Page 1

Senin, 18 April 2011

Harga Eceran Rp. 3.500,-

http://www.kendarinews.com

Driver McLaren-Mercedes, Lewis Hamilton saat melaju dalam laga Formula 1 Grand Prix, Shanghai April 17 2011. Lewis Hamilton jadi pemenang setelah menyalip Sebastian Vettel (Red Bull-Renault) di akhir lomba. Mark Webber, rekan Vettel, mampu finis ketiga walau harus start dari posisi 18. AFP PHOTO/Philippe Lopez

Hamilton Hebat, Webber Dahsyat Shanghai,KP Terima kasih regulasi baru 2011, Grand Prix Tiongkok jadi berlangsung sangat seru. Balapan 56 putaran di Sirkuit Shanghai itu benar-benar harus ditonton dari awal sampai akhir, diwarnai dengan adu strategi dan aksi salip-menyalip yang mendebarkan.

Baca HAMILTON di Hal. 2

Sebelumnya Ia Bahkan Sampai Tidak Bisa Berjalan

Praktisi Bicara Pemasaran

Ciptakan Kurva-kurva Kecil Agar Tidak Dilupakan

Setidaknya ada dua penyakit yang sangat mengganggu Nyonya Rusmini sejak 2009 yang lalu. Yang pertama adalah tekanan darah tinggi dan yang kedua

Baca BERJALAN di Hal. 2

INTERNASIONAL

Desak Pembebasan Tahanan Politik Palestina Gaza City,KP Unjuk rasa berlangsung di wilayah Palestina dan berbagai belahan dunia lain kemarin (17/4). Aksi tersebut bertepatan dengan peringatan Hari Tawanan Palestina (Palestinian Prisoners Day). Demo itu mendesak agar Israel membebaskan semua tahanan politik asal Palestina, khususnya anak-anak. Kelompok Ireland Palestine Solidarity Campaign (IPSC), misalnya, mengorganisasi demo di monumen The Spire, kawasan O’Connell Street,

Baca DESAK di Hal. 7

SELEBRITI

Cinta Laura Gandeng Cowok DUETNYA dengan Inul Daratista dalam Konser Harmoni SCTV di Balai Sarbini, Jakarta, ternyata bukan satu-satunya kejutan yang ditunjukkan Cinta Laura. Kedatangan dia bersama seorang pemuda tampan tak kalah “mengejutkan”. Berikut wawancara wartawan koran ini dengan Cinta.

Datang nggak sendiri, kayaknya? Itu private life aku, nggak

Baca GANDENG di Hal. 7

Muhammad Hilmi

DUA pekan terakhir, Indonesia dilanda virus popularitas Briptu Norman Camaru. Sosok Norman melesat jauh ke bintang berkat kedahsyatan social media Youtube. Nyaris semua stasiun TV member-

itakan fenomena India ini. Bahkan di lantai-lantai mall lagu Caiya-caiya terdengar bersahut-sahutan. Sosok Norman yang bulan lalu masih dikenal sebagai polisi Brimob di Gorontalo, dalam hitungan

hari langsung melejit menjadi polisi selebriti di tanah air. Tak ada yang menyangka Norman akan menjadi bintang secepat ini. Bahkan ia sendiri tak mampu berkata apa-apa ketika ditanya membludaknya fans dir-

KPK Ingin Rampas Harta Hasil Korupsi Termasuk yang Mengalir ke Keluarga dan Kerabat Jakarta,KP Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) segera mengusulkan aturan baru tentang pelaku korupsi. Yakni, mereka harus mengembalikan uang yang dikorupsi. Bukan hanya yang ada pada pelaku, tapi juga keluarga dan

kerabatnya. “KPK mengusulkan itu pada draf RUU Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi yang menetapkan aturan, selain uang pelaku, uang yang mengalir kepada keluarga ataupun kerabatnya harus dirampas. Kita usulkan agar KPK bisa memperoleh aset yang dinikmati selain oleh terdakwa,” ujar Chandra M Hamzah, Wakil Ketua KPK ketika pada Lokakarya Peningkatan Wawasan Media di Lembang, Jawa Barat. Menurut Chandra, hal ini san-

gat penting untuk memaksimalkan pengembalian aset negara yang telah dikorupsi. Pasalnya, uang hasil korupsi kerap dibagibagikan kepada orang-orang dekat. “KPK telah lebih dahulu menerapkan pengembalian hasil korupsi yang dinikmati selain terdakwa pada sejumlah kasus,” ujarnya. Chandra memberi contoh kasus korupsi pengadaan alat kesehatan berupa rontgen portable

Baca KPK di Hal. 2

Baca CIPTAKAN di Hal. 2

INDOPOS FOR KENDARI POS

Menyambut ujian nasional hari ini, sejumlah elemen memasang baliho kejujuran. Mereka diminta menandatangani baliho sebagai wujud komit dengan kejujuran saat ujian.

Unas Tidak Bisa Serentak Jakarta,KP Pelaksanan Ujian Nasional (Unas) tingkat SMA dan sederajat mulai dilaksanakan hari ini (18/4). Sayangnya, Panitia Pusat Unas 2011 mendapatkan informasi jika unas tidak bisa dilakukan serentak. Informasi terbaru, sebagian daerah di Nusa Tengga Timur belum bisa menggelar unas hari ini. “Mudah-mudahan tidak disusul kawasan lainnya,” ujar Koor-

dinator Panitia Pusat Unas 2011 Mansyur Ramli kemarin (17/4). Pria yang juga menjabat se-

Baca UNAS di Hal. 2

Jurnalis Trip ke Desa Tanjung (1)

Dihuni Sejak Tahun 1964, Penduduknya Berasal dari Buton Desa Tanjung (wilayah administrasi Muna) sempat menjadi perhatian masyarakat Sultra, karena warganya rame-rame “mengungsi” ke Desa Watulea, Kecamatan Gu, Kabupaten Buton. Pemprov Sultra bahkan turun tangan, untuk mengajak warga Tanjung di Lombe pulang, tapi gagal. Kondisi sempat memanas, antara warga Muna di perbatasan dengan masyakat Tanjung.

AWALUDIN/KP

Tongkuno. Ada jalan darat, namun pembangunannya belum selesai. Alasan itu, 129 KK warga Tanjung mengungsi ke Desa Watulea, Kecamatan Gu, Buton. Dari Kota Raha, untuk mencapai wilayah yang kini hanya dihini 10 KK itu, memakan waktu tiga jam. Dua jam setengah perjalanan darat dan 30 menit perjalanan laut. Untuk menuju ke Desa Tanjung, harus menumpang perahu dari Desa Oempu. Jalur itu, menjadi alternatif satu-satunya. Saat wartawan koran ini menyambangi desa itu, perasaan kesal wargaOempu (Desa terdekat dengan Tanjung) terhadap warga Tanjung belum hilang. Warga Oempu masih kesal dengan ulah 129 KK warga Tanjung yang mengungsi ke Buton.Yang dikesalkan soal perusakan patok tapal batas dan peram-

Danramil Tongkuno, Kapten Inf Paulus. P bersama Camat Tongkuno, Abidin Onto, menunjukan patok tapal Batas yang dirusak.

Baca DIHUNI di Hal. 7

Awaluddin Usa dan La Ode Diada “Onggi” Nebansi

Cinta Laura

inya di tanah air. Dalam kasus pemasaran selalu diingatkan sebuah kurva PLC (Product Life Cycle), bahwa sebuah produk

DESA Tanjung, terletak di Kecamatan Tongkuno, bagian utara wilayah itu. Luasnya 800 meter bujur sangkar dan sebelumnya dihuni 139 Kepala Keluarga (KK). Desa yang juga dikenal dengan Matano Oe (mata air) itu, dipisahkan lautan dengan daratan


2

Kendari Pos |Senin, 18 April 2011

Masih Ada Kelompok Menolak Unas Unas ......................... bagai Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan (Kabalitbang) Kemendiknas itu menjelaskan, kendala di NTT adalah terjadinya banjir. Dia menjelaskan, laporan terbaru menyebutkan ada beberapa sekolah yang kebanjiran. Banjir juga dikabarkan menggenangi puluhan rumah warga. Dia menjelaskan, panitia pusat sudah memutuskan jika seluruh sekolah yang tidak bisa menggelar unas hari ini, bakal dimasukkan pada Unas susulan. Jadwal Unas susulan SMA digelar 25- 28 April. Sedangkan untuk SMK, 25-27 April. “Saya tidak hafal jumlah (peserta unas di NTT, Red) pastinya. Yang jelas sudah dimasukkan pada gelombang susulan,” papar Masnyur. Apakah ada daerah lain yang tidak melaksanakan unas hari ini” Mansyur menjelaskan seluruh provinsi kecuali NTT sudah berkomitmen untuk menggelar Unas 2011 tepat waktu. “Kecuali jika ada peserta yang kecelakaan atau lainnya,” tandasnya. Dengan komitmen tersebut, dia berharap pelaksanaan unas bisa berjalan serentak. Selain itu, dia juga memastikan pelaksanaan unas di kawasan yang baru dilanda bencana tidak mengalami hambatan. Dua kawasan yang mendapat pantauan panitia pusat adalah di Mentawai dan kawasan Gunung Merapi. Masnyur menjelaskan, meskipun di dua kawasan itu banyak sekolah yang hancur, tetapi unas bisa

dijalankan tepat waktu. Di Mentawai, lanjut Mansyur, panitia lokal sudah mengklarifikasi kesiapan masingmasing sekolah. Meskipun, ada beberapa peserta yang terpaksa mengerjakan di kantor-kantor pemerintahan. Seperti di kecamatan atau balai desa. Kondisi serupa juga bakal ditemui di kawasan lereng Gunung Merapi. Kawasan yang baru saja disapu awan panas dan lahar dingin itu, kehilangan beberapa gedung sekolah. “Kondisinya sama. Kita perbolehkan ujian di kantor kecamatan dan balai desa,” terang Mansyur. Meskipun digelar dalam kondisi tidak normal, Mansyur menjelaskan pelaksanaan unas di kawasan bekas bencana tetap mendapat pengawasan ketat. Tidak ada dispensasi untuk melonggarkan pengawasan. Panitia pusat unas berkomitmen untuk menjalankan unas seobjektif mungkin. Sebelumnya, Mendiknas Mohammad Nuh mengatakan, pihaknya memutuskan kebijakan tertentu untuk peserta unas di kawasan bekas bencana. Di antaranya adalah persaratan administratif tentang pelaporan hasil ujian sekolah. Nuh menjelaskan, bisa jadi banyak rapor peserta didik yang ludes disapu bencana. Sebagai gantinya, pihak sekolah boleh mengeluarkan surat keterangan hasil ujian sekolah pengganti rapor. Syaratnya adalah, rapor yang hilang benar-benar disebabkan oleh bencana alam. Sementara untuk standar kesulitan dan penjagaan unas, Nuh menggaransi tidak meng-

istimewakan peserta unas di kawasan yang baru tertimpa bencana. Dia menyebutkan, strandar kesulitan seluruh peserta unas sama. Baik itu siswa di kawasan normal, maupun peserta di kawasan yang baru terkena bencana. Sementara itu, menjelang pelaksanaan unas, masih ada kelompok yang menolak pelaksanaan ujian yang menjadi salah satu penentu kelulusan tersebut. Bertempat di markas Indonesia Corruption Watch (ICW), beberapa organisasi guru dan LSM pendidikan kemarin (17/4) mengeluarkan pernyataan menolak unas. Mereka menyebut unas menghambat terwujudnya pendidikan yang berkualitas dan berkeadilan. Ketua Forum Musyawarah Guru Jakarta (FMGJ) Retno Listyarti menjelaskan, dengan adanya unas, semakin mencemaskan kejujuran para kepala sekolah, guru, dan murid. Buktinya, kecamasan terhadap kejujuran tiga unsur pendidikan tersebut adalah, Kemendiknas melibatkan personel polisi untuk mengamankan unas. “Selain itu juga pejabat tinggi daerah dan pimpinan dinas pendidikan diwajibkan menandatangani pakta kejujuran,” tandas Retno. Menurut Retno, saat ini, hasil unas masih dijadikan sebagai tolak ukur reputasi sekolah. Semakin besar tingkat kelulusan, reputasi sekolah naik. Sebaliknya, jika banyak siswa yang tidak lulus, reputasi sekolah anjlok. Lalu, reputasi tersebut dijadikan sebagai bahan kampanye untuk menarik siswa baru. (wan/nw)

Koruptor Juga Dikenakan Hukuman Sosial KPK .......................... untuk daerah terpencil, dengan terdakwa mantan Sekretaris Jenderal Departemen Kesehatan Sjafii Ahmad. Selain divonis 3 tahun dan 3 bulan penjara, dia juga diharuskan membayar uang pengganti sebesar Rp 9,8 miliar. Selain itu, pihak lain yang menerima uang korupsi juga diminta untuk mengembalikan uang. Di antaranya adalah Radhitya Kresna (menantu Sjafii)

Rp 455 juta, Syabita Syafrina (anak Sjafii) Rp1,5 miliar, Dicky Yusuf Rp 140 juta, dan Yuniati Siregar Rp20 juta. “Ini dilakukan sebagai terobosan hukum. Ini adalah sebuah terobosan dengan meminta uang pengganti dari pihak yang menikmati hasil korupsi. Ini sesuai target KPK sebesar 50 persen pengembalian aset negara, tahun ini. Maksudnya, setidaknya terdakwa bisa membayar 50 persen dari vonis uang pengganti yang dijatuhkan padanya,” katanya.

Juru bicara KPK Johan Budi mengatakan, pihaknya juga mengusulkan untuk memasukkan aturan penerapan sanksi sosial kepada terpidana korupsi. Misalnya, dihukum untuk membersihkan jalan dengan mengenakan pakaian tahanan. Dengan begitu, terpidana korupsi bisa lebih malu. Sebab, dia akan dilihat masyarakat umum. Selain itu, menurut Johan hukuman tersebut bisa lebih efektif dalam memberikan efek jera bagi para pelaku. Sebab, jika hanya dihukum

penjara tidak menutup kemungkinan para narapidana itu akan mendapatkan fasilitas-fasilitas khusus. “Orang pun akan mikir dua kali untuk korupsi kalau hukumannya dipermalukan di depan umum,” ucapnya. Seperti diberitakan, belum sampai ke DPR, draf RUU Tipikor ditarik oleh Sekretariat Negara (Setneg) dari Kemenkum HAM. Menkum HAM Patrialis Akbar beralasan jika masih ada beberapa masalah teknis yang harus diperbaiki. (esr/ken/nw)

Kemenangan Hamilton Disambut Lega Webber Hamilton ................... Lewis Hamilton (McLarenMercedes) jadi pemenang setelah menyalip Sebastian Vettel (Red Bull-Renault) di akhir lomba. Mark Webber, rekan Vettel, mampu finis ketiga walau harus start dari posisi 18! Lomba kemarin (17/4) memang jadi bukti paling konkret tentang pentingnya regulasi baru 2011. Mulai ban Pirelli yang “gampang habis,” sampai sayap buka-tutup (drag reduction system alias DRS) dan KERS yang memperbanyak aksi salip-menyalip. Kalau dulu, siapa memimpin di awal, kemungkinan besar dialah yang finis pertama di akhir lomba. Kemarin, dari awal sampai akhir, seolah-olah ada beberapa pembalap yang bakal menang.Vettel, yang berada di pole position, langsung “ditelan” pasangan McLaren di tikungan pertama. Jenson Button memimpin, Hamilton kedua. Apakah itu berarti McLaren bakal menang mudah” Tidak! Button membuat kesalahan saat pit stop pertama, sempat masuk ke kotak Red Bull sebe-

lum “sadar diri” dan menuju kotak McLaren. Gara-gara itu, Vettel kembali menyalipnya. Di lintasan, Nico Rosberg (Mercedes GP) sempat memimpin meyakinkan. Tapi kemudian peta kekuatan kembali berubah di tengah lomba. Vettel dan duo Ferrari (Fernando Alonso dan Felipe Massa) hanya melakukan dua kali stop. Alhasil, di tengah lomba, sepertinya mereka yang mendapat keuntungan. Hamilton, Button, Rosberg, dan beberapa yang lain memilih strategi tiga kali stop, sehingga terkesan bakal tertinggal di akhir lomba. Kenyataannya justru berbalik. Mereka yang hanya dua stop justru lamban di akhir lomba. Vettel misalnya. Dia harus memaksakan satu set ban hard sejak putaran ke-31 hingga akhir (total 25 putaran). Hamilton, yang masuk pit kali ketiga (terakhir) di putaran 38, punya ban hard yang lebih fresh di akhir lomba. Ditambah dengan setelan McLaren yang lebih baik untuk ban hard (di awal lomba semua top ten pakai ban soft), Hamilton pun terkesan mudah memburu Vettel.

Benar juga, dengan sekitar lima putaran tersisa, Hamilton menyalip Vettel. Setelah itu tinggal merawat ban sampai finis. Di belakang mereka, Webber finis ketiga dengan strategi tiga stop yang “berbalik.” Start dari urutan 18, dia mengawalinya dengan ban hard, lalu mencoba keliling sebanyak mungkin sebelum pit stop perdana. Dengan 15 putaran tersisa, dia masih di urutan 17. Tapi, di sepertiga akhir lomba itu, dia memakai ban soft di saat yang lain memakai ban hard. Alhasil, Webber pun melaju dua detik per lap lebih cepat dari yang lain. Satu per satu lawan dia salip. Dia akhirnya meraih posisi ketiga setelah menyalip Jenson Button dengan hanya satu putaran tersisa. Hamilton hebat, Webber dahsyat! Usai lomba, Hamilton mengaku benar-benar puas dengan kemenangan di Tiongkok ini. Apalagi, ini kemenangan pertamanya sejak GP Belgia, di pertengahan 2010 lalu. “Rasanya sudah lama saya tidak duduk di sini (sebagai pemenang, Red). Saya bangga dan senang dengan segala kerja

keras yang telah kami lakukan,” ucapnya. “Saya akan terus memaksakan diri dan memburu lebih banyak lagi kemenangan seperti ini,” tambahnya. Vettel sendiri mengaku tidak terlalu kecewa dengan hasil kemarin. Dia merasa mungkin terlalu memaksakan diri dengan strategi dua stop. Tapi tidak ada gunanya menyesal. Dia mengaku akan belajar dari kekalahan ini, agar tidak terulang lagi. “Selamat kepada Lewis dan McLaren,” ucapnya legawa. Di lomba itu sendiri, Vettel kembali mengalami problem dengan KERS, serta sistem radio komunikasinya tidak berfungsi sempurna. Yang menarik, kemenangan Hamilton ini jusru disambut lega oleh Webber. “Selamat kepada Lewis. Bagus juga ada orang lain yang (menang). Memang Sebastian adalah rekan sendiri, dan dia sudah meraih hasil fenomenal (menang dua lomba pertama, Red). Tapi kita semua bersaing berebut kemenangan. Sayang McLaren yang menang, tapi kami tak boleh membiarkan Sebastian melaju terlalu jauh,” tutur Webber, yang kini berada di urutan empat klasemen. (aza)

ini. Kehadiran Inul Fiesta yang kemudian menjaga brand Inul untuk tidak mudah dilupakan oleh pasar meskipun ia tidak lagi tampil bergoyang ngebor. Norman sebaiknya meniru cara Inul mempertahankan brand di pasar dengan segera membuat kurva-kurva kecil. Banyak hal yang bisa dilakukan seperti: segera masuk dapur rekaman, menjadi host program TV, mendirikan sekolah musik India, bahkan jika

dirasa perlu menjadi Calon Walikota di bursa Pilkada. Intinya bahwa popularitas seperti ini tidak berdiri di atas pondasi yang kuat sehingga sangat rentan terlupakan. Diperlukan pilar-pilar penguat berupa kurva-kurva kecil untuk bisa bertahan lebih lama. Yang mampu melakukan ini adalah orang-orang di sekitarnya, bukan dari seorang Norman karena ia sendiri sudah tidak mampu membaca fenomena

seperti ini. Silaunya popularitas sudah mengaburkan penglihatannya mengamati gajah yang berdiri di pelupuk mata. Ibarat sebuah produk, agar dapat tetap bertengger di puncak pentas diperlukan kejutankejutan kecil di pasar. Jika belum mampu membuat program undian mobil, minimal membuat varian baru karena kurva-kurva kecil seperti ini akan menjadi pilar penguat untuk tetap tertancap di benak konsumen.(*)

Meniru Cara Inul Mempertahankan Brand Ciptakan .................... idealnya mengalamai empat fase yaitu introduction (perkenalan), growing (pertumbuhan), maturity (kematangan), dan declining (penurunan). Jika sebuah produk sudah berada di level maturity, lazimnya dibentuk tim khusus yang bertugas memikirkan manuver kurva-kurva kecil agar tidak dengan cepat memasuki tahap

Berjalan ..................... kekurangan zat kapur. Akibat tekanan darah tinggi itu, tengkuk ibu sembilan anak ini sering pegal dan kepalanya sering pusing. Dan akibat kekurangan zat kapur alias kalsium itu, lutut nenek yang sudah tak mampu menghitung jumlah cucunya ini selalu sakit bila digerakkan. Bahkan, di tahun yang lalu, menurut penuturannya, ia pernah tidak bisa berjalan sama sekali untuk beberapa lama. Guna mengatasinya, ia mesti menjalani suntikan zat kapur hingga bisa berjalan kembali. Setelah lepas dari obat dokter, wanita 70 tahun ini lalu rutin mengonsumsi New Mandala 525 untuk memulihkan kesehatannya. “Sudah setahun saya meminum kedelai bubuk itu,” tutur penduduk Gang Beringin, Desa Nagrikaler, Kecamatan Purwakarta, Kabupaten Purwakarta, Provinsi Jawa Barat, ini saat ditemui di rumahnya 30 September 2010 lalu. Hasilnya? Dengan bantuan produk buatan Garut, Jawa Barat, itu kondisi nenek enam orang buyut ini semakin lama semakin baik. “Berjalan sudah lebih lancar, tengkuk tidak sering sakit lagi, dan tensi yang dulu sampai 200 sekarang sudah 140,” jawabnya. Kandungan gizi kedelai yang lengkap membuatnya tak hanya bermanfaat bagi orang tua

declining. Salah satu di antaranya melalui penambahan varian produk (jika sebelumnya hanya rasa jeruk lalu diciptakan varian lain seperti rasa strowberi, anggur, dan lainnya) Norman tidak melalui fase ideal seperti itu. Ia langsung melesat ke fase maturity karena di-endorse oleh kekuatan jejaring sosial YouTube dan kekuatan media audio visual yang meliputnya. Karena orbitnya tidak melalui fase nor-

mal, berdasarkan sejumlah kasus pemasaran yang pernah terjadi, popularitas seperti ini juga akan mudah dilupakan: easy come, easy go! Fenomena Inul yang dulu dielu-elukan dengan goyang ngebornya, kini tinggal kenangan. Fenomena Ponari tahun 2009, dukun cilik asal Jombang yang mematikan logika negeri ini karena dengan mencelupkan jari ke segelas air dan air itu langsung dapat menyem-

melainkan juga anak muda. Kedelai yang kita kenal sekarang berasal dari kedelai liar Glycine soya dari Manchuria, Cina utara. Penanamannya dimulai 664 Sebelum Masehi, di masa pemerintahan Dinasti Chou. Dari sana ia merambah ke Jepang dan Eropa. Di Indonesia ia dibudidayakan untuk pangan dan pupuk hijau sejak abad ke-17. Kedelai mengandung sumber protein, lemak, vitamin, mineral, dan serat yang baik. Proteinnya paling baik dibandingkan kacang-kacangan karena mengandung semua asam amino esensial dan setara d e n g a n protein hewani. Kedelai tak mengandung kolesterol dan lemak jenuh, tapi banyak mengandung asam Omega 6 dan Omega 3, yakni asam lemak tak jenuh esensial yang dapat menghambat dan mengurangi risiko penyakit jantung, pengerasan pembuluh darah, penggumpalan darah, dan diabetes. Lesitin yang terkandung dalam kedelai juga dapat membantu menjaga kesehatan

buhkan berbagai penyakit, kini juga tinggal sejarah. Popularitas Udin Sedunia yang juga melejit lewat YouTube sejak bulan Februari lalu, sebentar lagi akan ditelan waktu. Khusus fenomena Inul, ada sessuatu yang menarik. Saat menjelang masa declining, manajemen Inul langsung membuat jembatan kurva kecil berupa Karaoke Keluarga Inul Fiesta yang selanjutnya didirikan di sejumlah kota besar di negeri

kardiovaskuler karena memiliki sifat emulsifyer terhadap lemak sehingga dapat menetralkan dan menormalkan lemak darah dalam waktu singkat. Lalu, kandungan isoflavon yang terserap dalam protein kedelai dapat menurunkan kolesterol. Maka, tak heran jika Food and Drug Administration menyatakan bahwa konsumsi 25 g protein kedelai dalam sehari merupakan bagian dari diet rendah lemak dan kolesterol yang berperan menurunkan risiko penyakit jantung. Saat ini sangat banyak kedelai

bubuk beredar, namun, sebagai perintis keberadaan kedelai bubuk komersial di Indonesia, New Mandala 525 sangat laku di seluruh wilayah pemasaran karena manfaatnya nyata dan produknya diolah secara higienis. Ini amat ditunjang oleh mulai tumbuhnya kesadaran masyarakat masa kini untuk beralih ke bahan-bahan nabati

dalam memelihara kesehatan. Produk ini bukan obat melainkan minuman kesehatan untuk keluarga, yang tersedia di apotek dan toko-toko obat terkemuka di wilayah Anda. Untuk konsultasi dan informasi lebih lanjut, kunjungi purwati-s@centrin.net.id atau telepon (021) 70288540 dan.Distributor Sulawesi Tenggara 08124135934. (*)


3

Senin, 18 April 2011

Ciptakan Enterpreneur Muda M Yusuf Yahya Pimpin HIPMI Konut Kendari, KP Potensi alam Konawe Utara (Konut) begitu menjanjikan, namun belum dikelola maksimal. Mereka yang tergolong usia muda juga belum banyak yang tertarik menjadi enterpreneur (pengusaha, red). Makanya Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HPMI) Konut bertekad menciptakan enterpreneur-enterpreneur sejati di daerah itu. Targetnya tiap tahun dapat tercipta seratus enterpreneur. Tekad itu dikumandangkan M Yusuf Yahya, Ketua HIPMI Konut yang terpilih secara aklamasi dalam Musyawarah Cabang (Muscab) I HIPMI Konut yang diselenggarakan Sabtu (16/4) malam di sebuah hotel ternama di Kendari. Sekitar 30 pemilik suara mempercayakan pada Direktur PT Swadesi Mandiri Sultra untuk menakhodai HIPMI Konut hingga 2014 mendatang. ‘’Untuk menciptakan seratus

sulis/kp

Pengguna Toyota Yaris kini punya komunitas. Nampak mobil-mobil Toyota Yaris yang berjejer di pelataran Exelso Cafe saat pembentukan komunitas

Komunitas Toyota Yaris Hadir di Kendari Kendari,KP Pengguna Toyota Yaris di Kendari semakin banyak. Jumlahnya bahkan mencapai ratusan. Hal itu yang membuat PT Hadji Kalla sebagai dealer Mobil Toyota di Kendari, berinisiatif membentuk komunitas pengguna Yaris. Akhir pekan lalu, pembentukan komunitas Yaris diwujudkan. PT Hadji Kalla bekerjasama dengan PT Sampoerna meramaikan kegiatan dengan menunjukkan produk mereka masing-masing pada pengguna

Yaris di depan Exelso Kafe Kendari. Kepala Cabang PT Hadji Kalla Kendari, Alimuddin Yusuf mengatakan bila kegiatan tersebut untuk mendekatkan Toyota dengan konsumennya. Anggota yang tergabung dalam komunitas Yaris tersebut baru 50 orang. Saat ini sudah hampir dua ratus pengguna Yaris di daerah ini. “Kedepan tentunya kita akan sosialisasikan lagi agar anggota Komunitas Yaris di Kendari semakin banyak, sesuai dengan jumlah

kendaraan yang sudah ada,” terangnya saat ditemui di selasela kegiatan. PT Hadji Kalla kata Alimuddin akan memberikan kelebihan pada para anggota komunitasnya, diantaranya akan mendapatkan diskon servis bagi mereka yang memiliki member card komunitas Yaris saat masuk bengkel resmi PT Hadji Kalla. “Di setiap daerah juga memiliki Komunitas Yaris, untuk di Kendari masih dimulai. Kedepannya kami akan sering mengadakan per-

temuan sebagai ajang promo Yaris, sekaligus silaturahmi antar anggota komunitas,” paparnya. Dalam kegiatan itu juga dipamerkan beberapa Mobil Yaris yang berada di pelataran Exelso Cafe. Siang harinya mobil-mobil Yaris ikut bergabung dalam kegiatan konvoi bersama Adira Member Card. “Program-program promo seperti ini tentunya semakin meningkatkan angka penjualan Mobil Toyota,” pungkas Alimuddin. (lis/awl)

ist/kp

Ketua HIPMI Konut, M Yusuf Yahya (ketiga dari kiri) bersama Ketua HIPMI Sultra, Roby Ardian (keempat dari kiri) usai acara Muscab HIPMI Konut enterprenur muda, kami akan melakukan audiens dengan Pemkab setempat termasuk Bupati terpilih, Aswad Sulaiman. Makanya minggu ini juga kami akan membangun sekretariat tetap di Konut,’’ jelasnya saat ditemui usai Muscab. Selama ini kata Yusuf Yahya, anak-anak muda Konut lebih tertarik menjadi PNS ketimbang menjadi pengusaha. Pemahaman itulah yang hendak diubah, termasuk bila menjadi pengusaha harus bergerak di sektor konstruksi atau tambang. ‘’Padahal Konut punya sejuta potensi. Kenapa tidak kita ciptakan pengusaha muda dari sektor peri-

kanan, sektor pertanian atau dari sektor retail. Bisnis dari sektor tersebut sangat menjanjikan di Konut,’’ tambahnya. HIPMI kata Yusuf Yahya, terkenal dengan semboyan Pengusaha Pejuang dan pejuang pengusaha. Katanya yang tergabung didalamnya anak-anak muda yang belum berumur 41 tahun. Ia berharap langkah tersebut mendapat dukungan dari pemerintah setempat dengan membuka ruang bagi pengusaha muda. ‘’Ini menjadi tantangan HIPMI yang bertekad tiap tahun menciptakan seratus enterpreneur muda Konut,’’ tandasnya. (lis/awl)


Senin, 18 April 2011

email : bumianoa@gmail.com

Bupati Muna : Takutlah Pada yang Ditakuti Raha, KP Ada pesan menarik yang disampaikan Bupati Muna, LM Baharuddin saat melantik dua kepala desa di Kecamatan Lawa. Pesan ini diakuinya sebagai pesan orang-orang tua masa lalu yang memiliki nilai filosofi tinggi dan hingga sekarang masih berlaku. Bahkan ,sampai kapanpun tetap relevan. “Saya minta kepada para kepala desa, termasuk Kades yang baru dilantik sekarang. Takutlah pada yang ditakuti, jangan takut pada hal-hal yang tidak menakutkan. Ini pesan orang-orang tua dulu yang memiliki makna paling dalam,” tutur Baharuddin ketika memberi sambutan pada pelantikan La Ode Baru sebagai Kades Latugho, Kecamatan Lawa dan Syahrul SSos sebagai Kades Katobu, Kecamatan Wadaga. Acara pelantikan bertempat di Baruga Labubalano, Kecamatan Lawa, Sabtu (16/4). Fenomena masa kini, lanjut LM Baharuddin, orang-orang begitu berani melakukan kesalahan tapi tidak punya keberanian mengakui kesalahan. “Yang tidak ditakuti, dia tidak takut. Yang ditakuti, dia tidak takut. Berani melakukan ke-

Bantuan Kapal Pemkot Diduga Dijual DKP Utus Staf Cek di Raha Baubau, KP Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kota Baubau mengutus stafnya ke Kabupaten Muna, untuk mengecek kebenaran kapal bantuan kepada nelayan jenis redy 6 GT yang diduga dijual nelayan penerima bantuan seharga Rp 61,5 juta. “Untuk mengecek kebenarannya, kami sudah mengutus staf untuk ke raha untuk memastikan kebenaran informasi tersebut,” jelas Kabid Produksi DKP, Andy Hamza saat ditemui di ruang kerjanya akhir pekan lalu. Andy menjelaskan pihaknya telah memanggil Ajon selaku nelayan yang menerima bantuan kapal tersebut. Berdasarkan keterangan Ajon, kapal tersebut tidak dijual namun diperbaiki di Raha. Terkait dengan adanya kwitansi penjualan kapal tersebut, lanjut Andy Hamza, Ajon berdalih itu hanya jaminan kepada orang yang memperbaiki kapal jika sewaktu-waktu Ajon tak mampu membayar biaya perbaikan kapal tersebut. “Seharusnya jika kondisi kapal benarbenar rusak nelayan yang bersangkutanmestinyamelaporkan kepada DKP, begitu mekanismenya,” tambahnya. Dijelaskan, kapal tersebut sebelumnya pernah ditarik DKP kemudian diserahkan kepada Ajon, karena nelayan penerima bantuan sebelumnya tidak mampu merawat kapal milik pemerintah yang menggunakan anggaran tahun 2007. Di tempat yang berbeda, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kota Baubau, Muhamad Djudul mengaku akan melakukan proses hukum jika terbukti kapal tersebut dijual. “Yang namanya kapal bantuan jangankan dijual, dipindahtangankan saja tidak boleh jika tidak diketahui instansi terkait,” katanya singkat. (p13)

LA ODE DIADA NEBANSI/KP

Bupati Muna, LM Baharuddin melantik La Ode Baru (kiri) sebagai Kepala Desa Latugho, Kecamatan Lawa dan Syahrul SSos (kanan) sebagai Kepala Desa Katobu, Kecamatan Wadaga (pemekaran Kecamatan Lawa), Kabupaten Muna. salahan tapi tidak mau mengakui kesalahan. Pemimpin itu harus adil. Kalau merasa bahwa keputusannya benar, silakan jalan terus dan jangan terpengaruh dengan berbagai macam isu. Tetapi kalau ternyata tindakan itu salah, harus juga diakui bahwa anda telah melakukan kesalahan. Kalau saya terpengaruh dengan isu,

mungkin saya tidak bisa bekerja sampai sekarang. Macammacam isu menerpa saya. Tapi saya tidak terpengaruh,” tegas Baharuddin lagi. Bicara keadilan dalam kepemimpinan, lanjutnya, kepala desa harus harus menempatkan diri dan pikirannya

Baca TAKUT di Hal 6

Langganan Luar Kota Rp. 67.500,-

Pengadaan Fiktif di SDN 1 Lampanairi Pasarwajo, KP Pengadaan ruang kelas baru (RKB), komputer, mobiler serta pembangunan perumahan kepala sekolah di SDN 1 Lampanairi, Kecamatan Batauga, Kabupaten Buton, sebesar Rp 300 juta lebih diduga fiktif. Kepala Desa Lampanairi, La Dedi mengaku, proyek yang anggarannya melalui APBD 2009 melalui Dinas Pendidikan Buton itu, diduga dipergunakan bukan untuk pengadaan pada SDN 1 Lampanairi. Sebab hingga saat ini tidak ada tandatanda adanya perubahan pada sekolah

tersebut.”Sampai sekarang biar sebutir pasir pun tidak ada di lokasi. Padahal anggarannya sudah dicairkan,” kata La Dedi akhir pekan lalu. Dedi menambahkan, pembahasan mengenai bantuan terhadap sekolah tersebut telah disampaikan pada kegiatan Musrembang di Kecamatan Batauga pada 2009 silam, yang disaksikan masyarakat di desa itu. “Masyarakat setempat sudah berharap banyak untuk mendapatkan bantuan itu,” ujarnya. Ironisnya, beberapa anggota DPRD Kabupaten Buton yang terpilih melalui

Dapil I yang masuk dalam Kecamatan Batauga melakukan reses dan menyatakan bahwa proyek tersebut sudah selesai 100 persen. Dari pihak Desa Lampanairi sendiri telah melakukan upaya mempertanyakan hal tersebut ke DPRD, namun tidak direspon. “Jangan sampai anggota DPRD justru tidak turun ke lapangan meninjau langsung sekolah itu,” kata Dedi dengan nada sedikit curiga. Sementara itu, Ketua DPRD Kabupaten Buton, H LM Yamin BSc mengaku pihak

Baca FIKTIF di Hal 6


6 Fiktif .................... dewan tidak tahu menahu terkait persoalan tersebut. Tapi, dia berjanji akan menindak lanjuti setelah mendapat informasi ini. “Saya baru mendapat informasi dari anda (wartawan), tapi kalau terbukti itu jelas-jelas merupakan proyek fiktif dan masuk dalam kategori tindak korupsi,” jelasnya. Alasan lainnya, dia menjelaskan kalau daerah tersebut (Kecamatan Batauga) bukan merupakan daerah pemilihan (dapil, red) pada saat digelar pemilihan legislatif beberapa tahun silam. (p14)

Takut ................... bahwa kepempinannya semata-mata untuk kesejahteraan dan kemakmuran rakyatnya. “Kalau kepala desa hanya berpikir bagaimana supaya dia kaya selama menjabat kepala desa, yakinlah bahwa pola pikir seperti itu telah menyimpang dari amanah. Sebagai kepala desa, jangan berpikir untuk kaya, tetapi berpikirlah agar rakyatmu bisa sejahtera dan keluar dari kemiskinan,” tuturnya. Dijelaskan, seseorang yang memangku jabatan kepala desa maka di pundaknya terdapat amanah rakyat yang harus diemban. Kepala desa memiliki tanggungjawab berat dan harus menjadi panutan, ditokohkan, dan tempat rakyat berharap di tingkat desa. Karena itu, walaupun usia kepala desa yang rata-rata berusia muda, tapi mereka harus mampu menempatkan dirinya sebagai tokoh walaupun di desa masih terdapat banyak orang-orang tua yang ditokohkan. “Sebagai kepala wilayah haruslah menjadi tokoh dan tauladan (teladan). Karena itu, akan sangat tidak terpuji jika terdapat kepala wilayah yang berperilaku tak terpuji di tengah-tengah masyarakatnya,” terang Bupati pilihan rakyat Muna ini. Singgungan perilaku kepala wilayah yang tidak terpuji ini, Bupati Muna sempat mengaitkannya dengan berita salah seorang camat di Muna yang dikabarkan tertangkap saat berbuat mesum. Tetapi, Bupati tak ingin mengambil keputusan sepihak sebelum dilakukan pengecekan dan pengusutan dari pihak-pihak terkait. “Saya minta untuk diusut, karena jangan sampai ada pihakpihak tertentu ingin mematikan karakter oknum camat yang bersangkutan. Tetapi kalau terbukti melakukan tindakan amoral seperti itu, tindakan pemecatan dari jabatan camat bisa dilakukan,” tandas Baharuddin. (ong)

Kendari Pos |Senin, 18 April 2011

18 Jaksa Nakal Diberi Sanksi Baubau, KP Keseriusan Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Sultra Drs.AR Nashruddien SH MH dalam menindaki setiap pelanggaran hukum yang berkaitan dengan tupoksi kejaksaan tidak hanya dilakukan ditingkat birokrasi pemerintahan. Diinternal tubuh kejaksaan sendiri, sedikitnya 18 jaksa nakal yang bertugas di

wilayah hukum Kejati Sultra diberi sanksi karena melakukan pelanggaran dalam melaksanakan tugasnya sebagai pengacara negara. Dalam kunjungan kerjanya di Kota Baubau beberapa waktu lalu, Nashruddien menghimbau kepada seluruh masyarakat untuk melaporkan setiap jaksa yang dalam melaksanakan tugasnya

bertentangan dengan kolidor yang sudah ditetapkan. “Saya akan melakukan pembersihan diinstitusi kejaksaan, dan sampai dengan Maret 2011 sudah 18 jaksa yang kami proses untuk diberi sanksi,” tuturnya. Jenis pelanggaran yang dilakukan para jaksa tersebut bermacam-macam. Ada yang mencoba melakukan pemerasan,

penyalagunaan wewenang dan ada pula yang tidak profesional.Terkait sanksi yang diberikan kepada para jaksa nakal, lanjut Kajati, dilihat dari jenis pelanggarannya. Jika katagori pelanggaran berat maka jaksa tersebut diusulkan untuk dipecat. “Saat ini sudah ada jaksa yang sementara diproses di Kejaksaan Agung yang diusulkan untuk dipecat,” pungkasnya. (p13)

Oknum Guru MIN Aniaya Murid Alat Kelengkapan Baubau, KP Nasib sial dialami Said Muhammad (11), siswa Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) Baubau terpaksa harus dirawat intensif di RSUD Palagimata setelah mendapat tamparan dan pukulan oleh salah seorang oknum guru bernama Malsia, Jum’at (15/4). Akibatnya, korban mengalami pusing, muntah-muntah hingga demam. Pengakuan korban, kejadian itu berawal, ketika dia bersama seorang temannya bermain-main di dalamkelas.Namunketikabermain, Said naik di atas meja. Karena merasatidaksenangdengantingkahSaid, seorang siswa Iin (10), yang juga teman se kelasnya memukul belakang korban. Said yang merasa kesakitan tidak terima dan kemudian membalas memukul tangan Iin. Iin lalu melaporkan kejadian tersebut kepada ibunya, Malsia yang tak lain guru MIN. Tanpa basa-basi, Malsia menghampiri korban dan langsung menamparnya. Usai menampar, korban sempat mengelak namun naas pukulan keras kemudian dilayangkan kebelakang kepala korban. “Waktu kena tamparan saya sudah bilang kalau bukan saya yang naik di atas meja, tapi ibu guru langsung pukul lagi belakang

Dewan “Kadaluarsa”

Said Muhammad terbaring lemas di ruang UGD RSUD Palagimata didampingi ayahnya Jamaluddin. HARIMAN/KP

kepala saya, setelah itu saya langsung rasa oleng,” ujar Said saat ditemui di ruang unit gawat darurat (UGD) Jum’at (15/4). Jamaluddin yang merupakan ayah Said mengatakan ketika dia (Said, red) pulang langsung merasa pusing dan tiba-tiba muntah. “Saya langsung bawa ke rumah sakit,” ujarnya. Jamaluddin mengaku, atas tindakan pelaku, pihak keluarga akan melaporkan kejadian tersebut kepada pihak kepolisian. Sebab berdasarkan hasil visum, korban men-

galami luka dibagian belakang kepala. “Rencananya kami akan selesaikan secara hukum, mengingat tidak adanya itikad baik yang dilakukan guru tersebut,” katanya ketika sedang mendampingi anaknya di UGD. Kepala Sekolah MIN, Drs Mahmud Yusuf ketika ditemui diruang kerjanya, Sabtu (16/4) mengatakan akan menindak lanjuti permasalahan yang dilakukan Malsia. “Masalah ini akan kami tindak lanjuti, namun sanksinya belum bisa kami pastikan,” singkatnya. (p14)

Rumbia, KP Masa tugas sejumlah alat kelengkapan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kab. Bombana telah berakhir dipenghujung Januari 2011 lalu. Namun hingga pertengahan April ini, para wakil rakyat itu belum juga merevisi alat kelengkapannya yang “kadaluarsa” itu. “Sudah berakhir 28 Januari lalu. Seharusnya sudah dikocok ulang lagi,” kata Ambo Rappe, ketua Fraksi Patriot Amanat Nasional Bersatu (PAN Bersatu) saat ditemui di kantor Bupati, akhir pekan kemarin. Politisi dari Partai Bintang Reformasi ini menambahkan, alat kelengkapan dewan yang ada sampai sekarang merupakan komposisi lama dibentuk Januari 2010 lalu dengan masa kerja selama setahun. Meski sudah lewat tiga bulan dari tugasnya, pihaknya saat ini tengah menggodok alat kelengkapan baru. Amiadin, anggota DPRD Bombana lainnya juga mengatakan hal yang sama. Katanya, pasca berakhirnya masa kerja alat kelengkapan dewan yang ada, semestinya sudah dilakukan kocok ulang. Namun yang terjadi, sampai April ini, semua alat kelengkapan dewan seperti komisi, badan legislasi, badan kehormatan dan badan musyawarah masih komposisi lama yang dibentuk setahun lalu. “Sudah lewat tiga bulan masa kerjanya. Seharusnya Februari lalu sudah terbentuk alat kelengkapan dewan yang baru,” kata ketua Badan Kehormatan ini. Amiadin tidak memberikan alasan pasti penyebab belum dibentuknya alat kelengkapan dewan baru. Yang pasti, sejak masa kerja alat kelengkapan dewan lama berakhir rekan-rekannya difraksi sudah membahas dan melakukan lobi-lobi untuk menempatkan beberapa anggotanya di setiap badan atau komisi. Apakah fraksi juga akan di kocok? Amiadin mengaku hal itu bisa saja dilaksanakan tergantung kesepakatan anggotanya. “Tunggu saja, dalam waktu dekat, alat kelengkapan dewan yang baru sudah akan dibentuk<“ jelasnya. (nur)


7

Kendari Pos |Senin, 18 April 2011

Di Gaza, 57,3 Persen Responden Dukung Bom Bunuh Diri Desak ........................ Dublin. Aksi serupa berlangsung di beberapa negara. Di Gaza City, Palestina, puluhan orang turun ke jalan. Sebagian di antaranya melakukan aksi teatrikal di depan markas Palang Merah untuk menyindir dan mendesak pembebasan para tahanan politik Palestina. Menurut Addameer (LSM yang memperjuangkan hak para tahanan Palestina), saat ini terdapat lebih dari 5.770 warga Palestina yang ditahan Israel karena menentang penindasan dan pendudukan negeri zionis tersebut. Dari jumlah itu, 216 di antaranya anak-anak. Bahkan, 45 anak berusia di bawah 16

tahun ditahan di penjara Israel. Israel juga menahan 37 perempuan, 12 wakil parlemen Palestina, dan lebih dari 200 tahanan administratif asal Palestina. Aksi tersebut mencuat seiring dengan menurunnya dukungan warga Palestina terkait serangan roket dan bom bunuh diri terhadap warga sipil Israel. Dalam survei yang diadakan Pusat Media dan Komunikasi Jerusalem dan dipublikasikan kemarin itu, mayoritas responden (warga Palestina) justru menentang bom bunuh diri dan serangan roket tersebut. Menurut survei itu, dukungan atas operasi militer Palestina atas warga dan sasaran Israel menurun dari 53,3 persen pada Januari 2009 menjadi 37,1 persen bulan ini. Warga Pales-

tina juga kurang mendukung penembakan roket dari Gaza ke Israel. Hanya 25,4 persen yang percaya serangan itu bermanfaat dalam meraih tujuan nasional Palestina. Sebelumnya, 50,8 persen responden mendukung serangan roket dalam survei pada Januari 2009. Di Gaza, warga justru lebih percaya dibandingkan rekan mereka di Tepi Barat bahwa serangan roket justru merugikan Palestina. Sebanyak 41,5 persen responden beranggapan bahwa serangan roket malah mencederai tujuan mewujudkan negara Palestina. Di Tepi Barat, hanya 36,8 persen responden yang punya pendapat seperti itu. Survei itu juga membeber bahwa dukungan atas serangan

bom bunuh diri kepada warga sipil Israel turun menjadi 37,3 persen. Padahal, pada Januari 2009 dukungannya sebesar 55,4 persen. Tetapi, ada perbedaan warga Gaza dan Tepi Barat terkait isu itu. Di Gaza, 57,3 persen responden mendukung bom bunuh diri yang menarget warga sipil Israel. Lantas, 42,6 persen menentang. Di Tepi Barat, hanya 25,3 persen responden yang mendukung bom bunuh diri. Sebanyak 65,7 persen justru menentang. Kendati begitu, responden di Gaza dan Tepi Barat sama-sama mendukung solusi dua negara (Israel dan Palestina secara terpisah). Survei itu dilakukan atas 1.198 warga Palestina di Tepi Barat dan Gaza. (AFP/dwi)

Daratan Tanjung Sudah Dirambah Dihuni ....................... bahan daratan Muna sepanjang 1 kilo, yang akan dijadikan kawasan pemukiman oleh masyarakat Tanjung. “Ini ibaranya seperti Indonesia dan Malaysia. Muna ibarat Indonesia yang diam terus, ketika tanah kita dicaplok pengungsi Tanjung. Apalagi mereka, selalu menjelek-jelekan Pemda Muna, karena tidak ada pembangunan sehingga mengungsi,” kesal LM Natsir, Kades Oempu. Saat berbincang dengan koran ini, dua warga datang melapor. Pengungsi Tanjung kembali mengambil kayu di hutan wilayah Muna, untuk membangun pemukimannya. “Ada empat kapal pengungsi Tanjung yang datang mengambil kayu di daratan Muna. Kalau kedapatan, kapalnya ditangkap saja,” sambung LM Natsir, sembari menunjuk hutan tempat pengungsi Tanjung mengambil kayu. Bila masyarakat Tanjung tidak mengungsi, katanya, tidak ada masalah mengambil kayu di kawasan hutan Muna. La Imbu, mantan Kades Oempu menuturkan, Tanjung dulunya dikenal dengan nama Matano Oe. Nama tersebut diambil, karena di pulau itu terdapat sumber mata air tawar yang berada di bawah permukaan air laut. “Kalau air pasang, mata airnya berada di bawah. Untuk mengambilnya menggunakan selang. Masyarakat Walengkabola dulu mengambil air di pulau itu,” terangnya. Desa Matano Oe, tutur Kades pertama Oempu itu, mulai menjadi tempat pemukiman di tahun 1964. Pulau Tanjung mayoritas dihuni oleh warga Rahia, Kecamatan Oensume, Kabupat-

en Buton. “Mereka (warga kampung Rahia red) datang di Tanjung dipekerjakan oleh La Podho, yang kala itu memiliki lahan perkebunan dan memiliki banyak uang. Karena selalu bolak-balik Tanjung ke kampungnya, mereka izin tinggal di Tanjung yang disampaikan melalui La Ode Rahim kepada warga Oempu. Kita mengizinkan dan kala itu Tanjung masih masuk wilayah administrasi Desa Oempu,” kenangnya. Karena jumlah penduduknya semakin banyak, maka Tanjung diusul untuk menjadi daerah otonom sendiri (desa red). “Menjadi desa di tahun 1999,” sebutnya. Setelah menjadi desa, 10 tahun kemudian, dengan alasan ketidakadilan dalam pembangunan, warga Tanjung ingin bergabung ke Buton. “Kita jelas menentang, kalau mereka mau pindah silahkan, asal jangan membawa daratan Muna,” tegasnya. Dengan menggunakan perahu sewaan berukuran sedang, wartawan koran ini bersama Kabag Humas La Kusa, Danramil Tongkuno, Kapten Inf Paulus P dan Camat Abidin Onto lalu, menuju ke Desa Tanjung. Lokasi pertama yang disambangi, perbatasan antara Tanjung (Muna) dan Lombe (Buton). Lokasi itu, sempat menjadi titik rawan konflik, karena patok tapal batas Muna dan Buton dirusak serta pengungsi Tanjung membuka lahan pemukiman sampai masuk ke daratan Muna. Warga Muna (Oempu) kala itu, melakukan pengusiran dan sampai saat ini pun masih terus berjaga. Menuju perbatasan Muna dan Buton, panorama sungguh memukau. Sepanjang bibir pulau Tanjung dipenuhi dengan lukisan alam di dinding

karang, yang dibentuk oleh gelombang laut. Sangat panjang, mengitari pulau tersebut. Dari bibir batu-batu itu, air berjatuhan. Rasanya pun tawar. Di perbatasan, Camat Tongkuno, Abidin Onto, menunjukan patok tapal batas yang diduga dirusak oleh pengungsi Tanjung. “Saya sudah laporkan ke Polisi pengrusakan patok tapal batas, serta Kades Tanjung yang membawa lari mesin tempel bantuan Pemda, “terangnya. Selain itu, ia menunjukan daratan Tanjung yang telah dirambah dan akan dijadikan pemukiman oleh pengungsi Tanjung. “Sudah sepanjang 1 kilo, “sebutnya. Untuk mengantisipasi terjadi perambahan, kata pria berkumis itu, akan membangun posko di perbatasan. “Biar

memudahkan pemantauan,” timpalnya. Sementara itu, Danramil Tongkuno, Kapten Inf Paulus P, mengatakan, untuk menjaga keamanan di Desa Tanjung, sudah dua bulan ini dua anggota TNI, delapan Polisi dan tiga Pol PP, melakukan penjagaan. “Sudah dua bulan kami berjaga dan hampir tiap hari saya bolak balik ke Tanjung, “terangnya. Memudahkan pengawasan terhadap warga Tanjung yang masuk, setiap warga yang berkunjung ke Tanjung melalui satu pintu. “Tidak boleh melalui pintu lain. Semua pendatang masuk melalui balai desa,” ungkapnya. Itu dilakukan untuk memudahkan mengidentifikasi setiap orang yang masuk ke Tanjung. (bersambung)

Perfect Sama Inul Gandeng .................... mau cerita. Dia orangnya gimana? Good nice guy. Teman sekolah? Dia sudah selesai sarjana, lulusnya sudah beberapa tahun lalu. Mami-papi tahu? Iya, mami sama papi tahu semua. Aku nggak pernah sembunyiin. Kapan kenal? Aku sudah beberapa tahun kenalnya, sejak dulu aku kenal baik. Dia teman baik aku. Aku nggak mau cerita semua. Nanti kalau aku cerita semua, privasi aku gimana? Aku nggak mau semua orang tahu soal hidup aku.

Apa dia tipe cowok Cinta? Aku nggak punya cowok tipikal. Yang penting berkarakter dan tampil smart. Itu penting banget. Yang penting dia harus caring, harus baik dan harus pentingin sekolah, ya. Buat aku, sekolah itu nomor satu. Buat aku nggak ada aturan untuk berteman. Dengan (orang, Red) Eropa, Amerika, yang penting karakternya. Sudah berapa lama dekat? Masih baru. Pokoknya dua bulan saja belum. Cerita dikit dong tentang cowok itu? Aku nggak mau. Itu private life. Aku nggak mau seluruh Indonesia tahu bahwa aku punya pacar. Oke, gimana soal duet den-

gan Inul dalam Konser Harmoni? Aku baru pertama nyanyi di Harmoni duet bareng Inul. Itu pengalaman yang mengesankan. Baru kali pertama bareng. Live orchestra lagi. Aku suka, pilihan lagunya keren, jadi aku have fun. Kalau diminta nyanyi lagi di Harmoni, pasti aku mau. Nyanyi bareng penyanyi dangdut? Mbak Inul itu super-cool. Suaranya bagus banget. Waktu aku nyanyi lagu Mulan Jameela Cinta Mati sama dia, keren banget. Sama sekali nggak dangdut. Dia bisa nyanyi apa saja. Dangdut sempurna banget, nyanyi rock juga oke banget. Pokoknya perfect banget. (c5/ib)


8

Kendari Pos |Senin, 18 April 2011

Bona Paputungan, Melejit setelah Jadi Tembakan Gayus

Perbanyak Klip Video, lalu Bintang Iklan Yang pasti, kata Bona, penghasilan yang dia peroleh digunakan untuk biaya sehari-hari di Jakarta serta untuk label musik. Selain itu, uang hasil pekerjaannya dibagikan kepada keluarga di Gorontalo. Bukan hanya keluarga, tapi juga teman-temannya yang membutuhkan bantuan. Bona menambahkan, dirinya sebenarnya pernah ditawari mobil serta rumah di Jakarta. Namun, tawaran itu dia tolak. Sebab, ada beberapa kontrak yang dirasa tidak cocok dengan karakter hidupnya. “Kalau ingin kaya sih mau. Tapi, saya tidak mau ditekan. Jadi, tawaran itu saya tolak,” tegasnya. Apakah akan lebih berfokus menjadi penyanyi? Bona menganggukkan kepala. Saat ini dia menyatakan sedang menyele-

Bona Paputungan menghibur para penghuni Lapas dengan lagu andalannya Andai Aku jadi Gayus, usai sholat Jumat (25/2), di Lapas Gorontalo. ADIWINATA SOLIHIN/GORONTALO POST

NAMA Bona Paputungan sempat menyedot perhatian publik berkat lagu ciptaannya berjudul Andai Aku Jadi Gayus Tambunan yang populer di YouTube. Kini dia menyatakan tetap mendapat tawaran syuting dari beberapa stasiun televisi. Bahkan, dia mengaku pernah ditawari masuk dapur rekaman. Sebagaimana diketahui, Bona merupakan eks narapidana di Lapas Kelas II A Kota Gorontalo. Pria 32 tahun itu ditahan sejak 11 Maret 2010 dalam kasus penganiayaan dan bebas pada 5 Januari 2011. Bona menciptakan lagu Andai Aku Jadi Gayus Tambunan karena terinspirasi kasus Gayus, terdakwa kasus mafia pajak yang ternyata bisa bebas berpelesir ke Bali dan luar negeri meski sedang berada di tahanan. Bona lantas membandingkan dengan nasib dirinya ketika ditahan. Jika Gayus diis-

timewakan, dia kerap dipukuli ketika berada di dalam tahanan. Ketika saat ini kasus Gayus mulai reda disorot media massa, tampaknya, mereda pula kepopuleran Bona yang dalam klip video lagunya berperan sebagai Gayus dengan kacamata dan wignya. Meski demikian, Bona mengungkapkan hingga saat ini dirinya masih kerap mendapat tawaran manggung. “Saya belum lama ini mengisi acara di RCTI dan TV One. Dalam waktu dekat saya juga akan manggung di Parkir Senayan,” jelas pria bernama lengkap Hari Kurniawan Paputungan tersebut. Ditanya berapa pendapatannya untuk sekali manggung di televisi, dia enggan menjawab. “Wah, itu saya tidak bisa berikan komentar. Saya no coment deh. Kalau boleh, pertanyaannya yang lain aja,” ujarnya lantas tertawa.

saikan delapan klip video dari album pertamanya. “Saya masih ingin fokus dulu di dunia musik. Saya juga ada tawaran untuk main film dan iklan. Tapi, itu semua nanti saya lakukan setelah klip video saya selesai, sehingga pekerjaan saya tidak akan amburadul,” ungkapnya. Di bagian lain, istri Bona, Sarah Gusasi, ketika ditemui di rumahnya di Kelurahan Pulubala, Kecamatan Kota Tengah, Gorontalo, menuturkan, meski Bona kini tidak seperti yang dulu lagi atau sudah terkenal, dirinya dan suami tetap hidup seperti biasa. Tidak ada hal istimewa yang dimiliki keluarga setelah Bona menjadi

selebriti. “Kami hidup biasa saja. Tidak ada yang perlu kami banggakan kecuali rezeki yang kami terima ini. Hanya, saat ini memang berbeda dari waktu dulu. Yakni, suami yang biasanya di rumah kini tidak pulang lagi,” jelas ibu tiga anak tersebut. Meski demikian, menurut Sarah, dalam waktu dekat dirinya beserta anak-anak dan ibu Bona, Hj Asna Ngabito, menyusul ke Jakarta. “Ibu Kak Bona saat ini masih sakit dan berada di Isimu, Kabupaten Gorontalo. Jadi, tidak bisa ikut bersama-sama saya ke rumah di Kelurahan Pulubala,” terangnya. (zulkifli/jpnn/c5/kum)


Senin, 18 April 2011

Langganan Dalam Kota Rp. 65.500,-

Sekot Ditahan, Mobil Sampah Terancam Operasional Kendaraan Sampah Tak Bisa Cair

Kendari,KP Kalau pekan ini sampah di tempat anda tak terangkut oleh kendaraan operasional Dinas Kebersihan, jangan lagi heran. Ini gara-gara Sekretaris Kota (Sekot), Amarulah ditahan jaksa di Rutan Punggolaka. Lalu apa

hubungannya? Soalnya, hanya tanda tangan Amarulah sebagai Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) yang bisa mencairkan biaya BBM kendaraan pengangkut sampah itu. Kalau tidak ada BBM, mana bisa beroperasi. Jangan heran kalau Kadis Kebersihan, Agussalim rela turun lapangan, memimpin pasukan kebersihan untuk berunjuk rasa meminta Sekot dibebaskan. Ia juga kesal karena izin unjuk rasa yang diajukannya

tidak digubris kepolisian, sehingga memilih turun berdemo dana mengerahkan mobil sampah plus mobil tinja. “Aksi protes beberapa waktu lalu, menurut kami tidaklah berlebihan, apalgi laporan izin demonstrasi kami tidak digubris, bahkan kami dipimpong dengan alasan tidak ada pejabat yang akan menerima aspirasi kami. Karena itu kami terpaksa menurunkan kendaraan sampah hingga pen-

gangkut tinja,” kata Agussalim. Dengan ditahannya Sekot, jelasnya membuat pelayanan pengangkutan sampah sangat terganggu, pasalnya pencairan dana pembelian bahan bakar untuk triwulan II belum cair. “Dana pembelian bahan bakar triwulan II belum cair, karena Sekot belum menandatangani pencairan dananya. Kalau sampai minggu ini dana tersebut belum cair juga, pengangkutan sampah bisa terkenda-

la,” kata mantan Camat Mandong itu. Karena itu, ia tetap meminta kebijaksanaan khususnya Kajati Sultra dapat menagguhkan penahanan Sekot, apalagi surat penangguhan penahanan telah ditanda tangani langsung Wali Kota Kendari. “Lagi pula Sekot tetap dapat diperiksa sambil melakukan tugas-tugasnya, sebagaimana yang dikatakan salah satu pamong Kejati Sultra,” ungkapnya.(fas)

Polisi Tahan WNA Asal Tiongkok Diduga Terlibat Pengrusakan di PT Perken Kendari, KP Seorang Warga Negara Asing (WNA) asal Tiongkok bernama Song Shao Jie kini jadi pesakitan di Indonesia. Lelaki itu sejak 13 April lalu ditahan aparat Polda Sultra setelah ia ditetapkan jadi tersangka pengrusakan papan nama PT CASH di Perken Kendari, 26 Maret lalu. Kabid Humas Polda Sultra, AKBP Drs. Moch. Fahrurrozi mengatakan, setelah menetapkan Song Shao Jie, karyawan PT Chun Bao sebagai tersangka, pihaknya langsung melakukan penahanan. Alasannya, tersangka dikhawatirkan melarikan diri ke Tiongkok seperti yang dilakukan oleh tersangka lainnya dalam kasus serupa yakni Zhang Xin yang kini telah berada di Tiongkok sebelum dicekal. “Kami telah resmi menahan Song Shao Jie sejak tanggal 13 April 2011. Penahanan tersebut dilakukan berdasar pada pertimbangan yang sangat mendasar. Apalagi keberadaan tersangka di Indonesia memiliki masa waktu tertentu sehingga dikhawatirkan melarikan diri dan kembali ke Tiongkok,” terang AKBP Drs. Moch. Fahrurrozi. Selama kasus tersebut dinilai belum memiliki kekuatan hukum tetap, Song Saho Jie tidak bisa dipulangkan ke negeri asalnya. Beberapa orang telah diperiksa sebagai saksi dalam kasus tersebut dan penyidik melakukan penahanan terhadap Song Shao Jie untuk memudahkan proses penyidikan. Kuasa hukum Song Shao Jie, Mohammad

SUWARJONO/KP

12 rumah warga di Lorong Fajar Merantau, Kelurahan Dapudapura, Kecamatan Kendari Barat dilalap si jago merah pada Sabtu (16/4) pukul 01.00 dini hari. Meski tidak ada korban jiwa namun kerugian ditaksir lebih ratusan juta rupiah. Penuturan warga kejadian itu berawal dari sebuah rumah yang ditinggalkan pemiliknya diluar daerah. Polisi sampai sekarang masih menyelidiki kasus ini.

Baca poLiSi di Hal 10

Mokoau, Wakil Kecamatan Kambu Lomba Kelurahan Terbaik

Juara Bukan Prioritas, Terpenting Warga Bisa Hidup Sehat

10 kelurahan di 10 kecamatam yang ada di Kota Kendari kini berlomba menjadi yang terbaik dalam banyak kriteria, mulai dari kebersihan, keindahan termasuk tata kelola administrasinya. Salah satunya adalah Kelurahan Mokoau yang dinobatkan mewakili Kecamatan Kambu, berlomba untuk tingkat kota.

Animo Memiliki

Rumah Stand Bank BTN Wujudkan Keinginan Masyarakat

Sarfiayanti, Kendari

S

abtu (16/4) lalu, Kantor Kelurahan Mokoau yang terletak di depan kompleks perumahan Azatat tampak berbeda dari hari-hari biasa. Di pelataran kantor itu, kursi-kursi berjejer rapi, tampak pot bunga ditata di bagian kiri kanan teras kantor. Jika tidak ada spanduk bertuliskan ucapan selamat datang kepada tim penilai lomba kelurahan tingkat Kota Kendari, orang akan berpikir, jika di kantor lurah kemungkinan akan di

Tinggi,

SAFRIYANTI/KP

Tim penilai lomba kelurahan yang dipimpin Arifin Baidi disambut oleh pihak Kelurahan Mokou saat tim itu berkunjung, Sabtu (16/4) lalu gelar hajatan. Apalagi, di samping kiri kantor, berbagai penganan lengkap dengan bungkusannya diletakkan be-

raturan di atas meja yang berbalut rempel. Beberapa orang ibu dengan

Baca juara di Hal 10

Kendari,KP Perhelatan akbar Real Estate Indonesia (REI) Expo resmi ditutup semalam. Developer yang mengikuti hajatan itu panen pesanan. Bahkan tak sedikit masyarakat langsung yang melakukan deal untuk memilih rumah selagi diskon. Tercatat puluhan diantaranya sudah memperoleh izin prinsip Bank BTN Kendari yang telah menyediakan stand di pameran itu. DBM Suporting Bank BTN Kendari, Kun Haryadi yang bertugas di stand Bank BTN saat ditemui mengatakan malam itu saja belasan masyarakat sudah melakukan

SULIS/KP

Masyarakat yang berkunjung ke stand Bank BTN untuk mengetahui banyak hal soal kredit perumahan proses wawancara dan memperoleh izin prinsip dari Bank BTN. Bukan hanya perumahan bersubsidi, tapi beberapa masyarakat juga mengambil perumahan komersil melalui Bank BTN. “Pastinya mereka akan mendapatkan prioritas, ini terlihat pada blankonya terdapat stempel pameran, seperti janji kami bila deal dalam pameran akan diproses cepat,” jelasnya. Pantauan koran ini, sebelum penutupan lokasi pameran kian ramai mendapat kunjungan masyarakat.

Harapan untuk menggelar hajatan itu di tahun mendatang dan menjadi kalender tetap REI Sultra tentu dinantikan. Hal itu membuktikan tingginya animo masyarakat memiliki rumah. Versi Kun Haryadi, di stand Bank BTN pengunjung bukan hanya tertarik untuk menanyakan fasilitas kredit kepemilikan rumah (KPR), tapi mereka juga baru memahami produk lainnya, misalkan kredit bagi PNS dan sejumlah produk tabungan bagi masyarakat. (lis/awl)


Metro

10

Satu Tersangka Sudah Kabur ke Tiongkok Polisi... Tang M Halede SH membenarkan dilakukannya penahanan terhadap kliennya itu. Namun, pihaknya akan terus berusaha agar Polda Sultra dapat memberikan penangguhan penahanan terhadap kliennya itu. “Klien saya benar telah ditahan di Mapolda Sultra. Kami telah mengajukan permohonan penangguhan penahanan agar klien kami bisa ditangguhkan. Saya yakin, klien saya tidak akan melarikan diri,” jelas Mohammad Tang M Halede, SH. Seperti yang diketahui, Warga negara asing (WNA) asal Tiongkok itu diperiksa di Mapolda Sultra, kemarin (11/3) terkait kasus dugaan pengrusakan di Pelabuhan Perken Kota Kendari. WNA yang diperiksa bernama Song Shao Jie karyawan

PT Chun Bao. Ia didampingi oleh kuasa hukumnya, Mohammad Tang M Halede, SH dan seorang alih bahasa (penerjemah) untuk dimintai keterangan sebagai tersangka di Mapolda Sultra. Penetapan WNA tersebut sebagai tersangka berawal dari sebuah insiden perebutan kawasan pelabuhan Perken Kendari yang berkedudukan di Kelurahan Mata Kecamatan Kendari Kota Kendari, 26 Maret lalu antara PT CASH dengan PT Chun Bao dan PT Boyu. Ketiga perusahan tersebut semula adalah rekanan yang mengelola tambang di Kecamatan Puriala Kabupaten Konawe, namun akhirnya kerjasama yang dibangun tidak dapat dipertahankan. Perebutan kawasan pelabuhan Perken Kendari sebagai lokasi pengiriman ore nikel pun semakin sengit. Emosi pun tak terkendali. Pihak

karyawan PT Chun Bao dan PT. Boyu (masih rekanan) merusak papan nama PT CASH yang berada di kawasan pelabuhan Perken Kendari. Tak terima dengan tindakan tersebut, pihak PT CASH melaporkan kasus tersebut ke Polda Sultra dalam kasus dugaan tindak pidana pengrusakan. Selain itu, mereka juga dilapor melakukan tindak pidana penganiayaan dan masuk halaman orang lain tanpa izin. Dalam perkembangan penyidikan, polisi menetapkan dua orang tersangka pada kasus pengrusakan. Kedua tersanga itu yakni Song Shao Jie (karyawan PT Chun Bao) dan Zhang Xin. Namun, Zhang Xin lebih dulu kembali ke Tiongkok sebelum polisi melakukan pengcekalan terhadap tersangka. Kehadiran Zhang Xin di Sultra ditengarai hanya menggunakan paspor wisatawan.(aka)

Kendari Pos | Senin, 18 April 2011

Banyak Aspek Jadi Indikator Penilaian Juara... seragam rapi, berbaris di belakang meja. Bukan untuk pesta atau resepsi, ternyata kue dan makanan yang mengundang selera itu, merupakan hasil karya ibu-ibu dasa wisma Kelurahan Mokoau, yang spesial di buat untuk memeriahkan penilaian dari tim penilai lomba kelurahan tingkat Kota Kendari, yang saat itu berkunjung. Mokoau, sebagai perwakilan Kecamatan Kambu pada lomba tersebut, memang tampak siap untuk berlomba. Bukan hanya kantor lurahnya saja yang didesain berbeda, tapi lingkungan di sekitar kelurahan itu tampak bersih dan asri. Beberapa tempat yang selama ini tampak kotor dan tak terurus, kini berubah menjadi sebuah pemandangan yang menyejukkan mata. Tim penilai tiba sekitar pukul 13.00 wita. Ibu-ibu PKK yang sejak pagi menunggu, tampak sumringah menyambut kedatangan rombongan yang saat itu dipimpin oleh Kepala Badan pemberdayaan Masyarakat Kota Kendari, Arifin Baidi, mewakili ketua tim penilai Asisten I Kota Kendari, Drs Indra Muhammad M Si, yang tak sempat ikut dalam rombongan. “Melihat persiapan seluruh kecamatan yang ikut berlomba, kami sangat bingung menentukan pemenangnya, karena semuanya tampak siap. Bukan hanya dari segi penataan lingkungan, tapi juga dalam pengelolaan administrasi wilayah yang ada dalam kelurahannya,” ungkap Arifin Baidi. Kata dia, dalam lomba kelurahan, ada beberapa aspek yang men-

jadi indikator penilaian, antara lain pendidikan, kesehatan masyarakat, ekonomi, keamanan dan ketertiban, partisipasi masyarakat serta pemerintahan. Disamping itu, ada aspek lain yang juga menjadi penunjang dalam penentuan pemenang, yakni keberhasilan pelaksanaan program pemberdayaan masyarakat di kelurahan, inisiatif dan kreativitas masyarakat dan pemerintah kelurahan, kepatuhan dalam penyelenggaraan kebijakan pemerintahan serta kinerja lurah dan perangkatnya dalam mengemban tugas di wilayah masing-masing. Dalam tim penilai, ternyata tak hanya Asisten I dan Kepala BPM selaku sekretaris yang terlibat. Ada beberapa instansi yang juga turut menentukan nasib kelurahan yang ikut bertanding, diantaranya, Bapeda, Dinas Pendidikan, Dinas Kesehatan, Dinas Koperasi, Dinas Pertanian, Dinas Peternakan serta Badan KB. “Di suatu wilayah, tentu banyak hal yang mendukung hingga daerah tersebut dikatakan berkembang, ataupun maju. Bukan hanya dalam hal kebersihan lingkungan, tapai bagaimana mengelola administrasi dan melaksanakan program-program pemberdayaan masyarakat, itu utamanya. Karena kerjasama yang baik antara perangkat kelurahan dan warga sangat menentukan terbentuknya wilayah yang aman dan tentram,” lanjut Arifin. Apa yang menjadi indikator penilaian ternyata sebagian besar sudah dimiliki oleh Kelurahan Mokoau. Bahkan dalam hal pengelolaan lingkungan, masyarakat sudah cukup sadar untuk menerapkan prilaku hidup besih. Meskipun bukan hal yang mudah, setidaknya sudah tam-

pak perubahan sikap dari warga untuk menjaga habitat mereka itu. “Sebenarnya, juara bukan prioritas kami mengikuti kegiatan ini. Penerapan sikap hidup bersih dan sehat di kalangan warga merupakan harapan terbesar kami berpartisipasi dalam lomba. Apalah artinya juara jika masyarakat belum memiliki kesadaran penuh untuk menjaga lingkungannya. Tapi, tentu kami juga berharap, predikat menang bisa berada ditangan,” ungkap Abdul Samad S Sos, Lurah Mokoau sambil tersenyum. Kelurahan Mokoau yang memiliki wilayah seluas 1.150 ha itu, tediri dari 2.691 jiwa. Mayoritas dari mereka, adalah Pegawai Negeri Sipil (PNS). Sedangkan sisanya ada yang berprefesi sebagai wiraswasta, petani, tukang maupun pedagang. Usaha keras yang dilakukan pemerintah Kelurahan Mokoau, dalam upaya penerapan PHBS ternyata dirasakan betul oleh warga. Bukan hanya dalam bentuk himbauan, tapi juga pemberian motivasi bagi warga. “Memang cukup susah untuk membiasakan warga hidup bersih dan sehat. Apalagi di daerah kami ini terdiri dari masyarakat yang majemuk. Tapi sejauh ini pemerintah kelurahan cukup antusias memberikan himbauan dan rangsangan bagi warga untuk senantiasa menjaga lingkungan,” kata Yusuf Azis, salah seorang warga Mokoau. Warga di daerah itu mengakui, jika selama ini mereka tertidur bahkan sama sekali tak mempedulikan kebersihan. Tapi dengan adanya lomba kelurahan itu, selain bisa menerapkan PHBS juga saling memberikan teladan antara warga yang satu dan lainnya.(***)


Kendari Pos | Senin, 18 April 2011

Metro

Enam Oknum Mahasiswa Abaikan Panggilan Polisi Terkait Kasus Pengrusakan Pospol Kampus

Kendari, KP Enam orang mahasiswa Teknik Unhalu memilih mengabaikan panggilan pemeriksaan dari pihak kepolisian terkait aksi penyerangan dan pengrusakan Pos Polisi di sekitar Kampus Unhalu, beberapa waktu lalu. Padahal enam orang itu dianggap bertanggung jawab dalam aksi itu. Polisi pun akhirnya melayangkan surat panggilan kedua yang dilayangkan melalui pihak Rektorat Unhalu. Kasat Reskrim Polres Kendari, AKP Irwan Andy Purnawan mengatakan, jadwal pemeriksaan terhadap enam orang mahasiswa yang bertanggung jawab dalam kasus penyerangan dan pengrusakan Pospol Kampus ditetapkan Senin (13/4) lalu. Enam mahasiswa yang dipanggil untuk dimintai keterangannya, tak satu pun yang datang. “Yang dipanggil itu termasuk Ketua BEM Fakultas Teknik Unhalu dan Korlap aksi unjukrasa. Kami langsung melayangkan surat panggilan kedua dan rencananya akan dijadwalkan pemeriksaannya, Senin mendatang (hari ini,

red),” terang AKP Irwan Andy Purnawan saat ditemui di ruang kerjanya, akhir pekan kemarin. Lalu, bagaimana jika mereka masih mangkir terhadap panggilan kedua? Mantan Kanit Tipikor Polda Sultra itu menegaskan, pihaknya akan menerbitkan surat panggilan ketiga disertai surat perintah membawa (panggil paksa) jika memang tidak bisa kooperatif dalam penyelidikan dan penyidikan kasus tersebut. “Kami bisa saja mengeluarkan surat perintah membawa jika tidak datang lagi. Tapi, saya mengharapkan agar mereka bisa kooperatif lah dalam menyikapi persoalan ini,” jelasnya. Seperti yang diketahui, penyerangan dan pengrusakan Pospol kampus berawal ketika Keluarga Besar Mahasiswa (KBM) Teknik Unhalu menggelar aksi unjuk rasa di Mapolda Sultra, Senin (28/3). Kecewa tak bertemu dengan Kapolda Sultra, Brigjen Pol. Drs. Sigit Sudarmanto, demonstran memilih membubarkan diri dan kembali ke Kampus Unhalu. Dalam perjalanan, ternyata massa mengubah target menuju ke Pasar Baru Wua-Wua. Polisi lalu lintas yang sedang bertugas mengatur arus lalu lintas menjadi sasaran dan dikejar oleh massa. Pos Lantas pun dicoret-coret dengan kalimat tak santun. Setelah itu, mereka berlanjut ke simpangan Wua-Wua (depan UPBJJ-UT Kendari) melewati simpangan depan Ade Swalayan. Pos Lantas pada dua simpangan itu juga menjadi sasaran coret-coretan bagi KBM Teknik Unhalu. Usai berorasi di simpangan Wua-Wua, mereka kembali ke Kampus Unhalu. Entah apa yang menjadi pemicunya hingga tak lama kemudian, mereka keluar lagi dan menyerang Pos Polisi Kampus. Fasilitas Pospol di rusak, termasuk dua unit sepeda motor milik anggota Polri jadi sasaran. Kerusakan lain yang dialami adalah satu unit televisi, dispenser, tripleks dan kursi. Total kerugian ditaksir mencapai Rp 10 juta.(aka)

11

DWP Sultra Bantu Pembangunan Masjid Kendari, KP Darma Wanita Persatuan (DWP) Sultra, menunjukan kepedulian terhadap sesama. Pekan lalu, DWP menyerahkan bantuan berupa uang tunai Rp 5 juta, beras, telur, mie instant dan minyak goreng, pada Pondok Pesantren (Ponpes) Darul Al Mukhlisin, di Jalan Laremba Kelurahan Kadia- Kecamatan Kadia. Bersama rombongan, DWP yang diketuai Hj Dachriani Zainal Abidin, diterima pengurus panti Darul Mukhlisin dan ratusan santri Ponpes. Dachriani mengatakan, anjang sana ke Ponpes dan panti Darul Mukhlisin merupakan kegiatan pertama dirinya selaku Ketua DWP Sultra bersama pengurus baru, yang dilantik Maret lalu. Berbarengan dengan itu, kata dia, Sultra akan memperingati hari jadinya yang ke-47, tanggal 27 April mendatang. Karenanya, kedatangan pengurus DWP

ke Ponpes dan Panti Darul Al Mukhlisin, untuk berbagi kebahagiaan dan perhatian terhadap sesama. Sementara itu, Ketua Yayasan Darul Al Mukhlisin, Jamaluddin S Ag M Pdi, mengaku sangat senang dengan adanya bantuan dari DWP Sultra. Sebab, santriwati dan santriwan yang menuntut ilmu di Ponpes tersebut, rata-rata berasal dari keluarga pra sejahtera dan di bawah pra sejahtera. Sehingga, sumbangan dari para dermawanlah yang bisa menopang hidup dan proses belajar mengajar di Ponpes dan Panti Darul Al Mukhlisin. “Tiap sumbangan, kami kumpul agar bisa di manage (atur-red) dengan baik, untuk biaya sekolah anak-anak panti dan membangun pondok supaya lebih besar. Kalau ada amplop yang disumbangkan untuk santri, kami kerjasama dengan BMT Kendari, untuk ditabung,” jelasnya.(dri)

Peredaran Miras Minim Pengawasan Kendari,KP Dinas Perindagkop dan UMKM Kota Kendari sangat kesulitan mengendalikan peredaran Minuman Beralkohol atau Miras di Kota Kendari. Penjualan minuman beralkohol ditengarai banyak yang tidak berizin dan di dagangkan di tempat-tempat yang bukan sesuai aturan. Di depan Komisi II DPRD Kota Kendari saat dua lembaga ini menggelar rapat dengar pendapat beberapa waktul lalu, Disperindagkop lewat Kepala Dinasnya, Syam Alam mengakui hal itu. “Pengawasan peredaran dan penjualan Miras ini memang minim,” kata dia. Alasan Syam Alam, keterbatasan tenaga pengawas, khususnya tenaga PPNS sehingga sulit termonitor baik. Tidak hanya itu pengawasan maksimal, setahunnya hanya 10 kali saja. Penyebab lain yang ikut memperparah maraknya peredaran MB, yaitu rendahnya hukuman yang dijatuhkan

kepada pelaku pengedar dan penjual MB, serta yang tidak mengantongi izin resmi penjualan, sehingga tidak berefek jera. “Akibat keterbatasan itu, membuat peredaran MB di masyarakat tidak terkendali. Padahal pemerintah juga sudah berupaya maksimal, untuk menekan jumlah peredaran MB, seperti melakukan Sidak di beberapa tempat, memberi sanksi kepada distributor MB illegal, serta memberi batas penjualan minuman beralkhol rendah, disertai dengan adanya pajak cukai,” tuturnya. Syam Alam menyebutkan, pemerintah juga mendapat masalah lain, yaitu diperhadapkan dengan masuknya Miras tradisional, yang didatangkan langsung dari berbagai daerah. Untuk mengambil tindakan penggeledahan, pihaknya harus mengantongi izin dari pihak pengadilan, dan itu menjadi salah satu kendala melakukan Sidak.(tri)


Kendari Pos |Senin, 18 April 2011

Hiburan Rihanna, Borong Nominasi

Angel Lelga,

Rahasiakan

Billboard Music Award

Identitas

RIHANNA kembali unjuk kemampuan. Dia berhasil memborong nominasi di ajang Billboard Music Awards yang akan berlangsung di Las Vegas, AS, pada 22 Mei mendatang. Pelantun Umbrella itu terdaftar dalam 18 kategori nominasi dari 46 kategori. Dia akan bersaing dengan Lady GaGa dan Katy Perry di kategori unggulan seperti Top Female Artist. Tapi, Rihanna berhasil mengalahkan pesaing utamanya, rapper Eminem yang hanya berhasil mendapatkan 16 kategori nominasi. Sedangkan penyanyi nyentrik, Lady GaGa masuk sebagai finalis dalam 12 kategori nominasi. Bruno Mars dan Justin Bieber juga menempati deretan teratas finalis Billboard Music Awards. Keduanya berhasil meraih 11 kategori nominasi penghargaan. “Rihanna layak mendapat prestasi besar karena karyanya. Dia memang penyanyi hebat,” kata rekannya. Pemenang di 46 kategori penghargaan akan ditentukan berdasarkan penjualan album dan single secara non digital dan digital. Tak hanya itu, dalam interaksi di jejaring sosial ataupun penampilan saat tur pun menjadi perhitungan. (jpnn/lia)

Pacar

ANGEL Lelga sudah mau terbuka dengan wartawan soal pacar. Bekas istri siri Rhoma Irama ini mengaku sedang dekat dengan seorang pria. Sudah 1,5 tahun Angel berhubungan dengan pria yang masih dirahasiakan identitasnya itu. “Aku bukan tipe orang yang gampang membicarakan persoalan pribadi. Untuk rencana married aku nggak bilang. Nanti saja kalau sudah aku rencanakan,” kata pedangdut ini saat ditemui di Plaza Indonesia. Pemilik tubuh langsing ini mengaku belum ada target untuk menikah dalam waktu dekat meski sudah lama menjomblo. “Nanti aja (menikah), masih banyak kerjaan yang harus aku lakukan. Masih ada dua film lagi, juga single yang mau keluar. Jadi aku belum berpikir untuk menikah saat ini,” ujar Angel. Bintang film berusia 26 tahun itu kini sedang fokus untuk rekaman single terbarunya yang berjudul Aku Tidak Suka Musik Dangdut. Selain itu, Angel juga disibukkan dengan sinetron stripping yang akan segera tayang. “Pacar mengerti dengan pekerjaan aku ini. Sebenarnya tadi mau fokus dulu ke single, tapi ada tawaran film masak ditolak,” ucapnya. Ditanya apakah perlu izin ke pacar jika mendapatkan peran yang buka-bukaan, Angel tertawa. “Dia mengerti soal aku dan percaya aku harus profesional,” katanya sambil tersipu. (jpnn/lia)

Angel Lelga

13 Nadine Kampanye

Anti-Narkoba PUTERI Indonesia 2010 Nadine Alexandra Dewi Ames turut aktif mendukung kampanye Anti Narkoba yang diselenggarakan oleh Badan Narkotika Nasional (BNN). Lajang berusia 19 tahun ini menyebarkan semangat antinarkoba di sekolah-sekolah. ”Aku memotivasi mereka (para pelajar, Red) dengan berinteraksi langsung. Ini terkesan tidak menggurui,” katanya usai seminar antinarkoba di SD & SMP Al Ihzar, baru-baru ini. Wanita blesteran Solo-Inggris ini mengaku sangat senang menjadi duta Anti-Narkoba yang bertugas untuk membantu kegiatan penyuluhan Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) dan bahaya HIV/AIDS, di seluruh provinsi di Indonesia. “Aku tentu senang banget bisa memberi pengaruh positif,” tambahnya. (jpnn/lia)

Dewi Ames


Edukasi Titik Bongkar Soal 2.472 Siswa Siap UN Unas Dijaga Ketat 14

MENJELANG kedatangan lembar soal dan jawaban Ujian Nasional (Unas), persiapan tampak di SMKN 1, Bintara, Bekasi Barat. Di sekolah ini salah satu lokasi tempat titik bongkar soal Unas untuk tingkat SMK. Wakil Kepala Sekolah SMKN 1 Bekasi Mochamad Bo”an mengatakan juga telah mempersiapkan dua ruangan untuk menyimpan soal Unas tersebut. “Kita gunakan ruangan lobby dan ruang lab komputer,” katanya kepada Radar Bekasi (Kendari Pos Grup). ”Dua ruangan itu tadi yang cukup memenuhi kriteria tempat penyimpanan soal dari segi keamanan dan ukuran ruangan. Soal untuk semua rayon akan disimpan di lobby utama sekolah yang mempunyai pengaman terali besi pada jendela dan pintunya sedangkan untuk soal sub rayon 1 akan kita simpan,” ucapnya.

Kendari Pos |Senin, 18 April 2011

Bo”an memaparkan soal-soal untuk SMK tiba sekitar pukul 09.00. “Setelah dari SMAN 2 semua soal SMK akan diantar ke sini,” katanya. Pengamanan pun dilakukan maksimal dengan melibatkan kalangan independen. Bo”an menambahkan, sesuai jadwal yang ditetapkan, nantinya naskah soal diserahkan ke subrayon dengan melibatkan tim independen. ”Sesuai arahan Disdik, kita bekerja sama dengan polisi. Tim independen sendiri terdiri dari perguruan tinggi hingga. Kunci ruangan soal juga nantinya akan dipegang oleh pengawas dan polisi jadi tidak sembarangan orang bisa masuk,” ungkapnya. Untuk tenaga keamanan, Bo”an merinci pihaknya bekerjasama dengan kepolisian dan dibantu tim satpam. ”Polisi rencananya ada empat, diban-

tu keamanan sekolah berjumlah empat orang sampai tanggal 20 April,” paparnya. Saat Radar Bekasi menyambangi sekolah yang terletak di Jalan Bintara 8, Bekasi Barat tersebut terlihat beberapa staf sekolah tengah merapihkan ruangan yang akan dijadikan tempat penyimapanan soal. Hal yang sama juga tampak di titik bongkar utama yaitu SMAN 2 Bekasi, kemarin. Ruangan yang sebelumnya masih terisi barang-barang telah dirapihkan dan kosong guna menyambut kedatangan soal dan lembar jawaban tersebut. Panitia UN di SMAN 2 Bekasi juga telah melakukan persiapan dengan menempelkan kartu ujian dan kode paket soal untuk mempermudah pembagian soal yang terbagi atas lima paket A, B, C, D, E. (jpnn/lia)

Andoolo, KP Tercatat 2.472 peserta Ujian Nasional (UN) tingkat SMA/MA dan SMK di Kabupaten konawe Selatan (Konsel) yang mengikuti ujian yang digelar serentak di Indonesia, tanggal 18 s.d 21 Mei. Jumlah tersebut terdiri dari siswa SMA 1821, MA 342 dan SMK sebanyak 309 siswa. Adapun pelaksanaan UN telah disiapkan di 15 sekolah untuk SMA, 14 sekolah untuk MA dan 7 sekolah untuk SMK, termasuk jumlah pengawas juga telah disiapkan berdasarkan surat keputusan Rektor Universitas Haluole, selaku panitia penyelenggara UN tahun 2011. Demikian halnya pendistribusian soal UN dari Dinas Pendidikan Provinsi Sultra telah disalurkan hingga di Mapolsekpolsek se Konsel dengan pengawalan ketat. “Soal Ujin yang akan digunakan oleh peserta, sejak hari rabu lalu sudah terdistribusi secara keseluruhan untuk seluruh sekolah. Untuk soal masih diamankan diseluruh Mapolsek dan akan dibawah di

B Haryanto sekolah pada hari H pelaksanaan Ujian Nasional,”ujar Kadis Pendidikan Pemuda Olahraga Konsel B Haryanto, didampingi Kabid SMA Hasyim, kemarin. Menurut B Haryanto, jumlah peserta yang akan mengikuti ujian dan telah mengantongi kartu ujian tersebut sebanyak 1821 untuk SMA, 342 Madrasyah

Aliyah dan 309 peserta SMK. “Untuk pelaksanaan Ujian Nasional, insyah allah tidak ada hambatan, begitu juga persiapan lainnya, termasuk pengawas dengan sistim silang sudah siap,” katanya. Mantan Kepala Dinas Pemuda Olahraga, Kebudayaan dan Pariwisata Konsel itu berharap, hasil UN nantinya akan mampu mendapat hasil baik. Itu dilihat dari hasil Try out dan tambahan belajar lainnya yang cukup baik. Berdasarkan persentase tingkat Provinsi, hasil Ujian se Sultra untuk tingkatan SMA berada di posisi ke tiga besar se-Sultra. “Harapannya, hasil ujian nasional naik satu great atau masuk dua besar se Sultra,” ujar Haryanto. Ditambahkan, untuk mata pelajaran yang akan diujikan untuk kelas IPS terdiri Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, Matematika, Ekonomi, Sosiologi dan Geografi. Untuk kelas IPA, mata pelajaran yang diujikan terdiri dari Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, Mate-matika, Fisika, Kimia dan Biologi. Untuk kelas bahasa terdiri Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, matematika, sastra, sejarah antropologi dan bahasa asing. Kelas SMK terdiri Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, matematika dan teori kejuruan. Sementara Kelas MA, mata pelajaran yang diujikan Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, Matematika, ilmu tafsir, ilmu hadist dan ilmu fiqih. “Ujian akan berlangsung selama tiga hari sejak tanggal 18-21 April. Ujian susulan akan dilaksanakan tanggal 25-28 April,” pungkasnya. (era/lia)


Kendari Pos |Senin, 18 April 2011

Edukasi

Prodi PAI Al Mawaddah Terakreditasi untuk mendapatkan akrediKendari, KP tasi B ini, bukan perkara Pasca melalui serangkamudah. ian proses akreditasi, “Alhamdulillah pencaakhirnya Program Studi paian ini berkat usaha keras (Prodi) Pendidikan Agama dan bantuan berbagai pihak. Islam (PAI) Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Al Selain itu tentu saja hal ini Mawaddah Warrahmah terwujud, berkat kekompaKolaka dinyatakan memperkan dan keinginan untuk oleh akreditasi B. Itu dikamengelola kegiatan perkulitakan Ketua STAI Al ahan, dan pendukung lainMAwaddah Warrahmah nya guna proses perkuliahan yang lebih berkualitas,” Kolaka, Drs KH M Zakariah. tambahnya. “Akreditasi Prodi PAI seKetua Prodi STAI, Kamasuai dengan keputusan Keruddin didampingi Koordipala Badan Akreditasi Pernator Akreditasi, Ahmad guruan Tinggi Nomor 051/ Tanaka menambahkan upBAN-PT/Ak-XIII/S1/III/ aya kerja keras dalam 2001, tertanggal 11 Maret Zakariah 2011. Tentu saja perolehan penyelenggaraan perguruini menjadi kesyukuran tersendiri bagi an tinggi yang baik telah ditunjukkan unsur kami,” ujarnya. pimpinan, dosen, staf, dan mahasiswa. Hasil ini, lanjut Zakariah, sangat disam“Khusus untuk unsur Prodi PAI yang telah but gembira oleh civitas akademika STAI Al mempersiapkan diri, mulai dari penyusuMawaddah Warrahmah Kolaka. Mengingat nan borang akreditasi hingga visitasi, bah-

kan sebelum proses akreditasi itu dilakukan, sangat membantu pencapaian akreditasi,” tambah Kamaruddin. Karena itu, hasil ini patut disyukuri, pasalnya untuk memperoleh akreditasi B tidak semudah membalik telapak tangan. Selain itu diharapkan agar hasil akreditasi ini dapat disosialisasikan, baik di internal maupun ekstrenal kampus. “Di kalangan internal tentu saja dapat disosialisasikan kepada mahasiswa Prodi PAI serta staf pengajar. Sedangkan eksternal kepada seluruh stakeholder, baik kepada calon mahasiswa baru, masyarakat luas, maupun pihak-pihak yang telah berkontribusi bagi kemajuan STAI Al Mawaddah Kolaka,” pungkas Kamaruddin. Untuk diketahui dari kegiatan sosialisasi yang telah dilakukan ke beberapa SMU, MA dan SMK, ternyata mendapat banyak respon dari calon mahasiswa. Ini menunjukan jika Prodi PAI memiliki prospek yang cerah ke depannya. Salah satunya, semua bank telah membuka divisi syari’ah dan tentu saja alumninya dapat terekrut. (fas/lia)

15

IGTKI Sultra Sabet Juara Kendari, KP Ikatan Guru Taman Kanak-kanak Indonesia (IGTKI) wilayah Sultra berhasil meraih juara umum II dalam ajang komba kreativitas antar IGTKI se-kawasan Indonesia Timur. Ajang silaturahmi tersebut diselenggarakan di Manado, tanggal 5 s.d 7 April. Ketua IGTKI Sultra, Tin Lailanurung, mengatakan juara II umum tersebut berasal dari beberapa guru yang terdiri dari IGTKI kabupaten, seperti Kota Kendari, Kolaka, dan Kabupaten Konawe. Kota Kendari yang diwakili oleh Hamurti, berhasil meraih juara I finger painting, dan juara II bercerita tanpa alat. Dari Kolaka yang diwakili olah Rita Damayanti meraih juara III bidang pembuatan alat peraga. Sedangkan kabupaten Konawe diwakili 13 orang guru berhasil memboyong piala juara I baca puisi dan juara I permainan anak. Ia juga mengatakan, lomba yang diikuti guru Taman Kanak-kanak tersebut, bermaksud mempertemukan guru TK se-kawasan Indonesia Timur. Selain itu sebagai

ajang motivasi para guru agar mampu mengembangkan kreativitas sehinggga mampu diaplikasikan di sekolah masingmasing. “Saya kira tujuannya sebagai ajang pertemuan dan kreativtas guru. Namun selain itu juga sebagai persiapan untuk persiapan porseni tingkat nasional yang akan diselenggarakan 2013 di Jakarta,” katanya. Ketua IGTKI Sultra ini, menambahkan dengan diikutsertakan para guru dari berbagai daerah, untuk mempersiapkan kreatvitas dan kompetisi para guru untuk mengikuti porseni nasional. “Kami akan merangkul guru dari berbagai daerah untuk memacu semangat dan motivasi mereka,” kata kepala TK Kuncup Pertiwi itu. Kepala TK yang berprofesi sejak 1983 itu mengharapkan dengan adanya para guru yang berhasil menuangkan kreatifitasnya dalam ajang perlombaan itu menjadi motivasi bagi guru lainnya. Selain itu, kreatif bukan hanya di perlombaan saja, tapi mampu mengaplikasikannya di tamaan kanakkanak, sehingga peserta didik dapat belajar melalui bermain. (p1/lia)


KOMUNIKASI BISNIS

16

Kendari Pos | Senin 18 April 2011

Info Komunikasi Bisnis Hubungi 081341772227

Mikrodermabrasi Berlian Hanya Rp 100.000,Sudah Termasuk Serum Vitamin C, Pemutih dan Masker MIKRODERMABRASI adalah alat yang sangat efektif dan cepat serta tanpa efek samping untuk mengatasi kulit kusam dan kasar, luka bekas jerawat, flek, kerutan, pori-pori besar, anti penuaan (awet muda), mengangkat sel-sel kulit mati, mengurangi kadar minyak, dan mencegah pembentukan jerawat. Selain itu, dapat memperbaiki aliran darah ferifer, merangsang pem-

bentukan kolagen dan elastin, serta memperbaiki countour kulit sehingga kulit nampak lebih bersih dan bercahaya. Cara kerja dari mikrodermabrasi ini adalah, mengikis lapisan terluar dari kulit (stratum corneum) sehingga kulit nampak lebih bersih dan halus, serta merangsang lapisan yang lebih dalam (stratum gernativum) sehingga dapat meningkatkan terjadinya regenerasi sel kulit lebih cepat. Sedangkan lapisan kulit yang lebih dalam terangsang untuk melakukan kegiatan fibroblastic, hal ini menyebabkan meningkatnya petumbuhan kalogen, menghambat penuaan,

merangsang peredaran darah dan menumbuhkan kembali lapisan epidermis dan dermis. Masa therapy Mikrodermabrasi berlian dapat dilakukan seminggu sekali, sedangkan untuk perawatan cukup sekali sebulan. Segera mengunjungi Al-Ishlah Oriental Medical Clinic, diklinik ini juga tersedia Serum Vit-C, Serum Vit-C + Pemutih, Serum anti aging yang telah terdaftar di BPOM. Praktek buka setiap hari

(kecuali Senin) pukul 09.0019.00 WITA. Cabang KENDARI, Jl. A.H. Nasutioan, Tlp: 04013196576. Cabang KOLAKA, Jl. Pramuka No.68E, Tlp: 0405– 2324068. (adv)

Sehat, Segar dan Nikmat ala Pijat Refleksi Keluarga Melayani Pijat Panggilan Rumah

PIJAT refleksi adalah salah satu pengobatan alternatif yang ampuh, aman, praktis, murah dan tanpa efek samping. Selain mencegah dan menyembuhkan, pengobatan ini juga dapat

mendeteksi apakah salah satu organ kita terganggu atau masih sehat. Pengobatan ini menggunakan tekanan pada titik syaraf di telapak kaki, tangan, badan, wajah dan kepala dengan tehnik kekuatan jari-jari (tanpa alat), sehingga dapat memperlancar simpul saraf yang tersumbat dan menormalkan peredaran darah dan fungsi organ tubuh. Pusat Pijat Refleksi Keluarga adalah yang pertama dan terbesar serta ternikmat pijatannya di kota Kendari yang berlokasi

di A Yani Square (belakang Hotel Horison) Blok C11, dengan bandrol pijatan Rp 25.000 untuk 30 menit, dan Rp 45.000 / jam. Cp: 082193155193– 085241841352. Selain itu, Pijat Refleksi juga memiliki cabang di Jl. Ir Alala (By Pass) No.147 samping Ayam Goreng Silvana. Ditempat ini biaya jasa lebih ringan, Rp 20.000 untuk 30 menit, dan Rp 35.000 / jam. CP: 082193155193. Dan juga terdapat cabang Kolaka, di Jl. Pemuda KM 4 (samping Kampus USN) Rp 20.000 setengah jam, dan Rp 35.000 per jam, CP: 085239888761, Cabang Parepare Jl. Bau Massepe No.191,

Cabang Bulukumba Jl. Lanto Dg Pasewang No.44. CP: 0811400706/081245555055. Pijat Refleksi Keluarga memiliki tenaga-tenaga terlatih bersertifikat Internasional dan nasional yang mengunakan tehnik Refleksi dengan Double Massage. Ditempat ini juga melayani pijat panggilan rumah, menyiapkan tenaga pijat khusus perempuan dan Ibu-ibu muslimah (ahwat). Layanan harga terjangkau sehingga menampung semua strata sosial. Telah banyak masyarakat umum dan pejabat yang merasakan kenikmatan Refleksi ala Pijat Refleksi Keluarga. (adv)

TVS Motor Kualitas Dunia Garansi Mesin 5 Tahun, Gratis HP dan Flashdisk SEPEDA motor asal India ini berdiri lebih dari 100 tahun lalu, dan saat ini telah tersebar di 40 Negara dengan 25 juta pengguna diseluruh dunia. Selain itu, Motor TVS peringkat 10 besar pabrikan motor didunia serta satu-satunya motor yang memiliki MP3 player dan cas HP. TVS kini dipasarkan di Indonesia termasuk Kendari. TVS Motor memiliki 3 produk unggulan, yakni TVS Neo 110cc, TVS RockZ 125cc, dan TVS Apache RTR 160cc.

Selama April dan Mei 2011, TVS menjalankan program diskon angsuran Rp.100.000/bulan serta berhadiah HP dan flashdisk saat awal pembelian. Un-

tuk pembuktian kualitas mesin dan menghilangkan keraguan akan ketangguhan teknologi yang disusungnya, TVS memberi garansi selama 5

tahun untuk semua produk. Diakui oleh dunia otomotiv, penjualan TVS terus meningkat, ini dibuktikan dengan telah hadirnya komunitas TVS (TMC Kendari). Selain itu, setiap tahun TVS meraih penghargan best fetaure dan teknologi. Untuk soal sparepart atau suku cadang, semua tersedia lengkap di dealer 3S (SalesServis-Spareparts) TVS Kendari di Jl. Saranani 125-127 (samping barata) Tlp: 085240455299, 085241840274, TVS BAUBAU Jl. S. Hasanuddin (Depan Telkom) 081338364256. TVS RAHA Jl. Sukawati (Samping BRI) 085342029549. (adv)

Diskon Belanjaan Jelang HUT Sultra Di Toko Tenun Mahkota Mall Mandonga MENJELANG perayaan HUT Sultra di bulan April, pusat tenunan khas Sultra Toko Mahkota, memberikan diskon kepada seluruh pengunjung yang berbelanja ditempat ini selama periode berjalan. Mahkota, selain menyiapkan tenunan khas daerah, juga tersedia berbagai macam kain sutra polos dan sutra yang bermotif kualitas super dan standar, dengan harga bervariasi mulai dari Rp 75 ribu hingga Rp 400 ribu. Mahkota juga menawarkan berbagai macam warna kain sifon, juga terpajang pakaian jadi seperti jas pria dan wanita, serta

busana wanita bermotif tenun dengan beragam corak yang telah didesain modern. Yang paling tren saat ini, Mahkota menyediakan ‘bordir tempel’ sebagai pemanis busana. Mahkota juga memproduksi motif Tolaki yang berbahan katun dan viskos. Juga tersedia paket seragam kantor/dinas dan seragam sekolah dengan harga yang lebih ekonomis plus diskon dengan kualitas yang bagus. Koleksi Mahkota juga tersedia di beberapa Hotel ternama di Kendari yang bertujuan untuk memudahkan tamu yang senang dengan kole-

ksi tenuanan khas Sultra. Selain itu, desain tenun Mahkota rutin digunakan pejabat hingga artis tingkat nasional. Toko

Mahkota berlokasi di Mall Mandonga Kendari Block C no 32/33 Lantai 1, CP: 081341701901. (adv)

Dicari Kemitraan Minuman Jahe Blend, MR. GINGER MR GINGER merupakan pioner usaha kemitraan yang mengemas minuman berbahan dasar jahe merah siap saji dengan cara modern dengan 15 variasi rasa yang terdiri 9 Varian Cool Ginger (Dingin) dan 6 Varian Hot Ginger (Panas). MR GINGER lahir dari keinginan melestarikan minuman khas indonesia yang memiliki banyak manfaat dengan bahan dasar Jahe oleh CV Dapur Inspirasi Indonesia yang sudah lebih 3 tahun berkecimpung di dunia kuliner. Inovasi penyajian berbahan jahe dalam kemasan yang modern dan divariasikan dengan berbagai rasa dan disajikan dengan pilihan dingin atau panas sehingga bisa dinikmati semua kalangan. MR GINGER merupakan bisnis kemitraan dengan sistem franchise, investasi ringan, nol resiko, hasil yang optimal, dan sangat mudah operasionalnya. SISTEM KERJASAMA. Paket Kemitraan MR GINGER Rp.10 Jutaan (diluar ongkos

kirim). Biaya ini sebagai kompensasi sistim Bisnis (S.O.P) yang terstandarkan. Dalam paket kemitraan ini, fasilitas yang didapatkan oleh mitra adalah, Gerobak/Rombong, Mixer, Blender, Dispenser, Ember air, Sendok, Termos Es dan bahan Baku sebanyak 200 Cup/gelas. Dengan dibukanya cabang di kendari maka memungkinkan yang berminat dengan bisnis kuliner ini untuk dijadikan sebagai usaha. MR GINGER saat ini telah tersebar sebanyak 55 Outlet di Jawa dan Sumatera. Pada saat ini MR GINGER membuka Cabang di Sulawesi dan Master Franchisenya di Pegang Oleh CV SINERGY ARTHA RAYA yang saat ini sudah launching sebanyak 17 Outlet diantaranya 7 Outlet di Menado, 5 Outlet di Makassar, 5 outlet di Kendari. pada hari Selasa 5 April 2011 lauching Outlet ke 15 Kantor TELKOM Kendari dan berikutnya dalam waktu dekat akan Launching Outlet ke 16 di Jl.

La Ode Hadi Baypas Kendari. Bagi masyarakat kota kendari dan Sulawesi Tenggara pada umumnya yang yang bergerak di bidang Kuliner untuk bermitra bidang usaha ini hubungi ARIF, HP: 081341834561 (SMS), 085299810011, Kendari. (adv)

Pengobatan Khusus Pria Lemah Syahwat dan Tambah Ukuran Bisa Diatasi, Dibayar Sesudah Berhasil TERJADINYA penurunan kemampuan vitalitas seksual kelaki-lakian bisa terjadi pada semua orang dengan berbagai macam latar belakang profesi atau kebiasaan, seperti faktor usia, pola makan yang kurang terkontrol, gaya hidup yang tidak sehat, mengidap penyakit tertentu semisal kencing manis, darah tinggi, ginjal, jantung, stres dan lainnya. Semua itu hanya bisa diatasi dengan kesadaran dan keinginan individu untuk segera berobat, dan yang paling utama berobat ditempat yang paling tepat. Menurut survei, pada umumnya pria yang bermasalah dengan Seksualitas memiliki sifat temperamental, egois, dan

menutup diri alias malas untuk berobat atau berkonsultasi dengan pihak yang berkompeten, sehingga akhirnya akan berdampak fatal pada keharmonisan rumah tangga dan etos kerja yang menurun, serta dibarenaban hanya bisa merenungi nasib. Jika anda memiliki masalah dengan seksualitas, tak perlu panik dan pesimis karena telah hadir AHLI PENGOBATAN KHUSUS PRIA yang siap men-

gatasi keluhan anda seperti: MampumenambahukuranMr.P keras dan tahan lama, mengobati lemah syahwat, Impotensi, ejakulasi dini, dan belum punya keturunan. Semua ditangani dengan sistem terapi tanpa efek samping dengan biaya yang terjangkau semua kalangan. Ditempat ini dalam hal pengobatan pasien, akan diberi jaminan berhasil 100% dan lebih baik dan akurat dari pusat-pusat pengobatan yang pernah anda datangi. Segera hubungi PENGOBATAN LICHENG, di Jl. Sawerigading (Lorong Dolog) Depan Kantor Pos Mandonga, Kendari (HP: 08114O8222). Praktek setiap hari, hari Minggu dan hari besar tetap buka. (adv)

DP Rp.900.000 + Gratis HP Mito Khusus Shogun Axelo 125cc AXELO merupakan produk suzuki terbaru. Motor ini adalah penerus generasi Suzuki Shogun dengan tampilan baru yang tampak pada desain body lebih sporty. Limiter masih ada tapi pada RPM lebih tinggi sehingga lebih memberikan kenyamanan bagi pengendara. Axelo mengadopsi Automatic Headlight On (AHO). Selain itu, bentuk batok dan lampu depan lebih sporty dengan desain dipisah oleh lampu kabut. Desain fairing (tameng) dan bodi samping membentuk garis tajam. Begitu juga knalpot dan lampu belakang tampil lebih segar. Shogun Axelo menggunakan mesin 125cc karburator CDI mirip dengan model lawas. Namun, Suzuki menambahkan teknologi engine balancer untuk meredam getaran mesin. Axelo diklaim lebih agresif, tapi hemat bahan bakar dengan jarak tempuh 46 kilometer untuk 1 liter

bensin. Saat ini khusus Axelo, berlaku DP Rp.900.000 dan gratis HP Mito. Program ini didukung oleh Suzuki Finance, Oto Finance, Mega Central Finance, dan Indomobil Finance. Hubungi dealer resmi Suzuki terdekat di kota anda. (adv)


Kendari Pos | Senin, 18 April 2011

Kemenangan Sempurna !

AFP PHOTO/CARL DE SOUZAFOR

Pemain Manchester City melakukan selebrasi bersama Manajer Tim, Roberto Mancini (kanan) usai mempermalukan klub sekota mereka, Manchester United 1-0 dalam semifinal Piala FA di Wembley Stadium, London Utara, 16 April lalu.

Gol Yaya untuk Kolo

Manchester, KP Hanya ada satu orang yang menginspirasi Yaya Toure dalam derby Manchester kemarin. Dia tidak lain adalah kakak kandungnya yang juga defender City, Kolo Toure. Yaya pun memilih mendedikasikan gol semata wayangnya itu kepada Kolo. Kolo tidak dimainkan City sejak 3 Maret lalu setelah gagal lolos tes doping. Kolo ditengarai mengonsumsi pil diet istrinya, Awo yang ternyata mengandung zat jenis doping. Pemain 30 tahun Pantai Gading itu juga terancam skors dua tahun dari Badan Anti-Doping Dunia (WADA). Dalam laga kemarin, Kolo terlihat di bench City. ‘’ Dia (Kolo) selalu membantu saya. Dia seseorang yang sangat penting dalam hidup saya.

Karena itu, saya mempersembahkan kemenangan ini untuknya,’’ ungkap Yaya seperti dilansir Sky Sports. ‘’ Saya sangat sedih melihat apa yang dialaminya saat ini. Secara mental, dia sangat kuat. Namun, dia seorang pemain profesional dan sangat ingin bermain. Orang terkadang membuat kesalahan. Itu adalah bagian dari hidup, bagian dari olahraga,’’ tambahnya. Seandainya City meraih trofi Piala FA dalam final 14 Mei nanti, Yaya kembali akan mendedikasikannya kepada sang kakak. Sebab, Kolo kemungkinan tetap tidak bisa main sampai akhir musim. ‘’ Saya yakin City akan menjadi juara dan mengakhiri penantian gelar selama 35 tahun. Kolo pasti ikut senang karena dia akan tercatat

Baru Pulih, Cedera Lagi Madrid, KP Jelang laga el clasico pada pekan ke-32 Liga Primera Spanyol kemarin dini hari, Barcelona mendapat suntikan tenaga dengan kembalinya kapten Carles Puyol dari cedera sejak Januari lalu.. Sayang, tidak sampai satu jam di lapangan, dia kembali cedera. Pada menit ke58, entrenador Barca Josep Guardiola terpaksa menarik Puyol keluar dan menggantikannya dengan Seydou Keita. Dia mengalami cedera hamstring pada paha kiri. Dampaknya, terancam absen absen pada el clasico berikutnya, yakni final Copa del Rey (20/4). Sejatinya, comeback Puyol ke lapangan terbilang mengejutkan setelah selama tiga bulan terakhir bergulat dengan cedera lutut. Namun, kehadirannya menambah kecepatan dan kekuatan di jantung pertahanan Barca. Kehadiran Puyol sangat penting di saat bek senior lainnya Eric Abidal masih absen setelah menjalani operasi tumor liver. Apalagi, selama ini saat Puyol absen, jantung pertahanan terpaksa dihuni

pula dalam sejarah klub,’’ jelas Yaya yang diklaim memiliki gaji pemain tertinggi di Premier League itu. Yaya dan Kolo baru musim ini menjadi rekan setim di City. Kolo sudah membela City sejak musim panas 2009 setelah digeat dari Arsenal. Sedangkan Yaya yang tiga tahun lebih muda itu digaet dari Barcelona. Bergabungnya Yaya tak lepas dari ajakan Kolo. Kolo dan Yaya juga juga memiliki adik pesepak bola profesional, Ibrahim Toure. Ibrahim, 25 saat ini bermain di klub Mesir Makasa. Karir Ibrahim yang berposisi striker itu memang tidak sesukses kedua abangnya. Selain hanya membela klub antah berantah, Ibrahim belum pernah dipanggil timnas Pantai Gading. (dns)

Asrun: Target Juara Umum Harus Diwujudkan

Kota Kendari Ikut 25 Cabor

Carles Puyol Gerard Pique dengan Sergio Busquets yang posisi aslinya gelandang bertahan. Memang masih ada Gabriel Milito di bangku cadangan, tapi Guardiola lebih mempercayakan satu posisi di jantung pertahanan kepada Busquets atau Keita. Kemudian, posisi Busquets di lini tengah digantikan Javier Mascherano atau Keita. Setelah laga el clasico, Puyol langsung menjalani tes. Belum dibeberkan hasilnya, tapi Guardiola menyakini cedera hamstring yang dialami bek berusia 33 tahun itu tidak terlalu parah dan bisa pulih dalam sepekan.(ham)

Kendari, KP Setelah melalui berbagai tahapan, akhirnya Kota Kendari memutuskan mengikuti 25 cabang olahraga (Cabor) yang akan dipertandingkan dan dilombakan pada ajang pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Juni mendatang di Konawe Selatan (Konsel). Penetapan 25 Cabor itu dilakukan pada hari Sabtu (16/ 4) di ruang rapat Walikota Kendari. Ketika membuka rapat dengan seluruh Pengcab Cabor, Walikota Kendari Ir Asrun MEng Sc mengatakan, dengan mengikuti 25 Cabor pada Porprov mendatang, Kota Kendari lebih berpeluang untuk mewujudkan target sebagai juara umum. Apalagi, Pemkot Kendari menjanjikan bonus Rp 10 juta bagi peraih emas. Sehingga, diharapkan semua Cabor berorientasi untuk merebut medali emas sebanyak mungkin. ‘’Kita target 100 keping emas dapat diraih di Konsel nanti. Maka itu, semua Cabor harus bertekad mewujudkan sesuai target yang sudah dicanangkan masing-masing Cabor,” pinta Asrun di depan para pengurus Cabor. Dia juga mengapresiasi peranan Ketua Kontingen yang dipegang Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Kendari, Yendi Kusyendhi SH MH, bersama pengurus KONI Kota Kendari yang sudah meloloskan semua Cabor ikut dalam Porprov meskipun dengan kondisi keuangan yang amat terbatas. Sementara itu, Ketua Kontingen Kota Kendari, Yendi Kusyendhi meminta semua Cabor untuk benar-benar memaksimalkan anggaran yang ada untuk mencapai prestasi maksimal. Yendi juga meminta pengurus KONI Kota untuk belajar dari pengalaman yang ada sekarang agar tidak lagi mengulangi kekeliruan yang ada sekarang. ‘’Kalau setiap tahun dianggarkan, sedikit demi sedikit kebutuhan Porprov kita dapat teratasi. Tidak seperti sekarang yang se-

muanya mengajukan pengadaan peralatan padahal dana yang disiapkan sangat terbatas. Hal ini harus menjadi pelajaran bagi kawan-kawan pengurus KONI ke depan,” tegas Yendi Kusyendhi. Pada kesempatan itu juga Yendi mendengarkan berbagai masukan, baik berupa saran, keluhan serta kritikan dari pengurus Cabor. Ada yang mengeluhkan soal minimnya dana, ada yang meminta pencairan dana tidak memberatkan Cabor, serta berbagai keluhan dari Cabor. Namun Yendi Kusyendhi minta semua Cabor dapat memaksimalkan anggaran yang ada untuk memperoleh prestasi maksimal. ‘’Saya harap, semangat teman-teman di Cabor tetap terjaga untuk meraih prestasi setinggi mungkin di Porprov mendatang. Ingat waktu kita tersisa sekitar dua bulan lagi untuk menuju iven sesungguhnya,” katanya. Sementara itu, Sekretaris umum (Sekum) KONI Kota Kendari, Hasanuddin SPd MSi mengatakan, kontingen Kota akan memulai training centre (TC) mulai 1 Mei mendatang. Segala kebutuhan kontingen juga sementara disiapkan baik berupa seragam, konsumsi, akomodasi dan transportasi. ‘’Insya Allah akan rampung tepat waktu. Sebelum upacara pembukaan Porprov, semua kebutuhan sudah akan rampung, sehingga kontingen siap tempur di ajang Porpov,” katanya. Adapun 25 Cabor yang akan diikuti Kota Kendari adalah, atletik, angkat berat, sepakbola, sepak takraw, karate, tinju, kempo, taekwondo, pencak silat, gulat, wushu, renang, menembak, bola basket, bola voli, bilyar, bridge, catur, tennis meja, tennis lapangan, bulu tangkis, balap motor, sepatu roda, golf dan dayung. (p2)

Kendari, KP Torehan poin penuh diraih PS Unhalu dalam tiga laga awal di babak penyisihan grup. Tim yang berhasil dilibas adalah PS Megalindo dan Kamsal serta kemarin klub asuhan Hediki itu kembali menumbangkan PS Labibia 1-0. Poin sembilan membuat PS Unhalu bertengger di deretan atas klasmen grup A. Satu tiket lainnya masih akan diperebutkan antara PS Labibia dan Megalindo yang sama-sama mengoleksi poin satu, hasil dari dua kali pertandingan. Menariknya, kedua klub akan menghadapi lawan terakhir yang sama, PS Kamsal. Kemenangan yang diraih PS Unhalu sendiri, membutuhkan perjuangan ekstra keras. Pasalnya, Iwan penjaga gawang PS Labibia yang tampil gemilang berhasil melakukan sejumlah penyelamatan krusial dan mementahkan peluang emas yang diciptakan striker PS Unhalu. Baru di menit ke-80,

David menjadi pahlawan klubnya setelah berhasil meng eksekusi tendangan bebas dari sisi kanan gawang dan menjebol gawang lawan PS Labibia. “ Hasil yang sangat fantastis. Kami lolos dengan nilai sempurna. Sekarang kami akan mengupayakan permainan seperti ini, menang dan terus menang disetiap pertandingan. Kami punya banyak waktu untuk latihan, itu akan dimanfaatkan oleh seluruh pemain agar didelapan besar bisa lebih maksimal lagi,” ungkap Hediki, Pelatih PS Unhalu. Sementara untuk PS Labibia kekalahan ini menjadi pelajaran berharga dalam pertandingan terakhir nanti. “ Ini merupakan pukulan berat. Tapi, kami masih mempunyai kesempatan dan harus menang jika ingin lolos keperempat final. Target kami saat ini adalah menumbangkan PS Kamsal dengan mengupayakan banyak gol,” tekad Dirman, Pelatih PS Labibia usai pertandingan. (p2)

3 STIE 66 v PS Bintang Muda 0

Buka Peluang Lolos Kendari, KP Setelah dipermalukan 12-1 oleh PS Bahteramas, skuad STIE 66 akhirnya berhasil memengibur diri dengan meraih tiga poin pertama. Nilai itu sekaligus membuka peluang lolos bagi anakanak asuhan Ajis tersebut kebabak selanjutnya. Mereka berhasil menumbangkan dan memupuskan harapan PS Bintang Muda untuk berlaga keperempat final setelah mencukur tiga gol tanpa balas dalam lanjutan Wali Kota Cup II di Stadion Lakidende. Namun, meski meraih tiga angka, PS STIE 66 masih harus kerja keras pada laga terakhir jika ingin lolos kebabak selanjutnya. Sebab posisi pertama grup C yang ditempatinya masih dipimpin PS Bahteramas dengan empat poin dan tempat kedua PS Kendari Abadi juga empat poin. Pada laga menghadapi PS

Bintang Muda, sejak babak pertama dimulai Reski dkk langsung memporakporandakan barisan pertahanan PS Bintang Muda. Tidak tanggung-tanggung dua gol berhasil dihasilkan lewat dua strikernya Hendra, menit 40 dan Zulham dimenit 43. Memasuki babak kedua, anak asuhan Ajis, kembali mengambil inisiatif serangan lewat kerjasama dari sektor kanan. Reski pada menit 78 berhasil menambah pundi gol setelah sepakannya disisi kiri gawang tidak mampu dihalaupenjagagawangPSBintangMuda.Dan gol tersebut menjadi yang terakhir dibabak kedua. “ Kami siap menumbangkan PS Kendari Abadi dan itu harus jika ingin lolos. Sekarang kami tidak mau kecolongan lagi, barisan pertahanan saat ini sudah mulai memberikan performa terbaiknya,” papar Ajis penuh semangat. (p2)

Dua Laga Berakhir Seri Kendari, KP Pertemuan PS Amarilis dan Kendari Permai berakhir tanpa pemenang. Hasil ini membuat kedua klub harus puas membawa pulang masing-masing satu poin, kemarin. Dengan hasil ini, posisi pertama grup D masih ditempati PS Tawang Alun dengan 3 poin, disusul PS Baroqah 2. Sejak awal babak pertama dimulai, PS Amarilis langsung mendominasi jalannya pertandingan. Hasilnya, dimenit 37 Awa berhasil menyarangkan bola ke gawang PS Kendari Permai yang dikawal Salam. Memasuki paruh kedua, PS Kendari Permai mulai bangkit dari keterpurukan. Pola penyerangan melalui sayap mulai digencarkan, Aswar yang lolos dari perangkap offside berhasil menyamakan kedudukan menjadi 1-1. Namun, skor itu tidak bertahan lama, karena PS Amarilis kembali unggul melalui sontekan kaki kiri Hairul menit 72 memanfaatkan kesalahan barisan pertahanan PS Kendari Permai. Penyerang muda PS Kendari Permai, Awal akhirnya berhasil menyelamatkan klubnya dari kekalahan. Itu, setelah sepakanya disudut kanan gawang tidak mampu dihalau penjaga gawang Salam. Dan hingga wasit meniup peluit panjang tanda pertandingan babak kedua berakhir skor 2-2 tetap bertahan. “ Saya kagum dengan permainan anak-anak yang tampil disiplin. Kami, hampir saja meraih tiga poin, karena banyak peluang yang terbuang. Tidak ada yang berlebihan kedua klub samasamamemilikipeluang.Yangadadalam benak saya sekarang bagaimana bisa

lolos kebabak perempat final kalau bisa sampai difinal,” kata Bapos, pelatih PS Amarilis. Pada partai laga lainnya di grup B, PS Kadia melawan PS Angkatan Laut juga berlangsung tanpa pemenang. Kedua kesebelasan hanya bermain seri 1-1. Namun, bagi PS Kadia hasil seri itu, justru membuatnya bercokol sementara posisi pertama menyingkirkan Kemaraya FC yang harus turun ke grid kedua. Sejak babak pertama dimulai, inisiatif menyerang didominasi PS AL dengan mengandalkan jalur tengah permainan bola-bola pendek. Namun, dari tiga peluang yang diperoleh, belum mampu merobek gawang PS Kadia. Tidak putus asa, anak asuhan Muis itu terus menggempur barisan pertahanan PS Kadia. Kebuntuan pun terpecahkan, kerjasama yang akurat yang dikomandoi Junaid berhasil diselesaikan dengan sempurna oleh Febrianto dimenit 18. Merasa tertinggal, PS Kadia mulai menemukan irama permainan. Sayang berapa peluang dibuang percuma oleh dua strikernya. Memasuki babak kedua, PS Kadia terus menguasai jalannya pertandingan hingga Wawan pada menit 65 menyamakan kedudukan setelah tendangannya tidak mampu ditangkap penjaga gawang PS AL. “ Kami seharusnya menang, demi mengamankan posisi, tapi gagal. Sekarang kami berada di posisi tiga, menyisakan satu pertandingan. Tidak ada kata lain harus menang, jika seri maka kami akan gugur dibabak penyisihan,’’ komentar Muis, pelatih PS AL. (p2)


20

Kendari Pos |Senin, 18 April 2011

Musda PAN Diundur 14 Mei Supaya Hatta Radjasa Bisa Hadir Kendari, KP Pantas saja jika pengurus Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Amanat Nasional (PAN) Kota Kendari, berusaha matimatian memeriahkan musyawarah daerah (Musda) PAN nanti. Ternyata selebrasi yang direncanakan mewah tersebut, juga untuk menyambut Ketua Umum DPP PAN, Hatta Rajasa yang akan menghadiri sekaligus melantik Ketua DPW PAN Sultra, Nur Alam. “Musda PAN Kota Kendari, akan berbeda dari tahun-tahun

Hatta Rajasa sebelumnya. Kali ini, kami akan kedatangan ketua Umum DPP PAN, Pak Hatta Rajasa. Dia yang akan melantik ketua DPW

PAN Sultra. Jadi dirangkaikan dengan Musda,” kata Ketua Steering Commitee (SC) DPD PAN Kota Kendari, Nur Amin, kemarin. Hadirnya Hatta Rajasa di Musda nanti, akan mempengaruhi jadwal pelaksanaan Musda yang telah diatur panitia. Sedianya Musda dihelat 28 April, tapi karena menyesuaikan dengan jadwal Menteri Koordinator Perekonomian itu, maka Musda diundur hingga 14 Mei mendatang. “Otomatis waktunya ditunda. Diundur sampai tanggal 14 Mei. Ini masalah waktu Ketua DPP PAN, Hatta Rajasa. Dia yang mau melantik Ketua DPW

PAN Sultra, Nur Alam. Dia minta 14 Mei. Jadi, kita mengikuti waktunya DPP, karena faktor sibuknya pak ketua yang sudah diatur,” jelasnya. Selain penyesuaian jadwal Hatta Rajasa, yang paling penting diundurnya waktu Musda adalah karena Sultra akan memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke 47 di Kota Baubau. Sehingga sangat tidak mungkin melaksanakan tanggal 28 April. Sebab, Gubernur Sultra, Nur Alam akan tinggal dan berkantor sementara waktu di Baubau, sejak 22 hingga 27 April mendatang. Apalagi, Nur Alam akan dilantik bersamaan pelaksanaan Musda PAN Kota Kendari.(dri)

Pendukung SERASI Undang Artis Ibukota Kendari, KP Dukungan terhadap pasangan Subhan Tambera-Aziz Baking (SERASI) untuk menang di Pilkada Bombana terus mengalir. Sikap sederhana dan sabar terhadap berbagai isu miring yang dihadapinya terus mendapat simpati dan dari berbagai lapisan masyarakat di Bombana. Hal itu terlihat dari setiap sosialisasi yang dilakukan calon Bupati nomor urut lima ini. Disetiap kunjungannya di wilayah Bombana, calon Bupati yang berpasangan dengan Abdul Aziz Baking ini selalu disambut ratusan hingga ribuan warga.

Sambutan seperti itu juga terlihat di Kecamatan Kepulauan Masaloka Raya. Saat bersosialisasi sekaligus menghadiri hajatan sunatan masal yang digelar seorang warga bernama H. La Nuzu, salah seorang warga Masaloka Raya, Sabtu akhir pekan kemarin, Subhan langsung dikerumuni ratusan warga begitu turun dari KM. Armada, kapal yang membawanya dari Pelabuhan Kasipute. Subhan yang didampingi calon wakilnya, Aziz Baking serta dua mantan calon bupati sekaligus rivalnya di pilkada putaran pertama lalu, Muhtar Alie Hasan dan Abustam, lalu berjalan kaki ditengah kerumu-

nan warga menuju rumah H. La Nuzu. “Pelabuhannya harus dibenahi, mudah-mudahan terpilih. Ini (pelabuhan) akan jadi prioritas untuk dibangun, karena menjadi jalur transportasi utama warga Masaloka menuju Kasipute,” tutur Subhan. Kehadiran Subhan Tambera di Masaloka Raya juga didampingi dua mantan calon bupati Muhtar Alie Hasan dan Abustam. Dua rival Subhan Tambera di Pilkada putaran pertama lalu ini, kembali mengingatkan warga Masaloka agar memenangkan Subhan dan Aziz Baking di Pilkada 8 Mei nanti. Selain itu juga terlihat artis ibukota Dina Novita. Dina had-

ir memenuhi panggilan La Nuzu yang menggelar hajatan Sunatan masal terhadap puluhan anak-anak di Masaloka Raya. “Kami sangat berharap, Subhan dan Aziz Baking bisa memimpin Bombana lima tahun kedepan,” harap salah seorang warga Masaloka. Di Kecamatan Poleang, tepatnya Kelurahan Kastarib, salah seorang warga bernama Djabir juga fanatik dan mengidolakan pasangan berakronim SERASI ini. Bayangkan, untuk pindah rumah saja, Djabir mengundang Subhan dan Aziz Baking sekaligus artis ibukota Dina Novita. Ribuan warga poleang pun, memadati acara pindah rumah itu. (nur)

PERMAS Satukan Presepsi Soal Figur Wali Kota Kendari, KP Menghadapai momentum pemilihan Wali Kota Kendari (Pilwali) 2012 nanti, Persatuan Masyarakat Selayar (Permas) sudah mengambil ancang-ancang. Meskipun belum menentukan figur yang bakal diusung dari paguyuban tersebut, namun ditubuh lembaga, para pengurus berupaya membangun penguatan kepada seluruh kader, agar mampu berpolitik secara cerdas. Hal itu ditegaskan, Drs H Hasanuddin M Si, Ketua Permas yang ditemui di sela-sela diskusi antar warga Selayar, di salah satu rumah makan, kemarin (17/4). Pada kesempatan tersebut, Hasanuddin mengatakan, masyarakat Selayar yang ada di Kota Kendari cukup banyak, dan majemuk. Mereka berasal dari berbagai latar belakang profesi yang berebdabeda, sehingga perlu satu persepsi, untuk menyatukan pandangan terkait figur yang tepat memimpin di daerah ini. “Belum ada calon yang kami usulkan dari Permas. Yang jelasnya, kami berupaya untuk memberikan penguatan kelembagaan terlebih dulu kepada para kader, agar tidak plin-plan dalam menentukan sikap politiknya. Karena setiap orang pasti punya pandangan yang berbeda, jika diantara kami tidak ada penyatuan, tentu akan terpecah,” terangnya. Pada diskusi panel yang bertajuk penguatan keanggotaan Permas itu, dihadiri sekitar 20 anggota Permas. Selain itu juga menghadirkan beberapa pemateri, antara lain, Prof Dr Hanna M Pd, yang membawakan materi penguatan anggota dari aspek budaya. Dr H Eka Suaib M Si dari aspek politik dan Dr Nur Alim M Pd dari sudut pandang agama.

“Permas merupakan salah satu organisasi yang kuat selain organisasi yang lain. Untuk itu perlu penyatuan persepsi budaya di kalangan masyarakat Selayar, bukan hanya secara teoritis tapi juga pragmatis,” ungkap Prof Dr Hanna. Dari sudut pandang politi Eka Suaib menilai masyarakat ha-

rus cerdas. Artinya, harus menggunakan logika dalam memandang figur-figur pemimpin yang memang layak untuk menjadi panutan. Utamanya, memiliki visi dan misi untuk mensejahterakan masyarakat, yang bisa dinilai dari latar belakang kehidupannya, dan karir selama ini.

“Politik itu tidak instan, butuh persiapan yang matang serta perencanaan yang optimal, agar bisa menghasilkan sesuatu yang maksimal. Untuk itu perlu adanya penyatuan persepsi di kalangan masyarata Selayar, agar sikap politik yang dipilih, benar-benar tepat dan sesuai apa yang diharapkan,” katanya. (fya)

ABDI MAHATMA/KP

Para pengurus Parpol koalisi Bougenvile yang kemarin menyampaikan kesiapan mereka melakukan penjaringan cawali Kota Kendari.

Enam Parpol Lahirkan Koalisi Bougenville Jaring Cawali Kota Mulai Hari Ini Kendari, KP Pilwali Kota Kendari memang masih cukup lama, tepatnya Juli 2012 nanti. Meski begitu, sudah banyak Parpol yang memulai melakukan penjaringan bakal calon, baik yang sendiri atau pun berkoalisi dengan parpol lain. Partai Golkar termasuk salah satu yang kini paling siap menghadapi Pilwali. Bersama lima partai kecil, sebuah koalisi bernama Koalisi Bougenville terbentuk. Selain Golkar, di dalam koalisi itu ada PKPI, Partai Kedaulatan, PKBP, PKNU, Barnas. Jika dikumulasi, koalisi ini mencapai 15 persen atau sudah cukup untuk mengusung satu pasangan calon wali kota dan wakil wali kota Kendari periode 2011-2016 nanti. “Kami saat ini siap untuk memulai penjaringan cawali dan cawawali,” kata Bachrun Konggoasa,

Ketua Golkar Kota Kendari, kemarin di depan sejumlah wartawan yang menghadiri peresmian koalisi itu. Bachrun bercerita bahwa koalisi itu lahir setelah melalui serangkaian komunikasi intens dengan beberapa Parpol hingga akhirnya disepakati bernama koalisi Bougenville karena lahir di Jalan Bougenville. Ia yakin, koalisi ini tidak akan pecah sampai Pilwali nanti karena diikat dalam sebuah kesepakatan bernotaris. Sementara itu, pengurus PKPI, La Ashar menjamin bahwa koalisi ini akan bertahan sampai kemudian bersama-sama mengusung satu pasangan calon dan kemudian memenangkannya. “Penjaringan akan mulai kami lakukan besok (hari ini), mekanismenya, kami akan mendatangi calon untuk diajak, agar nanti bisa disurvey,” kata Ashar. Dalam koalisi ini, Partai Golkar memang yang “ditu-

akan” tapi tidak boleh mentang-mentang dan yang kecil juga harus tahu diri. Makanya, koalisi bersepakat dengan mekanisme di internal Golkar yakni melakukan penjaringan lalu disurvey oleh DPP Golkar hingga kemudian diputuskan oleh DPP. Tapi kata Ashar, proses penjaringan nantinya termasuk pengajuan nama-nama yang bakal disurvey, akan dilakukan koalisi. La Ode Palaido, Sekretaris DPD Golkar Sultra yang hadir dalam acara itu memberikan apresiasi terhadap lahirnya koalisi tersebut. Itu mendandakan, Golkar Kota Kendari memiliki intuisi politik yang baik dan komunikasi polisik yang bagus sehingga bisa mengajak parpol lain bergabung untuk berjuang bersama memenangakan Pilwali 2011 nanti. “Saya hanya harap agar koalisi ini tidak terpecah sebelum dimulai masa Pilwali,” kata Palaido.(abi)

Kendari Pos Edisi 18 April 2011  
Kendari Pos Edisi 18 April 2011  

E_Paper Kendari Pos

Advertisement