Issuu on Google+

CMY

CMY Senin, 18 Juli 2011

Harga Eceran Rp. 3.500,-

http://www.kendarinews.com

Walhi Ancam KPK-kan Amirul Jakarta, KP Wahana Lingkungan Hidup (WALHI) Sulawesi Tenggara (Sultra) mengancam akan melaporkan Walikota Baubau Amirul Tamim ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). WALHI mengindikasikan ada dugaan suap pada penerbitan Izin Usaha Pertambangan (IUP) kepada PT Bumi Inti Sulawesi (BIS) yang telah melakukan aktivitas penambangan nikel di kawasan hutan produksi terbatas (HPT) Blok Sorawolio, Kota Baubau seluas 1.796 Hektar. “WALHI Sultra berencana dalam waktu dekat akan melaporkan tindak pidana kehutanan ini pada aparat penegak hukum, baik Polri, Kejaksaan maupun KPK. Fokus laporan pada dugaan tindak pidana kehutanan dan tata ruang, serta indikasi penyalahgunaan jabatan dalam keluarnya Izin Usaha Pertambangan (IUP), yang berpotensi terjadinya korupsi dalam wujud suap atau gratifikasi. Kami sekarang menyusun laporannya,” kata Direktur Eksekutif WALHI Sultra, Hartono saat berbincang dengan Kendari Pos, Sabtu (16/7).

Tak Pernah Lagi Muncul Linu-linu itu “Keluhan yang berarti belum ada,” ujar lelaki 48 tahun yang bernama Robiadi ini, saat ditanya masalah kesehatan fisiknya. “Hanya, menurut ayah satu

Baca MUNCUL di Hal. 2

SELEBRITI

Baca WALHI di Hal. 7

Titip Anak ke Ashanty KRISDAYANTI alias KD, rupanya, mempersiapkan diri sehubungan dengan rencana pernikahan mantan suaminya, Anang Hermansyah dan Ashanty. Perempuan yang kini lebih banyak menghabiskan waktu di Timor Leste itu tidak segan mendekati perempuan yang bakal jadi ibu dua anaknya, Aurel dan Azriel, tersebut. Bahkan, dia menitipkan dua anaknya kepada Ashanty. ”Saya udah ngobrol sama Ashanty u n t u k mengawasi anaka n a k . S e b a b , anak-anak udah susah diajak ja-

Baca TITIP di Hal. 7

Krisdayanti

ARWAN MANNAUNGENG/KP

Aktifitas yang sudah dilakukan PT Bumi Inti Sulawesi (BIS) di dalam kawasan hutan Sorawolio, Kota Baubau berupa pembukaan jalan dan pembangunan base camp tanpa mengantongi izin dari Menteri Kehutanan.

Amirul Akui PT BIS DPRD Rekomendasikan Belum Miliki Izin Menhut PT BIS Diproses Hukum Jakarta, KP Walikota Baubau, Amirul Tamim mengakui hingga saat ini PT Bumi Inti Sulawesi (BIS) belum mengantongi Izin Pinjam Pakai dari Menteri Kehutanan. Menurutnya, sejauh ini pihak perusahaan masih menunggu surat izin

menteri karena areanya masuk kawasan hutan produksi terbatas. “Sudah diusulkan dan sementara masih diproses,” kata Amirul Tamim saat dihubungi telepon selulernya, Minggu (17/7).

Baca AMIRUL di Hal. 7

Baubau, KP Tidak ada kejelasan terkait proses hukum terhadap PT Bumi Inti Sulawesi (BIS) yang melakukan perambahan hutan di kawasan Bungi Sorawolio (Buso) Kota Baubau menggambarkan lambannya penanganan hukum oleh pihak

Kepolisian. Padahal, PT BIS secara terang-terangan melakukan pembabatan hutan sepanjang 5 Km dengan lebar 25 meter untuk pembukaan jalan masuk kawasan penambangan

Baca HUKUM di Hal. 2

Warga Blokir Aktivitas PT Sambas WON Serukan Audit

Semua Izin Tambang

Izin Eksplorasi untuk PT WNN, IUP untuk PT Sambas Kendari, KP Persoalan tumpang tindih terhadap pemberian izin Kuasa Pertambangan (KP) di Konawe Selatan (Konsel) nampaknya mulai terbongkar. Buktinya, sudah dirasakan PT Wijaya Nikel Nusantara (WNN) yang sudah mengantongi izin eksplorasi sejak Oktober 2010, tetapi kemudian malah perusahaan lain yaitu PT Sambas Mineral Mining yang mendapatkan izin produksi. Anehnya, izin produksi dikeluarkan Februari 2010. Informasi dihimpun Kendari Pos kemarin menyebutkan, bahwa lokasi pertambangan yang terletak di Desa Watudemba, Kecamatan Palangga, Konawe Selatan itu izin eksplorasi diberikan kepada PT WNN seluas seki-

DOK/KP

Warga menghentikan aktivitas produksi PT Sambas. Mereka menganggap perusahaan ini tidak pernah melakukan sosialisasi dan koordinasi dengan warga dan pemilik lahan. tar 2000 hektar. Pihak PT WNN juga selain melakukan penelitian di lokasi dimaksud juga sudah melakukan pembicaraan dan

membuat sejumlah kesepakatan dengan masyarakat dan pemilik

Baca BLOKIR di Hal. 2

Kendari, KP Penetapan tersangka kasus illegal mining atau kasus tambang terhadap Bupati Kolaka, Buhari Matta terus memantik rasa simpatik dan prihatin dari berbagi pihak. Setelah Wakil Ketua DPD RI, La Ode Ida menyampaikan keherananya terhadap persoalan ini, salah satu anggota DPR RI asal Sultra, Wa Ode Nurhayati (WON) juga menganggap ada kejanggalan terhadap persoalan tersebut. WON menilai bahwa proses penegakan hukum dalam kasus pertambangan ada ketimpangan. Ia pun menyerukan, agar pihak kepolisian dan kejaksaan untuk melakukan audit investigasi baik dari sisi lingkungan, maupun prosedur administrasi dan kebijakan untuk mengusut dan mengaudit Pemprov dan semua Pemkab yang telah mengeluarkan izin usaha

Wa Ode Nurhayati pertambangan di Sultra. “Audit semua izin pertambangan dalam 10 bahkan 20 tahun belakangan ini agar nuansa politis dibalik penetapan tersangka salah seorang bupati di Sultra karena ijin penambangan tidak

Baca WON di Hal. 2

Pemukulan Bedug Serentak Tanda Pembukaan Sail Wakatobi Atraksi budaya berupa iring-iringan lengko, kansodaa, karyamoane dan kabuenga mewarnai launching Sail Wakatobi-Belitong 2011 yang berlangsung di Wangiwangi, Wakatobi, Sabtu, 16 Juli 2011.

Sawaluddin Lakawa, Wangiwangi SEMUA atraksi budaya yang ditampilkan boleh dikata memperkenalkan keluhuran budi pekerti dan kentalnya pengaruh Islam dalam sendi-sendi kehidupan orang Wakatobi. Kansodaa, misalnya, merupakan acara pengislaman anak-anak perempuan Wakatobi. Dalam acara itu, puluhan anak yang dihiasi dengan pakaian adat Wakatobi diusung menggunakan sejumlah tandu yang terbuat dari susunan bambu betung. Satiap tandu dilengkapi

SAWALUDDIN LAKAWA/KP

PUKUL BEDUG. Pembukaan Sail Wakatobi-Belitong 2011 ditandai dengan pemukulan bedug secara serentak. Berturu-turut dari kanan Bupati Wakatobi Ir Hugua, Gubernur Sultra Nur Alam, Menkokesra Agung Laksono dan Menteri Perikanan dan Kelautan, Fadel Muhammad.

tempat duduk yang bisa memuat lima orang anak. Peserta kansodaa diarak keliling lapangan sambil diayun-ayun. Sejumlah anak yang masih terbilang belia tampak kegirangan, tapi tidak sedikit yang terlihat cemas. Sementara, tradisi Kabuenga adalah tradisi perjodohan. Setelah seorang gadis Wakatobi dilamar, maka akan melalui proses Kabuenga. Yaitu, proses seorang gadis diayun yang ditopang dengan tiang yang lebih tinggi dengan tali ayunan yang panjang. Setelah proses kabuenga diikuti perjamuan massal, seperti tradisi pakandekandae di Baubau. Tradisi Kabuenga ini juga biasanya merupakan tempat bagi pria Wakatobi untuk melirik wanita idamannya. Menteri Kelautan dan Perikanan Fadel Muhammad beserta putrinya juga merasakan ayunan kabuenga.

Baca SAIL di Hal. 7

CMY

CMY


3

Senin, 18 Juli 2011

Kiat PT Pos Bertahan Diantara Pesaing

Andalkan Perangko Prisma dan Penyalur Materai Meskipun kontribusi pendapatan PT Pos dari perangko menyusut dengan tekhnologi seluler yang kian canggih, tapi penguna perangko sampai saat ini masih ada. Pendapatan dari perangko kini terkalahkan dengan penggunaan materai, tapi eksistensi perangko tetap dipertahankan, bagaimana kiat PT Pos mempertahankan fungsi perangko? Sulis Setiarini, Kendari

syamsudin/kp

Pimpinan Cabang BRI Baubau, Andy Sulistyo saat melepas Pawai yang merupakan rangkaian Pesta Rakyat Simpedes BRI Baubau dipusatkan di pelataran pantai Kamali , Sabtu (16/7) lalu. inzet : Mobil Suzuki Splash yang merupakan Hadiah Utama PRS

BRI Baubau Kembali Gelar PRS Hadiah Utama Berupa Satu Unit Mobil Suzuki Splash Baubau, KP Bank Rakyat Indonesia (BRI) Cabang Baubau kembali menggelar Pesta Rakyat Simpedes (PRS) yang dipusatkan di pelataran pantai Kamali. Acara yang berlangsung selama dua hari, dibagi dalam beberapa bagian semisal pawai akbar PRS yang menampilkan kesenian dan Pasar PRS berupa bazar yang mewakili sektor usaha masyarakat Baubau. Tak ketinggalan panggung PRS, menampilkan aktraksi kesenian lokal, dan Panen hadiah (undian) PRS yakni acara pengundian hadiah bagi para nasabah Simpedes. Pemimpin Cabang BRI Cabang Baubau, Andy Su-

listyo saat di temui di lokasi pawai PRS Sabtu (16/7) lalu menjelaskan event tersebut diawali dengan Pawai PRS yang ditandai dengan karnaval hadiah Simpedes yang akan diundi, Pasar PRS dimana Bank BRI menggandeng pengusaha setempat untuk membuka bazaar murah dan bagi nasabah Simpedes akan diberikan discount khusus. ‘’Panggung PRS yang menyajikan hiburan dan ditutup dengan Panen PRS yaitu penarikan undian berhadiah Tabungan Simpedes,” ungkapnya. Selain itu, kata Andy Sulistyo, PRS ini juga sebagai salah satu sarana dalam rangka memperkenalkan dan mendekatkan produk BRI kepada masyarakat Baubau. Dalam PRS yang berlangsung meriah hingga minggu

malam (17/7) tersebut juga diwarnai penampilan 28 stand bagi nasabah binaan BRI Baubau yang menjajakan berbagai produk dan kebutuhan masyarakat secara gratis.” Kami tidak memungut biaya sewa stand bagi nasabah binaan BRI Baubau dalam Pasar PRS yang menjajakan berbagai produk dan kebutuhan masyarakat,” terangnya. Di hari pertama PRS ini, kata Andy di awali dengan pawai yang diikuti masyarakat, nasabah dan manajemen BRI. Selanjutnya, digelar berbagai macam pagelaran seni serta acara lainnya. ” Dalam Panggung PRS , selain ditampilkan beberapa hiburan, kami juga menghadirkan artis Ibukota Lolita untuk memeriahkan acara ini,” ungkapnya. Andy Sulistyo menambahkan

Panen undian kupon Simpedes semester pertama tahun 2011 memberikan hadiah berupa satu unit mobil Suzuki Splash, delapan sepeda motor serta berbagai alat elektronik dan hadiah menarik lainnya. ‘’ Undian kupon Simpedes semester pertama tahun 2011, diikuti seluruh nasabah kantor cabang di wilayah kerja BRI Cabang Baubau yang ada di empat Kabupaten yakni Baubau, Buton, Buton Utara dan Bombana,’’ ungkap Andy sapaan akrab Andy Sulistyo. Menurutnya, Pesta ini merupakan wujud ucapan terima kasih BRI kepada masyarakat khususnya nasabah BRI dan tabungan Simpedes. Katanya kegiatan tersebut merupakan kegiatan rutin yang diadakan BRI di seluruh Indonesia setiap tahun. (k1/awl)

SePuluh tahun yang lalu perangko, masih menjadi andalan PT Pos Indoensia, termasuk untuk wilayah Kendari. Kala itu masyarakat masih banyak yang berkomunikasi melalui surat dan menggunakan alat kirim perangko. Tapi setelah tekhnologi seluler semakin berkembang, pengiriman surat pun perlahan menurun. Kecuali untuk urusan dinas atau sesuatu yang memang harus dikirimkan melalui PT Pos, tentunya perangko masih difungsikan. Di PT Pos Kendari sampai saat ini perangko juga masih ada yang menggunakannya. Walaupun jumlah penggunanya tidak sebanyak beberapa tahun yang lalu. Data yang ada menunjukkan di tahun 2010 kontribusi perangko Rp 4 juta, kemudian tahun 2011 hingga saat ini sudah mencapai 6,7 juta. “Tahun ini sudah tinggi kontribusi perangko,

karena ada penerimaan PNS dengan menggunakan jasa PT Pos sehingga banyak penggunaan perangko,” terang Sahruddin,Manager Keuangan benda pos dan materai PT Pos Kendari. Meskipun kontribusi perangko tidak sebesar jasa lainnya, tapi PT Pos terus mengedukasi kepada masyarakat tentang perangko. Itu dibuktikan dengan secara berkala secara nasional, PT Pos mencetak perangko edisi khusus. Misalkan perangko vilateli dengan berbagai corak, misalkan lingkungan seperti alam, atau icon budaya sebuah daerah. Perangko tersebut biasanya dicetak dalam jumlah yang terbatas, seperti perangko bergambarkan hutan, untuk Kendari dikirimkan sebanyak 1200 lembar. Walaupun untuk Kendari pendistribusiannya tidak sebanyak di kota besar, tapi biasanya ada yang mencarinya, khususnya mereka organisasi yang peduli dengan lingkungan. Bila perangko vilateli tersebut tidak habis dan ekspayer masa berlakunya, karena biasanya hanya tiga tahun, dikembalikan lagi ke PT Pos pusat. Selain perangko vilateli, PT Pos juga menggunakan cara lain untuk mempertahankan eksistensi perangko, diantaranya menyiapkan fasiltias penjualan perangko identitas milik pribadi (Prisma). Per-

angko jenis ini siapapun bisa mencetak dengan gambar dirinya sendiri atau apa yang diinginkannya. Biaya pencetakan minimal Rp 45 ribu untuk memperoleh 20 lembar perangko. Perangko pun bisa digunakan untuk pengiriman surat melalui PT Pos, karena fungsinya sama sepeti perangko umum maupun persngko vilateli, sebagai alat distribusi surat. Untuk saat ini penggemar Prisma rata-rata anak SMA atau SMP dengan menggunakan koleksi foto pribadi mereka. Ada yang menggunakannya sebagai koleksi atau untuk mengirimkan sesuatu kepada sahabat-sahabatnya. Diakui saat ini distribusi perangko memang terkalahkan dengan materai. Saat ini PT Pos sebagai distributor materai sebagai produk milik Perusahaan uang RI (Peruri), bila penggunaan materai semakin meningkat. Di tahun 2011 saja kontribusinya sampai saat ini sudah mencapai Rp 1 miliar, padahal tahun lalu hanya separuhnya. “Semakin ramainya perekonomian daerah ini, dan semakin banyak perkantoran, penggunaan materai juga meningkat. Apalagi setiap transaksi diatas Rp 250 ribu harus menggunakan materai, sehingga distribusinya hingga ke pelosok semakin lancar, terlebih PT Pos adalah distributor tunggal,” pungkas Sahruddin. (*/awl)

Sambut HUT, Danamon Berbagi Kendari, KP Untuk memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) yang ke55, Bank Danamon Kendari menunjukkan kepeduliannya pada masyarakat, seluruh karyawan dan stafnya. Bentuk kepeduliannya diwujudkan dengan menyediakan tong sampah organik dan anorganik yang ditempatkan disetiap pinggiran jalan Kota Kendari. Selain itu, pihak Danamon juga memberikan piagam penghargaan pada karyawan terbaik, yang telah bekerja selama lima sampai lima belas tahun di Bank Danamon. Bentuknya bagi yang bekerja selama -10 tahun, diberikan piagam penghargaan, sedangkan yang telah bekerja sampai 15 tahun diberikan piagam penghargaan berupa pin emas. Bentuk apresiasi lain Danamon juga ditunjukkan dengan memberikan beasiswa pendidikan kepada anak-anak dari staf Bank Danamon yang berprestasi di sekolahnya. Beasiswa tersebut diberikan pada tujuh orang anak berprestasi. Branch Coporate Officer Bank Danamon area Sulawesi Tenggara, Azis saat memberi sambutan pada saat perayaan HUT ke-55 Bank Danamon (16/7) lalu menjelaskan makna dibalik peringatan itu adalah seiring dengan berjalannya waktu Danamon harus tumbuh menjadi lebih bijak yang merupakan hasil perpaduan kuat dari pengalaman dan pengetahuan, sehingga terwujud dalam kemampuan menghasilkan pelayanan yang lebih baik. Sebagai simbol dalam peringatan HUT ke-55 Bank Danamon menerbangkan 55 buah balon gas dan mengadakan Fun Walk atau jalan santai berjarak 5,5 kilometer dengan rute MTQ Squere Kendari - Jalan Saranani dan kembali ke Bank Danamon cabang Mandonga Kendari. Selain itu, HUT Danamon juga dimeriahkan dengan pembagian door price berupa barang-barang elektronik pada seluruh karyawan Bank Danamon.

Sekadar diketahui, kehadiran Bank Danamon di Kota Kendari melahirkan sederet

inovasi dan cara-cara baru dalam menjalankan bisnis perbankan. Bank yang hadir se-

jak 1990 itu terus memberikan pelayanan yang lebih baik bagi para nasabah. (P9/awl)

This document has been edited with Infix PDF Editor - free for non-commercial use. To remove this notice, visit: www.iceni.com/unlock.htm


Senin, 18 Juli 2011

email : bumianoa@gmail.com

Langganan Luar Kota Rp. 67.500,-

Kejaksaan Hentikan Kasus Gaji 13

LAODEASWARLI/KP

Suasana seminar pembahasan Kajian Akademik berkas kelengkapan pengusulan Oputa Yi Koo sebagai pahlawan nasional, tampak para pemateri tengah yang membawakan seminar tersebut.

Usulan Oputa Yi Koo Kurang Kajian Akademis Syarat Jadi Pahlawan Nasional Tinggal Tiga Tahap Baubau, KP Tahapan pengusulan Sultan Himayatudin Muhamad Saidi (Oputa Yi Koo) sebagai pahlawan nasional perlahan mulai berjalan. Kekurangan berkas usulan yang diminta Kementerian Sosial berupa kajian akademis akhirnya diseminarkan di auditorium Palagimata, kemarin (17/7). Seminar yang dihadiri kalangan akademis, tokoh sejarah,

budayawan, masyarakat, Pemerintah daerah dan para pemangku kepentingan lainnya membahas hasil kajian akademis yang disusun tim asal Universitas Indonesia (UI). Setelah melalui pembahasan yang alot, seluruh peserta pun akhirnya sepakat dengan hasil kajian akademis tersebut menjadi salah satu berkas kelengkapan usulan Oputa Yo Koo sebagai pahlawan nasional. Walikota Baubau MZ Amirul Tamim mengatakan sebagai bagian cakupan wilayah Ke-

Baubau, KP Setelah hampir satu tahun mengendap di Kejaksaan Negeri (Kejari) Baubau, tiba-tiba kasus gaji 13 CPNSD Kota Baubau dihentikan sementara penyelidikannya. Pengehentian Puldata itu menyusul sikap Pemerintah Kota Baubau yang akhirnya mau membayarkan gaji 13 para CPNSD tahun 2010 yang diterima sekaligus dua tahun terhitung dengan gaji ke-13 tahun 2011. Hal itu diungkapkan Kasi Intel Kejari Baubau, Hijran Safar SH saat ditemui akhir pekan lalu. Dia mengatakan, jika ada perkembangan informasi bahwa masih ada CPNSD tahun tersebut yang tidak dibayarkan gaji 13-nya, atau terdapat kekurangan pembayaran gaji dan pemotongan gaji 13, maka Kejaksaan Negeri Baubau akan mendalami kembali kasus tersebut. “Berdasarkan hasil klarifikasi kita dengan pemerintah Kota bahwa yang berhak untuk gaji 13 adalah CPNSD yang sudah melewati masa kerja diatas 12 bulan, tapi setelah kita lakukan Puldata kemudian diperkuat dengan Peraturan Perbendaharaan Negara ternyata CPNSD berhak atas gaji 13 sehingga tidak ada alasan untuk tidak dibayarkan,” terang Hijran. Kata Hijran, tidak dibayarkannya gaji 13 para

CPNSD tahun 2010, karena Pemkot Baubau dan DPRD Baubau tidak menganggarkan gaji 13 tersebut dalam APBD. Meskipun pemerintah pusat sudah mengalokasikan melalui dana alokasi umum (DAU) yang harusnya menganggarkan gaji 13 CPNSD tahun 2010. Anggaran tersebut justru lebih didominasi untuk pembangunan fisik. Dalam kasus tersebut Hijran mengakui sejumlah orang pernah dimintai keterangan pihak Kejari Baubau diantaranya Sekretaris Daerah (Sekda) Baubau, Suhufan. Sayang kasus tersebut kini dihentikan dengan alasan gaji tersebut kini terbayarkan. Anggota DPRD Kota Baubau, Rais Jaya Rachman yang dikofirmasi membantah jika DPRD dan Pemkot Baubau tidak menganggarkan gaji ke-13. Dalam Pembahasan APBD, khusus untuk belanja gaji dan tunjangan seluruh pegawai dianggarkan sebanyak 13 bulan. Otomatis seluruh pegawai termasuk yang berstatus CPNSD mendapat tunjangan atau gaji dalam setahun sebanyak 13 bulan. “Ini buktinya kami anggarkan dalam APBD 2010, terinci tunjangan dan gaji dari golongan satu hingga golongan empat,” ujarnya sambil menunjukan penjabaran perubahan

APBD tahun 2010 yang terdapat pada Sekretariat Daerah dan beberapa instansi lainnya. Pada dasarnya, lanjut Rais, seluruh CPNSD berhak atas tunjangan gaji ke-13 yang diatur dalam peraturan menteri keuangan melalui dirjen perbendaharaan yang dikeluarkan setiap tahun tentang mekanisme pembayaran gaji ke-13. Selain itu, dalam rapat bersama DPRD dan Pemkot Baubau yang membahas masalah gaji ke-13 sifatnya masih scorsing, karena baru separuh penjelasan pemerintah terkait tunjangan gaji ke-13. Jika Kejaksaan ternyata menghentikan kasus tersebut dengan alasan tidak adanya kerugian keuangan daerah, maka perlu pendalaman lagi. Pasalnya dalam kasus tersebut ada unsur kesengajaan dengan tidak dibayarkannya tunjangan ke-13 berdasarkan persepsi pemerintah yang akibatnya merugikan CPNSD.

Baca GAJI di Hal 6

Baca SEMINAR di Hal 6

Tinjau Ulang IUP 18 Perusahaan di Poleang Rekomendasi DPRD Bombana kepada Bupati Rumbia, KP Aksi penolakan masyarakat terhadap aktivitas pertambangan di Kecamatan Poleang, Kabupaten Bombana mendapat angin segar dari komisi II DPRD Bombana. Dalam rapat internal akhir pekan lalu, komisi yang membidangi pertambangan ini merekomendasikan kepada Bupati Bombana, agar meninjau kembali izin usaha pertambangan (IUP) yang dikeluarkan di wilayah Poleang. “Seingat saya ada 18 IUP di Poleang. Semua izin itu kami rekomendasikan kepada Bupati agar dilakukan peninjauan kembali,” kata Ahmad Yani, ketua komisi II DPRD Bombana. Mantan Wakil Ketua DPRD Bombana periode 2004-2009 ini mengatakan, belasan IUP yang direkomendasikan untuk ditinjau ulang itu terdiri dari IUP eksplorasi dan operasi produksi. Surat rekomendasi itu dikeluarkan dewan karena dewan banyak permasalahan yang muncul pasca izin tersebut dikeluarkan. Diantaranya kata Yani -sapaan akrab Ahmad Yani- adalah lokasi yang diberi izin masih meninggalkan masalah dengan pemilik lahan di Poleang. Selain itu, izin yang diberikan masih terlalu besar kontranya dari pada pro-nya. “Pro kontra pengeluaran izin tambang itu wajar. Tapi di Poleang, kontranya lebih besar,” katanya. Masalah lain kata ketua fraksi Bintang Kemerdekaan Demokrasi Indonesia (BKDI) yakni, tidak transparannya pemegang IUP terhadap hasil operasi produksi emasnya, tidak adanya laporan CSR serta royalti, berapa kandungan emas di dalam IUP nya itu. Semua itu, kata Yani tidak pernah dilaporkan di DPRD. Bahkan, dewan selama ini tidak pernah tahu menahu aktivitas pertambangan IUP itu termasuk keberadaan dan jumlahnya di dalam. “Kami hanya tahu setelah ada aktivitas pertambangan di sana (Poleang),” tutur Yani. Terkait keberadaan PT Legerindo di Poleang, Yani juga menyoroti keberadaannya. Katanya, saat rapat bersama antara pihak perusahaan, masyarakat, kepala desa dan Camat di lokasi IUP nya di gedung dewan beberapa bulan lalu, disepakati bahwa perusahaan tersebut dihentikan sementara aktivitasnya. Bahkan

Baca TAMBANG di Hal 6

This document has been edited with Infix PDF Editor - free for non-commercial use. To remove this notice, visit: www.iceni.com/unlock.htm


6 Seminar ..................... sultanan Buton massa lalu yang tidak terlepas dan memiliki rasa tanggung jawab, Pemkot Baubau tetap mengambil bagian dalam membangun semangat-semangat yang positif termasuk didalamnya pengusulan Oputa Yi Koo sebagai pahlwan nasional. Dalam proses pengusulan Pemkot Baubau yang bertugas memfasilitasi proses tersebut sudah sampai ditahap Kementerian sosial, sesuai surat pengantar atau rekomendasi dari gubernur Sultra. Dari Kementerian Sosial melihat masih perlu ada kajian akademis oleh sebab itu, dibentuk tim yang diketuai Prof Susanto Syudi untuk menyikapi apa yang diharapkan kementerian sosial untuk melengkapi syarat tambahan untuk disikapi lebih lanjut. Tim yang sudah bekerja kemudian menghasilkan satu naskah akademik yang selanjutnya diseminarkan. Seminar tersebut merupakan seminar final dari naskah akademik yang sudah ada, olehnya itu diharapkan ke depan tidak ada lagi yang merasa tidak dilibatkan dalam proses pengusulan Oputa Iyiko sebagai pahlawan nasioanal. “Seminar ini merupakan bagian yang tidak terpisahkan karena adanya kekurangan bahan yang diperlukan tim nasional berupa kajian akademis,” ujarnya. Sementara itu, salah seorang Pemateri Prof. Anhar Gonggong mengatakan bahan-bahan kelengkapan kajian akademik pengusulan Oputa Yi Koo sudah dilengkapi, kemudian akan dibahas lagi di Departemen Sosial, jika lolos selanjutnya dimasukan pada Presiden RI untuk dikukuhkan. “Proses pengusulan Oputa Yi Koo sebagai pahlawan nasional saat ini sementara proses di Departemen Sosial dan Presiden, minimal tiga tahap lagi yakni Depsos, tim presiden kemudian presiden,” ujarnya. Menurut Anhar, Oputa Yikoo layak menjadi pahlawan nasional jika ditinjau berdasarkan peraturan perundangundangan. Hal itu dibuktikan dalam perjuangan melawan penjajah, Oputa Yi Koo dikenal tidak pernah menyerah dan bukan penghianat. (p4)

Kendari Pos |Senin, 18 Juli 2011

Hari Ini, Gubernur Buka FPPM Baubau, KP Festival Perairan Pulau Makassar (FPPM) IV Kota Baubau mulai digelar hari ini (18/7). Iven tahunan yang menjadi agenda nasional itu bakal dibuka Gubernur Sultra Nur Alam yang akan mendaratkan helikopternya tepat di Pulau Makassar. Jelang pembukaan ferstival tersebut, kemarin, Walikota Baubau, MZ Amirul Tamim, meninjau lokasi Pulau Makassar yang menjadi pusat kegiatan, terlihat masyarakat setempat sudah

sibuk mendandani pulau kecil itu. Kepada Kendari Pos, Amirul Tamim mengatakan sesuai konsep awal bahwa Festival Perairan Pulau Makassar ada beberapa target yang ingin dicapai, antara lain ingin memperkenalkan kondisi potensi wisata yang ada di sekitar perairan Pulau Makassar itu sendiri, yang mempunyai suatu potensi dan peran sejarah terhadap kawasan Buton dengan sejarah masalah lalunya sebagai eks kesultanan Buton. “Di pulau ini ada budaya yang masih

terpenggara dengan baik yang perlu dilestarikan dan dijaga dan bisa menjadi obyek wisata sehingga bernilai ekonomis dimasa yang akan datang,” tutur Amirul. Disekitar pulau makassar terdapat hamparan pasir yang cukup luas sehingga bisa dikembangkan olahraga seperti sepak bola pantai, voli pantai dan kegiatan olahraga lainnya. Olehnya itu dalam rangkaian kegiatan FPMM berbagai lomba cabang olahraga dipertandingkan yang diikuti peserta lokal hing-

ga mancanegara. Perayaan FPPM IV Kota Baubau, sedikit berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, yang mana dalam kegiatan tersebut bertepatan dengan Sail Wakatobi-Belitung. Olehnya itu, Kota Baubau sebagai Distinasi dalam kegiatan sailsail yang ada di Indonesia seperti Sail Banda dan Wakatobi tentu akan dikemas sedemikian rupa agar dalam momentum FPPM bisa memperkenalkan Kota Baubau ditingkat nasional dan Internasional. (p4)

Tambang ..................

ulangnya,” ungkap Yani. Berdasarkan data dikantongi koran ini, IUP eksplorasi yang dikeluarkan Pemda Bombana per November 2010 lalu diantaranya adalah PT Legerindo Utama seluas 1.514 hektar di Poleang Timur, PT. Prakarsa Utama Sejahtera (3.380 Ha) di Poleang Tenggara, PT. Trisasana Kencana (5.791 Ha blok II) di

Poleang Timur dan Utara, serta PT. Lammora Trading Company (4.812 Ha) di Poleang Utara. Sedangkan perusahaan yang telah mengantongi IUP operasi produksi di wilayah Poleang diantaranya adalah, PT. Cakrawala Bumi Asri Timur (1.262 Ha), PT. Citra Nuansa Selaras (1.497 Ha) di Poleang Utara (Polut), PT. Megacipta

Kharisma Alam (1.453 Ha) berlokasi di Polut dan Rarowatu, PT. Maju Mulia Agungtama (7000 Ha) di Polut dan Matausu, PT. Cahaya Gemilang Sentosa (5.346 Ha) di Polut, Rarowatu dan RarowatuUtara,PT.ManunggalSaranaSurya Pratama (1.860 Ha) di Polut, PT. Mitracom Prima (3.000 Ha di Polut) serta PT. Sun Indo Bahana (500 Ha) di Polut. (nur)

brang tahun anggaran sekaligus dibayar dua tahun bersamaan dengan gaji 13 tahun 2011. Dia menambahkan meski hak para CPNSD tersebut sudah dibayarkan, bukan berarti proses hukum berhenti. Proses tersebut harus tetap jalan kare-

na pengembalian dana atau pembayaran hak CPNSD tidak menghapus perbuatan melawan hukum yang sudah terjadi. Menurut Ridwan Azali, pembayaran gaji 13 tahun 2010 telah membuktikan bahwa pemerintah kota Baubau keliru dan lalai dengan tidak

membayarkan gaji 13 para CPNSD. “Kami juga mendesak agar angkatan sebelumnya sejak tahun 2006 supaya segera dibayarkan, karena pada dasarnya acuan dan payung hukumnya sama, olehnya itu tidak ada alasan gaji 13 CPNSD tidak dibayarkan,” ujarnya. (p4)

komisi dua telah memegang pernyataan kepala desa dan masyarakat. “Surat rekomendasinya sudah kami serahkan kepada unsur pimpinan. Selanjutnya pimpinan yang serahkan kepada Bupati. Yang jelas komisi dua sudah mengeluarkan surat peninjauan

Gaji ................... Ditempat berbeda, Ketua Front Pembela Rakyat (FPR) Kota Baubau, Ridwan Azali menyayangkan tindakan Pemkot Baubau yang baru melakukan pembayaran hak CPNSD setelah menye-


C M Y K

8

Kendari Pos |Senin, 18 Juli 2011

C M Y K

SUWARJONO/KP

Pembina PT Media Kita Sejahtera (Penerbit Surat Kabar Harian Kendari Pos), HM Alwi Hamu (tengah) berpose bersama Direktur Utama PT Media Kita Sejahtera yang juga Pemimpin Redaksi Kendari Pos, MilwanLukman dan seluruh karyawan Surat Kabar Harian Kendari Pos bertempat ke Graha Pena Kendari, Sabtu akhir pekan lalu (16/7).

Terinspirasi dari Keresahan Masyarakat Akibat Bahaya Tabung Gas

Mahasiswa Unhalu Temukan Alat Pendeteksi Kebocoran Tabung Gas Menyelesaikan tugas akhir bagi seorang mahasiswa adalah salah satu syarat untuk meraih gelar sarjana. Demikian pula dengan Ardiansah. Ia berhasil meraih gelar sarjana teknik elektro setelah mempertahnakan skripsi berjudul Pendeteksi dan Pengamanan Tabung Gas.

Luther Bittikaka

C M Y K

BAGI seorang mahasiswa yang ingin menyelesaikan kuliah pada sebuah perguruan tinggi, tentu yang paling sulit ketika menghadapi tugas akhir. Rangkaian perkuliahan dari seluruh mata kuliah akan mengantarkan seorang mahasiswa menyandang sarjana apabila berhasil mempertahankan skripsi di depan tim penguji. Adalah Adriansah, bersama tiga rekannya menjadi alumni pertama Jurusan Teknik Elektro Fakultas Teknik Unhalu, berhasil meraih gelar sarjana. Di depan tim penguji, Adriansah dicecar sejumlah pertanyaan atas judul skripsi yang disusun selama enam bulan. Pilihan judul ‘’Pendeteksi dan Pengamanan Tabung Gas’’ berhasil dipertahankan sebagai sebuah temuan baru. Alasan memilih judul pun sangat meyakinkan dosen pembimbing pada saat itu karena bertolak dari keresahan masyarakat setelah kebijakan pemerintah yang mengonversi minyak tanah ke gas elpiji. Skripsi alumni SMKN 2 Kendari jurusan elektro dan komunikasi tahun 2007 itu cukup lama disusun. Bukan berarti sulit menemui dosen pembimbing, tetapi karena alat yang dibutuhkan tidak ada di Kendari. Semua toko elektronik di Kendari tidak menyediakan bahan yang dibutuhkan untuk sebuah rangkaian yang dipaparkan dalam skripsi itu. Alatnya harus dipesan dari Surabaya dengan biaya yang lumayan. Namun kendala itu tidak membuat Adriansah surut karena senantiasa disemangati dosen pembimbing Luther Pagiling MT dan Bunyamin MT. Bahkan spirit dari Ketua Jurusan Teknik Elektro Fakultas Teknik, Wa Ode Zulkaida MT, dianggap sangat membantu dalam penyelesaian skripsi setebal 49 halaman dan diperkaya dengan lima literatur itu. Dalam pembahasan dijelaskan tentang rangkaian alat untuk membuat sebuah komponen yang mampu mendeteksi kebocoran tabung gas. Ketika tabung mengalami masalah, tentu dengan alat temuan Adriansah, pemilik tabung gas tidak akan mengalami bencana seperti yang pernah marak dialami masyarakat. Di depan tim penguji yang terdiri dari Dr Mustarum Musaruddin, Ir Samuel Jie MT dan Wa Ode Zulkaida MT, Adriansah menguraikan jenis-jenis alat yang dibutuhkan untuk dirangkai menjadi sebuah alat pendeteksi. Bahannya sangat sederhana karena hanya terdiri dari sensor gas, kontroler, motor penggerak dan buser. Dalam pemaparannya, Andriansah menjelaskan kegunaan kontroler adalah mengontrol segala kebocoran di sekitar tabung gas. Sedangkan buser berfungsi sebagai pemberi informasi (bunyi, red), dengan demikian pengguna tabung gas akan mengetahui kalau ada masalah. Ketua Jurusan Teknik Elektro Fakultas Teknik Unhalu, Wa Ode Zulkaida, mengatakan, temuan itu akan sekaligus menjadi referensi laboratorium jurusan elektro. Namun sayang hingga saat ini jurusan terse-

Mahasiswa dan para dosen di depan alat pendeteksi kebocoran Tabung Gas temuan mahasiswa Jurusan Teknik Elektro, Fakultas Teknis, Unhalu.

but baru memiliki laboratorium. Padahal idealnya khusus untuk jursan tersebut seharusnya memiliki 17 s/d 24 laboratorium praktikum. Kendala lain yang didapi saat ini karena kekurang tenaga dosen. Saat ini baru memiliki

22 dosen PNS dan enam orang dosen kontrak. Padahal di jurusan itu terdapat dua konsentrasi yakni arus kuat dan arus lemah. Dalam wisuda Unhalu akan datang, tercatat tiga alumni pertama sejak jurusan itu dibu-

ka untuk program strata satu (S1) yakni Adriansah, La Zua dan Hamrizal. Keiganya telah berhasil mempertahnkan skripsi di depan tim penguji Sabtu (16/7) lalu.

Baca TABUNG GAS di Hal. 2

LUTHER BITTIKAKA/KP

C M Y K


Senin, 18 Juli 2011

Langganan Dalam Kota Rp. 65.500,-

Idrus Effendy Kube Dicekal Jaksa Tingkatkan Pengejaran

diawasi pihak kejaksaan, tapi lagi-lagi keberadaan belumjuga terdeteksi. Kendati begitu, bukan berarti pihak Kejati berdiam diri. Sebaliknya, jaksa terus melakukan pengejaran hingga tersangka yang diduga merugikan negara Rp 3,3 miliar lebih itu segera dijebloskan ke Rutan Punggolaka Kendari. Itu ditegaskan Kajati Sultra, AR Nashruddien, akhir pekan lalu. “Padahal sejak awal saya sudah sampaikan akan menghargai bila tersangka menyerahkan diri. Rupanya ini diabaikan, sehingga kami akan terus

Kendari, KP Idrus Effendy Kube,tersangka korupsi dana penerimaan pendapatan pungutan kartu izin masuk pertambangan resmi dicekal. Pencakalan karena yang bersangkutan bukannya kooperatif, justru mantan Sekab Bombana itu terus menyembunyikan diri. Pencarian Effendy dilakukan sejak Juni lalu. Namun dia menghilang seolah ditelan bumi. Kediamannya di Kota Baubau dan Bombana bahkan terus

Baca idrus di Hal 10

foto: suwarjono/kp

Pembina PT Media Kita Sejahtera (Penerbit Surat Kabar Harian Kendari Pos), HM Alwi Hamu membagikan snack usai pertemuan dengan karyawan/karyawati Kendari Pos di Aula Graha Pena akhir pekan. Bagai tak ada sekat, karyawati pun buruan menyerbu.

-TERAS METRO-

Majelis Taqlim Bonggoeya Terbentuk Ramadhan tahun ini sepertinya tak akan disia-siakan pengurus masjid Nur Muhammad, kompleks BTN Bonggoeya, Kecamatan Wuawua, Kendari. Akhir pekan resmi membentuk majelis taqlim Nur Muhammad. Rupanya semangat majelis taqlim Nur Muhammad tidak berkurang meski masjid tempat yang nantinya akan selalu digunakan untuk pertemuan pengajian dan kegiatan religius baru tahap pembangunan. “Masjid ini baru terpasang atapnya, yang lainnya belum karena dana infak dari penghuni kompleks BTN Bonggoeya masih sedikit,” kata Ketua Majelis Taqlim Nur Muhammad Isrha Aropah. Dia bersama warga sengaja membentuk majelis taqlim agar mengefektifkan kegiatan Bulan Suci Ramadhan, yang salah satu tujuannya adalah mencari pahala berlipat. “Usai majelis taqlim baru tiga bulan namun dirinya optimis jamaah akan terus bertambah hidup melaksanakan kegiatan yang sesuai dengan syariat Islam. (ano)

Kapal Rich Ocean 9 Panama inilah yang mengangkut seratus truk dan 18 buldozer dari Cina, ketika merapat di Pelabuhan Nusantara Kendari.

Ada Apa dengan Bea Cukai?

Lepas Seratus Truk dan dan Buldozer yang Sebelumnya Dianggap Ilegal Kendari,KP Seratus truk dan 18 unit buldozer yang ditahan pihak Bea dan Cukai

Tersangka Mobdis Kemungkinan Bertambah

foto:suwarjono/kp

Pengurus Majelis Taqlim Nurul Muhammad di BTN Bonggoeya, berpose bersama setelah diresmikan akhir pekan.

Kendari, KP Walau perkara Beby Manuhutu dan Chandra Liwang telah dilimpahkan ke Pengadilan Negeri Kendari, bukan berarti penentuan tersangka tambahan atas perkara indikasi korupsi pengadaan Mobil dinas (Mobdis) gubernur dan wakilgGubernur telah berakhir. Kajati Sultra AR Nashruddien SH MH, memastikan pihaknya akan memantau

perkembangan persidangan. Kata dia, bisa jadi akan ada tersangka tambahan, bila fakta persidangan mengungkap adanya indikasi yang mengarah pada seseorang yang berpotensi menjadi tersangka. Menurut Nashruddien, sangat dimungkin ada saksi-saksi yang mem-

Baca tersangka di Hal 10

Kendari dilepas. Padahal sehari sebelumnya menyegel dengan alasan masih belum memenuhi salah satu administrasi. Hal itu diungkapkan Abdul Rahman,salah satu staf di Bea Cukai. Rahman mengaku, pihaknya tidak menyebut ilegal karena ada tenggang waktu 30 hari untuk memperlihatkan dokumen resminya. Kendati demikian, sejumlah kejanggalan memang terasa

foto:suwarjono/kp

sejak penyegelan itu. Misalnya Bea Cukai mengaku barang tersebut belum dilengkapi dokumen resmi.Selanjutnya, Bea Cukai tidak mengetahui pemilik truk. Padahal, Bea Cukai sudah melakukan pengecekan bersama PT Pelni, Imigrasi, Karantina Kesehatan Pelabuhan (KKP) dan Adminilator

Baca ada apa di Hal 11

480 Liter Ballo Ditangkap Kendari, KP Kota Kendari sudah menjadi tujuan perdagangan miras tradisional. Selain arak asal Kabupaten Muna,koni giliran Kabupaten Konawe ikut medistribusikan ballo ke Kota Bertakwa ini. Sabtu (16/7), Satuan Narkoba Polresta Kendari menangkap ratusan liter minuman keras (miras) tradisional jenis ballo di Belakang Pasar Basah Mandonga (Pasar Samping Korem), sekitar pukul 13.00 wita. Kasat Narkoba Polres Kendari, AKP

Aris Rallang mengatakan, pengungkapan peredaran miras tradisional tersebut berawal dari sebuah informasi bahwa ada miras tradisional yang akan masuk ke Kota Kendari. Polisi langsung bergerak cepat dan menunggu kendaraan yang mengangkut ballo tersebut di simpang Kelurahan Pohara. “Setelah mobil pengangkut miras itu lewat, kami ikuti hingga masuk ke Kota Kendari. Kami tidak tangkap diper-

Baca ballo di Hal 10


Metro

10

Kendari Pos | Senin, 18 Juli 2011

Dua Tersangka Dijerat Pasal Berlapis Tersangka... berikan keterangan baru sehingga tim penyidik bisa menetapkan seseorang yang diduga bertanggung jawab sebagai tersangka indikasi korupsi yang diduga merugikan negara Rp 2,5 miliar. “Kalau ada saksi-saksi yang mau bicara, termasuk terdakwa (Beby Manuhutu ataupun Chandra Liwang-red), tentu akan memudahkan kinerja penyidik untuk menentukan siapa lagi yang mesti bertang-

gung jawab,” ujarnya. Selain mengikuti perkembangan persidangan, lanjut dia, pihaknya tengah menunggu hasil audit BPKP perkara pembelian Mobdis gubernur bermerek Toyota type Land Cruiser dan Mobdis wakil gubernur bermerk Mitsubishi Pajero yang dianggarkan tahun 2008 melalui APBD Sultra. Beby Manuhutu dan Chandra Liwang, dua tersangka indikasi korupsi pengadaan Mobil dinas (Mobdis) gubernur dan wakil gubernur yang dijebloskan ke Rutan Puunggolaka

tanggal 20 Juni lalu. “Alat bukti yang mengarah pada kedua tersangka sangat kuat dalam perkara yang diduga merugikan negara Rp 2,5 miliar, bersumber dari APBD Sultra tahun 2008. Keduanya sama-sama dijerat dengan tiga pasal sekaligus yakni pasal 2, pasal 3 dan pasal 9 UndangUndang nomor 30 Tahun 1999 jo Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi,” tandas Asrul Alimina SH MH, kasi Penkum dan Humas Kejati Sultra. (lia)

Dana yang Dikembalikan Rp 1,1 Miliar Idrus... melacak di mana keberadaan yang bersangkutan. Itu sudah menjadi komitmen kami. Tiap saat kami berkoordinasi, ada langkah-langkah yang diambil hanya tidak mungkin kita publish,” ujar Mantan Wakajati Kalimantan Selatan ini. Nashruddien menyampaikan bahwa surat pencekalan Idrus Effendy Kube bertujuan untuk mempersempit ruang geraknya, termasuk melakukan perjalanan ke luar negeri. “Tidak ada alasan untuk tidak menahanan yang bersangkutan, selain berstatus tersangka korupsi, Idrus Effendy Kube juga tidak kooperatif,”katanya. Terkait perkara dana penerimaan pendapatan pungutan kartu izin masuk pertambangan di Kabupaten Bombana ini,

sebenarnya telah disidik Kejati Sultra tahun 2009. Saat itu, Kejati Sultra di bawah kendali Timbang Hutauruk, namun dalam perkembangannya perkara tak jelas keberadaannya. Akhir tahun 2009, Kajati Sultra yang dijabat Dr Bagindo Fachmi sempat menindaklanjuti perkara yang total anggarannya capai Rp 4,1 miliar. Hasilnya, Idrus Effendy Kube yang masih menjabat Sekab Bombana ditetapkan sebagai tersangka, dua Asisten Setda Bombana, yakni Siti Soleha (Asisten II) dan Slamet Rigai (Asisten III) diperiksa sebagai saksi. Bahkan, kedua Asisten tersebut, akhirnya mengembalikan uang pinjaman dari hasil pungutan kartu izin masuk pertambangan dan iuran tetap sebanyak Rp 55 juta kepada tim penyidik kejaksaan. Dengan begitu, pengembalian dana yang berhasil disita penyidik

kini mencapai Rp 1,1 miliar dari total Rp 4,1 miliar. Pihak kejaksaan sebelumnya telah menerima pengembalian dana secara bertahap Pertama, dikembalikan Bendahara Kartu Izin Abdul Mansyur Manu Rp 864 juta, kedua penyitaan Mobil Hartop senilai Rp 55 juta, ketiga pengembalian dilakukan Bendahara Setda, Suddin Rp 150 juta dan terakhir dikembalikan oleh Siti Soleha dan Slamet Rigai. Dari total pengembalian yang mencapai Rp 1,1 miliar, pihak Setda masih menyimpan di kas daerah Rp 1 miliar, sehingga dana yang diduga masih dipinjam atau digunakan sejumlah pihak masih sekitar Rp 2 miliar lebih. Menurut Asintel Kejati Sultra, Suleman Hadjarati MH, perkara tersebut masih berjalan, sehingga bisa saja ada tersangka tambahan yang berpotensi terlibat dalam kasus itu. (lia)

foto:kalvin/kp

Satu unit sepedamotor Mio Sporti yang ditahan karena dianggap melanggar ketertiban berlalulintas. Padahal polisi sudah menyebar spanduk sosialisasi untuk menegakkan aturan, tapi sepertinya terus saja terabaikan. Gambar diambil Sabtu malam di By Pass, simpang tiga Tapak Kuda.

Tersangka Distributor Ada Tiga Ballo... jalanan agar bisa mengetahui siapa distributornya di Kota Kendari dan dapat melakukan pengawasan di lokasi tersebut. Ternyata, mereka membongkarnya di belakang Pasar Basah Mandonga,” terang Aris Rallang saat ditemui, akhir pekan kemarin. Ballo diangkut dengan menggunakan Toyota Kijang Grand Extra bernomor polisi DD 285

IR milik Rudi. Jumlah tuak yang berhasil ditangkap sebanyak 24 jerigen berkapasitas 20 liter sehingga totalnya mencapai 480 liter. Pemesan ballo ada 3 orang, Sabina, Daeng Manna dan Bunga. “Kami masih terus melakukan pengawasan terhadap peredaran miras di Kota Kendari. Kami mengharapkan partisipasi masyarakat agar dapat menginformasi jika ada peredaran miras ilegal,” jelasnya.

Sopir pengangkut tuak, Rudi mengatakan, pengangkutan sudah sering dilakukannya. Namun, baru kali ini dirinya tertangkap. Pengangkutan itu juga baru pertama kali bermuatan cukup besar. Karena Rudi biasa hanya mengangkut 3-5 jerigen. “Memang di Bondoala ratarata masyarakat membuat ballo. Saya mengangkut ini dengan tarif Rp 5 ribu - Rp 8 ribu per jerigen. Kalau banyak jerigennya, tarifnya biasa turun

hanya Rp 5 ribu perjerigen,” jelasnya. Harga ballo memang jauh lebih murah daripada arak yang biasa disuplai dari Muna. Ballo tersebut dibeli dengan harga dasar Rp 20 ribu per jerigen, kemudian dijual ke konsumen dengan harga 27 ribu per jerigen. Anehnya, keuntungan yang diperoleh penjual lebih besar pada sewa angkutan, namun masih tetap digeluti penjualan miras ilegal tersebut. (aka)


Kendari Pos | Senin, 18 Juli 2011

Metro

Perusahaan Kantongi Izin dari Bea Cukai Ada Apa... Pelabuhan (Adpel). Pada tanggal 12 Juni 2011 empat instansi tersebut melakukan pengecekan kapal yang masih berlabu di wilayah Kendari. Saat itu juga pihak Bea Cukai ikut serta dan saat itu tidak terjadi masalah. P a d a tanggal 13 Juli 2011 sekitar pukul 17.00 Wita kapal tersebut melakukan bongkar muat. Memang truk-truk bernilai miliaran harganya itu belum ada dokumen resmi melainkan hanya ijin pelayarannya saja. Entah mengapa usai pembongkaran pihak Bea Cukai melakukan penyegelan. Namun begitu, truk asal Negara Cina itu dibantah oleh PT. Ifishdeco, pihak perusahaan yang mengaku pemilik. Humas PT Ifishdeco, Robi mengungkapkan seratus truk dan buldozer yang diimpor dari Cina adalah pengadaan resmi dari perusahaannya. Kendaraan impor masuk ke Indonesia dan dibongkar di Pelabuhan Nusantara Kendari di-

lakukan sesuai dengan mekanisme dan aturan yang berlaku. “Semua mobil itu resmi, bukan ilegal. Segala bentuk administrasinya, mulai dari pembelian, proses masuknya ke Indonesia hingga proses bongkarnya di Pelabuhan Kendari sudah dipenuhi. Kami juga tidak mau bermasalah dengan hukum sehingga mematuhi semua ketentuan yang berlaku,” jelas Robi. Lalu, apa yang menjadi permasalahan hingga mobil tersebut disegel oleh pihak Bea Cukai Kendari? Kata dia, mobil tak disegel Bea Cukai, namun ditampung sebelum didrop ke PT Ifishdeco di Konsel. “Semua kendaraan itu sudah kami drop ke Konsel, hari ini (kemarin, red). Yang terjadi adalah, mungkin karena pembongkaran besar mobil seperti ini pertama kali di Pelabuhan Kendari, sehingga ada yang salah paham. Kami mengantongi izin pembongkaran dan penimbunan dari Kantor Bea dan Cukai Kendari dengan nomor surat

S-211/WBC.15/KPP.05/2011. Penimbunan yang dimaksudkan adalah menampung kendaraan setelah dibongkar untuk sementara waktu di kawasan Pelabuhan Kendari,” terangnya. Seratus dump truk dan buldozer asal Cina tersebut tiba di Kendari tanggal 12 Juli 2011 dengan menggunakan MV Rich Ocean. Pihak PT Ifishdeco sebagai pemilik barang malah merasa dirugikan karena pembongkaran kendaraan dipercepat. “Seharusnya jangka waktu sandarnya 1 minggu. Hanya karena ada kegiatan Sail Wakatobi sehingga banyak kapal yang masuk sehingga kami diharuskan untuk membongkar. Malah pihak PT Pelindo yang bersurat ke Bea Cukai agar pembongkaran dipercepat. Seharusnya pihak perusahaan pemesan barang yang meminta. Hanya karena kejadian luar biasa (Sail Wakatobi, red) sehingga kami harus mempercepat pembongkaran,” ungkap Robi. (aka/ano)

11

Jelang Ramadhan, Stok Terbatas Kendari,KP Jelang Ramadhan akhir bulan mendatang, kebutuhan sejumlah bahan pokok meningkat, tak terkecuali ayam potong. Namun hal itu tak dibarengi dengan stok yang tebatas. Misalnya pedagang ayam potong di jalan Malik II Kendari, sebelumnya tiga boks penjualan, kini meningkat jadi lima hingga sepuluh boks sehari. Hal itu dikatakan agen ayam potong UD Cahaya 77, Iwan, akhir pekan. Ia mengakui permintaan meninggi tapi tak didukung dengan jumlah stok. “Jelang Ramadhan memang permintaan sangat tinggi. Namun kami juga tak berdaya karena terlalu banyak pos terribusi yang harus kami bayar.Makanya kami tak berani ambil dalam jumlah banyak, karena akan membebankan kami ketika membayar retribusi,”keluhnya. Ia mengaku, standar pos retribusi ikut menggila. Seharusnya cuman Rp 2 ribu perunit mobil, saat ini naik hingga di atas Rp 10 ribu. Yang jadi aneh, retribusi harus dihitung lagi dari jumlah muatan. “Misalnya satu boks 32 ekor, kami diharuskan membayar Rp 500 perekor. Kalau dikalikan dengan 10 boks, inikan jadi beban bagi kami. Padahal perekor hanya dibandrol Rp 45 ribu,”katanya. Iwan berharap ada pihak terkait yang dapat membantu untuk mengurangi retribusi.(p8/p9)

foto:adriani/kp

Distibutor ayam potong di Kendari saat mengeluarkan dagangannya yang siap dilempar ke pasar. Permintaan jelang Ramadhan terus meningkat, tapi tak diikuti dengan ketersediaan stok.


Hiburan

Kendari Pos |Senin, 18 Juli 2011

13

Atiqah Hasiholan-Rio Dewanto Mesra AKTRIS cantik Atiqah Hasiholan dan Rio Dewanto akhirnya mendeklarasikan jalinan asmara mereka. Saat menghadiri FTV Awards 2011 di Balai Sarbini, Jakarta Selatan, beberapa waktu lalu, keduanya tak lagi malu-malu menunjukkan kemesraan. Atiqah terlihat menggandeng lengan Rio begitu acara usai dan menuju mobilnya. Senyum menghiasi bibir mereka saat kamera para pewarta terus menyorot. Padahal, sebelumnya pasangan yang beradu akting dalam film televisi Rocker Pulang Kampung itu selalu meghindari sorot kamera. Mereka memilih pulang terpisah usai menghadiri acara keartisan, dan kompak menolak diwawancara tentang hubungan yang sudah dibina selama 1,5 tahun. Saat disinggung mengenai hal itu, Atiqah ngeles. ”Aku sih nggak berusaha menutupnutupi. Tapi ketika menurut aku nggak ada berita yang perlu dibesar-besarkan, ya biasa saja. Aku memang tidak mau terlalu mengekspos kehidupan pribadi aku,” katanya. ”Bukannya mau menutup-nutupi. Tapi memang di setiap acara, kami nggak mesti

Atiqah Hasiholandan Rio Dewanto jalan bareng,” timpal Rio. Sempat beredar kabar, hubungan keduanya tidak mendapat restu orangtua. Perbedaan usia, menjadi salah satu penyebabnya. Atiqah yang merupakan putri aktivis perempuan Ratna Sarumpaet, lebih tua lima tahun dari Rio. Namun keduanya membantah kabar tidak sedap itu. Mereka justru

bertekad membawa hubungannya ke jenjang pernikahan meski tidak dalam waktu dekat. Saat ini, keduanya tengah menikmati karir mereka di dunia akting. ”Aku dan pasanganku niatnya serius, nggak main-main. Masalah nikahnya kapan, itu nanti ada jalannya. Sejauh ini belum ada (rencana menikah), kami masih menikmati masamasa pacaran. Kami masih mau berkarir dulu. Jadi ya dijalani saja,” tutur aktris kelahiran Jakarta, 3 Januari 1982 itu lalu tersenyum. Agar hubungan itu benar-benar berakhir di pelaminan, dia dan Rio berusaha menjaganya dengan baik. Meski tak leluasa bertemu karena kesibukan masingmasing, komunikasi melalui telepon atau blackberry messenger wajib terjalin. ”Kadang, saya sibuk apa, Rio lagi syuting apa. Jadi nggak bisa ketemu. Tapi kalau ada kesempatan, kita pasti jalan bareng,” pungkasnya. (jpnn/lia)

Jessica Iskandar Mendamba Zac Efron SEJAK putus dari Avalon Carpenter dua tahun lalu, Jessica Iskandar belum mendapat penggantinya. Bukan karena masih cinta, dan berharap kembali ke pelukan pria asal Australia itu. Namun Chika- begitu dia akrab disapa- belum menemukan sosok yang sesuai dengan kriterianya. ”Aku mau punya cowok yang penyayang, romantis, lucu, mengerti pekerjaan aku, dan sayang keluarga. Kalau fisik, aku suka cowok yang tinggi dan gantengnya kayak Zac Efron,” ungkapnya di Studio RCTI, Jakarta Barat, kemarin. Zac merupakan aktor

Hollywood yang membintangi trilogi High School Musical. Chika tidak mau terburu-buru memulai hubungan baru. Pemeran Kara dalam film Dealova itu, ingin benar-benar yakin sebelum memutuskan menerima cinta seseorang. Dan saat ini, dia mengaku sibuk bekerja sehingga hampir tidak punya waktu untuk memikirkan urusan asmara. ”Kata mama, daripada stres ditinggal lelaki, lebih baik menjauh dari awal,” katanya. Ketika jalinan cintanya dengan Avalon kandas, aktris kelahiran Jakarta, 29 Januari 1988 itu memang sempat

stres. Dia bahkan tidak bisa membendung air matanya saat mengungkapkannya di depan kamera para pewarta. Dan dia seakan belum siap merasakannya lagi. Lalu seperti apa sebenarnya gaya pacaran pelantun lagu Surat Cintaku itu? ”Pacaran ya sewajarnya. Mama bilang, pacaran sewajarnya, jangan melakukan seks pra nikah. Jangan sampai menyesal, nangis-nangis kalau ditinggalin,” tuturnya. (jpnn/lia)

Jessica Iskandar

Thalita-Dennis Sepakat Pilih Tanggal Sembilan Jakarta, KP Penentuan tanggal merupakan salah satu hal yang sakral dalam pernikahan. Karena itu, pasangan kekasih Thalita Latief dan Dennis “Lyla” memilih tanggal pernikahan yang dinilai membawa hoki bagi keduanya. Mereka sepakat melangThalita dan Dennis sungkan pernikahan pada 9 Oktober mendatang. “Jadi, memang pas tanggalnya 9-10-11. Kalau orang tua yang ngomong, itu adalah hari baik. Ya, kami jalani selama itu benar. Kebetulan saya dan Dennis sama-sama suka tanggal 9,” ujar Thalita yang didampingi Dennis ketika ditemui di sela-sela sesi foto prewedding di Salon May May, Kebon Jeruk, beberapa waktu lalu. Selain merupakan hari baik, keduanya merasa berjodoh dengan tanggal tersebut. Sebab, tanggal unik semacam itu banyak dicari. Thalita dan Dennis pun mengatakan kesulitan mencari gedung yang bertepatan dengan tanggal tersebut. “Alhamdulillah, akhirnya ketemu juga. Karena itu pas hari Minggu dan tanggalnya unik, jadi banyak juga yang ngincer,” ujar Dennis tanpa mau memerinci detail lokasi pernikahannya. Soal konsep pernikahan, pasangan yang telah menjalin kasih selama dua tahun tersebut akan menggunakan konsep classic vintage pada saat resepsi. Sementara itu, saat akad nikah, Thalita dan Dennis akan mengenakan busana adat Padang, sesuai daerah asal keduanya. Sejauh ini, kata Thalita, persiapan pernikahannya telah mencapai 70 persen. Meski pernikahan baru akan dihelat pada Oktober, presenter 23 tahun itu menuturkan ingin segera membereskan segala persiapan sebelum bulan puasa. “Sebentar lagi kan puasa dan Lebaran ya. Pasti ada proses persiapan yang tertunda. Jadi, kami persiapkan dulu sebelum dan sesudah Lebaran. Maka, sekarang kami foto prewedding untuk memperlancar proses-proses yang lain,” jelasnya. (jpnn/lia)


Edukasi

14

SMAN 4 Kendari Target Sertifikat ISO Kendari,KP Memasuki tahun ketiga status RSBI, SMAN 4 Kendari berupaya memperoleh sertifikat ISO, selain penjajakan untuk mendapatkan sister school. Dari hasil evaluasi tahun 2010 lalu, skor 1.000 dalam pemenuhan delapan standar pendidikan ditambah keunggulan, SMAN 4 baru mencapai 720 poin. “Masih terdapat kekurangan pada sarana, tenaga pendidik dan kependidikan, standar penilaian, isi dan pengelolaan. Pengelolaan antara lain kami belum mendapatkan sertifikat ISO dan sister school,” terang Kepala SMAN 4 Kendari, Drs Triyanto. Dijelaskan, kekurangan sarana dan prasarana seperti perpustakaan yang belum berbasis IT. Sedangkan berdasarkan instrumen tahun 2010 bahwa perpustakaan harus digital dan terakses internet. Sampai sekarang SMAN 4 belum punya perpustakaan digital, karena yang tersedia hanya buku fisik. “Sedangkan tenaga pendidik, masih banyak yang belum kualifikasi S2. Dari 104 guru, tercatat 22

DrsTriyanto orang yang berijazah S2. Padahal standar minimal, RSBI harus memiliki 30 persen guru berpendidikan S2. Ada juga guru yang berijazah S2 tetapi tidak linear dengan disiplin S1 yang dimiliki,’’ katanya. Berkaitan dengan itu dalam tahun 2011 sekolah akan fokus pada persiapan ISO dan rintisan sister school.

Untuk sister school tidak harus dari luar negeri, tetapi bisa sekolah berkualitas dalam negeri. “ISO pada tahun kedua lalu sudah pendampingan oleh LPMP, sehingga 2012 nanti kami menargetkan sudah harus ISO. Tentunya ISO lebih kami utamakan karena kalau sekaligus diselesaikan, tentunya membutuhkan biaya besar, apalagi selama ini masih mengandalkan dana pemerintah dan belum meminta dukungan masyarakat,” ungkapnya. Mengenai sister school, katanya, sejak tahun lalu pihaknya telah melakukan penjajakan sister school di Bali dan Surabaya. Namu dalam penjajakan itu, belum sesuai dengan potensi SMAN 4 Kendari. “Tahun ini kami akan kembali melakukan penjajakan sister school, dengan target sekolah di Jakarta dan Semarang. Sister school tidak hanya satu sekolah karena banyak perbedaan yang dapat dicontoh pada suatu sekolah,” jelasnya. Ditanya optimiskah pihaknya mendapatkan sertifikat ISO di 2012

nanti, mantan Kepala SMAN 9 Kendari ini menuturkan optimis karena kalau hanya dari sisi dokumen, tahun ini juga bisa dicapai. “Hanya perlu diingat, jika ISO tidak sekadar administrasi, melainkan lebih kepada perubahan paradigma dan perilaku tenaga pendidik dan kependidikan. Tepatnya apa yang ditulis maka itu yang harus dilakukan perangkat sekolah, sehingga butuh konsistensi yang lebih,” tuturnya. Sehubungan dengan perhatian pemda selama ini terhadap peningkatan status RSBI menjadi SBI, sudah cukup meskipun dengan bantuan seadanya sesuai kemampuan APBD. “Khusus Pemprov Sultra akan ada bantuan khusus untuk RSBI, sebagaimana pernyataan lisan dari Kadisdik pada saat memantau UN beberapa waktu lalu. Besaran dan kapan akan diberikan belum kami ketahui, sehingga yang penting bagi kami yaitu bangun komunikasi antara sekolah, komite dan pemda,’’ katanya. (fas)

Kendari Pos |Senin, 18 Juli 2011

Disdik Sultra Usulkan Bantuan Khusus RSBI Kendari,KP Niat Pemprov Sultra untuk menggenjot terwujudnya sekolah berstandar internasional (SBI), dari rintisan yang ada saat ini, akan mengusulkan bantuan khusus. Pemberian bantuan tersebut sesuai dengan kebutuhan sekolah. Kepala Disdik Sultra, Drs Damsid MSi via telepon selularnya mengatakan tahun 2010 lalu melalui dana APBD, pemprov telah memberi bantuan khusus jenjang sebesar Rp 2,5 miliar. Bantuan bukan dalam bentuk uang tetapi hibah yang disesuaikan kebutuhan yang diajukan setiap RSBI. Dalam tahun 2011 ini, dinas kembali mengajukan bantuan melalui dana APBD-P. Sekarang tinggal menunggu kebijakan DPRD untuk menyetujuinya, beserta besarnya anggaran yang akan diberikan. “Karena itu kami belum bisa pastikan kapan realisasinya, tinggal menunggu hasil sidang DPRD. Namun tentunya anggaran yang diusulkan meningkat, dibanding tahun lalu,” lanjutnya. Adanya upaya yang telah dilakukan pemerintah, H Damsid mengimbau kepada RSBI, agar pandai-pandai mencari pembiayaan alternatif untuk percepatan akselerasi RSBI. Dalam aturan, RSBI dibolehkan mencari sumber-sumber dana alternatif, karena kebutuhan sekolah yang besar. (fas)


Kendari Pos |Senin, 18 Juli 2011

SMPN 2 Kendari Masih Favorit Kendari,KP Tradisi masyarakat yang ingin menyekolahkan anaknya, tentu yang diutamakan adalah mencari sekolah favorit. Tidak heran kalau ada sekolah yang kelebihan peminat dibanding kuota yang disiapkan. “Seperti SMPN 2Kendari, sampai saat ini tetap menjadi sekolah favorit di Drs Ahmad Hamdan Kota Kendari. Pandangan masyarakat tampak dari jumlah pendaftar. Tahun 2011 ini jumlah pendaftar mencapai 740 orang, padahal yang diterima hanya tujuh kelas dengan jumlah siswa 224 orang,” terang Kepala SMPN 2 Kendari, Drs Ahmad Hamdan. Menurutnya, SMPN 2 Kendari yang difavoritkan masyarakat walau sudah banyak sekolah negeri dan swasta, tetapi karena dekat jalan utama. Akses transportasi yang sangat lancar, serta memadainya sarana dan prasarana,juga menjadi salah satu pilihan. “Hingga sekarang 80 persen sarpras telah memadai, di antaranya laboratorium komputer dan bahasa masing-masing satu unit dan laboratorium IPA dua unit. Selain itu, terdapat perpustakaan dengan literatur cukup lengkap,” ungkapnya. Sesuai data yang dimiliki pendaftar setiap tahun kian meningkat jumlah, sehingga selaku pengelola terus mengusulkan agar ada penambahan ruang kelas. Dalam usulan RKB bukan dilebarkan, tetapi bangunan berlantai dua karena sudah keterbatasan lahan. “Kami memahami jika permintaan tambahan RKB bukan hanya diusul satu sekolah. Bahkan diketahui APBD terbatas, sehingga kami pun terus bersabar menunggu realisasi,’’ katanya. (fas)

Edukasi P3M STAIN Kendari Bina Desa dan Madrasah Kendari,KP Wujud implementasi pengabdian kepada masyarakat tahun 2000, Pusat Penelitian, dan Pengabdian Masyarakat (P3M) STAIN Sultan Qaimuddin Kendari, menggarap desa binaan. Selain desa, juga sedang menangani pembinaan sejumlah madrasah. “Jenis kegiatan dalam desa binaan, meliputi pembinaan ibadah kepada masyarakat, terutama baca tulis Alquran dan pelatihan salat jenasah. Desa yang kami bina di antaranya desa di Kecamatan Sampara Kabupaten Konawe,yakni Desa Galu dan Ranowila. Desa binaan di Kecamatan Wolasi Kabupaten Konsel, yaitu di Desa Lelekaa, Amoita Jaya dan Aoma,” kata Kepala P3M STAIN Sultan Qaimuddin Kendari, Drs Herman DM MPdi. Menurutnya, desa yang menjadi target binaan adalah desa yang penduduk masih kurang pengetahuan agamanya. Terutama desa dengan kondisi masyarakat heterogen. Selain itu katanya, sejak tahun 2009 lalu telah melaksanakan program madrasah binaan, setelah sebelumnya dilakukan jurusan tarbiyah. Kegiatannya meliputi peningkatan kualitas guru agama, yang dilakukan dalam bentuk pelatihan sekali setahun. “Madrasah jadi pilihan binaan dengan melihat madrasah swasta yang sulit mengembangkan diri, karena tidak memiliki dana rutin. Kami memberikan penyegaran perangkat pembelajaran, mulai dari RPP dan silabus hingga program tahunan madrasah,” jelasnya. Konkret kegiatan yang dilakukan P3M dengan melibatkan mahasiswa di Konsel pada 2009 lalu, yaitu pengajaran baca tulis Alquran. Di Konsel ada sebagian guru yang tidak intens dan tidak fokus dalam mengajarkan ilmu agama. Diketahui pula bahwa tidak semua guru madrasah dapat mengajarkan baca tulis Alquran. “Tahun 2011 ini kami berencana melaku-

15

IST/KP

Kafilah Unhalu yang meraih juara di MTQ mahasiswa tingkat nasional.

Dua Kafilah Unhalu Juara MTQ Drs Herman DM MPdi kan pembinaan madrasah swasta di Kecamatan Toli-toli Kabupaten Konawe. Kami lebih mengefektifkan kegiatan dengan melakukan studi kelayakan, sebelum menetapkan sasaran. Tenrtu harus ada sharing pendapat dengan guru tentang kebutuhan,’’katanya. Dikatakan, dua madrasah di Kecamatan Toli-toli akan dilakukan tanggal 26 Juli mendatang yang diawali pelatihan selama tiga hari. Selain itu pada desa binaan tersebut, akan dilakukan ceramah di mesjid, karena bertepatan dengan bulan Ramadhan, sekalian Safari Ramadhan, Khutbah Jumat, dan pengajian majelis ta’lim. Hasil evaluasi katanya sangat positif, karena perkembangan madrasah binaan cukup bagus. Malahan mereka kembali meminta peningkatan kualitas, tetapi karena masih terdapat ratusan madrasah swasta yang masih membutuhkan, sehingga perlu seleksi selektif dan proses evaluasi. (fas)

Kendari, KP Musbaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke XII tingkat nasional, antar perguruan tinggi sukses dilaksanakan Universitas Muslim Indonesia (UMI) Makassar,Sulsel Penyelenggaraan yang berlangsung tanggal 10 s.d 15 Juli diikuti sebanyak 1.600 peserta. Dari 117 perguruan tinggi se Indonesia turut berpartisipasi, alah satunya adalah utusan Unhalu. Sebanyak delapan kafilah yang diutus Unhalu, dua orang berhasil meraih prestasi gemilang. Mereka adalah Arif Muhamad, tampil sebagai juara satu lomba hifdzil quran dua juz putra. Kemudian disusul Wa Ode Indah Fitriani sukses merebut juara kedua hifdzil quran satu juz putri. “Syukur Alhamdulillah, dua orang utusan Unhalu berhasil mengharumkan nama Sultra di kejuaaraan ini. Dalam penentuan juara, ditentukan langsung dewan juru. Sebenarnya, seluruh kafilah memiliki potensi, tetapi mereka dari Kendari yang meraih

juara,” ujar Kepala Bagian Kemahasiswaan, Unhalu, Drs Muh Djaelani kemarin (17/7). Djaelani menerangkan, dalam MTQ tersebut dipertandingkan sebanyak 11 jenis lomba, di antaranya Tilawah Al Quran, Tartil Al Quran, Hifsil Quran, dan Qiraat Sab’ah. Dalamlomba itu, utusan Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Bandung tercatat sebagai terbesar pesertanya. Rombongan mereka membawa 25 kafilah dan kemudian Universitas Sriwijaya Palembang, dan Universitas Malikussaleh Aceh 24 orang. Sedangkan tuan rumah sendiri mengikutsertakan 22 kafilah. “Kejuaraan ini sangat luar biasa. Karena seluruh perguruan tinggi menurunkan kafilah terbaik. Sama dengan Unhalu yang memberangkatkan hasil terbaik dari seleksi internal,” terangnya. Sebagaibentukpenghargaanatas prestasi ini kata Djaelani, Rektor Unhalu memberi reward dengan pembebasan SPP selama menjalani proses perkuliahan. (p2)


+

KOMUNIKASI BISNIS

16

+ Kendari Pos | Senin 18 Juli 2011

Info Komunikasi Bisnis Hubungi 081341772227

Seberapa Banyak Flek Hitam Menghiasi Wajah Anda? Suzuki Ramadhan Ceria

Cyan

enta llow

WANITA mana yang tidak panik, bila saat bercermin menemukan begitu banyak flek hitam menghiasi wajah belum lagi ditambah kulit yang terlihat kering dan banyak kerut halus dimana-mana. Wajah pun terlihat kusam, kotor dan “Boros” (terlihat lebih tua). Faktor yang menyebabkan seseorang terlihat “tua” seperti penggunaan krim pemutih atau pengelupasan dan kurangnya asupan nutrisi sehingga kulit wajah terlihat kusam dan warna kulit wajah yang tidak rata. KIREI (POM TI. 104 541 471) adalah hasil riset para ilmuwan untuk membantu meremajakan, mengencangkan dan menghaluskan kulit secara alami dari dalam. Kandungan kulit ari beras merah (Red Brown

Rice) dalam KIREI mampu membantu mengambalikan kembali Ceramide yang hilang akibat kesalahan perawatan ataupun karena penggunaan krim pengelupas kulit tanpa pengawasan seorang dokter, sehingga mampu memperbaiki lapisan kulit terluar anda yang terasa kering dan bersisik. Kombinasi protein ikan salmon dan jeruk (vitamin C) yang

Hiba (0816245177), Ap. Teladan (081245723089), Ap. Saranani (3125791), Ap. Mono Valensi (0811400739), Ap. Alfa (3191524), Ap. Wua Wua, Ap. Medika Farma, Ap. Baruga BauBau : Ap. Rhoza (2826594), Ap. Asyifa (2822462), Ap. Aditya (085241615054), Ap. Kawi Indah (2826180), Ap. Adita (085241615054), Ap. Eka Sari, Raha : Ap. Inter Farma (0852241707776), Ap. Medi Farma, Ap. JF Farma Kolaka : Ap. Nur Kolaka (081341777999) PT. Sapta Sari Tama Cabang Makassar (0411 327545). (adv)

Sudah Termasuk Serum Vitamin C, Pemutih dan Masker Mikrodermabrasi adalah alat yang sangat efektif dan cepat serta tanpa efek samping untuk mengatasi kulit kusam dan kasar, luka bekas jerawat, flek, kerutan, pori-pori besar, anti penuaan (awet muda), mengangkat sel-sel kulit mati, mengurangi kadar minyak, dan mencegah pembentukan jerawat. Selain itu, dapat memperbaiki aliran darah ferifer, merangsang pembentukan

kolagen dan elastin, serta memperbaiki countour kulit sehingga kulit nampak lebih bersih dan bercahaya. Cara kerja dari mikrodermabrasi ini adalah, mengikis lapisan terluar dari kulit (stratum corneum) sehingga kulit nampak lebih bersih dan halus, serta merangsang lapisan yang lebih dalam (stratum gernativum) sehingga dapat meningkatkan terjadinya regenerasi sel kulit lebih cepat. Sedangkan lapisan kulit yang lebih dalam terangsang untuk melakukan kegiatan fibroblastic, hal ini menyebabkan meningkatnya petumbuhan kalogen, menghambat penuaan, merangsang peredaran darah dan menumbuhkan kembali lapisan epidermis dan dermis. Masa therapy Mikrodermabrasi berlian dapat dilakukan seminggu sekali, sedangkan untuk perawatan cukup sekali sebulan. Segera mengunjungi Al-Ishlah Oriental Medical Clinic, diklinik ini juga tersedia Serum Vit-C, Serum Vit-C + Pemutih, Serum anti aging yang telah terdaftar di BPOM. Praktek buka setiap hari (kecuali Senin) pukul 09.00-19.00 WITA. Cabang KENDARI, Jl. A.H. Nasutioan, Tlp: 0401-3196576. Cabang KOLAKA, Jl. Pramuka No.68E, Tlp: 0405–2324068. (adv)

DP Spin dan Titan Hanya Rp 600.000 BAGI anda yang melakukan penawaran motor secara kredit, saat ini Suzuki memberikan kemudahan uang muka yang sangat terjangkau dan subsidi uang muka yang menguntungkan. Suzuki saat ini menjalankan program ‘Ramadhan Ceria‘ dengan memberlakukan uang muka kredit yang sangat terjangkau untuk produk Spin, Titan, dan Axelo. Kredit uang muka Shogun Axelo cukup Rp 750.000 dan konsumen mendapat subsidi Rp 1.250.000. Selain itu, Spin tak mau kalah dengan uang muka saat kredit hanya Rp 600.000 dan subsidi Rp 1.400.000, dan Suzuki Titan hanya Rp

600.000 dengan subsidi Rp 1.500.000. Syarat kredit sangat ringan, cukup copy KTP dan copy KK. Info lebih lanjut hubungi sales/marketing Suzuki 085241515858. (adv)

Sehat dan Nikmat ala Pijat Refleksi Keluarga Melayani Pijat Panggilan Rumah

Mikrodermabrasi Berlian Hanya Rp 100.000,-

lac k lack

+

terdapat didalam KIREI akan merangsang pembentukan kolagen dan elastin yang bertanggungjawabterhadapkekenyalan, kelembaban dan elastisitas kulit anda sehingga dipercaya mampu membantu memudarkan kerut halus yang seringkali menganggu penampilan. hanya itu KIREI juga dilengkapi dengan OPC yang berasal dari ekstrak biji anggur dan Litchi Seed Ekstrak yang akan melindungi kulit dari kerusakan akibat pengaruh buruk sinar matahari yang selama ini diyakini sebagai penyebab utama flek hitam ataupun juga kulit belang-belang. Hotline service (SMS Only) : 08 777 100 100 7 atau PT Marion Sam Kirei tersedia di : Kendari : Ap. Surya (085241842109), Ap.

atau masih sehat. Pengobatan ini menggunakan penekanan pada titik syaraf ditelapak kaki, tangan, badan, wajah dan kepala dengan teknik kekuatan jari-jari (tanpa alat), sehingga dapat memperlancar saraf yang tersumbat dan menormalkan peredar-

an darah dan fungsi organ tubuh. Bandrol pijatan mulai dari Rp. 20.000 hingga Rp 55.000. C p . 0 8 5 2 7 9 0 4 0 6 3 4 085241841352. Cabang Kolaka, di Jl. Pemuda KM 4 (samping Kampus USN) Rp. 20.Rb 1/2 jam, dan Rp. 35.Rb/jam, Cp: 085239888761. Rido: 0811400706/ 081245555055. Pijat Refleksi Keluarga memiliki tenaga-tenaga terlatih bersertifikat Inter-

nasional dan Nasional yang menggunakan teknik Refleksi dengan Double Message. Ditempat ini juga melayani pijat panggilan rumah, menyiapkan tenaga pijat khusus perempuan dan ibu-ibu muslimah (ahwat). Layanan harga terjangkau sehingga menampung semua strata sosial. Telah banyak masyarakat yang merasakan kenikamatan Refleksi ala Pijat Refleksi Keluarga. (adv)

Mag

Ye

PIJAT Refleksi Keluarga saat ini telah memiliki 3 cabang di kota Kendari yang berlokasi Kompleks Ruko Ahmad Yani Square (belakang Hotel Horizon) Block C.11, cabang di Jl. Ir Alala (By Pass) No.147 (samping dosmering teratai), dan baru-baru ini telah beroperasi cabang di Jl. Sao-Sao depan BTN 1 (ruko warna merah). Pijat refleksi adalah salah satu pengobatan alternatifyangampuh,aman,praktis, murah, dan tanpa efek samping. Selain mencegah dan menyembuhkan,pengobatanini juga dapat mendeteksi apakah salah satu organ kita terganggu

B

Cyan

Mag

enta

Y

B

llow lac k lack

+ +


Kendari Pos | Senin, 18 Juli 2011

Skuad PS Konsel Liburan ke Bali Andoolo, KP Prestasi yang ditunjukan pesepak bola Konawe Selatan diajang Porprov XI mendapat apresiasi lebih dari Bupati, H. Imran, M.Si. Selain menjadi kampiun di ajang olahraga daerah empat tahunan itu, PS Konsel yang dimanajeri Arsalim Arifin memang berhasil mencatatkan sejarah lolos ke PON Riau 2012 mewakili Sultra. Atas dua prestasi yang ditunjukkan Jimmylianto, Cs, Konsel-1, H. Imran pun memberikan bonus kepada seluruh atlet dan offi-

cial untuk berlibur ke Bali selama lima hari. “ Saya tidak membedabedakan atlet cabang olahraga sepak bola dengan yang lain. Semuanya sama dalam pembinaan prestasi. Tetapi pesepak bola Konsel yang telah mengikuti training centre selama kurang lebih delapan bulan tersebut cukup memberi hasil menggembirakan,” ujarnya saat memberikan pengarahan kepada atlet sepak bola. Menurut suami Hj. Suryani itu, bonus liburan ke Bali itu sete-

Asrun: Jangankan Porprov, PON Kita Siap !

Kota Kendari Masuk Bursa Calon Tuan Rumah Andoolo, KP Hingar-bingar perhelatan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XI Sultra di Konawe Selatan (Konsel) sudah berakhir. Kehidupan Andoolo sebagai ibu kota kabupaten Konsel yang selema kurang lebih 10 hari begitu sibuk, kini kembali normal. Tuan rumah meraih sukses ganda, baik sebagai pelaksana juga sukses menyabet gelar juara umum Porprov tahun ini. Yang menjadi pertanyaan, daerah mana yang akan menjadi tuan rumah Porprov tahun 2014. Meskipun sudah ada 3 daerah yang menyatakan diri siap namun, tidak menutup peluang bagi daerah lain yang berminat. Apalagi, KONI Sultra akan segera membentuk tim verifikasi yang akan melakukan penilaian daerah mana yang paling siap melaksanakan Porprov tiga tahun mendatang. Wali Kota Kendari yang juga Ketua Umum KONI Kota, Ir H Asrun MEng Sc ketika dimintai komentarnya mengatakan, pihaknya sangat siap. Bahkan, tak hanya sekadar Porprov, tetapi PON pun, Kota Kendari siap. ‘’Saya kira jangankan Porprov, PON pun kita siap,” kata Asrun optimis. Asrun menyatakan pihaknya siap membangun fasilitas berupa stadion baru yang lebih modern serta berbagai infrastruktur olahraga. Bahkan sarana pendukung berupa transportasi dan akomodasi atlet memang Kota Kendari paling siap. Sejumlah pengamat olahraga juga mendukung jika Kota Kendari ditunjuk jadi tuan rumah mendatang. Mereka melihat di Konsel yang sangat terbatas sarana akomodasinya mengakibatkan atlet tidak maksimal dalam berlaga. Apalagi pelaksanaan Porprov sudah mundur setahun dari waktu yang ditetapkan. Sehingga hal ini potensial terulang jika daerah yang belum siap sama sekali ditunjuk jadi tuan rumah. ‘’KONI Sultra harus hati-hati dalam menetapkan tuan rumah Porprov tahun 2014. Jangan lagi seperti Konsel yang sarana pendukungnya sangat minim. Jangankan untuk atlet sarana bagi para jurnalis juga tidak ada. Sehingga data perolehan medali dan semua yang berkaitan Porprov tidak dapat kita akses. Kasihan atlet harus tidur di gedung-gedung sekolah. Ini harus menjadi pertimbangan KONI Sultra ke depan agar tidak mengulangi blunder dengan menunjuk daerah yang belum siap,” kata seorang jurnalis peliput Porprov. Sekretaris Umum (Sekum) KONI Sultra, Erickson Ludji yang ditemui Kendari Pos mengatakan, belum ada keputusan mengenai daerah mana yang akan jadi tuan rumah. Semua daerah termasuk Kota Kendari masih berhak mengajukan diri untuk menjadi tuan rumah. Erickson mengatakan, mengenai waktu pelaksanaan memang dimajukan 3 tahun ke depan karena disesuaikan dengan ajang Pra-PON yaitu tahun 2015 dan PON tahun 2016. Sehingga Porprov harus dimajukan menjadi tahun 2014. Sehingga diharapkan dapat lebih berorientasi prestasi, karena dari situlah diharapkan terjadi seleksi atlet menuju Pra PON. (p2)

Ketua PSSI Konsel Arsalim Arifin (kanan) bersama Bupati, H. Imran di bench pemain saat PS Konsel berhasil merebut medali emas dalam ajang Porprov XI. Atas prestasi itu, bupati memberi bonus liburan ke Bali kepada kesebelasan daerahnya. DARWIN SIHOMBING-KENDARI POS

lah melihat keseriusan pengurus hingga atlet untuk bermain bola profesional. Sejak mengikuti putaran Liga Bahteramas, Liga Antam hingga keputaran Divisi III, Ia terus memantaunya. ‘ ’ Alhamdulillah. Hasilnya Sultra sudah dapat bersaing dengan pesepak bola Indonesia Timur, khususnya Sulawesi Selatan. Semua itu terus dipantau, memang saya bukan pemain bola tetapi saya suka mengamatinya. Agar tidak membosankan dengan program latihan, diperlukan refresing,’’ teranganya

disambut aplaus. Bupati dua periode itu berharap, prestasi yang telah disumbangkan untuk Konsel dan meloloskan Sultra di level PON tidak berhenti sampai di situ. Kepada semua pemain untuk tak cepat berpuas diri, begitu juga jajaran PSSI Konsel agar melakukan pembinaan kepada seluruh talenta muda daerah. “ Baik secara pribadi maupun atas nama pemerintah, Saya akan selalu mendukung terciptanya pengkaderan atlet menuju profesional,” tandasnya. (era/cok)

0 Kolombia v Peru 2

Akhiri Penantian 14 Tahun

Cordoba, KP Langkah timnas Kolombia pada Copa America 2011 harus terhenti di perempat final. Setelah penampilan menawan selama fase grup, Kolombia harus takluk dari Peru 0-2 melalui perpanjangan waktu, kemarin dini hari. Kekalahan yang menyakitkan bagi Kolombia. Sebab, seiring dengan performa gemilang di grup A, membuat mereka disebut-sebut sebagai salah satu favorit. Apalagi, kekalahan terjadi melalui perpanjangan waktu setelah skor seri tanpa gol dalam 2x45 menit. Bermain di Estadio Mario Alberto Kempes, Cordoba, Kolombia memiliki lebih banyak peluang ketimbang lawannya. Kedua tim memang bermain hatihati pada babak pertama, dan baru lebih berani mengembangkan permainan di babak kedua. Namun, secara umum Kolombia punya peluang lebih banyak. Yang paling bagus adalah ketika mendapatkan penalti pada menit ke-65. Saat itu, wasit Francisco Chac’enilai Alberto Rodriguez melanggar striker Kolombia Dayro Moreno. Tugas sebagai eksekutor pun diberikan kepada Radamel Falcao. Sayang, sepakan striker FC Porto itu melenceng dari gawang Peru yang dikawal Rarnez Valverde. Jelang laga berakhir, gi-

Baca PENANTIAN Hal 18

PRINCE MESSIAH/AP PHOTO

Peru berhasil menyingkirkan Kolombia 2-0 dan melaju ke semifinal pertama dalam 14 tahun terakhir. Kali terakhir mereka mencapai semifinal adalah pada Copa America 1997. Setelah itu, mereka selalu tertahan di perempat final.

1 Argentina v Uruguay 1 Santa Fe, KP Timnas Argentina benar-benar mengecewakan pada Copa America 2011. Setelah sempat kesulitan di fase grup, mereka akhirnya tersingkir pada perempat final lantaran kalah adu penalti dengan Uruguay 4-5, kemarin dini hari. Berstatus tuan rumah, Argentina sempat disebut-sebut sebagai favorit utama juara pada Copa America 2011 bersama Brazil. Ternyata, kiprah tim asuhan Sergio Batista tersebut lebih banyak menuai kritik ketimbang pujian karena performa yang pas-pasan. Pujian hanya sempat singgah setelah kemenangan pada laga terakhir grup A atas Kosta Rika 3-0 (11/7), tapi ternyata hanya bertahan sebentar. Javier Mascherano dkk akhirnya tidak mampu memenuhi ekspektasi

MALU BESAR

PRINCE MESSIAH/AFP PHOTO

Timnas Argentina benar-benar mengecewakan pada Copa America 2011. Setelah sempat kesulitan di fase grup, mereka akhirnya tersingkir pada perempat final

publik Argentina. Bertarung di Estadio Brigadier General Estanislao L󰥺, Santa Fe, sejatinya Argentina memiliki peluang lebih banyak. Hanya, mereka memang lebih dulu terkejut dengan gol cepat Uruguay melalui Diego Perez pada menit keenam. Namun, Argentina mampu menyamakannya pada menit ke18 melalui kerjasama apik LionelMessiyangditerukanGonzalo Higuian dengan sundulannya ke gawang Uruguay yang dikawal Fernando Muslera. Skor pun menjadi 1-1. Berikutnya, Perez yang sebelumnya menjadi pencetak gol Uruguay, kali ini harus diusir keluar lapangan. Wasit Carlos Amarilla dari Paraguay mengusirnya karena melanggar keras Fernando Gago dan membuatnya mendapat kartu kuning kedua.

Setelah itu, Argentina terus menggempur pertahanan Uruguay. Jelang laga berakhir, giliran Javier Mascherano yang diusir wasit. Namun, tidak mengubah keadaan. Skor imbang 1-1 bertahan hingga 2x45 menit usai dan juga di perpanjangan waktu. Adu penalti pun dilakukan. Pada adu penalti, Carlos Tevez menjadi satu-satunya eksekutor yang gagal dan membuat Argentina kalah 4-5. “Ini bukan kegagalan. Yang terpenting kami harus terus bekerja dan melakukan yang terbaik,” kata Batista, seperti dikutip Goal. Dengan tegas juga dia membela bintang Argentina Lionel Messi yang menjadi bulan-bulanan selama Copa America 2011. “Lionel bermain bagus, selalu ba-

Baca MALU Hal 18


CMY

CMY

20

Kendari Pos |Senin, 18 Juli 2011

PAN Solid Dukung Umar Samiun

DOK/KP

Ketua Golkar Sultra, Ridwan Bae makin rajin mensosialisasikan soal calon gubernur Sultra di acara-acara partainya. Gambar ini diambil saat acara Karakterdes Kota Kendari, beberapa waktu lalu.

Cagub dan Capres Golkar Disosialisasikan di Wakatobi Wangiwangi,KP Partai Golkar mulai tancap gas. Acara temu kader, dan pelantikan pengurus AMPI dan Kosgoro Wakatobi, akhir pekan lalu dimanfaatkan betul Ridwan Bae, Ketua Golkar Sultra untuk mensosialisasikan siapasiapa saja yang menjadi bakal calon gubernur Sultra dari Golkar dan juga siapa Capres dari partai beringin. Kesepakatan Ridwan, Ali Mazi dan La Ode Ida untuk menyatukan kekuatan menghadapi Pilgub, jadi sentral pembicaraan di acara yang digelar di Bajo Resort, Wakatobi tersebut. Di depan ratusan kader Golkar, Ridwan menguatkan kesepakatannya dengan La Ode Ida dan Ali Mazi, terkait penyatupaduan kekuatan ketiganya dalam mendukung siapa saja

diantara mereka yang memiliki hasil survey tertinggi, untuk maju sebagai Calon Gubernur Sultra mendatang. Mantan Bupati Muna itu juga menyampaikan sambutan penguatan terkait Golkar di masa-masa mendatang. Dihadapan kader Golkar, Ridwan mengatakan, Ketua Umum Aburizal Bakri sedianya akan ke Wakatobi, tetapi karena berhalangan, niatnya pun ditunda. Meski begitu, Aburizal menitip pesan dan salam kepada kader dan simpatisan Golkar Wakatobi, agar tetap merapatkan barisan dan berbuat yang terbaik bagi masyarakat dan melakukan kegiatan yang semakin mendekatkan partai kepada masyarakat. Ridwan juga menyampaikan, Aburizal sampai saat ini belum

menyatakan akan maju pada Pilpres, tetapi hasil survey sementara, dukungan warga Indonesia untuk Golkar sekarang lebih 50 persen. Kemudian, untuk maju pada Pemilukada Sultra, ia bersama La Ode Ida dan Ali Mazi akan memadukan kekuatan, setelah sebelumnya dilakukan survey, mengenai siapa diantara mereka bertiga yang memiliki tingkat elektabilitas tertinggi, maka itulah yang akan didukung sepenuhnya sebagai calon gubernur menggunakan pintu partai Golkar. Usai sambutan, Ridwan juga menyaksikan pelantikan Pimpinan Daerah Kolektif Kesatuan Organisasi Sosial Gotong Royong (Kosgoro) 1957 Kabupaten Wakatobi masa bakti 2011-2016 oleh Ketua Kosgoro Provinsi Sultra, Muddin Musa,

Kendari, KP Tampilnya dua kader terbaik PAN sebagai calon Bupati Buton, yakni Syamsu Umar Samiun dan Ali Laopa menimbulkan pertanyaan sejumlah pihak, apakah “kasih sayang” DPW PAN Sultra akan terbagi di Pilkada nanti. Tapi Sekum DPW PAN, Abdurrahman Shaleh menepis semua spekulasi itu. Ia menegaskan bahwa PAN akan total memberikan dukungan kepada Umar Samiun. “Kami akui, keduanya adalah kader terbaik PAN dan cukup memberikan kontribusi atas kebesaran partai, tapi karena keputusan sudah dibuat bahwa PAN secara kelembagaan mendukung pasangan Umar-Bakrie, maka itu harus dilaksanakan,” kata Abdurrahman Shaleh, kemarin. Katanya, saat ini, PAN terkosentrasi untuk memikirkan bagaimana caranya agar pasangan Umar-Bakri bisa memenangkan Pilkada yang akan digelar 4 Agustus nanti.

Abdurrahman Shaleh Terkait tampilnya Ali Laopa, mantan Ketua PAN Baubau yang belum sepekan diganti, anggota DPRD Sultra itu mengatakan bahwa itu adalah hak politik seseorang dan tidak mungkin dilarang, meski tidak menggunakan atribut PAN karena didukung oleh koalisi partai lain. Meski demikian, lanjut Rahman, sejauh ini partai belum memikirkan apakah

akan memberikan sanksi atau tidak. “Belum dibicarakan soal itu,” katanya. Yang jelas, sekarang ini mereka baru saja menggelar pertemuan untuk mengidentifikasi kekuatan-kekuatan PAN di Buton yang bisa mengantarkan kemenangan terhadap pasangan Umar-Bakri. Ia pun menghimbau agar semua kader dan infrastruktur PAN di Buton tidak terpecah dan merapatkan barisan untuk kebesaran partai, dengan memenangkan pasangan yang diusung partai di Pilkada Buton. “Keputusan PAN mengusung Umar- Bakri, sudah sesuai mekanisme dan tata cara di partai, kami juga melihat bahwa hanya Umar yang bisa menandingi pasangan lain di Buton sehingga partai mengambil sikap mendukung pencalonan Umar,” tukas mantan anggota DPRD Kota Kendari itu. Meski begitu, ia mengapresiasi tampilnya Ali Laopa, karena itu berarti kader-kader PAN di Buton dicintai rakyat.(abi)

Moane Sabara Terpilih Aklamasi Pimpin Demokrat Wakatobi

dan pelantikan Angkatan Muda Pembaharuan Indonesia (AMPI) Wakatobi dan AMPI Kecamatan-Kecamatan di Wakatobi, oleh Ketua DPD AMPI Sultra Amiruddin Nurdin. Setelah itu dilanjutkan kegiatan Pendidikan dan Latihan Penggerak Teritorial Desa (Karakterdes). Terkait dengan dua menteri yang direncanakan akan hadir pada kegiatan tersebut, Ketua DPD Partai Golkar Wakatobi, Hj. Safia Wualo melalui Sekretaris DPD Partai Golkar Wakatobi, Emo Masra yang didampingi Bustomi, Wakil Ketua DPD Partai Golkar Wakatobi mengatakan, ketidak hadiran para petinggi Golkar Pusat itu dikarenakan ada halangan mendadak, yakni menghadiri kegiatan Sail Wakatobi Belitong.(cr1)

Rapat konsolidasi para pengurus PKS di Buton, yang bertekad memenangkan pasangan Agus-Yaudu (AYO) di Pilkada Buton. Turut hadir, anggota DPR RI PKS asal Sultra, Yan Herizal dan Ketua DPW PKS Sultra, Muh Poli. IST/KP

Kendari, KP Setelah tertunda hampir dua bulan, Musyawarah Cabang (Muscab) Partai Demokrat Wakatobi akhirnya tuntas digelar. Moane Sabara, anggota DPRD daerah tersebut dipilih secara aklamasi sebagai Ketua Demokrat Wakatobi untuk periode selanjutnya. Ia menggantikan Subardin Bau, yang terpaksa tidak bisa maju karena tidak mendapat dukungan dari mayoritas PAC yang ada. Lima PAC yang memberi suaranya kepada Moane Sabara itu adalah PAC Kecamatan Togo

Binongko, PAC Binongko, PAC Wangiwangi Selatan, PAC Tomia, dan PAC Kecamatan Tomia Timur. Dengan dukungan sebanyak itu, mantan Sekretaris Demokrat itu melenggang mulus. “Semoga kepemimpinan yang baru bisa menghasilkan program kerja yang lebih baik dan membuat partai lebih dicintai rakyat,” kata Subardin Bau, Ketua Demokrat, demisioner. Yang menarik, Muscab kali ini tidak dilaksanakan di Wakatobi, tapi di sebuah hotel di Kendari, Sabtu (16/7) lalu. Hajatan partai bintang mercy itu terpaksa digelar di “pusat” karena banyak alasan. “Kami harus Muscab secepatnya se-

belum Rakornas Demokrat di Jakarta, sayangnya, pimpinan DPD Demokrat tidak bisa ke Wakatobi karena cuaca dan sulitnya transportasi akibat bertepatan dengan pelaksanaan Sail Wakatobi, makanya digelar di Kendari,” jelas Idris Mandati, Ketua Panitia Muscab. Sementara itu, Ketua DPC Partai Demokrat Kabupaten Wakatobi, Subardin Bau usai membacakan laporan pertanggungjawabannya menyatakan diri untuk tampil mencalonkan diri sebagai Ketia DPC Partai Demokrat Kabupaten Wakatobi. Namun, tidak mendapat dukungan dari peserta Muscab, Khususnya dari PAC.(p11)

Nazaruddin Bisa Dipecat di Rakornas Jakarta, KP Partai Demokrat nampaknya siap melakukan pembersihan terhadap kader-kader yang tidak disiplin dan bermasalah. Ketua Fraksi Partai Demokrat M Jafar Hafsah menyatakan, Rapat Kerja Nasional (Rakornas) Demokrat yang akan digelar pekan depan akan menjadi momentum pembenahan di tingkat internal. “Nanti kita tertibkan semua struktur supaya jalan, kemudian pembersihan (kader)," kata Jafar kepada wartawan usai rapat internal fraksi di gedung DPR RI, Jakarta, kemarin (15/7). Menurut Jafar, instruksi dari Ketua Dewan Pembina Susilo Bambang Yudhyono sudah sangat jelas. Harus ada konsolidasi dari internal Partai Demokrat demi menghadapi persaingan di pemilihan umum.

Dalam kasus kader yang bermasalah, kasus yang menimpat mantan bendahara umum Demokrat M Nazaruddin, bukan menjadi satu-satunya sosok yang bermasalah. Jafar menyatakan, ada sejumlah kader yang selama ini tidak disiplin atau tidak memenuhi kaidah yang digariskan partai. "Siapa yang melanggar nanti diputuskan melalui Rakornas ini," ujarnya tanpa mau menyebut siapa saja kader yang dimaksud. Rakornas Partai Demokrat yang akan berlangsung di Jakarta ini akan dihadiri sekitar 4800 kader. Seluruh pengurus DPP, Dewan Pembina, Dewan Kehormatan akan hadir dalam rakornas yang berlangsung 23-24 Juli itu. Perwakilan DPD provinsi, DPC kabupaten/kota, dan seluruh fraksi Partai Demokrat di Indonesia akan hadir.

Terpisah, Anggota Dewan Kehormatan Partai Demokrat EE Mangindaan berpendapat, pemecatan Nazaruddin tak perlu menunggu even rakornas PD yang akan dihelat akhir bulan ini. "Sebenarnya kalau itu sudah jelas kenapa harus di Rakornas," kata Mangindaan yang juga Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi di Kantor Presiden, kemarin. Menurut Mangindaan, hal yang memberatkan adalah status Nazaruddin dalam status suap Sesmenpora yang ditangani KPK. "Kan KPK sudah menetapkan sebagai tersangka," ucapnya. "Meski begitu, Mangindaan menyerahkan sepenuhnya proses tersebut kepada DPP Partai Demokrat. Saat ini, DPP tengah menyusun alasan-alasan untuk bisa dipecat dan akan diputuskan dalam waktu dekat. (jpnn)

200-an Pengurus PKS Ikrar Menangkan “AYO” dekat ini. “Jadi kegiatan ini adalah salah satu penggalangan yang nantinya akan ditunjukan kehadirannya pada kampanye nanti,” paparnya. Ketika disinggung apakah pihak PKS maupun Golkar akan menggandeng partai-partai yang tidak lolos dalam men-

gusung pasangan mereka? Muh Poli menjelaskan bahwa hingga saat ini pihaknya telah melakukan pendekatan dan pembicaraan dengan beberapa pasangan yang tidak lolos untuk mendukung pasangan AYO diantaranya H Akalim dan Abdul Hasan Mbou.(p14)

CMY

CMY

Pasarwajo, KP Partai Keadilan Sejahtera (PKS) sangat yakin jika pasangan Agus Feisal Hidayat dan Yaudu Salam Ajo (AYO) akan menjadi pemenang dalam pemilihan bupati dan wakil bupati Buton periode 2011-2016. Untuk menguatkan keyakinan itu, PKS melaksanakan ikrar pemenangan pasangan AYO yang diikuti kader, pengurus cabang dan ranting PKS se Kabupaten Buton, di salah satu hotel di Pasarwajo, Minggu (17/7), kemarin. Dalam acara yang juga dihadiri oleh anggota DPR RI Dapil Sultra, H Yan Herizal, Ketua DPW PKS, Muh Poli didampingi Ketua PKS Buton La Muhadi SPd, para peserta yang berjumlah sedikitnya 200 orang dari seluruh kecamatan di Buton bertekad untuk memenangkan dan memastikan kemenangan AYO dalam 1 putaran. “Dalam pandangan PKS, kami optimis bisa memperoleh 40 persen atau sekitar 74.000 suara dari total 185.000 wajib pilih dan itu merupakan tanggung jawab dan target PKS Buton,” kata Muh Poli, Ketua PKS Sultra di depan sejumlah wartawan di Buton. Dikatakan, gambaran umum tentang konsolidasi struktur PKS, nantinya difokuskan pada kegiatan ‘door to door’ dari pengurus dan kader partai. Disamping itu, PKS juga akan mengoptimalkan kehadiran dari para pendukung pada setiap ivent kampanye yang akan berlangsung dalam waktu


Kendari Pos Edisi 18 Juli 2011