Issuu on Google+

Kamis, 1 Juli 2010

http://www.kendaripos.co.id

Harga Eceran Rp. 3.500,-

Kontroversi Hukum Video Mesum ISU video mesum Nazriel Irham alias Ariel “Peter Pan” dengan Luna Maya dan Cut Tari, tampaknya cukup menghebohkan masyarakat Indonesia. Apalagi semua orang sangat mafhum bila Ariel, merupakan seorang selebritis yang musiknya sangat digandrungi anak muda negeri ini. Kini Ariel mendekam di balik jeruji taha-

nan Mabes Polri, sedang menanti sebuah proses hukum yang bakal menghantarkan dirinya pada vonis hukum, apakah ia pantas untuk menerima hukuman kerangkeng dua belas tahun, karena terbukti melanggar Pasal 4 Undang-Undang Pornografi Nomor 44 Tahun 2008, bahwa: “Setiap orang dilarang memproduksi, membuat, mem-

perbanyak, menggandakan, menyebarluaskan, menyiarkan, mengimpor, menawarkan, memperjualbelikan, menyewa, atau menyediakan pornografi yang secara eksplisit memuat: Pengsenggamaan, kekerasan seksual, masturbasi atau onani, ketelanjangan

Muh Sjaiful SH MH Dosen Fakultas Hukum Unhalu

Baca KONTROVERSI diHal. 2

Pendaftar Calon Ketua KPK Didominasi Pencari Kerja Jakarta, KP Anggota Panitia Seleksi (Pansel) calon Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Todung Mulya Lubis menuding para pelamar calon Ketua KPK dinominasi oleh orang-orang dalam status pencari kerja. Sementara yang terbaik, kata Todung, sebagaimana yang kita yakini masih berada di luar sistem seleksi. FOTO: DITE SURENDRA/JAWA POS

SUDAH DI SURABAYA: Trevor Ariza dari Houston Rocketsmenunjukkancincinjuarayangdiraihnya di musim NBA 2008-2009, ketika dia masih bermain untuk LA Lakers, kepada direktur Jawa Pos Azrul Ananda, 30 Juni.

Hari Ini Langsung Sapa Penggemar SURABAYA – Tadi malam (30/ 6), bintang Houston Rockets, Trevor Ariza, mendarat di Surabaya. Pemain yang sudah memiliki cincin juara NBA itu menjadi bintang dalam weekend pemuncak NBA Madness presented by Jawa Pos. Kedatangan Ariza ke Surabaya menjadi sangat spesial karena bertepatan dengan hari ulang tahunnya yang

Baca HARI INI diHal. 7

SELEBRITI

Rekam Adegan Intim DIAM-diam, Lia Ladysta alias Lia Trio Macan pernah merekam adegan syurnya dengan sang kekasih. Tapi adegan Lia tak heboh diberitakan media seperti kasus Ariel, Luna dan Cut Tari. Sebab katanya, rekamannya langsung dihapus. “Pern a h aku rek a m adegan intim dengan pacar aku, tapi langsung aku hapus buru-buru, soalnya aku takut kalau sampai tersebar,” beber Lia saat dijumpai di bilan-

Baca REKAM diHal. 7 LIA LADYSTA

Baca PENDAFTAR diHal.8 F/MUSTAFARAMLI/JAWAPOS

Dialog Kenegaraan :Anggota Fraksi PAN DPR-RI, M.Taslim (kanan) bersama Pengamat Politik, Margarito Kamis (tengah) Panitia Seleksi Calon Pimpinan KPK, Todung Mulya Lubis (kiri) saat berdialog soal KPK, Rabu (30 Juni 2010) di Jakarta.

Pemilukada Konsel akan Diboikot

Jika KPU Tak Mengindahkan Permintaan Tiga Calon Bupati Konsel

Jakarta, KP KPU telah menetapkan jadwal pemungutan suara ulang 11 Juli 2010, pasca putusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang memerintahkan Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pemilukada) Konawe Selatan (Konsel) di 550 Tempat Pemungutan Suara (TPS). Namun, keputusan itu ditolak oleh tiga dari empat pasangan calon dan meminta jadwal ditunda. Alasannya, jadwal pemungutan suara yang ditetapkan oleh KPU tidak rasional sehingga potensi pelanggaran Pemilukada terancam terulang kembali. “Jadwal yang dibuat direvisi kembali karena waktu yang ditetapkan tidak rasional untuk digelarnya pemilukada ulang,”

kata Ketua Tim Pemenangan Surunuddin Dangga-Muchtar Silondae (Sutra), Samsu saat mengadukan keputusan itu di KPU, Jalan Imam Bonjol, Jakarta, Rabu (30/6). Hal yang sama juga dikatakan Ketua Tim Pemenangan Ashar-Yan Suleman, Emil Nurjadin. Kata dia, jika KPU Konsel tetap bersikukuh dengan pendiriannya maka pihaknya akan melakukan pemboikotan pada hari pelaksanaan pemungutan suara. “Kami akan boikot,” katanya dengan nada mengancam. Ditempat terpisah, Alistin selaku ketua Tim Pemenangan Pasangan Rustam Tamburaka-Bambang Setyabudi mengatakan idealnya pelaksanaan pemungutan suara digelar antara September dan Oktober 2010. Pertimbangannya, masalah-masalah seperti pemutakhiran

Baca DIBOIKOT diHal. 7

2011, Antam Bangun PLTU Kolaka, KP PT Antam Tbk tengah mempersiapkan pembangunan unit Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) berkapasitas 2 kali 75 MW di Pantai Sleg yang merupakan kawasan kuasa pertambangan blok Pomalaa. Proyek yang direncanakan mulai tahun 2011 dan rampung 2014 ini akan menyerap dana hingga USD 375 juta. Saat ini tahapan proyek PLTU tersebut tengah dalam proses studi Amdal dan sosialisasi. Selain PLTU, Antam pun akan membangun sarana penunjang lainnya seperti fasilitas bongkar muat bahan baku, transminsi listrik 30 KV sepan-

jang tiga kilometer, akses jalan dan instrumen pengelolaan lingkungan. Menurut Deputy Vice President Mining OPR Suport PT Antam Tbk UBP Nikel, Yaris Tandi, pembangunan PLTU merupakan bagian dari upaya efisiensi pada proses pengolahan bijih nikel melalui konversi BBM ke batu bara. Jika PLTU beroperasi, Antam dapat melakukan efisiensi energi hingga lebih dari setengah yang dikeluarkan selama ini. Sebagai gambaran, dalam keadaan normal selama ini BBM yang digunakan

Baca ANTAM diHal. 7

ELIAZER/KP

Panelis saat membahas rencana pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) di lokasi pertambangan PT Antam Pomalaa.

DARI REDAKSI SETELAH sebulan penuh, kami sajikan sebuah liputan eksklusif bertajuk ‘’30 Hari Menelusuri Kehidupan Wanita Malam di Kota Kendari” kemarin, liputan tersebut kami akhiri. Tiga hari terakhir kami sengaja meminta pendapat para pakar dan tokoh agama terkait fenomena yang menjadi sorotan kami selama sebulan. Ada pakar pendidikan

yang mengulas bagaimana pentingnya para pendidik menanamkan nilai-nilai moral kepada anak didik agar terhindar dari fenomena pergaulan seperti yang ada sekarang. Di lain pihak, seorang psikolog yang juga menyoroti fenomena tersebut, meminta peranan keluarga lebih dominan dalam mencegah terceburnya anak-anak

kita ke dunia nista seperti yang terungkap dalam liputan tersebut. Dan terakhir, seorang tokoh agama yang menegaskan perlunya penanaman nilai-nilai religius dalam setiap anak sehingga bagaimanapun guncangan dan cobaan yang menerpa mereka tetap tegar dalam mengarungi kehidupan ini. Itulah sebenarnya makna yang

ingin kami angkat dari liputan eksklusif yang banyak mendapat sambutan pembaca ini. Sehingga selama 30 hari, kami menurunkan reporter-reporter terbaik kami melakukan investigasi dalam menelusuri kehidupan malam di kota ini. Ada banyak cerita konyol dan menggelikan dialami para reporter kami ketika melakukan investigasi. Namun semuanya tetap

bermuara kepada tekad kami untuk memberikan liputan-liputan yang eksklusif, fenomenal dan juga edukatif kepada anda para pembaca. Ke depan, kami juga sudah merancang liputan-liputan eksklusif dengan tema lain yang kami harapkan akan mendapat sambutan hangat dari anda, para pembaca. Semoga.(*)

Kisah Dua Korban Meninggal dalam Kecelakaan Maut KA Logawa

Bayu Hendak Berlibur ke Surabaya, Sholeh Akan Pinjam Uang Duka mendalam dirasakan keluarga Rahmad Bayu Rianto dan Sholeh, korban kecelakaan KA Logawa jurusan Purwokerto-Jember asal Kota Madiun. Keluarga tidak menyangka rencana liburan yang disusun Bayu dan Sholeh berbuah duka cita.

DWI N.R. DILANA, Madiun BENDERA lelayu putih dipasang di ujung gang kecil di Jalan Manggala Mulya, Kelurah-an Rejomulyo, Kecamatan Kartoharjo, Kota Madiun. Puluhan pelayat berkumpul di depan rumah nomor 49B. Mereka sibuk mengisi bak plastik merah den-

FOTO-FOTO: DWI NR DILIANA/RADARMADIUN

TEMAN BAYU: Yoga Prasetyo, salah seorang korban selamat, hendak ke Surabaya bersama almarhum Bayu.

Istri Sholeh, Sunarti, histeris mengetahui kabar kematian suaminya.

gan air. Sebagian yang lain menyiapkan bunga mawar dan ubo rampe untuk keperluan orang yang meninggal. Di dalam rumah bercat hijau itu, kesedihan terpancar pada wajah orang-orang yang duduk bersila di ruang tamu. Tanpa kecuali, wajah Yoga Prasetyo. Remaja 16 tahun tersebut tidak percaya atas peristiwa yang baru saja dialami Rahmad Bayu Rianto, teman mainnya sejak kecil. “Rasanya tidak percaya kalau Bayu (Rahmad Bayu Rianto, Red) sudah meninggal. Padahal, waktu di stasiun tadi kami masih sempat ngobrol dan tertawa-tawa

Baca BAYU diHal. 2


2

Kendari Pos | Kamis 1 Juli 2010

Saya Tidak Percaya Ayahku Meninggal Secepat Itu Bayu ......................... bareng,” terang Yoga. Yoga bersama Bayu dan Gigih (korban selamat lainnya, Red) kemarin (29/6) berangkat berlibur ke Surabaya. Mereka sepakat naik KA Logawa dari Stasiun Madiun. Kereta berangkat pukul 12.30. “Saya dan Bayu diajak Gigih pergi ke rumah budenya di Surabaya,” terang siswa SMK Gamaliel, Madiun, itu. Yoga mengaku tidak ada yang aneh selama perjalanan. Hanya, dia melihat Bayu yang paling bersemangat. Wajah Bayu tampak ceria. Mereka sempat

berfoto bareng menggunakan handphone Gigih. Itulah foto terakhir tiga sekawan tersebut. “Kami naik di gerbong kedelapandandapattempatduduk.Tapi, tidak tahu kenapa Gigih dan Bayu memilih berdiri di depan pintu masuk kereta,” terangnya. Lima menit sebelum peristiwa nahas itu terjadi, Yoga menghampiri dua kawannya tersebut untuk diajak duduk di bangku kereta. Namun, Gigih dan Bayu menolak ajakan Yoga. “Bayu bilang ingin cari angin sambil main game di HP,” ungkap remaja 16 tahun itu. Karena ajakannya ditolak, Yoga kembali ke tempat duduknya. Saat itulah Yoga

merasakan kereta oleng dan bergetar. Yoga langsung berlari ke depan. Saat menoleh ke belakang, dia tidak melihat Bayu dan Gigih lagi. “Sesudah kereta berhenti, saya langsung mencari Bayu dan Gigih. Ternyata, keduanya jatuh dan terpental dari kereta,” tuturnya. Yoga melihat Bayu masih bernapas, meski mengalami luka-luka cukup parah. Di antaranya, bagian pipi kanan sobek. Luka itu terus mengeluarkan darah. Dalam kondisi bingung, Yoga langsung menghubungi keluarga Bayu. “Saat itu, Danang, saudara sepupu Bayu, yang menerima telepon. Saya bilang kereta

kami kecelakaan dan Bayu luka parah. Selesai telepon, saya lihat Bayu sudah tidak bernapas,” terang Yoga dengan mata berkaca-kaca. Dalam kondisi panik dan bingung, Yoga mencari bantuan. Apalagi, dia melihat Gigih dalam kondisi terluka parah. Berkat bantuan polisi dan warga, Gigih bisa cepat diselamatkan, sedangkan Bayu tak tertolong lagi. “Saya masih tidak bisa percaya, kawan baik saya meninggal di depan saya,” ungkapnya. Kesedihan juga dirasakan Danang, saudara sepupu Bayu. Mata remaja 16 tahun itu terlihat sembap. Dia tidak tahan memen-

dam kesedihan setelah mendengar kabar kematian Bayu. “Waktu diberi tahu Yoga, saya kira guyon. Tidak tahunya benar,” ujar Danang yang sehari-hari tinggal sekamar dengan Bayu. Bayu yang sekarang berusia 15 tahun baru saja naik ke kelas IX SMPN 8 Kota Madiun. Dia anak semata wayang pasangan Andi Budi Santoso dan Indah. “Ibu Bayu meninggal sejak Bayu berumur dua tahun. Bapaknya pergi dari rumah sejak Bayu masih SD. Bayu kemudian tinggal sama nenek saya, Mbah Tandur,” terangnya. Menurut Danang, neneknya tidak setuju ketika Bayu hendak pergi berlibur ke Surabaya.

Namun, Bayu tetap bersikeras pergi bersama dua kawannya. “Waktu itu saya juga diajak, tapi saya tidak mau. Sebab, saya baru pulang dari luar kota.” Kematian Bayu meninggalkan kepedihan mendalam di hati Danang dan neneknya. Bahkan, setelah mendengar berita kematian cucunya, Mbah Tandur memilih mengurung diri di kamar. Dia tidak mau menemui tamu atau diajak berbicara dengan siapa pun. “Mbah saya masih belum percaya Bayu meninggal. Simbah masih shock,” tutur Danang. Suasana tak jauh berbeda terlihat di rumah Sholeh, warga Jalan Kalimantan, RT 06/RW 02,

Kelurahan/Kecamatan Kartoharjo,KotaMadiun.Keluargapria berusia 58 tahun itu tidak tahu bahwa pria yang kerap disapa Ujang tersebut turut menjadi korban meninggal dalam kecelakaan kereta maut tersebut. Histeria Sunarti, istri Sholeh, baru pecah ketika wartawan Radar Madiun (Jawa Pos Group) menanyakan kebenaran berita duka itu. “Benar Mbak, suami saya tadi ke Surabaya naik kereta. Katanya hendak ke saudaranya untuk nembung (pinjam, Red) uang untuk berobat. Suami saya belakangan memang sakit-sakitan,” ungkap Sunarti. (dibantu nofika nugroho/irw)

Kawin Sah Syeh Puji Dihukum, Bermesum di Publik Mirip Cut-Luna Tak Dihukum Kontroversi ................ atau tampilan yang mengesankan ketelanjangan, alat kelamin, atau pornografi anak”, dan Pasal 27 Undang-Undang Informasi Teknologi Elektronik (ITE) Nomor 11 Tahun 2008, bahwa setiap orang dapat dihukum dengan sengaja dan tanpa hak mendistribusikan dan/ atau mentransmisikan dan/ atau membuat dapat diaksesnya informasi elektronik dan/ atau dokumen elektronik yang memiliki muatan yang melanggar kesusilaan.” Dalam konteks kodifikasi hukum pidana yang diadopsi dari Kitab Undang-Undang Pidana (KUHPidana), maka Ariel juga dapat dijerat Kejahatan Terhadap Kesusilaan, pasal 281 yang isinya menghukum pelaku dengan pidana penjara paling lama satu tahun enam bulan yang menyiarkan, mempertunjukkan atau menempelkan di muka umum tulisan, gambaran atau benda yang telah diketahui isinya melanggar kesusilaan, termasuk juga menghukum pelaku yang menyebarkan informasi, keterangan dan gambar yang isi serta maksudnya

melanggar kesusilaan”. Jika Ariel nanti dipastikan terbukti melakukan kejahatan kesusilaan sebagaimana yang ditetapkan dalam Undang-Undang Pornografi dan UndangUndang ITE, maka baik Luna maupun Cut Tari, bisa dijerat sanksi pidana yang sama sebab keduanya menurut logika Pasal 55 dan 56 KUHPidana, dipandang turut serta atau bersama-sama melakukan kejahatan kesusilaan. Tapi yang menarik dari kasus video mesum Ariel “Peter Pan”, yaitu proses yang cukup berkepanjangan untuk menjebloskan Ariel ke dalam ruang tahanan Mabes Polri sebagai tersangka. Itupun barangkali penjeblosan Ariel sebagai upaya memenuhi reaksi publik yang mendesak aparat penegak hukum agar Ariel tetap diproses hukum, mengingat video mesum mirip Ariel terlanjur menyebar seantero dunia maya yang sangat mudah diakses, dan dikhawatirkan merusak moral kalangan remaja. Mengapa Ariel begitu lama ditetapkan tersangka? Boleh jadi aparat penegak hukum ketika itu mengalami kesulitan atau gamang untuk menjerat

Ariel ke pelanggaran kejahatan kesusilaan jenis apa. Apalagi persepsi hukum masyarakat negeri ini belum memiliki kesepahaman norma yang bisa dijadikan pijakan hukum secara dogmatik untuk merumuskan apa saja yang bisa dikategorikan pelanggaran kesusilaan. Dulu saja ketika goyang “ngebor” Inul Daratista membuat heboh warga masyarakat, ramai-ramai ulama Jawa Barat menghujat haram jadah tontonan aurat goyang pinggul Inul, tapi para industriawan musik dangdut berpendapat lain, goyangan pinggul Inul merupakan ikon industri musik dangdut yang mesti ditafsirkan sebagai produk seni yang menghibur. Begitu pula saat digulirkan Rancangan Undang-Undang Pornografi dan Porno Aksi, sempat memicu pro-kontra banyak kalangan. Yang diperdebatkan adalah definisi tentang aurat perempuan yang tidak boleh diumbar dalam ranah publik. Memang betul negeri ini boleh disebut sebagai negeri berpenduduk mayoritas muslim yang sangat menjunjung tingi nilainilai moralitas, tapi dari segi pengaturan dogma hukum men-

yangkut kejahatan kesusilaan, masih terlihat ambigu. Pemberlakuan pasal 282 KUHPidana yang notabene merupakan produk peninggalan kolonialisme Belanda, hanya menyebutkan perzinahan sebagai perbuatan kriminal bila dua pasangan yang bersenggama di luar pernikahan, salah satu atau di antara keduapasanganitumasihterikat perkawinan sah dengan orang lain. Rujukan pasal tersebut, boleh jadi merupakan apologi yang bakal digunakan O.C. Kaligis untuk membebaskan kliennya Ariel dari tuduhan kejahatan kesusilaan. Karena boleh jadi O.C. Kaligis menunjukkan bukti rekaman mesum, Ariel, Luna Maya, dan Cut Tari, saat itu belum atau sudah tidak terikat perkawinan yang sah dengan orang lain. Memang faktanya, Ariel sekarang sudah tidak terikat perkawinan lagi dengan orang lain. Ia sudah bercerai dengan isterinya yang dulu. Bila tuduhan mengarah ke Ariel atas dasar pelanggaran Undang-Undang Pornografi Nomor 44 Tahun 2008 dan Undang-Undang ITE Nomor 11 Tahun 2008, yaitu karena menyebarkan gambar mesum ke ruang publik mela-

lui fasilitas elektronik, maka boleh jadi apalogi yang digunakan pengacaranya, adalah Ariel tidak terbukti sengaja menyebarkan video mesum. Faktanya, sejak awal penyidik lebih sibuk mencari pihak ketiga yang palingbertanggungjawabmenyebarkan video mesum Ariel. Disinilah problem definisi kejahatan kesusilaan di negeri ini yang sedang terjebak paradigma ideologi hukum sekuleristik, yaitu sebuah ideologi hukum yang menihilkan nilai-nilai relijiusitas. Padahal dulu, tradisi orang tua kampung kita, seorang laki-laki dan seorang perempuan yang bukan muhrim kedapatan berduaan di tempat sepi, niscaya diarak keliling kampung, sebab dianggap membawa aib dan malu di tengah masyarakat. Justeru sebaliknya sekarang, mungkin ada banyak Ariel lain di negeri ini, yang berbuat nista tetapi hukum sudah tidak lagi mampu untuk menjamahnya. Barangkali persepsi hukum masyarakat sekarang tentang kesusilaan tidak seperti persepsi hukum orang tua di kampung kita dulu. Telah terjadi degradasi nilai apa yang disebut sebagai mesum atau

bukan mesum. Artinya, masyarakat bangsa ini memang sedang terjebak persepsi hukum yang berkiblat sekulerisme ketika memandang persoalan hukum yang disebut sebagai kejahatan kesusilaan. Mulai ada anggapan bahwa mesum atau tidak, itu adalah persoalan privasi orang. Kini perkara video mesum yang berbias mengkerangkeng Ariel, akan kembali menjadi “test-case” efektivitas penerapan segenap produk hukum tentang kejahatan kesusilaan. Figuritas dan keselebritisan Ariel di kalangan remaja tentu saja menjadi salah satu faktor menganganya kontroversi untuk menghukum sang musikus. Padahal dari sudut pandang hukum apapun, Ariel kendati merupakan seorang figur artis, ia sebagai subjek hukum tetap saja harus mempertanggungjawabkan perbuatannya yang dianggap “bejat” oleh masyarakat bangsa ini. Maka atasdasaritulah,menurutpendapat penulis, konsep dogmatik tentang kejah a t a n

kesusilaan di negeri ini, mestinya tidak lagi merujuk Pasal 282 KUHPidana yang notabene produk Kolonial Belanda. Harus ada reposisi atau perubahan ulang menyangkut konsep dogmatik kejahatan kesusilaan yang merujuk pada nilai-nilai relijiusitas masyarakat negeri ini yang mayoritas muslim. Adalah sangat aneh dan tidak masuk akal, seseorang yang kawin secara baik-baik, semisal dalam kasus Syekh Puji dulu, diperlakukan sebagai terhukum. Sementara tatkala ada orang-orang yang terbukti melakukan perbuatan mesum yang dilarang agama, masih dipandang sebagai seseorang yang harus dilindungi secara hukum, atau barangkali hanya pengadilan akhiratlah yang bisa memberikan hukuman setimpal kepada orang-orang yang berbuat bejat. Memang negeri ini masih menyimpan kontroversi hukum menyangkut apa yang disebut mesum atau tidak mesum sebagai kejahatan kesusilaan.(*)


3

Kendari Pos | Kamis 1 Juli 2010

Pemberlakuan Bea Keluar Kakao Untungkan Petani DPD RI dan Disbunhor Dukung Permen Kendari, KP Polemik seputar pemberlakukan Peraturan Menteri (Permen) Keuangan No. 67 tahun 2010 tentang Penetapan Barang Ekspor yang Dikenakan Bea Keluar dan Tarif Bea Keluar mendapat tanggapan dari berbagai pihak. Anggota DPD RI, Abd Djabar Toba adalah salah satu yang setuju dengan ketetapan tersebut karena melihat bahwa tujuan pemerintah memberlakukan Permen itu, adalah untuk merangsang tumbuhnya industri-industri dalam negeri. Alasannya, selama ini, produksi kakao diekspor dalam bentuk gelondongan atau biji sehingga industri-industri di luar negeri tumbuh dengan pesatnya. Oleh karena itu, DPD RI setuju untuk pemberlakuan Permen RI sambil melakukan sosialisasi di daerah-daerah. “Sebenarnya bea keluar dan tarif bea keluar, bukan ditanggung oleh petani. Namun kenyataan di lapangan, pedagang justru menurunkan harga pembeliannya untuk menutupi bea keluar ini,” kata senator yang membidangi masalah sumber daya alam dan sumber daya ekonomi lainnya ini, ketika kemarin bertemu Kadis Perkebunan dan Holtikultura Sultra, Akhmad Chaidir. Sementara itu, Akhmad Chaidir mengatakan pihaknya sangat setuju dengan pemberlakuan Permen Keuangan NO 67 tahun 2010. Katanya, jika pajak ekspor diberlakukan, petani rugi karena tidak kembali ke petani. Tetapi kalau biaya keluar, uang ini akan kembali ke masyarakat kakao. Selanjutnya digunakan untuk Gerakan Nasional Kakao. Menurut Akhmad, pajak ekspor sebenarnya tidak dikenakan pada petani, hanya dikenakan kepada mereka yang mengekspor. Ia berharap, peraturan tersebut tidak ditunda. “Lebih baik, Permen itu dijalankan sambil dilihat perkembangannya,” ujarnya. Disisi lain, ia juga mengatakan Indonesia, termasuk Sultra sebaiknya tidak mengekspor kakao dalam bentuk gelondongan. “Masa kita mau seperti jaman VOC dulu,” tuturnya. Chaidir juga mengatakan, pihaknya telah melakukan langkah-langkah untuk menyambut penetapan kakao sebagai komoditas inti pengembangan industri di Sultra. Langkahlangkah tersebut, diantaranya membentuk kelompok petani kakao yang diberi nama Lembaga Ekonomi Masyarakat Sejahtera. Hingga saat ini, sudah ada lima lembaga yang dibentuk melalui dana APBD yakni di Kabupaten Kolaka, Konawe, Konawe Selatan, Kolaka Utara dan Muna dengan luasan area sekitar 20 ribu hektar. Melalui lembaga tersebut, para petani bisa meningkatkan mutu kakaonya melalui pengolahan secara fermentasi. Dengan begitu, nilai jual kakao bisa lebih tinggi dari harga normal. Setelah membentuk lembaga, Dinas Perkebunan bekerjasama dengan PT Sarinah Jakarta untuk membeli bahan baku di petani. “Lembaga ini, mirip koperasi. Anggotanya juga menyimpan uang untuk modal, sekarang sudah mencapai sekitar Rp 1,5 miliar,” ujarnya. Modal itu, untuk membeli kakao petani dengan harga standar. Termasuk, alat pengering dan pengolahan. Kakao yang dibeli dari petani, nantinya dijual lagi ke PT Sarinah. Dengan langkah seperti itu, petani diharapkan bisa mendapatkan keuntungan yang optimal. Apalagi, PT Sarinah juga akan mengeluarkan dana CSR (dana untuk sosial masyarakat) sebesar Rp 400 juta per lembaga. “Ini yang sudah jalan,” kata Chaidir. Langkah selanjutnya, Dinas perkebunan juga akan membuat MoU antara petani dan pengusaha yang diketahui oleh Dirjen Perkebunan, Dirjen Pengolahan Pemasaran dan Kepala Dinas. Diharapkan, harga kakao petani bisa

YENNI/KP

Salah seorang anggota DPD RI asal SUltra, Ir H Abdul Jabbar Toba saat bertemu Kadis Perkebunan dan Hortikultura, Akhmad Chaidir.

naik setelah dilakukan fermentasi. Kalau dulu harga kakao hanya Rp 20 ribu per kilogram, dengan fermentasi harganya bisa naik menjadi Rp 23 ribu per kilogram. Ia juga mengatakan, pihaknya sedang mencari investor dalam negeri untuk membeli kakao Sultra. “Sekarang sudah mulai tumbuh dengan baik. Kalau dalam negeri sudah baik, investor dari luar negeri akan masuk. Malaysia dan Eropa misalnya sudah menawar, mereka banyak memiliki pabrik, tapi tidak punya bahan baku,” tandasnya. (yen)

Simpati Luncurkan Super Talkmania Kendari,KP Telkomsel meluncurkan promo tarif terbaru dari kartu prabayar Simpati yaitu Simpati Supertalkmania. Program ini merupakan promo tarif yang memberikan kesempatan bagi seluruh pelanggan kartu simpati di Sumatera dan Sulawesi untuk bebas nelpon hingga 300 menit ke seluruh pelanggan Telkomsel dan gratis 300 SMS ke semua operator sepanjang hari. Program ini berlaku mulai hari ini (1 Juli 2010). Untuk menikmati simpati Super Talkmania, pelanggan dapat memilih paket Talkmania yang

berlaku pada siang hari atau malam hari maupun keduanya. Menurut Vice President Pamasuka Area, Agus Mulyadi, Program simpati Super Talkmania ini dihadirkan untuk memberikan benefit ekstra bagi pelanggan Simpati yang berada di Sulawesi, untuk menikmati layanan komunikasi berkualitas yang murah. “Kamiyakinbonusgratisnelpon 300 menit dan gratis 300 SMS setiap hari dan sepanjang hari dari kartu prabayar Simpati ini sangat bermanfaat untuk memenuhi kebutuhan komunikasi sehari-hari pelanggan,” terangnya.

Untuk pelanggan yang mengaktifkan Talkmania siang hari dapat melakukan registrasi mulai pukul : 01.00 WIB sampai s/d 12.00 WIB, dengan cara mengirim SMS ketik TM<spasi>2000. Setelah mendapat konfirmasi keberhasilan pendaftaran layanan, pelanggan dikenakan biaya Rp 2000, dan selanjutnya pelanggan dapat menikmati bebas nelpon 150 menit (9000 detik) ke sesama pelanggan Telkomsel mulai pukul 01.00 sampai 17.00 WIB dan gratis 150 sms ke semua operator mulai pukul 01.00 sampai 18.00 WIB. (lis)


4

Kendari Pos | Kamis, 1 Juli 2010

Kocok ulang Ketua Komisi Dewan Kota Jangan sampai lebih parah Pemprov lakukan rasionalisasi anggaran Biar korupsi berkurang toh 157 PNS dan PHTT terjaring razia Semoga bukan razia untuk pegawai rendahan

Unhalu Kembali Wisuda Sarjana SEBUAH seremonial yang sakral kembali berlangsung di kampus Universitas Haluoleo (Unhalu) Kendari kemarin. Seribuan sarjana baru dari seluruh fakultas yang ada di Unhalu plus sarjana dari program pasca mengikuti prosesi yang mengukuhkan mereka untuk memperoleh gelar akademik. Prosesi ini tentu membahagiakan bagi para wisudawan dan keluarganya. Setelah bertahun-tahun bergelut dengan buku dan berbagai kegiatan akademik yang melelahkan, jauh dari pantauan orangtua serta berbagai romantika kehidupan khas kampus dilalui, hasilnya diperoleh dengan ganjaran sebuah gelar kesarjanaan yang menjadi impian semua orang. Namun demikian, perlu juga diingat bahwa wisuda bukanlah puncak dan akhir dari segalanya. Malahan, ini adalah awal yang baru semua alumni untuk mengamalkan ilmu pengetahuan yang selama bertahun-tahun di peroleh di bangku kuliah berupa teori. Ajang sesungguhnya adalah ketika kita mampu menerapkan ilmuyang kita peroleh dalam kehidupan di masyarakat. Sebuah beban tentunya, bila menyandang gelar kesajarnaan namun tidak mampu menerapkan ilmu yang sudah mati-matian dikejar. Tentu ini tidak boleh disikapi pesimis dan apriori. Namun seorang sarjana tentulah harus bagaimana untuk mengamalkan ilmu yang sudah diperolehnya. Apalagi di masa pembangunan daerah sekarang ini yang membutuhkan tangan-tangan terampil untuk memberi sentuhan Iptek dalam segala bidang pembangunan. Seorang sarjana harus mampu menerapkan ilmunya sendiri tanpa harus bergantung dengan peluang dan kesempatan dari orang lain. Karena peluang dan kesempatan itu seharusnya dapat kita ciptakan sendiri berbekal ilmu pengetahuan yang sudah kita peroleh. Maka itu tidaklah bijak kiranya, jika ada sarjana yang terpaksa harus menganggur karena belum mendapat kesempatan kerja. Apalagi di era seperti sekarang, dimana kebebasan berekspresi dan berkarya serta berinovasi terbuka lebar bagi mereka-mereka yang kreatif. Banyak sector kehidupan di daerah kita yang membutuhkan sentuhan tangantangan kreatif untuk diolah dan dikembangkan demi kemajuan daerah ini. Jika ini dapat kita terapkan maka wisuda yang penuh dengan canda tawa dan dan begitu mengharu birukan, akan lebih bermakna jika kelak ilmu yang kita peroleh di kampus dapat kita amalkan dan terapkan di tengah-tengah kehidupan masyarakat yang memang masih butuh pengetahuan. Hanya selama ini, masih ada pandangan yang tidak sepenuhnya benar. Bahwa, pengamalan ilmu pengetahuan hanya dapat dilakukan jika kita berstatus Pegawai Negeri Sipil (PNS), ataupun karyawan swasta. Padahal, masih banyak lapangan kerja yang membutuhkan sentuhan dan polesan dari mereka-mereka yang memang punya disiplin ilmu yang memadai. Sehingga tidak seharusnya kita pesimis akibat ketatnya persaingan angkatan kerja yang semakin menggila setiap tahunnya. Kita tentu berharap dari seribuan wisudawan kemarin semuanya dapat terserap dalam lapangan kerja yang tersedia di daerah kita. Kalaupun tidak, kita juga berharap mereka dapat lebih kreatif dan berbesar hati untuk berkarya secara mandiri sehingga dapat menciptakan peluang kerja bagi orang lain.(***)

Kendari Pos Inspirasi dan Aspirasi Masyarakat Sultra

Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, semua wartawan Harian Pagi Kendari Pos dibekali tanda pengenal. Untuk menghindari aksi-aksi tidak bertanggungjawab dari oknum tertentu, masyarakat yang merasa ragu atau mencurigai seseorang yang mengatasnamakan wartawan Kendari Pos segera menghubungi Kantor Redaksi Harian Kendari Pos.

Tragedi Demokrasi (Restorasi Pemilukada Konawe Selatan) Oleh : Arafat

A

khir-akhir ini media cetak dan elektronik nasional sering menyoroti pelaksanaan Pemilukada yang diselenggarakan oleh Komisi Pemilihan Umum maupun KPU Provinsi dan KPU Kabupaten/Kota. Hal ini dapat dilihat dari berbagai sudut pandang antara lain. (1) KPU masih segar dalam ingatan kita ketika pemilu legislatif hingga presiden yang tidak konsisten dalam mengeluarkan berbagai keputusan-keputusan dan kebijakan KPU secara hirarki yang dijadikan pedoman/acuan, sehingga terjadi pembiaran terhadap KPU Provinsi dan KPU kab/kota menghadapi sendiri masalah-masalah yang dihadapinya. (2) KPU dalam hal Kebijakan-kebijakan yang dilakukan dalam menangani pemilukada tidak mempertimbangkan situasi sosial politik yang terjadi disetiap daerah contoh nyata terakhir kasus rusuh publik anarkisme amuk masa di Toli-Toli, kasus pemilukada di Tanah Toraja, Gowa, Sengkang terjadi anarkisme masyarakat terhadap penyelenggara KPUD. Padahal disatu sisi KPU sebagai penyelenggara Pemilukada, juga wajib melakukan langkah-langkah koordinatif/komunikatif terhadap terhadap lembaga-lembaga Negara didaerah dalam hal ini muspida baik legislatif, yudikatif, eksekutif dalam rangkah mendukung upaya-upaya penyelenggaraan pemilu secara baik, benar, tepat, karena semua upaya tersebut merupakan bagian dari meningkatkan dan mencerdaskan kualitas pelaksanaan demokrasi untuk melahirkan pemimpin yang amanah. Komisi Pemilihan Umum sebagai alat perjuangan sipil society dalam pengelolaan peningkatan Kualitas Demokrasi dimana pemerintah dan partai politik menyerahkan sipil society dalam penyelenggaraan Pemilu sebagai Tuntutan gerakan Reformasi. Tragedi Demokrasi di Konawe Selatan Jujur saya akui saya tidak menduga putusan MK ‘’sesadis’’ ini yaitu pemungutan ulang diseluruh TPS dengan pertimbangan dilakukan secara sistematis ,terstruktur dan massif. Kenapa saya katakan Tragedi , Pertama, hampir seluruh bahkan seluruhnya putusan MK terhadap gugatan sengketa hasil Pemilukada dimenangkan oleh KPU kalaupun ada itu hanya terjadi pemilukada ulang pada beberapa TPS. Kedua, karena sejarah pertama direpublik Indonesia putusan MK mengharuskan pemungutan suara ulang pada seluruh TPS. Ketiga, karena Pemilukada Konsel akan menjadi sorotan nasional pelajaran berharga bagi seluruh incUmbenT, khususnya dan kasus pertama diindonesia. Pasca keputusan MK ini hemat penulis ditandai dengan penjadwalan pilkada 11 Juli 2010 oleh KPUD Konsel masih mengundang polemik publik yang dianggap terlalu singkat persiapannya padahal dalam pertimbangan hukum MK harus diakui Pertama,

Bahwa Keputusan KPUD Konsel memenangkan incumbent teranulir dengan sendirinya. KPU Konawe Selatan baik secara sadar maupun tidak sadar berdasarkan pertimbang Mahkamah Konstitusi (MK) menyatakan batal dan tidak sah Keputusan KPU Konawe Selatan Nomor 25/kpts/KPUKAB.027.433563/V/2010 tentang Pengesahan dan Penetapan Hasil Perolehan Suara Yang Diperoleh Setiap Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati dalam Pemilukada Konawe Selatan dan Keputusan Nomor 26/ Kpts/KPUKAB.027.433563/V/2010 tentang Penetapan dan Pengumuman Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Terpilih. Karena itu, MK memerintahkan pemungutan suara ulang di TPS se-Kabupaten Konawe Selatan. Kedua, Bahwa penyebabnya pula incumbent dimana MK dalam pertimbangan hukumnya berpendapat sesuai fakta hukum dalam proses penyelenggaraan Pemilukada terjadi pelanggaran serius, baik pelanggaran administrasi maupun pelanggaran pidana yang bersifat sistematis, terstruktur, dan masif yang merusak sendi-sendi Pemilukada yang langsung, umum, bebas, rahasia, jujur, dan adil (luber dan jurdil) sehingga mempengaruhi hasil Pemilukada. Belajar dari Konawe Selatan ini menggambarkan hampir seluruh incumbent Peserta Pemilukada secara nasonal dimenangkan oleh incumbent. Mungkin pembuktian penggugat di MK tidak menguntungkan buat Incumbent di Konawe Selatan, padahal sudah menjadi rahasia umum dimasyarakat incumbent menggunakan cara cara seperti apa yang ditulis oleh Toto Sugiharto Pilkada : Menuju Demokrasi Subtansial. Erat hubungannya Pemilukada yang telah berlangsung juga diwarnai Money politik, penyalahgunaan kekuasaan oleh calon yang menjadi incumbent di daerah sulit bagi politisi pendatang baru untuk memenangkan kompetisi, Tingginya angka kemenangan incumbent menurutnya disebabkan oleh beberapa faktor, Pertama, Karena banyaknya sumber daya keuangan yang dimiliki baik keuangan pribadi ataupun dari sumber keuangan lain seperti dari pengusaha lokal dan uang Negara. Kedua, Incumbent memiliki peluang untuk memanfaatkan infrastruktur, jaringan birokrasi dan berbagai sumber daya lainnya, pemakaian berbagai infrastruktur dan jaringan birokrasi ini menimbulkan ketidak seimbangan dan ketidak adilan kompetisi. Pada sisi kontestan yang lain pula sudah pasti menggunakan berbagai cara juga dengan segala potensinya namun kalah diuntungkan oleh incumbent. Restorasi Keadilan Demokrasi diKonawe Selatan Pengertian ringkas Restorasi berasal dari kata to restore, menurut Web-

ster’s Third New International Dictionary to restore diberi arti to bring back or to put back into the former or original state, atau to bring back from a state of changed condition. Jadi menurut Webster restorasi bermakna mengembalikan pada keadaan aslinya, atau mengembalikan dari perubahan yang terjadi. Kalau disimak secara subtansial putusan Mahkamah Konstitusi, baik pertimbangan hukum maupun putusannya, serta beberapa uraian penulis diatas, maka ada dua pokok masalah fundamental pemilukada di Konawe Selatan yaitu (1) Incumbent. (2), KPUD Konawe selatan. MK memandang penyelenggaraan Pemilukada Kabupaten Konawe Selatan diwarnai dengan pelanggaran-pelanggaran yang cukup serius, sehingga yang diperlukan adalah pemungutan suara ulang. Hal ini disebabkan karena pelanggaran-pelanggaran yang dapat dibuktikan di hadapan sidang MK sifatnya sudah sistematis, terstruktur, dan masif yang dilakukan menjelang dan selama pencoblosan. Penyelenggara Pemilukada maupun institusi terkait di Kab. Konawe Selatan tidak berupaya dengan sungguhsungguh untuk menindaklanjuti temuan pelanggaran dengan mengemukakan alasan-alasan yang bersifat formalistik belaka. Melihat realitas yang terjadi dimana KPUD Konawe Selatan melaksanakan pemilukada 11 Juli penulis melihat terlalu tergesa-gesa, namun kondisi psikologis yang dihadapi KPUD Konsel kita juga harus memahami namun seharusnya KPU provinsi secara hirarki maupun struktural dapat melakukan langkah-langkah satu, mempertimbangkan kondisi sosial politik publik dan para pihak di Konawe Selatan dan melakukan langkah-langkah koordinatif dan komunikatif dengan unsur-unsur Eksekutif, yudikatif, legislatif baik ditingkat provinsi maupun Kabupaten Konawe Selatan. Sebab masalah pemilukada bukan hanya masalah KPUD walaupun domain KPUD menyelenggarakan Pemilukada, namun bukan berarti mengabaikan unsur-unsur lembaga pemerintahan yang ada seperti eksekutif, yudikatif, legislatif. Dua, KPU Provinsi sebaiknya mempertimbangkan kembali petunjuknya kepada KPU Konsel pelaksanaan Pemilukada 11 Juli yang menurut hemat penulis terlalu terburu-buru dengan menyederhanakan masalah hanya dengan alasan perintah MK untuk melaksanakan Pemilukada ulang diseluruh TPS dengan waktu yang sesingkat-singkatnya. KPUD Provinsi seharusnya membahas secara kolegial pleno dengan beragam pemikiran sebagai legitimasi hukum, bagaimana jalan keluar dan tindakan apa yang harus dilakukan terhadap situasi paska putusan MK demi untuk kepentingan publik Konawe Selatan, tidak dengan hanya

Marak Pencurian di Samaturu dan Wolo

Bayar Ambil Ijazah di MTsN Tirawuta

081341533355 Di Kecamatan Samaturu dan Wolo Kabupaten Kolaka, marak terjadi pencurian sapi, cokelat dan traktor. Mohon Pak Polisi lakukan operasi.

085341575477 Di MTsN Tirawuta, ambil ijazah bayar Rp 85 ribu, Pak Kepala Kementrian Agama setempat, tolong tegur kepala madrasahnya, soalnya pungutan ini tanpa sepengetahuan komite.

memberikan petunjuk personal sebagai bentuk legitimasi, KPUD Provinsi seharusnya bisa belajar mengambil hikmah berbagai kerusuhan anarkisme Pemilukada diberbagai daerah Indonesia yang berakibat KPU sasaran dari amuk masa. Mendagri secara subtansial berita yang termuat dalam (Kendari pos, 29/ 06/2010) persoalan yang terjadi setiap pemilukada ada dua pokok masalah yang mengakibatkan kerusuhan/anarkisme Pemiliukada pertama, Para calon Kontestan yang tidak siap kalah dengan cara memobilisasi para pendukung dan masyarakat untuk mengacaukan hasil pemilukada dengan macam-macam dalil, money politik, pemilih fiktif, Daftar pemilih tetap, pengelembungan suara dan lain-lain ( baca opini penulis menggugat Eksitensi Deklarasi Siap menang dan Siap kalah edisi 3,4 Juni Kendari post). Kedua, Kerusuhan Pemilukada akibat kinerja KPU untuk itulah KPUD diharapkan agar hati-hati memahami dan menterjemahkan peraturan perundang-undangan yang berlaku sehingga semua pihak diperlakukan secara adil dan fair oleh KPU sesuai dengan Undang-Undang Republik Indonesia no 22 Tahun 2007 tentang Penyelenggara Pemilu secara khusus bagaimana penyelenggara KPUD menerapkan, mengaplikasikan baik dalam bentuk pikir, sikap, dan tindakan Asas penyelenggara Pemilu. Untuk mengembalikan Restorasi keadilan demokrasi di Konawe Selatan maka langkah yang harus dilakukan KPUD pertama, KPU Provinsi secara Internal Menonaktifkan sementara KPU Konawe Selatan dan seluruh tugas tugas diambil alih oleh KPU Provinsi dan melakukan pemeriksaan KPUD Konawe Selatan. Belajar dari sikap KPU Provinsi terhadap KPU Bau-bau dalam pemilu Legislatif dengan menonaktifkan seluruh anggota KPU bau-bau kemudian melakukan langkah pemeriksaan dan hasil pemeriksaan tersebut memberikan sanksi mengganti dua orang anggota KPU Bau-bau kemudian mengaktifkan bagi mereka yang tidak bersalah . Kedua, KPU Provinsi secara eksternal melakukan langkah koordinatif/ komunikatif kepada Legislatif, Eksekutif, Yudikatif, DESK Pemilukada yang telah terbentuk atau stakeholder lainnya baik ditingkat provinsi maupun kabupaten dalam rangka meminimalkan kondisi-kondisi terburuk bagi masyarakat konsel terhadap situasi sosial politik dalam menindaklanjuti putusan Mahkamah Konstitusi. Ketiga, KPU Provinsi memediasi para Kontestan dan tim kampanye masing-masing calon untuk bersepakat dalam pelaksanaan pemilukada khususnya siap menang dan siap kalah dan mematuhi proses hukum dan peraturan perundang-undangan. (**) Penulis Ketua Lembaga Peduli Pemilu Cerdas (LP2C) dan Sulawesi Tenggara Monitoring Demokrasi (SulTra DeMo)

Usul Buat Gubernur 081341725019 Pak Gubernur, mohon ditinjau ulang pembangunan Jembatan Bahteramas. Lebih baik dana Rp 700 miliar itu, digunakan untuk pembangunan PLTA.

Pemimpin Umum : PP. Bittikaka Pemimpin Redaksi/Penanggungjawab : Milwan Redaktur Pelaksana : Sawaluddin Lakawa, Hasanuddin Koordinator Liputan : La Ode Diada Nebansi Redaktur : Luther Bittikaka, Manan Rachman, Ruslan Amrullah, Abdi Mahatma, Awal Nurjadin, Darwin Sihombing, Yenni Yusuf, Reporter : Sulis Setiarini, Emilia, Linri Merinda, Arifuddin, Awaluddin Usa; Koresponden : Yafruddin Yaddi, Syamsuddin (BaubauButon), Fitri Ashari (Buton Utara), Eliazer Alex Tato (Kolaka-Kolaka Utara), Arwan Mannaungeng (Jakarta), Hasruddin Laumara (Konawe), Herman (Konsel), Nuryadi (Bombana) ; Fotografer : Suwarjono ; Design Grafis : Muh Hajar Siddiq ; Karikatur : Arham Rasyid; Redaktur Khusus : La Paa, M Djufri Rachim; Sekretaris Redaksi : Ariyani Arifin; BPSDM : M Djufri Rachim; Teknologi Informasi : Sahdar ; Pracetak : Muhrisan (koordinator), Aser Rerung, Gunawan Chandra, Yusri Zubair, Samiruddin; Telepon Redaksi : (0401) 326513, Faks. Redaksi : (0401) 326512, Faks. Bisnis dan Keuangan : (0401) 323771; E-mail : bumianoa@plasa.com; Percetakan : PT Fajar Utama Intermedia Cabang Kendari; Alamat Perwakilan : Jakarta: Mu’min Rolle, Komp Widuri Indah, Blok A1-2, Jl. Palmerah Barat No.353 Telp (021) 5330976, Jakarta 12210; Biro Baubau-Buton-Wakatobi : Syamsuddin, Kolaka-Kolaka Utara :Eliazer Alex Tato; Harga Langganan : Kota Kendari dan Luar Kota (Sultra) Rp 65.000/Bulan, Luar Kota Rp 67.500/Bulan termasuk ongkos kirim, Eceran dalam Kota Rp 3.500,-Eksemplar-Eceran Daerah Rp. 3.500,-.

Penerbit : PT Media Kita Sejahtera, SIUPP : SK/Menpen No.191/SK/Menpen, SIUPP/B.I/1986/Tanggal 25 Juni 1986 No.131/Ditjen PPG/ K/1995 Tanggal 3 Agustus 1995, No 42/Ditjen/PPG/K/1996 Tanggal 12 April 1996, Terbit Sejak Tanggal 6 Juni 1970. Pembina : HM Alwi Hamu; Komisaris Utama : Syamsu Nur, Komisaris : PP.Bittikaka, Denny Ari, Benyamin B, Ridwan Arief Direktur Utama : Milwan; Direktur : Purwanto Sanam ; Ombudsman : Ramli Akhmad (Ketua), M Djufri Rachim, La Paa, Muhammad Saiful, SH, MH, Ariyani Arifin (Sekretaris) Manager Keuangan : Agus Tranhadi; Manager Iklan/Sponsorship : Haeruddin; Manager Sirkulasi : Muji Suwarno ; Manager Event Organizer : Rustam, Alamat Redaksi/Tata Usaha : Jl. Malik Raya No. 50 (0401)-3126515, Iklan: (0401)-3126110, Sirkulasi :(0401)3126515, Fax (0401)-3126512. Alamat Biro : Baubau Jl. Imam Bonjol No. Tlp (0402)-2826129/085241854000; Kolaka Jl. Pramuka No.5 Tlp (0405)-24211. Alamat Agen: Raha Jl. Lakilaponto, Tlp (0403)-21538, Pomalaa Jl.Nusantara No. 28 Tlp.(0405)-310105; Konawe (Unaaha) Halide, Jl. Sandela No.129 Tlp.(0408)-21506; Bombana (Rumbia) Tajudin Tlp/HP:085241659216, Aswin HP:085241605817. Kota Kendari : Kampung Salo Mintarsih, Sodohoa Hamisu, Tlp. 3125723, Tipulu Yusuf Tumora, Tlp.3127924, Wuawua Rusli, Tlp.3193008, Mandonga Theresia, Tlp.3122393, Puwatu Usman, Tlp. 3007069, Perumnas Incang, Tlp.3192061, Anduonohu Maxi, Tlp.3125474. Bank: BRI Cabang Kendari: 1.00000192-01-000428-30-4 (Rec. Giro), 2.0192.01.008593.50.1 (BRITAMA)


Kamis, 1 Juli 2010

email : bumianoa@gmail.com

Kontraktor Desak Pembatalan Lelang Dicabut Unaaha, KP Direktur CV. Dua Muda Prima, Darsam.S melalui kuasa hukumnya, Risal Akman, SH menuntut hak kliennya dikabulkan. Ia mendesak agar seluruh dokumen lelang yang dimenangkan segera diteken dan termin pertama sebesar 30 persen direalisasikan. Tuntutan itu muncul dalam upaya tawa-

Belasan Polisi Naik Pangkat Wangiwangi, KP Sembilan belas anggota Polres Wakatobi naik pangkat. Prosesi peningkatan jenjang itu diresmikan melalui upacara korp di halaman Mako Polres Wakatobi, kemarin. Kapolres Wakatobi, AKBP Pitra A Ratulangi yang membacakan amanat Kapolda Sultra, Brigjend (Pol) Sukrawardi Dahlan mengatakan, kenaikan pangkat ini bukanlah pemberian atau hadiah yang dapat diperoleh dengan sendirinya. Tetapi semua itu diberikan melalui proses seleksi sebagai persyaratan dan pertimbangan pimpinan serta merupakan hasil jerih payah dalam melaksanakan tugas. ‘’ Pelayanan dan rasa kasih sayang agar diwujudkan sehingga orang merasa segan dan hormat. Dan kalau pun belum mampu melakukan hal tersebut, minimal Kita tidak menambah luka hati masyarakat karena tak peduli. Karena, jika sudah melukai hati masyarakat, maka berapa kali pun minta maaf, tetap saja luka itu tetap ada,’’ nasehatnya. Sembilan belas personil Polres Wakatobi yang naik pangkat itu sendiri adalah dari Brigadir Dua (Bripda) ke Brigadir Satu (Briptu) sebanyak sepuluh orang, dari Briptu ke Brigadir sebanyak delapan orang dan dari Brigadir Kepala (Bripka) ke Ajun Inspektur Dua (Aipda) satu orang. (cr1)

HAKLI Kolaka Pilih Ketua Baru Kolaka, KP O r ganisasi Himpunan A h l i Kesehatan Lingkungan InToto Untung Slamat d o n e s i a (HAKLI) Cabang Kolaka memiliki kepengurusan yang baru periode 2010-2015. Komposisi itu terbentuk dalam musyawarah daerah yang dilaksanakan pada Selasa (29/6) lalu. Musyawarah yang mengagendakan pertanggungjawaban kepengurusan demisioner, pembahasan program kerja serta pembentukan kepengurusan periode lima tahun ke depan itu dilaksanakan di Aula Dinkes Kolaka. Pada Musda tersebut, Toto Untung Slamat, SKM terpilih sebagai ketua HAKLI Cabang Kolaka yang baru menggantikan Mung Rahadi, SKM. Toto Untung menyisihkan empat kandidat lainnya melalui pemilihan yang cukup alot. Sebelum dilakukan proses pemungutan suara, kelima kandidat diberi kesempatan untuk men-yampaikan visimisi mereka untuk lima tahun kedepan jika terpilih. Program kelima kandidat umumnya menyangkut dukungan terhadap program pemerintah terkait Indonesia Sehat dan Kolaka Emas 2010. Dalam sambutan pertamanya usai terpilih sebagai Ketua HAKLI

Baca HAKLI di Hal 6

ran damai yang dimediasi PN Unaaha dalam sengketa melawan Pj Bupati Konut, Herry Hermansyah Silondae. “ Intinya kami inginkan damai dan tidak merugikan klien saya, Darsam. S bersama rekannya yang tergabung dalam Himpunan Kontraktor Lokal Konawe Utara,” ujar Risal Akman, kemarin. Ia mengaku kliennya

bukan hanya Darsam.S dalam sengketa pembatalan lelang di Dinas PU dan Tata Ruang Konut, melainkan seluruh kontraktor yang tergabung dalam HKLKU. Untuk diketahui, Pj Bupati Konawe Utara, Herry Hermansyah Silondae digugat perdata oleh Darsam. S karena dianggap terlibat dalam pembatalan lelang proyek di daerah tersebut.

Sebab atas persetujuan dan rekomendasi bupati pula sehingga Kadis PU, Andi Asweda mengumumkan pembatalan lelang. Akibatnya, Dasram dirugikan karena telah mengikuti tahapan dan dinyatakan menang oleh panitia lelang atas paket pekerjaan pembangunan SPAM Kelurahan Tinobu sebesar Rp 371 juta. (din)

Langganan Luar Kota Rp. 67.500,-


6 Bupati Sanjung Perantau Asal Buton Pasarwajo, KP Meski berada jauh dari kampung halamannya, para perantau asal Buton ternyata tak melupakan tanah leluhur. SIkap itu diperlihatkan warga asal Gunung Sejuk di Kecamatan Sampolawa yang selama ini ekspansi mencari hidup di luar wilayahnya. Bupati Buton, H. LM. Sjafei Kahar pun mengapresiasi hal itu. Dalam sebuah ramah tamah akhir pekan lalu, Buton-1 tersebut menganggap, para perantau itu tak hanya mengharumkan dan membesarkan nama Buton di tanah orang, tetapi tak lupa dengan pembangunan di kampung kelahiran sendiri. ‘’ Tanpa Wabula, Laporo, Lapandewa dan Burangasi, mustahil Buton akan besar sejak masa lalu,’’ kata Sjafei dalam acara reuni ke-4 warga perantau asal Gunung Sejuk itu. Ketua DPD II Golkar Buton itu juga mengingatkan, kebesaran hakiki yang dicerminkan penduduk Buton tercermin dari falsafah ‘’Poangkaangkataka, poma-masiaka’’, yang diaplikasikan dengan sikap saling menghormati dan menghargai. Selain menggelar reuni, para perantau itu juga menyelenggarakan lomba olah raga dan seni hingga 6 Juli mendatang. (yaf)

HAKLI ....................... Cabang Kolaka, alumni AKL Mandala Waluya ini coba memantik semangat rekan-rekannya untuk memberdayakan HAKLI sebagai organisasi profesi. ‘’Seperti halnya organisasi profesi lainnya, HAKLI memiliki peluang besar untuk berpartisipasi pada setiap program pemerintah. Dan itu bisa kita lakukan dengan kerja,” katanya. Sebelumnya, Kadis Kesehatan Kolaka yang diwakili Sekdis, Hamiruddin P, MH saat membuka musyawarah berharap agar HAKLI segera menyusun program kerja organisasi yang mengacu pada program umum bidang kesehatan Pemkab Kolaka. ‘’ Sebagai organisasi profesi, HAKLI perlu menyusun program yang efektif agar bisa turut serta memecahkan atau memberi solusi terhadap masalah kesehatan, utamanya terkait dengan penyakit yang berbasis lingkungan,’’ kata Hamiruddin.(zer)

Kendari Pos | Kamis 1 Juli 2010

TDL Siap Naik, Sembako Melambung Andoolo, KP Pemerintah pusat hanya meningkatkan gaji Pegawai Negeri Sipil (PNS) sebesar lima persen. Rencana kenaikan tarif dasar listrik (TDL) pun sudah mewacana kuat untuk bergerak ke atas. Imbasnya kini mulai terasa. Di Konsel, harga

kebutuhan sembilan bahan pokok (Sembako) dan bahan bangunan pada sejumlah pasar dan pertokoan juga sudah star lebih awal untuk naik. Bahkan mencapai 20 persen dari harga sebelumnya. Bawang merah misalnya. Sebelumnya Rp 8 ribu per liter,

kini jadi Rp 12 ribu, minyak goreng kemasan Rp 9 ribu saat ini hingga Rp 12 ribu tiap liter. Beras juga naik, meski saat ini musim panen, dari Rp 280 per 60 kilogram, menjadi Rp 300 ribu sampai Rp 325 ribu. “ Naiknya harga sebako di pasar sini sudah

sepekan lalu. Beras naik, karena saat ini musim hujan. Kami ambil dari mesin giling 300 ribu rupiah, jadi kami juga jual Rp 325 ribu. Begitu juga dengan barang dagangan lainnya kami naikkan. Dari tempat kami beli (distributor) sudah lebih dulu

naik,” jelas Nazar, pedagang di Pasar Andoolo Utama, kemarin. Harga barang bangunan juga naik. Semen yang biasanya Rp 62 ribu tiap sak, menjadi Rp 65 ribu. Besi lebih tinggi lagi. Untuk dimensi 10 saja telah mencapai Rp 60 ribu per 12 meternya. (era)

Geliat Arus Transportasi Udara Pasca Pengoperasian Bandara Sangia Nibandera

Penumpang Membludak, Sistim Navigasi Jadi Prioritas Sudah empat hari ini, pesawat ATR 72 seri 500 milik Moda Penerbangan Wings Air melintasi angkasa melayani rute Bandara Sultan Hasanuddin Makassar menuju Sangia Nibandera, Kolaka. Aktivitas Bandara yang dibangun dengan gotong royong tersebut kini mulai bergerak perlahan.

ERITMAT RAHMAT, Kolaka PUKUL 09.30 Wita, pesawat berkapasitas 72 penumpang mendarat mulus di Bandara Sangia Nibandera (Saniban) Kolaka yang baru. Penumpangnya tak kurang dari 20 orang. Maklum, publik, khususnya luar Kolaka belum begitu familiar dengan penerbangan dari pelabuhan udara yang diresmikan Wakil Menteri Perhubungan, Bambang Susantono akhir pekan lalu tersebut. Namun pemandangan berbeda terlihat di ruang tunggu Bandara Saniban. Sedikitnya 56 penumpang atau 70 persen dari kursi yang tersedia telah terdaftar dalam manifest dengan tujuan Makassar. Sebagian diantaranya pejabat Pemkab Kolaka dan lainnya masyarakat umum yang tak hanya berasal dari daerah itu, melainkan ada pula dari Kolaka Utara dan Bombana. Dengan tiket seharga Rp 455 ribu, penerbangan dari Bandara Saniban memang dirasakan leb-

ERITMAN-KENPOS

Aktivitas penerbangan dan arus penumpang mulai terlihat di bandara Saniban sejak difungsikan beberapa hari lalu. ih menguntungkan masyarakat Kolaka, Kolut maupun Bombana. Setidaknya dari segi waktu jika dibandingkan harus lewat Bandara Haluoleo, Kendari. Bel u m lagi pih a k Bandara masih menggratiskan bia y a A i r

Port Task. Penjualan tiket juga dapat dilakukan dengan sistim Online. Hanya saja sejumlah warga memang masih kebingungan jika harus memesan tiket dengan sistem tersebut. Pasalnya dalam daftar penerbangan untuk sementara masih mencantumkan kode PUM atau Bandara Pomalaa. Pukul 10.00 Wita dari pengeras suara petugas informasi memanggil para penumpang untuk segera naik ke pesawat Wings Air yang bersiap lepas landas dari Bandara yang memiliki panjang

Run Way 1400 meter dan lebar 35 meter tersebut. Petugas teknis yang ‘’diimpor’’ dari Bandara Haluoleo Kendari diantaranya staf Air Traffic Controller (ATC), teknisi navigasi, aviation security, teknisi PKP-PK langsung menjalankan tugasnya mengawal pesawat hingga lepas landas. Sebagai Bandara baru, Saniban yang berhasil meraih rekor MURI karena dibangun dengan sistim gotong royong tersebut, memang masih butuh pembenahan lanjutan terutama sistim navigasi sebagai persyaratan

yang tidak bisa ditoleransi karena menyangkut keselamatan penerbangan. Pelaksana Kepala Bandara Saniban, Rodi mengatakan beberapa perangkat bandara yang harus segera diadakan yakni lampu navigasi di sepanjang Run Way, termasuk petugas teknis bandara yang sejauh ini masih meminjam tenaga dari Bandara Haluoleo Kendari. ‘’ Kita sudah ajukan ke Departemen Perhubungan dan dalam waktu dekat ini kelengkapan tersebut akan segera terisi,’’ terang Rodi. Pemkab Kolaka sendiri melalui Dinas Perhubungan telah mulai merancang sumber pedapatan daerah yang bisa ditarik dengan pengoperasian bandara berlabel Raja Mekongga, Sangia Nibandera tersebut. ‘’ Yang sudah pasti PAD bisa diperoleh dari Air Port Task dan parkir Bandara,’’ terang Kadishub Kolaka, Nurkholis. Pejabat yang hampir setahun ‘’memindahkan’’ kantornya di Tanggetada tersebut optimis minat masyarakat untuk mengunakan penerbangan via Bandara Saniban akan terus bertambah. Apalagi warga dari Sulawesi Selatan yang telah menjadi penduduk Kolaka jumlahnya cukup besar. Sebagian besar diantaranya menggunakan jasa penyeberangan fery Kolaka-Bajoe. Efek Domino dari keberadaan Bandara Saniban mulai terlihat. Beberapa warga yang bermukim di sekitar lokasi pun mulai berencana membuka sejumlah unit usaha. Salah satunya Idris. ‘’ Saya dan beberapa warga lainnya sudah berencana membangun kios buah-buahan dan barang kebutuhan lainnya, sehingga kita bisa mendapatkan pendapatan tambahan,’’ terangnya. (*)


7

Kendari Pos | Kamis 1 Juli 2010

Tenaga Kerja Lokal Turut Dipertanyakan Antam ....................... untuk pembangkit listrik mendekati angka lebih dari 400 ribu liter per hari atau setara dengan 14 sen-dollar/kwh. ‘’Saat PLTU beroperasi nantinya, kita bisa menghemat hingga 9 sen-dollar per kwh, jelasnya. Sebagai salah satu tahapan sosialisasi dan studi Amdal, kemarin bertempat di gedung serba guna kantor Kecamatan Pomalaa digelar konsultasi publik bertajuk ‘’ Studi Amdal Pembangunan dan Operasi PLTU 2 X 75 MW dan Fasilitas Penunjangnya’’. Pada kegiatan konsultasi tersebut Direktur PT. Environmental Resources Management (EMR), Yahya Husin yang menjadi Konsultan Amdal PLTU Antam memaparkan beberapa hasil analisis mereka terhadap rencana pembangunan unit pembangit di kawasan pantai sleg. Yahya tampil bersama Kadis Lingkungan Hidup dan

Kebersihan Kolaka, Yan Iswan serta Senior Manager Environment & Mining Closure PT. Antam, Agus Yulianto. Secara umum, Yahya Husin menyatakan, dampak pembangunan dan pengoperasian PLTU Pomalaa relatif kecil. ‘’ Meski letaknya di kawasan pantai, namun pencemaran hampir dipastikan tidak ada. Sebab air laut hanya digunakan sebagai pendingin. Sementara dampak hasil pembakaran batu bara diminimalisir dengan teknologi khusus guna menekan polutan yang dikeluarkan melalui cerobong,’’ papar Yahya. Sebelumnya Kadis Lingkungan Hidup dan Kebersihan, Yan Iswan secara umum menyatakan, beberapa tahapan proses studi Amdal sangat penting dilakukan mengingat dampak lingkungan yang akan timbul ketika beroparasinya PLTU. Untuk itu Ia mengingatkan semua kalangan untuk jeli melihat berbagai kemungkinan buruk, termasuk munculnya

gesekan dengan pemangku kepentingan lainnya, utamanya masyarakat sekitar. Pada kesempatan itu juga, Senior Manager Environment & Mining Closure PT Antam, Agus Yulianto menanggapi beberapa pertanyaan peserta yang umumnya mempertanyakan komposisi tenaga kerja lokal dan non lokal pada proyek PLTU Antam kelak. Demikian pula menyangkut CSR yang selama ini dinilai belum memenuhi rasa keadilan masyarakat. Suasana konsultasi publik kemarin yang juga dihadiri camat dan unsur Muspika setempat sempat menghangat saat beberapa perwakilan masyarakat dan unsur organisasi kemasyarakatan meminta penegasan pihak Antam maupun Pemkab Kolaka menyangkut komposisi CSR yang selama ini digelontorkan bagi masyarakat. Demikian pula status hukum PLTU dan kaitannya dengan kontribusi CSR-nya kelak.(zer)

Ariza Ultah di Indonesia Hari Ini ...................... ke-25. Mulai hari ini (1/4) hingga Minggu (4/4), Ariza akan menyapa penggemarnya serta menunjukkan skill-nya kepada penggila basket Indonesia di atrium Supermal Pakuwon Indah (SPI) Surabaya. ”Mulai besok (hari ini, red), siapapun bisa melihat lebih dekat penampilan Trevor Ariza. Seperti apakah bintang yang sudah pernah meraih gelar juara NBA itu,” ujar Masany Audri, General Manager DBL Indonesia, penyelenggara NBA Madness. ”Pengunjung juga punya kesempatan mengikuti berbagai permainan NBA Madness bersama Ariza. Ini berlaku untuk semua umur dan gratis,” imbuhnya. Jadwal padat sudah menanti pemain bertinggi 2,03 meter itu. Setiap hari, mulai Kamis sampai Minggu, dia akan tampil di venue NBA Madness. Ariza bakal menjadi host NBA Basketball Clinic untuk pebasketpebasket junior dan menjadi juri istimewa dalam Jawa Pos Slam Dunk Contest. Ayah Tajh Ariza tersebut juga akan menyapa penggemarnya dalam meet and greet yang diadakan oleh beberapa sponsor NBA Madness. Selain itu, Ariza juga dijadwalkan mengunjungi salah satu panti asuhan di Surabaya dalam program sosial NBA Cares. Pebasket yang sudah enam tahun berlaga di NBA itu memang sangat concern pada kegiatan-kegiatan bersifat sosial. Dia merupakan founder The Trevor Ariza Foundation, organisasi non-profit yang didedikasikan untuk memberikan dukungan, informasi, pendidikan, dan advokasi terhadap pengidap penyakit asma, serta masyarakat pada umumnya. Kedatangan Ariza di Surabaya jelas sudah ditunggu-tunggu oleh para penggemarnya. Bahkan, sejak Denver Nuggets Dancers tampil di weekend pertama, sudah banyak pengunjung NBA Madness yang menanyakan kapan Ariza datang kepada panitia. Salah satu yang tidak sabar adalah Amira Eka, pelajar kelas VIII SMPN 16 Surabaya. Dia mengaku jatuh hati pada Ariza setelah melihat performa pemain berposisi shooting guard itu di final NBA tahun lalu. Ketika itu, Ariza yang masih bergabung dengan L.A. Lakers memang menjadi penyelamat dan mengantarkan timnya memboyong trofi kebanggaan NBA, Larry O’Brien. “Mainnya keren. Gayanya keren. Pokoknya semuanya deh,” ujarnya. Amira mengaku sudah tak sabar menantikan kedatangan Ariza. “Kalau bisa, selama empat hari dia di NBA Madness, aku mau datang terus. Pengin banget rasanya ketemu dia,” ujarnya. Ariza merupakan pemain NBA keempat yang datang ke Indonesia. Sebelumnya, Danny Granger (Indiana Pacers), David Lee (New York Knicks), dan Kevin Martin (dulu di Sacramento Kings, sekarang Houston Rockets) pernah mengin-

jakkan kaki di Surabaya. Granger untuk NBA Basletball Clinic, Martin tampil dalam NBA Development Camp. Keduanya memberikan pelatihan basket kepada pemain-pemain terbaik Honda Development Basketball League (DBL) dari seluruh Indonesia. Sementara David Lee datang menjadi bintang tamu dalam NBA Madness pertama yang diselenggarakan tahun lalu. Even yang dihadiri Lee itu dinobatkan sebagai NBA Madness terbaik di Asia. ”Kami berharap, NBA Madnesstahuniniminimalbisasama suksesnya dengan tahun lalu. Sampai hari ini, penyelenggaraan berlangsung dengan baik.

Pengunjung selalu heboh mengikuti berbagai kompetisi dan menyaksikan talent-talent NBA. Semoga di weekend penutupini,pengunjungbisasemakin terpuaskan dengan kedatangan Trevor Ariza,” ujar Masany. Ariza akan tampil di NBA Madness dalam berbagai aktivitas pada jadwal-jadwal yang telah ditentukan. Penampilan perdananya dijadwalkan pukul 14.00 hari ini. Setelah itu, untuk menyaksikan penampilan Ariza, pengunjung bisa mengikuti jadwal yang setiap hari akan ditampilkan di koran Jawa Pos. NBA Madness sendiri berlangsung setiap hari di Supermal Pakuwon Indah mulai pukul 13.00 hingga 20.00. (rum)

Belum Ada Rapat untuk Membahas Pemutahiran Data Diboikot .................... data itu bisa diselesaikan. Bersamaan dengan itu, Gerakan Rakyat (Gerak) Konsel untuk Pemilukada Bersih juga menyurati Ketua KPU Pusat terkait dengan penetapan jadwal Pemilukada ulang. KPU Konsel dilaporkan dengan pelanggaran kode etik. “Tidak ada rapat pemutahi-

ran dan pleno DPT yang dijadikan dasar dari sisi aturan hukum untuk mencetak surat suara,” kata Ketua Gerak Konsel, Andri Darmawan di KPU Pusat usai menyampaikan suratnya. Sebagaimana diketahui, Pemilukada diikuti oleh empat pasangan calon pada 8 Mei 2010 lalu. Sesuai hasil pleno KPU Konsel, pasangan ImranSutoardjo Pondiu sebagai bu-

pati dan wakil bupati terpilih dengan raihan 63.036 suara atau 43,91 persen. Sementara posisi kedua diduduki pasangan Surunuddin-Muhtar dengan raihan 51.638 suara atau 35,97 persen dan menang di lima kecamatan. Posisi ketiga ditempati Rustam-Bambang dengan jumlah 25.005 suara atau 17,42 persen dan hanya menang satu kecamatan. Untuk posisi juru kunci oleh

pasangan Azhar-Yan Sulaeman dengan raihan 3.894 suara atau 2,71 persen. Pasangan Sutra yang menolak keputusan KPU itu akhirnya menggugat di MK. Karena MK menilai terjadi pelanggaran administrasi yang terencana, terstruktur dan massif, gugatan itu dikabulkan dan memerintahkan pemungutan suara ulan ulang di Konsel.(awa)

Dewi Persik Ngaku Pernah Rekam Hubungan Seks Rekam ...................... gan Tebet, Jakarta Selatan, baru-baru ini. Meski mengakui merekam, Lia tak pernah merekam hubungan intimnya hingga berkali-kali. Lia menilai jika ada orang yang merekam video seks pribadinya berkali-kali, berarti ada kelainan. “Aku sih masih mikir ke depan kalau harus merekam

hubungan intim, tapi kalau ada orang yang merekam berkalikali pasti punya kelainan,” ucapnya. Ogah mendapat musibah seperti Ariel Cs, bintang film Hantu Puncak Datang Bulan jadi mawas dari. “Aku sadar menjadi publik figur pasti berhubungan dengan banyak orang, makanya aku nggak mau lagi dokumentasiin video yang macam-macam lagi,” pungkasnya.

Lia bukan cewek pertama yang mengaku pernah merekam adegan intimnya setelah kasus video mesum Ariel. Pekan lalu, Dewi Persik juga mengaku merekam adegan seks dengan eks suami, Saipul Jamil (Ipul). “Pernah dulu (rekam adegan

seks) waktu sama bang Ipul, tapi enggak sampai yang gimana gitu. Tapi sekarang sih sudah enggak ada. Sudah lama dihapus. Itu waktu aku masih anakanak, enggak ngerti mas,” ungkap Dewi beberapa waktu lalu.(gie)


8

Kendari Pos | Kamis 1 Juli 2010

Polri Tersinggung dengan Celengan Babi Jakarta, KP Mabes Polri ternyata merasa terhina dengan pemberitaan Majalah Tempo edisi Minggu keempat Juni 2010 yang bertajuk Rekening Gendut Perwira Polri. Alasannya, polri merasa terhina dengan ilustrasi majalah tersebut yang menggambarkan celengan babi. Wakadiv Humas Polri Brigjen (pol) Zainuri Lubis menyebut Polri merasa tercoreng terutama dengan ilustrasi majalah yang menampilkan polisi dengan sejumlah celengan babi. Selain itu ilustrasi lainnya yang menggambarkan aktifitas polisi dengan mamalia darat itu dinilai mendeskreditkan citra polisi. “Yang jelas itu sudah melukai. Itu pidana karena penghinaan,” ujar Zainuri, di pelataran PTIK, Jakarta, Rabu (30/6) siang. Zainuri menambahkan Polri tengah mempelajari langkah hukum yang akan dilayangkan terhadap majalah berita mingguan itu. Selain pidana, Polri juga berencana melayangkan gugatan perdata terhadap majalah mingguan tersebut. “Ada perdata, karena ada pencemaran nama baik,” tambahnya. Sebenarnya tambah Zainuri, mengenai materi peberitaan Polri tak terlalu mempersoaalkan meskipun banyak sumber yang dinilai tidak akurat. Tapi yang paling melukai institusi

Bibit-Chandra

polri yakni adanya ilustrasi di bagian muka yang menampilkan personil polri dituntun celengan babi. Selain itu ilustrasi di bagian dalam terdapat sekumpulan celengan babi dalam kandang berpagar garis polisi. “Tega sekali Tempo memberikan gambar yang melukai Polri,” tambahnya. Zainuri juga menyebut yang dilakukan Tempo tersebut cenderung emosional dan tidak dengan kedewasaan. Sebelumnya Senin (28/6) majalah Tempo menerbitkan mingguannya dalam cover muka biru bergambar polisi berjalan dengan membawa tali yang terjerat di celengan babi. Saat itulah majalah tersebut dikabarkan hilang dari pasaran karena disebutsebut diborong oleh oknum yang katanya mengenakan seragam polisi. Opini kemudian berkembang bahwa pemborongan ini terkait materi pemberitaan Tempo yang mengupas simpanan mencurigakan milik sejumlah perwira polri bernilai miliaran rupiah. Namun terkait aksi memborong ini, Kadiv Humas Polri Irjen (pol) Edward Aritonang menyebut, tak ada instruksi polri untuk melakukan pembelian secara bessr-besaran itu. Malah Edward menuding, itu hanya trik pemasaran tempo untuk menaikkan oplah penjualan majalah mereka.(zul)

Beber Kelemahan Buku OC Kaligis Jakarta, KP Buku karangan OC Kaligis berjudul Korupsi Bibit-Chandra, tidak pernah menuai protes dari pihak KPK. Buku tersebut beberapa kali menjadi acuan OC Kaligis dalam melakukan pembelaan terhadap kliennya Anggodo Widjojo, dalam persidangan. Namun, tim kuasa hukum Bibit-Chandra mengungkapkan menemukan banyak kejanggalan dalam buku yang disebut-sebut mirip kliping Berita Acara Pemeriksaan (BAP). Dalam diskusi Obrolan Langsat bersama Bibit-Chandra, di Rumah Langsat, salah seorang tim kuasa hukum Bibit-Chandra, Alexander Lay membeberkan kelemahan serta kejanggalan buku milik pengacara senior tersebut. “Isinya misleading,” ujarnya, kemarin malam. Alex yang memastikan bahwa buku tersebut merupakan kumpulan BAP kasus Bibit-Chandra, menguraikan,banyakpertanyaandalam BAP asli tidak dicantumkan, untuk menghilangkan konteks. “Itu apa maksudnya? Menghilangkan pertanyaan, membuat pengertian menjadi berbeda. Karena yang dican-

FOTO : MUHAMAD ALI/JAWAPOS

Candra Hamzah dan Bibit Samad, Senin (21 Juni 2010) di gedung KPK saat menunjukan bukti baru hasil rekaman sinyal hp Candra yang tertangkap BTS terdekat dan foto Bibit Samad saat di Peru yang membuktikan bahwa apa yang dituduhkan terhadap dirinya tidak benar dan dugaan rekayasa terhadap keduanya merupakan benar tumkan tidak lengkap,” ujarnya, diiringi anggukan Chandra Marta Hamzah dan Bibit Samad Rianto. Salah satu poin dalam buku disebutkan Alex, yakni terdapat pertanyaan yang menyebutkan apakah surat perintah penyidikan untuk Yusuf Erwin Faisal, dapat digunakan untuk menggeledah kantor milik Anggoro Widjojo, PT Masaro Radiokom. Menurut Alex, jawaban dari pertanyaan tersebut, pasti tidak bisa. “Padahal yang

sebenarnya Yusuf terjerat dua kasus hukum, yakni kasus suap yang melibatkan Chandra Antonio Tan dan juga suap penentuan mata anggaran Sistem Komunikasi Radio Terpadu (SKRT) oleh Anggoro,” papar Alex. Karena itu, Alex menyebut, kejujuran akademis buku tersebut perlu dipertanyakan. Di samping itu, tidak semua BAP dimasukkan. “BAP Ari Muladi tidak dicantumkan,” tegasnya.

Chandra sendiri mengaku belum pernah membaca buku tersebut. Dia dengan gamblang mengatakan tidak akan membaca buku yang tidak berkualitias. “Saya nggak baca, dan tidak perlu, tidak juga penting dibaca. Kata Alex (Alexander Lay) juga isinya misleading,” ujarnya diiringi tawa para pendukung Bibit-Chandra. Sementara itu, Bibit menyebut bahwa buku tersebut merupakan produk akhir dari rekayasa kasus yang menjerat dirinya. “Kasus ini dari awal rekayasa, kemudian keluar buku rekayasa. Mirip buku tadi produk akhir dari rekayasa,” katanya. Di samping membahas kejanggalan buku OC Kaligis, baik Bibit maupun Chandra sempat kembali mempertanyakan alasan Kejagung dan Kepolisian, mengatakan kasus tersebut cukup bukti. Chandra menguraikan, pihaknya berulang kali menanyakan kepada pihak kepolisian terkait bukti berupa 64 percakapanantaraDeputiPenindakan KPK Ade Rahardja dan Ari Muladi. Namun, sampai sekarang pihak kepolisian belum bisa memberikan bukti tersebut. (ken)

Para Koruptor Melakukan Perlawanan Terhadap KPK Pendaftar .................. “Kita sadar betul, bangsa ini masih memiliki sejumlah figur yang memiliki integritas dan kecerdasan tersendiri untuk memimpin KPK. Tapi mereka itu ternyata tidak mau mendaftar. Yang mendaftar sekarang umumnya pencari kerja,” kata Todung Mulya Lubis, saat dialog kenegaraan bertema ‘Komitmen Calon Ketua KPK Terhadap Pemberantasan Korupsi di Daerah’ bertempat di gedung DPD, komplek parlemen Senayan Jakarta, Rabu (30/6). Bersama Todung, juga tampil sebagai pembicara bakal dua calon Ketua KPK, I Wayan Sudirta (Anggota DPD) dan pakar hukum tatanegara Margareto Kamis serta Anggota Komisi III DPR dari Fraksi PAN Taslim. Todung menduga, orang-orang yang kita pandang pantas memimpin KPK itu menginginkan agar mereka dilamar. Kalau ini dilakukan, imbuh dia, jelas Pansel membutuhkan perubahan mendasar terhadap mekanisme penjaringan yang saat ini diberlakukan. Todung mengaku bahwa Timsel harus bekerja keras untuk mencari yang terbaik untuk menyelamat institusi KPK. “Kami di Timsel sudah berkomitmen untuk menyelamatkan KPK yang saat ini dilanda badai yang sangat dahsyat,” kata Todung, yang menolak tawaran bergabung dengan Partai Demokrat itu. Lebih jauh Tudong menjelaskan pasca kasus ‘Cicak versus Buaya’ sesungguhnya KPK saat ini berada dalam sebuah penyakit ketakutan tersendiri terhadap kriminalisasi kasus. “Akhir-akhir ini KPK lebih sensitif terhadap kriminalisasi ketimbang mencoba merespon keinginan masyarakat yang sudah jenuh dengan prilaku korupsi oknum penyelenggara negara,” kata Todung. Sementara itu, anggota Komisi III DPR Taslim mengatakan kewenangan yang dimiliki KPK saat ini sudah sangat kuat. Karena itu, Taslim berharap agar Timsel tidak salah pilih dalam memilih. “Kalau salah pilih, kewenangan itu akan berseleweran ke mana-mana,” tegasnya. Taslim juga mengungkapkan, dirinya tidak mengerti dengan langkah Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) yang memilih membentuk Satgas ketimbang mengedukasi pihak kepolisian dan kejaksaan. “Mestinya kejaksaan dan kepolisian harus diedukasi untuk memberantas korupsi. Tapi bagaimana? Presiden lebih senang membentuk Satgas. Artinya presiden sudah hilang kepercayaan terhadap polisi dan jaksa sementara KPK dibiarkan dikriminalisasi,” tegas Taslim. Kalau saja negara ini membolehkan agar penanganan korupsi di Indonesia bisa ditenderkan ke pihak asing, Taslim mengaku menyambut baik kebijakan tersebut. “Tapi hal tersebut tidak dibenarkan oleh konstitusi sementara prilaku korupsi semakin tidak terbendung,” tegasnya. Menyoal tentang kreteria calon Ketua KPK, baik Todung maupun Taslim sependapat

bahwa yang sangat menentukan adalah integritas dan kreativitas dalam membangun sinergi dengan banyak pihak seperti PPATK, LPSK, KY, kepolisian dan jaksa. “Omong kosong kalau KPK jalan sendirian lalu bisa memberantas korupsi. Itu mithos yang saat ini tengah dibangun KPK. Mereka lupa bahwa para koruptor telah memberikan perlawanan yang luar biasa terhadap KPK,” kata Todung.

Perlu Komitmen DPR Praktisi hukum Universitas Indonesia (UI), Andrinof Chaniago, meminta adanya komitmen kuat dari DPR RI terkait proses pemilihan calon pimpinan KPK. DPR diharapkan dapat menentukan pimpinan KPK yang benar-benar terbaik, punya integritas dalam pemberantasan korupsi, serta tak bisa dilemahkan secara politis. Selama ini, Andrinof menilai

bahwa KPK masih lemah dari sisi politis, meskipun kuat dari sisi undang-undang. Pernyataan ini disampaikannya dengan berkaca pada proses pemilihan pimpinan KPK di era Antasari Azhar. Di masa itu katanya, saat seleksi awal, Antasari tidak termasuk dalam daftar 10 besar calon terbaik. Namun ia justru terpilih saat proses seleksi di Senayan. “Antasari mendapat perhatian dari anggota Komisi III

DPR RI saat itu, dan ia pun mengalahkan calon lain yang secara penilaian masuk dalam 10 besar,” ungkap Adrinof, dalam diskusi soal calon pimpinan KPK, di sebuah restoran di Menteng, Rabu (30/6) siang. Menurut Adrinof lagi, dalam seleksi pimpinan KPK, DPR memang memegang kunci. Oleh karena itu katanya, tanpa adanya komitmen dari DPR untuk memilih figur terbaik, punya integritas, serta

berani melawan, bukan berani kompromi, maka lembaga KPK ke depan akan semakin lemah. Andrinof juga berharap semua calon pimpinan KPK yang lolos seleksi administrasi, memiliki integritas yang tinggi dalam pemberantasan korupsi. Kriteria integritas ini dinilai mutlak dipenuhi oleh calon, untuk kemudian dikombinasikan dengan keahlian politik serta keahlian lain. Hal ini ka-

tanya, agar ke depan lembaga KPK dapat menjadi lebih kuat secara politis. Andrinof sendiri mengaku yakin, masih ada figur-figur peserta seleksi yang memenuhi kriteria dan bisa dipercaya untuk memimpin KPK. Di sisi lain, ia pun berharap calon yang terpilih nantinya punya terobosan baru dalam mengungkap kasus korupsi, serta bisa mengembalikan uang negara.(rnl/fas)


Langganan Dalam Kota Rp. 65.000,-

Kamis, 1 Juli 2010

Kenaikan TDL Hanya Menengah ke Atas Lingkup Kerja PLN Cabang Kendari Kendari,KP Karena telah menjadi keputusan Pemerintah melalui Kementerian Energi Sumber Daya dan Mineral (ESDM) bersama-sama dengan komisi VII DPR minus Fraksi PKS

dan PDIP, yang menyetujui kenaikan tarif dasar listrik (TDL) per 1 Juli. Maka mulai hari ini TDL serentak naik di seluruh Indonesia, tidak terkecuali di lingkup kerja PLN Cabang Kendari. “Sampai dengan saat ini kami belum menerima juklak teknis kenaikan TDL, tetapi secara gambaran

umum diperkirakan akan mengalami kenaikan hingga 10 persen. Meskipun demikian untuk pelanggan dengan daya 450-900 VA tidak mengalami kenaikan, sehingga untuk konsumen PLN Cabang Kendari hanya 20 persen yang terkena kenaikan TDL,” ungkap Manager PLN Cabang Kendari, Komang Artana Su-

Komang Artana

yasa, kemarin. Dijelaskannya, sekitar 110 ribu pelanggan PLN Cabang Kendari, rata-rata kelas rumah tangga meliputi Kota Kendari, Bombana, Konsel, Konawe, Konut, Kolaka dan Kolut, tidak terkena kenaikan TDL. “Kenaikan TDL ini tidak merugikan masyarakat, mengingat kenaikan TDL

hanya diperuntukkan bagi masyarakat menengah ke atas, dengan daya di atas 1.300 VA,” jelasnya. Sehubungan dengan penerapan listrik pra bayar bagi masyarakat, dirinya mengatakan lebih memberikan kesempatan kepada pelang-

Baca TDL di Hal. 10

HARI ULANG TAHUN (HUT) KE-64 BHAYANGKARA

Hari Ini, Polri Rayakan HUT Ke 64

Dit Reskrim Tangani Puluhan Kasus 12 Tipikor, 63 Tipiter, dan 16 Pidum

Wujudkan Polri yang Mandiri, Profesional, dan Dipercaya Kendari, KP Institusi Polri menapaki usianya ke 64 yang diperingati setiap tanggal 1 Juli (hari ini, red). Peningkatan usia korps Bhayangkara tersebut menjadi tantangan tersendiri untuk lebih mandiri, profesional, dan meraih kepercayaan dari masyarakat menuju institusi yang memiliki kemampuan memberikan pelayanan prima bagi masyarakat. Hari Ulang Tahun (HUT) ke 64 Bhayangkara menjadi revitalisasi Polri dalam meningkatkan profesionalisme kerja dalam mengemban tugas sebagai pelayan, pengayom dan pelindung masyarakat. Pasalnya, dalam jangka panjang, polisi dituntut mampu mencapai grand strategi Polri dalam membangun kepercayaan masyarakat (Publik Trust Building) yang diterapkan mulai tahun 2005-2010. Tahun 2010-2015, polisi diharapkan dapat membangun kemitraan dengan masyarakat (Partnership Building) dalam mewujudkan supremasi hukum di Indonesia. Pada tahapan berikutnya, tahun 20162025, strategi berorientasi kesempurnaan (Strave for Excelence) dengan tekat berbasis kompetensi yang tinggi serta pen-

SOSOK

Tertantang Tugas di Bappeda MEMEGANG jabatan sebagai Kepala Bappeda dan Penanaman Modal (PM) Kota Kendari, tentunya membuat Alamsyah Lotunani SE MSi, harus bekerja dan berpikir ekstra keras dalam menyusun dan menyelesaikan segala bentuk program pembangunan, guna membantu menyukseskan kinerja kepala daerah. Meskipun demikian dirinya mengaku tertantang dengan jabatan tersebut. “Bisa dibilang semua jabatan pemerintahan telah saya Alamsyah lakoni, meliputi jabatan lingkLotunani up pelaksanaan yaitu kepala badan non Bappeda serta jabatan lingkup perencanaan, yang sedang saya jabat saat ini. Dimana pada jabatan ini, saya merasa lebih tertantang dalam bertugas. Pasalnya kinerja saya beserta para staf dapat turut menyukseskan program

Baca TERTANTANG di Hal. 11

Baca HARI INI di Hal. 11

diungkapkan Direktur Lalu Lintas (Lantas) Polda Sultra, Kombes Pol. Drs. Edi Setio Budi Santoso, kemarin. Implementasi Undang-Undang nomor 22 tahun 2009 seperti menyalakan lampu utama di siang hari (light on), penggunaan helm standar ganda, tidak belok kiri lang-

Kendari, KP Direktorat Rekrim Polda Sultra dan jajarannya menangani puluhan kasus terhitung sejak Januari-Juni 2010. Untuk kasus tindak pidana korupsi yang ditangani sendiri Polda Sultra berjumlah 12 kasus dengan tersangka sebanyak 26 orang. Dari 12 kasus tersebut, sebanyak 7 kasus yang sudah dilimpahkan ke kejaksaan (P-21) untuk proses hukum selanjutnya. Sementara 5 kasus lainnya masih dalam proses pendalaman penyidikan. Kabid Humas Polda Sultra, AKBP Drs. Moch. Fahrurrozi mengatakan, untuk penanganan kasus tindak pidana tertentu yang ditangani Polda Sultra dan jajaran mencapai 63 kasus, dengan jumlah tersangka sebanyak 34 orang. Khusus kasus ilegal logging yang ditangani kepolisian mencapai 52 kasus dengan jumlah tersangka 26 orang. Sementara, kasus ilegal mining atau masalah tambang sebanyak 11 kasus dengan tersangka berjumlah 8 orang. “Dari 26 tersangka ilegal logging tersebut baru 21 kasus yang ada tersangkanya. Sementara 31 kasus lainnya masih dalam penyelidikan dan penyidikan. Pasalnya, kadang kita menemukan kasus berupa barang bukti tanpa pemilik alias kayu tak bertuan dan tersangkanya sementara dalam lidik. Sementara, kasus ilegal min-

Baca LALU LINTAS di Hal. 10

Baca KASUS di Hal. 10

SUWARJONO/KP

BERI PENGHARGAAN: Kapolda Sultra Brigjen Pol. Drs.Sukrawardi Dahlan, saat memberikan penghargaan kepada personilnya yang berdedikasi dengan memberikan kenaikan pangkat.

Implementasi UU Lalu Lintas Capai 95 Persen Kendari, KP Sejak dilounching 1 Januari 2010, Undang-Undang nomor 22 tahun 2009 tentang lalu lintas dan angkutan jalan mendapat respon positif dari masyarakat Sultra, khususnya Kota Kendari. Tingkat kepatuhan masyarakat terhadap pelaksanaan Undang-undang tersebut diprediksi telah mencapai 95 persen. Hal tersebut

Polda Sultra dari Masa ke Masa

12 Tahun Mandiri, Telah Dipimpin 10 Kapolda

SUWARJONO/KP

tanggal 21 Agustus 1945, secara tegas pasukan polisi segera memproklamirkan diri sebagai Pasukan Polisi Republik Indonesia dipimpin oleh Inspektur Kelas I (Letnan Satu) Polisi Mochammad Jassin di Surabaya. langkah awal yang dilakukan selain mengadakan pembersihan dan pelucutan senjata terhadap tentara Jepang yang kalah perang, juga membangkitkan semangat moral dan patriotik seluruh rakyat maupun satuan-satuan bersenjata yang sedang dilanda depresi dan kekalahan perang yang panjang. Tanggal 29 September 1945 tentara Sekutu yang didalamnya juga terdapat ribuan tentara Belanda menyerbu Indonesia dengan dalih ingin melucuti tentara Jepang. Andil pasukan Polisi dalam mengobarkan semangat perlawanan rakyat ketika itupun sangat besar. Alam

TEMUI WARGA: Untuk lebih mendekatkan diri dengan masyarakat, Kapolda Sultra Brigjen Pol. Drs Sukrawardi Dahlan, turun menemui warga Sultra.

Baca 12 TAHUN di Hal. 10

Institusi Polri kini telah memasuki usianya yang ke 64 tahun. Lahir tumbuh dan berkembangnya Polri tidak lepas dari sejarah perjuangan kemerdekaan Republik Indonesia sejak Proklamasi. Kemerdekaan Indonesia, Polri telah dihadapkan pada tugas-tugas yang unik dan kompleks. Selain menata keamanan dan ketertiban masyarakat di masa perang, Polri juga terlibat langsung dalam pertempuran melawan penjajah dan berbagai opersai militer bersama-sama satuan angkatan bersenjata yang lain.

Arifuddin KONDISI seperti ini dilakukan oleh Polri karena Polri lahir sebagai satu-satunya satuan bersenjata yang relatif lebih lengkap. Hanya empat hari setelah kemerdekaan, tepatnya

Kesalahan Jurnalistik Selesaikan dengan Mekanisme Jurnalistik. Gunakan Hak Jawab Anda karena Dijamin Undang-Undang


Metro

10

Sidik Tujuh Tersangka dalam Kasus Ijazah Palsu Kasus ...................... ing sebanyak 11 kasus dan 8 kasus diantaranya sudah ditetapkan tersangkanya, sisanya masih dalam lidik,” terang AKBP Drs. Moch. Fahrurrozi.

Sementara, untuk kasus tindak pidana umum meliputi kasus pemalsuan, penipuan, pembunuhan dan kasus lainnya mencapai 16 kasus dengan jumlah tersangka sebanyak 8 orang. Kasus pidum, kata dia, pada dasarnya cukup ban-

yak yang ditangani di jajaran Polda Sultra, namun hanya sebagian yang sudah melaporkan kasusnya. “Untuk satuan tindak Pidana Umum Direktorat Reskrim Polda Sultra, kasus yang paling menonjol adalah penanganan

ijazah palsu. Puluhan pengguna ijazah palsu yang terungkap dan kini masih dilakukan pengembangan terhadap kasus tersebut. Untuk ijazah palsu, penyidik telah menetapkan 7 tersangka dan kini masih pendalaman penyidikan,” ungkapnya. (rif)

Status Polda Sultra Mulai Tahun 1996 12 Tahun ................ menciptakan keamanan dan ketertiban didalam negeri, Polri juga sudan banyak disibukkan oleh berbagai operasi militer, penumpasan pemberontakan dari DI & TII, PRRI, PKI, RMS, RAM, dan G 30 S/PKI serta berbagai penumpasan GPK. Dalam perkembangan paling akhir dalam kepolisian yang semakin modern dan global, Polri bukan hanya mengurusi keamanan dan ketertiban di dalam negeri, akan tetapi juga terlibat dalam masalahmasalah keamanan dan ketertiban regional maupun internasional, sebagaimana yang di tempuh oleh kebijakan PBB yang telah meminta pasukanpasukan polisi, termasuk Indonesia, untuk ikut aktif dalam berbagai operasi kepolisian, misalnya di Namibia (Afrika Selatan) dan di Kamboja (Asia). Kemandirian Polri diawali sejak terpisahnya dari ABRI tanggal 1 April 1999 sebagai bagian dari proses reformasi haruslah dipandang dan disikapi secara arif sebagai

tahapan untuk mewujudkan Polri sebagai abdi negara yang profesional dan dekat dengan masyarakat, menuju perubahan tata kehidupan nasional kearah masyarakat madani yang demokratis, aman, tertib, adil dan sejahtera. Kemandirian Polri dimaksud bukanlah untuk menjadikan institusi yang tertutup dan berjalan serta bekerja sendiri, namun tetap dalam kerangkan ketata negaraan dan pemerintahan negara kesatuan Republik Indonesia yang utuh termasuk dalam mengantisipasi otonomi daerah sesuai dengan Undang-undang No.22 tahun 1999 tentang Otonomi Daerah dan Undang-undang No.25 tahun 1999 tentang Perimbangan keuangan antara pusat dan daerah. Begitu pula dengan keberadaan Polda Sultra yang menjadi bagian tak terpisahkan dari sejarah Polri. Polda Sultra berawal dari status Polisi Wilayah (Polwil) Sultra tahun 1964 ditandai berdirinya Komdin 187 di Kemaraya yang merupakan bagian dari Kondak Sulawesi Selatan dan Tenggara

(Sulselra). Saat itu, Polwil Sultra terdiri dari 5 Polres, 69 Polsek, dan 17 Pospol. Berdasarkan keputusan Kapolri nomor Polisi Kep/06/ IX/1996 tertanggal 16 Sepetember 1996 tentang pengesahan pembentukan Polda Sulseltra, dengan adanya keputusan tersebut maka Polwil Sultra menjadi Polda Sultra. Tanggal 25 September 1996, Polda Sultra resmi berdiri sendiri dengan tipe B2. Tahun 2006, Polda Sultra mengalami kenaikan status pada tipe B1 sesuai keputusan Kapolri nomor Kep/17/VI/ 2006 tertanggal 28 Juni 2006. Struktur kekuatan Polda Sultra sampai saat ini terdiri dari 1 Polda, 10 Polres, 1 SPN, 105 Polsek, 93 Pospol, dengan total kekuatan personil 5.807 orang. Sejak ditetapkannya menjadi Polda Sultra sejak tahun 1996, sebanyak 10 pejabat yang pernah menduduki jabatan Kapolda Sultra. Awal kemandirian Polda Sultra, Kapolda Pertama adalah Kolonel Pol. Drs. I. K. Pasek Suyasa masa jabatan 19961998. Ia digantikan oleh Kolonel Po. Drs. H. Amir Iskandar Panji Indra tahun 1998-2000.

Setelah dilakukan rotasi, Polda Sultra dipimpin oleh Kolonel. Pol. Drs. M. Djuned Achmad, SH yang hanya menjabat selama sekitar 6 bulan yakni Mei-Nopember 2000. Pengganti Kolonel. Pol. Drs. M. Djuned Achmad adalah Brigjen Pol. Drs. Jumain Arief, MM yang mengabdi di Sultra tahun 2000-2001. Setelah itu, tampuk pimpinan dilanjutkan oleh Brigjen Pol. Indarto SH masa jabatan tahun 2001-2002. Tahun 2002-2005, Kapolda Sultra dipangku oleh Brigjen Pol. Drs. H. T. Ashikin Husein. Setelah masa jabatannya berakhir Brigjen Pol. Drs. H. T. Ashikin Husein, ia digantikan oleh Brigjen Pol. Drs. Edhi Susilo SH MM tahun 2005-2006. Selanjutnya, Polda Sultra dipimpin oleh Brigjen Pol. Drs. Anang Yuwono SH tahun 20062007 yang kemudian dilanjutkan oleh Brigjen Pol. Drs Djoko Satrio tahun 2007-2009. Setelah masa jabatan Brigjen Pol. Drs Djoko Satrio, pimpinan tertinggi Polda Sultra diamanahkan kepada Brigjen Pol. Drs Sukrawardi Dahlan, sejak 2009 sampai sekarang. (*)

Kendari Pos | Kamis 1 Juli 2010

Baru 5 Ribu Daftar Tunggu Terlayani TDL .......................... gan untuk lebih mengendalikan penggunaan listriknya serta memudahkan pelanggan dalam pelayanan. Pasalnya pelanggan tidak perlu mengantri lagi di loket pembayaran. “Dengan lisrik pra bayar masyarakat dapat lebih menghemat penggunaan listriknya, juga dapat mengurangi salah

persepsi masyarakat terhadap petugas pencacat meteran, yang kadang kala dituding menaikkan angka meteran, sehingga berpengaruh terhadap pembayaran listrik mereka,” katanya. Dirinya juga menegaskan dengan menjadi konsumen listrik prabayar, masyarakat dapat dibebaskan dari biaya beban listrik pasca bayar yang biasa dibayarkan masyarakat. Misal-

nya untuk daya 450 VA membayar Rp 11 ribu per bulan sedangkan daya 900 VA membayar Rp 18 ribu per bulan. “Daftar tunggu yang terlayani baru 5 ribu pelanggan dari 25 ribu yang terdaftar. Rinciannya 3 ribu kota Kendari selebihnya kabupaten lain. Terbatasnya kuota ini, karena kami menyesuikan kapasitas mesin yang ada di wilayah cabang Kendari,” tambahnya. (cr6)

Pelayanan BPKB Raih Sertifikat ISI 9001 Lalu Lintas ............. sung pada traffict light yang tidak memiliki petunjuk mendapat respon yang cukup tinggi dari para pengguna jalan. Tak hanya itu, kelengkapan berkendara baik surat-surat kendaraan, aksesoris standar kendaraan seperti knalpot standar, spion standar maupun kelengkapan lainnya juga telah diaplikasikan masyarakat Sultra secara mayoritas. “Tingkat kepatuhan pengguna jalan di Sultra terhadap impelementasi Undang-Undang nomor 22 tahun 2009 tersebut cukup bagus dibanding daerah-daerah lainnya di Indonesia. Fakta tersebut tak hanya dalam kota, namun masyarakat di pedalaman juga sudah mematuhi aturan tersebut,” terang Drs. Edi Setio Budi Santoso yang baru saja (kemarin, red) meraih pangkat tiga melati (Komisaris Besar Polisi).

Kesuksesan yang diraih Direktorat Lalu Lintas Polda Sultra tentu tak semudah membalikkan telapak tangan. Berbagai upaya yang dilakukan dalam memasyarakatkan pelaksanaan undang-undang tersebut sebagai media menekan angka kecelakaan yang terjadi. Setiap saat sosialisasi undang-undang nomor 22 tahun 2009 dilaksanakan baik dalam bentuk seminar, operasi simpatik, operasi patuh, nonton bareng, maupun kegiatan lainnya. Bahkan, penerapan undangundang tersebut awalnya mendapat penolakan dari kelompok masyarakat tertentu. Namun, semua rintangan tersebut dapat diatasi dengan baik. Sampai saat ini, pendalaman terhadap sosialisasi Undang-Undang nomor 22 tahun 2009 masih dilaksanakan oleh Dit Lantas Polda Sultra yang diinkludkan dalam berbagai kegiatan.

Selain itu, demi mendapatkan pelayanan prima, Dit Lantas juga membangun Memorandum of Understanding (MoU) dengan instansi terkait dalam penanganan korban kecelakaan secara terpadu dan penanganan masalah lalu lintas secara terpadu. Program tersebut pertama kali dilounching di Sultra dibanding daerah lain di seluruh Indonesia. “Pelayanan lain yang diberikan kepada masyarakat adalah pembuatan SIM keliling, pembuatan BPKB sistem online, pengawalan secara gratis dan penempatan personil pada daerah-daerah rawan. Bahkan, kami telah mendapatkan pengakuan internasional melalui sertifikat ISO 9001 di bidang mutu pelayanan BPKB,” ungkap mantan Wadir Lantas Polda Kepri tersebut. Berbagai terobosan baru Dit lantas dalam meningkatkan kesadaran berkendara masyarakat, termasuk program car free day. (rif)


Metro 11 Berobsesi Jabatan Lingkup Pengawasan Oknum PNS Pemkot Kendari Diringkus Kendari Pos | Kamis 1 Juli 2010

Tertantang .............

pembangunan kepala daerah,” tutur Alamsyah Lotunani. Ia merinci perjalanan kariernya sebagai PNS, berawal pada 1985 sebagai staf di kantor Gubernur Sultra, setelah 10 tahun pindah ke Kodya Kendari sebagai Kabag Pembangunan Sekretari-

at Daerah Kota Kendari, menjadi Ketua Bappeda Kota Kendari pada 1997, Kepala Badan Penanaman Modal (BPM) Kota Kendari pada 2000, Kadis BPM dan Pertambangan pada 2001, Asisten Adminstrasi Sekretariat Daerah Kota Kendari pada 2007, dan akhirnya menjadi Kepala Bappeda dan PM Kota Kendari pada 2008 hingga saat ini.

“Karena itu obsesi yang belum tercapai yaitu menduduki jabatan di lingkup pengawasan. Karena saya menyukai tugas-tugas yang menantang. Selain itu sebagai Kepala Bappeda dan PM Kota Kendari, saya beserta staf berupaya seoptimal mungkin menjadikan Kota Kendari sebagai pusat investasi,” harap pria berusia 50 tahun lebih ini. (cr6)

Wujudkan Pelayanan Prima Polri Hari Ini .................... guasaan teknologi modern. Polri dituntut mampu memberikan pelayanan dan jaminan keamanan kepada masyarakat secara optimal. Konsep pelayanan prima yang bisa diakui secara internasional sebagai kesempurnaan pelaksanaan tugas dan fungsi kepolisian. Lalu, bagaimana implementasi program-program Polri di Polda Sultra dan jajarannya? Sejak kepemimpinan Brigjen Pol. Drs. Sukrawardi Dahlan sebagai Kapolda Sultra, berbagai terobosan baru yang diterapkan dalam mendekatkan polisi dengan masyarakat. Langkah awal yang ditempuh mantan Kapolres Jakarta Pusat tersebut adalah mempublikasikan semua nomor pejabat utama Polda Sultra dan pejabat-pejabat di jajarannya ke masyarakat. Dengan membangun komunikasi yang lebih luas, Sukrawardi Dahlan memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk memberikan masukan, saran, dan kritikan serta berbagai informasi demi tercapainya kesempurnaan di institusi Polri. Layanan informasi tersebut dinilai cukup signifikan dalam pelaksanaan tugas-tugas kepolisian, meskipun tak bisa dipungkiri masih adanya oknum polisi yang belum berubah sikap dan perilakunya di masyarakat. Selain itu, Polda Sultra juga memasyarakatkan polisi melalui gagasan cemerlang Drs. Sukrawardi Dahlan melalui program polisi ketentraman masyarakat (Poltramas). Anggota polri yang ditunjuk sebagai delegasi Poltramas pada masing-masing lingkungan diharapkan mampu menginvetarisir kondisi dan situasi masyarakat sekitar. Mereka dituntut untuk menjadi suri teladan masyarakat dan siap

memberikan pelayanan kepada masyarakat kapan dan dimana pun dibutuhkan. Bahkan, dalam realisasi pelaksanaan penegakan hukum di lingkup Polda Sultra, Kapolda Sultra memberikan kebijakan terhadap penyelesaian kasus tertentu pada tingkat pranata sosial dengan melibatkan tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda, dan elemen lainnya yang dinilai mampu memperkokoh persaudaraan dan persatuan bangsa Indonesia. Kebersamaan tersebut dianggap cukup efektif dalam menciptakan situasi yang kondusif, aman dan tentram yang selama ini menjadi tanggung jawab kepolisian. Implementasi program Quick Wins dalam pelaksanaan tugas meliputi quick respon atau penanganan masalah dengan cepat, transparansi di bidang surat pemberitahuan perkembangan hasil penyidikan (SP2HP), transparansi di bidang pelayanan SIM, STNK dan BPKB (SSB) serta transparansi di bidang rekruitmen calon anggota Polri. Langkah- langkah yang telah dilakukan dengan membentuk posko quick respon pada masing-masing Polres dan Polda Sultra sendiri. “Saat ini, sikap polisi yang arogan, sombong, congkak dan suka menakut-nakuti masyarakat tidak lagi berlaku. Seorang anggota Polri harus bersikap tegas tapi humanis dalam melaksanakan setiap tugas yang diemban,” imbau Brigjen Pol. Drs. Sukrawardi Dahlan dalam setiap memberikan pengarahan pada anggota Polda Sultra dan jajarannya. Tuntutan tersebut tak hanya sekadar dalam peningkatan kualitas kerja. Namun, Polda Sultra juga mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia bagi anggotanya. Strategi yang diterapkan ad-

alah penyusunan buku berlatih dan bekerja dalam setiap pelaksanaan tugas sehingga kemampuan personil Polda Sultra dapat terkontrol. Dari berbagai terobosan tersebut, tak sedikit permasalahan yang berpotensi menyebabkan konflik besar dapat teratasi. Tiga kabupaten di Sultra telah melaksanakan pesta rakyat melalui prosesi Pemilukada dapat tertangani dengan baik. Pencapaian keberhasilan tersebut tak lepas dari upaya Polda Sultra dalam menyatukan persepsi pemanku kepentingan (stakeholder) dalam proses pemilukada melalui program pemilukada damai yang digelar sebelum pelaksanaan pemilihan bupati berlangsung. Disisi lain, untuk merayakan HUT ke 64 Bhayangkara, berbagai program kegiatan yang dilaksanakan. Kabid Humas Polda Sultra, AKBP Drs. Moch. Fahrurrozi mengatakan, jelang HUT Bhayangkara, berbagai kegiatan telah dilaksakan yang dikemas dalam berbagai lomba baik olah raga maupun keterampilan. “Kami juga berusaha memasyarakatkan polisi melalui Band Kemitraan Polda Sultra yang akan keliling di beberapa kabupaten se Sultra. Selain itu, pendekatan kemasyarakatan melalui giat simpatik Polwan dan edutainment aku cinta polisi. Bakti sosial berupa donor darah, sunatan massal, pemeriksaan kesehatan dan KB, SIM keliling, lomba SPK dan berbagai kegiatan lainnya dalam memeriahkan HUT Bhayangkara,” jelasnya. Ia berharap, melalui HUT Bhayangkara tersebut, kualitas pelayanan dan kualitas SDM Polri dapat mewujudkan pelayanan prima Polri di masa mendatang. Kesempurnaan institusi Polri sebagai lembaga yang dicintai masyarakat dapat terwujud. (rif)

Diduga Terlibat Kasus Narkoba Kendari, KP Tim Idik Direktorat Narkoba Polda Sultra kembali menunjukan prestasinya melalui keberhasilannya membekuk dua tersangka pengedar dan pengguna narkoba, Selasa (30/6) sekitar pukul 18.00 wita. Satu diantara dua tersangka tersebut adalah oknum PNS yang sehari hari bekerja di Sekretariat Pemkot Kendari. Oknum PNS tersebut bernama Arifin (42), sedang tersangka lainnya bernama Yunbeng

Leha (38) yang berprofesi sebagai wiraswasta. Barang bukti yang berhasil diamankan oleh kepolisian berupa 1 paket shabu-shabu senilai Rp 600 ribu. Penangkapan kedua tersangka tersebut berawal, dari hasil penyelidikan kepolisian terhadap marak peredaran narkoba di Sultra. Ternyata Arifin termasuk residivis pengguna dan pengedar narkoba yang pernah divonis 6 bulan penjara beberapa waktu silam. Setelah dilakukan pengintaian, ternyata Arifin belum melepas kebiasaan buruknya. Oknum PNS Pemkot Kendari itu diciduk di Jalan Laute tepat-

nya di pangkalan ojek (depan RS Korem), sekitar pukul 18.00 wita. Setelah dilakukan penggeledahan pertama, polisi tidak mendapatkan barang bukti. Namun, untuk memastikan tersangka tidak membawa barang bukti, Arifin digiring ke Mapolsekta Mandonga untuk dilakukan penggeledahan secara maksimal. “Setelah dilakukan penggeledahan kedua, ternyata tim kami menemukan satu paket sabu yang diletakkan di celana dalam tersangka. Satu paket Shabu tersebut menjadi bukti penangkapan terhadap tersangka,” jelas Kompol Suharjimantoro SIK, Kasat II Idik

Narkoba Polda Sultra, kemarin. Polisi pun langsung melakukan pengembangan terhadap kasus tersebut. Ternyata Arifin mengambil barang dari Yundeng Leha. Keberadaan Yundeng pun dilacak melalui Arifin. Yundeng akhirnya berhasil dibekuk sekitar pukul 21.30 wita di depan Hotel Qubra. “Kedua tersangka kini sedang dalam proses pendalaman penyidikan. Mereka terancam dijerat Undang-Undang nomor 35 tahun 2009 tentang psikotropika dengan ancaman hukuman maksimal 12 tahun penjara,” ungkap mantan Wakpolres Bombana itu. (rif)

Ketua DPRD Kota : Suhadi Langgar Tugas Dewan Kendari, KP Absennya Suhadi selama hampir tiga bulan, dalam menjalankan tugasnya sebagai wakil rakyat di DPRD Kota Kendari, membawa keresahan bagi teman-temannya. Saking seriusnya, Ketua DPRD Kota Kendari, Abd Rasak, sampai uringuringan dengan perilaku anggotanya itu. Dia pun mengatakan, apa yang dilakukan Suhadi, sudah melanggar tugas kedewanan. “Kita kebingungan dengan Suhadi ini. Sudah ham-

pir tiga bulan dia tidak masuk kantor. Terus terang, dia sudah melanggar dan mengganggu tugas kedewanan,” katanya, kemarin. Karena itu pula, Rasak terpaksa turun tangan mencari tahu pada Ketua Badan Kehormatan (BK), Alwi, soal Suhadi. Rupanya, Alwi sendiri bingung. Beberapa kali, kata Rasak, dilakukan pendekatan secara kekeluargaan pada Suhadi. Tapi, hingga kini itikad baik dari yang bersangkutan,

untuk kembali menjalankan tugasnya sebagai anggota DPRD Kota periode 2009-2014, tidak ada. Justru, pimpinan dari LPK Hikari Jeindo itu, malah tengah menikmati liburan panjangnya ke Jepang. “Susahnya, kita mau telepon dia, tidak bisa. Karena tiap dia telepon, selalu nomor pribadi. Ini yang menyulitkan kita. Mekanismenya kan kita kasih teguran, apabila tiga kali tidak ikut rapat paripurna. Setelah diberikan teguran, menyurat ke par-

tainya (PPDI, red),” jelas Alwi. Yang juga jadi persoalan, lanjut dia, induk partai Suhadi, tidak jelas siapa yang sah. Karena berdasarkan putusan MK, PPDI bermasalah, disebabkan ada kepengurusan ganda. “Komunikasi dengan partainya itu yang belum kami lakukan. Tidak ditahu mana yang terdaftar. Kami mau telusuri dulu. Waktu dilantik saja, kan bermasalah. Kita juga sampai sekarang belum tahu kabar Suhadi,” tandasnya. (dri)

Rektor Lantik 39 Pejabat Baru 11 Pejabat Non Job Kendari, KP Janji Rektor Unhalu Prof Dr Ir H Usman Rianse MS akan melakukan mutasi besar-besaran di lingkupnya, bukan isapan jempol, kemarin (30/6). Tidak main-main, pengganti Prof Mahmud Hamundu ini, melantik 39 pejabat baru dan menon job 11 orang. Pejabat yang dilantik antara lain pejabat non struktural (Jabatan Tugas Tambahan Dosen) sebanyak 5 orang, Pejabat Struktural 4 orang dan pejabat non struktural 30 orang. Selain melantik pejabat baru, Prof Usman juga memberhentikan 11 pejabat non struktural (Jabatan Tugas Tambahan Dosen). Rektor menjelaskan, posisi ja-

batan struktural hanya terjadi pergantian. Yang pasti reposisi pejabat, termasuk yang diberhentikan dari jabatan sepenuhnya dalam rangka pencitraan Unhalu ke depannya. “Banyak pertimbangan psikologis, bagaimanapun saya punya jaringan informasi. Tidak perlu mencari kambing hitam. Apalagi di antaranya ada yang melanggar etika profesi sebagai dosen, harmonisasi antara atasandanbawahandisetiapunit,” tukas Prof Usman, kemarin. Yang pasti, lanjutnya, mereka yang dilantik ataupun dihentikan jabatannya, masing-masing memiliki hikma positif. Bagi yang dilantik tentu harus menunjukkan prestasi yang jauh lebih baik, dan mereka yang dihentikan jabatannya harus lebih banyak introspeksi diri dengan kreativitas dan inovasi. “Insya Allah, sikap kita bisa diubah

kapanpun. Apalagi mereka adalah pengajar yang selalu berpikir cendekia, hati saya pasti digerakkan kalau ada dosen yang berprestasi dimanapun. Sebaliknya, kalau ada dosen yang menyalahi etika profesi, semisal diduga melakukan perbuatan mesum di tempat kerja. Yah, saya non jobkan,” tegas Doktor lingkungan ini. Adapun 11 pejabat yang diberhentikan dari jabatannya, di antaranya adalah Dr Dedy Takdir MS yang sebelumnya menjabat sebagai Ketua Prodi Manajemen Program Pascasarjana, Dr Nikolaus Pasassung MA diberhentikan dari jabatan Kepala UPT Bahasa, Ir La Nalefo MS diberhentikan dari jabatan Kepala UPT Kewirausahaan, Jahada MPd diberhentikan dari jabatan Kepala UPT Kerohanian, Luther Pagiling MT diberhenti-

kan dari jabatan Kepala Lab. Elektronika Telekomunikasi dan Komputer Faklutas Teknik, Drs Asrul Desaki MSc diberhentikan dari jabatan Kepala Lab. Ilmu Komunikasi. Pejabat Non Struktural (jabatan Tugas Tambahan Dosen) adalah Dr H Muntaha MH diangkat sebagai Dekan Fakultas Hukum, Ir H Ridway Balaka M.Eng diangkat sebagai Dekan Fakultas Teknik, Dr Ir H. I. Gusti Ray S, M.Agr.Sc diangkat sebagai Ketua Lembaga Penelitian, Wa Iba M.App.Sc dilantik sebagai Pembantu Dekan III FPIK dan Drs Sahrun dilantik sebagai Pembantu Dekan III FKIP. Prof Dr Nasruddin MSi, diangkat sebagai Asisten Direktur I Program Pascasarjana Unhalu, Prof Dr La ODe Sidu Marafat MS diangkat menjadi Asisten Direktur II Program Pascasarjana Unhalu. (emi)


Kendari Pos | Kamis 1 Juli 2010

Hiburan

Dian Sastrowardoyo

Ikon Perempuan Cantik Indonesia Marzuki. Penampilan bintang iklan sabun kecantikan itu adalah yang kedua di depan publik setelah menikah. Kembali menjalani pekerjaan sebagai public figure pasca menikah, Dian mengatakan sangat senang. Penyebab munculnya perasaan itu, bukan hanya dia bisa kembali menikmati rutinitas kerja seperti ketika berstatus single. Tapi, sang suami juga sangat mendukung aktivitasnya. “Saya bersyukur banget bisa menikah dengan orang yang sangat mengerti seperti Indra. Setiap kali ada pekerjaan seperti sekarang, sebelumnya saya diskusikan dengan dia. Jatuhnya malah sense of belonging, Indra jadi makin kuat. Malah

DAYA tarik nama Dian Sastrowardoyo, 28, seolah tak pernah hilang. Kecantikannya mencerminkan kekhasan perempuan Indonesia. Tak heran dia ditahbiskan sebagai The 1st Indonesian Beauty oleh L’Oréal Paris. Kini Dian sejajar dengan artis-artis dunia, seperti Gong Li, Aishwarya Rai, Penelope Cruz, Eva Longoria, dan Beyonce Knowles. Mereka adalah ikon kecantikan berbagai belahan dunia yang dipilih produsen kosmetik internasional tersebut. Istri Indraguna Sutowo itu, diperkenalkan sebagai model L’Oréal Paris dari Indonesia hari Selasa (29/6) dalam acara L’Oréal Paris Beauty 101 di Teater Kecil, Taman Ismail

dia bilang ke saya, ya sudah kalau gitu, nanti speech di atas panggungnya harus bagus. Pokoknya, jangan sampai mengecewakan,” tuturnya. Sebagai The 1st Indonesian Beauty, tugas yang diemban pemilik Yayasan Dian Sastrowardoyo itu memang tidak mudah. Dian harus bisa mengajak perempuan Indonesia merasa cantik sebagai diri sendiri. Hal tersebut bisa menjadi sesuatu yang sulit. Sebab, menurut Dian, banyak perempuan yang memiliki stereotip bahwa cantik berarti berwajah ras Kaukasia. “Yang harus putih, tinggi, seperti bule. Padahal, sebenarnya cantik itu tidak dimensional,” jelasnya. (jpnn/yen)

Sandra Bullock Resmi Menjanda ARTIS cantik Sandra Bullock akhirnya resmi bercerai dari suaminya, Jesse James setelah pengadilan mengabulkan gugatan cerai yang didaftarkan akhir April lalu. Seperti dikutip dari Associated Press, Senin (28/6) lalu pengadilan di Austin, Texas telah mengabulkan gugatan cerai yang didaftarkan Sandra Bullock. Artis yang kariernya melejit lewat “Speed” itu menggugat cerai suaminya karena perselingkuhan. Rincian putusan memang masih ditutup rapat oleh pengadilan. Namun dasar dari perceraian hanya disebutkan karena perselisihan atau konflik pribadi. Juru bicara Sandra, Cheryl Maisel, mengakui bahwa proses perceraian memang telah tuntas.

Namun juru bicara Jesse James, Monique Huey-Jones, menolak untuk berkomentar. Sandra dan Jesse James yang bertemu pertama kali pada tahun 2003, memutus-

kan untuk menikah pada 2005. Pernikahan itu pun sudah menjadi gunjingan sejak awal karena dirasa aneh. Sebab, seorang Sandra yang berpredikat “America’s

Sweetheart” justru menikahi biker bertato yang sudah dua kali menikah. Pernikahan itu merupakan pernikahan pertama bagi Sandra yang mengantarkannya menjadi ibu tiri bagi tiga anak Jesse James dari pernikahan sebelumnya. Masalah muncul di bulan Maret lalu, setelah Sandra meraih Oscar untuk perannya di film “The Blind Side”. Jesse James selingkuh dengan seorang model tatto bernama Michelle McGee. Kabar perselingkuhan itu muncul menyusul sebuah laporan televisi yang mengungkap hubunganistimewaantaraJesse James dan Michelle McGee. Keduanya dikabarkan menikmati hubungan terlarang selama 11 bulan. (jpnn/yen)

13

Raffi-Yuni Shara Main Film Bareng SUKSES merilis single 50 Tahun Lagi, Raffi Ahmad dan pacarnya, Yuni Shara kembali akan tampil berdua. Kali ini dalam sebuah film Rumah Tanpa Jendela. Di film garapan Aditya Gumay ini, Yuni disandingkan dengan Raffi bukan sebagai kekasih, melainkan sebagai kakak. “Di film ini, Yuni hanya sebagai cameo. Dia berperan sebagai kakak kandungku,” kata Raffi, di Jakarta, Selasa (29/6). Raffi menyatakan, dirinya berperan sebagai pemuda yang peduli anak-anak jalanan dalam film ini. Mirisnya keberadaan anak-anak jalanan dan juga kisah persahabatan mereka, membuatnya terketuk. “Saya mencoba sebisa mungkin membantu anak-anak ini. Dengan bantuan sang kakak (Yuni, Red), kita berusaha mewujudkan mimpi-mimpi mereka,”

ungkap pria kelahiran Bandung ini tentang jalan cerita film yang akan dilakoninya. Mengenai jadwal syuting, kata Raffi, untuk saat ini dirinya tidak syuting bersama Yuni.

Pasalnya, dalam film itu, Raffi mendapatkan porsi yang cukup lumayan banyak. “Saya belum dapat jadwal yang pasti kapan bisa syuting bareng dengan Yuni,” pungkasnya. (jpnn/yen)

Carissa Putri

Diet Turunkan Berat Badan LIMA bulan belakangan, Carissa Putri sibuk menjalani diet untuk menurunkan berat badannya. Meski sempat tersiksa, kini dia menikmati bobotnya yang stabil di angka 49 kilogram. Namun sang pacar yang hingga kini masih dirahasiakan identitasnya, diakuinya sempat protes dengan penampilan barunya. “Dia bilang terlalu kurus,” ungkapnya. Selama lima bulan diet, aktris kelahiran Frankfurt, Jerman, 12 September 1984 itu mengaku tetap mengonsumsi nasi. Hanya saja, porsinya dikurangi. Sementara makanan yang berminyak, bersantan, dan berlemak, hampir tak pernah disentuhnya. “Sebelumnya beratku 58 kilogram,” kata pemilik tinggi 170 sentimeter itu.

Kini meski tak lagi diet matimatian, Carissa semakin terbiasa dengan gaya hidup sehat. Selain menjaga asupan makanan yang masuk ke dalam tubuhnya, dia juga rajin olahraga khususnya treadmill dan cardio. “Sekarang aku merasa nggak cepat capek, bawa diri lebih enteng,” ujarnya. Pemeran Maria dalam film Ayat-Ayat Cinta itu disebutsebut menurunkan berat badannya sebagai salah satu persiapan pernikahannya. Namun saat dikonfirmasi, bintang sinetron Rafika itu menampik. Hingga saat ini dia mengaku belum punya rencana mengakhiri masa lajangnya. “Sama sekali belum ada rencana menikah. Kurus karena tuntutan pekerjaan, belum ada rencana lain,” akunya. (eos)


Edukasi Sumber Daya, Prioritas Ingin Menjadi Magister Kenotariatan Pengembangan RMBI 14

Kendari, KP Tahun pelajaran 2010/2011 ini, dua madrasah di Sultra ditetapkan sebagai rintisan madrasah bertaraf internasional (RMBI). Dua madrasah tersebut adalah MTsN 1 Kendari dan MAN 1 Kendari. Keduanya sedang melakukan serangkaian kegiatan dalam rangka pengembangan sekolah. Di MTsN 1 Kendari, kendala masih cukup serius adalah kualitas sumber daya. Meskipun dari kompetensi sudah ada yang memenuhi indikator untuk

Kendari Pos | Kamis 1 Juli 2010

menjadi tim pengajar RMBI, namun dalam kualifikasi pendidikan masih terbatas. Hingga saat ini selain kepala madrasah, belum ada guru yang memenuhi kulifikasi magister. Namun ada beberapa yang sedang mengikuti pendidikan jenjang S2 dan sedang menyelesaikan tugas akhir. “ Kualitas sumber daa guru kami anggap sesuatu yang paling serius. Pasalnya tidak semua guru yang ada bisa mengajar di kelas RMBI, yang kini masih dilaksanakan dalam pros-

es by class. Mereka harus mampu menggunakan bahasa bilingual dalam mengajar, yakni bahasa Arab dan Inggris,” terang Nyuheri Slamet M Pd, Kepala MTsN 1 Kendari. Meski demikian menurut Nyuheri, dengan adanya program RMBI itu, guru-guru saat ini sedang berlomba mengejar ketinggalan, antara lain mengikuti kursus bahasa Inggris, pembekalan bahasa Arab dan kursus komputer. Pada raker RMBI 3 Juni lalu di Bali, Nyuheri mengatakan telah

dilakukan pembahasan mengenai kriteria guru yang mengajar di kelas RMBI. Diantaranya bahwa guru yang mengajar di kelas tersebut bisa saja berasal dari sekolah lain, dengan catatan mereka harus memenuhi kompetensi yang disyaratkan. Jika dianggap layak, mereka akan direkrut menjadi guru di RMBI. Syaratnya tidak harus berkualifikasi S2, yang paling penting mampu menggunakan bahasa bilingual dalam mengajar, serta mampu mengoperasikan komputer. (cr5)

Peminat SMAN 1 Terhambat Ruangan Raha,KP Sejak dibuka pendaftaran penerimaan siswa baru (PSB) di SMAN 1 Raha, Kabupaten Muna Senin ( 28/6), tercatat sudah mencapai 500 pendaftar yang mengambil formulir. Sangat disayangkan karena begitu tingginya minat masyarakat menuntut ilmu, pemerintah kabupaten dan provinsi justru tidak siap. Ketidaksiapan pemerintah dalam penerimaan siswa

ditandai dengan terbatasnya ruang kelas di sekolahsekolah negeri. Pemimpin daerah kuda berkelahi itu, tidak mampu menyediakan ruang kelas di sekolah negeri untuk menampung ledakan peminat setiap tahun. Dari 500 lebih pendaftar di SMAN 1 Raha, hanya akan diterima 19 ruangan atau 288 siswa. Kepala SMAN 1 Raha, Drs Riton yang ditemui mengatakan, berkaitan dengan

seleksi PSB tahun pelajaran 2010/2011, tidak lakukan berdasar nilai ujian nasional murni (NUNM). Justru nilai semester di rapor yang akan dijadikan acuan penerimaan siswa. ‘’Masa PSB yang dimulai hari Senin (28/6) s.d 6 Juli mendatang. Model seleksi dilakukan dalam bentuk tes wawancara serta nilai rapor berdasar acuan yang telah disepakti,’’ kata Riton.

Di tempat terpisah, Sekretaris PSB SMAN 1 Raha Gusti Ngurai, S.Pd mengatakan, pengumuman hasil seleksi tanggal (7/7). Sedangkan tes wawancara diperpanjang hingga tanggal (6/7). Antrean calon siswa memadati setiap loket pendaftaran. Mereka memilih sekolah tersebut karena terlanjur difavoritkan kalangan umum. Terpenting karena tenaga pendidik ratarata magister. (tri)

Kendari, KP Menyandang gelar sarjana bagi seorang mahasiswa yang telah menyelesaikan studi diperguruan tinggi adalah harapan orang kedua orang tuanya. Bagi mahasiswa itu sendiri bila disesuaikan dengan kondisi saat ini merupakan jenjang untuk melangkah lebih lanjut ke tahapan berikutnya meraih sebuah cita-cita. Tak terkecuali dengan Armayulita, salah seorang wisudawati dari Fakultas Hukum Unhalu yang kemarin (30/6) menikmati kegembiaraan bersama orang tua dan keluarga serta sahabat, karena telah berhasil meraih gelar sarjana hukum (SH). Baginya, predikat sarjana adalah sebuah tiket untuk melangka menentukan pilihan ke jenjang pendidikan lebih tinggi yakni menjadi seorang magister kenotariatan (MKn). Yuli sapaan akrab Armayulita, lahir di Kendari, 6 Juli 1988 dari pasangan Dr Ansir SE M Si dengan Nurmaliah, masuk kuliah di Unhalu pada tahun 2006

LUTHER BITTIKAKA

Armayulita (tengah) didampingi kedua orang tua dan keluarga usai wisuda kemarin. lalu. Anak pertama dari empat bersaudara itu termasuk salah seorang lulusan menyandang predikat pujian dengan IPK 3,77 dengan judul skripsi, Tinjauan Yuridis hak-hak pekerja pada perusahaan yang dinyatakan pailit. Keberhasila meraih gelar sarjana strata satu (S1) tentu akan diikuti ketiga adiknya bernama Armayudhi, saat ini sedang

kuliah pada jurusan manajemen Fekon Unhalu semester IV, disusul Armayudha yang juga mengikuti kakaknya memilih bebas tes masuk fakultas hukum, sedangkan Armayulansari tentu akan melihat kakak berhasil meraih gelar sarjana yang kemudian tentu mengikuti mereka karena saat ini baru naik kelas II SMP. (lut)

Mahasiswa Administrasi Ikut KKP Kolaka, KP Sedikitnya 86 mahasiswa Jurusan Administrasi Universitas 19 November (USN) Kolaka, kemarin dilepas untuk mengikuti progam kuliah kerja profesi (KKP) angkatan pertama, ke sejumlah desa di Kecamatan Toari. Sebelum dilepas Pembantu Rektor I USN Daslah, terlebih dulu para mashasiswa diberi pembekalan. PR I Daslan mengatakan KKP merupakan aplikasi dari

teori yang diterima mahasiswa selama mengikuti program perkuliahan. “Sesuai bidang ilmu yang dipelajari yakni mengenai administrasi, tugas mahasiswa selama KKP supaya membantu membenahi administrasi perkantoran desa dan kecamatan agar berjalan lebih baik,” terang Daslan. Di tempat yang sama Dekan FISIP USN, Abdul Sabaruddin meminta selama proses KKP, mahasiswa mampu mengaplikasikan ilmu yang didapat dengan mengedepankan pro-

fesionalisme dan keahlian. “Boleh melakukan program fisik, tetapi jangan dijadikan beban baik bagi aparat desa atau kecamatan yang terpenting membantu pembenahan administrasi agar lebih baik,” ujar pria yang akrap disapa Aru ini. Ke depan menurut alumnus program magister di salah satu Universitas di Surabaya ini mengatakan, kedepan USN akan kerjasama dengan Pemkab Kolaka, sehingga pelaksanaan KKP menjadi bagian dari program bedah kecamatan yang dijalankan selama ini. (cr3)


Edukasi UMK Butuh 200 Dosen

15

Kendari Pos | Kamis 1 Juli 2010

Kendari, KP Upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia di Universitas Muhammadiyah Kendari (UMK) terus dilakukan. Selain pengembangan sarana fisik pembelajaran, universitas pun berupaya untuk menambah jumlah tenaga pendidik sesuai tuntutan UU Sisdiknas. Tahun 2010-2014, pendidikan tinggi berbasis Islam itu akan merekrut sebanyak 200 dosen sesuai kebutuhan kampus. Rektor UMK Prof Alhadza mengatakan, saat ini jumlah dosen UMK sekitar 242 orang. Sebanyak 81 orang adalah dosen tetap, 79 orang dosen tetap biasa. Selain itu adalah dosen luar biasa yang merupakan dosen

Unhalu diperbantukan. Dosen yang akan direkrut menurut Alhadza akan dijadikan sebagai dosen tetap. Mereka akan diterima secara bertahap, sesuai kebutuhan yang prioritas. Selain itu juga mempertimbangkan prodi-prodi yang memang masih butuh tenaga dosen. “Rencananya kami akan merekrut tenaga dosen. Meskipun tidak sekaligus, namun diupayakan akan diseleksi seketat mungkin. Meskipun belum berkualifikasi magister (S2) namun kelak mereka akan dianjurkan untuk mengikuti program magister sesuai aturan Dikti Kementerian Pendidikan Nasional, bahwa jenjang pendidikan dosen minimal S2,” terangnya.

Saat ini menurut Ketua Badan Akreditasi Sekolah Sultra itu terdapat 5.117 mahasiswa, yang tersebar di delapan jurusan. Meskipun fasilitas gedung belum memadai, namun pihak kampus memberlakukan sistem triple shift dengan jadwal kuliah, pagi, siang dan malam. Dalam pengembangan sarana dan prasarana perkuliahan, saat ini UMK sedang membenahi beberapa fasilitas pembelajaran, salah satunya adalah pembangunan gedung media centre berlantai empat. Gedung tersebut direncanakan akan rampaung tahun 2014, sehingga diupayakan dapat direalisasikan dan difungsikan mahasiswa dalam proses perkuliahan. (cr5)

SMPN 2 Kendari, Programkan Kantin Sehat Kendari, KP Sukses meraih penghargaan sebagai sekolah berbasis lingkungan, SMPN 2 Kendari kini memprogramkan pengadaan kantin sehat yang dapat dimanfaatkan warga sekolah. Fasilitas itu menurut Kepala SMPN 2 Kendari, Mahdin M Pd merupakan salah satu upaya pihak sekolah untuk bisa masuk sekolah sehat. “Sekolah sehat itu bukan hanya pekarangannya saja yang bersih dari sampah, tetapi fasilitas di

dalamnya harus bersih pula, salah satunya adalah kantin. Untuk itu, kami mulai memrogramkan pengadaan kantin sehat di dalam areal sekolah. Saat ini kantin kami masih masih sangat darurat dan perlu perbaikan,” terangnya. Mengenai sarana UKS, kini telah memiliki fasilitas untuk menangani masalah-masalah kesehatan siswa. Ruangan yang memiliki ranjang untuk mengantisipasi dini masalah kesehatan yang

dihadapi siswa, misalnya lecet, keseleo atau luka ringan yang dialami saat praktik. Selain mencoba untuk berpartisipasi pada lomba sekolah sehat ke depan, Mahdin juga mengatakan adanya kantin sehat daln lingkungan yang bersih juga dapat memberikan kenyamanan pada orang tua siswa dan siswa sendiri, pasalnya tidak ada kekhawtiran lagi untuk jajan di sekolah karena kebersihan kantin sudah terjamin. (cr5)

EMILIA NINGSIH/KP

Rektor Unhalu Prof Dr H Usman Rianse saat mewisuda mahasiswa yang telah berhasil meraih gelar sarjana dan magister.

Alumni Pertanian Raih Predikat Terbaik Program Pascasarjana Telorkan 188 Magister Kendari, KP Prosesi wisuda sarjana ke XLVI dan pascasarjana XIII di Unhalu yang berlangsung hikmat di Auditorium Mokodompit Unhalu, kemarin (30/6). Dari sembilan wisudawan terbaik tingkat universitas, alumni Fakultas Pertanian, Astriana Napirah raih predikat terbaik, yakni IPK 4,0 dengan masa studi 3 tahun 7 bulan. Kerja keras mahasiswi program studi produksi ternak ini, tidak siasia karena Rektor Unhalu, Prof Dr Ir H Usman Rianse MS, sangat apresiasi dengan prestasi gemilang yang ditorehkan alumni. Astriana Napirah diberikan penghargaan berupa plakat dan bantuan materi, seperti halnya wisuda sebelumnya. Rektor Unhalu berharap, mahasiswa yang sementara menempu pendidikan agar menjadikan prestasi para lulusan terbaik sebagai mo-

tivator belajar dalam meraih prestasi akademik, bukan saja di tingkat Unhalu tetapi di tingkat nasional. “Saat ini, bagi mahasiswa yang mewakili Unhalu dalam lomba atau kompetisi tingkat nasional dalam bidang olahraga, seni dan ilmiah akan mendapatkan hadiah bebas SPP selama menempuh pendidikan di Unhalu,” ungkap Prof Usman, saat membawakan sambutan pelaksanaan wisuda. Rektor juga menambahkan, bahwa alumni Unhalu telah mencapai 30.384 sarjana, 10.058 program diploma, dan 837 lulusan magister. Totalnya, Unhalu telah menelorkan 41.279 alumni. “Kompetisi yang sehat akan memudahkan kalian untuk menciptakan atau memasuki dunia kerja. Jangan mencari pekerjaan dengan jalan yang tidak benar dan diharamkan oleh agama kita,” tandas suami dari Dra Hj Wa Kuasa Baka ini. Sementara itu, Program Pascasarjana Unhalu juga menelorkan 188 Magister. Jumlah tersebut, jauh leb-

ih banyak dari wisuda sebelumnya. Menurut Direktur Program Pascasarjana Unhalu, Prof Dr Ir La Rianda Baka MSi, hal itu sejalan dengan perkembangan jumlah mahasiswa pascasarjana yang mencapai 847 orang saat ini. “Angka tersebut terbilang normal. Kami pun berharap bisa menerima mahasiswa baru tahun 2010 ini dengan in put dan out put yang berimbang. Soal wisudawan yang membludak jumlahnya, justru tahun ini syarat-syaratnya jauh lebih selektif yang wajib dipenuhi calon wisudawan,” ungkap Prof La Rianda. Pihak Pascasarjana Unhalu pun, mulai tahun ini, juga memberikan penghargaan bagi mereka yang masuk dalam kategori wisudawan terbaik dari masing-masing Prodi. Diharapkan, anugerah yang diberikan atas apresiasi mahasiswa selama studi dapat memicu motivasi mahasiswa untuk menyegerahkan studinya dengan nilai yang terbaik. (emi)


Kendari Pos | Kamis, 1 Juli 2010

Xpresi

16

Andriyanto Fairus SMAN 1 Pomalaa anto_vertusmail@yahoo.co.id “Iya, sy pernah slah kirim sms, kepada mantan pacar saya dulu. Tujuan dari pd itu ntuk supaya dy tau ajjah apa yg sya lakukan.. waktu itu aku sudah 1 minggu pts tdk ada lg komunikasi antra kt ber2 nahh pd wktu itu aku masih suka mha dy, jd aku sengaja ajah kirim sms ke dy seakan akan salah kirim. spy dy tau keadaanku sekrng..., tanggapan nya dy bilang kok km ngirimin sms kyk gini ke aku?...sy jg prnah pengalaman bruk ttg salah krm sms, kebetulan pacarq sma namax dngn kakak saya,..aq krm sms, kakak aq kaget...lalu aku jadi malu semalu malux,”

Zuly Universitas Farmasi Kendari zul_wiend13@yahoo.com “Pnah sngaja slah krim sms ??? iyah pnah hehe mlahan sring t karena byar dpt phatian dr org tsb krn mngkin shrian t g da kbar jd tpksa bwt akting gt...mlah ampuh jg akting cz langz jadi dpt p’hatian... hehehe...,”

Yusran Akina Universitas 19 November Kolaka yhoes_prayoga@yahoo.co.id “Yg nmx sengaja slh kirim SMS sering banget tu... spa lg klu bkn tmn2 kuliah hihihihi... tujuanx sih tdk lain buat ngerjain doang N sklaigus uji kejujuran ttg identitasx hehehhe....slain itu jg buat numpang buang2 SMS gratis pisssssss damai...,”

Anugrah SMAN 1 Ranomeeto uwgha93@gmail.com “kal0 soal slAH NGIrim sms sich pernah bgT, SMs ntU SbenarnyA MwQ KIrimkan bwAT PLenkQ. TUjuanNYA Mw nanYA roster ulANGAn ESOK hari..sTElah trkiRIM skiTAR 5 Ment,tb2 smsQ DIjwawB TApi dijawab nyA LaIN N MaraH2.. steLAHq periKSA sent itemsQ ternyTA emaNk salaH,,,SMs nTU trkirim diNO bu GUruQ n dYa Blang (singkatnya):... KAMU TIDAK TULIS ROSTER YAH DAN KENAPA JUGA KAMU TANYAKAN KEPADA SAYA!!!..waduHh sejak saaD Itu deH kalo Z Mw ngirim SMs teliti bGT,Itu pengalamn yg pling BURUk..,”

Rakhmat Mashudi Sma 1 Tinanggea Rakhmatashari@yahoo.co.id “Pernah dong sengaja slah krim sms tjuanx buat ngerjain tman2, apa lgi lw hbis bli nmor bruw pokokx smua kontak yg ada di hp di kerjain skalian buat hbiskan sms gratisx, klo pengalaman brukx ada waktu itu q mau kerjain tmnq dngan bahasa yg sdikit agak ksar, q krim sms itu ke tmnq stelah 5 mnit blasan muncul dngan bahasa yg lbih ksar, pas z lhat nmorx bkan nmorx tmnq tpi nmorx orang lain...terpaksa z hruz krim sms minta maaf...,”

Ray Siregar SMAN 1 Kolaka raysonicer@ymail.com “Addu...yg namax salah kirim sms sering banget malah di jadiin iseng isengan,.apa lgi klo mha cewek serru banget,...mlah tdk sedikit tanggapan para cewek tsbt yg tertarik\gubris sms aku..,,....malah sekarang aq suka suka banget ngirim sms salah ke org..,,,spy dy tau ajja apa yg ku rasakan g2,”

Arsyad Unidayan Baubau arsyad_zaid@yahoo.co.id “Semua orang pasti pernah salah kirim sms, tuh wujud keisengan mereka, aku pun demikian, pernah mengirim salah sms. hehehe. Dulunya aku kirim sm seseorang yg udah ku kenal, iseng aj sech pengen kerjain tuh orang. Eh, malah dy balik kerjain aku, emang dasar tuh orang gag bisa di kerjain. Pengalaman buruk sih rasanya gag pernh, biasanya orang lain yg salah kirim sms di Ponsellku, huh!!!,” (*)

HARI gini, ternyata masih ada aja yang sengaja salah kirim SMS ‘enjel’ alias ‘enda jelas’. Alasannya sich, sebagai salah satu trik para X_genk buat berkenalan ama cewek atau cowok. Sekaligus, pendekatan atawa bahasa gaulnya PDKT. Tapi bagi yang udah punya gebetan, jurus salah kirim SMS juga masih dipake buat iseng ama pacarnya. Jurus yang satu ini, harus hati-hati digunakan. Coz, bisa membuat orang marah karena dianggap mengganggu. Kita pun bakal dianggap caper atawa kuper. Ya... kalo nggak sengaja sich, that’s oke, namanya juga manusia biasa pasti punya kesalahan, betulkan sobat X_genk ? Ririn pelajar MAN 1 Kendari, ngaku pernah salah kirim SMS dan itu dilakukannya dengan sengaja untuk ngerjain teman-teman satu ruangannya. “Saya hanya ngerjain teman dan ingin tahu bagaimana kalo mereka dapat SMS dari cewek yang salah kirim SMS, eh ternyata teman yang saya kerjain meladeni dan dia kelihatan senang sekali pwa. So... saya lanjutkan aja ngerjain temanku itu,” katanya Pengalaman salah kirim SMS juga pernah dialami Achmad. Mahasiswa Universitas Unhalu Kendari ini, katanya pernah dapat pengalaman buruk saat ngerjain temannya. “Temanku, pernah sampai nggak negur saya selama seminggu,” ungkapnya. Achmad berpesan, kalau maju pake jurus salah kirim SMS, harus tahu terlebih dulu karakter teman yang ingin dijahilin. Salah kirim SMS, sering saya lakukan untuk bekenalan sama cewek atawa ngerjain teman kalo nggak ada pekerjaan. Kalo untuk berkenalan kadang cewek itu cuek, kadang juga digubris tapi saya tidak pernah nyerah dalam hal percintaan”, tutur X_boy kita ini. Ukhi yang skull di SMKN 2 Kendari, juga mau ngasih komentar nich. X_boy kita ini, katanya ia sering banget salah kirim SMS. Tapi, maksudnya bukan untuk ngejahilin orang. Menurut Ukhi, ngirim SMS itu nggak semudah yang dibayangkan. Bukannya sulit gimana sech, tapi buat dia mengirim SMS itu harus penuh ketelitian juga. Apalagi mengirim SMS ke some one gitu... ampun dech kalo sampe salah kirim. “Pernah pastinya, tapi setelah itu aku langsung minta maaf ama orang yang aku kirimin. Setelah itu, mau nggak mau, aku pasti harus nanggung malu juga. Yah... buat aku, selagi itu masih mau saling memaafkan nggak ada masalah sech. Wajar aja kan orang berbuat kesalahan. tapi aku tuh paling sering salah kirim SMS ama

GRAFIS : ARHAM RASYID

Maaf Yach... Salah Kirim

7

pacar. Mungkin karena aku punya banyak teman cewek gitu,” tutur Ukhi sambil tertawa. Citra di SMAN 5 Kendari yang juga sependapat dengan X_gank kita sebelumnya. Kata Citra, wajar aja tuh kalo orang salah kirim SMS. Asal

CUAP-CUAP

jangan sengaja, buat ngerjain orang. Coz di HP kan nggak cuma ada satu nope (nomor handphone) gitu. “Pastinya donk pernah, tapi nggak keseringan juga. Coz, entar dikirain aku sengaja lagi kirim SMS nyasar,” tuturnya. (P1/P2/yen).

SHARE

Della Puspita Mawarni (Ketua Osis SMPN 5 Kendari)

Nyuheri Slamet, M.Pd (Kepala MTsN 1 kendari)

Dapat SMS Balik

Fokus pada Tujuan

Salah kirim SMS, itu hal yang kurang menyenangkan. Apalagi, kalo kita mendapat SMS balik dari yang bersangkutan. Masih mending kalo yang dikirimi SMS itu adalah orang yang kita kenal, tapi bagaimana kalo kita nggak kenal, trus gaya bahasa SMS kita kurang sopan, bisa jadi masalah khan ? Saya seh pernah salah ngirim SMS, tapi nggak sempat jadi masalah serius. Hanya saja, saya mendapat SMS balasan. Sialnya, saat itu pulsaku udah sekarat, saya jadinya nggak s e m p a t minta maaf ke orang y a n g s a y a kirimi SMS itu. Menyebalkan bukan, so mesti hati-hati ya kalu ngirim SMS, jangan sampe salah kiri. (Ka’_Piyan/ yen)

Model X-presi Pengin wajahmu tampil sebagai model X_presi ? Gampang kok, gratis lagi. Info lebih lanjut hubungi 0813 415 96037. Ayo, buruan...!

Namanya manusia, pasti tidak luput dari salah dan khilaf. Jadi jangan heran, kalo kadang kita terima SMS nggak nyambung dari orang lain. Sebab, kemungkinan besar yang bersangkutan salah mengirim SMS. Tujuan yang dimaksud kepada orang lain, tapi terkirim ke HP kita. Kadang-kadang hal kecil semacam ini, menjadi masalah serius. Jika kita mengirim SMS yang salah, bisa berpotensi menjadi konflik. Apalagi kalo gaya bahasa SMS kita berlebihan atau membuat seseorang merasa tersinggung, kita bisa mendapat masalah. Makanya, sebelum hal seperti itu terjadi, kita harus melakukan tindakan antisipasi. Misalnya, mengecek dahulu nomor HP tujuan atau lebih konsentrasi dalam mengirim SMS. Yang tidak kalah pentingnya, adalah menghindari bahasa-bahasa yang kurang sopan dalam SMS. (Ka’_Piyan/ yen)

Sepak Pojok


LIBURAN menjadi pilihan untuk mengurangi jenuh dan suntuk. Wayne Rooney pun melakukannya setelah pulang awal dari perhelatan Piala Dunia (PD) 2010. Kemarin bersama isteri Coleen, dia terbang ke Barbados.

Hal 18

Kendari Pos | Kamis, 1 Juli 2010

10 Besar Liga Bahteramas Digelar Juli Kendari, KP Putaran 10 besar Liga Bahteramas yang digelar Pengprov PSSI Sultra dijadwalkan akan berlangsung pertengahan Juli 2010 ini. Demikian keputusan rapat pengurus Pengprov PSSI Sultra kemarin yang dipimpin ketuanya Drs Sabaruddin Labamba MSi. Dalam rapat terse-

but juga dibahas berbagai hal terkait pelaksanaan babak 10 besar Liga Bahteramas. Beberapa hal penting yang menjadi bahasan antara lain adalah mengenai kesiapan pendanaan yang akan menyokong iven ini. Apalagi pihak Pengprov PSSI harus menyiapkan dana sebesar Rp 130 juta se-

bagai hadiah total kegiatan ini. Belum lagi dana pelaksanaan yang diprediksi mencapai angka Rp 200 juta. Namun demikian, Ketua Pengprov PSSI Sabaruddin Labamba tetap optimis iven ini akan dapat tetap digelar sesuai jadwal yang sudah disepakati. Hanya saja, Pengcab juga harus

ikut mendukung Pengprov PSSI dengan cara menggelar putaran zona dan menyiapkan timnya ikut dalam putaran 10 besar. ‘’Jadi sudah berkali-kali kita tegaskan bahwa hanya Pengcab yang sudah menggelar putaran zona boleh ikut dalam putaran 10 besar. Kita tidak mentolerir kalau ada Pengcab

yang mengirim klubnya hanya dengan cara penunjukan langsung,” tegas Sabaruddin Lambamba menanggapi keraguan dari salah seorang pengurus bidang organisasi, Muli Konggoasa. Menurut Sabaruddin Labamba, pihaknya akan maksimal dalam mempersiapkan iven ini

untuk menggapai sasaran maksimal yang lebih tinggi. Untuk itu, dia meminta segenap pengurus agar bahu membahu dalam menyukseskan iven yang memperebutkan piala Gubernur Sultra tersebut. Hal senada juga dikatakan, Wakil Ketua Bidang Kompetisi Ir Burhanuddin Uno. Menurut

dia, harus ada batas waktu kepada semua Pengcab untuk menggelar putaran zona. Karena mendesaknya waktu yang tersisa, maka dalam waktu dekat pihaknya akan segera memberikan deadline kepada semua zona. Karena hanya zona yang memutar putaran yang berhak ikut putaran 10 besar. (Cr2)

Dihujat Media, Dibela Pemain dan FA TERJEGALNYA timnas Inggris di babak 16 besar Piala Dunia 2010 membuat kursi kepelatihan Fabio Capello memanas. Pro kontra kelanjutan nasib pelatih asal Italia itu terus menggelinding. Meski tim besutannya tampil mengecewakan di Afsel, banyak yang menilai Capello layak dipertahankan. Sebaliknya, banyak juga yang dengan tegas meminta Capello segera out dari timnas Inggris. Tapi Capello tampaknya di atas angina, selain ada “alibi” timnya tersingkir salah satun-

Ingin Manajer Asli Inggris TIDAK hanya kalangan pers yang mengiginkan Fabio Capello diganti. Diantara pelatih klub Premier League dan mantan penggawa timnas Inggris juga menyuarakan pergantian Capello. Diantara yang bersuara lantang adalah pelatih Tottenham Hotspur, Harry Redknapp. Pelatih 63 tahun ini menyatakan mestinya tim Inggris ditangani oleh pelatih asli Inggris. Tak hanya itu, Redknapp juga mengatakan siap menggantikan Capello jika diberi kepercayaan. “Saya orang Inggris. Siapa yang tidak mau menjadi pelatih timnas Inggris,” cetus Redknapp seperti dilansir Daily Mail. Pelatih yang membawa Portsmouth menjadi juara Piala FA musim 2007/2008 itu mengatakan, pelatih pribumi akan lebih memahani karakter dan permainan sepakbola Inggris. “Bisa anda bayangkan bagaimana jika pelatih Inggris menangani timnas Italia. ITu tidak akan terjadi. Jerman juga sama, mereka punya pelatih asli Jerman. Kami sudah dua kali mempekerjakan pelatih asing. Capello punya rekor pantastis di level klub. Tapi lihat apa yang terjadi sekarang. Dia seperti pelatih kemarin

Rp 636 Miliar untuk Afrika Aspek pembinaan sepak bola Afrika kembali mendapatkan hikmah dari penggelaran Piala Dunia 2010 di Afrika Selatan. Sebagai bentuk program peninggalan dari even empat tahunan itu, FIFA menyisihkan sekitar sekitar USD 70 juta (sekitar Rp 636 miliar) untuk membantu perkembangan sepak bola Afrika. Namun, uang sebesar itu tak akan diberikan tanpa syarat. Induk sepak bola internasional tersebut menekankan kinerja pemerintah demi membantu pertumbuhan sepak bola di benua tersebut. Development director FIFA Thierry Regenass menyatakan manajemen pertadningan secara profesional di Afrika sering terabaikan. Karenanya mereka menyatakan butuhnya peningkatan hal itu jika ingin meningkatkan dunia sepak bolanya. ”Profesionalisme adalah sebuah aspek penting untuk menciptakan dasar dari masa depan,” terang Regenass di Johannesburg kemarin (30/6). Lebih lanjut, dia menyatakan dibutuhkan berinvestasi bukan pada infrastruktur, tapi generasi muda, dan liga yang profesional. Hal itulah yang menjadi fokus FIFA dalam beberapa tahun ke depan. Dengan aspek

Baca AFRIKA Hal 18

sore di Inggris. Jadi kita harus mencari manajer dari Inggris. Saya tidak bicara tentang manajer Skotlandia atau Irlandia. Saya bicara tentang manajer Inggris. Sebab dari sinilah kami berasal. Ini Negara kami,” bebernya. Mantan kapten timnas Inggris, Alan Shearer juga dengan tegas menginginkan agar Capello segera diganti. Menurutnya yang paling bertanggungjawab atas kegagalan The Three Lions di Piala Dunia 2010 adalah Capello. Shearer juga menyatakan sudah saatnya Inggris kembali ditangani oleh pelatih asli Inggris. “Saya bukan anti manajer asing karena Capello telah gagal membawa timnas Inggris melawati babak 16 besar Piala Dunia 2010. Saya sudah bicara sejak pengangkatan Sven Goran Eriksson bahwa Inggris butuh pelatih asli Inggris. Kami sudah mendatangkan pelatih asing dengan prestasi bagus di level klub. Tapi mereka memberikan sedikit kepada timnas Inggris,” kata Shearer. Kalangan media Inggris memunculkan beberapa nama pelatih asli Inggris yang layak diberi kesempatan. Selain Harry Redknapp, ada nama Roy Hodgson ( Fulham), dan Stuart Pearce ( asisten pelitih timnas Inggris). (ali)

ya akibat wasit yang melakukan blunder dengan tidak mengesahkan gol Frank Lampard saat melawan Jerman, FA ( PSSI Inggris) memberi sinyal akan tetap memberi kepercayaan kepada Capello hingga Piala Eropa 2012. Anggota Komite Internasional FA, Phil Gartside bahkan dengan tegas mengatakan Capello harus dipertahankan. ‘Kami sudah mendapatkan pelatih terbaik untuk pekerjaan ini,” kata Gartside kepada BBC Sports News. Nasib Capello sendiri baru

diputuskan pada 15 Juli mendatang. Dipertahankan atau tidaknya mantan pelatih Real Madrid, AC Milan, AS Roma, dan Juventus itu diketahui setelah pertemuan dengan chairman FA Sir David Richards dan managing director Adrian Bevington. “Kegagalan ini bukan salahnya. Dua sudah mekakukan pekerjaannya dengan bagus. Dia harus meneruskannya. Saya harap dua bertahan dan saya kira dia tidak akan kemana-mana,” beber Chairman klub Bolton Wanderers itu.

Gartside bahkan menuding suara-suara yang mengnginkan Capello dipecat hanyalah ulah kalangan media. Ini bukan masalah uang. Kami harus kuat. Saya kira bukan supporter yang melemparkan isu ini ( pemecatan ). Pasti pers,” lanjutnya. Kapten tim Inggris Stevan Gerrard juga mengatakan tidak alasan untuk tidak mempertahankan Fabio Capello. “Saya yakin CApello akan bertahan. Dia akan menentukan nasibnya sesegera mungkin. Tapi saya tidak tahu

Baca DIHUJAT Hal 18


18

Kendari Pos | Kamis, 1 Juli 2010

Rame-rame Tinggalkan Inggris LIBURAN menjadi pilihan untuk mengurangi jenuh dan suntuk. Wayne Rooney pun melakukannya setelah pulang awal dari perhelatan Piala Dunia (PD) 2010. Kemarin bersama isteri Coleen, dia terbang ke Barbados. Tapi rupanya tiket ke Karibia sudah dipesan dua hari sebelum Timnas Inggris tersingkir dari PD lho. Tepatnya tiket itu dipesan Jumat (25/6) pagi. Three Lions— julkan Timnas Inggris—angkat koper setelah dikandaskan 1-4 pimpinan klasemen Grup D Jerman pada Minggu (27/6). Rooney dan isteri terbang dengan pesawat kelas satu British Airways. Kabarnya tiket penerbangan itu sampai 5,923 pounds (sekitar Rp 70 juta) perkepala. Mereka sih nggak hanya liburan berdua nantinya. Saudara

Coleen, Joseph dan Anthony, bakal ikut ke Barbados. Tujuan pertama singgah ke rumah seharga 5 juta pound (sekitar Rp 65 miliar) milik Rooney di sana. Kemudian las Vegas men-

jadi tujuan utama. Rencananya sekitar 10 hari keluarga Rooney tinggal di sana. Dari manajemen Rooney mengatakan langkah itu adalah upaya untuk menghibur Rooney

yang tampil buruk pada PD kali ini. Imbasnya Timnas Inggris juga menuai hasil terburuk dalam sejarah PD. Memang bukan hanya Rooney yang tak betah tinggal di Inggris sepulang dari Afrika Selatan (Afsel). Joe Colle malah terang-terangan mengatakan jika dia sedang benci dengan Inggris. Cole pun tertangkap kamera meninggalkan Inggris kemarin malam. ‘’Saya selalu memberikan yang terbaik untuk Inggris dan Chelsea tapi gangguan dan tekanan membuat saya seperti tinggal di neraka saja,” ketus pemain berusia 29 tahun itu. Sang arsitek Fabio Capello juga buru-buru meninggalkan Inggris. Malah capello tak perlu waktu lama untuk memboyong tas ke bandara lagi setelah tiba di Heathrow sehari sebelumnya.

Dia tak sendirian. Capello ditemani isterinya, Laura menggunakan penerbangan kelas bisnis Swiss Air di Bandara London City. David Beckham yang jadi motivator tim juga memilih “lari’ dari Inggris. Bersama ratu WAGs Victoria dan tiga buah hatinya, Beckham menuju puri dekat Bargemon. Tapi ada yang tetap memilih tinggal di Inggris. Frank Lampard salah satunya. Dia kedapatan santai saja menikmati siaran televisi di rumah bersama kekasihnya Christine Bleakley. Rumornya sih, mereka malah saling tukar cincin di masa duka itu. Pemain Timnas Inggris yang tak meninggalkan Negara mereka ada lagi, yaitu Steven Gerrard. Bersama isterinya Alex Curran, mereka asyik menikmati makan siang bersama. (vem)

Nasib Pahit Domenech di Akhir Kebersamaan di Timnas Prancis

Nyaris Pulang di Tengah Piala Dunia, “Diadili” di Parlemen Diantara pelatih peserta Piala Dunia 2010 Afrika Seletan, Raymond Domenech, pelatih timnas Prancis bisa jadi mengalami nasib paling pahit. Di Afsel bertengkar dengan pemain, tiba di Prancis disidang perlemen. MULAI hari ini secara resmi Raymond Domenech tidak lagi menjabat sebagai pelatih timnas Prancis, sesuai keputusan posisinya digantikan oleh Laurent Blanc. Namun, meski sudah tidak lagi menjabat sebagai pelatih hari-hari Domenech dipantikan tidak dipenuhi keceriaan. Saat ini, pelatih 58 tahun itu tak ubahnya musuh nomor satu public Prancis. Tak hanya rakyat biasa, tapi juga musuh dari politisi dan pejabat pemerintahan. Ya, Domenech dianggap se-

bagai salah satu biang kerok amburadulnya penampilan Prancis di Piala Dunia 2010. Ketidakmampaunnya memimpin tim dan menyusun strategi menjadi faktor penting kegagalan Prancis. Saat ditahan imbang Uruguay 0-0 di laga pertama Grup A, salah satu legenda Prancis, Zinedine Zidane mengatakan Domenenh tidak becus mengontrol tim. Zidane dan pendukung Les Bleus, sebutan timnas Prancis lainnya pantas kecewa karena di laga itu, Prancis unggul satu pemain di 10 menit terakhir. Posisi Domenench semakin dalam tekanan usai timnya kalah 0-2 dari Meksiko di laga kedua. Usia pertandingan mantan pelatih OLympique Lyon itu bertengkar hebat dengan striker Nicolas Anelka. Keesokan harinya Anelka dipulangkan. Kejadian itu

membuat kondisi Les Bleus makin tidak harmonis. Kapten tim Patrice Evra dan pelalih fisik Robet Duverne adu fisik saat latihan. Tim yang dimotori pemainpemain senior akhirnya mogok berlatih. Alhasil, di partai terakhir Prancis dipermalukan tuan rumah Afsel dengan skor 1-2. Tak hanya urusan teknis di dalam lapangan yang menjadi sorotan. Tapi kelakuan Domenech di luar lapangan juga mendapat sorotan dari pejabat Prancis. Diantaranya adalah aksi penolakan Domenech untuk berjabat tangan dengan pelatih Afsel, Carlos Alberto Parreira usai pertandingan. “Ketika melihat pelatih timnas Prancis tidak berjabat tangan dengan pelatih tim lawan di akhir pertandingan, saya rasa ribuan pelatih yang setiap ming-

gu harus mengingatkan kepada para pemain mulai dari yang paling muda usia untuk selalu menjabat tangan lawan,” kata Menteri Pendidikan Prancis, Luc Chatel seperti dilansir AFP. Untuk mempertangungjawabkan kinerjanya itu, tepat di hari terakhir masa kerjanya sebagai pelatih timnas kemarin Domenech dan mantan Presiden Ferederasi Sepak Bola Prancis (FFF), Jean Pierre Escalettes dipanggil parlemen untuk dimintai keterangan.. Domenech sendiri sampai detik ini tidak bersedia membeberkan kepada media apa sebetulnya yang terjadi sehingga tim besutannya tampil memalukanm di Piala Dunia Afsel. “Kami terkejut. Tapi kami saat ini dalam dalam fase kekcewaan, tidak saatnya memberi penjela-

san. Saya hanya akan melakukan penilai bersama jajaran direktur, staff, dan pemain,” kilah Domenech. Belakangan terungkap jika Domenech sebetulnya sudah tidak tahan dengan kondisi timnya dan bermaksud meninggalkan tim saat masih berada di Afsel. Hal itu diungkapkan oleh pelatih kiper Bruno Martini. Menurut Maritni usai memulangkan Anelka dan pemain mogok latihan, Raymond Domenech stress berat. TIba-tiba saja dia mengemasi barang-barangnya dan akan meninggalkan tim saat itu juga. Tapi, Domenech yang sudah gelap mata itu menurut Martini akhirnya mau bertahan setelah dibujuk oleh striker Djibril Cisse. Mengatasnamakan pemain lain, Cisse meminta maaf dan meminta Domenech bertahan. (ali)

kapan. Secara pribadi saya ingin dia bertahan. Menurut saya dia manajer yang fantastic,” kata Gerrard. Kapten The Reds Liverpool itu juga ogah mengakambinghitamkan tendangan Frank Lampard yang tidak disahkan wasit sebagai alasan tersingkirnnya Inggris dari Piala Dunia 2010. Menurut Gerrard, Jerman memang tampil lebih bagus dan layak menang untuk melaju ke babak delapan besar. “JIka melihat keseluruhan pertandingan, kami sudah dikalahkan oleh oleh tim yang lebih baik. Seandainya gol Lampard disahkan, itu akan menjadi poin penting dalam pertandingan. Tapi kami tidak boleh menggunakan kejadian itu sebagai alas an. Mereka mencetak empat gol dan kami hanya satu. Itu yang terjadi. Kami terlalu banyak membuat kesalahan sebagai tim. Jerman lebih terorganisir disbanding kami dan lebih cerdik. Mereka mendapat lima sampai enam peluang dan menuntaskan empat diantaranya menjadi gol,” bebernya. Mantan penggawa timnas Inggris Gary Neville juga memberikan dukungannya untuk Capello. Bek Mancshester United itu malah menyalahkan FA yang tidak segera mengambil keputusan terkait opini tentang nasib Fabio Capello. Bagaimana sikap Capello ? “Saya ingin bertahan. Saya sudah bicara dengan Sir Dave Richards,” cetus Capello. (ali)

Afrika .................. tersebut, Regenass menyatakan bahwa suatu negara akan memiliki tim nasional yang lebih dinamis. Dalam perhelatan Piala Dunia di Afrika 2010 kali ini, negara-negara di Benua Hitam tersebut gagal membuktikan diri sebagai tim yang layak diperhitungkan. Di antara enam wakil Afrika yang ambil bagian du perhelatan empat tahunan tersebut, hanya Ghana yang sukses melenggang ke sampai babak 16 besar. Sebelumnya, pihak FIFA menyatakan telahmenyisihkan sekitar USD 39 juta (sekitar Rp 350 miliar) untuk pengadaan rumput sintetis 48 negara. Tiga di antaranya masih dalam tahap penyelesaian. Mereka juga menyatakan telah menghabiskan tak kurang dari USD 14,5 juta (sekitar Rp 131 miliar) untuk sarana latihan di negara-negara Afrika. Dana itu dikucurkan melalui program pembangunan khusus sejak 2006. Setiap negara di Afrika juga menetima bantuan sebesar USD 250 ribu (sekitar Rp 2 miliar) per tahun dari FIFA. Tapi, menurut Regenass, nantinya penerimaan masing-masing negara akan berbeda seiring dengan perkembangan sepak bola Afrika. ”Biasanya, di Afrika ada dua sumber pemasukan utnuk sepak bola. Selain dari pemerintah untuk timnas, FIFA juga memberikan subsdi melalui program bantuan keuangan,” tegasnya. (uan)


19

Kendari Pos | Kamis, 1 Juli 2010

Fluoride Varnish Paling Ampuh GIGI anak mengalami karies, ya anak jangan dimarahi. Ada beberapa tindakan yang dapat dilakukan. Terapi yang dianggap paling ampuh adalah teknik fluoride varnish ke bagian gigi yang mengalami karies. Dengan 2-3 kali aplikasi, karies gigi bisa segera berhenti. “Bahan yang dipakai adalah silver diamine fluo-

ride,” kata drg Seno Pradopo SU PhD SpKGA(K). Penggunaan fluoride diketahui sejak 1920. Bahan itu sudah ditambahkan pada makanan, pasta gigi, obat kumur, serta sediaan gel. “Yang paling berhasil menghentikan karies adalah fluoride varnish dari bahan silver diamine. Bahan tersebut

menurunkan karies 45 persen daripada fluoride varnish jenis lain,” lanjut ahli penyakit periodontal anak tersebut. Cara penggunaannya tergolong mudah. Hanya, ungkap Seno, pelaksananya tetap tenaga kesehatan. Minimal, perawat gigi. “Memang bahan tersebut hanya dioleskan ke gigi yang

mengalami karies. Tapi, tak bisa dilakukan sendiri di rumah. Tetap oleh tenaga kesehatan,” katanya. Selain mudah diaplikasikan, teknik tersebut tak menyakitkan bagi anak. Juga, tak membutuhkan peralatan khusus serta non-invasive. Bahan oles cepat kering setelah kontak dengan saliva (ludah). “Apalagi, fluoride varnish tidak mahal dan segera mematikan karies sehingga tidak menyerang bagian gigi lain,” ujar Seno. Setelah menjalani terapi tersebut, penderita dapat makan dan minum tanpa pantangan. Patut diingat, selalu jaga kebersihan gigi. Bila tandatanda karies muncul lagi, oleskan bahan tersebut. “Tanda karies sudah mati, gigi berwarna hitam,” un-

gkapnya. Kalau begitu, apakah warna hitam itu bisa hilang? Seno mengatakan, warna hitam tersebut menetap hingga gigi tersebut lepas dan digantikan oleh gigi permanen. Orang tua jangan salah sangka mengenai hal tersebut. Artinya bukan kondisi gigi tambah jelek. Namun, itu merupakan tanda karies sudah mati. “Memang gigi hitam tak elok dipandang. Tapi, hal tersebut dapat dimanipulasi. Caranya, gunakan glass ionomer. Dengan bahan tersebut, warna hitam pada gigi tersamarkan,” jelas wakil dekan III FKG Unair itu. Karena manfaat tersebut, Seno berencana menggunakan bahan silver diamine fluoride di klinik gigi FKG Unair. Dia juga

berencana bekerja sama dengan TK, SD, serta posyandu untuk menggalakkan deteksi dini karies gigi. Makin dini karies ditemukan, penanganan lebih mudah. Terpenting, anak tak menderita karena sakit gigi. Dia menegaskan, orang tua jangan mengabaikan kesehatan gigi susu buah hati karena alasan kelak diganti dengan gigi permanen yang lebih kuat. Justru gigi susu yang menjadi tonggak bagi gigi permanen. “Intinya, agar gigi permanen sehat, gigi susu anak harus dirawat,” paparnya. Nah, bila menemukan plak dan karies, segera bawa si kecil berobat. (ai/c11/nda)


20

Kendari Pos | Kamis 1 Juli 2010

KPU Konsel Diminta “Jalan Terus”

Andoolo, KP Desakan tiga pasangan calon bupati agar pemungutan suara ulang yang telah ditetapkan oleh KPU tanggal 11 Juli mendatang ditunda, mendapat reaksi dari masyarakat. Koalisi Masyarakat Pemerhati Daerah (Konferda) Konsel, Aliansi Kontraktor Konawe Selatan (AKSES), kelompk mahasiswa asal Konsel dan sejumlah LSM meminta KPU

untuk tidak mengindahkan permintaan Surunuddin Cs. Reaksi masyarakat di Konawe Selatan itu semakin membingungkan seiring dengan beredarnya informasi penonaktifan lima anggota KPU. Selain itu pelaksanaan pemungutan suara ulang lebih cepat akan membuat masyarakat juga tenang dan tidak lagi memikirkan kapan dan siapa calon bupati terpil-

ih yang akan membangun Konawe Selatan. “Masyarakat akan semakin marah, jika KPU mengabulkan permintaan pasangan calon yang tidak setuju jika pemungutan suara pada tanggal 11 Juli yang telah ditetapkan dan diumumkan secara luas melalui media dan lainnya. Kami dari Komferda Konsel sangat mendukung langkah KPU untuk segera

menggelar pemungutan suara sesuai dengan amar putusan MK,” ujar Nasruddin didampingi rekan-rekannya, kemarin. Begitu juga yang disampaikan Yusri dari elemen mahasiswa asal Konsel. Ia mengaku gerah juga apa yang diopinikan oleh sejumlah kalangan yang meminta pemungutan suara ulang ditunda. “Kalau ini dipenuhi oleh KPU, berar-

ti KPU bisa diatur oleh pasangan calon dan meminta kapan pemungutan sesuai dengan keinginan. Dan bila ini terjadi, masyarakat akan dirugikan, hanya persoalan Pemilukada yang tidak ada habisnya,” katanya. Ketua AKSES Konsel, Rusmin A Gani mengatakan, apa yang disampaikan oleh pasangan calon dengan tekanan untuk menunda Pemungu-

tan suara itu adalah provokasi. “Saya kira tidak ada lagi kendala. Anggaran untuk itu, pemerintah sudah mengalokasikan. Dengan itu tidak ada lagi alasan KPU untuk menunda, apa yang telah ditetapkan oleh KPU dengan mengulangi pemungutan suara pada tanggal 11 mendatang,” ujarnya didampingi Hamka Tongasa, H Arfa, Mbatono Suganda.

Sementara itu, anggota KPU yang dikonformasi tentang informasi penonaktifan lima anggota KPU membantah perihal tersebut. “Apa yang disampaikan Ahmad Yani tentang adanya surat penon aktifan lima anggota KPU itu tidak benar. Yang jelas, pemungutan suara tetap sesuai tahapan yakni tanggal 11 Juli,” tegas Khasan.(era/ong)

Dana Aspirasi Berpotensi Jadi Lahan Baru Korupsi

RAKADENNY/JAWAPOS

Dewan Kehormatan Komisi Pemilihan Umum (KPU) akhirnya menyatakan putusannya terhadap Andi Nurpati. Dalam pembacaan putusannya, di Kantor KPU Jalan Imam Bonjol, Jakarta Pusat, Rabu (30/6/2010), Ketua DK KPU Jimly Ashidiqie menyatakan Andi Nurpati terbukti melanggar kode etik.

Andi Nurpati Dipecat, Bukan Permintaan Sendiri Jakarta, KP Dewan Kehormatan (DK) Komisi Pemilihan Umum (KPU) resmi merekomendasikan anggota KPU, Andi Nurpati untuk dipecat. Rekomendasi itu dikeluarkan bukan atas permintaan sendiri namun karena melanggar UU No 22 tahun 2007 dan Peraturan KPU No 31 tahun 2008. “Berdasarkan pertimbangan-petimbangan tersebut, Dewan Kehortmatan KPU merekomendasikan agar Saudari Dra Andi Nurpati M Pd diberhentikan karena pelanggaran UU No 22 tahun 2007 dan Peraturan KPU No 31 tahun 2008, bukan atas permintaan sendiri,”

kata Ketua DK KPU, Jimly Asshiddiqie saat membacakan rekomendasinya di Kantor KPU, Jakarta, Rabu (30/6). Selain itu, DK juga mewajibkan kepada KPU agar rekomendasi itu dilaksanakan paling lambat tiga hari kerja sejak rekomendasi DK dibacakan. “Rekomendasi ini wajib diilaksanakan KPU dengan sebaik-baiknya,” katanya. Pembacaan rekomendasi itu sendiri tanpa dihadiri oleh Andi Nurpati. Dalam rekomendasi DK, Andi dinilai melanggar tiga hal. Pertama, melanggar kode etik penyelenggara pemilu yang terjadi pada kasus Tolitoli dan keterlibatan-

nya sebagai pengurus partai politik. Dalam kasus Tolitoli, meskipun tidak hanya merupakan tanggung jawab pribadi, namun Andi Nurpati terbukti tidak cermat dan tidak tertib dalam mengikuti ketentuan sebagaimana diatur dalam pasal 2, pasal 7, dan pasal 11 Peraturan KPU No 31 tahun 2008. Sementara sebagai pengurus partai politik, DK menilai yang bersangkutan terbukti melanggar asas penyelenggara pemilu, ketentuan mengenai persyaratan menjadi anggota KPU dan ketentuan sumpah/janji jabatan anggota KPU.(awa)

Mahfud MD Bantah Terlibat Cek Bodong Jakarta, KP Ketua Mahkamah Konstitusi (MK), Moh Mahfud MD menyampaikan klarifikasi soal pemberitaan tentang gugatan perdata yang diajukan Thamrin Sianipar terhadap manajer Koperasi MK, Hendani. Menurut Mahfud, persoalan tersebut merupakan hal yang agak menyesatkan sebab gugatannya perkara perdata tetapi menggunakan istilah-istilah pidana. Mahfud menyatakan, kasus itu berawal ketika Thamrin Sianipar menyerahkan sejumlah uang kepada Hendani, namun bukan ke rekening MK maupun rekening koperasi MK. Namun oleh Hendani, uang dikembalikan dengan cek kosong. Yang disesalkan, Thamrin Sianipar ikut menjadikan Mahfud MD sebagai tergugat IV karena menurutnya koperasi itu berkantor di MK. Hendani sendiri sudah tak pernah ke MK dan oleh pihak MK sendiri sudah dilaporkan ke polisi. “Secara hukum, sesuai dua akte notaris pendirian koperasi, ketua MK tak punya hubungan struktural dengan

koperasi MK. Bahkan meskipun ketua MK, saya bukanlah anggota koperasi MK. Jadi tak mungkin punya hubungan dengan urusan keuangan koperasi MK,” kata Mahfud di Gedung MK, Jakarta, kemarin (30/6). Mahfud menambahkan, berdasarkan pasal 27 AD Koperasi MK, Ketua MK hanya menjadi pembina eksternal bersama pejabat di bidang koperasi. “Jadi hubungan saya dengan koperasi MK sama jaraknya dengan hubungan antara menteri Koperasi dengan Koperasi MK yakni ex officio pembina, bukan pengurus dan tak punya hubungan struktural apapun,” katanya. Disamping itu, lanjut Mahfud, perkara hutang piutang pribadi antara Thamrin dan Hendani itu terjadi pada 26 Mei 2008 silam sebelum Mahfud MD menjabat Ketua MK. “Saya pun tak pernah tahu sampai sekarang Hendani itu seperti apa, sebab dia memang orang luar MK yang konon dulunya dikontrak secara profesional oleh koperasi, bukan oleh MK.

Jadi secara personal maupun struktural saya tak kenal dia,” tegas Mahfud. Guru besar Fakultas Hukum Universitas Islam Indonesia (UII) itu menambahkan, apa yang disebut sebagai cek bodong tersebut bukanlah cek dari MK. Sebab, koperasi MK merupakan badan hukum yang tak ada hubungannya secara struktural dengan MK. “Sehingga kalau ada cek berkop koperasi MK, apakah itu asli atau palsu, jelas tak ada hubungannya dengan MK apalagi dengan Ketua MK. MK dan Koperasi MK itu badan hukum yang saling berdiri sendiri,” imbuh Mahfud. Sebelumnya, seperti diberitakan, lembaga yang dipimpin Mahfud MD tersebut dilaporkan Tamrin Sianipar, seorang yang mengaku sebagai rekanan proyeknya Koperasi MK, karena diberi cek kosong oleh Hendani yang nilainya mencapai Rp 3,8 miliar lebih. Buntutnya, Mahfud MD dan beberapa pengurus Koperasi MK digugat Pengadilan Negeri Jakarta Pusat.(wdi)

Jakarta, KP Anggota Komisi III DPR dari Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN), Taslim mengatakan, dana aspirasi DPR (DAD) yang saat ini tengah diperjuangkan Fraksi Golkar, berpotensi menjadi lahan baru untuk dikorupsi, antara para anggota DPR dengan para kepala daerah, baik itu bupati maupun walikota. Dugaan tersebut, kata Taslim tidaklah berlebihan, karena peluangnya untuk menjadi lahan korupsi baru memang cukup besar, lantaran mengaburkan sistem ketatanegaraan. “Bisa saja, sebelum dana aspirasi tersebut dikucurkan oleh anggota DPR sesuai dengan daerah pemilihannya masingmasing, terlebih dahulu dilakukan kesepakatan-kesepakatan dengan para bupati atau walikota, yang ujung-ujungnya bagi hasil. Kalau kesepakatan tidak didapat, maka dana tersebut tentu akan beralih ke kota atau kabupaten yang sanggup dengan berbagai kesepakatan. Jelas ini sudah menyalahi aturan, yang mengarah ke tindak pidana korupsi,” kata Taslim,

usai jadi pembicara dalam Dialog Kenegaraan bertema “Komitmen Calon Ketua KPK Terhadap Pemberantasan Korupsi di Daerah”, di DPD RI, Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (30/6). Contoh lain yang juga relevan dengan pola-pola baru korupsi terkait penggunaan APBN dan APBD, lanjut Taslim, bisa dilihat dari pelaksanaan kucuran dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS). “Para guru di hampir seluruh sekolah di Indonesia terjebak dengan berbagai kegiatan fiktif, untuk menggunakan dana BOS itu,” jelas Taslim. Bahkan katanya pula, di beberapa lokasi ditemukan adanya sejumlah kepala sekolah yang harus setor lebih dahulu kepada dinas pendidikan setempat, agar dana BOS-nya bisa dicairkan tepat waktu, serta pertanggung jawabannya kelak bisa diterima sesuai standar akuntansi pemerintah. Selain berpeluang jadi lahan korupsi baru, Taslim juga melihat dana aspirasi DPR mengangkangi sistem ketatanegaraan

Indonesia. “Dana aspirasi DPR itu mengaburkan sistem ketatanegaraan, karena mencampur-adukkan tugas dan wewenang antara legislatif dan eksekutif. Toh, selama ini pelaksanaan pembangunan di Indonesia juga didasari atas aspirasi dari daerah, melalui mekanisme Musyawarah Rencana Pembangunan Daerah (Musrenbangda) yang wajib diselenggarakan oleh seluruh Muspida dan masyarakat,” jelasnya. Anggota Komisi III DPR dari daerah pemilihan Sumbar itu malah menduga, dana aspirasi DPR ini merupakan cara baru untuk mendapatkan fee, baik oleh bupati, walikota bahkan anggota DPR sendiri, terhadap kucuran APBN ke daerah-daerah. “Pola lama untuk mendapatkan fee dengan cara seolaholah telah memperjuangkannya di Badan Anggaran DPR, sudah banyak terungkap dan bermuara ke penjara. Untuk itu, dipakailah cara-cara baru dengan mengatasnamakan pembangunan daerah pemilihannya,” imbuh Taslim.(fas)

Suaedy Marassabessy Mundur dari Hanura Jakarta, KP Partai Demokrat kembali merekrut tokoh-tokoh di luar partai untuk mendekat. Kali ini Ketua DPP Partai Hanura Letjen (pur) Suaedy Marassabessy yang memilih mundur dari partainya, bergabung menjadi anggota dewan pembina partai peraih suara terbanyak pada Pemilu 2009 lalu itu. “Ya, saya sudah keluar dari Hanura,” ujar Suaedy, kemarin. Dia mengungkapkan, pengunduran dirinya disetujui pada 15 Juni 2010. Bagaimana tanggapan Ketua Umum DPP Hanura Wiranto? Suaedy mengatakan, Wiranto tidak mempermasalahkan keluarnya dirinya dari Hanura. “Buktinya, surat pernyataan mundur saya ditanggapi dan disetujui Wiranto,” tandasnya. Saat ini, lanjut dia, dirinya menunggu proses di Demokrat untuk menjadi salah satu anggota dewan pembina. “Kalau dipercaya, tentu saya siap,” imbuh mantan Kasum TNI itu. Suaedy membantah, kepindahannya ke Demokrat disebabkan adanya permasalahan internal di Hanura. “Saya menco-

Yuddy Chrisnandi ba memanfaatkan energi yang tersisa, bukan karena ada sesuatu di Hanura,” elaknya. Suaedy mengakui, jauh-jauh harisebelumakhirnyakeluardari Hanura, dirinya lebih dulu intens berkomunikasi dengan SBY. Setelah merasa ada kesamaan visi, barulah dia memutuskan bersediabergabung.“Komunikasi(dengan SBY) sudah lama dan berjalan dengan baik,” ujarnya. Informasi yang berkembang, selain menjadi salah satu anggota dewan pembina bersama sejum-

lah politikus senior dan para menteri dari Demokrat, posisi duta besar sekaligus dijanjikan diberikan kepada purnawirawan bintang tiga tersebut. “Tidak ada masalah, eksistensi partai tidak akanterganggukarenatelahdidesain bekerja kolektif,” tegas KetuaDPPPartaiHanuraYuddyChrisnandi. Menurut Yuddy, keputusan mundur Suaedy dari Hanura merupakan hak pribadi. Partai tidak akan dan tidak pernah menghalang-halangi keinginan seseorang untuk keluar. “Sebagaimana kami juga tidak menghalangi orang untuk bergabung bersama kami,” tandas mantan politikus Golkar tersebut. Hingga saat ini susunan lengkap anggota dewan Pembina Partai Demokrat yang dipimpin SBY memang belum ditetapkan. Rencananya, SBY mengumumkan 31 personel dewan pembina setelah pulang dari umrah, dalam rangkaian terakhir lawatan kenegaraan ke sejumlah negara. Presiden yang sedang menjalani periode kedua kepemimpinannya itu dijadwalkan pulang kembali ke tanah air pada 4 Juli.(agm)


Kendari Pos | Kamis, 1 Juli 2010

21 1 SPANYOL V PORTUGAL 0

TEBAR ANCAMAN Sepuluh Legenda Terbesar Piala Dunia Selalu ada pemain-pemain hebat yang bermain di Piala Dunia, namun tidak semua pemain hebat tersebut dapat menjadi legenda. Sepuluh pemain di bawah ini merupakan beberapa diantara pemain-pemain hebat yang akan terus dikenang sepanjang masa. Prestasi mereka dan sumbangsih mereka bagi negara di gelaran Piala Dunia tidak perlu diragukan lagi, dan karena dua hal tersebutlah sepuluh nama di bawah berhak untuk mendapat gelar legenda terbesar Piala Dunia. Siapa saja mereka? 1. Diego Maradona (Argentina) Rasanya tak ada satupun pemain sepakbola selain Maradona yang dipuja layaknya Tuhan. Bagi sebagian besar orang, Maradona merupakan pemain terhebat sepanjang masa dan bukannya Pele, yang mendapatkan gelar tersebut secara resmi oleh FIFA. Walaupun hidupnya dipenuhi kontroversi; mulai dari gol Tangan Tuhan, kecanduan alkohol, dan penggunaan obat-obatan terlarang hingga akhirnya harus diusir dari Piala Dunia 1994, Maradona selalu dipuja oleh penggemarnya. Meksiko 1986 merupakan Piala Dunia terbaiknya dengan beberapa momen yang tak mungkin terlupakan. Momen terbaiknya tentu saja ketika Maradona berlari dari tengah lapangan melewati lima pemain Inggris sebelum akhirnya mencetak sebuah gol yang kelak disebut sebagai gol terbaik sepanjang masa. Gol yang dicetak ketika melawan Inggris di perempat-final Piala Dunia 1986 tersebut begitu indah, dan momen itu adalah yang terbaik dalam karirnya yang membuatnya dianggap Tuhan oleh sebagian orang Argentina yang mendirikan Gereja Maradona. Semua orang akan selalu mengingat kata-kata

Baca SEPULUH LEGENDA Hal 22

Cape Town,KP Skenario pertemuan antara Spanyol dan Brazil di final terjaga. La Furia Roja—sebutan Spanyol—mengikuti jejak Brazil melaju ke perempat final Piala Dunia 2010 setelah mengandaskan Portugal dengan skor tipis 1-0 (0-0). Dalam laga di Green Poin Stadium, dini hari kemarin WIB, David Villa menjadi pahlawan Spanyol dengan gol tunggalnya di menit ke-63. Tidak seperti yang diprediksikan banyak pihak, duel antara dua tetangga di Semenanjung Iiberia tersebut berjalan membosankan. Itu tidak lepas dari Portugal yang menerapkan strategi bertahan total. Itu terlihat dari penguasaan bola Spanyol yang mencapai 60 persen. Praktis, Portugal hanya mendapat peluang lewat serangan balik yang dikreasi oleh Cristiano Ronaldo. ”Victory ini adalah hasil dari permainan kolektif yang kami kembangkan. Kami menjaga ball possession, dan berusaha tampil dengan gaya asli kami,” ungkap Xavi Hernandez sebagaimana dikutip Reuters. ”Mungkin inilah permainan terbaik kami selama turnamen Piala Dunia,” lanjutnya. Apa yang dikatakan Xavi tidak berlebihan. Kemarin, pelatih Vicente del Bosque tidak hanya menurunkan pasukan terbaiknya. Tapi juga menginstruksikan mereka untuk tampil seagresif mungkin. Tidak heran kalau di sepuluh menit pertama sudah tercipta dua peluang emas dari Villa dan Fernando Torres. Namun, ketatnya pertahanan yang digalang anak buah Carlos Quieroz plus penampilan gemilang kiper Eduardo membuat skor kacamata bertahan hingga babak pertama usai. Entah kenapa, di babak kedua penampilan Portugal mulai kendur. Mereka mulai memberikan ruang yang luas buat dua kreator serangan Spanyol, Xavi dan Andres Iniesta. Akibatnya, aliran bola ke duet Villa-Torres kian lancar. Hasilnya, kerjasama cantik Xavi dan Villa sukses menaklukkan

Eduardo di menit ke-63. ”Memang, awalnya pertandingan sangat sulit, karena mereka menjaga kami dengan ketat. Tapi di babak kedua, rasanya kami tampil lebih bagus,” terang Del Bosque kepada AFP. ”Selain itu, tentu saja, kami juga mengawal ketat Ronaldo. Dengan begitu kami bisa menetralisasi ancaman yang dia tebarkan,” lanjutnya. Kemenangan itu tidak hanya mengirim Spanyol ke delapan besar. Tapi juga menjadi warning buat calon-calon lawan Spanyol selanjutnya yang berencana menerapkan strategi superdefensif. Sebab, seketat apapun benteng yang dibangun tim, Villa dkk ternyata tetap menemukan jalan untuk membongkar pertahanan mereka. Yang paling miris jelas Paraguay. Sebab, penantang Spanyol di perempat final itu menerapkan strategi bertahan dalam laga 16 Besar melawan Jepang Selasa malam lalu. Hanya saja, saat itu mereka beruntung karena hingga akhir perpanjangan waktu 2 x 15 menit Jepang tidak menemukan jalan untuk memecah kebuntuan skor. Jika mereka tidak mengubah gaya, dan hanya mengandalkan serangan balik, mereka harus siap mengalami nasib seperti Portugal. Menurut Del Bosque, kekalahan 0-1 dari Swiss yang bertahan total di laga pertama Grup H (16/ 6) telah memberi pasukannya banyak pelajaran. Karena itu, meski mendapat gaya perlawanan yang sama saat menghadapi Cile (25/6) dan Portugal, Villa dkk tetap mampu mengatasi tekanan tersebut. ”Kami selalu menderita ketika melawan tim dengan strategi superdefensif, yang memaksa kami banyak bermain di daerah pertahanan mereka. Kunci untuk mengatasi itu hanyalah sabar, dan tetap menerapkan gaya asli kami. Kami tidak boleh terpancing,” ulas Villa. ”Kami sendiri selalu yakin pada karakter tim ini. Sekitar 99 laga yang kami hadapi dengan gaya ini sudah menghasilkan

kemenangan,” imbuhnya. Di sisi lain, Quieroz tidak punya alasan terkait kekalahan Seleccao das Quinas, sebutan Portugal. Dia hanya mengaatakan bahwa Spanyol bermain lebih

Ronaldo Kecam Pelatih

LARISSA RIQUELME

Nazar Lari Telanjang TIM Paraguay sukses mencetak sejarah pada Piala Dunia (PD) 2010. Untuk pertama kalinya tim berjuluk La Albirroja itu lolos ke babak delapan besar perhelatan akbar sejagad itu. Tak mengherankan para supporter begitu antusias menyambut sukses tim kesayangan mereka itu. Salah satunya model seksi Larissa Riquelme. Sukses itu memantik Larissa untuk bernadzar. Jika Paraguay sukses menjadi juara dia tak segan untuk berlari telanjang berkeliling ibu kota Asuncion. Wajah wanita berusia 24 tahun itu memang tak lagi asing sejak laga perdana dilakoni Paraguay. Foto Larissa benar-benar menjadi terfavorit di antara suporter lainnya. Di foto yang menyebar luas pada internet itu dia mengenakan kaos ketat warna merah dan menggunakan belahan dada untuk menaruh telepon selular saat nonton bareng di Asuncion. Namanya sampai muncul di 4,36 juta artikel pencarian di google. Jumlah itu menang jauh dibandingkan Riquelme lain. Bintang sepak

Baca NAZAR Hal 22

CRISTIANO Ronaldo menjadi salah satu sosok yang paling kecewa atas tersingkirnya Portugal dari Piala Dunia 2010. Bagaimana tidak, dia turun ke turnamen dengan status sebagai pemain termahal dunia. Dia juga menjadi kartu as Real Madrid selama musim lalu, mencetak 33 gol dari 35 penampilan di semua ajang. Tentunya ada ekspektasi tinggi yang diemban winger 25 tahun tersebut. Tidak heran, ketika Portugal kalah dari Spanyol di 16 Besar dini hari kemarin, Ronaldo marah besar. Menurut dia, kekalahan itu disebabkan kesalahan pelatih Carlos Quieroz yang mengganti strategi di tengah-tengah laga, dan mengubah posisi mainnya. ”Bagaimana saya menjelaskan kekalahan Portugal? Tanya saja Carlos Quieroz!” semprotnya kepada wartawan RTP yang menanyainya di mixed zone. Dia pun langsung bergegas masuk ke ruang ganti Stadion Green Point tanpa melayani pertanyaan dari wartawan lain. Itu merupakan puncak kekesa-

lan pemain terbaik dunia 2008 tersebut. Sebelumnya, dia sempat meludah ke arah kamera yang terus mengambil gambarnya secara close up, tepat setelah wasit Hector Baldassi meniup peluit panjang tanda pertandingan berakhir. Insiden itu sedang diselidiki oleh FIFA. Jika terbukti ada unsur kesengajaan, bukan tidak mungkin mantan winger Manchester United itu mendapat hukuman. Ronaldo tidak ikut dalam konferensi pers resmi. Tapi, dia mengeluarkan pernyataan di website pribadinya. Di situ, dia menjelaskan bahwa ulahnya di lapangan hanyalah emosi sesaat. Menurut dia, itu perasaan yang sangat wajar dan manusiawi. Apalagi, dalam PD kali ini dia bertindak sebagai kapten Seleccao das Quinas, sebutan Portugal. Dia mestinya mampu mengangkat mental tim ketika sedang tertinggal. Faktanya, dia sendiri frustrasi berat akibat tidak bisa berkutik. Alih-alih menjadi kreator serangan, pergerakannya dimatikan

sa (30/6) lalu, Cele mensinyalir pelaku pencurian tersebut adalah orang dalam. ”Kami masih menyelidikinya. Para tersangka adalah orang-orang yang sangat familiar dengan lingkungan di TKP,” ujar Cele seperti dilansir AFP. Sayangnya, belum ada konfirmasi dari pihak FIFA terkait kabar ini. Bahkan Wolfgang Eichler, salah seorang jubir FIFA mengaku tidak mengetahui kejadian tersebut. ”Saya belum mengetahui hal itu,” kata Eichler. Di sisi lain, seorang jubir panitia lokal juga mengaku tak

main dengan kehormatan dan ambisi yang tinggi. Saya yakin fans mengerti alasan kami, dan tetap bangga terhadap timnasnya,” lanjut pelatih yang gagal di Real Madrid itu. (*)

Larrionda dan Rosetti Tak Lagi Memimpin

oleh rekannya sendiri di Real Madrid, defender Sergio Ramos. Sekali dapat kesempatan lolos, dia sudah berhadapan dengan duet palang pintu tangguh Barcelona, Gerrard Pique dan Carlos Puyol. (na)

Kantor FIFA Kemalingan PANITIA patut melakukan evaluasi terhadapap faktor keamanan Piala Dunia di Afsel. Sebab, kantor FIFA yang seharusnya steril dari ancaman keamanan ternyata harus bobol oleh aksi pencurian. Ya, kali ini tujuh replika trofi Piala Dunia dan beberapa jersey dicuri dari kantor FIFA yang terletak di dekat venue final Piala Dunia. Komisioner Kepolisian Afsel Bheki Cele menyatakan bahwa TKP hilangnya barang berharga itu masih berada di kompleks Soccer City di Johannesburg. Dalam sesi konferensi pers Sela-

bagus dan pantas menang. ”Spanyol memang bagus. Mereka menguasai bola, dan mendistribusikannya dengan bagus. ”Tapi saya juga ingin menggarisbawahi fakta bahwa Portugal ber-

tahu pencurian tersebut. Bukan hanya replika, sejarah mengatakan bahwa trofi asli Piala Dunia dua kali dicuri. Yang pertama dicuri pada 1966 di Inggris. Atau empat bulan sebelum Piala Dunia dihelat di negara tersebut. Namun, trofi tersebut akhirnya kembali sebelum Piala Dunia dihelat. Kedua, trofi lambang supremasi sepak bola dunia itu juga sempat dicuri dari kantor Federasi sepak Bola Brazil pada Desember 1983. Hingga kini triofi berbentuk bidadari bersayap itu belum ditemukan kembali. (uan)

FIFA tak ingin kasus keputusan kontroversial wasit Jorge Larrionda dan Roberto Rosetti berlanjut di Piala Dunia. Karenanya, induk sepak bola internasional itu tak menempatkan kedua wasit tersebut di sisa pertandingan Piala Dunia. Sebelumnya, keputusan Larrionda dan Rosetti memantik kontroversial. Wasit Larrionda dan hakim garis Mauricio Espinosa tak mengesahkan tendangan Frank Lampard sebagai gol meski bola telah melewati garis gawang. Padahal jika itu disahkan sebagai gol, banyak pihak menganggap bahwa itu akan menjadi penyemangat Inggris karena mampu menyamakan kedudukan di laga melawanJerman. Sedangkan Rosetti dipersalahkan karena mengesahkan gol Carlos Teves di gawang Meksiko. Meski Teves sendiri sudah mengakui bahwa dirinya berdiri di posisi offside. Dua kekeliruan besar itulah yang akhirnya kembali mengangkat perdebatan digunakannya pertimbangan teknologi video. Bukan hanya itu, dua kontroversial itu juga mengusik FIFA sebagai pihak tersudut karena tidak mempertimbangkan penggunaan sistem Hawk-Eye. Sejauh ini, kedua wasit tersebut belum berani membuka diri pada media. Sejumlah wasit mulai angkat bicara, meski sebagian di antaranya tampak membela Larrionda dan Rosetti. Mereka menganggap kesalahan tersebut sebagai hal manusiawi dalam sebuah pertandingan.”Saya berdiskusi dengan petugas pertandingan bahwa itu terlihat sebagai sebuah kesalahan. Dan saya rasa itu merupakan sebuah insiden,” ungkap wasit Inggris Howard Webb seperti dilaporkan AFP. Webb juga mengaku siap demi

peningkatakan kredibiltas wasit. Dia menyatakan bahwa dia bisa terbuka pada apapun yang membuat wasit bisa lebih kredibel. ”Tapi ini adalah keputusan yang seharusnya diambil oleh pihak lain,” tegasnya. Di sisi lain, jubir wasit FIFA Jose Maria Garcia Aranda menyatakan bahwa official pertandingan Piala Dunia sejauh ini cukup baik. ”Kami harus melihat 54 pertandingan dan keputusan wasit di dalam pertandingan-pertandingan tersebut. Rupanya, wasit hanya mengambil empat sampai lima keputusan dan semuanya kontroversi,” sindir Garcia Aranda. Dia lantas mengatakan bahwa tak seorangpun berbicara tentang kesuksesan kepemimpinan wasit. Padahal, lanjut dia, untuk menilai kepemimpinan wasit, maka harus menilai keputusan benar dan keputusan salah seorang wasit. ”Wasit-wasit itu sebenarnya telah mengambil keputusan yang baik,” tegasnya. (uan)


22

Kendari Pos | Kamis, 1 Juli 2010

Sepulu Legenda .. yang diucapkan sambil menangis oleh komentator Victor Hugo Morales ketika terjadi gol terindah sepanjang masa itu, “Gracias, Dios. Por el futbol, por Maradona, por estas lagrimas.. (Terima kasih Tuhan, untuk sepakbola, untuk Maradona, dan untuk airmata ini..)” 2. Pele (Brasil) Pele pertama kali muncul di Piala Dunia pada tahun 1958 sebagai pemain muda berumur 17 tahun. Dia mencetak gol pertamanya di Piala Dunia ketika bermain melawan Wales di perempat-final, pertandingan keduanya di Piala Dunia. Dengan usianya yang 17 tahun 239 hari, Pele dinobatkan sebagai pencetak gol termuda dalam sejarah Piala Dunia. Kehebatan Pele semakin terlihat ketika mencetak hat-trick di pertandingan semi-final melawan Perancis. Sampai sekarang, Piala Dunia 1958 di Swedia dikenang sebagai awal mendunianya sang legenda. Tak berlebihan rasanya jika FIFA sampai menjulukinya sebagai King of Football. Pernah mencetak delapan gol dalam satu pertandingan pada tahun 1964, Pele juga mencatatkan diri sebagai pemain yang pernah enam kali mencetak lima gol dalam satu pertandingan, 30 kali quattrick, dan tak kurang dari 92 kali hat-trick. Sepanjang karirnya, Pele membukukan 1.281 gol dalam 1363 pertandingan. Dengan statistik yang mengagumkan seperti itu, apalagi yang kurang dari seorang Pele?

Nazar .................. bola Argentina Juan Roman hanya ada di 543 ribu artikel. Menurut The Huffington Post penampilannya nanti tak akan polos begitu saja. Dia akan memberikan sedikit warna. ‘’Warna bendera Paraguay tentunya,” ujar Larissa. Dia bukan satu-satunya yang bernadzar untuk PD. Diego Armando Maradona, pelatih Argen-

3. Franz Beckenbauer (Jerman) Dalam sejarah, hanya ada dua orang yang berhasil meraih gelar Piala Dunia sebagai pemain maupun pelatih, yaitu Mario Zagallo dan Franz Beckenbauer. Beckenbauer yang dijuluki Der Kaizer atau sang Kaisar lebih melegenda karena dia dianggap sebagai pemain belakang terbaik dalam sejarah dan perannya ketika menjadi pemain begitu sentral. Beckenbauer sukses memimpin Jerman Barat menjadi juara Piala Dunia 1974 hanya tiga tahun setelah dipilih sebagai kapten tim. Di Piala Dunia terakhirnya ini pula Beckenbauer tercatat sebagai kapten pertama yang mengangkat Piala Dunia dengan desain yang terbaru, menggantikan piala Jules Rimet yang dimiliki secara permanen oleh Brazil di 1970. Pada Piala Dunia 1990 di Italia, Beckenbauer kembali mengangkat Piala Dunia, kali ini sebagai pelatih timnas Jerman. Sebelumnya di Piala Dunia 1986, Beckenbauer juga sukses membawa Jerman ke final hingga akhirnya dikalahkan oleh Argentina dengan sang ikonnya, Diego Maradona. Rasanya prestasi sang legenda akan sulit diulang oleh orang Jerman manapun, entah sampai kapan.

bawa Belanda menjuarai satu turnamen pun sepanjang karirnya. Kesuksesan terbesarnya hanya membawa timnya menjadi runner-up Piala Dunia 1974, satu-satunya Piala Dunia sepanjang karirnya. Namun kehadirannya di turnamen tersebut dan kesuksesannya memimpin Belanda ke tempat tertinggi dalam sejarah keikutsertaan mereka di Piala Dunia dengan permainan tim total football yang sangat terkenal itu membuat sosok Cruyff rasanya layak disandingkan dengan legenda-legenda seperti Pele, Diego Maradona, dan Franz Beckenbauer. Visinya yang luar biasa dan kreatifitasnya sebagai playmaker tim Oranje membawa Cruyff menjadi salah satu pemain terbesar Piala Dunia. Total Football, permainan menyerang yang sangat indah yang diusung Belanda di 1974 itu memang yang membantunya melegenda hingga saat ini. Dia adalah legenda terbesar Belanda sampai saat ini, dan total football yang dipimpinnya tak akan pernah terlupakan.

4. Johan Cruyff (Belanda) Jika ada pertanyaan siapakah legenda terbesar Belanda di Piala Dunia, jawaban yang paling tepat tentu bukan Marco van Basten atau Ruud Gullit, tetapi Johan Cruyff. Cruyff memang tidak pernah mem-

5. Michel Platini (Prancis) Tahukah Anda, Prancis gagal tampil di dua Piala Dunia berturut-turut, yaitu 1970 dan 1974? Ya, tim ayam jago ini memang selalu gagal lolos ke babak final Piala Dunia sejak 1966, hingga akhirnya seorang Michel Platini yang mengenakan nomor punggung 10 dan berperan sebagai playmaker di timnas Perancis membawa negaranya kembali lolos ke Piala Dunia pada tahun 1978. Platini pula yang membawa

tina, sudah lebih dahulu berkoar. Pria eksentrik itu berjanji lari telanjang mengelilingi Buenos Aires jika sukses membawa Argentina menyabet trofi PD. Jadi silahkan pilih, mau melihat Maradona bugil atau Larissa saja? Tak perlu deg-degan sampai final tiba. Kedua tim akan bertemu pada semifinal. Tapi memang Argentina memiliki nama besar dan torehan

mereka sepanjang PD berlangsung cukup apik. Tim berjuluk tim tango itu menjadi tim paling sempurna selama babak penyisihan Grup B. Mereka sukses menyapu bersih tiga kemenangan dari Nigeria (1-0), Korea Selatan (4-1), dan Yunani (2-0). Langkah Argentina kian lengkap setelah ketika berhasil memaksa pulang Meksiko di babak 16 besar. (vem)

Prancis meraih prestasi cukup membanggakan di dua Piala Dunia selanjutnya, yaitu Piala Dunia 1982 dan Piala Dunia 1986. Dengan kemampuannya membaca permainan, teknik tingkat tinggi, dan ketajamannya di depan gawang lawan, Platini membawa Perancis meraih posisi keempat Piala Dunia 1982 dan peringkat ketiga Piala Dunia 1986. Sejak kehadiran Platini pula Prancis diperhitungkan sebagai salah satu tim berbahaya di daratan Eropa, apalagi setelah keberhasilannya membawa Perancis menjadi juara Eropa pada tahun 1984. Walaupun Platini tidak berhasil mengangkat gelar Piala Dunia sepanjang karirnya, namun Platini tetap dianggap sebagai salah satu pemain legendaris Piala Dunia. 6. Ferenc Puskas (Hungaria) Ferenc Puskas adalah pemain terbaik yang pernah dimiliki Hungaria, sang penguasa sepakbola dunia pada awal 1950an. Tim yang saat itu berjuluk “Magical Magyars” ini adalah salah satu tim terbaik yang pernah ada di dunia, namun sayangnya tak pernah menjuarai Piala Dunia. Satu-satunya Piala Dunia yang diikuti Puskas bersama Hungaria adalah Piala Dunia 1954 di Swiss. Pada saat itu, Hungaria adalah salah satu tim favorit juara. Kekuatan utama Hungaria pada saat itu adalah lini depannya yang menakutkan terutama sang bintang Ferenc Puskas. Walaupun tubuhnya pendek kekar dan kurang kuat di udara, catatan golnya bersama tim nasional benar-benar luar biasa, 84 penampilan dengan 83 gol. Pada Piala Dunia 1954 itu, Hungaria berhasil mencapai final dan menantang Jerman yang pada penyisihan dikalahkan 8-3. Hampir semua orang yakin Hungaria akan menang mudah pada partai final ini, namun pada kenyataannya mereka harus menerima kekalahan 3-2 walaupun telah unggul dua gol terlebih dahulu di awal pertandingan. Puskas

yang pada pertandingan itu belum 100 persen fit karena cedera berhasil mencetak satu gol. Walaupun harus menelan kegagalan besar itu, Hungaria harus bangga karena Puskas diakui sebagai salah satu pemain terbaik dalam sejarah Piala Dunia. 7. Lothar Matthaeus (Jerman) Matthaeus adalah pemegang rekor penampilan terbanyak di Piala Dunia, 25 pertandingan dalam lima Piala Dunia berturut-turut. Selain itu, dia adalah satu-satunya orang selain kiper Mexico Antonio Carbajal yang mampu bermain di lima Piala Dunia sepanjang karirnya. Walaupun perannya tidak terlalu terasa di Piala Dunia 1982, Matthaus menjadi pemain penting bagi Jerman di Piala Dunia 1986. Beckenbauer yang saat itu menjadi pelatih mempercayakan satu posisi di lini tengah Jerman diisi oleh Matthaeus, yang saat itu bahu membahu bersama Felix Magath di posisi tersebut. Jerman berhasil dibawanya melaju ke final sebelum akhirnya dihancurkan Argentina 3-2. Mengecewakan memang, tetapi itulah awal kesuksesan besar Matthaeus. Menjadi kapten sejak tahun 1987, Matthaeus sukses membawa Jerman menjadi juara di Piala Dunia 1990. Sukses Jerman ini tak lepas dari peran sentral Matthaeus di lini tengah, dan hasilnya Matthaeus diganjar berbagai penghargaan individual seperti Pemain Terbaik Jerman 1990, Pemain Terbaik Eropa 1990, dan Pemain Terbaik Dunia 1990. Satu tahun kemudian, dia menjadi pemain pertama yang meraih FIFA World Player. 8. Eusebio (Portugal) Jauh sebelum era Luis Figo apalagi Cristiano Ronaldo, Portugal memiliki seorang legenda bernama Eusebio. Kelebihan pemain yang berjuluk Black Panther ini adalah akselerasi dan dribelnya yang seperti kucing, ditambah lagi den-

gan kemampuannya dalam menembak bola ke gawang. Terlahir di Mozambik, Eusebio dapat disebut sebagai pemain terhebat yang pernah dimiliki Portugal sampai saat ini berkat penampilan gemilangn-ya di Piala Dunia 1966. Eusebio membawa Portugal meraih posisi ketiga di akhir turnamen sekaligus mencatatkan naman-ya sebagai pencetak gol turna-men sehingga berhak membawa pulang sepatu emas. Berkat sembilan gol yang dicetakn-ya sepanjang Piala Dunia 1966 itu pula membuatnya mendapatkan gelar pemain terbaik turnamen. Momen terbaiknya ten-tu saja terjadi di pertandingan melawan Korea Utara di babak perempat-final. Tertinggal tiga gol terlebih dahulu, Portugal akhirnya bangkit lewat empat gol yang dicetak Eusebio hingga akhirnya mampu menang 5-3 di akhir pertandingan. “Piala Dunia 1966 merupakan titik tertinggi dalam karir saya. Kami mungkin kalah di semifinal, namun sepakbola Portu-gal adalah pemenang besar,” ujar sang legenda. 9. Bobby Charlton (Inggris) Bobby Charlton adalah ksatria sejati Inggris. Mungkin jika Charlton tidak pernah ada, Inggris juga tidak akan pernah menjuarai satupun turnamen internasional. Ya, gelar Piala Dunia 1966 yang diraih Inggris memang tidak lepas dari peran penting Bobby Charlton di lini depan. Dengan tinggi hanya 173 cm, Charlton sangat mengandalkan kecepatannya untuk memimpin penyerangan Inggris di Piala Dunia 1966. Tidak hanya mampu mendistribusikan bola dengan luar biasa, Bobby Charlton juga memiliki insting mencetak gol yang luar biasa. Rekor 49 gol dalam 105 penampilannya bagi Inggris masih men-jadi rekor gol terbanyak dalam sejarah Inggris, yang bahkan tidak mampu disamai oleh Gary Lineker sekalipun. Charlton berpartisipasi di empat Piala Dunia. Walaupun

tidak diturunkan sama sekali di Piala Dunia 1958, Bobby Charlton menjadi tumpuan timnas Inggris di tiga Piala Dunia selanjutnya. Puncaknya tentu saja ketika Charlton membawa Inggris menjadi juara Piala Dunia pada tahun 1966. Saat itu Charlton berumur 28 tahun, umur emas bagi seorang pesepakbola. Di final melawan Jerman, Charlton harus bertarung melawan Beckenbauer muda, yang akhirnya harus mengakui kehebatan Sir Bobby. “Inggris mampu mengalahkan kami di 1966 karena Charlton hanya sedikit lebih baik daripada saya pada saat itu,” puji Sang Kaisar. 10. Ronaldo (Brasil) Inilah striker terbaik yang dimiliki Brasil dalam dua dekade terakhir. Ronaldo Luis Nazario de Lima atau yang biasa disebut Ronaldo adalah pemegang rekor pencetak gol terbanyak di Piala Dunia hingga saat ini. Pertama kali muncul di Piala Dunia 1994 sebagai seorang anak muda berumur 17 tahun, Ronaldo mencapai puncak kejayaannya di Piala Dunia pada tahun 2002 ketika Brasil sukses menjadi juara dunia untuk kali kelima. Ronaldo menjadi bintang turnamen, mencatatkan delapan gol untuk mendapatkan sepatu emas yang merupakan simbol pencetak gol terbanyak. Ronaldo mencatatkan namanya dalam sejarah Piala Dunia ketika mencetak satu gol di pertandingan babak 16 besar Piala Dunia 2006 Brasil melawan Ghana. Gol tersebut merupakan gol ke-15 Ronaldo di Piala Dunia, memecahkan rekor 14 gol Gerd Mueller yang telah bertahan selama lebih dari tiga dekade. Selain itu dirinya tercatat sebagai pemain ke 20 yang mampu mencetak gol di tiga kesempatan Piala Dunia, dan pemain kedua setelah Juergen Klinsmann yang mampu mencetak minimal tiga gol dalam masing-masing Piala Dunia di tiga kesempatan. Tak salah jika orang menjulukinya sebagai sang Fenomena.


Kendari Pos | Kamis, 1 Juli 2010

Takeshi Okada Mundur Dominasi Amerika Latin PIALA Dunia 2010 telah menciptakan sejarah bagi persepakbolaan Amerika Latin. Untuk kali pertama, empat tim dari benua Amerika Latin berlaga di perempat-final pesta sepakbola empat tahunan itu. Keberhasilan Paraguay menyingkirkan Jepang melalui drama adu penalti menggenapkan jumlah negara Amerika Latin yang berlaga di delapan besar. Uniknya, Paraguay, Brasil, Argentina, dan Uruguay tidak akan bertemu perempat-final. Dari formasi ini, kemungkinan terjadinya All South American Final terbuka lebar. Jika ini terjadi, maka untuk kedua kalinya dua tim asal Amerika Latin bertemu di final, setelah terakhir kali terjadi pada tahun 1930 ketika Uruguay bentrok dengan Argentina. Sebelumnya, jumlah terbanyak tim dari zona Conmebol yang berlaga di perempat-final Piala Dunia terjadi pada tahun 1970 di Meksiko. Ketika itu, tiga tim yang lolos ke perempat-final adalah Brasil, Uruguay, dan Peru. Namun, Brasil dan Uruguay harus bertemu di semi-final, dan tim Samba maju ke final untuk merebut trophi Piala Dunia dengan mengalahkan Italia 4-1. Apakah sejarah persepakbolaan Amerika Latin kembali akan tercatat di Piala Dunia kali ini? Kita tunggu saja pertandingan perempat-final pada akhir pekan ini.

El Pipita Belum Berpikir Sepatu Emas GONZALO Higuain bukan unggulan utama perebut gelar top scorer alias pencetak gol terbanyak di Piala Dunia 2010. Bahkan, sejak awal, dia tidak diplot sebagai striker utama Argentina. Baru mencetak delapan caps bersama Tango—sebutan Argentina—namanya tentu kalah bersinar dibandingkan Lionel Messi dan Carlos Tevez. Faktanya, Higuain justru menjadi penyerang Argentina yang paling berpeluang merebut sepatu emas. Dia kini memimpin daftar top scorer Piala Dunia dengan empat gol, bersanding dengan striker Spanyol David Villa dan bintang Slovakia Robert Vittek. Sebaliknya, Messi yang digadang-gadang jadi mesin gol utama Tango justru belum menceploskan sebiji gol pun. Namun, Higuain mengaku belum berani bermimpi soal sepatu emas. Dengan rendah hati, striker yang musim lalu menyumbangkan 29 gol buat Real Madrid itu mengaku lebih mementingkan kemenangan tim daripada kejayaan pribadi. Baginya, mencetak gol tapi Argentina kalah bukanlah sesuatu yang menyenangkan. ”Saya tidak pernah memikirkan gelar pribadi semacam top scorer atau semacamnya,” ungkap Higuain kepada AS. ”Fakta bahwa nama saya kini berada di jajaran pencetak gol terbanyak di Piala Dunia adalah suatu kebanggaan. Tapi itu tidak ada artinya jika kami tidak bisa mencapai tujuan. Dan tujuan saya adalah mengantar Argentina ke final,” lanjutnya. (na)

TERSINGKIRNYA Jepang dari Piala Dunia 2010 di babak 16 besar sepertinya juga menandai kebersamaan pelatih Takeshi Okada. Usai timnya dihentikan secara dramatis lewat adu penalti oleh Paraguay, Okada mengatakan bakal segera meninggalkan kursi kepelatihan timnas Jepang. “Saya rasa pekerjaan saya sudah tuntas sekarang,” ujar Okada dalam press conference seperti dilansir Reuters. Pelatih 53 tahun ini menyatakan kegagalan Jepang melaju ke babak lebih jauh di Piala Dunia Afsel adalah tanggungjawabnya. “Ini tanggungjawab saya. Kami tidak cukup tangguh. Tapi saat ini saya tidak bisa menguraikan lebih jauh. Ketika saya melihat ke belakang pada apa yang telah saya lakukan kepada para pemain dan apa yang saya laku-

kan sebagai pelatih kepala, saya mestinya lebih bersikeras untuk menang,” sambungnya. Okada mengatakan saat melawan Paraguay timnya sudah bekerja keras untuk meraih kemenangan. Tapi mantan pemain timnas di era 1980-1985

Martino Cemaskan Sektor Depan LOLOS ke perempat final Piala Dunia 2010 tidak membuat pelatih Paraguay Gerardo Martino puas. Sebaliknya, dia mengaku pusing atas tumpulnya lini depan pasukannya. Adu penalti melawan Jepang di 16 Besar merupakan bukti nyata bahwa Roque Santa Cruz dkk tidak mampu memanfaatkan peluang selama 120 menit. Pantas kalau Martino puyeng. Sebab, penampilan yang sama saat melawan Spanyol di delapan besar tidak akan menggaransi kemenangan buat tim berjuluk La Albirroja tersebut. Tidak seperti Jepang, David Villa dkk sangat agresif dan akan berusaha mencetak gol dalam waktu 90 menit. Jika harus menempuh babak tostosan pun, belum tentu mereka bisa menang, mengingat kiper Spanyol Iker Casillas sangat piawai mematahkan penalti. ”Saya tidak secara langsung menyalahkan para pemain depan untuk problem ini. Itu tidak adil. Bagaimanapun, striker membutuhkan aliran bola dari tengah untuk bisa membuka peluang,” papar Martino, sebagaimana dilansir Associated Press. ”Kami sempat mendapat beberapa kans emas di depan

gawang Jepang, tapi pertahanan mereka sangat ketat,” lanjut pelatih asal Argentina itu. Tapi, lanjut Martino, melawan Spanyol yang permainannya ofensif juga bakal menguntungkan Paraguay. Sebab, dengan strategi yang lebih terbuka, mereka akan lebih mudah mencari celah. ”Menurut saya, rival kami selanjutnya (Spanyol, Red) bakal membuat kami menampilkan permainan yang berbeda. Dalam tiga dari empat laga kami di Piala Dunia, lawan selalu menyerahkan kendali permainan kepada kami, dan itu sulit buat tim seperti kami,” ulas Martino. ”Saya yakin, Spanyol akan lebih memberikan ruang kepada kami,” lanjutnya. Di sisi lain, kubu Spanyol berjanji tidak akan meremehkan kekuatan Paraguay. Meski sekali lagi diposisikan sebagai favorit, Vicente del Bosque tidak ingin anak buahnya over-konfiden. ”Kami harus tetap memandang Paraguay dengan respek. Saya yakin, laga perempat final nanti bakal lebih berat daripada 16 Besar,” ungkap Del Bosque kepada AFP. (na)

itu mengaku skuadnya tidak tampil di peak performa. “Semua pergantian dan perubahan yang saya buat adalah untuk lebih menekan. Sulit untuk menjabarkan kenapa kami tidak bisa mencetak gol. Kami bukan tim yang bisa mencetak banyak gol,” bebernya. Sebelum terbang ke Asfel, Okada memasang target lolos semifinal. Hal itu memantik kritik dari kalangan media Jepang mengingat selama kualifikasi dan ujicoba skuad Samurai Biru, sebutan timnas Jepang, tampil kurang meyakinkan. Jika benar mundur, ini bukan kali pertama Okada men-

inggalkan kursi kepelatihan timas Jepang. Pada 1998 dia juga melakukan hal serupa setelah memimpin skuad Samurai Biru di Piala Dunia Prancis. Tapi kali ini Okada bisa mundur dengan membusungkan dada. Sebab, tim besutannya tampil meyakinkan di Piala Dunia 2010. Ini adalah kali pertama sepanjang sejarah Jepang bisa melaju ke babak 16 besar Piala Dunia yang digelar di mancanegara. Pada 2002, Jepang juga melangkah ke babak knock out. Tapi saat ini Piala Dunia dilangsungkan di kandang sendiri. Pencapaian di Piala Dunia

23

2010 ini jauh lebih baik disbanding saat Okada mempimpin skuad negeri Matahari Terbit itu di Piala Dunia 1998 Prancis. Saat itu Jepang yang tergabung di Grup H, menjadi bulan-bulann lawan. Dari tiga laga di babak penyidihan grup, ketiga-tiganya Jepang tumbang. Dari tiga pertandingan itu Jepang hanya bisa mencetak satu gol dan kebobolan empat gol. Meski sudah menyatakan bakal mundur Okada yang pernah melatih Consadole Sapporo dan Yokohama F. Marino situ belum mengisyaratkan akan bergabung di klub mana. (ali)


Panitia Campus Exhibitions 2010, Terus Lakukan Persiapan

Foto-Foto Suwarjono/KP

PERSIPAN MATANG: Panitia Campus Exhibitions 2010, terus menyiapkan sejumlah fasilitas peserta. Mulai tenda, listrik hingga pengamanan selam berlangsungnya pameran pendidikan pertama dan terbesar di Sultra yang akan dihelat di Alun-alun MTQ Square mulai 3-9 Juli.

Suwarjono/KP

PERMAINAN ANAKANAK: Tak hanya diikuti perguruan tinggi negeri maupun swasta yang akan meramaikan Campus Exhibitions 2010, namun aneka macam hiburan pengunjung, utamanya para anakanak telah disiapkan. Fasilitas hiburan ini, dipastikan bakal dipadati pengunjung, karena moment liburan panjang bagi siswa semua level pendidikan mulai TK hingga SMA.

Suwarjono/KP

EKONOMI RAKYAT: Jika pengunjung merasa kelaparan, tak perlu jauh-jauh mencari warung makan. Di arena Campus Exhibitions nanti, masyarakat pemilik warung telah menyiapkan aneka macam menu sesuai selera masing-masing. Nampak para pemilik warung mulai mendirikan tenda-tenda utuk menggelar dagangan mereka.


Kendari Pos Edisi 1 Juli 2010