Page 1

Jumat, 18 Maret 2011

Harga Eceran Rp. 3.500,-

http://www.kendaripos.co.id

Bermotif Perempuan Tiga Tersangka Pelaku Pembunuhan Oknum Brimob Diringkus Kendari, KP Pelaku pembunuhan terhadap oknum personil Brimobda Sultra bernama Briptu Ahmad Zainuddin yang mayatnya dibuang di

Baca BERMOTIF di Hal. 7

Manfaatnya pun Telah Dirasakan oleh Tiga Generasi Selain sakit maag, yang sering mengganggu Nyonya Hera Sulistyaningrum adalah penyakit tekanan darah rendah. “Dari dulu, sebelum punya anak, tekanan darah

Baca GENERASI di Hal. 2

SELEBRITI

Sering Mimpi Adjie 40 HARI sudah aktor Adjie Massaid wafat. Sebagai istri, Angelina Sondakh masih belum bisa melupakan Adjie dalam hidupnya. Saking rindunya, putri Indonesia 2001 itu sering memimpikan suami tercintanya. "Di awal-awal kepergian Mas Adjie, mimpi sampai tiga kali bertemu Mas Adjie. Tapi setelah dua minggu ini mas Adjie belum datang," kata Angie mengenang 40 hari wafat Adjie di rumah Jl. Taman Cilandak 2 Blok E No.14, Cilandak Barat, Jakarta Selatan, Rabu malam. Sembari mengusap air matanya, Angie bercerita, dalam mimpi ia selalu melihat Adjie bersama buah hatinya, Keanu Jabbar Massaid. "Mimpinya lihat Mas Adjie gendong Keanu, nggak ngomong, ketawa, senyum saja. Setiap kali mimpi pasti mas Adjie gendong Keanu, atau main sama Keanu, bercanda," ungkap Angie. (tia)

SUWARJONO/KP

(Gambar kiri) Dua tersangka pembunuh oknum Brimobda Sultra berinisial AG dan Al beberapa saat setelah ditangkap. (Gambar kanan) Direskrim Polda Sultra, Kombes Po. Iswandi Hari (tengah) bersama Kapolresta Kendari, AKBP Yuyun Yudhantara (kanan) saat menerangkan penangkapan para tersangka.

Prof Rustam Tamburaka Hengkang ke PAN

Soal Dugaan Korupsi Pembebasan Lahan di Gubernuran

Abdurrahman Shaleh

Nur Alam

Tangsi (mantan anggota DPRD Sultra). Dalam deretan Wakil Ketua Dewan Penasehat DPW PAN Sultra yang diketuai Brigjen (Purn) Saleh Lasata ini juga terdapat nama man-

tan Sekda Muna, Drs H La Ode Kilo. Dalam susunan pengurus yang dikeluarkan DPP PAN ditandatanga-

Kendari, KP Status tersangka yang menjerat Sekot Amarullah dan Kepala BPN Kendari Ruslan Emba ditangggapi datar oleh Pemprov. Asisten I Setprov Sultra Nasruan SH, mengatakan kasus hukum yang menyangkut proses pembayaran tanah itu tidak ada sangkutannya dengan Pemprov. Tanah tersebut dapat dimanfaatkan oleh Pemprov kapan saja meski terjadi gejolak hukum disekitarnya. “Yang saya dengar, tanahnya itu tanah negara yang dikuasai. Tapi kita tidak mau terjebak di situ. Tidak ada masalah dengan Pemprov,” ujarnya. Pemprov bisa merasa tenang karena baik dari keterangan Kejati atau BPN dan Pemkot, Pemprov tetap diuntungkan. Sebabnya, jika status tanah tersebut sesuai statement Kejati sebagai tanah negara, maka Pemprov berhak mengolah tanah negara di lingkup Sultra. Kalau tanah tersebut merupakan tanah negara yang dikuasai, maka Pemprov juga bisa mengolah tanah tersebut karena telah dilakukan proses ganti rugi. “Kita tetap bisa melakukan pembangunan, apapun kelanjutan kasusnya nanti,” ungkap Nasruan. Mantan Karo Hukum Setprov Sultra ini juga menjelaskan bahwa kejadian serupa pernah menimpa

Baca HENGKANG di Hal. 7

Baca PEMPROV di Hal. 7

Brigjen Saleh Lasata Jabat Ketua Penasehat, Sekretaris DPW Jatuh ke Abdurrahman Shaleh Kendari, KP Komposisi kepengurusan Dewan Pimpinan Wilayah Partai Amanat Nasional (DPW PAN) Sultra diwarnai dengan kemunculan beberapa nama baru dan mantan-mantan pengurus inti partai non PAN. Di antara mereka ada Prof DR Rustam E Tamburaka MA yang dalam komposisi DPW PAN kali ini menjabat Wakil Ketua Majelis Penasehat DPW PAN. Bersama Rustam, ada pula sejumlah pentolan partai lain yang juga mantan-mantan anggota DPRD Sultra di antaranya, Kadir Ole (mantan Sekretaris DPW PPP Sultra), La Atjeh Amin dan Fikri Joenoes (mantan pengurus harian Golkar Sultra), serta Nengah

Pemprov Tetap Diuntungkan

Ke Komunitas Utan Kayu, Sehari Setelah Ledakan Bom Buku

Mulai Sadar Pentingnya Menyeleksi Tamu-Tamu

RAKA DENNY/JAWAPOS

Abshar Abdalla yang baru sehari lolos dari ancaman bom turun dengan senyum semringah. Mengenakan baju biru, dia tampak santai berjalan menemui beberapa anggota Komunitas Utan Kayu yang bersiaga di salah satu sudut kantor KBR 68 H. Dia disambut Heru Hendratmoko, direktur produksi KBR 68 H. “Gus, hati-hati jalannya, siapa tahu masih ada sisa bom,” ujar Heru dengan nada bercanda. Ulil pun tertawa. Jaringan Islam Liberal (JIL) didirikan Ulil dan sejumlah anak muda lainnya sekitar 2001. Banyak pihak yang mengapresiasi. Tapi, tidak sedikit pula yang mencibir bahkan menghujat. Ulil menceritakan, sejak 2002, kritik keras bahkan hujatan terhadap dirinya sudah

Petugas sisir lokasi lokasi bom meledak di kawasan Kantor Berita Radio (KBR) 68H, Utan Kayu, Jakarta Timur.

Baca MULAI di Hal. 7

Peristiwa meledaknya bom buku di kantor Komunitas Utan Kayu, Jakarta Timur, Selasa lalu (15/3), membuat para aktivis di tempat itu mengevaluasi pola pengamanan mereka yang dianggap terlalu longgar. Padahal beberapa hari sebelum ledakan terjadi, ada tandatanda mencurigakan.

AGUNG-KUKUH-DIAN, Jakarta

Angelina Sondakh

GARIS polisi (police line) di sudut kantor Komunitas Utan Kayu, Jakarta Timur, itu masih terpasang hingga kemarin. Serpihan meja kayu mahoni yang sempat berserakan karena ledakan bom buku pada Selasa lalu (15/3) dibiarkan apa adanya. Kedai yang biasa ramai dengan diskusi dan aktivis yang minum kopi itu kemarin sepi. Sebuah mobil Innova mendekat. Ulil


2

Kendari Pos |Jumat, 18 Maret 2011

Anis Matta Dituduh Gelapkan Dana Partai Rp 10 Miliar Jakarta, KP Pendiri Partai Keadilan (PK), Yusuf Supendi melaporkan dua petinggi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ke Badan Kehormatan (BK) DPR. Laporan Yusuf Supendi ke BK DPR, sebagaimana yang diungkap anggota BK DPR, Salim Mengga, terkait dugaan 'dana haram' yang diterima PKS dari Timur Tengah dan setoran dari mantan Wakil Presiden RI, Jusuf Kalla (JK). "Benar, Yusuf Supendi telah melaporkan Presiden PKS Luthfi Hasan Ishaag dan Sekjen PKS Anis Matta ke BK DPR. Karena ini menyangkut nama baik, maka BK tentunya akan memintakan klarifikasi terhadap pihak-pihak terlapor. Dalam posisi memintakan klarifikasi, BK tidak akan memberikan predikat salah atau benar

terhadap pihak terlapor," kata Salim Mengga, di gedung DPR, Senayan Jakarta, Kamis, (17/3). BK DPR juga akan meminta keterangan pelapor guna memastikan apakah laporan tersebut memiliki dasar hukum yang kuat atau tidak. "Jadi ini harus diklarifikasi, kita akan tanya si pelapor. Tapi kalau laporannya nggak benar, ya kita buang ke tempat sampah," tegas Salim. Sementara itu, Luthfi Hasan Ishaaq belum bersedia berkomentar terkait laporan mantan koleganya itu. Ia memilih akan mempelajari terlebih dahulu tudingan Yusuf Supendi. "Saya belum bisa komentar. Kita lihat dan pelajari dulu substansi laporan itu," katanya. Menurut laporan Yusuf, Luthfi adalah orang yang berpengalaman jihad di Afghanistan. Ketika men-

jabat sebagai Bendahara PK, Luthfi disebut mendapat dana dari Timur Tengah untuk Pemilu 1999. Sedang dalam Pilpres 2004, mendapat dana dari JK sebesar Rp 34 milyar. Sementara Anis Matta, lanjut Yusuf, melakukan pelanggaran penggelapan uang Pilkada DKI yang menyalonkan Adang Dorodjatun-Dani Anwar. "Anis, Sekjen PKS, menggelapkan uang dana Pilkada DKI Rp10 milyar bersumber dari Adang Daradjatun Rp40 milyar," tuding Yusuf. Di tempat terpisah, Ketua Majelis Syuro PKS Hilmi Aminudin menilai laporan Yusuf Supendi tersebut sebagai fitnah. "Itu fitnah. Tapi sebaiknya itu ditanyakan ke bidang hukum. Tanyalah ke DPP. Saya tegaskan itu fitnah dan itu tindakan orang sakit hati

karena dipecat dari partai. Dia itu indispliner dipecat partai," ujar Hilmi. Menjawab pertanyaan soal tudingan terhadap diri Hilmi yang suka mengintervensi DPP, Ketua Majelis Syuro PKS itu meminta untuk ditanyakan saja ke DPP PKS. "Saya tidak mengurus organisasi, semua yang mengurus DPP. Saya kan di majelis syuro, bukan di DPP. Semua kegiatan di DPP lebih baik tanyakan ke DPP," tuturnya. Sama halnya dengan Hilmi Aminudin, Wasekjen DPP PKS Mahfudz Siddik juga menilai langkah Yusuf sebagai langkah orang sakit hati. "Jadi kalau sekarang melaporkan ke BK biarin saja, namanya orang sakit hati karena dipecat akibat pelanggaran berat. Saya tidak akan tanggapi,” tegas Mahfud.(fas)

Mega Sindir Pertemuan dengan SBY Klaten, KP Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri akhirnya buka kartu mengenai kemungkinan bergabungnya PDIP ke pemerintahan SBY. Dia mengaku memang banyak kader elit PDIP yang berharap pintu koalisi itu dibuka. Tapi, Megawati bersikukuh partainya akan tetap berada di luar pemerintahan. Megawati menyebut sikap itu sebagai bentuk konsistensinya terhadap keputusan Kongres III PDIP di Bali, April 2010, lalu. ‘’Banyak yang sepertinya bingung, bu kita sebetulnya mau masuk atau tidak? Aneh kan ya? Kalian tahu keputusan kongres seperti apa, kalian masuk sebagai peserta kongres, kalian yang memutuskan, menyuruh saya agar sebagai ketum menjalankan a,b,c,d,’’ kata Megawati saat mencanangkan ‘Cabang PDIP Pelopor’ di Desa Jambaan, Kecamatan Bayat, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, kemarin (17/3). Megawati menegaskan dirinya adalah satu-satunya orang yang diberi mandat Kongres. Karena itu, semua keputusan strategis partai, termasuk soal koalisi atau oposisi, hanya dia yang berhak untuk mengambil keputusan final. ‘’Saya dilantik di Kongres partai. Segala ketentuan atau persoalan partai itu tanggungjawab ketua

Generasi .................... saya sudah sering rendah. Pernah berkisar antara 85-90,” ujar ibu satu anak ini, tanpa menyebutkan angka diastolik tekanan darahnya itu. Dan akibatnya, kepala wanita 38 tahun ini sering sekali pusing. “Kalau pusing, seminggu tidak hilang-hilang,” ungkap penduduk Dukuh Sendang, Kelurahan Sendangharjo, Kecamatan Blora, Kabupaten Blora, Jawa Tengah, ini. Kendati pernah berobat ke dokter, ia tak lagi sudi karena penyakitnya tetap saja kambuh setiap obatnya habis. Kebetulan, sudah lama ibunda Nyonya Hera rutin mengonsumsi New Mandala 525. “Setelah mengonsumsinya, sejumlah keluhan umum orang lanjut usia yang diderita ibu saya itu mulai teratasi,” ujar Nyonya Hera Sulistyaningrum. Maka, sejak Februari 2010, wanita yang bekerja dengan membuka warung ini pun ikut-ikutan melakukan hal yang sama. Secara perlahan, kedua penyakitnya itu pun mulai berkurang, baik frekuensi maupun intensitasnya. Akibatnya, “Anak saya yang berumur 13 tahun dan bersekolah di SMP itu ikut-ikutan pula meminumnya. Dia bilang, bila paginya sudah minum kedelai bubuk itu satu gelas, ia tahan tidak makan sampai jam satu siang walaupun paginya nggak sarapan,” ucap Nyonya Hera saat ditemui di rumahnya

umum. Tidak ada yang lain,’’ ujar putri proklamator Soekarno, itu. Megawati menyampaikan untuk mengubah keputusan kongres itu sangat sulit, karena harus melalui kongres luar biasa. Untuk bisa melaksanakannya terdapat sejumlah aturan khusus di AD/ART yang harus dipenuhi. ‘’Itupun sangat kecil kemungkinannya,’’ ungkap Megawati. Kecuali, lanjut Megawati, dia menggunakan hak prerogratif untuk menggelar kongres luar biasa tersebut. ‘’Tapi saya katakan hak prerogratif itu tidak mau saya pakai secara murah, lalu harus disetujui partai. Nah, ini yang saya bilang justru akan membuang waktu bagi PDIP,’’ tegasnya. Megawati lantas menyindir Taufik Kiemas, suaminya dan Puan Maharani, putrinya yang justru aktif menawarkan opsi koalisi. Termasuk soal kabar pertemuan kedua elit teras PDIP itu dengan Presiden SBY. ‘’Ini Mbak Puan pergi ke tempatnya Pak SBY dengan Pak Taufik, lalu banyak yang berpikir sepertinya saya tidak tahu. Lho, saya ini tahu kapan, mau apa, dan sebagainya,’’ kata Megawati saat sesi wawancara dengan wartawan seusai acara. Mungkin karena merasa tersindir, Puan yang kebetulan duduk di sebelah Megawati tampak agak sedikit memerah wajahnya. ‘’Jadi,

saya bilang yang bermain siapa? Yang bermain ya media-media dan mereka yang berkeinginan supaya ini makin meriah,’’ tegas Megawati, lantas tersenyum. Saat berpidato di hadapan 30 ribu kader banteng moncong putih, Megawati sudah mengisyaratkan adanya sejumlah persoalan mendasar yang membuat PDIP tidak bisa bergabung dengan pemerintah. Misalnya, dalam soal kebijakan ketahanan pangan. Megawati mengkritik solusi impor yang diambil pemerintahan SBY untuk mengatasi membumbungnya harga sejumlah bahan pokok. ‘’Stop impor beras gula. Kalau kurang ya diadakan. Pabrik diperbaiki, lahannya diadakan,’’ kritiknya. Megawati lantas menyentil kasus bailout Century sampai mafia pajak yang tak tuntas. ‘’Jadi, kita mau bicara soal apa, kalau itu saja tidak selesai,’’ sindirnya. Megawati juga mempertanyakan komitment pemerintah untuk menjamin keamanan setiap warga negara, termasuk dalam menjaga kebebasan beragama dan berkeyakinan. Menurut dia, seluruh rakyat Indonesia seharusnya hidup berdampingan secara damai. ‘’Kalau sampai sekarang ini ada orang sepertinya tidak bisa hidup tenang - (dalam hal ini, Red) saya tidak mau lagi sebut namanya jangan dong. Beri orang-orang ini

kehidupan yang lapang di NKRI. Jangan sepertinya mereka dikejar-kejar,’’ tutur Megawati. Meskipun tidak disebut secara eksplisit, jelas sekali kalau Megawati membicarakan menguatnya kecenderungan kekerasan atas nama agama, terutama kekerasan terhadap warga Ahmadiyah. ‘’Jangan orang berpikir Ibu Mega membela mereka. Tidak, konstitusi membela mereka,’’ tegasnya. Bagi Megawati masalah keamanan yang paling urgen untuk ditangani. Apalagi, dengan peledakan ‘bom buku’ terhadap sejumlah pihak, salah satunya Ulil Abshar Abdalla. ‘’Bom yang semakin canggih, semakin kecil dapat dimasukkan ke kotak atau buku,’’ kata Megawati. Untuk merespon semua tumpukan masalah inilah, ujar Megawati, dicanangkan cabang pelopor. Dia menyebut Dewan Pimpinan Cabang (DPC) yang berada di level kabupaten/kota harus memerhatikan keluhan masyarakat sampai di tingkat anak ranting. ‘’Ini merombak cara -cara berpartai, baik secara mental, cara berfikir, cara bergerak, dan cara mengambil keputusan yang individual dan transaksional. Menjadi ideologis,’’ kata Megawati. Sekjen DPP PDIP Tjahjo Kumolo mengatakan selama ini opini

22 Juli 2020 lalu. Biji kedelai memang kaya dengan zat yang bergizi tinggi. Di dalam biji kedelai terkandung karbohidrat, serat, protein, flavonoid, vitamin, mineral, dan lain-lain. Karbohidrat merupakan sumber energi dan serat berperan dalam memperlancar pencernaan. Kekurangan serat membuat orang sulit buang air besar, dan kondisi yang parah menyebabkan kematian. Protein berguna untuk pertumbuhan, perbaikan jaringan yang rusak, dan penambah imunitas. Protein kedelai tersusun atas lesitin, arginin, dan lain-lain. Asam-asam amino ini dibutuhkan untuk pertumbuhan dan perkembangan, terutama lesitin. Sedangkan flavonoid pada kedelai adalah isoflavon. Senyawa ini pertama dikenal sebagai obat awal 1990-an oleh ahli Amerika. Selain sebagai antioksidan, isoflavon juga sebagai antiosteoporosis, antiaterosklerosis, pe-

nambah imunitas tubuh, dan pendorong lancarnya metabolisme. Nagata, peneliti Jepang, pada 1998 menganjurkan setiap manusia mengonsumsi isoflavon 50-100 mg/hari. Pada kedelai juga terdapat vitamin A, vitamin B1, vitamin B2, vitamin E, kalsium, zat besi, fosfor, dan sodium. Karena itu, mengonsumsi kedelai sangat dianjurkan. Banyak kedelai bu-

buk beredar, namun New Mandala 525 laku karena manfaatnya nyata. Produk ini bukan obat melainkan minuman kesehatan untuk keluarga, yang tersedia di apotek dan toko obat terkemuka di wilayah Anda. Untuk konsultasi, kunjungi purwati-s@centrin.net.id atau telepon (021) 70288540 dan.Distributor Sulawesi Tenggara 08124135934. (adv)

Baca SINDIR di Hal. 7

Ba’asyir Ngaku Terima Uang Jakarta, KP Perlahan tapi pasti, terdakwa kasus penggalangan dana latihan teroris Abu Bakar Ba’asyir (ABB) mengakui perbuatannya. Dalam lanjutan sidang pemeriksaan saksi di PN Jakarta Selatan kemari (17/3), ABB membenarkan menerima uang untuk latihan teroris. Dalam persidangan kemarin, ABB tetap kukuh dengan pendirian sebelumnya. Yaitu memilih tidak mengikuti persidangan selama saksi yang didatangkan tim Jaksa Penuntut Umum (JPU), diperiksa dengan teknologi Telekonferensi. Diantara saksi yang diperiksa dengan telekonferensi kemarin adalah, Hariadi Usman, Suramto alias Deni, Munasikin, dan Muhammad Ilham. Seperti dalam sidang sebelumnya, mereka mengeluarkan kesaksian dari Rutan Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok. Sedangkan saksi yang hadir di PN Jakarta Selatan adalah Yudi Zulfahri dan Agam Fitriadi. Sebelum persidangan dimulai, ABB sempat melayangkan secarik surat kepada Majelis Hakim yang diketuai Herri Swantoro. Dalam surat yang terdiri dari tiga lembar tersebut, ABB kembali menegaskan jika pelatihan bersenjata di Aceh atau ia sebut dengan isitilah I’dad adalah upaya membela agama. Untuk meyakinkan hakim, dia menyitir beberapa ayat suci Al Quran. Diantaranya adalah Surah Al Anfal ayat 60, An Nisa 140, Al An’am 68. Mantan Amir Jamaah Anshorut Tauhid (JAT) itu juga menukil beberapa hadis Nabi Muhammad. “Ayat dan hadits ini menunjukkan bahwa I’dad disyariatkan maka merupakan ibadah penting dalam Islam. Yang wajib diimani dan diamalkan oleh umat Islam,” ujar ABB. Dia menambahkan, perintah agama tersebut tidak boleh dipelintir dengan dakwaan pelatihan terorisme. Sebelum dia meninggalkan persidangan, ABB berharap majelis hakim merubah dakwaan JPU. Dalam dakwaan-

nya, JPU menuduh ABB mendanai dan menggerakkan pelatihan teroris di Aceh. Dakwaan itu berujung ancaman hukuman mati atau kurungan seumur hidup bagi ABB. Koordinator tim Jaksa Penuntut Umum (JPU) Andi Mohammad Taufik mengatakan, ABB meminta kepada JPU agar mengubar dakwaan. Dari dakwaan pasal Undang-undang Nomor 15 Tahun 2003 tentang Terorisme, menjadi pasal dalam Undang-undang Darurat Nomor 12 Tahun 1951 tentang Senjata Api. Setelah ABB keluar, persidangan dilanjutkan. Dari keterangan beberapa saksi yang diperiksa kemarin, posisi ABB sebagai penggalang dana kian jelas. Diantaranya dari kesaksian anggota JAT Bekasi, Haryadi Usman. Dalam keterangannya, Haryadi menjelaskan memang setelah ada pertemuan di Rumah Makan Abunawas, Matraman, Jakarta, 4 Januari 2010 silam, ABB meminta bantuan infaq kedirinya. “Saya awalnya tahu itu bantuan infaq. Bukan latihan bersenjata,” kata dia. Haryadi baru mengerti jika uangnya digunakan untuk pendanaan latihan teroris bersenjata di Aceh, setelah menonton rekaman latihan tersebut. Dia mengatakan, memberikan infaq sebesar Rp 150 juta. Infaq tersebut diberikan ke terdakwa melalui perantara Abdul Haris alias Haris Amir Falah, pemimpin JAT Jakarta. Dari kesaksian tersebut, ABB mengakuinya. Setelah sidang telekonferensi rampung, ABB berkenan kembali masuk ke persidangan. “Benar saksi (Hariyadi Usman) memberikan infaq lewat Abdul Haris,” tandas ABB di depan majelis hakim. Dia lantas membenarkan juga jika sempat menonton rekaman latihan teroris itu di markas JAT. Meskipun membenarkan menerima dana dari Haryadi, ABB tetap bersikukuh jika dana itu digunakan untuk kepentingan seluruh jamaah JAT. Selain itu, dana juga digunakan seluruh jamaah selama persiapan dan pelaksanaan I’dad.(wan)


3

Jumat, 18 Maret 2011

Garuda Beri Apresiasi Agen Berprestasi Kendari, KP Untuk memberikan motivasi pada 39 agen yang berada di Sultra, Maskapai Garuda Indonesia Kendari memberikan penghargaan pada lima agen yang berprestasi, kemarin. Mereka masuk dalam kategori penjual tiket terbanyak dan menggunakan sistem online. Kegiatan yang dikenal dengan Surprised Garuda Online Sales ini masih berlanjut hingga Maret 2011. Kepala Penjualan Kantor Garuda Indonesia Kendari, Johanis Frederik Mardianto mengatakan bila penghargaan lima agen merupakan program periode Januari 2011, sehingga masih ada kesempatan pada dua bulan lagi yakni untuk periode Februari dan Maret 2011. Kegiatan yang dilangsungkan dalam bentuk gathering bersama para agen, hanya diberikan pada beberapa wilayah di Indonesia Timur yakni Kendari, Kupang, Palu, Ambon dan Ternate. “Penghargaan tersebut kami berikan dengan pembagian hadiah dari pemenang pertama hingga kelima,” terangnya kemarin saat

ditemui usai acara. Saat ini menurut Johanis, prospek penerbangan di Sultra cukup bagus, itu karena semakin banyak investasi di daerah ini, sehingga penguna jasa pesawat meningkat. Load faktor (jumlah penumpang) Garuda pun sampai saat ini rata-rata masih 80 persen. Bahkan secara nasional jumlah pesawat Garuda semakin bertambah untuk memenuhi kebutuhan pesawat di negeri ini, termasuk sejumlah rute pun mulai ditambah. “Terbaru, kami menambah rute ke Gorontalo, jadi bagi penumpang dari Kendari yang ingin ke Gorontalo bisa naik Garuda via Makassar,” ujarnya. Sebagai perusahaan penerbangan yang lebih dikenal dengan pelayanannya yang ekselen, Garuda tentunya akan terus mempertahankan image tersebut. “Garuda masuk dalam bintang 4 secara internasional. Untuk itu kami pun akan terus meningkatkan pelayanan, sesuai penilaian tersebut, termasuk di Kendari,” pungkas Johanis. (lis/awl)

Agen yang menjual tiket Garuda terbanyak mendapat penghargaan dari Kantor Garuda Indonesia Kendari. Saat ini Garuda sudah mempunyai rute Makassar - Gorontalo. Artinya penumpang Kendari yang ingin ke Gorontalo bisa naik Garuda via Makassar

Harga Pertamax Naik Lagi Untuk Sulawesi Kenaikan Rp 650- Rp 700 perliter

Jakarta, KP Terus melonjaknya harga minyak mentah dunia yang saat ini mencapai US$114 per barel membuat PT Pertamina (Persero) harus menaikkan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) non-Subsidi, yakni Pertamax, Bio Pertamax dan Pertamax Plus di sebagian besar wilayah di Indonesia. ‘’Terhitung mulai tanggal 16 Maret 2011 pukul 00.00 WIB, sebagian besar harga BBM non-subsidi Pertamina yang terdiri dari Pertamax, Bio Pertamax dan Pertamax Plus di Jakarta dan di sebagian

besar wilayah Indonesia mengalami perubahan harga. Kenaikan ini dipicu oleh naiknya harga minyak dunia,’’ ucap VP Corporate Communication PT Pertamian, Mochamad Harun, Selasa (15/3) lalu. Untuk wilayah Jakarta dan sekitarnya, menurut Harun harga Pertamax yang sebelumnya sebesar Rp 8.100 per liter menjadi Rp 8.700, sementara harga Pertamax plus dari Rp 8.550 menjadi Rp 9.150. Sedangkan harga Pertamax untuk Unit Pemasaran I (UPms I), dari Rp 8.600 menjadi Rp 9.150, UPms II Rp9.000 menjadi Rp 8.350, UPms IV kenaikannya mulai dari Rp8.900 menjadi Rp8.250. Sedangkan untuk UPms V (Bali, NTB, NTT) lanjut Harun kenaikannya mulai dari Rp 550 hingga Rp

650 perliter, UPms VI dan UPms VII (Kalimantan Sulawesi) mengalami kenaikan rata-rata Rp650-700 per liter. “Sementara wilayah yang mengalami kenaikan harga Pertamax plus, yakni Batam dari Rp8.100 menjadi Rp8.700, UPms I Rp8.850 menjadi 9.500, Riau Rp9.100 menjadi Rp9.700, UPms IV Rp8.700 menjadi Rp9.300,’’ jelas harun. Terkait dengan kenaikan harga BBM non-Subsidi tersebut, Menteri ESDM, Darwin Zahedy Saleh menilainya wajar karena mengikuti harga keekonomian. “Pertamax kan yang membelinya adalah orang-orang yang mampu, jadi biar-biar aja kalau naik supaya mereka membagi beban bagi orang yang tidak mampu,” tegasnya. (jpnn/awl)

B-Trav Siap Launching di Kendari Kendari, KP Untuk memberikan peluang pada masyarakat Kendari, PT B-Trav Internasional akan melaunching produknya di Kendari. Program tersebut adalah B-Trav Conection yakni sebuah fasiltias usaha traveling yang bisa dilakukan oleh siapapun. Koordinator B-Trav Kendari, Nurhalim menjelaskan jenis usaha serupa sudah hadir di tujuh daerah di Indonesia yang berpusat di Malang, Jatim. Bagi mereka yang

telah berinvestasi akan mendapatkan fasilitas online sistem dalam menjual produknya. Produk tersebut berupa penjualan tiket pesawat terbang, paket umrah serta voucher hotel di kota-kota besar. Siapapun yang berminat bisa mendaftarkan diri, bisa di Tapal Kuda selaku sekretariat Kendari Comuniti (Kenco), yang juga turut mensuport program tersebut. Nurhalim sempat mengurai bagi yang berminat, harus bersiap berinvestasi sebesar Rp 3,5 juta yang digunakan untuk

membeli franchise tersebut. Kegiatan di Kendari akan diawali dengan program seminar yang digelar di Hotel Athaya pada Sabtu (19/3) malam. Nurhalim menambahkan bila launching yang dilangsungkan dengan seminar akan mendatangkan pemateri Direktur Keuangan B-Trav yaitu Patrap Basuki. Dialah yang akan menjelaskan secara detail bagiamana konsep B-Trav. “Bagi yang ingin tahu atau berminat gabung silahkan mendaftar pada panitia,” pungkasnya. (lis)

Telkom Tertarik Pada StarOne Jakarta, KP Proses merger dengan Esia milik Bakrie belum menemukan titik temu, PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (Telkom) malah membuka diri untuk StarOne. Operator telekomunikasi berbasis CDMA milik Indosat itu diminati, meskipun kinerjanya tidak gemilang. CEO Telkom, Rinaldi Firmansyah, mengatakan bahwa Telkom berminat untuk melakukan serangkaian akuisisi, dalam upaya membantu menumbuhkan industri telekomunikasi secara keseluruhan. Mengurangi perusahaan tidak sehat dan mengurangi jumlah perusahaan yang ada,

menurutnya bisa membantu upaya itu. StarOne merupakan salah satu perusahaan yang disebut-sebut sedang didekati Telkom. “Tetapi belum ada obrolan, ya. Tanyakan dululah ke penjualnya. Kalau kita sih, tertarik ya, ada,” ucapnya di Jakarta, Rabu (16/3) lalu. Telkom tahun ini disebutkan menyiapkan dana khusus untuk akuisisi sebesar Rp 1 triliun. Jika ternyata kebutuhannya lebih, perseroan akan mengajukan penambahan dana tersebut. Rinaldi mengatakan, secara umum proses merger bisa meningkatkan efisiensi dan menurunkan biaya operasional. “Tapi

kan saya nggak bilang akuisisi (StarOne). Bisa saja akuisisi, gabung, dan segala macam. Manfaatnya kan, kalau demikian, dia jadi efisien dengan spektrum lebih besar, infrastruktur bisa digabung, dan bisa turunkan operating cost. Banyaklah keuntungannya,” ulasnya. Sementara, Direktur Utama PT Indosat Tbk, Harry Sasongko, mengatakan bahwa sejauh ini StarOne belum memiliki rencana corporate action. “Belum ada rencana corporate action apapun. Tapi kalau mau ngobrol (dengan Telkom), ya ngobrol saja. Kalau obrolannya menarik, ya, kita ngobrol,” ucapnya. (jpnn/awl)

Remittance via Mandiri Capai Rp 805 T Makassar, KP Bank Mandiri terus memperkuat bisnis pengiriman uang internasional (remittance). Upaya perluasan jaringan serta peningkatan kualitas sistem remitansi yang lebih modern dan komprehensif. Hasilnya, volume transaksi remitansi Bank Mandiri tumbuh sebesar 52,5 persen pada 2010 menjadi lebih dari Rp 805 triliun (unaudited). Dari jumlah itu, hampir 74 persen di antaranya tercatat sebagai pengiriman uang ke dalam negeri (incoming remittance). Frekuensi transaksi yang dilayani Bank Mandiri pada tahun lalu mencapai 1,5 juta transaksi. Besarnya frekuensi transaksi tersebut terutama ditopang oleh pengiriman uang para tenaga kerja Indonesia (TKI) di luar negeri yang mencapai 30 persen dari total transaksi incoming remittance yang dilayani. Ciputra “Bank Mandiri telah menjalin kerja

sama dengan sekitar 1.900 bank koresponden di berbagai negara. Ke depan, kami akan terus membuka kerja sama dengan bank-bank koresponden lainnya, terutama di negara yang memiliki banyak transaksi dengan nasabah Bank Mandiri, termasuk ke negara-negara mitra perdagangan Indonesia,” jelas Direktur Treasury, Financial Institutions, and Special Asset Management Bank Mandiri Thomas Arifin. Thomas menambahkan, pada tahun ini perusahaan menargetkan pertumbuhan volume remittance yang dilakukan melalui jaringan Bank Mandiri hingga lebih dari 50 persen. Strategi yang dibuat antara lain mengembangkan sistem remittance yang komperehensif untuk memenuhi kebutuhan koresponden di bidang pengiriman remitansi ke Indonesia. Sistem yang dibuat antara lain Mandiri Money Transfer Service (MMTS), Mandiri

Advanced Remittance System (MARS), Interface Remittance System (IRS) dan Mandiri Multi Currency Remittance (MMCR), serta menempatkan marketing representative di beberapa koresponden di negaranegara tujuan utama penempatan TKI, antara lain Saudi Arabia, UAE, Qatar, Kuwait, Jordan, Oman, Korea Selatan. Selain itu, Bank Mandiri di 2011 akan menyediakan layanan Remittance Call Center untuk meningkatkan kualitas layanan kepada nasabah maupun counterparty. “Dengan pengembangan beberapa sistem secara paralel itu, Bank Mandiri akan dapat melayani seluruh counterparty remitansi di luar negeri yang memiliki sistem operasional yang berbeda-beda,” jelasnya. Selain dukungan sistem, jaringan koresponden, dan penempatan Marketing Representative tersebut, layanan remitansi Bank Mandiri juga dilakukan melalui jaringan kantornya di luar negeri. (jpnn/awl)

Sejak 16 Maret lalu harga Pertamax mengalami kenaikan. Harga BBM non-Subsidi itu naik karena mengikuti harga keekonomian.

Kabaena Jadi Sentra

Industri Gula Aren Kendari,KP Sesuai data yang diperoleh Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Sultra, saat ini terdapat 164 industri pengolahan gula aren di Pulau Kabaena. Mereka baru berproduksi untuk kebutuhan lokal baik di Kabaena maupun dijual ke Baubau dan Kendari. Kedepannya Perindag melalui subdin Industri akan mengajukan pada program industrialisasi lebih modern, meski tidak masuk dalam skala ekspor seperti daerah lain, setidaknya bisa mensuplai kebutuhan pasar domestik. Kabid Industri Disperindag Sultra, Sapoang mengatakan, pihaknya akan mengusulkan industri gula aren tersebut dalam anggaran APBN tahun 2012 nanti, yakni industri gula aren di Kabaena bisa ditingkatkan lagi. Kalau selama ini masih diproduksi dalam bentuk tempurung atau lingkaran dan dijual dengan harga yang lumayan tinggi. Ke depannya gula aren bisa diolah lebih simpel lagi, yaitu dibuat bubuk dalam kemasan kertas dan bisa didistribusikan untuk kebutuhan hotel. “Apalagi di Kendari saat ini sudah bermunculan hotel yang setiap harinya membutuhkan gula aren bubuk, dan disuplai dari Jawa. Kalau di

daerah sendiri bisa memproduksinya kenapa harus mendatangkan,” terang Sapoang saat ditemui di kantornya kemarin. Sapoang sempat mencontohkan di Sulawesi Utara, gula aren seratus persen diekspor dalam bentuk bubuk. Tapi untuk Sultra, dengan produksi yang masih minim tentunya belum memungkinkan. Tapi setidaknya produksi yang ada baik di Kabaena atau daerah lain seperti Kabupaten Konsel ataupun Muna, sudah bisa memenuhi pasar lokal. Teknologi untuk mewujudkannya tentunya mesin menggiling dan kemasan. Mereka bisa dikelompokkan dalam beberapa kluster industri di sentra penghasil. Meskipun proses untuk menjadikan bubuk gula aren tidak terlalu rumit, setidaknya industri tersebut bisa memberikan lapangan kerja dan menciptakan wira usaha baru. “Yang terpenting, proses ini memberikan nilai tambah bagi petani gula aren. Selain itu dari sisi market juga menciptakan kreativitas, karena dahulunya gula aren harus dibeli dalam bentuk banyak, tapi kalau dalam bentuk bubuk, bisa diperoleh dengan harga murah, karena terbungkus dalam kemasan sekali seduh,” pungkasnya. (lis/awl)


Jumat, 18 Maret 2011

email : bumianoa@gmail.com

Langganan Luar Kota Rp. 67.500,-

Oknum Guru Jadi Buron Judi Togel Andoolo, KP Judi jenis togel alias kupon putih ternyata masih marak berlangsung. Di Konawe Selatan, jajaran kepolisian resort setempat hingga Polsek terus melakukan pemantauan praktek ajang taruhan uang menggunakan modus angka itu. Kemarin aparat Polsek Angata berhasil meringkus tersangka judi togel berinisial RM (47). Dari tangannya disita barang bukti kertas rekapan dan uang sebesar Rp 200 ribu. Penangkapan itu dilakukan setelah polisi mengetahui adanya transaksi togel di Desa Benua Utama, Kecamatan Benua. Polisi langsung bergerak dan berhasil meringkus RM meski satu pelaku lainnya berhasil melarikan diri.

“ Pelaku lainnya sudah teridentifikasi berinisial AL, seorang guru di Kecamatan Benua dan barang bukti sebuah hand phone sempat tertinggal dan telah diamankan. Kami akan terus mengembangkan penyelidikan ini di beberapa wilayah lain,’’ jelas Kapolres Konsel, AKBP Anjar Wicaksana, kemarin. Menurutnya, judi togel di Konsel belakangan ini justru marak. Modus operandinya, pemasang nomor togel, shio dan lainnya menggunakan jaringan pesan singkat di handphone. “ Kami juga akan memburu bandar-bandarnya. Kepada masyarakat diharapkan berpartisipasi memberikan laporan jika mengetahui ada transaksi kupun putih,’’ himbau Kapolres. (era)

Camat Wonggeduku Dituding Tamak Jabatan Massa Pro Kontra Kades Tobimeita Adu Jotos

HERMAN/KP

Bupati Konsel, H. Imran meninjau perampungan proyek pembangunan Gelanggang Olahraga yang akan digunakan dalam penyelenggaraan Porprov XI, Juni mendatang di Andoolo.

BPHTB Ditarget Capai Rp 3,5 Miliar Andoolo, KP Peraturan Daerah Nomor 8 Tahun 2010 tentang Bea Perolehan Hak Atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) disebut sebagai tindak lanjut Undang-Undang No 28 tahun 2009 tentang Pajak dan Retribusi Daerah. Dinas Pendapatan dan Pengelolaan Aset Daerah Konsel bekerjasama dangan Kantor Pelayanan Pajak Pratama Kendari pun mulai menyosialisasikan aturan itu kepada seluruh camat, Kades dan kolektor pajak tentang BPHTB. Selain itu juga Pemkab melalui DPPKAD menargetkan BPHTB tahun 2011 sebesar Rp 3,5 miliar. Bupati Konsel, H. Imran saat membuka sosialisasi BPHTB berharap seluruh kolektor pajak, Kades dan camat untuk berperan aktif. “ Potensi jual beli tahan di Konawe Selatan cukup banyak yang dapat dikenakan bea. Untuk itu setiap jual beli tanah sangat pent-

Baca CAPAI di Hal 6

Warga Sulsel Pakai Sabu di Wonggeduku Unaaha, KP Harmin Mustafa alias Goce warga asal Sulawesi Selatan dibekuk tim Satuan Narkoba Polres Konawe. Penangkapan Goce dibawah kendali langsung Kasatnarkoba, AKP Arman pada Rabu (16/3) lalu sekitar 16.15 Wita. Kasubag Humas Polres Konawe, AKP Syahrir Hanafi menjelaskan, Goce diciduk di Desa Tetemotaha, Wonggeduku. “ Ditemukan satu paket Narkoba jenis sabu disaku tersangka dan kini telah diamankan bersama barang bukti,’’ ungkap AKP Syahrir Hanafi, kemarin. Dalam penggerebekan itu, sebenarnya ada dua teman Goce yang bersama-sama. Sayang tersangka itu berhasil meloloskan diri dan kini masuk Daftar Pencarian Orang (DPO). ‘’ Identitas mereka telah kami kantongi. Goce dibekuk sesaat usai pesta sabu disalah satu rumah warga yang juga koleganya. Selain satu paket sabu sekitar satu gram, juga ditemukan alat penghisap (bong), korek gas, aluminium voil dan pipet. Kasus ini masih pengembangan sambil memeriksa saksi-saksi. Tersangka diintai sejak pekan lalu. Untuk sementara tersangka baru sebatas pemakai. Belum dikategorikan pengedar,’’ papar Kasubag Humas Polres Konawe itu. (din)

Masih Mengungsi, Warga Tanjung Tak Dibantu ! Raha, KP Keputusan 129 Kepala Keluarga (KK) warga Tanjung yang lebih memilih menetap di Desa Lombe, Kecamatan Gu, Kabupaten Buton membuat Pemkab Muna mulai lepas tangan. Pemerintah dalam kendali H. LM. Baharuddin itu bahkan tak akan memberikan bantuan kepada warga Tanjung, kecuali kembali ke Muna. “ Saya (Pemkab) tidak akan memberikan bantuan kepada warga Tanjung yang memilih menetap di Buton,’’ ulang Wakil Bupati Muna, Malik Ditu, menegaskan. Sampai kini, mantan pejabat Kemendagri itu mengaku belum mendapat kepastian soal alasan sesungguhnya hingga warga Tanjung pindah ke Buton. Sebab argumen yang muncul saat ini, justru

bermacam-macam. Setelah tuntutan pembangunan akses jalan, dermaga dan pasar dipenuhi, muncul lagi alasan baru karena diusir dan soal keamanan. Bila yang menjadi alasan warga Tanjung hengkang dari kampungnya karena intimidasi, Malik menganggap itu tidak bisa menjadi alasan tepat. ‘’ Karena kalau diusir dari lahan dan rumah sendiri, harusnya melawan. Bila perlu kita mati untuk mempertahankan hak milik kita. Saya tidak percaya kalau diusir kemudian meninggalkan tempat,” sambungnya cepat. Meski Tanjung kini hanya ditinggali beberapa KK saja, Pemkab tetap akan membangun desa dengan menyiapkan akses jalan, dermaga dan pasar. Bila ada penerimaan tenaga guru dan kesehatan, diutama-

kan dari warga sana. Sementara itu DPRD Muna mendukung langkah Pemkab yang akan memprogramkan transmigrasi lokal di Desa Tanjung. Bahkan DPRD punya opsi tambahan selain transmigrasi lokal. Tanjung bisa dijadikan lokasi wisata. Wakil Ketua Komisi I, Fattahillah Taate menjelaskan, di Tanjung terdapat potensi wisata, selain matahari terbenam, juga terdapat sumber air tawar yang berada di bawah permukaan air laut. “Ini tidak ditemukan di daerah lain,” timpal anggota DPRD asal Dapil III, termasuk Desa Tanjung. Soal transmigrasi lokal, Legislator Patriot itu mengaku, di Tanjung sudah tersedia lahan yang luas, fasilitas pelayanan publik dari sekolah hingga bangunan kesehatan. (awn)

Unaaha, KP Perseteruan antara massa pro dan kontra terhadap Kades Tobimeita, Nartin akhirnya ‘’meletus’’. Pemberhentian Nartin dari jabatan kepala desa oleh Bupati Konawe, Lukman Abunawas yang kemudian digantikan oleh Camat Wonggeduku, Firdaus P. Raha sebagai pelaksana Kades ditentang pendukung Nartin. Kemarin, pendukung Nartin kembali menggelar aksi demonstrasi dan kemudian mendapat perlawanan dari massa kontra. Korlap Gempur Konawe, Taufik Hidayat yang memback up kelompok Nartin kena bogem

mentah Asnar, oknum dari massa kontra. Tak lama berselang, Gempur Konawe dipimpin Armadis Sinapoy menggelar orasi di Sekretariat DPRD Konawe dan Kantor Pemkab. Mereka mengecam tindakan Camat Wonggeduku, Firdaus P. Raha yang dianggap sewenang-wenang. “ Ketamakan jabatan dan tendensi politik dengan berbagai manuver hingga segala cara dilakukan demi kepentingan pribadi. Bahkan memfitnah kepala desa. Sementara warga Tobimeita masih menginginkan Nartin, SE menjadi Kades,” tuding Ketua HMI Komisariat Fekon Unilaki ini. Massa itu mengaku menolak SK Bupati tanggal 15 Maret 2011 tentang pemberhen-

Baca CAMAT di Hal 6


6

Lambat Lantik Kades, Camat Batukara Didemo Raha, KP Beberapa pemuda mengatasnamakan Anak Muda Pro Demokrasi (Amrosi) menggelar aksi di Kantor Bupati Muna, kemarin. Mereka meminta Bupati Muna, H. LM. Baharuddin mengganti Camat Batukara, La Ode Abdul Halik karena dianggap tidak mampu menjalankan tugas sebagai pimpinan kecamatan. Itu terlihat dari lambannya melantik Kepala Desa Lanobake sebagai bagian dari wilayah Batukara. ‘’ Camat Batukara melakukan pembiaraan terhadap aksi illegal logging. Masyarakat Batukara saat ini resah dengan rusaknya hutan,’’ ketus Orator, Jamuli Sotamora. Wakil Bupati Muna, Malik Ditu yang menemui kelompok pendemo itu mengaku akan segera memproses percepatan pelantikan Kades Lanobake, karena tak ada alasan untuk melakukan penundaan. Soal perambahan hutan di Batukara, Ia justru menantang pendemo untuk menunjukkan fakta hukum atas tudingan mereka itu. “ Silahkan lapor polisi,’’ jawab Malik Ditu, singkat. (awn)

Camat ....................... tian sementara Kades Tobimeita karena dinilai tidak sesuai mekanisme. Mereka juga menolak Camat WOnggeduku sebagai Pls Kades Tobimeita. “ Karena camat itu over ambisius. Buktinya sudah tiga jabatan Kades yang diambil alih oleh camat, yakni Desa Wukusao, Polandangi dan Lambangi,” sindir Armadis. Satu-satunya Anggota DPRD Konawe, Rusdianto yang berkantor kemarin, berjanji akan melaporkan kepada pimpinan soal aspirasi masyarakat Tobimeita itu dan segera menyahutinya. “ Seharusnya yang terima aspirasi adalah Komisi I yang bidangi pemerintahan. Tetapi sebagai anggota DPRD Saya bertanggungjawab menerima siapapun yang menyampaikan aspirasi,” ujarnya sambil berjanji segera mengagendakan hearing dan memanggil pihak terkait menyangkut pemberhentian Kades Tobimeita. (din)

Capai ................... ing diketahui camat sebagai PPAT dan itu wajib kena bea sesuai peraturan yang ada. Dengan terbitnya Perda Nomor 8 tahun 2010 ini diharapkan pendapatan daerah semakin meningkat,” jelas Imran. Sementara itu Kepala DPPKAD Konsel, DR. Sahlul mengatakan, bea bukan pajak terhadap jual beli tanah itu akan dikenakan sebesar 5 persen dari nominal penjualan tanah, termasuk pajak bumi dan bangunan lainnya itu akan masuk dalam pendapatan daerah. “ Bea yang dapat dipungut atas penjualan tanah itu apabila diketahui PPAT Kecamatan sebesar Rp 60 juta, tetapi di bawah itu tidak kena bea,” ujarnya. Terlebih lagi belakangan ini transaksi jual beli terkait dengan proses ganti rugi tanah dan bangunan itu berpotensi mendapatkan pendapatan, karena itu diperlukan BPHTB untuk pemungutannya,’’ timpalnya. (era)

Kendari Pos |Jumat, 18 Maret 2011

Staf DPPKAD Ditebas Karyawan PT. Bua Poleang Saat Tertibkan Karcis Ilegal Unaaha, KP Maraknya karcis retribusi yang diberedar di Pasar Modern Wawotobi meresahkan pedagang. Pengelola Pasar Modern PT. Bua Poleang bahkan pun ikut-ikutan mengutip pungutan. Melihat itu, Dinas PPKADdibackupSatpolPPturunmelakukan penertiban. Bukannya mendapat respon baik, tim yang dipimpin Kabid Pajak, Era Hartamawangsa disambut sabetan parang. Adha Pada alias Dari, salah seorang staf Era Hartamawangsa pun tersungkur setelah disabet parang oleh Hasanuddin alias Zainuddin, penjaga malam sekaligus karyawan yang ditugaskan menarik retribusi oleh PT. Bua Poleang. Adha Pada yang bertubuh gempal pun tersungkur bersimbah darah dan segera dilarikan ke RSU Unaaha untuk mendapat penanganan medis. Kondisi korban sangat kritis. Adha menderita sabetan parang di bagian telinga. Ruang IGD RSU Unaaha mendadak diramaikan PNS beruniform khaki, termasuk Sekab Konawe, Irawan Laliasa dan Kabag Humas, Muhajirin yang da-

HASRUDDINLAUMARA/KP

Adha Pada, staf DPPKAD Konawe saat mendapat perawatan medis setelah ditebas Hasanuddin alias Zainuddin, karyawan PT. Bua Poleang, kemarin.

tang mengecek kondisi Adha Pada. Sementara itu Zainuddin langsung diamankan di Mapolres Konawe. Kapolsek Wawotobi, Iptu Untung Subagio membenarkan adanya peristiwa berdarah tersebut. Menurutnya, saat korban bertugas menarik retribusi terjadi kesalahpahaman antara petugas dari Pemkab Konawe dan pihak pengembang. Keduanya pun terlibat adu mulut. Tersangka tergesa-gesa masuk dalam kantor PT. Bua Poleang lalu mengadukan jika dia dikeroyok dan karcisnya dirampas korban, Adha Pada. “ Tibatiba korban datang (masuk dalam kantor PT Bua Poleang) lalu mencekik leher tersangka,” kutip Iptu Untung Subagio, kemarin di ruang kerjanya. Tidak terima dicekik, tersangka lantas menyambar parang dan mengejar korban yang lari keluar kantor hingga kemudian menebas Adha. “Tersangka telah diamankan bersama barang bukti berupa sebilah parang untuk proses penyidikan lebih lanjut. Tersangka kami jerat pasal 351 ayat dua KUHP tentang penganiayaan berat. Ancaman hukuman lima tahun penjara,’’ tandas Untung. (din)

Posyandu Dilayani Dokter Ahli Baubau, KP Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Kota Baubau berkolaborasi dengan Dinas Kesehatan menggelar pelayanan terpadu. Kegiatan perdana itu dilaksanakan di Posyandu Kelurahan NgkariNgkari, Kecamatan Bungi. Kepala Dinas Kesehatan Kota Baubau, dr. Edy Natsir

mengatakan, pemerataan pelayanan memang perlu dilakukan dalam usaha mendekatkan diri pada masyarakat hingga pelosok. ‘’ Dokter umum dan spesialis yang selama ini hanya bisa dijumpai di Puskesmas dan rumah sakit, dalam waktu-waktu tertentu dapat ditemui di Posyandu

yang dekat dengan warga,’’ katanya. Kegiatan pelayanan kesehatan terpadu tersebut dimulai dengan penyuluhan oleh dr. Muh. Yamin. SPD dan dr. Gunawan SPOG. Acara dilanjutkan dengan pelayanan kesehatan dan imunisasi bagi balita. Dalam pelayanan Kesehatan ini IDI Dabang Kota Baubau melibatkan

rujuh dokter umum dan satu spesialis anak, ahli penyakit dalam dan dua spesialis kandungan. Masyarakat juga dapat menikmati penggunaaan alat diagnostik canggih, Ultra Sonografi (USG ) dan Elektro Kardiografi (EKG ) yang disediakan paramedis Dinas Kesehatan Kota Baubau. (k1)


7

Kendari Pos |Jumat, 18 Maret 2011

Seteru Jaksa-Kepala BPN Kota Tak Pengaruhi Pemprov Pemprov .................... Pemprov ketika mendiang La Ode Kaimoeddin masih menjabat gubernur. “Pembebasan tanah yang saat ini sudah dibangun kantor gubernur juga dianggap bermasalah. Tapi proses pembangunannya tetap berjalan. Saat ini kan kita sudah tempati kantor

gubernurnya,” jelasnya. Tanah yang sedang dipermasalahkan Kejati itu terletak di bagian timur kantor gubenrur. Perluasan lahan kantor tersebut dimaksudkan untuk mengantisipasi rencana pembangunan kompleks kantor bumi praja. Nanti, kantor SKPD (Dinas/Badan) akan ditempatkan disekitar kantor gubernur

agar memudahkan jalur birokrasi. “Beberapa kantor SKPD tempatnya strategis. Dari sisi kajian ekonomi, tempat tersebut lebih menguntungkan jika digunakan untuk perekonomian misalnya untuk mall atau bangunan publik lainnya. Kantor SKPD akan dibuat tersentralisasi di kantor gubernur,” kata Nasruan.

Pria yang juga pernah menjabat Asisten III di masa Gubernur Ali Mazi mengatakan bahwa Pemprov turut bersimpati atas kasus pembebasan tanah tersebut. Namun ia berharap permasalahan itu bisa segera menemui titik terang. “Ini kemungkinan hanya salah persepsi. Tapi kita tidak ikut berpolemik di dalamnya,” tandasnya.(ema)

PDIP Pastikan Tetap Oposisi Sindir ........................ yang berkembang PDIP tidak berkoalisi dengan pemerintahan SBY gara-gara keengganan Megawati. Padahal, ujar Tjahjo, itu keliru. ‘’Soal koalisi atau oposisi itu amanat kongres. Ibu Megawati selaku ketua umum sampai

struktur di tingkat bawah harus mentaati hasil kongres itu,’’ kata Tjahjo. ‘’Artinya, sampai 2014 di tingkat pusat partai memang tidak ingin berkoalisi dengan pemerintah,’’ tegas Ketua Fraksi PDIP di DPR, itu. Tjahjo juga menegaskan gonjang ganjing reshuffle tidak sampai memecah PDIP. Berbagai dialektika, wacana, dan

keinginan yang sempat muncul merupakan suatu hal yang wajar dalam berdemokrasi. ‘’Ibaratnya mau pesen nasi pecel, nasi rames, nasi gandul, nasi sop ayam. Tapi, kalau sudah diputuskan secara mayoritas kita harus makan nasi soto, mari kita makan nasi soto. Apapun enak dan tidak enaknya itu bagian dari perjuangan,’’ katanya.(pri)

Diduga Terlibat Pembunuhan, Satu Oknum TNI Diamankan Nur Alam Ketua, Abdurrahman Shaleh Sekretaris Bermotif .................... Kali Anduonohu Kecamatan Poasia Kendari, 11 Maret 2011 lalu akhirnya terungkap. Pelakunya terdiri dari tiga orang, dua orang warga sipil dan satu diantaranya diduga kuat adalah oknum TNI. Informasi yang dihimpun, pelaku berhasil dibekuk oleh tim gabungan Polda Sultra, Detasemen POM Kendari dan Polres Kendari di Jalan Mekar Jaya, Kelurahan Kadia Kecamatan Kadia Kota Kendari, kemarin malam (17/3), sekitar pukul 03.00 wita. Tiga pelaku yang berhasil diringkus saat itu adalah AG, Al, dan seorang oknum TNI Kopral Lsd. AG dan Al berporfesi sebagai tukang parkir di Kota Kendari, sedang Kopka Lsd tercatat sebagai anggota di jajaran Korem 143 Haluoleo (HO) Kendari. AG dan Al kini sedang diperiksa secara intensif di Mapolres Kendari, sedang Kopka Lsd diambil alih penanganannya dan langsung diamankan di Detasemen POM

Kendari. Motif pembunuhan tersebut kuat dugaan disebabkan oleh persoalan perempuan antara korban dengan Kopka Lsd. Terbukti, istri Kopka Lsd berinisial IN juga sedang diperiksa di Mapolres Kendari. Informasi yang dikumpulkan, Kopka Lsd bersama AG dan Al membuntuti korban di Jalan Madusila, sekitar tempat penemuan mayat. AG dan Al langsung menerjang korban dari sepeda motornya, dipegang tangannya lalu dieksekusi oleh Kopka Lsd. Sayangnya, pihak kepolisian terkesan tertutup dengan informasi penangkapan terhadap pelaku. Bahkan, jajaran Polres Kendari, termasuk Kapolres Kendari sendiri enggan memberikan komentar dengan alasan, informasi hanya bisa diperoleh melalui satu pintu yakni melalui Direktur Reskrim Polda Sultra, Kombes Po. Iswandi Hari. Uniknya, saat melakukan konferensi pers, Kombes Pol. Iswandi Hari hanya mengakui menangkap dua pelaku yakni

AG dan Al. Ia tidak mengakui adanya oknum TNI yang turut dibekuk dalam penangkapan pelaku pembunuhan terhadap oknum Brimobda Sultra, meskipun kasus Kopka Lsd diambil alih oleh Detasemen POM Kendari. “Sampai tadi pagi, menangkap dua tersangka. Mudah-mudahan ini dilakukan pemeriksaan intens sehingga kita tahu banyak, dari apa yang telah dilakukan. Dari alat bukti, kami yakin cukup alasan dan cukup kuat tindakan yang dilakukan oleh pelaku terhadap korban. Untuk sementara ada dua, mudah-mudahan ada perkembangan lagi. Dua pelaku yang ditangkap bernama AG dan Al (Direskrim Polda menyebut nama lengkap AG dan Al) yang berprofesi sebagai tukang parkir di Kota Kendari. Sementara baru dua yang saya sebutkan,” jelas Kombes Pol. Iswandi Hari saat ditemui di Mapolres Kendari, kemarin. Statemen terakhir mengisyaratkan, masih ada nama lain yang tidak disebut. Lantas, bagimana dengan

pemeriksaan terhadap istri Kopka Lsd? “Itu dilakukan biar lebih fokus lagi. Pemeriksaan itu, ada keterkaitan dengan kasus pembunuhan tersebut,” ungkap Dir Reskrim Polda Sultra. Di tempat terpisah, Kapenrem 143 HO, Mayor Inf. Gidion S, membenarkan adanya penangkapan terhadap oknum TNI berinisial Kopka Lsd yang kini sedang diamankan di Detasemen POM Kendari, kemarin pagi. Kopka Lsd sedang diamankan dan sedang dalam proses penyelidikan terkait adanya dugaan keterlibatan oknum tersebut dalam insiden pembunuhan terhadap oknum Brimobda Sultra. “Sekarang masih dalam proses penyelidikan. Masih dugaan. Sampai saat ini, belum bisa dipastikan terlibat atau tidak. Kami juga masih menunggu hasil proses penyelidikan dari Detasemen POM Kendari. Diamankan sejak tadi pagi. Kopka Lsd adalah anggota Denkes Korem,” terang Mayor Inf. Gidion S saat ditemui di Makorem 143 HO.(aka)

Hengkang .................. ni Ketua Umum Hatta Radjasa dan Sekjen Taufik Kurniawan ini, Nur Alam (Gubernur Sultra) tetap menjabat sebagai Ketua. Yang menarik, Nur Alam yang dinobatkan sebagai formatur tunggal dalam penyusunan pengurus ternyata menjatuhkan pilihan kepada Abdurrahman Shaleh untuk menduduki satu jabatan kunci dan penting yakni Sekretaris. Dikonfirmasi soal jabatannya yang penting di DPW PAN, Abdurrahman Shaleh enggan memberi jawaban. “Saya non comment dulu. Nantilah,” tuturnya singkat. Tidak biasanya Abdurrahman Shaleh menjawab alakadarnya seperti ini kepada wartawan. Biasanya, ketika ditanya soal berita, apalagi soal partai, Abdurrahman Shaleh langsung nyerocos. “Untuk pertanyaan itu benar-benar saya no comment,” ulangnya.

Walau begitu, di tempat terpisah, salah seorang mantan pengurus PAN Sultra, Rahmawati Badallah memastikan bahwa posisi Sekretaris DPW PAN dijabat Abdurrahman Shaleh. “Sudah ada SK-nya. Kalau perlu saya bacakan nomornya. Kalau saya tidak salah, SK itu dikeluarkan tanggal 11 Maret. Saya sendiri ditempatkan sebagai Wakil Ketua yang membidangi Bappilu khusus wilayah Kabupaten Muna dan Buton Utara,” tutur Rahmawati. Menurut anggota DPRD Sultra asal pemilihan Muna-Butur ini, komposisi kepengurusan PAN periode 2010-2015 memang mengalami penambahan tugas dimana Bappilu yang semua menjadi tanggungjawab terpusat, sekarang dibagi menjadi lima area tanggungjawab sesuai daerah piemilihan. “Untuk Bappilu Kota KendariKonawe Selatan dipegang oleh saudaraku Sukarman AK. Wilayah Konawe-Konawe Utara dipegang saudaraku Sa-

man Langi Pidani. Wilayah Kolaka-Kolaka Utara dijabat saudaraku Sabaruddin Labamba, untuk wilayah Buton, Baubau, Wakatobi dan Bombana dipegang oleh saudaraku Masyhura. Saya sendiri menjabat Ketua Bappilu untuk wilayah Muna dan Butur,” terang Rahmawati. Yang menarik, dalam komposisi kepengurusan DPW PAN ini, sejumlah pengurus PAN Sultra hanya ramai mendiskusikan posisi Sekretaris dan Wakilwakil Ketua yang ditugaskan di Bappilu. “Kalau melihat komposisi seperti ini, yang menggoda itu hanya jabatan yang dibold (dicetak tebal) dan posisi Bappilu. Yang dibold-kan hanya empat orang yakni Saleh Lasata (Ketua Dewan Penasehat), Nur Alam (Ketua), Abdurrahman Shaleh (Sekretaris) dan Robby Adrian Pondiu SE (Bendahara). Setelah itu, jabatan Bappilu,” tutur seorang kader PAN yang kemarin ditemui di Rumah PAN Kota Kendari.(dri)

Silvana sudah tenang meski masih tampak shock, apalagi begitu melihat tangan suaminya sudah diamputasi. Namun, kata dia, Dodi yang juga sudah sadar dan kondisinya semakin baik itu meminta istri dan keluarganya tetap tabah serta tenang. Berdasar pantauan Jawa Pos (Kendari Pos Group), beberapa pihak terus berdatangan untuk menjenguk dan memberikan dukungan kepada Dodi. Sekitar pukul 14.00, rombongan ibu Bhayangkari Polda Metro Jaya pun datang dengan bus khusus milik Polda Metro Jaya. “Mereka hanya ingin membesuk dan memberikan dukungan kepada Dodi serta keluarga,” kata Kapolres Jakarta Timur Kombespol Saidal Mursalim saat ditemui di Gedung Kencana. Menurut dia, kondisi Dodi yang menjadi anak buahnya sejak tiga bulan itu sudah membaik. Dia pun menuturkan, sebenarnya Dodi adalah anak

buahnya yang bisa diandalkan. Di mata Saidal, Dodi merupakan polisi yang rajin, ulet, dan tekun. Tapi, mengapa dia berusaha menjinakkan bom sendiri” “Mungkin itu insting dia di lapangan,” jawab Saidal. Dia menegaskan, sebagai Kapolres, dirinya tidak pernah memerintah Dodi untuk menjinakkan bom tersebut. Saidal mengaku mendapat laporan bahwa ada bom di wilayahnya pukul 14.30. “Saya langsung perintahkan untuk memasang police line dan mengevakuasi warga, namun jangan sampai menimbulkan kegaduhan,” ungkapnya. Dia pun menegaskan bahwa dirinya tidak pernah memerintah anak buahnya untuk menjinakkan bom itu. Namun, saat ditanya apakah Dodi telah ceroboh, dia tidak menjawab dengan tegas. “Kan sudah ada tim yang menginvestigasi. Kita tunggu saja,” ujarnya.(aga)

Bagian-bagian Tangan Korban Bom Sudah Dikumpulkan Mulai ........................ banyak dialamatkan. Namun, tidak sampai pada ancaman fisik. Termasuk, misalnya, hingga munculnya fatwa bahwa JIL menyimpang dan darah Ulil halal hukumnya. “Itu masih biasa dan wajar karena sebatas wacana. Bahwa wacana itu sudah seharusnya dihadapi juga dengan wacana,” ungkap Ulil. JIL pun tetap eksis hingga tahun-tahun berikutnya. Pada 2005, Ulil meninggalkan tanah air untuk menyelesaikan program doktoral ke AS. Saat itu, menantu Wakil Rais Am Syuriah PB NU KH Mustofa Bisri (Gus Mus) tersebut sudah tidak menjabat koordinator JIL. Jabatan itu diemban Hamid Basyaib. Kegiatan-kegiatan JIL selama ini cukup beragam. Mulai jaringan penulis liberal, talk show di Kantor Berita Radio (KBR) 68 H, diskusi-diskusi bulanan maupun kerja sama dengan lembaga lain, hingga penerbitan buku. Di antara program-program yang ada, acara talk show di Kedai Tempo setiap Sabtu memang yang paling menonjol. Terutama saat almarhum Gus Dur masih aktif menjadi narasumber hampir setiap minggu hingga menjelang wafat. “Gerakan semacam JIL harus tetap ada, tidak boleh kalah hanya karena ancaman,” tegas Ulil. Sebelum peristiwa meledaknya bom buku pada Selasa lalu (15/3), sempat ada aktivitas mencurigakan yang diduga dilakukan orang luar di kawasan Utan Kayu. Heru Hendratmoko menuturkan, dirinya mendapat laporan bahwa ada mobil mencurigakan yang keluar masuk kawasan. Mereka, kata dia, terdiri atas beberapa orang. Salah seorang di antara mereka bahkan sempat memotret situasi di sekitar kantor beberapa kali.

Karena dianggap biasa, tidak ada yang curiga. “Baru ada cerita begini setelah ada kejadian (bom buku meledak),” ujarnya kepada wartawan kemarin. Dia menuturkan, setelah kejadian bom buku itu, pihaknya bakal lebih berhati-hati. Kalaupun ada indikasi serupa, mereka akan melapor ke petugas keamanan agar ada tindak lanjut. “Jangan sampai terjadi lagi,” tegasnya. Juru Bicara KBR 68 H Ade Wahyudi menambahkan, pasca bom buku itu, sistem keamanan kantor akan diperketat. Mulai seleksi tamu hingga upaya preventif. “Ledakan bom ini menunjukkan bahwa masih banyak kelemahan dalam sistem keamanan kami. Sistem keamanan kami harus diperketat agar tidak sampai terulang,” katanya. Di sekitar tempat kejadian perkara (TKP) kemarin, para karyawan beraktivitas seperti biasa. Bahkan, saat pagi, para

karyawan dikumpulkan agar waspada namun tetap tenang. Juga, agar semua aktivitas kantor tetap berjalan sebagaimana mestinya. “Semua berlangsung seperti biasa. Yang penting tidak mengganggu TKP,” jelasnya. Sementara itu, hingga kemarin, Kasatreskrim Polres Jakarta Timur Kompol Dodi Rahmawan masih dirawat di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM), Jakarta. Beberapa polisi, baik yang berseragam maupun berpakaian preman, pun turut berjaga-jaga di Gedung Kencana RSCM. Memang, di gedung anyar di sebelah barat gedung utama RSCM itulah Dodi dirawat. Tepatnya di kamar 411 di lantai 4. Sebelumnya, begitu terkena ledakan yang menghancurkan tangan kirinya, Dodi langsung dilarikan ke RSCM. Beberapa saat setelah tiba di RSCM, tim dokter yang menangani Dodi langsung mengambil langkah besar. “Kemarin malam (15/3)

kami melakukan operasi untuk mengamputasi tangan Dodi,” ungkap dr Dohar Tobing di RSCM kemarin. Dokter spesialis ortopedi itu merupakan salah seorang anggota tim dokter yang menangani Dodi. Menurut dia, operasi amputasi tersebut dilakukan beberapa jam setelah Dodi tiba di RSCM. Menurut dia, operasi selama 2,5 jam itu berlangsung lancar. Bagian yang diamputasi adalah di bawah pergelangan tangan kiri Dodi. Menurut Dohar, amputasi tersebut perlu dilakukan untuk menghindarkan infeksi lantaran terkena material dalam bom. “Selain itu, tangannya sudah hancur. Jadi, tidak bisa diperbaiki lagi,” jelasnya. Saat ditanya kemungkinan menggunakan tangan palsu, Dohar pun menyatakan kemungkinan tersebut sangat besar. Namun, yang pasti, pemasangan tangan palsu harus menunggu kondisi tangan Dodi

benar-benar baik dan harus ada persetujuan dari keluarga. Yang jelas, hingga kini, pihaknya belum membicarakan kemungkinan pemasangan tangan palsu tersebut kepada pihak keluarga. Sebab, fokus tim dokter dan keluarga saat ini adalah penyembuhan serta pemulihan tangan Dodi. Kondisi Silvana Said, istri Dodi, pun semakin baik. Setelah sempat shock dan beberapa kali pingsan begitu mengetahui suaminya menjadi korban bom buku, pagi kemarin Silvana sudah bisa diajak berkomunikasi oleh tim dokter. “Tadi pagi saya berbincang dengan istrinya,” ujar salah seorang dokter ICU Rudiyanto ketika ditemui di ruang bedah utama RSCM. Sekitar pukul 08.00, Silvana kembali ingin melihat kondisi terakhir alumnus Akpol 1995 tersebut di ruang ICU (sebelum dipindah ke Gedung Kencana). Rudiyanto mengungkapkan,


8

Kendari Pos |Jumat, 18 Maret 2011

Tafdil Konsolidasi di Area Tambang Dimediasi Arif Manente Kumpulkan Tokoh-tokoh Moronene Rumbia, KP Arif Manente, tokoh masyarakat Moronene mengumpulkan tokoh-tokoh dan masyarakat Moronene pasca kebebasannya dari penjara. Acara ini dikemas secara khusus, selain syukuran atas bebasnya Arif Manente dari penjara juga deklarasi dukungan untuk memastikan pilihan dalam Pilkada Bombana putaran kedua nanti. Dalam pertemuan yang dihadiri pasangan calon bupatiwakil bupati Bombana, TafdilMasyhura, Arif Manente memperkenalkan rumpun-rumpun Moronene sekaligus meminta tokoh-tokohnya tampil di panggung. “Sejumlah tokoh rumpun Moronene hadir di sini. Dari rumpun Tumpulampu, rumpun Bonto dan rumpun Kapita semua hadir. Tumpulampu itu terkenal dengan pemburu, rumpun Bonto semacam DPR sekarang ini. Sedangkan Kapita adalah panglima dalam kerajaan,” tutur Arif. Salah seorang perwakilan rumpun Kapita, Gufron menjelaskan, pertemuan masyarakat ini dalam rangka mendeklarasikan dukungan demi kemenangan Tafdil-Masyhura. Kami sengaja memilih Wumbubangka sebagai tempat pelaksanaan acara karena, di sini memiliki nilai history,” tutur Gufron sambil menambahkan bahwa Wumbubangka adalah daerah asal Arif Manente. Dijelaskan, dalam pertemuan tersebut bukan saja masyarakat biasa yang hadir tapi juga tokoh-

tokoh agama dan komponen masyarakat lainnya juga hadir. Sebenarnya, kata dia, dalam pertemuan tiga rumpun besar Moronene ini telah memberikan hikmah tersendiri, terutama soal pencerahan dalam urusan Pilkada. Mereka berharap, masyarakat sengaja mengun-

dang Tafdil dan Masyhura agar kelak dalam pemerintahan mereka berdua, masyarakat dapat menikmati apa yang mereka harapkan. “Masyarakat diberikan pemahaman tentang pentingnya memilih pemimpin. Diberi pencerahan tentang risiko me-

milih pemimpin yang salah. Karena itu, tergantung masyarakat kemana pilihannya akan diarahkan. Yang pasti, kali ini kami berkeyakinan bahwa Tafdil-Masyhura bisa mengemban amanah dan membangun kesejahteraan untuk rakyat Bombana,” tutur Gufron.(adv)

IST/KP

Arif Manente (pakai kopiah) tokoh masyarakat Moronene dalam acara deklarasi dukungan terhadap calon Bupati-Wakil Bupati Bombana, Tafdil-Masyhura.


Jumat, 18 Maret 2011

Hujan Ringan

Langganan Dalam Kota Rp. 65.500,-

24 - 32 °C

Pemberhentian Arifaid

Dimatangkan Pemprov Kendari, KP Sepertinya jumlah anggota DPRD Kendari dalam beberapa waktu ke depan tidak akan sempurna. Dari 30 wakil rakyat, tiga diantaranya terkena “cekal” dari polisi dan jaksa untuk berkantor. Kondisi itu dipastikan bertahan lama karena surat pemberhentian sementara La Ode Arifaid dari jabatannya sebagai anggota dewan tengah diproses di Pemprov. Menurut Kepala Biro Pemerintahan Muh.Andi Baso, sudah sekitar seminggu surat masuk ke sekretariat daerah. Isi surat dari DPRD Kendari itu adalah permintaan pemberhntian sementara

Baca arifaiD di Hal 10

Buruh

Kendari Lahan

Pengedar Narkoba foto:suwarjono/kp

Pengedar narkoba menjalani pemeriksaan kemarin di Polda Sultra.Barang bukti yang siap diedarkan ikut disita. Kendari, KP Kota Kendari seakan jadi surga bagi pengedar narkoba. Kendati beberapa hari terakhir ini polisi terus mencokok pengedar dan pemakai,namun penikmat narkoba terus saja merajalela. Bahkan Kendari dianggap lahan penjualan karena pengedar merasa aman. Kemarin Tim Subdit II Narkoba Polda Sultra kembali unjuk gigi atas kesuksesannya membekuk dua pengedar sabu-sabu pada waktu yang hampir bersamaan di dua tempat berbeda.

Kedua pengedar narkotika itu adalah Heri Leonardy (42), warga Taman Surapati Kecamatan Mandonga dan Jamal (27), warga Jalan Bunggasi depan Lorong Kancil. Mereka kini mendekam di tahanan Mapolda Sultra untuk diproses hukum. Kasubdit II Narkoba Kompol Suharjimantoro mengatakan, pengungkapan dua pengedar narkotika tersebut berawal dari informasi masyarakat terkait adanya gelagat mencurigakan di lobi salah satu hotel di Kota Kendari. Tim Subdit II langsung

bergerak dan berhasil membekuk pelaku sekitar pukul 11.30 wita. “Saat digerebek, kami menemukan satu paket sabu seharga Rp 500 ribu yang siap dijual kepada pengguna. Tersangkanya adalah Heri Leonardy,” terang Suharjimantoro, Kasubdit II Narkoba Polda Sultra. Hery Leonardy adalah pengedar yang ditempati membeli sabu oleh tersangka yang dibekuk sebelumnya bernama La Ode Subhan. Penangkapan tersebut kemudian dikem-

Penghuni

Tahura

Nipanipa Akan

Direlokasi

Kendari,KP Tidak dapat dipungkri, kian hari makin banyak warga di Kota Kendari, yang mendiami kawasan hutan konservasi. Salah satunya terjadi di kawasan hutan konservasi Tahura Nipanipa, Kelurahan Ponggaloba, Kecamatan Kendarai Barat. Menurut Lurah Ponggaloba Lapiru , saat ini sekitar 177 kk atau sekitar 500 warga yang mendiami kawasan Tahura Nipanipa. Menurut Lurah Ponggaloba, warga mendiami kawasan itu sejak tahun 1997. Namun karena kawasan tersebut adalah hutan konservasi, cepat atau lambat masyarakat yang tinggal di sana terancam direlokasi.

Lokasi

Evakuasi

Korban Bencana

Disiapkan

fitri/kp

Penduduk yang bermukim di Tahura Nipanipa akan direlokasi. Sebab kawasan itu masuk wilayah konservasi.

Kendari,KP Titik evakuasi mulai disiapkan Pemkot bersama DPRD. Nah, ini jika terjadi bencana alam di Sultra khususnya di Kota Kendari. Di sela-sela pembabahasan Raperda RTRW, unuk korban banjir lokasi evakuasinya berada di Kecamatan Baruga, Kadia dan Wuawua. Sedangkan bagi korban bencana tanah longsor, Pemkot Kendari menyiapkan lokasi evakuasi di Kecamatan Kendari Barat, Kambu dan Kecamatan Kendari.

Berbeda dengan korban stunami, lokasi evakuasinya berada di Kecamatan Kendari dan Abeli. Loh,kok Abeli? Abeli adalah kawasan terendah dan wilayahnya di bibir pantai. Dalam Raperda RTRW tersebut, juga ditetapkan bahwa semua fasilitas publik seperti sekolah, tempat ibadah bisa digunakan sabagai tempat evakuasi warga. “ Penetapan lokasi evakuasi bagi warga jika terjadi bencana alam sangat penting. Hal ini kita lakukan untuk mengantisipasi secara dini, “ tukas Ketua Balegda ( Badan

bangkan, ternyata Heri juga mengambil narkotika dari Jamal. Polisi berhasil membekuk Jamal pada hari yang sama sekitar pukul 13.30 wita di Jalan Kancil (dalam ruko). Saat digerebek. polisi menemukan satu paket sabu seharga Rp 300 ribu yang siap dijual. “Kedua tersangka kini sedang diproses di Mapolda Sultra. Barang bukti, urine, dan sampel darah akan dikirim ke Labfor Makassar untuk mengakuratkan bukti petunjuk yang diperoleh,” jelasnya. (aka) Yang janggal dari pandangan anggota DPRD Djayadi Zaid adalah pemberian KTP bagi warga. Seharusnya mereka tak mendapatkannnya karena lahan itu merupakan konservasi. Menurut Lapiru, warga yang mendiami kawasan tersebut memiliki KTP tapi bukan sebagai warga Kelurahan Ponggaloba. Mereka adalah warga yang datang dari berbagai kelurahan di Kota Kendari. Di tempat yang sama, Camat Kendari Barat Andi Rifai mengatakan terkait masalah warga yang tinggal di kawasan Tahura Nipanipa, warga bersedia direlokasi. Menurut Ketua Belegda Dewan Kota Muh. Ali, masalah warga yang tingal di kawasan hutan konservasi harus segera dicari solusi, seperti relokasi. “ Hal ini harus kita atasi secepatnya, kalau tidak, bisa mengancam keselamatan warga Kota Kendari. Coba bayangkan jika hutan konservasi di kawasan Nipanipa terus dirambah, dan diami warga, apa tidak musibah banjir, tanah longsor yang turun ke dalam Kota Kendari,”katanya. (tri)

Legislasi Daerah) DPRD Kota Kendari Muh. Ali kemarin. DPRD Kota Kendari bersama eksekutif, pekan lalu juga telah menetapkan Perda tentang pembentukan badan penanggulangan bencana alam di Kota Kendari. Menurut Ketua DPRD Kota Kendari Abdul Rasak belum lama ini, dengan lahirnya perda tersebut, maka diharapkan persoalan penanggulangan bencana alam termasuk dana bencana yang turun dari pusat, dapat dikelola lebih profesional di Kota Kendari. ( tri )

Bangunan Tuntut

Upah Layak Kendari, KP Saat pembangunan gedung di Sultra terus menjulang, nasib para buruh bangunan justru semakin terbenam di lembah kesengsaraan. Sejatinya, jika proyek bangunan banyak, maka rezeki buruh juga bertambah. Namun kenyataannya para pengembang banyak menggunakan buruh introdusir sehingga buruh lokal yang menganggur. Selain termarjinalkan dari pekerjaannya sendiri, para buruh juga tidak memiliki standar upah yang jelas. Nilai keringat mereka tergantung dari kemauan pemborong. Persoalan tersebut dibawa serikat buruh konstruksi bangunan (SBKB) ke DPRD Sultra. Ketika diterima wakil ketua DPRD Sultra Muh. Endang, massa mendesak agar DPRD dan pemerintah bisa mendesak pemberdayaan tenaga lokal untuk mengurangi angka pengangguran. “Selama ini banyak buruh, tapi yang didatangkan dari luar Sultra. Ada yang

Baca buruh di Hal 10

suwarjono/kp

Seorang wanita ini memikul batu untuk pembangunan ruko.Persoalan perburuhan selama ini memang jadi isu nasional, apalagi penggajian yang diberikan tak sesuai harapan.


10

Asrun Harapkan

LKPD Terbaik Pemkot Kendari tak mau berlamalama menyerahkan laporan keuangan pemerintah daerah (LKPD) TA 2010 pada Maret 2011 ini. Menurut Wali Kota Ir Asrun, LKPD sudah siap.Saat ini BPK sementara memeriksa pendahuluannya. “Kalau sudah rampung, kami langsung menyerahkannya ke BPK,” kata Asrun. Ia berharap agar LKPD tetap yang terbaik. Sebab sudah dilakukan pembenahan oleh pihak teknis. Menurutnya, jika BPK sudah melakukan pemeriksaan secara resmi, selnjutnya eksekutif akan menyerahkannya ke DPRD Kota Kendari. “Kami berharap dapat opini wajar tanpa pengecualiaan (WTP) karena sudah dilakukan pembenahan,”katanya lagi. Penyetoran LKPD lebih awal ini sebelumnya sudah ditegaskan ole Kepala Badan Pengelola Keuangan Daerah (BPKD) Kota Kendari, Fatmawaty Faqih. “LKPD rencananya disetorkan lebih awal dibanding tahun lalu, yaitu pada Maret 2011 ini dengan harapan perolehan opini BPK berupa WTP dari saat ini wajar dengan pengecualian,”katanya. (fas)

Metro Asrun

Pemateri Perpres 54 Siap ke Kendari kendari, kP Penyusun peraturan presiden (Perpres) No 54 tahun 2010 tentang pengadaan barang dan jasa pemerintah Ir Haris Puradireja, dipastikan hadir menjadi pemateri dalam sosialisasi dan diskusi Perpres No 54 serta workshop e-procurenment. Sesuai schedule, Haris akan tiba di Kendari (18/3). “ Kami sudah konfirmasi, Pak Haris akan tiba di Kendari pada sore hari. Meski jam kerja Haris sangat padat, namun sudah menyatakan siap hadir,” kata KRT Jono Widodo, direktur Indomitra Consultama sebagai mitra pelaksana Kendari Pos, kemarin. Banyak pihak mengaku sudah memahami dan menguasai Perpres No 54/2010 hanya dengan dasar membaca buku Perpres. Namun kenyataannya banyak juga pihak yang tersangkut masalah hukum karena tidak mendalami penjelasan Perpres. Baik itu pihak rekanan pengadaan barang dan jasa, maupun satuan kerja (Satker) pemerintah. Agar benar-benar memahami dan mendalami Perpres No 54/2010, Widodo menyarankan sebaiknya pihak rekanan, satker pemerintah, advokat atau pengacara, aktivis LSM, pengurus asosiasi, kepolisian dan kejaksaan menghadiri workshop ini.

“Maksud saya agar pemahaman Perpres No 54 benar-benar satu visi. Jangan lagi ada pihak yang menterjemahkan peraturan tersebut sesuai pemahamannya,” ujarnya. Hal lain yang diungkapkan Widodo bahwa Ir Haris yang terlibat langsung menyusun Perpres, saat ini sering dipanggil Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sebagai saksi ahli atas kasus-kasus dugaan korupsi pengadaan barang dan jasa pemerintah. Rustam, Manager Intermedia Promotion, Event Organizer Kendari Pos sebagai pelaksana event mengungkapkan, peserta workshop yang telah mendaftar diantaranya berasal dari sekretariat KPU Bombana, Dinas Perhubungan Sultra, Dinas PU Buton Utara, LPJKD, BPD Aspekindo Sultra dan Kabupaten Konawe Selatan termasuk BPD Sultra. Instansi lainnya Dinas Pertanian Konsel, Universitas Haluoleo, Universitas Muhammadiah Kendari, PT Jasa Raharja Kendari, Kantor Kesehatan Pelabuhan Kendari dan beberapa mahasiswa. Dari BPD Gapensi Sultra juga sudah menyatakan beberapa anggotanya akan ikut dalam workshop tersebut. (fas)

Kendari Pos | Jumat, 18 Maret 2011

Dinas Terkait Bakal Dihearing Buruh... dari Jawa. Padahal dari sisi kemampuan fisik dan hasil pekerjaan, kita masih lebih baik. Apalgi jumlah buruh lokal sangat banyak yakni sekitar 45.000 orang,” ujar Agus, salah satu massa. Mengenai upah yang masih subyektif dari pemborong, SBKB meminta DPRD memfasilitasi pembuatan keseragaman pengupahan. Hal tersebut kata demonstgran lainna Alimin, agar mengurangi tingkat diskriminasi yang diterima oleh para buruh dari majikan, khususnya gaji. Selama ini buruh bangunan memang bekerja tanpa adanya keterikatan. Akibatnya dari upah hingga jaminan kesehatan tidak maksimal untuk mereka. Hal itu dipandang SBKB sebagai sebuah bentuk perbudakan gaya baru. Karena itu SBKB meminta DPRD bisa memperhatikan nasib para buruh termasuk peningkatan upah minimum sektor konstruksi dan pemberian jaminan kesehatan dan keselamatan kerja. Menanggapi tuntutan massa, Endang berjanji akan menghadirkan Dinas Tenaga Kerja, Jamsostek, Asisten I setda Sultra dan Dinas PU untuk dan massa SBKB untuk berdialog mencari titik temu. “Saya secara pribadi sangat mendukung dan mengapresiasi hal ini. Memang selama ini buruh yang dipakai selalu yang memiliki kedekatan emosional dengan pemborong. Kita akan buat prevention action,” jelasnya. (ema)

Haknya Bisa Dipulihkan Jika Bebas Arifaid... Arifaid karena tersangkut kasus hukum. “Sekarang suratnya sedang diproses. Sedang dimatangkan untuk dibawa ke gubernur selanjutnya diteken,” jelasnya. Saat ini terang Andi Baso, baru Arifaid yang suratnya diterima dari DPRD Kendari. Sedangkan dua lainnya yakni Muh.Amin dan Suhadi yang juga tersangkut kasus hukum belum ada permintaan. Namun katanya Pemprov tetap menunggu datangnya surat untuk dua wakil rakyat lainnya. “Kita akan proses kalau ada yang masuk lagi,” ungkapnya. Ketika ditanya kepastian waktu keluarnya surat pemberhentian sementara Arifaid, Andi Baso tidak bisa memberikan kepastian. Hanya saja diupayakan dalam bulan ini meski kepastiannya tergantung dari kesediaan gubernur ada tidaknya di tempat. Andi Baso lalu menjelaskan dengan status pemberhentian sementara itu, maka segala kewajiban dan hak yang melekat pada diri Arifaid, selain gajinya gugur demi hukum. Itu berarti ia tidak berhak lagi menerima tunjangan dan melakukan pekerjaan lainnya sebagai anggota dewan. Segalanya bisa dipulihkan kembali jika ia bebas dari perkara hukum. “Itu sifatnya sementara, sesuai dengan pemberhentian sementaranya,” katanya. (ema)


Metro KEK Jangan Dipolemikkan Kendari Pos | Jumat, 18 Maret 2011

kendari, kP Pro-kontra terhadap konsep kawasan ekonomi khusus (KEK) yang digelindingkan Gubernur Sultra, Nur Alam cukup memanas belakang. Berbagai aspirasi yang disampaikan oleh sejumlah LSM termasuk Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Kendari yang menolak rencana implementasi KEK. Kisruh tersebut membuat Ketua Korps Alumni HMI (KAHMI) Kota Kendari, Abu Hasan, angkat bicara. Ia menilai, mestinya masyarakat lebih awal mengkaji lebih dalam makna, tujuan dan sasaran KEK itu sendiri. Tidak serta merta melakukan penolakan tanpa kajian ilmiah. Apalagi KEK belum diimplementasikan dan belum ada dampak yang terjadi. “Gencarnya penolakan terhadap KEK, tapi perusahan tambang di beberapa daerah masih berjalan. Kerusakan lingkungan juga begitu. Apa ada jaminan, jika KEK tidak berlaku, kerusakan lingkungan tidak terjadi? Disini ada miskomunikasi. Malah, dengan KEK, akan menjadi alat pengawasan terhadap kemungkinan munculnya kerusakan lingkungan,” terang Abu Hasan di ruang kerjanya, kemarin. Ia menilai, konsep KEK tidak identik dengan tambang. Dalam KEK, bukan hanya salah satu item tambang didalamnya. Berbicara soal ekonomi, cakupannya cukup luas, termasuk masalah pertanian, perikanan, dan agrobisnis lainnya yang akan dibukakan pangsa pasar baik lokal maupun internasional. “Jadi, jangan disalahpahami dulu

berharga dalam menyempurnakan konsep KEK itu sendiri. Jadi, marilah kita bangun daerah ini bersama-sama,” pinta Abu Hasan.

Demonstrasi mahasiswa yang menolak KEK.Mereka anggap lingkungan bisa rusak. masalah KEK. Seharusnya, masyarakat Sultra, khususnya adik-adik saya di HMI serta seluruh LSM memberikan ide subtansial yang dapat disampaikan secara konseptual untuk menjadi solusi implementasi KEK. Saya yakin, Pemprov Sultra akan memberikan ruang untuk menyatukan persepsi demi mengantisipasi terjadinya apa yang dikhawatirkan oleh sebagain masyarakat yang kurang sepakat dengan KEK,” jelasnya. Dengan gagasan tentang KEK, kata dia, malah akan ada ruang bagi masyarakat pemerhati lingkun-

suwarjono/kp

dengan KEK

gan untuk memberi batasan pada perusahan tambang yang ada di wilayah Sultra guna mengantisipasi kerusakan lingkungan sejak dini. Soalnya, KEK juga akan mengatur masalah tata kelola pertambangan di Sultra agar tidak sewenang-wenang menguras kekayaan Bumi Anoa. “Regulasinya akan diatur dalam KEK. Pemahaman soal KEK masih perlu dialog-dialog intelektual tentang konsep KEK pada tataran implementasinya nanti. Saya pikir, kritikan yang disampaikan melalui penyaluran aspirasi rekan-rekan di lapangan akan menjadi masukan yang

Nur Alam Siap Paparkan KEK Jika tak ada aral, Minggu (21/3) pengurus Lumbung Informasi Rakyat (LIRA) Sultra akan dilantik langsung Presiden LIRA, Yusuf Rizal. Yang menarik di acara itu, sebelum pelantikan ada dialog Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) dihadiri gubernur Nur Alam dan beberapa elemen baik yang pro maupun kontra dengan keberadaan KEK. Kepastian kehadiran Gubernur

Nur Alam diungkapkan Wakil Gubernur LIRA Sultra, Arafat usai menghadap Nur Alam. Sejatinya kata Arafat sesuai dengan undangan yang disebar pelantikan LIRA Sultra akan dilakukan pagi hari. Setelah itu dialog KEK akan digelar siang harinya. Namun Gubernur Nur Alam meminta agar dialog KEK digelar lebih dahulu karena siangnya ia akan meninggalkan Kendari

untuk bertolak ke Jakarta. ‘’Jadwal acara bergeser karena adanya permintaan beliau (Nur Alam, red) karena siang harinya beliau bertolak ke Jakarta dengan alasan adanya panggilan seorang menteri,’’ terang Arafat didampingi beberapa panitia pelaksana. ‘’Semua stakeholder terkait kami undang, termasuk DPRD Sultra dan LSM termasuk mahasiswa,’’ tambahnya. (awl)

DiPerDebatkan Cara mengkritisi isu terkini dengan bijak, tampaknya telah dilakukan himpunan mahasiswa program studi (HMPS) ilmu ekonomi dan studi pembangunan (IESP) Fekon Unhalu. Kemarin (17/3) mereka menghelat talk show kajian ekonomi dan KEK Sultra sebagai pusat pertambangan nasional menuju masyarakat Sultra yang modern, di Aula Mini Fekon Unhalu. Dalam tanya jawabnya dengan para mahasiswa, Kabid Ekonomi Bappeda Sultra Muh Faisal menjelaskan, perbedaan kawasan terpadu (Kapet) dengan kawasan ekonomi khusus (KEK), masyarakat menganggap hanya perubahan nama saja dan tidak mensejahterakan masyarakat. “Dari sisi regulasi, Kapet hanya ber-

landaskan Keppres No 59 Tahun 1996 sedangkan KEK yaitu UU No 39 Tahun 2009. Dari sisi inisiatif, Kapet dari pemertintah pusat dalam rangka mengurangi ketimpangan Indonesia Timur dengan Barat pada era pemerintah Habibie, sedangkan KEK merupakan inistaif dari bawah seperti dari bupati, badan usaha serta bisa juga dari pemerintah pusat,” jelas Muh Faisal. Selain itu Kapet berkaitan dengan pengembangan potensi agroindustri sedangkan KEK industri manufaktur. Serta pengeloaanya KEK dikelola oleh lembaga profesional yang disebut lembaga otorita, sedangkan KEK oleh Kapet sendiri dengan sistem semi profesional. Berkaitan dengan alasan Pemrov memilih KEK pertambangan dibanding sektor lainnya? Menurut dia karena inisiatif awal pergerakan ekonomi Sultra itu adalah pertambangan. Karena potensi besar sehingga dalam waktu yang tidak

11

terlalu lama akan memicu pertumbuhan ekonomi baru guna peningkatan kesejahteraan. Setelah itu bupati dan wali kota bisa mengusulkan KEK menurut mereka misalnya Wakatobi KEK pariwista. “Kami provinsi tentunya akan mendukung mereka dengan grand design yang lengkap,” ungkapnya. Lantas pertanyaan yang mencul kenpa Pemprov memilih KEK pertambangan bukan KEK pertanian? Memang pertanian sebagai penyumbang PDRB tertinggi sekitar 36 persen. Tetapi perlu diketahui pertambangan tetap digenjot, karena potensinya yang besar dan belum dikelolah dengan baik. “Karena itu jika dikelola dengan baik dan profesional, tentunya akan mendatangkan keuntungan yang lebih besar. Berbeda dengan agroindustri yang bergerak pada pola-pola yang linear saja,” tuturnya.(aka/fas)


Kendari Pos |Jumat, 18 Maret 2011

Sukses Debut Maia Nge-DJ Jakarta, KP Maia Estianty sukses menghibur penonton di Istora Senayan dalam debut pertamanya sebagai disc jockey (DJ). Selasa malam (15/3) perempuan cantik tersebut menjadi opening act di konser Far*East Movement, band hip hop asal Amerika Serikat. Produser, pencipta lagu, dan penyanyi tersebut menepati janjinya unjuk kebolehan sebagai DJ. Penampilannya itu memang dipersiapkan sebelumnya. Menyanyi di panggung memang pekerjaan Maia. Melihat dia menjadi DJ tentu merupakan pemandangan baru. Hasilnya, mantan istri Ahmad Dhani itu membuat penonton kagum. Di balik DJ set, dia beraksi meramu musik. Ibu tiga anak tersebut beraksi bersama musisi perempuan lainnya. Yakni, DJ Devina, Mey Chan, Lea, dan Angel Percussion. Mereka kompak menyuguhkan pertunjukan. Semua jenis aliran musik dicampur aduk. Lagu Use Somebody milik Kings of Leon yang ngerock di-medley dengan lagu bernuansa pop rock milik Katy Perry yang berjudul Firework. Lalu, lagu Baby Please Don”t Go yang kental dengan nuansa hip hop milik Mike Posner juga diramu dengan nuansa yang berbeda. Maia cs sukses membuat penonton bergoyang. Sesekali, sembari ngeDJ, dia turut bernyanyi. Lagu hit duo Maia juga dibawakan, seperti Pengkhianat Cinta dan Yang Penting Happy. Bisa dibilang, penampilan Maia perdana di depan banyak pen o n t o n tersebut menj a d i lompatan besar. Dia langsung dipercaya membuka konser band luar negeri. (jpnn/lia)

MaiaEstianty

Hiburan

13 Artika Sari Devi

Rihanna,

Banyak Gerak Bikin Langsing

“Dijual”

Ayah

DI balik ketenarannya sebagai penyanyi, hubungan Rihanna dengan ayahnya, Ronald Fenty, rupanya kurang harmonis. Rihanna mengaku ayahnya beberapa kali “menjual” dirinya ke media massa demi setumpuk uang. Termasuk mengambil keuntungan dari kasusnya dengan Chris Brown tahun 2009. Rihanna mengatakan, ayahnya tidak pernah mendiskusikan kepadanya tentang kasus Chris Brown, tapi dia langsung bercerita ke media massa dan mendapatkan cek. “Ayah saya pergi ke pers dan mengatakan kepada mereka beberapa kebohongan (tentang kasus dengan Chris Brown),” kata Rihanna kepada majalah Vogue seperti diberitakan Hollyscoop. “Sangat memalukan, demi sejumlah dolar, dia telah menusuk dari belakang,” sesalnya. Bukan hanya itu, Ronald Fenty juga menceritakan keburukan Rihanna ke tabloid serta memberikan hak atas beberapa foto masa kecilnya. Beruntung, Rihanna mendapat kekuatan dari kebaikan dan ketabahan ibunya. (jpnn/lia)

Rihanna

Yuni-Raffi Diramal Putus

Tahun ini belum menikah juga JIKA Krisdayanti dan Raul Lemos naik pelaminan pada Minggu (20/3), hubungan Yuni Shara bersama sang kekasih, Raffi Ahmad, justru diramal bakal berantakan dan putus. Jalinan asmara Yuni dan Raffi diramal oleh pembaca kartu tarot, Beby Djenar saat mengisi acara musik Dahsyat di Studio RCTI, Kebon Jeruk, kemarin. Menurut murid peramal terkenal Mama Laurent ini, Raffi dan Yuni Shara harus segera menikah dalam waktu dekat. Jika tidak, dikhawatirkan bakal ada ujian besar yang bisa meretakkan hubungan mereka. “Jika masa pacaran Raffi dan Yuni sampai menginjak tahun keempat atau kelima, maka kebosanan akan melanda mereka dan hubungan keduanya bisa retak. Sebelum hal itu terjadi, buruan deh direalisasikan (menikah). Fokusin tahun ini,” kata Beby.

Mendengar ramalan tersebut, Raffi dan Yuni hanya tertawa. Melanjutkan penerawangannya, Beby menjelaskan, keinginan menikah sebenarnya sudah datang dari Raffi, namun Yuni masih ragu. “Kalau saya lihat, keinginan kuat untuk menikah itu sangat besar dari Raffi. Yuni justru yang masih maju mundur, seperti masih berada di persimpangan,” ujar Beby. Mendengar ramalan itu, Raffi langsung nyeletuk. “Emang kamu nggak percaya sama aku ya?” tanya Raffi sambil melirik Yuni. Kakak kandung Krisdayanti itu pun hanya mesem dan tertawa dilirik sang kekasih. Disinggung soal ramalannya, perempuan kelahiran Malang 38 tahun silam itu banyak menebar senyuman. Yuni bilang, dirinya bukan tak ingin menikah. Dia memberi kesempatan kepada adiknya, KD untuk menikah terlebih dahulu. “Menurut adat Jawa, satu tahun nggak boleh menikahkan anak dua kali. Tahun ini Yanti aja dulu,” jawab penyanyi bertubuh mungil itu. Mengenai pernikahan Krisdayanti 20 Maret nanti, Yuni siap mendukung. Tapi, di balik kebahagiaan yang diperlihatkan Yuni, terselip perasaan sedih karena adiknya itu akan menikah lagi. Maklum saja, selama ini hubungan keduanya sangat dekat. “Karena kemarin-kemarin itu, Yanti sering ketemu sama kami, sering sekali. Kita sering makan bareng. Jadi ada sedihnya karena dia manja, beda sama yang lain,” kata Yuni. Yuni berharap, akad nikah KD-Raul yang akan digelar di Masjid Nurul Iman, Hotel Grand Sahid itu berjalan lancar. Ia pun senang karena KD sudah terlihat lebih tenang dari sebelumnya. “Yanti akan menikah di tempat yang baik. Kalau bisa sakral, nanti ijab kabulnya dalam suasana yang khidmat, fokus dan konsen,” ungkapnya. (jpnn/lia)

SETIAP kali bertemu dengan Artika Sari Devi dia selalu senang membagi cerita tentang buah hatinya Sarah Ebiella Ibrahim. Begitu juga ketika menjadi salah satu endorse kampanye nasional Aqua Mulai Hidup Sehat Dari Sekarang di Djakarta Theater. Karena peduli dengan kesehatan anaklah Artika mau terlibat dengan kampanye itu. “Kalau sudah punya anak pasti yang dipikirkan anak. Bagaimana supaya dia selalu mendapatkan yang terbaik. Termasuk asupan gizinya,” terang Puteri Indonesia 2004 itu. Maka, ketika puteri semata wayangnya itu mulai menunjukkan perkembangan, Artika pun merasa gembira. “Ya berarti kan dia sehat,” katanya. Saat ini buah perkawinannya dengan Baim itu sudah sangat aktif. Sudah mulai belajar berlari. “Sudah berasa anak saja. Kalau dulu kan masih bayi,” katanya lantas tertawa. Beruntung dia dan suami memiliki kesepakatan pembagian tugas menjaga Sarah. Jadi meski sama-sama sibuk urusan anak tidak terbengkalai. Urusan penampilan, Artika juga makin cantik dan langsing. Biasanya setelah melahirkan dan punya anak tubuh perempuan melar. Tapi dia tidak. Kini tubuhnya langsing seperti dulu saat masih single. “Ini prosesnya alami lho. Bukan sengaja karena mau aktif kerja lagi lalu saya menurunkan berat badan,” terangnya. Menurutnya dia adalah orang yang aktif. Setelah melahirkan dia banyak bergerak. “Ke dapurlah bersihbersih. Gara-gara itu kali ya jadi kurus dengan sendirinya,” ucapnya yang mengalami kenaikan berat badan sampai 22 kilogram karena hamil. (jpnn/ lia)

Artika Sari Devia


Edukasi

14 Penelitian Siswa Siap Dilombakan Kendari, KP Program pembinaan siswa di bidang penelitian, terus digenjot SMPN 17 Kendari. Tak hanya bimbingan di kelas, tapi dalam pelaksanaan lomba, siswa dipersiapkan untuk ikut berpartisipasi. Saat ini, sebanyak lima judul penelitian, siap diikutkan dalam iven penelitian ilmiah remaja tingkat nasional. Kepala SMPN 17 Kendari, Milwan M Pd mengungkapkan, penelitian sangat bermanfaat bagi siswa. Selain pengembangan sikap ilmiah, juga mengajarkan siswa bersikap jujur dalam memecahkan gejala alam yang ditemui, melalui kepekaan yang tinggi dengan metode yang sistematis, objektif, rasional dan berprosedur sehingga akan didapatkan kompetensi untukmengembangkan diri dalam kehidupan “Dengan mengikuti lomba maupun kegiatan penelitian, dapat membangkitkan minat dan memupuk kegemaran remaja untuk melakukan kegiatan penelitian yang bersifat ilmiah. Tentu itu dapat meningkatkan pengetahuan yang akan berimbas kualitas sumber daya manusia,” terangnya. Mantan Wakil Kepala SMPN 9 Kendari itu menuturkan, lima judul yang dipersiapkan untuk mengikuti lomba penelitian remaja, terdiri atas ilmu sosial dan sains. Dua diantaranya merupakan jenis riset ilmu sosial, sedangkan tiga judul merupakan penelitian di bidang IPA. Saat ini kata Milwan, para siswa sedang berupaya mengumpulkan bahan dan literatur, agar riset yang dilakukan berhasil. Untuk memaksimalkan persiapan siswa, guru dilibatkan sebagai pembimbing dan pengarah yang akan melakukan bimbingan, terkait apa saja yang harus dipersiapkan dan dilakukan siswa untuk mensukseskan penelitian yang dilakukan siswa. Selain siswa yang berhasil mengukir prestasi di tingkat nasional, beberapa waktu lalu guru SMPN 17 Kendari juga dipercaya menjadi delegasi daerah ke tingkat nasional pada lomba peneltian bagi guru. Tidak main-main, tiga orang guru dikirim untuk bertanding. (fya)

Kendari Pos |Jumat, 18 Maret 2011

Banyak Sekolah Adopsi KTSP Kendari, KP Di Kota Kendari, penerapan kurikulum tingkat satuan pendidikan (KTSP) sudah dilakukan di tingkat sekolah. Sayangnya, masih banyak diantara mereka yang mengadopsi dari sekolah lain. Padahal, kurikulum menjadi salah satu ciri sebuah lembaga pendidikan, yang tentunya tidak akan sama persis dengan lembaga lainnya. Tim Pengembang Kurikulum Sekolah Diknas Kota Kendari, dalam workshop Tim Pengembang Kurikulum Sekolah, yang berlangsung di aula Dinas pendidikan Kota Knedari kemarin, (17/3), Ramlid M Pd mengatakan, KTSP merupakan sebuah kurikulum operasional pendidikan yang disusun dan dilaksanakan di masing-masing satuan pendidikan di Indonesia. KTSP secara yuridis diamanatkan oleh Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional dan Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan. Penyusunan KTSP oleh sekolah dimulai tahun ajaran 2007/ 2008 dengan mengacu pada Standar Isi (SI) dan Standar Kompetensi Lulusan (SKL) untuk pendidikan dasar dan menengah sebagaimana yang diterbitkan melalui Peraturan Menteri Pendidikan Nasional. “Pada prinsipnya, KTSP merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari SI,

Kegiatan workshop pengembang kurikulum sekolah di aula diknas kota Kendari. SARFIAYANTI/KP

namun pengembangannya diserahkan kepada sekolah agar sesuai dengan kebutuhan sekolah itu sendiri. KTSP terdiri dari tujuan pendidikan tingkat satuan pendidikan, struktur dan muatan kurikulum tingkat satuan pendidikan, kalender pendidikan, dan silabus. Namun, setiap sekolah memiliki KTSP yang berbeda, berdasarkan ciri khas sekolah,” terangnya. Di tempat yang sama, salah seorang pemateri workshop, Widodo S Pd, M Pd, didampingi Kabid Kependidikan dan Pengendalian Mutu (KPM) Dinas Pendidikan Kota Kendari, Dra Nuriyani Waris, menuturkan, untuk kota Kendari penerapan KTSP cukup baik. Meski demikian, masih banyak hal yang perlu dibenahi, khususnya dalam mengadopsi KTSP dari sekolah lain. Pria yang juga menjabat sebagai Ke-

pala SMPN 10 Kendari itu juga menuturkan, pelaksanaan workshop bertujuan untuk merevisi kurikulum 2009 dan 2010 untuk menghasilkan format baru tahun 2011. Peserta yang terdiri dari tim pengembang kurikulum SD, SMP, SMA dan SMK serta pengawas, akan melakukan sosialisasi ketingkat satuan pendidikan. Kepala sekolah melanjutkan informasi kepada gurunya, dan Juli nanti, tim pengembang kurikulum akan berkunjung sekolah, untuk melakukan verifikasi dan evaluasi, sejauh mana penerapan KTSP di setiap sekolah. “Mudah-mudahan KTSP bisa diterapkan di tingkat sekolah, agar dapat menjadi panduan guru dalam melakukan proses pembelajaran. Hal itu akan berkaitan dengan peningkatan mutu pendidikan di kota Kendari,” katanya. (fya)

Penyaluran BOS Lambat, 315 Pemda Kena Sanksi Jakarta, KP Penyaluran dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) di 315 kabupaten/ kota hingga saat ini belum tuntas. Hal itu memaksa Kementerian Pendidikan Nasional (Kemdiknas) dan Kementerian Keuangan (Kemenkeu) untuk menjatuhkan sanksi finansial terhadap pemerintah daerah (Pemda) 315 kabupaten/kota. Menteri Pendidikan Nasional (Mendiknas) M Nuh mengatakan, 315 kabupaten/ kota tersebut harus siap menerima ganjaran pemotongan anggaran akibat terlalu lambat menyalurkan dana BOS. Namun dipastikan sanksi finansial itu bukan berupa pemotongan dana BOS. Menurut M Nuh, selain dana BOS ada dana lain yang termasuk transfer dari pusat ke daerah yang bisa dipangkas. “Pokoknya yang belum menyalurkan sesuai juknis, maka kita kenakan sanksi finansial di tahun 2012,” ujar M Nuh ketika ditemui usai Pembukaan Rembuk Nasional Pendidikan (RNP) Tahun 2011 di Pusat Pengembangan Tenaga Kependidikan Kemdiknas, Bojongsari,

Depok, Jawa Barat, Rabu (16/3). Berdasarkan data terakhir yang diterima Mendiknas, terdapat 182 kabupaten kota dari 497 kabupaten/kota yang sudah menyalurkan dana BOS. “Artinya, sisanya sekitar 315 kabupaten/kota sudah pasti akan mendapatkan sanksi financial. Keputusan ini sudah disepakati oleh saya dan Menkeu pada saat kunjungan ke Australia beberapa hari yang lalu,” tandasnya. Mantan Rektor Institut Teknologi Sepuluh November Surabaya (ITS) ini mengaku tidak habis pikir terhadap lambatnya kinerja Pemda dalam penyaluran dana BOS. “Saya juga bingung, apa susahnya? Saya juga tidak tahu. Banyumas, salah satu kota yang relatif awal menyalurkan BOS. Saya terus bertanya, kenapa Banyumas berbeda dengan kabupaten/kota yang lain? Buktinya Banyumas bisa,” ungkapnya. Di sisi lain, M Nuh juga memaklumi jika ada daerah yang baru saja menyelesaikan Pilkada. Akibatnya, kepala daerah yang baru masih harus merapikan semua administrasinya.

“Tetapi tetap saja, kita melihatnya bukan dengan cara kompleksitas dari penyusunan Rencana Kegiatan Anggaran (RKA) dan administratif lainnya. Kami lebih melihat pada keseriusan dan komitmen Pemda,” tukasnya. Lantas, apakah ada dispensasi lagi yang diberikan oleh pemerintah pusat? Nuh dengan tegas menolak. “Ah, pokoknya tidak ada. Saya sudah menegaskan tanggal 15 Maret 2011 adalah batas akhir. Itu sudah molor bulan kok. Tidak ada lagi dispensasi. Pokoknya, April 2011 tetap harus turun dana BOS triwulan II. Itu sudah resiko. Ini kan urusannya sederhana saja toh,” tandasnya Terklait usulan sentralisasi dana BOS, Nuh mengatakan bahwa perlu ada kajian mendalam tentang itu. Dipaparkannya, ada tiga pilihan terkait desentralisasi. Pertama, desentralisasi secara keseluruhan, kedua dikembalikan sentralisasi, dan ketiga dilakukan secara parsial. “Diknas belum memutuskan karena masih memerlukan kajian,” katanya. (jpnn/lia)

Mendiknas Kebut Revisi Aturan RSBI Jakarta, KP Menteri Pendidikan Nasional (Mendiknas) M Nuh memastikan revisi Peraturan Menteri Pendidikan Nasional (Permendiknas) Permendiknas No 78 tahun 2009 tentang Penyelenggaraan SBI pada Jenjang Pendidikan Dasar dan Menengah, akan kelar pada April mendatang. Diharapkan, Permendiknas itu sudah bisa digunakan sebelum penerimaan siswa baru di RSBI. “Bulan April nanti , dapat dipastikan bahwa revisi Permendiknas RSBI akan segera terbit. Kami berkomitmen, revisi itu akan terbit sebelum proses penerimaan siswa baru,” ungkap Nuh ketika ditemui usai Pembukaan Rembuk Nasional Pendidikan (RNP) Tahun 2011 di Pusat Pengembangan Tenaga Kependidikan Kemdiknas, di Bojongsari, Depok, Jawa Barat, Rabu (16/3). Menurutnya, prinsip-prinsip yang terkandung di dalam aturan Permendiknas tersebut bukanlah suatu yang sakral. Selain itu, penyusunan Permendiknas disesuaikan dengan kondisi yang ada saat itu. “Maka itu, nanti akan kita review kembali dan perlu ada penataan kembali. Merubah itu kan tidak apa-apa, yang penting prinsip dasarnya harus diperhatikan,” ujarnya. Diakuinya, konsep dasar RSBI yang ada saat ini secara akademis memang tidak mewajibkan penggunaan bahasa Inggris. Akan tetapi, saat ini justru banyak sekolah yang menggunakan label ‘internasional’ tanpa mengedepankan kualitasnya. “Saya lebih setuju jika ada sekolah yang tidak menggunakan label internasional, tetapi kualitasnya sangat baik. Nah, untuk itu diperlukan design systemnya terlebih dahulu,” jelas mantan Menkominfo tersebut. Nuh juga menyebutkan tiga kunci utama yang harus diperhatikan dalam merombak grand design RSBI. Pertama, harus memperhatikan aspek konstitusi dan aspek hukum. Jika ada tanggapan dan saran untuk menutup atau menghapus RSBI, maka harus dilihat dulu dari sisi perspektif hukum. “Ada nggak sih landasan hukumnya? Jawabannya ada, yakni di UU Sisdiknas no.20 tahun 2003. Jadi, kita tidak bisa seenaknya hapus menghapus. Harus kita lihat dari UU, mengingat ini adalah amanah UU,” katanya. Kedua, harus dilihat dari pedagogik (proses pembelajaran yuang berpusat pada pengajar). Pemerintah harus melihat lebih jeli apakah pendirian RSBI bertentangan dengan sisi pedagogik atau tidak. Menurut Nuh, yang diamanahkan UU adalah sekolah berstatus Sekolah Bertaraf Internasional (SBI). Sementara RSBI adalah jalan untuk menuju SBI. “Perintah untuk mendirikan RSBI memang tidak ada. Tapi menuju SBI itu harus dirintis dulu, maka dibuatlah RSBI sebagai prasyarat atau prakondisi menuju SBI,” paparnya. Kunci ketiga adalah aspek sosial budaya masyarakat. Menurutnya, yang jadi persoalan saat ini karena RSBI menggunakan pertimbangan finansial untuk memberi layanan pendidikan eksklusif. Hal itu melahirkan anggapan bahwa hanya hanya orang-orang berduit saja yang bisa sekolah di RSBI. “Dengan kondisi ini, Ditjen Pendidikan Dasar (Dikdas) Kemdiknas sudah mengeluarkan edaran, untuk menghilangkan eksklusifitas dengan mewajibkan RSBI menerima siswa miskin berprestasi dengan kuota minimal 20 persen dari total penerimaan,” jelas Nuh. (jpnn/lia)


Edukasi

Kendari Pos |Jumat, 18 Maret 2011

15

Memprihatinkan, Gedung SMPN 6 Kendari

SARFIAYANTI/KP

Kondisi Gedung SMKN 1 Kendari yang sedang dalam proses rehabilitasi.

Rampung 85 Persen, Rehab Fisik SMKN 1 Kendari Kendari, KP Perbaikan sarana fisik dan infrastruktur pembelajaran di SMKN 1 Kendari menuju sekolah model memasuki tahapan final. Rehabilitasi bangunan fisik, sekitar 85 persen sudah dirampungkan. Kepala SMKN 1 Kendari, Drs Asrun P yang ditemui kemarin (17/3) mengatakan, untuk perubahan status sekolah, hingga saat ini pihaknya belum menerima surat keputusan (SK) dari pusat. Namun, mengenai pembenahan fasilitas dan kualitas, saat ini sedang digenjot agar Mei 2011, segala kegiatan rampung. “Saat ini yang masih kurang adalah peningkatan non fisik, yakni pengadaan pelatihan bagi guru. Dari 100 persen yang seharusnya tercapai, baru sekitar 30 persen yang terealisasi. Mudah-mudahan Mei sudah rampung,” harapnya. Menurut Asrun, status sekolah bukanlah prioritas dalam pekerjaan ini. Meskipun sasarannya adalah sekolah model, namun harus ditunjang dengan kualitas. “Saya sudah sering mengingatkan kepada guru dan siswa, bahwa yang kita kejar bukanlah status, tapi mutu. Jika status SMK 1 sudah menjadi sekolah model, RSBI atau SBI, tapi tak dibarengi dengan kualitas, tidak akan ada gunanya juga. Untuk itu, seiring dengan peningkatan status, kualitas pendidikan di sekolah ini juga harus dibenahi,”ujarnya. Bangunan fisik dan nonfisik yang direhabilitasi kata Asrun didanai oleh Asian Development Bank (ADB) melalui Direktorat Jendral (Ditjen) Pendidikan Menengah Kejuruan. Untuk fisik anggarannya mencapai Rp 1 miliar lebih, sedangan nonfisik Rp 300 juta. Selain itu, untuk sarana fisik, SMKN 1 Kendari juga bakal menerima bantuan pusat, untuk pengadaan alat dan bahan praktik untuk laboratorium bahasa dan mulitimedia. Kedepan, sekolah tersebut juga bakal melengkapi seluruh kelas, dengan fasilitas IT. Laptop dan LCD akan ditempatkan di setiap kelas, hal itu merupakansalah satu impementsi dari penggunaan fasilitas teknologi di sekolah. Olehnya itu, guru dituntut mampu mengoperasikan komputer untuk media pembelajaran. (fya)

Kendari, KP Ironis, walau letaknya berada di ibu kota provinsi, tidak ada jaminan bangunan sekolah dalam kondisi layak pakai. Buktinya, kondisi fisik SMPN 6 Kendari sangat memprihatinkan. Bangunan sekolah yang dibangun tahun 1981 itu, selain struktur gedung yang mulai goyah tergerus waktu, atap dan plafonnya rusak parah. Kondisi lantainya mayoritas berlubang sehingga terkesan sekolah itu tak pernah tersentuh bantuan rehabilitasi sekolah. Bahkan, beberapa bangunan yang terdiri dari empat ruang kelas, satu ruang tata usaha, dan ruang kepala sekolah kini menjadi ruang kosong tak berpenghuni. Menurut Kepala SMPN 6 Kendari, Drs. Masnin mengakui adanya kerusakan di sejumlah gedung sekolah yang dipimpinnya itu. Kata dia, gedung-gedung rusak yang kini tak dipakai merupakan bangunan pertama. Sampai saat ini belum ada pergantian bangunan meskipun jumlah peserta didik yang mendaftar kian bertambah tiap tahunnya. “Baru-baru kami mendapatkan bantuan dana alokasi khusus, dalam bentuk perbaikan dua ruang kelas dan satu ruang pusat kesenian. Sebelumnya ruangan itu juga rusak parah. Namun,

ada penyerahan penggunaan gedung secara langsung kami sekarang telah menempati dua ruang kelas tersebut. Kami takut terjadi hal-hal yang tak diinginkan,’ ujarnya. Akibat dari rusaknya ruang belajar tersebut, SMP yang terletak di Kelurahan Kassilampe itu kekurangan ruang belajar. Dari jumlah 486 peserta didik kini sekolah tersebut hanya menggunakan 15 ruang kelas. Dengan demikian rata-rata siswa per kelas berjumlah 32 atau 33 siswa. Selain itu, ruang Kepala Sekolah harus menumpang di ruang kelas, yang bergabung dengan ruang Dewan Guru. Drs. Masnin Salam menginginkan seharusnya SMPN 6 menjadi sekolah yang indah dan kokoh. Hal itu karena SMPN 6 terletak di ujung Kota Kendari yang terlihat oleh kapal-kapal yang menyeberang dari berbagai Kabupaten Kota. “Tentu kami menginginkan sekolah ini terlihat indah ketika banyak penduduk yang datang dari berbagai Kabupaten. Karena jika mereka melihat dari kapal, sekolah apa itu yang jelek sekali? Seharunya sekolah ini menjadi ikon kota Kendari. Karena meskipun kami renovasi agar terlihat indah kami rasa percuma saja. Karena hanya menghabiskan dana, tapi ternyata rusak dan tak ditempati,” pungkasnya. (p1/lia)

WULAN/KP

Keadaan gedung SMPN 6 Kendari yang rusak dan tidak terawat. meskipun sudah diperbaiki dua ruangan, masih banyak gedung kami yang rusak dan tidak bisa lagi ditempati, seperti enam ruang tadi” beber Masnin, kemarin. Kepala sekolah yang menjabat sejak 2008 itu mengaku sempat menggunakan gedung rusak tersebut selama dua bulan ketika sekolah dalam tahap renovasi.

Hal itu menimbulkan kewaspadan yang besar. Karena beberapa tahun sebelumnya bangunan yang rusak pernah menewaskan siswa SD. “Tanggul kami yang rusak dulu pernah jatuh dan menimpa siswa SD hingga tewas, jadi waktu kami menggunakan satu ruang kelas yang rusak itu kami sempat was-was. Makanya meski belum

SMAN 9 Prioritaskan Keindahan Sekolah Kendari, KP Tak mau kalah dengan sekolah unggulan, SMAN 9 Kendari yang letaknya berada di pusat kota, terus berbenah. Selain meningkatkan kualitas pendidikan, satuan pendidikan yang bersatus sekolahstandarnasional(SSN)ini,tetap prioritaskan keindahan sekolah. Kepala sekolah SMAN 9, Drs. Nengah Negara, M.Hum, mengatakan pihaknya ingin memperlihatkan sekolah yang dipimpinnya menjadi lebih indah dan rindang. Sebagai langkah awal, akan dilakukan dengan memprioritaskan pembenahan tampilan sekolah agarsiapapun yang melihatmerasanya-

ma. “Kami saat ini memiliki program untuk memperbaiki sekolah ini melalui tampilan. Hal itu terdiri dari kebersihan, kerindangan, dan kesehatan sekolah. Karena selain demi kebaikan, hal ini diyakininya mampu memberi nilai pendidikan bagi anak-anak dan merupakanprogramcintalingkungan,” katanya. Hanya saja, kata mantan kepala SMAN 3 Kendari itu , pihaknya memiliki kendala tersendiri terhadap lahan yang dimiliki SMAN 9. Berbeda dengan sekolah binaanya dulu yang mampu meraih juara II lomba kebersihan dan kesehatan se Sultra. SMAN 9 me-

miliki lahan yang cukup sempit, sehingga tak memungkinkan untuk menanam pohon jangka panjang. “Kami lihat lahan SMA 9 kurang

luas. Itulah yang menjadi kendala kami. Namun, kami tetap akan melakukan penanaman pohon,” ungkap Nengah Negara. (p1/lia)


KOMUNIKASI BISNIS

16

Pengumuman Pemenang Tour Gratis 3 Negara

Untuk Wilayah Sulawesi Tenggara

MAIN dealer motor Suzuki PT Sinar Galesong Paratama se-Sulawesi, serentak menjalankan program beli motor Suzuki berhadiah jalan-jalan gratis ke tiga negara, yakni Hongkong, Macau dan

No 1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8. 9.

Kendari Pos | Jumat 18 Maret 2011

Info Komunikasi Bisnis Hubungi 081341772227

Nama MILIA LIAMBO SOPIAN RIKA PUSPAYANTI NASRUN RAHMAT Drs. H.ABDULLAH RONI YUNUS L.M DAUD BAHARUDDIN LA ODE BATALIO

China. Tahun ini merupakan program tahap ke-2 setelah sebelumnya juga terlaksana di tahun 2010. Kali ini, sebanyak 9 orang asal Sulawesi Tenggara berhasil menjadi pemenang dan akan bergabung bersama pemenang lainnya dari Sulsel, Sulbar, Sulut, Sulteng dan Gorontalo, dengan total jumlah pemenang sebanyak 40 Orang.

No.Kupon 12974 12291 12936 13462 12290 12948 11869 11625 02264

Delaer Suzuki Wuawua Suzuki Unindo Suzuki Wuawua SGP Kendari Unindo Kolaka Suzuki Wuawua Suzuki Intan Suzuki Kolaka Suzuki Raha

Subsidi Uang Muka 300 Ribu, Angsuran Hanya 3 Ratusan tric starter & Side Stand Switch” (setara motor Matic Berkelas), serta mengadopsi teknologi mesin matik Taiwan yang saat ini mempunyai reputasi cukup baik khususnya dibidang mesin matic, dan merupakan benchmark teknologi matic-maticse-Asia. Anda berminat memiliki Vio-R dengan angsuran hanya 3 Ratusan/bulan (Subsidi Uang Muka Rp.300.000) silakan menghubungi delaer resmi motor Viar Kendari (Al-Ikhwan Motor) Jl. Saranani (samping Barata Saranani) HP: 081355027767, Dealer Viar BAUBAU Jl. Monginsidi No.75, 081241754253, dan Viar RAHA Jl. Sukawati, 081341778146. Viar juga menyiapkan spare-part (suku cadang) yang lengkap. (adv)

Sehat dan Cantik dengan Akupuntur SIAPA bilang untuk sehat dan cantik harus mengeluarkan biaya yang mahal, sekarang tidak lagi dengan kehadiran ALIshlah Oriental Medical Clinic yang menawarkan facial laser Rp.30.000, totok wajah Rp.30.000, facial laser dan terapi wajah Rp.50.000, serta paket kecantikan hanya Rp.150.000, yang terdiri dari facial laser, totok wajah, masker, vitamin

kulit dan akupuntur kecantikan/wajah. Fungsi akupuntur kecantikan; mengencangkan otot wajah, menghilangkan flek, mengatasi jerawat, kerutan diwajah, kulit kusam dan kantong mata. Selain itu memperbaiki bentuk hidung dan dagu. Penanganan paket kecantikan di AL-Ishlah dilakukan secara holistic atau menyeluruh. Disamping untuk kecantikan akupuntur dapat pula mengatasi berbagai penyakit seperti: stroke, hipertensi, maag kronis, asma, diabetes, sinusitis, polip,

rhematik, asam urat, kolesterol, batuk menahun, alergi, vertigo, sakit kepala menahun, sakit Pinggang, kaku kuduk, obesitas, kebotakan, rambut rontok, lever, ginjal, prostat, gondok beracun, tumor, kanker, stress, depresi, penanganan narkoba dan lainnya. Klinik AL-Ishlah juga melayani bekam, terapi telinga, gurah tradisional, totok payudara, totok vagina, massage full body (khusus pria), terapi obesitas, kebotakan dan rambut ronto. Tersedia herbal dalam bentuk

Sedia Ragam Menu Baru Rumah Makan Aroma Nusantara

JIKA anda penasaran ingin mencoba masakan khas Indonesia (nusantara), di Aroma Nusantara tempatnya. Mengusung jargon ‘Rasa Restoran, Harga Kali Lima‘ rumah makan ini menyiapkan ragam menu baru seperti; Ayam Goreng Penyet, Bakmi Aroma Nusantara, Ayam Bumbu Leak, Ayam Bakar Aroma Nusantara, Ayam Goreng Cabe Ijo, dan masih banyak menumenu menarik lainnya seperti; Ayam Goreng Kalasan, Kepiting Woku Belanga, Ikan Pepes, Nsi Goreng, Ikan Bakar Rica-Rica, Cumi Masak Manado, Sop Kepala Ikan, Mie Goreng/Kuah, Sapo Ayam Jahe, dan menu-menu unik nan ekonomis lainnya yang tidak terdapat di tempat lain.

Ditempat ini, semua masakan dibandrol sangat ekonomis namun soal rasa tak diragukan, dijamin akan menggoyang lidah para penikmat rasa. Selain menu masakan, Aroma Nusantara juga menyiapkan minuman dari aneka jus dan mix khas Aroma Nusantara. Selain itu, juga menerima pesanan Nasi Kotak, Katering untuk acara perkawinan, seminar, ultah dan lainnya. Juga disewakan peralatan pesta seperti piring, sendok, tempat lauk prasmanan, gelas dan lainnya dengan harga bersahabat. RM. Aroma Nusantara berlokasi di Jl. Syech Yusuf (Depan Rumah Sakit Permata Bunda) Buka jam 8 Pagi hingga jam 10 Malam, Tlp: 04013128048, 085241814673. (adv)

PERCAYAKAN perawatan rambut anda pada Rendy‘s Salon yang beralamat di Jl. A Silondae No.125 (samping Grapari Telkomsel). Dapatkan diskon khusus bagi pelanggan Telkomsel (Kartu As, Simpati dan Kartu Halo) sebesar 10%, atau potongan langsung sebesar Rp.50 Ribu Rp.100 Ribu bagi pelanggan Telkomsel yang melakukan smoothing, keriting, atau colour hair. Caranya cukup menunjukan cell broadcast Telkomsel dari HP pelanggan. Manfaatkan layanan jasa atau diskon potongan harga belanjaan anda di merchant-merchant parnert Telkomsel. Adapaun merchantmerchant yang bekerja sama dengan Telkomsel Selain Rendy‘s Salon, juga berlaku di Fresh House, Pusat Distro Red Light, Salon Nattaya, Rumah Makan Ratu Jimbaran, dan Executive Lounge Haluoleo Air Port. (adv)

Alamat

Matic Vio-R Hanya Rp 9 Jutaan

AL-Ishlah Oriental Medical Clinic

Khusus Pengguna Telkomsel

Jl. Bunga Kolosua, Kendari Jl. Durian, Kolaka Jl. Layang No.2, Kendari Jl. Imam Bonol No.22 Kendari Jl. Alam Mekongga, Kolaka Jl. By Pass, Kendari Dusun Bakaha, Buton Jl. Sunu No.43, Kolaka Desa Koholifano, Raha

Untuk info lebih lanjut, para pemenang bisa menghubungi dealer resmi motor Suzuki terdekat. (adv)

SEPERTI kota-kota besar lainnya, saat ini Viar Motor Kendari saat ini telah memasarkan matic Vio-R dengan keunggulan; Harga lebih terjangkau, garansi Mesin 3 tahun, mesin 125cc lebih berakselerasi tinggi (akselerasi cepat diputaran bawah, mesin halus dan body tanpa getar - Sumber Tabloid Otomotif), Topspeed dapat menembus 100 km/jam, double shockbreaker (lebih stabil), berpendingin udara dan bertransmisi CVT, body ramping, model yang stylis dengan identitas gril depan yang elegan, perpaduan warna yang dinamis. Selain itu, konsumsi BBM Vio-R 38 km/ ltr (Sumber Tabloid Otomotif dan Kopling), menggunakan “Security Magnet of Elec-

Diskon 10% di Rendy‘S Salon

Pengumuman pemenang telah diundi di Makassar dihadapan Depsos, Kepolisian, dan Notaris setempat. Para pemenang merupakan konsumen (pembeli motor Suzuki) untuk bulan Desember 2010 hingga Februari 2011 pada wilayah Sulawesi. Adapun nama-nama yang beruntung untuk wilayah Sulawesi Tenggara adalah:

kapsul, untuk paket hemat ditawarkan terapi tiga orang gratis orang keempat dan terapi 5 kali gratis yang keenam dengan terapi yang sama. Untuk kenyamanan anda seluruh ruang terapi ber-AC. Praktek mulai pukul 09.00 - 19.00 Wita. Hubungi kantor pusat AL-Ishlah Makassar Jl.A.P.Pettarani 33 No.9, Telp0411-435365, AL-Ishlah KENDARI Jl.A.H.Nasution Poros Anduonohu, Telp. 0401-3196576. AL-IshlahKOLAKA,Jl.Pramuka No.68E Telp. 0405-2324068. (adv)

Jual/Sewa 2 Buah Ruko Lokasi Strategis, Harga Nego Perekonomian Kota Kendari terus melejit, ini dibarengi dengan kian banyaknya investasi property khususnya Ruko/rukan yang merupakan trend saat ini. Tempat usaha jenis ini sangat digemari karena multifungsi yang dijadikan sebagai tempat usaha sekalian tempat tinggal/rumah. Saat ini dibilangan MT Haryono, Kendari (depan pasar baru) 2 buah ruko kopel

(second) berlantai 3 dan 4 secara paket dipasarkan dengan harga Rp 2,5 milyar (Nego), selain itu tempat ini juga disewakan. Memiliki fasilitas yang lengkap, lokasi ruko (second) ini pas berada dijalan poros (jalan raya utama) yang tentunya mempunyai nilai jual tinggi jika anda berinvestasi mengembangkan usaha ditempat ini. Anda berminat mengembangkan usaha dipusat perekonomian kota Kendari? segera hubungi 081355194963 Tanpa perantara. (adv)

Pernah Coba Aneka Masakan Kepala Ikan? Hanya Terdapat di Rumah Makan Parahiyangan ANDA salah satu penggemar kepala ikan kakap merah dan sunu? Tampaknya, anda harus mengunjungi Rumah Makan Parahiyangan. Disini anda akan merasakan Sup kepala ikan, Pallu-mara kepala ikan, Pallukaloa kepala ikan, serta Gulai kepala ikan yang lezat. Selain itu juga tersedia ayam kampung goreng-bakar yang nikmat, gurih dan renyah serta makanan lainnya yang menggugah selera. Ditambah dengan suasana tempat yang sangat startegis dan mudah dijangkau pasti akan menambah kenikmatan sajian yang disediakan Rumah Makan Parahiyangan yang terletak di kawasan bisnis Ahmad Yani Square (belakang Hotel Horison). Rumah makan ini selalu ramai saat jam makan siang dan malam hari. Selain itu juga disiapkan menu-menu umum namun bercitarasa khas Parahiyangan seperti sup buntut

dan menu-menu lainnya. Khusus menu ayam bakar dan goreng, Parahiyangan menggunakan ayam kampung dengan bumbu yang meresap kedalam daging sehingga terasa lebih renyah dan sesuai selera, apalagi ditambah sambal dan sup pasti anda bisa ketagihan dibuatnya. Walau kualitas cita-rasa tak diragukan, Parahiyangan tetap membandrol harga lebih ekonomis sehingga terjangkau semua kalangan, harga menu makanan ditempat ini hanya berkisar antara Rp.19.000 hingga Rp.23.000. (adv)


Kendari Pos | Jumat, 18 Maret 2011

Los Blancos Pantau Nani SUDAH punya winger handal seperti Cristiano Ronaldo dan Angel Di Maria, belum membuat Real Madrid puas. Mereka berminat menambah stok winger dengan mengincar Nani yang sedang gundah akan kontrak anyarnya di Manchester United. Berdasarkan kabar yang dilansir The Sun, Nani menginginkan gajinya di United dinaikkan setara Wayne Rooney yang digaji 250 ribu pounds atau setara Rp 3,5 miliar perpekan. Saat ini dia dibayar 65 ribu pounds atau setara Rp 914 juta. Namun, Setan Merah, julukan United, tampaknya ogah menggaji Nani setinggi Rooney. Paling banter dia hanya akan menerima gaji di kisaran 100 ribu pounds atau setara Rp 1,4 miliar, tak beda jauh dengan gaji striker asal Bulgaria Dimitar Berbatov. Masalahnya, keinginan Nani untuk mendapat kontrak baru mengalami ganjalan karena dia baru saja meneken kontrak berdurasi empat tahun pada Maret tahun lalu. Padahal, di United ada kebijakan bahwa tak ada negosiasi kontrak bila masih tersisa tiga tahun kontrak atau lebih. Nah, situasi itulah yang membuat Nani gundah. Padahal, sekarang dia menjadi pemain penting dalam skuad besutan Sir Alex Ferguson. Makanya, situasi itu terus mendapat pantauan dari Real. Mereka menjajaki kans untuk menggaet Nani musim depan. Real memiliki reputasi sebagai klub yang

AFP PHOTO / DANI POZO

Luis Nani

menampung talenta-talenta hebat United, mulai dari David Beckham, Ruud van Nistelrooy, Gabriel Heinze, dan Cristiano Ronaldo. Nama terakhir mencatat rekor transfer paling mahal di muka bumi. Musim ini, di kala performa Rooney sempat buruk, Nani tetap stabil dan mampu mencetak gol lebih banyak daripada Rooney di Premier League. Nani mengemas sembilan gol sepanjang musim ini dan Rooney baru tujuh gol. Hanya, tidak akan mudah bagi Real mendapatkan Nani. Masalahnya, Ferguson tidak akan dengan mudah melepaskan pemain yang digaetnya senilai 17 juta pounds atau setara Rp 239 miliar dari Sporting Lisbon pada 2007 lalu. “Dia pemain yang bertalenta. Setiap dia berada di dekat area penalti, Anda akan berpikir sesuatu bakal terjadi. Itu bukti bahwa Anda memiliki pemain hebat. Kami menginginkan dia tetap bersama kami,” bilang Fergie, sapaan Ferguson, seperti dikutip The Sun. Senada dengan sang manajer, Nani juga menyatakan masih betah di Old Trafford, markas United. “Saya merasa ada laporan yang keliru di surat kabar. Saya ingin Anda mengetahui langsung kebenarannya dari saya. Saya cinta MU,” tulis Nani di situs jejaring sosial Twitter. (ham)

Pemain belakang Real Madrid Marcelo (tengah) membuka gol kemenangan Real saat menjamu Olympique Lyon pada leg kedua Liga Champions dini hari kemarin. Tampak Marcelo dan Pepe merayakan golnya.

Madrid, KP Sentuhan magis Jose Mourinho kembali terbukti. Kemampuan tactician asal Portugal itu dalam mengakhiri kutukan ternyata manjur. Real Madrid mengakhiri kutukan Olympique Lyon dengan kemenangan 3-0 (1-0), kemarin dini hari. Ya, dalam tujuh pertemuan terakhir, Real belum pernah mengalahkan tim asal Prancis itu. Bahkan, musim lalu, Lyon lah yang menjadi penghancur mimpi Real di babak 16 besar Liga Champions. Namun, di tangan Mourinho kutukan itu sirna. Setelah bermain imbang 1-1 pada first leg babak 16 besar di Stade de Gerland, pada 22 Februari lalu, kemenangan 3-0 itu membuat Real menang agregat 4-1. Untuk kali pertama sejak 2004 lalu, tim berjuluk

KINGTON

Striker Chelsea Fernando Torres (kiri) belum pernah mencetak gol selama membela Chelsea sejak kepindahannya dari Liverpool awal Februari lalu.

0 Chelsea v Copenhagen 0 (Chelsea lolos dengan agregat 2-0)

Menjadi Inggris Ketiga

London, KP Chelsea menjadi klub Inggris ketiga yang memastikan lolos ke perempat final Liga Champions setelah Tottenham Hotspur dan Manchester United. Itu menyusul hasil seri tanpa gol melawan Copenhagen pada second leg babak 16 besar, kemarin dini hari. Mereka berhak lolos karena unggul agregat 2-0. Dua gol yang mereka dapatkan dari first leg lalu di Parken Stadium, markas Copenhagen pada 22 Februari lalu. Sukses yang menunjukkan konsistensi tim berjuluk The Blues itu di Liga Champions. Sekarang mereka sedang mengejar semifinal keenam dalam delapan musim terakhir. Selain itu tentu saja gelar juara Liga Champions yang selalu menjadi impian owner Chelsea asal Rusia Roman Abramovi-

ch. Itulah gelar yang belum digapai Chelsea. Sejak Abramovich menjadi pemilik Chelsea pada 2003 lalu, tiga gelar Premier League, tiga Piala FA, dua Piala Carling, dan dua Piala Community Shield telah diraih. Di Eropa, yang paling hebat adalah menjadi finalis Liga Champions 2008. Musim ini, mereka kesulitan untuk meraih gelar di Premier League. Mereka tertinggal sembilan angka di belakang United yang mengemas 60 poin. Chelsea juga terlempar di Piala FA. Makanya, Liga Champions akan menjadi pertaruhan terakhir bagi manajer Carlo Ancelotti. Tactician asal Italia itu menyakini Chelsea bisa menggapainya pada musim ini. “Tim ini cukup tangguh untuk memenangkannya. Kalau kami tampil dengan kekuatan 100

persen, kami bisa mencapai final,” ungkap Ancelotti, seperti dikutip BBC sport. Sekarang Chelsea memiliki skuad yang nyaris lengkap hingga akhir musim nanti. Sejumlah pemain yang sempat cedera sudah kembali berlatih, seperti gelandang asal Israel Yossi Benayoun dan bek tengah asal Brazil Alex. Melawan Copenhagen, Ancelotti sengaja tidak menurunkan pasukan terbaiknya sejak awal. Michael Essien, Florent Malouda, dan Fernando Torres mengawali pertandingan di bangku cadangan dan baru bermain pada babak kedua. “Saya mengistirahatkan mereka, Essien, Malouda, dan Torres, karena saya ingin mereka fresh saat melawan Manchester City (20/3). Saya sudah memastikan pemain yang akan

diturunkan saat melawan City,” ujar mantan pelatih AC Milan itu. Dia tidak gusar karena Chelsea hanya bermain seri. “Permainan kami cukup bagus. Kami memang tidak mau mengambil risiko untuk laga ini dan kami tetap menyiapkan diri dengan baik. Pertahanan kami bagus dan pemain bekerja keras,” kata Ancelotti. Di sisi lain, pelatih Copenhagen Stale Solbakken menilai, lawannya memang pantas lolos. “Terlalu sulit bagi kami untuk mengubah mental tanding para pemain karena sejak awal tertinggal dua gol. Harus diakui, tim terbaik lah yang lolos,” jelas Solbakken. (ham)

Los Blancos itu lolos ke perempat final. Sukses yang membuka harapan Real untuk meraih gelar kesepuluh di Liga Champions. “Kami telah melewati hambatan psikologis, yakni babak 16 besar. Saya pikir menjuarai Liga Champions menjadi lebih realistis saat ini,” kata Jorge Valdano, direktur umum Real, seperti dikutip Reuters. Ya, meski merupakan klub dengan gelar juara paling banyak, yakni sembilan gelar di Liga Champions, tapi setelah menjadi juara pada 2002, Real selalu kesulitan di Liga Champions. Mereka selalu terhenti di babak 16 besar sejak 2004. “Dengan pemain dan pelatih ini (Mourinho), kami yakin mampu melewati babak ini. Kami mengetahuinya sebelum pertandingan berakhir. Sekarang kami tinggal fokus untuk babak berikutnya,” bilang Angel Di Maria, winger Real, seperti dikutip Goal.

Melawan Lyon di Santiago Bernabeu, kemarin dini hari, Mourinho memainkan pasukan terbaiknya, termasuk Cristiano Ronaldo yang sempat cedera. Hasilnya, Real tampil dominan. Mereka lebih banyak menguasai bola dan punya lebih banyak peluang. Alhasil, pada menit ke-37, bek kiri asal Brazil Marcelo membuka keunggulan Real. Keunggulan 1-0 bertahan hingga jeda turun minum. Di babak kedua, giliran Karim Benzema dan Di Maria menambah gol pada menit ke-66 dan 76. “Itu bukan laga yang menyenangkan. Kami bermain pada level yang bagus. Hingga Marcello mencetak gol, kami mengalami kesulitan, setelah itu bukannya bertambah mudah, tapi semakin sulit dan kami bisa mengatasi masalah itu,” kata Di Maria. Bagi Lyon, kekalahan telak 0-3 tersebut sungguh menyakitkan. “Kami ingin lolos ke perempat final seperti musim lalu. Itu jelas sulit. Hasil imbang tanpa gol saja sudah membuat kami tersingkir, sehingga kami terus berusaha menyerang,” kata Bafetimbi Gomis, striker Lyon. “Karena ingin mencetak gol, kami justru mengalami kesalahpahaman dengan pemain belakang dan mengakibatkan kebobolan. Kami tidak layak kalah 0-3. Namun, lebih baik kami memikirkan laga berikutnya ketimbang sibuk menyesalinya,” kata Gomis. Berbeda dengan Gomis, pelatih Lyon Claude Puel menilai, Real layak lolos ke babak berikutnya. “Kami tidak mampu mengatasi mereka. Kami berhadapan dengan tim yang benar-benar tangguh dan kami banyak sekali melakukan kesalahan,” ujar Puel Menurut dia, gol kedua yang kebetulan dilesakkan mantan penyerang Lyon Benzema, menjadi titik kehancuran Lyon. “Gol kedua itu membuat kami hancur. Sejak itu pertandingan seperti terhenti dan Real pantas raih kemenangan,” lanjutnya. (ham)


20

Kendari Pos | Jumat, 18 Maret 2011

Anggota DPRD Fokus Jadi Timses

IST/KP

Agus Sjafei berbicara di podium saat melantik tim garuda, salah satu sayap tim pemenangannya menjadi Calon Bupati Buton periode 2011-2016.

Putra Sjafei Kahar Tunggu Restu Golkar Kendari, KP Pilkada Buton baru akan digelar Agustus nanti. Partai-partai di daerah itu kini sibuk menjaring bakal calon bupati yang akan diusung di hajatan demokrasi lima tahunan tersebut, termasuk tentu saja Partai Golkar. Sebagai pemenang Pemilu, “beringin” tentu punya target memenangkan calonnya di Pilkada nanti, menggantikan Sjafei Kahar, Ketua Golkar Buton yang sudah 10 tahun jadi bupati di daerah itu. Yang menarik, Golkar Buton agaknya cuma punya satu pilihan sebagai calon bupati nanti yakni Agus Feisal Hidayat (AFH), yang tak lain adalah putra dari Sjafei Kahar. Saat ini, Agus adalah salah satu pejabat di Pemkab Buton dan sudah belakangan rajin turun bersosialisasi, menggalang dukungan, menaikan tingkat elektabilitasnya agar bisa mulus menjadi Bupati Buton periode 2011-2016. “Kami (Golkar Buton) memang mengusung Agus, tapi ka nada mekanisme survey yang harus dilewati. Nanti DPP Golkar yang akan menentukan, apakah Agus bisa jadi calon atau tidak, semua tergantung survey elektabilitasnya, jadi sampai sekarang Golkar belum punya calon,” kata Sjafei Kahar, Ketua Golkar Buton, beberapa waktu lalu di Kendari. Kata Sjafei, usulan tersebut masih harus melalui persetujuan DPP Golkar. DPP Golkar lah yang nantinya memberikan persetujuan calon mana yang akan diusung Golkar Buton menjadi calon Bupati. “Golkar kabupaten sudah tetapkan satu hanya harus didukung dengan hasil survey dari DPP. Penetapannya di DPP,” ujarnya. Penetapan AFH sebagai calon bupati Golkar Buton katanya tidak berdasarkan ego nepotisme. AFH memang anak Sjafei Kahar. Tapi hal itu bukan berarti ia akan membangun dinasti di Buton. Penetapan AFH jelas Bupati dua periode itu karena keunggulannya dari hasil survei. “Kita memakai LSI yang diturunkan Golkar. Agus yang paling tinggi ratingnya,” katanya. Informasi dari seorang kader Golkar yang menolak namanya ditulis, survey Agus memang relative lebih tinggi dari kandidat lain. Sampai Januari lalu, Agus masih teratas dengan angka 37 persen, sementara para pesaingnya ada yang hanya 16 persen, bahkan sampai ada yang 2 persen. “Tidak etis kalau saya sebut namanya, karena mereka dari partai lain,”

kata kader beringin itu. Kembali ke Sjafei, saat ini, kata dia, meskipun belum ada legitimasi dari DPP Golkar, tapi Golkar Buton sudah mensosialisasikan AFH sebagai calon Bupati. Hal itu ungkapnya agar persiapan lebih matang. “Kita sudah sosialisasikan di beberapa kesempatan saya juga,” jelasnya. Namun sepertinya ada berkas keraguan ketika Sjafei ditanya mengenai peluangnya untuk memenangkan AFH di Pilbup Buton. Buktinya, sebagtai partai penguasa, ia tidak berani memasang target menang mutlak satu putaran. “Kita targetnya menang, tapi tidak punya target untuk satu putaran atau tidak yang penting menang. Yang lain juga kan berusaha menang,” timpalnya. Bocoran dari internal Golkar disebutkan bahwa Agus Sjafei memang berpeluang besar menjadi calon bupati usungan Golkar bahkan sudah tinggal menunggu penetapan dari DPP. Persoalannya, selain Agus ada juga kader Golkar yang berminat maju di Pilkada Buton melalui “pintu” Golkar, salah satunya Ruslimin Mah-

di, anggota DPRD Sultra. Makanya, meski Agus Faisal sudah diputuskan di DPD Golkar Buton tapi keputusan itu belum diakomodir. DPD Golkar Sultra memberikan ruang kepada Ruslimin untuk menunjukan elektabilitasnya. Jadi, tim survey nanti akan memasukan nama Ruslimin sebagai bakal calon yang disurvey. “Pak Ketua (Ridwan), setuju kalau Agus tapi beliau juga menghargai kader lain, makanya ia persilahkan semua bersaing. Siapa yang surveynya tinggi, itu yang diusung. Tapi kalau yang sudah ditetapkan DPP, harus didukung semua, supaya fair,” kata seorang pengurus DPD Golkar Sultra. Seperti diketahui, di Pilkada Buton nanti ini dipastkan seru karena tidak ada incumbent. Para kandidat yang akan bersaing antara lain Umar Samiun (Ketua PAN Buton) yang pernah tampil sebagai calon Wali Kota Baubau, berpasangan dengan Agus Feisal. Keduanya kini bakal berhadapan di Pilkada Buton, tapi sebagai lawan bukan pasangan lagi. (ema)

Wangi-wangi, KP DPRD Wakatobi selama dua pekan terakhir ini tidak punya aktivitas berarti. Hampir tidak ada agenda serius yang dibahas, apalagi menggelar rapat paripurna dan lainnya. Para wakil rakyat itu kini sibuk dan fokus menjadi tim sukses (Timses) pasangan calon bupati dan wakil bupati, yang saat ini sedang berkampanye. Tiap anggota DPRD tentu punya usungan calon sendiri-sendiri, tergantung partainya apa. Untuk menghindari prasangka tak baik terkait kinerja, para wakil rakyat itu diamanahkan untuk menjalani aktivitas kampanye sekalian kembali ke Daerah Pemilihannya (Dapil) masing-masing, untuk memantau Pelaksanaan Pemilu dan mengamati realisasi penggunaan

anggaran yang sudah ditetapkan sebelumnya, sebagai bahan yang akan dibawah dalam melakukan evaluasi. Ketua DPRD Wakatobi, Daryono Moane mengatakan, untuk memaksimalkan peran-peran sebagai wakil rakyat dalam momen Pilkada kali ini, maka agenda yang dilakukan adalah kembali ke Dapil masing-masing. Untuk melakukan kegiatan rapat-rapat di DPRD, hampir pasti tidak akan maksimal, alasannya setiap anggota memiliki kandidat calon bupati/ wakil bupati yang tentunya memiliki agenda-agenda kepartaian dalam rangka pemenangan kandidatnya. Makanya, ketika kembali ke Dapil masing-masing, setiap anggota harus juga melakukan pemantauan terhadap realisa-

si anggaran yang sudah ditetapkan sebelumnya, untuk kepentingan pembangunan di Wakatobi. Data-data yang diperoleh itu, akan dijadikan bahan dalam evaluasi saat melakukan pembahasan laporan keuangan dan pertanggungjawaban pemerintah Wakatobi. Sesungguhnya,LKPJitusudah harus dilakukan, tetapi sampai saat ini, pihak eksekutif belum merampungkan draf LKPJ yang akan dibahas. Koordinasi dan pemberitahuan kepada eksekutif agar melakukan penyusunan draf sudah dilakukan jauh hari sebelumnya, tetapi sampai saat ini draf itu belum diserahkan. “Mudah-mudahan pasca Pilkada sudah selesai, sehingga pembahasan LKPJ dapat segera dilakukan,” katanya. (cr1)

Megawati Tutup Peluang PDIP Berkoalisi Jakarta, KP Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri menegaskan bahwa partai yang dipimpinnya akan tetap beroposisi dan tidak memiliki opsi untuk berkoalisi. Sebab, tidak ada celah bagi PDIP untuk bergabung dengan barisan koalisi dengan partai politik pendukung pemerintah. Berbicara pada acara Pencanangan Cabang Pelopor PDIP di Desa Jambakan, Kecamatan Bayat, Klaten, Jawa Tengah, Kamis (17/3), Megawati menyinggung pihak-pihak yang mem-

bawa-bawa namanya untuk membicarakan koalisi dengan partai pendukung pemerintah. Padahal, kata Megawati, dirinya adalah satu-satunya pengambil keputusan partai sesuai hasil Kogres PDIP ketiga di Bali. “Seolah ada omongan saya, tapi nggak ada saya di situ. Kongres sudah jelas, sekali lagi kongres partai ketiga (di Bali) saya satu-satunya yang punya mandat. Segala persoalan di dalam partai, itu tanggung jawab ketua umum,” ujar Megawati. Di hadapan puluhan ribu kader dan para pejabat teras

PDIP, Megawati mengingatkan tentang amanah Kongres Bali. “Kalau kader tanya, ya kalian kan kader partai. Lewat Kongres partai, termasuk kalian menyuruh saya (melaksanakan amanah Kongres untuk tetap kritis dan berada di luar pemerintah),” tandasnya. Megawati justru mempertanyakan kasus-kasus menonjol yang tak terselesaikan seperti skandal Bank Century ataupun Mafia Pajak Gayus Tambunan. Pemerintah, kata Megawati, lebih baik fokus bekerja ketimbang sibuk menanggapi isu. (jpnn)


Kendari Pos Edisi 18 Maret 2011  

E_Paper Kendari Pos

Advertisement
Read more
Read more
Similar to
Popular now
Just for you