mengkonsultasikan dengan Polisi. “Kita bisa minta pengecualian untuk ojek, penggunaan helm standar, “ujarnya, sembari menambahkan secepat mungkin akan berkoordinasi dengan Polres Muna. Setelah dari DPRD, ratusan ojek melanjutkan aksi di kantor Bupati Muna. Sekda Muna Drs La Ora berjanji akan menyampaikan aspirasi tersebut ke atasannya (Bupati red). “Bupati saat ini sedang berada di Jakarta, nanti saya akan sampaikan, “ujarnya. (awn)

Data ................... tikus yang dibawa lalu dibuka dan menuangkan racun phosfphit kedalam sumur. “Saya tidak pernah berselisih paham dengan pemilik sumur, Muliono,” ujarnya Sul. Sementara itu, Kanit Reskrim PolsekPondidaha,BrigadirIsmail membenarkan perbuatan Muhammad Solehan alias Sul. Pihaknya juga telah mengamankan tersangka. Karena diduga kuat

KRI ................... Pada prosesi penjeputan yang dipimpin Walikota Baubau, tim disambut tarian tradisonal oleh remaja putri Baubau dan Marching Band oleh pelajar serta atraksi Barongsai. Selanjutnya dilanjutkan dengan pemberian bantuan bahan kontak oleh Komandan Satgas Surya Bhaskara Jaya ke-60, Kolonel Laut (P) Budhiyanto kepada Walikota Baubau Mz Amirul Tamim. “KRI dr. Suharso-990 sebagai kapal rumah sakit yang membawa sekitar 204 personel Satgas Surya Bhaskara Jaya ke-60 yang terdiri dari 28 dokter umum dan dokter spesialis, 82 para medis, 60 prajuri mariner Yon Zeni

melakukan percobaan pembunuhan.”Tetapi masih dalam tahap pengembangan penyelidikan. Tersangka diduga menuangkan racun tikus kedalam sumur yang dibawa dari rumahnya. Itu diakui tersangka,” tegas Brigadir Ismail kemarin. Muhammad Solehan alias Sul dijerat pasal 310, 335, 338 juncto pasal 35 tentang percobaan pembunuhan. “Ancaman hukuman diatas 5 tahun penjara,” rincinya. (din)

Karang Pilang Surabaya dan lainnya dari Pam, Penerangan, kru Helly, Kopaska dan Penyelam TNI AL, “ terang Humas Tim satgas Letda Laut Warsito. Selama berada di Baubau, hingga 23 Juli, tim satgas akan melaksanakan pengobatan gratis kepada masyarakat Baubau berupa pengobatan umum, gigi, sunatan massal, operasi katarak, gondok, hernia, tumor, bibir sumbing dan THT. Dalam kegiatan ini juga bekerja sama dengan Yayasan Lions Club Indonesia–Belanda (operasi bibir sumbing) dan Yayasan Cordaid (operasi katarak). Selain itu akan melakukan beberapa kegiata sosial diantaranya perbaikan rumah ibadah dan bersih bersih sarana umum lainnya. (k1)

`ˆÌi`Ê܈̅ʘvˆÝÊ* Ê `ˆÌœÀÊ ‡ÊvÀiiÊvœÀʘœ˜‡Vœ““iÀVˆ>ÊÕÃi° /œÊÀi“œÛiÊ̅ˆÃʘœÌˆVi]ÊۈÈÌ\Ê ÜÜÜ°ˆVi˜ˆ°Vœ“É՘œVŽ°…Ì“


7

Kendari Pos |Rabu, 20 Juli 2011

Massa Pro Kontra Buhari Berhadap-hadapan Buhari, 1 dari 9 Kepala Non Aktif .................. untuk memberi dukungan Moril terhadap Bupati Kolaka dalam menjalani proses hukum kedepan. “Kedatangan kami di sini untuk memberi dukungan moril kepada Buhari Matta, dan apa yang dihadapai Bupati Kolaka jangan jadikan komoditi politik oleh kepentingan tertentu yang akan merusak tatanan pemerintahan di Kolaka,” katanya di hadapan massanya. Selang beberapa menit kemudian, ratusan massa yang dikomandoi Jabir, Ketua LSM Forum Swadaya Masyarakat Daerah Kolaka (Forsda), juga merapat kedepan Kantor Bupati Kolaka. Untuk mengatisipasi terjadinya bentrokan kedua massa yang berbeda tuntutan tersebut, kepolisian memblokade dan memisahkan kedua kelompok massa tersebut. Dalam orasinya, Jabir menghimbau kepada Para Elit Poli-

tik Sulawesi Tenggara untuk tidak menjadikan kasus Pulau Lemo sebagai komoditas politik, akan tetapi mendorong kasus pulau lemo pada proses penegakan hukum. “Dalam kasus yag menimpa Buhari Matta, hukum adalah panglima, bukan politik. jadi Buhari Matta harus legowo menerima status tersangka terhadap dirinya, biarkan berjalan sesuai mekanisme hukum yang ada,” kata Jabir. Jabir juga menyampaikan apresiasi terhadap langkah Kejagung yang telah menetapkan Buhari Matta sebagai tersangka. Menurutnya, kasus pulau Lemo sudah lama disuarakan oleh rakyat Kolaka. “Kami juga mendesak Kejagung untuk secepatnya melakukan penyidikan terhadap Bupati Kolaka dalam kasus Pulau Lemo, dengan menghargai prinsip parduga tak bersalah,” kata Jabir dalam pernyataan sikapnya. Senada dengan spaduk yang digelar oleh massa Jabir ini,

Rusman orator lainnya, meminta agar Buhari Matta segera dinonaktifkan untuk mempercepat proses hukum terhadap dirinya. “Buhari Matta harus segera dinonaktifkan sebagai Bupati Kolaka, Terima saja, toh sudah ditetapkan sebagai tersangka,” teriak Rusman. Mendengar orasi-orasi yang dilontarakan oleh kelompok Jabir, massa pendukung Buhari Matta semakin memanas, berkali-kali kelompok massa yang dikomandoi oleh Lukman ini mencoba menerobos barisan blokade Kepolisian untuk menghalau massa Jabir, namun dengan sigap aparat kepolisian menenangkan kelompok Lukman tersebut. Karena tidak bisa menembus blokade aparat kepolisian, massa kelompok Lukman membagi dua kelompok dan menghadang kelompok Jabir cs, dari arah yang lain. Namun lagilagi kelompok Lukman gagal mendekati Kelompok Jabir karena barikade aparat kepoli-

sian semakin ketat. Sehingga Kelompok Jabir berada ditengah-tengah antar dua kelompk pro Buhari Matta. Sekitar tiga jam, kedua kelompok tersebut saling beradu orasi dengan pengeras suara masing-masing. “Kami tidak takut dengan provokasi yang dilakukan oleh orang-orang pendukung Buhari Matta, kedatangan kami untuk menyampaikan pendapat agar proses hukum Bupati Kolaka segera dilakukan, dan kemerdekaan menyampaikan pendapat itu sudah dijamin oleh Undang-undang, kalau sudah tersangka seharusnya Buhari Matta menunggu proses hukum selanjutnya, jangan dengan mengerahkan massa dan premanisme seperti ini,” kata Jabir untuk menenangkan massa agar tidak terpancing dengan provokasi yang dilakukan oleh massa pendukung Buhari Matta. Sementara itu, massa Lukman semakin memanas ketika Jabir dan perwakilannya

memasuki ruang Kepala Kejaksaan untk menyerahkan pernyataan sikapnya,”ini tidak adil, harusnya pihak kepolisian juga membiarkan kami memasuki gedung kejaksaan,” kata Lukman. Untuk mengantisipasi agar keributan tidak meluas, pihak Kepolisian akhirnya juga mengijinkan dua orang perwakilan dari kelompok Lukman cs, untuk bertemu dengan kepala Kejaksaan Negeri Kolaka. Usai memberikan pernyataan sikapnya, Jabir cs, kemudian membukarkan diri. dengan dikawal ketat aparat kepolisian. Nayris terjadi bentrokan karena massa pro Buhari Matta melempari iring-iringan massa Jabir tersebut. Namun dengan sigap aparat kepolisian berhasil melerainya. Usai massa Jabir membubarkan diri, massa pro Buhari Matta masih bertahan di depan kantor bupati tersebut untuk berorasi. Menjelang pukul satu siang kelompok Lukma Cs juga membubarkan diri.(p15/zer)

Daerah yang Tersangka lar Komisi III menyatakan surat izin pemeriksaan Buhari termasuk dari sembilan kepala daerah yang surat izin pemeriksaannya masih dikaji Jampdisus, Senin (18/7). “Permohonan dikonsultasikan dengan Kemendagri,” ucapnya. Seperti diberitakan sebelumnya, Kejaksaan Agung (Kejagung) menetapkan Bupati Kolaka, Sulawesi Tenggara, Buhari Matta sebagai tersangka. Sangkaannya, dia diduga kuat telah melakukan korupsi karena mengeluarkan izin Kuasa Pertambangan (KP) di areal kawasan Konservasi Taman Wisata Alam Laut (TWAL) Pulau Lemo tanpa ada izin dari Menteri Kehutanan (Menhut). Kepala Pusat Penerangan dan Hukum Kejagung Noor Rachmad menyebutkan, Bu-

hari dijadikan tersangka karena diduga menerima uang lebih dari Rp 5 miliar dari rekanan. Rekanan tersebut adalah Atto Sakmiwata Sampetoding, namun mantan Kajati Gorontalo ini menolak menyebut nama perusahaannya. Berdasar informasi dari Direktur Penyidikan pada Jaksa Agung Muda Pidana Khusus (JAM Pidsus) Jasman Pandjaitan, lanjut Noor, kasus ini bermula dari terbitnya KP biji nikel di areal kawasan TWAL. Buhari mengeluarkan KP Nomor 46 Tahun 2007 tanggal 28 Juni 2008 untuk PT Inti Jaya. Dari hasil penyidikan kejaksaan, KP tersebut dikeluarkan tanpa seizin Menteri Kehutanan sehingga dianggap menyalahi aturan yang ada. Dugaan lain, Buhari mendapat uang lebih dari Rp 5 miliar dengan mengeluarkan KP untuk mengeruk Pulau Lemo.(pra/awa)

menyediakan satu kamar untuk persalinan. Tidak mudah memang. Dengan berbagai alasan, akhirnya ada juga warga yang bersedia. Rumah singgah tersebut kemudian dilengkapi perlengkapan persalinan. "Ruangannya harus bersih, steril dan nyaman untuk persalinan," tambahnya. Eulis juga rutin mengadakan Tabulin (Tabungan Ibu Bersalin) yang berarti persiapan dana saat melahirkan. Setiap hari, para ibu diminta mengumpulkan Rp 1.000. Uang tersebut nanti diberikan kepada ibu yang melahirkan lebih dulu. Untuk menghilangkan batas antara wilayahnya dan daerah lain, dia menggugah warga un-

tuk mendukung program ambulans desa. Namun, bukan patungan untuk membeli ambulans. Warga yang memiliki kendaraan seperti mobil, motor, atau kendaraan apa pun dimintai komitmen untuk membantu warga. "Digunakan oleh warga yang memerlukan kapan pun," tegasnya. Saat ini, warga Desa Ujung Genteng telah merasakan manfaat pemikiran Eulis. Kegigihan Eulis membuat dirinya dinobatkan sebagai bidan teladan. Saat ini, dia masih menjadi satu-satunya bidan di desa tersebut. Dia berharap gubernur tidak mengingkari janjinya untuk membangun puskesmas.(kum)

Izin ...........................

Bidan Desa Terpencil Raih Penghargaan Tergugah .................... Sebab, sampai sekarang, desa kami tidak punya puskesmas," ungkapnya dengan suara bergetar lantas terisak. Pendirian puskesmas memang menjadi dambaan Eulis. Sebab, selama ini, penanganan kesehatan warga di desa itu hanya bisa dilakukan seadanya di pondok kesehatan desa (poskesdes). Maklum, jarak puskesmas terdekat dari desa tersebut mencapai 30 km. Ongkos sekali jalan saat siang mencapai Rp 50 ribu dan naik 100 persen saat malam. Ujung Genteng adalah sebuah desa di Sukabumi yang dihuni 4.438 penduduk dengan 1.251 KK (kepala keluarga). Potret sebagai desa tertinggal terlihat pada jumlah keluarga prasejahtera yang mencapai separonya. Sisanya termasuk dalam keluarga sejahtera 1 (mudah jatuh miskin). Menurut Eulis, sangat sulit menuju Desa Ujung Genteng. Sebab, tidak banyak kendaraan umum yang tersedia. Selain itu, kondisi jalan masih sangat parah karena berlubang-lubang dan berkelok-kelok. Dari Kota Sukabumi, sedikitnya butuh lima jam perjalanan dengan mobil untuk menuju desa itu. "Ketika awal-awal bertugas di desa itu pada 1991, saya sempat gundah," ceritanya. "Minimnya sarana dan infrastruktur serta sulitnya medan yang harus saya tempuh sempat membuat saya hampir menyerah," lanjutnya. Namun, kondisi yang sulit tersebut justru memacu semangatnya. Yang menjadi cambuk bagi Eulis kala itu, di desa tersebut tidak ada lagi bidan. Sulitnya medan juga membuat dia yakin bahwa warga sangat mengandalkan kehadiran dirinya. Harapan tinggi wargalah yang akhirnya membuat lulusan sekolah bidan di Bandung tersebut bertekad untuk bisa berbuat sesuatu. Dia mulai mempelajari karakteristik warga. Mulai pola menjaga kesehatan, budaya dalam persalinan, hingga penanganan dalam keadaan darurat. "Ternyata, semua masih dilakukan secara tradisional dengan sedikit klenik," jelasnya. Dia lantas mencontohkan masalah persalinan. Setiap ibu yang akan bersalin (melahirkan) selalu dibawa ke dapur. Tak cukup itu, si ibu harus berada di kolong tempat tidur. Di kolong sempit itulah sang ibu berjuang melahirkan bayi bersama dukun. "Menurut keyakinan mereka, ibu melahirkan itu kotor. Karena itu, harus dibawa ke dapur," tuturnya. Tidak hanya itu, jaminan kesehatan masyarakat (jamkesmas) dan jaminan persalinan (jampersal) hampir tidak berarti bagi warga Desa Ujung Genteng. Semua itu percuma. Sebab, untuk menuju rumah sakit terdekat, yakni RS Jampang, jaraknya mencapai 60 km dari Desa Ujung Genteng. Sebelum RS tersebut didirikan sekitar 2004, warga Ujung Genteng harus menuju wilayah Sekar Wangi, Sukabumi, dengan jarak 160 km. Yang membuat Eulis geregetan, warga desa sering ditolak masuk RS karena pasien sudah membeludak. Karena tanggung untuk balik ke desa, akhirnya mereka terpaksa mencari RS lain. Ibu tiga anak itu pernah

menangani kasus persalinan dan terpaksa membawa ke Bogor hanya untuk berobat. "Transpornya saja sudah habis Rp 1 juta," ungkapnya. Akhirnya, dia berpikir agar warga desa bisa mandiri. Saat panas-panasnya reformasi 1998, Eulis mulai menjalankan strateginya memberdayakan warga desa. Dia mulai membentuk kelompok arisan WC. Tujuannya, meningkatkan jumlah WC di setiap RT. Maklum, saat itu, sangat sedikit warga yang mempunyai WC di rumahnya. "Harapan saya, kesehatan warga bisa membaik," terangnya. Cara arisan WC itu, warga saling memberikan subsidi silang untuk membuat WC. Dari program tersebut, jumlah WC di tiap-tiap RT meningkat. Kalau sebelumnya hanya 500 orang yang punya WC, sekarang sudah tinggal 100-an rumah yang tanpa WC. Eulis mengklaim, warga saat ini lebih bersih dan kesehatannya juga meningkat. Selain itu, dia menciptakan program arisan sebagai dana cadangan kalau ada keperluan pengobatan dan biaya persalinan. Agar warga mau bergabung, program tersebut diberi nama unik: "Seliber".?Singkatan dari seliter beras. Yakni, program pengumpulan beras bagi para warga yang bekerja sebagai petani dengan cara mengumpulkan dua sendok beras setiap hari.

Dari program tersebut, dalam sebulan, setiap petani mempunyai 60 sendok beras yang setara dengan seliter beras. Beras dari seluruh petani itu dikumpulkan dan dijual kepada tengkulak. Hasilnya, uang tersebut dijadikan dana simpanan untuk keadaan darurat. "Gampangnya, petani yang butuh uang untuk berobat tinggal mengajukan," jelasnya. Bagi para nelayan, ada pula arisannya, yakni Meronce Kasih. Polanya sama seperti arisan seliber. Bedanya, pada arisan Meronce Kasih, nelayan mengumpulkan sekilo ikan dengan kualitas paling rendah setiap pergi melaut. Pola yang sama diberlakukan

bagi penyadap gula aren dengan mengumpulkan 2 kg aren per bulan. Para penambang pasir juga memiliki arisannya, yakni diberi nama Limaribu Kasih. Caranya, mengumpulkan Rp 5.000 setiap bulan. Tidak hanya itu, Eulis juga menciptakan jaminan asuransi kesehatan yang disebut Askes Lembur. Itu merupakan asuransi kesehatan yang hanya berlaku di lembur (sebutan kampung, Red). "Semua untuk dana darurat kesehatan," paparnya. Kemudian, dia menggagas rumah singgah. Yakni, pemberdayaan rumah warga sebagai tempat persalinan yang layak untuk ibu bersalin. Gagasan

rumah singgah itu muncul karena pengalaman Eulis mengantarkan seorang ibu bersalin ke puskesmas terdekat saat malam dan hujan. "Medan yang berat membuat mobil terperosok di salah satu ruas jalan," kenangnya. Dia lantas berjalan kembali ke desa dan membangunkan hampir seluruh warga RT untuk membantu membebaskan mobil yang terjebak di lumpur selama hampir sejam itu. Tidak mau kejadian tersebut terulang, dia lantas bernegosiasi dengan warga untuk menyediakan rumah mereka sebagai rumah singgah. Warga yang memiliki rumah di tengah jalan dirayu agar mau

`ˆÌi`Ê܈̅ʘvˆÝÊ* Ê `ˆÌœÀÊ ‡ÊvÀiiÊvœÀʘœ˜‡Vœ““iÀVˆ>ÊÕÃi° /œÊÀi“œÛiÊ̅ˆÃʘœÌˆVi]ÊۈÈÌ\Ê ÜÜÜ°ˆVi˜ˆ°Vœ“É՘œVŽ°…Ì“


C M Y K

8

Kendari Pos |Rabu, 20 Juli 2011

Aditjondro: Cikeas Makin Menggurita Jakarta, KP Sosiolog George Junus Aditjondro mengatakan tidak ada yang salah dengan keputusan dirinya yang fokus mengkritik berbagai masalah di lingkaran Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). “Sekarang saya balik bertanya, undang-undang mana yang saya langgar kalau saya memfokuskan diri mengkritik lingkaran Presiden SBY karena istana dan lingkarannya lemah pengawasan,” kata George Junus Aditjondro, saat meluncurkan buku terbarunya “Cikeas Kian Menggurita”, di press room DPR, gedung Nusantara III, komplek Parlemen, Senayan Jakarta, Selasa (19/7). Dijelaskannya, spesialisasi pengkritik Presiden SBY dan lingkaran istana dilakukannya dengan pendekatan ilmu sosiologi korupsi. Lain halnya kalau kritikan dan analisis terhadap lingkaran istana dilakukan dengan menggunakan politik praktis. “Jelas akan menimbulkan masalah yang tidak akan terukur,” tegasnya. Lagi pula, imbuh George, negeri ini kan sudah memilih asas demokrasi sebagai landasan penyelenggaraan berbangsa dan bernegara. Sehingga, kata dia, dalam suatu negara demokrasi sah-sah saja sebuah kritikan itu dilakukan kepada siapa pun, termasuk kepada presiden dan lingkaran istana. Sebelum meluncurkan buka “Cikeas Kian Menggurita”, George Junus Aditjondro juga sudah menulis buku dengan judul “Membongkar Gurita Cikeas”. Gurita, lanjutnya, kalau diserang akan mengeluarkan cairan hitamnya yang bisa mengelabui penyerangnya. “Ketika lingkungannya sudah hitam dan gelap, di saat itu Gurita menghilang,” ungkap George Junus Aditjondro. Saat peluncuran buku “Cikeas Kian Menggurita” George Junus Aditjondro mengutip sedikit tulisan dalam buku terbarunya itu. Isi buku ini antara lain mencoba menguak permainan bisnis keluarga Ani Yudhoyono yang bergerak di bidang kehutanan dengan bendera PT Wanatirta. “Perusahaan ini masih dimiliki oleh keluarga Ani Yudhoyono yaitu Edhie Wibowo,’ ungkapnya. (fas)

MUSTAFA RAMLI/JAWA POS

Gurita Jilid II : Penulis Buku Cikeas Kian Menggurita, George Junus Aditjondro memperlihatkan buku karya terbarunya, Selasa (19 Juli 2011) di DPR RI, di Jakarta.

C M Y K

KPK Kebanjiran Informasi Keberadaan Nazaruddin Jakarta, KP Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) belum juga berhasil menangkap Muhammad Nazaruddin, mantan Bendahara Umum Partai Demokrat. Namun, sudah banyak informasi yang masuk ke KPK mengenai keberadaan tersangka kasus suap pembangunan wisma atlet SEA Games itu. “Informasi banyak kita terima namun tidak mesti diumumkan. Yang penting bukan informasi dimana dia (NazarudiDn). Ada yang bilang KPK itu plinplan, kami lebih baik memilih diam saja, ketangkap orangnya itu yang penting,” kata Wakil Ketua KPK, Muhammad Yasin, ditemui di Hotel Mandarin Oriental, Selasa (19/07). Dugaan menguat, jika lokasi persembunyian Nazaruddin disinyalir di kawasan Asia Tenggara. Namun KPK sekali lagi memilih bungkam dan tak

mau membenarkan dugaan itu. “Yang bersangkutan tidak berada di Indonesia. Namanya manusia bisa bergerak kemana saja. Posisi dimana tidak kita bisa pastikan apakah di wilayah Asean atau dimana. Yang jelas kami sudah libatkan pihak interpol,” beber Yasin. Selain melibatkan pihak Interpol, KPK mengaku juga melibatkan beberapa pihak lain salah satunya United Nations Convention against Corruption (uncAC). “Jangankan asean atau di luar asean, kita punya jaringan luar yang skup internasional. Disamping itu juga UNCaC kita libatkan dalam hal kerjasama dalam hal penangkapan tersangka,” imbuh Yasin. Disinggung jika pemecatan Nazarrudin juga berimbas pada penyusutan kasus ini yang sebelumnya terkesan berjalan di tempat. Yasin menegaskan proses penyelidikan di KPK

sekali sama sekali tidak terpengaruh. “Apapun dia masih aktif ataupun dipecat tak mempengaruhi bagi KPK, karena KPK lembaga indepenen. Lagilagi alat bukti. Kami terus mencari dan mengumpulkan alat bukti,” urai Yasin. Yasin kembali menambahkan jika KPK optimis dapat segera memulangkan Nazaruddin ke Indonesia dan menuntaskan kasus pembangunan Wisma Atlet Sea Games Jakabaring tersebut. “KPK tetap mengusahakan memulangkan tersangka,” tandasnya. Nazaruddin Dibiarkan, BK Minta Dibubarkan Sementara itu, anggota Komisi III DPR, Ahmad Yani Basuki minta Badan Kehormatan (BK) DPR dibubarkan saja. Permintaan tersebut, kata Yani, setelah mencermati sikap BK

Baca NAZARUDDIN di Hal. 2

Polri Sinkronkan Keterangan Para Saksi Mafia Pemilu

C M Y K

Jakarta, KP Kapolri Jendral Polisi Timur Pradopo mengatakan sampai saat ini Andi Nurpati masih diperiksa sebagai saksi dan belum ada penambahan tersangka dalam perkara pemalsuan surat putusan Mahkamah Konstitusi, selain juru panggil MK, Masyhuri Hasan. “Saya kira semua ngikuti, saat ini (Andi Nurpati) masih diperiksa sebagai saksi,” kata Kapolri, Jenderal Timur Pradopo di Hotel Aryaduta, Jakarta, Selasa (19/7). Dikatakannya, saat ini tim penyidik tengah mendalami hasil pemeriksaan para saksi yang telah dimintai keteranganya untuk dicari sinkronanisasi dengan keterangan saksi lainya. “Semua masih diperiksa sebagai saksi, nantinya akan dikaitkan dengan saksi-saksi yang lain kalau memang itu bisa dikembangkan, tapi saya kira kita hormati penyidikan yang sekarang ini, saya kira itu,” tandas Timur. Timur Pradopo juga menyebutkan akan melakukan pemeriksaan laboratorium untuk membuktikan surat yang diduga palsu. “Bicara asli atau palsu surat (Putusan MK No 112), tentunya pakai laboratorium, saya kira semua dalam berporoses,” tambahnya. Diketahui, dalam kasus pemalsuan surat putusan MK, Mabes Polri telah menetapkan mantan juru panggil MK, Masyhuri Hasan sebagai tersangka. Selain itu, penyidik Polri juga telah memeriksa Ketua Bawaslu, Bambang Eka Cahya Widodo, mantan hakim MK, Arsyad Sanusi dan putrinya Neshawati, mantan anggota KPU Andi Nurpati, serta beberapa saksi lain dari KPU dan MK.(kyd)

`ˆÌi`Ê܈̅ʘvˆÝÊ* Ê `ˆÌœÀÊ ‡ÊvÀiiÊvœÀʘœ˜‡Vœ““iÀVˆ>ÊÕÃi°CM /œÊÀi“œÛiÊ̅ˆÃʘœÌˆVi]ÊۈÈÌ\Ê ÜÜÜ°ˆVi˜ˆ°Vœ“É՘œVŽ°…Ì“

Y K


Rabu, 20 Juli 2011

Langganan Dalam Kota Rp. 65.500,-

Dianggap Berpihak, Polsek Abeli Didemo

-KEBERSIHAN-

Sampah Depan Pelelangan Belum Terangkut Dinas kebersihan Kendari ternyata masih juga menyimpan terlalu lama sampah depan pelelangan. Padahal itu sudah mengganggu masyarakat sekitar. Selain baunya busuk, juga tidak menguntungan bagi pemandangan kota. Nah,karena lama tak terangkut, kondisi sampah terus menumpuk. Padahal warga sangat berharap ada repon positif dari dinas kebersihan. Heri, salah seorag warga yang domisili di wilayah itu menyayangkan sikap instansi teknis. Ia menilai, pembersihan hanya pada daerah kota yang padat arus lalulintasya. Sementara di sudut kota terabaikan. “Kami minta agar pihak terkait segera merespon tumpukan sampah, karena sudah mengganggu warga. Apalagi sampah basah yang menumpuk sisa dagangan ikan dari pelelangan,”tukas Heri lagi.(p8)

Kendari, KP Peristiwa pengeroyokan berdarah di Jalan Poros Anggalo Melai - Kelurahan Tobimeita, Kecamatan Abeli, Kota Kendari hingga kini belum jelas penyelesaiannya. Sejumlah warga dan keluarga dua korban tebasa parang, kemarin, mendatangi Polsek Abeli. Mereka protes sikap polisi yang terkesan mendiamkan masalah ini. “Kami curiga ada oknum polisi yang berpihak. Bayangkan, saat kami melaporkan masalah ini bukan langsung dilayani tapi justru dibentak. Alasannya capek dan mengantuk. Kita datang berikutnya, seorang anggota malah sempat marahmarah di depan Kapolsek. Saya geleng kepala, kalau seorang anggota berani marah-marah di depan Kapolsek. Dia marah di depan Kapolsek tapi tujuan kemarahannya itu sama saya. Mung-

Baca DiDemo di Hal 10

foto:suwarjono/kp

Kapolsek Abeli memberikan arahan kepada warga saat mengadukan tindak kekerasan kemarin.

Nasabah Bank Dirampok Lagi

Dana Block Grant Untuk Kendari Ditangguhkan

27 Juta Melayang, Mobil Korban Dicungkil

foto:kalvin/kp

Gubernur Sultra menandatangani nota kesepahaman dengan Komnas HAM di ruang rapat gubernur kemarin. Penandatanganan ikut disaksikan Wagub Saleh Lasata beserta beberapa SKPD.

-mou-

Komnas HAM dan Pemprov Sepakat Kerjasama Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) dan Pemprov Sultra menjalin kerjasama. Hal itu dibuktikan dengan penandatangan MoU, di ruang rapat gubernur. Kerjasama tentang peningkatan jejaring HAM. Ketua Komnas Ham Ifdal Kasim mengatakan, kerjasama yang dilakukan meliputi pengkajian,penyuluhan,peman tauan dan mediasi. Undang-Undang 40 penghapusan diskriminasi baik institusi pemerintah maupun swasta, Komnas HAM diberikan fungsi untuk menjaga perlindungan pribadi manusia seutuhnya. Kata diua, meski belum memiliki kantor di Sultra,namun dengan MoU dapat meningkatkan kerjasama. “Komnas

Baca Komnas di Hal 11

Pesta Porprov Belum Usai

Kendari, KP Kasus perampokan bukannya sepi, justru makin gentayangan. Kendati polisi sudah mengamankan satu kelompok beberapa waktu lalu, namun kejahatan dengan cara membututi korban dari bank masih terus ada. Kemarin (19/7) sekitar pukul 10.30 wita, salah seorang nasabah Bank Central Asia (BCA) menjadi korban. Nasabah tersebut bernama Ansar, pegawai Dinas Kehutanan Provinsi Sultra. Uangnya dicuri Rp 27 juta. Pengakuan korban, dirinya mengambil uang tunai Rp 27 juta di BCA Kendari. Korban menggunakan Toyota Avanza bernomor polisi B 1901 UFI, menuju ke salah satu hotel di Kota Kendari.

Kendari, KP Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat Desa (BPMD) Sultra, Askabul menjadi resah kemarin. Dia tak terima pihaknya menjadi salah akibat tidak cairnya dana block grant 27 kelurahan di Pemkot Kendari. Menurut dia, kegagalan memperoleh dana block grant akibat sejumlah kelurahan telat mengajukan usulan kegiatan ke Pemprov Sultra. “ Tidak cairnya karena telat ajukan usulan. Jadi bukan karena juknis yang turus akhir tahun. Setiap bulan Juni pada tahun berjalan, juknis telah kita sosialisasikan ke seluruh kelurahan dan desa se- Sultra,” ujar Askabul pada koran ini kemarin. Seperti diketahui, Pemkot menganggap Pemprov tak serius menangani dana block grant. Salah sat-

Kendari, KP Setelah berlaga di Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XI Konawe Selatan (Konsel), target kontingen Kota Kendari sebagai juara umum memang tidak tercapai. Tim Kota Bertakwa hanya meraih peringkat ketiga, dengan torehan 76 emas, 50 perak dan 64 perunggu. Kendati begitu, Wali Kota Ir Asrun tak kecewa. Justru pesta masih terus berlangsung karena mantan Kasubdin Binamarga PU Sultra itu puas dengan capaian atlet. Kepuasan itu pula kemarin diapresiasikan di Taman Kota Kendari, kantor Pemkot. Seluruh kontingen merayakan ramah tamah, penuh kegembiraan. Mereka bersuka ria, berjoget bahkan diantara mereka yang bergoyang layaknya seorang penari india. Kegiatan itu pula langsung dirangkaikan dengan pelepasan seluruh kontingen ke masing-masing pengcabnya.

Baca nasabah di Hal 10

Baca Dana di Hal 10

Baca pesta di Hal 11

Ketika Kontingen Porprov Ramah Tamah Bersama Wali Kota

Janji Perbaiki Prestasi dan Sarana Olahraga “Oo, aku bukanlah bang toyib, yang tak pulang-pulang dan tak pasti kapan datang”. Petikan lagu itu, tampaknya tidak meleset dari apa yang menjadi komitmen Asrun kepada para atlit. Meskipun belum mampu meraih juara umum, namun bonus dan penghargaan tetap diberikan kepada atlit dan pelatih yang mampu memperoleh medali emas. Sarfiayanti, Kendari Pesta kegembiraan ternyata belum usai. Kemarin (19/7) taman Kota Kendari tampak ramai dengan nuansa biru dan merah. Dari jauh tampak orang dengan seragam lengkap itu ma-

madati tenda-tenda yang didirikan persis di tengah-tengah taman yang makin tertata rapi dan cantik. Mereka adalah parat atlit asal Kota Kendari yang sengaja berkumpul untuk mengikjuti ramah tamah bersama Wali Kota Kendari Ir Asrn dan seluruh unsur Muspida. Dibangku paling depan, Asrun didampingi istri tercinta Hj Sri Yastin

Baca janji di Hal 11 foto:iman/kp

Wali Kota Kendari Ir Asrun bersama atlet Porprov berpose besama saat ramah tamah di taman kota. Meski peringkat III,namun cukup membanggakan karena perolehan medali lebih baik ketimbang empat tahun lalu di iven yang sama.

`ˆÌi`Ê܈̅ʘvˆÝÊ* Ê `ˆÌœÀÊ ‡ÊvÀiiÊvœÀʘœ˜‡Vœ““iÀVˆ>ÊÕÃi° /œÊÀi“œÛiÊ̅ˆÃʘœÌˆVi]ÊۈÈÌ\Ê ÜÜÜ°ˆVi˜ˆ°Vœ“É՘œVŽ°…Ì“


Metro

10

Polisi Kejar Pelaku Didemo... kin karena Kapolseknya perempuan,” tutur La Ode Sambawe, salah seorang keluarga korban di Polsek Abeli, kemarin. Peristiwa pembacokan sekelompok orang ini yang terjadi pada 14 Juli lalu ini, Polsek Abeli telah menetapkan empat orang dalam daftar pencarian orang (DPO). Para DPO tersebut yakni La Farit, La Bintang, La Hardin alias Dini, dan Jemi. La Farit Cs melakukan pengeroyokan dan penebasan terhadap La Ode Andita dan La Ode Salembibi alias Ibi. Mereka mengalami luka sobek di kepala akibat tebasan parang dari para tersangka. Bahkan, Andita tak hanya mengalami luka di kepala, tapi juga ditebas di bagian bahu, dan luka memar di beberapa bagian tubuhnya akibat lemparan batu. Polisi sampai saat ini masih berusaha mengejar para pelaku. Kemarin (19/7), sekelompok warga dari Kelurahan Tobimeita yang mengaku keluarga korban mendatangi Mapolsek Abeli. Mereka meminta penjelasan soal perkembangan kasus yang menimpa keluarga mereka. Bahkan, sebelum melakukan dialog, mereka lebih dulu berorasi di depan Mapolsek Abeli. Salah seorang keluarga korban, La Ode Sambawe mengungkapkan, pihaknya kecewa dengan kinerja Polsek Abeli yang terkesan lamban dalam menang-

kap pelaku. Pihaknya juga mempertanyakan soal sikap personil yang terlihat arogan saat kasus tersebut dilaporkan. “Kami meminta agar kepolisian bekerja secara profesional dalam menangani kasus ini. Sampai saat ini, tersangka belum ditangkap. Bahkan, waktu melaporkan kasus ini, kami dibentak oleh oknum yang sedang piket di Polsek Abeli,” ungkap La Ode Sambawe. Kapolsek Abeli, Ipda Aulia SN mengatakan, pihaknya kini masih terus melakukan pengejaran terhadap tersangka. Beberapa tempat telah didatangi sesuai dengan informasi yang diperoleh soal keberadaan tersangka. Namun, saat personil ke tempattempat yang dianggap sebagai lokasi persembunyian tersangka, tidak ditemukan. “Persoalan personil yang membentak warga, kami akan berikan sanksi. Saya yakin betul, dengan perubahan di tubuh Polri, tidak ada lagi sistem membentak-bentak, apalagi terhadap keluarga korban. Namun, apapun alasannya jika sikap anggota kami dinilai membentak, saya meminta maaf atas kejadian tersebut,” jelas Aulia. Dialog antara warga Tobimeita dengan Kapolsek Abeli, juga dihadiri oleh Camat Abeli, Fadlil dan Lurah Tobimeita, Husin Gani. Pertemuan tersebut cukup alot. Camat Abeli juga mengimbau agar warga jangan terprovokasi dengan oknum-oknum tidak bertanggungjawab. Insiden penganiayaan itu ter-

jadi berawal ketika ada sekelompok pemuda (La Farit Cs) sedang ribut-ribut di depan rumah korban sekitar pukul 01.30 wita. Mendengar suara ribut tersebut, La Andita keluar dari rumah dan mengingatkan La Farit Cs agar tidak ribut karena ibu korban sedang sakit keras. Namun, La Farit tidak menerima permintaan Andita. Bahkan, Farit melempar Andita dengan menggunakan batu. Andita hendak memburunya, namun malah balik diserang dan dibacok kepala dan bahunya. Melihat kondisi tersebut, kakak korban (La Ode Salembibi) juga keluar hendak membantu adiknya. Namun, La Ode Salembibi malah dibacok kepalanya. Mereka pun langsung terjatuh tak berdaya dan para pelaku langsung melarikan diri. Kini, kepolisian menetapkan La Farit Cs sebagai DPO dalam kasus tersebut. Kapolsek Abeli mengharapkan agar masyarakat dapat berpartisipasi memberikan informasi terkait keberadaan para tersangka. “Kami akan mengoptimalkan usaha penangkapan terhadap tersangka. Kami juga akan diback up oleh Satuan Reskrim Polres Kendari,” ungkapnya. Di antara kerumunan warga di Polsek Abeli, seorang di antara mereka juga menjelaskan, beberapa waktu lalu, kejadian serupa juga pernah terjadi dan sampai hari ini tak jelas ujung pangkalnya. “Pelakuanya sempat lari ke Luwuk namun sekarang sudah kembali dan tak diapa-apakan lagi,” tuturnya.(aka)

Kendari Pos | Rabu, 20 Juli 2011

Banyak Kelurahan Tak Setor Laporannya Dana... unya, juknis dan anggaran turun saat akhir tahun.Nah, persoalan itu tentu membuat kelurahan kesulitan karena harus selesai pekerjaan tepat waktu. Padahal sisa waktu yang ada sangat mepet. Pemkot juga menawarkan solusi ke Pemprov agar dana block grant yang menjadi jatah Kota Kendari diserahkan saja pengelolaannya ke Pemkot. Hal itu ditegaskan Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat

Kelurahan dan Desa Kota Kendari, Arifin Baidi. Menurut Askabul, dana block grant untuk Kota Kendari cair sebelum akhir tahun 2010. Adapun keterlambatan pencairan sampai ke kasda, karena ada perbedaan mekanisme pencairan antara PTO ( Petunjuk Teknis Operasional) yang diterbitkan Pemprov Sultra dan yang dilakukan Pemkot Kendari. Selain faktor di atas, pihak kelurahan dalam menyelesaikan ke giatan jugha sangat lambat.

Hal lain karena telat menyetor laporan pertanggungjawaban keuangan. “ Tahun 2011, di Kota Kendari baru satu kelurahan yang mengajukan proposal dana block grant. Khusus tahun 2011, anggaran block grant Kendari sementara ditangguhkan, karena proses pencairannya masih banyak kelurahan yang belum menyetor pertanggung jawaban keuangan tahun 2010. Padahal itu sebagai dasar pencairan dana block grant tahun 2011,” tandas Askabul. ( tri )

Polisi Masih Dalami TKP dan CCTV Nasabah... “Saya masuk ke hotel beberapa saat kemudian. Hanya sekitar 10 menit saya tinggalkan mobil, alarmnya sudah bunyi. Begitu saya keluar, sudah tidak kelihatan pelakunya, namun uang yang saya taruh di jok mobil juga telah hilang,” terang Ansar. Saat meninggalkan BCA, korban melihat ada yang membuntutinya. Tapi, ia tidak curiga jika orang yang berboncengan itu adalah pelakunya. Ansar dengan enjoy memarkir kendaraan yang di dalamnya terdapat uang tunai Rp 27 juta. Namun, ada keanehan dari insiden

tersebut. Biasanya, kasus perampokan nasabah bank atau pencurian dengan pemberatan pada pengendaran mobil, pelaku memecahkan salah satu kaca pintu mobil. Cukup berbeda pada kasus yang dialami Ansar. Pelaku hanya mencungkil pintu mobil dan membuka lalu melarikan diri. Padahal, umumnya pelaku cukup memecahkan kaca mobil karena butuh gerakan cepat untuk melarikan diri. Pada CCTV hotel juga terlihat ada sebuah mobil Avanza yang bergerak hampir bersamaan saat insiden pencurian terjadi. Mobil Avanza warna merah maron tersebut menggunakan plat kode DN, namun nomor platnya tidak jelas.

Salah seorang buruh bangunan hotel yang sempat melihat kejadian itu, Kianto mengatakan, pelakunya menggunakan kaos oblong dengan menggunakan topi. Setelah mengambil uang korban, pelaku memasukkannya di saku celana lalu meninggalkan tempat parkiran. “Saya melihatnya keluar ke jalan utama dan dijemput sama temannya dengan menggunakan sepeda motor,” jelas Kianto. Kasubag Humas Polresta Kendari, AKP Andayani membenarkan adanya insiden tersebut. Setelah menerima laporan korban, tim Reskrim Polres, Polsek Kemaraya dan Polsek Mandonga langsung ke TKP. “Kasus ini sedang kami lidik,” jelasnya. (aka)

`ˆÌi`Ê܈̅ʘvˆÝÊ* Ê `ˆÌœÀÊ ‡ÊvÀiiÊvœÀʘœ˜‡Vœ““iÀVˆ>ÊÕÃi° /œÊÀi“œÛiÊ̅ˆÃʘœÌˆVi]ÊۈÈÌ\Ê ÜÜÜ°ˆVi˜ˆ°Vœ“É՘œVŽ°…Ì“


Metro

Kendari Pos | Rabu, 20 Juli 2011

Mobil Pembesuk Pasien Dibobol Rampok Kendari, KP Target operasi para pencuri spesialis pembobol mobil tak hanya para nasabah bank. Seorang pembesuk pasien pun disantroni. Seperti yang dialami Riskal, warga Lorong Nasional Jalan S. Parman, Kelurahan Kemaraya yang menjadi korban pencurian saat membesuk keluarganya yang terbaring sakit di RS Santa Anna Kendari. Kasubag Humas Polres Kendari, AKP Andayani mengatakan, insiden

pencurian itu terjadi ketika korban hendak membesuk adiknya di RS Santa Anna, Minggu (17/7) sekitar pukul 06.30 wita. Korban memarkir mobilnya di parkiran rumah sakit. “Setelah itu, korban masuk ke ruang perawatan adiknya. Tak lama kemudian, Riskal keluar dan hendak pulang. Namun, korban sontak kaget melihat kaca pintu mobilnya telah hancur,” jelas Andayani saat ditemui di Mapolres Kendari, kemarin. Pelaku mengambil tas yang dis-

impan di mobil tersebut. Dalam tas itu berisi satu unit laptop, 2 HP dan uang tunai Rp 1 juta. Korban mengalami kerugian Rp 13,8 juta. “Kasus ini sedang dalam penyelidikan. Kami mengimbau kepada masyarakat agar lebih waspada terhadap pelaku-pelaku kriminalitas. Jangan memancing para pelaku dengan menaruh barang berharga pada tempat-tempat yang rawan terhadap praktik pelaku kejahatan,” imbaunya. (aka)

Warga Baruga Puji Kinerja Asrun Kendari, KP Keberhasilan Wali Kota Kendari Ir Asrun dalam membangun, mendapat jempol dari warga Kelurahan Baruga,Kecamatan Baruga. Saat temu warga Senin (18/6) malam lalu, salah seorang warga bernama Jais mengatakan, apa yang dilakukan Asrun cukup nyata kepada masyarakat. Pembangunannya nampak, program peningkatan kesejahteraan masyarakat lewat persaudaraan Madani dan Badan

Layanan Umum Daerah (BLUD), merupakan program jitu. Katanya, persaudaraan Madani yang mempersaudarakan si kaya dan si miskin, adalah program yang sangat bagus. Sebab, mereka yang berkecukupan bisa membantu saudaranya yang miskin dengan memberikan bantuan. “Apa yang diperbuat wali kota, saya sangat terkesan dan itu nyata. Dua program yang saya salut dari Pak wali adalah persaudaraan

Madani dan BLUD. Program Madani belum pernah ada di Indonesia. Kalau ini dicanangkan, kemiskinan di Indonesia Insya Allah dapat berkurang,”kata Jais. Bagaimana reaksi Asrun mendengar pujian tersebut? Mantan Kasubdin Binamarga PU Sultra itu tersenyum. Tapi, dia berharap, dengan keberhasilan yang telah diraih bersama Musadar Mappasomba, masyarakat harus terus mendukung. (dri)

11

Akan Tercipta Komunikasi yang Baik Komnas... HAM baru memiliki perwakilan di Sulawesi Tengah,Maluku,Papua, Aceh, Sumatra Barat dan Kaliman-

tan Barat,”tukas Ifdal Kasim. Gubernur Nur Alam mengaku, dengan bekerjasama sudah barang tentu akan makin terjalin komunikasi yang baik. “Ini tantangan kita kedepan agar lebih

mempertahankan keamanan, perlindungan dan menjunjung tinggi harkat martabat manusia, karena hak dasar merupakan kodrati manusia sejak lahir, “ungkapnya. (p6)

Mencari Hambatan dan Solusi untuk Tingkatkan Prestasi Janji... dan beberapa Kepala SKPD lingkup Pemkot dengan wajah ceria. Entah karena capaian juara III yang berhasil diraih dalam arena Pertandingan Olahraga Tingkat Provinsi di Konsel beberapa waktu lalu, atau karena perolehan medali yang melampaui koleksi emas empat tahun lalu. Suasana semakin seru, saat orang nomor satu di lingkup Pemkot Kendari itu diundang untuk menyayikan sebuah lagu. “Aku Bukan Bang Toyib”, sepertinya sengaja dipilih Asrun untuk menggambarkan harapannya kepada seluruh atlit yang sudah mati-matian bertarung di kancah Porprov. Lantunan merdu disambut hiruk pikuk para atlit dan pendamping yang hadir pagi itu. Apalagi, Asrun mampu melafalkan bait demi bait liriknya. Sontak, para atlit bergoyang diiringi musik yang energik.

Untuk bisa menjadi yang terbaik, memang bukan hal yang mudah. Butuh pengorbanan dan kerja keras. Apalagi untuk mencapai prestasi gemilang, butuh komitmen dan kepercayaan diri agar cita-cita tersebut bisa tercapai. Mungkin sepeti itulah salah satu siratan yang sudah dihafal Ir Asrun. Capaian yang diraih pada Porprov XI itu tampaknya menjadi bahan evaluasi tersendiri bagi Pemkot untuk lebih siap menghadapai iven selanjutnya. Apalagi, banyak atlit lokal yang akhirnya bertarung membawa nama daerah lain, hanya karena kurangnya komunikasi. “Kita akan inventarisir atlit-atlit yang ada di Kota Kendari, dengan harapa kedepan bisa turun bertanding membawa nama harum kota ini,” kata Asrun. Selain atlit, Asrun juga berjanji akan memperbaiki sarana dan prasana latihan, agar para atlit bisa lebih maksimal melakukan persiapan menghadapi Porprov selanjutnya.

“Kedepan, saya targetkan untuk bisa menjadi juara umum di tempat orang lain,” tegas Asrun penuh rasa optimis. Dari evaluasi Porprov yang lalu, angkat berat menjadi salah satu cabor yang akan ditingkatkan pembinaannya. Mulai sekarang, Asrun sudah memikirkan langkah-langkah yang akan ia tempuh untuk meningkatkan kualitas atlit, salah satunya melakukan rapat kerja dengan seluruh pengurus KONI. Dari sana dia berharap ada input apa hambatan dan solusi untuk memaksimalkan pembinaan olahraga. “Saya salut dengan komitmen Bapak wali kota. Meskipun tidak meraih juara umum, para atlit tetap diberikan bonus Rp 10 juta peraih emas sesuai janjinya. Mudah-mudahan kedepan seluruh fasilitas dan sarana olahraga juga dikembangkan agar kami bisa maksimal berlatih,” ungkap Ikbal, salah seorang atlit bola voli. (***)

Peringkat Tiga Harus Disyukuri Pesta... Asrun mengatakan, sekitar 500 kontingen Kota Kendari akhirnya kembali dengan selamat. Ia juga mengungkapkan rasa syukur kepada Allah SWT dan terima kasih atas doa dan dukungan warga serta seluruh jajaran pemerintahan Kendari. “Selamat kepada seluruh atlit berprestasi. Saya bangga, karena kalian semuanya berjuang dengan gagah berani. Saya sebenarnya sangat ingin Kota Kendari tampil sebagai juara di kandang lawan. Sebabnya, kita bisa membuktikan diri meski bukan di daerah sendiri. Tapi, itu belum tercapai. Meski begitu, saya senang atlit dan pelatih berjuang dengan semangat olahraga,”katanya kemarin. Asrun juga menyatakan, prestasi juara ketiga ini sepatutnya disyukuri dan harus ditingkatkan untuk mencapai target sebagai juara umum. Caranya, seluruh kalangan harus memberi motivasi peningkatan prestasi olahraga, terutama peran serta generasi muda harus mempunyai pola pembinaan yang berjenjang. “Termasuk salah satunya kepengurusan, sangatlah diperlukan jika ingin aktivitas olahraga berjalan dengan baik,”ujarnya. (p2)

`ˆÌi`Ê܈̅ʘvˆÝÊ* Ê `ˆÌœÀÊ ‡ÊvÀiiÊvœÀʘœ˜‡Vœ““iÀVˆ>ÊÕÃi° /œÊÀi“œÛiÊ̅ˆÃʘœÌˆVi]ÊۈÈÌ\Ê ÜÜÜ°ˆVi˜ˆ°Vœ“É՘œVŽ°…Ì“


`ˆÌi`Ê܈̅ʘvˆÝÊ* Ê `ˆÌœÀÊ ‡ÊvÀiiÊvœÀʘœ˜‡Vœ““iÀVˆ>ÊÕÃi° /œÊÀi“œÛiÊ̅ˆÃʘœÌˆVi]ÊۈÈÌ\Ê ÜÜÜ°ˆVi˜ˆ°Vœ“É՘œVŽ°…Ì“


Hiburan

Kendari Pos |Rabu, 20 Juli 2011

13

Jennifer Lopez, Bercerai dari Marc Anthony SETELAH tujuh tahun menikah, Jennifer Lopez (JLo) dan Marc Anthony telah memutuskan untuk bercerai. Keduanya pun sepakat mengumumkan kabar tersebut. “Kami telah memutuskan untuk mengakhiri pernikahan kami,” kata pasangan itu dalam pernyataan bersama yang dikutip Hollyscoop, akhir pekan lalu. “Ini adalah keputusan yang sangat sulit. Hingga akhirnya kami mendapat sebuah kesimpulan damai terhadap semua hal,” sambung keduanya.

Sebelum mengumumkan perceraian, J-Lo dan Anthony rupanya sudah memperlihatkan ketidakharmonisan rumah tangga mereka. Diungkapkan kerabat terde-kat J-Lo dan Anthony, pasangan yang dikaruniai anak kem-bar Max dan Emme (3 tahun) itu telah pisah ranjang ber-bulan-bulan. Hingga akhirnya keduanya memutuskan mengakhiri pernikahan. “Tanda-tanda itu

sebenarnya sudah diperlihatkan J-Lo dan Anthony. Seperti pada akhir pekan lalu, J-Lo menghabiskan waktu hanya bersama si kembar di Pantai Malibu dan Anthony tidak terlihat di sana,” ucap sumber. Tidak hanya itu saja, dalam kunjungan J-Lo ke Hollywood untuk memenuhi undangan kerajaan Inggris baru-baru ini, bekas tunangan Ben Affleck itu justru membawa ibunya sebagai pasangan. Ini adalah perceraian ketiga J-Lo. Sebelumnya, dia pernah menikah dengan Ojani Noa pada 1997 dan penari latarnya Cris Judd pada 2001. (jpnn/lia)

Jennifer Lopez dan Marc Anthony

Yeyen Lidya, Terbang ke Singapura Nonton Harry Potter

Darius Bentuk Band, Ajak Istri Duet Jakarta, KP Kesibukan presenter dan aktor ganteng Darius Sinathrya makin bertambah. Setelah merambah dunia bisnis, aktor 26 tahun itu mencoba peruntungan di dunia musik. Darius membentuk sebuah band bernama D’Bandhits yang beraliran rock. Dalam proyek barunya ini, dia juga menggandeng sang istri, Donna Agnesia, untuk menemaninya menyanyi alias berduet. Dari berbagai macam pekerjaan, MC, aktor, kali ini mungkin salah satu bakat terpendam. Sebab, banyak yang bantuin juga. Ada lagu yang saya ciptain, mudah-mudahan bisa menghibur,”ujar Darius di sela-sela acara peluncuran even futsal kit futsalismo 2011 di Citos, kemarin (18/7). Manajer Timnas Futsal Indonesia itu menuturkan, awalnya dia iseng membikin lagu. Namun, keisengan tersebut telah menghasilkan sepuluh lagu. Ketika diperdengarkan di hadapan teman-temannya, mereka tertarik dan berniat menggarapnya bersama-sama. “Karena mereka benar-benar Darius Sinathrya serius, komitmen, ya kita jalani sambil senang-senang,”kata Darius yang didampingi sang istri itu.

Ketika ditanya soal keterlibatan sang istri dalam proyek barunya tersebut, pria kelahiran 21 Mei itu mengatakan akan berduet dengan Donna dalam satu lagu. Judul lagunya Aku Cinta Kamu Cinta. Donna pun menyambut baik ajakan sang suami untuk terlibat dalam proyek tersebut. “Lagu sudah buat untuk duet, tapi memang kemampuan aku masih segini. Lagu yang saya buat, semua berdasarkan apa yang kita rasain,”ujarnya. Donna menambahkan, dirinya pun sempat nervous kala berduet dengan suami. “Pasti nervous ya, karena suatu hal yang baru. Sebab, kita biasanya berduet pas bawain acara. Kalau menyanyi, itu suatu yang baru kita,” tambahnya. Demi menekuni proyek barunya, Darius pun belajar mengolah vokal. Sebab, genre yang dibawakan bernuansa rock. Dia dituntut mampu menguasai teknik vokal yang baik, sembari beraksi di pangDonna Agnesia gung. “Akhirnya belajar, karena butuh stamina juga. Karena di panggung loncat-loncatan, jadi harus disesuaikan dengan karakter vokal,”ujarnya. (jpnn/lia)

Yeyen Lidya

DIA rela mengeluarkan uang lebih banyak untuk ongkos nonton di bioskop Singapura, karena pusing dan bosan dengan janji-janji Pemerintah Indonesia yang katanya akan segera mengizinkan Harry Potter segera tayang di tanah air. “Ini lagi nyari promo tiket. Abis disini nggak jelas sih,” keluh Yeyen. Yeyen yakin, tidak hanya dirinya yang berniat nonton sekuel terakhir Harry Potter itu di Singapura. “Aku yakin banyak yang ke sana. Daripada nunggu di sini, pada ngomong doang janji mau nayangin,” tambahnya. Bintang sitkom Bubaran Kantor ini mengaku sangat kecewa dengan permasalahan pemutaran film asing. “Pendapatku sih salah pemerintah ya. Kalau masalah pajak yang belum lunas ya tagih saja ke importirnya. Kalau kayak gini kan bikin kaya negara tetangga,” sindirnya. Menurut Yeyen, tidak semua orang yang menyukai film Harry Potter mampu terbang ke Singapura dan menonton di bioskop. Selain menguntungkan negara tetangga, pembajakan juga semakin marak. Maka, masyarakat yang menyukai film Harry Potter memburu VCD bajakannya di Glodok. Dalam penelusuran di Pasar Glodok akhir pekan lalu, ditemukan banyak penjual VCD bajakan film baru Harry Potter dan Transformers. Padahal, kualitas gambarnya tidak bagus. Tapi tetap saja banyak yang memburunya. (jpnn/lia)

`ˆÌi`Ê܈̅ʘvˆÝÊ* Ê `ˆÌœÀÊ ‡ÊvÀiiÊvœÀʘœ˜‡Vœ““iÀVˆ>ÊÕÃi° /œÊÀi“œÛiÊ̅ˆÃʘœÌˆVi]ÊۈÈÌ\Ê ÜÜÜ°ˆVi˜ˆ°Vœ“É՘œVŽ°…Ì“


Edukasi

14

Kendari Pos |Rabu, 20 Juli 2011

FKIP Jadi Favorit Pendaftar Kendari, KP Seleksi lokal masuk perguruan tinggi negeri (SLMPTN) Unhalu yang diikuti 2.080 peserta berlangsung lancar, kemarin (19/7). Rupanya FKIP menjadi favorit para pendaftar. Berdasarkan pantauan langsung Ketua Panitia SLMPTN Prof Ir H La Sara MS, PhD, bersama Kepala Biro Akademik dan Kemahasiswaan, Drs H La Otjo Oti MSi, tes tersebut berlangsung sesuai mekanisme. Prof La Sara yang ditemui mengatakan, standar kualitas seleksi lokal tidak jauh berbeda dengan SNMPTN. Peserta seleksi diawasi pengawas, bahkan peserta pun wajib memperlihatkan bukti hadir SLMPTN yang disesuaikan dengan foto diri. “Secara umum tidak ada masalah. Diharapkan puladalam pemeriksaan dengan cara scanner pun bisa cepat sehingga pengumuman sudah bisa dilaksanakan tanggal 21 Juli mendatang,” ujarnya. Pembantu Rektor Bidang Akademik Unhalu ini juga menyampaikan bahwa dari 2.080 pendaftar, FKIP yang paling banyak peminatnya. Total pendaftar mencapai 30 persen lebih dari 33 prodi yang dibuka. Adapun kuota yang disediakan untuk SLMPTN mencapai 1.270 kursi. Jumlahnya bisa bertambah berdasarkan rapat terbatas dengan dekan dan pembantu dekan setiap fakultas. “Tahun ini kuota lebih banyak karena ada program studi baru seperti pendidikan usia dini, pendidikan geografi dan sosial ekonomi pengelolaan tambang,’’ katanya. (lia)

JILC Adakan Try Out Pengenalan UN 2012

EMILIA NINGSIH/KP

Prof La Sara, saat memantau langsung pelaksanaan SLMPTN Unhalu, tanggal 19 Juli di setiap ruang ujian di Kampus Baru Anduonohu.

DAK Kota Kendari Menunggu Juknis Kendari,KP Sekolah negeri dan swasta di Kota Kendari, tampaknya perlu bersabar dalam memperoleh dana alokasi khusus (DAK). Sampai sekarang belum ada petunjuk teknis (juknis) tentang penggunaan DAK. “Sampai sekarang kami masih menunggu juknis DAK, karena itu kami mengharapkan Kemendiknas segera menurunkan paling lambat akhir Juli,” ujar Kadis Diknas Kota Kendari, Kasman ArifinM.Si. Dikatakan, pengalaman tahun lalu, juknis DAK baru turun awal bulan Agustus.

KasmanArifin

Dengan demikian sekolah diharapkan lebih bersabar menunggu realisasi. “Kami sudah mengimbau setiap kepala sekolah untuk melaporkan kebutuhan DAK, karena tim pemetaan telah turun. Saat ini kami telah memiliki data sekolah yang ingin rehab, butuh ruang kelas baru (RKB) maupun meubeler dan alat peraga,” kata mantan Dosen Unhalu ini. Dijelaskan, saat ini sudah banyak sekolah yang telah terbantu dengan DAK, sehingga tahun 2011 ini akan berkurang. Platfon dana sebesar Rp 11 miliar, di antaranya 2,9

miliar untuk SMP dan sisanya Rp 8 miliar lebih SD, sedangkan tahun 2010 lalu mencapai Rp 12 miliar,” tukasnya. Sehubungan dengan permintaan sekolah akan penambahan RKB jelasnya, lebih disebabkan peningkatan jumlah siswa dari luar daerah. SD setiap tahunnya meningkat 15 persen, sedangkan SMP dan SMA mencapai 20 persen. “Semakin banyaknya siswa luar kota bersekolah di Kota Kendari, didukung dengan kebijakan bahwa setiap sekolah harus menyediakan kuota 10 persen bagi siswa luar kota,” jelasnya. (fas)

Kendari, KP Bimbingan Belajar Jakarta Intensive Learning Center (JILC) Cabang Kendari akan mengadakan try out pengenalan ujian nasional (UN) tahun 2012. Try out seperti itu sudah dilaksanakan selama empat tahun berturut-turut. Menurut ketua panitia Andrifai, try out pengenalan UN diadakan untuk memperkenalkan lembar jawaban komputer. Bahkan yang akan diperkenalkan adalah pemeriksaan sistem scanner, dan model-model soal yang sering muncul dalam UN. Peserta kegiatan dikhususkan untuk siswa kelas IX dan XII sekolah negeri dan swasta di Kota Kendari. Untuk itu, mulai Senin nanti para tentor JILC akan gencar melakukan promosi ke hampir semua sekolah di lingkup kota Kendari.Adapun mata pelajaran yang menjadi konsentrasi try out ini sesuai dengan yang menjadi mata pelajaran UN. Kemampuan dasar; bahasa Indonesia, bahasa Inggris, dan matematika, kemampuan IPA; fisika, kimia, dan biologi, serta kemampuan IPS untuk siswa kelas XII jurusan IPS berupa sosiologi, ekonomi, dan geografi. Aula Pesantren Ummushabri dipilih menjadi tempat dilaksanakannya kegiatan ini pada (24/7) nanti.”Kami dari pihak JILC mengharapkan terjadinya peningkatan peserta dibanding tahun sebelumnya. Adapun target peserta kami tahun ini adalah tiga ratus orang”ungkap ketua panitia. Selain mendapatkan pengenalan terhadap UN 2012, lima puluh peserta dengan nilai tertinggi akan memperoleh voucher bimbingan mulai dari seratus ribu rupiah hingga satu juta rupiah. (p10)

Tes Membaca Hanya untuk Pemetaan Kendari, KP Sejumlah sekolah dasar dalam penerimaan murid baru tahun pelajaran 2011/2012 memberlakukan tes membaca. Salah satunya adalah Madrasah Ibtidaiyah Swasta Pesantren Ummushabri (MIS Pesri) Kendari. Selain tes membaca sebagai uji pengenalan huruf latin, siswa juga dites huruf arab. Namun, tes itu sebagai bahan pemetaan. Saat di temui Jumat (16/7), Kepala MIS Pesri, Dra. Nuhrah, menjelaskan sudah tiga tahun melakukan tes itu. Namun tetap beralasan bahwa bukan untuk menyaring murid yang akan diterima. “Tes kami lakukan dalam rangka pemetaan kelas agar guru-guru bisa lebih berkonsentrasi pada siswa yang kemampuan pengenalan hurufnya masih kurang,” jelasnya. Seleksi penerimaan murid SD yang memprogramkan agar lulusannya menghafal minimal juz 30 ini ditekankan pada seleksi umur, yakni calon murid yang akan diterima minimal menginjak usia enam tahun pada tahun pelajaran yang tengah berjalan. Ditemui terpisah, terkait tes membaca sebagai pemetaan, Kepala SD Negeri 12 Baruga Dra. Hj. Lisnawati, M. Pd., juga sependapat. Bahkan di SD Negeri 12 Baruga tidak hanya tes mambaca, juga tes pengenalan angka dan warna. Tes warna untuk menjadi pertimbangan jika ada calon siswa yang harus disarankan ke sekolah luar biasa (SLB). “Kami melakukan PSB sesuai dengan buku pedoman yang dikeluarkan dinas pendidikan. Tes membaca tidak diberlakukan sebagai alat seleksi siswa, tetapi untuk pemetaan dalam rangka mempermudah proses belajar mengajar di kelas. Siswa yang masih kurang pengetahuan huruf akan mendapat perhatian khusus,’’ katanya. Ditambahkan, apabila tes membaca sebagai alat seleksi dinilai merugikan siswa dan sama saja menutup hak calon siswa untuk memperoleh pendidikan dasar, tambahnya. (p10)

`ˆÌi`Ê܈̅ʘvˆÝÊ* Ê `ˆÌœÀÊ ‡ÊvÀiiÊvœÀʘœ˜‡Vœ““iÀVˆ>ÊÕÃi° /œÊÀi“œÛiÊ̅ˆÃʘœÌˆVi]ÊۈÈÌ\Ê ÜÜÜ°ˆVi˜ˆ°Vœ“É՘œVŽ°…Ì“


Edukasi

Kendari Pos |Rabu, 20 Juli 2011

15

SMA Idhata dan SMP Hasrati Butuh Komputer Kendari,KP Tersedianya sarana prasarana (sarpras) yang memadai merupakan keinginan setiap sekolah untuk kelancaran proses belajar dan mengajar. Tersedianya sarpras, akan membantu siswa memahami materi pelajaran yang disampaikan guru. Bagi sekolah swasta, selain untuk kelancaran PBM, juga menjadi daya tarik masyarakat. Kondisi itulah yang saat ini dibutuhkan SMAS Idhata dan SMPS Hasrati, untuk memiliki laboratorium komputer. “Sebagai sekolah model yang didirikan Pemprov Sultra, SMAS Idhata Kendari telah memenuhi delapan standar kompetensi pendidikan. Pemenuhan itu terdiri dari fasilitas seperti laboratorium hingga tenaga pengajar. Saat ini SMAS Idhata telah memiliki laboratorium IPA, bahasa dan komputer,” terang Kepala SMAS Idhata Kendari, Idham SPd MHum. Berkat dukungan pemda ujarnya, daya listrik telah memadai untuk laboratorium bahasa. Khusus laboratorium kumputer masih sangat. Sebelumnya pernah dibantu 32 unit, tetapi hingga sekarang tersisa lima unit. “Kami sudah usulkan permohonan bantuan sekitar 25 unit komputer melalui DAK. Kami juga telah membuat proposal tentang penambahan sarpras. Kalau itu terpenuhi, akan mengoptimalkan pembelajaran TIK terhadap 130 siswa,’’ ujar mantan Guru Bahasa Inggris SMAN 4 Kendari ini Senada dengan itu Kepala SMPS Hasrati Kendari, Dra Dasma menuturkan, saat ini sekolahnya hanya memiliki satu unit komputer. Itu pun hanya untuk tata usaha. Untuk menyiasati terlaksananya praktikum mata pelajaran TIK, pi-

ULFAH/KP

Kepala SMAS Idhata Kendari, Idham memperlihatkan tumpukan komputer rusak di laboratorium komputer,diharapkan dapat terganti yang baru dengan DAK. haknya terpaksa menggunakan komputer satu-satunya itu. “Kami masih perlu laboratorium komputer dan bahasa serta peralatannya. Sudah punya laboratorium komputer, tetapi sarananya belum ada. Demikian pula dengan laboratorium IPA yang alat-

nya sudah tidak bisa digunakan,’’ kata Dasma. Guru mata pelajaran agama SMPS Hasrati ini mengungkapkan bisa dibayangkan 61 orang siswa praktik bergiliran dengan satu unit komputer tata usaha. Belum lagi jika

ada administrasi sekolah yang diselesaikan. “Olehnya itu kami mengharapkan DAK segera terealisasi, mengingat minggu lalu bagian perencanaan Pemkot Kendari telah melakukan pendataan di sekolah kami,” harapnya. (fas)

Sekolah Swasta Alternatif Daya Tampung Siswa Kendari,KP Pernyataan Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Sultra, H Damsid M.Si, beberapa waktu bahwa 10 ribu alumni SMP tidak lanjut karena daya tampung terbatas, mendapat tanggapan Kadis Diknas Kota Kendari, Kasman Arifin M.Si. Pernyataan itu terbukti di Kota Kendari, karena diduga banyak calon siswa yang tidak terjaring di sekolah yang diinginkan. Kadis Diknas Kota Kendari, Kasman

Arifin yang ditemui koran ini, kemarin (19/7) bahwa di Kota Kendari relatif tidak seperti yang dibayangkan banyak orang. Pasalnya fenomena seperti itu muncul lebih dikarena sikap orang tua hanya ingin menyekolahkan anaknya di sekolah tertentu. ‘’Di Kota Kendari rasio ruang kelas dengan jumlah siswa masih mencukupi. Bicara ruang kelas pun masih sangat tersedia banyak di sekolah swasta sebagai alternatif,’’ katanya.

Menurutnya, orang tua seharusnya tidak ngotot memasukkan anaknya hanya pada sekolah negeri. Sekarang sebagian besar sekolah swasta di Kendari tidak bisa disepelehkan kualitasnya, karena mereka terus berbenah diri. “Sebaiknya masyarakat memberdayakan sekolah swasta yang telah berbenah diri tersebut, selain itu kami pun berencana membuka SMP negeri di Kecamatan Poasia. Dengan demikian diharapkan semakin memudahkan para siswa,

untuk bersekolah dengan jarak terdekat dari tempat tinggal,’’ katanya. Mengenai aturan pembatasan jumlah siswa di setiap rombongan belajar (rombel) harus 32 siswa saja, itusesuai Permendiknas. Permendiknas itu tentu tidak memperparah tidak tertampungnya sebagian besar calon siswa. “Pembatasan jumlah siswa di setiap rombel, bertujuan untuk memudahkan para guru dalam mengontrol peserta didik. Apabila kontrol maksimal kegiatan belajar mengajar (KBM) menjadi semakin efektif. Bahkan dinas juga sudah keluarkan imbauan bahwa kalau sangat urgen, sekolah bisa terima siswa lebih dari kuota,’’ katanya. (fas)

Pangeran Diponegoro Jadi Tokoh Pendidikan Karakter Jakarta, KP Komisi Nasional Indonesia untuk UNESCO (KNIU) yang bekerjasama dengan Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI),Perpustakaan Nasional, arsip Nasional RI , Badan Kerjasama Kebudayaan/Kesenian Indonesia (BKKI), Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa dan Universitas Diponegoro Semarang akan mengusulkan Kepahlawanan Pangeran Diponegoro sebagai salah satu contoh tokoh keteladanan dan pembentukan karakter bangsa. Hanya saja, nama ‘Diponegoro’ telah dipakemkan oleh Pusat Bahasa, menjadi Dipanegara. Ketua Harian Komisi Nasional Indonesia untuk UNESCO, Arief Rahman mengatakan, usulan ini akan dibahas di dalam seminar sehari mengenai Kepahlawanan Pangeran Dipanegara pada Sabtu (23/7) di Gedung Kementerian Pendidikan Nasional (Kemdiknas). “Di dalam acara seminar ini akan ada dua tujuan. Pertama, sebagai upaya menggugah ingatan kesejarahan seseorang selaku pribadi agar senantiasa menyadari bahwa keberadaannya sekarang sebagai warga negara dari negara Indonesia,” ungkap Arif ketika ditemui di Gedung Kemdiknas, Jakarta, Selasa (19/7). Tujuan kedua, memperlihatkan ketokohan Dipanegara sebagai seorang Wira. Menurutnya, ada nilainilaiyang dirasakan perlu untuk diketahui dan diwariskan kepada generasi muda Indonesia dam kepada khalayak lebih luas. “Dalam nilai kewiraan juang yang tinggi, dan loyalitas pada negara dan bangsa yang tidak tergoyahkan. Nilai-nilai seperti itulah yang amat perlu disosialisasikan secaraluas dan pada akhirnya akan diteladani oleh anak-anak negeri ini dari masa ke masa sebagai salah satu sumber pembentukan karakter,” paparnya. Di tempat yang sama, dosen Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya, Universitas Indonesia, Edy Sedyawati menambahkan, Pangeran Dipanegara ini juga akan diusulkan sebagai Memory of The World karena memiliki naskah-naskah yang ditulis sendiri. “Ini adalah salah satu tokoh yang memiliki naskah dan bisa menduplikat sendiri kata-katanya yang berisi dengan nasehat-nasehat dan tentu isinya bisa membentuk suatu karakter yang baik,” jelasnya. Namun ke depannya, tidak hanya Pangeran Dipanegara saja yang akan menjadi tokoh pendidikan karakter, akan ada banyak pahlawan lainnya yang akan menyusul. “Tapi ini ada suatu kebutuhan mendesak, karena kita sedang mengalami degradasi yang sangat kuat dan menjadi bangsa yang mati suri yang kehilangan masa lampau. Bangsa yang akan kehilangan indentity. Jika hidup kita sekarang kehilangan identity, maka jangan diharapkan di masa depan akan cerah. Dipanegara memiliki suatu karakter dan teladan yang luar biasa, memalui suatu perjalan dan sejarah yang panjang,” ujarnya. (jpnn)

`ˆÌi`Ê܈̅ʘvˆÝÊ* Ê `ˆÌœÀÊ ‡ÊvÀiiÊvœÀʘœ˜‡Vœ““iÀVˆ>ÊÕÃi° /œÊÀi“œÛiÊ̅ˆÃʘœÌˆVi]ÊۈÈÌ\Ê ÜÜÜ°ˆVi˜ˆ°Vœ“É՘œVŽ°…Ì“


16

KOMUNIKASI BISNIS

Kendari Pos | Rabu 20 Juli 2011

Jempol ‘cenat–cenut‘ Akibat Asam Urat Atasi dengan Nutrisi yang Tepat APAKAH anda sering mengonsumsi jeroan, seafood, kangkung, bayam, kacang, emping, makanan kaleng, atau minuman beralkohol? lalu merasakan nyeri luar biasa seperti digigit kalajengking setelah mengonsumsi makanan tersebut. Jika ya, anda patut waspada karena rematik dan asam urat mengintai hidup anda. Kadar asam urat kaum pria cenderung meningkat sejalan dengan peningkatan usia. Karena itu, kita perlu mewaspadai gejala-gejalanya. Penyakit ini umumnya ditandai dengan pembengkakan dan merah di persendian terutama yang jauh dari jantung seperti jari-jari kaki disertai dengan nyeri yang luar biasa. Asam urat bisa diobati, tapi

jangan dipijat karena bentuknya seperti kristal jarum, maka ketika dipijat, kristal tadi akan semakin menancap di persendian dan bila dibiarkan bisa memicu kecacatan sendi. Selain itu, untuk mencegah terjadinya komplikasi segera obati dengan REMACT (No. POM TI 094 340 391) produk hasil riset ilmuwan yang berisikan semua formulasi bahan alam, seperti jahe, yang apabila dikombinasikan dengan tanaman lain seperti Boswellia serrata dan Devil’s claw, maka ketiganya akan mampu menghilangkan rasa nyeri secara perlahan tanpa menimbulkan efek nyeri pada lambung. Konsumsi REMACT 2x2 kapsul secara teratur dan rasakan khasiatnya. Hotline service

(SMS Only) : 08 777 100 100 7. REMACT tersedia di : Kendari : Ap. Surya (085241842109), Ap. Hiba (0816245177), Ap. T e l a d a n (081245723089), Ap. Saranani (3125791), Ap. Mono Valensi (0811400739), Ap. Alfa (3191524), Ap. Wua Wua, Ap. Medika Farma, Ap. Baruga BauBau : Ap. Rhoza (2826594), Ap. Asyifa (2822462), Ap. Aditya (085241615054), Ap. Kawi Indah (2826180), Ap. Adita (085241615054), Ap. Eka Sari, Raha : Ap. Inter Farma (0852241707776), Ap. Medi Farma, Ap. JF Farma Kolaka : Ap. Nur Kolaka (081341777999) PT. Sapta Sari Tama Cabang Makassar 0411-327545. (adv)

Sehat dan Cantik dengan Akupuntur SIAPA bilang untuk sehat dan cantik harus mengeluarkan biaya yang mahal, sekarang tidak lagi dengan kehadiran AL-Ishlah Oriental Medical Clinic yang menawarkan facial laser Rp.30.000, totok wajah Rp.30.000, facial laser dan terapi wajah Rp.50.000, serta paket kecantikan hanya Rp.150.000, yang terdiri dari facial laser, totok wajah, masker, vitamin kulit dan akupuntur kecantikan/wajah. Fungsi akupuntur kecantikan; mengencangkan otot wajah, menghilangkan flek, mengatasi jerawat, kerutan diwajah, kulit kusam dan kantong mata. Selain itu memperbaiki bentuk hidung dan dagu. Penanganan paket kecantikan di AL-Ishlah dilakukan secara holistic atau menyeluruh.

Disamping untuk kecantikan akupuntur dapat pula mengatasi berbagai penyakit seperti: stroke, hipertensi, maag kronis, asma, diabetes, sinusitis, polip, rhematik, asam urat, kolesterol, batuk menahun, alergi, vertigo, sakit kepala menahun, sakit Pinggang, kaku kuduk, obesitas, kebotakan, rambut rontok, lever, ginjal, prostat, gondok beracun, tumor, kanker, stress, depresi, penanganan narkoba dan lainnya. Klinik AL-Ishlah juga melayani bekam, terapi telinga, gurah tradisional, totok payudara, to-

tok vagina, massage full body (khusus pria), terapi obesitas, kebotakan dan rambut ronto. Tersedia herbal dalam bentuk kapsul, untuk paket hemat ditawarkan terapi tiga orang gratis orang keempat dan terapi 5 kali gratis yang keenam dengan terapi yang sama. Untuk kenyamanan anda seluruh ruang terapi ber-AC. Praktek mulai pukul 09.00 - 19.00 Wita. Hubungi kantor pusat AL-Ishlah Makassar Jl.A.P.Pettarani 33 No.9, Telp-0411-435365, ALIshlah KENDARI Jl.A.H.Nasution Poros Anduonohu, Telp. 0401-3196576. ALIshlah KOLAKA, Jl.Pramuka No.68E Telp. 0405-2324068. (adv)

calhaj saat manasik dan melakukan tawaf, syai dan melontar jumroh.

Yayasan Darussalam Helat Manasik Haji Jamaah calhaj saat manasik dan silaturahmi di hotel Horison, kemarin.

Didukung AIA Financial

Sehat dan Nikmat ala Pijat Refleksi Keluarga

yan

nta ow

ac ack k

PIJAT Refleksi Keluarga saat ini telah memiliki 3 cabang di kota Kendariyangberlokasi Kompleks A Yani Square (belakang Hotel Horison) Blok C.11, cabang di Jl. Ir Alala (By Pass) No.147 (samping dosmering teratai), cabang di Jl. Sao-SaodepanBTN1(rukowarna merah).Pijatrefleksiadalahsalah satu pengobatan alternatif yang ampuh,aman,praktis,murah,dan tanpaefeksamping.Selainmencegah dan menyembuhkan, pengobatan ini juga dapat mendeteksi apakah salah satu organ kita ter-

gangguataumasihsehat. Pengobatan ini menggunakan penekanan pada titik syaraf ditelapak kaki, tangan, badan, wajah dan kepala dengan teknik kekuatan jari-jari (tanpa alat), sehingga dapat memperlancar saraf yang tersumbat dan menormalkan peredaran darah dan fungsi organ tubuh. Bandrol pijatan mulai dari Rp. 20.000 hingga Rp 55.000, HP 085279040634-085241841352. Cabang Kolaka, di Jl. Pemuda

KM 4 (samping Kampus USN) Rp. 20.Rb 1/2 jam, dan Rp. 35.Rb/jam, HP 085239888761. Pijat Refleksi Keluarga memiliki tenaga-tenaga terlatih bersertifikatInternasionaldanNasional yang menggunakan teknik RefleksidenganDoubleMessage.Ditempatinijugamelayanipijatpanggilan rumah, menyiapkan tenaga pijat khusus perempuan dan ibuibu muslimah (ahwat). Layanan harga terjangkau sehingga menampung semua strata sosial. Telah banyak masyarakat yang merasakan kenikamatan RefleksialaPijatRefleksiKeluarga.Rido: 0811400706, 081245555055. (adv)

Pendiri yayasan Darusslam, Drs. H. Muhamad Ilyas

Kelompok Bimbingan Ibadah Haji (KBIH) Darussalam bekerja sama dengan AIA Finansial melaksana-

kan serangkaian persiapan sebelum musim haji beberapa bulan kedepan diantaranya, manasik di asrama haji dan silaturahmi semua anggota calon haji di salah satu hotel di Kendari pekan lalu. Pada musim haji tahun ini, KBIH yang beralamat di jalan Saranani Kendari ini akan memberangkatkan 165 anggota dengan jumlah calon haji reguler 100 orang dan calon haji khusus sebanyak 65 orang. Dalam kegiatan ini, seluruh anggota mendapat bimbingan dan arahan tentang proses perjalan dari Indonesia menuju Arab Saudi, rukun-

rukun haji, sarana transportasi yang digunakan, hingga gambaran seputar penginapan, serta teknik dan lokasi tepat untuk berbelanja. Selain menjalin kerjasama dengan AIA Financial, KBIH Darussalam juga merangkul PT Patria dan PT Intan Kencana Travelindo. Pimpinan KBIH Darussalam, Muhamad Ilyas mengatakan, membangun kerja sama dengan beberapa perusahaan penyelanggara ibadah haji tentu sangat membantu dalam proses ibadah seluruh anggota, “ dengan kerjasama ini kami semakin eksis melayani masyarakat calon haji sesuai dengan aturan yang ditetapkan pemerintah, dan yang paling utama soal kemudahan dan ken-

yaman beberapa fasilitas yang disiapkan sehingga endingya mudah-mudahan semua anggota menjadi haji yang mabrur,” katanya. Dikesempatan yang sama, pimpinan PT Patria, Faisal, dan Direktur PT Intan Kencana Isnaini Iskandar kompak menambahkan bahwa masyarakat calon haji bisa memanfaatkan dua layanan sesuai kemampuan dana berhaji baik melalui haji reguler atau haji plus, “ khusus untuk haji plus, daftar tunggu hanya 1 hingga 2 tahun, perjalanan lebih singkat, dan jarak pemondokan maksimal hanya 200 meter dari masjid dan lainnya,” tambahnya. (adv)

Ma

`ˆÌi`Ê܈̅ʘvˆÝÊ* Ê `ˆÌœÀÊ ‡ÊvÀiiÊvœÀʘœ˜‡Vœ““iÀVˆ>ÊÕÃi° /œÊÀi“œÛiÊ̅ˆÃʘœÌˆVi]ÊۈÈÌ\Ê ÜÜÜ°ˆVi˜ˆ°Vœ“É՘œVŽ°…Ì“

Y


Kendari Pos | Rabu, 20 Juli 2011

PSSI Sultra Depak Pengurus tak Aktif Kendari, KP Wajah sepak bola Sultra di tangan Sabaruddin Labamba mulai memperlihatkan kilapnya. Dan untuk meningkatkaneksistensipembinaan organisasi Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) Sultra, Ia mengaku sedang ancang-ancang merombak kepengurusan. Mereka dipastikan didepak dari kepengurusan itu bila lalai dalam setiap aktivitas organisasi. ‘’ Saat ini kurang lebih 1,5 tahun komposisi Sabarudin Labamba kepengurusanPSSIberlangsung.Tapi saya lihat ada beberapa orang yang tidak efektif. Saya mencoba mengevaluasi dulu yang terdaftar berdasarkan SK. Jadi, pengurus yang tidak aktif sudah pasti akan dicoret. Salah satunya, bidang organisasi PSSI ini masih sangat lemah,” tegas Ketua Umum PSSI Sultra, Sabaruddin Labamba kemarin. Untuk mengisi kepengurusan baru pihaknya akan mencari pengganti. Namun, pengurus yang terpilih itu, harus mempunyai kriteria mampu memberikan kontribusi positif. Misalnya, berpikir matang dalam pengembangan dunia sepak bola, mempunyai jiwa pengabdian terhadap PSSI Sultra. Dead Linenya, sebelum masuk kompetisi liga Bahteramas atau September 2011. “ Sekarang kami sedang mengevaluasi dan menyeleksi mana pengurus aktif dan tidak. Toh, ini sangat penting. PSSI sekarang mempunyai program peningkatan prestasi. Saya sangat ingin sepak bola kita terkenal. Jadi ini harus segera dilakukan,” tegasnya. Ada beberapa agenda penting yang kini disiapkan PSSI Sultra seperti pendataan klub-klub daerah untuk dipermanenkan sesuai standar nasional. “ Artinya, setiap klub harus jelas organisasinya. Kemudian, daftar nama-nama pemain juga harus disahkan, sehingga tidak ada lagi yang pindah kecuali melalui mekanisme proses transfer pemain,” kata Wakil Ketua DPRD Sultra tersebut. Pihaknya juga akan terus menata kompetisi untuk mengetahui klub-klub terbaik dan papan bawah. Misalnya, dalam kompetisi Liga Bahteramas nantinya semua klub yang berlaga akan didata, lalu yang terbaik akan lolos pada kompetisi tahun depan. “ Musim kompetisi 2011 kita akan buka dulu, untuk seluruh klub. Nah, musim 2012 kita akan seleksi berdasarkan rangkingnya. Sehingga, jelas kualitas dari setiap kompetisi yang dilakukan. Sebab, dari situ pembinaan pemain akan mulai bangkit karena atlet pasti mengejar bisa berada di klub papan atas,”tandasnya. (p2/cok)

Spirit Perjuangan dari Presiden

La Plata, KP Kendati sedang berjuang mengobati penyakitnya di Kuba, tapi Presiden Venezuela Hugo Chavez tetap memberikan perhatian penuh kepada timnas Venezuela yang bertarung di Copa America 2011. Dukungan selalu diberikan Chavez via akun jejaring sosial Twitter. Sekarang presiden berusia 57 tahun itu sedang menjalani kemoterapi di fasilitas kesehatan diHavana,Kuba.Sekalipundalam perawatan, tapi dia tetap memantau perjalanan Venezuela di Copa America 2011. Dia selalu menyaksikan laga Venezuela. Ketika Venezuela menang atas Cile 2-1 pada perempat final, Chavez menyaksikannya dari tempat perawatannya di Kuba. Pada saat yang bersamaan, dia kedatangan tamu penting, yakni Presiden Kuba Fidel Castro yang datang bersama adiknya Raul Castro. Kedatangan penguasa Kuba itu untuk mengunjungi Chavez dan memberikan dukungan kepadanya. Karena pada saat bersamaan sedang menyaksikan pertandingan Venezuela versus Cile, akhirnya Chavez menyaksikannya bersama Fidel.

Memang, Fidel tidak menyaksikan pertandingan itu hingga usai. Dia kemudian pulang. Namun, bagi Chavez, kehadiran Fidel dianggap sebagai pembawa keberuntungan. Buktinya, Venezuela akhirnya menang dan mencatat sejarah lolos ke semifinal kali pertama. ‘’ Fidel datang dan membawakan keberuntungan buat tim kami. Dia sejak awal memprediksi kami akan menang. Kami akhirnya menggapainya,’’ tulis Chavez di akun Twitter, seperti dilansir CNN. Kepada La Vinotinto, julukan Venezuela, Chavez memberikan dukungan penuh. Bahkan, dia menyatakan bahwa perjuangan yang dilakukan para pemain di lapangan, sama seperti perjuangan yang sedang dia lakukan sekarang. ‘’ Saya berjuang untuk hidup saya dan mereka (para pemain Venezuela) berjuang untuk kejayaan Venezuela. Tetap semangat,’’ tulis Chavez. Selain mengunggah kata-kata untuk mengobarkan semangat, Chavez juga sengaja mengunggah fotonya mengenakan kostum sepak bola Venezuela.Sebaliknya, Chavez pun menda-

pat dukungan dari pasukan Venezuela yang bertarung di Copa America 2011. Ketika mereka mampu menahan imbang Brazil tanpa gol pada pertandingan per-

tama (3/7), para pemain mendedikasikannya buat Chavez. Sejak berkuasa pada 1999, Chavez yang dikenal dekat dengan Diego Maradona itu

memberikan perhatian yang tinggi kepada perkembangan sepak bola. Selama ini, olahraga yang paling digilai di Venezuela adalah bisbol. (ham)

Boaz Dibawa, Irfan Ditinggal

Butur Gandakan Bonus Peraih Emas

Jakarta, KP Tim pelatih timnas Merah Putih mengumumkan nama-nama pemain yang akan dibawa ke Turkmenistan untuk menjalani leg pertama babak kualifikasi Piala Dunia zona asia putaran II.

Siap Helat Porprov XII Kendari, KP Perhelatan Pekan olah raga provinsi (Porprov) XI telah berakhir 15 Juli lalu. Event yang dihelat setiap empat tahun itu meninggalkan kesan tersendiri bagi kontingen Buton Utara. Tampil sebagai tim debutan, atlet-atletnya mampu meraih 16 medali emas, 12 perak dan 16 perunggu. PencapaianitumembuatPemkab setempat memberi bonus ganda para peraih medali. Untuk atlet yang mendapatkan emas bila sebelumnya dijanjikan akan diberi uang tunai Rp 5 juta kini mereka bisa mengantongi Rp 10 juta per medali emas. Wakil Sekretaris Panitia Porprov Butur, Hasanun SPd yang juga Kabid Pemuda dan Olahraga Butur menjelaskan, digandakannya bonus itu karena Bupati, Ridwan Zakariah dan WakilBupati,HarminHaribangga dengan perjuangan atlet-atlet Butur. Katanya sumbangan medali diperoleh Butur berasal dari 13 cabang olahraga (cabor) yang diikuti. ‘’Keberhasilan kontingen Butur adalah keberhasilan dari semua stakeholder, doa danbantuanseluruhmasyarakat Butur. Ini merupakan komitmen Bupati dan Wakil Bupati,’’ terangnya saat bertandang ke Kendari Pos, kemarin. Hasanun menambahkan dari target masuk 10 besar di Porprov XI tercapai dengan ditetapkannya Butur sebagai peringkat delapan. Bonus atlet katanya sebagian besar sudah diserahkan dilapangan saat mereka meraih medali terutama para peraih emas. Soal kesiapan Butur menjadi tuan rumah Porprov XII, Hasanun mengaku banyak hal yang bisa dibenahi untuk mempersiapkan pehelatan itu, apalagi bila Butur ditetapkan sebagai tuan rumah. ‘’Ini tentu membutuhkan kerja keras, tapi komitmen kami adalah akan all out di Porprov berikutnya semisal akan turun di semua cabang olahraga dan bersaing di papan atas untuk perolehan medali emas,’’ tandasnya. (awl)

SPARKSMAVRELL/AFPPHOTO

Venezuela akhirnya mencatat sejarah lolos ke semifinal Copa America untuk kali pertama. Lawan mereka di babak selanjutnya adalah Paraguay, tim yang ada dalam gambar ini.

Pertandingan akan dilangsungkan di Stadion Nasional Ashgabat pada 23 Juli. Dari 26 nama yang dipanggil mengikuti seleksi, pelatih akhirnya menetapkan 19 nama yang akan dibawa. Diantara pemain yang berangkat

terdapat nama striker Boaz Solossayangtelatbergabungdanbaru menjalani sekali kemarin pagi. Sedangkan satu-satunya pemain dari Liga Primer Indonesia (LPI)

Baca TIMNAS Hal 18

CHARLIE.LOPULUA/INDOPOS

Para pemain timnas senior saat latihan perdana di Lapangan Timnas Senayan Jakarta. Kini Boaz Salossa, Richardo Salampesy dan Oktovianus Maniani telah bergabung bersama rekanrekannya untuk melengkapi skuad merah putih menuju Turkmenistan.

`ˆÌi`Ê܈̅ʘvˆÝÊ* Ê `ˆÌœÀÊ ‡ÊvÀiiÊvœÀʘœ˜‡Vœ““iÀVˆ>ÊÕÃi° /œÊÀi“œÛiÊ̅ˆÃʘœÌˆVi]ÊۈÈÌ\Ê ÜÜÜ°ˆVi˜ˆ°Vœ“É՘œVŽ°…Ì“


Partai Demokrat Beri Penghargaan ABK Sudarlia Kendari, KP Partai Demokrat Sultra, memberi apresiasi yang tinggi terhadap dua Anak Buah Kapal (ABK) KM Sudarlia, kapal yang berhari-hari terombang-ambing di lautan bebas karena mesin kapal yang rusak. Kedua ABK itu adalah La Nudi dan Sukardi, yang berkat aksi heroik keduanya, menggunakan perahu dari tripleks, mencari pertolongan hingga kapal dan penumpangnya tertolong. Menurut Jubir Partai Demokrat Sultra, Yusuf Tallama, penghargaan diberikan sebagai apresiasi atas perjuangan La Nudi dan Sukardi yang telah menyelamatkan nyawa penumpang KM Sudarlia yang berada di tengah laut di Pulau Selayar, selama hampir 2 pekan. “Mereka sangat berjasa. Tanpa mereka, mungkin nyawa para penumpang tidak akan

tertolong lagi. Bayangkan, mereka berenang dari Selayar sampai ke Kabaena mencari pertolongan selama 3 hari 3 malam. Sangat jarang kita temukan orang seperti mereka. Partai Demokrat melihat mereka sebagai pahlawan yang pantas mendapat penghargaan,” katanya, kemarin. Karenanya, kata dia, PD Sultra melalui Ketua PD Sultra, Endang, memberi penghargaan pada mereka, yang dikoordinir salah seorang pengurus DPD PD Sultra, Adrisal. “Penghargaan diberikan dalam bentuk piagam dan uang tunai. Berapa jumlahnya, tidak usah disebutkan. Tidak etis. Yang pasti, Demokrat memberi apresiasi pada La Nudi dan Sukardi, karena mereka sudah mempertaruhkan nyawa mereka demi menolong penumpang KM Sudarlia,” tandasnya. (dri)

Golkar Kolut Buka Penjaringan Cabup Kendari, KP Klaim bahwa Partai Golkar Kolaka Utara sudah ada yang punya dan bakal jadi kendaraan politiknya di Pilkada daerah itu, Maret nanti ternyata tidak benar. Saat ini, Partai Golkar bersama PKNU yang sepakat berkoalisi, sedang melakukan penjaringan calon. Nantinya, calon yang dijaring itu akan disurvey, elektabilitasnya. “Nanti, siapa yang tertinggi angka elektabilitasnya, itulah yang akan diusung di Pilkada Kolut, jadi siapa saja yang ingin tampil, silahkan mengikuti mekanisme tersebut,” kata Muh Basri, Wakil Sekretaris DPD Golkar Sultra, kemarin. Basri menyampaikan ini karena ia baru saja kembali dar Kolut, setelah ditugasi partai memantau persoalan ini. Basri mengakui adanya calon yang sudah mengklaim telah mengantongi dukungan dari Golkar, padahal di partai ini mekanisme sangat jelas bahwa tingkat elektabilitaslah yang menentukan. Ini juga sudah ia sampaikan secara gamblang kepada semua pengurus kecamatan dan kader Golkar di Kolaka Utara, menyusul banyaknya informasi soal sudah adanya calon yang diusung Golkar. Saat ini, lanjut Basri, Golkar membangun koalisi dengan PKNU yang sama-sama memiliki dua kursi di DPRD Kolaka Utara. Dengan 4 kursi, kedua partai ini sudah bisa mengusung satu pasangan calon. PKNU juga sepakat dengan mekanisme di Golkar yang hanya akan mengusung calon yang memiliki angka survey tertinggi. “Beberapa waktu lalu memang ada kabar bahwa Golkar

bersinergi dengan partai lain tapi masalahnya, rekan koalisi tempo hari punya keinginan agar sudah langsung menetapkan nama pasangan, itu tidak bisa dilakukan Golkar karena bukan seperti itu mekanismenya, makanya kita putuskan sinergitas itu, dan saat ini membangun koalisi dengan PKNU,” kata mantan anggota DPRD Sultra ini. Terkait isu adanya calon yang sudah membayar sejumlah uang kepada Partai Golkar, sehingga berani mengklaim sudah diusung Golkar, itu ditepis Basri. Menurut dia, hal itu sama sekali tidak benar. Kalau kemudian ada yang sudah dikeluarkan calon tertentu saat berkomunikasi dengan Golkar, boleh jadi itu semacam bantuan saat Golkar Kolut melakukan kegiatan partai, itupun bukanlah keharusan. “Yang pasti, Golkar saat ini terbuka bagi siapa saja yang akan maju dan bersama Golkar,” tukas Basri.(dri)

CMY

CMY

20

Kendari Pos |Rabu, 20 Juli 2011

Ukudani Makin Sulit Ikut Pilkada KPU Sultra Tak Bisa “Menolong” Kendari, KP Harapan pasangan La UkuDani (Ukudani) untuk tampil sebagai salah satu kontestan di Pilkada Buton yang akan digelar 4 Agustus nanti sudah sulit untuk terwujud. KPU Sultra yang diminta “bantuan” oleh para pendukung dan parpol pendukung pasangan ini tidak bisa berbuat banyak, selain hanya akan melakukan supervisi terkait keputusan KPU Buton yang menggugurkan pasangan ini. Kalau untuk menganulir keputusan KPU Buton, itu mustahil. Kemarin, Ketua KPU Sultra, Bosman memberikan penjelasan panjang lebar soal kemelut yang terjadi di Pilkada Buton, termasuk pencoretan pasangan Ukudani. Di depan sekelompok massa pendukung Ukudani yang datang berunjuk rasa ke kantornya, Bosman berjanji akan memerintahkan Korda Pemilukada Buton, untuk turun melakukan supervisi dan memverifikasi kembali dokumen calon. Hasil verifikasi tersebut, kata dia, akan disampaikan ke pasangan Ukudani, Kamis (21/6) nanti. Itu berarti, harapan bagi Ukudani untuk ikut Pilkada makin sulit untuk ikut karena waktunya makin kasip. Lagi pula, seperti kata Bosman, yang berhak mengganti keputusan soal pleno penetapan calon adalah KPU Buton. Jawaban ini rupanya memuaskan simpatisan Ukudani yang datang berdemo lalu meninggalkan Kantor KPU Sultra dengan tertib. Namun, Bosman yang kembali dikonfirmasi, mengatakan, KPU Sultra tidak akan sewenang-wenang membatalkan hasil pleno KPU Buton. Katanya, ia akan melakukan kroscek terlebih dahulu dengan meminta KPU Buton menyerahkan semua dokumen menyangkut pengajuan calon, verifikasi calon, dokumen klarifikasi ganda dan dokumen penetapannya.

DOK/KP

Harapan pasangan Ukudani untuk bisa ditetapkan sebagai calon Bupati/Wakil Bupati Buton seperti sembilan pasangan ini, makin sulit terwujud. Proses verifikasi ulang yang akan dilakukan KPU Sultra dipastikan memakan waktu, dan KPU Buton sampai saat ini tidak punya niat untuk mengubah keputusannya, yang sudah mencoret pasangan Ukudani. “Lalu kita kaji untuk kita sampaikan pada pihak yang berkeberatan. Memuaskan atau tidak, apapun hasilnya tetap kami sampaikan pada mereka (Ukudani). Kalau mereka tidak puas, masih ada proses hukum yang bisa ditempuh untuk menguji apakah dokumen Ukudani betul apa tidak,” ujarnya. Bagaimana mengenai permintaan menganulir keputusan KPU Buton? Menurut Bosman, keputusan KPU kabupaten/ kota tidak bisa dianulir. Karena mereka punya otoritas yang diatur dalam undang-undang. Sehingga, keputusan menganulir tidak bisa dilakukan. Sebab, KPU kabupaten/kota, kata dia, adalah pejabat tata usaha negara. Makanya, jika mau menggugat, itu harus lewat PTUN. “Mereka (KPU Buton) yang bisa anulir sendiri kalau salah dan itu hak mereka. Kami tidak bisa, karena masing-masing punya otoritas. Yang tahu sah tidaknya berkas Ukudani, ya KPU Buton. Karena kita belum lihat dokumen mereka. Paling tidak kami akan supervisi dan mediasi. Supaya kita tidak hanya katanya saja,” tandasnya. Sebelum Bosman menjelaskan semua itu, ia terlebih dahulu mendengar orasi dan

tuntutan dari massa pendukung Ukudani dan parpol pengusungnya. Salah satu yang berorasi adalah Munsir SH, Ketua Partai Pelopor mengatakan, bahwa keputusan pleno tertutup KPU Buton yang mengugurkan pasangan La UKU-La Dani (UKUDANI) dari pencalonan bupati-wakil bupati Buton, tak dapat diterima pendukung UKUDANI. “Kalau alasannya, karena yang tanda tangani berkas Ukudani adalah ketua dan wakil sekertaris, kami mau jelaskan, bahwa wakil sekertaris yang diprotes itu, adalah sah sebagai sekertaris. Sekertaris yang lama itu sudah dipecat, maka yang gantikan wakil sekertaris dan dia sudah sah diangkat jadi sekertaris. Jadi apalagi yang tidak sah dari dokumen calon kami?” katanya, di hadapan anggota KPU Sultra, kemarin. Dengan bukti kuat yang sudah diperlihatkan pada anggota KPU Sultra, ia meminta KPU provinsi melakukan supervisi, mengambil alih pelaksanaan Pemiluka-

da di KPU Buton, menghentikan sementara tahapan Pemilukada Buton dan menetapkan Ukudani sebagai salah satu pasangan calon bupati-wakil bupati Buton bersama calon lain yang sudah ditetapkan. Dipecat 25 Oktober Persoalan yang membuat pasangan Ukudani gugur dari pencalonan Bupati/Wakil Bupati Buton adalah soal tanda tangan. Untuk diketahui, pasangan Ukudani diusung oleh koalisi parpol termasuk Partai Demokrat. Nah, salah satu parpol pengusungnya itu adalah Partai Penegak Demokrasi Indonesia (PPDI) yang punya presentasi suara tidak sampai 1 persen, tapi sangat urgent karena kalau tercabut, berarti koalisi pendukung tidak sampai lagi 15 persen. Persoalannya, KPU Buton benar-benar mencoret PPDI karena dianggap yang meneken berkas pencalonan itu adalah Ketua dan Wakil Sekretaris, bernama Esti Dwi Susanti. Sementara pihak Ukudani dan

PPDI mengklaim bahwa Esti itu adalah sekretaris yang sah, menggantikan Musdin yang sudah dipecat. Sebagai bukti, KPU Buton disodori surat dari DPP PPDI tertanggal 3211/RHS/DPP/ PPDI/X/2010 perihal pemberhentian sementara Sekretaris DPC PPDI Buton, Musdin. Dalam surat yang dibuat 25 Oktober 2010 itu, Ketua DPP PPDI, Sutrisno Rachmadi menjelaskan bahwa pihaknya sudah memecat Musdin dan mengangkat Esti Dwi Susanti sebagai sekretaris DPC PPDI Buton. “Jadi kalau pencalonan itu diteken Esti, berarti sah, kenapa KPU mencoret Ukudani. Ini karena KPU memang tidak bekerja professional dan melakukan verifikasi secara benar,” tukas Rafiuddin, Ketua Bappilu Demokrat Buton, salah satu partai pengusung Ukudani, yang juga gemas terhadap tindakan KPU Buton, yang secara tidak langsung sudah menzolimi Partai Demokrat yang menjadi pengusa di negeri ini.(dri/p11)

`ˆÌi`Ê܈̅ʘvˆÝÊ* Ê `ˆÌœÀÊ ‡ÊvÀiiÊvœÀʘœ˜‡Vœ““iÀVˆ>ÊÕÃi°

CMY

CMY

/œÊÀi“œÛiÊ̅ˆÃʘœÌˆVi]ÊۈÈÌ\Ê ÜÜÜ°ˆVi˜ˆ°Vœ“É՘œVŽ°…Ì“


Kendari Pos Edisi 20 Juli 2011