Issuu on Google+

Selasa, 19 April 2011

Harga Eceran Rp. 3.500,-

http://www.kendarinews.com

Penangguhan Benar-benar Tertutup Kendari, KP Komitmen pihak Kejati Sultra untuk tidak terintervensi oleh pihak manapun, benar-benar dibuktikan. Walau didesak oleh seribuan massa pro Sekretaris Kota Amarullah dan Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kota Kendari, LM Ruslan Emba, Kajati Sultra bergeming. Dijamin Walikota Kendari, keluarga tersangka dan kuasa hukumnya pun tetap bergeming. Tidak goyah. Tidak terpengaruh. Pintu penangguhan pena-

hanan ditutup rapat-rapat. Sebagai imbalannya, proses pemberkasan kedua tersangka akan dipercepat. Hasil rapat staf di lingkup Kejati Sultra, kemarin (18/4), kejaksaan bersikap tidak mengabulkan upaya penangguhan kedua tersangka indikasi penyimpangan dana alokasi perluasan tanah kantor Gubernur Sultra sebesar Rp 2,1 Miliar. Menurut Asintel Kejati Sultra, Suleman Hadjarati SH MH, keputusan tidak menerima permohonan penangguhan

kedua tersangka yang telah ditahan sejak tanggal 13 April itu, telah melalui telaah yuridis oleh tim penyidik perkara yang dianggarkan dari APBD Sultra tahun 2010 senilai Rp 2,3 miliar.

Baca TERTUTUP di Hal. 7 Asintel Kejati Sultra, Suleman Hadjarati (kanan) didampingi Kasi Penkum dan Humas Kejati Sultra, Asrul Alimina saat memberikan keterangan pers. ARIFUDDIN/KP

Hari Pertama Unas Banjir Laporan

INTERNASIONAL

Nilai Tebusan Disepakati KAPAL MV Sinar Kudus beserta 20 orang awak kapalnya, tampaknya, tidak lama lagi dibebaskan perompak Somalia. Itu seiring dengan tercapainya kesepakatan jumlah tebusan antara pemerintah melalui pemilik kapal dengan pihak perompak. “Kelihatannya sudah ke tahap itu (kesepakatan jumlah uang, Red). Kan sudah disepakati, tinggal mekanismenya (penyerahannya),” ujar Menko Polhukam Djoko Suyanto sebelum mengikuti rapat kerja pemerintah dengan dunia usaha di Istana Bogor, kemarin (18/4). Namun Djoko menolak menyebutkan detil nominal yang akan masuk ke kantong perompak Somalia itu. “Mengenai jumlahnya, kalau saya bilang nanti dibilang terlalu besar, ada yang bilang terlalu kecil. Sebab nanti ini pasti menimbulkan polemik,” dalihnya. Yang terpenting, menurut Djoko, semua awak kapal yang disandera selamat dan kapal Sinar

Jakarta, KP Panitia Pusat Ujian Nasional (Unas) 2011 langsung membeber evaluasi hari pertama pelaksanaan unas tingkat SMA-SMK dan sederajat kemarin (18/4). Hari pertama, panitia kebanjiran laporan kecurangan pelaksanaan unas. Panitia masih mencari bukti untuk memastikan kebenaran laporan masyarakat tersebut. Hingga kemarin siang, laporan yang masuk ke call center Unas 2011 mencapai 18 laporan. Sebagian besar berisi laporan masyarakat tentang adanya dugaan kecurangan. Koordinator Panitia Pusat Unas 2011 Mansyur Ramli menjelaskan, butuh pembuk-

Baca UNAS di Hal. 2

Baca NILAI di Hal. 7

SELEBRITI

Hamil Diluar Nikah ISU tak sedap tentang kehamilan Krisdayanti akhirnya terjawab. KD yang menikah dengan Raul Lemos pada 20 Maret 2011 itu mengaku memang tengah hamil. Sebelumnya, sempat beredar kabar usia kehamilan KD adalah 2 bulan. Padahal usia pernikahan mereka baru satu bulan. KD mengaku memang hamil. Usia kandungannya bukan 2 bulan, tapi malah sudah empat bulan. “Saya sudah hamil 17 minggu. Empat bulan artinya,” kata KD didampingi suaminya, Raul Lemos, seperti dikutip tabloidnova.com, kemarin Menanggapi kabar miring tentang isu kehamilannya di luar nikah, KD tampak santai. Bekas istri Anang Hermansyah ini bersedia membeberkan usia kehamilan anak karena tak mau disebut menolak pemberian Allah. “Ya, saya tahu. Tapi kami berdua sudah sama-sama dewasa. Kami merenc a n a k a n pernikahan ini,

Baca HAMIL di Hal. 7

RIZKI SYAHPUTRA/RM

Massa pendukung Abu Bakar Ba'asyir melakukan aksi di depan pengadilan negeri Selatan, Jakarta, kemarin. Mereka meminta Ba'asyir dibebaskan.

Saksi Ahli Ba’asyir Ragu-ragu Benarkan Pelatihan Militer Jakarta, KP Sidang tindak pidana terorisme dengan terdakwa Abu Bakar Ba’asyir kembali digelar dengan agenda keterangan saksi ahli. Dua saksi ahli didatangkan Ba’asyir di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan

kemarin (18/4). Mereka adalah anggota Majelis Ulama Indonesia Surakarta K.H. Mudzakir dan Prof Dr Nasruddin Bainar dari IAIN Surakarta. Kepada majelis hakim, Mudzakir mengatakan bahwa i’dad alias

latihan militer adalah kewajiban bagi kaum muslim. Hal itu dengan jelas diungkapkan dalam Al Quran Surat Al Anfaal ayat 60. Yakni, mempersiapkan kekuatan untuk meng-

Berkas Tersangka Perampok Nasabah Bank Diteliti

Baubau, KP Setelah hampir dua pekan Penyidik Satreskrim Polres Baubau bekerja, kemarin berkas Briptu Abdullah yang menjadi tersangka perampokan nasabah BNI Cabang Baubau H Abuharu kepada Kejaksaan Negeri Baubau. Penyerahan berkas

tersebut untuk meminta petunjuk jaksa terkait kelengkapan berkas perkara (P21). “Hari ini (kemarin, red) berkasnya kami kirim untuk dilihat kelengkapannya oleh jaksa,” ujar Kasat

Baca SAKSI di Hal. 7

Baca BERKAS di Hal. 2

Jurnalis Trip ke Perbatasan Muna - Buton (2)

Tinggalkan Desa Tanjung, Kembali ke Tanah Leluhur Desa Tanjung atau Matano Oe, kini hanya dihuni 10 Kepala Keluarga (KK) yang sebelumnya 139 KK. 129 KK memilih meninggalkan Desa Tanjung, menyeberang ke Desa Watulea, Kabupaten Buton. Bagaimana kondisi Desa Tanjung, setelah ditinggal penghuninya?

La Ode Diada “Onggi” Nebansi dan Awaluddin Usa SEBENARNYA, fasilitas pemerintah Kabupaten Muna yang ada di Desa Tanjung, Kecamatan Tongkuno boleh dibilang cukup dibanding wilaya-wilayah terpencil lainnya di Kabupaten Muna. Hanya memang, jalan raya (darat) yang dituntut masyarakat selama ini memang belum nampak.

Krisdayanti

Baca TANJUNG di Hal. 7

AWALUDIN USA/KP

Bangunan SD yang dibangun Pemda Muna (kanan). Bangunan “SD” (tandingan) yang dibuat warga (kiri).


2

Kendari Pos |Selasa, 19 April 2011

CEO PT. Media Nusantara Citra Tbk (MNC) Group Hary Tanoesoedibjo (tengah) didampingi kuasa hukum PT. Cipta TPI Hotman Paris Hutapea saat melakukan konferensi pers terkait Putusan Pengadilan Negeri Jakarta Pusat (PN Jakpus) yang memenangkan penggugat, Siti Hardiyanti Rukmana (Tutut) di MNT Tower, Jakarta, kemarin (18/4). FERY PRADOLO/INDOPOS

Tutut akan Segera Kendalikan Lagi TPI Jakarta, KP Menyusul putusan Pengadilan Negeri Jakarta Pusat (PN Jakpus), Kamis (14/4), Direksi dan manajemen PT Cipta Televisi Pendidikan Indonesia (TPI) yang diangkat dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) 23 Juni 2010, dipastikan akan segera mengendalikan operasional stasiun televisi pendidikan itu. Hal tersebut antara lain dikatakan oleh Wakil Direktur Utama TPI versi Tutut, Daniel G Reso, di Ja-

karta, kemarin. Menurut Daniel, dalam putusan PN Jakpus itu, telah jelas bahwa Siti Hardijanti Rukmana yang biasa dipanggil Tutut, adalah pemegang saham mayoritas PT Cipta TPI yang sah. “Secara hukum kita sudah benar dan sah. Sekarang tinggal langkah selanjutnya. Kita akan terus berupaya melakukan tindakan hukum, agar TPI kembali secara fisik kepada Tutut. Manajemen yang sekarang ini batal demi hukum,” ujar Daniel.

Lebih lanjut, Daniel menjelaskan bahwa manajemen untuk TPI yang baru itu, sudah ada. “Manajemen sudah ada. Ada Dirut dan Wadirut-nya juga,” kata Daniel. Sekadar catatan, sejak Juni 2010, Tutut sendiri telah menunjuk Japto Soerjosoemarno sebagai Direktur Utama TPI yang baru. Sebelumnya, Majelis Hakim PN Jakarta Pusat menerima gugatan pihak Tutut, yang menuntut pengembalian saham PT Cipta TPI yang sekarang berna-

ma MNC TV, dari PT Berkah Karya Bersama. “Majelis memutuskan menghukum para tergugat, untuk mengembalikan TPI seperti sebelum 18 Maret 2005. Menghukum untuk membayar ganti rugi materil kepada penggugat (Tutut) sebesar Rp 680,25 miliar, plus bunga 6 persen per tahun sampai lunas,” jelas Hakim Ketua Tjokorda Rae Suamba, dalam sidang putusan di PN Jakpus, Jalan Gajah Mada, Kamis (14/ 4) lalu.(fas)

Kebiasaan Lama Norman Tak Bisa Hilang Norman ..................... menjadi rebutan sejumlah acara televisi ibu kota. Garagara banjir order tersebut, Norman diizinkan berada di Jakarta selama dua pekan dan baru akan pulang ke Gorontalo, hari ini (19/4). Acara-acara di televisi yang mengundang Norman, antara lain, Bukan Empat Mata yang tayang di Trans7. Selanjutnya, menyusul acara-acara musik anak muda seperti Dahsyat dan Inbox. Dalam sekejap Norman pun menjadi selebriti tanah air. Dimana pun dia berada, banyak orang yang ingin berfoto atau bersalaman dengan pria kelahiran 27 November 1985 tersebut. Menanggapi ketenarannya yang sangat mendadak tersebut, bungsu di antara sembilan bersaudara itu mengaku kaget. Dia tidak menyangka tarian isengnya bisa membuat dirinya terkenal seperti sekarang. Namun, ketika ditanya kesiapan menghadapi popularitas, Norman justru menyatakan siap. “Siap lah,” ucapnya sambil malu-malu ketika ditemui di sela-sela acara musik Dahsyat di studio RCTI pada Selasa

pekan lalu. Kepopuleran tersebut tentu diiringi jadwal manggung yang padat. Dalam sehari, putra bungsu pasangan Idris Kamaru dan Halimah Martinus tersebut bisa tampil di tiga hingga empat tempat berbeda. Tidak heran, Norman menyatakan sering kecapaian. “Habis dari sini ke sana, ke sana lagi, jadi capek-nya lebih banyak,” ungkapnya. Jadwal manggung yang padat pun membuat dirinya mengalami kesulitan dengan kostum manggungnya yang berupa seragam polisi. Karena hanya memiliki empat baju seragam, dia pun kehabisan kostum. Norman terpaksa meminjam milik rekannya. “Iya nunggu dibuatin baju lagi. Saya nggak nyangka akan kayak gini. Ntar pinjem temen lagi. Ini baru pinjem (menunjukkan seragam dengan name tag Jr Raito),” ungkapnya sambil menunjuk seragam pinjaman itu. Norman pun mengaku hampir jatuh sakit karena padatnya jadwal. “Ya sempet gimana ya, rasanya mau demam gitu. Tapi, udah minum vitamin banyak,” tambahnya. Karena ketenarannya tersebut, banyak kebiasaan baru yang “terpaksa” dijalani Nor-

man terkait status barunya sebagai selebriti. Di antaranya, jika biasanya bangun pagi untuk mengikuti apel, sekarang dia harus langsung menuju stasiun televisi. Norman pun menjadi kejaran setiap orang yang mengenali dirinya. Tidak hanya itu, dia disibukkan oleh proyek rekaman bersama pengacara tenar Farhat Abbas. Dalam proyek tersebut, Norman menyanyikan lima lagu ciptaan pengacara muda itu. Yakni, Cinta Farhat, TST (Tahu Sama Tahu), Yok Damai Yok, Indonesia Jaya, dan Mantan. Meski begitu, ada beberapa kebiasaan Norman yang tidak berubah. Di antaranya, dia tetap memilih tidur di sofa daripada di ranjang saat berada di kamar hotel. Selain itu, dia sering grogi ketika diwawancarai. Berkebalikan saat berada di atas panggung. “Kalau di atas panggung sih nggak grogi. Groginya ya kayak gini, wawancara,” ujarnya lantas tersenyum malu. Norman pun belum terusik untuk berganti profesi menjadi penyanyi. Meski sangat hobi menyanyi, dia menyatakan mencintai pekerjaannya yang sekarang. Dia memilih kembali ke daerah asalnya,

Gorontalo, daripada menetap di ibu kota. “Lebih enak di Gorontalo. Sebab, kalau di sana, tugasnya sekalian. Selain itu, saya cinta jadi polisi. Sebab, itu jati diri saya,” tegas pria yang menyatakan sudah punya kekasih tersebut. Meski begitu, Norman mengakui honor manggungnya cukup besar. Dia pun berjanji menggunakan honor itu untuk menunaikan ibadah haji. “Insya Allah buat naik haji,” ujarnya. Ketika dikonfirmasi apakah total honor itu mencapai angka miliaran rupiah, Norman hanya tersenyum. Terkait dengan proyek rekaman bersama Farhat Abbas, dia menyatakan segalanya telah ditangani suami Nia Daniati itu. Hal tersebut dibenarkan Farhat. Dia menuturkan, begitu Norman kembali ke kampung halamannya besok, pihaknya akan mempromosikan sejumlah single yang telah dia bawakan. “Ya, kami yang akan promosi. Kalau dia dibutuhkan untuk tampil lagi, ya akan kami panggil. Tapi, itu pasti seizin Kapolda Gorontalo. Yang pasti jangan sampai mengganggu tugasnya,” tegas Farhat ketika dihubungi Jawa Pos kemarin.(ken)

Wapres Akui Korupsi Masih Ganggu Investasi Jakarta, KP Wakil Presiden (Wapres) Boediono mengatakan, hingga saat ini memang masih banyak indikasi terjadinya korupsi di negara ini. Baik itu di pemerintah pusat, maupun di pemerintah daerah. Korupsi ini, menurut Boediono pula, jelas bukan hanya merugikan negara secara riil, namun juga mengganggu peningkatan investasi pembangunan. “Kita harus jujur, korupsi masih menghambat investasi pembangunan. Saya tidak perlu jelaskan secara khusus, tapi ini harus kita atasi bersama,” ungkap Boediono di hadapan sekitar 400 peserta Retreat

Ekonomi Pemerintah bersama Dunia Usaha, di Istana Bogor, Senin (18/4). Boediono mengatakan, seharusnya pembangunan Indonesia saat ini tengah mengalami momentum yang tepat. Karena menurutnya, pemulihan ekonomi global memberikan dampak positif pada pertumbuhan ekonomi Indonesia yang terus meningkat. Hanya saja katanya, ada beberapa pengalaman yang tidak diambil pelajaran oleh seluruh kalangan, baik pemerintah pusat ataupun pemerintah daerah (Pemda). Dalam hal itu, selain persoalan masih maraknya praktek korupsi, Boediono pun menye-

butkan tiga alasan lainnya. Yang pertama yakni, masih banyaknya peraturan yang tumpang-tindih, baik itu di kementerian, lembaga, hingga ke pemerintah daerah provinsi maupun kabupaten/kota. Yang kedua, kata Boediono lagi, adalah kapasitas birokrasi yang dinilai masih lemah. Sedangkan yang ketiga, banyaknya warisan proyek gagal di pemerintahan sebelumnya. “Jangan sampai kita jatuh di lobang yang sama dan tidak belajar dari pengalaman. Inilah hal-hal yang selama ini menyandera percepatan pembangunan Indonesia,” ujar Boediono pula mengingatkan. (afz)

Kapolri Bantah Bom Cirebon Pengalihan Isu Bom .......................... yakin, mengingat uji laboratorium belum selesai. Peledakan ini sendiri terjadi beberapa saat setelah sholat Jumat berlangsung. Ledakan itu berasal dari tubuh Syarif yang membawa bom berkekuatan rendah yang terikat di tubuhnya. Akibat ledakan itu, Syarif tewas di tempat, sementara puluhan jemaah Jumat yang sebagian besar polisi menderita luka-luka. Kapolri Bantah Bom Cirebon Pengalihan Isu Kapolri Jenderal Timur Pradopo membantah bila kejadian teror bom di Cirebon, merupakan pengalihan isu kasus-ka-

sus besar. Timur mengatakan, kejadian teror bom yang diduga bom bunuh diri tersebut, masih dalam penyelidikan pihak kepolisian. “Semua itu fakta yang kita sampaikan,” tegas Timur menjawab pertanyaan wartawan, di Istana Bogor, Senin (18/4). Timur menjanjikan, Mabes Polri akan segera mengumumkan seluruh hasil pengembangan kasus tersebut. Termasuk kepastian pelaku yang diduga (bernama) Mochamad Sarief. Tes DNA dengan melibatkan keluarga (yang bersangkutan), hasilnya menurut Timur akan segera diumumkan. “Mudah-mudahan hari ini dapat disampaikan secara utuh. Semua yang

berkaitan, sesuai fakta, hasil penyelidikan dan penyidikan di TKP, sekarang dalam proses penyelesaian untuk disampaikan,” kata Timur. Sementara, mengenai penggeledahan yang dilakukan di rumah mertua Syarief, menurut Timur adalah untuk mencari bukti-bukti baru penguatan Syarief sebagai pelaku bom bunuh diri. Seluruh hasilnya (penggeledahan itu), juga menurutnya akan segera diumumkan. “Saya kira itu untuk menguatkan. Proses identifikasi itu yang kita perlukan. Proses lanjutan pengembangannya dilakukan oleh Polres Cirebon. Untuk hasil semuanya, biar tim yang menyampaikan,” kata Timur lagi. (zul)

Instruksi Mendagri Tak Ampuh Mendagri ................... da dan bukan kepala daerah. Jadi tidak ada istilahnya kepala daerah seenaknya memecat atau memindahkan seseorang PNS, apalagi bila terkait masalah poli-

tik,” tegas Gamawan. Usulan rancangan baru tersebut, kata Gamawan lagi, saat ini masih sedang digodok bersama dengan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan & RB). Diharapkan dalam

waktu dekat, aturan baru tersebut sudah dapat segera diterapkan. “Termasuk di dalamnya aturan tegas mengenai sanksi yang lebih riil. (Karena) Memang, selama ini, susah sekali mengatur keterlibatan PNS saat Pilkada,” tukas Gamawan.(afz)

Korban Perampokan Inginkan Pemecatan Berkas ....................... Reskrim Polres Baubau, AKP Rofiko Yunianto SIk, saat ditemui di ruang kerjanya. Dalam perkara tersebut pihaknya telah memeriksa sejumlah saksi dan mengamankan alat bukti berupa senjata revolver, tiga butir selongsong peluru, uang tunai Rp 70

juta dan kendaraan yang digunakan tersangka saat melakukan aksinya. Tersangka dikenakan pasal 365 KUHP terkait perampokan dengan kekerasan yang ancaman hukumannya 12 tahun penjara. “Untuk saksi saya rasa cukup, dan BB kami sudah amankan,” tambahnya tanpa menyebutkan jumlah saksi yang disiapkan pihak Polres Baubau.

Saat ini Briptu Abdulah sudah dipindahkan penahanannya di Lapas Klas II A Kota Baubau. Pemindahaan penahanan tersangka sudah dilakukan sejak minggu lalu. Sementara H Abuharu (53) yang menjadi korban perampokan berharap tersangka tidak hanya dihukum tetapi juga harus dipecat dari keanggotaannya sebagai polisi.(p13/ong)

yanggah anggapan jika BNSP tahun ini menurunkan tingkat kesulitan soal unas. Dia mengatakan, tingkat kesulitan justru beriringan dengan meningkatkan standar kompetensi pendidikan. Sementara itu, Senin subuh kemarin (18/4) Mendiknas Mohammad Nuh menggelar inspeksi mendadak (sidak) di SMAN 70 Jakarta. Sekolahan yang terletak di kawasan Blok M Jakarta Selatan itu, ditunjuk menjadi Rayon 10 pengumpulan dokumen soal dan lembar

jawaban unas. Dalam sidak itu, Nuh disuguhi proses distribusi yang sesuai SOP. “Sementara ini, semua berjalan lancar,” katanya. Terkait kecurangan, dia mengatakan potensi tersebut memang ada. Dia berharap, seluruh peserta unas tahun ini bisa lulus semua. Jika ada yang masih tertinggal, bisa mengikuti ujian paket C atau mengulang satu tahun lagi. Pasalnya, tahun ini pemerintah menghapus kebijakan ujian ulangan.(wan)

BNSP Bantah Turunkan Kesulitan Soal Unas Unas ......................... tian dan kajian mendalam untuk memastikan jika laporan dari masyarakat tersebut benar atau tidak. Diantara laporan kecurangan unas muncul dari kawasan Jogjakarta. Menurut seorang masyarakat yang mengaku sebagai orang tua siswa SMAN 2 Jogjakarta, di lingkungannya beredar luas ada penjual kartu perdana seluler yang berjanji akan mengirim SMS bocoran jawaban unas. Kabar ini langsung menyebar dan mendapat respon dari pelajar yang menjadi peserta unas. Sebagian pelajar akhirnya membeli kartu perdana yang dijanjikan akan dikirimi kunci jawaban tersebut. Dengan laporan tersebut, si orang tua meminta panitia unas benarbenar menjaga HP tidak boleh masuk ruang ujian.

Laporan lain juga muncul dari Kabupaten Pemalang. Dari kawasan yang berada di Provinsi Jawa Tengah tersebut, panitia pusat menerima informasi jika sebagian siswa peserta unas akan menerima kiriman SMS kunci jawaban satu jam setelah ujian dimulai. Dari modus kecurangan itu siswa tidak perlu repot-repot belajar. Lebih lanjut Mansyur menambahkan laporan dari Sumatera Utara menyebutkan ada amplop soal ujian yang sudah terbuka. Tapi, setelah dicek ke panitia tingkat provinsi, ternyata amplot tersebut tidak terbuka. “Hanya lecet pada bagian segelnya. Tapi ada jaminan tidak terbuka,” tandasnya. Sementara itu, di Padang ada informasi yang masuk jika ada oknum sekolah yang men-scan lembar jawaban sebelum ujian dijalankan. Setelah itu, hasil scan tersebut digarap ramai-

ramai oleh guru yang masuk dalam tim sukses bentukan kepala sekolah setempat. Modus serupa juga ditemukan di Papua Barat. Terkait beberapa laporan modus kecurangan tersebut, Mansyur tidak berani berspekulasi dulu. Seperti pelaksanaan unas tahun lalu, dia mengatakan laporan tersebut akan ditindaklajuti dengan mencari second opinion. Salah satu caranya, Mansyur memberikan tugas kepada mantan mahasiswanya di beberapa tempat untuk meng-cross check laporan masyrakat yang masuk ke panitia. Pria yang juga menjabat sebagai Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan (Kabalitbang) Kemendiknas itu berjanji, jika laporan dari masyarakat itu benar-benar terbukti, panitia pusat siap menganulir ujian sekolah di tingkat satuan pendidikan atau sekolahan.

“Tahun lalu kami lakukan itu (anulir, red) di Medan,” jelasnya. Selain disibukkan dengan laporan kecurangan, pelaksanaan unas tahun ini juga diwarnai dengan kekurangan lembar soal dan jawaban. Seperti yang terjadi di Kota Jayapura Pupua, Manokwari, Bandung, dan Medan. Masnyur mengatakan, pihaknya memang sudah menerima laporan kekurangan lembar soal dan jawaban tersebut. Namun, dia menegaskan kondisi itu tidak lantas membuat pelaksanaan unas diundur atau bahkan dibatalkan. Dia mengatakan, kelemahan tadi bisa diatasi oleh pengawas tingkat satuan pendidikan atau sekolah. Mansyur menuturkan, pihak pengawas dengan pengawalan polisi boleh menggandakan lembar soal dan jawaban dengan cara difoto kopi. “Tapi jika

lembar cadangannya masih cukup, tidak perlu foto kopi,” terang Mansyur. Meski banjir laporan kecurangan serta kekurangan lembar soal dan jawaban, Mansyur menjelaskan jika pelaksanaan unas tahun ini lebih tenang dibandingkan tahun lalu. Tahun lalu, kata Mansyur, semua yang terlibat dalam pelaksanaan unas termasuk siswa, tidak tenang karena seratus persen kelulusan diputuskan dari hasil unas. Kondisi itu juga diamini anggota Badan Nasional Standar Pendidikan (BNSP) Teuku Ramli Zakaria. Dia mengatakan, dengan adanya pembagian penentu kelulusan unas tahun ini, peserta unas tidak terlalu cemas. “Jika dibandingkan tahun lalu yang mutlak ditentukan nilai unas,” kata dia. Sebagai pihak yang membuat soal unas, Teuku Ramli men-


3

Selasa, 19 April 2011

Sultra Butuh 24 Ribu Rumah Baru Kendari, KP Jumlah penduduk Sultra sudah melebihi angka dua juta jiwa. Dari jumlah tersebut, pasangan yang belum memiliki rumah karena sudah berumah tangga sekitar 24 ribu unit. Itulah yang menjadi tantangan Pemerintah, termasuk Real Estate Indonesia (REI) untuk mengadakan perumahan dengan harga terjangkau. Kepala Dinas PU Sultra, Doddy Djalante saat sosialisasi kebijakan Bidang perumahan dan Kawasan Pemukiman (PKP) Lingkup kementrian perumahan di sebuah hotel ternama di Kendari, kemarin menjelaskan akumulasi kebutuhan 24 ribu rumah baru tersebar di semua Kabupaten/kota se-Sultra. Yang terbanyak membutuhkan perumahan baru adalah Kabupaten-kabupaten yang baru saja di mekarkan. Katanya kebutuhan tersebut akan meningkat seiring dengan adanya rencana pemekaran-pemekaran Kabupaten baru lagi. ‘’Saat ini dari perumahan yang ada, hanya 65 persen yang layak huni. Inilah yang memprihatinkan,’’

jelasnya. Untuk membantu menyediakan perumahan rumah kata Doddy, Pemprov telah menempuh beberapa kebijakan. Misalnya pengadaan rumah bersubsidi bagi PNS lingkup Pemprov melalui program Griya Bahteramas. Katanya para PNS yang berminat mendapat kaplingan 300 meter bujursangkar. ‘’Kaplingan tersebut cukup luas. Kalau di Jakarta dan kota-kota besar lainnya sudah termasuk kaplingan untuk rumah-rumah elit,’’ tambahnya. Sejatinya kata Doddy peresmian pembangunan Griya Bahteramas akan dilakukan Menteri Perumahan 18 Maret lalu. Namun karena kesibukan sang menteri terpaksa diundur pertengahan April ini. Tapi karena jadwal telah lewat, kini tengah dikoordinasikan kapan kedatangan menteri tersebut. Sementara itu Deputi Bidang Perumahan Formal Kemenpera, Paul Marpaung yang ditemui disela-sela sosialisasi menjelaskan proyek pengembangan rumah murah masih jalan terus. Bahkan, Kementerian Peruma-

han Rakyat (Kemenpera) sudah bersiap membangun jenis rumah tersebut di beberapa lokasi. Katanya program rumah murah akan berhasil jika ada kerjasama dengan pemerintah daerah dan instansi terkait. Kerjasama itu penting untuk mempersiapkan infrastruktur, tanah, perizinan, serta sambungan listrik. “Kami masih mengkoordinasikan dengan sejumlah instansi terkait agar pembangunan ini berjalan lancar,” imbuhnya. Rumah murah kata Paul telah dibahas Presiden dengan seluruh menteri dan gubernur. Rencananya, rumah murah ini didesain sederhana dengan luas bangunan 36 meter persegi. ‘’Rumah layak huni itu minimal type 36,’’ jelasnya. Kelak rumah ini diperuntukkan bagi masyarakat yang berpenghasilan minimal standar UMR daerah tersebut dengan masa menyicil hingga 15 tahun. ‘’Kami berharap masyarakat golongan menengah ke bawah bisa menjangkau. Soalnya dengan membeli rumah bisa menjadi aset mereka karena harga rumah tak pernah turun,’’ tukasnya. (lis/awl)

Daihatsu Gratiskan Penggantian Komponen Feroza Untuk Penggantian Check Valve Saluran Buang Bahan Bakar Kendari, KP Daihatsu mengumumkan program penggantian komponen check valve saluran buang bahan bakar secara gratis untuk Daihatsu Feroza. Penggantian komponen ini dilakukan atas hasil identifikasi adanya potensi terjadi keretakan pada check valve saluran buang bahan bakar yang disebabkan karena faktor usia pemakaian kendaraan. Marketing Director PT Astra Daihatsu Motor, Amelia Tjandra melalui release yang diterima Kendari Pos menjelaskan dalam kondisi terburuk, komponen check valve saluran buang bahan bakar dapat terjadi kemungkinan yang memicu terjadinya kebakaran. Jumlah total unit yang teridentifikasi dalam program ini

adalah 51.993 unit Daihatsu Feroza yang diproduksi tahun 1993-1998. Program tersebut kata Amelia dilakukan sebagai bentuk tanggung jawab Daihatsu terhadap keselamatan dan kenyamanan pelanggannya untuk memberikan pelayanan terbaik. ‘’Meskipun sudah tidak diproduksi sejak 13 tahun yang lalu dan melewati masa garansi pabrikan, kami tetap memberikan perhatian yang terbaik demi kenyamanan konsumen Daihatsu” ungkap Amelia Tjandra. Hingga saat ini, belum ada laporan kasus yang timbul di Indonesia akibat keretakan check valve saluran buang bahan bakar tersebut. Meskipun demikian, untuk mencegah terjadinya masalah terburuk, Daihatsu akan melakukan pemeriksaan pada semua unit Feroza dan melakukan penggantian komponen check valve saluran buang bahan bakar secara gratis jika kondisinya sudah tidak maksimal atau

terjadi kerusakan. Untuk itu, Daihatsu telah mempersiapkan 100 bengkel resmi yang tersebar di seluruh Indonesia untuk mendukung program ini. Program yang sama telah dilakukan untuk seluruh Daihatsu Feroza yang beredar di dunia seperti di Amerika Serikat, Australia, Jepang, dan negara-negara Eropa. Untuk kenyamanan pelanggan, para pemilik Daihatsu Feroza diminta menghubungi Daihatsu Access : 500898 (PSTN) atau 89898 (HP) untuk dapat diatur jadwal kedatangannya ke bengkel terdekat agar pelanggan tidak menunggu terlalu lama. ”Seluruh biaya pergantian part check valve saluran buang bahan bakar dan jasa tidak akan dibebankan kepada pemilik Daihatsu Feroza, pelanggan cukup menunggu selama kurang lebih satu jam dan kendaraan pun siap digunakan kembali” ujar Ahmad Syaufi, Technical Service Division Head- PT Astra Daihatsu Motor. (adv/awl)

Sulis/KP

Pimpinan BII Kendari, Jery Suriady (kedua dari kiri) dan penerima mobil Avanza, Suryati didampingi suaminya, Salim saat penyerahan hadiah kemarin.

Nasabah BII Kendari Dapat Mobil Avanza Kendari,KP PT Bank Internasional Indonesia Tbk, (BII) melalui Kantor Cabang (KC) Kendari menyerahkan hadiah program ‘Biingkisan Beruntun 2010’ . Nasabah yang beruntung adalah Suryati. Ia memperoleh hadiah mobil Avanza. Selain itu seorang nasabah lainnya bernama Kartono Liwang juga merupakan pemenang hadiah emas 10 gram. Penyerahan hadiah pada nasabah beruntung dilakukan oleh Jery Suriady, Area Business Manager BII KC Kendari di Kantor BII KC Kendari, kemarin. Menurut Jery Suriady, program ‘Biingkisan Beruntun 2010’ yang mengusung tema ‘’Sekali nabung, hadiahnya beruntun’’ diselenggarakan dalam dua periode. Periode pertama pada 28 April 2010 hingga 31 Agustus 2010 dan

periode ke dua diselengarakan pada 1 Oktober 2010 sampai 31 Januari 2011 dengan menawarkan Grand Prize berupa dua unit mobil Jaguar beserta hadiah bulanan berupa total 50 mobil Toyota Avanza dan 500 buah emas batangan 10 gram. ‘’Program ini ditujukan bagi nasabah baru maupun nasabah existing BII yang memiliki rekening BII tabungan, BII Tabungan Gold dan BII Tabungan Woman one. “Pada periode pertama juga diperoleh nasabah dari Kendari yaitu pemilik usaha Kalam Hidup yang memperoleh satu unit mobil,” terang Jery. Nasabah yang berhak mengikuti program hadiah bulananan kata Jery adalah nasabah yang memiliki saldo minimal Rp 1 juta. Pengundian dilakukan berdasarkan akumulasi dari jumlah poin

harian dan bulanan yang diperoleh nasabah. Uniknya, dalam program hadiah bulanan, pemenang yang sudah menang di suatu periode tetap memiliki kesempatan untuk menang lagi di bulan berikutnya, untuk itu program ini dinamakan ‘Biingkisan Beruntun’. Direct gift (pemberian hadiah langsung, red) juga diberikan kepada nasabah yang melakukan penempatan dana baru di rekening BII tabungan, BII tabungan Gold dan BII Woman One minimal Rp 25 juta yang akan diblokir selama enam bulan. Beragam hadiah juga tersedia bagi para nasabah tabungan, tergantung dari besarnya penempatan dana baru, mulai dari Ipod, BlackBerry, Netbook, Macbook, TV LCD, Home Theater, sepeda motor, mobil Xenia hingga Avanza. Adapun program baru dalam

Biingkisan beruntun 2010 yaitu Scratch & Win ditujukan bagi nasabah yang melakukan penempatan dana baru (fres fund) di rekening tabungan maupun deposito BII. Penempatan dana baru tersebut diblokir selama enam bulan. “Beragam hadiah tersedia bagi para nasabah tabungan maupun deposito, tergantung dari besarnya penempatan dana baru, diantaranya uang tunai, Ipod shuffle, HP Esia, Black Berry Gemini hingga emas masing-masing pemenang 10 gram,” ujarnya. Jery menambahkan, program ini juga menjadi bagian dari BII dalam meningkatkan dana pihak ke tiga (DPK) khususnya tabungan. Katanya jumlah simpanan nasabah meningkat 26,5 persen menjadi Rp 59,9 Triliun per 31 Desember 2010 dari Rp 47,3 Triliun yang tercatat pada 31 Desember 2009. (lis/awl)


Selasa, 19 April 2011

email : bumianoa@gmail.com

Langganan Luar Kota Rp. 67.500,-

Pelajar SMA Terlibat Pembunuhan Tersangka akan Melakukan Ujian Susulan di Polres Baubau, KP Acara joget yang di gelar di Kelurahan Lakologou, Kecamatan Bungi membawa korban nyawa. Ilsam (22), pria yang sehari-hari sebagai pengojek ini tewas ditikam NR (19), yang masih berstatus sebagai pelajar di salah satu SMA di Kota Baubau. Kejadian naas itu berawal ketika korban yang hendak pulang usai menyaksikan acara joget, Senin dinihari (18/4), sekitar pukul 01.00 Wita. Dalam perjalanan pulang tepatnya di jalan KM 10 Kelurahan Lia-

buku, Kecamatan Bungi, korban dibuntuti tersangka dan langsung menendang korban hingga terjatuh dari atas motor yang dikemudikannya. Saat terjatuh korban berusaha melawan dan menarik baju tersangka dengan niat ingin melayangkan pukulan. Sayangnya tersangka keburu mencabut badiknya dan langsung menikam korban tepat dibagian dada dan menembus jantungnya. Korban sempat dilarikan warga di rumah sakit, namun nyawanya tak tertolong dan meninggal dalam perjalanan. “Tersangkanya sudah tangkap dikediamannya sekitar pukul 03.30 Wita,” ujar Kasat Reskrim Polres Baubau, AKP Rofiko

Yunianto SIk kemarin. Untuk menindak lanjuti kasus tersebut, polisi telah mengamankan barang bukti berupa pakaian korban yang bersimba darah dan sebilah badik. Akibat ulahnya, tersangka di ancam dengan pasal 351 ayat 3 KUHP tentang penganiayaan yang mengakibatkan hilangnya nyawa seseorang dengan ancaman maksimal 12 tahun penjara. Sementara itu untuk ujian nasional, mengingat tersangka merupakan pelajar SMA, pihak Polres akan mengusahakan agar tersangka bisa mengikuti ujian yang akan dilakukan di Polres Baubau. Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olah Raga Kota

Baubau, Drs. Masri MPd saat dihubungi via telepon selulernya mengungkapkan kalau untuk ujian utama tidak hadir dengan alasan yang jelas, maka dapat dilakukan ujian susulan.”Asalkan alasannya jelas, yang bersangkutan dapat mengikuti ujian susulan,” jelas Masri via pesan singkatnya. (p13/p14)

Jenazah Ilsam, warga Lakologou, Kecamatan Bungi hendak dibawa pulang ke rumah duka setelah menjadi korban penikaman Senin dini hari. LAODEASWARLIN/KP

Konawe Masuk Enam Besar Lomba Kesling

AWALUDINUSA/KP

PolresMunamemperketatpengamananmasuk,pascabombunuh diri di mesjid Mapolres Cirebon, Jumat pekan lalu.

Polres Muna Razia Tamu Raha, KP Dampak bom bunuh diri di mesjid Mapolres Cirebon, sampai ke Kabupaten Muna. Polres Muna pasca kejadian tersebut, memperketat pengamanan. Setiap tamu yang masuk, harus melewati gerbang pemeriksaan. Petugas Polisi yang berjaga, akan memeriksa kendaraan yang lewat, isi tas dan menggeledah badan setiap pengunjung yang datang ke institusi yang dipimpin oleh AKBP Rachmat Pamudji. Pemberlakukan pengamanan superketat dilingkungan Polres Muna itu, dilakukan mengikuti instruksi dari Mabes

Polri. “Meski kondisi Muna sampai saat ini aman dari ancaman bom, tapi untuk menjaga hal-hal yang tidak diinginkan pengamanan diperketat, “terang AKP Masri, Humas Polres Muna, sembari mengatakan, pengamanan dilakukan berdasarkaninstruksi dari Mabes. Masri menjelaskan lebih detail, setiap pengunjung yang datang, akan ditanya tujuannya ke Polres Muna serta memeriksa identitas pengunjung. Pemeriksaan setiap pengunjung, kata Dia, akan dilakukan terus menerus, hingga dinyatakan Muna aman dari ancaman bom. (awn)

Pemkab Konut MoU dengan Lombok Timur Terkait Program Transmigrasi Kendari, KP Untuk mempercepat pembangunan dan pemerataan penduduk, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Konawe Utara (Konut) bersama Pemkab Lombok Timur (Lotim) Nusa Tenggara Barat, Minggu (17/4) malam, menandatangani nota kesepahaman (memorandum of understanding) antara kedua daerah. MoU itu terkait program transmigrasi 20 kepala keluarga yang berasal dari Lombok Timur yang akan ditem-

patkan di Desa Amorome, Kecamatan Asera, Konut. Sekretaris Kabupaten (Sekab) Pemkab Konut Kahar Pagala usai menandatangan MoU di salah satu hotel di Kendari mengatakan, penandatangan MoU sudah yang kali ketiganya terkait program transmigrasi di Konut. Sebelumnya telah dilakukan MoU dengan Pemkab Sukabumi (Jawa Barat) yang rencananya akan mendatangkan warganya sebanyak 25 kepala keluarga, DI Jogjakarta 25 KK, Nusa Tenggara Barat 25 KK dengan rincian, 5 KK dari

Baca PROGRAM di Hal 6

277 CPNS Konsel Terima SK Andoolo, KP Sebanyak 277 Calon Pegawai Negeri Sipil Daerah (CPNSD) yang direkrut melalui jalur umum pada akhir 2010 lalu, mulai kemarin resmi sebagai abdi negara. Tercatatnya sebagai PNS itu ditandai dengan penyerahan Surat Keputusan (SK) 80 persen yang diserahkan langsung oleh Bupati Konawe Selatan H Imran di Aula Wulele Sanggula. Mereka yang menerima SK tersebut terdiri 124 tenaga guru, 68 tenaga kesehatan dan 85 tenaga teknis. Penyerahan SK yang mulai berlaku sejak 1 Januari 2011 tersebut setelah memiliki persetujuan BKN Pusat dan mengikuti orientasi selama kurang lebih tiga bulan dan

telah bekerja di berbagai instansi lingkup Pemkab Konsel. “Mulai hari ini, seluruh PNS yang menerima SK telah resmi sebagai pamong daerah. Karena itu kewajiban sebagai pelayan masyarakat untuk diperhatikan dengan tetap mengacu pada peraturan dan kedisilinan pegawai,” ujar H Imran, kemarin. Penyerahan yang turut dihadiri Wakil Bupati H Sutoardjo Pondiu, Kepala BKD Aswan, Kepala Bappeda Arsalim Arifin dan sejumlah kepala SKPD lainnya itu. Dikesempatan itu bupati mengatakan, kedisiplinan pegawai saat ini sudah sangat ketat, karena itu menjadi seor-

Baca CPNS di Hal 6

Unaaha, KP Masyarakat Kelurahan Wawonggole, Kecamatan Unaaha, Konawe, boleh saja berbangga dengan usaha mereka selama ini. Pasalnya, kelurahan mereka mampu menembus enam besar lomba Kesehatan Lingkungan (Kesling) tingkat nasional. Predikat juara kini dipelupuk mata. Kepastian itu diungkapkan ketua tim penilai lomba kesling tingkat nasinal, Endang. “Kami kesini bukan untuk menilai tetapi untuk melihat, karena laporannya sudah bagus. Untuk membuktikan benar tidaknya. Suatu kebanggaan Kabupaten Konawe masuk nominasi enam besar dari sekian ratus kabupaten/ kota,” ujar Ketua Tim Penilai Lomba Kesling tingkat nasinal, Endang, disela-sela penilaian Kesling di Balai Kelurahan Wawonggole, akhir pekan lalu.

Baca LOMBA di Hal 6


6 CPNS .................... ang PNS patuh dengan aturan yang ada. Dalam salah satu pasal menyebutkan bila PNS lalai selama dua bulan atau lebih secara berturut, pegawai yang bersangkutan dapat diberhentikan oleh pemerintah. “Apalagi bagi pegawai yang baru dan telah mengantongi SK 80 persen, pemecatannya sangat cepat. Untuk itu diharapkan kepada seluruh PNS yang baru menerima SK, termasuk seluruh PNS yang ada di Konsel sebanyak 6.000-lebih untuk melaksanakan kewajibanya dengan baik,” katanya. Sementara itu, Kepala Bidang Penempatan dan Mutasi BKD Konsel Deni, SE mengatakan, setelah penyerahan SK 80 persen, PNS tersebut selanjutnya akan ditempatkan berdasarkan klasifikasi jabatannya. “Mutasinya akan dilaksanakan dalam waktu singkat,” kata Deni. (era)

Program ........................ Lombok Barat dan Lombok Timur 20 KK. “Rencananya bulan Oktober hingga nopember mereka akan menempati daerah pemukiman Amorome,” jelas Kahar Pagala di damping Kadis Sosial, Tenaga Kerja dan Trasmigrasi Konut, Andi Tendri Silondae. Usai menantangani MoU, Bupati Lombok Timur M Sukirman Azmy bersama Sekab Konut Kahar Pagala dan Ketua DPRD Konut Raup, kemarin mengunjungi lokasi penempatan para transmigrasi seluas 1.500 hektar di Desa Amorome tersebut. Sementara Ketua DPRD Konut, Raup mengaku sangat mendukung program transmigrasi di Konut. Namun ia mengingatkan agar pemerintah memperhatikan lokasi sarana maupun prasarana yang dibutuhkan para transmigrasi agar mereka lebih giat dan betah di lokasi penempatan. “Intansi terkait harus memperhatikan kebutuhan para transmigrasi. Jangan setelah mereka menempati lahan, lalu pemerintah tak lagi memperhatikan kebutuhan mereka,” ujar politisi PAN Konut ini. (p2/lan)

Lomba ................... Endang mengaku nominasi enam besar ini berpotensi meraih predikat juara. “Tetapi belum tahu juara berapa. Maunya juara satu yah,” selorohnya. Ia merinci keenam kabupaten/kota yang masuk nominasi enam besar yakni Jakarta Selatan (DKI Jakarta), Kabupaten Cimahi (Jabar), Sumbawa Barat (NTB), Blitar (Jatim), Kabupaten Hulu Sungai Tengah (Kalsel), dan Konawe (Sultra). “Jangan kuatir, belum tentu kota-kota besar bisa menang. Karena kita tentunya melihat situasi dan kondisi setempat. Kita juga punya bobot-bobot tersendiri. Jadi masih berpeluang,” tukas Endang. Ditambahkan Endang, lomba kesehatan lingkungan ini adalah salah satu lomba yang digelar Kemendagri dalam rangka memperingati bulan bakti gotong royong dan hari ulang tahun PKK. Lomba ini memperebutkan piala Upakarti Utama dan Madya. “Yang jelas enam besar adalah pilihan luar biasa,” pungkasnya. (din)

Kendari Pos |Selasa, 19 April 2011

Nelayan Lasolo Tuntut Ganti Rugi Penghasilan Turun Akibat Pencemaran Tambang Kendari, KP Puluhan nelayan Desa Abola dan Desa Toreo, Kecamatan Lasolo, kembali mendatangi gedung DPRD Konawe Utara (Konut) kemarin. Mereka menuntut penghentian sementara aktivitas PT Dwi Mitra Multiguna Sejahtera yang telah menganggu mata pencaharian mereka.

Ketua komisi B DPRD Konut, Samir menjelaskan para nelayan meminta pihak perusahaan bertanggungjawab dengan memberikan ganti rugi terhadap masyarakat nelayan Desa Abola dan Toreo atas kerugian selama dua bulan terakhir ini. “Penghasilan nelayan dalam sebulan berkisar antara Rp 2 sampai Rp 5 juta per bulan. Tapi sejak dua bulan setelah beroperasinya PT DMS, hasil tangkapan nelayan turun drastis. Tapi kalau pencemaran terus berlanjut bisa

jadi mata pencarian nelayan hilang,” terang Samir via ponselnya kemarin. Selain menuntut penghentian aktivitas PT DMS, kata Samir, para nelayan juga menuntut dilakukan perbaikan jalan usaha tani yang selama ini digunakan sebagai jalan masuk tambang. Terkait aspirasi nelayan tersebut, politisi Partai Hanura ini menegaskan, pihak dewan akan tetap pada komitmennya, membantu warga yang terkena imbas dari aktivitas PT DMS.

“Dewan ini bukan lembaga eksekutor, tapi hanya memiliki fungsi mengawasi dan mengontrol kebijakan pemerintah, tapi yang berhak menghentikan dan mencabut izinnya adalah bupati. Dan pihak dewan telah merekomendasikan ke bupati sejak April lalu untuk mengentikan aktivitas PTS DMS, namun hingga kini belum ada tindak lanjut pemerintah. Kalau saja kami punya wewenang mencabut izin, sejak dulu kami lakukan pencabutan,” pungkasnya. (p2/lan)

Rawan Lakalantas, Polisi Bakti Sosial Andoolo, KP Ruas jalan yang menghubungkan antara Lepo-Lepo-Andoolo, Punggaluku-Torobulu, Ambesea-Kolono banyak yang longsor. Kerusakan jalan ini membuat lakalantas semakin tinggi dan sudah menimbulkan korban jiwa. Kondisi jalan yang semakin rusak tersebut Polres Konsel melakukan koordinasi dengan pihak-pihak terkait antara lain Dinas PU Konawe Selatan dan Dinas PU Sultra. Dari hasil koordinasi tersebut, tidak

ada upaya akan ada perbaikan, sehingga Kapolres Konsel AKBP Anjar Wicaksana memerintahkan kepada aparatnya untuk melakukan perbaikan jalan dengan bekerja bakti bersama masyarakat sekitar. “Kondisi jalan yang menghubungkan Punggaluku-Torobulu ada beberapa titik yang rusak ringan dengan adanua lubang di tengah jalan. Di jalan rusak ini sudah banyak korban Lakalantas bahkan ada korban jiwa. Makanya Kapolres memerintahkan dilakukan kerja bakti

bersama polisi dan masyarakat,” ujar Kasat Lantas Polres Konsel, AKP Jufri Andi Singke, akhir pekan lalu. Menurut Jufri, untuk meminimalisir angka lakalantas akibat jalan rusak tersebut harus dilakukan penimbunan hingga di tepi jalan, termasuk ada jembatan yang sudah longsor. “Kami berharap pemerintah provinsi melakukan perbaikan, terlebih lagi ruas jalan itu merupakan tanggungjawab pemerintah provinsi. Kalau hanya mengandalkan swadaya masyarakat dan polisi,

sangat terbatas. Itupun kami telah menimbun beberapa titik jalan yang kondisinya rusak berat,” katanya. Sementara itu, Kapolres Konsel AKBP Anjar Wicaksana mengatakan, telah memerintahkan anggota polisi untuk melakukan perbaikan jalan dengan melakukan menimbun di beberapa titik rawan Lakalantas. “Saya sendiri ikut bekerja bersama anggota polisi dan masyarakat tepatnya di Desa Ambalodangge, Rambu-rambu dan Lerepako,” katanya singkat. (era)

wilayah yang sama. Sengketa lahan itu disebabkan jual beli lahan oleh masyarakat dan diterbitkannya Surat Keterangan Tanah (SKT) oleh pemerintah Desa Laonggasu dan Asingi. “Munculnya SKT ini, polisi telah melakukan penyelidikan terhadap dua kepala desa,” ujarnya. Ditambahkan untuk sanksi dua kepala desa atas penerbitan SKT tersebut, Camat Tinanggea akan dipanggil terlebih dulu, termasuk untuk mengidentifikasi SKT yang diterbitkan, luasan lahan dan lokasinya ada di titiktitik mana. “Sanksi pastilah ada, terebih lagi jika sudah terbukti telah me-

nerbitkan SKT. Besok (hari ini-red) Camat saya akan panggil untuk membawakan lapaorannya,” tandas bupati. Sementara itu, Kapolres Konsel, AKBP Anjar Wicaksana mengatakan, sengketa lahan tambang di Kecamatan Tinanggea antara investor dan masyarakat mulai menimbulkan konflik. Salah satunya adalah dengan adanya perusakan dan pembakaran pos dan kebun. “Kami sementara melakukan penyelidikan atas pengrusakan dan pembakaran di lokasi tambang. Namun demikian keamanan masih tetap terkendali,”ujarnya, kemarin. (era)

Selesaikan Lewat Pengadilan Terkait Penguasaan Lahan di Tinanggea Andoolo, KP Silang sengketa penguasaan lahan tambang di area HGU PT Ifish Deco antara PT Baula, PT Ashari dan PT Ifish Deco itu sendiri menemui titik terang. Belum adanya kejelasan itu, pemerintah kabupaten Konawe Selatan (Konsel) menyarankan agar tiga investor tambang yang saling klaim pemilik lahan itu untuk menyelesaikan melalui pengadilan. “Pemerintah tidak dapat memutus-

kan bahkan mencabut HGU PT Ifish Deco yang masih berlaku hingga tahun 2016. Pencabutan HGU itu kewenangan BPN Pusat, sehingga pemerintah menyarankan kepada tiga investor tersebut untuk menyelesaikan sengketa lahan ke meja pengadilan,” ujar Bupati Konawe Selatan H Imran, kemarin. Menurut H Imran, sengketa lahan tambang dari tiga investor tambang tersebut tidak tumpang tindih, mengingat IUP yang di kantongi PT Baula berada di luar HGU PT Ifish Deco dan luasannya mencapai 350 hektar. Begitu juga dengan PT Ashari bukan dalam


7

Kendari Pos |Selasa, 19 April 2011

Saksi Ahli Ba’asyir Hanya Tamatan SMA Saksi ......................... hadapi musuh Allah. “Dengan berlatih memanah dan berkuda,” katanya. Di zaman modern seperti sekarang, kata Mudzakir, memanah dan berkuda bisa disamakan dengan berlatih rudal dan panser. Sebab di zaman Nabi Muhammad, panah adalah alat tempur yang paling modern. Bahkan lebih modern dibanding senjata tempur seperti pedang. Namun, kata Mudzakir, ke-

wajiban itu bersifat kelompok alias fardhu kifayah. Jika sudah dilakukan beberapa orang saja, kewajiban itu gugur. Saat ditanya apakah latihan militer di Bukit Jantho, Aceh, termasuk i’dad, Mudzakir tidak berani memastikan. Menurut dia, i’dad mestinya bertujuan baik untuk menegakkan kebenaran. Bukan untuk mencelakakan orang lain dan membuat teror. “Agama tidak mengizinkan teror. Kita jangan sampai mencelakakan orang lain. Kalau di Aceh bertujuan untuk merusak atau membunuh, siapapun tid-

ak akan rela. Mestinya para peserta i’dad dirangkul dan ditanyai maunya apa,” katanya. Jika i’dad bertujuan mencelakakan masyarakat dengan teror dan bom, kata Mudzakir, itu tidak bisa dibenarkan dalam Islam. Dia mencontohkan bom di Cirebon yang meledak di tengah-tengah jamaah salat Jumat. “Kita tidak ingin negara kacau. Menjelang sholat kok malah dibom,” katanya. Menurut Mudzakir, perang dalam Islam bersifat defensif, bukan agresif. Itu berdasar pengalaman Nabi Muhammad keti-

ka tinggal di Mekkah. Selama 13 tahun tinggal di tempat tersebut, Muhammad tidak pernah membalas kaum kafir kendati terus diserang. Namun ketika hijrah ke Madinah dan tetap diserang, Muhammad melawan. Kesaksian Mudzakir sejatinya diragukan jaksa penuntut umum (JPU). Kendati dia merupakan pengasuh empat pondok pesantren Al Islam di Surakarta, Karanganyar, dan Sragen, kompetensi pendidikannya tidak memenuhi syarat. Pendidikan Mudzakir hanya setara Sekolah Menegah Atas. (aga)

Water Canon Disiagakan di Kejati Sultra Tertutup ..................... “Kesimpulan hasil rapat, ya permohonan penangguhan tidak dikabulkan. Hanya saja, sesuai keputusan, kami akan mempercepat proses penanganan perkara supaya segera dilimpahkan ke pengadilan,” terang Asintel didampingi Kasi Penkum dan Humas Kejati Sultra, Asrul Alimina, saat menggelar konfrensi pers, kemarin (18/4). Saat ini, lanjut Suleman Hadjarati, pihaknya tinggal merampungkan alat bukti perkara. Alat bukti tersebut sesuai yang tercantum dalam KUHAP. Termasuk kesaksian keterangan

ahli pun tengah dalam proses penyelesaian. Terkait bertambahnya tersangka, dijelaskan mantan kajari Nunukan ini, bisa saja bertambah tersangkanya. Sepanjang alat buktinya valid, pasti akan ada tersangka tambahan. yang berpotensi bisa panitia sembilan, ataupun pejabat Pemprov yang terlibat secara teknis maupun non teknis. Asintel Kejati Sultra ini, juga menolerir aksi demonstrasi yang dilakukan PNS yang menuntut kebebasan Sekot dan kepala BPN. Dengan catatan, bila demonstrasi yang dilakukan tidak anarkis yang bisa memunculkan sikap yang lain.

Mengenai status Thamrin Patoro selaku kuasa pengguna anggaran Setprov saat itu, menurut Suleman Hadjarati, pihaknya akan melihat korelasi tugas Thamrin Patoro saat itu dengan perkara yang sementara menetapkan dua tersangka Amarullah dan LM Ruslan Emba. “Kita prioritaskan untuk segera melimpahkan perkara ini. Nanti dilihat perkembangan perkara ini, kan setelah dua berkas perkara dilimpahkan ke pengadilan, perkara ini akan terus berlanjut. Apakah Thamrin Patoro akan kita mintai keterangan, sangat dimungkinkan. Tapi itu tergantung kebutuhan

penyidiknya,” pungkas Asintel Kejati Sultra ini. Sementara itu, situasi di Kejati Sultra tetap dalam penjagaan yang ketat aparat kepolsian. Selain ratusan polisi siaga, satu unit water canon, serta tiga anjing pelacak pun siaga di pelataran instansi yang dipimpin AR Nashruddien tersebut. Informasi yang dhimpun Kendari Pos, polisi tengah menunggu massa dari arah Pemkot yang akan menggelar aksi di Kejati Sultra. Namun, hingga pukul 16.00 Wita kemarin, massa tak kunjung datang sehingga aparat kepolisian pun meninggalkan Kejati.(aka/lia)

401 Personil Kopassus ke Somalia Nilai ......................... Kudus bisa dibawa pulang. “Manusia itu nilainya tidak terhingga, tidak bisa dinilai dengan uang. Prioritas utama adalah keselamatan sesuai dengan direktif presiden,” papar mantan Panglima TNI itu. Meski begitu, proses negoisasi itu diperkirakan juga memakan waktu. “Sampai perundingannya matang. Ini kan tidak mudah,” kata Djoko. Pemilik kapal dengan perompak, menurut dia, terus melakukan komunikasi. Saat ditanya dipenuhinya

permintaan perompak akan memicu aksi-aksi serupa di masa mendatang, Djoko berkilah, hal semacam itu sudah beberapa kali terjadi. Termasuk juga dialami oleh negara lain. Dia menegaskan, pemerintah memilih opsi yang paling aman dan memenuhi tuntutan keluarga awak kapal. “Akan tetapi mengenai opsi lain itu (opsi militer, Red), bukan berarti kita lemah. Tapi harus ada perhitungan yang matang, konsekuensinya bagaimana, datanya harus lengkap,” urai Djoko yang mengaku terakhir berkomunikasi dengan kapten kapal

kemarin pagi. Dalam kesempatan sebelumnya, Djoko dan Panglima TNI Agus Suhartono menegaskan pemerintah telah menyiapkan operasi militer untuk membebaskan awak kapal Sinar Kudus. Bahkan 401 personil dari Kopasus dan Marinir telah diberangkatkan. Rencana penyerbuan tersebut urung dilakukan karena kapal Sinar Kudus yang dibajak telah dibawa merapat ke pantai oleh perompak. Padahal opsi militer yang disiapkan memiliki tingkat keberhasilan tinggi jika dilakukan di laut.(fal)

Bagi Raul, Ini Anak Kandung Kedua Hamil ........................ kan, sudah lama juga. Dan sekarang sudah terjadi juga. Kalau apa yang diberikan Allah ini nggak saya akui, nanti malah muncul pemberitaan saya melakukan aborsi,” tutur KD. Senada dengan KD, wajah Raul juga tampak sumringah menjelaskan kehamilan istrinya. “Ya, Alhamdulillah. Kalau memang ini rezeki kenapa ditolak?” ungkap Raul bahagia. Tanpa ragu, Raul membenar-

kan semua pemberitaan mengenai kehamilan KD yang tengah beredar di masyarakat saat ini. “Pemberitaan itu benar. Tapi, kan, selama ini hanya menerka-nerka saja. Tapi, saat ini, saya khusus berbicara dan ngomong langsung bahwa ini benar,” ujarnya. Senada dengan sang suami, pelantun lagu Menghitung Hari ini mengaku sangat bahagia diberi kepercayaan kembali oleh Sang Pencipta untuk mendapatkan momongan. “Saya bahagia banget. Alhamdulillah. Ini, kan, rezeki

dari Allah, jadi, ya, disyukuri saja,” sambung KD. Bagi KD, ini adalah kehamilannya yang ketiga, setelah sebelumnya memiliki dua anak dari pernikahannya dengan Anang Hermansyah, Titania Aurelie Hermansyah dan Azriel Akbar Hermansyah. Sementara untuk Raul, sang jabang bayi akan menjadi anak kandungnya yang kedua. Sebelumnya, di pernikahan terdahulunya dengan Sechah Salem Sagran (Atta), Raul dikarunia satu putri bernama Athalia (7).(net)

Koran ini juga bertemu dengan, Syarifudin, warga Tanjung yang memilih menetap. Ia mengatakan, dirinya dan sembilan rekannya memilih bertahan, karena telah memiliki rumah yang telah dihuni bertahun-tahun. “Kita pikir rumah, bila pindah di tempat baru kami akan memulai membangun dari awal,” ungkapnya. Apalagi Pemda Muna, telah berjanji di tahun ini akan memenuhi tuntutan masyarakat Tanjung, membuat jalan darat yang menghubungkan Tanjung dengan Desa Oempu. La Mpono, warga Tanjung yang memilih menetap menyambung. Setelah dirinya bersama sembilan KK lainnya tidak setuju dengan caracara yang dilakukan oleh warga Tanjung yang menginginkan Tanjung bergabung ke Buton yang dipimpin La Ode Syahrudin Gogo, mereka tidak dilibatkan lagi dalam setiap pertemuan. Apalagi pertemuannya, lebih banyak dilakukan di Lombe daripada di Tanjung. Ia juga tidak sepakat bila dikatakan Pemda Muna kurang per-

hatian dengan Desa Tanjung. Buktinya, di kampung itu terdapat fasilitas sekolah dan Puskesmas. Selain itu, kata pria uzur itu, bantuan Pemda dalam bentuk bantuan keuangan masuk di desa itu. Dia menyebut, bantuan pemberdayaan ekonomi masyarakat pesisir sebesar Rp 200 Juta, simpan pinjam dana bergulir Rp 70 Juta. Lalu proyek pembentukan badan jalan di kampung itu, pembuatan talud penahan gelombang, MCK 4 unit dan banyak lagi. “Kalau dikatakan tidak ada perhatian, saya tidak setuju,” jelasnya. Pasca ditinggal penghuninya, Pemda Muna sudah merencanakan akan menenpatkan transmigrasi lokal di Desa Tanjung. “Kita (Muna red) tetap terbuka menerima pengungsi Tanjung, untuk kembali ke Tanjung. Tapi bila mereka tidak kembali, kita juga tidak ingin fasilitas disana rusak karena tidak termanfaatkan. Pilihanya adalah mendatangkan warga dari Desa lain, untuk menetap di Tanjung,” tegas Abidin Onto SP.(bersambung)

Pemda Muna Rencana Tempatkan Trans Lokal di Desa Tanjung Tanjung ..................... Tapi, fasilitas lain seperti sekolah, sudah cukup memadai. Bukan cuma gedung sekolah dasar (SD) yang disiapkan, bangunan SMP yang representatif pun telah dibangun. Pantauan wartawan koran ini, rumah-rumah penduduk setempat juga tergolong bagusbagus. Sebagian sudah berbentuk rumah batu. Bahkan, sebagian besar aparat pengamanan memilih tidur di terasteras rumah penduduk saat berjaga selama peristiwa mengungsinya warga Desa Tanjung. Dari 139 KK penduduk Desa Tanjung (pemekaran Desa Oempu), 129 KK di antaranya memutuskan untuk mengungsi. 10 KK memilih bertahan. Dari perbatasan (tapal batas Muna-Buton) ke lokasi pemukiman, membutuhkan waktu tempuh 30 menit. Perjalanan menyusuri bibir tebing, tidak terasa memakan waktu lama. Karena panorama lukisan alam di bibir tebing, jadi pemandangan yang menarik. Masuk ke Desa Tanjung, kita langsung disambut dengan beberapa warga serta aparat yang berjaga. Pengakuan dari petugas keamanan yang berjaga, sudah dua bulan mereka berada di lokasi itu. Untuk memudahkan pengawasan keluar masuknya orang, hanya melalui satu jalan, yakni, jalan yang berada di depan balai desa yang dijadikan posko pengamanan. “Biar mudah melakukan pengawasan,” timpal Danramil Tongkuno, Kapten Inf Paulus P. Kondisi kampung Tanjung tampak lengang. Rumah-rumah penduduk yang didominasi rumah panggung, pintunya tertutup rapat. “Tinggal 10 KK yang bertahan,” sebut La Fiu, Sekertaris Desa Tanjung. Bersama warga serta aparat keamanan yang berjaga, wartawan koran ini menyusuri jalan di kampung yang memiliki luas 800 meter bujur sangkar itu. Kampung itu, tak ubahnya “kota mati”. Aktifitas warga,

hanya terlihat di depan dermaga. Menyusuri Desa Tanjung, lokasi perumahan warga tertata memanjang mengikuti jalan lingkungan di kampung itu dan berhadap-hadapan. Tidak ada rumah yang dibangun di belakang rumah warga lainnya. Semua berhadap-hadapan dan hanya dipisahkan jalan utama di kampung itu. “Untuk menjaga keamanan, di malam hari kami melakukan patroli,” sambung Kapten inf Paulus. Fasilitas di Desa Tanjung, cukup komplet dibandingkan Desa lain di Muna. Di kampung itu, terdapat fasilitas sekolah dari TK, SD dan SLTP satu atap. Bangunan sekolah itu, semua permanen. Ada lagi bangunan Puskesmas, yang sementara dalam tahap pembangunan. Kondisi jalan kampung itu, memang rusak. Saat berkeliling kampung, koran ini bertemu dengan satu kepala keluarga warga Tanjung yang memilih meninggalkan kampung. Mereka sedang mengangkut isi rumah yang ditinggalkan. “Kami akan membangun rumah di Watulea dan tidak masuk daratan Muna,” kata

warga itu mengaku bernama La Bari. Dia dan keluarganya ikut pindah, karena mengikuti keluarganya yang juga meninggalkan kampung. La Bari sudah tidak ingin kembali lagi ke Tanjung. Wa Kena, perempuan di sampingnya menimpali. “Sudah terlanjur, kami ingin kembali di tanah leluhur kami (baca tulisan pertama, red). Mereka pindah, karena ketidakadilan pembangunan, khususnya jalan darat yang menghubungkan Tanjung dan Tongkuno serta perhatian pemerintah dengan desanya. “Hanya dijanji-janji saja,” ucapnya. Soal ini, Camat Tongkuno, Abidin Onto SP menegaskan bahwa sejak kepemimpinan LM Baharuddin di Muna, keluhan masyarakat Tanjung soal fasilitas jalan sudah dipenuhi. Tahun ini juga, proyek pembangunan jalan sudah akan dilakukan dan anggarannya sudah siap. “Sudah ada anggarannya dalam APBD 2011 ini,” terang Abidin Onto. Tapi, La Bari dan Wa Kena tetap pada keputusannya: meninggalkan Tanjung di Muna dan

menuju Desa Watulea di Buton. Selain fasilitas jalan, ada berbagai macam keluhan yang dia lontarkan. Meski di Tanjung terdapat fasilitas sekolah dari TK, SD dan SLTP dan dibangun permanen, tapi guru-gurunya jarang masuk. “Anak saya sudah lama tidak bersekolah, gurunya jarang masuk. Di Lombe, anak-anak mereka kembali bersekolah, tapi harus turun kelas. Jika kelas 3, masuk di SD Lombe jadi kelas 2,” terangnya. Wa Kena juga mengeluhkan soal tenaga kesehatan. “Tenaga kesehatannya, sebulan sekali baru datang, “sebutnya. Bila ada yang membutuhkan perawatan di malam hari atau melahirkan, mereka harus ke Tongkuno yang harus ditempuh dengan jalur laut. Wa Ode Hayana, Kepala SD 8 “Tanjugn” Tongkuno yang ditemui, membantah bila dikatakan, guru SD Tanjung jarang masuk mengajar. “Setiap hari kami ke sekolah untuk mengajar,” tukasnya. Hanya saja, pasca keinginan warga Tanjung ingin bergabung dengan Buton, murid-murid di sekolah pimpi-

nannya sudah tidak masuk sekolah lagi. Bahkan, mereka membangun pondok belajar sendiri. “Murid SD Tanjung dulunya berjumlah 100, kini tinggal 11 murid. Namun kami tetap masuk mengajar setiap hari,” sambungnya. Sebagai bukti, Camat Tongkuno, Abidin Onto sempat mendokumentasikan bangunan “tandingan” yang dibangun warga untuk bersekolah. Bangunan yang disebut pondok belajar ini terbuat dari kayu dengan dinding jelaja dan atap rumbia. Anehnya, warga membangun pondok belajar ini tak jauh dari bangunan SD yang berdiri megah. Kepala SD Tanjung, Wa Ode Hayana menambahkan, sudah beberapa kali mengajak orang tua siswa agar anak-anaknya masuk sekolah, tapi tidak ada respon. Bahkan, katanya, saat rapat dengan warga Tanjung yang dihadiri Tripika, unsur Tripika menegaskan, bila ada murid atau siswa yang melapor dilarang sekolah oleh orang tuanya, akan diproses hukum. Tapi toh, ancaman itu tetap tak diindahkan.


8

Kendari Pos |Selasa, 19 April 2011

Mendagri Segera ‘Pangkas’ Kewenangan Kepala Daerah Terkait PNS yang Banyak Terlibat Kegiatan Politik Jakarta, KP Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Gamawan Fauzi mengatakan, sulit untuk mengantisipasi keterlibatan Pegawai Negeri Sipil (PNS) dalam proses Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) di Indonesia. Hampir di setiap pelaksanaan Pilkada, terdeteksi keterlibatan PNS, langsung ataupun tidak langsung. Kepada JPNN (Kendari Pos

Group) di Istana Bogor, Senin (18/4), Gamawan mengatakan, instruksi yang dikeluarkan untuk melarang keterlibatan PNS dalam kegiatan politik khususnya Pilkada, tampaknya sejauh ini tidak ampuh. Dalam banyak kasus menurutnya, keterlibatan PNS dalam Pilkada terjadi karena faktor yang tidak bisa dihindari. “Banyak dari mereka takut dinilai tidak mendukung kelompok tertentu, yang berkaitan dengan kepala daerahnya. Ada yang takut dapat sanksi, teguran, dan lainnya. Yang seperti ini terjadi hampir di

setiap Pilkada,” ungkap Gamawan pula. Untuk mengatur kembali kewenangan PNS sesuai dengan tanggungjawabnya itu, maka dalam waktu dekat kata Gamawan, tengah disiapkan rancangan peraturan baru lengkap dengan instruksi. Di mana salah satu yang terpenting di sana adalah meningkatkan peran dari seorang Sekretaris Daerah (Sekda). “Ke depan kita rancang, pejabat karir tertingi selaku pembina, itu terletak di tangan Sek-

Baca MENDAGRI di Hal. 2

ADIWINATA SOLIHIN/GORONTALO POST

Mobil jenis Barracuda dan Ranger yang akan digunakan sebagai mobil jemputan kepulangan Briptu Norman Kamaru ke kota asalnya Gorontalo.

Briptu Norman Sampai Kehabisan Kostum Mereka ini awalnya bukan siapa-siapa. Gara-gara tampil di YouTube, mereka pun menjadi terkenal dan semakin terkenal. Mulai sering tampil di TV hingga menjadi bintang tamu. Benarkah ada yang berhasil meraup rupiah hingga Rp 1 miliar? TAK salah jika ada yang menyebut YouTube itu ajaib. Bagaimana tidak, dalam hitungan hari, situs di dunia maya tersebut berhasil menyulap Briptu Norman Kamaru, ang-

gota Brimob di Polda Gorontalo, menjadi sosok terkenal di negeri ini. Bahkan popularitasnya mengalahkan para selebriti tanah air. Saking terkenalnya, aksi Norman dalam YouTube yang menyanyi lip-sync lagu India berjudul Chaiyya-Chaiyya itu ditonton hingga lebih dari setengah juta orang. Awalnya, video yang menampilkan Norman berjoget ala India sambil duduk dengan seragam lengkap polisi saat sedang bertugas tersebut sempat memunculkan anggapan tidak etis. Bahkan

Norman sempat disebut-sebut akan diberi sanksi gara-gara ulahnya itu. Ternyata, sanksi tersebut cukup ringan. Pria asal Gorontalo itu akhirnya diberi sanksi menyanyi di depan teman-temannya sesama korps saat apel di Polda Gorontalo. Selanjutnya, ketenaran anggota Brimob Polda Gorontalo tersebut pun berlanjut. Besarnya animo masyarakat untuk menyaksikan aksi Norman membuat polisi 25 tahun itu

Baca NORMAN di Hal. 2

Dipenjara, Cirus Sinaga Tetap ‘Happy’ Jakarta, KP Mabes Polri telah resmi menahan jaksa Cirus Sinaga, pada Sabtu (16/4) lalu. Ini merupakan upaya paksa yang dilakukan polisi terhadap tersangka penghilangan pasal dalam kasus Gayus Tambunan itu. Namun kendati sudah ditahan, pengacara Cirus, Parlindungan Sinaga, menyebut bahwa kliennya itu tetap bahagia meski berada dalam ruang pesakitan. “Dia terima. Make it happy aja. Dia tetap happy,” ujar Parlindungan di Mabes Polri, Senin (18/4) sore. Seperti diberitakan, polisi

mengeluarkan surat penangkapan untuk jaksa Cirus, Jumat (15/4) malam, usai menjalani pemeriksaan. Dengan penangkapan itu, Cirus pun langsung ditahan untuk 1 x 24 jam. Namun demikian, keesokan harinya masa penangkapan itu diubah menjadi penahanan, hingga membuat jaksa yang menyeret Antasari Azhar ke hotel prodeo itu tetap ditahan. Sehubungan dengan itulah, pihak Cirus sendiri hingga kini mengaku belum berniat mengajukan penangguhan penahanan. “Sementara, ya iya (tidak mengajukan penanggu-

han),” tambah Parlindungan. Sebagaimana diketahui pula sebelumnya, polisi menetapkan Cirus sebagai tersangka bersama mantan pengacara Gayus Tambunan, Haposan Hutagalung, dalam sangkaan upaya menghalang-halangi pemberantasan tindak pidana korupsi. Polisi menduga para tersangka itu terlibat dalam dugaan penghilangan pasal korupsi dalam berkas penuntutan Gayus, saat berperkara di PN Tangerang tahun 2009 lalu. Konon akibat penghilangan (pasal) itulah, Gayus terbebas dari jerat hukum. (zul)

Polisi Pastikan Syarif Pelaku Bom Cirebon Jakarta, KP Mabes Polri akhirnya memastikan bahwa identitas pelaku bom bunuh diri di Masjid AdzZikra, Mapolres Cirebon Kota, Jawa Barat, Jumat (15/4) lalu, adalah Muhammad Syarif, asal Pakalipan, Cirebon, Jawa Barat. Kepastian ini diberikan setelah polisi melakukan pemeriksaan mendalam terkait DNA, gigi, sidik jari dan sejumlah identitas lainnya. “Dari hasil DNA, disimpulkan bahwa telah dapat dibuktikan secara ilmiah dan tak terbantahkan, bahwa identitas jenazah Mr X ini adalah Saudara Muhammad Syarif,” ujar Kadiv Humas Polri, Irjen (Pol) Anton Bachrul Alam, dalam keterangan pers di Rupatama, Mabes Polri, Senin (18/4) siang. Dari hasil uji laboratorium itu, polisi menurut Anton, menyimpulkan bahwa pria 33 tahun itu adalah putra dari pasangan Srimulat dan Abdul Gofur asal Plered, Cirebon. Polisi juga telah mengkonfirmasi mereka terkait ciriciri fisik Syarif, di mana mereka (orang tua) membenarkan bahwa pria yang disebut aktif dalam salah satu ormas itu merupakan putra mereka. “Dari hasil (pemeriksaan) Tim DNA, ini 100 persen co-

RAKA DENNY/JAWAPOS

Kadiv Humas Polri Irjen Pol Anton Bachrul Alam memberi keterangan tentang wajah pelaku pemboman di masjid Mapolresta Cirebon, di Mabes Polri, Jakarta. cok dengan Saudara Muhammad Syarif. Dari pemeriksaan Inafis, sidik jari yang ditemukan dari hasil analisa tim ilmiah, ini telah berhasil menemukan lebih dari 12 titik sama. Artinya 12 titik ini minimal,

otomatis sama orangnya,” tambahnya. Sebelumnya, tim Disaster Victim Identification (DVI) Mabes Polri, melakukan serangkaian pemeriksaan menyusul ledakan yang melu-

kai puluhan polisi itu. Keluarga tersangka sendiri sebelumnya telah mengakui bahwa Syarif adalah putranya. Namun begitu, polisi belum sepenuhnya

Baca BOM di Hal. 2


Selasa, 19 April 2011

Langganan Dalam Kota Rp. 65.500,-

Penyerang Pospol Bukan Mahasiswa Rektor Lebih Menyebut Masyarakat Brutal

Kendari, KP Kasus penyerangan dan pengrusakan Pos Polisi di sekitar Kampus Unhalu membuat Rektor Unhalu, Prof. Dr. Usman Rianse marah besar. Dia menyebut mahasiswa tersebut sebagai masyarakat brutal. Menurut dia, kalau mahasiswa perilakunya tidak anarkis saat berunjukrasa. “Yang serang Pospol , bukan mahasiswa. Kalau dia mengaku mahasiswa, maka tidak akan bertindak brutal. Saya lebih enak menyebut masyarakat

biasa yang kebetulan mahasiswa Unhalu dan tinggal dalam kampus,” ungkap Usman Rianse, saat ditemui kemarin (18/4) usai memantau pelaksanaan UN SMA dan sederajat. Usman merasa tidak bertanggung jawab atas perbuatan oknum mahasiswa yang melakukan penyerangan dan pengrusakan Pospol Kampus, 28 Maret lalu. Pasalnya, diantara para demonstran (yang turun aksi, 28 Maret 2011) sebagian pernah menandatangani surat perjanjian tidak akan melakukan aksi unjukrasa yang anarkis. “Saya tidak larang demo, asal jangan brutal.

Baca penyerang di Hal 10

Asrun Kaji Penunjukan Plh Sekot Kendari,KP Wali Kota Kendari Ir Asrun mulai memikirkan untuk mengganti sementara Sekot Kendari Amarullah. Semenjak ditahan sepekan lalu, administrasi Pemkot sedikit pincang. Hal ini diakui Asrun usai melatik pengurus Forum Kota Sehat, kemarin. “Nanti kita carikan solusi tentang aspirasi dinas kebersihan soal pencairan dananya yang harus disetujui Sekot. Itu hanya mengenai masalah administrasi saja. Lagi pula dinas kebersihan sudah laporkan kendala mereka itu,” tukas Asrun. Mengenai solusi yang akan ditepuh, ia memikirkan apakah akan membawa dokumen yang akan ditanda tangani Sekot ke Rutan, atau menunjuk seorang pelaksana harian (Plh). “Untuk penunjukan Plh, tentunya akan kita lihat dulu aturan-aturan kepegawaiannya. Karena kalau dinas kebersihan mogok terus, maka bisa ganggu penilaian Adipura,” katanya lagi. Asrun masih berharap ada surat tanggapan dari pihak Kejati soal permintaan penangguhan bagi Sekot maupun kepala BPN Ruslan Emba. Pemkot sendiriMengingat Kajati sudah melayangkan surat permohonan penangguhan.Namun pihak Kejati mengaku tidak akan melakukan penangguhan. “Kalau ada waktu luang, kami berencana silaturahmi dengan Kajati Sultra dan jajarannya. Kami sadar proses hukum yang dijalani Sekot saat ini tentunya telah ditelaah pihak Kejati,” katanya. (fas)

suwarjono/kp

Beberapa orang pelajar nampak serius mengikuti ujian nasional yang dimulai kemarin. Pelaksanaan ujian dikawal ketat pihak kepolisian beserta para pengawas.

Asrun

Kebakaran 12 Rumah di Fajar Merantau

Sisakan Baju di Badan, Korban Mengungsi ke Rumah Keluarga Insiden kebakaran yang menerpa 12 rumah di Lorong Fajar Merantau Kelurahan Dapu-Dapura Kecamatan Kendari Barat, Sabtu lalu memang cukup memiris hati. Sebelas rumah hanya tersisa puing-puing. Arifuddin

D

eretan rumah yang terletak sekitar 100 meter dari Kantor Kelurahan Dapu-Dapura kini yang nampak cuma puing. Sebelas rumah dari 12 unit yang terbakar hanya menyisakan arang bagi pemiliknya setelah dilalap si jago merah, Sabtu dini hari sekitar pukul 01.00 wita. Warga yang dilanda musibah kebakaran umumnya adalah pedagang di Pasar Sentral Kota Lama yang kini direlokasi ke Pasar Sementara. Barang dagangannya yang tersimpan di rumah turut terbakar hingga tingkat kerugian diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah. Ada pula yang baru berbelanja barang yang akan

suwarjono/kp

Warga menyaksikan puing-puing akibat keganasan si jago merah. Tak ada yang tersisa, semua ludes dilahap.

Hari Ini Pinjaman

Rp 190 M Diparipurna

dijual, namun terbakar sebelum didrop ke pasar. Namun, rasa syukur masih sempat terucap karena tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut. Bahkan warga yang sudah renta pun masih bisa selamat dari kobaran api, meskipun harus dipapah keluar dari kobaran api. Tak ada yang tersisa. Hanya pakaian yang menutup raganya. Mereka pun tak memiliki tempat tinggal lagi. Para korban kebakaran memilih mengungsi ke rumah sanak keluarga. Tiga hari pasca kebakaran, ada yang tetap beraktivitas berjualan di pasar sementara, ada pula yang terkatung-katung karena seluruh harta bendanya ikut terbakar. H Rifai, warga Fajar Merantau mengatakan, musibah yang menimpa 12 rumah tersebut belum diketahui penyebabnya. Namun api mulai menjalar dari salah satu rumah warga bernama H. Abu (penjual ikan bakar) yang kini sedang berada di Kota Makassar.

Kendari, KP Protes dewan terhadap pinjaman Pemprov ke PIP sebesar Rp 190 miliar akan berakhir hari ini (19/04). Di terima atau ditolak, tergantung paripurna yang akan digelar di DPRD Sultra. Saat rapat bersama pansus kemarin, eksekutif yang diwakili oleh Asisten I Nasruan, Kepala Bappeda Nasir Andi Baso, Dirut RSUD dr.Nurdjajadin Aboe Kasim serta beberapa pejabat lainnya telah mencoba menerangkan mengenai pinjaman ke PIP. Namun DPRD tetap menganggap ada kesalahan yang harus dijelaskan secara detail. Muh Poli misalnya, politisi PKS ini seperti kebingungan dengan mekanisme pinjaman yang dilakukan Pemprov. “Saya tidak mengerti, duluan mana ketika kita akan meminjam, harus memasukkan usulan atau pinjam dulu

Baca SiSaKan di Hal 10

Baca pinjaman di Hal 10


Metro

10

Jangan dengan Label Mahasiswa lalu Injak -Injak Hukum Penyerang... Demolah dengan cara yang baik-baik. Isu yang akan dibawa harusnya didiskusikan di kampus sebelum turun aksi dan itu bisa menjadi rekomendasi institusi (kajian akademis) tanpa ada kepentingan individu atau kelompok tertentu,” jelasnya. Usman Rianse tidak ingin ada mahasiswa yang berurusan dengan hukum. Ia juga berharap agar jangan dengan label mahasiswa, lalu menginjak-injak hukum. Malah, kalau berani memaki, harus siap dimaki. “Semua orang harus bertanggung jawab dengan perbuatannya, karena semua orang tidak ada yang bebas nilai,” ungkapnya. (aka)

Kendari Pos | Selasa, 19 April 2011

Pemprov Tak Bermaksud Langkahi Mekanisme Pinjaman... baru diusulkan. Kita membahas APBD Desember 2010, saat itu dana pinjaman Rp 190 miliar sudah dimasukkan ke draft dan disetujui. Tapi pinjamannya sendiri baru ditandatangani pada Januari 2011,” ungkapnya. “Ini diprogramkan dulu baru dibahas, atau dibahas dulu baru diprogramkan?,” katanya kebingungan. Ketua DPW PKS Sultra ini memberikan analogi proses pinjaman ke PIP itu seperti pengajuan tesis oleh mahasiswa ke pembimbingnya. Dalam hal tersebut, Pemprov ibarat mahasiswa yang harusnya memperlihatkan proposal penelitiannya pada DPRD sebagai pembimbing. Namun Poli menyebut bahwa DPRD tidak bertindak sebagai pembimbing tapi sebagai mitra yang memberikan masukan dan persetujuan. “Jangankan 190 miliar, lebih dari itu juga kita sepakati asalkan memang sesuai prosedur dan itu untuk kesejahteraan masyarakat,” katanya. Ada beberapa hal yang disebut Poli harusnya dijelaskan Pemprov kepada DPRD melalui proposal yang nantinya akan diusulkan ke PIP. Misalnya saja mengenai latar belakang perlunya dilakukan peminjaman, studi kelayakan,

skema pembangunan, skema pembagian resiko dan skema pengembalian dana. Selain Poli, Ryha Madi juga menyebutkan bahwa kerancuan dalam pinjaman itu karena tidak adanya sinkronisasi langkah antara Pemprov dan DPRD. Harusnya kata Ryha, terlebih dahulu ada kesepakatan antara Pemprov dan DPRD terkait pinjaman itu. Namun pada dasarnya para legislator itu sebenarnya sepakat bahwa harus ada pembangunan RSUD baru. politisi PAN Abdurrahman Saleh menjelaskan hanya permasalahan tata cara peminjaman yang dianggap tidak elegan. “Memang RSUD baru harus dibangun. Hanya saja kita menekankan pada tata cara peminjamannya,” tukasnya. Penjelasan dari Direktur RSUD dr.Nurdjajadin Aboe Kasim sepertinya menjadi referensi sikap positif anggota dewan. Dirut yang dilantik 2009 lalu itu menjelaskan bahwa RSUD lama sudah tidak mampu menampung jumlah pasien yang harus dirawat. Indikasinya, tiap hari sebanyak 333 pasien rawat jalan di semua poliklinik, 36 pasien dirawat inapkan. Namun yang paling miris, tiap hari setidaknya 50 pasien IGD yang harus dirawat, sedangkan ruang IGD RUSD hanya mampu menampung 20 pasien. “Untung saja keluarga pasien membawa kasur dari rumahnya sehingga mereka melantai. Orang bilang itu sudah

tidak manusiawi, tapi apa boleh buat, sudah seperti itu memang keadaanya,” jelasnya. Disaat yang sama lanjut Nurdjajadin yang disapa dr.Jaya itu, RSUD lama yang terletak di sekitaran Kecamatan Mandonga sudah tidak bisa dikembangkan lagi. Sisi kiri, kanan, depan dan belakangnya sudah berbatasan dengan perumahan dan jalan raya. Kalaupun akan dibangun bertingkat, harus dilakukan pemugaran total karena bangunannya yang sudah tua. “Lantas pasien harus ditampung di mana jika akan dibongkar dibongkar?,” tambahnya. Pertimbangan kemanusiaan itulah yang membuat Pemprov dalam hal ini Gubernur Nur Alam optimis untuk melakukan peminjaman ke PIP. Apalagi, sejak 2009, PAD RSUD meningkat signifikan di banding tahun sebelumnya. Tahun 2009, PAD RSUD capai Rp 23 miliar sedangkan tahun lalu meningkat menjadi Rp 23,9 miliar. “Siapapun direktur RSUDnya, kalau dengan kondisi rumah sakit yang seperti itu, tidak akan bisa berbuat apa-apa jika tidak dilakukan pembangunan,” terangnya. Menimpali pernyataan dewan, Asisten I Nasruan mengatakan dengan APBD konvensional, pembangunan RSUD yang sudah sangat dibutuhkan masyarakat itu tidak akan selesai dalam waktu dekat. Karena itu Pemprov mengajukan pinjaman ke PIP. Hal

tersebut juga dijamin oleh konstitusi karena untuk kepentingan pembangunan daerah. Namun ia menyadari bahwa prosedur peminjaman memang mengharuskan persetujuan DPRD. “Apa yang sedang kiti bahas sekarang adalah materi dari permintaan persetujuan kepada DPRD. Proposalnya telah kita sampaikan ke sekretariat DPRD tertanggal 12 April 2011. Apalagi secara persetujuan sesuai hasil konsultasi kita bersama, PIP juga mengiyakan. Yang dipersoalkan hanya persetujuan DPRD dan pembuatan Perdanya,” beber Nasruan. Hal senada dikatakan Kepala Bappeda Sultra Nasir Andi Baso. Pemprov sama sekali tidak bermaksud melangkahi mekanisme. Sebabnya usulan pinjaman tersebut telah ada sejak Oktober 2010. Nah, Pemprov lalu bergerak cepat untuk merealisasikannya termasuk memasukkan dalam draft APBD 2011. “Kita hanya mengejar momentum,’ tandasnya. Toh apapun itu, dalam rapat kemarin, pembahasan pinjaman itu akan dikembalikan pada forum yang lebih luas yakni kepada seluruh anggota DPRD. “Jangan sampai Pansus dianggap ada apa-apa, jadi kita kembalikan ke semua anggoa DPRD dalam paripurna. Yah, nggak apa-apa,” tukas anggota DPRD Firdaus Tahrir. (ema)

H. Makmur, Ruslan, H. Ali, Habo, dan Erwin. Namun, Habo hanya mengalami kebakaran pada bagian belakang rumah dan api berhasil dipadamkan sebelum membakar seluruh badan rumah. Sejauh ini, pemerintah Kota Kendari sudah mulai memberikan perhatian melalui Dinas Nakertransos Kota Kendari. Bantuan sembako telah didrop ke Kelurahan Dapu-Dapura dan didistribusikan ke korban kebakaran, kemarin sore. Dinsos juga memberikan bantuan

selimut dan peralatan dapur. “Jumlah korban kebakaran sebanyak 12 KK yang terdiri dari 56 jiwa. Sampai saat ini, baru bantuan dari Dinsos Kota Kendari yang kami terima dan akan diserahkan ke korban kebakaran sore ini (kemarin sore, red). Kami juga akan berusaha untuk mendapatkan dana bantuan bencana ke Pemkot agar bisa meringankan beban bagi warga yang terkena musibah kebakaran,” ungkap Edi, Lurah Dapu-Dapura. (***)

Dinsos Sudah Drop Bantuan Sisakan... Sempitnya ruang yang mengantarai rumah membuat api cepat merambat. Jalanan pun sangat sempit dan hanya bisa dilewati dengan cara berjalan kaki. Kendaraan roda dua sulit menjangkau TKP, apalagi mobil pemadam kebakaran. Akhirnya, warga pun hanya bisa memaksimalkan pemadaman dengan manual.

Warga beruntung karena api hanya melahap 12 rumah. Warga mampu memadamkan api sebelum menjalar lebih jauh. “Pemadam tidak bisa masuk. Hanya menyemprot dari depan, itu pun terhalang dua rumah. Kami hanya berusaha memadamkan api dengan cara manual,” ujar H. Rifai sambil menggambarkan situasi kebakaran malam itu. Rumah yang terlalap si jago merah yakni milik H. Abu, H. Ambo, Ramli, Daeng Tasabbe, Tole, Kami, Iskandar,


Kendari Pos | Selasa, 19 April 2011

Forum Kota Sehat Terbentuk Kendari,KP Niat Pemkot Kendari ikut bertarung memperebutkan penghargaan Swasti Saba Padapa, sebuah ajang kota sehat semakin nyata.Ini dibuktikan dengan dikukuhkan pengurus Forum Kota Sehat Kota Kendari, kemarin (18/4) di Ruang Pola Kantor Wali Kota Kendari. Pengukuhan dilakukan langsung Wali Kota Ir Asrun yang disaksikan Ketua DPRD Kendari, Abdul Rasak. “Forum ini baru pertama kali dibentuk.Karena optimisme meraih penghargaan Kota Sehat cukup besar, sehingg kami bentuk forum ini,”tukas ujar Asrun. Meski demikian tidak lantas membuat stafnya harus lengah. Sebab masih ada kriteria penanganan gizi bidang diversifikasi pangan. Kriteria ini menjadi tambahan fokus kinerja. “Karena itu para pengurus agar lebih fokus pada penanganan gizi bidang diversifikasi pangan. Selain itu antisipasi krisis pangan,” jelasnya. Ketua Umum Forum Kota Sehat Alamsyah Lotunani menegaskan, sebagai tahap awal dari keikutsertaan Kota Kendari dalam program Kota Sehat 2011, pihaknya baru mengikuti tiga kriteria yaitu kriteria tatanan kawasan pemukiman, sarpras umum, ketahanan pangan dan gizi, serta kehidupan masyarakat yang sehat dan mandiri. “Kami telah menyepakati lokasi

pemukiman di BTN I Kadia, Perumahan Bete Bete Sodoha dan Kelurahan Lahundape. Sedangkan untuk lokasi sarpras umum yaitu Kawasan PKL serta terminal Puuwatu dan Baruga,” jelasnya. Lebih lanjut Kepala Bappeda Kota Kendari ini mengungkapkan sarana umum lainnya yang dipilih masuk kriteria, misalnya sarpras pendidikan di SDN 11 Mandonga, SMPN 2, dan SMAN 1 Kendari. Kesehatan yaitu di RSUD Abunawas, serta masing-masing Puskesmas Puuwatu, Poasia, Lepo Lepo dan Mekar. Kategori kantor yaitu Linmas Sultra, Dinas Kebersihan, BLH dan inspektorat. Untuk kriteria ketahanan pangan dan gizi, dipilih Kelurahan Labibia karena lahannya cukup untuk diversifikasi pertanian dan Baruga karena sebagai lumbung pangan. Sedangkan kriteria kehidupan masyarakat yang sehat dan mandiri, dipilih Kelurahan Padaleu karena juara nasional Lomba PHBS. Sedangkan Kelurahan Benu Benua karena memiliki Posyandu lansia dan rumah gizi, serta Puskesmas Mekar. “Kami berharap dilantiknya pengurus forum kota sehat, niat Pemkot untuk ikut dalam program kota sehat semakin nyata. Kepengurusan forum ini merupakan salah satu syarat ikut dalam program tersebut,” ungkapnya. (fas)

Metro

11

Giliran Kadis Kunjungi Sekot di Rutan Kendari,KP Sebagai unsur pimpinan di Pemkot Kendari, simpati dan dukungan moral kepada Sekot Kendari Amarullah seakan tidak ada habisnya. Seperti yang tampak kemarin sekitar pukul 11.00 wita, beberapa Kadis seperti Kadisporabudpar Maksimum Bonde, Kadis Tata Kota, Andi Adam, Kepala BKD Baeduri Nehru, inspektur Nahwa Umar dan Kabid Aset Dispenda, Yusuf Djato terlihat di Rutan.

Sekitar setengah jam berada di dalam Rutan, rombongan keluar dengan penuh senyuman, sambil bersiap menjawab serbuan pertanyaan dari para wartawan yang telah menunggu mereka. “Sekot tampak lebih sehat dari biasanya, karena pada hari biasa sewaktu menjalani rutinitas kantor, dirinya sering mengeluhkan kambuhnya penyakit rematik dan keram. Sekot tampak kelihatan seperti ABG, dengan mengenakan kaos yang sesuai dengan

ukuran tubuhnya,” kata kepala inspoektorat Nahwa Umar mewakili rekan-rekannya. Menurut perempuan berjilbab ini, Sekot tampak tegar dan lebih bersemangat karena dirinya dan Kepala BPN tak menjadikan penahanan sebagai beban. “Semua masih proses, begitu pula dengan kepala BPN yang kelihatan ceria. Mereka berdua memantau perkembangan yang terjadi, dan berdoa agar proses hukum cepat berlanjut,” katanya. (fas)

RSU Abunawas Diadukan ke DPRD Kendari,KP Rumah sakit umum (RSU) Abunawas menjadi bulan-bulanan di hadapan anggota DPRD Kota Kendari kemarin. Kelompok massa yang menamakan Gerakan Rakyat Keadilan ( Garak Sultra), menggelar demo di dewan, terkati pelayanan yang tak prima. Dalam tuntutanya, Garak yang dikoordinir Aksen meminta agar wakil rayat menghearing Kepala RSU Abunawas dr. Hasridah dan Kepala Dinkes Kota Kendari dr. Maryam. Massa menganggap keduanya pihak yang paling bertanggung jawab atas RSU Abunawas. “ Kami minta agar dewan memanggil Kepala RSU Abunawas dan Kadinkes Kota Kendari. Ada pasien sakit parah seperti batuk darah, bukannya dilayani malah yang ditanya administrasi dan Askes. Harusnya layani dan obati pasien, belakangan urus administrasi,” teriak Aksan cs di hadapan dewan.

Tidak beda dengan Aksan, hal yang sama juga dikatakan Kadir. Ia mengaku sebagai korban dari pelayanan yang tidak beretika di RSU Abunawas. “ Saya ini korban. Saat sakit, malah tidak dilayanai cepat. Petugas kesehatannya justru minta administrasi sebelum perawatan. Hal lain yang memiriskan adalah obat diminta beli ke apotik. Apa gunanya Askes kita dipotong tiap bulan sebagai PNS, kalau obat saja disuruh beli,”katanya. Menanggapi tuntutan demonstran, Ahmad Rifai dari pihak RSU Abunawas mengatakan, pengobatan ada mekanisme yang harus dilakukan oleh seorang perawat, bidan atau dokter di rumah sakit. “ Kami mohon kita semua menyadari, adanya pertanyaan yang diajukan para perawat, bidan atau dokter pada pasien untuk menghindar terjadinya mall praktek. Tidak serta merta seorang pasien itu langsung kita tindaki. Kalau masalah obat, terkadang lama tiba dari distributor,” kata Ahmad Rifai. Ia berjanji akan menyampaikan aspirasi ini kepada pimpinannya. Di tempat yang sama Wakil Ketua DPRD Bahrun berjanji dewan akan menghadirkan pihak RSU Abunawas dengan Kadinkes. Bahrun Konggoasa ikut ditemani rekannya seperti Suri zamzam serta Ketua Komisi III Alwi Genda. “ Dalam pertemuan ini belum ada solusi yang kita ambil karena Kepala RSU Abunawas masih di luar daerah. Tapi kami akan memanggil Kepala RSU Abunawas, Kadinkes Kota Kendari dan seluruh Kepala Puskesmas di Kota Kendari terkait tuntutan Anda ini,” tandas Bahrun Konggoasa. Mendengar janji tersebut, demonstran membubarkan diri dengan tertib. (tri)


Kendari Pos |Selasa, 19 April 2011

Hiburan Demi Moore, Sering Dapat

Five Vi Senang Dicap Seksi BAGI Five Vi, dicap seksi justru dianggapnya lumrah. Namun janda yang sering berpakaian terbuka hingga terlihat belahan dadanya itu tak mau sembarangan berpakaian seksi. “Biarlah orang sudah tahu siapa aku. Yang penting aku sesuaikan saja tempatnya. Kalau aku jalan ke mall kelas atas dengan busana seksi, pasti orang melihatnya biasa saja. Tapi kalau digunakan di pasar, pasti lain ceritanya. Semua tergantung otak manusianya. Maka jangan salahkan aku dong,” ujar Five Vi saat ditemui di sebuah mal di Jakarta belum lama ini. Meski begitu, Five Vi mengaku tak merasa risih. Dengan tampil mengenakan busana minim dan terbuka, Five Vi ingin dicap sebagai seksi. “Imej aku memang seperti itu, nggak mungkin tampil seksi kalau pakai baju tertutup,” bilang Five Vi. Janda yang bermain di film Hantu Binal Jembatan Semanggi (2009) ini mengaku malu jika menyadari dirinya berpakaian terlalu seksi. “Habis mau bagaimana lagi. Semua itu karena tuntutan profesi dan sebagai artis saya harus profesional,” jelasnya. Meski berpenampilan seksi, tapi soal asmara

janda satu anak ini masih bingung. Sang pacar, Markus, bule asal Italia hingga kini belum memberi kepastian. “Kayaknya kalau long distance memang susah juga,” ujarnya saat itu. Sebelumnya Five Vi sempat putus dengan Markus. Belakangan keduanya jadian lagi. Tak ada kejelasan, Five mulai berpikir pindah ke lain hati. “Kalau dibilang udah lama juga nggak ketemu. Daripada nggak jelas lebih baik aku mempertimbangkan aja yang ada di depan mata,” katanya. Sudah setahun Five Vi menunggu Markus yang tak ada kabar. “Telpon sih ada, tapi dia nggak ke sini. Kita belum ada titik temu ini, aku ke sana atau dia ke sini. Tapi duaduanya nggak mau kalah. Dari pada nggak pasti,” kata ibu dari Bilqis ini. Kini Five Vi sedang menyaring beberapa pria yang dirasa srek dan cocok. Tapi Five tidak mau cepat-cepat menjatuhkan pilihan. “Nggak mau sakit hati lagi, jadi saya harus hati-hati memilih,” ucapnya. (jpnn/lia)

13

Surat Cinta DEMI Moore dan Ashton Kutcher punya cara unik melanggengkan hubungan asmara mereka. Setiap mau pergi, Kutcher selalu menulis selembar pesan cinta romantis pada Moore. Dikutip femalefirst, Kutcher selalu mengungkapkan rasa cintanya lewat catatan romantis tersebut. Aktor yang menikahi bintang Ghost pada 2005 itu selalu memuji Moore di setiap suratnya. “Ashton tipe pria romantis. Ia telah menaruh postit notes yang ditempatkan di berbagai lokasi. Semua dengan pesan-pesan dorongan atau cinta. Ia melakukannya sejak dari awal menikah,” ujar Moore. Moore yang lebih tua 15 tahun dari suaminya itu mengatakan, catatan romantis dari suaminya tercinta itu lebih mahal daripada perhiasan. (jpnn/lia)

Demi Moore

Five Vi


Edukasi

14

Inspektorat Depdiknas Pantau Ujian Nasional Kendari, KP Sistem pengawasan pelaksanaan ujian nasional (UN) tampaknya lebih diperketat. Bukan hanya diknas kabupaten/kota dan provinsi yang melakukan pemantauan seputar penyelenggaraan agenda nasional itu, namun inspektorat dari Depdiknas juga ikut turun lapangan. Tim inspektorat pusat di hari pertama UN SMA/SMK/MA kemarin (18/5), melakukan pemantauan di sejumlah sekolah yang terletak cukup jauh dari pusat Kota Kendari, yakni SMAN 8 Kendari, SMAN 2 Kendari dan SMAN 5 Kendari. Di SMAN 2 Kendari, tim sempat melihat dari dekat pelaksanaan UN di kelas. Di sekolah binaan Drs Muh Ali Rahman M Si itu, peserta terdiri dari 344 siswa. Selain beberapa sekolah yang ikut gabung, yakni

MAS Indotec 26 orang, SMA Hidayatullah 21 orang dan MAS Catur Sakti 20 orang. Di SMAN 5 Kendari, peserta UN berjumlah 213 orang. Siswa SMA Bina Bangsa yang ikut ujian di sekolah itu berjumlah 23 orang, dan menurut keterangan panitia, semua peserta UN hadir. Menurut Danang Sahrul, tim dari Ispektorat Depdiknas, di tiga sekolah penyelenggara UN yang sempat dikunjungi, tak menemukan masalah yang berarti. Seluruh kegiatan ujian, terlaksana dengan baik, sesuai petunjuk teknis dan POS. “Dalam pantauan ini, kami bertugas untuk melihat apakah proses penyelenggaraan sudah berjalan sesuai aturan-aturan yang dituangkan dalam permen terutama dari petunjuk operasinal standar (POS)

ujian. Untuk hari ini, semua sekolah yang sempat kami kunjungi, telah melakukan proses itu sebagaimana yang diisyaratkan, jadi tidak ada masalah,” terangnya. Selain Inspektorat Depdiknas, ada beberapa tim yang juga turun melakukan pemantauan di sekolah, antara lain Direktorat Pembinaan SMA, perguruan tinggi, pengawas diknas kota dan provinsi, serta aparat kepolisian. “Sejauh ini, penyelenggaraan UN di Kota Kendari, aman dan lancar. Kami belum menerima laporan terkait kendala teknis yang mengganggu proses berlangsungnya ujian. Mudah-mudahan kondisi seperti ini bertahan sampai UN berakhir,” ungkap Makmur M Pd, Sekretaris Dinas Pendidikan Kota Kendari. (fya)

Kendari Pos |Selasa, 19 April 2011

14 Siswa SMKN 2 Kendari Tidak Ikut Kendari, KP Tampaknya harapan lulus tidak semua dimiliki siswa. Buktinya, di SMKN 2 Kendari, dari 327 siswa yang terdaftar sebagai peserta UN, 14 orang dinyatakan tidak hadir. Entah karena sakit atau alasan lain, tidak ada laporan jelas. Kepala SMKN 2 Kendari, Drs M Ansyari Umirtun mengatakan, dalam penyelenggaraan UN, semua hal memang harus dimaksimalkan, termasuk yang berkaitan dengan kehadiran siswa. Pasalnya, jika ada siswa yang absen dan tidak mengikuti UN, otomatis tidak akan lulus, meskipun

penilaian juga ditentukan dari nilai sekolah. “Siswa kami yang absen hari ini, (kemarin,red), tidak ada keterangan dari keluarga, apakah mereka sakit atau berhalangan hadir karena alasan tertentu. Jelasnya, untuk bisa mengikuti ujian susulan, harus ada alasan kuat, dan itupun harus seizin dari pengawas UN, yakni perguruan tinggi dan dinas,” terangnya. Peserta yang absen ternyata bukan hanya siswa SMKN 2 Kendari, SMKS Panca Marga yang ikut menggabung pelaksanaan UN di sekolah

itu juga tidak 100 persen yang hadir. Dari 14 peserta ujian yang terdaftar, enam orang dinyatakan tidak hadir, tanpa keterangan. Demikian halnya di SMK Bahtera Samudra 11 dari 16 siswa, juga tidak ikut ujian tanpa ada alasan yang jelas. Sementara SMK Bina Bersama, tujuh dari 28 siswa juga tidak ikut UN, satu diantaranya karena sakit. “Untuk kelulusan tahun ini, kami berharap ada peningkatan dari tahuntahun sebelumnya. Bukan hanya persentasinya, tapi nilai secara keseluruhan,” katanya. (fya)

Penilaian UASBN Sama dengan UN Kendari, KP Jika penentuan kelulusan sekolah menengah melibatkan penilaian sekolah, demikian halnya dengan penetapan kelulusan di SD. Pada ujian sekolah berstandar nasional (UASBN) tahun ini, tetap mengacu pada prosedur yang ditetapkan pusat. Artinya nilai ujian sekolah tetap menjadi salah

satu faktor penentu keberhasilan siswa selama enam tahun. Kepala SDN 20 Kendari Barat Hj Nurika S Pd, yang ditemui Minggu (17/4) mengatakan, dalam penentuan kelulusan siswa, selaian nilai UASBN, juga melibatkan penilaian raport dan ujian sekolah. SElain itu, nilai praktikum, ahlak dan kepribadian siswa juga ikut menentukan

apakah siswa bersangkutan bisa diluluskan. “Meskipun dalam teknis penentuan kelulusan, sama dengan sekolah menengah, tapi untuk SD tidak ada standar yang paten dalam penentuan kelulusan. Namun, itu bukan berarti akan diberikan standar seenaknya, tetap mengacu pada rambu-rambu yang ada. Jelasnya, kami upayakan agar siswa yang lulus, bisa diterima di SMP atau yang sederajat,” ungkapnya. Di SD binaannya, wanita berkerudung yang sedang melanjutkan program magister di Universitas Negeri Malang itu mengaku, persiapan untuk perhelatan nasional itu sudah rampung. Mulai dari les, pengayaan, hingga uji coba sudah dilakukan dengan maksimal. Demikian halnya persiapan siswa perindividu. Meskipun hanya 17 orang yang akan mengikuti ujian, namun diharapkan hasilnya optimal seperti apa yang diharapkan. (fya)


Kendari Pos |Selasa, 19 April 2011

Edukasi

15

Tidak Ada Ujian Ulang Kendari, KP Hari pertama penyelenggaraan ujian nasional (UN) tingkat SMA/SMK/MA tanggal 18 April (kemarin-red) memang nyaris tanpa kendala yang berarti. Namun, bukan berarti intensitas pengawasan ditiadakan. Selain diawasi pengawas ruang UN yang terdiri dari guru-guru yang bukan dari mata pelajaran yang diujikan, sebanyak 300 orang pengawas satuan pendidikan yang juga dosen Unhalu turut mengawasi. Terutama melaporkan hal-hal yang disinyalir terjadi penyimpangan pelaksanaan POS UN tahun 2011. Prof Dr H Usman Rianse MS, Koordinator Penyelenggaraan UN di Sultra, mengingatkan sekolah tidak main-main dalam meluluskan siswa-siswinya. Bila ada sekolah yang terindikasi curang berdasarkan laporan pengawas satuan pendidikan yang diberi kewenangan me-

masuki ruang ujian bila menemukan hal-hal yang mencurigakan, hasilnya dianggap batal. Artinya, lanjut Prof Usman, sekolah yang diduga kuat melakukan kecurangan semisal mengubah isian lembar jawaban peserta, siswa sekolah tersebut dianggap tidak mengikuti UN alias gagal. Berbeda dengan UN tahun sebelumnya, kalau pengawas satuan pendidikan menemukan ketimpangan, diberikan kesempatan ujian ulang, seperti UN di SMAN 5 Kendari tahun lalu yang diulang. “Tahun 2011, pelaksanaan UN lebih mengharapkan hasil yang berkualitas. Alhamdulillah, sejauh ini belum ada laporan yang signifikan terkait pengawasan satuan pendidikan di Kabupaten Kota di Sultra. Kualitas naskah UN pun bagus. Saya ingatkan kepada Kasek yang saya kunjungi untuk selalu mengingatkan siswanya melengkapi biodata sebenar-benarnya,” terangnya Prof Us-

man, usai memantau pelaksanaan UN di sejumlah SMAN/SMKN di Kota Kendari, kemarin. Sebagai lembaga yang ditunjuk melakukan scanning lembar jawaban UN, Prof Usman yang juga Rektor Unhalu, mengingatkan peserta UN untuk berhati-hati mengisi biodatanya. Soal pemindaian lembar jawaban, pihak Unhalu telah menyediakan 2 unit scanner standar Badan Standar Nasional Pendidikan Tinggi (BSN PT). “Tugas Unhalu hanya scanning lembar jawaban siswa kemudian hasilnya dibawa ke pusat untuk diskoring secara nasional. Biasanya dua minggu setelah UN hasil pemindaian kami bawa ke Jakarta. Untuk pemidnaian itu sendiri sudah bisa langsung dilaksanakan setelah UN hari pertama bagi sekolah di kawasan Kota Kendari dan sekitarnya,” pungkas Rektor. (lia)

EMILIANINGSIH/KP

Rektor Unhalu didampingi Kepala SMAN 8 Kendari, hanya memantau dari luar ruangan karena pejabat dilarang masuk ke ruang ujian, kemarin.


16

Xpresi

Selasa, 19 April 2011

Saltum..

12

Yunike Lindyani vhyunpink_tweetylove@hotmail.com SMAN 1 Kendari “Klau msalah kostum sih pntng bnget buat di acara psta dll,, soalnya kbnyakan org sring prhtikan kostum qt gtu..klau gak ssuaikan gak baik bnget di lhat IlmhE’ Zeidgeist Nurulilmi@ymail.com SMAN 2 Kendari “Saltum? Mm,prnh z alami kasian.wkt2 i2 kan acara pmbukaan 0rganisasi bru d’skulq,truz cz nda da yg ksi tw,z pke bju biasa.paz msk d’aula,terxta 0rg pake bju seragam smua.bru z kan pnguruz inti 0sis,jd t4 dudukx d’dpan.lgsung pak gruq da sinisi z pwa. Huft,mmalukan. . Megha Manopo Hutapea Puspita.megha@yahoo.co.id SMA Kartika Kendari “Saltum gk sih gk pernah , ...Cuma klo mo pkean itu sesuaikan ajjh dr ujung rambut smpai ujung kaki, Biar gk amburadul jadi.y :) , ‘Irham d’Garfield Irham_garfield@rocketmail.com SMK 1 Kendari “Kostum i2 mnurut z pnting sx ... krna dgn cara brpakaianx lah orang bisa dinilai kpribadianx.. Chelfin Rezky Aditya chelfin.r.aditya@facebook.com SMAN 1 Kolaka “Itu meghh yg prhhh ,slh kostummx nk skg tuuw bxk modelll plingg klo mau dinner bjkux tuhg pling tkut k o t o r r haHAHAHAHAHAHAHAHAHAH Lisa Christine lisa.christine28@yahoo.co.id SMAN 1 Pomalaa “OMG,,, SALTUM???Gaakkk banget dehh..... bisa” jdi bahan tertawaan tuh.....kan malu juga klo smpai SALTUM..... Maka dari itu,,klo mau kmana”,, harus milih kostum yg cocok u/ acara.y biar gak malu”in....... :-) EphyeChervy Jesus Luph servyluphyou@ymail.com SMAN 1 Pomalaa “LW saLtUm c’ g’ pRnh,, TP Lw pRnh,,Ea jLaz sngat m’maKukn. . . Nd’ Tw d’ mue ngm0ng ap,, kaBuUrRr aj duEgH. . . . Hahaha,, ? Nink Kecce Kesmas Unhalu Salah kostum..??? wow...g banget tuh gw sih nyantai* ajha yang penting pede Afny SuListiani afnyjhe@yahoo.co.id Akper Unaaha “AlhamDULiLLah SAmpe CkaRANG nHE Blom Prnh SALah Milih Kostum Krn Mnurut Z daRi cara Kt Berpakaian daPat M’cERMINkAN kEPRIbADIaN SESEoRAng jaDi Jangan Takut Make Kostum APa aja yg PenTING kITA Bisa seSuaikaN SIKON !! Ika Kusuma Ningrum ikakusuma_88@yahoo.com STIE Dharma Bharata Kendari “Jngn sampe dech. Pasti bkn malu bngt n nyali bisa jd ciut. Bagiku kostum emang pntg coz kt berpakaian jg hrz mengikt sikon apa hrz resmi, sragam, ato nyante. Krn jika kt tampil beda dr yg lain pasti akn jd pusat perhatian. Rajielf van Diest rajielfvandiest@yahoo.co.id Alumni MAN 1 Unaaha “GAk pErNaH sLaH kOsTum,pLiNg mErEkA yG pErNAh miNjAm kOstUm aQ pAdA wAktU itu mErEkA gA pX kOstUm yG kErEn bWt dAndaNg k’pEsta sO,mErEkA ga Px KoSTuM Yg KerEn BwT PeNAMPIlAN MeReKa K’PeZTA....YA’NmA’X SlInG M’BaNTu SeSaMA....

Nggak Banget Dech!! Semua orang pasti pengen menampilkan padanan busana yang sesuai di setiap acara. Ya iyalah, secara itu khan menjadi salah satu parameter orang menilai kepribadian kita, coz menurut anggapan segelintir orang nich, cara berpakaian merupakan ungkapan dari kepribadian seseorang, benar nggak sech? So gimana donk jadinya kalo kita saltum alias salah kostum ketika menghadiri suatu acara?? Kalo kejadian seperti itu, kita pasti bakalan malu banget, ya khan sobat Xpresi? Apalagi kalo kita menjadi pusat perhatian, karena penampilan kita yang nggak sesuai tema acara, mau dibawa dimana tuch muka.. About saltum, gimana yach tanggapan sobat Xpresi?? intip yukk..!! Cici, ngaku kalo buat kita jadi nggak PD. Apalagi kalo saat itu, hanya kita sendiri doang yang mengenakan busana yang bertolak belakang dari tema acara. Jadi malu, en otomatis minder.. Saltum, versi cewek berkerudung itu, bukan hanya dari pakaiannya aja lho, tapi aksesoris, juga ikut menentukan, apakah doi saltum atau nggak. Soalnya, atribut yang kita pake dari ujung kaki sampe ujung bakalan terlihat sama orang, jadi kalo ada salah satu bagian yang janggal, udah pasti bakal menyita perhatian. Mulai dari alas kaki yang kita kenakan, belt, kalung, gelang, sampe aksesoris yang dipasang di rambut, akan mendukung penampilan kita. Jadi kalo ada satu bagian yang menyolok, pasti kita bakal menjadi buah bibir di acara dimaksud. Aduh jangan sampe kejadian yach sobat Xpresi, itukan malu-maluin aja.. Contoh kecil yang bisa membuat kita jadi saltum kata cewek berlesung pipit itu, menghadiri acara kedukaan dengan pakaian yang berwarna merah atau warna ngejreng lainnya. Nggak pantas khan? Soalnya untuk acara seperti itu, yang cocok adalah pakaian bewarna gelap, alias hitam, yang menandakan bahwa kita ikut berkabung. Selain itu, saat menghadiri pesta ulang tahun teman yang dirayain di hotel atau gedung, khan nggak etis banget kalo kita kesana pake baju kaos dan sepatu kets..bisa jadi pusat perhatian tamu yang lain donk..hehehe “Saltum ngga banget dech, meski belum pernah ngerasain yang namanya saltum, tapi aku berusaha tuk hati-hati hati agar nggak ceroboh mengenakan busana yang

nggak sesuai dengan konsep acaranya,” ungkap Cici. Kalo Ardhy menganggap saltum itu, buat kita jadi nggak nyaman, en pengen cepat-cepat pulang. Secara nich, kata mahasiswa UMK itu penampilan it’s nomber one, jadi kalo nggak matching ma acara yang kita hadiri, bisa malu-maluin diri kita sendiri.

So, sebelum itu terjadi, ada baiknya mengecek terlebih dahulu, acara apa yang bakal kita hadiri. Kalo emang itu acara resmi, sesuaikan dengan konsep acaranya, demikian halnya kalo acaranya santai, jangan sampe pake kostum yang nggak sesuai. Mudah Khan?? (fya)

cuap-cuap Rian (Model Exist Community)

Nggak Banget!! SALTUM alias salah kostum??? Ihhhh.... gak bisa bayangin dech kalo kejadian padaku... gimana rasanya kalo kita lagi berada di tempat umum atau menghadiri suatu acara, eh ternyata kostum yang pake jadi pusat perhatian karena Saltum. Hmm... kalo saya sich meski cowok, tapi sangat memperhatikan kostum. Iyalah, walau baru jadi model tapi untuk menuju langkah awal, maka yang harus dijaga adalah kostum.

Nach, kalo dari segi kostum udah oke, pasti bisa menarik perhatian publik. Dan yang paling penting gak malu-maluin. Parah banget khan kalo hanya gara-gara kostum kita dipermalukan di muka umum. Tapi intinya kostum apa aja no problem, yang penting rapi n sesuai dengan semua yang dikenakan, mulai dari bawahan, atasan dan aksesoris harus padu, biar enak diliat. (Ka’ Wulan/lia)

share Wa Ode Saktila, S.Psi (Psikolog)

Kostum Mencerminkan Kepribadian Sekilas seseorang mungkin sering mengabaikan masalah kostum... padahal kostum sangat penting lho untuk mencerminkan pribadi yang positif. Salah kostum bukan hanya ketika seseorang berada di sebuah acara, trus dipermalukan temanteman karena kostumnya jelek. Saltum biasa dialami siapa saja orang yang suka mengabaikan kostum, misalnya saja jalan-jalan tapi pake baju tidur... nah itu kan sudah termasuk salah kostum.

Kostum sangat penting, karena dari kostum, dapat mencerminkan pribadi kalian yang cerdas, rapi, disiplin. Dan yang pasti dengan kostum yang sesuai, bersih dan rapi anda akan mudah bergaul, dan dihargai orang lain. (Ka’ Wulan/lia)

HarMawati Sultan sultan.harmawat@yahoo.co.id Alumni AY Kendari hehehe... Saltum? jgn sampai deh milih kostum tuh gak hrus mewah utk sebuah acara, yg penting kostumx rapi dan sesuai dgn acarax, ngapain jg pke mewah2 klu cm jd bahan tertawaan dlm ht tmn2 krn gak sesuai dgn acarax kan gak nyaman.. hehehe

Bagi sobat-sobat X-genk yang pengen gabung ngasih komentar via Facebook di rubrik kesayangan kamu ini, silahkan add Facebook X-Presi :

expresikp @yahoo.com


Kendari Pos | Selasa, 19 April 2011

3 PS Megalindo v PS Kamsal 1

Belum Aman

Newcastle, KP Manchester United mengusung misi bangkit menghadapi Newcastle United dini hari nanti. Itu sebagai respon atas kekalahan menyakitkan 0-1 dari rival sekota, Manchester City di semifinal Piala FA (16/4). Pertanyaannya, mampukah United melakukannya di St James Park (siaran langsung MNCTV, kickoff 01.45 WIB). United semestinya lebih bersemangat menyusul raihan Arsenal, rival utama dalam perburuan juara Premier League. Arsenal hanya mengais satu poin setelah ditahan seri 1-1 Liverpool di Emirates (17/4). United kini unggul mutlak enam poin (69-63) karena memainkan laga yang sama (32 laga). “ Setelah kekalahan, kemenangan (atas Newcastle) sangat penting. Laga sisa musim masih banyak sehingga kami harus tetap memburu angka,” ungkap Nemanja Vidic, kapten United, kepada MUTV. Pelatih United Sir Alex Ferguson juga berharap respons positif ditunjukkan Vidic cs di St James Park. Jauh-jauh hari Ferguson menyatakan apabila Premier League merupakan prioritas utama United musim ini. “Kegagalan di Piala FA semestinya memotivasi pemain tampil lebih fight menghadapi Newcastle. Kemenangan tentu sangat melegakan. Sebaliknya, situasinya menjadi lebih sulit apabila kami gagal meraih hasil maksimal,” tutur pelatih yang akrab disapa Fergie itu kepada Daily Telegraph. Sebagai catatan, laga lawan Newcastle merupakan laga kelima Fergie tidak berada di bench United. Itu berarti Fergie akan menuntaskan skors dari FA ( Asosiasi Sepak Bola Inggris) terkait komentarnya terhadap wasit Martin Atkinson ketika United kalah 0-1 dari Chelsea di Stamford Bridge (1/3). Sekalipun tanpa Ferguson di bench United, tidak mengurangi pelatih antusiasme koleganya di Newcastle, Alan Pardew. Pelatih yang menangani Newcastle di paro musim itu bersemangat ingin mengalahkan Fer-

Kendari, KP Tiga poin tambahan yang diraih PS Megalindo pasca mengalahkan skuad PS Kamsal 3-1 kemarin belum membuat aman posisi klub a s u h a n Mustafa tersebut m e n u j u perempat final. PS Megalindo masih menunggu pertandingan terakhir yang akan dilakoni PS Labibia dalam lanjutan Wali Kota Cup II. Megalindo yang sudah mengakhiri pertandingannya digrup A mengemas empat poin. Sementara PS Labibia baru mengumpulkan satu poin. Jika PS Labibia memenangkan pertandingan lanjutannya maka peluang masih akan ada dengan menghitung agregat gol. Sementara itu dalam jalannya pertandingan kemarin, PS Megalindo yang dimotori Hasyim Cs langsung mendominasi serangan. Baru empat menit berlangsung, Rahmat berhasil menjebol gawang PS Kamsal yang dikawal Aksan setelah sepakannya melaju deras ke arah kiri. Tertinggal, anak asu-

4 PS Tawang Alun v PS Baroqah 0

Mulus ke Perempat Final

AFP PHOTO/ANDREW YATES.

Pemain Newcastle United, Nile Ranger beradu merebut bola dengan defender Aston Villa, Kyle Walker (kiri) dalam peertemuan laga Liga Premier di Villa Park, Birmingham, beberapa waktu lalu. Newcastle akan menghadapi Manchester United dalam pertandingan berikutnya. guson kali pertama dalam sejarah pertemuan keduanya. Pardew tidak pernah mampu mengalahkan Ferguson sejak masih menangani West Ham United (2003-2006) maupun Charlton Athletic (2006-2008). “Semasa masih menjadi pemain, saya pernah merasakan kemenangan atas United. Namun, saya masih penasaran dengan Ferguson,” ungkap Pardew kepada Journal Live. Absennya kapten tim sekaligus top scorer, Kevin Nolan, cukup

mengganggu Pardew dalam mengatur strategi ofensif. Jika Shola Ameobi tidak fit dari gangguan lutut sejak dua pekan lalu, daya gedor tuan rumah terancam tumpul karena Leon Bestmasih cedera. Setelah hengkangnya Andy Carroll ke Liverpool, Pardew memaksimalkan peran Peter Lovenkrands, striker 31 tahun Denmark yang sebenarnya nyaris hengkang bersamaan dengan Carroll.“Peter mengecewakan saya pekan lalu (Newcastle kalah

AFP PHOTO / DANIEL ROLAND

Defender Inter Milan, Javier Zanetti (kanan) menghadapi pemain Schalke 04 asal Spanyol, Jose Manuel Jurado di leg kedua perempat final Liga Champions. Trend negatif yang terus dialami Inter Milan menggagas kerinduan untuk kembali dilatih Jose Mourinho.

Kendari, KP PS Tawang Alun akhirnya memastikan diri maju dengan satu tiket ke perampat final. Syarir, Cs berhasil mengemas tiga poin tambahan setelah menumbangkan PS Baroqah 4 gol tanpa balas di Stadion Lakidende kemarin. Kemenangan ini membuat anak asuhan Sarman Tripitaka bercokol dipuncak klasemen grup D disusul PS Amarilis dan PS Baroqah masing-masing dua poin. Semua gol PS Tawang Alun diciptakan pada babak kedua. Empat gol langsung disarangkan Cristian, Adi, Syarir dan Edin akibat ambruknya barisan pertahanan

dari PS Baroqah. “ Saya sangat senang dengan kemenangan ini, karena kami langsung mengantongi satu tiket perempat final. Saya sempat terkejut saat babak pertama, karena banyak peluang yang terbuang. Tapi, pemain mampu mengembalikan performa terbaiknya,’’ bangga Sarman. Meski sudah pasti lolos, namun mereka tetap tak akan menyepelekan laga berikutnya menghadapi PS Amarilis. ‘’ Kami akan mengupayakan, agar bisa menang dan lolos dengan poin sempurna. Semoga anak-anak selalu tampil prima sehingga bisa meraih juara,” harapnya. (p2)

0-1 dari Aston Villa, 10/4, Red). Saya harap dia bisa lebih baik menghadapi United,” tutur Pardew. Lovenkrands punya statisk bagus menghadapi United. Dia mencetak sebiji gol Newcastle saat kalah 1-2 dari United dalam pertemuan pertama musim ini di Old Trafford (16 Agustus 2010). “Kami dan United baru mengalami kekalahan. Tapi, dengan kami bermain di kandang sendiri, kami punya kans lebih bagus,” tambah mantan pemain Schalke 04 itu. (dns)

Rindukan The Special One Milan, KP Trend negatif sedang dialami Inter Milan. Setelah tersingkir dari Liga Champions, sekarang mereka terlalu sulit mengejar penguasa klasemen AC Milan dalam perburuan scudetto. Dampaknya, posisi allenatore Leonardo mulai digoyang. Mantan pelatih AC Milan itu memang tidak akan dipecat segera, tapi kemungkinan besar pada akhir musim nanti. Sekalipun kontraknya masih tersisa satu tahun lagi. Nama-nama kandidat suksesor Leonardo sudah bermunculan. Ada Andre Villas Boas, Louis van Gaal, tak ketinggalan nama mantan pelatih Inter Jose Mourinho. Bahkan, kapten Inter Javier Zanetti tanpa sungkan mengatakan menginginkan pelatih yang menyebut dirinya The

han Muchtar mulai membalas serangan. Hasilnya, Adnan menit 26 yang terlepas dari jebakan offside, berhasil memanfaatkan kesalahan Hasyim, kiper PS Megalindo yang salah mengantisipasi arah bola. Namun gol itu tak menambah spirit PS Kamsal. Hanya berselang dua menit, pendukung PS Kamsal kembali tertegun setelah pemain lawan, Rahmat berhasil mencetak gol keduanya. Memasuki babak kedua, PS Megalindo menaikan tempo serangan dengan bermain pada sektor sayap. Tiga menit jelang pluit panjang, Junaidin melesakkan tendangan dan menambah gol. “ Kami hanya menunggu hasil dari PS Labibia. Jika mereka menang akan terjadi hitungan gol memasukan dan kemasukan. Tapi kami berharap mereka hanya bermain seri karena itu membuat tim kami lolos. Dan soal pertandingan ini, Saya mengakui diakhir mulai kelelahan. Pemain memang masih muda rata-rata kelahiran 1994, “ argumen Mustafa usai pertandingan. (p2)

Van Bronckhrost ke Indonesia

Special One itu kembali menukangi Inter. ‘’ Pintu selalu terbuka untuk Mourinho setelah hal luar biasa yang dia lakukan buat tim ini,’’ kata Zanetti, kepada Gazzetta dello Sport. ‘’ Tapi, jangan juga sepenuhnya menyalahkan Leonardo semata atas hasil buruk kami dalam beberapa laga terakhir,’’ lanjutnya. Mourinho memang sedang menjabat sebagai pelatih Real Madrid, tapi hubungan buruknya dengan media serta direktur umum Real Jorge Valdano membuatnya kurang betah di Madrid. Tak heran, banyak yang mengabarkan dia akan hengkang di akhir musim. Dukungan agar Inter membawa pulang Mourinho juga datang

Baca ONE Hal 18

Jakarta, KP Bulan lalu, karena satu alasan Giovanni Van Bronckhrost gagal datang ke Indonesia. Tapi para penggemarnya tak perlu kawatir. Sebab, pada 20-25 Juni mendatang, kapten timnas Belanda di pentas Piala Dunia berdarah Maluku itu akan menyambangi tanah air. Gio, sapaan Giovanni Van Bronckhrost, akan menginjakkan kaki di negara leluhurnya dalam agenda Sepak Bola Indonesia Bersatu yang dihelat Indonesia Football Acadeny (IFA ) bekerjasama dengan Sekretaris Kabinet dan Staff Khusus Kepresidenan untuk kawasan Timur Indoensia. Sederet program akan di-

Giovanni Van Bronckhrost jalani oleh Giovanni selama berada di Indonesia. Antara lain berbagi ilmu dan pelatihan dasar dan tehnik bermain sepakbola yang disesuaikan

dengan metode pelatihan sepak bola modern. Agenda itu diperuntukkan untuk 80 anak usia 10-12 tahun. Sebelum pelaksanaan agenda tersebut di Jakarta, sebelumnya akan dilakukan selekesi di empat kota yang dipekirakan akan diikuti sekitar 4000 anak. Empat kota tersebut adalah Palembang (28-29 Mei), Balikpapan (4-5 Juni), Ambon (1-12 Juni), dan Jakarta 18-19 Juni). Dari masingmasing kota akan diambil 20 pemain tebaik. Selama mengikuti program di Jakarta menurut Presiden Direktur IFA Iman Arif, para pemain terpilih akan melaku-

Baca VAN Hal 18


20

Kendari Pos |Selasa, 19 April 2011

Sekum PAN :

“PAN Tetap Buka Pendaftaran”

DOK/KP

Partai Demokrat pasang target tinggi di Pemilu 2014 nanti. Dibawah kendali Anas Urbaningrum, partai bintang mercy ini mematok target 30 persen. Target itu juga wajib dijalankan di Sultra yang saat ini menjadi tanggungjawab Muh Endang SA sebagai Ketua Demokrat Sultra. Gambar ini diambil saat PD menggelar jalan santai yang dihadiri Ketua Umum PD dan Sekjend, Edy Baskoro. Acara ini adalah upaya PD meraih simpati publik agar target 30 persen suara itu tercapai.

2014, Partai Demokrat Target 30 Persen Suara Kendari, KP Muh Endang SA punya pekerjaan maha berat. Partai Demokrat Sultra yang kini dipimpinnya harus bisa mengemban amanah partai bintang mercy tersebut yakni memenangkan Pemilu, baik secara nasional maupun di level Sultra. Target suara pun dipatok 30 persen, dan itu termasuk di Sultra. Artinya, jika saat ini Demokrat Sultra hanya punya 7 kursi di DPRD Sultra atau 15 persen, maka 2014 nanti harus 14 kursi atau lebih. Amanah ini disosialisasikan pengurus DPP Partai Demokrat, Andi Nurpati saat menghadiri Rakerda Partai Demokrat Sultra, Sabtu (16/4) lalu di Kendari. Katanya, pada Pemilu 2009 lalu, Demokrat secara nasional hanya peroleh 21 persen, makanya, untuk tahun 2014, dengan kepercayaan masyarakat saat ini yang masih tinggi, Demokrat yakin bisa meraih

PKS Final Usung Yaudu Salam Atjo Pasarwajo, KP Yaudu Salam Ajo tak sendiri dalam usahanya menuju singgasana wakil bupati Buton periode 2011-2016. Partai asalnya, PKS mendukung penuh langkah kadernya itu mendampingi Agus Feisal Sjafei sebagai pasangan calon bupati/wakil bupati. Paket Agus-Yaudu diusung Golkar dan dikuatkan PKS. Seluruh kader PKS di Sultra diinsturksikan untuk memenangkan pasangan ini. Dukungan politik PKS ini dilahirkan dalam rapat koordinasi pengembangan wilayah kepulauan yang bertempat di Pasarwajo akhir pekan lalu. Sekretaris DPW PKS Sultra, Sulkhani, mengatakan berdasarkan landasan filosofi, PKS sementara ini sedang membangun komunikasi dengan DPP PKS untuk mendapatkan pengesahan pasangan Agus-Yaudu. “Jelasnya untuk DPW dan DPD mendukung penuh pasangan ini, tinggal menunggu pengesahan dari DPP dalam waktu dekat karena tinggal masalah administrasi saja” katanya. Sementara itu, Ketua PKS Buton La Mahadi SPd kegiatan Rakorwil sengaja dilaksanakan di Pasarwajo agar mereka bisa memberikan dukungan moral dan suport kepada pasangan Agus-Yaudu untuk memenangi pemilukada Buton Agustus mendatang. “Yaudu sekarang sedang mengurus izin di DPRD Provinsi Sultra untuk mengikuti Pemilukada,” kata Mahadi yang juga anggota DPRD Buton ini. Rakorwil yang dihadiri oleh tiap-tiap ketua DPD PKS yang meliputi daerah kepulauan meliputi Kota Baubau, Kabupaten Wakatobi, Muna, Bombana, Buton Utara dan Buton) dilakukan selama 2 hari sejak Sabtu (16/4) bertempat di sebuah hotel di Pasarwajo.(p14)

suara minimal 30 persen. “Itu jadi patokan perolehan suara legislatif di setiap daerah, termasuk di Sultra,” kata mantan anggota KPU pusat itu. Juru bicara PD Sultra, Yusuf Talamma kemarin mempertegas soal ini. Katanya, PD Sultra siap menjalankan amanah partai itu dengan memnangkan 30 persen suara Pilcaleg di 12 kabupaten/kota di Sultra, di level provinsi dan nasional. “Untuk Pilgub, kami lihat hasil survey. Demokrat pasti punya calon. Tentang siapa? Demokrat masih melihat hasil survey, elektabilitas. Tentunya, mengutamakan kader,” jelasnya. Yusuf masih belum menyebut siapa yang bakal diusung Demokrat di Pilgub nanti, tapi Direktur sebuah lembaga swadaya masyarakat ini menyatakan bahwa partainya punya banyak kader yang punya kapasitas dan kompetensi guber-

nur. “Ada Aswad Sulaiman di Konut, Rusda Mahmud (Bupati) di Kolut, Endang SA, Umar Arsal dan Pak Andi Rahmat. Pak Imran juga. Karena sampai hari ini dia masih pengurus di Demokrat,” tambahnya. Sekedar gambaran, Aswad Sulaiman saat ini tinggal menunggu pelantikannya sebagai Bupati Konawe Utara. Sedangkan Rusda Mahmud, yang dulu berbaju PNBK adalah Bupati Kolaka Utara yang kini hijrah ke Demokrat. Endang SA adalah Ketua PD Sultra yang saat ini menjabat sebagai Wakil Ketua DPRD Sultra. Umar Arsal dan Andi Rahmat adalah anggota DPR RI asal Sultra sedangkan Imran adalah Bupati Konawe Selatan. Selain bicara soal target Pilcaleg, Rakerda Demokrat yang diikuti DPD Demokrat kota/ kabupaten juga melahirkan ada 2 rekomendasi lain yakni soal Musyawarah Cabang (Mus-

cab) di 12 DPD Demokrat yang harus sudah digelar Mei nanti. Poin kedua adalah soal verifikasi Parpol. Yusuf menambahkan, Demokrat akan mempersiapkan kebutuhan verifikasi Parpol, terutama syarat verifikasi Parpol seperti sekertariat dan pengurus tingkat DPC harus dipenuhi. Target verifikasi pengurus 100 persen seSultra, seperti yang diatur dalam UU. Dia merinci, minimal 75 persen di kabupaten, 56 persen untuk kecamatan dan 100 persen se-Sultra. Selain menghasilkan rekomendasi internal, Demokrat juga melahirkan rekomendasi yang sifatnya eksternal seperti kesiapan Pilwali, Pemilukada, Pilgub dan Pilcaleg. Termasuk strategi memenangkan Pemilukada yang tersisa di beberapa kabupaten/kota yang belum melaksanakan Pemilukada atau Pilwali.(dri)

Kendari, KP Rencana Partai Amanat Nasional (PAN) menggelar musyawarah daerah (Musda) 12 DPD kabupaten/kota, secara serentak di Kota Kendari, sudah final. Menciptakan keharmonisan bagi semua kader PAN melalui Musda serentak, merupakan misi PAN sekaligus menghilangkan kesenjangan antar kader. “Musda serentak itu sekalian untuk melaksanakan konsolidasi langsung dengan DPC dan DPRT serta untuk menghilangkan kesenjangan. Harapannya, konsolidasi betul-betul bisa menghasilkan capaian kinerja untuk kemenangan, baik di Pemilukada, Pilwali, Pilgub dan Pilcaleg,” kata Sekretaris Umum DPW PAN, Abdurrahman Saleh, saat ditemui di DPRD Sultra, kemarin. Dia menjelaskan, DPW sengaja menggelar Musda serentak, untuk mengumpul semua kader PAN dari 12 DPD kabupaten/ kota, setelah PAN meraih kemenangan hampir dari setiap Pemilukada. Hal tersebut, menurut dia, perlu dilakukan agar lebih mensikronkan DPW dan DPD agar bisa berkiprah lebih

Abdurrahman Saleh baik di masyarakat. Abdurrahman juga menyinggung soal pemilihan Ketua PAN yang kecenderungannya sudah ditentukan dan tinggal disahkan di Musda. Katanya, ada kajian mendalam bagi calon untuk bisa memimpin partai matahari terbit itu. Sebab, ketua DPD merupakan gerbang lokomotif kepemimpinan di DPD. Karenanya, PAN sebagai partai terbuka tetap memberi kesempatan bagi semua calon untuk mendaftar sebagai calon ketua DPD.

Abdurrahman menegaskan, tidak ada yang salah dengan aklamasi. Sebab, aklamasi atau voting, dua-duanya merupakan keputusan pemilik hak suara di Musda. Kalau pada akhirnya calon yang terpilih di Musda nanti, lahir melalui aklamasi, Abdurrahman menganggap itu adalah keputusan yang sifatnya absolut. Karena sudah melalui mekanisme partai. “Memimpin yang terbaik untuk PAN, itu yang paling utama. Jadi, bukan aklamasi karena tetap dibuka pendaftaran. Lagian kenapa sih wartawan seperti alergi dengan aklamasi? Itu juga kan sudah melalui mekanisme. Peserta Musda diberikan hak untuk memilih. Adapun di Musda nanti voting atau aklamasi, itu harus dihargai,” jelasnya. Yang jelas, lanjut anggota DPRD Sultra itu, panitia memberikan kesempatan pada calon untuk ikut di pemilihan. “Kita wellcome bagi semua. Tapi yang masuk di PAN, tidak melebihi kader yang lain. Ini (PAN-red) kapal perjuangan. Masing-masing ada tugas yang diemban dan Musda bagian dari kerjasama,” tandasnya. (dri)

Koalisi Bougenville Mulai Jaring Calon La Ode Magribi Sasaran Pertama Kendari, KP Koalisi Bougenville (KB) langsung tancap gas. Setelah kemarin resmi disampaikan ke publik, gabungan enam Parpol yang dimotori Partai Golkar itu langsung melakukan penjaringan terhadap bakal calon walikota Kendari. Target pertama koalisi ini DR Ir Laode Magribi MT, yang kemarin langsung ditemui tim penjaringan KB di kediamannya. Ketua Koalisi, Hikman Ballagi menjelaskan, bakal calon walikota yang diusung KB tid-

ak lagi dipusingi dengan pencarian partai politik (Parpol) pendukung. Sebab, KB merupakan koalisi dari 5 partai non seat yang sudah melebihi persentase suara yang ditetapkan yakni 15,5 persen. Sekertaris Koalisi, La Ode Ashar membenarkan pernyataan Hikman Ballagi. Katanya, KB memberikan keyakinan pada figur, bahwa koalisi tidak akan pecah karena sudah diikat oleh sanksi yang sangat berat dalam akta notaris. Dia lalu meyakinkan Magribi agar tidak ragu bergabung di KB karena koalisi tidak akan pecah sampai pendaftaran di KPU Kota. Kemarin, Rahmat Alam dari

Partai Kedaulatan, Kadar Siantang dari PKPB dan Irwan S Herman dari PKNU sempat enyarankan Magribi, agar selalu tampil di depan publik memperkenalkan diri, komunikasi dan bertatap muka langsung dengan masyarakat. Selama ini, kata mereka, nama Magribi sudah dikenal, tapi wajahnya belum dikenal. Menanggapi saran tersebut, Magribi mengaku, April ini dia sudah mencoba menghimpun kekuatan dan menggelar rapat baru-baru ini. Dia juga menjelaskan, intensif bergerak efektif di lapangan, karena punya channel di kelurahan. “Gerak kita silent (tidak diketahui lawan-red),” tandasnya. (dri)


Kendari Pos Edisi 19 April 2011